Back to announcement
20250704_BBNI_Pengumuman Pencatatan Awal Obligasi dan Sukuk_31911819_lamp1.pdf
Listing Text extracted BBNISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 685
Page 1
PROSPEKTUS
JADWAL
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN BERKELANJUTAN I BANK BNI TAHAP I TAHUN 2025
Tanggal Efektif : 25 Juni 2025 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 4 Juli 2025
Masa Penawaran Umum : 30 Juni - 1 Juli 2025 Tanggal Distribusi Obligasi Keberlanjutan secara Elektronik : 4 Juli 2025
Tanggal Penjatahan : 2 Juli 2025 Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 7 Juli 2025
OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB
SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM
PROSPEKTUS INI.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
Kantor Pusat:
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta 10220, Indonesia
Telepon: (021) 5728387 Faksimili: (021) 5728053
Situs internet: www.bni.co.id
Email: bni@bni.co.id
Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 17 Kantor Wilayah, 196 Kantor Cabang, 1.583 Kantor Cabang Pembantu,
10 Jaringan Kantor Luar Negeri, 13.118 Jaringan ATM
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERLANDASKAN KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITY BOND) BERKELANJUTAN I BANK BNI
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP15.000.000.000.000 (LIMA BELAS TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERLANDASKAN KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITY BOND) BERKELANJUTAN I BANK BNI TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP5.000.000.000.000 (LIMA TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI KEBERLANJUTAN”)
Obligasi Keberlanjutan ini terdiri dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Keberlanjutan Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen)
dari jumlah pokok Obligasi Keberlanjutan. Obligasi Keberlanjutan ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan atas
nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi Keberlanjutan ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi Keberlanjutan yang
dikehendaki sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp3.500.000.000.000,- (tiga triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal
Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga
tetap sebesar 6,65% (enam koma enam lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal
Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Bunga Obligasi Keberlanjutan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi Keberlanjutan pertama akan dibayarkan pada
tanggal 4 Oktober 2025 sedangkan Bunga Obligasi Keberlanjutan terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Keberlanjutan akan dibayarkan pada tanggal 4 Juli 2028
untuk Obligasi Keberlanjutan Seri A dan tanggal 4 Juli 2030 untuk Obligasi Keberlanjutan Seri B.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI TIDAK DIPROTEKSI MAUPUN DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA
KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI
KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN
1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN
DENGAN HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK KREDITUR PERSEROAN
YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI.
DALAM HAL LAPORAN HASIL PENELAAHAN AHLI LINGKUNGAN MENYATAKAN BAHWA KEGIATAN USAHA DAN/ATAU KEGIATAN LAIN PERSEROAN
SUDAH MEMENUHI PERSYARATAN BERWAWASAN KEBERLANJUTAN YANG TERDIRI DARI KEGIATAN USAHA BERWAWASAN LINGKUNGAN (“KUBL”)
DAN KEGIATAN USAHA BERWAWASAN SOSIAL (“KUBS”), OLEH KARENA ITU PERSEROAN WAJIB MENYUSUN RENCANA DAN MELAKUKAN
UPAYA KEGIATAN USAHA DAN/ATAU KEGIAAN LAIN AGAR TETAP MEMENUHI PERSYARATAN SEBAGAI BERWAWASAN KEBERLANJUTAN. UPAYA
TERSEBUT WAJIB DILAKUKAN PALING LAMA 1 (SATU) TAHUN SEJAK DITERIMANYA RENCANA DAN UPAYA PERSEROAN OLEH OJK.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI KEBERLANJUTAN YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL
EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
DI KSEI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN
DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. RISIKO USAHA LAINNYA YANG MUNGKIN DIHADAPI PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA
BAB VII PROSPEKTUS INI.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ADALAH RISIKO GAGAL BAYAR DAN TIDAK LIKUIDNYA
OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI PADA PERDAGANGAN PASAR SEKUNDER.
Dalam rangka penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, yaitu:
idAAA (Triple A)
Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.
OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI AKAN DICATATKAN DI BURSA EFEK INDONESIA
PENAWARAN UMUM OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK:
PT BNI SEKURITAS PT BCA SEKURITAS PT MANDIRI SEKURITAS PT TRIMEGAH SEKURITAS
(TERAFILIASI) (TERAFILIASI) INDONESIA TBK
WALI AMANAT:
PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK
1
Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Juni 2025.
Page 2
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan
dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun
2025 melalui surat No. DIR/232 tertanggal 18 Maret 2025 perihal Surat Pengantar untuk Pernyataan Pendaftaran dalam rangka
Penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025, sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang
Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608 sebagaimana diubah sebagian dengan
Undang-undang No.4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”) beserta peraturan-peraturan
pelaksanaannya (“UUPM”).
Sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan di atas, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp15.000.000.000.000
(lima belas triliun Rupiah), pada Tahap I Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan sebesar Rp5.000.000.000.000 (lima triliun
Rupiah) dan akan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa Efek”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip yang diterbitkan oleh
Bursa Efek sebagaimana termaktub dalam Surat No. S-03393/BEI.PP3/04-2025 tanggal 14 April 2025 perihal Persetujuan Prinsip
Pencatatan Efek Bersifat Utang. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum
akan dibatalkan dan uang pemesanan yang telah diterima akan dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan-ketentuan
dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No.IX.A.2 tanggal 29 Mei 2009 sebagaimana dicabut sebagian oleh
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan Emiten dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik.
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran
semua informasi atau fakta material, serta kejujuran pendapat yang disajikan dalam Prospektus ini sesuai dengan bidang tugasnya
masing-masing, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia serta kode etik,
norma dan standar profesinya masing-masing.
Sehubungan dengan Penawaran Umum ini, semua pihak terafiliasi tidak diperkenankan memberikan keterangan atau membuat
pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam Prospektus ini tanpa sebelumnya memperoleh
persetujuan tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan.
Penjamin Pelaksana Emisi dan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan
Afiliasi dengan Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK kecuali PT Bank Rakyat
Indonesia selaku Wali Amanat, maupun PT BNI Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang
Terafiliasi melalui kepemilikan saham oleh Perseroan atau Negara Republik Indonesia. Penjelasan mengenai definisi Afiliasi dapat
dilihat pada Bab X tentang Penjaminan Emisi Obligasi Keberlanjutan.
PENAWARAN UMUM OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU
PERATURAN LAIN SELAIN YANG BERLAKU DI INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA
PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI
OBLIGASI KEBERLANJUTAN, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN TERSEBUT
TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERUNDANG-UNDANGAN SERTA
KETENTUAN-KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR WILAYAH INDONESIA
TERSEBUT.
SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN DAN TIDAK
TERDAPAT LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.
2
Page 3
DAFTAR ISI
Halaman isi
DAFTAR ISI .............................................................................................................................................................. i
DEFINISI, ISTILAH DAN SINGKATAN .................................................................................................................... iii
RINGKASAN ............................................................................................................................................................ xii
I. PENAWARAN UMUM .................................................................................................................................... 1
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA ............................................................................................................... 17
III. INFORMASI MENGENAI KUBL DAN KUBS YANG DIBIAYAI DENGAN DANA OBLIGASI
KEBERLANJUTAN ........................................................................................................................................ 19
IV. PERNYATAAN UTANG .................................................................................................................................. 31
V. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING ..................................................................................................... 69
VI. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN ................................................................................ 75
1.UMUM ......................................................................................................................................................... 75
2.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN DAN HASIL USAHA PERSEROAN ................. 90
3.ANALISIS KEUANGAN ............................................................................................................................... 90
VII. FAKTOR RISIKO ........................................................................................................................................... 114
VIII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ................................... 123
IX.
KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK, KEGIATAN USAHA SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA ............................................................................................. 124
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK .......................................................... 124
A.1. RIWAYAT SINGKAT ..................................................................................................................... 124
A.2. PERIZINAN .................................................................................................................................. 127
A.3. STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM ........................................................ 133
A.4. STRUKTUR ORGANISASI .......................................................................................................... 136
A.5. PENGAWASAN DAN PENGURUSAN ........................................................................................ 137
A.6. GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) ............................................................................ 153
A.7. SUMBER DAYA MANUSIA .......................................................................................................... 211
A.8. DIAGRAM KEPEMILIKAN PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK ................................................ 219
A.9. HUBUNGAN PENGURUSAN DAN PENGAWASAN DALAM PERSEROAN DAN
PEMEGANG SAHAM UTAMA SERTA ENTITAS ANAK .............................................................. 219
A.10. KETERANGAN MENGENAI ENTITAS ANAK DAN ENTITAS ASOSIASI ................................... 220
A.11. ASURANSI ................................................................................................................................... 248
A.12. PERJANJIAN DALAM RANGKA OBLIGASI KEBERLANJUTAN ................................................ 250
A.13. PERJANJIAN DENGAN PIHAK AFILIASI .................................................................................... 252
A.13. ASET TETAP ............................................................................................................................... 255
A.14. TRANSAKSI DAN PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA ...................................... 256
A.15. PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK SERTA ANGGOTA
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK YANG MEMILIKI
DAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN ........................... 263
B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA .................. 268
B.1. KEGIATAN USAHA ...................................................................................................................... 268
B.2. JARINGAN DISTRIBUSI ............................................................................................................. 273
B.3. IKHTISAR OPERASI ................................................................................................................... 274
B.4. PEMASARAN .............................................................................................................................. 276
B.5. PROSPEK DAN STRATEGI USAHA ........................................................................................... 277
B.6. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN/CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) .... 279
B.7. PERSAINGAN USAHA ................................................................................................................ 288
B.8. KESEHATAN PERSEROAN ........................................................................................................ 288
B.9. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”) .................................................................................. 289
B.10 TEKNOLOGI INFORMASI ........................................................................................................... 291
B.11 PENGHARGAAN ......................................................................................................................... 292
B.12 KEUNGGULAN KOMPETITIF ..................................................................................................... 293
B.13 KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN ............................................................................... 294
i
Page 4
X. PERPAJAKAN ............................................................................................................................................... 295
XI. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN .................................................................................. 296
XII. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL ......................................................................... 297
XIII. KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT ................................................................................................ 300
XIV. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN ......................................................................... 305
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
KEBERLANJUTAN ........................................................................................................................................ 309
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM ................................................................................................................... 311
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK ............................................................................................................. 331
ii
Page 5
DEFINISI, ISTILAH DAN SINGKATAN
Afiliasi : Berarti pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UUP2SK yang merujuk pada
Pasal 1 ayat 1 UUPM, yaitu:
a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara
horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan;
c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih
anggota direksi, pengurus, dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung,
dengan cara apapun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak
tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak
dimaksud;
f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung
maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan
dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara
langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen)
saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan tersebut.
Agen Pembayaran : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pihak yang membuat kontrak dengan
Perseroan dalam bentuk akta notarial untuk membantu melaksanakan pembayaran Bunga
Obligasi Keberlanjutan dan/atau pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan termasuk Denda
(jika ada) dan/atau hak-hak lain dan/atau pembayaran manfaat lain atas obligasi (jika ada)
kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan melalui Pemegang Rekening untuk dan atas
nama Perseroan sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Agen Pembayaran.
ATM : Berarti Anjungan Tunai Mandiri (Automated Teller Machine) yaitu mesin elektronik yang
dapat menggantikan fungsi teller yaitu antara lain penarikan uang tunai, pemeriksaan saldo
dan pemindahbukuan.
ATMR : Berarti Aset Tertimbang Menurut Risiko yaitu jumlah aset yang telah dibobot sesuai dengan
ketentuan OJK, untuk digunakan sebagai penyebut (pembagi) dalam menghitung Rasio
Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR).
Bank Kustodian : Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal.
BI : Berarti Bank Indonesia
BOPO : Berarti biaya operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional.
Bunga Obligasi : Berarti bunga masing-masing Seri Obligasi Keberlanjutan yang harus dibayar oleh
Keberlanjutan Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan kecuali Obligasi Keberlanjutan yang
dimiliki Perseroan, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
iii
iii
Page 6
Bursa Efek : Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan system dan/atau sarana untuk
mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan
memperdagangkan Efek di antara mereka, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-
Undang Pasar Modal dan Peraturan OJK Nomor: 9/POJK.04/2019, yang dalam hal ini
adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan.
Cadangan Kerugian : Berarti Cadangan Kerugian Penurunan Nilai, adalah penyisihan yang dibentuk apabila nilai
Penurunan Nilai (CKPN) tercatat setelah penurunan nilai kurang dari nilai tercatat awal.
Daftar Pemegang Rekening : Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan
Obligasi Keberlanjutan oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan melalui Pemegang
Rekening di KSEI yang memuat keterangan antara lain: nama, alamat, jumlah kepemilikan
Obligasi Keberlanjutan, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi
Keberlanjutan berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
Denda : Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban
pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan dan/atau Pokok Obligasi Keberlanjutan yaitu
sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan masing-
masing Seri Obligasi Keberlanjutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung
secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban
yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu)
tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh)
Hari.
Dokumen Emisi : Berarti Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan,
Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Hutang, Perjanjian Penjaminan Emisi Efek,
Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran Obligasi Keberlanjutan di KSEI,
Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek, Prospektus dan dokumen lainnya yang dibuat
dalam rangka Penawaran Umum ini.
Efek : Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan digital
atau bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan hak kepada
pemiliknya untuk secara langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis
dari penerbit atau dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap Derivatif atas Efek,
yang dapat dialihkan dan/atau diperdagangkan di Pasar Modal.
Efektif : Berarti pernyataan yang diberikan oleh OJK yang menyatakan bahwa Pernyataan
Pendaftaran menjadi efektif dengan terpenuhinya seluruh tata cara dan persyaratan
Pernyataan Pendaftaran yang ditetapkan dalam Pasal 22, UUP2SK yang merujuk pada
Pasal 74 UUPM, yaitu:
1. atas dasar lewatnya waktu, yakni:
- 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima OJK
secara lengkap, yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam
peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
Umum dan peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum Perdana Saham;
atau
- 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal perubahan terakhir atas Pernyataan
Pendaftaran yang diajukan Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi; atau
2. atas dasar pernyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan dan/atau
tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan.
Emisi : Berarti Penerbitan Obligasi Keberlanjutan oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual
kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum.
Entitas Anak : Berarti perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai
dengan pernyataan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.
iv
iv
Page 7
Force Majeure : Berarti kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan dan
kekuasaan para pihak seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang
atau huru hara di Indonesia, yang mempunyai akibat negatif secara material terhadap
kemampuan masing-masing pihak untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan.
GWM : Berarti Giro Wajib Minimum yang merupakan jumlah dana minimum yang wajib dipelihara
oleh Perseroan, yang besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu dari dana
pihak ketiga Perseroan.
Hari Bursa : Berarti hari-hari dimana Bursa Efek Indonesia melakukan aktivitas transaksi perdagangan
Efek menurut peraturan perundang-undangan Republik Indonesia yang berlaku dan
ketentuan ketentuan Bursa Efek Indonesia tersebut.
Hari Kalender : Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa kecuali,
termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu
ditetapkan olehPemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
Hari Kerja : Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia di Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan
tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
Informasi Keuangan : Berarti merupakan angka-angka konsolidasian dan disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali
dinyatakan lain.
Jumlah Terutang : Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
Keberlanjutan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan serta
perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi ini termasuk tetapi tidak
terbatas Pokok Obligasi Keberlanjutan, Bunga Obligasi Keberlanjutan serta Denda (jika
ada) yang terutang dari waktu ke waktu.
Kegiatan Usaha : Berarti kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk melindungi
Berwawasan Lingkungan memperbaiki, dan/atau meningkatkan kualitas atau fungsi lingkungan.
atau KUBL
Kegiatan Usaha : Berarti kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk mengatasi atau
Berwawasan Sosial atau memitigasi permasalahan sosial dan/atau memberikan manfaat bagi penduduk sasaran.
KUBS
Kredit yang Diberikan : Berarti kredit yang diberikan (tidak termasuk piutang pembiayaan konsumen) setelah
dikurangi pendapatan yang ditangguhkan, kecuali dinyatakan lain.
Konfirmasi Tertulis : Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi Keberlanjutan dalam Rekening
Efek yang diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian
pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi Keberlanjutan dan konfirmasi
tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan untuk mendapatkan
pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan, pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dan
hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi Keberlanjutan.
Konfirmasi Tertulis Untuk : Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan oleh KSEI
RUPO atau KTUR kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan melalui Pemegang Rekening, khusus untuk
menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan
ketentuan KSEI.
KSEI : Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang
menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
v
v
Page 8
sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal yang dalam Emisi
bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran dan
mengadministrasikan Obligasi Keberlanjutan berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek
Bersifat Utang di KSEI.
Kustodian : Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Obligasi Keberlanjutan dan harta yang berkaitan
dengan Obligasi Keberlanjutan serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak
lain, menyelesaikan transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi
nasabahnya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pasar Modal, yang meliputi KSEI,
Perusahaan Efek dan Bank Kustodian.
Manajer Penjatahan : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi Keberlanjutan menurut
syarat-syarat yang ditetapkan dalam peraturan Nomor: IX.A.7 yaitu PT BCA Sekuritas.
Masyarakat : Berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia / Badan Indonesia
maupun Warga Negara Asing / Badan Asing baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di
Indonesia maupun yang bertempat tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia, tetapi
tidak termasuk warga negara dan badan hukum dari negara dimana penawaran dan
pembelian Obligasi Keberlanjutan dalam Penawaran Umum oleh warga negara atau badan
hukum di negara tersebut dipandang sebagai bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang Pasar Modal.
Modal Pelengkap : Berarti salah satu komponen modal bank dimana salah satunya adalah modal pelengkap
(tier 2 capital) berupa saham preferen yang dapat ditarik kembali setelah jangka waktu
tertentu atau pinjaman. Untuk dapat diperhitungkan sebagai modal pelengkap suatu bank
maka harus memenuhi syarat-syarat tertentu sebagaimana diatur dalam POJK No.
11/2016, termasuk memperoleh persetujuan dari OJK dan setelah memperhitungkan
faktor-faktor tertentu yang menjadi pengurang modal sebagaimana dimaksud dalam POJK
No. 11/2016.
NIM : Berarti Net Interest Margin yaitu Marjin Bunga Bersih yang merupakan pendapatan bunga
bersih dibagi rata-rata aset produktif.
NPL : Berarti Non Performing Loan yaitu kredit bermasalah, meliputi kolektibilitas kurang lancar,
diragukan dan macet.
Obligasi Keberlanjutan : Berarti Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank
BNI Tahap I Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
Keberlanjutan yang dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan, yang
berjumlah sebesar Rp5.000.000.000 (lima triliun Rupiah). Obligasi Keberlanjutan ini terdiri
dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Keberlanjutan Seri A dan Seri B yang masing-masing
ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan.
Obligasi Keberlanjutan ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan
atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi Keberlanjutan ini
memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi Keberlanjutan yang
dikehendaki sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp3.500.000.000.000,- (tiga triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri A adalah 3 (tiga) tahun
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,65% (enam koma enam lima persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri B adalah 5 (lima) tahun
vi
vi
Page 9
terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo..
Jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dari masing-masing seri Obligasi Keberlanjutan
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo sesuai dengan ketentuan Pasal 5
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan.
Otoritas Jasa Keuangan : Berarti lembaga yang independen, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang
atau OJK pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Nomor: 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan yang diubah
dengan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
Peraturan Nomor: IX.A.2 : Berarti Peraturan Nomor: IX.A.2 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor: Kep-
122/BL/2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum yang
diundangkan sebagaimana dicabut sebagian oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
45 Tahun 2024 tanggal tentang Pengembangan Emiten dan Penguatan Emiten dan
Perusahaan Publik.
POJK No. 49/2020 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 49/POJK.04/2020 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 7/2017 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 7/POJK.04/2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran
Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang Dan/Atau
Sukuk.
POJK No. 9/2017 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 9/POJK.04/2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus dan
Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang .
POJK No. 11/2016 : Berarti Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 34/2016.
POJK No. 17/2020 : Berarti Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
POJK No. 19/2020 : Berarti Peraturan OJK Nomor 19/POJK.04/2020 Tahun 2020tentang Bank Umum Yang
Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
POJK No. 20/2020 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek
Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 30/2015 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan
Dana Hasil Penawaran Umum.
POJK No. 33/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik.
POJK No. 34/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi
Emiten atau Perusahaan Publik.
POJK No. 35/2014 : Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten Atau
Perusahaan Publik.
POJK No. 36/2014 : Berarti Peraturan OJK Nomor: 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan
Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
POJK No. 18/2023 : Berarti Peraturan OJK Nomor 18 Tahun 2023,tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek
Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan.
vii
vii
Page 10
POJK No. 31/2015 : Berarti Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi Atau
Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik sebagaimana dicabut sebagian oleh
Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 tanggal tentang Pengembangan Emiten dan Penguatan
Emiten dan Perusahaan Publik.
POJK No. 34/2016 : Berarti Peraturan OJK Nomor 34/POJK.03/2016 tentang Perubahan atas POJK Nomor
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
POJK No. 35/2014 : Berarti Peraturan OJK Nomor 35 Tahun 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten Atau
Perusahaan Publik.
POJK No. 42/2020 : Berarti Peraturan OJK No.42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi
Benturan Kepentingan.
POJK No. 55/2015 : Berarti Peraturan OJK Nomor 55 Tahun 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
POJK No. 56/2015 : Berarti Peraturan OJK Nomor 56 Tahun 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Pemegang Obligasi : Berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi
Keberlanjutan Keberlanjutan yang disimpan dan diadministrasikan dalam: (i) Rekening Efek pada KSEI;
atau (ii) Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.
Pemegang Rekening : Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI, yang meliputi
Bank Kustodian atau Perusahaan Efek atau pihak lain yang disetujui oleh KSEI, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.
Pemeringkat : Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) berkedudukan di Jakarta Selatan atau
para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya atau perusahaan pemeringkat lain
yang terdaftar di OJK dan ditunjuk sebagai penggantinya oleh Perseroan.
Penawaran Umum : Berarti kegiatan penawaran Obligasi Keberlanjutan yang merupakan penawaran umum
Berkelanjutan Obligasi Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap
Keberlanjutan I Tahun 2025 yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual Obligasi Keberlanjutan kepada
Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-undang Pasar Modal dan
peraturan pelaksanaannya dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.
Pengakuan Hutang Obligasi : Berarti pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan Obligasi Keberlanjutan,
Keberlanjutan sebagaimana tercantum dalam Akta Pengakuan Hutang Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 59
tanggal 23 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH. MKn, Notaris di Jakarta.
Penitipan Kolektif : Berarti jasa penitipan atas Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu
pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Pasar Modal.
Penjamin Emisi Obligasi : Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan
Keberlanjutan Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada
Perseroan, yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi Keberlanjutan, yang dalam hal ini PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Mandiri
Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sesuai dengan persyaratan dan
ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Keberlanjutan.
Penjamin Pelaksana Emisi : Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan dan penatalaksanaan Emisi
Obligasi Keberlanjutan sesuai dengan ketentuan Undang-undang Pasar Modal, yang dalam hal ini adalah PT BNI
Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia
viii
viii
Page 11
Tbk sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi dan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Keberlanjutan.
Penyedia Reviu Eksternal : Berarti Pihak yang memiliki kompetensi atau keahlian untuk melakukan reviu atas aspek
keberlanjutan Obligasi Keberlanjutan yang dalam hal ini adalah Sustainalytics Pte Ltd yang
merupakan lembaga riset independen.
Perjanjian Agen : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI sebagaimana tercantum dalam
Pembayaran Obligasi Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability
Keberlanjutan Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 18 tanggal 17 Maret 2025 yang
dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH. MKn, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Pendaftaran : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI sebagaimana dimuat dalam
Obligasi Keberlanjutan di perjanjian No. SP-048/OBL/KSEI/0325 tanggal 17 Maret 2025 yang dibuat di bawah tangan
KSEI bermeterai cukup.
Persetujuan Prinsip : Berarti persetujuan yang diterbitkan oleh PT Bursa Efek Indonesia No. S-
Pencatatan Efek 03393/BEI.PP3/04-2025 tanggal 14 April 2025 yang dibuat di bawah tangan bermaterai
cukup.
Perjanjian Penjaminan : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi
Emisi Obligasi Obligasi Keberlanjutan dan Penjamin Emisi Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 17 tanggal 17
Maret 2025 juncto Akta Perubahan I Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 11
tanggal 15 April 2025, dan Akta Perubahan II Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun
2025 No. 58 tanggal 23 Juni 2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH.
MKn, Notaris di Jakarta.
Perjanjian Perwaliamanatan : Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan Wali Amanat sebagaimana ternyata
Obligasi Keberlanjutan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 16 tanggal 17
Maret 2025 juncto Akta Perubahan I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 10
tanggal 15 April 2025, dan Akta Perubahan II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainabilty Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun
2025 No. 57 tanggal 23 Juni 2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH.
MKn, Notaris di Jakarta.
Pernyataan Penawaran : Berarti Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan
Umum Berkelanjutan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 15
Obligasi Keberlanjutan tanggal 17 Maret 2025 juncto Akta Perubahan I Pernyataan Penawaran Umum
Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I
Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 09 tanggal 15 April 2025, dan Akta Perubahan II
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 56 tanggal 23 Juni
2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, SH. MKn, Notaris di Jakarta.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti dokumen-dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam
rangka Penawaran Umum, dengan memperhatikan Peraturan di sektor Pasar Modal
termasuk POJK No. 7/2017, POJK No. 36/2014, dan POJK No.18/2023.
Pernyataan Pendaftaran : Berarti Pernyataan Pendaftaran menjadi efektif pada Hari Kerja ke-20 sejak diterimanya
Menjadi Efektif Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau Hari Kerja ke-20 sejak tanggal perubahan
terakhir atas Pernyataan Pendaftaran atau pada tanggal yang lebih awal jika dinyatakan
efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam UUP2SK.
ix
ix
Page 12
Perpres No. 13/2018 : Berarti Peraturan Presiden No. 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali
Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme sebagaimana
diimplementasikan oleh Peraturan Menkumham No. 15 Tahun 2019 tentang Tata Cara
Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi.
Perseroan : Berarti pihak yang melakukan Emisi, yang dalam hal ini adalah PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat dan beralamat di Jalan Jenderal Sudirman
Kavling 1, Jakarta 10220.
Perusahaan Efek : Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Obligasi
Keberlanjutan, dan/atau Perantara Pedagang Efek, atau Manajer Investasi sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal.
Pokok Obligasi : Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan, yang
Keberlanjutan ditawarkan dan diterbitkan Perseroan melalui Penawaran Umum, berdasarkan Obligasi
Keberlanjutan yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal sebesar
Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun Rupiah), yang terdiri dari 2 Seri Obligasi Keberlanjutan.
Jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan masing-masing seri tersebut dapat berkurang
sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dan/atau pelaksanaan
pembelian kembali sebagai pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dengan syarat-syarat
sebagaimana diuraikan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
Prospektus : Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar
pihak lain membeli Obligasi Keberlanjutan, yang wajib disusun sesuai dengan ketentuan
sebagaimana diatur dalam Peraturan disektor Pasar Modal termasuk POJK No. 9/2017,
POJK No. 36/2014, dan POJK No. 18/2023.
Prospektus Awal : Berarti dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang
disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran, kecuali informasi
mengenai jumlah penjaminan emisi efek, tingkat suku Bunga Obligasi Keberlanjutan atau
hal lain yang berhubungan dengan persyaratan penawaran yang belum dapat ditentukan.
Prospektus Ringkas : Berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal, sesuai POJK No. 9/2017.
Rekening Efek : Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi Keberlanjutan dan/atau dana milik
Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang diadministrasikan oleh KSEI atau Pemegang
Rekening berdasarkan kontrak pembukaaan Rekening Efek yang ditandatangani
Pemegang Obligasi Keberlanjutan.
RUPO : Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana diatur dalam Pasal
10 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan.
Satuan Pemindahbukuan : Berarti satuan jumlah Obligasi Keberlanjutan yang dapat dipindahbukukan dan
diperdagangkan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya yaitu senilai Rp1 (satu
Rupiah) atau kelipatannya.
Sertifikat Jumbo Obligasi : Berarti bukti penerbitan Obligasi Keberlanjutan yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di
Keberlanjutan KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang
Obligasi Keberlanjutan.
SST : Self Service Terminal, yaitu mesin ATM non tunai.
Surat Kabar Harian : Berarti surat kabar berbahasa Indonesia yang terbit setiap hari kerja dan mempunyai
peredaran nasional.
x
x
Page 13
Tanggal Distribusi : Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan hasil Penawaran
Umum kepada KSEI yang merupakan tanggal distribusi Obligasi Keberlanjutan yang
dilakukan secara elektronik paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung setelah Tanggal
Penjatahan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan, yaitu 4 Juli 2025.
Tanggal Emisi : Berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Efek kepada
Perseroan, yang merupakan tanggal Penerbitan Obilgasi Keberlanjutan, yaitu 4 Juli 2025.
Tanggal Pembayaran Berarti tanggal pembayaran dana hasil Emisi Obligasi Keberlanjutan kepada Perseroan
yang disetor oleh Penjamin Emisi Efek melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
Keberlanjutan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Keberlanjutan.
Tanggal Pelunasan Pokok : Tanggal tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan masing-masing Seri menjadi
Obligasi Keberlanjutan jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana
ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran, yang kepastian
tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan
memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Pembayaran : Berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi Keberlanjutan masing-masing Seri menjadi
Bunga Obligasi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang namanya
Keberlanjutan tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan
memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.
Tanggal Penjatahan : Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi Keberlanjutan, yaitu 2 Juli 2025.
Undang-Undang Pasar : Berarti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
Modal atau UUPM sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan.
Undang-undang Perbankan : Berarti Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah
beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan.
Undang-undang Perpajakan : Berarti Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara
perpajakan, sebagaimana diubah dengan Undang undang Nomor 9 Tahun 1994 (tentang
Perubahan Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Undang-undang dan Tata
Cara Perpajakan, dan terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2000
tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan
Umum dan Tata Cara Perpajakan, serta pasal 113 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020
Tentang Cipta Kerja yang mengubah Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara
Perpajakan.
Undang-undang : Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.
Penguatan Sektor
Keuangan (UUP2SK)
Undang-undang Perseroan : Berarti Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan
Terbatas Terbatas sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022
tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
Usaha Kecil Menengah : Berarti usaha yang memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang
(“UKM”) Republik Indonesia No.9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil sebagaimana telah diubah
dengan Undang-undang Republik Indonesia No.20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil
dan Menengah sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia No.
11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang telah disempurnakan dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tanggal 02 Februari 2021.
xi
xi
Page 14
Wali Amanat : Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana
dimaksud dalam UUPM yang pada saat ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk, berkedudukan di Jakarta.
xii
xii
Page 15
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang
lebih terinci dan laporan keuangan konsolidasian serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Ringkasan ini
dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan
Perseroan disajikan dalam jutaan Rupiah dan secara konsolidasian, kecuali dinyatakan lain, serta disusun sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
1. UMUM
Perseroan pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai bank sentral dengan nama “Bank Negara Indonesia” berdasarkan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 2 Tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946 tentang Pembentukan Bank Negara jo.
Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun 1955 tentang Bank Negara Indonesia. Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17
tahun 1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946, Perseroan ditetapkan menjadi “Bank Negara Indonesia 1946”, dan statusnya
menjadi Bank Umum Milik Negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum
Bank Negara Indonesia 1946 Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero), tanggal 29 April 1992, telah dilakukan penyesuaian
bentuk hukum Perseroan menjadi perusahaan perseroan (Persero). Penyesuaian bentuk hukum Perseroan menjadi Persero serta
penyesuaian nama PT Bank Negara Indonesia dinyatakan dalam Akta Pendirian No. 131 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat di
hadapan Muhani Salim, S.H., Notaris di Jakarta, yang mana telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. C2-6582.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, serta telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia (“BNRI“) No. 73 dan Tambahan BNRI (“TBNRI“) No. 1A tahun 1992 (“Akta Pendirian Perseroan”).
Dengan telah disahkannya Akta Pendirian Perseroan oleh Menteri Kehakiman, maka Perseroan telah sah berdiri sebagai badan
hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Anggaran dasar Perseroan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan sebagaimana diungkapkan pada huruf A di atas, telah
mengalami beberapa kali perubahan dan perubahan terakhir kali sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 27 tanggal 22 April 2025, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, yang telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0110504 tanggal 23 April 2025, dan didaftarkan pada Daftar
Perseroan No. AHU-0087863.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 April 2025, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 12571 dan
TBNRI No. 38 tanggal 13 Mei 2025 (“Akta Perseroan No. 27/2025” atau “Anggaran Dasar Perseroan”).
2. KEGIATAN USAHA
Pada tanggal Prospektus ini, menurut Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan No.
27/2025 ialah berusaha dalam bidang usaha perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan
untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan
nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut dí atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
b. menyalurkan dana dalam bentuk kredit;
c. menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/atau nasabah;
d. memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
e. menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana- kepada bank lain, baik dengan menggunakan
surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
f. menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga;
g. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
xiii
xiii
Page 16
h. melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
i. melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di
bursa efek;
j. melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah,
sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
k. melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;
l. melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
m. melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan lain yang mendukung industri
perbankan, dengan memenuhi ketentuan yang berlaku;
n. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan
pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan
yang berlaku;
o. bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-
undangan;
p. menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran;
q. melakukan kegiatan pengalihan piutang;
r. melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK
Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung/penunjang
dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan usaha utama
sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kegiatan usaha utama yang saat ini benar-benar dijalankan oleh Perseroan adalah Bank
Umum Konvensional (KBLI 64121). Penjelasan lebih lanjut terkait Kegiatan Usaha dapat dilihat pada bab IX Prospektus ini.
3. PROSPEK USAHA
Pertumbuhan konsumsi Indonesia, yang merepresentasikan 53% kue perekonomian diperkirakan akan tetap solid ke depan
seiring dengan profil demografi yang mendukung. Indonesia saat ini sedang mengalami puncak dari dividen demografi karena
angka dependency ratio (perbandingan usia non-produktif dengan produktif) sedang mencapai level terendahnya dimana >50%
populasi negara ini terdiri dari millennial (lahir di 1981-1996) dan Generasi-Z (lahir di 1997-2012). Konsumsi Indonesia juga akan
didukung oleh pertumbuhan kelas calon menengah dan menengah (aspiring middle class and middle class) yang saat ini
mencapai 66% dari total populasi.
Maka dari itu, Perseroan melihat potensi pertumbuhan konsumsi dapat lebih tinggi dalam jangka menengah ketika PDB per kapita
Indonesia sudah menembus level USD5000. Pengalaman negara-negara lain menunjukan bahwa ketika PDB perkapita
menembus level tersebut, maka pertumbuhan konsumsi berpotensi meningkat sebesar 2-3ppt dalam jangka menengah didukung
oleh konsumsi yang lebih terdiversifikasi. Sebagai gambaran, semakin tinggi PDB per kapita sebuah negara, maka proporsi
konsumsi barang tahan lama (durable goods) dan jasa juga akan meningkat.
Penjelasan lebih lanjut terkait Prospek Usaha dapat dilihat pada bab IX Prospektus ini.
xiv
xiv
Page 17
4. KETERANGAN TENTANG PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Ringkasan Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan
Nama Obligasi Keberlanjutan : Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I
Bank BNI Tahap I Tahun 2025
Jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan : Sebesar Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun Rupiah).
Harga Penawaran : 100,00% dari jumlah pokok Obligasi Keberlanjutan.
Jangka Waktu : Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan untuk seri A adalah 3 (tiga) tahun dan
Seri B adalah 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi.
Satuan Pemindahbukuan : Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Perdagangan : Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
Tingkat Suku Bunga Obligasi : Obligasi ini memberikan tingkat suku bunga sebesar 6,60% (enam koma enam
Keberlanjutan nol persen) per tahun untuk Seri A dan 6,65% (enam koma enam lima persen)
per tahun untuk Seri B.
Jenis Tingkat Suku Bunga : Tetap.
Periode Pembayaran Bunga : Triwulanan.
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama : 4 Oktober 2025.
Jaminan : Obligasi keberlanjutan ini tidak diproteksi maupun dijamin dengan jaminan
khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan baik barang
bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang obligasi
keberlanjutan ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 kitab
undang-undang hukum perdata. Hak pemegang obligasi keberlanjutan
adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak kreditur perseroan lainnya
baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak kreditur
perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan perseroan baik yang
telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Efek : idAAA (triple A) dari Pefindo.
Dana Pelunasan Obligasi Keberlanjutan : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok
(Sinking Fund) Obligasi Keberlanjutan dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana
hasil emisi.
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. telah ditunjuk sebagai Wali Amanat
dalam penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini sesuai dengan ketentuan yang
tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Keterangan selengkapnya mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII
pada Prospektus ini.
Keterangan selengkapnya mengenai Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan ini dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.
5. RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-
kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan
Sosial (KUBS) sebagaimana diatur dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan
sukuk berlandaskan keberlanjutan. Kategori pembiayaan yang memenuhi syarat sebanyak 9 (sembilan) KUBL dan 6 (enam)
KUBS dengan keterangan sebagai berikut:
i. Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL):
1. Energi terbarukan
2. Efisiensi energi
3. Pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi
4. Penggunaan lahan berkelanjutan
5. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan perairan
6. Transportasi berkelanjutan
7. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan
xv
xv
Page 18
8. Adaptasi terhadap perubahan iklim
9. Bangunan hijau
ii. Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS):
1. Layanan infrastruktur dasar yang terjangkau
2. Akses terhadap layanan esensial
3. Perumahan yang terjangkau
4. Penciptaan lapangan kerja dan program untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran
5. Ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan
6. Peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonomi
Penggunaan dana untuk penyaluran pembiayaan terbagi dalam dua kategori, yaitu KUBL dan KUBS. Kategori KUBL memiliki
porsi maksimal sebesar 30%, sedangkan kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 70%.
Untuk kategori KUBS alokasi dana obligasi yang disalurkan mencakup seluruh kategori pada KUBS, dengan fokus utama pada
Penciptaan Lapangan Kerja dan Program Pencegahan serta Pengurangan Pengangguran, termasuk Pembiayaan UMKM yang
menerima alokasi terbesar (>50% dari total alokasi untuk KUBS) diikuti dengan Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
(>10% dari total alokasi untuk KUBS) serta Perumahan yang Terjangkau (>5% dari total alokasi untuk KUBS) dan sisanya akan
dialokasikan pada kategori KUBS lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Sementara itu, untuk kategori KUBL, alokasi dana obligasi ini disesuaikan dengan portofolio dan pipeline Perseroan yang tersedia
sesuai kategori KUBL, dengan fokus utama pada kategori Energi Terbarukan (>30% dari total alokasi untuk KUBL), Transportasi
Ramah Lingkungan (>30% dari total alokasi untuk KUBL) serta Waste to Energy (>10% dari dari total alokasi untuk KUBL) dan
sisanya akan dialokasikan pada kategori KUBL lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Keterangan selengkapnya mengenai Rencana Penggunaan Dana ini dapat dilihat pada Bab II Prospektus ini.
xvi
xvi
Page 19
6. STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM TERAKHIR
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 18 tanggal 19 September 2023, dibuat
di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0119983 tanggal
19 September 2023 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0186208.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 19 September
2023 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 79 tahun 2023 dan Tambahan No. 030218 (“Akta Perseroan
No. 18/2023”), struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah
sebagai berikut:
Nilai Nominal
Seri A Dwiwarna: Rp3.750,- per saham
Persentase
Keterangan Seri B : Rp3.750,- per saham
(%)
Seri C : Rp187,50,- per saham
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 3.750 0,00
- Saham Seri B 578.683.733 2.170.063.998.750 0,84
- Saham Seri C 68.426.325.320 12.829.935.997.500 99,16
Jumlah Modal Dasar 69.005.009.054 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Negara Republik Indonesia
- Saham Seri A Dwiwarna 1 3.750 0,00
Jumlah 1 3.750 0,00
2. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
- Saham Seri B 434.012.799 1.627.547.996.250 1,16
- Saham Seri C 21.944.374.950 4.114.570.303.125 58,84
Jumlah 22.378.387.749 5.742.118.299.375 60
3. Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5%
- Saham Seri B 144.670.934 542.516.002.500 0,39
- Saham Seri C 14.774.254.232 2.770.172.668.500 39,61
Jumlah 14.918.925.166 3.312.688.671.000 40
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.297.312.916 9.054.806.974.125 100,00%
Saham Dalam Simpanan (Portepel)
- Saham Seri A Dwiwarna 0 0
- Saham Seri B 0 0
- Saham Seri C 31.707.696.138 5.945.193.025.875
Jumlah Saham Dalam Portepel 31.707.696.138 5.945.193.025.875
Catatan: Kepemilikan saham atas nama Direksi dan Komisaris Perseroan masuk ke dalam kepemilikan Masyarakat (masing-
masing di bawah 5%) dari Modal ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan.
7. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan keuangan
konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak (bersama-sama disebut “Grup”) beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian
tersebut yang tercantum dalam Prospektus ini. Investor juga harus membaca Bab VI Prospektus ini yang berjudul Analisis dan
Pembahasan oleh Manajemen.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang telah
diaudit pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan
arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan
keuangan konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023
yang terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
(“SAK”) Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa
modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 10 Juni 2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu,
S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
xvii
xvii
Page 20
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Total Aset 1.129.805.637 1.086.663.986
Total Liabilitas 962.619.084 931.931.466
Total Ekuitas 167.186.553 154.732.520
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan Bunga 66.583.110 61.471.696
Beban Bunga (26.102.905) (20.196.023)
Pendapatan bunga - bersih 40.480.205 41.275.673
Pendapatan premi dan hasil investasi 6.741.317 6.853.074
Beban klaim (5.017.507) (5.193.773)
Pendapatan premi dan hasil investasi - bersih 1.723.810 1.659.301
Pendapatan operasional lainnya 22.310.905 19.812.429
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (8.210.562) (9.196.402)
Beban operasional lainnya (29.688.445) (27.777.665)
Laba operasional 26.615.913 25.773.336
Laba bersih 21.669.397 21.106.228
Laba Per Saham 576 561
Rasio Keuangan Penting (Perseroan Saja)
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PERMODALAN
Kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) 21,4% 22,0%
ASET PRODUKTIF
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,4% 1,5%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan terhadap Aset Produktif 3,9% 5,2%
Rasio Kredit bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – kotor (NPL Gross) 2,0% 2,1%
Rasio Kredit bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – bersih (NPL Neto) 0,7% 0,6%
Rasio Pemenuhan cadangan kerugian penurunan nilai:
a. Aset Produktif 3,7% 4,7%
b. Aset Non Produktif 41,5% 47,7%
RENTABILITAS
Imbal Hasil Aset (ROA) 2,5% 2,6%
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 15,8% 16,8%
Marjin Bunga Bersih (NIM) 4,2% 4,6%
Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 70,1% 68,4%
LIKUIDITAS
Rasio jumlah kredit yang diberikan terhadap jumlah simpanan (LDR) 96,07% 85,8%
Liabilitas terhadap ekuitas 575,8% 602,3%
Liabilitas terhadap total aset 85,2% 85,8%
KEPATUHAN (COMPLIANCE)
Giro Wajib Minimum (GWM) Utama Rupiah 6,5% 9,5%
Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing 4,0% 4,0%
xviii
xviii
Page 21
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Posisi Devisa Neto 0,9% 1,7%
Pelanggaran/pelampauan BMPK:
a. Pihak terkait nihil nihil
b. Pihak tidak terkait nihil nihil
Rasio Keuangan Penting (Konsolidasi)
(dalam persentase)
31 Desember
Rasio Konsolidasi
2024 2023
CAR 21,7% 23,2%
NPL Gross 2,0% 2,1%
Return On Asset (ROA) 2,5% 2,5%
Return On Equity (ROE) 14,0% 14,8%
Net Interest Margin (NIM) 4,2% 4,6%
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 72,2% 70,8%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 96,3% 85,7%
Debt to Asset Ratio (DAR) 85,2%* 85,8%*
Debt to Equity Ratio (DER) 575,8%* 602,3%*
Keterangan:
*Total liabilitas termasuk Simpanan Nasabah dan Simpanan dari Bank Lain
Informasi berikut harus dibaca berkaitan pada Bab V mengenai Ikhtisar Data Keuangan Penting dan secara keseluruhan mengacu
pada laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit beserta catatan atas laporan keuangan yang dilampirkan di dalam
Prospektus ini pada Bab XVII mengenai Laporan Keuangan.
8. KETERANGAN TENTANG ENTITAS ANAK DAN ASOSIASI
Entitas Anak
Pada tanggal Prospektus ini, Perseroan memiliki kepemilikan langsung atas Entitas Anak sebagai berikut:
% liabilitas % laba sebelum
Tahun % aset terhadap total pajak
Kegiatan Persentasi
No. Nama Perusahaan beroperasi terhadap total aset liabilitas terhadap laba
usaha Kepemilikan
komersial konsolidasi konsolidasi sebelum pajak
konsolidasi
1. PT BNI Life Insurance Asuransi 60,00% 1997 2,359% 2,105% 1,585%
Jiwa
2. PT BNI Multifinance Pembiayaan 99,99% 1983 0,538% 0,543% 0,008%
3. PT BNI Sekuritas Sekuritas 75,00% 1995 0,175%1) 0,071%1) 0,400%1)
4. BNI Remittance Ltd. Jasa 100,00% 1997 0,001% 0,0003% -0,012%
Keuangan
5. PT BNI Modal Ventura2) Perusahaan 99,98% 2022 0,046% 0,001% 0,037%
Modal
Ventura
6. PT Bank Hibank4) Perbankan 63,92% 1993 1,575% 1,371% 0,617%
1) berdasarkan angka konsolidasi PT BNI Sekuritas
Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar
Modal melalui surat No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan
Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021, sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tahun buku 2021.
xix
xix
Page 22
Berikut ini adalah perusahaan yang dimiliki oleh Perseroan secara tidak langsung melalui PT BNI Sekuritas dan dikonsolidasikan
ke dalam laporan keuangan audit Perseroan:
No. Nama Perusahaan Kegiatan usaha Persentasi Kepemilikan Tahun beroperasi komersial
1. PT BNI Asset Management Manajer Investasi 99,90% 2011
2. BNI Securities Pte. Ltd. Jasa Broker, Underwriting, dan Aktivitas Advisory 100,00% 2021
dalam pasar modal
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perseroan tidak memiliki kontribusi 10% (sepuluh persen)
atau lebih dari total aset, total liabilitas atau laba (rugi) sebelum pajak dari laporan keuangan konsolidasian.
Entitas Asosiasi
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki kepemilikan atas Entitas Asosiasi sebagai berikut:
No. Nama Perusahaan Kegiatan usaha Persentasi Kepemilikan
1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan 23,2% (kepemilikan gabungan Perseroan dan BNI Life)
2. PT Bank Mizuho Indonesia Perbankan 1,0%
3. PT Bank BTPN Tbk Perbankan 0,1%
4. PT Bursa Efek Indonesia Jasa Bursa Efek 1,2% (melalui PT BNI Sekuritas)
5. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Kustodian Sentral 2,5% (kepemilikan gabungan Perseroan dan PT BNI Sekuritas)
6. PT Pemeringkat Efek Indonesia Pemeringkat Efek 0,1% (kepemilikan gabungan Perseroan dan PT BNI Sekuritas)
7. PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional Sistem Pembayaran 17,5% (melalui PT BNI Sekuritas)
8. PT Fintek Karya Nusantara Fintech 9,8% (melalui PT BNI Sekuritas)
9. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Kliring 1,1%
Entitas Asosiasi Perseroan tidak memiliki kontribusi 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset, total liabilitas atau laba (rugi)
sebelum pajak dari laporan keuangan konsolidasian.
Penjelasan mengenai keterangan tentang Entitas Anak dan Asosiasi Perseroan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab IX Prospektus
ini.
9. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan usahanya Perseroan menghadapi risiko yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan apabila tidak diantisipasi
dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. Beberapa risiko yang diperkirakan mempengaruhi usaha Perseroan secara umum
dapat dikelompokkan sebagai berikut:
a. Risiko utama yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap kelangsungan kegiatan usaha Perseroan
• Risiko Kredit
b. Risiko usaha yang bersifat material baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat mempengaruhi hasil usaha
dan kondisi keuangan perseroan
• Risiko Pasar
• Risiko Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing atau Suku Bunga Acuan Pinjaman
• Risiko Likuiditas
• Risiko Stratejik
• Risiko Operasional
• Risiko Hukum
• Risiko Kepatuhan
• Risiko Transaksi Intra-Grup
c. Risiko Usaha yang Berkaitan dengan Entitas Anak
• Risiko Pembiayaan
• Risiko Pasar
• Risiko Likuiditas
• Risiko Operasional
• Risiko Hukum
xx
xx
Page 23
• Risiko Reputasi
• Risiko Stratejik
• Risiko Kepatuhan
• Risiko Transaksi Intra-Grup
• Risiko Asuransi
d. Risiko Umum yang Berkaitan dengan Perseroan dan Entitas Anak
• Kondisi Perekonomian Secara Makro
• Perubahan Kurs Valuta Asing
• Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan Yang Berlaku Terkait Bidang Usaha Perseroan
• Tuntutan atau Gugatan Hukum
e. Risiko Bagi Investor yang Berkaitan dengan Obligasi
• Risiko Gagal Bayar
• Risiko Pasar
• Risiko Likuiditas
• Risiko Perubahan Perpajakan
Penjelasan mengenai risiko usaha dan risiko umum Perseroan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab VII Prospektus ini.
xxi
xxi
Page 24
xxii
Page 25
I. PENAWARAN UMUM
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERLANDASKAN KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITY BOND) BERKELANJUTAN I BANK BNI
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP15.000.000.000.000 (LIMA BELAS TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka penawaran umum berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERLANDASKAN KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITY BOND) I BANK BNI TAHAP I TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP5.000.000.000.000 (LIMA TRILIUN RUPIAH)
(“OBLIGASI KEBERLANJUTAN”)
Obligasi Keberlanjutan ini terdiri dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Keberlanjutan Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan
sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Keberlanjutan. Obligasi Keberlanjutan ini diterbitkan tanpa warkat kecuali
Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi
Keberlanjutan ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi Keberlanjutan yang dikehendaki sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp3.500.000.000.000,- (tiga triliun lima ratus
miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen) per tahun. Jangka waktu
Obligasi Keberlanjutan Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus
miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,65% (enam koma enam lima persen) per tahun. Jangka waktu
Obligasi Keberlanjutan Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan
dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Bunga Obligasi Keberlanjutan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi Keberlanjutan
pertama akan dibayarkan pada tanggal 4 Oktober 2025 sedangkan Bunga Obligasi Keberlanjutan terakhir sekaligus jatuh tempo
Obligasi Keberlanjutan akan dibayarkan pada tanggal 4 Juli 2028 untuk Obligasi Keberlanjutan Seri A dan tanggal 4 Juli 2030 untuk
Obligasi Keberlanjutan Seri B.
Obligasi Keberlanjutan ini akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Dalam penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan
dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, yaitu:
idAAA (Triple A)
Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
Kegiatan Usaha Utama:
Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
Kantor Pusat:
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta 10220, Indonesia
Telepon: (021) 5728387 Faksimili: (021) 5728053
Situs web: www.bni.co.id
Per 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 17 Kantor Wilayah, 196 Kantor Cabang, 1.583 Kantor Cabang Pembantu,
10 Jaringan Kantor Luar Negeri, 13.118 Jaringan ATM
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN
DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. RISIKO USAHA PERSEROAN
SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VII DALAM PROSPEKTUS.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI KEBERLANJUTAN ADALAH RISIKO GAGAL BAYAR
DAN TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI KEBERLANJUTAN INI PADA PERDAGANGAN PASAR SEKUNDER.
22
1
Page 26
PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Penawaran Umum Berkelanjutan dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No.36/2014,
sebagai berikut:
i. Penawaran Umum Berkelanjutan akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dengan ketentuan pemberitahuan
pelaksanaan penerbitan Obligasi tahap terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak
Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif;
ii. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun;
iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran
dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan Surat Pernyataan dari
Perseroan No. DIR/231 tanggal 18 Maret 2025 dan Surat Pernyataan Akuntan No. OL202506030006/JPA/JPA tanggal 3 Juni
2025 keduanya menyatakan bahwa Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan dan (ii) sejak 2 (dua) tahun terakhir
sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum
Berkelanjutan. Gagal Bayar berarti kondisi dimana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur
pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor;
iv. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat
terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat
Efek.
KETERANGAN TENTANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN YANG DITERBITKAN
NAMA OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Nama Obligasi Keberlanjutan yang ditawarkan melalui Penawaran Umum ini adalah ”Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025”.
JENIS OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Obligasi Keberlanjutan ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan untuk
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Keberlanjutan. Obligasi Keberlanjutan ini
didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang
Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi Keberlanjutan bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI,
Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. Obligasi Keberlanjutan diterbitkan dalam mata uang Rupiah.
Aset (Kegiatan Usaha) yang menjadi dasar (underlying asset) Obligasi Keberlanjutan ini adalah portofolio pembiayaan baru ataupun
pembiayaan yang sudah ada dalam kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha
Berkelanjutan Berwawasan Sosial (KUBS) sesuai dengan POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek
bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan. Kategori pembiayaan yang memenuhi syarat sebanyak 9 (sembilan) KUBL
dan 6 (enam) KUBS dengan keterangan sebagai berikut:
i. Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL):
1. Energi Terbarukan
2. Efisiensi Energi
3. Pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi
4. Penggunan lahan berkelanjutan
5. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan perairan
6. Transportasi berkelanjutan
7. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan
8. Adaptasi terhadap perubahan iklim
9. Bangunan Hijau
ii. Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS):
1. Layanan infrastruktur dasar yang terjangkau
2. Akses terhadap layanan esensial
3. Perumahan yang terjangkau
4. Penciptaan lapangan kerja dan program untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran
23
2
Page 27
5. Ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan
6. Peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonomi
HARGA PENAWARAN
100% (seratus persen) dari nilai nominal Obligasi Keberlanjutan.
JUMLAH POKOK OBLIGASI KEBERLANJUTAN, BUNGA OBLIGASI KEBERLANJUTAN DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
KEBERLANJUTAN
Jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan pada tahap pertama adalah sebesar Rp5.000.000.000.000,- (lima triliun
Rupiah), yang terdiri dari:
Seri A : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp3.500.000.000.000,- (tiga triliun lima ratus
miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen) per tahun. Jangka waktu
Obligasi Keberlanjutan Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi
Keberlanjutan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B : Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima
ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,65% (enam koma enam lima persen) per tahun. Jangka
waktu Obligasi Keberlanjutan Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi
Keberlanjutan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Bunga Obligasi Keberlanjutan dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga Obligasi Keberlanjutan
pertama akan dibayarkan pada tanggal 4 Oktober 2025 sedangkan Bunga Obligasi Keberlanjutan terakhir sekaligus jatuh tempo
Obligasi Keberlanjutan akan dibayarkan pada tanggal 4 Juli 2028 untuk Obligasi Keberlanjutan Seri A dan tanggal 4 Juli 2030 untuk
Obligasi Keberlanjutan Seri B.
Tingkat bunga Obligasi Keberlanjutan merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang lewat, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga puluh) hari dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) hari. Obligasi
Keberlanjutan harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan yang tertulis pada Konfirmasi
Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan, dengan memperhatikan Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan dan
ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan.
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan adalah sebagaimana tercantum dalam tabel dibawah ini:
Tanggal Pembayaran
Bunga Ke
Seri A Seri B
1 4 Oktober 2025 4 Oktober 2025
2 4 Januari 2026 4 Januari 2026
3 4 April 2026 4 April 2026
4 4 Juli 2026 4 Juli 2026
5 4 Oktober 2026 4 Oktober 2026
6 4 Januari 2027 4 Januari 2027
7 4 April 2027 4 April 2027
8 4 Juli 2027 4 Juli 2027
9 4 Oktober 2027 4 Oktober 2027
10 4 Januari 2028 4 Januari 2028
11 4 April 2028 4 April 2028
12 4 Juli 2028 4 Juli 2028
13 - 4 Oktober 2028
14 - 4 Januari 2029
15 - 4 April 2029
16 - 4 Juli 2029
17 - 4 Oktober 2029
24
3
Page 28
Tanggal Pembayaran
Bunga Ke
Seri A Seri B
18 - 4 Januari 2030
19 - 4 April 2030
20 - 4 Juli 2030
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Satuan pemindahbukuan Obligasi Keberlanjutan adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Perdagangan Obligasi Keberlanjutan dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi Keberlanjutan di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000 (lima
juta Rupiah) dan kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau Perjanjian yang
ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.
JUMLAH MINIMUM PEMESANAN
Pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan senilai
Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
JAMINAN
Obligasi Keberlanjutan ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan atau aktiva lain milik Perseroan
dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak manapun. Seluruh kekayaan Perseroan, baik berupa barang bergerak maupun
benda tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali aktiva Perseroan yang dijaminkan
secara khusus kepada krediturnya, menjadi jaminan atas semua kewajiban Perseroan kepada semua krediturnya yang tidak dijamin
secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk Obligasi secara pari passu berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi,
sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini, Perseroan telah
memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Pefindo untuk periode 17 Maret 2025 sampai dengan 1
Maret 2026 sesuai dengan suratnya No. RC-347/PEF-DIR/III/2025 tanggal 17 Maret 2025, dengan peringkat:
idAAA (Triple A)
Perusahaan pemeringkat dalam penawaran umum ini merupakan pihak tidak terafiliasi dengan Perseroan sebagaimana
didefinisikan dalam UUP2SK.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan setiap tahun selama kewajiban atas efek
tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.
RATING RATIONALE
Pefindo telah menetapkan peringkat idAAA untuk rencana penerbitan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond)
Berkelanjutan I Bank BNI Tahun 2025 dengan jumlah maksimum Rp15.000.000.000.000,00 (lima belas triliun rupiah). Pada saat
yang sama, Pefindo telah menegaskan peringkat idAAA untuk Perseroan dan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) Seri
A dan B I/2021. Prospek untuk peringkat korporasi adalah stabil. Peringkat korporasi ini didorong oleh kepentingan Bank terhadap
pemegang saham mayoritas (Pemerintah Indonesia). Profil kredit mencerminkan bisnis yang stabil, posisi bisnis yang kuat,
profitabilitas yang kuat dengan pendanaan yang menguntungkan, dan profil likuiditas yang kuat. Namun demikian, hal tersebut
diimbangi dengan persaingan yang ketat di tengah kondisi ekonomi makro yang menantang. Peringkat dapat diturunkan jika
dukungan dari pemegang saham pengendali melemah secara signifikan, yang dapat diindikasikan dengan penurunan kepemilikan
25
4
Page 29
pemerintah secara substansial, atau dari memburuknya profil risiko bisnis Perseroan secara signifikan tanpa adanya indikasi yang
kuat untuk memberikan dukungan, pemegang saham Perseroan terdiri dari pemerintah Indonesia (60%) dan publik (40%).
DANA PELUNASAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN (SINKING FUND)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil emisi.
WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali
Amanat sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan, menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Perseroan, sebagaimana didefinisikan dalam UUPM. Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk juga tidak memiliki
hubungan kredit sesuai dengan POJK No.19/2020. Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lantai 6,
Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 44 – 46
Jakarta 10210 – Indonesia
Tel. (021) 5758143
Email: tcs_aet@bri.co.id
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dan/atau pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan dari Perseroan yang
dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan. Pokok Obligasi Keberlanjutan harus dilunasi dengan harga yang sama dengan
jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi
Keberlanjutan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan.
2. Yang berhak atas Bunga Obligasi Keberlanjutan adalah Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang namanya tercatat dalam
Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan, kecuali
ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan dan/atau
pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan dan/atau Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan, maka Perseroan harus membayar denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di
atas tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan atas jumlah yang terlambat dibayar. Denda tersebut dihitung harian berdasarkan
jumlah hari yang terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30
(tiga puluh) Hari Kalender.
4. Pemegang Obligasi Keberlanjutan baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh
persen) dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau afiliasi Perseroan), berhak untuk mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR dari KSEI, dengan memuat acara yang diminta, dengan ketentuan
sejak diterbitkannya KTUR, Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan tersebut dibekukan
oleh KSEI sejumlah Obligasi Keberlanjutan yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI
tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5. Setiap Obligasi Keberlanjutan sebesar Rp1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
demikian setiap Pemegang Obligasi Keberlanjutan dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
Obligasi Keberlanjutan yang dimilikinya.
PERUBAHAN STATUS OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Perubahan status Obligasi Keberlanjutan yaitu dalam hal Obligasi Keberlanjutan tidak lagi menjadi Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan sebagaimana diatur dalam POJK No. 18/2023, dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Dalam hal hasil reviu dari Penyedia Reviu Eksternal menyatakan kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang dibiayai tidak
lagi memenuhi persyaratan sebagai KUBL dan/atau KUBS sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan
26
5
Page 30
Obligasi Keberlanjutan, maka Perseroan wajib menyusun rencana tindak agar kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain tetap
memenuhi persyaratan sebagai KUBL dan/atau KUBS sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Keberlanjutan dengan memperhatikan POJK No. 18/2023.
2. Rencana tindak sebagaimana dimaksud pada angka 1 wajib disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 14
(empat belas) Hari Kerja setelah batas waktu penyampaian laporan dengan memperhatikan POJK No. 18/2023.
3. Pelaksanaan rencana tindak sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas wajib dilakukan paling lama 1 (satu) tahun setelah
diterimanya rencana tindak oleh Otoritas Jasa Keuangan.
4. Dalam hal pelaksanaan rencana tindak sebagaimana dimaksud dalam angka 3 gagal, Obligasi Keberlanjutan tidak lagi menjadi
Obligasi Keberlanjutan, maka Perseroan wajib melakukan:
a. menyampaikan laporan informasi atau fakta material kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan tembusan kepada Wali
Amanat Obligasi Keberlanjutan; dan
b. mengumumkan kepada Masyarakat;
sebagaimana diatur dalam POJK No. 31/2015, pengumuman tersebut wajib mencantumkan:
i. sebab dari perubahan Obligasi Keberlanjutan tidak lagi menjadi Obligasi Keberlanjutan;
ii. memberikan pilihan bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan untuk dapat menyampaikan permintaan kepada
Perseroan melalui Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan secara tertulis untuk membeli kembali Obligasi Keberlanjutan
atau memberi kompensasi berupa kenaikan Bunga atas Obligasi Keberlanjutan dengan memperhatikan angka 5.
5. Permintaan Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana dimaksud di butir 4.b.ii di atas, harus dilakukan melalui Wali
Amanat Obligasi Keberlanjutan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender dari tanggal keterbukaan atas informasi atau
Fakta Material oleh Perseroan (“Tanggal Permintaan”) untuk kemudian dikumpulkan oleh Wali Amanat dan selanjutnya akan
disampaikan kepada Perseroan. Dalam hal tidak ada satupun Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang menyampaikan
permintaan sebagaimana dimaksud maka ketentuan sebagaimana tercantum dalam butir 4.b.ii di atas menjadi tidak berlaku.
6. Dalam hal Pemegang Obligasi Keberlanjutan meminta Perseroan untuk membeli kembali Obligasi Keberlanjutan maka dengan
memperhatikan ketentuan dalam POJK No. 18/2023 dan mengesampingkan ketentuan terkait sub bab pembelian kembali
Obligasi Keberlanjutan berlaku ketentuan sebagai berikut :
a. Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan akan menyampaikan permintaan Pembelian Kembali yang telah diterima dan
dikumpulkan dari Pemegang Obligasi Berkelanjutan kepada Perseroan selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja sejak
berakhirnya Tanggal Permintaan.
b. Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan akan menyampaikan permintaan Daftar Pemegang Obligasi Keberlanjutan kepada
KSEI sehubungan dengan permintaan Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana dimaksud butir 4.b.ii di atas
selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal surat Wali Amanat sebagaimana dimaksud di butir 6.a di atas.
c. Mekanisme penetapan harga Pembelian Kembali adalah :
i. tanpa melalui keputusan RUPO dan tanpa persetujuan Pemegang Obligasi Keberlanjutan dan Wali Amanat;
ii. harga Pembelian Kembali sebesar 100% (seratus persen) at par Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh masing-
masing Pemegang Obligasi Keberlanjutan ditambah dengan Bunga Obligasi Keberkelanjutan yang belum dibayar
(bunga berjalan) dan Denda Keterlambatan (jika ada).
d. Perseroan wajib menyampaikan surat pemberitahuan Pembelian Kembali kepada KSEI dengan tembusan kepada Wali
Amanat paling lambat 5 (lima) Hari Kerja sejak tanggal surat Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan dan mencantumkan
sedikitnya informasi sebagai berikut :
i. jumlah Obligasi Keberlanjutan yang akan dibeli kembali;
ii. harga Pembelian Kembali;
iii. Daftar Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang akan dibeli kembali;
iv. tanggal pembayaran Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan;
e. Obligasi Keberlanjutan yang telah dibeli kembali oleh Perseroan tidak dapat dijual kembali oleh Perseroan.
f. Pelaksanaan Pembelian Kembali wajib diselesaikan paling lama 3 (tiga) bulan setelah Wali Amanat Obligasi
Keberlanjutan mengajukan permintaan Pembelian Kembali.
g. Pelaksanaan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan hanya akan dilaksanakan terhadap Pemegang Obligasi
Keberlanjutan yang mengajukan permintaan Pembelian Kembali sebagaimana dimaksud dalam butir 4.b.ii di atas dan
dengan memperhatikan butir 7.d.
7. Dalam hal Pemegang Obligasi Keberlanjutan meminta Perseroan untuk memberi kompensasi berupa kenaikan Bunga
Pemegang Obligasi Keberlanjutan (untuk periode Bunga berikutnya) maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan akan menyampaikan permintaan pemberian kompensasi berupa kenaikan Bunga
Pemegang Obligasi Keberlanjutan (untuk periode Bunga berikutnya) dari Pemegang Obligasi Keberlanjutan) kepada
Perseroan selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja sejak berakhirnya Tanggal Permintaan.
b. Besaran kompensasi berupa kenaikan Bunga Pemegang Obligasi Keberlanjutan (untuk periode Bunga Obligasi
Keberkelanjutan berikutnya) akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan.
Perseroan dan Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan akan menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
27
6
Page 31
Obligasi Keberlanjutan yang mengatur, antara lain besaran Bunga Obligasi Keberlanjutan yang baru dan Tanggal
Pembayaran Pendapatan Bunga Obligasi Keberlanjutan yang baru dan perubahan tersebut akan berlaku efektif untuk
periode Bunga Obligasi Keberlanjutan berikutnya.
c. Perseroan wajib menyampaikan surat pemberitahuan perubahan Bunga Pemegang Obligasi Keberlanjutan (untuk
periode bunga berikutnya kepada KSEI dengan tembusan kepada Wali Amanat Obligasi Keberlanjutan selambat-
lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sebelum tanggal pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan kepada Pemegang
Obligasi Keberlanjutan terdekat dan mencantumkan informasi sedikitnya :
i. besaran Bunga Obligasi Keberlanjutan yang baru kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan;
ii. tanggal efektif pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan yang baru kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan.
d. Kompensasi kenaikan Bunga Pemegang Obligasi Keberlanjutan (untuk periode Bunga berikutnya) akan diberikan kepada
para Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang tidak mengajukan permintaan Pembelian Kembali sebagaimana dimaksud
dalam butir 4.b.ii di atas dan dengan memperhatikan butir 6 di atas.
8. Perseroan dikecualikan dari kewajiban memenuhi permintaan Pemegang Obligasi Keberlanjutan untuk membeli kembali dan
atau memberikan kompensasi berupa kenaikan Bunga Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana butir 4.b.ii di atas,
apabila perubahan status Obligasi Keberlanjutan tidak lagi menjadi obligasi berlandaskan keberlanjutan sebagaimana diatur
dalam POJK No. 18/2023 disebabkan karena suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi:
a. bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan
usaha Perseroan; dan/atau
a. peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh Otoritas
Jasa Keuangan;
PEMBELIAN KEMBALI
Perseroan tanpa persetujuan RUPO berhak sewaktu-waktu untuk melakukan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan, dengan
ketentuan sebagai berikut:
A. Dalam hal Perseroan melakukan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan, maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan ditujukan sebagai pelunasan Obligasi Keberlanjutan atau disimpan untuk
kemudian dijual kembali dengan harga pasar;
2. Pelaksanaan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
3. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
4. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak
dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan;
5. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan Kelalaian (wanprestasi)
sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan;
6. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari Pihak yang tidak terafiliasi;
7. Rencana Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua)
Hari Kerja sebelum pengumuman rencana Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan tersebut;
8. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana Pembelian Kembali
Obligasi Keberlanjutan
9. Rencana Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam butir 8, paling sedikit memuat informasi tentang:
a. periode penawaran Pembelian Kembali;
b. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk Pembelian Kembali;
c. kisaran jumlah Obligasi Keberlanjutan yang akan dibeli kembali;
d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk Pembelian kembali Obligasi Keberlanjutan;
e. tata cara penyelesaian transaksi;
f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang mengajukan penawaran jual;
g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan;
h. tata cara Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan;
i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi Keberlanjutan.
10. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang Obligasi
Keberlanjutan yang melakukan penjualan Obligasi Keberlanjutan apabila Obligasi Keberlanjutan yang ditawarkan untuk
dijual oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan, melebihi jumlah Obligasi Keberlanjutan yang dapat dibeli kembali;
11. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh
Pemegang Obligasi Keberlanjutan;
12. Perseroan dapat melaksanakan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan tanpa melakukan pengumuman
sebagaimana dimaksud dalam butir 8 dengan ketentuan:
28
7
Page 32
a. jumlah Pembelian Kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi Keberlanjutan untuk masing-masing
jenis Obligasi Keberlanjutan yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
b. Obligasi Keberlanjutan yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Afiliasi
Perseroan (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia);
c. Obligasi Keberlanjutan yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah terjadinya Pembelian Kembali
Obligasi Keberlanjutan;
13. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan kepada OJK dan
Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lama 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya
Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan
14. Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan dilakukan dengan mendahulukan Obligasi Keberlanjutan yang tidak dijamin
jika terdapat lebih dari satu Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan Perseroan;
15. Pembelian Kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas Pembelian
Kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu Obligasi Keberlanjutan yang tidak dijamin;
16. Pembelian Kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas Pembelian Kembali Obligasi
Keberlanjutan tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi Keberlanjutan, dan
17. Pembelian Obligasi Keberlanjutan oleh Perseroan mengakibatkan:
a. hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi Keberlanjutan yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO,
hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi Keberlanjutan serta manfaat lain dari Obligasi Keberlanjutan yang
dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan.
b. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi Keberlanjutan yang dibeli kembali, meliputi hak
menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi Keberlanjutan serta manfaat lain dari Obligasi
Keberlanjutan yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.
B. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada butir A poin 5 dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan RUPO.
C. Ketentuan sebagaimana dimaksud butir A poin 6 dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan
modal oleh pemerintah.
D. Pengumuman rencana Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada butir A poin 7 dan angka 8
wajib dilakukan paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk Pembelian Kembali dimulai, dengan ketentuan :
Perseroan yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui :
1. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling
sedikit bahasa Inggris; dan
2. situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
E. Perseroan yang sahamnya tercatat pada bursa efek paling sedikit melalui :
1. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan
paling sedikit bahasa Inggris; dan
2. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
F. Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada butir 1 poin 13 paling sedikit:
1. jumlah Obligasi Keberlanjutan yang telah dibeli oleh Perseroan;
2. rincian jumlah Obligasi Keberlanjutan yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
3. harga Pembelian Kembali yang telah terjadi; dan
jumlah dana yang digunakan untuk Pembelian Kembali Obligasi Keberlanjutan.
HAK SENIORITAS ATAS HUTANG
Pemegang Obligasi Keberlanjutan tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi Keberlanjutan adalah
paripassu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di
kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
maupun yang akan ada.
IKHTISAR PERSYARATAN POKOK DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
A. PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebagaimana diterangkan dalam Pasal 6 Perjanjian Perwaliamanatan, selama jangka waktu Obligasi Keberlanjutan dan seluruh
jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan belum seluruhnya dilunasi dan/atau seluruh jumlah Bunga Obligasi Keberlanjutan serta
kewajiban pembayaran lainnya (bila ada) belum seluruhnya dibayar menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan ini, Perseroan
berjanji dan mengikatkan diri:
29
8
Page 33
A. Bahwa Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, kecuali pengurangan tersebut dilakukan
berdasarkan permintaan dan/atau perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang
(termasuk tetapi tidak terbatas pada OJK, Bank Indonesia atau Menteri Keuangan Republik Indonesia);
2. melakukan penggabungan dan/atau pemisahan dan/atau peleburan dengan perusahaan lain yang menyebabkan
bubarnya Perseroan, yang secara material akan berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan atau
kemampuan Perseroan dalam pemenuhan kewajiban Perseroan terhadap Obligasi, kecuali:
a. atas permintaan dan/atau perintah dari Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang
(termasuk tetapi tidak terbatas pada OJK, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, atau lembaga
penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Menteri Keuangan Republik
Indonesia) yang dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk tetapi
tidak terbatas pada peraturan OJK; dan/atau
b. sepanjang semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lain yang
berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya perusahaan penerus (surviving company) dan
penggabungan, pemisahan, peleburan dan/atau akuisisi tersebut disetujui oleh Bank Indonesia atau OJK.
3. melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam anggaran dasar Perseroan pada saat ditandatanganinya
Perjanjian Perwaliamanatan;
4. Melakukan penjualan atau pengalihan aktiva milik Perseroan kepada pihak manapun, baik seluruhnya atau sebagian
besar, yang melebihi 50% (lima puluh persen) dari seluruh aktiva milik Perseroan berdasarkan laporan keuangan
terakhir yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
B. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam Poin A ini akan diberikan oleh Wali Amanat dengan
ketentuan sebagai berikut:
1. Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
2. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya
dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya
diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut Perseroan
tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari Wali -
Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
3. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen-pendukung lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib
diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya
tersebut diterima secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 14 (empat belas) Hari Kerja tersebut
Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah
memberikan persetujuan.
C. Perseroan berkewajiban untuk:
1. Memenuhi semua ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
2. Menyetorkan dana untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang jatuh tempo yang
harus sudah tersedia secara penuh (in good funds) paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening yang ditunjuk oleh Agen Pembayaran dan
menyerahkan kepada Wali Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut pada hari yang sama. Apabila lewat
jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, Perseroan belum
menyetorkan sejumlah uang tersebut di atas, maka Perseroan harus membayar Denda
3. Mempertahankan tingkat kesehatan Perseroan selalu dalam keadaan minimal pada komposit 3 (tiga) dengan
predikat bank berkategori cukup baik sesuai kriteria penilaian Otoritas Jasa Keuangan dan/atau Bank Indonesia;
4. Mempertahankan kecukupan modal (CAR) sesuai dengan ketentuan/peraturan Bank Indonesia atau otoritas
keuangan lainnya yang berwenang;
5. Segera memberikan kepada Wali Amanat keterangan dan penjelasan yang sewaktu-waktu diminta oleh Wali Amanat
dengan wajar mengenai operasi, keadaan keuangan, aktiva Perseroan dan hal lain yang berkenaan dengan laporan
berkala Perseoan kepada Wali Amanat;
6. Memberikan izin kepada Wali Amanat atau pihak yang ditunjuk oleh Wali Amanat, dengan pemberitahuan 5 (lima)
Hari Kerja sebelumnya secara tertulis, untuk selama jam kerja Perseroan, untuk memasuki gedung dan halaman
yang dimiliki atau dikuasai Perseroan dan untuk melakukan pemeriksaan atas buku, izin dan catatan keuangan
Perseroan yang terkait dengan penerbitan Obligasi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan;
7. Memberitahukan kepada Wali Amanat apabila EMITEN akan mengeluarkan obligasi atau instrumen hutang lain yang
sejenis;
8. Segera memberitahukan kepada Wali Amanat secara tertulis dalam waktu selambat-lambatnya 12 (dua belas) Hari
30
9
Page 34
Kerja sejak terjadinya -hal-hal sebagai berikut :
a. Setiap kejadian atau keadaan yang dapat mempunyai pengaruh penting dan buruk atas jalannya usaha
atau operasi atau keadaan keuangan Perseroan serta pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka
penerbitan Obligasi ini;
b. Setiap perubahan anggaran dasar, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, perubahan susunan
pemegang saham Perseroan yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih dari modal ditempatkan dan
diikuti dengan penyerahan akta keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan dan/atau
dokumen penunjang lainnya, setelah akta tersebut dan/atau dokumen penunjang lainnya diterima oleh
Perseroan;
c. Perkara pidana, perdata, administrasi dan perburuhan yang dihadapi Perseroan yang secara material
mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan.
9. menyampaikan kepada Wali Amanat:
a. salinan dari laporan termasuk laporan yang berkaitan dengan aspek keterbukaan informasi sesuai
dengan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal yang disampaikan kepada OJK, salinan dari
pemberitahuan atau surat edaran kepada pemegang saham dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja setelah laporan tersebut diserahkan kepada pihak yang disebutkan di atas;
b. laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK disampaikan
bersamaan dengan penyerahan laporan ke OJK atau paling lambat pada akhir bulan ke-3 (tiga) setelah
tanggal laporan keuangan tahunan Perseroan;
c. laporan keuangan tengah tahunan disampaikan oleh Perseroan selambat-lambatnya dalam waktu:
- 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai dengan laporan
akuntan publik, atau
- 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai dengan laporan
akuntan publik dalam rangka penelaahan terbatas, atau
- 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai dengan laporan
akuntan publik yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan secara
keseluruhan, atau
- pada saat penyerahan laporan keuangan Perseroan tersebut kepada OJK, mana yang terlebih
dahulu.
10. Segera memberikan pemberitahuan tertulis kepada Wali Amanat tentang terjadinya kelalaian sebagaimana tersebut
dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan atau adanya pemberitahuan mengenai kelalaian yang diberikan oleh
kreditur Perseroan. Pemberitahuan tertulis tersebut wajib disampaikan kepada Wali Amanat paling lambat 2 (dua)
Hari Kerja sejak timbulnya kelalaian tersebut;
11. Menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi pada Tanggal Emisi kepada dan atas nama KSEI, untuk
kepentingan Pemegang Obligasi termasuk pembaharuannya (apabila ada) sebagai bukti pencatatan dalam Daftar
Pemegang Obligasi dan menyampaikan fotokopi Sertifikat Jumbo Obligasi tersebut kepada Wali Amanat;
12. Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020 berikut perubahannya dan/atau
pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi Perseroan, dan menyerahkan hasil pemeringkatan tersebut kepada Wali
Amanat paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja sejak tanggal surat/laporan hasil pemeringkatan dari Pemeringkat
tersebut;
13. Perseroan wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan POJK No. 36/2014;
14. Perseroan wajib menyampaikan laporan informasi atau fakta material antara lain meliputi pembayaran Bunga
dan/atau pelunasan Pokok Obligasi kepada OJK dan melakukan pengumuman kepada Masyarakat paling sedikit
melalui:
a. situs web Perseroan dan
b. situs web bursa efek atau 1 (satu) surat kabar yang berperedaran nasional.
sesegera mungkin pada saat Perseroan mengetahui atau selayaknya mengetahui informasi atau fakta material, dan
paling lambat sebelum dimulainya sesi I waktu perdagangan di Bursa Efek pada hari kerja berikutnya.
31
10
Page 35
B. KELALAIAN PERSEROAN
A. Dalam hal terjadi salah satu keadaan atau kejadian kelalaian atau cidera janji sebagaimana dimaksud dalam:
1. Poin B angka 1 dan 2 ketentuan ini dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus selama 14
(empat belas) Hari Kerja setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkannya
keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut; atau
2. Poin B angka 3 ketentuan ini, dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang
ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana tercantum dalam
teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali
Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan
keadaan tersebut;
3. Poin B angka 4 dan 5 ketentuan ini dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu
yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana tercantum
dalam teguran tertulis Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran
tertulis dari Wali Amanat, tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk
menghilangkan keadaan tersebut;
maka Wali Amanat wajib memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemegang Obligasi melalui 1 (satu) Surat Kabar
Harian dan Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri berhak memanggil RUPO menurut ketentuan dan tata cara di
dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan
penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan serta alasan
Perseroan, dan meminta Perseroan untuk melunasi seluruh Jumlah Terhutang, maka Wali Amanat dalam waktu yang
ditetapkan dalam RUPO wajib melakukan penagihan kepada Emiten atas seluruh Jumlah Terhutang. Dengan demikian,
Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo seketika.
B. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih keadaan atau kejadian
tersebut di bawah ini yaitu:
1. Perseroan tidak membayar kepada Pemegang Obligasi berupa Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga
Obligasi dan/atau Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi; atau
2. Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan perjanjian utang antara Perseroan oleh salah satu krediturnya (cross
default), baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari yang berakibat jumlah yang terutang
oleh Perseroan berdasarkan perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh kreditur yang
bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali) dengan ketentuan
sepanjang jumlah yang terutang tersebut melebihi 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas Perseroan sebagaimana
yang tercantum pada Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasi Perseroan yang terakhir; atau
3. Perseroan berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap diharuskan membayar
sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk
memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan ini; atau
4. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati dan/atau melanggar salah satu atau lebih ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan; atau
5. Keterangan-keterangan dan jaminan-jaminan yang diberikan Perseroan tentang keadaan atau status korporasi atau
keuangan Perseroan dan/atau pengelolaan Perseroan secara material tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak
benar adanya, termasuk pernyataan dan jaminan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Apabila:
a. Perseroan dinyatakan bubar berdasarkan penetapan pengadilan atau berdasarkan putusan pengadilan yang telah
mempunyai kekuatan hukum tetap dinyatakan dalam keadaan pailit atau diberikan penundaan kewajiban
pembayaran utang; atau
b. Pengadilan atau instansi pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambilalih dengan cara apapun juga
sebagian besar atau semua harta kekayaan Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya
sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya
berdasarkan Perjanjian; atau
c. Sebagian besar hak, izin dan persetujuan lainnya dari Pemerintah Republik Indonesia yang dimiliki Perseroan
dibatalkan atau dinyatakan tidak sah, atau Perseroan tidak mendapatkan izin atau persetujuan yang disyaratkan
oleh ketentuan hukum yang berlaku yang berakibat negatif terhadap kelangsungan usaha Perseroan untuk
32
11
Page 36
memenuhi kewajiban kewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian; atau
d. Perseroan atas inisiatif sendiri menyatakan moratorium atau melakukan tindakan untuk mengajukan Penundaan Kewajiban
Pembayaran Utang (PKPU), mengajukan permohonan penutupan usaha atau diperintahkan oleh pihak-pihak yang berhak
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk memulai proses
likuidasi atau Perseroan dinyatakan dalam penutupan usaha;
maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil
keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala
tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini, Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.
C. RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI KEBERLANJUTAN (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan di bawah ini,
tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan
Bursa Efek di tempat dimana Obligasi dicatatkan.
1) RUPO dapat diselenggarakan pada setiap waktu menurut ketentuan pasal ini, antara lain diadakan untuk tujuan:
a) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi Keberlanjutan mengenai
perubahan jangka waktu Obligasi Keberlanjutan, Pokok Obligasi Keberlanjutan, suku Bunga Obligasi
Keberlanjutan, perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan dan/atau ketentuan
lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan dengan memperhatikan POJK No.20/2020
b) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali
Amanat dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian.
c) memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan;
d) mengambil tindakan lain yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi Keberlanjutan termasuk dalam
penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam sub bab
kelalaian Perseroan dan dalam POJK No. 20/2020;
e) mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud Perseroan atau Wali Amanat untuk
melakukan pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal dan KSEI
f) mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian
Perwaliamanatan termasuk untuk menyetujui suatu kelonggaran waktu atas kelalaian dan akibat-akibatnya, atau
untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
g) Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian
Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia; dan
h) mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal tidak tercapat kesepakatan antara
EMITEN dengan Wali Amanat.
2) Dengan memperhatikan peraturan di bidang Pasar Modal yang berlaku, RUPO dapat diselenggarakan bilamana:
a) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua
puluh persen) dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan
dan/atau Afiliasi Perseroan) berhak untuk mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk
diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR dari KSEI, dengan memuat acara yang diminta, dengan
ketentuan sejak diterbitkannya KTUR, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi tersebut dibekukan oleh
KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya
dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
b) Perseroan;
c) Wali Amanat; atau
d) OJK.
3) Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2) poin a), poin b), dan poin d) wajib disampaikan secara tertulis
kepada Wali Amanat dan paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat permintaan
tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4) Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau Perseroan untuk mengadakan
RUPO, maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan
tembusan kepada OJK, paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO:
a) Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional, dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan RUPO.
33
12
Page 37
b) Pemanggilan RUPO dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui paling sedikit 1
(satu) surat kabar harian.
c) Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lama 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua
atau ketiga dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah
diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
d) Pemanggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain:
(1) tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
(2) agenda RUPO;
(3) pihak yang mengajukan usulan RUPO;
(4) Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
(5) kuorum yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO .
e) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling singkat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lama 21 (dua
puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya.
6) Tata cara RUPO, dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Pemegang Obligasi Keberlanjutan, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO
dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi Keberlanjutan yang dimilikinya.
b) Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang memiliki KTUR yang diterbitkan oleh KSEI paling lambat
pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai
dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
c) Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
d) Seluruh Obligasi Keberlanjutan yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi Keberlanjutan tersebut tidak
dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak penerbitan KTUR, yaitu 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal
penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan
dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat, transaksi Obligasi Keberlanjutan yang
penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah
tanggal pelaksanaan RUPO.
e) Setiap Obligasi Keberlanjutan sebesar Rp 1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO,
dengan demikian setiap Pemegang Obligasi Keberlanjutan dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara
sejumlah Obligasi Keberlanjutan yang dimilikinya.
f) Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali Amanat
memutuskan lain.
g) Suara blanko, abstain, dan/atau suara yang tidak sah dianggap tidak dikeluarkan.
h) Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak
diperhitungkan dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal
Pemerintah Republik Indonesia.
i) Sebelum pelaksanaan RUPO:
- Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi Keberlanjutan dari Afiliasinya kepada
Wali Amanat.
- Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi Keberlanjutan
yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya;
- Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau kuasa Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO
berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi
Keberlanjutan memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan.
j) RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan dan Wali
Amanat.
k) RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
l) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk membuat berita
acara RUPO.
m) Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi Keberlanjutan, maka RUPO
dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang meminta diadakannya RUPO tersebut.
n) Perseroan atau Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk
mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara RUPO.
7) Dengan memperhatikan ketentuan dalam butir 6) poin g), kuorum dan pengambilan keputusan:
a) Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana
dimaksud dalam butir 1) diatur sebagai berikut:
(1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan
34
13
Page 38
dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang
dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang
hadir dalam RUPO
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi
(tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang
dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO.
(2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan
dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari
jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang
hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
Perseroan).
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan
yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO.
(3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari
jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang
hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
Perseroan).
(b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang kedua.
(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan
yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
(d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang ketiga.
(e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi dan
35
14
Page 39
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan
yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
b) RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan dengan
ketentuan sebagai berikut:
1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari
jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang
dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang
hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
Perseroan).
2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (1) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi
(tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang hadir dalam RUPO (tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang
dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
4) Dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO yang ketiga.
5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan atau diwakili
paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang masih belum dilunasi
(tidak termasuk Obligasi Keberlanjutan yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan) dan berhak
mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
6) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (5) tidak tercapai, maka dapat diadakan
RUPO yang keempat.
7) RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang Obligasi atau diwakili yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum kehadiran dan
kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat.
8) Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam ketentuan butir 5) di atas.
8) Biaya-biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan RUPO, termasuk tidak terbatas pada biaya pemasangan iklan
untuk pengumuman, pemanggilan dan pengumuman hasil RUPO, biaya Notaris dan sewa ruangan untuk
penyelenggaraan RUPO dibebankan dan menjadi tanggung jawab Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali
Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat
yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
9) Atas Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara RUPO yang dibuat oleh Notaris.
10) Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya Perseroan, Wali
Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO mengenai
perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru berlaku efektif
sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan
dengan Obligasi. Jika dilakukan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan maka para pihak di dalam Perjanjian
Perwaliamanatan wajib menyesuaikan definisi "Perjanjian Perwaliamanatan" dengan menambahkan Perjanjian
Perwaliamanatan yang baru dan jika dilakukan perubahan Pengakuan Hutang, maka para pihak di dalam Perjanjian
Perwaliamanatan wajib menyesuaikan definisi "Pengakuan Hutang" dengan menambahkan Pengakuan Hutang yang
baru.
11) Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian.
12) Apabila Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian
Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi,
perubahan tingkat Bunga Obligasi, perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu
Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian
lainnya sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak
keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk
penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut), maka Wali Amanat
berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terhutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu
menyelenggarakan RUPO.
36
15
Page 40
13) Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu kemudian
disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan memperhatiakan Peraturan Pasar Modal dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
14) Selain RUPO sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 20/2020, Emiten dapat melaksanakan RUPO secara elektronik
apabila telah disediakan e-RUPO oleh penyedia e-RUPO sebagaimana dimaksud dalam penjelasan Pasal 5 POJK
No. 16/2020.
15) Apabila ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundangan di bidang Pasar Modal, maka
peraturan perundangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.
D. CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI KEBERLANJUTAN DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
KEBERLANJUTAN
Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan
atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Pembayaran Pokok Obligasi yang terhutang, yang dilakukan oleh
Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana
tersebut diterima dalam rekeningnya Pemegang Rekening di KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan
ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian pihak Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.
TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Tata cara pemesanan Obligasi Keberlanjutan dapat dilihat pada Bab XIII Prospektus ini.
PERPAJAKAN
Mengenai perpajakan diuraikan dalam Bab IX Prospektus ini.
37
16
Page 41
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan
yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
sebagaimana diatur dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk
berlandaskan keberlanjutan. Kategori pembiayaan yang memenuhi syarat sebanyak 9 (sembilan) KUBL dan 6 (enam) KUBS
dengan keterangan sebagai berikut:
i. Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL):
1. Energi terbarukan
2. Efisiensi energi
3. Pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi
4. Penggunaan lahan berkelanjutan
5. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan perairan
6. Transportasi berkelanjutan
7. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan
8. Adaptasi terhadap perubahan iklim
9. Bangunan hijau
ii. Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS):
1. Layanan infrastruktur dasar yang terjangkau
2. Akses terhadap layanan esensial
3. Perumahan yang terjangkau
4. Penciptaan lapangan kerja dan program untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran
5. Ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan
6. Peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonomi
Penggunaan dana untuk penyaluran pembiayaan terbagi dalam dua kategori, yaitu KUBL dan KUBS. Kategori KUBL memiliki porsi
maksimal sebesar 30%, sedangkan kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 70%.
Untuk kategori KUBS alokasi dana obligasi yang disalurkan mencakup seluruh kategori pada KUBS, dengan fokus utama pada
Penciptaan Lapangan Kerja dan Program Pencegahan serta Pengurangan Pengangguran, termasuk Pembiayaan UMKM yang
menerima alokasi terbesar (>50% dari total alokasi untuk KUBS) diikuti dengan Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
(>10% dari total alokasi untuk KUBS) serta Perumahan yang Terjangkau (>5% dari total alokasi untuk KUBS) dan sisanya akan
dialokasikan pada kategori KUBS lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Sementara itu, untuk kategori KUBL, alokasi dana obligasi ini disesuaikan dengan portofolio dan pipeline Perseroan yang tersedia
sesuai kategori KUBL, dengan fokus utama pada kategori Energi Terbarukan (>30% dari total alokasi untuk KUBL), Transportasi
Ramah Lingkungan (>30% dari total alokasi untuk KUBL) serta Waste to Energy (>10% dari dari total alokasi untuk KUBL) dan
sisanya akan dialokasikan pada kategori KUBL lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Rencana penggunaan dana dari penerbitan Obligasi Keberlanjutan tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, anggaran dasar serta ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani oleh Perseroan.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan tidak mencukupi, maka kekurangannya akan dibiayai dengan arus
kas internal Perseroan.
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Keberlanjutan ini sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih dahulu rencana dan alasan perubahan
penggunaan dana dimaksud kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPO dan memperoleh persetujuan RUPO
sesuai dengan POJK No.30/2015 dan POJK No.20/2020. kecuali apabila ditentukan lain dalam peraturan OJK. Sesuai dengan
POJK No. 18/2023 perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum hanya dapat dilakukan pada KUBL dan/atau KUBS sesuai
dengan tujuan atau tema penerbitannya, dan wajib disertai hasil reviu dari Penyedia Reviu Eksternal.
Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan
31 Desember kepada OJK dan Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK sesuai dengan POJK No.30/2015. Laporan realisasi
38
17
Page 42
penggunaan dana tersebut untuk pertama kali wajib dibuat pada tanggal laporan terdekat sebagaimana setelah Tanggal Distribusi
dan untuk selanjutnya wajib disampaikan kepada OJK dan Wali Amanat paling lambat pada tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya
setelah tanggal laporan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.
Dalam hal Perseroan telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum sebelum tanggal laporan, Perseroan dapat
menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana terakhir lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan sesuai dengan POJK
No.30/2015.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan belum dipergunakan seluruhnya, maka Perseroan akan
menempatkan sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan tersebut dalam instrumen keuangan dengan
memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan serta tidak boleh
dijadikan jaminan utang, dengan memperhatikan POJK No.30/2015 dan POJK No.18/2023.
Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan tersebut wajib pula
dipertanggungjawabkan pada RUPS Tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi telah
direalisasikan.
Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 yang telah diserahkan Perseroan kepada OJK melalui surat No. DIR/610 tanggal
30 Juni 2022 seluruh dana hasil penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 telah seluruhnya dipergunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya (sudah termasuk pajak) yang dikeluarkan Perseroan adalah kurang lebih setara
dengan 0,299% dari nilai Emisi Obligasi Keberlanjutan. Semua biaya di bawah ini merupakan persentase dari total biaya yang
meliputi:
• Biaya jasa penjualan dan penjaminan (underwriter fee) sekitar 0,090%, yang terdiri dari biaya jasa penyelenggaraan
(management fee) sekitar 0,060%, biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sekitar 0,015% dan biaya jasa penjualan (selling
fee) sekitar 0,015%;
• Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal sekitar 0,108% (yang terdiri dari biaya jasa Akuntan Publik sekitar 0,080%; Konsultan
Hukum sekitar 0,026%; dan Notaris sekitar 0,002%);
• Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal sekitar 0,037% (yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat sekitar 0,006%, Perusahaan
Pemeringkat Efek sekitar 0,031%);
• Biaya Lain-lain (biaya pendaftaran atas Pernyataan Pendaftaran di OJK, biaya pencatatan di BEI, biaya pendaftaran di KSEI,
auditor penjatahan, percetakan dan iklan) sekitar 0,064%
39
18
Page 43
III. INFORMASI MENGENAI KUBL DAN KUBS YANG DIBIAYAI DENGAN DANA
OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan, yang selanjutnya disingkat “KUBL”, adalah kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang
bertujuan untuk melindungi, memperbaiki, dan/atau meningkatkan kualitas atau fungsi lingkungan. Kegiatan Usaha Berwawasan
Sosial, yang selanjutnya disingkat “KUBS”, adalah kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang bertujuan untuk mengatasi atau
memitigasi permasalahan sosial dan/atau memberikan manfaat bagi penduduk sasaran. Dalam kaitan tersebut, Perseroan telah
menyusun Kerangka Kerja yang telah memperoleh pendapat penyedia reviu eksternal atas kerangka kerja kebijakan Obligasi
Keberlanjutan Perseroan dari penyedia reviu eksternal Sustainalytics pada 13 Maret 2025 yang didalamnya terdapat pengaturan
mengenai mekanisme pemilihan proyek dan penggunaan dana serta mekanisme pelaporan yang diperoleh dari Penawaran Umum
Obligasi Keberlanjutan.
Uraian singkat mengenai Kerangka Kerja Obligasi Keberlanjutan Perseroan adalah sebagai berikut:
Rencana Penggunaan Dana:
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan
yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)
sebagaimana diatur dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk
berlandaskan keberlanjutan. Kategori pembiayaan yang memenuhi syarat sebanyak 9 (sembilan) KUBL dan 6 (enam) KUBS
dengan keterangan sebagai berikut:
i. Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL):
1. Energi terbarukan
2. Efisiensi energi
3. Pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi
4. Penggunaan lahan berkelanjutan
5. Konservasi keanekaragaman hayati darat dan perairan
6. Transportasi berkelanjutan
7. Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan
8. Adaptasi terhadap perubahan iklim
9. Bangunan hijau
ii. Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS):
1. Layanan infrastruktur dasar yang terjangkau
2. Akses terhadap layanan esensial
3. Perumahan yang terjangkau
4. Penciptaan lapangan kerja dan program untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran
5. Ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan
6. Peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonom
Penggunaan dana untuk penyaluran pembiayaan terbagi dalam dua kategori, yaitu KUBL dan KUBS. Kategori KUBL memiliki porsi
maksimal sebesar 30%, sedangkan kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 70%.
Untuk kategori KUBS alokasi dana obligasi yang disalurkan mencakup seluruh kategori pada KUBS, dengan fokus utama pada
Penciptaan Lapangan Kerja dan Program Pencegahan serta Pengurangan Pengangguran, termasuk Pembiayaan UMKM yang
menerima alokasi terbesar (>50% dari total alokasi untuk KUBS) diikuti dengan Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
(>10% dari total alokasi untuk KUBS) serta Perumahan yang Terjangkau (>5% dari total alokasi untuk KUBS) dan sisanya akan
dialokasikan pada kategori KUBS lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Sementara itu, untuk kategori KUBL, alokasi dana obligasi ini disesuaikan dengan portofolio dan pipeline Perseroan yang tersedia
sesuai kategori KUBL, dengan fokus utama pada kategori Energi Terbarukan (>30% dari total alokasi untuk KUBL), Transportasi
Ramah Lingkungan (>30% dari total alokasi untuk KUBL) serta Waste to Energy (>10% dari dari total alokasi untuk KUBL) dan
sisanya akan dialokasikan pada kategori KUBL lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
40
19
Page 44
Proses Evaluasi dan Seleksi Proyek:
Proyek-proyek yang akan dibiayai atau dibiayai kembali oleh hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan merupakan proyek
yang termasuk dalam kriteria pada kategori KUBL/KUBS yang telah ditetapkan dan dinilai sesuai dengan tujuan KUBL dan/atau
KUBS, yaitu melindungi, memperbaiki, dan/atau meningkatkan kualitas atau fungsi lingkungan.
Perseroan telah menyusun langkah-langkah pendekatan dalam melakukan proses evaluasi dan seleksi proyek yang menjadi
underlying assets sebagai berikut:
1. Pengajuan Usulan Proyek oleh Unit Bisnis
Unit bisnis mengidentifikasi proyek-proyek potensial yang sejalan dengan kriteria hijau (untuk KUBL) atau kriteria sosial (untuk
KUBS) sebagaimana diatur dalam Sustainability Bonds Framework.
2. Review Eligibilitas Usulan Proyek
Unit risiko (Enterprise Risk Management) melakukan asesmen awal terhadap proyek yang diusulkan, dengan
mempertimbangkan kelayakan debitur, analisis risiko kredit, serta kesesuaian usulan proyek dengan Sustainability Bonds
Framework.
3. Review dan Persetujuan oleh Komite sub-ESG
Proyek yang telah melalui asesmen awal akan ditelaah oleh Komite sub-ESG untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria
KUBL/KUBS serta Sustainability Bonds Framework. Komite ini memberikan persetujuan akhir sebelum alokasi dilakukan.
Komite sub-ESG bersama dengan unit bisnis dan unit risiko terkait, bertanggung jawab atas proses evaluasi dan seleksi kelayakan
proyek.
Pengelolaan Dana Hasil Penawaran Umum:
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan (Sustainability bond) akan dialokasikan untuk aset-aset yang terpilih untuk
dibiayai atau dibiayai kembali. Secara umum, mekanisme pengelolaan dan pemantauan atas dana hasil penawaran umum tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Perseroan akan mengalokasikan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan (Sustainability bond ) untuk membiayai
atau membiayai kembali proyek/aset yang sesuai dengan kriteria dan memastikan bahwa alokasi dana telah disalurkan untuk
membiayai atau membiaya kembali aset yang sesuai dengan kriteria KUBL dan/atau KUBS.
2. Proyek-proyek dan aset yang menggunakan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan (Sustainability bond)
tersebut kemudian ditandai dan dipantau secara berkala untuk memastikan kesesuaian alokasi dana. Perseroan dapat
melakukan penggantian aset atau penambahan aset lainnya yang masih berada dalam sektor KUBL dan/atau KUBS apabila
menurut hasil pemantauan terdapat hal-hal yang harus diperhatikan seperti adanya aset yang telah jatuh tempo, pelunasan
dipercepat, atau hal-hal yang relevan lainnya sehingga secara keseluruhan syarat alokasi portofolio di sektor KUBL dan/atau
KUBS terpenuhi sesuai dengan POJK No. 18/2023.
3. Perseroan berencana untuk mencapai alokasi penuh dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan (Sustainability
bond) kepada proyek/aset yang sesuai kriteria maksimal 1 (satu) tahun setelah dana hasil penerbitan diterima. Apabila terdapat
sisa dana yang belum dialokasikan, maka dana tersebut dapat diinvestasikan pada instrumen keuangan yang aman dan likuid,
dalam bentuk kas atau instrumen berkualitas tinggi, seperti obligasi pemerintah atau instrumen Bank Indonesia, dengan
mengikuti strategi manajemen likuiditas Perseroan sampai dengan tercapai alokasi penuh.
4. Perseroan dapat menempatkan sisa dana pada sektor pembiayaan lainnya di luar KUBL dan/atau KUBS dengan tetap
melaporkan informasi yang diperlukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 30/2015. Perseroan juga akan menyampaikan
rencana, upaya-upaya, dan laporan lain yang dipersyaratkan apabila terdapat perubahan status Obligasi Keberlanjutan
(Sustainability bond).
Sesuai dengan POJK No. 18/2023, Perseroan akan mengelola dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan (Sustainability
bond) dengan membuat akun khusus dalam rekening nomor 758.360.209959800 atas nama “Simpanan Sementara Yadis Lainnya
Transaksi Treasury” yang Diterbitkan atau dengan membuat catatan tersendiri dalam Catatan Atas Laporan Keuangan.
Pelaporan:
Perseroan akan menerbitkan laporan alokasi pendanaan tahunan untuk portofolio tersebut yang akan dicantumkan pada salah satu
atau lebih laporan perusahaan seperti Annual Report, Sustainability Report yang akan tersedia di situs web Perseroan selama masa
41
20
Page 45
Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan berdasarkan kerangka tersebut dalam peredaran. Menjadi pertimbangan penting untuk
opini pelaporan, antara lain, Perseroan akan melakukan pelaporan secara berkala 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun setelah
penerbitan Obligasi Keberlanjutan dan setiap kali terjadi perubahan material KUBL dan KUBS bersama dengan laporan hasil
tinjauan yang dilakukan oleh Penyedia Reviu Eksternal yang sesuai dengan persyaratan POJK No. 18/2023.
Kepatuhan:
Untuk memastikan kepatuhan, Perseroan bekerjasama dengan ahli lingkungan hidup dan berkelanjutan dalam pemberian pendapat
atau penilaian bahwa kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang tertera dalam kerangka kerja Kebijakan (policy framework) yang
mendasari penerbitan Obligasi Keberlanjutan sesuai dengan KUBL dan KUBS yang dipersyaratkan POJK No. 18/2023 serta
bermanfaat bagi lingkungan dan/atau memberikan dampak positif terhadap lingkungan serta terhadap sosial masyarakat.
Pendapat Ahli Lingkungan – Penyedia Review Eksternal
Pendapat Ahli Lingkungan diberikan oleh Sustainalytics tanggal 13 Maret 2025. Sustainalytics adalah lembaga riset independen
yang bertugas untuk menyiapkan pendapat atas kerangka kerja Obligasi Keberlanjutan Perseroan dan menilai kekuatan kerangka
kerja dalam memenuhi tujuan Perseroan terkait lingkungan. Pendapat ini didasarkan pada dokumentasi atas aturan-aturan dan
kerangka kerja yang disiapkan oleh Perseroan dan informasi yang didapat selama pertemuan, telekonferensi dan korespondensi
melalui surat elektronik dengan Perseroan.
Sustainalytics, Morningstar Company, adalah perusahaan penelitian, pemeringkatan, dan analitik ESG dan tata kelola perusahaan
independen terkemuka yang mendukung investor di seluruh dunia dengan pengembangan dan penerapan strategi investasi yang
bertanggung jawab. Selama lebih dari 25 tahun, perusahaan telah menjadi yang terdepan dalam mengembangkan solusi inovatif
berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan investor global yang terus berkembang. Saat ini, Sustainalytics bekerja dengan
ratusan manajer aset dan dana pensiun terkemuka di dunia yang menggabungkan informasi dan penilaian ESG dan tata kelola
perusahaan ke dalam proses investasi mereka. Sustainalytics juga bekerja dengan ratusan perusahaan dan perantara keuangan
mereka untuk membantu mereka mempertimbangkan keberlanjutan dalam kebijakan, praktik, dan proyek modal. Dengan 17 kantor
di seluruh dunia, Sustainalytics memiliki lebih dari 1.000 anggota staf, termasuk lebih dari 200 analis dengan beragam keahlian
multidisiplin di lebih dari 40 kelompok industri.
Sustainalytics, mengevaluasi Kerangka/transaksi Perseroan dan keselarasannya dengan standar pasar yang relevan dan
memberikan pandangan tentang kekokohan dan kredibilitas Kerangka/transaksi yang pandangannya dimaksudkan untuk
menginformasikan investor secara umum, dan bukan untuk investor tertentu; diterbitkan di situs web Sustainalytics, dan tidak akan
dianggap sebagai tawaran untuk membeli sekuritas, saran investasi, atau surat jaminan.
Pendapat Ahli
Kerangka Kerja selaras dengan empat komponen utama Prinsip-Prinsip Obligasi Sosial dan Berwawasan Lingkungan yang
diterbitkan oleh ICMA, serta Standar Obligasi Sosial dan Berwawasan Lingkungan yang ditetapkan oleh ASEAN, yaitu: Penggunaan
Dana yang Diperoleh, Proses Evaluasi & Seleksi Proyek, Manajemen Dana yang Diperoleh, dan Pelaporan Obligasi Berkelanjutan.
Komponen-komponen tersebut akan dijelaskan secara terperinci dalam bagian berikut ini.
1. Penggunaan Dana
Dana yang diperoleh dari setiap penerbitan Obligasi Berkelanjutan akan secara eksklusif dialokasikan untuk pembiayaan atau
pembiayaan kembali aset-aset yang terkait secara langsung dengan Proyek Sosial dan Berwawasan Lingkungan yang
Memenuhi Syarat, sesuai dengan Prinsip Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond Principles, “GBP”) dan Prinsip
Obligasi sosial (Social Bond Principles, “SBP”) yang ditetapkan oleh Asosiasi Pasar Modal Internasional (ICMA).
Proyek Sosial dan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Syarat mengacu kepada proyek-proyek, yang sesuai dengan
kriteria dan proses yang dijelaskan dalam Kerangka Kerja ini, berkontribusi terhadap transisi ke arah ekonomi rendah karbon,
pertumbuhan berdaya-tahan iklim, dan manfaat sosial yang signifikan. Proyek-proyek tersebut meliputi mitigasi dan adaptasi
perubahan iklim, pelestarian keragaman hayati, dan inisiatif sosial yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, inklusi
keuangan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dana yang diperoleh dapat digunakan untuk fasilitas pembiayaan baru dan/atau berjalan, memastikan fleksibilitas dalam
membiayai inisiatif berlandaskan keberlanjutan yang berdampak. Untuk tujuan pembiayaan kembali, Perseroan menetapkan
42
21
Page 46
periode telaah kembali hingga tiga tahun setelah tanggal perjanjian kredit, memastikan proyek yang dibiayai sebelumnya tetap
selaras dengan tujuan keberlanjutan yang diuraikan dalam Kerangka Kerja ini. Untuk memenuhi syarat, Proyek Sosial dan
Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Syarat harus termasuk dalam sekurang-kurangnya satu dari kategori berikut ini:
No Kategori Proyek Kriteria Keselarasan dengan Sustainable
Berwawasan Linkungan Development Goals (SDGs)
1 Energi Terbarukan 1) Pembangkitan, transmisi, dan distribusi 7. Affordable and Clean Energy
energi dari sumber energi terbarukan ke dalam 9. Industry, Innovation and
jaringan listrik, juga untuk mengurangi Infrastructure
pembatasan dalam prosesnya. Sumber-
sumber tersebut meliputi:
a. tenaga angin lepas pantai dan darat
b. tenaga surya, termasuk pembangkitan listrik
tenaga fotovoltaik.
c. tenaga arus laut
d. tenaga air (aliran sungai tanpa bendungan
artifisial atau penyimpanan berkapasitas
rendah di bawah 50gCO2e per kWh/kepadatan
daya lebih dari 10 W/m2)
e. tenaga biomassa (termasuk bahan sisa
hutan dan pertanian, termasuk serpihan kayu,
serbuk gergaji, limbah tebu, ampas tebu,
bonggol jagung, kulit kacang, cangkang
kedelai, cangkang inti sawit dari operasi kelapa
sawit bersertifikasi RSPO)
f. tenaga panas bumi (dengan emisi langsung
di bawah 100gCO2 per kWh)
2) Penelitian & Pengembangan (“Litbang”)
produk dan teknologi yang terkait dengan
pembangkitan energi terbarukan, termasuk
turbin dan panel surya
2 Efisiensi Energi 1) Pembiayaan proyek efisiensi energi meliputi 7. Affordable and Clean Energy
teknologi efisien dan hemat energi yang 12. Responsible Consumption and
menghasilkan konsumsi energi di bawah rata- Production
rata nasional untuk teknologi yang setara.
Teknologi tersebut dapat terkait dengan
infrastruktur gedung, termasuk LED, Sistem
Manajemen Gedung, jendela dan pintu dengan
efisiensi tinggi (bernilai-U rendah), atap
hijau/dingin, pengukuran panas dan
pengendalian termostatik, dan sistem
pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara
(HVAC) hemat energi.
2) Penelitian & pengembangan serta
penerapannya untuk mengurangi konsumsi
energi dari aset, teknologi, produk, atau sistem
tersebut di atas.
3 Pengolahan Sampah 1) Pembiayaan penggunaan kendaraan dan 6. Clean Water and Sanitation
menjadi Energi dan infrastruktur pengumpulan limbah emisi 7. Affordable and Clean Energy
Manajemen Limbah rendah, memastikan kendaraan komersial
ringan adalah kendaraan listrik atau hibrid
dengan emisi langsung di bawah 75
43
22
Page 47
gCO₂e/km, dan truk komersial berat yang
memiliki emisi langsung nol atau emisi
langsung dibawah 25 gCO₂/tkm.
2) Menerapkan sistem penyortiran limbah
canggih untuk memisahkan limbah yang dapat
didaur ulang dan memfasilitasi proses daur
ulang dan penggunaan kembali, termasuk
transformasi material limbah seperti baja,
aluminium, kaca, dan plastik menjadi bahan
baku sekunder.
3) Mendukung pengomposan dan penguraian
anaerobik limbah organik (contohnya, limbah
kebun, halaman, dan makanan) untuk
menghasilkan pupuk berbasis hayati dan
biogas
4) Memasang sistem pemulihan gas di lahan
pembuangan sampah non-operasional dengan
efisiensi penangkapan gas tinggi (≥75%) untuk
mengurangi emisi metana dan memanfaatkan
gas yang ditangkap untuk pembangkitan
energi.
5) Mentransformasi limbah yang tidak dapat
didaur ulang menjadi sumber energi
terbarukan melalui teknologi pemrosesan
berkelanjutan.
6) Mengolah pecahan limbah yang dapat
didaur ulang menjadi bahan baku sekunder,
seperti baja, aluminium, kaca, dan plastik
4 Penggunaan Sumber Daya 1) Manajemen sumber daya alam secara 12. Responsible Consumption and
Alam dan Penggunaan berkelanjutan yang secara substansial Production
Tanah yang Berkelanjutan menghindari atau mengurangi kehilangan 15. Life on Land
karbon/atau meningkatkan sekuestrasi karbon
(melalui penanaman wilayah hutan baru
dan/atau penanaman kembali wilayah yang
terdegradasi, penggunaan spesies tahan
kekeringan/banjir/suhu) yang disertifikasi oleh
Forest Stewardship Council (FSC) atau
Programme for the Endorsement of Forest
Certification (PEFC), Pengelolaan Hutan
Lestari (S-PHL) atau Koperasi Sertifikasi
Kehutanan Indonesia, Sustainable Forest
Management (IFCC-SFM).
2) Proyek reboisasi yang memiliki rencana
manajemen berkelanjutan bersertifikasi FSC,
PEFC, S-PHL, atau IFCC – SFM, yang hanya
akan menanam spesies pohon yang dapat
beradaptasi dengan baik dengan kondisi lahan
setempat
5 Konservasi 1) Konservasi habitat dan keanekaragaman 14. Life Below Water
Keanekaragaman Hayati hayati melalui manajemen yang berkelanjutan 15. Life on Land
Darat dan Air atas:
a. Perikanan/akuakultur dengan proyek yang
disertifikasi oleh standar pihak ketiga yang
diakui dan terpercaya (MSC/ASC), dengan
44
23
Page 48
dilengkapi rencana manajemen konservasi
yang sesuai dengan praktik pasar.
b. Wilayah Pelestarian Darat yang memiliki
sertifikasi Kategori Wilayah Terlindungi IUCN,
Sertifikasi Nilai Konservasi Tinggi (High
Conservation Value, “HCV”), Situs Alliance for
Zero Extinction (“AZE”)
2) Perlindungan lingkungan pesisir dan laut
6 Transportasi Ramah 1) Produksi kendaraan ramah lingkungan, dan 9. Industry, Innovation and
Linkungan teknologi yang mencakup transportasi publik, Infrastructure
kendaraan emisi rendah sebagai berikut: 11. Sustainable Cities and
a. Kendaraan bebas emisi langsung, seperti Communities
kendaraan berbahan bakar listrik, baterai,
hidrogen, dan sel bahan bakar.
b. Kendaraan komersial ringan dan kendaraan
penumpang hibrida dengan emisi di bawah 75
gCO75e/km,
c. Bus dengan emisi di bawah 50 gCO₂e/pkm.
d. Truk berat komersial dengan emisi di bawah
25 gCO₂/tkm.
e. Kereta penumpang dengan emisi di bawah
50 gCO₂/tkm.
f. Kereta barang dengan emisi di bawah 25
gCO₂/tkm, apabila kereta barang berbahan
bakar fosil tidak melebihi 25% dari jumlah
barang yang diangkut (ton/km).
2) Infrastruktur Kendaraan Ramah Lingkungan
mengacu kepada sistem fisik dan teknologi
yang mendukung operasi transportasi rendah
emisi dan bebas emisi. Infrastruktur tersebut
meliputi:
a) Infrastruktur Transportasi Publik –
Pembangunan dan pengembangan sistem
transportasi yang mendukung kendaraan
rendah emisi, seperti Stasiun MRT, Halte Bus,
dan lain-lain.
b) Infrastruktur Mobilitas Aktif seperti Pusat
untuk sepeda
c) Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan
Listrik (EV)
d) Infrastruktur Transportasi Kereta –
Pembangunan jaringan kereta barang dan
penumpang emisi rendah
3) Litbang untuk teknologi transportasi ramah
lingkungan, yang berfokus pada inovasi yang
selaras dengan kriteria tersebut di atas untuk
meningkatkan efisiensi dan mengurangi
dampak lingkungan.
45
24
Page 49
7 Pengelolaan Air dan Air 1) Infrastruktur berkelanjutan untuk air bersih 6. Clean Water and Sanitation
Limbah yang Berkelanjutan dan/atau air minum 14. Life Below Water
2) Pengolahan air limbah
8 Adapatasi Perubahan Iklim 1) Penelitian & Pengembangan atau 13. Climate Action
pembuatan infrastruktur dengan ketahanan 14. Life Below Water
lebih tinggi terhadap dampak perubahan iklim,
15. Life on Land
seperti pengamatan iklim dan sistem
peringatan dini
2) Pembiayaan proyek-proyek ketahanan iklim,
seperti sistem drainase, pencegahan banjir,
pertahanan banjir atau manajemen air hujan,
seperti lahan basah, tanggul penahan, waduk,
danau, pintu air, sistem drainase, terowongan
dan saluran, dan perlindungan dari tekanan
panas.
9 Gedung Berwawasan Mengembangkan gedung berwawasan 9. Industry, Innovation and
Lingkungan lingkungan dengan mematuhi sertifikasi Infrastructure
gedung berwawasan lingkungan yang diakui 11. Sustainable Cities and
nasional dan internasional. Communities
No Kategori Proyek Sosial Kriteria Proyek yang Memenuhi Syarat Keselarasan dengan Sustainable
Development Goals (SDGs)
1 Jasa Infrastruktur Dasar Mendukung pembangunan infrastruktur di 7. Affordable and Clean Energy
yang Terjangkau dari segi daerah pedesaan (desa), sesuai dengan 9. Industry, Innovation and
akses maupun biaya klasifikasi Badan Pusat Statistik (BPS), dengan Infrastructure
tujuan meningkatkan kualitas hidup
10. Reduced Inequalities
masyarakat dan mendorong pertumbuhan
ekonomi daerah, sebagai berikut:
a. Akses terhadap Air Minum Bersih –
Pembangunan jaringan distribusi air bersih.
b. Fasilitas Sanitasi – Penyediaan sistem
pengolahan dan pembuangan limbah.
c. Transportasi – Pembangunan fasilitas jalan,
jembatan, dan transportasi publik.
d. Telekomunikasi – Menyediakan jaringan
internet dan komunikasi.
Definisi dan klasifikasi daerah pedesaan
mengacu kepada Peraturan BPS No. 120
tahun 2020, yang mengklasifikasikan daerah
pedesaan berdasarkan sejumlah indikator
utama, termasuk:
1) Ketersediaan sekolah (TK, SD, SMP, dan
SMA)
2) Ketersediaan pasar dan pertokoan ritel
3) Ketersediaan rumah sakit
4) Ketersediaan hotel dan fasilitas hiburan
5) Persentase pengguna jaringan telepon
6) Persentase pengguna jaringan listrik
46
25
Page 50
No Kategori Proyek Sosial Kriteria Proyek yang Memenuhi Syarat Keselarasan dengan Sustainable
Development Goals (SDGs)
2 Akses terhadap Jasa Pembiayaan Fasilitas Jasa Publik dan 3. Good Health and Well-being
Esensial Infrastruktur terbatas pada: 4. Quality Education
a. Fasilitas Layanan Kesehatan seperti Rumah
Sakit, klinik, pusat kesehatan masyarakat
(puskesmas), dan fasilitas layanan kesehatan
lainnya yang secara khusus melayani peserta
BPJS Kesehatan.
b. Layanan Gawat Darurat seperti Pemadam
Kebakaran, ambulans, dan fasilitas tanggap
darurat.
c. Infrastruktur Pendidikan seperti Sekolah dan
Universitas atau Pendidikan Tinggi
d. Infrastruktur Ramah Difabel, seperti fasilitas
publik yang dirancang untuk mengakomodasi
penyandang disabilitas
Membiayai infrastruktur esensial tersebut
akibat data yang terbatas mengenai
kecukupannya, memastikan infrastruktur
tersebut melayani publik secara efektif.
3 Perumahan Terjangkau Pembiayaan proyek perumahan terjangkau
meliputi pendanaan untuk pembangunan 11. Sustainable Cities and
maupun kredit kepemilikan rumah, terutama Communities
untuk perumahan bersubsidi (Fasilitas
Likuiditas Pembiayaan Perumahan - FLPP)
yang menyasar masyarakat berpendapatan
rendah.
4 Penciptaan Kerja dan Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan 1. No Poverty
Program yang Dirancang Menengah (UMKM) sejalan dengan kerangka 8. Decent Work and Economic
untuk Mencegah dan/atau kerja peraturan nasional sebagaimana Growth
Menurunkan didefinisikan dalam Undang-Undang No. 6
Pengangguran, termasuk Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pembiayaan
Pembiayaan UMKM tersebut mendukung pengembangan UMKM
dengan menyediakan akses terhadap modal,
menumbuhkan kewirausahaan, dan
mendukung pertumbuhan ekonomi sesuai
dengan kebijakan pemerintah.
5 Katahanan Pangan dan Pembiayaan untuk pengembangan sistem 2. Zero Hunger
Sistem Pangan pangan berkelanjutan mendukung ketahanan
Berkelanjutan pangan dan pertanian berketahanan dengan
mendukung Petani Kecil dengan kriteria
mengelola maksimum 25 hektare lahan dan
UMKM Pertanian - menyediakan bantuan
keuangan – untuk meningkatkan produktivitas
dan keberlanjutan.
6 Pemberdayaan dan Pembiayaan berfokus dalam mendukung 1. No Poverty
Peningkatan Sosial- UMKM dengan modal saham yang 5. Gender Equality
Ekonomi sekurangkurangnya 51% dimiliki oleh
8. Decent Work and Economic
perempuan, atau memiliki manajemen puncak
Growth
dengan sekurang-kurangnya 51% terdiri dari
perempuan, mendukung inklusi keuangan dan
pemberdayaan ekonomi bagi perempuan.
47
26
Page 51
No Kategori Proyek Sosial Kriteria Proyek yang Memenuhi Syarat Keselarasan dengan Sustainable
Development Goals (SDGs)
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan akses
terhadap modal, mendorong bisnis yang
dipimpin perempuan, dan berkontribusi
terhadap kesetaraan gender dalam partisipasi
ekonomi.
2. Evaluasi dan Seleksi Proyek
Proyek Sosial dan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Syarat dievaluasi untuk memastikan kelayakannya, termasuk
melalui proses analisis kredit yang mempertimbangkan faktor-faktor risiko, dan membutuhkan persetujuan komite kredit sesuai
dengan otoritas yang terkait. Proyek yang dibiayai melalui Obligasi Berkelanjutan harus memenuhi kriteria berikut ini dan
mengikuti proses evaluasi terstruktur untuk memastikan keselarasan dengan tujuan keberlanjutan dan standar manajemen
risiko:
1) Proyek tersebut harus memenuhi persyaratan kelayakan debitur Perseroan sebagaimana dinilai oleh unit bisnis dan unit
risiko.
2) Proyek tersebut harus termasuk dalam satu atau lebih Kriteria Kelayakan sebagaimana didefinisikan dalam Kerangka
Kerja.
3) Sub-Komite ESG menelaah hasil penilaian dan membuat keputusan pembiayaan akhir.
4) Perseroan memelihara catatan dan dokumentasi seluruh proyek yang memenuhi syarat, yang dibiayai melalui dana yang
diperoleh dari Obligasi Berkelanjutan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
3. Pengelolaan Dana Penerbitan Obligasi Keberlanjutan
Obligasi Berkelanjutan diterbitkan sesuai dengan kebijakan manajemen yang mapan dan dengan prinsip kehati-hatian. Dana
bersih yang diperoleh dapat dialokasikan dalam kas dan setara kas di rekening umum Perseroan di Bank Indonesia sebelum
dilakukan pencairan kepada Proyek yang Memenuhi Syarat sebagaimana didefinisikan dalam Kerangka Kerja ini. Dana
tersebut akan dikelola sesuai dengan strategi manajemen likuiditas Perseroan sampai dana tersebut dialokasikan secara
penuh.
Perseroan bermaksud mencapai alokasi penuh dalam waktu satu tahun setelah penerbitan. Dana diperoleh yang belum
dialokasikan akan diinvestasikan dalam kas, setara kas, dan/atau surat berharga sesuai dengan kebijakan manajemen dana
Perseroan , memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana.
Penggunaan dana yang diperoleh dilacak secara sistematik dan didokumentasikan untuk memastikan keselarasan dengan
Kerangka Kerja. Pemantauan berkesinambungan akan memverifikasi bahwa dana yang dialokasikan mematuhi kriteria
kelayakan dan diarahkan untuk inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan. Setelah persetujuan diperoleh, dana yang diperoleh
akan dikreditkan ke rekening yang ditentukan, memastikan penggunaan secara eksklusif untuk Proyek yang Memenuhi Syarat.
Dana yang Diperoleh dari setiap penerbitan Obligasi Berkelanjutan dapat digunakan untuk membiayai dan/atau membiayai
kembali Proyek yang Memenuhi Syarat. Apabila terdapat porsi yang dialokasikan untuk pembiayaan kembali, Perseroan akan
mengungkapkan estimasi persentase dana diperoleh yang digunakan untuk pembiayaan dibandingkan pembiayaan kembali
untuk menjaga transparansi.
Pengelolaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi berkelanjutan (Sustainability Bond) Perseroan akan dilakukan dengan
membuat akun khusus dengan nomor rekening 758.360.209959800 atas nama “Simpanan Sementara Yadis Lainnya
Transaksi Treasury” atau dengan membuat catatan tersendiri dalam catatan atas laporan keuangan.
Berdasarkan permintaan anggota Sub-Komite ESG, dana yang diperoleh dari Obligasi Berkelanjutan akan dikreditkan ke
rekening yang ditetapkan untuk debitur yang terkait, memastikan pendanaan tersebut disalurkan secara khusus untuk Proyek
yang Memenuhi Syarat.
48
27
Page 52
4. Pelaporan Dampak
Perseroan akan menerbitkan Laporan Obligasi Berkelanjutan setiap tahun, dimulai selambat-lambatnya satu tahun setelah
dana yang diperoleh dari penerbitan pertama diperoleh, untuk memastikan transparansi bagi investor dan regulator
sehubungan dengan penerapan Kerangka Kerja ini. Laporan tersebut sekurang-kurangnya akan mencantumkan:
1) Informasi penting mengenai Kerangka Kerja Obligasi Berkelanjutan, termasuk kriteria seleksi proyek.
2) Uraian singkat tentang proyek-proyek yang menerima alokasi dana yang diperoleh dari Obligasi Berkelanjutan.
3) Jumlah dana yang diperoleh dari Obligasi Berkelanjutan yang dialokasikan ke masing-masing proyek.
4) Dampak positif yang dihasilkan dari penerapan Proyek yang Memenuhi Syarat. Laporan Obligasi Berkelanjutan
Perseroan akan mencakup indikator dampak kuantitatif yang relevan. Meskipun Proyek yang Memenuhi Syarat tidak
diwajibkan memenuhi atau melaporkan seluruh indikator dampak, proyek tersebut harus memiliki sekurang-kurangnya
satu. Contoh indikator dampak kuantitatif yang relevan dalam Laporan Obligasi Berkelanjutan Perseroan meliputi
indikator-indikator di bawah ini:
No Kategori Proyek Indikator Dampak
Berwawasan Linkungan
1 Energi Terbarukan 1) Estimasi produksi energi terbarukan tahunan dalam MWh/GWh (listrik) dan GJ/TJ
(sumber energi lainnya).
2) Estimasi pengurangan emisi gas rumah kaca (GHG) tahunan dalam ton ekuivalen
CO₂ melalui penggunaan energi terbarukan
2 Efisiensi Energi 1) Estimasi penghematan energi tahunan dalam MWh/GWh (listrik) dan GJ/TJ
(sumber energi lainnya).
2) Estimasi pengurangan/pencegahan emisi gas rumah kaca (GHG) tahunan dalam
ton ekuivalen CO₂.
3 Pengolahan Sampah 1) Estimasi ton limbah yang didaur ulang setiap tahun.
menjadi Energi dan 2) Jumlah fasilitas untuk mengolah limbah yang dapat didaur ulang.
Manajemen Limbah
3) Estimasi produksi energi dari limbah tahunan dalam MWh/GWh (listrik).
4 Penggunaan Sumber Daya 1) Estimasi jumlah hektare yang dilindungi dan/atau disertifikasi
Alam dan Penggunaan 2) Estimasi jumlah pohon yang ditanam dalam proyek reboisasi bersertifikasi, seperti
Tanah yang Berkelanjutan oleh FSC atau PEFC
3) Estimasi pengurangan/pencegahan kehilangan karbon tahunan dalam ton
ekuivalen CO₂
5 Konservasi 1) Estimasi mil wilayah laut yang dilindungi dan disertifikasi.
Keanekaragaman Hayati 2) Estimasi hektare wilayah darat yang dilindungi dan disertifikasi.
Darat dan Air
6 Transportasi Ramah 1) Jumlah kendaraan ramah lingkungan yang diproduksi.
Linkungan 2) Estimasi kilometer infrastruktur transportasi publik berkelanjutan yang dibangun
(contohnya, Commuter Line, LRT, Bus, Jalur Sepeda).
3) Jumlah fasilitas infrastruktur pendukung yang dibangun (contohnya, stasiun pengisi
daya EV, stasiun LRT, halte Bus, dan lain-lain).
4) Estimasi pengurangan emisi gas rumah kaca (GHG) tahunan dalam ton ekuivalen
CO₂.
7 Pengelolaan Air dan Air 1) Jumlah fasilitas atau infrastruktur pengolahan air bersih yang dibangun.
Limbah yang Berkelanjutan 2) Jumlah fasilitas pengolahan air limbah yang dibangun.
3) Jumlah limbah cair yang diolah sesuai dengan standar manajemen limbah yang
berlaku.
4) Jumlah limbah yang dicegah, dikurangi, digunakan kembali, atau didaur ulang.
8 Adapatasi Perubahan Iklim 1) Jumlah fasilitas, sistem, dan peralatan baru yang dibangun untuk mendukung
ketahanan iklim.
49
28
Page 53
No Kategori Proyek Indikator Dampak
Berwawasan Linkungan
9 Gedung Berwawasan 1) Persentase pengurangan energi yang dicapai dibandingkan gedung standar.
Lingkungan 2) Estimasi pengurangan emisi gas rumah kaca (GHG) tahunan dalam ton ekuivalen
CO₂ dibandingkan dengan gedung standar.
3) Level sertifikasi masing-masing gedung.
4) Jumlah gedung berwawasan lingkungan bersertifikasi yang dibangun.
No Kategori Proyek Sosial Indikator Dampak
1 Jasa Infrastruktur Dasar 1) Jumlah fasilitas infrastruktur dasar yang dibangun.
yang Terjangkau dari segi 2) Jumlah orang yang dilayani oleh infrastruktur dasar.
akses maupun biaya
2 Akses terhadap Jasa 1) Jumlah rumah sakit dan/atau pusat kesehatan yang melayani pasien BPJS yang
Esensial dibiayai.
2) Jumlah pasien BPJS yang dilayani di fasilitas layanan kesehatan/rumah sakit yang
dibiayai.
3) Jumlah sekolah/universitas yang dibiayai.
4) Jumlah murid yang terdaftar di sekolah/universitas yang dibiayai.
5) Jumlah fasilitas infrastruktur pendukung disabilitas yang dibangun.
6) Jumlah penyandang disabilitas yang memperoleh manfaat dari infrastruktur
pendukung disabilitas.
7) Jumlah proyek infrastruktur layanan darurat yang dibiayai.
8) Jumlah pembiayaan yang dialokasikan untuk proyek infrastruktur layanan gawat
darurat.
3 Perumahan Terjangkau 1) Jumlah pembiayaan yang dialokasikan untuk fasilitas perumahan bersubsidi,
terutama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), termasuk kredit
kepemilikan rumah konsumen dan pembiayaan infrastruktur.
2) Jumlah orang yang memperoleh manfaat dari Pembiayaan Perumahan Terjangkau.
4 Penciptaan Kerja dan 1) Jumlah pembiayaan yang dialokasikan untuk segmen UMKM.
Program yang Dirancang 2) Jumlah debitur dalam segmen UMKM
untuk Mencegah dan/atau
Menurunkan
Pengangguran, termasuk
Pembiayaan UMKM
5 Katahanan Pangan dan 1) Jumlah pembiayaan yang dialokasikan untuk sektor pertanian.
Sistem Pangan 2) Jumlah petani dalam segmen UMKM yang dibiayai.
Berkelanjutan
6 Pemberdayaan dan 1) Jumlah pembiayaan yang dialokasikan untuk UMKM milik perempuan.
Peningkatan Sosial- 2) Jumlah perempuan yang menerima pembiayaan
Ekonomi
50
29
Page 54
Hasil Penilaian Pendapat Ahli
Sustainalytics berpendapat bahwa Kerangka Obligasi Berkelanjutan Perseroan kredibel, berdampak, dan sejalan dengan pedoman
dan standar obligasi berkelanjutan internasional dan ASEAN.
Ahli Lingkungan : – Penyedia Review Eksternal
Nama : Sustainalytics Pte Ltd
Alamat : 36 Smith Street #04-309 New Bridge Centre 050336 Singapore
Telepon : (+65) 6329 7596
Nomor Registrasi : 1019194
Nomor Surat Penunjukkan : PFA/3/077
Tanggal Surat Penunjukkan : 14 Februari 2025
Email : layla.ng@morningstar.com; poonam.tarekar@sustainalytics.com
prashant.pandey1@sustainalytics.com; michael.lee@morningstar.com
Ahli Lingkungan – Penyedia Review Eksternal telah memberikan persetujuan atas pencantuman Ringkasan Pendapat Ahli
Lingkungan dimaksud dalam Prospektus.
51
30
Page 55
IV. PERNYATAAN UTANG
Tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah liabilitas Grup pada 31 Desember 2024, yang diambil dari laporan posisi keuangan
konsolidasian Grup pada 31 Desember 2024 yang telah diaudit, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 yang terdapat
di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian
Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(“KAP”) Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh
Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal
10 Juni 2025 yang ditandatangani oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
Pada 31 Desember 2024, Grup memiliki total liabilitas sebesar Rp962.619.084 juta dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN JUMLAH
Liabilitas segera 5.514.720
Simpanan nasabah:
- Pihak berelasi 112.833.811
- Pihak ketiga 692.677.037
Total simpanan nasabah 805.510.848
Simpanan dari bank lain:
- Pihak berelasi 4.164.697
- Pihak ketiga 14.383.767
Total simpanan dari bank lain 18.548.464
Liabilitas derivatif:
- Pihak berelasi 154.840
- Pihak ketiga 1.324.345
Total liabilitas derivatif 1.479.185
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 15.890.945
Liabilitas akseptasi:
- Pihak berelasi 900.755
- Pihak ketiga 3.328.729
Total liabilitas akseptasi 4.229.484
Beban yang masih harus dibayar 1.529.305
Utang pajak:
- Pajak penghasilan badan 223.208
- Pajak lainnya 94.361
Total uang pajak 317.569
Imbalan kerja 7.146.717
Penyisihan 2.283.222
Liabilitas lain-lain 26.563.501
Efek-efek yang diterbitkan 12.974.497
Pinjaman yang diterima 42.931.444
Efek-efek subordinasi 17.699.183
TOTAL LIABILITAS 962.619.084
52
31
Page 56
Tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak Pemegang Obligasi dan pemegang
saham publik, sehingga tidak ada pencabutan dari pembatasan-pembatasan tersebut.
Pada saat Prospektus ini diterbitkan tidak ada kewajiban Perseroan yang telah jatuh tempo yang belum dilunasi.
Kewajiban yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan kedepan adalah Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) Seri A
sebesar Rp 4 Triliun yang akan jatuh tempo pada Juni 2025. Pemenuhan kewajiban atas Obligasi yang akan jatuh tempo tersebut,
akan dipenuhi dengan refinancing yang dilakukan melalui penerbitan Sustainability Bond 2025
1. Liabilitas Segera
Saldo liabilitas segera per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp5.514.720 juta. Rincian dari saldo liabilitas segera adalah
sebagai berikut:
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Kewajiban sebagai issuer bank (ATM) 1.205.173
Simpanan sementara yang belum diselesaikan 1.147.547
Setoran pajak sebagai bank persepsi 421.350
Kerjasama pihak ketiga 294.763
Dana trust 264.505
Dana setoran smartpay 222.426
Dana setoran cek 54.964
Kiriman uang 47.774
Lainnya 529.897
4.188.399
Mata uang asing
Dana trust 981.005
Simpanan sementara yang belum diselesaikan 198.926
Setoran pajak sebagai bank persepsi 79.194
Kiriman uang 59.205
Kerjasama pihak ketiga 4.598
Lainnya 3.393
1.326.321
Total liabilitas segera 5.514.720
Lainnya terdiri dari kewajiban termin pengadaan aset yang akan dibayar dan liabilitas segera lain-lain
2. Simpanan Nasabah
Saldo simpanan nasabah per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp805.510.848 juta. Rincian dari saldo simpanan adalah
sebagai berikut:
a. Berdasarkan jenis mata uang
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Tabungan 247.370.321
Deposito berjangka 201.908.287
Giro 192.230.190
641.508.798
53
32
Page 57
Lainnya terdiri dari kewajiban termin pengadaan aset yang akan dibayar dan liabilitas segera lain-lain
2. Simpanan Nasabah
Saldo simpanan nasabah per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp805.510.848 juta. Rincian dari saldo simpanan adalah
sebagai berikut:
a. Berdasarkan jenis mata uang
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Mata uang asing
Tabungan
Giro 247.370.321
113.503.338
Deposito berjangka
Deposito berjangka 201.908.287
40.324.680
Giro
Tabungan 192.230.190
10.174.032
641.508.798
164.002.050
Total Simpanan 805.510.848
Perincian simpanan nasabah berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
53 (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah 641.508.798
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat 151.199.658
Yen Jepang 6.810.333
Dolar Singapura 2.464.309
Yuan China 2.202.929
Euro Eropa 1.162.954
Dolar Australia 72.228
Dolar Hong Kong 43.879
Pound Sterling Inggris 32.638
Franc Swiss 6.948
Won Korea Selatan 2.174
Lain-lain 4.000
164.002.050
Total Simpanan 805.510.848
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal 22 September 2004 yang berlaku efektif sejak tanggal 22 September 2005,
sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008,
Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum berdasarkan program
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai
Simpanan yang dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan, jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan
Rp2.000 untuk per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan adalah peserta dari program penjaminan tersebut.
b. Berdasarkan hubungan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak berelasi
Rupiah
Giro 45.504.242
Deposito berjangka 29.153.150
Tabungan 104.341
74.761.733
Mata uang asing
Giro 30.233.977
Deposito berjangka 7.829.496
Tabungan 8.605
38.072.078
Total pihak berelasi 112.833.811
54
33
Page 58
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai
Simpanan yang dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan, jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan
Rp2.000 untuk per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan adalah peserta dari program penjaminan tersebut.
b. Berdasarkan hubungan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak berelasi
Pihak
Rupiahketiga
Rupiah
Giro 45.504.242
Tabungan
Deposito berjangka 247.265.980
29.153.150
Tabunganberjangka
Deposito 172.755.137
104.341
Giro 146.725.948
74.761.733
566.747.065
Mata uang asing
Giro uang asing
Mata 30.233.977
Giro
Deposito berjangka 83.269.361
7.829.496
Deposito
Tabunganberjangka 32.495.184
8.605
Tabungan 10.165.427
38.072.078
Total pihak berelasi 125.929.972
112.833.811
Total pihak ketiga 692.677.037
Total Simpanan 805.510.848
c. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu kontrak
54 (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
<1 bulan 14.835.885
1 - <3 bulan 64.523.187
3 - <6 bulan 78.146.147
6 - 12 bulan 44.610.394
>12 bulan 40.117.354
242.232.967
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan jaminan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Tabungan 28.835.871
Giro 16.367.424
Deposito berjangka 13.255.678
Total 58.458.973
e. Tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah % 0.00-8.10
Dolar Amerika Serikat/ United States Dollar % 0.00-6.25
Dolar Singapura/ Singapore Dollar % 0.00-2.25
Euro Eropa/ European Euro % 0.00-0.10
Yen Jepang/ Japanese Yen% 0.00-0.07
Won Korea Selatan/ South Korea Won% 0.00-0.25
Pound Sterling Inggris/ Great Britain Pound Sterling% 0.00-0.10
Dolar Hongkong/ Hongkong Dollar% 0.00-3.70
3. Simpanan bank lain
Saldo simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp18.548.464 juta.
Rincian dari saldo simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan jenis dan mata uang
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 5.700.000
Giro 1.481.005
Deposito berjangka 101.541
55
34
Page 59
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Simpanan lainnya 660.371
7.942.917
Mata uang asing
Pinjaman pasar uang antar bank 6.594.527
Giro 2.244.398
Deposito berjangka 729.526
Negotiable Certificate of Deposit 770.760
Simpanan lainnya 266.336
10.605.547
Total 18.548.464
Perincian simpanan dari bank lain berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah 7.942.917
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat 7.538.687
Yen Jepang 2.700.683
Dolar Singapura 243.814
Euro Eropa 79.960
Dolar Hong Kong 31.027
Pound Sterling Inggris 11.376
10.605.547
Total 18.548.464
b. Berdasarkan hubungan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak berelasi
Rupiah
Interbank call money 1.000.000
Giro 22.561
1.022.561
Mata uang asing
Pinjaman pasar uang antar bank 2.253.300
Giro 888.836
3.142.136
Total pihak berelasi 4.164.697
Pihak Ketiga
Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 4.700.000
Giro 1.458.444
Deposito berjangka 101.541
Simpanan lainnya 660.371
6.920.356
Mata uang asing
Pinjaman pasar uang antar bank 4.341.227
Giro 1.355.562
Deposito berjangka 729.526
Negotiable Certificate of Deposit 770.760
Simpanan lainnya 266.336
7.463.411
56
35
Page 60
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Total pihak ketiga 14.383.767
18.548.464
c. Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah % 0.00-6.90
Dolar Amerika Serikat/ United States Dollar % 0.00-5.14
Yen Jepang/ Japanese Yen % 0.00-0.77
Dolar Singapura/ Singapore Dolar % 0.00-3.28
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan jaminan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Giro 202.814
Tabungan 15.793
Deposito berjangka 281
218.888
4. Liabilitas Derivatif
a. Berdasarkan Jenis Mata Uang
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Jumlah nosional mata uang
Instrumen Nilai wajar
asing (jumlah penuh)
Tagihan Derivatif Liablitas Derivatif
Terkait Nilai Tukar
Kontrak berjangka - beli
AUD 1.000.000 - (727)
CNY 490.150.583 5.156 (4.938)
USD 619.063.138 145.043 (16.782)
Kontrak berjangka – jual
USD 709.039.849 35.034 (114.357)
Swap mata uang asing - beli
EUR 7.000.000 - (1.565)
GBP 2.500.000 - (828)
JPY 35.963.593.684 5.170 (74.125)
SGD 43.000.000 - (1.599)
USD 1.720.986.416 423.786 (55.650)
Swap mata uang asing - jual
AUD 200.000 68 -
EUR 118.766.365 43.757 (1.458)
GBP 20.500.000 5.724 (401)
NZD 7.000.000 117 -
SGD 57.890.550 1.953 (6.592)
USD 1.454.456.761 41.171 (256.972)
Spot mata uang asing - beli
AUD 461.560 3 (5)
EUR 6.550.000 16 (117)
GBP 2.100.000 - (47)
USD 233.043.126 218 (13.280)
57
36
Page 61
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Jumlah nosional mata uang
Instrumen Nilai wajar
asing (jumlah penuh)
Tagihan Derivatif Liablitas Derivatif
Spot mata uang asing - jual
AUD 41 (160)
CNY 1.484 -
Menggunakan
EUR 5 (7)
GBP 1 -
USD 12.705 (394)
OTC Option - beli
USD 2.490.000.000 362.558 (73.145)
OTC Option - jual
USD 2.490.000.000 106.802 (362.141)
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap atas suku bunga
USD 530.138.055 167.815 (139.124)
Swap mata uang asing dan suku bunga
USD 758.826.078 340.969 (243.174)
Risk Free Rate
IDR 1.000.000.00.000 22.306 (16.153)
USD 672.791.977 71.076 (95.444)
1.792.978 (1.479.185)
b. Berdasarkan Hubungan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Liabilitas derivatif
Pihak berelasi
Mata uang asing (154.840)
Total pihak berelasi (154.840)
Pihak ketiga
Rupiah (16.153)
Mata uang asing (1.308.192)
Total pihak ketiga (1.324.345)
Total (1.479.185)
5. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
(dalam jutaan Rupiah)
Beban bunga
Jenis Nilai Tanggal Tanggal Nilai
Counterparty yang belum Nilai bersih
sekuritas Nominal Dimulai jatuh tempo pembelian
diamortisasi
Rupiah
Bank Indonesia OBN 4.000.000 30/12/2024 06/01/2025 3.907.625 3.388 3.904.237
Bank Indonesia OBN 1.000.000 30/12/2024 13/01/2025 945.292 2.012 943.280
Bank Indonesia OBN 750.000 09/12/2024 06/01/2025 714.435 642 713.793
Bank Indonesia OBN 650.000 23/12/2024 06/01/2025 630.221 559 629.662
Bank Indonesia OBN 580.000 17/12/2024 14/01/2025 553.006 1.291 551.715
Bank Indonesia OBN 500.000 04/12/2024 02/01/2025 483.766 87 483.679
Bank Indonesia OBN 500.000 05/12/2024 02/01/2025 470.023 84 469.939
58
37
Page 62
Rupiah
Mata uang asing (1.308.192)
Total pihak ketiga (1.324.345)
Total (1.479.185)
5. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
(dalam jutaan Rupiah)
Beban bunga
Jenis Nilai Tanggal Tanggal Nilai
Counterparty yang belum Nilai bersih
sekuritas Nominal Dimulai jatuh tempo pembelian
diamortisasi
Rupiah
Bank Indonesia OBN 500.000 19/12/2024 02/01/2025 498.191 88 498.103
Bank Indonesia OBN 4.000.000 30/12/2024 06/01/2025 3.907.625 3.388 3.904.237
Bank Indonesia OBN 450.000 12/12/2024 09/01/2025 427.339 614 426.725
Bank Indonesia OBN 1.000.000 30/12/2024 13/01/2025 945.292 2.012 943.280
Bank Indonesia OBN 400.000 10/12/2024 07/01/2025 386.850 417 386.433
Bank Indonesia OBN 750.000 09/12/2024 06/01/2025 714.435 642 713.793
Bank Indonesia OBN 350.000 23/12/2024 20/01/2025 340.265 1.161 339.104
Bank Indonesia OBN 650.000 23/12/2024 06/01/2025 630.221 559 629.662
Bank Artha Graha OBN 200.000 25/11/2024 30/01/2025 193.351 1.034 192.317
Bank Indonesia OBN 580.000 17/12/2024 14/01/2025 553.006 1.291 551.715
JP Morgan Chase
Bank OBN 100.000 03/12/2024 03/01/2025 93.392 33 93.359
Bank Indonesia 500.000 04/12/2024 02/01/2025 483.766 87 483.679
Bank Indonesia
Bank Indonesia OBN
OBN 500.000
5.000 05/12/2024
11/12/2024 02/01/2025
08/01/2025 470.023
5.078 847 469.939
5.071
9.985.000 58 9.648.834 11.417 9.637.417
Mata uang asing
JP Morgan Chase
OBN 1.219.000 13/04/2023 15/09/2026 1.311.697 159.890 1.151.807
Bank
JP Morgan Chase
OBN 1.070.000 12/04/2023 15/05/2027 1.162.333 179.543 982.790
Bank
Deutsche Bank AG. OBN 1.001.000 12/04/2023 15/05/2027 1.155.548 179.663 975.885
Standard Chartered
OBN 1.000.000 12/04/2023 15/05/2027 1.180.802 183.412 997.390
Bank
Standard Chartered
OBN 700.000 14/04/2023 15/04/2026 762.718 88.896 673.822
Bank
Deutsche Bank AG. OBN 700.000 14/04/2023 15/04/2026 744.800 85.930 658.870
JP Morgan Chase
OBN 777.389 16/11/2023 16/11/2028 751.317 183.169 568.148
Bank
JP Morgan Chase
OBN 317.071 16/11/2023 17/04/2028 312.614 67.798 244.816
Bank
6.784.460 7.381.829 1.128.301 6.253.528
16.769.460 17.030.663 1.139.718 15.890.945
Tingkat suku bunga tetap pada 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut :
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah % 5,50 – 8,38
Dolar Amerika Serikat/ United States Dollar % 1,85 – 4,75
6. Liabilitas akseptasi
Saldo liabilitas akseptasi per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp4.229.484 juta. Rincian dari saldo liabilitas akseptasi
adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan pihak dan mata uang
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Bank 1.416.042
Kreditur non-bank 201.263
1.617.305
Mata uang asing
Bank 2.470.305
Kreditur non-bank 141.874
2.612.179
4.229.484
59
38
Page 63
Perincian liabilitas akseptasi berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah 1.617.305
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat 2.534.029
Euro Eropa 32.271
Yuan China 29.132
Yen Jepang 16.747
2.612.179
4.229.484
b. Berdasarkan hubungan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak berelasi
Rupiah 850.673
Mata uang asing 50.082
Total pihak berelasi 900.755
Pihak ketiga
Rupiah 766.632
Mata uang asing 2.562.097
Total pihak ketiga 3.328.729
4.229.484
7. Beban yang masih harus dibayar
Saldo beban yang masih harus di bayar per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1.529.305 juta. Rincian dari saldo beban
yang masih harus di bayar adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Biaya teknologi dan telekomunikasi 615.258
Biaya kantor 412.947
Kewajiban sebagai Bank penerbit 245.037
Biaya loyalty 48.929
Biaya promosi 5.418
Lain-lain 201.716
Total 1.529.305
Lain-lain terdiri dari biaya pencadangan atas biaya konsultan, biaya lisensi sistem yang masih harus dibayar, dan beban yang
masih harus dibayar lainnya.
8. Utang pajak
Saldo utang pajak Perseroan per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp317.569 juta. Rincian dari saldo utang pajak adalah
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pajak penghasilan badan Perseroan
Pasal 25 200.180
Pasal 29 2.419
202.599
Pajak penghasilan badan Entitas Anak
Pasal 25 4.926
Pasal 29 15.683
60
39
Page 64
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Total pajak penghasilan badan 223.208
Pajak lainnya
Perseroan 84.312
Entitas Anak 10.049
Total pajak lainnya 94.361
317.569
9. Liabilitas Imbalan Kerja
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Imbalan kerja jangka pendek 3.230.142
Imbalan pasca kerja jang panjang
Program pension manfaat pasti 1.096.813
Imbalan pasca kerja
lainnya dan imbalan
kerja jangka panjang lainnya 2.819.762
3.916.575
7.146.717
Program dana pensiun Bank ini dikelola oleh Dana Pensiun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”). Kontribusi
pegawai adalah sebesar 7,5% dari penghasilan dasar pensiun karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan untuk mendanai program
tersebut ditanggung oleh Perseroan
.
