Skip to content
Back to announcement

20251016_TOTL_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31967975_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review TOTL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 115

Page 1 OCR 0.957
Laporan Studi Kelayakan
Penambahan Klasifikasi Baku

Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT Total Bangun Persada Tbk
Page 2 OCR 0.809
Dg Bidang Jaso : Penilaian Properti (P) don Bisnis (B)
Rx Wilayah Kerja : Indonesia

Kantor Jasa Penilai Pubiik
Benndiahas Degan aka Kanaan

KMK No. 698/KM.1
Surat BAEPAN Wc, 3

Jakarta, 15 Oktober 2025

Kepada Yth

Direksi

PT Total Bangun Persada Tbk
Jalan Letjen S. Parman No.106

Kel Tomang, Kec. Grogol Petamburan

Jakarta Barat 11440

Hal: Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT Total Bangun Persada Tbk

No. Laporan: 00332/2.0103-00/BS/03/0121/1/X/2025

Dengan hormat

Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada
Tbk ("Perseroan"), suatu perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang
konstruksi, yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman No. 106, Kel. Tomang,
Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11440, mengacu pada Proposal Ref.
No, BDR 25P-278/R1 tanggal 13 Agustus 2025, dari Kantor Jasa Penilai Publik
Benedictus Darmapuspita dan Rekan (“KJPP BDR” atau “Kami") kepada
Perseroan, Kami telah menyusun Laporan Studi Kelayakan Penambahan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia ("KBLI") baru dengan kode 42206
— Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana
Sumber Daya Air, 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan,
42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi
Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas
Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 —
Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya,
dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl.

Laporan Studi Kelayakan dengan No. Laporan:  00332/2.0103-
00/BS/03/0121/1/X/2025 merupakan revisi atas Laporan Studi Kelayakan
dengan No. Laporan: 00319/2.0103-00/BS/03/0121/1/1X/2025 sebagai tindak
lanjut atas Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor: S-479/PM.023/2025 tanggal
30 September 2025.

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi
pernyataan bahwa penambahaan KBLI baru dengan kode 42206, 42911,
42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929 oleh Perseroan
seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
("POJK 17/2020") adalah layak atau tidak layak

Bidang Jasu ' Penlatan Properti dan Bin (PB) aa 18 Oicdone — Gambit Jakarta 10136

Telo.“ H21) SAMEST7, 3518414, 3516235 R, 3819146, Faw. « (021) 3450648
WWobosite - waru bi

Surabaya» Bidsng Jasa : Perilikn Properti (Pj, Yep » (OT) #7R2K2
Makagcar : Bidang Jasa : Perilaian Propsed (Pj, Islp. (0

Median : Bidang Jasa : Parilaian Properti (PJ, Tak

Sukoharjo : Bidang Jasa  Peniaian Propert (DI, Tap | Eamait  sukohirp@toros
Denpasar : Biang Jasa : Perdaian Proparti dan Bisnis (28), Talp, : GM 9890488. Earall : hakfbbdron d, Infogibar-bsfi com
Page 3 OCR 0.942
Dalam Studi Kelayakan ini KJPP BDR mengacu pada (i) POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal (“POJK 35/2020"), Iii) POJK No. 17/POJK.04/2020, lili) Kode Etik
Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi VII — 2018
(SPI Edisi VII — 2018), dan (iv) SPI Edisi Revisi Tahun 2020

Latar belakang Penambahan KBLI Baru yaitu Industri konstruksi adalah sektor
strategis dan vital bagi perekonomian Indonesia, yang perannya semakin
kompleks seiring pesatnya modemisasi dan tuntutan pembangunan
infrastruktur berskala besar seperti IKN. Perkembangan ini mendorong
munculnya spesialisasi layanan konstruksi yang signifikan, termasuk
pembangunan fasilitas teknologi tinggi seperti pusat data (dala center,
infrastruktur energi terbarukan, hingga layanan manajemen proyek yang sangat
bergantung pada teknologi digital seperti BIM dan kecerdasan buatan (Al). KBLI
yang berlaku saat ini cenderung mengelompokkan kegiatan-kegiatan canggih
dan terspesialisasi ini ke dalam kategori umum, sehingga tidak merefleksikan
tingkat risiko, kompetensi teknis, dan kompleksitas perizinan yang sebenarnya
dibutuhkan oleh sub-sektor baru Ini.

Perkembangan teknologi telah menjadi pendorong utama spesialisasi yang
mendalam dalam industri konstruksi. Saat ini, praktik seperti Building
Information Modeling (BIM), adopsi konstruksi modular/pracetak, dan fokus
pada konstruksi hijau (Green Construction) telah mengubah fundamental
pelaksanaan proyek. Jenis pekerjaan yang sangat terspesialisasi, seperti
manajemen proyek berbasis Al atau jasa instalasi dan pemeliharaan untuk
infrastruktur energi terbarukan skala besar, menuntut kompetensi, standar
keselamatan, dan regulasi yang berbeda secara signifikan dari konstruksi
tradisional. KBLI yang ada saat ini, yang cenderung berbasis pada jenis
material atau fungsi bangunan konvensional, gagal menangkap perbedaan
mendasar ini, Akibatnya, pelaku usaha yang bergerak di bidang inovatif
terpaksa menggunakan kode KBLI yang tidak relevan, yang pada gilirannya
menghambat pengakuan kompetensi spesifik mereka dan mempersulit proses
eka serta tender yang mensyaratkan klasifikasi usaha yang akurat dan
terperinci.

Oleh karena itu, penambahan KBLI baru merupakan kebutuhan mendesak
untuk menanggapi dinamika pasar dan teknologi konstruksi global, Langkah ini
bertujuan untuk memperjelas batasan kegiatan usaha, memungkinkan
pengumpulan data statistik yang lebih akurat. dan memastikan bahwa kerangka
perizinan dan regulasi (terutama terkait risiko) sejalan dengan praktik industri
terbaik saat ini. Dengan mengakomodasi spesialisasi baru secara resmi,
pemerintah dapat mendukung pertumbuhan sub-sektor konstruksi modern
secara terstruktur, meningkatkan daya saing pelaku usaha, dan memperkuat
basis infrastruktur nasional secara berkelanjutan.
Page 4 OCR 0.942
Hasil Analisis

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa Industri konstruksi di
Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 1094 PDB nasional,
didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti
IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital:
pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar
pada 2025 dan CAGR 7,504 hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat. industri
ini menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga material (semen,
baja), kekurangan tenaga kerja terampil, dan dominasi BUMN dalam perolehan
proyek, sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio
dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru
masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama
Perseroan. Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada
perbedaan jika ada penambahan KBLI baru. Sehingga Perseroan secara teknis
mampu menjalankan penambahan KBLI baru.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang
konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah
dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang
konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola
hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun eksternal.

Hasil analisis atas aspek keuangan dari perhitungan NPV dengan
menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,73Y4 menunjukkan bahwa nilai NPV
dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar
Rp267.377,592.000,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah
31,334 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,739. Berdasarkan
perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4
tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami
lakukan diketahui bahwa nilai PI dani investasi dan rencana pengembangan
tersebut adalah 3,49.
Page 5 OCR 0.906
Kesimpulan

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan
aspek keuangan, kami berpendapat bahwa: Rencana Penambahan KBLI Baru
kode 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi
Bangunan Prasarana Sumber Daya Air. 42912 — Konstruksi Bangunan
Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan
Gas Bumi, 42916 - Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 -
Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Olah Raga, 42919 - Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia,
Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil
Lainnya Ytdi layak untuk dilaksanakan.

Surat Pengantar ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari
Laporan Studi Kelayakan yang disusun oleh KJPP BDR,

Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam melaksanakan
penugasan ini, kami bertindak sebagai pihak independen dan kami tidak
mempunyai kepentingan apapun atas usaha perusahaan yang dianalisa
maupun atas hasil studi yang telah dilaporkan. Kami tegaskan pula bahwa kami
tidak menerima manfaat atau keuntungan apapun dari Studi Kelayakan yang
kami laporkan, baik saat ini maupun di masa datang.

Hormat kami,
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
Pimpinan Rekan

Bp

Ir. Benedi ri Darm M.Sc., MAPPI (Cert,
Nornor Izin Penilai Publik”: PB-1.09.00121
Klasifkasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB)

94-5-p0409

MAPPI

STTD OJK (Pasar Modal) : STTDPPB-18/PJ-N/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) 050/NB.122/STTD-P/2017

No. Register : RNK-2017.00108

: 125C0-O161

t
Page 6 OCR 0.951
PERNYATAAN PENILAI

Terhadap batas kemampuan dan keyakinan Kami sebagai Penilai Independen,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam Laporan Studi Kelayakan
ini adalah benar sesuai dengan dengan pemahaman terbaik dari Penilai,

2. Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap Objek Studi
Kelayakan dan Tanggal Studi Kelayakan,

3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang
dilaporkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini,

4. Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Studi Kelayakan telah disajikan
sebagai dasar hasil kesimpulan:

5. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan dalam
laporan Studi Kelayakan ini:

6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan:

7. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap objek Studi Kelayakan:

8. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil opini Studi Kelayakan
yang dilaporkan,

9. Pada Studi Kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Kode Etik Penilaian Indonesia
dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII - 2018 (KEPI & SPI Edisi VII —
2018) dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020.

10.Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang
ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang
diakui Pemerintah,

11, Penilai memiliki pemahaman mengenai objek dari Studi Kelayakan yang
dilakukan,

12. Penilai melakukan inspeksi atas objek dari Studi Kelayakan yang dianalisis:
dan

13.Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah
menyediakan bantuan professional dalam menyiapkan Laporan Studi
Kelayakan ini
Page 7 OCR 0.843
No.

Tanda Tangan

Jawab:
Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik”: PB-1.09,00121
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB)

Pe

MAPPI 1 94-5-00409
STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023 P
STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017 “
No. Register : RMK-2017.00108
2. | Pemeriksa:
Timbul Nauli Nainggolan, S.E., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik : P-1.09.00123
Klasifikasi Bidang Jasa —: Penilaian Properti (P) Po.
MAPPI : 95-S-00561 Cat #(b——
STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PP-31/PJ-1/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) : 042/NB.122/STTD-P/2017
No. Register : RMK-2017.00116
3. | Penilai:
Bimo Suryo Atmaji, S.E., MEc.Dev.
MAPPI 1 18-T-08287 )
No. Register : RMK-2018.02350
4.

Asisten Penilai:
Ama Himalatus Sholichah, S,Tr.E.
MAPPI 1 25-A-13452

Page 8 OCR 0.630
DAFTAR ISI

PERNYATAAN PENILAI.....

DAFTAR ISI i Ming
DIM TAN UAMPAGAN bense oren comowmgegauansapeenmMeaangaNgNaaNgNNy m0
BAR: PENDAHULUAN Sya 11

11 Status dan Kualifikasi Peni
12 Pemberi Tugas
1.3 Penerbitan Kembali Laporan Penilaian.........................iooooo.o.oo 12
1.4 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan
1.5 Pengguna Laporan Studi Kelayakan
1.8 Objek Studi dan Kepemilikan 2
1.7 Metodologi Studi Kelayakan 13
18 Tanggal Studi Kelayakan..
19 Independensi Penilai..
1.10 Asumsi-Asumsi 3
111 Kondisi Pembatas...........i. 0... Mana na sedan INTIAN ALS sisi (KU Sa swiia kasi aba Hana 15
112 Data dan Informasi
1.13 Tingkat Kedalaman Investigasi 5
TIA. NONA MA UN ane pinta an ae

1.15 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan .............ooooooooo1g
1.16 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi..................oooooo1g

117 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian SuOMer Event) dan
Keterangan Lainnya sa

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

21. PT Total Bangun Persada Tbk...............
2: “Siriktar Pemodelan Agan kaku
2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan...
24 Data Keuangan Historis -
AI! “PEREKAMAN DAORA ini speir beo Ka Pane aa orbihn ker amami 30

Page 9 OCR 0.753
3.2 Perekonomian Domestik...
3.3 Neraca Pembayaran sa
SA: TNJAANN TELINGA: PRMNOTANN tai ai
3.5
3.6 Likuiditas dan Suku Bunga
3.7 Analisis Industri Konstruksi sintesis Pe
3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel............., Eh
3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain .. 1 Ann
3.10 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Ms.

311 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi
3.12 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi......................... 4
313 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan
314 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Sipil .....
3.15 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & IrigaSi ...........» oo. 43
3.16 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api.................oo..44
317 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik
318 Prospek Industri Konstruksi Pabrik , “
3.19 Prospek Penambahan KBLI Baru ..............00.o mona 47
3.20 Persaingan Usaha......
3.21 Strategi Pemasaran...
BAB IV ANALISIS ASPEK TEKNIS...
41 Bisnis TOTAL... kemanan
42 Rencana KagiatanU Usaha Baru... PAN ET Pan
43 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan
44 Proses Bisnis... wi MEA REna
BAB V ANALISIS ASPEK POLA BISNIS...........i.......i. vw
51 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah
52 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis..

5,3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ...............oooooocooooo
5.4 Analisis SWOT... ka an BEAN MERE SRAGN
BAB VI ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN ...........11- 1000 69
Page 10 OCR 0.657
61 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya
penambahan KBLI............... eDRkaKnaKveNgaNpaNyN NI naa TANK TNRN GAN AAN BALOK AN .69

6.2 Kapasitas dan bahaya ae Len Perusahaan Setelah Adanya
Penambahan KBLI... SESI PN NN

6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru.. 70
64 Manajemen Kekayaan Intelektual 74
BAB VII ANALISIS ASPEK KEUANGAN ................ d0. 75
TA Asumsi Ekonomi Makro ........
7.2 Asumsi Proyeksi Keuangan ..
7.3 Net Present Value (NPV)...
74 Internal Rate of Retum (IRR). oo oom
7.5 Payback Period.
7.86  Profitability Index (PI),
7.7 Analisis Sensitivitas....
BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN ......i.i..oocooWooocomoooomm
81 Kesimpulan...

BerrgrBaa

Lampiran Surat Representasi
Page 11 OCR 0.873
OMA DO OA ON

DAFTAR LAMPIRAN

Laporan Posisi Keuangan Historis

Laporan Laba Rugi Historis

Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Baru
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Baru
Laporan Posisi Keuangan Incremental

Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan Penambahan KBLI

Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI

Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental

Daftar Tenaga Ahli Perusahaan

10
Page 12 OCR 0.921
14

BAB |
PENDAHULUAN

Status dan Kualifikasi Penilai

KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan (selanjutnya disebut "KJPP
BDR" atau "Kami") didirikan di Jakarta pada tahun 2008 mengacu pada
Surat Keputusan Menteri Keuangan No.125/PMK.01/2008 tanggal
3 September 2008 tentang Jasa Penilai Publik dan telah memenuhi
persyaratan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No, 101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, No.56/PMK.01/2017 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai
Publik, dan No.228/PMK.01/2019 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Menteri Keuangan No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik,

KJPP BDR yang berkedudukan di Jalan Musi No, 38, Jakarta Pusat
merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal berdasarkan surat No.S-8154/BL/2012 tanggal
29 Juni 2012 dan Keputusan Menteri Keuangan No.696/KM.1/2012
tentang Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dengan nomor izin:
212.0103 tanggal 18 Juni 2012, serta Penilaian Pertanahan berdasarkan
Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
RI No.129/SK-600.PT.01.01///2020 tanggal 18 Mei 2020.

Penanggung jawab dari Laporan Studi Kelayakan ini adalah Ir. Benedictus
Supriyanto Darmapuspita. M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor anggota
MAPPI: 94-S-00409 dengan Nomor Izin Penilai Publik PB-1.09.00121,
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 144/KM.1/2009,
tanggal 10 Februari 2009 dengan klasifikasi Bidang Jasa Penilai Properti
dan Bisnis, dan memiliki kualifikasi Penilai sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal dengan STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023, serta sebagai
penilai di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dengan STTD OJK (IKNB)
No.050/NB.122/STTD-P/2017, tanggal 7 April 2017.

Pemberi Tugas

Identitas pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini
adalah sebagai berikut

a. Nama | PT Total Bangun Persada Tbk

b, NPWP 1 01.305,568.6-054.000

c. Bidang Usaha : Konstruksi

d. Alamat Jalan Letjen S. Parman No. 106
Kel Tomang, Kec. Grogol Petamburan
Jakarta Barat 11440

e. Penanggung Jawab  : Direksi PT Total Bangun Persada Tbk

1"
Page 13 OCR 0.936
13

14

15

1.6

Penerbitan Kembali Laporan Penilaian

Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha KBLI dengan
kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923,
dan 42929 yang dilakukan oleh PT Total Bangun Persada Tbk, maka
Laporan Studi Kelayakan yang sudah kami terbitkan sebelumnya dengan
No. Laporan: 00319/2.0103-00/BS!03/0121/1//X/2025 sebagai tindak
lanjut atas Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor: S-479/PM,023/2025
tanggal 30 September 2025, kami terbitkan kembali Laporan Studi
Kelayakan No. Laporan: 00332/2.0103-00/BS/03/0121/1/X/2025 tanggal
15 Oktober 2025 yang telah disertai perubahan, penambahan keterangan
Ae maa pengungkapan sebagai berikut
Penambahan Bab 1 poin 1,17 tentang kejadian penting setelah tanggal
penilaian.
. Penambahan Analisis Laporan Arus Kas (Bab 2 poin 2.4)
Penambahan Analisis Prospek Penambahan KBLI Baru (Bab 3 poin 3.19)
Penambahan Asumsi manajemen dalam proyeksi keuangan
(Bab 7 poin 7.2)

An

Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk
memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 42206,
42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929
yang dilakukan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan”) seperti
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha ("POJK
17/2020”) adalah Layak atau Tidak Layak.

Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan usaha ini akan digunakan oleh
PT Total Bangun Persada Tbk dalam memenuhi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) terkait dengan Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka)
tentang Keterbukaan Informasi (POJK 17/2020).

Pengguna Laporan Studi Kelayakan

Laporan Studi Kelayakan usaha sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam
penugasan ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi
POJK 1712020.

Objek Studi dan Kepemilikan

Pada Laporan Studi Kelayakan ini yang menjadi objek studi adalah
Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu:

a. KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi
b. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
c. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

12
Page 14 OCR 0.939
KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi
. KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan
KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi
. KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga
. KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl
KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk
Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya
j- KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

"IO-00

Bentuk kepemilikan atas objek studi kelayakan usaha tersebut di atas
akan ditentukan sesuai dengan dokumen kepemilikan yang kami terima
dari PT Total Bangun Persada Tbk dan selanjutnya akan dituangkan
dalam laporan studi kelayakan usaha,

Metodologi Studi Kelayakan

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan
ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di
dalam memulai suatu bisnis, di mana dasar dari pertimbangan-
pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap
betbayai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan,
sehingga hasil studi tersebut dapat digunakan untuk memutuskan apakah
sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan
dibatalkan.

Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Laporan Studi
Kelayakan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru dengan
kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923,
dan 42929 oleh Perseroan yaitu:

a@. Aspek pasar

Melakukan kajian atas kondisi pasar, seperti pangsa pasar,
kesinambungan (sustainability), potensi pasar, sasaran dan potensi
nilai pasar. Di samping itu juga melakukan analisis tentang pesaing
usaha serta strategi pemasaran.

b. Aspek toknis

Melakukan kajian terhadap kapasitas dan target bisnis, serta
memperhatikan ketersediaan dan kualitas sumber daya, pekerja, dan
ahli profesional. Kajian teknis juga meliputi proses produksi secara
umum.

Cc. Aspek pola bisnis

Melakukan analisis yang mencakup keunggulan kompetitif karena
keunikan dari pola bisnis, kemampuan pesaing untuk meniru produk,
dan kemampuan untuk menciptakan nilai,

13
Page 15 OCR 0.953
1.8

19

d. Aspek model manajemen

Melakukan analisis yang meliputi ketersediaan tenaga kerja,
manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen
risiko, kapasitas dan kemampuan manajemen, serta kesesuaian
struktur organisasi dan manajemen.

e. Aspek keuangan

Sebagai muara dari keseluruhan aspek yang dikaji, maka aspek
keuangan akan mengkaji meliputi rencana investasi, sumber
pembiayaan, biaya operasional, proyeksi laporan keuangan, analisis
titik impas (break even point analysis), analisis profitabilitas, serta
analisis tingkat timbal balik.

Tanggal Studi Kelayakan

Tanggal pembuatan Laporan Studi Kelayakan di atas yaitu pada tanggal
30 Juni 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan penugasan serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima
yaitu Laporan Keuangan PT Total Bangun Persada Tbk per tanggal
30 Juni 2025.

Independensi Penilai

Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan, bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan, keuntungan pribadi dan tidak terafiliasi dengan
PT Total Bangun Persada Tbk.

Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima
adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan
dari proses analisis studi kelayakan ini.

110 Asumsi-Asumsi

Penyusunan pendapat independen atas objek Studi Kelayakan
mengasumsikan bahwa penugasan yang dilakukan telah didasarkan
dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta tidak merugikan
kepentingan-kepentingan pihak Perseroan dan para pemegang saham,
Asumsi-asumsi yang kami gunakan antara lain:

1. Laporan Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-
peraturan pemerintah terkait yang berlaku pada tanggal penilaian ini
diterbitkan.

14
Page 16 OCR 0.950
Laporan Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan
dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa
mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh
sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan
kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari penilaian.
Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan suatu proses yang rumit
dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak
lengkap.

Hasil Laporan Studi Kelayakan ini sangat dipengaruhi oleh
ketersediaan data dan kebenaran data serta informasi pendukung
yang diperoleh dari pihak manajemen.

Pada saat penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, Kami
menggunakan beberapa asumsi, seperti terpenuhinya semua kondisi
dan kewajiban Perseroan dan semua pihak lain yang menggunakan
Laporan Studi Kelayakan ini, sesuai dengan yang diungkapkan oleh
manajemen Perseroan atau pihak lain, baik selaku objek studi
kelayakan maupun sebagai pemberi tugas.

Kami juga mengasumsikan bahwa sampai dengan tanggal laporan
Studi Kelayakan ini diterbitkan sampai dengan tanggal terjadinya
rencana aksi korporasi, tidak terjadi perubahan apapun terhadap
asumsi-asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi, selain
daripada yang telah disampaikan kepada kami dalam periode sebelum
tanggal laporan, yang berpengaruh secara material dalam
penyusunan Studi Kelayakan ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali, melengkapi, serta memutakhirkan (update)
pendapat Kami karena adanya perubahan asumsi, kondisi, serta
peristiwa-perisliwa yang terjadi ataupun disampaikan setelah tanggal
laporan.

141 Kondisi Pembatas

Penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini tidak terlepas dari kondisi-
kondisi yang membatasi pendapat Studi Kelayakan tersebut, Berikut
adalah kondisi-kondisi pembatas tersebut,

ta

Saat melaksanakan analisis, Kami mengasumsikan dan bergantung
pada keakuratan, keandalan, dan kelengkapan dari semua informasi
keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada Kami
oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan, dan Kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen
terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada
jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada Kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

15
Page 17 OCR 0.952
Studi kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan
informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Kami
secara material. Oleh karenanya, Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Kami melakukan wawancara kepada manajamen Perseroan. Selain
itu, Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari
hasil Laporan Studi Kelayakan ini, Jasa-jasa yang Kami berikan
kepada Perseroan dalam kaitan dengan penugasan ini hanya
merupakan review Studi Kelayakan atas nilai dari objek Studi
Kelayakan yang ditugaskan kepada Kami dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan.

Pekerjaan Kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sesuai
penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur atas
Informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian intemal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau
pelanggaran hukum. Selain itu, Kami tidak mempunyai kewenangan
dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisis
informasi apapun di luar dari yang telah disampaikan kepada Kami,
yang mungkin tersedia untuk Perseroan, serta pengaruh dari informasi
tersebut atas hasil studi kelayakan ini.

Tanggung jawab penilai sehubungan dengan Laporan Studi
Kelayakan ini hanya kepada pemberi tugas. Penilai tidak mempunyai
tanggung jawab terhadap pihak ketiga. Laporan studi kelayakan
usaha akan kami susun berdasarkan permintaan dari Perseroan yang
dipakai semata-mata untuk membantu Perseroan dalam memberikan
gambaran mengenai kelayakan usaha atas penambahan Bidang
Usaha atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI)
dengan kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918,
42919, 42923, dan 42929. Karena pihak lain mungkin bermaksud
untuk menggunakan laporan studi kelayakan usaha yang akan kami
terbitkan untuk tujuan lain, perlu ditegaskan bahwa laporan studi
kelayakan usaha yang akan kami terbitkan tidak dapat dikutip,
direferensikan atau perlihatkan ke pihak lain tanpa ijin tertulis dari
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan terlebih dahulu kecuali
diharuskan oleh pengadilan atau undang-undang yang berlaku.

Perseroan telah membebaskan KJPP BDR dari setiap klaim yang
dapat dan akan timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam
bahan dan informasi yang disediakan Perseroan, anak Perseroan,
perusahaan afiliasi, konsultan, atau pihak ketiga kepada KJPP BOR
dalam penyusunan laporan ini. Laporan ini bersifat non-disclaimer
opinion.

16
Page 18 OCR 0.849
7. Pihak Manajemen Perseroan menyatakan bahwa seluruh informasi
material yang menyangkut penugasan Studi Kelayakan telah
diungkapkan seluruhnya kepada KJPP BDR dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.

8. Laporan Studi Kelayakan ini tidak berlaku sah apabila tidak dicetak di
atas kertas khusus berlogo dan/atau dengan cap huruf timbul KJPP
BDR dan ditandatangani oleh rekan yang secara resmi ditunjuk.

142 Data dan Informasi

Pada pelaksanaan penugasan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan
beberapa sumber data dan informasi dari pemberi tugas dan objek Studi
Kelayakan yang dapat dilihat sebagai berikut.

