Skip to content
Back to announcement

20250925_TOTL_Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31952566_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review TOTL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 106

Page 1 OCR 0.956
Laporan Studi Kelayakan

Penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT Total Bangun Persada Tbk

Page 2 OCR 0.802
IM L2| Bidang Jasa - Penilaian Proper (Pj dan Besris (B)
»j |N Wilayah Kerja : Indonesia

Kantor Jasa Penilai Publik
Banedictas Darmipuspita dan Rekam
81 saran Kantar dns Pentas Putik Na TECNN
KMK Na. B96/KM, 1/2012
Surat BAPEPAM Wo, S-615W/8L/2112

Jakarta, 24 September 2025

Kepada Yth

Direksi

PT Total Bangun Persada Tbk
Jalan Letjen S. Parman No.106

Kel Tomang, Kec. Grogol Petamburan

Jakarta Barat 11440

Hal: Laporan Studi Kelayakan Penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Baru
PT Total Bangun Persada Tbk

No. Laporan: 00319/2.0103-00/BS/03/0121/1/1X/2025

Dengan hormat

Sehubungan dengan penugasan yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada
Tbk (“Perseroan”), suatu perseroan terbatas terbuka yang bergerak di bidang
konstruksi, yang beralamat di Jalan Letjen S. Parman No, 106, Kel, Tomang,
Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat 11440, mengacu pada Proposal Ref,
No. BDR 25P-278/R1 tanggal 13 Agustus 2025, dari Kantor Jasa Penilai Publik
Benedictus Darmapuspita dan Rekan (“KJPP BDR" atau “Kami”) kepada
Perseroan, Kami telah menyusun Laporan Studi Kelayakan Penambahan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI") baru dengan kode 42205
— Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana
Sumber Daya Air, 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan,
42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi
Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas
Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 —
Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya,
dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl.

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk memberi
pernyataan bahwa penambahaan KBLI baru dengan kode 42206, 42911,
42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929 oleh Perseroan
seperti dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
("POJK 17/2020”) adalah layak atau tidak layak.

Pusat

(PE), Jl Misi Na, 38 Oeerg - Gambar jakarta 3

S2, ABI2GAK, 38YI1AG Fox « (02113

ank, E-tesil: infofiibdr.co.id
c

Surabaya : Bitang Jaes : Penisian Propsrt (PI, Teip, - (001) 102820, 87628

Bidang Jasa : Puriaan Proberf dan Bis
Tdp, : (021) 3ASESTT, 3615414, 351
Wabiito : wat

DANIKBNN, OSASAT HAN, Dera : mernbayaiber cod
NA0860, Esai | makassangodrcoidl

Lukohario : Odang Jasa : Perilaan Propers (MJ, Telp, (02
Denpasar : Disarg Jasa - Ban kakan Properti itun Bienis (PA), Taka G1 9K:
Page 3 OCR 0.939
Dalam Studi Kelayakan ini KJPP BDR mengacu pada (i) POJK No.
35/POJK,04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal (“POJK 35/2020”), (ii) POJK No. 17/POJK.04/2020, (iii) Kode Etik
Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI") Edisi VII — 2018
(SPI Edisi VII — 2018), dan (iv) SPI Edisi Revisi Tahun 2020,

Latar belakang Penambahan KBLI Baru yaitu Industri konstruksi adalah sektor
strategis dan vital bagi perekonomian Indonesia, yang perannya semakin
kompleks seiring pesatnya modernisasi dan tuntutan pembangunan
infrastruktur berskala besar seperti IKN. Perkembangan ini mendorong
munculnya spesialisasi layanan konstruksi yang signifikan, termasuk
pembangunan fasilitas teknologi tinggi seperti pusat data (data center),
infrastruktur energi terbarukan, hingga layanan manajemen proyek yang sangat
bergantung pada teknologi digital seperti BIM dan kecerdasan buatan (AI), KBLI
yang berlaku saat Ini cenderung mengelompokkan kegiatan-kegiatan canggih
dan terspesialisasi ini ke dalam kategori umum, sehingga tidak merefleksikan
tingkat risiko, kompetensi teknis, dan kompleksitas perizinan yang sebenarnya
dibutuhkan oleh sub-sektor baru ini.

Perkembangan teknologi telah menjadi pendorong utama spesialisasi yang
mendalam dalam industri konstruksi, Saat ini, praktik seperti Building
Information Modeling (BIM), adopsi konstruksi modular/pracetak, dan fokus
pada konstruksi hijau (Green Construction) telah mengubah fundamental
pelaksanaan proyek. Jenis pekerjaan yang sangat terspesialisasi, seperti
manajemen proyek berbasis Al atau jasa instalasi dan pemeliharaan untuk
infrastruktur energi terbarukan skala besar, menuntut: kompetensi, standar
keselamatan, dan regulasi yang berbeda secara signifikan dari konstruksi
tradisional. KBLI yang ada saat ini, yang cenderung berbasis pada jenis
material atau fungsi bangunan konvensional, gagal menangkap perbedaan
mendasar ini. Akibatnya, pelaku usaha yang bergerak di bidang inovatif
terpaksa menggunakan kode KBLI yang tidak relevan, yang pada gilirannya
menghambat pengakuan kompetensi spesifik mereka dan mempersulit proses
sertifikasi serta tender yang mensyaratkan klasifikasi usaha yang akurat dan
terperinci.

Oleh karena itu, penambahan KBLI baru merupakan kebutuhan mendesak
untuk menanggapi dinamika pasar dan teknologi konstruksi global, Langkah ini
bertujuan untuk memperjelas batasan kegiatan usaha, memungkinkan
pengumpulan data statistik yang lebih akurat, dan memastikan bahwa kerangka
perizinan dan regulasi (terutama terkait risiko) sejalan dengan praktik industri
terbaik saat ini, Dengan mengakomodasi spesialisasi baru secara resmi,
pemerintah dapat mendukung pertumbuhan sub-sektor konstruksi modem
secara terstruktur, meningkatkan daya saing pelaku usaha, dan memperkuat
basis infrastruktur nasional secara berkelanjutan,
Page 4 OCR 0.947
Hasil Analisis

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa Industri konstruksi di
Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 1044 PDB nasional,
didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti
IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital,
pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar
pada 2025 dan CAGR 7,5096 hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat, industri
ini menghadapi tantangan signifikan berupa fiuktuasi harga material (semen,
baja), kekurangan tenaga kerja terampil. dan dominasi BUMN dalam perolehan
proyek, sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio
dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru
masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama
Perseroan. Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada
perbedaan jika ada penambahan KBLI baru. Sehingga Perseroan secara teknis
mampu menjalankan penambahan KBLI baru.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

Hasil analisis atas aspek rnodel manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang
konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah
dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang
konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola
hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun ekstemal,

Hasil analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan
menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,73Y4 menunjukkan bahwa nilai NPV
dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar
Rp267.377.592.000,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah
313396 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,73Y. Berdasarkan
perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4
tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami
lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan
tersebut adalah 3,49.
Page 5 OCR 0.904
Kesimpulan

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan
aspek keuangan, kami berpendapat bahwa: Rencana Penambahan KBLI Baru
kode 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 - Konstruksi
Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, 42912 — Konstruksi Bangunan
Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan
Gas Bumi, 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 —
Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia,
Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil
Lainnya Ytdl layak untuk dilaksanakan.

Surat Pengantar ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari
Laporan Studi Kelayakan yang disusun oleh KJPP BDR.

Kami menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam melaksanakan
penugasan ini, kami bertindak sebagai pihak independen dan kami tidak
mempunyai kepentingan apapun atas usaha perusahaan yang dianalisa
maupun atas hasil studi yang telah dilaporkan. Kami tegaskan pula bahwa kami
tidak menerima manfaat atau keuntungan apapun dari Studi Kelayakan yang
kami laporkan, baik saat ini maupun di masa datang.

Hormat kami,
KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan
Pimpinan Rekan

Ya
aa
Ir. Benedi upriyanto i C., MAI|

Nomor Izin Penilai Publik: PB-1.09:00121
Klasifkasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB)

MAPPI 194-5-00409

STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) 1 050/NB.122/STTD-P/2017

No, Register RINK-2017.00108

Bai 1 era 161
Page 6 OCR 0.946
PERNYATAAN PENILAI

Terhadap batas kemampuan dan keyakinan Kami sebagai Penilai Independen,
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan faktual yang dipresentasikan dalam Laporan Studi Kelayakan
ini adalah benar sesuai dengan dengan pemahaman terbaik dari Penilai:

2. Penugasan Studi Kelayakan telah dilakukan terhadap Objek Studi
Kelayakan dan Tanggal Studi Kelayakan:

3. Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang
dilaporkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini:

4. Nilai yang dihasilkan dalam Penugasan Studi Kelayakan telah disajikan
sebagai dasar hasil kesimpulan:

5, Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan dalam
laporan Studi Kelayakan ini:

5. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan:

7. Penilai tidak mempunyai kepentingan terhadap objek Studi Kelayakan:

8. Imbalan jasa Penilai tidak berkaitan dengan hasil opini Studi Kelayakan
yang dilaporkan:

9. Pada Studi Kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada POJK No.
35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, Kode Etik Penilaian Indonesia
dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII — 2018 (KEPI & SPI Edisi VII —
2018) dan SPI Edisi Revisi Tahun 2020.

10,Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan professional yang
ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang
diakui Pemerintah:

11. Penilai memiliki pemahaman mengenai objek dari Studi Kelayakan yang
dilakukan:

12. Penilai melakukan inspeksi atas objek dari Studi Kelayakan yang dianalisis:
dan

13,Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah
menyediakan bantuan professional dalam menyiapkan Laporan Studi
Kelayakan ini.
Page 7 OCR 0.858
No,

Tanda Tangan

Penanggung Jawab:
Ir, Benedictus Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert)

Nomor Izin Penilai Publik — : PB-1.09.00121
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti dan Bisnis (PB)

MAPPI : 94.S-00409
STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PPB-13/PJ-/PM.02/2023 age
STTD OJK (IKNB) : 050/NB.122/STTD-P/2017
No, Register : RMK-2017.00108
Timbul Nauli Nainggolan, S.E., MAPPI (Cert)
Nomor Izin Penilai Publik : P-1.09.00123
Klasifikasi Bidang Jasa —: Penilaian Properti (P) !
MAPPI : 95-5-00561 Ca UA
-STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PP-31/PJ-1/PM.02/2023
STTD OJK (IKNB) : 042/NB.122/STTD-P/2017
No. Register : RMK 2017.00116
3. | Penilai:
Bimo Suryo Atmaji, S.E., M.Ec.Dev.
MAPPI 1 18-T-08287
No. Register : RMK-2018.02350
4. | Asisten Penilai:

Ama Himalatus Sholichah, S.Tr.£E.
MAPPI 1 25-A-13452

Page 8 OCR 0.642
DAFTAR ISI

SURAT PENGANTAR ..
PERNYATAAN PENILAI... 23
DAFTAR LAMPIRAN ....
BAB | PENDAHULUAN.
11 Status dan Kualifikasi Penilai 3
Te NAN baek ena eu Gwipaspas TA
1.3 Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan..
14 Pengguna Laporan Studi Kelayakan ebi
1.5 Objek Studi dan Kepemilikan....................... oo 12
18 Metodologi Studi Kelayakan..
1.7 Tanggal Studi Kelayakan...
18 Independensi Penilai

1.9 ASUMELAGUNGAN. anna kris chant Nana LANREGN Serap kawamaskasak nenen NG
1.10 Kondisi Pembatas...
141 Data dan Informasi.
1.12 Tingkat Kedalaman InvestigASI .............iooooo.co.cooooooo.cocooo.oooo 18
AS Menle Mata Jang 2 sisa Es 18
1.14 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan
1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi.. 5:
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN .............10..oo.oo. oo
21, PT Total Bangun Persada Tbk.
2.2 Struktur Permodalan... 19
2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan H
2 Datar KEUangan HO PAN
BAB lil ANALISIS ASPEK PASAR.
31 Perekonomian Global aa K
I2:. PEKONOMIAN DOMBEtIK A5 an innannausnunnnanB
3.3 Neraca Pembayaran...
34 Nilai Tukar Ruplah..

Page 9 OCR 0.741
3.5 Inftasi... savana
36 Likuiditas dan Suku Bana.
3.7 Analisis Industri Konstruksi ..
3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel
3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain .. bata
310 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Ska Kena
3A1 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi ..., asas
3.12 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi ........................
313 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan
3.14 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Si
315 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & Irigasi #5
3.16 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api................................ 42
317 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik
3.18 Prospek Industri Konstruksi Pabrik K:
&.19 Persaingan NISan ati nian Ai Ea
3.20 Strategi Pemasaran
BAB IV ANALISIS ASPEK TEKNIS ..
4A Bisnis TOTAL... MP
42 Rencana Kasi Usaha Baru... Seek haram sense na
43 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan.
44 Proses BISNIS 4......ooooooooooooooooooooooooooo.
BAB V ANALISIS ASPEK POLA BISNIS................i..... Peran
54 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai TaMbah .......oooooooooo.oooooo
5.2 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis,
5.3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ................
54 Analisis SWOT... . PN an AA AA PE NA AP SI
BAB VI ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN .. Pa Lap ba

61 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya
penambahan KBU eueuayosmamnaygyg bea 61
6.2 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan setelah adanya
penambahan KBLI.. : nara 3
6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru.

ugpp 3

8
Page 10 OCR 0.609
6.4 Manajemen Kekayaan Intelektual ...........i.ioooooooooocoooooowo
BAB VII ANALISIS ASPEK KEUANGAN .
7A Asumsi Ekonomi Makro ....
7.2 Asumsi Proyeksi Keuangan .... nan
7.3 Net Present Value ("NPV?)..........o.vooocooooooocoo.oooooWooooo
74 Internal Rate of Retum (“IRR”).
75 Payback Petiod..............
7.6 Profitability Index (PI)
SK tni an TN Pa PA Ep Nan SANA OR OI AAN NN
BAB VIII KESIMPULAN DAN SARAN ..
BAL KOSIMpUIOn kena wa

IIS Ya pg

Lampiran Surat Representasi
Page 11 OCR 0.892
0D AO MA NN

DAFTAR LAMPIRAN

Laporan Posisi Keuangan Historis

Laporan Laba Rugi Historis

Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan Penambahan KBLI Baru
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI Baru
Laporan Posisi Keuangan Incremental

Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan Penambahan KBLI

Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa Penambahan KBLI

Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental

Daftar Tenaga Ahli Perusahaan

10
Page 12 OCR 0.927
14

1.2

BABI
PENDAHULUAN

Status dan Kualifikasi Penilai

KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan (selanjutnya disebut "KJPP
BDR" atau “Kami") didirikan di Jakarta pada tahun 2008 mengacu pada
Surat Keputusan Menteri Keuangan No.125/PMK.01/2008 tanggal
3 September 2008 tentang Jasa Penilai Publik dan telah memenuhi
persyaratan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik, No.56/PMK.01/2017 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai
Publik, dan No.228/PMK.01/2019 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Menteri Keuangan No.101/PMK.01/2014 tentang Penilai Publik.

KJPP BDR yang berkedudukan di Jalan Musi No. 38, Jakarta Pusat
merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar sebagai Profesi
Penunjang Pasar Modal berdasarkan surat No.S-8154/BL/2012 tanggal
29 Juni 2012 dan Keputusan Menteri Keuangan No.696/KM.1/2012
tentang Izin Usaha Kantor Jasa Penilai Publik dengan nomor izin:
2.12.0103 tanggal 18 Juni 2012, serta Penilaian Pertanahan berdasarkan
Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
RI No.129/SK-600.PT.01.01/V/2020 tanggal 18 Mei 2020.

Penanggung jawab dari Laporan Studi Kelayakan ini adalah Ir. Benedictus
Supriyanto Darmapuspita, M.Sc., MAPPI (Cert) dengan nomor angoota
MAPPI: 94-S-00409 dengan Nomor Izin Penilai Publik PB-1.09.00121,
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 144/KM.1/2009,
tanggal 10 Februari 2009 dengan klasifikasi Bidang Jasa Penilai Properti
dan Bisnis, dan memiliki kualifikasi Penilai sebagai Profesi Penunjang
Pasar Modal dengan STTD.PPB-18/PJ-1/PM.02/2023, serta sebagai
penilai di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dengan STTD OJK (IKNB)
No.050/NB.122/STTD-P/2017, tanggal 7 April 2017.

Pomberi Tugas

Identitas pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini
adalah sebagai berikut:

a. Nama : PT Total Bangun Persada Tbk
b. NPWP 1 01.305.568.6-054.000

c. Bidang Usaha : Konstruksi

d, Alamat Jalan Letjen S, Parman No. 106

Kel. Tomang, Kec, Grogol Petamburan
Jakarta Barat 11440
e. Penanggung Jawab: Direksi PT Total Bangun Persada Tbk

1“
Page 13 OCR 0.936
1.3

14

1.5

1.6

Maksud dan Tujuan Laporan Studi Kelayakan

Maksud dari penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini adalah untuk
memberi pernyataan bahwa penambahan KBLI dengan kode 42206,
42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923, dan 42929
yang dilakukan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan”) seperti
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“"POJK
17/2020”) adalah Layak atau Tidak Layak.

Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan usaha ini akan digunakan oleh
PT Total Bangun Persada Tbk dalam memenuhi Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) terkait dengan Peraturan Perusahaan Publik (Terbuka)
tentang Keterbukaan Informasi (POJK 17/2020).

Pengguna Laporan Studi Kelayakan

Laporan Studi Kelayakan usaha sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam
penugasan ini akan digunakan oleh Perseroan dalam rangka memenuhi
POJK 17/2020.

Objek Studi dan Kepemilikan

Pada Laporan Studi Kelayakan ini yang menjadi objek studi adalah
Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu:

KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi
. KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan
. KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi
. KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan
KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi
. KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga
. KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl
KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk
Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya
J- KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

TIO TOT

Bentuk kepemilikan atas objek studi kelayakan usaha tersebut di atas
akan ditentukan sesuai dengan dokumen kepemilikan yang kami terima
dari PT Total Bangun Persada Tbk dan selanjutnya akan dituangkan
dalam laporan studi kelayakan usaha.

Metodologi Studi Kelayakan

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan

ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu di

dalam memulai suatu bisnis, di mana dasar dari pertimbangan-
12
Page 14 OCR 0.954
pertimbangan tersebut dapat diperoleh melalui suatu studi terhadap
berbagai aspek mengenai kelayakan suatu bisnis yang akan dijalankan,
sehingga hasil studi tersebut dapat digunakan untuk memutuskan apakah
sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan
dibatalkan.

Berikut ini aspek-aspek yang harus diteliti dalam suatu Laporan Studi
Kelayakan sehubungan dengan rencana penambahan KBLI baru dengan
kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918, 42919, 42923,
dan 42929 oleh Perseroan yaitu:

Cc,

Aspek pasar

Melakukan kajian atas kondisi pasar, seperti pangsa pasar,
kesinambungan (sustainability), potensi pasar, sasaran dan potensi
nilai pasar. Di samping itu juga melakukan analisis tentang pesaing
usaha serta strategi pemasaran.

Aspek teknis

Melakukan kajian terhadap kapasitas dan target bisnis, serta
memperhatikan ketersediaan dan kualitas sumber daya, pekerja, dan
ahli profesional. Kajian teknis juga meliputi proses produksi secara
umum.

Aspek pola bisnis

Melakukan analisis yang mencakup keunggulan kompetitif karena
keunikan dari pola bisnis, kemampuan pesaing untuk meniru produk,
dan kemampuan untuk menciptakan nilai.

Aspek model manajemen

Melakukan analisis yang meliputi ketersediaan tenaga kerja,
manajemen kekayaan intelektual (intellectual property), manajemen
risiko, kapasitas dan kemampuan manajemen. serta kesesuaian
struktur organisasi dan manajemen.

Aspek keuangan

Sebagai muara dari keseluruhan aspek yang dikaji, maka aspek
keuangan akan mengkaji meliputi rencana investasi, sumber
pembiayaan, biaya operasional, proyeksi laporan keuangan, analisis
titik impas (break even point analysis), analisis profitabilitas, serta
analisis tingkat timbal balik.

13
Page 15 OCR 0.952
17

1.8

1.9

Tanggal Studi Kelayakan

Tanggal pembuatan Laporan Studi Kelayakan di atas yaitu pada tanggal
30 Juni 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan penugasan serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima
yaitu Laporan Keuangan PT Total Bangun Persada Tbk per tanggal
30 Juni 2025.

Independensi Penilai

Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan, bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan, keuntungan pribadi dan tidak terafiliasi dengan
PT Total Bangun Persada Tbk.

Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima
adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang dihasilkan
dari proses analisis studi kelayakan ini.

Asumsi-Asumsi

Penyusunan pendapat independen atas objek Studi Kelayakan
mengasumsikan bahwa penugasan yang dilakukan telah didasarkan
dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) serta tidak merugikan
kepentingan-kepentingan pihak Perseroan dan para pemegang saham.
Asumnsi-asumsi yang kami gunakan antara lain:

1. Laporan Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan
perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-
peraturan pemerintah terkait yang berlaku pada tanggal penilaian ini
diterbitkan.

2. Laporan Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan
dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa
mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh
sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan
kesimpulan yang menyesatkan atas proses yang mendasari penilaian.
Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan suatu proses yang rumit
dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak
lengkap.

3. Hasil Laporan Studi Kelayakan ini sangat dipengaruhi oleh
ketersediaan data dan kebenaran data serta informasi pendukung
yang diperoleh dari pihak manajemen.

4. Pada saat penyusunan Laporan Studi Kelayakan ini, Kami
menggunakan beberapa asumsi, seperti terpenuhinya semua kondisi
dan kewajiban Perseroan dan semua pihak lain yang menggunakan

14
Page 16 OCR 0.951
Laporan Studi Kelayakan ini, sesuai dengan yang diungkapkan oleh
manajemen Perseroan atau pihak lain, baik selaku objek studi
kelayakan maupun sebagai pemberi tugas,

Kami juga mengasumsikan bahwa sampai dengan tanggal laporan
Studi Kelayakan ini diterbitkan sampai dengan tanggal terjadinya
rencana aksi korporasi, tidak terjadi perubahan apapun terhadap
asumsi-asumsi, kondisi, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi, selain
daripada yang telah disampaikan kepada kami dalam periode sebelum
tanggal laporan, yang berpengaruh secara material dalam
penyusunan Studi Kelayakan ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali, melengkapi, serta memutakhirkan (update)
pendapat Kami karena adanya perubahan asumsi, kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi ataupun disampaikan setelah tanggal
laporan.

1.10 Kondisi Pembatas

Penyusunan Laporan Studi Kelayakan Ini tidak terlepas dari kondisi-
kondisi yang membatasi pendapat Studi Kelayakan tersebut. Berikut
adalah kondisi-kondisi pembatas tersebut.

T:

Saat melaksanakan analisis, Kami mengasumsikan dan bergantung
pada keakuratan, keandalan. dan kelengkapan dari semua informasi
keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada Kami
oleh Perseroan atau yang tersedia secara UMUM yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan, dan Kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen
terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada
jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan
kepada Kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Studi kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan
informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Kami
secara material. Oleh karenanya, Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Kami dikarenakan
adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Kami melakukan wawancara kepada manajamen Perseroan. Selain
itu, Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari
hasil Laporan Studi Kelayakan ini. Jasa-jasa yang Kami berikan
kepada Perseroan dalam kaitan dengan penugasan ini hanya
merupakan reviaw Studi Kelayakan atas nilai dari objek Studi
Kelayakan yang ditugaskan kepada Kami dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan.

15
Page 17 OCR 0.951
4. Pekerjaan Kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, sesuai
penelaahan atau audit atau pelaksanaan prosedur-prosedur atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian intemal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau
pelanggaran hukum. Selain itu, Kami tidak mempunyai kewenangan
dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisis
informasi apapun di luar dari yang telah disampaikan kepada Kami,
yang mungkin tersedia untuk Perseroan, serta pengaruh dari informasi
tersebut atas hasil studi kelayakan ini.

5. Tanggung jawab penilai sehubungan dengan Laporan Studi
Kelayakan ini hanya kepada pemberi tugas. Penilai tidak mempunyai
tanggung jawab terhadap pihak ketiga. Laporan studi kelayakan
usaha akan kami susun berdasarkan permintaan dari Perseroan yang
dipakai semata-mata untuk membantu Perseroan dalam memberikan
gambaran mengenai kelayakan usaha atas penambahan Bidang
Usaha atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI)
dengan kode 42206, 42911, 42912, 42915, 42916, 42917, 42918,
42919, 42923, dan 42929. Karena pihak lain mungkin bermaksud
untuk menggunakan laporan studi kelayakan usaha yang akan kami
terbitkan untuk tujuan lain, perlu ditegaskan bahwa laporan studi
kelayakan usaha yang akan kami terbitkan tidak dapat dikutip,
direfensikan atau perlihatkan ke pihak lain tanpa ijin tertulis dari KJPP
Benedictus Darmapuspita dan Rekan terlebih dahulu kecuali
diharuskan oleh pengadilan atau undang-undang yang berlaku.