Program pensiun manfaat pasti
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, dilakukan oleh perusahaan
konsultan aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson Purbajaga dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program pensiun berdasarkan laporan aktuaria tanggal 7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024
disajikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Nilai wajar asset dana pensiun 7.564.079
Niai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai (8.660.892)
Selisih kurang pendanaan (1.096.813)
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai selama tahun berjalan adaah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pada awal periode 8.875.379
Biaya jasa kini 153.017
Biaya bunga 586.253
9.614.649
Pengukuran kembali:
(keuntungan)/kerugian aktual yang timbul dari perubahan asumsi keuangan (253.928)
Keuntungan aktuarial yang timbul karena penyesuaian atas pengalaman (173.029)
(426.957)
61
40
Page 65
Program pensiun manfaat pasti
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, dilakukan oleh perusahaan
konsultan aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson Purbajaga dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program pensiun berdasarkan laporan aktuaria tanggal 7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024
disajikan sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Nilai wajar asset
Pembayaran daridana pensiun
Program: 7.564.079
NiaiIuran
kini liabilitas
peserta manfaat pasti yang didanai (8.660.892)
24.677
Selisih kurang pendanaan
Imbalan yang dibayar (1.096.813)
(551.477)
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai selama tahun berjalan adaah sebagai berikut: (526.800)
8.660.892
(dalam jutaan Rupiah)
Rekonsiliasi atas perubahan aset bersih selama periode/tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang diakui31diDesember
Keterangan 2024
laporan posisi
Pada awal periode 8.875.379
keuangan dana pensiun adalah sebagai berikut:
Biaya jasa kini 153.017
(dalam jutaan Rupiah)
Biaya bunga Keterangan 31 Desember 586.253
2024
Kewajiban bersih pada awal periode 9.614.649
1.852.727
Beban tahun berjalan 309.291
Pengukuran kembali:
Kontribusi pemberi kerja (597.878)
(keuntungan)/kerugian aktual yangkomprehensif
Jumlah yang diakui pada penghasilan timbul dari perubahan
lain asumsi keuangan (253.928)
(467.327)
Keuntungan aktuarial yang timbul karena penyesuaian atas pengalaman (173.029)
1.096.813
(426.957)
Mutasi nilai wajar aset program untuk periode/tahun yang berakhir adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Pada awal periode 7.022.652
Hasil dari aset program 61 459.304
Kerugian aktuarial 40.370
Kontribusi pemberi kerja 597.878
Kontribusi pekerja 24.677
Imbalan yang dibayar dan beban administrasi (580.802)
7.564.079
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada laporan laba rugi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Biaya jasa kini 182.342
Bunga bersih 126.949
Biaya yang dibebankan pada laporn laba rugi 309.291
Biaya yang dialporkan pada laba rugi 309.291
Pengukuran kembali yang diakui pada penghasilan komprehensif lain (467.327)
Biaya imbalan pasti (158.036)
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di atas adalah:
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dilakukan oleh perusahaan
konsultan aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson Purbajaga dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Penilaian aktuaria atas liabilitas imbalan kerja Perseroan adalah sebagai berikut:
Keterangan 31 Desember 2024
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto 7,00% - 8,00%
Tingkat kenaikan gaji 7,00% - 9,00%
Pendapatan dari dana pensiun iuran pasti 5,50%
Tingkat kenaikan manfaat pensiun 3,00% per tahun
Manfaat lain 2.500.000
Asumsi lainnya:
Usia pensiun normal 55/56 tahun
Tingkat Kematian Modifikasi Tabel Mortalita Indonesia 2019
(TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat kematian
62
41
Page 66
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di atas adalah:
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dilakukan oleh perusahaan
konsultan aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson Purbajaga dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Penilaian aktuaria atas liabilitas imbalan kerja Perseroan adalah sebagai berikut:
Keterangan 31 Desember 2024
Asumsi ekonomi:
Tingkat pengunduran diri:
Tingkat diskonto 7,00% - 8,00%
Umur 20-29 4,2%
Tingkat kenaikan gaji 7,00% - 9,00%
Umur 30-34 dari dana pensiun iuran pasti
Pendapatan 2,8%
5,50%
Umur 35-39 3,0%
Tingkat kenaikan manfaat pensiun 3,00% per tahun
Umur 40-50 1,7%
Manfaat lain 2.500.000
Umur 51-52 1,3%
Asumsi lainnya:
Umur >52 0,4%
Usia pensiun normal 55/56 tahun
Tingkat Kematian Modifikasi Tabel Mortalita Indonesia 2019
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat kematian
(dalam jutaan Rupiah)
62
31 Desember 2024 Perubahan asumsi Nilai kini kewajiban manfaat pasti
Tingkat diskonto Kenaikan 1% (801.632)
Penurunan 1% 959.403
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan 1% 153.102
Penurunan 1% (144.239)
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam
perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini kewajiban
imbalan pasti dengan menggunakan metode projected unit credit di akhir periode) telah diterapkan seperti dalam penghitungan
kewajiban pensiun yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pada tanggal 31 Desember 2024, aset program terdiri dari:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Obligasi pemerintah 2.863.250
Penempatan langsung 1.907.794
Obligasi 1.318.947
Saham 932.663
Properti 321.461
Deposito 137.393
Deposito on call 31.923
Reksa Dana 50.648
7.564.079
Investasi telah terdiversifikasi dengan baik, sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan memberikan dampak material bagi
seluruh kelompok aset. Proporsi terbesar aset investasi ditempatkan pada instrumen utang. Diyakini bahwa instrumen utang
memberikan imbal hasil yang paling baik dalam jangka panjang pada tingkatan risiko yang dapat diterima. Untuk program manfaat
pasti sebagian besar instrumen surat utang merupakan portofolio obligasi Pemerintah Republik Indonesia dan obligasi korporasi di
Indonesia.
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan dengan mempertimbangkan imbal hasil yang diharapkan atas aset yang
mengacu pada kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada tanggal pelaporan.
Hasil yang diharapkan dari investasi ekuitas dan properti mencerminkan tingkat imbal hasil jangka panjang aktual yang terjadi untuk
tiap-tiap pasar.
Perseroan terekspos beberapa risiko atas program imbalan kerja seperti risiko yang terekspos pada program manfaat pasti adalah
adanya tingkat hasil investasi dibawah asumsi discount rate dan kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. Hal tersebut
menimbulkan peningkatan iuran yang dibayarkan kepada Dana Pensiun.
Untuk memastikan bahwa posisi investasi yang telah diatur dalam kerangka Asset Liability Management (ALMA), Perseroan
melakukan pemantauan terhadap investasi atas program pensiun (baik iuran pasti maupun manfaat pasti) dan memastikan tingkat
investasi dimaksud mencapai tingkat diskonto yang digunakan. Selain itu, dilakukan implementasi kebijakan penyesuaian gaji
sesuai dengan asumsi yang telah digunakan dalam perhitungan aktuaria untuk mengurangi selisih hasil perhitungan atas proyeksi
imbalan kerja pasca kerja dengan realisasinya.
63
42
Page 67
Rata-rata durasi kewajiban manfaat pasti pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 10,42 tahun (31 Desember 2023: 9,00 tahun).
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pensiun yang tidak terdiskonto untuk Entitas Induk adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 Kurang dari 1 tahun 2 sampai 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah
Pensiun 608.201 2.910.741 27.847.409 31.366.351
Cuti besar 152.254 619.185 2.166.152 2.937.591
Penghargaan masa kerja 86.275 311.127 1.867.703 2.265.105
Total 846.730 3.841.053 31.881.264 36.569.047
Program pensiun iuran pasti
Perseroan juga memiliki program pensiun iuran pasti, untuk karyawannya yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dimana kontribusi iuran bank adalah sebesar 1,5% sampai dengan 6,5% dari gaji
karyawan sesuai jabatan karyawan, sedangkan kontribusi iuran karyawan adalah sebesar 0,5% dari upah yang ditetapkan oleh
Bank untuk karyawan tetap yang dipekerjakan sebelum tanggal 1 September 2005. Untuk karyawan tetap yang dipekerjakan mulai
tanggal 1 September 2005, kontribusi Bank dan karyawan adalah masing-masing sebesar iuran 11,5% dan 3,5% dari gaji karyawan.
Karyawan tetap yang bergabung dengan Bank sebelum bulan September 2005, memiliki hak atas program pensiun manfaat pasti
ditambah dengan program pensiun iuran pasti, atau imbalan kerja yang disediakan sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun
2020 dan peraturan penerapan terkaitnya PP No. 35 Tahun 2021, mana yang lebih tinggi.
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp271.374 dan Rp246.060 masing-masing
untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Liabilitas atas imbalan pasca kerja meliputi uang jasa, uang pisah dan pesangon sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No.
11/2020, PP 35/2021 dan kompensasi lainnya.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti berimbalan jangka panjang, imbalan cacat permanen dan penghargaan jubilee dihitung
dengan menggunakan metode projected unit credit dan didiskontokan ke nilai kini.
Penilaian aktuarial atas imbalan kerja jangka panjang lainnya untuk periode/tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 dan
31 Desember 2023 dilakukan oleh perusahaan konsultan aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson Purbajaga dengan
menggunakan metode “Projected Unit Credit” sebagaimana yang tercantum dalam laporan masing-masing pada tanggal 7 Januari
2025 dan 2 Januari 2024.
Perubahan liabilitas imbalan kerja yang diakui Perseroan pada laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Liabilitas bersih pada awal periode 2.628.569
Biaya selama tahun berjalan 467.541
Penyesuaian atas Perubahan Metode Atribusi – laba rugi (4.510)
Jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lain (56.020)
Pembayaran imbalan (215.818)
2.819.762
Biaya imbalan kerja yang dibebankan Perseroan pada laporan laba rugi:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Biaya jasa kini 299.719
Biaya bunga 171.094
(Keuntungan)/Kerugian aktuaria periode berjalan - bersih (5.062)
Penyesuaian atas Perubahan Metode atribusi (2.720)
Biaya yang dibebankan pada laba rugi 463.031
64
43
Page 68
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi 465.751
Pengukuran kembali yang diakui pada penghasilan komprehensif lainnya (56.020)
Biaya imbalan pasti 409.731
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di atas adalah:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto per tahun 7,00%
Tingkat kenaikan gaji 7,00 – 9,00%
Pendapatan dari dana pension iuran pasti 5,50%
Asumsi lainnya:
Usia pensiun normal 55-56 tahun/years
Tingkat kematian Modifikasi Tabel Mortalita Indonesia 2019 (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat/kematian
Tingkat pengunduran diri
Umur 20-29 4,2%
Umur 30-34 2,8%
Umur 35-39 3,0%
Umur 40-50 1,7%
Umur 51-52 1,3%
Umur >52 0,4%
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasca kerja lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut:
Dampak imbalan kerja jangka panjang lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 Perubahan Asumsi Nilai kini kewajiban imbalan kerja Biaya jasa kini
Tingkat diskonto Kenaikan 1% (151.165) (4.838)
Penurunan 1% 169.753 5.465
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan 1% 241.009 8.751
Penurunan 1% (200.400) (6.986)
10. Penyisihan
Rincian dari saldo penyisihan per panggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi 2.273.422
Penyisihan atas perkara hukum dan lainnya 9.800
2.283.222
a. Perubahan cadangan atas perkara hukum adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Saldo awal 7.674
Penambahan/(pembalikan) selama tahun berjalan 2.126
9.800
65
44
Page 69
Bank saat ini masih menghadapi permasalahan hukum diantaranya dengan debitur, pemilik dana dan/atau pihak ketiga. Saat ini
permasalahan hukum tersebut masih dalam proses/upaya hukum.
Jumlah klaim terhadap Bank dan estimasi biaya penyelesaian perkara atas tuntutan hukum yang belum selesai pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp9.800 dan Rp7.660. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan atas perkara hukum telah memadai.
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
Garansi Bank yang Diterbitkan
Saldo awal 59.283.219 6.952.682 541.230 66.777.131
Pengalihan dari:
- Kerugian kredit
ekspektasian 12
bulan (4.414.085) 4.414.085 - -
- Kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit tidak
memburuk 5.587.210 (5.587.210) - -
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit memburuk
– bersih - (17.941) 17.941 -
Pengukuran kembali
bersih*) (17.975.199) (5.043.341) (16.566.920) (39.585.460)
Aset keuangan baru
yang diterbitkan
atau dibeli 37.901.557 3.505.203 28.410.920 69.817.680
Pembayaran penuh (12.452.274) (361.736) (11.458.070) (24.272.080)
Valuta asing dan
perubahan lain 1.244.187 89.919 (620.397) 713.709
69.174.615 3.951.661 324.704 73.450.980
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
Irrevocable letters of credit
Saldo awal 16.294.584 433.303 126.420 16.854.307
Pengalihan dari:
- Kerugian kredit
ekspektasian 12
bulan (1.363.458) 1.363.458 - -
- Kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit tidak
memburuk 1.174.065 (1.174.065) - -
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
66
45
Page 70
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
– kredit memburuk
– bersih - 28.312 (28.312) -
Pengukuran kembali
bersih*) 14.256.127 (156.026) 23.036 14.123.137
Aset keuangan baru
yang diterbitkan
atau dibeli 10.906.658 1.074.960 10.233 11.991.851
Pembayaran penuh (33.053.635) (488.382) (109.206) (33.651.223)
Valuta asing dan
perubahan lain 636.286 (2.385) 687 634.588
8.850.627 1.079.175 22.858 9.952.660
Perubahan estimasi kerugian pada komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
Garansi bank yang diterbitkan
Saldo awal 137.524 1.115.637 507.945 1.761.106
Pengalihan dari:
- Kerugian kredit
ekspektasian 12
bulan (2.699) 2.699 - -
- Kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit tidak
memburuk 53.232 (53.232) - -
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit memburuk
– bersih - (2.444) 2.444 -
Pengukuran kembali
bersih*) 374.867 (705.566) (1.192.635) (1.523.334)
Aset keuangan baru
yang diterbitkan
atau dibeli 91.537 721.691 1.099.196 1.912.424
Pembayaran penuh (6.196) (274.145) - (280.341)
Valuta asing dan 18.819
perubahan lain 4.648 10.770 3.401
652.913 815.410 420.351 1.888.674
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
Irrevocable letter of credit
Saldo awal 13.060 52.806 699 66.565
Pengalihan dari:
67
46
Page 71
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
- Kerugian kredit
ekspektasian 12
bulan (1.466) 1.466 - -
- Kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit tidak
memburuk 2.474 (2.474) - -
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit memburuk
– bersih - (12.472) 12.472 -
Pengukuran kembali
bersih*) 11.871 18.094 (47.633) (17.668)
Aset keuangan baru
yang diterbitkan
atau dibeli 12.957 155.799 2.502 171.258
Pembayaran penuh (29.289) (126.797) 31.606 (124.480)
Valuta asing dan
perubahan lain 586 330 354 1.270
10.193 86.752 - 96.945
(dalam jutaan Rupiah)
Kerugian kredit Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang ekspektasian sepanjang
Keterangan 31 Desember 2024
ekspektasian 12 bulan umurnya – kredit tidak umurnya – kredit
memburuk memburuk
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik
Saldo awal 337.325 62 - 337.387
Pengalihan dari:
- Kerugian kredit
ekspektasian 12
bulan (10.963) 10.963 - -
- Kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit tidak
memburuk 3.316 (3.316) - -
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit
ekspektasian
sepanjang umurnya
– kredit memburuk
– bersih (168) - 168 -
Pengukuran kembali
bersih*) (280.039) (8.216) - (288.255)
Aset keuangan baru
yang diterbitkan
atau dibeli 38.081 176 - 38.257
Pembayaran penuh 199.213 331 (168) 199.376
Penghapusbukuan (271) - - (271)
Valuta asing dan
perubahan lain 1.309 - - 1.309
287.803 - - 287.803
68
47
Page 72
11. Liabilitas lain-lain
Saldo liabilitas lain-lain per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp26.563.501 juta. Rincian dari liabilitas lain-lain adalah
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Liabilitas ke pemegang polis 18.446.596
Utang bunga 1.216.660
Liabilitas sewa 1.004.213
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor 909.368
Setoran jaminan 715.473
Pendapatan yang belum diakui*) 582.568
Utang nasabah - Entitas anak 204.901
Rekening dalam penyelesaian 201.120
Kewajiban pada pihak ketiga 120.182
Utang reasuransi dan komisi 73.892
Lain-lain 3.088.528
26.563.501
*) Termasuk di dalam pendapatan yang belum diakui adalah klaim asuransi yang telah diterima oleh Perseroan atas Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor merupakan suatu instrumen dimana dana devisa hasil ekspor dari rekening khusus
eksportir ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening Bank sesuai mekanisme pasar.
Liabilitas ke pemegang polis
Liabilitas kepada pemegang polis terdiri dari liabilitas manfaat polis masa depan, liabilitas kepada pemegang unit link, estimasi
liabilitas klaim (termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan (“IBNR”)) dan cadangan atas premi yang belum
merupakan pendapatan.
Rincian jumlah utang kepada pemegang polis adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Utang klaim 8.256
Cadangan atas premi yang belum mendapatkan pendapatan 106.425
Estimasi liabilitas klaim 210.196
Liabilitas manfaat polis masa depan 11.381.692
Penyisihan manfaat polis masa depan dan kontribusi yang belum menjadi hak
Liabilitas kepada pemegang unit link Menggunakan.
Ujrah diterima dimuka
Menggunakan.
Grup mengakui liabilitas manfaat polis masa depan, penyisihan kontribusi yang belum menjadi hak, estimasi liabilitas klaim dan
premi yang belum merupakan pendapatan berdasarkan perhitungan internal aktuaris pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
a. Liabilitas manfaat polis masa depan
Liabilitas manfaat polis masa depan merupakan total dana yang disediakan untuk seluruh kewajiban yang timbul dari persyaratan
yang tertera pada polis-polis yang masih berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan. Perhitungan liabilitas manfaat polis masa
depan menggunakan asumsi-asumsi aktuaria sebagai berikut:
31 Desember 2024
Metode aktuaria Gross Premium Valuation and Fund Value
Tabel mortalitas TMI IV (2019)
Tabel morbiditas Munich Re basis Hospitalisation (Health Insurance & Cash Plan)
69
48
Page 73
31 Desember 2024
Suku bunga tahunan
Rupiah
Menggunakan.
Dolar Amerika Serikat
Asumsi lain yang digunakan dalam perhitungan liabilitas manfaat polis masa depan adalah tingkat lapse, inflasi dan asumsi biaya.
Perhitungan liabilitas manfaat polis masa depan dan cadangan atas premi yang belum merupakan pendapatan pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023 telah diperiksa oleh aktuaris Grup.
Rincian liabilitas manfaat polis masa depan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Asuransi jiwa
Perorangan 10.482.014
Kumpulan 899.678
11.381.692
Unit Link
Perorangan 1.631.586
Kumpulan 4.940.809
6.572.395
Syariah
Perorangan 133.835
Kumpulan 14
133.849
18.087.936
Termasuk dalam liabilitas manfaat polis masa depan adalah saldo dalam mata uang asing sebesar USD4.279.829 (nilai penuh)
atau ekuivalen Rp69.171 (2023: USD5.084.024 (nilai penuh)).
b. Liabilitas manfaat polis masa depan dan kontribusi yang belum menjadi hak
Liabilitas manfaat polis masa depan merupakan total penyisihan untuk memenuhi risiko yang timbul pada periode mendatang.
Perhitungan menggunakan asumsi-asumsi aktuaria sebagai berikut:
31 Desember 2024
Metode aktuaria GPV hanya untuk dana tabarru
Tabel mortalita TMI III (2011) Rate reasuransi (Kecelakaan diri Grup, Ekawarsa)
Tabel morbidita Munich Re basis
Tingkat bagi hasil tahunan
hanya untuk dana tabarru’
Rupiah Menggunakan,
Rincian penyisihan manfaat polis masa depan dan kontribusi yang belum menjadi hak adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Syariah
Penyisihan manfaat polis masa depan 133.849
Kontribusi yang belum menjadi hak 10.399
144.248
70
49
Page 74
c. Premi yang belum merupakan pendapatan
Premi yang belum merupakan pendapatan menurut jenis asuransi adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Asuransi Jiwa
Perorangan
Kecelakaan diri 18.471
Kesehatan 3.952
Ekawarsa 3.541
Link 2.066
28.030
Kumpulan
Kesehatan 68.408
Ekawarsa 8.584
Kecelakaan diri 1.255
Link 148
78.395
106.425
d. Estimasi liabilitas klaim
Estimasi liabilitas klaim menurut jenis asuransi adalah sebagai berikut:
31 Desember 2024
Asuransi Jiwa
Perorangan
Jangkawarsa 63.865
Kesehatan 18.576
Kecelakaan diri 5.165
Ekawarsa 5
Kumpulan
Kesehatan 47.726
Seumur hidup 50.543
185.880
Syariah
Perorangan
Jangkawarsa 222
Kumpulan
Asuransi jiwa kredit 16.415
Kesehatan 6.740
Kecelakaan diri 939
24.316
210.196
71
50
Page 75
e. Utang klaim
31 Desember 2024
Asuransi Jiwa
Kesehatan 3.886
Kematian 40
3.926
Syariah
Kesehatan 4.330
8.256
Tabel berikut menyajikan sensitivitas dari nilai liabilitas asuransi terhadap perubahan asumsi yang digunakan dalam estimasi
liabilitas asuransi. Korelasi asumsi akan memiliki dampak yang signifikan dalam menentukan cadangan teknis, tetapi untuk
menunjukkan dampak akibat perubahan asumsi, asumsi harus diubah secara individual. Tabel ini juga menunjukkan dampak
terhadap cadangan teknis akibat perubahan asumsi aktuaria (tidak diaudit).
Persentase Perubahan Saldo liabilitas asuransi
2024
Tingkat suku bunga +1% 17.802.313
Tingkat suku bunga -1% 18.761.626
Tingkat mortalitas +10% 18.315.844
Tingkat mortalitas -10% 18.179.392
Liabilitas lain-lain
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa sebesar Rp52.631 pada tanggal 31 Desember 2024 dan Rp43.171 pada tanggal 31
Desember 2023.
Analisis jatuh tempo liabilitas lain-lain terkait sewa adalah sebagai berikut:
2024
1 tahun 198.817
2 tahun 79.407
3 tahun 151.182
4 tahun 188.687
5 tahun 386.120
1.004.213
12. Efek-efek yang diterbitkan
a. Berdasarkan Jenis
Saldo efek-efek atau surat berharga yang diterbitkan per tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp12.974.497 juta.
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024 Peringkat
Global Bond,
Setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi
BBB*
Sebesar Rp1.513 pada tanggal 31 Desember 2024 8.045.987
BBB-**
Green Bond,
Setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi
Sebesar Rp704 pada tanggal 31 Desember 2024 dan
Rp1.720 pada tanggal 31 Desember 2023 4.928.510 IdAAA***
12.974.497
*) S&P
**) Fitch
***) Pefindo
72
51
Page 76
Nominal Kupon Jatuh Tempo
Obligasi Seri A 4.000.000 6.35% 21 Juni 2025
Obligasi Seri B 1.000.000 6.85% 21 Juni 2027
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022
Pada tanggal 21 Juni 2022, Perseroan telah menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 (“Green Bond I 2022”) dengan nominal sebesar Rp5.000.000 yang terdiri atas 2 seri.
Green Bond I 2022 ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap
kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Penawaran Umum Green Bond I 2022 telah mendapatkan
Izin Efektif OJK melalui surat OJK No. S-93/D.04/2022 tanggal 10 Juni 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Green Bond 2022 memiliki nilai bersih sebesar Rp4.928.510 setelah dikurangi biaya
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp704 (31 Desember 2023 memiliki nilai bersih sebesar Rp4.893.357 setelah dikurangi
biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp1.720).
Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya biaya emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk pembiayaan
maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek
yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah,
penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air,
transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan
lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan
Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Perseroan telah memperoleh rating idAAA atas Green Bond I 2022 dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) pada tanggal
8 Maret 2024 dan Opini Pihak Kedua yang diberikan oleh Sustainalytics pada tanggal 20 September 2024.
Wali Amanat yang ditunjuk atas Obligasi Berwawasan Lingkungan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan syarat
Pembatasan Keuangan dan pembatasan lain terhadap Bank (debt covenants) adalah sebagai berikut sebagai berikut:
a. Mengalihkan, melepas hak, atau menjadikan jaminan utang yang diikat secara khusus lebih dari 50% dari seluruh jumlah aset
Bank berdasarkan laporan keuangan konsolidasian triwulanan terakhir, baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang
berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain dalam 1 (satu) tahun buku.
b. Melakukan penggabungan, peleburan dan/atau akuisisi atau mengizinkan atau memberikan persetujuan kepada Perusahaan
Anak (jika ada) untuk melakukan penggabungan, peleburan dan/atau akuisisi yang secara material akan mempunyai akibat
yang negatif terhadap kemampuan Bank untuk melakukan pembayaran kepada pemegang Green Bond berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan kecuali atas permintaan an/atau perintah dan/atau persetujuan Pemerintah Republik Indonesia dan/atau
otoritas yang berwenang.
c. Mengubah bidang usaha utama Bank dan/atau Perusahaan Anak (jika ada) yang secara material akan mempunyai akibat yang
negatif terhadap kemampuan Bank untuk melakukan pembayaran kepada Pemegang Green Bond berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan, kecuali atas permintaan dan/atau perintah dan/atau persetujuan Pemerintah Republik Indonesia dan/atau
otoritas yang berwenang.
d. Mengurangi modal dasar dan modal disetor kecuali jika pengurangan tersebut dilakukan atas dasar permintaan/perintah dari
Pemerintah Republik Indonesia dan/atau otoritas yang berwenang.
Obligasi Senior BNI Global Bond 2024
Pada tanggal 5 April 2024, Perseroan telah menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, BNI Global Bond 2024 sebesar nilai
nominal USD 500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 tahun.
BNI Global Bond 2024 ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi dengan kupon sebesar 5,28% per
tahun yang dibayarkan setiap semester dan tercatat pada Singapore Exchange (SGX) dengan merujuk pada ketentuan Regulation
S (”Reg S”) berdasarkan US Securities Act.
73
52
Page 77
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Global Bond 2024 memiliki nilai bersih sebesar Rp8.045.987 setelah dikurangi biaya
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp1.513.
Dana hasil penerbitan BNI Global Bond 2024 akan digunakan untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum Perseroan dalam
rangka pengembangan usaha serta peningkatan komposisi struktur dana jangka panjang Perseroan.
Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas BNI Global Bond 2024 dari S&P dan Fitch dengan peringkat masing-masing
BBB dan BBB-.
b. Berdasarkan Mata Uang
Keterangan 31 Desember 2024
Mata Uang Asing
Global Bond,
setelah dikurangi diskonto yang belum diamortisasi sebesar
Rp1.513 pada tanggal 31 Desember 2024 8.045.987
Rupiah
Green Bond,
setelah dikurangi diskonto yang belum diamortisasi sebesar
Rp704 pada tanggal 31 Desember 2024 4.928.510
12.974.497
c. Berdasarkan Hubungan
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak Berelasi
Rupiah 1.891.832
Pihak Ketiga
Mata uang asing 8.045.987
Rupiah 3.036.678
11.082.665
12.974.497
Informasi mengenai efek-efek yang diterbitkan kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan pada Catatan 45m.
d. Tingkat suku bunga per tahun
Keterangan Rupiah % Dolar Amerika Serikat %
2024 6.35 - 6.85 5,28
13. Pinjaman yang diterima
a. Berdasarkan Jenis dan Mata Uang
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah
Pinjaman penerusan 53
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi primer kepada anggotanya 914
Lain-lain 2.910.116
2.911.083
Mata uang asing
Pinjaman bilateral 35.115.128
Bankers acceptance 4.171.560
Pinjaman penerusan 48.504
74
53
Page 78
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Lain-lain 685.169
40.020.361
42.931.444
Pinjaman Bilateral
Perseroan memiliki pinjaman bilateral sebagai salah satu strategi pendanaan Bank untuk menjaga komposisi pendanaan jangka
pendek dan jangka panjang. Termasuk di dalam pinjaman bilateral adalah fasilitas pinjaman di bawah ini:
a. Pinjaman bilateral luar negeri dengan China Development Bank sebesar USD700.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu
pinjaman selama 10 tahun serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan ditambah margin tertentu per tahun dan akan jatuh tempo
pada tanggal 16 September 2025. Sehubungan dengan adanya transisi LIBOR, Perseroan telah melakukan amandemen
perjanjian penggunaan reference rate dari LIBOR 6 bulan ditambah margin tertentu per tahun menjadi SOFR 6 bulan ditambah
margin tertentu per tahun yang telah berlaku. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman setelah dikurangi
dengan biaya penerbitan yang belum diamortisasi masing-masing sebesar USD93.392.840 (nilai penuh) atau ekuivalen
Rp1.503.158 dan USD186.736.438 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp2.875.182.
b. Pinjaman bilateral luar negeri dengan China Development Bank sebesar USD189.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu
pinjaman selama 10 tahun serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan ditambah margin tertentu per tahun dan akan jatuh tempo
pada tanggal 16 September 2025. Sehubungan dengan adanya transisi LIBOR, Perseroan telah melakukan amandemen
perjanjian penggunaan reference rate dari LIBOR 6 bulan ditambah margin tertentu per tahun menjadi SOFR 6 bulan ditambah
margin tertentu per tahun yang telah berlaku. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman setelah dikurangi
dengan biaya penerbitan yang belum diamortisasi masing-masing sebesar USD37.698.436 (nilai penuh) atau ekuivalen
Rp606.756 dan USD75.369.011 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.160.457.
c. Pada tanggal 25 November 2019, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan CTBC Bank Co. Ltd.,
MUFG Bank Ltd., Standard Chartered Bank (Singapore) Ltd., Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch, dan
United Overseas Bank Ltd. Sebagai Mandated Lead Arrangers & Bookrunners senilai USD750.000.000 (nilai penuh) yang
terbagi dalam dua tranche, yaitu tranche A dan tranche B. Tranche A sebesar USD375.000.000 (nilai penuh) dengan jangka
waktu 42 bulan serta tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin tertentu per tahun dan telah jatuh tempo pada tanggal
25 Mei 2023, sedangkan tranche B sebesar USD375.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 60 bulan serta tingkat suku
bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin tertentu per tahun dan telah jatuh tempo pada tanggal 25 November 2024. Standard
Chartered Bank (Hong Kong) Ltd. bertindak sebagai Agen untuk fasilitas pinjaman ini.
Pada tanggal 25 Februari 2020, Perseroan memperoleh fasilitas tambahan fasilitas pinjaman bilateral senilai USD220.000.000
(nilai penuh) yang terbagi dalam dua tranche, yaitu tranche A dan tranche B. Tranche A mendapat tambahan sebesar
USD135.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 39 bulan serta tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin tertentu
per tahun dan telah tempo pada tanggal 25 Mei 2023. Sedangkan tranche B sebesar USD85.000.000 (nilai penuh) dengan
jangka waktu 57 bulan serta tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin tertentu per tahun dan telah jatuh tempo pada
tanggal 25 November 2024 dan tidak diperpanjang.
Sehubungan dengan adanya transisi LIBOR, Perseroan telah melakukan amendemen perjanjian penggunaan reference rate
dari LIBOR 3 bulan ditambah margin tertentu per tahun menjadi SOFR 3 bulan ditambah margin tertentu per tahun yang telah
berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman setelah dikurangi dengan biaya penerbitan yang belum diamortisasi
masing-masing sebesar USDnihil atau ekuivalen Rpnihil dan USD457.405.333 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp7.042.668.
d. Perseroan, melalui BNI cabang Singapura dan London memiliki pinjaman bilateral luar negeri dengan konsorsium bank yang
terdiri dari Bank of China (Hong Kong) Limited, CTBC Bank Co., LTD, CITI Group Global Market Asia Limited, Oversea-Chinese
Banking Corporation Limited, dan United Overseas Bank Limited sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu
pinjaman selama 3 tahun dengan tingkat suku bunga SOFR ditambah margin tertentu per tahun dan akan jatuh tempo pada
tanggal 28 September 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut setelah dikurangi
biaya yang belum diamortisasi masing-masing sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp8.047.500 dan
USD500.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp7.698.500.
75
54
Page 79
e. Pada tanggal 22 November 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman bilateral dalam negeri dengan MUFG Bank, Ltd.
senilai USD200.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 3 tahun. Tingkat suku bunga pinjaman adalah suku bunga tetap 6%
per tahun untuk tahun pertama, dan selanjutnya menjadi tingkat suku bunga mengambang dengan menggunakan SOFR 3
bulan ditambah margin tertentu per tahun. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 November 2026. Pada tanggal 31
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut sebesar USD200.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp3.219.000 (31
Desember 2023: USD200.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp3.079.400).
Persyaratan-persyaratan penting (financial covenants) dalam perjanjian pinjaman Perseroan antara lain:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) maksimum 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum 9% atau sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
• Nilai Rasio Modal Inti (Tier 1 Ratio) minimum 6%.
• Nilai Rasio Modal Inti Utama (Core Tier 1 Ratio) minimum 5%.
• Rasio Return on Average Assets minimum 0,6%, dengan ketentuan bahwa jika nilai Capital Adequacy Ratio (CAR)
sama dengan atau lebih besar dari 12,5%.
Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi persyaratan penting yang
dipersyaratkan dalam perjanjian ini.
f. Pada tanggal 16 Oktober 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman bilateral tambahan dengan MUFG Bank, Ltd. senilai
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 4 tahun dihitung dari tanggal penarikan. Tingkat suku bunga pinjaman
menggunakan acuan tingkat suku bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu. Penarikan atas pinjaman ini dilakukan
pada tanggal 18 Oktober 2024 dan akan jatuh tempo pada tanggal 18 Oktober 2028. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo
pinjaman fasilitas tersebut sebesar USD99.433.300 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.600.379.
Persyaratan-persyaratan penting (financial covenants) dalam perjanjian pinjaman Perseroan antara lain:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) Neto maksimum 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum 9,9% atau sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi persyaratan penting yang
dipersyaratkan dalam perjanjian ini.
g. Pada tanggal 8 November 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dengan konsorsium bank yang terdiri dari Bank of
America, CIMB Bank Berhad, CTBC Bank Co.,LTD., DBS Bank LTD., Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, dan The
Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited sebesar USD 600.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu pinjaman
selama 4 tahun dengan tingkat suku bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu per tahun. Penarikan atas pinjaman
ini dilakukan pada tanggal 20 November 2024 dan akan jatuh tempo pada 20 Agustus 2028. Pada tanggal 31 Desember 2024,
saldo pinjaman fasilitas tersebut setelah dikurangi biaya yang belum diamortisasi masing-masing sebesar USD595.579.612
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp9.585.854.
Persyaratan-persyaratan penting (financial covenants) dalam perjanjian pinjaman Perseroan antara lain:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) Neto maksimum 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum 9,9% atau sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memenuhi persyaratan penting yang
dipersyaratkan dalam perjanjian ini.
h. Pada tanggal 1 Agustus 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dengan Caixabank, S.A. senilai USD25.000.000 (nilai
penuh) dengan jangka waktu 6 bulan. Penarikan atas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 2 Agustus 2024 dan akan jatuh tempo
pada tanggal 3 Februari 2025. Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga mengambang SOFR
ditambah margin tertentu yang akan dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo
pinjaman fasilitas tersebut sebesar USD25.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp402.375.
i. Pada tanggal 2 Agustus 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dengan Emirates NBD Bank (P.J.S.C) senilai
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 6 bulan. Penarikan atas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 5 Agustus
2024 dan akan jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 2025. Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku
76
55
Page 80
bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu yang akan dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. Pada tanggal
31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut sebesar USD100.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.609.500.
j. Pada tanggal 5 Agustus 2024, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman dengan Wells Fargo Bank National Association senilai
USD20.000.000 (nilai penuh) dengan jangka waktu 6 bulan. Penarikan atas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 7 Agustus
2024 dan akan jatuh tempo pada tanggal 3 Februari 2025. Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku
bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu yang akan dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. Pada tanggal
31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut sebesar USD20.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp321.900.
k. Perseroan, melalui BNI cabang Tokyo memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. dengan
maksimum fasilitas USD100.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga
mengambang SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada tanggal 30 Desember 2024 dan 29 November
2024 masing-masing sebesar USD50.000.000 dan USD25.000.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 3 bulan sejak
tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 31 Maret 2025 dan 28 Februari 2025. Pada tanggal
31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar USD75.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.207.125.
l. Perseroan, melalui BNI cabang Singapura memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan Emirates NBD Bank
(P.J.S.C) sebesar USD50.000.000 (nilai penuh) dan jatuh tempo maksimal 9 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing
pinjaman. Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga mengambang SOFR ditambah margin
tertentu. Penarikan atas fasilitas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 21 June 2024 dan akan jatuh tempo pada tanggal
18 Maret 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar USD50.000.000 (nilai penuh)
atau ekuivalen Rp804.750.
m. Perseroan, melalui BNI cabang Singapura memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan Australia and New
Zealand Banking Group Limited sebesar AUD78.840.402 (nilai penuh) dan jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal
penarikan pinjaman. Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga Bank Bill Swap Rate (BBSY)
ditambah margin tertentu. Penarikan atas fasilitas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 19 Desember 2024 dan akan jatuh tempo
pada tanggal 19 Desember 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar
AUD78.840.402 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp789.469.
n. Perseroan, melalui BNI cabang Singapura memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan United Overseas Bank
Limited sebesar SGD90.000.000 (nilai penuh) dan jatuh tempo maksimal 359 hari sejak tanggal penarikan pinjaman. Tingkat
suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga Singapore Overnight Rate Average (SORA). Penarikan atas
fasilitas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 1 April 2024 dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 Maret 2025. Pada tanggal
31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar SGD90.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.066.012.
o. Perseroan, melalui BNI cabang Hongkong memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. dengan
maksimum fasilitas USD 100.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku bunga pinjaman menggunakan acuan tingkat suku bunga
mengambang SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada tanggal 22 Oktober 2024, 6 November 2024
dan 3 Desember 2024 masing-masing sebesar USD60.000.000, USD20.000.000 dan USD20.000.000. Fasilitas ini memiliki
jatuh tempo maksimal 3 bulan sejak tanggal penarikan masingmasing pinjaman, yaitu pada tanggal 22 Januari 2025, 6 Februari
2025 dan 3 Maret 2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar USD100.000.000
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.609.500.
p. Perseroan, melalui BNI cabang Hongkong memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan China Construction Bank
(Asia) Corporation Limited dengan maksimum fasilitas USD100.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku bunga pinjaman
menggunakan acuan tingkat suku bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada
tanggal 26 Juni 2024 dan 26 Juli 2024 masing-masing sebesar USD10.000.000 dan USD90.000.000. Fasilitas ini memiliki jatuh
tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 26 Juni 2025 dan 26 Juli 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar USD100.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.609.500
q. Perseroan, melalui BNI cabang Hongkong memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Limited dengan maksimum fasilitas USD50.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku bunga pinjaman
menggunakan acuan tingkat suku bunga mengambang SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada
tanggal 27 Desember 2024 sebesar USD50.000.000 dan akan jatuh tempo pada 22 Desember 2025. Pada tanggal
31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar USD50.000.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp804.750.
77
56
Page 81
r. Perseroan, melalui BNI cabang Seoul memperoleh fasilitas pinjaman bilateral luar negeri dengan Shinhan Bank Co., Ltd.
dengan maksimum fasilitas KRW30.000.000.000 (nilai penuh). Fasilitas ini telah digunakan pada tanggal 25 Juni 2024 sebesar
KRW30.000.000.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal penarikan, yaitu pada tanggal 25 Mei
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar KRW30.000.000.000 (nilai penuh)
atau ekuivalen Rp327.600.
Pinjaman Penerusan
Pinjaman penerusan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 mencakup pinjaman penerusan dari Kreditanstalt fur Wiederaufbau
untuk pembiayaan Industrial Efficiency and Pollution Control Phase I dan II yang diterima pada tahun 2001 dan 2004.
Berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman antara Perseroan dan Departemen Keuangan No. SLA-1145/DP3/2001 tertanggal
30 Maret 2001 dan SLA-1174/DP3/2004 tertanggal 25 Agustus 2004, Pemerintah telah menyetujui Perseroan sebagai bank
pelaksana dengan jumlah fasilitas masing-masing tidak melebihi DM11.700.000 dan EUR9.000.000 (nilai penuh). Tanggal terakhir
penarikan pinjaman adalah masing-masing pada tanggal 30 Juni 2001 dan 30 Desember 2007. Jangka waktu pinjaman penerusan
ini adalah masing-masing selama 12 tahun termasuk masa tenggang 2 tahun dan 40 tahun termasuk masa tenggang 10 tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo pinjaman penerusan untuk Phase I dan II adalah masing-masing sebesar Rp53 dan
EUR2.883.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp48.504 (31 Desember 2023: EUR3.030.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp51.808).
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi primer kepada anggotanya
Merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari Bank Indonesia terutama ditujukan untuk debitur Perseroan sehubungan dengan
program kredit Pemerintah untuk pinjaman investasi usaha kecil, pinjaman modal kerja dan pinjaman pengusaha kecil. Sesuai
dengan Peraturan Pemerintah, manajemen program kredit likuiditas telah dialihkan ke PT Permodalan Nasional Madani, Badan
Usaha Milik Negara, yang akan jatuh tempo dalam beberapa tanggal, berdasarkan penyelesaian dari program-program tersebut.
Tingkat bunga atas fasilitas ini berkisar antara 3,00% sampai dengan 7,00% per tahun.
Bankers acceptance
Bankers acceptance merupakan pinjaman antarbank yang diperoleh Perseroan dari bank-bank luar negeri yang ditujukan untuk
meningkatkan likuiditas dengan jangka waktu pinjaman 6 bulan sampai dengan 12 bulan, dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
United Overseas Bank Ltd. 1.915.305
DZ Bank AG 888.180
Mashreqbank PSC 563.325
CoBank, Singapore 402.375
OCBC Ltd., Singapore 402.375
4.171.560
Lain-lain
PT BNI Multifinance (BNIMF):
PT Bank Victoria International Tbk
Pada tanggal 25 Juli 2019, berdasarkan Perjanjian Kredit No. 20, PT Bank Victoria International Tbk setuju untuk memberikan
tambahan fasilitas pinjaman modal kerja dengan jumlah maksimum dana yang disediakan adalah sebesar Rp200.000 yang
digunakan sebagai tambahan modal kerja pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo
pada 21 Desember 2023 dan diperpanjang sampai dengan 21 Desember 2024. Fasilitas ini telah jatuh tempo dan tidak
diperpanjang.
78
57
Page 82
Pada tanggal 17 Maret 2021, berdasarkan Perjanjian Kredit No. 39, PT Bank Victoria International Tbk setuju untuk memberikan
tambahan fasilitas fixed loan III line limit sebesar Rp100.000 yang digunakan sebagai tambahan modal kerja pembiayaan, yang
berlaku sampai dengan 17 Maret 2024. Fasilitas ini telah dilunasi pada saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara 8,00% dan 8,00%-9,50% masing-masing untuk pencairan selama tahun 31 Desember
2024 dan 2023.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya, menjaga
rasio Non-Performing Finance (“NPF”) maksimal 5,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rpnihil dan Rp50.833
PT Bank Mega Tbk
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mega Tbk dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp300.000 dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 Maret
2026.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,75% masing-masing untuk pencairan selama tahun 31 Desember 2024 dan 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp3.819 dan Rp30.625
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
Pada tanggal 18 Oktober 2021, berdasarkan Perjanjian Kredit No. 19, PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
setuju untuk memberikan fasilitas pinjaman modal kerja tambahan dengan jumlah maksimum Rp50.000, yang berlaku hingga
26 September 2024. Selanjutnya, pada tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan Addendum Pertama terhadap Perjanjian Kredit No. 48,
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta setuju untuk memperpanjang jangka waktu kredit hingga 26
September 2025.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 9,00% masing-masing untuk pencairan selama 31 Desember 2024 dan 2023.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
b. Menjaga rasio piutang pembiayaan terhadap total aset minimal 40,00%.
c. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp4.245 dan Rp12.244.
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
Pada tanggal 19 Desember 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia
Tbk dengan maksimum fasilitas sebesar Rp50.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan dan telah jatuh tempo pada tanggal
18 Desember 2024.
Pada tanggal 17 Februari 2022, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp200.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal
17 Februari 2026.
Pada tanggal 22 Mei 2024 berdasarkan Akta No 10, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk dengan maksimum fasilitas sebesar Rp300.000 dengan jangka waktu maksimal pinjaman hingga
60 bulan.
79
58
Page 83
Perusahaan telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp220.000 pada tanggal 5 Juni 2024, 12 Juli 2024, 6 Agustus 2024,
4 September 2024, dan 10 Oktober 2024 masing-masing sebesar Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, dan Rp20.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 5 Juni
2028, 12 Juli 2028, 6 Agustus 2028, 4 September 2028, dan 10 Oktober 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,50%- 9,50% masing-masing untuk pencairan tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp203.573 dan Rp7.368.
PT Bank DKI
Pada tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan Perjanjian kredit No. 48, PT Bank DKI setuju untuk memberikan tambahan fasilitas
pinjaman modal kerja dengan jumlah maksimum dana yang disediakan Rp50.000 yang digunakan sebagai tambahan modal kerja
pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan yang berlaku sampai 22 September 2025.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga current ratio minimal 1 kali.
b. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
c. Menjaga rasio piutang pembiayaan terhadap total aset minimal 40,00%.
d. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Tingkat suku bunga pinjaman untuk pencairan selama tahun 2024 dan 2023 adalah 8,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp7.804 dan Rp16.043.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 28 Agustus 2018, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan telah jatuh tempo pada tanggal
28 Agustus 2023. Fasilitas ini telah dilunasi pada saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 September 2019, berdasarkan Perjanjian Kredit No. 18, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk setuju untuk memberikan
tambahan fasilitas pinjaman modal kerja dengan jumlah maksimum dana yang disediakan adalah sebesar Rp250.000 yang
digunakan sebagai tambahan modal kerja pembiayaan konsumen dan akan jatuh tempo pada tanggal 20 Februari 2024. Fasilitas
ini telah dilunasi saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 Maret 2020, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk dengan total fasilitas sebesar Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan sejak tanggal penarikan setiap fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp219.800 pada 26 Maret 2020, 8 April 2020, 29 April 2020, 6 Mei 2020, 5 Juni
2020, 26 Juni 2020, 27 Juli 2020, 8 September 2020, dan 14 September 2020 masingmasing sebesar Rp20.000, Rp15.000,
Rp35.000, Rp30.000, Rp20.800, Rp8.500, Rp11.000, Rp52.000 dan Rp27.500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, yaitu pada tanggal 26 Maret 2024,
8 April 2024, 28 April 2024, 6 Mei 2024, 5 Juni 2024, 26 Juni 2024, 27 Juli 2024, 8 September 2024, dan 14 September 2024.
Fasilitas ini telah dilunasi saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
80
59
Page 84
Pada tanggal 16 September 2021, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan sejak tanggal penarikan setiap
fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp10.000 pada tanggal 21 September 2021 dan 22 April 2022 masing-masing
sebesar Rp5.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, yaitu pada tanggal 21 September
2024 dan 22 April 2026.
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar Rp350.000 untuk jangka waktu pinjaman sampai dengan 60 bulan sejak tanggal
penarikan setiap fasilitas, dengan menggunakan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp367.000 pada tanggal 13 Maret 2023, 3 Mei 2023, 16 Mei 2023, 31 Mei 2023,
5 Juni 2023, 21 Juni 2023, 23 Juni 2023, 27 Juni 2023, 3 Juli 2023, 7 Juli 2023, 13 Juli 2023, 20 Juli 2023, 27 Juli 2023, 28 Juli
2023, 2 Agustus 2023, 7 Agustus 2023, 9 Agustus 2023, 14 Agustus 2023, 15 Agustus 2023, dan 16 Agustus 2023 masing-masing
sebesar Rp20.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp10.000, Rp25.000, Rp10.000, Rp33.000, Rp32.000, Rp35.000, Rp10.000, Rp15.000,
Rp12.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp10.000, Rp15.000, Rp15.000, Rp15.500, Rp12.500, dan Rp17.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, yaitu pada tanggal 13 Maret 2025,
3 Mei 2025, 16 Mei 2025, 31 Mei 2025, 5 Juni 2025, 21 Juni 2025, 23 Juni 2025, 27 Juni 2025, 3 Juli 2026, 7 Juli 2025, 13 Juli
2026, 20 Juli 2026, 27 Juli 2026, 28 Juli 2025, 2 Agustus 2025, 7 Agustus 2026, 9 Agustus 2026, 14 Agustus 2025, 15 Agustus
2025, dan 16 Agustus 2026.
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit jangka pendek dengan PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar Rp150.000 dengan skema revolving dan jangka waktu pinjaman sampai dengan
12 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian kredit. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada tanggal
22 Februari 2025.
BNIMF telah melakukan penarikan atas fasilitas pinjaman ini sebesar Rp1.475.000 pada tanggal 31 Oktober 2023, 20 November
2023, 29 Februari 2024, 27 Maret 2024, 30 April 2024, 30 Mei 2024, 31 Mei 2024, 28 Juni 2024, 31 Juli 2024, 29 Agustus 2024,
30 September 2024, 31 Oktober 2024, 29 November 2024, 20 Desember 2024, dan 30 Desember 2024 masing-masing sebesar
Rp80.000, Rp70.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp150.000, Rp150.000, Rp150.000, Rp100.000,
Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, dan Rp50.000 yang jatuh tempo pada tanggal 8 November 2023, 20 Desember 2023, 27 Maret
2024, 22 April 2024, 6 Mei 2024, 3 Juni 2024, 4 Juni 2024, 5 Juli 2024, 2 Agustus 2024, 2 September 2024, 3 Oktober 2024,
4 November 2024, 3 Desember 2024, 24 Desember 2024, dan 3 Januari 2025.
Pada tanggal 16 Oktober 2023, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman sampai dengan 72 bulan sejak tanggal
penandatanganan perjanjian kredit dengan skema revolving. Pada tanggal 22 Februari 2024, berdasarkan Addendum Perjanjian
Kredit No.8, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan
total fasilitas sebesar Rp1.000.000 dengan jangka waktu pinjaman sampai dengan 60 bulan sejak tanggal penandatanganan
perjanjian kredit dengan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp1.050.000 pada tanggal 18 Oktober 2023, 27 Oktober 2023, 13 November 2023,
21 November 2023, 30 November 2023, 4 Desember 2023, 22 Desember 2023, 28 Desember 2023, 10 Januari 2024, 18 Januari
2024, 5 Februari 2024, 27 Februari 2024, 22 Maret 2024, 28 Maret 2024, 2 April 2024, 22 April 2024, dan 8 Mei 2024 masing-
masing sebesar Rp60.000, Rp40.000, Rp50.000, Rp25.000, Rp25.000, Rp25.000, Rp46.000, Rp29.000, Rp53.000, Rp47.000,
Rp100.000, Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, Rp100.000, Rp50.000, dan Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, yaitu pada tanggal 18 Oktober 2025,
27 Oktober 2026, 13 November 2025, 21 November 2025, 30 November 2025, 4 Desember 2025, 22 Desember 2025, 28 Desember
2026, 10 Januari 2027, 18 Januari 2028, 6 Februari 2028, 27 Februari 2027, 22 Maret 2027, 28 Maret 2027, 3 April 2027, 22 April
2027, dan 8 Mei 2028.
81
60
Page 85
Pada tanggal 20 Juni 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total
fasilitas sebesar Rp750.000 dengan jangka waktu pinjaman sampai dengan 72 bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian
Kredit dengan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp535.000 pada tanggal 25 Juni 2024, 27 Juni 2024, 28 Juni 2024, 17 Juli 2024,
22 Juli 2024, 29 Juli 2024, 31 Juli 2024, 15 Agustus 2024, 21 Agustus 2024, 30 Agustus 2024, 23 September 2024, 25 September
2024, 21 Oktober 2024, 25 Oktober 2024, 18 November 2024, 26 November 2024, 11 Desember 2024 dan 17 Desember 2024
masing-masing sebesar Rp35.000, Rp77.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp40.000, Rp27.000, Rp26.000, Rp50.000, Rp45.000,
Rp30.000, Rp20.000, Rp30.000, Rp15.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp20.000, Rp15.000 dan Rp25.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, yaitu pada tanggal 25 Juni 2028,
27 Juni 2028, 28 Juni 2028, 17 Juli 2028, 22 Juli 2028, 29 Juli 2028, 31 Juli 2028, 15 Agustus 2028, 21 Agustus 2028, 30 Agustus
2028, 23 September 2028, 25 September 2028, 21 Oktober 2028, 25 Oktober 2028, 18 November 2028, 26 November 2028,
11 Desember 2029, dan 17 Desember 2029.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara 7,18%-8,00% dan 7,65%-9,00% masingmasing untuk pencairan selama tahun
31 Desember 2024 dan 2023.
Selama tahun 2023, BNIMF telah melakukan pembayaran pokok dan bunga atas fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk sebesar Rp576.810.
Pada tanggal 31 December 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp1.525.654 dan Rp772.307
Dalam perjanjian-perjanjian fasilitas pinjaman yang disebutkan di atas, BNIMF diharuskan menjaga rasio-rasio keuangan dan
memenuhi pembatasan-pembatasan tertentu termasuk tidak melebihi dari batas yang telah ditetapkan, antara lain, dalam hal
melakukan pinjaman, pemberian piutang, pemberian jaminan atau ganti rugi, pelepasan aset, perubahan bisnis, akuisisi
perusahaan dan bisnis, pengeluaran untuk barang modal, transaksi dengan afiliasi dan penghapusan piutang.
PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 22 Agustus 2023, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit Installment loan dengan PT Bank Central Asia dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp105.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp105.500 pada tanggal 23 Agustus 2023, 31 Agustus 2023, 7 September 2023,
19 September 2023, 26 September 2023, 6 Desember 2023, 16 Februari 2024, dan 20 Februari 2024 masing-masing sebesar
Rp5.000, Rp10.000, Rp23.000, Rp11.500, Rp 7.000, Rp10.000, Rp19.500, dan Rp19.500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 tahun sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 23 Agustus
2026, 21 Agustus 2026, 7 September 2025, 1 September 2025, 20 September 2026, dan 27 November 2026, 21 Januari 2027, dan
31 Januari 2028.
Pada 6 Februari 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit Installment loan dengan PT Bank Central Asia Tbk dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp95.000 pada tanggal 6 Februari 2024, 23 April 2024, 12 Juni 2024, dan
17 Oktober 2024 masing-masing sebesar Rp5.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp20.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 tahun sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 30 Januari
2028, 4 April 2026, 2 Juni 2027, dan 17 Oktober 2027.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara 7,88% dan 7,75% masing-masing untuk pencairan per 31 Desember 2024 dan
31 Desember 2023.
82
61
Page 86
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp138.909 dan Rp59.938
PT Bank Digital BCA
Pada tanggal 13 Desember 2023, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit installment loan dengan PT Bank Digital BCA
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp100.000 pada tanggal 22 Desember 2023, 24 Januari 2024, 31 Januari 2024,
dan 27 Mei 2024 masing-masing sebesar Rp4.500, Rp15.000, Rp30.500, and Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 tahun sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal
20 Desember 2027, 20 Januari 2027, 20 Januari 2027, dan 20 Mei 2028.
Pada 22 Juli 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit Installment loan dengan PT Bank Digital BCA Tbk dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 dengan jangka waktu pinjaman 5 tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp107.000 pada tanggal 30 Agustus 2024, 3 Oktober 2024 , 8 November 2024 dan
4 Desember 2024, masing-masing sebesar Rp35.000, Rp35.000, Rp17.000 dan Rp20.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 tahun sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 20 Agustus
2028, 20 September 2028, 20 Oktober 2027, dan 20 November 2027.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,88% dan 8,00% pada 31 Desember 2024 dan 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp178.076 dan Rp4.500
PT Bank Panin Tbk
Pada tanggal 13 Oktober 2023, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Panin dengan maksimum
fasilitas sebesar Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp100.000 pada tanggal 23 November 2023, 5 Desember 2023, 19 Desember 2023
dan 5 Januari 2024 masing-masing sebesar Rp10.000, Rp25.000, Rp 30.000 dan Rp35.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada
tanggal 23 November 2027, 4 Desember 2026, 18 Desember 2026 dan 5 Januari 2028.
Pada tanggal 21 Maret 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit tambahan dengan PT Bank Panin dengan maksimum
fasilitas sebesar Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp320.000 pada tanggal 22 April 2024, 2 Mei 2024, 14 Mei 2024, 6 Juni 2024,
12 Juni 2024, 3 Juli 2024, 13 Agustus 2024, 3 Oktober 2024, dan 23 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp30.000, Rp50.000,
Rp50.000, Rp50.000, Rp30.000, Rp50.000, Rp30.000, Rp20.000, dan Rp10.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 dan 48 bulan sejak tanggal penarikan masingmasing pinjaman, yaitu pada tanggal
22 April 2028, 30 April 2027, 14 Mei 2027, 6 Juni 2028, 12 Juni 2028, 3 Juli 2028, 13 Agustus 2027, 3 Oktober 2028, dan
22 Desember 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara 8,00% untuk pencairan selama tahun 2024.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal.
83
62
Page 87
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut sebelum dikurangi biaya provisi masing-masing
sebesar Rp347.118 dan Rp64.792.
PT Bank CTBC Indonesia
Pada tanggal 9 Oktober 2021, BNIMF telah mendapatkan modal kerja dari PT Bank CTBC Indonesia dengan total Rp125.000. Pada
tanggal 9 Oktober 2023, fasilitas ini diperpanjang dan telah jatuh tempo pada tanggal 27 Oktober 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% untuk pencairan selama 31 Desember 2024 dan 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah masing-masing sebesar Rpnihil dan Rp10.000.
PT Bank Danamon Indonesia
Pada tanggal 25 Februari 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Danamon Indonesia
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp500.000 pada tanggal 13 Maret 2024, 4 April 2024, 25 April 2024, 2 Mei 2024,
30 Mei 2024, 24 Juni 2024, 3 Juli 2024, 5 Agustus 2024, dan 4 September 2024 masing-masing sebesar Rp100.000, Rp50.000,
Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, dan Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 13 Maret
2028, 4 April 2028, 25 April 2028, 2 Mei 2028, 30 Mei 2028, 24 Juni 2028, 3 Juli 2028, 5 Agustus 2028, dan 4 September 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 7 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp434.867 dan Rpnihil.
PT Bank Permata
Pada tanggal 20 Maret 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas I pinjaman kredit modal kerja dengan PT Permata dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp400.000 dengan jangka waktu pinjaman 54 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp130.000 pada tanggal 27 Juni 2024, 3 Juli 2024, dan 5 Agustus 2024 masing-
masing sebesar Rp30.000, Rp50.000, dan Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing yaitu pada tanggal
27 Juni 2027, 3 Juli 2027, dan 5 Agustus 2027.
BNIMF memperoleh fasilitas II pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Permata dengan maksimum fasilitas sebesar
Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman sejak penandatanganan Perjanjian (PK) sampai 30 November 2025. BNIMF telah
menggunakan fasilitas ini sebesar Rp 25.000 dan 10.000 pada tanggal 19 November 2024 dan 13 Desember 2024. Fasilitas ini
memiliki jatuh tempo maksimal 7 hari pada tanggal 26 November 2024 dan 20 Desember 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing-masing sebesar Rp112.500 dan Rpnihil.
84
63
Page 88
PT Bank Ganesha
Pada tanggal 22 Maret 2024, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Ganesha dengan
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp 100,000 pada tanggal 19 April 2024, 3 Mei 2024, dan 5 Juni 2024 masing-
masing sebesar Rp30.000, Rp30.000, dan Rp40.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 Bulan sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal 19 April
2028, 3 Mei 2028, dan 5 Juni 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam perjanjian pinjaman diantaranya:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 8 kali.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%.
c. Menjaga rasio piutang lancar minimal 85,00%.
d. Menjaga rasio piutang pembiayaan terhadap total aset minimal 40,00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp85.625 dan Rpnihil
PT Bank Jago Tbk
Pada tanggal 26 Juli 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Jago Tbk dengan maksimum
fasilitas sebesar Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman 72 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp164.000 pada tanggal 31 Juli 2024, 22 Agustus 2024, 4 September 2024,
18 Oktober 2024, dan 12 November 2024 masing-masing sebesar Rp49.000, Rp25.000, Rp50.000, Rp15.000, dan Rp25.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing pinjaman yaitu pada tanggal 31 Juli
2029, 22 Agustus 2029, 4 September 2029, 18 Oktober 2029, dan 12 November 2029.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp156.394 dan Rpnihil.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 21 Agustus 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank Maybank Indonesia
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp450.000 dan Rp50.000 dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,90% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp40.000 pada tanggal 19 September 2024, Rp30.000 pada tanggal 4 November
2024, dan Rp 15.000 pada tanggal 10 Desember 2024.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing yaitu pada tanggal 19 September
2028, 4 November 2028, dan 10 Desember 2028.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing-masing sebesar Rp81.875 dan
Rpnihil.
PT Bank of India Indonesia Tbk
Pada tanggal 15 October 2024, BNIMF memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank of India Indonesia,
berdasarkan Perjanjian Kredit No. 7 dengan maksimum fasilitas sebesar Rp200.000 dengan jangka waktu pinjaman 42 bulan.
85
64
Page 89
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% untuk pencairan selama 31 Desember 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar Rp65.000 pada tanggal 24 Oktober 2024, 30 Oktober 2024, 28 November 2024,
dan 16 Desember 2024 masing-masing sebesar Rp18.000, Rp12.000, Rp 20.000, dan Rp15.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo 36 bulan sejak tanggal penarikan masing-masing yaitu pada tanggal tanggal 24 Oktober 2027, 30
Oktober 2027, 28 November 2027 dan 16 Desember 2027.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masingmasing sebesar Rp62.778 dan Rpnihil.
b. Berdasarkan Hubungan
Keterangan 31 Desember 2024
Pihak Berelasi
Rupiah 1.525.707
Mata Uang Asing 48.504
Total pihak berelasi 1.574.211
Pihak ketiga
Rupiah 1.385.376
Mata uang asing 39.971.857
Total pihak ketiga 41.357.233
42.931.444
c. Tingkat suku bunga per tahun
Keterangan 31 Desember 2024
Rupiah %
Dolar Amerika Serikat %
Dolar Singapura %
Won Korea Selatan % Menggunakan
Dolar Australia %
Euro Eropa %
14. Efek-efek subordinasi
Saldo efek-efek subordinasi per tanggal 31 Desember 2024 adalah Rp 17.699.183 juta, dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024 Rating
BNI Tier 2 Subordinated Notes setelah
dikurangi biaya penerbitan yang belum
diamortisasi sebesar Rp1.303 pada tanggal
31 Desember 2024 dan Rp2.287 pada Ba2**)
tanggal 31 Desember 2023 8.046.197 BB***)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities
setelah dikurangi biaya penerbitan yang
belum diamortisasi sebesar Rp4.014 pada
tanggal 31 Desember 2024 dan Rp5.682
pada tanggal 31 Desember 2023 9.652.986 Ba3****)
17.699.183
**) Moody’s Ba2
***) Fitch BBB
****) Moody’s Ba3
86
65
Page 90
BNI Tier 2 Subordinated Notes
Pada tanggal 30 Maret 2021, Perseroan telah menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond 2021) sebesar
USD500 juta jangka waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan setiap semester, dan tercatat di
Singapore Exchange. Tier 2 Subordinated Notes dapat dicatat sebagai komponen modal pelengkap (Tier 2) sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Tier 2 Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih sebesar Rp8.046.197 setelah dikurangi biaya
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp1.303 (31 Desember 2023: Rp7.696.213).
Penggunaan dana hasil penerbitan Tier 2 Subordinated Notes digunakan oleh Perseroan untuk memperkuat modal pelengkap (tier
2) dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan komposisi struktur dana
jangka panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 dan selanjutnya akan digunakan oleh Perseroan untuk
mendukung peningkatan aset produktif.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas Tier 2 Subordinated Notes dari
Moody’s dan Fitch dengan peringkat masing-masing Ba2 dan BB.
Tier 2 Subordinated Notes ini dapat mengalami write down dan ditangguhkan pembayaran pokok dan bunganya apabila OJK
menetapkan bahwa Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of non-viability) sesuai dengan peraturan OJK
No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of nonviability terjadi akibat bank mencapai
trigger level pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur Konversi Menjadi Saham
Biasa atau Write Down terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap.
BNI Additional Tier 1 Capital Securities
Pada tanggal 24 September 2021, Perseroan telah menerbitkan Additional Tier 1 Capital Securities (BNI Additional Tier 1 Capital
Bond 2021) sebesar nilai nominal USD600 juta dan tidak memiliki jangka waktu, dengan opsi call 5,5 tahun, dengan kupon sebesar
4,30% per tahun yang dibayarkan setiap semester, dan tercatat di Singapore Exchange. Additional Tier 1 Capital Securities dapat
dicatat sebagai komponen modal inti tambahan (Additional Tier 1) sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat
No. S-210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Additional Tier 1 Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih sebesar Rp9.652.986 setelah
dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp4.014 (31 Desember 2023: Rp9.232.518).
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Additional Tier 1 Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih sebesar Rp9.652.986 setelah
dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp4.014 (31 Desember 2023: Rp9.232.518).Pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas Additional Tier 1 Capital Securities dari Moody’s
Ba3.
Additional Tier 1 Capital Securities yang diterbitkan telah mengikuti persyaratan POJK No. 11/POJK.03/2016 (Pasal 15) sehingga
instrumen keuangan tersebut dapat dikategorikan sebagai Modal Inti Tambahan (Additional Tier 1). Namun, terdapat klausul
mandatory redemption - redemption for a capital trigger event ketika CAR Perseroan mencapai rasio tertentu maka Perseroan harus
melakukan pelunasan terhadap sisa pokok dan bunga dari AT-1. Oleh karena itu, Perseroan mencatat BNI Additional Tier 1 Capital
Securities ini sebagai instrumen liabilitas pada laporan keuangan konsolidasian.
Additional Tier 1 Capital Securities ini dapat mengalami write down dan ditangguhkan pembayaran pokok dan bunganya apabila
OJK menetapkan bahwa Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of non-viability) sesuai dengan peraturan
OJK No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of nonviability terjadi akibat bank
mencapai trigger level pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur Konversi
Menjadi Saham Biasa atau Write Down terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap.
87
66
Page 91
15. Komitmen dan Kontinjensi
Perseroan memiliki komitmen dan kontinjensi per tanggal 31 Desember 2024 dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024
Tagihan komitmen
Pembelian berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan 211.119.603
Lain-lain 87.401
211.207.004
Liabilitas komitmen
Penjualan berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan 210.837.973
Fasilitas kredit kepada debitur yang belum digunakan 57.552.807
Irrevocable letters of credit yang masih berjalan 9.952.660
Lainnya 87.401
278.430.841
Tagihan kontinjensi
Garansi bank yang diterima 27.161.836
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 11.789.678
Lainnya 533.640
39.485.154
Liabilitas kontinjensi
Garansi yang diterbitkan dalam bentuk:
Performance bonds 29.531.031
Standby letters of credit 20.640.452
Advance payment bonds 12.001.829
Bid bonds 1.560.292
Garansi bank lainnya 9.717.376
Lainnya 3.119.342
76.570.322
Garansi bank yang diterbitkan
Pihak berelasi 22.790.386
Pihak ketiga 50.560.594
Irrevocable letters of credit
Pihak berelasi 3.908.349
Pihak ketiga 6.044.311
Fasilitas kredit kepada debitur yang belum digunakan
Pihak berelasi 16.171.508
Pihak ketiga 41.381.299
140.956.447
Berdasarkan tanggal jatuh temponya, Perseroan memiliki komitmen dan kontinjensi:
Garansi Bank
(dalam jutaan Rupiah)
Jangka Waktu Jumlah
Kurang dari 1 bulan 11.336.806
1-3 bulan 8.350.111
3-6 bulan 9.944.176
> 6 bulan 19.245.410
Lebih dari 12 bulan 24.574.477
88
67
Page 92
Letter of Credit
(dalam jutaan Rupiah)
Jangka Waktu Jumlah
Kurang dari 1 bulan 2.864.725
1 - 3 bulan 4.637.284
3 - 6 bulan 843.350
6 - 12 bulan 368.650
Lebih dari 12 bulan 1.238.651
PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-LIABILITAS LAIN SELAIN YANG TELAH DINYATAKAN DI
ATAS DAN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN SERTA DISAJIKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SAMPAI DENGAN PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK TIDAK MEMILIKI KOMITMEN,
KONTINJENSI, KEWAJIBAN DAN IKATAN LAIN KECUALI YANG TELAH DINYATAKAN DI ATAS DAN/ATAU YANG TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK SERTA DISAJIKAN
DALAM PROSPEKTUS INI.
SELURUH LIABILITAS PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 TELAH DIUNGKAPKAN
DALAM PROSPEKTUS INI. SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN DAN ENTITAS
ANAK TELAH MELUNASI SELURUH LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO. PADA SAAT PROSPEKTUS INI
DITERBITKAN, TIDAK TERDAPAT LIABILITAS YANG TELAH JATUH TEMPO NAMUN BELUM DAPAT DILUNASI OLEH
PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS
DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN
AKUNTAN PUBLIK DAN LIABILITAS DAN/ATAU PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI
DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PENDAFTARAN, KECUALI YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN
KEUANGAN DAN PROSPEKTUS.
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024, PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO KEUANGAN
YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN.
TIDAK TERDAPAT KEADAAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH TANGGAL
LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITASNYA SERTA HARAPAN
PENINGKATAN HASIL OPERASI DI MASA MENDATANG, PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPAN UNTUK DAPAT
MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.
89
68
Page 93
V. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan laporan keuangan
konsolidasian Grup beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang tercantum dalam Prospektus ini. Investor
juga harus membaca Bab VI Prospektus ini yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang telah
diaudit pada 31 Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan
arus kas konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan
konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 yang
terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit
oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh
IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 10 Juni 2025 yang ditandatangani oleh
Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
ASET
Kas 13.709.930 11.207.201
Giro pada Bank Indonesia 51.669.054 65.256.432
Giro pada bank lain
- Pihak berelasi 42.974 52.254
- Pihak ketiga 22.031.212 34.970.515
Total giro pada bank lain 22.074.186 35.022.769
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7)
22.074.173 35.022.762
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia
- Pihak berelasi 1.620.191 1.210.621
- Pihak ketiga 15.455.444 42.583.643
Total penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia 17.075.635 43.794.264
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (194) (98)
17.075.441 43.794.166
Efek-efek
- Pihak berelasi 10.157.415 11.427.357
- Pihak ketiga 38.376.931 25.980.323
Total efek-efek 48.534.346 37.407.680
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242.941)
48.534.073 37.164.739
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 7.971.923 13.951.344
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
- Pihak berelasi 6.208.736 10.085.240
- Pihak ketiga 7.087.118 9.192.255
Total wesel ekspor dan tagihan lainnya 13.295.854 19.277.495
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (52.828) (278.501)
13.243.026 18.998.994
Tagihan akseptasi
- Pihak berelasi 2.825.260 3.158.955
- Pihak ketiga 13.193.510 14.409.720
Total tagihan akseptasi 16.018.770 17.568.675
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (93.249) (477.481)
15.925.521 17.091.194
90
69
Page 94
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Tagihan derivatif
- Pihak berelasi 341.832 37.939
- Pihak ketiga 1.451.146 957.738
Total tagihan derivatif 1.792.978 995.677
Pinjaman yang diberikan
- Pihak berelasi 159.402.689 126.359.320
- Pihak ketiga 616.469.089 568.725.449
Total pinjaman yang diberikan 775.871.778 695.084.769
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (38.684.520) (47.158.131)
737.187.258 647.926.638
Obligasi Pemerintah setelah penyesuaian amortisasi diskonto dan premi 132.071.569 127.100.369
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.988) (1.504)
132.068.581 127.098.865
Pajak dibayar dimuka 18.950 643.384
Beban dibayar dimuka 2.941.109 2.743.330
Investasi pada entitas asosiasi 12.748.127 11.283.466
Penyertaan saham - bersih 637.280 563.700
Aset lain-lain - bersih 14.107.067 16.972.197
Aset tetap dan aset hak guna 48.815.943 44.687.850
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (18.407.707) (16.922.994)
30.408.236 27.764.856
Aset tak berwujud 743.314 744.423
Aset pajak tangguhan - bersih 6.949.596 7.440.618
TOTAL ASET 1.129.805.637 1.086.663.986
LIABILITAS
Liabilitas segera 5.514.720 5.294.952
Simpanan nasabah
- Pihak berelasi 112.833.811 152.080.390
- Pihak ketiga 692.677.037 658.649.953
Total simpanan nasabah 805.510.848 810.730.343
Simpanan dari bank lain
- Pihak berelasi 4.164.697 2.705.107
- Pihak ketiga 14.383.767 9.188.881
Total simpanan dari bank lain 18.548.464 11.893.988
Liabilitas derivatif
- Pihak berelasi 154.840 136.138
- Pihak ketiga 1.324.345 674.324
Total liabilitas derivatif 1.479.185 810.462
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 15.890.945 6.891.177
Liabilitas akseptasi
- Pihak berelasi 900.755 1.070.600
- Pihak ketiga 3.328.729 4.677.947
Total liabilitas akseptasi 4.229.484 5.748.547
Beban yang masih harus dibayar 1.529.305 1.663.865
Utang pajak
- Pajak penghasilan badan 223.208 701.920
- Pajak lainnya 94.361 121.053
Total utang pajak 317.569 822.973
Imbalan kerja 7.146.717 7.005.834
91
70
Page 95
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Penyisihan 2.283.222 2.172.732
Liabilitas lain-lain 26.563.501 26.124.897
Efek-efek yang diterbitkan 12.974.497 4.893.357
Pinjaman yang diterima 42.931.444 30.949.608
Efek-efek subordinasi 17.699.183 16.928.731
TOTAL LIABILITAS 962.619.084 931.931.466
EKUITAS
Ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk:
Modal saham:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Rp3.750 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri B - nilai nominal Rp3.750 per saham (dalam Rupiah penuh)
- Seri C - nilai nominal Rp187,5 per saham (dalam Rupiah penuh)
Modal dasar:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 578.683.733 saham
- Seri C - 68.426.325.320 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 578.683.733 saham
- Seri C - 36.678.114.582 saham 9.054.807 9.054.807
Tambahan modal disetor 17.010.254 17.010.254
Cadangan pembayaran berbasis saham 322.589 260.116
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 2.256.999 2.256.999
Cadangan revaluasi aset 16.711.395 15.447.829
Keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain setelah pajak (1.465.059) (896.178)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing (96.998) (58.367)
Saldo laba:
Sudah ditentukan penggunaannya
Cadangan umum dan wajib 2.778.412 2.778.412
Cadangan khusus - -
Tidak ditentukan penggunaannya 115.885.182 104.457.102
Total saldo laba 118.663.594 107.235.514
Saham treasuri - (179.960)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 162.457.581 150.131.014
Kepentingan nonpengendali 4.728.972 4.601.506
TOTAL EKUITAS 167.186.553 154.732.520
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.129.805.637 1.086.663.986
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan Bunga 66.583.110 61.471.696
Beban Bunga (26.102.905) (20.196.023)
Pendapatan bunga– bersih 40.480.205 41.275.673
Pendapatan premi dan hasil investasi 6.741.317 6.853.074
Beban klaim (5.017.507) (5.193.773)
Pendapatan premi dan hasil investasi – bersih 1.723.810 1.659.301
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi lainnya 10.249.243 10.120.172
92
71
Page 96
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Laba dari entitas asosiasi 1.522.798 1.327.868
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 6.025.183 5.029.766
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar aset
144.558 73.552
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Keuntungan dari penjualan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain dan nilai wajar melalui laba 1.769.243 1.179.693
rugi
Laba selisih kurs - bersih 1.262.002 1.019.050
Lain-lain 1.337.878 1.062.328
Total Pendapatan operasional lainnya 22.310.905 19.812.429
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (8.210.562) (9.196.402)
Beban Operasional Lainnya
Gaji dan tunjangan (13.948.131) (12.833.769)
Umum dan administrasi (9.184.590) (9.193.199)
Premi penjaminan simpanan (1.567.476) (1.476.244)
Beban promosi (1.135.800) (1.066.423)
Lain-lain (3.852.448) (3.208.030)
Total Beban operasional lainnya (29.688.445) (27.777.665)
Laba operasional 26.615.913 25.773.336
Pendapatan/(beban) bukan operasional – bersih (35.455) (133.598)
Laba sebelum beban pajak 26.580.458 25.639.738
Beban pajak
Kini (4.495.531) (4.462.052)
Tangguhan (415.530) (71.458)
Total Beban Pajak (4.911.061) (4.533.510)
Laba bersih 21.669.397 21.106.228
Penghasilan komprehensif lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan yang berasal dari revaluasi aset tetap 1.375.650 9.998
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 523.563 (505.219)
Pajak penghasilan terkait (211.740) 96.005
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
(38.631) (21.997)
asing
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai keuangan yang diukur pada
(813.581) 1.444.294
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait 161.680 (349.786)
Laba komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak 996.941 673.295
Total laba komprehensif tahun berjalan 22.666.338 21.779.523
Laba periode berjalan diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk 21.463.599 20.909.476
- Kepentingan nonpengendali 205.798 196.752
Total 21.669.397 21.106.228
Laba komprehensif periode berjalan diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk 22.538.872 21.559.964
- Kepentingan nonpengendali 127.466 219.559
Total 22.666.338 21.779.523
93
72
Page 97
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Laba per saham dasar/dilusian diatribusikan kepada pemilik entitas
576 561
induk (dalam Rupiah penuh)
Dividen Per Lembar Saham 280,49 392,78
Rasio Keuangan Penting
a. Perseroan Saja
(dalam persentase)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
PERMODALAN
Kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) 21,4% 22,0%
ASET PRODUKTIF
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,4% 1,5%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan terhadap Aset Produktif 3,9% 5,2%
Rasio Kredit bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – kotor (NPL Gross) 2,0% 2,1%
Rasio Kredit bermasalah terhadap Kredit yang Diberikan – bersih (NPL Neto) 0,7% 0,6%
Rasio Pemenuhan cadangan kerugian penurunan nilai:
a. Aset Produktif 3,7% 4,7%
b. Aset Non Produktif 41,5% 47,7%
RENTABILITAS
Imbal Hasil Aset (ROA) 2,5% 2,6%
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) – Berdasarkan Modal Tier 1 15,8% 16,8%
Marjin Bunga Bersih (NIM) 4,2% 4,6%
Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 70,0% 68,4%
LIKUIDITAS
Rasio jumlah kredit yang diberikan terhadap jumlah simpanan (LDR) 96,1% 85,8%
Liabilitas terhadap ekuitas 585,9% 618,6%
Liabilitas terhadap total aset 85,4% 86,1%
KEPATUHAN (COMPLIANCE)
Giro Wajib Minimum (GWM) Utama Rupiah 6,5% 9,5%
Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing 4,0% 4,0%
Posisi Devisa Neto 0,9% 1,7%
Pelanggaran/pelampauan BMPK:
a. Pihak terkait nihil nihil
b. Pihak tidak terkait nihil nihil
94
73
Page 98
b. Konsolidasi
(dalam persentase)
31 Desember
Rasio Konsolidasi
2024 2023
CAR 21,7% 23,2%
NPL Gross 2,0% 2,1%
Return On Asset (ROA) 2,5% 2,5%
Return On Equity (ROE) 14,0% 14,8%
Net Interest Margin (NIM) 4,2% 4,6%
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 72,2% 70,8%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 96,3% 85,7%
Debt to Asset Ratio (DAR) 85,2%* 85,8%*
Debt to Equity Ratio (DER) 575,8%* 602,3%*
Keterangan:
* Total liabilitas termasuk Simpanan Nasabah dan Simpanan dari Bank Lain
Informasi Nilai Kurs
Berikut ini adalah informasi mengenai nilai kurs:
(dalam Rupiah)
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
1 Pound Sterling Inggris 20.219 19.627
1 Euro Eropa 16.758 17.038
1 Dolar Amerika Serikat 16.095 15.397
1 Dolar Singapura 11.845 11.676
1 Dolar Australia 10.014 10.521
1 Dolar Hong Kong 2.073 1.971
1 Yen Jepang 103 109
Rasio Keuangan di Perjanjian Kredit dan Pemenuhannya
Berikut ini adalah rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian bilateral Perseroan, dimana Perseroan merupakan pihak
yang menerima pinjaman:
(dalam persentase)
Keterangan Persyaratan Keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Capital Adequacy Ratio (CAR) Min 9% 21,40% 21,95%
Net NPL Max 5% 0,74% 0,60%
Return on Asset (ROA) Min 0,6% 2,51% 2,60%
Tier 1 Ratio Min 6% 19,96% 20,30%
Minimum GWM Ratio Min 6,40% 6,51% 9,50%
Perseroan telah memenuhi semua ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan pemberi pinjaman selama jangka waktu pinjaman.
Selain itu, Perseroan juga telah memenuhi rasio keuangan sebagaimana diwajibkan sesuai regulasi Bank Indonesia dan/atau OJK.
95
74
Page 99
VI. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Grup dalam bab ini harus dibaca
bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan konsolidasian Grup yang telah diaudit, beserta
catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini.
Informasi keuangan yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang telah diaudit pada 31
Desember 2024 dan 2023 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus kas
konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 beserta catatan atas laporan keuangan
konsolidasian tersebut.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 yang
terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit
oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh
IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 10 Juni 2025 yang ditandatangani oleh
Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
1. UMUM
Perseroan merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam bidang usaha perbankan. Didirikan pada tahun
1946, Perseroan kini telah berkembang dan tercatat sebagai bank nasional terbesar ke-4 di Indonesia, dilihat dari total aset, total
kredit maupun total dana pihak ketiga. Dalam memberikan layanan finansial secara terpadu, Perseroan didukung oleh sejumlah
Entitas Anak , yakni PT BNI Multifinance, PT BNI Sekuritas, PT BNI Life Insurance, dan BNI Remittance, serta entitas cucu yakni
PT BNI Asset Management dan BNI Securities Pte.Ltd.
Perseroan menawarkan layanan penyimpanan dana maupun fasilitas pinjaman baik pada segmen korporasi, menengah, maupun
kecil. Beberapa produk dan layanan terbaik telah disesuaikan dengan kebutuhan nasabah sejak kecil, remaja, dewasa, hingga
pensiun. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, jumlah aset yang dimiliki Perseroan tercatat sebesar Rp1,130 triliun dan jumlah
karyawan sebanyak 27.203 orang. Jaringan layanan Perseroan tersebar melalui 17 Kantor Wilayah, 197 Kantor Cabang, 1.583
Kantor Cabang Pembantu, 20 Sentra Bisnis Komersial, 26 Sentra Bisnis Usaha Kecil dan Menengah, 12 Sentra Pemrosesan Kredit
Konsumer, 330 DigiCS, 13.388 ATM/CRM (termasuk 10 ATM di Luar Negeri). Selain itu, Perseroan memiliki jaringan Kantor Luar
Negeri yang terdiri dari 6 Kantor Luar Negeri, 1 Kantor Sub Branch, 1 Kantor Cabang Remittance, dan 2 kantor perwakilan yang
tersebar di 8 negara.
Perubahan Peraturan Perundang-undangan Yang Berpengaruh Signifikan
Berikut ini adalah perubahan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, yang berdampak pada Perseroan:
96
75
Page 100
No Peraturan Penjelasan Perubahan dan Penerapan Pengaruh terhadap Perseroan
1. POJK No. 4 Tahun 2024 tentang • Anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris yang Perseroan wajib melakukan
Laporan Kepemilikan Atau Setiap memiliki saham dengan hak suara baik langsung pelaporan kepada OJK atas
Perubahan Kepemilikan Saham maupun tidak langsung wajib menyampaikan laporan laporan Kepemilikan atau Setiap
Perusahaan Terbuka Dan Laporan kepemilikan hak suara atas saham dan setiap Perubahan Kepemilikan Saham
Aktivitas Menjaminkan Saham perubahan kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan Terbuka dari
Perusahaan Terbuka Perusahaan terbuka kepada OJK. anggota Direksi atau anggota
• Laporan tersebut wajib disampaikan segera paling Dewan Komisaris yang memiliki
lambat 5 (lima) hari kerja sejak terjadinya kepemilikan saham dengan hak suara baik
hak suara atas saham atau setiap perubahan langsung maupun tidak langsung.
kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan
Terbuka.
• Laporan kepemilikan hak suara atas saham atau
setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham
Perusahaan Terbuka memuat paling sedikit:
1) nama, tempat tinggal, dan kewarganegaran;
2) nama saham Perusahaan Terbuka;
3) jumlah saham dan persentase kepemilikan
saham dengan hak suara atas saham
Perusahaan Terbuka sebelum dan setelah
transaksi;
4) jenis transaksi yang dilakukan;
5) jumlah saham yang dibeli, dijual, atau
dialihkan;
..Dst.
2. POJK No. 5 Tahun 2024 tentang • Penyesuaian status pengawasan bank dan tindakan Perseroan telah melakukan
Penetapan Status Pengawasan dan pengawasan. updating terhadap Pedoman
Penanganan Permasalahan Bank • Diberlakukan bagi bank selain bank sistemik. Perusahaan menyesuaikan
Umum • Penyesuaian mekanisme pendirian dan permodalan dengan ketentuan sebagaimana
bank perantara. diatur dalam POJK
3. PADG No. 3 Tahun 2024 tentang • Penambahan instrumen Operasi Pasar Terbuka Perseroan telah melakukan
Perubahan Keempat atas PADG (OPT) berupa transaksi repo dan transaksi domestic updating terhadap Pedoman
No. 22/23/PADG/2020 tentang non deliverable forward dengan mekanisme non Perusahaan menyesuaikan
Pelaksanaan Operasi Pasar lelang. dengan ketentuan sebagaimana
Terbuka • BI dapat menerima seluruh atau sebagian pengajuan diatur dalam PADG.
transaksi repo OPT konvensional dengan mekanisme
non lelang yang diajukan peserta OPT konvensional.
• BI dapat menolak pengajuan transaksi DNDF secara
nonlelang berdasarkan pertimbangan tertentu.
4. PBI No. 2 Tahun 2024 tentang • Penyelenggara melakukan evaluasi secara berkala Perseroan wajib menyusun
Keamanan Sistem Informasi dan terhadap rencana strategis Keamanan Sistem strategi dan kebijakan Keamanan
Ketahanan Siber bagi Informasi dan Ketahanan Siber (KKS) sesuai dengan Sistem Informasi dan Ketahanan
Penyelenggara Sistem perkembangan risiko siber. Siber dan melakukan evaluasi
Pembayaran, Pelaku Pasar Uang • Kebijakan, standar, dan prosedur KKS mencakup kebijakan secara berkala dan
dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak aspek manusia, proses, dan manusia yang paling mengaktifkan tim tanggap Insiden
Lain yang Diatur dan Diawasi BI sedikit terdiri atas: Siber di level organisasi.
ü Pengamananan data, sistem aplikasi, dan
infrastruktur teknologi informasi;
ü Pengamanan pihak ketiga; dan
ü Pelindungan konsumen dan manajemen fraud.
• Penyelenggara membentuk tim tanggap insiden Siber
di level organisasi yang berperan dalam penanganan
insiden siber.
5. PBI No. 5 Tahun 2024 tentang 1. PBI SK SP menyesuaikan beberapa terminologi Perseroan wajib memenuhi
Standarisasi Kompetensi di Bidang terutama menyesuaikan terminologi Sistem kepemilikan sertifikat Pelatihan
97
76
Page 101
Sistem Pembayaran (PBI SK SP) Pembayaran dan Pengolahan Uang Rupiah Berbasis Kompetensi Sistem
dan PADG No. 17 Tahun 2024 (SPPUR) menjadi SP (Sistem Pembayaran) yang di Pembayaran dan/atau Sertifikat
tentang Pelaksanaan Standardisasi dalamnya mencakup pula kegiatan pengolahan Kompetensi Sistem Pembayaran
Kompetensi di Bidang Sistem uang rupiah. paling lambat 6 bulan terhitung
Pembayaran 2. SK SP mencakup Kegiatan Sistem Pembayaran sejak tanggal efektif menduduki
yang antara lain terdiri atas: jabatan.
• kegiatan operasional sistem pembayaran;
• kegiatan operasional jasa pengolahan uang
rupiah;
• kegiatan usaha penukaran valuta asing dan
pembawaan uang kertas asing;
3. SK SP dilakukan melalui penerapan:
• Standar Kompetensi Kerja Nasional
Indonesia (SKKNI) Bidang Sistem
Pembayaran; dan
• Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI) Bidang Sistem Pembayaran.
4. Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran terdiri atas:
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran 4
bagi Pelaksana;
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran 5
bagi Penyelia; dan
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran 6
bagi Pejabat Eksekutif dan Anggota Direksi.
5. Penerapan SK SP dilakukan melalui:
• Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Sistem
Pembayaran yang diselenggarakan oleh
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sistem
Pembayaran; dan
• Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran
yang diselenggarakan oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) Sistem Pembayaran.
6. PBI No. 6 Tahun 2024 tentang • Pengaturan terkait peran Pelaku, jenis-jenis, Perseroan telah melakukan
Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing cakupan transaksi, dan bentuk perizinan Pasar penyesuaian terhadap Pedoman
Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) Perusahaan internal yang terkait.
• Kewenangan BI dalam menetapkan penggunaan
standar identitas bagi pelaku Transaksi PUVA,
mengatur mekanisme dan menetapkan waktu
Transaksi PUVA (serta kewajiban pelaku untuk
memenuhinya).
• Bentuk Perizinan di Pasar Uang dan Pasar Valuta
Asing.
7. PADG No. 6 Tahun 2024 tentang 1. Kewajiban bank terkait pemasukan dan Perseroan telah melakukan
Perubahan atas PADG No. 4 Tahun penempatan DHE SDA untuk memastikan antara penyesuaian terhadap Pedoman
2023 tentang Devisa Hasil Ekspor lain: Perusahaan internal yang terkait.
dan Devisa Pembayaran Impor • pemasukan dan penempatan dana yang
berasal dari DHE SDA oleh Bank tetap
dilakukan melalui instrumen yang tersedia di
dalam negeri.
• Eksportir dengan Nilai Ekspor kurang dari
USD250,000.00 yang memasukkan DHE
SDA ke dalam Reksus DHE SDA telah
menyerahkan surat pernyataan sukarela.
2. Terkait pemanfaatan DHE SDA
• Pengalihan dari transaksi term
deposit operasi pasar terbuka konvensional
dalam valuta asing di BI menjadi
transaksi swap Bank ke BI harus disertai
dengan surat pernyataan dari Eksportir.
• BI dapat meminta Bank untuk
menyampaikan informasi tentang
pemanfaatan instrumen penempatan
98
77
Page 102
berupa agunan kredit rupiah dan transaksi
FX swap Eksportir dengan Bank.
8. POJK No. 12 Tahun 2024 tentang • Jenis perbuatan yang tergolong Fraud: korupsi, • Perseroan wajib menyusun
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi penyalahgunaan aset, kecurangan laporan dan menyampaikan
Lembaga Jasa Keuangan keuangan, penipuan, pembocoran informasi rahasia, kebijakan strategi anti Fraud
dan atau tindakan lain yang dapat dipersamakan dan laporan kejadian Fraud
dengan Fraud sesuai dengan ketentun peraturan (laporan rutin/insidental),
perundang-undangan. menerapkan Fraud Detection
• LJK memastikan organisasi yang dikendalikan System, dan memiliki unit
(antara lain entitas anak dan/atau yayasan) memiliki kerja atau fungsi penerapan
kebijakan SAF dan melaksanakannya. strategi anti Fraud.
• Perubahan ruang lingkup pihak yang terlibat dalam • Perseroan wajib memastikan
menerapkan SAF meliputi LJK non Bank. perusahaan anak memiliki
• Kriteria kejadian Fraud yang wajib dilaporkan dalam kebijakan SAF dan
Laporan Kejadian Fraud berdampak signifikan melaksanakannya.
diantaranya: • Perseroan wajib
a. Pelanggaran signifikan terhadap ketentuan menyampaikan Laporan
peraturan perundang-undangan yang Penerapan SAF pertama kali
dilakukan oleh pelaku Fraud; paling lambat 31 Januari
b. Kejadian Fraud yang dapat membahayakan 2025.
kelangsungan usaha LJK; dan/atau kejadian
Fraud yang berpotensi menjadi perhatian
publik atau menurunkan reputasi LJK.
9. PBI No. 7 Tahun 2024 tentang 1. Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) adalah Perseroan telah melakukan
Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank rasio Kewajiban Jangka Pendek terhadap Modal penyesuaian terhadap Pedoman
dan PADG No. 7 Tahun 2024 Bank yang dihitung secara harian. BI menetapkan Perusahaan internal yang terkait.
tentang Peraturan Pelaksanaan batasan RPLN paling tinggi sebesar 30% dengan
Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank penambahan atau pengurangan persentase
parameter kontrasiklikal.
2. Kewajiban Jangka Pendek yang diperhitungkan
dalam RPLN terdiri atas ULN Bank Jangka Pendek,
Surat Utang Valas Domestik Jangka Pendek,
dan/atau TPR Jangka Pendek.
3. Komponen yang tidak termasuk dalam perhitungan
Kewajiban Jangka Pendek adalah sebagai berikut:
a. ULN Jangka Pendek
b. Giro milik bukan Penduduk
c. Giro atau deposito milik bukan Penduduk
yang diperuntukkan sebagai penyimpanan
sementara dana setoran modal sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan OJK.
d. Giro, tabungan, dan deposito:
• milik perwakilan negara asing dan
lembaga internasional, termasuk
anggota staf perwakilan negara asing
dan lembaga internasional;
• milik bukan Penduduk yang
ditempatkan di kantor cabang luar
negeri Bank yang berkantor pusat di
Indonesia dan digunakan untuk
penyaluran kredit atau pembiayaan
kepada bukan Penduduk;
e. kewajiban bank kepada bukan Penduduk
yang timbul:
• dari transaksi lindung nilai;
• akibat transaksi repurchase agreement
(repo) instrumen valuta asing yang
diterbitkan oleh Pemerintah atau BI;
f. dana usaha kantor cabang dari Bank yang
berkedudukan di luar negeri sampai dengan
100% dari dana usaha yang dinyatakan
99
78
Page 103
(declared dana usaha); dan/atau
g. bentuk pendanaan lainnya yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia.
10. POJK No. 13 Tahun 2024 tentang • Perubahan definisi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Perseroan telah melakukan
Transparansi dan Publikasi Suku menjadi indikasi suku bunga efektif terendah, agar penyesuaian terhadap Pedoman
Bunga Dasar Kredit bagi Bank tidak tercampur dengan suku bunga yang bersifat Perusahaan internal yang terkait.
Umum Konvensional khusus/kebijakan tertentu.
• SBDK yang ditetapkan Bank, mempertimbangkan
suku bunga acuan seperti BI 7 days repo rate dan
suku bunga penjaminan LPS.
• Media pengumuman SBDK kepada masyarakat
melalui situs web, setiap kantor BUK, dan kanal digital.
• Bank wajib memelihara 5 tahun informasi SBDK
secara historis.
11. PADG No. 10 Tahun 2024 tentang 1. Kegiatan keuangan dalam Transaksi Bilateral Rupiah Perseroan telah melakukan
Penyelesaian Transaksi Bilateral dan Won mencakup: penyesuaian terhadap Pedoman
antara Indonesia dan Korea Selatan a. Pembukaan atau Penunjukan (Special Perusahaan internal yang terkait.
menggunakan Rupiah dan Won Purpose Non-Resident Account) SNA Rupiah
dan SNA Won;
b. Pengelolaan SNA Won;
c. Pembukaan atau Penunjukan Sub-SNA Won;
d. Pengelolaan Saldo Sub-SNA Won dan Saldo
Sub-SNA Rupiah, mencakup:
• Pengelolaan Saldo Sub-SNA Won;
• Penambahan Saldo Sub-SNA Won;
• Pengurangan Saldo Sub-SNA Won; dan
• Pengelolaan Saldo Sub-SNA Rupiah;
e. Transfer Rupiah dan Won; dan
f. Pembiayaan.
2. Transaksi Won terhadap Rupiah berupa:
a. transaksi spot;
b. transaksi forward;
c. transaksi swap;
d. transaksi cross currency swap;
e. transaksi domestic non-deliverable forward;
dan/atau
f. transaksi lain yang ditetapkan berdasarkan
kesepakatan antara BI dan Bank of Korea.
3. Pelaksanaan transaksi dalam skema Transaksi
Bilateral Rupiah dan Won dikecualikan dari larangan
untuk melakukan transaksi domestic non-deliverable
forward di Korea Selatan dalam mata uang won
terhadap rupiah.
12. PADG No. 11 Tahun 2024 tentang 1. Ruang lingkup pengaturan, pengembangan, dan Perseroan telah melakukan
Transaksi Pasar Valuta Asing pengawasan transaksi Pasar Valuta Asing yang penyesuaian terhadap Pedoman
meliputi: Perusahaan internal yang terkait.
• Penunjukan jenis transaksi Pasar Valuta
Asing;
• Underlying Transaksi Pasar Valuta Asing; dan
• larangan dan batasan transaksi Pasar Valuta
Asing
2. Pengaturan mengenai produk pasar valuta asing
mencakup kontrak dan konfirmasi tertulis, termasuk
penggunaan kontrak pintar (smart contract), kurs
acuan yang dapat digunakan dalam transaksi pasar
valuta asing, dan transaksi pasar valuta asing.
13. PADG No. 13 Tahun 2024 tentang • Mengatur terkait bentuk dan jenis instrumen Pasar Perseroan telah melakukan
Transaksi Pasar Uang Uang, penggunaan harga acuan di Pasar Uang, penyesuaian terhadap Pedoman
penerbitan instrumen Pasar Uang. Perusahaan internal yang terkait.
100
79
Page 104
• Pengaturan terkait pelaksanaan Transaksi Pasar
Uang yang mencakup jenis transaksi, kriteria,
kualifikasi pelaku, mekanisme transaksi, waktu
transaksi, penyelesaian transaksi, standardisasi
transaksi pasar uang.
14. POJK No. 15 Tahun 2024 tentang • Bank wajib memiliki proses pelaporan keuangan yang • Perseroan telah menyusun
Integritas Pelaporan Keuangan berintegritas untuk memastikan kebenaran, kebijakan dan prosedur
Bank keakuratan, serta transparansi Informasi Keuangan pengendalian internal dalam
dan Laporan Keuangan yang dihasilkan. proses pelaporan keuangan
• Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif Bank.
dilarang melakukan Tindakan yang dengan sengaja • Perseroan wajib membentuk
menyebabkan: unit kerja khusus atau
o Informasi Keuangan dan/atau Laporan menunjuk Pejabat Eksekutif
Keuangan Bank tidak mencerminkan yang bertanggung jawab
kondisi Bank yang sebenarnya; terhadap pencegahan
o Manipulasi Informasi Keuangan dan/atau kecurangan atau manipulasi
Laporan Keuangan Bank; dalam Informasi Keuangan
o Laporan Keuangan Bank tidak sesuai degan dan/atau Laporan Keuangan
standar Akuntansi Keuangan dan ketentuan Bank.
OJK mengenai pencatatan transaksi
keuangan; dan/atau
o Informasi Keuangan dan/atau Laporan
Keuangan Bank tidak sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan di
sektor jasa keuangan.
• Bank wajib menyusun dan menetapkan kebijakan dan
prosedur pengendalian internal dalam proses
pelaporan keuangan Bank (penetapan dilakukan oleh
Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari
Dewan Komisaris).
• Bank wajib membentuk unit kerja khusus yang dapat
dirangkap oleh unit kerja yang menangani fungsi
manajemen risiko, fungsi kepatuhan, atau fungsi anti
fraud.
• Direksi wajib menyampaikan laporan pengendalian
internal dalam proses pelaporan keuangan Bank
kepada OJK. Laporan pengendalian internal dalam
proses pelaporan keuangan Bank wajib paling sedikit
memuat:
o pernyataan Direksi mengenai tanggung jawab
Direksi atas penerapan pengendalian internal
dalam proses pelaporan keuangan Bank; dan
o hasil penilaian Direksi terhadap efektivitas
pengendalian internal dalam proses pelaporan
keuangan Bank.
• Pihak Terafiliasi dilarang melakukan intervensi
kepada Direksi, Dewan Komisaris, Pemegang Saham
Pengendali, dan/atau Pejabat Eksekutif dalam proses
pelaporan keuangan Bank. Tindakan intervensi
adalah tindakan yang:
o merugikan atau berpotensi merugikan Bank;
dan/atau
o menyebabkan Bank tidak patuh terhadap
ketentuan peraturan perundang-undangan
dalam proses pelaporan keuangan.
15. PADG No. 14 Tahun 2024 tentang 1. Penunjukan Bank sebagai Bank ACCD Indonesia Perseroan telah melakukan
Perubahan Kedua atas PADG No. oleh BI dilakukan dengan mempertimbangkan: penyesuaian terhadap Pedoman
22/20/PADG/2020 tentang a. ukuran (size); Perusahaan internal yang terkait.
Penyelesaian Transaksi Bilateral b. keterkaitan (interconnectedness); dan
antara Indonesia dan Jepang c. kompleksitas (complexity).
2. Pembukaan SNA Rupiah dilakukan dengan:
101
80
Page 105
menggunakan Rupiah dan Yen a. pembukaan rekening baru SNA Rupiah di Bank
melalui Bank ACCD Indonesia; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki oleh
Bank ACCD Jepang di Bank ACCD Indonesia.
3. Pembukaan SNA Yen dilakukan dengan:
a. pembukaan rekening baru SNA Yen di Bank
ACCD Jepang; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki oleh
Bank ACCD Indonesia di Bank ACCD Jepang.
16. PADG No. 15 Tahun 2024 tentang 1. Penyelesaian Transaksi Bilateral Menggunakan Perseroan telah melakukan
Perubahan atas PADG No. Rupiah dan Yuan (Local Currency Settlement) yang penyesuaian terhadap Pedoman
23/16/PADG/2021 tentang selanjutnya disebut LCS Rupiah dan Yuan adalah Perusahaan internal yang terkait.
Penyelesaian Transaksi Bilateral penyelesaian transaksi yang dilakukan secara
antara Indonesia dan Tiongkok bilateral oleh pelaku usaha di Indonesia dan di
menggunakan Rupiah dan Yuan Tiongkok dengan menggunakan rupiah dan yuan,
melalui Bank baik yuan onshore maupun yuan offshore.
2. Penunjukan Bank sebagai Bank ACCD Indonesia
oleh BI dilakukan dengan mempertimbangkan:
a.ukuran (size);
b.keterkaitan (interconnectedness); dan
c. kompleksitas (complexity).
3. Pembukaan SNA Rupiah dilakukan dengan:
a. pembukaan rekening baru SNA Rupiah di Bank
ACCD Indonesia; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki oleh Bank
ACCD Tiongkok di Bank ACCD Indonesia.
4. Pembukaan Sub-SNA Yuan dilakukan dengan:
a. pembukaan rekening baru Sub-SNA Yuan di Bank
ACCD Indonesia; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki oleh Nasabah
Indonesia di Bank ACCD Indonesia untuk menjadi Sub-
SNA Yuan.
17. SEOJK No. 13/SEOJK.08/2024 PUJK wajib menyusun dan menyampaikan laporan Perseroan wajib menyampaikan
tentang Penyusunan dan sebagai berikut: Laporan Literasi dan Inklusi
Penyampaian Laporan Rencana 1. laporan Literasi Keuangan Keuangan kepada OJK.
dan Laporan Realisasi Literasi a. laporan rencana kegiatan untuk meningkatkan
Keuangan dan Inklusi Keuangan Literasi Keuangan; dan
b. laporan realisasi kegiatan untuk meningkatkan
Literasi Keuangan.
2. laporan Inklusi Keuangan
a. laporan rencana kegiatan untuk meningkatkan
Inklusi Keuangan; dan
b. laporan realisasi kegiatan untuk meningkatkan
Inklusi Keuangan.
18. PADG No. 22 Tahun 2024 tentang • Pelapor Laporan Pelaksanaan Standardisasi Perseroan wajib menyampaikan
Laporan Pelaksanaan Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran adalah laporan Pelaksanaan
Standardisasi Kompetensi di Pelaku SK SP dan Penyelenggara SK SP dan wajib Standardisasi Kompetensi di
Bidang Sistem Pembayaran menyusun dan menyampaikan laporan kepada BI Bidang Sistem Pembayaran
secara lengkap, akurat, kini, utuh, dan tepat waktu. kepada BI.
• Pelapor harus menunjuk dan mendaftarkan petugas
dan penanggung jawab laporan ke dalam sistem
pelaporan Bank Indonesia.
• Laporan yang disampaikan Pelapor terdiri atas:
ü Laporan berkala, yang disampaikan secara
triwulanan dan tahunan, serta
ü Laporan insidental.
• Laporan wajib disampaikan Pelapor secara
triwulanan, tahunan, dan insidental sesuai dengan
batas waktu yang ditetapkan oleh BI.
102
81
Page 106
19. PADG No. 23 Tahun 2024 tentang a. Kewajiban Dealer Utama PUVA: menjadi market Perseroan telah melakukan
Dealer Utama Pasar Uang dan maker, aktif dalam transaksi OPT, aktif melakukan pendaftaran ke BI untuk menjadi
Pasar Valuta Asing transaksi Pasar Uang dan transaksi Pasar Valuta Dealer Utama Pasar Uang dan
Asing, dan memenuhi kewajiban lain untuk Pasar Valuta Asing.
melakukan aktivitas di Pasar Uang dan Pasar
Valuta Asing yang ditetapkan oleh BI, memberikan
data, informasi, laporan, keterangan, dan/atau
penjelasan terkait pelaksanaan peran sebagai
Dealer Utama PUVA kepada BI.
b. Aktivitas Dealer Utama PUVA: mengakses fasilitas
yang disediakan untuk Dealer Utama PUVA,
mengikuti transaksi OPT dengan peserta berupa
Dealer Utama PUVA, memperoleh informasi terkait
peran sebagai Dealer Utama PUVA, dan/atau
aktivitas lain yang ditetapkan oleh BI.
c. Penyampaian data, informasi, laporan, keterangan,
dan/atau penjelasan oleh Dealer Utama PUVA
kepada BI: survei, pelaporan, dan/atau cara lain
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
d. Pelaporan Dealer Utama PUVA: laporan berkala
dan laporan insidental.
20. SEOJK No. 18/SEOJK.08/2024 SEOJK ini mengatur mengenai penilaian sendiri terhadap Perseroan wajib melakukan
tentang Penilaian Sendiri terhadap pemenuhan ketentuan pelindungan konsumen dan penilaian sendiri terhadap
Pemenuhan Ketentuan masyarakat di sektor jasa keuangan, antara lain: pemenuhan ketentuan
Pelindungan Konsumen dan a. bentuk dan penyusunan laporan hasil penilaian pelindungan konsumen dan
Masyarakat di Sektor Jasa sendiri; masyarakat di sektor
Keuangan b. penyampaian laporan hasil penilaian sendiri; jasa keuangan dan
c. penanggung jawab laporan; dan menyampaikannya kepada OJK.
d. tata cara penyampaian laporan hasil penilaian
sendiri.
21. POJK No. 26 Tahun 2024 tentang 1) Penyesuaian cakupan perusahaan anak (investee) Perseroan wajib memastikan
Perluasan Kegiatan Usaha Bank Umum agar selaras dengan UU P2SK. bahwa penyertaan modal yang
Perbankan 2) Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usaha dilakukan (oleh Perseroan dan
secara konvensional dilarang melakukan Penyertaan Perusahaan Anak) telah sesuai
Modal selain kepada LJK dan/atau perusahaan lain ketentuan sebagaimana diatur
yang mendukung industri perbankan. dalam POJK.
3) Dalam hal perusahaan anak Bank Umum yang
berupa lembaga jasa keuangan melakukan kegiatan
penyertaan modal, Bank Umum wajib memastikan
kegiatan penyertaan modal oleh perusahaan anak
Bank Umum dilakukan pada:
a. lembaga jasa keuangan;
b. perusahaan lain yang mendukung industri
perbankan;
c. lembaga nonkeuangan yang mendukung
pembiayaan perbankan syariah.
d. (khusus penyertaan modal oleh perusahaan
anak dari Bank Umum yang melaksanakan
kegiatan usaha berdasarkan Prinsip
Syariah).
4) Pengalihan piutang oleh Bank mencakup Bank
Umum, Bank Umum Syariah, BPR dan BPR Syariah.
5) Penjaminan oleh Bank Umum dengan mengacu pada
standar/praktik yang berlaku secara internasional.
6) Implementasi TTE dan perjanjian elektronik dalam
penyelenggaraan produk Bank, sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
7) Aktivitas Bank sebagai penyelenggara Kegiatan
Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA).
103
82
Page 107
22. POJK No. 28 Tahun 2024 tentang 1) Ruang lingkup pihak yang tergolong sebagai Pelaku, Perseroan wajib memiliki dan
Pengelolaan Informasi Rekam yaitu orang perseorangan, korporasi, badan usaha menerapkan kebijakan dan
Jejak Pelaku melalui Sistem baik yang berbentuk badan hukum maupun yang prosedur terkait SIPELAKU.
Informasi Pelaku di Sektor Jasa tidak berbentuk badan hukum, atau badan lainnya.
Keuangan 2) Ruang lingkup pihak yang tergolong sebagai
Pengguna, yaitu LJK dan pihak yang melaksanakan
kegiatan di sektor jasa keuangan.
3) Persyaratan bagi Pengguna untuk memperoleh Hak
Akses SIPELAKU.
4) Kriteria pertimbangan Pengguna dalam mengakses
dan menggunakan Rekam Jejak dalam SIPELAKU.
5) Cakupan dan sumber data dan/atau informasi yang
terkandung dalam Rekam Jejak dalam SIPELAKU.
6) Kewajiban dan larangan bagi Pengguna dalam
penggunaan dan pengelolaan Rekam Jejak
SIPELAKU.
7) Sanksi administratif atas pelanggaran kewajiban dan
larangan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan ini.
23. POJK No. 30 Tahun 2024 tentang • Pemegang Saham Pengendali (PSP) dan/atau • Perseroan wajib meminta
Konglomerasi Keuangan dan Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) persetujuan OJK untuk
Perusahaan Induk Konglomerasi Konglomerasi Keuangan wajib membentuk pembentukan PIKK dan
Keuangan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) selanjutnya melakukan
dalam hal Konglomerasi Keuangan (KK) memenuhi RUPS (setelah
kriteria: mendapatkan persetujuan
a. total aset LJK Konglomerasi Keuangan OJK) yang memuat agenda
paling sedikit Rp100.000.000.000.000,00 persetujuan perubahan
(seratus triliun rupiah), dan paling sedikit anggaran dasar
berjumlah 2 (dua) LJK pada 2 (dua) sektor sebagaimana diatur dalam
yang berbeda di Konglomerasi Keuangan; POJK.
atau • Perseroan wajib menyusun
b. total aset LJK Konglomerasi Keuangan rencana strategis
paling sedikit Rp20.000.000.000.000,00 Konglomerasi Keuangan dan
(dua puluh triliun rupiah) sampai dengan memiliki piagam korporasi
kurang dari Rp100.000.000.000.000,00 Konglomerasi Keuangan.
(seratus triliun rupiah), dan paling sedikit
berjumlah 3 (tiga) LJK pada 3 (tiga) sektor
yang berbeda di Konglomerasi Keuangan.
• Pembentukan PIKK wajib mendapatkan persetujuan
OJK.
• LJK yang ditunjuk sebagai PIKK Operasional,
menyampaikan dokumen paling lambat 6 bulan
setelah memenuhi kondisi sebagai KK yang wajib
membentuk PIKK.
• PIKK Operasional wajib melakukan RUPS yang
memuat agenda persetujuan perubahan anggaran
dasar (setelah mendapatkan persetujuan OJK) yang
paling sedikit memuat:
a. wewenang, tanggung jawab, dan masa
jabatan direktur yang membawahkan fungsi
atau unit pengelolaan Konglomerasi
Keuangan;
b. klausul bahwa anggota direksi yang
membawahkan fungsi atau unit pengelolaan
Konglomerasi Keuangan wajib memperoleh
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
sebelum menjalankan tindakan, tugas, dan
fungsinya; dan
c. larangan terhadap PIKK yang paling sedikit
sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan.
• PIKK wajib menyusun rencana strategis
Konglomerasi Keuangan dalam bentuk rencana
104
83
Page 108
korporasi Konglomerasi Keuangan (disusun oleh
direksi PIKK dan disetujui oleh dewan komisaris
PIKK).
• PIKK wajib menyusun dan memiliki piagam korporasi
Konglomerasi Keuangan.
24. POJK No. 44 Tahun 2024 tentang • Bank dan Pihak Terafiliasi wajib merahasiakan Perseroan wajib melakukan
Rahasia Bank informasi mengenai Nasabah Penyimpan dan penyesuaian terhadap Pedoman
Simpanannya dan/atau Nasabah Investor dan Perusahaan internal yang terkait.
Investasinya.
• Dalam hal:
a. Nasabah Penyimpan sekaligus sebagai
Nasabah debitur;
b. Nasabah Penyimpan sekaligus sebagai
Nasabah penerima fasilitas;
c. Nasabah Investor sekaligus sebagai Nasabah
penerima fasilitas; atau
d. Nasabah Investor sekaligus sebagai Nasabah
debitur,
kewajiban Bank dan Pihak Terafiliasi merahasiakan
informasi mengenai Nasabah dilakukan dalam
kedudukannya sebagai Nasabah Penyimpan dan
Simpanannya dan/atau Nasabah Investor dan
Investasinya.
• Kewajiban merahasiakan informasi mengenai
Nasabah Penyimpan dan Simpanannya dan/atau
Nasabah Investor dan Investasinya tidak berlaku
antara lain untuk:
a. kepentingan peradilan dalam perkara perdata
antara Bank dan Nasabah, Nasabah dan
Nasabah, dan terkait dengan Nasabah;
b. kepentingan peradilan dalam perkara pidana;
c. permintaan kurator yang ditetapkan
berdasarkan putusan pengadilan niaga
mengenai kepailitan atau permintaan likuidator
yang ditetapkan berdasarkan penetapan
pengadilan dalam rangka pemberesan harta;
d. permintaan, persetujuan, atau kuasa dari
Nasabah Penyimpan dan/atau Nasabah
Investor yang dibuat secara tertulis;
e. permintaan ahli waris yang sah dari Nasabah
Penyimpan dan/atau Nasabah Investor yang
telah meninggal dunia;
f. tukar menukar informasi antar-Bank;
• Dalam melakukan pembukaan Rahasia Bank, Bank
wajib memiliki prosedur internal mengenai
pembukaan Rahasia Bank.
• OJK berwenang memberikan izin tertulis membuka
Rahasia Bank untuk:
a. kepentingan peradilan dalam perkara pidana;
b. memenuhi bantuan timbal balik dalam masalah
pidana; dan
c. penyelesaian piutang yang sudah diserahkan
kepada Panitia Urusan Piutang Negara.
• Dalam rangka tukar menukar informasi antar Bank,
direksi Bank atau yang setara dapat memberitahukan
Rahasia Bank kepada Bank lain.
25 Undang-Undang Nomor 1 Tahun • Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang • Perseroan wajib memuat
2024 tentang Perubahan Kedua dipilih wajib telah mendapat pengakuan dari Menteri perlindungan anak dalam
atas Undang-Undang Nomor 11 dengan berinduk kepada PSrE induk yang produk, layanan dan fitur yang
diselenggarakan oleh Menteri. diselenggarakan oleh
105
84
Page 109
Tahun 2008 tentang Informasi dan • Mutual Recognition dilakukan oleh PSrE Asing yang Perseroan melalui Sistem
Transaksi Elektronik telah terdaftar di Indonesia. Elektronik.
• Bagi transaksi elektronik yang memiliki risiko tinggi • Perseroan wajib menggunakan
maka Perseroan harus menggunakan Tanda Tangan penggunaan tanda tangan
Elektronik yang diamankan dengan Sertifikat elektronik dengan sertifikat
Elektronik. elektronik untuk transaksi
• Penyusunan kontrak internasional dengan klausula elektronik yang memiliki risiko
baku yang dibuat oleh Penyelenggara Sistem tinggi.
Elektronik harus diatur dengan hukum Indonesia • Perseroan wajib menjalankan
apabila pengguna layanan berasal dan berada di perintah dari Pemerintah dalam
yurisdiksi Indonesia, pelaksanaan kontrak berada rangka menciptakan ekosistem
dalam yurisdiksi Indonesia dan penyelenggara Sistem digital dan terdapat risiko
Elektronik melakukan kegiatan usaha di wilayah dikenakan sanksi administratif
Indonesia. jika Perseroan tidak
• Dilarang dengan sengaja: menjalankan perintah tersebut.
1. Menyerang kehormatan/nama baik orang lain • Perseroan wajib menyusun
dengan menggunakan Informasi Elektronik klausula baku dalam kontrak
dan/atau Dokumen Elektronik; elektronik internasional dalam
2. Menggunakan Informasi Elektronik dan/atau melakukan transaksi elektronik
Dokumen Elektronik dengan ancaman kekerasan, yang dituangkan dalam kontrak
pencemaran dan membuka rahasia dengan elektronik internasional sesuai
tujuan untuk menguntungkan diri sendiri atau dengan ketentuan dalam
orang lain; Undang-Undang No. 1 Tahun
3. Menyebarkan Informasi dan/atau Dokumen 2024.
Elektronik yang berisi informasi
bohong/menyesatkan yang dapat menimbulkan
kerugian materil bagi konsumen serta kerusuhan
di masyarakat;
4. Mengirimkan Informasi dan/atau Dokumen
Elektronik yang berisi ancaman kekerasan
kepada pengguna layanannya.
• Penyelenggara Sistem Elektronik dapat memutus
akses jika terdapat temuan dan perintah dari
Pemerintah terkait adanya Informasi dan/atau
Dokumen Elektronik yang mengandung konten
terlarang dalam Sistem Elektronik Perseroan .
• Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menjalankan
perintah dari Pemerintah dalam rangka menciptakan
ekosistem digital dan terdapat risiko dikenakan sanksi
administratif jika Perseroan tidak menjalankan
perintah tersebut.
26 Peraturan Pemerintah Nomor 47 • Mengatur mengenai penghapusan piutang macet bagi • Perseroan wajib memastikan
Tahun 2024 tentang Penghapusan UMKM di berbagai sektor ekonomi yang memberikan debitur-debitur yang akan
Piutang Macet kepada Usaha landasan hukum bagi Perseroan untuk menghapus dilakukan penghapusbukuan
Mikro, Kecil, dan Menengah tagihan piutang macet UMKM dengan cara maupun penghapustagihan
(UMKM) penghapusbukuan dan penghapustagihan piutang piutang macet telah sesuai
macet. dengan kriteria kredit atau
• Penghapusbukuan piutang macet oleh Perseroan pembiayaan yang dapat
dilakukan terhadap: dihapusbukukan dan
1. Piutang macet yang telah dilakukan upaya dihapustagihkan sesuai
restrukturisasi sesuai ketentuan yang berlaku ketentuan PP No. 47 Tahun
pada Perseroan; dan 2024.
2. Perseroan telah melakukan upaya penagihan 1. Perseroan perlu menyusun
secara optimal termasuk upaya restrukturisasi, ketentuan internal perihal
tetapi tetap tidak tertagih. penghapusbukuan dan
Penghapusbukuan piutang macet tidak menghapus penghapustagihan piutang
hak tagih Perseroan terhadap piutang macet tersebut. macet sesuai dengan
• Perseroan melakukan penghapustagihan piutang ketentuan PP No. 47 Tahun
macet yang telah dihapusbukukan berupa: 2024.
1. Kredit atau pembiayaan UMKM yang merupakan
program pemerintah yang sumber dananya dari
Perseroan dan sudah selesai programnya saat
berlakunya PP ini;
106
85
Page 110
2. Kredit atau pembiayaan UMKM di luar program
pemerintah yang penyalurannya menggunakan
dana dari Perseroan;
3. Kredit atau pembiayaan UMKM akibat terjadinya
bencana alam berupa gempa, likuefaksi atau
bencana alam lainnya yang ditetapkan oleh
pemerintah pusat, daerah dan/atau instansi yang
berwenang.
• Kredit atau pembiayaan yang dapat dihapustagihkan
harus memenuhi kriteria:
1. Nilai pokok piutang macet paling banyak Rp500
Juta per debitur per nasabah;
2. Telah dihapusbukukan min. 5 (lima) tahun pada
saat PP ini mulai berlaku;
3. Bukan kredit atau pembiayaan yang dijamin
dengan asuransi atau penjaminan kredit atau
pembiayaan; dan
4. Tidak terdapat agunan kredit atau pembiayaan
atau terdapat agunan kredit atau pembiayaan
namun dalam kondisi tidak memungkinkan untuk
dijual atau agunan sudah habis terjual tetapi tidak
dapat melunasi pinjaman/kewajiban nasabah.
1. Perseroan menyampaikan laporan realisasi
pelaksanaan penghapustagihan piutang macet
kepada Menteri yang menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang BUMN.
27 Peraturan Menteri Keuangan • Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dapat menjadi Mitra 1. Perseroan wajib memberikan
Nomor 44 Tahun 2024 tentang Kerja dalam pengelolaan kelebihan dan kekurangan bunga atau imbal hasil atas
Strategi dan Pelaksanaan Kas Pemerintah dengan mengajukan permohonan penempatan uang negara
Pengelolaan Kelebihan dan untuk menjadi Mitra Kerja kepada Dirjen sebagai salah satu instrumen
Kekurangan Kas Pemerintah Pusat Perbendaharaan selaku Kuasa Bendahara Umum pengelolaan kelebihan kas
Negara (BUN) Pusat. pemerintah pusat.
• Salah satu instrumen pengelolaan kelebihan dan
kekurangan kas pemerintah pusat dilakukan dengan
penempatan uang negara pada Bank Umum dan
penarikan uang negara dari Rekening Penempatan
pada Bank Umum.
• Kuasa BUN Pusat dapat melakukan penempatan
uang negara pada Bank Umum setelah berkoordinasi
dengan Gubernur BI. Penempatan Uang Negara
dilaksanakan dalam bentuk overnight, deposit on call
dan time deposit dan Bank Umum memberikan bunga
atau imbal hasil atas penempatan uang negara
tersebut.
a. Penarikan atas penempatan uang negara pada Bank
Umum dilakukan pada saat jatuh tempo atau sebelum
jatuh tempo dengan berpedoman pada Perjanjian
pelaksanaan penempatan uang negara pada Bank
Umum.
28 Peraturan Menteri Keuangan • Larangan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk • Larangan bagi Perseroan
Nomor 47 Tahun 2024 tentang melayani pembukaan rekening keuangan baru untuk:
Perubahan Ketiga Atas Peraturan maupun transaksi baru terkait rekening keuangan a. Melakukan pembukaan
Menteri Keuangan Nomor lama milik orang pribadi dan/atau entitas yang menolak rekening keuangan baru
70/PMK.03/2017 tentang Petunjuk untuk mematuhi ketentuan prosedur identifikasi maupun transaksi baru
Teknis Mengenai Akses Informasi rekening keuangan dan dokumentasi. terkait rekening keuangan
Keuangan Untuk Kepentingan • Larangan bagi LJK untuk melakukan kesepakatan lama terhadap orang
Perpajakan dan/atau praktik dengan maksud dan tujuan untuk pribadi dan/atau entitas
menghindari kewajiban sebagaimana diatur dalam yang menolak mengikuti
peraturan perundang-undangan yang mengatur prosedur identifikasi
mengenai akses informasi keuangan untuk rekening keuangan dan
kepentingan perpajakan. dokumentasi;
• Larangan bagi LJK untuk membuat pernyataan palsu b. Melakukan kesepakatan
atau menyembunyikan atau mengurangkan informasi dan/atau praktik dengan
107
86
Page 111
yang sebenarnya dari informasi yang wajib maksud dan tujuan untuk
disampaikan. menghindari kewajiban
a. Perubahan mengenai ketentuan pengenaan sanksi sebagaimana diatur dalam
dalam hal terdapat indikasi pelanggaran atas peraturan perundang-
pemenuhan ketentuan mengenai akses informasi undangan yang mengatur
keuangan untuk kepentingan perpajakan. mengenai akses informasi
keuangan untuk
kepentingan perpajakan;
c. Membuat pernyataan palsu
atau menyembunyikan
atau mengurangkan
informasi yang sebenarnya
dari informasi yang wajib
disampaikan.
29 Peraturan Menteri Keuangan • Pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban Perseroan perlu menyesuaikan
Nomor 81 Tahun 2024 tentang perpajakan oleh Wajib Pajak dilaksanakan secara sistem pelaporan dan mekanisme
Ketentuan Perpajakan Dalam elektronik yaitu melalui portal wajib pajak, penyetoran pajak sesuai dengan
Rangka Pelaksanaan Sistem Inti laman/aplikasi lain yang terintegrasi dengan sistem Sistem Inti Administrasi
Administrasi Perpajakan administrasi dirjen pajak dan/atau contact center. Perpajakan (SIAP).
• Penyetoran dan pelaporan kewajiban perpajakan bagi
Wajib Pajak Badan yang memiliki Kantor Cabang
dilakukan secara terpusat.
• Perubahan jatuh tempo penyetoran dan pelaporan
pajak menjadi serentak tanggal 15 (lima belas) bulan
berikutnya untuk seluruh jenis pajak.
• Perubahan format dokumen bukti potong pajak, format
laporan SPT Tahunan PPh Badan, dan sebagainya.
30 Peraturan Menteri Keuangan • Wajib Pajak usaha Bank dapat membebankan • Perseroan perlu melakukan
Nomor 74 Tahun 2024 tentang penghapusan piutang tak tertagih melalui penyesuaian perhitungan
Pembentukan Cadangan Piutang pembentukan cadangan yaitu pembebanan atas cadangan Perseroan yang
Tak Tertagih yang Boleh penghapusan piutang tak tertagih melalui penyisihan dihitung sesuai SAK pada
Dikurangkan dari Penghasilan yang dibentuk sejak awal pengakuan piutang. setiap kualitas kredit
Bruto 1. Perhitungan cadangan dihitung sesuai Standar berdasarkan staging.
Akuntansi Keuangan (SAK) dengan Batasan tertentu Perseroan perlu menyesuaikan
(diterapkan pada penghitungan nilai tercatat cadangan kebijakan perihal perhitungan
piutang tak tertagih pada akhir tahun pajak yang cadangan Perseroan yang
ditentukan oleh OJK pada setiap kelompok kualitas dihitung sesuai SAK pada setiap
piutang meliputi kelompok kualitas piutang kualitas kredit berdasarkan
berdasarkan tahapan baik, kurang baik dan buruk staging.
(staging) atau kelompok kualitas piutang lainnya
(berdasarkan kolektabilitas).
31 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan • Kewajiban pelaporan kepemilikan atau setiap a. Perseroan perlu melakukan
Nomor 4 Tahun 2024 tentang perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka penyesuaian mengenai
Laporan Kepemilikan Atau Setiap berlaku bagi: kewajiban pelaporan terhadap
Perubahan Kepemilikan Saham 1. Anggota direksi atau anggota dewan komisaris laporan kepemilikan atau
Perusahaan Terbuka Dan Laporan yang memiliki saham dengan hak suara baik setiap perubahan kepemilikan
Aktivitas Menjaminkan Saham langsung maupun tidak langsung; saham perusahaan terbuka
Perusahaan Terbuka 2. Setiap pihak yang memiliki saham dengan hak dan laporan aktivitas
suara paling sedikit 5% (lima persen), termasuk menjaminkan saham
ketika mengalami penurunan persentasi perusahaan terbuka.
kepemilikan saham dengan hak suara menjadi
kurang dari 5% (lima persen);
3. Pihak yang merupakan pengendali Perusahaan
Terbuka.
• Jangka waktu pemenuhan kewajiban pelaporan
sebagai berikut:
1. Pelaporan kepemilikan atau setiap perubahan
kepemilikan saham Perusahaan Terbuka wajib
dilakukan segera paling lambat 5 (lima) hari kerja
sejak terjadinya kepemilikan hak suara atas
saham atau setiap perubahan kepemilikan hak
suara atas saham Perusahaan Terbuka;
108
87
Page 112
2. Pelaporan aktivitas menjaminkan saham
Perusahaan Terbuka segera paling lambat 5
(lima) hari kerja sejak ditandatanganinya
Perjanjian aktivitas menjaminkan saham
Perusahaan Terbuka yang menyebabkan
terpenuhinya jumlah penjaminan saham sebesar
5% (lima persen) dari hak suara;
i. Dalam hal OJK telah menyediakan sistem pelaporan
secara elektronik, penyampaian laporan sebagaimana
huruf a dan b wajib dilakukan segera paling lambat 3
(tiga) hari kerja.
32 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan • Lembaga Jasa Keuangan (LJK) wajib menyusun dan • Perseroan wajib
Nomor 12 Tahun 2024 tentang menyampaikan kebijakan strategi anti fraud dan menyampaikan laporan
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi laporan kejadian fraud, baik yang bersifat laporan rutin penerapan Strategi Anti Fraud
Lembaga Jasa Keuangan maupun insidental, dan sanksi denda keterlambatan kepada OJK.
penyampaian yang disesuaikan dengan kompleksitas b. Perseroan wajib
kegiatan usaha. menyampaikan laporan
• LJK wajib menetapkan program kerja untuk mencapai kejadian Fraud berdampak
sasaran penerapan strategi anti fraud. signifikan kepada OJK dalam
• LJK wajib menyampaikan laporan penerapan strategi jangka waktu paling lama 3
anti fraud setiap semester. (tiga) hari kerja setelah
diketahui terjadinya Fraud
• LJK wajib menyampaikan laporan perubahan strategi
yang berdampak signifikan.
anti fraud paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak
perubahan dilakukan.
a. LJK wajib menerapkan Fraud Detection System
disertai peningkatan pemahaman pihak internal dan
eksternal yang terkait, dan didukung penerapan
manajemen risiko yang memadai.
109
88
Page 113
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Berikut ini adalah perubahan kebijakan akuntansi yang berpengaruh terhadap Perseroan:
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan
Kebijakan Akuntansi Dampak Terhadap Perseroan
Akuntansi yang Diberlakukan
Perubahan Penomoran PSAK Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Perubahan ini tidak memiliki dampak yang material
dan ISAK dalam SAK Indonesia Akuntan Indonesia telah mengesahkan Kerangka pada pelaporan maupun substansial terhadap
Standar Pelaporan Keuangan Indonesia (KSPKI) kebijakan akuntansi pada Perseroan dan entitas
dan perubahan penomoran Pernyataan Standar anak.
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) dalam Standar
Akuntansi Keuangan Indonesia. Perubahan ini
bertujuan untuk membedakan PSAK dan ISAK yang
merujuk ke IFRS Accounting Standards serta PSAK
dan ISAK yang tidak merujuk standar tersebut.
Perubahan penomoran ini tidak memengaruhi
substansi pengaturan dalam masing-masing PSAK
dan ISAK dalam SAK Indonesia.
Amandemen PSAK 116: Sewa Amandemen PSAK 116 bertujuan untuk mengatasi Amandemen ini tidak memiliki dampak signifikan
kesenjangan bagaimana penjual-penyewa harus terhadap Perseroan dan entitas anak karena pada
mengukur aset hak pakai yang timbul dari dasarnya kebijakan akuntansi Perseroan masih
penyewaan kembali. Amandemen PSAK 116 saat relevan dengan amandemen ini
ini telah mengatur bagaimana mengukur kewajiban
sewa, penjual-penyewa menentukan 'pembayaran
sewa' dan revisi pembayaran sewa. Namun dengan
adanya amandemen ini tidak mengakibatkan
penjual-penyewa mengakui sejumlah keuntungan
atau kerugian yang berkaitan dengan hak pakai
yang dimilikinya.
Amandemen PSAK 201: Amendemen PSAK 201 mengklarifikasi salah satu Amandemen ini tidak memiliki dampak yang
Penyajian Laporan Keuangan kriteria dalam mengklasifikasikan liabilitas sebagai material pada pelaporan maupun substansial
jangka panjang yaitu mensyaratkan entitas memiliki terhadap kebijakan akuntansi pada Perseroan dan
hak untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas entitas anak.
setidaknya selama 12 bulan setelah periode
pelaporan. Ketika entitas mengklasifikasikan
liabilitas yang timbul dari perjanjian pinjaman
sebagai liabilitas jangka panjang dan liabilitas
tersebut tunduk pada persyaratan yang harus
dipatuhi oleh entitas dalam waktu dua belas bulan
sejak tanggal pelaporan, entitas mengungkapkan
informasi dalam catatan yang memungkinkan
pengguna laporan keuangan memahami risiko
bahwa liabilitas dapat dibayar kembali dalam waktu
dua belas bulan sejak periode pelaporan.
Amandemen PSAK 207 : Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 yang Amandemen ini tidak memiliki dampak yang
Laporan Arus Kas dan PSAK mewajibkan pengungkapan spesifik mengenai material pada pelaporan maupun substansial
107 : Instrumen Keuangan: Supplier Finance Arrangement (SFA). Amandemen terhadap kebijakan akuntansi pada Perseroan dan
Pengungkapan ini menanggapi investor yang mengatakan bahwa entitas anak.
mereka sangat membutuhkan lebih banyak
informasi tentang SFA agar dapat menilai
bagaimana pengaturan ini memengaruhi kewajiban,
arus kas, dan risiko likuiditas suatu entitas.
110
89
Page 114
2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN DAN HASIL USAHA PERSEROAN
Perekonomian global sepanjang 2024 masih ditandai dengan gejolak geopolitik yang diikuti dengan beberapa fenomena menarik.
Pertama, terdapat perbedaan trayek pertumbuhan ekonomi antar negara utama. Pertumbuhan ekonomi AS yang lebih tinggi
dibandingkan dengan ekspektasi, berbanding terbalik dengan negara-negara besar di wilayah Eropa, seperti Jerman, dan Inggris
yang ekonominya tumbuh rendah. Kedua, perlambatan ekonomi di Tiongkok yang semakin prevalensi dari sisi permintaan domestik,
sebagaimana ditandai dengan lemahnya data-data terkait konsumsi (inflasi yang semakin melambat, penjualan ritel yang semakin
menurun).
Lebih lanjut, berbagai institusi memproyeksikan ekonomi Tiongkok akan tumbuh di bawah 5% di jangka menengah. Ketiga, di Asia
Tenggara, trayek pertumbuhan ekonomi mengalami momentum yang berbeda. Negara-negara dengan rantai nilai produksi yang
lebih dekat dengan pasar global cenderung bertumbuh di atas ekspektasi. Keempat, peningkatan risiko geopolitik menciptakan
ketidakpastian global, terutama setelah terpilihnya Donald Trump menjadi presiden AS. Dinamika politik AS terkini menimbulkan
kekhawatiran pasar akan diterapkannya kebijakan yang bersifat lebih proteksionis atau inward-looking policies di mas depan.
Tentu kondisi ekonomi global yang bergejolak membawa dampak di sisi pasar keuangan, yaitu kondisi likuiditas yang cenderung
ketat dan penurunan suku bunga acuan (BI-rate) yang sifatnya lebih terbatas seiring tekanan nilai tukar Rupiah. Lebih lanjut,
ketidakpastian geopolitik sepanjang 2024 membuat investor dari berbagai negara berada dalam moda waspada (wait and see)
dalam melakukan ekspansi ekonomi. Terpilihnya presiden AS Donald Trump juga menyebabkan adanya pandangan umum di pasar
mengenai potensi kenaikan risiko inflasi yang dapat menahan laju penurunan suku bunga Fed Fund Rate (FFR).
Dalam konteks domestik, pertumbuhan ekonomi tergolong cukup baik dan resilien di rentang 5%, didukung oleh pengeluaran
pemerintah (7,5% YoY sampai dengan akhir September 2024), investasi konstruksi dan aktivitas hilirisasi tambang. Dengan
pendorong ekonomi di atas, pertumbuhan kredit mencapai 10,4% YoY di Desember 2024) walaupun pertumbuhan dana pihak
ketiga (DPK) hanya mencapai 4,5% YoY (Desember 2024). Kondisi tersebut menyebabkan posisi loan-to-deposit ratio (LDR)
industri perbankan mencapai 89%, lebih tinggi dibandingkan akhir 2023 sebesar 84%. Dalam Upaya mendukung penyaluran kredit,
BI telah memberikan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) guna memfokuskan pinjaman ke sektor-sektor prioritas.
Yang menjadi tantangan ekonomi Indonesia adalah belanja konsumsi rumah tangga sepanjang 2024 cenderung lebih rendah (di
bawah 5%) dan belum menyentuh tingkat pertumbuhan sebelum pandemi. Disinyalir moderatnya pertumbuhan konsumsi rumah
tangga memiliki keterkaitan dengan stagnannya daya beli untuk kelompok tertentu, sebagaimana juga dicerminkan oleh angka
inflasi inti yang rendah. Sedangkan tantangan industry perbankan, di antaranya juga muncul dari masih tingginya suku bunga global
yang bertranslasi ke suku bunga domestik, ketatnya likuiditas, dan volatilitas pasar yang cukup tajam sepanjang 2024.
3. ANALISIS KEUANGAN
Kinerja intermediasi Perseroan tumbuh positif dan seimbang, seiring dengan pemulihan ekonomi nasional. Kredit tumbuh 11,6%
YoY menjadi Rp775,87 triliun dari Rp695,08 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kredit ini didukung oleh segmen korporasi yang naik 17,6% dan konsumer yang meningkat 17,1%. Perusahaan
Anak juga mencatatkan pertumbuhan kredit signifikan sebesar 79,7% YoY dengan profitabilitas tetap terjaga. Ekspansi kredit
yang prudent diikuti dengan penguatan kualitas aset, tercermin dari NPL yang turun menjadi 2%, serta Loan at Risk dan Credit
Cost masing-masing turun menjadi 10,3% dan 1,1%. Dengan adanya pertumbuhan kredit yang sehat dibarengi oleh efisiensi
operasional, pendapatan sebelum pencadangan atau Pre-Provisioning Income (PPOP) mampu menunjukkan perbaikan. Secara
kuartalan, PPOP periode tiga bulan di Kuartal IV-2024 menyentuh angka tertinggi sebesar Rp9,5 triliun, sehingga total PPOP
sepanjang 2024 mencapai Rp34,83 triliun.
Perseroan telah melakukan pembentukan CKPN secara memadai selama tahun 2024, tercermin dari Loan at Risk Coverage yang
mencapai 48,8% serta NPL Coverage yang terjaga di level 255,8%. Fundamental yang solid ini menjadi landasan bagi BNI untuk
dapat tumbuh secara prudent pada tahun 2025.
Perseroan juga mendapatkan tambahan likuiditas dari Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia
sebesar 2,6% pada tahun 2024.
Dengan pertumbuhan kredit yang sehat dan pertumbuhan DPK Perseroan terutama berasal dari pertumbuhan tabungan ritel,
sejalan dengan program transformasi struktur pendanaan, mendukung pencapaian rasio Net Interest Margin (NIM) Perseroan
111
90
Page 115
tahun 2024 di level 4,2%. Selain itu, Net Interest Income (NII) juga konsisten tumbuh secara kuartalan sehingga Perseroan
berhasil mencatatkan total NII sebesar Rp40,48 triliun pada 2024.
Penguatan peran dari perusahaan anak juga semakin terlihat melalui Sinergi antar BNI Group yang merupakan salah satu strategi
utama dalam mendukung kinerja yang berkelanjutan. Kerja sama joint financing antara Perseroan dan BNI Finance melalui produk
kredit kendaraan bermotor (KKB) dan pemanfaatan ekosistem BNI Group sebagai future growth engine Perseroan pada segmen
UMKM, turut berkontribusi terhadap pencapaian kinerja Perseroan.
3.1. Laporan Laba Rugi Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan Pertumbuhan
2024 2023
Pendapatan Bunga 66.583.110 61.471.696 8,3%
Beban Bunga (26.102.905) (20.196.023) 29,2%
Pendapatan bunga– bersih 40.480.205 41.275.673 (1,9%)
Pendapatan premi dan hasil investasi 6.741.317 6.853.074 (1,6%)
Beban klaim (5.017.507) (5.193.773) (3,4%)
Pendapatan premi dan hasil investasi – bersih 1.723.810 1.659.301 3,9%
Pendapatan Operasional Lainnya
Provisi dan komisi lainnya 10.249.243 10.120.172 1,3%
Laba dari entitas asosiasi 1.522.798 1.327.868 14,7%
Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan 6.025.183 5.029.766 19,8%
Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan nilai
wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui 144.558 73.552 96,5%
laba rugi
Keuntungan dari penjualan aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 1.769.243 1.179.693 50,0%
dan nilai wajar melalui laba rugi
Laba selisih kurs - bersih 1.262.002 1.019.050 23,8%
Lain-lain 1.337.878 1.062.328 25,9%
Total Pendapatan operasional lainnya 22.310.905 19.812.429 12,6%
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (8.210.562) (9.196.402) (10,7%)
Beban Operasional Lainnya
Gaji dan tunjangan (13.948.131) (12.833.769) 8,7%
Umum dan administrasi (9.184.590) (9.193.199) (0,1%)
Premi penjaminan simpanan (1.567.476) (1.476.244) 6,2%
Beban promosi (1.135.800) (1.066.423) 6,5%
Lain-lain (3.852.448) (3.208.030) 20,1%
Total Beban operasional lainnya (29.688.445) (27.777.665) 6,9%
Laba operasional 26.615.913 25.773.336 3,3%
Pendapatan/(beban) bukan operasional – bersih (35.455) (133.598) (73,5%)
Laba sebelum beban pajak 26.580.458 25.639.738 3,7%
Beban pajak
Kini (4.495.531) (4.462.052) 0,8%
Tangguhan (415.530) (71.458) 481,5%
Total Beban Pajak (4.911.061) (4.533.510) 8,3%
Laba bersih 21.669.397 21.106.228 2,7%
112
91
Page 116
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan Pertumbuhan
2024 2023
Penghasilan komprehensif lain:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Keuntungan yang berasal dari revaluasi aset tetap 1.375.650 9.998 13.659,3%
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 523.563 (505.219) (203,6%)
Pajak penghasilan terkait (211.740) 96.005 (320,6%)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam
(38.631) (21.997) 75,6%
mata uang asing
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan (813.581) 1.444.294 (156,3%)
komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait 161.680 (349.786) (146,2%)
Laba komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak 996.941 673.295 48,1%
Total laba komprehensif tahun berjalan 22.666.338 21.779.523 4,1%
Laba periode berjalan diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk 21.463.599 20.909.476 2,7%
- Kepentingan nonpengendali 205.798 196.752 4,6%
Total 21.669.397 21.106.228 2,7%
Laba komprehensif periode berjalan diatribusikan
kepada:
- Pemilik entitas induk 22.538.872 21.559.964 4,5%
- Kepentingan nonpengendali 127.466 219.559 (41,9%)
Total 22.666.338 21.779.523 4,1%
Laba per saham dasar/dilusian diatribusikan kepada
576 561 2,7%
pemilik entitas induk (dalam Rupiah penuh)
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga meningkat dari Rp61.471.696 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi
Rp66.583.110 juta untuk periode yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 atau meningkat sebesar
8,3%. Hal ini karena terjadi peningkatan bunga dari pinjaman yang diberikan yaitu sebesar 9,7% dari total pendapatan bunga di
tahun 2024. Kemudian diikuti oleh peningkatan pendapatan bunga dari Obligasi Pemerintah dan Efek-Efek sebesar 8,2%.
Beban Bunga
Beban bunga mengalami peningkatan dari Rp20.196.023 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi
Rp26.102.905 juta untuk periode yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 atau meningkat sebesar
29,2%. Hal ini terjadi karena peningkatan beban bunga yang berasal dari simpanan nasabah dan bank lain sebesar 29,3% di tahun
2024. Selain itu kenaikan beban bunga juga dipengaruhi oleh beban bunga pinjaman yang diterima sebesar 28,4% dan beban
bunga atas efek-efek yang diterbitkan sebesar 31,5%.
Pendapatan Bunga - Bersih
Perseroan mampu membukukan pendapatan bunga dan pendapatan syariah - bersih sebesar Rp40.480.205 juta untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Nilai ini turun 1,9% dibandingkan posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 sebesar Rp41.275.673 juta. Hal ini disebabkan kenaikan beban bunga yang lebih agresif sebesar 29,2% YoY dibanding
kenaikan pendapatan bunga yang sebesar 8,3% YoY. Kenaikan beban bunga yang signifikan tersebut, sebagai dampak dari
ketatnya likuiditas yang mengakibatkan tren kenaikan suku bunga di pasar.
Pendapatan premi dan hasil investasi - Bersih
Akun ini merupakan porsi dari BNI Life sebagai salah satu anak perusahaan Perseroan yang berkontribusi terhadap pendapatan
Perseroan dan Entitas Anak secara konsolidasi. Pendapatan premi dan hasil investasi – bersih BNI Life mencapai Rp1.723.810
juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, meningkat sebesar Rp64.509 juta atau 3,9% dibandingkan
Rp1.659.301 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Selain itu, perolehan pendapatan investasi
dipengaruhi oleh pendapatan yang berasal dari pembelian obligasi pemerintah dan efek-efek.
113
92
Page 117
Pendapatan Operasional Lainnya
Perseroan membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp22.310.905 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024, naik sebesar Rp2.498.476 juta atau 12,6% dari posisi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 sebesar Rp19.812.429 juta. Kenaikan terbesar berasal dari penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan sebesar
Rp6.025.183 juta naik sebesar 19,8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Pembentukan beban cadangan kerugian penurunan nilai pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami
penurunan sebesar Rp985.840 juta atau 10,7% menjadi Rp8.210.562 juta dari sebelumnya sebesar Rp9.196.402 juta pada tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini merupakan perbaikan kualitas aset yang konsisten dan dampak dari
akselerasi bisnis di segmen berisiko rendah.
Beban Operasional Lainnya
Beban operasional lainnya mengalami kenaikan sebesar Rp1.910.780 juta atau 6,9% menjadi Rp29.688.445 juta pada tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, dibandingkan posisi yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 senilai Rp27.777.665 juta. Peningkatan tersebut untuk menunjang ekspansi bisnis Perseroan sepanjang tahun 2024.
Peningkatan beban operasional lainnya didominasi beban lain-lain yang tumbuh 20.1% YoY disebabkan tahun 2024 Perseroan
meningkatkan investasi layanan digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI dan BNIdirect untuk peningkatan transaksi
nasabah dan diharapkan menjadi katalis peningkatan bisnis ke depannya.
Laba Sebelum Beban Pajak
Perseroan membukukan laba sebelum pajak pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp26.580.458
juta, naik sebesar Rp940.720 juta atau 3,7% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sebesar Rp25.639.738 juta.
Beban Pajak
Perseroan membukukan beban pajak senilai Rp4.911.061 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,
meningkat sebesar Rp377.551 juta atau 8,3% dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 sebesar Rp4.533.510 juta. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan beban pajak tersebut terutama disebabkan karena
adanya kenaikan laba sebelum pajak sebesar Rp940.720 juta dari tahun 2023 sebesar Rp25.639.738 juta menjadi Rp26.580.458
juta pada tahun 2024.
Laba Bersih
Perseroan membukukan laba bersih senilai Rp21.669.397 juta dengan kenaikan sebesar Rp563.169 juta atau 2,7% dari
sebelumnya sebesar Rp21.106.228 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang dipengaruhi oleh
penurunan beban cadangan kerugian penurunan nilai akibat perbaikan kualitas aset yang konsisten dan dampak dari akselerasi
bisnis di segmen berisiko rendah.
Laba Komprehensif Lain Tahun Berjalan Setelah Pajak
Laba komprehensif lain tahun berjalan setelah pajak Perseroan mencapai Rp996.941 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024. Nilai tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp323.646 juta atau 48,1% dibandingkan dengan
periode yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp673.295 juta. Peningkatan tersebut
disebabkan oleh revaluasi aset tetap di tahun 2024.
Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Atribusi laba dan penghasilan komprehensif Perseroan mencapai Rp22.666.338 juta. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar
Rp888.815 juta atau 4,1% dibandingkan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp21.779.523 juta.
114
93
Page 118
3.2. Laporan posisi keuangan konsolidasian
Aset
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023
ASET
Kas 13.709.930 11.207.201 22,3%
Giro pada Bank Indonesia 51.669.054 65.256.432 (20,8%)
Giro pada bank lain
- Pihak berelasi 42.974 52.254 (17,8%)
- Pihak ketiga 22.031.212 34.970.515 (37,0%)
Total giro pada bank lain 22.074.186 35.022.769 (37,0%)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7) 85,7%
22.074.173 35.022.762 (37,0%)
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia
- Pihak berelasi 1.620.191 1.210.621 33,8%
- Pihak ketiga 15.455.444 42.583.643 (63,7%)
Total penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia 17.075.635 43.794.264 (61,0%)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (194) (98) 98,0%
17.075.441 43.794.166 (61,0%)
Efek-efek
- Pihak berelasi 10.157.415 11.427.357 (11,1%)
- Pihak ketiga 38.376.931 25.980.323 47,7%
Total efek-efek 48.534.346 37.407.680 29,7%
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242.941) (99,9%)
48.534.073 37.164.739 30,6%
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 7.971.923 13.951.344 (42,9%)
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
- Pihak berelasi 6.208.736 10.085.240 (38,4%)
- Pihak ketiga 7.087.118 9.192.255 (22,9%)
Total wesel ekspor dan tagihan lainnya 13.295.854 19.277.495 (31,0%)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (52.828) (278.501) (81,0%)
13.243.026 18.998.994 (30,3%)
Tagihan akseptasi
- Pihak berelasi 2.825.260 3.158.955 (10,6%)
- Pihak ketiga 13.193.510 14.409.720 (8,4%)
Total tagihan akseptasi 16.018.770 17.568.675 (8,8%)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (93.249) (477.481) (80,5%)
15.925.521 17.091.194 (6,8%)
Tagihan derivatif
- Pihak berelasi 341.832 37.939 801,0%
- Pihak ketiga 1.451.146 957.738 51,5%
Total tagihan derivatif 1.792.978 995.677 80,1%
Pinjaman yang diberikan
- Pihak berelasi 159.402.689 126.359.320 26,2%
- Pihak ketiga 616.469.089 568.725.449 8,4%
Total pinjaman yang diberikan 775.871.778 695.084.769 11,6%
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (38.684.520) (47.158.131) (18,0%)
737.187.258 647.926.638 13,8%
Obligasi Pemerintah setelah penyesuaian amortisasi diskonto dan premi 132.071.569 127.100.369 3,9%
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2.988) (1.504) 98,7%
132.068.581 127.098.865 3,9%
Pajak dibayar dimuka 18.950 643.384 (97,1%)
Beban dibayar dimuka 2.941.109 2.743.330 7,2%
Investasi pada entitas asosiasi 12.748.127 11.283.466 13,0%
Penyertaan saham - bersih 637.280 563.700 13,1%
115
94
Page 119
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023
Aset lain-lain - bersih 14.107.067 16.972.197 (16,9%)
Aset tetap dan aset hak guna 48.815.943 44.687.850 9,2%
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (18.407.707) (16.922.994) 8,8%
30.408.236 27.764.856 9,5%
Aset tak berwujud 743.314 744.423 (0,1%)
Aset pajak tangguhan - bersih 6.949.596 7.440.618 (6,6%)
TOTAL ASET 1.129.805.637 1.086.663.986 4,0%
Kas
Perseroan mencatatkan kas sebesar Rp13.709.930 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, meningkat
sebesar Rp2.502.729 juta atau 22,3% dibandingkan posisi yang sama di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp11.207.201 juta. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan kas dalam mata uang rupiah sebesar 21,4% atau
sebesar Rp2.225.037
Giro pada Bank Indonesia
Perseroan dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam
kegiatannya sebagai bank umum dan syariah, serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan transaksi mata
uang asing. Perseroan membukukan giro pada Bank Indonesia (BI) sebesar Rp51.669.054 juta di t ahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024. Jumlah giro pada BI tersebut turun sebesar Rp13.587.378 juta atau 20,8% dibandingkan posisi yang sama
pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp65.256.432 juta. Penurunan ini seiring dengan kenaikan
insentif KLM dari Bank Indonesia.
