Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 76
Page 1
PT. JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN /
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
6 BULAN BERAKHIR 30 JUNI 2026 (TIDAK DIAUDIT) /
6 MONTHS ENDED 30 JUNE 2026 (UNAUDITED)
Page 2
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
HALAMAN/
ISI PAGE CONTENTS
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT OF
DIREKSI RESPONSIBILITIES
LAPORAN KEUANGAN 6 BULAN BERAKHIR 30 FINANCIAL STATEMENTS
JUNI 2026 TIDAK DIAUDIT DAN TAHUN 6 MONTHS ENDED 30 JUNE 2026 (UNAUDITED)
YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025: AND THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025:
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN 2 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 3 STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS 4 STATEMENTS OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 5 - 73 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 3
Page 4
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN/STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/ 30 Juni / 31 Desember/
ASET Notes June 2026 December 2025 ASSETS
Kas dan bank 4,6,34,35 322.289) 132.990) Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan - bersih 4,7,35,39 Financing receivables - net
Pihak ketiga 2.543.795) 3.525.563) Third parties
Piutang sewa pembiayaan - bersih 4,8,36,39 Finance lease receivables - net
Pihak ketiga 86.278) 150.840) Third parties
Beban dibayar dimuka 9 15.714) 15.345) Prepaid expenses
Piutang lain-lain 4,10,34,35,39 30.517) 36.623) Other receivables
Aset derivatif 4,11,34,35 84.652) 52.671) Derivative assets
Aset pajak tangguhan - bersih 31 67.048) 76.364) Deferred tax assets - net
Aset tetap - bersih 12 31.193) 39.360) Fixed assets - net
Aset takberwujud - bersih 13 4.408) 4.677) Intangible assets - net
Aset lain-lain 14 6.501) 5.947) Other assets
JUMLAH ASET 3.192.395) 4.040.380) TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Utang pajak 2.010) 1.973) Taxes payable
Utang usaha 4,15,34,35 3.313) 5.007) Accounts payable
Liabilitas lain-lain 4,16,35 44.304) 59.301) Other liabilities
Beban yang masih harus dibayar 4,17,34,35 25.697) 34.361) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima 4,18,34,35 1.550.833) 2.313.462) Borrowings
Liabilitas derivatif 4,11,34,35 4.268) 28.647) Derivative liabilities
Utang obligasi 4,19 586.931) 586.283) Bonds payable
Liabilitas imbalan pasca kerja 30 -) 2.711) Post-employment benefits obligation
Pinjaman subordinasi 4,20,34,35 -) 13.098) Subordinated loan
JUMLAH LIABILITAS 2.217.356) 3.044.843) TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp1.000.000 Share capital - par value
(nilai penuh) per saham Rp1,000,000 (full amount) per share
Modal dasar dan modal ditempatkan Authorized capital and issued and fully
dan disetor penuh 1.224.475 saham 21 1.224.475) 1.224.475) paid-up capital 1,224,475 shares
Tambahan modal disetor 23 243.689) 243.689) Additional paid-in capital
Cadangan lindung nilai arus kas 11 (3.118) (21.898) Cash flows hedging reserves
Komponen ekuitas lain 1.971) 1.971) Other equity components
(Defisit) saldo laba (Deficit) retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 22 150.057) 150.057) Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya (642.035) (602.757) Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 975.039) 995.537) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 3.192.395) 4.040.380) TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
1
Page 5
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
OTHER COMPREHENSIVE INCOME
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6 Bulan berakhir 30 Juni /
Catatan/ 6 Months ended 30 June
Notes 2026 2025
PENDAPATAN INCOME
Pembiayaan Financing
Pihak ketiga 24 248.456) 401.450) Third parties
Sewa pembiayaan Finance lease
Pihak ketiga 4.022) 19.405) Third parties
Lain-lain Others
Pihak berelasi 25,34 1.656) 6.436) Related parties
Pihak ketiga 25 89.238) 135.018) Third parties
JUMLAH PENDAPATAN 343.372) 562.309) TOTAL INCOME
BEBAN EXPENSES
Beban keuangan 26,34 (105.699) (189.278) Financing charges
Penyisihan kerugian penurunan nilai 27 (130.325) (285.884) Provision for impairment losses
Gaji dan tunjangan 28,34 (82.102) (117.606) Salaries and allowances
Umum dan administrasi 29,34 (62.896) (95.342) General and administrative
JUMLAH BEBAN (381.022) (688.110) TOTAL EXPENSES
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (37.650) (125.801) LOSS BEFORE INCOME TAX
(BEBAN) MANFAAT PAJAK
PENGHASILAN 31 (3.492) 28.552) INCOME TAX (EXPENSE) BENEFIT
RUGI BERSIH (41.142) (97.249) NET LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN: INCOME, NET OF INCOME TAX:
Pos-pos yang tidak akan Items that will never be
direklasifikasikan ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan pascakerja, setelah employment benefits obligation, net of
pajak penghasilan 1.864) 468) income tax
Pos-pos yang akan direklasifikasikan ke Items that will be reclassified
laba rugi to profit or loss
Perubahan nilai wajar neto dari lindung nilai Net changes in fair value
atas arus kas, setelah pajak penghasilan 18.780) 4.113) of cash flows hedge, net of income tax
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN 20.644) 4.581) INCOME, NET OF INCOME TAX
JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF (20.498) (92.668) TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
Rugi per saham dasar (nilai penuh) 32 (33.600) (79.420) Loss per share (full amount)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
2
Page 6
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAAN EKUITAS/STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Saldo laba/Retained earnings
Tambahan Komponen
modal disetor/ Lindung nilai Telah ditentukan Belum ditentukan ekuitas Jumlah
Catatan/ Modal saham/ Additional arus kas/ Cash penggunaannya/ penggunaannya/ lain/Other equity ekuitas/ Total
Notes Share capital paid-in capital flows hedges Appropriated Unappropriated components equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 1.224.475 243.689 (15.900) 150.057 (169.858) 1.971 1.434.434)) Balance as of 31 December 2024
Rugi bersih tahun berjalan - - -) - (97.249) - (97.249) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain, Other comprehensive income, net of
setelah pajak penghasilan income tax
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value of cash flows
lindung nilai atas arus kas 11 - - 4.113) - -) - 4.113) Hedges
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan kerja - - -) - 468) - 468) employment benefits obligation
)
Saldo pada tanggal 30 Juni 2025 1.224.475 243.689 (11.787) 150.057 (266.639) 1.971 1.341.766 ) Balance as of 30 June 2025
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 1.224.475 243.689 (21.898) 150.057 (602.757) 1.971 995.537)) Balance as of 31 December 2025
Rugi bersih tahun berjalan - - -) - (41.142) - (41.142) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain, Other comprehensive income, net of
setelah pajak penghasilan income tax
Perubahan nilai wajar neto dari Net changes in fair value of cash flows
lindung nilai atas arus kas 11 - - 18.780) - -) - 18.780) hedges
Pengukuran kembali aktuaria atas Actuarial remeasurement of post-
kewajiban imbalan kerja - - -) - 1.864) - 1.864) employment benefits obligation
Saldo pada tanggal 30 Juni 2026 1.224.475 243.689 (3.118) 150.057 (642.035) 1.971 975.039 ) Balance as of 30 June 2026
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
3
Page 7
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS/STATEMENTS OF CASH FLOWS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6 Bulan berakhir 30 Juni /
Catatan/ 6 Months ended 30 June
Notes 2026 2025
CASH FLOWS FROM
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Transaksi pembiayaan 1.331.148) 1.931.329) Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan 55.961) 124.316) Finance lease transactions
Pendapatan administrasi 25 31.277) 75.762) Administration income
Denda dari pelanggan 19.626) 16.045) Penalties from customers
Pendapatan bunga 25 4.909) 6.154) Interest income
Lain - lain 40.830) 41.306) Other
Jumlah penerimaan kas 1.483.751) 2.194.912) Total cash received
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursements for:
Transaksi pembiayaan (225.697) (787.753) Financing transactions
Transaksi sewa pembiayaan -) (379) Finance lease transactions
Beban usaha (70.036) (90.191) Operating expenses
Gaji dan tunjangan (81.074) (117.568) Salaries and allowances
Beban keuangan (105.424) (187.792) Financing charges
Jumlah pengeluaran kas (482.231) (1.183.683) Total cash disbursements
Pembayaran pajak penghasilan (39) (131) Payment of income taxes
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 1.001.481) 1.011.098) Net cash provided by operating activities
CASH FLOW FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan aset tetap 12 168) 667) Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (382) (2.627) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset tak berwujud 13 (1.437) -) Acquisition of intangible assets
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (1.651) (1.960) Net cash used in investing activities
CASH FLOW FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan dari pinjaman yang diterima -) 700.000) Proceeds from borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (795.298) (1.183.355) Payments of borrowings
Pembayaran dari utang obligasi -) (150.000) Payments of bonds payable
Pembayaran dari utang subordinasi (13.000) -) Payments of subordinate loan
Pembayaran liabilitas sewa 37 (2.233) (3.349) Payment of lease liabilities
Kas bersih digunakan untuk aktivitas
pendanaan (810.531) (636.704) Net cash used-in financing activities
NET INCREASE
KENAIKAN BERSIH KAS DAN BANK 6 189.299) 372.434) IN CASH ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AWAL TAHUN 132.990) 403.173) BEGINNING OF THE YEAR
CASH ON HAND AND IN
KAS DAN BANK, AKHIR TAHUN 6 322.289) 775.607) BANKS, END OF THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral
terpisahkan dari laporan keuangan. part of these financial statements.
4
Page 8
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum Perusahaan a. Establishment and general information of the
Company
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
Indonesia (dahulu PT Mitra Pinasthika Mustika Indonesia (formerly PT Mitra Pinasthika Mustika
Finance) (“Perusahaan”), didirikan dengan nama Finance) (“the Company”), was established under
PT Elbatama Securindo pada tanggal 3 Mei 1990 the name of PT Elbatama Securindo on 3 May
berdasarkan Akta Notaris Rachmat Santoso, S.H., 1990 based on Notarial Deed No. 26 of Rachmat
No. 26. Akta Notaris ini telah disahkan oleh Santoso, S.H. The Deed of Establishment was
Menteri Kehakiman Republik Indonesia (sekarang approved by the Ministry of Justice of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Indonesia) melalui Republic of Indonesia (now Indonesian Ministry of
Surat Keputusan No. C2-4110.HT.01.01.Th.90 Law and Human Rights) in its Decision Letter No.
tanggal 16 Juli 1990 dan telah diumumkan dalam C2-4110.HT.01.01.Th.90 dated 16 July 1990 and
Tambahan No. 85 pada Berita Negara Republik was published in Supplement No. 85 to the State
Indonesia No. 1583 tanggal 26 Juli 1990. Gazette of the Republic of Indonesia No. 1583
dated 26 July 1990.
Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai The Company obtained its license to operate as
Perusahaan pembiayaan dari Menteri Keuangan a financing company from the Ministry of Finance
dalam Surat Keputusan No. 68/KMK.017/1994 based on Decision Letter No. 68/KMK.017/1994
tanggal 5 Maret 1994. Sesuai dengan pasal 3 dated 5 March 1994. In accordance with article 3
Anggaran Dasar, Perusahaan berusaha dalam of the Company’s Articles of Association, the
bidang lembaga pembiayaan yang mencakup Company engages as a financial institution in the
kegiatan usaha: following lines of business:
pembiayaan investasi; investment financing;
pembiayaan modal kerja; working capital financing;
pembiayaan multiguna; dan multipurpose financing; and
kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan other financing business activities based on the
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). approval of the Financial Services Authority
(“OJK”).
Perusahaan berlokasi di Lippo Kuningan, Lantai The Company’s registered office is located at
25, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. B-12, Kuningan, Lippo Kuningan, 25th Floor, Jalan H.R. Rasuna
Jakarta 12920, Indonesia. Pada tanggal 30 Juni Said Kav. B-12, Kuningan, Jakarta 12920,
2026, Perusahaan memiliki 67 kantor cabang dan Indonesia. As of 30 June 2026, the Company had
1 kantor pemasaran (tidak diaudit) yang tersebar 67 branches and 1 marketing points (unaudited)
di wilayah Indonesia. Perusahaan memulai throughout Indonesia. The Company started its
operasi komersialnya pada tahun 1994. commercial operations in 1994.
Surat keputusan sirkuler pemegang saham The circular resolutions in lieu of an extraordinary
sebagai pengganti dari Rapat Umum Pemegang general meeting of shareholders of each of the
Saham Luar Biasa masing-masing dari Company and PT Sasana Artha Finance dated
Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance 23 April 2014 (notarized by deed of notary public
tanggal 23 April 2014 (disahkan dalam akta Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., No. 37 and No. 38
notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., No. 37 dan dated 24 April 2014) resolved among other to
No. 38 tanggal 24 April 2014) menyetujui approve the merger between the Company and
penggabungan usaha antara Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance, which was effective on
PT Sasana Artha Finance, yang efektif terhitung 14 May 2014, whereby the Company became the
pada tanggal 14 Mei 2014, dimana Perusahaan surviving entity.
merupakan surviving entity.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir amended several times. The latest amendment to
terhadap anggaran dasar Perusahaan dilakukan the Company’s Articles of Association was
dengan Akta No. 37 tanggal 6 Desember 2019 effected by notarial deed No. 37 dated
yang dibuat dihadapan Jose Dima Satria, S.H., M. 6 December 2019 of Jose Dima Satria, S.H.,
Kn., notaris di Jakarta. Akta perubahan ini telah M.Kn., notary public in Jakarta. This amendment
diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum has been informed and received by the Ministry
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia of Law and Human Rights of the Republic of
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Indonesia based on Receipt Letter No. AHU-
No. AHU-010393.AH.01.02 tanggal 10 Desember 010393.AH.01.02 dated 10 December 2019.
2019.
Perusahaan adalah bagian dari kelompok usaha The Company is part of JACCS Co., Ltd., Japan
JACCS Co., Ltd., Jepang (“JACCS”) yang (“JACCS”) which is a diversified global company
merupakan perusahaan global yang menawarkan whose business provides a broad range of
berbagai ragam jasa keuangan. Pemegang financial services. The majority shareholders of
saham mayoritas dari JACCS adalah MUFG JACCS is MUFG Bank, Ltd., a Company based in
Bank, Ltd., yang berkedudukan di Jepang. Japan.
5
Page 9
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
a. Pendirian dan informasi umum Perusahaan a. Establishment and general information of the
(Lanjutan) Company (Continued)
Entitas induk terakhir adalah Mitsubishi UFJ The ultimate parent is Mitsubishi UFJ Financial
Financial Group (MUFG). Group (MUFG).
b. Dewan Komisaris dan Direksi b. Board of Commissioners and Board of
Directors
Susunan Dewan Komisaris Perusahaan pada The composition of the Company’s Boards of
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 Commissioners as of 30 June 2026 and 31
adalah sebagai berikut: December 2025 was as follows:
31 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Komisaris Utama : Takeshi Kobayashi Takeshi Kobayashi : President Commissioner
Komisaris : - Chihiro Ushigome* : Commissioner
Komisaris : Benny Redjo Setyono Benny Redjo Setyono : Commissioner
Komisaris Independen : - Josaphat Budisatyawira** : Independent Commissioner
Komisaris Independen : Alip Alip : Independent Commissioner
*)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta *)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 127 tanggal 20 Februari 2026, Chihiro Ushigome telah 127 dated 20 February 2026, Chihiro Ushigome resigned from
resmi mengunduran diri dari posisinya sebagai Komisaris his position as Company’s Commissioner, effective 28 February
Perusahaan efektif sejak tanggal 28 Februari 2026. 2026.
**) Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta **)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 127 tanggal 20 Februari 2026, masa jabatan Josaphat 127 dated 20 February 2026,the term of office of Josaphat
Budisatyawira berakhir pada tanggal 09 Februari 2026. Budisatyawira ended on 09 February 2026.
Susunan Direksi Perusahaan pada tanggal The composition of the Company’s Board of
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah Directors as of 30 June 2026 and 31 December
sebagai berikut: 2025 was as follows:
31 Maret / 31 Desember /
March 2026 December 2025
Direktur Utama : Kazuhiro Inoue Kazuhiro Inoue : President Director
Direktur : - Kazunori Inoue***) : Director
Direktur : Hajimu Yukimoto Hajimu Yukimoto : Director
Direktur : - Supriyanto**) : Director
Direktur : - Yimmy Weddianto*) : Director
Direktur : Handoko Handoko : Director
*)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta *)Based on shareholder decree in accordance with deed number
nomor 50 tanggal 6 November 2025, Yimmy Weddianto telah 50 dated 6 November 2025, Yimmy Weddianto has been
diangkat menjadi Direktur. Selanjutnya, berdasarkan keputusan appointed as Director. Subsequently, based on shareholder
pemegang saham sesuai dengan akta nomor 127 tanggal 20 decree in accordance with deed number 127 dated 20 February
Februari 2026 Yimmy Weddianto telah resmi mengunduran diri 2026, Yimmy Weddianto resigned from his position as
dari posisinya sebagai Direktur Perusahaan efektif sejak tanggal Company’s Director, effective 28 February 2026.
28 Februari 2026.
**)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan akta **)Based on shareholder decree in accordance with deed
nomor 147 tanggal 29 Januari 2026 Supriyanto telah resmi number 147 dated 29 January 2026, Supriyanto has resigned
mengunduran diri dari posisinya sebagai Direktur Perusahaan from his position as Company’s Director, effective 31 March
efektif tanggal 31 Maret 2026. 2026.
***)Berdasarkan keputusan pemegang saham sesuai dengan ***)Based on shareholder decree in accordance with deed
akta nomor 127 tanggal 20 Februari 2026 Kazunori Inoue telah number 127 dated 20 February 2026, Kazunori Inoue resigned
resmi mengunduran diri dari posisinya sebagai Direktur from his position as Company’s Director, effective 28 February
Perusahaan efektif sejak tanggal 28 Februari 2026. 2026.
Laporan keuangan Perusahaan disusun oleh The financial statements of the Company were
Direksi dan diotorisasi untuk terbit pada tanggal prepared by the Board of Directors and
27 Juni 2026. authorized for issue on 27 June 2026.
c. Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau c. Risk Management Committee, Risk Monitoring
Risiko, Komite Audit dan Komite Nominasi dan Committee, Audit Committee and Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
2025 susunan Komite Manajemen Risiko, Komite composition of the Company’s Risk Management
Pemantau Risiko, Komite Audit dan Komite Committee, Risk Monitoring Committee, Audit
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan adalah Committee and Nomination and Remuneration
sebagai berikut: Committee was as follows:
6
Page 10
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1. INFORMASI UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (Continued)
c. Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau c. Risk Management Committee, Risk Monitoring
Risiko, Komite Audit dan Komite Nominasi dan Committee, Audit Committee and Nomination and
Remunerasi (Lanjutan) Remuneration Committee (Continued)
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee
Ketua : Handoko Handoko : Chairman
Anggota : Direksi/Board of Directors Direksi/Board of Directors : Members
Lidwina Lingling Liesuanto
Dimas Prasetyo Melinda Lilananda
Nopan Adiputra Nopan Adiputra
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Ketua : Alip Alip : Chairman
Anggota : Hendry Chihiro Ushigome : Members
Anggota : Takeshi Kobayashi Hendry : Members
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Alip Alip : Chairman
Anggota : Rachmad Nursanto Rachmad Nursanto : Members
Hendry Hendry
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration
Remunerasi Committee
Ketua : Alip Josaphat Budisatyawira : Chairman
Anggota : Takeshi Kobayashi Takeshi Kobayashi : Members
Lidwina Lidwina
d. Laporan keuangan ini disajikan dalam bahasa d. These financial statements are presented in
Indonesia dan Inggris. Dalam hal terdapat Indonesian and English languages. Should there
perbedaan penafsiran akibat penerjemahan be any difference in interpretation due to
bahasa, maka yang digunakan sebagai acuan translation, the Indonesian version shall prevail.
adalah bahasa Indonesia.
2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan The financial statements have been prepared in
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (“SAK accordance with Indonesian Financial Accounting
Indonesia”) dan peraturan Badan Pengawas Standards (“SAK Indonesia”) and Capital Market
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan and Financial Institutions Supervisory Agency
(“BAPEPAM-LK”, yang fungsinya telah dialihkan (“BAPEPAM-LK”, whose function has been
kepada OJK sejak tanggal 1 Januari 2013) No. transferred to OJK starting 1 January 2013)
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Regulation No. VIII.G.7 regarding the
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Presentation and Disclosure of Financial
Publik, yang terlampir dalam surat keputusan Statements of Issuer or Public Companies,
No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. enclosed in the decision Letter No.KEP-
347/BL/2012 dated 25 June 2012.
b. Dasar pengukuran b. Basis of measurement
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual The financial statements are prepared on the
(kecuali laporan arus kas) dengan menggunakan accrual basis (except for the statement of cash
konsep nilai historis, kecuali bila standar akuntansi flows) using the historical cost concept, except
mengharuskan pengukuran dengan nilai wajar. where the accounting standards require fair value
measurement.
7
Page 11
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2. DASAR PENYUSUNAN (Lanjutan) 2. BASIS OF PREPARATION (Continued)
c. Laporan arus kas c. Statement of cash flows
Laporan arus kas menyajikan perubahan dalam The statement of cash flows presents the
kas dan bank dari aktivitas operasi, investasi dan changes in cash on hand and in banks from
pendanaan, dan disusun dengan metode operating, investing and financing activities, and
langsung. is prepared using the direct method.
d. Mata uang fungsional dan penyajian d. Functional and presentation currency
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang The financial statements are presented in Rupiah,
mana merupakan mata uang fungsional which is the functional currency of the Company.
Perusahaan. Semua informasi keuangan yang All financial information presented in Rupiah has
disajikan dalam Rupiah telah dibulatkan ke dalam been rounded to the nearest millions of Rupiah.
jutaan Rupiah yang terdekat.
e. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan e. Use of judgments, estimates and
asumsi assumptions
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan The preparation of financial statements in
SAK mengharuskan manajemen untuk membuat conformity with SAK requires management to
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang make judgments, estimates and assumptions that
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi affect the application of accounting policies and
dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban the reported amounts of assets, liabilities, income
yang dilaporkan. and expenses.
Walaupun estimasi tersebut dibuat berdasarkan Although those estimates are based on
pemahaman terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current events
dan kegiatan terkini, hasil aktual dapat berbeda and activities, actual results may differ from those
dari estimasi tersebut. estimates.
Estimasi dan asumsi yang mendasarinya ditinjau Estimates and underlying assumptions are
secara berkesinambungan. Perubahan terhadap reviewed on ongoing basis. Revisions to
estimasi akuntansi diakui di periode dimana accounting estimates are recognized in the period
estimasi tersebut diubah dan periode selanjutnya in which the estimate is revised and in any future
yang terkena dampaknya. periods affected.
Informasi mengenai asumsi dan estimasi Information about the assumptions and
ketidakpastian yang dapat mengakibatkan estimation uncertainties that may result in
penyesuaian yang material dalam satu tahun material adjustment within the next financial year
kedepan dijelaskan di Catatan 5. are described in Note 5.
f. Amendemen standar akuntansi f. Amendments in accounting standards
Berikut ini adalah standar akuntansi yang berlaku The following accounting standards became
efektif tanggal 1 Januari 2026: effective on 1 January 2026:
• Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 • Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amendemen atas Klasifikasi dan “Amendments to the Classification and
Pengukuran Instrument Keuangan ”, Measurement of Financial Instruments”;
• Amendemen Tahunan 2024 “Amendemen • Annual Improvements 2024 “Amendments to
PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and PSAK
207”; 207”;
Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di The implementation of the above-mentioned
atas tidak memiliki dampak yang material accounting standards did not have materials
terhadap laporan keuangan Perusahaan. impacts to the Company’s financial statements.
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan - kebijakan akuntansi material di bawah ini The material accounting policies have been applied
telah diterapkan secara konsisten untuk semua consistently to all periods presented in the financial
periode yang disajikan dalam laporan keuangan ini. statements.
a. Aset dan liabilitas keuangan a. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Perusahaan terutama terdiri dari The Company’s financial assets mainly consist of
kas dan bank, piutang pembiayaan, piutang sewa cash on hand and in banks, financing receivables,
pembiayaan, aset derivatif dan piutang lain-lain. finance lease receivables, derivative assets and
other receivables.
8
Page 12
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
Liabilitas keuangan Perusahaan terutama terdiri The Company’s financial liabilities mainly consist
dari pinjaman yang diterima, surat utang jangka of borrowings, medium term notes, bonds
menengah, utang obligasi, liabilitas derivatif, payable, derivative liabilities, accounts payable,
utang usaha, beban yang masih harus dibayar, accrued expenses, other liabilities and
liabilitas lain-lain dan pinjaman subordinasi. subordinated loan.
a.1. Klasifikasi a.1. Classification
Aset Keuangan Financial Assets
Seluruh aset keuangan Perusahaan, kecuali All of the Company’s financial assets, except
aset derivatif, diklasifikasikan ke dalam for derivative assets, are classified into
kategori biaya perolehan diamortisasi. Aset amortized cost category. The financial assets
keuangan dalam kategori biaya perolehan in amortized cost category represent the
diamortisasi merupakan aset keuangan yang financial assets which its contractual terms
pada tanggal tertentu sesuai persyaratan give rise on specified dates to cash flows that
kontraktualnya menghasilkan arus kas yang are solely payment of principal and interest
merupakan pembayaran pokok dan bunga on the principal amount outstanding and they
semata dari jumlah pokok terutang dan aset are managed in a business model whose
keuangan dikelola dalam model bisnis yang objective is to hold the assets to collect
bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk contractual cash flows (hold to collect).
tujuan mendapatkan arus kas kontraktual
(hold to collect).
Aset derivatif diklasifikasikan ke dalam Derivative assets are clasified into fair value
kategori nilai wajar melalui laba rugi. Seluruh through profit or loss category. All of the
instrumen derivatif Perusahaan merupakan Company’s derivative instruments are for
instrumen untuk lindung nilai. hedging instruments.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan, All of the Company’s financial liabilities,
kecuali liabilitas derivatif, diklasifikasikan except for derivative liabilities, are classified
sebagai biaya perolehan diamortisasi. as amortized cost.
Liabilitas derivatif diklasifikasikan ke dalam Derivative liabilities are classified into fair
kategori nilai wajar melalui laba rugi. Seluruh value through profit or loss category. All of
instrumen derivatif Perusahaan merupakan the Company’s derivative instruments are for
instrumen untuk lindung nilai. hedging instruments.
a.2. Pengakuan a.2. Recognition
Perusahaan pada awalnya mengakui aset The Company initially recognizes financial
keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal assets and liabilities on the date at which the
dimana Perusahaan menjadi suatu pihak dalam Company becomes a party to the contractual
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. provisions of the instruments.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan atau At initial recognition, the Company’s financial
liabilitas keuangan Perusahaan diukur pada assets or financial liabilities are measured at
nilai wajar (untuk item yang diukur pada biaya fair value (including the assets that are
perolehan di amortisasi setelah pengakuan subsequently measured at amortized cost)
awal) ditambah biaya transaksi yang dapat plus transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung atas perolehan attributable to the acquisition of financial
aset keuangan atau penerbitan liabilitas assets or issuance of financial liabilities. The
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan subsequent measurement of financial assets
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal and financial liabilities depends on their
tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan classification.
liabilitas keuangan tersebut.
9
Page 13
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.2. Pengakuan (Lanjutan) a.2. Recognition (Continued)
Setelah pengakuan awal, aset dan liabilitas Subsequent to initial recognition, financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets and financial liabilities that are carried
diamortisasi diukur kembali dengan at amortized cost are remeasured using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest method (see Note 3a.5).
(lihat Catatan 3a.5).
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not have been incurred if the financial
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut instrument had not been acquired or issued.
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset In the case of financial assets, transaction
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada costs are added to the amount recognized
jumlah yang diakui pada awal pengakuan initially, while for financial liabilities,
aset, sedangkan untuk liabilitas keuangan, transaction costs are deducted from the
biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang amount of debt recognized initially. Such
yang diakui pada awal pengakuan liabilitas. transaction costs are amortized over the
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama terms of the instruments based on the
umur instrumen berdasarkan metode suku effective interest method and are recorded
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari as part of revenue if related to financial
pendapatan jika sehubungan dengan aset assets, and as part of finance charges if
keuangan atau sebagai bagian dari beban related to financial liabilities.
keuangan jika sehubungan dengan liabilitas
keuangan.
a.3. Penghentian pengakuan a.3. Derecognition
Perusahaan menghentikan pengakuan aset The Company derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire.
tersebut kadaluarsa.
Perusahaan menghentikan pengakuan The Company derecognizes a financial
liabilitas keuangan pada saat kewajiban yang liability when its contractual obligations are
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kadaluarsa.
Perusahaan juga menghentikan pengakuan The Company also derecognizes financial
aset keuangan yang dianggap tidak dapat assets that are deemed to be unrecovarable.
dipulihkan. Penerimaan atau pemulihan Subsequent recovery of written-off financial
kembali atas aset keuangan yang telah assets is recorded as other income.