8. Perseroan telah membebaskan KJPP BDR dari setiap klaim yang
dapat dan akan timbul dari kesalahan ataupun kekurangan dalam
bahan dan informasi yang disediakan Perseroan, anak Perseroan,
perusahaan afiliasi, konsultan, atau pihak ketiga kepada KJPP BDR
dalam penyusunan laporan ini. Laporan ini bersifat non-disclaimer
opinion.

7. Pihak Manajemen Perseroan menyatakan bahwa seluruh informasi
material yang menyangkut penugasan Studi Kelayakan telah
diungkapkan seluruhnya kepada KJPP BDR dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.

8. Laporan Studi Kelayakan ini tidak berlaku sah apabila tidak dicetak di
atas kertas khusus berlogo dan/atau dengan cap huruf timbul KJPP
BDR dan ditandatangani oleh rekan yang secara resmi ditunjuk.

141 Data dan Informasi
Pada pelaksanaan penugasan Studi Kelayakan ini, Kami menggunakan

beberapa sumber data dan informasi dari pemberi tugas dan objek Studi
Kelayakan yang dapat dilihat sebagai berikut:

16
Page 18 OCR 0.780
e# Laporan Keuangan Audited PT Total Bangun Persada Tbk untuk
periode 31 Desember 2019 — 31 Desember 2024 dan Laporan
Limited Review periode 30 Juni 2025 dengan rincian sebagai berikut:

Nomor dan Periode Kantor

Akuntan Publik

Laporan Keuangan Akuntan Publik

No.00053/3.0193/AU.1/03

11255-M111112020 Hacori Sugiarto | Fenyindah | Wajar Tanpa
3 Adi & Rekan 2 Pengecualian
ke:

31 Desember 2019 | Na. AR-ARNG

No.00046/3.0192/AU.1/03

11285-2/1111/2021 Hadori Sugiarto "1 Indah | ajarTanga

& Adi & Rekan Ne Pengecualian

oriode:

31 Desember 2020 Nose Naba

No.0001013.0193/AU. 1/03 Feny Indah

1285-3/1/1W/2022 Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian

Periode: No. AP.1285

31 Desember 2021

No.00022/3.018W/AU.1/03

10038-1/1/11/2023 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiatta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian

Para No. AP.0036

31 Desember 2022

No.00018/3 CAWAU 1/03 3

10038-2/1/111/2024 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan Pengecualian

5 No. AP.0036

31 Dasamber2023

(No-0001218 Dr98yAU 103 TT
10038-3/112025 Hadori Sugiarto | Yulianti Sugiarta | Wajar Tanpa
Adi & Rekan No. AP.0D36 Pengecualian

Periode:
31 Desember 2024

« Laporan Limited Review periode 30 Juni 2025 dengan Laporan No.
00002/LR-TOTL/0036/03/1X/2025 Tanggal 17 September 2025

« Proyeksi Bisnis dari PT Total Bangun Persada Tbk dengan periode
2025 - 2030

List Aset Tetap dan Properti Investasi per 30 Juni 2025
Company Profile Perseroan

Akta Pendirian Perseroan

Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir

Nomor Induk Berusaha (NIB): 8120218182881

NPWP: 01.305.5868.6-054,000

Perizinan lainnya

17
Page 19 OCR 0.927
« Data Damodaran pada 1 Januari 2025 atas Eguily Risk Premium dan
Rating-based Default Spread

# Data-data riset ekuitas (eguity research) Refinitif Eikon untuk
perusahaan-perusahaan pembanding per 31 Desember 2024

# Data, informasi serta dokumen pendukung lainnya dari pihak
manajemen.

Mengacu kepada Surat Representasi No 207/J.97/IX/2025 tanggal
22 September 2025 yang dikeluarkan PT Total Bangun Persada Tbk,
dinyatakan bahwa seluruh data dan informasi yang diterima akurat, valid
Gan sesuai dengan aslinya, dengan demikian Surat Representasi tersebut
menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan Studi
Kelayakan ini.

1.12 Tingkat Kedalaman Investigasi

Kami telah melakukan inspeksi lapangan, wawancara dan diskusi pada
tanggal 12 September 2025 dengan Perseroan selaku pemberi tugas. Hal
ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi dan dokumen-
dokumen pendukung lainnya sehubungan dengan Studi Kelayakan yang
ditugaskan kepada kami,

1,13 Jenis Mata Uang

Jenis mata uang yang digunakan dalam Studi Kelayakan adalah mata
uang Rupiah sesuai dengan mata uang yang digunakan pada Laporan
Keuangan Perseroan.

1.14 Aturan dan Standar Penilaian yang Digunakan

Pada studi kelayakan ini, KJPP BDR senantiasa mengacu pada Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, (POJK 3512020”), (ii)
POJK 17/2020, lili) Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian
Indonesia Edisi VII — 2018 (SPI Edisi VII — 2018), dan SPI Edisi Revisi
Tahun 2020.

1.15 Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

Setiap publikasi terhadap keseluruhan atau sebagian dari laporan Studi
Kelayakan ini harus mendapat persetujuan dan KJPP BOR

18
Page 20 OCR 0.932
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

21. PT Total Bangun Persada Tbk

PT Total Bangun Persada Tbk (“Perseroan' atau “TOTAL") didirikan dengan
nama PT Tjahja Rimba Kentjana tanggal 4 September 1970 berdasarkan Akta
No. 3 dari Henk Limanow (Liem Toeng Kie), notaris di Jakarta. Akta pendirian
ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. JA.5/38/18, tertanggal 27 Maret 1971 dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 43, tanggal 8 Mei 1971, tambahan No.
244. Berdasarkan Akta No. 29, tanggal 24 Juli 1981 dari Hobropoerwanto, S.H.,
notaris di Jakarta, nama Entitas berubah dari PT Tjahja Rimba Kentjana
menjadi PT Total Bangun Persada. Perubahan tersebut telah disetujui oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
Y.A.5/501/23, tanggal 4 November 1981, dan diumumkan dalam Lembaran
Berita Negara No. 34, tanggal 27 April 1982, tambahan No. 499.

Anggaran Dasar Entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
berdasarkan Akta Notaris No, 11 dari Rini Yulianti, S.H., notaris di Jakarta
tanggal 15 Juli 2020 mengenai perubahan anggaran dasar disesuaikan dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No, 15/POJK.04/2020 dan No.
16/POJK.04/2020, tanggal 14 April 2020. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-0055814.AH.01.02.Tahun 2020, tanggal 12 Agustus 2020.

Kegiatan utama Entitas adalah dalam bidang konstruksi dan kegiatan lain yang
berkaitan dengan bidang usaha tersebut. Entitas berkedudukan di Jl. Letjen S.
Parman Kavling 106, Tomang, Jakarta Barat.

Entitas memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1970. PT Total Inti
Persada merupakan entitas induk, di mana PT Anugerah Kencana Jaya,
PT Jaga Bangun Persada Komajaya dan PT Bumi Permata Pratama
merupakan pemilik manfaat utama, Pada tanggal 25 Juli 2006, seluruh saham
Entitas telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia,

2.2 Struktur Permodalan
Berdasarkan susunan kepemilikan pemegang saham dalam Perseroan per

30 Juni 2025 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat adalah sebagai
berikut:

Persentase

Pemegang Saham Total Saham Jumlah

Kepemilikan
PT Total Inti Persada 1.926.650.000 56,504 | 192.665.000.000
Ir. Ojajang Tanuwidjaja, M.Sc 3.678.268.840 10,806 36.826.884.000
Pinarto Sutanto 62.232.500 1,834 6.223.250.000

19
Page 21 OCR 0.853
Persentase

Pemegang Saham Total Saham Kepemilikan Jumlah

Ir. Anton Lio Sudarto, M.M. 4.541.300 013, 454.130.000
Ir. Saleh Sendiko, M.M 5.283.800 0154 528.380.000
Ir. Moeijati Soetrsno “1750000 -— 005t/ — 175.000.000
Masyarakat 1.041.273.560 30,54W| 104.127.356.000
(Jumlah | 3.410.000.000 100,0044| 341.000.000.000

2.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan

Berdasarkan Akta Nomor 2 tanggal 2 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Rini
Yulianti, SH., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan Persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
Surat — Nomor  AHU-AH.01.03.0018681 Tahun 2022 tertanggal
6 Juni 2022 dan pada saat Laporan Studi Kelayakan ini dibuat susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut

Tabel Susunan Komisaris

Pewmaring misaris & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto
Komisaris Pinarto Sutanto

| Komisaris Io liliana Komadjaja, MBA
Komisaris Drs. Wibowo
Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya
Komisaris Independen Drs. Rusdy Daryono

Sumber Laporan Keuangan Unauditad 30 Juni 2025

Tabel Susunan Direksi

Presiden Direktur Janti Komadjaja, MSc

Direktur Ir. Moeljati Soetrisno -
| Direktur Ir. Lio Sudarto, M.M. |
Direktur Ir. Saleh Sendiko, M.M. |
Direktur Ir. Rasyid Daulay, M.T. |
Sumber Laporan Keuangan Unaudited 30 Juni 2025
Tabel Susunan Komite Audit
Jabatan Nama
| Ketua —— Drs. Rusdy Daryono
Anggota Ertin Setiawati, S.E.
Anggota Lioe Fei Ling, S.E., Ak.. CPA., CA.

Sumber Laporan Keuangan Unaudited 30 Juni 2025

20
Page 22 OCR 0.877
24 Data Keuangan Historis
ANALISIS LAPORAN LABA RUGI

Analisis laporan laba rugi historis dimulai dengan analisis atas pendapatan,
beban pokok pendapatan, laba bruto, rugi usaha, dan rugi tahun berjalan, baik
berdasarkan porsi maupun pertumbuhannya.

2019 2020

Pendapatan 2.232 | 2.004

enak | 021) wal 120

| Laba Bruto 359| 269| 202

aa rr 176|  109g| 102 g2| 1738| 265

Sumber Laporan Keuangan Persaroan urtuk parade 2019 - 2023
Pendapatan dan Beban Pokok Pendapatan

Pendapatan utama Perseroan bersumber dari Pendapatan jasa konstruksi
selain itu terdapat pendapatan lain seperti pendapatan sewa properti, sewa
pelataran, dan jasa manajemen. Pendapatan Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -10,229h, -21,9145, 30214, 1808, dan 13.7996
masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024, Rata-rata
pertumbuhan Pendapatan Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun
2024 adalah sebesar 10,044. Dan rata-rata pertumbuhan beban pokok
pendapatan sebesar 8,164. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk
mencatatkan Pendapatan dan Beban Pokok Penjualan sebesar
Rp1.530.979.826.000 dan Rp1.181.486.164.000,00.

Laba Bruto, Laba Usaha dan Laba Tahun Berjalan

Secara historis, Perseroan mencatatkan keuntungan di tingkat laba usaha dari
tahun 2019 sampai tahun 2024. Laba usaha Perseroan mengalami
pertumbuhan sebesar -28,7594, -32,974, 57,882, 34,3846 dan 71,174 masing-
masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-rata pertumbuhan
laba usaha Perseroan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 adalah
sebesar 32,614. Pada 30 Juni 2025 PT Total Bangun Persada Tbk
mencatatkan laba usaha sebesar Rp239.067 732.000,00

Pada tahun 2019 sampai tahun 2024, Perseroan juga masih mencatatkan
keuntungan di tingkat laba tahun berjalan. Laba tahun berjalan Perseroan
mengalami pertumbuhan sebesar -38,034, -6,6749, -9,79Y5, 88,344, dan
53,71» masing-masing pada tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata-
rata pertumbuhan laba tahun berjalan Perseroan dari tahun 2020 sampai
dengan tahun 2024 adalah sebesar 31,40Y5. Pada 30 Juni 2025 PT Total

21
Page 23 OCR 0.783
Bangun Persada Tbk mencatatkan laba tahun berjalan sebesar
Rp174,328.516.000,00.

Grafik Pendapatan, Beban Pokok Pendapatan,
Laba Bruto, Rugi Usaha, dan Rugi Tahun Berjalan
(dalam miliaran Rupiah)

PT Total Bangun Persada Tbk

2500 |

2000 |

1000 | —- -

soo. |

kh Pa — -- — — — us
: | 209 200 2011 | 2022 | 2003 | 2014

| (-ektebangokorpentudan| 1273 | “1738 | 33 | 175 | 200 | 2220 ||
| -btatamruto & | am | 28 m | s ||
| an 17 4 .& 1as 11” 30 |
| —- ii LA big yeni 4 |
| —eetaT J2 176 NN SA PN Ma: oo T 13 | yes |

ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN

Analisis laporan posisi keuangan historis dimulai dengan menganalisis aset,
liabiktas, dan ekuitas yang dimiliki oleh Perseroan, baik berdasarkan porsi
maupun pertumbuhannya

Aset

Jumlah Aset PT Total Bangun Persada Tbk mengalami pertumbuhan yang
berfluktuatif sebesar -1,879h, -3,301, 4,7595, 4,544, dan 12,714 masing —
masing untuk periode 2020, 2021, 2022, 2023. dan 2024 Rata — rata
pertumbuhan jumlah aset PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 sebesar
3,3695. Hal ini menunjukkan bahwa aset PT TOTAL cenderung mengalami
kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Selain itu, jumlah aset PT TOTAL
didominasi oleh aset lancar dengan rata rata porsi sebesar 80.46”: dari tahun
2019 hingga 2024, Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total aset
sebesar Rp 3.303.661.197.000,00
Page 24 OCR 0.704
Grafik Pertumbuhan Aset Grafik Komposisi Aset
(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)

PT Total Bangun Persada Tbk PT Total Bangun Persada Tbk

a. 10

agen 1000 | —— ae.
an: 110 2
Cl 100
Pe
-pen 1100
2x L000
200

atas | 00 2x1 | 284 ana | za
mamtana | za apa 2) 225 san Lana Inas | a00 ma mur | NG "Da

Mi Ttastarca aa LS ! Sena ina Dag Gam Oma | 28 hee
— Sumber Laporan Bea aan Sen anna ana Sa 5.
Liabilitas dan Ekuitas

Jumlah liabilitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar -6,8495, 11,349,
8,2672, 19,28”5, 13,544 masing — masing pada pada tahun 2020, 2021,2022,
2023, dan 2024. Rata — rata pertumbuhan jumlah liabilitas PT TOTAL dari
tahun 2020 hingga 2024 adalah sebesar 4,62”4, hal ini menunjukkan bahwa
liabilitas PT TOTAL cenderung meningkat dari tahun 2020 hingga 2024.
Liabilitas PT TOTAL didominasi oleh liabilitas jangka pendek dengan rata — rata
porsi terhadap total liabilitas dan ekuitas sebesar 52,244 dari tahun 2019
hingga 2024, Pada 30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total liabilitas sebesar
Rp2.196.456,339.000.00.

Sementara, untuk jumlah ekuitas PT TOTAL mengalami pertumbuhan sebesar
5,8196, 81379, 0,665, -13,9496,11,2545 masing — masing pada tahun 2020,
2021, 2022, 2023, dan 2024. Rata — rata pertumbuhan jumlah ekuitas
PT TOTAL dari tahun 2020 hingga 2024 adalah sebesar 2,38Y5. Ekuitas
PT TOTAL cenderung mengalami kenaikan dari tahun 2020 hingga 2024. Pada
30 Juni 2025 PT TOTAL mencatatkan total ekuitas sebesar
Rp1.107.204,858.000,00.

Bila ditinjau secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa struktur
permodalan yang dimiliki PT TOTAL pada tanggal 30 Juni 2025 bersumber
utama dari llabilitas atau dapat dikatakan struktur permodalan Perseroan
didominasi oleh hutang.

Grafik Komposisi Liabilitas Grafik Liabilitas dan Ekuitas
(dalam miliaran Rupiah) (dalam miliaran Rupiah)
PT Total Bangun Persada Tbk Nat —

| 200

20
two
si 100
1000
Li 20

am | ino Y 2002 | 202 | 1x25 | 30an | jams | mo | ami | oma | oma | a04 |
# Uibita naga pentet uaat Dame | tas | yang (ama | Lane | Inn BRG AE AE UN RE

misi uagarsaing 30 Usa Dam am Dam Tami mina | 1000 stan Laak | 1 Mama

iiBi

Sumber: Laporan Kewangan Persewan untuk perode 2039 - 2024
23
Page 25 OCR 0.900
ANALISIS RASIO KEUANGAN

Melalui analisis rasio keuangan dapat diketahui indikasi tentang pertumbuhan
historis, likuiditas, solvabilitas, dan kemampuan memperoleh laba (profitabilitas)
atau mengalami kerugian (/oss). Berikut adalah beberapa rasio keuangan
Perseroan dari tahun 2019 — 2024.

RASIO LIKUIDITAS

Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek Perseroan
dengan melihat besarnya aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio likuiditas Perseroan yang terdiri dari rasio
lancar, rasio cepat, dan rasio kas

Keterangan
LIKUIDITAS |
Aset Lancar 2321| 2272| 2188| 2.302| 2432| 2.396
Liabilitas Jangka
Pendek 1461| 1355| 1245| 1378| 1682| 1.936
RasioLancar | 1,59 1,68 1,76 1,67 1,45 1,24
Aset Lancar 2321| 2272| 2188| 2302| 2432| 2.396
Persediaan Co —1
Liabilitas Jangka
Pendek 1461| 1355| 1.245 | 1378| 1.682 1.936)
Rasio Cepat 1,59 1,68 176 | 167 145 124
Kas 812 S97| 748 833 | 644 898
Liabilitas Jangka
Pendek 1461| 1.355| 1.245| 1378| 1.682| 1.936
Rasio Kas 0,42 0,44 0,60 0,60 0,38 0,46

Kotorangan: Ram disaykan dalam kali (x)

Rasio lancar digunakan untuk mengungkapkan jaminan keamanan (margin of
safety) Perseroan terhadap kreditor jangka pendek. Rasio cepat memiliki
kegunaan dan cara perhitungan yang sama dengan rasio lancar, hanya saja
rasio cepat tidak memperhitungkan persediaan dalam aset lancar Perseroan
Rasio kas digunakan untuk melihat kemampuan Perseroan melunasi liabilitas
jangka pendek hanya dengan menggunakan kas yang dimiliki Perseroan.

Likuiditas perusahaan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di atas.
Rasio yang bernilai lebih dari 1 menunjukkan bahwa perusahaan dalam kondisi
yang likuid, di mana perusahaan dapat melunasi liabilitas jangka pendeknya
dengan menggunakan aset lancar ataupun kas dan setara kas yang dimilikinya.

Bila ditinjau dari sisi likuiditas, kondisi PT TOTAL berada pada kondisi yang

liguid dari rasio lancar dan rasio cepat pada tahun 2019 — 2024 bila dilihat dari
rata-rata tahun historis. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa grup

24
Page 26 OCR 0.870
Perseroan tidak akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan liabilitas
jangka pendek yang dimiliki.

RASIO AKTIVITAS

Rasio aktivitas digunakan untuk mengukur seberapa efisien penggunaan aset
oleh Perseroan. Rasio ini juga melihat seberapa besar dana yang tertanam
pada aset Perseroan.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio aktivitas Perseroan yang terdiri dari rasio
perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, dan perputaran utang usaha.

Disajikan dalam miliaran Rupiah

2021 2022 2023

AKTIVITAS Kl
Pendapatan 2.232 2004| 1565| 2.038 | 2.406 2.738
Piutang Usaha 637 838 665 865 782 367

Perputaran

Piutang Usaha 104 153 155 119 119 49
Pendapatan 2.232 2004| 1.565| 2.038 | 2.406 2.738
Aset Kontrak 396 298 229 238 449 362

Perputaran |

Aset Kontrak 25 2 54, 43 sad “8
Pendapatan 2.232 2004| 1565| 2.038 | 2.406 2.738
Piutang Retensi 356 285| 257 262 257 349 |

Perputaran

Piutang Retensi 58 52 60 47 39 47
Pendapatan 2.232 2.004| 1565| 2.038 | 2.406 2.738 |
Utang Usaha 145 105 93 121 172 196

Perputaran Utang

| Usaha 24 19 22 22 26 26
Pendapatan 2.232 2004| 1565| 2038| 2.406 2.738 |
Liabilitas Kontrak 577 429 405 359 413 523

Perputaran
Liabilitas Kontrak oa "| . “$$ (ba

Pendapatan 1 2.232 2004| 1.565 | 2.038 | 2.408 2.738
Beban Masih Harus |
Dibayar 637 714 663 800 989 1.097 |

Perputaran Beban
Masih Harus 104 130 155 143 150 146
dibayar

Keterangan: Rasio disajikan dalam hari

Rasio perputaran piutang usaha dihitung dengan membagi jumlah hari dalam
setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara pendapatan dengan piutang usaha.
Untuk rasio perputaran persediaan dan utang usaha dihitung dengan membagi
jumlah hari dalam setahun (365 hari) dengan hasil bagi antara beban pokok
pendapatan dengan persediaan atau utang usaha.

25
Page 27 OCR 0.898
Tingkat aktivitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin lama
perputaran piutang usaha, aset kontrak, piutang retensi, utang usaha, liabilitas
kontrak maupun beban masih harus dibayar Perseroan. Semakin cepat aset
dan utang berputar, menunjukkan bahwa perusahaan efisien dalam mengelola
piutang, aset, utang, dan beban. Sehingga modal akan cepat kembali.

RASIO SOLVABILITAS

Rasio solvabilitas memberikan gambaran mengenai metode pembiayaan yang
digunakan oleh Perseroan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur kemampuan
Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka panjang

Berikut hasil perhitungan rasio solvabilitas Perseroan yang terdiri dari rasio
liabilitas terhadap aset dan rasio liabilitas terhadap ekuitas.

Ke n 2019 2020
SOLVABILITAS 2
Liabilitas 1737| 1.621 1.438 1.556 1856| 2.108
Aset 2815| 2762| 2.671 2.798 2.925 3.296 |
Liabilitas
terhadap €1,70”o | 58,701 | 53,8290| 55,638 | 6347| 63,94Ya
Aset
Liabilitas 1737| 1621| 1488| 1556| TBse| 2103|
Ekuitas 1078 1.141 1.233 1.242 1.068 1.189
Liabilitas |
terhadap 161,101 142,154 | 116,56W | 125,364 | 173,762 | 177,34W
Ekuitas |

Keterangan : Rasio disajikan dalam persentase (96)

Tingkat solvabilitas Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-rasio di
atas. Semakin besar rasio yang dihasilkan menunjukkan semakin besar
penggunaan utang dalam pembiayaan Perseroan.

Bila ditinjau dari solvabilitas ataupun leverage yang dimiliki oleh Perseroan, maka
dapat dilihat, sepanjang tahun historis, struktur permodalan yang dimiliki oleh
Perseroan didominasi oleh ekuitas dibandingkan utang, yang tentunya kecil
kemungkinan ada risiko gagal bayar utang dan bunga yang ditanggung
Perseroan.

RASIO PROFITABILITAS

Rasio profitabilitas mengukur kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
keuntungan (profit) pada tingkat pendapatan, aset, dan modal saham tertentu.

Berikut adalah hasil perhitungan rasio profitabilitas Perseroan yang terdiri dari

margin laba bruto, margin laba usaha, margin laba bersih, serta rasio
pengembalian atas aset (ROA) dan rasio pengembalian atas ekuitas (ROE).

26
Page 28 OCR 0.706
Disajikan dalam miliaran Rupiah

2022 23 2024

Keterangan 2019 2020

PROFITABILITAS
Laba Bruto 358) — ze9| 2021 262) 2388| 517
Pendapatan 2232) 2004| Ases| 2038) 2406| 2738
- T
Marjin Laba | 45 ore | 434016 | 128506 | A2885 | 1001 | 189001
perega! il 427 85 135 181 310
Pendapatan 2.232 2.004 1-565 2.038 2.406 2.738
Margin Laba
pena 8201| 63ex| sae! ee21| 7630 | 11,330
Laba/(Rugi)
Tahun tsel 1080| 102 gal aral 206
| Berjalan
Pendapatan 2.232 2.004 1.565 2.038 2.406 2.738
Marjinaba | 7 g70| sa3se| Gas6| 4500| nasw| s,701
Laba/(Rugi)
Tahun el 1400| 502 gl a73) 265
Berjalan
Aset 2815| 2762 Zo25| 3206
ketumon |! G2sa| asa | 8901| 8051
MLaba/Rugi)
Tahun el to0| 402 gl 3l 265
Berjalan
Ekuitas Toe Yagi| 4233) 1222) Soal 1185|
Peng 163015| 9,5516| 8244| 7397| 161690 | 22,3394

Keterangan: rasio disajikan dalam persentase (Ye)

Margin dan tingkat balikan Perseroan dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio-
rasio di atas, Margin yang bernilai positif menunjukkan bahwa Perseroan
mencatatkan keuntungan pada tingkat laba. Semakin besar rasio yang dihasilkan
menunjukkan semakin besar laba yang diperoleh Perseroan.