Giro Wajib Minimum (GWM) Perseroan tersebut telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 20/3/PBI/2018 tanggal
29 Maret 2018 Tentang Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah,
dan Unit Usaha Syariah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PBI No. 24/4/PBI/2022 (perubahan keempat),
serta PADG No. 20/10/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 Tentang Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Dan Unit Usaha Syariah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan
PADG No. 24/3/PADG/2022 (perubahan kedelapan). Rasio GWM primer Perseroan, masing-masing adalah sebesar 6,51% dan
9,50% untuk mata uang Rupiah dan 4,01% dan 4,00% untuk valuta asing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Penyesuaian secara bertahap GWM Rupiah untuk BUK yang saat ini sebesar 3,0% dengan pemenuhan secara rata-rata dan 0,5%
secara harian menjadi sebagai berikut:
- Berlaku mulai 1 Maret 2022, GWM dinaikkan 1,5%, sehingga menjadi 5,0% dengan pemenuhan seluruhnya secara rata-rata.
Bank yang memenuhi kewajiban GWM tersebut akan mendapatkan remunerasi sebesar 1,5% terhadap pemenuhan GWM,
dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapatkan remunerasi sebesar 4,0% dari DPK;
- Berlaku mulai 1 Juni 2022, GWM dinaikkan 1%, sehingga menjadi 6,0% dengan pemenuhan seluruhnya secara rata-rata. Bank
yang memenuhi kewajiban GWM tersebut akan mendapatkan remunerasi sebesar 1,5% terhadap pemenuhan GWM, dengan
bagian yang diperhitungkan untuk mendapatkan remunerasi sebesar 5,0% dari DPK;
- Berlaku mulai 1 September 2022, GWM dinaikkan 0,5%, sehingga menjadi 6,5% dengan pemenuhan seluruhnya secara rata-
rata. Bank yang memenuhi kewajiban GWM tersebut akan mendapatkan remunerasi sebesar 1,5% terhadap pemenuhan GWM,
dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapatkan remunerasi sebesar 5,5% dari DPK.
Pemenuhan GWM Valas saat ini adalah sebesar 2% secara harian dan 2% secara rata-rata.
Giro pada Bank Lain - Bersih
Perseroan membukukan giro pada bank lain sebesar Rp22.074.173 juta dengan penurunan sebesar Rp12.948.589 juta atau 37,0%
pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi yang sama pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 senilai Rp35.022.762 juta. Penurunan tersebut terutama pada Giro pada Bank Lain dalam mata uang Valuta
Asing (Valas) yang mencapai Rp12.538.821 juta atau turun 36,4% dibanding posisi tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh
kegiatan operasional dengan bank counterparty dalam rangka optimalisasi likuiditas.
Penempatan pada Bank Lain dan BI - Bersih
Penempatan pada bank lain dan BI oleh Perseroan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai
Rp17.075.441 juta, turun sebesar Rp26.718.725 juta atau 61,0% dibandingkan posisi yang sama pada tahun yang berakhir pada
116
95
Page 120
tanggal 31 Desember 2023 senilai Rp43.794.166 juta. Penurunan ini terutama disebabkan Perseroan fokus kepada peningkatan
aset produktif yang memiliki imbal hasil yang lebih tinggi seperti pinjaman yang diberikan.
Efek-efek
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan dana yang dilakukan Perseroan selain pada pos pinjaman yang diberikan.
Di samping mendapatkan pendapatan bunga dari investasi efek-efek ini, Perseroan juga mendapatkan pendapatan yang bersifat
non bunga atas transaksi penjualan dan mark to market atas efek-efek ini. Per 31 Desember 2024, Perseroan membukukan total
efek-efek sebesar Rp48.534.073 juta, meningkat sebesar Rp11.369.334 juta atau 30,6% dibandingkan dengan periode yang sama
pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp37.164.739 juta.
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali yaitu sebesar Rp7.971.923 juta yang
menurun sebesar Rp5.979.421 juta atau 42,9% dimana posisi yang sama tahun lalu outstanding pada akun ini mencapai
Rp13.951.344 juta. Penurunan ini debabkan oleh penurunan counterpart Bank Indonesia dimana penurunan transaksi Reverse
Repo sebesar Rp12.474.836. Suku bunga kontraktual untuk efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali adalah sebesar 6,45%-
6,80% untuk mata uang Rupiah dan 4,37%-4,57% untuk mata uang Dolar Amerika Serikat.
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya
Perseroan membukukan wesel ekspor dan tagihan lainnya senilai Rp13.243.026 juta dengan penurunan sebesar Rp5.755.968 juta
atau 30,3% pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan
transaksi Wesel Ekspor dan tagihan lainnya dalam mata uang Rupiah sebesar Rp2.752.941 juta atau 21,7%, dimana total transaksi
Wesel Ekspor dan tagihan lainnya dalam mata uang Rupiah di tahun 2024 mencapai sebesar Rp9.950.962 juta dari Rp12.703.903
juta di tahun sebelumnya. Wesel ekspor dan tagihan lainnya dalam mata uang Rupiah memiliki porsi dominan dengan porsi sebesar
75,1% dan 66,9% masing-masing untuk tahun 2024 dan 2023. Penurunan transaksi Wesel ekspor dan tagihan lainnya dalam mata
uang valas sebesar Rp3.228.700 juta atau 49,1%, dimana transaksi Wesel ekspor dan tagihan lainnya di tahun 2024 mencapai
Rp3.344.892 juta dari Rp6.573.592 juta di tahun sebelumnya. Wesel ekspor dan tagihan lainnya berupa Surat Keterangan
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), wesel ekspor, open account financing dan supply chain financing serta tagihan transaksi L/C
sight.
Tagihan Akseptasi
Berdasarkan pihak penerima, tagihan akseptasi Perseroan dibedakan menjadi debitur non-bank dan bank. Tagihan akseptasi
Perseroan mencapai Rp15.925.521 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, menurun sebesar Rp1.165.673
juta atau 6,8% dibandingkan periode sebelumnya senilai Rp17.091.194 juta. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya
tagihan akseptasi kepada nasabah dalam mata uang valas dari pihak debitur non-bank sebesar Rp1.619.252 juta di tahun 2024.
Tagihan Derivatif
Dalam melakukan usaha bisnis, Perseroan melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka mata uang
asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan dan lindung
nilai. Instrumen yang dipakai Perseroan diklasifikasikan berdasarkan jenis risiko terkait nilai tukar, suku bunga dan keduanya.
Berdasarkan nilai tukar, tagihan derivatif berupa kontrak berjangka jual/beli, swap mata uang asing jual/beli, spot mata uang asing
jual/beli, dan option mata uang asing jual/beli. Instrumen terkait suku bunga adalah swap atas suku bunga sedangkan instrumen
terkait nilai tukar dan suku bunga adalah swap mata uang asing dan suku bunga USD.
Secara kumulatif, tagihan derivatif Perseroan senilai Rp1.792.978 juta di tahun yang berakhir pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024, mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp797.301 juta atau 80,1% dari pencapaian tahun
sebelumnya sebesar Rp995.677 juta.
Pinjaman yang Diberikan
Pinjaman yang diberikan Perseroan meningkat secara gross sebesar 11,6% dan secara neto sebesar 13,8%. Pertumbuhan
pinjaman yang diberikan (neto) disebabkan adanya pertumbuhan pinjaman yang diberikan didorong oleh Kredit Konsumer yang
mengalami kenaikan sebesar 17,1% atau Rp21.143.257 juta, dimana posisi saat ini menjadi sebesar Rp144.460.271 juta dan posisi
tahun 2023 adalah sebesar Rp123.317.014 juta. Pinjaman Perseroan diberikan dalam mata uang Rupiah dan valas. Kredit dalam
Rupiah masih memiliki porsi terbesar yaitu 78,8% (2024) dan 80,9% (2023). Sementara itu, kredit dalam valas didominasi oleh mata
uang Dolar AS dengan kontribusi 20,4% dan 18,6% terhadap total kredit tahun 2024 dan 2023.
117
96
Page 121
Obligasi Pemerintah setelah penyesuaian amortisasi diskonto dan premi
Obligasi Pemerintah merupakan instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun menawarkan tingkat suku
bunga yang kompetitif di sisi lain juga turut membantu pendanaan Pemerintah mengelola APBN. Per 31 Desember 2024, Perseroan
mencatatkan Obligasi Pemerintah sebesar Rp132.068.581 juta atau meningkat sebesar Rp4.969.716 juta atau 3,9% jika
dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun 2023. Transaksi Obligasi Pemerintah dalam Rupiah mencapai Rp99.237.258
juta atau meningkat 4,1% di tahun 2024, dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp95.302.960 juta. Sementara itu,
transaksi Obligasi Pemerintah dalam valas senilai Rp32.834.311 juta dan Rp31.797.409 juta di tahun 2024 dan 2023.
Pajak Dibayar di Muka dan Beban Dibayar di Muka
Perseroan membukukan pajak dan beban dibayar dimuka untuk periode yang berakhir pada tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 sebesar Rp18.950 juta dan Rp2.941.109 juta. Di tahun sebelumnya kedua akun tersebut masing-masing
mencapai Rp643.384 juta dan Rp2.743.330 juta. Pajak dibayar dimuka mengalami penurunan sebesar Rp624.434 juta karena pajak
dibayar dimuka Perseroan Entitas Induk tahun 2024 turun sebesar Rp626.869 juta dari tahun sebelumnya di 2023.
Penyertaan Saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi
Penyertaan saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi Perseroan bersih mencapai Rp13.385.407 juta pada tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024, lebih tinggi dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp11.847.166 juta dikarenakan
adanya adanya pengakuan porsi laba PT Bank Syariah Indonesia Tbk sepanjang tahun 2024.
Aset Lain-lain
Aset lain-lain neto Perseroan mencapai Rp14.107.067 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, menurun
sebesar Rp2.865.130 juta atau 16,9% dibandingkan posisi tahun sebelumnya senilai Rp16.972.197 juta. Penurunan ini disebabkan
oleh Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor turun sebesar Rp1.631.137 juta menjadi Rp909.368 juta di tahun 2024 dibandingkan
tahun sebelumnya 2023 sebesar Rp2.540.505 juta dan piutang transaksi ATM dan kartu kredit turun sebesar Rp2.083.090 juta
menjadi Rp1.579.054 juta di tahun 2024 dibanding tahun sebelumnya 2023 sebesar Rp3.662.144 juta.
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih
Perseroan membukukan nilai aset tetap bersih senilai Rp30.408.236 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024,
meningkat sebesar Rp2.643.380 juta atau 9,5% dari Rp27.764.856 juta di tahun sebelumnya. Seluruh aset tetap Perseroan tidak
ada yang dijaminkan. Adapun aset hak guna bersih per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1.753.961 juta. Manajemen
berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap yang dimiliki Perseroan selama tahun berjalan karena manajemen
berpendapat bahwa nilai tercatat asset tetap tidak melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali. Pada tahun 2024, Bank
melakukan penilaian kembali aset tetap untuk objek tanah dan bangunan, sesuai dengan ketentuan keputusan Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik butir 27.e, dengan mempertimbangkan nilai buku aset tetap
(tanah dan bangunan).
Aset Pajak Tangguhan - Bersih
Aset pajak tangguhan bersih Perseroan adalah sebesar Rp6.949.596 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Pencapaian ini lebih rendah sebesar Rp491.022 juta atau 6,6% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp7.440.618 juta.
Liabilitas
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023
Liabilitas segera 5.514.720 5.294.952 4,2%
Simpanan nasabah
- Pihak berelasi 112.833.811 152.080.390 (25,8%)
- Pihak ketiga 692.677.037 658.649.953 5,2%
Total simpanan nasabah 805.510.848 810.730.343 (0,6%)
Simpanan dari bank lain
- Pihak berelasi 4.164.697 2.705.107 54,0%
- Pihak ketiga 14.383.767 9.188.881 56,5%
Total simpanan dari bank lain 18.548.464 11.893.988 55,9%
Liabilitas derivatif
- Pihak berelasi 154.840 136.138 13,7%
118
97
Page 122
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023
- Pihak ketiga 1.324.345 674.324 96,4%
Total liabilitas derivatif 1.479.185 810.462 82,5%
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 15.890.945 6.891.177 130,6%
Liabilitas akseptasi
- Pihak berelasi 900.755 1.070.600 (15,9%)
- Pihak ketiga 3.328.729 4.677.947 (28,8%)
Total liabilitas akseptasi 4.229.484 5.748.547 (26,4%)
Beban yang masih harus dibayar 1.529.305 1.663.865 (8,1%)
Utang pajak
- Pajak penghasilan badan 223.208 701.920 (68,2%)
- Pajak lainnya 94.361 121.053 (22,0%)
Total utang pajak 317.569 822.973 (61,4%)
Imbalan kerja 7.146.717 7.005.834 2,0%
Penyisihan 2.283.222 2.172.732 5,1%
Liabilitas lain-lain 26.563.501 26.124.897 1,7%
Efek-efek yang diterbitkan 12.974.497 4.893.357 165,1%
Pinjaman yang diterima 42.931.444 30.949.608 38,7%
Efek-efek subordinasi 17.699.183 16.928.731 4,6%
TOTAL LIABILITAS 962.619.084 931.931.466 3,3%
Liabilitas Perseroan meningkat 3,3% menjadi Rp962.619.084 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 terutama
didominasi oleh kenaikan pinjaman yang diterima sebesar Rp11.981.836 juta, Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
sebesar Rp8.999.768 juta, Efek-efek yang diterbitkan sebesar Rp8.081.140 juta dan simpanan bank lain sebesar Rp6.654.476 juta.
DPK Perseroan ditahun 2024 mencapai Rp805.510.848 juta di tengah kondisi likuiditas industri perbankan yang ketat. Pencapaian
DPK ini terutama didorong dari Tabungan yang mampu tubuh 11,0% dibanding pencapaian tahun sebelumnya menjadi
Rp257.544.353 juta di tahun 2024. Peningkatan Tabungan ini sesuai dengan strategi Perseroan untuk lebih fokus pada
penghimpunan dana murah melalui peningkatan kapabilitas layanan digital nasabah melalui peluncuran Wondr by BNI di 5 Juli
2024.
Liabilitas Segera
Liabilitas segera Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp219.768 juta atau 4,2% menjadi Rp5.514.720 juta, dibandingkan
dengan posisi sebelumnya sebesar Rp5.294.952 juta. Penurunan akun ini di tahun yang berakhir pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 disebabkan oleh peningkatan simpanan sementara yang belum diselesaikan sebesar Rp543.296 juta
dan Dana Trust sebesar Rp1.080.398 juta, disisi lain terdapat penurunan kewajiban Perseroan sebagai issuer bank (ATM) sebesar
Rp1.785.997 juta.
Simpanan Nasabah
Total simpanan nasabah mencapai Rp805.510.848 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, mengalami
penurunan sebesar Rp5.219.495 juta atau 0,6% dari posisi yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp810.730.343
juta yang disebabkan oleh penurunan giro sebesar Rp39.762.640 juta atau 11,5%, disisi lain Tabungan tumbuh sebesar
Rp 25.562.918 juta atau 11,0% menjadi sebesar Rp257.544.353 juta di tahun 2024 dan deposito meningkat sebesar Rp9.567.987
juta atau 4,1% dibanding pencapaian tahun sebelumnya.
Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain Perseroan mencapai Rp18.548.464 juta mengalami kenaikan sebesar Rp6.654.476 juta atau 55,9% di
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi tahun sebelumnya senilai Rp11.893.988 juta.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan instrument Pasar Uang Antar Bank (PUAB) sebesar Rp12.294.527 juta naik
sebesar Rp7.176.772 juta atau 140,2% dibandingkan posisi 2023 sebesar Rp5.117.755 juta.
Liabilitas Derivatif
Dalam melakukan usaha bisnis, Perseroan melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka mata uang
asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan dan lindung
nilai. Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, Liabilitas derivatif Perseroan mengalami peningkatan signifikan
119
98
Page 123
sebesar Rp668.723 juta atau 82,5% menjadi Rp1.479.185 juta dari tahun sebelumnya sebesar Rp810.462 juta. Peningkatan
liabilitas derivatif khususnya berasal dari liabilitas derivatif kepada pihak ketiga sebesar 96,4% atau Rp650.021 juta.
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Perseroan mencatatkan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali meningkat signifikan sebesar Rp8.999.768 juta atau
130,6% dari Rp6.891.177 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp15.890.945 juta di tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Adapun tingkat suku bunga tahunan untuk efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
Kembali adalah 5,50%-8,38% (Rupiah) dan 1,85%-4,75% (Dolar AS) untuk tahun 2024 dan 6,7% (Rupiah) dan 1,3%-6,3% (Dolar
AS) untuk tahun 2023.
Liabilitas Akseptasi
Perseroan membukukan liabilitas akseptasi dari Rp5.748.547 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi
Rp4.229.484 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dengan penurunan sebesar Rp1.519.063 juta atau
26,4%. Penurunan ini berasal dari tagihan akseptasi kepada pihak ketiga dari tahun sebelumnya Rp4.677.947 juta menjadi
Rp3.328.729 juta di tahun 2024.
Beban yang Masih Harus Dibayar
Beban yang masih harus dibayar Perseroan mencapai Rp1.529.305 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Nilai akun tersebut relatif menurun sebesar Rp134.560 juta atau 8,1% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang mencapai
Rp1.663.865 juta. Penurunan beban yang masih harus dibayar khususnya berasal dari kewajiban Perseroan sebagai bank penerbit
sebesar Rp215.705 juta menjadi Rp245.037 juta di tahun 2024.
Utang Pajak
Perseroan mencatatkan penurunan utang pajak dari Rp822.973 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
menjadi Rp317.569 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dengan penurunan sebesar Rp505.404 juta atau
61,4%. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan utang pajak penghasilan badan dari Rp701.920 juta di tahun 2023 menjadi
Rp223.208 juta di tahun 2024 dengan penurunan sebesar 68,2% atau turun Rp478.712 juta dari tahun sebelumnya.
Imbalan Kerja
Imbalan kerja di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp7.146.717 juta, meningkat sebesar Rp140.883
juta atau 2,0% dibandingkan posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp7.005.834 juta. Peningkatan
ini berasal dari peningkatan imbalan kerja jangka pendek sebesar Rp3.230.142 juta naik 27,9% dari Rp2.524.538 juta di tahun
2023, disisi lain imbalan kerja jangka panjang turun sebesar Rp564.721 juta atau 12,6% yang didominasi oleh program pensiun
manfaat pasti turun sebesar Rp755.914 juta.
Penyisihan
Akun penyisihan Perseroan terdiri dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi serta penyisihan atas perkara hukum.
Perseroan membukukan penyisihan sebesar Rp2.283.222 juta, mengalami peningkatan sebesar Rp110.490 juta atau 5,1%
dibandingkan posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp2.172.732 juta. Peningkatan provisi ini berasal
dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi yaitu sebesar Rp2.273.422 juta dari sebelumnya sebesar Rp2.165.058 juta.
Hal ini disebabkan adanya pembentukan provisi atas akun-akun off balance sheet sebagai dampak implementasi PSAK 109 di
tahun 2020. Sementara itu cadangan perkara hukum dan lainnya naik sebesar Rp2.126 juta dibandingkan posisi sebelumnya.
Liabilitas Lain-Lain
Liabilitas lain-lain mengalami peningkatan sebesar Rp438.604 juta atau 1,7% dari Rp26.124.897 juta pada tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp26.563.501 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Peningkatan
yang terjadi merupakan dampak dari kenaikan Liabilitas kepada pemegang polis naik sebesar Rp1.435.626 juta dan disisi lain
terdapat penurunan Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD DHE) sebesar Rp1.631.137 juta dibandingkan tahun 2023.
Efek-efek yang Diterbitkan
Perseroan telah menerbitkan efek bersifat utang berupa Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 dengan nominal sebesar Rp5.000.000.000.000 dan kupon sebesar 6,35 – 6,85% per tahun
yang dibayarkan setiap kuartalan. Obligasi tersebut berperingkat idAAA dari Pefindo yang diterbitkan pada tanggal 8 Maret 2024
serta Opini Pihak kedua oleh Sustainalytics pada tanggal 20 September 2024. Penerbitan obligasi ini efektif dari OJK melalui surat
OJK No. S-93/D.04/2022 tanggal 10 Juni 2022. Selain itu, Perseroan juga menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, BNI Global
Bond 2024 sebesar nilai nominal USD 500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 tahun. dengan kupon sebesar 5,28% per tahun
yang dibayarkan setiap semester
120
99
Page 124
Pinjaman yang Diterima
Pinjaman yang diterima Perseroan terdiri dari beragam pinjaman yakni pinjaman penerusan, kredit likuiditas untuk kredit koperasi
primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, banker’s acceptance dan pinjaman lain-lain. Total pinjaman yang diterima untuk
periode yang berakhir pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp42.931.444 juta, meningkat secara
signifikan sebesar Rp11.981.836 juta atau 38,7% dari posisi tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang mencapai
Rp30.949.608 juta. Peningkatan ini disebabkan oleh pinjaman bilateral sebesar 60,7% menjadi Rp35.115.128 juta di tahun 2024
dari Rp21.856.207 juta di tahun sebelumnya.
Fasilitas pinjaman yang diterima oleh Perseroan diuraikan pada Bab IV Pernyataan Utang, subbab 13. Pinjaman yang diterima.
Perseroan tidak miliki kebutuhan pinjaman musiman.
Berikut ini adalah analisa jatuh tempo atas liabilitas Perseroan:
31 Desember 2024
Keterangan Kurang dari 1 Lebih dari 12
1 - 3 bulan 3 - 6 bulan 6 - 12 bulan Total
bulan bulan
LIABILITAS
Liabilitas segera 5.514.720 - - - - 5.514.720
Simpanan nasabah 659.303.325 79.978.318 37.378.681 30.280.627 1.583.846 808.524.797
Simpanan dari bank
14.395.602 1.443.612 1.262.723 1.414.936 31.591 18.548.464
lain
Liabilitas derivatif 1.479.185 - - - - 1.479.185
Liabilitas akseptasi 532.009 2.600.816 1.015.831 72.457 8.372 4.229.485
Efek-efek yang
- 80.625 4.293.079 246.704 10.637.428 15.257.836
diterbitkan
Efek-efek yang
dijual dengan janji
9.689.028 49.678 136.599 186.278 6.679.566 16.741.149
dibeli
kembali
Pinjaman yang
4.223.302 6.501.505 16.280.117 17.127.735 3.464.181 47.596.840
diterima
Efek-efek
- 358.516 - 8.406.016 19.101.144 27.865.676
subordinasi
Liabilitas lain-lain *) 19.641.982 - - - - 19.641.982
Total 714.779.153 91.013.070 60.367.030 57.734.753 41.506.128 965.400.134
Total aset lancar **) 105.169.035 8.036.442 3.603.644 2.649.837 117.141.416 236.600.374
KOMITMEN DAN
KONTINJENSI
Fasilitas kredit
kepada debitur
57.552.807 - - - - 57.552.807
yang
belum digunakan
Irrevocable letters
of credit yang masih 2.864.725 4.637.284 843.350 368.650 1.238.651 9.952.660
berjalan
Garansi yang
11.336.806 8.350.111 9.944.176 19.245.410 24.574.477 73.450.980
diterbitkan
Total 71.754.338 12.987.395 10.787.526 19.614.060 25.813.128 140.956.447
*) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran jaminan, rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, serta utang nasabah - Entitas Anak
**) Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia dan Obligasi Pemerintah
31 Desember 2023
Keterangan Kurang dari 1 Lebih dari 12
1 - 3 bulan 3 - 6 bulan 6 - 12 bulan Total
bulan bulan
LIABILITAS
Liabilitas segera 5.294.952 - - - - 5.294.952
Simpanan nasabah 669.126.328 62.871.280 17.190.524 63.410.848 939.977 813.538.957
121
100
Page 125
Simpanan dari bank
8.432.524 1.761.870 607.451 1.042.214 49.929 11.893.988
lain
Liabilitas derivatif 810.462 - - - - 810.462
Liabilitas akseptasi 216.460 1.059.755 371.901 2.833.350 1.267.081 5.748.547
Efek-efek yang
- 80.625 97.750 34.250 5.195.500 5.408.125
diterbitkan
Efek-efek yang
dijual dengan janji
- 45.959 183.241 782.482 6.457.085 7.468.767
dibeli
kembali
Pinjaman yang
2.180.351 3.118.741 1.879.318 9.317.895 17.893.124 34.389.429
diterima
Efek-efek
- 342.968 342.968 685.936 18.272.775 19.644.647
subordinasi
Liabilitas lain-lain *) 18.512.179 - - - - 18.512.179
Total 704.573.256 69.281.198 20.673.153 78.106.975 50.075.471 922.710.053
Total aset lancar **) 133.755.042 23.078.513 1.509.876 7.770.428 116.267.177 282.381.036
KOMITMEN DAN
KONTINJENSI
Fasilitas kredit
kepada debitur
55.883.261 - - - - 55.883.261
yang
belum digunakan
Irrevocable letters
of credit yang masih 6.278.916 7.131.859 1.850.556 930.774 662.201 16.854.306
berjalan
Garansi yang
10.774.762 6.876.173 5.998.340 15.338.665 27.789.191 66.777.131
diterbitkan
Total 72.936.939 14.008.032 7.848.896 16.269.439 28.451.392 139.514.698
*) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran jaminan, rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, serta utang nasabah - Entitas Anak
**) Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia dan Obligasi Pemerintah
Efek-efek Subordinasi
Disamping obligasi korporasi, Perseroan juga menerbitkan efek-efek subordinasi dalam bentuk Subordinated Notes dan Additional
Capital.
Pada tanggal 30 Maret 2021, Perseroan telah menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond 2021) sebesar
USD500 juta jangka waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan setiap semester, dan tercatat di
Singapore Exchange. Tier 2 Subordinated Notes dapat dicatat sebagai komponen modal pelengkap (Tier 2) sesuai persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021.
Penggunaan dana hasil penerbitan Tier 2 Subordinated Notes digunakan oleh Perseroan untuk memperkuat modal pelengkap (Tier
2) dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan komposisi struktur dana
jangka panjang, sesuai dengan sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 dan selanjutnya akan digunakan
oleh Perseroan untuk mendukung peningkatan aset produktif.
Pada tanggal 24 September 2021, Perseroan telah menerbitkan Additional Tier 1 Capital Securities (BNI Additional Tier 1 Capital
Bond 2021) sebesar USD600 juta tidak memiliki jangka waktu dengan opsi call 5,5 tahun, dengan kupon sebesar 4,30% per tahun
yang dibayarkan setiap semester, dan tercatat di Singapore Exchange. Additional Tier 1 Capital Securities dapat dicatat sebagai
komponen modal inti tambahan (Additional Tier 1) sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S-
210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
122
101
Page 126
Ekuitas
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember Pertumbuhan
Keterangan
2024 2023
Ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk:
Modal saham:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Rp3.750 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri B - nilai nominal Rp3.750 per saham (dalam Rupiah penuh)
- Seri C - nilai nominal Rp187,5 per saham (dalam Rupiah penuh)
Modal dasar:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 578.683.733 saham
- Seri C - 68.426.325.320 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 578.683.733 saham
- Seri C - 68.426.325.320 saham 9.054.807 9.054.807 -
Tambahan modal disetor 17.010.254 17.010.254 -
Cadangan pembayaran berbasis saham 322.589 260.116 24,0%
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali 2.256.999 2.256.999 0,0%
Cadangan revaluasi aset 16.711.395 15.447.829 8,2%
Keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain setelah pajak (1.465.059) (896.178) 63,5%
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing (96.998) (58.367) 66,2%
Saldo laba:
Sudah ditentukan penggunaannya
Cadangan umum dan wajib 2.778.412 2.778.412 -
Cadangan khusus - -
Tidak ditentukan penggunaannya 115.885.182 104.457.102 10,9%
Total saldo laba 118.663.594 107.235.514 10,7%
Saham treasuri - (179.960)
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 162.457.581 150.131.014 8,2%
Kepentingan nonpengendali 4.728.972 4.601.506 2,8%
TOTAL EKUITAS 167.186.553 154.732.520 8,0%
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham
Cadangan pembayaran berbasis saham pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp322.589 juta,
mengalami peningkatan sebesar Rp62.473 juta atau 24,0% dari tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Mengacu
pada PSAK 102 tentang pembayaran berbasis saham, bank wajib membentuk pencadangan Pembayaran Berbasis Saham sesuai
dengan harga pasar saat tanggal pemberian (Grant Date). Perseroan memiliki program remunerasi kepemilikan saham untuk
Direksi, Dewan Komisaris non independen serta pegawai yang pembagiannya sudah dilakukan pada tahun 2022. Namun
pembukaan periode lock up atas pembagian tersebut dilakukan bertahap hingga tahun 2025 mendatang. Sebagai dampak program
dan mekanisme pembukaan lock up periode yang masih sampai tahun 2025 tersebut, maka bank menyisihkan pencadangan
pembayaran berbasis saham senilai Rp322.589 juta di tahun 2024.
Cadangan Revaluasi Aset
Cadangan revaluasi aset pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp16.711.395 juta, mengalami
peningkatan sebesar Rp1.263.566 juta atau 8,2% dari tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dikarenakan adanya
pencatatan realisasi hasil revaluasi aset tetap tanah dan bangunan yang dilaksanakan di tahun 2024.
Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain setelah pajak
Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, setelah pajak mencapai Rp1.465.059 juta di tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Nilai tersebut
meningkat Rp568.881 juta atau 63,5% dari tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp896.178 juta,
dikarenakan perhitungan mark to market atas surat berharga FVOCI dan AC dengan turunnya tingkat suku bunga acuan di pasar
di tahun 2024 dibanding tahun 2023.
123
102
Page 127
Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing
Kerugian selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing di Perseroan pada tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp96.998 juta. Nilai tersebut mengalami peningkatan Rp38.631 juta atau 66,2% dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp58.367 juta.
Saldo Laba
Saldo laba pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mencapai Rp118.663.594 juta, mengalami peningkatan
Rp11.428.080 juta atau 10,7% dibandingkan dengan tanggal tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp107.235.514 juta.
Kepentingan non Pengendali
Kepentingan non pengendali atas aset neto entitas anak yang konsolidasi mencapai Rp4.728.972 juta, mengalami peningkatan
sebesar 2,8% atau Rp127.466 juta dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp4.601.506 juta.
3.3. ARUS KAS
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan Pertumbuhan (%)
2024 2023
Kas bersih (digunakan untuk) / diperoleh dari aktivitas
(63.217.913) 10.392.864 (708,3%)
operasi
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (5.270.105) (10.771.257) (51,1%)
Kas bersih (digunakan untuk) / diperoleh dari aktivitas
17.718.443 (8.492.493) (308,6%)
pendanaan
PENINGKATAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (50.769.575) (8.870.886) 472,3%
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 154.879.093 163.900.321 (5,5%)
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing (34.754) (150.342) (76,9%)
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 104.074.764 154.879.093 (32,8%)
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
Kas 13.709.930 11.207.201 22,3%
Giro pada Bank Indonesia 51.669.054 65.256.432 (20,8%)
Giro pada bank lain 22.074.186 35.022.769 (37,0%)
Penempatan pada BI dan bank lain - jangka waktu jatuh
16.621.594 43.392.691 (61,7%)
tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan
Total Kas dan Setara Kas 104.074.764 154.879.093 (32,8%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Perseroan membukukan kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi mencapai Rp63.217.913 juta di tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp10.392.864 juta di tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023.
Aktivitas arus kas operasi tersebut dipengaruhi oleh penurunan simpanan nasabah sebesar Rp5.219.495 juta di tahun 2024,
sedangkan di posisi tahun 2023 meningkat sebesar Rp41.115.494 juta. Selain itu dari sisi aset operasi, penurunan arus kas aktivitas
operasi juga dipengaruhi oleh pinjaman yang diberikan sebesar Rp99.510.845 juta di tahun 2024 dari sebelumnya sebesar
Rp63.286.794 juta di tahun 2023
Pola arus kas Perseroan sangat dipengaruhi oleh karakteristik bisnis perbankan dan faktor eksternal makro ekonomi yang dinamis.
Sebagai bank komersial, arus kas dari aktivitas operasi Perseroan terutama berasal dari penerimaan dana pihak ketiga atau funding
lainya, pelunasan pinjaman yang diberikan, pendapatan bunga kredit serta pendapatan non bunga, sementara pengeluaran
utamanya berupa pencairan pinjaman yang diberikan ke debitur, penarikan dana pihak ketiga oleh nasabah, pembayaran bunga
dana pihak ketiga serta biaya operasional. Karakteristik unik Perseroan sebagai bank yang fokus ekspansi pada segmen korporasi
top tier yang cenderung sensitif terhadap volatilitas pergerakan suku bunga pasar atau perubahan kondisi makro ekonomi lainnya
mengakibatkan pola arus kas juga mengikuti kondisi eksternal makro ekonomi yang terjadi. Contohnya, ketika likuiditas ketat diikuti
dengan kenaikan tingkat suku bunga pasar, arus kas keluar untuk bunga dana pihak ketiga juga turut naik, sementara penerimaan
bunga kredit belum tentu langsung menyesuaikan karena sensitif terhadap isu kualitas kredit.
Selama 2024 kondisi likuiditas di perbankan cenderung ketat dengan tingkat suku bunga yang meningkat, sehingga untuk menjaga
profitabilitas Perseroan sejak semester II melakukan strategi pengelolaan Asset dan Liabilitas (ALM) dengan meminimalisir “idle
124
103
Page 128
fund” yaitu dengan mengurangi porsi DPK dengan suku bunga tinggi (special rate), tapi tetap dengan menjaga ketersediaan
likuiditas seiring dengan keringan GWM yang Perseroan dapatkan sebesar 2.6% dari program insentif KLM Bank Indonesia, yang
terlihat dari indikator Loan to Deposit Ratio (LDR) di 2024 mencapai 96%. Peningkatan LDR dengan mengurangi porsi DPK special
rate untuk menjaga profitabilitas tersebut terlihat dari Dana Pihak Ketiga (DPK) turun -0.6%YoY, sedangkan pinjaman yang
diberikan masih mampu tumbuh 11.6%YoY sehingga berdampak pada arus kas Perseroan tahun 2024 menjadi negatif terutama
dari aktivitas operasional.
Strategi peningkatan LDR melalui penurunan porsi DPK special rate namun dengan tetap menjaga kebutuhan likuiditas tersebut
berdampak positif pada profitabilitas Perseroan di triwulan terakhir tahun 2024 terlihat dari Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest
Income) di triwulan IV 2024 mampu tumbuh 6.5% dibanding triwulan sebelumnya.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perseroan membukukan penggunaan kas neto untuk aktivitas investasi mencapai Rp5.270.105 juta di tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024. Hal ini dipengaruhi oleh pembelian Obligasi Pemerintah (neto) sebesar Rp1.216.155 juta serta
pembelian atas efek-efek (neto) sebesar Rp973.994 juta dan pembelian aset tetap sebesar Rp3.106.669 juta. Perseroan
menggunakan arus kas untuk aktivitas investasi lebih rendah sebesar Rp5.501.152 juta atau 51,1% dibandingkan arus kas untuk
aktivitas investasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Secara kumulatif, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan adalah sebesar Rp17.718.443 juta di tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024. Terdapat 2 aktivitas pendanaan yang mendominasi yaitu penerimaan pinjaman yang diterima
sebesar Rp29.009.391 juta serta pembayaran pinjaman yang diterima sebesar Rp16.584.455 juta. Selain itu juga terdapat
penambahan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (neto) Rp8.430.894 juta dan penerimaan atas efek-efek diterbitkan
sebesar Rp8.187.500 juta, di sisi lain terdapat pembayaran dividen sebesar Rp10.454.738 juta.
3.4. JUMLAH PINJAMAN YANG TERUTANG
Berikut merupakan informasi atas jumlah pinjaman yang masih terutang pada tanggal laporan keuangan terakhir, kebutuhan
pinjaman musiman, analisis jatuh tempo pinjaman, fasilitas pinjaman dari perbankan, pembatasan penggunaan pinjaman dan
jaminan dengan ketentuan dalam hal pinjaman berasal dari luar negeri yang diungkapkan secara terpisah dengan jumlah mata
uang asingnya.
Jenis Pinjaman Counterparty Penjelasan Outstanding Pembatasan
China Development Pinjaman bilateral luar negeri USD 93,392,840 • Capital Adequacy
Bilateral Loan Bank dengan China Development Bank Ratio" ("Rasio
sebesar USD700.000.000 (nilai Kewajiban Penyediaan
penuh) dengan jangka waktu Modal Minimum") not
pinjaman selama 10 tahun serta less than the higher of
tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan 9% atau sesuai
ditambah margin tertentu per persyaratan minimum
tahun dan akan jatuh tempo berdasarkan ketentuan
pada tanggal 16 September yang berlaku
2025. • Tier 1 Ratio" ("Rasio
Modal Inti") not less
Sehubungan dengan adanya than 6%; atau sesuai
transisi LIBOR, Perseroan telah persyaratan minimum
melakukan amandemen berdasarkan ketentuan
perjanjian penggunaan reference yang berlaku
rate dari LIBOR 6 bulan ditambah • Core Tier 1 Ratio
margin tertentu per tahun menjadi ("Modal Inti Utama")
SOFR 6 bulan ditambah margin not less than 5%; atau
tertentu per tahun. sesuai persyaratan
minimum berdasarkan
ketentuan yang
berlaku
• Non-performing Loan
Ratio" ("rasio Kredit
Bermasalah") no
greater than 5%; atau
125
104
Page 129
sesuai persyaratan
minimum berdasarkan
ketentuan yang
berlaku
• Statutory Reserve in
IDR ratio ("rasio Giro
Wajib Minimum/GWM
dalam Rupiah") sesuai
ketentuan PBI terbaru
• return on average
assets not less than
0.6% atau sesuai
persyaratan minimum
berdasarkan ketentuan
yang berlaku
• Capital Adequacy
Ratio above is equal to
or greater than 12.5%;
atau sesuai
persyaratan minimum
berdasarkan ketentuan
yang berlaku
China Development Pinjaman bilateral luar negeri USD 37,698,436 • Capital Adequacy
Bilateral Loan Bank dengan China Development Bank Ratio" ("Rasio
sebesar USD189.000.000 (nilai Kewajiban Penyediaan
penuh) dengan jangka waktu Modal Minimum") not
pinjaman selama 10 tahun serta less than the higher of
tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan 9% atau sesuai
ditambah margin tertentu per persyaratan minimum
tahun dan akan jatuh tempo pada berdasarkan ketentuan
tanggal 16 September 2025. yang berlaku
• Tier 1 Ratio" ("Rasio
Modal Inti") not less
than 6%; atau sesuai
persyaratan minimum
berdasarkan ketentuan
yang berlaku
• Core Tier 1 Ratio
("Modal Inti Utama")
not less than 5%; atau
sesuai persyaratan
minimum berdasarkan
ketentuan yang
berlaku
• Non-performing Loan
Ratio" ("rasio Kredit
Bermasalah") no
greater than 5%; atau
sesuai persyaratan
minimum berdasarkan
ketentuan yang
berlaku
• Statutory Reserve in
IDR ratio ("rasio Giro
Wajib Minimum/GWM
dalam Rupiah") sesuai
ketentuan PBI terbaru
• return on average
assets not less than
0.6% atau sesuai
persyaratan minimum
berdasarkan ketentuan
yang berlaku
126
105
Page 130
• Capital Adequacy
Ratio above is equal to
or greater than 12.5%;
atau sesuai
persyaratan minimum
berdasarkan ketentuan
yang berlaku
Club Loan Bank of China (Hong Perseroan, melalui BNI cabang USD 500.000.000 • Memenuhi persyaratan
Kong) Limited, CTBC Singapura dan London memiliki Bank Indonesia dan
Bank Co., LTD, CITI pinjaman bilateral luar negeri OJK dan semua
Group Global Market dengan konsorsium bank yang peraturan perundang-
Asia Limited, Oversea- terdiri dari Bank of China (Hong undangan yang
Chinese Banking Kong) Limited, CTBC Bank Co., berlaku sehubungan
Corporation Limited, LTD, CITI Group Global Market dengan modal,
dan United Overseas Asia Limited, Oversea-Chinese likuiditas dan
Bank Limited Banking Corporation Limited, dan pengendalian
United Overseas Bank Limited keuangan;
sebesar USD500.000.000 (nilai • Menjaga rasio NPL
penuh). Jatuh tempo pada 29 bersih maksimum 5%
September 2025 • Menjaga rasio
kecukupan modal
minimum sembilan
persen (9%).
Bilateral Loan MUFG Bank, Ltd. Pada tanggal 22 November 2023, USD 200.000.000 Persyaratan-persyaratan
Perseroan memperoleh fasilitas penting (financial
pinjaman bilateral dalam negeri covenants) dalam perjanjian
dengan MUFG Bank, Ltd. senilai pinjaman Bank antara lain:
USD200.000.000 (nilai penuh) • Rasio Non-
dengan jangka waktu 3 tahun. Performing Loan
Tingkat suku bunga pinjaman (NPL)
adalah suku bunga tetap 6% per maksimum 5%.
tahun untuk tahun pertama, dan • Nilai Capital
selanjutnya menjadi tingkat suku Adequacy Ratio
bunga mengambang dengan (CAR) minimum
menggunakan SOFR 3 bulan 9% atau sesuai
ditambah margin tertentu per dengan
tahun. Fasilitas ini akan jatuh ketentuan
tempo pada tanggal 20 regulasi yang
November 2026. berlaku.
• Nilai Rasio
Modal Inti (Tier 1
Ratio) minimum
6%.
• Nilai Rasio
Modal Inti
Utama (Core
Tier 1 Ratio)
minimum 5%.
• Rasio Return on
Average Assets
minimum 0,6%,
dengan
ketentuan
bahwa jika nilai
Capital
Adequacy Ratio
(CAR) sama
dengan atau
lebih besar dari
12,5%.
Bilateral Loan MUFG Bank, Ltd. Pada tanggal 16 Oktober 2024, USD 100.000.000 Persyaratan-persyaratan
Perseroan memperoleh fasilitas penting (financial
127
106
Page 131
pinjaman bilateral tambahan covenants) dalam perjanjian
dengan MUFG Bank, Ltd. senilai pinjaman Bank antara lain:
USD100.000.000 (nilai penuh) • Rasio Non-
dengan jangka waktu 4 tahun Performing Loan
dihitung dari tanggal penarikan. (NPL) Neto
Tingkat suku bunga pinjaman maksimum 5%.
menggunakan acuan tingkat suku • Nilai Capital
bunga mengambang SOFR Adequacy Ratio
ditambah margin tertentu. (CAR) minimum
Penarikan atas pinjaman ini 9,9% atau
dilakukan pada tanggal 18 sesuai dengan
Oktober 2024 dan akan jatuh ketentuan
tempo pada tanggal 18 Oktober regulasi yang
2028. berlaku.
Club Loan Bank of America, CIMB Pada tanggal 8 November 2024, USD 600.000.000 Persyaratan-persyaratan
Bank Berhad, CTBC Perseroan memperoleh fasilitas penting (financial
Bank Co.,LTD., DBS pinjaman dengan konsorsium covenants) dalam perjanjian
Bank LTD., bank yang terdiri dari Bank of pinjaman Bank antara lain:
OverseaChinese America, CIMB Bank Berhad, • Rasio Non-
Banking Corporation CTBC Bank Co.,LTD., DBS Bank Performing Loan
Limited, dan The LTD., OverseaChinese Banking (NPL) Neto
Hongkong and Corporation Limited, dan The maksimum 5%.
Shanghai Banking Hongkong and Shanghai Banking • Nilai Capital
Corporation Limited Corporation Limited sebesar USD Adequacy Ratio
600.000.000 (nilai penuh) dengan (CAR) minimum
jangka waktu pinjaman selama 4 9,9% atau
tahun dengan tingkat suku bunga sesuai dengan
mengambang SOFR ditambah ketentuan
margin tertentu per tahun. regulasi yang
Penarikan atas pinjaman ini berlaku.
dilakukan pada tanggal 20
November 2024 dan akan jatuh
tempo pada 20 Agustus 2028.
Short Term Loan Caixabank, S.A. Pada tanggal 1 Agustus 2024, USD25.000.000 -
Perseroan memperoleh fasilitas
pinjaman dengan Caixabank, S.A.
senilai USD25.000.000 (nilai
penuh) dengan jangka waktu 6
bulan (3 Februari 2025).
Short Term Loan Emirates NBD Bank Pada tanggal 2 Agustus 2024, -
(P.J.S.C) Perseroan memperoleh fasilitas
pinjaman dengan Emirates NBD
Bank (P.J.S.C) senilai
USD100.000.000 (nilai penuh)
dengan jangka waktu 6 bulan
(31 Januari 2025).
Short Term Loan Wells Fargo Bank Pada tanggal 5 Agustus 2024, -
National Association Perseroan memperoleh fasilitas
pinjaman dengan Wells Fargo
Bank National Association senilai
USD20.000.000 (nilai penuh)
dengan jangka waktu 6 bulan (3
Februari 2025).
Short Term Loan MUFG Bank, Ltd. Perseroan, melalui BNI cabang USD 100.000.000 -
Tokyo memperoleh fasilitas
pinjaman bilateral luar negeri
dengan MUFG Bank, Ltd. dengan
maksimum fasilitas
USD100.000.000 (nilai penuh).
128
107
Page 132
Tingkat suku bunga pinjaman
menggunakan acuan tingkat suku
bunga mengambang SOFR
ditambah margin tertentu.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo
maksimal 3 bulan sejak tanggal
penarikan masing-masing
pinjaman, yaitu pada tanggal 31
Maret 2025 dan 28 Februari
2025
Short Term Loan Emirates NBD Bank Perseroan, melalui BNI cabang USD 50.000.000 -
(P.J.S.C) Singapura memperoleh fasilitas
pinjaman bilateral luar negeri
dengan Emirates NBD Bank
(P.J.S.C) sebesar
USD50.000.000 (nilai penuh) dan
jatuh tempo maksimal 9 bulan
sejak tanggal penarikan masing-
masing pinjaman.
Jatuh tempo 18 Maret 2025
Short Term Loan Australia and New Perseroan, melalui BNI cabang AUD78.840.402 -
Zealand Banking Group Singapura memperoleh fasilitas
Limited pinjaman bilateral luar negeri
dengan Australia and New
Zealand Banking Group Limited
sebesar AUD78.840.402 (nilai
penuh) pada tanggal 19
Desember 2024 dan jatuh tempo
maksimal 1 tahun sejak tanggal
penarikan pinjaman.
Jatuh tempo 19 Desember 2025
Short Term Loan United Overseas Bank Perseroan, melalui BNI cabang SGD 90.000.000 -
Limited Singapura memperoleh fasilitas
pinjaman bilateral luar negeri
dengan United Overseas Bank
Limited sebesar SGD90.000.000
(nilai penuh) pada tanggal 1 April
2024 dan jatuh tempo maksimal
359 hari sejak tanggal penarikan
pinjaman.
Jatuh Tempo 26 Maret 2025
Short Term Loan MUFG Bank, Ltd. Perseroan, melalui BNI cabang USD 100.000.000 -
Hongkong memperoleh fasilitas
pinjaman bilateral luar negeri
dengan MUFG Bank, Ltd. dengan
maksimum fasilitas USD
100.000.000 (nilai penuh) dengan
rincian USD 20.000.000 diterima
pada 3 Desember 2024, USD
60.000.000 diterima pada 22 April
2024, dan USD 20.000.000
diterima pada 6 Agustus 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman
menggunakan acuan tingkat suku
bunga mengambang SOFR
129
108
Page 133
ditambah margin tertentu dengan
tenor masing-masing 3 bulan
(jatuh tempo 3 Maret 2025), 1
tahun (jatuh tempo 22 April 2025),
1 tahun (6 Agustus 2025)
Short Term Loan China Construction Perseroan, melalui BNI cabang USD 100.000.000 -
Bank (Asia) Corporation Hongkong memperoleh fasilitas
Limited pinjaman bilateral luar negeri
dengan China Construction Bank
(Asia) Corporation Limited
dengan maksimum fasilitas
USD100.000.000 (nilai penuh)
dengan jatuh tempo 27 Januari
2025
Short Term Loan The Hongkong and Perseroan, melalui BNI cabang USD 50.000.000 -
Shanghai Banking Hongkong memperoleh fasilitas
Corporation Limited pinjaman bilateral luar negeri
dengan The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation
Limited dengan maksimum
fasilitas USD50.000.000 (nilai
penuh). Tingkat suku bunga
pinjaman menggunakan acuan
tingkat suku bunga mengambang
SOFR ditambah margin tertentu.
Fasilitas ini telah digunakan pada
tanggal 27 Desember 2024
sebesar USD50.000.000 dan
akan jatuh tempo pada 22
Desember 2025
Short Term Loan Shinhan Bank Co., Ltd Perseroan, melalui BNI cabang KRW30.000.000.000 -
Seoul memperoleh fasilitas
pinjaman bilateral luar negeri
dengan Shinhan Bank Co., Ltd.
dengan maksimum fasilitas
KRW30.000.000.000 (nilai
penuh). Fasilitas ini telah
digunakan pada tanggal 25 Juni
2024 sebesar
KRW30.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jatuh tempo maksimal 1
tahun sejak tanggal penarikan,
yaitu pada tanggal 25 Mei 2025.
130
109
Page 134
3.5. BELANJA MODAL
Pada tahun 2024, realisasi investasi barang modal Perseroan tercatat sebesar Rp3.894 miliar yang terdiri dari bangunan dan tanah,
perabotan otomasi, perabotan non-otomasi, dan kendaraan masing-masing sebesar Rp1.689 miliar, Rp1.869 miliar, Rp274 miliar,
dan Rp62 miliar. Pembelian barang modal tersebut bertujuan mendukung dan menunjang aktivitas operasional kegiatan
perusahaan secara menyeluruh.
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2024 2023
Bangunan dan tanah 1.689 1.027
Perabotan Otomasi 1.869 1.236
Perabotan Non Otomasi 274 207
Kendaraan 62 1
Total 3.894 2.471
Perseroan memiliki ikatan yang material untuk investasi barang modal sebagai berikut:
No. Nama Proyek Nama Vendor Dengan Kontrak Paling Besar
1 Gedung Grha BNI PT Tatametrika Nusantara
2 Kanwil WJY (Jatinegara 88) PT Brantas Abipraya
3 KCP Gracia Center (Pondok Pinang) PT Sempalan Teknologi Nasional
4 KLN Gunung Sahari PT Puta Rato Mahkota
5 KCU Banjarmasin PT Ballast Graha
6 Replacement ATM non EMV PT Diebold Nixdorf Indonesia & PT Argenta Parakrama Artha
7 Service-oriented Infrastructure PT Metrocom Global Solus & PT Mitra Integrasi Informatika
8 Pengembangan Infrastruktur Network PT Mastersystem Infotama
9 Office Automation PT Murni Solusindo Nusantara & PT Inokom Lintas Asia
Ikatan material untuk investasi barang modal di atas dimaksudkan untuk tujuan komitmen pembelian barang modal sebagaimana
yang telah direncanakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Perseroan. Sumber dana Perseroan untuk investasi barang modal
adalah menggunakan sisa anggaran investasi, total beban penyusutan, dan pembagian atau persentase laba bersih dari tahun
buku sebelumnya sebagai sumber pendanaan atas belanja modal.
Seluruh transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material investasi barang modal adalah dalam mata uang Rupiah, dan
karenanya Perseroan tidak melakukan proteksi atau perlindungan atas risiko perlindungan mata uang asing.
Secara umum beberapa proyek investasi Perseroan untuk mensimplifikasi proses kerja dan mengurangi ketergantungan terhadap
kertas, beberapa proyek dengan tujuan memenuhi regulasi dan isu lingkungan hidup antara lain:
• Pengembangan Loan Management System (LMS)
• Pengembangan Aplikasi RM Tools untuk segmen Corporate
Investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu lingkungan hidup
Terdapat 2 Pekerjaan yang masuk dalam anggaran investasi barang modal dalam rangka pemenuhan isu lingkungan hidup yaitu
Peremajaan Sistem Pengelolaan Air Limbah di Gedoeng BNI Jakarta Kota dan Perbaikan Sewage Treatment Plant (STP) di Plaza
BNI BSD.
3.6. TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN
Segmen operasi menggambarkan segmen bisnis Perseroan berdasarkan segmen usaha, yang terbagi ke dalam beberapa segmen
yaitu Wholesale & International Banking, Institutional Banking, Enterprises & Commercial Banking, Retail Banking, Treasuri, Kantor
Pusat dan Entitas Anak. Dalam menentukan hasil segmen, beberapa akun aset dan liabilitas serta pendapatan dan biaya yang
terkait didistribusikan ke masing-masing segmen berdasarkan kebijakan pelaporan internal manajemen. Transaksi antar segmen
usaha diperlakukan seperti transaksi pihak ketiga yang dicatat ke dalam masing-masing segmen dan dieliminasi di tingkat
Perseroan.
131
110
Page 135
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing-masing segmen dalam pelaporan segmen Perseroan:
a. Wholesale & International : Termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan transaksi-transaksi lainnya
Banking milik nasabah korporasi, baik BUMN dan badan usaha swasta termasuk institusi
keuangan dan nasabah kantor cabang luar negeri.
b. Institutional Banking : Termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan dan transaksi-transaksi
lainnya milik nasabah Kementerian, Lembaga Pemerintah, yayasan dan universitas.
c. Enterprises & Commercial : Termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan dan transaksi-transaksi
Banking lainnya milik nasabah dengan skala menengah/komersial.
d. Retail Banking Termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan transaksi-transaksi lainnya
milik nasabah SME, kredit program dan konsumer termasuk kredit pembiayaan konsumsi
termasuk kredit kepemilikan rumah, kartu kredit serta produkdan jasa lainnya seperti
dana pihak ketiga, transaksi pembayaran dan transaksi-transaksi lainnya milik nasabah
perorangan
e. Treasuri : Terkait dengan kegiatan treasuri Perseroan termasuk transaksi valuta asing, money
market, fixed income dan pasar modal.
f. Kantor Pusat : Terutama mengelola aset dan liabilitas Grup selain yang telah dikelola oleh segmen
operasi lainnya termasuk menerima alokasi biaya atas penyediaan jasa servis secara
sentralisasi kepada segmen lainnya serta pendapatan/biaya yang tidak teralokasi ke
pelaporan segmen lainnya.
g. Entitas Anak : Seluruh transaksi yang dilakukan oleh Entitas Anak yang bergerak di bidang asuransi,
pembiayaan konsumen, perbankan, modal ventura dan sekuritas.
Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha yang utama dari Perseroan dan Entitas Anak disajikan dalam tabel di bawah ini:
2024
Penyesuai
Wholesale & Enterprises
Institutional Retail Kantor an dan
International Commercial Treasuri Entitas Anak Konsolidasi
Banking Banking Pusat eliminasi
banking Banking
**)
Pendapatan bunga -
10.122.463 2.559.885 5.027.781 20.890.487 887.462 - 990.152 1.975 40.480.205
bersih*)
Pendapatan premi –
- - - - - - 1.723.862 (52) 1.723.810
bersih
Pendapatan
4.809.272 138.977 2.783.360 10.331.957 2.066.255 1.687.952 988.617 (495.485) 22.310.905
operasional lainnya
Pembentukan
cadangan kerugian 2.073.048 (19.029) (2.544.728) (6.698.305) 5.030 (796.695) (229.883) - (8.210.562)
penurunan nilai
Beban Operasional
(4.466.624) (977.464) (2.598.799) (15.288.903) (213.018) (3.800.879) (2.792.025) 449.267 (29.688.445)
lainnya
Laba (rugi)
12.538.159 1.702.369 2.667.614 9.235.236 2.745.729 (2.909.622) 680.723 (44.295) 26.615.913
operasional
Pendapatan/(beban
) bukan operasional - 85.292 (119.418) (1.329) (35.455)
– bersih
Laba sebelum pajak 12.538.159 1.702.369 2.667.614 9.235.236 2.745.729 (2.824.330) 561.305 (45.624) 26.580.458
Beban Pajak - (4.858.442) (52.619) (4.911.061)
Laba bersih 12.538.159 1.702.369 2.667.614 9.235.236 2.745.729 (7.682.772) 508.686 (45.624) 21.669.397
Total Aset 462.848.837 42.843.155 114.311.685 249.516.512 214.904.399 - 52.993.895 (7.612.846) 1.129.805.637
Total liabilitas 240.519.814 126.003.254 61.388.620 419.836.159 78.574.962 - 39.400.245 (3.103.970) 962.619.084
*) termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi
**) termasuk eliminasi internal transfer pricing atau reklasifikasi antar segmen operasi dan eliminasi terhadap Entitas Anak
132
111
Page 136
2023
Penyesuai
Wholesale & Enterprises
Institutional Retail Kantor an dan
International Commercial Treasuri Entitas Anak Konsolidasi
Banking Banking Pusat eliminasi
banking Banking
**)
Pendapatan bunga -
11.446.981 1.821.300 5.906.465 20.113.753 1.381.170 - 631.793 (25.789) 41.275.673
bersih*)
Pendapatan premi –
- - - - - - 1.659.301 - 1.659.301
bersih
Pendapatan
4.615.372 119.494 2.097.474 9.889.645 1.300.476 1.458.900 871.994 (540.926) 19.812.429
operasional lainnya
Pembentukan
cadangan kerugian 475.060 18.027 (2.554.956) (6.523.155) 4.723 (490.611) (125.490) - (9.196.402)
penurunan nilai
Beban Operasional
(4.880.168) (905.945) (3.049.512) (13.586.703) (341.513) (3.039.442) (2.443.353) 468.971 (27.777.665)
lainnya
Laba (rugi)
11.657.245 1.052.876 2.399.471 9.893.540 2.344.856 (2.071.153) 594.245 (97.744) 25.773.336
operasional
Pendapatan/(beban
) bukan operasional - - - - - (21.236) (111.153) (1.209) (133.598)
– bersih
Laba sebelum pajak 11.657.245 1.052.876 2.399.471 9.893.540 2.344.856 (2.092.389) 483.092 (98.953) 25.639.738
Beban Pajak - - - - - (4.471.401) (62.109) - (4.533.510)
Laba bersih 11.657.245 1.052.876 2.399.471 9.893.540 2.344.856 (6.563.790) 420.983 (98.953) 21.106.228
Total Aset 408.673.828 18.535.540 122.112.729 246.767.432 252.636.198 - 46.283.112 (8.344.853) 1.086.663.986
Total liabilitas 270.141.046 144.998.599 58.257.384 380.439.627 48.958.503 - 32.940.170 (3.803.863) 931.931.466
*) termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi
**) termasuk eliminasi internal transfer pricing atau reklasifikasi antar segmen operasi dan eliminasi terhadap Entitas Anak
Di tahun 2024, segmen retail banking berkontribusi besar terhadap pendapatan bunga-neto Perseroan, sedangkan wholesale &
international banking dan retail banking berkontribusi besar terhadap total aset Perseroan.
3.7. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI ATAU PERUBAHAN PENTING DALAM
EKONOMI YANG DAPAT MEMPENGARUHI PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS PERSEROAN
Tidak ada kejadian atau transaksi yang tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan penting dalam ekonomi yang dapat
mempengaruhi jumlah pendapatan dan profitabilitas Perseroan.
4. LIKUIDITAS
Perseroan memiliki tingkat likuiditas dan solvabilitas yang baik untuk periode sampai tanggal 31 Desember 2024. Hal
ini ditunjukkan oleh kemampuan Perseroan dalam memenuhi segala kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu, baik
terhadap pembayaran pokok utang ataupun beban bunganya.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek (Likuiditas Bank)
Kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dilakukan dengan pengelolaan likuiditas yang
baik. Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka pendek, Perseroan menjaga kecukupan likuiditas
dengan melakukan pengelolaan beberapa indikator antara lain Primary Reserve (Giro Wajib Minimum dan Kas),
Secondary Reserve (cadangan likuiditas), dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sesuai ketentuan regulator.
LCR merupakan rasio perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total arus kas keluar
bersih (net cash outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam skenario krisis. Pada Desember 2024, LCR
Perseroan mencapai 147,95% (hanya bank) dan 150,67% (konsolidasi), di atas ketentuan Regulator yang
menetapkan pemenuhan LCR paling rendah 100%.
Dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk jangka waktu yang lebih panjang (1 tahun), Perseroan menjaga Net Stable
Funding Ratio (NFSR) dengan meningkatkan stabilitas pendanaan bank yang disesuaikan dengan komposisi aset
dan rekening administratif. NSFR merupakan rasio perbandingan jumlah dana stabil yang tersedia (Available Stable
133
112
Page 137
Funding) dengan jumlah dana stabil yang dibutuhkan (Required Stable Funding). Per Desember 2024, NSFR
Perseroan sebesar 132,48% (hanya bank) dan 133,08% (konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang menetapkan
pemenuhan NSFR paling rendah 100%.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Solvabilitas Bank)
Rasio kecukupan modal Perseroan (Capital Adequacy Ratio – CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang
menurut risiko/Risk Weighted Assets – RWA) di tahun 2024 mencapai 21,4%. Hal ini menunjukkan struktur permodalan
Perseroan memiliki kapabilitas untuk dapat mengimbangi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional di mana rasio
tersebut lebih tinggi dari rasio kecukupan modal minimum yang ditetapkan oleh Regulator.
Pembatasan terhadap kemampuan entitas anak
Dengan mempertimbangkan kapasitas dan kapabilitas keuangan Perseroan terhadap seluruh entitas anaknya maka
pembatasan terhadap kemampuan entitas anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan tidak berdampak pada
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran tunai.
134
113
Page 138
VII. FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dan Entitas Anak tidak terlepas dari berbagai macam risiko, yang dapat
mempengaruhi kinerja Perseroan secara umum. Pesatnya perkembangan lingkungan internal dan eksternal Perseroan
menyebabkan semakin kompleksnya risiko kegiatan usaha yang dihadapi oleh Perseroan.
Risiko-risiko yang akan diungkapkan dalam uraian berikut merupakan risiko yang material bagi Perseroan yang dapat
mempengaruhi kinerja Perseroan secara umum dan telah disusun sesuai dengan bobot tertinggi hingga terendah dari dampak
masing-masing risiko terhadap kinerja Perseroan dimulai dari risiko utama yakni sebagai berikut:
A. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN KEGIATAN USAHA
PERSEROAN
1. RISIKO KREDIT
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perseroan, termasuk risiko kredit akibat
kegagalan debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk, dan settlement risk.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis bank, seperti pemberian kredit, pembelian surat berharga, akseptasi,
transaksi antar bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen dan
kontinjensi, dimana pemberian kredit merupakan sumber risiko kredit yang terbesar.
Risiko utama yang dihadapi Perseroan saat ini adalah risiko Kredit khususnya terkait dengan debitur terdampak Covid-19. Adanya
pandemi Covid-19 menyebabkan terganggunya bisnis debitur yang berakibat pada penurunan kualitas aset dan peningkatan
pencadangan (CKPN) untuk mengantisipasi peningkatan Loan at Risk (LaR).
Risiko kedepan yang terbesar masih di Risiko kredit mengingat adanya ketidakpastian kondisi global antara lain sebagai dampak
dari perang Rusia vs Ukraina yang mendorong peningkatan harga komoditas energi dan bahan pangan dunia serta volatilitas makro
ekonomi Indonesia yang dapat berdampak terhadap kondisi portofolio kredit Perseroan.
Secara umum Perseroan memiliki strategi untuk meningkatkan pendapatan Perseroan di semua segmen usaha yang dijalankan.
Perseroan adalah bank yang aset terbesarnya ada pada segmen business banking (korporasi, commercial dan kecil), yaitu
mencapai 70% dari total kredit.
a. Mayoritas (49,4%) atau sebesar Rp288,67 miliar kredit disalurkan di segmen korporasi dengan sektor ekonomi terbesar pada
Industri Pengolahan, Konstruksi serta Pertanian, Perburuan dan Kehutanan, sehingga memberikan kontribusi pendapatan
Perseroan terbesar. Kami berupaya terus meningkatkan kontribusi dari segmen korporasi melalui optimalisasi layanan
perbankan yang menyeluruh kepada debitur. Strategi akuisisi debitur korporasi top-tier terutama korporasi swasta akan
memberikan dampak terbesar pada pertumbuhan kredit dan peningkatan profitabilitas, karena akan diikuti dengan kinerja fee
based income yang lebih baik dan cost of credit yang unggul melebihi dampaknya terhadap margin. Room untuk pertumbuhan
di segmen ini juga masih terbuka karena sebelumnya segmen ini relatif underrepresented.
b. Kontribusi pendapatan Perseroan selanjutnya adalah dari segmen kecil dan consumer. Di segmen kecil, pertumbuhannya
akan di dorong oleh penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan realisasi penyaluran KUR yang baik dari tahun ke tahun,
kami terus mendapatkan peningkatan alokasi penyaluran KUR dari pemerintah. Tahun ini, Perseroan menerima alokasi
penyaluran KUR sebesar Rp38 Triliun, naik 23% dibandingkan 2023.
c. Pertumbuhan di segmen konsumer akan bertumpu pada kredit payroll dan mortgage yang kami yakin dapat tumbuh high
single digit seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat pasca pandemi.
Sementara itu di segmen commercial, setelah upaya pengelolaan kualitas yang telah dilakukan secara komprehensif selama dua
tahun terakhir, Perseroan mulai melihat adanya pertumbuhan positif di segmen ini, terutama large commercial. Untuk itu, diharapkan
segmen ini dapat mulai recover pada ekspansi yang sehat sehingga juga akan menjadi segmen andalan Perseroan dalam
menghasilkan profitabilitas.
135
114
Page 139
B. RISIKO USAHA YANG BERSIFAT MATERIAL BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG YANG DAPAT
MEMPENGARUHI HASIL USAHA DAN KONDISI KEUANGAN PERSEROAN.
1. RISIKO PASAR
Risiko pasar adalah risiko pada posisi neraca dan rekening administratif termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan secara
keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk risiko perubahan harga option.
Risiko pasar meliputi risiko suku bunga (interest rate risk), risiko nilai tukar (foreign exchange risk), risiko ekuitas (equity risk), dan
risiko komoditas (commodity risk).
Sebagai Bank, Perseroan dilarang melakukan transaksi ekuitas (saham) dan komoditas. Penerapan manajemen risiko untuk risiko
ekuitas dan komoditas diterapkan dalam hal melakukan konsolidasi dengan Entitas Anak. Pergerakan nilai tukar yang merupakan
bagian dari risiko pasar akan mempengaruhi nilai dari asset dan kewajiban valuta asing yang dimiliki Perseroan. Kondisi ini akan
dapat mempengaruhi struktur dan kinerja keuangan Perseroan.
Pergerakan suku bunga dan nilai tukar yang signifikan dapat terjadi sewaktu-waktu, dimana dengan kondisi seperti ini Perseroan
selalu melakukan pemantauan secara terus menerus dari setiap perubahan kondisi pasar tersebut, Perubahan kondisi pasar yang
signifikan akan dapat menurunkan nilai dari portofolio yang dimiliki oleh Perseroan dan apabila hal ini memiliki nilai yang material
maka akan dapat berdampak pada kinerja keuangan Perseroan.
2. RISIKO FLUKTUASI KURS MATA UANG ASING ATAU SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN
Atas semua pinjaman Perseroan baik dalam loan maupun penerbitan surat berharga dalam mata uang USD, diperuntukkan untuk
Aset ber denominasi USD terutama diperuntukkan untuk Kantor Luar Negeri (KLN) Perseroan yang mana salah satu fokus
Perseroan adalah sebagai Bank Internasional yang mempunyai beberapa Kantor Luar Negeri.
Sebagai informasi, total pinjaman (loan) yang diberikan dalam mata uang USD di tahun 2024 adalah sebesar USD 10.4 Miliar
USD. Posisi total pinjaman dan perikatan atau komitmen yang diterima di tahun 2024 adalah sebesar USD 4.5 Miliar sehingga
total pendanaan melalui pinjaman adalah untuk disalurkan kepada asset dengan currency yang sama.
Dalam melakukan pendanaan, salah satu strategi yang dilakukan adalah mempertimbangkan kondisi market yang optimal
sehingga mendapatkan suku bunga terbaik dalam pendanaan.
Dari total pendanaan melalui pinjaman yang dihimpun oleh Perseroan, terdapat surat berharga dengan total sebesar Eq Rp 31.8
Triliun menggunakan suku bunga Fixed Rate dengan Weighted Average Rate (WA Rate) sebesar 4.75% (Blended USD dan IDR)
dimana lebih rendah dari Suku bunga USD dan IDR saat ini.
Sisanya, pendanaan sebesar Ekuivalen Rp 41.8 miliar diterima dengan suku bunga Floating Rate. Atas pendanaan suku bunga
Floating rate yang diterima, dana ditujukan untuk pemberian Loan yang mengikuti pergerakan suku bunga.
Sehingga atas Risiko fluktuasi kurs mata uang asing atau suku bunga acuan, telah di managed dengan lower risk.
3. RISIKO LIKUIDITAS
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber
pendanaan arus kas dan/atau aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi
keuangan bank.
Risiko Likuiditas Perseroan dapat terjadi akibat ketidakmampuan memperoleh sumber pendanaan arus kas yang disebabkan oleh:
a) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal dari aset produktif maupun yang berasal dari penjualan aset termasuk
aset likuid; dan/atau
b) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar Bank, dan pinjaman yang
diterima.
136
115
Page 140
Risiko likuiditas juga dapat berhubungan dengan adanya kemungkinan Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban jangka
pendek terhadap deposan, investor dan kreditur, serta pemenuhan giro wajib minimum yang diantaranya disebabkan keterbatasan
akses pendanaan atau ketidakmampuan untuk melikuidasi aset yang dimiliki dengan harga yang wajar.
Perseroan senantiasa mengidentifikasi risiko likuiditas pada setiap aktivitas/produk/transaksi dan memastikan bahwa setiap risiko
likuiditas telah diidentifikasi, diukur secara akurat, dikelola sesuai dengan metode yang tepat, dan dikendalikan dengan baik.
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan Perseroan dalam memperoleh sumber
pendanaan arus kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural neraca Bank untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang
yang berkesinambungan.
Untuk mendukung pengelolaan risiko likuiditas tersebut, Perseroan telah memiliki kebijakan, limit-limit, dan perangkat pengelolaan
risiko likuiditas agar dapat menetapkan strategi yang sesuai dan akurat untuk mengantisipasi kondisi likuiditas bank di masa
mendatang.
Perubahan kondisi pasar akibat sejumlah faktor pemicu antara lain pandemi, perubahan kebijakan moneter global, regional maupun
domestik, serta peningkatan tensi geopolitik di sejumlah kawasan dapat memicu perubahan ketersediaan likuiditas di pasar
sehingga dapat mempengaruhi kondisi likuiditas bank maupun biaya likuiditas yang harus ditanggung bank. Untuk itu Perseroan
senantiasa memperhatikan secara cermat arah perubahan pasar dan ketersediaan likuiditas di pasar, serta menerapkan sistem
deteksi dini maupun mitigasi risiko likuiditas berupa serangkaian operating limit dan pembentukan cadangan likuiditas secara
berlapis.
4. RISIKO STRATEJIK
Risiko stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Risiko stratejik Perseroan dapat terjadi antara lain karena penetapan strategi yang kurang sejalan dengan visi dan misi Perseroan,
analisis lingkungan stratejik yang tidak komprehensif, dan/atau terdapat ketidaksesuaian rencana stratejik (strategic plan) antar
level. Selain itu, risiko stratejik Perseroan juga dapat timbul karena kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis
mencakup kegagalan dalam mengantisipasi perubahan teknologi, perubahan kondisi ekonomi makro, dinamika kompetisi di pasar,
dan perubahan kebijakan otoritas terkait serta ketidaktepatan dalam memprediksi dampak dari adanya faktor eksternal lainnya
(misalkan pandemi COVID-19).
Dampak risiko stratejik yang dapat dialami Perseroan antara lain dampak finansial kepada modal dan tidak tercapainya target
keuangan yang telah ditetapkan. Dampak-dampak tersebut antara lain disebabkan karena: (i) Kebijakan yang tidak tepat, (ii) kurang
responsif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, (iii) implementasi kebijakan yang tidak sesuai rencana, atau (iv)
impelementasi kebijakan tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
5. RISIKO OPERASIONAL
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan
sistem, dan/atau adanya kejadian- kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional bank. Risiko operasional bersumber antara
lain dari proses internal, sumber daya manusia (SDM), sistem dan infrastruktur teknologi informasi, serta kejadian eksternal.
Dalam menjalankan bisnis finansial masa kini, Bank dituntut untuk memiliki pengelolaan risiko operasional yang efektif. Perbankan
dituntut untuk terus bertumbuh, namun di lain sisi menghadapi berbagai tantangan masa kini yang semakin kompleks, seperti
kompetisi di dalam industri yang semakin ketat, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan regulasi dan praktik terbaik
di level nasional maupun internasional, perlindungan terhadap kepentingan pemegang saham, dan tentunya berbagai perisitiwa
kerugian operasional yang terjadi di industri perbankan baik di Indonesia maupun di dunia.
Sebagai respon terhadap berbagai tantangan masa kini dan risiko operasional yang mungkin timbul, Perseroan dengan tetap
mempertimbangkan visi dan pertumbuhan bisnis, telah menyusun dan menerapkan Kebijakan Manajemen Risiko Operasional yang
didukung dengan Prosedur yang memadai dan konsisten. Perseroan juga mengimplementasikan perangkat Manajemen Risiko
Operasional yang berbasiskan sistem Teknologi Informasi (TI) yang terintegrasi, untuk membuat proses identifikasi, dokumentasi,
pemantauan, dan mitigasi risiko operasional dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
137
116
Page 141
Selain faktor-faktor eksternal di atas, perubahan pada perilaku manusia, struktur organisasi, proses, dan sistem, dapat menjadi
faktor penyebab meningkatnya sifat dan tingkat risiko operasional. Oleh karena itu, pengkajian secara terus menerus, peran aktif
serta kerjasama antar unit kerja, dan pemantauan risiko serta efektivitas pengendalian internal secara dinamis menjadi sangat
penting dalam rangka mencapai pengelolaan risiko operasional yang efektif. Untuk memfasilitasi. proses ini, Perseroan senantiasa
terus mengembangkan dan memperbaharui perangkat utama risiko operasional sebagai bagian dari pengembangan manajemen
risiko operasional yang efektif.
Sebagai bagian dari pengelolaan risiko operasional, Business Continuity Management (BCM) juga telah disusun dan dikaji secara
terus menerus untuk membangun ketahanan dan kemampuan Perseroan dalam hal pemulihan operasional apabila terjadi
gangguan pada fungsi kritikal sesuai dengan batas toleransi yang telah ditentukan sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada
nasabah. Simulasi penanggulangan krisis dan pemulihannya dilakukan secara berkala untuk menguji kesiapan Perseroan dalam
menangani krisis yang mungkin terjadi dan menjadi masukan untuk meningkatkan efektivitas penerapannya.
6. RISIKO HUKUM
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. Risiko Hukum Perseroan dapat timbul antara
lain karena Ketiadaan/Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak
dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan yang tidak sempurna serta adanya tuntutan hukum dari pihak-pihak
yang berhubungan dengan Bank baik secara langsung dan tidak langsung.
Dampak risiko hukum dilihat dari 3 parameter utama yakni: (i) Faktor Litigasi berupa gugatan dari pihak ketiga kepada Perseroan,
(ii) Faktor Kelemahan Perikatan, baik perjajian standar dan non standar, serta (iii) Faktor Ketiadaan/ Perubahaan Peraturan
Perundang- undangan.
Sumber risiko hukum terutama berasal dari adanya gugatan dari pihak ketiga kepada Perseroan, baik perdata maupun yang pidana
dapat memberikan dampak finansial kepada modal Perseroan atas penyelesaian perkara (timbulnya kerugian karena suatu putusan
pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap).
7. RISIKO REPUTASI
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari
persepsi negatif terhadap Perseroan. Risiko reputasi Perseroan dapat timbul antara lain karena adanya pemberitaan media
dan/atau rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif, serta adanya strategi komunikasi Perseroan yang kurang efektif.
Dampak risiko reputasi yang dapat dialami Perseroan yaitu menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder)
yang bersumber dari persepsi negatif terhadap Perseroan.
Persepsi negatif ini dikarenakan beberapa hal, antara lain: (i) Pengaruh kredibilitas pemilik bank dan perusahaan terkait (bisa
bersumber dari rating pemerintah RI dari Lembaga Pemeringkat dan pemberitaan negatif di media terkait Pemilik Perseroan dan
Entitas Anak), (ii) Adanya pelanggaran etika bisnis, serta (iii) Timbulnya komplain akibat kompleksitas produk dan kerja sama
bisnis bank
8. RISIKO KEPATUHAN
Risiko kepatuhan adalah risiko akibat bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang- undangan dan
ketentuan. Risiko kepatuhan Perseroan dapat bersumber antara lain dari perilaku kepatuhan yakni perilaku/aktivitas Perseroan
yang menyimpang atau melanggar dari ketentuan atau peraturan perundang-undangan dari ketentuan regulator yang berlaku dan
perubahannya serta perilaku organisasi yakni perilaku/aktivitas Perseroan yang menyimpang atau bertentangan dari standar secara
umum.
Dampak risiko kepatuhan yang dapat dialami Perseroan antara lain dampak finansial kepada modal akibat pengenaan sanksi denda
kewajiban membayar yang dikenakan Otoritas, penurunan rasio-rasio tertentu yang terkait Tingkat Kesehatan Bank, serta
penundaan atau penghentian aktivitas Perseroan yang dapat terjadi karena Perseroan tidak mematuhi atau tidak melaksanakan
peraturan perundang-undangan dan ketentuan atau standar yang disyaratkan.
138
117
Page 142
9. RISIKO TRANSAKSI INTRA-GRUP
Risiko akibat ketergantungan suatu entitas baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam satu
Konglomerasi Keuangan (KK) dalam rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak tertulis, baik yang
diikuti perpindahan dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana.
Risiko transaksi intragroup Lembaga Jasa Keuangan (LJK) KK Perseroan dapat terjadi antara lain karena ketergantungan yang
terlalu signifikan antar Entitas dalam satu Konglomerasi Keuangan.
10. RISIKO ASURANSI
Risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi memenuhi kewajiban kepada pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan
proses seleksi risiko (underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan klaim.
C. RISIKO USAHA YANG BERKAITAN DENGAN ENTITAS ANAK
1. RISIKO PEMBIAYAAN
Risiko yang terjadi akibat kegagalan debitur dan/ atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perusahaan Pembiayaan
Entitas Anak Perseroan. Apabila muncul risiko pembiayaan pada Entitas Anak, keuangan Perseroan akan terdampak namun
tidak signifikan melihat portofolio yang ada.
Entitas Anak dalam melaksanakan usaha utamanya, baik dalam mencari dana dari pihak ketiga maupun memberikan pinjaman,
harus memiliki tingkat persaingan yang cukup baik untuk menarik perhatian nasabah dan peminjam. Jika terlambat dalam
meningkatkan kualitas layanan dan sumber daya manusia, menciptakan inovasi produk, serta menyesuaikan kapasitas dengan
tren di industri perbankan, hal ini bisa berdampak buruk pada hasil dari usaha dan situasi keuangan Entitas Anak.
2. RISIKO PASAR
Risiko akibat adanya pergerakan variabel pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki Konglomerasi Keuangan. Risiko
pasar dapat muncul apabila terjadi kegagalan dalam proses investasi yang dilakukan oleh Entitas Anak. Risiko pasar adalah
risiko yang muncul dari portofolio di neraca dan rekening administratif, termasuk transaksi derivatif, yang disebabkan oleh
perubahan kondisi pasar secara keseluruhan, seperti perubahan harga. Risiko pasar muncul akibat fluktuasi tingkat suku bunga
dan/atau nilai tukar yang memengaruhi posisi keuangan Entitas Anak, terutama terkait dengan rasio modal.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan sesuai dengan risk appetite dan toleransi risiko melalui strategi, kebijakan, dan prosedur
yang ditetapkan oleh Perseroan untuk Entitas Anak terkait produk, layanan, dan kegiatan yang berhubungan dengan risiko pasar.
Entitas Anak juga menerapkan prinsip pemisahan tugas, yang berarti membagi fungsi dan tanggung jawab secara mandiri antara
unit front office, unit middle office, dan unit back office.
Pengendalian risiko pasar mencakup proses penilaian ulang dengan menggunakan harga pasar setiap hari, melakukan simulasi
dan tes ketahanan secara rutin terhadap berbagai kemungkinan perubahan faktor risiko pasar, seperti perubahan nilai tukar dan
suku bunga, serta menerapkan kebijakan penetapan harga yang sesuai berdasarkan proyeksi pertumbuhan kredit dan
pendanaan untuk memaksimalkan pendapatan bunga bersih.
3. RISIKO LIKUIDITAS
Risiko akibat ketidakmampuan Konglomerasi Keuangan untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan
arus kas dan/ atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan
dari Konglomerasi Keuangan. Risiko ini timbul karena tidak terkelolanya sumber dana dengan baik dan adanya ketidaksesuaian
dalam penanaman dana, atau bisa juga karena kurangnya likuiditas yang menyebabkan bank tidak dapat memenuhi
kewajibannya pada waktu yang telah ditentukan.
Dalam menghadapi risiko likuiditas, Entitas Anak menetapkan batasan yang dipantau setiap hari dan dilaporkan secara teratur
kepada manajemen. Batasan tersebut umumnya mencerminkan perhatian Perseroan terhadap kondisi likuiditas yang perlu
dijaga dari waktu ke waktu. Untuk menjaga kecukupan likuiditas dan meredakan risiko likuiditas, Entitas Anak akan memenuhi
kebutuhan dana baik dari simpanan masyarakat maupun dari perusahaan, yang tentu saja berdampak pada biaya dana yang
dikeluarkan untuk mendapatkannya. Biaya dana yang dikeluarkan oleh Perseroan harus bisa digunakan untuk menyalurkan
kredit agar bank memperoleh keuntungan yang sekaligus mendorong kinerja perusahaan secara langsung.
139
118
Page 143
4. RISIKO OPERASIONAL
Risiko operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia,
kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian- kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional bank. Risiko operasional
bersumber antara lain dari proses internal, sumber daya manusia (SDM), sistem dan infrastruktur teknologi informasi, serta
kejadian eksternal.
Oleh sebab itu, risiko operasional tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, tetapi bisa dikelola dengan langkah-langkah mitigasi yang
tepat. Kerugian yang diakibatkan oleh risiko operasional bisa berupa kehilangan uang atau kerugian yang tidak berkaitan dengan
uang. Entitas Anak menerapkan pengelolaan yang baik terhadap risiko operasional melalui tiga lini pertahanan, yaitu Unit
Pengambilan Risiko sebagai pertahanan pertama, unit Manajemen Risiko Operasional sebagai pertahanan kedua, dan Audit
Internal sebagai pertahanan ketiga.
5. RISIKO HUKUM
Risiko akibat tuntutan hukum dan/ atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis antara lain disebabkanrendahnya
pengetahuan/ pemahaman atas hukum dan/ atauperaturan perundang-undangan, ketiadaan peraturan perundang-undangan
yang mendukung, atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya perjanjiandan pengikatan agunan yang
tidak sempurna.
Risiko hukum dapat berasal dari berbagai hal seperti operasional, perjanjian dengan pihak ketiga, ketidakpastian hukum, dan
kelalaian dalam penerapan hukum. Selain itu, terdapat pula hambatan dalam proses pengadilan untuk menyelesaikan klaim
serta masalah yurisdiksi.
Jika Entitas Anak tidak mengelola risiko hukum dengan baik, hal ini dapat mengakibatkan masalah hukum, kerugian finansial,
dan citra yang buruk. Dalam hal mengelola risiko hukum yang berkaitan dengan kasus litigasi, Entitas Anak selalu menangani
masalah hukum tersebut dengan bantuan Divisi Hukum Perseroan dan mendapat dukungan dari konsultan hukum secara
mendalam.
Selain itu, Perseroan memiliki unit khusus yang menangani litigasi, non litigasi, dan masalah hukum Entitas Anak. Unit ini
berfungsi sebagai "pengawas hukum" yang terlihat melalui analisis hukum, dukungan hukum, serta pendapat hukum yang
diminta oleh unit pengambil risiko dalam bentuk kajian. Ini juga memastikan penanganan masalah hukum dilakukan dengan baik
dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. RISIKO REPUTASI
Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari persepsi negatif baik
terhadap Entitas Anak dalam Konglomerasi Keuangan maupun terhadap Konglomerasi Keuangan secara keseluruhan. Dalam
mengelola risiko reputasi, Entitas Anak bertanggung jawab untuk hubungan masyarakat, yang berfungsi untuk menangani berita
buruk serta unit yang khusus mengatasi keluhan dari nasabah dengan baik. Perusahaan melakukan pencatatan setiap kali ada
berita negatif melalui portal khusus yang berfokus pada pemantauan media secara online, agar perusahaan dapat dengan mudah
memantau berita yang berkembang. Di portal tersebut terdapat analisis konten yang mencakup klasifikasi nada berita dan
penilaian berita yang mencakup judul berita. Efek dari reputasi buruk akan membuat nasabah berpindah ke bank lain yang
memiliki reputasi lebih baik.
Selama ini, tidak ada berita negatif yang signifikan mengenai perusahaan, dan perusahaan selalu menangani keluhan nasabah
sesuai dengan perjanjian tingkat layanan (SLA).
7. RISIKO STRATEJIK
Risiko stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik serta
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Hal tersebut dapat disebabkan karena adanya penetapan dan
pelaksanaan strategi Perseroan dan entitas anak yang tidak tepat, pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang
responsifnya Perseroan dan entitas anak terhadap perubahan eksternal.
Risiko stratejik Konglomerasi Keuangan dapat terjadi antara lain karena penetapan strategi yang kurang sejalan dengan visi dan
misi, analisis lingkungan stratejik yang tidak komprehensif, dan/atau terdapat ketidaksesuaian rencana stratejik (strategic plan)
antar level.
Selain itu, risiko stratejik Entitas Anak KK Perseroan juga dapat timbul karena kegagalan dalam mengantisipasi perubahan
lingkungan bisnis mencakup kegagalan dalam mengantisipasi perubahan teknologi, perubahan kondisi ekonomi makro, dinamika
140
119
Page 144
kompetisi di pasar, dan perubahankebijakan otoritas terkait serta ketidaktepatan dalam memprediksi dampak dari adanya faktor
eksternal lainnya (misalkan pandemi COVID-19). Apabila Perseroan dan Entitas Anak tidak melakukan mitigasi risiko ini maka
dapat mengakibatkan hilang atau tertundanya penerimaan pendapatan, peningkatan biaya, atau kegagalan untuk memenuhi
target laba dan pendapatan.
8. RISIKO KEPATUHAN
Risiko kepatuhan adalah risiko akibat bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan
ketentuan. Risiko kepatuhan Entitas Anak dapat bersumber antara lain dari perilaku kepatuhan yakni perilaku/aktivitas Entitas
Anak Perseroan yang menyimpang atau melanggar dari ketentuan atau peraturan perundang- undangan dari ketentuan regulator
yang berlaku danperubahannya serta perilaku organisasi yakni perilaku/aktivitas Entitas Anak Perseroan yang menyimpang
atau bertentangan dari standar secara umum.
Risiko kepatuhan adalah risiko akibat bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan
ketentuan. Risiko kepatuhan Entitas Anak dapat bersumber antara lain dari perilaku kepatuhan yakni perilaku/aktivitas Entitas
Anak Perseroan yang menyimpang atau melanggar dari ketentuan atau peraturan perundang- undangan dari ketentuan regulator
yang berlaku danperubahannya serta perilaku organisasi yakni perilaku/aktivitas Entitas Anak Perseroan yang menyimpang
atau bertentangan dari standar secara umum.
Jika Entitas Anak tidak dapat mematuhi aturan dan peraturan yang berlaku, termasuk yurisdiksi asing, Perusahaan dapat
dikenakan sanksi, kompensasi kerugian, kehilangan izin, dan kerugian terhadap reputasi bisnis Perseroan, yang dapat bersifat
materil terhadap kinerja Perseroan
9. RISIKO TRANSAKSI INTRA-GRUP
Risiko akibat ketergantungan suatu entitas baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam satu
Konglomerasi Keuangan dalam rangkapemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak tertulis, baik yang diikuti
perpindahan dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana. Risiko transaksi intragroup Entitas Anak Perseroan dapat terjadi
antara lain karena ketergantungan yang terlalu signifikan antar Entitas dalam satu Konglomerasi Keuangan.
Transaksi keuangan intra group dalam Konglomerasi Keuangan BNI harus dilakukan berdasarkan cost and benefit analysis yang
memadai, memiliki underlying yang jelas, memenuhi standar akuntansi yang berlaku dan tidak bertentangan dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Hubungan kepemilikan dan/atau pengendalian di berbagai sektor jasa keuangan akan memengaruhi kelangsungan usaha
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang disebabkan oleh eksposur risiko yang timbul baik secara langsung maupun tidak langsung
dari kegiatan usaha entitas yang tergabung dalam suatu Konglomerasi Keuangan. Risiko transaksi intra-grup adalah risiko akibat
ketergantungan suatu entitas, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam satu Konglomerasi
Keuangan dalam rangka pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak tertulis yang diikuti perpindahan dana
dan/atau tidak diikuti perpindahan dana.
Penerapan Manajemen Risiko transaksi intra-grup pada Konglomerasi Keuangan Entitas Anak bertujuan untuk Mengatur dan
mengawasi risiko transaksi intra-grup Konglomerasi Keuangan berdasarkan prinsip kehatihatian serta Memastikan bahwa proses
manajemen risiko terintegrasi dapat meminimalkan kemungkinan dampak negative yang diakibatkan oleh ketergantungan suatu
LJK baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap LJK lainnya dalam satu Konglomerasi Keuangan, maupun dampak
negatif terhadap kondisi bisnis Konglomerasi Keuangan BNI secara keseluruhan.
Dalam rangka melaksanakan pengendalian Risiko, Perseroan sebagai Entitas Utama memastikan Konglomerasi Keuangan BNI
memiliki metode pengendalian atas risiko transaksi intra-grup yang dapat membahayakan kelangsungan usaha Konglomerasi
Keuangan. Pengendalian risiko transaksi intra-grup pada Konglomerasi Keuangan BNI dilakukan dengan memperhatikan
Komposisi parameter risiko inheren transaksi intra-grup pada penilaian profil risiko terintegrasi, Pemenuhan asas kewajaran
transaksi (Arm’s Length) terkait transaksi intra-grup, Ketersediaan dan kelengkapan dokumentasi transaksi intra-grup; dan
Pemenuhan ketentuan hukum/regulator yang berlaku untuk setiap transaksi intragrup.
10. RISIKO ASURANSI
Risiko akibat kegagalan perusahaan asuransi memenuhi kewajiban kepada pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan
proses seleksi Risiko (underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/ ataupenanganan klaim. Risiko
asuransi akan timbul jika adanya peningkatan claim ratio (misalkan karena terjadinya pandemi COVID-19).
Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan dengan melakukan analisis terhadap faktor yang dapat meningkatkan eksposur risiko
141
120
Page 145
asuransi seperti ketidakcukupan proses seleksi risiko (underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/
atau penanganan klaim. Adapun pengukuran risiko-risiko yang asuransi yang dihadapi Entitas Anak dapat dilakukan dengan
menggunakan parameter Risiko Teknikal, Dominasi Risiko Asuransi terhadap Keseluruhan Lini Usaha, Bauran Risiko Produk
dan Jenis Manfaat serta Struktur Reasuransi.
D. RISIKO UMUM YANG BERKAITAN DENGAN PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
1. KONDISI PEREKONOMIAN SECARA MAKRO
Ekonomi global tumbuh sesuai prakiraan meski masih dibayangi risiko yang bersumber dari kenaikan kasus Covid-19 varian
Omicron, percepatan normalisasi kebijakan moneter di beberapa bank sentral, dan meningkatnya tensi geopolitik. Pemulihan
ekonomi global diprakirakan berlanjut didukung oleh percepatan vaksinasi serta berlanjutnya kebijakan fiskal yang ekspansif.
Realisasi pertumbuhan ekonomi 2021 di Amerika Serikat (AS), Kawasan Eropa, dan Tiongkok menunjukkan perbaikan yang
berlanjut. Perbaikan ekonomi di Jepang dan India juga diprakirakan terus berlangsung ditopang kebijakan moneter dan fiskal yang
tetap akomodatif.
Sementara dari sisi dalam negeri, momentum perbaikan ekonomi nasional berlanjut pada 2022. Pada triwulan IV 2021, ekonomi
Indonesia tumbuh 5,02% (yoy), meningkat dari capaian triwulan sebelumnya sebesar 3,51% (yoy). Secara keseluruhan tahun 2021,
ekonomi tumbuh 3,69%, jauh meningkat dari kinerja tahun sebelumnya yang terkontraksi 2,07% (yoy). Proses pemulihan ekonomi
nasional pada 2022 diprakirakan berlanjut meski peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron perlu diwaspadai. Pemerintah
Indonesia, sebagaimana dikutip dalam Laporan Kementerian Keuangan pada Januari 2022, memproyeksikan perekonomian
Indonesia tahun 2022 mampu tumbuh dengan optimis pada level 5,2%, menguat dari realisasi tahun 2021 yang berada pada level
pertumbuhan 3,7%.
Selain itu, dengan resmi beroperasinya BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”) di Monetary Authority of Singapore (“MAS”) di tahun 2021
akan memperkokoh posisi Perseroan sebagai Bank berskala Global yang dapat memberikan layanan perbankan dan pasar modal,
yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi bisnis dan layanan Perseroan khususnya dalam melakukan ekspansi
kepada investor global.
Terkait konflik Rusia vs Ukraina, dampak langsung terhadap volume perdagangan Indonesia pada tahun 2021 relatif kecil. Nilai
ekspor ke Rusia & Ukraina hanya 0,83% dari total ekspor Indonesia pada tahun 2021. Ekspor Indonesia ke Rusia + Ukraina sebesar
US$1.910,59 juta atau 0,83% dari total ekspor barang pada tahun 2021. Sedangkan impor Indonesia dari Rusia + Ukraina senilai
US$2.294,68 juta atau 1,17% dari total impor Indonesia pada 2021.
2. PERUBAHAN KURS VALUTA ASING
Kondisi ekonomi Global dan Domestik dapat memengaruhi fluktuasi nilai tukar mata uang asing, terutama USD. Perubahan dalam
nilai tukar mata uang asing dapat berdampak pada kinerja para stakeholder, yang selanjutnya memengaruhi kemampuan mereka
untuk memenuhi kewajiban kepada bank. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan masalah dalam pembiayaan dan mempengaruhi
keuntungan bank. Sebagai bank yang menangani valuta asing, perusahaan memiliki aset dan kewajiban dalam mata uang asing.
Oleh karena itu, nilai aset dan kewajiban tersebut selalu berhubungan dengan perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap
Rupiah. Jika terjadi perubahan nilai tukar tersebut dan posisi valuta asing perusahaan menjadi tidak menguntungkan, akan ada
kerugian bagi perusahaan. Pengelolaan yang baik terhadap kesenjangan antara posisi asset dan kewajiban Perseroan dalam valuta
asing akan dapat meminimalisasi potensi kerugian tersebut.
3. KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU TERKAIT BIDANG USAHA
PERSEROAN
Risiko kepatuhan adalah risiko ketidakpatuhan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang
berlaku. Apabila terjadi pelanggaran terhadap salah satu dari peraturan perundang-undangan ataupun ketentuan lain yang berlaku,
maka risiko yang mungkin terjadi adalah sanksi bagi Perseroan yang dapat berupa sanksi finansial berbentuk denda material
maupun sanksi non finansial berbentuk teguran tertulis, sanksi ketidaklayakan dan ketidakmampuan bagi manajemen Perseroan
ataupun penutupan kegiatan usaha Perseroan. Hal ini dapat menurunkan kinerja Perseroan baik secara finansial maupun secara
non finansial. Ketidakberhasilan Perseroan dalam menangani risiko operasional yang timbul akan menyebabkan terjadinya kerugian
secara finansial maupun non finansial, seperti pengenaan denda oleh regulator, fraud, dan tuntutan hukum. Upaya yang dilakukan
Perseroan dalam menghadapi Risiko Kepatuhan ini adalah Perseroan secara proaktif melakukan identifikasi dan analisa terhadap
faktor yang dapat meningkatkan eksposur risiko kepatuhan dengan memastikan terdapat kecukupan proses penafsiran perundang-
undangan dan ketentuan yang berlaku dalam melaksanakan kegiatan Perseroan serta melakukan tindakan korektif yang tepat
waktu terhadap pelanggaran dan ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.
142
121
Page 146
4. TUNTUTAN ATAU GUGATAN HUKUM
Melalui unit kerja hukum, perseroan melakukan pendampingan perkara hukum kepada risk taking unit dan apabila diperlukan maka
penanganan masalah hukum menggunakan jasa konsultan hukum atas penyelesaian kasus hukum tersebut. Sampai dengan
tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak sedang terkait dan/atau terlibat dalam perkara atau sengketa hukum, ataupun
menghindari tuntuntan dan gugatan hukum. Dalam menjalankan bisnis perseroan, tidak terdapat jaminan bahwa kedepannya
Perseroan akan dapat menghindari tuntutan dan gugatan hukum yang ditujukan ke Perseroan. Apabila pada putusannya, Perseroan
dinyatakan bersalah dalam tuntutan dan gugatannya, maka akan berdampak negatif terhadap Perseroan secara material.
5. KEBIJAKAN PEMERINTAH
Pemerintah merupakan regulator dari setiap industri yang ada di Indonesia. Perubahan kebijaksanaan pemerintah dalam industri
perbankan dari waktu ke waktu akan mempengaruhi kinerja dan kegiatan usaha Perseroan. Dalam memitigasi hal tersebut
perseroan senantiasa mengantisipasi, memenuhi dan/atau menyesuaikan diri dengan ketentuan-ketentuan tersebut yang akan
menimbulkan kerugian atau dikenakan sanksi yang berdampak negatif terhadap performance Perseroan.
6. KETENTUAN NEGARA LAIN
Ketentuan Negara lain secara tidak langsung berdampak kepada perekonomian nasional, Secara tidak langsung Perseroan juga
akan mengalami peningkatan risiko apabila terjadi perubahan ketentuan pada Negara lain yang memberikan dampak negatif bagi
perekonomian nasional. Untuk hal ini termasuk dan tidak terbatas pada perubahan kebijakan suku bunga pada bank sentral negara
lain, perkembangan situasi geopolitik maupun kebijakan pada aktivitas perdagangan internasional dan faktor lainnya yang dapat
memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap Perseroan. Dalam memitigasi hal tersebut perseroan
senantiasa mengantisipasi, memenuhi dan/atau menyesuaikan diri dengan ketentuan-ketentuan tersebut yang akan menimbulkan
kerugian atau dikenakan sanksi yang berdampak negatif terhadap performance Perseroan.
E. RISIKO BAGI INVESTOR YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Risiko yang mungkin dihadapi investor pembeli Obligasi Keberlanjutan adalah :
1. Risiko Gagal Bayar
Risiko gagal bayar adalah risiko yang muncul apabila Perseroan tidak dapat membayar pokok dan bunga pada waktu yang telah
ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang
merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan. Investor berpotensi kehilangan pokok dan
bunga apabila Perseroan tidak dapat memenuhi kewajibannya tersebut.
2. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko yang berkaitan erat dengan (capital loss), yaitu jika investor melakukan penjualan kembali obligasi kepada
investor lainnya dipasar sekunder sebelum jatuh tempo dengan harga jual yang lebih rendah dibandingkan harga beli Obligasi
Keberlanjutan.
3. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko yang muncul karena adanya kemungkinan tidak likuidnya obligasi diperdagangkan dipasar sekunder,
karena tujuan pembelian obligasi sebagai investasi jangka panjang.
4. Risiko Perubahan Perpajakan
Risiko apabila pemerintah mengubah peraturan perpajakan obligasi yang dapat mempengaruhi hasil investasi yang diperoleh
investor.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA FAKTOR RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM DISUSUN
BERDASARKAN BOBOT RISIKO YANG DIHADAPI PERSEROAN.
143
122
Page 147
VIII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Sampai dengan tanggal Pernyataan Pendaftaran ini dinyatakan efektif, Manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian
dan transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal 10 Juni 2025, yang terdapat di bagian
lain dalam Prospektus ini, yang dapat berdampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Grup.
Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023 yang
terdapat di bagian lain prospektus ini, telah disusun oleh Manajemen Grup sesuai dengan SAK Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 telah diaudit
oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh
IAPI, dengan opini tanpa modifikasian dalam laporannya yang diterbitkan kembali tertanggal 10 Juni 2025 yang ditandatangani oleh
Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 1124).
144
123
Page 148
IX. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK, KEGIATAN USAHA
SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
A.1. RIWAYAT SINGKAT
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai bank sentral dengan nama
“Bank Negara Indonesia” berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946
tentang Pembentukan Bank Negara jo. Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun 1955 tentang Bank Negara Indonesia. Selanjutnya,
berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946, Perseroan ditetapkan menjadi “Bank
Negara Indonesia 1946”, dan statusnya menjadi Bank Umum Milik Negara yang memiliki peran sebagai bank yang diberi mandat
untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19
tahun 1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia 1946 Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero), tanggal
29 April 1992, telah dilakukan penyesuaian bentuk hukum Perseroan menjadi perusahaan perseroan (Persero). Penyesuaian
bentuk hukum menjadi Persero, dinyatakan dalam Akta No. 131, tanggal 31 Juli 1992 , dibuat di hadapan Muhani Salim, S.H., akta
mana telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6582.HT.01.01.Th.92,
tanggal 12 Agustus 1992 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 tentang
Wajib Daftar Perusahaan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan pendaftaran No. 2153/1992 tanggal 15 Agustus 1992,
serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tertanggal 11 September 1992, Tambahan No. 1A ("Akta
No. 131/1992").
Perseroan menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya hingga posisi 31 Desember 2024, Perseroan
memiliki jaringan distribusi yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia, terdiri dari 17 Kantor Wilayah, 197 Kantor Cabang, 1.583
Kantor Cabang Pembantu (seluruhnya disebut sebagai ”Kantor Cabang Dalam Negeri”), dengan dukung SDM sebanyak 27.203
Karyawan. Dalam pelaksanaan dan operasionalnya secara organisasi, Kantor Cabang Dalam Negeri didukung dengan 13.388 Unit
ATM termasuk 10 ATM di Luar Negeri dan 330 BNI DigiCS (seluruhnya disebut “Jaringan Penunjang”). Selain dari Kantor Cabang
Dalam Negeri, Perseroan juga memiliki 10 Jaringan Kantor Luar Negeri yang berada di Singapura, Hong Kong, Jepang, Inggris,
Amerika Serikat, Belanda, Korea Selatan, dan Australia (selurunya disebut “Jaringan Kantor Luar Negeri”). Pengoperasian seluruh
jaringan kantor Perseroan tersebut baik Kantor Cabang Dalam Negeri dan Jaringan Kantor Luar Negeri telah dilengkapi dengan
izin dan/atau pelaporan yang diperlukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang perbankan.
Adapun susunan kepemilikan saham Perseroan pada saat pendiriannya adalah sebagaimana ternyata pada Akta No. 131/1992
sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 5.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Negara Republik Indonesia 999.999 999.999.000.000 99,99
• Doktorandus Oskar Surjaatmadja 1 1.000.000 0.01
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.000.000 1.000.000.000.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 4.000.000 4.000.000.000.0000 -
Perseroan merupakan bank BUMN pertama yang menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta
dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Untuk memperkuat struktur keuangan dan daya saingnya di tengah industri perbankan
nasional, Perseroan melakukan sejumlah aksi korporasi, antara lain proses rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999, divestasi
saham Pemerintah di tahun 2007, dan penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-undang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar Perseroan telah dilakukan penyesuaian.
Penyesuaian tersebut dinyatakan dalam Akta No. 46 tanggal 13 Juni 2008 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di
Jakarta, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Mei 2008 dan telah mendapat persetujuan
dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia (“Menkumham”), dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.02-50609 tanggal 12
Agustus 2008 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.103 tanggal 23 Desember 2008, Tambahan No.
29015.
145
124
Page 149
Dalam rangka program Kementerian BUMN untuk melakukan standarisasi Anggaran Dasar BUMN Terbuka, Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan tanggal 16 Maret 2017 telah menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang tertuang dalam
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 45 tanggal 25 April 2017 yang dibuat di hadapan Fathiah
Helmi, SH, Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan SK No. AHU-0010821.AH.01.02.TAHUN
2017 tanggal 17 Mei 2017 dan pemberitahuannya telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan
Menkumham dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0136845 tanggal 17 Mei
2017 yang mana keduanya telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0063103.AH.01.11 Tahun 2017 tanggal 17 Mei
2017.
Selanjutnya, dalam rangka penyesuaian penulisan dan urutan ayat pada pasal serta penyempurnaan kalimat pada pasal-pasal
dalam Anggaran Dasar, dilakukan perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 23 tanggal 20 April 2021 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta,
yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana dibuktikan dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0264697 tanggal 26 April 2021 serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0076627.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 26 April 2021.
Adapun perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan No. 27 tanggal 22 April 2025, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0110504 tanggal 23 April 2025, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0087863.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 April 2025, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 12571 dan TBNRI No. 38 tanggal
13 Mei 2025 (“Akta Perseroan No. 27/2025” atau “Anggaran Dasar Perseroan”).
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar Perseroan
Pada tanggal Prospektus ini, menurut Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan No.
27/2025 ialah berusaha dalam bidang usaha perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai
Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut dí atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
b. menyalurkan dana dalam bentuk kredit;
c. menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/atau nasabah;
d. memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
e. menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana- kepada bank lain, baik dengan menggunakan
surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
f. menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga;
g. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
h. melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
i. melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa
efek;
j. melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah, sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
146
125
Page 150
k. melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;
l. melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
m. melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan lain yang mendukung industri
perbankan, dengan memenuhi ketentuan yang berlaku;
n. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan pembiayaan
berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
o. bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-
undangan;
p. menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran;
q. melakukan kegiatan pengalihan piutang;
r. melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK
Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud di atas, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung/penunjang
dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan usaha utama sepanjang
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dibawah ini adalah kejadian penting yang mempengaruhi perkembangan usaha perseroan:
Tahun Kejadian
2024 Sinergi KJRI dengan Indonesia Incorporated HK yang dihadiri oleh Konsul Jenderal RI di Hong Kong dan Segenap GM
BUMN di Hong Kong yang tergabung dalam Indonesia Incorporated. Acara ini membahas kegiatan strategis dan alignment
bisnis antara Indonesia stakeholder di Hong Kong untuk mendorong dampak positif bagi institusi terkait serta perekonomian
Indonesia.
2024 BNI Bersama KBUMN melaksanakan Rencana kerja yang disepakati melibatkan kolaborasi strategis antara instansi terkait,
dengan fokus pada beberapa prioritas utama: hilirisasi industri, sektor pangan, industri jasa serta sektor kesehatan. Acara
ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kementerian Luar Negeri, Duta Besar, jajaran pimpinan Kementerian BUMN, serta jajaran
pimpinan perusahaan BUMN dan swasta.
2024 BNI secara proaktif mendukung The 24th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2024), Kolaborasi ini antara
Perseroan dan Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft (ASEPHI). Pameran ini dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko
Widodo
2024 BNI Exporters Forum melaksanakan Forum yang dilaksanakan untuk berbagi wawasan dan informasi terkini mengenai
prospek pasar ekspor ke luar negeri bagi para pelaku UMKM. Sekitar 50 UMKM (Ready To Ekspor) segmen kecil hingga
menengah berasal dari mitra Perseroan hadir menjajakan berbagai komoditas produk ekspor unggulan.
2024 BNI Tokyo bekerja sama dengan XPORA membawa pelaku usaha makanan dan minuman Indonesia untuk melakukan expo
di Indonesia, yang dikunjungi oleh 76.000 visitors dengan 2.879 exhibitors, memungkinkan nasabah untuk memperkenalkan
produknya ke pasar internasional.
2024 Penerbitan Global Bonds USD500 juta Sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk mendiversifikasi sumber pendanaan
dan mendukung langkah strategis Perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis, maka Perseroan menerbitkan Global
Bonds senilai USD500 juta atau setara Rp7,9 triliun, yang termasuk bagian dari penerbitan Euro Medium Term Note (EMTN).
Minat investor yang sangat tinggi tercermin pada kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 6,4x saat initial Pricing
Guidance (IPG).
2024 Indonesia in Chicago, Specialty Coffee Expo 2024 Dalam upaya mendukung UMKM go global, BNI Kantor Luar Negeri New
York bersama BNI Xpora berpartisipasi dalam pameran kopi Specialty Coffee Expo 2024 dengan membawa dua produk kopi
specialty UMKM binaannya
2024 Perseroan mempersembahkan wondr by BNI banking app yang memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia untuk dapat
melakukan pengelolaan keuangan yang lebih terencana sesuai kebutuhan finansial masingmasing melalui fitur 3 Dimensi
Keuangan (Transaksi, Insight dan Growth)
2024 BNI Expo 2024 merupakan event pameran yang diadakan oleh Perseroan untuk meningkatkan transaksi consumer loan.
Pameran tematik terbesar di Indonesia yang berlangsung selama tiga hari di ICE BSD ini, berhasil menarik minat lebih dari
70.000 pengunjung yang antusias menikmati beragam penawaran dan promo menarik dari Perseroan bersama perusahaan
anak
2024 Perjanjian Kerja Sama Kartu Masyarakat Indonesia Luar Negeri (KMILN) antara Perseroan & Kementerian Luar Negeri
Dalam rangka memberikan kemudahan bagi diaspora dalam menjangkau dan melakukan transaksi perbankan di luar negeri
2024 Peresmian Kantor Perwakilan di Sydney Sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas jangkauan pelayanan perbankan
secara global maka Perseroan telah meresmikan Kantor Perwakilan Perseroan di Sydney, Australia, yang sekaligus
merupakan perwakilan bank pertama dari Indonesia yang membuka kantor di Australia.
2024 Perseroan menggelar acara BNI ESG and Sustainability Transition Event atau BEST Event dengan tema “Energy Sectors
Foresight to Encounter Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indoneasia (TKBI).
147
126
Page 151
2024 2024 PeresmianPeresmian
kantor barukantor
BNI KLN
baru Singapura.
BNI KLN Singapura.
Dihadiri oleh
Dihadiri
MenteriolehBUMN
Menteri RI,BUMN
WamenRI,BUMN, WamenArsari
BUMN,GroupArsari
sekaligus
Group sekaligus
PerwakilanPerwakilan
Pendiri Perseroan
Pendiri Perseroan
(Bpk. Hashim (Bpk.
Djojohadikusumo),
Hashim Djojohadikusumo),
Sekretaris Kementerian
Sekretaris Kementerian
BUMN, Duta BUMN,
BesarDuta
KBRIBesar
Singapura,
KBRI Singapura,
Direktur Utama
Direktur
Perseroan
Utama Perseroan
beserta jajaran
beserta
manajemen.
jajaran manajemen.
2024 2024 Perseroan Perseroan
menggalang menggalang
Club Deal senilai
Club Deal
$600senilai
juta selama
$600 juta
empat tahun
selama empat
dari 6tahun
bank,dari
Bank
6 bank,
of America
Bank ofCorp,
America
CIMBCorp,
BankCIMB
Bhd, Bank Bhd,
CTBC BankCTBCCo, DBS
BankGroup
Co, DBSHoldings
GroupLtd,
Holdings
HSBCLtd, HSBCPlc
Holdings Holdings
dan Oversea-Chinese
Plc dan Oversea-Chinese
Banking Corp Banking
memberikan
Corp memberikan
pinjaman pinjaman
tersebut, menurut
tersebut,orang-orang
menurut orang-orang
yang tidakyangingintidak
disebutkan
ingin disebutkan
namanya karena
namanya membahas
karena membahas
masalah pribadi.
masalahDanapribadi.
yangDana yang
diperoleh akan
diperoleh
digunakan
akan digunakan
untuk pembiayaan
untuk pembiayaan
kembali dan kembali
keperluan
dan umum
keperluan
perusahaan.
umum perusahaan.
2024 2024 BNI Investor
BNIDaily
Investor
SummitDaily
yang
Summit
dibukayang Bapakoleh
olehdibuka Presiden
BapakIr.Presiden
H. Joko Ir.Widodo
H. Joko & Widodo
dihadiri oleh
& dihadiri
Rektoroleh
BINUS
Rektor
University
BINUS University
(Sebagai Pembicara),
(Sebagai Pembicara), Vice RectorViceGlobal
Rector
Employability
Global Employability & Entrepreneurship
& Entrepreneurship BINUS danBINUS Direktur
danUtama
Direktur
Perseroan
Utama Perseroan
beserta beserta
segenap Jajaran
segenapDireksi
Jajaran
Perseroan.
Direksi Perseroan.
2024 2024 PeluncuranPeluncuran
BNIdirect dengan
BNIdirectkapabilitas
dengan kapabilitas
baru diperkenalkan pertama kali
baru diperkenalkan pertama
di Perseroan
kali di Perseroan
Investor Daily
Investor
SummitDaily
2024.
Summit 2024.
2024 2024 Melalui Xpora,
Melalui
Perseroan
Xpora, Perseroan
berkomitmen berkomitmen
untuk mamajukan UKM Indonesia
untuk mamajukan UKM semakin
IndonesiaGo semakin
Global Go
melalui
Global
bersinergi
melalui bersinergi
dengan dengan
Atase Perdagangan
Atase Perdagangan
Ottawa, Indonesia
Ottawa, Trade
Indonesia
Promotion
Trade Promotion
Center (ITPC)
Center
Vancouver
(ITPC) Vancouver
Kanada & Atase
Kanada Perdagangan
& Atase Perdagangan
Den Haag Den Haag
Belanda untuk
Belanda
kupasuntuk
tuntas
kupas
potensi
tuntas
ekspor
potensi
di 2ekspor
negaraditersebut.
2 negara tersebut.
2024 2024 BNI Indonesian
BNI Indonesian
Masters 2024Masters
merupakan
2024 merupakan
event golf terbesar Indonesia
event golfditerbesar di yang
Indonesia
di ikuti
yang
olehdi150
ikutipemain
oleh 150
golfpemain
professional
golf professional
dari 30 negara.
dari 30Perseroan
negara. Perseroan
berpartisipasi
berpartisipasi
dalam memberikan
dalam memberikan
program akuisisi
programdan akuisisi
program
dancashback
program cashback
di tenant yang
di tenant yang
berpartisipasi
berpartisipasi
pada saat on
padaevent.
saat on event.
Pada Prospektus
Pada tanggal tanggal Prospektus
ini diterbitkan,
ini diterbitkan,
kegiatankegiatan
usaha utama
usahayang saatyang
utama ini benar-benar
saat ini benar-benar
dijalankan
dijalankan
oleh Perseroan
oleh Perseroan
adalah Bank
adalah Bank
Umum Konvensional
Umum Konvensional
(KBLI 64121).
(KBLI 64121).
A.2. A.2.
PERIZINAN
PERIZINAN
Dalam menjalankan
Dalam menjalankan
kegiatankegiatan
usaha utamanya,
usaha utamanya,
hingga tanggal
hingga Prospektus
tanggal Prospektus
ini, Perseroan
ini, Perseroan
telah memperoleh
telah memperoleh
perizinanperizinan
operasional
operasional
sebagai berikut:
sebagai berikut:
No. No. Jenis Izin Jenis Izin Nomor, Tanggal
Nomor,dan
Tanggal
Instansi
dan Instansi Keterangan
Keterangan Masa Berlaku
MasaPerizinan
Berlaku Perizinan
1. Nomor
1. Induk
Nomor Berusaha
Induk Berusaha
NIB No.NIB 9120000262908
No. Alamat kantor:
9120000262908 Alamat kantor:
Grha BNI, Grha
Jl. Jenderal
BNI, Jl.Sudirman
Jenderal Kavling
Sudirman Kavling
Berlaku selama
Berlaku
Perseroan
selama Perseroan
(”NIB”) (”NIB”) tertanggal tertanggal
20 Februari 20 2019,
Februari 2019, 1, Desa/Kelurahan
1, Desa/Kelurahan
Karet Tengsin,
Karet Kec.
Tengsin, Kec.
menjalankan
menjalankan
kegiatan kegiatan
perubahanperubahan
ke-1 tertanggal
ke-1 tertanggal
11 11 Tanah Abang,
Tanah Kota
Abang,
Adm.Kota
Jakarta
Adm.Pusat,
Jakarta Pusat, usahanya usahanya
Februari 2025
Februari
(dicetak
2025tanggal
(dicetak
8 tanggal 8 Provinsi DKI
Provinsi
JakartaDKI Jakarta
April 2025)April
yang2025)
diterbitkan
yang diterbitkan
oleh oleh
PemerintahPemerintah
Republik Indonesia Kode
Republik Indonesia Kode
dan Kegiatan
dan Usaha
Kegiatanyang
Usaha
Memiliki
yangPerizinan
Memiliki Perizinan
melalui Sistem
melaluiOnline Online Judul
SistemSingle Single KBLI
Judul Berusaha
KBLI Berusaha
yang BerlakuyangEfektif
Berlaku
Sebelum
Efektif Sebelum
(OSS)
SubmissionSubmission (OSS) dalam NIB:dalam NIB:
Undang-Undang
Undang-Undang
No. 11 Tahun
No. 112020Tahun 2020
tentang Cipta
tentang
KerjaCipta Kerja
a. 82190 a. (Pendukung) – Aktivitas
82190 (Pendukung) – Aktivitas
Fotokopi, Fotokopi,
PenyiapanPenyiapan
Dokumen Dokumen
dan dan
Aktivitas Khusus
Aktivitas Penunjang
Khusus Penunjang
Kantor Kantor
lainnya, lainnya,
untuk kegiatan
untuk kegiatan
usaha usaha
Perseroan Perseroan
yang berlokasi
yangdiberlokasi
Jl. Kemudi
di Jl. Kemudi
No. 6-8, Desa/Kelurahan
No. 6-8, Desa/Kelurahan
Krembangan Krembangan
Utara, Kec.
Utara,
Pabean
Kec. Cantian,
Pabean Kota
Cantian, Kota
Surabaya, Surabaya,
Provinsi Jawa
Provinsi
TimurJawa Timur
b. 64121 b. (Pendukung) – Bank Umum
64121 (Pendukung) – Bank Umum
Konvensional,
Konvensional,
untuk kegiatan
untuk usaha
kegiatan usaha
Perseroan Perseroan
yang berlokasi
yangdi:berlokasi di:
(i) Jl. Pendidikan,
(i) Jl. Pendidikan,
Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan
Tanjungbalai,
Tanjungbalai,
Kec. Karimun,
Kec.Kab.
Karimun, Kab.
Karimun, Karimun,
Provinsi Provinsi
KepulauanKepulauan
Riau Riau
(ii) Jl. (ii)Diponegoro
Jl. Diponegoro
No. 38,No. 38,
Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan
Darmo, Kec. Darmo, Kec.
Wonokromo, Wonokromo,
Kota Surabaya,
Kota Surabaya,
Provinsi Jawa
Provinsi
TimurJawa Timur
(iii) Jl. Pejompongan
(iii) Jl. Pejompongan
Raya No. Raya 7, No. 7,
Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan
BendunganBendungan
Hilir, Hilir,
Kec. Tanah Kec.Abang,
TanahKota
Abang,
Adm.Kota Adm.
Jakarta Pusat,
Jakarta Provinsi
Pusat, DKIProvinsi DKI
Jakarta Jakarta
c. 64121 –c. Bank
64121Umum– BankKonvensional,
Umum Konvensional,
untuk kegiatan
untukusaha
kegiatanPerseroan
usaha Perseroan
yang yang
berlokasi di:berlokasi di:
148 148
127
Page 152
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan Masa Berlaku Perizinan
(i) Jl. Pemuda No. 12,
Desa/Kelurahan A u r, Kec.
Medan Maimun, Kota Medan,
Provinsi Sumatera Utara
(ii) Jl. Wijaya VI No. 1
Desa/Kelurahan Melawai, Kec
Kebayoran Baru, Kota Adm.
Jakarta Selatan, Provinsi DKI
Jakarta
(iii) Jl. Prof S Brojonegoro Kota Jambi
Provinsi Jambi, Desa/Kelurahan
Solok Sipin, Kec. Danau Sipin,
Kota Jambi, Provinsi Jambi
(iv) Jl. Mojopahit No. 372,
Desa/Kelurahan Mentikan, Kec.
Prajuritkulon, Kota Mojokerto,
Provinsi Jawa Timur
(v) Jl. Pandanaran No. 62,
Desa/Kelurahan Siswodipuran,
Kec. Boyolali, Kab. Boyolali,
Provinsi Jawa Tengah
(vi) Jl. Jend. Sudirman 142 RT.007
RW.002, Desa/Kelurahan
Delapan-belas Ilir, Kec. Ilir Timur
Satu, Kota Palembang, Provinsi
Sumatera Selatan
(vii) Jl. Kelapa Dua Entrop, Jayapura
Selatan, Kota Jayapura,
Desa/Kelurahan Entrop, Kec.
Jayapura Selatan, Kota Jayapura,
Provinsi Papua
(viii) Jl. Letnan Muchtar Saleh No. 194,
Desa/Kelurahan Mangan Jaya,
Kec. Kayu Agung, Kab. Ogan
Komering Ilir, Provinsi Sumatera
Selatan
(ix) Jl. Trans Sumatera Lahat - Lubuk
Linggau Ps. Tebing Tinggi Kec.
Tebing Tinggi Kabupaten Empat
Lawang Sumatera Selatan,
Desa/Kelurahan Ps. Tebing
Tinggi, Kec. Tebing Tinggi, Kab.
Empat Lawang, Provinsi
Sumatera Selatan
(x) Jl. Jaksa Agung Suprapto No.5,
Dapur Barat, Sidokumpul,
Desa/Kelurahan Sidokumpul,
Kec. Lamongan, Kab. Lamongan,
Provinsi Jawa Timur
(xi) Jl. Jend. Sudirman No. Kav. 1,
Desa/Kelurahan Karet Tengsin,
Kec. Tanah Abang, Kota Adm.
Jakarta Pusat, Provinsi DKI
Jakarta
(xii) Jl Raya Puputan No. 27,
Desa/Kelurahan Dangin Puri
Kelod, Kec. Denpasar Timur,
Kota Denpasar, Provinsi Bali
Tabel Kegiatan Usaha Perizinan Berusaha
Berbasis Risiko
a. 58200 (Pendukung) - Penerbitan
Piranti Lunak (Software), untuk
kegiatan usaha Perseroan yang
berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav.
1, Desa/Kelurahan Karet Tengsin, Kec.
Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta
Pusat, Provinsi DKI Jakarta Kode Pos:
10220
149
128
Page 153
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan Masa Berlaku Perizinan
b. 64121 – Bank Umum Konvensional,
untuk kegiatan usaha Perseroan yang
berlokasi di:
(i) Jl. P. Diponegoro No. 156,
Desa/Kelurahan Kutoarjo, Kec.
Kutoarjo, Kab. Purworejo,
Provinsi Jawa Tengah Kode Pos:
54212
(ii) Jl. Frans Kaisiepo No. 1, Komplek
Ruko Pasifik Permai,
Desa/Kelurahan Bayangkara,
Kec. Jayapura Utara, Kota
Jayapura, Provinsi Papua Kode
Pos: 99350
(iii) Jl. Panglima Sudirman No. 17,
Desa/Kelurahan Kepatihan, Kec.
Bojonegoro, Kab. Bojonegoro,
Provinsi Jawa Timur Kode Pos:
62111
(iv) Jl. Halat No. 119 Medan,
Desa/Kelurahan Pasar Merah
Timur, Kec. Medan Area, Kota
Medan, Provinsi Sumatera Utara
Kode Pos: 20217
(v) Jl. Ahmad Yani No. 72 Medan,
Desa/Kelurahan Kesawan, Kec.
Medan Barat, Kota Medan,
Provinsi Sumatera Utara Kode
Pos: 20111
(vi) Jl. Tanjung Mulia,
Desa/Kelurahan Tanjung Mulia,
Kec. Medan Deli, Kota Medan,
Provinsi Sumatera Utara Kode
Pos: 20241
(vii) Jl. Diponegoro, Desa/Kelurahan
Sumbang, Kec. Bojonegoro, Kab.
Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur
Kode Pos: 62115
(viii) Jl. Juanda No. 17,
Desa/Kelurahan Jati, Kec. Medan
Maimun, Kota Medan, Provinsi
Sumatera Utara Kode Pos: 20212
(ix) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Sanur, Jalan Hang Tuah, Sanur
Kaja, Denpasar Selatan, Kota
Denpasar, Provinsi Bali Kode
Pos: 80227
(x) Jl. A. Yani No. 286,
Desa/Kelurahan Dukuh
Menanggal, Kec. Gayungan,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa
Timur Kode Pos: 60234
(xi) Jl. A. Yani No. 286,
Desa/Kelurahan Dukuh
Menanggal, Kec. Gayungan,
Kota Surabaya, Provinsi Jawa
Timur Kode Pos: 60234
(xii) Jl. Pandanaran No. 62,
Desa/Kelurahan Siswodipuran,
Kec. Boyolali, Kab. Boyolali,
Provinsi Jawa Tengah Kode Pos:
57311
(xiii) Jl. S. Parman CBD SPR01,
SPR02, WL1/01,
Desa/Kelurahan Salembaran
Jati, Kec. Kosambi, Kab.
Tangerang, Provinsi Banten
Kode Pos: 15214
150
129
Page 154
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan Masa Berlaku Perizinan
c. 64121 (Pendukung) – Bank Umum
Konvesional, untuk kegiatan usaha
Perseroan yang berlokasi di Kawasan
Bukit Darmo Golf N-1/06,
Desa/Kelurahan Lakarsantri, Kec.
Lakarsantri, Kota Surabaya, Provinsi
Jawa Timur, Kode Pos: 60211
d. 63122 (Pendukung) – Portal Web
dan/atau Platform Digital Dengan
Tujuan Komersial, untuk kegiatan
usaha Perseroan yang berlokasi di JL.
Jend. Sudirman No. Kav. 1,
Desa/Kelurahan Karet Tengsin, Kec.
Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta
Pusat, Provinsi DKI Jakarta Kode Pos:
10220
2. Nomor Pokok Wajib Pajak NPWP No. 01.001.606.1- Untuk alamat Perseroan di Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Karet Berlaku selama Perseroan
(”NPWP”) 093.000, terdaftar tanggal 5 Tengsin, Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, DKI Jakarta, menjalankan kegiatan
November 1992, yang 10220 usahanya
diterbitkan oleh KPP Wajib Pajak
Besar Empat
3. Surat Keterangan Terdaftar SKT No. PEM- Untuk alamat Perseroan di Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Karet Surat Keterangan Terdaftar
(“SKT”) 00203/WPJ.19/KP.0403/2012 Tengsin, Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, DKI Jakarta, (“SKT”)
tertanggal 4 April 2012, yang 10220
diterbitkan oleh KPP Wajib Pajak
Besar Empat
4. Surat Pengukuhan SPPKP No. PEM- Untuk alamat Perseroan di Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Karet Berlaku selama Perseroan
Pengusaha Kena Pajak 01062/WPJ.19/KP.0403/2012 Tengsin, Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, DKI Jakarta, menjalankan kegiatan
("SPPKP") tertanggal 4 Mei 2016, yang 10220 usahanya
diterbitkan oleh KPP Wajib Pajak
Besar Empat
5. Izin Bank Umum Perseroan menjadi bank umum milik Negara berdasarkan Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun Berlaku selama Perseroan
1955, tanggal 4 Februari 1955 dengan tugas utama yang diarahkan kepada pembangunan menjalankan kegiatan
ekonomi nasional khususnya dalam lapangan perdagangan impor dan ekspor. Berdasarkan usahanya
Penetapan Presiden Republik Indonesia No. 17 Tahun 1965, tanggal 27 Juli 1965, tentang
Pendirian Bank Tunggal Milik Negara, Perseroan menjalankan tugas dan usaha sebagai bank
sirkulasi, bank sentral dan bank umum.
Selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Urusan Bank Sentral No. KEP.65/UBS/65, tanggal 30
Juli 1965 yang berlaku efektif pada tanggal 17 Agustus 1965, “Bank Negara Indonesia” berubah
menjadi “Bank Negara Indonesia Unit III”. Dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 17 Tahun
1968, tanggal 18 Desember 1968, “Bank Negara Indonesia Unit III” diubah menjadi “Bank Negara
Indonesia 1946” (BNI 1946) dengan tugas utama yang diarahkan kepada pembangunan ekonomi
nasional dengan mengutamakan sektor industri.
6. Izin Alat Pembayaran dengan Surat Bank Indonesia No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
Menggunakan Kartu 10/903/DASP tertanggal 1 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
Desember 2008 tentang 1, Jakarta 10220 usahanya
permohonan persetujuan
rencana penyelenggaraan
kegiatan sebagai penerbit kartu
prabayar
7. Izin Bank Kustodian Keputusan Ketua Bapepam-LK Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
No. KEP-162/PM/1991 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
tertanggal 9 Desember 1991, 1, Jakarta 10220 usahanya
yang diterbitkan oleh Badan -
Pengawas Pasar Modal
8. Izin Wali Amanat Surat Tanda Terdaftar Sebagai Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
Wali Amanat No. 01/STTD- Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
WA/PM/1996 tertanggal 27 1, Jakarta 10220 usahanya
Maret 1996, yang diterbitkan
oleh Badan Pengawas Pasar
Modal
151
130
Page 155
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan Masa Berlaku Perizinan
9. Izin Agen Penjual Reksa Surat Tanda Terdaftar Sebagai Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
Dana Agen Penjual Efek Reksa Dana Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
No. 27/BL/STTD/APERD/2007 1, Jakarta 10220 usahanya
tertanggal 30 Mei 2007, yang
diterbitkan oleh Badan
Pengawas Pasar Modal
10. Izin QRIS Surat Bank Indonesia No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
21/289/DKSP/Srt/B tanggal 16 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
Agustus 2019, yang diterbitkan 1, Jakarta 10220 usahanya
oleh Bank Indonesia Kategori : Penyedia Jasa Pembayaran – Kategori 1
11. Izin untuk QRIS MPM Surat Bank Indonesia No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
25/625/DKSP/Srt/B tertanggal 4 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
Desember 2023 tentang 1, Jakarta 10220 usahanya
Persetujuan Penyelenggaraan
kegiatan Pemrosesan Transaksi
Transfer Menggunakan Quick
Response Code Indonesian
Standard – Merchant Presented
Mode (QRIS MPM)
12. Izin untuk Call Virtual Surat Bank Indonesia No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
Assistant 22/390/DKSP/Srt/B tertanggal 7 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
Juli 2020 tentang Persetujuan 1, Jakarta 10220 usahanya
Pengembangan Produk dan
Aktivitas Berupa BNI Call Virtual
Assistant Fase 2 dan Kerjasama
dengan PT Sinergi Digital
Teknologi
13. Izin Penyedia Jasa Surat Bank Indonesia No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Berlaku selama Perseroan
Pembayaran 23/618/DKSP/Srt/B tanggal 1 Alamat : Gd. BNI Lantai 21, Jl. Jend Sudirman Kav. menjalankan kegiatan
Juli 2021 perihal Konversi Izin 1, Jakarta 10220 usahanya
Penyelenggara Jasa Sistem Kategori : Penyedia Jasa Pembayaran – Kategori 1
Pembayaran Pasca Aktivitas : Penatausahaan sumber dana
Pemberlakuan Peraturan Bank Payment initation dan/atau acquiring
Indonesia No. 22/23/PBI/2020 services
tentang Sistem Pembayaran
14. PKKPR* PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
06012210213171232 tanggal 6 Alamat : Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 1, atau sampai dengan 6
Januari 2022 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Karet Tengsin, Kec. Januari 2025
oleh Menteri ATR atau Kepala Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat,
BPN atau Kepala BKPM Provinsi DKI Jakarta
KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 600 m²
Tanah
15. PKKPR* PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
06012210213171223 tanggal 6 Alamat : Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 1, atau sampai dengan 6
Januari 2022 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Karet Tengsin, Kec. Januari 2025
oleh Menteri ATR atau Kepala Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat,
BPN atau Kepala BKPM Provinsi DKI Jakarta
KBLI : 63122 – Portal Web Dan/Atau Platform
Digital Dengan Tujuan Komersial
Luas : 600 m²
Tanah
16. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
11102210113306011 tanggal 11 Alamat : Jl. P. Diponegoro No. 156, atau sampai dengan 11
Oktober 2022 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Kutoarjo, Kec. Kutoarjo, Oktober 2025
oleh Menteri ATR atau Kepala Kota Purworejo, Provinsi Jawa Tengah
BPN atau Kepala BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 889 m²
Tanah
17. PKKPR PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
27092410213603108 tanggal 26 Alamat : Jl. S. Parman CBD SPR01, SPR02, atau sampai dengan 26
September 2024 yang WL1/01, Desa/Kelurahan Salembaran September 2027
diterbitkan oleh Menteri ATR Jati, Kec. Kosambi, Kabupaten
atau Kepala BPN atau Kepala Tangerang, Provinsi Banten
BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
152
131
Page 156
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan Masa Berlaku Perizinan
Luas : 10.347,37 m²
Tanah
18. PKKPR PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
25032510313502002 tanggal 25 Alamat : Jl. Hos Cokroaminoto No. 74, atau sampai dengan 25
Maret 2025 yang diterbitkan oleh Desa/Kelurahan Bangunsari, Kec. Maret 2028
Menteri ATR atau Kepala BPN Ponorogo, Kabupaten Ponorogo,
atau Kepala BKPM Provinsi Jawa Timur
KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 2.776,87 m²
Tanah
19. PKKPR PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
03022310312171003 tanggal 3 Alamat : Jl. S. Parman CBD SPR01, SPR02, atau sampai dengan 3
Februari 2023 yang diterbitkan WL1/01, Desa/Kelurahan Salembaran Februari 2026
oleh Menteri ATR atau Kepala Jati, Kec. Kosambi, Kabupaten
BPN atau Kepala BKPM Tangerang, Provinsi Banten
KBLI : 63122 – Portal Web Dan/Atau Platform
Digital Dengan Tujuan Komersial
Luas : 2.083,81 m²
Tanah
20. PKKPR PKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
14122310111271065 tanggal 14 Alamat : Jl. Halat No. 119 Medan, atau sampai dengan 14
Desember 2023 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Pasar Merah Timur, Desember 2026
oleh Menteri ATR atau Kepala Kec. Medan Area, Kota Medan, Provinsi
BPN atau Kepala BKPM Sumatera Utara
KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 1.029,89 m²
Tanah
21. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
15122310111271006 tanggal 15 Alamat : Jl. Ahmad Yani No. 72 Medan, atau sampai dengan 15
Desember 2023 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Kesawan, Kec. Medan Desember 2026.
oleh Menteri ATR atau Kepala Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera
BPN atau Kepala BKPM Utara
KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 626,93 m²
Tanah
22. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
15122310111271008 tanggal 15 Alamat : Jl. Tanjung Mulia, Desa/Kelurahan atau sampai dengan 15
Desember 2023 yang diterbitkan Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli, Kota Desember 2026
oleh Menteri ATR atau Kepala Medan, Provinsi Sumatera Utara
BPN atau Kepala BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 6.225,93 m²
Tanah
23. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbiktan
05012410113578110 tanggal 5 Alamat : Kawasan Bukit Darmo Golf N-1/06, atau sampai dengan 5
Januari 2024 yang diterbitkan Desa/Kelurahan Lakarsantri, Kec. Januari 2027
oleh Menteri ATR atau Kepala Lakarsantri, Kota Medan, Provinsi
BPN atau Kepala BKPM Sumatera Utara
KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 1.036,24 m²
Tanah
24. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
29042410111271089 tanggal 29 Alamat : Jl. Juanda No. 17, Desa/Kelurahan Jati, atau sampai dengan 29
April 2024 yang diterbitkan oleh Kec. Medan Maimun, Kota Medan, April 2027
Menteri ATR atau Kepala BPN Provinsi Sumatera Utara
atau Kepala BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 1.364,88 m²
Tanah
25. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
03062410113578039 tanggal 29 Alamat : Jl. A. Yani No. 286, Desa/Kelurahan atau sampai dengan 29
Mei 2024 yang diterbitkan oleh Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Mei 2027
Menteri ATR atau Kepala BPN Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
atau Kepala BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
Luas : 8.922,67 m²
Tanah
26. KKKPR KKKPR No. Nama : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tiga tahun sejak diterbitkan
03062410113578043 tanggal 3 Alamat : Jl. A. Yani No. 286, Desa/Kelurahan atau sampai dengan 3 Juni
Juni 2024 yang diterbitkan oleh Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, 2027
Menteri ATR atau Kepala BPN Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
atau Kepala BKPM KBLI : 64121 – Bank Umum Konvensional
153
132
Page 157
No. No. Jenis Izin Jenis Izin Nomor, Tanggal
Nomor,dan
Tanggal
Instansi
dan Instansi KeteranganKeterangan Masa Berlaku
Masa
Perizinan
Berlaku Perizinan
Luas Luas
: 8.922,67 : m²8.922,67 m²
Tanah Tanah
27. KKKPR
27. KKKPR KKKPR KKKPR No. NamaNo. Nama PT Bank
: PT Bank: Negara Indonesia
Negara(Persero)
IndonesiaTbk
(Persero)
tigaTbk
tahun sejak
tiga tahun
diterbitkan
sejak diterbitkan
25062410113522009
25062410113522009
tanggal 25 tanggal
Alamat
25 Alamat
: Jl. Panglima
: Jl. Panglima
Sudirman Sudirman
No. 17, No. atau 17, sampaiatau
dengan
sampai
25 dengan 25
Juni 2024 yang
Juni 2024
diterbitkan
yang oleh
diterbitkan oleh Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan
Kepatihan, Kepatihan,
Kec. Kec. Juni 2027 Juni 2027
Menteri ATR Menteri
atau Kepala
ATR atau BPNKepala BPN Bojonegoro,Bojonegoro,
Kota Bojonegoro, Provinsi Provinsi
Kota Bojonegoro,
atau Kepalaatau
BKPM Kepala BKPM Jawa TimurJawa Timur
KBLI KBLI
: 64121 –: Bank64121
Umum – Bank
Konvensional
Umum Konvensional
Luas Luas
: 1.542,15 : m²1.542,15 m²
Tanah Tanah
28. KKKPR
28. KKKPR KKKPR KKKPR No. NamaNo. Nama PT Bank
: PT Bank: Negara Indonesia
Negara(Persero)
IndonesiaTbk
(Persero)
tigaTbk
tahun sejak
tiga tahun
diterbitkan
sejak diterbitkan
19072410113522002
19072410113522002 tanggal 19 tanggal
Alamat
19 Alamat
: Jl. : Jl.
Diponegoro, Diponegoro,
Desa/Kelurahan
Desa/Kelurahan
atau sampaiatau
dengan
sampai
19 Juli
dengan 19 Juli
Juli 2024 yang
Juli 2024
diterbitkan
yang oleh
diterbitkan oleh Sumbang, Sumbang,
Kec. Bojonegoro,
Kec. Bojonegoro,
Kota Kota 2027 2027
Menteri ATR Menteri
atau Kepala
ATR atau BPNKepala BPN Bojonegoro,Bojonegoro,
Provinsi JawaProvinsi
TimurJawa Timur
atau Kepalaatau
BKPM Kepala BKPM KBLI KBLI
: 64121 –: Bank64121
Umum – Bank
Konvensional
Umum Konvensional
Luas Luas
: 887,74 :m² 887,74 m²
Tanah Tanah
29. PKKPR
29. PKKPR PKKPR PKKPR No. NamaNo. Nama PT Bank
: PT Bank: Negara Indonesia
Negara(Persero)
IndonesiaTbk
(Persero)
tigaTbk
tahun sejak
tiga tahun
diterbitkan
sejak diterbitkan
08042510215171018
08042510215171018 tanggal 23 tanggal
Alamat
23 Alamat
: Kawasan : Ekonomi
Kawasan Khusus
Ekonomi
(KEK)
Khusus
Sanur,
(KEK) Sanur,
atau sampaiatau
dengan
sampai
23 dengan 23
September September
2024 yang
2024 yang Jalan Hang Jalan
Tuah,Hang
SanurTuah,
Kaja,Sanur
Denpasar
Kaja, DenpasarSeptember 2027 September 2027
diterbitkan diterbitkan
oleh Menteri olehATRMenteri ATR Selatan, Kota
Selatan,
Denpasar,
KotaProvinsi
Denpasar,BaliProvinsi Bali
atau Kepalatau BPNKepala
atau Kepala
BPN tau KBLI Kepala KBLI
: 64121 –: Bank64121
Umum – Bank
Konvensional
Umum Konvensional
BKPM BKPM Luas Luas
: 1.879,03 : m²1.879,03 m²
Tanah Tanah
30. PKKPR
30. PKKPR PKKPR PKKPR No. NamaNo. Nama PT Bank
: PT Bank: Negara Indonesia
Negara(Persero)
IndonesiaTbk
(Persero)
tigaTbk
tahun sejak
tiga tahun
diterbitkan
sejak diterbitkan
06122410113575006
06122410113575006
tanggal 6 tanggal
Alamat6 Alamat
: Jl. Balaikota
: Jl. No.
Balaikota
21, Desa/Kelurahan
No. 21, Desa/Kelurahan atau sampaiatau
dengan
sampai
6 dengan 6
Desember 2024
Desember
yang diterbitkan
2024 yang diterbitkan Kandang Sapi,
Kandang
Kec. Panggungrejo,
Sapi, Kec. Panggungrejo,
Kota KotaDesember 2027Desember 2027
oleh Menterioleh
ATRMenteri
atau Kepala
ATR atau Kepala Pasuruan, Provinsi
Pasuruan,Jawa
Provinsi
TimurJawa Timur
BPN atau Kepala
BPN atau
BKPM Kepala BKPM KBLI KBLI
: 64121 –: Bank64121
Umum – Bank
Konvensional
Umum Konvensional
Luas Luas
: 2.257,13 : m²2.257,13 m²
Tanah Tanah
31. PKKPR
31. PKKPR PKKPR PKKPR No. NamaNo. Nama PT Bank
: PT Bank: Negara Indonesia
Negara(Persero)
IndonesiaTbk
(Persero)
tigaTbk
tahun sejak
tiga tahun
diterbitkan
sejak diterbitkan
22102410313517041
22102410313517041
tanggal 22 tanggal
Alamat
22 Alamat
: Jl. Balaikota
: Jl. No.
Balaikota
21, Desa/Kelurahan
No. 21, Desa/Kelurahan atau sampaiatau
dengan
sampai
22 dengan 22
Oktober 2024Oktober
yang 2024
diterbitkan
yang diterbitkan Kandang Sapi,
Kandang
Kec. Panggungrejo,
Sapi, Kec. Panggungrejo,
Kota Kota Oktober 2027 Oktober 2027
oleh Menterioleh
ATRMenteri
atau Kepala
ATR atau Kepala Pasuruan, Provinsi
Pasuruan,Jawa
Provinsi
TimurJawa Timur
BPN atau Kepala
BPN atau
BKPM Kepala BKPM KBLI KBLI
: 68111 –: Real68111
Estat–Yang
Real Dimiliki
Estat Yang
Sendiri
Dimiliki Sendiri
Atau DisewaAtau Disewa
Luas Luas
: 853 m²: 853 m²
Tanah Tanah
*Catatan:*Catatan: PKKPR Perseroan
PKKPR Perseroan untuk KBLI untuk KBLIdan
64121 64121
KBLIdan
63122 63122
KBLItelah telah masa
berakhir berakhir masa berlakunya
berlakunya pada 62025.
pada 6 Januari Januari 2025. Namun
Namun
demikian,demikian, berdasarkan
berdasarkan Pasal 17 Pasal 17 Peraturan
Peraturan Menteri ATR/BPN
Menteri ATR/BPN No. 13
No. 13 Tahun Tahun
2021, 2021,pemegang
apabila apabila pemegang PKKPR
PKKPR telah telahtanah
memiliki memiliki tanah
untuk pelaksanaan
untuk pelaksanaan kegiatan usahanya,
kegiatan usahanya, maka masa maka masaPKKPR
berlaku berlakuatas lokasiatas
PKKPR lokasi
usaha usahaakan
tersebut tersebut akan menyesuaikan
menyesuaikan dengan jangka
dengan jangka
waktu penguasaan
waktu penguasaan atas tanahatas tanah Dalam
tersebut. tersebut.
halDalam hal ini, Perseroan
ini, Perseroan telah memiliki memiliki
telahtanah tanah
tempat tempat
lokasi lokasi
usaha usahaPerseroan
PKKPR PKKPR Perseroan
untuk untuk
KBLI
KBLI 64121 64121
dan KBLIdan KBLIsebagaimana
63122, 63122, sebagaimana
dibuktikandibuktikan
dengan SHGBdengan No.SHGB No. 583
583 yang yang diterbitkan
diterbitkan oleh BadanolehPertanahan
Badan Pertanahan
Nasional Nasional
Jakarta
Jakarta Pusat Pusat
pada pada2tanggal
tanggal 2 April
April 2012, 2012,jangka
dengan dengan jangka
waktu waktudengan
sampai sampai1dengan
Oktober12028.
Oktober 2028.
A.3. A.3.
STRUKTUR
STRUKTUR
PERMODALAN
PERMODALAN
DAN KEPEMILIKAN
DAN KEPEMILIKAN
SAHAM SAHAM
Struktur permodalan
Struktur permodalan PerseroanPerseroan
mengalami mengalami
perubahanperubahan
yaitu dilakukan pemecahan
yaitu dilakukan pemecahan
saham (stock
sahamsplit)
(stock
terhadap
split) terhadap
saham Perseroan
saham Perseroan
pada19tanggal
pada tanggal September
19 September
2023 sebagaimana
2023 sebagaimana
termaktubtermaktub
pada Aktapada Akta Pernyataan
Pernyataan Keputusan Keputusan
Rapat Umum RapatPemegang
Umum Pemegang
Saham Luar
Saham Luar
Bank Negara
Biasa PT Biasa PT BankIndonesia
Negara Indonesia
(Persero)(Persero)
Tbk No. 18
Tbktanggal
No. 1819tanggal 19 September
September 2023 dibuat
2023
dihadapan
dibuat dihadapan
Ashoya Ratam,
AshoyaS.H.,
Ratam,
M.Kn.,
S.H., M.Kn.,
Notaris diNotaris
Jakartadiyang
Jakarta
telahyang
mendapat
telah mendapat
Surat Penerimaan
Surat Penerimaan
Pemberitahuan
Pemberitahuan
PerubahanPerubahan
AnggaranAnggaran
Dasar No.Dasar
AHU-AH.01.03-0119983
No. AHU-AH.01.03-0119983
tanggal 19tanggal
September
19 September
2023 dan2023 telahdan
didaftarkan pada Daftar
telah didaftarkan padaPerseroan
Daftar Perseroan
No. AHU-0186208.AH.01.11.Tahun
No. AHU-0186208.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal
202319tanggal 19
September September
2023 (“Akta
2023No.(“Akta
18/2023”),
No. 18/2023”),
sebagai berikut:
sebagai berikut:
Modal dasar
Modal dasar : Rp. 15.000.000.000.000
: Rp. 15.000.000.000.000
Modal ditempatkan/disetor
Modal ditempatkan/disetor
: Rp. 9.054.806.974.125
: Rp. 9.054.806.974.125
Berdasarkan
Berdasarkan Akta No. Akta
18/2023,
No. 18/2023,
modal dasar
modalPerseroan
dasar Perseroan
terbagi atas 69.005.009.054
terbagi atas 69.005.009.054
saham yang sahamterdiri
yangdariterdiri
1 saham
dari 1seri
saham
A seri A
578.683.733
Dwiwarna,Dwiwarna, 578.683.733
saham seri
saham
B, masing-masing
seri B, masing-masing
saham bernilai bernilai Rp3.750,-
sahamnominal nominal Rp3.750,-
(tiga ribu (tiga
tujuhribu
ratustujuh
limaratus
puluhlima
rupiah)
puluh rupiah)
154 154
133
Page 158
dan 68.426.325.320 saham seri C, masing-masing saham bernilai nominal Rp187,50,- (seratus delapan puluh tujuh koma lima nol
rupiah).
