Back to announcement
20251016_TOTL_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31967975_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review TOTLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 115
Page 1 OCR 0.957
Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru PT Total Bangun Persada Tbk
Page 2 OCR 0.809
Dg Bidang Jaso : Penilaian Properti (P) don Bisnis (B)
Rx Wilayah Kerja : Indonesia
Kantor Jasa Penilai Pubiik
Benndiahas Degan aka Kanaan
KMK No. 698/KM.1
Surat BAEPAN Wc, 3
Jakarta, 15 Oktober 2025
Kepada Yth
Direksi
PT Total Bangun Persada Tbk
Jalan Letjen S. Parman No.106
Kel Tomang, Kec. Grogol Petamburan
Jakarta Barat 11440
Hal: Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT Total Bangun Persada Tbk
No. Laporan: 00332/2.0103-00/BS/03/0121/1/X/2025
Dengan hormat
Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada
Tbk ("Perseroan"), suatu perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang
konstruksi, yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman No. 106, Kel. Tomang,
Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11440, mengacu pada Proposal Ref.
No, BDR 25P-278/R1 tanggal 13 Agustus 2025, dari Kantor Jasa Penilai Publik
Benedictus Darmapuspita dan Rekan (“KJPP BDR” atau “Kami") kepada
Perseroan, Kami telah menyusun Laporan Studi Kelayakan Penambahan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia ("KBLI") baru dengan kode 42206
— Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana
Sumber Daya Air, 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan,
42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi
Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas
Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 —
Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya,
dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl.
Laporan Studi Kelayakan dengan No. Laporan: 00332/2.0103-
00/BS/03/0121/1/X/2025 merupakan revisi atas Laporan Studi Kelayakan
dengan No. Laporan: 00319/2.0103-00/BS/03/0121/1/1X/2025 sebagai tindak
lanjut atas Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor: S-479/PM.023/2025 tanggal
30 September 2025.
Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi
pernyataan bahwa penambahaan KBLI baru dengan kode 42206, 42911,
42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929 oleh Perseroan
seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
("POJK 17/2020") adalah layak atau tidak layak
Bidang Jasu ' Penlatan Properti dan Bin (PB) aa 18 Oicdone — Gambit Jakarta 10136
Telo.“ H21) SAMEST7, 3518414, 3516235 R, 3819146, Faw. « (021) 3450648
WWobosite - waru bi
Surabaya» Bidsng Jasa : Perilikn Properti (Pj, Yep » (OT) #7R2K2
Makagcar : Bidang Jasa : Perilaian Propsed (Pj, Islp. (0
Median : Bidang Jasa : Parilaian Properti (PJ, Tak
Sukoharjo : Bidang Jasa Peniaian Propert (DI, Tap | Eamait sukohirp@toros
Denpasar : Biang Jasa : Perdaian Proparti dan Bisnis (28), Talp, : GM 9890488. Earall : hakfbbdron d, Infogibar-bsfi com
Page 3 OCR 0.942
Dalam Studi Kelayakan ini KJPP BDR mengacu pada (i) POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal (“POJK 35/2020"), Iii) POJK No. 17/POJK.04/2020, lili) Kode Etik
Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII — 2018
(SPI Edisi VII — 2018), dan (iv) SPI Edisi Revisi Tahun 2020
Latar belakang Penambahan KBLI Baru yaitu Industri konstruksi adalah sektor
strategis dan vital bagi perekonomian Indonesia, yang perannya semakin
kompleks seiring pesatnya modemisasi dan tuntutan pembangunan
infrastruktur berskala besar seperti IKN. Perkembangan ini mendorong
munculnya spesialisasi layanan konstruksi yang signifikan, termasuk
pembangunan fasilitas teknologi tinggi seperti pusat data (dala center,
infrastruktur energi terbarukan, hingga layanan manajemen proyek yang sangat
bergantung pada teknologi digital seperti BIM dan kecerdasan buatan (Al). KBLI
yang berlaku saat ini cenderung mengelompokkan kegiatan-kegiatan canggih
dan terspesialisasi ini ke dalam kategori umum, sehingga tidak merefleksikan
tingkat risiko, kompetensi teknis, dan kompleksitas perizinan yang sebenarnya
dibutuhkan oleh sub-sektor baru Ini.
Perkembangan teknologi telah menjadi pendorong utama spesialisasi yang
mendalam dalam industri konstruksi. Saat ini, praktik seperti Building
Information Modeling (BIM), adopsi konstruksi modular/pracetak, dan fokus
pada konstruksi hijau (Green Construction) telah mengubah fundamental
pelaksanaan proyek. Jenis pekerjaan yang sangat terspesialisasi, seperti
manajemen proyek berbasis Al atau jasa instalasi dan pemeliharaan untuk
infrastruktur energi terbarukan skala besar, menuntut kompetensi, standar
keselamatan, dan regulasi yang berbeda secara signifikan dari konstruksi
tradisional. KBLI yang ada saat ini, yang cenderung berbasis pada jenis
material atau fungsi bangunan konvensional, gagal menangkap perbedaan
mendasar ini, Akibatnya, pelaku usaha yang bergerak di bidang inovatif
terpaksa menggunakan kode KBLI yang tidak relevan, yang pada gilirannya
menghambat pengakuan kompetensi spesifik mereka dan mempersulit proses
eka serta tender yang mensyaratkan klasifikasi usaha yang akurat dan
terperinci.
Oleh karena itu, penambahan KBLI baru merupakan kebutuhan mendesak
untuk menanggapi dinamika pasar dan teknologi konstruksi global, Langkah ini
bertujuan untuk memperjelas batasan kegiatan usaha, memungkinkan
pengumpulan data statistik yang lebih akurat. dan memastikan bahwa kerangka
perizinan dan regulasi (terutama terkait risiko) sejalan dengan praktik industri
terbaik saat ini. Dengan mengakomodasi spesialisasi baru secara resmi,
pemerintah dapat mendukung pertumbuhan sub-sektor konstruksi modern
secara terstruktur, meningkatkan daya saing pelaku usaha, dan memperkuat
basis infrastruktur nasional secara berkelanjutan.
Page 4 OCR 0.942
Hasil Analisis Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa Industri konstruksi di Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 1094 PDB nasional, didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital: pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar pada 2025 dan CAGR 7,504 hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat. industri ini menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga material (semen, baja), kekurangan tenaga kerja terampil, dan dominasi BUMN dalam perolehan proyek, sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan. Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama Perseroan. Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada perbedaan jika ada penambahan KBLI baru. Sehingga Perseroan secara teknis mampu menjalankan penambahan KBLI baru. Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan berkelanjutan. Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun eksternal. Hasil analisis atas aspek keuangan dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,73Y4 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar Rp267.377,592.000,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah 31,334 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,739. Berdasarkan perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4 tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dani investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 3,49.
Page 5 OCR 0.906
Kesimpulan Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan aspek keuangan, kami berpendapat bahwa: Rencana Penambahan KBLI Baru kode 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air. 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 - Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 - Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 - Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdi layak untuk dilaksanakan. Surat Pengantar ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari Laporan Studi Kelayakan yang disusun oleh KJPP BDR, Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam melaksanakan penugasan ini, kami bertindak sebagai pihak independen dan kami tidak mempunyai kepentingan apapun atas usaha perusahaan yang dianalisa maupun atas hasil studi yang telah dilaporkan. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak menerima manfaat atau keuntungan apapun dari Studi Kelayakan yang kami laporkan, baik saat ini maupun di masa datang. Hormat kami, KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan Pimpinan Rekan Bp Ir. Benedi ri Darm M.Sc., MAPPI (Cert, Nornor Izin Penilai Publik”: PB-1.09.00121 Klasifkasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB) 94-5-p0409 MAPPI STTD OJK (Pasar Modal) : STTDPPB-18/PJ-N/PM.02/2023 STTD OJK (IKNB) 050/NB.122/STTD-P/2017 No. Register : RNK-2017.00108 : 125C0-O161 t
Page 6 OCR 0.951
PERNYATAAN PENILAI Terhadap batas kemampuan dan keyakinan Kami sebagai Penilai Independen, Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa: 1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah benar sesuai dengan dengan pemahaman terbaik dari Penilai, 2. Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap Objek Studi Kelayakan dan Tanggal Studi Kelayakan, 3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini, 4. Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Studi Kelayakan telah disajikan sebagai dasar hasil kesimpulan: 5. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan dalam laporan Studi Kelayakan ini: 6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan: 7. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap objek Studi Kelayakan: 8. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil opini Studi Kelayakan yang dilaporkan, 9. Pada Studi Kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII - 2018 (KEPI & SPI Edisi VII — 2018) dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020. 10.Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah, 11, Penilai memiliki pemahaman mengenai objek dari Studi Kelayakan yang dilakukan, 12. Penilai melakukan inspeksi atas objek dari Studi Kelayakan yang dianalisis: dan 13.Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan bantuan professional dalam menyiapkan Laporan Studi Kelayakan ini
Page 7 OCR 0.843
No. Tanda Tangan Jawab: Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) Nomor Izin Penilai Publik”: PB-1.09,00121 Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB) Pe MAPPI 1 94-5-00409 STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023 P STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017 “ No. Register : RMK-2017.00108 2. | Pemeriksa: Timbul Nauli Nainggolan, S.E., MAPPI (Cert) Nomor Izin Penilai Publik : P-1.09.00123 Klasifikasi Bidang Jasa —: Penilaian Properti (P) Po. MAPPI : 95-S-00561 Cat #(b—— STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PP-31/PJ-1/PM.02/2023 STTD OJK (IKNB) : 042/NB.122/STTD-P/2017 No. Register : RMK-2017.00116 3. | Penilai: Bimo Suryo Atmaji, S.E., MEc.Dev. MAPPI 1 18-T-08287 ) No. Register : RMK-2018.02350 4. Asisten Penilai: Ama Himalatus Sholichah, S,Tr.E. MAPPI 1 25-A-13452
Page 8 OCR 0.630
DAFTAR ISI PERNYATAAN PENILAI..... DAFTAR ISI i Ming DIM TAN UAMPAGAN bense oren comowmgegauansapeenmMeaangaNgNaaNgNNy m0 BAR: PENDAHULUAN Sya 11 11 Status dan Kualifikasi Peni 12 Pemberi Tugas 1.3 Penerbitan Kembali Laporan Penilaian.........................iooooo.o.oo 12 1.4 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan 1.5 Pengguna Laporan Studi Kelayakan 1.8 Objek Studi dan Kepemilikan 2 1.7 Metodologi Studi Kelayakan 13 18 Tanggal Studi Kelayakan.. 19 Independensi Penilai.. 1.10 Asumsi-Asumsi 3 111 Kondisi Pembatas...........i. 0... Mana na sedan INTIAN ALS sisi (KU Sa swiia kasi aba Hana 15 112 Data dan Informasi 1.13 Tingkat Kedalaman Investigasi 5 TIA. NONA MA UN ane pinta an ae 1.15 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan .............ooooooooo1g 1.16 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi..................oooooo1g 117 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian SuOMer Event) dan Keterangan Lainnya sa BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 21. PT Total Bangun Persada Tbk............... 2: “Siriktar Pemodelan Agan kaku 2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan... 24 Data Keuangan Historis - AI! “PEREKAMAN DAORA ini speir beo Ka Pane aa orbihn ker amami 30
Page 9 OCR 0.753
3.2 Perekonomian Domestik... 3.3 Neraca Pembayaran sa SA: TNJAANN TELINGA: PRMNOTANN tai ai 3.5 3.6 Likuiditas dan Suku Bunga 3.7 Analisis Industri Konstruksi sintesis Pe 3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel............., Eh 3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain .. 1 Ann 3.10 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Ms. 311 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi 3.12 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi......................... 4 313 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan 314 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Sipil ..... 3.15 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & IrigaSi ...........» oo. 43 3.16 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api.................oo..44 317 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik 318 Prospek Industri Konstruksi Pabrik , “ 3.19 Prospek Penambahan KBLI Baru ..............00.o mona 47 3.20 Persaingan Usaha...... 3.21 Strategi Pemasaran... BAB IV ANALISIS ASPEK TEKNIS... 41 Bisnis TOTAL... kemanan 42 Rencana KagiatanU Usaha Baru... PAN ET Pan 43 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan 44 Proses Bisnis... wi MEA REna BAB V ANALISIS ASPEK POLA BISNIS...........i.......i. vw 51 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah 52 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis.. 5,3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ...............oooooocooooo 5.4 Analisis SWOT... ka an BEAN MERE SRAGN BAB VI ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN ...........11- 1000 69
Page 10 OCR 0.657
61 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya penambahan KBLI............... eDRkaKnaKveNgaNpaNyN NI naa TANK TNRN GAN AAN BALOK AN .69 6.2 Kapasitas dan bahaya ae Len Perusahaan Setelah Adanya Penambahan KBLI... SESI PN NN 6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru.. 70 64 Manajemen Kekayaan Intelektual 74 BAB VII ANALISIS ASPEK KEUANGAN ................ d0. 75 TA Asumsi Ekonomi Makro ........ 7.2 Asumsi Proyeksi Keuangan .. 7.3 Net Present Value (NPV)... 74 Internal Rate of Retum (IRR). oo oom 7.5 Payback Period. 7.86 Profitability Index (PI), 7.7 Analisis Sensitivitas.... BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN ......i.i..oocooWooocomoooomm 81 Kesimpulan... BerrgrBaa Lampiran Surat Representasi
Page 11 OCR 0.873
OMA DO OA ON DAFTAR LAMPIRAN Laporan Posisi Keuangan Historis Laporan Laba Rugi Historis Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Baru Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Baru Laporan Posisi Keuangan Incremental Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental Daftar Tenaga Ahli Perusahaan 10
Page 12 OCR 0.921
14 BAB | PENDAHULUAN Status dan Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan (selanjutnya disebut "KJPP BDR" atau "Kami") didirikan di Jakarta pada tahun 2008 mengacu pada Surat Keputusan Menteri Keuangan No.125/PMK.01/2008 tanggal 3 September 2008 tentang Jasa Penilai Publik dan telah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No, 101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, No.56/PMK.01/2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, dan No.228/PMK.01/2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, KJPP BDR yang berkedudukan di Jalan Musi No, 38, Jakarta Pusat merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal berdasarkan surat No.S-8154/BL/2012 tanggal 29 Juni 2012 dan Keputusan Menteri Keuangan No.696/KM.1/2012 tentang Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dengan nomor izin: 212.0103 tanggal 18 Juni 2012, serta Penilaian Pertanahan berdasarkan Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI No.129/SK-600.PT.01.01///2020 tanggal 18 Mei 2020. Penanggung jawab dari Laporan Studi Kelayakan ini adalah Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita. M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor anggota MAPPI: 94-S-00409 dengan Nomor Izin Penilai Publik PB-1.09.00121, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 144/KM.1/2009, tanggal 10 Februari 2009 dengan klasifikasi Bidang Jasa Penilai Properti dan Bisnis, dan memiliki kualifikasi Penilai sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dengan STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023, serta sebagai penilai di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dengan STTD OJK (IKNB) No.050/NB.122/STTD-P/2017, tanggal 7 April 2017. Pemberi Tugas Identitas pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah sebagai berikut a. Nama | PT Total Bangun Persada Tbk b, NPWP 1 01.305,568.6-054.000 c. Bidang Usaha : Konstruksi d. Alamat Jalan Letjen S. Parman No. 106 Kel Tomang, Kec. Grogol Petamburan Jakarta Barat 11440 e. Penanggung Jawab : Direksi PT Total Bangun Persada Tbk 1"
Page 13 OCR 0.936
13
14
15
1.6
Penerbitan Kembali Laporan Penilaian
Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha KBLI dengan
kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923,
dan 42929 yang dilakukan oleh PT Total Bangun Persada Tbk, maka
Laporan Studi Kelayakan yang sudah kami terbitkan sebelumnya dengan
No. Laporan: 00319/2.0103-00/BS!03/0121/1//X/2025 sebagai tindak
lanjut atas Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor: S-479/PM,023/2025
tanggal 30 September 2025, kami terbitkan kembali Laporan Studi
Kelayakan No. Laporan: 00332/2.0103-00/BS/03/0121/1/X/2025 tanggal
15 Oktober 2025 yang telah disertai perubahan, penambahan keterangan
Ae maa pengungkapan sebagai berikut
Penambahan Bab 1 poin 1,17 tentang kejadian penting setelah tanggal
penilaian.
. Penambahan Analisis Laporan Arus Kas (Bab 2 poin 2.4)
Penambahan Analisis Prospek Penambahan KBLI Baru (Bab 3 poin 3.19)
Penambahan Asumsi manajemen dalam proyeksi keuangan
(Bab 7 poin 7.2)
An
Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan
Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk
memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 42206,
42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929
yang dilakukan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan”) seperti
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha ("POJK
17/2020”) adalah Layak atau Tidak Layak.
Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan usaha ini akan digunakan oleh
PT Total Bangun Persada Tbk dalam memenuhi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) terkait dengan Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka)
tentang Keterbukaan Informasi (POJK 17/2020).
Pengguna Laporan Studi Kelayakan
Laporan Studi Kelayakan usaha sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam
penugasan ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi
POJK 1712020.
Objek Studi dan Kepemilikan
Pada Laporan Studi Kelayakan ini yang menjadi objek studi adalah
Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu:
a. KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi
b. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
c. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan
12
Page 14 OCR 0.939
KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi . KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi . KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga . KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya j- KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl "IO-00 Bentuk kepemilikan atas objek studi kelayakan usaha tersebut di atas akan ditentukan sesuai dengan dokumen kepemilikan yang kami terima dari PT Total Bangun Persada Tbk dan selanjutnya akan dituangkan dalam laporan studi kelayakan usaha, Metodologi Studi Kelayakan Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di dalam memulai suatu bisnis, di mana dasar dari pertimbangan- pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap betbayai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan, sehingga hasil studi tersebut dapat digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Laporan Studi Kelayakan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru dengan kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929 oleh Perseroan yaitu: a@. Aspek pasar Melakukan kajian atas kondisi pasar, seperti pangsa pasar, kesinambungan (sustainability), potensi pasar, sasaran dan potensi nilai pasar. Di samping itu juga melakukan analisis tentang pesaing usaha serta strategi pemasaran. b. Aspek toknis Melakukan kajian terhadap kapasitas dan target bisnis, serta memperhatikan ketersediaan dan kualitas sumber daya, pekerja, dan ahli profesional. Kajian teknis juga meliputi proses produksi secara umum. Cc. Aspek pola bisnis Melakukan analisis yang mencakup keunggulan kompetitif karena keunikan dari pola bisnis, kemampuan pesaing untuk meniru produk, dan kemampuan untuk menciptakan nilai, 13
Page 15 OCR 0.953
1.8 19 d. Aspek model manajemen Melakukan analisis yang meliputi ketersediaan tenaga kerja, manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen risiko, kapasitas dan kemampuan manajemen, serta kesesuaian struktur organisasi dan manajemen. e. Aspek keuangan Sebagai muara dari keseluruhan aspek yang dikaji, maka aspek keuangan akan mengkaji meliputi rencana investasi, sumber pembiayaan, biaya operasional, proyeksi laporan keuangan, analisis titik impas (break even point analysis), analisis profitabilitas, serta analisis tingkat timbal balik. Tanggal Studi Kelayakan Tanggal pembuatan Laporan Studi Kelayakan di atas yaitu pada tanggal 30 Juni 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penugasan serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima yaitu Laporan Keuangan PT Total Bangun Persada Tbk per tanggal 30 Juni 2025. Independensi Penilai Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan, bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan, keuntungan pribadi dan tidak terafiliasi dengan PT Total Bangun Persada Tbk. Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis studi kelayakan ini. 110 Asumsi-Asumsi Penyusunan pendapat independen atas objek Studi Kelayakan mengasumsikan bahwa penugasan yang dilakukan telah didasarkan dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta tidak merugikan kepentingan-kepentingan pihak Perseroan dan para pemegang saham, Asumsi-asumsi yang kami gunakan antara lain: 1. Laporan Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan- peraturan pemerintah terkait yang berlaku pada tanggal penilaian ini diterbitkan. 14
Page 16 OCR 0.950
Laporan Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari penilaian. Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap. Hasil Laporan Studi Kelayakan ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan data dan kebenaran data serta informasi pendukung yang diperoleh dari pihak manajemen. Pada saat penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan beberapa asumsi, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak lain yang menggunakan Laporan Studi Kelayakan ini, sesuai dengan yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan atau pihak lain, baik selaku objek studi kelayakan maupun sebagai pemberi tugas. Kami juga mengasumsikan bahwa sampai dengan tanggal laporan Studi Kelayakan ini diterbitkan sampai dengan tanggal terjadinya rencana aksi korporasi, tidak terjadi perubahan apapun terhadap asumsi-asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi, selain daripada yang telah disampaikan kepada kami dalam periode sebelum tanggal laporan, yang berpengaruh secara material dalam penyusunan Studi Kelayakan ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali, melengkapi, serta memutakhirkan (update) pendapat Kami karena adanya perubahan asumsi, kondisi, serta peristiwa-perisliwa yang terjadi ataupun disampaikan setelah tanggal laporan. 141 Kondisi Pembatas Penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini tidak terlepas dari kondisi- kondisi yang membatasi pendapat Studi Kelayakan tersebut, Berikut adalah kondisi-kondisi pembatas tersebut, ta Saat melaksanakan analisis, Kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan, keandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada Kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan, dan Kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada Kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. 15
Page 17 OCR 0.952
Studi kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Kami secara material. Oleh karenanya, Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut. Kami melakukan wawancara kepada manajamen Perseroan. Selain itu, Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari hasil Laporan Studi Kelayakan ini, Jasa-jasa yang Kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan penugasan ini hanya merupakan review Studi Kelayakan atas nilai dari objek Studi Kelayakan yang ditugaskan kepada Kami dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan Kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sesuai penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur atas Informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian intemal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisis informasi apapun di luar dari yang telah disampaikan kepada Kami, yang mungkin tersedia untuk Perseroan, serta pengaruh dari informasi tersebut atas hasil studi kelayakan ini. Tanggung jawab penilai sehubungan dengan Laporan Studi Kelayakan ini hanya kepada pemberi tugas. Penilai tidak mempunyai tanggung jawab terhadap pihak ketiga. Laporan studi kelayakan usaha akan kami susun berdasarkan permintaan dari Perseroan yang dipakai semata-mata untuk membantu Perseroan dalam memberikan gambaran mengenai kelayakan usaha atas penambahan Bidang Usaha atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) dengan kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929. Karena pihak lain mungkin bermaksud untuk menggunakan laporan studi kelayakan usaha yang akan kami terbitkan untuk tujuan lain, perlu ditegaskan bahwa laporan studi kelayakan usaha yang akan kami terbitkan tidak dapat dikutip, direferensikan atau perlihatkan ke pihak lain tanpa ijin tertulis dari KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan terlebih dahulu kecuali diharuskan oleh pengadilan atau undang-undang yang berlaku. Perseroan telah membebaskan KJPP BDR dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan dan informasi yang disediakan Perseroan, anak Perseroan, perusahaan afiliasi, konsultan, atau pihak ketiga kepada KJPP BOR dalam penyusunan laporan ini. Laporan ini bersifat non-disclaimer opinion. 16
Page 18 OCR 0.849
7. Pihak Manajemen Perseroan menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan Studi Kelayakan telah diungkapkan seluruhnya kepada KJPP BDR dan tidak ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting. 8. Laporan Studi Kelayakan ini tidak berlaku sah apabila tidak dicetak di atas kertas khusus berlogo dan/atau dengan cap huruf timbul KJPP BDR dan ditandatangani oleh rekan yang secara resmi ditunjuk. 142 Data dan Informasi Pada pelaksanaan penugasan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan beberapa sumber data dan informasi dari pemberi tugas dan objek Studi Kelayakan yang dapat dilihat sebagai berikut. # Laporan Keuangan Audited PT Total Bangun Persada Tbk untuk periode 31 Desember 2019 — 31 Desember 2024 dengan rincian sebagai berikut: Nomor dan Periode Kantor - Akuntan Publik Opini Laporan Keuangan Akuntan Publik No.09053/3.018VAU,1/03 Feny Indah 11285-4/1/1112020 Hacori Sugiarto 2 Wajar Tanpa £ Adi & Rekan PY Pengecualian enode: 31 Desember 2019 | Ia No.00046/3.0191/AU, 1/08 | | 11285-211M1U2021 Hadari Sugianto | Penvindah | Wajar Tanpa bancai Adi & Rekan "Y Pengecualian en : 31 Desember 2020 sanad No.00010/3.0193/AU.1/03 Feny Indah | 11285-4/111112022 Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa Adi & Rekan Pengecualian Periode: No. AP.1285 31 Desember2021 No.00022/3 0193/AU 1/03 | 10038-4/111112023 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiatta | Wajar Tanpa Adi & Rekan Na AP 0036 Pengecualian Periode: 31 Desember2022 No.00018/3.0193/AU.1/03 10036-2/1111/2024 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa Adi & Rekan Pengecualian Periode: No. AP.0036 31 Desember2023 17
Page 19 OCR 0.898
Nomor dan Periode Kantor Akuntan Publik Opini iporan Keuangan Akuntan Publik No.00012/3.0193/AU.1/03 | Pan 10035-3/11111/2025 Hacori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa Adi & Rekan Pengecualian Pakan No. AP.0036 31 Desember2024 | | # Laporan Limited Review periode 30 Juni 2025 dengan Laporan No, 00002/LR-TOTL/0036/03/1X/2025 tanggal 17 September 2025 # Proyeksi Bisnis dari PT Total Bangun Persada Tbk dengan periode 2025 - 2030 » List Aset Tetap dan Properti Investasi per 30 Juni 2025 » Company Profile Perseroan # Akta Pendirian Perseroan » Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir # Nomor Induk Berusaha (NIB): 8120218182881 «NPWP: 01,305.568.6-054.000 # Perizinan lainnya » Data Damodaran pada 1 Juli 2025 atas Egulty Risk Premium dan Rating-based Defauit Spread # Data-data riset ekuitas ieguity research) Refinitif Eikon untuk perusahaan-perusahaan pembanding per 31 Desember 2024 e Data, informasi serta dokumen pendukung lainnya dari pihak manajemen. Mengacu kepada Surat Representasi No 207/U.97/1X/2025 tanggal 22 September 2025 yang dikeluarkan PT Total Bangun Persada Tbk, dinyatakan bahwa seluruh data dan informasi yang diterima akurat, valid dan sesuai dengan aslinya, dengan demikian Surat Representasi tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan Studi Kelayakan ini 1.13 Tingkat Kedalaman Investigasi Kami telah melakukan inspeksi lapangan, wawancara dan diskusi pada tanggal 12 September 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen- dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan Studi Kelayakan yang ditugaskan kepada kami. 1.14 Jenis Mata Uang Jenis mata uang yang digunakan dalam Studi Kelayakan adalah mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang yang digunakan pada Laporan Keuangan Perseroan. 18
Page 20 OCR 0.927
1.15 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan
Pada studi kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, ("POJK 35/2020”). (ii)
POJK 17/2020, liii) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Edisi VII - 2018 (SPI Edisi VII — 2018), dan SPI Edisi Revisi
Tahun 2020.