Perseroan mencatatkan peningkatan laba tahun berjalan yang disebabkan oleh
peningkatan pada akun pendapatan perseroan dari tahun 2019-2024.

Hal serupa terjadi pada pada tinakat balikan Perseroan yang mendapat

keuntungan di tingkat laba bersih pada tahun 2019 — 2024, sehingga tingkat
balikan Perseroan pada tahun tersebut bernilai positif.

27
Page 29 OCR 0.945
BAB III
ANALISIS ASPEK PASAR

3.1 Perekonomian Global

Ketidakpastian perekonomian global sedikit mereda, meskipun tetap tinggi
akibat dinamika negosiasi tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan ketegangan
geopolitik di Timur Tengah. Berbagai indikator menunjukkan kebijakan tarif AS
berdampak pada melambatnya ekonomi dunia. Pertumbuhan ekonomi di
negara maju yakni AS, Eropa, dan Jepang dalam tren menurun di tengah
ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di
negara tersebut, Ekonomi Tiongkok pun melambat akibat menurunnya ekspor
terutama ke AS di tengah perlambatan permintaan domestiknya, sedangkan
ekonomi India diprakirakan tumbuh baik terutama didorong oleh masih kuatnya
investasi. Sementara itu, tekanan inflasi AS menurun sejalan dengan ekonomi
yang melambat, meskipun terjadi kenaikan inflasi pada kelompok barang akibat
kebijakan tarif, sehingga memperkuat ekspektasi terhadap arah penurunan Fed
Funds Rate (FFR) ke depan Di pasar keuangan global, pergeseran aliran
modal dari AS ke aset yang dianggap aman dan juga ke aset
keuangan emerging marketsterus terjadi, Perkembangan ini mendorong
berlanjutnya pelemahan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
negara maju (DXY) dan negara berkembang (ADXY).

3.2 Perekonomian Domestik

Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong di
tengah ketidakpastian global akibat kebijakan tarif AS dan ketegangan
geopolitik. Kegiatan ekonomi triwulan Il 2025 menunjukkan kinerja ekspor
nonmigas yang lebih baik dipengaruhi front loading ekspor ke AS sebagai
respons antisipasi eksportir terhadap kebijakan tarif AS, Sementara itu, sumber
pertumbuhan dari penmintaan domestik melalui konsumsi rumah tangga dan
investasi perlu makin ditingkatkan. Dari sisi Pemerintah, kebijakan fiskal
ditempuh untuk mempercepat belanja melalui pemberian gaji ke-13 bagi
Aparatur Sipil Negara (ASN) dan subsidi transportasi, serta penebalan bantuan
sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari sisi Bank Indonesia,
penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan
moneter yang dibarengi peningkatan insentif likuiditas makroprudensial untuk
mendorong kredit pembiayaan ke sektor-sektor prioritas.

3.3 Neraca Pembayaran

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik seiring dengan berlanjutnya
aliran masuk modal asing ke investasi portofolio, sehingga mendukung
ketahanan eksternal. Neraca perdagangan pada April 2025 mencatat surplus
sebesar 0,2 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada Maret 2025 sebesar 4,3
miliar dolar AS. Kinerja positif ekspor ini diprakirakan akan terus berlanjut pada

28
Page 30 OCR 0.837
triwulan II 2025, terutama didukung oleh ekspor komoditas minyak kelapa sawit
(CPO). mesin Iistrik, besi baja, dan kimia organik. Aliran masuk modal asing ke
instrumen portofolio domestik terutama dalam bentuk SBN juga terus berlanjut
sejalan dengan tetap baiknya prospek perekonomian Indonesia, tingginya imbal
hasil instrumen keuangan Indonesia, dan meredanya ketidakpastian pasar
keuangan global. Aliran masuk modal asing ke SBN pada triwulan Il 2025
(hingga 16 Juni 2025) mencatat net inflows sebesar 1,7 miliar dolar AS. Posisi
Cadangan devisa pada akhir Mei 2025 tetap tinggi sebesar 152,5 miliar dolar
AS, setara dengan pembiayaan 6.4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Cadangan Devisa

x

3 1 t |

PELAN Tur PA TIA KEL SIN LET LI NI PE
AN dat Da ba - Pi

Sumber Bank Indonesia

29
Page 31 OCR 0.843
Neraca Perdagangan

Ls
1
ana ,
4
h Ta | Huda :
. $
4
PA RARE HA ENG ALE NE AN ET RO EN RPL IA
an .. AL 220 yaa »s
Sumber. Bank Indonesia
3.4Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar Rupiah menguat didukung kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta
berlanjutnya aliran masuk modal asing. Nilai tukar Rupiah pada Juni 2025
(hingga 30 Juni 2025) menguat sebesar 0,344 (ptp) dibandingkan dengan
posisi akhir bulan sebelumnya. Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli
2025 (hingga 15 Juli 2025) menunjukkan Rupiah tetap stabil di tengah
meningkatnya ketidakpastian global. Secara umum, perkembangan Rupiah
relatif stabil bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara
berkembang mitra dagang utama Indonesia dan terhadap kelompok mata uang
negara maju di luar dolar AS, sehingga tetap mendukung daya saing ekspor
Indonesia. Perkembangan nilai tukar ini didukung oleh konsistensi kebijakan
stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing, terutama
ke instrumen SBN, serta konversi valas ke Rupiah oleh eksportir
pascapenerapan penguatan kebijakan Pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor
Sumber Daya Alam (DHE SDA).

39
Page 32 OCR 0.879
Indeks Rupiah Terhadap USD, Negara Maju Kecuali AS, dan
Negara Berkembang

5 AAL AI HN DT

Sumber. Bank Indonesia

3.5 Inflasi

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025 tetap terjaga dan
mendukung stabilitas perekonomian. IHK pada Mei 2025 mengalami inflasi
sebesar 1,6046 (yoy). Inflasi inti tetap terkendali sebesar 2,4095 (yoy), sejalan
dengan konsistensi suku bunga kebijakan BI (Bi-Rate) untuk mengarahkan
ekspektasi Inflasi sesuai dengan sasarannya. Kelompok volatile food (VF)
tercatat deflasi sebesar 1,174 (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan
komoditas pangan utama dan eratnya sinergi pengendalian inflasi oleh Tim
Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) melalui Gerakan Nasional
Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Inflasi kelompok administered
prices tercatat sebesar 1,364 (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar
1,25 (yoy), terutama didorong oleh inflasi komoditas tarif air minum PDAM
dan komoditas aneka rokok seiring berlanjutnya transmisi kenaikan cukai hasil
tembakau.

3
Page 33 OCR 0.877
Volotile Food

135791135791135791135791113 57911135
2020 201 2022 2023 2024 2025

Sumbar Bank Indonesia
3.6 Likuiditas dan Suku Bunga

Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan moneter, termasuk
dengan mengoptimalkan strategi operasi moneter pro-markef, sehingga
transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga pasca penurunan Bl-Rate
dapat berjalan makin baik. Di pasar uang, sejalan dengan penurunan BI-Rate
pada Mei 2025 dan operasi moneter Bank Indonesia, suku bunga INDONIA
turun menjadi 5,3495 pada 17 Juni 2025 dari sebelum pengumuman penurunan
Bi-Rate pada Mei 2025 sebesar 5,7796. Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan
12 bulan tanggal 13 Juni 2025 juga menurun, yakni menjadi 6,2295: 6,266: dan
6,274 lebih rendah dibandingkan sebelum penurunan Bi-Rate pada Mei 2025,
yaitu masing-masing sebesar 6,404, 64455, dan 6,4745. Imbal hasil SBN untuk
tenor 2 tahun menurun dari 61695 menjadi 6,139, sementara untuk tenor 10
tahun menurun dari 6,8495 menjadi 6,7195, Suku bunga perbankan juga mulai
menurun, meskipun masih secara terbatas. Suku bunga deposito 1 bulan
tercatat sebesar 4,819o pada Mei 2025, sedikit menurun dari 4,334 pada April
2025. Suku bunga kredit tercatat sebesar 9,185 pada Mel 2025, juga sedikit
menurun dari 9,194 pada April 2025.

32
Page 34 OCR 0.892
Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan PUAB O/N

Swnber: Bank Indonesia

Suku Bunga Kredit Perbankan

Swnber: Bank Indonesia

33
Page 35 OCR 0.936
Pertumbuhan Uang Beredar

10.10

Sumber Bank indonesia
3.7 Analisis Industri Konstruksi

Industri konstruksi di Indonesia adalah sektor yang sangat vital dan strategis
bagi pertumbuhan ekonomi. Pendorong industri konstruksi ini sangat
dipengaruhi oleh belanja pemerintah seperti proyek-proyek infrastruktur besar
seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, dan program strategis nasional (PSN)
menjadi motor utama pertumbuhan. Di tambah lagi dengan sektor swasta yaitu
dengan adanya pembangunan gedung komersial (perkantoran, pusat
perbelanjaan, hotel), perumahan, dan fasilitas industri. Hal tersebut membuat

industri konstruksi memiliki peran yang sangat dalam di perekonomian
Indonesia.

Industri konstruksi diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang stabil pada
tahun 2025, khususnya di sektor bangunan, meskipun tantangan diprediksi
terjadi di konstruksi sipil akibat keterbatasan anggaran. Menurut Cahyono
Siswanto, National Reaseach Manager BCI Central, pasar proyek konstruksi di
Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebasar 5,485 pada tahun 2025 jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pernyatakan ini disampaikan dalam
acara BCI Breakfast Briefing “Indonesia Contruction Market Outlook 2025".

Kontribusi sektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia
sangat signifikan, mencapai lebih dari 1095 dari total PDB nasional, Lebih lanjut,
sektor ini merupakan sumber tenaga kerja yang signifikan, mempekerjakan
jutaan pekerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari buruh
konstruksi hingga tenaga ahli di bidang teknik dan manajemen proyek

34
Page 36 OCR 0.932
Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme terhadap sektor konstruksi nasional,
didorong oleh sejumlah proyek strategis dan peningkatan investasi di sektor
infrastruktur seperti pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembangunan
jalan tol, serta modernisasi pelabuhan dan bandara, diprediksi akan menjadi
pendorong utama pertumbuhan sektor konstruksi.

Lalu adanya adopsi teknologi digital seperti Building Information Modeling
(BIM), penggunaan drone untuk pemantauan proyek, dan sistem manajemen
proyek berbasis Al semakin meluas, membantu meningkatkan efisiensi dan
kualitas dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Proyeksi pasar pada industri konstruksi menunjukkan skenario pertumbuhan
yang kuat. Beberapa lembaga riset memperkirakan nilai pasar konstruksi
Indonesia meningkat signifikan pada tahun 2025 dengan CAGR positif selama
beberapa tahun kedepan.

Indonesia Contruction Market

Dansa
at Na Y
2 2031
Souwee , Mardar Intelgence
Pasar Konstruksi Indonesia mencapai USD 305,48 miliar pada tahun 2025 dan
diperkirakan akan mencapai USD 438,56 miliar pada tahun 2030,
mencerminkan CAGR yang kuat sebesar 7,504 selama periode perkiraan.
Meningkatnya pengeluaran publik untuk ibu kota baru Nusantara, koridor jalan
tol Trans-Sumatera, dan ratusan skema jalan, pelabuhan, dan kereta api yang
lebih kecil telah mengukuhkan infrastruktur sebagai mesin pertumbuhan utama
sektor ini. Penanaman Modal Asing (PMA) di kawasan industri dan pusat data

skala besar semakin meningkat berkat aturan kepemilikan asing penuh dan
persetujuan jalur cepat.

Meskipun demikian, industri ini menghadapi beberapa tantangan. Tantangan-
tantangan ini termasuk pada fluktuasi harga bahan bangunan dan
ketergantungan pada impor material tertentu berisiko meningkatkan biaya
proyek yang tidak stabil, khususnya semen dan baja, serta kekurangan tenaga
kerja terampil. Kedua faktor ini menggangau efisiensi dan jadwal penyelesaian
proyek.

Selain itu, dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi isu penting.

Lebih dari 5046 proyek konstruksi diberikan kepada BUMN yang sudah mapan.

Meskipun ini membantu perusahaan dalam negeri, dominasi ini bisa membatasi
35
Page 37 OCR 0.952
kesempatan bagi sektor swasta, yang pada akhirnya dapat menghambat
inovasi dan persaingan di pasar

PT Total Bangun Persada Tbk merupakan salah satu perusahaan swasta yang
begerak di bidang konstruksi. Sepanjang tahun 2024 perseroan berhasil
membukukan laba bersih sebesar 265 miliar. Dan untuk semester awal 2025,
PT Total berhasil mencatatkan kinerja positif sebesar 174 miliar. Hal tersebut
menunjukkan bahwa perusahaan tetap dapat bersaing dengan kontraktor
BUMN.

Perusahaan konstruksi dapat melakukan diversifikasi portofolio proyek dan
mengutamakan strategi kehati hatian yaitu dengan menjaga arus kas positif,
efisiensi biaya operasional, dan selektif memilih proyek sesuai dengan profil
risiko dan stabilitas ekonomi,

3.8 Prospek Industri Konstruksi Pabrik, Gudang, dan Bengkel

Dalam proyeksi tahun 2025, proyek pabrik diproyeksikan akan memimpin
kategori industri, mempertahankan dominasinya sebagai subkategori paling
signifikan. Nilai proyeknya diikuti oleh proyek pergudangan, yang memegang
pangsa pasar terbesar kedua.

Proyek Pabrik Nikel Vale Indonesia (Inco) - Pomalaa merupakan
pengembangan smelter nikel terkemuka yang dimiliki oleh Vale Indonesia Tbk,
Huayou Cobalt Co., Ltd, dan Ford Motor Company. Berlokasi di Pomalaa,
proyek Ini dirancang untuk menghasilkan endapan sulfida campuran untuk
baterai kendaraan listrik dengan perkiraan kapasitas 120 ton per tahun, meliputi
area seluas 20 hektar, Konstruksi direncanakan akan dimulai pada kuartal
keempat tahun 2025, dengan nilai proyek sebesar Rp7,5 triliun, menjadikannya
salah satu proyek industri bernilai tertinggi di tahun 2025.

Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) pemerintah Indonesia
mengidentifikasi sektor-sektor prioritas seperti industri pembangkit listrik baterai
listrik, sel surya, Industri pemurnian dan pengolahan logam, industri karet
penghasil Karet Akrilonitril Butadiena (ABR) dan industri kemurgi.

RIPIN 2025 berfokus pada produksi baterai, generator listrik, sel surya, tenaga
nuklir, dan industri non-logam. Di antara proyek-proyek industri yang
direncanakan untuk tahun 2025, Pabrik Alkali-Klor Alkali Chandra Asri (CA-
EDC) menjadi yang terdepan. Pabrik soda kaustik dan etilen diklorida Ini, yang
bernilai Rp4,5 triliun, akan memiliki kapasitas produksi masing-masing 400.000
dan 500.000 metrik ton per tahun. Konstruksi direncanakan pada kuartal kedua
tahun 2025, dengan proyek saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi.
Proyek penting lainnya adalah Pabrik Sel Baterai LG Batang-HPAL (Fase 1),
sebuah kolaborasi antara LG Energy Solution dan Indonesia Battery
Corporation. Proyek seluas 18 hektar ini bernilai Rp1,72 triliun dan diperkirakan
akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025, yang saat ini masih
dalam tahap desain.

36
Page 38 OCR 0.953
Pada tahun 2024 dan 2025, industri produksi bateral hulu dan hilir mendominasi
lanskap industri, sejalan dengan prioritas RIPIN

3.9 Prospek Industri Konstruksi lain-lain

Proyek lain-lain yang dominan pada kuartal pertama 2025 adalah Islamic
Centre IKN, sebuah kompleks yang dirancang untuk pusat keviatan Islam,
dengan luas bangunan total sekitar 220.000 meter persegi. Dengan nilai Rp1,1
triliun, proyek yang berlokasi di Kalimantan Timur ini saat ini masih dalam tahap
konsep dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama 2025.

Proyek penting lainnya dalam kategori ini adalah Ibu Kota Negara (IKN)
Nusantara - Kompleks Peribadatan Basilika & Gereja & Plaza Kerukunan.
Proyek ini mencakup sebuah basilika Katolik empat lantai dengan total luas
lantai 11.998 meter persegi dan sebuah gereja tiga lantai seluas 5.970 meter
persegi. Berlokasi di Kalimantan Timur, proyek ini bernilai Rp704,9 miliar dan
dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025.

Pada Triwulan II 2025, salah satu proyek unggulan adalah Pusat Budaya Alam
Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu Keluarga, sebuah gedung
serbaguna delapan lantai dengan luas bangunan sekitar 100.000 meter
persegi, Proyek yang terletak di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini bernilai
Rp800 miliar dan saat ini sedang dalam tahap konstruksi, dengan perkiraan
tanggal mulai pembangunan pada Triwulan | 2025.

3.10 Prospek Industri Konstruksi Sarana Komunitas dan Budaya

Pada tahun 2025, beberapa proyek komunitas dan budaya yang dominan
memberikan kontribusi signifikan antara lain IKN Islamic Center, Ibu Kota
Negara (IKN) Nusantara - Kompleks Peribadatan - Basilica & Church & Plaza
Kerukunan, Pusat Budaya Alam Nusantara (PUSBATARA) - Hall Dunia Satu
Keluarga, Taman Budaya Kabupaten Sleman, dan Jogja Planning Gallery,

Proyek Galeri Perencanaan Jogja meliputi pengembangan area gedung galeri
dengan beberapa bangunan dua lantai, termasuk galeri filsafat, fasilitas umum,
galeri temporer, bangunan urban Jogja, dan bangunan masa depan Jogja. Luas
lahan total sekitar 12.500 meter persegi, dengan perkiraan nilai proyek sebesar
Rp350 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini diperkirakan akan mulai
dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap
desain dan dokumentasi,

Proyek Taman Budaya Kabupaten Sleman meliputi gedung pertunjukan dan
mezzanine, kantor pengelola, perpustakaan, pusat jajanan, pendopo, dan
amfiteater. Luas total bangunan sekitar 10.000 meter persegi, dengan nilai
proyek Rp140 miliar. Berlokasi di Yogyakarta, proyek ini dijadwalkan mulai
pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini sedang dalam tahap desain dan
dokumentasi.

37
Page 39 OCR 0.952
Pada tahun 2025, wilayah dengan perkiraan nilai proyek masyarakat dan
budaya tertinggi adalah Kalimantan, Jawa Tengah & DIY, dan Jabodetabek,
yang mencerminkan investasi signifikan di wilayah ini

Proyek komunitas & budaya utama di Kalimantan meliputi Islamic Center IKN
dan Kompleks Ibadah Nusantara Ibu Kota Negara (IKN) - Basilika & Gereja &
Plaza Kerukunan, yang menampilkan peran Kalimantan sebagai pusat
perkembangan nasional dan budaya.

341 Prospek Industri Konstruksi Sarana Olahraga dan Rekreasi

Pada tahun 2025, proyek olahraga & rekreasi yang signifikan adalah Taman
Hiburan Tanamori Labuan Bajo dan Gedung Baladiri Madani Kota Palu. Taman
Hiburan Tanamori Labuan Bajo merupakan proyek pengembangan taman
hiburan seluas 28 hektar, yang menampilkan berbagai atraksi seperti area
permainan, kebun binatang, taman air, museum, pusat perbelanjaan, dan pusat
jajanan, dengan nilai proyek sebesar Rp255 miliar. Terletak di Nusa Tenggara
Timur, konstruksi proyek ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun
2025, dan saat ini masih dalam tahap konsep.

Sementara itu, proyek Gedung Baladiri Madani Kota Palu meliputi renovasi
gedung olahraga tiga lantai dengan luas total 48.000 meter persegi dan nilai
proyek sebesar Rp360 miliar. Proyek yang berlokasi di Sulawesi Tengah ini
diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini
masih dalam tahap konsep.

Beberapa kawasan kunci untuk proyek olahraga dan rekreasi pada tahun 2025
meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, dan Kalimantan. Proyek-proyek penting
antara lain BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi, BSD Theme Park
(Fase 1) - Cimory Dairyland, dan Gelanggang Remaja Jakarta Barat (Paket
2023). BSD Theme Park (Fase 2) - Taman Rekreasi merupakan proyek
pengembangan bertema taman air senilai Rp80 miliar, yang diperkirakan akan
mulai dibangun pada kuartal keempat tahun 2025 dan saat ini masih dalam
tahap konsep. BSD Theme Park (Fase 1) - Cimory Dairyland, yang berfokus
pada kebun binatang dan kompleks peternakan dengan fasilitas umum, bemilai
Rp50 miliar dan dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025,
yang saat ini masih dalam tahap desain dan dokumentasi. Proyek Gelanggang
Remaja Jakarta Barat dengan nilai proyek Rp99,09 miliar akan menampilkan
tiga gedung olahraga dalam ruangan dan diharapkan mulai dibangun pada 01
2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi.

Di Jawa Barat dan Kalimantan, estimasi nilai proyek untuk pengembangan
olahraga dan rekreasi pada tahun 2025 masing-masing adalah Rp1,61 miliar
dan Rp1.19 miliar. Proyek-proyek penting termasuk Taman Bertema MNC Lido
City, Ibu Kota Nasional Nusantara (IKN) - Kebun Raya Nusantara (Fase 1A),
dan Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya. MNC Lido City - Taman
Bertema, pengembangan seluas 50 hektar dengan atraksi, museum, ruang ritel,
dan pusat jajanan, memiliki nilai proyek sebesar Rp250 miliar dan diharapkan

38
Page 40 OCR 0.942
mulai dibangun pada O1 2025, saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi.
Kebun Raya Nusantara (Fase 1A), kebun raya seluas 120.000 meter persegi di
Kalimantan Timur, bernilai Rp96 miliar, dengan konstruksi yang diantisipasi
akan dimulai pada A3 2025 dan saat ini dalam tahap desain dan dokumentasi.
Proyek Kawasan Wisata Sabangau Park Palangkaraya yang berlokasi di
Kalimantan Tengah bernilai Rp95,52 miliar dan diharapkan mulai dibangun
pada O1 2025, juga dalam tahap desain dan dokumentasi.

312 Prospek Industri Konstruksi Infrastruktur & Transportasi

Jalan dan jembatan diperkirakan akan terus mendominasi pangsa pasar
infrastruktur dan transportasi pada tahun 2025, diikuti oleh sektor pelabuhan &
pekerjaan sipil, bendungan & irigasi, serta bandara dan kereta api.

Sektor infrastruktur dan transportasi diperkirakan akan menunjukkan
pertumbuhan pada A1 2025 tetapi menghadapi penurunan pada kuartal-kuartal
berikutnya, dengan pemulihan diproyeksikan menjelang akhir tahun 2025.
Peningkatan pada O1 2025 didorong oleh dimulainya beberapa proyek
Infrastruktur dan transportasi, seperti Pembangunan Jalan Tol Bekasi - Cawang
- Kampung Melayu: Seksi 28 Margahayu - Tambun (Paket 1), Bali Light Rail
Transit (LRT): Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta
(Fase 1A), dan Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga - Rajeg: SS
Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2). Proyek Pembangunan Jalan Tol Bekasi -
Cawang - Kampung Melayu: Seksi 2B Margahayu - Tambun (Paket 1)
merupakan proyek jalan tol dengan perkerasan beton dan pelapisan aspal,
membentang sekitar 3,7 kilometer dengan lebar 20 meter. Proyek ini bernilai
Rp3.59 miliar dan diharapkan mulai dibangun pada 01 2025, saat ini dalam
tahap desain & dokumentasi. Proyek Light Rail Transit (LRT) Bali: Bandara
Internasional | Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta (Fase 1A) adalah jalur
kereta api layang sepanjang 5,3 kilometer dengan nilai proyek Rp845,66 miliar,
juga dijadwalkan mulai dibangun pada 01 2025, dan berada dalam tahap
desain & dokumentasi, Proyek Pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluk Naga -
Rajeg: SS Kosambi - SS Teluk Naga (Seksi 2) adalah jalan tol sepanjang 3,7
kilometer dengan menggunakan struktur beton dan lapisan aspal, senilai
Rp736,3 miliar, diharapkan mulai dibangun pada A1 2025, dan saat ini berada
dalam tahap pra-konstruksi.