Lebih lanjut, berdasarkan Anggaran Dasar dan daftar pemegang saham per tanggal 31 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal
Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal
Seri A Dwiwarna: Rp3.750,- per saham
Persentase
Keterangan Seri B : Rp3.750,- per saham
(%)
Seri C : Rp187,50,- per saham
Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 3.750 0,00
- Saham Seri B 578.683.733 2.170.063.998.750 0,84
- Saham Seri C 68.426.325.320 12.829.935.997.500 99,16
Jumlah Modal Dasar 69.005.009.054 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
1. Negara Republik Indonesia
- Saham Seri A Dwiwarna 1 3.750 0,00
Jumlah 1 3.750 0,00
2. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
- Saham Seri B 434.012.799 1.627.547.996.250 1,16
- Saham Seri C 21.944.374.950 4.114.570.303.125 58,84
Jumlah 22.378.387.749 5.742.118.299.375 60
3. Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan dibawah 5%
- Saham Seri B 144.670.934 542.516.002.500 0,39
- Saham Seri C 14.774.254.232 2.770.172.668.500 39,61
Jumlah 14.918.925.166 3.312.688.671.000 40
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 37.297.312.916 9.054.806.974.125 100,00%
Saham Dalam Simpanan (Portepel)
- Saham Seri A Dwiwarna 0 0
- Saham Seri B 0 0
- Saham Seri C 31.707.696.138 5.945.193.025.875
Jumlah Saham Dalam Portepel 31.707.696.138 5.945.193.025.875
Catatan: Kepemilikan saham atas nama Direksi dan Komisaris Perseroan masuk ke dalam kepemilikan Masyarakat (masing-masing di bawah
5%) dari Modal ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan.
Adapun berdasarkan Laporan Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris per 31 Januari 2025 yang dikeluarkan oleh Biro
Administrasi Efek Perseroan yaitu PT Datindo Entrycom dan Surat Perseroan kepada OJK No. CSE/7/3785 tanggal 31 Mei 2025
perihal Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Posisi 31 Mei 2025, kepemilikan
saham Emiten oleh Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan per tanggal 31 Mei 2025 adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Jumlah Saham %
1. Omar Sjawaldy Anwar* Komisaris Utama / Komisaris 0 0,0000000
Independen
2. Tedi Bharata Wakil Komisaris Utama 0 0,0000000
3. Suminto* Komisaris 0 0,0000000
4. Donny Hutabarat* Komisaris 200 0,0000005
5. Vera Febyanthy* Komisaris Independen 0 0,0000000
6. Didik Junaedi Rachbini* Komisaris Independen 0 0,0000000
7. Putrama Wahju Setyawan Direktur Utama 5.997.426 0,0160800
8. Alexandra Askandar Wakil Direktur Utama 0 0,0000000
9. Husein Paolo Kartadjoemena Direktur Finance & Strategy 3.075.911 0,0082470
10. Muhammad Iqbal* Direktur Commercial Banking 3.064.085 0,0082153
11. Agung Prabowo Direktur Corporate Banking 1.990.386 0,0053365
12. David Pirzada Direktur Risk Management 4.866.684 0,0130484
13. Abu Santosa Sudrajat* Direktur Treasury & International 0 0,0000000
Banking
14. Rian Eriana Kaslan* Direktur Network & Retail Funding 802.397 0,0021514
15. Eko Setyo Nugroho* Direktur Kelembagaan 311.797 0,0008360
16. Corina Leyla Kharnalies Direktur Consumer Banking 5.513.174 0,0147817
155
134
Page 159
No. Nama Jabatan Jumlah Saham %
17. Munadi Herlambang* Direktur Human Capital & Compliance 0 0,0000000
18. Toto Prasetio Direktur Information Technology 4.222.896 0,0113223
19. Ronny Venir Direktur Operations 5.546.296 0,0148705
Total 35.391.222 0,0948896
*) Efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK.
156
135
Page 160
A.4. STRUKTUR ORGANISASI
A.4. STRUKTUR ORGANISASI
Seiring dengan perkembangan bisnis Perusahaan dan dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabah serta menjawab tantangan bisnis Bank,
Perseroan melakukan perubahan struktur organisasi sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Direksi No. KP/235/DIR/R tanggal 7 Juni 2024.
Seiring dengan perkembangan bisnis Perusahaan dan dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabah serta menjawab tantangan bisnis Bank,
Perseroan melakukan perubahan struktur organisasi sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Direksi No. KP/235/DIR/R tanggal 7 Juni 2024.
157
157
136
Page 161
A.5. PENGAWASAN DAN PENGURUSAN
Sampai dengan Tanggal Prospektus ini, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir adalah sebagaimana
tertuang dalam:
1. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 7 tanggal 13 Maret 2023, dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0100550
tanggal 13 Maret 2023 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0052532.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 13 Maret
2023;
2. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 2 tanggal 4 Maret 2024, dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0091530
tanggal 4 Maret 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0046773.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 4 Maret
2024;
3. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 4 tanggal 4 Maret 2024, dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0117889
tanggal 25 Maret 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0061454.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 25 Maret
2024; dan
4. Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 28 tanggal 22 April 2025, yang dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0202494
tanggal 23 April 2025 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0087849.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 April
2025
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama/Komisaris Independen : Omar Sjawaldy Anwar*
Wakil Komisaris Utama : Tedi Bharata
Komisaris : Suminto*
Komisaris : Donny Hutabarat*
Komisaris Independen : Vera Febyanthy*
Komisaris Independen : Didik Junaedi Rachbini*
Direksi:
Direktur Utama : Putrama Wahju Setyawan
Wakil Direktur Utama : Alexandra Askandar
Direktur Risk Management : David Pirzada
Direktur Treasury & International Banking : Abu Santosa Sudrajat*
Direktur Commercial Banking : Muhammad Iqbal*
Direktur Human Capital & Compliance : Munadi Herlambang*
Direktur Consumer Banking : Corina Leyla Karnalies
Direktur Finance & Strategy : Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Operations : Ronny Venir
Direktur Corporate Banking : Agung Prabowo
Direktur Kelembagaan : Eko Setyo Nugroho*
Direktur Information Technology : Toto Prasetio
Direktur Network & Retail Funding : Rian Kaslan*
*) Efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK.
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris diangkat untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS yang
mengangkatnya dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-5 setelah tanggal pengangkatannya. Penunjukkan dan
pengangkatan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan ketentuan-ketentuan termasuk
ketentuan mengenai rangkap jabatan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/POJK.04/2014.
158
137
Page 162
Berikut adalah keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:
DEWAN KOMISARIS
Keterangan singkat mengenai anggota Dewan Komisaris Posisi/Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025:
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 71 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1981, Master di bidang Ekonomi dari
University of Kyoto pada tahun 1988.
Menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen sejak 19 September 2023 sampai
26 Maret 2025i. Sebelumnya menjabat Staf Profesional PT Bank Pembangunan Indonesia
(Bapindo) (1981-1995), Research Associate Institute of Economic Research Kyoto University
(1993-1994), Pendiri/Pimpinan Pradjoto & Associates – Advocates and Legal Consultant
(1994-saat ini), Dosen Manajemen Program Pasca Sarjana Management, Universitas
Atmajaya Yogyakarta (1999-2001), Anggota Komisi Ombudsman Nasional (2000), Anggota
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) (2000-saat ini), Anggota Tim Gabungan
Tindak Pidana Korupsi (TGTPK) (2000-2001), Ketua Ombudsman BPPN (2001-2002),
Komisaris Independen Bank Internasional Indonesia (2002-2006), Anggota Perhimpunan
Advokat Indonesia (Peradi) (2005-saat ini), Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen
Risiko (BSMR) (2005-saat ini), Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005-
2015), Dewan Kode Etik Perhimpunan BankBank Nasional (Perbanas) (2006-2009), Dewan
Penasihat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2007-2011), Penasihat Senior Bank Internasional
Indonesia (2009-2011), Komisaris Independen PT Mahaka Media Tbk (2009-2015), Ketua
Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas)
(2009-saat ini), Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2011-saat ini),
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2015-2017), Komisaris Utama PT Panah Perak Megasarana (2018-2019), Wakil Komisaris
Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023),
Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-
saat ini).
Pahala Nugraha
Wakil Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 53 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 1994, MBA Finance & Accounting
Major dari NYU Stern School of Business pada tahun 1999.
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 19 September 2023 sampai 26 Maret 2025.
Sebelumnya menjabat Senior Vice President Economic & Financial Research Group Head
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2005), Senior Vice President Corporate Development
Group Head, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005-2006), Senior Vice President Accounting
Group Head dan merangkap Senior Vice President Change Management Office PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2005), Executive Vice President Koordinator Finance & Strategy, PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2010), Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2010-2015), Direktur Treasury & Market PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
(2015-2017), Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (2017-2018), Komisaris
Utama PT Citilink Indonesia (2017-2018), Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) (2018-
2019), Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) (2019-2020), Wakil Menteri
BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2020-2023), Wakil Komisaris Utama PT
159
138
Page 163
Pertamina (Persero) (2021-2023), dan Wakil Menteri Luar Negeri Kementerian Luar Negeri
(2023-2024).
Sigit Widyawan
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 59 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret pada tahun 1988, Magister
Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 2001.
Menjabat sebagai Kepala Bagian Perpajakan – Divisi Produk Beton PT Wijaya Karya
(Persero) (1994-1997), Kepala Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001),
Direktur Keuangan Roda Jati Grup (2002-2013), Direktur PT Roda Pembangunan Jaya
(2003-2015), Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero) Tbk (2015-2018), dan
Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2025).
Asmawi Syam
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 69 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin pada tahun 1979, Magister Manajemen dari
Universitas Padjadjaran pada tahun 2003.
Menjabat sebagai Pemimpin Divisi Korporasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(1995-1996), Pemimpin Wilayah BRI Denpasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(1999-2001), Pemimpin Wilayah BRI Bandung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2001-2003), Kepala Divisi Konsumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2003-2005), Kepala Divisi Bisnis Umum PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2005-
2007), Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2007-2015), Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2015-2017), Direktur
Utama PT Askrindo (Persero) (2017-2018), Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
(2018), Staf Khusus Menteri BUMN, Kementerian BUMN (2019), Komisaris Utama PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (2019), dan Komisaris Independen PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
Septian Hario Seto
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 40 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 2006, Pasca Sarjana International
Finance dari SKEMA Business School pada tahun 2008.
Menjabat sebagai Pengajar dan Peneliti Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Indonesia (2004-2010), Analis Investasi Ciptadana Asset Management
(2005-2006), Auditor Junior PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia (2006-2007), Analis
Principia Management Group (2009-2011), Manajer Keuangan PT Toba Bara Sejahtera Tbk
(2011-2015), Direktur/Eselon II Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (2015), Tenaga ahli
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (2015-2016), Tenaga ahli Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman (2016), Staf khusus Menteri Koordinator Bidang
Kemaritiman dan Investasi (2018-2020), Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan
Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2020-2024),
Anggota Dewan Ekonomi Nasional RI (2024-saat ini), dan Komisaris Independen PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
160
139
Page 164
Iman Sugema
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 60 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987, Master of Economics dari
University of New England pada tahun 1992, Ph.D in Economics dari The Australian National
University pada tahun 2000.
Menjabat sebagai Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor (1990-saat ini),
Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (2015-
2016), Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2016-2019), dan Komisaris
Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
Erwin Rijanto Slamet
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 66 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1983, Pasca Sarjana Master of
Science bidang Economics University of Illinois, USA pada tahun 1989.
Menjabat sebagai Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor (1990-saat ini),
Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (2015-
2016), Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2016-2019), dan Komisaris
Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
Askolani
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 58 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 1990 dan Magister of Art
Economics and Banking dari University of Colorado at Denver, USA pada tahun 1999.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Analisa Pengeluaran Rutin Pusat Analis Belanja Negara,
Badan Analisa Fiskal Departemen Keuangan (2003), Dosen Program Magister dan
Perencanaan Kebijakan Publik, Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
(2003–2007), Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah Pusat
Direktorat Penyusunan APBN, Direktorat Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan
Departemen Keuangan (2004), Kepala Bidang Perumusan Rekomendasi Kebijakan Belanja
Negara Pusat Kebijakan Belanja Negara, Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan
(2006), Kepala Bidang Kebijakan PNBP Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal
Kementerian Keuangan (2008), Kepala Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal
Kementerian Keuangan (2008), Direktur PNBP Direktorat PNBP, Direktorat Jenderal
Anggaran Kementerian Keuangan (2011), Alternate Governor of the OPEC Fund for
Indonesia, OPEC Fund for International Development (OFID), Austria (2011–2014),
Governor of the OPEC Fund for Indonesia, OPEC Fund for International Development
(OFID), Austria (2014), Komisaris PT Pertamina Gas (2012–2013), Komisaris PT Angkasa
Pura I (Persero) (2013–2014), Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014–2019),
Direktur Jenderal Anggaran Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (2013–
2021), Direktur Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian
Keuangan (2021–saat ini), Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019–2025).
161
140
Page 165
Mohamad Yusuf Permana
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 49 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Universitas Gunadarma pada tahun 1999.
Menjabat sebagai Kepala Subbagian Penyiapan Undangan, Kementerian Sekretariat Negara
Republik Indonesia (2008–2015), Kepala Subbagian Penyiapan Acara Pendamping,
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2015–2016), Kepala Bagian Upacara,
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2016–2021), Komisaris PT Pelayaran
Samudera Djakarta Lloyd (2020–2021), Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (2021),
Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021–2023), Komisaris PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (2023–2024), Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, Kementerian
Sekretariat Negara Republik Indonesia (2021–2024), Deputi Bidang Protokol, Pers dan
Media Sekretariat Presiden, Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2024–saat
ini), Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024–2025).
Fadlansyah Lubis
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 57 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Hukum dari Universitas Padjajaran Bandung pada tahun 1992, Master of Law,
Victoria University of Wellington, New Zeeland pada tahun 2002, Doktor Fakultas Hukum
Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 2012.
Menjabat sebagai Kepala Bagian Aparatur Negara, Biro Aparatur Negara, Pemerintah
Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum, Sekretariat
Kabinet RI (2006–2011), Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Asisten Deputi
Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur Negara, Komunikasi dan Informatika, Deputi
Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011), Asisten Deputi Bidang
Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur Negara, Komunikasi dan Informatika, Kedeputian
Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011–2014), Komisaris PT
Perkebunan Nusantara VI (2013–2016), Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan
Internasional, Sekretariat Kabinet RI (2014–2015), Deputi Bidang Politik, Hukum, dan
Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2015–2021), Komisaris PT Pegadaian (2016–2021),
Komisaris Utama PT Pupuk Kujang (2021–2022), Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretariat
Kabinet RI (2021–saat ini), Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022–
2025).
Robertus Billitea
Komisaris
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 58 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana pada tahun 1990 dan Magister Hukum
Bisnis dari Universitas Padjajaran pada tahun 2009.
Menjabat sebagai Komisaris sejak 15 Maret 2023 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat
sebagai Litigation Lawyer Soemarjono Herman & Rekan Law Firm (1991–1994), Senior
Legal Officer PT BBL Dharmala Finance Tbk, Subsidiary of Bangkok Bank Limited (1994–
1996), Legal Head PT Profilindo Finance/Nexus Group (1996–1998), Corporate Secretary
Nexus Group (1996–1999), Legal Director Indonesian Restructuring Banking Agency/BPPN
(1999–2004), Board of Commissioner PT Bank Lippo Tbk (2002–2004), Founder Senior
Partner Law Firm Radjiman Billitea & Partner (2004–2012), Direktur Eksekutif Hukum
162
141
Page 166
Lembaga Penjamin Simpanan (2012–2019), Komisaris Independen PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2019–2020), Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
(Persero) (2020–2023), Komisaris Utama PT Bahana Sekuritas (2020–2023), Komisaris PT
Bahana Mitra Investa (2020–2023), Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2023–saat ini), Komisaris PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2023–2025).
Keterangan singkat mengenai anggota Dewan Komisaris Posisi/Periode 26 Maret 2025 – saat ini:
Omar Sjawaldy Anwar
Komisaris Utama/Komisaris Independen*
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 64 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Bachelor of Science (S1) jurusan Akuntansi dari University of Maryland, USA pada tahun
1980, Master of Business Administration/MBA (S2) jurusan Finance dari George Washington
University, USA pada tahun 1983 dan Doctor of Philosophy/PhD (S3) Strategic Management
dari Universitas Indonesia pada tahun 2017.
Menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen sejak 26 Maret 2025 sampai saat
ini. Sebelumnya menjabat sebagai President Director PT Prudential Syariah Life Assurance
(2021-2023) dan Executive Chairman PT IBM Indonesia Technology (2023-saat ini).
Tedi Bharata
Wakil Komisaris Utama
Warga Negara Indonesia, berusia 41 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Memperoleh gelar Sarjana (S1) jurusan Komputer dan Sistem Manajemen Informasi dari
Universitas Pelita Harapan pada tahun 2005, dan Master of Public Administration/MPA (S2)
dari Columbia University pada tahun 2016.
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Staf Khusus V Menteri BUMN (2021), Komisaris PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2024-2025), dan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan
Informasi Kementerian BUMN (2021-saat ini).
Suminto
Komisaris*
Warga Negara Indonesia, berusia 52 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ilmu Sosial (S1) jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Airlangga pada
tahun 1995, Master of Science/MSc (S2) in Development Finance dari Hiroshima University,
Jepang pada tahun 2002, dan Doctor of Philosophy/PhD (S3) in Development Economics
dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang pada tahun 2012.
Menjabat sebagai Komisaris sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat
sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional
(2019-2021), Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal (2021-
2022), serta Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan
(2022-saat ini).
163
142
Page 167
Donny Hutabarat
Komisaris*
Warga Negara Indonesia, berusia 58 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Universitas Kristen Indonesia pada tahun
1990, dan mengikuti berbagai Program Pendidikan dan Pengembangan seperti Program
Pengembangan Management and Leadership dari Oxford University, UK dan London
Business School (LBS), UK.
Menjabat sebagai Utama sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat
sebagai Kepala Dealing Room BI Perwakilan London (1999-2003), Head of Forex Market
Pengelolaan Devisa, Bank Indonesia (2003 – 2009), Kepala Divisi Operasi Moneter Rupiah,
Bank Indonesia (2009 – 2013), Direktur Departemen Pengelolaan Moneter, Bank Indonesia
(2013-2017), Kepala Perwakilan BI London (2017-2020), Asisten Gubernur, Kepala
Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI (2020-2025), dan anggota Market
Committee of Bank For International Settlement (MC-BIS) Basel, Switzerland (2020-2025).
Vera Febyanthy
Komisaris Independen*
Warga Negara Indonesia, berusia 53 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Memperoleh gelar Sarjana (S1) Ilmu Sosial di bidang Hubungan Internasional dari
Universitas Dr Moestopo Beragama pada tahun 2003, gelar Magister (S2) di bidang Ilmu
Politik dari Universitas Indonesia pada tahun 2010 dan candidate program Doktor dari
Universitas Padjadjaran dari tahun 2022.
Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Hubungan Kelembagaan Bidang Infrastruktur KADIN
Indonesia (2010-2015) dan Wakil Ketua Komite Tetap Hubungan Kelembagaan dan
Regulasi Sektor dan Migas, Bidang Energi dan Migas KADIN Indonesia (2015-2021).
Didik Junaedi Rachbini
Komisaris Independen*
Warga Negara Indonesia, berusia 64 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Memperoleh gelar Sarjana (S1) Agriculture dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983,
gelar Master (S2) di bidang Development Studies dari Central Luzon State University,
Filipina pada tahun 1988, dan gelar Doktor (S3) di bidang Development Studies dari Central
Luzon State University, Filipina pada tahun 1991.
Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Mercu Buana (1997-2006), Dosen Pascasarjana
Universitas Indonesia (1993-2019), dan Rektor Univesitas Paramadina (2021-saat ini).
164
143
Page 168
DIREKSI
Keterangan singkat mengenai anggota Direksi Posisi/Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025:
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 60 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi bidang Manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun 1987 dan Master
Business di bidang Finance dar University of Technology Sydney, Australia pada tahun
1999.
Menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2 September 2020 sampai 26 Maret 2025.
Sebelumnya menjabat sebagai Analis Kredit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1988),
Corporate Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1991), Relationship Manager – Treasury
Division PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1995), Senior Officer Manager PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (1999), Department Head (Vice President) Corporate Banking PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2005), Pemegang Kewenangan Memutus Kredit (Setingkat Group
Head) Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006), Group Head Regional
Commercial Sales II PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007), Komisaris Utama PT Staco
Jasapratama (General Insurance) (2008), Komisaris PT Mandiri Sekuritas (2009), Group
Head Regional Commercial Sales I PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010), Direktur Tresury,
FI & Special Asset Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015), Direktur Corporate
Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015), Direktur Wholesale Banking PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2017), Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2018), Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020).
Putrama Wahju Setyawan
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 55 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1994 dan Magister Akuntansi
Universitas Gadjah Mada pada tahun 1996.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Utama sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 –
2025,) Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024),
Direktur Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-2023), Direktur Utama
PT Jaminan Kredit Indonesia (2020-2022), Direktur Treasury and Internasional PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2020), Direktur Treasury and Internasional PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020), Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara
Indonesia (2018-2020), Direktur Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2018-2020), Direktur Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2016-2018), Senior Executive Vice President Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2016), Pemimpin Divisi Remedial dan Recovery Menengah PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015-2016), Pemimpin Divisi Kredit BUMN dan Institusi
Pemerintah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014-2015), Pemimpin Divisi
Corporate Remedial dan Recovery Korporasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2011-2014), Deputy General Manager Commercial Remedial & Recovery PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2011), Pemimpin Kelompok Pemasaran Bisnis Menengah, SKM
Jakarta Kota PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2011), Pengelola
Penyelamatan, Kelompok Penyelamatan Divisi Kredit Khusus PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2008-2009), Workout Relationship Manager, Grup Penyelamatan Kredit Non
Korporasi Divisi Kredit Khusus PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006-2008),
Manager Credit Officer, Divisi Kredit Khusus, Grup Penyelamatan Kredit Korporasi, PT Bank
165
144
Page 169
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006), Pengelola Rencana Kerja & Anggaran, Divisi USK,
Kelompok Penunjang Bisnis Bank BNI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-
2006), Pengelola Perencanaan SDM, Kelompok Penunjang Bisnis Bank BNI, PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004-2005), Pengelola Perencanaan SDM, Kelompok
Penunjang Bisnis Mikro Bank BNI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004),
Pengelola Strategi Pemasaran, Kelompok Penunjang Bisnis Bank BNI, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2003-2004), Analis, Kelompok Investment Services PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2001-2003),
Novita Widya Anggraini
Direktur Finance
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 48 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia pada tahun 2000.
Menjabat sebagai Direktur Finance sejak 2 September 2020 sampai 25 Maret 2025.
Sebelumnya menjabat sebagai SR PS Reporting Regulatory PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2004), TL Statutory Reporting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2009), DH Financial
Reporting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013), DH Performance Management PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2015), Group Head Accounting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2017), Group Head Strategy & Performance Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2020).
Agung Prabowo
Direktur Wholesale & International Banking
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 54 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Accounting and Business Administration dari University of Kansas, USA pada tahun
1994.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Corporate Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia (2013-2021), Direktur
Utama BNI Sekuritas (2021-2024), dan Direktur Wholesale & International Banking PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025).
I Made Sukajaya
Direktur Enterprise & Commercial Banking
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 56 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Pertanian dari Universitas Udayana pada tahun 1992 dan Master Manajemen
Keuangan dari Universitas Persada Indonesia Y.A.I pada tahun 2004.
Menjabat sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking sejak 4 Maret 2024 sampai 26
Maret 2025. Sebelumnya, menjabat sebagai Pemimpin Kantor Wilayah 08 Denpasar PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-2020), SEVP Remedial & Recovery PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024), dan Komisaris PT BNI Sekuritas (2022-2024).
166
145
Page 170
David Pirzada
Direktur Risk Management
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 56 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Sains bidang Teknik Elektro dari Northeastern University, Boston, Massachusetts,
USA pada tahun 1990 dan Master Business di bidang Manajemen Bisnis dari New
Hampshire College Manchester, USA, pada tahun 1992.
Menjabat sebagai Direktur Risk Management sejak 26 November 2020 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-
2020), Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2015-2018),
Head of Risk Administration Department The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2010-
2015), Head of Credit and Market Middle Department The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ
Ltd (2009-2010), Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of Tokyo –
Mitsubishi UFJ Ltd (2007-2008), Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank
of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2005-2007), Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi
UFJ Ltd (2000-2005), Account Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (1993-2000).
Munadi Herlambang
Direktur Institutional Banking
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 45 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Teknik Jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya
pada tahun 2002, Master of Arts in International Business dari London Metropolitan
University, London pada tahun 2004, dan Doktor bidang Kepemimpinan dan Inovasi
Kebijakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 2024.
Menjabat sebagai Direktur Human Capital & Compliance sejak 26 Maret 2025 sampai saat
ini. Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2024 – 2025), Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja (Persero)
(2021-2024), Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya
Bitumen (2019-2021), Executive Vice President PT Mandiri Sekuritas (2017-2019), Vice
President PT Mandiri Sekuritas (2015-2017), Assistant Vice President PT Mandiri Sekuritas
(2010-2015), Direktur PT Energi Bumi Mining (2008-2024), Komisaris PT BPR Taman Artha
Kencana (2008-2022), Direktur Utama PT MSon Capital (2008-2013), Associate Investment
banking PT Mandiri Sekuritas(2006-2010), dan Director PT Filtratech International (2005-
2006).
Ronny Venir
Direktur Network & Services
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 57 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana bidang Peternakan di Universitas Padjadjaran pada tahun 1993 dan Master bidang
Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2003.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Operations sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020 – 2025), SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2019-2020), SEVP Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-
2019), Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-
2018), Pemimpin Kantor Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2017-2018), Pemimpin Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2016-2017), Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014-2016), Wakil Pemimpin Divisi Bisnis
167
146
Page 171
Komersial & Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012-2014), Pemimpin Sentra
Kredit Kecil Graha Pangeran Surabaya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008-
2010), Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2007-2008), AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006-2007), Relationship Manager Pemasaran
Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-2006),
Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2004-2005), Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2003-2004), Penyelia Pemasaran Produk Kantor Cabang Pecenongan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997-2003), Pengelola Pemasaran Bisnis Kantor Cabang
Tebet PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995-1997).
Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Digital and Integrated Transaction Banking
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 45 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana bidang Ekonomi dari Harvard University, USA pada tahun 2002.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Finance & Strategy sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025), Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia
(2023-2024), Co-Chair for Financing for Global Economic Recovery Task Force B20 India
(2023), Deputy Chair – Integriy & Compliance Task Force B20 Indonesia (2021-2022), SEVP
– Corporate Development & Transformation BNI (2020-2024), Komisaris Utama PT Mandiri
Capital Indonesia (2020).
Corina Leyla Karnalies
Direktur Retail Banking
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 56 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia pada tahun 1992.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Consumer Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2024 – 2025), Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2023 – 2024), Direktur Consumer Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020 – 2023), SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan
Analytic PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-2020), SVP – Pemimpin Divisi
Product Development Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019),
SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-2018),
VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2013-2015), VP Deputy Division Head Operations Kartu kredit & Acquiring Bisnis PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010-2013), Collection & Recovery Head RBS/A Amro
Bank (2007-2010), Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro Bank (2007),
Retail Collection & Recovery Group Head Bank Niaga (2006 - 2007), Credit Support & Risk
Management Division Head Bank Niaga (2005 - 2006), Operation Credit Card Division Head
Bank Permata (2003 - 2005), Deputy Card Management Bank Universal (2003), Credit
Department Manager Bank Universal (2000 - 2003), Collection & Recovery Head Bank
Universal (1999 - 2000), Collection Head Standard Chartered Bank (1997 - 1999), Senior
Collector/Leader Citibank (1995 - 1997).
168
147
Page 172
Toto Prasetio
Direktur Technology and Operations
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 58 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Vordiplom Teknik Mesin, University of Stuttgart pada tahun 1989 dan Diplom Ingenieur (Dipl.
-Ing) Teknik Mesin, University of Stuttgart pada tahun 1993.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Information Technology sejak 26 Maret 2025 sampai saat
ini. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Technology and Operations PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025), SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2019-2022), Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2017-2019), Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-2017), Division
Head of Front End Application Development PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2010-2015),
Account Technology Strategist PT Microsoft Indonesia (2007- 2010), Client IT Architect PT
IBM Indonesia (2005-2007), Service Leader for Application Innovation PT IBM Indonesia
(2003-2005), Engagement Manager PT IBM Indonesia (2001-2003), Project Manager PT
IBM Indonesia (2000-2001), IT & Project Manager PT Mitra Integrasi Komputindo (1998 -
2000).
Mucharom
Direktur Human Capital and Compliance
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 55 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1995
dan Magister Management Universitas Gadjah Mada pada tahun 1997.
Menjabat sebagai Direktur Human Capital & Compliance sejak 31 Agustus 2022 sampai 24
Maret 2025. Sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Kantor Wilayah 07 Makassar
(Coverage Sulsel, Sultra, Sulbar, Maluku, Papua, Papua Barat) PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2012-2014), General Manager BNI Hong Kong (Coverage Hong Kong, China,
Macau, Taiwan) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-2016), Pemimpin Divisi
Tata Kelola Kebijakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-2017), Pemimpin
Divisi Perencanaan Strategis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017-2021),
Pemimpin Divisi Komunikasi Perusahaan dan Kesekretariatan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2021-2022).
*) belum efektif.
Keterangan singkat mengenai anggota Direksi Posisi/Periode 26 Maret 2025 – saat ini:
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 55 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada tahun 1994 dan Magister Akuntansi
Universitas Gadjah Mada pada tahun 1996.
Menjabat sebagai Direktur Utama sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat
sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025,)
Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024), Direktur
Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-2023), Direktur Utama PT Jaminan
Kredit Indonesia (2020-2022), Direktur Treasury and Internasional PT Bank Negara Indonesia
169
148
Page 173
(Persero) Tbk (2020), Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (2018-2020),
Direktur Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2020), Direktur
Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-2018), Senior Executive
Vice President Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016), Pemimpin
Divisi Remedial dan Recovery Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-
2016), Pemimpin Divisi Kredit BUMN dan Institusi Pemerintah PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2014-2015), Pemimpin Divisi Corporate Remedial dan Recovery, PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2014), Deputy General Manager Commercial
Remedial & Recovery PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011), Pemimpin Kelompok
Pemasaran Bisnis Menengah, SKM Jakarta Kota PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2009-2011), Pengelola Penyelamatan, Kelompok Penyelamatan Divisi Kredit Khusus PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008-2009), Workout Relationship Manager, Grup
Penyelamatan Kredit Non Korporasi, Divisi Kredit Khusus PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2006-2008), Manager Credit Officer, Divisi Kredit Khusus, Grup Penyelamatan
Kredit Korporasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006), Pengelola Rencana Kerja
& Anggaran, Divisi USK, Kelompok Penunjang Bisnis Bank BNI, PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2005-2006), Pengelola Perencanaan SDM, Kelompok Penunjang Bisnis Bank
BNI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004-2005), Pengelola Strategi Pemasaran,
Kelompok Penunjang Bisnis Bank BNI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2003-2004),
Analis, Kelompok Investment Services PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2001-2003).
Alexandra Askandar
Wakil Direktur Utama
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 52 tahun per 31 Desember 2024
Riwayat Pendidikan:
Master of Business Administration (MBA), Boston University pada tahun 1999
Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia (1995)
Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya,
menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020 – 2025),
Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019 – 2020), Direktur
International Relation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018 – 2019), Senior Executive Vice
President Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016 – 2018), Komisaris PT
Mandiri Sekuritas (2011 – 2018), Group Head Corporate Banking V Group PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2015 – 2016), Group Head Syndication Oil & Gas PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2009 – 2015), Department Head Corporate Banking III Group PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2007 – 2009), Senior Relationship Manager Corporate Banking III Group PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2000 – 2006), Account Manager Divisi Loan Work Out Badan
Penyehatan Perbankan Nasional (1999 – 2000), ISO 9000 & 140000 Consultant PT Surveyor
Indonesia (1996 – 1997), Manager Finance Division PT Surveyor Indonesia (1995 – 1996).
Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Finance & Strategy
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 45 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana bidang Ekonomi dari Harvard University, USA pada tahun 2002.
Menjabat sebagai Direktur Finance & Strategy sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025), Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia
(2023-2024), Co-Chair for Financing for Global Economic Recovery Task Force B20 India
(2023), Deputy Chair – Integriy & Compliance Task Force B20 Indonesia (2021-2022), SEVP
– Corporate Development & Transformation BNI (2020-2024), Komisaris Utama PT Mandiri
Capital Indonesia (2020).
170
149
Page 174
Agung Prabowo
Direktur Corporate Banking
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 54 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Accounting and Business Administration dari University of Kansas, USA pada tahun
1994.
Menjabat sebagai Direktur Corporate Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia (2013-2021), Direktur
Utama BNI Sekuritas (2021-2024), dan Direktur Wholesale & International Banking PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025).
David Pirzada
Direktur Risk Management
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 56 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Sains bidang Teknik Elektro dari Northeastern University, Boston, Massachusetts,
USA pada tahun 1990 dan Master Business di bidang Manajemen Bisnis dari New Hampshire
College Manchester, USA, pada tahun 1992.
Menjabat sebagai Direktur Risk Management sejak 26 November 2020 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-
2020), Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2015-2018), Head
of Risk Administration Department The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2010-2015), Head
of Credit and Market Middle Department The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2009-2010),
Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2007-
2008), Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ
Ltd (2005-2007), Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2000-2005), Account
Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (1993-2000).
Munadi Herlambang*
Direktur Human Capital & Compliance
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 45 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Teknik Jurusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Sepuluh November pada tahun
2002,Master of Arts in International Bisnis dari London Metropolitan University pada tahun
2004, dan Doktor Bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta pada tahun 2024.
Menjabat sebagai Direktur Human Capital & Compliance sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya, menjabat sebagai Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2024 – 2025), Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja (Persero)
(2021-2024), Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko PT Wijaya Karya
Bitumen (2019-2021), Executive Vice President PT Mandiri Sekuritas (2017-2019), Vice
President PT Mandiri Sekuritas (2015-2017), Assistant Vice President PT Mandiri Sekuritas
(2010-2015), Direktur PT Energi Bumi Mining (2008-2024), Komisaris PT BPR Taman Artha
Kencana (2008-2022), Direktur Utama PT MSon Capital (2008-2013), Associate Investment
banking PT Mandiri Sekuritas(2006-2010), dan Director PT Filtratech International (2005-
2006).
171
150
Page 175
Ronny Venir
Direktur Operations
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 57 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana bidang Peternakan di Universitas Padjadjaran pada tahun 1993 dan Master bidang
Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2003.
Menjabat sebagai Direktur Operations sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020 – 2025), SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-2020), SEVP
Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019), Pemimpin Divisi
Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2018), Pemimpin Kantor
Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017-2018), Pemimpin
Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-
2017), Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2014-2016), Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Kecil PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2012-2014), Pemimpin Sentra Kredit Kecil Graha Pangeran
Surabaya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008-2010), Pemimpin Kelompok
Pengembangan Bisnis Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2007-
2008), AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2006-2007), Relationship Manager Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-2006), Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004-2005), Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2003-2004), Penyelia Pemasaran Produk Kantor
Cabang Pecenongan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997-2003), Pengelola
Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Tebet PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995-
1997).
Corina Leyla Karnalies
Direktur Consumer Banking
Warga negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 56 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia pada tahun 1992.
Menjabat sebagai Direktur Consumer Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2024 – 2025), Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2023 – 2024), Direktur Consumer Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020 – 2023), SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan
Analytic PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-2020), SVP – Pemimpin Divisi
Product Development Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019),
SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-2018),
VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2013-2015), VP Deputy Division Head Operations Kartu kredit & Acquiring Bisnis PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010-2013), Collection & Recovery Head RBS/A Amro Bank
(2007-2010), Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro Bank (2007), Retail
Collection & Recovery Group Head Bank Niaga (2006 - 2007), Credit Support & Risk
Management Division Head Bank Niaga (2005 - 2006), Operation Credit Card Division Head
Bank Permata (2003 - 2005), Deputy Card Management Bank Universal (2003), Credit
Department Manager Bank Universal (2000 - 2003), Collection & Recovery Head Bank
Universal (1999 - 2000), Collection Head Standard Chartered Bank (1997 - 1999), Senior
Collector/Leader Citibank (1995 - 1997).
172
151
Page 176
Rian Eriana Kaslan*
Direktur Networking & Retail Funding
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 48 Tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Sarjana Administrasi Bisnis, Clark University pada tahun 1999
Master Administrasi Bisnis, Boston University pada tahun 2006
Menjabat sebagai Direktur Networking & Retail Funding sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Hibank Indonesia (2024 – 2025),
Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2022 – 2024), Senior Executive Vice President Retail
Digital Solutions PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021 – 2025), Executive Vice
President, Head of Digital Channel & Delivery Commonwealth Bank Indonesia (2016 – 2021),
Head of Strategy & Project Management Commonwealth Bank Indonesia (2016), Head of
Wealth Commonwealth Bank Indonesia (2015), Head of Product, Service & Marketing
Commonwealth Bank Indonesia (2010 – 2014), Head of Wealth Management Commonwealth
Bank Indonesia (2008 – 2010), On Shore Product Unit Head Commonwealth Bank Indonesia
(2006 – 2008), dan AVP Client Service Manager Bank of New York Mellon (1999 – 2006).
Toto Prasetio
Direktur Information Technology
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 58 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Vordiplom Teknik Mesin, University of Stuttgart pada tahun 1989 dan Diplom Ingenieur (Dipl.
-Ing) Teknik Mesin, University of Stuttgart pada tahun 1993.
Menjabat sebagai Direktur Information Technology sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Technology and Operations PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025), SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2019-2022), Komisaris Utama PT Mitra Transaksi Indonesia (2020-2022), Komisaris PT
Mitra Transaksi Indonesia (2019-2020), Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2017-2019), Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-2017),
Division Head of Front End Application Development PT Bank International Indonesia Tbk
(2010-2015), Account Technology Strategist PT Microsoft Indonesia (2007- 2010), Client IT
Architect PT IBM Indonesia (2005-2007), Engagement Manager / Service Leader for
Application Innovation PT IBM Indonesia (2001-2005), Project Manager PT IBM Indonesia
(2000-2001), IT & Project Manager PT Mitra Integrasi Komputindo (1998 -2000).
Muhammad Iqbal*
Direktur Commercial Banking
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 51 tahun per 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Master of Business Administration, Monash University pada tahun 2006
General Management, IPMI International Business School pada tahun 2005
Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1996.
Menjabat sebagai Direktur Commercial Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini.
Sebelumnya menjabat sebagai Direktur SME and Retail Funding PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (2024 – 2025), Direktur Intitutional Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2023 – 2024), Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2023), Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020 – 2022), Senior Vice President Group Head Small & Medium Enterprise
Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020), Senior Vice President Group Head Small &
173
152
Page 177
Medium Enterprise Banking & Micro Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017 – 2020).
Senior Vice President Group Head Retail Product & Transaction Risk PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2016 – 2017), Head of Consumer Banking Business PT Bank Muamalat
(Persero) Tbk (2016), Pemimpn Divisi Manajemen Produk Konsumer PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015 – 2016), Pemimpin Divisi Risiko Bisnis Konsumer & Ritel PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012 – 2015), Project Manager, Tim Task Foce
Consumer & Retail Business Risk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011 – 2012),
Senior Vice President, Consumer Credit Policy & Portofolio Management HSBC Indonesia
(2009 – 2011), Senior Vice President Card Segment & Product HSBC Indonesia (2007 –
2009), Assistant Vice President, Head of Cobrand Products Citibank Indonesia (2005 – 2006).
General manager Business Insight, Planning & Development Charoen Pokphand (2003 –
2005), Marketing Planning & Analysis Manager Bentoel Prima (2002 – 2003), Senior
Consultant Accenture (1998 – 2002), Business Analyst Coca Cola Amatil Indonesia (1997 –
1998).
Abu Santosa Sudradjat*
Direktur Treasury & International Banking
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 55 tahun pada 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Master in Business Management Southeastern University pada tahun 1997
Master of Science, Towson State University pada tahun 1995
Menjabat sebagai Direktur Treasury & Internasional Banking sejak 26 Maret 2025 sampai saat
ini. Sebelumnya menjabat sebagai SEVP International Banking & Financial Institution PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2024-2025 ), GM Singapore Branch (2020-2024), GM Overseas (2020-
2020), GM Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020), Deputy GH Treasury PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019).
Eko Setyo Nugroho*
Direktur Kelembagaan
Warga Negara Indonesia, berdomisili di Jakarta, berusia 55 tahun pada 31 Desember 2024.
Riwayat Pendidikan:
Magister Business Administration Technology, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1995.
Sarjana Jurusan Teknologi Planologi, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1993.
Menjabat sebagai Direktur Kelembagaan sejak 26 Maret 2025 sampai saat ini. Sebelumnya
menjabat sebagai Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda (2023 –
2025), Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2023), Pemimpin Divisi Channel Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2022), Pemimpin Kantor Wilayah 14 Jakarta BSD PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2021 – 2022), Pemimpin Divisi International PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019
– 2020), Pemimpin Wilayah Bali dan Nusa Tenggara PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2018), Pemimpin Kantor Cabang Luar Negeri Tokyo PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2015 – 2018).
*) belum mendapat persetujuan dari OJK.
A.6. GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
DEWAN KOMISARIS
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah sebagian dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang
Cipta Kerja dan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan
atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang
174
153
Page 178
dilakukan oleh Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka
Panjang Perseroan, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan serta ketentuan Anggaran Dasar, Keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS), serta peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan
maksud dan tujuan Perseroan.
Dalam melaksanakan tugasnya setiap anggota Dewan Komisaris wajib:
1. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan serta prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi,
kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran dan kesetaraan;
2. Beritikad baik, penuh kehati-hatian dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat
kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Dalam rangka menjaga objektivitas dan independensi dalam melakukan fungsi dan tugas pengawasan, sebagaimana diatur dalam
POJK yang mengatur penerapan tata kelola bagi Bank Umum, Dewan Komisaris dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan
kegiatan operasional Bank kecuali untuk:
1. Penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai batas maksimum pemberian kredit
bank umum; dan
2. Hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank atau Peraturan Perundang-undangan.
Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank oleh Dewan Komisaris tersebut di atas, merupakan bagian dari tugas
pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan kepengurusan
Perseroan.
WEWENANG DEWAN KOMISARIS
Sesuai dengan Anggaran Dasar Bank, Dewan Komisaris memiliki wewenang untuk:
1. Memeriksa buku-buku, surat-surat, serta dokumen- dokumen lainnya, memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain
surat berharga dan memeriksa kekayaan Perseroan;
2. Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang dipergunakan oleh Perseroan;
3. Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang menyangkut pengelolaan
Perseroan;
4. Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang telah dan akan dijalankan oleh Direksi;
5. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi untuk menghadiri rapat Dewan
Komisaris;
6. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris Dewan Komisaris;
7. Memberhentikan sementara anggota Direksi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;
8. Membentuk Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, Komite Tata Kelola Terintegrasi, dan
komite-komite lain, jika dianggap perlu dengan memperhatikan kemampuan perusahaan;
9. Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu dan dalam jangka waktu tertentu atas beban Perseroan, jika dianggap perlu;
10. Melakukan tindakan pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar ini;
11. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris Perusahaan dan/atau Kepala Satuan Pengawas Intern;
12. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan- pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan;
13. Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS.
KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris berkewajiban untuk:
1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam melaksanakan pengurusan Perseroan;
2. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan serta rencana kerja lainnya yang
disiapkan Direksi, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;
3. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, memberikan pendapat dan saran kepada RUPS mengenai setiap masalah
yang dianggap penting bagi kepengurusan Perseroan;
4. Melaporkan kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Perseroan;
5. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Publik yang akan melakukan pemeriksaan atas buku-buku Perseroan;
6. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tahunan;
7. Memberikan penjelasan, pendapat dan saran kepada RUPS mengenai Laporan Tahunan, apabila diminta;
8. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan menyimpan 1 salinannya;
9. Melaporkan kepada Perseroan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perseroan dan Perseroan lain;
175
154
Page 179
10. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang baru lampau kepada RUPS;
11. Memberikan penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan atau yang diminta pemegang saham Seri A Dwiwarna dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan khususnya yang berlaku di bidang Pasar Modal;
12. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka tugas pengawasan dan pemberian nasihat, sepanjang tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau keputusan RUPS;
13. Memberikan persetujuan secara tertulis atas perbuatan hukum yang dilakukan Direksi sebagaimana diwajibkan dalam
Anggaran Dasar Perseroan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan dan ketentuan di bidang Pasar Modal:
a. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria dan nilai melebihi jumlah
tertentu yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali aset yang dicatat sebagai persediaan, dengan memperhatikan
ketentuan di bidang pasar modal dan sektor perbankan;
b. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha atau pihak lain, dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO), Kerja Sama
Usaha (KSU), Kerja Sama Lisensi, Bangun Guna Serah (Build, Operate and Transfer/ BOT), Bangun Serah Guna (Build,
Transfer and Operate/BTO), Bangun Guna Milik (Build, Operate and Own/BOO) dan perjanjian perjanjian lain yang
mempunyai sifat yang sama yang jangka waktunya ataupun nilainya melebihi dari yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;
c. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan;
d. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat dibawah Direksi;
e. Melakukan penyertaan modal, melepaskan penyertaan modal termasuk perubahan struktur permodalan dengan nilai
tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris pada Perseroan lain, anak perusahaan dan perusahaan patungan yang tidak
dalam rangka penyelamatan piutang dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal;
f. Mendirikan anak perusahaan dan/atau perusahaan patungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris
dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal;
g. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada Entitas Anak yang
memberikan kontribusi signifikan kepada Perseroan dan/atau bernilai strategis yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;
h. Melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran Entitas Anak dan perusahaan
patungan dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar
Modal;
i. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk dalam transaksi material sebagaimana ditetapkan oleh peraturan perundang
undangan di bidang pasar modal dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, kecuali tindakan tersebut
termasuk dalam transaksi material yang dikecualikan oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar
Modal;
j. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP;
k. Perbuatan untuk mengalihkan termasuk menjual, melepaskan hak untuk menagih dan/atau tidak menagih lagi atas:
i. Piutang pokok macet yang telah dihapusbuku dalam rangka penyelesaian kredit, baik untuk sebagian maupun
keseluruhan;
ii. Selisih antara nilai piutang pokok macet yang telah dihapus buku dengan nilai pengalihan termasuk penjualan atau
dengan nilai pelepasan hak; dilaksanakan berdasarkan kebijakan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris dan
dalam jumlah plafon (limit) hapus tagih yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap berlaku sampai dengan adanya
penetapan plafon (limit) baru oleh RUPS.
Persetujuan Dewan Komisaris berkenaan huruf a, b, e, f, g, dan h di atas dengan batasan dan/atau kriteria tertentu, ditetapkan
setelah mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Penetapan batasan dan/atau kriteria oleh Dewan
Komisaris untuk hal sebagaimana dimaksud dalam huruf a, b, e, f, g, dan h di atas dilakukan setelah mendapatkan persetujuan
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN
Pada tahun 2024, Perseroan telah mengadakan rapat sebanyak 53 (lima puluh tiga) Rapat Dewan Komisaris termasuk di
antaranya 7 (tujuh) Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, dan 1 (satu) RUPS. Berikut frekuensi dan kehadiran Rapat masing-
masing anggota Dewan Komisaris:
Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Nama Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Kehadiran Kehadiran
Rapat (%) Rapat (%)
Pradjoto 1) 53 53 100 7 7 100
Pahala Nugraha Mansury 2) 45 38 84 5 4 80
Sigit Widyawan 53 53 100 7 7 100
Susyanto 3) 13 13 100 2 2 100
Askolani 53 48 91 7 6 86
176
155
Page 180
Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Nama Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Kehadiran Kehadiran
Rapat (%) Rapat (%)
Fadlansyah Lubis 53 53 100 7 7 100
Asmawi Syam 53 53 100 7 7 100
Iman Sugema 53 52 98 7 7 100
Mohamad Yusuf Permana 4) 17 15 88 2 2 100
Septian Hario Seto 53 51 96 7 7 100
Erwin Rijanto Slamet 53 52 98 7 7 100
Robertus Billitea 53 43 81 7 6 86
1) Efektif beralih jabatan dari sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama menjadi Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak
tanggal 19 Februari 2024
2) Efektif menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 19 Februari 2024
3) Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024
4) Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
DIREKSI
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI
Direksi memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang terkait pengelolaan dan pengurusan Bank untuk kepentingan Bank serta
dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Bank sebagaimana yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Direksi juga bertanggung jawab mewakili Bank baik di dalam maupun luar pengadilan tentang
segala hal dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,
Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS. .
RUANG LINGKUP PEKERJAAN, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG MASING- MASING DIREKSI
Agar pengelolaan Bank dapat berjalan lebih efektif dan efisien, masing-masing Direksi mengemban pokok-pokok tugas dan
wewenang penuh atas pelaksanaan dan pengurusan Bank secara individual sesuai dengan bidang keahlian dan pengalaman
kerja profesionalnya. Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi mengacu pada Surat
Keputusan Direksi terkait Penataan Organisasi. .
Sepanjang periode 1 Januari 2024 sampai dengan 4 Maret 2024, pembagian tugas Direksi diatur berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Nomor KP/132/DIR/R tanggal 6 April 2023. Adapun setelah dilakukan perubahan pada komposisi dan nomenklatur Direksi
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2024 untuk Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 4 Maret 2024, maka
untuk periode 4 Maret 2024 sampai dengan 31 Desember 2024, pembagian tugas Direksi diatur berdasarkan Surat Keputusan
Direksi Nomor KP/235/DIR/R tanggal 7 Juni 2024.
Selanjutnya berkenaan dengan perubahan susunan pengurus Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun
Buku 2024, sesuai Pasal 12 ayat 20 Anggaran Dasar Perseroan mengenai pembagian Tugas dan Wewenang setiap Anggota
Direksi ditetapkan dalam RUPS, dalam hal RUPS tidak menetapkan Pembagian Tugas dan Wewenang tersebut, maka pembagian
Tugas dan Wewenang masing-masing Direksi ditetapkan berdasarkan Keputusan Direksi.
Berikut ini adalah pembagian pokok-pokok tugas dan wewenang (interim) masing-masing anggota Direksi Perseroan periode 27
Maret 2025 (berdasarkan Memo CDV No. CDV/2/248/R tanggal 27 Maret 2025):
RUANG LINGKUP PEKERJAAN DAN TANGGUNG JAWAB
Pembagian tugas ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi Posisi/Periode 1
Januari 2025 - 27 Maret 2025:
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
Royke Tumilaar Direktur Utama Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
177
156
Page 181
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
2) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas bisnis dan operasional Perusahaan dibantu
oleh Wakil Direktur Utama. (SK Dir No. KP/235/DIR/R
tgl 7 Juni 2024).
3) Memimpin semua rapat Direksi. (AD Pasal 13 Ayat (7)).
4) Menandatangani setiap surat saham, surat kolektif
saham, obligasi konversi, waran, dan/atau efek lain
yang dapat dikonversikan menjadi saham bersama-
sama dengan Komisaris Utama. (AD Pasal 6 Ayat (6)).
5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Internal Audit dan Organisasi
Corporate Secretary (SK Dir No. KP/235/ DIR/R tgl 7
Juni 2024).
Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
bisnis dan operasional BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R
tgl 7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Pension Fund (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan,
maka Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat
Direksi
Novita Widya Anggraini Direktur Finance Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, mengkoordinir seluruh aktivitas
Keuangan BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni
2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate Planning &
Performance Management, Organisasi Accounting,
Organisasi Procurement & Fixed Assets, Organisasi
Investor Relations, Organisasi Subsidiaries
Management, Organisasi Office of Chief Economist, dan
Organisasi Data Management & Analytics (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 17 (Memo
CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina New York Overseas Branch
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
David Pirzada Direktur Risk Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Management mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas Risk
Management BNI termasuk Credit Risk serta Remedial
& Recovery. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Mensupervisi SEVP Credit Risk dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate & Enterprise Credit
Risk dan Organisasi Commercial Credit Risk.
178
157
Page 182
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
4) Mensupervisi SEVP Remedial & Recovery dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Remedial &
Recovery, Organisasi Enterprise & Commercial
Remedial & Recovery, Organisasi Retail Collection &
Recovery.
5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Enterprise Risk
Management, Organisasi Operational Risk
Management, Organisasi Anti Fraud, dan Organisasi
Retail Credit Risk., dan Senior Credit Risk Executive (SK
Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 11 dan
Regional Office 03 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
7) Menjadi Direktur Pembina London Overseas Branch
dan Amsterdam Representative Office (Memo CDV No.
CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Agung Prabowo Direktur Wholesale and Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
International Banking mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Wholesale dan International Banking BNI. (SK Dir
No.KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Mensupervisi SEVP Corporate Banking dalam rangka
memimpin, mensupervisi dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Corporate Banking 3 dan
Corporate Banking 4.
4) Mensupervisi SEVP Treasury dalam rangka memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas dan
organisasi Treasury.
5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate Banking 1,
Organisasi Corporate Banking 2, Organisasi
Syndication & Structured Finance, Organisasi
International & Financial Institutions, Senior Business
Executive, SORX Wholesale Banking, dan Overseas
Network.
6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 12 dan
Regional Office 06 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak - BNI
Sekuritas dan BNI Remittance (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
I Made Sukajaya Direktur Enterprise and Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Commercial Banking mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Enterprise & Commercial Banking BNI. (SK Dir
No.KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Enterprise Banking, Organisasi
Commercial Banking 1, Organisasi Commercial Banking
2, dan Senior Business Executive (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 01 dan
Regional Office 10. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
179
158
Page 183
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
Hussein Paolo Kartadjoemena Direktur Digital and Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin dan
Integrated Transaction mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
Banking sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Digital & Integrated Transaction Banking BNI termasuk
Retail Digital Solutions (SK Dir No. KP/235/ DIR/R tgl 7
Juni 2024).
3) Mensupervisi SEVP Retail Digital Solutions dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Retail Digital Product &
Partnership, Organisasi Retail Digital Channel dan
Organisasi Marketing Communications.
4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Corporate Development &
Transformation, Strategic Projects, Organisasi
Wholesale Transaction Product & partnership, dan
Organisasi Wholesale Digital Channel (SK Dir No.
KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 14 dan
Regional Office 08 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl
20Maret 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina Singapore Overseas Branch
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
Hibank (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Toto Prasetio Direktur Technology and Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin dan
Operations mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Technology & Operations BNI. (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Mensupervisi SEVP Information Technology dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Wholesale Digital
Delivery, Organisasi Retail Digital Delivery,Organisasi
Application Development, Organisasi IT Application
Services, dan Organisasi IT Infrastructure Management.
4) Mensupervisi SEVP Operations dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Banking Operations,
Organisasi Digital Operations, Organisasi Credit
operations
5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi IT Strategy & Architecture,
Organisasi CISO, Organisasi Operations Strategy &
Development dan SORX Technology, Digital &
Operations (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 09 dan
Regional Office 15 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Ventures (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
8) Menjadi Direktur Pembina Seoul Overseas Branch
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Mucharom Direktur Human Capital Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin dan
dan Compliance mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
180
159
Page 184
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
bisnis dan operasional perusahaan dibantu oleh Wakil
Direktur Utama. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
2023).
3) Mensupervisi SEVP Human Capital dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Human Capital Strategy,
Organisasi Human Capital Services, Organisasi BNI
University, dan Organisasi Human Capital Business
Partner.
4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Compliance, Organisasi
Legal, dan Organisasi Policy Governance (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 02 dan
Regional Office 07 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina Tokyo Overseas Branch
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Retail Banking. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni
2024).
3) Mensupervisi SEVP Wealth Management dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Wealth Management.
4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Consumer Segment,
Organisasi Consumer Product, Organisasi Card
Business, Organisasi Retail Productive Banking,
Organisasi Business Program, dan SORX Consumer
Banking & Corporate Function (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 04 dan
Regional Office 18 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Finance. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
Munadi Herlambang Direktur Institutional Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Banking mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Institutional Banking BNI. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl
7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Institutional Banking 1 dan
Organisasi Institutional Banking 2 (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
Menjadi Direktur Pembina Regional Office 05 dan Regional
Office 16. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
181
160
Page 185
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
Ronny Venir Direktur Network and Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Services mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Network & Services BNI. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl
7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Distribution Network & Sales,
Organisasi Agen46, Organisasi Customer Experience
Center, dan SORX Network & Services (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Membawahi dan mengawasi seluruh Kantor Wilayah
(Regional Office) BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7
Juni 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina Hongkong Overseas Branch.
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Life. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024)
Pembagian tugas ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi Posisi/Periode 26
Maret 2025 – saat ini:
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
Putrama Wahju Setyawan Direktur Utama Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
6) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
7) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas bisnis dan operasional Perusahaan dibantu
oleh Wakil Direktur Utama.
8) Bersama-sama dengan Wakil Direktur Utama dan
mengkoordinasikan seluruh Direktur Bidang BNI.
9) Memimpin semua rapat Direksi. (AD Pasal 13 Ayat (7)).
10) Menandatangani setiap surat saham, surat kolektif
saham, obligasi konversi, waran, dan/atau efek lain
yang dapat dikonversikan menjadi saham bersama-
sama dengan Komisaris Utama. (AD Pasal 6 Ayat (6)).
11) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Internal Audit, Organisasi
Corporate Secretary, Organisasi Kantor Wilayah.
Alexandra Askandar Wakil Direktur Utama Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
5) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
6) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
bisnis dan operasional BNI.
7) Bersama-sama dengan Direktur Utama dalam
mengkoordinasikan seluruh Direktur Bidang BNI.
8) Apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan,
maka Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat
Direksi
Hussein Paolo Kartadjoemena Direktur Finance & Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Strategy Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan dan
182
161
Page 186
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
6) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
7) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, mengkoordinir seluruh
aktivitas Keuangan dan Strategi BNI.
8) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate Planning &
Performance Management, Organisasi Accounting,
Organisasi Procurement & Fixed Assets, Organisasi
Investor Relations, Organisasi Subsidiaries
Management, Organisasi Corporate Development &
Transformation.
9) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 14.
10) Menjadi Direktur Pembina New York Overseas Branch.
11) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak -
Hibank.
Agung Prabowo Direktur Corporate Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Banking Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
8) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
9) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas Corporate Banking BNI.
10) Mensupervisi SEVP Corporate Banking dalam rangka
memimpin, mensupervisi dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Syndication & Structured
Finance, Organisasi Wholesale Transaction Product &
Partnership (WPP), dan Organisasi Wholesale Digital
Channel.
11) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate Banking 1,
Organisasi Corporate Banking 2, Organisasi Corporate
Banking 3, Organisasi Corporate Banking 4, Senior
Business Executive, dan SORX Wholesale Banking.
12) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 12 dan
Regional Office 06.
13) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak - BNI
Sekuritas, BNI Securities, BNI Asset Management, dan
BNI Remittance.
David Pirzada Direktur Risk Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Management Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
8) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
9) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas Risk Management BNI termasuk Credit
Risk serta Remedial & Recovery.
10) Mensupervisi SEVP Credit Risk dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Corporate & Enterprise Credit
Risk, Organisasi Commercial Credit Risk, dan
Organisasi Retail Credit Risk.
11) Mensupervisi SEVP Remedial & Recovery dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Remedial &
Recovery, Organisasi Enterprise & Commercial
Remedial & Recovery, Organisasi Retail Collection &
Recovery.
183
162
Page 187
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
12) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Enterprise Risk
Management, Organisasi Operational Risk
Management, Organisasi Anti Fraud, dan Organisasi
Retail Credit Risk, dan Senior Credit Risk Executive.
13) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 11 dan
Regional Office 03.
14) Menjadi Direktur Pembina London Overseas Branch
dan Amsterdam Representative Office.
Munadi Herlambang Direktur Human Capital Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
dan Compliance Utama, memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
7) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
8) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas bisnis dan operasional perusahaan
dibantu oleh Wakil Direktur Utama.
9) Mensupervisi SEVP Human Capital dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Human Capital Strategy,
Organisasi Human Capital Services, Organisasi BNI
University, dan Organisasi Human Capital Business
Partner.
10) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Compliance, Organisasi
Legal, dan Organisasi Policy Governance
11) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 08.
Ronny Venir Direktur Operations Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Utama, memimpin dan mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
9) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
10) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Operational BNI.
11) Mensupervisi SEVP Operations dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Banking Operations dan
Organisasi Digital Operations.
12) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Operations Strategy &
Development dan Organisasi Credit Operations.
13) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 09 dan
Regional Office 17.
14) Menjadi Direktur Pembina Singapore Overseas Branch
dan Sydney Representative Office.
Corina Leyla Karnalies Direktur Consumer Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Banking Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
7) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
8) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Consumer Banking.
9) Mensupervisi SEVP Wealth Management dalam rangka
memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan organisasi Wealth Management.
184
163
Page 188
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
10) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Consumer Segment,
Organisasi Consumer Product, Organisasi Marketing
Communications, Organisasi Card Business, dan SORX
Consumer Banking & Corporate Function.
11) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 04 dan
Regional Office 18.
12) Menjadi Direktur Pembina Tokyo Overseas Branch.
13) Menjadi Direktur Perusahaan Anak – BNI Finance.
Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Finance. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Toto Prasetio Direktur Information Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Technology Utama, memimpin dan mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Information Technology BNI.
3) Mensupervisi SEVP Information Technology dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Wholesale Digital
Delivery, Organisasi Retail Digital Delivery,Organisasi
Application Development, Organisasi IT Application
Services, dan Organisasi IT Infrastructure Management.
4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi IT Strategy & Architecture,
Organisasi CISO, Organisasi Data Management &
Analytics, dan SORX Technology, Digital & Operations
5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 09 dan
Regional Office 15.
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Ventures.
7) Menjadi Direktur Pembina Seoul Overseas Branch.
Rian Kaslan Direktur Network & Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Retail Funding Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
7) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Perseroan.
8) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Network & Retail Funding BNI.
9) Mensupervisi SEVP Retail Digital Solutions dalam
rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Retail Digital Product &
Partnership dan Organisasi Retail Digital Channel.
10) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Distribution Network & Sales,
Organisasi Agen46, Organisasi Customer Experience
Center, dan SORX Network & Services.
11) Bersama Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
bertanggung jawab untuk pembinaan seluruh Kantor
Wilayah.
12) Menjadi Direktur Pembina Hongkong Overseas Branch.
13) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak – BNI
Life. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Muhammad Iqbal Direktur Commercial Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Banking Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
185
164
Page 189
Jabatan dan Ruang
Nama Tanggung Jawab
Lingkup Pekerjaan
5) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
6) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas Commercial Banking BNI. (Memo CDV
No. CDV/2/248/R tanggal 27 Maret 2025).
7) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas dan Organisasi Enterprise Banking, Organisasi
Commercial Banking 1, Organisasi Commercial Banking
2, Organisasi Retail Productive Banking, Organisasi
Business Program, dan Senior Business Executive.
(Memo CDV No. CDV/2/248/R tanggal 27 Maret 2025).
8) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 01 dan
Regional Office 10. (Memo CDV No. CDV/2/248/R
tanggal 27 Maret 2025).
Abu Santosa Sudradjat Direktur Treasury & Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
International Banking Utama, memimpin dan mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
8) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
9) Membantu Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama
dalam memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas Treasury & International Banking BNI.
10) Mensupervisi SEVP Treasury dalam rangka memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas dan
Organisasi Treasury dan Organisasi Pension Fund.
11) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi International & Financial
Institutions, Organisasi Office of Chief Economist,
Organisasi Overseas Network.
12) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 05 dan
Regional Office 16.
Eko Setyo Nugroho Direktur Kelembagaan Di bawah supervisi Direktur Utama dan Wakil Direktur
Utama, memimpin, mengarahkan, mengendalikan, dan
bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam
hal:
4) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
5) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Kelembagaan BNI.
6) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh
aktivitas terkait Organisasi Institutional Banking 1 dan
Organisasi Institutional Banking 2.
7) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 02 dan
Regional Office 07.
REMUNERASI
Pemberian Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
bagi Bank Umum, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara yang mengatur Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi,
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, anggota Dewan Komisaris diberikan honorarium dan tunjangan/fasilitas termasuk
tantiem dan Santunan Purna Jabatan yang jenis dan jumlahnya ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku. Serta, anggota Direksi diberikan gaji dan tunjangan/fasilitas termasuk tantiem dan santunan
purna jabatan yang jenis dan jumlahnya ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
186
165
Page 190
Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Dewan Komisaris;
2. Selanjutnya Komite Nominasi dan Remunerasi akan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai
kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris;
3. Dewan Komisaris menyampaikan usulan rekomendasi remunerasi berupa gaji/honorarium dan tantiem kepada Pemegang
Saham Seri A Dwiwarna untuk mendapat persetujuan RUPS.
Prosedur penetapan remunerasi Direksi dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Direksi;
2. Selanjutnya Komite Nominasi dan Remunerasi akan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai
kebijakan remunerasi bagi Direksi;
3. Dewan Komisaris akan menyampaikan usulan rekomendasi remunerasi yang berbentuk gaji/honorarium dan tantiem
tersebut untuk disetujui oleh RUPS.
187
166
Page 191
Total Nominal dan Komponen Remunerasi Dewan Komisaris posisi akhir tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Total Nominal dan Komponen Remunerasi Dewan Komisaris posisi akhir tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Pengungkapan komponen remunerasi Dewan Komisaris berpedoman pada SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Pengungkapan komponen
Remunerasi Bankremunerasi
Umum dan Dewan Komisaris
hasil berpedoman
keputusan pada SE OJK
RUPS Tahunan 40/SEOJK.03/2016
2024No.yang tentang anggota
menetapkan bahwa Tata Kelola
PenerapanDewan Pemberian berhak atas sejumlah
dalam Perseroan
Komisaris
Remunerasi Bank Umum
remunerasi yangdan hasildari
terdiri keputusan RUPStunjangan
honorarium, Tahunan 2024 yang menetapkan
transportasi, tunjanganbahwa
hari rayaanggota fasilitasKomisaris
sertaDewan Perseroan
lainnya seperti atas sejumlah
berhakkesehatan
fasilitas dan asuransi purnajabatan.
remunerasi yang terdiri
Informasi dari rinci
secara honorarium, transportasi,dan
tunjanganremunerasi
terkait struktur tunjangan
fasilitashari
lainraya serta
yang fasilitas
diterima anggota seperti fasilitas
lainnya Dewan Komisariskesehatan di tahunpurnajabatan.
dan asuransi
Perseroan 2024, adalah sebagai berikut:
Informasi secara rinci terkait struktur remunerasi dan fasilitas lain yang diterima anggota Dewan Komisaris Perseroan di tahun 2024, adalah sebagai berikut:
Remunerasi Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura
Remunerasi Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura
No. Nama Jabatan Jabatan Perumahan Asuransi Total
Asuransi Kesehatan
No. Nama Tunjangan Tunjangan TunjanganAlokasi LTI (2024- Perumahan
Alokasi LTI (2024- Kesehatan
Transportasi
Tunjangan
Honorarium Tunjangan Tunjangan Tantiem (tidak dapat Transportasi
(tidak dapat [ACGS D.3.2, D.3.4]
Honorarium Tantiem Purnajabatan (tidak dapat Purnajabatan (tidak dapat
Hari Raya Hari Raya
Perumahan Perumahan
Transportasi Transportasi 2026) 2026)
(tidak dapat dimiliki) (tidak dapat dimiliki)
dimiliki) dimiliki)(dapat dimiliki) dimiliki) (dapat dimiliki) dimiliki)
1 Pradjoto 1 Komisaris Utama/
Pradjoto Komisaris Utama/ √ √
√ x √ √ x √ √ √ √ x √ x x √ x √ √√ √
Komisaris Independen
Komisaris Independen
2 Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama √ √ x √ √ √ x x √ √ √
2 Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama √ √ x √ √ √ x x √ √
Mansury
Mansury
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √ √
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √
4 Askolani Komisaris √ √ x √ √ √ x x √ √ √
4 Askolani Komisaris √ √ x √ √ √ x x √ √
5 Asmawi Syam Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √ √
5 Asmawi Syam Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √
6 Septian Hario Seto Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √ √
6 Septian Hario Seto Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √
7 Iman Sugema Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √ √
8
7
Erwin Rijanto
Iman Sugema Komisaris Independen
Komisaris Independen √
√
√ x
√ √
x √
√ √
√ x
√ x
x √
x √
√√ √
Slamet
8 Erwin Rijanto Komisaris Independen √ √ x √ √ √ x x √ √
9 Fadlansyah Lubis Komisaris
Slamet √ √ x √ √ √ x x √ √ √
10 Robertus9Billitea Komisaris
Fadlansyah Lubis Komisaris √ √
√ x √ √ x √ √ √ √ x √ x x √ x √ √√ √
11 Mohamad Yusuf Komisaris
10 Robertus Billitea Komisaris √ √
√ x √ √ x x √ √ √ x √ x x √ x √ √√ √
Permana
11 Mohamad
Total (dalam Yusuf
Rp juta) Komisaris Rp24.950 √
Rp2.079 - √ Rp4.990x Rp172.380√ Rp74.830 x - √ - x Rp4.631 x Rp2.878 √
Rp286.739 √
Permana
Total (dalam Rp juta) Rp24.950 Rp2.079 - Rp4.990 Rp172.380 Rp74.830 - - Rp4.631 Rp2.878
188
188
167
Page 192
Total Nominal dan Komponen Remunerasi Direksi posisi akhir tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Pengungkapan
Total komponen
Nominal dan Komponen remunerasi
Remunerasi Direksi
Direksi mengacu
posisi pada
akhir tahun SEOJK
2024 adalahNo. 40/SEOJK.03/2016
sebagai berikut: tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank
Umum dan berpedoman pada hasil keputusan RUPS Tahunan 2024 yang menetapkan bahwa anggota Direksi Perseroan berhak atas sejumlah remunerasi yang
Pengungkapan komponen
terdiri dari gaji remunerasi transportasi,
pokok, tunjangan Direksi mengacu pada SEOJK
tunjangan perumahan, tunjangan haritentang
No. 40/SEOJK.03/2016 fasilitasTata
Penerapan
raya serta Kelolaseperti
lainnya Pemberian
dalam fasilitas danBank
Remunerasi
kesehatan asuransi purnajabatan.
Umum dan berpedoman
Informasi secara rincipada hasilstruktur
terkait keputusan RUPS Tahunan
remunerasi 2024 yang
dan fasilitas lainmenetapkan bahwa
yang diterima anggota
anggota Direksi Perseroan di
DireksiPerseroan tahunatas
berhak sejumlah
2024, remunerasi
adalah yang
sebagai berikut:
terdiri dari gaji pokok, tunjangan transportasi, tunjangan perumahan, tunjangan hari raya serta fasilitas lainnya seperti fasilitas kesehatan dan asuransi purnajabatan.
Informasi secara rinci terkait struktur remunerasi dan fasilitas lain yang diterima anggotaRemunerasi
Direksi Perseroan di tahun 2024, adalah sebagai berikut: Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura
Remunerasi Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura Total
No. Nama Jabatan Perumahan Asuransi Kesehatan
Tunjangan Tunjangan Tunjangan Alokasi LTI (2024- Transportasi [ACGS D.3.2, D.3.4]
Gaji Tantiem (tidak dapat PurnajabatanTotal (tidak dapat
No. Nama Jabatan Hari Raya Perumahan Transportasi 2026)
Perumahan (tidak dapat dimiliki)
Asuransi Kesehatan
Tunjangan Tunjangan Tunjangan Alokasi LTI (2024- dimiliki)
Transportasi (dapat dimiliki)
[ACGS D.3.2, D.3.4] dimiliki)
Gaji Tantiem (tidak dapat Purnajabatan (tidak dapat
Hari Raya Perumahan Transportasi 2026) (tidak dapat dimiliki)
dimiliki) (dapat dimiliki) dimiliki)
1 Royke Tumilaar Direktur Utama √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
1 Royke Tumilaar Direktur Utama √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
2 Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
2 Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
3 Novita Widya Anggraini Direktur Finance √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
3 Novita Widya Anggraini Direktur Finance √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
4 Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
4 Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
5 5DavidDavid Pirzada
Pirzada Direktur Direktur
Risk Risk
√ √ √ √ √ √ x x√ √√ x √ √ x √ √ √ √ √ √ √
Management
Management
6 6RonnyRonny
Venir Venir Direktur Direktur Network and√
Network and √ √ √ √ √ x x√ √√ x √ √ x √ √ √ √ √ √ √
Services Services
7
7Mucharom
Mucharom Direktur Human Capital √
Direktur Human Capital √ √ √ √ √ x x√ √√ x √ √ x √ √ √ √ √ √ √
and Compliance
and Compliance
8 Toto Prasetio Direktur Technology √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
8 Toto Prasetio Direktur Technology
and Operations √ √ √ x √ √ x √ √ √ √
and Operations
9 I Made Sukajaya Direktur Enterprise and √ √ √ x x √ x √ √ √ √
9 I Made Sukajaya Direktur
Commercial Enterprise and
Banking √ √ √ x x √ x √ √ √ √
Commercial Banking
10 Hussein Paolo Direktur Digital and √ √ √ x x √ x √ √ √ √
Kartadjoemena Integrated Transaction
10 Hussein Paolo Direktur Digital and √ √ √ x x √ x √ √ √ √
Banking
Kartadjoemena Integrated Transaction
11 Agung Prabowo Direktur Banking
Wholesale and √ √ √ x x √ x √ √ √ √
International Banking
11 Agung Prabowo Direktur Wholesale and √ √ √ x x √ x √ √ √ √
12 Munadi Herlambang* Direktur International
Institutional Banking√ √ √ x x x x √ √ √ √
Banking
12 Munadi Herlambang* Direktur Institutional √ √ √ x x x x √ √ √ √
Total (dalam Rp juta) Rp57.408 Rp4.784 Rp3.960 - Rp403.965 Rp158.925 - Rp9.192 Rp10.685 Rp2.535 Rp651.454
Banking
*Belum efektif Total (dalam Rp juta) Rp57.408 Rp4.784 Rp3.960 - Rp403.965 Rp158.925 - Rp9.192 Rp10.685 Rp2.535 Rp651.454
*Belum efektif 189
189
168
Page 193
FREKUENSI RAPAT DAN TINGKAT KEHADIRAN
Pada tahun 2024, Perseroan mengadakan rapat Direksi dan rapat gabungan Direksi dan Dewan Komisaris masing-masing
sebanyak 46 (empat puluh enam) kali dan 8 (delapan) kali rapat, dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:
Rapat Direksi Rapat Direksi dan Dewan Komisaris
Nama
Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Royke Tumilaar 46 43 93 8 7 88
Putrama Wahju Setyawan 46 43 93 8 8 100
Novita Widya Anggraini 46 41 89 8 7 88
Corina Leyla Karnalies 46 41 89 8 8 100
David Pirzada 46 40 87 8 7 88
Ronny Venir 46 39 85 8 8 100
Mucharom 46 44 96 8 7 88
Toto Prasetio 46 40 87 8 7 88
I Made Sukajaya 39 38 97 6 6 100
Hussein Paolo Kartadjoemena 39 37 95 6 6 100
Agung Prabowo 39 35 90 6 5 83
Munadi Herlambang 39 31 79 6 6 100
PROGRAM PELATIHAN UNTUK ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Sepanjang tahun 2024, anggota Dewan Komisaris Perseroan telah mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi berupa
pelatihan, workshop, konferensi, seminar, sebagaimana tabel berikut ini:
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Pradjoto
Narasumber pada Program Pemimpin Cabang
1 Tatap Muka Jakarta 26 Februari 2024 LPPI
Angkatan 202
Program Pembekalan Manajemen Risiko
2 Online Jakarta 29 April 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
3 Tatap Muka Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko –
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
21-23 Agustus for Risk
4 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan"
Pembekalan CGOP: Master Class Corporate
5 In Class Jakarta Oktober 2024 CRMS
Governance (CRMS)
Narasumber pada Program Executive Overview
untuk Calon Dewan Komisaris Bank Umum
6 Tatap Muka Jakarta 16 Oktober 2024 LPPI
dengan topik: “Tugas Pokok, Peran, dan Fungsi
Dewan Komisaris Bank Umum”
Pahala Nugraha Mansury
Program Pembekalan Manajemen Risiko
1 Tatap Muka Jakarta 13 Juni 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 7
minar Penyelarasan Manajemen Risiko- Bankers Association
Jenjang 7: Meningkatkan Penerapan for Risk
2 Tatap Muka Jakarta 17-18 Juli 2024
Manajemen Risiko untuk Mewujudkan Industri Management
Perbankan yang Berkelanjutan (BARa)
Training Online Sertifikasi Nasional "Ahli Tata
17-18
3 Kelola Risiko Terintegrasi/Certified Risk Online Jakarta PT RAP Indonesia
September2024
Governance Professional (CRGP)"
190
169
Page 194
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Wharton School–
Executive Education Program: Generative AI Philadelphia, 28-31 Oktober
4 Tatap Muka University of
and Business Transformation USA 2024
Pennsylvania
Sigit Widyawan
Program Pembekalan Manajemen Risiko
1 Tatap Muka Jakarta 29 April 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang
Kelas Khusus Komisaris/Komite Audit Program
The Institute of
2 Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner Tatap Muka Bogor 31 Mei 2024
Internal Auditors
(IIAP)
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
3 Tatap Muka Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
18-20 September for Risk
4 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Bali
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
Executive Education Program: AI & Big Data Amsterdam, Tech EX,
5 Tatap Muka 1-2 Oktober 2024
Expo Belanda Amsterdam
Asmawi Syam
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko-
Bankers Association
Jenjang 7: Meningkatkan Penerapan
1 Tatap Muka Jakarta 21-22 Mei 2024 for Risk
Manajemen Risiko untuk Mewujudkan Industri
Management (BARa
Perbankan yang Berkelanjutan
Kelas Khusus Komisaris/Komite Audit Program
The Institute of
2 Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner Tatap Muka Bogor 31 Mei 2024
Internal Auditors
(IIAP)
Program Pembekalan Manajemen Risiko
3 Tatap Muka Jakarta 20 Juni 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 7
Center for Risk
Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Management &
4 Online Jakarta
Governance 2024 Sustainability
(CRMS)
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
5 Tatap Muka Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas
Executive Education Program: AI & Big Data Amsterdam, Tech EX,
6 Tatap Muka 1-2 Oktober 2024
Expo Belanda Amsterdam
Septian Hario Seto
Program Pembekalan Manajemen Risiko
1 Online Jakarta 3 Mei 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
21-23 Agustus for Risk
2 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
Executive Education Program: Leading Change 15-20 September Standford School of
3 Tatap Muka Palo Alto, USA
& Organizational Renewal 2024 Business
Iman Sugema
Program Pembekalan Manajemen Risiko Lembaga
1 Tatap Muka Jakarta 29 April 2024
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Pengembangan
191
170
Page 195
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Perbankan
Indonesia (LPPI)
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
2 Online Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
18-20 September for Risk
3 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Bali
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
Erwin Rijanto Slamet
Center for Risk
Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Management &
1 Tatap Muka Jakarta
Governance 2024 Sustainability
(CRMS)
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
2 Tatap Muka Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
21-23 Agustus for Risk
3 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
Executive Education Program: Leading and 16-19 September Kellog School of
4 Tatap Muka Jakarta
Sustaining a Culture of Innovation 2024 Management
Askolani
Center for Risk
Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Management &
1 Online Jakarta
Governance 2024 Sustainability
(CRMS)
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
21-23 Agustus for Risk
2 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
Executive Education Program: Digital Strategies Cambridge, MIT Sloan School of
3 Tatap Muka 1-2 Oktober 2024
for Transforming Your Business USA Management
Mohamad Yusuf Permana
Program Pembekalan Manajemen Risiko
1 Online Jakarta 9 Mei 2024 LPPI
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
Penerapan Manajemen Risiko untuk Bankers Association
Mewujudkan Industri Perbankan yang 21-23 Agustus for Risk
2 Tatap Muka Jakarta
Berkelanjutan 2024 Management
(BARa)
Fadlansyah Lubis
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
21-23 Agustus for Risk
1 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
192
171
Page 196
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya Anti
2 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas Online Jakarta 14 Agustus 2024 BNI University
Robertus Billitea
Lembaga
Program Pembekalan Manajemen Risiko Pengembangan
1 Tatap Muka Jakarta 25 April 2024
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Perbankan
Indonesia (LPPI)
2 Commercial Features & Potential Cooperation In Class Jakarta 24 Juni 2024 KBUMN
Legal Framework & Basic Organizational
3 In Class Jakarta 25 Juni 2024 KBUMN
Infrastracture
Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko -
Bankers Association
Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi Oversight
16-18 Oktober for Risk
4 Penerapan Manajemen Risiko untuk Tatap Muka Jakarta
2024 Management
Mewujudkan Industri Perbankan yang
(BARa)
Berkelanjutan
PROGRAM PELATIHAN UNTUK ANGGOTA DIREKSI
Sepanjang tahun 2024, anggota Direksi Perseroan telah mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi berupa pelatihan,
workshop, konferensi, seminar, sebagaimana tabel berikut ini:
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Royke Tumilaar
CEO Talk ITB 2024: Becoming An 21 Februari
1 Enterpreneurship Bandung ITB
Entrepreneur 2024
Executive Sharing Session Unleashing the 27 Februari
2 Workshop Jakarta BNI
Power of Artificial Intelligence (AI) 2024
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko JK
3 In Class Jakarta 1 April 2024 LPPI
7
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
4 Risiko Jakarta 22 April 2024 LSPP
Kualifikasi 7
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
5 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Executive Course Strategic Management & 24 Juli - 6 UNIVERSITAS
6 Leadership Jakarta
Leadership Agustus 2024 PERTAHANAN RI
Narasumber OJK: Pengembangan
Kepemimpinan Berjenjang Level Lanjutan ( 21 Agustus
7 Leadership Jakarta OJK
The Impact of Global Mindset of Financial 2024
Industry)
30 September
8 Narasumber BUMD Leaders Forum Ekonomi Jakarta BUMD Jakarta
2024
23 Oktober
9 Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Seminar Jakarta IRPA
2024
02 Oktober
10 Power Lunch: Money Talks Ekonomi Jakarta CNBC Indonesia
2024
PT Bank Negara
01 Oktober
11 Branch Management Course Leadership Jakarta Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Launching Buku "Pesulap Merah dari Pasifik" 14 Oktober
12 Enterpreneurship Jakarta Tribun Manado
Pak Olly Dondokambey (Gubernur Sulut) 2024
28 November
13 Interview Kontan Enterpreneurship Jakarta Kontan
2024
193
172
Page 197
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Putrama Wahju Setyawan
PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 26 January
1 Earnings Call dan Press Conference FY2023 Workshop Indonesia
Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
2-3 Februari
2 Business Meeting W.16 Workshop Sorong Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 February
3 Workshop Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Ballroom Menara
4 BRI Microfinance Outlook 2024 Workshop 07 March 2024 Indonesia
BRILiaN
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Hotel Tentrem, 08-10 March
5 Leadership Forum Workshop Indonesia
Yogyakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30
6 Workshop 01 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero) Tbk
Grha BNI Lt. 29
7 Assessment SMR 7 Workshop 22 April 2024 LSPP
Jakarta
PT Bank Negara
Gedung BNI
8 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
9 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK 08-12 Mei 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
10 Pelatihan Quick Win 2.0 - Wave 2 Pelatihan Ciwidey, Bandung 15 June 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
Executive course on strategic management 03 - 16 Juli Universitas
11 Pelatihan Jakarta
and leadership cohort #2 2024 Pertahanan RI
PT Bank Negara
Networking session ikatan alumni University Jakarta, Menara
12 Sharing Session 24 July 2024 Indonesia
of Birmingham BNI Pejompongan
(Persero) Tbk
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 14 August
13 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar Indonesia
Jakarta 2024
Integritas" (Persero) Tbk
PT Bank Negara
Reinforcement Business Team Leader Batch 16 August
14 Pelatihan Ciwidey, Bandung Indonesia
8-12 Tahun 2024 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 August
15 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Jakarta, Menara 27 August
16 Workshop Indonesia
Mandiri, BRI dan Komisi XI DPR RI BNI Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
04 - 08 PT Bank Negara
17 Board Retreat Workshop Sidney September Indonesia
2024 (Persero) Tbk
194
173
Page 198
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Jakarta,
Auditorium
Kementerian
Indraprasta, 13 September
18 Workshop Wakil Menteri BUMN Workshop Badan Usaha Milik
Gedung 2024
Negara (BUMN)
Nawasena Mandiri
University
PT Bank Negara
JCC Senayan, 08-09 Oktober
19 Investor Daily Summit 2024 Seminar Indonesia
Jakarta 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Ballroom BNI 25 Oktober
20 Earnings Call dan Press Conference 3Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
Shangrila Hotel - 07 November
21 Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Workshop IRPA
Jakarta 2024
Gedung Nusantara 13 November
22 Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI Sharing Session DPR RI
I Lt.1 2024
PT Bank Negara
Menara BNI 14 November
23 BNI Culture Fest 2024 Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group Menara BNI 02 Desember
24 Indonesia
Mandiri, BRI, BTN dan Komisi XI DPR RI Discussion Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
Novita Widya Anggraini
Bali Beach PT Bank Negara
19 Januari
1 Workshop Kementerian BUMN Workshop Convention,KEK, Indonesia
2024
Sanur (Persero) Tbk
PT Bank Negara
Earning Calls & Press Conference Full Year 26 Januari
2 Workshop Jakarta Indonesia
2023 2024
(Persero) Tbk
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI 1 February
3 FGD BNI Pejompongan, Indonesia
DPR RI 2024
Jakarta (Persero) Tbk
PT Bank Negara
Pullman Ciawi 2 February
4 Business Meeting W10 Tahun 2024 Narasumber Indonesia
Vimala Hills 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
2 February
5 INT Summit Narasumber Hotel Borobudur Indonesia
2024
(Persero) Tbk
Afternoon Discussion dengan Tema PT Bank Negara
Forum Group Grha BNI Lt. 25 7 February
6 "Perkembangan Politik Dalam Negeri Menuju Indonesia
Discussion Jakarta 2024
Pemilu 2024" (Persero) Tbk
CFO Leadership Program (executif program Harvard Business 12-16 February
7 Pelatihan McKinsey
by McKinsey) School 2024
195
174
Page 199
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 February
8 Sharing Session Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Hotel Tentrem,
9 Leadership Forum Workshop 9 March 2024 Indonesia
Yogyakarta
(Persero) Tbk
10 Program Money Talks Power Lunch CNBC Narasumber Studio CNBC 2 April 2024 CNBC Indonesia
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko GRHA BNI Lt. 30
11 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero) Tbk
GRHA BNI Lt. 29
12 Assessment SMR 7 Sertifikasi 22 April 2024 LSPP
Jakarta
PT Bank Negara
8 - 12 May
13 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Gedung BNI
14 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero) Tbk
CFO Forum (Perubahan Iklim Ancam
CNBC Indonesia
15 Ekonomi dan Bisnis, ini Strategi Keuangan Narasumber Video Conference 12 June 2024
Indonesia
Para CFO) - CNBC Indonesia
PT Bank Negara
Kunjungan Kerja Dewan Komisaris Wilayah Hotel Royal
16 Workshop 30 June 2024 Indonesia
17 Ambarukmo
(Persero) Tbk
Menjadi Panelis dalam Indonesia Women in Financial Hall,
15 August CFA Society
17 Finance Conference (Empowering Women by Narasumber Graha CIMB Niaga
2024 Indonesia
Embracing Technology) Lantai 2
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 Agusutus
18 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lantai 14 August
19 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar BNI & KPK
25 2024
Integritas"
Workshop Wakil Menteri BUMN "SOE's Mandiri University Kementerian
13 September
20 Strategic program and Risk Management for Workshop Campus Badan Usaha Milik
2024
Indonesia's Future" Wijayakusuma Negara (BUMN)
PT Bank Negara
21 Investor Daily Summit 2024 Seminar JCC Senayan 8 Oktober 2024 Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Ballroom BNI 25 Oktober
22 Earnings Call dan Press Conference 3Q-2024 Jakarta Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
Indonesian Risk
Hotel Shangrila 07 November
23 Penyelarasan BoD Jenjang 7 Seminar Proffesional
Jakarta 2024
Association
Nomura x Verdhana Indonesia Conference 08 November Verdhana
24 Conference St Regis Jakarta
2024 2024 Indonesia
196
175
Page 200
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
CEO Netwoking 2024 "Navigating Global Dian Ballroom,
26 November Pasar Modal
25 Market Forces and Technology Innovation for Seminar Raffles Hotel
2024 Indonesia
Sustainable business" Jakarta
Agung Prabowo
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30 16 s.d. 17
1 Pelatihan Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta Maret 2024
(Persero), Tbk
Badan Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
2 Seminar GRHA BNI 1 April 2024 Manajemen Risiko
Kualifikasi 6
(BSMR)
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
3 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Badan Sertifikasi
Hotel Pullman,
4 Sertifikasi Treasury Jenjang 7 Seminar 20 July 2024 Manajemen Risiko
Jakarta
(BSMR)
PT Bank Negara
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lt. 25 14 Agustus Indonesia
5 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar
Jakarta 2024 (Persero), Tbk &
Integritas"
KPK
PT Bank Negara
BNI Mataram, 22 Agustus Indonesia
6 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Forum
Jakarta 2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
Strategic Approaches to Combat Financial 26 September Indonesia
7 Workshop Wisma 46, Jakarta
Crime in Indonesia 2024 (Persero), Tbk &
KPK
CNBC Indonesia
03 October
8 Singapore Media (CNBC & The Edge) Media Interview Singapore Singapore & The
2024
Edge Singapore
PT Bank Negara
JCC Senayan, 08 October Indonesia
9 Investor Daily Summit Seminar
Jakarta 2024 (Persero), Tbk &
KPK
14-15
Menara Mandiri, PT Bank Mandiri
10 Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Sertifikasi November
Jakarta (Persero) TBk
2024
PT Bank Negara
22-23
Indonesia
11 Workshop All GM & DH Sektor WHI Workshop Pullman, Puncak November
(Persero), Tbk &
2024
KPK
PT Bank Negara
30 Desember Indonesia
12 Kebijakan & Prosedur Perkreditan Korporasi Sharing Session BNI
2024 (Persero), Tbk &
KPK
I Made Sukajaya
Hotel Sendal PT Bank Negara
Pelatihan efective collaborative leadership & 12 Januari
1 Pelatihan Wood & Boutiq Indonesia
Collection Strategy 2024
Lembang Bandung (Persero), Tbk
197
176
Page 201
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Direktorat Jenderal
Penetapan Nilai Limit dalam Pelaksanaan Hotel tantrem 08 Januari
2 Seminar Kekayaan Negara
Lelang Yogyakarta 2024
(DJKN)
PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 26 January
3 Earnings Call dan Press Conference FY2023 Workshop Indonesia
Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Internalisasi BNI Culture Transformation 24 Januari
4 Workshop Wisma BNI46 Indonesia
Sektor RMT 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 February
5 Workshop Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Hotel Tentrem, 08-10 March
6 Leadership Forum Workshop Indonesia
Yogyakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30 15 s.d. 16
7 Pelatihan Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta March 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
BNI Menara
8 Sharing session property market overview Workshop 06 March 2024 Indonesia
Pejompongan
(Persero), Tbk
Royal Gladd
9 IFG-BUMN Gathering & Engagement 2024 Workshop House lt.2 Park 26 March 2024 IFG
Hyatt Jakarta
10 SMR Jenjang 7 Sertifikasi BNI 01 April 2024 LSPP
Grha BNI Lt. 29
11 Assessment SMR 7 Sertifikasi 01 April 2024 LSPP
Jakarta
PT Bank Negara
Gedung BNI
12 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
13 Culture Transformation Workshop online Workshop BNI 01 May 2024 Indonesia
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
08-12 May
14 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Pembicara BNI Best Employee Booth Camp BNI University
15 Workshop 12 June 2024 Indonesia
2024-Leadership Session Kota
(Persero), Tbk
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 14 August
16 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar Indonesia
Jakarta 2024
Integritas" (Persero), Tbk
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 August
17 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero), Tbk
04 - 08 PT Bank Negara
18 Board Retreat Workshop Sydney September Indonesia
2024 (Persero), Tbk
198
177
Page 202
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
04 September
19 Talent development coaching & mentoring Forum Discussion Grha BNI Lt. 30 Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
10 September
20 Sharing session Global Banking Trends 2024 Seminar Grha BNI Lt.33 Indonesia
2024
(Persero), Tbk
11 September
21 Steering comminte Avatar Forum Discussion Grha BNI Lt.25 BCG
2024
16-19 PT Bank Negara
Executive education: Leading & Sustaining a Kellog School,
22 Pelatihan September Indonesia
Culture of Innovation Chicago US
2024 (Persero), Tbk
Pembicara IDX Summit 2024: bertemakan
09 Oktober
23 “Local Gov Effort to Attract Foreign Domestic Pembicara JCC B Universe
2024
Investment"
PT Bank Negara
Ballroom BNI 25 Oktober
24 Earnings Call dan Press Conference 3Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero), Tbk
Bankers
07-08
Program penyelarasan sertifikasi Manajemen Hotel Shangrila Association for
25 Sertifikasi Novermber
Risiko Jakarta Risk Management
2024
(BARA)
GD Nusantara - 13 November
26 RDP Komisi VI DPR RI Forum Discussion DPR RI
DPR RI 2024
PT Bank Negara
Menara BNI 14 November
27 Culture Fest bersama KBUMN Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Kunjungan Kerja Dewan Komisaris di Segmen 14 November
28 Forum Discussion Grha BNI Lt.25 Indonesia
Commercial 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Menara BNI 02 Desember
29 FGD Bersama Komisi XI DPR Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero), Tbk
Sekretariat 03 Desember
30 RDP Himbara Forum Discussion DPR RI
Jenderal DPD RI 2024
David Pirzada
Bali Beach Kementerian
19 January
1 Workshop Kementerian BUMN Workshop Convention, KEK Badan Usaha Milik
2024
Sanur Negara (BUMN)
PT Bank Negara
Workshop Internalisasi BNI Culture 24 January
2 Workshop Wisma 46, Jakarta Indonesia
Transformation Sektor Risk Management 2024
(Persero), Tbk
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI Forum Group 1 February
3 BNI Pejompongan, Indonesia
DPR RI Discussion 2024
Jakarta (Persero), Tbk
PT Bank Negara
INT Summit: Breaking Silos, Building Bridges: Hotel Borobudur, 2 February
4 Seminar Indonesia
A Symphony of Business Collaboration Jakarta 2024
(Persero), Tbk
199
178
Page 203
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Afternoon Discussion: "Perkembangan Politik Forum Group Grha BNI Lt. 25 7 February
5 Indonesia
dalam Negeri Menuju PEMILU 2024" Discussion Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 February
6 Sharing Session Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Indonesian Banking Road to Net Zero St. Regis Hotel,
7 Seminar 4 March 2024 Indonesia
Emission Jakarta
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
18th Asia Pacific High Level Meeting on 5-8 March
8 Seminar Tokyo, Jepang Indonesia
Banking Supervision 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Gedung Nusantara
9 Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI Sharing Session 20 March 2024 Indonesia
I Lt. 1 Jakarta
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko GRHA BNI Lt. 30
10 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero), Tbk
Grha BNI Lt. 29
11 Assessment SMR 7 Sertifikasi 22 April 2024 OJK
Jakarta
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
12 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Gedung Nusantara
13 Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI Sharing Session 8 July 2024 OJK
I Lt. 1 Jakarta
Refreshment Commercial Credit Risk Batch I Hotel Ibis Style,
14 Pelatihan 12-13 Juli 2024 DPR RI
2024 Jakarta
Refreshment Commercial Credit Risk Batch II Hotel Ibis Style,
15 Pelatihan 19-20 Juli 2024 LSPP
2024 Jakarta
Refreshment Commercial Credit Risk Batch III Hotel Ibis Style, 9-10 Agustus
16 Pelatihan DPR RI
2024 Jakarta 2024
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti PT Bank Negara
Grha BNI Lantai 14 Agustus
17 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar Indonesia
25 2024
Integritas" (Persero), Tbk
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group 27 Agustus
18 BNI Pejompongan, Indonesia
Mandiri, BRI, dan Komisi XI DPR RI Discussion 2024
Jakarta (Persero), Tbk
PT Bank Negara
Rapat Umum Anggota (RUA) BARa ke-5 Mandiri Club, 29 Agustus
19 - Indonesia
Tahun 2024 Jakarta 2024
(Persero), Tbk
Workshop Penyelarasan Pedoman
10 September
20 Perusahaan (PP) Manajemen Risiko Workshop Gedoeng BNI Kota BNI & KPK
2024
Operasional
PT Bank Negara
Grha BNI Lantai 10 September
21 Sharing Session Global Banking Trends Sharing Session Indonesia
33 2024
(Persero), Tbk
200
179
Page 204
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Auditorium
Workshop Wakil Menteri BUMN "SOE's Indraprasta Kementerian
13 September
22 Strategic program and Risk Management for Workshop Gedung Badan Usaha Milik
2024
Indonesia's Future" Nawasena Mandiri Negara (BUMN)
University
19 September
23 Anugerah ESG Republika 2024 ESG The Westin Hotel Republika
2024
INSEAD Business
Executive School - 7-10 Oktober INSEAD Business
24 Blue Ocean Strategy Programme
Education Fontainebleu, 2024 School
Perancis
IFG Acara Risk Management Summit:
Indonesia
Navigating Risks Towards Business Ritz Carlton Pacific 14 Oktober
25 Seminar Financial Group
Resiliency and Sustainability oleh Indonesia Place 2024
(IFG)
Financial Group
Seminar Penyetaraan & Penyelarasan Sheraton Grand 23-24 Oktober
26 Seminar IRPA
Sertifikasi Manajemen Risiko BoD Jenjang 7 Jakarta 2024
11-22 Kementerian
Paviliun Indonesia COP29 UNFCCC: 2024 Baku,
27 Seminar November Lingkungan Hidup
Sustainably Stronger Together Azerbaijan
2024 dan Kehutanan
PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group Menara BNI 2 Desember
28 Indonesia
Mandiri, BRI, BTN dan Komisi XI DPR RI Discussion Pejompongan 2024
(Persero), Tbk
RDP Komite IV DPD RI: Tindak Lanjut Forum Group Sekretariat Jendral 3 Desember
29 Komite IV DPD RI
Penghapusan Piutang Macet Discussion DPD RI 2024
Munadi Herlambang
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
1 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30
2 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero), Tbk
Badan Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan
3 Risiko Jakarta 23 March 2024 Manajemen Risiko
Kualifikasi 7
(BSMR)
4 Focus Group Discussion Dirjen Pajak FGD Bali 21 June 2024 Dirjen Pajak
5 Future of Work Summit Conference Jakarta 27 June 2024 Apiary Academy
Perguruan Tinggi
The Grand Leader Summit - Transitioning
Institut Teknologi
6 from Academic Excellence to Business Talk Show Surabaya 05 July 2024
Sepuluh
Leadership
November
Workshop Credit Risk & Mitigation BNI -
7 Workshop Jakarta 23 July 2024 Kemenko Marves
Kemenko Marves
Digital Transformation Indonesia Conference Digital
01 Agustus
8 and Expo "Unlocking Financial Inclusion: The Conference Jakarta Transformation
2024
Role of Technology in Banking" Indonesia
201
180
Page 205
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
7th Global Conference: ESG Management & 06 Agustus
9 Conference Surabaya Indonesia
Sustainability 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
22 Agustus
10 Earning Call & Press Conference 2Q 2024 Workshop Jakarta Indonesia
2024
(Persero) Tbk
Central Banking Festival "Embracing
28 Agustus
11 Innovation for The Future of Central Banking Seminar Jakarta Bank Indonesia
2024
Services"
Indonesia Africa Forum II: Exploring the
02 September Kementerian Luar
12 Impact and Opportunities of Digital Innovation Panelist Bali
2024 Negeri
in Indonesia and Africa
PT Bank Negara
5-7 September
13 Board Retreat BNI Semester II 2024 Workshop Sydney Indonesia
2024
(Persero) Tbk
Forum Digital
Fordigi IT Executive Development Program 18-20 Kementerian
14 "Digital Transformation Journey and Digital Workshop Melbourne September Kementerian
Talent Development." 2024 Badan Usaha Milik
Negara (BUMN)
Forum Digital
Kementerian
25 September
15 Fordigi Summit 2024 Konferensi Jakarta Kementerian
2024
Badan Usaha Milik
Negara (BUMN)
BOD Mengajar: Leadership in Modern Era
16 Jakarta Jakarta 1 Oktober 2024 BNI University
"Development and Best Practive"
ColumBank
Indonesiaa
Executive Education "Emerging Leader 7-11 Oktober Business School,
17 New York New York
Development Program" 2024 ColumBank
Indonesiaa
University
IRPA (Indonesian
Seminar Penyetaraan & Penyelarasan Sheraton Grand 23 s.d. 24
18 Seminar Risk Professional
Sertifikasi Manajemen Risiko BoD Jenjang 7 Jakarta Oktober 2024
Asscociation)
25 Oktober PT Bank Negara
19 Earing Call & Press Conference 3Q 2024 Jakarta Jakarta
2024 Indnesia
05 November Pengurus Besar
20 Konferensi International Humanitarian Islam Jakarta Jakarta
2024 Nahdlatul Ulama
Ronny Venir
PT Bank Negara
Earning Calls & Press Conference Full Year Grha BNI Lt. 25 26 January
1 Workshop Indonesia
2023 Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI 1 February
2 Workshop Ballrom Menara Indonesia
DPR RI 2024
(Persero), Tbk
Lt 3 CNBC Studio 11 January CNBC Indonesia
3 Power Lunch CNBC Sharing Session
CNBC 2024 Indonesia
PT Bank Negara
12 January
4 Business Meeting Wilayah 12 Sharing Session Sheraton Bandung Indonesia
2024
(Persero), Tbk
202
181
Page 206
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Grand Mercure 18 January
5 Business Meeting Wilayah 18 Sharing Session Indonesia
Malang 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
19 January
6 Business Meeting Wilayah 14, 02, Sharing Session Aston Sentul Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Auditorium
Undangan Narsumber Kegiatan Edukasi 22 January
7 Sharing Session Indonesia Banking OJK
Keuangan Bagi Pelajar di Wil Jakarta Selatan 2024
School
FGD dalam rangka Implementasi Strategi
R Merah Putih 26 January
8 Pelaksanaan Kegiatan Literasi dan Inklusi FGD OJK
Plataran 2024
Keuangan Tahun 2024
PT Bank Negara
Holiday Inn 27 January
9 Business Meeting Wilayah 04, 01, 15 Sharing Session Indonesia
Pasteur Bandung 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
10 Business Meeting Wilayah Sharing Session - - Indonesia
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Gedung Ten 01 February
11 Business Meeting Wilayah 10, 07, 16, 17 Sharing Session Indonesia
Terrace 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
08-10 Maret
12 Business Meeting BNI 2024 Sharing Session Yogyakarta Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Financial Planning Education For Hongkong’s 25 February
13 Sharing Session Hongkong Indonesia
Diaspora 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 February
14 Sharing Session Grha BNI Lt. 25 Indonesia
Microsoft 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko GRHA BNI Lt. 30
15 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 29 R.
16 Sertifikasi SMR 22 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Rapat 2
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
8 - 12 May
17 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Kunjungan Kerja bersama Dewan Komisaris
18 Sharing Session Kantor Wilayah 04 27 May 2024 Indonesia
ke W04
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Gedung BNI
19 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Kunjungan Kerja bersama Dewan Komisaris
20 Sharing Session Kantor Wilayah 18 30 Juli 2024 Indonesia
ke W18
(Persero), Tbk
203
182
Page 207
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 Agusutus
21 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero), Tbk
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lantai 14 Agustus
22 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar BNI & KPK
25 2024
Integritas"
Workshop Wakil Menteri BUMN "SOE's Mandiri University Kementerian
13 September
23 Strategic program and Risk Management for Workshop Campus Badan Usaha Milik
2024
Indonesia's Future" Wijayakusuma Negara (BUMN)
Executive Education BoD & BoC - Tech EX AI Amsterdam, 1 - 2 Oktober
24 Seminar BNI & KPK
& Big Data Expo Netherlands 2024
Amsterdam,
25 Kunjungan Kerja KLN Amsterdam Sharing Session 3 Oktober 2024 BNI & KPK
Netherlands
26 Kunjungan Kerja KLN London Workshop London 5 Oktober 2024 BNI & KPK
8 - 9 Oktober
27 Investor Daily Summit 2024 Seminar JCC Senayan BNI & KPK
2024
IRPA (Indonesian
Seminar Penyetaraan & Penyelarasan Sheraton Grand 23 s.d. 24
28 Seminar Risk Professional
Sertifikasi Manajemen Risiko BoD Jenjang 7 Jakarta Oktober 2024
Asscociation)
Hussein Paolo Kartadjoemena
PT Bank Negara
Workshop Internalisasi BNI Culture 26 Januari
1 Workshop Wisma 46 Indonesia
Transformation 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
01 Februari
2 FGD bersama Komisi XI DPR RI Sharing Session Menara BNI Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan
2024 "Sektor Jasa Keuangan yang Kuat dan 20 Februari
3 Sharing Session Online - Zoom OJK
Stabil untuk Mendukung Pertumbuhan 2024
Ekonomi yang Berkelanjutan"
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari
4 Sharing Session Grha BNI Indonesia
Microsoft untuk Direksi dan SEVP 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30 16 s.d. 17
5 Pelatihan Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta Maret 2024
(Persero), Tbk
Kick Off dan Partisipasi dalam Hackathon
6 Sharing Session Kempinski 29 Maret 2024 Bank Indonesia
Bank Indonesia 2024
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
7 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
Race Talk Series: Creating PT Bank Negara
Studio BNI
8 ImpactfulInnovation Through Culture Sharing Session 12 June 2024 Indonesia
University
Transformation (Persero), Tbk
BSI International Expo "Connecting You to Bank Syariah
9 Workshop JCC Senayan 20 June 2024
Halal Lifestyle Ecosystem" Indonesia (BSI)
204
183
Page 208
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
10 Grand Pitching BINNOVA 2022 - 2023 Forum Grha BNI 25 June 2024 Indonesia
(Persero), Tbk
Narasumber CNN (The Big Idea with Desi
11 Forum Studio CNN 28 June 2024 CNN Indonesia
Anwar)
Undangan BI dan Kemenko Perekonomian
01 Agustus
12 untuk Acara FEKDI "Digital Payment Infinity - Sharing Session JCC Senayan Bank Indonesia
2024
The Future of Seamless Transactions"
Undangan BI dan Kemenko Perekonomian
untuk Acara FEKDI "Kolaborasi para 02 Agustus
13 Sharing Session JCC Senayan Bank Indonesia
Stakeholders SP dalam Mendukung Inovasi 2024
yang Berkelanjutan"
Undangan BI dan Kemenko Perekonomian
untuk Acara FEKDI "Sinergi Memperkuat
Ekonomi dan Keuangan Digital serta Inkulsif 03 Agustus
14 Sharing Session JCC Senayan Bank Indonesia
untuk Pertumbuhan yang Berkelanjutan" The 2024
Digital Leap: Paving the Way for Economic &
Finance Transformation"
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti PT Bank Negara
14 Agustus
15 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Forum Grha BNI Indonesia
2024
Integritas" (Persero), Tbk
Undangan OJK: Kegiatan Konsinyering
Implementasi dan Tata Kelola Artificial 20 Agustus
16 Sharing Session Four Season OJK
Intelligence dalam Rangka Meningkatkan 2024
Resiliensi Digital di Sektor Perbankan
PT Bank Negara
Undangan Sharing Session "Global Banking 10 September
17 Sharing Session Grha BNI Indonesia
Trends 2024" 2024
(Persero), Tbk
14-19 PT Bank Negara
Executive Education (Leading and Sustaining Kellog School of
18 Pelatihan September Indonesia
a Culture of Innovation) Management
2024 (Persero), Tbk
PT Bank Negara
Menara 04 Oktober
19 IBI #yukdonordarah Forum Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero), Tbk
Penelist BNI Investor Daily Summit 2024: A PT Bank Negara
08 Oktober
20 New Driving Force for Indonesia's Economic Forum JCC Senayan Indonesia
2024
Growth (Persero), Tbk
PT Bank Negara
Workshop Pedoman Perusahaan 18 Oktober
21 Workshop Online - Zoom Indonesia
Pengelolaan Proyek 2024
(Persero), Tbk
Tahapan Observasi Program Corporate
PT Bank Negara
Governance Perception Index (CGPI) BNI 22 Oktober
22 Workshop Grha BNI Indonesia
Tahun Buku 2023 "Strengthening Governance 2024
(Persero), Tbk
for Maturity & Sustianable Growth"
Sheraton Grand 23 Oktober
23 Seminar Penyelarasan BoD Jenjang 7 Seminar IRPA
Jakarta 2024
Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE)
The Kasablanka 12 November Asosiasi Fintech
24 2024: Embed to Expand: The Future of Bank Forum
Hall 2024 Indonesia
and Fintech
Corina Leyla Karnalies
205
184
Page 209
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
19 January
1 Business Meeting Wilayah 18 Workshop Vidcon - Jakarta Indonesia
2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Rafless Hotel 19 January
2 Workshop Wholesale Digital Channel Workshop Indonesia
Jakarta 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Earnings Call dan Press Conference Kinerja 26 January
3 Workshop Vidcon - Jakarta Indonesia
Full Year 2023 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Event Indonesia Corporated Day - Kolaborasi The Laguna Nusa 27 January
4 Seminar Indonesia
Menuju BUMN Go Global Dua, Bali 2024
(Persero) Tbk
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI Forum Group 1 February
5 BNI Pejompongan, Indonesia
DPR RI Discussion 2024
Jakarta (Persero) Tbk
Executive Gathering Asosiasi Sistem
PT Bank Negara
Pembayaran Indonesia Tahun 2024 - The Apurva 2 February
6 Workshop Indonesia
Elevating The National Payment System Kempinski, Bali 2024
(Persero) Tbk
Through Collaborative Synergy
Afternoon Discussion dengan Tema PT Bank Negara
Forum Group Grha BNI Lt. 25 7 February
7 "Perkembangan Politik Dalam Negeri Menuju Indonesia
Discussion Jakarta 2024
Pemilu 2024" (Persero) Tbk
Nusantara PT Bank Negara
21 February
8 Business Alignment Meeting Sektor DIT 2024 Workshop Ballroom, The Indonesia
2024
Darmawangsa (Persero) Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 February
9 Sharing Session Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero) Tbk
Narasumber Fortune Indonesia Luncheon:
The Tribrata
Empowering Women with AI (Women's
10 Seminar Darmawangsa, 7 March 2024 Fortune Indonesia
Strategic Role on Advancing AI for Inclusive
The Chora Room
Growth)
PT Bank Negara
Business Meeting "Synergize and Streamline: Hotel Tentrem,
11 Workshop 8 March 2024 Indonesia
Elevating Productivity and Performance" Yogyakarta
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Hotel Tentrem,
12 Leadership Forum Workshop 9 March 2024 Indonesia
Yogyakarta
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko GRHA BNI Lt. 30
13 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero) Tbk
GRHA BNI Lt. 29
14 Assessment SMR 7 Sertifikasi 22 April 2024 LSPP
Jakarta
Narasumber Talkshow Kelana Wastra Fest
Ikatan PIMTI
Fashion untuk Indonesia 2024 - Pembiayaan Gedung Sarinah,
15 Seminar 26 April 2024 Perempuan
Kreatif: Menyelami Kebutuhan UMKM Jakarta
Indonesia
Fashion
PT Bank Negara
Gedung BNI
16 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero) Tbk
206
185
Page 210
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Workshop Internalisasi BNI Culture
17 Workshop Vidcon - Jakarta 3 May 2024 Indonesia
Transformation via Vidcon
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
8 - 12 May
18 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero) Tbk
Fasilitator Program SESPIBANK Angkatan 78 Ruang Kemang,
19 Workshop 17 May 2024 LPPI
Tahun 2024 Lantai 3 LPPI
Narasumber Forum Diskusi - "Tantangan dan
Potensi Pemberdayaan UMKM dalam Forum Group Hotel Fairmont,
20 11 July 2024 OJK
Mendukung Terwujudnya Visi Indonesia Discussion Jakarta
Emas 2045"
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lantai 14 August
21 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar BNI & KPK
25 2024
Integritas"
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 Agusutus
22 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group 27 August
23 BNI Pejompongan, Indonesia
Mandiri, BRI, dan Komisi XI DPR RI Discussion 2024
Jakarta (Persero) Tbk
5-8 PT Bank Negara
24 Board Retreat BNI Workshop Sydney, Australia September Indonesia
2024 (Persero) Tbk
PT Bank Negara
Grha BNI Lantai 10 September
25 Sharing Session Global Banking Trends Sharing Session Indonesia
33 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Forum Grup Discussion Ekosistem Forum Group Grha BNI Lantai 18 September
26 Indonesia
Perusahaan Sekuritas Discussion 33 2024
(Persero) Tbk
Narasumber BNI Investor Daily Summit 2024
27 Seminar JCC, Jakarta 9 Oktober 2024 BNI & B-Universe
- Personal Finance & Investment
PT Bank Negara
Workshop Business Plan Tahun 2025 Divisi Harper by Aston, 18 Oktober
28 Workshop Indonesia
CRD Jogjakarta 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Ballroom BNI 25 Oktober
29 Earnings Call dan Press Conference 3Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero) Tbk
Hotel Shangrila, 07 November
30 Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Workshop IRPA
Jakarta 2024
PT Bank Negara
Menara BNI 12 November
31 Workshop All GM Sektor REB Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
PT Bank Negara
Menara BNI 14 November
32 BNI Culture Fest 2024 Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
207
186
Page 211
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Menara BNI 15 November
33 Sharing Session dengan PW Workshop Indonesia
Pejompongan 2024
(Persero) Tbk
15 s.d. 20
Harvard Business
34 Aligning Strategy and Sales In Class Boston Desember
School
2024
Toto Prasetio
PT Bank Negara
CES (Consumer Technology Association) 8-10 Januari Indonesia
1 Workshop Las Vegas, US
2024 2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
19 Januari Indonesia
2 Business Summit DIvisi STA Workshop Anyer
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
Royal Tulip 26 Januari Indonesia
3 Business Summit Wilayah W.15 Workshop
Gunung Geulis 2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
27 Januari Indonesia
4 Business Summit Divisi ADV Workshop Sentul
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
26 Januari Indonesia
5 Earnings Call dan Press Conference FY2023 Workshop Grha BNI
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI 1 February Indonesia
6 Sharing Session Menara BNI
DPR RI 2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
2 February Indonesia
7 Leadership Meeting Divisi STA Sharing Session Menara BNI
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
16 February
8 Business Summit W09 Workshop Novus Hotel Bogor Indonesia
2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 Februari
9 Sharing Session Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30
10 Pelatihan 1 April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
8 s.d. 12 Mei
11 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK Indonesia
2024
(Persero), Tbk
CNBC Indonesia
12 CTO Talk - CNBC Indonesia Narasumber Vidcon 1 July 2024
Indonesia
PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 Indonesia
13 Launching Wondr Launching 1 July 2024
Jakarta (Persero), Tbk &
KPK
14 Infobank Media Group Workshop Kempinsky Jakarta 2 July 2024 Infobank
15 IBM AI SUmmit Indonesia Panel Ritz Carlton PP 8 Agust 2024 IBM
208
187
Page 212
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lt. 25 14 Agustus Indonesia
16 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar
Jakarta 2024 (Persero), Tbk &
Integritas"
KPK
Hotel Mulia 25 September
17 Fordigi Summit Workshop Fordigi
Senayan 2024
PT Bank Negara
Ballroom Menara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group 27 Agustus Indonesia
18 BNI Pejompongan,
Mandiri, BRI, dan Komisi XI DPR RI Discussion 2024 (Persero), Tbk &
Jakarta
KPK
PT Bank Negara
5-8
Indonesia
19 Board Retreat BNI Workshop Sydney, Australia September
(Persero), Tbk &
2024
KPK
Columbia 15 - 17 Oktober Columbia
20 Executive Education Pelatihan
University, USA 2024 University
China National 21 - 24 Oktober
21 Sibos Conference Beijing, China
Convention Centre 2024
IRPA (Indonesian
Seminar Penyetaraan & Penyelarasan Sheraton Grand 23 s.d. 24
22 Seminar Risk Professional
Sertifikasi Manajemen Risiko BoD Jenjang 7 Jakarta Oktober 2024
Asscociation)
PT Bank Negara
29 Oktober Indonesia
23 Welcome Reception Golf Indonesian Master Conference Royal Golf
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
31 Oktober Indonesia
24 Peresmian Citicon Sharing Session Citicon Jakarta
2024 (Persero), Tbk &
KPK
PT Bank Negara
01 November Indonesia
25 Ngobrol bareng ODP Operations Sharing Session Wisma 46 lantai 3
2024 (Persero), Tbk &
KPK
Executive Leadership Forum 2024 - Adapting
06 November
26 to uncertainly: empowering business Conference Thamrin nine ICIO
2024
resilience in a dynamic era
PT Bank Negara
14 November Indonesia
27 Ahlak Culture Fest 2024 Sharing Session Ballroom Menara
2024 (Persero), Tbk &
KPK
21 November
28 Sosialisasi Bi-Fast BI Sharing Session Vidcon Bank Indonesia
2024
Mucharom
PT Bank Negara
Pangeran Hotel 19 Januari
1 Business Meeting Wilayah 02 Narasumber Indonesia
Pekanbaru 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
26 January
2 Earnings Call dan Press Conference FY2023 Workshop Jakarta Indonesia
2024
(Persero), Tbk
209
188
Page 213
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Komisi XI 1 February
3 FGD BNI Pejompongan, Indonesia
DPR RI 2024
Jakarta (Persero), Tbk
PT Bank Negara
The Phoenix Hotel 2-3 Februari
4 Business Meeting Wilayah 17 Narasumber Indonesia
Yogyakarta 2024
(Persero), Tbk
Afternoon Discussion dengan Tema PT Bank Negara
Grha BNI Lt. 25 7 Februari
5 "Perkembangan Politik Dalam Negeri Menuju FGD Indonesia
Jakarta 2024
Pemilu 2024" (Persero), Tbk
Executive Sharing Session “Penerapan
PT Bank Negara
Prinsip Kehati-hatian pada Pelaksanaan 22 Februari
6 Workshop BNI Indonesia
Aktivitas dan Transaksi Perbankan dalam 2024
(Persero), Tbk
Perspektif Hukum Tindak Pidana Korupsi
Ruang Hybrid 30 - Kementerian
Focus Group Discussion Program 23 Februari
7 FGD Menara Brillian, Badan Usaha Milik
Pengembangan bagi Top Talent BOD-1 2024
Jakarta Selatan Negara (BUMN)
PT Bank Negara
Sharing Session Artificial Intelligence oleh Grha BNI Lt. 25 27 Februari
8 Sharing Session Indonesia
Microsoft Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Sharing Session & Arahan - Business Meeting Grha BNI Lt. 25 28 Februari
9 Sharing Session Indonesia
AFR Jakarta 2024
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Fasilitator - Onboarding Training Program for 28 Februari
10 Sharing Session Online Indonesia
Experience Hire Level Executive 2024
(Persero), Tbk
Kementerian
BUMN Corporate Communication and Tennis Indoor
11 Workshop 7 Maret 2024 Badan Usaha Milik
Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 Senayan, Jakarta
Negara (BUMN)
12 Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI Sharing Session Bandung 14 Maret 2024 OJK
Bali Room Hotel Perhimpunan
Indonesia Bank-Bank
13 Seminar Outlook PERBANAS 2024 Seminar 14 Maret 2024
Kempinski, Jakarta Nasional
Pusat (Perbanas)
Narasumber Sharing Session FHCI -
14 Unlocking Global Opportunities: Key Insights Sharing Session Online 28 Maret 2024 FHCI
for Business Savvy Professionals
PT Bank Negara
Program Pembekalan Manajemen Risiko Grha BNI Lt. 30
15 Pelatihan 01April 2024 Indonesia
Perbankan Kualifikasi 7 Jakarta
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Gedung BNI
16 Earnings Call dan Press Conference 1Q-2024 Workshop 29 April 2024 Indonesia
Mataram
(Persero), Tbk
Grha BNI Lt. 31
17 Assessment SMR 7 Sertifikasi 6 Mei 2024 LSPP
Jakarta
210
189
Page 214
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
PT Bank Negara
18 Board Retreat BNI Semester I Tahun 2024 Workshop London, UK 8 - 12 Mei 2024 Indonesia
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
Mendampingi Kunjungan Kerja Komisi VI
19 Sharing Session Belanda 15-20 Mei 2024 Indonesia
DPR RI
(Persero), Tbk
PT Bank Negara
BOD Talk - BNI Best Employee Bootcamp BNI University,
20 Workshop 12 Juni 2024 Indonesia
2024 Gedoeng BNI Kota
(Persero), Tbk
Studio BNI PT Bank Negara
RACE Talk Series: Creating Impactful
21 Sharing Session University, 12 Juni 2024 Indonesia
Innovation through Culture Transformation
Gedoeng BNI Kota (Persero), Tbk
Virtual Seminar #100 POJK 5/2024:
22 Mengukuhkan Fondasi Perbankan di Tengah Seminar Online 26 Juli 2024 LPPI
Volatilitas Global
Kementerian
22-3 Agustus
23 Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI Sharing Session Denpasar Badan Usaha Milik
2024
Negara (BUMN)
Kementerian
24 Kunjungan Kerja Komisi XI dgn Direksi BUMN Sharing Session Denpasar 5 Agustus 2024 Badan Usaha Milik
Negara (BUMN)
BP3KSDMT
Memberikan Arahan kepada Peserta PT Bank Negara
Kementerian
25 Pelatihan Reinforcement Business Team Sharing Session 9 Agustus 2024 Indonesia
Perhubungan,
Leader Batch 3-7 Tahun 2024 (Persero), Tbk
Bandung
Gedung Kementerian
Forum Group Discussion Human Capital 13 Agustus
26 Workshop Kementerian Badan Usaha Milik
Architecture 2024
BUMN Negara (BUMN)
Compliance Forum "Mewujudkan Budaya Anti
Grha BNI Lantai 14 Agustus
27 Korupsi Melalui Penanaman Nilai-Nilai Seminar BNI & KPK
25 2024
Integritas"
PT Bank Negara
Ballroom BNI 22 Agusutus
28 Earnings Call dan Press Conference 2Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero), Tbk
Sebagai Pembicara dalam Talk Show "Sinergi Grha Sabha 27 Agustus
29 Sharing Session UGM
UGM dan KAGAMA" Pramana, UGM 2024
Ballroom Menara PT Bank Negara
Forum Group Discussion Bersama Bank Forum Group 27 Agustus
30 BNI Pejompongan, Indonesia
Mandiri, BRI, dan Komisi XI DPR RI Discussion 2024
Jakarta (Persero), Tbk
BNI University Jl. PT Bank Negara
Opening Workshop Legal Refreshement for In 30 Agustus
31 Workshop Lada, Jakarta Indonesia
House Legal Counsel BNI Tahun 2024 2024
Barat (Persero), Tbk
5-8 PT Bank Negara
32 Board Retreat BNI Workshop Sydney, Australia September Indonesia
2024 (Persero), Tbk
211
190
Page 215
Nama Pelatihan/Workshop/ Tempat Tanggal
No Jenis Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Auditorium
Indraprasta,
Kementerian
Gedung 13 September
33 Workshop Wakil Menteri BUMN Workshop Badan Usaha Milik
Nawasena Mandiri 2024
Negara (BUMN)
University, Jakarta
Barat
15-20 PT Bank Negara
Executive Education 2024: Leading Change &
34 Pelatihan Palo Alto, USA September Indonesia
Organizational Renewal
2024 (Persero), Tbk
PT Bank Negara
JCC Senayan, 8-9 Oktober
35 Investor Daily Summit 2024 Seminar Indonesia
Jakarta 2024
(Persero), Tbk
IRPA (Indonesian
Seminar Penyetaraan & Penyelarasan Sheraton Grand 23 s.d. 24
36 Seminar Risk Professional
Sertifikasi Manajemen Risiko BoD Jenjang 7 Jakarta Oktober 2024
Asscociation)
PT Bank Negara
Ballroom BNI 25 Oktober
37 Earnings Call dan Press Conference 3Q-2024 Workshop Indonesia
Mataram 2024
(Persero), Tbk
Speakers Training BOD-2 Leaders PT Bank Negara
Menara BNI 01 November
38 Development Mission: "Strategic People Sharing Session Indonesia
Pejompongan 2024
Leaders with Core Values AKHLAK" (Persero), Tbk
Narasumber pada Workshop KPK "Best Komisi
Atria Hotel Gading
Practice Program APU pada Perbankan: 13 November Pemberantasan
39 Workshop Serpong,
Perspektif Sektor Jasa Keuangan dalam 2024 Korupsi Republik
Tangerang
Penerapan Program APU PPT" Indonesia
Menara BNI 14 November
40 Kick Off HC Match Making FHCI Sharing Session FHCI
Pejompongan 2024
20-21 Dewan Perwakilan
41 Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI Sharing Session Semarang November Rakyat Republik
2024 Indonesia
Welcome Remarks Seminar KAGAMA MBA
"Implementation Of Green Economy Menara BNI 23 November
42 Sharing Session KAGAMA - MBA
Principles as a Catalyst Towards Indonesia Pejompongan 2024
Emas"
Ballroom A & B,
Pembicara pada Acara Indonesia Good 25 November SWA Media Grup
43 Sharing Session Hotel Shangri-La,
Governance Award 2024 (GCG Award) 2024 dan IICG
Jakarta
212
191
Page 216
Komite Audit
Perseroan telah memiliki Komite Audit dan pembentukan Komite Audit Perseroan telah sesuai dengan Peraturan OJK No.
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Adapun susunan anggota Komite Audit
Perseroan adalah sebagai berikut:
No Nama Posisi Surat Penunjukkan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/024/DK/2020 tanggal 20 Juli 2020 tentang
1 Asmawi Syam Ketua
Pengangkatan Saudara Asmawi Syam sebagai Ketua Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/038/DK/2020 tanggal 8 September 2020
2 Sigit Widyawan Anggota
tentang Pengangkatan Saudara Sigit Widyawan sebagai Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/039/DK/2020 tanggal 8 September 2020
3 Iman Sugema Anggota
tentang Pengangkatan Saudara Iman Sugema sebagai Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/003/DK/2024 tanggal 21 Januari 2024
4 Human Brilianto Anggota
tentang Pengangkatan Saudara Human Brillianto sebagai Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/020/DK/2024 tanggal 4 Juli 2024 tentang
5 Suhendi Muharam Anggota
Pengangkatan Saudara Suhendi Muharram sebagai Anggota Komite Audit
Pada tanggal 26 Maret 2025, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Tahunan Tahun Buku 2024, dengan Mata Acara Ketujuh adalah Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Dewan Komisaris PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk saat ini dalam proses menyesuaikan susunan Komite Audit sesuai dengan hasil RUPS Tahunan
Tahun Buku 2024 dengan memperhatikan proses pelaksanaan dan menunggu hasil Fit and Proper Test OJK anggota Dewan
Komisaris, sehingga susunan sementara anggota Komite Audit Perseroan periode 26 Maret 2025 – saat ini adalah sebagai berikut:
No Nama Posisi Surat Penunjukkan
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/003/DK/2024 tanggal 21 Januari 2024
1 Human Brilianto Anggota
tentang Pengangkatan Saudara Human Brillianto sebagai Anggota Komite Audit
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/020/DK/2024 tanggal 4 Juli 2024 tentang
2 Suhendi Muharam Anggota
Pengangkatan Saudara Suhendi Muharram sebagai Anggota Komite Audit
Keanggotaan anggota Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam Komite Audit akan ditetapkan setelah
anggota Dewan Komisaris telah mendapatkan hasil Fit and Proper Test di OJK.
Berikut adalah keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Komite Audit Perseroan yang bukan merupakan Dewan
Komisaris:
Periode 1 Januari 2025 – 26 Maret 2025
Asmawi Syam
Ketua
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1955. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, dan
gelar Magister (S2) jurusan Manajemen dari Universitas Padjadjaran.
Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020 sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 17 Juni 2020. Pada tanggal 20 Juli 2020 mendapat penugasan khusus sebagai
Ketua Komite Audit.
Sebelumnya berkarier pada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan jabatan antara lain sebagai Pemimpin Divisi Korporasi BRI
(1995-1996), Pemimpin Wilayah BRI Denpasar (1999-2001), Pemimpin Wilayah BRI Bandung (2001-2003), Kepala Divisi
Konsumer Banking BRI (2003-2005), Kepala Divisi Bisnis Umum (2005-2007), Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI
(2007-2015), Direktur Utama BRI (2015-2017). Di samping itu juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Askrindo (Persero) (2017-
2018), Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (2018), Staf Khusus Menteri BUMN, Kementerian BUMN (2019),
Komisaris Utama Non Independen PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk (2019), dan Komisaris Independen PT Bank Negara
Indonesia (Persero), Tbk (2020-saat ini).
213
192
Page 217
Sigit Widyawan
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1965. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret, dan
gelar Magister (S2) Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia.
Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2018 sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mendapat persetujuan
Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 7 September 2018. Pada tanggal 08 September 2020 mendapat penugasan khusus sebagai
anggota Komite Audit.
Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perpajakan Divisi Produk Beton PT Wijaya Karya (Persero) (1994-1997), Kepala
Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001), Direktur Keuangan Roda Jati Group (2002-2013), Direktur PT Roda
Pembangunan Jaya (2003-2015), Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero), Tbk (2015-2018), dan Komisaris Independen
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (2018-saat ini).
Iman Sugema
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir Tahun 1964. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Jurusan Agribisnis dari IPB, gelar Master (S2)
Jurusan Economics dari University of New England, dan gelar Doktor (S3) Jurusan Economics dari The Australian National
University.
Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020 sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mendapatkan
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 14 Agustus 2020. Pada tanggal 08 September 2020 mendapat penugasan khusus
sebagai Anggota Komite Audit.
Sebelumnya menjabat sebagai Lektor Kepala Institut Pertanian Bogor (1990-saat ini), Komisaris Utama/Komisaris Independen
PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk (2015-2016), Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk (2016-2019) dan
Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (2020-saat ini).
Human Brillianto
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1963. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana dan gelar
Magister (S2) Manajemen Agribisnis dari Universitas Gajah Mada. Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan sejak
Januari 2021 berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/003/DK/2024 tanggal 21 Januari 2024.
Beliau sebelumnya berkarir di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan jabatan antara lain sebagai Pemimpin Cabang di beberapa
daerah (1993-2000), Staf Madya Divisi Bisnis Ritel (2000-2002), Group Head Divisi Bisnis Umum (2002-2005), Senior Auditor
Audit Intern (2005-2009), Group Head Audit Intern (2009-2018), dan terakhir sebagai Wakil Inspektur BRI Makassar (2018-2019).
Suhendi Muharam
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1962. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung dan
gelar Magister (S2) Manajemen di Universitas Gajah Mada. Diangkat sebagai anggota Komite Audit Perseroan sejak Juli 2021
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/020/ DK/2024 tanggal 4 Juli 2024.
Sebelumnya berkarir di Bank Niaga (Bank CIMB Niaga) selama lebih dari 27 tahun, dimana 14 tahun diantaranya di bidang Audit
Intern. Jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai Kepala Operasional Cabang Bandung Buah Batu, staf Audit
Operasional, Kepala Audit Policy and Administration, Kepala Divisi Audit Operasional, Kepala Divisi Audit Teknologi Sistem
Informasi, Information Security and System Group Head, System Operation and Assurance Group Head, Process Quality
Improvement Group Head, Business Process Management Group Head, serta terlibat dalam Proyek Merger Operasional Bank
Niaga–Bank Lippo sebagai Organization and Method Head, dan Proyek Penggantian Core Banking System sebagai Change
Management and Training.
Periode 26 Maret 2025 – saat ini
Human Brillianto
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1963. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana dan gelar
Magister (S2) Manajemen Agribisnis dari Universitas Gajah Mada. Diangkat sebagai anggota Komite Audit BNI sejak Januari 2021
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/003/DK/2024 tanggal 21 Januari 2024.
214
193
Page 218
Beliau sebelumnya berkarir di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan jabatan antara lain sebagai Pemimpin Cabang di beberapa
daerah (1993-2000), Staf Madya Divisi Bisnis Ritel (2000-2002), Group Head Divisi Bisnis Umum (2002-2005), Senior Auditor
Audit Intern (2005-2009), Group Head Audit Intern (2009-2018), dan terakhir sebagai Wakil Inspektur BRI Makassar (2018-2019).
Suhendi Muharam
Anggota
Warga Negara Indonesia. Lahir tahun 1962. Memperoleh gelar Sarjana (S1) Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung dan
gelar Magister (S2) Manajemen di Universitas Gajah Mada. Diangkat sebagai anggota Komite Audit BNI sejak Juli 2021
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/020/ DK/2024 tanggal 4 Juli 2024.
Sebelumnya berkarir di Bank Niaga (Bank CIMB Niaga) selama lebih dari 27 tahun, dimana 14 tahun diantaranya di bidang Audit
Intern. Jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai Kepala Operasional Cabang Bandung Buah Batu, staf Audit
Operasional, Kepala Audit Policy and Administration, Kepala Divisi Audit Operasional, Kepala Divisi Audit Teknologi Sistem
Informasi, Information Security and System Group Head, System Operation and Assurance Group Head, Process Quality
Improvement Group Head, Business Process Management Group Head, serta terlibat dalam Proyek Merger Operasional Bank
Niaga–Bank Lippo sebagai Organization and Method Head, dan Proyek Penggantian Core Banking System sebagai Change
Management and Training.
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab Komite Audit antara lain adalah:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas
antara Iain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan Iainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
Perseroan;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi:
a. perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikannya; dan/atau
b. ketidaksesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar audit yang berlaku;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk
disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana diatur oleh regulator. Komite Audit wajib memastikan
bahwa laporan penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik dalam rangka audit atas informasi keuangan
historis tahunan yang dilaporkan Perseroan kepada OJK paling lama 10 hari kerja setelah penunjukan Akuntan Publik
dan/atau Kantor Akuntan Publik harus disertai rekomendasi Komite Audit dan pertimbangan yang digunakan dalam
memberikan rekomendasi;
5. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh Akuntan
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik, paling sedikit melalui:
a. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik dengan standar audit yang
berlaku;
b. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
c. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan kecukupan uji petik;; dan
d. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik. Komite Audit wajib
memastikan bahwa laporan hasil evaluasi Komite Audit terhadap pelaksaaan pemberian jasa audit atas informasi
keuangan historis tahunan oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik, dilaporkan Perseroan kepada Otoritas
Jasa Keuangan secara berkala setiap tahun paling lama 6 bulan setelah tahun buku berakhir, serta kepada
Kementerian BUMN paling lambat 1(satu) bulan setelah KAP menyelesaikan pekerjaannya;
6. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal maupun auditor eksternal, dan mengawasi
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan auditor, guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris;
7. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
8. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya kesalahan dalam keputusan Rapat Direksi atau penyimpangan dalam
pelaksanaan hasil keputusan Rapat Direksi. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan oleh Komite Audit atau pihak independen
yang diusulkan oleh Komite Audit dan disetujui oleh Dewan Komisaris atas biaya Perseroan;
9. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan
Perseroan;
10. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai pengangkatan dan pemberhentian Pemimpin Internal Audit
Division (IAD), dan wajib memastikan bahwa laporan pengangkatan atau pemberhentian Pemimpin IAD yang ditandatangani
oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 10 (sepuluh) hari
kerja setelah tanggal pengangkatan atau pemberhentian Pemimpin IAD;
11. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penetapan Piagam Audit Intern. Komite Audit wajib
memastikan bahwa Piagam Audit Intern dikaji paling sedikit sekali dalam 3 (tiga) tahun;
12. Dalam pelaksanaan fungsi audit intern,Komite Audit bertanggung jawab:
a. Memantau dan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit intern Bank;
215
194
Page 219
b. Mengevaluasi kinerja IAD;
c. Memastikan IAD melakukan komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, auditor eksternal, dan Otoritas Jasa
Keuangan;
d. Memastikan IAD bekerja secara independen;
e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait penyusunan dan penetapan rencana audit, ruang lingkup,
dan anggaran IAD;
f. Meninjau laporan audit dan memastikan Direksi mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan secara cepat untuk
mengantisipasi kelemahan pengendalian, fraud, masalah kepatuhan terhadap kebijakan, undang-undang, dan
peraturan, atau masalah lain yang diidentifikasi dan dilaporkan oleh IAD;
g. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait pemberian remunerasi tahunan IAD secara keseluruhan
serta penghargaan kinerja; dan
h. Memastikan IAD menjunjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas.
13. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan pengendali mutu independen dari pihak ekstern
untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja IAD. Komite Audit wajib memastikan bahwa laporan hasil kaji ulang pihak
ekstern yang independen yang ditandatangani oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama disampaikan kepada Otoritas Jasa
Keuangan paling lambat 2 (dua) bulan setelah periode pengkajian berakhir;
14. Komite Audit wajib memastikan bahwa laporan khusus mengenai setiap temuan audit intern yang diperkirakan dapat
membahayakan kelangsungan usaha Bank yang ditandatangani oleh Direktur Utama dan Ketua Komite Audit disampaikan
kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah ditemukan;
15. Komite Audit wajib memastikan bahwa laporan pelaksanaan pokok-pokok hasil audit intern yang ditandatangani oleh
Direktur Utama dan Ketua Komite Audit disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan secara semesteran paling lambat:
a. Tanggal 31 Juli tahun berjalan untuk semester kesatu;
b. Tanggal 31 Januari tahun berikutnya untuk semester kedua dan
16. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait penunjukkan Perusahaan Pemeringkat yang akan melakukan
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank;
17. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan;
18. Melakukan tugas terkait pengelolaan risiko sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
216
195
Page 220
Komite Pemantau Risiko
Perseroan telah memiliki Komite Pemantau Risiko sesuai dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata
Kelola Bank Umum. Susunan anggota Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Periode/Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/016/DK/2023 tanggal
Periode Pertama / 30
30 Oktober 2023 tentang
1 Erwin Rijanto Ketua Oktober 2023 – 26 Maret Komisaris Independen
Pengangkatan Saudara
2025
Erwin Rijanto Slamet
sebagai Ketua Pemantau
Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/008/DK/2024 tanggal
Pahala Periode Pertama /22
22 Februari 2024 tentang
2 Nugraha Anggota Februari 2024 – 26 Maret Wakil Komisaris Utama
Pengukuhan Pengangkatan
Mansury 2025
Saudara Pahala Nugraha
Mansury sebagai Anggota
Komite Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/023/DK/2022 tanggal Periode Pertama /29
Fadlansyah
3 Anggota 29 Desember 2022 tentang Desember 2022 – 26 Maret Komisaris
Lubis
Pengangkatan Saudara 2025
Fadlansyah Lubis sebagai
Anggota Komite Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/042/DK/2020 tanggal Periode Pertama / 8
Septian Hario
4 Anggota 8 September 2020 tentang September 2020 – 26 Komisaris Independen
Seto
Pengangkatan Saudara Maret 2025
Septian Hario Seto sebagai
Anggota Komite Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/002/DK/2024 tanggal
Dwita 18 Januari 2024 tentang Periode Kedua / 18 Januari
5 Anggota Independen -
Suherlina Pengangkatan Saudari 2021 – Saat ini
Dwita Suherlina sebagai
Anggota Independen
Komite Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/004/DK/2024 tanggal
Bambang 21 Januari 2024 tentang Periode Kedua / 18 Januari
6 Anggota Independen -
Setyonugroho Pengangkatan Saudara 2024 – Saat ini
Bambang Setyonugroho
sebagai Anggota
Independen Komite Risiko
Pada tanggal 26 Maret 2025, Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024,
dengan Mata Acara Ketujuh adalah Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan saat ini dalam proses
menyesuaikan susunan Komite Pemantau Risiko sesuai dengan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 dengan memperhatikan
proses pelaksanaan dan menunggu hasil Fit and Proper Test OJK anggota Dewan Komisaris, sehingga susunan sementara anggota
Komite Pemantau Risiko Perseroan periode 26 Maret 2025 – saat ini adalah sebagai berikut:
217
196
Page 221
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Periode/Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/002/DK/2024 tanggal
Dwita 18 Januari 2024 tentang Periode Kedua / 18 Januari
1 Anggota Independen -
Suherlina Pengangkatan Saudari 2021 – Saat ini
Dwita Suherlina sebagai
Anggota Independen
Komite Risiko
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/004/DK/2024 tanggal
Bambang 21 Januari 2024 tentang Periode Kedua / 18 Januari
2 Anggota Independen -
Setyonugroho Pengangkatan Saudara 2024 – Saat ini
Bambang Setyonugroho
sebagai Anggota
Independen Komite Risiko
Keanggotaan anggota Dewan Komisaris Perseroan dalam Komite Pemantau Risiko akan ditetapkan setelah anggota Dewan
Komisaris telah mendapatkan hasil Fit and Proper Test di OJK.
Komite Pemantau Risiko bertugas antara lain:
1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank, yang
antara lain:
a. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko bank dengan pelaksanaan kebijakan
tersebut, yang terdiri dari risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko stratejik, risiko hukum, risiko
kepatuhan, dan risiko reputasi;
b. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko terintegrasi dengan pelaksanaan kebijakan
tersebut, yang terdiri dari 8 (delapan) risiko pada butir 1.a di atas, serta risiko asuransi dan risiko transaksi intra
grup;Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kesesuaian kebijakan manajemen risiko dan
manajemen risiko terintegrasi dengan implementasinya untuk memastikan bahwa Perseroan telah mengelola risiko-
risiko secara memadai;
c. Melakukan penelaahan dan memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris atas Kebijakan Umum Perkreditan serta
kebijakan lainnya yang diwajibkan oleh regulator yang disampaikan Direksi untuk mendapat persetujuan Dewan
Komisaris.
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen risiko,
guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris, antara lain:
a. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan rencana kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko dan tugas Komite
Manajemen Risiko;
b. Melakukan pemantauan pelaksanaan rencana kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi dan tugas Komite
Manajemen Risiko Terintegrasi;
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris guna peningkatan efektivitas pelaksanaan manajemen risiko pada
Perseroan, termasuk pelaksanaan manajemen risiko secara terintegrasi dengan Entitas Anak;
d. Memberikan hasil evaluasi terhadap tanggapan- tanggapan (penilaian) regulator terkait risiko kepada Dewan Komisaris.
3. Melaksanakan tugas-tugas tertentu lainnya yang terkait dengan fungsi dan ruang lingkup tugas Komite Pemantau Risiko
yang diberikan oleh Dewan Komisaris.
Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan telah memiliki Komite Remunerasi dan Nominasi sesuai dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Susunan anggota Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan periode
1 Januari 2025 – 26 Maret 2025 adalah sebagai berikut:
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
Surat Keputusan Dewan
Komisaris
Komisaris No. 22 Februari 2024 – 26
1 Pradjoto Ketua Utama/Komisaris
KEP/005/DK/2024 tanggal Maret 2025
Independen
22 Februari 2024 tentang
218
197
Page 222
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
Pengukuhan Pengangkatan
Saudara Pradjoto sebagai
Ketua Komite Nominasi dan
Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/007/DK/2024 tanggal
Pahala
22 Februari 2024 tentang 22 Februari 2024 – 26
2 Nugraha Anggota Wakil Komisaris Utama
Pengangkatan Saudara Maret 2025
Mansury
Pahala Nugraha Mansury
sebagai Anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/026/DK/2020 tanggal
20 Juli 2020 tentang 20 Juli 2020 – 26 Maret
3 Sigit Widyawan Anggota Komisaris Independen
Pengangkatan Saudara 2025
Sigit Widyawan sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/001/DK.2020 tanggal
30 Januari 2020 tentang 30 Januari 2020 – 26 Maret
4 Askolani Anggota Komisaris
Pengangkatan Saudara 2025
Askolani sebagai Anggota
Komite Nominasi dan
Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/029/DK/2020 tanggal
20 Juli 2020 tentang 20 Juli 2020 – 26 Maret
5 Asmawi Syam Anggota Komisaris Independen
Pengangkatan Saudara 2025
Asmawi Syam sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/037/DK/2020 tanggal
27 Agustus 2020 tentang 27 Agustus 2020 – 26
6 Iman Sugema Anggota Komisaris Independen
Pengangkatan Saudara Maret 2025
Iman Sugema sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/036/DK/2020 tanggal
Septian Hario 27 Agustus 2020 tentang 27 Agustus 2020 – 26
7 Anggota Komisaris Independen
Setio Pengangkatan Saudara Maret 2025
Septian Hario Setio sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/014/DK.2021 tanggal
Erwin Rijanto 16 Agustus 2021 tentang 16 Agustus 2021 – 26
8 Anggota Komisaris Independen
Slamet Pengangkatan Saudara Maret 2025
Erwin Rijanto Slamet
sebagai Anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Fadlansyah 29 Desember 2022 – 26
9 Anggota Komisaris No. Komisaris
Lubis Maret 2025
KEP/022/DK/2022 tanggal
219
198
Page 223
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
29 Desember 2022 tentang
Pengangkatan Saudara
Fadlansyah Lubis sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/006/DK/2023 tanggal
Robertus 21 September 2023 tentang 21 September 2023 – 26
10 Anggota Komisaris
Billitea Pengangkatan Saudara Maret 2025
Robertus Billitea sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/028/DK/2024 tanggal
Mohamad
22 Oktober 2024 tentang 22 Oktober 2024 – 26
11 Yusuf Anggota Komisaris
Pengangkatan Saudara Maret 2025
Permana1
Mohamad Yusuf Permana
sebagai Anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/003/DK/2023 tanggal
Danni Tri 8 Agustus 2023 tentang
12 Anggota 10 Agustus 2023 – Saat ini -
Suryani Pengangkatan Saudara
Danni Tri Suryani sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/002/DK/2023 tanggal
Yenni Sari 26 Mei 2023 tentang Pemimpin Divisi Human
13 Anggota 26 Mei 2023 – Saat ini
Dewi Pengangkatan Saudari Capital Strategy
Yenni Sari Dewi sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Pada tanggal 26 Maret 2025, Perseroan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024,
dengan Mata Acara Ketujuh adalah Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Dewan Komisaris Perseroan saat ini dalam proses
menyesuaikan susunan Komite Nominasi dan Remunerasi sesuai dengan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 dengan
memperhatikan proses pelaksanaan dan menunggu hasil Fit and Proper Test OJK anggota Dewan Komisaris, sehingga susunan
sementara anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan periode 26 Maret 2025 – saat ini adalah sebagai berikut:
No Nama Posisi Surat Penunjukkan Masa Jabatan Jabatan di Perseroan
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/003/DK/2023 tanggal
Danni Tri 8 Agustus 2023 tentang
1 Anggota 10 Agustus 2023 – Saat ini -
Suryani Pengangkatan Saudara
Danni Tri Suryani sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Surat Keputusan Dewan
Komisaris No.
KEP/002/DK/2023 tanggal
Yenni Sari 26 Mei 2023 tentang Pemimpin Divisi Human
2 Anggota 26 Mei 2023 – Saat ini
Dewi Pengangkatan Saudari Capital Strategy
Yenni Sari Dewi sebagai
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
220
199
Page 224
Keanggotaan anggota Dewan Komisaris Perseroan dalam Komite Nominasi dan Remunerasi akan ditetapkan setelah anggota
Dewan Komisaris telah mendapatkan hasil Fit and Proper Test di OJK.
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain:
1. Terkait dengan fungsi nominasi:
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
ii. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
iii. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalamproses Nominasi; dan
iv. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
d. Memberikan usulan/rekomendasi calon anggota Direksi dan/atau calon anggota Dewan Komisaris yang memenuhi
syarat kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham;
e. Menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai sistem dan prosedur pemilihan
dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada
Rapat Umum Pemegang Saham;
f. Menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai proses pengelolaan dan
Implementasi pengembangan talenta untuk kebutuhan eksekutif Badan Usaha Miliki Negara (Direksi dan satu level
di bawah Direksi);
g. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai pihak Independen yang akan menjadi anggota
Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.
2. Terkait fungsi fungsi Remunerasi
a. Melakukan evaluasi terhadap sistem/kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan
peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang- undangan dan potensi pendapatan Bank di masa yang akan datang.
i. Struktur remunerasi;
ii. Kebijakan remunerasi; dan
iii. Besaran remunerasi;
iv. Struktur, kebijakan dan besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi tersebut di atas dievaluasi oleh
Komite Nominasi dan Remunerasi sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun.
b. Menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
c. Menyampaikan hasil evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i. Kebijakan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang
Saham;
ii. Kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada
Direksi.
d. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
e. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan kebijakan remunerasi.
f. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-
masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
3. Melaksanakan tugas llainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris terkait fungsi nominasi dan remunerasi.
4. Prosedur pelaksanaan tugas dan fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan berdasarkan pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan yang mengatur Komite Nominasi dan Remunerasi Bank Umum, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang
mengatur Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan publik serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang
mengatur penerapan tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi Bank umum.
221
200
Page 225
Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
Perseroan telah menunjuk Okki Rushartomo sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/367/DIR/R tanggal 14 September 2022 dan perubahan penamaan unit menjadi Corporate Secretary Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/208/DIR/R tanggal 31 Mei 2023. Penunjukan Sekretaris Perusahaan Perseroan
telah sesuai dengan POJK No. 35/2014.