1.16 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
Setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan Studi
Kelayakan ini harus mendapat persetujuan dari KJPP BDR
1.17 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subseguent Event) dan
Keterangan Lainnya
Tidak terdapat kejadian-kejadian penting selain yang djabarkan sepanjang
proses penilaian ini, sejak penerimaan penugasan sampai dengan
diterbitkannya laporan ini.
Page 21 OCR 0.924
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 24. PT Total Bangun Persada Tbk PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan" atau "TOTAL") didirikan dengan nama PT Tjahja Rimba Kentjana tanggal 4 September 1970 berdasarkan Akta No. 3 dari Henk Limanow (Liem Toeng Kie), notaris di Jakarta. Akta pendirian Ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. JA.5/38/18, tertanggal 27 Maret 1971 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 43, tanggal 8 Mei 1971, tambahan No. 244. Berdasarkan Akta No. 29, tanggal 24 Juli 1981 dari Hobropoerwanto, S.H., notaris di Jakarta, nama Entitas berubah dari PT Tjahja Rimba Kentjana menjadi PT Total Bangun Persada. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/501/23, tanggal 4 November 1981, dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 34, tanggal 27 April 1982, tambahan No. 499. Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No, 11 dari Rini Yulianti, S.H,, notaris di Jakarta tanggal 15 Juli 2020 mengenai perubahan anggaran dasar disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No, 15/POJK.04/2020 dan No. 16/POJK.04/2020, tanggal 14 April 2020. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0055614.AH.01.02.Tahun 2020, tanagal 12 Agustus 2020. Kegiatan utama Entitas adalah dalam bidang konstruksi dan kegiatan lain yang berkaitan dengan bidang usaha tersebut. Entitas berkedudukan di Jl. Letjen S. Parman Kavling 106, Tomang, Jakarta Barat. Entitas memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1970. PT Total Inti Persada merupakan entitas induk, di mana PT Anugerah Kencana Jaya, PT Jaga Bangun Persada Komajaya dan PT Bumi Permata Pratama merupakan pemilik manfaat utama. Pada tanggal 25 Juli 2006, seluruh saham Entitas telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia. 2.2 Struktur Permodalan Berdasarkan susunan kepemilikan pernegang saham dalam Perseroan per 30 Juni 2025 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat adalah sebagai berikut: Persentase Pemegang Saham Total Saham u Jumlah Kopemilikan PT Total Inti Persada | 1.926.650.000 | 56,5055| 192.665.000.000 Ur. Djajang Tanuwidjaja. M.Sc. |” 368.268.840 10,802 36.826.884.000 |Pinarto Sutanto 62.232.500 1839h| — 6.223.250.000 20
Page 22 OCR 0.885
Persentase Pemegang Saham Total Saham Jumlah Kepemilikan Ir. Lio Sudarto, M.M. 4.541,300 01394 | 454.130.000 Ir. Saleh Sendiko, M.M, 5.283.800 015 528.380.000 Ir. Moejjati Soetrisno 1.750.000 9005| 175.000.000 Masyarakat 1.041.273.560 30,54Y4 |” 104.127.356.000 Jumlah 3.410.000.000 100,004 | 341.000.000.000 2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Berdasarkan Akta Nomor 2 tanggal 2 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, SH., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat Nomor AHU-AH.01.03.0018681 Tahun 2022 tertanggal 6 Juni 2022 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Tabel Susunan Komisaris Jabatan Nama Hasian gp & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto Komisaris Pinarto Sutanto Komisaris — Viliana Komadjaja, MBA” Komisaris “33 Drs. Wibowo Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya Komisaris Independen Drs. Rusdy Daryono Sumber Laporan Keuangan limited Review 30 Juni 2025 Tabel Susunan Direksi Jabatan Nama Presiden Direktur | Janti Komadjaja, MSc Direktur | Ir. Moeljati Soetrisno ”—— Direktur Ir. Lio Sudarto, M.M.” Direktur | Tt. Saleh Sendiko, M.M. Direktur | Ir. Rasyid Daulay, M.T. Sumber: Laporan Keuangan limited Review 30 Juni 2025 Tabel Susunan Komite Audit Jabatan Nama Ketua Drs. Rusdy Daryono Anggota Ertin Setiawati, S.E. Anggota Lioe Fei Ling, S.E.. Ak.. CPA., CA. Sumber. Laporan Keuangan limited Rewew 30 Juni 2025 21
Page 23 OCR 0.860
24 Data Keuangan Historis ANALISIS LAPORAN LABA RUGI — PARENT ONLY Analisis laporan laba rugi historis dimulai dengan analisis atas pendapatan, beban pokok pendapatan, laba bruto, rugi usaha, dan rugi tahun berjalan, baik berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya. Deskripsi 2019 2020 2021 2004| 1565 2.038 | 2406 2.7 | Pendapatan 2.232 | 38 Beban Pokok PetaLDatan 1873| 1735| 1363| 1775| 2068| 2220 "Laba Bruto 359| 2690| 202 262| 3ag| 517 Laba/(Rugi) | mere Yaa 19| 4127| 85 a35| 1e1| 310 Laba/(Rugi) | Tahun Berjalan 16| 100| 102| s2| “173| 2es Sumbar Laporan Keusngan Perseroar untuk penoar 2019 — 2024 Pendapatan dan Beban Pokok Pendapatan Pendapatan utama Perseroan bersumber dari Pendapatan jasa konstruksi selain itu terdapat pendapatan lain seperti pendapatan sewa properti, sewa pelataran, dan jasa manajemen. Pendapatan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -10,2245, -219145, 30,214, 18,084, dan 13,794 masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan Pendapatan Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 10,045. Dan rata-rata pertumbuhan beban pokok pendapatan sebesar 8,16"5. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk mencatatkan Pendapatan dan Beban Pokok Penjualan sebesar Rp1.530.979.826.000 dan Rp1.181.486.164.000,00. Laba Bruto, Laba Usaha dan Laba Tahun Berjalan Secara historis, Perseroan mencatatkan keuntungan di tingkat laba usaha dari tahun 2019 sampai tahun 2024. Laba usaha Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -28,7544, -32,974, 57,8874, 34,38Yc dan 71,179 masing- masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan laba usaha Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 32614. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk mencatatkan laba usaha sebesar Rp239.067.732.000,00. Pada tahun 2019 sampai tahun 2024, Perseroan juga masih mencatatkan keuntungan di tingkat laba tahun berjalan. Laba tahun berjalan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar -38.0344, -6,67Y5, -9.79Y5, 88,344, dan 53,714 masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata- rata pertumbuhan laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 adalah sebesar 31,401. Pada 30 Juni 2025 PT Total 22
Page 24 OCR 0.877
Bangun Persada Tbk mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp174,328.516.000,00. Grafik Pendapatan, Beban Pokok Pendapatan, Laba Bruto, Rugi Usaha, dan Rugi Tahun Berjalan (dalam miliaran Rupiah) | PT Total Bangun Persada Tbk —— Penjaatan Neto “- beban Pokok Penjualan | —a— abis Bruto Sumbar Laporan Kebangun Perseroan untuk perhode 2018 — 20Af ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN - PARENT ONLY Analisis laporan posisi keuangan historis dimulai dengan menganalisis aset, liabilitas, dan ekuitas yang dimiliki oleh Perseroan, baik berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya Aset Jumlah Aset PT Total Bangun Persada Tbk mengalami pertumbuhan yang berfluktuatif sebesar -1,8746, -3,3095, 4,755, 4,545, dan 12,714 masing- masing untuk periode 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan jumlah aset PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 sebesar 3,36Y4. Hal ini menunjukkan bahwa aset PT TOTAL cenderung mengalami kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Selain itu, jumlah aset PT TOTAL didominasi oleh aset lancar dengan rata rata porsi sebesar 80.46Y4 dari tahun 2019 hingga 2024. Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total aset sebesar Rp 3.303.661.197.000,00 23
Page 25 OCR 0.682
Grafik Pertumbuhan Aset Grafik Komposisi Aset (dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah) oran eni PT Total Bangun Persada Tbk PP 1n00 ian wo : - . 2200 zag! aw0 1 100 Lan aa 1000 tao aa | mn | aa “am | ame | heataur Ai aa Drama Dai aa ka mas man Ran | sea ami | ga | Senam Taneng Dame | am | ama | | ketan at Yaa ama | an | ama ea | Am —— Sumbar Laporan Keuangan Perseroan Aa 2019 — 2024 Liabilitas dan Ekuitas Jumlah liabilitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar -8.6496, 11,344, 8,26K, 19,28W, 13,54Y5 masing-masing pada pada tahun 2020, 2021,2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan jumlah liabilitas PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 adalah sebesar 4,624, hal ini menunjukkan bahwa liabilitas PT TOTAL cenderung meningkat dari tahun 2020 hingga 2024. Liabilitas PT TOTAL didominasi oleh liabilitas jangka pendek dengan rata-rata porsi terhadap total liabilitas dan ekuitas sebesar 52,24”6 dari tahun 2019 hingga 2024. Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total liabilitas sebesar Rp2.196.458.339.000,00 Sementara, untuk jumlah ekuitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar 581Y, 81385, 06695, -13945,11,25Y5 masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan jumlah ekuitas PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 adalah sebesar 2,38”. Ekuitas PT TOTAL cenderung mengalami kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total ekuitas sebesar Rp1.107.204.858.000,00. Bila ditinjau secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa struktur permodalan yang dimiliki PT TOTAL pada tanggal 30 Juni 2025 bersumber utama dani liabilitas atau dapat dikatakan struktur permodalan Perseroan didominasi oleh hutang. Grafik Komposisi Liabilitas Grafik Liabilitas dan Ekuitas (dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah) PT Total Bangun Persada Tok | Ja PT Total Bangun Persada Tbk | | ng ama | ng - 15 5 z0 1 — »— » Pn 1. 3 10 » | ja Ama Came aan Tatua ama | 2001 | | Amp Uma | Dima | Maa aga | ate W Uiftas nga Perek ara 1aay Las | Lane Ina 20m | | mLadra, 13? yan | tam Lis 106 | 2y8 @ Latihan largta Payang JIKo Jek - 1 Pi wa an | intan um aah 1 Lg Lg un Sumber: Lapcran Keuangan Perseroan untuk periode 2019 - 2004 24
Page 26 OCR 0.854
ANALISIS ATAS ARUS KAS -— PARENT ONLY Perseroan mencatatkan arus kas bersih positif dari aktivitas operasi pada tahun 2019, 2021, 2022, 2023, dan 2024, hal ini dipengaruhi oleh penerimaan dari pelanggan, penerimaan bunga, penerimaan hasil obligasi, dan pencairan deposito yang dibatasi penggunaanya. Sebaliknya pada tahun 2020, Perseroan mencatatkan arus kas bersih negatif dari aktivitas operasi. Arus kas bersih negatif ini dipengaruhi oleh pembayaran kepada pemasok, karyawan, dan operasional, penambahan deposito hasil obligasi, dan pembayaran pajak lebih besar dibandingkan dengan penerimaaan dari pelanggan, penerimaan bunga, dan penerimaan hasil obligasi. Sehingga pada tahun 2020 menyebabkan Arus Kas dari Aktivititas Operasi bemilai negatif (dalam jutaan Rupiah) Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 | 2024 Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi 140.221 | (25.919) | 135.856 | 211.455 | 102.120 | 590.090 Arus Kas dari (untuk) | Aktivitas Investasi (39.603) | 42071| 50.398 | (47.964) 49.401 | (202.014) Aa Aja AS KUTA (138.400) | (38:1577 | (38.325) | cessa10) | (3s0.0001 | 1136-4007 Kenaikan/(Penurunan| Bersih pada Kas dan| (35.782) | (20.005) | 150.027| 78.092/ (187.480) | 251.676 Setara Kas Pengaruh selisih kurs Kas uan mitars Kan 6204| 4e20| .atee| —ase7| (it4e)| 1735 Kas Awal 841.325 | 612.247 | 596.672 | 748.088 | 832.744 | 644116 Kas Akhir 612247 | 596.872| 748.066 | 832744 | 644.116 | 897527 Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2020 - Perseroan pada periode 31 Desember 2019 sampai 31 Desember 2024 terus membukukan pengeluran arus kas untuk membiayai aktivitas investasi, hal ini terutama untuk memperoleh aset tetap dan penempatan investasi jangka pendek. Untuk aktivitas pendanaan, arus kas masuk dan keluar Perseroan terutama dipengaruhi oleh pembayaran dividen dan penerimaan piutang pihak berelasi. ANALISIS RASIO KEUANGAN - PARENT ONLY Melalui analisis rasio keuangan dapat diketahui indikasi tentang pertumbuhan historis, likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas) atau mengalami kerugian (loss). Berikut adalah beberapa rasio keuangan Perseroan dari tahun 2019 — 2024. RASIO LIKUIDITAS Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan dengan melihat besarnya aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek. 25
Page 27 OCR 0.900
Berikut adalah hasil perhitungan rasio likuiditas Perseroan yang terdiri dari rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas. Ketorangan 2020 LIKUIDITAS Aset Lancar | 2321| 2272| 2188| 2302| 2432| 2.396 Liabilitas Jangka Pendek 1461| 1355| 1.245| 1.378| 1.682| 1.936 Rasio Lancar 1,59 1,68 1,76 1,67 1,45 1,24 Aset Lancar 2321| 2272| 2188| 2.302| 2432| 2.396 Persediaan Liabilitas Jangka Pendek 1461| 1355| 1245| 1378| 1682| 1.936 Rasio Cepat 1,59 1,68 1,76 1,67 | 1,45 1,24 Kas 612 597 748 833 | 644 898 Liabilitas Jangka Pendek 1461| 1355| 1245| 1378| 1682| 1.936 | Rasio Kas 0,42 0,44 0,60 0,60 0,38 0.46 | Keterangan: Rasio disajikan dalam kai (xh Rasio lancar digunakan untuk mengungkapkan jaminan keamanan (margin of safety) Perseroan terhadap kreditor jangka pendek. Rasio cepat memiliki kegunaan dan cara perhitungan yang sama dengan rasio lancar, hanya saja rasio cepat tidak memperhitungkan persediaan dalam aset lancar Perseroan. Rasio kas digunakan untuk melihat kemampuan Perseroan melunasi liabilitas jangka pendek hanya dengan menggunakan kas yang dimiliki Perseroan. Likuiditas perusahaan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas. Rasio yang bernilai lebih dari 1 menunjukkan bahwa perusahaan dalam kondisi yang likuid, di mana perusahaan dapat melunasi liabilitas jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar ataupun kas dan setara kas yang dimilikinya. Bila ditinjau dari sisi likuiditas, kondisi PT TOTAL berada pada kondisi yang liguid dari rasio lancar dan rasio cepat pada tahun 2019 — 2024 bila dilihat dari rata-rata tahun historis. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa grup Perseroan tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan liabilitas jangka pendek yang dimiliki. RASIO AKTIVITAS Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efisien penggunaan aset oleh Perseroan, Rasio ini juga melihat seberapa besar dana yang tertanam pada aset Perseroan. Berikut adalah hasil perhitungan rasio aktivitas Perseroan yang terdiri dari rasio perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, dan perputaran utang usaha. 26
Page 28 OCR 0.879
Keterangan AKTIVITAS " | Pendapatan 2.232 2.004 1.565, 2038 2.406 2.738 | Piutang Usaha 637 838 665 685 782 367 | Perputaran | Piutang Usaha 104 153 | 155 119 | 119 49 Pendapatan 2.232 2.004 1.565, 2038 | 2.406 2.738 Aset Kontrak | 396 | 296 229 238 449 362 Perputaran Aset Kontrak 65 54 54 43 68 | 48 Pendapatan 2.232 2.004 1.565 | 2.038 | 2.406 2.738 Piutang Retensi 356 285 257 262 257 349 Perputaran Piutang Retensi 58 52 60 47 39 | 47 Pendapatan 2.232 2.004 1.565 | 2038| 2.406 2.738 | Utang Usaha 145 105 93 121 172 198 | Perputaran Utang | | Usaha os MN: M.o-- BNN. DA. BNN Pendapatan 2.232 2.004 | 1565| 2.038 | 2.408 2.738 | Liabilitas Kontrak 277 429 405 359 413 523 | Perputaran | Liabilitas Kontrak Lag (Aram &| » di Pendapatan 2232 2004| 1565| 2038| 2.406 2738 | Beban Masih Harus | Dibayar 637 714 663 800 989 — 1.087 | Perputaran Beban Masih Harus 104 130 155 143 150 146 dibayar Keterangan. Rasio disajikan dalam hari Rasio perputaran piutang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara pendapatan dengan piutang usaha. Untuk rasio perputaran persediaan dan utang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam setahun (365 harij dengan hasil bagi antara beban pokok pendapatan dengan persediaan atau utang usaha. Tingkat aktivitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas, Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin lama perputaran piutang usaha, aset kontrak, piutang retensi, utang usaha, liabilitas kontrak maupun beban masih harus dibayar Perseroan. Semakin cepat aset dan utang berputar, menunjukkan bahwa perusahaan efisien dalam mengelola piutang, aset, utang, dan beban. Sehingga modal akan cepat kembali. 27
Page 29 OCR 0.886
RASIO SOLVABILITAS Rasio solvabilitas memberikan gambaran mengenai metode pembiayaan yang digunakan oleh Perseroan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka panjang. Berikut hasil perhitungan rasio solvabilitas Perseroan yang terdiri dari rasio liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap ekuitas. Disajikan dalam millaran Rupiah Keterangan 2019 2020 2021 2022 SOLVABILITAS Liabilitas 1737| 1.621 1.438 1.556 1.856 2.108 Aset 2815| 2.762 2.671 2.198 2.925 3.296 Liabilitas terhadap 61,7016 | 58,701 | 538216| 85,635 | 6347M | 63,945 Aset Liabilitas | 1737| 1.621 1.438 1.556 1.856 2.108 Ekuitas 1078| 1141 1.233 1.242 1.068 1.189 Liabilitas terhadap 161,106 142,1596 | 116,564 | 125,364 | 173,76Y4 | 177,342 Ekuitas Keterangan : Rasio disajikan dalam persentase (96) Tingkat solvabilitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar penggunaan utang dalam pembiayaan Perseroan. Bila ditinjau dari solvabilitas ataupun leverage yang dimiliki oleh Perseroan, maka dapat dilihat, sepanjang tahun historis, struktur permodalan yang dimiliki oleh Perseroan didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang, yang tentunya kecil kemungkinan ada risiko gagal bayar utang dan bunga yang ditanggung Perseroan. RASIO PROFITABILITAS Rasio profitabilitas mengukur kemampuan Perseroan dalam menghasilkan keuntungan (profit) pada tingkat pendapatan, aset, dan modal saham tertentu. Berikut adalah hasil perhitungan rasio profitabilitas Perseroan yang terdiri dari margin laba bruto, margin laba usaha, margin laba bersih, serta rasio pengembalian atas aset (ROA) dan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE). Disajikan dalam miliaran Ri Keterangan 2019 2020 PROFITABILITAS” Laba Bruto 359 269 202 262 338 517 | Pendapatan 2.232 2.004 1.565 2.038 2.406 2.738 | 28
Page 30 OCR 0.639
Keterangan
Marjin Laba
ang 16,070 | 134016 | 128006 | A2s006 | 14,00 | 18,000
Laba/(Rugi)
Lana a7g| 127 B5) 185) 81 3210|
Pendapatan 2232|) 2ooa| Mass) 2038| 240e| 2738
red Sa 8o1| e3en| sae 6206| 7,534 | 11,330
('Laba/(Rugi) lis 1
Tahun aze| 1001 102 o2l m3| 268
Berjalan
Pendapatan 2232| 2004| “ases| 2os8| 2400| 2738
Marjin Laba | Ta7n6| sasn| Gasre| Ason| Tasw| s.701
Laba/(Rugi)
Tahun ars| 400 102 oe| —a73| 265
Berjalan
Aset 2815| 27e2| 2e7il 27o8| 2025| 3208
Return on
tah 62an! asam! again | 32801 ssox| 80596
TabahRugi)
Tahun tel 1009| 402 cal —473| 205
Berjalan 0
Ekuitas Tors| Aaai| 12331 4222| Gos3| 1183
Return on Fx NT UI Ig.
poni 163011 ass B2406| asep 16161 | 22,330
Keterangan: rasio disajikan dalam persentase (6)
Margin dan tingkat balikan Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-
rasio di atas. Margin yang bernilai positif menunjukkan bahwa Perseroan
mencatatkan keuntungan pada tingkat laba. Semakin besar rasio yang dihasilkan
menunjukkan semakin besar laba yang diperoleh Perseroan.
Perseroan mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang disebabkan oleh
peningkatan pada akun pendapatan perseroan dari tahun 2019-2024.