Namun, penurunan nilai proyek infrastruktur dan transportasi berkontribusi pada
penurunan anggaran belanja infrastruktur tahun 2025 yang ditetapkan sebesar
Rp400,3 triliun, turun 5,2996 dari Rp422,7 triliun pada tahun 2024. Alokasi
anggaran ini akan mencakup infrastruktur kesehatan, pendidikan, konektivitas,
pangan, dan energi, serta proyek-proyek berkelanjutan untuk pembangunan Ibu
Kota Negara (IKN) yang baru, Dengan adanya penurunan anggaran tersebut,
pemerintah akan memprioritaskan proyek-proyek infrastruktur secara selektif,
dengan fokus pada konektivitas untuk pemerataan kesejahteraan. Di antara
prioritas tersebut adalah pembangunan infrastruktur di IKN, termasuk jalan tol
dan rel kereta api. Proyek-proyek penting antara lain Jalan Tol Balsam - KIPP
IKN (Penajam Paser Utara), Pembangunan Jalan Tol Terendam Simpang

39
Page 41 OCR 0.951
Tempadung, dan Jalur Kereta Api & Stasiun IKN Nusantara. Proyek
Pembangunan Jalan Tol Balsam - KIPP IKN (Penajam Paser Utara) mencakup
jalan tol sepanjang 13,4 kilometer, termasuk terowongan bawah laut sepanjang
1 kilometer, dengan nilai proyek sebesar Rp9,3 triliun. Konstruksi dimulai pada
Triwulan II 2024 di Kalimantan Timur. Proyek Jalur Kereta Api dan Stasiun IKN
Nusantara, dengan nilai Rp117 miliar, mencakup pembangunan jalur kereta api
sepanjang 83,93 kilometer dan 14 stasiun kereta api. Proyek ini diperkirakan
akan mulai dibangun pada Triwulan | 2025 dan saat ini masih dalam tahap
Konsep,

Proyek infrastruktur dan transportasi diklasifikasikan ke dalam beberapa
kategori, termasuk Jalan & Jembatan, Pelabuhan & Pekerjaan Sipil, Bendungan
& Irigasi, dan Bandara & Kereta Api.

313 Prospek Industri Konstruksi Jalan & Jembatan

Sektor infrastruktur jalan merupakan elemen sentral dari proyek strategis
nasional Indonesia, dengan fokus khusus pada perluasan jaringan jalan tol,
Sejumlah proyek jalan tol saat ini sedang berjalan atau direncanakan di
berbagai wilayah utama, termasuk Jabodetabek, Trans Sumatera, akses
Patimban, Yogyakarta, Semarang, Probolinggo, dan akses IKN Nusantara.
Untuk memfasilitasi perkembangan ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mengembangkan strategi yang berfokus
pada perluasan pembiayaan infrastruktur melalui kerja sama pemerintah dan
badan usaha (KPBUJ). Pendekatan ini bertujuan untuk menarik Investasi sektor
swasta guna mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan
penting di seluruh negeri, memastikan pelaksanaan yang tepat waktu dan
keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan Rp32,31 triliun untuk
infrastruktur jalan dan jembatan. Anggaran ini akan difokuskan pada
pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas dan struktur, pembangunan
dan duplikasi jembatan, penggantian jembatan, serta peningkatan konektivitas
jalan tol. Pengembangan ini sejalan dengan visi jangka panjang Indonesia
untuk memperkuat infrastruktur transportasi guna mendukung pertumbuhan
ekonomi dan aksesibilitas regional.

Sektor jalan dan jembatan memainkan peran dominan dalam proyek
infrastruktur dan transportasi Indonesia, mencakup sekitar 26,7245 dari total
proyek jalan dan jembatan nasional pada tahun 2025.

Proyek jalan dan jembatan akan dipusatkan terutama di Jabodetabek,
Sumatera, dan Jawa Barat. Di Jabodetabek, proyek jalan dan jembatan meliputi
Pembangunan Jalan Tol Layang Cikunir-Ulujami (JORR 2) dan Pembangunan
Jaian Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan. Proyek JORR, yang bernilai Rp3,8
triliun, melibatkan pembangunan jalan tol layang sepanjang 6 kilometer dan
sedang dikembangkan oleh konsorsium Marga Metro Nusantara, Adhi Karya,
dan Acset Indonesia. Saat ini, proyek ini sedang dalam tahap kajian teknis.

40
Page 42 OCR 0.945
Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan dengan nilai Rp2,39
triliun

3.14 Prospek Industri Konstruksi Pelabuhan & Pekerjaan Sipil

Terdapat variasi regional dan perluasan proyak yang menonjol yang
mendorong aktivitas di area tertentu seperti Sumatera, Jabodetabek, serta
Jawa Tengah & Yogyakarta.

Di Sumatera, terdapat proyek-proyek berskala besar, seperti Pipa Gas Sei
Mangkel-Dumai (senilai Rp3 triliun), yang diperkirakan akan mulai dibangun
pada kuartal ketiga tahun 2025. Berlokasi di Riau dan saat ini masih dalam
tahap konsep, proyek ini merupakan inisiatif infrastruktur gas yang vital. Proyek
penting lainnya, yaitu Dermaga Teluk Kabung dari PT. Pertamina, senilai
Rp250 miliar, akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 di Sumatera Barat
dan saat ini sedang dalam tahap pra-konstruksi.

Jabodetabek memiliki proyek-proyek yang berkontribusi, termasuk
Pembangunan Saluran Pembuangan Utama IPAL Zona 6 (JSDP Zona 6 Tahap
1 - Paket 2), jaringan perpipaan air limbah sepanjang 14.335 meter dengan nilai
proyek Rp400 miliar, Konstruksi diperkirakan akan dimulai pada Triwulan |
2025. Selain itu, proyek Rel Kereta Api Tulung Bunyut - Baturaja - Dinding
Penahan Tanah, senilai Rp46,462 miliar, merupakan proyek infrastruktur
perkeretaapian sepanjang 92,22 kilometer yang akan dimulai pada Triwulan II
2025. Terakhir, proyek Politeknik Pelayaran Banten - Tanggul Pantai yang akan
berfokus pada perlindungan abrasi pantai, senilai Rp30.983 miliar, dengan
konstruksi dijadwalkan pada Triwulan III 2025.

Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, proyek-proyek utama meliputi Tanggul Pantai
Congot, sebuah inisiatif perindungan pantai sepanjang kurang lebih 101 meter
dengan nilai proyek Rp95 miliar, yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal
pertama tahun 2025. Sementara itu, proyek Pelabuhan Laut Cilacap, senilai
Rp30 miliar, bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan perikanan seluas
20 hektar beserta fasilitas pendukungnya, dengan konstruksi diperkirakan akan
dimulai pada kuartal ketiga tahun 2025,

Secara keseluruhan, dimulainya proyek infrastruktur yang signifikan di berbagai
wilayah menyoroti fokus yang kuat pada pengembangan regional dan
pekerjaan sipil khusus.

3.15 Prospek Industri Konstruksi Bendungan & Irigasi

Proyek yang menonjol antara lain Bendungan Jragung (Paket IV), Bendungan
Cek Kedunglanggar, Bendungan Wairoro, Bendungan Rongkong, dan
Bendungan Muara Juli (KPBU). Bendungan Jragung (Paket IV), yang terletak
di Jawa Tengah, adalah bendungan serbaguna dengan kapasitas penyimpanan
sebesar 113 juta meter kubik, senilai Rp 250 miliar dan akan mulai dibangun
pada O1 2025. Demikian pula, Bendungan Pengatur Kedunglanggar, juga di

41
Page 43 OCR 0.950
Jawa Tengah, adalah proyek serbaguna senilai Rp 75 miliar, yang dijadwalkan
untuk O1 2025. Di Kalimantan Tengah, Bendungan Muara Juloi (KPBU),
dengan kapasitas 47 juta meter kubik dan nilai proyek sebesar Rp 100 miliar,
diantisipasi akan dimulai pada @2 2025. Bendungan Wairoro, senilai Rp 132,35
miliar dan terletak di Maluku Utara, dan Bendungan Rongkong, dengan nilai
yang sama di Sulawesi Selatan, keduanya diharapkan akan dimulai pada 01
2025. Proyek-proyek ini sebagian besar berada dalam tahap Konsep atau
Desain & Dokumentasi. Untuk irigasi, inisiatif utama mencakup Irigasi
Bengawan Jero, Irigasi DI Pidekso, dan Pembangunan Kanal Tersier DI
Sadawarna. Proyek Irigasi Bengawan Jero yang berlokasi di Jawa Timur
memiliki jaringan seluas 82,3 juta meter persegi senilai Rp 70 miliar dengan
konstruksi dijadwalkan pada @3 2025. Proyek Irigasi DI Pidekso di Jawa
Tengah senilai Rp 60,1 miliar dijadwalkan pada A3 2025, sedangkan
Pembangunan Kanal Tersier DI Sadawarna di Jawa Barat senilai Rp 100 miliar
direncanakan akan dilaksanakan pada 03 2025. akan dimulai pada A2 2025.
Ketiga proyek tersebut saat ini sedang dalam tahap Konsep. Selain itu, dua
proyek perbaikan sungai besar direncanakan di Jawa Barat: Perbaikan Sungai
& Tanggul Cimanuk di Indramayu (Paket 1) dan Paket 2. Paket pertama
meliputi pembangunan dinding penahan tanah sepanjang 1,6 kilometer dan
pengerukan sungai, senilai Rp308,4 miliar, sementara paket kedua, dengan
Cakupan serupa sepanjang 0,8 kilometer, senilai Rp197,7 miliar. Kedua proyek
ini diperkirakan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan saat ini
sedang dalam tahap Desain & Dokumentasi. Kedua proyek ini secara kolektif
menggarisbawahi pergeseran strategis menuju pembangunan yang terarah dan
berdampak tinggi di sektor bendungan dan irigasi, yang menjawab kebutuhan
spesifik daerah dan meningkatkan Infrastruktur pengelolaan air di seluruh
Indonesia.

Anggaran sumber daya air pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp26,53 triliun
dengan fokus pada pembangunan bendungan, rehabilitasi jaringan irigasi, dan
penyediaan air baku di kawasan strategis.

316 Prospek Industri Konstruksi Bandara & Kereta Api

Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan Rp147 trillun untuk
penyelesaian fasilitas sisi darat di Bandara Khusus VVIP IKN Nusantara
Pembangunan terminal baru di Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu akan
dilanjutkan pada tahun 2025, di bawah pengelolaan Angkasa Pura. Proyek ini
tidak hanya mencakup pembangunan terminal tetapi juga perbaikan atau
relokasi menara kontrol yang saat ini berada di terminal utama. Beberapa
proyek kereta api utama pada tahun 2025, seperti Mass Rapid Transit (MRT)
Jalur Timur-Barat: Medan Satria - Tomang (Fase 1 - Tahap 1) dan Light Rail
Transit (LRT) Bali: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Pusat Parkir Kuta
(Fase 1A). Proyek MRT Jalur Timur-Barat, senilai Rp4,48 triliun, merupakan
pembangunan kereta api terpadu sepanjang 24,527 kilometer yang
menampilkan 21 stasiun dan 9 stasiun bawah tanah. Berlokasi di Jakarta,
proyek ini saat Ini berada dalam tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan
akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2025 dan ditargetkan selesai pada

42
Page 44 OCR 0.948
tahun 2030. Demikian pula, proyek LRT Bali, yang membentang sekitar 5.3
kilometer, merupakan jalur kereta api layang senilai Rp845,66 miliar, Berlokasi
di Bali, proyek ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan
diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal pertama tahun 2025.

Proyek-proyek penting di Jawa Barat antara lain pembangunan jalur kereta api
Cipatat-Saksasaat via Padalarang, pembangunan jembatan, terowongan, dan
jalur kereta api, serta pembangunan jalur kereta api Stasiun Pegaden Baru di
Pelabuhan Patimban. Proyek Cipatat-Saksasaat meliputi jalur kereta api
sepanjang 15 kilometer, dua jembatan sepanjang 100 meter, dan terowongan
sepanjang 300 meter, dengan nilai estimasi Rp137,286 miliar. Konstruksi
direncanakan dirnulai pada kuartal keempat tahun 2025, dan saat ini masih
dalam tahap konsep. Proyek Stasiun Pegaden Baru-Pelabuhan Patimban,
senilai Rp120 miliar, merupakan jalur kereta api sepanjang 41 kilometer yang
menyediakan akses ke Pelabuhan Patimban. Proyek ini juga masih dalam
tahap konsep, dengan konstruksi diperkirakan akan dimulai pada kuartal
keempat tahun 2025,

Di Bali dan Nusa Tenggara, proyek LRT Bali merupakan inisiatif transportasi
yang dominan. Jalur kereta api layang ini membentang sekitar 5,3 kilometer
dan diperkirakan bernilai Rp845,66 miliar. Proyek yang dirancang untuk
meningkatkan konektivitas di sekitar Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai
ini sedang dalam tahap desain dan dokumentasi, dan dijadwalkan mulai
dibangun pada kuartal pertama tahun 2025.

3.17 Prospek Industri Konstruksi Pembangkit Listrik

Pemerintah telah menguraikan beberapa inisiatif strategis untuk mencapai Net
Zero Emissions pada tahun 2050, terutama dengan mengurangi emisi gas
rumah kaca. Komponen utama dari rencana ini adalah pengembangan energi
terbarukan, yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar fosil dalam
jangka panjang. Melalui Peta Jalan Transisi Energi, pemerintah bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas pembangkit listrik energi terbarukan (EBT) sebesar
5164, atau 21 gigawatt (GW), pada tahun 2030. PLN (Perusahaan Listrik
Negara) juga akan memulai perdagangan karbon di 55 Pembangkit Listrik
Tenaga Uap (PLTUS), dengan semua pembangkit listrik, termasuk PLTGU dan
PLTG, diharapkan mematuhi mekanisme perdagangan karbon pada tahun
2025. Pemerintah berencana untuk mempercepat pengembangan pembangkit
energi terbarukan skala besar, dengan fokus pada tenaga surya, tenaga air,
dan tenaga angin, sambil menghapuskan investasi masa depan pada
pembangkit listrik berbasis batu bara (PLTU). Pada tahun 2040, PLN
memproyeksikan bahwa 754: pembangkit listriknya akan bergantung pada
energi terbarukan dan 2545 pada gas. Selain itu, PLN tengah menerapkan co-
firing di 48 PLTU, menggunakan biomassa sebagai pengganti batu bara, dan
berencana memperluas inisiatif ini menjadi 52 PLTU pada tahun 2025.

Indonesia memiliki potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang signifikan,
diperkirakan mencapai 3.687 GW, meliputi potensi surya sebesar 3.294 GW,

43
Page 45 OCR 0.940
potensi hidro sebesar 95 GW, potensi bioenergi sebesar 57 GW, potensi angin
sebesar 155 GW, potensi panas bumi sebesar 23 GW, dan potensi gelombang
laut sebesar 63 GW. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
melaporkan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi panas bumi
sebesar 1.341,5 megawatt ekuivalen (MWe), yang mencakup potensi sumber
daya dan cadangan. Proyek-proyek utama di wilayah ini antara lain Pembangkit
Listrik Tenaga Panas Bumi Wae Sano (30-45 MW, senilai Rp4 triliun) dan
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko (40 MW, senilai Rp2,4 triliun).
Indonesia awalnya menargetkan mencapai 234 energi terbarukan dalam
bauran energinya pada tahun 2025. Namun, target ini mungkin direvisi turun
menjadi 17-19”5 karena lambatnya pertumbuhan kapasitas energi terbarukan
selama beberapa tahun terakhir.

3.18 Prospek Industri Konstruksi Pabrik

Tahun ini, proyek-proyek pabrik sebagian besar berlokasi di Banten, Di Banten,
nilai proyek-proyek pabrik diperkirakan mencapai Rp9,8 triliun. Pertumbuhan ini
sebagian besar didorong oleh PT Chandra Asri Pacific, Tbk, yang berencana
membangun tiga pabrik utama di wilayah tersebut, dengan kontribusi sebesar
Rp8,3 triliun. Proyek-proyek utama tersebut meliputi Pabrik Chandra Asri Alkali
- Chlor Alkali (CA-EDC) dan Pabrik Chandra Asri Petrochemical Complex II
(CAP2) - High Density Polyethylene (HDPE). Pabrik yang terakhir merupakan
fasilitas petrokimia dengan kapasitas produksi 450 kiloton per tahun, senilai
Rp3 triliun, dan diperkirakan akan mulai dibangun pada kuartal ketiga 2025,
yang saat ini masih dalam tahap pra-konstruksi.

Di Indonesia Timur, proyek konstruksi penting meliputi Kawasan Industri Pupuk
Fakfak Timur: Pabrik Amonia Pupuk Kaltim - Fakfak, Pabrik Urea Pupuk Kaltim
- Fakfak, dan Pabrik Metanol Pupuk Kaltim - Fakfak. Pabrik amonia
berkapasitas 2.500 metrik ton dengan nilai Rp1 triliun ini dijadwalkan mulai
dibangun pada kuartal keempat 2025. Pabrik urea berkapasitas 3.500 metrik
ton per hari dengan nilai yang sama dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal
kedua 2025, sementara pabrik metanol berkapasitas 3.000 metrik ton per hari
dengan nilai proyek Rp1 triliun akan dimulai pada kuartal keempat 2025.
Proyek-proyek ini masih dalam tahap konseptual.

Di Jawa Tengah, beberapa kawasan industri siap memfasilitasi investor.
Beberapa di antaranya adalah Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB),
Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Wijayakusuma di Kota Semarang,
Aviara Industrial Park seluas 462 hektar, dan Jatengland Industrial Park Sayung
di Demak seluas 300 hektar,

Grand Batang City, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan kedua,
mencakup total luas lahan 650 hektar. Proyek ini terus menarik minat
perusahaan asing melalui perjanjian lahan industri, yang semakin memperkuat
kapasitas Indonesia untuk menampung dan memperluas operasi pabrik.

Sumber — Kompas.com (2024), “Tahun 2025, Pasar Konstruksi Bakal Tumbuh 54816”,
Arkopay (2025), "Proyeksi Pertumbuhan Industri di 2025"

44
Page 46 OCR 0.935
Mnd Taufik Arifin ANZIIF (2024). "Big Opportunities In 2025: What Contruction
Entrepreneurs Should Know?"

Market Research Indonesia (2024).  'Opportunites & Risk in Indonesia
Construction Market Outlcok 2025”.

Mardar Intelligence (2024), “Indonesia Contruction Markei Size and Share".

BCI Central (2025), “Indonesia Construction Market Outicok 2025"

319 Persaingan Usaha

Jumlah perusahaan/usaha konstruksi di Indonesia yang terdapat dalam
Kerangka Sampel (Sampling Frame) Survei Perusahaan/Usaha Konstruksi
Tahun 2024 adalah sebesar 186.534 perusahaan, Berikut Peta Persebaran
Perusahaan/Usaha Konstruksi di seluruh wilayah Indonesia Tahun 2024:

Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan/usaha konstruksi kurang dari
5.000 perusahaan ada sebanyak 25 (dua puluh lima) provinsi, yaitu: Provinsi
Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung,
Kepulauan Riau, DI. Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan
Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara,
Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan
Papua Pegunungan. Sedangkan provinsi yang mempunyai jumlah
perusahaan/usaha konstruksi antara 5.000 hingga 10.000 perusahaan ada
sebanyak 8 (delapan) provinsi, yaitu: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Riau, Banten, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan
Timur. Provinsi yang mempunyai jumlah perusahaan konstruksi antara 10.000
hingga 15.000 perusahaan ada sebanyak 3 (tiga) provinsi. yaitu: Provinsi DKI.
Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. Sedangkan provinsi yang
mempunyai perusahaan konstruksi lebih besar dari 15.000 perusahaan ada
sebanyak 2 (dua) provinsi, yaitu: Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Provinsi yang mempunyai perusahaan konstruksi paling sedikit adalah Provinsi

45
Page 47 OCR 0.905
Gorontalo, yaitu hanya sebesar 653 perusahaan. Sedangkan provinsi yang
mempunyai perusahaan konstruksi paling banyak adalah Provinsi Jawa Timur
dengan jumlah perusahaan sebesar 23.319 penisahaan.

Ditinjau dan Kualifikasi Usahanya, perusahaan konstruksi Indonesia mayoritas
berkualifikasi Kecil yaitu sebesar 77,1596 dengan jumlah 143.914 perusahaan
dan kualifikasi Menengah sebesar 12,024 dengan jumlah 22.414 perusahaan.
Sedangkan yang paling sedikit adalah Perusahan Besar ada sebanyak 1.176
perusahaan,

Berdasarkan analisis berdasarkan proforma laporan keuangan, kompetitor
2 dari TOTAL yaitu:

PT Adhi Karya (Persero) Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk

PT Nusa Raya Cipta Tbk

PT Aoset Indonusa Tbk

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk

PT Aesler Grup Internasional Tbk

PT Paramita Bangun Sarana Tbk

SONG KAKNA

3.20 Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran yang dilakukan TOTAL yaitu:

1. Menjadi yang terdepan di dalam bidang jasa konstruksi melalui strategi
diferensiasi, bukan strategi harga rendah yang  terimplementasi
berdasarkan nilai-nilai sebagai berikut:

-  Pembangun yang berkualitas

- Terpercaya dan dapat diandalkan

- Berorientasi kepada pelanggan dan pengalaman pelanggan yang
prima

- Kinerja yang berstandar internasional

- Kondisi kevangan yang sehat

2. Tek pada speasialisasi dan jasa yang meliputi:
Spesialisasi
a. Bangunan premium dan bangunan tinggi
b. Bangunan pabrik industri

- Jasa

a. Konstruksi
b. Manajemen proyek
c. Rancang bangun
Page 48 OCR 0.948
BAB IV
ANALISIS ASPEK TEKNIS

41 Bisnis TOTAL

TOTAL melaksanakan bisnis dengan berfokus pada pelayanan di bidang
konstruksi gedung sebagai kontraktor (contractor).

1. Kontraktor Utama

TOTAL memiliki peran, tugas dan tanggung jawab sebagai kontraktor utama
yang meliputi:
Perencanaan & monitoring proyek secara menyeluruh, mulai dari awal
pembangunan proyek hingga proyek selesai:
- Manajemen lapangan:
- Penerapan metode konstruksi yang optimal,
- Perekrutan dan pengelolaan seluruh sub-kontraktor, dan
Pemilihan dan pengadaan bahan bangunan.
Selain itu, TOTAL juga mengerjakan proyek-proyek Joint Operation khususnya
untuk proyek-proyek besar dan proyek-proyek berskala intemasional.

2. Kontraktor Rancang Bangun

TOTAL melakukan pengembangan diferensiasi yang “dilaksanakan melalui
inovasi dan aplikasi gagasan-gagasan baru dalam setiap proyek yang
dijalankan, seperti metode rancang bangun. Metode ini memberikan manfaat
penting dalam pengembangan proyek.

Dalam metode rancang bangun, TOTAL berperan sebagai kontraktor utama
serta bertanggung jawab dalam penyediaan tim desain secara terpadu sejak
awal pelaksanaan proyek. Melalui metode tersebut, pelanggan tidak perlu
berurusan dengan pihak lain karena semua pekerjaan telah ditangani oleh satu
pihak saja sebagai koordinator, yakni TOTAL. Hal ini membawa dampak positif
terhadap biaya yang dikeluarkan pelanggan, pengurangan risiko kenaikan
biaya, serta kepastian bahwa proyek akan selesai dan diserahkan sesuai
jadwal. TOTAL merancang dan membangun berbagai proyek dalam berbagai
spesifikasi.

Layanan rancang bangun ini meliputi:

- Peran dan tanggung jawab sebagai main contractor seperti tercantum di
atas,

- Koordinasi tim desain internal dan konsultan pihak ketiga, antara lain
arsitektur, struktur, M&E, dan

- Pengawasan secara berkala aspek-aspek struktural, arsitektural, dan M&E
saat konstruksi dilaksanakan.