# Laporan Keuangan Audited PT Total Bangun Persada Tbk untuk
periode 31 Desember 2019 — 31 Desember 2024 dengan rincian
sebagai berikut:

Nomor dan Periode Kantor -
Akuntan Publik Opini

Laporan Keuangan Akuntan Publik

No.09053/3.018VAU,1/03 Feny Indah
11285-4/1/1112020 Hacori Sugiarto 2 Wajar Tanpa
£ Adi & Rekan PY Pengecualian
enode:
31 Desember 2019 | Ia
No.00046/3.0191/AU, 1/08 | |
11285-211M1U2021 Hadari Sugianto | Penvindah | Wajar Tanpa
bancai Adi & Rekan "Y Pengecualian
en :
31 Desember 2020 sanad
No.00010/3.0193/AU.1/03 Feny Indah
| 11285-4/111112022 Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian
Periode: No. AP.1285
31 Desember2021

No.00022/3 0193/AU 1/03 |
10038-4/111112023 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiatta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan Na AP 0036 Pengecualian

Periode:

31 Desember2022

No.00018/3.0193/AU.1/03

10036-2/1111/2024 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian

Periode: No. AP.0036

31 Desember2023

17
Page 19 OCR 0.898
Nomor dan Periode Kantor

Akuntan Publik Opini

iporan Keuangan Akuntan Publik

No.00012/3.0193/AU.1/03 | Pan

10035-3/11111/2025 Hacori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian

Pakan No. AP.0036

31 Desember2024 | |

# Laporan Limited Review periode 30 Juni 2025 dengan Laporan No,
00002/LR-TOTL/0036/03/1X/2025 tanggal 17 September 2025

# Proyeksi Bisnis dari PT Total Bangun Persada Tbk dengan periode
2025 - 2030

» List Aset Tetap dan Properti Investasi per 30 Juni 2025

» Company Profile Perseroan

# Akta Pendirian Perseroan

» Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir

# Nomor Induk Berusaha (NIB): 8120218182881

«NPWP: 01,305.568.6-054.000

# Perizinan lainnya

» Data Damodaran pada 1 Juli 2025 atas Egulty Risk Premium dan
Rating-based Defauit Spread

# Data-data riset ekuitas ieguity research) Refinitif Eikon untuk
perusahaan-perusahaan pembanding per 31 Desember 2024

e Data, informasi serta dokumen pendukung lainnya dari pihak
manajemen.

Mengacu kepada Surat Representasi No 207/U.97/1X/2025 tanggal
22 September 2025 yang dikeluarkan PT Total Bangun Persada Tbk,
dinyatakan bahwa seluruh data dan informasi yang diterima akurat, valid
dan sesuai dengan aslinya, dengan demikian Surat Representasi tersebut
menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan Studi
Kelayakan ini

1.13 Tingkat Kedalaman Investigasi

Kami telah melakukan inspeksi lapangan, wawancara dan diskusi pada
tanggal 12 September 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal
ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen-
dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan Studi Kelayakan yang
ditugaskan kepada kami.

1.14 Jenis Mata Uang
Jenis mata uang yang digunakan dalam Studi Kelayakan adalah mata

uang Rupiah sesuai dengan mata uang yang digunakan pada Laporan
Keuangan Perseroan.

18
Page 20 OCR 0.927
1.15 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan

Pada studi kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, ("POJK 35/2020”). (ii)
POJK 17/2020, liii) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Edisi VII - 2018 (SPI Edisi VII — 2018), dan SPI Edisi Revisi
Tahun 2020.

1.16 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

Setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan Studi
Kelayakan ini harus mendapat persetujuan dari KJPP BDR

1.17 Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subseguent Event) dan
Keterangan Lainnya

Tidak terdapat kejadian-kejadian penting selain yang djabarkan sepanjang
proses penilaian ini, sejak penerimaan penugasan sampai dengan
diterbitkannya laporan ini.
Page 21 OCR 0.924
BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

24. PT Total Bangun Persada Tbk

PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan" atau "TOTAL") didirikan dengan
nama PT Tjahja Rimba Kentjana tanggal 4 September 1970 berdasarkan Akta
No. 3 dari Henk Limanow (Liem Toeng Kie), notaris di Jakarta. Akta pendirian
Ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. JA.5/38/18, tertanggal 27 Maret 1971 dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 43, tanggal 8 Mei 1971, tambahan No.
244. Berdasarkan Akta No. 29, tanggal 24 Juli 1981 dari Hobropoerwanto, S.H.,
notaris di Jakarta, nama Entitas berubah dari PT Tjahja Rimba Kentjana
menjadi PT Total Bangun Persada. Perubahan tersebut telah disetujui oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
Y.A.5/501/23, tanggal 4 November 1981, dan diumumkan dalam Lembaran
Berita Negara No. 34, tanggal 27 April 1982, tambahan No. 499.

Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Notaris No, 11 dari Rini Yulianti, S.H,, notaris di Jakarta
tanggal 15 Juli 2020 mengenai perubahan anggaran dasar disesuaikan dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No, 15/POJK.04/2020 dan No.
16/POJK.04/2020, tanggal 14 April 2020. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-0055614.AH.01.02.Tahun 2020, tanagal 12 Agustus 2020.

Kegiatan utama Entitas adalah dalam bidang konstruksi dan kegiatan lain yang
berkaitan dengan bidang usaha tersebut. Entitas berkedudukan di Jl. Letjen S.
Parman Kavling 106, Tomang, Jakarta Barat.

Entitas memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1970. PT Total Inti
Persada merupakan entitas induk, di mana PT Anugerah Kencana Jaya,
PT Jaga Bangun Persada Komajaya dan PT Bumi Permata Pratama
merupakan pemilik manfaat utama. Pada tanggal 25 Juli 2006, seluruh saham
Entitas telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

2.2 Struktur Permodalan

Berdasarkan susunan kepemilikan pernegang saham dalam Perseroan per
30 Juni 2025 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat adalah sebagai
berikut:

Persentase
Pemegang Saham Total Saham u Jumlah
Kopemilikan
PT Total Inti Persada | 1.926.650.000 | 56,5055| 192.665.000.000
Ur. Djajang Tanuwidjaja. M.Sc. |” 368.268.840 10,802 36.826.884.000
|Pinarto Sutanto 62.232.500 1839h| — 6.223.250.000

20
Page 22 OCR 0.885
Persentase

Pemegang Saham Total Saham Jumlah
Kepemilikan
Ir. Lio Sudarto, M.M. 4.541,300 01394 | 454.130.000
Ir. Saleh Sendiko, M.M, 5.283.800 015 528.380.000
Ir. Moejjati Soetrisno 1.750.000 9005| 175.000.000
Masyarakat 1.041.273.560 30,54Y4 |” 104.127.356.000
Jumlah 3.410.000.000 100,004 | 341.000.000.000

2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Berdasarkan Akta Nomor 2 tanggal 2 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Rini
Yulianti, SH., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
Surat Nomor AHU-AH.01.03.0018681 Tahun 2022 tertanggal 6 Juni 2022 dan
pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat susunan Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Tabel Susunan Komisaris

Jabatan Nama
Hasian gp & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto
Komisaris Pinarto Sutanto
Komisaris — Viliana Komadjaja, MBA”
Komisaris “33 Drs. Wibowo
Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya

Komisaris Independen

Drs. Rusdy Daryono

Sumber Laporan Keuangan limited Review 30 Juni 2025

Tabel Susunan Direksi
Jabatan Nama
Presiden Direktur | Janti Komadjaja, MSc
Direktur | Ir. Moeljati Soetrisno ”——
Direktur Ir. Lio Sudarto, M.M.”
Direktur | Tt. Saleh Sendiko, M.M.
Direktur | Ir. Rasyid Daulay, M.T.

Sumber: Laporan Keuangan limited Review 30 Juni 2025

Tabel Susunan Komite Audit

Jabatan Nama
Ketua Drs. Rusdy Daryono
Anggota Ertin Setiawati, S.E.
Anggota Lioe Fei Ling, S.E.. Ak.. CPA., CA.

Sumber. Laporan Keuangan limited Rewew 30 Juni 2025

21
Page 23 OCR 0.860
24 Data Keuangan Historis
ANALISIS LAPORAN LABA RUGI — PARENT ONLY
Analisis laporan laba rugi historis dimulai dengan analisis atas pendapatan,

beban pokok pendapatan, laba bruto, rugi usaha, dan rugi tahun berjalan, baik
berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya.

Deskripsi 2019 2020 2021

2004| 1565 2.038 | 2406 2.7

| Pendapatan 2.232 | 38
Beban Pokok

PetaLDatan 1873| 1735| 1363| 1775| 2068| 2220
"Laba Bruto 359| 2690| 202 262| 3ag| 517
Laba/(Rugi) |

mere Yaa 19| 4127| 85 a35| 1e1| 310
Laba/(Rugi) |

Tahun Berjalan 16| 100| 102| s2| “173| 2es

Sumbar Laporan Keusngan Perseroar untuk penoar 2019 — 2024
Pendapatan dan Beban Pokok Pendapatan

Pendapatan utama Perseroan bersumber dari Pendapatan jasa konstruksi
selain itu terdapat pendapatan lain seperti pendapatan sewa properti, sewa
pelataran, dan jasa manajemen. Pendapatan Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -10,2245, -219145, 30,214, 18,084, dan 13,794
masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata
pertumbuhan Pendapatan Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun
2024 adalah sebesar 10,045. Dan rata-rata pertumbuhan beban pokok
pendapatan sebesar 8,16"5. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk
mencatatkan Pendapatan dan Beban Pokok Penjualan sebesar
Rp1.530.979.826.000 dan Rp1.181.486.164.000,00.

Laba Bruto, Laba Usaha dan Laba Tahun Berjalan

Secara historis, Perseroan mencatatkan keuntungan di tingkat laba usaha dari
tahun 2019 sampai tahun 2024. Laba usaha Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -28,7544, -32,974, 57,8874, 34,38Yc dan 71,179 masing-
masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan
laba usaha Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 adalah
sebesar 32614. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk
mencatatkan laba usaha sebesar Rp239.067.732.000,00.

Pada tahun 2019 sampai tahun 2024, Perseroan juga masih mencatatkan
keuntungan di tingkat laba tahun berjalan. Laba tahun berjalan Perseroan
mengalami pertumbuhan sebesar -38.0344, -6,67Y5, -9.79Y5, 88,344, dan
53,714 masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-
rata pertumbuhan laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2020 sampai
dengan tahun 2024 adalah sebesar 31,401. Pada 30 Juni 2025 PT Total

22
Page 24 OCR 0.877
Bangun Persada Tbk mencatatkan laba tahun berjalan sebesar
Rp174,328.516.000,00.

Grafik Pendapatan, Beban Pokok Pendapatan,
Laba Bruto, Rugi Usaha, dan Rugi Tahun Berjalan
(dalam miliaran Rupiah)

| PT Total Bangun Persada Tbk

—— Penjaatan Neto
“- beban Pokok Penjualan |
—a— abis Bruto

Sumbar Laporan Kebangun Perseroan untuk perhode 2018 — 20Af

ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN - PARENT ONLY

Analisis laporan posisi keuangan historis dimulai dengan menganalisis aset,
liabilitas, dan ekuitas yang dimiliki oleh Perseroan, baik berdasarkan porsi
maupun pertumbuhannya

Aset

Jumlah Aset PT Total Bangun Persada Tbk mengalami pertumbuhan yang
berfluktuatif sebesar -1,8746, -3,3095, 4,755, 4,545, dan 12,714 masing-
masing untuk periode 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata
pertumbuhan jumlah aset PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 sebesar
3,36Y4. Hal ini menunjukkan bahwa aset PT TOTAL cenderung mengalami
kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Selain itu, jumlah aset PT TOTAL
didominasi oleh aset lancar dengan rata rata porsi sebesar 80.46Y4 dari tahun
2019 hingga 2024. Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total aset
sebesar Rp 3.303.661.197.000,00

23
Page 25 OCR 0.682
Grafik Pertumbuhan Aset Grafik Komposisi Aset

(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)
oran eni PT Total Bangun Persada Tbk
PP 1n00

ian wo

: -
. 2200
zag! aw0
1
100
Lan
aa 1000
tao

aa | mn | aa “am | ame |
heataur Ai aa Drama Dai aa ka mas man Ran | sea ami | ga

| Senam Taneng Dame | am | ama | | ketan at Yaa ama | an | ama ea | Am

—— Sumbar Laporan Keuangan Perseroan Aa 2019 — 2024
Liabilitas dan Ekuitas

Jumlah liabilitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar -8.6496, 11,344,
8,26K, 19,28W, 13,54Y5 masing-masing pada pada tahun 2020, 2021,2022,
2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan jumlah liabilitas PT TOTAL dari tahun
2020 hingga 2024 adalah sebesar 4,624, hal ini menunjukkan bahwa liabilitas
PT TOTAL cenderung meningkat dari tahun 2020 hingga 2024. Liabilitas
PT TOTAL didominasi oleh liabilitas jangka pendek dengan rata-rata porsi
terhadap total liabilitas dan ekuitas sebesar 52,24”6 dari tahun 2019 hingga
2024. Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total liabilitas sebesar
Rp2.196.458.339.000,00

Sementara, untuk jumlah ekuitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar
581Y, 81385, 06695, -13945,11,25Y5 masing-masing pada tahun 2020,
2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan jumlah ekuitas
PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 adalah sebesar 2,38”. Ekuitas
PT TOTAL cenderung mengalami kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Pada
30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total ekuitas sebesar
Rp1.107.204.858.000,00.

Bila ditinjau secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa struktur
permodalan yang dimiliki PT TOTAL pada tanggal 30 Juni 2025 bersumber
utama dani liabilitas atau dapat dikatakan struktur permodalan Perseroan
didominasi oleh hutang.

Grafik Komposisi Liabilitas Grafik Liabilitas dan Ekuitas
(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)
PT Total Bangun Persada Tok | Ja PT Total Bangun Persada Tbk

| | ng
ama | ng -
15 5 z0 1 — »— »
Pn 1. 3 10
» | ja
Ama Came aan Tatua ama | 2001 | | Amp Uma | Dima | Maa aga | ate
W Uiftas nga Perek ara 1aay Las | Lane Ina 20m | | mLadra, 13? yan | tam Lis 106 | 2y8
@ Latihan largta Payang JIKo Jek - 1 Pi wa an | intan um aah 1 Lg Lg un

Sumber: Lapcran Keuangan Perseroan untuk periode 2019 - 2004
24
Page 26 OCR 0.854
ANALISIS ATAS ARUS KAS -— PARENT ONLY

Perseroan mencatatkan arus kas bersih positif dari aktivitas operasi pada tahun
2019, 2021, 2022, 2023, dan 2024, hal ini dipengaruhi oleh penerimaan dari
pelanggan, penerimaan bunga, penerimaan hasil obligasi, dan pencairan
deposito yang dibatasi penggunaanya. Sebaliknya pada tahun 2020, Perseroan
mencatatkan arus kas bersih negatif dari aktivitas operasi. Arus kas bersih
negatif ini dipengaruhi oleh pembayaran kepada pemasok, karyawan, dan
operasional, penambahan deposito hasil obligasi, dan pembayaran pajak lebih
besar dibandingkan dengan penerimaaan dari pelanggan, penerimaan bunga,
dan penerimaan hasil obligasi. Sehingga pada tahun 2020 menyebabkan Arus
Kas dari Aktivititas Operasi bemilai negatif

(dalam jutaan Rupiah)

Keterangan 2019 2020 2021 2022 2023 | 2024

Arus Kas dari (untuk)
Aktivitas Operasi 140.221 | (25.919) | 135.856 | 211.455 | 102.120 | 590.090

Arus Kas dari (untuk) |

Aktivitas Investasi (39.603) | 42071| 50.398 | (47.964) 49.401 | (202.014)

Aa Aja AS KUTA (138.400) | (38:1577 | (38.325) | cessa10) | (3s0.0001 | 1136-4007

Kenaikan/(Penurunan|
Bersih pada Kas dan| (35.782) | (20.005) | 150.027| 78.092/ (187.480) | 251.676

Setara Kas

Pengaruh selisih kurs

Kas uan mitars Kan 6204| 4e20| .atee| —ase7| (it4e)| 1735
Kas Awal 841.325 | 612.247 | 596.672 | 748.088 | 832.744 | 644116
Kas Akhir 612247 | 596.872| 748.066 | 832744 | 644.116 | 897527

Sumber: Laporan Keuangan Perseroan untuk periode 2020 -

Perseroan pada periode 31 Desember 2019 sampai 31 Desember 2024 terus
membukukan pengeluran arus kas untuk membiayai aktivitas investasi, hal ini
terutama untuk memperoleh aset tetap dan penempatan investasi jangka
pendek.

Untuk aktivitas pendanaan, arus kas masuk dan keluar Perseroan terutama
dipengaruhi oleh pembayaran dividen dan penerimaan piutang pihak berelasi.

ANALISIS RASIO KEUANGAN - PARENT ONLY
Melalui analisis rasio keuangan dapat diketahui indikasi tentang pertumbuhan
historis, likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas)

atau mengalami kerugian (loss). Berikut adalah beberapa rasio keuangan
Perseroan dari tahun 2019 — 2024.

RASIO LIKUIDITAS

Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan
dengan melihat besarnya aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek.

25

Page 27 OCR 0.900
Berikut adalah hasil perhitungan rasio likuiditas Perseroan yang terdiri dari rasio
lancar, rasio cepat, dan rasio kas.

Ketorangan 2020

LIKUIDITAS

Aset Lancar | 2321| 2272| 2188| 2302| 2432| 2.396

Liabilitas Jangka

Pendek 1461| 1355| 1.245| 1.378| 1.682| 1.936
Rasio Lancar 1,59 1,68 1,76 1,67 1,45 1,24

Aset Lancar 2321| 2272| 2188| 2.302| 2432| 2.396

Persediaan

Liabilitas Jangka

Pendek 1461| 1355| 1245| 1378| 1682| 1.936
Rasio Cepat 1,59 1,68 1,76 1,67 | 1,45 1,24

Kas 612 597 748 833 | 644 898

Liabilitas Jangka

Pendek 1461| 1355| 1245| 1378| 1682| 1.936 |

Rasio Kas 0,42 0,44 0,60 0,60 0,38 0.46 |

Keterangan: Rasio disajikan dalam kai (xh

Rasio lancar digunakan untuk mengungkapkan jaminan keamanan (margin of
safety) Perseroan terhadap kreditor jangka pendek. Rasio cepat memiliki
kegunaan dan cara perhitungan yang sama dengan rasio lancar, hanya saja
rasio cepat tidak memperhitungkan persediaan dalam aset lancar Perseroan.
Rasio kas digunakan untuk melihat kemampuan Perseroan melunasi liabilitas
jangka pendek hanya dengan menggunakan kas yang dimiliki Perseroan.

Likuiditas perusahaan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas.
Rasio yang bernilai lebih dari 1 menunjukkan bahwa perusahaan dalam kondisi
yang likuid, di mana perusahaan dapat melunasi liabilitas jangka pendeknya
dengan menggunakan aset lancar ataupun kas dan setara kas yang dimilikinya.

Bila ditinjau dari sisi likuiditas, kondisi PT TOTAL berada pada kondisi yang
liguid dari rasio lancar dan rasio cepat pada tahun 2019 — 2024 bila dilihat dari
rata-rata tahun historis. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa grup
Perseroan tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan liabilitas
jangka pendek yang dimiliki.

RASIO AKTIVITAS

Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efisien penggunaan aset
oleh Perseroan, Rasio ini juga melihat seberapa besar dana yang tertanam
pada aset Perseroan.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio aktivitas Perseroan yang terdiri dari rasio
perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, dan perputaran utang usaha.

26
Page 28 OCR 0.879
Keterangan

AKTIVITAS " |

Pendapatan 2.232 2.004 1.565, 2038 2.406 2.738 |
Piutang Usaha 637 838 665 685 782 367 |
Perputaran |
Piutang Usaha 104 153 | 155 119 | 119 49
Pendapatan 2.232 2.004 1.565, 2038 | 2.406 2.738
Aset Kontrak | 396 | 296 229 238 449 362
Perputaran
Aset Kontrak 65 54 54 43 68 | 48
Pendapatan 2.232 2.004 1.565 | 2.038 | 2.406 2.738
Piutang Retensi 356 285 257 262 257 349
Perputaran
Piutang Retensi 58 52 60 47 39 | 47
Pendapatan 2.232 2.004 1.565 | 2038| 2.406 2.738 |
Utang Usaha 145 105 93 121 172 198 |
Perputaran Utang | |
Usaha os MN: M.o-- BNN. DA. BNN
Pendapatan 2.232 2.004 | 1565| 2.038 | 2.408 2.738 |
Liabilitas Kontrak 277 429 405 359 413 523 |
Perputaran |
Liabilitas Kontrak Lag (Aram &| » di
Pendapatan 2232 2004| 1565| 2038| 2.406 2738 |
Beban Masih Harus |
Dibayar 637 714 663 800 989 — 1.087 |
Perputaran Beban
Masih Harus 104 130 155 143 150 146
dibayar

Keterangan. Rasio disajikan dalam hari

Rasio perputaran piutang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam
setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara pendapatan dengan piutang usaha.
Untuk rasio perputaran persediaan dan utang usaha dihitung dengan membagi
jumlah hari dalam setahun (365 harij dengan hasil bagi antara beban pokok
pendapatan dengan persediaan atau utang usaha.

Tingkat aktivitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas, Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin lama
perputaran piutang usaha, aset kontrak, piutang retensi, utang usaha, liabilitas
kontrak maupun beban masih harus dibayar Perseroan. Semakin cepat aset
dan utang berputar, menunjukkan bahwa perusahaan efisien dalam mengelola
piutang, aset, utang, dan beban. Sehingga modal akan cepat kembali.

27
Page 29 OCR 0.886
RASIO SOLVABILITAS

Rasio solvabilitas memberikan gambaran mengenai metode pembiayaan yang
digunakan oleh Perseroan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur
kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka panjang.

Berikut hasil perhitungan rasio solvabilitas Perseroan yang terdiri dari rasio
liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap ekuitas.

Disajikan dalam millaran Rupiah

Keterangan 2019 2020 2021 2022
SOLVABILITAS
Liabilitas 1737| 1.621 1.438 1.556 1.856 2.108
Aset 2815| 2.762 2.671 2.198 2.925 3.296
Liabilitas
terhadap 61,7016 | 58,701 | 538216| 85,635 | 6347M | 63,945
Aset
Liabilitas | 1737| 1.621 1.438 1.556 1.856 2.108
Ekuitas 1078| 1141 1.233 1.242 1.068 1.189
Liabilitas
terhadap 161,106 142,1596 | 116,564 | 125,364 | 173,76Y4 | 177,342
Ekuitas

Keterangan : Rasio disajikan dalam persentase (96)

Tingkat solvabilitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar
penggunaan utang dalam pembiayaan Perseroan.

Bila ditinjau dari solvabilitas ataupun leverage yang dimiliki oleh Perseroan,
maka dapat dilihat, sepanjang tahun historis, struktur permodalan yang dimiliki
oleh Perseroan didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang, yang tentunya
kecil kemungkinan ada risiko gagal bayar utang dan bunga yang ditanggung
Perseroan.

RASIO PROFITABILITAS

Rasio profitabilitas mengukur kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
keuntungan (profit) pada tingkat pendapatan, aset, dan modal saham tertentu.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio profitabilitas Perseroan yang terdiri dari
margin laba bruto, margin laba usaha, margin laba bersih, serta rasio
pengembalian atas aset (ROA) dan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE).

Disajikan dalam miliaran Ri

Keterangan 2019 2020
PROFITABILITAS”
Laba Bruto 359 269 202 262 338 517 |
Pendapatan 2.232 2.004 1.565 2.038 2.406 2.738 |

28
Page 30 OCR 0.639
Keterangan

Marjin Laba

ang 16,070 | 134016 | 128006 | A2s006 | 14,00 | 18,000
Laba/(Rugi)

Lana a7g| 127 B5) 185) 81 3210|
Pendapatan 2232|) 2ooa| Mass) 2038| 240e| 2738
red Sa 8o1| e3en| sae 6206| 7,534 | 11,330
('Laba/(Rugi) lis 1
Tahun aze| 1001 102 o2l m3| 268
Berjalan

Pendapatan 2232| 2004| “ases| 2os8| 2400| 2738
Marjin Laba | Ta7n6| sasn| Gasre| Ason| Tasw| s.701
Laba/(Rugi)

Tahun ars| 400 102 oe| —a73| 265
Berjalan

Aset 2815| 27e2| 2e7il 27o8| 2025| 3208
Return on

tah 62an! asam! again | 32801 ssox| 80596
TabahRugi)

Tahun tel 1009| 402 cal —473| 205
Berjalan 0

Ekuitas Tors| Aaai| 12331 4222| Gos3| 1183
Return on Fx NT UI Ig.

poni 163011 ass B2406| asep 16161 | 22,330

Keterangan: rasio disajikan dalam persentase (6)

Margin dan tingkat balikan Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-
rasio di atas. Margin yang bernilai positif menunjukkan bahwa Perseroan
mencatatkan keuntungan pada tingkat laba. Semakin besar rasio yang dihasilkan

menunjukkan semakin besar laba yang diperoleh Perseroan.

Perseroan mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang disebabkan oleh
peningkatan pada akun pendapatan perseroan dari tahun 2019-2024.