Hal serupa terjadi pada pada tingkat balikan Perseroan yang mendapat
keuntungan di tingkat laba bersih pada tahun 2019 — 2024, sehingga tingkat
balikan Perseroan pada tahun tersebut bernilai positif,
29
Page 31 OCR 0.940
BAB III ANALISIS ASPEK PASAR 3.1 Perekonomian Global Ketidakpastian perekonomian global sedikit mereda, meskipun tetap tinggi akibat dinamika negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berbagai indikator menunjukkan kebijakan tarif AS berdampak pada melambatnya ekonomi dunia, Pertumbuhan ekonomi di negara maju yakni AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun di tengah ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di negara tersebut. Ekonomi Tiongkok pun melambat akibat menurunnya ekspor terutama ke AS di tengah perlambatan permintaan domestiknya, sedangkan ekonorni India diprakirakan tumbuh baik terutama didorong oleh masih kuatnya investasi. Sementara itu, tekanan inflasi AS menurun sejalan dengan ekonomi yang melambat, meskipun terjadi kenaikan inflasi pada kelompok barang akibat kebijakan tarif, sehingga memperkuat ekspektasi terhadap arah penurunan Fed Funds Rate (FFR) ke depan. Di pasar keuangan global. pergeseran aliran modal dari AS ke aset yang dianggap aman dan juga ke aset keuangan emerging marketsterus terjadi. Perkembangan ini mendorong berianjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang negara maju (DXY) dan negara berkembang (ADXYI), 3,2Perekonomian Domestik Dani dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong di tengah ketidakpastian global akibat kebijakan tarf AS dan ketegangan geopolitik. Kegiatan ekonomi triwulan II 2025 menunjukkan kineja ekspor nonmigas yang lebih baik dipengaruhi front loading ekspor ke AS sebagal respons antisipasi eksportir terhadap kebijakan tarif AS. Sementara itu. sumber pertumbuhan dari permintaan domestik melalui konsumsi rumah tangga dan investasi perlu makin ditingkatkan. Dari sisi Pemerintah, kebijakan fiskal ditempuh untuk mempercepat belanja melalui pemberian gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan subsidi transportasi, serta penebalan bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari sisi Bank Indonesia, penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan moneter yang dibarengi peningkatan insentif likuiditas makroprudensial untuk mendorong kredit pembiayaan ke sektor-sektor prioritas. 3.3Neraca Pembayaran Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik seiring dengan berlanjutnya aliran masuk modal asing ke investasi portofolio, sehingga mendukung ketahanan eksternal. Neraca perdagangan pada April 2025 mencatat surplus sebesar 0,2 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada Maret 2025 sebesar 4,3 miliar dolar AS, Kinerja positif ekspor ini diprakirakan akan terus berlanjut pada 30
Page 32 OCR 0.781
triwulan II 2025, terutama didukung oleh ekspor komoditas minyak kelapa sawit (CPO), mesin listrik, besi baja, dan kimia organik. Aliran masuk modal asing ke Instrumen portofolio domestik terutama dalam bentuk SBN juga terus berlanjut sejalan dengan tetap baiknya prospek perekonomian Indonesia, tingginya imbal hasil instrumen keuangan Indonesia, dan meredanya ketidakpastian pasar keuangan glcbal. Aliran masuk modal asing ke SBN pada triwulan II 2025 (hingga 16 Juni 2025) mencatat net inflows sebesar 1,7 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2025 tetap tinggi sebesar 152,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor, Cadangan Devisa da aza Ia Pemtayen Ten, aa bas rae » “ angan Donna Pa “ BLN NG | (Was - Inkedistnls La erru - Utinetp telaga taat 2 «- Isporu can Dada jasa aargng Ih Ae En a - 33 Surnber Bank Indonesia 31
Page 33 OCR 0.853
Neraca Perdagangan “.- ) ss...” Pat mma Pt ERROR NAN Ia ROA EA Rn Oni ta ap - x mg za z9, Sumbar: &ank indonesia 3.4 Nilai Tukar Rupiah Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025 (hingga 30 Juni 2025) menguat sebesar 0,344 (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir bulan sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli 2025 (hingga 15 Juli 2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Secara umum, perkembangan Rupiah relatif stabil bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia dan terhadap kelompok mata uang negara maju di luar dolar AS, sehingga tetap mendukung daya saing ekspor Indonesia, Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing, terutama ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh eksportir pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). 32
Page 34 OCR 0.869
Indeks Rupiah Terhadap USD, Negara Maju Kecuali AS, dan Negara Berkembang MAL ol 0 —i IM RO uner Sumber: Bank Indangala 3.5Inflasi Infiasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025 tetap terjaga dan mendukung stabilitas perekonomian. IHK pada Mei 2025 mengalami inflasi sebesar 1,606 (yoy). Inflasi Inti tetap terkendali sebesar 2,40” (yoy), sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI (BI-Rate) untuk mengarahkan ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Kelompok volatile food (VF) tercatat deflasi sebesar 1174 (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Pusat'Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,36”6 (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 1,25 (yoy), terutama didorong oleh inflasi komoditas tarif air minum PDAM Gan komoditas aneka rokok seiring berlanjulnya Iransmnisi kenaikan cukai hasil tembakau. 33
Page 35 OCR 0.878
olanie Food 13579113579113579111357911357911135 2020 2021 222 2023 2024 2025 | Sumber: Bank Indonesia 3.6Likuiditas dan Suku Bunga Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter, termasuk dengan mengoptimalkan strategi operasi moneter pro-market, sehingga transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga pasca penurunan BI-Rate dapat berjalan makin baik. Di pasar uang, sejalan dengan penurunan BI-Rate pada Mei 2025 dan operasi moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA turun menjadi 5,344 pada 17 Juni 2025 dari sebelum pengumuman penurunan Bl-Rate pada Mei 2025 sebesar 5,774. Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan tanggal 13 Juni 2025 juga menurun, yakni menjadi 6,2295. 6,2696: dan 6,274 lebih rendah dibandingkan sebelum penurunan Bl-Rate pada Mei 2025, yaitu masing-masing sebesar 6,404, 6,4495, dan 6,47”5. Imbal hasil SBN untuk tenor 2 tahun menurun dari 6,165 menjadi 6,135, sementara untuk tenor 10 tahun menurun dari 6,8495 menjadi 6,71. Suku bunga perbankan juga mulai menurun, meskipun masih secara terbatas. Suku bunga deposito 1 bulan tercatat sebesar 4,381" pada Mei 2025, sedikit menurun dari 4,834 pada April 2025. Suku bunga kredit tercatat sebesar 9,18”4 pada Mei 2025, juga sedikit menurun dari 9,194 pada April 2025.
Page 36 OCR 0.595
Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan PUAB O/N Sumber Benk Indonesia Suku Bunga Kredit Perbankan .. LP Suu Andi Jaka boga besenta 0 “ t Salu banga 002222 Dhan | 1 u ' | Sumber Bank Indonesia 38
Page 37 OCR 0.937
Pertumbuhan Uang Beredar Sumbar Bam Indonesi 3.7 Analisis Industri Konstruksi Industri konstruksi di Indonesia adalah sektor yang sangat vital dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi. Pendorong Industri konstruksi ini sangat dipengaruhi oleh belanja pemerintah seperti proyek-proyek infrastruktur besar seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, dan program strategis nasional (PSN) menjadi motor utama pertumbuhan. Di tambah lagi dengan sektor swasta yaitu dengan adanya pembangunan gedung komersial (perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel), perumahan, dan fasilitas industri, Hal tersebut membuat industri konstruksi memiliki peran yang sangat dalam di perekonomian Indonesia. Industri konstruksi diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang stabil pada tahun 2025, khususnya di sektor bangunan, meskipun tantangan diprediksi terjadi di konstruksi sipil akibat keterbatasan anggaran. Menurut Cahyono Siswanto, National Reaseach Manager BCI Central, pasar proyek konstruksi di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebasar 5,484 pada tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pernyatakan ini disampaikan dalam acara BCI Breakfast Briefing “Indonesia Contruction Market Outlook 2025”, Kontribusi sektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sangat signifikan, mencapai lebih dari 10Y4 dari total PDB nasional. Lebih lanjut, sektor ini merupakan sumber tenaga kerja yang signifikan, mempekerjakan jutaan pekerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari buruh konstruksi hingga tenaga ahli di bidang teknik dan manajemen proyek ki
Page 38 OCR 0.938
Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme terhadap sektor konstruksi nasional, didorong oleh sejumlah proyek strategis dan peningkatan investasi di sektor infrastruktur seperti pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembangunan jalan tol, serta modemisasi pelabuhan dan bandara, diprediksi akan menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor konstruksi. Lalu adanya adopsi teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM), penggunaan drone untuk pemantauan proyek, dan sistem manajemen proyek berbasis Al semakin meluas, membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Proyeksi pasar pada industri konstruksi menunjukkan skenario pertumbuhan yang kuat. Beberapa lembaga riset memperkirakan nilai pasar konstruksi Indonesia meningkat signifikan pada tahun 2025 dengan CAGR positif selama beberapa tahun kedepan. Indonesia Contruction Market NO AM MA F n 2023 200 Pasar Konstruksi Indonesia mencapai USD 305,48 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan akan mencapai USD 438,56 miliar pada tahun 2030, mencerminkan CAGR yang kuat sebesar 7,5055 selama periode perkiraan. Meningkatnya pengeluaran publik untuk Ibu kota baru Nusantara, koridor jalan tol Trans-Sumatera, dan ratusan skema jalan, pelabuhan, dan kereta api yang lebih kecil telah mengukuhkan infrastruktur sebagai mesin pertumbuhan utama sektor ini. Penanaman Modal Asing (PMA) di kawasan industri dan pusat data skala besar semakin meningkat berkat aturan kepemilikan asing penuh dan persetujuan jalur cepat. Meskipun demikian, industri ini menghadapi beberapa tantangan. Tantangan- tantangan ini termasuk pada fluktuasi harga bahan bangunan dan ketergantungan pada impor material tertentu berisiko meningkatkan biaya proyek yang tidak stabil, khususnya semen dan baja, serta kekurangan tenaga kerja terampil, Kedua faktor ini mengganggu efisiensi dan jadwal penyelesaian proyek. Selain itu, dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi isu penting. Lebih dari 5015 proyek konstruksi diberikan kepada BUMN yang sudah mapan. Meskipun ini membantu perusahaan dalam negeri, dominasi ini bisa membatasi 37
Page 39 OCR 0.949
kesempatan bagi sektor swasta, yang pada akhirnya dapat menghambat inovasi dan persaingan di pasar. PT Total Bangun Persada Tbk merupakan salah satu perusahaan swasta yang begerak di bidang konstruksi Sepanjang tahun 2024 perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar 265 miliar. Dan untuk semester awal 2025, PT Total berhasil mencatatkan kinerja positif sebesar 174 miliar. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tetap dapat bersaing dengan kontraktor BUMN. Perusahaan konstruksi dapat melakukan diversifikasi portofolio proyek dan mengutamakan strategi kehati hatian yaitu dengan menjaga arus kas positif, efisiensi biaya operasional, dan selektif memilih proyek sesuai dengan profil risiko dan stabilitas ekonomi, 3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel Dalam proyeksi tahun 2025, proyek pabrik diproyeksikan akan memimpin kategori industri, mempertahankan dominasinya sebagai subkategori paling signifikan. Nilai proyeknya diikuti oleh proyek pergudangan, yang memegang pangsa pasar terbesar kedua. Proyek Pabrik Nikel Vale Indonesia (Inco) - Pomalaa merupakan pengembangan smelter nikel terkemuka yang dimiliki oleh Vale Indonesia Tbk, Huayou Cobalt Co., Ltd, dan Ford Motor Company. Berlokasi di Pomalaa, proyek ini dirancang untuk menghasilkan endapan sulfida campuran untuk baterai kendaraan listrik dengan perkiraan kapasitas 120 ton per tahun, meliputi area seluas 20 hektar. Konstruksi direncanakan akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025, dengan nilai proyek sebesar Rp7,5 triliun, menjadikannya salah satu proyek industri bernilai tertinggi di tahun 2025. Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) pemerintah Indonesia mengidentifikasi sektor-sektor prioritas seperti industri pembangkit listrik baterai listrik, sel surya, industri pemurnian dan pengolahan logam, industri karet penghasil Karet Akrilonitril Butadiena (ABR) dan industri kemurgi. RIPIN 2025 berfokus pada produksi baterai, generator listrik, sel surya, tenaga nuklir, dan industri non-logam. Di antara proyek-proyek indusiri yang direncanakan untuk tahun 2025, Pabrik Alkali-Klor Alkali Chandra Asri (CA- EDC) menjadi yang terdepan. Pabrik soda kaustik dan etilen diklorida ini, yang bernilai Rp4,5 triliun, akan memiliki kapasitas produksi masing-masing 400.000 dan 500.000 metrik ton per tahun. Konstruksi direncanakan pada kuartal kedua tahun 2025, dengan proyek saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi, Proyek penting lainnya adalah Pabrik Sel Baterai LG Batang-HPAL (Fase 1), sebuah kolaborasi antara LG Energy Solution dan Indonesia Battery Corporation. Proyek seluas 18 hektar ini bernilai Rp1,72 triliun dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025, yang saat ini masih dalam tahap desain. 36
Page 40 OCR 0.947
Pada tahun 2024 dan 2025, industri produksi bateral hulu dan hilir mendominasi lanskap industri, sejalan dengan prioritas RIPIN. 3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain Proyek lain-lain yang dominan pada kuartal pertama 2025 adalah Islamic Centre IKN, sebuah kompleks yang dirancang untuk pusat kegiatan Islam, dengan luas bangunan total sekitar 220.000 meter persegi. Dengan nilai Rp1,1 triliun, proyek yang berlokasi di Kalimantan Timur ini saat ini masih dalam tahap konsep dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama 2025. Proyek penting lainnya dalam kategori ini adalah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara - Kompleks Peribadatan Basilika & Gereja & Plaza Kerukunan. Proyek ini mencakup sebuah basilika Katolik empat lantai dengan total luas lantai 11.998 meter persegi dan sebuah gereja tiga lantai seluas 5.970 meter persegi. Berlokasi di Kalimantan Timur, proyek ini bernilai Rp704,9 miliar dan dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025 Pada Triwulan II 2025, salah satu proyek unggulan adalah Pusat Budaya Alam Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu Keluarga, sebuah gedung serbaguna delapan lantai dengan luas bangunan sekitar 100.000 meter persegi. Proyek yang terletak di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini bernilai Rp800 miliar dan saat ini sedang dalam tahap konstruksi, dengan perkiraan tanggal mulai pembangunan pada Triwulan | 2025. 310 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Budaya Pada tahun 2025. beberapa proyek komunitas dan budaya yang dominan memberikan kontribusi signifikan antara lain IKN Islamic Center, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara - Kompleks Peribadatan - Basilica & Church & Plaza Kerukunan, Pusat Budaya Alam Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu Keluarga, Taman Budaya Kabupaten Sleman, dan Jogja Planning Gallery Proyek Galeri Perencanaan Jogja meliputi pengembangan area gedung galeri dengan beberapa bangunan dua lantai, termasuk galeri filsafat, fasilitas umum, galeri temporer, bangunan urban Jogja, dan bangunan masa depan Jogja. Luas lahan total sekitar 12.500 meter persegi, dengan perkiraan nilai proyek sebesar Rp350 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, Proyek Taman Budaya Kabupaten Sleman meliputi gedung pertunjukan dan mezzanine, kantor pengelola, perpustakaan, pusat jajanan, pendopo, dan arnfiteater. Luas total bangunan sekitar 10.000 meter persegi, dengan nilai proyek Rp140 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini dijadwalkan mulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi. 39
Page 41 OCR 0.950
Pada tahun 2025, wilayah dengan perkiraan nilai proyek masyarakat dan budaya tertinggi adalah Kalimantan, Jawa Tengah & DIY, dan Jabodetabek, yang mencerminkan investasi signifikan di wilayah ini Proyek komunitas & budaya utama di Kalimantan meliputi Islamic Center IKN dan Kompleks Ibadah Nusantara Ibu Kota Negara (IKN) - Basilika & Gereja & Plaza Kerukunan, yang menampilkan peran Kalimantan sebagai pusat perkembangan nasional dan budaya. 3.11 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi Pada tahun 2025, proyek olahraga & rekreasi yang signifikan adalah Taman Hiburan Tanamori Labuan Bajo dan Gedung Baladiri Madani Kota Palu. Taman Hiburan Tanamori Labuan Bajo merupakan proyek pengembangan taman hiburan seluas 28 hektar, yang menampilkan berbagai atraksi seperti area permainan, kebun binatang, taman air, museum, pusat perbelanjaan, dan pusat jajanan, dengan nilai proyek sebesar Rp255 miliar, Terletak di Nusa Tenggara Timur, konstruksi proyek ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2025, dan saat ini masih dalam tahap konsep. Sementara itu, proyek Gedung Baladiri Madani Kota Palu meliputi renovasi gedung olahraga tiga lantai dengan luas total 48.000 meter persegi dan nilai proyek sebesar Rp380 miliar. Proyek yang berlokasi di Sulawesi Tengah ini diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini masih dalam tahap konsep. Beberapa kawasan kunci untuk proyek olahraga dan rekreasi pada tahun 2025 meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Proyek-proyek penting antara lain BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi, BSD Theme Park (Fase 1) - Cimory Dairyland, dan Gelanggang Remaja Jakarta Barat (Paket 2023). BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi merupakan proyek pengembangan bertema taman air senilai Rp80 miliar, yang diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal keempat tahun 2025 dan saat ini masih dalam tahap konsep. BSD Theme Park (Fase 1) - Cimory Dairyland, yang berfokus pada kebun binatang dan kompleks peternakan dengan fasilitas umum, bernilai Rp50 miliar dan dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025, yang saat ini masih dalam tahap desain dan dokumentasi, Proyek Gelanggang Remaja Jakarta Barat dengan nilai proyek Rp99,09 miliar akan menampilkan tiga gedung olahraga dalam ruangan dan diharapkan mulai dibangun pada MW 2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi. Di Jawa Barat dan Kalimantan, estimasi nilai proyek untuk pengembangan olahraga dan rekreasi pada tahun 2025 masing-masing adalah Rp1,81 miliar dan Rp1,19 miliar. Proyek-proyek penting termasuk Taman Bertema MNC Lido City, Ibu Kota Nasional Nusantara (IKN) - Kebun Raya Nusantara (Fase 1A), dan Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya. MNC Lido City - Taman Bertema, pengembangan seluas 50 hektar dengan atraksi, museum, ruang ritel, dan pusat jajanan, memiliki nilai proyek sebesar Rp250 miliar dan diharapkan 40
Page 42 OCR 0.940
mulai dibangun pada O1 2025, saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi. Kebun Raya Nusantara (Fase 1A), kebun raya seluas 120.000 meter persegi di Kalimantan Timur, bernilai Rp96 miliar, dengan konstruksi yang diantisipasi akan dimulai pada A3 2025 dan saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi. Proyek Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya yang berlokasi di Kalimantan Tengah bernilai Rp95,52 miliar dan diharapkan mulai dibangun pada 01 2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi. 3.12 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi Jalan dan jembatan diperkirakan akan terus mendominasi pangsa pasar infrastruktur dan transportasi pada tahun 2025, diikuti oleh sektor pelabuhan & pekerjaan sipil, bendungan & irigasi, serta bandara dan kereta api. Sektor infrastruktur dan transportasi diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan pada O1 2025 tetapi menghadapi penurunan pada kuartal-kuartal berikutnya, dengan pemulihan diproyeksikan menjelang akhir tahun 2025. Peningkatan pada A1 2025 didorong oleh dimulainya beberapa proyek infrastruktur dan transportasi, seperti Pembangunan Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu: Seksi 28 Margahayu - Tambun (Paket 1), Bali Light Rail Transit (LRT): Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta (Fase 1A), dan Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga - Rajeg: SS Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2). Proyak Pembangunan Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu: Seksi 28 Margahayu - Tambun (Paket 1) merupakan proyek jalan tol dengan perkerasan beton dan pelapisan aspal, membentang sekitar 3.7 kilometer dengan lebar 20 meter. Proyek ini bemilai Rp3,59 miliar dan diharapkan mulai dibangun pada A1 2025, saat ini dalam tahap desain & dokumentasi, Proyek Light Rail Transit (LRT) Bali: Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta (Fase 1A) adalah jalur kereta api layang sepanjang 5,3 kilometer dengan nilai proyek Rp845,66 miliar, juga dijadwalkan mulai dibangun pada O1 2025, dan berada dalam tahap desain & dokumentasi. Proyek Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga - Rajeg: SS Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2) adalah jalan tol sepanjang 3,7 kilometer dengan menggunakan Struktur beton dan lapisan aspal, senilai Rp736,3 miliar, diharapkan mulai dibangun pada O1 2025, dan saat ini berada dalam tahap pra-konstruksi. Namun, penurunan nilai proyek Infrastruktur dam transportasi berkontribusi pada penurunan anggaran belanja infrastruktur tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp400,3 triliun, turun 5,299 dari Rp422,7 triliun pada tahun 2024. Alokasi anggaran ini akan mencakup infrastruktur kesehatan, pendidikan, konektivitas, pangan, dan energi, serta proyek-proyek berkelanjutan untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Dengan adanya penurunan anggaran tersebut, pemerintah akan memprioritaskan proyek-proyek infrastruktur secara selektif, dengan fokus pada konektivitas untuk pemerataan kesejahteraan. Di antara prioritas tersebut adalah pembangunan infrastruktur di IKN, termasuk jalan tol dan rel kereta api, Proyek-proyek penting antara lain Jalan Tol Balsam - KIPP IKN (Penajam Paser Utara), Pembangunan Jalan Tol Terendam Simpang “1
Page 43 OCR 0.948
Tempadung, dan Jalur Kereta Api & Stasiun IKN Nusantara. Proyek Pembangunan Jalan Tol Balsam - KIPP IKN (Penajam Paser Utara) mencakup jalan tol sepanjang 13,4 kilometer, termasuk terowongan bawah laut sepanjang 1 kilometer, dengan nilai proyek sebesar Rp9,3 triliun. Konstruksi dimulai pada Triwulan Il 2024 di Kalimantan Timur, Proyek Jalur Kereta Api dan Stasiun IKN Nusantara, dengan nilai Rp117 miliar, mencakup pembangunan jalur kereta api sepanjang 83,93 kilometer dan 14 stasiun kereta api. Proyek ini diperkirakan akan mulai dibangun pada Triwulan | 2025 dan saat ini masih dalam tahap Konsep. Proyek infrastruktur dan transportasi diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, termasuk Jalan & Jembatan, Pelabuhan & Pekerjaan Sipil, Bendungan & Irigasi, dan Bandara & Kersta Api. 343 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan Sektor infrastruktur jalan merupakan elemen sentral dari proyek strategis nasional Indonesia, dengan fokus khusus pada perluasan jaringan jalan tol. Sejumlah proyek jalan tol saat ini sedang berjalan atau direncanakan di berbagai wilayah utama, termasuk Jabodetabek, Trans Sumatera, akses Patimban, Yogyakarta, Semarang, Probolinggo, dan akses IKN Nusantara. Untuk memfasilitasi perkembangan ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mengembangkan strategi yang berfokus pada perluasan pembiayaan infrastruktur melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), Pendekatan ini bertujuan untuk menarik investasi sektor swasta guna mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan penting di seluruh negeri, memastikan pelaksanaan yang tepat waktu dan keberlanjutan proyek dalam jangka panjang. Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan Rp32,31 tnliun untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Anggaran ini akan difokuskan pada pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas dan struktur, pembangunan dan duplikasi jembatan, penggantian jembatan, serta peningkatan konektivitas jalan tol, Pengembangan ini sejalan dengan visi jangka panjang Indonesia untuk memperkuat infrastruktur transportasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan aksesibilitas regional Sektor jalan dan jembatan memainkan peran dominan dalam proyek Infrastruktur dan transportasi Indonesia, mencakup sekitar 26,72 dari total proyek jalan dan jembatan nasional pada tahun 2025. Proyek jalan dan jembatan akan dipusatkan terutama di Jabodetabek, Sumatera, dan Jawa Barat. Di Jabodetabek, proyek jalan dan jembatan meliputi Pembangunan Jalan Tol Layang Cikunir-Ulujami (JORR 2) dan Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan. Proyek JORR, yang bernilai Rp3,8 triliun, melibatkan pembangunan jalan tol layang sepanjang 6 kilometer dan sedang dikembangkan oleh konsorsium Marga Metro Nusantara, Adhi Karya, dan Acset Indonesia. Saat ini, proyek ini sedang dalam tahap kajian teknis. 42
Page 44 OCR 0.945
Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan dengan nilai Rp2,39 triliun. 314 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Sipil Terdapat variasi regional dan perluasan proyek yang menonjol yang mendorong aktivitas di area tertentu seperti Sumatera, Jabodetabek, serta Jawa Tengah & Yogyakarta. Di Sumatera, terdapat proyek-proyek berskala besar, seperti Pipa Gas Sei Mangkel-Dumai (senilai Rp3 triliun), yang diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal ketiga tahun 2025. Berlokasi di Riau dan saat ini masih dalam tahap konsep, proyek ini merupakan inisiatif infrastruktur gas yang vital. Proyek penting lainnya, yaitu Dermaga Teluk Kabung dari PT Pertamina, senilai Rp250 miliar, akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 di Sumatera Barat dan saat ini sedang dalam tahap pra-konstruksi. Jabodetabek memiliki proyek-proyek yang berkontribusi, termasuk Pembangunan Saluran Pembuangan Utama IPAL Zona 6 (JSDP Zona 6 Tahap 1 - Paket 2). jaringan perpipaan air limbah sepanjang 14.336 meter dengan nilai proyek Rp400 miliar. Konstruksi diperkirakan akan dimulai pada Triwulan | 2025. Selain itu, proyek Rel Kereta Api Tulung Bunyut - Baturaja - Dinding Penahan Tanah, senilai Rp46.452 miliar, merupakan proyek infrastruktur perkeretaapian sepanjang 92,22 kilometer yang akan dimulai pada Triwulan II 2025. Terakhir, proyek Politeknik Pelayaran Banten - Tanggul Pantai yang akan berfokus pada perlindungan abrasi pantai, senilai Rp30,983 miliar, dengan konstruksi dijadwalkan pada Triwulan III 2025. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, proyek-proyek utama meliputi Tanggul Pantai Congot, sebuah inisiatif perlindungan pantai sepanjang kurang lebih 101 meter dengan nilai proyek Rp95 miliar, yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025. Sementara itu, proyek Pelabuhan Laut Cilacap, senilai Rp30 miliar, bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan seluas 20 hektar beserta fasilitas pendukungnya, dengan konstruksi diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2025. Secara keseluruhan, dimulainya proyek infrastruktur yang signifikan di berbagai wilayah menyoroti fokus yang kuat pada pengembangan regional dan pekerjaan sipil khusus. 315 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & Irigasi Proyek yang menonjol antara lain Bendungan Jraguna (Paket IV), Bendungan Cek Kedunglanggar, Bendungan Wairoro, Bendungan Rongkong, dan Bendungan Muara Juloi (KPBU). Bendungan Jragung (Paket IV), yang terletak di Jawa Tengah, adalah bendungan serbaguna dengan kapasitas penyimpanan sebesar 113 juta meter kubik, senilai Rp 250 miliar dan akan mulai dibangun pada A1 2025. Demikian pula, Bendungan Pengatur Kedunglanggar, juga di 43
Page 45 OCR 0.951