47
Page 49 OCR 0.950
Karakteristik Usaha

Karakteristik TOTAL sebagai perusahaan yang fokus pada bisnis jasa

Sena gedung memiliki sifat spesifik yang ditandai oleh beberapa faktor:
Pada umumnya, bisnis jasa konstruksi memang memiliki risiko yang cukup
tinggi terhadap kenaikan material, BBM, dan nilai tukar rupiah. TOTAL
mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan pembelian "kontrak payung"
untuk material penting setelah penandatanganan kontrak. Risiko kenaikan
sudah bisa diperkecil sehingga proyek tidak terancam mengalami kerugian
dan keterlambatan

- Di tengah banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat, banyak
kendala yang dihadapi oleh kontraktor, terutama mengenai Sumber Daya
Manusia (SDM), sub-kontraktor (subkon) dan mandor, Untuk itu, TOTAL
mengadakan pelatihan terus-menerus, menjaga reputasi keuangan dengan
pembayaran yang baik dan tepat waktu kepada para subkon dan mandor,
sehingga mereka merasa nyaman dan dalam jangka panjang mereka
menjadi mitra TOTAL yang setia, sehingga Perseroan dapat menjaga
kualitas produk serta efisiensi biaya dan waktu

Bisnis jasa konstruksi memang terasa kompetitif dengan sumber daya manusia
yang terbatas. Akan tetapi, TOTAL bisa mengantisipasi hal ini tidak dengan
persaingan harga termurah, tetapi dengan values dan guality lebih yang
diberikan kepada pelanggan. Secara menyeluruh, proses jasa konstruksi dapat
dilihat semua pihak, mulai dari fondasi sampai penyelesaian bangunan. Semua
tim terlibat dapat melihat proses pembuatannya, baik dalam segi proses desain,
pelaksanaan, pemecahan masalah, pembahasan mutu dan biaya, hingga
antisipasi target waktu, Di sini dapat dilihat keterlibatan emosional antara
TOTAL dengan pemilik proyek serta partisipan lainnya, karena kualitas dan
hasil pekerjaan bukan hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi dari proses
pelaksanaan sehari-hari di proyek tersebut, yang melibatkan culture dan m-
TOTAL yang bisa dirasakan seharihari di lapangan sehingga semua pihak
merasa nyaman.

Berikut merupakan beberapa proyek konstruksi yang sedang dilakukan oleh
TOTAL:
1. ADR Tower, Jakarta

48
Page 50 OCR 0.931
2. Cimory Head Office, Jakarta 3. OPUS Park Apartment, Bogor

4. Bhumikala Alam Sutera, Tangerang

48
Page 51 OCR 0.667
5. Jakarta Gelora Marriot Hotel 6. Hotel Koenokoeni Semarang

#

KE

»

(Gi
JEJAK ALE YAJUI

TA

8. Hotel Artotel Magelang

50
Page 52 OCR 0.959
9. Hotel Padma Bandung

51
Page 53 OCR 0.924
12. Sekolah Cikal BSD

13, Data Center Bali

52
Page 54 OCR 0.899
15. Data Center, Deltamas Bekasi

16.PLTU SUMBAGSEL-1

4.2 Rencana Kegiatan Usaha Baru

TOTAL rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
(KBLI) oleh PT Total Bangun Persada Tbk, yaitu:

KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi

KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air

KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

KBL! 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi

KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan

00095

s3
Page 55 OCR 0.944
k

KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi

KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga

KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk
Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya

KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

4.3 Aspek Teknis Terkait dengan Produk dan Layanan

Seiring berjalannya tahun 2025, Prospek konstruksi di Indonesia juga semakin
mengalami perkembangan yang sejalan disektor yang menjadi tren di
perekonomian Indonesia. Dalam konteks ini, TOTAL berencana untuk
menambah kegiatan usaha baru dengan kode KBLI yang relevan guna untuk
meningkatkan layanan dan daya saing di sektor konstruksi.

KBLI 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
sentral telekomunikasi dalam hal ini terkait bangunan data center yang
menjadi sarana penyimpanan cloud yang tengah berkembang di era
teknologi dan database. Perusahaan akan dapat menawarkan konstruksi
yang sesuai standar spesifikasi data center.

KBLI 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan prasarana sumber daya air dalam hal ini mendukung program
pemerintah tentang pengelolaan air untuk mengalirkan air ke lahan
pertanian baru untuk swasembada pangan. Dalam konteks ini
perusahaan akan mendukung program tersebut dan menjadikan peluang
lini bisnis yang baru.

. KBLI 42912 — Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan pelabuhan bukan perikanan yang merupakan lini bisnis yang
pada dasarnya perusahaan sudah memiliki keahlian di bidang konstruksi
air sehingga dapat menjadi peluang bisnis yang baru di sektor tersebut,

KBLI 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi memiliki tantangan dari segi risiko
dan kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga
perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas

KBLI 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan Sipil Pertambangan memiliki tantangan dari segi risiko dan
kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga

54
Page 56 OCR 0.944
perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas.

KBLI 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil panas bumi memiliki tantangan dani segi risiko dan
kualifikasi dalam pengerjaan proyek di sektor tersebut, sehingga
perusahaan akan menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan
proyek yang berkualitas

KBLI 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil fasilitas olahraga. Pemerintah sedang gencar melakukan
revitalisasi sarana olahraga terutama stadion. Peluang tersebut menjadi
bahan pertimbangan perusahaan untuk melakukan pengembangan lini
bisnis di sektor tersebut.

KBLI 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl

Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil lainnya ytdl. Sektor yang belum tercakup dalam kelompok
KBLI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan perusahaan dalam
mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila ada proyek yang
diperlukan maka perusahaan dapat segera melaksanakan proyek
tersebut.

KBLI 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
bangunan sipil fasilitas pengolahan produk kimia, petrokimia, farmasi,
dan industri lainnya. Semenjak pandemi covid yang melanda dunia
mengakibatkan beberapa industri yang terdampak langsung yaitu industri
farmasi dan bahan kimia dalam memproduksi obat, disinfektan, dll
Sektor farmasi dan bahan kimia akhir ini mengalami perkembangan yang
cukup pesat sehingga cenderung ekspansi. Perusahaan dapat
menjawab tantangan tersebut dengan inovasi proyek dan proyek yang
berkualitas.

KBLI 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl
Penambahan KBLI ini bertujuan untuk memasuki pasar konstruksi
khusus bangunan sipil lainnya ytdl. Sektor yang belum tercakup dalam
kelompok KBLI lain secara spesifik menjadi salah satu pilihan
perusahaan dalam mengembangkan lini bisnis tersebut sehingga apabila
ada proyek yang diperlukan maka perusahaan dapat segera
melaksanakan proyek tersebut,

55
Page 57 OCR 0.895
4.4 Proses Bisnis

Berikut adalah bagan alur yang menggambarkan proses bisnis umum dalam
sebuah perusahaan konstruksi. Proses ini terbagi menjadi empat fase utama:
Fase Pra-Proyek, Fase Eksekusi Proyek, Fase Penutupan Proyek, dan Fase
Pasca-Proyek.

Fase 1: Pra-Proyek
1. Identifikasi Peluang/Penerimaan Penawaran:
» Menerima undangan tender atau mencari peluang proyek baru
» Menganalisis permintaan klien.
2, Penawaran & Estimasi Biaya:
» Membaca dan memahami dokumen tender (gambar, spesifikasi,
B00).
& Melakukan survei lokasi (jika perlu).
« Menghitung estimasi biaya (material, tenaga kerja. alat,
subkontraktor).
3 Menyusun dokumen penawaran.
3. Negosiasi & Kontrak.
8 Melakukan negosiasi dengan klien,
0 Menandatangani kontrak (SPK - Surat Perjanjian Kerja),

Fase 2: Eksekusi Proyek
1. Perencanaan Proyek:
9 Menunjuk manajer proyek dan tim.
& Membuat jadwal proyek (kurva S, Gantt Chart).
o Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) final.
3 Mengurus perizinan dan dokumen legal.
3 Membuat rencana K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
2. Mobilisasi:
« Mempersiapkan lokasi proyek.
9 Mendatangkan alat berat dan bahan konstruksi,
9  Merekrut tenaga kerja.
3. Pelaksanaan Konstruksi:
a Pekerjaan Struktural: Pondasi, kolom, balok, pelat lantai.
o Pekerjaan Arsitektur: Dinding, lantai, plafon, pintu, jendela.
o Pekerjaan MEP (Mekanikal, Elektrikal, Plumbing): Pemasangan
instalasi listrik, air, AC, dil,
Kontrol Kualitas: Inspeksi dan pengujian setiap tahapan.
Manajemen Proyek: Monitoring progres, biaya, dan jadwal.

Fase 3: Penutupan Proyek
1. Penyelesaian & Inspeksi:
o Penyelesaian seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak.
Inspeksi akhir oleh klien (Pemeriksaan PHO - Provisional Hand
Oven.
o Perbaikan jika ada pekerjaan yang tidak sesuai (masa punch list).
2. Serah Terima Proyek (PHO):

56
Page 58 OCR 0.905
9 Menyerahkan proyek secara fisik kepada klien,
a Menerima berita acara serah terima.
3. Administrasi Keuangan:
9 Menyusun laporan akhir proyek.
» Mengajukan tagihan terakhir kepada klien.

Fase 4: Pasca-Proyek
1. Masa Pemeliharaan (Maintenance Period):
« Memperbaiki kerusakan kecil atau cacat yang muncul setelah
PHO
o Periode ini biasanya berlangsung 3 hingga 6 bulan.
2, Serah Terima Akhir (FHO):
2 Inspeksi akhir setelah masa pemeliharaan selesai.
o Penyerahan berita acara serah terima final kepada klien,
o Pelepasan semua jaminan proyek.
3. Evaluasi Proyek:
» Mengadakan rapat evaluasi untuk menganalisis keberhasilan,
tantangan, dan pembelajaran dari proyek.
« Mendokumentasikan semua data proyek untuk referensi di masa
depan,
Aktivitas Pendukung (Berlangsung di Setiap Fase)
« Manajemen Keuangan: Pengelolaan anggaran, cash flow, dan
pembayaran,
Manajemen SDM: Pengelolaan tim dan tenaga kerja.
Manajemen Kualitas: Pengendalian mutu pekerjaan.
Manajemen K3: Penerapan standar keselamatan kerja.
Komunikasi & Dokumentasi: Pelaporan rutin, rapat proyek, dan
pengarsipan dokumen,

57
Page 59 OCR 0.955
BAB V
ANALISIS ASPEK POLA BISNIS

54 Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai Tambah

Dengan adanya penambahan Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI)
yang baru, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) berkomitmen untuk
memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi. TOTAL memiliki
kemampuan yang kuat untuk mengelola proyek konstruksi Sentral
Telekomunikasi, Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, Bangunan Pelabuhan
Bukan Perikanan, Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, Bangunan Sipil
Pertambangan, Bangunan Sipil Panas Bumi, Bangunan Sipil Fasilitas Olah
Raga, Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan Konstruksi
Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl.

Dengan rencana penambahan kegiatan usaha Ini, TOTAL bertekad untuk
mengambil bagian aktif dalam memenuhi permintaan pasar yang terus
meningkat. Melalui proyek-proyek ini, TOTAL akan menjawab kebutuhan
masyarakat akan sarana telekomunikasi, sarana sumber daya air, pelabuhan,
ketenagalistrikan, dan infrastruktur, yang mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dalam melakukan semua kegiatan ini, TOTAL akan tetap mengedepankan
prinsip diferensiasi produk, kualitas, keamanan, ketepatan waktu, kepuasan
konsumen dalam setiap proyek yang dikerjakan. Ini juga akan menjadi langkah
strategis bagi TOTAL untuk memasuki segmen-segmen pasar baru yang
selama ini belum terjamah, sehingga memperkuat posisinya sebagai salah satu
kontraktor terkemuka di Indonesia.

5.2 Keunggulan Kompetitif Karena Keunikan Pola Bisnis

Pada dasarnya TOTAL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
konstruksi yang di mana penambahan kegiatan usaha utama ini masih sejalan
dengan bisnis TOTAL yang sedang berlangsung saat ini. Pengalaman jangka
panjang di industri eksisting selama ini dapat memberikan keunggulan
kompetitif bagi TOTAL dalam menjalankan kegiatan bisnis dalam penambahan
kegiatan usaha utama ini,

Beberapa langkah atau kebijakan yang dilakukan Perseroan dalam
mengembangkannya, yakni:

a. Keahlian
TOTAL memusatkan perhatian pada konstruksi gedung, yang kemudian
berlanjut pada gedung-gedung tinggi high end dan komersial dengan
menyelaraskan strategi optimalisasi sumber daya manusia dan teknologi
digital di bidang-bidang yang merupakan kompetensi TOTAL. Hingga saat
Ini, keahlian TOTAL terbukti andal dalam mencapai diferensiasi yang

58
Page 60 OCR 0.950
unggul dalam berkompetisi secara efektif di berbagai proyek bergenasi di
Indonesia.

Standar Internasional
TOTAL merupakan satu dari sedikit kontraktor Indonesia yang telah
menerapkan standar intemasional dalam pembuatan gedung. Didukung
dengan keahlian yang dimiliki, TOTAL telah mampu bersanding dengan
kontraktor internasional di pasar dalam negeri. Keahlian dan keunggulan
brio terletak pada beberapa faktor, meliputi:
TOTAL memiliki catatan kerja atas layanan yang unggul terhadap
pelanggan, baik sebelum, saat proses, dan setelah penyelesaian proyek
yang direkam di dalam proyek-proyek berstandar internasional.
- TOTAL dikenal konsisten dalam memenuhi ekspektasi kualitas dan
keselamatan kerja dalam setiap kegiatan operasi, serta penyslesaian
dan penyerahan proyek yang tepat waktu.

Diversifikasi
TOTAL telah memiliki anak perusahaan yang bergerak di bidang properti
sebagai upaya diversifikasi usaha.

TOTAL juga telah mendirikan PT Total Persada Indonesia (TPI). TPI
bergerak dan difokuskan pada pelaksanaan proyek di bidang industri dan
prasarana, kemampuan yang akan disediakan adalah manajemen proyek
multi-disiplin.

Inovasi

TOTAL menerapkan diferensiasi melalui inovasi dan aplikasi ide-ide digital
teknologi baru dalam konstruksi bangunan, misalnya penggunaan BIM
(Building Information Modelling). Pendekatan yang telah diterapkan
Perseroan membuktikan bahwa inovasi yang diterapkan memberikan
manfaat yang signifikan bagi pengembangan proyek.

5.3 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk

Industri konstruksi adalah sektor yang sangat kompetitif, dengan banyak
perusahaan yang menawarkan berbagai layanan dan proyek di seluruh
Indonesia, Secara umum, kompetitor memang dapat meniru sebagian aspek
teknis dari produk atau layanan yang dimiliki TOTAL, karena praktik konstruksi
memiliki standar industri yang serupa. Namun, keunggulan TOTAL sulit ditiru
sepenuhnya dan memiliki diferensiasi kompetitif yang berkelanjutan karena
terletak pada:

a.
b,

Konsistensi pelaksanaan proyek yang menjadi budaya kerja.

Customer service experience yang menekankan komunikasi transparan,
solusi proaktif, dan komitmen terhadap kepuasan klien akan membangun
hubungan jangka panjang yang baik dengan kllen.

Reputasi & kepercayaan klien yang sudah terbentuk dari portofolio proyek
yang berhasil dan sukses.

59
Page 61 OCR 0.920
d. Inovasi & adaptasi berkelanjutan dalam metode kerja dan teknologi di
mana TOTAL mempunyai kemampuan berinovasi dan beradaptasi
terhadap perkembangan teknologi.

5.4 Analisis SWOT

Analisis Faktor dari dalam perusahaan (internal) sebagai berikut:
a. Strength (Kekuatan)

Reputasi merek yang kuat,

Tenaga kerja berpengalaman,

Portofolio proyek yang beragam,
Sistem manajemen bersertifikat ISO.

b. Weakness (Kelemahan)

# Ketergantungan pada proyek skala besar,
e Risiko pasar.

Analisis Faktor lingkungan (eksternal) sebagai berikut:
a, Opportunities (Peluang)

# Ekspansi ke konstruksi hijau,

« Kemitraan publik-swasta,

« Manajemen proyek digital.
b. Threats (Ancaman)

# Kenaikan biaya material,

« Perubahan regulasi,
« Persaingan dari perusahaan asing.

60
Page 62 OCR 0.904
BAB VI
ANALISIS ASPEK MODEL MANAJEMEN

61 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan sebelum adanya
penambahan KBLI

Untuk kelancaran dan keseimbangan dalam aktivitas Perusahaan, dibutuhkan
sumber daya manusia dengan kemampuan dan pengalaman yang sesuai
dengan bidang yang telah ditetapkan dalam struktur organisasi perusahaan.
TOTAL telah memiliki sumber daya manusia berkualitas untuk manajemen
Perusahaan dengan latar belakang pendidikan serta penuh dengan
pengalaman di bidang masing-masing yang ditempatkan dalam posisi strategis
Perusahaan, Latar pendidikan dan pengalaman personil tersebut telah
membentuk profesionalisme mereka dalam kemampuan atau skill individu yang
berperan penting dalam mengatur dan menjaga harmonisasi Perusahaan.

Berikut adalah jajaran manajemen TOTAL saat ini :

Tabel Susunan Komisaris

Jabatan Nama

Ami ka ra & Komisaris Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto
Komisaris Pinarto Sutanto
Komisaris Liliana Komadjaja, MBA
| Komisaris Drs. Wibowo
Komisaris Rudi Suryajaya Komajaya
Komisaris Independen Drs. Rusdy Daryono

Sumber: Laporan Keuangan Limited Rewew 30 Juni 2025

Tabel Susunan Direksi

Jabatan Nama
Presiden Direktur Janti Komadjaja, MSc
Direktur Ir. Moeljati Scetrisno
| Direktur Ar Ho Sudarto, M.M.
Direktur Ir. Saleh Sendiko, M.M
Direktur Ir. Rasyid Daulay, M.T.

Sumber: Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025
Tabel Susunan Komite Audit

Ketua | Drs. Rusdy Daryono |

| Anggota —...— Eftin Setiawati, S.E. '””|
Anggota Lioe Fei Ling, S.E., Ak., CPA., CA
Sumber Laporan Keuangan Limited Review 30 Juni 2025

81

Page 63 OCR 0.893
Dengan jumlah karyawan sebanyak 505 (Ilma ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh
dua) orang di antaranya memiliki Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat
Lampiran XIII).

Berikut adalah struktur organisasi Perusahaan sebelum adanya penambahan
KBLI baru:

STRUKTUR GROAMSA9
NDAMATA NON STRUETURE

—
an
LN |
1 —3 —
0—

6.2 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen Perusahaan Setelah Adanya
Penambahan KBLI

Dalam rencana penambahan KBLI baru ini diperlukan tenaga kerja yang
berkompeten di bidangnya dalam kaitannya dengan penambahan KBLI baru. Saat
Ini Perusahaan telah memiliki tenaga ahli yang dapat mendukung kegiatan KBLI
Baru tersebut, di mana tenaga ahli tersebut berkompaten di bidangnya.

Di mana sebelum adanya penambahan jumlah karyawan perusahaan sebanyak
505 (lima ratus lima) orang, 72 (tujuh puluh dua) orang diantaranya memiliki
Sertifikasi Kompentensi Kerja (SKK) (Lihat Lampiran XIII) dan kompetensi dari
tenaga ahli yang dimiliki masih dapat menjalankan kegiatan usaha baru, namun
TOTAL berencana akan menambah karyawan baru yang memiliki kompetensi di
bidangnya jika memang dibutuhkan menjalankan Penambahan KBLI Baru.

6.3 Manajemen Risiko Penambahan KBLI Baru
Sebagai perusahaan terbuka, TOTAL menerapkan prinsip pengelolaan risiko
terintegrasi di semua lini untuk mengeliminasi penyebab tidak tercapainya tujuan

perusahaan. Adapun sasaran implementasi risk management dari perusahaan
terkait Guality, Cost, Delivery, Safaty, Service, Morale (ACDSSM) adalah:

52
Page 64 OCR 0.950
. Guality - Peningkatan kualitas pekerjaan

Manajemen TOTAL selalu mengingatkan mengenai pentingnya untuk
meningkatkan kualitas pekerjaan. Peningkatan kualitas adalah hal yang
signifikan harus diperhatikan sebab kualitas dapat berkaitan dengan
kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan. Oleh sebab itu, TOTAL
senantiasa memperhatikan dan berkomitmen mengeliminasi risiko
menurunnya kualitas pekerjaan.

. Cost - Efisiensi biaya

Efisiensi terhadap biaya adalah salah satu hal yang signifikan sehingga
TOTAL dapat meningkatkan daya saingnya. Adapun risiko inefisiensi biaya
tersebut mencakup risiko peningkatan biaya produksi dan biaya
operasional.

Delivery - Penyerahan hasil pekerjaan secara tepat waktu

Risiko terlambat mempunyai dampak signifikan terhadap banyak hal.
Dengan meningkatkan produktivitas baik di internal perusahaan dan
produktivitas dalam berkolaborasi dengan mitra kerja, maka diharapkan
penyerahan hasil pekerjaan dapat tercapai sesuai dengan tepat waktu.

Safety - Keselamatan, kesehatan kerja dan perlindungan terhadap
lingkungan

Keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan terhadap lingkungan
adalah hal penting bagi TOTAL. Oleh sebab itu perusahaan senantiasa
memperhatikan dan berkomitmen untuk menciptakan kondisi kerja yang
risikonya terkendali, baik melalui prosedur, alat pelindung kerja, alat
pelindung diri maupun peningkatan dalam pengawasan terhadap
keselamatan, kesehatan kerja dan perlindungan terhadap lingkungan.

. Service - Kepuasan pelanggan yang prima
TOTAL berkomitmen untuk meraih kepercayaan pelanggan dengan
meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan setiap pekerjaan yang
dipercayakan oleh pelanggan, Risiko-risiko yang berpotensi mengurangi
kepuasan pelanggan selalu dimitigasi dalam setiap tahapannya
Morale - Noral tinggi dalam bekerja

Moral yang tinggi personil-personil di dalam perusahaan mempunyai
dampak yang positif pada perusahaan. Risiko luntur atau berkurangnya
komitmen terhadap m-TOTAL berpotensi menurunkan moral dalam bekerja.

63
Page 65 OCR 0.941
Dalam identifikasi risiko dan peluang berdasarkan konteks dan isu serta
pemangku kepentingan, Risk Management TOTAL menggunakan dua
pendekatan yaitu:

a. Top down Risk
Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang dari Manajemen TOTAL

yang mengacu kepada konteks isu dan pemangku kepentingan perusahaan
di skala makro dan mikro,

b. Boftomup Risk
Analisis risiko yang berdasarkan sudut pandang pemilik proses yang
mengacu kepada konteks, isu, dan pemangku kepentingan unit di skala
mikro/operasional.

Adapun identifikasi risiko pada konteks isu mengacu kepada 2 faktor yaitu:

a Ekstemal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang
berasal dari luar yang bisa mempenganuhi visi, misi, dan tujuan perusahaan.

Sisi Eksternal ini terdiri dari beberapa faktor:

Teknologi

Teknologi yang berkembang bisa berdampak luas terhadap
perusahaan, contohnya inovasi disruptif bisa berdampak positif atau
negatif. Oleh sebab itu, TOTAL melakukan mitigasi dengan terus
memperbaharui pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi
dengan mengembangkan sistem informasi yang memudahkan TOTAL
dalam menjalankan proses bisnisnya secara transparan dan
terintegrasi. Selain itu, penerapan Building Information Modelling (BIM)
secara maksimal juga dilakukan guna memperlancar proses konstruksi
sajak tahap perencanaan hingga serah terima.

Hukum

TOTAL berusaha dan senantiasa untuk mematuhi hukum dan
peraturan yang berlaku di Indonesia dengan memenuhi! persyaratan
yang ditetapkan oleh pemerintah, antara lain dalam hal perpajakan,
lingkungan dan ketenagakerjaan.

Persaingan

Risiko persaingan bisa muncul karena kehadiran para pesaing dengan
strategi yang berbeda beda. Dari sisi aspek persaingan bisnis dengan
masuknya kontraktor asing dapat dimitigasi dengan salah satunya
mengadakan joint operation sehingga kedua belah pihak bisa saling
berkolaborasi dengan tujuan yang positif.

Pasar
Di masa pemulihan paska pandemi COVID-19, sektor konstruksi
diprediksi akan mengalami kenaikan baik permintaan dari pelanggan

54
Page 66 OCR 0.939
lokal maupun pelanggan asing, di mana hal ini dapat berdampak positif
maupun negatif ke TOTAL. Dengan bertambahnya jumlah permintaan,
TOTAL berupaya mengendalikan risiko dan mengambil peluang
semaksimal mungkin agar permintaan tersebut dapat terserap secara
maksimal.

Budaya

Budaya setempat dan budaya asing saat berkolaborasi di mana TOTAL
bekerja dapat mempengaruhi produktivitas pekerjaan dan tentunya TOTAL
tetap menghargai budaya setempat tapi tidak mengurangi produktivitas
pekerjaan. Oleh sebab itu TOTAL terus meng-update dan menganalisis
budaya seternpat apabila melakukan proyek di daerah tersebut.

Politik

Penyelenggaraan pemilihan legislatif dan eksekutif akan mempengaruhi
pasar yang sedikit banyak berdampak terhadap perusahaan. TOTAL
berusaha agar pesta demokrasi tersebut tidak mempengaruhi kinerja
perusahaan secara signifikan.