Adapun keterangan mengenai pendidikan, pengalaman kerja dan pelatihan yang pernah diikuti dari Okki Rushartomo
Budiprabowo adalah sebagai berikut:
Pendidikan
Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (2002)
Pelatihan
Agar dapat terus mengikuti perkembangan terkini mengenai pelaksanaan fungsi dan peran Sekretaris Perusahaan yang efektif,
Perseroan telah memfasilitasi pegawai di lingkungan Sekretaris Perusahaan mengikuti pelatihan maupun training. Pada tahun
2024 Sekretaris Perusahaan telah mengikuti training sebagai berikut:
NAMA PELATIHAN / TANGGAL
JENIS TEMPAT
NO WORKSHOP / KONFERENSI / PENYELENGGARA
PENDIDIKAN PELAKSANAAN PELAKSANAAN
SEMINAR
High Level Meeting (HLM) dalam FGD Gedung Bursa 19 Januari 2024 Otoritas Jasa Keuangan
1 rangka Assessment ACGS di Efek Indonesia,
tahun 2024 Jakarta
One on One Meeting ACGS 2024 Workshop Gedung Bursa 23 Januari 2024 Bursa Efek Indonesia
2 Efek Indonesia,
Jakarta
3 Pembahasan POJK 17 Tentang Webinar Zoom 23 Januari 2024 Kementerian BUMN
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Umum
4 Diskusi Tindak Lanjut POJK Webinar Zoom 30 Januari 2024 Himbara
17/2023
5 Pembahasan Usulan Perubahan FGD Jakarta 6 Februari 2024 Himbara
Anggaran Dasar Bank Anggota
HIMBARA Bersama Kementerian
BUMN RI
6 FGD terkait Profil dan Kinerja FGD Ms. Teams 1 Maret 2024 Kementerian Keuangan
Keuangan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
7 BUMN Business Essential Workshop Jakarta 6 Maret 2024 BUMN School of
Excellence
8 Diskusi Tata Kelola Gratifikasi FGD Zoom 20 Maret 2024 KPK
(Sponsorship)
9 Sosialisasi Peraturan Nomor I-I Webinar Zoom 26 April 2024 Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia
10 Sosialisasi Pilar Governansi ETAK Webinar Zoom 6 Mei 2024 KNKG Indonesia
dan Annual Report Award 2023
11 Pembekalan Sertifikasi Sertifikasi Jakarta 6-26 Juli 2024 Lembaga Sertifikasi
Manajemen Risiko JK6 Profesional Perbankan
12 Executive Sharing Session- FGD Jakarta 25 Juli 2024 BNI
Explore The New Experience of
Leadership
222
201
Page 226
NAMA PELATIHAN / TANGGAL
JENIS TEMPAT
NO WORKSHOP / KONFERENSI / PENYELENGGARA
PENDIDIKAN PELAKSANAAN PELAKSANAAN
SEMINAR
13 Compliance Forum 2024: FGD Jakarta 14 Agustus 2024 BNI - KPK
Mewujudkan Budaya Anti Korupsi
14 Sosialisasi Implementasi UU PDP Webinar Zoom 26 Agustus 2024 BNI
No.27/2022
15 FGD Persamaan Persepsi FGD Zoom 8 Oktober 2024 Otoritas Jasa Keuanga
Perizinan Kepengurusan dan
Kepemilikan Bank Umum
16 Peran Legal & Corporate Workshop Bali 17-18 Oktober Himbara
Secretary Dalam Tata Kelola 2024
BUMN
17 Standar Profesi Corporate Workshop Jakarta 13-14 November Indonesia Corporate
Secretary 2024 Secretary Association
18 Sosialisasi dan Working Group Workshop Jakarta 20 November 2024 Otoritas Jasa Keuangan
Implementasi SIPELAKU
19 FGD Roadmap Pasar Modal FGD Jakarta 5 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan
Berkelanjutan
20 Corporate Governance Pelatihan Bali 5-6 Desember IICD
Leadership Program 2024
Kontak Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
Alamat korespondensi : Divisi Corporate Secretary
Grha BNI Lantai 24
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1 Jakarta 10220
Email : corporate.secretary@bni.co.id
Tugas-tugas Sekretaris Perusahaan antara lain sebagai berikut:
Sekretaris Perusahaan Perseroan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan bertugas mengemban misi untuk
mendukung terciptanya citra Perusahaan yang baik secara konsisten dan berkesinambungan melalui pengelolaan program
komunikasi yang efektif kepada segenap stakeholder. Sekretaris Perusahaan memiliki akses terhadap informasi material dan
relevan yang berkaitan dengan Bank dan menguasai peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal khususnya yang
berkaitan dengan masalah keterbukaan informasi.
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/ POJK/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
Publik, fungsi Corporate Secretary paling kurang meliputi:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi ketentuan
peraturan perundang- undangan di bidang Pasar Modal;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola Perusahaan yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik;
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu;
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap Perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
4. Sebagai penghubung antara Emiten atau Perusahaan Publik dengan pemegang saham Emiten atau Perusahaan Publik,
Otoritas Jasa Keuangan, danpemangku kepentingan lainnya.
223
202
Page 227
Sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tersebut di atas dan dalam pencapaian dan pelaksanaan visi dan misi
Sekretaris Perusahaan yang selaras dengan visi dan misi Perseroan, Sekretaris Perusahaan Perseroan memiliki fungsi dan tugas
yang tertuang dalam Pedoman Perseroan Divisi Komunikasi Perusahaan dan Kesekretariatan antara lain sebagai berikut:
1. Fungsi pokok Sekretaris Perusahaan untuk Perseroan adalah sebagai berikut:
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal. Khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di Pasar Modal;
b. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan pemodal (investor relation) yang
berkaitan dengan kondisi Bank;
c. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan stakeholder (public relations)
yang berkaitan dengan kondisi Bank;
d. Memberikan masukan kepada Direksi untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal dan peraturan pelaksanaannya;
e. Sebagai penghubung atau contact person antara Bank dengan Otoritas Jasa Keuangan dan masyarakat.
2. Selain melaksanakan fungsi pokok tersebut di atas, Sekretaris Perusahaan juga menjalankan tugas-tugas sebagai berikut.
a. Menghadiri Rapat Direksi dan membuat risalah rapat;
b. Menyiapkan Daftar Khusus yang berkaitan dengan Direksi, Komisaris dan keluarganya baik dalam Perseroan
maupun afiliasinya yang antara lain mencakup kepemilikan saham, hubungan bisnis dan peranan lain yang
menimbulkan benturan kepentingan dengan Perseroan;
c. Membuat Daftar Pemegang Saham termasuk kepemilikan 5% (lima per seratus) atau lebih;
d. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS. Mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan berkaitan
dengan laporan-laporan/ kegiatan rutin Direksi yang akan disampaikan kepada pihak luar. Mempersiapkan bahan-
bahan/ materi yang diperlukan berkaitan dengan hal hal yang harus mendapatkan keputusan Direksi berkenaan
dengan pengelolaan Perseroan;
e. Menyelenggarakan rapat-rapat dalam lingkungan Direksi, baik yang bersifat rutin maupun non-rutin.
Satuan Audit Internal (“SAI”)
Pada tanggal Prospektus diterbitkan, Perseroan telah menyusun dan membentuk Piagam Unit Audit Internal sebagaimana diatur
dalam Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015. Piagam Audit Internal Perseroan ditetapkan berdasarkan
Surat Keputusan Direksi Perseroan No. KP/351/DIR/R tanggal 15 Agustus 2024. Piagam Audit Internal ini menjadi acuan dalam
melaksanakan seluruh kegiatan audit internal.
Satuan Internal Audit dipimpin oleh Johansyah yang efektif sejak 20 Maret 2024, sesuai Surat Keputusan Direksi No.
KP/104/DIR/R tgl. 18 Maret 2024. Pengangkatan Johansyah sebagai Pemimpin IAD Perseroan telah dilaporkan kepada OJK
berdasarkan surat No. DK/36/R & DIR/050/R tanggal 20 Maret 2024:
Berikut ini keterangan mengenai Pemimpin SAI:
Johansyah
Chief Audit Executive Satuan Audit Internal
Saat ini berusia 43 tahun, memperoleh gelar Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Hasanuddin, dan gelar Magister (S2) Jurusan
Kenotariatan dari Universitas Jayabaya.
Memulai karir pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) sebagai Yuris/Ahli Hukum Perkara Perdata Divisi Hukum (2006 – 2011),
MGR Corporate Recovery Divisi RRC/Pengelola Penyelesaian Kredit Korporasi Divisi KKS (2011 – 2014), Pemimpin Kelompok
Perkara Perdata Divisi Hukum (2014 – 2018), VP Litigasi Perkara Pidana dan Klaim (2018), Pemimpin Divisi Hukum (2018 –
2023), Pemimpin Divisi Corporate Remedial & Recovery (2023 – 2024), dan Pemimpin Satuan Internal Audit (2024 – sekarang)
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Audit Internal
Pelaksanakan fungsi audit intern sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Fungsi
Audit Intern pada Bank Umum, merupakan tanggung jawab Direksi,
Dewan Komisaris dan Komite Audit melalui Satuan Audit Internal, dengan tugas sebagai berikut:
1. Membantu Direktur Utama dan Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan secara
operasional baik perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan hasil audit;
224
203
Page 228
2. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber
daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya melalui audit;
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif terhadap hasil pemeriksaan dalam bentuk Laporan Hasil Audit dan
menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama, dan Dewan Komisaris dengan salinannya kepada Komite Audit
dan Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan;
5. Memberikan jasa konsultasi kepada pihak intern Perseroan untuk memberikan nilai tambah dan perbaikan terhadap kualitas
pengendalian, pengelolaan risiko, dan tata kelola perusahaan sepanjang tidak mempengaruhi independensi dan objektivitas
SAI, serta tersedia sumber daya yang memadai;
6. Melaksanakan pemantauan tindak lanjut hasil audit serta menyampaikan Laporan Pending Tindak Lanjut Hasil Audit kepada
Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan salinannya kepada Komite Audit, serta Direktur yang membawahkan fungsi
Kepatuhan secara periodik; dan
7. Melakukan audit pendalaman sesuai permintaan Direksi dan/atau Komisaris, atau sebagai tindak lanjut hasil audit umum
terhadap suatu objek atau peristiwa yang diduga mengandung indikasi pelanggaran dan/ atau fraud apabila diperlukan.
Selain itu, tugas dan tanggung jawab Pemimpin SAI, sebagai berikut:
1. Memastikan pelaksanaan fungsi audit intern sesuai dengan Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank Umum dan Kode
Etik Audit Intern;
2. Mengalokasikan sumber daya audit, menentukan tujuan, ruang lingkup, dan rencana atau jadwal serta teknik audit;
3. Menetapkan strategi, metodologi, perangkat, pendekatan audit serta pelaksanaan pengendalian mutu dalam melaksanakan
tugas pokok yang telah ditetapkan termasuk terhadap Entitas Anak/ afiliasi/lembaga jasa keuangan yang dimiliki Perseroan,
yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi;
4. Memastikan Auditor SAI mengikuti pengembangan profesional berkelanjutan serta pelatihan yang cukup di bidangnya agar
dapat mengikuti perkembangan perusahaan;
5. Menyusun dan mengkaji piagam audit intern secara periodik;
6. Menyusun Rencana Audit Tahunan dan Konsultasi Tahunan berserta alokasi anggaran yang disetujui oleh Direktur Utama
dan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit, serta memantau realisasi pelaksanaannya;
7. Melaporkan segera atas setiap temuan audit yang diperkirakan dapat mengganggu kelangsungan usaha Perseroan kepada
Direktur Utama dan Dewan Komisaris, dengan tembusan kepada Komite Audit dan direktur yang membawahkan fungsi
kepatuhan, serta memantau tindak lanjutnya;
8. Melaksanakan pemantauan tindak lanjut hasil audit serta menyampaikan Laporan Pending Tindak Lanjut Hasil Audit kepada
Direktur Utama dan Dewan Komisaris secara periodik; dan
9. Memastikan dalam penggunaan jasa pihak ekstern aktivitas audit intern hanya bersifat sementara untuk tidak
mempengaruhi independensi dan objektivitas fungsi SAI, serta telah sesuai dengan piagam audit intern Perseroan.
MITIGASI RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai macam risiko sebagai bentuk dari berbagai
keputusan yang dilakukan dalam berbagai bidang, seperti keputusan penyaluran kredit, pembelian surat berharga, penerbitan
kartu kredit, penerbitan obligasi, dan berbagai bentuk keputusan bisnis lainnya. Risiko-risiko tersebut apabila tidak dikelola dengan
baik dapat mengakibatkan dampak negatif bagi kinerja dan modal Perseroan.
Untuk meminimalkan efek negatif risiko terhadap hasil keuangan dan modal Perseroan maka Perseroan menerapkan Manajemen
Risiko yang meliputi identifikasi risiko, pengukuran dan pemantauan serta pengendalian dari masing-masing risiko.
1. RISIKO KREDIT
Identifikasi risiko kredit dilakukan dalam rangka menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya risiko kredit yang berpotensi
berdampak negatif terhadap pencapaian sasaran Bank, yang dilaksanakan berkala disesuaikan dengan karakteristik produk dan
jenis aktivitasnya. Identifikasi risiko kredit dilakukan di level transaksional (individual) maupun portofolio. Di level indivual antara
lain dalam penilaian kualitas kredit dilakukan berdasarkan analisa terhadap prospek usaha, kinerja keuangan dan kemampuan
membayar debitur. Di level portofolio dengan mengidentifikasi risiko konsentrasi berdasarkan faktor idiosinkratik yaitu faktor yang
secara spesifik terkait pada masingmasing debitur dan faktor sistematik yaitu faktorfaktor ekonomi makro dan faktor keuangan
yang dapat memengaruhi kinerja/kondisi pasar.
Pengukuran risiko kredit merupakan bagian dan rangkaian yang tidak terpisahkan dari proses penerapan manajemen risiko kredit
dimana Bank akan menghitung eksposur risiko kredit sehingga dapat memperkirakan dampak kerugian yang mungkin ditimbulkan,
dimana hasil pengukuran risiko akan digunakan untuk melakukan pengendalian risiko kredit.
225
204
Page 229
Untuk mengatur komposisi portofolio, Perseroan telah memiliki Loan Exposure Limit (LEL) yang berfungsi membatasi risiko
konsentrasi eksposur pinjaman setiap sektor ekonomi pada masing-masing segmen, dan menjadi pedoman unit bisnis untuk
melakukan ekspansi pinjaman. Untuk menilai risiko setiap jenis industri, Perseroan telah memiliki Industry Risk Rating (IRR) serta
Standar Rasio Keuangan yang digunakan sebagai salah satu faktor dalam penilaian kualitas debitur dari sisi industri.
Perseroan menggunakan metode Standardized Approach untuk perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko
Kredit dalam menilai kecukupan pemenuhan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).
Dalam rangka melengkapi sistem pengukuran risiko kredit, dilakukan stress testing yaitu dengan mengestimasi potensi kerugian
bank pada kondisi pasar yang tidak normal dengan menggunakan scenario tertentu guna melihat sensitivitas kinerja Perseroan
terhadap perubahan faktor risiko dan mengidentifikasi faktor yang berdampak signifikan terhadap portofolio dan kecukupan
permodalan Perseroan. Stress testing risiko kredit dilakukan secara berkala atau dapat juga dilakukan setiap saat disesuaikan
dengan kebutuhan dengan memperhatikan kondisi perekonomian atau sesuai kebutuhan/ permintaan regulator.
Divisi ERM menyusun metodologi/model stress testing risiko kredit dengan memperhatikan karakteristik produk atau aktivitasnya
serta diselaraskan dengan aturan/kebutuhan regulator.
Perseroan menyusun metodologi/model stress testing risiko kredit dengan memperhatikan karakteristik produk atau aktivitasnya
serta diselaraskan dengan ketentuan regulator. Apabila hasil stress testing menunjukkan kerentanan akan dilakukan strategi yang
sesuai.
Pemantauan risiko kredit dilakukan terhadap seluruh eksposur risiko kredit, terutama yang bersifat material serta kerugian yang
dapat ditimbulkan oleh seluruh aktivitas fungsional. Pemantauan risiko bertujuan untuk melihat dan memastikan pelaksanaan
seluruh proses pengelolaan risiko kredit berjalan baik dan potensi risiko kredit yang ada masih dalam limit risiko yang
diperkenankan. Pemantauan risiko kredit dilakukan pada level transaksional (individual) dan di level portofolio..
2. RISIKO PASAR
Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko pasar dilakukan oleh unit yang independen dari unit bisnis.
Identifikasi Risiko Pasar terutama dilakukan untuk setiap produk atau aktivitas baru.
Tujuan Identifikasi Risiko Pasar adalah:
1. Menentukan transaksi/produk yang terekspos Risiko Pasar;
2. Mengelompokkan Risiko Pasar berdasarkan kriteria yang ada;
3. Memudahkan pengukuran Risiko Pasar dan pengendaliannya.
Pengukuran Risiko Pasar secara periodik dilakukan terhadap seluruh portofolio trading book dan banking book yang terekspos
Risiko Pasar. Perseroan melakukan pengukuran Risiko Pasar dengan menggunakan Metode Standar dan Metode Internal.
Metode Standar digunakan untuk menghitung Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Risiko Pasar, sementara
pengelolaan risiko pasar harian menggunakan Metode Internal (Value at Risk) dan sensitivity (DV01) untuk surat berharga.
Cakupan portofolio yang dihitung dalam KPMM dengan menggunakan Metode Standar adalah portofolio trading book untuk risiko
suku bunga serta portofolio trading book dan banking book untuk Risiko Nilai Tukar Dalam Negeri dan Kantor Cabang Luar Negeri.
Proses pemantauan dan pelaporan Risiko Pasar dilakukan secara periodik, mencakup:
1. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko Pasar;
2. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar dibandingkan
limitnya);
3. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan potensi Risiko Pasar.
Pengendalian Risiko Pasar dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya kerugian yang lebih dalam akibat Risiko Pasar melalui
penetapan limit-limit risiko pasar di Divisi Tresuri maupun Kantor Cabang Luar Negeri antara lain sebagai berikut:
1. Value at Risk Limit (VaR Limit), yang merupakan maksimum potensi kerugian yang mungkin terjadi pada waktu tertentu
di masa datang dengan tingkat kepercayaan tertentu;
2. Stress Value at Risk Limit (SVaR Limit), yang merupakan pengukuran risiko pasar yang disesuaikan dengan kondisi tidak
normal di pasar atau maksimum potensi kerugian saat pasar tidak normal;
3. Budget Loss Limit yang dipergunakan untuk membatasi realisasi kerugian aktivitas bisnis;
4. Management Action Trigger (MAT), yaitu batasan untuk melakukan tindakan terhadap risiko perubahan nilai yang merugi
(early warning signal). MAT melengkapi budget loss limit berupa persentase tertentu dari budget loss limit;
226
205
Page 230
5. Limit pembelian surat berharga yang digunakan untuk membatasi konsentrasi pembelian surat berharga korporat
berdasarkan rating dan jenis mata uang surat berharga;
6. Limit Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) menggunakan metode Pendapatan Bunga Bersih (NII) dan Pendekatan
Nilai Ekonomis dari Ekuitas (EVE) untuk membatasi risiko suku bunga dalam banking book;
7. Nominal open position limit, yaitu batas maksimum nominal open position yang dapat dilakukan dealer;
8. Dollar value of 1 Basis Point (DV01) limit, untuk melengkapi nominal open position limit ditetapkan DV01 limit, yaitu batasan
sensitivitasharga surat berharga terhadap perubahan tingkat suku bunga
9. Delta Option limit, merupakan batasan sensitivitas harga options terhadap harga aset yang mendasar
10. Limit internal PDN keseluruhan (absolut), yaitu batas maksimum pengelolaan PDN.
3. RISIKO LIKUIDITAS
Identifikasi Risiko Likuiditas merupakan proses memperoleh dan menganalisis sumber-sumber risiko likuiditas yang melekat pada
seluruh aktivitas bisnis/ transaksi/produk yang dapat memberikan dampak finansial bagi Bank. Setiap aktivitas/produk/transaksi
dianalisis dan dibedakan untuk memastikan bahwa setiap risiko likuiditas telah diidentifikasi, diukur secara akurat, dikelola sesuai
dengan metode yang tepat, dan dikendalikan dengan baik.
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam memperoleh sumber
pendanaan arus kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural neraca bank untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang
yang berkesinambungan.
Metode Pengukuran Risiko Likuiditas meliputi rasio likuiditas termasuk Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding
Ratio (NSFR), profil maturitas, proyeksi arus kas, stress testing dan proses pemantauan dan/atau pelaporan Risiko Likuiditas
dilakukan secara periodik, mencakup:
1. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Likuiditas atas seluruh aktivitas/produk Bank yang terekspos Risiko
Likuiditas;
2. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit Risiko Likuiditas (realisasi eksposur Risiko Likuiditas dibandingkan
limitnya);
3. Pemantauan EWS Likuiditas untuk mengetahui potensi peningkatan risiko likuiditas
4. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan limit dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak normal, dan/atau
terjadinya kondisi lainnya yang mengarah pada peningkatan potensi Risiko Likuiditas.
Dalam mengelola likuiditas, selain mengelola primary reserve (kas dan GWM), Perseroan menjaga dan mempertahankan
secondary reserve untuk memastikan likuiditas berada pada level yang aman. Sebagai cadangan secondary reserve, Perseroan
menjaga dan mempertahankan tertiary reserve. Penetapan dan pemantauan limit, yaitu limit Pagu Kas BNI Wide, limitsafety level,
limit profil maturitas, dan pembatasan Kredit Valas berdasarkan Ketersediaan dana dilakukan secara berkala oleh Divisi
Manajemen Risiko Bank (ERM).
4. RISIKO OPERASIONAL
Manajemen risiko operasional Perseroan terdiri dari 5 (lima) proses utama yang berkesinambungan yaitu identifikasi, penilaian,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian.
b. Identifikasi Risiko
Metode yang digunakan untuk melakukan identifikasi dan pengukuran risiko operasional, antara lain: Risk Control Self
Assessment (RCSA), risk mapping, Key Risk Indicators (KRI), scorecards, event analysis, macro process mapping, matriks
frekuensi dan dampak, metodologi kuantitatif, dan metodologi kualitatif. Implementasi dari metode-metode identifikasi dan
pengukuran risiko operasional tersebut di Perseroan terangkum dalam suatu aplikasi, yaitu New PERISKOP (Perangkat Risiko
Operasional). New PERISKOP merupakan suatu tools atau perangkat yang digunakan dalam pengelolaan risiko operasional
termasuk untuk melakukan pencatatan kejadian kerugian, menyusun tindak lanjut serta melakukan mitigasinya.
c. Penilaian Risiko
Dilakukan oleh masing-masing unit pemilik risiko melalui metode operational risk self assessment, mencakup penilaian atas
dampak, frekuensi dan penyebab risiko serta solusinya, serta mekanisme kontrol atas risiko yang ada.
227
206
Page 231
d. Pengukuran Risiko
Sesuai dengan aturan Regulator, pengukuran risiko operasional saat ini menggunakan metode Pendekatan Indikator Dasar (Basic
Indicator Approach).
e. Pemantauan Risiko
Dilakukan oleh seluruh unit sebagai first line of defense terhadap risiko utama pada saat aktivitas operasional sedang berlangsung.
Divisi Manajemen Risiko Bank melakukan evaluasi dan laporan/feedback atas penilaian risiko berdasarkan hasil self assessment
serta realisasi atas kerugian risiko operasional yang terjadi, meliputi:
a. Feedback report untuk seluruh divisi/satuan wilayah/cabang;
b. Laporan bulanan Pemantauan Beban Risiko Operasional, disampaikan kepada Direksi;
c. Laporan Profil Risiko Operasional.
f. Pengendalian Risiko
Mekanisme mitigasi risiko operasional tergambar pada proses pengendalian internal dengan menerapkan 4 (empat) strategi
mitigasi risiko, yaitu hindari, kurangi, transfer dan terima, dengan tujuan untuk meminimalkan kerugian akibat tidak berfungsinya
proses internal, faktor manusia, sistem dan teknologi, serta kejadian eksternal. Keempat strategi mitigasi risiko tersebut tertuang
dalam prosedur mitigasi Risiko Operasional yang meliputi prosedur pengendalian, prosedur penyelesaian dan monitoring
(rekonsiliasi) transaksi, prosedur akuntansi, prosedur penyimpanan aset dan kustodian, prosedur penyediaan produk dan
prosedur pencegahan fraud.
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Perseroan menyadari bahwa gangguan atau bencana yang diakibatkan oleh faktor alam, perbuatan manusia, maupun sistem
dapat terjadi pada fungsi-fungsi usaha yang kritikal dan dapat mengganggu aktivitas bisnis dan layanan Perseroan. Untuk itu,
Perseroan telah menerapkan Manajemen Keberlangsungan Usaha/Business Continuity Management (BCM) di segenap unit baik
di dalam maupun di luar negeri, yang diharapkan dapat meminimalisir risiko operasional pada saat terjadinya kondisi darurat atau
bencana.
Proses penerapan BCM dilakukan sebagai berikut:
1. Pembentukan struktur organisasi BCM di segenap unit kerja Perseroan;
2. Menilai potensi risiko dan ancaman untuk mendapatkan gambaran atas kejadian bencana yang memiliki kemungkinan
terjadinya (likelihood) paling tinggi dan dampak (impact) paling besar, serta memperkirakan tindakan maupun fasilitas yang
harus dipersiapkan;
3. Mengidentifikasi proses bisnis yang kritikal (Business Impact Analysis – BIA) bagi kelangsungan bisnis Perseroan bilamana
terjadi kondisi darurat/bencana. BIA merupakan acuan bagi unit dalam menyusun prioritas dan strategi pemulihan (recovery)
serta kerangka waktu pemulihan untuk aktivitas bisnis utamanya;
4. Membuat rencana penanganan kondisi darurat sebagai acuan bagi unit dalam pencegahan dan penanganan kondisi darurat
serta sebagai acuan implementasi standar keamanan dan keselamatan gedung;
5. Membuat Strategi Pemulihan (Recovery Strategy) dengan tujuan mempersiapkan cara yang terorganisir untuk membuat
keputusan jika terjadi kondisi darurat yang mengganggu aktivitas bisnis bank;
6. Membuat Strategi Pengembalian (Return Strategy) dengan tujuan menyediakan cara mengembalikan fungsi dan aktivitas
ke tingkat layanan sebelum terjadi bencana.
Pengembangan perangkat tersebut sejalan dengan peraturan Regulator yang mewajibkan bank untuk melaksanakan proses
pengendalian risiko dalam mengelola risiko yang dapat membahayakan kelangsungan usaha bank, serta selaras dengan
persyaratan pada dokumen Basel II yang mewajibkan Bank untuk memiliki pengelolaan keberlangsungan usaha dan rencana
darurat (Business Continuity Management dan Contingency Plan) guna memastikan kemampuan Bank untuk dapat tetap
beroperasi dan membatasi kerugian jika terjadi gangguan terhadap aktivitas bisnisnya. Selain peraturan Regulator dan Basel II,
untuk Kantor Cabang Luar Negeri, BCM diimplementasikan dengan memenuhi regulasi BCM di negara setempat.
5. RISIKO HUKUM
Identifikasi risiko hukum dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Proses identifikasi risiko hukum dilakukan dengan
menganalisis seluruh sumber risiko hukum yang sekurang-kurangnya dilakukan terhadap risiko hukum dari produk dan aktivitas
228
207
Page 232
usaha Perseroan serta risiko hukum dari produk dan aktivitas baru melalui proses pengendalian manajemen risiko hukum yang
layak sebelum diperkenalkan atau dijalankan.
Proses identifikasi risiko hukum yang melekat pada Bank dilakukan dengan menggunakan indikator/parameter:
1. Faktor Litigasi; berupa estimasi kerugian karena proses litigasi dibandingkan dengan modal Bank
2. Faktor Kelemahan Perikatan; berupa scoring hasil review perjanjian Non Standar dan Perjanjian dan perjanjian standar.
3. Faktor Ketiadaan/Perubahan Peraturan Perundang- undangan. berupa persentase produk Perseroan yang belum diatur
secara tegas dan memiliki komplekstitas tingi/jumlah produk Perseroan.
Pengukuran risiko hukum dilakukan dengan menggunakan indikator/parameter berupa potensi kerugian akibat/parameter
berupa potensi kerugian akibat faktor litigasi, pembatalan perjanjian yang disebabkan oleh kelemahan perikatan, dan ketiadaan
atau terjadinya perubahan peraturan perundang-undangan yang menyebabkan produk Perseroan menjadi tidak sejalan dengan
ketentuan yang ada
Pelaksanaan proses pengendalian risiko hukum digunakan Perseroan untuk mengelola risiko hukum terutama yang dapat
membahayakan kelangsungan usaha Perseroan. Proses pengendalian risiko hukum, dilakukan antara lain dengan:
1. Melakukan penilaian/assessment berupa kajian yuridis dalam hal terdapat produk baru atau aktivitas baru atau terdapat
penambahan/perubahan fitur atas produk Perseroan;
2. Memberikan advice hukum dan/atau pendampingan hukum dalam hal terdapat risiko hukum dalam aktivitas operasionalnya;
3. Melakukan review berkala terhadap format standar perjanjian, khususnya perjanjian kredit, guna memastikan kesesuaian
dengan peraturan perundang- undangan serta ketentuan lain yang berlaku;
4. Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian antara Perseroan dengan pihak lain, antara lain dengan
cara melakukan penliaian kembali terhadap kontrak dan perjanjian tersebut.
5. Melakukan pemantauan secara intensif atas permasalahan hukum, khususnya gugatan dengan dasar Perbuatan Melawan
Hukum yang melibatkan Perseroan sebagai pihak Tergugat maupun Turut Tergugat.
6. Dalam melaksanakan transaksi melalui penerbitan garansi seperti garansi bank, perjanjian gadai, Perseroan telah menyusun
contoh format dokumen yang dapat dipergunakan sebagai acuan unit bisnis dalam pelaksanaan transaksi terkait dengan
mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
7. Memberikan pelatihan atau penyuluhan terkait mitigasi permasalahan hukum kepada unit di Perseroan untuk meningkatkan
pemahaman/ legal risk awareness.
6. RISIKO REPUTASI
Identifikasi risiko reputasi dilakukan dari beberapa sumber data/atau informasi antara lain pemberitaan media massa, situs web
Perseroan dan analisis jejaring sosial, pengaduan/ komplain nasabah melalui layanan nasabah maupun media massa dan
media sosial, serta kuesioner kepuasan nasabah. Risiko reputasi timbul antara lain karena:
a. Pemberitaan media dan/atau rumor mengenai Perseroan yang bersifat negatif
b. Strategi komunikasi Perseroanyang kurang efektif
c. Informasi/ jasa/ layanan yang kurang memadai
d. Gangguan/ kerusakan perangkat dan sistem teknologi informasi
Proses identifikasi stakeholder (pihak yang berkepentingan) perusahaan juga dilakukan dari waktu ke waktu guna mengantisipasi
adanya pergeseran dan/atau perubahan perhatian terhadap perusahaan (stakeholder mapping). Pemetaan tersebut dilakukan
secara berkala dan tertulis untuk kemudian didistribusikan pada unit terkait.
Perseroan harus mencatat dan menatausahakan setiap kejadian yang terkait dengan Risiko Reputasi, termasuk jumlah kerugian
yang diakibatkan kejadian dimaksud dalam suatu administrasi data. Pencatatan dan penatausahaan data tersebut disusun dalam
suatu data yang dapat digunakan untuk memproyeksikan kerugian pada suatu periode dan aktivitas tertentu. Masing-masing
kelompok data dan/atau informasi ditangani secara berbeda sesuai dengan dampak risiko reputasi yang ditimbulkannya.
Sebagai bagian dari pengukuran risiko reputasi, indikator/parameter serta besarnya bobot dan rasio yang digunakan untuk
mengukur profil risiko reputasi ditetapkan oleh Divisi Corporate Secretary (CSE), Divisi Customer Experience Center (CXC), dan
Divisi Investor Relations (IRN) dengan memperhatikan masukan dari Direksi, Divisi Enterprise Risk Management dan Unit lainnya
serta ketentuan Regulator. Penilaian profil risiko reputasi secara detail dituangkan dalam laporan profil risiko reputasi dengan
berpedoman pada Prosedur Penilaian Profil Risiko Perseroan.
Pemantauan risiko reputasi dilakukan terhadap:
a. Pemberitaan (news management) dan pengelolaan krisis komunikasi serta monitoring opini/ komentar news media atau
media sosial serta pemilihan strategi untuk merespon opini yang berkembang di media sosial,
229
208
Page 233
b. Komplain/ keluhan nasabah baik di media cetak, media online dan media sosial maupun melalui BNI Call.
7. RISIKO STRATEJIK
Identifikasi risiko stratejik dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Proses identifikasi risiko stratejik dilakukan dengan:
a. Mengidentifikasi faktor-faktor risiko stratejik yang melekat pada setiap aktivitas fungsional yang berpotensi merugikan
Perseroan, misal karena adanya kebijakan yang kurang sejalan dengan visi dan misi Perseroan, kurang responsif terhadap
perubahan-perubahan yang terjadi, implementasi kebijakan yang tidak sesuai rencana stratejik, atau karena
implementasinya tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
b. Analisa risiko terutama terhadap strategi yang membutuhkan banyak sumber daya dan/atau berisiko tinggi, seperti strategi
masuk ke pangsa pasar yang baru, strategi akuisisi, divestasi, atau strategi diversifikasi dalam bentuk produk dan jasa.
Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan menggunakan 4 (empat) parameter, yaitu: kesesuaian strategi dengan kondisi
lingkungan bisnis, strategi berisiko tinggi dan strategi berisiko rendah, posisi bisnis Bank terhadap pesaing dan pencapaian
realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB).
Selain itu, dalam pengukuran kualitas penerapan manajemen risiko dapat ditinjau dari hasil tata kelola, kerangka manajemen
risiko, proses manajemen risiko, sistem informasi dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta sistem pengendalian risiko.
Perseroan telah memiliki proses pemantauan risiko stratejik yang dilakukan secara berkala. Pemantauan risiko stratejik dilakukan
dengan memperhatikan pengalaman historis kerugian pada masa lalu yang disebabkan oleh risiko stratejik dan/atau
penyimpangan pelaksanaan rencana strategi.
Isu-isu stratejik yang timbul akibat perubahan operasional dan lingkungan bisnis yang memiliki dampak negatif terhadap kondisi
bisnis atau kondisi keuangan Perseroan dilaporkan kepada Direksi secara berkala disertai dengan analisa dampak terhadap
risiko stratejik dan Tindakan perbaikan yang diperlukan. Perubahan kondisi makro (eksternal) menjadi salah satu faktor utama
perusahaan yang dapat mempengaruhi kondisi bisnis Perseroan. Dalam rangka meminimalisir dampak negatif dari hal tersebut,
Perseroan selalu mengikuti perubahan kondisi makro agar dapat dipergunakan untuk me-review implementasi strategi.
8. RISIKO KEPATUHAN
Identifikasi risiko kepatuhan dilakukan untuk mengenali seluruh jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas fungsional yang
berpotensi merugikan Perseroan, yaitu faktor-faktor yang dapat meningkatkan eksposur risiko kepatuhan seperti:
a. Jenis dan kompleksitas kegiatan usaha Perseroan, termasuk produk dan aktivitas baru.
b. Jumlah (volume) dan materialitas ketidakpatuhan Perseroan terhadap kebijakan dan prosedur intern, ketentuan dan/atau
peraturan perundang-undangan serta praktik dan standar etika bisnis yang sehat.
c. Berbagai pilihan fasilitas produk dan layanan Perseroan, seperti layanan transaksi kiriman uang maka perbankan dapat
menjadi pintu masuk bagi harta kekayaan yang merupakan hasil dari tindak pidana atau merupakan pendanaan kegiatan
terorisme ke dalam sistem keuangan yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pelaku kejahatan.
Pemanfaatan sistem teknologi informasi pada sektor bisnis perbankan dapat mengakibatkan Data Pribadi seseorang sangat
mudah untuk dikumpulkan dan dipindahkan dari satu pihak ke pihak lain tanpa sepengetahuan pemilik data pribadi.
Pengukuran Risiko Kepatuhan dilakukan dengan menggunakan indikator/parameter berupa:
1. Jenis dan signifikansi pelanggaran yang dilakukan;
2. Frekuensi pelanggaran (track record kepatuhan Perseroan);
3. Pelanggaran terhadap ketentuan transaksi keuangan tertentu.
Sebagai bagian dari pengukuran risiko kepatuhan, indikator/ parameter serta besarnya bobot dan rasio yang digunakan untuk
mengukur profil risiko kepatuhan ditetapkan oleh Divisi Compliance dengan memperhatikan masukan dari Direksi, Divisi
Enterprise Risk Management dan Unit lainnya serta ketentuan Regulator.
Penilaian profil risiko kepatuhan secara detail dituangkan dalam laporan profil risiko kepatuhan dengan berpedoman pada
Prosedur Penilaian Profil Risiko Perseroan. Penilaian Risiko Kepatuhan dilakukan dengan melakukan assessment atau pengujian
kepatuhan atas kebijakan yang akan/ telah berlaku, produk aktivitas baru, maupun opini kepatuhan atas transaksi yang akan
dilakukan Perseroan.
Selain itu, pengukuran risiko kepatuhan dilakukan melalui Compliance Index (secara periodik) yang merupakan nilai untuk
menunjukkan tingkat kepatuhan suatu unit yang diukur berdasarkan parameter dan kriteria yang telah ditetapkan. Penetapan
230
209
Page 234
parameter Compliance Index (CIX) berdasarkan kejadian/ peristiwa/ event yang terjadi dari adanya nilai, perilaku, dan tindakan
yang tidak sesuai dengan ketentuan, dimana jenis parameter diurutkan berdasarkan tingkat (potensi) kerugian yang terjadi paling
besar sampai tingkatan yang lebih kecil.
9. RISIKO TRANSAKSI INTRA-GRUP
Identifikasi risiko transaksi intra-grup dilakukan dengan melakukan analisis terhadap jenis produk dan/atau transaksi antar LJK
dalam Konglomerasi Keuangan Perseroan yang dapat menimbulkan risiko transaksi intra-grup dalam Konglomerasi Keuangan
Perseroan.
Pengukuran risiko transaksi intra-grup bertujuan untuk memperoleh peringkat tingkat risiko transaksi intra-grup Konglomerasi
Keuangan. Hal-hal yang perlu dilakukan oleh Perseroan sebagai entitas utama dalam melakukan pengukuran risiko transaksi
intra-grup adalah menyusun metodologi pengukuran risiko transaksi intra-grup serta melakukan evaluasi terhadap kesesuaian
asumsi, sumberdata, dan prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko transaksi intra-grup.
Pemantauan risiko transaksi intra-grup dilakukan dengan evaluasi terhadap eksposur Risiko Transaksi Intra-grup yang bersifat
material atau yang berdampak pada kondisi permodalan Konglomerasi Keuangan; serta melakukan penyempurnaan proses dan
cakupan pelaporan antara lain apabila terdapat perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, dan faktor Risiko yang bersifat
material.
Pemantauan risiko transaksi intra-grup dilakukan dengan melakukan evaluasi terhadap eksposur Risiko Transaksi intra-grup yang
bersifat material atau yang berdampak pada kondisi permodalan Konglomerasi Keuangan; serta melakukan penyempurnaan
proses dan cakupan pelaporan antara lain apabila terdapat perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, dan faktor Risiko yang
bersifat material. Untuk menilai hubungan keuangan yang material secara intra-grup antar LJK dalam Konglomerasi Keuangan
Perseroan diukur berdasarkan nilai transaksi keuangan Perseroan dengan LJK anggota Konglomerasi Keuangan Perseroan,
maupun antar sesama LJK dalam Konglomerasi Keuangan Perseroan.
Untuk menilai hubungan keuangan yang material secara intra-grup antar LJK dalam Konglomerasi Keuangan Perseroan diukur
berdasarkan nilai transaksi keuangan Perseroan dengan LJK anggota Grup Keuangan Perseroan, maupun antar sesama LJK
dalam Konglomerasi Keuangan Perseroan.
Pengendalian risiko transaksi intra-grup pada Grup Keuangan Perseroan dilakukan dengan memperhatikan:
1. Komposisi parameter risiko inheren transaksi intra-grup pada penilaian profil risiko terintegrasi;
2. Pemenuhan asas arm’s length (kewajaran transaksi) terkait transaksi intra-grup;
3. Ketersediaan dan kelengkapan dokumentasi transaksi intra-grup; dan
4. Pemenuhan ketentuan hukum/regulator yang berlaku untuk setiap transaksi intra-grup.
10. RISIKO ASURANSI
Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan dengan melakukan analisis terhadap actor faktor yang dapat meningkatkan eksposur
risiko asuransi seperti ketidakcukupan proses seleksi risiko (underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi,
dan/atau penanganan klaim.
Pengukuran risiko-risiko yang asuransi yang dihadapi Perseroan dapat dilakukan dengan menggunakan parameter Risiko
Teknikal, Dominasi Risiko Asuransi terhadap Keseluruhan Lini Usaha, Bauran Risiko Produk dan Jenis Manfaat serta Struktur
Reasuransi.
Pemantauan Risiko Asuransi meliputi pemantauan dan melaporkan Risiko Asuransi yang terjadi kepada Direksi baik sewaktu-
waktu pada saat terjadinya Risiko Asuransi maupun secara berkala terhadap:
a. Rasio Cadangan Teknis terhadap Premi Neto
b. Claim Ratio
c. Rasio Premi Netto terhadap Modal Sendiri
d. Lapse Ratio
e. Dominasi risiko asuransi terhadap keseluruhan lini usaha
f. Pengelolaan Reasuransi
231
210
Page 235
A.7. SUMBER DAYA MANUSIA
Perseroan menyadari sepenuhnya bahwa sumber daya manusia merupakan aset penting dalam peningkatan kinerja Perseroan
sehingga harus dikelola dan dikembangkan terus menerus. Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya
manusia yang memiliki integritas tinggi, memiliki kompetensi yang berstandar internasional, produktivitas yang tinggi, serta
berorientasi kepada pelayanan pelanggan.
Oleh karena itu, Perseroan memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi di seluruh aspek operasional Perseroan secara
terencana dan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi pemberian kesempatan yang setara kepada seluruh level organisasi serta
gender.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan bekerja sama dengan pihak
internal maupun eksternal. Perseroan telah melatih sebanyak 26.919 pegawai atau 99,98% dari jumlah pegawai sebanyak 26.925
orang (di luar 278 pegawai dengan status nonaktif yaitu cuti sakit, MPP, dsb). Pegawai yang tercatat belum dilatih sebanyak 6
orang adalah pegawai yang baru aktif pada akhir Desember 2024 dan akan memperoleh onboarding program pada awal tahun
2025. Dengan jumlah partisipasi pelatihan sebanyak 272.351 maka rata-rata setiap pegawai mendapatkan pelatihan sebanyak
10 kali, dengan realisasi biaya pelatihan dan pengembangan kompetensi ditanggung oleh Perseroan.
Implementasi Strategi Human Capital 2024
Implementasi startegi human capital 2024 Perseroan, berfokus pada keberlanjutan transformasi budaya kerja Perseroan,
peningkatan produktivitas pegawai melalui penguatan performance culture, penguatan talent management & succession planning
yang terintegrasi dengan development pegawai, serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kondusif dan produktif untuk
seluruh pegawai melalui program-program wellbeing yang holistik.
Realisasi Biaya Pendidikan dan pelatihan adalah sebesar Rp200,9 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 41,9%
dibandingkan dengan tahun 2023. Penurunan ini dikarenakan adanya peningkatan efektivitas delivery pembelajaran, antara lain
internalisasi Self-Directed Learning yang memanfaatkan beragam digital learning platform. Dengan metode pembelajaran yang
lebih efektif, maka rasio partisipasi pelatihan per pegawai meningkat sebanyak 1,4 kali jika dibandingkan dengan tahun
sebelumnya.
Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah karyawan Perseroan sebanyak 27.203 karyawan. Tabel berikut ini menunjukkan
perkembangan komposisi pegawai menurut jenjang jabatan, usia, pendidikan, status, aktivitas utama dan lokasi:
Perseroan
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President 122 111
Vice President 277 205
Assistant Vice President 1.321 1.253
Manager 3.906 3.518
Assistant Manager 11.325 11.551
Assistant 10.252 10.932
Jumlah 27.203 27.570
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun 2.341 2.394
45 – 50 tahun 3.427 2.847
40 – 45 tahun 2.267 3.093
35 – 40 tahun 5.455 4.284
30 – 35 tahun 6.303 6.898
25 – 30 tahun 5.722 6.181
≤25 tahun 1.688 1.873
Jumlah 27.203 27.570
232
211
Page 236
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 16 13
Strata 2 2.908 2.844
Strata 1 22.151 22.246
Akademi 1.842 2.145
SD-SMA 286 322
Jumlah 27.203 27.570
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 7.445 10.462
Kantor Wilayah 01 1.027 867
Kantor Wilayah 02 1.330 1.122
Kantor Wilayah 03 1.413 1.192
Kantor Wilayah 04 1.502 1.280
Kantor Wilayah 05 1.036 872
Kantor Wilayah 06 1.556 1.350
Kantor Wilayah 07 1.235 994
Kantor Wilayah 08 1.278 1.113
Kantor Wilayah 09 1.402 1.210
Kantor Wilayah 10 915 834
Kantor Wilayah 11 832 693
Kantor Wilayah 12 864 801
Kantor Wilayah 14 1.224 1.086
Kantor Wilayah 15 1.210 1.048
Kantor Wilayah 16 428 399
Kantor Wilayah 17 1.240 1.100
Kantor Wilayah 18 1.234 1.118
Kantor Luar Negeri (KLN) 32 29
Jumlah 27.203 27.570
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 25.378 25.460
Kontrak 1.218 1.375
Trainee 607 735
Jumlah 27.203 27.570
Entitas Anak
PT BNI Life Insurance
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President 1 2
Vice President 23 22
Assistant Vice President 13 13
Manager 143 133
Assistant Manager 300 304
Assistant 212 227
Jumlah 692 701
233
212
Page 237
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun 20 21
45 – 50 tahun 53 40
40 – 45 tahun 123 113
35 – 40 tahun 153 156
30 – 35 tahun 172 192
25 – 30 tahun 120 128
≤25 tahun 51 51
Jumlah 692 701
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 0 2
Strata 2 53 54
Strata 1 556 562
Akademi 83 85
SD-SMA - -
Jumlah 692 701
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 486 586
Kantor Layanan 14 17
Kantor Pemasaran & Kantor Pemasaran Mandiri 7 11
Kantor Wilayah 48 62
Lainnya 137 25
Jumlah 692 701
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 578 594
Kontrak 114 107
Trainee - -
Jumlah 692 701
PT BNI Multifinance
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President - 1
Vice President 16 13
Assistant Vice President - -
Manager 91 86
Assistant Manager 561 388
Assistant - -
Staff 167 88
Jumlah 835 576
234
213
Page 238
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun 11 14
45 – 50 tahun 27 24
40 – 45 tahun 64 55
35 – 40 tahun 131 99
30 – 35 tahun 289 182
25 – 30 tahun 257 152
≤25 tahun 56 50
Jumlah 835 576
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 - -
Strata 2 11 13
Strata 1 705 468
Akademi 77 60
SD-SMA 42 35
Jumlah 835 576
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 199 179
Kantor Cabang 636 397
Kantor Cabang Pembantu - -
Jumlah 835 576
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 277 168
Kontrak 558 408
Trainee - -
Jumlah 835 576
PT BNI Sekuritas
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President 3 5
Vice President 33 34
Assistant Vice President 43 45
Manager 82 73
Assistant Manager 67 77
Assistant 108 119
Jumlah 336 353
235
214
Page 239
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun 34 37
45 – 50 tahun 19 32
40 – 45 tahun 44 46
35 – 40 tahun 46 54
30 – 35 tahun 71 61
25 – 30 tahun 79 85
≤25 tahun 43 38
Jumlah 336 353
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 - -
Strata 2 43 51
Strata 1 267 269
Akademi 24 31
SD-SMA 2 2
Jumlah 336 353
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 238 240
Kantor Cabang 98 113
Jumlah 336 353
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 287 300
Kontrak 49 53
Trainee - -
Jumlah 336 353
BNI Remittance Ltd.
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President - -
≥ Vice President - -
Assistant Vice President - -
Manager 1 1
Assistant Manager 1 1
Assistant - -
Jumlah 6 6
236
215
Page 240
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun - -
45 – 50 tahun - -
40 – 45 tahun - -
35 – 40 tahun 4 4
30 – 35 tahun 2 2
25 – 30 tahun - -
≤25 tahun - -
Jumlah 6 6
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 - -
Strata 2 - -
Strata 1 2 2
Akademi 1 1
SD-SMA 3 3
Jumlah 6 6
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 3 3
Kantor Cabang 3 3
Jumlah 6 6
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 6 6
Kontrak - -
Trainee - -
Jumlah 6 6
BNI Ventures
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President 2 1
Vice President 2 2
Assistant Vice President 6 6
Manager 4 4
Assistant Manager 3 3
Assistant - -
Jumlah 17 16
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun - -
45 – 50 tahun - -
40 – 45 tahun 3 3
35 – 40 tahun 3 2
30 – 35 tahun 3 4
25 – 30 tahun 6 5
≤25 tahun 2 2
Jumlah 17 16
237
216
Page 241
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 - -
Strata 2 7 6
Strata 1 10 10
Akademi - -
SD-SMA - -
Jumlah 17 16
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 17 16
Kantor Cabang - -
Jumlah 17 16
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 15 16
Kontrak 2 0
Trainee - -
Jumlah 17 16
Hibank
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan
Keterangan 2024 2023
≥ Senior Vice President 8 5
Vice President 26 26
Assistant Vice President 53 30
Manager 93 83
Assistant Manager 68 76
Assistant 182 160
Staff 118 153
Jumlah 548 533
Komposisi Karyawan Menurut Usia
Keterangan 2024 2023
> 50 tahun 59 72
45 – 50 tahun 49 53
40 – 45 tahun 105 99
35 – 40 tahun 120 118
30 – 35 tahun 117 105
25 – 30 tahun 68 60
≤25 tahun 30 26
Jumlah 548 533
238
217
Page 242
Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Pendidikan
Keterangan 2024 2023
Strata 3 - 1
Strata 2 36 30
Strata 1 441 416
Akademi 49 58
SD-SMA 22 28
Jumlah 548 533
Komposisi Karyawan Menurut Aktivitas Utama dan Lokasi
Keterangan 2024 2023
Kantor Pusat 378 318
Kantor Cabang 170 215
Jumlah 548 533
Komposisi Karyawan Menurut Status
Keterangan 2024 2023
Tetap 455 429
Kontrak 58 65
Trainee 35 39
Jumlah 548 533
Tenaga Kerja Asing
Pada tanggal Prospektus diterbitkan, Perseroan tidak memiliki tenaga kerja asing.
Pegawai Berkeahlian Khusus
Perseroan tidak memiliki pegawai yang memiliki keahlian khusus di bidangnya yang dengan ketidakberadaannya, akan
menggangu kelangsungan kegiatan operasional/usahanya.
Serikat Pekerja
Perseroan menjamin hak kebebasan bererikan dan berkumpul seluruh pegawai melalui keberadaan Serikat Pekerja (SP). Dalam
hal menjaga hubungan baik dengan SP, Perseroan telah melakukan hal-hal antara lain sebagai berikut :
1. Menanggapi secara responsif atas masukan yang dimasukan oleh SP.
2. Berkomunikasi secara terbuka dan transparan dalam rangka mencegah dan/atau menyelesaikan perselisihan hubungan
industrial.
Menjalin komunikasi berkala dengan SP dalam forum komunikasi bersama antara Manajemen dan SP bersama-sama menyusun
PKB yang berlaku saat ini yakni Periode 2024-2026 denngan dilandasi semangat kemitraan dan kebersamaan dengan asas
kekeluargaan bagi semua pegawai Perser
Kesejahteraan Karyawan
Manajemen dan Serikat Pekerja (SP) bersama-sama menyusun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku saat ini yakni
Priode 2024-2026 yang telah didaftarkan pada Kementrian Ketenagakerjaan RI berdasarkan Surat Keputusan KEMNAKER RI
No. KEP. 4/HI.00.01/00.0000.240708014/B/X/2024 dengan dilandasi semangat kemitraan dan kebersamaan dengan asas
kekeluargaan bagi semua pegawai Perseroan.
Perseroan menjamin kesejahteraan pegawai yang dimana terdapat dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan HC Policy yang
mengatur antara lain sebagai berikut:
1. Remunerasi dan Manfaat bagi pegawai.
2. Program Masa Pensiun.
3. Penilaian Kinerja dan Jenjang Karier.
4. Wellbeing Culture Program.
5. Transformasi dalam membangun Budaya Kerja dan Kinerja.
6. Tingkat Engagement Pegawai.
239
218
Page 243
A.8. DIAGRAM KEPEMILIKAN PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
Berikut adalah diagram kepemilikan Perseroan baik langsung maupun tidak langsung kepada Entitas Anak:
*) Pada tahun 2021, Bank BNI Syariah resmi merger dengan 2 Bank Syariah lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia.
Perseroan telah menetapkan pemilik manfaat dari Perseroan sebagaimana disyaratkan oleh Pasal 3 Perpres No. 13/2018 dan
telah menyampaikannya kepada Menkum pada tanggal 23 April 2025, di mana pemilik manfaat yang telah ditetapkan dan
dilaporkan oleh Perseroan adalah Agung Prabowo selaku Direktur Corporate Banking Perseroan yang bertindak selaku Direktur
Pengganti Sementara dari Direktur Utama Perseroan. Namun demikian, individu yang telah ditetapkan oleh Perseroan sebagai
pemilik manfaat tidak memenuhi kriteria sebagai pemilik manfaat sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Perpres No. 13/2018.
Mengingat Perpres No. 13/2018 mensyaratkan adanya orang-perseorangan sebagai pemilik manfaat, sementara pemilik manfaat
sebenarnya dari Perseroan adalah Negara Republik Indonesia, berdasarkan keterangan Perseroan dan Surat Pernyataan
tertanggal 11 Januari 2021, Perseroan memutuskan untuk menetapkan Direktur Utama Perseroan sebagai pemilik manfaat
didasarkan pada kriteria dalam Pasal 4 ayat (1) huruf (e) Perpres No. 13/2018 yang mengatur bahwa pemilik manfaat dari
perseroan terbatas merupakan orang perseorangan yang memenuhi kriteria memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk
mempengaruhi atau mengendalikan perseroan terbatas tanpa harus mendapat otorisasi dari pihak manapun. Berdasarkan Pasal
12 ayat (16) Anggaran Dasar, Direktur Utama berhak dan berwenang mewakili Direksi dan oleh karenanya mewakili Perseroan.
Dengan demikian, Direktur Utama memenuhi kriteria sebagai pemilik manfaat sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf
(e) Perpres No. 13/2018. Dalam hal Agung Prabowo tidak lagi menjabat sebagai Direktur Pengganti Sementara dari Direktur
Utama Perseroan, maka Perseroan melalui notaris akan mendaftarkan pihak lain sebagai pemilik manfaat Perseroan kepada
Menkum.
A.9. HUBUNGAN PENGURUSAN DAN PENGAWASAN DALAM PERSEROAN DAN PEMEGANG SAHAM UTAMA
SERTA ENTITAS ANAK
Berikut adalah hubungan kepemilikan, pengurusan dan pengawasan Perseroan dengan Pemegang Saham dan Entitas Anak:
Bank BNI
BNI BNI BNI Life BNI BNI Asset Bank
Nama Perseroan Syariah Modal
Multifinance Sekuritas Insurance Remittance Management Mayora
Indonesia Ventura
Omar Sjawaldy Anwar** KU/KI - - - - - - - -
Tedi Bharata WKU/KI - - - - - - - -
Suminto** K - - - - - - - -
Donny Hutabarat** K - - - - - - - -
Vera Febyanthy** KI - - - - - - - -
Didik Junaidi Rachbini** KI - - - - - - - -
240
219
Page 244
Putrama Wahju DU - - - - - - - -
Setyawan
Alexandra Askandar WDU - - - - - - - -
David Pirzada D - - - - - - - -
Abu Santosa Sudradjat** D - - - - - - - -
Muhammad Iqbal** D - - - - - - - -
Munadi Herlambang** D - - - - - - - -
Corina Leyla Karnalies D - - - - - - - -
Hussein Paolo D - - - - - - - -
Kartadjoemena
Ronny Venir D - - - - - - - -
Agung Prabowo D - - - - - - - -
Eko Setyo Nugroho** D - - - - - - - -
Toto Prasetio** D - - - - - - - -
Rian Kaslan** D
Keterangan:
KU: Komisaris Utama DU: Direktur Utama
KI: Komisaris Independen WDU: Wakil Direktur Utama
WKU: Wakil Komisaris Utama D: Direktur
K: Komisaris
**) Ybs. sedang dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) OJK sehingga yang bersangkutan saat ini belum dapat
melakukan tindakan, tugas, dan fungsi sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris walaupun telah mendapat persetujuan dan diangkat
oleh RUPS
A.10. KETERANGAN MENGENAI ENTITAS ANAK DAN ENTITAS ASOSIASI
Entitas Anak
Pada tanggal Prospektus ini, Perseroan memiliki kepemilikan langsung atas Entitas Anak sebagai berikut:
% liabilitas % laba
terhadap sebelum
Tahun % aset total liabilitas pajak
Kegiatan Persentasi Tahun
No. Nama Perusahaan beroperasi terhadap total aset konsolidasi terhadap
usaha Kepemilikan penyertaan
komersial konsolidasi laba sebelum
pajak
konsolidasi
1. PT BNI Life Insurance Asuransi 60,00% 1997 1997 2,359% 2,105% 1,585%
Jiwa
2. PT BNI Multifinance Pembiayaan 99,99% 1983 1983 0,538% 0,543% 0,008%
3. PT BNI Sekuritas Sekuritas 75,00% 1995 1995 0,175%1) 0,071%1) 0,400%1)
4. BNI Remittance Ltd. Jasa 100,00% 1997 1997 0,001% 0,0003% -0,012%
Keuangan
5. PT BNI Modal Ventura2) Perusahaan 99,98% 2022 2022 0,046% 0,001% 0,037%
Modal
Ventura
6. PT Bank Hibank4) Perbankan 63,92% 2022 1993 1,575% 1,371% 0,617%
1) berdasarkan angka konsolidasi PT BNI Sekuritas
Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar
Modal melalui surat No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan
Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021, sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tahun buku 2021.
Berikut ini adalah perusahaan yang dimiliki oleh Perseroan secara tidak langsung melalui PT BNI Sekuritas dan dikonsolidasikan
ke dalam laporan keuangan audit Perseroan:
No. Nama Perusahaan Kegiatan usaha Persentasi Kepemilikan Tahun beroperasi komersial
1. PT BNI Asset Management Manajer Investasi 99,90% 2011
2. BNI Securities Pte. Ltd. Jasa Broker, Underwriting, dan Aktivitas Advisory 100,00% 2021
dalam pasar modal
Entitas Anak yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perseroan tidak memiliki kontribusi 10% (sepuluh persen)
atau lebih dari total aset, total liabilitas atau laba (rugi) sebelum pajak dari laporan keuangan konsolidasian.
241
220
Page 245
Entitas Asosiasi
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perseroan memiliki kepemilikan atas Entitas Asosiasi sebagai berikut:
No. Nama Perusahaan Kegiatan usaha Persentasi Kepemilikan
1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan 23,2% (kepemilikan gabungan Perseroan dan BNI Life)
2. PT Bank Mizuho Indonesia Perbankan 1,0%
3. PT Bank BTPN Tbk Perbankan 0,1%
4. PT Bursa Efek Indonesia Jasa Bursa Efek 1,2% (melalui PT BNI Sekuritas)
5. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Kustodian Sentral 2,5% (kepemilikan gabungan Perseroan dan PT BNI Sekuritas)
6. PT Pemeringkat Efek Indonesia Pemeringkat Efek 0,1% (kepemilikan gabungan Perseroan dan PT BNI Sekuritas)
7. PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional Sistem Pembayaran 17,5% (melalui PT BNI Sekuritas)
8. PT Fintek Karya Nusantara Fintech 9,8% (melalui PT BNI Sekuritas)
9. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Kliring 1,1%
Entitas Asosiasi Perseroan tidak memiliki kontribusi 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset, total liabilitas atau laba (rugi)
sebelum pajak dari laporan keuangan konsolidasian.
Berikut merupakan riwayat singkat, permodalan dan susunan kepengurusan terakhir dari masing-masing Entitas Anak:
ENTITAS ANAK YANG DIMILIKI LANGSUNG
a. PT BNI Life Insurance ("BNI Life")
i. Riwayat Singkat
BNI Life didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 24, tanggal 28 November 1996, yang dibuat di hadapan Laura Elisabeth
Palilingan, SH, kandidat Notaris di Jakarta, sebagai pengganti Koesbiono Sarmanhadi, SH, MH, Notaris di Jakarta dan telah sah
menjadi badan hukum sejak tanggal 14 Maret 1997 berdasarkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-
1787 HT.01.01.Th.97, tanggal 14 Maret 1997 dan telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat
No. 1052/BH.09.05/VII/1997 tanggal 25 Juli 1997. Akta Pendirian BNI Life telah diumumkan dalam BNRI No. 74 tanggal 16
September 1997, Tambahan BNRI No. 4121.
Anggaran dasar BNI Life telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta No. 116 tanggal 26 Juli 2024
yang dibuat di hadapan Mala Mukti, SH, LLM, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkumham
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0177641 tanggal 31 Juli 2024
dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0156988.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 31 Juli 2024 dan didaftarkan pada
Daftar Perseroan AHU-0156988.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 31 Juli 2024 serta diumumkan dalam BNRI No. 74 serta
Tambahan BNRI No. 028794 (“Akta BNI Life No. 116/2024”).
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BNI Life, maksud dan tujuan BNI Life adalah berusaha dalam bidang asuransi jiwa termasuk usaha
asuransi jiwa dengan prinsip syariah:
a. Menjalankan kegiatan usaha asuransi jiwa konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi penyelenggaraan jasa
penanggulangan risiko yang memberikan pembayaran kepada pemegang polis, tertanggung, atau pihak lain yang berhak
dalam hal tertanggung meninggal dunia atau tetap hidup, atau pembayaran lain kepada pemegang polis, tertanggung, atau
pihak lain yang berhak pada waktu tertentu yang diatur dalam perjanjian, yang besarnya telah ditetapkan dan/atai didasarkan
pada hasil pengelolaan dana;
b. Menjalankan kegiatan usaha unit syariah asuransi jiwa dari kantor pusat BNI Life yang menjalankan usaha asuransi jiwa
konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor di luar kantor pusat yang menjalankan kegiatan usaha
asuransi jiwa syariah berdasarkan prinsip syariah;
c. Menjalankan kegiatan usaha asuransi jiwa konvensional lainnya dan/atau kegiatan usaha unit asuransi syariah lainnya
termasuk:
i. Menyelenggarakan usaha asuransi kesehatan; kecelakaan diri; anuitas; kegiatan usaha berbasis imbal jasa (fee
based); kegiatan usaha penutupan asuransi secara Bersama-sama (ko-asuransi); program asuransi wajib;
menyelenggarakan usaha lainnya yang dapat dijalankan oleh BNI Life berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku dari waktu ke waktu;
ii. Menyelenggarakan kegiatan usaha BNI Life secara digital atau elektronik, antara lain melalui:
242
221
Page 246
1) Portal web dan/atau platform digital tanpa tujuan komersial, antara lain yaitu:
a) melakukan kegiatan pengoperasian situs web yang bertindak sebagai portal ke internet, seperti situs
media yang menyediakan isi yang diperbarui secara berkala tanpa tujuan komersial;
b) melakukan kegiatan pengoperasian platform digital dan/atau situs portal web yang melakukan
transaksi elektronik berupa kegatan usaha fasilitasi dan/atau mediasi pemindahan kepemilikan barang
dan/atau jasa dan/atau layanan lainnya melalui internet dan/atau perangkat elektronik dan/atau cara
dengan sistem elektronik lainnya tanpa tujuan komersial.
2) Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial, antara lain yaitu:
a) melakukan pengoperasian situs web yang bertindak sebagai portal ke internet, seperti situs media
yang menyediakan isi yang diperbaharui secara berkala, baik secara langsung ataupun tidak langsug
dengan tujuan komersial;
b) melakukan pengoperasian platform digital dan/atau situs/portal web yang melakukan transaksi
elektronik berupa kegiatan usaha fasilitasi dan/atau mediasi pemindahan kepemilikan barang dan/atau
jasa dan/atau layanan lainnya melalui internet dan/atau perangkat elektronik dan/atau cara sistem
elektronik lainnya yang dilakukan dengan tujuan komersial (profit) yang mencakup aktivitas baik salah
satu, sebagian ataupun keseluruhan transaksi elektronik yaitu pem
iii. Menyelenggarakan aktivitas untuk menjalankan kegiatan usaha asuransi jiwa dan/atau kegiatan unit syariah
antara lain melaksanakan, membuat, melakukan menerima dan menurup setiap dan semua perjanjian-perjanjian
dalam bidang usaha asuransi jiwa, aktivitas pemasaran, underwriting, aktuaria, klaim, keuangan termasuk
pengelolaan investasi, dan aktivitas lainnya bedasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dari waktu
ke waktu;
iv. Mendirikan atau turut serta mendirikan badan-badan usaha lainnya yang mempunyai maksud dan tujuan
perseroan yang sama, satu dan lainnya tanpa mengurangi persetujuan dari yang berwenang;
v. Menjalankan segala kegiatan dan usaha untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, baik atas tanggungan
sendiri maupun bersama-sama dengan pihak lain dengan cara dan bentuk yang sesuai dengan keperluan BNI
Life serta dengan mengindahkan peraturan perundangan yang berlaku untuk itu BNI Life berhak bekerja sama
termasuk tetapi tidak terbatas secara patungan dan juga berhak untuk mendirikan atau turut menjadi pemegang
saham dari badan hukum lain baik dari dalam maupun dari luar negeri yang mempunyai maksud dan tujuan yang
sama dengan maksud dan tujuan BNI Life ini.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan BNI Life adalah Asuransi Jiwa Konvensional (KBLI 65111).
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Life sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa No. 7 tanggal 3 April 2014, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan
penerimaan pemberitahuan Menkumham berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
01557.40.21.2014 tertanggal 29 April 2014 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-60912.AH.01.02.Tahun 2014 tanggal
29 April 2014, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 400.000.000 400.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 180.419.480 180.419.480.000 60,00
• Sumitomo Life Insurance Company 120.279.633 120.279.633.000 40,00
• Yayasan Danar Dana Swadharma 10 10.000 0,00
• Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Negara Indonesia 10 10.000 0,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 300.699.133 300.699.133.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 99.300.867 99.300.867.000
iv. Susunan Kepengurusan
Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNI Life adalah sebagaimana tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Para
Pemegang Saham No. 145 tanggal 22 Oktober 2024 dibuat di hadapan Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris di Jakarta, dan telah
mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan dan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0266710 tanggal 23 Oktober 2024 serta didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0227666.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 23 Oktober 2024, yaitu sebagaimana berikut:
243
222
Page 247
Direksi
Direktur : Neny Asriany
Direktur : Masaaki Fuse
Direktur : Motoharu Niijima
Direktur Keuangan : Agung Turanto Sutarno
Dewan Komisaris
Komisaris Independen : Alwi Abdurrahman Shihab
Komisaris : Takafumi Igarashi
Komisaris : Beby Lolita Indriani
v. Perizinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usaha utamanya, BNI Life telah memperoleh perizinan material sebagai berikut:
Nomor, Tanggal dan
No. Jenis Izin Keterangan Masa Berlaku Perizinan
Instansi
1. Nomor Induk NIB No. 9120304971906 Alamat kantor: Centennial Tower, Lt. 10, Jl. Gatot Subroto Berlaku selama
Berusaha (”NIB”) tanggal 10 September 2019 Kav. 24-25, RT002, RW002, perusahaan menjalankan
sebagaimana diubah dengan Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec. kegiatan usahanya
perubahan ke-1 tanggal 11 Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi
September 2024 yang DKI Jakarta
diterbitkan oleh Pemerintah Kode dan Asuransi Jiwa Konvensional (KBLI 65111)
Republik Indonesia melalui Judul KBLI
Sistem Online Single dalam NIB:
Submission (OSS)
2. Nomor Pokok Wajib NPWP No. 01.785.256.7- Untuk alamat BNI Life di Centennial Tower, Lt.9, Jl. Gatot Berlaku selama
Pajak (”NPWP”) 093.000 Subroto Kav. 24-25, RT002, RW002, Desa/Kelurahan Karet perusahaan menjalankan
Semanggi, Kec. Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI kegiatan usahanya
Jakarta
3. Surat Pengukuhan SPPKP No. S- NPWP: 01.785.256.7-093.000 Berlaku selama
Pengusaha Kena 18PKP/WPJ.19/KP.0403/2017 perusahaan menjalankan
Pajak ("SPPKP") tanggal 6 Juni 2017, yang kegiatan usahanya
diterbitkan oleh KPP Pajak
Besar Empat
4. Surat Keterangan SKT No. S- NPWP: 01.785.256.7-093.000 Berlaku selama
Terdaftar (“SKT”) 93KT/WPJ.19/KP.0403/2017 perusahaan menjalankan
tanggal 6 Juni 2017, yang kegiatan usahanya
diterbitkan oleh KPP Wajib
Pajak Besar Empat
5. Izin Usaha di Bidang Keputusan Menteri Keuangan Alamat: Centennial Tower, Lt.9, Jl. Gatot Subroto Berlaku selama
Asuransi Republik Indonesia No. Kav. 24-25, RT002, RW002, perusahaan menjalankan
305/KMK.017/1997 tanggal 7 Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec. kegiatan usahanya dan
Juli 1997 tentang Pemberian Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi selama perusahaan tidak
Izin Usaha di Bidang Asuransi DKI Jakarta melanggar ketentuan
Jiwa kepada PT Asu Ransi perundangan yang
Jwa BNI Jiwasraya berlaku
sebagaimana diubah dengan:
a. Surat Departemen
Keuangan Republik
Indonesia No. S-
811/MK/10/2007
tanggal 6 Juli 2024
tentang Perubahan
Nama dan Alamat
Perusahaan;
b. Surat OJK No.
S.2654.NB.111/2017
tanggal 8 Juni 2017
tentang Laporan
244
223
Page 248
Perubahan Alamat
Kantor Pusat PT BNI
Life Insurance; dan
c. Surat OJK No. S-
2776/PD.021/2014
tanggal 25 September
2024 tentang
Pencatatan Laporan
Perubahan Alamat
Kantor Pusat PT BNI
Life Insurance.
6. Izin Pembukaan Keputusan Menteri Keuangan Alamat: Gedung Bank BNI Lantai 3, Jl. Lada No. Berlaku selama
Cabang dengan Republik Indonesia No. KEP- 1, Jakarta 11110 perusahaan menjalankan
Prinsip Syariah 186/KM.6/2004 tanggal 19 Mei kegiatan usahanya dan
2004 tentang Pemberian izin selama perusahaan tidak
Pembukaan Kantor Cabang melanggar ketentuan
dengan Prinsip Syariah perundangan yang
kepada PT Asuransi Jiwa BNI berlaku
Jiwasraya
7. Kesesuaian KKKPR No. Nama Pelaku PT BNI Life Insurance Tiga tahun sejak
Pemanfaatan Ruang 05082410113174418 tanggal Usaha: diterbitkan atau sampai
Untuk Kegiatan Usaha 5 Agustus 2024 yang dengan 5 Agustus 2027
(“KKKPR”) diterbitkan oleh Menteri ATR Lokasi Usaha: Centennial Tower, Lt. 10, Jl. Gatot Subroto
atau BPN atau Kepala BKPM Kav. 24-25, RT 002, RW 002,
Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec.
Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
KBLI: Asuransi Jiwa Konvensional (KBLI 65111)
8. Surat Pernyataan SPPL tanggal 14 Mei 2025 Nama Pelaku PT BNI Life Insurance Selama perusahaan
Kesanggupan yang diterbitkan oleh OSS Usaha: menjalankan kegiatan
Pengelolaan dan usaha
Pemantauan Lokasi Usaha: Centennial Tower, Lt. 10, Jl. Gatot Subroto
Lingkungan Hidup Kav. 24-25, RT 002, RW 002,
(”SPPL”) Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec.
Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta
KBLI: Asuransi Jiwa Konvensional (KBLI 65111)
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan material di atas masih berlaku.
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 22.769.205 20.570.606
Liabilitas 16.871.697 14.700.226
Ekuitas 5.897.508 5.870.380
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 2023
Pendapatan 5.998.545 5.419.742
Biaya asuransi/klaim (4.487.687) (4.012.617)
Biaya akuisisi (645.153) (641.614)
Biaya usaha (493.220) (457.330)
Laba bersih tahun berjalan 158.075 85.984
245
224
Page 249
vii. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Di tahun 2021, BNI Life membukukan laba bersih setelah pajak Rp158 miliar, naik sebesar 83,84% dari laba tahun 2020 sebesar
Rp86 miliar. Kenaikan laba sejalan dengan kenaikan pendapatan tahun 2021 sebesar 10,68% lebih besar dari kenaikan biaya
sebesar 9,76%. Pertumbuhan terbesar pada pendapatan investasi sebesar 69,09%, sejalan dengan mulai membaiknya iklim
investasi dan IHSG. BNI Life berhasil menekan biaya ditengah melonjaknya Biaya Klaim di tengah pandemi yang belum mereda.
Aset BNI Life pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp22.769 miliar, naik sebesar 10,69% dari posisi per tanggal 31
Desember 2020 sebesar Rp20.571 miliar, dimana aset produktif/investasi meningkat 8,67% dari Rp19.045 miliar pada tanggal 31
Desember 2020 menjadi Rp20.696 miliar pada tanggal 31 Desember 2021. Liabilitas meningkat 14,77% atau sebesar Rp2.171
miliar dari Rp14.700 miliar pada tanggal 31 Desember 2020 menjadi Rp16.872 miliar pada tanggal 31 Desember 2021. Ekuitas
meningkat 0,46% atau sebesar Rp27 miliar dari Rp5.870 miliar per tanggal 31 Desember 2020 menjadi Rp5.898 miliar per tanggal
31 Desember 2021.
b. PT BNI Modal Ventura (“BNV”)
i. Riwayat Singkat
BNV didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 17 tanggal 12 April 2022, yang dibuat di hadapan Ariani L. Rachim, Notaris di
Jakarta Selatan. Akta pendirian ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia yang tertuang dalam Surat No. AHU-0027437.AH.01.01.TAHUN 2022 tanggal 19 April 2022 serta diumumkan dalam
BNRI No. 032 Tambahan Berita Negara RI No. 014450 tanggal 22 April 2022 (“Akta Pendirian BNV”).
Anggaran Dasar BNV telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 5 tanggal 8 Juli 2024, dibuat di hadapan Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., Notaris di Jakarta,
sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0169933 tanggal 9 Juli 2024 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0137446.AH.01.11.TAHUN.2024 tanggal 9 Juli 2024 serta diumumkan dalam BNRI No. 93 tanggal 19 November 2024 dan
Tambahan BNRI No. 036942 (”Akta BNV No. 5/2024”).
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BNV, maksud dan tujuan BNV adalah melaksanakan usaha dalam bidang modal ventura serta
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki BNV untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat
untuk dapat mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai BNV dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan
terbatas.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, BNV dapat menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. kegiatan usaha utama selaku venture capital corporation dengan kode KBLI 64931, yang meliputi:
a. kegiatan usaha modal ventura yang fokus pada:
i. penyertaan modal
ii. penyertaan melalui pembelian obligasi konversi; dan/atau;
iii. pengelolaan dana ventura
b. disamping itu juga dapat melakukan kegiatan usaha modal ventura berupa:
i. pembiayaan melalui pembelian surat utang yang diterbitkan pasangan usaha pada tahap rintisan awal (start-up)
dan/atau pengembangan usaha; dan/atau
ii. pembiayaan
2. selain melakukan kegiatan usaha modal ventura sebagaimana dimaksud di atas, BNV dapat melakukan:
a. kegiatan jasa berbasis fee dengan pemberitahuan/pelaporan kepada OJK sebelum melakukan kegiatan; dan/atau
b. kegiatan lain dengan persetujuan OJK.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan BNV adalah Perusahaan Modal Ventura Konvensional (KBLI 64931).
246
225
Page 250
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNV berdasarkan Akta Pendirian BNV adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 2.000.000 2.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 500.000 500.000.000.000 99,98
• PT BNI Asset Management 100 100.000.000 0,02
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 500.100 500.100.000.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 1.499.900 1.499.900.000.000
iv. Susunan Kepengurusan
Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNV adalah sebagaimana tertuang dalam Akta BNV No. 5/2024:
Direksi
Direktur : Mardianto E. Danusaputro
Direktur Keuangan : Lugas Prancafitri
Dewan Komisaris
Komisaris : Victor Erico Korompis
Komisaris : Kartika Hendrawan
v. Perizinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usaha utamanya, BNV telah memperoleh perizinan material sebagai berikut:
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
1. Nomor Induk NIB No. 2312220038156 tanggal 23 Alamat kantor: Menara BNI Pejompongan, Lantai 2, Jalan Berlaku selama
Berusaha (”NIB”) Desember 2022, yang diterbitkan oleh Pejompongan Raya Nomor 7, perusahaan
Pemerintah Republik Indonesia melalui Desa/Kelurahan Bendungan Hilir, Kec. menjalankan kegiatan
Sistem Online Single Submission Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, usahanya
(OSS) Provinsi DKI Jakarta
Kode dan Perusahaan Modal Ventura Konvensional
Judul KBLI (KBLI 64931)
dalam NIB:
2. Nomor Pokok NPWP No. 65.152.628.7-077.000 Untuk alamat BNV di Menara BNI Pejompongan, Lantai 2, Jalan Berlaku selama
Wajib Pajak Pejompongan Raya Nomor 7, Desa/Kelurahan Bendungan Hilir, Perseroan
(”NPWP”) Kec. Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI menjalankan kegiatan
Jakarta usahanya
3. Surat Keterangan SKT No. S- NPWP: 65.152.628.7-077.000 Berlaku selama
Terdaftar (“SKT”) 710KT/WPJ.06/KP.16032/2022tanggal perusahaan
21 April 2022, yang diterbitkan oleh menjalankan kegiatan
KPP Pratama Jakarta Tanah Abang usahanya
Tiga
4. Izin Usaha Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Alamat: Gedung BNI Lantai 26 Suite 260, Jalan Berlaku selama
Perizinan Modal Jasa Keuangan No. KEP-2/D.05/2023 Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta perusahaan
Ventura tanggal 27 Januari 2023 tentang menjalankan kegiatan
Pemberian Izin Usaha Perusahaan usahanya dan
Modal Ventura kepada PT BNI Modal selama perusahaan
Ventura tidak melanggar
ketentuan
perundangan yang
berlaku
247
226
Page 251
5. Kesesuaian KKKPR No. 23122210113171042 Nama Pelaku PT BNI Modal Ventura Berlaku selama tiga
Pemanfaatan tanggal 23 Desember 2022 yang Usaha: tahun sejak
Ruang Untuk diterbitkan oleh Menteri ATR atau BPN diterbitkan atau
Kegiatan Usaha atau Kepala BKPM Lokasi Usaha: Menara BNI Pejompongan, Lantai 2, Jalan sampai dengan 23
(“KKKPR”) Pejompongan Raya Nomor 7, Desember 2025
Desa/Kelurahan Bendungan Hilir, Kec.
Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat,
Provinsi DKI Jakarta
KBLI: Perusahaan Modal Ventura Konvensional
(KBLI 64931)
6. Surat Pernyataan SPPL tanggal 14 Mei 2025 yang Nama Pelaku PT BNI Modal Ventura Selama menjalankan
Kesanggupan diterbitkan oleh OSS Usaha: kegiatan usaha
Pengelolaan dan
Pemantauan Lokasi Usaha: Menara BNI Pejompongan, Lantai 2, Jalan
Lingkungan Hidup Pejompongan Raya Nomor 7,
(”SPPL”) Desa/Kelurahan Bendungan Hilir, Kec.
Tanah Abang, Kota Adm. Jakarta Pusat,
Provinsi DKI Jakarta
KBLI: Perusahaan Modal Ventura Konvensional
(KBLI 64931)
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan material di atas masih berlaku.
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 523.855 511.415
Liabilitas 8.087 3.563
Ekuitas 515.768 507.852
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 2023
Pendapatan 38.206 22.784
Biaya asuransi/klaim 29.933 18.628
Biaya akuisisi 7.916 4.014
Biaya usaha 38.206 22.784
Laba bersih tahun berjalan 29.933 18.628
vii. Analisis dan Pembahasan Manajemen
BNV berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2024. Total pendapatan tercatat sebesar Rp38,2 miliar,
mengalami peningkatan signifikan sebesar 67,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh pencatatan
revaluasi aset investasi, pendapatan bunga dari investasi convertible notes, serta imbal hasil dari penempatan dana.
Sementara itu, biaya operasional tercatat sebesar Rp23,8 miliar, naik 67,6% dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini sebagian besar
dialokasikan untuk mendukung pengembangan bisnis, termasuk penyelenggaraan kegiatan sinergi dan inovasi, serta perekrutan
sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan strategis perusahaan.
Laba bersih setelah pajak yang berhasil dibukukan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp7,9 miliar atau meningkat signifikan
sebesar 97,2% dibandingkan tahun 2023.
248
227
Page 252
c. PT Bank Hibank Indonesia (“Hibank”)
i. Riwayat Singkat
Hibank didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 14 tanggal 25 Februari 1993, yang dibuat di hadapan Dr. Widjojo Wilami, S.H.,
Notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
Menteri Kehakiman No. C2 2108.HT.01.01.Th.1993 tanggal 10 April 1993 serta diumumkan dalam BNRI No. 44 tanggal 2 Juni
1993 danTambahan BNRI No. 2457.
Anggaran dasar Hibank telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 35 tanggal 24 Juni 2024, dibuat di hadapan Petrus Suandi Halim, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan bukti
penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
AHU-AH.01.09-0219957 tanggal 28 Juni 2024, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0129489.AH.01.11.TAHUN 2024
tanggal 28 Juni 2024 (”Akta Hibank No. 35/2024”).
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar Hibank, maksud dan tujuan Hibank adalah sebagaimana termaktub dalam Akta Hibank No. 35/2024
adalah melaksanakan usaha di bidang perbankan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Hibank menjalankan kegiatan
usaha sebagai berikut:
1. Menghimpun dana dari Masyarakat dan lembaga keuangan lainnya dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito
berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu
2. Memberikan kredit
3. Menerbitkan surat pengakuan utang
4. Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya
a. surat-surat wesel yang diakseptasi oleh Bank yang masa berlakunya sesuai dengan kebiasaan dalam perdagangan
surat-surat tersebut;
b. surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya sesuai dengan kebiasaan dalam
perdagangan surat-surat tersebut;
c. kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan pemerintah;
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
e. obligasi;
f. surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan; dan
g. instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
5. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun nasabah
6. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran
7. Menempatkan dana pada, menjamin dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik melalui surat, sarana
telekomunikasi, wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya
8. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga
9. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga
10. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak
11. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dlaam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di
bursa efek
12. Membeli melalui pelelangan agunan, baik sebagian maupun seluruhnya, jika debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada
Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli wajib dicairkan secepatnya
13. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit, dan kegiatan wali amanat
14. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang
15. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan
16. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, dengan syarat penyertaan
tersebut harus ditarik kembali sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang
249
228
Page 253
17. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun sesuai dengan peraturan perundang-undangan dana pensiun yang
berlaku
18. Melakukan kegiatan lain dengan persetujuan OJK dan/atau regulator lainnya
19. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan Hibank adalah Bank Umum Konvensional (KBLI 64121).
iii. Permodalan
Komposisi permodalan Hibank berdasarkan Akta Hibank No. 35/2024, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 5.000.000.000 5.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 1.198.229.838 324.000.000.000 63,92
• PT Mayora Inti Utama 676.313.152 676.313.152.000 36,08
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.874.542.990 1.874.542.990.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 3.125.457.010 3.125.457.010.000
250
229
Page 254
iv. Susunan Kepengurusan
Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Hibank adalah sebagaimana tertuang dalam Akta Hibank No. 35/2024:
Direksi
Direktur Utama : Jenny Wiriyanto
Direktur : Adi Syaf Putra
Direktur : Andi M. Andries
Direktur : Ricky Budiono
Direktur : Prihadiyanto
Dewan Komisaris
Komisaris : Rufina Tinawati Marianto
Komisaris : Joys Djajanto
v. Perizinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usaha utamanya, Hibank telah memperoleh perizinan material sebagai berikut:
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
1. Nomor Induk NIB No. 8120417131242 tanggal 14 Alamat kantor: Rajawali Place Jalan H. R. Rasuna Said Berlaku selama
Berusaha (”NIB”) November 2018, yang diterbitkan oleh Kav. B-4 Lantai 22-23,Desa/Kelurahan perusahaan
Pemerintah Republik Indonesia melalui Setia Budi, Kec. Setiabudi, Kota Adm. menjalankan kegiatan
Sistem Online Single Submission Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta usahanya
(OSS) Kode dan Bank Umum Konvensional (KBLI 64121)
Judul KBLI
dalam NIB:
2. Nomor Pokok NPWP No. 01.597.058.5-038.000 Untuk alamat Hibank di Rajawali Place Jalan H. R. Rasuna Said Berlaku selama
Wajib Pajak Kav. B-4 Lantai 22-23,Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. peusahaan
(”NPWP”) Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta menjalankan kegiatan
usahanya
3. Surat Pengukuhan SPPKP No. S- NPWP: 01.597.058.5-038.000 Berlaku selama
Pengusaha Kena 39/PKP/KPP.050803/2023 tanggal 24 perusahaan
Pajak (”SPPKP”) Mei 2023, yang diterbitkan oleh KPP menjalankan kegiatan
Madya Jakarta Barat usahanya
4. Izin Usaha Bank Keputusan Bank Indonesia No. - Berlaku selama
Umum 26/122/UBS/PPB2 tanggal 28 Juli 1993 perusahaan
perihal pemberian izin usaha bank menjalankan kegiatan
umum usahanya dan
selama perusahaan
tidak melanggar
ketentuan
perundangan yang
berlaku
5. Izin Perubahan Keputusan Anggota Dewan - Berlaku selama
Nama Usaha Komisioner OJK No. KEPR- perusahaan
34/D.03/2023 tanggal 17 Mei 2023 menjalankan kegiatan
tentang Penetapan Penggunaan Izin usahanya dan
Usaha (Perubahan Nama) PT Bank selama perusahaan
Mayora Menjadi Izin Usaha Atas Nama tidak melanggar
PT Bank Hibank Indonesia ketentuan
perundangan yang
berlaku
251
230
Page 255
6. Izin Usaha Salinan Keputusan Direktur Perizinan - Berlaku selama
Pedagang Valuta dan Informasi Perbankan Bank perusahaan
Asing Indonesia No. 10/1/KEP.Dir.PIP/2008 menjalankan kegiatan
tentang Pemberian Izin Usaha sebagai usahanya dan
Pedagang Valuta Asing kepada PT selama perusahaan
Bank Mayora yang belaku sejak tidak melanggar
tanggal ditetapkan ketentuan
perundangan yang
berlaku
7. Tanda Daftar Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Alamat: Rajawali Place Jalan H. R. Rasuna Said Berlaku selama
Penyelenggara Elektronik No. Kav. B-4 Lantai 22-23,Desa/Kelurahan perusahaan
Sistem Elektronik 812041713124200020004 tanggal 2 Setia Budi, Kec. Setiabudi, Kota Adm. menjalankan kegiatan
Februari 2024 Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta usahanya
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan material di atas masih berlaku.
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 17,798,871 14,598,742
Liabilitas 13,201,863 10,128,272
Ekuitas 4,597,008 4,470,471
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 2023
Pendapatan 700,897 547,373
Biaya asuransi/klaim 495,673 351,901
Laba bersih tahun berjalan 132,412 130,178
vii. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2024, hibank membukukan kinerja yang positif dengan laba bersih sebesar Rp132,4 miliar, tumbuh sebesar 1,72%
dari sebelumnya pada tahun 2023 sebesar Rp130,2 miliar. Hal ini didukung oleh pendapatan Operasional yang tumbuh sebesar
28,05% dari Rp547.4 miliar di tahun 2023 menjadi Rp700.9 di tahun 2024, meskipun beban operasional hibank juga tumbuh
sebesar 40,86%, dari Rp351.9 miliar di tahun 2023 menjadi Rp495.7 miliar di tahun 2024.
Per tanggal 31 Desember 2024, hibank mencatatkan aset sebesar Rp17.799 miliar, tumbuh sebesar 21,92% dari posisi per
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp14.599 miliar. Peningkatan aset tersebut didukung oleh peningkatan pada pembiayaan
segmen UMKM. Liabilitas meningkat sebesar 30,35%, dari Rp10.128 miliar per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp13.202
miliar per tanggal 31 Desember 2024. Ekuitas meningkat 2,83% dari Rp4.470 miliar per tanggal 31 Desember 2023 menjadi
Rp4.597 miliar per tanggal 31 Desember 2024
252
231
Page 256
d. PT BNI Multifinance ("BNI Multifinance")
BNI Multifinance didirikan berdasarkan Akta No. 21, tanggal 8 April 1983, yang dibuat di hadapan dibuat di hadapan James
Herman Rahardjo, SH, sebagai pengganti Kartini Mulyadi, SH, Notaris di Jakarta dan telah sah menjadi badan hukum sejak
tanggal 11 Juni 1983 berdasarkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-4406.HT.01.01.Th.83, tanggal 11
Juni 1983, dan didaftarkan di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanggal 11 Juni 1983. Akta Pendirian BNI Multifinance
telah diumumkan dalam BNRI No. 48 tanggal 17 Juli 1983, Tambahan BNRI No. 610.
Anggaran dasar BNI Multifinance telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perseroan Terbatas BNI Multifinance No. 31 tanggal 24 Juni 2024 dari Notaris I Gede Buda Gunamanta, S.H., dan telah
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan No. AHU-
AH.01.03-0167699 tanggal 3 Juli 2024 serta didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0132475.AH.01.11.TAHUN 2024
tanggal 3 Juli 2024 (“Akta BNI Multifinance No. 31/2024”).
i. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BNI Multifinance, maksud dan tujuan BNI Multifinance adalah berusaha dalam bidang usaha
pembiayaan.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, BNI Multifinance dapat melaksanakan kegiatan usaha berikut:
a. Pembiayaan investasi, yang dilakukan dengan cara:
i. Sewa pembiayaan (finance lease);
ii. Jual dan sewa balik (Sale and leaseback);
iii. Anjang Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);
iv. Anjak Piutang Tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
v. Pembelian dengan Pembayaran secara angsuran;
vi. Pembiayaan Proyek;
vii. Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau;
viii. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan OJK
b. Pembiayaan Modal kerja, yang dilakukan dengan cara:
i. Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);
ii. Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring With Recourse);
iii. Anjak Piutang Tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang (Factoring Without Recourse);
iv. Fasilitas Modal Usaha dan/atau;
v. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
c. Pembiayaan Multiguna yang dilakukan dengan cara:
i. Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
ii. Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
iii. Fasilitas Dana; dan/atau
iv. Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan BNI Multifinance adalah Aktivitas Penyewaan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi Mobil, Bus, Truk dan Sejenisnya (KBLI 77100) serta Perusahaan Pembiayaan Konvensional (KBLI 64911).
ii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Multifinance berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 14
tanggal 12 Desember 2023, dibuat di hadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta Selatan, dan telah
mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-0156479 tertanggal 14
253
232
Page 257
Desember 2023 serta didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0253662.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 14 Desember 2023,
adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp50,00
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 22.000.000.000 1.100.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 21.968.279.707 1.098.413.985.350 99,99
• Koperasi Karyawan PT BNI Multifinance 363.031 18.151.550 0,01
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 21.968.642.738 1.098.432.136.900, 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 345.031 18.151.550
iii. Susunan Kepengurusan
Berdasarkan Akta No. 30 tanggal 24 Juni 2024 yang dibuat di hadapan I Gede Buda Gunamanta, SH, Notaris di Jakarta, susunan
Direksi dan Dewan Komisaris BNI Multifinance adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Yenanto
Direktur : Albertus Henditrianto
Direktur : Legendariah Bur Rasuanto
Dewan Komisaris
Komisaris Utama (Independen) : Suhartono
Komisaris : Hari Satriyono
Komisaris : Ita Tetralastwati*
*) Berdasarkan Tanda Terima Permohonan Fit and Proper Test tanggal 24 Maret 2025, BN Multifinance telah mengajukan
permohonan fit and proper test atas nama Ita Tetralestwati telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan saat ini
sedang dalam proses penilaian oleh OJK.
viii. Perizinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usaha utamanya, BNI Multifinance telah memperoleh perizinan material sebagai berikut:
Nomor, Tanggal dan
No. Jenis Izin Keterangan Masa Berlaku Perizinan
Instansi
1. Nomor Induk NIB No. 0224010010429 Alamat kantor: GRAHA BINAKARSA LANTAI 11-12, Berlaku selama
Berusaha (”NIB”) tertanggal 2 Oktober 2020, JALAN H.R. RASUNA SAID KAVLING C- Perseroan menjalankan
perubahan ke-15 tertanggal 18, Desa/Kelurahan Karet Kuningan, Kec. kegiatan usahanya
10 Maret 2023 yang Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan,
diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Republik Indonesia melalui
Sistem Online Single Kode dan a. Aktivitas Penyewaan Sewa Guna
Submission (OSS) Judul KBLI Usaha Tanpa HakOpsi Mobil, Bus, Truk
dalam NIB: dan Sejenisnya (KBLI 77100); dan
b. Perusahaan Pembiayaan
Konvensional (KBLI 64911).
2. Nomor Pokok Wajib NPWP No. 01.362.703.9- Untuk alamat BNI Multifinance di GRAHA BINAKARSA LT 11 Berlaku selama
Pajak (”NPWP”) 093.000, terdaftar tanggal 4 LOT E-F & LT 12, JL H.R. RASUNA SAID KAVLING C-18, Perseroan menjalankan
Oktober 1983, yang Desa/Kelurahan Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Kota Adm. kegiatan usahanya
diterbitkan oleh KPP Wajib Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.
Pajak Besar Empat
3. Surat Pengukuhan SPPKP No. S- NPWP: 01.362.703.9-093.000 Berlaku selama
Pengusaha Kena 16PKP/WPJ.19/KP.0 Perseroan menjalankan
Pajak ("SPPKP") 403/2022 tertanggal 30 Juni kegiatan usahanya
2022, yang diterbitkan oleh
KPP Wajib Pajak Besar
Empat
4. Izin Lembaga Salinan Keputusan Menteri Nama: PT BNI Multifinance Berlaku selama
Pembiayaan Keuangan Republik Perseroan menjalankan
Indonesia No. Alamat kantor: Gedung BNI Lantai 26 Suite 260, Jalan kegiatan usahanya
Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta
254
233
Page 258
Nomor, Tanggal dan
No. Jenis Izin Keterangan Masa Berlaku Perizinan
Instansi
932/KMK.017/1993
tertanggal 9 Desember 1993
sebagaimana diubah
dengan Surat Direktur
Jenderal Lembaga
Keuangan Sekretaris
Direktorat Jenderal
Lembaga Keuangan No. S-
5731/LK/1994 tanggal 6
Desember 1994
5. SPPL Surat Pernyataan Nama: PT BNI Multifinance Berlaku selama
Kesanggupan Pengelolaan Perseroan menjalankan
dan Pemantauan Alamat kantor: Gedung BNI Lantai 26 Suite 260, Jalan kegiatan usahanya
Lingkungan Hidup (“SPPL”) Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta
tanggal 14 April 2025 yang
diterbitkan oleh OSS dan
ditandatangani oleh
Yenanto,
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan material di atas masih berlaku.
viii. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 6,075,604 3,789,396
Liabilitas 5,228,753 2,937,925
Ekuitas 846,852 851,471
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan 445,415 198,852
Beban operasional 306,068 219,971
Laba bersih tahun berjalan 1,729 (102,222)
ix. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2024, BNI Finance membukukan kinerja yang positif dengan laba bersih sebesar Rp1,7 miliar, tumbuh sebesar
101,69% dari sebelumnya pada tahun 2023 rugi sebesar Rp102,2 miliar. Hal ini didukung oleh pendapatan Operasional yang
tumbuh sebesar 123,99% dari Rp199 miliar di tahun 2023 menjadi Rp445 di tahun 2024, meskipun beban operasional BNI Finance
juga tumbuh sebesar 39,14%, dari Rp220 miliar di tahun 2023 menjadi Rp306 miliar di tahun 2024.
Per tanggal 31 Desember 2024, BNI Finance mencatatkan aset sebesar Rp6.076 miliar, tumbuh sebesar 60,33% dari posisi per
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp3.789 miliar. Peningkatan aset tersebut didukung oleh peningkatan pada pembiayaan
segmen consumer yang berupa pembiayaan pada produk mobil baru. Liabilitas meningkat sebesar 77,97%, dari Rp2.938 miliar
per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp5.229 miliar per tanggal 31 Desember 2024. Ekuitas menurun 0,54% dari Rp851 miliar
per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp847 miliar per tanggal 31 Desember 2024.
e. PT BNI Sekuritas ("BNI Sekuritas")
i. Riwayat Singkat
BNI Sekuritas didirikan berdasarkan Akta No. 22, tanggal 12 April 1995, sebagaimana diubah dengan Akta No. 39, tanggal 3 Mei
1995 yang keduanya dibuat di hadapan Koesbiono Sarmanhadi, SH, MH, Notaris di Jakarta dan telah sah menjadi badan hukum
sejak tanggal 19 Mei 1995 berdasarkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-6278.HT.01.01.Th.95,
tanggal 19 Mei 1995 dan didaftarkan di dalam buku register Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 903/1995 pada
255
234
Page 259
tanggal 8 Juni 1995. Akta Pendirian BNI Sekuritas telah diumumkan dalam BNRI No. 55 tanggal 11 Juli 1995, Tambahan BNRI
No. 5804/1995.
Anggaran dasar BNI Sekuritas telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perubahan Anggaran Dasar Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbatas BNI Sekuritas No. 215 tertanggal 25
Juni 2024, yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah mendapatkan persetujuan
Menkumham berdasarkan Keputusan No. AHU-0005239.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 21 Januari 2022 dan didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No. AHU-00144693.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 21 Januari 2022. Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, dan telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Aggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0158302 tanggal 25 Juni 2024, dan didaftarkan pada Daftar
Perseroan No. AHU-0125842.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 25 Juni 2024 (“Akta BNIS No. 215/2024”).
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BNI Sekuritas, maksud dan tujuan BNI Sekuritas adalah berusaha dalam bidang usaha
menjalankan usaha sebagai Perusahaan Efek.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut dí atas, BNIS dapat menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:
a. Penjamin Emisi Efek (Underwriter);
b. Perantara Pedagang Efek (Broker Dealer);
c. Perantara Pedagang Efek untuk Efek Bersifat Utang dan Sukuk (PPE-EBUS);
d. Agen Penjual Reksa Dana (APERD);
e. Perusahaan Efek Selain Manajemen Investasi Lainnya;
f. Kustodian;
g. Kegiatan lain yang ditetapkan dan/atau disetujui oleh badan/instansi yang berwenang.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan BNI Sekuritas adalah:
a. Penjamin Emisi Efek (underwriter) (KBLI 66141)
b. Perantara Pedagang Efek (Broker Dealer) (KBLI 66141)
c. Perantara Pedagang Efek Untuk Efek Bersifat Utang dan Sukuk (PPE-EBUS) (KBLI 66144)
d. Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) (KBLI 66146); dan
e. Kustodian (KBLI 66192)
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Sekuritas berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler No. 20 tanggal 12 November 2019, dibuat
di hadpan Vivi Novita, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0358552 tanggal 12 November
2019, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0217047.AH.01.11.TAHUN 2019 tanggal 12 November 2019 adalah
sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 500.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 324.850.000 324.850.000.000 75,00
• SBI Financial Services Co. Ltd. 108.283.333 108.283.333.000 25,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 433.133.333 433.133.333.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 66.866.867 66.866.867.000
iv. Susunan Kepengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 73 tertanggal 19 September 2024 No. 79 tanggal 21 Oktober
2021 yang dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn., dibuat dihadapan Jose Dima satria, S.H.,M.Kn, Notaris di
Jakarta Selatan, yang telah dilaporkan kepada Menkumham berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan
No. AHU-AH.01.03-0462956 tanggal 21 Oktober 2021 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0182262.AH.01.11 tahun
256
235
Page 260
2021 tanggal 21 Oktober 2021, susunan Direksi dan Dewan Komisaris BNI Sekuritas yang telah mendapatkan bukti penerimaan
pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Aggaran Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0254047 tertanggal 20 September 2024, yaitu sebagai berikut:
Direksi
Direktur : Vera Ongyono
Direktur : Yoga Mulia
Direktur : Teddy Wishadi
Dewan Komisaris
Komisaris Utama / Komisaris : Rudy Tandjung
Independen
Komisaris : Kenji Nakanishi
v. Perijinan Material
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BNI Sekuritas telah memiliki izin-izin material sebagai berikut:
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
1. Nomor Induk Berusaha NIB No. 1220000583716 Alamat kantor: SUDIRMAN PLAZA INDOFOOD TOWER Berlaku selama
(”NIB”) tertanggal 31 Mei 2021, yang LANTAI 16, JL. JEND.SUDIRMAN KAV. BNI Sekuritas
diterbitkan oleh Pemerintah 76-78, Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. menjalankan
Republik Indonesia melalui Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, kegiatan
Sistem Online Single Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12910 usahanya
Submission (OSS)
Kode dan Berusaha yang Berlaku Efektif Sebelum
Judul KBLI Undang-Undang No. 11 Tahun 2020
dalam NIB: tentang Cipta Kerja
f. Penjamin Emisi Efek (underwriter)
(KBLI 66141)
g. Perantara Pedagang Efek (Broker
Dealer) (KBLI 66141)
h. Perantara Pedagang Efek Untuk Efek
Bersifat Utang dan Sukuk (PPE-EBUS)
(KBLI 66144)
i. Agen Penjual Efek Reksa Dana
(APERD) (KBLI 66146)
Tabel Kegiatan Usaha Perizinan Berusaha
Berbasis Risiko
a. Kustodian (KBLI 66192)
2. Nomor Pokok Wajib Pajak NPWP No. 01.362.703.9- Untuk alamat BNI Sekuritas di SUDIRMAN PLAZA INDOFOOD Berlaku selama
(”NPWP”) 093.000 yang diterbitkan oleh TOWER LANTAI 16, JL. JEND.SUDIRMAN KAV. 76-78, BNI Sekuritas
KPP Wajib Pajak Besar Empat Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. Setiabudi, Kota Adm. Jakarta menjalankan
Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12910 kegiatan
usahanya
3. Surat Pengukuhan SPPKP No. S- NPWP: 01.362.703.9-093.000 Berlaku selama
Pengusaha Kena Pajak 13PKP/WPJ.19/KP.0 403/2017 Alamat kantor: SUDIRMAN PLAZA INDOFOOD TOWER BNI Sekuritas
("SPPKP") tertanggal 21 April 2017, yang LANTAI 16, JL. JEND.SUDIRMAN KAV. menjalankan
diterbitkan oleh KPP Wajib 76-78, Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. kegiatan
Pajak Besar Empat Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, usahanya
Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12910
4. Izin Penjamin Emisi Efek Keputusan Ketua Badan Nama: PT BNI Sekuritas Berlaku selama
Pengawas Pasar Modal No. BNI Sekuritas
KEP-20/PM/1995 tertanggal 8 Alamat kantor: SUDIRMAN PLAZA INDOFOOD TOWER menjalankan
Agustus 1995 tentang LANTAI 16, JL. JEND.SUDIRMAN KAV. kegiatan
Pemberian Izin Usaha Dibidang 76-78, Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. usahanya
Penjamin Emisi Efek kepada Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan,
PT BNI Securities Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12910
sebagaimana diubah dengan
257
236
Page 261
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
Keputusan Deputi Komisioner
Pengawas Pasar Modal II No.
KEP-20/PM.2/2017 tentang
Perubahan Penggunaan Izin
Usaha Perusahaan Efek
sebagai Penjamin Emisi Efek
atas Nama PT BNI Sekuritas
5. Izin Perantara Pelaksana Surat Bank Indonesia No. Pemberian izin sebagai Pelaksanaan Transaksi Sertifikat Berlaku selama
Transaksi Sertifikat 19/206/DPPK/Srt/B tanggal 24 Deposito yang Ditransaksikan di Pasar Uang BNI Sekuritas
Deposito di Pasar Uang Agustus 2017 dan Keputusan menjalankan
Kepala Departemen kegiatan
Pengembangan Pasar usahanya
Keuangan No.
19/19/KEP.KADEP.DPPK/2017
tentang Pemberian Izin sebagai
Perantara Pelaksanaan
Transaksi Sertifikat Deposito
yang Ditransaksikan di Pasar
Uang kepada PT BNI Sekuritas
6. Izin Agen Penjual Efek Surat Keputusan Direksi Pemberian izin Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), untuk Berlaku selama
Reksa Dana (APERD) Otoritas Jasa Keuangan Nomor kantor pusat BNI Sekuritas dan 10 outlet lainnya. BNI Sekuritas
S-1507/PM.211/2016 menjalankan
tertanggal 06 Oktober 2016. kegiatan
usahanya
7. Persetujuan sembagai Surat OJK No. S- Pemberian izin kepada BNI Sekuritas untuk melakukan kegiatan Berlaku selama
Lembaga Penerbitan Surat 900/PM.21/2019 tanggal 29 Juli lain Perusahaan Efek yaitu sebagai Lembaga Pendukung BNI Sekuritas
Berharga Komersial (SBK), 2019 perihal Persetujuan Penerbitan Surat Berharga Kmesial, Pelaku Transaksi SBK, dan menjalankan
Pelaku Transaksi SBK, dan Kegiatan Lain Perusahaan Efek Penatausahaan dan Penyelesaian Transksi SBK kegiatan
Penatausahaan & sebagai Lembaga Penerbitan usahanya
Penyelesaian Transaksi Surat Berharga Komersial
SBK (SBK), Pelaku Transaksi SBK,
dan Penatausahaan &
Penyelesaian Transaksi SBK
8. Izin Perantara Keputusan Ketua Badan Nama: PT BNI Sekuritas Berlaku selama
Perdagangan Efek Pengawas Pasar Modal No. BNI Sekuritas
KEP-19/PM/1995 tanggal 8 Alamat kantor: SUDIRMAN PLAZA INDOFOOD TOWER menjalankan
Agustus 1995 perihal LANTAI 16, JL. JEND.SUDIRMAN KAV. kegiatan
Pemberian Izin Usaha 76-78, Desa/Kelurahan Setia Budi, Kec. usahanya
Perusahaan Efek sebagai Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan,
Perantara Pedagang Efek Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12910
kepada PT BNI Securities,
sebagaimana diubah dengan
Keputusan Deputi Komisioner
Pengawas Pasar Modal No.
Kep-21/PM.2/2017 tertanggal
16 Mei 2017 tentang
Perubahan Penggunaan Izin
Usaha Perusahaan Efek
sebagai Perantara Pedagang
Efek Atas Nama PT BNI
Securities menjadi Izin Usaha
Atas Nama PT BNI Sekuritas
9. Izin Penasihat Surat OJK No. S- Nama : PT BNI Sekuritas Selama
Keuangan (Financial 876/PM.21/2018 tanggal Perusahaan pelaku
Advisory) 6 Agustus 2018 perihal usaha
Persetujuan Kegiatan Jangka Waktu : Selama pelaku usaha menjalankan
Lain Perusahaan Efek menjalankan kegiatan kegiatan
sebagai Penasihat usahanya usahanya
Keuangan (Finansial
Advisory)
10. Izin Agen Referal Surat OJK No.S- Nama : PT BNI Sekuritas Selama
Layanan Gadai Efek 1070/PM.02/2024 tanggal Perusahaan pelaku usaha
258
237
Page 262
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
27 Desember 2024 perihal menjalankan
Persetujuan Kegiatan Lain Jangka Waktu : Selama pelaku usaha kegiatan
PT BNI Sekuritas sebagai menjalankan kegiatan usahanya
Agen Referal Layanan usahanya
Gadai Efek
11. Izin sebagai Arranger MTN Surat Keputusan Direksi Pemberian izin kepada BN Sekuritas untuk melaksanakan Berlaku selama
dan NCD Otoritas Jasa Keuangan Nomor kegiatan lain yaitu Penatalajsanaan (Arranger) Efek yang tidak BNI Sekuritas
S-567/PM.21/2016 tertanggal melalui Penawaran Umum berupa Medium Term Notes (MTN) menjalankan
20 Desember 2016. dan instrumen pasar uang berupa Negotiable Certificate of kegiatan
Deposit (NCD) usahanya
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan material di atas masih berlaku.
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 1.983 2.377
Liabilitas 681 1.206
Ekuitas 1.302 1.172
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan 699 586
Biaya usaha (629) (521)
Laba bersih tahun berjalan 86 70
vii. Analisa dan Pembahasan Manajemen
Di akhir tahun 20212024, BNI Sekuritas berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp6186 miliar, tumbuh sebesar 68,1122.9%
dari tahun 2023 sebesar Rp70 miliar. Pendapatan tahun 2024 sebesar Rp699 miliar tumbuh sebesar 19.3% dari tahun 2023
sebesar Rp586 miliar. Sumber utama pendapatan terutama berasal dari brokerage commissions dengan kontribusi sebesar
Rp200 miliar atau 28.6% dari total pendapatan operasional BNI Sekuritas tumbuh 68.1%, Investment Banking Fee sebesar Rp299
miliar atau tumbuh 16.3% dan Investment Management Fee (melalui BNI Asset Management sebagai Entitas Anak BNI Sekuritas)
sebesar Rp98 miliar atau tumbuh 14.8%.
Total nilai transaksi equity brokerage BNI Sekuritas tahun 2021 sebesar Rp125 triliun, naik sebesar 40% dari tahun 2020 sebesar
Rp89 triliun. Kontribusi nilai transaksi online mencapai sebesar Rp37 triliun sedangkan total nilai transaksi reguler sebesar Rp88
triliun. Jumlah account aktif BNI Sekuritas pada tahun 2021 tercatat sebanyak 182.436 account, meningkat 26% dari tahun 2020
sebesar 144.802 account.
Aset BNI Sekuritas pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp1.656 miliar, naik sebesar 9,59% dari posisi per tanggal
31 Desember 2020 sebesar Rp1.511 miliar. Liabilitas menurun 28,03% atau sebesar Rp143 miliar dari Rp510 miliar pada tanggal
31 Desember 2020 menjadi Rp367 miliar pada tanggal 31 Desember 2021. Ekuitas meningkat 28,77% atau sebesar Rp288 miliar
dari Rp1.001 miliar per tanggal 31 Desember 2020 menjadi Rp1.289 miliar per tanggal 31 Desember 2021.
Total Aset BNI Sekuritas tahun 2024 sebesar Rp1.983 miliar mengalami penurunan sebesar 17% dibandingkan dengan tahun
2023 sebesar Rp2.377 miliar yang terutama disebabkan oleh penurunan piutang transaksi nasabah berkaitan dengan transaksi
perdagangan efek perusahaan. Kewajiban perusahaan per 31 Desember 2024 mengalami penurunan signifikan terutama
259
238
Page 263
disebabkan oleh penurunan utang transaksi nasabah yang sejalan dengan penurunan piutang transaksi nasabah. Pergerakan
ekuitas BNIS Per 31 Desember 2024 terutama terkait dengan saldo laba ditahan perusahaan.
f. BNI Remittance Ltd.
i. Riwayat Singkat
BNI Remittance Ltd. didirikan pada tanggal 19 November 1996 berdasarkan Memorandum of Article Association yang mengacu
hukum Negara Hongkong dan telah didaftarkan dalam Companies Registry No. 0574748 dengan nama High Motivation Company
Limited. Berdasarkan Surat Perubahan Nama Usaha/Change of Busines Name dari Companies Registry, pada tanggal 4 Juni
1997 berganti nama menjadi BNI-Nakertrans Limited, kemudian pada tanggal 29 Juni 2009 berganti nama menjadi BNI Remittance
Limited.
ii. Maksud dan Tujuan
BNI Remittance Limited didirikan oleh BNI Hong Kong pada tahun 1997 yang awalnya bernama “BNI Nakertrans Ltd.” Tujuan dari
pendirian tersebut adalah untuk membantu memfasilitasi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong untuk
melakukan pengiriman uang. Kemudian untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bisnis dan menyesuaikan dengan koridor aturan
otoritas setempat, pada tahun 2009, BNI Nakertrans Ltd resmi bergabung sebagai salah satu Perusahaan Anak BNI dan dilakukan
perubahan nama menjadi BNI Remittance Ltd.
BNI Remittance merupakan entitas perusahaan asing, sehingga tidak dikategorikan dalam KBLI.
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Remittance adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: HK$1
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 7.444.944 7.444.944
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 7.444.944 7.444.944 100,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 7.444.944 7.444.944 100,00
Jumlah saham dalam portepel: - -
iv. Susunan Kepengurusan
Susunan Direktur BNI Remittance adalah sebagai berikut:
Direktur : Indra Kusuma
v. Perijinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BNI Remittance telah memiliki izin dari Departemen Bea dan Cukai (Customs & Excise
Department) Hong Kong. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan tersebut masih berlaku.
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023
Aset 11,3 8,6
Liabilitas 3 2,5
Ekuitas 8,3 6,1
260
239
Page 264
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Keterangan
2024 2023
Pendapatan 8,6 9,5
Beban operasional (11,5) (12)
Laba bersih tahun berjalan (2,9) (2,5)
vii. Analisis dan Pembahasan Manajemen
–Rp2,5 miliar, mengalami perbaikan dari tahun 2023 dimana laba tahun 2023 sebesar –Rp2,9 (meningkat 14%). Perbaikan
tersebut terjadi karena peningkatan exchange gain/loss tahun 2024 menjadi Rp0,8 miliar dari Rp0,7 miliar pada tahun 2023,
karena adanya kondisi market yang lebih menguntungkan dimana BNI Remittance mendapatkan margin yang lebih baik
dibandingkan tahun 2023. Aktivitas bisnis retail BNI Remittance membaik dilihat dari pembukaan rekening Taplus PMI yang
berhasil dibantu melalui BNI Remittance sampai dengan tahun 2024 telah mencapai 73,233 rekening, sedangkan DPK yang
berhasil dihimpun pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 403 Milliar. Transaksi e-channel (Mbanking dan Wondr) di Hong Kong juga
mengalami peningkatan dimana pada tahun 2024 jumlah slip transaksi e-channel di Hong Kong mencapai 2,3juta transaksi
meningkat 11% dari tahun 2023 dimana pada tahun 2023 jumlah slip transaksi sebesar 2juta slip dan volume transaksi juga
mengalami peningkatan dimana volume transaksi pada tahun 2024 adalah sebesar Rp 3,143.65 Milliar meingkat 33% dimana
volume transaksi pada tahun 2023 adalah sebesar Rp 2,365.58 Milliar.
BNI Remittance mencatatkan aset pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp8,6 miliar, turun sebesar 24% dari posisi per
tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp11,3 miliar. Liabilitas juga menurun sebesar 17% dari Rp3 miliar pada tanggal 31 Desember
2023 menjadi Rp2.5 miliar pada tanggal 31 Desember 2024. Ekuitas turun sebesar 25.6%, dari Rp8.3 miliar per tanggal 31
Desember 2023 menjadi Rp6.1 miliar pada tanggal 31 Desember 2024
ENTITAS ANAK YANG TIDAK DIMILIKI LANGSUNG DAN ENTITAS TERASOSIASI
a. PT BNI Asset Management (“BNI Asset Management”)
i. Riwayat Singkat
BNI Asset Management didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 50 tanggal 28 Maret 2011, sebagaimana diubah
dengan Akta No. 5, tanggal 2 Mei 2011 yang keduanya dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta dan
telah sah menjadi badan hukum sejak tanggal 11 Mei 2011 berdasarkan pengesahan Menkumham No. AHU-
23888.AH.01.01.Tahun 2011, tanggal 11 Mei 2011 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0038038.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 11 Mei 2011. Akta Pendirian BNI Asset Management telah diumumkan dalam
BNRI No. 71 tanggal 4 September 2012, Tambahan BNRI No. 44809
Anggaran dasar BNI Asset Management telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BNI Asset Management No. 7 tanggal 24 Juni 2024,
yang dibuat di hadapan Fifidiana S.H., S.S., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah disetujui oleh Kementerian Hukum
berdasarkan Keputusan No. AHU-AH.01.03-0154875 tanggal 24 Juni 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0124074.AH.01.11. TAHUN 2024 tanggal 24 Juni 2024.
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BNI Asset Management, maksud dan tujuan BNI Asset Management adalah berusaha
dalam kategori bidang aktivitas keuangan dan asuransi.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas BNI Asset Management dapat melaksanakan kegiatan usaha
sebagai berikut:
a. Manajer Investasi (KBLI 66311)
Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yang mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola
portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank
yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
261
240
Page 265
b. Penasihat Investasi Berbentuk Perusahaan (KBLI 66322).
Kelompok ini mencakup kegiatan penasihat investasi yang dilakukan oleh perusahaan yaitu memberikan nasihat
kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan menerima imbalan jasa.
c. Menjalankan kegiatan lain yang ditetapkan dan disetujui oleh badan/investasi yang berwenang.
Adapun kegiatan usaha yang benar-benar dilaksanakan oleh BNIS adalah kegiatan Manajer Investasi (KBLI 6311) dan
Penasihan Investasi Berbentuk Perusahaan (KBLI 66322).
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Asset Management berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Di Luar
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 20 tanggal 31 Oktober 2024, dibuat di hadapan Fifidiana, S.H., Notaris
di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0271110 tanggal 4 November 2024, serta telah didaftarkan pada Daftar Perseroan
No. AHU-0236816.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 4 November 2024, adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: Rp1.000
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 160.000.000 160.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• Perseroan 39.960.000 39.960.000.000 99,90
• Koperasi Karyawan BNI Sekuritas 40.000 40.000.000 0,10
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 40.000.000 40.000.000.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 120.000.000 120.000.000.000
iv. Susunan Kepengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.2
tanggal 11 April 2025, dibuat di hadapan Fifidiana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan penerimaan
pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan dan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
AHU-AH.01.09-0186463 tanggal 14 Januari 2025 serta didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0080070.AH.01.11
TAHUN 2025 tanggal 14 April 2025, susunan Direksi dan Dewan Komisaris BNI Asset Management adalah sebagai
berikut:
Direksi
Presiden Direktur : Mungki Ariwibowo Adil
Direktur : Putut Endro Andanawarih
Direktur : Ade Yusriansyah
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Eko Priyo Pratomo
Komisaris : Efrizal
v. Perijinan Material
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BNI Asset Management telah memiliki izin-izin material sebagai berikut:
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
1. Nomor Induk NIB No. 9120007542108 2 Mei 2019 Alamat kantor: CENTENNIAL TOWER A-B/ 19, JALAN Berlaku selama
Berusaha (”NIB”) sebagaimana diubah dengan JENDERAL GATOT SUBROTO, KAV 24- BNI Asset
perubahan ke-2 tanggal 15 Maret 2022 25, Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec. Management
Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, menjalankan
Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos: 12930 kegiatan
usahanya
Kode dan Perizinan Berusaha yang Berlaku Efektif
Judul KBLI Sebelum Undang-Undang No. 11 Tahun
dalam NIB: 2020 tentang Cipta Kerja
a. Manajer Investasi (KBLI 66311)
262
241
Page 266
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
b. Penasihat Investasi Berbentuk
Perusahaan (KBLI 66322)
2. Nomor Pokok Wajib NPWP No. 03/141/303.2-011.000 Untuk alamat kantor BNI Asset Management pada Centennial Berlaku selama
Pajak (”NPWP”) Tower A-B/19, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, RT. 002 RW. 002, BNI Asset
Desa/Kelurahan Karet Semanggi, Kec. Setiabudi, Kota Adm. Management
Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta menjalankan
kegiatan
usahanya
3. Surat Pengukuhan SPPKP No. PEM- Diterbitkan oleh Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan Berlaku selama
Pengusaha Kena 02768/WPJ.04/KP.0103/2011 tanggal BNI Asset
Pajak ("SPPKP") 19 Desember 2011 Management
menjalankan
kegiatan
usahanya
4. SKT SKT No. - Diterbitkan oleh Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan I Berlaku selama
125KT/WPJ.04/KP.1203/2018 BNI Asset
Tanggal 28 Februari 2018 Management
menjalankan
kegiatan
usahanya
5. Persetujuan Persetujuan Kesesuaian Pemanfaatan Nama Pelaku : PT BNI Asset Management Berlaku selama
Kesesuaian Ruang No. 28062210213174072 Usaha tiga tahun
Pemanfaatan Ruang tanggal 28 Juni 2023 terhitung sejak
Lokasi Usaha : Centennial Tower A-B/19, Jl. Gatot diterbitkan,
Subroto Kav. 24-25, RT. 002 RW. atau sampai
002, Desa/Kelurahan Karet dengan 28 Juni
Semanggi, Kec. Setiabudi, Kota 2025
Adm. Jakarta Selatan, Provinsi DKI
Jakarta
KBLI : a. 66311 – Manajer Investasi;
dan
b. 66322 – Penasihat Investasi
Berbentuk Perusahaan
Instansi : Gubernur DKI Jakarta, Kepala
Penerbit DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta
6. Izin Manajer Investasi Salinan Keputusan Ketua Badan Nama Perusahaan : PT BNI Asset Management Berlaku selama
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga BNI Asset
Keuangan No. KEP-05/BL/MI/2011 Alamat : Centennial Tower A-B/19, Jl. Management
tentang Pemberian Izin Usaha Gatot Subroto Kav. 24-25, menjalankan
Perusahaan Efek Yang Melakukan RT. 002 RW. 002, kegiatan
Kegiatan Usaha Sebagai Manajer Desa/Kelurahan Karet usahanya
Investasi tanggal 7 Juli 2011 Semanggi, Kec. Setiabudi,
Kota Adm. Jakarta Selatan,
Provinsi DKI Jakarta
Jangka Waktu : Berlaku sejak ditetapkan
selama pelaku usaha
menjalankan kegiatan
usahanya
7. Izin Penasihat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. Nama Perusahaan : PT BNI Asset Management Berlaku selama
Investasi KEP-50/D.04/2017 tentang Pemberian BNI Asset
Izin Usaha Penasihat Investasi kepada Alamat : Centennial Tower A-B/19, Jl. Management
PT BNI Asset Management tanggal 3 Gatot Subroto Kav. 24-25, menjalankan
November 2017 RT. 002 RW. 002, kegiatan
Desa/Kelurahan Karet usahanya
Semanggi, Kec. Setiabudi,
Kota Adm. Jakarta Selatan,
Provinsi DKI Jakarta
Jangka Waktu : Berlaku sejak ditetapkan
selama pelaku usaha
menjalankan kegiatan
usahanya
8. Tanda Daftar Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Nama Perusahaan : PT BNI Asset Management Berlaku sejak
Penyelenggara Elektronik (TD PSE) Domestik PB- ditetapkan
Sistem Elektronik (TD UMKU No. 912000754210800020001 Alamat : Centennial Tower A-B/19, Jl. selama pelaku
PSE) Domestik PB- tanggal 14 Juli 2022 Gatot Subroto Kav. 24-25, usaha
UMKU RT. 002 RW. 002, menjalankan
Desa/Kelurahan Karet
263
242
Page 267
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
Semanggi, Kec. Setiabudi, kegiatan
Kota Adm. Jakarta Selatan, usahanya
Provinsi DKI Jakarta
KBLI : 66311 - Manajer Investasi
9. SPPL Surat Pernyataan Kesanggupan Nama Perusahaan : PT BNI Asset Management Berlaku sejak
Pengelolaan dan Pemantauan ditetapkan
Lingkungan Hidup (“SPPL”) tanggal 22 Alamat : Centennial Tower A-B/19, Jl. selama pelaku
Mei 2025 Gatot Subroto Kav. 24-25, usaha
RT. 002 RW. 002, menjalankan
Desa/Kelurahan Karet kegiatan
Semanggi, Kec. Setiabudi, usahanya
Kota Adm. Jakarta Selatan,
Provinsi DKI Jakarta
KBLI : 66311 - Manajer Investasi
10. Izin Wakil KEP-774/PM.21/PJ-WMI/2022 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Cindy Anggraini berlaku
Manajer Investasi tanggal 9 September 2022 sejak
11. KEP-539/PM.21/PJ-WMI/2022 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Jefrix Kosiady tanggal
tanggal 10 Agustus 2022 ditetapkan
12. KEP-28/PM.211/PJ-WMI/2022 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Manggala S Dharma sampai
tertangal 24 Januari 2022 dengan 3
13. KEP-124/PM211/WMI/2019 tanggal 19 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Marlina Tri Maharani tahun
April 2019 sebagaimana diperpanjang berakhir
dengan KEP-108/PM.21/PJ-WMI/2022 tepat di
tanggal 20 April 2022 tanggal
14. KEP-34/PM.02/WMI/TTE/2023 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Nugroho Rahmat kelahiran
Fitriyanto dan dapat
tertangal 16 Mei 2023
diperpanjang
15. KEP-215/PM.02/PJ- Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Stella Amelinda
WMI/TTE/2023 tanggal 7 Agustus
2023
16. KEP-628/PM.21/PJ-WMI/2022 Izin Wakil Manajer Investasi atas nama Yekti Dewanti
tanggal 2 September 2022
b. BNI Securities Pte. Ltd.
i. Riwayat Singkat
BNI Securities Pte. Ltd. didirikan mengacu hukum Negara Singapura pada tanggal 22 Maret 2021 dengan No. Registrasi
202110096K dengan nama BNI Securities Pte. Ltd.
ii. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan BNI Securities Pte. Ltd. adalah berusaha dalam bidang usaha saham, broker dan pialang saham
dan obligasi (66121), termasuk untuk kegiatan penjaminan emisi dan jasa konsultasi dalam layanan pasar modal.
iii. Permodalan
Komposisi permodalan BNI Securities Pte. Ltd. adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Saham: S$1
Keterangan
Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 11.670.000 11.670.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
• PT BNI Sekuritas 11.670.000 11.670.000 100
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 11.670.000 11.670.000 100
Jumlah saham dalam portepel: - -
iv. Susunan Kepengurusan
Susunan Direktur dan Sekretaris BNI Securities Pte. Ltd. adalah sebagai berikut:
Direktur : Chew Wen Yu, Edwin
Direktur : Dipo Nugroho
Sekretaris : Loh Siew Lee
264
243
Page 268
v. Perijinan Material
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BNI Securities Pte. Ltd. telah memiliki izin berupa Capital Markets Services
License for the following Regulated Activities: (a) Dealing in Capital Markets (Securities) and (b) Advising on Corporate
Finance dari Monetary Authority of Singapore berdasarkan Licence No. CMS101132 tanggal 25 Juli 2024. Pada tanggal
Prospektus ini diterbitkan, seluruh perizinan tersebut masih berlaku.
ENTITAS TERASOSIASI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (“BSI”)
i. Riwayat Singkat
BSI didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 4 tanggal 3 April 1969, sebagaimana diubah dengan Akta No. 46, tanggal
29 April 1970 yang keduanya dibuat di hadapan Liem Tjoeng Kie, Notaris di Jakarta dan telah sah menjadi badan hukum
sejak tanggal 11 Mei 2011 berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman No. J.A 5/70/4 tanggal 28 Mei 1970 serta telah
diumumkan dalam BNRI No. 242 dan Tambahan BNRI No. 43 tanggal 28 Mei 1971.
Anggaran dasar BSI telah beberapa kali diubah dan perubahan terakhir termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 37 tanggal 17 Mei 2024, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
mendapat bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0145286 tanggal 13 Juni 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0117702.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 13 Juni 2024, serta diumumkan dalam BNRI No. 52 dan Tambahan
BNRI No. 018748 tahun 2024.
ii. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar BSI, maksud dan tujuan BSI adalah berusaha dalam bidang usaha perbankan
berdasarkan prinsip syariah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencapai maksud dan tujuan
tersebut, BSI dapat menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. Kegiatan usaha utama:
a. Menghimpun dana dalam bentuk simpanan berupa Giro, Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan
dengan itu berdasarkan Akad Wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah;
b. Menghimpun dana dalam bentuk investasi berupa Deposito, Tabungan, atau bentuk lainnya yang
dipersamakan dengan itu berdasarkan Akad Mudharabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan
prinsip syariah;
c. Menyalurkan Pembiayaan bagi hasil berdasarkan Akad Mudharabah, Akad Musyarakah, atau akad lain yang
tidak bertentangan dengan prinsip syariah;
d. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Murabahah, Akad Salam, Akad Istishna’, atau akad lain yang
tidak bertentangan dengan prinsip syariah;
e. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Qardh atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip
syariah;
f. Menyalurkan Pembiayaan penyewaan barang bergerak atau tidak bergerak kepada Nasabah berdasarkan
Akad Ijarah dan/atau sewa beli dalam bentuk Ijarah Muntahiya Bittamlik atau akad lain yang tidak
bertentangan dengan prinsip syariah;
g. Melakukan pengambilalihan utang berdasarkan Akad Hawalah atau Akad lain yang tidak bertentangan
dengan prinsip syariah;
h. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Qardh atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip
syariah;
i. Menyalurkan Pembiayaan penyewaan barang bergerak atau tidak bergerak kepada Nasabah berdasarkan
Akad Ijarah dan/atau sewa beli dalam bentuk Ijarah Muntahiya Bittamlik atau akad lain yang tidak
bertentangan dengan prinsip syariah;
j. Melakukan pengambilalihan utang berdasarkan Akad Hawalah atau Akad lain yang tidak bertentangan
dengan prinsip syariah;
k. Melakukan usaha kartu debit dan/atau kartu pembiayaan berdasarkan prinsip syariah;
l. Melakukan pemberian jasa pelayanan perbankan berdasarkan akad antara lain:
a) Wakalah;
b) Hawalah;
265
244
Page 269
c) Kafalah; dan
d) Rahn.
m. Membeli, menjual dan/atau menjamin atas risiko sendiri surat berharga pihak ketiga yang diterbitkan atas
dasar transaksi nyata (underlying transaction) berdasarkan prinsip syariah;
n. Membeli surat berharga berdasarkan prinsip syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah dan/atau Bank
Indonesia;
o. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga atau
antar pihak ketiga berdasarkan prinsip syariah;
p. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan Nasabah berdasarkan prinsip
syariah;
q. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik menggunakan
surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
r. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat-surat berharga berdasarkan prinsip wadi’ah yad
amanah atau prinsip lain berdasarkan prinsip syariah;
s. Melakukan kegiatan penitipan termasuk penatausahaannya untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu
akad berdasarkan prinsip syariah;
t. Memberikan fasilitas letter of credit (L/C) berdasarkan prinsip syariah;
u. Memberikan fasilitas garansi bank berdasarkan prinsip syariah;
v. Melakukan fungsi sebagai wali amanat berdasarkan Akad Wakalah;
w. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran;
x. Melakukan kegiatan pengalihan piutang;
y. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan di bidang perbankan sepanjang tidak bertentangan dengan
prinsip syariah dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
2. Kegiatan Usaha Penunjang yang mendukung kegiatan usaha utama adalah sebagai berikut:
a. Melakukan kegiatan valuta asing berdasarkan prinsip syariah;
b. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Lembaga Jasa Keuangan Syariah dan/atau perusahaan lain
untuk mendukung industri perbankan syariah dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan dan prinsip syariah;
c. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan pembiayaan
berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku;
d. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun berdasarkan prinsip syariah;
e. Melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan ketentuan
peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal;
f. Menyelenggarakan kegiatan atau produk bank berdasarkan prinsip syariah dengan menggunakan sarana
elektronik; Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berjangka pendek berdasarkan prinsip
syariah, baik secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar uang;
g. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip
syariah, baik secara langsung- atau tidak langsung, melalui pasar modal;
h. Menyediakan produk atau melakukan kegiatan jasa keuangan lainnya berdasarkan prinsip syariah dan
ketentuan perundang undangan yang berlaku; dan
i. Melakukan kerjasama dengan Lembaga Jasa Keuangan lain dan kerjasama dengan selain Lembaga Jasa
Keuangan dalam pemberian layanan jasa keuangan kepada Nasabah, sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan prinsip syariah.
Adapun kegiatan usaha yang saat ini benar-benar dijalankan BSI adalah Bank Umum Syariah (KBLI 64122).
266
245
Page 270
iii. Permodalan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 37 tanggal 17 Mei 2024, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., Notaris
di Jakarta, yang telah mendapat bukti penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0145286 tanggal 13 Juni 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0117702.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 13 Juni 2024, struktur permodalan dan susunan pemegang saham BSI pada tanggal
Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:
Seri Nilai Nominal Saham: Rp500
Keterangan
Saham Jumlah Saham Nominal (Rp) %
Modal Dasar: 80.000.000.000 40.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
Seri A
• Negara Republik Indonesia 1 500 0,00
Dwiwarna
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Seri B 23.740.608.436 11.870.304.218.000 51,46
• Perseroan Seri B 10.720.230.418 5.360.115.209.000 23,24
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Seri B 7.092.761.655 3.546.380.827.500 15,37
• Masyarakat Seri B 4.575.659.628 2.287.829.814.000 9,919
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 46.129.260.138 23.064.630.069.000 100,00
Jumlah saham dalam portepel: 33.870.739.862 16.935.369.931.000
iv. Susunan Kepengurusan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 38 tertanggal 17 Mei 2024,
dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan
dari Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.09-
0214075 tanggal 13 Juni 2024, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0117708.AH.01.11.TAHUN 2024
tanggal 13 Juni 2024, susunan Direksi dan Dewan Komisaris BSI adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Anggoro Eko Cahyo
Wakil Direktur Utama : Bob Tyasika Ananta
Direktur Compliance & : Arief Adhi Sanjaya
Human Capital
Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho
Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna
Direktur Wholesale : Zaidan Novari
Transaction Banking
Direktur Information : Muharto
Technology
Direktur Risk Management : Grandhis Helmi Harumsyah
Direktur Retail Banking : Kemas Erwan Husainy
Direktur Treasury & : Firman Nugraha
International Banking
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Muhadjir Effendy
Komisaris Independen : Felicitas Tallulembang
Komisaris : Meidy Ferdiansyah
Komisaris : Mochamad Agus Rofiudin
Komisaris : Kamaruddin Amin
Komisaris Independen : Nizar Ahmad Saputra
Komisaris Independen : Muhammad Syafiii Antonio
Komisaris Independen : Addin Jauharudin
v. Perijinan Material
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BSI telah memiliki izin-izin material sebagai berikut:
267
246
Page 271
Masa Berlaku
No. Jenis Izin Nomor, Tanggal dan Instansi Keterangan
Perizinan
17. Nomor Induk NIB No. 9120102141986 Alamat kantor: Gedung The Tower, Jalan Gatot Subroto Berlaku selama BSI
Berusaha (”NIB”) tertanggal 18 Januari 2019 No.27, Desa/Kelurahan Karet Semanggi, menjalankan kegiatan
yang diterbitkan oleh Kec. Setiabudi, Kota Adm. Jakarta usahanya
Pemerintah Republik Indonesia Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Kode Pos:
melalui sistem OSS 12930
Kode dan Perizinan Berusaha yang Berlaku Efektif
Judul KBLI Sebelum Undang-Undang No. 11 Tahun
dalam NIB: 2020 tentang Cipta Kerja
c. Bank Umum Syariah (KBLI
64122 (Bank Umum Syariah)
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko:
a. Real Estat Yang Dimiliki
Sendiri atau Disewa
(Pendukung) (KBLI 68111)
b. Bank Umum Syariah (64122)
j.
18. Nomor Pokok NPWP No. 01.105.094.5- Untuk alamat BNI Sekuritas di Gedung The Tower Jl. Gatot Berlaku selama BSI
Wajib Pajak 093.000 yang diterbitkan oleh Subroto, 27, Karet Semanggi, Setiabudi, Kota Adm. Jakarta menjalankan kegiatan
(”NPWP”) KPP Wajib Pajak Besar Empat Selatan, DKI Jakarta, Kode Pos: 12930 usahanya
19. Surat Pengukuhan SPPKP No. S- NPWP: 01.105.094.5-093.000 Berlaku selama BSI
Pengusaha Kena 5PKP/WPJ.19/KP.0403/2021 Alamat kantor: di Gedung The Tower Jl. Gatot Subroto, menjalankan kegiatan
Pajak ("SPPKP") tertanggal 3 Februari 2021, 27, Karet Semanggi, Setiabudi, Kota Adm. usahanya
yang diterbitkan oleh KPP Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Kode Pos:
Wajib Pajak Besar Empat 12930
20. Izin Perubahan Keputusan Gubernur Bank Pemberian izin untuk melakukan perubahan kegiatan usaha Berlaku selama BSI
Kegiatan Usaha Indonesia tentang Pemberian bank umum konvensional menjadi bank umum syariah menjalankan kegiatan
Berdasarkan Izin Perubahan Kegiatan usahanya
Prinsip Syariah Usaha Bank Umum
Konvensional Menjadi Bank
Umum yang Melaksanakan
Kegiatan Usaha Berdasarkan
Prinsip Syariah No.
10/67/KEP.GBI/DpG/2008
tertanggal 16 Oktober 2008
21. Izin Perubahan Keputusan Gubernur Bank Pemberian izin perubahan nama PT Bank Syariah BRI menjadi Berlaku selama BSI
Nama Indonesia No. PT Bank BRISyariah menjalankan kegiatan
11/63/KEP.GBI/DpG/2009 usahanya
tentang Penetapan
Penggunaan Izin Usaha Atas
Nama PT Bank Syariah BRI
Menjadi Izin Usaha Atas Nama
PT Bank BRISyariah tertanggal
15 Desember 2009
22. Izin Keputusan Dewan Komisioner Pemberian izin kepada PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank Berlaku selama BSI
Penggabungan Otoritas Jasa Keuangan No. BNI Syariah untuk melakukan penggabungan ke dalam PT Bank menjalankan kegiatan
Bank 4/KDK.03/2021 tentang BRISyariah Tbk, izin perubahan nama dengan menggunakan izin usahanya
Pemberian Izin Penggabungan usaha PT Bank BNI Syariah menjadi atas nama PT Bank Syariah
PT Bank Syariah Mandiri dan Indonesia Tbk, izin beroperasi bagi kantor-kantor PT Bank
PT Bank BRI Syariah Ke Dalam Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah sebagai kantor PT
PT Bank BRISyariah Tbk Serta Bank Syariah Indonesia Tbk, dan pemberlakuan izin usaha yang
Izin Perubahan Nama Dengan telah dimiliki PT Bank BRISyariah bagi PT Bank Syariah
Menggunakan Izin Usaha PT Indonesia Tbk.
Bank Syariah Indonesia Tbk
Sebagai Bank Hasil
Penggabungan tertanggal 27
Januari 2021
268
247
Page 272
vi. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2024
Aset 408.613.432 353.624.124
Liabilitas 363.571.860 314.885.003
Ekuitas 45.041.572 38.739.121
Kinerja Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 2024
Pendapatan 22.958.958 20.430.617
Biaya usaha 13.680.814 12.839.258
Laba bersih tahun berjalan 7.005.888 5.703.743
vii. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2024, BSI membukukan kinerja yang positif dengan laba bersih sebesar Rp7,0 triliun, tumbuh sebesar 22,83% dari
sebelumnya pada tahun 2023 sebesar Rp5,7 triliun. Hal ini didukung oleh pendapatan Operasional yang tumbuh sebesar 12,38%
dari Rp20.4 triliun di tahun 2023 menjadi Rp23.0 di tahun 2024, meskipun beban operasional BSI juga tumbuh sebesar 6,55%, dari
Rp12.8 triliun di tahun 2023 menjadi Rp13.7 triliun di tahun 2024.
Per tanggal 31 Desember 2024, BSI mencatatkan aset sebesar Rp408.6 triliun, tumbuh sebesar 15,55% dari posisi per tanggal 31
Desember 2023 sebesar Rp353.6 miliar. Peningkatan aset tersebut didukung oleh peningkatan pada pembiayaan bagi hasil
Musyarakah. Liabilitas meningkat sebesar 15,46%, dari Rp314.9 triliun per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp363.6 triliun per
tanggal 31 Desember 2024. Ekuitas meningkat 16,27% dari Rp38.7 triliun per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp45.0 triliun per
tanggal 31 Desember 2024
A.11. ASURANSI
Sampai dengan Tanggal Prospektus, Perseroan telah menutup asuransi terhadap seluruh aset material Perseroan terutama yang dipergunakan
untuk kegiatan operasional Perseroan, berikut adalah ringkasan dari polis-polis tersebut:
Objek
Jangka
Klausula Total Nilai Kepentingan
No. Nama Polis Penanggung Tertanggung Waktu
Bank Premi Pertanggungan yang
Asuransi
Ditanggung
1. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp365.682 Rp1.648.544.792. Gedung
Pertanggungan Tri Pakarta dan/atau anak Oktober .224,15 745 dan/atau gerai
– Policy perusahaan 2024 – 31 ATM di
Schedule dan/atau Oktober berbagai
Terrorism and perusahaan 2026 lokasi di
Sabotage No. terkait dan/atau Indonesia
1070127240000 manajemen
3 tanggal 31 Perseroan untuk
Oktober 2024 hak dan
kepentingan
masing-masing
manajemen
2. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp12.778. Rp35.000.000.00 Gedung
Pertanggungan Tri Pakarta dan/atau anak Oktober 608,00 0,00 dan/atau gerai
– Policy perusahaan, 2024 – 31 ATM di
Schedule Public perusahaan Oktober berbagai
Liability asosiasi, 2026 lokasi di
Insurance No. perusahaan Indonesia
1070901240000 afiliasi, dan/atau
7 tanggal 31 perusahaan lain
Oktober 2024 yang dimiliki,
dioperasikan,
dikelola, atau
269
248
Page 273
Objek
Jangka
Klausula Total Nilai Kepentingan
No. Nama Polis Penanggung Tertanggung Waktu
Bank Premi Pertanggungan yang
Asuransi
Ditanggung
dikendalikan
oleh Perseroan
untuk hak dan
kepentingannya
masing-masing
3. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp2.352.6 Rp25.000.000.00 Seluruh mesin
Penanggungan Tri Pakarta termasuk setiap Oktober 15,32 0,00 yang
– Policy anak 2024 – 31 mendukung
Schedule perusahaan Oktober aktivitas
Machinery dan/atau 2026 sehari-hari
Breakdown perusahaan Perseroan di
terkait yang berbagai
Insurance No.
tidak disebutkan lokasi di
1070803240001 namanya yang Indonesia
0 tanggal 25 ada pada saat
November 2024 dimulainya
asuransi ini atau
yang dibentuk,
dibeli atau
diakuisisi
selama jangka
waktu Polis
untuk hak dan
kepentingannya
masing-masing
4. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp22.592. Rp1.046.427.600, Kendaraan
Pertanggungan Tri Pakarta Oktober 494,44 00 bermotor roda
- Policy 2024 – 31 dua di
Schedule Oktober berbagai
PSAKBI – 2026 lokasi di
Motorcycle No. Indonesia
1070222240000
1 tanggal 6
November 2024
5. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp18.656. Rp14.388.625.44 Gedung
Pertanggungan Tri Pakarta dan/atau anak Oktober 360.565,97 6.814,20 dan/atau gerai
– Policy perusahaan 2024 – 31 ATM di
Schedule Polis dan/atau Oktober berbagai
Standar perusahaan 2026 lokasi di
Asuransi terkait dan/atau Indonesia
Gempa Bumi manajemen
Indonesia No. Perseroan untuk
1070122240000 hak dan
3 tanggal 25 kepentingan
November 2024 masing-masing
manajemen
6. Ikhtisar PT Asuransi Perseroan 31 - Rp123.784 Rp1.189.762.739. Gedung
Pertanggungan Tri Pakarta dan/atau anak Oktober .037,92 165,00 dan/atau gerai
– Policy perusahaan 2024 – 31 ATM di
Schedule dan/atau Oktober berbagai
Terrorism and perusahaan 2026 lokasi di
Sabotage No. terkait dan/atau Indonesia
1070803240001 manajemen
0 tanggal 25 Perseroan untuk
November 2024 hak dan
kepentingan
masing-masing
manajemen
270
249
Page 274
Objek
Jangka
Klausula Total Nilai Kepentingan
No. Nama Polis Penanggung Tertanggung Waktu
Bank Premi Pertanggungan yang
Asuransi
Ditanggung
Sampai dengan Tanggal Prospektus, seluruh aset Perseroan yang bersifat material telah diasuransikan dengan polis asuransi
yang masih berlaku. Perseroan menyatakan bahwa seluruh aset Perseroan yang bersifat material telah diasuransikan dan
asuransi tersebut cukup untuk menutup seluruh kerugian yang mungkin dapat terjadi apabila aset tersebut mengalami kerusakan
atau musnah.
A.12. PERJANJIAN DALAM RANGKA OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Dalam rangka penawaran umum Obligasi Keberlanjutan, Perseroan telah menandatangani perjanjian-perjanjian dan pernyataan
dengan ringkasan sebagai berikut:
No. Nama Perjanjian Para Pihak Objek Jangka Waktu Perjanjian
1. Perjanjian Perwaliamanatan 1. Perseroan; dan Penunjukan BRI sebagai wali Sampai dengan tanggal
Obligasi Keberlanjutan 2. PT Bank Rakyat amanat penawaran umum Obligasi pelunasan Obligasi
Indonesia (Persero) Keberlanjutan. Keberlanjutan.
Tbk (“BRI”).
2. Perjanjian Penjaminan Emisi 1. Perseroan; Penunjukan BNIS, Mansek, PPEO akan berakhir dengan
Obligasi Keberlanjutan 2. BNIS; Trimegah dan BCAS sebagai sendirinya apabila:
3. PT Mandiri penjamin pelaksana emisi obligasi
Sekuritas dan penjamin emisi obligasi dalam a. Pernyataan pendaftaran
(“Mansek”); penawaran umum Obligasi tidak memperoleh efektif;
4. PT Trimegah Keberlanjutan. b. Tidak memenuhi
Sekuritas Indonesia persyaratan pencatatan
Tbk (“Trimegah”); Obligasi Keberlanjutan
dan pada BEI sesuai dengan
5. PT BCA Sekuritas peraturan perundang-
(“BCAS”). undangan;
c. Seluruh Obligasi
Keberlanjutan telah habis
terjual kepada
masyarakat, seluruh dana
penjualan telah diterima
oleh Perseroan, dan
seluruh hak serta
kewajiban dari masing-
masing pihak dalam
PPEO telah terpenuhi;
d. Pernyataan pendaftaran
yang diajukan kepada
OJK menjadi batal
dikarenakan tidak
disampaikannya
dokumen tambahan
kepada OJK;
e. Tidak tercapainya
kesepakatan antara
Perseroan dengan
penjamin pelaksana
emisi efek setelah
dilaksanakannya
penawaran awal terkait
persyaratan Obligasi
Keberlanjutan;
f. Perseroan membatalkan
penawaran umum
271
250
Page 275
dengan persyaratan dan
ketentuan yang
tercantum dalam
Peraturan No. IX.A.2;
atau
g. Seluruh hak dan
kewajiban masing-
masing pihak telah
terpenuhi.
3. Perjanjian Agen Pembayaran 1. KSEI; dan Penunjukan KSEI sebagai agen Sampai dengan seluruh pokok
Obligasi Keberlanjutan 2. Perseroan. pembayaran. efek bersifat utang, bunga efek
bersifat utang dan/atau hak-
hak lain atas efek bersifat
utang (jika ada) telah dibayar
oleh Perseroan.
4. Perjanjian Pendaftaran 1. Peseroan Pendaftaran efek di KSEI. Sampai dengan telah
Obligasi Keberlanjutan di 2. KSEI dilakukannya penatausahaan
KSEI efek oleh KSEI.
5. Akta Pengakuan Hutang Perseroan Pengakuan hutang oleh Perseroan Pengakuan hutang berlaku
kepada pemegang Obligasi sejak tanggal emisi sampai
Keberlanjutan yang dalam hal ini seluruh jumlah terhutang
diwakili oleh BRI selaku wali dibayar lunas oleh Perseroan
amanat. kepada pemegang Obligasi
Keberlanjutan.
Pengakuan hutang berakhir
dengan sendirinya apabila
Perjanjian Perwaliamanatan
Obligasi Keberlanjutan
berakhir.
272
251
Page 276
A.13. PERJANJIAN DENGAN PIHAK AFILIASI
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan telah melakukan sejumlah transaksi dengan pihak-pihak Afiliasi yang penting
bagi Perseroan, antara lain sebagai berikut:
Perjanjian Kredit
Nama Fasilitas Jangka Sifat Hubungan
No. Para Pihak Bunga Jaminan Nilai
Perjanjian Pinjaman Waktu Afiliasi
1. Perjanjian 1. Perseroan Intraday Tingkat Tidak Sejak 15 Rp2.000.000 Perseroan dan BNIS
Kerjasama sebagai facility oleh suku terdapat Juni 2024 .000.000 merupakan pihak
No. (7) pemberi Perseroan bunga agunan sampai terafiliasi
dikarenakan BNIS
004/LMC1/PK pinjaman; kepada BNIS, akan (clean dengan 13
dikendalikan dalam
S/2020 dan untuk: ditentukan basis). September menentukan
Intraday 2. BNIS pada saat 2025 pengelolaan
Facility sebagai 1. Penyedia penarikan dan/atau kebijakan
tanggal 15 penerima an limit , perusahaan oleh
Juni 2020 pinjaman. transaksi berdasark Perseroan.
sebagaimana obligasi an suku
diubah (fixed bunga
terakhir Kali income) pasar
dengan guna
Persetujuan pembayar
Perubahan an/settle
Perjanjian ment
Kerjasama perdagan
tanggal 7 gan
Oktober 2024 obligasi
No. Pemerint
(8)004/LMC1/ ah,
PKS/2020 BUMN,
BUMD,
(“PK Intraday dan
Facility BNI”) korporasi
BBB+
(investme
nt grade)
dengan
same day
settlemen
t; dan
2. Penyedia
an limit
transaksi
saham/ef
ek untuk
penyeles
aian di
Bursa
Efek
Indonesia
khusus
transaksi
pasar
reguler
dengan
same day
settlemen
t.
2. Perjanjian 1. Perseroa Kredit modal 9,75% per piutang Sejak Rp Perseroan dan
Kredit No. 11 n kerja tahun, pembiaya tanggal 28 1.750.000.00 BNI Multifinance
tanggal 8 sebagai revolving dan dengan an BNI Agustus 00.000 merupakan pihak
Februari 2023, pemberi aflofend Multifinan 2024 sampai terafiliasi
273
252
Page 277
dibuat di pinjaman (uncommitted ketentuan ce kepada dengan 27 dikarenakan BNI
hadapan ; dan ) untuk : end user Agustus Multifinance
Yumna 2. BNI keperluan yang 2025 dikendalikan
Shabrina S.H., Multifina usaha jasa 1. Suk dibiayai dalam
M.Kn., Notaris nce pembiayaan u oleh BNI menentukan
di Jakarta sebagai baik bun cfm. pengelolaan
Selatan peminja pembelian ga dan/atau
sebagaimana m maupun atas Agunan kebijakan
diubah refinancing pinja ini adalah perusahaan oleh
dengan kendaraan man sebagiam Perseroan
Persetujuan bermotor yang an
Perubahan konfiris baru ditari dibebakan
Perjanjian dan bekas, k dalam
Kredit maupun berl Akta
Maksimum pembelian/ref akuk Perubaha
Rp1.750.000. inancing teta n III
000.000 lainnya, tidak p (Ketiga)
tanggal 30 Juli termasuk sam Akta
2024 pembiayaan pai Jaminan
anjak den Fidusia
piutang. gan atas
angs Piutang
uran No. 13
tera tanggal 08
khir; Februari
Suku 2023,
bunga yang telah
direview didaftarka
setiap n ke
saat Kantor
disesuaik Pendaftar
an an Fidusia
dengan sesuai
tingkat Perubaha
suku n Jaminan
bunga Fidusia
yang Nomor
berlaku di W10.0001
Perseroan 9881.AH.