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan
lain-lain.
a.4. Saling hapus a.4. Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and
nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi the net amount is presented in the statement
keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan of financial position when, and only when, the
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk Company has a legal enforceable right to set
melakukan saling hapus atas jumlah yang off the amounts and intends either to settle
telah diakui tersebut dan berniat untuk on a net basis or to realize the asset and
menyelesaikan secara neto atau untuk settle the liability simultaneously. The legally
merealisasikan aset dan menyelesaikan enforceable right must not be contingent on
liabilitasnya secara simultan. Hak yang future events and must be enforceable in the
berkekuatan hukum tidak kontinjen atas normal course of business and in the event
peristiwa di masa depan dan dapat of default insolvency or bankruptcy of the
dipaksakan secara hukum dalam situasi Company or the counterparty.
bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal
bayar, atau peristiwa kepailitan atau
kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.
10
Page 14
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.4. Saling hapus (Lanjutan) a.4. Offsetting (Continued)
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a net
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh basis only when permitted by accounting
standar akuntansi. standards.
a.5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi a.5. Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau The amortized cost of a financial asset or
liabilitas keuangan adalah merupakan suatu liability is the amount at which the financial
nilai dimana aset atau liabilitas keuangan asset or financial liability is measured on
diukur pada saat pengakuan awal, dikurangi initial recognition minus the principal
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi repayments, plus or minus the cumulative
amortisasi kumulatif dengan menggunakan amortization using the effective interest
metode suku bunga efektif atas selisih antara method of any difference between that initial
nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk amount and the maturity amount and, for
aset keuangan, disesuaikan dengan financial assets, adjusted for any allowance
cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai for impairment losses. The ‘gross carrying
tercatat bruto aset keuangan’ merupakan amount of financial asset’ is the amortized
biaya perolehan diamortisasi aset keuangan cost of a financial asset before adjusting for
sebelum dikurangi cadangan kerugian any allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
a.6..Identifikasi dan pengukuran penurunan a.6..Identification and measurement of
nilai impairment
PSAK 109 mengharuskan cadangan PSAK 109 requires a loss allowance to be
kerugian diakui sebesar kerugian kredit recognized at an amount equal to either 12-
ekspektasian (KKE 12 bulan) atau kerugian month ECL or lifetime ECL. Lifetime ECL is
kredit ekspektasian sepanjang umur aset the ECL that results from all possible default
keuangan (KKE lifetime). KKE lifetime adalah events over the expected life of a financial
kerugian ekspektasian yang berasal dari instrument, whereas 12-month ECL is the
semua kemungkinan kejadian gagal bayar portion of ECL that results from default
sepanjang umur ekspektasian suatu events that are possible within the 12-month
instrumen keuangan, sedangkan KKE 12 after reporting date.
bulan adalah porsi dari kerugian kredit
ekspektasian yang berasal dari kemungkinan
kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are a probability-
estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian weighted estimate of credit losses (i.e the
kredit (yaitu nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortfalls) over the
kredit) selama perkiraan umur instrumen expected life of the financial instrument. A
keuangan. Kekurangan kas adalah selisih cash shortfall is the difference between the
antara arus kas yang jatuh tempo cash flows that are due to an entity in
berdasarkan perjanjian dan arus kas yang accordance with the contract and the cash
diperkirakan akan diterima entitas. Karena flows that the entity expects to receive.
kerugian kredit ekspektasian Because expected credit losses consider the
mempertimbangkan jumlah dan waktu amount and timing of payments, a credit loss
pembayaran, kerugian kredit tetap timbul arises even if the entity expects to be paid in
meskipun entitas mengharapkan untuk full but later than when contractually due.
dibayar penuh namun setelah jatuh tempo
kontraktual.
Model KKE akan diterapkan pada semua aset The ECL model will be applied to all financial
keuangan yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost.
diamortisasi.
11
Page 15
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai a.6..Identification and measurement of
(Lanjutan) impairment (Continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan At each reporting date, the Company shall
akan mengukur cadangan kerugian measure the loss allowance for a financial
instrumen keuangan sebesar kerugian kredit instrument at an amount equal to the lifetime
sepanjang umur (lifetime) instrumen credit losses, except in the following
keuangan, kecuali dalam kodisi berikut, condition, for which the amount recognized
dimana cadangan kerugian yang akan diakui will be 12-month ECL:
sebesar KKE 12 bulan:
Instrumen keuangan dengan risiko kredit Financial instruments with low credit risks;
rendah; dan and
Instrumen keuangan dengan risiko kredit Financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal recognition
Perusahaan mengukur risiko kredit The Company measures credit risk using
menggunakan Probability of Default (PD), Probability of Default (PD), Exposure at
Exposure at Default (EAD), Loss Given Default (EAD), Loss Given Default (LGD)
Default (LGD) dan variabel makroekonomi and macroeconomic variables for forward
untuk estimasi yang bersifat perkiraan masa looking perspective. To determine the
depan (forward-looking). Untuk menentukan expected credit loss (ECL), these
kerugian kredit ekspektasian (KKE), components are multiplied together and
komponen-komponen tersebut akan discounted to the reporting date using the
diperhitungkan bersama-sama dan effective interest rate.
didiskontokan ke tanggal pelaporan
menggunakan suku bunga efektif.
Dalam model KKE, tiga tahap pendekatan Under the ECL model, the following three-
berikut ini diterapkan dalam menghitung KKE stage approach is applied to measuring ECL
berdasarkan migrasi kredit di antara tahap based on credit migration between the
tersebut sejak pengakuan awal: stages since origination:
Tahap 1: pada pengakuan awal aset Stage 1: At the origination of a financial
keuangan, dan dimana tidak ada asset, and where there has not been a
peningkatan signifikan atas risiko kredit significant increase in credit risk since
sejak pengakuan awal, maka penyisihan origination, a loss allowance equivalent to
kerugian sebesar KKE 12 bulan diakui. 12-month ECL is recognized.
Tahap 2: Jika ada peningkatan risiko kredit Stage 2: Where there has been a
yang signifikan sejak pengakuan awal, significant increase in credit risk since
maka penyisihan kerugian sebesar KKE origination, a loss allowance equivalent to
lifetime diakui. Jika, risiko kredit membaik lifetime ECL is recognized. If the credit risk
pada periode berikutnya sehingga improves in a subsequent period such that
peningkatan risiko kredit sejak pengakuan the increase in credit risk since origination
awal tidak lagi dianggap signifikan, is no longer considered significant, the
eksposur kembali ke tahap 1 dan KKE 12 exposure returns to a Stage 1
bulan diakui. classification and a 12-month ECL is
recognized.
Tahap 3: Jika aset keuangan mengalami Stage 3: If the financial asset is credit
penurunan nilai kredit, aset keuangan impaired, the financial asset is moved to
tersebut dipindahkan ke Tahap 3 dan KKE Stage 3 and a lifetime ECL is recognized.
lifetime diakui.
12
Page 16
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
a.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai a.6..Identification and measurement of
(Lanjutan) impairment (Continued)
Kerugian kredit ekspektasian diestimasi pada Expected credit losses are estimated at the
tingkat fasilitas dengan menggunakan suatu facility level by using a probability of default
probabilitas gagal bayar yang mencerminkan reflecting a probability-weighted range of
probabilitas kisaran tertimbang dari skenario possible future economic scenarios, and
ekonomi masa depan dan menerapkannya applying this to the estimated exposure of the
terhadap estimasi eksposur Perusahaan Company at the point of default (exposure at
pada saat gagal bayar (exposure at default) default) after taking into account the value of
setelah memperhitungkan nilai agunan yang any collateral held or other mitigations of loss
dimiliki atau mitigasi kerugian lainnya (loss (loss given default), while allowing for the
given default), dan memperhitungkan impact of discounting for the time value of
dampak diskonto atas nilai waktu uang (time money.
value of money).
a.7. Pengukuran nilai wajar a.7. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang to sell an asset or paid to transfer a liability in
akan dibayar untuk mengalihkan suatu an orderly transaction between market
liabilitas dalam transaksi teratur (orderly participants at the measurement date in the
transaction) antara pelaku pasar (market principal market or, in its absence, the
participants) pada tanggal pengukuran di most advantageous market to which the
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar Company has access at that date. The fair
utama, di pasar yang paling menguntungkan value of a liability reflects its non-
dimana Perusahaan memiliki akses pada performance risk.
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai When available, the Company measures
wajar instrumen keuangan dengan the fair value of a financial instrument using
menggunakan harga kuotasian di pasar aktif the quoted price in an active market for that
untuk instrumen tersebut. Suatu pasar instrument. A market is regarded as active if
dianggap aktif jika transaksi atas aset dan transactions for the asset or liability take
liabilitas terjadi dengan frekuensi dan volume place with sufficient frequency and volume
yang memadai untuk menyediakan informasi to provide pricing information on an ongoing
penentuan harga secara berkelanjutan. basis.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active market,
aktif, Perusahaan menggunakan teknik then the Company uses valuation techniques
penilaian dengan memaksimalkan that maximise the use of relevant observable
penggunaan input yang dapat diobservasi inputs and minimise the use of unobservable
dan relevan dan meminimalkan penggunaan inputs. The chosen valuation technique
input yang tidak dapat diobservasi. Teknik incorporates all of the factors that market
penilaian yang dipilih menggabungkan semua participants would take into account in
faktor yang diperhitungkan oleh pelaku pasar pricing a transaction.
dalam penentuan harga transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of a
keuangan pada saat pengakuan awal adalah financial instrument at initial recognition is
harga transaksi, yaitu nilai wajar dari normally the transaction price, i.e., the fair
pembayaran yang diberikan atau diterima. value of the consideration given or received.
Jika Perusahaan menetapkan bahwa nilai If the Company determines that the fair value
wajar pada pengakuan awal berbeda dengan at initial recognition differs from the
harga transaksi dan nilai wajar tidak dapat transaction price and the fair value is
dibuktikan dengan harga kuotasian di pasar evidenced neither by a quoted price in an
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik active market for an identical asset or liability
atau berdasarkan teknik penilaian yang nor based on a valuation technique that uses
hanya menggunakan data dari pasar yang only data from observable markets, then the
dapat diobservasi, maka nilai wajar instrumen financial instrument is initially measured at
keuangan pada saat pengakuan awal fair value, adjusted to defer the difference
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan between the fair value at initial recognition
antara nilai wajar pada saat pengakuan awal and the transaction price. Subsequently, that
dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, difference is recognized in profit or loss on an
perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi appropriate basis over the life of the
berdasarkan umur instrumen tersebut namun instrument but no later than when the
tidak lebih lambat dari saat penilaian tersebut valuation is wholly supported by observable
didukung sepenuhnya oleh data pasar yang market data or the transaction is closed out.
dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup.
13
Page 17
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
a. Aset dan liabilitas keuangan (Lanjutan) a. Financial assets and liabilities (Continued)
1.
a.7. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) a.7. Fair value measurement (continued)
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai If an asset or a liability measured at fair
wajar memiliki harga penawaran dan harga value has a bid price and an ask price, then the
permintaan, maka Perusahaan mengukur aset Company measures assets and long positons
dan posisi long berdasarkan harga penawaran at a bid pice and liabilities and short positions
dan mengukur liabilitas dan posisi short at an ask price.
berdasarkan harga permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang liabilities measured at fair value, that are
terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang exposed to market risk and credit risk that
dikelola oleh Perusahaan berdasarkan are managed by the Company on the basis of
eksposur netonya baik terhadap risiko pasar the net exposure to either market or credit risk,
ataupun risiko kredit, diukur berdasarkan are measured on the basis of a price that
harga yang akan diterima untuk menjual posisi would be received to sell a net long position (or
net long (atau dibayar untuk mengalihkan paid to transfer a net short position) for a
posisi net short) untuk eksposur risiko tertentu. particular risk exposure. Those portfolio-level
Penyesuaian pada level portofolio tersebut adjustments are allocated to the individual
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual assets and liabilities on the basis of the relative
berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari risk adjustment of each of the individual
masing-masing instrumen individual di dalam instruments in the portfolio.
portofolio.
b. Piutang Pembiayaan b. Financing Receivables
Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan Subsequent to initial recognition, financing
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan receivables are stated at amortized cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif (lihat effective interest method (see Note 3a.2 and 3a.5).
Catatan 3a.2 dan 3a.5).
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui Unearned financing income represents the
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan difference between total installments to be received
pembayaran angsuran yang akan diterima dari from the consumers and the principal amount
konsumen dengan jumlah pokok pembiayaan, financed, which is recognized as income over the
yang diakui sebagai pendapatan selama jangka term of the contract based on effective interest rate
waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga of the related financing receivables.
efektif dari piutang pembiayaan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, When calculating the effective interest rate, the
Perusahaan mengestimasi arus kas dengan Company estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh persyaratan contractual terms of the financing contract.
kontraktual dalam kontrak pembiayaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan Early termination of a contract is treated as a
konsumen berakhir diperlakukan sebagai cancellation of the existing contract and the
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan resulting gains or losess are recognized in the
keuntungan atau kerugian yang timbul diakui current year profit or loss.
dalam laba rugi tahun berjalan.
Lihat Catatan 3g untuk kebijakan pengakuan See Note 3g for revenue recognition policy.
pendapatan.
14
Page 18
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa c. Leases
Perusahaan sebagai Pesewa The Company acting as Lessor
Pada awal, kontrak sewa diklasifikasikan sebagai At inception, a lease contract is classified as a
sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan finance lease if it transfers substantially all the risks
secara substansial seluruh risiko dan manfaat and rewards incidental to the ownership of the
yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. leased assets. Otherwise, it is considered an
Sebaliknya, kontrak akan diperhitungkan sebagai operating lease.
sewa operasi.
Pendapatan dari perjanjian sewa pembiayaan dan Revenue from finance leases and vehicle rental
sewa kendaraan ditentukan oleh klasifikasi agreements is driven by the classification of the
perjanjian sebagai sewa operasi atau sewa arrangement as either an operating or finance
pembiayaan. Pendapatan dari penyewaan lease. Revenue earned from renting vehicles to
kendaraan kepada pelanggan di bawah perjanjian customers under short term operating lease
sewa operasi, secara umum untuk jangka waktu contracts, generally for periods of 1 to 4 years, is
antara 1 tahun sampai dengan 4 tahun, diakui recognized on a straight-line basis over the term of
dengan metode garis lurus selama masa sewa. the contract. Initial direct transaction costs are
Biaya transaksi awal ditangguhkan dan deferred and amortized over the term of the lease.
diamortisasi selama masa sewa.
Pendapatan yang diperoleh dari sewa pembiayaan Revenue generated from finance leases is
diakui menggunakan metode suku bunga efektif, recognized using the effective interest method,
yang memberikan tingkat pengembalian periodik which provides a constant periodic rate of return on
yang konstan pada investasi sewa yang belum the outstanding investment on the lease.
dilunasi.
Tagihan sewa pembiayaan diakui sebesar nilai Finance lease receivables are recorded at the
yang didiskontokan pada tingkat suku bunga efektif present value of the gross investment in the lease
dalam sewa pembiayaan tersebut. Pengukuran at the effective interest rate in the lease. The initial
awal dari tagihan sewa pembiayaan termasuk measurement of finance lease receivables includes
biaya awal yang dapat diatribusikan secara the initial costs that are directly attributable to
langsung untuk negosiasi dan pengaturan sewa. negotiating and arranging a lease. Gross
Nilai investasi sewa bruto dalam sewa pembiayaan investment in the lease represents the aggregate
merupakan penjumlahan agregat dari pembayaran sum of the minimum lease payments and any
sewa minimum dan nilai residu yang menjadi hak unguaranteed residual value as to which the lessor
pesewa. Pembayaran sewa minimum termasuk has rights. Minimum lease payments include those
pembayaran selama masa sewa yang harus payments that the lessee is, or can be, required to
dibayar oleh penyewa atau jumlah yang make to the lessor over the lease term plus the
diharuskan oleh pesewa untuk dibayar selama residual value guarantees by the lessee, a party
masa sewa, ditambah dengan nilai residu yang related to the lessee, or any third party unrelated to
dijamin oleh penyewa, pihak terkait dengan
the lessor provided who is financially capable of
penyewa, atau pihak ketiga yang tidak terkait
fulfilling the obligations under the guarantee.
dengan pesewa yang secara keuangan memiliki
kemampuan untuk menyelesaikan kewajiban atas
jaminan tersebut.
Harga opsi beli atas aset sewa pembiayaan yang The exercise price of a purchase option over the
dimiliki oleh penyewa termasuk di dalam leased asset held by the lessee is included in the
pembayaran sewa minimum jika hampir dapat minimum lease payments if it is reasonably certain
dipastikan pada awal sewa bahwa opsi beli at inception of the lease that the purchase option
tersebut akan dilaksanakan. will be exercised.
Perbedaan antara nilai investasi sewa pembiayaan The difference between the gross investment and
bruto dan nilai investasi sewa pembiayaan bersih the net investment in a finance lease is recorded as
dicatat sebagai pendapatan pembiayaan unearned revenue which is recognized as finance
tangguhan yang diakui sebagai pendapatan sewa lease income over the lease period at a constant
pembiayaan selama periode sewa pada suatu pola periodic rate of return on the net investment in
yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian finance leases.
yang konstan atas investasi bersih dalam sewa
pembiayaan tersebut.
15
Page 19
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Pesewa (Lanjutan) The Company acting as Lessor (Continued)
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan Early termination is treated as cancellations of the
berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak existing lease contract, and the resulting gains or
pembiayaan, dan keuntungan atau kerugian yang losses are recognized in current year’s profit or
timbul diakui dalam laba rugi tahun berjalan. loss.
Perusahaan sebagai Penyewa The Company acting as Lessee
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan At the inception of a contract, the Company
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau determines if a contract is, or contains, a lease by
mengandung, sewa dengan mempertimbangkan considering whether the contract conveys the right
apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk to control the use of an identified asset for a period
mengendalikan penggunaan suatu aset of time in exchange for a consideration.
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
dipertukarkan dengan imbalan.
Suatu kontrak memberikan hak mengendalikan A contract conveys the right to control the use of an
penggunaan suatu identifikasian jika semua identified asset if all of the following conditions are
kondisi di terpenuhi: met:
- kontrak tersebut melibatkan penggunaan - the contract Involves the use of substantially all
secara substansial seluruh kapasitas dari aset of the capacity of an identified asset that is
identifikasian yang secara fisik berbeda physically distinct (as specified explicitly or
(sebagaimana ditentukan secara eksplisit atau implicitly in the contract). If the supplier has a
implisit dalam kontrak). Jika pemasok memiliki substantive substitution right, then the asset
hak substitusi yang substantif, maka aset cannot be considered as identifiable;
tersebut tidak dapat dianggap dapat
diidentifikasi;
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh - the Company has the right to obtain
secara substansial semua manfaat ekonomi substantially all of the economic benefits from
dari penggunaan aset selama periode the use of the asset throughout the period of
penggunaan; dan use; and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - the Company has the right to direct the use of
penggunaan aset: yaitu memiliki hak the asset: i.e. it has decision-making rights that
pengambilan keputusan yang paling relevan are most relevant to changing how and for what
untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan purpose the asset is used.
apa aset tersebut digunakan.
Pada tanggal permulaan sewa atau penilaian On the lease commencement date, or on
kembali sebuah kontrak yang berisi komponen reassessment of a contract that contains a lease
sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam component, the Company allocates the
kontrak tersebut kepada setiap komponen sewa consideration in the contract to each lease
atas dasar harga relatif yang berdiri sendiri dan component on the basis of their relative standalone
mengakui jumlah yang dialokasikan sebagai aset prices, ad recognizes the allocated amounts as a
hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal right-of-use asset and a lease liability at the lease
permulaan sewa. Aset hak-guna awalnya diukur commencement date. The right-of-use assets are
pada biaya perolehan, yang sama dengan jumlah initially measured at cost, which equals to the initial
pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan amount of the lease liability after adjustments for
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada any lease payments made at or before the
saat atau sebelum tanggal permulaan, ditambah commencement date, plus any initial direct costs
dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan incurred, as well as an estimate of end-of -term
beserta estimasi biaya untuk membongkar dan costs of dismantling and removing the underlying
memindahkan aset saat akhir masa sewa lease improvements and restoring the site, less any
pendasar dan untuk merestorasi aset pendasar lease incentives received.
atau tempat di mana aset berada, dikurangi insentif
sewa yang diterima.
16
Page 20
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (Lanjutan) The Company acting as Lessee (Continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur After commencement date, right-of-use assets are
dengan model biaya, dan didepresiasi measured using the cost model, and is depreciated
menggunakan metode garis lurus dari tanggal using straight line method from commencement
permulaan sampai dengan mana yang lebih awal date to the earlier of the end of the useful life of the
antara masa manfaat aset hak-guna atau akhir right-of-use assets or the end of lease term. The
masa sewa. Jumlah tercatat aset hak-guna di carrying amount of the right-of-use assets are
evaluasi jika ada indikasi asset mungkin evaluated if there is an indication that the asset
mengalami penurunan nilai; Jika ada, jumlah may have been impaired; if so, the carrying amount
tercatat dikurangi dengan estimasi kerugian reduced by the estimated impairment losses. The
penurunan nilai. Nilai tercatat aset hak-guna right-of-use assets carrying amount is also
disesuaikan, dalam situasi tertentu, ketika terjadi adjusted, in certain situations, when there is a
pengukuran kembali atas liabilitas sewa. remeasurement of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan yet paid at the commencement date, discounted
suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku using the interest rate implicit in the lease or, if that
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan rate cannot be readily determined, the Company's
suku bunga pinjaman inkremental Perusahaan. incremental borrowing rate. Generally, the
Umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga Company uses its incremental borrowing rate as
pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga the discount rate.
diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: the lease liability consist of the following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap - fixed payments, including in-substance fixed
secara-substansi, dikurangi insentif sewa yang payments, less lease incentives receivable;
belum diterima;
- pembayaran sewa secara variabel yang - variable lease payments that depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga, yang index or a rate, initially measured using the
pada awalnya diukur menggunakan indeks index or rate as at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan nilai residual; dan residual value guarantee; and
- harga eksekusi opsi beli jika Perusahaan cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi, pembayaran - the exercise price under a purchase option that
sewa dalam opsi periode perpanjangan jika the Company is reasonably certain to exercise,
Perusahaan cukup pasti untuk melaksanakan lease payments in an option renewal period if
opsi perpanjangan, dan denda untuk the Company is reasonably certain to exercise
penghentian sewa lebih awal kecuali an extension option, and penalties for early
Perusahaan yakin tidak menghentikan lebih termination of a lease unless the Company is
awal. reasonably certain not to terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan The lease liability is measured at amortized cost
diamortisasi menggunakan metode suku bunga using the effective interest method. It is
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada remeasured when there is a change in future lease
perubahan pembayaran sewa masa depan yang payments arising from a change in an index or rate,
timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika if there is a change in the Company's estimate of
ada perubahan estimasi Perusahaan atas jumlah the amount expected to be payable under a
yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan residual value guarantee, or if the Company
nilai residual, atau jika Perusahaan mengubah changes its assessment of whether it will exercise
penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi a purchase, extension or termination option.
beli, perpanjangan atau penghentian.
Aset hak-guna Perusahaan disajikan sebagai The Company’s right-of-use assets are presented
bagian dari “Aset tetap”, dan liabilitas sewa as “Fixed assets” and lease liabilities are presented
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain”. as part of “Other liabilities”.
17
Page 21
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
c. Sewa (Lanjutan) c. Leases (Continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (Lanjutan) The Company acting as Lessee (Continued)
Perusahaan menyewa bangunan untuk ruang The Company leases buildings for its office. The
kantor. Sewa ruang kantor secara umum berlaku leases of office space typically run for a period of 3
untuk periode 3 – 5 tahun. Beberapa sewa – 5 years. Some leases include an option to renew
termasuk opsi untuk memperbaharui periode sewa the lease for an additional period of the same
dengan tambahan durasi yang sama setelah duration after the end of the contract term.
kontrak berakhir.
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan options exercisable by the Company before the end
sebelum periode kontrak yang tidak dapat of the non-cancellable contract period. Where
dibatalkan tersebut berakhir. Jika memungkinkan, practicable, the Company seeks to include
Perusahaan berupaya untuk memasukkan opsi extension options in new leases to provide
perpanjangan dalam sewa baru untuk memberikan operational flexibility. At the commencement of the
fleksibilitas operasional. Pada permulaan sewa, lease, the extension period is added to the term of
perpanjangan periode ditambahkan ke masa the lease, if it is reasonably certain that the
sewa, jika cukup pasti untuk opsi perpanjangan extension options will be exercised. The Company
dieksekusi. Perusahaan menilai kembali apakah reassesses whether it is reasonably certain to
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut jika exercise the options in the event that there is a
ada peristiwa atau perubahan signifikan dalam significant change in circumstances within its
kondisi yang berada dalam pengendalian control.
perusahaan.
Seperti yang diperbolehkan dalam PSAK 116, As allowed under PSAK 116, the Company has
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset elected not to recognize right-of-use assets and
hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka- lease liabilities for short-term leases that have a
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau lease term of 12 months or less and leases of low-
kurang dan sewa atas aset bernilai-rendah. value assets. The Company recognizes the lease
Perusahaan mengakui pembayaran sewa terkait payments associated with these leases as an
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar expense on a straight-line basis over the lease
garis-lurus selama masa sewa. term.
Nilai tercatat aset hak guna segera diturunkan The right-of-use assets carrying amount are written
menjadi sebesar jumlah yang dapat dipulihkan down immediately to its recoverable amount when
ketika nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi the asset’s carrying amount is greater than its
jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
d. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen d. Derivative instruments held for risk
risiko management
Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki All derivative instruments held by the Company are
Perusahaan digunakan untuk tujuan manajemen for risk management purposes. These derivative
risiko. Instrumen derivatif ini digunakan untuk instruments are used to hedge the Company’s
lindung nilai terhadap eksposur variabilitas arus exposures to variability in cash flows that is
kas yang diatribusikan pada risiko tingkat suku attributable to interest rate risk and currency risk
bunga dan risiko mata uang Perusahaan dan dapat associated with recognized liabilities that could
mempengaruhi laba rugi. Instrumen derivatif diakui affect profit or loss. Derivative instruments are
dalam laporan keuangan pada nilai wajar. Untuk recognized in the financial statements at fair value.
memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, To qualify for hedge accounting, certain criteria are
beberapa kriteria tertentu harus dipenuhi, to be met, including formal documentation to be in
termasuk adanya dokumentasi formal pada awal place at the inception of the hedge.
lindung nilai.
18
Page 22
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
d. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen d. Derivative instruments held for risk
risiko (Lanjutan) management (Continued)
PSAK 109 memperkenalkan ketentuan akuntansi PSAK 109 introduced new hedge accounting
lindung nilai baru yang lebih menyelaraskan requirements which more align the accounting with
akuntansi dengan kegiatan manajemen risiko yang risk management activities undertaken to hedge
dilakukan ketika melakukan lindung nilai atas risiko financial and non-financial risk.
keuangan dan non-keuangan.
Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan On initial designation of the hedge, the Company
mendokumentasikan secara formal hubungan formally documents the relationship between the
antara instrumen lindung nilai dan item yang hedging instruments and hedged items, including
dilindung nilai, termasuk tujuan manajemen risiko the risk management objective and strategy in
dan strategi dalam melaksanakan transaksi undertaking the hedge transaction, as well as the
lindung nilai, bersamaan dengan metode yang method to be used to assess the effectiveness of
akan digunakan untuk menilai efektivitas the hedging relationship. The Company makes an
hubungan lindung nilai. Perusahaan menilai, pada assessment, both at the inception of the hedge
awal hubungan lindung nilai dan juga secara relationship as well as on an ongoing basis, as to
berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai whether the hedging instruments are expected to
diharapkan akan sangat efektif dalam rangka be ‘highly effective’ in offsetting the changes in the
saling hapus atas perubahan nilai wajar atau fair value or cash flows of the respective hedged
perubahan arus kas dari item yang dilindung nilai items during the period for which the hedge is
sepanjang periode dimana lindung nilai tersebut designated.
ditetapkan.
Jika derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung When a derivative is designated as a cash flow
nilai arus kas, bagian efektif dari perubahan nilai hedging instruments, the effective portion of
wajar derivatif tersebut diakui di penghasilan changes in the fair value of the derivative is
komprehensif lain (“OCI”) dan diakumulasi dalam recognized in other comprehensive income (“OCI”)
cadangan lindung nilai. Bagian efektif dari and accumulated in the hedging reserve. The
perubahan nilai wajar derivatif yang diakui di OCI effective portion of changes in the fair value of the
terbatas pada perubahan kumulatif nilai wajar item derivative that is recognized in OCI is limited to the
yang dilindungi nilainya, yang ditentukan cumulative change in fair value of the hedged item,
berdasarkan nilai sekarang, sejak dimulainya determined on a present value basis, from
lindung nilai. Setiap bagian yang tidak efektif dari inception of the hedge. Any ineffective portion of
perubahan nilai wajar derivatif langsung diakui changes in the fair value of the derivative is
dalam laporan laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Jika lindung nilai tidak lagi memenuhi kriteria untuk If the hedge no longer meets the criteria for hedged
akuntansi lindung nilai atau instrumen lindung nilai accounting or the hedging instruments is sold,
dijual, kedaluwarsa, dihentikan atau dilaksanakan, expires, is terminated or is exercised, then hedge
maka akuntansi lindung nilai dihentikan secara accounting is discontinued prospectively. If the
prospektif. Jika arus kas masa depan yang hedged future cash flows are no longer expected to
dilindungi nilainya tidak diharapkan terjadi lagi, occur, then the amounts that have been
maka jumlah yang telah diakumulasi dalam accumulated in the hedging reserve and the cost of
cadangan lindung nilai dan biaya cadangan hedging reserve are immediately reclassified to
lindung nilai segera direklasifikasi ke laba rugi. profit or loss.
e. Aset tetap e. Fixed assets
Tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Land acquired under Hak Guna Bangunan (“HGB”)
Bangunan (“HGB”) diukur sebesar biaya perolehan title is measured at acquisition cost (including the
(termasuk biaya legal dan administrasi yang timbul legal and administrative costs incurred in the
dalam transaksi untuk memperoleh tanah) dan transactions to acquire the land) and is not
tidak diamortisasi. amortized.
Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar Fixed assets are initially recognized at acquisition
harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset cost. After initial measurement, fixed assets are
tetap diukur dengan model biaya, dicatat pada measured using the cost model, carried at its cost
harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan less accumulated depreciation and accumulated
dan akumulasi penurunan nilai. impairment losses.
19
Page 23
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
e. Aset tetap (Lanjutan) e. Fixed assets (Continued)
Penyusutan aset tetap dihitung dengan Depreciation on fixed assets are calculated on the
menggunakan metode garis lurus untuk straight-line method to allocate their cost to their
mengalokasikan harga perolehan hingga residual values over their estimated useful lives as
mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa follows:
manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years %
Bangunan 20 5 Buildings
Renovasi gedung 3-5 20 - 33,3 Leasehold improvements
Perabotan kantor 3-4 25 - 33,3 Office furniture
Peralatan kantor 3-8 12,5 - 33,3 Office equipment
Kendaraan 4-8 12,5 - 25 Vehicles
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke Repairs and maintenance are charged to profit or
dalam laba rugi selama tahun dimana beban- loss during the year in which they are incurred.
beban tersebut terjadi. Pengeluaran yang Expenditures that extend the future life of assets or
memperpanjang masa manfaat aset atau yang provide further economic benefits are capitalized
memberikan tambahan manfaat ekonomis and depreciated.
dikapitalisasi dan disusutkan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, When fixed assets are retired or disposed, their
maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya carrying values and the related accumulated
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan depreciation are removed from the statement of
keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui financial position, and the resulting gains or losses
dalam laba rugi. are recognized in the current year profit or loss.
f. Aset tak berwujud f. Intangible assets
Aset tak berwujud terdiri dari perangkat lunak yang Intangible assets consist of software acquired by
dibeli oleh Perusahaan. the Company.
Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar Software is initially recognized at acquisition cost.
harga perolehan. Setelah pengakuan awal, aset After initial recognition, intangible assets are
tak berwujud diukur menggunakan model biaya, measured using cost model, stated at cost less
dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi accumulated amortization.
akumulasi amortisasi.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak Subsequent expenditure on software assets is
akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut capitalised only when it increases the future
menambah manfaat ekonomi di masa mendatang economic benefits embodied in the specific asset
untuk aset yang bersangkutan. Semua to which it relates. All other expenditures are
pengeluaran lainnya dibebankan pada saat expensed as incurred.
terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dengan Amortisation is recognized in the statement of profit
menggunakan metode garis lurus sepanjang or loss on a straight-line method over the estimated
estimasi masa manfaatnya, dimulai dari tanggal useful life of the software, from the date that it is
perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. available for use. The estimated useful life of
Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah software is four years.
empat tahun.
g. Pengakuan pendapatan dan beban g. Revenue and expense recognition
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang Interest income for financial assets held at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi amortized cost, and interest expense on
dan beban bunga atas liabilitas keuangan financial liabilities held at amortized cost are
yang diukur dengan biaya perolehan recognized in profit or loss using the effective
diamortisasi, diakui pada laba rugi interest method.
berdasarkan metode suku bunga efektif.
20
Page 24
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
g. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) g. Revenue and expense recognition (Continued)
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga (Lanjutan) (Continued)
Beban provisi yang dibayar dimuka Upfront fees related to borrowings are
sehubungan dengan pinjaman yang diterima recognized as transaction costs associated
diakui sebagai biaya transaksi yang terkait with the origination of borrowings and are
langsung dengan pinjaman yang diterima dan amortized over the terms of the related
diamortisasi selama jangka waktu pinjaman borrowings using the effective interest
yang diterima tersebut dengan menggunakan method.
metode suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method of
dalam menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi atas aset atau liabilitas asset or a financial liability and of allocating
keuangan dan alokasi atas pendapatan atau the interest income or interest expense over
beban bunga pada periode yang relevan. the relevant period. The effective interest rate
Suku bunga efektif adalah tingkat bunga yang is the rate that discounts estimated future
mendiskontokan estimasi pembayaran atau cash payments or receipts through the
penerimaan kas masa depan sepanjang umur expected life of the financial instrument or,
yang diekspektasi atas instrumen keuangan, when appropriate, a shorter period, to the
atau periode yang lebih pendek, atas nilai gross carrying amount of the financial asset
tercatat bruto dari aset keuangan atau pada or to the amortized cost of the financial
biaya perolehan diamortisasi untuk liabilitas liability.
keuangan.
Saat menghitung suku bunga efektif When calculating the effective interest rate for
instrumen keuangan selain aset yang dibeli financial instruments other than purchased or
atau yang berasal dari aset keuangan originated credit-impaired assets, the
memburuk, Perusahaan melakukan estimasi Company estimates future cash flows
arus kas masa depan dengan considering all contractual terms of the
mempertimbangkan seluruh perjanjian financial instrument (for example prepayment
kontraktual atas instrumen keuangan (antara options) but does not consider future credit
lain opsi pelunasan dipercepat) tapi tidak losses. The calculation of the effective
mempertimbangkan kerugian kredit masa interest rate includes transaction costs and
depan. Perhitungan suku bunga efektif fees that are an integral part of the effective
termasuk biaya transaksi dan imbalan yang interest rate.
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Suku bunga efektif aset atau liabilitas The effective interest rate of a financial assets
keuangan dihitung pada saat pengakuan or financial liability is calculated on initial
awal aset atau liabilitas keuangan tersebut. recognition of a financial asset or financial
Dalam menghitung pendapatan dan beban liability. In calculating interest income and
bunga, suku bunga efektif diterapkan atas expense, the effective interest rate is applied
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika aset to the gross carrying amount of the asset
tidak mengalami penurunan nilai) atau atas (when the asset is not credit-impaired) or to
biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas the amortized cost of the financial liability. For
keuangan. Untuk aset keuangan yang telah financial assets that have become credit-
mengalami penurunan nilai setelah impaired subsequent to initial recognition
pengakuan awal (aset dalam tahap 3), (asset in stage 3), interest income is
pendapatan bunga dihitung dengan calculated by applying the effective interest
menerapkan suku bunga efektif atas biaya rate to the amortized cost of the financial
perolehan diamortisasi aset keuangan asset. If the asset is no longer credit-impaired,
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi then the calculation of interest income reverts
mengalami penurunan nilai, maka to the gross carrying amount.
perhitungan pendapatan bunga kembali
menggunakan nilai tercatat bruto.
21
Page 25
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
g. Pengakuan pendapatan dan beban (Lanjutan) g. Revenue and expense recognition (Continued)
g.1. Pendapatan pembiayaan, pendapatan sewa g.1. Financing income, finance lease inco me,
pembiayaan, pendapatan bunga dan beban interest income and interest expenses
bunga (Lanjutan) (Continued)
Saat estimasi arus kas telah direvisi, nilai Where the estimates of cash flows have been
tercatat atas aset atau liabilitas keuangan revised, the carrying amount of the financial
disesuaikan untuk merefleksikan arus kas asset or liability is adjusted to reflect the
yang aktual dan direvisi, didiskontokan pada actual and revised cash flows, discounted at
suku bunga efektif original. Penyesuaian ini the instruments original effective interest rate.
diakui sebagai pendapatan atau beban bunga The adjustment is recognized as interest
pada periode dilakukannya revisi. income or expense in the period in which the
revision is made.
g.2. Pendapatan lain-lain g.2. Other income
Pendapatan jasa administrasi diakui segera Administration fees are recognized directly in
dalam laba rugi sebagai pendapatan profit or loss as revenue to the extent it relates
sepanjang terkait dengan pengembalian with reimbursement cost incurred at the
biaya yang terjadi saat perolehan piutang origination of the financing receivables. The
pembiayaan. Marjin yang diperoleh dari margin derived from administration fees is
pendapatan jasa administrasi ditangguhkan deferred as transaction cost in financing
sebagai biaya transaksi dalam piutang receivables. Insurance commission income is
pembiayaan. Pendapatan komisi asuransi recognized upon origination of the financing
diakui pada saat perolehan piutang receivables.
pembiayaan telah terjadi.
Pendapatan denda keterlambatan diakui Late charges income is recorded as incurred.
pada saat terjadinya.
h. Imbalan kerja h. Employment benefits
h.1. Imbalan pascakerja h.1. Post-employment benefits
Kewajiban imbalan pascakerja dihitung The obligation for post-employment benefit is
sebesar nilai kini estimasi jumlah kewajiban calculated at the present value of estimated
imbalan pascakerja di masa depan yang future benefits that the employees have
timbul dari jasa yang telah diberikan oleh earned for their services in the current and
karyawan pada masa kini dan masa lalu. prior period. The calculations are performed
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris by a qualified actuary using the projected-
berkualifikasi dengan metode projected-unit- unit-credit method.
credit.
Keuntungan atau kerugian aktuaria diakui Actuarial gains or losses are recognized as
sebagai penghasilan komprehensif lain pada other comprehensive income in the period in
periode dimana hal tersebut terjadi. Apabila which they arise. When the plan benefits
rencana imbalan pascakerja berubah, bagian changes, the portion of the benefits that
atas imbalan sehubungan dengan biaya jasa relates to past service by employees is
lalu dibebankan atau dikreditkan segera charged or credited immediately to profit or
dalam laba rugi. loss.
h.2. Insentif jangka panjang h.2. Long-term incentive
Kewajiban Perusahaan terkait insentif jangka The Company’s obligation in respect of long-
panjang merupakan imbalan yang akan di term incentive is the amount of the future
terima di masa mendatang sebagai benefits that employees have earned in return
kompensasi atas jasa yang diberikan dan for their services performances in three years
memenuhi kondisi kinerja selama tiga tahun which consists of current and prior
yang terdiri dari periode sekarang dan periods. The accrual on long-term incentives
periode-periode sebelumnya. Akrual atas is recognized as an expense over the
insentif jangka panjang diakui sebagai beban program period.
selama periode program.
i. Pajak penghasilan i. Income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan Income tax expense consists of current and
pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan diakui deferred income tax. Income tax expense are
pada laba rugi, kecuali untuk komponen yang recognized in profit or loss except to the extent that
diakui secara langsung di ekuitas atau di they relate to items recognized directly in equity or
penghasilan komprehensif lain. in other comprehensive income.
22
Page 26
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
i. Pajak penghasilan (Lanjutan) i. Income tax (Continued)
Beban pajak kini merupakan jumlah atas pajak Current tax expenses is the amount of tax paid, or
yang dibayar, atau terutang atas laba atau rugi payable on taxable income or loss for the year,
kena pajak untuk tahun yang bersangkutan, using tax rates substantively enacted as of the
dengan menggunakan tarif pajak yang secara reporting date. Current tax also includes true-up
substansif telah berlaku pada tanggal pelaporan. adjustments made to the previous years’ tax
Pajak kini juga termasuk penyesuaian- provisions either to reconcile them with the income
penyesuaian yang dibuat untuk penyisihan pajak tax reported in annual tax returns, or to account for
tahun-tahun sebelumnya, baik untuk differences arising from tax assessments. Current
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak tax expense is measured using the best estimate
yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan, of the amount expected to be paid or received,
atau untuk memperhitungkan perbedaan yang taking into consideration the uncertaintly
muncul dari pemeriksaan pajak. Beban pajak kini associated with the complexity of tax regulations.
diukur menggunakan estimasi terbaik atas jumlah
yang diperkirakan akan dibayar atau diterima,
dengan mempertimbangkan ketidakpastian terkait
dengan kompleksitas peraturan pajak.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of temporary
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan differences between the carrying amounts of
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan assets and liabilities for financial reporting
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur purposes and the amounts used for taxation
dengan tarif pajak yang diharapkan untuk purposes. Deferred tax is measured at the tax rates
diterapkan atas perbedaan temporer pada saat that are expected to be applied to temporary
pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah differences when they reverse, based on the laws
berlaku atau secara substansial berlaku pada that have been enacted or substantially enacted as
tanggal pelaporan. Metode ini juga mengharuskan of the reporting date. This method also requires the
pengakuan manfaat pajak masa depan, seperti recognition of future tax benefits, such as tax loss
rugi fiskal yang belum dikompensasi, apabila besar carryforwards, to the extent that realization of such
kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat benefits is probable.
direalisasi.
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting date.
Aset pajak tangguhan dikaji ulang pada setiap Deferred tax assets are reviewed at each reporting
tanggal pelaporan dan dikurangkan dengan date and are reduced to the extend that it is no
manfaat pajak sejumlah nilai yang besar longer probable that the related tax benefit will be
kemungkinan tidak dapat direalisasi. Pengurangan realized; such reductions are reversed when the
tersebut akan dibalik ketika kemungkinan realisasi probability of their realization through future taxable
melalui laba kena pajak di masa depan meningkat. profits improves.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are reassessed
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui at each reporting date and recognized to the extent
apabila sepanjang kemungkinan laba kena pajak that it has become probable that future taxable
masa depan akan tersedia untuk digunakan. profits will be available againts which they can be
used.
Dalam menentukan jumlah pajak kini dan In determining the amount of current and deferred
tangguhan, Perusahaan memperhitungkan tax, the Company takes into account the impact of
dampak atas posisi pajak yang tidak pasti dan uncertain tax positions and any additional taxes
tambahan pajak serta penalti. and penalties.
Penyesuaian yang mungkin terjadi dari Adjustments that may arise from the tax authority’s
pemeriksaan otoritas pajak atas pengembalian examination of previous year’s tax return filings are
tahun sebelumnya dicatat dalam laba rugi di tahun accounted for in profit or loss in the year in which
saat penilaian pajak diterbitkan. Jika manajemen the tax assessment is issued. In the event that
mengajukan keberatan atas penilaian pajak dan management object to the assessment and sets
memberikan penjelasan untuk mempertahankan forth a plausible defense to sustain the Company’s
posisi Perusahaan sesuai dengan yang tercantum position as declared in the contested tax return, the
dalam laporan pajak yang bersangkutan, resulting adjustments are made at the conclusion
penyesuaian yang dihasilkan dibuat pada akhir of the appeal process.
proses banding.
j. Laba bersih per saham j. Earnings per share
Sesuai dengan PSAK No. 233, laba bersih per In accordance with PSAK No. 233, basic earnings
saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih per share is computed by dividing net income
yang dapat diatribusikan kepada pemilik dengan attributable to equity holders by the weighted
rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang average number of outstanding issued and fully
ditempatkan dan disetor penuh selama tahun yang paid-up common shares during the year.
bersangkutan.
23
Page 27
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
k. Segmen operasi k. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen dari Perusahaan An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Company that engages in business activities, in
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban yang including revenues and expenses that relate to
terkait dengan transaksi dengan komponen lain, transactions with other components, whose
dimana hasil operasinya dikaji ulang secara berkala operating results are reviewed regularly by the
oleh Direksi Perusahaan untuk membuat keputusan Company’s Board of Directors to make decisions
mengenai sumber daya yang akan dialokasikan about resources allocated to the segment and
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, serta assess its performance, and for which discrete
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. financial information is available. Segment results
Hasil segmen yang dilaporkan kepada Direksi that are reported to the Company’s Board of
Perusahaan meliputi komponen-komponen yang Directors include items directly attributable to a
dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segment, as well as those that can be allocated on
segmen, dan komponen-komponen yang dapat a reasonable basis. Unallocated items mainly
dialokasikan dengan dasar yang wajar. Komponen comprise of income tax assets and liabilities,
yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari including current and deferred taxes, and fixed
aset dan liabilitas pajak penghasilan, termasuk assets.
pajak kini dan pajak tangguhan, serta aset tetap.
l. Penjabaran mata uang asing l. Foreign currency translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions in foreign currencies are translated
mata uang fungsional Perusahaan (Rupiah) dengan to the Company’s functional currency (Rupiah) at
menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal the rates prevailing at transaction date. Year end
transaksi. Saldo akhir tahun aset dan liabilitas balances of monetary assets and monetary
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ulang ke liabilities denominated in foreign currencies are
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang retranslated to Rupiah exchange rates as of
berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Laba atau rugi kurs mata uang asing dari aset dan The foreign exchange gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya monetary items is the difference between
perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal amortized cost in Rupiah at the beginning of the
periode, yang disesuaikan dengan suku bunga period, adjusted for effective interest rate and
efektif dan pembayaran selama periode berjalan, payments during the period, and the amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi dalam mata cost in foreign currency translated into Rupiah at
uang asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah the exchange rate at reporting date.
dengan menggunakan kurs pada tanggal
pelaporan.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul Foreign currency gains and losses on
dari penjabaran aset dan liabilitas keuangan dalam retranslation of financial assets and liabilities that
mata uang asing yang berasal dari aktivitas operasi arise from operating activities are generally
pada umumnya diakui pada laba rugi, kecuali untuk recognized in profit or loss, except for the foreign
laba dan rugi selisih kurs yang timbul dari exchange gains and losses arising from the
penjabaran kembali instrumen derivatif yang retranslation of a qualifying cash flows hedge,
memenuhi kriteria lindung nilai arus kas, yang diakui which are recognized directly in other
langsung di penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at 30 June 2026 and 31 December 2025, the
kurs nilai tukar yang digunakan adalah kurs JISDOR JISDOR rates used were the prevailing Bank
Bank Indonesia (nilai penuh) adalah sebagai berikut: Indonesia middle rates (full amount) as follows:
30 Juni/ June 31 Desember/ December
2026 2025
1 Dolar Amerika Serikat 17.899) 16.720) 1 US Dollar
100 Yen Jepang 11.031) 10.679) 100 Japanese Yen
24
Page 28
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(Lanjutan) (Continued)
m. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi m. Transactions with related parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang Related parties are the persons or entities related
terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan to the entity that prepares the financial statements
keuangannya (entitas pelapor). Yang termasuk (reporting entity). The related parties are as
pihak berelasi adalah sebagai berikut: follows:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. The person or immediate family member has
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika a relationship with the reporting entity if the
orang tersebut: person:
a.1 memiliki pengendalian atau a.1 has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity
pelapor;
a.2 memiliki pengaruh signifikan atas a.2 has a significant influence on the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
a.3 merupakan personil manajemen kunci a.3 is a key management personnel of the
entitas pelapor atau entitas induk dari reporting entity or the parent of the
entitas pelapor. reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. An entity is related to the reporting entity if it
jika memenuhi salah satu hal berikut: meets one of the following:
b.1 Entitas tersebut adalah suatu program b.1 The entity is a post-employment benefit
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employee of one
dari salah satu entitas pelapor atau entitas of the reporting entities or entities
yang terkait dengan entitas pelapor. Jika associated with the reporting entity. If
entitas pelapor adalah entitas yang the reporting entity is the entity that
menyelenggarakan program tersebut, organizes the program, then the
maka entitas sponsor juga berelasi sponsoring entity is also related to the
dengan entitas pelapor. reporting entity.
b.2 Entitas yang dikendalikan atau b.2 Entities controlled or jointly controlled by
dikendalikan bersama oleh orang yang persons identified in letter (a).
diidentifikasikan dalam huruf (a).
b.3 Orang yang diidentifikasikan dalam huruf b.3 The person identified in the letters (a.1)
(a.1) memiliki pengaruh signifikan atas has a significant influence over the entity
entitas atau merupakan personil or is the key management personnel of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity (or parent entity of the entity).
induk dari entitas).
b.4 Entitas yang dikendalikan atau b.4 Entities controlled or jointly controlled by
dikendalikan bersama oleh orang yang persons identified in letter (a).
diidentifikasikan dalam huruf (a).
b.5 Orang yang diidentifikasikan dalam huruf b.5 The person identified in the letters (a.1)
(a.1) memiliki pengaruh signifikan atas has a significant influence over the entity
entitas atau merupakan personil or is the key management personnel of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity (or parent entity of the entity).
induk dari entitas).
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, yang dilakukan berdasarkan accounts with related parties, which are made
persyaratan komersial pada umumnya, yang based on commercial terms agreed by the
disetujui oleh kedua belah pihak, dan parties, and which may not be the same as
persyaratan tersebut mungkin tidak sama those of the transactions with third parties, are
dengan persyaratan pada transaksi yang disclosed in the notes to the financial
dilakukan dengan pihak ketiga, diungkapkan statements.
dalam catatan atas laporan keuangan.
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL MANAGEMENT
Pendahuluan dan gambaran umum Introduction and overview
Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko The Company has exposure to the following risks from
atas instrumen keuangan sebagai berikut: financial instruments:
Risiko kredit Credit risk
Risiko pasar Market risk
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko operasional Operasional risk
25
Page 29
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (LANJUTAN) MANAGEMENT (CONTINUED)
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Objectives and policies of financial risk
management
Manajemen risiko keuangan Perusahaan bertujuan The objective of the Company’s financial risk
untuk memastikan kecukupan sumber daya keuangan management is to ensure the adequacy of financial
untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan resources to support business growth and
usaha, serta mengelola risiko mata uang asing, risiko development, while managing exposures to foreign
tingkat bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas. exchange risk, interest rate risk, credit risk and liquidity
Perusahaan beroperasi sesuai rumusan pedoman yang risk. The Company operates within defined guidelines
telah disetujui oleh Direksi. that are approved by the Board of Directors.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Perusahaan bergerak dalam bidang usaha The Company is engaged in financing business and
pembiayaan dan dengan demikian menghadapi is therefore exposed to credit default risk from its
risiko kegagalan kredit dari pelanggannya. Untuk customers. To manage this risk, the Company
mengelola risiko ini, Perusahaan menggunakan employs written credit policies and procedures. The
kebijakan dan prosedur kredit tertulis. Proses credit approval process begins with a written
persetujuan kredit dimulai dengan analisa tertulis analysis of the customer’s creditworthiness followed
atas kelayakan kredit pelanggan diikuti dengan by a physical inspection of the customer’s assets,
pemeriksaan fisik aset, tempat tinggal, dan/atau residence, and/or business premises. Fund
tempat usaha pelanggan. Pencairan dana tidak disbursements are not permitted unless there is
dapat dilakukan, kecuali terdapat bukti bahwa evidence that the aforementioned analysis has
analisa tersebut telah diperiksa dan disetujui oleh been reviewed and approved by authorized
manajer yang berwenang. Untuk kredit dengan nilai managers. For credit in larger amounts, the process
yang lebih besar, proses persetujuan kredit requires review and approval from more senior
membutuhkan penelaahan dan persetujuan dari managers.
manajer yang lebih senior.
Setiap piutang pembiayaan dijamin dengan agunan Each finance receivable are secured by collaterals
berupa kendaraan bermotor dan barang modal yang in the form of motor vehicles and capital goods
menjadi objek pembiayaan tersebut, dimana nilai which become the object of the financing, in which
dari agunan tersebut paling sedikit setara dengan the value of the collaterals was at least equal to the
nilai piutang pembiayaan pada tanggal awal financing receivables at the initial acquisition date of
pengakuan piutang pembiayaan. financing receivables.
Eksposur kredit Perusahaan dipantau secara terus- The Company’s credit exposure is continuously
menerus untuk mengurangi konsentrasi dan untuk monitored to mitigate concentration and to ensure
menjamin diversifikasi pelanggan, sektor usaha, diversification in customers, business sectors,
aset dan geografis. Piutang lewat jatuh tempo, assets, and geography. Past due receivables are
status penagihan dan penarikan aset dipantau monitored on a daily basis by senior management,
setiap hari oleh manajemen senior. along with the status of collection and asset
repossession.
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
Eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit The Company’s exposure to credit risk mainly
hampir seluruhnya berasal dari piutang comes from the financing receivables and
pembiayaan dan piutang sewa pembiayaan, finance lease receivables, of which the
dimana eksposur maksimum terhadap risiko maximum exposure to credit risk equals to the
kredit sama dengan nilai tercatatnya. carrying amount.
26
Page 30
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko kredit (Lanjutan) a. Credit risk (Continued)
ii. Analisa risiko kredit ii. Credit risk analysis
Pembagian aset keuangan berdasarkan kualitas Distribution of financial assets by their credit
kredit disajikan di bawah ini: quality was summarized as below:
30 Juni/June 2026
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas di bank 320.471) -) -) 320.471) Cash in banks
Piutang pembiayaan Financing receivables
Lancar (0-10 hari tunggakan) 2.201.108) 2.193) 1.675) 2.204.976) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days
tunggakan) 180.068) 156.519) 5.463) 342.050) past due) ) ) )
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 31.300) 31.300) past due) ) ) )
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180
tunggakan) -) -) 60.509) 60.509) days past due) ) ) )
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 85.403) 85.403) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (46.525) (26.846) (107.072) (180.443) losess) ) )
2.334.651 131.866) 77.278) 2.543.795)
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Lancar 27.979) -) -) 27.979) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days past
tunggakan) 450) 9.064) 1.049) 10.563) due) )) ))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 2.325) 2.325) past due) ) ))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180 days
tunggakan) -) -) 1.740) 1.740) past due) ) ) )
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 89.473) 89.473) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (298) (1.934) (43.570) (45.802) Losses
28.131) 7.130) 51.017) 86.278)
Aset derivatif untuk tujuan Derivative assets held for risk
manajemen risiko management
Berdasarkan hari jatuh tempo: Based on days past due:
Lancar 84.652 -) -) 84.652) Current
Piutang lain-lain 30.517) -) -) 30.517) Other receivables
30.517) -) -) 30.517)
2.798.422) 138.996) 128.295) 3.065.713)
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Kas di bank 131.469) -) -) 131.469) Cash in banks
Piutang pembiayaan Financing receivables
Lancar (0-10 hari tunggakan) 3.032.677) 3.599) 2.074) 3.038.350) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days
tunggakan) 295.311) 197.149) 7.977) 500.437) past due)) )))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 41.411) 41.411) past due)) )))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180
tunggakan) -) -) 65.937) 65.937) days past due))))))
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 117.054) 117.054) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (67.729) (35.343) (134.554) (237.626) losess)))))
3.260.259) 165.405) 99.899) 3.525.563)
Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables
Lancar 94.879) 108) 487) 95.474) Current
Dalam perhatian (>10-90 hari Special mention (>10-90 days past
tunggakan) 2.513) 4.713) 1.262) 8.488) due))))))
Kurang lancar (>90-120 hari Sub-standard (>90-120 days
tunggakan) -) -) 3.226) 3.226) past due))))))
Diragukan (>120-180 hari Doubtful (>120-180 days
tunggakan) -) -) 1.935) 1.935) past due))))))
Macet (>180 hari tunggakan) -) -) 91.108) 91.108) Loss (>180 days past due)
Dikurangi: penyisihan kerugian Less: allowance for impairment
penurunan nilai (1.301) (1.050) (47.040) (49.391) losses
96.091) 3.771) 50.978) 150.840)
Aset derivatif untuk tujuan Derivative assets held for risk
manajemen risiko management
Berdasarkan hari jatuh tempo: Based on days past due:
Lancar 52.671) -) -) 52.671) Current
Piutang lain-lain 36.623) -) -) 36.623) Other receivables
36.623) -) -) 36.623)
3.577.113) 169.176) 150.877) 3.897.166)
27
Page 31
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko kredit (Lanjutan) a. Credit risk (Continued)
ii. Analisa risiko kredit (Lanjutan) ii. Credit risk analysis (Continued)
Eksposur yang lewat jatuh tempo merupakan Past due exposures represent exposures
eksposur dimana pembayaran bunga atau which contractual interest or principal
pokok berdasarkan kontraktual telah lewat jatuh payment are past due, but the Company
tempo, namun Perusahaan berkeyakinan believes that there was no impairment yet
belum terjadi penurunan nilai karena masih ada on the basis of the stage collection on
penagihan bertahap atas piutang yang outstanding receivables.
terhutang.
iii. Analisis konsentrasi risiko kredit iii. Concentration of credit risk analysis
Konsentrasi risiko kredit timbul ketika sejumlah Concentration of credit risk arises when a
pelanggan bergerak dalam aktivitas usaha number of customers are engaged in
yang sama atau aktivitas dalam wilayah similar business activities or activities
geografis yang sama, atau ketika mereka within the same geographic region, or
memiliki karakteristik yang sejenis yang when they have similarly characteristic that
menyebabkan kemampuan untuk memenuhi would cause their ability to meet
kewajiban kontraktualnya sama-sama contractual obligations to be similarly
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi affected by changes in economic or other
atau yang lainnya. conditions.