Ekonemi

Forex yang volatile menyebabkan perubahan terhadap harga barang
material bangunan dan transportasi, oleh sebab itu TOTAL
mengantsipasinya dengan salah satunya melakukan bulk purchasing

Pelanggan

Dengan berfokus kepada kebutuhan dan harapan pelanggan, TOTAL dapat
mengidentifikasi peluang yang dapat diambil dan mengendalikan risiko
yang ada, sehingga harapan pelanggan dapat terpenuhi.

. Internal merupakan konteks dan isu serta pemangku kepentingan yang berasal
dari dalam perusahaan yang bisa mempengaruhi visi, misi, dan tujuan
Perusahaan.

Sisi Intemal ini terdiri dari beberapa faktor:

Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan misi perusahaan adalah salah satu fondasi bagi TOTAL untuk
merencanakan dan mengeksekusi strategi bisnis. Dalam sisi diferensiasi
perusahaan adanya risiko bahwa strategi perusahaan sudah tidak sesuai
dengan kebutuhan pasar. Oleh sebab itu, TOTAL secara periodik meninjau
kembali strategi bisnis, serta disosialisasikan kepada seluruh karyawan
agar dapat dieksekusi guna tercapainya visi dan misi.

Nilai dan Budaya Organisasi

Nilai dan budaya organisasi mencakup karakter dan semangat manusia
TOTAL Dalam hal bekerja sama dengan pihak ekstemal, terdapat risiko
ketidaksesuaian karakter sehingga budaya manusia TOTAL harus ditelaah
dan dipertajam.

65
Page 67 OCR 0.946
Kinerja Organisasi

Komitmen dalam hal penerapan mutu, K3L, anti penyuapan sesuai
standar perusahaan, komitmen dalam memenuhi pelayanan yang prima
terhadap pelanggan, dan komitmen untuk melakukan inovasi terus
menerus tentu memiliki beberapa risiko dan peluang, untuk itu analisis
risiko dan peluang sangat dibutuhkan dalam kinerja perusahaan. Adanya
ketidakefisienan dalam proyek dapat di atasi dengan meningkatkan
produktivitas proyek dengan menyelaraskan workload, meninjau struktur
organisasi proyek dan melihat produktivitas per jabatan.

Kepemimpinan

TOTAL menyadari sumber daya manusia tidak lepas dari adanya suksesi
atau regenerasi. Hal tersebut menimbulkan risiko dan apakah visi misi
perusahaan dapat dilaksanakan generasi berikutnya dengan baik atau
berpeluang menjadi lebih baik, sehingga analisis risiko dan peluang dapat
membantu dalam proses suksesi kepemimpinan di TOTAL.

Sumber Daya
Dalam menggunakan sumber daya, TOTAL menyadari akan terjadinya

kelangkaan sumber daya, untuk itu TOTAL berusaha mengembangkan
pemanfaatan sumber daya yang ada dan terus berinovasi menemukan
sumber daya baru, ini tak lepas dari analisis nsiko dan peluang yang akan
terjadi selama proses yang berkelanjutan tersebut.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan (K3L)

Analisa risiko K3L menjadi prioritas TOTAL sehingga dampak negatif
terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja dan karyawan dapat
dikurangi atau dihindari sekaligus dapat meindungi Lingkungan dari
pencemaran atau kerusakan akibat aktivitas operasional perusahaan.

6.4 Manajemen Kekayaan Intelektual

TOTAL senantiasa menjunjung tinggi kekayaan intelektual dengan menerapkan
perilaku etika sebagai berikut:

a. Perusahaan harus menghommati hak kekayaan intelektual pihak lain.

b. Seluruh manusia TOTAL harus berpartisipasi secara aktif untuk melindungi
hak atas kekayaan intelektual milik Perusahaan.

Manusia TOTAL yang turut serta/bekerja dalam pengembangan suatu
proses atau produk yang akan digunakan oleh Perusahaan, atau manusia
TOTAL yang memiliki hak atas hasil karya tersebut, harus memperlakukan
informasi yang terkait dengan proses atau produk tersebut sebagai milik
Perusahaan baik selama masa kerja maupun setelah manusia TOTAL tidak
bekerja lagi untuk Perusahaan

Seluruh manusia TOTAL harus menginformasikan hasil karya yang
dihasilkannya baik selama maupun di luar jam kerja, jika hasil karya
tersebut terkait dengan bisnis atau operasi Perusahaan.

Cc.

66
Page 68 OCR 0.693
BAB VII
ANALISIS ASPEK KEUANGAN

7A Asumsi Ekonomi Makro

Kami mengasumsikan bahwa keadaan perekonomian di Indonesia secara
berangsur akan segera membaik, seperti yang tercermin dalam variabel-
variabel yang diasumsikan sebagai berikut:

# Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2025 mencapai

51295 (yoy), terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang
tumbuh cukup kuat.

# Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan pada triwulan II 2025
semakin baik, yang tercermin pada:

- Infiasi nasional aktual per Juni 2025 sebesar 1.879 (yoy)

Untuk asumsi inflasi yang digunakan dalam proyeksi arus kas dalam
Studi Kelayakan mengacu pada Nota Keuangan Beserta Rancangan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025 sebesar
2,59-z1Y5 untuk proyeksi sampai akhir masa proyeksi,
# Kondisi politik dan keamanan yang diharapkan lebih stabil.
7.2 Asumsi Proyeksi Keuangan
1) Proyeksi Laba Rugi

Proyeksi Laba Rugi Dengan Penambahan KBLI

Dalam Miliaran Rupiah)
Ketarargas Dec25 | a08 | 2017 | 2025 | 2020 | 2050
Pendapatan 1 tas 3966 4.199 4810 4.581 5457
Beban Pokak Pendapatan 1212 289 3.325 DEs7 40 4435 |
Laba Bruto 27| erel oo msl “s2 seal 1051

Baban umum dan admirisrasi 104) 205) aril ga) | 3s
Labs (Rugi) Sebelum Bunga, Pajak,

Depeosiasi dan Amortisesi (EBITOA) ata) asa soa| ssal st) cro
Doprasiasi 24 18 KE AA 2) Pal
Lata (Rugi) Sebelum Bunga danPajak (EBI7) |—”o1ea| oo a20) oo das| oo s34| oo se7| oo 048
Total Perrdapatan (Beban) lsirvlairi fun) (si (sj 3) Sa 3)
Labs (Rugi) Sebelum Pajak Panghasian 18) sos) 4s7| soal sel ex
Manfaat (beban) pajak penghesian 25) 467) tot) Pati Ng 1122 1138)
Laba (Rugi) Tahus Berjalan | oam| sol 3g) gel anl “7

87
Page 69 OCR 0.516
2)

Proyeksi Laba Rugi Tanpa Penambahan KBLI

(Dalam Miliaran Rupiah)
2027 | 2028 | 2026

r rangan Dac-rs | 2078 2030

Fenganaman 15en) sio 3200| ssc0| a52) azas
Beban Pokok Pandapaian 1.272 2514 2596 2.726 2881 2907
Laba Brute 287 508 605 638 687 Lal

Beban umum dan administrasi 194 205 24 222 29 Da5
Laba (Rugi Sebelum Bunga, Pajak,

Dopresissi dan Amartisasi EBITDA) s3) 3) ses| aral as) 455
Deprnsasi 24 . 1“ . 23 Pal
(Laba (Rugi Sebelem Bunga dan Pajak (EBIT) v69 981 379 192 “1 434
Total Pendapatan (Beban) kirwbin (ur (3 122) (29) Kn Ry
(Laba (Rugi) Sebelam Pajik Penghasilan 159 Ia 353 169 387 409
|Mantasc bebaam past erchasisn FE) MA (3 G8 181 151 12
|Laba (Rugi Tahun Berjalan t3| er) al 2| »2| 3

Proyeksi Posisi Keuangan

Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Penambahan KBLI

. (Dalam Miliaran Rupiah)
| 200 |

Becas | 2001 2021 ET FI

ASET

Aset Luncar

Kas dan Setara Kas tag 105 507 Bal 127 177
Iwestasi jangka perduk 2 302 282 382 3a2 38
Pidang Laata we 1161 335 15 1816 Peti
(Piutang seteral « ctak ketiga - reda 8 Pai Ld ni sat etal
| Ana Kontrak “0 229 909 aza 2 70
org muka mibkongaklor-pihak keciga 28 38 » - 38 3
Pisang Lainisin -pihak kotiga 0 19 19 1“ 10 10
Bira ditaya dimuka 8 8 5 8 5 s
Pajak dibayar di muka il 1 4 1 1 4
Asa Sak Lara yang dri unik difusi - 2 ES PSI am 2
Aseitarrar kira 8 8 £ 2 £ 2
Jumtah kasi Lancar 2g 23m 2179 4125 “7e0 s5.
(aset Tidak Lancar

(rowitosi jangka panjang 2 22 P3 Pa 327 bar
Daposite yang dibatasi perggusarnya 195 138 tas 18 1 1g
(Prport imestasi 7a 3 72 n Ll t
Aset Tetap 104 1a7 110 11 " 11
|Asettidak lancar lainnya 18 18 18 1g 48 12
Jumtah kaus Tistak Lancar 9 222 nze a24 an 2 |
JUMLAH ASET dara 3799 30 2.001 5an2 2x2

Page 70 OCR 0.453
5 (Dalam Miliaran Rupiah)
Kemrargan Decas | 102a 25 | 2» To na
LIABR ITAS DAN EKUITAS
LIKBILITAS
Liabiitas Jangka Pardet
Utang wara 26 iga 208 230 2 21
Lintiitas kortrak- pak keiga tra tas a73 Tag 314 29
Utang ban -tain kotga ' ' 1 1 4 4
20 P3 ga 20 “ 8
Batan rassh tanu dibayar sa 1na7 1ata asi 15g Lte
Lebitor sewa - - - - - -
Mang retensi jangka pargang yeng mihtempo
dahan 3 3 28 38 2 E3
Linbiltms dientireai ataa #rbaln kara ' 1 4 4 4 1
SJertah Linbilites Jangka Perded 213 3043 2139 2480 2.7 2061
Uabdlitas Jangka Panjang
(Utang retensi jangka parjang- dikurangi bagian
yang jalur senipo dalan satu tahun 3g 32 32 z2 32 2
Jaminanswwa 4 4 4 4 4 4
Lhatiltas diestivesi aus iman kara 135 138 135 136 138 135
Jumlah Lintilites Jangka Panjang an 17 KEal Ara ara 111
JUMLAH LIRBEITAS 1214 2114 2901 272t 2563 12
(ekurras
Modal satari sat zat ya EN 3 3at
Tawbatan medaidisetsr 5. 5 5s 8 K3 :
Bakso Lava
Teen dhantucan penggreenrya 70 7a 7 7 7 E3
Bek startatanpergguraanya PI 119 raga sea £91e 2708
Komparen #kutas kala cg) te 4181 K6 ci)
JUMLAH EMUITAB 4700 A00 Anp5 2207 hal ax0e
JUMLAM LUWMBILITAS DAN EKUITAS Yana 2353 | 296 seoa ssta) tags
Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Penambahan KBLI
— Katirangan Dec 2028 2027
ASET
|Asat Lancar
Ka an Batara Kiss wa ira 2 ma tare 1a21
remas: prgka pandek z2 182 302 P1 s2 a0z
Piutang Usata 8 1019 1042 1004 tag 1204
Piutang mtmrai - pihak bertiga « aeta PI 415 a28 450 “7 “st
et Kontrak PT) #. “07 430 1 3at
Uang maka subkorerakbr -pinak ketiga 36 (7 3 - 3 58
Piutang Lainiain -pitek kelga 1 1 ta 10 1 w
Biaya Saya denda 3 5 5 3 s 8
Pakak dibayar di maka ' 1 t 4 1 1
hat lidat kar yarg dmiki arduk chan 3) 2 2 2 2 P1)
(Awet kanan Wina 8 8 s a 5 5
lumleh Aset Lancar a56 2599 2966 x240 2014 ana0
Anni Tidat Lancar
(merias jangka panjang 1 Ei 527 s2? s2 sat
(Depostr yarg ditutasi penggunaannya w 155 1as 1 105 186
Properti metitasi 7a 7” n " @ er
Tatap 104 107 ttg t1 11 1
isak manca lha 1 18 18 KE 18 19
ani Tidak Lancar 518 P1 a2a s4 a21 120
ASET na 2st 2700 ate Akot aan

Page 71 OCR 0.518
3)

(Dalam Miliaran Rupiah)
na 2020 200

Kera (toa | Ea
LIAR TAE BAN MK UrTAS
(LMBRTAS
| Lisbittas Jangka Pendek
tang usaha 226 153: 163 171 180 109
Ladittas korrak - pat batiga t72 598 526 ssi 873 3)
Liang ben - kain - gitu kuwbga ' ' 1 4 1) '
Utang pajak P3 “ 6 a 90 ka
Beton ransit haras dibayar 147 ia 1099 1001 1138 us
Ur ita sewa - - - - - -
Utang retenai jangka panjang yarg huh tempa
(dalem satutahun 36 2 36 2 38 2
Liabitas Olesimasi Was satuan papa 1 1 ti Ki 4 1
Janlah Lisbiitas Jangka Peadek 1173 17 aa? 1h32 1023 217
Lubihan Jangka Panjang
Utarg retensi jangka paryarg- dkurargi bagian
yamg jatuh tempo dalam satu tahun 32 E 32 12 az 2
Jarrinan seag 4“ 4 4 4 4 4
Liabiltas des masi atas Irbadan brja ne GI 138. 135 138 138 135
Junlah Lablitas Jangka Panjang ELah Kai ara 171 an an
Lumtad Lasutas 1140 use 2010 2104 2194 Raat
EKUITAS
Modal saham 31 341 Bat 34 3at 3
Tartanan most users 5 s 8 s s s
Salin Laba
Teweh dteraean penggunsannya. 7 7 70 70 1 m
been daratan penggunaannya at tag 1312 Les 1902 22
Komparen ekuitas in Ka ca 1151 18) 19 tg)
JUMLAH ENUITAS man0| tar az72| oo 2080 2281 2439
JUMLAH LIABILTAS DAN EKUITAS. yara ET arg0 Ate 4586 Agt
Nilai Tambah (/ncremental)
Proyeksi Laba Rugi Incremental
Dalam Miliaran Rupiah)
Keterangan Decas | 2020 | 2027 | 2028 | 2025 | 2030

Pendapatan - 425 mos| taso| tamah 11
Beban Pokok Pendapatan | 37 39 gs2| 1162| tt |
Laba Bruto - . 17o| 217 21 Pn

Beban umum danadminiatasi - ETI E3 re Eri 118
ILaha (Rugi Sebetam Bunga, Pajak,

Depresiasi dan Amortisasi (FBITDA) - # "1 1 116 28
(Laba (Rugi) Sebelum Bunga dan Pajak (EBIT) - Bi 1“ 11 ira 218
(Total Pendapatan (Beban Isirdain “ @) E) Gi IL dal
Laba Rugi Sebekam Pajak Penghasilan - - 104 18 1g 202
Manfaat (bebami palak serghatilan - (ee3) Pn en Mp
Laba Mug) Tahun Berjaln - “ 3 104 130

70
Page 72 OCR 0.455
Proyeksi Posisi Keuangan Incremental

(—— kewrangan Decas | 220 Ea
asal

(Oalam Milleran Rupiah)
201 2

|Asat Lancar

Kias dar Setara Kas

evestari jangka pandek

Piutang Usata

Phatang retensi - pihak katga -reto
Aset Korirah

Wang muka sukikartrektor- pehak kriya
Pang Lan Iain- pak kebiga

Biepu daya Brka

(Perak bayar ct muka

|Atet #dak lancar yang drrdiki untuk dita
|Avet lercar Wmirnya

Jurutah Aset Lancar .

8.2 ya 258

3s

23 374 467 7
192 234
253

Da oa CEK
8
E

134 188 208

8
s
£
z

112 ras

(aset Tulak Lancar
Irestae: jangka parang ag
IDegosp yang dibatas pengaanasa -
(Pronmeti Investasi
|set Tetap -.
|Aset Sak lancar lainnya 2

Juratah Aset Tklak Lancar - - - & & -

JUMLAH ASET : 192 or Bat 1120 aa

- 2 ag - bl »
. Te 18 188 ass 257
ag 150 280 a70 ai 053
Lrang Ketana jargka pangarg yang #tuhtampa.
dalam saru taun . - - - - -
Liatiktas Oisatevaai daa bai bera - - - - 2 5
dumilah Lia biltas Jargka Pendot - 180 “3 “7 Ter 02
Libiitas Jangka Panjang
Ltang retensi jargka panjarg- diutang bagan
yang jauh tempo dalare satu tenun - - - “ - -
Lintiltas dmstimasi ata krbalarkarja - 2 2 4 z a
entah Liatiiias Jangaa Panjang - 2 2 . e 8
JUMLAH LWMBILITAS - 160 483 .17 yes 12
lekumas
| Modal sahara - - - - - -
| Tambahan modal disetor - - 3 5 5
(Sawo Laba - -
| Belum dtuntakan penggunanya - 42 t2a 227 aer 518
(Kmraporsen @hudta bait » . & A 3 L.
Laman EKUITAS - 42 123 a21 287 215

lauman uwsutasoex 2rumas : gol —sar| size tane

ta!
Page 73 OCR 0.886
4) Tingkat Diskonto
Biaya Modal
Untuk mengkonversi arus kas penyedia modal atau capita/ selama
periode eksplisit menggunakan tingkat diskonto (discount rate) dari
biaya kapital rata-rata tertimbang (weighted average cost of
capilalNVACC), dengan perhitungan sebagai berikut:

WACC — (We x Ke) # (Wd x Kdi1-—t))

Keterangan:

-WACC : Welghted Average Cost of Capital

- We 1 Persentase bobot dari cost of eguity

- Ke 1 Tingkat pengembalian terhadap eguity

- Wd 1 Persentase bobot dari cost of debt

- Kd 1 Tingkat pengembalian perusahaan terhadap debt
Biaya ekuitas

Biaya Ekuitas (cost of eguity) (K.) sebesar 23,66” yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:

Kes RF (B (Rm—Rf))- RbDS

- Rf 1 Risk Free

- 8 : Unsystematic Risk

- (Rm-Ri) : Risk Market Premium

- RbDS : Rating-based Default Spread

Keterangan:

— Risk free rate (RP) adalah tingkat bunga bebas risiko. Risk free
rate diperoleh dari website PT Penilai Harga Efek Indonesia/PHEI
(d/h Indonesian Govemment Bond Yield Curve) per 30 Juni 2025
dengan tenor 30 tahun sebesar 7,037.

— Beta (B), mengukur sensitivitas tingkat pendapatan dari suatu
perusahaan terhadap pergerakan tingkat pendapatan pasar
secara keseluruhan, Dalam melakukan perhitungan beta,
digunakan indikasi beta dari perusahaan pembanding sebagai
berikut:

2
Page 74 OCR 0.856
Perusahaan Pembanding

Nama Perusahaan 4 Be
(Le
1 Ga Karya (Persero) Tbk 251 450.083 0,56
Nusa Konstruksi
B3 Enjiniring Tbk PT 0,63 23,77 0,53
Pembangunan
3 | Perumahan (Persero) 242 808,24Yc 0,33
Tbk PT
Wijaya Karya Bangunan
(4 IcedungTbkpr | 188 | 918346 | 107 |
5 | Nusa Raya Cipta Tbk PT 0,97 23,36 0,82
6 | Acset Indonusa Tbk PT 219 45 44 Ya 1,62
Aesler Grup Internasional
Tbk PT 0,92 0,001 0,92 |
Paramita Bangun Sarana
8 Tbk PT 1,29 1,081 | 1,28

— Levered Beta pada tabel di atas telah menggunakan adjusted
beta, Levered Beta dari perusahaan pembanding kemudian di
unlevered dengan menggunakan struktur modal dari masing-
masing perusahaan kemudian dirata-rata. Rata-rata unlevered
beta tersebut kemudian di re-levered dengan menggunakan
struktur modal dari perusahaan pembanding yang mewakili pasar
industri sebesar 251,169, dari hasil perhitungan tersabut didapat
beta sebesar 26332.

- Risk Market Premium (Rm-Rf) adalah selisih antara pengembalian
pasar dan tingkat bunga bebas risiko. Risk Market Premium
diperoleh dari data hasil penelitian Aswath Damodaran, dengan
nilai sebesar 7,039.

— Rating-based Default Spread menggambarkan kondisi ekonomi
suatu negara, kondisi — politik — dan — creditworthiness.
Creditworthiness merupakan ukuran seberapa besar kemungkinan
suatu negara gagal memenuhi kewajiban utangnya. Rating-based
Default Spread diperoleh dari data hasil penelitian Aswath
Damodaran, dengan nilai sebesar 1,8795.

Biaya Utang
Biaya Utang (Ks| merupakan tingkat bunga utang yang harus dibayar

oleh perusahaan setelah pajak, yaitu sebesar 6,995 yang diperoleh
dari perhitungan sebagai berikut:

3
Page 75 OCR 0.801
Kazix (1)

Suku Bunga Pinjaman (fi) sebesar 8.965 berdasarkan perkiraan
bunga yang dapat disetujui oleh Bank pemberi kredit dan tarif pajak (t)
sebesar 22”.

Struktur Modal

Pada perhitungan cost of capital. struktur modal yang dipakai adalah
struktur modal yang merupakan hasil perhitungan menggunakan data
Perusahaan yang sejenis dan sebanding, dan dihitung dengan
menggunakan rumus:

D/E Ratto

Wa IE Ratio Hi

We—-1-Wd

Sehingga diperoleh porsi utang (Wd) sebesar 71,524 dan porsi
ekuitas (We) sebesar 28,481.

Tabel Biaya Modal

Keterangan Informasi
Indonesia Goverment Bond

REK ee al RM | 70394 | Yiota, PHEI 30 Juni 2025
Eguity beta Beta Perusahaan

xy) 18) 2,6332 Pembanding
Eguity risk R
premium (Rm-Rf 7,034 | Damodaran, 1 Juli 2025
Rating-based

Default Spread (RbDS) | 18744 | Damodaran, 1 Juli 2025
Biaya Ekuitas Kej | Seek (RFr(Bx (Rm - RN) -RbDS

mag g Interest Rate IDR Investment |
Bunga pinjaman @ 2.084 | Loan State Banks, Jun 2025
Pajak
penghasilan (GD) 22.00” | Marginal Tax Rate
badan |
(Biaya Utang — | (ijx(d 6,994 |Kdxti-t) |
Porsi ekuitas eh 28.487 | efterd) |
|

Porsi Jaa dh 71,522 Pa |

7.3 Net Present Value (“NPV”)

Metode NPV ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan
nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak (eaming after tax), Apabila
NPV lebih besar dari nol atau menunjukkan angka yang positif, maka
proyek investasi layak untuk dilaksanakan. Untuk menghitung nilai

7d
Page 76 OCR 0.939
74

75

7.6

sekarang perlu ditentukan terlebih dahulu tingkat diskonto yang
digunakan.

Dan perhitungan NPV dengan menggunakan tingkat diskonto sebesar
11,734 menunjukkan bahwa nilai NPV dengan proyeksi aliran kas bersih
selama 5 tahun adalah sebesar Rp267.377.592.000,00. Hal ini
menunjukan bahwa penambahan KBLI Baru layak untuk dilaksanakan.

Internal Rate of Retum (“IRR”)

Metode IRR ini menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai
sekarang investasi dengan nilai sekarang dari keuntungan sesudah pajak
(eaming after tax). Apabila tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat
diskonto, maka investasi dikatakan menguntungkan,

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR proyek adalah 31,334, lebih
besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,734.

Payback Period

Metode ini mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, dalam satuan
waktu. Semakin singkat periode payback, maka proyek tersebut semakin
menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan Payback Period penambahan KBLI Baru
membutuhkan waktu 4 tahun untuk mengembalikan Investasi dan rencana
biaya modal selama periode proyeksi yang dikeluarkan sebesar
Rp121.141.895.000,00,-.

Profitability Index (PI)

Metode PI ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang dari
keuntungan sesudah pajak (earning after tax) di masa mendatang dengan
nilai sekarang investasi. Bila PI lebih besar dari 1 maka proyek dikatakan
menguntungkan, bila kurang dari 1 maka dikatakan tidak menguntungkan.

Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan diketahui bahwa nilai PI dari
investasi dan rencana pengembangan tersebut adalah 3,49. Hal ini
menunjukan bahwa rencana penambahan KBLI Baru tersebut adalah
layak untuk dilaksanakan.