Jawa Tengah, adalah proyek serbaguna senilai Rp 75 miliar, yang dijadwalkan untuk O1 2025, Di Kalimantan Tengah, Bendungan Muara Juloi (KPBU), dengan kapasitas 47 juta meter kubik dan nilai proyek sebesar Rp 100 miliar, diantisipasi akan dimulai pada A2 2025. Bendungan Wairoro, senilai Rp 132,35 miliar dan terletak di Maluku Utara, dan Bendungan Rongkong, dengan nilai yang sama di Sulawesi Selatan, keduanya diharapkan akan dimulai pada O1 2025. Proyek-proyek ini sebagian besar berada dalam tahap Konsep atau Desain & Dokumentasi. Untuk irigasi, inisiatif utama mencakup Irigasi Bengawan Jero, Irigasi DI Pidekso, dan Pembangunan Kanal Tersier DI Sadawarmna. Proyek Irigasi Bengawan Jero yang berlokasi di Jawa Timur memiliki jaringan seluas 82,3 juta meter persegi senilai Rp 70 miliar dengan konstruksi dijadwalkan pada @3 2025. Proyek Irigasi DI Pidekso di Jawa Tengah senilai Rp 60,1 miliar dijadwalkan pada O3 2025, sedangkan Pembangunan Kanal Tersier DI Sadawarna di Jawa Barat senilai Rp 100 miliar direncanakan akan dilaksanakan pada 03 2025. akan dimulai pada A2 2025. Ketiga proyek tersebut saat ini sedang dalam tahap Konsep. Selain itu, dua proyek perbaikan sungai besar direncanakan di Jawa Barat: Perbaikan Sungai & Tanggul Cimanuk di Indramayu (Paket 1) dan Paket 2. Paket pertama meliputi pembangunan dinding penahan tanah sepanjang 1,6 kilometer dan pengerukan sungai, senilai Rp308,4 miliar, sementara paket kedua, dengan cakupan serupa sepanjang 0,8 kilometer, senilai Rp197,7 miliar. Kedua proyek ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap Desain & Dokumentasi. Kedua proyek ini secara kolektif menggarisbawahi pergeseran strategis menuju pembangunan yang terarah dan berdampak tinggi di sektor bendungan dan irigasi, yang menjawab kebutuhan spesifik daerah dan meningkatkan infrastruktur pengelolaan air di seluruh Indonesia. Anggaran sumber daya air pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp26,53 triliun dengan fokus pada pembangunan bendungan, rehabilitasi jaringan irigasi, dan penyediaan air baku di kawasan strategis. 3.16 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan Rp147 triliun untuk penyelesaian fasilitas sisi darat di Bandara Khusus WVIP IKN Nusantara, Pembangunan terminal baru di Bandara Fatmawati Soekamo di Bengkulu akan dilanjutkan pada tahun 2025, di bawah pengelolaan Angkasa Pura. Proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan terminal tetapi juga perbaikan atau relokasi menara kontrol yang saat ini berada di terminal utama. Beberapa proyek kereta api utama pada tahun 2025, seperti Mass Rapid Transit (MRT) Jalur Timur-Barat Medan Satria - Tomang (Fase 1 - Tahap 1) dan Light Rail Transit (LRT) Bali: Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta (Fase 1A). Proyek MRT Jalur Timur-Barat, senilai Rp4,46 triliun, merupakan pembangunan kereta api terpadu sepanjang 24,527 kilometer yang menampilkan 21 stasiun dan 9 stasiun bawah tanah, Berlokasi di Jakarta, proyek ini saat ini berada dalam tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan ditargetkan selesal pada 44
Page 46 OCR 0.939
tahun 2030, Demikian pula, proyek LRT Bali, yang membentang sekitar 5.3 kilometer, merupakan jalur kereta api layang senilai Rv845,66 iniliar, Berlokasi di Bali, proyek ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025. Proyek-proyek penting di Jawa Barat antara lain pembangunan jalur kereta api Cipatat-Saksasaat via Padalarang, pembangunan jembatan, terowongan, dan jalur kereta api, serta pembangunan jalur kereta api Stasiun Pegaden Baru di Pelabuhan Patimban. Proyek Cipatat-Saksasaat meliputi jalur kereta api sepanjang 15 kilometer, dua jembatan sepanjang 100 meter, dan terowongan sepanjang 300 meter, dengan nilai estimasi Rp137,286 miliar. Konstruksi direncanakan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025, dan saat ini masih dalam tahap konsep. Proyek Stasiun Pegaden Baru-Pelabuhan Patimban, senilai Rp120 miliar, merupakan jalur kereta api sepanjang 41 kilometer yang menyediakan akses ke Pelabuhan Patimban. Proyek ini juga masih dalam tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025, Di Bali dan Nusa Tenggara, proyek LRT Bali merupakan inisiatif transportasi yang dominan, Jalur kereta api layang ini membentang sekitar 5,3 kilometer dan diperkirakan bernilai Rp845,86 tnilia, Proyek yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas di sekitar Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025. 3.17 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik Pemerintah telah menguraikan beberapa inisiatif strategis untuk mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2080, terutama dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Komponen utama dari rencana ini adalah pengembangan energi terbarukan, yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar fosil dalam jangka panjang. Melalui Peta Jalan Transisi Energi, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pembanakit listrik energi terbarukan (EBT) sebesar 51,695, atau 21 gigawatt (GW), pada tahun 2030. PLN (Perusahaan Listrik Negara) juga akan memulai perdagangan karbon di 55 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTUS), dengan semua pembangkit listrik, termasuk PLTGU dan PLTG, diharapkan mematuhi mekanisme perdagangan karbon pada tahun 2025, Pemerintah berencana untuk mempercepat pengembangan pembangkit energi terbarukan skala besar, dengan fokus pada tenaga surya, tenaga air, dan tenaga angin, sambil menghapuskan investasi masa depan pada pembangkit listrik berbasis batu bara (PLTU). Pada tahun 2040, PLN memproyeksikan bahwa 7596 pembangkit listriknya akan bergantung pada energi terbarukan dan 25Y5 pada gas. Selain itu, PLN tengah menerapkan co- firing di 46 PLTU, menggunakan biomassa sebagai pengganti batu bara, dan berencana memperluas inisiatif ini menjadi 52 PLTU pada tahun 2025. Indonesia memiliki potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang signifikan, diperkirakan mencapai 3.687 GW, meliputi potensi surya sebesar 3.294 GW, 45
Page 47 OCR 0.946
potensi hidro sebesar 95 GW, potensi bioenergi sebesar 57 GW, potensi angin sebesar 155 GW, potensi panas bumi sebesar 23 GW, dan potensi gelombang laut sebesar 63 GW, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi panas bumi sebesar 1.341,5 megawatt ekuivalen (MWe), yang mencakup potensi sumber daya dan cadangan. Proyek-proyek utama di wilayah ini antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Wae Sano (30-45 MW, senilai Rp4 triliun) dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (40 MW, senilai Rp2,4 triliun). Indonesia awalnya menargetkan mencapai 23W energi terbarukan dalam bauran energinya pada tahun 2025. Namun, target ini mungkin direvisi turun menjadi 17-1944 karena lambatnya pertumbuhan kapasitas energi terbarukan selama beberapa tahun terakhir. 348 Prospek Industri Konstruksi Pabrik Tahun ini, proyek-proyek pabrik sebagian besar berlokasi di Banten. Di Banten, nilai proyek-proyek pabrik diperkirakan mencapai Rp9,5 triliun. Pertumbuhan ini sebagian besar didorong oleh PT Chandra Asri Pacific, Tbk, yang berencana membangun tiga pabrik utama di wilayah tersebut, dengan kontribusi sebesar Rp8,3 triliun. Proyek-proyek utama tersebut meliputi Pabrik Chandra Asri Alkali - Chlor Alkali (CA-EDC) dan Pabrik Chandra Asri Petrochemical Complex II (CAP2) - High Density Polyethylene (HDPE). Pabrik yang terakhir merupakan fasilitas petrokimia dengan kapasitas produksi 450 kiloton per tahun, senilai Rp3 triliun, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal ketiga 2025, yang saat ini masih dalam tahap pra-konstruksi. Di Indonesia Timur, proyek konstruksi penting meliputi Kawasan Industri Pupuk Fakfak Timur: Pabrik Amonia Pupuk Kaltim - Fakfak, Pabrik Urea Pupuk Kaltim - Fakfak, dan Pabrik Metanol Pupuk Kaltim - Fakfak. Pabrik amonia berkapasitas 2.500 metrik ton dengan nilai Rp1 triliun ini dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal keempat 2025. Pabrik urea berkapasitas 3.500 metrik ton per hari dengan nilai yang sama dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal kedua 2025, sementara pabrik metancl berkapasitas 3.000 metrik ton per hari dengan nilai proyek Rp1 triliun akan dimulai pada kuartal keempat 2025. Proyek-proyek ini masih dalam tahap konseptual. Di Jawa Tengah, beberapa kawasan industri siap memfasilitasi investor. Beberapa di antaranya adalah Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Wijayakusuma di Kota Semarang, Aviara Industrial Park seluas 462 hektar, dan Jatengland Industrial Park Sayung di Demak seluas 300 hektar. Grand Batang City, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan kedua, mencakup total luas lahan 650 hektar. Proyek ini terus menarik minat perusahaan asing melalui perjanjian lahan industri, yang semakin memperkuat kapasitas Indonesia untuk menampung dan memperluas operasi pabrik. Simber: — Kompas.com (2024), “Tahun 2025, Pasar Konstruksi Bakal Tumbuh 5,489”. Arkopay (2025), “Proyeksi Pertumbuhan Industri di 2025" 46
Page 48 OCR 0.924
Mhd Taufik Arifin ANZIF (2024), “Big Opportunities In 2025: What Contruction Entrepreneurs Shouki Know?” Market Research Indonesia (2024), “Opportunities & Risk in Indonesia Construction Market Outicok 2025" Mordar Intelbgence (2024), “Indonasia Contruction Market Sze and Share", BCI Cena! (2025), “Indonesia Construction Market Outlook 2025" 3.19 Prospek Penambahan KBLI Baru Adanya rencana penambahan KBLI baru memiliki prospek yang baik sejalan dengan sektor yang menjadi tren di perekonomian Indonesia. Sehingga penambahan KBLI Baru memiliki potensi pasar dan proyeksi pertumbuhan sector-sektor sebagai berikut: a. KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi Penambahan KBLI Konstruksi Sentral Komunikasi terkait bangunan data center yang menjadi sarana penyimpanan cloud memiliki potensi pasar yang baik. Aktivitas konstruksi akan berfokus pada tiga pilar utama: percepatan adopsi teknologi 5G, perluasan jaringan fiber-to-the-home (FTTH), dan pengembangan Data Center sebagai pusat ekosistem digital. Nilai pasar Data Center di Indonesia diproyeksikan mencapai USD2,13miliar pada tahun 2024 dan diperkirakan akan tumbuh signifikan hingga USD6,92miliar pada tahun 2032, mencerminkan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 147515. Proyeksi Investasi Data Center bahkan diperkirakan mencapai USD3,79miliar pada tahun 2030, didorong oleh peningkatan kebutuhan kapasitas yang cepat. Permintaan data terhadap konstruksi telekomunikasi berkapasitas tinggi tetap kuat dan akan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi digital nasional, Sehingga adanya penambahan KBLI Konstruksi Sentral Telekomunikasi memiliki proyeksi pertumbuhan yang akan terus meningkat untuk kedepannya. b. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air memiliki potensi pasar yang sangat besar di Indonesia dan didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mencapai ketahanan air dan pangan nasional. Pemerintah telah menetapkan target ambisius melalui RPJMN 2020-2024, termasuk pembangunan 63 bendungan baru dan penyediaan 10 juta sambungan rumah untuk air minum, dengan total kebutuhan investasi untuk sektor SDA diperkirakan mencapai sekitar Rp 577 Triliun selama periode tersebut. Potensi ini semakin diperkuat oleh tingkat urbanisasi yang tinggi dan tantangan perubahan iklim yang membutuhkan sistem pengendali banjir, irigasi, dan air baku yang lebih andal. Proyeksi pertumbuhan subsektor konstruksi SDA diprediksi akan stabil dan positif, sejalan dengan proyeksi pertumbuhan sektor konstruksi dan Infrastruktur Indonesia secara keseluruhan yang diperkirakan tumbuh pada tingkat CAGR sekitar 5,614 hingga 7,595 hingga tahun 2030, Dengan infrastruktur yang menjadi pusat kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengatasi 47
Page 49 OCR 0.949
tantangan sosial-lingkungan, investasi di bidang SDA akan tetap menjadi prioritas strategis, menjamin permintaan pasar yang berkelanjutan bagi pelaku jasa konstruksi di tahun-tahun mendatang. . KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan memiliki potensi pasar yang sangat prospektif di Indonesia. Hal ini didorong oleh posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan dan komitmen pemerintah untuk memperkuat konektivitas maritim dan logistik nasional. Pasar ini berfokus pada pembangunan denmaga peti kemas (kontainer), terminal kargo curah (cair dan kering), fasilitas kapal tunda, dan infrastruktur penunjang di kawasan pelabuhan. Potensi utamanya bersumber dari program-program besar seperti Tol Laut dan Proyek Strategis Nasional (PSN), yang menargetkan pembangunan dan pengembangan Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu (Major Project) di berbagai lokasi strategis, Proyeksi pertumbuhan untuk subsektor konstruksi pelabuhan non-perikanan diperkirakan akan mengikuti tren positif industri konstruksi infrastruktur secara umum di Indonesia, yang diproyeksikan tumbuh dengan tingkat CAGR (Compound Annual Growth Rate) sekitar 5.855 dalam periode 2025-2030. Pendorong utama pertumbuhan ini adalah fokus pada perluasan kapasitas pelabuhan besar yang sudah ada (misalnya, Patimban dan Tanjung Emas) dan pembangunan fasilitas baru di wilayah luar Jawa untuk mendukung pertumbuhan regional. Adanya proyek besar ini dapat menciptakan peluang bagi kontraktor. . KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi memiliki potensi pasar didorong oleh target ambisius produksi migas nasional yang dipatok oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), yaitu mencapai 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) gas pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, industri hulu migas membutuhkan investasi masif yang ditargetkan mencapai sekitar US$ 186,7 miliar hingga tahun 2030, atau rata-rata sekitar US$ 20 miliar per tahun, Mayoritas Investasi Ini diterjemahkan menjadi proyek- proyek besar yang memerlukan konstruksi sipil, termasuk pengembangan fasilitas pemrosesan dan pengolahan onshore (daratan), pembangunan basis logistik, terminal penerimaan dan penyimpanan, serta pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan akses, jembatan, dan sarana utilitas di sekitar wilayah operasi, Hal ini menunjukkan bahwa konstruksi bangunan sipil minyak dan gas bumi memiliki proyeksi yang berkelanjutan di masa mendatang.
Page 50 OCR 0.942
8. KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan didukung dengan potensi pasar yang berada pada titik pertumbuhan yang sangat kuat dan strategis, terutama didorong oleh program hilirisasi mineral (mineral downstream) nasional. Kebijakan larangan ekspor bijih mentah telah memicu lonjakan investasi untuk pembangunan fasilitas pemrosesan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri. Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi (termasuk nikel, bauksit, tembaga, dan mineral lainnya) dapat mencapai Rp 858 triliun (sekitar US$ 42 miliar) untuk 21 proyek prioritas, serta membidik total investasi hilirisasi sebesar US$ 618 miliar secara jangka panjang. Proyeksi pertumbuhan subsektor Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan diperkirakan akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan keseluruhan pasar konstruksi di wilayah luar Jawa, terutama di Kalimantan dan Sulawesi, yang diproyeksikan tumbuh dengan CAGR tertinggi hingga 7.4296 untuk Rest of Indonesia (di luar Jawa). Adanya pertumbuhan investasi di sektor pertambangan memicu permintaan tinggi terhadap jasa konstruksi bangunan sipil untuk membangun fasilitas pendukung, pabrik, infrastruktur jalan tambang, pelabuhan, dan perumahanffasilitas karyawan di kawasan industri pertambangan. Sehingga adanya penambahan KBLI Baru memiliki proyeksi pertumbuhan yang terus meningkat. f. KBLI42917 - Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi memiliki potensi pasar sangat besar di Indonesia dan terikat terikat langsung pada upaya transisi energi untuk mencapai target bauran energi terbarukan (23Y pada 2025) dan komitmen Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. Indonesia memiliki cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia, dengan memiliki potensi panas bumi sebesar 23,74 gigawatt (GW) yang tersebar di 368 lokasi. Hingga akhir 2024, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terdapat 2,68 GW PLTP yang sudah terpasang. Kesenjangan antara potensi besar dan utilitas yang masih rendah ini menjadi peluang besar bagi sektor konstruksi sipil. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) membutuhkan jasa konstruksi sipil yang ekstensif, meliputi akses dan infrastruktur lokasi meliputi pembangunan jalan akses, jembatan, dan fasilitas logistik di lokasi terpencil. Fasilitas Non — Kelistrikan meliputi Pembangunan kantor, workshop, dan fasilitas pendukung operasional. Adanya KBLI Baru ini sangat membuka peluang baru kontraktor yang memiliki spesialisasi dalam heavy civil works untuk memperluas jangkauan dan memiliki proyeksi pertumbuhan yang terus meningkat. 9. KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga memiliki potensi pasar dengan pertumbuhan yang kuat, didorong oleh dua faktor 49
Page 51 OCR 0.944
utama yaitu Peningkatan Anggaran Pembangunan Daerah untuk menyelenggarakan event regional (PON dan kompetisi daerah) serta tren Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban. Di sektor publik, fokus utama konstruksi sipil adalah revitalisasi stadion dan Gelanggang Olahraga (GOR) agar memenuhi standar keamanan dan teknis untuk menjadi venue event nasional, didukung oleh anggaran dari Pemerintah Pusat dan Daerah. Sementara itu, di sektor swasta, terjadi lonjakan permintaan untuk fasilitas olahraga niche, seperti lapangan mini-soccer, indoor sport hall, dan fasilitas Padel, yang terintegrasi dengan pengembangan properti residensial dan komersial (apartemen, mixed-use area), Pertumbuhan ini menjadikan konstruksi fasilitas olahraga sebagai segmen bangunan komersial yang paling dinamis. Proyeksi pertumbuhan untuk sektor konstruksi ini diperkirakan akan mengikuti laju pertumbuhan industri konstruksi bangunan komersial yang stabil, dengan CAGR 845 hingga 2029. Pendorong utama pertumbuhannya adalah pergeseran pola konsumsi masyarakat yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup premium dan juga dorongan dari Pemerintah melalui Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) untuk pemerataan fasilitas di tingkat Kabupaten/Kota. Dengan adanya proyek-proyek strategis di berbagai daerah, kontraktor yang memiliki spesialisasi dalam desain multifungsi dan konstruksi berbasis teknologi (Smart Building) akan memimpin pasar, memastikan investasi dalam infrastruktur olahraga tidak hanya bersifat musiman tetapi berkelanjutan dan profitable, , KBLI 42919 - Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl dalam klasifikasi konstruksi Indonesia umumnya merujuk pada proyek-proyek sipil non-infrastruktur besar (seperti jalan, jembatan, bandara, atau dam) yang berfungsi sebagai fasilitas umum, sosial, dan fasilitas sipil khusus lainnya, Sektor ini didorong oleh fokus pembangunan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan publik di daerah. Potensi pasar untuk kategori Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, yang mencakup pembangunan dan renovasi fasilitas sosial, kesehatan, pendidikan, dan layanan publik daerah lainnya, sangat menjanjikan meskipun bersifat non-infrastruktur besar. Dorongan utama berasal dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang menekankan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan publik, Permintaan yang stabil dari sektor publik ini akan menjadi penyeimbang terhadap volatilitas proyek infrastruktur besar, menjadikannya sektor yang andal bagi kontraktor lokal dan menengah. Proyeksi pertumbuhan sektor ini diharapkan sejalan dengan estimasi pertumbuhan industri konstruksi bangunan komersial yang stabil, dengan CAGR 5,814 dari 2025 - 2030. Tren konstruksi sipil lainnya juga akan diwarnai oleh standarisasi kualitas dan tuntutan untuk mengadopsi konsep bangunan berkelanjutan (green building) dan bangunan pintar (smart building) pada fasilitas publik baru. Adanya potensi pasar yang baik menunjukkan bahwa s0
Page 52 OCR 0.941
adanya penambahan KBLI Baru memiliki proyeksi dan peluang yang baik di masa depan, KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipi Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya Pasar konstruksi untuk fasilitas pengolahan produk kimia, petrokimia, dan farmasi di Indonesia diproyeksikan tumbuh sangat agresif dan menjadi salah satu segmen konstruksi paling bernilai hingga tahun 2030, Pendorong utama adalah Program Hilirisasi Nasional yang bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor yang saat ini masih mencapai lebih dari U$9 miliar atau sekitar Rp 147 triliun per tahun dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam. Di sektor Petrokimia, investasi diramal menembus Rp 508,6 triliun hingga 2030 melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) besar, yang secara langsung memicu permintaan konstruksi Engineering, Procurement, and Construction (EPC) skala raksasa untuk pembangunan kompleks pabrik, tangki penyimpanan, dan fasilitas utilitas terintegrasi. Sementara di sektor Farmasi, pasar didorong oleh kebutuhan kemandirian bahan baku obat dan pertumbuhan pasar precision medicine yang diproyeksikan mencapai US$ 779.3 juta pada 2030, menuntut konstruksi pabrik farmasi yang memenuhi standar Good Manufacturing Practice (GMP) dan bioteknologi. Proyeksi pertumbuhan untuk segmen konstruksi ini diperkirakan memilki CAGR 7,149 antara 2025 — 2030. Kompleksitas teknis konstruksi di sektor ini tergolong tinggi, melibatkan disiplin ilmu sipil khusus untuk penanganan bahan berbahaya, struktur tahan gempa, dan instalasi mekanikal-elektrikal (M/E) yang presisi. Kontraktor yang akan memimpin pasar adalah yang memiliki kapabilitas turnkey (EPC) serta berpengalaman dalam manajemen risiko tinggi dan implementasi teknologi canggih seperti digitalisasi pabrik dan Building Information Modeling (BIM) untuk memastikan kepatuhan regulasi keselamatan dan lingkungan (K3L) yang ketat. Dengan adanya KBLI Baru dapat penambah peluang konstruksi yang lebih cerah di masa depan. KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl Segmen Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, yang secara spesifik mencakup pembangunan fasilitas vital non-infrastruktur besar seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), fasilitas pengelolaan limbah (termasuk waste-to- energy), dan fasilitas sosiallingkungan khusus lainnya, memiliki potensi pasar yang sangat besar, Dorongan utamanya adalah kebijakan pembangunan berkelanjutan dan green economy yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, serta target pemerintah untuk mencapai Indonesia Bebas Sampah 2029. Permintaan konstruksi datang dari kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan isu lingkungan dan kesehatan publik. Khusus untuk pengelolaan sampah, Indonesia diperkirakan membutuhkan investasi hingga Rp 300 triliun untuk mencapai target pengelolaan 100 pada 2029, 51
Page 53 OCR 0.940
membuka peluang masif untuk pembangunan fasilitas Refuse-derived Fuel (RDF) dan IPAL industri/domestik skala besar. Proyeksi pertumbuhan sektor konstruksi khusus ini diprediksi stabil dan cenderung agresif - berkontribusi signifikan pada pertumbuhan keseluruhan sektor sipii, konstruksi secara umum diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 7.594 hingga 2030, dan sektor "lingkungan'utilitas khusus" akan menjadi strategic frontier yang mendorong pertumbuhan tersebut. Pertumbuhan ini akan didominasi oleh skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan investasi swasta (green investment), yang fokus pada proyek pengelolaan limbah dan air. Kontraktor yang unggul di segmen ini harus memiliki spesialisasi tinggi dalam teknologi lingkungan, terutama dalam EPC untuk fasilitas pengolahan limbah B3, instalasi bioteknologi, dan integrasi teknologi cerdas (smart systems) untuk memantau kualitas efluen. Sehingga adanya KBLI Baru memiliki peluang proyeksi pertumbuhan sektor konstruksi yang stabil dan cenderung agresif di masa depan 3.20 Persaingan Usaha Jumlah perusahaan/usaha konstruksi di Indonesia yang terdapat dalam Kerangka Sampel (Sampling Frame) Survei Perusahaan/Usaha Konstruksi Tahun 2024 adalah sebesar 186.534 perusahaan Berikut Peta Persebaran Perusahaan/Usaha Konstruksi di seluruh wilayah Indonesia Tahun 2024: 52
Page 54 OCR 0.936
Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan/usaha konstruksi kurang dari 5.000 perusahaan ada sebanyak 25 (dua puluh lima) provinsi, yaitu: Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DI, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Sedangkan provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan/usaha konstruksi antara 5.000 hingga 10,000 perusahaan ada sebanyak 8 (delapan) provinsi, yaitu: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur, Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan konstruksi antara 10.000 hingga 15.000 perusahaan ada sebanyak 3 (tiga) provinsi, yaitu: Provinsi DKI. Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan Sedangkan provinsi yang mempunyai perusahaan konstruksi lebih besar dari 15.000 perusahaan ada sebanyak 2 (dua) provinsi, yaitu: Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Provinsi yang mempunyai perusahaan konstruksi paling sedikit adalah Provinsi Gorontalo, yaitu hanya sebesar 653 perusahaan. Sedangkan provinsi yang mempunyai perusahaan konstruksi paling banyak adalah Provinsi Jawa Timur dengan jumlah perusahaan sebesar 23.319 perusahaan. Ditinjau dari Kualifikasi Usahanya, perusahaan konstruksi Indonesia mayoritas berkualifikasi Kecil yaitu sebesar 77,154 dengan jumlah 143.914 perusahaan dan kualifikasi Menengah sebesar 12,026 dengan jumlah 22.414 perusahaan. Sedangkan yang paling sedikit adalah Perusahan Besar ada sebanyak 1.176 perusahaan, Berdasarkan analisis berdasarkan profomma laporan keuangan, kompetitor Pa dari TOTAL yaitu: PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk PT Nusa Raya Cipta Tbk PT Acset Indonusa Tbk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk PT Aesler Grup Internasional Tbk PT Paramita Bangun Sarana Tbk DADORYNA 3.21 Strategi Pemasaran Strategi pemasaran yang dilakukan TOTAL yaitu: 1, Menjadi yang terdepan di dalam bidang jasa konstruksi melalui strategi diferensiasi, bukan strategi harga rendah yang terimplementasi berdasarkan nilai-nilai sebagai berikut: - Pembangun yang berkualitas - Terpercaya dan dapat diandalkan 53
Page 55 OCR 0.915
- Berorientasi kepada pelanggan dan pengalaman pelanggan yang prima - Kinerja yang berstandar internasional - Kondisi keuangan yang sehat 2. Fokus pada speasialisasi dan jasa yang meliputi: - Spesialisasi a. Bangunan premium dan bangunan tinggi b. Bangunan pabrik industri - Jasa a. Konstruksi b. Manajemen proyek €. Rancang bangun
Page 56 OCR 0.941
BAB IV ANALISIS ASPEK TEKNIS 41 Bisnis TOTAL TOTAL melaksanakan bisnis dengan berfokus pada pelayanan di bidang konstruksi gedung sebagai kontraktor (contractor). 1. Kontraktor Utama TOTAL memiliki peran, tugas dan tanggung jawab sebagai kontraktor utama yang meliputi: - Perencanaan & monitoring proyek secara menyeluruh, mulai dari awal pembangunan proyek hingga proyek selesai, - Manajemen lapangan, - Penerapan metode konstruksi yang optimal, - Perekrutan dan pengelolaan seluruh sub-kontraktor, dan Pemilihan dan pengadaan bahan bangunan. Selain itu, TOTAL juga mengerjakan proyek-proyek Joint Operation khususnya untuk proyek-proyek besar dan proyek-proyek berskala internasional. 2. Kontraktor Rancang Bangun TOTAL melakukan pengembangan diferensiasi yang dilaksanakan melalui inovasi dan aplikasi gagasan-gagasan baru dalam setiap proyek yang dijalankan, seperti metode rancang bangun. Metode ini memberikan manfaat penting dalam pengembangan proyek Dalam metode rancang bangun, TOTAL berperan sebagai kontraktor utama serta bertanggung jawab dalam penyediaan tim desain secara terpadu sejak awal pelaksanaan proyek. Melalui metode tersebut, pelanggan tidak periu berurusan dengan pihak lain karena semua pekerjaan telah ditangani oleh satu pihak saja sebagai koordinator, yakni TOTAL. Hal ini membawa dampak positif terhadap biaya yang dikeluarkan pelanggan, pengurangan risiko kenaikan biaya, serta kepastian bahwa proyek akan selesai dan diserahkan sesuai jadwal. TOTAL merancang dan membangun berbagai proyek dalam berbagai spesifikasi. Layanan rancang bangun ini meliputi: - Peran dan tanggung jawab sebagai main contractor seperti tercantum di atas, - Koordinasi tim desain internal dan konsultan pihak ketiga, antara lain arsitektur, struktur, M&E, dan - Pengawasan secara berkala aspek-aspek struktural, arsitektural, dan M&E saat konstruksi dilaksanakan.