05.02
TAHUN
2024
tanggal 10
Januari
2024,
dengan
nilai
obyek
sebesar
Rp1.728.0
97.283.94
4,- dan
nilai
penjamina
n sebesar
Rp1.817.0
00.000.00
0.
274
253
Page 278
Perjanjian Sehubungan Dengan Efek Bersifat Utang Yang Belum Dilunasi
Ruang Lingkup/ Maksud Sifat Hubungan
No. Nama Perjanjian Para Pihak Jangka Waktu
dan Tujuan Afiliasi
1. Akta Perjanjian Penerbitan Long 1. Perseroan sebagai Penunjukan BNIS sebagai Berlaku sejak Perseroan dan BNIS
Term Notes Yang Dilakukan emiten; arranger Perseroan tanggal merupakan pihak
Tanpa Melalui Penawaran sehubungan dengan ditandatanganiny terafiliasi
dikarenakan BNIS
Umum PT Bank Negara 2. BNIS sebagai penerbitan “Long Term a Perjanjian LTN
dikendalikan secara
Indonesia (Persero) Tbk. I Tahun arranger. Notes Yang Dilakukan 2025 ini, sampai langsung oleh
2024 No. 35 tanggal 30 Januari Tanpa Melalui Penawaran jumlah terutang Perseroan.
2025, yang dibuat di hadapan Umum PT Bank Negara LTN dibayar lunas
R.F. Limpele, S.H., Notaris di Indonesia (Persero) Tbk. I dan seluruh
Jakarta Pusat Tahun 2024” dengan nilai kewajiban BNIS
pokok seluruhnya sebesar dan Perseroan
Rp15.036.333.250. selesai.
Perjanjian Operasional
Ruang Lingkup/ Sifat Hubungan
No. Nama Perjanjian Para Pihak Jangka Waktu
Maksud dan Tujuan Afiliasi
1. Perjanjian Kerja Sama No. DIR/1058 1. Perseroan dengan Kerjasama penyaluran 28 Desember 2024 BP Tapera dan
tanggal 23 Desember 2024 tentang 2. Badan Pengelola pembiayaan perumahan sampai dengan 31 Perseroan
Penyaluran Pembiayaan Tabungan rakyat (“Pembiayaan Desember 2026 merupakan pihak
Perumahan Bagi Peserta Tapera Perumahan Rakyat Tapera”) melalui skema terafiliasi
dengan nilai transaksi sebesar (“BP Tapera”) (i) Kredit Pemilikan dikarenakan
Rp1.000.000.000, per pengajuan Rumah Tapera, (ii) keduanya,
penyaluran Pembiayaan Tapera Kredit Pembangunan dikendalikan
Rumah Tapera, dan (iii) dalam
Kredit Perbaikan Rumah menentukan
Tapera. pengelolaan
dan/atau
kebijakan
perusahaan oleh
Pemerintah
Indonesia
2. Perjanjian Kerjasama No. DIR/1057 1. Perseroan dengan Kerja sama operasional 1 Januari 2024 sampai BP Tapera dan
tanggal 23 Desember 2024 tentang 2. BP Tapera penyaluran dan dengan 31 Desember Perseroan
Penyaluran Dana Fasilitas Likuiditas pengelolaan dana 2025 merupakan pihak
Pembiayaan Perumahan melalui Fasilitas Likuiditas terafiliasi
Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Pembiayaan Perumahan dikarenakan
bagi Masyarakat Berpenghasilan (“FLPP”) dan keduanya,
Rendah dengan nilai komitmen pengembalian dana dikendalikan
sebesar Rp1.789.200.000.000, FLPP, di mana dalam
dengan nilai realisasi penyaluran Perseroan akan menentukan
adalah sebesar menyediakan Kredit pengelolaan
Rp1.648.480.562.000 . Pemilikan Rumah dan/atau
(“KPR”) dengan kebijakan
dukungan dana FLPP perusahaan oleh
kepada masyarakat Pemerintah
berpenghasilan rendah. Indonesia
Sementara itu, dana
FLPP dikelola oleh BP
Tapera.
3. Perjanjian Pemanfaatan Ruang Gedung 1. Perseroan selaku Pemanfaatan ruang gedung Sejak 10 Desember 2023 Perseroan dan BNI
Graha Pangeran Surabaya dengan nilai pemberi pinjam pakai; milik Perseroan oleh BNI sampai dengan 9 Life merupakan
transaksi bergantung pada tagihan dan Life yang terletak di lantai 11 Desember 2026 pihak terafiliasi
pemakaian air PDAM dan Listrik oleh BNI 2. BNI Life selaku Gedung Graha Pangeran Jl. dikarenakan BNI
Life setiap bulan. penerima pinjam pakai. Ahmad Yani No. 266 -286 Life dikendalikan
Surabaya, untuk digunakan dalam menentukan
sebagai Kantor Cabang BNI pengelolaan
Life di Surabaya. dan/atau kebijakan
perusahaan oleh
Perseroan.
275
254
Page 279
Ruang Lingkup/ Sifat Hubungan
No. Nama Perjanjian Para Pihak Jangka Waktu
Maksud dan Tujuan Afiliasi
4. Perjanjian Pemanfaatan Ruang Kantor 1. Perseroan (Cabang Pemanfaatan ruang kantor Satu tahun sejak 20 Maret Perseroan dan
No. SNG/ADM/0034/2025 tanggal 20 Singapura) selaku milik BSPL oleh Perseroan 2025, akan diperpanjang BSPL merupakan
Maret 2025 penyewa; dan (cabang Singapura) seluas secara otomatis untuk satu pihak terafiliasi
2. BSPL selaku pemberi 846,69 m2 yang berlokasi di tahun dikarenakan BSPL
sewa. BNI Tower, 30 Raffles dikendalikan dalam
Place, Unit #26-01 dan Unit menentukan
#27-01, Singapura. pengelolaan
dan/atau kebijakan
perusahaan oleh
Perseroan.
5. Perubahan dan Pernyataan Kembali 1. BNI Asset Penjualan produk reksa Sampai dengan 27 Mei BNI Asset
Perjanjian Kerja sama Agen Penjual Efek Management, dana milik BNI Asset 2027 Management dan
Reksa Dana No. BNIAM/PKS/024/2024 sebagai manajer Management sebagai BNIS merupakan
atau No. BNIS/RTL/PKS/05.2024/0021 investasi; dan pilihan investasi nasabah pihak terafiliasi
tertanggal 28 Mei 2024 dengan nilai 2. BNIS, sebagai agen BNIS melalui penawaran dikarenakan BNI
transaksi bergantung pada biaya penjual. produk investasi reksa dana Asset Management
pembelian unit yang dipasarkan. dikendalikan secara
langsung oleh
BNIS.
6. Pembaharuan Perjanjian Kerjasama 1. BNI Asset Pemasaran produk reksa 3 tahun sejak BNI Asset
tentang BNI sebagai Agen penjual Management; dana milik BNI Asset ditandatangani, atau Management
Produk Reka Dana No. 2. Perseroan. Management oleh sampai dengan 23 dikendalikan secara
BNIAM/PKS/03/008/2018 tertanggal 23 Perseroan yang akan Desember 2028 tidak langsung oleh
Maret 2018 sebagaimana terakhir diubah bertindak sebagai agen Perseroan
dengan Permbaharuan II No. penjual
BNIAM/KS/138//2024 tertanggal 23
Desember 2024 dengan nilai transaksi
bergantung pada biaya pembelian unit
yang dipasarkan
7. Perjanjian Kerjasama Agen Penjual Efek 1. BNI Asset Penjualan produk reksa Sampai dengan 18 Oktober BNI Asset
Reksa Dana No. BNIAM/PKS/047/2022 Management; dan dana milik BNI Asset 2025 Management dan
tertanggal 18 Oktober 2022 2. Hibank. Management sebagai Hibank merupakan
sebagaimana diubah dengan Addendum pilihan investasi nasabah pihak terafiliasi
I No. BNIAM/PKS-ADD/063/2023 Hibank yang akan bertindak dikarenakan
tertanggal 16 November 2023 dengan sebagai agen penjual. keduanya
nilai transaksi bergantung pada biaya dikendalikan oleh
pembelian unit yang dipasarkan Perseroan.
Bahwa seluruh perjanjian dengan pihak terafiliasi sebagaimana dijelaskan di atas telah dilaksanakan berdasarkan prinsip
kewajaran (arms-length basis).
A.13. ASET TETAP
Sampai dengan Tanggal Propektus, Perseroan memiliki dan/atau menguasai tanah yang tersebar di berbagai wilayah di Republik
Indonesia, yang dikelola oleh Kantor Pusat dengan total luas keseluruhan berjumlah kurang lebih 262.025m2 dengan dokumen
kepemilikan berupa HGB dan HM dengan perincian sebagai berikut:
No. Sertifikat Bidang Tanah Total Luas (m2)
1. HGB 54 92.183
2. HM 186 169.842
Total 240 262.025
Aset tetap yang dimiliki Perseroan tersebut kebanyakan berbentuk tanah dan bangunan yang sebagian besar digunakan oleh
Perseroan sebagai kantor pusat maupun kantor cabang guna mendukung kegiatan operasional Perseroan.
276
255
Page 280
Disamping itu sampai dengan tanggal Prospektus, Perseroan juga memiliki Agunan Yang Diambil Alih sebagai akibat dari eksekusi
barang jaminan debitur yang telah menerima fasilitas kredit dari Perseroan akan tetapi gagal dalam memenuhi kewajiban
pembayaran hutang debitur (baik pokok maupun bunga) kepada Perseroan.
Jumlah luas bidang tanah AYDA yang dikuasai oleh Perseroan adalah seluas 183.427 m2 dengan status kepemilikan berupa Hak
Guna Bangunan, Hak Milik maupun Hak Milik atas Satuan Rumah Susun.
Nilai dari total aset tetap – bersih Perseroan per 31 Desember 2024 adalah Rp26.882.982 juta.
A.14. TRANSAKSI DAN PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA
Selain melakukan transaksi penting dengan pihak Afiliasi, Perseroan juga melakukan sejumlah transaksi dengan pihak ketiga
yang penting bagi Perseroan, antara lain sebagai berikut.
Perjanjian Kredit
Fasilitas Nilai
No. Nama Perjanjian Para Pihak Bunga Jaminan Jangka Waktu
Pinjaman
1. Perjanjian 1. MUFG Bank Fasilitas Pinjaman TERM SOFR Tidak Periode ketersediaan USD100.000.000
Fasilitas No. Ltd. Berjangka dengan + Marjin ada fasilitas pinjaman: 16
2024-0048607 (“MUFG”) Komitmen yang dengan jaminan Oktober 2024 sampai
tanggal 16 sebagai dapat ditarik jumlah dengan 16 Januari
Oktober 2024 pemberi dalam mata uang tertentu 2025.
sebagaimana pinjaman; USD dan
dilengkapi dengan dan digunakan untuk Adapun jangka waktu
Syarat dan 2. Perseroan tujuan umum pinjaman adalah
Ketentuan Umum sebagai perusahaan selama empat tahun,
tanggal 16 peminjam. dengan tanggal
Oktober 2024 pembayaran kembali
terakhir adalah empat
(“PK MUFG tahun sejak tanggal
2024”) penarikan (18 Oktober
2024), yaitu 18
Oktober 2028.
2. Perjanjian 1. MUFG Fasilitas Pinjaman a. Periode Tidak Tanggal pembayaran USD200.000.000
Fasilitas No. sebagai Berjangka (Mixed suku bunga ada kembali terakhir
2023-0047395 pemberi Loan) dengan tetap jaminan adalah tiga tahun dari
tanggal 17 pinjaman; komitmen yang tanggal penarikan
November 2023 dan dapat ditarik Sejak 22 yang berlaku, yaitu 17
sebagaimana 2. Perseroan dalam mata uang November Februari 2027.
dilengkapi dengan sebagai USD dan 2023 sampai
(i) Syarat dan peminjam. digunakan untuk dengan
Ketentuan Umum tujuan November
tanggal 17 perusahaan 2024: USD
November 2023, umum dan untuk tetap 6,00%
dan (ii) Syarat dan mendukung per tahun
Ketentuan Khusus diversifikasi dalam
untuk Fasilitas pembiayaan b.Periode
Pinjaman suku bunga
Berjangka (Mixed mengambang
Loan) tanggal 17
November 2023, Sejak 22
dan (iii) Konfirmasi November
yang 2024 sampai
ditandatangani dengan 22
MUFG dan November
Perseroan tanggal 2026: USD
20 November SOFR
2023 Compound
Harian +
277
256
Page 281
(“PK MUFG marjin
2023”) tertentu
3. Facility 1. Perseroan Term loan dalam SOFR + Tidak Fasilitas Pinjaman USD1.000.000.00
Agreement sebagai jumlah Marjin diatur Berjangka akan jatuh 0
tanggal 16 peminjam; USD1.000.000.00 tertentu tempo di September
September 2015, 2. China 0 yang terbagi 2025
sebagaimana Developmen pada Tranche A
terakhir diubah t Bank dan Tranche B
dengan Xiamen
Amendment Branch
Agreement of (“CDB”),
Facility sebagai
Agreement pemberi
tanggal 27 Juni pinjaman
2023
(“PK CDB – BNI”)
4. Perjanjian 1. Perseroan Pinjaman dalam Suku bunga Tidak Empat tahun setelah USD600.000.000
Fasilitas Pinjaman sebagai mata uang USD atas masing- diatur tanggal penggunaan
Berjangka peminjam; untuk (i) masing pertama (20
Sebesar 2. (i) Bank of memenuhi tujuan pinjaman November 2024), yaitu
US$600.000.000 America, umum untuk masing- tanggal 20 November
tanggal 8 National perusahaan masing 2028.
November 2024 Associatio (termasuk tetapi jangka waktu
n – tidak terbatas bunga adalah
(“PK Sindikasi Singapore pada tujuan modal suku bunga
November 2024”) Branch, kerja dan persentase
(ii) CIMB pembiayaan per tahun
Bank perdagangan), yang
Berhad, dan/atau (ii) merupakan
Singapore membiayai keseluruhan
Branch, kembali utang dari Margin
(iii) CTBC yang ada. dan Suku
Bank Co. Bunga Acuan.
Ltd., (iv)
DBS Bank
Ltm., (v) Suku Bunga
Oversea- Acuan: SOFR
Chinese Berjangka
Banking (suku bunga
Corporatio acuan SOFR
n Limited, Berjangka
(vi) The yang dikelola
Hong oleh CMA
Kong and Benchmark
Shanghai Administratio
Banking n Limited)
Corporatio sejak waktu
n Limited, yang
Singapore ditentukan
Branch, dan untuk
sebagai suatu jangka
Para waktu yang
Mandated sama
Lead panjangnya
Arranger dengan
dan jangka waktu
Bookrunn bunga dari
er dengan pinjaman
Oversea- tersebut
Chinese
Banking
Corporatio
n Limited
278
257
Page 282
sebagai
Koordinat
or; dan
3. PT Bank
DBS
Indonesia
sebagai
Agen.
5. USD100.000.000 1. China Fasilitas 1.Untuk Tidak Sampai dengan satu USD 100.000.000
Uncommited Constructi uncommitted Fasilitas yang ada tahun setelah tanggal
Revolving Loan on Bank revolving loan diambil dalam jaminan perjanjian yakni
Facility No. PT (Asia) yang digunakan USD, marjin sampai tanggal 17
BNI/001/2024 Corporatio untuk pembiayaan dan Term Juni 2026.
tanggal 17 Juni n Limited atas modal kerja SOFR;
2024 (“CCB”) Perseroan Perseroan telah
sebagai 2.Untuk memperoleh
(“PK Revolving pemberi Fasilitas yang persetujuan
Loan CCB”) pinjaman; diambil dalam perpanjangan jatuh
dan HK, marjin tempo fasilitas dari
2. Perseroan dan HIBOR; China Construction
(cabang 3.Untuk Bank (Asia)
Hong Fasilitas yang berdasarkan Surat
Kong) diambil dalam CCB No. PT
sebagai RMB, marjin BNI/001/2024 tanggal
peminjam. dan CNH 3 Juni 2024. Sehingga
HIBOR. tanggal jatuh tempo
fasilitas PK Revolving
Loan CCB adalah satu
tahun setelah tanggal
jatuh tempo saat ini,
yaitu 17 Juni 2026.
6. Perjanjian Induk 1. JPMorgan Pinjaman dagang Marjin + Tidak Bergantung pada Tidak diatur
Pinjaman Dagang Chase untuk membiayai Referensi ada tanggal jatuh tempo
/ Master Trade Bank N.A. atau membiayai Suku Bunga, jaminan untuk masing-masing
Loan Agreement (“JPMorg Kembali suatu yang pinjaman dagang yang
tanggal 12 Januari an”) transaksi dagang besarannya dimohonkan oleh JP
2022 sebagai antara Perseroan bergantung Morgan atas
pemberi dengan pihak pada setiap permohonan pinjaman
(“PK JPMorgan - pinjaman; ketiga pinjaman dari Perseroan.
BNI”) dan dagang yang
Sampai dengan
2. Perseroan dimohonkan
sebagai oleh tanggal Prospektus ini
peminjam. Perseroan diterbitkan, tidak
kepada JP terdapat permohonan
Morgan pinjaman yang aktif
kepada JPMorgan,
sehingga tanggal jatuh
tempo belum dapat
ditetapkan.
7. Perjanjian Induk 1. The Bank Pinjaman Bergantung Tidak Bergantung pada Tidak diatur
Pinjaman of New diskresioner pada tanggal ada tanggal jatuh tempo
Diskresioner York dalam dolar jatuh tempo jaminan untuk masing-masing
tanggal 12 Mellon Amerika Serikat untuk masing- pinjaman yang
September 2022 (“BNYM”) yang akan masing dimohonkan oleh
sebagai digunakan oleh pinjaman Perseroan kepada
(“PK BNYM - pemberi Perseroan untuk yang BNYM atas
BNI”) pinjaman; membiayai dimohonkan permohonan pinjaman
dan transaksi oleh dari Perseroan.
2. Perseroan perdagangan Perseroan
sebagai dengan kepada Sampai dengan
peminjam. pelanggannya BNYM tanggal Prospektus ini
atau Membiayai diterbitkan, tidak
kewajiban terdapat permohonan
pembayarannya pinjaman yang aktif
279
258
Page 283
berdasarkan surat kepada BNYM,
utang dagang dan sehingga tanggal jatuh
otorisasi tempo belum dapat
pelunasan surat ditetapkan atas
utang yang pinjaman .
diterbitkan
olehnya
8. Term Loan Facility 1. Perseroan Pinjaman SOFR + Tidak Sampai dengan 28 USD500.000.000
Agreement (melalui berjangka dalam margin per diatur Desember 2025.
tanggal 19 cabang di mata uang USD tahun dalam
September 2022 London yang akan jumlah
dan digunakan untuk tertentu
(“PK Term Loan Singapura memenuhi tujuan
BNI Singapura ), sebagai umum korporasi
dan London”) peminjam; (termasuk namun
dan tidak terbatas
2. (i) Bank of pada keperluan
China modal kerja dan
(Hongkon pembiayaan
g) Limited; perdagangan);
(ii) CTBC melunasi kembali
Bank utang yang ada;
Co.Ltd; dan/atau
(iii) membayar biaya
Citigroup dan pengeluaran
Global sehubungan
Markets dengan Perjanjian
Asia ini.
Limited;
(iv)
Oversea-
Chinese
Banking
Corporatio
n Limited;
dan (iv)
United
Overseas
Bank
Limited,
sebagai
Para
Mandated
Lead
Arrangers
dan
Bookrunn
ers;
3. United
Overseas
Bank
Limited,
sebagai
Coordinat
or; dan
4. CTBC
Bank Co.
Ltd,
sebagai
Agen.
280
259
Page 284
Perjanjian Sehubungan Dengan Efek Bersifat Utang Yang Belum Dilunasi
Ruang Lingkup/ Maksud dan
No. Nama Perjanjian Para Pihak Jangka Waktu
Tujuan
1. Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi 1. Perseroan, sebagai Penunjukan BMRI selaku wali Berlaku sejak
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) emiten; amanat Perseroan sehubungan tanggal
I PT Bank Negara Indonesia (Persero) 2. PT Bank Mandiri dengan penerbitan Green Bonds ditandatanganinya
Tbk Tahun 2022 No. 29 tertranggal 18 (Persero) Tbk. Perseroan. akta ini, sampai
Maret 2022 sebagaimana diubah (“BMRI”) sebagai jumlah terutang
dengan (i) Addendum I Perjanjian wali amanat Green Bond
Perwaliamanatan Obligasi dibayar lunas dan
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) seluruh kewajiban
I PT Bank Negara Indonesia (Persero) BMRI dan
Tbk Tahun 2022 No. 34, (ii) Addendum Perseroan selesai
II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
Berwawasan Lingkungan (Green Bond)
I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 No. 59 tanggal 21 April
2022, dan (iii) Addendum III dan
Pernyataan Kembali Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi
Berwawasan Lingkungan (Green Bond)
I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 No. 64 tanggal 30 Mei
2022, yang seluruhnya dibuat di
hadapan Nanette Cahyane Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
2. Akta Trust sehubungan dengan 1. Perseroan, sebagai Penunjukan HSBC Ltd sebagai Tidak diatur.
USD600.000.000 efek modal perpetual Penerbit; dan trustee untuk kepentingan pemegang
non-kumulatif Modal Inti Tambahan 2. Hongkong and efek modal perpetual non-kumulatif
tanggal 24 September 2021 Shanghai Banking Modal Inti Tambahan yang diterbitkan
Corporation Limited oleh Perseroan.
(“HSBC Ltd”)
sebagai Trustee.
3. Perjanjian Keagenan terkait dengan PT 1. Perseroan sebagai Penunjukan HSBC Ltd sebagai Agen Tidak diatur.
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Penerbit; dan Pembayar Utama, Agen Pengalihan
USD600.000.000 Program Surat Utang dan Registrar dan Agen Perhttungan
Jangka Menengah Euro tanggal 24 2. HSBC Ltd sebagai untuk kepentingan penerbitan surat
September 2021 Trustee; dan utang berjangka menengah euro dari
waktu ke waktu oleh
3. HSBC Ltd sebagai Perseroan.sebagaimana dalam Akta
Agen Pembayar Trustee Tier I Capital Bond.
Utama, Agen
Pengalihan dan
Registrar dan Agen
Perhitungan.
4. Akta Trust sehubungan dengan U.S. 1. Perseroan sebagai Penunjukan HSBC Ltd sebagai Tidak diatur.
$2.000.000.000 Program Surat Utang Penerbit; dan Trustee untuk kepentingan
Berjangka Menengah Euro yang diatur penerbitan surat utang berjangka
oleh Citigroup Global Markets Limited 2. HSBC Ltd sebagai menengah euro dari waktu ke waktu
dan The Hongkong and Shanghai Trustee oleh Perseroan.
Banking Corporation Limited tanggal 26
Maret 2024
5. Perjanjian Keagenan terkait dengan PT 1. Perseroan sebagai Penunjukan HSBC Ltd sebagai Agen Tidak diatur.
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Penerbit; dan Penerbit dan Pembayar, Agen
U02.000.000.000 Program Surat Utang Pembayar, Agen Pengalihan,
Jangka Menengah Euro tanggal 6 Mei 2. HSBC Ltd sebagai Registrar dan Agen Perhittungan
2020 Trustee untuk kepentingan penerbitan surat
utang berjangka menengah euro dari
3. HSBC Ltd sebagai waktu ke waktu oleh
Agen Penerbit dan
281
260
Page 285
Pembayar, Agen Perseroan.sebagaimana dalam Akta
Pembayar, Agen Trustee Tier II Capital Bond.
Pengalihan,
Registrar dan Agen
Perhitungan.
Perjanjian Operasional
Ruang Lingkup/ Maksud dan
No. Nama Perjanjian Para Pihak Jangka Waktu
Tujuan
1. Perjanjian Kerjasama Merchant QRIS 1. Perseroan dengan Kerjasama penyediaan merchant 5 Juli 2024 sampai
No. RPP/2.1/0352/PKS/2024 2. PT Blue Bird Tbk QRIS dengan metode QRIS Statis dengan 4 Juli 2026
tertanggal 5 Juli 2024 (“Blue Bird”) yang terhubung melalui API BNI,
untuk memberikan kemudahan
kepada konsumen.
2. Perjanjian Pengadaan Pemenuhan 1. Perseroan dengan Penyediaan perangkat virtual Sejak 36 bulan
Perangkat GTM & LTM Berbasis Virtual 2. PT Mastersystem appliance LTM (load balancer) dan sejak 23 Juli 2024
No. IFM/1/471/R tertanggal 24 Infotama Tbk GTM (DNS load balancer) serta (tanggal delivery
September 2024 dengan nilai transaksi (“Masterystem”) instalasinya pada data center oleh lisensi), di mana
sebesar Rp24.000.000.000 Mastersystem dan Perseroan delivery lisensi
dilakukan 7 hari
kalender sejak
diterbitkannya
surat perintah
kerja oleh
Perseroan kepada
Mastersystem
sampai dengan 23
Juli 2027.
3. Perjanjian Pengadaan Lisensi 1. Perseroan; dan Pengadaan lisensi untuk microfocus Tiga tahun dan tiga
Microfocus Visual Cobol Untuk Core 2. PT Infracom visual cobol meliputi environment minggu sejak
Banking Improvement No. STA/1/314/R Technology (“PT IT”). non-production (development and Surat Perintah
tanggal 21 Agustus 2024 dengan nilai testing) dan production (production, Kerja (“SPK”)
transaksi sebesar Rp24.500.000.000 HA dan DRC). diterbitkan, yaitu
tanggal 11 Januari
2024 sampai
dengan 1 Februari
2027
4. Perjanjian Pengadaan Mobile 1. Perseroan; dan Pengadaan mobile application Sejak SPK
Application Protection RASP (Runtime 2. PT Visionet Data protection Runtime Application Self diterbitkan, yaitu
Application Self Protection) Untuk Internasional (“VDI”). Protection (RASP) untuk tanggal 11 Januari
Pengamanan BNI Mobile Application pengamanan BNI mobile application, 2024 sampai
No. CISO/1/0864/R tanggal 29 Mei yang mencakup aplikasi, lisensi, dengan 11 April
2024 dengan nilai transaksi sebesar rekomendasi desain topologi dan 2026
Rp7.090.417.507 spesifikasi infrastruktur,
implementasi, dan support
operasional.
5. Perjanjian Kerja Sama Penyediaan 1. Perseroan; dan Kerja sama layanan SMS notifikasi Sejak 1 Maret
Jasa SMS Banking No. DJK/9/010/R 2. PT Mitracomm berupa pengiriman informasi kredit 2025 sampai
tanggal 1 Maret 2006 sebagaimana Eksarana (“MCE”). atau debit kepada nasabah dengan 28
terakhir diubah dengan Addendum V Perseroan yang mengaktifkan Februari 2030
Perjanjian Kerja Sama Penyediaan layanan SMS notifikasi.
Jasa SMS Notifikasi No.
RDC/1/0048/PKS/2025 tanggal 19
Februari 2025 dengan biaya layanan
sebesar Rp40 per push SMS dan Rp85
per pull SMS
282
261
Page 286
6. Perjanjian Kerja Sama Pengembangan 1. Perseroan; dan Pembuatan sistem fitur autodebet Sejak 1 September
Sistem BNI Autodebet No. 2. PT Solusi dan seluruh sistem pendukungnya 2021 sampai
RTL/4.1/0762/PKS/2021 tanggal 1 Pembayaran oleh SPE. dengan 1
September 2021 dengan sharing fee Elektronik (“SPE”) September 2025.
yang diperhitungkan dari biaya
administrasi nasabah untuk transaksi
berhasil
7. Perjanjian Induk Kerja Sama Integrasi 1. Perseroan; dan Integrasi sistem penyediaan layanan Satu tahun sejak
Sistem Cash Management Penyediaan 2. PT Mitra Pajakku pembayaran dan pelaporan pajak tanggal
Layanan pembayaran, Pelaporan (“MP”). serta penyediaan layanan Virtual penandatanganan
pajak, dan Virtual Account No. Account antara Pajakku dengan BNI perjanjian, yakni
009/PKS/MPK-BNI/IV/2016 tanggal 30 E-tax. sejak 30 Mei 2016.
Mei 2016, sebagaimana terakhir diubah Dalam hal jangka
dengan Addendum III PKS Integrasi waktu perjanjian
Sistem Cash Management No. berakhir dan tidak
001/PKS/MPK-BNI/X/2020 tanggal 19 ada pihak yang
Oktober 2022 dengan sharing fee bermaksud
dengan skala pembagian yang telah mengakhiri
disepakati, yakni 60% untuk Perseroan perjanjian, jangka
dan 40% untuk MP. waktu otomatis
diperpanjang
selama satu tahun.
8. Perjanjian Kerja Sama Penyediaan 1. Perseroan; dan Pengembangan dan implementasi Sejak 1 April 2021
Solusi IT Enabler Payment Switching 2. SPE Platform BNI e-Collection dan sampai dengan 31
BNI E-Collection dan BNI Virtual Platform BNI Virtual Account Debit, Maret 2026
Account Debit No. TBS/24A/2017 dan termasuk pengembangan dan
No. SPE: 027/A/04/SPE/PKS/XI/2017 implementasi Aplikasi SPE antara
tanggal 20 Juni 2017 sebagaimana SPE dengan Nasabah yang disetujui
terakhir diubah dengan Addendum III oleh para pihak.
Perjanjian Kerja Sama Penyediaan
Solusi IT Enabler Payment Switching
BNI E-Collection dan BNI Virtual
Account Debit tanggal 21 November
2022 dengan biaya berupa sharing fee
yang diperhitungkan berdasarkan
penggunaan Virtual Account oleh Biller
melalui pengintegrasian Platform BNI
eCollection dan Platform BNI Virtual
Account.
9. Perjanjian Kerja Sama BNI Smart 1. Perseroan; dan Kerja sama BNI Smart Remittance Sejak 12
Remittance No. INT/2/11461 dan No. 2. Welldone Company yang berupa transaksi Kiriman Uang Desember 2018
0900/WD.01/XI/2018 tanggal 12 (“WC”) kerjasama antara WC dengan sampai dengan
Desember 2018 Perseroan sebagai Agen Pengirim. diakhiri oleh salah
satu pihak
10. Correspondent Relations Agency 1. Perseroan; dan Pemeliharaan rekening dalam mata Sejak 11 April
Agreement tertanggaltanggal 11 Juli 2. Al Rajhi Banking uang Dolar Amerika Serikat (USD), 1994 sampai
1994 and Investment rekening dalam mata uang Rupiah, dengan (tidak
Corporation serta pemeliharaan kredit minimum diatur)
saldo rekening.
283
262
Page 287
A.15. PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK SERTA ANGGOTA DIREKSI DAN DEWAN
KOMISARIS PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK YANG MEMILIKI DAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN
USAHA PERSEROAN
Pada saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan, Entitas Anak, dan Entitas Asosiasi, juga anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
Perseroan, Entitas Anak, dan Entitas Asosiasi tidak sedang menghadapi atau terlibat sebagai pihak dalam suatu perkara baik perkara
perdata, pidana, kepailitan dan/atau penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), tata usaha negara, hubungan industrial, arbitrase,
persaingan usaha, dan/atau pajak pada lembaga-lembaga peradilan terkait yang berwenang di seluruh wilayah Republik Indonesia dan
tidak pernah menerima surat menyurat atau somasi, tuntutan apapun klaim dari pihak manapun serta tidak sedang terlibat dalam suatu
sengketa hukum atau perselisihan apapun diluar lembaga peradilan termasuk namun tidak terbatas pada sengketa, klaim atau tuntutan,
atau suatu sengketa hukum atau perselisihan apapun diluar lembaga peradilan yang berdampak material atas kelangsungan kegiatan
usaha Perseroan. Selanjutnya, Perseroan dan Entitas Anak, juga anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Entitas
Anak juga tidak sedang menghadapi perkara-perkara di lembaga peradilan manapun di luar negeri yang berdampak material serta dapat
mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung atas kelangsungan kegiatan usaha Perseroan dan/atau yang secara material
dapat berdampak negatif terhadap rencana Obligasi Keberlanjutan, berdasarkan (i) Surat Pernyataan Perseroan tanggal 18 Maret 2025
dan konfirmasi Perseroan tanggal 12 Juni 2025, (ii) Surat Pernyataan beberapa anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tanggal
16 April 2025 dan 17 April 2025, (iii) Surat Pernyataan BNI Life tanggal 23 Juni 2025, (iv) Surat Pernyataan masing-masing anggota
Direksi dan Dewan Komisaris BNI Life tanggal 23 Juni 2025, (v) Surat Pernyataan BNI Multifinance tanggal 23 Juni 2025, (vi) Surat
Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNI Multifinance tanggal 23 Juni 2025, (vii) Surat Pernyataan BNV
tanggal 23 Juni 2025, (viii) Surat Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNV tanggal 23 Juni 2025, (ix) Surat
Pernyataan BNIS tanggal 23 Juni 2025, (x) Surat Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNIS tanggal 23
Juni 2025, (xi) Surat Pernyataan BNI Asset Management tanggal 23 Mei 2025 sebagaimana diperkuat oleh konfirmasi BNIS pada tanggal
11 Juni 2025 serta informasi yang tersedia pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (“SIPP”) pada Pengadilan Jakarta Pusat
yang diakses pada tanggal 23 Juni 2025, dan (xii) Surat Pernyataan masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris BNI Asset
Management tanggal 23 Juni 2025.
Namun demikian, terdapat beberapa perkara yang dianggap penting berdasarkan penilaian Perseroan, tetapi tidak berdampak
material dan tidak akan mempengaruhi rencana Obligasi Keberlanjutan, sebagai berikut:
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
Perseroan
1. Perkara Perdata No. Penggugat: Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Pada tingkat pertama
220/Pdt.G/2023/ John Hamenda kepada Perseroan karena melakukan pada pengadilan negeri
PN.Mnd pada pemblokiran dan pemasangan plang dan tingkat banding pada
Pengadilan Negeri Tergugat: terhadap objek sengketa yang terletak pengadilan tinggi, gugatan
Manado a. Perseroan (KC Kebayoran di Jalan 17 Agustus, Kelurahan Bumi Penggugat dinyatakan
Baru) Beringin, Kecamatan tidak dapat
b. Perseroan (Kantor Pusat) Wenang, Kota Manado diterima.
c. BPN Provinsi Sulawesi dengan bukti kepemilikan berupa SHM
Utara No. 206/Bumi Saat ini perkara masih
d. Kepala Kantor Pertanahan Beringin, tanggal 20 Juni 1995 atas dalam proses
Kota Manado nama John Hamenda. pemeriksaan di tingkat
kasasi pada Mahkamah
Turut Tergugat: Adapun nilai tuntutan ganti kerugian Agung RI.
a. Dirtipideksus Polri materiil dalam perkara dimaksud
b. Kepala Kejaksaan Negeri adalah sebesar Rp572.500.000.000
Jakarta Selatan dan immateriil sebesar
c. Ny. Malputongekel Rp1.000.000.000.000.
d. Bank Danamon Cabang
Mando
e. Bank Danamon
2. Perkara Perdata No. Penggugat: Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Perseroan telah
740/Pdt.G/2023/ PT Zeus Citra International karena adanya penolakan dari menyerahkan Kontra
PN.Jkt.Pst pada Perseroan terhadap permohonan Memori Kasasi yang
Pengadilan Negeri Tergugat: tambahan fasilitas kredit yang diajukan mendukung posisi
Jakarta Pusat Perseroan oleh Penggugat dan keberatan Perseroan dan saat ini
Penggugat atas lelang yang dilakukan menunggu Putusan
oleh Perseroan yang menyebabkan Kasasi.
kerugian bagi Penggugat. Adapun nilai
tuntutan ganti kerugian materiil dalam
perkara dimaksud adalah sebesar
284
263
Page 288
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
Rp1.392.731.803.391 dan immateriil
sebesar Rp500.000.000.000.
BNI Life
4. Perkara No. Pengugat Gugatan perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
23/Pdt.G/2023/PN.Tbk atas penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian, gugatan
pada Pengadilan Negeri Ahli waris Mus Mulyadi kredit karena melebihi batas waktu para Penggugat
Tanjung Balai Karimun pengajuan klaim asuransi dengan dikabulkan berdasarkan
Tergugat kerugian materiil sebesar Putusan tanggal 17 April
Rp180.000.000 dan kerugian imateriil 2024.
1. Direktur Utama PT BNI sebesar Rp1.800.000.000
Persero cq Pimpinan PT
BNI Persero Tbk
Wilayah Sumatera
Barat, Riau, dan Kepri cq
Pimpinan;
2. PT BNI Persero Tbk KC
Tanjung Balai Karimun;
dan
3. Direktur Utama PT BNI
Life Insurance
5. Perkara No. Penggugat Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
76/Pdt.G/2023/PN.Kwg Ahli waris H. Dakem atas penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian, BNI Life
pada Pengadilan Negeri individu karena terdapat pre-existing mengajukan Upaya
Karawang Tergugat condition yang tidak diungkapkan hukum kasasi me
dalam pengajuan permohonan asuransi Mahkamah Agung dan
1. PT BNI Life Insurance; dengan kerugian materiil sebesar saat ini sedang menunggu
2. M. Dian Baihaqi; dan Rp200.000.000. putusan.
3. PT BNI Persero Tbk
6. Perkara No. Penggugat Gugatan Wanprestasi atas penolakan Sedang berjalan, BNI Life
1164/Pdt.G/2022/PA.Bg klaim asuransi jiwa pembiayaan karena mengajukan upaya hukum
r pada Pengadilan 1. Teguh Tura; terdapat pre-existing condition yang peninjauan Kembali.
Agama Bogor 2. Apek Omi bin Entoh; tidak diungkapkan dalam pengajuan
dan permohonan asuransi dengan kerugian
3. Azizah Karmelia binti materiil sebesar Rp262.000.000 dan
Obed Salmin kerugian imateriil sebesar
Rp620.000.000.
Tergugat
1. PT Bank Syariah
Indonesia; dan
2. PT BNI Life Insurance
Unit Syariah
7. Perkara No. Penggugat Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
392/Pdt.G/2024/PN.Jkt. atas penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian.
Sel pada Pengadilan M Yusuf bin Asmani pembiayaan karena terdapat pre-
Negeri Jakarta Selatan existing condition yang tidak
Tergugat diungkapkan dalam pengajuan
permohonan asuransi dengan kerugian
PT BNI Life Insurance materiil sebesar Rp2.210.000.000 dan
kerugian imateriil sebesar
Rp10.000.000.000.
8. Perkara No. Penggugat Gugatan Wanprestasi atas penolakan Dalam proses
76/Pdt.G/2024/PN Pal klaim asuransi jiwa pembiayaan karena penyelesaian.
pada Pengadilan Negeri Tenri Esa terdapat pre-existing condition yang
Palu tidak diungkapkan dalam pengajuan
Tergugat permohonan asuransi dengan kerugian
materiil sebesar Rp400.000.000.
1. PT BNI cabang Palu;
dan
2. PT BNI Life Insurance
285
264
Page 289
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
9. Perkara No. Penggugat Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
1757/Pdt.G.2024/PA.M terkait penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian, BNI Life
ks pada Pengadilan Husnah Taureng binti Taureng pembiayaan karena terdapat penyebab mengajukan upaya hukum
Agama Makassar kematian tertanggung (COVID-19) banding.
masuk dalam ketentuan pengecualian
Tergugat dengan kerugian materiil sebesar
Rp1.580.000.000.
1. PT BNI Life Insurance;
2. PT Bank Syariah
Indonesia;
3. Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL);
4. Kepala Kantor
Pertahanan Kota
Makassar;
5. Ari Purnomo, ST
10. Perkara No. Penggugat Gugatan Wanprestasi atas penolakan Dalam proses
45/Pdt.G/2024.PN Tsm klaim asuransi jiwa pembiayaan karena penyelesaian.
pada Pengadilan Negeri 1. Bambang Taufan terdapat pre-existing condition yang
Tasikmalaya Verziantara; dan tidak diungkapkan dalam pengajuan
2. Biyan Rahmansyah permohonan asuransi dengan kerugian
materiil sebesar Rp826.900.605 dan
kerugian imateriil sebesar
Tergugat Rp2.000.000.000.
1. PT BNI Life Insurance;
dan
2. Bank Negara Indonesia
Cabang Tasikmalaya
11. Perkara No. Penggugat Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
3530/Pdt.G/2024/PA.JS terkait penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian.
pada Pengadilan Ade Maulina, S.E. Binti Ac pembiayaan karena terdapat penyebab
Agama Jakarta Selatan Bawaihi kematian tertanggung (COVID-19)
masuk dalam ketentuan pengecualian
Tergugat dengan kerugian materiil sebesar
Rp200.846.465.
1. PT BNI Life Insurance;
2. PT Bank Muamalat
Indonesia Tbk;
3. PT Power Asetindo
Selaras;
4. Rika Silviana. S.H.,
M.Kn.;
5. Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL);
6. Kantor Pertahanan Kota
Tangerang
12. Perkara No. Penggugat Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam proses
3906/Pdt.G/2024/PA.Sb terkait penolakan klaim asuransi jiwa penyelesaian.
g pada Pengadilan Pramiwiswanthari Putri pembiayaan karena terdapat penyebab
Agama Subang Kusuma kematian tertanggung (COVID-19)
masuk dalam ketentuan pengecualian
Tergugat dengan kerugian materiil sebesar
Rp150.00.000 dan kerugian imateriil
1. PT Bank Syariah sebesar Rp1.500.000.000.
Indonesia (BSI) Tbk –
Kantpr Cabang Subang;
dan
2. PT BNI Life Insurance
Unit Syariah
286
265
Page 290
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
13. Perkara No. Penggugat Gugatan Wanprestasi atas penolakan Dalam proses
1/Pdt.G/2025/PN.BKT klaim asuransi jiwa pembiayaan karena penyelesaian.
Asnimar terdapat pre-existing condition yang
tidak diungkapkan dalam pengajuan
Tergugat permohonan asuransi dan kerugian
materiil sebesar Rp1.000.000.000.
1. PT Bank Negara
Indonesia (Persero)
Tbk;
2. PT BNI Life Insurance;
3. Kementerian Keuangan
cq Direktur Jenderal
Kekayaan Negara cq
Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan
Lelang Bukittinggi;
4. Kementerian Agraria
dan Tata Ruang/BPN cq
Kanwil Badan
Pertanahan Nasional
Provinsi Sumatera
Barat cq Kantor
Pertanahan Kabupaten
Agama
Hibank
14. 82/Pdt.G/2023/Pn.Kwg Penggugat Perbuatan melawan hukum, Menunggu putusan kasasi
pada Pengadilan Negeri membatalkan proses Lelang atas
Karawang 1. Winda Lestari agunan kredit debitur. Tidak ada nilai
tuntutan materiil pada perkara ini.
2. Dindin Haerudin
Debitur
CV Gunung Mas Engineering
Tergugat
1. PT Tedjodipratama
Mandiri Gemilang
2. Kepala KPKNL
Purwakarta
3. PT Bank Mayora
4. Kepala BPN Kabupaten
Karawang
15. 786/Pdt.Plw/2023/Pn.Jk Penggugat Perlawanan sita eksekusi, tidak ada Telah menerima relaas
t.Utr pada Pengadilan nilai tuntutan materiil pada perkara ini. pemberitahuan isi putusan
Negeri Jakarta Utara Laurentia Mellynda kasasi tanggal 18 Februari
2025.
Debitur
PT Tirta Bumi Semesta
Tergugat
1. Ratnasari
2. Hibank
16. Perkara Perdata No. Pelawan: Perlawanan lelang, tidak ada tuntutan Perkara masih dalam
585/Pdt.Bth/2024/PN materiil pada perkara ini. proses pemeriksaan pada
JKT.SEL pada Justian Styawan Pengadilan Negeri
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Jakarta Selatan Terlawan:
287
266
Page 291
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
1. Hibank, sebagai
Terlawan I
2. Pemerintah RI cq.
Kementerian Keuangan
RI cq. Direktorat Jenderal
Kekayaan Negara cq.
Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Kekayaan
Negara DKI Jakarta,
sebagai Terlawan II
17. 1139/Pdt.G/2024/PN.Jk Pelawan Gugatan perlawanan eksekusi, nilai Proses sidang di
t.Brt pada Pengadilan tuntutan materiil pada perkara ini Pengadilan Negeri
Negeri Jakarta Barat PT Duta Jaya Putra Persada adalah Rp74.000.000.000 Jakarta Barat.
Mining
Terlawan
1. PT Bank Mayora
2. Lanny Sanjaya
3. KJPP Jimmy Prasetyo &
Rekan
4. PT Balai Lelang Internusa
Jakarta
Kantor Pelayanan Kekayaan
Negara
BNI Asset Management
18. 03/Pdt.Sus- Penggugat: Gugatan Lain-lain sehubungan dengan Sidang terakhir
GLL/2025/PN.Niaga.Jkt penjualan tanah milik Para Penggungat dilaksanakan pada 4 Juni
.Pst pada Pengadilan 1. Budi Setiawan yang dijaminkan dengan hak 2025 dengan agenda
Niaga Jakarta Pusat tanggungan kepada BNI Asset putusan, namun Majelis
2. Drh. Rini Widyastuti, Management beserta beberapa Hakim menunda
M.Si. tergugat lainnya sebagai jaminan atas persidangan hingga
penerbitan medium term notes. tanggal 11 Juni 2025
Tergugat: dengan agenda
BNI Asset Management, dkk. pembacaan putusan.
(BNI Asset Management Adapun berdasarkan
berkedudukan sebagai informasi yang tercantum
Tergugat IV ) pada SIPP pada tanggal
23 Juni 2025, diketahui
bahwa Majelis Hakim
telah menjatuhkan
putusan yang menolak
seluruh gugatan Para
Penggugat dan
membebankan biaya
perkara kepada Para
Penggugat.
BSI
19. Perkara perdata No. Penggugat Penyerahan cek senilai Perkara telah diputus
647/Pdt.G/2018/PN.Jkt. Othniel Wirata Purbowo Rp10.000.000.000 kepada Sdr. pada tingkat banding oleh
Sel pada Pengadilan Oktavianti Budhi Nugroho yang Pengadilan Tinggi
Negeri Jakarta Selatan Tergugat menjabat sebagai kepala cabang BSI Jakarta.
BSI KCP Sultan Iskandar Muda, tetapi
nasabah belum menerima bukti bilyet
Turut Tergugat deposito atas penempatan data
OJK tersebut. Adapun nilai gugatan material
perkara ini adalah sebesar
Rp13.916.000.000
288
267
Page 292
No. Perkara Para Pihak Pokok Perkara Status Perkara
20. 360/ Pdt.G/2021/ Penggugat Keberatan Penggugat mengenai lelang Perkara telah diputus
PN.Jkt.Pst pada 1. Firhat Esfandiari yang akan dilakukan oleh BSI terhadap pada tingkat banding oleh
Pengadilan Negeri 2. Diana Amisani jaminan milik nasabah an PT Mitra Pengadilan Tinggi
Jakarta Pusat Kosasih. Adapun nilai gugatan materiil Jakarta.
Tergugat perkara ini adalah sebesar
BSI Rp31.645.822.960.
21. 519/Pdt.G/2023/PN.Bdg Penggugat Gugatan Pebuatan melawan hukum Perkara dalam proses
pada Pengadilan Negeri Sukmawati Penggugat sehubungan dengan kasasi pada Mahkamah
Bandung keberatan Penggugat terhadap upaya Agung.
Tergugat fiat eksekusi pengadilan yang diajukan
1. Anton Mashary, selaku oleh BSI. Adapun nilai gugatan materiil
Tergugat I perkara ini adalah sebesar
2. BSI, selaku Tergugat II Rp350.000.000.000.
B. KEGIATAN USAHA PERSEROAN SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
B.1. KEGIATAN USAHA
Berdasarkan Anggaran Dasar terakhir sebagaimana termaktub dalam Akta Perseroan No. 27/2025, maksud dan tujuan Perseroan
adalah melakukan usaha di bidang Perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai
Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip perseroan terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan utama sebagai berikut:
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan,
dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
b. menyalurkan dana dalam bentuk kredit;
c. menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/atau nasabah;
d. memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;
e. menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan
surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya;
f. menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga;
g. menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga;
h. melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
i. melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak tercatat di
Bursa Efek;
j. melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah,
sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
k. melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat;
l. melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang;
m. melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan lain yang mendukung industri
perbankan, dengan memenuhi ketentuan yang berlaku;
n. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit, termasuk kegagalan
pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan
yang berlaku;
o. bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-
undangan;
p. menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran;
q. melakukan kegiatan pengalihan piutang;
r. melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK.
Di samping kegiatan usaha utama tersebut, Perseroan juga dapat melakukan kegiatan usaha penunjang dalam rangka
optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama sepanjang tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan.
Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, kegiatan usaha utama yang saat ini benar-benar dijalankan oleh Perseroan adalah Bank
Umum Konvensional (KBLI 64121).
Kegiatan usaha Perseroan meliputi berbagai produk simpanan, produk pinjaman, serta berbagai layanan yang dijelaskan sebagai
berikut:
289
268
Page 293
B.1.1. BUSINESS BANKING
290
269
Page 294
B.1.2. TREASURY & INTERNATIONAL
291
270
Page 295
B.1.3. BISNIS RETAIL
292
271
Page 296
293 272
Page 297
B.2. JARINGAN DISTRIBUSI
Hingga 31 Desember 2024, Perseroan memiliki 1 (satu) kantor pusat, 17 kantor wilayah, 9 (sembilan) jaringan kantor luar negeri
dan 1.826 jaringan kantor yang terdiri dari kantor cabang, kantor cabang pembantu, dan Sentra Bisnis. Dari 9 (sembilan) jaringan
kantor luar negeri tersebut, terdiri dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1 (satu) kantor sub branch, 1 (satu) kantor cabang remittance,
dan 2 (dua) kantor perwakilan yang tersebar di 8 (delapan) negara. Jaringan Kantor Perseroan fokus dalam memberikan
pelayanan dan solusi bisnis serta kemudahan transaksi nasabah Perseroan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam
berperan aktif mengelola dan mendorong pengembangan bisnis nasabah segmen Korporasi, Komersial, Kecil dan Konsumer,
jaringan kantor Perseroan didukung dengan SDM yang kompeten dan berdedikasi. Untuk mengakses layanan Perseroan yang
lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat, saat ini Perseroan juga memiliki 213.370 BNI Agen46 sebagai jaringan branchless
banking yang bertujuan untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Detail jaringan Kantor dan BNI Agen46 per
wilayah sebagai berikut:
Kantor Cabang
No. Wilayah Kantor Cabang ATM BNI Agen46
Pembantu
1 Wilayah 1 - Medan 13 79 688 11,418
2 Wilayah 2 - Padang 13 99 859 13,017
3 Wilayah 3 - Palembang 15 102 838 17,956
4 Wilayah 4 - Bandung 15 110 1,060 19,491
5 Wilayah 5 - Semarang 11 76 668 16,065
6 Wilayah 6 - Surabaya 12 113 949 15,603
7 Wilayah 7 - Makassar 11 99 823 8,737
8 Wilayah 8 - Denpasar 9 97 779 12,006
9 Wilayah 9 - Banjarmasin 21 126 1,075 14,527
10 Wilayah 10 - Jakarta Senayan 7 115 494 5,127
11 Wilayah 11 - Manado 11 56 456 9,509
12 Wilayah 12 - Jakarta Kota 7 89 474 6,885
13 Wilayah 14 - Jakarta BSD 10 109 1,285 12,347
14 Wilayah 15 - Jakarta Kemayoran 8 110 992 7,819
15 Wilayah 16 - Papua 5 37 171 5,950
16 Wilayah 17 - Yogyakarta 15 97 906 16,416
17 Wilayah 18 - Malang 14 69 861 20,497
Serta Jaringan di luar negeri dengan perincian sebagai berikut:
Dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas dan memberikan layanan jasanya, Perseroan melakukan inovasi atas outlet
dan ATM dengan program-program sebagai berikut:
BNI Emerald
BNI Emerald menawarkan produk dan layanan yang didisain khusus untuk setiap individu nasabah Emerald sehingga dapat
memberikan kemudahan layanan di dalam negeri dan khususnya enam cabang luar negeri seperti hospital guarantee, education
guarantee, dan travel services.
294
273
Page 298
BNI Weekend Banking
BNI memiliki 82 outlet weekend banking dan 26 outlet dengan fasilitas layanan Emerald yang tersebar di seluruh jaringan wilayah
di Indonesia.
BNI Container Outlet
BNI Container Outlet atau outlet peti kemas ini dapat dengan mudah dipindahkan apabila diperlukan untuk memberikan
kemudahan dan keleluasaan akses bagi nasabah dalam bertransaksi, terutama di lokasi-lokasi dengan keterbatasan ketersediaan
gedung atau lahan, seperti pelabuhan, bandara, dan kawasan industri.
BNI Digital Branch
Perseroan mengusung konsep pelayanan secara digital dengan membangun BNI e-branch untuk memberikan kemandirian
pelayanan kepada nasabah serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
ATM Drive Thru
ATM yang memberikan kemudahan bagi nasabah yang banyak beraktivitas dengan menggunakan kendaraan roda empat yang
membutuhkan BNI ATM di sela-sela aktivitas tanpa harus meninggalkan kendaraan.
ATM Disabilitas
ATM yang memberikan kemudahan bagi nasabah difabel (berkebutuhan khusus) yang menggunakan kursi roda dengan akses
yang mudah dilalui, pintu otomatis, dan mesin ATM yang didisain khusus.
ATM Sepeda Motor
ATM yang memberikan kemudahan bagi nasabah yang banyak beraktivitas dengan menggunakan kendaraan roda dua yang
membutuhkan BNI ATM di sela-sela aktivitas tanpa harus meninggalkan kendaraan.
BNI Layanan Gerak
Untuk memudahkan nasabah yang berdomisili jauh dari Kantor Cabang BNI, Perseroan memiliki armada BNI Layanan Gerak
yang berfungsi sebagai One Stop Mini Banking.
B.3. IKHTISAR OPERASI
Berikut ini adalah kinerja atas produk-produk yang dihasilkan oleh Perseroan:
295
274
Page 299
296 275
Page 300
B.4. PEMASARAN
Perseroan berkomitmen selalu menghadirkan produk dan layanan terbaik untuk meningkatkan pangsa pasar dan memperkuat
citra merek, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholders. Di era digitalisasi yang terus berkembang, Perseroan
secara konsisten memperkuat strategi transformasi digital sehingga menjadi lembaga keuangan terkemuka yang unggul dalam
menghadapi perubahan dan kebutuhan pasar yang cepat serta persaingan bisnis yang semakin ketat. .
Dalam mengkomunikasikan produk dan layanan terbaiknya, Perseroan menjalankan strategi komunikasi pemasaran yang
terintegrasi dan peningkatan penggunaan media-media digital baik secara korporat untuk publikasi perusahaan maupun produk-
produk yang dimiliki Perseroan. Pesan tersebut dimulai dari aspirasi Perseroan menjadi bank BUMN berkapabilitas global, hingga
komitmen Perseroan menjadi bank berbasis digital. .
Perseroan memiliki aspirasi untuk menjadi bank BUMN berkapabilitas global yang menjembatani pelaku bisnis di ranah global.
Perseroan memperkuat posisi keberadaannya di luar negeri sebagai pintu bagi para investor, diaspora, dan nasabah potensial
untuk mendorong kinerja international banking. Selain itu Perseroan terus mengembangkan produk dan layanan berbasis digital
baik untuk segmen wholesale maupun retail sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi signifikan untuk pertumbuhan ekonomi
Indonesia. Gagasan inilah yang menjadi dasar dari corporate message Perseroan dan ditegaskan pada peringatan HUT ke-78 di
tahun 2024 dengan mengusung tema “Leading a Wondrous Nation”, yaitu upaya Perseroan menjadi lembaga keuangan yang
terunggul dalam layanan dan kinerja untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tema ini menegaskan kembali misi Perseroan
dalam mewujudkan tujuan besar, untuk selalu melayani negeri dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. .
Dalam hal digital marketing, untuk menjangkau segmen market yang luas, Perseroan mengoptimalkan platform digital yang telah
dimiliki dan dikelola oleh Perseroan (own media), salah satunya adalah penggunaan media sosial organik milik Perseroan. Data
per 31 Desember 2024, Instagram @bni46 memiliki 1.766.438 followers, Facebook Perseroan memiliki 411.835 fans, Twitter/X
@BNI memiliki 1.245.035 followers, kemudian TikTok @bni46 dengan followers saat ini sebanyak 521.500 dan Youtube memiliki
42.200 subscribers dengan lebih dari 8.000 total posts sepanjang 2024 dengan tingkat engagement rate yang tinggi menjadikan
media sosial Perseroan merupakan salah satu yang terbaik pada bidang usaha perbankan. .
Komunikasi pemasaran juga dilakukan melalui campaign di media konvensional seperti televisi, radio, OOH & public
transportation, sebagai strategi untuk menjangkau audience secara offline dengan jumlah viewers yang lebih massive. Selain
campaign di media konvensional, Perseroan menggunakan media online seperti publisher, KOL/influencers dan media digital
lainnya yang bertujuan untuk memperluas jangkauan audience di seluruh segmen. Untuk target segmen tertentu/spesifik,
Perseroan selalu aktif melakukan berbagai aktivasi melalui event-event, sponsorship dan branding di area-area premium dan
strategis.
Positioning Produk Dan Intensitas Monitoring Untuk Meningkatkan Produktivitas Sales
Pola aktivitas pemasaran yang disertai dengan intensitas daily monitoring melalui disiplin operasionalisasi, masih merupakan pola
eksekusi pemasaran yang didorong di periode 2020 untuk mencapai turunan angka target yang sudah ditetapkan. Keseluruhan
hal-hal tersebut masih berlandaskan visi untuk membentuk Sales Perseroan yang highly skilled, knowledgeable, dan memiliki
positive attitude, yang selama periode 2021 Perseroan secara berkelanjutan terus membangun dan menanamkan kebiasaan dan
karakter Budaya Pemasaran (Sales Culture) yang kuat, dengan tujuan menciptakan ritme operasional yang memberikan dampak
bagi pencapaian strategi dan pertumbuhan bisnis Perseroan dan dipantau melalui Produktivitas Sales.
297
276
Page 301
Untuk meningkatkan dan menjaga produktivitas Sales Perseroan, unsur Pimpinan memiliki peran aktif dalam melakukan
monitoring, mentoring dan coaching secara berkala kepada Sales dengan:
1. Melakukan monitoring atas aktivitas harian Sales yang disesuaikan dengan rencana kerja Sales pada account plan;
2. Melakukan coaching dan mentoring terhadap Sales;
3. Melakukan pendampingan untuk Sales yang memiliki Produktivitas rendah.
Dalam mendukung penerapan monitoring terhadap aktivitas pemasaran sampai dengan hasil eksekusi Sales, segenap Sales
telah dibekali dengan aplikasi DigiSales, yang bermanfaat untuk:
1. Sales dapat mengakses informasi produk Perseroan yang terintegrasi dengan aplikasi DigiSales serta informasi program
promo terintegrasi;
2. Sales dapat melakukan monitoring realisasi kinerja dan performance Sales baik via mobile ataupun desktop (PC) untuk
memudahkan akses;
3. Pimpinan dapat memantau aktivitas Sales dalam melaksanakan aktivitas pemasaran produk dan jasa Perseroan dan Entitas
Anak secara harian/bulanan;
4. Pimpinan dapat memantau pencapaian seluruh tim pemasar di bawah koordinasinya.
B.5. PROSPEK DAN STRATEGI USAHA
Prospek Usaha
Momentum pertumbuhan ekonomi global masih cenderung lemah, sebagaimana ditunjukkan oleh aktivitas sektor industri
pengolahan, seperti yang terefleksi di data Purchasing Manager Index sektor manufaktur, yang secara rata-rata masih di bawah
50 (atau kontraktif) untuk negara-negara perekonomian utama dunia. Meskipun masih relatif lemah, indeks PMI manufaktur untuk
AS dan Tiongkok memperlihatkan perbaikan di awal 2025 dibandingkan akhir tahun 2024. Dari sisi pasar keuangan, penurunan
suku bunga acuan dari berbagai bank sentral telah memberikan efek positif terhadap kinerja pasar finansial sejak semester kedua
2024. The Fed telah memangkas FFR tiga kali sebesar 50bps dan 25bps di September dan November 2024 serta 25bps di bulan
Desember 2024, sehingga akhir tahun 2024 ditutup dengan suku bunga di kisaran level 4,50%.
Dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS periode 2025-2029, terdapat risiko bahwa arah kebijakan AS akan
berorientasi ke dalam (inward looking) dan bersifat lebih agresif dibandingkan periode Trump pertama di 2017-2020. Secara
spesifik, pemerintahan Trump mempunyai wacana menerapkan besaran tarif impor secara luas sebesar 10-20%, dimana khusus
untuk Tiongkok tarif tersebut direncanakan mencapai 60% (lebih tinggi dibandingkan tarif impor ke Tiongkok 15- 20% pada periode
pertama kepemimpinan Trump). Diikuti dengan potensi pemotongan pajak pendapatan dan berlanjutnya insentif fiskal, Perseroan
melihat risiko inflasi AS bisa lebih tinggi di 2025, sehingga ruang penurunan suku bunga acuan AS/ Fed Fund Rate (FFR) akan
lebih rendah daripada perkiraan sebelumnya. Sebagai gambaran, konsensus pasar finansial telah merevisi penurunan FFR di
2025 hanya sebesar 50bps dibandingkan perkiraan sebelumnya di 100bps.
Di Indonesia sendiri, dalam konteks kebijakan moneter, rendahnya inflasi sepanjang sebagian 2024 bersamaan dengan
penurunan FFR mendorong Bank Indonesia untuk menurunkan kembali BI-rate sebesar 25bps di Januari 2025 menjadi 5,75%.
Namun, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Februari 2025, Bank Indonesia memutuskan untuk menahan BI-rate di 5,75%
dengan fokus pada upaya menstabilkan nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian geopolitik global, terutama di AS. Pada kondisi
ini, Perseroan akan terus mencermati perkembangan makro yang terjadi serta mengantisipasi dampaknya terhadap ruang
penurunan BI-rate dan kondisi likuiditas baik valas maupun rupiah, yang cenderung dapat ketat di jangka pendek. Oleh karena
itu, seiring dengan penguatan Dollar index serta imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun >4.0%, Perseroan melihat rata-rata nilai
tukar Rupiah berpotensi dapat mencapai Rp16.000/USD di 2025. Lebih lanjut, Perseroan memproyeksikan pertumbuhan kredit
dan DPK di tahun 2025 masing-masing akan berada pada rentang 9,0-12,5% dan 8,0-11,0%.
Beberapa risiko ekonomi yang Perseroan identifikasi ke depan antara lain: Pertama, risiko dari momentum pertumbuhan bila
aktivitas manufaktur tidak membaik. Kedua, kondisi perlambatan ekonomi di mitra-mitra dagang utama Indonesia, seperti
Tiongkok. Ketiga, perlambatan lebih dalam ekonomi Tiongkok karena kebijakan tarif impor agresif dari AS berpotensi
mendatangkan risiko terhadap perlambatan ekonomi Indonesia mengingat konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok yang signifikan.
Lebih lanjut, permasalahan struktural dari Tiongkok, seperti populasi produktif yang menurun, krisis sektor properti, dan tingginya
utang swasta terhadap PDB (mencapai kisaran 190% terhadap PDB), juga dapat menjadi risiko bagi pertumbuhan ekonomi
negara tersebut di jangka menengah. Keempat, faktor geopolitik juga menjadi risiko bagi pertumbuhan ekonomi global, mencakup
hubungan antar negara – yakni Rusia-Ukraina, negara-negara NATO, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah – serta
pergantian kepemimpinan di negara-negara utama, yang dapat mendatangkan kebijakan global yang berbeda. Kelima dan
terakhir, Perseroan juga mewaspadai fenomena menurunnya pertumbuhan ekonomi dari lensa struktural, yakni sebagaimana
dapat disebabkan oleh ketidaktersediaan lapangan kerja yang memadai dan peningkatan ekonomi informal.
298
277
Page 302
Dalam konteks jangka menengah, Perseroan memandang pertumbuhan ekonomi akan ditopang dan didorong oleh investasi serta
konsumsi yang lebih berkualitas. Perseroan mengkalkulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu ditingkatkan ke rata-rata level
6% hingga tahun 2045 (vs. pertumbuhan saat ini di 5%) agar Indonesia dapat menghindari jebakan ekonomi kelas menengah
(middle-income trap). Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan investasi perlu naik ke level 8% dari rata-rata 2021-2024 di
4%. Investasi akan diarahkan kepada sektor-sektor manufaktur dan jasa berteknologi tinggi, termasuk hilirisasi SDA dan pertanian
(agro-downstream).
Namun demikian, Perseroan juga melihat risiko bila aktivitas manufaktur tidak membaik. Kondisi perlambatan ekonomi di mitra-
mitra dagang utama Indonesia, seperti Tiongkok dan Jepang sebagai dampak kebijakan tarif impor agresif dari AS, bisa
mempunyai risiko terhadap perlambatan ekonomi Indonesia mengingat konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok signifikan (sebagai
gambaran, ekspor Indonesia ke Tiongkok memiliki porsi di kisaran 20% terhadap total ekspor sedangkan impor dan FDI Tiongkok
memiliki porsi yang sama). Lebih lanjut, permasalahan struktural dari ekonomi Tiongkok seperti populasi produktif yang menurun,
krisis sektor properti, dan tingginya utang swasta terhadap PDB (mencapai kisaran 190% terhadap PDB), juga dapat menjadi
risiko bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut di jangka menengah. Faktor geopolitik juga menjadi risiko bagi pertumbuhan
ekonomi global yang mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Perseroan juga mewaspadai fenomena menurunnya
pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga dari lensa struktural, yakni sebagaimana mungkin disebabkan dari
ketidaktersediaan lapangan kerja yang memadai dan peningkatan ekonomi informal.
Selain itu, pertumbuhan konsumsi Indonesia, yang merepresentasikan 53% kue perekonomian diperkirakan akan tetap solid ke
depan seiring dengan profil demografi yang mendukung. Indonesia saat ini sedang mengalami puncak dari dividen demografi
karena angka dependency ratio (perbandingan usia non-produktif dengan produktif) sedang mencapai level terendahnya dimana
>50% populasi negara ini terdiri dari millennial (lahir di 1981-1996) dan Generasi-Z (lahir di 1997-2012). Konsumsi Indonesia juga
akan didukung oleh pertumbuhan kelas calon menengah dan menengah (aspiring middle class and middle class) yang saat ini
mencapai 66% dari total populasi.
Maka dari itu, Perseroan melihat potensi pertumbuhan konsumsi dapat lebih tinggi dalam jangka menengah ketika PDB per kapita
Indonesia sudah menembus level USD5000. Pengalaman negara-negara lain menunjukan bahwa ketika PDB perkapita
menembus level tersebut, maka pertumbuhan konsumsi berpotensi meningkat sebesar 2-3ppt dalam jangka menengah didukung
oleh konsumsi yang lebih terdiversifikasi. Sebagai gambaran, semakin tinggi PDB per kapita sebuah negara, maka proporsi
konsumsi barang tahan lama (durable goods) dan jasa juga akan meningkat.
Strategi Usaha
Perseroan telah merumuskan rencana strategis hingga tahun 2029 untuk menanggapi perubahan dinamis dalam kondisi
eksternal. Perseroan memiliki tujuan perusahaan berupa visi dan nilai unik perusahaan. Visi Perseroan adalah “Menjadi
Lembaga Keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan”.Perseroan juga telah menetapkan
aspirasi perusahaan yaitu menjadi “The bank with best technology and people at the core to serve you”.Strategi Perseroan
2025-2029 fokus pada “fixing the basics”, menekankan pada elemen Technology dan People. Sasaran finansial yang
ditargetkan di 2029 adalah ROE 18% dengan pertumbuhan kredit 11% (CAGR 2025-2029), NPL sebesar 1,7% serta pertumbuhan
DPK 11,5% (CAGR) .
Untuk mewujudkan aspirasi dan pencapaian sasaran keuangan tersebut, prioritas strategis Perseroan dalam 5 tahun ke depan
terangkum dalam “3P”: Productivity, Platform dan Proposition.
Productivity: Meningkatkan produktivitas melalui pengembangan keterampilan, redesain peran, optimalisasi jaringan kantor, dan
analytics. Hasil utama yang diharapkan yaitu pelatihan keterampilan SDM dan leadership transformation, proses kredit yang
optimal, dan penyelesaian format perubahan jaringan.
Platform: Melakukan Business Process Reengeneering serta membangun infrastruktur guna meningkatkan layanan dan
pengalaman klien melalui penguatan kapabilitas advanced analytics, cross selling, standarisasi dan otomasi end to end proses
kredit. Hasil utama pada segmen SME & Commercial yaitu terciptanya transformasi, branding baru, dan campaign serta intergrasi
seluruh platform. Sementara itu di sisi perbaikan proposisi Wholesale Transaction Banking dilakukan melalui pengembangan
platform terintegrasi pada cash management, Trade, FX, dan Custody pada single platform.
Proposition: Mengembangkan penawaran terbaik di kelasnya untuk meningkatkan akuisisi dan engagement nasabah. Hal ini
dilakukan dengan memberikan solusi terbaik bagi customer melalui platform transaction banking yang terbaik, sehingga
diharapkan pertumbuhan customer yang berkualitas meningkat.
Di tahun 2025 ini, Perseroan juga telah menetapkan 6 Kebijakan Strategis yang merupakan turunan dari Rencana Strategis
Jangka Panjang 2025-2029, yaitu:
299
278
Page 303
1. Peningkatan produktivitas bisnis di Wilayah melalui transformasi outlet.
2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta Giro berbasis transaksi.
3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di seluruh segmen, dengan fokus utama pada Segmen Korporasi dan
turunannya, serta consumer dan wealth yang berkualitas.
4. Peningkatan kualitas aset untuk mendorong penurunan Loan at Risk (LAR).
5. Pengembangan platform digital yang unggul, termasuk pengembangan berkelanjutan dari Wondr by BNI dan BNIdirect, serta
platform yang mendukung customer journey.
6. Penguatan enablers termasuk Transformasi Human Capital, penguatan arsitektur IT, serta perbaikan cost efficiency ratio dan
operations excellence.
Sejalan dengan Kebijakan Strategis tersebut, fokus transformasi tahun 2025 akan ditempatkan pada upaya penguatan CASA
franchise untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan, antara lain melalui digitalisasi dan branch transformation. Branch
transformation menjadi kunci yang akan dijalankan melalui penataan jaringan distribusi, baik konvensional maupun digital, serta
integrasinya, sejalan dengan customer journey dan model operasi berbasis advisory & service-to-sales, Peningkatan produktivitas
RM, Sales dan outlet, serta streamlining proses di outlet melalui digitalisasi, solusi online-offline, dan penguatan back office.
Sementara itu, digitalisasi akan terus dikembangkan untuk memperkuat kapabilitas transaction banking, yang kemajuannya cukup
progressive. Kehadiran wondr by Perseroan perlu diperhitungkan karena menjadi mesin baru dalam akusisi New to Bank (NTB)
customer serta menghasilkan peningkatan average balance tabungan dari user-nya yang aktif bertransaksi. Di tahun 2024, akuisisi
nasabah New-to-Bank menunjukkan tren yang jauh lebih kuat pada semester kedua pasca launching wondr by BNI di Juli 2024,
dengan 1,6 juta akuisisi nasabah dibandingkan 1,2 juta pada semester pertama. Pengguna wondr by Perseroan juga memiliki
rata-rata wallet size tabungan 2x lebih besar daripada user mobile banking sebelumnya.
B.6. TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN / CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan atas pencapaian kinerja dan prestasi selama ini tidak terlepas dari dukungan
masyarakat. Karenanya sebagai wujud dari apresasi atas dukungan masyarakat serta sebagai bentuk tanggung jawab terhadap
masyarakat di lingkungannya, berbagai kegiatan sosial telah menjadi bagian penting dari Perseroan dan dilaksanakan secara
berkesinambungan.
Bagi Perseroan, kegiatan tanggung jawab kepada aspek sosial dan aspek lingkungan merupakan aktivitas strategis perseroan
yang turut berkontribusi terhadap keberlanjutan bisnis jangka panjang dan meningkatkan stabilitas industri keuangan. Komitmen
Perseroan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ditanamkan di seluruh unit kerja di seluruh pelosok Indonesia
serta membentuk Perseroan Berbagi sebagai wadah penyelenggaraan program. Penyelenggaraan TJSL turut mendukung
komitmen Perseroan atas pencapaian tujuan masyarakat global yang tercantum dalam 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs).
Pada tahun 2024, Perseroan telah menargetkan penyaluran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non PUMK
sebesar Rp130 miliar, dengan Rp129,9 miliar. Sedangkan terkait dengan penyaluran PUMK, sesuai dengan arahan Menteri
BUMN, penyaluran PUMK akan terfokus oleh BRI sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK. Ketika masa berlaku perjanjian
kerja sama telah usai, BRI akan mengembalikan saldo dana Program PUMK yang dimiliki (dana cash) serta menyetorkan dana
pengembalian PUMK secara bertahap kepada Perseroan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Perseroan terus berupaya menciptakan dampak positif yang
signifikan bagi Masyarakat Indonesia . Program TJSL Perseroan berfokus pada bidang Lingkungan, UMKM dan Pendidikan. Salah
satu program unggulan Bidang Sosial yaitu bantuan pembangunan sumur bor di Gunung Kidul (DIY) mencatat nilai Social Return
on Investment (SROI) sebesar 3,54. Sedangkan, pada aspek Lingkungan, bantuan pada Program POS PANDAI (Pusat Olah
Sampah Pilah, Ambil, Nabung, Daur Ulang, Alat dan Inovasi) dengan nilai SROI sebesar 2,20. Capaian ini menjadi bukti nyata
kontribusi Perseroan dalam menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang positif serta memperkuat pembangunan yang inklusif
dan merata.
300
279
Page 304
Adapun dokumentasi atas pelaksanaan tanggung jawab sosial Perseroan yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
- Program Pemberdayaan Ibu Penganyam di Pulau Solor, Flores Timur
- Penanaman Mangrove di Banyuwangi, Jawa Timur
Perseroan menjalankan program TJSL mengacu pada ISO 26000 melalui konsep CSV (Creating Share Value) dengan
karakteristik berbagi manfaat dan nilai. Hal ini selaras dengan Permen Kementerian BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023. Dengan
demikian, penerapan program TJSL yang dijalankan Perseroan diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi
pembangunan sosial dan pembangunan lingkungan, berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi Perseroan, serta mendorong
usaha mikro dan usaha kecil masyarakat agar berkembang lebih tangguh dan mandiri.
Melalui unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Perseroan berkomitmen dalam kegiatan pengembangan masyarakat
dan pelestarian lingkungan dalam rangka pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui Program Perseroan Berbagi.
Hingga 31 Desember 2024, Perseroan telah melaksanakan program TJSL dengan pendekatan creating shared value, dengan
rincian sebagai berikut:
Program Unggulan
Perseroan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam merancang berbagai program unggulan yang dapat memberikan dampak
positif bagi masyarakat dan lingkungan. Berikut merupakan penjelasan terkait program unggulan dalam pelaksanaan TJSL yang
dilakukan oleh BNI selama tahun 2024.
Rumah BUMN
Rumah BUMN merupakan wadah bagi langkah kolaborasi BUMN dalam membentuk digital economy ecosystem melalui
pembinaan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya. UMKM yang menjadi binaan Rumah BUMN akan
mendapatkan pemberdayaan yang disesuaikan dengan level entrepreneurship UMKM. Kehadiran Rumah BUMN menjadi
katalisator UMKM naik kelas menuju Go Modern (perubahan pola piker kewirausahaan), Go Digital (penggunaan social media),
Go Online (menggunakan e-commerce) dan Go Global (siap ekspor). Saat ini, Perseroan memiliki 23 Rumah BUMN yang
merupakan tempat pengembangan usaha bagi lebih dari 6.215 pelaku UMK dan telah mendapatkan lebih dari 401 kali pelatihan
serta membantu mendapatkan izin legalitas sebanyak 4.580 perijinan (PIRT, NIB, Sertifikat Halal, BPOM).
Program KAWAN BNI
Mengambil kata “Kawan” yang artinya adalah teman atau sahabat, Perseroan membuat program pemberdayaan masyarakat
dengan nama Program Kawan BNI. Melalui program ini, Perseroan berupaya untuk menjadi Kawan/Teman/Sahabat bagi
masyarakat secara bersama-sama untuk memaksimalkan program/proyek pemberdayaan masyarakat yang dijalankan agar dapat
meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
301
280
Page 305
Program Kawan BNI menargetkan desa-desa di seluruh Indonesia untuk mengembangkan bisnis unggulan dari masing-masing
desa tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi pada komunitas masyarakat. Kontribusi dan
dukungan terus Perseroan berikan demi mengembangkan potensi (Ekonomi, SDM) sehingga mampu menjadi desa yang mandiri
dan menambah/menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Sepanjang tahun 2024, Perseroan mengembangkan 4 obyek Program Kawan BNI yaitu Desa Wringin Putih (Banyuwangi, Jawa
Timur), Desa Wisata Ponggok (Klaten, Jawa Tengah), Desa Wisata Lembah Asri (Purbalingga, Jawa Tengah) dan Desa Bubu
Attagamu (Flores Timur, NTT).
Program Beasiswa Sarjana BNI
Dalam rangka menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, Perseroan berinisiasi
untuk mengadakan program beasiswa. Sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan kesempatan yang sama bagi semua
kalangan masyarakat dalam mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi di jenjang Universitas atau sejalan dengan Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Program ini juga untuk mengapresiasi Pegawai TAD
(Tenaga Alih Daya) yang telah bekerja dan mengabdi untuk Perseroan, seperti pramubakti, supir, satpam dan cleaning service.
Sertifikasi UMKM
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan program jangka panjang dalam pengembangan UMKM melalui sertifikasi halal UMKM
dengan target sebanyak 1.000 UMKM. Pelaksanaan sertifikasi halal UMKM mencakup Pre-Audit atau Persiapan Sertifikasi,
Pemeriksaan Kehalalan Produk dan Permohonan Sertifikasi Halal.
Program Ketahanan Pangan
Pada tahun 2024 dampak dari El Nino masih terjadi di Indonesia. El Nino merupakan fenomena iklim yang ditandai dengan
pemanasan suhu permukaan laut secara berkala di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang dampaknya kepada
Indonesia meliputi kekeringan, kekurangan air bersih, gagal panen, kebakaran hutan dan lahan, dan lain-lain. Perseroan semakin
berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan dan kelaparan yang terjadi di masyarakat.
Sebagai implementasi ketahanan pangan, Perseroan melakukan pembagian paket pangan yang dikemas ke dalam program
khusus yaitu program ketahanan pangan dalam rangka Bulan Ramadhan 1445 H dan program ketahanan pangan dalam rangka
penanganan dampak El Nino di Indonesia. Implementasi program ini adalah dengan membagikan paket pangan kepada
masyarakat di seluruh wilayah kerja Perseroan secara rutin setiap tahun melalui rangkaian perayaan hari besar keagamaan. Pada
tahun 2024, Perseroan telah membagikan paket pangan sebanyak 619.362 paket, dengan rincian jumlah paket pangan yang telah
disalurkan sebanyak 78.000 paket pangan yang terbagi dalam penyaluran program Bulan Ramadhan 1445 H sebanyak 541.362
paket yang terbagi dalam rangka penanggulangan dampak El Nino serta bantuan inisiasi lainnya.
Paket Pangan yang disampaikan melalui Lembaga atau institusi telah dilakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dalam
melakukan pendataan kepada masyarakat tidak mampu dan layak untuk mendapatkan bantuan paket pangan. Dampak dari
program ketahanan pangan di antaranya berbagi kebahagiaan, membantu meringankan beban masyarakat terutama masyarakat
kurang mampu dan terdampak El Nino di Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh kegiatan pemberian
paket pangan yang dilakukan Perseroan memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam penyalurannya agar tidak memberikan
bantuan ganda terhadap bantuan sembako yang diberikan oleh pemerintah.
Program Operasi Katarak
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia yang sebenarnya dapat dicegah. Perkiraan insiden katarak adalah
0,1% per tahun atau satu di antara 1.000 orang adalah penderita baru katarak setiap tahunnya.
Mencermati data penderita katarak di atas, menjadi tanggung jawab berbagai pihak untuk Bersama mencegah terjadinya kebutaan
akibat katarak bersama dengan Pemerintah. Perseroan menyadari bahwa katarak merupakan gangguan mata yang dapat
memengaruhi kinerja masyarakat. Walau dapat di operasi, tidak semua orang bisa mendapatkan akses ke fasilitas kesehatan
yang baik. Oleh karena itu, Perseroan bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV dan Indosiar
mengadakan Program BNI Berbagi untuk operasi katarak pada empat lokasi di Indonesia Timur dengan target 450 mata dalam
periode tahun 2023 dan 2024.
Program Pengelolaan Sampah
Pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga dan sampah wisata masih menjadi masalah yang perlu diperhatikan.
Perseroan turut serta dalam memberikan bantuan berupa sarana prasarana pengelolaan sampah diarea wisata seperti Likupang,
Sulawesi Utara dan Cikole Lembang & Cipanas Puncak, Jawa Barat serta sarana kebersihan di Ibu Kota Nusantara (IKN) -
Kalimantan Barat.
302
281
Page 306
Program Pengelolaan Air Bersih
Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan dasar manusia. Karena perubahan iklim, air
menjadi kebutuhan utama yang dibutuhkan masyarakat karena masalah kesulitan air. Pada tahun 2024, beberapa wilayah di
Indonesia mengalami krisis air bersih akibat kekeringan ekstrim, masyarakat mengandalkan air dari sumber air mata, tetapi saat
ini debit air semakin menurun dan ditambah dengan efek kemarau panjang, sumber mata air tersebut tidak mampu mencukupi
kebutuhan air masyarakat, Perseroan berkomitmen untuk mendukung penyediaan air bersih dan sanitasi dengan pemberian
bantuan air bersih sumur bor di beberapa wilayah Indonesia yang terdampak seperti Purwokerto, Serang Pandeglang & Cilegon
- Banten, serta Bogor - Jawa Barat. Perseroan juga memberikan bantuan berupa air bersih dan sanitasi di Wilayah Banyuwangi -
Jawa Timur dengan bentuk bantuan seperti pembuatan sumur bor (air bersih) dan toilet untuk para nelayan di area pesisir Jawa
Timur.
Sarana Prasarana Kesehatan
Pada tahun 2024, Perseroan menyalurkan bantuan 59 unit ambulans yang tersebar di seluruh Indonesia. Bantuan ambulans yang
disalurkan oleh Perseroan bekerja sama dengan instansi yang memiliki izin dalam bergerak di bidang sosial dan kesehatan agar
dapat mengoperasikan secara tepat sasaran. Kendaraan ambulans yang didukung oleh Perseroan dipergunakan secara gratis
terutama kepada masyarakat tidak mampu.
Salah satu program bantuan Perseroan Berbagi bidang kesehatan adalah dalam rangka mendukung Rumah Sakit (RS) Kapal RS
Kapal Waluya II dalam operasionalnya melakukan tindakan medis operasi Katarak di lokasi terpencil (pulau-pulau terpencil). Latar
belakang pemberian bantuan adalah peralatan harus didatangkan dari luar daerah tempat lokasi pelayanan kesehatan RS kapal
tersebut, untuk itu dalam memenuhi peralatan tindakan medis tersebut Perseroan memberikan bantuan berupa peralatan medis
untuk pelayanan kesehatan operasi katarak bagi masyarakat pada penyelenggaraan pelayanan kesehatan RS Kapal Nusa
Waluya II (Tongkang).
Sarana Ibadah
Dalam menciptakan bangsa yang berkarakter dan mengimplementasikan Pembangunan Lingkungan berkelanjutan, Perseroan
turut serta membantu membangun dan atau merenovasi infrastruktur sarana ibadah dari berbagai agama di seluruh wilayah kerja
Perseroan. Perseroan memberikan bantuan sarana ibadah dalam bentuk infrastruktur dan sarana atau prasarana pendukung
sarana ibadah.
Pada tahun 2024, Perseroan telah berhasil membantu 123 sarana ibadah dari berbagai agama, yang tersebar di seluruh wilayah
kerja Perseroan, antara lain Sumatera Barat, Bengkulu, Pulau Jawa, Bali, Maluku, dan lain-lain. Dampak nyata dari program ini
adalah menciptakan kota dan komunitas berkelanjutan, peningkatan serta perbaikan sarana ibadah, serta meningkatkan
kepedulian dan tanggung jawab Perseroan terhadap masyarakat sekitar. Bantuan sarana ibadah yang diberikan turut serta dalam
memberikan kenyamanan dan keamanan jamaah dalam melaksanakan kegiatan beribadah.
Sarana Pendidikan
Pada tahun 2024, Perseroan turut berpartisipasi dalam upaya menciptakan pendidikan yang bermutu dan berkualitas melalui
bantuan kepada 86 sekolah atau instansi pendidikan di wilayah kerja Perseroan, seperti pembangunan gedung sekolah,
pembangunan/ renovasi ruang kelas, pelatihan, penyediaan sarana prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),
penyediaan sarana prasarana pendukung pembelajaran, penyediaan alat peraga edukatif, dan lain-lain.
Sebagai Implementasi lainya dalam upaya menciptakan pendidikan yang bermutu, Perseroan juga membagikan Paket
Perlengkapan Pendidikan untuk Masyarakat tidak mampu juga dalam Program Khusus yaitu Hari Raya Natal dengan membagikan
17.000 paket pendidikan di seluruh wilayah kerja Perseroan. Bantuan yang telah Perseroan berikan tersebar di seluruh Indonesia,
antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Riau, Sumatera Utara, dan Maluku. Bantuan yang telah diberikan tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi siswa dan tenaga pengajar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar
yang diharapkan dapat berpartisipasi dalam menciptakan siswa/i yang unggul di masa depan.
Program Sertifikasi Guru, serta Literasi dan Edukasi Keuangan
Dalam kegiatan tersebut Perseroan menjalankan program pemberian sertifikasi guru di 5 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Pekanbaru,
Kalimantan Timur, Bali, dan NTT yang diikuti oleh 1.000 guru dari 513 Sekolah. Program selama 6 bulan ini bertujuan untuk
mendukung misi Kemendikbudristek dalam meningkatkan kapasitas guru. Program ini menjadikan guru memiliki kemampuan
teknologi digital yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan di dunia pendidikan. Sebagai nilai tambah, guru tidak
hanya akan mendapatkan sertifikat nasional yang akan diakui oleh Kemendikbudristek namun juga sertifikat internasional dari
Microsoft yang bernama Microsoft Certified Educator.
Selama program berjalan, Perseroan juga melaksanakan program edukasi keuangan bekerja sama dengan OJK. Materi edukasi
mencakup perencanaan keuangan, bahaya pinjaman online ilegal, dan pencegahan judi online. Program ini bertujuan
303
282
Page 307
meningkatkan literasi keuangan, menjadikan guru sebagai teladan, serta membangun kesadaran dini bagi pelajar dalam
pengelolaan keuangan yang bijak dan inklusif.
Bantuan Sarana dan Prasarana Umum
Perbaikan Jalan, Betonisasi Talud, Foodcourt, Penerangan jalan (energi terbarukan), sarana prasarana olahraga, serta Jembatan.
Tanggap Darurat Bencana Alam
Sepanjang Tahun 2024, telah terjadi bencana alam seperti erupsi gunung berapi, banjir bandang dan tanah longsor di beberapa
wilayah di Indonesia antara lain Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimatan Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan yang
berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar tempat terjadinya bencana. Perseroan melalui Program Tanggap Darurat
Bencana BNI Berbagi telah membantu 34 titik lokasi bencana di seluruh Indonesia yang terdampak baik dengan pemberian
sembako, peralatan masak, kebutuhan anak, dan lain-lain.
Program Penurunan Angka Stunting dan Makanan Bergizi
Seiring dengan fokus pemerintah dalam percepatan penurunan Prevalensi Stunting di Indonesia, Perseroan turut mendukung
kebijakan tersebut dengan melaksanakan berbagai macam program untuk meningkatkan perbaikan gizi, yang dibagi dalam
rencana jangka pendek, menengah hingga panjang. Hingga saat ini berbagai program telah terlaksana antara lain:
1. Bantuan Paket Pangan Balita
2. Bantuan Paket Pangan Ibu Hamil dan Menyusui
3. Pemberian Makan Siang Bergizi
4. Pelatihan Kader Posyandu
5. Pelatihan Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil
Implementasi program tersebut dilaksanakan di berbagai daerah yaitu Tasikmalaya, Jombang, Sidoarjo, DKI Jakarta, Semarang
dan Tegal. Ke depannya Perseroan terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah untuk mendorong perbaikan gizi di
Indonesia.
Dukungan Kawasan Geopark
Definisi Geopark menurut UNESCO adalah sebuah Kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka (outstanding)
termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya - di mana masyarakat setempat diajak berperan-serta untuk
melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam. Geopark Ijen atau Taman Bumi Ijen resmi masuk Jaringan Geopark Dunia
atau UNESCO Global Geopark. Penetapan dilakukan dalam Konferensi Internasional Ke-10 UNESCO Global Geopark (UGG) di
Marrakes, Maroko. Sedangkan, Kawasan Geopark Rinjani merupakan kawasan yang telah mendapatkan pengakuan dari
UNESCO sebagai bagian dari Geopark Indonesia. Terletak di Pulau Lombok, Geopark ini menempati kawasan Gunung Rinjani,
yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Status Geopark Rinjani Lombok sebagai anggota Global Network
diresmikan pada tanggal 12 April 2018. Perseroan mendukung pengembangan Geopark dengan memfasilitasi camera trap,
pembangunan musholla, renovasi toilet, pengolahan sampah serta perbaikan pendukung lainnya yang bertujuan memberikan
rasa aman dan nyaman para pendaki.
Lingkungan: Mengoptimalkan Peran untuk Melindungi Bumi
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Perseroan senantiasa berupaya untuk memberikan dampak positif
terhadap lingkungan hidup melalui peningkatan daya dukung ekosistem dan perlindungan spesies flora dan fauna.
Employee Volunteering Program
Dalam pelaksanaan kegiatan CSR, Perseroan mendorong karyawannya untuk terlibat menyumbangkan waktu dan pikirannya
secara sukarela. Pelaksanaan program ini memiliki tujuan antara lain menumbuhkan kebersamaan antara karyawan dalam
membantu masyarakat, meningkatkan loyalitas pegawai terhadap perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
Program-program CSR yang melibatkan karyawan antara lain Program Penanaman Pohon. Selain itu, pelibatan BNI Hi Movers
dalam Program TJSL juga pada program ketahanan pangan dan Program Hari Raya Keagamaan yaitu dengan membersihkan,
serta turut berpartisipasi dalam melakukan revitalisasi rumah ibadah.
Program Rehabilitasi Lahan Kritis di Teluk Pangpang, Banyuwangi
Guna mendukung kelestarian hutan mangrove dengan segala manfaatnya, Perseroan melakukan penanaman +/- 165.000 bibit
mangrove pada area 50 hektar (Ha) di Teluk Pangpang, Desa Wringin Putih, Banyuwangi. Penanaman bibit mangrove ini tidak
hanya memperbaiki ekosistem laut, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat desa yang sebagian besar
menggantungkan mata pencahariannya dari hasil laut. Tidak hanya melakukan penanaman, Perseroan turut aktif dalam merawat
pertumbuhan pohon mangrove bersama dengan warga setempat selama 3 tahun. Selain di Banyuwangi, Perseroan melalui
Program BNI Go Green melakukan kegiatan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan pada lahan yang membutuhkan
direhabilitasi dengan melibatkan peran masyarakat. Perseroan telah melakukan penghijauan sebanyak 167.347 pohon di
Indonesia sepanjang tahun 2024.
304
283
Page 308
Program Konservasi Satwa Langka
Kegiatan perbankan memang tidak memberikan dampak langsung pada pelestarian lingkungan maupun keanekaragaman hayati.
Namun, Perseroan tetap berkomitmen untuk mendukung gerakan konservasi fauna langka di Indonesia. Pelestarian
keanekaragaman hayati berperan besar dalam membantu ekosistem lingkungan dan mereduksi emisi yang dihasilkan.
Konservasi Badak Jawa
Perseroan mempertahankan konsistensi menjaga keanekaragaman hayati Indonesia khususnya Badak Jawa yang telah
dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Perseroan melanjutkan dukungan konservasi Badak Jawa Bersama
Kementerian Lingkungan Hidup dan Balai Taman Nasional Ujung Kulon serta Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT) berupa
pembuatan Sekolah Lapangan Pengelolaan Ternak Kerbau (SLPTK) dan melanjutkan Pemetaan Genetik Individu Badak Jawa,
kedua kegiatan tersebut sangat penting bagi keberlangsungan Badak Jawa di TNUK.
Konservasi Orangutan Kalimantan
Orangutan dan banyak spesies hutan tropis Pulau Kalimantan, kini menghadapi kepunahan. Masalah yang mereka hadapi sangat
rumit, sementara penyebab deforestasi banyak sekali. Keberlangsungan Orangutan Kalimantan memiliki banyak tantangan.
Populasinya yang semakin berkurang dapat mengancam keseimbangan ekosistem hutan.
Menyadari hal itu, Perseroan terus mempertahankan dukungannya terhadap upaya konservasi orangutan di Indonesia, bekerja
sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BNI serta Borneo orangutan Survival Foundation (BOSF)
bersinergi untuk menjaga kelestarian Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari
di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program rehabilitasi lahan kritis serta pemeliharaan selama lima tahun
diharapkan dapat mendukung rencana Net Zero Emission Perseroan.
Pengolahan Limbah Tekstil
Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, program Pengelolaan Sampah Tekstil Pegawai atau Uniform Disposal Program
dirancang untuk menangani limbah tekstil, khususnya baju seragam pegawai yang masih layak pakai. Program ini bertujuan untuk
mengurangi timbunan sampah tekstil yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan menerapkan prinsip Donate,
Recycle, dan Upcycle, sesuai dengan TPB No.12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab.
Uniform Disposal Program tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah tekstil, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi
masyarakat. Melalui program ini, sebanyak 21,6 ton limbah baju seragam pegawai dikelola dan menghasilkan tiga output, dengan
rincian sebagai berikut:
1. Donate: Sebanyak 5,3 ton pakaian yang lolos uji kualitas layak digunakan kembali didistribusikan kepada masyarakat pra-
sejahtera di 7 kota di Indonesia, sehingga produksi sebanyak 39.984 pcs. tekstil baru berhasil dicegah.
2. Recycle: Sebanyak 15,3 ton tekstil yang tidak lolos uji kualitas (quality control) dihancurkan dan diproses lebih lanjut menjadi
kain daur ulang, Ja-Brick untuk home decor, dan insulator.
3. Upcycle: Sebanyak 1,12 ton tekstil dalam kondisi kurang dari 60% kelayakan dimanfaatkan untuk diproses lebih lanjut menjadi
produk bernilai tambah, seperti sepatu dll.
Melalui program ini, Perseroan mendukung terciptanya ekonomi sirkular dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pra-
sejahtera di Indonesia.
Program Pendanaan serta Pembinaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
Program PUMK adalah bentuk dari kegiatan TJSL BNI yang lebih mengarah kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat
sekitar dengan pembinaan usaha mikro dan usaha kecil yang dibentuk bersama masyarakat. Pelaksanaan program PUMK
mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER- 05/MBU/04/2021 tanggal 20 April 2021 tentang Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, dan perubahannya yakni Peraturan Menteri BUMN No. PER-6/MBU/09/2022
tanggal 15 September 2022. Program PUMK BNI dilaksanakan oleh Divisi Business Program sejak tahun 2017.
Pelaksanaan program PUMK ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi usaha mikro dan usaha kecil
sekaligus melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan kemampuan UMK agar lebih tangguh dan mandiri. BNI
menyalurkan Program PUMK dalam bentuk pinjaman lunak kepada mitra binaan saat ini dengan jasa administrasi sebesar 3%
per tahun efektif dari limit pinjaman, yang disalurkan dalam bentuk:
1. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan
2. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan yang bersifat pinjaman
tambahan dan berjangka pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.
3. Beban Pembinaan:
305
284
Page 309
a. Untuk membiayai pendidikan, pelatihan, pemagangan, pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang menyangkut
peningkatan produktivitas mitra binaan serta untuk pengkajian/penelitian yang berkaitan dengan Program
Pendanaan Usaha Kecil dan Usaha Mikro (PUMK);
b. Beban pembinaan bersifat hibah dan besarnya maksimal 20% dari dana Program Kemitraan yang disalurkan pada
tahun berjalan;
c. Beban Pembinaan hanya dapat diberikan kepada atau untuk kepentingan mitra binaan.
Berdasarkan Surat Menteri BUMN No. S-721/ MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022, terdapat arahan terkait optimalisasi dana
PUMK yaitu penunjukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK. Atas
dasar hal tersebut, telah dilakukan penandatanganan PKS antara Perseroan dengan BRI sebagai pengelola Kerja Sama Program
PUMK yaitu PKS No. B.21/MBD/12/2022 dan No. SBP/1/018 tanggal 13 Desember 2022 dengan jangka waktu PKS selama 5
(lima) tahun sejak 2022 hingga 2027. Sesuai dengan arahan Menteri BUMN, penyaluran PUMK akan terfokus oleh BRI sebagai
pengelola Kerja Sama Program PUMK.
Program Pembinaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
Mitra binaan Perseroan adalah pelaku usaha mikro dan usaha kecil yang belum mengenal perbankan secara teknis karena
keterbatasan akses untuk menerima pinjaman dari perbankan. Pelaku usaha mikro dan usaha kecil tersebut bergerak di berbagai
sector ekonomi formal dan non-formal, namun mempunyai peran strategis dalam ekonomi sektor riil dan telah terbukti bahwa
segmen usaha mikro dan usaha kecil relatif lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Mitra binaan Perseroan diharapkan dapat
meningkatkan aktivitas usaha, modal usaha, jiwa kewirausahaan, akses ke perbankan, administrasi usaha, kualitas produk dan
jangkauan pemasaran.
Perseroan senantiasa memberikan pembinaan kepada mitra binaan Perseroan yang merupakan para pelaku usaha mikro dan
usaha kecil, agar mereka dapat meningkatkan tata kelola usahanya menuju kepada tata kelola yang lebih baik dan menghasilkan
benefit yang terus meningkat. Oleh karena itu, mitra binaan Perseroan yang merupakan para pelaku usaha mikro dan usaha kecil,
dapat menjadi pendorong pergerakan ekonomi di wilayah lingkungannya.
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 05/MBU/04/2021 tanggal 20 April 2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, dan perubahannya yakni Peraturan Menteri BUMN No. PER-6/MBU/09/2022 tanggal
15 September 2022, dana pembinaan mitra binaan menjadi bagian dari program penyaluran dana TJSL yang dijalankan.
Penyaluran dana pembinaan ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas mitra binaan.
Informasi Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)
Berdasarkan pada Pasal 33 Ayat 2 Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. Per-1/MBU/03/2023
tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, laporan keuangan Program Pendanaan UMK
tahunan harus diaudit oleh kantor akuntan publik. Audit atas Laporan Keuangan Program PUMK untuk tahun buku yang berakhir
pada 31 Desember 2024 dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (dahulu KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan dan merupakan firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers).
Pelaksanaan SROI Atas Program BNI Berbagi
Untuk mengukur dampak sosial sekaligus sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan Program BNI BERBAGI, Perseroan telah
melakukan perhitungan Social Return On Investment (SROI) Program TJSL. Pada tahun 2024, Perseroan melakukan pengukuran
dampak pada program/proyek, yaitu:
1. Sumur Bor di Gunung Kidul (DIY), Score 3,54
2. Rumah BUMN Bekasi (Jawa Barat), Score 2,62
3. Program Pengelolaan Sampah di Bogor (Jawa Barat), Score 2,20
Perseroan sebagai BUMN dapat menerima Penugasan Khusus dari Pemerintah Pusat yakni penugasan dalam rangka untuk
menyelenggarakan fungsi kemanfaatan umum serta riset dan inovasi nasional. Hal ini selaras dengan arahan Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
Layanan Perbankan (Pembiayaan, Transaksi, Dan Keagenan) Dalam Ekosistem Perkebunan Kopi Pada Ekosistem PMO
Kopi Nusantara
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, dengan berada pada urutan ke empat setelah Brazil,
Vietnam dan Kolombia. Potensi Indonesia untuk menjadi negara penghasil kopi terbesar sangat terbuka namun terdapat beberapa
tantangan yaitu produktivitas yang rendah, kualitas pemrosesan yang masih rendah, tidak adanya value added serta rendahnya
pemanfaatan lahan tepat guna.
306
285
Page 310
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa hadir menjawab tantangan tersebut, yang merupakan pengembangan dari perhutanan sosial berupa
pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan ekosistem pembiayaan ekonomi hijau untuk petani kopi dan
stakeholder pertanian kopi dengan membentuk close loop financial ecosystem. Dalam membentuk close loop financial ecosystem
dari stakeholder pertanian kopi, BNI JKK menyertakan 3 proses yaitu:
1. Digitalisasi proses on farm, off farm dan pasar online untuk mewujudkan UMKM Go Digital;
2. Pembinaan on farm dan off farm sehingga terjadi proses ramah lingkungan untuk mewujudkan Go ESG
3. Grading untuk menghubungkan dengan market internasional sehingga mewujudkan UMKM Go Global, dilakukan penilaian
terhadap spesifikasi kopi antara lain aroma, flavour, after taste, acidity dan karakteristik lainnya dengan hasil sebagai berikut:
a. Kab Garut: Final Score 84,25 (Excellent)
b. Kab. Rejang Lebong: Final Score 81,5 (Excellent)
c. Kab. Temanggung: Final Score 84,13 (Excellent)
d. Kab. Jember: Final Score 78,5 (Very Good)
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa telah berjalan di 5 titik lokasi yaitu Kab. Garut (Prov. Jawa Barat), Kab. Rejang Lebong (Prov.
Bengkulu), Kab. Temanggung (Prov. Jawa Tengah), Kab. Jember (Prov. Jawa Timur) dan Kab. Humbang Hasundutan (Prov.
Sumatera Utara).
Perseroan tergabung dalam PMO Kopi Nusantara Bersama BUMN dan stakeholder terkait dalam komoditas kopi Nusantara
mengacu pada surat DPS/X/1566/2023 tanggal 23 Mei 2023. Program ini merupakan pengembangan dari Program Perhutanan
Sosial yang diprakarsai oleh BNI sejak tahun 2017. Jejak Kopi Khatulistiwa ini dinilai sejalan dengan aspek lingkungan,
pemanfaatan lahan hutan secara tepat guna, inklusi keuangan, serta melalui produk kopi dan keunikan rasa yang dimilikinya dapat
membuka potensi UMKM Go Global. Melalui sinergi program ini bersama kita wujudkan peningkatan produktivitas kopi yang
berdampak pada kesejahteraan stakeholder ekosistem kopi Indonesia.
Hingga akhir tahun 2024, total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada program Jejak Kopi Khatulistiwa sebesar Rp67,2
miliar untuk 525 petani. Penyaluran KUR Jejak Kopi Khatulistiwa menjadi bagian perolehan KUR Perhutanan Sosial BNI. Per 31
Desember 2024, total penyaluran sebesar Rp260,04 miliar untuk 10.467 petani hutan social.
Pemberian Pembiayaan Kepada UMKM Melalui Penyediaan Dana Dengan Bunga Murah
Pemerintah RI bekerja sama dengan Perseroan untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangka memberikan
dukungan untuk pengembangan UMKM. Untuk tahun anggaran 2024, Perseroan mendapat target alokasi penyaluran KUR
sebesar Rp18 triliun sesuai Surat Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia No. B/KUR/326/
D.I.M.EKON/12/2022 tanggal 28 Desember 2023.
Dalam rangka mengoptimalkan penyerapan plafon KUR Nasional serta memperhatikan pencapaian kinerja penyaluran KUR
Perseroan, telah diputuskan target penyaluran KUR BNI menjadi sebesar Rp12 triliun sesuai Surat Kementerian Koordinator
Perekonomian Republik Indonesia No. B/PK.KUR/153/D.I.M.EKON/09/2023 tanggal 25 September 2023.
Penyaluran KUR bertujuan untuk membantu pengusaha kecil dengan akses permodalan dan pembinaan usaha. Hingga akhir
tahun 2024, BNI telah memberikan pembiayaan KUR sebesar Rp11,91 triliun, dengan pencapaian target kontribusi yang telah
ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebesar 99,3%.
Tim Kerja Program Pertashop PMO Pertashop
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. 008/PMO-TPIP/VII/2024 tanggal 26 Juli 2024, mengenai Penugasan Tim Kerja
Program Pertashop, program ini diinisiasi oleh Pertamina sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas bahan bakar di wilayah-
wilayah terpencil di Indonesia. Dalam rangka mendukung percepatan implementasi dan pemasaran produk Pertashop,
Kementerian BUMN telah menugaskan Tim Kerja Program Pertashop PMO kepada Perseroan.
Pokja Akselerasi UMKM
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Nomor 51 Tahun 2024 tentang
Kelompok Kerja Akselerasi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sektor Kelautan dan Perikanan,
pembentukan Pokja Akselerasi UMKM bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan efektivitas penyaluran kredit
program di sector kelautan dan perikanan.
Tim Pengembangan Bisnis Komoditas Kopi Dan Kakao
Melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-272/MBU/11/2024 tentang Pembentukan Tim Pengembangan Bisnis Komoditas
Kopi dan Kakao, tim ini bertujuan untuk mengembangkan bisnis komoditas kopi dan kakao yang inklusif dan berkelanjutan melalui
kolaborasi berbagai stakeholder dalam suatu rantai pasok untuk mendapatkan dukungan implementasi teknologi yang dapat
meningkatkan produktivitas, ketersediaan, serta kualitas/mutu.
307
286
Page 311
KPR Griya FLPP (KPR Bersubsidi)
Perseroan dan Kementerian Negara Perumahan Rakyat telah menandatangani Kesepakatan Bersama (MOU)
No.02/SKB/DP/2010-DIR/071 dan Perjanjian Kerja Operasional (PKO) No.27/SM.6/HK.02.04/10/2010- DIR/072 tanggal 25
Oktober 2010 tentang Penyaluran Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Melalui perjanjian kerja sama
tersebut, Perseroan mengemban tugas untuk menyediakan fasilitas kredit perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
(MBR) yang didukung dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Pemerintah, yaitu KPR BNI Griya FLPP.
KPR BNI Griya FLPP merupakan wujud komitmen Perseroan dalam mendukung program pemerintah di bidang penyediaan
kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hingga akhir tahun 2024, Perseroan telah merealisasikan
penyaluran anggaran KPR BNI Griya FLPP sebesar Rp12.127 miliar. Adapun strategi yang dilakukan untuk mendukung ekspansi
KPR Griya FLPP sampai dengan akhir tahun 2024, antara lain:
1. Perseroan memberikan apresiasi/reward kepada developer subsidi.
2. Dalam mendorong penyerapan BNI Griya FLPP, Perseroan melakukan kerja sama dengan Asosiasi Pengembang, developer
subsidi, serta melakukan sosialisasi ke daerah-daerah dengan melibatkan stakeholder eksternal maupun internal.
308
287
Page 312
B.7. PERSAINGAN USAHA
Laba Bersih Berdasarkan Kinerja Induk
(dalam miliar Rupiah)
Periode BRI Mandiri BCA BNI
Desember 2022 47.828 37.692 39.969 18.533
Desember 2023 53.153 51.097 47.986 20.784
Desember 2024 54.842 51.136 54.706 21.206
Pertumbuhan YOY 3,2 0,1 14 2
Sumber: Laporan Keuangan Publikasi, 2024, 2023, 2022
Pertumbuhan laba bersih Perseroan per Desember 2024 adalah 2.0% YOY. Perseroan menempati urutan ketiga dibawah BCA
dan BRI yang masing-masing tumbuh 14.0% dan 3.2% YoY. Kemudian Perseroan diikuti oleh Mandiri yang tumbuh 0.1% YoY
Aset Berdasarkan Kinerja Induk
(dalam miliar Rupiah)
Periode BRI Mandiri BCA BNI
Desember 2022 1.750.995 1.570.332 1.283.366 997.557
Desember 2023 1.835.249 1.688.850 1.370.871 1.048.726
Desember 2024 1.840.395 1.877.322 1.406.330 1.084.425
Pertumbuhan YOY 0,3 11,2 2,6 3,4
Sumber: Laporan Keuangan Publikasi, 2024, 2023, 2022
Untuk pertumbuhan aset per Desember 204 secara YoY, Perseroan menempati urutan kedua yaitu sebesar 3.4% YoY dibawah
Mandiri yang tumbuh 11.2% YoY, pada peringkat ketiga adalah BCA yang tumbuh 2.6% YoY yang diikuti oleh BRI yang tumbuh
0.3% YoY
Kredit dan Dana Pihak Ketiga Berdasarkan Kinerja Induk
(dalam miliar Rupiah)
Kredit Dana Pihak Ketiga
Periode
BRI Mandiri BCA BNI BRI Mandiri BCA BNI
Desember 2022 1.029.803 932.639 691.141 642.630 1.300.776 1.193.164 1.023.660 762.795
Desember 2023 1.146.083 1.085.787 787.499 687.913 1.352.683 1.242.146 1.081.852 801.709
Desember 2024 1.215.847 1.310.779 894.912 761.550 1.360.134 1.326.888 1.108.909 792.672
Pertumbuhan YOY 6,1 20,7 13,6 10,7 0,6 6,8 2,5 -1,1
Sumber: Laporan Keuangan Publikasi, 2024, 2023, 2022
Pertumbuhan Kredit Perseroan per Desember 2024 secara YOY berada di urutan ketiga sebesar 10.7% YOY, di bawah Mandiri
dan BCA yang masing-masing tumbuh 20.7% dan 13.6% YoY.
B.8. KESEHATAN PERSEROAN
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 14/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum, Tingkat Kesehatan Bank adalah hasil penilaian kondisi Bank yang dilakukan terhadap Risiko dan kinerja
Bank.
Perseroan wajib melakukan penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara self assessment untuk posisi akhir bulan Juni dan
Desember. Penilaian Tingkat Kesehatan dengan pendekatan Risiko (Risk-Based Bank Rating) tersebut dilakukan dengan
cakupan penilaian terhadap faktor-faktor:
a. Profil Risiko;
b. Tata Kelola;
c. Rentabilitas; dan
d. Permodalan.
309
288
Page 313
Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank ditetapkan berdasarkan analisis yang komprehensif dan terstruktur dengan
memperhatikan materialitas dan signifikansi masing-masing faktor penilaian.
Peringkat Komposi Tingkat Kesehatan Bank dikategorikan sebagai berikut:
a. Peringkat Komposit 1 (PK-1) mencerminkan kondisi Bank yang secara umum Sangat Sehat.
b. Peringkat Komposit 2 (PK-2) mencerminkan kondisi Bank yang secara umum Sehat.
c. Peringkat Komposit 3 (PK-3) mencerminkan kondisi Bank yang secara umum Cukup Sehat.
d. Peringkat Komposit 4 (PK-4) mencerminkan kondisi Bank yang secara umum Kurang Sehat.
e. Peringkat Komposit 5 (PK-5) mencerminkan kondisi Bank yang secara umum Tidak Sehat.
Hasil penilaian secara self assessment Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Perseroan per 31 Desember 2024 dan 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Peringkat Komposit
Faktor Penilaian
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Profil Risiko 2 2
Tata Kelola 2 2
Rentabilitas 2 2
Permodalan 2 2
Peringkat komposit 2 2
B.9. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)
Perseroan memiliki HAKI bentuk merek (23 Merek) dan Hak Cipta (2 Hak Cipta). Seluruh HAKI tersebut telah secara sah dimiliki
oleh Perseroan dan sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan.
a. Merek
Jangka Waktu Perlindungan Nomor
No. Nama Merek Kelas Tanggal Pendaftaran
Merek Registrasi Merek
1 BNI Cerdas 36 20 Mei 2015 Sampai dengan 14 Juni 2025 IDM000110125
2 BNI Griya 36 20 Mei 2015 Sampai dengan 14 Juni 2025 IDM000110123
3 BNI Fleksi 36 20 Mei 2015 Sampai dengan 14 Juni 2025 IDM000110127
4 BNI Oto 36 20 Mei 2015 Sampai dengan 14 Juni 2025 IDM000110126
5 BNI Instan 36 20 Mei 2015 Sampai dengan 14 Juni 2025 IDM000110124
6 Green Housing 36 1 Juli 2008 Sampai dengan 1 Juli 2028 IDM000362596
7 BNI Kartu Debit 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768889
8 BNI Taplus Muda 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768879
9 BNI Tapenas 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768893
10 BNI Taplus Anak 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768885
11 BNI Dollar 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768877
12 BNI Taplus Bisnis 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM000768876
13 BNI Taplus 36 21 Juni 2017 Sampai dengan 21 Juni 2027 IDM00076881
Xpora Powered by BNI 36 15 September 2021 Sampai dengan 15 September
14 IDM000996891
2031
Xpora Powered by BNI 36 15 September 2021 Sampai dengan 15 September
15 IDM000996892
2031
Xpora Powered by BNI 36 15 September 2021 Sampai dengan 15 September
16 IDM000996945
2031
36 Sampai dengan 14 November
17 BNI TapCash 14 November 2023 IDM000516178
2033
wondr by BNI 36 Sampai dengan 21 Desember
18 21 Desember 2023 IDM001238569
2033
wondr by BNI 36 Sampai dengan 21 Desember
19 21 Desember 2023 IDM001238570
2033
36 Sampai dengan 21 Desember
20 wondr by BNI 21 Desember 2023 IDM001238551
2033
36 Sampai dengan 21 Desember
21 wondr by BNI 21 Desember 2023 IDM001238547
2033
36 Sampai dengan 21 Desember
22 wondr by BNI 21 Desember 2023 IDM001238550
2033
310
289
Page 314
Jangka Waktu Perlindungan Nomor
No. Nama Merek Kelas Tanggal Pendaftaran
Merek Registrasi Merek
36 Sampai dengan 15 September
23 BNI debit online 15 September 2024 IDM000559312
2034
b. Hak Cipta
Bentuk Jangka Waktu Perlindungan Nomor Permohonan
No. Nama Ciptaan Tanggal Permohonan
Ciptaan Hak Cipta Hak Cipta
1. BNI REMITTANCE Seni Logo 28 Juli 2009 70 Tahun C00200902697
2. Aplikasi BNI Smarter Program 1 Agustus 2017 50 Tahun EC00201984184
Komputer
B.10 TEKNOLOGI INFORMASI
PENGELOLAAN TEKNOLOGI INFORMASI
Perseroan terus berkembang dan bertransformasi untuk memperkuat kapabilitas sebagai bank digital. Digitalisasi yang dilakukan
terbukti mampu menopang pertumbuhan bisnis Perseroan secara konsisten melalui perluasan akses pasar maupun efisiensi
operasional. Upaya peningkatan kapabilitas teknologi digital diharapkan dapat membawa Perseroan menjadi bank digital yang
mampu bersaing di Era Industri 4.0.
Melalui Divisi yang berada di area Sektor IT yaitu Divisi IT Strategy & Architecture (STA), Divisi Chief Information Security Officer
(CISO), Divisi Wholesale Digital Delivery (WDL), Divisi Retail Digital Delivery (RDL), Divisi Application Development (ADV), Divisi
IT Application Services (APS), dan Divisi IT Infrastructure Management (IFM). Perseroan berfokus pada berbagai kebijakan dan
inisiatif strategis guna menyempurnakan proses bisnis, ketersediaan sistem, pengembangan TI untuk enabler digital, infrastruktur,
jaringan komunikasi serta pelayanan produk Digital Bank yang sejalan dengan perkembangan industri perbankan. Pengembangan
TI juga ditujukan pada refreshment infrastruktur, baik untuk sistem maupun jaringan komunikasi, guna mendukung peningkatan
transaksi serta penguatan kapabilitas Information Security.
Satuan kerja TI berperan aktif dalam mewujudkan kebijakan strategis Perseroan melalui dukungan langsung (vertical alignment)
maupun atas inisiatif yang dilakukan tim bisnis/fungsional (horizontal alignment). Dukungan langsung dilakukan antara lain melalui
inisiatif strategis dalam meningkatkan digital capability, optimalisasi jaringan dan solusi bisnis internasional, serta peningkatan
kompetensi SDM TI. Sedangkan bentuk dukungan horizontal alignment atas kebijakan strategis lainnya dilakukan melalui
pemenuhan IT Business Alignment, penyiapan arsitektur TI, maupun pengembangan solusi TI dan digital berdasarkan inisiatif dari
unit bisnis dan unit fungsional lainnya.
Untuk mendukung peningkatan digital capability dalam memenuhi kebutuhan nasabah dan peningkatan CASA dan FBI melalui
peningkatan transaksi, diperlukan penguatan organisasi yang berada dalam satuan kerja TI. Atas kebutuhan tersebut, pada tahun
2023 dilakukan pengembangan organisasi dengan pembagian fokus pada pengembangan digital untuk segmen retail dan
wholesale secara spesifik, pengembangan sistem legacy TI, pengelolaan aplikasi dan infrastruktur TI secara spesifik, serta strategi
dan arsitektur TI.
Sektor TI juga menyiapkan kapabilitas teknologi untuk mendukung bisnis kedepan, antara lain melalui inisiasi dan pengembangan
berkelanjutan atas berbagai macam inisiatif berbasis teknologi, seperti peningkatan kapabilitas open banking, keamanan informasi
(RASP, threat intelligent, DLP, dsb), cloud, serta optimalisasi bisnis proses dengan otomasi robotik. Melalui berbagai inisiatif yang
sedang berjalan dan akan terus dikembangkan, diharapkan kesiapan TI dalam mendukung pengembangan bisnis yang lebih
efisien dan tetap berorientasi pada customer needs, serta memudahkan kolaborasi dengan berbagai ekosistem digital dapat
terakomodasi dengan baik.
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
Penerapan Tata Kelola TI dilakukan melalui penyelarasan Rencana Strategis TI dengan strategi bisnis Bank, optimalisasi sumber
daya, pemanfaatan TI, pengukuran kinerja, dan penerapan manajemen risiko yang efektif dengan tetap memenuhi ketentuan
regulasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Penerapan tata kelola TI di Perseroan mencakup hal-hal sebagai
berikut:
311
290
Page 315
Penggunaan TI di Perseroan diatur dalam kebijakan, standar, dan prosedur yang diterapkan secara konsisten dan
berkesinambungan sesuai ketentuan regulasi Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 7 Juli 2022 tentang Penyelenggaraan
Teknologi Informasi Oleh Bank Umum dan Surat Edaran OJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 perihal Penerapan
Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum yang meliputi aspek:
Pemilihan kerangka kerja (framework) tata kelola TI yang baik membutuhkan keseimbangan antara aspek People, Process, dan
Technology. Atas pertimbangan tersebut, implementasi tata kelola TI di Perseroan mengadopsi berbagai kerangka kerja yang
sesuai dengan area layanan TI di Perseroan serta mengacu kepada ketentuan yang berlaku sebagai berikut.
Control Objectives For Information And Related Technologies (CoBIT)
Control Objectives for Information and Related Technologies (COBIT) diakui secara luas sebagai kerangka kerja manajemen TI
dan tata kelola TI. COBIT mengatur TI dalam memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan Perseroan melalui pengelolaan
kelompok proses dan enabler-nya, di mana tujuan bisnis dipetakan menjadi tujuan TI, serta dilakukan pengukuran pencapaian
dan maturity-nya. Dalam rangka pemenuhan kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/ MBU/2013 2013 tentang
Panduan Penyusunan Pengelolaan Teknologi Informasi Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Menteri BUMN No. PER-03/MBU/02/2018,, maka telah dilakukan penilaian tata kelola TI (assessment IT Maturity) oleh konsultan
eksternal dengan menggunakan framework Cobit 2019 dan berdasarkan hasil assessment tersebut IT Maturity Level Perseroan
telah melampaui kebutuhan minimal dengan skor 4,08 dari minimal skor 3 yang ditetapkan. Perseroan menggunakan kerangka
kerja COBIT 2019 sebagai acuan tata kelolanya untuk menyelaraskan teknologi dan informasi dengan kebutuhan dan strategi
bisnis sehingga diharapkan dapat menciptakan value creation bagi BUMN.
Information Technology Infrastructure Library (ITIL)
Information Technology Infrastructure Library (ITIL) merupakan kerangka kerja standar untuk IT Service Management (ITSM),
yang digunakan TI Perseroan dalam menyelaraskan layanan pendukung TI kepada bisnis Perseroan. ITIL berfokus pada proses,
prosedur, task dan service level IT untuk mendukung strategi Bank, memberikan nilai tambah, serta menjaga tingkat kompetensi
TI. Dengan ITIL tersebut, operasional TI Perseroan menetapkan baseline sebagai tolok ukur layanan, sebagai landasan untuk
perencanaan, implementasi dan pengukuran pencapaiannya.
Cybersecurity Framework
Cybersecurity framework yang diadopsi oleh Perseroanmerupakan framework yang telah umum digunakan secara luas yaitu
National Institute of Standard and Technology (NIST) Cybersecurity Framework (CSF), ISO 27001, serta beragam regulasi seperti
POJK, PBI, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia.
312
291
Page 316
Penerapan aturan tersebut mencakup scope pada area-area pengembangan (secure development lifecycle), operasional
(Security Operation Center), indentify lifecycle development & management (user & privileged), engineering (Security
Engineering), Governance (Security Governance), Architecture (Security Architecture), dan Pengamanan Data (Data protection).
Untuk mengantisipasi hadirnya regulasi POJK yang mengatur cybersecurity, rencana penerapan UU Perlindungan Data Pribadi
(RUU PDP), Perseroan setiap 3-5 tahun sekali melakukan cybersecurity assessment untuk mengembangkan rencana strategis
Cybersecurity, sehingga setiap tahun akan dicapai peningkatan maturity cybersecurity yang berkelanjutan.
B.11 PENGHARGAAN
Sepanjang tahun 2024 Perseroan mendapatkan beragam penghargaan antara lain sebagai berikut:
Penghargaan International
No. Penghargaan Institusi
1 Alpha Southeast Asia Alpha Southeast Asia
2 Best Fx Bank For Structured Hedging Solutions and Proprietary Trading Ideas Alpha Southeast Asia
3 Best Trade Finance Bank Alpha Southeast Asia
4 Best Banking Api Solution Alpha Southeast Asia
5 Best Cash Management Solution & Best Liquidity Management Solution Alpha Southeast Asia
6 JCB Indonesia Awards 2021-
The Best Total Number Of Cards in Circulation in Indonesia 2020
Presented by JCB International
7 JCB Indonesia Awards 2021-
The 3rd Best Of Issuing Sales Volume in Southeast Asian Countries 2020
Presented by JCB International
8 Majalah Marketing/Top Social Media
Great Performing Brand in Social Media
Award 2021 Category Credit Card
9 The Best E-Commerce Spends Portfolio MasterCard
10 The Best Telco Co-Brand In Credit Card MasterCard
11 Stp Awards 2020 BNY Mellon
12 Consulate Award – In Recognition Of Its Contribution To Support Indonesia The Consulate General of The
Smes Export To Hong Kong Republic of Indonesia in Hong Kong
13 Best Cash Management Bank – Southeast Asia Corporate Treasurer Awards 2021
14 Indonesia Best Service (Domestic Banks) Asiamoney Award 2021
15 Asia Sustainability Reporting Rating
Bni Has Been Granted Gold Rank
2021
16 Indonesia Market Leader Overall Euromoney Cash Management 2021
17 Indonesia Market Leader Asiamoney Award 2021
18 Global CCU (Council of Corporate
Gold Award Best Corporate University – Branding & Durability
Universities)
19 Indonesia Market Leader (Domestic Banks) Asiamoney Award 2021
Penghargaan Nasional
No. Penghargaan Institusi
1. Marketeers OMNI Brands Of The Year 2021 Marketeers
2. Most Creative Credit Card Acquisition Campaign Mastercard
3. Bni Credit Card Sebagai Top Mobile Application BASED On Installed, Top Mobile Application Award 2021 dari
Rating Application, And User Experiences Infobrand dan Tras n Co Indonesia
4. The Best Government Bank In Service Excellence 2021 Majalah Infobank dan Marketing
Research Indonesia (MRI)
5. 1st Best Mobile Banking- Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #1 Mobile Banking dari Majalah
Infobank & MRI
6. 1st Best Phone Banking- Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #1 Phone Banking dari Majalah
Infobank & MRI
7. 1st Best Call Center- Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #1 Call Center dari Majalah
Infobank & MRI
8. 1st Best Crm-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #1 CRM dari Majalah Infobank
& MRI
313
292
Page 317
9. 1st Best Overall Contact Center-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #1 Overall Contact Center dari
Majalah Infobank & MRI
10. 2nd Best Digital Branch- Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #2 Digital Branch dari Majalah
Infobank & MRI
11. 2nd Best Overall Digital Channel-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #2 Overall Digital Channel dari
Majalah Infobank & MRI
12. 3rd Best Opening Account Via Web-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #3 Opening Account Via
Website dari Majalah Infobank & MRI
13. 3rd Best Overall E-Banking-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #3 Overall E-Banking dari
Majalah Infobank & MRI
14. 4th Best Overall Plus Digital-Sertifikat Awarding BSEA 2021 Peringkat #4 Overall Plus Digital dari
Majalah Infobank & MRI
15. Grade Diamond Kategori Reguler Banking Sebagai Bank Yang Selalu Carre Center for Customer Satisfaction
Memberikan Layanan Terbaik Kepada Nasabah and Loyalty (CCSL)
16. Indonesia Most Trusted Companies Award The Indonesian Institute for Corporate
2021 Atas Penilaian Implementasi GCG 2020 Governance (IICG)
17. Financial Integrity Rating On Money Laundering And Terrorist Financing Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
Tahun 2021 Keuangan (PPATK)
18. Simpel/Simpel Ib Award 2021 Kategori Bank Bumn Implementasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Simpel/Simpel Ib Terbaik 2021
19. Apresiasi Bank Indonesia “Tidak Terdapat Temuan Selisih Lebih Dan Bank Indonesia
Selisih Kurang Dalam Pengolahan Uang Rupiah Tahun 2021”
20. Apresiasi Bank Indonesia “Tidak Terdapat Temuan Uang Palsu Dalam Bank Indonesia
Pengolahan Uang Rupiah Tahun 2021”
21. Rekor Muri Atas Rekor Akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) Secara Massal Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
Pertama Dengan Agen Laku Pandai
(750 Bni Agen46)
22. Penyalur Kur Terbaik Kategori Bank Umum Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian RI
23. 2nd The Best Indonesia Gcg Award – Vi – 2021 Cateogri Public Economic Review
Company – Bank Buku Iv – State Owned Enterprises Company
24. The Most Commited In Enhancing Individual Competencies PPM Manajemen
25. DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) Award 2021 Kementerian Pendidikan Kebudayaan,
Riset,
dan Teknologi (Kemendikbudristek)
RI – Direktorat Jenderal Pendidikan
Vokasi
26. Mitra Industri – Iccn Pre Summit 2021 Indonesia Career Center Network
27. The Best Learning And Development Strategy (International Trade & Human Capital & Performance Award
Corporate Banking)
28. Bank Pendukung Umkm Terbaik Kategori Bank Buku 3 Dan 4 Bank Indonesia
29. Best Affluent Volume And Issuance Growth Debit Card Mastercard Award
30. The Most Innovative Priority Banking In Pandemic CNBC Indonesia Awards 2021
31. Best Debit Card Supporting Governance (Tabungan Pra Kerja) PT Mastercard Indonesia
32. top Digital implementation 2021 #level Stars 5 Majalah ItWorks
33. Service of the year Marketeers Editor’s Choice Award
B.12 KEUNGGULAN KOMPETITIF
Keunggulan kompetitif yang dimiliki Perseroan saat ini dan terus dikembangkan dapat kami jabarkan sebagai berikut:
a. Perseroan merupakan Bank BUMN yang memiliki nama dan rekam jejak operasional yang baik dengan aset saat ini menjadi
yang terbesar ke-4 di Indonesia.
b. Perseroan memiliki brand dan reputasi yang kuat yang tercatat sebagai “most trusted company” dari Indonesia Institute for
Corporate Governance sejak tahun 2012.
c. Perseroan memiliki layanan solusi perbankan dan portfolio kredit beragam mulai dari layanan dan solusi bagi nasabah
korporasi hingga layanan consumer banking. Dengan strategi yang efektif, Perseroan telah menunjukkan peningkatan
market share kredit menjadi 9,9% di tahun 2024 dari 9,3% di tahun 2019.
314
293
Page 318
d. Dalam Hal Penghimpunan Dana Perseroan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terbesar di
Indonesia. DPK yang dikelola menunjukan pertumbuhan yang baik dengan tingkat pertumbuhan CAGR 6,7% sepanjang 5
tahun terakhir (2019 – 2024), dengan market share DPK 9,1% di tahun 2024.
e. Dalam hal pengelolaan biaya dana (cost of fund), CoF Perseroan pada akhir tahun 2024 sebesar 2,69%. Ditengah kondisi
suku bunga market yang meningkat selama semester 1 2024, Perseroan berupaya untuk terus melakukan perbaikan cost
of fund, salah satunya dengan meluncurkan aplikasi perbankan digital terbaru untuk segmen ritel pada Juli 2024, wondr by
Perseroan, yang berhasil mencatatkan indikator kinerja positif dengan kontribusi signifikan terhadap pendanaan murah
(CASA).
f. Perseroan memiliki DNA sebagai penyedia solusi keuangan terintegrasi berbasis digital dengan keunggulan internasional.
Didukung strategi digitalisasi yang unggul, Perseroan senantiasa memberikan layanan digital kepada nasabah yang efisien,
aman dan komprehensif. Perseroan senantiasa melakukan pembaharuan berkala terhadap aplikasi Mobile Banking
Perseroan, Mengintegrasikan layanan dan solusi transaksi bagi korporasi melalui BNI Direct, serta mengembangkan API
Open Banking untuk memperluas layanan Perseroan pada ekosistem lainnya.
g. Perseroan mempunyai keunggulan pada pengembangan digitalisasi yang dilakukan secara terus menerus, seperti terlihat
pada peningkatan cash management dan mobile banking Perseroan yang mendapat Rating Google Playstore 4.6 (max 5.0)
di atas rata-rata peers (4.3).
h. Perseroan memiliki jaringan nasional yang luas dan jaringan kantor internasional yang terbanyak di antara bank domestik
lainnya, tersebar di Singapore, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York.
i. Keunggulan kompetitif Perseroan juga di sisi permodalan. Pada tahun 2021 Perseroan melakukan aksi korporasi untuk
meningkatkan permodalan Perseroan melalui penerbitan AT-2 dan AT-1. Rasio Permodalan Persero pada tahun 2024 masih
jauh diatas ketentuan regulator yaitu sebesar 21.40% pada Desember 2024 . Hal ini menjadikan permodalan Perseroan
dapat menjadi pondasi ekspansi bisnis Perseroan di tahun – tahun mendatang.
B.13 KEBIJAKAN RISET DAN PENGEMBANGAN
Secara umum, untuk setiap rencana strategi dan rencana bisnis, harus didasarkan pada riset dan pengembangan yang relevan,
sehingga Perseroan selalu menjalankan riset dan pengembangan secara terus menerus sebagai dasar penetapan strategi bank
untuk mendukung keberlanjutan perusahan dalam menghadapi tantangan industri keuangan.
Untuk jangka panjang, strategi bank secara umum selalu didasarkan pada riset proyeksi makro ekonomi, megatrend yang terjadi
baik secara global, nasional maupun industri, proyeksi sektor ekonomi yang prospektif, trend industri perbankan, serta dan riset
tentang trend digitalisasi dan disrupsi yang mempengaruhi industri keuangan. Riset tersebut dituangkan dalam Dokumen Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025 – 2014, dan dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025 -2029. Corporate Plan sebagai dasar penetapan corporate strategy, dan implementasi
strategi nya dituangkan dalam inisiatif-inisiatif strategis. program BNI Corporate Transformation.
Sedangkan untuk jangka pendek, Perseroan juga mengembangkan riset dengan menghasilkan kebijakan & inisiatif strategis
tahunan yang selaras dengan Corporate Plan. Pada skala yang lebih kecil, Perseroan juga mengembangkan riset kebutuhan
customer, riset pengembangan produk dan aktivitas, serta riset tentang pengembangan jaringan. Output riset tersebut tertuang
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan dieksekusi dalam rencana bisnis unit.
315
294
Page 319
X. PERPAJAKAN
Umum
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai
dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak Penghasilan
Atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima atau diperoleh bagi Wajib
Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh
persen) dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:
a. sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon;
b. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga berjalan, untuk
diskonto dari obligasi dengan kupon;
c. sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari obligasi tanpa bunga;
d. Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif atau rugi tersebut
dapat diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas bunga obligasi berjalan.
Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib
Pajak:
1. Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia;
2. Dana Pensiun yang pendirian/pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi persyaratan
sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat
Atas Undang-undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.
Pemotongan Pajak Penghasilan atas bunga dan diskonto obligasi yang diperdagangkan di luar BEI dan tidak dilaporkan
perdagangannya di BEI. tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan sebagaimana berdasarkan pasal 23 atau pasal 26
Undang-Undang Pajak Penghasilan.
Pemenuhan Kewajiban Perpajakan oleh Perseroan
Sebagai Wajib Pajak secara umum Perseroan memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan
Nilai (PPN), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan
perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki
tunggakan pajak.
Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan belum menyampaikan SPT tahun pajak 2024 sedangkan SPT tahun pajak
2023 telah disampaikan pada tanggal 25 April 2024.
CALON PEMBELI OBLIGASI KEBERLANJUTAN DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK
BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL
DARI PENERIMAAN BUNGA OBLIGASI, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI
KEBERLANJUTAN YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM INI.
316
295
Page 320
XI. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, para Penjamin Emisi Efek yang
namanya tercantum di bawah ini, telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi Keberlanjutan kepada masyarakat secara
kesanggupan penuh (full commitment).
Perjanjian Penjaminan Emisi Efek tersebut merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan yang mungkin
telah dibuat sebelumnya antara pihak-pihak dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. Selain Perjanjian Penjaminan Emisi Efek
dan setelah itu tidak ada lagi perjanjian yang dibuat antara para pihak, yang isinya bertentangan dengan Perjanjian Penjaminan
Emisi Efek ini.
Adapun susunan persentase porsi penjaminan dari Perusahaan Efek yang turut dalam Emisi Obligasi Keberlanjutan ini adalah
sebagai berikut:
Porsi Penjaminan (Rp)
Perusahaan Efek Total (Rp) (%)
Seri A Seri B
PT BCA Sekuritas 654.700.000.000 459.975.000.000 1.114.675.000.000 22,30%
PT BNI Sekuritas 1.077.695.000.000 490.000.000.000 1.567.695.000.000 31,35%
PT Mandiri Sekuritas 1.067.505.000.000 242.000.000.000 1.309.505.000.000 26,19%
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. 700.100.000.000 308.025.000.000 1.008.125.000.000 20,16%
Total 3.500.000.000.000 1.500.000.000.000 5.000.000.000.000 100,00%
Selanjutnya Para Penjamin Emisi Efek yang turut dalam Emisi Obligasi Keberlanjutan ini telah sepakat untuk melaksanakan
tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Adapun Penjamin Emisi yang menjadi Manajer Penjatahan dalam
Obligasi Keberlanjutan ini adalah PT BCA Sekuritas.
Berdasarkan UUP2SK yang dimaksud dengan Afiliasi adalah:
a. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;
b. hubungan antara satu pihak dengan pegawai, Direktur atau Komisaris dari pihak tersebut;
c. hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang sama;
d. hubungan antara perusahaan dengan suatu pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan
oleh perusahaan tersebut;
e. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau
f. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.
Penjamin Pelaksana Emisi Sustainability Bond dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK kecuali PT BNI Sekuritas dan PT
Mandiri Sekuritas yang Terafiliasi melalui kepemilikan saham oleh Perseroan atau Negara Republik Indonesia.
Metode Penentuan Tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan
Tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal
(bookbuilding), kondisi pasar Obligasi Keberlanjutan, benchmark kepada Obligasi Keberlanjutan Pemerintah (sesuai jatuh tempo
masing-masing Seri Obligasi Keberlanjutan, dan risk premium (sesuai dengan rating dari Obligasi Keberlanjutan).
317
296
Page 321
XII. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berpartisipasi dalam rangka Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:
Wali Amanat : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Gedung BRI II Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 – Indonesia
Email: tcs_aet@bri.co.id
- No. STTD : STTD No.08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996
- Keanggotaan Asosiasi : Asosiasi Wali Amanat No. AWAI/03/2008 tanggal 17
Desember 2008
- Surat Penunjukan : No.PFA/3/86, tanggal 19 Februari 2025
Tugas Pokok Wali Amanat dalam rangka Emisi Obligasi Keberlanjutan antara lain:
Mewakili kepentingan pemegang Obligasi Keberlanjutan baik di dalam maupun di luar
pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak Pemegang Obligasi Keberlanjutan sesuai
dengan syarat-syarat emisi Obligasi Keberlanjutan, dengan memperhatikan ketentuan-
ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Akuntan Publik : Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (“PWC”)
Gedung WTC 3, Jl. Jenderal Sudirman No.Kav 29-31,
Jakarta Selatan 12920
- Nama Rekan : Jimmy Pangestu, S.E., CPA
- No. STTD : STTD.AP-581/PM.2/2018
- Tanggal STTD : 16 Agustus 2018
- Nomor Izin AP : AP.1124
- Keanggotaan Asosiasi : Anggota Ikatan Akuntan Publik Indonesia
- Surat Penunjukan : No.PFA/3/1182, tanggal 21 Februari 2025
Tugas pokok akuntan publik adalah untuk melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit
yang ditetapkan oleh IAPI. Standar tersebut mengharuskan akuntan publik untuk
mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan melaksanakan audit untuk
memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan konsolidasian bebas
dari kesalahan penyajian material.
Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang
angka-angka dan pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian. Prosedur yang
dipilih bergantung pada pertimbangan akuntan publik, termasuk penilaian atas risiko
kesalahanpenyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian, baik yang
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. Dalam melakukan penilaian risiko
tersebut, akuntan publik mempertimbangkan pengendalian internal yang relevan dengan
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian entitas untuk
merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan
menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal entitas. Suatu audit juga
mencakup pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan dan
kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta pengevaluasian atas
penyajian laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
318
297
Page 322
Konsultan Hukum : Hanafiah Ponggawa & Partners
Wisma 46 - Kota BNI
Lantai 32 dan 41,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta Pusat 10220, Indonesia
- Nama Rekan : Erwin Kurnia Winenda, S.H., M.B.A
- No. STTD : STTD.KH-97/PJ-1/PM.02/2023
- Tanggal STTD : 15 Mei 2023
- No Keanggotaan Asosiasi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM):
201313
- Pedoman Kerja yang digunakan oleh mengikuti ketentuan yang diatur dalam Standar
Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal berdasarkan Keputusan Himpunan Konsultan
Hukum Pasar Modal No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021.
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Surat Perintah Kerja No. PFA/3/087 tanggal 20
Februari 2025
Tugas Pokok:
Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran Umum ini.
Konsultan Hukum melakukan uji tuntas (dari segi hukum) atas fakta mengenai Perseroan
dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh
Perseroan. Hasil uji tuntas mana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas yang menjadi
dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi
hukum. Tugas lainnya adalah meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang
menyangkut segi hukum.
Notaris : Ashoya Ratam, SH. MKn
Jalan Suryo No.54, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jakarta 12180
- No. STTD : STTD.N-54/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 27 Februari 2023
- Keanggotaan Asosiasi: Ikatan Notaris Indonesia (INI) No.0782519730317
- Pedoman Kerja: Pernyataan Undang-undang No. 30 tahun 2004 tentang Jabatan
Notaris sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 dan
Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat No. PFA/3/1121 tanggal 19 Februari 2025
Tugas pokok Notaris selaku profesi penunjang dalam rangka Penawaran Umum antara
lain ini adalah membuat akta otentik atas:
• Perjanjian Penjaminan Emisi Efek antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Efek dan Para Penjamin Emisi Efek.
• Perjanjian Perwaliamanatan antara Perseroan dengan Wali Amanat.
• Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan
• Perjanjian Agen Pembayaran
berikut akta-akta perubahannya.
Penyedia Review : Sustainalytics Pte Ltd
External 36 Smith Street #04-309 New Bridge Centre 050336 Singapore
- Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat perintah kerja nomor: PFA/3/077 tanggal
14 Februari 2025
Ruang Lingkup atas jasa Sustainalytics untuk penerbitan Obligasi Keberlanjutan adalah
sebagai berikut:
1. Melakukan tinjauan dan penilaian terhadap BNI’s Sustainability Bond Framework
beserta dokumen pendukungnya untuk memastikan keselarasan dengan standar dan
peraturan nasional serta internasional, termasuk namun tidak terbatas pada POJK 18,
319
298
Page 323
ICMA Sustainability Bond Guidelines (ICMA SBG), ASEAN Sustainability Bonds
Standards, dan standar lain yang berlaku.
2. Menyediakan Second Party Opinion (SPO) atas BNI’s Sustainability Bond
Framework untuk mengonfirmasi kepatuhannya terhadap POJK 18, ICMA SBG,
ASEAN Sustainability Bonds Standards, dan standar nasional maupun internasional
lainnya yang berlaku.
Perusahaan : PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Pemeringkat Panin Tower Senayan City, lantai 17
Jalan Asia Afrika Lot. 19
Jakarta, 10270
Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat nomor: 0297/LEP-PKS/2024 tanggal 26
Agustus 2024.
Pedoman Kerja : Kode etik PEFINDO mengacu pada Code of Conduct
Fundamentals for Credit Rating Agencies (IPSCP Code) yang
diterbitkan oleh International Organization of Securities
Commissions (“IOSCO”). Anggota-anggot IOSCO adalah
otoritas Pasar Modal lebih dari 100 negara.
Kode etik dan praktek terbaik diadopsi dari Association of Credit
Rating Agencies ini Asia (“ACRAA”). ACRAA adalah asosiasi
yang didirikan oleh Asian credit rating agencies, dan diawasi oleh
Asian Development Bank (“ADB”).
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam Penawaran Umum ini tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan,
baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK kecuali PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk selaku Wali Amanat, yang Terafiliasi melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia.
PERSEROAN AKAN MELAKUKAN PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI KEBERLANJUTAN YANG DITERBITKAN
SETIAP 1 (SATU) TAHUN SEKALI SELAMA KEWAJIBAN ATAS EFEK TERSEBUT BELUM LUNAS, DAN WAJIB
MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS OBLIGASI KEBERLANJUTAN KEPADA OJK PALING LAMBAT
10 (SEPULUH) HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI
DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG TERKAIT, SEBAGAIMANA
DIATUR DALAM PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NO. 49/POJK.04/2020.
320
299
Page 324
XIII. KETERANGAN MENGENAI WALI AMANAT
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I
Tahun 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, (selanjutnya disebut sebagai "Bank BRI") bertindak sebagai Wali Amanat
atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi Keberlanjutan sebagaimana ditetapkan
dalam UUPM.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini bertindak sebagai Wali Amanat dan telah
terdaftar di Bapepam dan LK dengan No. 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal 11 Juni 1996 sesuai dengan Undang-Undang No. 8
Thaun 1995 serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiaan di Bidang
Pasar Modal.
Sehubungan dengan penerbitan Obligasi Keberlanjutan ini telah dibuat Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Keberlanjutan antara
Perseroan dengan Bank BRI.
Bank BRI sebagai Wali Amanat menyatakan memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan saham dimana
mayoritas saham-saham Perseroan dan Bank BRI dimiliki oleh pihak yang sama yaitu Negara Republik Indonesia yang
dituangkan dalam surat pernyataan No. B.131-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 13 Maret 2025. Bank BRI tidak mempunyai
hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah Obligasi Keberlanjutan yang diwaliamanati dan/atau tidak
merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi Keberlanjutan, dan/atau kewajiban
Perseroan dan menjadi Wali Amanat dari pemegang Obligasi Keberlanjutan, sesuai dengan POJK No. 19/2020.
Bank BRI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan Surat
Pernyataan No. B.132-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 13 Maret 2025 sebagaimana diatur dalam POJK No. 20/2020.
1. UMUM
Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (untuk selanjutnya disebut BRI) didirikan dengan nama De Poerwokertosche Sparbank der
Inslandsche Hoofen atau Bank Priyayi yang didirikan oleh Raden Wiriadmadja dan kawan-kawan pada tanggal 16 Desember
1895. Anggaran dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. BRI berubah statusnya menjadi Perusahaan Perseroan
(Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 tahun 1992 tanggal 19 April 1992. Dengan Akta No. 113
tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta, maka BRI diberi nama PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero). Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan keputusan No. C2-
6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan No. 2155-1992
tanggal 15 Agustus 1992 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 11 September
1992, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 3a tahun 1992. Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa kali
perubahan. Perubahan terakhir anggaran dasar BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 15 tanggal 22 April 2025, yang
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat
Keputusan AHU-AH.01.03-0126510.Tahun 2025 tanggal 08 Mei 2025.
2. PERMODALAN WALI AMANAT
Anggaran Dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta Nomor 15 tanggal 22 April 2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H.,
Notaris di Jakarta dan telah mendapat Persetujuan Perubahan dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari
Menteri Hukum yang dimuat dalam Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal08 Mei 2025, dan berdasarkan laporan kepemilikan
saham per 31 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, struktur permodalan dan
susunan pemegang saham BRI adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp50 per saham
Keterangan Jumlah Lembar Jumlah Nilai Saham (%)
Saham (Rp)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 50 0,00
- Saham Seri B 299.999.999.999 14.999.999.999.950 100,00
Jumlah Modal Dasar 300.000.000.000 15.000.000.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A Dwiwarna
- Negara Republik Indonesia 1 50 0,00
Saham Seri B
- PT Danantara Asset Management (Persero) 80.610.976.875 4.030.548.843.750 53,19
321
300
Page 325
Nilai Nominal Rp50 per saham
Keterangan Jumlah Lembar Jumlah Nilai Saham (%)
Saham (Rp)
- Pemegang Saham lainnya dengan kepemilikan
70.948.024.728 3.547.401.236.400 46.81
dibawah 5% *)
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 151.559.001.604 7.557.950.080.200 100,00
Saham Dalam Portopel 148.440.998.396 7.422.049.919.800
Catatan :
*termasuk saham treasury sebanyak 902.207.000 Saham Seri B.
Nm: menjadi nol karena pembulatan
3. PENGURUS DAN PENGAWASAN
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan BRI No.14 tanggal 22 April 2025 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi,
Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen : Parman Nataatmadja
Komisaris : Awan Nurmawan Nuh
Komisaris : Helvi Yuni Moraza
Komisaris Independen : Edi Susianto
Komisaris Independen : Lukmanul Khakim
Direksi
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama : Agus Noorsanto
Direktur Finance & Strategy : Viviana Dyah Ayu Retno K.
Direktur Human Capital & Compliance : Ahmad Solichin Lutfiyanto
Direktur Operations : Hakim Putratama
Direktur Corpotate Banking : Riko Tasmaya
Direktur Network dan Retail Funding : Aquarius Rudianto
Direktur Treasury dan International Banking : Farida Thamrin
Direktur Micro : Akhmad Purwakajaya
Direktur Comercial Banking : Alexander Dippo Paris Y S
Direktur Consumer Banking : Nancy Adistyasari
Direktur Manajemen Risiko : Mucharom
Direktur Information Technology : Saladin Dharma Nugraha Effendi
4. KEGIATAN USAHA
Selaku Bank Umum, BRI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang No. 7
tahun 1992 berikut perubahannya dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Dalam rangka mendukung dan
mengembangkan kegiatan usahanya, BRI juga melakukan penyertaan pada entitas anak sebagai berikut:
No. Perusahaan Anak Persentase Kepemilikan
1 PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk 86,85%
2 BRI Remittance Co. Ltd. 100,00%
3 PT Asuransi BRI Life 51,00%
4 PT BRI Multifinance Indonesia 99,88%
5 PT BRI Danareksa Sekuritas 67,00%
6 PT BRI Ventura Investama 99,97%
7 PT BRI Asuransi Indonesia 90,00%
8 PT Permodalan Nasiional Madani 99,99%
9 PT Pegadaian 99,99%
10 BRI Manajemen Investasi 65,00%
322
301
Page 326
Dalam rangka mengembangkan Fee Based Income dan pengembangan Pasar Modal di Indonesia, BRI saat ini melayani jasa
Wali Amanat (Trustee), Agen Pembayaran (Paying Agent), Agen Jaminan (Security Agent), dan Jasa Kustodian.
1) Jasa Wali Amanat (Trustee)
Efek bersifat Utang yang menggunakan Jasa Wali Amanat BRI dari tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No Nama Efek Bersifat Utang Tanggal Emisi
1 Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 19 Januari 2024
2 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024 23 Februari 2024
3 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap II Tahun 2024 21 Maret 2024
4 Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap III Tahun 2024 2 April 2024
5 Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap III Tahun 2024 19 April 2024
6 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap III Tahun 2024 23 April 2024
7 Obligasi I Merdeka Battery Materials Tahun 2024 3 April 2024
8 Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap III Tahun 2024 28 Mei 2024
9 Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024 4 Juni 2024
Obligasi Berkelanjutan IV SANF Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun
10 20 Juni 2024
2024
11 Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 21 Juni 2024
12 Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap II Tahun 2024 21 Juni 2024
13 Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 2 Juli 2024
14 Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024 2 Juli 2024
15 Obligasi III Hino Finance Indonesia Tahun 2024 5 Juli 2024
16 Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024 5 Juli 2024
17 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap III Tahun 2024 9 Juli 2024
Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I
18 9 Juli 2024
Tahun 2024
19 Obligasi Terkait Keberlanjutan I SPINDO Tahun 2024 9 Juli 2024
20 Obligasi Berkelanjutan I Sumber Global Energy Tahap I Tahun 2024 10 Juli 2024
21 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap VI Tahun 2024 30 Juli 2024
22 Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance Tahap IV Tahun 2024 06 September 2024
23 Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap III Tahun 2024 18 September 2024
24 Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 02 Oktober 2024
25 Obligasi II BUMA Tahun 2024 08 Oktober 2024
26 Obligasi II Merdeka Battery Materials Tahun 2024 08 Oktober 2024
27 Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap IV Tahun 2024 19 November 2024
28 Obligasi Berkelanjutan IV Toyota Astra Financial Services Tahap IV Tahun 2024 26 November 2024
29 Medium Term Notes (MTN) V PT PNM Venture Capital Tahun 2024 04 Desember 2024
30 Sukuk Mudharabah Jangka Menengah IV PT PNM Ventura Syariah Tahun 2024 05 Desember 2024
31 Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 10 Desember 2024
32 MTN I PT Mitra Bisnis Madani Tahun 2024 27 Desember 2024
2) Jasa Agen Pembayaran (Paying Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa berupa layanan pembukaan rekening dan pengadministrasian rekening sinking
fund ataupun transaksi pendistribusian dana pembayaran kupon dan/atau pokok Medium Term Notes kepada investor
dalam penerbitan Efek bersifat Utang Berkewajiban membantu Perseroan melaksanakan pelunasan jumlah pokok Obligasi
dan pembayaran Bunga Obligasi dengan cara melakukan pembayaran-pembayaran atas nama Perseroan menurut
ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan Perjanjian Perwaliamanatan.