Hal serupa terjadi pada pada tingkat balikan Perseroan yang mendapat
keuntungan di tingkat laba bersih pada tahun 2019 — 2024, sehingga tingkat
balikan Perseroan pada tahun tersebut bernilai positif,

29
Page 31 OCR 0.940
BAB III
ANALISIS ASPEK PASAR

3.1 Perekonomian Global

Ketidakpastian perekonomian global sedikit mereda, meskipun tetap tinggi
akibat dinamika negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan ketegangan
geopolitik di Timur Tengah. Berbagai indikator menunjukkan kebijakan tarif AS
berdampak pada melambatnya ekonomi dunia, Pertumbuhan ekonomi di
negara maju yakni AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun di tengah
ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di
negara tersebut. Ekonomi Tiongkok pun melambat akibat menurunnya ekspor
terutama ke AS di tengah perlambatan permintaan domestiknya, sedangkan
ekonorni India diprakirakan tumbuh baik terutama didorong oleh masih kuatnya
investasi. Sementara itu, tekanan inflasi AS menurun sejalan dengan ekonomi
yang melambat, meskipun terjadi kenaikan inflasi pada kelompok barang akibat
kebijakan tarif, sehingga memperkuat ekspektasi terhadap arah penurunan Fed
Funds Rate (FFR) ke depan. Di pasar keuangan global. pergeseran aliran
modal dari AS ke aset yang dianggap aman dan juga ke aset
keuangan emerging marketsterus terjadi. Perkembangan ini mendorong
berianjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
negara maju (DXY) dan negara berkembang (ADXYI),

3,2Perekonomian Domestik

Dani dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong di
tengah ketidakpastian global akibat kebijakan tarf AS dan ketegangan
geopolitik. Kegiatan ekonomi triwulan II 2025 menunjukkan kineja ekspor
nonmigas yang lebih baik dipengaruhi front loading ekspor ke AS sebagal
respons antisipasi eksportir terhadap kebijakan tarif AS. Sementara itu. sumber
pertumbuhan dari permintaan domestik melalui konsumsi rumah tangga dan
investasi perlu makin ditingkatkan. Dari sisi Pemerintah, kebijakan fiskal
ditempuh untuk mempercepat belanja melalui pemberian gaji ke-13 bagi
Aparatur Sipil Negara (ASN) dan subsidi transportasi, serta penebalan bantuan
sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari sisi Bank Indonesia,
penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan
moneter yang dibarengi peningkatan insentif likuiditas makroprudensial untuk
mendorong kredit pembiayaan ke sektor-sektor prioritas.

3.3Neraca Pembayaran

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik seiring dengan berlanjutnya
aliran masuk modal asing ke investasi portofolio, sehingga mendukung
ketahanan eksternal. Neraca perdagangan pada April 2025 mencatat surplus
sebesar 0,2 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada Maret 2025 sebesar 4,3
miliar dolar AS, Kinerja positif ekspor ini diprakirakan akan terus berlanjut pada

30
Page 32 OCR 0.781
triwulan II 2025, terutama didukung oleh ekspor komoditas minyak kelapa sawit
(CPO), mesin listrik, besi baja, dan kimia organik. Aliran masuk modal asing ke
Instrumen portofolio domestik terutama dalam bentuk SBN juga terus berlanjut
sejalan dengan tetap baiknya prospek perekonomian Indonesia, tingginya imbal
hasil instrumen keuangan Indonesia, dan meredanya ketidakpastian pasar
keuangan glcbal. Aliran masuk modal asing ke SBN pada triwulan II 2025
(hingga 16 Juni 2025) mencatat net inflows sebesar 1,7 miliar dolar AS. Posisi
cadangan devisa pada akhir Mei 2025 tetap tinggi sebesar 152,5 miliar dolar
AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,

Cadangan Devisa

da aza Ia Pemtayen Ten, aa bas rae »
“ angan Donna
Pa

“
BLN

NG

|

(Was

-

Inkedistnls

La erru

-

Utinetp

telaga taat 2

«-

Isporu can Dada

jasa aargng

Ih

Ae En a

-

33

Surnber Bank Indonesia

31

Page 33 OCR 0.853
Neraca Perdagangan

“.- )

ss...”

Pat mma Pt ERROR NAN Ia ROA EA Rn Oni ta

ap - x mg za z9,

Sumbar: &ank indonesia

3.4 Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025
(hingga 30 Juni 2025) menguat sebesar 0,344 (ptp) dibandingkan dengan
posisi akhir bulan sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli
2025 (hingga 15 Juli 2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah
meningkatnya ketidakpastian global. Secara umum, perkembangan Rupiah
relatif stabil bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara
berkembang mitra dagang utama Indonesia dan terhadap kelompok mata uang
negara maju di luar dolar AS, sehingga tetap mendukung daya saing ekspor
Indonesia, Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh konsistensi kebijakan
stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing, terutama
ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh eksportir
pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor
Sumber Daya Alam (DHE SDA).

32
Page 34 OCR 0.869
Indeks Rupiah Terhadap USD, Negara Maju Kecuali AS, dan
Negara Berkembang

MAL ol 0 —i IM RO

uner

Sumber: Bank Indangala

3.5Inflasi

Infiasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025 tetap terjaga dan
mendukung stabilitas perekonomian. IHK pada Mei 2025 mengalami inflasi
sebesar 1,606 (yoy). Inflasi Inti tetap terkendali sebesar 2,40” (yoy), sejalan
dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI (BI-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya. Kelompok volatile food (VF)
tercatat deflasi sebesar 1174 (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan
komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh Tim
Pengendalian Inflasi Pusat'Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan Nasional
Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Inflasi kelompok administered
prices tercatat sebesar 1,36”6 (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar
1,25 (yoy), terutama didorong oleh inflasi komoditas tarif air minum PDAM
Gan komoditas aneka rokok seiring berlanjulnya Iransmnisi kenaikan cukai hasil
tembakau.

33
Page 35 OCR 0.878
olanie Food

13579113579113579111357911357911135
2020 2021 222 2023 2024 2025

| Sumber: Bank Indonesia
3.6Likuiditas dan Suku Bunga

Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter, termasuk
dengan mengoptimalkan strategi operasi moneter pro-market, sehingga
transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga pasca penurunan BI-Rate
dapat berjalan makin baik. Di pasar uang, sejalan dengan penurunan BI-Rate
pada Mei 2025 dan operasi moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA
turun menjadi 5,344 pada 17 Juni 2025 dari sebelum pengumuman penurunan
Bl-Rate pada Mei 2025 sebesar 5,774. Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan
12 bulan tanggal 13 Juni 2025 juga menurun, yakni menjadi 6,2295. 6,2696: dan
6,274 lebih rendah dibandingkan sebelum penurunan Bl-Rate pada Mei 2025,
yaitu masing-masing sebesar 6,404, 6,4495, dan 6,47”5. Imbal hasil SBN untuk
tenor 2 tahun menurun dari 6,165 menjadi 6,135, sementara untuk tenor 10
tahun menurun dari 6,8495 menjadi 6,71. Suku bunga perbankan juga mulai
menurun, meskipun masih secara terbatas. Suku bunga deposito 1 bulan
tercatat sebesar 4,381" pada Mei 2025, sedikit menurun dari 4,834 pada April
2025. Suku bunga kredit tercatat sebesar 9,18”4 pada Mei 2025, juga sedikit
menurun dari 9,194 pada April 2025.
Page 36 OCR 0.595
Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan PUAB O/N

Sumber Benk Indonesia
Suku Bunga Kredit Perbankan
.. LP
Suu Andi
Jaka boga besenta 0

“ t

Salu banga 002222 Dhan

| 1 u ' |
Sumber Bank Indonesia

38
Page 37 OCR 0.937
Pertumbuhan Uang Beredar

Sumbar Bam Indonesi
3.7 Analisis Industri Konstruksi

Industri konstruksi di Indonesia adalah sektor yang sangat vital dan strategis
bagi pertumbuhan ekonomi. Pendorong Industri konstruksi ini sangat
dipengaruhi oleh belanja pemerintah seperti proyek-proyek infrastruktur besar
seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, dan program strategis nasional (PSN)
menjadi motor utama pertumbuhan. Di tambah lagi dengan sektor swasta yaitu
dengan adanya pembangunan gedung komersial (perkantoran, pusat
perbelanjaan, hotel), perumahan, dan fasilitas industri, Hal tersebut membuat
industri konstruksi memiliki peran yang sangat dalam di perekonomian
Indonesia.

Industri konstruksi diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang stabil pada
tahun 2025, khususnya di sektor bangunan, meskipun tantangan diprediksi
terjadi di konstruksi sipil akibat keterbatasan anggaran. Menurut Cahyono
Siswanto, National Reaseach Manager BCI Central, pasar proyek konstruksi di
Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebasar 5,484 pada tahun 2025 jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pernyatakan ini disampaikan dalam
acara BCI Breakfast Briefing “Indonesia Contruction Market Outlook 2025”,

Kontribusi sektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia
sangat signifikan, mencapai lebih dari 10Y4 dari total PDB nasional. Lebih lanjut,
sektor ini merupakan sumber tenaga kerja yang signifikan, mempekerjakan
jutaan pekerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari buruh
konstruksi hingga tenaga ahli di bidang teknik dan manajemen proyek

ki
Page 38 OCR 0.938
Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme terhadap sektor konstruksi nasional,
didorong oleh sejumlah proyek strategis dan peningkatan investasi di sektor
infrastruktur seperti pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembangunan
jalan tol, serta modemisasi pelabuhan dan bandara, diprediksi akan menjadi
pendorong utama pertumbuhan sektor konstruksi.

Lalu adanya adopsi teknologi digital seperti Building Information Modeling
(BIM), penggunaan drone untuk pemantauan proyek, dan sistem manajemen
proyek berbasis Al semakin meluas, membantu meningkatkan efisiensi dan
kualitas dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Proyeksi pasar pada industri konstruksi menunjukkan skenario pertumbuhan
yang kuat. Beberapa lembaga riset memperkirakan nilai pasar konstruksi
Indonesia meningkat signifikan pada tahun 2025 dengan CAGR positif selama
beberapa tahun kedepan.

Indonesia Contruction Market
NO AM MA
F n
2023 200

Pasar Konstruksi Indonesia mencapai USD 305,48 miliar pada tahun 2025 dan
diperkirakan akan mencapai USD 438,56 miliar pada tahun 2030,
mencerminkan CAGR yang kuat sebesar 7,5055 selama periode perkiraan.
Meningkatnya pengeluaran publik untuk Ibu kota baru Nusantara, koridor jalan
tol Trans-Sumatera, dan ratusan skema jalan, pelabuhan, dan kereta api yang
lebih kecil telah mengukuhkan infrastruktur sebagai mesin pertumbuhan utama
sektor ini. Penanaman Modal Asing (PMA) di kawasan industri dan pusat data
skala besar semakin meningkat berkat aturan kepemilikan asing penuh dan
persetujuan jalur cepat.

Meskipun demikian, industri ini menghadapi beberapa tantangan. Tantangan-
tantangan ini termasuk pada fluktuasi harga bahan bangunan dan
ketergantungan pada impor material tertentu berisiko meningkatkan biaya
proyek yang tidak stabil, khususnya semen dan baja, serta kekurangan tenaga
kerja terampil, Kedua faktor ini mengganggu efisiensi dan jadwal penyelesaian
proyek.

Selain itu, dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi isu penting.
Lebih dari 5015 proyek konstruksi diberikan kepada BUMN yang sudah mapan.
Meskipun ini membantu perusahaan dalam negeri, dominasi ini bisa membatasi

37
Page 39 OCR 0.949
kesempatan bagi sektor swasta, yang pada akhirnya dapat menghambat
inovasi dan persaingan di pasar.

PT Total Bangun Persada Tbk merupakan salah satu perusahaan swasta yang
begerak di bidang konstruksi Sepanjang tahun 2024 perseroan berhasil
membukukan laba bersih sebesar 265 miliar. Dan untuk semester awal 2025,
PT Total berhasil mencatatkan kinerja positif sebesar 174 miliar. Hal tersebut
menunjukkan bahwa perusahaan tetap dapat bersaing dengan kontraktor
BUMN.

Perusahaan konstruksi dapat melakukan diversifikasi portofolio proyek dan
mengutamakan strategi kehati hatian yaitu dengan menjaga arus kas positif,
efisiensi biaya operasional, dan selektif memilih proyek sesuai dengan profil
risiko dan stabilitas ekonomi,

3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel

Dalam proyeksi tahun 2025, proyek pabrik diproyeksikan akan memimpin
kategori industri, mempertahankan dominasinya sebagai subkategori paling
signifikan. Nilai proyeknya diikuti oleh proyek pergudangan, yang memegang
pangsa pasar terbesar kedua.

Proyek Pabrik Nikel Vale Indonesia (Inco) - Pomalaa merupakan
pengembangan smelter nikel terkemuka yang dimiliki oleh Vale Indonesia Tbk,
Huayou Cobalt Co., Ltd, dan Ford Motor Company. Berlokasi di Pomalaa,
proyek ini dirancang untuk menghasilkan endapan sulfida campuran untuk
baterai kendaraan listrik dengan perkiraan kapasitas 120 ton per tahun, meliputi
area seluas 20 hektar. Konstruksi direncanakan akan dimulai pada kuartal
keempat tahun 2025, dengan nilai proyek sebesar Rp7,5 triliun, menjadikannya
salah satu proyek industri bernilai tertinggi di tahun 2025.

Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) pemerintah Indonesia
mengidentifikasi sektor-sektor prioritas seperti industri pembangkit listrik baterai
listrik, sel surya, industri pemurnian dan pengolahan logam, industri karet
penghasil Karet Akrilonitril Butadiena (ABR) dan industri kemurgi.

RIPIN 2025 berfokus pada produksi baterai, generator listrik, sel surya, tenaga
nuklir, dan industri non-logam. Di antara proyek-proyek indusiri yang
direncanakan untuk tahun 2025, Pabrik Alkali-Klor Alkali Chandra Asri (CA-
EDC) menjadi yang terdepan. Pabrik soda kaustik dan etilen diklorida ini, yang
bernilai Rp4,5 triliun, akan memiliki kapasitas produksi masing-masing 400.000
dan 500.000 metrik ton per tahun. Konstruksi direncanakan pada kuartal kedua
tahun 2025, dengan proyek saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi,
Proyek penting lainnya adalah Pabrik Sel Baterai LG Batang-HPAL (Fase 1),
sebuah kolaborasi antara LG Energy Solution dan Indonesia Battery
Corporation. Proyek seluas 18 hektar ini bernilai Rp1,72 triliun dan diperkirakan
akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025, yang saat ini masih
dalam tahap desain.

36
Page 40 OCR 0.947
Pada tahun 2024 dan 2025, industri produksi bateral hulu dan hilir mendominasi
lanskap industri, sejalan dengan prioritas RIPIN.

3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain

Proyek lain-lain yang dominan pada kuartal pertama 2025 adalah Islamic
Centre IKN, sebuah kompleks yang dirancang untuk pusat kegiatan Islam,
dengan luas bangunan total sekitar 220.000 meter persegi. Dengan nilai Rp1,1
triliun, proyek yang berlokasi di Kalimantan Timur ini saat ini masih dalam tahap
konsep dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama 2025.

Proyek penting lainnya dalam kategori ini adalah Ibu Kota Negara (IKN)
Nusantara - Kompleks Peribadatan Basilika & Gereja & Plaza Kerukunan.
Proyek ini mencakup sebuah basilika Katolik empat lantai dengan total luas
lantai 11.998 meter persegi dan sebuah gereja tiga lantai seluas 5.970 meter
persegi. Berlokasi di Kalimantan Timur, proyek ini bernilai Rp704,9 miliar dan
dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025

Pada Triwulan II 2025, salah satu proyek unggulan adalah Pusat Budaya Alam
Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu Keluarga, sebuah gedung
serbaguna delapan lantai dengan luas bangunan sekitar 100.000 meter
persegi. Proyek yang terletak di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini bernilai
Rp800 miliar dan saat ini sedang dalam tahap konstruksi, dengan perkiraan
tanggal mulai pembangunan pada Triwulan | 2025.

310 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Budaya

Pada tahun 2025. beberapa proyek komunitas dan budaya yang dominan
memberikan kontribusi signifikan antara lain IKN Islamic Center, Ibu Kota
Negara (IKN) Nusantara - Kompleks Peribadatan - Basilica & Church & Plaza
Kerukunan, Pusat Budaya Alam Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu
Keluarga, Taman Budaya Kabupaten Sleman, dan Jogja Planning Gallery

Proyek Galeri Perencanaan Jogja meliputi pengembangan area gedung galeri
dengan beberapa bangunan dua lantai, termasuk galeri filsafat, fasilitas umum,
galeri temporer, bangunan urban Jogja, dan bangunan masa depan Jogja. Luas
lahan total sekitar 12.500 meter persegi, dengan perkiraan nilai proyek sebesar
Rp350 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini diperkirakan akan mulai
dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap
desain dan dokumentasi,

Proyek Taman Budaya Kabupaten Sleman meliputi gedung pertunjukan dan
mezzanine, kantor pengelola, perpustakaan, pusat jajanan, pendopo, dan
arnfiteater. Luas total bangunan sekitar 10.000 meter persegi, dengan nilai
proyek Rp140 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini dijadwalkan mulai
pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap desain dan
dokumentasi.

39
Page 41 OCR 0.950
Pada tahun 2025, wilayah dengan perkiraan nilai proyek masyarakat dan
budaya tertinggi adalah Kalimantan, Jawa Tengah & DIY, dan Jabodetabek,
yang mencerminkan investasi signifikan di wilayah ini

Proyek komunitas & budaya utama di Kalimantan meliputi Islamic Center IKN
dan Kompleks Ibadah Nusantara Ibu Kota Negara (IKN) - Basilika & Gereja &
Plaza Kerukunan, yang menampilkan peran Kalimantan sebagai pusat
perkembangan nasional dan budaya.

3.11 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi

Pada tahun 2025, proyek olahraga & rekreasi yang signifikan adalah Taman
Hiburan Tanamori Labuan Bajo dan Gedung Baladiri Madani Kota Palu. Taman
Hiburan Tanamori Labuan Bajo merupakan proyek pengembangan taman
hiburan seluas 28 hektar, yang menampilkan berbagai atraksi seperti area
permainan, kebun binatang, taman air, museum, pusat perbelanjaan, dan pusat
jajanan, dengan nilai proyek sebesar Rp255 miliar, Terletak di Nusa Tenggara
Timur, konstruksi proyek ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun
2025, dan saat ini masih dalam tahap konsep.

Sementara itu, proyek Gedung Baladiri Madani Kota Palu meliputi renovasi
gedung olahraga tiga lantai dengan luas total 48.000 meter persegi dan nilai
proyek sebesar Rp380 miliar. Proyek yang berlokasi di Sulawesi Tengah ini
diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini
masih dalam tahap konsep.

Beberapa kawasan kunci untuk proyek olahraga dan rekreasi pada tahun 2025
meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Proyek-proyek penting
antara lain BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi, BSD Theme Park
(Fase 1) - Cimory Dairyland, dan Gelanggang Remaja Jakarta Barat (Paket
2023). BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi merupakan proyek
pengembangan bertema taman air senilai Rp80 miliar, yang diperkirakan akan
mulai dibangun pada kuartal keempat tahun 2025 dan saat ini masih dalam
tahap konsep. BSD Theme Park (Fase 1) - Cimory Dairyland, yang berfokus
pada kebun binatang dan kompleks peternakan dengan fasilitas umum, bernilai
Rp50 miliar dan dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025,
yang saat ini masih dalam tahap desain dan dokumentasi, Proyek Gelanggang
Remaja Jakarta Barat dengan nilai proyek Rp99,09 miliar akan menampilkan
tiga gedung olahraga dalam ruangan dan diharapkan mulai dibangun pada MW
2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi.

Di Jawa Barat dan Kalimantan, estimasi nilai proyek untuk pengembangan
olahraga dan rekreasi pada tahun 2025 masing-masing adalah Rp1,81 miliar
dan Rp1,19 miliar. Proyek-proyek penting termasuk Taman Bertema MNC Lido
City, Ibu Kota Nasional Nusantara (IKN) - Kebun Raya Nusantara (Fase 1A),
dan Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya. MNC Lido City - Taman
Bertema, pengembangan seluas 50 hektar dengan atraksi, museum, ruang ritel,
dan pusat jajanan, memiliki nilai proyek sebesar Rp250 miliar dan diharapkan

40
Page 42 OCR 0.940
mulai dibangun pada O1 2025, saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi.
Kebun Raya Nusantara (Fase 1A), kebun raya seluas 120.000 meter persegi di
Kalimantan Timur, bernilai Rp96 miliar, dengan konstruksi yang diantisipasi
akan dimulai pada A3 2025 dan saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi.
Proyek Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya yang berlokasi di
Kalimantan Tengah bernilai Rp95,52 miliar dan diharapkan mulai dibangun
pada 01 2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi.

3.12 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi

Jalan dan jembatan diperkirakan akan terus mendominasi pangsa pasar
infrastruktur dan transportasi pada tahun 2025, diikuti oleh sektor pelabuhan &
pekerjaan sipil, bendungan & irigasi, serta bandara dan kereta api.

Sektor infrastruktur dan transportasi diperkirakan akan menunjukkan
pertumbuhan pada O1 2025 tetapi menghadapi penurunan pada kuartal-kuartal
berikutnya, dengan pemulihan diproyeksikan menjelang akhir tahun 2025.
Peningkatan pada A1 2025 didorong oleh dimulainya beberapa proyek
infrastruktur dan transportasi, seperti Pembangunan Jalan Tol Bekasi - Cawang
- Kampung Melayu: Seksi 28 Margahayu - Tambun (Paket 1), Bali Light Rail
Transit (LRT): Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta
(Fase 1A), dan Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga - Rajeg: SS
Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2). Proyak Pembangunan Jalan Tol Bekasi -
Cawang - Kampung Melayu: Seksi 28 Margahayu - Tambun (Paket 1)
merupakan proyek jalan tol dengan perkerasan beton dan pelapisan aspal,
membentang sekitar 3.7 kilometer dengan lebar 20 meter. Proyek ini bemilai
Rp3,59 miliar dan diharapkan mulai dibangun pada A1 2025, saat ini dalam
tahap desain & dokumentasi, Proyek Light Rail Transit (LRT) Bali: Bandara
Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta (Fase 1A) adalah jalur
kereta api layang sepanjang 5,3 kilometer dengan nilai proyek Rp845,66 miliar,
juga dijadwalkan mulai dibangun pada O1 2025, dan berada dalam tahap
desain & dokumentasi. Proyek Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga -
Rajeg: SS Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2) adalah jalan tol sepanjang 3,7
kilometer dengan menggunakan Struktur beton dan lapisan aspal, senilai
Rp736,3 miliar, diharapkan mulai dibangun pada O1 2025, dan saat ini berada
dalam tahap pra-konstruksi.

Namun, penurunan nilai proyek Infrastruktur dam transportasi berkontribusi pada
penurunan anggaran belanja infrastruktur tahun 2025 yang ditetapkan sebesar
Rp400,3 triliun, turun 5,299 dari Rp422,7 triliun pada tahun 2024. Alokasi
anggaran ini akan mencakup infrastruktur kesehatan, pendidikan, konektivitas,
pangan, dan energi, serta proyek-proyek berkelanjutan untuk pembangunan Ibu
Kota Negara (IKN) yang baru. Dengan adanya penurunan anggaran tersebut,
pemerintah akan memprioritaskan proyek-proyek infrastruktur secara selektif,
dengan fokus pada konektivitas untuk pemerataan kesejahteraan. Di antara
prioritas tersebut adalah pembangunan infrastruktur di IKN, termasuk jalan tol
dan rel kereta api, Proyek-proyek penting antara lain Jalan Tol Balsam - KIPP
IKN (Penajam Paser Utara), Pembangunan Jalan Tol Terendam Simpang

“1
Page 43 OCR 0.948
Tempadung, dan Jalur Kereta Api & Stasiun IKN Nusantara. Proyek
Pembangunan Jalan Tol Balsam - KIPP IKN (Penajam Paser Utara) mencakup
jalan tol sepanjang 13,4 kilometer, termasuk terowongan bawah laut sepanjang
1 kilometer, dengan nilai proyek sebesar Rp9,3 triliun. Konstruksi dimulai pada
Triwulan Il 2024 di Kalimantan Timur, Proyek Jalur Kereta Api dan Stasiun IKN
Nusantara, dengan nilai Rp117 miliar, mencakup pembangunan jalur kereta api
sepanjang 83,93 kilometer dan 14 stasiun kereta api. Proyek ini diperkirakan
akan mulai dibangun pada Triwulan | 2025 dan saat ini masih dalam tahap
Konsep.

Proyek infrastruktur dan transportasi diklasifikasikan ke dalam beberapa
kategori, termasuk Jalan & Jembatan, Pelabuhan & Pekerjaan Sipil, Bendungan
& Irigasi, dan Bandara & Kersta Api.

343 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan

Sektor infrastruktur jalan merupakan elemen sentral dari proyek strategis
nasional Indonesia, dengan fokus khusus pada perluasan jaringan jalan tol.
Sejumlah proyek jalan tol saat ini sedang berjalan atau direncanakan di
berbagai wilayah utama, termasuk Jabodetabek, Trans Sumatera, akses
Patimban, Yogyakarta, Semarang, Probolinggo, dan akses IKN Nusantara.
Untuk memfasilitasi perkembangan ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mengembangkan strategi yang berfokus
pada perluasan pembiayaan infrastruktur melalui kerja sama pemerintah dan
badan usaha (KPBU), Pendekatan ini bertujuan untuk menarik investasi sektor
swasta guna mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan
penting di seluruh negeri, memastikan pelaksanaan yang tepat waktu dan
keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan Rp32,31 tnliun untuk
infrastruktur jalan dan jembatan. Anggaran ini akan difokuskan pada
pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas dan struktur, pembangunan
dan duplikasi jembatan, penggantian jembatan, serta peningkatan konektivitas
jalan tol, Pengembangan ini sejalan dengan visi jangka panjang Indonesia
untuk memperkuat infrastruktur transportasi guna mendukung pertumbuhan
ekonomi dan aksesibilitas regional

Sektor jalan dan jembatan memainkan peran dominan dalam proyek
Infrastruktur dan transportasi Indonesia, mencakup sekitar 26,72 dari total
proyek jalan dan jembatan nasional pada tahun 2025.

Proyek jalan dan jembatan akan dipusatkan terutama di Jabodetabek,
Sumatera, dan Jawa Barat. Di Jabodetabek, proyek jalan dan jembatan meliputi
Pembangunan Jalan Tol Layang Cikunir-Ulujami (JORR 2) dan Pembangunan
Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan. Proyek JORR, yang bernilai Rp3,8
triliun, melibatkan pembangunan jalan tol layang sepanjang 6 kilometer dan
sedang dikembangkan oleh konsorsium Marga Metro Nusantara, Adhi Karya,
dan Acset Indonesia. Saat ini, proyek ini sedang dalam tahap kajian teknis.