75
Page 77 OCR 0.788
7.7 Analisis Sensitivitas

Analisis ini bertujuan untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap
berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya. Hasil sensitivitas
menunjukkan bahwa kegiatan usaha untuk KBLI baru ini cukup sensitif
terhadap penurunan incremental laba bersih, seperti terlihat pada tabel

berikut:
Perubahan Kondisi
Uraian Kondisi Normal Ta an Tg
Incremental Laba Barsih » menurun
NPV 287.277 502 ROM0.012 Ma2A12 €7.Bat Bit
IProftebilty Indeks. 3 264 1,80 os)
IR 2, Pa Ia ea An)

Hasil dari uji sensitivitas di atas terlihat variabel sensitivitas incremental
laba bersih yang menurun hingga 60X menjadikan tidak layak
dikarenakan hasil IRR Negatif dan Profitability Index menunjukkan hasil di
bawah 1, dengan catatan variabel lain tetap (ceteris paribus).

Page 78 OCR 0.937
BAB VIII
KESIMPULAN DAN SARAN

81 Kesimpulan

Hasil analisis atas aspek pasar, menunjukkan bahwa industri konstruksi di
Indonesia adalah sektor vital yang berkontribusi lebih dari 104 PDB nasional,
didorong oleh belanja pemerintah untuk proyek infrastruktur strategis seperti
IKN dan jalan tol, serta investasi sektor swasta dan adopsi teknologi digital:
pasar ini diproyeksikan tumbuh stabil dengan nilai mencapai USD 305,48 miliar
pada 2025 dan CAGR 7,50 hingga 2030. Meskipun prospeknya kuat, industri
ini menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga material (semen,
baja), kekurangan tenaga kerja terampil, dan dominasi BUMN dalam perolehan
proyek. sehingga perusahaan swasta perlu fokus pada diversifikasi portofolio
dan strategi kehati-hatian untuk menjaga stabilitas keuangan.

Hasil analisis atas aspek teknis menunjukkan bahwa penambahan KBLI baru
yang masih merupakan lini bisnis konstruksi yang merupakan kegiatan utama
Perseroan, Secara proses bisnis, produk dan layanan yang diberikan tidak ada
perbedaan jika ada penambahan KBLI baru, Sehingga Perseroan secara teknis
mampu menjalankan penambahan KBLI baru.

Hasil analisis atas aspek pola bisnis menunjukkan bahwa Perseroan memilki
keunggulan kompetitif dalam kegiatan usaha di bidang konstruksi, kemampuan
Perseroan dalam menciptakan nilai tambah dan dapat memitigasi risiko
persaingan, sehingga Perseroan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan
berkelanjutan.

Hasil analisis atas aspek model manajemen menunjukkan bahwa Perseroan
dapat menambahkan KBLI baru dengan tersedianya tenaga ahli dalam bidang
konstruksi yang sudah memiliki sertifikasi keahlian, manajemen juga sudah
dapat menjelaskan seluruh risiko dari bisnis atau kegiatan usaha di bidang
konstruksi, serta manajemen juga selalu menerapkan etika dalam mengelola
hak kekayaan intektual baik yang dimiliki oleh internal maupun eksternal

Hasi analisis atas aspek keuangan Dari perhitungan NPV dengan
menggunakan tingkat diskonto sebesar 11,73” menunjukkan bahwa nilai NPV
dengan proyeksi aliran kas bersih selama 5,5 tahun adalah sebesar
Rp267.377.592.000,00. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IRR adalah
31,334 lebih besar daripada tingkat diskonto sebesar 11,734. Berdasarkan
perhitungan Payback Period penambahan KBLI baru membutuhkan waktu 4
tahun untuk mengembalikan investasi. Berdasarkan perhitungan yang kami
lakukan diketahui bahwa nilai PI dari investasi dan rencana pengembangan
tersebut adalah 3,49.

Dengan demikian berdasarkan data-data dan hasil dari berbagai analisis di
antaranya analisis atas aspek pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan

Kei
Page 79 OCR 0.936
aspek keuangan, kami berpendapat bahwa penambahan KBLI baru dengan
kode 42206 — Konstruksi Sentral Telekomunikasi, 42911 - Konstruksi
Bangunan Prasarana Sumber Daya Air, 42912 — Konstruksi Bangunan
Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan
Gas Bumi, 42916 - Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan, 42917 —
Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 — Konstruksi Bangunan Sipil
Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl, 42923 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia,
Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 — Konstruksi Khusus Bangunan Sipil
Lainnya Ytdl untuk Perseroan dapat dilaksanakan dan layak.

8,2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, Kami menyarankan pihak manajemen harus
melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
penambahan KBLI baru dangan kode dengan kode 42206 — Konstruksi Sentral
Telekomunikasi, 42911 — Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air,
420912 — Konstruksi Bangunan Pelabukan Bukan Perikanan, 42915 — Konstruksi
Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi, 42916 — Konstruksi Bangunan Sipil
Pertambangan, 42917 — Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi, 42918 —
Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olah Raga, 42919 — Konstruksi Bangunan
Sipil Lainnya Yidl, 42923 — Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan
Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri Lainnya, dan 42929 —
Konstruksi Khusus Bangunan Sipil Lainnya Ytdl sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk mengurus perizinan
kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman
Modal. Manajemen juga periu memepertimbangkan penambahan tenaga ahli
apabila memperoleh proyek yang memiliki kualifikasi tenaga ahli tertentu dalam
pelaksanaannya.

78
Page 80 OCR 0.964
LAMPIRAN
SURAT REPRESENTASI

Page 81 OCR 0.819
PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

BANGUN PERSADA |" (reik Memorifia If, jalan | "al Selorarta Phntas KEB) 166209 Hias NYI 13 SEASN Srerapaga kewi'wow anita lou 10 mestetbendlp sim

No, 207/U.97/1X/2025
Jakarta, 22 September 2025

Kepada Yth.

KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN
Jt. Musi No. 38

Jakarta Pusat 10150

Up... Yth. Ir. B.S D, M.Sc., MAPPI (Certj

Hal : Surat Pernyataan atas penugasan Jasa Konsultansi Studi Kelayakan Usahs sesual dengan
Kontrak Ref. No. BDR 26P — 278IRT tanggal 13 Agustus 2025 yang telah disetujul oleh
PT Total Bangun Persada Tbk

Dengan hormat,

Merujuk pada perihal tersebut di atas, badkut adalah pernyataan dari PT Total Bangun Persada Tbk atas
penugasan dimaksud untuk menunjang kepetiuan PT Total Bangun Persade Tbk dalarn rangka memenuhi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJKI terkait dalam Peraturan Perusahaan Pubilk (Terbuka) tantang
Keterbukaan informasi. sebagai bartikut:

3. Kami menyadari tanggung jawab kami untuk menyediakan Informasi yang relevan, benar dan
selangkap-lengkapnya, yang tersedia bagi kami termasuk pengungkapan fakta-fakta materia! yang
dapat mempengaruhi analisis Ini. Untuk mempersiapkan penerbitan laporan jasa konsultansi anda,
kami telah menyediakan data-data dan Informasi yang dibutuhkan sebagai berikut:

1) Laporan Keuangan PT Total Bangun Persada Tbk pericde 2019-2024
2) Laporan Keuangan Limited Review PT Total Bangun Persada Tbk parkde 30 Juni 2025
3) Proyeksi Bisnis 8 Tehun kedepan

4) Detail List Aset Tetap & Properti Investasi

5) Daftar Rincian Kompetitor

8) Company Profils Perusahaan

T) Akta Pendirian

8) Akta Perubahan Anggaran Dasar

9) NIB

10)Perizinan lainnya

1)NPWP

b. Bahwa seluruh informasi dan pernyataan baik secara lisan maupun tulisan sarta dokumen baik dalam
bentuk ssi maupun fotokopi dan/atab salinan yang kami sampaikan kepada KJPP Benadictus
Darmapuspite dan Rekan yang kemudian digunakan dalam analisis adalah benar-benar berasal dari
PT Total Bangun Persada Tbk, lengkap dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya ada tanggal
konsultansi sampai dengan dikeluarkannya laporan konsultasi

& Bahwa atas Isi dan la sesuatu yang terdapat dan/atau yang digunakan dalam penugasan
konsultansi, kami PT Bangun Persada Tbk memberikan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya kepada KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan tarrnasuk di dalamnya anggota rekan
dan seluruh ste!! yang ada dari tuntutan kerugian harta, gugatan dan tanggung jawab (semuanya dalam
bentuk apapun juga) baik secara sendiri-sendiri maupun Institusi yang timbul secara langsung maupun
tidak langsang terhadap pihak manapun juga apabia hal itu diakibatkan oleh kesalahan penyampaian
data dan Informasi apakah yang disampaikan secara verbsi davatau dalam bentuk asil, fotokopi,
darvatau salinan dari kami.

d. Bahwa data-data yang diberikan oleh PT Total Bangun Persada Tbk kepada KJPP Benedictus
Darmapuspita dan Rekan, bersifet rahasia dan diperuntukkan hanya oleh dan antara pihak-pihak yang
terkait dantstsu mempunyai kepentingan ci dalamnys berikut akan digunakan sebagaimana inya
oleh KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan sesuai dengan Kontrak Ref. No, BDR 25P - 278/Ri
tanggal 13 Agustus 2025.

Page 82 OCR 0.544
(roTa1, PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

Ih kagand £, evan Exe 104, Jakasn 1 It). pekowasins Phase: KIP SG6GNGG Fan MIDI BEATONP Kerrasingas “18m korea

smei Itantbatekrukap at

Darrikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk kepentingan Konsultansi Studi Kalayakan
Usaha yang dibuat oleh KJPP Benedictus Darmepuspita dan Rekan

Hormat Karni
PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk

'
Br dkap aan PERSADA TP

Rasyid Daulay
Direktur
Page 83 OCR 0.947
LAMPIRAN

Laporan Posisi Keuangan Historis

Page 84 OCR 0.191
Berteseore |esocaroere | srewanveez |eoveso1at | oeenesousz | esis zara Taev mn
Gacasoeze |Lorsarooe |veswocer |Sgoigsey |rescracar | ceguiaoer UE ENI IOsy Wako)
2awuerai oocewasat Jiztorsi Jooerieei Jisesigar Jatare #huung ae0ue wepi tong|
osiwoo |sossowaoi Jerceetet Jeseorari Jenrosgean |ongtawani danau yong)
sun jeli eco jeng 1 asasi Lang
aanorxcac jososaroe |orveikase Jaseeraan Jessagae unyapung CON)
daya yong
YEL 0601 SORYASEL vas esa AL Cor yiL 33 TES GOL 16 PEP EZE YG 1613006 IWOOOLA|
Ooonesu leoooera Joroneesi joovoessi Jancoogews Jooo'oogoz, BAkapmbtoad ngogp Dur/ opsodag|
soewasuas Irssergis Deseenetas Jesereken Peresaroos Jacorawani Bonfuad onfkef perisan
RI MEP Long)
Dowelyoact | ioooovoecr |eroorcewa |Teciewet | boreovama | Zoo wesnaza MENU YOGA UB)
Srrcorg trisarat  Jowus Ines 204 263 DPLK Suu senen 1201|
awam |sersis L9SDE 4 . 3 3 eni sun papusp Lusi sesua yap) jeng)
Lag a01 - - - 2 - anu Ip eAanip wetag|
088 Peng Oh R99 kos anei SEN YGE peoarr Gue sanuap sedagip sang)
Ok 1606 usasocos oJuseeeri |oseoeog osezag  Jeswican iya sud
5 z 5 z 3 SIgeeee IEENOUAI WE
2Bpsog yrapel « up) ueg Eurinid
rahusBus LES GAS ES KE BB Hp CBU LL 1S DOL BPL 9 CAGE Enya You» OpAlapi aga en Guan
zirsui beb Jeogangige Jontoeee Jereseus2 Jerzutere | oowetasa ajau - ebay tua
: : oa Ke GA0AIe oral (ERA Ud
MENU IS
kagenecer ojenggsan | kKosewa jemvrar |odoccatc | Iomograa Gaeu - sBpng aeupd - ewean Butinigj
Dezeirenz Jooworizre Jurcoresoa Jooosanoe Jesevosiae | tureoawan Ga - eLjan Wild
kg ysazh Orraapra savenw2:z |ixesaena joscsgceia JO witil Ng Rul
#uean buginus
ceogse Lee o|segaceeze |amwescrec Jarseseec Jesorrococ | ocresasan papua fuel #seysanu
LEG OAOE BLK LEG 100 EG7 EL 9 CO PrL Ca BOSAN PPL BS US COx 810 LN SN
Peng pay
L9SV|
Tam ye C3 ag rela P3 Mean
(Hviana Nynsid WY Iya)

laSV

SZ02 INNP O£ — 0Z02 WIIWISIO L£ JGOIMId

XGL VOVSMId NNONYS 1VLOL Ld

ATNO LN3UYId — SIMOLSIH NYONYNAM ISISOd NVMOJVI
IN VEId NYA
Page 85 OCR 0.218
Cassiagrcore Jesocareere | sceroercez |esezsozarc Jocenowor | oovess toe Anya NO SvITIsA kmar)
Lasawanzok | aetogggaka | KaWaOMASOL | Z0w BG A6” | GEAR BRSETA | GEM OM OP SVLINYI HWNIF)
Ion: ngeh  ioieirOkh JWogOoee) Azan yagah (Gee 'ser M6260ew 62) ag Suar wuoducy|
| as0'asg' ade CAS H01 bat KEK OROONG | Me AE OTO 961 990 178 LOG O2W VOL Muumeun66uod UranyaNp Uya
| Doo n01' D4. torang CN ON AL 000 000 D4. D00 00004 000 00004 @#uuspuntbiuad uzuncuawo yaa |
#ge7 opes|
Lanrata Girgzew SEO Gepozi Gerua GARUT P JA9ED BPOM URKNPUP |
|aooroooire |noonnarwe Dcoworoswe |oceoomiwe Joooooo'ire” | ooo'ooove MAN MPA
| Sw mnya|
TeregargaLt |ocdgsa loka | ank aseogn | SSo ir GA 9909 LEP 4 Solar iag SELNGYN HAN)
| BE0 99E bah EN Ke NE LAVBET Lbh OCT S00 BIT Be Ce Me el See KK UI
r
| acerbussee bag geo Mel TAB 20e SEL LER SPB 221 beroos'iek | coe'osizgl (ia Ungu sejr eeung sop SEMU
LOG SI Gogroe'z CEBIEST LOW 1C0€ CETOLL 2 Lowerat "nasi
micoacac oJaswasoze oIszsecowe oo Juswssan Joran Jose UR RE Lap Ode urut Di
usGen Gucingn buefirad safe Suara
Burjurg eyBuer sesagi
Oawusoscot |Sisvaroens | covoowcani | oodasegar (Aron | Gen oet ati Mepnag Bea ten Unair
sae yog 3 Ouvvus € DU LTE Woyo € vogruoa€ £ elang uengug saja seugsap SERA
19026 5 BERGLI AE TES OLBET Lot LO6 52 bau GOL ISSBL “ega
odwen urued BurA Suofuod sxBuof munyau Busan
- £ - 000091 pegang (Mas SRK
Oissoygik |oroeorzeni |azeioesaa | sogoso'oss Jengagueag | gresta JEARYP SAK ABE LEOSG|
03 9520198 bp 660710 U4 Gek Gin 9 pra ara yee Guan
Gas gel VSETSS B3 Koe oap OLkan6 Os8 2014 yo tgk - Um - wrn Suar
asatercoe |anceoz2o |isozoreis Jioczreeoc Jusaruroap | meaoesaze (jan send una sa
tegoersiZ |asgzgiosi |sonssizes Jiserogozi jargsiros 106 R9OSOL SENAR NPLAd
Ceze 2061 ket Cp Ceri O6E KEL PALA YA
eyesn Bumn)
Yapuag r9Buer sekmuer
SYAMYAI NG SWAUSUTI
Seung ya0z cz0a 3z02 (OZ Re redunsag J
(HYIdna Nynaid WYIVO)
SVLINYI 8 SY4LNISYA

Sz02 INN O£ — 0z0z MISWISIG L£ 3GOM3d
MAL YAVS8Id NNONYS 1WLOL Ld
ATNO LN3HPd — SIMOLSIH NYONYN3M ISISOd NVWOdVT

UI NYId NYI

Page 86 OCR 0.946
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Historis

Page 87 OCR 0.223
Sisezcwz, |ozrsawsge | Lowoeozii | osesagie ceswtaloL | Ssi'ons'B0L NYIVTE3G NNHVL VOVA
(0222081) (9g 1962) (sesus) (015 E2rU (vokerg) JUL - vepseLbuag yerg vegag
Sisezer2L | Zos'oseioe | soguro'sai | sygryagreo GorsokcoL | Syeerghi 1a3
(nizerZ rah oONevszisew oo JUzkoess) Gorrosie) JersengZi Trs6 268 pi) mol
(oszpeler) o(luzgoogiu) oevesorzoh Ileoweesesh NclrzezO 1eL sgg'gs) Buy Yoteg UsnsA|
(cerrasa) Iborercos) Iicoveaszo) oIlesecewos) Ileoeucoep)  Nesiesega) Ue|- uBj usgeg|
58021001 Iii LEW'9C 902 000115 1Gs 9ezez 20218 Gp 959 C08 22 Usag - EWeS2g BnjuBA YaAcij EgE)
Lpl yel €b 900 1e2'04 sirzo0zg OSK BBL69 1447168119 6£4€pS 65 ureg - ure| umedepuad
zeruayeet |gsoeewole |hiwzzzigi | opocogbel | oogezwon Ore Ot 121 ng3
goeega rageaag 1610818 SeB LT E9e'LLE”OL Isensurupe uep Luntun UzgOg
vejenfuad yayod uzgeg
Isekseudag
zez19oeec o|veracasic |ergoswesi | tergigowk |secerace | coxcoxici vo1i83|
nesszrotl |ecosgcoz |eeoeosi |zissomiar Janieeoeoi Jenweoxoce ISEJISIUNUpe Uep LUNLUN UBYAH
IBuojsesedo P9
Ta9ycerert |Ji6serZis |coccrcece | seewcrcoc | 1owoci wc | cicergac 10109 EGET,
Fe Serisii |sioeegocet |erwecasooc | sescirsiiT |seozelesel | meverceZi VETEJEPUSG YOWd UEUSH)|
seeossoesi |aceserusis | sorosesowa | oeszesueoz Jesseserasi | gzo'g96 goo'z eyes UEpeoBpuad
seo tong ycoc Ezoz ze0 koe Ozot eduysag

5202 INN O£ — 0z0z WIIWASIG L£ 3GOIMId

(HVIdNU NYNSIS WVIVYO)

MIL VAYSWId NNONYA IVLOL Ld
ATNO LNIUYI — SIMOLSIH IONM VIVI NYWOdYI

NE NYATA NYA
Page 88 OCR 0.955
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Dengan
Penambahan KBLI Baru

Page 89 OCR 0.340
Ea 2893 8005 96EY ESL vzre 13SY HYIWNT
oz6 1:6 Pz6 rz6 zz6 616 120ue1 yepik J0Sy yejun
6 6 6 5 8 BL Sfuure seouej Epi has
tt ut aa Oo 408 pol dmaL Psp
19 69 ba ze C be sejsawul madolg
561 561 S6L Sel S6L sel Bfuueeundbuad seegip Suef onsodag
129 116 126 126 126 1z6 buelved exbuel sejsanu
18DUET MEPIL SY
5088 091p s80'p €Lre Lega sos'z Je9UET PSy Yelwnr
8 8 8 8 8 8 Bhuuiey Jesuep jas
Ez 4 ke Le ka IKA jenlip sryun mnujp Buek isouey yapy jasy|
k k L Lk L Lt En Ip sefegip veley
g s 5 5 s $ eynwtp Jekegip Ee1g
o ot ol Ol oi oL 26931 yeyid - uraj urey Suegnig
95 ss 9s 9s 9s 9s 2Bgey seuid - sopyeuoxgns Synu Suen
£6L #eL 859 865 025 06 MEMMON 19SY)
Lee v99 t09 613 Let get Oau - eligay yeid - sun! Suemid
PIN 9g 69 SEE Lab 965 eyesn buenid
z8 z3 zgE zee zee ce xapuad eybuel Iseysanu
244 PA lg 108 6gi 6r9 sexy ugas usp SBY
JEDUET SY
AaSY
Deoz 507 Beo Izot 9zoz sz-seg vebuwany
(Hian NYA va)
LISY

0£0z MIIWISIO L£ — 5202 INNF 0£ 3GOIMId

MAL VAVSMId NNONVYI IVLOL Ld

Naya SM NYHYVEWYNId NYONJI NYONYNAM ISISOd NYMOdYT

AL NYSIdAYT

Page 90 OCR 0.254
str9 tag 1009 get Core Pir SVLINA3 NYO SV LNIGVIT HVIWAI
ST sz Ieat SegL GE Dn SVAINN3 HYIWAAIT
an (3g keju Kery (CT Ter Us mapaS usuodkanY
OoLa Gee a00 SAY erLi 1g @userunbbund Yew wan LAH
a£ Oa “ » 04 0 BAL SEUN Las UAN BKD ASIA |
ge Ope
8 P3 tj 5 s 5 J0amp PAW UKURG.L|
Lee we PI ws JL We unyu (EPA
SwLINMI
ora keling pra sos nz Luid SWUTESYIT HYAW AT
ta (et Ha uk bin et Durefieg 206ver semuaa Ueun
Set Sel S£4 SEL set ken Bian mapan SEYP ESL SENIN
r y , ” r ” 2mes usung)
z8 2 z . ze (4 senyelnyua unyap ceruan unjof Kook!
urBeg Busnyp Lunfued oxEuel sunan Burarn
Burfurg ex Buur semmaer|
s0 2era kd ocet Crot care papuag sebLer semjaKa ssi
T T T T T T bang veera ena Mes yo SENIN

oc oc .e (3 0 3 Uu fan un
oehaag unesf Guea Cuekind exOusl una Dusun
Si « 2 & x Maa SENAR
0st sasa iswi isi debt hua Jaksa muou usew ungag|
08 06 06 og 06 06 yeted Guy
L 1 , , s V Ea eng um Ups Gen!
Eli riB ore Eza 385 t19 nbaan Heud - awanang band
gen Roz oea 6az z8 Bzz #uean Oven
topusg 21Buer sesapany|
syarwa
SVLINNI NYA SY LIMAKIN|
Oroz 114 go 02 9202 se-oag Ubi —

(HvIdNg NYAVITIMW WVAIVO)
SVLINYI 8? SVLMISYIN
O£oz MIIWISIG L£ — $Z02 INNF 0£ 3GOWId

MSL YAYS4Id NNONYS IYLOL Ld
N4v3 INSM NYHYOWYNId NYON3G NVONVYNAV ISISOd NYAOdYT
ANYSIdNYT
Page 91 OCR 0.954
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Proyeksi Tanpa
Penambahan KBLI Baru

Page 92 OCR 0.305
H6p 999p poly 081 Lawe bang LASY HVIWAr
0z6 z6 vz6 z6 C6 616 JEDUBI EPL Y9Sy Yepung |
et 6L 6L 6 et 6L Bhuung JeounI YPPI) JAS
Pan HE HE Okt £0L bot dna pas
19 69 td z (3 ” peeysanu adala
561 981 565 SBL 98L s61 ehusesunbbuad jseregip buset onsodaa
Pras 126 1zs 426 126 428 buefued ey6uel sasaug
JEDUET NEPLL YOSY
sory pe9e Ovze 99gz 6esz ses 4e9UE7 18SY Yejuing
8 g 8 ? 9 2 ehuues Jedue as,
It4 Iz :z kz Lg IT4 tenlip mun pypilujp GueA seduej yepp as
t L t L k L Ban Ip JEKEGIp Xefecl
s $ (1 5 Ss s Snp sekegip eheg
ol ot ol Oo Oo Ok s5yoy yayid « urey u1e3 Bugjnig
gs sg 9G ti 95 95 sbinay weyid - sapxeguoNgns Banw bus
LFS Sts 06 L9b €sb 0Gp MEMUON ISEW|
96b zLp Ost str Sir 9E£ ojsu - sbgay yeyid - isuayas Buegnig
BozL 6plL #6501 Trol 0101 889 Eyesn Buspnid
z8€ z8€ zat Tae z8 zee yapuad Exbuef ISEIS mu
zzel s1 Ece 9rb 62l 6r9 SE BIFIAS VEP SEM
ABJUET JOSY
43SV
ozoz GzOz 3z0z 1201 9z0z sz-oag vebuwany
(Hvidne NYAVITIW WTA)
LISV

O£0z HIAWISAG L£ - Sz0z INNF O£ 3GOR3d

431 VAVSUId NNONVYS 1Y.LOL Id

NSYS I19M NVHYSWVN3d VdNYL NYVONVNAY ISISOd NY#OdYI
IA NYId VI

Page 93 OCR 0.212
999

Ls

kare

Tere

Tara

prng

ter

Ta
jazz

(ciu
Ta
01

1g

Ll

Teri
ng
ot

ai

Lead

gu
Teea

te

Cw

kelaN
2001

He

KeTuI
Leg
ae

he

tak

bah

hah

Den

Len

Gi

.

czoz

Ti

.

...t

Gel

.