3) Jasa Agen Jaminan (Security Agent)
Wali Amanat BRI dapat memberikan jasa penatausahaan atas dokumen jaminan yang terkait dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, dokumen pengikatan lainnya serta surat – surat jaminan yang terkait dengan penerbitan Efek bersifat
Utang.
323
302
Page 327
4) Produk dan Jasa Lainnya
Saat ini, BRI juga telah menjalani dan mengembangkan jasa Pasar Modal lainnya, antara lain :
a. Trustee & Paying Agent
b. Bank Kustodian
c. Bank Pembukaan Rekening Dana Nasabah
d. Dana Pensiun Lembaga Keuangan
PERIZINAN BRI
a. Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, perihal status BRI menjadi Perusahaan
Perseroan;
b. Anggaran Dasar BRI No. 113 tanggal 31 Juli 1992 yang dibuat oleh Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta;
c. Surat Tanda Terdaftar dari Bapepam dan LK No.08/STTD-WA/PM/1996, tanggal 11 Juni 1996, perihal Pemberian Ijin
BRI sebagai Wali Amanat;
d. SK Bank Indonesia No. 5/117/DPwB24, tanggal 15 Oktober 2003, perihal Pemberian Ijin BRI sebagai Bank Devisa;
Nomor Induk Berusaha (NIB) BRI No. 8120114132268 tanggal 26 November 2018.
5. TUGAS POKOK WALI AMANAT
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 dan kemudian ditegaskan kembali di dalam Perjanjian Perwaliamanatan,
tugas pokok dan tanggung jawab Wali Amanat adalah:
(i) Mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Perjanjian
Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
(ii) Mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud di atas sejak
menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut mulai berlaku efektif pada saat
Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
(iii) Melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang berkaitan
dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
(iv) Memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan kepada
OJK.
6. PENUNJUKAN, PENGGANTIAN DAN BERAKHIRNYA TUGAS WALI AMANAT
Berdasarkan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020, ketentuan mengenai penunjukan, penggantian, dan berakhirnya tugas Wali
Amanat, paling sedikit memuat hal-hal sebagai berikut:
a. Penunjukan Wali Amanat untuk pertama kalinya dilakukan oleh Perseroan;
b. Penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab sebagai berikut:
- Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
- Izin usaha Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
- Pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
- Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar
berdasarkan ketentuan perundang-undangan;
- Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang atau dibekukan operasinya dan/ atau kegiatan
usahanya oleh pihak yang berwenang;
- Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya;
- Wali Amanat melanggar ketentuan Kontrak Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan di sektor jasa
keuangan;
- Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Emiten setelah penunjukan Wali Amanat;
- Timbulnya hubungan kredit pembiayaan yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai Bank Umum yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat; atau
- Atas permintaan Pemegang Obligasi;
c. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
- Obligasi telah dilunasi baik pokok, bunga termasuk denda (jika ada) dan Wali Amanat telah menerima laporan
pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau Perseroan, jika perseroan tidak menggunakan Agen
Pembayaran
- Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
- Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo pokok Obligasi;
- Setelah diangkatnya Wali Amanat baru.
324
303
Page 328
7. LAPORAN KEUANGAN PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk
Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BRI Periode tanggal 31 Deseber 2024 (tidak diaudit) 31
Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, (firma
anggota dari Ernst & Young Global Limited), sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independent No.
00045/2.1032/AU.1/07/1681-5/1/II/2025 dengan opini wajar dalam laporannya tanggal 12 Februari 2025 yang ditandatangani oleh
Christophorus Alvin Kossim.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Total Aset 1.992.983.447 1.965.007.030 1.865.639.010
Total Liabilitas 1.669.749.400 1.648.534.888 1.562.243.693
Total Ekuitas 323.189.047 316.472.142 303.395.317
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Pendapatan Bunga dan Syariah – neto 142.057.190 135.183.487 124.597.073
Pendapatan Premi – neto 3.250.480 2.161.392 1.577.323
Pendapatan Operasional lainnya 53.857.740 45.625.785 47.302.800
Laba Operasional 78.578.018 76.828.737 64.306.037
Laba Sebelum Beban Pajak 77.5999.110 76.429.712 64.596.701
Laba Tahun Berjalan 60.643.808 60.425.048 51.408.207
Rasio Penting
31 Desember
Keterangan
2024 2023 2022
Capital Adequate Ratio (CAR) 26,63 27,27 25,51
Non Performing Loan Ratio (Gross) 2,78 2,95 2,67
Loan to Deposits Ratio (LDR) 88,85 84,73 78,82
Return On Asset (ROA) 3,06 3,24 3,79
Return On Equity (ROE) 19,01 19,95 19,53
Net Interest Margin (NIM) 7,64 7,95 7,85
Informasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Investment Services Division
Trust & Corporate Services Department
Gedung BRI II Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46
Jakarta 10210 – Indonesia
Email: tcs_aet@bri.co.id
Telepon: (021) 575 8143
Faksimili: -
Website: www.bri.co.id
Up. Department Head Trust & Corporate Services
325
304
Page 329
XIV. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
1. PENDAFTARAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF
Obligasi Keberlanjutan yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan
Perjanjian Pendaftaran Obligasi Keberlanjutan di KSEI sebagaimana dimuat dalam perjanjian No. SP-048/OBL/KSEI/0325 tanggal
17 Maret 2025. Dengan didaftarkannya Obligasi Keberlanjutan tersebut di KSEI, maka atas Obligasi Keberlanjutan yang
ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi Keberlanjutan dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
Keberlanjutan yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi Keberlanjutan.
Obligasi Keberlanjutan akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektip di KSEI. Selanjutnya Obligasi
Keberlanjutan hasil Penawaran Umum ini akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi;
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan
Obligasi Keberlanjutan dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah
atas Obligasi Keberlanjutan yang tercatat dalam Rekening Efek;
c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi Keberlanjutan dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
d. Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi Keberlanjutan yang
berhak atas pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan, pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan, memberikan suara dalam
RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi Keberlanjutan;
e. Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan serta pelunasan jumlah Pokok Obligasi Keberlanjutan akan dibayarkan oleh KSEI
selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan melalui Pemegang Rekening
sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan maupun pelunasan Pokok Obligasi Keberlanjutan yang
ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi Keberlanjutan
yang berhak atas Bunga Obligasi Keberlanjutan yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan
yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi Keberlanjutan pada 4 (empat) Hari
Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Keberlanjutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi Keberlanjutan dengan memperhatikan KTUR asli yang
diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi Keberlanjutan yang disimpan di KSEI
sehingga Obligasi Keberlanjutan tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Bursa sebelum tanggal
penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan
dari Wali Amanat;
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi Keberlanjutan wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek
atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
2. PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan
usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi Keberlanjutan
sesuai dengan ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
3. PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
Keberlanjutan (“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Efek sebagaimana
tercantum dalam Bab XIV Prospektus ini, dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan
pembelian Obligasi Keberlanjutan yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
4. JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) Tatau kelipatannya.
326
305
Page 330
5. MASA PENAWARAN
Masa penawaran Obligasi Keberlanjutan dimulai tanggal 30 Juni 2025 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada 1 Juli 2025 pukul 16.00
WIB.
6. TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Sebelum Masa Penawaran Obligasi Keberlanjutan ditutup, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
Keberlanjutan dengan mengajukan FPPO selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Efek, sebagaimana
dimuat dalam Bab XV Prospektus ini, pada tempat dimana Pemesan memperoleh Prospektus dan FPPO.
7. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Para Penjamin Emisi Efek yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan akan menyerahkan kembali
kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian
Obligasi Keberlanjutan. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan bukan merupakan jaminan dipenuhinya
pemesanan.
8. PENJATAHAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi Keberlanjutan yang dipesan melebihi jumlah Obligasi Keberlanjutan yang ditawarkan, maka
penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Efek sesuai dengan porsi penjaminannya masing-
masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek, dengan memperhatikan
ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek dan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 2 Juli 2025.
Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi Keberlanjutan dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
Obligasi Keberlanjutan melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun
tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan
Obligasi Keberlanjutan yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Keberlanjutan kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan IX.A.2.
Manajer penjatahan, dalam hal ini adalah PT BCA Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada
OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran Keputusan
Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan
Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No.IX.A.7 paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa
Penawaran Umum.
9. PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi Keberlanjutan, Pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Pelaksana Emisi Efek, selambat-lambatnya
pada tanggal 3 Juli 2025 (in good funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:
Bank BCA Bank Negara Indonesia
Cabang KCK Cabang Mega Kuningan
No. Rekening: 2050086448 No. Rekening: 788-8899-787
Atas Nama: Atas Nama:
PT BCA Sekuritas PT BNI Sekuritas
Bank Mandiri Bank Negara Indonesia
Cabang Jakarta Sudirman Cabang Jatinegara
No. Rekening: 1020005566028 No. Rekening: 202.211.8822
Atas Nama: Atas Nama:
PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk
327
306
Page 331
Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi harus segera melaksanakan pembayaran kepada Perseroan pada Tanggal
Pembayaran, yaitu 4 Juli 2025, selambat-lambatnya pukul 13.00 (in good funds) kepada rekening Perseroan, sebagai berikut:
Bank Negara Indonesia
No. Rekening: 93340540
Atas Nama: Giro Pada Bank Indonesia
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
pembayaran tidak dipenuhi.
10. DISTRIBUSI OBLIGASI KEBERLANJUTAN SECARA ELEKTRONIK
Distribusi Obligasi Keberlanjutan secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 4 Juli 2025, Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan
Obligasi Keberlanjutan pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi
tersebut, maka pendistribusian Obligasi Keberlanjutan semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan
KSEI. Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Efek memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi
Keberlanjutan dari Rekening Obligasi Keberlanjutan Penjamin Pelaksana Emisi Efek ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi
Efek sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan Penjamin Emisi Efek menurut bagian penjaminan masing-masing. Dengan
telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi Keberlanjutan kepada Penjamin Emisi Efek, maka tanggung jawab pendistribusian
Obligasi Keberlanjutan semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Efek yang bersangkutan
11. PENUNDAAN DAN PEMBATALAN PENAWARAN UMUM
Dalam jangka waktu sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran Menjadi Efektif sampai dengan berakhirnya masa Penawaran Umum,
Perseroan dapat menunda masa Penawaran Umum untuk jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan sejak efektifnya Pernyataan
Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan ketentuan:
a. terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
i. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun-melebihi 10% (sepuluh persen) selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut-
turut;
ii. Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan
usaha Perseroan; dan/atau
iii. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh OJK
berdasarkan Formulir Nomor: IX.A.2-11 lampiran 11;
b. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut :
i. Mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang satu
surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah
penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga
mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
ii. Menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut kepada
OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i;
iii. Menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin b.i kepada OJK paling lambat 1 (satu) Hari Kerja
setelah pengumuman dimaksud; dan
iv. Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan,
dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada pemesan
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
c. Dalam hal Penawaran Umum Obligasi ditunda karena alasan sebagaimana dimaksud dalam huruf a), dan akan memulai
kembali Masa Penawaran Umum Obligasi berlaku ketentuan sebagai berikut:
i. dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam huruf
a butir i) di atas, maka Perseroan wajib memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi paling lambat 8 (delapan)
Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh
persen) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
ii. dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana dimaksud dalam
huruf a butir i) di atas, maka Perseroan dalam melakukan kembali penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi;
iii. wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum Obligasi dan informasi tambahan
lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi (jika
ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
328
307
Page 332
peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum diumulainya lagi Masa Penawaran Umum Obligasi. Di
samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa
lainnya;
iv. wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf c) di atas kepada OJK paling lambat 1
(satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.
12. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Dalam hal suatu pemesanan Obligasi Keberlanjutan ditolak sebagian atau seluruhnya, atau dalam hal terjadi pembatalan atau
penundaan Penawaran Umum sebelum Tanggal Pembayaran maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) hari kerja sesudah Tanggal Penjatahan
atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum.
Jika Pencatatan saham di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi
karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, Penawaran atas Efek batal demi hukum dan pembayaran pesanan Efek dimaksud,
wajib dikembalikan kepada pemesan, oleh Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua)
hari kerja sejak batalnya Penawaran Umum.
Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan/Penjamin Emisi Obligasi
Keberlanjutan/Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan untuk
tiap hari keterlambatan denda sebesar 1,0% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi Keberlanjutan dari masing-
masing seri Obligasi Keberlanjutan per tahun dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai
dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Cara pembayaran uang pengembalian pemesanan Obligasi Keberlanjutan dapat dilakukan secara tunai atau transfer. Apabila
uang pengembalian pemesanan Obligasi Keberlanjutan sudah disediakan secara tunai, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan
Penawaran Umum, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Keberlanjutan tidak diwajibkan membayar
bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi Keberlanjutan.
13. LAIN-LAIN
Penjamin Pelaksana Emisi Efek berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi Keberlanjutan secara
keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
14. AGEN PEMBAYARAN
Agen Pembayaran adalah PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). berkedudukan di Jakarta yang telah ditunjuk sesuai
dengan Perjanjian Agen Pembayaran, dimana KSEI berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran jumlah pokok dan
bunga Obligasi Keberlanjutan kepada Pemegang Obligasi Keberlanjutan untuk dan atas nama Perseroan setelah Agen
Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam
perjanjian antara Perseroan dan KSEI.
Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut:
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I, Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman, Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telepon: (021) 5299 1099
Faksimili: (021) 5299 1199
329
308
Page 333
XV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI KEBERLANJUTAN
Prospektus dapat diperoleh pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi dan Penjamin Emisi Obligasi Keberlanjutan pada masa
Penawaran Umum pada tanggal 30 Juni - 1 Juli 2025 berikut ini:
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK
PT BNI Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
(terafiliasi) (terafiliasi)
Sudirman Plaza, Indofood Tower Lantai 16 Menara Mandiri I Lt. 24 - 25
Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jl. Jend. Sudirman No. 54 - 55
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Telepon: (021) 2554 3946 Telepon: (021) 526 3445
Faksimile : (021) 5793 6934 Faksimili: (021) 526 5701
Email: dcm@bnisekuritas.co.id Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id
www.bnisekuritas.co.id www.mandirisekuritas.co.id
PT BCA Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Menara BCA Gedung Artha Graha, Lantai 18 & 19
Grand Indonesia Lantai 41 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta 12190
Jakarta 10310 – Indonesia Telepon: (021) 2924 9088
Telepon: (021) 2358 7222 Faksimili: (021) 2924 9150
Faksimili: (021) 2358 7290 E-mail: fit@trimegah.com
Email: cf@bcasekuritas.co.id Website: www.trimegah.com
www.bcasekuritas.co.id
330
309
Page 334
Halaman ini sengaja dikosongkan.
310
Page 335
XVI. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
Berikut ini adalah salinan pendapat dari segi hukum mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan Perseroan, dalam rangka
Penawaran Umum Obligasi, yang telah disusun oleh Konsultan Hanafiah Ponggawa & Partners Law Firm.
331
311
Page 336
Erwin K. Winenda Hanafiah Ponggawa & Partners
Partner Wisma 46 - Kota BNI, 32nd & 41st Floors
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
erwin.winenda@dentons.com
D +6221 5701837 x117 Jakarta 10220
M +62812.9073.2284 Indonesia
dentons.com
No. Ref.: 931/EKW/VI/25
Jakarta, 23 Juni 2025
Kepada Yth.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Grha BNI, Lantai 10,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Jakarta Pusat – 10220
U.p.: Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Perihal: Pendapat Segi Hukum atas PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Perseroan”)
Sehubungan dengan Rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025
Dengan hormat,
Dalam rangka memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), kami, Kantor Konsultan Hukum Hanafiah
Ponggawa & Partners (“Dentons HPRP”) berkedudukan di Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Erwin Kurnia
Winenda, S.H., M.B.A., selaku Rekan, yang terdaftar sebagai Konsultan Hukum Profesi Penunjang Pasar
Modal pada OJK yang telah memiliki Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.KH-
97/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 15 Mei 2023 dan terdaftar sebagai anggota Himpunan Konsultan Hukum Sektor
Keuangan (“HKHSK”) No. 201313, yang telah ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat tugas kepada kami
sebagaimana tercantum di dalam Surat Perintah Kerja No. PFA/3/087 tanggal 20 Februari 2025 untuk
mempersiapkan Laporan Uji Tuntas dan memberikan Pendapat dari Segi Hukum (“Pendapat Segi Hukum”),
sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan penerbitan dan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI dengan target dana yang
akan dihimpun sebesar Rp15.000.000.000.000, yang mana dalam rangka penawaran umum berkelanjutan
tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp5.000.000.000.000
(“PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025”). PUB Obligasi Keberlanjutan
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 ini terdiri dari dua Seri, yaitu Obligasi Keberlanjutan Seri A dan Seri B yang
masing-masing ditawarkan sebesar 100% dari jumlah pokok Obligasi Keberlanjutan. Obligasi Keberlanjutan ini
diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Keberlanjutan yang diterbitkan atas nama PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi Keberlanjutan ini memberikan pilihan bagi masyarakat
untuk memilih Seri Obligasi Keberlanjutan yang dikehendaki sebagai berikut:
1. Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp3.500.000.000.000 dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,60% per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri A adalah
tiga tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo; dan
2. Jumlah Obligasi Keberlanjutan Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.500.000.000.000 dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,65% per tahun. Jangka waktu Obligasi Keberlanjutan Seri B adalah
lima tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi Keberlanjutan dilakukan secara
penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Bunga Obligasi Keberlanjutan dibayarkan setiap triwulan (tiga bulan) sejak Tanggal Emisi, dimana Bunga
Obligasi Keberlanjutan pertama akan dibayarkan pada tanggal 4 Oktober 2025 sedangkan Bunga Obligasi
Puyat Jacinto & Santos ► Link Legal ► Zaanouni Law Firm & Associates ► LuatViet ► For more information on the firms that have come together
to form Dentons, go to dentons.com/legacyfirms
Dentons is a global legal practice providing client services worldwide through its member firms and affiliates. Please see dentons.com for Legal Notices.
312
Page 337
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 2 -
Keberlanjutan terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Keberlanjutan akan dibayarkan pada tanggal 4 Juli 2028
untuk Obligasi Keberlanjutan Seri A dan tanggal 4 Juli 2030 untuk Obligasi Keberlanjutan Seri B.
Emisi Obligasi Keberlanjutan ini akan dijamin oleh PT BNI Sekuritas (“BNIS”), PT BCA Sekuritas, PT Mandiri
Sekuritas (“Mansek”), dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang mana dituangkan dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 17 tanggal
17 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Akta Perubahan I (Pertama) Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 11 tanggal
15 April 2025, dan Akta Perubahan II (Kedua) Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 58 tanggal 23 Juni 2025,
yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“PPEO”). Penjamin
Emisi Obligasi berjanji dan mengikatkan diri dengan kesanggupan penuh (full commitment) berdasarkan
ketentuan-ketentuan dalam PPEO.
Berdasasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkatan Efek Indonesia melalui Surat No.
RC-347/PEF-DIR/III/2025 tanggal 17 Maret 2025 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond), dengan peringkat idAAA (Triple A) terhadap Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainabilty Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahun 2025 senilai maksimum
Rp15.000.000.000.000 yang akan diterbitkan selama dua tahun sejak efektifnya pernyataan pendaftaran.
Sehubungan dengan PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, Perseroan telah
menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) selaku Wali Amanat yang ketentuan
penunjukkannya serta ketentuan-ketentuan tentang obligasi lainnya dimuat secara lebih rinci dalam suatu Akta
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainabilty Bond) Berkelanjutan I Bank
BNI Tahap I Tahun 2025 No. 16 tanggal 17 Maret 2025 sebagaimana diubah dengan Akta Perubahan I
(Pertama) Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainabilty Bond)
Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 10 tanggal 15 April 2025, dan Akta Perubahan II (Kedua)
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainabilty Bond) Berkelanjutan I Bank
BNI Tahap I Tahun 2025 No. 57 tanggal 23 Juni 2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“PWA”). BRI dalam posisinya sebagai Wali Amanat menyatakan bahwa
dirinya tidak mempunyai hubungan kredit dan/atau pembiayaan dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25%
dari jumlah obligasi yang diwaliamanati sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 Tahun
2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat (“POJK No. 19/2020”).
Selain perjanjian-perjanjian di atas, Perseroan juga telah menandatangani perjanjian dan pernyataan sebagai
berikut:
1. Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond)
Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 18 tanggal 17 Maret 2025, yang dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan (“PAP”);
2. Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability
Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 15 tanggal 17 Maret 2025 sebagaimana
diubah dengan Akta Perubahan I (Pertama) Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 9
tanggal 15 April 2025, dan Akta Perubahan II (Kedua) Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan
Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun
2025 No. 56 tanggal 23 Juni 2025, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta Selatan (“PPUB”);
313
Page 338
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 3 -
3. Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) No. SP-
048/OBL/KSEI/0325 tanggal 17 Maret 2025 antara Perseroan dan KSEI; dan
4. Akta Pengakuan Hutang Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I
Bank BNI Tahap I Tahun 2025 No. 59 tanggal 23 Juni 2025, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan.
(PPEO, PWA, PAP, dan PPUB, secara bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian dan Pernyataan
Sehubungan Dengan PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025”)
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan,
baik langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (“UUP2SK”) (“UUPM”), kecuali BRI selaku Wali Amanat
sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan BRI No. B.131-INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 13 Maret
2025, maupun BNIS, dan Mansek selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang terafiliasi melalui
kepemilikan saham oleh Perseroan atau Negara Republik Indonesia.
PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 akan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia
(“BEI”) dan akan diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama KSEI,
di mana Perseroan telah mendapatkan Persetujuan Prinsip No. S-03393/BEI.PP3/04-2025 dari BEI pada
tanggal 14 April 2025.
Dalam rangka PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 ini, Direksi Perseroan telah
memperoleh persetujuan atas Rencana Bisnis Bank (“RBB”) untuk tahun 2025-2027 yang telah disetujui oleh
Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Surat No. DK/181/R perihal Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB)
serta Rencana Kerja dan Anggaran Dasar Perusahaan (RKAP) 2025 tertanggal 14 November 2024.
Untuk memberikan Pendapat Segi Hukum ini, kami telah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen yang
kami terima dalam rangka pelaksanaan uji tuntas aspek hukum yang kami lakukan terhadap Perseroan terkait
rencana PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, yang ringkasan eksekutifnya
diungkapkan dalam laporan uji tuntas atas aspek hukum sebagaimana tercantum di dalam Laporan Uji Tuntas
No. Ref.: 930/EKW/VI/25 tanggal 23 Juni 2025 yang kami lakukan atas hingga tanggal Pendapat Segi Hukum
ini diterbitkan dan merupakan satu kesatuan dengan Pendapat Segi Hukum ini (“Laporan Uji Tuntas”).
Pendapat Segi Hukum ini, menggantikan Pendapat Segi Hukum No. 842/EKW/VI/2025 tanggal 5 Juni 2025,
yang pernah kami terbitkan sehubungan dengan pernyataan pendaftaran dalam rangka PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025.
Pendapat Segi Hukum ini disiapkan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di bidang pasar modal dan Standar Uji Tuntas d an Standar Pendapat Hukum yang dikeluarkan oleh
HKHSK (dahulu bernama Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (“HKHPM”) berdasarkan Keputusan HKHPM
No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021 (“Standar HKHPM”) dan telah memuat hal-hal yang diatur
dalam POJK No. 7/POJK.04/2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum
Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk (“POJK No. 7/2017”).
Dalam Pendapat Segi Hukum ini, referensi terhadap “Perusahaan Anak” berarti perusahaan yang merupakan
badan hukum Indonesia di mana Perseroan memiliki penyertaan, baik langsung maupun tidak langsung, lebih
dari 50% saham perusahaan tersebut atau laporan keuangan perusahaan dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan Perseroan serta anak perusahaan tersebut aktif beroperasi.
Referensi perusahaan anak yang tidak didirikan berdasarkan hukum Indonesia tidak kami masukkan ke dalam
definisi “Perusahaan Anak” dikarenakan kami sebagai konsultan hukum Indonesia tidak memiliki kewenangan
dan kapasitas untuk melakukan pemeriksaan hukum terhadap badan hukum yang didirikan di luar wilayah
314
Page 339
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 4 -
jurisdiksi Republik Indonesia. Adapun, uji tuntas dan pendapat segi hukum dari perusahaan anak Perseroan
yang didirikan di jurisdiksi selain Indonesia (“Perusahaan Anak Luar Negeri”), dilakukan oleh kantor hukum
asing, yaitu Dentons Rodyk & Davidson LLP, Singapura untuk Perusahaan Anak yang didirikan berdasarkan
hukum Singapura dan Dentons Hong Kong LLP, Hong Kong, untuk Perusahaan Anak yang didirikan
berdasarkan hukum Hong Kong, yang pendapat segi hukumnya dibuat secara terpisah dari Pendapat Segi
Hukum ini.
Lebih lanjut, kami telah melakukan uji tuntas secara terbatas sesuai dengan kebutuhan dengan memperhatikan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal dan Standar HKHPM atas
perusahaan lain yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia dimana Perseroan memiliki penyertaan 50% atau
kurang dan/atau Perseroan tidak mengendalikan perusahaan lain tersebut (“Perusahaan Asosiasi”), meliputi
anggaran dasar beserta perubahannya, perubahan struktur permodalan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris
terakhir dan perizinan umum. Namun, dengan mempertimbangkan prinsip materialitas, Pendapat Segi Hukum
ini tidak memberikan pendapat hukum atas Perusahaan Asosiasi.
I. PENDAPAT SEGI HUKUM
Setelah memeriksa dan meneliti dokumen-dokumen sebagaimana dirinci lebih lanjut dalam Laporan
Uji Tuntas serta berdasarkan pembatasan dan asumsi-asumsi yang diuraikan di akhir Pendapat Segi
Hukum ini, dengan ini kami memberikan Pendapat Segi Hukum sebagai berikut:
A. RENCANA PUB OBLIGASI KEBERLANJUTAN BERKELANJUTAN I TAHAP I TAHUN
2025
Sehubungan dengan rencana PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2025, pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini:
1. Dalam rangka PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025
ini, Direksi Perseroan telah memperoleh persetujuan atas RBB untuk tahun
2025-2027 yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan
Surat No. DK/181/R perihal Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB) serta
Rencana Kerja dan Anggaran Dasar Perusahaan (RKAP) 2025 tertanggal 14
November 2024.
2. Dana hasil PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025
setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik
langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam
kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (“KUBL”) dan Kegiatan
Usaha Berwawasan Sosial (“KUBS”) sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dan Persyaratan Efek Bersifat Utang
Dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan (“POJK No. 18/2023”). Kategori
pembiayaan yang memenuhi syarat sebanyak sembilan KUBL dan enam KUBS
dengan keterangan sebagai berikut:
a. KUBL:
i. energi terbarukan;
ii. efisiensi energi;
iii. pengelolaan limbah dan konversi limbah menjadi energi;
315
Page 340
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 5 -
iv. penggunaan lahan berkelanjutan;
v. konservasi keanekaragaman hayati darat dan perairan;
vi. transportasi berkelanjutan;
vii. pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan;
viii. adaptasi terhadap perubahan iklim;
ix. bangunan hijau.
b. KUBS:
i. layanan infrastruktur dasar yang terjangkau;
ii. akses terhadap layanan esensial;
iii. perumahan yang terjangkau;
iv. penciptaan lapangan kerja dan program untuk mencegah
dan/atau mengurangi pengangguran;
v. ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan;
vi. peningkatan dan pemberdayaan sosial-ekonomi.
Penggunaan dana untuk penyaluran pembiayaan terbagi dalam dua kategori,
yaitu KUBL dan KUBS. Kategori KUBL memiliki porsi maksimal sebesar 30%,
sedangkan kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 70%.
Untuk kategori KUBS alokasi dana obligasi yang disalurkan mencakup seluruh
kategori pada KUBS, dengan fokus utama pada Penciptaan Lapangan Kerja dan
Program Pencegahan serta Pengurangan Pengangguran, termasuk
Pembiayaan UMKM yang menerima alokasi terbesar (>50% dari total alokasi
untuk KUBS) diikuti dengan Peningkatan dan Pemberdayaan Sosio-Ekonomi
(>10% dari total alokasi untuk KUBS) serta Perumahan yang Terjangkau (>5%
dari total alokasi untuk KUBS) dan sisanya akan dialokasikan pada kategori
KUBS lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Sementara itu, untuk kategori KUBL, alokasi dana obligasi ini disesuaikan
dengan portofolio dan pipeline BNI yang tersedia sesuai kategori KUBL, dengan
fokus utama pada kategori Energi Terbarukan (>30% dari total alokasi untuk
KUBL), Transportasi Ramah Lingkungan (>30% dari total alokasi untuk KUBL)
serta Waste to Energy (>10% dari dari total alokasi untuk KUBL) dan sisanya
akan dialokasikan pada kategori KUBL lainnya sesuai portofolio yang tersedia.
Rencana penggunaan dana dari penerbitan Obligasi Keberlanjutan tidak
bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
anggaran dasar serta ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang telah
ditandatangani oleh Perseroan.
316
Page 341
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 6 -
Apabila dana hasil PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2025 tidak mencukupi, maka kekurangannya akan dibiayai dengan arus kas
internal Perseroan.
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana
hasil PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 ini
sebagaimana dimaksud di atas, maka Perseroan wajib melaporkan terlebih
dahulu rencana dan alasan perubahan penggunaan dana dimaksud kepada OJK
paling lambat 14 hari sebelum Rapat Umum Pemegang Obligasi (“RUPO”) dan
memperoleh persetujuan RUPO sesuai dengan Peraturan OJK No.
30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum (“POJK No. 30/2015”) dan Peraturan OJK No.
20/POJK.04/2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang
dan/atau Sukuk, kecuali apabila ditentukan lain dalam peraturan OJK. Sesuai
dengan POJK No. 18/2023 perubahan penggunaan dana hasil PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 hanya dapat dilakukan pada
KUBL dan/atau KUBS sesuai dengan tujuan atau tema penerbitannya, dan wajib
disertai hasil reviu dari Penyedia Reviu Eksternal.
Perseroan wajib melaporkan realisasi penggunaan dana secara berkala setiap
enam bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember kepada OJK dan
Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK sesuai dengan POJK No. 30/2015.
Laporan realisasi penggunaan dana tersebut untuk pertama kali wajib dibuat
pada tanggal laporan terdekat sebagaimana setelah Tanggal Distribusi dan
untuk selanjutnya wajib disampaikan kepada OJK dan Wali Amanat paling
lambat pada tanggal 15 bulan berikutnya setelah tanggal laporan sampai dengan
seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan.
Dalam hal Perseroan telah menggunakan seluruh dana hasil PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 sebelum tanggal laporan,
Perseroan dapat menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana terakhir
lebih awal dari batas waktu penyampaian laporan sesuai dengan POJK No.
30/2015.
Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi Keberlanjutan belum
dipergunakan seluruhnya, maka Perseroan akan menempatkan sementara dana
hasil PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 tersebut
dalam instrumen keuangan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas
serta dapat memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan serta
tidak boleh dijadikan jaminan utang, dengan memperhatikan POJK No. 30/2015
dan POJK No. 18/2023.
Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Keberlanjutan tersebut wajib pula dipertanggungjawabkan pada Rapat Umum
Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan sampai dengan seluruh dana hasil PUB
Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 telah direalisasikan.
3. Dalam rangka proses pernyataan pendaftaran atas PUB Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan I Tahap I Tahun 2025, pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini,
Perseroan telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 18/2023, termasuk di
antaranya telah mendapatkan hasil reviu dari Penyedia Reviu Eksternal
sebagaimana tercantum dalam Pendapat Ahli Lingkungan yakni Sustainalytics
tanggal 13 Maret 2025 serta bukti kompetensi dari Sustainalytics selaku
Penyedia Reviu Eksternal dalam memberikan pendapat atau penilaiannya
317
Page 342
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 7 -
terkait dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan
Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI Tahap I Tahun
2025.
4. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1999 tentang Pembelian
Saham Bank Umum (“PP No. 29/1999”), bank hanya dapat mencatatkan
sahamnya di bursa efek sebanyak-banyaknya 99% dari jumlah modal disetor
bank yang bersangkutan dan seluruh saham yang dicatatkan tersebut dapat
dibeli oleh investor asing. Sisanya sebesar 1% harus dimiliki oleh pemegang
saham Warga Negara Indonesia dan/atau badan hukum Indonesia serta tidak
dicatatkan di bursa efek. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini, jumlah saham
yang tidak dicatatkan di BEI saat ini adalah sejumlah 372.973.130 saham atau
merupakan 1% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan
yang dimiliki oleh PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).
5. Dalam rangka PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025,
Perseroan telah menandatangani Perjanjian dan Pernyataan Sehubungan
Dengan PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025.
Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap Perjanjian dan
Pernyataan Sehubungan Dengan PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I
Tahap I Tahun 2025 telah sah, mengikat dan sesuai dengan Anggaran Dasar
Perseroan (sebagaimana didefinisikan di bawah) dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, khususnya peraturan perundang-undangan yang
berlaku di bidang pasar modal.
6. Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagai pihak yang dapat melakukan
penawaran umum berkelanjutan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK
No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk (“POJK No. 36/2014”), yaitu (i) merupakan perusahaan
publik atau emiten dalam kurun waktu paling singkat dua tahun, dan (ii)
berdasarkan Surat Pernyataan No. DIR/231 tanggal 18 Maret 2025 Perseroan
tidak pernah mengalami gagal bayar selama dua tahun terakhir sebelum
penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum
berkelanjutan.
7. Berdasasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh PT Pemeringkatan Efek
Indonesia melalui Surat No. RC-347/PEF-DIR/III/2025 tanggal 17 Maret 2025
perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan
(Sustainability Bond), dengan peringkat idAAA (Triple A) terhadap Obligasi
Berlandaskan Keberlanjutan (Sustainabilty Bond) Berkelanjutan I Bank BNI
Tahun 2025 senilai maksimum Rp15.000.000.000.000 yang akan diterbitkan
selama dua tahun sejak efektifnya pernyataan pendaftaran. Peringkat yang telah
diperoleh Perseroan sehubungan dengan PUB Obligasi Keberlanjutan
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 telah memenuhi ketentuan Pasal 5 POJK
No. 36/2014.
8. Berdasarkan hasil pemeriksaan kami atas Surat Pernyataan BRI No. B.131-
INV/TCS/TCB/03/2025 tanggal 13 Maret 2025 dan berdasarkan ketentuan POJK
No. 19/2020, BRI tidak mempunyai hubungan Kredit dengan Perseroan melebihi
25% dari nilai obligasi yang diwaliamanati, baik BRI sebagai kreditur maupun
debitur dari Perseroan.
318
Page 343
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 8 -
9. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar
Modal dalam PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025
ini tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik langsung maupun
tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam UUPM, kecuali BRI selaku Wali
Amanat, maupun BNIS, dan Mansek selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
yang terafiliasi melalui kepemilikan saham oleh Perseroan atau Negara Republik
Indonesia.
10. PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 tidak dijamin
dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan
Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang
Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-
Undang Hukum Perdata. Hak pemegang Obligasi adalah paripassu tanpa hak
preferen dengan hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang
maupun di kemudian hari, kecuali hak kredit Perseroan yang dijamin secara
khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada
di kemudian hari.
B. PERSEROAN
1. Perseroan pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai bank sentral dengan
nama “Bank Negara Indonesia” berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang Undang No. 2 Tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946 tentang Pembentukan
Bank Negara jo. Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun 1955 tentang Bank
Negara Indonesia. Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun
1968 tentang Bank Negara Indonesia 1946, Perseroan ditetapkan menjadi “Bank
Negara Indonesia 1946”, dan statusnya menjadi Bank Umum Milik Negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 1992 tentang Penyesuaian
Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia 1946 Menjadi Perusahaan Perseroan
(Persero), tanggal 29 April 1992 (“PP No. 19/1992”), telah dilakukan
penyesuaian bentuk hukum Perseroan menjadi perusahaan perseroan (Persero).
Penyesuaian bentuk hukum Perseroan menjadi Persero serta penyesuaian nama
PT Bank Negara Indonesia dinyatakan dalam Akta Pendirian No. 131 tanggal 31
Juli 1992 yang dibuat di hadapan Muhani Salim, S.H., Notaris di Jakarta, yang
mana telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman berdasarkan Surat
Keputusan Menteri Kehakiman No. C2-6582.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus
1992, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI“)
No. 73 dan Tambahan BNRI (“TBNRI“) No. 1A tahun 1992 (“Akta Pendirian
Perseroan”).
Dengan demikian, Perseroan telah sah didirikan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.
Akta Pendirian Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan
perubahan terakhir anggaran dasar Perseroan adalah sebagaimana tertuang
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
No. 27 tanggal 22 April 2025, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan bukti penerimaan pemberitahuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Menkumham”) berdasarkan Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
0110504 tanggal 23 April 2025, dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0087863.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 April 2025, serta telah diumumkan
319
Page 344
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 9 -
dalam BNRI No. 12571 dan TBNRI No. 38 tanggal 13 Mei 2025 (“Anggaran
Dasar Perseroan”).
Anggaran Dasar Perseroan, telah sesuai dengan: (i) Keputusan Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP-179/BL/2008 tentang
Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum
Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik (“Peraturan No. IX.J.1”), (ii)
Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
telah diubah dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta
Kerja Menjadi Undang-Undang (“UUPT”), (iii) Peraturan OJK No.
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, (iv) Peraturan OJK No.
16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, (v) Peraturan OJK No.
33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik (“POJK No. 33/2014”), dan (v) peraturan perundang-
undangan di bidang pasar modal terkait lainnya.
2. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap Perseroan,
pengungkapan maksud dan kegiatan usaha Perseroan dalam Anggaran Dasar
Perseroan, telah (i) telah melakukan klarifikasi kegiatan usaha utama serta
kegiatan usaha pendukung sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun
2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, dan (ii)
memuat substansi sesuai dengan Peraturan No. IX.J.1, dan (iii) peraturan
perundang-undangan di bidang pasar modal terkait lainnya. Namun demikian,
pengungkapan maksud dan kegiatan usaha dalam Anggaran Dasar Perseroan
tersebut masih belum sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
Indonesia (“KBLI”) Tahun 2020 dikarenakan pengungkapan maksud dan
kegiatan usaha tersebut disusun untuk mengakomodir Pasal 3 PP No. 19/1992,
yang mengatur maksud dan tujuan Perseroan adalah untuk menyelenggarakan:
a. Usaha di bidang perbankan dalam arti yang seluas-luasnya;
b. Usaha-usaha lain yang menunjang kegiatan usaha tersebut pada
huruf a.
Berdasarkan pemeriksaan hukum kami sebagaimana diperkuat dengan
konfirmasi Perseroan, kegiatan usaha utama yang saat ini dijalankan oleh
Perseroan adalah Bank Umum Konvensional (KBLI 64121) dengan tingkat risiko
tinggi.
3. Tidak terdapat perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham
yang memiliki sedikitnya 5% saham Perseroan selama dua tahun terakhir
sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas.
4. Sehubungan dengan kewajiban direksi Perseroan untuk mengadakan dan
menyimpan daftar pemegang saham dan daftar khusus, pada tanggal Pendapat
Segi Hukum ini, direksiPerseroan telah mengadakan dan menyimpan daftar
khusus serta daftar pemegang saham yang disusun oleh PT Datindo Entrycom.
Namun demikian, sampai dengan tanggal Pendapat Segi Hukum ini, Perseroan
tidak memiliki daftar khusus yang mencerminkan tanggal perolehan saham
anggota direksi dan dewan komisaris Perseroan pada Perseroan. Daftar khusus
320
Page 345
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 10 -
yang kami terima juga tidak mencerminkan kepemilikan saham anggota direksi
dan dewan komisaris Perseroan beserta keluarga pada perusahaan lain beserta
tanggal perolehannya.
Berdasarkan Pasal 50 ayat (2) UUPT, direksi perseroan wajib mengadakan dan
menyimpan daftar khusus yang memuat keterangan mengenai kepemilikan
anggota direksi dan dewan komisaris perseroan beserta keluarganya atas
saham-saham perusahaan di tempatnya menjabat atau pada perseroan lainnya
serta tanggal perolehan saham-saham tersebut. Lebih lanjut, berdasarkan Pasal
101 ayat (1) dan 116 UUPT, anggota direksi dan dewan komisaris perseroan
diwajibkan untuk melaporkan kepemilikan sahamnya dalam perseroan
tempatnya menjabat dan perseroan lainnya untuk dicatatkan dalam daftar
khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2) UUPT.
Meskipun UUPT tidak mengatur terkait sanksi atas ketiadaan keterangan
kepemilikan saham direksi dan/atau komisaris perseroan beserta anggota
keluarganya dalam daftar khusus yang telah dibuat, dalam hal timbul kerugian
dikarenakan anggota direksi perseroan yang tidak mengadakan daftar khusus
maka anggota direksi perseroan tersebut akan bertanggung jawab secara
pribadi atas kerugian tersebut.
5. Dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 18 ayat (3) huruf (b) Peraturan
Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2018 Tentang Penerapan Prinsip
Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi dalam Rangka Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan
Terorisme (“Perpres No. 13/2018”), Perseroan telah menetapkan pemilik
manfaat dari Perseroan sebagaimana disyaratkan oleh Pasal 3 Perpres No.
13/2018, di mana pemilik manfaat yang telah ditetapkan oleh Perseroan adalah
Agung Prabowo selaku Direktur Corporate Banking Perseroan yang bertindak
selaku Direktur Pengganti Sementara dari Direktur Utama Perseroan, dan telah
menyampaikannya kepada Menkum pada tanggal 23 April 2025.
6. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana diungkapkan
dalam Laporan Uji Tuntas telah sesuai dengan POJK No. 33/2014 baik pada
saat pengangkatan maupun selama menjabat, (i) berdasarkan pemeriksaan
yang diperkuat dengan surat pernyataan masing-masing anggota direksi dan
dewan komisaris, selama menjabat masing-masing direksi dan dewan komisaris
tidak melakukan rangkap jabatan yang melanggar ketentuan dalam POJK No.
33/2014, dan (ii) pengangkatan direksi dan dewan komisaris tersebut di atas
telah sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, khususnya UUPT dan peraturan perundang-undangan
di bidang pasar modal dan perbankan, kecuali sehubungan dengan belum
diperolehnya persetujuan atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
proper test atau “FPT”) dari OJK atas anggota direksi dan dewan komisaris
Perseroan sebagai berikut:
a. Abu Santosa Sudradjat – Direktur Treasury & Internasional Banking
b. Muhammad Iqbal – Direktur Commercial Banking
c. Eko Setyo Nugroho – Direktur Kelembagaan
d. Rian Kaslan – Direktur Network & Retail Funding
e. Munadi Herlambang – Direktur Human Capital & Compliance
f. Omar Sjawaldy Anwar – Komisaris Utama / Komisaris Independen
g. Suminto – Komisaris
h. Donny Hutabarat – Komisaris
321
Page 346
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 11 -
i. Vera Febyanthy – Komisaris Independen
j. Didik Junaidi Rachbini – Komisaris Independen
Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan sebagaimana diperkuat
oleh konfirmasi Perseroan, anggota direksi dan dewan komisaris tersebut
sedang dalam proses penilaian FPT OJK sehingga yang bersangkutan saat ini
belum dapat melakukan tindakan, tugas, dan fungsi sebagai anggota direksi
dan/atau dewan komisaris walaupun telah mendapat persetujuan dan diangkat
oleh RUPS.
7. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini, dalam tiga tahun terakhir direksi dan
dewan komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan pelaksanaan rapat
direksi, rapat dewan komisaris, dan rapat gabungan direksi, termasuk frekuensi
penyelenggaraan rapat tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku di bidang pasar modal, kecuali sehubungan dengan belum
diterimanya sebagian dokumen risalah rapat direksi, rapat dewan komisaris dan
rapat gabungan direksi dan dewan komisaris Perseroan selama tiga tahun
terakhir.
Berdasarkan Pasal 19 ayat (1), (2) dan (4) dan Pasal 34 POJK No. 33/2014,
hasil rapat direksi, rapat dewan komisaris dan hasil rapat gabungan direksi dan
dewan komisaris wajib dituangkan dalam risalah rapat yang wajib
didokumentasikan oleh emiten atau perusahaan publik. Namun demikian,
dikarenakan sebagian dari risalah rapat-rapat tersebut tidak kami terima,
informasi mengenai frekuensi rapat dan kehadiran direksi dan dewan komisaris
Perseroan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas diperoleh dari
Laporan Tahunan 2024 Perseroan yang tersedia di situs web Perseroan.
Dengan merujuk kepada Pasal 38 POJK No. 33/2014, diatur bahwa OJK
berwenang mengenakan sanksi administratif terhadap setiap pihak yang
melakukan pelanggaran terhadap POJK No. 33/2014, termasuk pihak-pihak
yang menyebabkan terjadinya pelanggaran tersebut, yaitu berupa peringatan
tertulis, denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah uang tertentu,
pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha, pencabutan izin
usaha, pembatalan persetujuan, dan pembatalan pendaftaran.
Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan sebagaimana diperkuat
oleh konfirmasi Perseroan, sebagian risalah rapat yang tidak dapat disampaikan
oleh Perseroan kepada kami dikarenakan dokumen-dokumen tersebut
mengandung informasi yang bersifat rahasia seperti pembahasan mengenai
indikator kinerja utama, remunerasi direksi dan dewan komisaris, serta
keputusan permasalahan kredit tertentu yang tidak dapat diungkapkan secara
terbuka.
8. Organ Tata Kelola Perusahaan:
a. Sekretaris Perusahaan
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan sebagaimana diungkapkan
dalam Laporan Uji Tuntas telah dilakukan dengan memenuhi
ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
322
Page 347
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 12 -
b. Satuan Audit Internal
Pembentukan Satuan Audit Internal Perseroan dan penetapan
Piagam Satuan Audit Internal Perseroan sebagaimana diungkapkan
dalam Laporan Uji Tuntas telah dilakukan dengan memenuhi
ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit
Internal (“POJK No. 56/2015”).
c. Komite Audit
Pembentukan Komite Audit sebagaimana diungkapkan dalam
Laporan Uji Tuntas telah dilakukan dengan memenuhi ketentuan-
ketentuan dalam Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Sehubungan dengan perubahan susunan pengurus Perseroan
berdasarkan Akta Pernyataan Keptuusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan No. 28 tanggal 22 April 2025, dibuat di hadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah
mendapatkan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0202494 tanggal 23 April 2025 dan
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0087849.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 23 April 2025 (“Akta
Perseroan No. 28/2025“), diperlukan penyesuaian terhadap
keanggotaan Komite Audit. Sampai dengan tanggal Pendapat Segi
Hukum ini, Perseroan masih dalam proses internal untuk penyesuaian
susunan Komite Audit tersebut dikarenakan belum terdapat anggota
dewan komisaris Perseroan yang telah memperoleh FPT sehingga
belum dapat diangkat menjadi ketua maupun anggota komite audit.
d. Komite Nominasi dan Remunerasi
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi sebagaimana
diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas telah dilakukan dengan
memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK No.
34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten
atau Perusahaan Publik.
Sehubungan dengan perubahan susunan pengurus Perseroan
berdasarkan Akta Perseroan No. 28/2025, diperlukan penyesuaian
terhadap keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi. Sampai
dengan tanggal Pendapat Segi Hukum ini, Perseroan masih dalam
proses internal untuk penyesuaian susunan Komite Nominasi dan
Remunerasi tersebut dikarenakan belum terdapat anggota dewan
komisaris Perseroan yang telah memperoleh FPT sehingga belum
dapat diangkat menjadi ketua maupun anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi.
323
Page 348
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 13 -
e. Komite Pemantau Risiko
Pembentukan Komite Pemantau Risiko sebagaimana diungkapkan
dalam Laporan Uji Tuntas telah dilakukan dengan memenuhi
ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Sehubungan dengan perubahan susunan pengurus Perseroan
berdasarkan Akta Perseroan No. 28/2025, diperlukan penyesuaian
terhadap keanggotaan Komite Pemantau Risiko. Sampai dengan
Tanggal Pemeriksaan, Perseroan masih dalam proses internal untuk
penyesuaian susunan Komite Risiko tersebut dikarenakan belum
terdapat anggota dewan komisaris Perseroan yang telah memperoleh
FPT sehingga belum dapat diangkat menjadi ketua maupun anggota
Komite Pemantau Risiko.
9. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum, Perseroan telah memperoleh izin-izin
pokok dan penting dari pihak yang berwenang yang diperlukan untuk
menjalankan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan sebagaimana
tercantum di dalam Anggaran Dasar Perseroan dan menjalankan kewajibannya
sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan yang
berlaku dan izin-izin pokok dan penting tersebut masih berlaku sampai dengan
dikeluarkannya Pendapat Segi Hukum.
10. Sehubungan dengan harta kekayaan berupa aset bergerak Perseroan, aset
tidak bergerak Perseroan, dan aset tidak berwujud Perseroan, yang material
yang digunakan dan dimiliki oleh Perseroan untuk menjalankan usahanya (“Aset
Material Perseroan”), pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini:
a. Kepemilikan dan/atau penguasaan Perseroan atas Aset Material
Perseroan adalah sah dan telah didukung atau dilengkapi dengan
dokumen kepemilikan dan/atau penguasaan yang sah menurut
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia.
b. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap
Perseroan, sebagaimana diperkuat dengan konfirmasi Perseroan,
sepanjang pengetahuan Perseroan, Aset Material Perseroan bukan
merupakan objek sengketa.
c. Aset Material Perseroan tidak sedang dijaminkan kepada kreditur
Perseroan dan/atau afiliasinya guna kepentingan pembayaran fasilitas
kredit kepada kreditur Perseroan dan/atau afiliasinya atau kepada
pihak ketiga.
11. Sehubungan dengan pemenuhan kewajiban asuransi atas Aset Material
Perseroan, pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini:
a. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap
Perseroan, sebagaimana diperkuat dengan Surat Pernyataan tanggal
16 April 2025, Aset Material Perseroan telah diasuransikan dengan
jumlah pertanggungan yang sudah memadai untuk menanggung
risiko yang ditanggung Perseroan.
324
Page 349
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 14 -
b. Polis-polis asuransi sehubungan dengan pengasuransian atas Aset
Material Perseroan tersebut masih berlaku.
12. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini, Perseroan memiliki penyertaan saham
secara sah pada Perusahaan Anak, Perusahaan Anak Luar Negeri, dan
Perusahaan Asosiasi, yaitu:
Nama Usaha Yurisdiksi Jumlah Saham %
PT BNI Life Jasa Asuransi Indonesia 180.419.480 60
Insurance (“BNI Jiwa
Life”)
PT BNI Multifinance Pembiayaan Indonesia 21.968.297.707 99,99
(“BNI Multifinance”)
PT BNI Modal Modal Ventura Indonesia 500.000 99,98
Ventura (“BNV”)
BNIS Perantara Indonesia 324.850.000 75
Perdagangan
Efek dan
Penjamin Emisi
Efek
PT Bank Hibank Perbankan Indonesia 1.198.229.838 63,92
(“Hibank”)
PT BNI Asset Manajer Indonesia 39.960.000 99,90
Management (“BNI Investasi
AM”)*
BNI Securities Pte. Jasa Broker, Singapura 11.670.000 100
Ltd.* Underwriting dan
Aktivitas
Advisory dalam
pasar modal
BNI Remittance Ltd. Jasa Pengiriman Hong Kong 7.444.944 100
Uang
PT Bank Syariah Perbankan Indonesia 10.720.230.418 23,24
Indonesia Tbk.
Keterangan:
*) kepemilikan saham melalui BNIS
Penyertaan pada masing-masing Perusahaan Anak dan Perusahaan Asosiasi
telah dilakukan secara sah sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pada tanggal Pendapat Segi
Hukum ini, seluruh saham milik Perseroan dalam Perusahaan Anak dan
Perusahaan Asosiasi tidak sedang dijaminkan untuk kepentingan dan tidak
dalam sengketa dengan pihak ketiga.
Pendapat hukum kami terhadap Perusahaan Anak adalah sebagaimana
diungkapkan pada Bagian III.C Pendapat Segi Hukum ini.
325
Page 350
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 15 -
13. Sehubungan dengan (i) perjanjian-perjanjian material Perseroan dengan pihak
ketiga (“Perjanjian Pihak Ketiga Perseroan”), dan (ii) perjanjian-perjanjian
Perseroan dengan pihak afiliasi (“Perjanjian Afiliasi Perseroan”) (Perjanjian
Pihak Ketiga Perseroan, dan Perjanjian Afiliasi Perseroan secara bersama-sama
disebut sebagai “Perjanjian Perseroan”), pada tanggal Pendapat Segi Hukum
ini:
a. Perjanjian Perseroan telah dibuat oleh Perseroan sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan hukum yang
berlaku, dan karenanya Perjanjian Perseroan sah dan mengikat
Perseroan.
b. Atas perjanjian-perjanjian yang telah habis masa berlakunya
sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas, sampai
dengan tanggal Pendapat Segi Hukum ini, Perseroan dan pihak
ketiga terkait masih saling menundukkan diri dan terikat terhadap
ketentuan-ketentuan perjanjian tersebut. Oleh karena itu, perjanjian-
perjanjian tersebut tetap berlaku sah dan mengikat para pihak.
c. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap
Perseroan sebagaimana diperkuat dengan konfirmasi Perseroan,
sepanjang pengetahuan Perseroan, Perseroan sedang tidak dalam
keadaan cidera janji atas suatu perjanjian dimana Perseroan menjadi
pihak di dalamnya yang mengakibatkan Perseroan dalam keadaan
wanprestasi dan dinyatakan cidera janji pula dengan perjanjian
lainnya (cross default).
d. Tidak terdapat larangan dan/atau pembatasan dalam (i) Perjanjian
Pihak Ketiga Perseroan dan (ii) Perjanjian Afiliasi Perseroan yang
dapat menghambat Perseroan untuk melakukan PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 (termasuk
kewajiban Perseroan untuk mendapatkan persetujuan dan/atau
melakukan pemberitahuan terkait dengan rencana PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025), menghalangi
realisasi penggunaan dana hasil PUB Obligasi Keberlanjutan
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Saham, serta merugikan hak-hak
dan kepentingan pemegang saham publik Perseroan.
14. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum, Perseroan telah memenuhi kewajiban-
kewajiban ketenagakerjaan, antara lain pemenuhan kewajiban atas, Peraturan
Perusahaan, Wajib Lapor Ketenagakerjaan dan keikutsertaan Perseroan dalam
program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (“BPJS
Kesehatan”) dan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
(“BPJS Ketenagakerjaan”) untuk seluruh karyawan Perseroan.
15. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap (i) Perseroan
sebagaimana diperkuat dengan Surat Pernyataan Perseroan terkait keterangan
bebas perkara tanggal 18 Maret 2025 dan (ii) masing-masing anggota direksi
dan dewan komisaris Perseroan sebagaimana diperkuat dengan surat
pernyataan masing-masing (i) Alexandra Askandar, (ii) David Pirzada, (iii) Abu
Santosa Sudradjat, (iv) Muhammad Iqbal, (v) Munadi Herlambang, (vi) Corina
Leyla Kharnalies, (vii) Hussein Paolo Kartadjoemana, (viii) Ronny Venir, (ix)
Agung Prabowo, (x) Eko Setyo Nugroho, (xi) Toto Prasetio, (xii) Rian Kaslan, (xii)
Tedi Bharata, (xiv) Suminto, (xv) Donny Hutabarat, (xvi) Vera Febyanthy, dan
326
Page 351
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 16 -
(xvii) Didik Junaidi Rachbini seluruhya tanggal 16 April 2025, serta (i) Putrama
Wahju Setyawan dan (ii) Omar Sjawaldy Anwar keduanya tanggal 17 April 2025,
pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini:
a. Perseroan tidak sedang menghadapi atau terlibat sebagai pihak
dalam suatu perkara baik Perkara Perdata, Pidana, kepailitan
dan/atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (“PKPU”), Tata
Usaha Negara, Hubungan Industrial, Arbitrase, Persaingan Usaha,
dan/atau Pajak pada lembaga-lembaga peradilan terkait yang
berwenang di seluruh wilayah Republik Indonesia dan Perseroan tidak
pernah menerima surat menyurat atau somasi, tuntutan apa pun klaim
dari pihak mana pun serta tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa
hukum atau perselisihan apa pun di luar lembaga peradilan termasuk
namun tidak terbatas pada sengketa, klaim atau tuntutan, atau suatu
sengketa hukum atau perselisihan apa pun di luar lembaga peradilan
yang berdampak material atas kelangsungan kegiatan usaha
Perseroan. Selanjutnya, Perseroan juga tidak sedang menghadapi
perkara-perkara di lembaga peradilan mana pun di luar negeri yang
berdampak material serta dapat mempengaruhi secara langsung
maupun tidak langsung atas kelangsungan kegiatan usaha Perseroan
dan/atau yang secara material dapat berdampak material terhadap
rencana PUB Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2025. Selanjutnya, Perseroan juga tidak sedang menghadapi perkara-
perkara di lembaga peradilan manapun di luar negeri yang berdampak
material serta dapat mempengaruhi secara langsung maupun tidak
langsung atas kelangsungan kegiatan usaha Perseroan dan/atau
yang secara material dapat berdampak negatif terhadap rencana PUB
Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025.
Namun demikian, terdapat beberapa perkara yang dianggap penting
berdasarkan penilaian Perseroan, tetapi tidak berdampak material dan
tidak akan mempengaruhi rencana PUB Obligasi Keberlanjutan
Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025, sebagai berikut:
(1) Perkara Perdata No. 220/Pdt.G/2023/PN.Mnd pada
Pengadilan Negeri Manado
(2) Perkara Perdata No. 740/Pdt.G/2023/ PN.Jkt.Pst pada
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Yang mana perkara-perkara tersebut tidak berdampak material
terhadap kegiatan usaha Perseroan, dan/atau rencana PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dan rencana
penggunaan dananya.
b. Masing-masing anggota direksi dan dewan komisaris Perseroan
sebagaimana tersebut di atas tidak sedang menghadapi atau terlibat
sebagai pihak dalam suatu perkara baik perkara perdata, pidana,
kepailitan dan/atau PKPU, tata usaha negara, hubungan industrial,
arbitrase, persaingan usaha tidak sehat, dan/atau pajak pada
lembaga-lembaga peradilan terkait yang berwenang di seluruh
wilayah Republik Indonesia dan tidak pernah menerima surat
menyurat atau somasi, tuntutan apapun klaim dari pihak manapun
serta tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa hukum atau
327
Page 352
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 17 -
perselisihan apapun di luar lembaga peradilan termasuk namun tidak
terbatas pada sengketa, klaim atau tuntutan terkait dengan kegiatan
usaha Perseroan yang bersifat material dan/atau yang secara
material dapat berdampak material terhadap rencana PUB Obligasi
Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dan rencana
penggunaan dananya.
C. PERUSAHAAN ANAK
1. Perusahaan Anak telah sah didirikan sesuai dengan UUPT dan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.
2. Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan terhadap Perusahaan
Anak, pengungkapan maksud dan kegiatan usaha Perusahaan Anak
sebagaimana tertuang di dalam Laporan Uji Tuntas telah (i) sesuai dengan KBLI
Tahun 2020, dan (ii) ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Republik Indonesia.
3. Perubahan-perubahan struktur permodalan dan susunan pemegang saham
Perusahaan Anak selama dua tahun terakhir sebagaimana diungkapkan dalam
Laporan Uji Tuntas adalah sesuai dan peralihan pemilikan saham telah dilakukan
secara berkesinambungan dan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Perusahaan Anak telah melaksanakan kewajiban untuk menyisihkan jumlah
tertentu dari laba bersih setiap tahun buku untuk cadangan sebagaimana
dimaksud pada Pasal 70 ayat (1) UUPT, kecuali belum terpenuhinya kewajiban
cadangan wajib sebesar 20% dari total jumlah modal ditempatkan dan disetor
oleh:
a. BNI Multifinance;
b. BNIS;
c. BNV; dan
d. Hibank.
Berdasarkan Pasal 70 ayat (1) UUPT, perseroan wajib menyisihkan jumlah
tertentu dari laba bersih setiap tahun buku untuk cadangan. Lebih lanjut, Pasal
71 ayat (1) dan (2) UUPT menetapkan bahwa penggunaan laba bersih termasuk
untuk penyisihan dana cadangan sebagaimana dimaksud pada Pasal 70 ayat (1)
UUPT serta pembagian dividen kepada pemegang saham setelah dilakukan
penyisihan cadangan diputuskan dan ditentukan oleh RUPS.
UUPT tidak mengatur terkait dengan jangka waktu pasti terkait waktu harus
dipenuhinya angsuran cadangan wajib sampai dengan 20% dari total jumlah
modal ditempatkan dan disetor. Lebih lanjut, UUPT tidak mengatur adanya
sanksi ataupun konsekuensi atas belum disisihkannya cadangan wajib sampai
dengan 20% dari total jumlah modal ditempatkan dan disetor Perseroan
sebagaimana diatur dalam Pasal 70 UUPT. Namun demikian, mengacu kepada
Pasal 97 ayat (3) UUPT, direksi Perseroan dapat bertanggung jawab secara
pribadi, sebagaimana relevan, atas kerugian yang mungkin akan timbul sebagai
akibat dari ketidakpatuhan Perusahaan Anak atas kewajiban tersebut.
328
Page 353
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 18 -
Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan sebagaimana diperkuat
oleh konfirmasi BNI Multifinance, BNIS, BNV, dan Hibank, Perusahaan Anak
tersebut berkomitmen untuk senantiasa melakukan penyisihan cadangan
sampai dengan 20% dari total jumlah modal ditempatkan dan disetornya dengan
memperhatikan keadaan keuangan masing-masing perseroan dari waktu ke
waktu.
5. Perusahaan Anak telah melaksanakan kewajiban untuk menyampaikan laporan
pemilik manfaat sebagaimana dimaksud pada Perpres No. 13/2018.
6. Sehubungan dengan kewajiban direksi Perusahaan Anak untuk mengadakan
dan menyimpan daftar pemegang saham dan daftar khusus, pada tanggal
Pendapat Segi Hukum ini, direksi masing-masing Perusahaan Anak telah
mengadakan dan penyimpan daftar pemegang saham dan daftar khusus sesuai
dengan ketentuan UUPT, kecuali sehubungan dengan daftar khusus dari BNIS
yang disusun tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 50 ayat (2) UUPT.
Berdasarkan Pasal 50 ayat (2) UUPT, direksi perseroan wajib mengadakan dan
menyimpan daftar khusus yang memuat keterangan mengenai kepemilikan
anggota direksi dan dewan komisaris perseroan beserta keluarganya atas
saham-saham perusahaan di tempatnya menjabat atau pada perseroan lainnya
serta tanggal perolehan saham-saham tersebut. Lebih lanjut, berdasarkan Pasal
101 ayat (1) dan 116 UUPT, anggota direksi dan dewan komisaris perseroan
diwajibkan untuk melaporkan kepemilikan sahamnya dalam perseroan
tempatnya menjabat dan perseroan lainnya untuk dicatatkan dalam daftar
khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (2) UUPT.
Meskipun UUPT tidak mengatur terkait sanksi atas ketiadaan keterangan
kepemilikan saham direksi dan/atau komisaris perseroan beserta anggota
keluarganya dalam daftar khusus yang telah dibuat, dalam hal timbul kerugian
dikarenakan anggota direksi perseroan yang tidak mengadakan daftar khusus
maka anggota direksi perseroan tersebut akan bertanggung jawab secara
pribadi atas kerugian tersebut.
7. Pengangkatan direksi dan dewan komisaris Perusahaan Anak sebagaimana
diungkapkan dalam Laporan Uji Tuntas telah sesuai dengan anggaran dasar
masing-masing Perusahaan Anak dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, khususnya UUPT, kecuali sehubungan dengan belum diterimanya
Keputusan Dewan Komisioner OJK atas Penetapan Kelulusan Penilaian
Kemampuan dan Kepatutan atas:
a. Ita Tetralestwati selaku Komisaris BNI Multifinance;
b. Anggoro Eko Cahyo selaku Direktur Utama BSI;
c. Arief Adhi Sanjaya selaku Direktur Compliance & Human Capital BSI;
d. Muharto selaku Direktur Information Technology BSI;
e. Kemas Erwan Huseiny selaku Direktur Retail Banking BSI; dan
f. Firman Nugraha selaku Direktur Treasury & International Banking BSI.
g. Muhadjir Effendy selaku Komisaris Utama BSI;
h. Meidy Effendy selaku Komisaris BSI;
i. Mochamad Agus Rofiudin selaku Komisaris BSI;
j. Kamaruddin Amin selaku Komisaris BSI;
k. Nizar Ahmad Saputra selaku Komisaris Independen BSI;
l. Muhammad Syafii Antonio selaku Komisaris Independen BSI; dan
m. Addin Jauharudin selaku Komisaris Independen BSI
329
Page 354
dentons.com
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.
No. Ref.: 930/EKW/VI/25
Halaman - 19 -
Berdasarkan pemeriksaan hukum yang kami lakukan sebagaimana diperkuat
oleh konfirmasi BNI Multifinance dan BSI, anggota direksi dan dewan komisaris
tersebut sedang dalam proses penilaian FPT OJK sehingga yang bersangkutan
saat ini belum dapat melakukan tindakan, tugas, dan fungsi sebagai anggota
direksi dan/atau dewan komisaris walaupun telah mendapat persetujuan dan
diangkat oleh RUPS.
Sehubungan dengan hal di atas, POJK 27/2016 mengatur mengenai pihak-pihak
yang wajib memperoleh persetujuan OJK sebelum menjalankan tugasnya.
Adapun berdasarkan Pasal 2 ayat (2) POJK 27/2016, pihak-pihak yang wajib
memperoleh persetujuan OJK di antaranya adalah pengendali perusahaan,
anggota direksi, dan anggota dewan komisaris, bagi bank, penasihat investasi,
perusahaan efek perusahaan pembiayaan, serta penasihat investasi. Adapun
bagi perusahaan perasuransian, anggota dewan pengawas syariah, auditor
internal, dan aktuaris perusahaan. Juga wajib untuk memperoleh persetujuan
OJK sebelum menjalankan tindakan, tugas dan fungsinya.
Lebih lanjut, berdasarkan Pasal 31 POJK No. 27/2016, pelanggaran terhadap
Pasal 2 ayat (1) POJK No. 27/2016 dapat dikenakan sanksi administratif berupa:
i. peringatan tertulis;
ii. penurunan tingkat kesehatan;
iii. pembatalan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan;
iv. pembatasan kegiatan usaha;
v. perintah penggantian manajemen;
vi. pencantuman manajemen dalam daftar pihak yang dilarang untuk
menjadi Pihak Utama;
vii. pembatalan persetujuan, pendaftaran dan pengesahan; dan/atau
viii. pencabutan izin usaha.
8. Pada tanggal Pendapat Segi Hukum ini, dalam tiga tahun terakhir Direksi dan
Dewan Komisaris Perusahaan Anak telah memenuhi ketentuan pelaksanaan
rapat direksi, rapat dewan komisaris, dan rapat gabungan direksi, termasuk
frekuensi penyelenggaraan rapat tersebut sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di bidang sektor usaha masin-masing Perusahaan Anak,
kecuali sehubungan belum diterimanya dokumen risalah rapat direksi untuk
periode 2022 dan 2023, serta rapat dewan komisaris untuk periode 2022 dan
2023 untuk BNI AM.
Berdasarkan Pasal 18 No.10/POJK.04/2018 Tahun 2018 tentang Penerapan
Tata Kelola Manajer Investasi sebagaimana diubah oleh Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 (“POJK No. 10/2018“)
Direksi wajib mengadakan rapat direksi paling kurang satu kali setiap dua bulan.
Adapun berdasarkan Pasal 31 POJK No.10/2018, Dewan Komisaris wajib
mengadakan rapat bersama dewan komisaris secara berkala paling kurang satu
kali dalam tiga bulan.
Pasal 69 POJK No. 10/2018 kemudian mengatur bahwa pelanggaran terhadap
kewajiban rapat direksi maupun rapat dewan komisaris ini dapat dikenai sanksi
administratif secara berjenjang berupa:
i. peringatan tertulis;
ii. denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah uang tertentu;
330
Page 355
XVII. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK
Berikut ini adalah salinan laporan keuangan Perseroan tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023. Laporan keuangan Perseroan tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
2023 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit
yang ditetapkan oleh IAPI , ditandatangani masing-masing oleh oleh Jimmy Pangestu, S.E., CPA (Registrasi Akuntan Publik No.
AP 1124).
332
331
Page 356
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023/
31 DECEMBER 2024 AND 2023
332
Page 357
333
Page 358
334
Page 359
335
Page 360
336
Page 361
337
Page 362
338
Page 363
339
Page 364
340
Page 365
341
Page 366
342
Page 367
343
Page 368
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Page
Consolidated Statements of
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ................... 1-4 ..............................................Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statements of Profit or Loss
Lain Konsolidasian .............................................. 5-7 ....................and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statements of Changes in
…………… ........................................................... 8-9 ….…...………………………………………Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................... 10 - 12 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial
....... ……………………………………………… 13 - 305 ……………………….…………….…Statements
Lampiran/
Schedule
Informasi Keuangan Tambahan ................................ 1-5 ..…………..…Supplementary Financial Information
**************************
344
Page 369
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas 2c,2e,4 13,709,930 11,207,201 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2c,2e,2f,5 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2c,2e,2f,6 Current accounts with other banks
- Pihak berelasi 2ac,45b 42,974 52,254 Related parties -
- Pihak ketiga 22,031,212 34,970,515 Third parties -
Total giro pada bank lain 22,074,186 35,022,769 Total current accounts with other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (13) (7) losses
22,074,173 35,022,762
Penempatan pada bank lain dan 2c,2e,2g,7 Placements with other banks
Bank Indonesia and Bank Indonesia
- Pihak berelasi 2ac,45c 1,620,191 1,210,621 Related parties -
- Pihak ketiga 15,455,444 42,583,643 Third parties -
Total penempatan pada bank lain dan Total placements with other banks
Bank Indonesia 17,075,635 43,794,264 and Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (194) (98) losses
17,075,441 43,794,166
Efek-efek 2c,2e,2h,8 Marketable securities
- Pihak berelasi 2ac,45d 10,157,415 11,427,357 Related parties -
- Pihak ketiga 38,376,931 25,980,323 Third parties -
Total efek-efek 48,534,346 37,407,680 Total marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (273) (242,941) losses
48,534,073 37,164,739
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 2c,2e,2i,14 7,971,923 13,951,344 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 2c,2e,2j,9 Bills and other receivables
- Pihak berelasi 2ac,45f 6,208,736 10,085,240 Related parties -
- Pihak ketiga 7,087,118 9,192,255 Third parties -
Total wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,295,854 19,277,495 Total bills and other receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (52,828) (278,501) losses
13,243,026 18,998,994
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 1 - Page
345
Page 370
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Tagihan akseptasi 2c,2e,2n,10 Acceptance receivables
- Pihak berelasi 2ac,45g 2,825,260 3,158,955 Related parties -
- Pihak ketiga 13,193,510 14,409,720 Third parties -
Total tagihan akseptasi 16,018,770 17,568,675 Total acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (93,249) (477,481) losses
15,925,521 17,091,194
Tagihan derivatif 2c,2e,2k,11 Derivative receivables
- Pihak berelasi 2ac,45h 341,832 37,939 Related parties -
- Pihak ketiga 1,451,146 957,738 Third parties -
Total tagihan derivatif 1,792,978 995,677 Total derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 2c,2e,2l,12 Loans
- Pihak berelasi 2ac,45i 159,402,689 126,359,320 Related parties -
- Pihak ketiga 616,469,089 568,725,449 Third parties -
Total pinjaman yang diberikan 775,871,778 695,084,769 Total loans
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) losses
737,187,258 647,926,638
Obligasi Pemerintah 2c,2e,2h, Government Bonds
setelah penyesuaian 2ac,13,45e adjusted for amortization
amortisasi diskonto dan premi 132,071,569 127,100,369 of discount and premium
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (2,988) (1,504) losses
132,068,581 127,098,865
Pajak dibayar di muka 2z,29a 18,950 643,384 Prepaid taxes
Beban dibayar di muka 15 2,941,109 2,743,330 Prepaid expenses
Investasi pada entitas asosiasi 2d,16,45j 12,748,127 11,283,466 Investment in associates
Penyertaan saham - bersih 2c,2o,17,45j 637,280 563,700 Equity investments - net
Aset lain-lain - bersih 2c,2q,2y,18 14,107,067 16,972,197 Other assets - net
Aset tetap dan aset hak-guna 2p,19 48,815,943 44,687,850 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (18,407,707) (16,922,994) Less: Accumulated depreciation
30,408,236 27,764,856
Aset takberwujud 2p,20 743,314 744,423 Intangible assets
Aset pajak tangguhan - bersih 2z,29d 6,949,596 7,440,618 Deferred tax assets - net
TOTAL ASET 1,129,805,637 1,086,663,986 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 2 - Page
346
Page 371
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2c,2e,2r,21 5,514,720 5,294,952 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 2c,2e,2s,22 Deposits from customers
- Pihak berelasi 2ac,45k 112,833,811 152,080,390 Related parties -
- Pihak ketiga 692,677,037 658,649,953 Third parties -
Total simpanan nasabah 805,510,848 810,730,343 Total deposits from customers
Simpanan dari bank lain 2c,2e,2t,23 Deposits from other banks
- Pihak berelasi 2ac,45l 4,164,697 2,705,107 Related parties -
- Pihak ketiga 14,383,767 9,188,881 Third parties -
Total simpanan dari bank lain 18,548,464 11,893,988 Total deposits from other banks
Liabilitas derivatif 2c,2e,2k,11 Derivative payables
- Pihak berelasi 2ac,45p 154,840 136,138 Related parties -
- Pihak ketiga 1,324,345 674,324 Third parties -
Total liabilitas derivatif 1,479,185 810,462 Total derivative payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 2c,2e,2i,24 15,890,945 6,891,177 agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi 2c,2e,2n,25 Acceptance payables
- Pihak berelasi 2ac,45q 900,755 1,070,600 Related parties -
- Pihak ketiga 3,328,729 4,677,947 Third parties -
Total liabilitas akseptasi 4,229,484 5,748,547 Total acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 2c,26 1,529,305 1,663,865 Accrued expenses
Utang pajak 29b Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 223,208 701,920 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 94,361 121,053 Other taxes -
Total utang pajak 317,569 822,973 Total taxes payable
Imbalan kerja 2aa,41 7,146,717 7,005,834 Employee benefits
Penyisihan 27 2,283,222 2,172,732 Provisions
Liabilitas lain-lain 2c,2y,28 26,563,501 26,124,897 Other liabilities
Efek-efek yang diterbitkan 2c,2e,2u, 12,974,497 4,893,357 Securities issued
30,45m
Pinjaman yang diterima 2c,2e,2v, 42,931,444 30,949,608 Borrowings
31,45n
Efek-efek subordinasi 2c,32,45o 17,699,183 16,928,731 Subordinated securities
TOTAL LIABILITAS 962,619,084 931,931,466 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 3 - Page
347
Page 372
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
EKUITAS EQUITY
Ekuitas diatribusikan Equity attributable to equity holders
kepada pemilik entitas induk of the parent entity
Modal saham: Share capital:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Class A Dwiwarna -
Rp3.750 per saham Rp3,750 par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri B - nilai nominal Class B - Rp3,750 -
Rp3.750 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri C - nilai nominal Class C - Rp187.5 -
Rp187,5 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
Modal dasar: Share capital - Authorised:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B - 578.683.733 saham Class B - 578,683,733 shares -
- Seri C - 68.426.325.320 saham Class C - 68,426,325,320 shares -
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and fully paid:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B - 578.683.733 saham Class B - 578,683,733 shares -
- Seri C - 36.678.114.582 saham 33 9,054,807 9,054,807 Class C -36,678,114,582 shares -
Tambahan modal disetor 2d,33 17,010,254 17,010,254 Additional paid-in capital
Cadangan pembayaran berbasis saham 2ah,43 322,589 260,116 Share-based payment reserve
Transaksi dengan kepentingan Transactions with non-controlling
nonpengendali 1j 2,256,999 2,256,999 interests
Cadangan revaluasi aset 19 16,711,395 15,447,829 Asset revaluation reserve
Kerugian yang belum Unrealised loss
direalisasi atas efek-efek dan Obligasi on marketable securities
Pemerintah yang diukur pada and Government Bonds
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain, setelah pajak 8,13 (1,465,059) (896,178) comprehensive income, net of tax
Selisih kurs karena penjabaran Exchange difference on
laporan keuangan dalam translation of foreign currency
mata uang asing (96,998) (58,367) financial statements
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum dan wajib 35 2,778,412 2,778,412 General and legal reserves
Cadangan khusus - - Specific reserves
Tidak ditentukan penggunaannya 115,885,182 104,457,102 Unappropriated
Total saldo laba 118,663,594 107,235,514 Total retained earnings
Saham treasuri 2ag - (179,960) Treasury shares
Total ekuitas yang dapat Total equity attributable to
diatribusikan kepada equity holders of
pemilik entitas induk 162,457,581 150,131,014 the parent entity
Kepentingan non-pengendali 4,728,972 4,601,506 Non-controlling interests
TOTAL EKUITAS 167,186,553 154,732,520 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,129,805,637 1,086,663,986 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 4 - Page
348
Page 373
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN BUNGA 2w,37 66,583,110 61,471,696 INTEREST INCOME
BEBAN BUNGA 2w,38 (26,102,905) (20,196,023) INTEREST EXPENSE
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 40,480,205 41,275,673 INTEREST INCOME - NET
Pendapatan premi dan 2y Premium income
hasil investasi 6,741,317 6,853,074 and investment return
Beban klaim 2y (5,017,507) (5,193,773) Claims expense
PENDAPATAN PREMI DAN PREMIUM INCOME AND
HASIL INVESTASI - BERSIH 1,723,810 1,659,301 INVESTMENTS RETURN - NET
PENDAPATAN
OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi dan komisi lainnya 2x 10,249,243 10,120,172 Other fee and commission
Laba dari entitas asosiasi 1,522,798 1,327,868 Income from investment in associates
Penerimaan kembali aset
yang telah dihapusbukukan 6,025,183 5,029,766 Recovery of assets written off
Keuntungan yang
belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar aset Unrealised gain on changes in
keuangan yang diukur fair value of financial assets at
pada nilai wajar melalui laba rugi 144,558 73,552 fair value through profit or loss
Keuntungan dari penjualan
aset keuangan yang diukur pada Gain on sale of financial assets
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain dan comprehensive income and fair
nilai wajar melalui laba rugi 1,769,243 1,179,693 value through profit or loss
Laba selisih kurs - bersih 1,262,002 1,019,050 Foreign exchange gains - net
Lain-lain 1,337,878 1,062,328 Others
TOTAL PENDAPATAN TOTAL OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA 22,310,905 19,812,429 INCOME
PEMBENTUKAN
CADANGAN KERUGIAN ALLOWANCE FOR
PENURUNAN NILAI (8,210,562) (9,196,402) IMPAIRMENT LOSSES
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan 39,45u (13,948,131) (12,833,769) Salaries and employees’ benefits
Umum dan administrasi 40 (9,184,590) (9,193,199) General and administrative
Premi penjaminan simpanan (1,567,476) (1,476,244) Deposit guarantee premium
Beban promosi (1,135,800) (1,066,423) Promotion expense
Lain-lain (3,852,448) (3,208,030) Others
TOTAL BEBAN OPERASIONAL TOTAL OTHER OPERATING
LAINNYA (29,688,445) (27,777,665) EXPENSES
LABA OPERASIONAL 26,615,913 25,773,336 OPERATING INCOME
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 5 - Page
349
Page 374
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN/(BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH (35,455) (133,598) INCOME/(EXPENSE) - NET
;
LABA SEBELUM BEBAN INCOME BEFORE
PAJAK 26,580,458 25,639,738 TAX EXPENSES
BEBAN PAJAK TAX EXPENSES
Kini (4,495,531) (4,462,052) Current
Tangguhan (415,530) (71,458) Deferred
TOTAL BEBAN PAJAK 2z,29c (4,911,061) (4,533,510) TOTAL TAX EXPENSES
LABA BERSIH 21,669,397 21,106,228 NET INCOME
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Keuntungan yang berasal Gain from
dari revaluasi aset tetap 2p 1,375,650 9,998 revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of post
imbalan kerja 2aa 523,563 (505,219) employment benefit
Pajak penghasilan terkait (211,740) 96,005 Related income tax
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Penyesuaian akibat penjabaran Translation adjustment
laporan keuangan dalam of foreign currency
mata uang asing 2e (38,631) (21,997) financial statements
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai (Loss)/gain on changes in value of
aset keuangan yang diukur pada financial assets at
nilai wajar melalui fair value through
penghasilan komprehensif lain (813,581) 1,444,294 other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait 161,680 (349,786) Related income tax
LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN BERJALAN INCOME FOR THE YEAR
SETELAH PAJAK 996,941 673,295 AFTER TAXES
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 22,666,338 21,779,523 INCOME FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN INCOME FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 21,463,599 20,909,476 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 205,798 196,752 Non-controlling interest
TOTAL 21,669,397 21,106,228 TOTAL
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 6 - Page
350
Page 375
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
PERIODE BERJALAN INCOME FOR THE PERIOD
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 22,538,872 21,559,964 Equity holders of the parent entity
Kepentingan nonpengendali 127,466 219,559 Non-controlling interest
TOTAL 22,666,338 21,779,523 TOTAL
LABA PER SAHAM BASIC/DILUTED EARNINGS
DASAR/DILUSIAN PER SHARE ATTRIBUTABLE
DIATRIBUSIKAN KEPADA TO EQUITY HOLDERS
PEMILIK ENTITAS INDUK OF THE PARENT ENTITY
(DALAM RUPIAH PENUH) 2ab,42 576 561 (IN FULL RUPIAH AMOUNT)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 7 - Page
351
Page 376
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ Saham berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak treasuri/ Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ Treasury payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) shares reserve of parent interest Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (896,178) (58,367) 15,447,829 2,778,412 104,457,102 (179,960) 260,116 150,131,014 4,601,506 154,732,520 Balance as of 31 December 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - - 21,882,818 - - 21,882,818 205,798 22,088,616 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - (568,881) (38,631) 1,263,566 - - - - 656,054 (78,332) 577,722 for the year
Pembagian dividen 34 - - - - - - - (10,454,738) - - (10,454,738) - (10,454,738) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - - 179,960 - 179,960 - 179,960 Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
352
berbasis saham 43 - - - - - - - - - 62,473 62,473 - 62,473 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,465,059) (96,998) 16,711,395 2,778,412 115,885,182 - 322,589 162,457,581 4,728,972 167,186,553 Balance as of 31 December 2024
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 8 - Page
Page 377
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealized laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ Saham berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak treasuri/ Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ Treasury payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) shares reserve of parent interest Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,971,154) (36,370) 15,441,439 2,778,412 91,281,328 - - 135,815,715 4,381,947 140,197,662 Balance as of 31 December 2022
Laba tahun berjalan - - - - - - - - 20,500,595 - - 20,500,595 196,752 20,697,347 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - 1,074,976 (21,997) 6,390 - - - - 1,059,369 22,807 1,082,176 for the year
Pembagian dividen 34 - - - - - - - (7,324,821) - - (7,324,821) - (7,324,821) Distribution of dividends
353
Saham treasuri 33 - - - - - - - - (179,960) - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
berbasis saham 43 - - - - - - - - - 260,116 260,116 - 260,116 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (896,178) (58,367) 15,447,829 2,778,412 104,457,102 (179,960) 260,116 150,131,014 4,601,506 154,732,520 Balance as of 31 December 2023
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 9 - Page
Page 378
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 66,149,661 60,989,587 Receipts from interest income
Pembayaran beban bunga (26,031,790) (19,944,410) Payments of interest expense
Pendapatan premi dan hasil investasi 6,876,597 6,853,074 Premium and investment income
Beban klaim (5,017,507) (5,193,773) Claims expense
Pendapatan operasional lainnya 26,436,787 16,949,163 Other operating income
Beban operasional lainnya (28,632,962) (23,283,035) Other operating expenses
Pendapatan (beban) bukan
operasional - bersih (35,455) (133,598) Non-operating income (expenses) - net
Pembayaran pajak penghasilan (4,349,809) (5,151,648) Payment of income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 35,395,522 31,085,360 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
(Increase)/decrease
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: in operating assets:
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain (52,468) (440,595) other banks
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur Marketable securities and
pada nilai wajar melalui Government Bonds at fair value
laba rugi (14,115,494) (5,027,231) through profit or loss
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 14 5,979,421 2,679,927 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 5,981,641 1,624,634 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan (99,510,845) (63,286,794) Loans
Tagihan akseptasi 1,549,905 2,445,553 Acceptance receivables
Beban dibayar di muka 15 (197,779) 500,290 Prepaid expenses
Penempatan term deposit valas Foreign exchange term deposit
devisa hasil ekspor 1,631,137 (2,540,505) from export activities
Aset lain-lain 1,667,443 (93,469) Other assets
(Decrease)/increase in operating
(Penurunan)/kenaikan liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 21 219,768 608,592 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 22 (5,219,495) 41,461,352 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 23 6,654,476 (3,350,566) Deposits from other banks
Kewajiban atas penempatan Liabilities related to
term deposit valas foreign exchange term
devisa hasil ekspor (1,631,137) 2,540,505 deposit from export activities
Beban yang masih harus dibayar 26 (134,560) 223,195 Accrued expenses
Imbalan kerja 41 (507,803) 701,494 Employee benefits
Liabilitas akseptasi 25 (1,519,063) 447,304 Acceptance payables
Utang pajak (26,693) (38,297) Taxes payable
Liabilitas lain-lain 28 618,111 852,115 Other liabilities
Kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/provided
diperoleh dari aktivitas operasi (63,217,913) 10,392,864 from operating activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 10 - Page
354
Page 379
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Proceed from marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive
diamortisasi 192,702,098 55,841,139 income and amortised cost
Pembelian efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Placement from marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive
diamortisasi (193,676,092) (58,100,935) income and amortised cost
Penjualan dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada
nilai wajar melalui Proceed of Government
penghasilan komprehensif Bonds at fair value through
lain dan biaya perolehan yang other comprehensive income
diamortisasi 133,707,136 55,658,940 and amortised cost
Pembelian dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada Placement of Government
nilai wajar melalui penghasilan Bonds at fair value through
komprehensif lain dan biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi (134,923,291) (61,028,460) and amortised cost
Pembelian aset tetap 19 (3,106,669) (2,355,060) Acquisition of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 26,713 13,119 Proceeds from sale of fixed assets
Penyertaan pada Entitas anak - (800,000) Capital injection in Subsidiary
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (5,270,105) (10,771,257) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan
pinjaman yang diterima 29,009,391 15,899,532 Receipt from borrowings
Pembayaran
pinjaman yang diterima (16,584,455) (20,658,021) Payment for borrowings
Penerimaan efek-efek yang Receipt in securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 24 9,351,740 6,382,251 under agreements to repurchase
Pembayaran efek-efek yang Payment for securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 24 (920,846) (2,370,705) under agreements to repurchase
Penerimaan efek-efek yang diterbitkan 8,187,500 - Receipt in securities issued
Saham tresuri - (179,960) Treasury shares
Pembayaran liabilitas sewa (870,149) (240,769) Payment of lease liability
Pembayaran dividen (10,454,738) (7,324,821) Payment of dividends
Kas bersih diperoleh dari/ Net cash provided from/
(digunakan untuk) aktivitas (used in) financing
pendanaan 17,718,443 (8,492,493) activities
PENURUNAN BERSIH NET DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (50,769,575) (8,870,886) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 154,879,093 163,900,321 AT BEGINNING OF THE YEAR
Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign currency
mata uang asing (34,754) (150,342) exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 104,074,764 154,879,093 AT THE END OF THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 11 - Page
355
Page 380
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
KAS DAN CASH AND
SETARA KAS TERDIRI DARI: CASH EQUIVALENTS CONSIST OF:
Kas 4 13,709,930 11,207,201 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 22,074,186 35,022,769 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - jangka waktu and other banks - maturing
jatuh tempo tiga bulan atau kurang within three months of
sejak tanggal perolehan 16,621,594 43,392,691 acquisition date
Total kas dan setara kas 104,074,764 154,879,093 Total cash and cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 12 - Page
356
Page 381
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian Bank a. Establishment of the Bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“BNI” atau “Bank”) pada awalnya didirikan di (“BNI" or “Bank”) was originally established in
Indonesia sebagai bank sentral dengan nama Indonesia as the central bank under the name
“Bank Negara Indonesia” berdasarkan “Bank Negara Indonesia” based on
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946. 1946 dated 5 July 1946. Subsequently, by
Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang virtue of Law No. 17 of 1968, BNI became
No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan menjadi “Bank Negara Indonesia 1946”, and changed
“Bank Negara Indonesia 1946”, dan statusnya its status to a state-owned commercial bank.
menjadi Bank Umum Milik Negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Based on Government Regulation No. 19 of
tahun 1992, tanggal 29 April 1992, telah 1992, dated 29 April 1992, BNI changed its
dilakukan penyesuaian bentuk hukum BNI legal status to a limited liability corporation
menjadi perusahaan perseroan terbatas (Persero). The change in legal status to
(Persero). Penyesuaian bentuk hukum menjadi become a limited liability corporation was
Persero, dinyatakan dalam Akta No. 131, covered by Notarial Deed No. 131, dated
tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan 31 July 1992 of Muhani Salim, S.H., and was
Muhani Salim, S.H., yang telah diumumkan published in Supplement No. 1A of the State
dalam Berita Negara Republik Indonesia Gazette No. 73 dated 11 December 1992.
No. 73 tanggal 11 December 1992 Tambahan
No. 1A.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang In compliance with the Indonesian Limited
No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 Liability Company Law No. 40 Year 2007
tentang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar dated 16 August 2007, BNI’s Articles of
BNI telah dilakukan penyesuaian. Association has been amended. The
Penyesuaian tersebut dinyatakan dalam Akta amendment was covered by Notarial Deed No.
No. 46 tanggal 13 Juni 2008 yang dibuat di 46 dated 13 June 2008 of Fathiah Helmi, S.H.,
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di a notary in Jakarta, as approved in the
Jakarta, berdasarkan keputusan Rapat Umum Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Mei on 28 May 2008 and approved by the Minister
2008 dan telah mendapat persetujuan dari of Laws and Human Rights of the Republic of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, in its Decision Letter No. AHU-
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan AH.01.02-50609 dated 12 August 2008 and
No. AHU-AH.01.02-50609 tanggal 12 Agustus published in Supplement No. 29015 of the
2008 dan telah diumumkan dalam Berita State Gazette No. 103 dated 23 December
Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal 2008.
23 Desember 2008 Tambahan No. 29015.
Anggaran Dasar BNI sebagaimana tertuang The Articles of Association of BNI as stated in
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat the Deed of Resolution of the Annual General
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 5 Shareholders’ Meeting No. 5 dated 4 March
tanggal 4 Maret 2024 yang dibuat di hadapan 2024 of Ashoya Ratam, S.H., M.Kn as
Ashoya Ratam, S.H., M.KN. yang telah approved by the Ministry of Laws and Human
mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Rights of the Republic of Indonesia through its
Dasar Perseroan dari Kementerian Hukum dan letter of the Minister of Laws and Human
HAM Republik Indonesia sesuai Surat Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik 0020672.AH.01.02 dated 1 April 2024, this
Indonesia No. AHU-0020672.AH.01.02 tanggal amendment has also been received and
1 April 2024 serta telah diterima dan dicatat recorded by the Minister of Laws and Human
oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Rights of the Republic of Indonesia under
Indonesia dengan surat No. AHU-AH.01.03- letter No. AHU-AH.01.03-0079037 dated 1
0079037 tanggal 1 April 2024. April 2024.
Halaman357
- 13 - Page
Page 382
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Establishment of the Bank (continued)
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar BNI, According to Article 3 of BNI’s Articles of
ruang lingkup kegiatan BNI adalah melakukan Association, BNI’s scope of activity is to
usaha di bidang perbankan umum. engage in general banking services.
BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik BNI is owned by the Government of the
Indonesia selaku pemegang saham mayoritas. Republic of Indonesia, as the majority
shareholder.
b. Penawaran Umum Perdana Saham b. Initial Public Offering (“IPO”)
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI On 28 October 1996, BNI undertook an initial
melakukan penawaran umum perdana atas public offering of 1,085,032,000 Class B
1.085.032.000 saham Seri B dengan nilai shares with a par value per share of Rp500
nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) setiap (full amount) and offering price per share of
saham dan harga penawaran setiap saham Rp850 (full amount) to the public in Indonesia.
sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada The shares began trading on the Jakarta and
masyarakat di Indonesia. Saham yang Surabaya Stock Exchanges (currently
ditawarkan tersebut mulai diperdagangkan di Indonesia Stock Exchange or IDX) on
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang 25 November 1996.
Bursa Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal
25 November 1996.
c. Penawaran Umum Saham Terbatas I c. Limited Public Offering I
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan On 30 June 1999, BNI undertook a Limited
Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka Public Offering I (“LPO I”) through the
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih issuance of pre-emptive rights of
Dahulu (HMETD) sebanyak 151.904.480.000 151,904,480,000 Class C shares with a par
saham Seri C dengan nilai nominal sebesar value per share of Rp25 (full amount). Each
Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap holder of 1 share was entitled to buy 35 new
pemegang 1 saham lama berhak membeli shares for Rp347.58 (full amount) per share.
35 saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai As a result of LPO I, BNI increased its capital
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum by 683,916,500 Class C shares issued to the
ini, BNI meningkatkan modal sahamnya public on 21 July 1999 and the LPO I listed in
sebanyak 683.916.500 lembar saham Seri C the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges
yang diterbitkan kepada masyarakat umum (currently IDX). On 7 April 2000 and 30 June
pada tanggal 21 Juli 1999 dan terdaftar di 2000, BNI also issued 151,220,563,500 Class
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang C shares to the Government of Indonesia
BEI). BNI juga menerbitkan 151.220.563.500 through the recapitalization program under the
lembar saham Seri C kepada Pemerintah Government Regulation No. 52 year 1999.
Indonesia pada tanggal 7 April 2000 dan 30
Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52
tahun 1999.
d. Rekapitalisasi d. Recapitalization
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri On 30 March 2000, the Ministry of Finance
Keuangan menyetujui rekapitalisasi BNI approved BNI’s recapitalization amounting to
sebesar Rp61,8 triliun, yang meningkat Rp61.8 trillion, which was Rp9 trillion higher
sebesar Rp9 triliun dibandingkan dengan than the amount stated in the Government
jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan Regulation No. 52 year 1999. In connection
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan with the increase in the recapitalization
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, amount, which was approved in the
yang telah disetujui melalui Peraturan Government Regulation No. 32 year 2000, BNI
Pemerintah No. 32 tahun 2000, BNI issued additional 44,946,404,500 Class C
menerbitkan tambahan saham Seri C shares without pre-emptive rights.
sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu.
Halaman - 14 - Page
358
Page 383
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Rekapitalisasi (lanjutan) d. Recapitalization (continued)
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI On 20 July 2001, BNI’s capital was reduced by
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham 1,965,701,500 Class C shares in connection
Seri C sehubungan dengan pengembalian with the refund of excess recapitalization funds
kelebihan dana rekapitalisasi kepada to the Government of Indonesia. The refund
Pemerintah Indonesia. Pengembalian tersebut was approved by the shareholders at the
telah disetujui oleh pemegang saham dalam Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa held on 25 June 2001.
pada tanggal 25 Juni 2001.
e. Kuasi-reorganisasi e. Quasi-reorganization
Untuk menghilangkan konsekuensi negatif In order for BNI to eliminate the negative
karena dibebani dengan saldo rugi, BNI consequences of being burdened by
melakukan kuasi-reorganisasi sesuai accumulated losses, BNI undertook quasi-
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham reorganization as approved in the
Luar Biasa (“RUPS-LB”) tanggal 15 Desember Extraordinary General Shareholders’ Meeting
2003. (“RUPS-LB”) on 15 December 2003.
Penyesuaian kuasi-reorganisasi yang telah The quasi-reorganization adjustments which
dibukukan pada tanggal 30 Juni 2003 adalah were booked on 30 June 2003 were as follows:
sebagai berikut:
Akumulasi kerugian (58,905,232) Accumulated losses
Cadangan umum dan wajib 432,952 General and legal reserve
Cadangan khusus 382,541 Specific reserve
Selisih penilaian kembali aktiva tetap 1,190,598 Fixed assets revaluation reserve
Laba yang belum direalisasi atas efek-efek Unrealised gain on available for
dalam kelompok tersedia untuk dijual 58,660 sale securities
Kenaikan penilaian kembali nilai wajar Revaluation uplift in the fair value
aktiva bersih 2,472,634 of net assets
Tambahan modal disetor 54,367,847 Additional paid-in capital
-
Anggaran Dasar BNI telah mengalami BNI’s Articles of Association were amended to
perubahan sehubungan dengan perubahan reflect the changes in additional paid-in capital
tambahan modal disetor karena adanya kuasi- as a result of quasi-reorganization, based on
reorganisasi sesuai dengan Akta Notaris Notarial Deed of Agung Prihatin, S.H., No. 42
Agung Prihatin, S.H., No. 42 tanggal 30 dated 30 December 2003 which was approved
Desember 2003 dan telah disahkan oleh by the Minister of Law and Human Rights of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Republic of Indonesia in its decision letter
Republik Indonesia berdasarkan surat No. C-29647.HT.01.07.TH.2003 dated
keputusan No. C-29647.HT.01.07.TH.2003 19 December 2003 and was published in the
tanggal 19 Desember 2003 dan diumumkan State Gazette No. 1152, Supplement No. 9
pada Berita Negara Republik Indonesia dated 30 January 2004.
No. 1152 tanggal 30 Januari 2004, Tambahan
No. 9.
f. Penawaran Umum Saham Terbatas II f. Limited Public Offering II
Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum On 30 July 2007, the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), Shareholders’ Meeting approved the issuance
Pemegang Saham telah memutuskan untuk of up to 1,992,253,110 new Class C shares
melakukan Penawaran Umum Terbatas II through Limited Public Offering II to
kepada para pemegang saham dalam rangka shareholders with a par value per share of
penerbitan sampai dengan sejumlah Rp375 (full amount).
1.992.253.110 saham Seri C baru dengan nilai
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar
saham.
Halaman359
- 15 - Page
Page 384
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Penawaran Umum Saham Terbatas II f. Limited Public Offering II (continued)
(lanjutan)
Setiap pemegang 20 saham lama yang Each owner of 20 old shares whose name was
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang registered in the List of Shareholders of BNI as
Saham BNI pada tanggal 9 Agustus 2007 of 9 August 2007 at 16.00 WIB was entitled to
pukul 16.00 WIB mempunyai 3 HMETD, 3 pre-emptive rights where each right entitles
dimana setiap 1 HMETD memberikan hak the owner to buy a new share at the price of
kepada pemegangnya untuk membeli Rp2,025 (full amount) per share. From the
sebanyak 1 saham baru dengan harga Limited Public Offering II, BNI raised
pelaksanaan Rp2.025 (nilai penuh) setiap Rp747,094 additional share capital and
saham. Dari Penawaran Umum Terbatas II, Rp3,287,218 additional paid-in capital and
BNI mendapatkan tambahan modal disetor Rp195,280 shares issuance cost.
sebesar Rp747.094 dan tambahan agio saham
sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi
penerbitan saham sebesar Rp195.280.
Perdagangan perdana dilaksanakan pada The initial trading took place on 13 August
tanggal 13 Agustus 2007 di Bursa Efek Jakarta 2007 at the Jakarta Stock Exchange and
dan Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI). Surabaya Stock Exchange (currently IDX).
g. Penawaran Umum Saham Terbatas III g. Limited Public Offering III
Pada tanggal 25 November 2010, dalam On 25 November 2010, at the Extraordinary
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa General Shareholders’ Meeting, the
(RUPSLB), Pemegang Saham telah shareholders decided, among other matters,
memutuskan antara lain untuk menyetujui to increase the issued and paid-up capital
peningkatan modal ditempatkan dan disetor through limited public offering (LPO III) with
BNI melalui Penawaran Umum Terbatas III pre-emptive right to shareholders for the
(PUT III) dengan penerbitan HMETD sebesar issuance of 3,374,715,948 new Class C
3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai shares with a par value per share of Rp375
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar (full amount). Such pre-emptive rights can be
saham. HMETD tersebut dapat traded inside and outside the Indonesia Stock
diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa Exchange (IDX) starting 10 December 2010
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal until 16 December 2010, with consideration to
10 Desember 2010 sampai dengan the existing capital market regulation. From
16 Desember 2010, dengan memperhatikan the LPO III, BNI obtained Rp1,265,519
ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal. additional share capital and Rp8,950,869
Dari PUT III tersebut, BNI mendapatkan additional paid-in capital, net of shares
tambahan modal disetor sebesar Rp1.265.519 issuance cost.
dan tambahan agio saham, bersih setelah
dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan
saham, sebesar Rp8.950.869.
h. Pemecahan nilai nominal saham BNI h. Stock split of BNI
Berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal 19 Based on the decision of the Extraordinary
September 2023 yang dituangkan dalam Akta General Meeting of Shareholders (RUPSLB)
No. 18, tanggal 19 September 2023, yang dated 19 September 2023, as stated in Deed
dibuat dihadapan Ashoya Ratam S.H., M.KN, No. 18 dated 19 September 2023, as recorded
pemegang saham BNI antara lain menyetujui in the Notarial Deed of Ashoya Ratam, S.H.,
pemecahan nilai nominal saham (stock split) M.KN., the shareholders of BNI, among
Bank dengan rasio 1:2 yang berlaku efektif others, approved the nominal value split (stock
pada tanggal 10 Oktober 2023 (lihat Catatan split) of the Bank with a ratio of 1:2, effective
33). from 10 October 2023 (see Note 33).
Halaman - 16 - Page
360
Page 385
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
i. Penawaran umum obligasi dan medium i. Public offering of bonds and subordinated
term notes subordinasi medium term notes
BNI Tier 2 Subordinated Notes BNI Tier 2 Subordinated Notes
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNI telah On 30 March 2021, BNI has issued Tier 2
menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond
Tier 2 Capital Bond 2021) sebesar USD500 2021) with total nominal value of USD500
juta jangka waktu 5 tahun, dengan kupon million with the term of 5 years and coupon of
sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan 3.75% per annum paid on semi-annual basis,
setiap semester, dan tercatat di Singapore and listed in Singapore Exchange. Tier 2
Exchange. Tier 2 Subordinated Notes dapat Subordinated Notes can be treated as
dicatat sebagai komponen modal pelengkap supplementary capital components (Tier 2)
(Tier 2) sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa according to the approval from Financial
Keuangan melalui surat No. S-64/PB.31/2021 Services Authority through letter No. S-
tanggal 31 Maret 2021. 64/PB.31/2021 dated 31 March 2021.
Penggunaan dana hasil penerbitan Tier 2 The proceeds from Tier 2 Subordinated Notes
Subordinated Notes digunakan oleh BNI untuk issuance was used by BNI to strengthen tier 2
memperkuat modal pelengkap (tier 2) dan capital and working capital in the context of
modal kerja dalam rangka pengembangan business development, especially loan
usaha terutama pemberian kredit serta disbursement and increase in the composition
peningkatan komposisi struktur dana jangka of the long-term fund structure, in accordance
panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. with OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016
11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban concerning the Minimum Capital Requirement
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum for Commercial Banks as amended by OJK
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Regulation No. 34/POJK.03/2016 and will then
OJK No. 34/POJK.03/2016 dan selanjutnya be used by BNI to support increase in
akan digunakan oleh BNI untuk mendukung productive assets.
peningkatan aset produktif.
BNI Additional Tier 1 Capital Securities BNI Additional Tier 1 Capital Securities
Pada tanggal 24 September 2021, BNI telah On 24 September 2021, BNI has issued
menerbitkan Additional Tier 1 Capital Additional Tier 1 Capital Securities (BNI
Securities (BNI Additional Tier 1 Capital Bond Additional Tier 1 Capital Bond 2021) with total
2021) sebesar nilai nominal USD600 juta dan nominal value of USD600 million perpetual non
tidak memiliki jangka waktu, dengan opsi call callable 5.5 years and coupon of 4.30% per
5,5 tahun, dengan kupon sebesar 4,30% per annum paid on semi-annual basis, and listed in
tahun yang dibayarkan setiap semester, dan Singapore Exchange. Additional Tier 1 Capital
tercatat di Singapore Exchange. Additional Tier Securities can be treated as supplementary
1 Capital Securities dapat dicatat sebagai capital components (Additional Tier 1)
komponen modal inti tambahan (Additional according to the approval from Financial
Tier 1) sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Services Authority through letter No.
Keuangan melalui surat No. S-210/PB.31/2021 S-210/PB.31/2021 dated 30 September 2021.
tanggal 30 September 2021.
Additional Tier 1 Capital Securities yang Additional Tier 1 Capital Securities issued has
diterbitkan telah mengikuti persyaratan POJK comply in accordance with OJK Regulation
No. 11/POJK.03/2016 (Pasal 15) sehingga No. 11/POJK.03/2016 (Article 15) hence the
instrumen keuangan tersebut dapat financial instrument can be categorised as
dikategorikan sebagai Modal Inti Tambahan supplementary capital components (Additional
(Additional Tier 1). Namun, terdapat klausul Tier 1). However, there is a mandatory
mandatory redemption - redemption for a redemption clause - redemption for a capital
capital trigger event ketika CAR BNI mencapai trigger event when BNI's CAR reaches a
rasio tertentu maka Bank harus melakukan certain ratio, the Bank shall pay off the
pelunasan terhadap sisa pokok dan bunga dari remaining principal and interest from AT-1.
AT-1. Oleh karena itu, Bank mencatat BNI Therefore, the Bank recorded this BNI
Additional Tier 1 Capital Securities ini sebagai Additional Tier 1 Capital Securities as a liability
instrumen liabilitas pada laporan keuangan instrument in the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Halaman361
- 17 - Page
Page 386
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
i. Penawaran umum obligasi dan medium i. Public offering of bonds and subordinated
term notes subordinasi (lanjutan) medium term notes (continued)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities BNI Additional Tier 1 Capital Securities
(lanjutan (continued)
Additional Tier 1 Capital Securities ini dapat This Additional Tier 1 Capital Securities can
mengalami write down dan ditangguhkan experience write down and the payment of
pembayaran pokok dan bunganya apabila OJK principal and interest will be postponed if the
menetapkan bahwa BNI berpotensi terganggu OJK stipulates that BNI has the potential to be
kelangsungan usahanya (point of non-viability) subject to business continuity issues (point of
sesuai dengan peraturan OJK non-viability) in accordance with OJK
No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan regulations No. 11/POJK.03/2016 amended by
peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of OJK regulation No. 34/POJK.03/2016. Point of
non-viability terjadi akibat bank mencapai non-viability occurs due to a bank achieving a
trigger level pada indikator permodalan yang trigger level in the capital indicator set by OJK,
ditetapkan OJK, sesuai SEOJK No. according to SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016
20/SEOJK.03/2016 Fitur Konversi Menjadi Conversion Features into Common Shares or
Saham Biasa atau Write Down terhadap Write Down of Additional Core Capital
Instrumen Modal Inti Tambahan dan Modal Instruments and Supplementary Capital.
Pelengkap.
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022
(Persero) Tbk Tahun 2022
Pada tanggal 21 Juni 2022, BNI telah On 21 June 2022, BNI has issued Green Bond
menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia 2022 (“Green Bond I 2022”) with total amount
(Persero) Tbk Tahun 2022 (“Green Bond I of Rp5,000,000 which consists of
2022”) dengan nominal sebesar Rp5.000.000 2 series, Seri A amounting Rp4,000,000 and
yang terdiri atas 2 seri yaitu Obligasi Seri A Seri B Amounting Rp1,000,000.
sebesar Rp4.000.000 dan Seri B sebesar
Rp1.000.000.
Green Bond I 2022 ditawarkan dengan nilai Green Bond I 2022 is offered with a value of
100% (seratus persen) dari jumlah pokok 100% (one hundred percent) of the principal
obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap amount of the bond, with coupons paid
kuartalan, dan tercatat di Bur.sa Efek quarterly, and listed on the Indonesia Stock
Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Exchange (IDX) on 22 June 2022. The Green
Penawaran Umum Green Bond I 2022 telah Bond I 2022 Public Offering has obtained OJK
mendapatkan Izin Efektif OJK melalui surat Effective Permission through OJK letter No. S-
OJK No. S-93/D.04/2022 tanggal 10 Juni 2022. 93/D.04/2022 dated 10 June 2022.
Obligasi Senior BNI Global Bond 2024 Senior Bond BNI Global Bond 2024
Pada tanggal 5 April 2024, BNI telah On 5 April 2024, BNI has issued USD
menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, denominated Senior Bond, BNI Global Bond
BNI Global Bond 2024 sebesar nilai nominal 2024 with total nominal value of
USD500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 USD500,000,000 (full amount) with a tenor of 5
tahun. years.
BNI Global Bond 2024 ditawarkan dengan nilai BNI Global Bond 2024 was offered with a value
100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi of 100% (one hundred percent) of the principal
dengan kupon sebesar 5,28% per tahun yang amount of the bond, with coupons of 5.28%
dibayarkan setiap semester dan tercatat pada (five point twenty-eight percent) per annum
Singapore Exchange (SGX) dengan merujuk which paid semi-annually and listed on the
pada ketentuan Regulation S (”Reg S”) Singapore Exchange (SGX) by referring to the
berdasarkan US Securities Act. BNI Global Regulation S ("Reg S") under the US
Bond 2024 telah mendapatkan persetujuan Securities Act. BNI Global Bond 2024 has
dari Bank Indonesia melalui surat No. gained approval from Bank Indonesia through
26/124/DSSK/Srt/B tanggal 25 Maret 2024. its letter No. 26/124/DSSK/Srt/B dated 25
March 2024.
Halaman - 18 - Page
362
Page 387
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Organisasi dan Struktur Manajemen j. Organizational and Management Structure
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI The composition of the Boards of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan Commissioners and Directors of BNI as of
31 Desember 2023 yang ditetapkan masing- 31 Desember 2024 and 31 December 2023
masing berdasarkan Berita Acara RUPS based on BNI’s Annual Shareholders’ General
Tahunan BNI yang dinyatakan dengan Akta Meeting as stated under the Notarial Deed No.
Notaris No. 3 tanggal 4 Maret 2024 dan Berita 3 dated 4 March 2024 and BNI’s Extraordinary
Acara RUPS Luar Biasa BNI yang dinyatakan Shareholders’ General Meeting as stated
dengan Akta Notaris No. 17 tanggal 19 under the Notarial Deed No. 17 dated 19
September 2023 adalah sebagai berikut: September 2023, respectively, are as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Pradjoto Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama Pahala Nugraha Mansury Vice President Commissioner
Komisaris Independen Sigit Widyawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Asmawi Syam Independent Commissioner
Komisaris Independen Septian Hario Seto Independent Commissioner
Komisaris Independen Iman Sugema Independent Commissioner
Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet Independent Commissioner
Komisaris Askolani Commissioner
Komisaris Mohamad Yusuf Permana Commissioner
Komisaris Fadlansyah Lubis Commissioner
Komisaris Robertus Billitea Commissioner
31 Desember/December 2024
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Royke Tumilaar President Director (CEO)
Wakil Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan Vice President Director
Direktur Finance Novita Widya Anggraini Managing Director - Finance (CFO)
Direktur Wholesale Managing Director - Wholesale
& International Banking Agung Prabowo & International Banking
Direktur Enterprise & Commercial Managing Director -
Banking I Made Sukajaya Enterprise & Commercial Banking
Direktur Risk Management David Pirzada Managing Director - Risk Management
Direktur Institutional Banking Munadi Herlambang1) Managing Director - Institutional Banking
Direktur Network & Managing Director - Network &
Services Ronny Venir Services
Direktur Digital & Integrated Managing Director - Digital & Integrated
Transaction Banking Hussein Paolo Kartadjoemena Transaction Banking
Direktur Retail Banking Corina Leyla Karnalies Managing Director - Retail Banking
Direktur Technology & Operations Toto Prasetio Managing Director - Technology & Operation
Direktur Human Capital & Managing Director - Human Capital &
Compliance Mucharom Compliance
31 Desember/December 2024
Komite Audit*) Audit Committee*)
Ketua Asmawi Syam Chairman
Anggota Sigit Widyawan Member
Anggota Iman Sugema Member
Anggota Human Brillianto Member
Anggota Suhendi Muharam Member
1. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 1. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
*) Pembentukan Komite Audit Bank telah dilakukan sesuai dengan peraturan OJK No. *) The formation of Audit Committee is in accordance with Financial Service Authority
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite rule No. 55/POJK.04/2015 regarding the Establishment and Guidelines for the
Audit. Work Implementation of the Audit Committee.
Halaman363
- 19 - Page
Page 388
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Organisasi dan Struktur Manajemen j. Organizational and Management Structure
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Pradjoto1) Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama Vice President Commissioner/
Komisaris Independen Pahala Nugraha Mansury2) Independent Commissioner
Komisaris Independen Sigit Widyawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Asmawi Syam Independent Commissioner
Komisaris Independen Septian Hario Seto Independent Commissioner
Komisaris Independen Iman Sugema Independent Commissioner
Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet Independent Commissioner
Komisaris Askolani Commissioner
Komisaris Susyanto3) Commissioner
Komisaris Fadlansyah Lubis Commissioner
Komisaris Robertus Billitea4) Commissioner
31 Desember/December 2023
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Royke Tumilaar President Director (CEO)
Wakil Direktur Utama Adi Sulistyowati5) Vice President Director
Direktur Finance Novita Widya Anggraini Managing Director - Finance (CFO)
Direktur Wholesale Managing Director - Wholesale
& International Banking Silvano Winston Rumantir6) & International Banking
Direktur Enterprise & Commercial Managing Director -
Banking Sis Apik Wijayanto7) Enterprise & Commercial Banking
Direktur Risk Management David Pirzada Managing Director - Risk Management
Direktur Institutional Banking Muhammad Iqbal8) Managing Director - Institutional Banking
Direktur Network & Managing Director - Network &
Services Ronny Venir Services
Direktur Digital & Integrated Managing Director - Digital & Integrated
Transaction Banking Corina Leyla Karnalies Transaction Banking
Direktur Retail Banking Putrama Wahju Setyawan Managing Director - Retail Banking
Direktur Technology & Operations Toto Prasetio Managing Director - Technology & Operation
Direktur Human Capital & Managing Director - Human Capital &
Compliance Mucharom Compliance
31 Desember/December 2023
Komite Audit*) Audit Committee*)
Ketua Asmawi Syam Chairman
Anggota Sigit Widyawan Member
Anggota Iman Sugema Member
Anggota Human Brillianto Member
Anggota Suhendi Muharam Member
1. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 1. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
2. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
3. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 3. Effectively term of office ended on 4 March 2024
4. Efektif bergabung sejak 11 Desember 2023 4. Effectively joined since 11 December 2023
5. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 5. Effectively term of office ended on 4 March 2024
6. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 6. Effectively term of office ended on 4 March 2024
7. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 7. Effectively term of office ended on 4 March 2024
8. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 8. Effectively term of office ended on 4 March 2024
*) Pembentukan Komite Audit Bank telah dilakukan sesuai dengan peraturan OJK No. *) The formation of Audit Committee is in accordance with Financial Service Authority
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite rule No. 55/POJK.04/2015 regarding the Establishment and Guidelines for the Work
Audit. Implementation of the Audit Committee.
Berdasarkan kebijakan Bank, Manajemen Based on the Bank's policies, the Bank's key
kunci Bank cakupannya terdiri dari Dewan management consists of members of the
Komisaris, Direksi, Senior Executive Vice Board of Commissioners, Directors, Senior
President (SEVP), serta personil yang Executive Vice Presidents (SEVP), and
mempunyai wewenang dan tanggung jawab personnel having authority and responsibility
untuk merencanakan, mengarahkan, dan for planning, directing and controlling the
mengendalikan kegiatan usaha Bank. Bank’s activities.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 31 December
31 Desember 2023, Sekretaris Perusahaan 2023, BNI’s Corporate Secretary is Okki
BNI adalah Okki Rushartomo Budiprabowo. Rushartomo Budiprabowo.
Halaman - 20 - Page
364
Page 389
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Organisasi dan Struktur Manajemen j. Organizational and Management Structure
(lanjutan) (continued)
Jumlah pegawai BNI adalah sebagai berikut The number of employees of BNI is as follows
(tidak diaudit): (unaudited):
Tetap/ Tidak tetap/
Permanent Non-permanent Total
31 Desember 2024 25,327 1,876 27,203 31 December 2024
31 Desember 2023 25,460 2,110 27,570 31 December 2023
Kantor pusat BNI berlokasi di Jl. Jend. BNI’s head office is located at Jl. Jend.
Sudirman Kav. 1, Jakarta. Pada tanggal Sudirman Kav. 1, Jakarta. As of 31 December
31 Desember 2024, BNI memiliki 17 kantor 2024, BNI has 17 regional offices, 197
wilayah, 197 kantor cabang, 1.089 kantor domestic branches, 1,089 sub-branches and
layanan serta 798 outlet lainnya (31 Desember 798 other outlets (31 December 2023: 17
2023: 17 kantor wilayah, 195 kantor cabang, regional offices, 195 domestic branches, 1,090
1.090 kantor layanan serta 820 outlet lainnya) sub-branches and 820 other outlets)
(tidak diaudit). Selain itu, BNI juga memiliki (unaudited). In addition, BNI has a presence in
jaringan di luar negeri melalui 6 kantor cabang overseas through 6 overseas branches located
luar negeri yang berada di pusat keuangan in the global financial center located in
dunia yaitu Singapura, Hong Kong, Tokyo, Singapore, Hong Kong, Tokyo, London, New
London, New York dan Seoul. Di samping itu, York and Seoul. Further than that, BNI also
BNI juga memiliki 1 sub-branch di Osaka, 2 has 1 sub-branch in Osaka, 2 representative
kantor perwakilan di Amsterdam dan Sydney, offices in Amsterdam and Sydney, and 1
dan 1 Limited Purpose Branch di Singapura. Limited Purpose Branch in Singapore.
k. Entitas Anak k. Subsidiaries
BNI mempunyai kepemilikan langsung pada BNI has direct ownership in the following
Entitas Anak berikut: Subsidiaries:
Tahun Mulai
Beroperasi Persentase Kepemilikan/ Total Aset/
Komersial/ Percentage of Ownership Total Assets
Year Started
Nama Perusahaan/ Kegiatan Usaha/ Commercial 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Company Name Business Activity Operations December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
PT BNI Life Insurance Asuransi jiwa/
Life insurance 1997 60.00% 60.00% 26,675,991 24,972,042
PT BNI Multifinance Pembiayaan/
Financing 1983 99.99% 99.99% 6,075,604 3,788,690
PT BNI Sekuritas dan
Entitas Anak/and
Subsidiaries Sekuritas/Securities 1995 75.00% 75.00% 2,052,447 2,383,585
BNI Remittance Ltd. Jasa keuangan/
Financial services 1998 100.00% 100.00% 8,636 11,537
PT Bank Hibank Perbankan/Banking 1993 63.92% 63.92% 17,798,871 14,615,844
PT BNI Modal Ventura Permodalan ventura/
Venture capital 2022 99.98% 99.98% 517,251 511,415
Semua Entitas Anak BNI berkedudukan di All of the Subsidiaries of BNI are domiciled in
Jakarta, kecuali BNI Remittance Ltd. Jakarta, except for BNI Remittance Ltd. which
berkedudukan di Hong Kong. is domiciled in Hong Kong.
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
BNI Life pada awalnya didirikan dengan nama BNI Life was originally established under the
PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya berdasarkan name PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya based
Akta Notaris No. 24 tanggal 28 November on Notarial Deed No. 24 dated 28 November
1996. Pada tanggal 26 November 2004, 1996. On 26 November 2004, PT Asuransi
PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya telah Jiwa BNI Jiwasraya changed its name to
mengubah nama menjadi PT BNI Life PT BNI Life Insurance.
Insurance.
Halaman365
- 21 - Page
Page 390
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (lanjutan) PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
(continued)
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have
beberapa kali perubahan dengan Akta Notaris undergone several amendments with Notarial
Nomor 79 tanggal 25 Juni 2024 dan Akta Deed Number 79 dated 25 June 2024 and
Notaris Nomor 93 tanggal 27 Juni 2024. Notarial Deed Number 93 dated 27 June 2024.
Perubahan Anggaran Dasar dinyatakan The amandements of Articles of Association
kembali dalam Akta Nomor 116 tanggal 26 Juli were restated in Notarial Deed Number 116
2024. Ketiga Akta tersebut dibuat oleh Notaris dated 26 July 2024. All three deeds were
Mala Mukti, S.H. Perubahan pada Akta Notaris executed by Notary Mala Mukti, S.H. The
116 telah diterima dan dicatat oleh Menteri amendment in Notarial Deed 116 has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam received and recorded by the Minister of Law
suratnya dengan Nomor AHU-AH.01.03- and Human Rights in his letter with Number
0177641. AHU-AH.01.03-0177641.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI Life’s
Life, ruang lingkup kegiatan BNI Life adalah Articles of Association, the scope of BNI Life’s
menjalankan usaha-usaha dalam bidang activities is to engage in life insurance
asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa business including life insurance business
dengan prinsip syariah. BNI Life memperoleh under sharia principle. BNI Life obtained its
izin usaha sebagai perusahaan asuransi operating license as a life insurance company
jiwa berdasarkan Keputusan Menteri based on the Minister of Finance of the
Keuangan Republik Indonesia No. Kep- Republic of Indonesia Decree No. Kep-
305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. 305/KMK.017/1997 dated 7 July 1997.
Kantor pusat BNI Life berlokasi di Centennial BNI Life’s head office is located in Centennial
Tower, Lantai 9, 10, dan 11 Jl. Gatot Subroto Tower, 9th,10th, and 11th floor Jl. Gatot Subroto
Kav. 24-25, Jakarta 12930. Pada tanggal Kav. 24-25, Jakarta 12930. As of
31 Desember 2024, BNI Life memiliki 14 31 December 2024, BNI Life has 14 marketing
kantor pemasaran dan 5 kantor pemasaran offices and 5 personal marketing offices
mandiri (31 Desember 2023: 14 kantor (31 December 2023: 14 marketing offices and
pemasaran dan 5 kantor pemasaran mandiri) 5 personal marketing offices) located in
yang tersebar di beberapa kota di Indonesia various cities in Indonesia (unaudited) and
(tidak diaudit) dan memiliki karyawan has 897 employees as of 31 December 2024
sebanyak 897 orang pada tanggal (31 December 2023: 722 employees)
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: 722 (unaudited).
karyawan) (tidak diaudit).
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
BNI Multifinance didirikan tanggal 8 April 1983 BNI Multifinance was established on 8 April
berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H., 1983 based on the Notarial Deed No. 21 of
No. 21 dan Anggaran Dasar Perusahaan telah Kartini Muljadi, S.H., and the Company’s
disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Articles of Association were approved by the
Keputusan No. C2-4406-HT.01.01.Th.83 Minister of Justice in its Decision Letter No.
tanggal 11 Juni 1983 yang telah diumumkan C2-4406-HT.01.01.Th.83 dated 11 June 1983,
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. which was announced in the State Gazette of
48 tanggal 17 Juni 1983, Tambahan No. 610. the Republic of Indonesia No. 48 dated 17
June 1983, Supplement No. 610.
Halaman - 22 - Page
366
Page 391
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BNI Multifinance telah BNI Multifinance’s Articles of Association has
mengalami beberapa kali perubahan. been amended several times. The latest
Perubahan terakhir Anggaran Dasar PT BNI amendment of PT BNI Multifinance’s Articles
Multifinance dilakukan antara lain tentang of Association was made regarding
penyusunan kembali anggaran dasar berkaitan rearrangement of the Company’s Articles of
dengan penunjukan Direksi dan Komisaris Association related to the appointment of
sesuai dengan Akta Notaris No. 31 tanggal 24 Director and Commissioner based on Notarial
Juni 2024 dari notaris I Gede Buda Deed No. 31 dated 24 June 2024 of notary I
Gunamanta, S.H., dan telah mendapat Gede Buda Gunamanta, S.H., and has been
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi approved by the Minister of Laws and Human
Manusia Republik Indonesia, dengan Surat Rights of the Republic of Indonesia, in its
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0167699 Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0167699
tanggal 3 Juli 2024. dated 3 July 2024.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI
Multifinance, ruang lingkup kegiatan BNI Multifinance’s Articles of Association, the
Multifinance adalah menjalankan kegiatan scope of the BNI Multifinance’s activities
dalam bidang pembiayaan investasi, involves investment financing, working capital
pembiayaan modal kerja, pembiayaan multi financing, multipurpose financing and
guna dan sewa operasi. operating lease.
Kantor pusat BNI Multifinance berlokasi di BNI Multifinance head office is located in
Gedung Graha Binakarsa, lantai 11 Lot. E-F Gedung Graha Binakarsa, 11th Lot E-F and
dan lantai 12, Jl. HR Rasuna Said, Kav C-18 12th floor, Jl. HR Rasuna Said, Kav C-18
Kuningan, Jakarta Selatan 12940. Pada Kuningan, South Jakarta 12940. As of 31
tanggal 31 Desember 2024, BNI Multifinance December 2024, BNI Multifinance has 52
memiliki 52 outlet cabang (31 Desember 2023: branches (31 December 2023: 17 branches
17 outlet cabang dan 33 cabang pembantu) and 33 sub-branches) located in various cities
tersebar di beberapa kota di Indonesia (tidak in Indonesia (unaudited) and had 843 and 522
diaudit) dan memiliki 843 dan 522 karyawan employees as of 31 December 2024
masing-masing pada tanggal 31 Desember (unaudited) and 31 December 2023
2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (unaudited).
(tidak diaudit).
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) dan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) and
Entitas Anak Subsidiary
BNI Sekuritas didirikan berdasarkan Akta BNI Sekuritas was established by virtue of
Notaris No. 22 tanggal 12 April 1995 dari Notarial Deed No. 22 dated 12 April 1995 of
Koesbiono Sarmanhadi, S.H., di Jakarta. Akta Koesbiono Sarmanhadi, S.H., in Jakarta. The
tersebut kemudian diubah dengan Akta Notaris deed was amended by Notarial Deed No. 39
No. 39 dari notaris yang sama tanggal 3 Mei dated 3 May 1995 of the same notary. The
1995. Akta pendirian dan perubahannya Deed of Establishment and amendment
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik thereon were approved by the Decision Letter
Indonesia dalam Surat Keputusan of the Minister of Justice of the Republic of
No. C2-6278.HT.01.01.Th.95 tanggal 19 Mei Indonesia No. C2-6278.HT.01.01.Th.95 dated
1995, serta diumumkan dalam Berita Negara 19 May 1995 and was published in the State
Republik Indonesia No. 55, Tambahan Gazette No. 55, Supplement No. 5804 dated
No. 5804 tanggal 11 Juli 1995. 11 July 1995.
Halaman367
- 23 - Page
Page 392
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) dan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) and
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Anggaran Dasar BNI Sekuritas telah BNI Sekuritas’s Articles of Association was
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir amended several times, most recently by
dengan akta notaris No. 192 dari Notaris Jose notarial deed No. 192 dated 21 June 2024 of
Dima Satria, S.H., M.Kn. tanggal 21 Juni 2024 Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. related to the
sehubungan dengan Perubahan Pasal 12 dan Changes in Article 12 and Article 15 of BNI
Pasal 15 Anggaran Dasar BNI Sekuritas Sekuritas’s Articles of Association regarding
tentang Direksi dan Dewan Komisaris. Directors and Board of Commissioners. This
Perubahan terakhir ini telah mendapat latest amendment was approved by the
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Minister of Laws and Human Rights of the
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Republic of Indonesia in its letter No. AHU-AH.
suratnya No. AHU-AH.01.03-0153397 tanggal 01.03-0153397 dated 21 June 2024.
21 Juni 2024.
Berdasarkan Pasal 3 dari Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI Sekuritas’
Sekuritas, ruang lingkup kegiatan usahanya Articles of Association, the scope of its
meliputi perdagangan efek, termasuk di business activities comprises of securities
dalamnya bertindak sebagai penjamin dan trading, including investment underwriting and
penasehat investasi dan kegiatan lain yang advisory investment and other related activities
berhubungan dengan kegiatan tersebut allowed by Financial Service Authority (OJK),
dengan memperhatikan peraturan Otoritas and other regulations.
Jasa Keuangan (OJK) dan peraturan
perundang-undangan lain yang berlaku.
BNI Sekuritas memiliki 99.90% dari jumlah BNI Sekuritas owns 99,90% of the total share
saham PT BNI Asset Management (“BNI Asset capital of PT BNI Asset Management (“BNI
Management”), entitas anak yang didirikan Asset Management”), a subsidiary established
tanggal 28 Maret 2011 dan bergerak di bidang on 28 March 2011 and engaged in investment
manajemen dan penasehat investasi. management and advisory activities.
BNI Sekuritas memiliki 100.00% dari jumlah BNI Sekuritas owns 100,00% of the total share
saham BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”) yang capital of BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”)
didirikan pada tanggal 22 Maret 2021 dan which was established on 22 March 2021 and
telah mendapat izin dari Monetary Authority had obtained licensed issued by Monetary
Singapore (MAS) pada tanggal 8 Desember Authority Singapore (MAS) on 8 December
2021. 2021.
Kantor pusat BNI Sekuritas berlokasi di BNI Sekuritas’ head office is located in
Sudirman Plaza Indofood Tower, lantai 16, Sudirman Plaza Indofood Tower, 16th floor,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta
12910, Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 12910, Indonesia. As of 30 December 2024,
2024, Perusahaan memiliki 16 outlet cabang the Company has 16 outlets located in various
yang tersebar di beberapa kota di Indonesia cities in Indonesia (2023: 19 outlets)
(2023: 19 outlet cabang) (tidak diaudit). BNI (unaudited). BNI Sekuritas has 346 and 286
Sekuritas memiliki karyawan tetap sebanyak permanent employees as of 31 December
346 dan 286 orang masing-masing pada 2024 and 31 December 2023, respectively
tanggal 30 Desember 2024 dan 31 Desember (unaudited).
2023 (tidak diaudit).
Halaman - 24 - Page
368
Page 393
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
BNI Remittance Ltd. (dahulu BNI BNI Remittance Ltd. (formerly BNI
Nakertrans) Nakertrans)
BNI Remittance Ltd. telah menambah On 11 June 2009, BNI Remittance Ltd.
modalnya sebesar HKD7.434.944 (nilai penuh) increased its capital by HKD7,434,944 (full
setara dengan Rp10.000 pada tanggal 11 Juni amount) equivalent to Rp10,000, which was
2009 yang dicatat menggunakan metode recorded using the cost method. The main
biaya. Kantor pusat BNI Remittance Ltd. office of BNI Remittance Ltd. is located in
berada di Causeway Bay, Hong Kong dan Causeway Bay, Hong Kong and has 6 and 6
memiliki karyawan sebanyak 6 dan 6 orang employees as of 31 December 2024 and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 31 December 2023, respectively (unaudited).
Desember 2023 (tidak diaudit).
PT Bank Hibank Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank Hibank Indonesia (formerly
Mayora) PT Bank Mayora)
PT Bank Mayora didirikan pada tahun 1993 PT Bank Mayora was established in 1993
berdasarkan Akta No. 14 tanggal 25 Februari based on Notarial Deed No. 14 dated 25
1993 dari Dr. Widjojo Wilami, S.H., notaris di February 1993 of Dr. Widjojo Wilami, S.H.,
Jakarta. Akta pendirian ini telah mendapat public notary in Jakarta. The Deed of
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Establishment was approved by the Minister of
Indonesia melalui Surat Keputusannya No. C2- Justice of the Republic of Indonesia in his
108.HT.01.01.Th.1993 tanggal 10 April 1993 Decision Letter No. C2-108.HT.01.01.Th.1993
serta diumumkan dalam Berita Negara dated 10 April 1993 and published in the State
Republik Indonesia No. 44, tanggal 2 Juni Gazette of the Republic of Indonesia No. 44
1993, Tambahan No. 2457. Anggaran Dasar dated 2 June 1993, Supplement No. 2457. PT
PT Bank Hibank Indonesia telah mengalami Bank Hibank Indonesia’s Articles of
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir Association has been amended several times.
Anggaran Dasar PT Bank Hibank Indonesia The latest amendment of PT Bank Hibank
dilakukan terkait pernyataan kembali seluruh Indonesia’s Articles of Association was made
anggaran dasar PT Bank Hibank Indonesia regarding restatement of articles of association
sesuai dengan Akta No. 35 tanggal 24 Juni of PT Bank Hibank Indonesia based on Deed
2024 yang diterbitkan oleh P. Suandi Halim, No. 35 dated 24 June 2024 issued by P.
SH, notaris di Jakarta dan telah diterima oleh Suandi Halim, S.H., a public notary in Jakarta
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia and has been accepted by the Minister of
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan Laws and Human Rights of the Republic of
No. AHU-AH.01.03-0165339 tertanggal 28 Indonesia, in its Decision Letter No. AHU-
Juni 2024 perihal penerimaan perubahan AH.01.03-0165339 dated 28 June 2024
anggaran dasar dan Surat Keputusan No. regarding acceptance of changes of articles of
AHU-AH.01.09-0219957 tertanggal 28 Juni association and Decision Letter No. AHU-
2024 perihal penerimaan pemberitahuan AH.01.09-0219957 dated 28 June 2024
perubahan data perseroan. regarding acceptance of notification of
changes of the company’s data.
PT Bank Hibank Indonesia tergabung dalam PT Bank Hibank Indonesia incorporated in the
Kelompok Usaha Bank (KUB) BNI BNI Bank Business Group (KUB) as an
sebagaimana penegasan terhadap rencana affirmation of the plan to establish a BNI KUB
pembentukan KUB BNI yang disampaikan oleh by the Financial Services Authority (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan cfm. Surat OJK confirmed by OJK Letter No. S-83/PB.31/2022
No. S-83/PB.31/2022 tanggal 23 Mei 2022 dan dated 23 May 2022 and became a Financial
menjadi bagian dari anggota Lembaga Jasa Services Institution member of the BNI
Keuangan Konglomerasi Keuangan BNI Financial Conglomerate as recorded in the
sebagaimana telah dicatat dalam administrasi OJK supervision administration confirmed by
pengawasan OJK cfm. Surat OJK OJK Letter No. S-88/PB.31/2022 dated 9 June
No. S-88/PB.31/2022 tanggal 9 Juni 2022. 2022.
Sesuai dengan Surat Keputusan Bank In accordance with the Decree of Bank
Indonesia No. 15/5/KEP.DpG/2013 tanggal Indonesia No. 15/5/KEP.DpG/2013 dated
7 Mei 2013, Bank memperoleh peningkatan 7 May 2013, the Bank was authorised to
status menjadi Bank Devisa. operate as a Foreign Exchange Bank.
Halaman369
- 25 - Page
Page 394
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
PT Bank Hibank Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank Hibank Indonesia (formerly
Mayora) (lanjutan) PT Bank Mayora) (continued)
Kantor pusat PT Bank Hibank Indonesia PT Bank Hibank Indonesia head office is
berlokasi di Jakarta dengan alamat di Rajawali located in Jakarta, Rajawali Place Lantai 22-
Place Lantai 22-23, Jl. H. R. Rasuna Said No. 23, Jl. H. R. Rasuna Said No. Kav. B, RW.4,
Kav. B, RW.4, Setia Budi, Kecamatan Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta
Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Khusus Ibukota Jakarta 12910. Pada tanggal 12910. As of 31 December 2024, Hibank has 4
31 Desember 2024, Hibank memiliki 4 kantor branches, 20 sub-branches and 1 other outlets
cabang, 20 kantor cabang pembantu dan 1 KP (unaudited) (31 December 2023: 3 branches,
non operasional (tidak diaudit) 28 sub-branches, and 1 other outlets) and has
(31 Desember 2023: 3 kantor cabang, 28 559 employees as of
kantor cabang pembantu, dan 1 KP non 31 December 2024 (31 December 2023: 676
operasional) serta memiliki karyawan employees) (unaudited).
sebanyak 559 orang pada tanggal 31
Desember 2024 (31 Desember 2023: 676
orang) (tidak diaudit).
PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’) PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’)
BNI Ventures didirikan pada tahun 2022 BNI Ventures was established in 2022 based
berdasarkan Akta No. 17 tanggal 12 April 2022 on Deed No. 17 dated 12 April 2022 from
dari Ariani L. Rachim, notaris di Jakarta. Akta Ariani L. Rachim, a notary in Jakarta. This
pendirian ini telah mendapatkan pengesahan deed of establishment has been approved by
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia yang tertuang dalam Surat Republic of Indonesia as stated in Letter
No. AHU-0027437.AH.01.01.TAHUN 2022 No. AHU-0027437.AH.01.01.TAHUN 2022
tanggal 19 April 2022 serta diumumkan dalam dated 19 April 2022 and announced in the
Berita Negara Republik Indonesia No. 032 State Gazette of the Republic of Indonesia No.
Tambahan Berita Negara RI No. 014450 032 Supplement to the State Gazette of the
tanggal 22 April 2022. Republic of Indonesia No. 014450 dated
22 April 2022.
Berdasarkan pasal 3 dari Anggaran Dasar BNI Based on article 3 of the Articles of
Ventures, ruang lingkup kegiatan usahanya Association of BNI Ventures, the scope of its
mencakup usaha modal ventura yang business activities includes conventional
diselenggarakan secara konvensional, dengan venture capital ventures, with business
kegiatan usaha meliputi penyertaan saham activities including equity participation, equity
(equity participation), penyertaan melalui participation through the purchase of bonds
pembelian obligasi (quasi equity participation), (quasi equity participation), financing through
pembiayaan melalui pembelian surat utang the purchase of issued debt securities by
yang diterbitkan pasangan usaha pada tahap business partners at the initial startup stage
rintisan awal (startup) dan/atau and/or business development, and/or
pengembangan usaha, dan/atau pembiayaan productive business financing. In carrying out
usaha produktif. Dalam melakukan kegiatan its business activities, the BNI Ventures can
usahanya, BNI Ventures dapat mengelola manage venture funds. In addition to venture
dana ventura. Selain usaha modal ventura, capital businesses, BNI Ventures can also
BNI Ventures juga dapat menyelenggarakan carry out other business activities, namely fee-
kegiatan usaha lain yaitu kegiatan jasa based service activities and/or other business
berbasis fee dan/atau kegiatan usaha lain activities with the approval of the Financial
dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Services Authority (OJK). BNI Ventures has
(OJK). BNI Ventures telah mendapatkan izin obtained a business license from OJK on
usaha dari OJK pada tanggal 27 Januari 2023. 27 January 2023.
Halaman - 26 - Page
370
Page 395
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Anak (lanjutan) k. Subsidiaries (continued)
PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’) PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BNI Ventures mengalami The Articles of Association of BNI Ventures
perubahan pada Juni 2024, terkait pasal 12 has been amended in June 2024, regarding
ayat 5 dan pasal 15 ayat 5 tentang Perubahan article 12 paragraph 5 and article 15
Masa Jabatan Direksi dan Dewan Komisaris paragraph 5 about the Change of Term of
yang tertuang dalam Pernyataan Keputusan Office for the Board of Directors and the Board
Pemegang Saham di luar Rapat Umum of Commissioners as stated in the
Pemegang Saham Luar Biasa No. 6 tanggal Shareholders' Decision Statement outside the
21 Juni 2024, yang dibuat di hadapan Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., di Jakarta Pusat, No. 6 on 21 June 2024, of Fifidiana, S.H., S.S.,
yang telah diterima dan dicatat oleh Menteri M.Kn., in Central Jakarta, which has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik received and recorded by the Minister of Laws
Indonesia dengan Surat Nomor AHU- and Human Rights of the Republic of
AH.01.03-0154217 tanggal 24 Juni 2024. Indonesia with Letter Number AHU-AH.01.03-
0154217 on 24 June 2024.
Anggaran Dasar terakhir mengalami The most recent amendment to the Articles of
perubahan pada Juli 2024, terkait dengan Association occurred in July 2024, related to
Perubahan terhadap pasal 3 dan pasal 13 ayat changes to article 3 and article 13 paragraph 4
4 huruf b angka 4 yang mengatur tentang letter b number 4, which regulate the purpose
maksud dan tujuan serta kegiatan Perusahaan and objectives as well as the activities of the
dan tugas, wewenang, dan kewajiban Direksi Company, and the duties, authorities, and
yang tertuang dalam Akta Notaris No. 5 obligations of the Board of Directors, as stated
tanggal 8 Juli 2024 oleh Fifidiana, S.H., S.S., in Notarial Deed No. 5 dated 8 July 2024, by
M.Kn., di Jakarta. Perubahan ini mendapatkan Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., in Jakarta. This
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak amendment received approval from the
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Minister of Law and Human Rights of the
Surat Nomor AHU 0041133.AH.01.02.TAHUN Republic of Indonesia with Letter Number AHU
2024 tanggal 9 Juli 2024 serta telah diterima 0041133.AH.01.02.YEAR 2024 dated 9 July
dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi 2024, and has been received and recorded by
Manusia Republik Indonesia dengan Surat the Minister of Laws and Human Rights of the
Nomor AHU-AH.01.03-0169933 tanggal 9 Juli Republic of Indonesia with Letter Number
2024. AHU-AH.01.03-0169933 dated 9 July 2024.
Kantor pusat BNI Ventures berlokasi di Jakarta BNI Ventures head office is located in Jakarta,
dengan alamat di Menara BNI Pejompongan, at BNI Pejompongan Tower, 2th floor,
Lantai 2, Jl. Pejompongan Raya No. 7, Jl. Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir,
Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta 10210. Tanah Abang, Jakarta 10210. BNI Ventures
BNI Ventures memiliki karyawan sebanyak 17 had 17 employees and 12 employees as of
orang dan 12 orang masing-masing pada 31 December 2024 and 31 December 2023
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember (unaudited).
2023 (tidak diaudit).
l. Entitas Asosiasi l. Associates
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
BNI Syariah didirikan dengan Akta Pendirian BNI Syariah was established based on
No. 160 tanggal 22 Maret 2010 yang dibuat di Establishment Deed No. 160 dated 22 March
hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai 2010 which was notarised by Aulia Taufani,
Pengganti Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta. S.H., as the substitute of Sutjipto, S.H., notary
Akta Pendirian tersebut telah memperoleh in Jakarta. The Establishment Deed was
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak approved by the Ministry of Laws and Human
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Rights of the Republic of Indonesia through
Surat No. AHU-15574.AH.01.01.Tahun 2010 Letter No. AHU-15574.AH.01.01.Year 2010
tanggal 25 Maret 2010. dated 25 March 2010.
Halaman371
- 27 - Page
Page 396
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
l. Entitas Asosiasi (lanjutan) l. Associates (continued)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (continued)
Sejak tanggal 1 Februari 2021, BNI Syariah Since 1 February 2021, BNI Syariah has
telah resmi bergabung ke Bank Syariah officially joined Bank Syariah Indonesia as
Indonesia sesuai persetujuan Otoritas Jasa approved by The Financial Service Authority
Keuangan (OJK) Pasar Modal melalui surat (OJK) Capital Market through letter No.
No. S-289/D.04/2020 tertanggal 11 Desember S-289/D.04/2020 dated 11 December 2020 as
2020 serta melalui surat OJK Perbankan No. well as through OJK Perbankan through letter
4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021. No. 4/KDK.03/2021 dated 27 January 2021.
Dengan bergabungnya BNI Syariah ke Bank By joining BNI Syariah to Bank Syariah
Syariah Indonesia, maka pengendalian BNI Indonesia, BNI's control of BNI Syariah has
terhadap BNI Syariah telah berakhir dan tidak ended and there is no consolidation of the
dilakukan konsolidasi atas laporan keuangan financial statements of Bank Syariah Indonesia
Bank Syariah Indonesia pada laporan in the consolidated financial statements of BNI
keuangan konsolidasian BNI dan Entitas and its Subsidiaries.
Anak.
Sejak 1 Februari 2021, Penyertaan BNI Since 1 February 2021, BNI's participation in
terhadap Bank Syariah Indonesia dianggap Bank Syariah Indonesia is considered as
sebagai penyertaan terhadap perusahaan participation in associated companies with
asosiasi dengan pengaruh signifikan yang significant influence which is recorded using
dicatat menggunakan metode ekuitas. the equity method.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL INFORMATION
Laporan keuangan konsolidasian BNI dan Entitas The consolidated financial statements of BNI and
Anak (“Grup”) ini diselesaikan dan diotorisasi untuk its Subsidiaries (“Group”) were completed and
terbit oleh Direksi pada tanggal 10 Juni 2025. authorised for issuance by the Board of Directors
on 10 June 2025.
Sebelum laporan keuangan konsolidasian Grup ini, We have previously issued the consolidated
Grup telah menerbitkan laporan keuangan financial statements of the Group dated
konsolidasian Grup pada tanggal 22 Januari 2025. 22 January 2025. The Group has reissued its
Grup menerbitkan kembali laporan keuangan consolidated financial statements as of and for the
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk tahun year ended 31 December 2024 and 2023 in
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan relation to the plan for ”Penawaran Umum
2023 terkait dengan rencana ”Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan
Berkelanjutan Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan Keberlanjutan (Sustainability Bond) Berkelanjutan I
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I PT Bank PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahap I
Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahap I Tahun Tahun 2025”. The changes with the previous
2025”. Perubahan dari laporan keuangan consolidated financial statements issued disclosed
konsolidasian yang diterbitkan sebelumnya in Note 61.
diungkapkan pada Catatan 61.
Halaman - 28 - Page
372
Page 397
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan preparing the consolidated financial statements of
konsolidasian BNI dan Entitas Anak (“Grup”) BNI and Subsidiaries (“Group”) are set out below:
adalah seperti dijabarkan dibawah ini:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi Presented below are the summary of material
material yang diterapkan dalam penyusunan accounting policies applied in the preparation
laporan keuangan konsolidasian Grup yang of the consolidated financial statements of the
disusun berdasarkan Standar Akuntansi Group in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia yang mencakup Accounting Standards which comprise of
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Statements of Financial Accounting Standards
("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi ("SFAS") and Interpretation of Financial
Keuangan ("ISAK") yang diterbitkan oleh Accounting Standards (“ISFAS”) issued by
Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Institute of Indonesian Chartered Accountant
regulator pasar modal yaitu Peraturan No. and capital market regulation No. VIII.G.7
VIII.G.7 tentang Penyajian dan regarding the Presentations and Disclosures of
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten Financial Statements of Listed Entity.
atau Perusahaan Publik.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
sesuai dengan PSAK 201, “Penyajian prepared in accordance with SFAS 201,
Laporan Keuangan”. “Presentation of Financial Statements”.
Laporan keuangan konsolidasian telah The consolidated financial statements have
disajikan berdasarkan konsep harga been prepared on a historical cost basis, as
perolehan, yang dimodifikasi oleh revaluasi modified by revaluation of land and buildings,
tanah dan bangunan, aset keuangan yang financial assets at fair value through other
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income, and financial assets
komprehensif lain dan aset dan liabilitas and liabilities (including derivative instruments)
keuangan (termasuk instrumen derivatif) yang at fair value through profit or loss, and under
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, the accrual basis of accounting, except for
serta disusun dengan dasar akrual, kecuali consolidated statements of cash flows.
laporan arus kas konsolidasian.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statements of cash flows are
dengan menggunakan metode langsung prepared in the direct method with cash flows
dengan mengelompokkan arus kas dalam classified into operating, investing and
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. financing activities. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada consist of cash, current accounts with Bank
Bank Indonesia dan giro pada bank lain, Indonesia and current accounts with other
penempatan pada bank lain dan Sertifikat banks, placements with other banks and
Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam Certificates of Bank Indonesia maturing within
waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal 3 months from the date of acquisition, and
perolehan, sepanjang tidak digunakan which are not pledged as collateral for
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima borrowings nor restricted.
serta tidak dibatasi penggunaannya.
Pos-pos dalam penghasilan komprehensif Items within other comprehensive income are
lainnya disajikan terpisah antara akun-akun classified separately, between accounts which
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan will be reclassified to profit or loss and which
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan will not be reclassified to profit or loss.
ke laba rugi.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used for the
laporan keuangan konsolidasian adalah mata consolidated financial statements is the
uang Rupiah (Rp). Angka-angka yang Indonesian Rupiah (Rp). Unless otherwise
disajikan dalam laporan keuangan stated, all figures presented in the
konsolidasian, kecuali bila dinyatakan secara consolidated financial statements are rounded
khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan off to millions of Rupiah.
Rupiah.
Halaman373
- 29 - Page
Page 398
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan of Statements of Financial Accounting
Standards
Berikut ini adalah standar akuntansi The followings are financial accounting
keuangan, perubahan dan interpretasi standard, amendments and interpretation of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standard which become
efektif sejak 1 Januari 2024. effective starting 1 January 2024.
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait • Amendment of SFAS 116: “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-
sewa-balik; dan lease back transactions; and
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian • Amendment of SFAS 201: “Presentation
Laporan Keuangan” terkait liabilitas of Financial Statements” regarding long-
jangka panjang dengan kovenan. term liabilities with the covenant.
Berikut ini adalah standar akuntansi The followings are financial accounting
keuangan, perubahan dan interpretasi standard, amendments and interpretation of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standard which become
efektif sejak 1 Januari 2025. effective starting 1 January 2025.