42
Page 44 OCR 0.945
Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan dengan nilai Rp2,39
triliun.

314 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Sipil

Terdapat variasi regional dan perluasan proyek yang menonjol yang
mendorong aktivitas di area tertentu seperti Sumatera, Jabodetabek, serta
Jawa Tengah & Yogyakarta.

Di Sumatera, terdapat proyek-proyek berskala besar, seperti Pipa Gas Sei
Mangkel-Dumai (senilai Rp3 triliun), yang diperkirakan akan mulai dibangun
pada kuartal ketiga tahun 2025. Berlokasi di Riau dan saat ini masih dalam
tahap konsep, proyek ini merupakan inisiatif infrastruktur gas yang vital. Proyek
penting lainnya, yaitu Dermaga Teluk Kabung dari PT Pertamina, senilai Rp250
miliar, akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 di Sumatera Barat dan saat
ini sedang dalam tahap pra-konstruksi.

Jabodetabek memiliki proyek-proyek yang berkontribusi, termasuk
Pembangunan Saluran Pembuangan Utama IPAL Zona 6 (JSDP Zona 6 Tahap
1 - Paket 2). jaringan perpipaan air limbah sepanjang 14.336 meter dengan nilai
proyek Rp400 miliar. Konstruksi diperkirakan akan dimulai pada Triwulan |
2025. Selain itu, proyek Rel Kereta Api Tulung Bunyut - Baturaja - Dinding
Penahan Tanah, senilai Rp46.452 miliar, merupakan proyek infrastruktur
perkeretaapian sepanjang 92,22 kilometer yang akan dimulai pada Triwulan II
2025. Terakhir, proyek Politeknik Pelayaran Banten - Tanggul Pantai yang akan
berfokus pada perlindungan abrasi pantai, senilai Rp30,983 miliar, dengan
konstruksi dijadwalkan pada Triwulan III 2025.

Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, proyek-proyek utama meliputi Tanggul Pantai
Congot, sebuah inisiatif perlindungan pantai sepanjang kurang lebih 101 meter
dengan nilai proyek Rp95 miliar, yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal
pertama tahun 2025. Sementara itu, proyek Pelabuhan Laut Cilacap, senilai
Rp30 miliar, bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan seluas
20 hektar beserta fasilitas pendukungnya, dengan konstruksi diperkirakan akan
dimulai pada kuartal ketiga tahun 2025.

Secara keseluruhan, dimulainya proyek infrastruktur yang signifikan di berbagai
wilayah menyoroti fokus yang kuat pada pengembangan regional dan
pekerjaan sipil khusus.

315 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & Irigasi

Proyek yang menonjol antara lain Bendungan Jraguna (Paket IV), Bendungan
Cek Kedunglanggar, Bendungan Wairoro, Bendungan Rongkong, dan
Bendungan Muara Juloi (KPBU). Bendungan Jragung (Paket IV), yang terletak
di Jawa Tengah, adalah bendungan serbaguna dengan kapasitas penyimpanan
sebesar 113 juta meter kubik, senilai Rp 250 miliar dan akan mulai dibangun
pada A1 2025. Demikian pula, Bendungan Pengatur Kedunglanggar, juga di

43
Page 45 OCR 0.951
Jawa Tengah, adalah proyek serbaguna senilai Rp 75 miliar, yang dijadwalkan
untuk O1 2025, Di Kalimantan Tengah, Bendungan Muara Juloi (KPBU),
dengan kapasitas 47 juta meter kubik dan nilai proyek sebesar Rp 100 miliar,
diantisipasi akan dimulai pada A2 2025. Bendungan Wairoro, senilai Rp 132,35
miliar dan terletak di Maluku Utara, dan Bendungan Rongkong, dengan nilai
yang sama di Sulawesi Selatan, keduanya diharapkan akan dimulai pada O1
2025. Proyek-proyek ini sebagian besar berada dalam tahap Konsep atau
Desain & Dokumentasi. Untuk irigasi, inisiatif utama mencakup Irigasi
Bengawan Jero, Irigasi DI Pidekso, dan Pembangunan Kanal Tersier DI
Sadawarmna. Proyek Irigasi Bengawan Jero yang berlokasi di Jawa Timur
memiliki jaringan seluas 82,3 juta meter persegi senilai Rp 70 miliar dengan
konstruksi dijadwalkan pada @3 2025. Proyek Irigasi DI Pidekso di Jawa
Tengah senilai Rp 60,1 miliar dijadwalkan pada O3 2025, sedangkan
Pembangunan Kanal Tersier DI Sadawarna di Jawa Barat senilai Rp 100 miliar
direncanakan akan dilaksanakan pada 03 2025. akan dimulai pada A2 2025.
Ketiga proyek tersebut saat ini sedang dalam tahap Konsep. Selain itu, dua
proyek perbaikan sungai besar direncanakan di Jawa Barat: Perbaikan Sungai
& Tanggul Cimanuk di Indramayu (Paket 1) dan Paket 2. Paket pertama
meliputi pembangunan dinding penahan tanah sepanjang 1,6 kilometer dan
pengerukan sungai, senilai Rp308,4 miliar, sementara paket kedua, dengan
cakupan serupa sepanjang 0,8 kilometer, senilai Rp197,7 miliar. Kedua proyek
ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini
sedang dalam tahap Desain & Dokumentasi. Kedua proyek ini secara kolektif
menggarisbawahi pergeseran strategis menuju pembangunan yang terarah dan
berdampak tinggi di sektor bendungan dan irigasi, yang menjawab kebutuhan
spesifik daerah dan meningkatkan infrastruktur pengelolaan air di seluruh
Indonesia.

Anggaran sumber daya air pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp26,53 triliun
dengan fokus pada pembangunan bendungan, rehabilitasi jaringan irigasi, dan
penyediaan air baku di kawasan strategis.

3.16 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api

Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan Rp147 triliun untuk
penyelesaian fasilitas sisi darat di Bandara Khusus WVIP IKN Nusantara,
Pembangunan terminal baru di Bandara Fatmawati Soekamo di Bengkulu akan
dilanjutkan pada tahun 2025, di bawah pengelolaan Angkasa Pura. Proyek ini
tidak hanya mencakup pembangunan terminal tetapi juga perbaikan atau
relokasi menara kontrol yang saat ini berada di terminal utama. Beberapa
proyek kereta api utama pada tahun 2025, seperti Mass Rapid Transit (MRT)
Jalur Timur-Barat Medan Satria - Tomang (Fase 1 - Tahap 1) dan Light Rail
Transit (LRT) Bali: Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta
(Fase 1A). Proyek MRT Jalur Timur-Barat, senilai Rp4,46 triliun, merupakan
pembangunan kereta api terpadu sepanjang 24,527 kilometer yang
menampilkan 21 stasiun dan 9 stasiun bawah tanah, Berlokasi di Jakarta,
proyek ini saat ini berada dalam tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan
akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan ditargetkan selesal pada

44
Page 46 OCR 0.939
tahun 2030, Demikian pula, proyek LRT Bali, yang membentang sekitar 5.3
kilometer, merupakan jalur kereta api layang senilai Rv845,66 iniliar, Berlokasi
di Bali, proyek ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan
diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025.

Proyek-proyek penting di Jawa Barat antara lain pembangunan jalur kereta api
Cipatat-Saksasaat via Padalarang, pembangunan jembatan, terowongan, dan
jalur kereta api, serta pembangunan jalur kereta api Stasiun Pegaden Baru di
Pelabuhan Patimban. Proyek Cipatat-Saksasaat meliputi jalur kereta api
sepanjang 15 kilometer, dua jembatan sepanjang 100 meter, dan terowongan
sepanjang 300 meter, dengan nilai estimasi Rp137,286 miliar. Konstruksi
direncanakan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025, dan saat ini masih
dalam tahap konsep. Proyek Stasiun Pegaden Baru-Pelabuhan Patimban,
senilai Rp120 miliar, merupakan jalur kereta api sepanjang 41 kilometer yang
menyediakan akses ke Pelabuhan Patimban. Proyek ini juga masih dalam
tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan akan dimulai pada kuartal
keempat tahun 2025,

Di Bali dan Nusa Tenggara, proyek LRT Bali merupakan inisiatif transportasi
yang dominan, Jalur kereta api layang ini membentang sekitar 5,3 kilometer
dan diperkirakan bernilai Rp845,86 tnilia, Proyek yang dirancang untuk
meningkatkan konektivitas di sekitar Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai
ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan dijadwalkan mulai
dibangun pada kuartal pertama tahun 2025.

3.17 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik

Pemerintah telah menguraikan beberapa inisiatif strategis untuk mencapai Net
Zero Emissions pada tahun 2080, terutama dengan mengurangi emisi gas
rumah kaca. Komponen utama dari rencana ini adalah pengembangan energi
terbarukan, yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar fosil dalam
jangka panjang. Melalui Peta Jalan Transisi Energi, pemerintah bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas pembanakit listrik energi terbarukan (EBT) sebesar
51,695, atau 21 gigawatt (GW), pada tahun 2030. PLN (Perusahaan Listrik
Negara) juga akan memulai perdagangan karbon di 55 Pembangkit Listrik
Tenaga Uap (PLTUS), dengan semua pembangkit listrik, termasuk PLTGU dan
PLTG, diharapkan mematuhi mekanisme perdagangan karbon pada tahun
2025, Pemerintah berencana untuk mempercepat pengembangan pembangkit
energi terbarukan skala besar, dengan fokus pada tenaga surya, tenaga air,
dan tenaga angin, sambil menghapuskan investasi masa depan pada
pembangkit listrik berbasis batu bara (PLTU). Pada tahun 2040, PLN
memproyeksikan bahwa 7596 pembangkit listriknya akan bergantung pada
energi terbarukan dan 25Y5 pada gas. Selain itu, PLN tengah menerapkan co-
firing di 46 PLTU, menggunakan biomassa sebagai pengganti batu bara, dan
berencana memperluas inisiatif ini menjadi 52 PLTU pada tahun 2025.

Indonesia memiliki potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang signifikan,
diperkirakan mencapai 3.687 GW, meliputi potensi surya sebesar 3.294 GW,

45
Page 47 OCR 0.946
potensi hidro sebesar 95 GW, potensi bioenergi sebesar 57 GW, potensi angin
sebesar 155 GW, potensi panas bumi sebesar 23 GW, dan potensi gelombang
laut sebesar 63 GW, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
melaporkan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi panas bumi
sebesar 1.341,5 megawatt ekuivalen (MWe), yang mencakup potensi sumber
daya dan cadangan. Proyek-proyek utama di wilayah ini antara lain Pembangkit
Listrik Tenaga Panas Bumi Wae Sano (30-45 MW, senilai Rp4 triliun) dan
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (40 MW, senilai Rp2,4 triliun).
Indonesia awalnya menargetkan mencapai 23W energi terbarukan dalam
bauran energinya pada tahun 2025. Namun, target ini mungkin direvisi turun
menjadi 17-1944 karena lambatnya pertumbuhan kapasitas energi terbarukan
selama beberapa tahun terakhir.

348 Prospek Industri Konstruksi Pabrik

Tahun ini, proyek-proyek pabrik sebagian besar berlokasi di Banten. Di Banten,
nilai proyek-proyek pabrik diperkirakan mencapai Rp9,5 triliun. Pertumbuhan ini
sebagian besar didorong oleh PT Chandra Asri Pacific, Tbk, yang berencana
membangun tiga pabrik utama di wilayah tersebut, dengan kontribusi sebesar
Rp8,3 triliun. Proyek-proyek utama tersebut meliputi Pabrik Chandra Asri Alkali
- Chlor Alkali (CA-EDC) dan Pabrik Chandra Asri Petrochemical Complex II
(CAP2) - High Density Polyethylene (HDPE). Pabrik yang terakhir merupakan
fasilitas petrokimia dengan kapasitas produksi 450 kiloton per tahun, senilai
Rp3 triliun, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal ketiga 2025,
yang saat ini masih dalam tahap pra-konstruksi.

Di Indonesia Timur, proyek konstruksi penting meliputi Kawasan Industri Pupuk
Fakfak Timur: Pabrik Amonia Pupuk Kaltim - Fakfak, Pabrik Urea Pupuk Kaltim
- Fakfak, dan Pabrik Metanol Pupuk Kaltim - Fakfak. Pabrik amonia
berkapasitas 2.500 metrik ton dengan nilai Rp1 triliun ini dijadwalkan mulai
dibangun pada kuartal keempat 2025. Pabrik urea berkapasitas 3.500 metrik
ton per hari dengan nilai yang sama dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal
kedua 2025, sementara pabrik metancl berkapasitas 3.000 metrik ton per hari
dengan nilai proyek Rp1 triliun akan dimulai pada kuartal keempat 2025.
Proyek-proyek ini masih dalam tahap konseptual.

Di Jawa Tengah, beberapa kawasan industri siap memfasilitasi investor.
Beberapa di antaranya adalah Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB),
Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Wijayakusuma di Kota Semarang,
Aviara Industrial Park seluas 462 hektar, dan Jatengland Industrial Park Sayung
di Demak seluas 300 hektar.

Grand Batang City, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan kedua,
mencakup total luas lahan 650 hektar. Proyek ini terus menarik minat
perusahaan asing melalui perjanjian lahan industri, yang semakin memperkuat
kapasitas Indonesia untuk menampung dan memperluas operasi pabrik.

Simber: — Kompas.com (2024), “Tahun 2025, Pasar Konstruksi Bakal Tumbuh 5,489”.
Arkopay (2025), “Proyeksi Pertumbuhan Industri di 2025"

46
Page 48 OCR 0.924
Mhd Taufik Arifin ANZIF (2024), “Big Opportunities In 2025: What Contruction
Entrepreneurs Shouki Know?”

Market Research Indonesia (2024), “Opportunities & Risk in Indonesia Construction
Market Outicok 2025"

Mordar Intelbgence (2024), “Indonasia Contruction Market Sze and Share",

BCI Cena! (2025), “Indonesia Construction Market Outlook 2025"

3.19 Prospek Penambahan KBLI Baru

Adanya rencana penambahan KBLI baru memiliki prospek yang baik sejalan
dengan sektor yang menjadi tren di perekonomian Indonesia. Sehingga
penambahan KBLI Baru memiliki potensi pasar dan proyeksi pertumbuhan
sector-sektor sebagai berikut:

a. KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi

Penambahan KBLI Konstruksi Sentral Komunikasi terkait bangunan data
center yang menjadi sarana penyimpanan cloud memiliki potensi pasar
yang baik. Aktivitas konstruksi akan berfokus pada tiga pilar utama:
percepatan adopsi teknologi 5G, perluasan jaringan fiber-to-the-home
(FTTH), dan pengembangan Data Center sebagai pusat ekosistem digital.
Nilai pasar Data Center di Indonesia diproyeksikan mencapai
USD2,13miliar pada tahun 2024 dan diperkirakan akan tumbuh signifikan
hingga USD6,92miliar pada tahun 2032, mencerminkan Compound Annual
Growth Rate (CAGR) sekitar 147515. Proyeksi Investasi Data Center
bahkan diperkirakan mencapai USD3,79miliar pada tahun 2030, didorong
oleh peningkatan kebutuhan kapasitas yang cepat. Permintaan data
terhadap konstruksi telekomunikasi berkapasitas tinggi tetap kuat dan akan
menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi digital nasional, Sehingga
adanya penambahan KBLI Konstruksi Sentral Telekomunikasi memiliki
proyeksi pertumbuhan yang akan terus meningkat untuk kedepannya.

b. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
memiliki potensi pasar yang sangat besar di Indonesia dan didorong oleh
kebutuhan mendesak untuk mencapai ketahanan air dan pangan nasional.
Pemerintah telah menetapkan target ambisius melalui RPJMN 2020-2024,
termasuk pembangunan 63 bendungan baru dan penyediaan 10 juta
sambungan rumah untuk air minum, dengan total kebutuhan investasi untuk
sektor SDA diperkirakan mencapai sekitar Rp 577 Triliun selama periode
tersebut. Potensi ini semakin diperkuat oleh tingkat urbanisasi yang tinggi
dan tantangan perubahan iklim yang membutuhkan sistem pengendali
banjir, irigasi, dan air baku yang lebih andal. Proyeksi pertumbuhan
subsektor konstruksi SDA diprediksi akan stabil dan positif, sejalan dengan
proyeksi pertumbuhan sektor konstruksi dan Infrastruktur Indonesia secara
keseluruhan yang diperkirakan tumbuh pada tingkat CAGR sekitar 5,614
hingga 7,595 hingga tahun 2030, Dengan infrastruktur yang menjadi pusat
kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengatasi

47
Page 49 OCR 0.949
tantangan sosial-lingkungan, investasi di bidang SDA akan tetap menjadi
prioritas strategis, menjamin permintaan pasar yang berkelanjutan bagi
pelaku jasa konstruksi di tahun-tahun mendatang.

. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan
memiliki potensi pasar yang sangat prospektif di Indonesia. Hal ini
didorong oleh posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan dan
komitmen pemerintah untuk memperkuat konektivitas maritim dan logistik
nasional. Pasar ini berfokus pada pembangunan denmaga peti kemas
(kontainer), terminal kargo curah (cair dan kering), fasilitas kapal tunda, dan
infrastruktur penunjang di kawasan pelabuhan. Potensi utamanya
bersumber dari program-program besar seperti Tol Laut dan Proyek
Strategis Nasional (PSN), yang menargetkan pembangunan dan
pengembangan Jaringan Pelabuhan Utama Terpadu (Major Project) di
berbagai lokasi strategis, Proyeksi pertumbuhan untuk subsektor konstruksi
pelabuhan non-perikanan diperkirakan akan mengikuti tren positif industri
konstruksi infrastruktur secara umum di Indonesia, yang diproyeksikan
tumbuh dengan tingkat CAGR (Compound Annual Growth Rate) sekitar
5.855 dalam periode 2025-2030. Pendorong utama pertumbuhan ini adalah
fokus pada perluasan kapasitas pelabuhan besar yang sudah ada
(misalnya, Patimban dan Tanjung Emas) dan pembangunan fasilitas baru di
wilayah luar Jawa untuk mendukung pertumbuhan regional. Adanya proyek
besar ini dapat menciptakan peluang bagi kontraktor.

. KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi
memiliki potensi pasar didorong oleh target ambisius produksi migas
nasional yang dipatok oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan
Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), yaitu mencapai 1 juta
barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari
(BSCFD) gas pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, industri
hulu migas membutuhkan investasi masif yang ditargetkan mencapai
sekitar US$ 186,7 miliar hingga tahun 2030, atau rata-rata sekitar US$ 20
miliar per tahun, Mayoritas Investasi Ini diterjemahkan menjadi proyek-
proyek besar yang memerlukan konstruksi sipil, termasuk pengembangan
fasilitas pemrosesan dan pengolahan onshore (daratan), pembangunan
basis logistik, terminal penerimaan dan penyimpanan, serta pembangunan
infrastruktur penunjang seperti jalan akses, jembatan, dan sarana utilitas di
sekitar wilayah operasi, Hal ini menunjukkan bahwa konstruksi bangunan
sipil minyak dan gas bumi memiliki proyeksi yang berkelanjutan di masa
mendatang.
Page 50 OCR 0.942
8. KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan didukung
dengan potensi pasar yang berada pada titik pertumbuhan yang sangat
kuat dan strategis, terutama didorong oleh program hilirisasi mineral
(mineral downstream) nasional. Kebijakan larangan ekspor bijih mentah
telah memicu lonjakan investasi untuk pembangunan fasilitas pemrosesan
dan pemurnian (smelter) di dalam negeri. Pemerintah menargetkan
investasi hilirisasi (termasuk nikel, bauksit, tembaga, dan mineral lainnya)
dapat mencapai Rp 858 triliun (sekitar US$ 42 miliar) untuk 21 proyek
prioritas, serta membidik total investasi hilirisasi sebesar US$ 618 miliar
secara jangka panjang. Proyeksi pertumbuhan subsektor Konstruksi
Bangunan Sipil Pertambangan diperkirakan akan menjadi salah satu
pendorong utama pertumbuhan keseluruhan pasar konstruksi di wilayah
luar Jawa, terutama di Kalimantan dan Sulawesi, yang diproyeksikan
tumbuh dengan CAGR tertinggi hingga 7.4296 untuk Rest of Indonesia (di
luar Jawa). Adanya pertumbuhan investasi di sektor pertambangan memicu
permintaan tinggi terhadap jasa konstruksi bangunan sipil untuk
membangun fasilitas pendukung, pabrik, infrastruktur jalan tambang,
pelabuhan, dan perumahanffasilitas karyawan di kawasan industri
pertambangan. Sehingga adanya penambahan KBLI Baru memiliki proyeksi
pertumbuhan yang terus meningkat.

f. KBLI42917 - Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi memiliki potensi
pasar sangat besar di Indonesia dan terikat terikat langsung pada upaya
transisi energi untuk mencapai target bauran energi terbarukan (23Y pada
2025) dan komitmen Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. Indonesia
memiliki cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia, dengan memiliki
potensi panas bumi sebesar 23,74 gigawatt (GW) yang tersebar di 368
lokasi. Hingga akhir 2024, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) mencatat terdapat 2,68 GW PLTP yang sudah terpasang.
Kesenjangan antara potensi besar dan utilitas yang masih rendah ini
menjadi peluang besar bagi sektor konstruksi sipil. Pembangunan
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) membutuhkan jasa
konstruksi sipil yang ekstensif, meliputi akses dan infrastruktur lokasi
meliputi pembangunan jalan akses, jembatan, dan fasilitas logistik di lokasi
terpencil. Fasilitas Non — Kelistrikan meliputi Pembangunan kantor,
workshop, dan fasilitas pendukung operasional. Adanya KBLI Baru ini
sangat membuka peluang baru kontraktor yang memiliki spesialisasi dalam
heavy civil works untuk memperluas jangkauan dan memiliki proyeksi
pertumbuhan yang terus meningkat.

9. KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga memiliki
potensi pasar dengan pertumbuhan yang kuat, didorong oleh dua faktor

49
Page 51 OCR 0.944
utama yaitu Peningkatan Anggaran Pembangunan Daerah untuk
menyelenggarakan event regional (PON dan kompetisi daerah) serta tren
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban. Di sektor publik, fokus utama
konstruksi sipil adalah revitalisasi stadion dan Gelanggang Olahraga (GOR)
agar memenuhi standar keamanan dan teknis untuk menjadi venue event
nasional, didukung oleh anggaran dari Pemerintah Pusat dan Daerah.
Sementara itu, di sektor swasta, terjadi lonjakan permintaan untuk fasilitas
olahraga niche, seperti lapangan mini-soccer, indoor sport hall, dan fasilitas
Padel, yang terintegrasi dengan pengembangan properti residensial dan
komersial (apartemen, mixed-use area), Pertumbuhan ini menjadikan
konstruksi fasilitas olahraga sebagai segmen bangunan komersial yang
paling dinamis. Proyeksi pertumbuhan untuk sektor konstruksi ini
diperkirakan akan mengikuti laju pertumbuhan industri konstruksi bangunan
komersial yang stabil, dengan CAGR 845 hingga 2029. Pendorong utama
pertumbuhannya adalah pergeseran pola konsumsi masyarakat yang
menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup premium dan juga
dorongan dari Pemerintah melalui Indeks Pembangunan Olahraga (IPO)
untuk pemerataan fasilitas di tingkat Kabupaten/Kota. Dengan adanya
proyek-proyek strategis di berbagai daerah, kontraktor yang memiliki
spesialisasi dalam desain multifungsi dan konstruksi berbasis teknologi
(Smart Building) akan memimpin pasar, memastikan investasi dalam
infrastruktur olahraga tidak hanya bersifat musiman tetapi berkelanjutan
dan profitable,

, KBLI 42919 - Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

Penambahan KBLI Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl dalam
klasifikasi konstruksi Indonesia umumnya merujuk pada proyek-proyek sipil
non-infrastruktur besar (seperti jalan, jembatan, bandara, atau dam) yang
berfungsi sebagai fasilitas umum, sosial, dan fasilitas sipil khusus lainnya,
Sektor ini didorong oleh fokus pembangunan pada peningkatan kualitas
sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan publik di daerah. Potensi
pasar untuk kategori Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, yang
mencakup pembangunan dan renovasi fasilitas sosial, kesehatan,
pendidikan, dan layanan publik daerah lainnya, sangat menjanjikan
meskipun bersifat non-infrastruktur besar. Dorongan utama berasal dari
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045
yang menekankan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan
pelayanan publik, Permintaan yang stabil dari sektor publik ini akan menjadi
penyeimbang terhadap volatilitas proyek infrastruktur besar, menjadikannya
sektor yang andal bagi kontraktor lokal dan menengah. Proyeksi
pertumbuhan sektor ini diharapkan sejalan dengan estimasi pertumbuhan
industri konstruksi bangunan komersial yang stabil, dengan CAGR 5,814
dari 2025 - 2030. Tren konstruksi sipil lainnya juga akan diwarnai oleh
standarisasi kualitas dan tuntutan untuk mengadopsi konsep bangunan
berkelanjutan (green building) dan bangunan pintar (smart building) pada
fasilitas publik baru. Adanya potensi pasar yang baik menunjukkan bahwa

s0
Page 52 OCR 0.941
adanya penambahan KBLI Baru memiliki proyeksi dan peluang yang baik di
masa depan,

KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipi Fasilitas Pengolahan Produk
Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya

Pasar konstruksi untuk fasilitas pengolahan produk kimia, petrokimia, dan
farmasi di Indonesia diproyeksikan tumbuh sangat agresif dan menjadi
salah satu segmen konstruksi paling bernilai hingga tahun 2030, Pendorong
utama adalah Program Hilirisasi Nasional yang bertujuan mengurangi
ketergantungan terhadap impor yang saat ini masih mencapai lebih dari
U$9 miliar atau sekitar Rp 147 triliun per tahun dan meningkatkan nilai
tambah sumber daya alam. Di sektor Petrokimia, investasi diramal
menembus Rp 508,6 triliun hingga 2030 melalui Proyek Strategis Nasional
(PSN) besar, yang secara langsung memicu permintaan konstruksi
Engineering, Procurement, and Construction (EPC) skala raksasa untuk
pembangunan kompleks pabrik, tangki penyimpanan, dan fasilitas utilitas
terintegrasi. Sementara di sektor Farmasi, pasar didorong oleh kebutuhan
kemandirian bahan baku obat dan pertumbuhan pasar precision medicine
yang diproyeksikan mencapai US$ 779.3 juta pada 2030, menuntut
konstruksi pabrik farmasi yang memenuhi standar Good Manufacturing
Practice (GMP) dan bioteknologi. Proyeksi pertumbuhan untuk segmen
konstruksi ini diperkirakan memilki CAGR 7,149 antara 2025 — 2030.
Kompleksitas teknis konstruksi di sektor ini tergolong tinggi, melibatkan
disiplin ilmu sipil khusus untuk penanganan bahan berbahaya, struktur
tahan gempa, dan instalasi mekanikal-elektrikal (M/E) yang presisi.
Kontraktor yang akan memimpin pasar adalah yang memiliki kapabilitas
turnkey (EPC) serta berpengalaman dalam manajemen risiko tinggi dan
implementasi teknologi canggih seperti digitalisasi pabrik dan Building
Information Modeling (BIM) untuk memastikan kepatuhan regulasi
keselamatan dan lingkungan (K3L) yang ketat. Dengan adanya KBLI Baru
dapat penambah peluang konstruksi yang lebih cerah di masa depan.

KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

Segmen Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, yang secara
spesifik mencakup pembangunan fasilitas vital non-infrastruktur besar
seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Tempat Pengolahan
Sampah Terpadu (TPST), fasilitas pengelolaan limbah (termasuk waste-to-
energy), dan fasilitas sosiallingkungan khusus lainnya, memiliki potensi
pasar yang sangat besar, Dorongan utamanya adalah kebijakan
pembangunan berkelanjutan dan green economy yang tertuang dalam
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045,
serta target pemerintah untuk mencapai Indonesia Bebas Sampah 2029.
Permintaan konstruksi datang dari kebutuhan mendesak untuk
menyelesaikan isu lingkungan dan kesehatan publik. Khusus untuk
pengelolaan sampah, Indonesia diperkirakan membutuhkan investasi
hingga Rp 300 triliun untuk mencapai target pengelolaan 100 pada 2029,

51
Page 53 OCR 0.940
membuka peluang masif untuk pembangunan fasilitas Refuse-derived Fuel
(RDF) dan IPAL industri/domestik skala besar. Proyeksi pertumbuhan
sektor konstruksi khusus ini diprediksi stabil dan cenderung agresif -
berkontribusi signifikan pada pertumbuhan keseluruhan sektor sipii,
konstruksi secara umum diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 7.594
hingga 2030, dan sektor "lingkungan'utilitas khusus" akan menjadi strategic
frontier yang mendorong pertumbuhan tersebut. Pertumbuhan ini akan
didominasi oleh skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)
dan investasi swasta (green investment), yang fokus pada proyek
pengelolaan limbah dan air. Kontraktor yang unggul di segmen ini harus
memiliki spesialisasi tinggi dalam teknologi lingkungan, terutama dalam
EPC untuk fasilitas pengolahan limbah B3, instalasi bioteknologi, dan
integrasi teknologi cerdas (smart systems) untuk memantau kualitas efluen.
Sehingga adanya KBLI Baru memiliki peluang proyeksi pertumbuhan sektor
konstruksi yang stabil dan cenderung agresif di masa depan

3.20 Persaingan Usaha

Jumlah perusahaan/usaha konstruksi di Indonesia yang terdapat dalam
Kerangka Sampel (Sampling Frame) Survei Perusahaan/Usaha Konstruksi
Tahun 2024 adalah sebesar 186.534 perusahaan Berikut Peta Persebaran
Perusahaan/Usaha Konstruksi di seluruh wilayah Indonesia Tahun 2024:

52
Page 54 OCR 0.936
Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan/usaha konstruksi kurang dari
5.000 perusahaan ada sebanyak 25 (dua puluh lima) provinsi, yaitu: Provinsi
Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung,
Kepulauan Riau, DI, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan
Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara,
Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan
Papua Pegunungan. Sedangkan provinsi yang mempunyai jumlah
perusahaan/usaha konstruksi antara 5.000 hingga 10,000 perusahaan ada
sebanyak 8 (delapan) provinsi, yaitu: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Riau, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan
Timur, Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan konstruksi antara 10.000
hingga 15.000 perusahaan ada sebanyak 3 (tiga) provinsi, yaitu: Provinsi DKI.
Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan Sedangkan provinsi yang
mempunyai perusahaan konstruksi lebih besar dari 15.000 perusahaan ada
sebanyak 2 (dua) provinsi, yaitu: Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Provinsi yang mempunyai perusahaan konstruksi paling sedikit adalah Provinsi
Gorontalo, yaitu hanya sebesar 653 perusahaan. Sedangkan provinsi yang
mempunyai perusahaan konstruksi paling banyak adalah Provinsi Jawa Timur
dengan jumlah perusahaan sebesar 23.319 perusahaan.

Ditinjau dari Kualifikasi Usahanya, perusahaan konstruksi Indonesia mayoritas
berkualifikasi Kecil yaitu sebesar 77,154 dengan jumlah 143.914 perusahaan
dan kualifikasi Menengah sebesar 12,026 dengan jumlah 22.414 perusahaan.
Sedangkan yang paling sedikit adalah Perusahan Besar ada sebanyak 1.176
perusahaan,

Berdasarkan analisis berdasarkan profomma laporan keuangan, kompetitor
Pa dari TOTAL yaitu:

PT Adhi Karya (Persero) Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk

PT Nusa Raya Cipta Tbk

PT Acset Indonusa Tbk

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk

PT Aesler Grup Internasional Tbk

PT Paramita Bangun Sarana Tbk

DADORYNA

3.21 Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang dilakukan TOTAL yaitu:

1, Menjadi yang terdepan di dalam bidang jasa konstruksi melalui strategi
diferensiasi, bukan strategi harga rendah yang  terimplementasi
berdasarkan nilai-nilai sebagai berikut:

-  Pembangun yang berkualitas
- Terpercaya dan dapat diandalkan

53
Page 55 OCR 0.915
- Berorientasi kepada pelanggan dan pengalaman pelanggan yang
prima

- Kinerja yang berstandar internasional

- Kondisi keuangan yang sehat

2. Fokus pada speasialisasi dan jasa yang meliputi:
- Spesialisasi
a. Bangunan premium dan bangunan tinggi
b. Bangunan pabrik industri
- Jasa
a. Konstruksi
b. Manajemen proyek
€. Rancang bangun
Page 56 OCR 0.941
BAB IV
ANALISIS ASPEK TEKNIS

41 Bisnis TOTAL

TOTAL melaksanakan bisnis dengan berfokus pada pelayanan di bidang
konstruksi gedung sebagai kontraktor (contractor).

1. Kontraktor Utama

TOTAL memiliki peran, tugas dan tanggung jawab sebagai kontraktor utama
yang meliputi:
- Perencanaan & monitoring proyek secara menyeluruh, mulai dari awal
pembangunan proyek hingga proyek selesai,
- Manajemen lapangan,
- Penerapan metode konstruksi yang optimal,
- Perekrutan dan pengelolaan seluruh sub-kontraktor, dan
Pemilihan dan pengadaan bahan bangunan.
Selain itu, TOTAL juga mengerjakan proyek-proyek Joint Operation khususnya
untuk proyek-proyek besar dan proyek-proyek berskala internasional.

2. Kontraktor Rancang Bangun

TOTAL melakukan pengembangan diferensiasi yang dilaksanakan melalui
inovasi dan aplikasi gagasan-gagasan baru dalam setiap proyek yang
dijalankan, seperti metode rancang bangun. Metode ini memberikan manfaat
penting dalam pengembangan proyek

Dalam metode rancang bangun, TOTAL berperan sebagai kontraktor utama
serta bertanggung jawab dalam penyediaan tim desain secara terpadu sejak
awal pelaksanaan proyek. Melalui metode tersebut, pelanggan tidak periu
berurusan dengan pihak lain karena semua pekerjaan telah ditangani oleh satu
pihak saja sebagai koordinator, yakni TOTAL. Hal ini membawa dampak positif
terhadap biaya yang dikeluarkan pelanggan, pengurangan risiko kenaikan
biaya, serta kepastian bahwa proyek akan selesai dan diserahkan sesuai
jadwal. TOTAL merancang dan membangun berbagai proyek dalam berbagai
spesifikasi.

Layanan rancang bangun ini meliputi:

- Peran dan tanggung jawab sebagai main contractor seperti tercantum di
atas,

- Koordinasi tim desain internal dan konsultan pihak ketiga, antara lain
arsitektur, struktur, M&E, dan

- Pengawasan secara berkala aspek-aspek struktural, arsitektural, dan M&E
saat konstruksi dilaksanakan.
Page 57 OCR 0.955
Karakteristik Usaha

Karakteristik TOTAL sebagai perusahaan yang fokus pada bisnis jasa

kontruksi gedung memiliki sifat spesifik yang ditandai oleh beberapa faktor:
Pada umumnya, bisnis jasa konstruksi memang memiliki risiko yang cukup
tinggi terhadap kenaikan material, BBM, dan nilai tukar rupiah. TOTAL
mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan pembelian “kontrak payung”
untuk material penting setelah penandatanganan kontrak. Risiko kenaikan
sudah bisa diperkecil sehingga proyek tidak terancam mengalami kerugian
dan keterlambatan.

- Di tengah banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat, banyak
kendala yang dihadapi oleh kontraktor, terutama mengenai Sumber Daya
Manusia (SDM), sub-kontraktor (subkon) dan mandor. Untuk itu, TOTAL
mengadakan pelatihan terus-menerus, menjaga reputasi keuangan dengan
pembayaran yang baik dan tepat waktu kepada para subkon dan mandor,
sehingga mereka merasa nyaman dan dalam jangka panjang mereka
menjadi mitra TOTAL yang setia, sehingga Perseroan dapat menjaga
kualitas produk serta efisiensi biaya dan waktu.

Bisnis jasa konstruksi memang terasa kompetitif dengan sumber daya manusia
yang terbatas. Akan tetapi, TOTAL bisa mengantisipasi hal ini tidak dengan
persaingan harga termurah, tetapi dengan value dan guality lebih yang
diberikan kepada pelanggan, Secara menyeluruh, proses jasa konstruksi dapat
dilihat semua pihak, mulai dari fondasi sampai penyelesaian bangunan. Semua
tim terlibat dapat melihat proses pembuatannya, baik dalam segi proses desain,
pelaksanaan, pemecahan masalah, pembahasan mutu dan biaya, hingga
antisipasi target waktu. Di sini dapat dilihat keterlibatan emosional antara
TOTAL dengan pemilik proyek serta partisipan lainnya, karena kualitas dan
hasil pekerjaan bukan hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses
pelaksanaan sehari-hari di proyek tersebut, yang melibatkan culture dan m-
TOTAL yang bisa dirasakan sehari-hari di lapangan sehingga semua pihak
merasa nyaman.

Berikut merupakan beberapa proyek konstruksi yang sedang dilakukan oleh
TOTAL:
1. ADR Tower, Jakarta

Page 58 OCR 0.918
2. Cimory Head Office, Jakarta 3. OPUS Park Apartment, Bogor

S7
Page 59 OCR 0.927
5. Jakarta Gelora Marriot Hotel 6. Hotel Koenokoeni Semarang

58
Page 60 OCR 0.962
9. Hotel Padma Bandung

59
Page 61 OCR 0.806
12.Sekolah Cikal BSD

13. Data Center Bali

69
Page 62 OCR 0.930
15.Data Center, Deltamas Bekasi

4.2 Rencana Kegiatan Usaha Baru

TOTAL rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu:

KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi

KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air

KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi

KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan

2055

81
Page 63 OCR 0.949
"OP

Lk

KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi

KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga

KBLI 42919 — Konsiruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk
Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya

KBLI 42928 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

4.3 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan

Seiring berjalannya tahun 2025, Prospek konstruksi di Indonesia juga semakin
mengalami perkembangan yang sejalan disektor yang menjadi tren di
perekonomian Indonesia. Dalam konteks ini, TOTAL berencana untuk
menambah kegiatan usaha baru dengan kode KBLI yang relevan guna untuk
meningkatkan layanan dan daya saing di sektor konstruksi.

KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
sentral telekomunikasi dalam hal ini terkait bangunan data center yang
menjadi sarana penyimpanan cloud yang tengah berkembang di era
teknologi dan database. Perusahaan akan dapat menawarkan konstruksi
yang sesuai standar spesifikasi data center.

KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan prasarana sumber daya air dalam hal ini mendukung program
pemerintah tentang pengelolaan air untuk mengalirkan air ke lahan
pertanian baru untuk swasembada pangan. Dalam konteks ini
perusahaan akan mendukung program tersebut dan menjadikan peluang
lini bisnis yang baru.

KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan pelabuhan bukan perikanan yang merupakan lini bisnis yang
pada dasarnya perusahaan sudah memiliki keahlian di bidang konstruksi
air sehingga dapat menjadi peluang bisnis yang baru di sektor tersebut.

KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi memiliki tantangan dari segi risiko
dan kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga
perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas.

KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan Sipil Pertambangan memiliki tantangan dari segi risiko dan
kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga

62
Page 64 OCR 0.942
£

ji

perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas.

KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil panas bumi memiliki tantangan dari segi risiko dan
kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga
perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas.

KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil fasilitas olahraga. Pemerintah sedang gencar melakukan
revitalisasi sarana olahraga terutama stadion. Peluang tersebut menjadi
bahan pertimbangan perusahaan untuk melakukan pengembangan lini
bisnis di sektor tersebut,

KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil lainnya ytdl, Sektor yang belum tercakup dalam kelompok
KBLI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan perusahaan dalam
mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila ada proyek yang
diperlukan maka perusahaan dapat segera melaksanakan proyek
tersebut.

KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil fasilitas pengolahan produk kimia, petrokimia, farmasi,
dan industri lainnya. Semenjak pandemi covid yang melanda dunia
mengakibatkan beberapa industri yang terdampak langsung yaitu industri
farmasi dan bahan kimia dalam memproduksi obat, disinfektan, dil.
Sektor farmasi dan bahan kimia akhir ini mengalami perkembangan yang
cukup pesat sehingga cenderung ekspansi. Perusahaan dapat
menjawab tantangan tersebut dengan inovasi proyek dan proyek yang
berkualitas

KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
khusus bangunan sipil lainnya ytdl. Sektor yang belum tercakup dalam
kelompok KELI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan
perusahaan dalam mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila
ada proyek yang diperlukan maka perusahaan dapat segera
melaksanakan proyek tersebut.
Page 65 OCR 0.887
44 Proses Bisnis

Berikut adalah bagan alur yang menggambarkan proses bisnis umum dalam
sebuah perusahaan konstruksi. Proses ini terbagi menjadi empat fase utama:
Fase Pra-Proyek, Fase Eksekusi Proyek, Fase Penutupan Proyek, dan Fase
Pasca-Proyek.

Fase 1: Pra
1. Identifikasi Peluang/Penerimaan Penawaran:
9. Menerima undangan tender atau mencari peluang proyek baru.
3 Menganalisis permintaan klien.
2. Penawaran & Estimasi Biaya:
&« Membaca dan memahami dokumen tender (gambar, spesifikasi,
Bo0).
& Melakukan survei lokasi (jika perlu).
« Menghitung estimasi biaya (material, tenaga kerja, alat,
subkontraktor).
Menyusun dokumen penawaran.
3 Mapostaai & Kontrak:
« Melakukan negosiasi dengan klian.
&« Menandatangani kontrak (SPK - Surat Perjanjian Kerja).

Fase 2: Eksekusi Proyek
1. Perencanaan Proyek:
« Menunjuk manajer proyek dan tim.
&» Membuat jadwal proyek (kurva S, Gani! Chart).
» Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) final.
3 Mengurus perizinan dan dokumen legal.
2 Membuat rencana K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
2. Mobilisasi:
o Mempersiapkan lokasi proyek.
» Mendatangkan alat berat dan bahan konstruksi,
»  Merekrut tenaga kerja.
3. Pelaksanaan Konstruksi:
o Pekerjaan Siruktural: Pondasi, kolom, balok, pelat lantai.
o Pekerjaan Arsitektur: Dinding, lantai, plafon, pintu, jendela.
o Pekerjaan MEP (Mekanikal, Elektrikal, Plumbing): Pemasangan
instalasi listrik, air, AC, dil,
« Kontrol Kualitas: Inspeksi dan pengujian setiap tahapan.
o Manajemen Proyek: Monitoring progres, biaya, dan jadwal

Fase 3: Penutupan Proyek
1. Penyelesaian & Inspeksi:
a Penyelesaian seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak,
a Inspeksi akhir oleh klien (Pemeriksaan PHO - Provisional Hand
Over)
a Perbaikan jika ada pekerjaan yang tidak sesuai (masa punch lis!).
2. Serah Terima Proyek (PHO):

84
Page 66 OCR 0.906
a Menyerahkan proyek secara fisik kepada klien.
a Menerima berita acara serah terima.
3. Administrasi Keuangan:
& Menyusun laporan akhir proyek.
o Mengajukan tagihan terakhir kepada klien,

Fase 4: Pasca-Proyek
1. Masa Pemeliharaan (Maintenance Period):
&« Memperbaiki kerusakan kecil atau cacat yang muncul setelah
PHO.
o Periode ini biasanya berlangsung 3 hingga 8 bulan.
2. Serah Terima Akhir (FHO):
a Inspeksi akhir setelah masa pemeliharaan selesai.
a Penyerahan berita acara serah terima final kepada klien,
oa Pelepasan semua jaminan proyek.
3. Evaluasi Proyek:
a Mengadakan rapat evaluasi untuk menganalisis keberhasilan,
tantangan, dan pembelajaran dari proyek.
« Mendokumentasikan semua data proyek untuk referensi di masa
depan.
Aktivitas Pendukung (Berlangsung di Setiap Fase)
« Manajemen Keuangan: Pengelolaan anggaran, cash flow, dan
pembayaran.
Manajemen SDM: Pengelolaan tim dan tenaga kerja.
Manajemen Kualitas: Pengendalian mutu pekerjaan.
Manajemen K3: Penerapan standar keselamatan kerja.
Komunikasi & Dokumentasi: Pelaporan rutin, rapat proyek, dan
pengarsipan dokumen.

85
Page 67 OCR 0.954
BAB V
ANALISIS ASPEK POLA BISNIS

54 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah

Dengan adanya penambahan Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)
yang baru, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) berkomitmen untuk
memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi. TOTAL memiliki
kemampuan yang kuat untuk mengelola proyek konstruksi Sentral
Telekomunikasi, Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, Bangunan Pelabuhan
Bukan Perikanan, Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, Bangunan Sipil
Pertambangan, Bangunan Sipil Panas Bumi, Bangunan Sipil Fasilitas Olah
Raga, Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan Konstruksi
Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl.

Dengan rencana penambahan kegiatan usaha ini, TOTAL bertekad untuk
mengambil bagian aktif dalam memenuhi permintaan pasar yang terus
meningkat. Melalui proyek-proyek ini, TOTAL akan menjawab kebutuhan
masyarakat akan sarana telekomunikasi, sarana sumber daya air, pelabuhan,
ketenagalistrikan, dan infrastruktur, yang mendukung pertumbuhan ekonomi,
Dalam melakukan semua kegiatan ini. TOTAL akan tetap mengedepankan
prinsip diferensiasi produk, kualitas, keamanan, ketepatan waktu, kepuasan
konsumen dalam setiap proyek yang dikerjakan. Ini juga akan menjadi langkah
strategis bagi TOTAL untuk memasuki segmen-segmen pasar baru yang
selama ini belum terjamah, sehingga memperkuat posisinya sebagai salah satu
kontraktor terkemuka di Indonesia.

5,2 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis

Pada dasarnya TOTAL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
konstruksi yang di mana penambahan kegiatan usaha utama ini masih sejalan
dengan bisnis TOTAL yang sedang berlangsung saat ini. Pengalaman jangka
panjang di industri eksisting selama ini dapat memberikan keunggulan
kompetitif bagi TOTAL dalam menjalankan kegiatan bisnis dalam penambahan
kegiatan usaha utama ini.

Beberapa langkah atau kebijakan yang dilakukan Perseroan dalam
mengembangkannya, yakni:

a. Keahlian
TOTAL memusatkan perhatian pada konstruksi gedung, yang kemudian
berlanjut pada gedung-gedung tinggi high end dan komersial dengan
menyelaraskan strategi optimalisasi sumbar daya manusia dan teknologi
digital di bidang-bidang yang merupakan kompetensi TOTAL. Hingga saat
ini, keahlian TOTAL terbukti andal dalam mencapai diferensiasi yang

56
Page 68 OCR 0.958
unggul dalam berkompetisi secara efektif di berbagai proyek bergengsi di
Indonesia.

Standar Internasional
TOTAL merupakan satu dari sedikit kontraktor Indonesia yang telah
menerapkan standar internasional dalam pembuatan gedung. Didukung
dengan keahlian yang dimiliki, TOTAL telah mampu bersanding dengan
kontraktor internasional di pasar dalam negeri. Keahlian dan keunggulan
TOTAL terletak pada beberapa faktor, meliputi:
- TOTAL memiliki catatan kerja atas layanan yang unggul terhadap
pelanggan, baik sebelum, saat proses, dan setelah penyelesaian proyek
yang direkam di dalam proyek-proyek berstandar internasional,
- TOTAL dikenal konsisten dalam memenuhi ekspektasi kualitas dan
keselamatan kerja dalam setiap kegiatan operasi, serta penyelesaian
dan penyerahan proyek yang tepat waktu.

Diversifikasi
TOTAL telah memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang properti
sebagai upaya diversifikasi usaha.

TOTAL juga telah mendirikan PT Total Persada Indonesia (TPI). TPI
bergerak dan difokuskan pada pelaksanaan proyek di bidang industri dan
prasarana, kemampuan yang akan disediakan adalah manajemen proyek
multi-disiplin

Inovasi

TOTAL menerapkan diferensiasi melalui inovasi dan aplikasi ide-ide digital
teknologi baru dalam konstruksi bangunan, misalnya penggunaan BIM
(Building Information Modelling). Pendekatan yang telah diterapkan
Perseroan membuktikan bahwa inovasi yang diterapkan memberikan
manfaat yang signifikan bagi pengembangan proyek.

5.3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk

Industri konstruksi adalah sektor yang sangat kompetitif, dengan banyak
perusahaan yang menawarkan berbagai layanan dan proyek di seluruh
Indonesia. Secara umum, kompetitor memang dapat meniru sebagian aspek
teknis dari produk atau layanan yang dimiliki TOTAL, karena praktik konstruksi
memiliki standar industri yang serupa. Namun, keunggulan TOTAL sulit ditiru
sepenuhnya dan memiliki diferensiasi kompetitif yang berkelanjutan karena
terletak pada:

a.
b.

Konsistensi pelaksanaan proyek yang menjadi budaya kerja.

Customer service experience yang menekankan komunikasi transparan,
solusi proaktif, dan komitmen terhadap kepuasan klien akan membangun
hubungan jangka panjang yang baik dengan klien.

Reputasi & kepercayaan klien yang sudah terbentuk dari portofolio proyek
yang berhasil dan sukses.

67
Page 69 OCR 0.917
d. Inovasi & adaptasi berkelanjutan dalam rnetode kerja dan teknologi di
mana TOTAL mempunyai kemampuan berinovasi dan beradaptasi
terhadap perkembangan teknologi.

5.4 Analisis SWOT

Analisis Faktor dari dalam perusahaan (internal) sebagai berikut:

a. Strength (Kekuatan)

« Reputasi merek yang kuat,

« Tenaga kerja berpengalaman,

« Portofolio proyek yang beragam,

« Sistem manajemen bersertifikat ISO.
b. Weakness (Kelemahan)

« Ketergantungan pada proyek skala besar,
« Risiko pasar

Analisis Faktor lingkungan (eksternal) sebagai berikut:
a, Opportunities (Peluang)

« Ekspansi ke konstruksi hijau,
« Kemitraan publik-swasta,
« Manajemen proyek digital.

b. Threats (Ancaman)
« Kenaikan biaya material,

« Perubahan regulasi,
« Persaingan dari perusahaan asing.

68
Page 70 OCR 0.929
BAB VI
ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN

6.1 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya
penambahan KBLI

Untuk kelancaran dan keseimbangan dalam aktivitas Perusahaan, dibutuhkan
sumber daya manusia dengan kemampuan dan pengalaman yang sesuai
dengan bidang yang telah ditetapkan dalam struktur organisasi perusahaan.
TOTAL telah memiliki sumber daya manusia berkualitas untuk manajemen
Perusahaan dengan latar belakang pendidikan serta penuh dengan
pengalaman di bidang masing-masing yang ditempatkan dalam posisi strategis
Perusahaan. Latar pendidikan dan pengalaman personil tersebut telah
membentuk profesionalisme mereka dalam kemampuan atau skill individu yang
berperan penting dalam mengatur dan menjaga harmonisasi Perusahaan.

Berikut adalah jajaran manajemen TOTAL saat ini :

Tabel Susunan Komisaris

| aga Di misaris & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto

| Komisaris Pinarto Sutanto
Komisaris Liliana Komadjaja, MBA
Komisaris Drs. Wibowo
Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya

| Komisaris Independen Drs. Rusdy Daryono

Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025

Tabel Susunan Direksi

Jabatan Nama
Presiden Direktur Janti Komadjaja, MSc
Direktur Ir. Moeljati Soetrisno

Ir. Lio Sudarto, M.M.