Tabel di bawah ini menunjukkan konsentrasi The following table presents the credit risk
risiko kredit atas piutang pembiayaan dan concentration of the Company’s financing
piutang sewa pembiayaan yang dimiliki receivables and finance lease receivables
Perusahaan berdasarkan wilayah geografis: based on geographic region:
30 Juni/June 2026
Piutang sewa
Piutang pembiayaan pembiayaan -
- bersih/ Financing bersih/Finance lease %Jumlah
receivables – net receivables - net Jumlah/Total /Total
Jawa dan Bali 1.518.964 14.765 1.533.729 58,32 Java and Bali
Sumatera 428.013 6.243 434.256 16,51 Sumatera
Jakarta dan sekitarnya 183.473 41.890 225.363 8,57 Jakarta and its surroundings
Kalimantan 242.313 12.282 254.595 9,68 Kalimantan
Sulawesi 171.032 11.098 182.130 6,92 Sulawesi
2.543.795 86.278 2.630.073 100,00
31 Desember/December 2025
Piutang sewa
Piutang pembiayaan - pembiayaan -
bersih/ Financing bersih/Finance lease %Jumlah
receivables – net receivables – net Jumlah/Total /Total
Jawa dan Bali 2.042.545 22.370 2.064.915 56,17 Java and Bali
Sumatera 625.537 22.361 647.898 17,62 Sumatera
Jakarta dan sekitarnya 243.512 53.010 296.522 8,07 Jakarta and its surroundings
Kalimantan 372.817 30.945 403.762 10,98 Kalimantan
Sulawesi 241.152 22.154 263.306 7,16 Sulawesi
3.525.563 150.840 3.676.403 100,00
b. Risiko pasar b. Market risk
i. Risiko mata uang asing i. Foreign currency risk
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dalam The Company has assets and liabilities
mata uang Dolar Amerika Serikat dan Yen denominated in US Dollar and Japanese Yen,
Jepang, yang menimbulkan suatu potensi risiko creating a potential risk with regards to
terkait fluktuasi nilai tukar mata uang asing. fluctuation of foreign currency exchange rates.
Perusahaan mengelola risiko ini melalui The Company manages this risk through its
kebijakannya untuk menyamakan mata uang policy of matching the underlying currencies of
yang mendasari aset keuangan terhadap its financing assets and liabilities against each
liabilitas keuangan satu sama lain. Misalnya other. For example, US Dollar financing
piutang pembiayaan dalam mata uang Dolar receivables are funded by US Dollar
Amerika Serikat didanai dengan pinjaman denominated loans.
dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
28
Page 32
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah,unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
i. Risiko mata uang asing (Lanjutan) i. Foreign currency risk (Continued)
Pada tanggal, 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan mempunyai As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the Company had non-derivative
aset dan liabilitas keuangan non-derivatif dalam mata uang Dolar Amerika financial assets and liabilities denominated in US Dollar and Japanese Yen currency
Serikat (USD) dan Yen Jepang (JPY) yang dilindungi nilai oleh kontrak cross which were hedged with cross currency interest swap contracts as follows:
currency interest rate swap sebagai berikut:
Perusahaan melakukan kontrak-kontrak cross-currency interest rate swap
dengan lindung nilai efektif (Catatan 11) untuk mengatasi risiko fluktuasi mata The Company entered into cross-currency interest rate swap contracts with an
uang asing atas pinjaman yang diterima dalam mata uang Dolar Amerika effective hedge (Note 11) to mitigate the risk of foreign currency fluctuation in respect
Serikat dan Yen Jepang. of US Dollar and Japanese Yen denominated borrowings.
30 Juni/June 2026 31 Desember/December 2025
JPY USD Jumlah/Total 1) JPY USD Jumlah/Total 1)
Kas dan bank 6.522) 10.306) 185) 6.510) 10.657) 179) Cash on hand and in banks
Piutang sewa pembiayaan 2) -) -) -) -) -) -) Finance lease receivables 2)
Aset keuangan 6.522) 10.306) 185) 6.510) 10.657) 179) Financial assets
Pinjaman yang diterima (3.132.841.707) (34.587.717) (964.672) (5.645.370.998) (53.630.705) (1.499.571) Borrowings
Liabilitas keuangan (3.132.841.707) (34.587.717) (964.672) (5.645.370.998) (53.630.705) (1.499.571) Financial liabilities
Kontrak cross - currency interest rate swap - Cross - currency interest rate swap
jumlah nosional (Catatan 11) 3.128.000.000) 34.450.803) 961.687 5.642.000.000) 53.460.872) 1.496.371) contracts - notional amounts (Note 11)
Eksposur bersih (4.835.185)) (126.608)) (2.800)) (3.364.488)) (159.176)) (3.021)) Net exposure
1):
setara dengan jutaan Rupiah/equivalent to millions of Rupiah
2):
sebelum dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai/before allowance for impairment losses
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Penguatan/pelemahan Rupiah, seperti yang diindikasikan berikut ini, terhadap A strengthening/weakening of the Rupiah, as indicated below, against the US Dollar
US Dollar dan Yen Jepang pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 and Japanese Yen as of 30 June 2026 and 31 December 2025 would have
akan menambah (mengurangi) laba bersih dan ekuitas sebesar jumlah yang increased (decreased) net income and equity by the amounts shown below. This
tertera di tabel berikut. Analisis ini berdasarkan pertimbangan Perusahaan analysis is based on US Dollar and Japanese Yen rate variances that the Company
atas perubahan nilai tukar US Dollar dan Yen Jepang yang wajar terjadi pada considered to be reasonably possible at the reporting date. The analysis below
saat tanggal pelaporan. Analisis berikut berasumsi bahwa semua variabel lain assumes that all other variables remain constant:
dianggap tetap:
30 Juni / 31 Desember/
June 2026 December 2025
10 persen penguatan USD (177) (208) 10 percent strengthening of USD
10 persen pelemahan USD 177) 208) 10 percent weakening of USD
10 persen penguatan JPY (42) (28) 10 percent strengthening of JPY
10 persen pelemahan JPY 42 28) 10 percent weakening of JPY
29
Page 33
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND CAPITAL
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
ii. Risiko tingkat bunga ii. Interest rate risk
Karena aset dan liabilitas memiliki profil suku As assets and liabilities may have different
bunga yang berbeda (tingkat bunga tetap versus interest rate profiles (fixed versus floating) with
tingkat bunga mengambang) dengan berbagai various time spans, the Company faces the
periode jatuh tempo, Perusahaan menghadapi potential risk from the fluctuation of interest
potensi risiko fluktuasi suku bunga. Untuk rates. To mitigate this risk, the Company
mengatasi risiko ini, Perusahaan menggunakan employs a policy of approximately matching
kebijakan untuk menyesuaikan profil suku bunga the interest rate profile and time span of assets
dan jangka waktu aset dengan liabilitas. and liabilities. A majority of the Company’s
Sebagian besar piutang pembiayaan financing receivables consist of 3-5 years fixed
Perusahaan terdiri dari pembiayaan kendaraan and floating rate vehicles financing, which are
periode 3-5 tahun dengan tingkat bunga tetap funded by 3-5 years fixed and floating rate
dan mengambang, yang didanai dengan borrowings.
pinjaman yang diterima periode 3-5 tahun
dengan tingkat bunga tetap dan mengambang.
Perusahaan melakukan kontrak cross currency The Company entered into cross currency
interest rate swap dan kontrak interest rate swap interest rate swap contracts and interest rate
(Catatan 11) untuk mengatasi risiko fluktuasi swap contracts (Note 11) to mitigate the risk of
tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima. interest rate fluctuation on borrowings.
Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan The following table describes the Company’s
liabilitas keuangan Perusahaan yang details of financial assets and liabilities,
dikelompokkan menurut mana yang lebih awal classified by the earlier of repricing date and
antara tanggal repricing atau tanggal jatuh tempo contractual due date, to see the impact of
kontraktual untuk melihat dampak perubahan interest rate changes:
tingkat suku bunga:
30 Juni/ June 2026
Suku bunga
mengambang/
Floating interest rate Suku bunga tetap/Fixed interest rate
Kurang dari
Kurang dari 3 bulan/ 3 bulan/
Less than 3 Less than 3 3 - 12
months months bulan/months > 1 tahun/ year Jumlah/Total
Aset keuangan Financial assets
Kas di bank 320.471) -) -) -) 320.471) Cash in banks
Piutang pembiayaan – Financing receivables
bersih -) 411.125) 1.013.734) 1.118.936) 2.543.795) - net) ) )
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih -) 21.325) 28.917) 36.036) 86.278) receivables - net)
Jumlah aset keuangan Total financial
320.471) 432.450) 1.042.651 1.154.972) 2.950.544) assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang
Diterima (964.672) (111.740) (216.993) (257.428) (1.550.833) Borrowings
Utang obligasi -) (229.933) (356.998) - (586.931) Bonds payable
Pinjaman subordinasi -) - -) - - Subordinated loan
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (964.672) (341.673) (573.991) (257.428) (2.137.764) liabilities
Dampak derivatif untuk Effect from
tujuan manajemen derivatives held for
risiko 875.498) (158.999) (605.147) (111.352) -) risk management
231.297 (68.222)) (136.487)) 786.192) 812.780)
30
Page 34
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko pasar (Lanjutan) b. Market risk (Continued)
ii. Risiko tingkat bunga (Lanjutan) ii. Interest rate risk (Continued)
31 Desember/ December 2025
Suku bunga
mengambang/
Floating interest rate Suku bunga tetap/Fixed interest rate
Kurang dari
Kurang dari 3 bulan/ 3 bulan/
Less than 3 Less than 3 3 - 12
months months bulan/months > 1 tahun/ year Jumlah/Total
Aset keuangan Financial assets
Kas di bank 131.469) -) -) -) 131.469) Cash in banks
Piutang pembiayaan – Financing receivables
bersih -) 500.424) 1.279.324) 1.745.815) 3.525.563) - net) ) )
Piutang sewa Finance lease
pembiayaan - bersih -) 41.590) 64.225) 45.025) 150.840) receivables - net)
Jumlah aset Total financial
keuangan 131.469) 542.014) 1.343.549) 1.790.840) 3.807.872) assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang
Diterima (1.499.571) (114.912) (304.755) (394.224) (2.313.462) Borrowings
Utang obligasi -) -) (237.217) (349.066) (586.283) Bonds payable
Pinjaman subordinasi -) -) (13.098) - (13.098) Subordinated loan
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (1.499.571) (114.912) (555.070) (743.290) (2.912.843) liabilities
Dampak derivatif untuk Effect from
tujuan manajemen derivatives held
risiko for risk
1.441.256) (165.248) (907.269) (368.739) -) management
73.154 261.854) (118.790)) 678.811) 895.029)
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap The management of interest rate risk against
limit perubahan tingkat suku bunga dilengkapi interest rate gap limits is supplemented by
dengan pemantauan atas sensitivitas aset dan monitoring the sensitivity of the Company’s
liabilitas keuangan Perusahaan terhadap financial assets and liabilities to various
beberapa skenario suku bunga baku maupun standard and non-standard interest rate
non-baku. Skenario baku yang dilakukan setiap scenarios. Standard scenarios that are
bulan mencakup analisis kenaikan atau considered on a monthly basis include a 100
penurunan kurva imbal hasil sebesar 100 basis basis point (bp) parallel fall or rise in all yield
point. curves.
Tabel berikut menunjukan sensitivitas atas The following table demonstrates the
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga sensitivity to a reasonably possible change in
pasar, dengan variabel lain dianggap tetap, market interest rates, with all other variables
terhadap laba setelah pajak dan ekuitas: held constant, of income after tax and equity:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Kenaikan suku bunga dalam 100 Increase in interest rate by 100
basis point 1.804) 571) basis point
Penurunan suku bunga dalam 100 Decrease in interest rate by 100
basis point (1.804) (571) basis point
31
Page 35
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dengan The Company has assets and liabilities with
profil jatuh tempo berbeda, menimbulkan potensi various maturity profiles, creating a potential risk
risiko liabilitas jatuh tempo lebih awal daripada aset. from liabilities with maturities shorter than assets.
Perusahaan mengelola risiko ini dengan The Company manages this risk by matching the
mencocokkan jatuh tempo aset dengan liabilitas, maturities of its assets against liabilities, so the
sehingga kas yang dihasilkan dari aset yang jatuh cash generated by maturing assets is sufficient to
tempo cukup untuk membayar liabilitas yang jatuh pay maturing liabilities in the same period. In
tempo pada periode yang sama. Selain itu, risiko addition, liquidity risk is continuously managed by
likuiditas dikelola secara terus-menerus melalui monitoring actual cash flows, forecasting future
pengawasan arus kas aktual, perkiraan arus kas cash flows, controlling maturity profiles of assets
masa depan, pengendalian profil jatuh tempo aset and liabilities, and maintaining sufficient cash
dan liabilitas, serta penjagaan kecukupan saldo kas balances and banking facilities. The Company has
dan fasilitas perbankan. Perusahaan telah established an Asset and Liability Committee which
membentuk Komite Aset dan Liabilitas yang regularly meets on a monthly basis to monitor and
bertemu secara bulanan untuk mengawasi dan manage liquidity risk. This committee includes all of
mengelola risiko likuiditas. Komite ini mencakup the Company’s Directors.
semua Direktur Perusahaan.
Sisa umur kontraktual liabilitas keuangan sampai Residual contractual maturities of financial
dengan jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2026 dan liabilities as of 30 June 2026 and 31 December
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 2025 were as follows:
30 Juni/ June 2026
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang dari
Nilai tercatat/ keluar/ Gross 3 bulan/ >3 - 12 >1 - 3
Carrying nominal Less than 3 bulan/ tahun/ >3 tahun/
amount outflow months months years years
Non-derivative
Liabilitas non-derivatif liabilities
Utang usaha (3.313) (3.313) (3.313) - - -) Accounts payable
Liabilitas lain-lain (44.304) (45.605) (33.726) (3.439) (8.440) -) Other liabilities
Beban yang masih harus
dibayar (25.697) (25.697) (25.697) - - -) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima (1.550.833) (1.648.527) (446.015) (791.055) (411.457) - Borrowings
Utang obligasi (586.931) (609.400) (240.369) (369.031) - -) Bonds payable
Pinjaman subordinasi - - - - - -) Subordinated loan
(2.211.078) (2.332.542) (749.120) (1.163.525) (419.897) -)
Liabilitas derivatif (4.268) Derivative liabilities
Arus kas masuk -) 148.920) 57.224) 91.696) - -) Cash inflow
Arus kas keluar -) (154.094) (59.119) (94.975) - -) Cash outflow
(4.268) (5.174) (1.895) (3.279) - -)
31 Desember/ December 2025
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang dari
Nilai tercatat/ keluar/ Gross 3 bulan/ >3 - 12 >1 - 3
Carrying nominal Less than 3 bulan/ tahun/ >3 tahun/
amount outflow months months years years
Non-derivative
Liabilitas non-derivatif liabilities
Utang usaha (5.007) (5.007) (5.007) -) -) -) Accounts payable
Liabilitas lain-lain (59.301) (61.125) (47.013) (3.349) (9.557) (1.206) Other liabilities
Beban yang masih harus
dibayar (34.361) (34.361) (34.361) -) -) -) Accrued expenses
Pinjaman yang diterima (2.313.462) (2.494.021) (456.140) (1.202.507) (809.791) (25.583) Borrowings
Utang obligasi (586.283) (630.138) (10.369) (257.081) (362.688) -) Bonds payable
Pinjaman subordinasi (13.098) (13.435) -) (13.435) -) -) Subordinated loan
(3.011.512) (3.238.087) (522.890) (1.476.372) (1.182.036) (26.789)
Liabilitas derivatif (28.647) Derivative liabilities
Arus kas masuk -) 604.552) 127.371) 362.759) 114.422) -) Cash inflow
Arus kas keluar -) (620.048) (130.848) (372.860) (116.340) -) Cash outflow
(28.647) (15.496) (3.477) (10.101) (1.918) -)
32
Page 36
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT AND
MANAJEMEN MODAL (Lanjutan) CAPITAL MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko likuiditas (Lanjutan) c. Liquidity risk (Continued)
Tabel di atas menyajikan arus kas yang tidak The above table shows the undiscounted cash
didiskontokan dari liabilitas keuangan Perusahaan flows of the Company’s financial liabilities on the
berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang basis of their earliest possible contractual maturity.
paling dekat. Arus kas atas instrumen keuangan The Company’s expected cash flows on these
yang diharapkan Perusahaan bervariasi secara instruments vary significantly from this analysis.
signifikan dari analisa ini.
Nilai nominal arus kas keluar yang diungkapkan The nominal outflow disclosed in the above table
pada tabel di atas menyajikan arus kas kontraktual represents the contractual undiscounted cash flows
yang tidak didiskontokan terkait dengan nilai pokok relating to the principal and interest on the financial
dan bunga dari liabilitas keuangan. liability.
d. Manajemen modal d. Capital management
Perusahaan mengelola risiko modal untuk The Company manages capital risk to ensure that
memastikan bahwa Perusahaan akan mampu the Company will be able to continue as a going
untuk melanjutkan kelangsungan usaha, selain concern, in addition to maximize the profits of the
memaksimalkan keuntungan para pemegang shareholders through the optimization of the balance
saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas. of debt and equity.
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
i. Pertimbangan-pertimbangan i. Judgements
Informasi mengenai pertimbangan-pertimbangan Information about critical judgments in applying
penting dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah effect on the amounts recognized in the financial
yang diakui dalam laporan keuangan dijelaskan statements is included in the following notes:
pada catatan berikut:
Catatan 3a.1: Klasifikasi aset keuangan dan Note 3a.1: Classification of financial assets and
liabilitas keuangan financial liabilities
Catatan 3a.7: Pengukuran nilai wajar Note 3a.7: Fair value measurement
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang ii. Assumptions and estimation uncertainties
tidak pasti
Informasi mengenai asumsi-asumsi dan Information about the assumptions and estimation
ketidakpastian estimasi, yang dapat uncertainties that may result in a material adjustment
mengakibatkan penyesuaian material pada tahun within the following year is included in the following
berikutnya, termasuk dalam catatan berikut: notes:
Catatan 7 dan 8 - Cadangan kerugian penurunan Notes 7 and 8 - Allowance for impairment losses
nilai aset keuangan. of financial assets.
Catatan 31 - Pengukuran kewajiban imbalan Note 31 - Measurement of post-employment
pascakerja: asumsi-asumsi aktuaria. benefits liabilities: actuarial assumptions.
Catatan 32c - Pajak tangguhan atas kompensasi Note 32c - Deffered Tax for tax loss carry forward.
rugi fiskal.
Perusahaan melakukan peninjauan kembali atas The Company reviews their financial assets at
aset keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas cadangan penurunan impairment losses. Management’s judgement is
nilai yang telah dicatat. Pertimbangan manajemen applied in the estimation when determining the level
diperlukan dalam menentukan tingkat cadangan of allowance required.
yang dibutuhkan.
33
Page 37
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
Penilaian risiko kredit dari portofolio aset The assessment of credit risk of an asset
memerlukan estimasi mengenai kemungkinan portfolio entails further estimations as to the
terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang likelihood of defaults occurring, of the associated
terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. loss ratios and of default correlations between
Perusahaan mengukur menggunakan model counterparties. The Company primarily uses
yang kompleks yang menggunakan matriks sophisticated models that utilize the Probability of
Probability of Default (PD), Loss Given Default Default (PD), Loss Given Default (LGD) and
(LGD) dan Exposure at Default (EAD), dan Exposure at Default (EAD), and macroeconomic
variabel makroekonomi untuk estimasi yang variables for forward looking perspective, which
bersifat perkiraan masa depan, yang are discounted using the effective interest rate,
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif, as described as follows:
yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
- PD merupakan kemungkinan pada suatu - PD represents the probability at a point in time
waktu (point in time) dimana debitur that debtor will default, calibrated over up to 12
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan months from the reporting date (Stage 1) or
sampai dengan periode 12 bulan dari over the lifetime of the asset (Stage 2) and
tanggal pelaporan (Tahap 1) atau sepanjang incorporating the impact of forward looking
umur aset (Tahap 2) dan memperhitungkan economic assumptions that have an effect on
dampak asumsi ekonomi masa depan yang credit risk. PD is estimated at point in time
memiliki dampak terhadap risiko kredit. PD that means it will fluctuate in line with
diestimasikan pada suatu waktu berarti PD the economic cycle.
akan berfluktuasi sejalan dengan siklus
ekonomi.
- LGD merupakan kerugian yang diperkirakan - LGD represents the loss that is expected to
akan timbul dari debitur yang gagal bayar, arise on default, which represents the
yaitu perbedaan antara arus kas kontraktual difference between the contractual cash flows
yang seharusnya diterima dengan arus kas due and those that the Company expects to
yang diharapkan Perusahaan untuk diterima. receive. The Company estimates LGD based
Perusahaan mengestimasikan LGD on the history of recovery rates and considers
berdasarkan data historis tingkat pemulihan the recovery of any collateral that is integral to
dan memperhitungkan pemulihan yang the financial assets, taking into account
berasal dari jaminan yang merupakan forward looking economic assumptions where
bagian yang tidak terpisah dari aset relevant.
keuangan dengan mempertimbangkan
asumsi ekonomi di masa depan yang
relevan.
- EAD merupakan perkiraan nilai eksposur - EAD represents the expected exposure at the
pada saat gagal bayar dengan time of default, taking into account that
mempertimbangkan perubahan eksposur expected change in exposure over the lifetime
yang diharapkan selama masa eksposur. of the exposure. This incorporates the impact
EAD memperhitungkan dampak of repayments of principals and interest,
pembayaran pokok dan bunga, amortisasi amortisation and prepayments.
dan pembayaran dimuka.
Pertimbangan utama dan estimasi yang dibuat Key judgment and estimates made by the
oleh Perusahaan meliputi: Company include the following:
Peningkatan risiko kredit yang signifikan Significant increase in credit risk
Dalam pengukuran KKE, pertimbangan In the measurement of ECL, judgment is
diperlukan dalam penerapan aturan untuk involved in setting the rules to determine
menentukan apakah telah terdapat whether there has been a significant increase
peningkatan signifikan atas risiko kredit in credit risk (SICR) since initial recognition of
(SICR) sejak pengakuan awal atas pinjaman a loan, resulting the financial asset moving
yang diberikan, yang mengakibatkan aset from "Stage 1” to “Stage 2”.
keuangan berpindah dari “Tahap 1” ke
“Tahap 2”.
34
Page 38
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Dalam menentukan apa yang merupakan SICR, In determining what constitutes SICR, the
Perusahaan menggunakan informasi tunggakan Company uses 30 days or more past due
30 hari atau lebih untuk mengakui kerugian information and recognizes lifetime expected
kredit ekspektasian sepanjang umurnya. Ini credit losses. This is a key area of judgment as
merupakan hal yang utama dalam pertimbangan transition from Stage 1 and Stage 2 increases the
karena perpindahan dari Tahap 1 dan Tahap 2 ECL calculation from an allowance based on the
meningkatkan perhitungan KKE atas penyisihan probability of default in the next 12 months, to an
berdasarkan probability of default dalam 12 allowance for lifetime expected credit losses.
bulan mendatang, menjadi penyisihan kerugian Subsequent decreases in credit risk combined
kredit ekspektasian sepanjang umur. Penurunan with transition from Stage 2 to Stage 1 may
selanjutnya atas risiko kredit yang digabungkan similarly result in significant changes in the ECL
dengan perpindahan dari Tahap 2 ke Tahap 1 allowance. The Company monitors the
mungkin akan memberikan hasil yang sama atas effectiveness of SICR criteria on an ongoing
perubahan signifikan dalam penyisihan KKE. basis
Perusahaan memantau efektivitas kriteria SICR
secara berkelanjutan.
Informasi forward looking Forward looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil range of possible future outcomes.
akhir masa depan yang mungkin terjadi.
Dalam menetapkan informasi forward looking In applying forward looking information in the
dalam model PSAK 109 Perusahaan Company’s PSAK 109 credit models, the
menggunakan variabel makroekonomi dalam Company uses macroeconomics variables. The
menentukan KKE. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used, among others,
digunakan terdiri dari: Indeks keyakinan Consumer confident index, current account,
konsumen, neraca transaksi berjalan, fiskal, fiscal balance, gross fixed capital formation
pertumbuhan investasi aset tetap, impor, growth, import, industrial production, labor
pertumbuhan produk industry, rata-rata participant rate, minimum wage, oil price,
penduduk usia kerja, upah minimum, harga purchasing manager index, private consumption,
minyak, indeks manajer pembelian, konsumsi unemployment rate, consumer price index,
pribadi, tingkat pengangguran, indeks harga household debt to GDP and coal price. In
pasar, dan utang rumah tangga. Untuk determination of ECL as of 30 June 2026 and 31
perhitungan KKE pada tanggal 30 Juni 2026 dan December 2025, the Company used
31 Desember 2025, Perusahaan menggunakan macroeconomic variables as follows:
variabel makroekonomi sebagai berikut:
35
Page 39
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak pasti (Lanjutan) ii. Assumptions and estimation uncertainties (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) a. Allowance for impairment losses of financial assets (continued)
Indeks Produk Pertumbuhan Upah Upah Pergerakan Pertumbuhan
Indeks Produk Domestik Bruto Produk Industri Indeks Harga Minimum Minimum Konsumsi Indeks Tingkat Dana Pihak
Suku Bunga Bank Pertumbuhan Investasi Domestik Bruto (MA12) / (MA3) / Gross / Industrial Saham Gabungan (MA3) / (MA6) / Harga Pribadi / Penjualan Ritel Pengangguran / Ketiga / Third
Indonesia / Bank Aset Tetap / Gross Fixed Gross Domestic Domestic Product Inflasi / Production / Jakarta Minimum Minimum Minyak / Oil Private / Retail Sales Unemployment Party Fund
Scenario Indonesia Rate Capital Formation Growth Product Index (MA12) Index (MA3) Inflation Growth Composite Index Wage (MA3) Wage (MA6) Price Consumtion Index Rate Movement Growth
Kuat/Strong 2026 4,64% 7,04% 0,08 0,08 0,05% 3,97% 8.850,32 0,16 0,14 88.72 0,07 0,08 -1.44% 0.60%
Normal/
Normal 2026 5,58% 4,67% 0,05 0,05 1,50% 0,91% 8.134,68 0,11 0,09 72.74 0,04 0.02 -12,29% 1.95%
Lemah/
Weak 2026 6,53% 2,32% 0,03 0,02 2,48% -2,15% 7.419,04 0,05 0,04 56.75 0,01 -0.04 11.98% -2.12%
Indeks Produk Pertumbuhan Upah Upah Pergerakan Pertumbuhan
Indeks Produk Domestik Bruto Produk Industri Indeks Harga Minimum Minimum Konsumsi Indeks Tingkat Dana Pihak
Suku Bunga Bank Pertumbuhan Investasi Domestik Bruto (MA12) / (MA3) / Gross / Industrial Saham Gabungan (MA3) / (MA6) / Harga Pribadi / Penjualan Ritel Pengangguran / Ketiga / Third
Indonesia / Bank Aset Tetap / Gross Fixed Gross Domestic Domestic Product Inflasi / Production / Jakarta Minimum Minimum Minyak / Oil Private / Retail Sales Unemployment Party Fund
Scenario Indonesia Rate Capital Formation Growth Product Index (MA12) Index (MA3) Inflation Growth Composite Index Wage (MA3) Wage (MA6) Price Consumtion Index Rate Movement Growth
Kuat/Strong 2025 6,04% 4,00% 0,05 0,05 2,30% 0,87% 7.043,12 0,03 0,02 78.73 0,05 0,02 -3.40% 1.18%
Normal/
Normal 2025 5,09% 6,36% 0,07 0,08 1,32% 3,93% 7.758,76 0,08 0,07 94.72 0,08 0.08 -16,61% 5.25%
Lemah/
Weak 2025 6,99% 1,64% 0,03 0,02 3,28% -2,19% 6.327,49 -0,03 -0,03 62.75 0,02 -0.04 9.81% -2.90%
Variabel makroekonomi merupakan variable baru pada Desember 2025.
Macroeconomics variables were newly introduced into the ECL model in December 2025
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari skenario yang akan terjadi di masa In determining the probability weighted of each scenario that will occur in the future,
depan, Perusahaan telah melakukan analisis berdasarkan informasi historis variabel the Company has conducted an analysis based on the above macroeconomic variable
mokroekonomi diatas yang meliputi insiden besar yang terjadi pada rentang waktu 5 which includes the major incident that happened in the last 5 years.
tahun terakhir.
Perusahaan menerapkan tiga skenario makroekonomi berikut untuk mencerminkan The Company applied the following three macroeconomic scenarios to reflect an
jumlah yang tidak bias dan probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan unbiased probability-weighted range of possible future outcomes in estimating ECL:
mengevaluasi serangkaian hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
ECL:
36
Page 40
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
ii. Asumsi-asumsi dan estimasi-estimasi yang tidak ii. Assumptions and estimation uncertainties
pasti (Lanjutan) (Continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
- Skenario normal: Skenario ini mencerminkan - Base normal: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic conditions continue
berlanjut; dan to prevail; and
- Skenario kuat dan lemah: Skenario ini - Strong and weak scenarios: These scenarios
ditetapkan relatif terhadap skenario dasar; are set relative to the base scenario; reflecting
mencerminkan kondisi makroekonomi terbaik best and worstcase macroeconomic
dan terburuk berdasarkan kombinasi conditions based on combination of statistical
pendekatan statistik dan penilaian dari subject approach and subject matter expert’s
matter expert berdasarkan kondisi ekonomi assessment from current economic
saat ini. conditions.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember As at 30 June 2026 and 31 December 2025,
2025, probabilitas tertimbang skenario normal probability – weighting for normal scenario is
adalah 50%, skenario kuat sebesar 30% dan 50%, strong scenario 30% and weak scenario
skenario lemah sebesar 20%. Asumsi yang 20%. The assumptions underlying the ECL
mendasari perhitungan KKE akan dipantau dan scenario are monitored and reviewed on annual
ditinjau setiap tahun. Manajemen telah melakukan basis. Management has performed sensitivity
analisis sensitivitas dengan hasil tidak ada analisis and the assessment do not result a
dampak material pada laporan keuangan material impact to the Company’s financial
Perseroan. statements.