Page 57 OCR 0.955
Karakteristik Usaha Karakteristik TOTAL sebagai perusahaan yang fokus pada bisnis jasa kontruksi gedung memiliki sifat spesifik yang ditandai oleh beberapa faktor: Pada umumnya, bisnis jasa konstruksi memang memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap kenaikan material, BBM, dan nilai tukar rupiah. TOTAL mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan pembelian “kontrak payung” untuk material penting setelah penandatanganan kontrak. Risiko kenaikan sudah bisa diperkecil sehingga proyek tidak terancam mengalami kerugian dan keterlambatan. - Di tengah banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat, banyak kendala yang dihadapi oleh kontraktor, terutama mengenai Sumber Daya Manusia (SDM), sub-kontraktor (subkon) dan mandor. Untuk itu, TOTAL mengadakan pelatihan terus-menerus, menjaga reputasi keuangan dengan pembayaran yang baik dan tepat waktu kepada para subkon dan mandor, sehingga mereka merasa nyaman dan dalam jangka panjang mereka menjadi mitra TOTAL yang setia, sehingga Perseroan dapat menjaga kualitas produk serta efisiensi biaya dan waktu. Bisnis jasa konstruksi memang terasa kompetitif dengan sumber daya manusia yang terbatas. Akan tetapi, TOTAL bisa mengantisipasi hal ini tidak dengan persaingan harga termurah, tetapi dengan value dan guality lebih yang diberikan kepada pelanggan, Secara menyeluruh, proses jasa konstruksi dapat dilihat semua pihak, mulai dari fondasi sampai penyelesaian bangunan. Semua tim terlibat dapat melihat proses pembuatannya, baik dalam segi proses desain, pelaksanaan, pemecahan masalah, pembahasan mutu dan biaya, hingga antisipasi target waktu. Di sini dapat dilihat keterlibatan emosional antara TOTAL dengan pemilik proyek serta partisipan lainnya, karena kualitas dan hasil pekerjaan bukan hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses pelaksanaan sehari-hari di proyek tersebut, yang melibatkan culture dan m- TOTAL yang bisa dirasakan sehari-hari di lapangan sehingga semua pihak merasa nyaman. Berikut merupakan beberapa proyek konstruksi yang sedang dilakukan oleh TOTAL: 1. ADR Tower, Jakarta
Page 58 OCR 0.918
2. Cimory Head Office, Jakarta 3. OPUS Park Apartment, Bogor S7
Page 59 OCR 0.927
5. Jakarta Gelora Marriot Hotel 6. Hotel Koenokoeni Semarang 58
Page 60 OCR 0.962
9. Hotel Padma Bandung 59
Page 61 OCR 0.806
12.Sekolah Cikal BSD 13. Data Center Bali 69
Page 62 OCR 0.930
15.Data Center, Deltamas Bekasi 4.2 Rencana Kegiatan Usaha Baru TOTAL rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu: KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan 2055 81
Page 63 OCR 0.949
"OP Lk KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga KBLI 42919 — Konsiruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya KBLI 42928 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl 4.3 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan Seiring berjalannya tahun 2025, Prospek konstruksi di Indonesia juga semakin mengalami perkembangan yang sejalan disektor yang menjadi tren di perekonomian Indonesia. Dalam konteks ini, TOTAL berencana untuk menambah kegiatan usaha baru dengan kode KBLI yang relevan guna untuk meningkatkan layanan dan daya saing di sektor konstruksi. KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi sentral telekomunikasi dalam hal ini terkait bangunan data center yang menjadi sarana penyimpanan cloud yang tengah berkembang di era teknologi dan database. Perusahaan akan dapat menawarkan konstruksi yang sesuai standar spesifikasi data center. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan prasarana sumber daya air dalam hal ini mendukung program pemerintah tentang pengelolaan air untuk mengalirkan air ke lahan pertanian baru untuk swasembada pangan. Dalam konteks ini perusahaan akan mendukung program tersebut dan menjadikan peluang lini bisnis yang baru. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan pelabuhan bukan perikanan yang merupakan lini bisnis yang pada dasarnya perusahaan sudah memiliki keahlian di bidang konstruksi air sehingga dapat menjadi peluang bisnis yang baru di sektor tersebut. KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi memiliki tantangan dari segi risiko dan kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan proyek yang berkualitas. KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan Sipil Pertambangan memiliki tantangan dari segi risiko dan kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga 62
Page 64 OCR 0.942
£ ji perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan proyek yang berkualitas. KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan sipil panas bumi memiliki tantangan dari segi risiko dan kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan proyek yang berkualitas. KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan sipil fasilitas olahraga. Pemerintah sedang gencar melakukan revitalisasi sarana olahraga terutama stadion. Peluang tersebut menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk melakukan pengembangan lini bisnis di sektor tersebut, KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan sipil lainnya ytdl, Sektor yang belum tercakup dalam kelompok KBLI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan perusahaan dalam mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila ada proyek yang diperlukan maka perusahaan dapat segera melaksanakan proyek tersebut. KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi bangunan sipil fasilitas pengolahan produk kimia, petrokimia, farmasi, dan industri lainnya. Semenjak pandemi covid yang melanda dunia mengakibatkan beberapa industri yang terdampak langsung yaitu industri farmasi dan bahan kimia dalam memproduksi obat, disinfektan, dil. Sektor farmasi dan bahan kimia akhir ini mengalami perkembangan yang cukup pesat sehingga cenderung ekspansi. Perusahaan dapat menjawab tantangan tersebut dengan inovasi proyek dan proyek yang berkualitas KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi khusus bangunan sipil lainnya ytdl. Sektor yang belum tercakup dalam kelompok KELI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan perusahaan dalam mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila ada proyek yang diperlukan maka perusahaan dapat segera melaksanakan proyek tersebut.
Page 65 OCR 0.887
44 Proses Bisnis Berikut adalah bagan alur yang menggambarkan proses bisnis umum dalam sebuah perusahaan konstruksi. Proses ini terbagi menjadi empat fase utama: Fase Pra-Proyek, Fase Eksekusi Proyek, Fase Penutupan Proyek, dan Fase Pasca-Proyek. Fase 1: Pra 1. Identifikasi Peluang/Penerimaan Penawaran: 9. Menerima undangan tender atau mencari peluang proyek baru. 3 Menganalisis permintaan klien. 2. Penawaran & Estimasi Biaya: &« Membaca dan memahami dokumen tender (gambar, spesifikasi, Bo0). & Melakukan survei lokasi (jika perlu). « Menghitung estimasi biaya (material, tenaga kerja, alat, subkontraktor). Menyusun dokumen penawaran. 3 Mapostaai & Kontrak: « Melakukan negosiasi dengan klian. &« Menandatangani kontrak (SPK - Surat Perjanjian Kerja). Fase 2: Eksekusi Proyek 1. Perencanaan Proyek: « Menunjuk manajer proyek dan tim. &» Membuat jadwal proyek (kurva S, Gani! Chart). » Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) final. 3 Mengurus perizinan dan dokumen legal. 2 Membuat rencana K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). 2. Mobilisasi: o Mempersiapkan lokasi proyek. » Mendatangkan alat berat dan bahan konstruksi, » Merekrut tenaga kerja. 3. Pelaksanaan Konstruksi: o Pekerjaan Siruktural: Pondasi, kolom, balok, pelat lantai. o Pekerjaan Arsitektur: Dinding, lantai, plafon, pintu, jendela. o Pekerjaan MEP (Mekanikal, Elektrikal, Plumbing): Pemasangan instalasi listrik, air, AC, dil, « Kontrol Kualitas: Inspeksi dan pengujian setiap tahapan. o Manajemen Proyek: Monitoring progres, biaya, dan jadwal Fase 3: Penutupan Proyek 1. Penyelesaian & Inspeksi: a Penyelesaian seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak, a Inspeksi akhir oleh klien (Pemeriksaan PHO - Provisional Hand Over) a Perbaikan jika ada pekerjaan yang tidak sesuai (masa punch lis!). 2. Serah Terima Proyek (PHO): 84
Page 66 OCR 0.906
a Menyerahkan proyek secara fisik kepada klien. a Menerima berita acara serah terima. 3. Administrasi Keuangan: & Menyusun laporan akhir proyek. o Mengajukan tagihan terakhir kepada klien, Fase 4: Pasca-Proyek 1. Masa Pemeliharaan (Maintenance Period): &« Memperbaiki kerusakan kecil atau cacat yang muncul setelah PHO. o Periode ini biasanya berlangsung 3 hingga 8 bulan. 2. Serah Terima Akhir (FHO): a Inspeksi akhir setelah masa pemeliharaan selesai. a Penyerahan berita acara serah terima final kepada klien, oa Pelepasan semua jaminan proyek. 3. Evaluasi Proyek: a Mengadakan rapat evaluasi untuk menganalisis keberhasilan, tantangan, dan pembelajaran dari proyek. « Mendokumentasikan semua data proyek untuk referensi di masa depan. Aktivitas Pendukung (Berlangsung di Setiap Fase) « Manajemen Keuangan: Pengelolaan anggaran, cash flow, dan pembayaran. Manajemen SDM: Pengelolaan tim dan tenaga kerja. Manajemen Kualitas: Pengendalian mutu pekerjaan. Manajemen K3: Penerapan standar keselamatan kerja. Komunikasi & Dokumentasi: Pelaporan rutin, rapat proyek, dan pengarsipan dokumen. 85
Page 67 OCR 0.954
BAB V ANALISIS ASPEK POLA BISNIS 54 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah Dengan adanya penambahan Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang baru, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) berkomitmen untuk memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi. TOTAL memiliki kemampuan yang kuat untuk mengelola proyek konstruksi Sentral Telekomunikasi, Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan, Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, Bangunan Sipil Pertambangan, Bangunan Sipil Panas Bumi, Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl. Dengan rencana penambahan kegiatan usaha ini, TOTAL bertekad untuk mengambil bagian aktif dalam memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Melalui proyek-proyek ini, TOTAL akan menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana telekomunikasi, sarana sumber daya air, pelabuhan, ketenagalistrikan, dan infrastruktur, yang mendukung pertumbuhan ekonomi, Dalam melakukan semua kegiatan ini. TOTAL akan tetap mengedepankan prinsip diferensiasi produk, kualitas, keamanan, ketepatan waktu, kepuasan konsumen dalam setiap proyek yang dikerjakan. Ini juga akan menjadi langkah strategis bagi TOTAL untuk memasuki segmen-segmen pasar baru yang selama ini belum terjamah, sehingga memperkuat posisinya sebagai salah satu kontraktor terkemuka di Indonesia. 5,2 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis Pada dasarnya TOTAL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi yang di mana penambahan kegiatan usaha utama ini masih sejalan dengan bisnis TOTAL yang sedang berlangsung saat ini. Pengalaman jangka panjang di industri eksisting selama ini dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi TOTAL dalam menjalankan kegiatan bisnis dalam penambahan kegiatan usaha utama ini. Beberapa langkah atau kebijakan yang dilakukan Perseroan dalam mengembangkannya, yakni: a. Keahlian TOTAL memusatkan perhatian pada konstruksi gedung, yang kemudian berlanjut pada gedung-gedung tinggi high end dan komersial dengan menyelaraskan strategi optimalisasi sumbar daya manusia dan teknologi digital di bidang-bidang yang merupakan kompetensi TOTAL. Hingga saat ini, keahlian TOTAL terbukti andal dalam mencapai diferensiasi yang 56
Page 68 OCR 0.958
unggul dalam berkompetisi secara efektif di berbagai proyek bergengsi di Indonesia. Standar Internasional TOTAL merupakan satu dari sedikit kontraktor Indonesia yang telah menerapkan standar internasional dalam pembuatan gedung. Didukung dengan keahlian yang dimiliki, TOTAL telah mampu bersanding dengan kontraktor internasional di pasar dalam negeri. Keahlian dan keunggulan TOTAL terletak pada beberapa faktor, meliputi: - TOTAL memiliki catatan kerja atas layanan yang unggul terhadap pelanggan, baik sebelum, saat proses, dan setelah penyelesaian proyek yang direkam di dalam proyek-proyek berstandar internasional, - TOTAL dikenal konsisten dalam memenuhi ekspektasi kualitas dan keselamatan kerja dalam setiap kegiatan operasi, serta penyelesaian dan penyerahan proyek yang tepat waktu. Diversifikasi TOTAL telah memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang properti sebagai upaya diversifikasi usaha. TOTAL juga telah mendirikan PT Total Persada Indonesia (TPI). TPI bergerak dan difokuskan pada pelaksanaan proyek di bidang industri dan prasarana, kemampuan yang akan disediakan adalah manajemen proyek multi-disiplin Inovasi TOTAL menerapkan diferensiasi melalui inovasi dan aplikasi ide-ide digital teknologi baru dalam konstruksi bangunan, misalnya penggunaan BIM (Building Information Modelling). Pendekatan yang telah diterapkan Perseroan membuktikan bahwa inovasi yang diterapkan memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan proyek. 5.3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk Industri konstruksi adalah sektor yang sangat kompetitif, dengan banyak perusahaan yang menawarkan berbagai layanan dan proyek di seluruh Indonesia. Secara umum, kompetitor memang dapat meniru sebagian aspek teknis dari produk atau layanan yang dimiliki TOTAL, karena praktik konstruksi memiliki standar industri yang serupa. Namun, keunggulan TOTAL sulit ditiru sepenuhnya dan memiliki diferensiasi kompetitif yang berkelanjutan karena terletak pada: a. b. Konsistensi pelaksanaan proyek yang menjadi budaya kerja. Customer service experience yang menekankan komunikasi transparan, solusi proaktif, dan komitmen terhadap kepuasan klien akan membangun hubungan jangka panjang yang baik dengan klien. Reputasi & kepercayaan klien yang sudah terbentuk dari portofolio proyek yang berhasil dan sukses. 67
Page 69 OCR 0.917
d. Inovasi & adaptasi berkelanjutan dalam rnetode kerja dan teknologi di mana TOTAL mempunyai kemampuan berinovasi dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. 5.4 Analisis SWOT Analisis Faktor dari dalam perusahaan (internal) sebagai berikut: a. Strength (Kekuatan) « Reputasi merek yang kuat, « Tenaga kerja berpengalaman, « Portofolio proyek yang beragam, « Sistem manajemen bersertifikat ISO. b. Weakness (Kelemahan) « Ketergantungan pada proyek skala besar, « Risiko pasar Analisis Faktor lingkungan (eksternal) sebagai berikut: a, Opportunities (Peluang) « Ekspansi ke konstruksi hijau, « Kemitraan publik-swasta, « Manajemen proyek digital. b. Threats (Ancaman) « Kenaikan biaya material, « Perubahan regulasi, « Persaingan dari perusahaan asing. 68
Page 70 OCR 0.929
BAB VI ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN 6.1 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya penambahan KBLI Untuk kelancaran dan keseimbangan dalam aktivitas Perusahaan, dibutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan bidang yang telah ditetapkan dalam struktur organisasi perusahaan. TOTAL telah memiliki sumber daya manusia berkualitas untuk manajemen Perusahaan dengan latar belakang pendidikan serta penuh dengan pengalaman di bidang masing-masing yang ditempatkan dalam posisi strategis Perusahaan. Latar pendidikan dan pengalaman personil tersebut telah membentuk profesionalisme mereka dalam kemampuan atau skill individu yang berperan penting dalam mengatur dan menjaga harmonisasi Perusahaan. Berikut adalah jajaran manajemen TOTAL saat ini : Tabel Susunan Komisaris | aga Di misaris & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto | Komisaris Pinarto Sutanto Komisaris Liliana Komadjaja, MBA Komisaris Drs. Wibowo Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya | Komisaris Independen Drs. Rusdy Daryono Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025 Tabel Susunan Direksi Jabatan Nama Presiden Direktur Janti Komadjaja, MSc Direktur Ir. Moeljati Soetrisno Ir. Lio Sudarto, M.M. Ir. Rasyid Daulay, M.T. Sumber Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025 Tabel Susunan Komite Audit Ketua | Drs. Rusdy Daryono Anggota | Ertin Setiawati, S.E, Anggota | lioe Fei Ling, S.E., Ak., CPA.. CA. Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025 89
Page 71 OCR 0.934
Dengan jumlah karyawan sebanyak 505 (lima ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh dua) orang di antaranya memiliki Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat Lampiran XIII). Berikut adalah struktur organisasi Perusahaan sebelum adanya penambahan KBLI baru: OBAMLATAN API 6.2 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan Setelah Adanya Penambahan KBLI Dalam rencana penambahan KBLI baru ini diperlukan tenaga kerja yang berkompeten di bidangnya dalam kaitannya dengan penambahan KBLI baru. Saat ini Perusahaan telah memiliki tenaga ahli yang dapat mendukung kegiatan KBLI Baru tersebut, di mana tenaga ahli tersebut berkompeten di bidangnya. Di mana sebelum adanya penambahan jumlah karyawan perusahaan sebanyak 505 (lima ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh dua) orang di antaranya memiliki Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat Lampiran XIII) dan kompetensi dari tenaga ahli yang dimiliki masih dapat menjalankan kegiatan usaha baru, namun TOTAL berencana akan menambah karyawan baru yang memiliki kompetensi di bidangnya jika memang dibutuhkan menjalankan Penambahan KBLI Baru. 6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru Sebagai perusahaan terbuka, TOTAL menerapkan prinsip pengelolaan risiko terintegrasi di semua lini untuk mengeliminasi penyebab tidak tercapainya tujuan perusahaan. Adapun sasaran implementasi risk management dari perusahaan terkait Oualily. Cost, Delivery, Safety, Service, Morale (@CDSSM) adalah: 70
Page 72 OCR 0.942