Ir. Rasyid Daulay, M.T.
Sumber Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025

Tabel Susunan Komite Audit
Ketua | Drs. Rusdy Daryono
Anggota | Ertin Setiawati, S.E,
Anggota | lioe Fei Ling, S.E., Ak., CPA.. CA.

Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025
89
Page 71 OCR 0.934
Dengan jumlah karyawan sebanyak 505 (lima ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh
dua) orang di antaranya memiliki Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat
Lampiran XIII).

Berikut adalah struktur organisasi Perusahaan sebelum adanya penambahan
KBLI baru:

OBAMLATAN API

6.2 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan Setelah Adanya
Penambahan KBLI

Dalam rencana penambahan KBLI baru ini diperlukan tenaga kerja yang
berkompeten di bidangnya dalam kaitannya dengan penambahan KBLI baru. Saat
ini Perusahaan telah memiliki tenaga ahli yang dapat mendukung kegiatan KBLI
Baru tersebut, di mana tenaga ahli tersebut berkompeten di bidangnya.

Di mana sebelum adanya penambahan jumlah karyawan perusahaan sebanyak
505 (lima ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh dua) orang di antaranya memiliki
Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat Lampiran XIII) dan kompetensi dari
tenaga ahli yang dimiliki masih dapat menjalankan kegiatan usaha baru, namun
TOTAL berencana akan menambah karyawan baru yang memiliki kompetensi di
bidangnya jika memang dibutuhkan menjalankan Penambahan KBLI Baru.

6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru
Sebagai perusahaan terbuka, TOTAL menerapkan prinsip pengelolaan risiko
terintegrasi di semua lini untuk mengeliminasi penyebab tidak tercapainya tujuan

perusahaan. Adapun sasaran implementasi risk management dari perusahaan
terkait Oualily. Cost, Delivery, Safety, Service, Morale (@CDSSM) adalah:

70
Page 72 OCR 0.942
. Guality - Peningkatan kualitas pekerjaan

Manajemen TOTAL selalu mengingatkan mengenai pentingnya untuk
meningkatkan kualitas pekerjaan. Peningkatan kualitas adalah hal yang
signifikan harus diperhatikan sebab kualitas dapat berkaitan dengan
kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan, Oleh sebab itu, TOTAL
senantiasa memperhatikan dan berkomitmen mengeliminasi risiko
menurunnya kualitas pekerjaan.

. Cost - Efisiensi biaya

Efisiensi terhadap biaya adalah salah satu hal yang signifikan sehingga
TOTAL dapat meningkatkan daya saingnya. Adapun risiko inefisiensi biaya
tersebut mencakup risiko peningkatan biaya produksi dan biaya
operasional.

. Delivery - Penyerahan hasil pekerjaan secara tepat waktu

Risiko terlambat mempunyai dampak signifikan terhadap banyak hal.
Dengan meningkatkan produktivitas baik di internal perusahaan dan
produktivitas dalam berkolaborasi dengan mitra kerja, maka diharapkan
penyerahan hasil pekerjaan dapat tercapai sesuai dengan tepat waktu.

. Safety - Keselamatan. kesehatan kerja dan perlindungan terhadap
lingkungan

Keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan terhadap lingkungan
adalah hal penting bagi TOTAL. Oleh sebab itu perusahaan senantiasa
memperhatikan dan berkomitmen untuk menciptakan kondisi kerja yang
risikonya terkendali, baik melalui prosedur, alat pelindung kerja, alat
pelindung diri maupun peningkatan dalam pengawasan terhadap
keselamatan, kesehatan kerja dan perlindungan terhadap lingkungan

. Service - Kepuasan pelanggan yang prima

TOTAL berkomitmen untuk meraih kepercayaan pelanggan dengan
meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang
dipercayakan oleh pelanggan. Risiko-risiko yang berpotensi mengurangi
kepuasan pelanggan selalu dimitigasi dalam setiap tahapannya.

Morale - Moral tinggi dalam bekerja

Moral yang tinggi personil-personil di dalam perusahaan mempunyai
dampak yang positif pada perusahaan, Risiko luntur atau berkurangnya
komitmen terhadap m-TOTAL berpotensi menurunkan moral dalam bekerja,

7
Page 73 OCR 0.953
Dalam identifikasi risiko dan peluang berdasarkan konteks dan isu serta
pemangku kepentingan, Risk Management TOTAL menggunakan dua
pendekatan yaitu:

a. Top down Risk
Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang dari Manajemen TOTAL
yang mengacu kepada konteks isu dan pemangku kepentingan perusahaan
di skala makro dan mikro.

b. Bottom up Risk
Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang pemilik proses yang
mengacu kepada konteks, isu, dan pemangku kepentingan unit di skala
mikro/operasional.

Adapun identifikasi risiko pada konteks isu mengacu kepada 2 faktor yaitu:

a. Eksternal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang
berasal dari luar yang bisa mempengaruhi visi. misi, dan tujuan perusahaan

Sisi Ekstemal ini terdiri dari beberapa faktor.

Teknologi

Teknologi yang berkembang bisa berdampak luas terhadap
perusahaan, contohnya inovasi disruptif bisa berdampak positif atau
negatif. Oleh sebab itu, TOTAL melakukan mitigasi dengan terus
memperbaharui pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi
dengan mengembangkan sistem informasi yang memudahkan TOTAL
dalam menjalankan proses bisnisnya secara transparan dan
terintegrasi. Selain Itu, penerapan Building Information Modelling (BIM)
secara maksimal juga dilakukan guna memperlancar proses konstruksi
sejak tahap perencanaan hingga serah terima.

Hukum

TOTAL berusaha dan senantiasa untuk mematuhi hukum dan
peraturan yang berlaku di Indonesia dengan memenuhi persyaratan
yang ditetapkan oleh pemerintah, antara lain dalam hal perpajakan,
lingkungan dan ketenagakerjaan.

Persaingan

Risiko persaingan bisa muncul karena kehadiran para pesaing dengan
strategi yang berbeda beda, Dari sisi aspek persaingan bisnis dengan
masuknya kontraktor asing dapat dimitigasi dengan salah satunya
mengadakan joint operation sehingga kedua belah pihak bisa saling
berkolaborasi dengan tujuan yang positif.

Pasar
Di masa pemulihan paska pandemi COVID-19, sektor konstruksi
diprediksi akan mengalami kenaikan baik permintaan dari pelanggan

72
Page 74 OCR 0.944
lokal maupun pelanggan asing, di mana hal ini dapat berdampak positif
maupun negatif ke TOTAL. Dengan bertambahnya jumlah permintaan,
TOTAL berupaya mengendalikan risiko dan mengambil peluang
semaksimal mungkin agar permintaan tersebut dapat terserap secara
maksimal.

Budaya

Budaya setempat dan budaya asing saat berkolaborasi di mana TOTAL
bekerja dapat mempengaruhi produktivitas pekerjaan dan tentunya TOTAL
tetap menghargai budaya setempat tapi tidak mengurangi produktivitas
pekerjaan. Oleh sebab itu TOTAL terus meng-update dan menganalisis
budaya setempat apabila melakukan proyek di daerah tersebut.

Politik

Penyelenggaraan pemilihan legislatif dan eksekutif akan mempengaruhi
pasar yang sedikit banyak berdampak terhadap perusahaan. TOTAL
berusaha agar pesta demokrasi tersebut tidak mempengaruhi kinerja
perusahaan secara signifikan.

Ekonomi

Forex yang volatile menyebabkan perubahan terhadap harga barang
material bangunan dan transportasi, oleh sebab itu TOTAL
mengantisipasinya dengan salah satunya melakukan bulk purchasing.

Pelanggan
Dengan berfokus kepada kebutuhan dan harapan pelanggan, TOTAL dapat
mengidentifikasi peluang yang dapat diambil dan mengendalikan risiko

yang ada, sehingga harapan pelanggan dapat terpenuhi.

- Internal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang berasal
dari dalam perusahaan yang bisa mempengaruhi visi, misi, dan tujuan
Perusahaan,

Sisi Internal ini terdiri dari beberapa faktor:

Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan misi perusahaan adalah salah satu fondasi bagi TOTAL untuk
merencanakan dan mengeksekusi strategi bisnis. Dalam sisi diferensiasi
perusahaan adanya risiko bahwa strategi perusahaan sudah tidak sesuai
dengan kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, TOTAL secara periodik meninjau
kembali strategi bisnis, serta disosialisasikan kepada seluruh karyawan
agar dapat dieksekusi guna tercapainya visi dan misi.

Nilai dan Budaya Organisasi

Nilai dan budaya organisasi mencakup karakter dan semangat manusia
TOTAL. Dalam hal bekerja sama dengan pihak ekstemal, terdapat risiko
ketidaksesuaian karakter sehingga budaya manusia TOTAL harus ditelaah

dan dipertajam.
73
Page 75 OCR 0.952
- Kinerja Organisasi

Komitmen dalam hal penerapan mutu, K3L, anti penyuapan sesuai
standar perusahaan, komitmen dalam memenuhi pelayanan yang prima
terhadap pelanggan, dan komitmen untuk melakukan inovasi terus
menerus tentu memiliki beberapa risiko dan peluang, untuk itu analisis
risiko dan peluang sangat dibutuhkan dalam kinerja perusahaan. Adanya
ketidakefisienan dalam proyek dapat di atasi dengan meningkatkan
produktivitas proyek dengan menyelaraskan workload, meninjau struktur
organisasi proyek dan melihat produktivitas per jabatan.

- Kepemimpinan
TOTAL menyadari sumber daya manusia tidak lepas dari adanya suksesi
atau regenerasi. Hal tersebut menimbulkan risiko dan apakah visi misi
perusahaan dapat dilaksanakan generasi berikutnya dengan baik atau
berpeluang menjadi lebih baik, sehingga analbsis risiko dan peluang dapat
membantu dalam proses suksesi kepemimpinan di TOTAL,

- Sumber Daya
Dalam menggunakan sumber daya, TOTAL menyadari akan terjadinya
kelangkaan sumber daya, untuk itu TOTAL berusaha mengembangkan
pemanfaatan sumber daya yang ada dan terus berinovasi menemukan
sumber daya baru, ini tak lepas dari analisis risiko dan peluang yang akan
terjadi selama proses yang berkelanjutan tersebut.

« Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan (K3L)
Analisa risiko K3L menjadi prioritas TOTAL sehingga dampak negatif
terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja dan karyawan dapat
dikurangi atau dihindari sekaligus dapat melindungi Lingkungan dari
pencemaran atau kerusakan akibat aktivitas operasional perusahaan.

64 Manajemen Kekayaan Intelektual

TOTAL senantiasa menjunjung tinggi kekayaan intelektual dengan menerapkan
perilaku etika sebagai berikut:

a,
b.

Cc.

Perusahaan harus menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain.
Seluruh manusia TOTAL harus berpartisipasi secara aktif untuk melindungi
hak atas kekayaan intelektual milik Perusahaan.

Manusia TOTAL yang turut serta/bekerja dalam pengembangan suatu
proses atau produk yang akan digunakan oleh Perusahaan, atau manusia
TOTAL yang memiliki hak atas hasil karya tersebut, harus memperlakukan
informasi yang terkait dengan proses atau produk tersebut sebagai milik
Perusahaan baik selama masa kerja maupun setelah manusia TOTAL tidak
bekerja lagi untuk Perusahaan.

Seluruh manusia TOTAL harus menginformasikan hasil karya yang
dihasilkannya baik selama maupun di luar jam kerja, jika hasil karya
tersebut terkait dengan bisnis atau operasi Perusahaan.

74
Page 76 OCR 0.929
71

7.2

BAB VII
ANALISIS ASPEK KEUANGAN

Asumsi Ekonomi Makro

Kami mengasumsikan bahwa keadaan perekonomian di Indonesia secara
berangsur akan segera membaik, seperti yang tercermin dalam variabel
variabel yang diasumsikan sebagai berikut:

« Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan Il 2025 mencapai
5,1284 (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang
tumbuh cukup kuat.

» Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan pada triwulan II 2025
semakin baik, yang tercermin pada:

- Inflasi nasional aktual per Juni 2025 sebesar 1,8744 (yoy).

Untuk asumsi inflasi yang digunakan dalam proyeksi arus kas dalam
Studi Kelayakan mengacu pada Nota Keuangan Beserta Rancangan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025 sebesar
25461196 untuk proyeksi sampai akhir masa proyeksi.

# Kondisi politik dan keamanan yang diharapkan lebih stabil.
Asumsi Proyeksi Keuangan
1) Proyeksi Laba Rugi

Berdasarkan Laporan Laba Rugi Proyeksi 5 Tahun (2026-2030), TOTAL
menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil dan solid sesuai
dengan proforma rata-rata historis 5 tahun sebesar #10,044 dan
dikarenakan adanya penambahan KBLI baru ditargetkan dapat
meningkatkan pertumbuhan menjadi #1546 dari sektor konstruksi sentral
telekomunikasi, konstruksi sipil pertambangan, minyak bumi, dan panas
bumi, dil.

Perbedaan utama antara dua Laporan Laba Rugi Proyeksi (2026-2030)
menunjukkan adanya dua skenario strategis yang kontras dalam industri
konstruksi: Proyeksi Dengan Penambahan KBLI dengan Proyeksi Tanpa
penambahan KBLI. Proyeksi Dengan Penambahan KBLI mengasumsikan
Pendapatan tumbuh jauh lebih cepat dan besar, mencapai 5,457 Miliar
pada 2030, dibandingkan 3,703 Miliar pada Proyeksi Tanpa penambahan
KBLI, Pertumbuhan Pendapatan ini diindikasikan oleh keberhasilan
memenangkan kontrak proyek-proyek skala besar baru, seperti
infrastruktur strategis (misalnya, fase lanjutan IKN, data center, hilirisasi
pertambangan) atau pembangunan kawasan industri besar, yang secara
langsung meningkatkan Beban Pokok Penjualan (COGS) tetapi juga

75
Page 77 OCR 0.539
menghasilkan Laba Kotor dan EBITDA yang signifikan (mencapai
Tanpa penambahan KBLI
mencerminkan pertumbuhan yang lebih stabil, mungkin didorong oleh
proyek-proyek recurring yang berisiko lebih rendah atau fokus pada
segmen bangunan komersial yang pertumbuhannya lebih lambat

670 Miliar di 2030). Pada Proyeksi

Proyeksi Laba Rugi Dengan Penambahan KBLI

Dalam Miliaran Rupiah)

Keterangan Decaa | 2025 | 2027 | 2020 | axas | 2000 |
Pendapatan KE 3565 4100 4510 A.a8t 5467
Beban Pokok Pendapatan samp | 2asil 3205| ass) 4025| 4425
Laba Bruto z0r| aza) oo me| aszl soal tam

Beban umum dan admiristasi 104 238 Puki 299 328
Laba (Rugi Sebelum Bunga, Pajak,

Depresissi dan Amortisasi (EBITOA) aah asal seal oosssl tol 510
Derrosiasi 2 18 16 2 23 2
Laba (Aug Seoelum Bunga dan Pajsk (EBIT) ass) a20| a0e| oo ssa| ser| 545
Torsi Pendapatan (Beban) ksin-kin alel jo wi “wi
Laba (Rugi) Sahoksm Pajak Penghasian asal see) as7| wal ss) 81
Meriaat (awban) pajak pengtasian 9 gan ol mu c2al cas
Laba (Rugi Tahun Berjalan 12 308 287 332 AL AT
Proyeksi Laba Rugi Tanpa Penambahan KBLI

(Dalam Miliaran Rupiah)

p-— rommengan — Jose | an2e | 2027 | 2015 | 2022 2000
Pendapatan tsas| aw) 3200| 33e0) 3s2s| Ara
Beban Pokok Pendanssan 4z2| as) asee| 2725| 2esi| 3007
Laba Bruts z7) se) cos) sas| 6e7| 701

Beban umum dar administrasi 1oa| 205) 22 222| 2539| gan|
Laba (Rupi) Sebelum Bunga, Pajak.

Dupresiasi dan Amortisasi (EBITDAI ta3| 381 393 aral @s3| a86
'Deoresiasi 24 18 18 2 2 kal
Labs Rugf Sebelam Bunga dan Pajak (EBIT) mal al 37) ae) «1 “
Total Pendapatan (Babanj bindain tr raj) (Pi 123) (za) (25)
Laba Rugi Sobelum Pajak Penghasilan 158 s2| s3 see) ser| a00)
IMantaai (beban pajak penguin ss /”yol ga PI MN 60j
Laba Rug9 Tahun Begamn sas|  2r| msl 20e| 3202| 315

76
Page 78 OCR 0.484
2) Proyeksi Posisi Keuangan

Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Penambahan KBLI

f . Dalam Miliaran Rupiah)
Keterangan Des 25 Toe Ed 201a 2018
ASET
Aser Lancar
Koe dan Satara Kan rap 183 007 871 1a7e 177
nuesias: jangan pendek P3 182 aa2 382 aa 189
|Piwang Usata 10 at 1438 1x00 1818 177
Piutang rateesi pihak ketpa- setn 13 am 546 504 854 Kl
|Awet Kontra 400 226 Ba 559 72 Ta
Uang muka suokortrakior- pihak ketiga s6 (3 - - 2 -
Piutang Lain ian - pihak ketiga 1g 1 10 1 1 UI
Biaya dibayar dia 9 5 5 5 5 8
Pakk disaya: di muka ' 1 1 1 1 1
Ami ide lancar pang divisi untuk dipan a 2 PI m Pl) PI
Aset arca barca 8 8 8 E 8 8
| Bemlah Aset Lancar 2568 249 gara aoa6 aza 5.516
|Aser Tidak Lancar
Iruesiasi jangka pangarg 327 27 - sar 1 57
Dipernita party dibatasi DENGAN 195 198 185 18 185 195
Properti iresetasi 7 ke Ta n » &
Aset Tetap 108 197 16 “1 11 1
Meat Udak lancar aimnya KT 19 18 1 1 t8|
Jurelah Asa Tidak Lancar ns 922 a26 2. Pal 220
(Dalam Miliaran Rupiah)
Kemrangan Cecas | 2 gear po18 2028 2030 |
HIABLTAS DAN EKUATAS
LIABETAS
Ladiltan Jangka Pendas
Unang usaha 328 182 209 20 253 218
|Liatiltos kortrak - pihak hatga 312 288 (ie) 7m Tn -
Utang toin - Iin -pihk kenga ' 4 1 1 ' '
Wang pajak sg 0 90 8 2 &
Bekan masit harus dibayar aa? tag 1216 1491 1508 17
Utang ratarai prgka panjang yang jakuh tempa
Lekakarm wan taun 38 2 3 E3 8 PI
Latif dwateveai das imbalan kera 1 1 1 1 L 1
Jumlah Liabiltas Jangka Pendek 2973 2048 2330 1889 1733 ant
Untan Jengha Panjang
IUtarg retensi jangka penkang- diureg bagan
Iyarg jatuh tempo dalam maki tahun 2 2 32 3 22 2
Jarinan sewa 4 4 4 4 4 4
Liniiitos diucatnrasi alas Iribakan kerja 1s 135 133 125 A85 158
| emban Linsaias Jangan Panjang 1 Kla m an an am
JUMLAH LIABILITAS 2244 R21a 1501 112 zat 2.210
Ekuitas
intactai 3 3 sat 3 Sai 2
Tembakan modal dksator s 6 2 5 - 5
Sada Loba
Teah dhertukan pergpuraarapa » r tu) » "
|Beum dtmrtukan penggunaannya 631 tag La Lea 27an
Komponen ohuitan lam yel ine RE Rt co
JUMLAH EKUITAS 1210 KE: 1295 2207 ama A10
JUMLAH LIABIITAS DAN EKUTAS yara 2295 sog8 5. 6413

Page 79 OCR 0.469
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Penambahan KBLI

(Dalam Miliaran Rupiah)
Deal To ox | 2 z0 EA 2030
- ira 140 ras 15 1a2a
22 182 Pi 32 32 351
2 1010 142 1084 1.149 1
209 «3 4. “90 417 ang
2 153 “5 490 51 sai
Uang maka subkontrakkor  pinek keliga Pi 86 2 85 ea 2
Piutang Lainiain pihak ketiga 10 10 1 10 10 18
Biaya citayu demuka s s s 8 s 8
Palak dibayar Oi muka 1 1 1 j 4 4
Ak Lia mna yafgg GNTYANI Arekah GapaNI 2 . . P1 - a
Ae lancar Ban A| 2 & LI 53 1
Jumian Aset Lancar z8 z aza0 yaa «090
(Aaat Tidak Lancar
mestasi angka panang 2 1 527 sar sz s2r
Dopeote yarg dwajasi pargawnaareya 195 196 195 16 108 158
Proparti mmastasi 7a 3 72 n E 8
Tatap 104 107 t10 411 4t1 II)
tdak lane lainnya 10 18 1 19 K3 10 10
lats Amat Tidak Lancar 29 yaa a22 229 Cah Yao
Lana 301 soo 184 555 aan
(Dalam Miliaran Rupiah)
an Dac-25 | 2008 1 Eri 2029 ET
KBS BAN Bar”
Liame TAS
Latittas Jangka Pendet
Utasg usaha 128 ts 169 1 100 103
Latiftas korea - pinek kanga s2 - za Zi z7 c0a
(Uang lah -lan- pat ketiga 1 4 4 1 1 1
Lung pajak. 30 29 20 a » 2
(Begin masihhans dibayar Na7 Ea 100 1001 113 1198
Uang resrsi joryka panjang yong jiuhtempo.
(laka satu tahun 38 33 2 38 3 3
|Lbatittas diestimasi atas nbalan berja 1 Ki Ki 1 i 1
Jumlah Lintilitas Jangka Pendak zara tra3 147 4aa2 1023 211
Liasiltas Jangka Panjang
(tang nennei pergka pmpeg- dikurangi bagan
Yang jatuh tampa datam setstahun » 32 32 2 32 2
Jambe sen & a 4 & 4 a
Liatiltae dioetiwesi atas Inbakan korja yag 136 135 4 K1 4ze |
Junlah Liatditsa Jangka Panjang 17 ant Gta ar ar 17
JUMLAH LIREMLITAS 2244 taga 2018 Para zage 2201
Eruras
Mecsl saham 3 ya 3. 3 3at 3
(Tenbatarn modal wear 5 s s 5 s 8
(Sean Laba
(Teh ditentukan penggunaan bu m 10 m » »
Betum tertukar 8. 106 1372 1.683 19 2261
Ikomporen etutas an KE coil At) ino) cas) jie)
JUMLAH EKUITAS 1250 1407 1773 z001 2381 2809
JUMLAH LIABILTAS OAN EKUITAS saga 2481 2789 264 Asta Eri

78
Page 80 OCR 0.472
3) Nilai Tambah (Incremental)

Proyeksi Laba Rugi Incremental
Dalam Miliaran Rupiah)

PETA —— aa Se Ga ear asog tang ren
Batan Pokok Pendapatan « 377 yaa 992 KAL 1416
Late Bruto - “3 17. 27 21 an

Beban umum dan soni melraai & 3 80 7. 98 Are
Laba (Rugi Sebelum Bunga, Pajak,

Depresias! dan Amortisasi (EBITDA) - P4 “at tt 178 215
Depresinsi
Latu (Rugi Sebelum Bunga gan Pajan (EBIT) - 3 1 1a1 are 215
Total Pendapatan (Beber lari “ ts) 5) (3) Kej 1
Lata (Rugi Sebolum Pajak Penghasilan h selo n0al a33 see) 203
Manasi (ebari pajik penghssilan -|o da 2 2s 2 3)
Late (Rugih Tahun Berjalan LL oa sa mo) “|

Proyeksi Posisi Keuangan Incremental

(Dalam Miliaran Ruplah

Keterangan Deras

a09, | 2028

ASET

Aset Lancar

Kat danSetara Kaa

rweitas jengkan pordak

Pisang Usata

Piktarg eterai - pituak KeRga - seto

Asa Kontrak,

Uarg mika cibkentakar- pak ketiga

Piutang Laintain -pihet ketiga

lea Anna drka

Bajak dibaya' di muka

Asmat Li lancar yang did Urduk cijual
rena

Asal bara ks

sa 333

Jumlah AsetLarcar

Ane Tisah Lancar
Ineesiasi jangka panjang

1126

irilah Asat Tidak Lantar
ASET

kAr-1

79
Page 81 OCR 0.673
(Dalam Miliaran Rupiah)

Keterangan Dee-ae Pa 2027 2029 EL

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABIL TAS

Uintilene Jangka Pendah
Utarg usaha

Liaddias kortrak. pihak kesga. “
Lionrgg beri - bnr pireub batigan 2
Usarg pejaik SI 2. & e 9 3
Beban masih harus dibayar - 80 10 379 251 Ki
Lisniltos cewa " - - - -
(krg eter jngha pajang yang pt 'empa

Landa @hastirrasai atas Iribelan bargi

58 3
yag 10 - at

32
8

Lsurtan Lmbattan Jangka Pesuek " 130 433 817 7 229

|
Linbiltas Jangka Panjang

Unarg retensi jangka panjarg- ckurangi bagian
yang jatun tempo dalan satu lahun
Sararanaean 3
Lis iss diestimasi ses irabaran kara l 3

Juriah Labiitas Jargka Pasjang

JUMLAH LIABILITAS - 380 “53 217 Tes sg

(EKUITAS

Moto saham - -
IToweahan modal disetor - -
ISato Laha

Tatan dltantsan panggenaannya - 5 : - - -
IDekrn sentikan zenggurmarnya. - 42 129 227 23 2-5
IKomporan #butise kain - - -

JUNLAH EKLATAS 123 227 281 318

42
JUMLAH LABULITAS DAN EKUITAS 2 1 a07 846 1128 rasa

Atas rencana penambahan KBLI baru, terdapat nilai tambah pada
Laporan Posisi Keuangan Perseroan pada entitas induk. Nilai tambah
yang terjadi antara lain pada:

1. Terdapat penambahan pada akun aset lancar Perseroan apabila ada
penambahan KBLI baru pada akun kas dan setara kas, piutang
usaha, piutang retensi, dan aset kontrak, Hal tersebut diakibatkan
dengan adanya penambahan pendapatan akibat penambahan KBLI
baru,

2. Terdapat penambahan pada akun liabilitas jangka pendek Perseroan
apabila ada penambahan KBLI baru pada akun utang usaha, liabilitas
kontrak, dan beban masih harus dibayar. Hal tersebut diakibatkan
dengan adanya penambahan pendapatan akibat penambahan KBLI
baru.