Jika memungkinkan, penyesuaian dapat Where applicable, adjustments may be made to
dilakukan untuk situasi dimana risiko yang account for situations where known or expected
diketahui atau yang diharapkan belum ditangani risks have not been adequately addressed in the
secara memadai dalam proses permodelan. Divisi modelling process. Credit Risk, Fraud &
Risiko Kredit, Fraud & Manajemen Risiko Operational Risk Management Division is
Operasional bertanggungjawab untuk responsible for recommending such
mengusulkan penyesuaian tersebut. adjustments.
Tingkat keseluruhan kerugian kredit ekspektasian The overall level of expected credit losses and
dan area pertimbangan manajemen yang areas of significant management judgement will
signifikan akan dilaporkan kepada, dan diawasi be reported to and oversighted by, the
oleh, Komite Manajemen Risiko Perusahaan. Company’s Risk Management Committee.
b. Penentuan nilai wajar b. Determining fair values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset The determination of fair value for financial
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak assets and financial liabilities for which there is
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, no observable market price requires the use of
Perusahaan harus menggunakan teknik penilaian valuation techniques as described in Note 3a.7.
seperti dijelaskan pada Catatan 3a.7.
Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari Information about the determination of fair value
instrumen keuangan diungkapkan pada of financial instruments is disclosed in Note 36.
Catatan 36.
c. Pengukuran atas kewajiban imbalan c. Measurement of obligation for post
pascakerja employment benefits
Kewajiban imbalan pascakerja ditentukan oleh Obligation for post-employment benefits is
perhitungan aktuaria. Perhitungan aktuaria determined by actuarial valuation. The actuarial
menggunakan asumsi-asumsi seperti tingkat valuation involves assumptions such as discount
diskonto, tingkat pengembalian aset, tingkat rate, expected rate on returns on plan assets,
kenaikan penghasilan, tingkat kematian, tingkat salary increase rate, mortality rate, resignation
pengunduran diri, dan lain-lain. rate and others.
37
Page 41
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
5. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 5. USE OF ESTIMATES AND JUDGMENTS
(Lanjutan) (Continued)
d. Pengukuran aset pajak tangguhan yang berasal d. Measurement of deffered tax asset derived
dari kerugian fiskal yang dikompensasi from tax loss carry forwards
Aset pajak tangguhan yang berasal dari kerugian fiskal Deffered tax asset arising from tax loss carry
yang dikompensasikan diukur sebesar jumlah yang forwards are measured at the amount that is
dapat direalisasikan, berdasarkan laba kena pajak di expected to be realized, based on the estimated
masa depan dimana menggunakan asumsi-asumsi future taxable profit which involves assumption
seperti tingkat pertumbuhan, segmentasi produk, such as growth rate, product segmentation, cost
efisiensi biaya, peningkatan kualitas kredit dan strategi efficiency, improvement of credit quality &
pemulihan, dan lain-lain. recovery strategy, and others.
6. KAS DAN BANK 6. CASH ON HAND AND IN BANKS
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Kas Cash on hand
Rupiah 1.818 1.521 Rupiah
Kas di bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi Related parties
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 156 518 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 11 29 MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Pihak ketiga Third parties
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 164.347 14.295 PT Bank JTrust Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 138.529 102.566 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 14.202 11.566 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 1.276 913 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 730 692 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 382 314 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank ANZ Indonesia 269 19 PT Bank ANZ Indonesia
Lain-lain (masing-masing dibawah Others (each below
Rp 100) 383 380 Rp 100)
Jumlah - Rupiah 320.285 131.292 Total – Rupiah
Dolar Amerika Serikat US Dollar
Pihak berelasi Related party
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 54 50 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 31 29 MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Pihak ketiga Third parties
PT Bank ANZ Indonesia 45 42 PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank Permata Tbk 18 16 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mega Tbk 14 13 PT Bank Mega Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 13 13 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta 8 10 Standard Chartered Bank, Jakarta Branch
PT Bank CTBC Indonesia 2 3 PT Bank CTBC Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia 1 1 PT Bank Mizuho Indonesia
Jumlah - Dolar Amerika Serikat 186 177 Total - US Dollar
Yen Jepang Japanese Yen
Pihak ketiga Third party
Standard Chartered Bank, Cabang Jakarta - - Standard Chartered Bank, Jakarta Branch
Jumlah - Yen Jepang - - Total - Japanese Yen
Jumlah kas di bank 320.471 131.469 Total cash in banks
Jumlah kas dan kas di bank 322.289 132.990 Total cash on hand and cash in banks
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 For the years ended 30 June 2026 and 31 December
dan 31 Desember 2025, tingkat suku bunga kontraktual 2025, the contractual interest rates per annum on cash in
setahun atas kas di bank adalah sebagai berikut: banks were as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Contractual interest rates per annum
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas jasa giro: on current accounts:
Rupiah 0% - 4,99% 0% - 4,75% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0% - 2,75% 0% - 2,75% US Dollar
Yen Jepang 0% 0% Japanese Yen
38
Page 42
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6. KAS DAN BANK (Lanjutan) 6. CASH ON HAND AND IN BANKS (Continued)
As of 30 June 2026 and 31 December 2025, there was
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, no cash on hand and in banks being pledged as
tidak terdapat kas dan kas di bank yang digunakan collateral.
sebagai jaminan.
Refer to Note 34 for details of balances of cash in banks
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo kas di bank dengan with related parties.
pihak berelasi.
7. PIUTANG PEMBIAYAAN 7. FINANCING RECEIVABLES
a. The Company extends consumer financing contracts
a. Perusahaan memberikan kontrak pembiayaan for motorcycles, cars and multipurpose with terms
untuk motor, mobil dan multiguna dengan jangka ranging from 1 year to 5 years.
waktu antara 1 tahun sampai dengan 5 tahun.
Rincian piutang pembiayaan pada biaya perolehan The details of financing receivables at amortized
diamortisasi pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 cost as of 30 June 2026 and 31 December 2025
Desember 2025 adalah sebagai berikut: were as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Piutang pembiayaan - bruto 3.316.055) 4.666.531) Financing receivables - gross
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui (591.817) (903.342) Unearned financing income
2.724.238) 3.763.189)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (180.443) (237.626) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan - neto 2.543.795) 3.525.563) Financing receivables - net
The installments of financing receivables, which will
Angsuran piutang pembiayaan yang akan diterima be collected from consumers in accordance with the
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh due dates are as follows:
temponya adalah sebagai berikut:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
< 1 tahun 1.941.235 2.489.939 < 1 year
1 – 2 tahun 1.031.100 1.478.036 1 – 2 years
> 2 tahun 343.720 698.556 > 2 years
Jumlah piutang pembiayaan - bruto 3.316.055 4.666.531 Total financing receivables - gross
The weighted average contractual interest rate of
Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga kontraktual financing receivables per annum as of 30 June 2026
piutang pembiayaan per tahun pada tanggal and 31 December 2025 was as follows:
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Mobil 16,14% 16,18% Cars
Motor 27,06% 26,30% Motorcycles
Multiguna 25,06% 26,32% Multipurpose
Piutang pembiayaan dijamin oleh Bukti Pemilikan The financing receivables are secured by the
Kendaraan Bermotor (BPKB) dari kendaraan yang related certificates of ownership (“BPKB”) of the
dibiayai Perusahaan. vehicles financed by the Company.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, there
terdapat piutang pembiayaan yang dijadikan jaminan were financing receivables which were pledged as
atas pinjaman yang diterima masing-masing sebesar collaterals to borrowings amounting to
Rp 1.287.953 dan Rp 2.001.996 (lihat Catatan 18). Rp 1,287,953 and Rp 2,001,996, respectively (see
Note 18).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, there
terdapat piutang pembiayaan yang dijadikan jaminan were financing receivables which were pledged as
atas utang obligasi masing-masing sebesar collaterals to bonds payable amounting to
Rp 476.959 dan Rp 456.149 (lihat Catatan 20). Rp 476,959 and Rp 456,149, respectively (see
Note 20).
39
Page 43
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 7. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
b. Menurut stage b. By stage
The movement in the carrying amount of financing
Perubahan nilai tercatat piutang pembiayaan yang receivables (before expected credit losses) based on
diberikan (sebelum cadangan kerugian kredit stages was a follow:
ekspektasian) dengan klasifikasi biaya perolehan
diamortisasi berdasarkan tahap (stage) adalah
sebagai berikut:
6 Bulan berakhir/6 Months ended
30 Juni/June 2026
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 3.327.988) 200.748) 234.453) 3.763.189) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) 106.939) (98.929) (8.010) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) (299.431) 315.303) (15.872) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) (16.821) (209.668) 226.489 -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang baru diperoleh 206.194) -) - 206.1941 New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi (943.693) (48.742) (65.555) (1.057.990) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of financed
keuangan -) -) (13.492) (13.492) asset collateral
Hapus buku -) -) (173.663) (173.663) Write-off
Saldo 6 bulan berakhir 30 Juni Balance, 6 months ended 30 June
2026 2.381.176) 158.712) 184.350) 2.724.238) 2026
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 5.278.826) 240.515) 360.658) 5.879.999) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) 13.949) (12.856) (1.093) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) (254.977) 256.406) (1.429) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) (645.621) (171.297) 816.918 -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang baru diperoleh 1.178.611) -) - 1.178.6111 New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi (2.242.800) (112.020) (349.923) (2.704.743) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of financed
keuangan -) -) (104.365) (104.365) asset collateral
Hapus buku -) -) (486.313) (486.313) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 3.327.988) 200.748) 234.453) 3.763.189) 2025
c. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai c. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut: based on stages was as follows:
6 Bulan berakhir/6 Months ended
30 Juni/June 2026
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (67.729) (35.343) (134.554) (237.626) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) (19.121) 14.564) 4.557) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) 21.325) (30.416) 9.091) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) 975) 45.966) (46.941) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas KKE 18.580) (25.014) (136.816) (143.250) Net remeasurement of ECL
Aset keuangan yang baru diperoleh (3.651) -) -) (3.651) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi 3.096) 3.397) 10.436) 16.929) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of
keuangan -) -) 13.492) 13.492) financed assets collateral
Hapus buku -) -) 173.663) 173.663) Write-off
Saldo 6 bulan berakhir 30 Juni Balance, 6 months ended 30 June
2026 (46.525) (26.846) (107.072) (180.443) 2026
40
Page 44
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 7. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
c. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai c. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut based on stages was as follows (Continued):
(Lanjutan):
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (71.448) (36.262) (168.122) (275.832) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12-month expected
12 bulan (Tahap 1) (2.601) 2.077) 524) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 2) 10.550) (11.265) 715) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected credit
sepanjang umur (Tahap 3) 29.250) 25.268) (54.518) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas KKE (3.557) (22.333) (516.599) (542.489) Net remeasurement of ECL
Aset keuangan yang baru diperoleh (39.639) -) -) (39.639) New financial assets originated
Aset keuangan yang telah dilunasi 9.716) 7.172) 12.768) 29.656) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization of loss on sales of
keuangan -) -) 104.365) 104.365) financed assets collateral
Hapus buku -) -) 486.313) 486.313) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 (67.729) (35.343) (134.554) (237.626) 2025
Piutang pembiayaan dievaluasi untuk penurunan Financing receivables are evaluated for impairment
nilai atas dasar seperti yang dijelaskan di Catatan on the basis described in Note 3a.6.
3a.6.
Manajemen yakin bahwa jumlah penyisihan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai yang dibentuk telah cukup. impairment losses is adequate.
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES
a. Perusahaan memberikan kontrak sewa pembiayaan a. The Company extends financing contracts of heavy
untuk alat berat, mesin, kapal dan properti dengan equipment, machines, vessels and property with
jangka waktu antara 1 tahun sampai dengan 5 tahun. terms ranging from 1 year to 5 years.
Rincian piutang sewa pembiayaan pada biaya The details of finance lease receivables at amortized
perolehan diamortisasi pada tanggal 30 Juni 2026 cost as of 30 June 2026 and 31 December 2025 were
dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Tagihan sewa pembiayaan bruto, jatuh tempo dalam Gross finance lease receivables due in
periode: periods:
Sampai dengan 1 tahun 74.747) 137.243) Up to 1 year
>1 tahun sampai dengan 5 tahun 82.083) 92.231) > 1 year up to 5 years
Investasi sewa pembiayaan bruto 156.830) 229.474)
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan
tangguhan (24.750) (29.243) Unearned lease income
Investasi neto dalam sewa
pembiayaan, sebelum penyisihan kerugian Net investment in finance leases, before
penurunan nilai 132.080) 200.231) allowance for impairment losses
Penyisihan kerugian penurunan nilai (45.802) (49.391) Allowance for impairment losses
Piutang sewa pembiayaan - net 86.278) 150.840) Finance lease receivables - net
41
Page 45
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (Lanjutan) 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES (Continued)
b. Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga kontraktual b. The weighted average contractual interest rates of
piutang sewa pembiayaan per tahun pada tanggal finance lease receivables per annum as of 30 June
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebesar 2026 and 31 December 2025 were 12,81% and
12.81% dan 12.84%. 12,84%.
c. Menurut stage c. By stage
Perubahan nilai tercatat piutang sewa pembiayaan The movement in the carrying amount of finance
yang diberikan (sebelum cadangan kerugian kredit lease receivables (before expected credit losses)
ekspektasian) dengan klasifikasi biaya perolehan based on stages was as follows:
diamortisasi berdasarkan tahap (stage) adalah
sebagai berikut:
6 Bulan berakhir/6 Months ended
30 Juni/June 2026
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 97.392) 4.821) 98.018) 200.231) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) 1.258) (1.258) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) (15.083) 15.764) (681) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) (6.564) 6.564) -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang telah dilunasi (55.138) (3.699) (5.464) (64.301) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan Realization of loss on sales of financed
aset keuangan - -) (1.959) (1.959) assets collateral
Hapus buku - -) (1.891) (1.891) Write-off
Saldo 6 bulan berakhir 30 Juni Balance, 6 months ended 30 June
2026 28.429) 9.064) 94.587) 132.080) 2025
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 358.006) 11.911) 474.760) 844.677) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) -) -) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) (30.787) 30.787) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) (23.005) 23.005) -) losses (Stage 3)
Aset keuangan yang telah dilunasi (229.827) (14.872) (16.771) (261.470) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan Realization of loss on sales of financed
aset keuangan - -) (62.050) (62.050) assets collateral
Hapus buku - -) (320.926) (320.926) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 97.392) 4.821) 98.018) 200.231) 2025
42
Page 46
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN (Lanjutan) 8. FINANCE LEASE RECEIVABLES (Continued)
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai d. The movement of allowance for impairment losses
berdasarkan tahap (stage) adalah sebagai berikut: based on stages was as follows:
6 Bulan berakhir/6 Months ended
30 Juni/June 2026
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (1.301) (1.050) (47.040) (49.391) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) (59) 59) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) 863) (995) 132) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) 1.493 (1.493) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas
Net remeasurement of ECL
KKE (465) (1.552) (1.789) (3.806)
Aset keuangan yang telah dilunasi 664) 111) 2.772) 3.547) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization on sales of financed
keuangan -) -) 1.958) 1.958) assets collateral
Hapus buku -) -) 1.890) 1.890) Write-off
Saldo 6 bulan berakhir 30 Juni 2026 Balance, 6 months ended 30 June
(298) (1.934) (43.570) (45.802) 2026
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun (1.369) (1.268) (354.307) (356.944) Balance, beginning of year
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan (Tahap 1) -) -) -) -) credit losses (Stage 1)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 2) 225) (225) -) -) losses (Stage 2)
Transfer ke kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umur Transferred to lifetime expected credit
(Tahap 3) -) 360) (360) -) losses (Stage 3)
Perubahan pengukuran kembali atas
Net remeasurement of ECL
KKE (357) (945) (75.630) (76.932)
Aset keuangan yang telah dilunasi 200) 1.028) 281) 1.509) Financial assets that have been repaid
Realisasi rugi penjualan jaminan aset Realization on sales of financed
keuangan -) -) 62.050) 62.050) assets collateral
Hapus buku -) -) 320.926) 320.926) Write-off
Saldo akhir tahun 31 Desember Balance, end of year 31 December
2025 (1.301) (1.050) (47.040) (49.391) 2025
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, finance
piutang sewa pembiayaan yang dijadikan jaminan lease receivables pledged as collaterals to
atas pinjaman yang diterima masing-masing sebesar borrowings amounting to Rp 17,998 and Rp 93,320,
Rp 17.998 dan Rp 93.320. respectively.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, finance
piutang sewa pembiayaan yang dijadikan jaminan lease receivables pledged as collateral for bonds
atas utang obligasi masing-masing sebesar payable amounted to Rp 15,541 and Rp 36,351,
Rp 15.541 dan Rp 36.351. respectively.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, there
tidak ada debitur yang memiliki saldo piutang sewa was no debtor which has balance of finance lease
pembiayaan neto di atas 10% dari total piutang sewa receivales-net above 10% from total finance lease
pembiayaan neto. receviables-net.
Sejak Mei 2024, Perusahaan telah menghentikan Since May 2024, the Company had stopped new
penerimaan aplikasi baru untuk sewa pembiayaan. account acquisition for finance lease. Furthermore,
Selanjutnya, pada tanggal 1 Januari 2025, on 1 January 2025, the Company decided to close its
Perusahaan memutuskan untuk menutup finance lease activity.
sepenuhnya kegiatan usaha sewa pembiayaan.
43
Page 47
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
9. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 9. PREPAID EXPENSES
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Promosi 7.598 9.562 Promotion
Asuransi 3.829 252 Insurance
Pemeliharaan sistem 2.623 3.872 System maintenance
Sewa 831 831 Rent
Lain-lain 833 828 Others
15.714 15.345
10. PIUTANG LAIN-LAIN 10. OTHER RECEIVABLES
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Piutang agen pembayaran 12.455 10.215 Payment channel receivables
Piutang karyawan 6.773 10.678 Employee receivables
Akrual denda keterlambatan 4.800 9.583 Accrued late charges
Titipan di dealer 3.525 3.061 Deposit to dealer
Lain-lain 2.445 2.494 Others
29.998 36.031
Pihak berelasi Related parties
Piutang karyawan 519 592 Employee receivables
30.517 36.623
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo piutang lain-lain Refer to Note 34 for details of balances of other
dengan pihak berelasi. receivables with related parties.
11. INSTRUMEN DERIVATIF 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Aset derivatif Derivative assets
Cross currency interest rate swap
Kontrak cross currency interest rate swap Contracts
Pihak berelasi 27.486 19.659 Related party
Pihak ketiga 57.166 33.012 Third parties
84.652 52.671
Liabilitas derivative Derivative liabilities
Cross currency interest rate swap
Kontrak cross currency interest rate swap contracts
Pihak berelasi 1.264 11.367 Related party
Pihak ketiga 3.004 17.280 Third parties
4.268 28.647
Perusahaan mengadakan perjanjian-perjanjian derivatif The Company entered into derivative contracts to hedge
untuk tujuan lindung nilai risiko fluktuasi arus kas yang the risks of fluctuations in cash flows arising from
ditimbulkan oleh kurs mata uang dan tingkat suku bunga exchange rates and interest rates on its borrowings
atas pinjaman yang diterima dalam mata uang asing denominated in foreign currencies which bear floating
dengan tingkat suku bunga mengambang. Perusahaan interest rates. The Company does not use derivative
tidak menggunakan instrumen derivatif untuk tujuan instruments for speculative purpose.
spekulasi.
44
Page 48
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
11. INSTRUMEN DERIVATIF (Lanjutan) 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS (Continued)
Perubahan kerugian kumulatif atas instrumen derivatif The movement of the cumulative losses on derivative
untuk lindung nilai arus kas yang merupakan bagian instruments for cash flow hedges which is an effective
efektif atas perubahan bersih kumulatif nilai wajar arus portion of the cumulative net change in the fair value of
kas instrumen lindung nilai terkait dengan transaksi cash flows hedging instruments related to hedge
lindung nilai yang belum berdampak pada laba rugi transactions that have not yet affected profit or loss was
adalah sebagai berikut: as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Saldo pada awal tahun sebelum pajak penghasilan Balance at the beginning of year
tangguhan (28.075) (20.384) before deferred income tax
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi 24.077) (7.691) Net amount reclassified to profit or loss
Total - sebelum pajak penghasilan tangguhan (3.998) (28.075) Total - before deferred income tax
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 31c) 880) 6.177) Deferred income tax (Note 31c)
Saldo pada akhir tahun - bersih (3.118) (21.898) Balance at the end of year - net
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo dan transaksi Refer to Note 34 for details of balances and transactions
dengan pihak berelasi. with related parties.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the notional
jumlah nosional dan tingkat suku bunga dari kontrak amount of cross currency interest rate swap contracts was
cross currency interest rate swap adalah sebagai as follows:
berikut:
Jumlah nosional (dalam mata uang
Mata asal)/ Notional amounts (in original Tingkat suku bunga setahun (%)/
uang/ currency) Interest rate per annum (%)
30 Juni / 31 Desember / 30 Juni / 31 Desember /
Currency June 2026 December 2025 June 2026 December 2025
Kontrak cross currency interest rate Cross currency interest rate
swap swap contracts
Yang akan diterima USD 34.450.803 53.460.872 3 bulan/month 3 bulan/month To be received
SOFR compound SOFR compound +
+ 1,65% 1,65%
3 bulan/month 3 bulan/month Term
Term SOFR SOFR + 1,50%
+ 1,50% 1M term SOFR
1M term SOFR +1.11%
+1.11% 1M term SOFR
1M term SOFR +0.99%
+0.99% 3M term SOFR
3M term SOFR +1.15%
+1.15% 3M term SOFR
3M term SOFR +1.33%
+1.33%
3 bulan/month 3 bulan/month
JPY 3.128.000.000 5.642.000.000 DTIBOR + 0,85% DTIBOR + 0,85%
Yang akan dibayar IDR 877.306 1.444.271 7,35 - 8,38 7,65 - 8,38 To be paid
Tanggal jatuh tempo dari kontrak derivatif adalah The maturity dates of derivative contracts were as follows:
sebagai berikut:
30 Juni / June 2026 31 Desember / December 2025
Kontrak cross-currency interest rate swap 21 Juli/July 2026 – 25 7 November/November 2025 – Cross-currency interest rate swap contracts
September/September 2028 25 September/September 2028
45
Page 49
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
11. INSTRUMEN DERIVATIF (Lanjutan) 11. DERIVATIVE INSTRUMENTS (Continued)
a. Kontrak cross-currency interest rate swap a. Cross-currency interest rate swap contracts
(Lanjutan) (Continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 December 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan memiliki instrumen untuk melindungi Company held the following instruments to hedge
eksposur terhadap perubahan tingkat suku bunga exposures to changes in interest rates and foreign
dan mata uang asing. currencies.
6 Bulan berakhir 30 Junit 2026/6 Months ended 30 June 2026
Jatuh tempo/Maturity
<1bulan/ 1 – 3 bulan/ 3 – 12 bulan/
month Months Months 1 – 3 tahun/years
Kontrak cross currency interest Cross currency interest
swap swap contracts
- Nilai nosional dalam USD 1.671.898 7.615.549 17.777.366 7.385.990 - Notional amount in USD
- Nilai nosional dalam JPY 200.000.000 1.057.000.000 1.871.000.000 - - Notional amount in JPY
- Nilai tukar rata - rata USD 15.646 15.482 15.646 15.558 - Average USD exchange rate
- Nilai tukar rata - rata JPY 106,37 109,98 109,81 - - Average JPY exchange rate
- Rata - rata suku bunga tetap - Average USD fixed interest rate
USD 7,73% 7,68% 7,70% 7,66%
- Rata - rata suku bunga tetap
JPY 8,02% 7,90% 7,91% - - Average JPY fixed interest rate
Tahun berakhir 31 Desember 2025/Year ended 31 December 2025
Jatuh tempo/Maturity
<1bulan/ 1 – 3 bulan/ 3 – 12 bulan/
month Months Months 1 – 3 tahun/years
Kontrak cross currency interest Cross currency interest
swap swap contracts
- Nilai nosional dalam USD 2.107.075 7.615.549 26.299.840 17.438.408 - Notional amount in USD
- Nilai nosional dalam JPY 200.000.000 1.057.000.000 3.446.000.000 939.000.000 - Notional amount in JPY
- Nilai tukar rata - rata USD 15.432 15.482 15.554 15.622 - Average USD exchange rate
- Nilai tukar rata - rata JPY 106,37 109,98 109,53 109,23 - Average JPY exchange rate
- Rata - rata suku bunga tetap - Average USD fixed interest rate
USD 7,57% 7,68% 7,70% 7,67%
- Rata - rata suku bunga tetap
JPY 8,02% 7,90% 7,94% 7,81% - Average JPY fixed interest rate
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
31 Desember/ 30 Juni/
December Penambahan/ Pengurangan/ June
2025 Additions Deductions 2026
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 68) -) 68) Land
Bangunan 1.019) -) -) 1.019) Buildings
Renovasi gedung 44.080) 12) -) 44.092) Leasehold improvements
Perabot kantor 8.507) -) (187) 8.320) Office furniture
Peralatan kantor 82.468) 20) (1.286) 81.202) Office equipment
Kendaraan 1.598) -) -) 1.598) Vehicle
Aset hak guna 122.387) 350) -) 122.737) Right-of-use assets
260.127) 382) (1.473) 259.036)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan (1.019) -) -) (1.019) Buildings
Renovasi gedung (40.617) (805) -) (41.422) Leasehold improvements
Perabot kantor (8.274) (75) 187) (8.162) Office furniture
Peralatan kantor (75.334) (1.540) 1.284) (75.590) Office equipment
Kendaraan (1.600) -) -) (1.600) Vehicle
Aset hak guna (93.923) (6.127) -) (100.050) Right-of-use assets
(220.767) (8.547) 1.471) (227.843)
Nilai buku bersih 39.360) 31.193) Net book value
31 Desember/ 31 Desember/
December Penambahan/ Pengurangan/ December
2024 Additions Deductions 2025
Harga perolehan: Acquisition cost:
Tanah 68) -) 68) Land
Bangunan 1.019) -) 1.019) Buildings
Renovasi gedung 43.952) 128) -) 44.080) Leasehold improvements
Perabot kantor 8.801) 6) (300) 8.507) Office furniture
Peralatan kantor 82.344) 2.299) (2.175) 82.468) Office equipment
Kendaraan 2.884) -) (1.286) 1.598) Vehicle
Aset hak guna 118.612) 3.775) -) 122.387) Right-of-use assets
257.680) 6.208) (3.761) 260.127)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Bangunan (1.019) -) -) (1.019) Buildings
Renovasi gedung (38.920) (1.697) -) (40.617) Leasehold improvements
Perabot kantor (8.407) (166) 299) (8.274) Office furniture
Peralatan kantor (74.390) (3.087) 2.143) (75.334) Office equipment
Kendaraan (2.840) (39) 1.279) (1.600) Vehicle
Aset hak guna (79.470) (14.453) -) (93.923) Right-of-use assets
(205.046) (19.442) 3.721) (220.767)
Nilai buku bersih 52.634) 39.360) Net book value
46
Page 50
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
12. ASET TETAP (Lanjutan) 12. FIXED ASSETS (Continued)
Seluruh aset tetap Perusahaan merupakan aset All of the Company’s fixed asset are direct ownership
kepemilikan langsung. assets.
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing- and 31 December 2025 amounting to Rp 8,547 and Rp
masing sebesar Rp 8.547 dan Rp 19.442 dibebankan 19,442, respectively, was charged to general and
pada beban umum dan administrasi (lihat Catatan 30). administrative expenses (see Note 30).
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 During the years ended 30 June 2026 and 31 December
dan 31 Desember 2025, Perusahaan menjual aset tetap 2025, the Company sold fixed assets with proceeds from
dengan hasil penjualan masing-masing sebesar sale of fixed assets amounting to Rp 168 and Rp 1,128,
Rp 168 dan Rp 1.128. Untuk tahun yang berakhir pada respectively. For the years ended 30 June 2026 and 31
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, December 2025, the Company recognized net gains on
Perusahaan membukukan keuntungan bersih atas disposal of fixed assets amounting to Rp 166 and
pelepasan aset tetap masing-masing sebesar Rp 166 Rp 1,088, respectively, which were recognized in profit or
dan Rp 1.088, yang diakui dalam laba rugi. loss.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 December 2025, aset As of 31 June 2026 and 31 December 2025, fixed assets
tetap dengan harga perolehan masing-masing sebesar with acquisition cost amounting to Rp 111,386 and
Rp 111.386 dan Rp 117.678 telah disusutkan penuh Rp 117,678, respectively, have been fully depreciated and
dan masih digunakan oleh Perusahaan. are still being used by the Company.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the Company
Perusahaan tidak memiliki aset tetap yang dijadikan did not have any fixed assets pledged as collateral.
jaminan.