258

sa02

8.
sekt
08

65
OR

"gr

“30
0g

(55
tak

0egt
06

s5
26

Urut

tes
azz

SVLINNA NYO SYLAISYIT HYVAIWNF)
SVLINYI HVN|

jay sepnnya veuoduwo|
mekamsirun Bd WAP Mr
#henweunbiluod uewynkp usa |
CR OMS|

KNGap Mp Ous LuyeGAE ||
WruRsepoy|

Swana

SVANGYIT HVAWNP)|

Bunfueg exBurr senpaLN Yenung

(eling umpegun see (ewaksekn Sen)

Gma5 usu

ungu yes wnep Oduaj umar Ovnd|

ucstieg Buwnep -Duclued eybuof sunan Hurin|
Busfurg cadiver sena

Pa Mn

Bbey uepogun seye seunisarg semar)

turun, maa wrap)

Oeduag ungat Cuek Duoicd eyOJel suaka Bumn
#m68 BEKASI

sefooep arum uan uegag|

Yeed Gurin

(gag geyid- Ury - uje Our

Deng meenpri “MELU Cr BERISI

susan Bitan

wopuag "ebuer sem

SWAG
SVUNYKI WYO SVAWGVIA

0c0oz

szag

ubuwany

Tag 9z0e
(HvIaNg NYAVINI

lw WvIva)

SVLINYA 8 SVLIMISYIA

Ogoz MIIWAISIO LE - S202 INNF 0£ 3GOMId

XOL VAVSYId NNONVI TVLOL Ld

NVS INSM NVHVSWNVNId VdNVL NYONVNAN ISISOd NY4OJVA
IA NYSIdINVI

Page 94 OCR 0.939
LAMPIRAN
Laporan Posisi Keuangan Incremental

Page 95 OCR 0.262
wa

YsrL

RPL

109 262

tsrL

SKL

409 262

992
yet
049

56£

602
z6
L9p

6sz

29
Psi
Pc

6rl

t€lL 39
ozL z9
£6c Isi

c9 »

Tasv Hvamar
J09U6 WEpIL JOEY URILNg

Ehuuje| Jeduej KEpN IOS

dejay jas

IS2SAMUI Wadolg

@Auueeundhuad jseyegip Duei osodaa
Buefued exEue isejsana

JROUET MEPIL JOSY

Je0UETJ2SY Uejung

afusiey Jeouej jas

tenhip anun pamuIp Bur JeDueg sepi IS
Tin H rkegip Neleg

@nup sekegip ehe1g

bip end — una uje Guenia

e5pan seyrd - sopteguoxgns eiNw Suen
YENUOY JOS

Oyau - bina yayid - Isuayai Guen|di
eyesn Buenid:

xopuod EySuel iejsanu

say uas Lep SE

JEDUET YOSY

LISY

coz

Iz0oz gzoz gg

Kebun

(HVIaNA NVAVITIMN WVIYO)
1ISY

oroz HMISWISIG L£ — 5202 INNF O£ JIGOIMId
MAL VAVSUId NNONYS IVLOL Ld
TYLNIWIWINI NYONVNAY ISISOd NYWOdYI

WA NVEIdINYI

Page 96 OCR 0.220
Tri

sra

bni

tgs

az

919

6EG

196

ta

1

Pi zr

891

219

C9

182
58

ap

sec
£

£

SWLINAS NVO SVA GUI MVA
EWLIN MI HYIWAF |

um soyrya muak)
Wuranbbued vewalp Lag:
SAM esunibuad URAMLANIP UML
sa01 ops)

I0SSIp PPOK LAN GILA |

wuBE (POM

SuLINMI

SVANNGWN HV MAAN)
Busfuwa 016UOr SOE Kepunr|

Lay vejeguu Teo (SSUNSOp SeUpeS

"eng Ueupuur

(get ps ureyep Odang re Bu

vejbng Buernpp -Bumfued enAuer taayan Guan
Bunfung ex beer sengon)

young Cebuer SENGAN Urang)

Adang vaping setpe Mena yaan Bea
urut |

dag upyai Guk Buwlad ena aras Dung)
was SOE

Jogi mey Use uensa

xefod Guear)

bian YOU — Ure- Ur Ovegn|

“ego yap - pup Tag iner|

susan Guein|

wepuag Eibuer senja)

SYANISON|

SVUNAI NYO SAI

uete aan

Tane sent Terasa
(AvIaNa NYSVITIW WYIYO)

SVLINYI 8 SVLIISYIT

Oroz MIAWASIG |€ - $202 INNF 0£ JGOMId
MAL YAVSMAd NNONYS IVLOL Ld
TYLNIWIYINI NYONYNAM ISISOd NYWOdYT

XI NVSId NYI

Page 97 OCR 0.954
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Proyeksi Dengan
Penambahan KBLI Baru

Page 98 OCR 0.386
Lip Lt Z6£ Ls€ 602 ec uejehog unyej (Idny) ea
(sei) Tee) GL Tbo1j Lg) (se) vejisey6uod yefed (uegag) Ieejueyy
Lg £s9 z0s Lsp 962 8sL uejjseyBuag vefeg wnjagas (|Bnw) egeT
(ge) (pe) (ug) (g2) (sa) Uu) urej-utej (vegog) uejedepuag |ejOL
6r9 185 pes 986 ozt 891 (4193) Need uep e6ung wnjagas ((Gnw) ege1
le £c kd 8 SL vc Iseisaidag

019 019 pss yos 8cb ce (va.19a) 'sesuowy uep Isejsandag
Syefeg "Bung wnjogos (1Bny) egey

19 Bz€ 962 lie 9ez 201 Iselnsluwpe uep Unun Uegag
Leo | sec zs8 Sl #19 162 Ong egeT
Gt £20b 169 SEE L6B'Z zee uejedepua4 x0yO4 UBg2N
-9p'S l986'p OLS 001 S9, GOS L umedepuay

ozoz 6zoz 8zoz Izoz gzoz | gz-oog uebuwydy

(Hvidne NvavAm wvIva)
0202 HIAWISIG L£ — 9202 INNF O£ 3OOMId
XL VOVSMId NNONVG IVLOL Ld
NuVvB NAM NVHYSWYN3d NYON3G ISM3A OLI IONY VAVT NYMOdYI

X NYEIdINYI

Page 99 OCR 0.950
LAMPIRAN
Laporan Laba Rugi Proyeksi Tanpa
Penambahan KBLI Baru

Page 100 OCR 0.351
6L£ z0€ 992 s1z 19z czh uejehag unyei (ibnu) eaei
(o6) (sg) (ia) 182) (on) (C3) uejiseubuad yefed (uegag) peejue
60p 18 69£ es zpe 8S, uejiseyGuog yeleg wnjegos (1Gny) ege1
(92) (ra) (ea) (z2) C2) (era) urejurej (uegag) Umedepung (Bok
tEt Lp z6£ s1£ car 89L (1193) xefeg vep e6ung wnjages (ibn) ege1
Lz cz Lz 8| 8L vc 'seisaideg

9st tt £Lb ce Lee €6L (va.19a) Isesntowy uep Isersaidag
“yefeg 'ebung wnjagas (ibn) egej

Gpz Cez zat ziz 502 vol IsEjsiumupe uep Wnun UEgag
kol 199 sz9 509 983 L6z Org egeT
100 tagz Jaczz Tsesa (risa jai ueyedepuay Yoyod uegag
sozc Jezse Jooece Jooxze Joo Jessi uejedepuag

ozoz 6zoz 8zoz 1z0z seoz | sz-oog veburaja
(HVIdNY NYSVIIIW WyTya)

O£oz MIIWISIG L€ - $202 INNF 0£ 3IGOMId
MAL VAVSMId NNONVA IVLOL Ld
N4vA IISM NYHVSWYNId VdNVL ISMIAONd IONA VSVTI NY4OdYI

IX NVEIdINYI

Page 101 OCR 0.947
LAMPIRAN

Laporan Laba Rugi Proyeksi Incremental

Page 102 OCR 0.193
0£0z MISWISIG L£ —$S202 INNF 0£ 3GOMId

ML VAVSMId NNONYI9 IVLOL Ld
TWLNIWIMONI ISMBAONAd IONY YIVYI NYMOJVI
IX NVSIdWVI

ws ja

1 Juna

Bes Lir IST jaan
Ten pita BEOESE AI SES 9GL ALE So Seal Intra Urang SEN BAY ISA (SIN)

ZEPS 0 U1S60 2890 Base'u LeeaO ceri stan sanej)
sega" tt ega es atau IseraU KEL ah Lia Bli
3 Gr S5 az kg sa u
Tenan Ker Sal Dug arora Jay aoyas Woo eag Eh (ser peazat “ig s0N
(Tesoogg LT asi SIveU GsiisiZ o Jerssrsacr Ira ros Le) Lea
- . £ - : pori ofumag
AE P6 sana Z1 9618 A6 AD 8008087 kta Obengag Turan Keyearuad
| Ooo panas Daw 106421 186 286 TOL soczaria acz #0nTy tngag unyes (nu) oge
ui DE GyoLSEE DOg Pan Tandai vera LB9AG|
Pem per Tag Bgn Trsrereri oO|soraceyoe oo |eosz2sts sate Leg ouag (ina) Be
Bir CAOLL 250 084 Osere 9900129 Teoaat weiuenay Ung
tic'usgpiz KOKO) megzscuwi | eroessus 106 PENS
aa “ £ . - tesjea.deg
KUE KAM pIZ suzscosei oo OJesyasewi | esosogwon NOS YEKUS wauraa
ber ea Oh Ore Ti1 96 EN pa Cre 31965 C0 ani ITA SU ILDA YPP WIN UIN ROG)
3 s 2 “ - Unagouad Lap uggnkod Legag|
EL BIS OTC Paw Ka @owizraka | engruaooas @ regu baspadabadi
awuoi Dare Dsteorzes oJepsscasza oo | isesurcee Leyangnag topa veaeg
vse wan OrZ 008 Key Kor Ori 093 064 380 (00 CN0 GO UEERPUAd
(HVIdNnY NynSIs WVIYA)
Page 103 OCR 0.960
LAMPIRAN
Daftar Tenaga Ahli Perusahaan

Page 104 OCR 0.169
1

(al HADYNYA LO OBd Tw 1s owesii mewupagparuun ls va usnyesy Buepig Wen Inv Si NS

WE (2
N3SYNGN LOIrOUd TTS Ueweuneg MnogSanysUoy Kews bus Uenueay Buepig BUY Iuy| SUEN NS Ez
DSOYNGN LOarOud 1 Gauus orang SUny uakunA veer Debpa PLAN IA) EUE 1S sc
Pb aarotd | TS ep nas Nu sUoy USUS Eva TRUESy Duepig EU (Mv) CW 1x5 Ed
4301430 3: SH LS murjneyy wnnyoy Aung) TewuISuoN €X CAPBA NY) BAPBA MAS &
TSDUNN Loarotd Waris auakos og oudungg Tainganay C3 aan Iny CUCI NS 3
391430 ISH TTS Peng Moy Hy TSinnsuoy €y Puan Ing EU HNS Ed
MADONYN WI ANAD SEM OmORBid UN SNIDUAION| ISYNSUOY EX BUSI IKA) SWEN NS se
SO193HIO Iwa Yemeo psen) TENNasuoy EX CUARA In) CLEAN NS &
BIOYNYA MOSIMOO LIS efelim uensyua| Aang Agueng Swey Ing) EUON YNS (Ed
BOYNYN AINYUNSSY ALMYNY TS W opeugn sayang Teransuoy Tan US waleYaN Was IMV) ELIBIA NNS (id
WS HIOYNGN ALS IS 22y UN TEAsuoY Tiri US UaTeaA Wanais (Av) CL NS BL
YESYNAN LOATOEd TN 7 Oueyepik por NUN UELny Gee EUA seruan Buepig PLAN ILY EUEN TS a
USONN LIarOud IS arena Eau SB UeRUAn ate Suepia Kuan Iny) KUBA 1x5 In
BSSUNYA LOaroud Wars menes Sig ousukeg ju euny Ke We bUEw Leo SUspg Pon (Av Un YaS »
UIOUNN WAANID Monas ameg| One MP1 PNY Buopig BUKAN Iv) CLC 18 si
3W S3INON3 3LIS TS ouefierns juny Dunpag usungusg jewnusuoy Pune Inv) Sue NAS Ca
EN EN TS nooys Dunpan UsUnbusa EN SUoy Una IA UENI HNS &
BAN USOVNYA 3LIS LS Terepi Ipa Tanpen veunbung Ing sUoy Eye IN EUENN NS &
3 SSIVNYN 3LIS IS oneriy Ben Bunp39 URundueA SU SUON EM IMv| WEI NAS u
Y3OWNAN LOArONd “Vs pngueg pnues)| Bunpep ueunbueg Mual SUS (Mv) BUG NIS 3
BIAN YEN 1W 1S opepseg Tunpeg URunsueg Pujo CW Ip) EU Nas 6
WS YIIYNWA 3S (LS poguisig Duny| Bunpeg veunboeg uya ear IMv| Eun Tas 3
BIOKNYA WIAND H omeupay ApoeT SeweIpA| Tunpen vemneueg Mual wan (Av) San Tas z
B3DYNAN Loaroud TN temuan po) Bunpog ueuneurg Uya ewe IUV| SUN Has El
DIN Losroud TES aopaeyoi Aug Turea3 Tebusan Eun y Purn AS C
M2YONYN ON MAINONI (US uemeuny BAing 3u3| Bunpso veunBusg mun ewe uv ewe PE t
H3OANAN LOSrOEd I woju peLeyang| Bunpas usundueg Muna | ewe y| EUEn Ts £
BIONWA LOAOLd AVW LS vemejas ALAj Snunsnby| Tungs9 Uemnbueg Ur Win Ty BUSI YAS z
BIOUNYI LIAT OUd TS Ty tepy Bungs9 usunBusg yua Ewe UV ELEIN WAS '
Deyeger Ines Buebowag veme/ley euen| SEuOS BUeN aTsanyipos Suar ON)

MAL VAVSMId NNONVS IVLOL Ld
ISMNYLSNOW INHY YOVNIL BVL4VO
HIX NYSIdWNYT

Page 105 OCR 0.186
nx

USDYNYN LOarOBd NW TES teen poor) Durpep Usunburg YUI BUSIN IL Yus fu)
Y3SENWI ONISI3NONI (IS 'ewepa peS eELU| Danpes UsunBurg yui BUSA IL FUN NNS 65
Ov3H 1d30 IS bunga Oei Papa Ueanburg Kue Ewein IU ELET Yus Es
PER ERI Tw IS Tergon ponpeg Ueuidueg Sujsuoy Eeekarey BUSIN Ny EU YxS z
HSSYNA Loarond TS pngueg nues Tanngaoy EX En In EU kes Ea
YIOYNYW LOAPOLd IWXS 'ofoms TEINASLON EX BUAPIN Iu SME NAS 58
YADYNYA LOArOud TA Ry IN u) Pangsbay EN EL Ny Ewe as vs
HADYANYA OAT Ona Ave Dena TEMSOoy ES UE Ia EME Wis &
HSSYNAN TDArOBd Yusaleng us) Tangsvoy EX EWeIn Moy) SWeN WS z
HIOYNIN LOIr Otid BVWLS ONOPUEH VEMEWNG) ISAnASLOY EN PWI My PW) Nas pa
USOYNAW LO3rOd Ts onelei aa TAMA SLOY EX EWEIn NUy) SWBM YNS 3
USOYNEN Loaroud TI geunag H Apng TSMNYSUOY EX EWAIN ILY S UE JAS Br
H3OVNG LOAr Ona TM en an PNnatok AN PLAN Ie Yas EZ
BSOUNAW LOATORd BVW LS vewenes Anaj snunandy MN pa GA) is zr
U3OWNEN LOarOud TS Surya Tu era TamnyaLay £x own Iv ewe Sas Es
3 YIANGNA 3LIS TES Boedneurs voswogi| Bunpsg usundusg aruisuoy Paupp3a Span Iv POM Ns tg
AW Y33NONI SIS TW TS muenejueg Yenog| Dinpso Tennbueg (msuoy Eyinea Span fav BApayi YAS Ca
SW NIANONI SIS TS ame png euegj Oanpea Bs Un Tv) 5515 &
H3AMON3 YO IS Uesusmoj ay oma emban maa uemeoy Duspg EIpE Ik Epeyi Ya &
HOAMSNS AJLNYNO LS mela) Jokarang Anueng epom Ihv) BApey) MAS L7
MOASNSNS AJILNO LIS Buepeig UEH ifpy| snaemng Apueng ehpan ino BApeyi yas op
U3ANAN3 YO IWIS venej nos| Soy U UaLsEueA Was Epen In) Bpeyi yaS Be
K3SUNYYI 3ONYANSSY ALI 15 IPv Oaseig| ISiuyavoY nunyg Usudevap| Ulsi3IS INV) Ewe NAS 8
KESINGA SONYENSSY Al TONER P3 TEUNSooy Tw DESA Uaais IA BWSIn SAS z
TSOVNYN OM HJANONI TS Sang Cpueo veyor Deingauoy tewas vane3y Durpig Span In SAPEN TS Es
Ed YebyNwn Ldaroud TS Ope TEMU Roy Uskur Tes Dora PU Av Eun SS Es
TANI HASAN LIAFOHA TPS pet Amir AJ Swuisooy UsusEuen vejueay Buang Sue Ry Ewean Ts 3
UAOYNGW LOIrOBd IW LS Wong SFusny Kelakuan UemeaN Due Sue are) EN NS 3
BASYNYW LOarOBd 1 U21 PEP SFUSUOy UebsEUBN TENEeY Buearg EWeM KV) PEN Yus B3
BADYNYW LIA Oud BYW'LS DyepusH us ISUNSUOy USWABUBY UEMESY Bueng SLem Mv) PUS Nas wu
usjeger Femnes SeNyIMos BUeN Jesbun jsenyu as sruorj on)

MSL VAVSUId NNONYG IVLOL Ld
NYLAPNYT — ISMNGLSNOM NHV VOVN3L #VL4VO
HIX NVSIdINYA
Page 106 OCR 0.238
(slah YiS NSOVNYN JUS

JI LS Purn ewseyg upnA|

Tunpsn usundueg mual eApeyy Ian

NNS

Tunpos usundueg wuna EAPENN Iin

NYLNPNYT — ISMNSLSNOM NHV YOVNIL NVL3VO
MIX NYSIdNYI

pan zL
VIS BAOYNGN 3LIS IW IS owesns ny Im Epen Yus 1
HIS HIANONI 3NIS TTW IS unogj Bunp29 usungueg mua Epen Ira) EPA yis O
Say BIINONI SIS IS Sindo ewi Tp39 usundusg #urei CAPE jiny) BAP NNS 8
BIS UdaNONI 3S oo UWIS WuEps Eos UR eter Tunpe9 veuntueg suye 1 Epen Iv) BADAN Tas El
BLS HAANONA ALIS LS bmplus thun (anne Tungsg urunbueg Mural BPGn (uv PB AAS 19
Gol vs YON alIS (LS Worker PAI WOFG| Tunes9 usunBueg Wune 1 SAPBA Iv) BPS NAS Ez)
NIS HIANONI 3LS TS Upin ueuney Inpgy) Tanoe YEmbueg yup pem Inv| BApeyi 18 G9
VIS BIOVNYA ALIS TES Teuairyu ipa dasy| Kapeo Uembusa Wina Span Iv pai NS Cg
YIS YAOVNY ALIS 1 Soon #jeIng, Bunpen ueunBueg punya ewe Wy| ewen ErE £9
BLS BIINONI JS WA venerryu Bunpeg usurBusg supel ELem Kv ELEIN NAS El
BIOYNY LOarOud “IS ogomelg Hunps9 usurBueg yura FUN Av) NAS 1g
uejeger Ios Buebowog vemekay cun) ISE1IIVOS CUUN jenbuj semua Suar ON

MAL VAVSMId NNONVYS 1IVLOL Ld

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.12 MB
Published25 Sep 2025
Pages106
Characters163,545
Text sourceOCR
OCR confidence0.787

Names mentioned 92 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Total Bangun Persada Tbk p.1 ×112
linked org PT Total Inti Persada p.20 ×3
linked person Ir. Moeljati Soetrisno p.21
linked org Negara Maju p.32
linked org Angkasa Pura. p.43
linked org Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk p.47 ×2
linked org Nusa Raya Cipta Tbk p.47 ×4
linked org Aesler Grup Internasional Tbk p.47 ×4
linked org Paramita Bangun Sarana Tbk p.47 ×3
linked org Acset Indonusa Tbk p.74
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible org Negara Republik Indonesia p.20
possible org Bursa Efek Indonesia p.20
possible person Drs. Wibowo p.21 ×2
possible org Vale Indonesia Tbk p.37
possible org Adhi Karya p.41 ×3
possible org PT. Pertamina p.42
possible org PT Chandra Asri Pacific p.45
possible org Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk p.47 ×2
possible org Pembangunan 3 | Perumahan p.74
possible org Wijaya Karya p.74
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Banedictas Darmipuspita p.2
unresolved org BAPEPAM p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Benedictus Darmapuspita p.2
unresolved org KJPP BDR p.2 ×11
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.5 ×5
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuspita p.5 ×6
unresolved person Ir. Benedi p.5
unresolved person Benedictus Supriyanto Darmapuspita p.7 ×3
unresolved person Timbul Nauli Nainggolan p.7
unresolved person Bimo Suryo Atmaji p.7
unresolved org Kualifikasi Penilai KJPP Benedictus Darmapuspita dan Rekan p.12
unresolved org Menteri Keuangan p.12 ×4
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.12
unresolved org Menteri p.12
unresolved org Menteri Agraria dan Tata Ruang p.12
unresolved org Pertanahan Nasional RI p.12
unresolved org Adi & Rekan p.18 ×2
unresolved org Hadori Sugiarto Sary Wajar Tanpa Adi & Rekan p.18
unresolved org Wajar Tanpa Adi & Rekan p.18 ×3
unresolved org PT Tjahja Rimba Kentjana p.20 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.20 ×2
unresolved person Hobropoerwanto p.20
unresolved person Rini Yulianti · Notaris p.20 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20 ×2
unresolved org PT Anugerah Kencana Jaya p.20
unresolved org PT Jaga Bangun Persada Komajaya p.20
unresolved org PT Bumi Permata Pratama p.20
unresolved person Ir. Ojajang Tanuwidjaja p.20 ×2
unresolved person Kepemilikan Jumlah Ir. Anton Lio Sudarto p.21 ×4
unresolved person Ir. Moeijati Soetrsno p.21
unresolved person Ir. Reyno Stephanus Adhiputranto p.21 ×2
unresolved person Komadjaja p.21
unresolved person Drs. Rusdy Daryono Sumber p.21 ×2
unresolved person Ir. Rasyid Daulay p.21 ×2
unresolved person Drs. Rusdy Daryono Anggota Ertin Setiawati · Ketua p.21 ×3
unresolved person S.E. Anggota Lioe Fei Ling p.21 ×3
unresolved person CPA. p.21 ×2
unresolved org Bangun Persada Tbk p.23 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.29 ×13
unresolved org Bank Indonesia Suku Bunga Kredit Perbankan Swnber p.34
unresolved org Kota Nusantara p.36
unresolved org Milik Negara p.36
unresolved org Huayou Cobalt Co., Ltd p.37
unresolved org Indonesia Battery Corporation p.37
unresolved org Kota Nasional Nusantara p.39
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.41
unresolved org Kementerian Perhubungan p.43
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.45
unresolved org Aoset Indonusa Tbk p.47 ×2
unresolved org Wijaya Karya Bangunan p.47 ×3
unresolved org PT Total Persada Indonesia p.60
unresolved person Adhiputranto Komisaris Pinarto Sutanto p.62 ×4
unresolved person Ir. Moeljati Scetrisno p.62
unresolved person Ar Ho Sudarto p.62
unresolved person M.M. Direktur Ir. Saleh Sendiko p.62 ×6
unresolved person Eftin Setiawati p.62
unresolved org CA Sumber p.62
unresolved org Ga Karya (Persero) Tbk p.74
unresolved org Enjiniring Tbk p.74
unresolved org Kementerian Investasi dan Hilirisasi p.79
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal. Manajemen p.79
unresolved org KJPP BENEDICTUS DARMAPUSPITA DAN REKAN Jt. Musi p.81
unresolved org Total Bangun Persade Tbk p.81 ×2
unresolved org KJPP Benadictus Darmapuspite dan Rekan p.81
unresolved org KJPP Benadictus Darmapuspite p.81
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuapita dan Rekan p.81
unresolved org KJPP Benedictus Darmapuapita p.81
unresolved org KJPP Benedictus Darmepuspita dan Rekan p.82
unresolved org KJPP Benedictus Darmepuspita p.82

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 5115 ms 13 Sep 2026 15:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result