3. Terdapat penambahan pada akun ekuitas Perseroan apabila ada
penambahan KBLI baru pada akun saldo laba, Hal tersebut
diakibatkan dengan adanya penambahan laba bersih akibat
penambahan KBLI baru.
Page 82 OCR 0.875
4) Tingkat Diskonto

Biaya Modal

Untuk mengkonversi arus kas penyedia modal atau capital selama
periode eksplisit menggunakan tingkat diskonto (discount rate) dari
kapital rata-rata tertimbang (weighted average cost of
CapitalANACC), dengan perhitungan sebagai berikut:

biaya

WACC — (We x Ke) t (Wd x Kdi1 —t))

Keterangan:

- WACC
- We

- Ke

- wd
-Kd

Biaya ekuitas

Weighted Average Cost of Capital

Persentase bobot dari cost of eguity

Tingkat pengembalian terhadap eguity
Persentase bobot dari cost of debt

Tingkat pengembalian perusahaan terhadap debt

Biaya Ekuitas (oost of eguity) (K,) sebesar 23,6656 yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:

Rf
B

(Rm-RB :
RbDS

Keterangan:

Kes Rf4(B (Rm— RfF)) — RbDS

: Risk Free
: Unsystematic Risk

Risk Market Premium

: Rating-based Default Spread

— Risk free rate (RP adalah tingkat bunga bebas risiko. Risk free
rate diperoleh dari website PT Penilai Harga Efek Indonesia/PHEI
(dih Indonesian Govemment Bond Yield Curve) per 30 Juni 2025
dengan tenor 30 tahun sebesar 7,03”4.

— Beta (PB), mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari suatu
perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar
secara keseluruhan. Dalam melakukan perhitungan beta,
digunakan indikasi beta dari perusahaan pembanding sebagai
berikut:

81
Page 83 OCR 0.872
Perusahaan Pembanding

Rasio Beta

Nama Perusahaan

DIE (Unlevered)

4 sang Karya (Persero) Tbk 2.51 450,081 0,58
Nusa Konstruksi

“ Enjiniring Tok PT 063 | 237790 0,53
Pembangunan

3 | Perumahan (Persero) 2.42 808,244 0,33
Tbk PT
Wijaya Karya Bangunan

4 Gedung Tbk PT 1,83 2118386 1,07

5 | Nusa Raya Cipta Tbk PT 0,97 23,365 | 0,82

6 | Acset Indonusa Tbk PT 219 45.44 tb
Aesler Grup Internasional

P Tbk PT 0,92 0,004 0,92
Paramita Bangun Sarana

8 Tok PT 1,29 1,089 1,28

— Levered Beta pada tabel di atas telah menggunakan adjusted
beta. Levered Bete dari perusahaan pembanding kemudian di-
unlevered dengan mengsunakan struktur modal dari masing-
masing perusahaan kemudian dirata-rata, Rata-rata unlevered
beta tersebut kemudian dl re-levered dengan menggunakan
struktur modal dari perusahaan pembanding yang mewakili pasar
industri sebesar 251.1694, dari hasil perhitungan tersebut didapat
beta sebesar 2,6332

— Risk Market Premium (Rm-Rf) adalah selisih antara pengembalian
pasar dan tingkat bunga bebas risiko. Risk Market Premium
diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan
nilai sebesar 7,034.

- Rating-based Default Spread menggambarkan kondisi ekonomi
suatu negara, kondisi politik dan  creditworthiness.
Creditworlhiness merupakan ukuran seberapa besar kemungkinan
suatu negara gagal memenuhi kewajiban utangnya. Rating-based
Default Spread diperoleh dari data hasil penelitian Aswath
Damodaran, dengan nilai sebesar 1,374.

Biaya Utang
Biaya Utang (K4) merupakan tingkat bunga utang yang harus dibayar

oleh perusahaan setelah pajak, yaitu sebesar 6.997 yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:
Page 84 OCR 0.780
Kasi (1)

Suku Bunga Pinjaman (i) sebesar 89695 berdasarkan perkiraan
bunga yang dapat disetujui oleh Bank pemberi kredit dan tarif pajak (t)
sebesar 2215.

Struktur Modal

Pada perhitungan cost of capital, struktur modal yang dipakai adalah
struktur modal yang merupakan hasil perhitungan menggunakan data
Perusahaan yang sejenis dan sebanding, dan dihitung dengan
menggunakan rumus:

wa D/E Ratio

# DE Ratio F1 wemi—- wd

Sehingga diperoleh porsi utang (Wd) sebesar 71,52 dan porsi
ekuitas (We) sebesar 28,439.

Tabel Biaya Modal

, Indonesia Goverment Bond |
Rak Inang (RN | 70996 | Yield, PHEI 30 Juni 2025
Eguity beta | Beta Perusahaan
(proxy) B| 26332 | bembanding
Eguity risk

apa (Rm-Rf) 7.03”5 | Damodaran, 1 Juli 2025

Ke Ay sa (Ros) | 1.876 | Damodaran, 4 Juli2025 |

| Biaya Ekuitas (Ke) 23.664 | Rft(Bx (Rm - Rf) -RbDS |
Ka ni Interest Rate IDR Investment

Bunga pinjaman Ko) 3,967 | f pan State Banks, Jun 2025

Pajak

penghasilan (t) 22.004  Marginal Tax Rate

badan .

Biaya Utang Wxy | 6334 (Ka x (1-4)

Porsi ekuitas eY 28,484: | ellerd) Ka |

Porsi utai dh 71,52h | dilterd)

7.3 Net Present Value (“NPV”)

Metode NPV ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan
nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (earning after tax). Apabila
NPV lebih besar dari nol atau menunjukkan angka yang positif, maka
proyek investasi layak untuk dilaksanakan. Untuk menghitung nilai

83
Page 85 OCR 0.938
7.4

75

7.6

77

sekarang perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat diskonto yang
digunakan.

Dari perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar
11,7396 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih
selama 5 tahun adalah sebesar Rp267.377.592.000,00. Hal ini
menunjukan bahwa penambahan KBLI Baru layak untuk dilaksanakan,

Internal Rate of Return (“IRR”)

Metode IRR ini menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai
sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak
(eaming after tax). Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat
diskonto, maka investasi dikatakan menguntungkan,

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 31,334 lebih
besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,734.

Payback Period

Metode ini mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, dalam satuan
waktu. Semakin singkat periode payback, maka proyek tersebut semakin
menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan Payback Period penambahan KBLI Baru
membutuhkan waktu 4 tahun untuk mengembalikan investasi dan rencana
biaya modal selama periode proyeksi yang dikeluarkan sebesar
Rp121,141.895.000,00.-.

Profitability Index (PI)

Metode PI ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang dari
keuntungan sesudah pajak (earning after tax) di masa mendatang dengan
nilai sekarang investasi. Bila PI lebih besar dari 1 maka prayek dikatakan
menguntungkan, bila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari
investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 3,49. Hal ini
menunjukan bahwa rencana penambahan KBLI Baru tersebut adalah
layak untuk dilaksanakan,

Analisis Sensitivitas

Analisis ini bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap
berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya. Hasil sensitivitas
menunjukkan bahwa kegiatan usaha untuk KBLI baru ini cukup sensitif
terhadap penurunan incremental laba bersih, seperti terlihat pada tabel
berikut:

84
Page 86 OCR 0.710
Ii
Uralarn | Woresisi Mormat ea
Ineramentai Laba Bersih - manurun
NPV 207 377.280 200.800-012 MAAN 57.944891
ProMadaty Petaka 3 288 hh.) Ose|
IRR 31200) 2,85 12665 Dn)

Hasil dari uji sensitivitas di atas terlihat variabel sensitlvitas Incremental
laba bersih yang menurun hingga 60”6 menjadikan tidak layak
dikarenakan hasil IRR Negatif dan Profitability Index menunjukkan hasil di
bawah 1, dengan catatan variabel lain tetap (oeteris paribus).
Page 87 OCR 0.943
BAB VIII
KESIMPULAN DAN SARAN
81 Kesimpulan

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa industri konstruksi di
Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 104 PDB nasional,
didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti
IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital:
pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar
pada 2025 dan CAGR 7,501: hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat. industri
ini menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga material (semen,
baja), kekurangan tenaga kerja terampil, dan dominasi BUMN dalam perolehan
proyek, sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio
dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru
yang masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama
Perseroan, Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada
perbedaan jika ada penambahan KBLI baru. Sehingga Perseroan secara teknis
mampu menjalankan penambahan KBLI baru.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang
konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah
dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang
konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola
hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun ekstemal.

Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan
menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,739 menunjukkan bahwa nilai NPV
dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar
Rp267.377.592.000.00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah
31,3346 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,73”6. Berdasarkan
perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4
tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami
lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan
tersebut adalah 3,49,

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan

86
Page 88 OCR 0.926
aspek keuangan, kami berpendapat bahwa penambahan KBLI baru dengan
kode 42205 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi
Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, 42912 - Konstruksi Bangunan
Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan
Gas Bumi, 42916 -— Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 -
Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia,
Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil
Lainnya Ytdl untuk Perseroan dapat dilaksanakan dan layak,

8.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, Kami menyarankan pihak manajemen harus
melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
penambahan KBLI baru dengan kode dengan kode 42206 — Konstruksi Sentral
Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air,
42912 - Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi
Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil
Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan
Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 -
Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengurus perizinan
kepada Kementerian Investasi dan Hilinsasi/Badan Koordinasi Penanaman
Modal. Manajemen juga perlu memepertimbangkan penambahan tenaga ahli
apabila memperoleh proyek yang memiliki kualifikasi tenaga ahli tertentu dalam
pelaksanaannya

87
Page 89 OCR 0.961
LAMPIRAN
SURAT REPRESENTASI

Page 90 OCR 0.836
PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

| BANGUN PEREADA | | 0evi Imentes It, biknen 1041) maket Phone KDI SAGARAG nu MIN S0 Vin3 Yiwnannga Iigifaae WR Kur tomat kekasaran

No, 207/U,97/1X/2025
Jakarta, 22 September 2025

Kepada Yth.
KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN
Jl. Musi No. 38

Jakarta Pusat 10150
1 Yth. Ir. B D, M.Sc., MAPPI (Gi

Hal : Surat Pernyataan atas penugasan Jasa Konsultansi Studi Kolayakan Usaha sesuai dengan
Kontrak Ref. No. BDR 25P — 278IR1 tanggal 13 Agustus 2025 yang telah disetujui oleh
PT Total Bangun Persada Tbk

Dengan hormat,

Merujuk pada perihal tersebut di atas, benkut adalah pernyataan dari PT Total Bangun Persada Tbk atas
penugasan dimaksud urtuk menunjang keperluan PT Total Bangun Persada Tbk dalam rangka memenuhi
Pereturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dalam Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka) tantang
Keterbukaan Informasi, sebagai berikut:

& Kami menyadari tanggung jawab kami untuk menyediakan informasi yang relevan, benar dan
selengkap-lengkapnya, yang tersadia bagi kami, termasuk pengungkapan fakta-fakta material yang
dapat mempengaruhi analisis Ini. Untuk mempersiapkan penerbitan laporan jasa konsultansi anda,
karni talah menyediakan data-data dan Informasi yang dibutuhkan sebagai berikut:

1) Laporan Keuangan PT Tatal Bangun Persada Tbk periode 2019-2024
2) Laporan Keuangan Limited Review PT Total Bangun Persada Tbk periode 30 Juni 2025
3) Proyeksi Bisnis 5 Tahun kedepan

4) Detail List Aset Tatap & Properti Investasi

5) Dafter Rincian Kompetitor

6) Company Profiis Perusahaan

7) Akta Pendirian

8) Akta Perubahan Anggaran Dasar

9) NI8

10)Perizinan lainnya

NPWP

b. Bahwa seluruh Informasi dan pernyataan baik secara Isan maupun tulisan serta dokumen baik dalam
bentuk asli maupun fotokopi dervstau salinan yang kami sampaikan kepada KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan yang kemudian digunakan dalam analisis adalah benar-benar berasal dari
PT Total Bangun Persada Tbk, lengkap dan sesuai dangan keadaan yang sebenarnya pada tanggal
konsultansi sampal dengan dikeluarkannya laporan konsultasi.

Cc. Bahwa alas Isi dan segela sesuatu yang terdapat danfatau yang digunakan dalam penugasan
konsultansi, kami PT Total Bangun Persada Tbk memberikan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya kepada KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan termasuk di dalamnya anggota rekan
dan seluruh staff yang ada dari tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab (semuanya dalam
bentuk apapun juga) baik secara sendiri-sendiri maupun institusi yang timbul secara langsung maupun
tidak langsung terhadap pihak manapun juga apabila hal itu diakibatkan oleh kesalahan penyampaian
dsta dan informasi apakah yang disampaikan secara vorbui danjatau dalam bentuk asli, fotokopi,
danfatau salinan dari kami.

&. Bahwa data-data yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada Thk kepada KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan, bersifat rahasia dan diperuntukkan hanya oleh dan antara pihak-pihak yang
terkait dan/atau mempunyai kepentingan di dalamnya berikut akan digunekan sebagaimana mestinya
oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan sesual dengan Kontrak Ref. No, BDR 26P — 278/R1
tanggal 13 Agustus 2028.

Page 91 OCR 0.621
| PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk
(a

PERSADA | "edi, Ibemon Fov 106, inkstu NAM), unta Phoru: BU) 1646495 Fs IPII BAAAI borneo: les tanan top go € 001 keturunan

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk kepentingan Konsultansi Studi Kelayakan
Usaha yang dibuat oleh KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan.

Hormat Kami
PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

2» nefap sangan PERSADA Tb

Rasyid Daulay
Direktur

Page 92 OCR 0.946
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Historis

Page 93 OCR 0.187
benyareoce |asotewosct |acovsnwcac |soscosze2z |ecesesoawe | eenzni20t Lasy Ho uni
kaccsoete | Loweowvoe |vawosacar |oidoksses | vescrgzey | 2eg Ligue PEDUE Mepak Ig Gepuni
2oweezei Jones |isyeoree —Jooerigei to giga mest Rame seSU6 NE PAS)
osawoeori Jeoasawani |eseece |gseooeis |ornwowei | gozosezri Ona ang
panuananc (Tel iiwose |razcwc |cizmdi (im pessudag unty
Tasaezese |osrewese Jorkei sec Jegeezee |eroiaeser Na na
1 1899|
recisaor o|enreoses Iveceswer Jenewa Joss Jrezena ise1sama madotg|
ooovorsei |oooooewei |ooooowesi Jooooooesi Jooovoseri Jowweoei PAkumsungtuad sejwap Bush opsodeg|
sesrsruzs Iriwsersis Jismencizi Jero Jrecsszoo Pewarna Buekued ayla eyang |
MESIET HOOL 4 I00|
TosuLsosrt | iassessert | 2newocceyi | osisee coeg | sozeseeanz | eos vesharg JENEY YOGY MEPUAg |
Irpcara aksen | GOKLIG keaeanZ Zaz2era 00r 225 kun TEA 1
esatiz Jaesisa HGU 2 - temp ymun cepuap Duet saung wepa Ian
tar gaL 2 ba $. . - Tam IP MARGIP WEBoj|
028 PLTI A1 1893 tong 560 res 18 Gpp si9eLa e1rbap sekegp Aang)
Ovo Laga 400 SOLEL A50 SG ph 2810299 OSE TBK Lp NO abon rena
“ £ # - 53 GOR ISREVOI Weau
@gan aed - Lang Lag Basri
rawesess oJicseesas oJuweeowe Joswtstis Jastorzro Jereeneia Beng ud - mnyeiveyana Kan w Husen)
Becaciree Jocasogiae Joorsosore Jeena Joraroez2 | enaoaosr Opa - Gan Ku
2 21 rara peraor tim EO0yaL IeEKuOg NPL
Seat 35x
Lageaecst oJassosrare Janrsesesa Jesioazss Joesoezusa | torvewrag (ajau - ren yetad — reuogas Buang
muggirese Jooworkase Jurrarens loovenyoee Jeescesiea | tuwoogean ORA - BBNAN NPLKd
tageaezi oo Jaresaree Iseveowasa Jeseosen Jesguacexa Doweree (SOpang YELAd
Dem bang
Ringgi lee o)orcececar Jamwenwea Jorvesoe2 Janrreeng | gewesgagi pepuod tags ran yon
neyonosan Jasuzsuse Josoosero eoorware aoseooor: | z00tioen Dex aneG Usp SY
PELET YOOY|
LIS!
aeang Ya t202 To et aa redreoa
(HVIING NYNSIH WYIVO)
13SV

9202 INNF O£ — 0707 UIEWISIG |£ 3GOIMAd

M9L YOVSMId NNONYS 1YLOL Ld

ATNO INFMVId — SIMOLSIH NYONYNAY ISISOd NVWOdVT

INVSIdWYA

Page 94 OCR 0.185
Torioycnee Josoterserc | oosweoveet |oovesezerg | oreoesozz | em-zsnzoea SN wa Mun Ian
sawsari0su |anesasasyi | vemaoreson | 2orotwuseu | ccenocesan | serasa Sena HYIANF|
kere tizg Ker tiz Ot (215 00p Nas payah NGeg yee) Neo 8262) up sepraga unvodwon|
BOT GRI LL RS 201 CRL C0 009 00 App pEC 929 90r996'120 LO O2r Wal @uuesuniBusd Lewnuakn ump
ondonyar oovooowe Joroaoo o Joogonnoz — |oowooooz —ovocooe ShuueeunBbarad wegmweng US
2901 onesi
Bipeli Bepezar Ber atap Garuda BLr ZAP Ber ec y A00 POOW LENGAN ||
OK ORI LI KO LrE D0 000 1r£ 000 000 tr€ 00900014 OKTODT LE EUR (ROM
swjinya|
reason |acroootong | carsarasan (ost vurosst | aemnoozeri | santer RSI SuLnayn Wani
BLU W8E bh WE POT blh Org IG ELh GOL 9GL Bah A0VO6r TOL OCE EDO IE Benbong sabung SenaU TURUN
esercaei Juzzeeooei Jasecarsa Jiswsenzan Jaceoosuce | eoeoisuan lang ungergan sen pong seNETI|
209519 GO POR2 OKE 9056 00 LET Li 181 DPO Z twas uwunuer|
pak One re Gan aga ze has caoap BeroLk Ts BIL NOS gw goe On Unyan TPG Wepep Odua uryal Tuk
ve0o0 Wbutureyp -Duelued ebuel susu Daan
Surfueg saver SEM
Oseeeogo0c | sisusracet | zecoowrzoya |oosesease | Oieoli oper | Crg'gaerose” apung "beer meyagar yepung)
Lag Beri (ono woo oooaye — |eontooe 2 Sbag uopguw see tem n5ap Segnen|
Gigozsse osewsisoe oJaserez Jurworsa Deras Jectewea Wnusi njes uepen|
dd uye Baek Duafad sus pusat Burn
2 : 2 cone em loe was se1rgen|
oigcoooiwi Joserscasai Jznetacese ecsessese Jiosuseres Jarozisese ega sn Use upgag
menraa Iseszowse oJorweioa Jesezeyos oIseasisan | rarsaua et Duran
909 94 peraga ze 107 Oa EL z6 sa Safinon yetad «un - tag Burn
semarang oluneveoeza Juomesiw Jiovzrrese Jisowoeene | eeoereate ea pu - Yeo Sean
eesnerGia |aswasingi Jowo Jisrasoa Jeasires Jeewensan #00 Pula
eat al Lerz Bor Ceri Cerah (sepusg ud
2usan Dumang
yapuag our SEyNger
SWLINYA NYA SVATMEYN
Seong yan To —- L14 Ta manag o—
(Hvianu Nynsid WYIYO)
SVLINMI 8 SVLNMISVII

5202 INNF O£ — Oz0Z MIIWISIO L£ 3GOMId

ML VAVSAId NNONVS IV.LOL Ld
ATNO LN3YVI — SIMOLSIH NVONYNM ISISOd NYHOdYI
U NVSIdWYI
Page 95 OCR 0.947
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Historis

Page 96 OCR 0.218
Sz0z INNF O£ — 0202 WJAWASIA |£ 3GO01M3d

MSL VOYSAId NNONYI WLOL Ld
ATNO 1NFeVd -— SIMOLSIH IONM VEYI NVBOdYI
WI NVSId NYA

Siseccyi, |ezzezwanc |LowoeseiL | osgrsagya Gusyegkok | 9akooe'BoL NVIVTIS NNHFL VEVI
(aux'esg 1) (cez-iset) (s8sz29 1 Mo19c2pt) (teyorgre) IY - LeseyBuag yeleg LPgeg)|
oigsccpil | 2os9ezsz | cesivgsi, | Svaryorso Go|'Dowtol | Ore'6rgtil iga
Gizoce yah oNersciacrh (ikekonsg) (101 PO9 IL) GPS ROLL (66 968 pi) mi
Ge2rel62) oNurseciih Nersuorcah (leoweesrs) Jlciazezor Kel seese) Isu yeRj UR3
kesetaryah Kiopeweosh Keoesesash (lesesewos) leosuseem oo Kosi esa) UR) - WE UB999|
Se02100L ip 26p'O0 902'09943 Log 967 Ez 201 LEG Gp Oso'cos'ze WSIAG - PLMPSISG BIMUAA XOXO1d BIT
LL YpL Gp 299 127100 21c'20029 Oes'RgL 89 LL#16619 6E4 Cb3'66 use) - We| vejadepuad
zerloverz | ssoeerokr |pisuzriat |orosonwei | oogsawan Oper FICEI
2106199 bapgzea 2210816 GR URL €9€21'0| #se1jsulupe Uep Uintun Uegag
verenluad yayod uegag
sasaudag
zelioveec |nevecesic |ecggswza | caroiyori |sarersce | torto2asi VA1IS3|
orescwokl Jusosyooc Jesesesosi Jarsgoniai Jareeoeol |aowsoeori Iseujsujwp3 Uep Winuun UEg8g
jevosesedo vEgeg
zo9eererc | Jegeri9 |zeszprece |sewvarzaz |iswoziloc | eli tes89c JO1ON CGEI
POLOBr I3L 1 |Sroercocec |errecozsoc | sesali SLLi | gooieienel | P6 Er SEL Ueledepvag Yonod UE9S4
seseesoeg, | geogeeueee | or9ossore |osgzesusoz |esseagwasi | aro seg'o0z eyesn unjedepung
z0 yang coz Eoz Toe Ko Oz0z medingsag
(HvidnY Nyngisi WYIVO)

Page 97 OCR 0.955
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan
Penambahan KBLI Baru

Page 98 OCR 0.336
MN

stw9 2893 8005 26EP Eszt Tire LASY HYIWNP
oz6 16 26 z6 z26 616 JEDUBT MEPIL IOSY YEJUINP
6L SL 6 6L 6L 8L @Ayurej Jeove| Yep) 128Y
bu bek tik Oli LOL rol dee ey!
29 69 ta zL € v2 iseisanul medold
Set set seL sei &6L s6 #luueeunfifuad iseyegip Guek orsodag
126 126 126 1zs 425 126 Buelued eybuel iseysanuy
JEDURT MEPIL PSY
9093 09" 580 j7 43 Leg Pend IROUET YOSY UEJUINY
8 8 8 8 2 8 efuu je JEDue I2SY
(ea k Uz k ha Iz (snp anun Dmulp Buek seduej yepg 19SW|
L b l Lk bk , 2unw Ip sekegip veleg
s s s s s s Bawip Jekegip BAK
oL O “ os ol ol 25yay yeyid- ulej ure bueinig
$ ki $ £ 9S 98 ebay yeyid - sapfeyjuongas Ban Guen
262 cz 889 865 025 06 YENUOY JAS
Let r99 #09 6pS Lp 9€£ O19U - ebgay yeuid - Isuajal Guegnid
Pan | 9191 69pl see Laki 885 Evesn Buginid
C86 z8€ z8€ zee zee z8t yapued eybuef seen
Let pict leg 05 6gi 8r9 Say mejas Up SY
JE9UE 78Y
L3SV

ozot 620C Bzot Leot 90 se-veg vebutinoy

(HYIaNg NYAV IN WvIwa)

LISV

0£0z MISWISIG L£ - SZ0z INNF O£ 3GOIM3d

MAL YAVSWId NNONVS 1IVLOL Ld

Navg IN9M NYHVAWYN3Id NYON3O NYONYNAM ISISOd NVWOdYT

N NYEIdNYI

Page 99 OCR 0.226
1999 9005 et sIE rar T EyIANa Wa Sy Tevi KV mani
Bt tera 9684 ata Ceri SVUNYI KY MN
(11) (eni (Ep Tar (Eu VIC1 SEO UBLO GULA
Bca dog oari set ee @uuseuniGuad Leyuslip UH
Oa at “ Ol Ox museeun6Bved UEMIIENIP UBAL
2907 omes
5 s s £ Pi KORBAN POOL LIPLIROLIRI
ne » Ls Ie LL Unyes (ePON
SYAI
C36T kata tosz Lita Pucaa SWLUSYT HY AN
(ea pain pi Tt D3 Duefucg eaCuer sem aerA Yew
— Ter sz ser & Ulsay unegaan saya SeLsap SEpKIETI
, r & , , Ema UELKLeT
K3 & z6 Te - unaan MOS woyop Odharan una Baki
uni6eg (buwnyip -Buskied #xCuel muak Bugin
Gvelueg #15uer senpgar)
Zea osea ost cra cet mapun TM BUP SEMPAT UM
Tr Tr Tr T ban KeR gpu Sae KEMENP SENNIETI
oa (3 ve “8 - Uu mes uap)
OOkuan (pyat Dunk Buetued #ySuef uan Bur
x » Emas SE)NIETI
Oei tari sit Lu dua JRKOGIP STUDY LEAN LRISG
os 08 06 ye ki wnlod Busi
t t 4s & k #Eiyan enyid— uye - .iey BU BA
yag Ope Eza 385 2s 1Bnon senpi - season senan|
0 ora oz Tel at uan Bung
repuag Oxh use seupgan|
Sr uguin
SVLINMI NYA SVLIMISVIN)
osoe 6202 to ixoe KO ge3ag UebuwajaN
(Hvidna NyaviiWw Www Tya)
SVLINMI 8 SVLITISVII