Manajemen berpendapat tidak terdapat indikasi Management was of the view that there was no indication
penurunan nilai atas aset tetap yang dimiliki Perusahaan of impairment in the value of fixed assets owned by the
pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Company as of 30 June 2026 and 31 December 2025.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the Company
Perusahaan tidak mempunyai utang atas pembelian aset did not have any payables from purchases of fixed assets,
tetap, kecuali atas aset hak guna. except for right-of-use assets.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, all of the
seluruh aset tetap Perusahaan telah diasuransikan Company’s fixed assets were insured with PT Asuransi
kepada PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika yang Mitra Pelindung Mustika which is the Company’s related
merupakan pihak berelasi Perusahaan masing-masing party amounting to Rp 68,789 and Rp 68,789,
sebesar Rp 68.789 dan Rp 68.789. Manajemen respectively. Management believes that the sum insured
berpendapat bahwa pertanggungan sudah memadai is adequate to cover possible losses on the insured fixed
untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang assets.
dipertanggungkan.
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/ 30 Juni/
December Penambahan/ December Penambahan/ June
2024 Additions 2025 Additions 2026
Harga perolehan: Acquisition cost:
Perangkat lunak 88.762) 2.791) 91.553) 1.437) 92.990) Software
Akumulasi amortisasi: Accumulated amortization:
Perangkat lunak (84.058)) (2.818) (86.876)) (1.706) (88.582)) Software
Nilai buku bersih 4.704) 4.677) 4.408) Net book value
Beban amortisasi untuk tahun yang berakhir pada Amortization expense for the years ended 30 June 2026
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing- and 31 December 2025 amounting to Rp 1,706 and Rp
masing sebesar Rp 1.706 dan Rp 2.818 dibebankan 2,818, respectively, was charged to general and
pada beban umum dan administrasi (lihat Catatan 29). administrative expense (see Note 29).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan tidak mempunyai utang atas pembelian aset Company did not have any payables from purchases of
takberwujud. intangible assets.
47
Page 51
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
14. ASET LAIN-LAIN 14. OTHER ASSETS
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Simpanan jaminan 2.117 3.119 Security deposits
Provisi pinjaman 2.704 2.356 Borrowing provision
Aset perencanaan 1.477 - Plan assets
Uang muka 103 472 Advance payments
Lain-lain 100 - Others
6.501 5.947
15. UTANG USAHA 15. ACCOUNTS PAYABLE
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Dealer 2.571 4.068 Dealers
Asuransi 634 851 Insurance
Fidusia 108 80 Fiducia
Lain-lain - - Others
3.313) 4.999)
Pihak berelasi Related party
Asuransi - 8 Insurance
3.313) 5.007)
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo utang usaha dengan Refer to Note 34 for details of balances of accounts payable
pihak berelasi. with related parties.
16. LIABILITAS LAIN-LAIN 16. OTHER LIABILITIES
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Titipan konsumen 32.610 45.896 Customer deposits
Liabilitas sewa 11.694 13.405 Lease liabilities
44.304 59.301
17. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Pihak ketiga Third parties
Biaya promosi 17.122) 22.145) Promotions
Kompensasi karyawan 2.080) 4.274) Employee compensation
Konsultan 1.693) 2.182) Consultant
Sewa perlengkapan kantor dan mobil 1.116) 1.049) Rent office supplies and car
Telepon, listrik, kirim dan cetakan 914) 1.119) Telephone, electricity, postage and printing
Internet dan perbaikan sistem 535) 748) Internet and system maintenance
Outsourcing 356) 640) Outsourcing
Lain-lain 766) 622) Others
24.582) 32.779)
Pihak berelasi Related parties
Kompensasi karyawan 863) 1.073) Employee compensation
Biaya garansi 252) 509) Guarantee fee
1.115) 1.582)
25.697) 34.361)
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo beban yang masih harus Refer to Note 34 for details of balances of accrued expenses
dibayar dengan pihak berelasi. with related parties.
48
Page 52
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA 18. BORROWINGS
30 Juni/ 31 Desember
June /December
2026 2025
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk (a) 320.125 403.046 PT Bank Central Asia Tbk (a)
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (b) 149.420 174.263 PT Bank JTrust Indonesia Tbk (b)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk (c) 41.584 119.928 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (c)
PT Bank DKI (d) 37.539 62.527 PT Bank DKI (d)
PT Bank CIMB Niaga Tbk (e) 37.493 54.127 PT Bank CIMB Niaga Tbk (e)
586.161 813.891
Dolar Amerika Serikat US Dollar
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh MUFG Syndicated loan coordinated by MUFG
Bank Ltd. dan Mizuho Bank Ltd. (f) 280.075 470.554 Bank, Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (f)
PT Bank Mizuho Indonesia (g) 172.340 196.891 PT Bank Mizuho Indonesia (g)
PT Bank Permata Tbk (h) 71.718 91.566 PT Bank Permata Tbk (h)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (i) 61.800 92.521 PT Bank Danamon Indonesia Tbk (i)
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (j) 33.153 37.820 PT Bank SMBC Indonesia Tbk (j)
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta (k) - 7.355 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch (k)
619.086 896.707
Yen Jepang Japanese Yen
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh MUFG Syndicated loan coordinated by MUFG
Bank, Ltd. dan Mizuho Bank Ltd. (f) 345.586 602.864 Bank Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (f)
345.586 602.864
Jumlah 1.550.833 2.313.462 Total
49
Page 53
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, jumlah pinjaman yang diterima adalah sebagai As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the outstanding borrowings were as
berikut: follows:
Pembayaran untuk Fasilitas-
Jumlah fasilitas / Facility amount Fasilitas Jangka Panjang/
30 Juni / 31 Desember /
June December Repayment for Long Term
No. Pemberi Pinjaman / Lender 2026 2025 Jaminan / Collateral Jatuh Tempo / Maturity Facilities*
a PT Bank Central Asia Tbk IDR 520.000 IDR 520.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 27 Maret/March 2028 – 2026: IDR 97.606
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 24 Juni/June 2028 2025: IDR 199.118
receivables (see Note 8)
b PT Bank JTrust Indonesia Tbk. IDR 200.000 IDR 200.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 30 Juni/June 2029 2026: IDR 31.659
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 2025: IDR 31.834
receivables (see Note 8)
c PT Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 500.000 IDR 500.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7)/Financing receivables 29 Agustus 2026/August 2026 - 2026: IDR 81.860
(see Note 7) 16 Oktober/October 2026 2025: IDR 173.264
d PT Bank DKI IDR 150.000 IDR 150.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7)/Financing receivables 19 Maret/March 2027 2026: IDR 27.094
(see Note 7) 2025: IDR 57.037
e PT Bank CIMB Niaga Tbk IDR 100.000 IDR 100.000 Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured 21 November/November 2026 2026: IDR 18.786
2025: IDR 81.719
IDR 100.000 IDR 100.000 Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 24 Juni/June 2027 - 20
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease September/September 2027
receivables (see Note 8)
USD 100.000.000 USD 100.000.000 Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 21 Juli/July 2026 – 2026: IDR 501.348
f Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated loan
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 28 Juni /June 2027
coordinated by MUFG Bank, Ltd. dan/and Mizuho Bank Ltd. JPY 20.112.000.000 JPY 20.112.000.000 2025: IDR 1.058.390
Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease
receivables (see Note 8)
g PT Bank Mizuho Indonesia IDR 400.000** IDR 400.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 14 Agustus/August 2028 2026: IDR 40.731
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 2025: IDR 137.417
h PT Bank Permata Tbk IDR 200.000** IDR 550.000** Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 26 September/September 2027 2026: IDR 25.785
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease – 12 Oktober/October 2027 2025: IDR 58.544
receivables (see Note 8)
IDR 105.000 IDR 105.000 Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured
i PT Bank Danamon Indonesia Tbk IDR 500.000** IDR 500.000** Piutang pembiayaan (lihat Catatan 7) dan Piutang sewa pembiayaan 19 Februari/February 2027 – 2026: IDR 36.248
(lihat Catatan 8)/ Financing receivables (see Note 7) and Finance lease 24 Juni/June 2027 2025: IDR 145.423
receivables (see Note 8)
IDR 250.000** IDR 250.000** Tidak dijamin oleh apapun/ Unsecured
j PT Bank SMBC Indonesia Tbk IDR 250.000** IDR 250.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 25 September/September 2028 2026: IDR 7.449
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 2025: IDR 51.333
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
** Fasilitas ini diberikan dalam bentuk mata uang USD/IDR/This facility is provided in USD/IDR
50
Page 54
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pembayaran untuk Fasilitas-
Jumlah fasilitas / Facility amount Fasilitas Jangka Panjang/
30 Juni / 31 Desember /
June December Repayment for Long Term
No. Pemberi Pinjaman / Lender 2026 2025 Jaminan / Collateral Jatuh Tempo / Maturity Facilities*
k MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta/Jakarta Branch IDR 200.000** IDR 200.000** Jaminan perusahaan dari JACCS Co., Ltd., Jepang / Corporate 31 Desember/December 2026 2026: IDR 6.357
guarantee from JACCS Co., Ltd., Japan 2025: IDR 330.783
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
** Fasilitas ini diberikan dalam bentuk mata uang USD/IDR/This facility is provided in USD/IDR
51
Page 55
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the Company had
mempunyai pinjaman sindikasi sebagai berikut: syndicated loans as follows:
Jumlah terutang/Outstanding amount Jumlah fasilitas/Facility amount*
30 Juni/ 31 Desember/ 30 Juni/ 31 Desember/
June December June December
2026 2025 2026 2025
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated loan
coordinated by MUFG Bank, Ltd. and Mizuho Bank Ltd. (m)
Sumitomo Mitsui Trust Bank, Limited, Cabang Singapura/
Singapore Branch IDR 55.934) IDR 94.050) USD 20.000.000 USD 20.000.000
The Gunma Bank, Ltd IDR 41.951) IDR 70.537) USD 15.000.000 USD 15.000.000
Metropolitan Bank & Trust Company, Cabang Tokyo/Tokyo
Branch IDR 41.951) IDR 70.537) USD 15.000.000 USD 15.000.000
Shinsei Bank, Limited IDR 33.561) IDR 56.430) USD 12.000.000 USD 12.000.000
PT Bank SMBC Indonesia Tbk IDR 32.162) IDR 54.078) USD 11.500.000 USD 11.500.000
Mega International Commercial Bank Co., Ltd., Cabang
Singapura/ Singapore Branch IDR 26.569) IDR 44.674) USD 9.500.000 USD 9.500.000
First Commercial Bank, Ltd. Cabang Singapura/Singapore
Branch IDR 19.577) IDR 32.918) USD 7.000.000 USD 7.000.000
Land Bank of Taiwan, Cabang Singapura/Singapore Branch IDR 13.984) IDR 23.513) USD 5.000.000 USD 5.000.000
Chang Hwa Commercial Bank, Ltd., Cabang Singapura/
Singapore Branch IDR 13.984) IDR 23.513) USD 5.000.000 USD 5.000.000
Jumlah biaya up-front fees yang ditangguhkan/Total deferred up-
front fees IDR (745) IDR (1.993) - -
Jumlah bunga akrual/Total accrued interest IDR 1.147) IDR 2.297) - -
Jumlah/Total IDR 280.075) IDR 470.554) USD 100.000.000 USD 100.000.000
Pinjaman sindikasi yang dikoordinasi oleh/Syndicated loan
coordinated by MUFG Bank, Ltd, Mizuho Bank Ltd. (m)
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta/Jakarta Branch IDR 71.031) IDR 124.030) JPY 4.140.200.000 JPY 4.140.200.000
The Norinchukin Bank, Cabang Singapura/Singapore Branch IDR 71.031) IDR 124.030) JPY 4.140.200.000 JPY 4.140.200.000
PT Bank Mizuho Indonesia IDR 46.007) IDR 80.334) JPY 2.681.600.000 JPY 2.681.600.000
Aozora Asia Pacific Finance Limited IDR 29.166) IDR 50.928) JPY 1.700.000.000 JPY 1.700.000.000
NTT TC Leasing Co., Ltd IDR 25.735) IDR 44.936) JPY 1.500.000.000 JPY 1.500.000.000
The Dai-ichi Life Insurance Company, Limited IDR 20.588) IDR 35.949) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
The Shizuoka Bank Limited Cabang Singapura/Singapore
Branch IDR 20.588) IDR 35.949) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
Taishin International Bank Co., Ltd., Cabang Tokyo/Tokyo
Branch IDR 20.588) IDR 35.949) JPY 1.200.000.000 JPY 1.200.000.000
Fuyo General Lease (Asia) Pte. Ltd. IDR 17.157) IDR 29.957) JPY 1.000.000.000 JPY 1.000.000.000
The Hyakugo Bank, Ltd. IDR 14.583) IDR 25.464) JPY 850.000.000 JPY 850.000.000
The Nanto Bank, Ltd. IDR 8.578) IDR 14.978) JPY 500.000.000 JPY 500.000.000
Jumlah biaya up-front fees yang ditangguhkan/Total deferred up-
front fees IDR (1.114) IDR (2.977) - -
Jumlah bunga akrual/Total accrued interest IDR 1.648) IDR 3.337) - -
Jumlah/Total IDR 345.586) IDR 602.864) JPY 20.112.000.000 JPY 20.112.000.000
* Fasilitas USD/JPY dalam nilai penuh/USD/JPY facility in full amount
Pinjaman-pinjaman yang diterima ini dijamin dengan These borrowings are secured by financing receivables
piutang pembiayaan dan sewa pembiayaan (Catatan 7 dan and finance lease receivables (Notes 7 and 8).
8).
Pada umumnya, fasilitas pinjaman dari semua bank In general, the loan facilities from all banks require the
tersebut mensyaratkan Perusahaan untuk memberikan Company to provide a written notice in respect of dividend
pemberitahuan tertulis dalam hal pembagian dividen, payments, changes of directors and commissioners, and
perubahan susunan direksi dan komisaris, dan perolehan obtaining new loan facilities from other banks, except in
pinjaman baru dari bank lain, kecuali dalam rangka business activities, required the Company to provide a
kegiatan usaha sehari-hari, serta mensyaratkan written approval in respect of changes of capital and
Perusahaan untuk mendapatkan persetujuan tertulis dalam shareholders and changes of main business and
hal perubahan modal dan pemegang saham, perubahan investment. Under the loan agreements, the Company is
bisnis utama dan investasi. Dalam perjanjian pinjaman also obliged to comply with certain financial covenants
tersebut, Perusahaan juga diwajibkan untuk memenuhi and other reporting obligations.
persyaratan keuangan tertentu dan kewajiban
penyampaian laporan lainnya.
52
Page 56
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
\ 18. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 18. BORROWINGS (Continued)
Perusahaan diwajibkan oleh krediturnya untuk memenuhi The Company is required by the lenders to comply with,
antara lain, batasan rasio keuangan seperti debt equity among others, financial ratio covenants such as debt
ratio, non performing financing ratio, kepemilikan JACCS, equity ratio, non performing financing ratio, JACCS’
ekuitas pemegang saham dan rasio likuiditas. ownership, shareholder’s equity and liquidity ratio.
Pada tanggal 31 Desember 2025, terdapat pelanggaran As of 31 December 2025, the company was in breach of
atas pembatasan pada fasilitas pinjaman sindikasi, yaitu the covenant under syndicated loan facilities, which is not
tidak terpenuhi untuk menghasilkan laba sebelum pajak fulfill on positive earnings before tax for each financial-
untuk setiap tahun periode pelaporan keuangan berakhir. year end period. The Company obtained waivers from the
Perusahaan telah menerima waiver efektif pada 27 Maret lenders, effective 27 March 2025, covering the periods
2025 yang mencakup periode 31 Desember 2024 dan 31 ended 31 December 2024 and 31 December 2025.
Desember 2025. Selanjutnya, Perusahaan memperoleh Subsequently, the company obtained additional waivers
waiver tambahan dari para kreditur berlaku efektif pada 10 from lenders, effective 10 April 2026, covering the
April 2026, yang mencakup periode 31 Desember 2026. financial year-end period 31 December 2026.
Perusahaan juga memperoleh waiver atas pelanggaran The Company also obtained waivers for breaches of the
terhadap pembatasan non-performing financing ratio. non-performing financing ratio covenant. For syndicated
Untuk fasilitas pinjaman sindikasi, waiver tersebut berlaku loans, the waiver applies for the entire remaining tenor of
untuk seluruh sisa tenor fasilitas hingga Juni 2027. Untuk the facilities through June 2027. For bilateral loans,
pinjaman bilateral, beberapa kreditur telah menyetujui dan certain lenders approved and acknowledged the breach
mengakui pelanggaran tersebut hingga Maret 2026, through March 2026, with intention to reassess the waiver
dengan rencana meninjau kembali pemberian waiver untuk for the June 2026 period.
periode Juni 2026. With respect to the breach of the shareholder’s equity
Sehubungan dengan pelanggaran terhadap pembatasan covenant which fell below IDR 1 trillion, the Company has
nilai ekuitas pemegang saham dibawah Rp 1 Triliun, obtained waiver from the syndicated loan lenders
perusahaan memperoleh waiver dari para kreditur covering the entire remaining tenor of the facilities. One
pinjaman sindikasi yang berlaku untuk seluruh sisa tenor bilateral lender acknowledged the breach through March
fasilitas tersebut. Satu kreditur bilateral mengakui 2026 and indicated the intention to reassess the waiver
pelanggaran tersebut hingga Maret 2026 dan for June 2026.
menyampaikan rencana untuk meninjau kembali
pemberian waiver untuk periode Juni 2026.
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas pinjaman The contractual interest rates per annum of borrowings as
yang diterima pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember of 30 June 2026 and 31 December 2025 ranged from:
2025 masing-masing:
30 Juni/ 31 Desember/
June December
2026 2025
Tingkat suku bunga 7,35% - 8,50% 6,75% - 8,50% Contractual interest rate
Selama 6 bulan berakhir 30 Juni 2026 dan tahun berakhir During the 6 months ended 30 June 2026 and the year
31 Desember 2025, amortisasi biaya up-front fees atas ended 31 December 2025, the amortization of up-front
semua fasilitas pinjaman yang diterima yang dicatat fees of all borrowings facilities recognized as interest
sebagai beban bunga masing-masing sebesar Rp 6.276 expense amounting to Rp 6,276 and Rp 18,685,
dan Rp 18.685, sedangkan bagian yang belum respectively; while the unamortized portion amounted to
diamortisasi masing-masing sebesar Rp 3.845 dan Rp 3,845 and Rp 8,217, respectively, was deducted from
Rp 8.217, dikurangkan dari jumlah nilai pinjaman yang the balance of borrowings.
diterima.
Refer to Note 34 for details of balances and transactions
Lihat Catatan 34 untuk rincian saldo dan transaksi dengan with related parties.
pihak berelasi.
19. UTANG OBLIGASI 19. BONDS PAYABLE
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, saldo As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the balance
utang obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan adalah of bonds payable issued by the Company was as
sebagai berikut: follows:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Obligasi berkelanjutan I JACCS MPM Finance Shelf registration bonds I JACCS MPM Finance
Indonesia Tahap III Tahun 2024 350.000) 350.000) Indonesia Phase III Year 2024
Obligasi berkelanjutan I JACCS MPM Finance Shelf registration bonds I JACCS MPM Finance
Indonesia Tahap II Tahun 2023 230.000) 230.000) Indonesia Phase II Year 2023
Beban emisi obligasi yang belum diamortisasi (655) (1.285) Unamortized bonds issuance costs
Beban kupon yang masih harus dibayar 7.586) 7.568) Accrued coupon
Jumlah – bersih 586.931) 586.283) Total - net
53
Page 57
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
19. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 19. BONDS PAYABLE (Continued)
Beban amortisasi yang dibebankan ke beban keuangan Amortization costs charged to finance charges in profit
pada laba rugi untuk tahun yang berakhir pada tanggal or loss for the year ended 30 June 2026 and 31
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing December 2025 amounting to Rp 629 and Rp 2,428,
sebesar Rp 629 dan Rp 2.428. respectively.
Pada tanggal 30 Juni 2026, obligasi yang telah diterbitkan As of 30 June 2026, the Company’s bonds issued and
oleh Perusahaan dan belum jatuh tempo adalah sebagai are not yet matured were as follows:
berikut:
Skedul
Tingkat suku bunga pembayaran
tetap setahun/ bunga/
Nilai nominal/ Fixed interest rates Interest payment Tanggal jatuh tempo/
Nama obligasi/Bonds Name Nominal amount per annum schedule Maturity date
Berkelanjutan/Shelf registration I JACCS MPM
Finance Indonesia Tahap/Phase II Tahun/Year
2023 Seri/Series B 230.000 7,00% Triwulan/ Quarterly 11 Agustus/ August 2026
Berkelanjutan/Shelf registration I JACCS MPM
Finance Indonesia Tahap/Phase III Tahun/Year
2024 Seri/Series B 350.000 6,70% Triwulan/ Quarterly 19 April/ April 2027
Obligasi tersebut di atas tercatat di Bursa Efek Indonesia The above bonds are listed at the Indonesian Stock
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Exchange with PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
wali amanat. Tbk as the trustee.
Kupon bunga obligasi akan dibayarkan pada tanggal The interest coupons on the bonds are payable in
pembayaran bunga obligasi, yang jatuh tempo pada accordance with the interest payment due dates as
tanggal-tanggal sebagai berikut: follows:
Tahun/Year 2024
Tahun/Year 2023 Obligasi
Kupon Obligasi Berkelanjutan/Shelf Berkelanjutan/Shelf
obligasi/ Registration Bond I Registration Bond I
Bonds Tahap/Phase II Seri/Series Tahap/Phase III Seri/Series
coupon B B
1 11-Aug-2023 19-Apr-2024
2 11-Nov-2023 19-Jul-2024
3 11-Feb-2024 19-Oct-2024
4 11-May-2024 19-Jan-2025
5 11-Aug-2024 19-Apr-2025
6 11-Nov-2024 19-Jul-2025
7 11-Feb-2025 19-Oct-2025
8 11-May-2025 19-Jan-2026
9 11-Aug-2025 19-Apr-2026
10 11-Nov-2025 19-Jul-2026
11 11-Feb-2026 19-Oct-2026
12 11-May-2026 19-Jan-2027
13 11-Aug-2026 19-Apr-2027
Pada tanggal 4 November 2025, peringkat obligasi On 4 November 2025, the credit ratings given by
Perusahaan yang dibuat oleh PT Fitch Rating Indonesia PT Fitch Rating Indonesia are AA(idn).
adalah AA(idn).
54
Page 58
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
19. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 19. BONDS PAYABLE (Continued)
Perusahaan tidak menyelenggarakan penyisihan dana The Company does not put up a sinking fund for the
untuk pelunasan obligasi ini. Obligasi ini dijamin dengan repayment of Bonds. Instead, these Bonds are secured
piutang pembiayaan dan sewa pembiayaan dengan nilai by the designated financing receivable and finance
jaminan secara agregat tidak boleh kurang dari 100% lease receivables that in aggregate amount should not
dari nilai pokok obligasi yang terutang untuk obligasi be less than 100% of the outstanding principal for the
yang diterbitkan pada tahun 2022 dan 2023 dan 75% bonds issued in 2022 and 2023 and 75% for the bonds
dari nilai pokok obligasi yang terutang untuk obligasi issued in 2024 as documented in the Deed of Fiduciary
yang diterbitkan tahun 2024 sebagaimana termuat Collateral between the Company and PT Bank Rakyat
dalam Akta Pembebanan Jaminan Fidusia antara Indonesia Tbk., as the trustee which was prepared by
Perusahaan dan PT Bank Rakyat Indonesia. sebagai Aulia Taufani, S.H., dan Aryanti Artisari S.H., M.Kn,.
wali amanat yang dibuat oleh Aulia Taufani, S.H., dan notary in Jakarta.
Aryanti Artisari S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
Perusahaan dapat membeli kembali (buy back) atau The Company can buy back or sell part or all of the
menjual obligasi baik seluruhnya maupun sebagian di Bonds issued in the open market. Buy back can be
pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan made at any time after 1 (one) year from the allotment
setiap saat setelah 1 (satu) tahun dari tanggal date as mentioned in the prospectus.
penjatahan sebagaimana disebutkan dalam prospektus.
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreement provides several restrictive
pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio covenants as well as financial covenant (debt to equity
utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh ratio) that should be complied by the Company, that
Perusahaan yaitu antara lain bahwa sebelum among others, prior to the repayment of the bonds
dilunasinya obligasi, Perusahaan tanpa ijin tertulis dari payable, without the written consent from the trustee,
wali amanat, tidak diperkenankan melakukan hal-hal the Company is not allowed to:
sebagai berikut:
1. melakukan penjualan, pengalihan atau dengan 1. conduct sale, transfer or in any way release in one
cara apapun melepaskan dalam satu atau or several related transactions, all or most of the
beberapa transaksi yang berhubungan, seluruh total assets, except for the Company’s day-to-day
atau sebagian besar total aset, kecuali dalam business activities; What is meant by the majority
rangka kegiatan usaha sehari-hari Perusahaan. of total assets is more than 40% (forty percent) of
Adapun yang dimaksud dengan sebagian besar the total assets per Company’s most recent
total aset adalah lebih dari 40% (empat puluh financial statements;
persen) dari total aset per laporan keuangan
Perusahaan yang terakhir;
2. mengadakan segala bentuk merger atau akuisisi 2. conduct all forms of merger or acquisition or
atau peleburan, kecuali: consolidation, except:
(i) merger atau akuisisi yang dilakukan dalam (i) mergers or acquisitions carried out in
kaitannya dengan kegiatan usaha connection with the Company’s business
Perusahaan, atau; activities, or;
(ii) akuisisi yang didanai oleh tambahan setoran (ii) acquisitions that are funded by additional
modal yang dilakukan oleh pemegang capital made by the Company's shareholders,
saham Perusahaan, dan tidak menimbulkan and have no negative effect on Company's
akibat negatif terhadap kemampuan ability to pay all of its obligations to
Perusahaan dalam membayar semua Bondholders, or;
kewajibannya kepada Pemegang Obligasi,
atau;
3. mengubah kegiatan usaha utama Perusahaan; 3. change the Company’s main business activities;
4. mengurangi modal dasar dan modal disetor 4. reduce the authorized capital and paid up capital of
Perusahaan. the Company.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan telah mematuhi pembatasan-pembatasan Company was in compliance with important covenants
penting sehubungan dengan perjanjian utang obligasi in relation to the bonds payable agreements and
dan memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan complied with all the requirements stated in the trustee
dalam perjanjian perwaliamanatan. agreement.
55
Page 59
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
20. PINJAMAN SUBORDINASI 20. SUBORDINATED LOAN
30 Juni / 31 Desember/
June 2026 December 2025
Pinjaman subordinasi - 13.000 Subordinated loan
Beban bunga yang masih harus dibayar - 98 Accrued interest
Jumlah – bersih - 13.098 Total - net
Pada tanggal 7 Mei 2021, Perusahaan dan On 7 May 2021, the Company and JACCS Co., Ltd.,
JACCS Co., Ltd., Jepang (pemegang saham) Japan (the shareholder) signed a subordinated debt
menandatangani perjanjian utang subordinasi sebesar agreement in the amount of Rp 13,000 under
Rp 13.000 dibawah jumlah plafon pinjaman pemegang shareholder loan facility with total limit of
saham sebesar JPY 40.000.000.000 untuk keperluan JPY 40,000,000,000 for working capital purposes. The
modal kerja. Fasilitas tersebut telah diperpanjang sampai facility has been extended until 31 December 2026 and
dengan tanggal 31 Desember 2026 dan limit pinjaman the loan limit has been adjusted to JPY 30,000,000,000.
disesuaikan menjadi JPY 30.000.000.000.
Pinjaman ini memiliki jangka waktu 5 tahun yang telah This loan has a term of 5 years and matured on 20 May
jatuh tempo pada tanggal 20 Mei 2026 dan sudah dibayar 2026 and fully repaid on 18 May 2026. This loan bears
penuh pada tanggal 18 Mei 2026. Pinjaman ini a fixed interest rate of 6.65% per annum.
menggunakan tingkat suku bunga tetap sebesar 6,65%
per tahun.
21. MODAL SAHAM 21. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
modal dasar Perusahaan sebesar Rp 1.224.475 Company’s authorized share capital amounted to
(1.224.475 saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 Rp 1,224,475 (1,224,475 shares at par value of
(nilai penuh) per saham), dimana seluruhnya telah Rp 1,000,000 (full amount) per share), all of which has
ditempatkan dan disetor penuh oleh pemegang saham been issued and fully paid-up by the following
sebagai berikut: shareholders:
Persentase
kepemilikan/ Jumlah modal
Jumlah saham/ Percentage of disetor/
Pemegang saham/Shareholders Number of shares ownership Paid-up capital
JACCS Co., Ltd., Jepang/Japan 734.685 60,00% 734.685
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk 489.790 40,00% 489.790
Jumlah/Total 1.224.475 100,00% 1.224.475
Tidak ada kepemilikan saham oleh Direksi dan Dewan There is no ownership of shares by the Company’s
Komisaris Perusahaan. Board of Directors and Board of Commissioners.
22. CADANGAN UMUM 22. GENERAL RESERVE
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan telah As of 30 June 2026, the Company had a general reserve
membentuk cadangan umum sejumlah Rp 150.057 amounting to Rp 150,057 (2025: Rp 150,057), in
(2025: Rp 150.057) sesuai dengan Undang-undang accordance with the Law of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia No. 40/2007 tentang Perusahaan No. 40/2007 regarding Limited Liability Company, which
Terbatas, yang mengharuskan Perusahaan di Indonesia requires Indonesian companies to set up a general
untuk membuat penyisihan cadangan umum sebesar reserve amounting to at least 20% of the Company’s
sekurang-kurangnya 20% dari jumlah modal yang issued and paid up share capital. There is no definite
ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang tersebut period of time over which this amount should be
tidak mengatur jangka waktu untuk penyisihan cadangan provided.
umum minimum tersebut.