. Guality - Peningkatan kualitas pekerjaan Manajemen TOTAL selalu mengingatkan mengenai pentingnya untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Peningkatan kualitas adalah hal yang signifikan harus diperhatikan sebab kualitas dapat berkaitan dengan kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan, Oleh sebab itu, TOTAL senantiasa memperhatikan dan berkomitmen mengeliminasi risiko menurunnya kualitas pekerjaan. . Cost - Efisiensi biaya Efisiensi terhadap biaya adalah salah satu hal yang signifikan sehingga TOTAL dapat meningkatkan daya saingnya. Adapun risiko inefisiensi biaya tersebut mencakup risiko peningkatan biaya produksi dan biaya operasional. . Delivery - Penyerahan hasil pekerjaan secara tepat waktu Risiko terlambat mempunyai dampak signifikan terhadap banyak hal. Dengan meningkatkan produktivitas baik di internal perusahaan dan produktivitas dalam berkolaborasi dengan mitra kerja, maka diharapkan penyerahan hasil pekerjaan dapat tercapai sesuai dengan tepat waktu. . Safety - Keselamatan. kesehatan kerja dan perlindungan terhadap lingkungan Keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan terhadap lingkungan adalah hal penting bagi TOTAL. Oleh sebab itu perusahaan senantiasa memperhatikan dan berkomitmen untuk menciptakan kondisi kerja yang risikonya terkendali, baik melalui prosedur, alat pelindung kerja, alat pelindung diri maupun peningkatan dalam pengawasan terhadap keselamatan, kesehatan kerja dan perlindungan terhadap lingkungan . Service - Kepuasan pelanggan yang prima TOTAL berkomitmen untuk meraih kepercayaan pelanggan dengan meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang dipercayakan oleh pelanggan. Risiko-risiko yang berpotensi mengurangi kepuasan pelanggan selalu dimitigasi dalam setiap tahapannya. Morale - Moral tinggi dalam bekerja Moral yang tinggi personil-personil di dalam perusahaan mempunyai dampak yang positif pada perusahaan, Risiko luntur atau berkurangnya komitmen terhadap m-TOTAL berpotensi menurunkan moral dalam bekerja, 7
Page 73 OCR 0.953
Dalam identifikasi risiko dan peluang berdasarkan konteks dan isu serta pemangku kepentingan, Risk Management TOTAL menggunakan dua pendekatan yaitu: a. Top down Risk Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang dari Manajemen TOTAL yang mengacu kepada konteks isu dan pemangku kepentingan perusahaan di skala makro dan mikro. b. Bottom up Risk Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang pemilik proses yang mengacu kepada konteks, isu, dan pemangku kepentingan unit di skala mikro/operasional. Adapun identifikasi risiko pada konteks isu mengacu kepada 2 faktor yaitu: a. Eksternal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang berasal dari luar yang bisa mempengaruhi visi. misi, dan tujuan perusahaan Sisi Ekstemal ini terdiri dari beberapa faktor. Teknologi Teknologi yang berkembang bisa berdampak luas terhadap perusahaan, contohnya inovasi disruptif bisa berdampak positif atau negatif. Oleh sebab itu, TOTAL melakukan mitigasi dengan terus memperbaharui pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi dengan mengembangkan sistem informasi yang memudahkan TOTAL dalam menjalankan proses bisnisnya secara transparan dan terintegrasi. Selain Itu, penerapan Building Information Modelling (BIM) secara maksimal juga dilakukan guna memperlancar proses konstruksi sejak tahap perencanaan hingga serah terima. Hukum TOTAL berusaha dan senantiasa untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah, antara lain dalam hal perpajakan, lingkungan dan ketenagakerjaan. Persaingan Risiko persaingan bisa muncul karena kehadiran para pesaing dengan strategi yang berbeda beda, Dari sisi aspek persaingan bisnis dengan masuknya kontraktor asing dapat dimitigasi dengan salah satunya mengadakan joint operation sehingga kedua belah pihak bisa saling berkolaborasi dengan tujuan yang positif. Pasar Di masa pemulihan paska pandemi COVID-19, sektor konstruksi diprediksi akan mengalami kenaikan baik permintaan dari pelanggan 72
Page 74 OCR 0.944
lokal maupun pelanggan asing, di mana hal ini dapat berdampak positif maupun negatif ke TOTAL. Dengan bertambahnya jumlah permintaan, TOTAL berupaya mengendalikan risiko dan mengambil peluang semaksimal mungkin agar permintaan tersebut dapat terserap secara maksimal. Budaya Budaya setempat dan budaya asing saat berkolaborasi di mana TOTAL bekerja dapat mempengaruhi produktivitas pekerjaan dan tentunya TOTAL tetap menghargai budaya setempat tapi tidak mengurangi produktivitas pekerjaan. Oleh sebab itu TOTAL terus meng-update dan menganalisis budaya setempat apabila melakukan proyek di daerah tersebut. Politik Penyelenggaraan pemilihan legislatif dan eksekutif akan mempengaruhi pasar yang sedikit banyak berdampak terhadap perusahaan. TOTAL berusaha agar pesta demokrasi tersebut tidak mempengaruhi kinerja perusahaan secara signifikan. Ekonomi Forex yang volatile menyebabkan perubahan terhadap harga barang material bangunan dan transportasi, oleh sebab itu TOTAL mengantisipasinya dengan salah satunya melakukan bulk purchasing. Pelanggan Dengan berfokus kepada kebutuhan dan harapan pelanggan, TOTAL dapat mengidentifikasi peluang yang dapat diambil dan mengendalikan risiko yang ada, sehingga harapan pelanggan dapat terpenuhi. - Internal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang berasal dari dalam perusahaan yang bisa mempengaruhi visi, misi, dan tujuan Perusahaan, Sisi Internal ini terdiri dari beberapa faktor: Visi dan Misi Perusahaan Visi dan misi perusahaan adalah salah satu fondasi bagi TOTAL untuk merencanakan dan mengeksekusi strategi bisnis. Dalam sisi diferensiasi perusahaan adanya risiko bahwa strategi perusahaan sudah tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, TOTAL secara periodik meninjau kembali strategi bisnis, serta disosialisasikan kepada seluruh karyawan agar dapat dieksekusi guna tercapainya visi dan misi. Nilai dan Budaya Organisasi Nilai dan budaya organisasi mencakup karakter dan semangat manusia TOTAL. Dalam hal bekerja sama dengan pihak ekstemal, terdapat risiko ketidaksesuaian karakter sehingga budaya manusia TOTAL harus ditelaah dan dipertajam. 73
Page 75 OCR 0.952
- Kinerja Organisasi Komitmen dalam hal penerapan mutu, K3L, anti penyuapan sesuai standar perusahaan, komitmen dalam memenuhi pelayanan yang prima terhadap pelanggan, dan komitmen untuk melakukan inovasi terus menerus tentu memiliki beberapa risiko dan peluang, untuk itu analisis risiko dan peluang sangat dibutuhkan dalam kinerja perusahaan. Adanya ketidakefisienan dalam proyek dapat di atasi dengan meningkatkan produktivitas proyek dengan menyelaraskan workload, meninjau struktur organisasi proyek dan melihat produktivitas per jabatan. - Kepemimpinan TOTAL menyadari sumber daya manusia tidak lepas dari adanya suksesi atau regenerasi. Hal tersebut menimbulkan risiko dan apakah visi misi perusahaan dapat dilaksanakan generasi berikutnya dengan baik atau berpeluang menjadi lebih baik, sehingga analbsis risiko dan peluang dapat membantu dalam proses suksesi kepemimpinan di TOTAL, - Sumber Daya Dalam menggunakan sumber daya, TOTAL menyadari akan terjadinya kelangkaan sumber daya, untuk itu TOTAL berusaha mengembangkan pemanfaatan sumber daya yang ada dan terus berinovasi menemukan sumber daya baru, ini tak lepas dari analisis risiko dan peluang yang akan terjadi selama proses yang berkelanjutan tersebut. « Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan (K3L) Analisa risiko K3L menjadi prioritas TOTAL sehingga dampak negatif terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja dan karyawan dapat dikurangi atau dihindari sekaligus dapat melindungi Lingkungan dari pencemaran atau kerusakan akibat aktivitas operasional perusahaan. 64 Manajemen Kekayaan Intelektual TOTAL senantiasa menjunjung tinggi kekayaan intelektual dengan menerapkan perilaku etika sebagai berikut: a, b. Cc. Perusahaan harus menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain. Seluruh manusia TOTAL harus berpartisipasi secara aktif untuk melindungi hak atas kekayaan intelektual milik Perusahaan. Manusia TOTAL yang turut serta/bekerja dalam pengembangan suatu proses atau produk yang akan digunakan oleh Perusahaan, atau manusia TOTAL yang memiliki hak atas hasil karya tersebut, harus memperlakukan informasi yang terkait dengan proses atau produk tersebut sebagai milik Perusahaan baik selama masa kerja maupun setelah manusia TOTAL tidak bekerja lagi untuk Perusahaan. Seluruh manusia TOTAL harus menginformasikan hasil karya yang dihasilkannya baik selama maupun di luar jam kerja, jika hasil karya tersebut terkait dengan bisnis atau operasi Perusahaan. 74
Page 76 OCR 0.929
71 7.2 BAB VII ANALISIS ASPEK KEUANGAN Asumsi Ekonomi Makro Kami mengasumsikan bahwa keadaan perekonomian di Indonesia secara berangsur akan segera membaik, seperti yang tercermin dalam variabel variabel yang diasumsikan sebagai berikut: « Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan Il 2025 mencapai 5,1284 (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh cukup kuat. » Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan pada triwulan II 2025 semakin baik, yang tercermin pada: - Inflasi nasional aktual per Juni 2025 sebesar 1,8744 (yoy). Untuk asumsi inflasi yang digunakan dalam proyeksi arus kas dalam Studi Kelayakan mengacu pada Nota Keuangan Beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025 sebesar 25461196 untuk proyeksi sampai akhir masa proyeksi. # Kondisi politik dan keamanan yang diharapkan lebih stabil. Asumsi Proyeksi Keuangan 1) Proyeksi Laba Rugi Berdasarkan Laporan Laba Rugi Proyeksi 5 Tahun (2026-2030), TOTAL menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil dan solid sesuai dengan proforma rata-rata historis 5 tahun sebesar #10,044 dan dikarenakan adanya penambahan KBLI baru ditargetkan dapat meningkatkan pertumbuhan menjadi #1546 dari sektor konstruksi sentral telekomunikasi, konstruksi sipil pertambangan, minyak bumi, dan panas bumi, dil. Perbedaan utama antara dua Laporan Laba Rugi Proyeksi (2026-2030) menunjukkan adanya dua skenario strategis yang kontras dalam industri konstruksi: Proyeksi Dengan Penambahan KBLI dengan Proyeksi Tanpa penambahan KBLI. Proyeksi Dengan Penambahan KBLI mengasumsikan Pendapatan tumbuh jauh lebih cepat dan besar, mencapai 5,457 Miliar pada 2030, dibandingkan 3,703 Miliar pada Proyeksi Tanpa penambahan KBLI, Pertumbuhan Pendapatan ini diindikasikan oleh keberhasilan memenangkan kontrak proyek-proyek skala besar baru, seperti infrastruktur strategis (misalnya, fase lanjutan IKN, data center, hilirisasi pertambangan) atau pembangunan kawasan industri besar, yang secara langsung meningkatkan Beban Pokok Penjualan (COGS) tetapi juga 75
Page 77 OCR 0.539
menghasilkan Laba Kotor dan EBITDA yang signifikan (mencapai Tanpa penambahan KBLI mencerminkan pertumbuhan yang lebih stabil, mungkin didorong oleh proyek-proyek recurring yang berisiko lebih rendah atau fokus pada segmen bangunan komersial yang pertumbuhannya lebih lambat 670 Miliar di 2030). Pada Proyeksi Proyeksi Laba Rugi Dengan Penambahan KBLI Dalam Miliaran Rupiah) Keterangan Decaa | 2025 | 2027 | 2020 | axas | 2000 | Pendapatan KE 3565 4100 4510 A.a8t 5467 Beban Pokok Pendapatan samp | 2asil 3205| ass) 4025| 4425 Laba Bruto z0r| aza) oo me| aszl soal tam Beban umum dan admiristasi 104 238 Puki 299 328 Laba (Rugi Sebelum Bunga, Pajak, Depresissi dan Amortisasi (EBITOA) aah asal seal oosssl tol 510 Derrosiasi 2 18 16 2 23 2 Laba (Aug Seoelum Bunga dan Pajsk (EBIT) ass) a20| a0e| oo ssa| ser| 545 Torsi Pendapatan (Beban) ksin-kin alel jo wi “wi Laba (Rugi) Sahoksm Pajak Penghasian asal see) as7| wal ss) 81 Meriaat (awban) pajak pengtasian 9 gan ol mu c2al cas Laba (Rugi Tahun Berjalan 12 308 287 332 AL AT Proyeksi Laba Rugi Tanpa Penambahan KBLI (Dalam Miliaran Rupiah) p-— rommengan — Jose | an2e | 2027 | 2015 | 2022 2000 Pendapatan tsas| aw) 3200| 33e0) 3s2s| Ara Beban Pokok Pendanssan 4z2| as) asee| 2725| 2esi| 3007 Laba Bruts z7) se) cos) sas| 6e7| 701 Beban umum dar administrasi 1oa| 205) 22 222| 2539| gan| Laba (Rupi) Sebelum Bunga, Pajak. Dupresiasi dan Amortisasi (EBITDAI ta3| 381 393 aral @s3| a86 'Deoresiasi 24 18 18 2 2 kal Labs Rugf Sebelam Bunga dan Pajak (EBIT) mal al 37) ae) «1 “ Total Pendapatan (Babanj bindain tr raj) (Pi 123) (za) (25) Laba Rugi Sobelum Pajak Penghasilan 158 s2| s3 see) ser| a00) IMantaai (beban pajak penguin ss /”yol ga PI MN 60j Laba Rug9 Tahun Begamn sas| 2r| msl 20e| 3202| 315 76
Page 78 OCR 0.484
2) Proyeksi Posisi Keuangan Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Penambahan KBLI f . Dalam Miliaran Rupiah) Keterangan Des 25 Toe Ed 201a 2018 ASET Aser Lancar Koe dan Satara Kan rap 183 007 871 1a7e 177 nuesias: jangan pendek P3 182 aa2 382 aa 189 |Piwang Usata 10 at 1438 1x00 1818 177 Piutang rateesi pihak ketpa- setn 13 am 546 504 854 Kl |Awet Kontra 400 226 Ba 559 72 Ta Uang muka suokortrakior- pihak ketiga s6 (3 - - 2 - Piutang Lain ian - pihak ketiga 1g 1 10 1 1 UI Biaya dibayar dia 9 5 5 5 5 8 Pakk disaya: di muka ' 1 1 1 1 1 Ami ide lancar pang divisi untuk dipan a 2 PI m Pl) PI Aset arca barca 8 8 8 E 8 8 | Bemlah Aset Lancar 2568 249 gara aoa6 aza 5.516 |Aser Tidak Lancar Iruesiasi jangka pangarg 327 27 - sar 1 57 Dipernita party dibatasi DENGAN 195 198 185 18 185 195 Properti iresetasi 7 ke Ta n » & Aset Tetap 108 197 16 “1 11 1 Meat Udak lancar aimnya KT 19 18 1 1 t8| Jurelah Asa Tidak Lancar ns 922 a26 2. Pal 220 (Dalam Miliaran Rupiah) Kemrangan Cecas | 2 gear po18 2028 2030 | HIABLTAS DAN EKUATAS LIABETAS Ladiltan Jangka Pendas Unang usaha 328 182 209 20 253 218 |Liatiltos kortrak - pihak hatga 312 288 (ie) 7m Tn - Utang toin - Iin -pihk kenga ' 4 1 1 ' ' Wang pajak sg 0 90 8 2 & Bekan masit harus dibayar aa? tag 1216 1491 1508 17 Utang ratarai prgka panjang yang jakuh tempa Lekakarm wan taun 38 2 3 E3 8 PI Latif dwateveai das imbalan kera 1 1 1 1 L 1 Jumlah Liabiltas Jangka Pendek 2973 2048 2330 1889 1733 ant Untan Jengha Panjang IUtarg retensi jangka penkang- diureg bagan Iyarg jatuh tempo dalam maki tahun 2 2 32 3 22 2 Jarinan sewa 4 4 4 4 4 4 Liniiitos diucatnrasi alas Iribakan kerja 1s 135 133 125 A85 158 | emban Linsaias Jangan Panjang 1 Kla m an an am JUMLAH LIABILITAS 2244 R21a 1501 112 zat 2.210 Ekuitas intactai 3 3 sat 3 Sai 2 Tembakan modal dksator s 6 2 5 - 5 Sada Loba Teah dhertukan pergpuraarapa » r tu) » " |Beum dtmrtukan penggunaannya 631 tag La Lea 27an Komponen ohuitan lam yel ine RE Rt co JUMLAH EKUITAS 1210 KE: 1295 2207 ama A10 JUMLAH LIABIITAS DAN EKUTAS yara 2295 sog8 5. 6413
Page 79 OCR 0.469
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Penambahan KBLI (Dalam Miliaran Rupiah) Deal To ox | 2 z0 EA 2030 - ira 140 ras 15 1a2a 22 182 Pi 32 32 351 2 1010 142 1084 1.149 1 209 «3 4. “90 417 ang 2 153 “5 490 51 sai Uang maka subkontrakkor pinek keliga Pi 86 2 85 ea 2 Piutang Lainiain pihak ketiga 10 10 1 10 10 18 Biaya citayu demuka s s s 8 s 8 Palak dibayar Oi muka 1 1 1 j 4 4 Ak Lia mna yafgg GNTYANI Arekah GapaNI 2 . . P1 - a Ae lancar Ban A| 2 & LI 53 1 Jumian Aset Lancar z8 z aza0 yaa «090 (Aaat Tidak Lancar mestasi angka panang 2 1 527 sar sz s2r Dopeote yarg dwajasi pargawnaareya 195 196 195 16 108 158 Proparti mmastasi 7a 3 72 n E 8 Tatap 104 107 t10 411 4t1 II) tdak lane lainnya 10 18 1 19 K3 10 10 lats Amat Tidak Lancar 29 yaa a22 229 Cah Yao Lana 301 soo 184 555 aan (Dalam Miliaran Rupiah) an Dac-25 | 2008 1 Eri 2029 ET KBS BAN Bar” Liame TAS Latittas Jangka Pendet Utasg usaha 128 ts 169 1 100 103 Latiftas korea - pinek kanga s2 - za Zi z7 c0a (Uang lah -lan- pat ketiga 1 4 4 1 1 1 Lung pajak. 30 29 20 a » 2 (Begin masihhans dibayar Na7 Ea 100 1001 113 1198 Uang resrsi joryka panjang yong jiuhtempo. (laka satu tahun 38 33 2 38 3 3 |Lbatittas diestimasi atas nbalan berja 1 Ki Ki 1 i 1 Jumlah Lintilitas Jangka Pendak zara tra3 147 4aa2 1023 211 Liasiltas Jangka Panjang (tang nennei pergka pmpeg- dikurangi bagan Yang jatuh tampa datam setstahun » 32 32 2 32 2 Jambe sen & a 4 & 4 a Liatiltae dioetiwesi atas Inbakan korja yag 136 135 4 K1 4ze | Junlah Liatditsa Jangka Panjang 17 ant Gta ar ar 17 JUMLAH LIREMLITAS 2244 taga 2018 Para zage 2201 Eruras Mecsl saham 3 ya 3. 3 3at 3 (Tenbatarn modal wear 5 s s 5 s 8 (Sean Laba (Teh ditentukan penggunaan bu m 10 m » » Betum tertukar 8. 106 1372 1.683 19 2261 Ikomporen etutas an KE coil At) ino) cas) jie) JUMLAH EKUITAS 1250 1407 1773 z001 2381 2809 JUMLAH LIABILTAS OAN EKUITAS saga 2481 2789 264 Asta Eri 78
Page 80 OCR 0.472
3) Nilai Tambah (Incremental) Proyeksi Laba Rugi Incremental Dalam Miliaran Rupiah) PETA —— aa Se Ga ear asog tang ren Batan Pokok Pendapatan « 377 yaa 992 KAL 1416 Late Bruto - “3 17. 27 21 an Beban umum dan soni melraai & 3 80 7. 98 Are Laba (Rugi Sebelum Bunga, Pajak, Depresias! dan Amortisasi (EBITDA) - P4 “at tt 178 215 Depresinsi Latu (Rugi Sebelum Bunga gan Pajan (EBIT) - 3 1 1a1 are 215 Total Pendapatan (Beber lari “ ts) 5) (3) Kej 1 Lata (Rugi Sebolum Pajak Penghasilan h selo n0al a33 see) 203 Manasi (ebari pajik penghssilan -|o da 2 2s 2 3) Late (Rugih Tahun Berjalan LL oa sa mo) “| Proyeksi Posisi Keuangan Incremental (Dalam Miliaran Ruplah Keterangan Deras a09, | 2028 ASET Aset Lancar Kat danSetara Kaa rweitas jengkan pordak Pisang Usata Piktarg eterai - pituak KeRga - seto Asa Kontrak, Uarg mika cibkentakar- pak ketiga Piutang Laintain -pihet ketiga lea Anna drka Bajak dibaya' di muka Asmat Li lancar yang did Urduk cijual rena Asal bara ks sa 333 Jumlah AsetLarcar Ane Tisah Lancar Ineesiasi jangka panjang 1126 irilah Asat Tidak Lantar ASET kAr-1 79
Page 81 OCR 0.673
(Dalam Miliaran Rupiah) Keterangan Dee-ae Pa 2027 2029 EL LIABILITAS DAN EKUITAS LIABIL TAS Uintilene Jangka Pendah Utarg usaha Liaddias kortrak. pihak kesga. “ Lionrgg beri - bnr pireub batigan 2 Usarg pejaik SI 2. & e 9 3 Beban masih harus dibayar - 80 10 379 251 Ki Lisniltos cewa " - - - - (krg eter jngha pajang yang pt 'empa Landa @hastirrasai atas Iribelan bargi 58 3 yag 10 - at 32 8 Lsurtan Lmbattan Jangka Pesuek " 130 433 817 7 229 | Linbiltas Jangka Panjang Unarg retensi jangka panjarg- ckurangi bagian yang jatun tempo dalan satu lahun Sararanaean 3 Lis iss diestimasi ses irabaran kara l 3 Juriah Labiitas Jargka Pasjang JUMLAH LIABILITAS - 380 “53 217 Tes sg (EKUITAS Moto saham - - IToweahan modal disetor - - ISato Laha Tatan dltantsan panggenaannya - 5 : - - - IDekrn sentikan zenggurmarnya. - 42 129 227 23 2-5 IKomporan #butise kain - - - JUNLAH EKLATAS 123 227 281 318 42 JUMLAH LABULITAS DAN EKUITAS 2 1 a07 846 1128 rasa Atas rencana penambahan KBLI baru, terdapat nilai tambah pada Laporan Posisi Keuangan Perseroan pada entitas induk. Nilai tambah yang terjadi antara lain pada: 1. Terdapat penambahan pada akun aset lancar Perseroan apabila ada penambahan KBLI baru pada akun kas dan setara kas, piutang usaha, piutang retensi, dan aset kontrak, Hal tersebut diakibatkan dengan adanya penambahan pendapatan akibat penambahan KBLI baru, 2. Terdapat penambahan pada akun liabilitas jangka pendek Perseroan apabila ada penambahan KBLI baru pada akun utang usaha, liabilitas kontrak, dan beban masih harus dibayar. Hal tersebut diakibatkan dengan adanya penambahan pendapatan akibat penambahan KBLI baru. 3. Terdapat penambahan pada akun ekuitas Perseroan apabila ada penambahan KBLI baru pada akun saldo laba, Hal tersebut diakibatkan dengan adanya penambahan laba bersih akibat penambahan KBLI baru.