0£0z MJAWASIG L£ - S202 INNF O£ 3GO1MId
M1 VAVSAId NNONVI WWLOL Ld
Nuva NIM NVHVSNYNId NYONIG NYONYNAM ISISOd NV4OdVT
A NYEId NYI

Page 100 OCR 0.954
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa
Penambahan KBLI Baru

Page 101 OCR 0.298
WL6Y SSS pat 062 vgre vire L3SY HVIWNP
0z6 126 F6 126 226 616 409UE7 YEPLL 18SY UEJLINY|
8 GL Gt 8 61 8 ehtuyey 1s0uey yepa IOSWI
HL kb bk ot 204 poi Gerak 10SY
19 69 (23 Zi €2 bZ ISEISANUI MEdOld
564 sel S6L ss| sel s6L #fuueeun5Buad isereaip Bue/ opsodag
US 126 ras LS 128 1zs Buefued eybuef iseysanu
42DUBT YEP|L SY
so pege ore 9992 Geo 993 189UET IOSY YEjung
9 8 sg 2 E B SAJUTE ILOUE JASY
Iz kz uz La Lz Iz peni smu pijtump Busi senuej ep) |aSW
L L L k k L ey Pp sehegip eled
s s s s s s eynup yefegip afeig
Ol Ol ol Ol ol Oo @5poy xeyid - ureyurey Bunyi
9s 93 95 99 9s 9s eBay yeyid - senyenuoygns Emnw Luer
Ips sig OGp L9b £Sy Osr MEUOY 12SY|
95b Zlb OS scp slr es ajau - ebiyay yeyid - isuajai Buenid
2024 6rll t601 ZrOL olot 865 eyes busi
CBE zat C3 T8£ Z8 Z8€ yspuad eyBuel iseysanuy
zcel SL0L €cl 9rb 6zL 69 s8) BlEjas vep SBN
JEJUET JOSY
LaSV
Oogoz Z0 8z01 no go sz-ag vebumnay
(HvIanea NyaviTiw Wv Iya)
LASV

o£oz WIIWAS3G L£ - $Z02 INNP 0£ 3dOMId

MAL YAVSMId NNONYS IVLOL Ld

N4YS INSM NVHYEWYNId VdNY.L NYONVNAY ISISOd NYWOdVT

IA NYSId NYI

Page 102 OCR 0.204
IA

H6

gag

Tar

oez€ 19 Tirt SELINYA NYO SVLNSWA HV WAT |

Tae

Teh i6rr BE SANA HVwar|

KENI
lega

ai
206
oz

tee

Ld

(CN
ot
ox

1

ro

ET3I KO (ai) UI FAN LBUOOUON|
tis asa ice WuunyunbSued vaywanp uga
at 0 oe OkrO0unOCuod LayYusup URL
ERj onesi
s 5 Pi Jayonip jepera2 una ||
3 ig ira wenyen epon|
Swing

0 rat aa SWA WATT MY IMUNg|

bak

Le

Ih jan (13 Benua mBuer semager Mmunr)

#85

Ci

ex

Tega

Te Kan Cal Aban va egaa See SeUnap SEO
La r " 2g MEMNUIG|
2 ze z ory roww cunnpep Seluag urai Ore
Usibea Kuerip Luslund #abaa ML Sun

Suolueg eabuar Sea

der KN tgt Yapuad TNGUAr SANG URLUng

Kao

155
tan

Tr F May ungega SET PSR NSOIP SENNGOT

.. ” P3 unyej mes men
dug umnef buat Boefuad Sibuel Sunau Human
Ca2e SENAR

s0 ra0 teki J0kog1p enuey yss upasg
08 3 weted uan
, L r #SMan yaa Lg uneg Bur
ses 0g ce 20an sewa - MEMUON BEN AT
8 (SL Pa me un
Kapuag cabuer sUaNA

SW OMAI
SW LINYI NYO SLAWI

120r 10 91229
(Hviana NyaviW Wyiya)
SVLINYI 8 SVLMISVIA

0£0z NJAWASIG L£ - $202 INNF O£ 3GOI3d
M3L VAVS4Id NNONVA IVLOL Ld
NHVB INGM NVHVSWVYNId VdNVYL NYONVNIY ISISOd NVMOdVT

NA NYSIdWYI

Page 103 OCR 0.936
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Incremental

Page 104 OCR 0.263
Yr

92k

z09

zee

Lela

Era

se

Tez

ssz
Lord
OLS

56£

s0e
z6l
1gp

6sc

#9
rs)
Li

sr

tel
OzL
£6z

TTM

,
Oo

L3SY HYIwn
189UBT XEPIL J8SY UBIN

Bikane| seouBj YBPN IaSw

dejaL jas

tsejsarul yadoid

ehkuseunbbuad smRgn Buel apsedag
Buslued aybuel Kesan

IROUET MEPIL 1OSY|

289UST SY Kejang

@AJurg sebum josy

tenlip ayun pipmurp Bush sesuw yen jasw|
Bapu Ip sekegio weled

Suap jekegp efeig

@6yan weuid - ujar UjeY BuErnid

ebaan yeukd - Jomsnboygns Eynw buen
HENUON IOS

au - ebigan yeyjd - jsuayai Buegnidi
PuesA) Guenid

wepuad exbuel IseS3nU

SEY BIEJAS VEP SEM

J89UET IOSY

13SV

ocot

gzoz

Izot

EA st»

uebueney

(hviana NYAvITIW Ny Iya)

LISV

0£0z NJAWIS3G L£ - SZ02 INNF O£ 3GOM3d

MAL VAVSMId NNONVS 1IVLOL Ld

TYLNIWIYONI NYONVNAW ISISOd NVYOdVT

NIA NVSIIWYA

Page 105 OCR 0.226
nh

sye

SC

1

99

1

Let

11

tw

806

219

ox

oez

ar

“2

SWALINYG NYO SVAI VE KY AA!
SWLNNI KVA

Uh SEKEN LD
ShovasundiBusd Len aup Lana)
Ruben Cuad UEYIR.aNP UEA |
2281 opres

JANSP PPOW UR OLI

unyas pos)

svunya

SWLNSYA HVIWNF |
Gunfveg caDuer sowpaern Yosung)|

Olan Unpegun Se LELE PNS)

Wee matur

UI RS Urrpp odLua Lrnef buad|

um6ng (bucurapp -Buejuad UxBuef susan Gukarn|
Buntung wxOuer senpasT|

yapuag (Buser sespgeri yauang

CO Ve ELA LAN EN IPA PENNGO|
Arun Net Lp
Oekuag urai Gue Cuekied #1 Ousf tawa Lugn

06001 Mou - KOP ANTA
gan Bumn)
kapuag @4BURr SEMAR

SL
SVAMNI NYO SWLAYI

6202

s09

vebuwajaN

1202
(Hvianu

NYAvI Tw WyIya)

SVLINMI 8 SVLMISVIA

0£0z NIIWASIO L£ - $202 INNP O£ 3GOIId
MS VAVSAId NNONYI WLOL Ld

TYLNIWIYONI NVYONYNAY ISISOd NVHOdVI

XI NYEIdWVT

Page 106 OCR 0.953
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan
Penambahan KBLI Baru

Page 107 OCR 0.384
Lp Leb Z6£ 152 60£ Ecl vejehag unyej ((bny) ege1
(en) Ikedn) (on) Go) (29) (sg) uepsey6uod yefed (uegog) peejue
LL9 £S9 205 .Sy 9e£ BSI uejseubuog yeleg wnjagas ((6ny) ege7
(ge) (pe) (Lg) (g2) (s2) (U urerujej (uegag) vejedepuag jEjOL
6p9 189 pes 98r Ozy g9L (uga) xefeg uep ebung wnjagos (1Bnw) ege7
Ira €c Lc 8L Bl rc seiseidag

019 019 yss #os Bb ce (vali93) Isespjowy uep jsesadag
'yefeg "ebung wnjogos ((Bny) ege7

Tae sze 26z Ie ag bol IseNSAIuIpe Uep Wunuin vegag
vco Jeec zs8 S2l v19 16z oynag ege1
Gary |Jecow Jisoe Tczce Jisga Jae uejedepuad XOYOd Uegag
Ly S 196p OLS 001 & S9SE 6981 uejedepuad

ozoz 6z0z gzoz 1202 ozoz | sz-seg uebusiaya

(Hvidn NYevITiW WyIya)
0207 MAIAWASIAA L£ — S202 INNF O£ 3GOIM3d
M9L VAVSHId NNONYS WWLOL Ld

NYI IIIM NYHYAMYNId NYONIG ISMIAONd IONA YSEVI NYWOdYA

X NYEId NYI

Page 108 OCR 0.954
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa
Penambahan KBLI Baru

Page 109 OCR 0.384
6i£ z0£ 992 s2z 19z cal uejehag unyei ((ny) egey
tas) (3 Tg (82) (G2) (cs) uejiseySuad yefed (uega9) peejuew
60p L8£ 69£ £s£ zr£ 891 ueyseubuag yefeg wnjogos ((Gnu) egey
(az) (rz) (cz) (ce) Wa) (un) ure-urej (ueaag) vejedepusg (ejo1
tep Lb z6£ s1£ £9£ g9L (1193) tefeg uep e6ung wnjagos (Gn) ege1
lz (YA lz 8L BL pc sesadag

9Sr £Ci Cr ce Lae tel (wauiga) :sesnowy uep (seysaidag
“efeg 'e6ung wnjogos (|Bnu) ege7

Src Era ccc KATA 902 bOL Isensjujupe uep Linu Uegag
boz 199 s9 509 989 L6C o1nag 2ge7
200 Lage set 565 bLsz Cet uejedepuad X0YOd UrGOH
soze Jesse Josee Jooze Joore Jessi urjedepuag

ozoz 6zoz gzoz LzOz 9zoz | sz-oeg ueBuriayay
(HVIdNY NYSVITIW WyIYA)

0£0z MAIAWASIA |€ - S202 INNF 0£ JGOMId
MS VOVSWId NNONVI IVLOL Ld
NHVS INSM NVHYSWYN3d VdNVL ISNIAOUd IONS VAVI NV4OdVyI

IX NVSId NYI

Page 110 OCR 0.950
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental

Page 111 OCR 0.186
1

arc id

C1 Ka

Das 1er Use Iran
COFPOE GL GI MI IL SES VGUEa SEL BELT sralh Yosua aga an any Al Tin
zero 010010 zeuga esa A0 00080 una angel
pete karna sarah Ines Mery » oz Duga Pu
ag kena Os" oz ke 0 U
Dn Tai Den icoee Tas i0w3s Tosenati (EN) Wara rey ana
BE Goa TT Kano Gi “aa “ore BNN Tera
1567256 Savage ZxVoeI9 Issaran mass sz abungag duen Wungusd|
2: 5 , 5 :. #sesandan
sergares Dir asal tesrsetoi | sgezoew SSL AOO TP egelsag uruga Ofingh Cg
(Ea 196 5 Ge kere DOoPoE Ie bei eka Lena
CEvBeL ac Gamal mrutaser oo |sveyeeyos K01 120 yekag uanyogog (Snejh One)
Gea Dag Be € Dinere SS 929 LERdIet uefoenan agan
Wcbarpia Siratosh Izaguscuri oo |erosusa BG YEWLS 163)
- - - : : (sesadog
ygiagria #uanroneh rayuarur oo Derotaguss sempEn ta vaisa
Sar SaNSLI Bali To Teeuinas mayeaiae IEEE Lupe Usp LN Leg
PeLaOre par On UiZ woeiacekZ oo Janwiarore oo Jera arus aci
Garaar Olh On ln 261 Cr KE GCOBLOU2I kags01 42c UAROSPUAY ADM UNO
oacecaerei oo Joooueeeeri couscesrit Joooosewea | coveoosew 2 Aeepuad

Opae C4 Kan Ian toe saat pete

0£0z YISWISIO L£ — $202 INNP 0£ 3GOIMAd

(Hvianw Nynsik WvIva)

M9L VAVSMId NNONVS TIVLOL Ld
TELNIWIMONI ISMIAOUd IONY VIVI NYYOdVTI
IX NYBId NYI
Page 112 OCR 0.964
LAMPIRAN

Daftar Tenaga Ahli Perusahaan

Page 113 OCR 0.193
june

Telah YASUNYYI LOAOUd TI IS Ouesai meueopisj Srinsuoy Uewsterai UBRESN Duspig Swejn tu Ewean NAS e
YIOYNYW LOITONd “TS vemsuneg Aoa SAasuoy uswslcuek Usgyeay DUsAg RUeIn TU PILAR YaS C7
HADYNGW LOzrOud Aampuuaj owoig (SAASUOy Urusan UenaYy Busa USIA IU) Puan Has 8
DADYNYN Toarosd TS Tuner nasi BAG SAAEUOY Ustafeueyy veruray Doepa Suneyn sun EUlsin Yus z

44440 3SH IS Suengy ungon fuueg Tennnsuog £x 2Apan ang) Apayy MMS (14
YSSUNYA Lsroue Ta 13 anetes ai mewieg TEpUeo0Y (3 Puan are) Puan NAS cz
43240 ISH LIS 'penj jie Juw| TEWUNSUGN €M PUREWN ML BULIEIN HNS pe
TAHUN WAINO INN angaa Yany Tuan Tu SOS P3 PUN AN CAN NAS Ec
PeroEr IWT Teneg pikes Ta SO0n EM PUN Ig SWEIN NAS ze
TEOYNYN MO53ANOO TS Sel vena) Jokaning Apn O BULAN Ik) EWIEIN NAS 1
SOWNWI SONv HNSSY AL Tong TS W opeupy tenang TAsuoy AW Wusfesay Wasis Ip ewein NAS oz
VIS BSOWNYN ALIS IS Tezgy UAU3| ugusy AW usu WaNis Aw CUein YAS BL
U3OYNAN LOIFONd AA Tea Ie Ai Mus BUsKUGA UAyean Dae PLAN Iv Rusia YaS BL
BSOVNGN JOaroud TS Oueka sad Wuku Tes Dena tuan en uan IS zt
H3DUNYN LOArOEd WTS SusAes Ga uoua AN RSY MUSETA UNUeey Dubpg SUrAn IL) Push NAS Ss
B3DYNYN WEaNBO "H Oesng amneg Rope ane unjyony Buopig BLU Ig PURIN MAS GL
IM HIINON3 JUS EL sa EN PE He DS vi
SWA LITUNAN ANIS PE EL NS &
3 SIIVNGN IIS LES Tewepi 1pay! Ba rta Tyinsooy jejupara Iuy| PUS YiS -
AM 23OVNGW JUIS LS Oweliay UEMEn| Bunpsp semntusg BU bera Yup) Puasin Has "
HADYNGN LIAT OUJ TS prgueg pnuesi Bunpan veunbueg wo SWEIN ML) PAN WS O
SAOYNAN HAANID Iis Bungo vennbees MO PUN Ig FUI NAS 8
VIS BAOUNGW 4S TS pogurag Tun angen venus apl e wan In EL Has 8
BIDINGN MAINIO H oweupuy Tppa1 souwuoA) Bunpan veunboeg Kaya SU Tu Eun MMS &
HADYNYN LO3rOHd LW 4 UBMBUNG JONI Bunge9 Ueunbueg Mega BULE Ig PUN HNS ,
TADYNGN Toar oud TS Sepue, Dunosn venniuea SL ewean Ine wan Has 5
HIOYNYW ONYIBNIONS TS Reuni BAnS 213 Bangag veinbueg Wuyai Swsin Tu CL Yus Ka
BADUNG LdArOdd I volug pEWSYONA Dona veinbueg wunoi ewe Iu Puan Yus E
DIOYNYN LOSrOBd BVW TS vemenas Anej ujan Bungas ueunbueg wunal BUSI Mg EDAN YaS z
HAOYNGN LO3rONd Te we Dungen uesnbuea WuN3 1 EWEN Tg PWI YNS t
vepeter IVos Bueboweg usmetey BuEN ISENIU OS BWEN penbungisannuas siar ON)

M9L VAVS4Id NNONYS 1VLOL Ld
ISNMNYLSNOY IIHV YOVNAL HV.LJYG
IX NVHIJWYI

Page 114 OCR 0.191
NX

HOUNYN LOIrONd IW LS vemejuiny page Bunpe Upondue Yna Sein IUy | PUS 3
SIOYNW ONISI3NONI TS Surga yes eOBU Bunpss usundues Mual PUen tj Puan Es
DAH 1030 TS cunej org) Bunpe9 ueondueg Kue Ewe My) SUN Bs
ASN 9 TW LS Araonjunpeo UsunbuEg Sya SUOn ESEARYO 4 PWEM Ily | SUN 28
B3OVNYW LO3FONd 1S Prglusg PNURSI ISWLNSUOY EM EWBI TAY| LURIN Ea
BIO 103rOud IWIs Sons MAY G3 PITEk ag Buih 5c
T3IVNWA LD OB AWAN AN PONUEUBIPIA D0 Ya ISNTLISUON EM BWBNT JAN BUIRIN "5
TN LO ON Auei peya Teyaisuny EM Ewe AV EWEN Es
TN Loaroud IT Teweng eni TAMAN SUON EM EL AV SUIEIN za
YON LIAT Odia BYW LS oyopus TENEUNO) Tag sUny 29 EWENn JAV BEI 1s
USOYNWI 193rOUd TTS owekieli 213) TSAANSUON EM CLEAN AV 3
YEON LIarOud TI usuAeg H Ann) TAN UD 2 PLAN IV 5y
SSOYNYN LOATOU IV veneung pny Anang ex LE JAV, Ez
HSDYNGA LOarOud EV IS venenes Ans snupsry TAU EN Puan AV, Tv
HADUNYA LOSrOud IS Susupuenn Tes BAIpy| TENTUISUDY EYI BULAN ILY) El
5 YSANON3 2115 TS Keanpug sora | Bunpeg Ueunbueg jaasupy PPPA SARA LV Ez
EM EEEN GEN TTS Muenejurg #elog| Binpa9 Ueindueg (SANSLN MDA BABEN Iu) vb
(—namanaas bi Er
SIANDNA YO F2

Tr

Or

6

Ea

z

ES

&

"

EE

&

3

EEEBEN KEP Ee BN UE

BOAAMMNS ALLLNYNO PE Jokaring KijivenO CAPE IN)
HOKAAHNS ALUNYNO TI euepeng UeH Sy Takarunis Anus BASA TU!
HIINSNAVO TW 5 venerAvos| —SusuoY nu Iewalesea Wwapas BAP Iv |
BSDYNGN JONWSNSSY AL IV IS mw orssed TANSUO TYW USwSUeA Was (Nay)
KaDuNyA JONYENSSY AL WI Topan P3 Mangan MA UOWSEUGA Wars IV
TON ONYINIONI PA en Ae IR
TSI HSDENY Tosrond IS Opa un TSnsuoy bewereuan Lemeny Doepig Swein ILY
(GMO) VIDYNGA LO2TOUd| (TS ser Aunur AAU BUSA Temen Duepig WEI ILY
YSDINYI LOArOnd Tw Ls dong emusuoy uewelevan vemeay Buspig CWEIN IL
NIOUNYN LOAFORd A UE PENA SNN SUOy USLNGTEUEA UEwea» Bospig EwEIn IUW |
MSOGNGN LOar OH BY LS oepurg veneing |SYnnsuoy UewsreveN vemeay Duspig Ben TU
uryeger bos Buebowog Uswekuny ELEN| KENUMeS BWeN hebunjsannes suer on)
494 VGVS4Id NNONVA 1VLOL Ld

NYLNPNYI — ISANSLSNOM INHV YOVN3L HVL4VO
IX NVSIdWVI
Page 115 OCR 0.212
NVLNPNYT — ISMNSLSNOM MIHY YOVNIL UV.LJVG
MIX NYSIdINYI

BGT VS B3DYNGN 3S TS wa Suayg Pu Bunpag ueundueg wure BApaw Tuvi BAPER Ya z
“WS HIOYNYN 3LIS TTW IS opesns snty png) Banpog veuidieg mua BApey Tu CAPE Yas 1
ULS YIINONI ALS Iw Ts umuj Bunpa5 vetdueg wura| EAp3N Rw) EPS Has Oz
Sev BIaNENG ALS IS sandoypy CUUEy Bunpan UEUnGueg Saba BIpBN Suw) CADEPI Has 53
BISUSaNDN3alS oo IWTS WSps vetos Berurumikg, Tanpe3 usundusg wire BAPBN Tu BEBAN Has 2
HIS HAANEN3 ALS TS bepus Bnpy (ane Eunpas veunburg mei Spaw Iv) SEN YaS F1
Gd VS BASYAWN JUS Ta moreny ray usg) Donpao Ueunbueg masi eTpaa an) MPAN YAS &
MIS HISNIONS IIS HS UPN MUIRU Tampa teundueg muse CAPE Sipen MAS 3g
VIS YASYAWN ILIS TES Sun ipeh desy Bunp35 Ueunduea Hua BAPBN Tuw) BAPEN HNS "3
VIS YIONYA 3S I SO0ONg Bunge9 ueunBusg MP1 EUen Aj PUN HS B1
HIS YIINION3 ALIS AN ee Tunged vembua MS UEA Aw EU MS 3
HIDUNG LOAFONd “TS oyomeig ApuaH| “Dunpa9 veunbueg Wwe Euein tu) PUS SIS 1g
vereger | Jownsos bueBonog uswetuey eweN| "SENjNAOS BUEN Wi apsenynsos Suar ON

MSL VOVSMId NNONYA TVLOL Ld

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.94 MB
Published16 Oct 2025
Pages115
Characters183,747
Text sourceOCR
OCR confidence0.797

Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Total Bangun Persada Tbk p.1 ×114
linked org PT Total Inti Persada p.21 ×3
linked person Pinarto Sutanto p.21 ×3
linked org Negara Maju p.34
linked org Angkasa Pura. p.45
linked org Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk p.54 ×3
linked org Nusa Raya Cipta Tbk p.54 ×4
linked org Acset Indonusa Tbk p.54 ×4
linked org Aesler Grup Internasional Tbk p.54 ×3
linked org Paramita Bangun Sarana Tbk p.54 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.21
possible org Bursa Efek Indonesia p.21
possible person Drs. Wibowo p.22 ×2
possible org Vale Indonesia Tbk p.39
possible org Adhi Karya p.43 ×3
possible org PT Pertamina p.44
possible org PT Chandra Asri Pacific p.47
possible org Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk p.54 ×2
possible org Pembangunan 3 | Perumahan p.83
possible org Wijaya Karya Bangunan 4 Gedung p.83
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita p.2
unresolved org KJPP BDR p.2 ×11
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.5 ×8
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita p.5 ×8
unresolved person Ir. Benedi p.5
unresolved person Timbul Nauli Nainggolan p.7
unresolved person Bimo Suryo Atmaji p.7
unresolved org Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.12
unresolved org Menteri Keuangan p.12 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.12
unresolved org Menteri p.12
unresolved org Menteri Agraria dan Tata Ruang p.12
unresolved org Pertanahan Nasional RI p.12
unresolved person Ir. Benedictus Supriyanto Darmapuspita. M. p.12 ×3
unresolved org Adi & Rekan p.18 ×2
unresolved org Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa Adi & Rekan p.18
unresolved org Wajar Tanpa Adi & Rekan p.18 ×3
unresolved org PT Tjahja Rimba Kentjana p.21 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.21 ×2
unresolved person Hobropoerwanto p.21
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.21 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.21 ×2
unresolved org PT Anugerah Kencana Jaya p.21
unresolved org PT Jaga Bangun Persada Komajaya p.21
unresolved org PT Bumi Permata Pratama p.21
unresolved person Total Saham Jumlah Kepemilikan Ir. Lio Sudarto p.22 ×4
unresolved person Ir. Moejjati Soetrisno p.22
unresolved person Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto p.22 ×2
unresolved person Viliana Komadjaja p.22
unresolved person Drs. Rusdy Daryono Sumber p.22 ×2
unresolved person Janti Komadjaja · Presiden Direktur p.22 ×2
unresolved person Tt. Saleh Sendiko · Direktur p.22 ×3
unresolved person Ir. Rasyid Daulay · Direktur p.22 ×2
unresolved person Drs. Rusdy Daryono Anggota Ertin Setiawati · Ketua p.22 ×4
unresolved person S.E. Anggota Lioe Fei Ling p.22 ×3
unresolved person CPA. p.22
unresolved org Bangun Persada Tbk p.24
unresolved org PT Total Bangun Persada Tok p.25
unresolved org Bank Indonesia p.31 ×9
unresolved org Bank Indangala p.34
unresolved org Kota Nusantara p.38
unresolved org Milik Negara p.38
unresolved org Huayou Cobalt Co., Ltd p.39
unresolved org Indonesia Battery Corporation p.39
unresolved org Kota Nasional Nusantara p.41
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.43
unresolved org Kementerian Perhubungan p.45
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.47 ×2
unresolved org Wijaya Karya Bangunan p.54 ×3
unresolved org PT Total Persada Indonesia p.68
unresolved person Ir. Moeljati Soetrisno Ir. Lio Sudarto · Direktur p.70 ×4
unresolved org M.T. Sumber p.70
unresolved org Karya (Persero) Tbk p.83
unresolved org Gedung Tbk p.83
unresolved org Kementerian Investasi dan Hilinsasi p.88
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal. Manajemen p.88
unresolved org Tatal Bangun Persada Tbk p.90 ×2
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan p.90
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuapita p.90
unresolved org PT Total Bangun Persada Thk p.90
unresolved org OSE TBK p.93
unresolved person Tu SOS P p.113

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 5839 ms 13 Sep 2026 15:03
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result