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Based on Circular Resolution of the Company’s
Perusahaan sebagai pengganti dari Rapat Umum Shareholders in lieu of Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 17 Juni 2026, para Shareholders dated 17 June 2026, the shareholders
pemegang saham memutuskan untuk tidak melakukan decided not to make the appropriation of 2025 retained
pembentukan cadangan umum dari saldo rugi tahun earnings.
2025.
Berdasarkan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham Based on Circular Resolution of the Company’s
Perusahaan sebagai pengganti dari Rapat Umum Shareholders in lieu of Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 19 Juni 2025, para Shareholders dated 19 June 2025, the shareholders
pemegang saham memutuskan untuk tidak melakukan decided not to make the appropriation of 2024 retained
pembentukan cadangan umum dari saldo rugi tahun earnings.
2024.
56
Page 60
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR 23. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Merupakan hasil selisih atas penukaran saham antara Represents the difference in the exchange of shares
Perusahaan dan PT Sasana Artha Finance sebesar between the Company’s and PT Sasana Artha Finance
Rp 49.278 dan kelebihan modal disetor di atas nilai amounted to Rp 49,278 and the excess of par value of
nominal saham yang diterbitkan sebesar Rp 194.411 dari the shares issued amounted to Rp 194,411 from 2000 to
tahun 2000 sampai 2014. 2014.
24. PENDAPATAN PEMBIAYAAN 24. FINANCING INCOME
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Pembiayaan Financing
Pihak ketiga 248.456 401.450 Third Parties
Jumlah 248.456 401.450 Total
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025, Perusahaan As of 30 June 2026 and 2025, the Company recognized
mencatat beban atas pelunasan dipercepat berdasarkan expenses over early termination based agreement
kesepakatan antara Perusahaan dan debitur sebesar between the Company and the debtors were amounting
Rp 1.911 dan Rp 5.445. Nilai pelunasan dipercepat of Rp 1,911 and Rp 5,445, respectively. The amount of
tersebut dicatat sebagai bagian dari pendapatan early termination prepayment is recorded as part of
pembiayaan. financing income.
25. PENDAPATAN LAIN-LAIN 25. OTHER INCOME
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Pihak ketiga Third parties
Penerimaan dari piutang yang telah dihapus
bukukan 31.872 19.392 Recoveries from written-off receivables
Administrasi 31.277 75.762 Administration
Denda keterlambatan 14.524 16.710 Late charges
Pendapatan bunga 4.909 6.154 Interest income
Perlunasan dipercepat 2.061 2.998 Early termination
Asuransi – neto 1.532 4.822 Insurance – net
Pendapatan admin dari piutang agen pembayaran Administration from payment channel
699 5.404 receivables
Aktivitas promosi bersama 213 1.308 1.1968.592Joint promo
Lain-lain 2.151 2.468 Other
89.238 135.018
Pihak berelasi Related parties
Asuransi – neto 1.656 6.436 Insurance - net
90.894 141.454
Lihat Catatan 34 untuk rincian pendapatan lain – lain dari transaksi Refer to Note 34 for details of other income from transactions
dengan pihak berelasi. with related parties.
26. BEBAN KEUANGAN 26. FINANCING CHARGES
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Pinjaman yang diterima 83.448 133.872 Borrowings
Utang obligasi 21.392 44.251 Bonds payable
Bunga atas liabilitas sewa 523 650 Interest on lease liabilities
Pinjaman subordinasi 336 435 Medium term notes
Surat utang jangka menengah - 10.070 Medium term notes
Jumlah 105.699 189.278 Total
Beban keuangan termasuk amortisasi beban provisi Financing charges included amortization of up-front
yang dibayar dimuka sehubungan dengan pinjaman fees related to the Company’s borrowings, medium term
yang diterima, surat utang jangka menengah dan obligasi not es and bonds pay abl e for 3 mont hs ended
Perusahaan untuk 3 bulan yang berakhir 30 Juni 2026 30 June 2026 and 2025 amounting to Rp 6,276 and
dan 2025 masing-masing sebesar Rp 6.276 dan Rp 10,314, respectively.
Rp 10.314.
Lihat Catatan 34 untuk rincian beban keuangan dari Refer to Note 34 for details of financing charges from
transaksi dengan pihak berelasi. transactions with related parties.
57
Page 61
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
27. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI 27. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Piutang pembiayaan 129.972) 282.882 ) Financing receivables
Piutang sewa pembiayaan 259) 2.947 ) Finance lease receivables
Kerugian atas modifikasi kontrak 94) 55 ) Loss on contract modification
Piutang lain-lain -) -) Other Receivable
130.325) 285.884 )
28. GAJI DAN TUNJANGAN 28. SALARIES AND ALLOWANCES
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Gaji dan tunjangan 79.600) 114.600) Salary and allowance
Imbalan pascakerja 2.502) 3.006) Post-employment benefits
82.102) 117.606)
Lihat Catatan 34 untuk gaji dan tunjangan yang diberikan Refer to Note 34 for salaries and benefits given to key
kepada personil manajemen kunci. management personnel.
29. UMUM DAN ADMINISTRASI 29. GENERAL AND ADMINISTRATIVE
6 Bulan berakhir 30 Juni/
6 Months ended 30 June
2026 2025
Jasa profesional 13.224 25.085 Professional fees
Penyusutan aset tetap 8.547 9.247 Depreciation of fixed assets
Pemasaran dan jamuan 8.409 11.294 Marketing and entertainment
Sewa 5.545 6.458 Rental
Perbaikan dan pemeliharaan 5.183 6.117 Repair and maintenance
Telepon, faksimili dan listrik 5.060 7.228 Telephone, fax and electricity
Beban asuransi kesehatan 3.147 4.128 Health insurance fees
Beban outsourcing 2.827 5.017 Outsourcing fees
Pelatihan 2.296 3.512 Training
Amortisasi aset tak-berwujud 1.707 1.543 Amortization of intangible assets
Biaya penyelesaian kontrak 1.431 4.488 Unit redemption expenses
Perjalanan dinas dan transportasi 1.017 1.832 Travelling and transportation
Beban iuran OJK 929 1.552 OJK levy fees
Perlengkapan kantor 762 1.204 Office supplies
Beban fidusia 430 889 Fiducia fees
Lain-lain 2.382 5.748 Others
62.896 95.342
Lihat Catatan 34 untuk rincian beban umum dan Refer to Note 34 for details of general and
administrasi dari transaksi dengan pihak berelasi. administrative expenses from transactions with related
parties.
58
Page 62
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
30. IMBALAN PASCAKERJA 30. POST-EMPLOYMENT BENEFITS
Sejak tahun 1990, Perusahaan menyelenggarakan program Since 1990, the Company established a defined-benefits
pensiun imbalan pasti untuk seluruh karyawan tetap yang pension plan covering all of its qualified permanent
memenuhi syarat. Manfaat tersebut akan dibayarkan pada employees. This benefits are payable following the
saat karyawan pensiun, mengalami cacat atau meninggal employee’s retirement, disability or death.
dunia.
Pada tanggal 1 Desember 2016, Perusahaan telah menunjuk On 1 December 2016, the Company appointed
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, pihak ketiga, dalam PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, a third party, to
mengelola program dana pensiun Perusahaan untuk manage its retirement plan for certain qualified
sebagian karyawan tetap yang telah memenuhi syarat. Iuran permanent employees. Contributions are funded by the
pensiun yang ditanggung oleh Perusahaan adalah sebesar Company’s contributions was 8% of the employees’
8% dari penghasilan tetap karyawan. salaries.
Sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan In accordance with Job Creation Law No.11/2020 and
Peraturan Pemerintah No.35/2021 tentang ketenagakerjaan The Accompanying Government Regulation No.35/2021
dan Perjanjian Kerja Bersama Perusahaan, Perusahaan relating to labor regulations and the Company’s Collective
wajib memberikan imbalan pascakerja kepada karyawannya Labor Agreement, the Company is required to provide
pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada saat post-employment benefits to its employees when their
karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan employment is terminated or when they retire. These
pascakerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja benefits are primarily based on years of service and the
dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan employees’ compensation at termination or retirement.
kerja atau selesainya masa kerja.
Kewajiban imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember The obligation for post-employment benefits as of
2025 dan 2024, dihitung oleh aktuaris independen, Kantor 31 December 2025 and 2024 was calculated by an
Konsultan Aktuaria I Gde Eka Sarmaja, dalam laporannya independent actuary Kantor Konsultan Aktuaria I Gde
masing - masing tertanggal 12 Maret 2026 dan 13 Januari Eka Sarmaja, in their reports dated 12 March 2026 and
2025 dengan menggunakan metode projected-unit-credit. 13 January 2025, respectively, using the projected-unit-
credit-method.
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognized in the statement of fianancial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Nilai kini kewaiiban imbalan pasti 39.264) 42.097) Present value of the defined benefit obligation
Nilai wajar aset program (40.741) (39.386) Fair value of plan assets
Liabilitas imbalan pasca kerja (1.477) 2.711 Post-employment benefits obligation
31. PAJAK PENGHASILAN 31. INCOME TAX
a. Komponen beban pajak penghasilan diakui di laba a. The components of income tax expense recognized
rugi adalah sebagai berikut: in profit or loss were as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Beban pajak kini: Current tax expense:
Pajak kini
- -) Current year
- -)
Beban pajak tangguhan: Deferred tax expense:
Pembentukan perbedaan temporer 3.492 65.811 Origination of temporary differences
3.492 65.811
Beban pajak penghasilan 3.492 65.811 Income tax expense
59
Page 63
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 31. INCOME TAX (Continued)
b. Pajak kini b. Current income tax
Rekonsiliasi antara laba akuntansi sebelum pajak Reconciliation between accounting income before
penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan tax, as shown in the statements of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dengan other comprehensive income, and taxable income
laba kena pajak adalah sebagai berikut: was as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Rugi akuntansi sebelum pajak penghasilan (37.650) (370.774) Accounting loss before tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Kewajiban imbalan pascakerja (1.797) 1.547) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar (2.103) 929) Accrued expenses
Penyusutan aset tetap (1.785) (3.715) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna 1.887) 3.775) Right-of-use assets
Liabilitas sewa (1.714) (4.345) Lease liabilities
Penyisihan kerugian penurunan nilai (10.361) (299.004) Provision for impairment losses
(15.873) (300.813)
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Pendapatan bunga (4.909) (14.240) Interest income
Beban gaji dan tunjangan 2) -) Salary and allowance expenses
Beban umum dan administrasi 308) 2.995) General and administrative expenses
Aset hak guna (2.233) (4.466) Right-of-use assets
Liabilitas sewa 2.237) 5.583) Lease liabilities
Penyisihan kerugian penurunan nilai 94) 65) Provision for impairment losses
(4.501) (10.063)
Rugi fiskal (58.024) (681.650) Taxable loss
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk periode The corporate income tax calculation for 6 months
6 bulan berakhir 30 Juni 2026 dan tahun berakhir 31 ended 30 June 2026 and the year ended 31
Desember 2025 adalah suatu perhitungan December 2025 was a preliminary estimate made
sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan for accounting purposes and it is subject to revision
dapat berubah pada saat Perusahaan when the Company lodges its Annual Corporate
menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Income Tax Return.
(SPT) PPh Badan Perusahaan.
c. Pajak tangguhan c. Deferred income tax
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan The details of the Company’s deferred tax assets
Perusahaan adalah sebagai berikut: and liabilities were as follows:
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laba rugi/ lain/Recognized
31 Desember/ Recognized in other
December in profit or comprehensive 30 Juni/
2025 loss income June 2026
Kewajiban imbalan pascakerja 597) (395) (526) (324) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar 979) (464) -) 515) Accrued expenses
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed asset (include right-of-used
guna) 507) 23) -) 530) asset)
Liabilitas sewa 2.949) (377) -) 2.572) Lease liability
Penyisihan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai 15.193) (2.279) -) 12.914) losses
Net changes in fair value
Perubahan nilai wajar neto dari of cash flows
lindung nilai atas arus kas 6.177) -) (5.298) 879) hedges
Kompensasi rugi fiskal 49.962) -) -) 49.962) Tax loss carryforward
Aset pajak tangguhan, bersih 76.364) (3.492) (5.824) 67.048) Deferred tax asset, net
60
Page 64
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 31. INCOME TAX (Continued)
c. Pajak tangguhan (Lanjutan) c. Deferred income tax (Continued)
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan The details of the Company’s deferred tax assets
Perusahaan adalah sebagai berikut (Lanjutan): and liabilities were as follows (Continued):
Diakui pada
penghasilan
Diakui pada komprehensif
laba rugi/ lain/Recognized
31 Desember/ Recognized in other 31 Desember/
December in profit or comprehensive December/
2024 loss income 2025
Kewajiban imbalan pascakerja 1.295- 341) (1.039)) 597) Post-employment benefit obligation
Beban yang masih harus dibayar 775) 204) -) 979) Accrued expenses
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed asset (include right-of-used
guna) 494) 13) -) 507) asset)
Liabilitas sewa 3.905) (956) -) 2.949) Lease liability
Penyisihan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai 80.974) (65.781) -) 15.193) losses
Net changes in fair value
Perubahan nilai wajar neto dari of cash flows
lindung nilai atas arus kas 4.485) -) 1.692) 6.177) hedges
Kompensasi rugi fiskal 49.594) 368) -) 49.962) Tax loss carryforward
Aset pajak tangguhan, bersih 141.522) (65.811) 653) 76.364) Deferred tax asset, net
Rekonsiliasi antara rugi akuntansi sebelum pajak Reconciliation between accounting loss before tax
penghasilan dikalikan dengan tarif pajak yang multiplied by the prevailing tax rates and income tax
berlaku dan beban pajak adalah sebagai berikut: expense was as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Rugi akuntansi sebelum pajak penghasilan (37.650) (370.774) Accounting loss before tax
Beban pajak atas dasar tarif pajak Income tax expense at prevailing
yang berlaku (22%) (8.283) (81.570) tax rates (22%)
Jumlah (8.283) (81.570) Total
Pengaruh pajak atas perbedaan
permanen (991) (2.214) Tax effect on permanent differences
Beban pajak atas dasar tarif pajak Income tax expense at prevailing
yang berlaku (22%) (9.274) (83.784) tax rates (22%)
Rugi fiskal tahun berjalan yang tidak diakui 12.766) 149.595) Current year’s unrecognized tax loss
Beban (manfaat) pajak penghasilan 3.492 65.811 Income tax expense (benefit)
d. Pajak tangguhan d. Deferred income tax
Berikut ini adalah rugi pajak yang belum Below are details of tax loss carry forwards
dikompensasi:
Tahun rincian Tahun 31
30 Juni/ 31 Desember/
permulaan/ Year of Kedaluwarsa/ Year Desember/
30 June 31 December
origination of Expired 31 December
2026 2025 2024
2024 2029 302.476 302.476 302.476
2025 2030 681.650 681.650 -
2026 2031 58.024 - -
1.042.150 984.126 302.476
61
Page 65
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
31. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 31. INCOME TAX (Continued)
d. Pajak tangguhan (Lanjutan) d. Deferred income tax (Continued)
Berikut ini adalah rugi pajak yang belum Below are details of tax loss carry forwards
dikompensasi:
Kompensasi rugi fiskal per 30 Juni 2026 dan 31 Tax loss carryforward as of 30 June 2026 and 31
Desember 2025 sesuai dengan tabel di atas, akan December 2025 as presented in above table, will
kadaluwarsa dalam jumlah yang bervariasi di antara expire in varying amounts between 2029 to 2030 if
tahun 2029 sampai dengan 2031 jika tidak not utilized against future taxable profits. Deferred
dimanfaatkan terhadap laba kena pajak di masa tax assets as of 30 June 2026 and 31 December
mendatang. Aset pajak tangguhan per 30 Juni 2026 2025, have been recognized to the extent that it is
dan 31 Desember 2025 telah diakui sejauh probable that future taxable profits will be available
kemungkinan besar bahwa laba kena pajak di masa against which the Company can utilize the benefits
depan akan tersedia untuk dimanfaatkan oleh therefrom.
Perusahaan.
Sebagian porsi dari aset pajak tangguhan belum Certain portion of deferred tax assets have not been
diakui atas kompensasi rugi fiskal, karena tidak recognized in respect of the tax loss carryforwards,
terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak because it is not probable that future taxable profit
di masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan will be available against which Company can use the
oleh Perusahaan terhadap manfaat tersebut: benefits therefrom:
30 Juni/June 2026 31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Jumlah Dampak
Jumlah bruto/ Dampak pajak/ bruto/ Gross Dampak pajak/ Jumlah bruto/ pajak/ Tax
Gross amount Tax effect amount Tax effect Gross amount effect
Kompensasi rugi fiskal/
Tax loss carryforwards 757.025 166.546 757.025 166.546 77.050 16.951
e. Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, e. Under the taxation laws of Indonesia, the Company
Perusahaan melaporkan/ menyetorkan pajak submits tax returns on the basis of self-assessment.
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat The tax authorities may assess or amend taxes
menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut within the statuate of limitations, under prevailing
dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan regulations.
peraturan yang berlaku.
Posisi pajak Perusahaan mungkin dapat The Company’s tax positions may be challenged by
dipertanyakan oleh pengawas pajak. Manajemen the tax authorities. Management vigorously defends
mempertahankan posisi pajak Perusahaan the Company’s tax position which are believed to be
berdasarkan landasan teknis yang kuat. Oleh karena grounded on sound technical basis. Accordingly,
itu, manajemen menilai bahwa akrual atas liabilitas management believes that the accruals for tax
pajak telah memadai untuk semua tahun pajak liabilities are adequate for all open tax years based
berdasarkan evaluasi atas berbagai faktor, termasuk on its assessment of various factors, including
interpretasi atas undang-undang pajak dan interpretations of tax law and prior experience. The
pengalaman sebelumnya. Penilaian didasarkan pada assessment relies on estimates and assumptions
estimasi dan asumsi dan dapat melibatkan and may involve judgment about future events. New
pertimbangan mengenai kejadian mendatang. information may become available that causes
Informasi baru mungkin saja tersedia dapat management to change its judgment regarding the
menyebabkan perubahan keputusan oleh adequacy of existing tax liabilities. Such changes to
manajemen atas kecukupan dari liabilitas pajak. tax liabilities will impact tax expense in the period
Perubahan atas liabilitas pajak tersebut akan that such determination is made.
berdampak pada beban pajak pada periode dimana
keputusan itu dibuat.
f. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan f. As of 31 December 2025, the Company is still
masih mengevaluasi dampak penerapan Peraturan assessing the impact of the implementation of
Menteri Keuangan No. 136/PMK.03/2024 tentang Minister of Finance Regulation
Pengenaan Pajak Minimum Global yang berlaku No. 136/PMK.03.2024 regarding the
efektif mulai 1 Januari 2025. Peraturan ini implementation of Global minimum tax, which is
mengadopsi kerangka Global Anti-Base Erosion effective from 1 January 2025. This regulation
(GloBE) Pilar Dua yang bertujuan untuk adopts the Global Anti-Base Erosion (GloBE) Pilar
memastikan bahwa grup perusahaan multinasional two, which aims to ensure that multinational
dikenakan tarif pajak efektif minimum sebesar 15% enterprise groups are subject to a minimum effective
di setiap yurisdiksi tempat mereka beroperasi. tax rate of 15% in each jurisdiction where they
operate.
62
Page 66
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Rugi bersih (41.142) (436.585) Net loss
Weighted average number of
Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar 1.224.475) 1.224.475) outstanding shares
Rugi per saham - dasar (nilai penuh) (33.600) (356.547) Loss per share - basic (full amount)
Perusahaan tidak memiliki instrumen yang memberikan The Company does not have instruments that give
dampak efek dilusi pada laba per saham. impact of dilution effect on basic earnings per share.
33. SEGMEN OPERASI 33. OPERATING SEGMENTS
Perusahaan mengelola kegiatan usahanya dan The Company manages its business activities and
mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan identifies its reported segments based on product
jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau rugi dari categories and geographic area. Profit or loss from each
masing-masing segmen digunakan untuk menilai kinerja segment is used to measure performance of each
masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan segments. Information concerning the main segments
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: are set out as follows:
6 Bulan berakhir/6 Months ended
30 Juni/June 2026
Pembiayaan/ Financing
Sepeda Sewa
motor/ Mobil/ pembiayaan/ Lain-lain/ Jumlah/
Motorcycles Cars Finance lease Others Total
Pendapatan pembiayaan 134.402) 88.475) -) 25.579) 248.456) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan -) -) 4.022) -) 4.022) income
Pendapatan lain-lain 34.899) 46.945) 2.822) 6.228) 90.894) Others income
Beban keuangan (46.286) (49.909) (2.057) (7.447) (105.699) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (3) (4.702) -) (1.011) (5.716) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (70.763) (51.424) (451) (7.687) (130.325) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (7.096) 6.716) 3.027) 4.236) 6.883) segment
Aset untuk segmen Assets for reportable
dilaporkan 694.929) 1.570.304) 361.959 147.623) 2.774.815) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 542.893) 1.226.753) 282.769) 115.326) 2.167.741) segment
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Pembiayaan/ Financing
Sepeda Sewa
motor/ Mobil/ pembiayaan/ Lain-lain/ Jumlah/
Motorcycles Cars Finance lease Others Total
Pendapatan pembiayaan 326.865) 306.769) -) 93.957) 727.591) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan -) -) 24.436) -) 24.436) income
Pendapatan lain-lain 99.890) 144.727) 4.817) 21.490) 270.924) Others income
Beban keuangan (120.467) (185.529) (13.808) (23.106) (342.910) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (711) (8.555) -) (2.074) (11.340) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (221.895) (287.291) (76.131) (43.410) (628.727) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (73.296) (175.776) (67.682) 28.628) (288.126) segment
Aset untuk segmen Assets for reportable
dilaporkan 951.031) 2.149.007) 495.350 202.026) 3.797.414) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 746.565) 1.686.985) 388.853) 158.592) 2.980.995) segment
63
Page 67
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
33. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 33. OPERATING SEGMENTS (Continued)
Berikut adalah informasi yang berkaitan dengan segmen The following tables present information concerning the
usaha utama berdasarkan wilayah geografis: main segments based on geographic area:
6 Bulan berakhir/6 Bulan ended
30 Juni/June 2026
Jakarta dan
Jawa dan sekitarnya/
Bali/ Java Sumatera/ Jakarta and its Kalimatan/ Sulawesi/ Jumlah/
and Bali Sumatera surroundings Kalimantan Sulawesi Total
Pendapatan pembiayaan 163.265) 36.431) 13.224) 22.060) 13.476) 248.456) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan 606) 622) 830) 1.040) 924) 4.022) income
Pendapatan lain-lain 52.720) 15.136) 8.314) 8.505) 6.219) 90.894) Others income
Beban keuangan (64.341) (15.534) (8.799) (9.900) (7.125) (105.699) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (2.856) (1.019) (360) (978) (503) (5.716) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (79.331) (19.153) (10.850) (12.206) (8.785) (130.325) losses
(Rugi) untuk segmen (Loss) for reportable
dilaporkan 6.530) 4.499) (5.250) 2.012) (908) 6.883) segment
Aset untuk segmen Asset for reportable
dilaporkan 677.657) 634.006) 592.077) 290.095) 580.980) 2.774.815) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 1.309.154) 323.306) 182.006) 206.304) 146.971) 2.167.741) segment
Tahun berakhir/Year ended
31 Desember/December 2025
Jakarta dan
Jawa dan sekitarnya/
Bali/ Java Sumatera/ Jakarta and its Kalimatan/ Sulawesi/ Jumlah/
and Bali Sumatera surroundings Kalimantan Sulawesi Total
Pendapatan pembiayaan 435.419) 123.165) 46.405) 78.027) 44.575) 727.591) Financing income
Pendapatan sewa Finance lease
pembiayaan 3.364) 2.796) 5.684) 8.007) 4.585) 24.436) income
Pendapatan lain-lain 156.606) 45.582) 25.175) 26.698) 16.863) 270.924) Others income
Beban keuangan (196.872) (56.392) (29.142) (36.047) (24.457) (342.910) Financing charges
Beban penyusutan dan Depreciation and
amortisasi (5.823) (1.930) (876) (1.808) (903) (11.340) amortization expenses
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai (360.966) (103.394) (53.432) (66.092) (44.843) (628.727) losses
(Rugi) laba untuk segmen (Loss) income for reportable
dilaporkan (167.293) (41.969) (34.992) (20.099) (23.773) (288.126) segment
Aset untuk segmen Asset for reportable
dilaporkan 1.331.983) 768.703) 675.943) 377.991) 642.794) 3.797.414) segment
Liabilitas untuk segmen Liabilities for reportable
dilaporkan 1.698.358) 495.072) 254.955) 319.545) 213.065) 2.980.995) segment
Berikut adalah rekonsiliasi laba neto, aset dan liabilitas The reconciliation of net income, assets and liabilities
untuk segmen dilaporkan berdasarkan jenis produk dan for reportable segments based on product categories
wilayah geografis: and geographic categories as follows:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Laba (rugi) untuk segmen dilaporkan 6.883) (288.126) Gain (loss) for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan (48.025) (148.459) Unallocated amount
Rugi tahun berjalan (41.142) (436.585) Loss for the year
Aset untuk segmen dilaporkan 2.774.815) 3.797.414) Assets for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan 417.580) 242.966) Unallocated amount
Aset 3.192.396) 4.040.380) Assets
Liabilitas untuk segmen dilaporkan 2.167.741) 2.980.995) Liabilities for reportable segment
Jumlah yang tidak dialokasikan 49.615) 63.848) Unallocated amount
Liabilitas 2.217.356) 3.044.843) Liabilities
64
Page 68
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
34. PIHAK-PIHAK BERELASI 34. RELATED PARTIES
Pihak berelasi/Related party Jenis hubungan/Nature of relationship Jenis Transaksi/Type of transactions
JACCS Co., Ltd., Jepang/Japan Pemegang saham/Shareholder Pinjaman subordinasi dan beban keuangan/
Subodinated loan and financial charges
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Pemegang saham/Shareholder -
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Entitas anak dari pemegang saham Utang usaha, utang obligasi, beban keuangan,
nonpengendali/Subsidiary of beban umum dan administrasi dan pendapatan
non-controlling shareholder lain-lain/Accounts payable, general and
administrative expenses and other income
MUFG Bank, Ltd., Cabang Mempunyai kelompok usaha yang sama Kas di bank, aset derivatif untuk tujuan
Jakarta/Jakarta Branch (artrinya entitas induk, entitas anak, dan manajemen resiko, liabilitas derivatif untuk
entitas anak berikutnya) dengan tujuan manajemen resiko, pinjaman yang
Perusahaan/Have the same business diterima, liabilitas derivatif dan beban
group (meaning the parent entity, keuangan/Cash in banks, derivative assets
subsidiary, and subsequent subsidiary) with held for risk management, derivative liabilities
those of the Company held for risk management, borrowings,
derivative liability and financial charges
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Mempunyai kelompok usaha yang sama Kas di bank, aset derivatif untuk tujuan
(artrinya entitas induk, entitas anak, dan manajemen resiko, pinjaman yang diterima,
entitas anak berikutnya) dengan liabilitas derivatif dan beban keuangan/Cash in
Perusahaan/Have the same business banks, derivative assets held for risk
group (meaning the parent entity, management, borrowings, derivative liability
subsidiary, and subsequent subsidiary) with and financial charges
those of the Company
Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen inti/Key management Beban yang masih harus dibayar, gaji dan
Commissioners and Directors personnel tunjangan dan imbalan pascakerja/Accrued
expenses, salaries and allowances and post-
employment benefits
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak- The details of significant balances and transactions with
pihak berelasi pada dan untuk tahun-tahun yang berakhir related parties as of and for the years ended 30 June
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah 2026 and 31 December 2025 were as follows:
sebagai berikut:
Persentase terhadap jumlah
aset atau liabilitas/
Percentage to total assets or
Jumlah/Total liabilities
31 Desember 31 Desember
30 Juni / / December 30 June / / December
June 2026 2025 June 2026 2025
Aset Assets
Kas di bank Cash in banks
Bank Cash in bank
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 210 568 0,01 0,01 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 42 58 0,00 0,00 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 252 626 0,01 0,01 Total
Piutang lain-lain Other receivables
Personil manajemen kunci 519 592 0,02 0,01 Key management personnel
Jumlah 519 592 0,02 0,01 Total
Aset derivatif untuk tujuan manajemen Derivative assets held for risk
risiko management
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 27.486 19.659 0,86 0,49 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 27.486 19.659 0,86 0,49 Total
65
Page 69
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
34. PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) 34. RELATED PARTIES (Continued)
Transaksi dengan pihak berelasi (Lanjutan) Transactions with related parties (Continued)
Persentase terhadap jumlah
aset atau liabilitas/
Percentage to total assets or
Jumlah/Total liabilities
31 Desember 31 Desember
30 Juni / / December 30 Juni / / December
June 2026 2025 June 2026 2025
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Accounts payable
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika - 8 0,00 0,00 PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
Jumlah - 8 0,00 0,00 Total
Pinjaman yang diterima Borrowings
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 71.141 131.458 3,21 4,32 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 61.800 92.521 2,79 3,04 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Jumlah 132.941 223.979 6,00 7,26 Total
Beban yang masih harus dibayar Accrued Expenses
JACCS Co., Ltd., Jepang 252 509 0,01 0,02 Guarantee Fee
Personil manajemen kunci 863 1.073 0,04 0,04 Key management personnel
Jumlah Total
1.115 1.582 0,05 0,06
Liabilitas derivatif untuk tujuan manajemen Derivative liabilities held for risk
risiko Management
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 1.264 11.367 0,06 0,37 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
Jumlah 1.264 11.367 0,06 0,37 Total
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
JACCS Co., Ltd., Jepang - 13.098 0,00 0,43 JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah - 13.098 0,00 0,43 Total
Pendapatan Income
Pendapatan lain-lain Other income
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 1.656 9.808 0,00 0,96 PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
Jumlah 1.656 9.808 0,00 0,96 Total
Beban Expenses
Beban keuangan Financial charges
Pinjaman yang diterima Borrowings
MUFG Bank, Ltd., Cabang Jakarta 4.664 21.475 1,22 1,54 MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.908 5.852 0,76 0,42 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
JACCS Co., Ltd., Jepang 566 1.846 0,15 0,13 JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah 8.138 29.173 2,14 2,09 Total
Utang obligasi Bonds payable
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 5.152 0,00 0,37 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Asuransi Mitra Pelindung
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika - 1.665 0,00 0,12 Mustika
Jumlah - 6.817 0,00 0,49 Total
Pinjaman subordinasi Subordinated Loan
JACCS Co., Ltd., Jepang 336 877 0,09 0,06 JACCS Co., Ltd., Japan
Jumlah 336 877 0,09 0,06 Total
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
Asuransi Insurance
PT Asuransi Mitra Pelindung
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika 42 403 0,01 0,03 Mustika
Jumlah 42 403 0,01 0,03 Total
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak As of 30 June 2026 and 31 December 2025, there was
ada cadangan kerugian penurunan nilai yang dibukukan no allowance for impairment losses that have been
atas piutang pembiayaan dan piutang lain-lain yang recorded against financing receivables and other
diberikan dari personil manajemen kunci. receivables from key management personnel.