Page 82 OCR 0.875
4) Tingkat Diskonto Biaya Modal Untuk mengkonversi arus kas penyedia modal atau capital selama periode eksplisit menggunakan tingkat diskonto (discount rate) dari kapital rata-rata tertimbang (weighted average cost of CapitalANACC), dengan perhitungan sebagai berikut: biaya WACC — (We x Ke) t (Wd x Kdi1 —t)) Keterangan: - WACC - We - Ke - wd -Kd Biaya ekuitas Weighted Average Cost of Capital Persentase bobot dari cost of eguity Tingkat pengembalian terhadap eguity Persentase bobot dari cost of debt Tingkat pengembalian perusahaan terhadap debt Biaya Ekuitas (oost of eguity) (K,) sebesar 23,6656 yang diperoleh dari perhitungan sebagai berikut: Rf B (Rm-RB : RbDS Keterangan: Kes Rf4(B (Rm— RfF)) — RbDS : Risk Free : Unsystematic Risk Risk Market Premium : Rating-based Default Spread — Risk free rate (RP adalah tingkat bunga bebas risiko. Risk free rate diperoleh dari website PT Penilai Harga Efek Indonesia/PHEI (dih Indonesian Govemment Bond Yield Curve) per 30 Juni 2025 dengan tenor 30 tahun sebesar 7,03”4. — Beta (PB), mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari suatu perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar secara keseluruhan. Dalam melakukan perhitungan beta, digunakan indikasi beta dari perusahaan pembanding sebagai berikut: 81
Page 83 OCR 0.872
Perusahaan Pembanding Rasio Beta Nama Perusahaan DIE (Unlevered) 4 sang Karya (Persero) Tbk 2.51 450,081 0,58 Nusa Konstruksi “ Enjiniring Tok PT 063 | 237790 0,53 Pembangunan 3 | Perumahan (Persero) 2.42 808,244 0,33 Tbk PT Wijaya Karya Bangunan 4 Gedung Tbk PT 1,83 2118386 1,07 5 | Nusa Raya Cipta Tbk PT 0,97 23,365 | 0,82 6 | Acset Indonusa Tbk PT 219 45.44 tb Aesler Grup Internasional P Tbk PT 0,92 0,004 0,92 Paramita Bangun Sarana 8 Tok PT 1,29 1,089 1,28 — Levered Beta pada tabel di atas telah menggunakan adjusted beta. Levered Bete dari perusahaan pembanding kemudian di- unlevered dengan mengsunakan struktur modal dari masing- masing perusahaan kemudian dirata-rata, Rata-rata unlevered beta tersebut kemudian dl re-levered dengan menggunakan struktur modal dari perusahaan pembanding yang mewakili pasar industri sebesar 251.1694, dari hasil perhitungan tersebut didapat beta sebesar 2,6332 — Risk Market Premium (Rm-Rf) adalah selisih antara pengembalian pasar dan tingkat bunga bebas risiko. Risk Market Premium diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan nilai sebesar 7,034. - Rating-based Default Spread menggambarkan kondisi ekonomi suatu negara, kondisi politik dan creditworthiness. Creditworlhiness merupakan ukuran seberapa besar kemungkinan suatu negara gagal memenuhi kewajiban utangnya. Rating-based Default Spread diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan nilai sebesar 1,374. Biaya Utang Biaya Utang (K4) merupakan tingkat bunga utang yang harus dibayar oleh perusahaan setelah pajak, yaitu sebesar 6.997 yang diperoleh dari perhitungan sebagai berikut:
Page 84 OCR 0.780
Kasi (1) Suku Bunga Pinjaman (i) sebesar 89695 berdasarkan perkiraan bunga yang dapat disetujui oleh Bank pemberi kredit dan tarif pajak (t) sebesar 2215. Struktur Modal Pada perhitungan cost of capital, struktur modal yang dipakai adalah struktur modal yang merupakan hasil perhitungan menggunakan data Perusahaan yang sejenis dan sebanding, dan dihitung dengan menggunakan rumus: wa D/E Ratio # DE Ratio F1 wemi—- wd Sehingga diperoleh porsi utang (Wd) sebesar 71,52 dan porsi ekuitas (We) sebesar 28,439. Tabel Biaya Modal , Indonesia Goverment Bond | Rak Inang (RN | 70996 | Yield, PHEI 30 Juni 2025 Eguity beta | Beta Perusahaan (proxy) B| 26332 | bembanding Eguity risk apa (Rm-Rf) 7.03”5 | Damodaran, 1 Juli 2025 Ke Ay sa (Ros) | 1.876 | Damodaran, 4 Juli2025 | | Biaya Ekuitas (Ke) 23.664 | Rft(Bx (Rm - Rf) -RbDS | Ka ni Interest Rate IDR Investment Bunga pinjaman Ko) 3,967 | f pan State Banks, Jun 2025 Pajak penghasilan (t) 22.004 Marginal Tax Rate badan . Biaya Utang Wxy | 6334 (Ka x (1-4) Porsi ekuitas eY 28,484: | ellerd) Ka | Porsi utai dh 71,52h | dilterd) 7.3 Net Present Value (“NPV”) Metode NPV ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax). Apabila NPV lebih besar dari nol atau menunjukkan angka yang positif, maka proyek investasi layak untuk dilaksanakan. Untuk menghitung nilai 83
Page 85 OCR 0.938
7.4 75 7.6 77 sekarang perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat diskonto yang digunakan. Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,7396 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5 tahun adalah sebesar Rp267.377.592.000,00. Hal ini menunjukan bahwa penambahan KBLI Baru layak untuk dilaksanakan, Internal Rate of Return (“IRR”) Metode IRR ini menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (eaming after tax). Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat diskonto, maka investasi dikatakan menguntungkan, Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 31,334 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,734. Payback Period Metode ini mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, dalam satuan waktu. Semakin singkat periode payback, maka proyek tersebut semakin menguntungkan. Berdasarkan perhitungan Payback Period penambahan KBLI Baru membutuhkan waktu 4 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana biaya modal selama periode proyeksi yang dikeluarkan sebesar Rp121,141.895.000,00.-. Profitability Index (PI) Metode PI ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax) di masa mendatang dengan nilai sekarang investasi. Bila PI lebih besar dari 1 maka prayek dikatakan menguntungkan, bila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 3,49. Hal ini menunjukan bahwa rencana penambahan KBLI Baru tersebut adalah layak untuk dilaksanakan, Analisis Sensitivitas Analisis ini bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya. Hasil sensitivitas menunjukkan bahwa kegiatan usaha untuk KBLI baru ini cukup sensitif terhadap penurunan incremental laba bersih, seperti terlihat pada tabel berikut: 84
Page 86 OCR 0.710
Ii Uralarn | Woresisi Mormat ea Ineramentai Laba Bersih - manurun NPV 207 377.280 200.800-012 MAAN 57.944891 ProMadaty Petaka 3 288 hh.) Ose| IRR 31200) 2,85 12665 Dn) Hasil dari uji sensitivitas di atas terlihat variabel sensitlvitas Incremental laba bersih yang menurun hingga 60”6 menjadikan tidak layak dikarenakan hasil IRR Negatif dan Profitability Index menunjukkan hasil di bawah 1, dengan catatan variabel lain tetap (oeteris paribus).
Page 87 OCR 0.943
BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN 81 Kesimpulan Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa industri konstruksi di Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 104 PDB nasional, didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital: pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar pada 2025 dan CAGR 7,501: hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat. industri ini menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga material (semen, baja), kekurangan tenaga kerja terampil, dan dominasi BUMN dalam perolehan proyek, sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan. Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru yang masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama Perseroan, Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada perbedaan jika ada penambahan KBLI baru. Sehingga Perseroan secara teknis mampu menjalankan penambahan KBLI baru. Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan berkelanjutan. Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun ekstemal. Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,739 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar Rp267.377.592.000.00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah 31,3346 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,73”6. Berdasarkan perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4 tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 3,49, Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan 86
Page 88 OCR 0.926
aspek keuangan, kami berpendapat bahwa penambahan KBLI baru dengan kode 42205 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, 42912 - Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 -— Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 - Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl untuk Perseroan dapat dilaksanakan dan layak, 8.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, Kami menyarankan pihak manajemen harus melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan sehubungan dengan penambahan KBLI baru dengan kode dengan kode 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, 42912 - Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 - Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengurus perizinan kepada Kementerian Investasi dan Hilinsasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal. Manajemen juga perlu memepertimbangkan penambahan tenaga ahli apabila memperoleh proyek yang memiliki kualifikasi tenaga ahli tertentu dalam pelaksanaannya 87
Page 89 OCR 0.961
LAMPIRAN SURAT REPRESENTASI
Page 90 OCR 0.836
PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk | BANGUN PEREADA | | 0evi Imentes It, biknen 1041) maket Phone KDI SAGARAG nu MIN S0 Vin3 Yiwnannga Iigifaae WR Kur tomat kekasaran No, 207/U,97/1X/2025 Jakarta, 22 September 2025 Kepada Yth. KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN Jl. Musi No. 38 Jakarta Pusat 10150 1 Yth. Ir. B D, M.Sc., MAPPI (Gi Hal : Surat Pernyataan atas penugasan Jasa Konsultansi Studi Kolayakan Usaha sesuai dengan Kontrak Ref. No. BDR 25P — 278IR1 tanggal 13 Agustus 2025 yang telah disetujui oleh PT Total Bangun Persada Tbk Dengan hormat, Merujuk pada perihal tersebut di atas, benkut adalah pernyataan dari PT Total Bangun Persada Tbk atas penugasan dimaksud urtuk menunjang keperluan PT Total Bangun Persada Tbk dalam rangka memenuhi Pereturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dalam Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka) tantang Keterbukaan Informasi, sebagai berikut: & Kami menyadari tanggung jawab kami untuk menyediakan informasi yang relevan, benar dan selengkap-lengkapnya, yang tersadia bagi kami, termasuk pengungkapan fakta-fakta material yang dapat mempengaruhi analisis Ini. Untuk mempersiapkan penerbitan laporan jasa konsultansi anda, karni talah menyediakan data-data dan Informasi yang dibutuhkan sebagai berikut: 1) Laporan Keuangan PT Tatal Bangun Persada Tbk periode 2019-2024 2) Laporan Keuangan Limited Review PT Total Bangun Persada Tbk periode 30 Juni 2025 3) Proyeksi Bisnis 5 Tahun kedepan 4) Detail List Aset Tatap & Properti Investasi 5) Dafter Rincian Kompetitor 6) Company Profiis Perusahaan 7) Akta Pendirian 8) Akta Perubahan Anggaran Dasar 9) NI8 10)Perizinan lainnya NPWP b. Bahwa seluruh Informasi dan pernyataan baik secara Isan maupun tulisan serta dokumen baik dalam bentuk asli maupun fotokopi dervstau salinan yang kami sampaikan kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan yang kemudian digunakan dalam analisis adalah benar-benar berasal dari PT Total Bangun Persada Tbk, lengkap dan sesuai dangan keadaan yang sebenarnya pada tanggal konsultansi sampal dengan dikeluarkannya laporan konsultasi. Cc. Bahwa alas Isi dan segela sesuatu yang terdapat danfatau yang digunakan dalam penugasan konsultansi, kami PT Total Bangun Persada Tbk memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan termasuk di dalamnya anggota rekan dan seluruh staff yang ada dari tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab (semuanya dalam bentuk apapun juga) baik secara sendiri-sendiri maupun institusi yang timbul secara langsung maupun tidak langsung terhadap pihak manapun juga apabila hal itu diakibatkan oleh kesalahan penyampaian dsta dan informasi apakah yang disampaikan secara vorbui danjatau dalam bentuk asli, fotokopi, danfatau salinan dari kami. &. Bahwa data-data yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada Thk kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan, bersifat rahasia dan diperuntukkan hanya oleh dan antara pihak-pihak yang terkait dan/atau mempunyai kepentingan di dalamnya berikut akan digunekan sebagaimana mestinya oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan sesual dengan Kontrak Ref. No, BDR 26P — 278/R1 tanggal 13 Agustus 2028.
Page 91 OCR 0.621
| PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk (a PERSADA | "edi, Ibemon Fov 106, inkstu NAM), unta Phoru: BU) 1646495 Fs IPII BAAAI borneo: les tanan top go € 001 keturunan Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk kepentingan Konsultansi Studi Kelayakan Usaha yang dibuat oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan. Hormat Kami PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk 2» nefap sangan PERSADA Tb Rasyid Daulay Direktur
Page 92 OCR 0.946
LAMPIRAN Laporan Posisi Keuangan Historis
Page 93 OCR 0.187
benyareoce |asotewosct |acovsnwcac |soscosze2z |ecesesoawe | eenzni20t Lasy Ho uni kaccsoete | Loweowvoe |vawosacar |oidoksses | vescrgzey | 2eg Ligue PEDUE Mepak Ig Gepuni 2oweezei Jones |isyeoree —Jooerigei to giga mest Rame seSU6 NE PAS) osawoeori Jeoasawani |eseece |gseooeis |ornwowei | gozosezri Ona ang panuananc (Tel iiwose |razcwc |cizmdi (im pessudag unty Tasaezese |osrewese Jorkei sec Jegeezee |eroiaeser Na na 1 1899| recisaor o|enreoses Iveceswer Jenewa Joss Jrezena ise1sama madotg| ooovorsei |oooooewei |ooooowesi Jooooooesi Jooovoseri Jowweoei PAkumsungtuad sejwap Bush opsodeg| sesrsruzs Iriwsersis Jismencizi Jero Jrecsszoo Pewarna Buekued ayla eyang | MESIET HOOL 4 I00| TosuLsosrt | iassessert | 2newocceyi | osisee coeg | sozeseeanz | eos vesharg JENEY YOGY MEPUAg | Irpcara aksen | GOKLIG keaeanZ Zaz2era 00r 225 kun TEA 1 esatiz Jaesisa HGU 2 - temp ymun cepuap Duet saung wepa Ian tar gaL 2 ba $. . - Tam IP MARGIP WEBoj| 028 PLTI A1 1893 tong 560 res 18 Gpp si9eLa e1rbap sekegp Aang) Ovo Laga 400 SOLEL A50 SG ph 2810299 OSE TBK Lp NO abon rena “ £ # - 53 GOR ISREVOI Weau @gan aed - Lang Lag Basri rawesess oJicseesas oJuweeowe Joswtstis Jastorzro Jereeneia Beng ud - mnyeiveyana Kan w Husen) Becaciree Jocasogiae Joorsosore Jeena Joraroez2 | enaoaosr Opa - Gan Ku 2 21 rara peraor tim EO0yaL IeEKuOg NPL Seat 35x Lageaecst oJassosrare Janrsesesa Jesioazss Joesoezusa | torvewrag (ajau - ren yetad — reuogas Buang muggirese Jooworkase Jurrarens loovenyoee Jeescesiea | tuwoogean ORA - BBNAN NPLKd tageaezi oo Jaresaree Iseveowasa Jeseosen Jesguacexa Doweree (SOpang YELAd Dem bang Ringgi lee o)orcececar Jamwenwea Jorvesoe2 Janrreeng | gewesgagi pepuod tags ran yon neyonosan Jasuzsuse Josoosero eoorware aoseooor: | z00tioen Dex aneG Usp SY PELET YOOY| LIS! aeang Ya t202 To et aa redreoa (HVIING NYNSIH WYIVO) 13SV 9202 INNF O£ — 0707 UIEWISIG |£ 3GOIMAd M9L YOVSMId NNONYS 1YLOL Ld ATNO INFMVId — SIMOLSIH NYONYNAY ISISOd NVWOdVT INVSIdWYA
Page 94 OCR 0.185
Torioycnee Josoterserc | oosweoveet |oovesezerg | oreoesozz | em-zsnzoea SN wa Mun Ian sawsari0su |anesasasyi | vemaoreson | 2orotwuseu | ccenocesan | serasa Sena HYIANF| kere tizg Ker tiz Ot (215 00p Nas payah NGeg yee) Neo 8262) up sepraga unvodwon| BOT GRI LL RS 201 CRL C0 009 00 App pEC 929 90r996'120 LO O2r Wal @uuesuniBusd Lewnuakn ump ondonyar oovooowe Joroaoo o Joogonnoz — |oowooooz —ovocooe ShuueeunBbarad wegmweng US 2901 onesi Bipeli Bepezar Ber atap Garuda BLr ZAP Ber ec y A00 POOW LENGAN || OK ORI LI KO LrE D0 000 1r£ 000 000 tr€ 00900014 OKTODT LE EUR (ROM swjinya| reason |acroootong | carsarasan (ost vurosst | aemnoozeri | santer RSI SuLnayn Wani BLU W8E bh WE POT blh Org IG ELh GOL 9GL Bah A0VO6r TOL OCE EDO IE Benbong sabung SenaU TURUN esercaei Juzzeeooei Jasecarsa Jiswsenzan Jaceoosuce | eoeoisuan lang ungergan sen pong seNETI| 209519 GO POR2 OKE 9056 00 LET Li 181 DPO Z twas uwunuer| pak One re Gan aga ze has caoap BeroLk Ts BIL NOS gw goe On Unyan TPG Wepep Odua uryal Tuk ve0o0 Wbutureyp -Duelued ebuel susu Daan Surfueg saver SEM Oseeeogo0c | sisusracet | zecoowrzoya |oosesease | Oieoli oper | Crg'gaerose” apung "beer meyagar yepung) Lag Beri (ono woo oooaye — |eontooe 2 Sbag uopguw see tem n5ap Segnen| Gigozsse osewsisoe oJaserez Jurworsa Deras Jectewea Wnusi njes uepen| dd uye Baek Duafad sus pusat Burn 2 : 2 cone em loe was se1rgen| oigcoooiwi Joserscasai Jznetacese ecsessese Jiosuseres Jarozisese ega sn Use upgag menraa Iseszowse oJorweioa Jesezeyos oIseasisan | rarsaua et Duran 909 94 peraga ze 107 Oa EL z6 sa Safinon yetad «un - tag Burn semarang oluneveoeza Juomesiw Jiovzrrese Jisowoeene | eeoereate ea pu - Yeo Sean eesnerGia |aswasingi Jowo Jisrasoa Jeasires Jeewensan #00 Pula eat al Lerz Bor Ceri Cerah (sepusg ud 2usan Dumang yapuag our SEyNger SWLINYA NYA SVATMEYN Seong yan To —- L14 Ta manag o— (Hvianu Nynsid WYIYO) SVLINMI 8 SVLNMISVII 5202 INNF O£ — Oz0Z MIIWISIO L£ 3GOMId ML VAVSAId NNONVS IV.LOL Ld ATNO LN3YVI — SIMOLSIH NVONYNM ISISOd NYHOdYI U NVSIdWYI
Page 95 OCR 0.947
LAMPIRAN Laporan Laba Rugi Historis
Page 96 OCR 0.218
Sz0z INNF O£ — 0202 WJAWASIA |£ 3GO01M3d MSL VOYSAId NNONYI WLOL Ld ATNO 1NFeVd -— SIMOLSIH IONM VEYI NVBOdYI WI NVSId NYA Siseccyi, |ezzezwanc |LowoeseiL | osgrsagya Gusyegkok | 9akooe'BoL NVIVTIS NNHFL VEVI (aux'esg 1) (cez-iset) (s8sz29 1 Mo19c2pt) (teyorgre) IY - LeseyBuag yeleg LPgeg)| oigsccpil | 2os9ezsz | cesivgsi, | Svaryorso Go|'Dowtol | Ore'6rgtil iga Gizoce yah oNersciacrh (ikekonsg) (101 PO9 IL) GPS ROLL (66 968 pi) mi Ge2rel62) oNurseciih Nersuorcah (leoweesrs) Jlciazezor Kel seese) Isu yeRj UR3 kesetaryah Kiopeweosh Keoesesash (lesesewos) leosuseem oo Kosi esa) UR) - WE UB999| Se02100L ip 26p'O0 902'09943 Log 967 Ez 201 LEG Gp Oso'cos'ze WSIAG - PLMPSISG BIMUAA XOXO1d BIT LL YpL Gp 299 127100 21c'20029 Oes'RgL 89 LL#16619 6E4 Cb3'66 use) - We| vejadepuad zerloverz | ssoeerokr |pisuzriat |orosonwei | oogsawan Oper FICEI 2106199 bapgzea 2210816 GR URL €9€21'0| #se1jsulupe Uep Uintun Uegag verenluad yayod uegag sasaudag zelioveec |nevecesic |ecggswza | caroiyori |sarersce | torto2asi VA1IS3| orescwokl Jusosyooc Jesesesosi Jarsgoniai Jareeoeol |aowsoeori Iseujsujwp3 Uep Winuun UEg8g jevosesedo vEgeg zo9eererc | Jegeri9 |zeszprece |sewvarzaz |iswoziloc | eli tes89c JO1ON CGEI POLOBr I3L 1 |Sroercocec |errecozsoc | sesali SLLi | gooieienel | P6 Er SEL Ueledepvag Yonod UE9S4 seseesoeg, | geogeeueee | or9ossore |osgzesusoz |esseagwasi | aro seg'o0z eyesn unjedepung z0 yang coz Eoz Toe Ko Oz0z medingsag (HvidnY Nyngisi WYIVO)