66
Page 70
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
34. PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan) 34. RELATED PARTIES (Continued)
Transaksi dengan pihak berelasi (Lanjutan) Transactions with related parties (Continued)
Kompensasi personil manajemen inti untuk tahun- Key management personnel compensation for the
tahun yang berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember years ended 30 June 2026 and 31 December 2025
2025 terdiri dari: comprised of:
30 Juni / 31 Desember /
June 2026 December 2025
Imbalan kerja jangka pendek 5.121 16.644 Short-term employment benefits
Imbalan pascakerja 67 216 Post-employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang lainnya 180 410 Other long-term employment benefits
35. INSTRUMEN KEUANGAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan a. Classification of financial assets and liabilities
Tabel di bawah ini menunjukkan nilai tercatat dan The following table sets out the carrying amounts
nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan utama and the fair values of the Company’s main financial
Perusahaan berdasarkan kategori masing-masing assets and liabilities based on their respective
pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. category as of 30 June 2026 and 31 December
2025.
30 Juni/ June 2026
Diukur pada nilai
wajar melalui laba Jumlah nilai
rugi/ Biaya perolehan tercatat/
Fair value through diamortisasi/ Total carrying Nilai wajar/
profit or loss Amortized cost amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank - 320.471 320.471 320.471 Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan -
bersih - 2.543.795 2.543.795 2.462.272 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan -
bersih - 86.278 86.278 86.278 Finance lease receivables - net
Piutang lain-lain - 30.517 30.517 30.517 Other receivables
Aset derivatif 84.652 - 84.652 84.652 Derivative assets
84.652 2.981.061 3.065.713 2.984.190
Jumlah Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - 3.313 3.313 3.313 Accounts payable
Liabilitas lain-lain - 44.304 44.304 44.304 Other liabilities
Beban yang masih
harus dibayar - 25.697 25.697 25.697 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 1.550.833 1.550.833 1.550.833 Borrowings
Utang obligasi - 586.931 586.931 588.284 Bonds payable
Pinjaman subordinasi - - - - Subordinated loan
Liabilitas derivatif 4.268 - 4.268 4.268 Derivative liabilities
4.268 2.211.078 2.215.346 2.216.699
Jumlah Total
31 Desember/ December 2025
Diukur pada nilai
wajar melalui laba Jumlah nilai
rugi/ Biaya perolehan tercatat/
Fair value through diamortisasi/ Total carrying Nilai wajar/
profit or loss Amortized cost amount Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas dan bank - 131.469 131.469 131.469 Cash on hand and in banks
Piutang pembiayaan -
bersih - 3.525.563 3.525.563 3.618.928 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan -
bersih - 150.840 150.840 150.840 Finance lease receivables - net
Piutang lain-lain - 36.623 36.623 36.623 Other receivables
Aset derivatif 52.671 - 52.671 52.671 Derivative assets
52.671 3.844.495 3.897.166 3.990.531
Jumlah Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Utang usaha - 5.007 5.007 5.007 Accounts payable
Liabilitas lain-lain - 59.301 59.301 59.301 Other liabilities
Beban yang masih
harus dibayar - 34.361 34.361 34.361 Accrued expenses
Pinjaman yang diterima - 2.313.462 2.313.462 2.315.556 Borrowings
Utang obligasi - 586.283 586.283 595.957 Bonds payable
Pinjaman subordinasi - 13.098 13.098 13.098 Subordinated loan
Liabilitas derivatif 28.647 - 28.647 28.647 Derivative liabilities
28.647 3.011.512 3.040.159 3.051.927
Jumlah Total
67
Page 71
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (Continued)
b. Nilai wajar instrumen keuangan b. Fair values of financial instrument
Model penilaian Valuation models
Perusahaan mengukur nilai wajar untuk instrumen The Company measures fair value for financial
keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan instrument recognized at fair values using the
menggunakan tingkat hirarki berikut ini: following hierarchy level:
- Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di - Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. markets for identical assets or liabilities.
- Level 2: input selain harga kuotasian yang termasuk - Level 2: inputs other than quoted prices included in
dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset Level 1 that are observable for the asset or liability,
atau liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai either directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e.
harga) atau tidak langsung (yaitu ditentukan dari derived from prices).
harga).
- Level 3: input yang tidak dapat diobservasi untuk - Level 3: inputs for the asset or liability that are not
aset atau liabilitas. based on observable market data (unobservable
inputs).
Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih dan Valuation techniques include net present value and
arus kas yang didiskontokan, perbandingan dengan discounted cash flow models, comparison with
instrumen sejenis yang harga pasarnya tersedia, serta similar instruments for which market observable
dapat diobservasi, serta model penilaian lainnya. prices exist and other valuation models.
Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik Assumptions and inputs used in valuation techniques
penilaian meliputi suku bunga bebas risiko (risk-free) include risk-free and benchmark interest rates and
dan suku bunga acuan serta credit spreads yang credit spreads used in estimating discount rates,
digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto, bond prices and foreign currency exchange rates.
harga obligasi dan nilai tukar mata uang asing.
Tujuan dari teknik penilaian adalah untuk pengukuran The objective of valuation techniques is to arrive at a
nilai wajar yang mencerminkan harga yang akan fair value measurement that reflects the price that
diterima untuk menjual aset atau harga yang akan would be received to sell the asset or paid to transfer
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam the liability in an orderly transaction between market
transaksi teratur (orderly transactions) antara pelaku participants at the measurement date.
pasar (market participants) pada tanggal pengukuran.
Pertimbangan dan estimasi manajemen biasanya Management judgment and estimation are usually
memerlukan pemilihan model yang sesuai untuk required for selection of the appropriate valuation
digunakan, penentuan arus kas masa depan yang model to be used, determination of expected future
diharapkan pada instrumen keuangan yang dinilai, cash flows on the financial instrument being valued,
penentuan probabilitas kegagalan pihak lawan dan determination of the probability of counterparty
pembayaran dimuka dan pemilihan tingkat diskonto default and prepayments and selection of
yang tepat. appropriate discount rates.
Estimasi nilai wajar yang diperoleh dari model Fair values estimates obtained from models are
disesuaikan dengan faktor-faktor lain, seperti risiko adjusted for any other factors, such as liquidity risk
likuiditas atau ketidakpastian model, sepanjang or model uncertainties, to the extent that the
Perusahaan berkeyakinan bahwa pelaku pasar pihak Company believes that a third party market
ketiga akan memperhitungkan mereka dalam participants would take them into account in pricing
menentukan harga transaksi. Nilai wajar a transaction. Fair values reflect the credit risk of the
mencerminkan risiko kredit instrumen termasuk instrument and include adjustments to take account
penyesuaian untuk memperhitungkan risiko kredit of the credit risk of the Company and the
Perusahaan dan pihak lawan. Untuk mengukur counterparty where appropriate. For measuring
derivatif yang klasifikasinya mungkin berubah dari derivatives that might change classification from
aset menjadi liabilitas atau sebaliknya seperti swap being an asset to a liability or vice versa such as
suku bunga, nilai wajar memperhitungkan Credit interest rate swaps, fair values take into account both
Valuation Adjustment (“CVA”) dan Debit Valuation credit valuation adjustment (CVA) and debit
Adjustment (“DVA”) ketika pelaku pasar valuation adjusment (DVA) when market participants
mempertimbangkan hal ini dalam harga derivatif. take this into consideration in pricing the derivatives.
68
Page 72
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
35. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan) 35. FINANCIAL INSTRUMENTS (Continued)
b. Nilai wajar instrumen keuangan (Lanjutan) b. Fair values of financial instrument (Continued)
Kerangka Penilaian Valuation Framework
Penilaian aset keuangan dan liabilitas keuangan Valuation of financial assets and financial liabilities are
dikaji secara independen dari bisnis oleh Direktur subject to an independent review of the business, by
Keuangan. Direktur Keuangan terutama Finance Director. Finance Director is primarily
bertanggung jawab untuk memastikan bahwa responsible for ensuring that valuation adjustments
penyesuaian penilaian telah dilakukan secara tepat. have been properly accounted for. An independent
Validasi harga secara independen dilakukan untuk price validation was performed to ensure that the
memastikan bahwa Perusahaan menggunakan data Company uses reliable market data from independent
pasar yang dapat diandalkan dari sumber-sumber sources (e.g. traded prices and broker quotes) based
independen (misalnya harga perdagangan dan on consensus data sources. Annual review on the
kuotasi pialang) berdasarkan konsensus sumber valuation model was done to ensure that the result of
data. Pengkajian tahunan terhadap model penilaian the valuation reflects the market prices.
dilakukan untuk memastikan bahwa hasil penilaian
mencerminkan harga pasar.
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair values
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan mempunyai instrumen keuangan yang Company had financial instruments recognized at fair
diakui pada nilai wajar yaitu aset dan liabilitas value which are derivative assets and liabilities. Those
derivatif. Instrumen keuangan tersebut diukur dengan financial instruments are measured at hierarchy level
menggunakan hirarki level 2. Perusahaan tidak 2. The Company does not have any financial
memiliki instrumen keuangan yang diakui pada nilai instruments recognized at fair value that
wajar yang diukur berdasarkan hirarki level 1 dan 3 measurement uses hierarchy level 1 and 3 and there
serta tidak ada perpindahan diantaranya. Nilai wajar was no reclassification between them. Fair value of
derivatif ditentukan dengan teknik penilaian derivatives was determined using valuation
berdasarkan input yang dapat diobservasi. techniques based on observable inputs.
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair values
wajar
Tabel di bawah ini menyajikan nilai wajar instrumen The following table sets out the fair values of financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar dan instruments not measured at fair value and analysis
analisa atas instrumen keuangan tersebut sesuai on those financial instruments by level in the fair value
dengan masing-masing level pada hirarki nilai wajar. hierarchy.
30 Juni/ June 2026
Nilai
tercatat/ Nilai wajar/Fair value
Carrying Level 2/ Level 3/ Jumlah/
amount Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Piutang pembiayaan - bersih 2.543.795 - 2.462.272 2.462.272 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan - bersih 86.278 - 86.278 86.278 Finance lease receivables - net
2.630.073 - 2.548.550 2.548.550
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 1.550.833 - 1.550.833 1.550.833 Borrowings
Utang obligasi 586.931 588.284 - 588.284 Bonds payable
Liabilitas sewa (bagian dari liabilitas Lease liabilities (part of other
lain-lain) 11.695 11.695 - 11.695 liabilities)
Pinjaman subordinasi - - - - Subordinated loan
2.149.459 599.979 1.550.833 2.150.812
31 Desember/ December 2025
Nilai
tercatat/ Nilai wajar/Fair value
Carrying Level 2/ Level 3/ Jumlah/
amount Level 2 Level 3 Total
Aset keuangan Financial assets
Piutang pembiayaan - bersih 3.525.563 - 3.618.928 3.618.928 Financing receivables - net
Piutang sewa pembiayaan - bersih 150.840 - 150.840 150.840 Finance lease receivables - net
3.676.403 - 3.769.768 3.769.768
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 2.313.462 - 2.315.556 2.315.556 Borrowings
Utang obligasi 586.283 595.957 - 595.957 Bonds payable
Liabilitas sewa (bagian dari liabilitas Lease liabilities (part of other
lain-lain) 13.404 13.404 - 13.404 liabilities)
Pinjaman subordinasi 13.098 - 13.098 13.098 Subordinated loan
2.926.247 609.361 2.328.654 2.938.015
69
Page 73
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
36. KOMITMEN 36. COMMITMENT
Pada tanggal 23 Juni 2014, Perusahaan On 23 June 2014, the Company entered into a non-
menandatangani Perjanjian Sewa Menyewa yang tidak cancellable lease agreement with PT Mitra Wijaya
dapat dibatalkan dengan PT Mitra Wijaya Wisesa Wisesa as the Company’s commercial office at Lippo
sebagai kantor komersial Perusahaan di Lippo Kuningan, Jakarta. The lease period covers 5 years
Kuningan, Jakarta. Periode sewa adalah 5 tahun sejak beginning from 23 June 2014 to 22 June 2019. The
tanggal 23 Juni 2014 sampai dengan 23 Juni 2019. Company had been extended the lease period with
Perusahan telah memperpanjang periode masa sewa Addendum II of the Lease Agreement with Ref.
melalui Addendum II Perjanjian Sewa Menyewa Ref. No. 007/LK.ADD.02/XII/2018 that covers 5 years
No. 007/LK.ADD02/XII/2018 untuk periode 5 tahun beginning from 23 June 2019 to 22 June 2024. Rental
sejak 23 Juni 2019 sampai 22 Juni 2024. Pembayaran payments are paid in advance on a quarterly basis. The
sewa dibayarkan di muka setiap triwulanan. Company had been extended the lease period with
Perusahaan telah memperpanjang kembali periode Addendum III of the Lease Agreement with Ref. No.
masa sewa melalui Addendum III Perjanjian Sewa 007/LK.ADD03/IX/2020 that cover 1 month beginning
Menyewa Ref. No 007/LK.ADD03/IX/2020 untuk satu from 23 June 2024 to 22 July 2024. The Company had
bulan 23 Juni 2024 sampai 22 Juli 2024. Perusahaan been extended the lease period with Addendum IV of
telah memperpanjang kembali periode masa sewa the Lease Agreement with Ref. No.
melalui Addendum IV Perjanjian Sewa Menyewa Ref. 007/LK.ADD04/XII/2023 that covers 5 years beginning
No. 007/LK.ADD04/XII/2023 untuk periode 5 tahun from 23 July 2024 to 22 July 2029. Rental payments are
sejak 23 Juli 2024 sampai 22 Juli 2029. Pembayaran paid in advance on a quarterly basis.
sewa dibayarkan di muka setiap triwulanan.
Untuk periode sewa dari tanggal 23 Juli 2024 sampai For the rental period from 23 July 2024 to 22 July 2029,
22 Juli 2029, Perusahaan telah membayar di muka the Company has paid in advance security deposits
uang jaminan sebesar Rp 1.754 serta pembayaran amounting to Rp 1,754 and presented the payments as
tersebut disajikan sebagai “aset lain-lain” pada laporan “other assets” on the statements of financial position as
posisi keuangan per 30 Juni 2026. of 30 June 2026.
Pada tanggal 30 Juni 2026, jumlah pembayaran sewa As of 30 June 2026, the total future lease payments
di masa depan terkait dengan pejanjian sewa sebesar related to the lease agreement amounted to Rp 12,996.
Rp 12.996.
37. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH 37. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
Rekonsiliasi dari aktivitas pendanaan adalah sebagai Reconciliation from financing activities are as follows:
berikut:
6 Bulan berakhir 30 Juni/6 Months ended 30 June 2026
Arus kas
masuk Pergerakan Pergerakan
(keluar) valuta asing/ beban Pergerakan utang
31 December/ bersih/Net Foreign transaksi/ bunga/ Interest
December cash in (out)- exchange Transaction payable 30 Juni/
2025 flow movement cost movement movement June 2026
Pinjaman yang
diterima 2.313.462 (795.298) 32.280) 4.372) (3.983) 1.550.833 Borrowings
Utang obligasi 586.283 -) -) 630) 19) 586.931 Bonds payables
Liabilitas sewa 13.404 (2.233) -) -) 523) 11.694 Lease liabilities
Pinjaman
subordinasi 13.098 (13.000) -) -) (98) -) Subordinated loan
Jumlah liabilitas dari Total liabilities
aktivitas from financing
pendanaan 2.926.247 (810.531) 32.280) 5.002) (3.539) 2.149.458 activities)))
70
Page 74
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
37. REKONSILIASI AKTIVITAS PENDANAAN BERSIH 37. NET FINANCING ACTIVITIES RECONCILIATION
(Lanjutan) (Continued)
Tahun berakhir 31 Desember/Year ended 31 December 2025
Arus kas
masuk Pergerakan Pergerakan
(keluar) valuta asing/ beban Pergerakan utang
31 December/ bersih/Net Foreign transaksi/ bunga/ Interest
December cash in (out)- exchange Transaction payable 31 Desember/
2024 flow movement cost movement movement December 2025
Pinjaman yang
diterima 3.671.491 (1.388.748) 28.378) 10.728) (8.387) 2.313.462 Borrowings
Surat utang jangka
menengah 302.253 (300.000) -) 110) (2.363) -) Medium term notes
Utang obligasi 1.240.949 (650.000) -) 2.428) (7.094) 586.283 Bonds payables
Liabilitas sewa 17.749 (5.582) -) -) 1.237) 13.404 Lease liabilities
Pinjaman
subordinasi 13.098 -) -) -) -) 13.098 Subordinated loan
Jumlah liabilitas dari
aktivitas Total liabilities from
pendanaan 5.245.540 (2.344.330) 28.378) 13.266) (16.607) 2.926.247 financing activities)))
38. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN NAMUN 38. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
BELUM EFEKTIF STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang The Statement of Financial Accounting Standards
telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi (PSAK) issued by the Indonesian Financial Accounting
Keuangan (DSAK) namun belum berlaku efektif untuk Standards Board (DSAK) but not yet effective for the
laporan keuangan perusahaan untuk tahun yang Company’s financial statements for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah 31 December 2025 are as follows:
sebagai berikut:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari 2027: PSAK that will become effective on 1 January 2027:
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan Laporan PSAK 118 “Presentation and Disclosures in
Keuangan”; Financial Statements”;
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Perusahaan As at the authorization date of these financial
masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari statements, the Company is still evaluating the
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya potential impact of the new standard to the financial
terhadap laporan keuangan. statements.
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DISYARATKAN 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
a. Rasio - Rasio Keuangan Otoritas Jasa Keuangan a. Financial Ratios of Financial Service Authority
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan telah memenuhi seluruh Company has complied all ratios which required
ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Otoritas from Regulation of Financial Services Authority
Jasa Keuangan Republik Indonesia Republic of Indonesia No. 35/POJK.05/2018
No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan regarding Implementation of Multifinance
Usaha Perusahaan Pembiayaan. Rasio yang telah Company Operation. Ratios calculated by the
dihitung Perusahaan antara lain: Company among others:
30 Juni/ 31 Desember/
June 2026 December 2025
Rasio piutang pembiayaan terhadap total aset 82,39% 90,99% Financing to asset ratio (FAR)
Rasio Modal inti terhadap Modal Disetor 79,63% 81,30% Modal Inti terhadap Modal Disetor ratio
Rasio Gearing 2,19x 2,89x Gearing ratio
Return on assets (1,78%) (6,70%) Return on assets
Return on equity (7,49%) (33,55%) Return on equity
Rasio piutang pembiayaan terhadap pinjaman 123,03% 126,21% Financing to funding ratio
Rasio piutang pembiayaan investasi dan Receivable for investment financing and working
pembiayaan modal kerja terhadap total capital financing to total financing receivable
piutang pembiayaan 14,66% 15,96% ratio
Rasio permodalan 44,36% 41,08% Capital ratio
Rasio piutang pembiayaan bermasalah 2,57% 2,38% Non-performing financing consumer ratio
Rasio piutang sewa pembiayaan bermasalah 1,76% 1,25% Non-performing finance lease ratio
71
Page 75
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DISYARATKAN 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
(Continued)
a. Rasio - Rasio Keuangan Otoritas Jasa Keuangan a. Financial Ratios of Financial Service Authority
(Lanjutan) (Continued)
Beberapa rasio yang digunakan Perusahaan untuk Several ratios used by the Company to monitor
memonitor permodalan antara lain rasio imbal hasil capital are return on equity ratio and solvency ratio.
ekuitas dan rasio solvabilitas. Rasio imbal hasil Return on equity ratio is used to identify the
ekuitas digunakan untuk mengetahui kemampuan Company’s capability to earn profit from the
Perusahaan meraih laba dari modal yang invested equity and is reflected through the
ditanamkan dan dicerminkan melalui perbandingan comparison between net income to equity.
antara laba bersih dengan ekuitas.
Rasio solvabilitas digunakan untuk mengetahui Solvency ratio is used to identify the Company’s
kemampuan Perusahaan untuk memenuhi capability to fulfill the Company’s obligation through
kewajibannya dengan menggunakan modal yang utilizing its own capital.
dimiliki.
b. Informasi Umum b. General Information
Berdasarkan Surat Keputusan No. Ref: 0855/ Based on Decision Letter No. Ref: 0855/MPMF/
MPMF/HRM/03/2019 tanggal 28 Maret 2019, HRM/03/2019 dated 28 March 2019, the
Perusahaan mengangkat Suviana sebagai Company appointed Suviana as Corporate
Sekretaris Perusahaan, efektif sejak tanggal Secretary, effective since 1 April 2019. The
1 April 2019. Penunjukkan Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary’s appointment has complied
telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur with the requirements of OJK Regulation
dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014. No. 35/POJK.04/2014.
Pembentukan divisi Audit Internal Perseroan telah The establishment of the Company’s Internal Audit
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Division has complied with the requirements of
Peraturan OJK No. 30/POJK.05/2014 dan OJK Regulation No. 30/POJK.05/2014 and
No. 56/POJK.04/2015. No. 56/POJK.04/2015.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the
Perusahaan mempunyai masing-masing 708 dan Company had 708 and 952 permanent employees,
952 karyawan tetap. respectively.
c. Manajemen Modal c. Capital Management
In managing capital, the Company conducts monthly analysis to
1. Dalam mengelola permodalan, Perusahaan ensure that the Company complies with the prevailing regulation
melakukan analisa secara bulanan untuk of OJK regarding conducting the business of Multi-Finance
Companies which have some provisions as follows:
memastikan bahwa Perusahaan tetap mengikuti
peraturan OJK yang berlaku tentang
penyelenggaraan usaha Perusahaan Pembiayaan
yang diantaranya mengatur ketentuan sebagai
berikut:
Modal disetor Perusahaan minimum sebesar The Company’s paid-up capital of minimum
Rp 100.000; Rp 100,000;
Rasio piutang pembiayaan neto terhadap Net financing receivables to total assets
jumlah aset (financing to asset/ FAR ratio) (financing to asset/ FAR ratio) at minimum
paling rendah 40%; 40%;
Modal sendiri Perusahaan minimum sebesar The Company’s equity amounting to minimum
50% dari modal disetor (Rasio Modal Sendiri 50% of paid-up capital (MSMD ratio);
Modal Disetor/ rasio MSMD);
Jumlah pinjaman yang dimiliki Perusahaan The amount of the Company’s loan to equity
dibandingkan modal sendiri dan pinjaman and subordinated loan deducted by investment
subordinasi dikurangi penyertaan (gearing (gearing ratio) is maximum 10 times, both for
ratio) maksimum 10 kali, baik untuk pinjaman foreign and domestic loans.
luar negeri maupun dalam negeri.
72
Page 76
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DISYARATKAN 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
INDONESIA (TIDAK DIAUDIT) (Lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (UNAUDITED)
(Continued)
d. Risiko operasional d. Operational risk
Risiko operasional biasanya disebabkan oleh Operational risk is usually caused by lack or failure
beberapa hal seperti kekurangan dan kegagalan of internal process, human errors, system failure
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan or others that may impact the Company’s
sistem maupun hal-hal yang lain yang dapat operation. The Company implements the
berdampak pada operasional Perusahaan. Untuk followings to prevent operational risk:
mencegah timbulnya risiko operasional, Perusahaan
melakukan beberapa hal:
Pembagian tugas yang jelas dan terpisah antara A clear segregation of duties between
pelaksanaan dan kontrol, sebagai pelaksana, implementation and controls, as executors,
aktivitas yang dikerjakan berdasarkan Standard activities based on Standard Operating
Operating Procedures (“SOP”) baku Procedures (“SOP”) of the Company. Whereas
Perusahaan. Sedangkan fungsi kontrol the control function ensures that the activities
memastikan aktivitas sudah memenuhi comply with the requirements that have been
persyaratan yang sudah digariskan oleh SOP. outlined by the SOP.
Perusahaan menggunakan Sistem Confins agar The Company uses Confins system to
kelangsungan dan kelancaran pengoperasian guarantee the continuity of operating system.
sistem dapat terjamin. Perusahaan sudah The Company implemented on-line and real
menerapkan sistem on-line dan real time time system so the management can directly
sehingga pihak manajemen dapat memonitor monitor all activities, and take the right decision
seluruh aktivitas operasional secara langsung, in a timely manner to mitigate any possible
dan dengan cepat dapat mengambil keputusan risks that may occur due to negligence, system
yang tepat untuk memitigasi kemungkinan risiko malfunction, or deviation from SOP
yang terjadi akibat kelalaian, tidak berfungsinya implementation and/or the Company’s policies.
sistem, maupun penyimpangan dari
pelaksanaan SOP dan/atau kebijakan
Perusahaan.
Perusahaan juga sudah memiliki unit kerja yang The Company also has a working unit to
melakukan tinjauan dan evaluasi periodik perform periodic review and evaluation of
terhadap kebijakan-kebijakan dan SOP secara policies and SOPs on a regular basis.
berkala.
Risiko operasional biasanya disebabkan oleh Operational risk is usually caused by lack or failure
beberapa hal seperti kekurangan dan kegagalan of internal process, human errors, system failure
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan or others that may impact the Company’s
sistem maupun hal-hal yang lain yang dapat operation. The Company implements the
berdampak pada operasional Perusahaan. Untuk followings to prevent operational risk (Continued):
mencegah timbulnya risiko operasional, Perusahaan
melakukan beberapa hal (Lanjutan):
Perusahaan senantiasa mengembangkan The Company continuously develops the skills
kemampuan dan pengetahuan karyawannya and knowledge of its employees through a
dengan berbagai pelatihan agar dapat menekan variety of trainings to suppress the frequency of
seminimal mungkin frekuensi kesalahan human and operational system errors and the
manusia dan sistem operasional dan dampak impact of financial losses caused by it to a
kerugian finansial yang diakibatkan oleh hal minimum level.
tersebut.
73
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA HALAMAN
p.2
unresolved
org
PT JACCS MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE INDONESIA CATATAN
p.8 ×54
unresolved
org
PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance
p.8
unresolved
org
PT Mitra Pinasthika Mustika Finance
p.8
unresolved
org
PT Elbatama Securindo
p.8 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Rachmat Santoso
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
org
Ministry of Justice
p.8
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Indonesia
p.8
unresolved
org
Ministry of Surat Keputusan No. C
p.8
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.8
unresolved
org
Ministry of Finance
p.8
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8
unresolved
org
PT Sasana Artha Finance
p.8 ×5
unresolved
person
Jose Dima Satria
p.8 ×4
unresolved
org
Menteri
p.8
unresolved
org
JACCS Co., Ltd.
p.8 ×13
unresolved
org
Japan JACCS Co., Ltd.
p.8
unresolved
org
Pengawas
p.10
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.10 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.27
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.41 ×3
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia Lain-lain
p.41
unresolved
org
PT Bank CTBC Indonesia
p.41 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
p.50 ×2
unresolved
org
PT Bank DKI
p.52 ×3
unresolved
org
Mega International Commercial Bank Co., Ltd.
p.55
unresolved
org
Aozora Asia Pacific Finance Limited
p.55
unresolved
org
NTT TC Leasing Co., Ltd
p.55
unresolved
org
Shizuoka Bank Limited
p.55
unresolved
org
Taishin International Bank Co., Ltd.
p.55
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.55
unresolved
org
PT Fitch Rating Indonesia
p.57 ×2
unresolved
org
Indonesia Tbk.
p.58
unresolved
person
Aulia Taufani
p.58 ×2
unresolved
person
Aryanti Artisari S.H.
p.58 ×2
unresolved
org
PT Sasana Artha Finance Rp
p.60
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.