Page 97 OCR 0.955
LAMPIRAN Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Baru
Page 98 OCR 0.336
MN stw9 2893 8005 26EP Eszt Tire LASY HYIWNP oz6 16 26 z6 z26 616 JEDUBT MEPIL IOSY YEJUINP 6L SL 6 6L 6L 8L @Ayurej Jeove| Yep) 128Y bu bek tik Oli LOL rol dee ey! 29 69 ta zL € v2 iseisanul medold Set set seL sei &6L s6 #luueeunfifuad iseyegip Guek orsodag 126 126 126 1zs 425 126 Buelued eybuel iseysanuy JEDURT MEPIL PSY 9093 09" 580 j7 43 Leg Pend IROUET YOSY UEJUINY 8 8 8 8 2 8 efuu je JEDue I2SY (ea k Uz k ha Iz (snp anun Dmulp Buek seduej yepg 19SW| L b l Lk bk , 2unw Ip sekegip veleg s s s s s s Bawip Jekegip BAK oL O “ os ol ol 25yay yeyid- ulej ure bueinig $ ki $ £ 9S 98 ebay yeyid - sapfeyjuongas Ban Guen 262 cz 889 865 025 06 YENUOY JAS Let r99 #09 6pS Lp 9€£ O19U - ebgay yeuid - Isuajal Guegnid Pan | 9191 69pl see Laki 885 Evesn Buginid C86 z8€ z8€ zee zee z8t yapued eybuef seen Let pict leg 05 6gi 8r9 Say mejas Up SY JE9UE 78Y L3SV ozot 620C Bzot Leot 90 se-veg vebutinoy (HYIaNg NYAV IN WvIwa) LISV 0£0z MISWISIG L£ - SZ0z INNF O£ 3GOIM3d MAL YAVSWId NNONVS 1IVLOL Ld Navg IN9M NYHVAWYN3Id NYON3O NYONYNAM ISISOd NVWOdYT N NYEIdNYI
Page 99 OCR 0.226
1999 9005 et sIE rar T EyIANa Wa Sy Tevi KV mani Bt tera 9684 ata Ceri SVUNYI KY MN (11) (eni (Ep Tar (Eu VIC1 SEO UBLO GULA Bca dog oari set ee @uuseuniGuad Leyuslip UH Oa at “ Ol Ox museeun6Bved UEMIIENIP UBAL 2907 omes 5 s s £ Pi KORBAN POOL LIPLIROLIRI ne » Ls Ie LL Unyes (ePON SYAI C36T kata tosz Lita Pucaa SWLUSYT HY AN (ea pain pi Tt D3 Duefucg eaCuer sem aerA Yew — Ter sz ser & Ulsay unegaan saya SeLsap SEpKIETI , r & , , Ema UELKLeT K3 & z6 Te - unaan MOS woyop Odharan una Baki uni6eg (buwnyip -Buskied #xCuel muak Bugin Gvelueg #15uer senpgar) Zea osea ost cra cet mapun TM BUP SEMPAT UM Tr Tr Tr T ban KeR gpu Sae KEMENP SENNIETI oa (3 ve “8 - Uu mes uap) OOkuan (pyat Dunk Buetued #ySuef uan Bur x » Emas SE)NIETI Oei tari sit Lu dua JRKOGIP STUDY LEAN LRISG os 08 06 ye ki wnlod Busi t t 4s & k #Eiyan enyid— uye - .iey BU BA yag Ope Eza 385 2s 1Bnon senpi - season senan| 0 ora oz Tel at uan Bung repuag Oxh use seupgan| Sr uguin SVLINMI NYA SVLIMISVIN) osoe 6202 to ixoe KO ge3ag UebuwajaN (Hvidna NyaviiWw Www Tya) SVLINMI 8 SVLITISVII 0£0z MJAWASIG L£ - S202 INNF O£ 3GO1MId M1 VAVSAId NNONVI WWLOL Ld Nuva NIM NVHVSNYNId NYONIG NYONYNAM ISISOd NV4OdVT A NYEId NYI
Page 100 OCR 0.954
LAMPIRAN Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Baru
Page 101 OCR 0.298
WL6Y SSS pat 062 vgre vire L3SY HVIWNP 0z6 126 F6 126 226 616 409UE7 YEPLL 18SY UEJLINY| 8 GL Gt 8 61 8 ehtuyey 1s0uey yepa IOSWI HL kb bk ot 204 poi Gerak 10SY 19 69 (23 Zi €2 bZ ISEISANUI MEdOld 564 sel S6L ss| sel s6L #fuueeun5Buad isereaip Bue/ opsodag US 126 ras LS 128 1zs Buefued eybuef iseysanu 42DUBT YEP|L SY so pege ore 9992 Geo 993 189UET IOSY YEjung 9 8 sg 2 E B SAJUTE ILOUE JASY Iz kz uz La Lz Iz peni smu pijtump Busi senuej ep) |aSW L L L k k L ey Pp sehegip eled s s s s s s eynup yefegip afeig Ol Ol ol Ol ol Oo @5poy xeyid - ureyurey Bunyi 9s 93 95 99 9s 9s eBay yeyid - senyenuoygns Emnw Luer Ips sig OGp L9b £Sy Osr MEUOY 12SY| 95b Zlb OS scp slr es ajau - ebiyay yeyid - isuajai Buenid 2024 6rll t601 ZrOL olot 865 eyes busi CBE zat C3 T8£ Z8 Z8€ yspuad eyBuel iseysanuy zcel SL0L €cl 9rb 6zL 69 s8) BlEjas vep SBN JEJUET JOSY LaSV Oogoz Z0 8z01 no go sz-ag vebumnay (HvIanea NyaviTiw Wv Iya) LASV o£oz WIIWAS3G L£ - $Z02 INNP 0£ 3dOMId MAL YAVSMId NNONYS IVLOL Ld N4YS INSM NVHYEWYNId VdNY.L NYONVNAY ISISOd NYWOdVT IA NYSId NYI
Page 102 OCR 0.204
IA H6 gag Tar oez€ 19 Tirt SELINYA NYO SVLNSWA HV WAT | Tae Teh i6rr BE SANA HVwar| KENI lega ai 206 oz tee Ld (CN ot ox 1 ro ET3I KO (ai) UI FAN LBUOOUON| tis asa ice WuunyunbSued vaywanp uga at 0 oe OkrO0unOCuod LayYusup URL ERj onesi s 5 Pi Jayonip jepera2 una || 3 ig ira wenyen epon| Swing 0 rat aa SWA WATT MY IMUNg| bak Le Ih jan (13 Benua mBuer semager Mmunr) #85 Ci ex Tega Te Kan Cal Aban va egaa See SeUnap SEO La r " 2g MEMNUIG| 2 ze z ory roww cunnpep Seluag urai Ore Usibea Kuerip Luslund #abaa ML Sun Suolueg eabuar Sea der KN tgt Yapuad TNGUAr SANG URLUng Kao 155 tan Tr F May ungega SET PSR NSOIP SENNGOT .. ” P3 unyej mes men dug umnef buat Boefuad Sibuel Sunau Human Ca2e SENAR s0 ra0 teki J0kog1p enuey yss upasg 08 3 weted uan , L r #SMan yaa Lg uneg Bur ses 0g ce 20an sewa - MEMUON BEN AT 8 (SL Pa me un Kapuag cabuer sUaNA SW OMAI SW LINYI NYO SLAWI 120r 10 91229 (Hviana NyaviW Wyiya) SVLINYI 8 SVLMISVIA 0£0z NJAWASIG L£ - $202 INNF O£ 3GOI3d M3L VAVS4Id NNONVA IVLOL Ld NHVB INGM NVHVSWVYNId VdNVYL NYONVNIY ISISOd NVMOdVT NA NYSIdWYI
Page 103 OCR 0.936
LAMPIRAN Laporan Posisi Keuangan Incremental
Page 104 OCR 0.263
Yr 92k z09 zee Lela Era se Tez ssz Lord OLS 56£ s0e z6l 1gp 6sc #9 rs) Li sr tel OzL £6z TTM , Oo L3SY HYIwn 189UBT XEPIL J8SY UBIN Bikane| seouBj YBPN IaSw dejaL jas tsejsarul yadoid ehkuseunbbuad smRgn Buel apsedag Buslued aybuel Kesan IROUET MEPIL 1OSY| 289UST SY Kejang @AJurg sebum josy tenlip ayun pipmurp Bush sesuw yen jasw| Bapu Ip sekegio weled Suap jekegp efeig @6yan weuid - ujar UjeY BuErnid ebaan yeukd - Jomsnboygns Eynw buen HENUON IOS au - ebigan yeyjd - jsuayai Buegnidi PuesA) Guenid wepuad exbuel IseS3nU SEY BIEJAS VEP SEM J89UET IOSY 13SV ocot gzoz Izot EA st» uebueney (hviana NYAvITIW Ny Iya) LISV 0£0z NJAWIS3G L£ - SZ02 INNF O£ 3GOM3d MAL VAVSMId NNONVS 1IVLOL Ld TYLNIWIYONI NYONVNAW ISISOd NVYOdVT NIA NVSIIWYA
Page 105 OCR 0.226
nh sye SC 1 99 1 Let 11 tw 806 219 ox oez ar “2 SWALINYG NYO SVAI VE KY AA! SWLNNI KVA Uh SEKEN LD ShovasundiBusd Len aup Lana) Ruben Cuad UEYIR.aNP UEA | 2281 opres JANSP PPOW UR OLI unyas pos) svunya SWLNSYA HVIWNF | Gunfveg caDuer sowpaern Yosung)| Olan Unpegun Se LELE PNS) Wee matur UI RS Urrpp odLua Lrnef buad| um6ng (bucurapp -Buejuad UxBuef susan Gukarn| Buntung wxOuer senpasT| yapuag (Buser sespgeri yauang CO Ve ELA LAN EN IPA PENNGO| Arun Net Lp Oekuag urai Gue Cuekied #1 Ousf tawa Lugn 06001 Mou - KOP ANTA gan Bumn) kapuag @4BURr SEMAR SL SVAMNI NYO SWLAYI 6202 s09 vebuwajaN 1202 (Hvianu NYAvI Tw WyIya) SVLINMI 8 SVLMISVIA 0£0z NIIWASIO L£ - $202 INNP O£ 3GOIId MS VAVSAId NNONYI WLOL Ld TYLNIWIYONI NVYONYNAY ISISOd NVHOdVI XI NYEIdWVT
Page 106 OCR 0.953
LAMPIRAN Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Baru
Page 107 OCR 0.384
Lp Leb Z6£ 152 60£ Ecl vejehag unyej ((bny) ege1 (en) Ikedn) (on) Go) (29) (sg) uepsey6uod yefed (uegog) peejue LL9 £S9 205 .Sy 9e£ BSI uejseubuog yeleg wnjagas ((6ny) ege7 (ge) (pe) (Lg) (g2) (s2) (U urerujej (uegag) vejedepuag jEjOL 6p9 189 pes 98r Ozy g9L (uga) xefeg uep ebung wnjagos (1Bnw) ege7 Ira €c Lc 8L Bl rc seiseidag 019 019 yss #os Bb ce (vali93) Isespjowy uep jsesadag 'yefeg "ebung wnjogos ((Bny) ege7 Tae sze 26z Ie ag bol IseNSAIuIpe Uep Wunuin vegag vco Jeec zs8 S2l v19 16z oynag ege1 Gary |Jecow Jisoe Tczce Jisga Jae uejedepuad XOYOd Uegag Ly S 196p OLS 001 & S9SE 6981 uejedepuad ozoz 6z0z gzoz 1202 ozoz | sz-seg uebusiaya (Hvidn NYevITiW WyIya) 0207 MAIAWASIAA L£ — S202 INNF O£ 3GOIM3d M9L VAVSHId NNONYS WWLOL Ld NYI IIIM NYHYAMYNId NYONIG ISMIAONd IONA YSEVI NYWOdYA X NYEId NYI
Page 108 OCR 0.954
LAMPIRAN Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Baru
Page 109 OCR 0.384
6i£ z0£ 992 s2z 19z cal uejehag unyei ((ny) egey tas) (3 Tg (82) (G2) (cs) uejiseySuad yefed (uega9) peejuew 60p L8£ 69£ £s£ zr£ 891 ueyseubuag yefeg wnjogos ((Gnu) egey (az) (rz) (cz) (ce) Wa) (un) ure-urej (ueaag) vejedepusg (ejo1 tep Lb z6£ s1£ £9£ g9L (1193) tefeg uep e6ung wnjagos (Gn) ege1 lz (YA lz 8L BL pc sesadag 9Sr £Ci Cr ce Lae tel (wauiga) :sesnowy uep (seysaidag “efeg 'e6ung wnjogos (|Bnu) ege7 Src Era ccc KATA 902 bOL Isensjujupe uep Linu Uegag boz 199 s9 509 989 L6C o1nag 2ge7 200 Lage set 565 bLsz Cet uejedepuad X0YOd UrGOH soze Jesse Josee Jooze Joore Jessi urjedepuag ozoz 6zoz gzoz LzOz 9zoz | sz-oeg ueBuriayay (HVIdNY NYSVITIW WyIYA) 0£0z MAIAWASIA |€ - S202 INNF 0£ JGOMId MS VOVSWId NNONVI IVLOL Ld NHVS INSM NVHYSWYN3d VdNVL ISNIAOUd IONS VAVI NV4OdVyI IX NVSId NYI
Page 110 OCR 0.950
LAMPIRAN Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental
Page 111 OCR 0.186
1 arc id C1 Ka Das 1er Use Iran COFPOE GL GI MI IL SES VGUEa SEL BELT sralh Yosua aga an any Al Tin zero 010010 zeuga esa A0 00080 una angel pete karna sarah Ines Mery » oz Duga Pu ag kena Os" oz ke 0 U Dn Tai Den icoee Tas i0w3s Tosenati (EN) Wara rey ana BE Goa TT Kano Gi “aa “ore BNN Tera 1567256 Savage ZxVoeI9 Issaran mass sz abungag duen Wungusd| 2: 5 , 5 :. #sesandan sergares Dir asal tesrsetoi | sgezoew SSL AOO TP egelsag uruga Ofingh Cg (Ea 196 5 Ge kere DOoPoE Ie bei eka Lena CEvBeL ac Gamal mrutaser oo |sveyeeyos K01 120 yekag uanyogog (Snejh One) Gea Dag Be € Dinere SS 929 LERdIet uefoenan agan Wcbarpia Siratosh Izaguscuri oo |erosusa BG YEWLS 163) - - - : : (sesadog ygiagria #uanroneh rayuarur oo Derotaguss sempEn ta vaisa Sar SaNSLI Bali To Teeuinas mayeaiae IEEE Lupe Usp LN Leg PeLaOre par On UiZ woeiacekZ oo Janwiarore oo Jera arus aci Garaar Olh On ln 261 Cr KE GCOBLOU2I kags01 42c UAROSPUAY ADM UNO oacecaerei oo Joooueeeeri couscesrit Joooosewea | coveoosew 2 Aeepuad Opae C4 Kan Ian toe saat pete 0£0z YISWISIO L£ — $202 INNP 0£ 3GOIMAd (Hvianw Nynsik WvIva) M9L VAVSMId NNONVS TIVLOL Ld TELNIWIMONI ISMIAOUd IONY VIVI NYYOdVTI IX NYBId NYI
Page 112 OCR 0.964
LAMPIRAN Daftar Tenaga Ahli Perusahaan
Page 113 OCR 0.193
june Telah YASUNYYI LOAOUd TI IS Ouesai meueopisj Srinsuoy Uewsterai UBRESN Duspig Swejn tu Ewean NAS e YIOYNYW LOITONd “TS vemsuneg Aoa SAasuoy uswslcuek Usgyeay DUsAg RUeIn TU PILAR YaS C7 HADYNGW LOzrOud Aampuuaj owoig (SAASUOy Urusan UenaYy Busa USIA IU) Puan Has 8 DADYNYN Toarosd TS Tuner nasi BAG SAAEUOY Ustafeueyy veruray Doepa Suneyn sun EUlsin Yus z 44440 3SH IS Suengy ungon fuueg Tennnsuog £x 2Apan ang) Apayy MMS (14 YSSUNYA Lsroue Ta 13 anetes ai mewieg TEpUeo0Y (3 Puan are) Puan NAS cz 43240 ISH LIS 'penj jie Juw| TEWUNSUGN €M PUREWN ML BULIEIN HNS pe TAHUN WAINO INN angaa Yany Tuan Tu SOS P3 PUN AN CAN NAS Ec PeroEr IWT Teneg pikes Ta SO0n EM PUN Ig SWEIN NAS ze TEOYNYN MO53ANOO TS Sel vena) Jokaning Apn O BULAN Ik) EWIEIN NAS 1 SOWNWI SONv HNSSY AL Tong TS W opeupy tenang TAsuoy AW Wusfesay Wasis Ip ewein NAS oz VIS BSOWNYN ALIS IS Tezgy UAU3| ugusy AW usu WaNis Aw CUein YAS BL U3OYNAN LOIFONd AA Tea Ie Ai Mus BUsKUGA UAyean Dae PLAN Iv Rusia YaS BL BSOVNGN JOaroud TS Oueka sad Wuku Tes Dena tuan en uan IS zt H3DUNYN LOArOEd WTS SusAes Ga uoua AN RSY MUSETA UNUeey Dubpg SUrAn IL) Push NAS Ss B3DYNYN WEaNBO "H Oesng amneg Rope ane unjyony Buopig BLU Ig PURIN MAS GL IM HIINON3 JUS EL sa EN PE He DS vi SWA LITUNAN ANIS PE EL NS & 3 SIIVNGN IIS LES Tewepi 1pay! Ba rta Tyinsooy jejupara Iuy| PUS YiS - AM 23OVNGW JUIS LS Oweliay UEMEn| Bunpsp semntusg BU bera Yup) Puasin Has " HADYNGN LIAT OUJ TS prgueg pnuesi Bunpan veunbueg wo SWEIN ML) PAN WS O SAOYNAN HAANID Iis Bungo vennbees MO PUN Ig FUI NAS 8 VIS BAOUNGW 4S TS pogurag Tun angen venus apl e wan In EL Has 8 BIDINGN MAINIO H oweupuy Tppa1 souwuoA) Bunpan veunboeg Kaya SU Tu Eun MMS & HADYNYN LO3rOHd LW 4 UBMBUNG JONI Bunge9 Ueunbueg Mega BULE Ig PUN HNS , TADYNGN Toar oud TS Sepue, Dunosn venniuea SL ewean Ine wan Has 5 HIOYNYW ONYIBNIONS TS Reuni BAnS 213 Bangag veinbueg Wuyai Swsin Tu CL Yus Ka BADUNG LdArOdd I volug pEWSYONA Dona veinbueg wunoi ewe Iu Puan Yus E DIOYNYN LOSrOBd BVW TS vemenas Anej ujan Bungas ueunbueg wunal BUSI Mg EDAN YaS z HAOYNGN LO3rONd Te we Dungen uesnbuea WuN3 1 EWEN Tg PWI YNS t vepeter IVos Bueboweg usmetey BuEN ISENIU OS BWEN penbungisannuas siar ON) M9L VAVS4Id NNONYS 1VLOL Ld ISNMNYLSNOY IIHV YOVNAL HV.LJYG IX NVHIJWYI
Page 114 OCR 0.191
NX HOUNYN LOIrONd IW LS vemejuiny page Bunpe Upondue Yna Sein IUy | PUS 3 SIOYNW ONISI3NONI TS Surga yes eOBU Bunpss usundues Mual PUen tj Puan Es DAH 1030 TS cunej org) Bunpe9 ueondueg Kue Ewe My) SUN Bs ASN 9 TW LS Araonjunpeo UsunbuEg Sya SUOn ESEARYO 4 PWEM Ily | SUN 28 B3OVNYW LO3FONd 1S Prglusg PNURSI ISWLNSUOY EM EWBI TAY| LURIN Ea BIO 103rOud IWIs Sons MAY G3 PITEk ag Buih 5c T3IVNWA LD OB AWAN AN PONUEUBIPIA D0 Ya ISNTLISUON EM BWBNT JAN BUIRIN "5 TN LO ON Auei peya Teyaisuny EM Ewe AV EWEN Es TN Loaroud IT Teweng eni TAMAN SUON EM EL AV SUIEIN za YON LIAT Odia BYW LS oyopus TENEUNO) Tag sUny 29 EWENn JAV BEI 1s USOYNWI 193rOUd TTS owekieli 213) TSAANSUON EM CLEAN AV 3 YEON LIarOud TI usuAeg H Ann) TAN UD 2 PLAN IV 5y SSOYNYN LOATOU IV veneung pny Anang ex LE JAV, Ez HSDYNGA LOarOud EV IS venenes Ans snupsry TAU EN Puan AV, Tv HADUNYA LOSrOud IS Susupuenn Tes BAIpy| TENTUISUDY EYI BULAN ILY) El 5 YSANON3 2115 TS Keanpug sora | Bunpeg Ueunbueg jaasupy PPPA SARA LV Ez EM EEEN GEN TTS Muenejurg #elog| Binpa9 Ueindueg (SANSLN MDA BABEN Iu) vb (—namanaas bi Er SIANDNA YO F2 Tr Or 6 Ea z ES & " EE & 3 EEEBEN KEP Ee BN UE BOAAMMNS ALLLNYNO PE Jokaring KijivenO CAPE IN) HOKAAHNS ALUNYNO TI euepeng UeH Sy Takarunis Anus BASA TU! HIINSNAVO TW 5 venerAvos| —SusuoY nu Iewalesea Wwapas BAP Iv | BSDYNGN JONWSNSSY AL IV IS mw orssed TANSUO TYW USwSUeA Was (Nay) KaDuNyA JONYENSSY AL WI Topan P3 Mangan MA UOWSEUGA Wars IV TON ONYINIONI PA en Ae IR TSI HSDENY Tosrond IS Opa un TSnsuoy bewereuan Lemeny Doepig Swein ILY (GMO) VIDYNGA LO2TOUd| (TS ser Aunur AAU BUSA Temen Duepig WEI ILY YSDINYI LOArOnd Tw Ls dong emusuoy uewelevan vemeay Buspig CWEIN IL NIOUNYN LOAFORd A UE PENA SNN SUOy USLNGTEUEA UEwea» Bospig EwEIn IUW | MSOGNGN LOar OH BY LS oepurg veneing |SYnnsuoy UewsreveN vemeay Duspig Ben TU uryeger bos Buebowog Uswekuny ELEN| KENUMeS BWeN hebunjsannes suer on) 494 VGVS4Id NNONVA 1VLOL Ld NYLNPNYI — ISANSLSNOM INHV YOVN3L HVL4VO IX NVSIdWVI
Page 115 OCR 0.212
NVLNPNYT — ISMNSLSNOM MIHY YOVNIL UV.LJVG MIX NYSIdINYI BGT VS B3DYNGN 3S TS wa Suayg Pu Bunpag ueundueg wure BApaw Tuvi BAPER Ya z “WS HIOYNYN 3LIS TTW IS opesns snty png) Banpog veuidieg mua BApey Tu CAPE Yas 1 ULS YIINONI ALS Iw Ts umuj Bunpa5 vetdueg wura| EAp3N Rw) EPS Has Oz Sev BIaNENG ALS IS sandoypy CUUEy Bunpan UEUnGueg Saba BIpBN Suw) CADEPI Has 53 BISUSaNDN3alS oo IWTS WSps vetos Berurumikg, Tanpe3 usundusg wire BAPBN Tu BEBAN Has 2 HIS HAANEN3 ALS TS bepus Bnpy (ane Eunpas veunburg mei Spaw Iv) SEN YaS F1 Gd VS BASYAWN JUS Ta moreny ray usg) Donpao Ueunbueg masi eTpaa an) MPAN YAS & MIS HISNIONS IIS HS UPN MUIRU Tampa teundueg muse CAPE Sipen MAS 3g VIS YASYAWN ILIS TES Sun ipeh desy Bunp35 Ueunduea Hua BAPBN Tuw) BAPEN HNS "3 VIS YIONYA 3S I SO0ONg Bunge9 ueunBusg MP1 EUen Aj PUN HS B1 HIS YIINION3 ALIS AN ee Tunged vembua MS UEA Aw EU MS 3 HIDUNG LOAFONd “TS oyomeig ApuaH| “Dunpa9 veunbueg Wwe Euein tu) PUS SIS 1g vereger | Jownsos bueBonog uswetuey eweN| "SENjNAOS BUEN Wi apsenynsos Suar ON MSL VOVSMId NNONYA TVLOL Ld
Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita
p.2
unresolved
org
KJPP BDR
p.2 ×11
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.5 ×8
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita
p.5 ×8
unresolved
person
Ir. Benedi
p.5
unresolved
person
Timbul Nauli Nainggolan
p.7
unresolved
person
Bimo Suryo Atmaji
p.7
unresolved
org
Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
p.12
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.12 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
Menteri
p.12
unresolved
org
Menteri Agraria dan Tata Ruang
p.12
unresolved
org
Pertanahan Nasional RI
p.12
unresolved
person
Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita. M.
p.12 ×3
unresolved
org
Adi & Rekan
p.18 ×2
unresolved
org
Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa Adi & Rekan
p.18
unresolved
org
Wajar Tanpa Adi & Rekan
p.18 ×3
unresolved
org
PT Tjahja Rimba Kentjana
p.21 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.21 ×2
unresolved
person
Hobropoerwanto
p.21
unresolved
person
Rini Yulianti
· Notaris
p.21 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Kencana Jaya
p.21
unresolved
org
PT Jaga Bangun Persada Komajaya
p.21
unresolved
org
PT Bumi Permata Pratama
p.21
unresolved
person
Total Saham Jumlah Kepemilikan Ir. Lio Sudarto
p.22 ×4
unresolved
person
Ir. Moejjati Soetrisno
p.22
unresolved
person
Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto
p.22 ×2
unresolved
person
Viliana Komadjaja
p.22
unresolved
person
Drs. Rusdy Daryono Sumber
p.22 ×2
unresolved
person
Janti Komadjaja
· Presiden Direktur
p.22 ×2
unresolved
person
Tt. Saleh Sendiko
· Direktur
p.22 ×3
unresolved
person
Ir. Rasyid Daulay
· Direktur
p.22 ×2
unresolved
person
Drs. Rusdy Daryono Anggota Ertin Setiawati
· Ketua
p.22 ×4
unresolved
person
S.E. Anggota Lioe Fei Ling
p.22 ×3
unresolved
person
CPA.
p.22
unresolved
org
Bangun Persada Tbk
p.24
unresolved
org
PT Total Bangun Persada Tok
p.25
unresolved
org
Bank Indonesia
p.31 ×9
unresolved
org
Bank Indangala
p.34
unresolved
org
Kota Nusantara
p.38
unresolved
org
Milik Negara
p.38
unresolved
org
Huayou Cobalt Co., Ltd
p.39
unresolved
org
Indonesia Battery Corporation
p.39
unresolved
org
Kota Nasional Nusantara
p.41
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum
p.43
unresolved
org
Kementerian Perhubungan
p.45
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.47 ×2
unresolved
org
Wijaya Karya Bangunan
p.54 ×3
unresolved
org
PT Total Persada Indonesia
p.68
unresolved
person
Ir. Moeljati Soetrisno Ir. Lio Sudarto
· Direktur
p.70 ×4
unresolved
org
M.T. Sumber
p.70
unresolved
org
Karya (Persero) Tbk
p.83
unresolved
org
Gedung Tbk
p.83
unresolved
org
Kementerian Investasi dan Hilinsasi
p.88
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal. Manajemen
p.88
unresolved
org
Tatal Bangun Persada Tbk
p.90 ×2
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan
p.90
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuapita
p.90
unresolved
org
PT Total Bangun Persada Thk
p.90
unresolved
org
OSE TBK
p.93
unresolved
person
Tu SOS P
p.113
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
5839 ms
13 Sep 2026 15:03
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}