• PSAK 117: “Kontrak Asuransi”; • SFAS 117: “Insurance Contract”;
• Amendemen PSAK 117: “Kontrak • Amendment of SFAS 117: “Insurance
Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK Contract” regarding Initial Application of
117 dan PSAK 109 - Informasi Komparatif; SFAS 117 and SFAS 109 - Comparative
dan Information; and
• Amendemen PSAK 221: “Pengaruh • Amendment of SFAS 221: “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing” terkait Changes in Foreign Exchange Rates”
kondisi ketika suatu mata uang tidak regarding to conditions when a currency
tertukarkan. is not exchangeable.
PSAK 117: Kontrak Asuransi SFAS 117 “Insurance Contract”
PSAK 117 menetapkan prinsip-prinsip untuk SFAS 117 establishes principles for the
pengakuan, pengukuran, penyajian, dan recognition, measurement, presentation and
pengungkapan kontrak asuransi serta disclosure of insurance contracts and
menggantikan standar kontrak asuransi supersedes the SFAS 104 insurance contracts
PSAK 104 yang berlaku saat ini. standard.
PSAK 117 mencakup beberapa perbedaan SFAS 117 includes some fundamental
mendasar dibandingkan dengan standar differences to current accounting in both
akuntansi kontrak asuransi saat ini dalam hal, insurance contracts in relation, among others,
diantaranya pengukuran, pengakuan laba dan measurement, income recognition and
penyajian kontrak asuransi. Dalam hal presentation insurance contract. In relation to
pengukuran kontrak asuransi, ada tiga model the insurance contract measurement, there are
pengukuran baru yang diperkenalkan di three new measurement models introduced
bawah PSAK 117, yang terdiri dari General under SFAS 117 consisting of General
Measurement Model (GMM), Variable Fee Measurement Model (GMM), Variable Fee
Approach (VFA), and Premium Allocation Approach (VFA), and Premium Allocation
Approach (PAA). Approach (PAA).
Halaman - 30 - Page
374
Page 399
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Dampak penerapan awal PSAK 117 The impact of initial application of SFAS 117
mencakup hal-hal berikut: include the following:
- Perubahan kebijakan akuntasi sebagai - Changes in accounting policies resulting
dampak dari penerapan PSAK 117 harus from the adoption of SFAS 117 shall apply
diterapkan dengan pendekatan with a full retrospective approach to the
retrospektif penuh sejauh yang dapat extent practicable. The Group adopts both
dilaksanakan. Grup menerapkan the modified retrospective approach and
pendekatan retrospektif yang dimodifikasi
the fair value approach when it is
dan pendekatan nilai wajar apabila
impracticable to use a full retrospective
pendekatan retrospektif penuh tidak
dapat dilaksanakan dalam menentukan approach in determining transition impact
jumlah transisi pada tanggal transisi at the SFAS transition date.
PSAK.
- Standar ini memperkenalkan diskonto - The standard introduces mandatory
wajib atas cadangan kerugian, discounting of loss reserves, higher
transparansi yang lebih tinggi atas transparency of loss-making portfolios due
portofolio merugi yang disebabkan oleh to more granular onerous contract testing,
pengujian kontrak yang lebih rinci, dan and the introduction of risk adjustment for
pengenalan penyesuaian risiko untuk non-financial risk which is similar to the
risiko non-finansial yang serupa dengan Provision of Risk Margin for Adverse
Provision of Risk Margin for Adverse Deviation (PAD) in SFAS 104 for claim
Deviation (PAD) pada liabilitas klaim di liabilities. The standard requires the
PSAK 104. Standar tersebut discount rates to be determined using
mengharuskan tingkat diskonto observable market data based on a risk-
ditentukan menggunakan data pasar free base curve and portfolio specific
yang dapat diobservasi berdasarkan adjustments to reflect the illiquidity of
kurva dasar bebas risiko dan insurance liabilities.
penyesuaian khusus portofolio untuk
mencerminkan tidak likuidnya liabilitas
asuransi.
- PSAK 117 mengharuskan kerugian yang - SFAS 117 requires expected losses over
diharapkan selama masa berlaku kontrak a contract’s lifetime to be reflected at initial
untuk tercermin pada pengakuan awal recognition in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi dan laporan loss and the statement of financial position
posisi keuangan sebagai komponen as a loss component.
kerugian.
Halaman375
- 31 - Page
Page 400
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup akan mengadopsi PSAK 117 untuk Group will adopt SFAS 117 for the first time for
pertama kalinya untuk tahun buku mulai 1 the financial year beginning 1 January 2025.
Januari 2025. Saat ini, Grup sedang Currently, Group is in the midst of conducting a
melakukan penilaian mendalam mengenai detailed assessment on the impact to the
dampak terhadap laporan keuangan akibat financial statements on adopting the new
penerapan standar baru ini. Group akan standard. Group will restate the comparative
menyajikan kembali informasi komparatif information based on the transition approaches
berdasarkan pendekatan transisi yang diambil taken on adoption of SFAS 117.
pada saat adopsi PSAK 117.
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini:
i. Transisi i. Transition
Grup berencana untuk mengadopsi Group plan to adopt SFAS 117
PSAK 117 secara retrospektif dengan retrospectively by the following applying
menerapkan metode transisi sebagai transition methods:
berikut:
- Pendekatan retrospektif penuh - Full retrospective approach will be
diterapkan pada kontrak asuransi applied to the insurance contracts that
yang dibuat dari tahun 2022 hingga were originated from years 2022 to
2023 sebelum transisi. 2023 prior to transition.
- Pendekatan nilai wajar diterapkan - Fair value approach will be applied to
pada kontrak asuransi tahun 2021 insurance contracts that were
dan sebelumnya. originated from year 2021 and earlier.
Pendekatan transisi untuk reasuransi The transition approaches for reinsurance
akan mengikuti pendekatan yang akan will follow the approaches to be applied
diterapkan untuk bisnis asuransi yang for underlying insurance business.
mendasarinya.
ii. Klasifikasi dan Model Pengukuran ii. Classification and Measurement
models
Suatu kontrak diklasifikasikan sebagai
kontrak asuransi apabila kontrak tersebut A contract is classified as insurance
menerima risiko asuransi yang signifikan contract when it accepts significant
dari pihak lain (pemegang polis) dan insurance risk from another party (the
sepakat untuk memberikan kompensasi policyholder) and agree to compensate
kepada pemegang polis jika suatu the policyholder if a specified uncertain
peristiwa masa depan yang tidak pasti future event (the insured event) adversely
(peristiwa yang diasuransikan) affects the policyholder.
berdampak buruk pada pemegang polis.
Grup mendefinisikan kontrak yang Group defines the contract that have
memiliki risiko asuransi yang signifikan significant insurance risk as insurance
sebagai kontrak asuransi. Selanjutnya, contract. Subsequently, the insurance
kontrak asuransi akan diukur contracts will be measured based on
berdasarkan Group of Contract Group of Contract level using General
menggunakan General Measurement Measurement Model (GMM), Premium
Model (GMM), Premium Allocation Allocation Approach (PAA) or Variable
Approach (PAA) atau Variable Fee Fee Approach (VFA).
Approach (VFA).
Halaman - 32 - Page
376
Page 401
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
iii. Unit akun iii. Unit of account
Grup telah menetapkan unit akunnya Group has defined its units of account for
untuk kontrak asuransi yang diterbitkan insurance contracts issued to be align
agar selaras dengan lini bisnis yang with the lines of business that it uses to
digunakannya untuk melapor kepada report to its primary regulator/product
regulator utamanya/spesifikasi specification/others. For reinsurance
produk/lainnya. Untuk kontrak reasuransi contracts held, the unit of account
yang dimiliki, unit akun sesuai dengan corresponds to the legal form of the
bentuk hukum kontrak reasuransi yang reinsurance contract held/type of
dimiliki/jenis kontrak reasuransi/lainnya. reinsurance contract/others.
Manajemen mengidentifikasi adanya Management identified any combination
kombinasi dan pemisahan kontrak and separation of insurance contracts
asuransi di dalam Grup. within the Group.
iv Kontrak yang merugi iv. Onerous contract
Kontrak diakui sebagai kontrak yang Contracts are recognised as onerous if
memberatkan jika diperkirakan akan they are expected to be loss making at
menimbulkan kerugian pada saat inception. Those contracts form their own
dimulainya kontrak. Kontrak-kontrak groups and expected losses are
tersebut membentuk kelompoknya immediately recognized in the statement
sendiri dan kerugian yang diperkirakan of profit or loss. Based on Management’s,
segera diakui dalam laporan laba rugi. assessment there are facts and
Berdasarkan penilaian Manajemen, circumstances which indicate that a
terdapat fakta dan keadaan yang group of insurance contracts has become
mengindikasikan bahwa sekelompok onerous.
kontrak asuransi menjadi merugi.
v. Pengakuan dan penghentian v. Recognition and derecognition
pengakuan
Group has determined that its recognition
Grup telah menetapkan bahwa titik and derecognition points will differ
pengakuan dan penghentian between SFAS 104 and SFAS 117.
pengakuannya akan berbeda antara Under SFAS 117, the Group recognizes a
PSAK 104 dan PSAK 117. Berdasarkan group of insurance contracts from the
PSAK 117, Grup mengakui sekelompok earliest date in between the beginning of
kontrak asuransi sejak tanggal awal the coverage period, the date when the
periode pertanggungan, tanggal jatuh first payment from a policyholder in the
tempo pembayaran pertama dari group becomes due, and when the group
pemegang polis dalam kelompok becomes onerous.
tersebut, dan saat kelompok tersebut
menjadi memberatkan.
Halaman377
- 33 - Page
Page 402
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
v. Pengakuan dan penghentian v. Recognition and derecognition
pengakuan (lanjutan) (continued)
Jika terdapat skenario yang If there are any scenarios which indicate
mengindikasikan modifikasi kontrak modification of the insurance contract, the
asuransi, Grup akan menilai lebih lanjut Group will further assess whether it could
apakah hal tersebut dapat menyebabkan lead to derecognition.
penghentian pengakuan.
vi. Penyesuaian risiko vi. Risk adjustment
Penyesuaian risiko dilakukan The risk adjustment is made on the
berdasarkan tingkat diversifikasi atas degree of diversification benefits and
manfaat dan hasil ekspektasi yang expected favorable and unfavorable
menguntungkan dan tidak outcomes in a way that reflects the
menguntungkan dengan cara yang Group’s degree of risk aversion. The risk
mencerminkan tingkat penghindaran adjustment was calculated at the issuing
risiko Grup. Penyesuaian risiko dihitung entity level and then allocated down to
pada tingkat entitas penerbit dan each group of contracts in accordance
kemudian dialokasikan ke setiap with their risk profiles.
kelompok kontrak sesuai dengan profil
risikonya.
vii. Tingkat diskonto vii. Discount rate
Berdasarkan PSAK 117, perubahan Under SFAS 117, the key change is that
utamanya adalah kini tingkat diskonto the discount rate is now explicitly required
secara eksplisit diwajibkan untuk to consider the timing, currency, and
mempertimbangkan waktu, mata uang, liquidity characteristics of the cash flows
dan karakteristik likuiditas arus kas in insurance contracts, which may be
dalam kontrak asuransi, yang mungkin different from the assets supporting those
berbeda dari aset pendukung liabilitas liabilities. Group will use the bottom-up
tersebut. Grup akan menggunakan approach to derive the discount rate for
pendekatan bottom-up untuk the cash flows. Under this approach, the
memperoleh tingkat diskonto arus kas. discount rate is determined as the risk-
Dalam pendekatan ini, tingkat diskonto free yield, adjusted for differences in
ditentukan sebagai hasil bebas risiko, liquidity characteristics between the
disesuaikan dengan perbedaan financial assets used to derive the risk-
karakteristik likuiditas antara aset free yield and the relevant liability cash
keuangan yang digunakan untuk flows (known as an ‘illiquidity premium’).
memperoleh hasil bebas risiko dan arus
kas liabilitas yang relevan (dikenal
sebagai 'premi likuiditas').
Halaman - 34 - Page
378
Page 403
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
viii. Alokasi beban viii. Expense allocation
Grup melakukan studi biaya secara Group performs regular expense studies
berkala dan menggunakan and uses judgement to determine the
pertimbangan untuk menentukan sejauh extent to which fixed and variable
mana biaya overhead tetap dan variabel overheads are directly attributable to
dapat diatribusikan secara langsung fulfilling insurance contracts. Certain non-
untuk memenuhi kontrak asuransi. directly attributable expenses were
Beberapa biaya yang tidak dapat previously included within the estimate of
diatribusikan secara langsung future cash flows under SFAS 104, while
sebelumnya dimasukkan dalam estimasi currently these expenses will be excluded
arus kas masa depan berdasarkan from the estimate of future cash flows
PSAK 104, sementara kini biaya under SFAS 117, and instead expensed
tersebut akan dikecualikan dari estimasi as incurred.
arus kas masa depan berdasarkan
PSAK 117, dan sebagai gantinya
dibebankan saat terjadi.
ix. Penyajian dan pengungkapan ix. Presentation and disclosure
Berdasarkan PSAK 117, aset dan Under SFAS 117, assets and liabilities
liabilitas yang terkait dengan kontrak associated with insurance contracts
asuransi yang diterbitkan akan disajikan issued will be presented as insurance
sebagai aset kontrak asuransi dan contract assets and insurance contract
liabilitas kontrak asuransi. Sementara liabilities. Meanwhile, assets and
itu, aset dan liabilitas yang terkait liabilities associated with reinsurance
dengan kontrak reasuransi yang dimiliki contracts held will be presented as
akan disajikan sebagai aset kontrak reinsurance contract assets and
reasuransi dan liabilitas kontrak reinsurance contract liabilities. These
reasuransi. Saldo kontrak asuransi dan insurance and reinsurance contract
reasuransi ini akan terdiri dari liabilitas balances will comprise of the liability for
atas sisa masa pertanggungan (LRC) remaining coverage (LRC) and liability for
dan liabilitas atas kejadian klaim (LIC). incurred claim (LIC).
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
(i) Klasifikasi (i) Classification
Grup mengklasifikasikan aset The Group classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain; income;
• Aset keuangan yang diukur pada • Financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortised cost.
Halaman379
- 35 - Page
Page 404
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortised cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
• aset keuangan dikelola dalam model • financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual; contractual cash flow; and
dan
• persyaratan kontraktual dari aset • the contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak assets provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari payment of principal and interest
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) (SPPI) on the principal amount owed.
dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain value through other comprehensive
jika memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
• Aset keuangan dikelola dalam model • Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow and sell
dan menjual aset keuangan; dan financial assets; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI
SPPI. criteria.
Pada saat pengakuan awal, Grup dapat At initial recognition, the Group may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk fair value through other comprehensive
diperdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai aset keuangan assets measured at amortised cost or fair
diukur pada biaya perolehan diamortisasi value through other comprehensive
atau nilai wajar melalui penghasilan income, are classified as measured at fair
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai value through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Grup dapat At initial recognition, the Group can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortised cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss, if the
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, determination eliminates or significantly
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces the measurement or recognition
atau secara signifikan mengurangi inconsistencies (sometimes referred to as
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan "accounting mismatch").
(terkadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
Halaman - 36 - Page
380
Page 405
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis Evaluation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok aset level that reflects how groups of financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not limited
pada, hal-hal berikut: to, the following:
• Bagaimana kinerja dari model bisnis • How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki model and financial assets held in the
dalam model bisnis dievaluasi dan business model are evaluated and
dilaporkan kepada personil reported to the Group's key
manajemen kunci Grup; management personnel;
• Apakah risiko yang memengaruhi • What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk the business model (including
aset keuangan yang dimiliki dalam financial assets held in the business
model bisnis) dan khususnya model) and specifically how the
bagaimana cara aset keuangan financial assets are managed; and
tersebut dikelola; dan
• Bagaimana penilaian kinerja • How to evaluate the performance of
pengelola aset keuangan (sebagai managers of financial assets (for
contoh, apakah penilaian kinerja example, whether performance
berdasarkan nilai wajar dari aset yang appraisals are based on the fair value
dikelola atau arus kas kontraktual of the assets being managed or the
yang diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or
diperdagangkan atau dikelola dan managed and which performance
penilaian kinerjanya berdasarkan nilai appraisals based on fair value are
wajar diukur pada nilai wajar melalui laba measured at fair value through profit or
rugi. loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorised under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai designated as effective hedging
efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata dari obtained solely from payment of
pembayaran pokok dan bunga principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this evaluation,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset principal is defined as the fair value of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets at initial recognition.
Bunga didefinisikan sebagai imbalan Interest is defined as compensation for
untuk nilai waktu atas uang dan risiko the time value of money and credit risk in
kredit terkait jumlah pokok terutang pada relation to the principal amount owed
periode waktu tertentu dan juga risiko dan over a certain period of time and also the
biaya peminjaman standar, dan juga risk and standard borrowing costs, as
margin laba. well as profit margins.
Halaman381
- 37 - Page
Page 406
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata dari obtained solely from payment of
pembayaran pokok dan bunga (lanjutan) principal and interest (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from principal and
pokok dan bunga dilakukan dengan interest payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Group considers:
Dalam melakukan penilaian, Grup
mempertimbangkan:
• Peristiwa kontinjensi yang akan • Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus the timing or amount of contractual
kas kontraktual; cash flow;
• Fitur leverage; • Leverage feature;
• Persyaratan pembayaran di muka dan • Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
• Persyaratan mengenai klaim yang • Requirements regarding limited
terbatas atas arus kas yang berasal claims for cash flows from specific
dari aset spesifik; dan assets; and
• Fitur yang dapat mengubah nilai • Features that can change the time
waktu dari elemen uang. value of money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada • Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi, through profit or loss, which has 2
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, (two) sub-classifications, i.e. those
yaitu liabilitas keuangan yang designated as such upon initial
ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as
pengakuan awal dan liabilitas held for trading;
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
• Liabilitas keuangan lain. • Other financial liabilities.
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities pertain to
merupakan liabilitas keuangan yang financial liabilities that are not held for
tidak dimiliki untuk dijual atau trading nor designated as at fair value
ditentukan sebagai nilai wajar melalui through profit or loss upon recognition
laba rugi saat pengakuan liabilitas. of the liability.
Halaman - 38 - Page
382
Page 407
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Grup)/
oleh PSAK 109/ Class Subgolongan/
Category as defined by SFAS 109 (as determined by the Group) Subclasses
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur Obligasi Pemerintah/Government Bonds
pada nilai wajar melalui laba
rugi/Financial assets at fair Tagihan derivatif - tidak terkait lindung nilai/Derivative receivables -
value through profit or loss non hedging related
Penyertaan saham/Equity Investment
Kas/Cash Kas pada vendor/Cash in vendor
Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia/Placements with
other banks and Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased
under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/Bills and other receivables
Tagihan akseptasi/Acceptance receivables
Aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan yang Pinjaman yang diberikan/Loans
Aset keuangan/
Financial assets diamortisasi/Financial assets Piutang lain-lain/Other
at amortised cost receivables
Piutang bunga/Interest
receivables
Lain-lain/Others
Aset lain-lain/Other assets
Piutang terkait transaksi ATM/
Receivables related to ATM
transactions
Piutang premi asuransi/
Insurance premium receivables
Efek-efek/Marketable securities
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
Aset keuangan yang diukur Efek-efek/Marketable securities
pada nilai wajar melalui
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
penghasilan komprehensif
lain/Financial assets at fair
value through other Penyertaan saham/Equity investments
comprehensive income
Halaman383
- 39 - Page
Page 408
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Grup)/
oleh PSAK 109/ Class Subgolongan/
Category as defined by SFAS 109 (as determined by the Group) Subclasses
Liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Liabilitas derivatif - tidak terkait lindung nilai/Derivative payables - non
melalui laba rugi/Financial
hedging related
liabilities at fair value through
profit or loss
Liabilitas segera/Obligation due immediately
Simpanan nasabah/Deposits from customers
Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi/Acceptance payables
Liabilitas
keuangan/ Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Financial Liabilitas keuangan yang Setoran jaminan/Security
liabilities diukur dengan biaya deposit
perolehan diamortisasi/ Utang bunga/Interest payable
Financial liabilities at Utang nasabah/Payable to
amortised cost customers
Liabilitas lain-lain/Other liabilities Utang ke pemegang polis/
Obligation to policyholders
Utang reasuransi dan komisi/
Reinsurance payable and
commission
Lain-lain/Others
Efek-efek yang diterbitkan/Securities issued
Efek-efek subordinasi/Subordinated securities
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Komitmen Fasilitas kredit yang belum digunakan/Unused loan facilities (committed)
pinjaman dan Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan/Irrevocable letters of credit
kontrak jaminan
keuangan/ Garansi bank yang diberikan/Bank Guarantees issued
Loan commitment
and financial
guarantee Standby letters of credit
contract
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchase or sale of financial assets
keuangan yang memerlukan that requires delivery of assets within
penyerahan aset dalam kurun waktu a time frame established by
yang telah ditetapkan oleh peraturan regulation or convention in the market
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular purchases) is recognised on
(pembelian secara reguler) diakui the trade date, i.e., the date that the
pada tanggal perdagangan, yaitu Group commits to purchase or sell
tanggal Grup berkomitmen untuk the assets.
membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas b. Financial assets and financial
keuangan pada awalnya diukur pada liabilities are initially recognised at fair
nilai wajarnya. Dalam hal aset value. For those financial assets or
keuangan atau liabilitas keuangan financial liabilities not classified as fair
tidak diklasifikasikan sebagai nilai value through profit or loss, the fair
wajar melalui laba rugi, nilai wajar value is added/deducted with directly
tersebut ditambah/dikurangi biaya attributable transaction costs to the
transaksi yang dapat diatribusikan issuance of financial assets or
secara langsung dengan perolehan liabilities.
atau penerbitan aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Halaman - 40 - Page
384
Page 409
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Grup, pada pengakuan awal, dapat The Group, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar financial liabilities, at fair value through
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi profit or loss (fair value option). The fair
nilai wajar dapat digunakan hanya bila value option is only applied when the
memenuhi ketetapan sebagai opsi nilai application of the fair value option reduces
wajar tersebut mengurangi atau or eliminates the measurement or
mengeliminasi ketidakkonsistenan recognition inconsistencies (accounting
pengukuran dan pengakuan (accounting mismatch) that would otherwise arise.
mismatch) yang dapat timbul.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through other
keuangan yang diukur pada nilai wajar comprehensive income and financial
melalui penghasilan komprehensif lain assets and financial liabilities at fair value
dan aset keuangan dan liabilitas through profit or loss are measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value. Financial assets classified as
melalui laba rugi diukur pada nilai amortised cost and other financial
wajarnya. Aset keuangan kelompok biaya liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi dan liabilitas using the effective interest rate method.
keuangan lainnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognised
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas - The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
- Grup telah mentransfer haknya - The Group has transferred its
untuk menerima arus kas yang rights to receive cash flows from
berasal dari aset tersebut atau the asset or has assumed an
menanggung liabilitas untuk obligation to pay the received
membayarkan arus kas yang cash flow in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a
tanpa penundaan berarti kepada ‘pass-through’ arrangement; and
pihak ketiga dibawah either (a) the Group has
kesepakatan pelepasan, dan transferred substantially all the
antara (a) Grup telah risks and rewards of the asset, or
mentransfer secara substansial (b) the Group has neither
seluruh risiko dan manfaat atas transferred nor retained
aset, atau (b) Grup tidak substantially all the risks and
mentransfer maupun tidak rewards of the asset, but has
memiliki secara substansial transferred control of the asset.
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, tetapi telah mentransfer
kendali atas aset.
Ketika Grup telah mentransfer hak When the Group has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki kesepakatan asset or has entered into a pass-
pelepasan dan tidak mentransfer through arrangement and has neither
serta tidak mempertahankan secara transferred nor retained substantially
substansial seluruh risiko dan all the risks and rewards of the asset
manfaat atas aset atau tidak nor transferred control of the asset,
mentransfer kendali atas aset, aset the asset is recognised to the extent
diakui sebesar keterlibatan Grup yang of the Group’s continuing involvement
berkelanjutan atas aset tersebut. in the asset.
Halaman385
- 41 - Page
Page 410
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognised
pengakuannya jika: (lanjutan) when: (continued)
Pinjaman yang diberikan Loans are written off when there is no
dihapusbukukan ketika tidak terdapat realistic prospect of collection in the
prospek yang realistis mengenai near future or the normal relationship
pengembalian pinjaman atau between the Group and the
hubungan normal antara Grup dan borrowers have ceased to exist.
debitur telah berakhir. Pinjaman yang When a loan is deemed uncollectible,
tidak dapat dilunasi tersebut it is written off against the related
dihapusbukukan dengan mendebit allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognised
pengakuannya jika liabilitas yang when the obligation under the liability
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan is discharged or cancelled or has
atau dibatalkan atau kadaluarsa. expired.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan liabilitas yang replaced by another liability from the
lain oleh pemberi pinjaman yang same lender on substantially different
sama pada keadaan yang secara terms, or the terms of an existing
substansial berbeda, atau liability are substantially modified,
berdasarkan suatu liabilitas yang ada such an exchange or modification is
yang secara substansial telah diubah, treated as derecognition of the
maka pertukaran atau modifikasi original liability and the recognition of
tersebut diperlakukan sebagai a new liability, and the difference in
penghentian pengakuan liabilitas the respective carrying amounts is
awal dan pengakuan liabilitas baru, recognised in the profit or loss.
dan perbedaan nilai tercatat masing-
masing diakui dalam laporan laba
rugi.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain serta aset income as well as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan and financial liabilities recorded at
yang dicatat berdasarkan biaya amortised cost are recognised in the
perolehan diamortisasi, diakui pada statement of profit or loss using the
laporan laba rugi dengan effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga
efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortised cost
aset keuangan sebelum disesuaikan of a financial asset before adjusting
dengan cadangan penurunan nilai. for allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount
aset (ketika aset tersebut bukan aset of an asset (when the asset is not an
keuangan memburuk) atau terhadap impaired financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortised cost of a liability.
liabilitas.
Halaman - 42 - Page
386
Page 411
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar atas aset changes in the fair value of financial
keuangan yang diklasifikasikan dalam assets that classified as fair value
kelompok nilai wajar melalui through statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain diakui and other comprehensive income are
secara langsung dalam laporan laba recognised directly in other
rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income (as part of
lain (merupakan bagian dari ekuitas), equity), until the financial asset is
sampai aset keuangan tersebut derecognised or impaired, except
dihentikan pengakuannya atau gain or loss arising from changes in
adanya penurunan nilai, kecuali exchange rate for debt instruments.
keuntungan atau kerugian akibat
perubahan nilai tukar untuk instrumen
utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau dilakukan derecognised or impaired, the
penurunan nilai, keuntungan atau cumulative gains or losses previously
kerugian kumulatif yang sebelumnya recognised in equity are recognised
diakui dalam ekuitas harus diakui in profit or loss.
pada laporan laba rugi.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Grup mereklasifikasi aset keuangan jika The Group reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortised cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss are recorded at fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih value. The difference between the
antara nilai tercatat dengan nilai wajar recorded value and fair value is
diakui sebagai keuntungan atau kerugian recognised in profit or loss on the
pada laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain. comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortised cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar income to fair value through profit or loss
melalui laba rugi dicatat pada nilai is recorded at fair value. Unrealised gains
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang or losses are reclassified to profit or loss.
belum direalisasi direklasifikasi ke laba
rugi.
Halaman387
- 43 - Page
Page 412
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vi) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain ke klasifikasi biaya income to the amortised cost is recorded
perolehan yang diamortisasi dicatat pada at fair value at the date of reclassification.
nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Unrealised gains or losses is removed
Keuntungan atau kerugian yang belum from equity and is adjusted against the fair
direalisasi dihapus dari ekuitas dan value.
disesuaikan terhadap nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value through profit or loss to fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain dicatat pada nilai wajar. income are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value through profit or loss to
biaya perolehan yang diamortisasi dicatat amortised cost classification is recorded at
pada nilai wajar. fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are set off
saling hapus buku dan nilai netonya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan consolidated statement of financial
konsolidasian jika, dan hanya jika Grup position when, and only when, the Group
memiliki hak yang berkekuatan hukum has a legal right to set off the amounts
untuk melakukan saling hapus atas jumlah and intends either to settle on a net basis
yang telah diakui tersebut dan adanya or to realise the asset and settle the
maksud untuk menyelesaikan secara neto liability simultaneously.
atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan contingent on future events and must be
dan harus dapat dipaksakan di dalam enforceable in the normal course of
situasi bisnis yang normal, peristiwa business and in the event of default,
kegagalan atau kebangkrutan dari Grup insolvency or bankruptcy of the Group or
atau pihak lawan. the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by the
oleh standar akuntansi. accounting standards.
Halaman - 44 - Page
388
Page 413
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortised cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortised cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the
jumlah aset keuangan atau liabilitas financial asset or liability is measured at
keuangan yang diukur pada saat initial recognition, minus principal
pengakuan awal dikurangi pembayaran repayments, plus or minus the cumulative
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortization using the effective interest
amortisasi kumulatif menggunakan rate method of any difference between the
metode suku bunga efektif yang dihitung initial amount recognised and the maturity
dari selisih antara nilai pengakuan awal amount, minus any reduction for
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi impairment.
penurunan nilai.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly transaction
mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu between market participants at
transaksi teratur antara pelaku pasar pada measurement date.
tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar When available, the Group measures the
dari suatu instrumen dengan fair value of an instrument using quoted
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif prices in an active market for that
untuk instrumen terkait. Suatu pasar instrument. A market is regarded as active
dianggap aktif bila harga yang if quoted prices are readily and regularly
dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari available from an exchange, dealer,
bursa, pedagang efek (dealer), perantara broker, industry group, pricing service or
efek (broker), kelompok industri, badan regulatory agency and those prices
pengawas (pricing service or regulatory represent actual and regularly occurring
agency), dan merupakan transaksi pasar market transaction on an arm’s length
aktual dan teratur terjadi yang dilakukan basis. The fair value can be obtained from
secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh IDMA’s (Interdealer Market Association)
dari Interdealer Market Association (IDMA) or quoted market prices or broker’s
atau harga pasar atau harga yang quoted price from Bloomberg or Reuters
diberikan oleh broker (quoted price) dari on the measurement date.
Bloomberg atau Reuters pada tanggal
pengukuran.
Jika pasar untuk instrumen keuangan If a market for a financial instrument is not
tidak aktif, Grup menetapkan nilai wajar active, the Group establishes fair value
dengan menggunakan teknik penilaian. using a valuation technique.
Grup menggunakan beberapa teknik The Group uses widely recognised
penilaian yang digunakan secara umum valuation models for determining fair
untuk menentukan nilai wajar dari values of financial instruments of lower
instrumen keuangan dengan tingkat complexity, such as exchange value
kompleksitas yang rendah, seperti opsi options and currency swaps. For these
nilai tukar dan swap mata uang. Input financial instruments, inputs into models
yang digunakan dalam teknik penilaian are generally market-observable data.
untuk instrumen keuangan di atas adalah
data pasar yang diobservasi.
Halaman389
- 45 - Page
Page 414
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk instrumen yang lebih kompleks, For more complex instruments, the Group
Grup menggunakan model penilaian uses internally developed models, which
internal, yang pada umumnya are usually based on valuation methods
berdasarkan teknik dan metode penilaian and techniques generally recognised as
yang umumnya diakui sebagai standar standard within the industry. Valuation
industri. Model penilaian terutama models are used primarily to value
digunakan untuk menilai kontrak derivatif derivatives transacted in the over-the-
yang ditransaksikan melalui pasar over- counter market, unlisted debt securities
the-counter, unlisted debt securities (including those debt with embedded
(termasuk surat utang dengan derivatif derivatives) and other debt instruments for
melekat) dan instrumen utang lainnya which markets were or have become
yang pasarnya tidak aktif. inactive.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted
mempunyai harga pasar, estimasi atas market price, a reasonable estimate of the
nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan fair value is determined by reference to
mengacu pada nilai wajar instrumen lain the fair value of another instrument which
yang substansinya sama atau dihitung substantially has the same characteristics
berdasarkan arus kas yang diharapkan or calculated based on the expected cash
terhadap aset bersih efek-efek tersebut. flows of the underlying net asset base of
the marketable securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian The output of a valuation technique is an
merupakan sebuah estimasi atau estimation or approximation of a value
perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat that cannot be determined with certainty,
ditentukan dengan pasti, dan teknik and the valuation technique employed
penilaian yang digunakan mungkin tidak may not fully reflect all factors relevant to
dapat menggambarkan seluruh faktor the positions that the Group holds.
yang relevan atas posisi yang dimiliki Valuations are therefore adjusted, with
Grup. Dengan demikian, penilaian additional factors such as model risk,
disesuaikan dengan faktor tambahan liquidity risk and counterparty credit risk.
seperti model risk, risiko likuiditas dan Based on the established fair value
risiko kredit counterparty. Berdasarkan valuation technique policy, related
kebijakan teknik penilaian nilai wajar, controls and procedures applied,
pengendalian dan prosedur yang management believes that these valuation
diterapkan, manajemen berkeyakinan adjustments are necessary and
bahwa penyesuaian atas penilaian considered appropriate to fairly state the
tersebut di atas diperlukan dan dianggap values of financial instruments measured
tepat untuk menyajikan secara wajar nilai at fair value in the consolidated statement
dari instrumen keuangan yang diukur of financial position. Price data and
berdasarkan nilai wajar dalam laporan parameters used in the measurement
posisi keuangan konsolidasian. Data procedures applied are generally
harga dan parameter yang digunakan di reviewed and adjusted, if necessary,
dalam prosedur pengukuran pada particularly in view of the current market
umumnya telah ditelaah dan disesuaikan developments.
jika diperlukan, khususnya untuk
perkembangan atas pasar terkini.
Nilai wajar atas pinjaman yang diberikan The fair value for loans and receivables
dan piutang, serta liabilitas kepada bank as well as liabilities to banks and
dan nasabah ditentukan menggunakan customers are determined using a present
nilai berdasarkan arus kas kontraktual, value model on the basis of contractually
dengan mempertimbangkan kualitas agreed cash flows, taking into account
kredit, likuiditas dan biaya. credit quality, liquidity and costs.
Halaman - 46 - Page
390
Page 415
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities which fair value is
wajar diukur atau diungkapkan dalam measured or disclosed in the
laporan keuangan konsolidasian dapat consolidated financial statements can be
dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, classified in fair value hierarchy levels,
berdasarkan tingkatan sebagai berikut: based on following level:
- Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak - Level 1: Quoted price (unadjusted) in
disesuaikan) dari pasar aktif untuk aset active markets for identical assets or
atau liabilitas yang identik. liabilities.
- Tingkat 2: Input selain harga yang - Level 2: Inputs other than quoted prices
dikutip dari pasar yang disertakan pada included within Level 1 that are
Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk observable for the asset or liability,
aset dan liabilitas, baik secara langsung either directly (as a price) or indirectly
(yaitu sebagai suatu harga) atau secara (as derived from price).
tidak langsung (sebagai turunan dari
harga).
- Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas - Level 3: Input for asset or liability based
yang tidak didasarkan pada data pasar on unobservable inputs for the asset or
yang dapat diobservasi (informasi yang liability.
tidak dapat diobservasi).
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
•
• Grup mengakui penyisihan kerugian • • The Group recognises the allowance
kredit ekspektasian pada instrumen for expected credit losses on financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai instruments that are not measured at
wajar melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
•
• Tidak ada penyisihan kerugian kredit • • There is no allowance for expected
ekskpektasian pada investasi credit losses on investment in equity
instrumen ekuitas. instruments.
• Grup mengukur cadangan kerugian • • The Group measure the allowance for
sejumlah kerugian kredit losses for the lifetime of an expected
ekspektasian sepanjang umurnya, credit losses, except for the
kecuali untuk hal berikut, diukur following, which are measured
sejumlah kerugian kredit according to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan: credit losses:
• debt instruments that have low
• instrumen utang yang memiliki
credit risk at the reporting date;
risiko kredit rendah pada tanggal
and
pelaporan; dan
• other financial instruments for
• instrumen keuangan lainnya
which credit risk has not
yang risiko kreditnya tidak
increased significantly since
meningkat secara signifikan
initial recognition.
sejak pengakuan awal.
Grup menganggap instrumen utang The Group considers debt instruments to
memiliki risiko kredit yang rendah ketika have low credit risk when the credit risk
peringkat risiko kreditnya setara dengan rating is at par with the definition of
definisi investment grade. investment grade.
Halaman391
- 47 - Page
Page 416
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part
adalah bagian dari kerugian kredit of the expected credit loss throughout its
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit loss arising from a default on financial
ekspektasian yang timbul dari peristiwa instruments that might occur 12 months
gagal bayar instrumen keuangan yang after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Pengukuran Kerugian Kredit Measurement of Expected Credit
Ekspektasian Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Loss is an estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss
kerugian kredit yang diukur sebagai measured as follows:
berikut:
• aset keuangan yang tidak memburuk • financial assets that do not deteriorate
pada tanggal pelaporan, kerugian at the reporting date, the expected
kredit ekspektasian diukur sepanjang credit loss is measured at the lifetime
umur aset yang timbul dari cash shortfalls arising from possible
kemungkinan gagal bayar di masa default events up to 12 months into
yang akan datang dalam kurun waktu the future from the reporting date.
12 bulan sejak tanggal pelaporan. Expected credit losses continue to be
Kredit ekspektasian terus ditentukan determined on this basis until there is
oleh dasar ini sampai timbul either a significant increase in the
peningkatan risiko kredit yang credit risk of an instrument or the
signifikan pada instrumen tersebut instrument becomes credit impaired. If
atau instrumen tersebut telah an instrument is no longer considered
mengalami penurunan nilai kredit. to exhibit a significant increase in
Jika suatu instrumen tidak lagi credit risk, expected credit losses will
dianggap menunjukkan peningkatan revert to being determined on a 12-
risiko kredit yang signifikan, maka month basis;
kerugian kredit ekspektasian dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan;
• aset keuangan yang memburuk pada • financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit
ekspektasian diukur sebesar selisih loss is measured at the difference
antara jumlah tercatat bruto dan nilai between the gross carrying amount
kini arus kas masa depan yang and the present value of estimated
diestimasi; future cash flows;
• komitmen pinjaman yang belum • for undisbursed loan commitments,
ditarik, kerugian kredit ekspektasian expected credit losses are measured
diukur sebesar selisih antara nilai kini at the difference between the present
jumlah arus kas jika komitmen ditarik value of the amount of cash flow if the
dan arus kas yang diperkirakan akan commitments is withdrawn and the
diterima oleh Grup; cash flow expected to be received by
the Group;
• kontrak jaminan keuangan, kerugian • for financial guarantee contracts,
kredit ekspektasian diukur sebesar expected credit losses are measured
selisih antara pembayaran yang at the difference between the
diperkirakan untuk mengganti estimated payments to replace the
pemegang atas kerugian kredit yang holder for the credit losses incurred
terjadi dikurangi jumlah yang less the amount estimated to be
diperkirakan dapat dipulihkan. recoverable.
Halaman - 48 - Page
392
Page 417
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang Direstrukturisasi Restructured Financial Assets
Jika ketentuan aset keuangan If the terms of the financial assets are
dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi renegotiated or modified or the existing
atau aset keuangan yang ada diganti financial assets are replaced with new
dengan yang baru karena kesulitan ones due to the borrower’s financial
keuangan peminjam, maka dilakukan difficulties, an assessment is made
penilaian apakah aset keuangan yang ada whether recognition of existing financial
harus dihentikan pengakuannya dan assets must be derecognised and
kerugian kredit ekspektasian diukur expected credit losses measured as
sebagai berikut: follows:
• Apabila syarat-syarat tersebut • If the terms are substantially different,
berbeda secara substansial, Grup the Group derecognises the original
menghentikan pengakuan aset financial asset and recognises a ‘new’
keuangan awal dan mengakui aset asset at fair value and recalculates a
keuangan yang ‘baru’ pada nilai new effective interest rate for the
wajarnya dan menghitung kembali asset. The date of renegotiation is
suku bunga efektif yang baru untuk consequently considered to be the
aset tersebut. Tanggal renegosiasi date of initial recognition for
syarat pinjaman dianggap sebagai impairment calculation purposes,
tanggal pengakuan awal untuk including for the purpose of
keperluan perhitungan penurunan determining whether a significant
nilai, termasuk untuk menentukan increase in credit risk has occurred.
apakah terdapat kenaikan signifikan However, the Group also assesses
risiko kredit. Namun, Grup juga whether the new financial asset
menilai apakah aset keuangan baru recognised is deemed to be credit-
dianggap sebagai aset keuangan impaired at initial recognition,
yang mengalami penurunan nilai pada especially in circumstances where the
pengakuan awal, terutama dalam renegotiation was driven by the debtor
keadaan dimana renegosiasi didorong being unable to make the originally
oleh peminjam yang tidak dapat agreed payments. Differences in the
melakukan pembayaran yang sudah carrying amount are also recognised in
disetujui sebelumnya. Selisih dari nilai the consolidated statement of profit or
tercatat juga diakui pada laporan laba loss in allowance for impairment
rugi konsolidasian di pembentukan losses as a gain or loss on
cadangan kerugian penurunan nilai derecognition. For the Group, to the
sebagai laba rugi dari penghentian extent that the loss does relate to
pengakuan aset keuangan. Untuk credit risk, the Group classifies that
Grup, bila kerugian berelasi dengan loss within allowance for impairment
risiko kredit, Grup mengklasifikasikan losses.
kerugian ke dalam pembentukan
cadangan kerugian penurunan nilai.
• Apabila syarat-syarat tersebut tidak • If the terms are not substantially
berbeda secara substansial, different, the renegotiation or
renegosiasi atau modifikasi modification does not result in
tidak menghasilkan penghentian derecognition, and the Group
pengakuan, dan Grup menghitung recalculates the gross carrying
kembali nilai tercatat bruto amount based on the revised cash
berdasarkan arus kas yang sudah flows of the financial asset and
dimodifikasi dari aset keuangan dan recognises a modification gain or loss
mengakui laba atau rugi modifikasian in consolidated statements of profit or
di laporan laba rugi konsolidasian. loss. The new gross carrying amount
Nilai tercatat bruto yang baru dihitung is recalculated by discounting the
kembali dengan mendiskontokan arus modified cash flows at the original
kas yang telah dimodifikasi dengan effective interest rate.
menggunakan tingkat suku bunga
efektif awal.
Halaman393
- 49 - Page
Page 418
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang Memburuk Credit-impaired Financial Assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup At each reporting date, the Group
menilai apakah aset keuangan yang assesses whether the financial assets
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi recorded at amortised cost and the debt
dan aset keuangan instrumen utang yang instrument financial assets which are
dicatat pada nilai wajar melalui recorded at fair value through other
penghasilan komprehensif lain mengalami comprehensive income are credit-
penurunan nilai kredit (memburuk). Aset impaired (worsening). Financial assets
keuangan memburuk ketika satu atau deteriorate when one or more events that
lebih peristiwa yang memiliki dampak have an adverse effect on the estimated
merugikan atas estimasi arus kas masa future cash flows of the financial assets
depan dari aset keuangan telah terjadi. have occurred.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets become
penurunan nilai kredit (memburuk) credit impaired including observable data
termasuk data yang dapat diobservasi regarding the following events:
mengenai peristiwa berikut ini:
• kesulitan keuangan signifikan yang • significant financial difficulties
dialami penerbit atau pihak peminjam; experienced by the issuer or the
borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa • breach of contract, such as a default
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; or arrears;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender, for economic or contractual
ekonomi atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial
dengan kesulitan keuangan yang difficulties experienced by the
dialami pihak peminjam, telah borrower, has given concessions to
memberikan konsesi pada pihak the borrower which is not possible if
peminjam yang tidak mungkin the borrower does not experience
diberikan jika pihak peminjam tidak such difficulties;
mengalami kesulitan tersebut;
• terjadi kemungkinan bahwa pihak • it is probable that the borrower will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan reorganization;
lainnya;
• hilangnya pasar aktif dari aset • loss of an active market for financial
keuangan akibat kesulitan keuangan; assets due to financial difficulties; or
atau
• pembelian atau penerbitan aset • purchase or issuance of financial asset
keuangan dengan diskon sangat at significant discount which reflect the
besar yang mencerminkan kerugian credit loss that occurs.
kredit yang terjadi.
Halaman - 50 - Page
394
Page 419
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang dibeli atau yang Purchased or originated credit-
berasal dari aset keuangan memburuk - impaired financial assets - POCI
POCI
Aset keuangan dikategorikan sebagai Financial assets are categorised as POCI
POCI apabila terdapat bukti objektif if there is objective evidence of
penurunan nilai pada saat pengakuan impairment at initial recognition. At initial
awal. Pada saat pengakuan awal, tidak recognition, no allowance for credit losses
ada penyisihan kerugian kredit yang is recognised because the purchase price
diakui karena harga pembelian atau or value has included lifetime estimated
nilainya telah termasuk estimasi kerugian credit losses. Subsequently, any changes
kredit sepanjang umurnya. Selanjutnya, in the lifetime expected credit losses will
setiap perubahan kerugian kredit be recognised as an impairment gain or
ekspektasian sepanjang umurnya akan loss in the consolidated statement of
diakui sebagai keuntungan atau kerugian profit or loss.
penurunan nilai dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit Presentation of Allowance for
Ekspektasian Dalam Laporan Posisi Expected Credit Losses in the
Keuangan Konsolidasian Statement of Consolidated Financial
Position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of
konsolidasian sebagai berikut: consolidated financial positions as
follows:
• aset keuangan yang diukur pada • for financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi, amortised cost, allowance for
penyisihan kerugian kredit expected credit losses is presented as
ekspektasian disajikan sebagai a deduction from the gross carrying
pengurang dari jumlah tercatat bruto amount of the asset;
aset;
• komitmen pinjaman dan kontrak • for loan commitments and financial
jaminan keuangan, penyisihan guarantee contracts, allowance for
kerugian kredit ekspektasian disajikan expected credit losses is presented as
sebagai provisi; a provision;
• instrumen utang yang diukur pada • for debt instruments measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, penyisihan income, allowance for expected credit
kerugian kredit ekspektasian tidak losses are not recognised in the
diakui dalam laporan posisi keuangan statement of financial position
karena jumlah tercatat dari aset-aset because the carrying amounts of
ini adalah nilai wajarnya. Namun these assets are at their fair values.
demikian penyisihan kerugian kredit However, allowance for expected
ekspektasian diungkapkan dan diakui credit losses is disclosed and
dalam penghasilan komprehensif lain. recognised in other comprehensive
income.
Halaman395
- 51 - Page
Page 420
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan pinjaman yang The Bank determines that loans should be
diberikan yang harus dievaluasi evaluated for impairment through
penurunan nilainya secara individual, individual evaluation with the following
dengan ketentuan sebagai berikut: criteria:
a. Pinjaman yang diberikan Segmen a. Loans for Corporate and Middle
Korporasi dan Menengah yang Segment that meet the criteria:
memenuhi kriteria:
• Memiliki umur tunggakan lebih • Has overdue age more than 90
dari 90 hari (kolektibilitas 3-5); days (collectability 3-5); or
atau
• Memiliki rating default (rating • Has a default rating (rating
20-23); atau 20-23); or
• Memiliki rating non-investment • Has a non-investment grade rating
grade (rating 13-19) dan dilakukan (rating 13-19) and is undergoing
restrukturisasi (kecuali untuk restructuring (except for
restrukturisasi Covid-19). restructuring Covid-19).
b. Pinjaman yang diberikan Segmen b. Loans for Small and Consumer
Kecil dan Konsumer yang memiliki Segment with the maximum of more
maksimum lebih besar atau sama than or equal to Rp15 billion (full
dengan Rp15 miliar (nilai penuh) yang amount) that meet the criteria:
memenuhi kriteria:
• Memiliki umur tunggakan lebih • Has overdue age more than 90
dari 90 hari (kolektibilitas 3-5); days (collectability 3-5); or
atau
• Dilakukan restrukturisasi (kecuali • Has been restructured (except for
untuk restrukturisasi Covid-19). restructuring Covid-19).
Perhitungan penurunan nilai secara Collective impairment calculation
kolektif
Bank menetapkan pinjaman yang The Bank determines loans to be
diberikan yang harus dievaluasi evaluated for impairment through
penurunan nilainya secara kolektif, jika collective evaluation if one of the following
memenuhi salah satu kriteria di bawah ini: criteria is met:
a. Pinjaman yang diberikan yang secara a. Loans which individually have
individual memiliki nilai tidak insignificant value; or
signifikan; atau
b. Pinjaman yang diberikan yang b. Restructured loans which individually
direstrukturisasi yang secara have insignificant value.
individual memiliki nilai tidak
signifikan.
Penerimaan kembali atas aset Recoveries of written-off financial
keuangan yang telah dihapusbukukan assets
Ketika pinjaman yang diberikan tidak When a loan is uncollectible, it is written-
tertagih, pinjaman yang diberikan tersebut off against the related allowance for
dihapusbuku dengan menjurnal balik impairment loss. Such loans are written
cadangan kerugian penurunan nilai. off after all the necessary procedures
Pinjaman yang diberikan tersebut dapat have been completed and the amount of
dihapus buku setelah semua prosedur the loss has been determined.
yang diperlukan telah dilakukan dan
jumlah kerugian telah ditentukan.
Halaman - 52 - Page
396
Page 421
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penerimaan kembali atas aset Recoveries of written-off financial
keuangan yang telah dihapusbukukan assets (continued)
(lanjutan)
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial
yang telah dihapusbukukan pada tahun assets in the current year are credited by
berjalan dikreditkan dengan adjusting the allowance for impairment
menyesuaikan akun cadangan kerugian losses accounts. Recoveries of written-off
penurunan nilai. Penerimaan kembali atas financial assets are recorded as operating
aset keuangan yang telah income other than interest income.
dihapusbukukan dicatat sebagai
pendapatan operasional selain
pendapatan bunga.
d. Prinsip konsolidasian d. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan BNI beserta seluruh the financial statements of BNI and all its
Entitas Anak yang berada di bawah Subsidiaries that are controlled by BNI.
pengendalian BNI. Entitas anak adalah Subsidiaries are all entities (including
seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) structured entities) over which the Group has
dimana Grup memiliki pengendalian. control.
Dalam hal pengendalian terhadap Entitas Where Subsidiaries either began or ceased to
Anak dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun be controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha Entitas Anak yang operations of those Subsidiaries are included
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan in the consolidated financial statements only
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat from the date that the control has commenced
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau or up to the date that the control has ceased.
hingga saat pengendalian itu berakhir.
Pengendalian didapat ketika BNI terekspos Control is acquired when BNI is exposed or
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari has rights to variable returns from its
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan involvement with Subsidiaries and has the
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi ability to affect those returns through its power
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya over Subsidiaries.
atas Entitas Anak.
BNI mengendalikan Entitas Anak, jika dan BNI controls a Subsidiary if, and only if, BNI
hanya jika, BNI memiliki hal berikut ini: has the following:
a) kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang a) power over a Subsidiary (existing rights
ada saat ini yang memberi kemampuan kini that provide the current ability to direct the
untuk mengarahkan aktivitas relevan yang relevant activities that significantly affect
secara signifikan mempengaruhi imbal hasil returns of a Subsidiary);
Entitas Anak);
b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel b) exposure, or rights to variable returns from
dari keterlibatannya dengan Entitas Anak; its involvement with the Subsidiary; and
dan
c) kemampuan untuk menggunakan c) the ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiary to affect the amount of the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Entitas Subsidiary’s returns.
Anak.
Halaman397
- 53 - Page
Page 422
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak When the Group has less than a majority of
serupa secara mayoritas atas suatu Entitas the voting or similar rights of a Subsidiary, the
Anak, Grup mempertimbangkan semua fakta Group considers all relevant facts and
dan keadaan yang relevan dalam circumstances in assessing whether it has
mengevaluasi apakah mereka memiliki power over a Subsidiary, including:
kekuasaan atas Entitas Anak, termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik i) The contractual arrangement with the
hak suara lainnya dari Entitas Anak, other vote holders of the Subsidiary,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan ii) Rights arising from other contractual
kontraktual lain, dan arrangements, and
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang iii) The Group’s voting rights and potential
dimiliki Grup. voting rights.
Grup menilai kembali apakah mereka The Group re-assesses whether or not it
mengendalikan Entitas Anak bila fakta dan controls a Subsidiary if facts and
keadaan mengindikasikan adanya perubahan circumstances indicate that there are changes
terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen to one or more of the three elements of
dari pengendalian. Konsolidasi atas Entitas control. Consolidation of a Subsidiary begins
Anak dimulai sejak Grup memperoleh when the Group obtains control over the
pengendalian atas Entitas Anak dan tidak lagi Subsidiary and ceases when the Group loses
mengkonsolidasikan ketika Grup kehilangan control of the Subsidiary. Assets, liabilities,
pengendalian atas Entitas Anak. Aset, income and expenses of a Subsidiary acquired
liabilitas, penghasilan dan beban dari Entitas during the year are included in the
Anak yang diakuisisi pada tahun tertentu consolidated financial statements from the
disertakan dalam laporan keuangan date the Group obtains the control up to the
konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh date of the Group ceases the control the
kendali sampai tanggal Grup tidak lagi Subsidiary.
mengendalikan Entitas Anak tersebut.
Kombinasi bisnis dicatat dengan The acquisition method is used to account for
menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang business combinations. The consideration
diserahkan untuk akuisisi suatu entitas anak transferred for the acquisition of a subsidiary is
adalah sebesar nilai wajar aset yang the fair value of the assets given, shares
diserahkan, saham yang diterbitkan atau issued or liabilities incurred at the date of
liabilitas yang diakui pada tanggal akuisisi. acquisition. The excess of the aggregate of the
Kelebihan jumlah imbalan yang dialihkan dan consideration transferred and the fair value of
nilai wajar jumlah kepentingan non-pengendali non-controlling interest over the net identifiable
atas jumlah aset teridentifikasi bersih yang assets acquired and liabilities is recorded as
diperoleh dan kewajiban yang timbul dicatat goodwill. If this consideration is lower than the
sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang fair value of the net assets of the subsidiary
diserahkan lebih rendah dari nilai wajar aset acquired, the difference is recognised directly
bersih entitas anak yang diakuisisi, selisihnya in the consolidated profit or loss.
diakui langsung dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis If the initial accounting of a business
belum selesai pada akhir periode pelaporan combination is incomplete by the end of the
saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan reporting period in which the combination
jumlah sementara untuk pos-pos yang proses occurs, the Group reports provisional amounts
akuntansinya belum selesai dalam laporan for the items for which the accounting is
keuangannya. Selama periode pengukuran, incomplete. Those provisional amounts are
pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau adjusted during the measurement period, or
liabilitas tambahan yang diakui, untuk additional assets or liabilities are recognised,
mencerminkan informasi baru yang diperoleh to reflect new information obtained about facts
tentang fakta dan keadaan yang ada pada and circumstances that existed as of the
tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan acquisition date that, if known, would have
berdampak pada jumlah yang diakui pada affected the amount recognised as of that
tanggal tersebut. date.
Halaman - 54 - Page
398
Page 423
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Untuk setiap akuisisi, Grup mengakui The Group recognises any non-controlling
kepentingan non-pengendali pada pihak yang interests in the acquiree on an acquisition by
diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar acquisition basis, either at fair value or at the
bagian proporsional kepentingan non- non-controlling interest’s proportionate share
pengendali atas aset bersih pihak yang of the acquiree’s net assets. Non-controlling
diakuisisi. Kepentingan non-pengendali interests are reported as equity in the
disajikan di ekuitas dalam laporan posisi consolidated statement of financial position,
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas separate from the owner of the parent's equity.
pemilik entitas induk.
Biaya terkait akuisisi dibebankan pada saat Acquisition-related costs are expensed as
terjadinya. incurred.
Seluruh saldo dan transaksi termasuk All significant balances and transactions,
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi including unrealised gains/losses among BNI
antara BNI dan Entitas Anak yang signifikan and Subsidiaries are eliminated to reflect the
dieliminasi untuk mencerminkan posisi consolidated financial position and results of
keuangan dan hasil usaha konsolidasian BNI operations of BNI and its Subsidiaries as a
dan Entitas Anak sebagai satu kesatuan single entity.
usaha.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniform accounting policies for
yang sama untuk peristiwa dan transaksi transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila circumstances. If the Subsidiaries’ financial
laporan keuangan Entitas Anak statements use accounting policies different
menggunakan kebijakan akuntansi yang from those adopted in the consolidated
berbeda dari kebijakan akuntansi yang financial statements, appropriate adjustments
digunakan dalam laporan keuangan are made to the Subsidiaries’ financial
konsolidasian, maka dilakukan penyesuaian statements.
yang diperlukan terhadap laporan keuangan
Entitas Anak tersebut.
Kepentingan non-pengendali disajikan di The non-controlling interest is presented in the
ekuitas dalam laporan posisi keuangan equity of the consolidated statement of
konsolidasian dan dinyatakan sebesar financial position and represents the non-
proporsi pemegang saham non-pengendali controlling stockholders’ proportionate share in
atas laba tahun berjalan dan ekuitas Entitas the income for the year and equity of the
Anak tersebut sesuai dengan persentase Subsidiaries based on the percentage of
kepemilikan pemegang saham non- ownership of the non-controlling stockholders
pengendali pada Entitas Anak tersebut. in the Subsidiaries.
Entitas Asosiasi Associates
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas Associates are all entities over which the
dimana Grup memiliki pengaruh signifikan Group has significant influence but not control,
namun bukan pengendalian, biasanya melalui generally accompanying a shareholding
kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. between 20% and 50% of the voting rights.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat Investment in associates are accounted for
dengan metode ekuitas, setelah pada using the equity method of accounting, after
awalnya diakui pada nilai perolehan dikurangi initially being recognised at cost less
kerugian penurunan nilai, jika ada. impairment losses, if any.
Investasi pada entitas asosiasi pada awalnya Investment in an associate is initially
diakui sebesar biaya perolehan. Biaya recognised at cost. The cost of an acquisition
perolehan diukur berdasarkan nilai wajar aset is measured at the fair value of the assets
yang diserahkan, instrumen ekuitas yang transferred, equity instruments issued or
diterbitkan atau liabilitas yang timbul atau liabilities incurred or assumed as at the date of
diambil alih pada tanggal akuisisi, ditambah acquisition, plus costs directly attributable to
biaya yang berhubungan langsung dengan the acquisition.
akuisisi.
Halaman399
- 55 - Page
Page 424
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Entitas Asosiasi (lanjutan) Associates (continued)
Goodwill pada akuisisi entitas asosiasi Goodwill on acquisition of an associate
merupakan selisih lebih yang terkait dengan represents the excess of the cost of acquisition
biaya perolehan investasi pada entitas of the associate over the Group’s share of the
asosiasi dengan bagian Grup atas nilai wajar fair value of the identifiable net assets of the
neto aset teridentifikasi dari entitas asosiasi associate and is included in the carrying
dan dimasukkan dalam jumlah tercatat amount of the investment.
investasi.
Dalam menerapkan metode ekuitas, bagian In applying the equity method of accounting,
Grup atas laba rugi entitas asosiasi setelah the Group’s share of its associate’s post-
perolehan diakui dalam laba rugi, dan bagian acquisition profit or loss is recognised in profit
Grup atas penghasilan komprehensif lain or loss and its share of post-acquisition other
setelah tanggal perolehan diakui dalam comprehensive income is recognised in other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Perubahan dan penerimaan distribusi dari These post-acquisition movements and
entitas asosiasi setelah tanggal perolehan distributions received from an associate are
disesuaikan terhadap nilai tercatat investasi. adjusted against the carrying amounts of the
investment.
Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi When the Group’s share of the losses of an
sama dengan atau melebihi kepentingannya associate equals or exceeds its interest in the
pada entitas asosiasi, termasuk piutang tidak associate, including any other unsecured non-
lancar tanpa jaminan, maka Grup current receivables, the Group does not
menghentikan pengakuan bagiannya atas recognise further losses, unless it has
rugi lebih lanjut, kecuali Grup memiliki obligations to make or has made payments on
kewajiban untuk melakukan pembayaran atau behalf of the associate.
telah melakukan pembayaran atas nama
entitas asosiasi.
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealised gains on transactions between the
transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi Group and its associate are eliminated to the
dieliminasi sebesar bagian Grup dalam extent of the Group’s interest in the associate.
entitas asosiasi tersebut. Kerugian yang Unrealised losses are also eliminated unless
belum direalisasi juga dieliminasi kecuali the transaction provides evidence of
transaksi tersebut memberikan bukti impairment of the asset being transferred. The
penurunan nilai atas aset yang ditransfer. accounting policies of the associate will be
Kebijakan akuntansi entitas asosiasi akan changed where necessary to ensure
disesuaikan, apabila diperlukan, agar consistency with the accounting policies
konsisten dengan kebijakan Grup. adopted by the Group.
Dividen yang akan diterima dari entitas Dividend receivables from an associate are
asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah recognised as reductions in the carrying
tercatat investasi. amounts of the investment.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup The Group determines at each reporting date
menentukan apakah terdapat bukti objektif whether there is any objective evidence that
bahwa telah terjadi penurunan nilai atas the investment in an associate is impaired. If
investasi pada entitas asosiasi. Jika bukti any such evidence exists, the Group
tersebut ada, maka Grup menghitung calculates the amount of impairment as the
besarnya penurunan nilai sebagai selisih difference between the recoverable amount of
antara jumlah yang terpulihkan dan nilai the associate and its carrying value and
tercatat atas investasi pada entitas asosiasi recognises the amount in profit or loss.
dan mengakui selisih tersebut pada laba rugi.
Halaman - 56 - Page
400
Page 425
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Entitas Asosiasi (lanjutan) Associates (continued)
Jika bagian kepemilikan entitas pada entitas If an entity’s ownership interest in an associate
asosiasi atau ventura bersama berkurang, or a joint venture is reduced, but the
tetapi investasi tetap diklasifikasikan masing- investment continues to be classified either as
masing sebagai entitas asosiasi atau ventura an associate or a joint venture respectively,
bersama, maka entitas mereklasifikasi ke the entity shall reclassify to profit or loss the
laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian proportion of the gain or loss that had
yang telah diakui sebelumnya dalam previously been recognised in other
penghasilan komprehensif lain yang terkait comprehensive income relating to the
dengan pengurangan bagian kepemilikan reduction in ownership interest if that gain or
tersebut jika keuntungan atau kerugian loss would be required to be reclassified to
tersebut disyaratkan untuk direklasifikasi ke profit or loss on the disposal of the related
laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas assets or liabilities.
yang terkait.
e. Transaksi dalam mata uang asing dan e. Foreign currency transactions and
penjabaran translations
Transaksi dalam mata uang asing Transactions denominated in foreign
currencies
Pos-pos yang disertakan dalam laporan Items included in the financial statements of
keuangan setiap entitas anggota Grup diukur each of the Group’s entities are measured
menggunakan mata uang yang sesuai using the currency of the primary economic
dengan lingkungan ekonomi utama di mana environment in which the entity operates (the
entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). “functional currency”).
BNI dan Entitas Anak yang berdomisili di BNI and its Subsidiaries domiciled in
Indonesia menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting records
dalam mata uang Rupiah, kecuali untuk BNI in Rupiah, except for BNI Remittance in
Remittance yang pembukuan akuntansinya which its accounting records are maintained
dilakukan dalam Dolar Amerika Serikat. in United States Dollar. Transactions during
Transaksi-transaksi dalam mata uang selain the year involving currencies other than
Rupiah yang terjadi di sepanjang tahun Rupiah are recorded at the exchange rates
dicatat dengan nilai kurs yang berlaku pada prevailing at the time the transactions were
saat terjadinya transaksi yang bersangkutan. made.
Laporan keuangan konsolidasian disajikan The consolidated financial statements are
dalam Rupiah yang merupakan mata uang presented in Rupiah, which is the functional
fungsional BNI. currency of BNI.
Pada tanggal laporan posisi keuangan At the consolidated statement of financial
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter position date, all monetary assets and
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currencies
mata uang Rupiah dengan menggunakan are translated to Rupiah using the Reuters
kurs tengah Reuters pada pukul 15:00 WIB. middle rate at 15:00 Western Indonesian
Keuntungan atau kerugian yang timbul Time (WIB). The resulting gains or losses
sebagai akibat dari penjabaran aset dan from the translation of monetary assets and
liabilitas moneter dalam mata uang asing liabilities in foreign currencies are recognised
dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian in the consolidated statement of profit or loss
tahun berjalan. for the current year.
Halaman401
- 57 - Page
Page 426
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Transaksi dalam mata uang asing dan e. Foreign currency transactions and
penjabaran (lanjutan) translations (continued)
Penjabaran aset dan liabilitas dalam mata Translation of assets and liabilities
uang asing (lanjutan) denominated in foreign currencies (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, kurs mata uang asing yang digunakan foreign currency exchange rates used for
untuk penjabaran mata uang asing terhadap translation of foreign currencies to Rupiah are
Rupiah adalah sebagai berikut (dalam Rupiah as follows (amounts in full Rupiah):
penuh):
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 Pound Sterling Inggris 20,219 19,627 Great Britain Pound Sterling 1
1 Euro Eropa 16,758 17,038 European Euro 1
1 Dolar Amerika Serikat 16,095 15,397 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 11,845 11,676 Singapore Dollar 1
1 Dolar Australia 10,014 10,521 Australian Dollar 1
1 Dolar Hong Kong 2,073 1,971 Hong Kong Dollar 1
1 Yen Jepang 103 109 Japanese Yen 1
Penjabaran laporan keuangan sehubungan Translation of financial statements relating to
dengan konsolidasian laporan cabang BNI consolidation of BNI branches domiciled
yang berkedudukan di luar negeri outside of Indonesia
Cabang BNI yang berkedudukan di luar BNI’s branches domiciled outside of
negeri menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting records
dalam mata uang negara tempat in their respective domestic currencies.
kedudukannya.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan For consolidation purposes, the financial
keuangan cabang BNI tersebut dijabarkan ke statements of such branches domiciled
dalam mata uang Rupiah dengan cara outside of Indonesia are translated into
sebagai berikut: Rupiah as follows:
• Saldo akun-akun aset dan liabilitas • Assets and liabilities accounts are
dijabarkan dengan menggunakan kurs translated using the Reuters spot rates at
spot Reuters jam 15:00 WIB pada 15:00 WIB at the consolidated statement
tanggal laporan posisi keuangan of financial position date;
konsolidasian;
• Saldo akun-akun laba rugi setiap harinya • Revenues and expenses accounts are
dijabarkan dengan menggunakan kurs translated using the daily Reuters spot
spot Reuters jam 15:00 WIB. Saldo untuk rate at 15:00 WIB. The balances for the
tahun berjalan merupakan jumlah dari year represent the sum of those daily
penjabaran harian tersebut; translations;
• Akun ekuitas dijabarkan dengan • Equity accounts are recorded using the
menggunakan kurs historis; dan historical rates; and
• Selisih yang timbul sebagai akibat dari • Differences arising from translation are
penjabaran ini disajikan di laporan posisi presented in the consolidated statement
keuangan konsolidasian sebagai bagian of financial position balance as part of
dari ekuitas pada akun "Selisih Kurs equity under "Exchange Difference on
karena Penjabaran Laporan Keuangan Translation of Foreign Currency Financial
dalam Mata Uang Asing". Statements".
Halaman - 58 - Page
402
Page 427
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Giro pada bank lain dan Bank Indonesia f. Current accounts with other banks and
Bank Indonesia
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia The current accounts with other banks and
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang Bank Indonesia are classified as amortised
diamortisasi. Giro pada bank lain dan Bank cost. Current accounts with other banks and
Indonesia dinyatakan sebesar biaya Bank Indonesia are stated at amortised cost
perolehan diamortisasi menggunakan metode using the effective interest rate method less
suku bunga efektif dikurangi cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
g. Penempatan pada bank lain dan Bank g. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia terdiri dari Deposit Facility Bank Indonesia consist of Bank Indonesia Deposit
Indonesia, Term Deposit, call money dan Facility, Term Deposit, call money and time
deposito berjangka. deposits.
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia diklasifikasikan sebagai biaya Indonesia are classified as amortised cost.
perolehan yang diamortisasi. Penempatan Placements with other banks are stated at
pada bank lain dinyatakan sebesar biaya amortised cost using the effective interest
perolehan diamortisasi menggunakan metode rate method less allowance for impairment
suku bunga efektif dikurangi cadangan losses.
kerugian penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
h. Efek-efek dan Obligasi Pemerintah h. Marketable securities and Government
Bonds
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Marketable securities consist of Certificates of
Bank Indonesia (SBI), Sertifikat Deposito Bank Bank Indonesia (SBI), Certificates Deposits of
Indonesia, unit penyertaan reksa dana, Bank Indonesia, mutual fund units, bonds,
obligasi, obligasi subordinasi, Sekuritas subordinated bonds, Sekuritas Rupiah Bank
Rupiah Bank Indonesia (SRBI), saham yang Indonesia (SRBI), shares held-for-trading and
dimiliki untuk diperdagangkan dan instrumen other debt instruments traded in the money
utang lainnya yang diperdagangkan di pasar market and stock exchanges.
uang dan pasar modal.
Obligasi Pemerintah terdiri dari Obligasi Government Bonds consist of Government
Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan Recapitalization Bonds issued to BNI and
kepada BNI dan bank lainnya berkaitan other banks with respect to the recapitalization
dengan program rekapitalisasi Pemerintah dan program of the Government and other bonds
obligasi lainnya yang diterbitkan oleh issued by the Government of Indonesia and
Pemerintah Indonesia dan negara lainnya, other countries, that are not related to the
yang tidak berkaitan dengan program recapitalisation program, acquired through the
rekapitalisasi, yang diperoleh melalui pasar primary and secondary markets.
perdana dan sekunder.
Pada saat pengakuan awal, efek-efek dan At initial recognition, the marketable securities
Obligasi Pemerintah dicatat sesuai dengan and Government Bonds are recorded
kategorinya yaitu aset keuangan according to their category, i.e., amortised
diklasifikasikan pada biaya perolehan yang cost, fair value through other comprehensive
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan income or at fair value through profit or loss.
komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman403
- 59 - Page
Page 428
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Efek-efek dan Obligasi Pemerintah (lanjutan) h. Marketable securities and Government
Bonds (continued)
Surat Berharga Syariah adalah surat bukti Sharia Securities are proof of investment
investasi berdasarkan prinsip syariah yang based on sharia principles that are commonly
lazim diperdagangkan di pasar uang syariah traded in the sharia money market and/or
dan/atau pasar modal syariah antara lain sharia capital markets, including sharia bonds
obligasi syariah (sukuk) dan surat berharga (sukuk) and other securities following sharia
lainnya berdasarkan prinsip syariah. principles.
Pada saat pengakuan awal, Grup mengakui At initial recognition, the Group recognise
investasi pada sukuk sebagai diukur pada investments in sukuk are stated at cost and
biaya perolehan dan pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain sebesar nilai comprehensive income at fair value add or
wajar ditambah atau dikurangi biaya transaksi less transaction cost related to acquisition
terkait perolehan investasi tersebut. investment. Whereas investment in sukuk
Sedangkan investasi pada sukuk ijarah dan ijarah and sukuk mudharabah are measured
sukuk mudharabah yang diukur pada nilai at fair value through profit and loss and
wajar melalui laba rugi diakui sebesar nilai recognised at fair value.
wajar.
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group defines the classification of
surat berharga, khususnya sukuk, berdasarkan investment in marketable securities,
model usaha yang ditentukan berdasarkan specifically sukuk, based on business model in
klasifikasi sesuai PSAK 410 (Revisi 2020) accordance with SFAS 410 (Revised 2020) on
tentang “Akuntansi Sukuk" sebagai berikut: "Accounting for Sukuk" as follows:
• Surat berharga diukur pada biaya • At cost securities are stated at cost
perolehan disajikan sebesar biaya (including transaction costs), adjusted by
perolehan (termasuk biaya investasi) yang unamortised premium and/or discount.
disesuaikan dengan premi dan/atau Premium and discount are amortised over
diskonto yang belum diamortisasi. Premi the period until maturity.
dan diskonto diamortisasi selama periode
hingga jatuh tempo.
• Surat berharga diukur pada nilai wajar • • Securities are stated at fair values through
melalui laba rugi, yang dinyatakan sebesar profit or loss, and stated at fair value.
nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang Unrealised gains or losses from the
belum direalisasi akibat kenaikan atau increase or decrease in fair values are
penurunan nilai wajarnya disajikan dalam presented in current period profit or loss.
laporan laba rugi periode yang
bersangkutan.
• Surat berharga yang diukur pada nilai • At fair value through other comprehensive
wajar melalui penghasilan komprehensif income securities are measured at fair
lainnya disajikan sebesar nilai wajar. value. Unrealised gains or losses from the
Keuntungan atau kerugian yang belum increase or decrease in fair value are
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan presented in other comprehensive
nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan income. Premium and discount are
komprehensif lain. Premi dan diskonto amortised over the period until maturity.
diamortisasi selama periode hingga jatuh
tempo.
Halaman - 60 - Page
404
Page 429
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji i. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali agreements to resell/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali diklasifikasikan sebagai biaya resell are classified as amortised cost.
perolehan yang diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan resell are presented as assets in the
posisi keuangan konsolidasian sebesar jumlah consolidated statement of financial position,
penjualan kembali dikurangi dengan at the resale price net of unamortised interest
pendapatan bunga yang belum diamortisasi income and allowance for impairment losses.
dan cadangan kerugian penurunan nilai. The difference between the purchase price
Selisih antara harga beli dan harga jual and the resale price is treated as unearned
kembali diperlakukan sebagai pendapatan interest income, and recognised as income
bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai over the period starting from when those
pendapatan selama periode sejak efek-efek securities are purchased until they are sold
tersebut dibeli hingga dijual menggunakan using effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas repurchase are classified as financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan liabilities measured at amortised cost.
diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam repurchase are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position,
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi at the repurchase price, net of unamortised
dengan bunga dibayar di muka yang belum prepaid interest. The difference between the
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan selling price and the repurchase price is
harga beli kembali diperlakukan sebagai treated as prepaid interest and recognised as
bunga dibayar di muka dan diakui sebagai interest expense over the period starting
beban bunga selama jangka waktu sejak efek- from when those securities are sold until they
efek tersebut dijual hingga dibeli kembali are repurchased using effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
j. Wesel ekspor dan tagihan lainnya j. Bills and other receivables
Wesel ekspor dan tagihan lainnya terdiri atas Bills and other receivables consists of
tagihan dari Letters of Credit dan Surat Kredit receivables from Letters of Credit and
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) kepada Domestic Documentary Letters of Credit to
eksportir. exporters.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables are classified as
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang amortised cost.
diamortisasi.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya dicatat pada Bills and other receivables are stated at
biaya perolehan diamortisasi setelah dikurangi amortised cost less allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. losses.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman405
- 61 - Page
Page 430
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Instrumen keuangan derivatif k. Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, BNI In the normal course of its business, BNI
melakukan transaksi instrumen keuangan enters into transactions involving derivative
derivatif seperti kontrak berjangka mata uang financial instruments such as foreign currency
asing, swap mata uang asing, swap atas suku forward contracts, foreign currency swaps,
bunga, dan transaksi spot untuk mengelola interest rate swaps, and spot transactions to
eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata manage exposures on market risks, such as
uang dan risiko tingkat suku bunga. currency risk and interest rate risks.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan Derivative financial instruments are recognised
posisi keuangan konsolidasian pada nilai in the consolidated statement of financial
wajar. Setiap kenaikan nilai wajar kontrak position at fair value. Each increase in fair
derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki value derivative contract is carried as asset
nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila when the fair value is positive and as liability
memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivative receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities at
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba fair value through profit or loss.
rugi.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan changes are recognised in the consolidated
laba rugi konsolidasian. statement of profit or loss.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivative instruments is
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows
penentu harga atau harga yang diberikan oleh and pricing models or quoted prices from
broker (quoted price) atas instrumen lainnya brokers of other instruments with similar
yang memiliki karakteristik serupa. characteristics.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap Foreign currency forward contracts, foreign
mata uang asing dan cross currency swap dan currency swaps, and cross currency and
tingkat suku bunga swap dilakukan untuk interest rate swaps are for funding and trading
tujuan pendanaan dan perdagangan. purposes.
l. Pinjaman yang diberikan l. Loans
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent funds provided or receivables
uang atau tagihan yang dapat disetarakan that can be considered as equivalents thereof,
dengan itu, berdasarkan persetujuan atau based on agreements or financing contracts
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur with borrowers, where borrowers are required
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang to repay their debts with interest after a
dan bunganya setelah jangka waktu tertentu, specified period, and matured trade finance
dan tagihan yang berasal dari fasilitas trade facilities which have not been settled within 15
finance yang telah jatuh tempo yang belum days.
diselesaikan dalam waktu 15 hari.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortised cost.
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.
Halaman - 62 - Page
406
Page 431
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) l. Loans (continued)
Pinjaman yang diberikan pada awalnya diukur Loans are initially measured at fair value plus
pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaction costs that are directly attributable
transaksi yang dapat diatribusikan secara to obtain financial assets, and after initial
langsung untuk memperoleh aset keuangan recognition are measured at amortised cost
tersebut, dan setelah pengakuan awal diukur based on the effective interest rate method
pada biaya perolehan diamortisasi less allowance for impairment losses.
menggunakan metode suku bunga efektif
dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pinjaman sindikasi dan pinjaman penerusan Syndicated loans and two step loans are
dicatat sesuai dengan porsi pinjaman yang recorded according to the proportion of risks
risikonya ditanggung oleh Grup. borne by the Group.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
m. Kontrak jaminan keuangan m. Financial guarantee contracts
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak Financial guarantee contracts are contracts
yang mengharuskan penerbit untuk melakukan that require the issuer to make specified
pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti payments to reimburse the holder for a loss
uang pemegang kontrak atas kerugian yang incurred because a specified debtor defaulted
terjadi karena debitur tertentu gagal untuk to make payments when due, in accordance
melakukan pembayaran pada saat jatuh with the terms of a debt instrument. Such
tempo, sesuai dengan ketentuan dari financial guarantees are given to banks,
instrumen hutang. Jaminan keuangan tersebut financial institutions and other institutions on
diberikan kepada bank-bank, lembaga behalf of customers to secure loans and other
keuangan dan badan-badan lainnya atas banking facilities.
nama debitur untuk menjamin kredit dan
fasilitas-fasilitas perbankan lainnya.
Jaminan keuangan diakui awalnya sebesar Financial guarantees are initially recognised at
nilai wajar pada tanggal jaminan diberikan. fair value on the date the guarantee was given.
Nilai wajar dari jaminan keuangan pada saat The fair value of a financial guarantee at
dimulainya transaksi pada umumnya sama inception is likely to be equal to the premium
dengan provisi yang diterima untuk jaminan received because all guarantees are agreed
diberikan dengan syarat dan kondisi normal. on arm’s length terms. The fee income earned
Pendapatan provisi yang diperoleh is amortised over the period of guarantees
diamortisasi selama jangka waktu jaminan using the straight line method.
menggunakan metode garis lurus.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan After initial recognition of the contract, the
keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi financial guarantee is recorded at the higher of
antara nilai wajar amortisasi dengan nilai the amortised fair value and the expected
kerugian kredit ekspektasian sesuai PSAK 109 credit loss value in accordance with SFAS 109
“Instrumen Keuangan”. “Financial Instrument”.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowances for impairment on financial
kontrak jaminan keuangan yang memiliki risiko guarantee contracts with credit risk are
kredit dihitung berdasarkan model kerugian calculated based on expected credit losses
ekspektasian. model.
Halaman407
- 63 - Page
Page 432
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Tagihan dan liabilitas akseptasi n. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
aset keuangan dalam kelompok biaya financial assets measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi. Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities are classified financial
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan liabilities measured at amortised cost.
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
o. Penyertaan saham o. Equity investments
Penyertaan saham merupakan penanaman Equity investments represent investments in
dana dalam bentuk saham pada perusahaan the form of shares of stock, in companies
yang bergerak di bidang jasa keuangan untuk engaged in financial services held for long-
tujuan jangka panjang. term purposes.
Investasi dengan persentase kepemilikan di Investments with an ownership interest below
bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh 20% and have no significant influence
signifikan yang diklasifikasikan sebagai aset classified as financial asset which held for sale
keuangan yang dimiliki untuk dijual dicatat is measured at fair value through profit or loss.
pada nilai wajar melalui laba rugi.
Investasi dengan persentase kepemilikan di Investments with an ownership interest below
bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh 20% and have no significant influence
signifikan yang diklasifikasikan sebagai aset classified as financial asset which are not held
keuangan yang dimiliki tidak untuk dijual for sale are measured at fair value through
dicatat pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
Penyertaan sementara pada perusahaan Temporary investments in debtor companies
debitur timbul akibat konversi pinjaman yang arise from conversion of loans to
diberikan menjadi saham. Pada saat shares/equity. At initial recognition, shares
pengakuan awal, saham yang diterima diakui received were recognised at fair value.
dengan nilai wajar. Selanjutnya, saham Subsequently, the shares were recognised
tersebut dinilai dengan menggunakan metode using equity method if BNI has significant
ekuitas apabila BNI memiliki pengaruh influence over the investees or classified as
signifikan terhadap investees dan financial asset if BNI does not have significant
diklasifikasikan sebagai aset keuangan apabila influence over the investees.
BNI tidak memiliki pengaruh signifikan
terhadap investees.
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud liabilities and intangible assets
Aset tetap Fixed assets
Grup menerapkan kebijakan akuntansi model Group applies revaluation model as
revaluasi untuk aset tetap berupa tanah dan accounting policy for land and buildings. For
bangunan. Untuk aset tetap selain tanah dan fixed assets other than land and buildings, it
bangunan menggunakan model biaya. applies cost model.
Halaman - 64 - Page
408
Page 433
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai Land and buildings are shown at fair value,
wajar, dikurangi akumulasi penyusutan untuk less accumulated depreciation for buildings.
bangunan. Penilaian terhadap tanah dan Valuation of land and buildings are performed
bangunan dilakukan oleh penilai independen by external independent valuers with certain
eksternal yang telah memiliki sertifikasi. qualification. Valuations are performed with
Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara sufficient regularity to ensure that the fair value
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar of a revalued asset does not differ materially
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara from its carrying amount. The gross carrying
material dengan nilai tercatatnya. Nilai tercatat amount is adjusted in a manner that is
bruto disesuaikan dengan cara yang konsisten consistent with the revaluation of the carrying
dengan nilai tercatat revaluasi aset. Sebagai amount of the asset. For example, the gross
contoh, nilai tercatat bruto dapat direvaluasi carrying amount may be revalued by reference
dengan mengacu pada data pasar yang dapat to observable market data or it may be
diobservasi atau dapat direvaluasi secara revalued proportionately to the change in
proporsional dengan perubahan nilai tercatat. the carrying amount. The accumulated
Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi depreciation at the date of the revaluation is
disesuaikan dengan selisih antara nilai tercatat adjusted to equal the difference between the
bruto dan nilai tercatat aset setelah gross carrying amount and the carrying
memperhitungkan akumulasi kerugian amount of the assets after taking into account
penurunan nilai. accumulated impairment losses.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan, maka significantly, it is necessary to revaluate on an
perlu direvaluasi secara tahunan, sedangkan annual basis, whereas if the fair value of the
jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi tidak revaluated asset does not change significantly,
mengalami perubahan yang signifikan, maka it is necessary to revaluate at a minimum
perlu dilakukan revaluasi paling kurang 3 every 3 years.
tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increases in the carrying amount arising on
revaluasi tanah dan bangunan dicatat sebagai revaluation of land and building is recorded in
“Cadangan Revaluasi Aset” dan disajikan “Asset Revaluation Reserve” and presented as
sebagai “Penghasilan Komprehensif Lain”. “Other Comprehensive Income”. Decreases in
Penurunan nilai tercatat yang timbul dari carrying amount as the result of revaluation is
revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun recorded as expense in the current year. If the
berjalan. Apabila aset tersebut memiliki saldo asset has a balance on its “Gain on
“Keuntungan Revaluasi Aset Tetap” yang Revaluation of Fixed Assets”, loss from
disajikan sebagai “Penghasilan Komprehensif revaluation of fixed asset is charged to “Gain
Lain”, maka selisih penurunan nilai tercatat on Revaluation of Fixed Assets” which is
tersebut dibebankan terhadap “Keuntungan presented as “Other Comprehensive Income”
Revaluasi Aset Tetap” dan sisanya diakui and the rest of the amount is charged to
sebagai beban tahun berjalan. current year’s expenses.
Aset tetap selain tanah dan bangunan Fixed assets besides land and buildings are
disajikan sebesar harga perolehan dikurangi stated at historical cost less accumulated
dengan akumulasi penyusutan. depreciation.
Biaya perolehan termasuk biaya penggantian Cost includes the replacement cost of a part of
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, the fixed assets when the expenditure meets
jika memenuhi kriteria pengakuan. the criteria for recognition.
Halaman409
- 65 - Page
Page 434
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan All maintenance and repair costs which do not
yang tidak memenuhi kriteria untuk fulfill the capitalization criteria, are recognised
dikapitalisasi diakui dalam laporan laba rugi in profit or loss upon occurrence. At each
pada saat terjadinya. Pada setiap akhir tahun financial year end, the assets’ residual values,
buku, nilai residu, umur manfaat, dan metode useful life, and methods of depreciation are
penyusutan ditelaah kembali dan jika sesuai reviewed, and adjusted prospectively as
dengan keadaan, disesuaikan secara appropriate.
prospektif.
Semua aset tetap kecuali tanah, disusutkan All fixed assets, except land, are depreciated
berdasarkan metode garis lurus selama using the straight-line method over their
estimasi masa manfaat aset tersebut sebagai expected useful lives as follows:
berikut:
Tarif Penyusutan/
Depreciation Rate Tahun/Years
Bangunan 6.67% 15 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 20.00% 5 and motor vehicles
Perlengkapan kantor terdiri dari perabotan dan Office equipment consists of furniture and
perlengkapan, instalasi, Anjungan Tunai fixtures, installation, Automatic Teller
Mandiri (ATM), perangkat lunak dan perangkat Machines (ATM), computer software and
keras komputer, peralatan komunikasi dan hardware, communication and other office
peralatan kantor lainnya. equipment.
Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk The Group analyses the facts and
masing-masing jenis hak atas tanah dalam circumstances for each type of land rights in
menentukan akuntansi untuk masing-masing determining the accounting for each of these
hak atas tanah tersebut sehingga dapat land rights so that it can accurately represent
merepresentasikan dengan tepat suatu an underlying economic event or transaction. If
kejadian atau transaksi ekonomi yang the landrights do not transfer control of the
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut underlying assets to the Group, but gives the
tidak mengalihkan pengendalian atas aset rights to use the underlying assets, the Group
pendasar kepada Grup, melainkan applies the accounting treatment of these
mengalihkan hak untuk menggunakan aset transactions as leases under SFAS 116
pendasar, Grup menerapkan perlakuan “Leases”, except if landrights substantially
akuntansi atas transaksi tersebut sebagai similar to land purchases, the Group applies
sewa berdasarkan PSAK 116 “Sewa”, kecuali SFAS 216 “Property, Plant and Equipment”.
jika hak atas tanah secara substansi
menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 216 “Aset Tetap”.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang it is written down to its recoverable amount,
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan which is determined as the higher of the net
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto selling price or value in use.
dan nilai yang dipakai.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or disposed of,
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi their costs and the related accumulated
penyusutannya dihapuskan dari akun tersebut. depreciation are derecognised from the
Keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui accounts. Any resulting gain or loss is
dalam laporan laba rugi. recognised in profit or loss.
Halaman - 66 - Page
410
Page 435
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Akumulasi biaya konstruksi aset tetap The accumulated costs of construction of fixed
dikapitalisasi dan dicatat sebagai “Aset dalam assets are capitalised and recognised as
Pembangunan”. Biaya tersebut direklasifikasi “Construction in progress”. These costs are
ke akun aset tetap yang terkait pada saat reclassified to the related fixed asset account
proses konstruksi atau pemasangan telah when the construction or installation is
selesai. completed.
Aset hak-guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai At the inception of a contract, the Group
apakah kontrak merupakan atau mengandung assesses whether the contract is or contains a
sewa. Suatu kontrak merupakan atau lease. A contract is or contains a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration. The Group can
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan choose not to recognise the right-of-use assets
imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
• Sewa dengan jangka waktu kurang atau • Leases with a term of less or equal to
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat 12 months and there is no call option;
opsi beli;
• Sewa atas aset dengan nilai rendah. • Leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the
untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified asset,
identifikasian, Grup harus menilai apakah: the Group shall assess whether:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan - The Group has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all the economic benefit from
ekonomi dari penggunaan aset use of the asset throughout the period of
identifikasian; dan use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - The Group has the right to direct the use
penggunaan aset identifikasian. Grup of the asset. The Group has described
memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak when it has a decision-making right that
untuk pengambilan keputusan yang are the most relevant to changing how
relevan tentang bagaimana dan untuk and for what purpose the asset is used
tujuan apa aset digunakan telah are predetermined:
ditentukan sebelumnya:
1. Grup memiliki hak untuk 1. The Group has the right to operate the
mengoperasikan aset; dan asset; and
2. Grup telah mendesain aset dengan 2. The Group has designed the asset in
cara menetapkan sebelumnya a way that predetermine how and for
bagaimana dan untuk tujuan apa aset what purposes it will be used.
akan digunakan selama periode
penggunaan.
Halaman411
- 67 - Page
Page 436
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Grup The Group recognises a right-of-use assets
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. and a leases liability at the leases
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, commencement date. The right-of-use assets
dimana meliputi jumlah pengukuran awal is initially measured at cost, which comprises
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan the initial amount of the leases liability
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau adjusted for any leases payment made at or
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan before the commencement date, plus any
biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset initial direct cost incurred. The right-of-use
hak-guna diamortisasi dengan menggunakan assets is amortised over the straight-line
metode garis lurus sepanjang jangka waktu method throughout the lease term.
sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are
tanggal permulaan, didiskontokan dengan not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa discounted using the interest rate implicit in the
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat lease or, if that rate cannot be readily
ditentukan, maka menggunakan suku bunga determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup Generally, the Group uses its incremental
menggunakan suku bunga pinjaman borrowing rate as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi Each leases payment is allocated between the
bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya liability and finance cost. The finance cost is
keuangan dibebankan pada laba rugi selama charged to profit or loss over the leases period
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat so as to produce a constant periodic rate of
suku bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the
liabilitas untuk setiap periode. liability for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa underlying asset to the Group by the end of
atau jika biaya perolehan aset hak-guna the leases term or if the cost of the right-of-use
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi assets reflects that the Group will exercise a
beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna purchase option, the Group depreciates the
dari tanggal permulaan hingga akhir umur right-of-use asset from the commencement
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal underlying asset. Otherwise, the Group
permulaan hingga tanggal yang lebih awal depreciates the right-of-use assets from the
antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau commencement date to the earlier of the end
akhir masa sewa. of the useful life of the right-of-use assets or
the end of the leases term.
Halaman - 68 - Page
412
Page 437
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group account for a lease modification as
terpisah jika: a separate lease if both:
- Modifikasi meningkatkan ruang lingkup - The modification increases the scope of
sewa dengan menambahkan hak untuk the lease by adding the right to use one or
menggunakan satu aset pendasar atau more underlying assets;
lebih;
- Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - The consideration for the lease increases
yang setara dengan harga tersendiri untuk by an amount commensurate with the
peningkatan dalam ruang lingkup dan stand-alone price for the increase in
penyesuaian yang tepat pada harga scope and any appropriate adjustments to
tersendiri tersebut untuk merefleksikan that stand-alone price to reflect the
kondisi kontrak tertentu. circumstances of the particular contract.
Aset takberwujud Intangible Assets
Aset takberwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur the cost of the asset can be measured reliably
secara andal dan kemungkinan besar Bank and it is probable that the Bank and
dan Entitas Anak akan memperoleh manfaat Subsidiaries will obtain future economic
ekonomis masa depan dari aset tersebut. Aset benefits from the asset. Intangible assets
takberwujud terdiri dari goodwill, hubungan consist of goodwill, customer relationships and
pelanggan dan merek dagang yang diperoleh trademarks acquired by the Bank and
pada saat akuisisi. Subsidiaries when acquisition.
Lihat Catatan 2d untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2d for the accounting policies
terkait goodwill. of goodwill.
q. Agunan yang diambil alih q. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed collaterals are included in the
“Aset Lain-lain”. “Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed collaterals represent assets
yang diperoleh BNI dan Entitas Anak, baik acquired by BNI and Subsidiaries, both from
melalui pelelangan maupun diluar pelelangan auction and non auction based on voluntary
berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh transfer by the debtor or based on debtor’s
pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk approval to sell the collateral where the debtor
menjual diluar lelang dari pemilik agunan could not fulfill their obligations to BNI and
dalam hal debitur tidak memenuhi liabilitasnya Subsidiaries. Foreclosed collaterals represent
kepada BNI dan Entitas Anak. AYDA loan collateral that were taken over as part of
merupakan jaminan kredit yang diberikan yang loans settlement and presented in “Other
telah diambil alih sebagai bagian dari Assets”.
penyelesaian kredit yang diberikan dan
disajikan pada “Aset Lain-lain”.
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net
neto yang dapat direalisasi atau sebesar nilai realizable value or stated at loan outstanding
outstanding kredit yang diberikan, mana yang amount, whichever is lower. Net realizable
lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi value is the fair value of the foreclosed
adalah nilai wajar agunan yang diambil alih collaterals less the estimated costs to sell the
dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual assets. The excess of loan receivable over the
agunan tersebut. Selisih lebih saldo kredit di net realizable value of the foreclosed collateral
atas nilai neto yang dapat direalisasi dari is charged to allowance for impairment losses.
agunan yang diambil alih dibebankan ke dalam The difference between the recorded amount
akun cadangan kerugian penurunan nilai aset. of the foreclosed collateral and the proceeds
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih from the sale of such collateral is recorded as
dengan hasil penjualan diakui sebagai a gain or loss at the time of sale.
keuntungan atau kerugian pada saat
penjualan.
Halaman413
- 69 - Page
Page 438
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Agunan yang diambil alih (lanjutan) q. Foreclosed collaterals (continued)
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance and repair costs related to
pemeliharaan agunan yang diambil alih foreclosed collaterals are charged as an
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat expense in profit or loss when incurred.
terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is permanent decline in value, the
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi carrying amount of foreclosed collaterals is
untuk mengakui penurunan tersebut dan written down to recognise such permanent
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba decline in value and any losses from such
rugi. write-down is recognised in profit or loss.
r. Liabilitas segera r. Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat liabilitas Obligations due immediately are recorded at
kepada masyarakat maupun kepada bank lain the time obligations to public customers or
timbul. other banks arise.
Akun ini diklasifikasikan sebagai liabilitas This account is classified as other financial
keuangan lain dan dihitung berdasarkan biaya liabilities and is measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
s. Simpanan nasabah s. Deposits from customers
Tabungan merupakan simpanan nasabah di Savings account represent deposits of
BNI dan Entitas Anak yang bergerak di bidang customers in BNI and a Subsidiary engaged in
perbankan yang penarikannya hanya dapat banking that may only be withdrawn over the
dilakukan melalui counter dan Anjungan Tunai counter and via ATMs or funds transfers by
Mandiri (ATM) atau dengan cara SMS Banking, Phone Banking, Mobile Banking
pemindahbukuan melalui SMS Banking, and Internet Banking when certain agreed
Phone Banking, Mobile Banking dan Internet conditions are met, but which may not be
Banking jika memenuhi persyaratan yang withdrawn by cheque or other equivalent
disepakati, tetapi penarikan tidak dapat instruments.
dilaksanakan dengan menggunakan cek atau
instrumen setara lainnya.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customer’s deposits
nasabah di BNI dan Entitas Anak yang in BNI and a Subsidiary engaged in banking
bergerak di bidang perbankan yang that may be withdrawn at a certain time based
penarikannya hanya dapat dilakukan pada on the agreement between the depositor and
waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara BNI and a Subsidiary engaged in banking.
nasabah dengan BNI dan Entitas Anak yang
bergerak di bidang perbankan.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as
liabilitas keuangan lain yang diukur dengan other financial liabilities which are measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using effective interest rate
metode suku bunga efektif. Biaya tambahan method. Incremental costs directly attributable
yang dapat diatribusikan secara langsung to the acquisition of deposits from customers
dengan perolehan simpanan nasabah are deducted from the amount of deposits.
dikurangkan dari jumlah simpanan yang
diterima.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman - 70 - Page
414
Page 439
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank lain baik lokal maupun luar to local and overseas banks, in the form of
negeri, dalam bentuk giro, inter-bank call current accounts, inter-bank call money with
money dengan periode jatuh tempo menurut original maturities of 90 days or less, time
perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito deposits and certificates of deposits.
berjangka dan sertifikat deposito.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur other financial liabilities which are measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan amortised cost using effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method. Incremental costs directly attributable
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan to the acquisition of deposits from other banks
secara langsung dengan perolehan simpanan are deducted from the amount of deposits.
dari bank lain dikurangkan dari jumlah
simpanan yang diterima.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
u. Efek-efek yang diterbitkan u. Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari obligasi Securities issued consist of bonds issued by
yang diterbitkan oleh Grup. the Group.
Efek-efek yang diterbitkan diklasifikasikan Securities issued are classified as other
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur financial liabilities which are measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya amortised cost. Incremental costs directly
tambahan yang dapat diatribusikan secara attributable to the issuance of marketable
langsung dengan penerbitan efek dikurangkan securities are deducted from the amount of
dari jumlah efek-efek yang diterbitkan. securities issued.
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai Bonds issued are presented at nominal value
nominal dikurangi saldo diskonto yang belum net of unamortised discount. Costs incurred
diamortisasi. Biaya-biaya yang terjadi related to the bond issuance are presented as
sehubungan dengan penerbitan obligasi deduction from the proceeds of bonds issued
dicatat sebagai pengurang hasil emisi dan and amortised over the term of the bonds
diamortisasi selama jangka waktu obligasi using the effective interest rate method.
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
v. Pinjaman yang diterima v. Borrowings
Pinjaman diterima merupakan dana yang Borrowings are funds received from other
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau bank, Bank Indonesia or other parties with
pihak lain dengan liabilitas pembayaran payment obligation based on borrowings
kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian agreement.
pinjaman.
Halaman415
- 71 - Page
Page 440
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Pinjaman yang diterima (lanjutan) v. Borrowings (continued)
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar Borrowings are initially recognised at fair value
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar and subsequently measured at amortised cost
biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortised cost is calculated by taking into
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan account any discount or premium related to
memperhitungkan adanya diskonto atau premi the initial recognition of borrowings and
terkait dengan pengakuan awal pinjaman transaction costs are an integral part of the
diterima dan biaya transaksi merupakan effective interest rate method.
bagian tidak terpisahkan dari metode suku
bunga efektif.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
w. Pendapatan bunga dan beban bunga w. Interest income and interest expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua Interest income and expense for all interest-
instrumen keuangan yang dikenakan suku bearing financial instruments are recognised in
bunga diakui pada laporan laba rugi dengan profit or loss using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that
secara tepat mendiskontokan estimasi exactly discounts the estimated future cash
pembayaran atau penerimaan kas di masa payments or receipts through the expected life
datang selama perkiraan umur dari aset of the financial assets and financial liabilities
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika (or, where appropriate, a shorter period) to the
lebih tepat, digunakan periode yang lebih carrying amount of the financial asset or
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih financial liability. When calculating the effective
dari instrumen keuangan atau liabilitas interest rate, the Group estimates future cash
keuangan. Pada saat menghitung suku bunga flows considering all contractual terms of the
efektif, Grup mengestimasi arus kas di masa financial instrument but not future credit
datang dengan mempertimbangkan seluruh losses. This calculation includes all
persyaratan kontraktual dalam instrumen commissions, fees, and other forms received
keuangan tersebut, tetapi tidak by the parties in the contract are an integral
mempertimbangkan kerugian kredit di masa part of the effective interest rate, transaction
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh costs, and all other premiums or discounts.
komisi, provisi, dan bentuk lain diterima oleh
para pihak dalam kontrak yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau
diskon lainnya.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans for which the principal or interest has
bunganya telah lewat 90 hari atau lebih been past due for 90 days or more, or where
setelah jatuh tempo, atau kredit yang reasonable doubt exists as to its timely
pembayarannya secara tepat waktu diragukan, collection, are generally classified as impaired
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit loans.
yang mengalami penurunan nilai (impairment).
Halaman - 72 - Page
416
Page 441
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
x. Pendapatan provisi dan komisi x. Fees and commission income
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau lending activities, or fee and commission
pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortised over the term of contract using the
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu effective interest rate method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in profit or loss.
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari
pendapatan bunga pada laporan laba rugi.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit related to lending activities or a specific period
atau suatu jangka waktu diakui sebagai are recognised as revenues on the transaction
pendapatan pada saat terjadinya transaksi date as other operating income.
sebagai pendapatan operasional lainnya.
y. Kontrak asuransi y. Insurance contract
Kontrak asuransi adalah kontrak yang Insurance contract is contract issued by
diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana insurance company which accepts significant
pada saat penerbitan polis perusahaan insurance risk from policyholder upon the
asuransi menerima risiko asuransi yang issuance of the policy.
signifikan dari pemegang polis.
Risiko asuransi yang signifikan adalah Significant insurance risk is the possibility of
kemungkinan untuk membayar manfaat secara paying significantly more benefit to the
signifikan kepada pemegang polis apabila policyholder upon the occurrence of insured
suatu kejadian yang diasuransikan terjadi event compared to the minimum benefit
dibandingkan dengan manfaat minimum yang payable in a scenario where the insured event
akan dibayarkan apabila risiko yang does not occur. Scenarios considered are
diasuransikan tidak terjadi. Skenario-skenario those with commercial substance.
yang diperhatikan adalah skenario yang
mengandung unsur komersial.
Grup mendefinisikan risiko asuransi yang Group defines significant insurance risk as the
signifikan sebagai kemungkinan membayar possibility of having to pay benefits on the
manfaat pada saat terjadinya suatu kejadian occurrence of an insured event of at least 10%
yang diasuransikan, yang setidaknya 10% more than the benefits payable if the insured
lebih besar dari manfaat yang dibayarkan jika event did not occur. If the insurance contract
kejadian yang diasuransikan tidak terjadi. Jika does not contain significant insurance risk, the
suatu kontrak asuransi tidak mengandung contract will be deemed as an investment
risiko asuransi yang signifikan, maka kontrak contract. Once a contract has been classified
tersebut diklasifikasikan sebagai kontrak as an insurance contract, no reclassification
investasi. Ketika sebuah kontrak telah can be performed unless the terms of the
diklasifikasi sebagai kontrak asuransi, agreement are later amended.
reklasifikasi terhadap kontrak tersebut tidak
dapat dilakukan kecuali ketentuan perjanjian
kemudian diamendemen.
Halaman417
- 73 - Page
Page 442
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Grup menerbitkan kontrak asuransi untuk Group issues insurance contracts for traditional
produk asuransi tradisional dan produk insurance product and investment linked
asuransi yang dikaitkan dengan investasi. insurance product. Both of these products
Kedua jenis produk ini mempunyai risiko have significant insurance risk.
asuransi yang signifikan.
Produk-produk dari Grup dibagi berdasarkan Group’s products may be divided into the
kategori utama sebagai berikut: following main categories:
Tipe polis/ Deskripsi manfaat/
Policy type Description of benefits
1) Asuransi jiwa tradisional non- Produk non-participating memberikan perlindungan untuk menutupi
participating/Traditional non- risiko kematian, kecelakaan, penyakit kritis, dan kesehatan dari
participating life insurance pemegang polis. Jumlah uang pertanggungan akan dibayarkan pada
saat terjadinya risiko yang ditanggung./Non participating products
provide protection to cover the risk of death, accident, critical illness,
and health of the insured. The basic sum assured will be paid upon the
occurrence of the risks covered.
2) Produk asuransi unit link/ Unit link adalah produk asuransi dengan pembayaran premi tunggal
Unit-linked insurance maupun regular yang dikaitkan dengan investasi yang memberikan
products kombinasi manfaat proteksi dan manfaat investasi./Unit-linked is the
insurance product with single and regular premium payment which
linked to investment products, which provide a combined benefit of the
protection and investment.
Manfaat dari perlindungan asuransi adalah untuk menanggung risiko
kematian yang memberikan manfaat sebesar nilai uang
pertanggungan dan ditambah manfaat investasi berupa akumulasi nilai
dana investasi yang akan dibayarkan pada saat terjadinya risiko yang
ditanggung./The benefit of protection is to cover the risks of death
which provide basic sum assured plus the cumulative balance of the
fund value, these benefit will be paid upon the occurrence of the risks
covered.
Nilai dana investasi akan dihitung berdasarkan tingkat pengembalian
investasi yang didapat dari fund tergantung dari tipe fund yang dipilih
oleh pemegang polis berdasarkan profil risiko investasi./The
investment fund value will be measured based on the yield of return
from the underlying fund depend on the fund type which is chosen by
the policyholders, depending on investment risk profile.
Halaman - 74 - Page
418
Page 443
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Grup memisahkan komponen deposit dari Group unbundles the deposit component of
kontrak unit link seperti yang disyaratkan oleh unit-linked contract as required by SFAS 104
PSAK 104 hanya jika kondisi-kondisi di bawah only when both of the following conditions are
ini terpenuhi: met:
- Grup dapat mengukur komponen “deposit” - Group can measure separately the
secara terpisah (termasuk opsi “deposit” component (including any
penyerahan melekat, yaitu tanpa embedded surrender option, i.e. without
memperhitungkan komponen “asuransi”); taking into account the “insurance”
dan component); and
- Kebijakan akuntansi Grup tidak - Group’s accounting policies do not
mensyaratkan untuk mengakui semua hak otherwise require to recognise all
dan kewajiban yang timbul dari komponen obligations and rights arising from the
“deposit”. “deposit” component.
Karena hanya kondisi pertama di atas Since only the first condition above is met,
terpenuhi, maka Grup tidak memisahkan Group does not unbundle the deposit
komponen deposit dari kontrak unit link. component of unit-linked contract.
Pengujian kecukupan liabilitas Liability adequacy tests
PSAK 104 ‘’Kontrak Asuransi’’ mengharuskan SFAS 104 ‘’Insurance Contracts’’ requires that
setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai at each end of reporting period, Group
apakah liabilitas manfaat polis masa depan, evaluates whether the liabilities for future
premi yang belum merupakan pendapatan dan policy benefits, unearned premium and
estimasi klaim yang diakui dalam laporan estimated claims as recognised in the
posisi keuangan konsolidasian telah consolidated statement of financial position
mencukupi, dengan membandingkan total have been adequately recognised by
tercatat tersebut dengan estimasi arus kas comparing the carrying amount with the
masa depan sesuai dengan kontrak asuransi.
estimated future cash flows in accordance with
the insurance contracts.
Jika perbandingan tersebut menunjukkan If the valuation indicates that the carrying value
bahwa nilai tercatat atas liabilitas kontrak of insurance contract liabilities (net of deferred
asuransi (dikurangi dengan biaya akuisisi acquisition costs and relevant intangible
tangguhan dan aset takberwujud terkait) lebih assets) is lower compared to the estimated
rendah dibandingkan dengan estimasi nilai kini present value of future cash flows, then such
atas arus kas masa depan, maka kekurangan deficiency is recognised in the consolidated
tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Tes kecukupan liabilitas dihitung berdasarkan The liability adequacy test is calculated based
diskonto dari arus kas untuk semua arus kas on discounted cash flows basis for all related
yang terkait yaitu arus kas keluar dan arus kas cash flows i.e. both of cash outflows and cash
masuk seperti yang disebutkan di atas dengan inflows as mentioned above using a set of
menggunakan asumsi-asumsi aktuaria most recent best estimate actuarial
berdasarkan estimasi terbaik terkini yang assumptions which is set by the Company’s
ditetapkan oleh aktuaris Perusahaan, appointed actuary, including interest rate
termasuk asumsi tingkat bunga, assumptions, mortality/morbidity assumptions,
mortalitas/morbiditas, lapse, asumsi biaya dan lapse assumptions, expense assumptions and
inflasi tanpa margin atas risiko pemburukan inflation assumptions without margin for
(dan tanpa flooring atas cadangan untuk bisnis adverse deviation assumption (and without
Konvensional). reserve flooring for Conventional business).
Halaman419
- 75 - Page
Page 444
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Pengujian kecukupan liabilitas (lanjutan) Liability adequacy tests (continued)
Grup menerapkan metode Gross Premium Group applies the Gross Premium Valuation
Valuation dalam perhitungan liabilitas kepada method to calculate the liability for future policy
pemegang polis dengan menggunakan asumsi benefit based on actuarial assumptions which
aktuaria berdasarkan asumsi estimasi terbaik are based on best estimate assumptions and
dan margin atas risiko pemburukan, kecuali margin for adverse deviation, except for
untuk asumsi biaya (untuk bisnis expense assumptions (for Conventional
Konvensional) dan asumsi tingkat bunga, business) and interest rate assumptions,
sehingga tes kecukupan liabilitas perlu therefore, the liability adequacy test is
dilakukan. Berdasarkan hasil uji, estimasi required. Based on the assessment, the
liabilitas lebih tinggi dari estimasi arus kas estimated liability is higher than the measure of
yang memenuhi persyaratan minimum yang cash flows that meet the minimum requirement
menunjukan bahwa estimasi liabilitas tersebut which shows that the estimated liability is
cukup. adequate.
Pengakuan pendapatan premi Premium income recognition
Premi kontrak jangka pendek diakui sebagai Premiums received from short-term insurance
pendapatan dalam periode kontrak sesuai contracts are recognised as income within the
dengan proporsi total proteksi asuransi yang contract period based on the insurance
diberikan. Premi kontrak jangka panjang diakui coverage provided. Premium income from long
sebagai pendapatan pada saat polis jatuh duration contracts is recognised as revenue
tempo. when the policy is due.
Pendapatan premi yang diterima sebelum Premium income received before the due date
jatuh tempo polis dicatat sebagai titipan premi of the respective policies are reported as
di laporan posisi keuangan. policyholders’ deposits in the statement of
financial position.
Premi reasuransi bruto diakui sebagai beban Gross reinsurance premiums are recognised
pada saat dibayarkan atau pada tanggal di as an expense when payable or on the date in
mana polis tersebut efektif. which the policy becomes effective.
Grup menghitung cadangan atas premi yang The Group calculates unearned premium
belum merupakan pendapatan dengan reserves using daily amortization method.
menggunakan metode amortisasi harian.
Cadangan atas premi yang belum merupakan Unearned premium reserves only apply to
pendapatan hanya diterapkan terhadap premi premiums that are short-term with less than
yang mempunyai risiko (asuransi jangka one year insurance period which have risk
warsa, kecelakaan diri, dan kesehatan) yang component only (term life, personal accident,
periode asuransinya tidak lebih dari satu and health insurance).
tahun.
Penurunan/(kenaikan) cadangan atas premi Decrease/(increase) in unearned premium
yang belum merupakan pendapatan diakui reserves is recognised in the current year’s
dalam laporan laba rugi periode berjalan. profit or loss. Ujrah/fee received
Ujrah/fee yang diterima oleh Grup diakui Ujrah/fee received by the Group is recognised
sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi as income in the statement of profit or loss and
dan penghasilan komprehensif lain. Ujrah other comprehensive income. Ujrah is
diamortisasi menggunakan metode garis lurus. amortised using straight-line method.
Halaman - 76 - Page
420
Page 445
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Reasuransi Reinsurance
Grup mereasuransikan sebagian porsi Group reinsures a portion of its risk with
risikonya kepada perusahaan reasuradur. reinsurance companies. The amount of
Total premi yang dibayar atau porsi premi atas premium paid or portion of premium from
transaksi reasuransi prospektif diakui sesuai prospective reinsurance transactions is
dengan proporsi total proteksi reasuransi yang recognised over the reinsurance contract in
diterima berdasarkan kontrak reasuransi. proportion with the protection received.
Aset reasuransi termasuk saldo yang Reinsurance assets include balances
diharapkan dibayarkan oleh perusahaan expected to be recovered from reinsurance
reasuransi untuk ceded liabilitas manfaat polis companies for ceded liability for future policy
masa depan, ceded estimasi liabilitas klaim benefits, ceded estimated claim liabilities and
dan ceded premi yang belum merupakan ceded unearned premiums. Amounts
pendapatan. Total manfaat yang ditanggung recoverable from reinsurers are estimated in a
oleh reasuradur diperkirakan secara konsisten manner consistent with the liability associated
sesuai dengan liabilitas yang terkait dengan with the reinsured policy.
polis reasuransi.
Jika aset reasuransi mengalami penurunan If a reinsurance asset is impaired, Group
nilai, Grup mengurangi nilai tercatat dan reduces the carrying amount and recognises
mengakui kerugian penurunan nilai tersebut the impairment loss in the consolidated
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian. Aset comprehensive income. A reinsurance asset is
reasuransi mengalami penurunan nilai jika ada impaired if there is objective evidence, as a
bukti obyektif, sebagai akibat dari suatu result of an event that occurred after initial
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal recognition of the reinsurance asset, that
aset reasuransi, bahwa Grup tidak dapat Group may not receive all amounts due to it
menerima seluruh total karena di bawah under the terms of the contract, and the impact
syarat-syarat kontrak, dan dampak pada total of the amounts that will receive from the
yang akan diterima dari reasuradur dapat reinsurer can be reliably measured.
diukur secara andal.
Klaim dan manfaat polis Claims and policy benefits
Klaim dan manfaat polis terdiri dari klaim yang Claims and policy benefits consist of settled
telah diselesaikan, klaim dalam proses claims, claims that are still in process of
penyelesaian dan estimasi atas klaim yang completion and estimate of claims incurred but
telah terjadi namun belum dilaporkan (IBNR). not yet reported (IBNR). Claims and policy
Klaim dan manfaat polis diakui sebagai beban benefits are recognised as expenses when the
pada saat terjadinya liabilitas untuk liabilities to cover claims are incurred.
memberikan proteksi. Klaim reasuransi yang Reinsurance claims recoveries from
diperoleh dari Grup diakui dan dicatat sebagai reinsurance Group are recognised and
pengurang klaim dan manfaat polis pada recorded as deduction from claims and policy
periode yang sama dengan periode benefits consistent in the same period with the
pengakuan klaim dan manfaat polis. claims and policies benefits recognition.
Halaman421
- 77 - Page
Page 446
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Klaim dan manfaat polis (lanjutan) Claims and policy benefits (continued)
Total klaim dalam penyelesaian, termasuk Total claims in process, including claims
klaim yang telah terjadi namun belum incurred but not yet reported, are stated at
dilaporkan, dinyatakan berdasarkan estimasi estimated amounts determined based on the
menggunakan teknik perhitungan teknis oleh actuarial technical insurance calculations
aktuaris yang dilaporkan sebagai bagian dari which is reported as part of “Estimated claim
”Estimasi liabilitas klaim” yang diakui pada liabilities” which recognised in the
laporan keuangan konsolidasian di liabilitas consolidated statement of financial position in
lain-lain. Perubahan dalam estimasi liabilitas other liabilities. Changes in estimated claim
klaim, sebagai hasil dari evaluasi lebih lanjut liabilities as a result of further evaluation and
dan perbedaan antara estimasi klaim dengan the difference between estimated claims and
klaim yang dibayarkan, diakui sebagai biaya paid claims are recognised as addition to or
tambahan atau pengurang biaya pada periode deduction from expenses in the period the
terjadinya perubahan. changes occurred.
Utang klaim Claims payable
Utang klaim merupakan liabilitas yang timbul Claims payable represents liability arising from
dari klaim yang diajukan oleh pemegang polis the submitted claim by policyholders and
dan disetujui oleh Grup tetapi belum dibayar approved by the Group but not yet paid as of
hingga tanggal laporan posisi keuangan. statement of financial position date. Claims
Utang klaim diakui pada saat total yang harus payable is recognised at the time the amount
dibayar disetujui. Liabilitas tersebut dihentikan to be paid is approved. The liability is
pengakuannya pada saat kontrak berakhir, derecognised when the contract expires,
dilepaskan atau dibatalkan. discharged or cancelled.
Liabilitas manfaat polis masa depan Liability for future policy benefits
Liabilitas manfaat polis masa depan The liabilities for future policy benefits
merupakan nilai sekarang estimasi manfaat represent the present value of estimated future
polis masa depan yang akan dibayarkan policy benefits to be paid to policyholders or
kepada pemegang polis atau ahli warisnya their heirs less present value of estimated
dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi future premiums to be received from the
premi masa depan yang akan diterima dari policyholders and recognised consistently with
pemegang polis dan diakui secara konsisten the recognition of premium income. The
pada saat pengakuan pendapatan premi. liabilities for future policy benefits are
Liabilitas manfaat polis masa depan ditentukan determined and computed based on certain
dan dihitung dengan menggunakan rumus formula by Group’s actuary.
tertentu oleh aktuaris Grup.
Grup menghitung liabilitas manfaat polis masa Group calculates the liabilities for future policy
depan dengan menggunakan metode Gross benefits using Gross Premium Valuation
Premium Valuation yang mencerminkan nilai method that reflect the present value of
sekarang estimasi pembayaran seluruh estimated payments throughout the
manfaat yang diperjanjikan termasuk seluruh guaranteed benefits including all the
opsi yang disediakan, nilai sekarang estimasi embedded options available, the estimated
seluruh biaya yang dikeluarkan dan juga present value of all handling costs incurred
mempertimbangkan penerimaan premi di and also considering the future premium
masa depan. receipt.
Perubahan liabilitas manfaat polis masa depan Changes in the liabilities for future policy
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. benefits are recognised in the current year’s
profit or loss.
Halaman - 78 - Page
422
Page 447
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) Liabilities for future policy benefits (continued)
Untuk produk unit link, liabilitas kepada For unit-linked products, the liabilities to unit-
pemegang polis unit link diakui pada saat linked policyholders is recognised at the time
penerimaan dana dikonversi menjadi unit the funds received are converted into units, net
setelah dikurangi biaya-biaya dan akan of related expenses and will increase or
bertambah atau berkurang sesuai dengan nilai decrease in accordance with effective net
aset bersih efektif yang berlaku. Risiko asset value. Related investment risk are born
investasi terkait ditanggung oleh pemegang by the unit-linked policyholders.
polis unit link.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk Funds received from customers for non-sharia
non syariah diakui sebagai pendapatan premi products are recognised as gross premiums
bruto di laporan laba rugi dan penghasilan income in the consolidated statement of profit
komprehensif lain konsolidasian. Liabilitas and loss and other comprehensive income.
kepada pemegang polis unit link diakui di Liabilities to unit-linked policyholders are
laporan posisi keuangan konsolidasian di recognised in the consolidated statement of
liabilitas lain-lain yang termasuk di dalam financial position in the other liabilities which is
liabilitas manfaat polis masa depan sebesar included in the liabilities for future policy
jumlah yang diterima setelah dikurangi dengan benefits for the amount received net of the
bagian premi yang merupakan pendapatan portion of premium representing Subsidiary’s
Entitas Anak, disertai dengan pengakuan revenue, with corresponding profit or loss
kenaikan liabilitas kepada pemegang polis unit recognition for the increase in liabilities to unit-
link di laba rugi. linked policyholders.
Setiap bunga, keuntungan atau kerugian dari Any interest, gain or loss due to increases or
kenaikan atau penurunan nilai pasar investasi decreases in market value of investments are
dicatat sebagai pendapatan atau beban, recorded as income or expense, with a
disertai dengan pengakuan kenaikan atau corresponding recognition of increase or
penurunan liabilitas manfaat polis masa depan decrease in liabilities for future policy benefits
di laporan laba rugi dan liabilitas manfaat polis in the profit or loss and liabilities for future
masa depan di laporan posisi keuangan policy benefits in the consolidated statement of
konsolidasian. financial position.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk Funds received from customers for unit-linked
unit link diakui sebagai liabilitas manfaat polis products are recognised as liabilities for future
masa depan (diakui di liabilitas lain-lain) dan policy benefits (recognised in other liabilities)
di laporan posisi keuangan sebesar total yang in the consolidated statement of financial
diterima setelah dikurangi charges atau admin position for the amount received net of
fee lainnya dalam rangka mengelola charges or other admin fee in managing the
pendapatan dari produk unit link. unit-linked product revenue.
z. Perpajakan z. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises of current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax are recognised in the profit or
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan loss, except to the extent that it relates to items
transaksi atau kejadian yang diakui di recognised in other comprehensive income or
penghasilan komprehensif lain atau langsung directly in equity. In this case, the tax is also
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut recognised in other comprehensive income or
masing-masing diakui dalam penghasilan directly in equity, respectively.
komprehensif lain atau ekuitas.
Halaman423
- 79 - Page
Page 448
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Beban pajak kini dihitung berdasarkan The current income tax charge is calculated on
peraturan perpajakan yang berlaku pada the basis of the tax laws enacted or
tanggal pelaporan keuangan. Manajemen substantively enacted at the reporting date.
secara periodik mengevaluasi posisi yang Management periodically evaluates positions
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan taken in tax returns with respect to situations in
(SPT) sehubungan dengan situasi dimana which applicable tax regulation is subject to
aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretation. It establishes provision where
interpretasi. Jika perlu, manajemen appropriate on the basis of amounts expected
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang to be paid to the tax authorities.
diharapkan akan dibayar kepada otoritas
pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui, dengan Deferred income tax is recognised, using the
menggunakan metode posisi keuangan untuk financial position method, on temporary
semua perbedaan temporer antara dasar differences arising between the tax bases of
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan assets and liabilities and their carrying
nilai tercatatnya pada laporan keuangan amounts in the consolidated financial
konsolidasian. Namun, liabilitas pajak statements. However, deferred tax liabilities
penghasilan tangguhan tidak diakui jika are not recognised if they arise from the initial
berasal dari pengakuan awal goodwill atau recognition of goodwill and deferred income
pada saat pengakuan awal aset dan liabilitas tax is not accounted for if it arises from initial
yang timbul dari transaksi selain kombinasi recognition of an asset or liability in a
bisnis yang pada saat transaksi tersebut tidak transaction other than a business combination
mempengaruhi laba rugi akuntansi dan laba that at the time of the transaction affects
rugi kena pajak. Pajak penghasilan tangguhan neither accounting nor taxable profit or loss.
ditentukan dengan menggunakan tarif pajak Deferred income tax is determined using tax
yang telah berlaku atau secara substantif telah rates that have been enacted or substantially
berlaku pada akhir periode pelaporan dan enacted as at reporting period and is expected
diharapkan diterapkan ketika aset pajak to apply when the related deferred income tax
penghasilan tangguhan direalisasi atau asset is realised or the deferred income tax
liabilitas pajak penghasilan tangguhan liability is settled.
diselesaikan.
Aset pajak penghasilan tangguhan diakui Deferred tax assets are recognised only to the
hanya jika besar kemungkinan jumlah extent that it is probable that future taxable
penghasilan kena pajak dimasa depan akan profit will be available against which the
memadai untuk dikompensasi dengan temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang masih dapat
dimanfaatkan.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred tax assets and liabilities are offset
tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat when there is a legally enforceable right to
hak yang berkekuatan hukum untuk offset current tax assets against current tax
melakukan saling hapus antara aset pajak kini liabilities and when the deferred income taxes
dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes
dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan levied by the same taxation authority either the
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang same taxable entity or different taxable entities
sama, baik atas entitas kena pajak yang sama where there is an intention to settle the
ataupun berbeda dan adanya niat untuk balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Halaman - 80 - Page
424
Page 449
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui Corrections to taxation obligations are
saat surat ketetapan pajak diterima atau jika recorded when an assessment is received or,
mengajukan keberatan, pada saat keputusan if appealed against, when the appeal has been
atas keberatan tersebut telah ditetapkan. decided.
aa. Imbalan kerja aa. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised
terutang kepada karyawan. when they accrued to the employees.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment
BNI memiliki program pensiun imbalan pasti BNI has defined benefit and defined
dan iuran pasti. contribution pension plans.
Program pensiun imbalan pasti adalah A defined benefit pension plan is a pension
program pensiun yang menetapkan jumlah plan that defines an amount of pension that
imbalan pensiun yang akan diterima oleh will be received by the employee on becoming
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya entitled to a pension, which usually depends
tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti on one or more factors such as age, years of
umur, masa kerja, dan jumlah kompensasi. service and compensation. This plan is
Program ini dikelola oleh Dana Pensiun managed by Dana Pensiun PT Bank Negara
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”).
(“Dana Pensiun”).
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension plan
pensiun dimana Bank akan membayar iuran under which the Bank pays fixed contributions
tetap kepada sebuah entitas yang terpisah into a separate entity (pension fund) and has
(dana pensiun) dan tidak memiliki liabilitas no legal or constructive obligation to pay
hukum atau konstruktif untuk membayar further contributions. This plan is managed by
kontribusi lebih lanjut. Program ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (“DPLK”).
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“DPLK”).
BNI diharuskan menyediakan imbalan pensiun BNI is required to provide minimum pension
minimum yang diatur dalam Undang-Undang benefits as stipulated in Undang-Undang Cipta
Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021, yang Kerja No. 11/2020 and PP 35/2021 which
merupakan liabilitas imbalan pasti. Jika represents an underlying defined benefit
imbalan pensiun sesuai dengan Undang- obligation. If the pension benefits based on
Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 and
PP 35/2021 lebih besar, selisih tersebut diakui PP 35/2021 are higher, the difference is
sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun. recorded as part of the overall pension
benefits obligation.
Karena Undang-Undang Cipta Kerja Since the Undang-Undang Cipta Kerja sets the
menentukan rumus tertentu untuk menghitung formula for determining the minimum amount
jumlah minimal imbalan pensiun, pada of benefits, in substance pension plans under
dasarnya program pensiun berdasarkan the Undang-Undang Cipta Kerja represent
Undang-Undang Cipta Kerja adalah program defined benefit plans.
imbalan pasti.
Halaman425
- 81 - Page
Page 450
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
aa. Imbalan kerja (lanjutan) aa. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Sehubungan dengan program imbalan pasti, The liability recognised in the consolidated
liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan statement of financial position in respect of
konsolidasian sebesar nilai kini kewajiban defined benefit pension plans is the present
imbalan pasti pada akhir periode pelaporan value of the defined benefit obligation at the
dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban end of the reporting period less the fair value
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh of plan assets. The defined benefit obligation
aktuaris yang independen dengan is calculated annually by independent
menggunakan metode projected unit credit. actuaries using the projected unit credit
method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan arus kas keluar yang obligation is determined by discounting the
diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga estimated future cash outflows using interest
Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak rates of Government Bonds (considering that
ada pasar aktif untuk obligasi perusahaan yang currently there is no active market for high-
berkualitas tinggi) yang didenominasikan quality corporate bonds) that are denominated
dalam Rupiah dimana imbalan akan in Rupiah in which the benefits will be paid,
dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh and that have terms to maturity approximating
tempo mendekati jangka waktu kewajiban to the terms of the related pension obligation.
pensiun.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul Actuarial gains and losses arising from
dari penyesuaian dan perubahan dalam experience adjustments and changes in
asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui actuarial assumptions are charged or credited
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif to equity in other comprehensive income in the
lainnya pada saat terjadinya. period in which they arise.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan Past-service costs are recognised immediately
laba rugi. in profit or loss.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or
penyelesaian program manfaat pasti diakui di settlement of a defined benefit plan are
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian recognised in profit or loss when the
tersebut terjadi. curtailment or settlement occurs.
Grup juga memberikan imbalan pasca kerja The Group also provides other post-
lainnya, seperti uang penghargaan dan uang employment benefits, such as service pay and
pisah. Imbalan berupa uang penghargaan separation pay. The service pay benefit vests
diberikan apabila karyawan bekerja hingga when the employees reach their retirement
mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan age. The separation pay benefit is paid to
berupa uang pisah, dibayarkan kepada employees in the case of voluntary
karyawan yang mengundurkan diri secara resignation, subject to a minimum number of
sukarela, setelah memenuhi minimal masa years of service. These benefits have been
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan accounted for using the same methodology as
menggunakan metodologi yang sama dengan for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman - 82 - Page
426
Page 451
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
aa. Imbalan kerja (lanjutan) aa. Employee benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat long service leave, permanent disability benefit
permanen dan penghargaan jubilee dihitung and jubilee awards are calculated using the
dengan menggunakan metode projected unit projected unit credit method and discounted to
credit dan didiskontokan ke nilai kini. present value. Actuarial gains and losses
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang arising from experience adjustments and
timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam change in actuarial assumption are recognised
asumsi-asumsi aktuarial diakui dalam laporan and credited to profit or loss.
laba rugi.
ab. Laba per saham dasar ab. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih yang tersedia bagi dividing the profit attributable to the equity
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata holders of the parent entity by the weighted
tertimbang saham biasa yang beredar selama average number of ordinary shares
periode yang bersangkutan. outstanding during the period.
ac. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi ac. Transactions with related parties
BNI dan Entitas Anak melakukan transaksi BNI and Subsidiaries enter into transactions
dengan pihak-pihak berelasi seperti yang with parties which are defined as related
didefinisikan dalam PSAK 224 tentang parties in accordance with SFAS 224
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi” dan regarding “Related Party Disclosures” and
Peraturan No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Regulation No. KEP-347/BL/2012 dated 25
Juni 2012 tentang “Pedoman Penyajian dan June 2012 regarding “Guidelines for
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten Financial Statements Presentation and
atau Perusahaan Publik” yang didefinisikan Disclosure of Issuers or Public Companies”,
antara lain: which are defined, among others, as:
(i) perusahaan di bawah pengendalian BNI (i) entities under the control of BNI and
dan Entitas Anak; Subsidiaries;
(ii) perusahaan asosiasi; (ii) associated companies;
(iii) investor yang memiliki hak suara, yang (iii) investors with voting rights that gives
memberikan investor tersebut suatu them significant influence;
pengaruh yang signifikan;
(iv) perusahaan di bawah pengendalian (iv) entities controlled by investors under
investor yang dijelaskan dalam Catatan iii Note iii above;
di atas;
(v) karyawan kunci dan anggota (v) key employees and family members;
keluarganya; dan and
(vi) entitas yang dikendalikan, dikendalikan (vi) entity that is controlled, jointly controlled
bersama atau dipengaruhi secara or significantly influenced by
signifikan oleh Pemerintah yaitu Menteri Government, which is defined as the
Keuangan yang merupakan pemegang Minister of Finance who has share
saham dari entitas. ownership in the entity.
Semua transaksi signifikan dengan pihak- All significant transactions with related parties
pihak berelasi, telah diungkapkan pada have been disclosed in notes to the
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
Halaman427
- 83 - Page
Page 452
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ad. Dividen ad. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the shareholders is
saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the consolidated
keuangan konsolidasian pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the shareholders.
saham.
ae. Pelaporan segmen ae. Segment reporting
Grup mengidentifikasikan segmen operasi The Group defines an operating segment as a
sebagai suatu komponen dari entitas: component of an entity:
a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) that engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with
transaksi dengan komponen lain dari other components of the same entity);
entitas yang sama);
b) hasil operasinya dikaji ulang secara b) whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decisions about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segment
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c) tersedia informasi keuangan yang dapat c) for which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Sesuai dengan PSAK 108 tentang “Segmen Refer to SFAS 108 about “Operating
Operasi”, Grup menyajikan segmen operasi Segments”, the Group discloses its operating
berdasarkan laporan internal Grup yang segments based on Group’s internal report
disajikan kepada pengambil keputusan presented to operation-decision makers. The
operasional. Pengambil keputusan operation-decision makers are the Board of
operasional adalah Direksi. Directors.
Di tahun 2024, Grup mengungkapkan In 2024, the Group disclosing its operational
segmen operasionalnya berdasarkan segmen segments based on business segments as
usaha sebagai berikut: Wholesale & follows: Wholesale & International Banking,
International Banking, Institutional Banking, Institutional Banking, Enterprises &
Enterprises & Commercial Banking, Retail Commercial Banking, Retail Banking,
Banking, Treasury, Kantor Pusat dan Entitas Treasury, Head Office and Subsidiaries with
Anak dengan terdapat reklasifikasi di masing- some reclassification for each business
masing bisnis segmen sesuai dengan segments referring to the new organizational
organisasi direksi dan pembidangan yang of board of directors.
baru.
af. Biaya emisi penerbitan saham af. Shares issuance costs
Biaya-biaya emisi efek yang terjadi Costs related to the public offering of shares
sehubungan dengan penawaran saham (including pre-emptive rights issue) are
kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak deducted from the proceeds and presented as
memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan a deduction of “Additional Paid-In Capital -
langsung dari hasil emisi dan disajikan Net” account, under Equity section in the
sebagai pengurang pada akun “Tambahan consolidated statement of financial position.
Modal Disetor - Bersih”, sebagai bagian dari
Ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Halaman - 84 - Page
428
Page 453
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ag. Saham treasuri ag. Treasury shares
Ketika entitas Grup membeli modal saham When any Group entity purchases the entity’s
ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan equity share capital (treasury shares), the
yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang consideration paid, including any directly
secara langsung dapat diatribusikan attributable incremental costs (net of income
(dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan taxes) is deducted from equity attributable to
dari ekuitas yang diatribusikan kepada the entity’s equity holders until the shares are
pemilik ekuitas entitas sampai saham cancelled or reissued. When ordinary shares
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. are subsequently reissued, any consideration
Ketika saham biasa tersebut selanjutnya received, net of any directly attributable
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, incremental transaction costs and the related
dikurangi biaya tambahan transaksi yang income tax effects, is included in equity
terkait dan dampak pajak penghasilan yang attributable to the entity’s equity holders.
terkait dimasukkan kepada ekuitas yang
dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas
entitas.
ah. Kompensasi berbasis saham ah. Share-based payment
Bank menjalankan program kompensasi Bank operates an equity-settled, share-based
berbasis saham dengan penyelesaian compensation plan. The fair value of the
menggunakan ekuitas. Nilai wajar dari jasa employee services received in exchange for
karyawan yang dikompensasikan dengan the grant of shares is recognised as an
saham Bank diakui sebagai beban di laporan expense in the statements of profit or loss. The
laba rugi. Jumlah keseluruhan yang diakui total amount to be recognised over the vesting
sepanjang periode vesting ditentukan period is determined based on the fair value of
berdasarkan nilai wajar saham yang diberikan the shares granted on the grant date.
pada tanggal pemberian kompensasi.
ai. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ai. Social and Environmental Responsibility
Berdasarkan PER-05/MBU/04/2021 tentang Based on PER-05/MBU/04/2021 concerning
Program Tanggung Jawab Sosial dan Social and Environmental Responsibility
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Programs for State-Owned Enterprises dated
tanggal 20 April 2021 sebagaimana diubah 20 April 2021, as last amended by PER
terakhir dengan PER1/MBU/03/2023 tentang 1/MBU/03/2023 concerning Special
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Assignments and Social and Environmental
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Responsibility Programs for Owned
Milik Negara tanggal 24 Maret 2023, istilah Enterprises, 24 March 2023, the term PKBL
PKBL (Program Kemitraan dan Bina (Partnership and Community Development
Lingkungan) tidak digunakan lagi dan diganti Program) is no longer used and replaced with
menjadi TJSL (Tanggung Jawab Sosial & TJSL (Social and Environmental
Lingkungan). Alokasi dana tidak dialokasikan Responsibility). Allocation of funds is not made
dari saldo laba berdasarkan hasil keputusan from retained earnings based on resolutions of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) the General Meeting of Shareholders (GMS),
akan tetapi diakui dan dibebankan ke laporan but is recognised and charged to the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and
konsolidasian tahun berjalan. other comprehensive income for the current
year.
Halaman429
- 85 - Page
Page 454
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam Certain estimates and assumptions are made in the
rangka penyusunan laporan keuangan preparation of the consolidated financial statements
konsolidasian dimana dibutuhkan pertimbangan and these require management judgement in
manajemen dalam menentukan metodologi yang determining the appropriate methodology for
tepat untuk penilaian aset dan liabilitas. valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan that affect the reported amounts of assets and
liabilitas atas tahun keuangan satu tahun liabilities within the next financial year. All estimates
kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang and assumptions required in conformity with SFAS
diharuskan oleh PSAK adalah estimasi terbaik are best estimates undertaken in accordance with
yang didasarkan pada standar yang berlaku. the applicable standard. Estimates and judgements
Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara are evaluated on a continuous basis, and are
terus menerus dan berdasarkan pengalaman based on past experiences and other factors,
masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan including expectations with regard to future events.
atas kejadian yang akan datang.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen based on management’s best knowledge of current
atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang events and activities, actual result may differ from
timbul mungkin berbeda dengan estimasi dan those estimates and assumptions.
asumsi semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowances for impairment losses of
keuangan financial assets
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami In the calculation of allowance for impairment
penurunan nilai dalam pembentukan losses of financial assets, the specific
cadangan kerugian atas aset keuangan condition of impaired counterparty is
dievaluasi secara individu berdasarkan individually evaluated based on management's
estimasi terbaik manajemen atas nilai kini best estimate of the present value of the
arus kas yang diharapkan akan diterima, baik expected cash flows to be received, including
dari waktu dan jumlah. Dalam mengestimasi both timing and amount. In estimating these
arus kas tersebut, manajemen membuat cash flows, management makes judgements
pertimbangan tentang situasi keuangan about the counterparty's financial situation and
counterparty dan nilai realisasi bersih dari the net realizable value of any underlying
setiap agunan, serta probabilitas rata-rata collateral, including weighted average
tertimbang kerugian kredit. Setiap aset yang probability of credit losses. Each impaired
mengalami penurunan nilai dinilai sesuai asset is assessed on its merits, and the
dengan manfaat yang ada, dan strategi workout strategy and estimated cash flows
penyelesaian serta estimasi arus kas yang considered recoverable.
diperkirakan dapat diterima.
Halaman - 86 - Page
430
Page 455
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowances for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai Collectively assessed impairment allowances
kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat cover credit losses inherent in portfolios of
dalam portofolio aset keuangan dengan financial assets with similar economic
karakteristik ekonomi yang sama, tetapi characteristics, but the individually impaired
penurunan nilai secara individu belum dapat items cannot yet be identified. In assessing the
diidentifikasi. Dalam menilai kebutuhan untuk need for collective allowances, management
cadangan kolektif, manajemen considers factors such as credit quality and
mempertimbangkan faktor-faktor seperti type of product. In order to estimate the
kualitas kredit dan jenis produk. Guna required allowance, assumptions are made to
membuat estimasi cadangan yang diperlukan, define the way inherent losses are modelled,
manajemen membuat asumsi untuk which include weighted average probability of
menentukan kerugian yang melekat, default, loss given default and exposure at
termasuk probabilitas rata-rata tertimbang default, and to determine the required input
kerugian kredit, loss given default dan parameters, based on historical experiences,
exposure of default, dan untuk menentukan current economic conditions and forecast on
parameter input yang diperlukan, future economic condition. The accuracy of the
berdasarkan pengalaman masa lalu, kondisi allowances depends on how well these
ekonomi saat ini dan perkiraan kondisi estimated future cash flows for specific
ekonomi dimasa depan. Keakuratan counterparty allowances and the model
penyisihan tergantung pada seberapa baik assumptions and parameters are used in
estimasi arus kas masa depan untuk determining collective allowances.
cadangan counterparty tertentu dan asumsi
model dan parameter yang digunakan dalam
menentukan cadangan kolektif.
b. Menentukan nilai wajar instrumen b. Determining fair values of financial
keuangan instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga assets and financial liabilities for which there is
pasar, Grup menggunakan teknik penilaian no observable market price, the Group uses
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. the valuation techniques as described in Note
Untuk instrumen keuangan yang jarang 2c. For financial instruments that are traded
diperdagangkan dan memiliki informasi harga infrequently and there is a lack of price
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang transparency, fair value is less objective and
objektif dan membutuhkan berbagai tingkat requires varying degrees of judgement
penilaian tergantung pada likuiditas, depending on liquidity, concentration,
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, uncertainty of market factors, pricing
asumsi harga dan risiko lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
Masukan (input) untuk model ini berasal dari The input for this model comes from
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar observable market data. When observable
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, market data are not available, management
manajemen mempertimbangkan masukan dan considers necessary inputs and assumptions
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai to determine the fair value. The above
wajar. Pertimbangan tersebut mencakup considerations include liquidity and volatility
feedback model atas likuiditas volatilitas untuk feedback model for derivative transactions and
transaksi derivatif dan tingkat diskonto yang long term discount rate, the level of early
berjangka waktu panjang, tingkat pelunasan payment and the level of default assumption.
dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.
Halaman431
- 87 - Page
Page 456
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
c. Imbalan kerja karyawan c. Employee benefit
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan The present value of the employee benefit
tergantung dari banyaknya faktor yang obligations depends on a number of factors
dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan that are determined on an actuarial basis using
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi- a number of assumptions. Any changes in
asumsi tersebut akan mempengaruhi carrying these assumptions will impact the carrying
amount atas imbalan kerja karyawan. amount of employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the net
biaya atau pendapatan bersih untuk imbalan cost or for employee benefits include the
kerja termasuk tingkat diskonto. Grup discount rate. The Group determines the
menentukan tingkat diskonto yang tepat pada appropriate discount rate at the end of each
setiap periode pelaporan. Ini merupakan reporting period. This is the interest rate that
tingkat suku bunga yang digunakan untuk should be used to determine the present value
menentukan nilai kini atas arus kas masa of estimated future cash outflows expected to
depan yang diestimasi akan digunakan untuk be required to settle the pension obligations. In
membayar imbalan kerja. Dalam menentukan determining the appropriate discount rate, the
tingkat diskonto yang tepat, Grup Group considers the interest rates of
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Government Bonds that have terms to maturity
Obligasi Pemerintah yang mempunyai jatuh approximating the terms of the related
tempo yang menyerupai jangka waktu employee benefit liability.
imbalan kerja karyawan.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya Other key assumptions for pension obligations
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi are partly based on current market conditions.
pasar saat ini.
d. Provisi perpajakan d. Provision for taxes
Grup menentukan provisi perpajakan The Group provides for tax provision based on
berdasarkan estimasi atas kemungkinan estimates whether the additional taxes will be
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil due. Where the final tax outcome of these
akhir dari hal ini berbeda dengan jumlah yang matters is different from the amounts that were
dicatat semula, maka perbedaan tersebut initially recorded, such differences will impact
akan berdampak terhadap laba/rugi. the profit/loss.
e. Liabilitas asuransi untuk kontrak asuransi e. Insurance liabilities on insurance contracts
dan reasuransi aset and reissuance assets
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga Assets arising from reinsurance contracts are
dihitung dengan menggunakan asumsi-asumsi also computed using certain actuarial
aktuarial tertentu. Selain itu, pemulihan aset ini assumptions. In addition, the recoverability of
dinilai secara periodik untuk memastikan these assets is assessed on a periodic basis
bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang to ensure that the balance is reflective of the
pada akhirnya akan diterima, amounts that will ultimately be received, taking
mempertimbangkan faktor-faktor seperti into consideration factors such as counterparty
counterparty dan risiko kredit. Penurunan nilai and credit risk. Impairment is recognised
diakui dimana terdapat bukti objektif bahwa where there is objective evidence that the
Perusahaan tidak dapat menerima jumlah Company may not receive amounts due to it
yang terhutang untuk itu dan jumlah ini dapat and these amounts can be reliably measured.
diukur secara andal.
Halaman - 88 - Page
432
Page 457
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
e. Liabilitas asuransi untuk kontrak asuransi e. Insurance liabilities on insurance contracts
dan reasuransi aset (lanjutan) and reissuance assets (continued)
Cadangan teknis Entitas Anak dicatat di Technical reserves of the Subsidiary recorded
laporan posisi keuangan konsolidasian in the consolidated statement of financial
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain” position as part of “Other liabilities” are
berdasarkan perhitungan teknis asuransi calculated based on insurance technical
dengan menggunakan asumsi-asumsi calculation using certain actuarial assumptions
aktuarial yaitu asumsi estimasi terbaik dan which are based on best estimate assumptions
margin atas risiko pemburukan. Termasuk and margin for adverse risk. Included in the
dalam cadangan teknis adalah liabilitas technical reserves are liability for future policy
manfaat polis masa depan, estimasi liabilitas benefits, estimated claim liabilities, and
klaim, dan premi yang belum merupakan unearned premium income. The Subsidiary
pendapatan. Entitas Anak menggunakan uses Gross Premium Valuation method in
metode Gross Premium Valuation yang calculating liability for future policy benefits
menghitung liabilitas manfaat polis masa which are based on best estimate assumptions
depan berdasarkan asumsi estimasi terbaik and margin for adverse risk.
dan margin atas risiko pemburukan.
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax asset
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference. Management judgment
temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi is required to determine the amount of
manajemen diperlukan untuk menentukan deferred tax assets that can be recognized,
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat based upon the likely timing on level of future
diakui, sesuai dengan waktu yang tepat dan taxable profits together with future strategic
tingkat laba fiskal di masa mendatang sejalan planning.
dengan strategi rencana perpajakan ke depan.
g. Revaluasi aset tetap g. Fixed asset revaluation
Revaluasi aset tetap Grup bergantung pada The Group’s fixed assets revaluation depends
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai on its selection of certain assumptions used by
independen dalam menghitung jumlah-jumlah the independent appraisal in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara amounts. Those assumptions include among
lain: tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi others: discount rate, exchange rate, inflation
dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. rate and revenue and cost increase rate. The
Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut Group believes that its assumptions are
adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan reasonable and appropriate and significant
dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat differences in the Group’s assumptions may
mempengaruhi secara material nilai aset tetap materially affect the valuation of its fixed
yang direvaluasi. assets.
h. Konsolidasian entitas terstruktur h. Consolidation of structured entities
Dalam menentukan tingkat pengendalian yang In determining the degree of control exercised,
dimiliki, Grup mempertimbangkan apakah the Group considers whether these entities
entitas tersebut memenuhi definisi Entitas meet the definition of Structured Entities and
Terstruktur dan apakah Grup, secara whether the Group, in substance, controls
substansi, mengendalikan entitas tersebut. such entities.
Ketika Grup, secara substansi, mengendalikan When the Group, in substance, controls the
entitas terstruktur tersebut, entitas tersebut entity to which the financial assets have been
dikonsolidasikan oleh Grup. transferred, the entity is consolidated by the
Group.
Halaman433
- 89 - Page
Page 458
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
i. Menentukan jangka waktu kontrak dengan i. Determine the contract term with extension
opsi perpanjangan dan penghentian and contract termination options - the
kontrak - Grup sebagai lessee Group as lessee
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai The Group determines the lease term as non-
jangka waktu sewa yang tidak dapat cancellable term, together with the period
dibatalkan, bersama dengan periode yang covered by the option to extend the lease if it is
dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa determined to be exercised, or any period
sewa jika dipastikan akan dilaksanakan, atau covered by the option to terminate the lease, if
periode apapun yang dicakup oleh opsi untuk it is reasonably certain not to be exercised.
menghentikan sewa, jika cukup wajar untuk
tidak dilakukan.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang The Group has several lease contracts that
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian include extension and contract termination in
jangka waktu sewa. Grup menerapkan the lease terms. The Group applies its
penilaian dalam mengevaluasi apakah dapat judgment in evaluating whether it is certain to
dipastikan jika akan menggunakan opsi untuk exercise the option to extend or terminate the
memperpanjang atau menghentikan sewa. Hal lease. This is done by considering all relevant
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan facts and circumstances that provide economic
seluruh fakta dan keadaan yang relevan yang incentives to extend or terminate the lease.
memberikan insentif ekonomi untuk melakukan After the commencement date, the Group
perpanjangan atau penghentian sewa. Setelah reassesses the lease term, if there is a
tanggal dimulainya, Grup menilai kembali significant event or change in circumstances
masa sewa, jika terdapat peristiwa atau which is under its control and affects whether
perubahan signifikan dalam keadaan yang the lessee is certain enough to exercise the
berada dalam kendali dan mempengaruhi option to extend or terminate the lease.
apakah lessee cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi memperpanjang atau
menghentikan sewa.
j. Penurunan nilai aset non-keuangan j. Impairment of non-financial assets
Grup mengevaluasi penurunan nilai aset The Group assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicate that the carrying amount of
tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali. an asset may not be recoverable. The factors
Faktor-faktor penting yang dapat that the Group considers important which could
menyebabkan penelaahan penurunan nilai trigger an impairment review include the
adalah sebagai berikut: following:
a) performa yang tidak tercapai secara a) significant underperformance relative to
signifikan terhadap ekspektasi historis expected historical or projected future
atau proyeksi hasil operasi di masa operating results;
yang akan datang;
b) perubahan yang signifikan dalam cara b) significant changes in the manner of use
penggunaan aset atau strategi bisnis of the acquired assets or the strategy for
secara keseluruhan; dan overall business; and
c) industri atau tren ekonomi yang secara c) significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Halaman - 90 - Page
434
Page 459
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
j. Penurunan nilai aset non-keuangan j. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued
Grup mengakui kerugian penurunan nilai The Group recognizes an impairment loss
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang whenever the carrying amount of an asset
dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah exceeds its recoverable amount. The
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar recoverable amount is the higher of an asset’s
dikurang biaya untuk menjual dengan nilai (or cash-generating unit’s) fair value less costs
pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah to sell and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual amounts are estimated for individual assets
atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit or, if it is not possible, for the cash-generating
penghasil kas yang mana aset tersebut unit to which the asset belongs.
merupakan bagian daripada unit tersebut.
Pembalikan rugi penurunan nilai, untuk aset Reversal on impairment loss for assets other
selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, than goodwill would be recognized if, and only
terdapat perubahan estimasi yang digunakan if, there has been a change in the estimates
dalam menentukan jumlah terpulihkan aset used to determine the assets’ recoverable
sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. amount since the last impairment test was
Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut carried out. Reversal on impairment losses will
diakui segera dalam laba rugi, tetapi tidak be immediately recognized in profit or loss, but
boleh melebihi akumulasi rugi penurunan not in excess of any accumulated impairment
nilai yang telah diakui sebelumnya. Rugi loss previously recognized. Impairment losses
penurunan nilai yang diakui atas goodwill relating to goodwill would not be reversed.
tidak dibalik lagi.
k. Additional Tier 1 Perpetual Non- k. Additional Tier 1 Perpetual Non-
Cumulative Capital Securities (”AT-1 Cumulative Capital Securities (”AT-1
Capital”) Capital”)
Dalam mengklasifikasikan AT-1 Capital In classifying AT-1 Capital as a financial
sebagai liabilitas keuangan, Bank telah liability, the Bank has determined that in terms
menetapkan bahwa dalam terms and and conditions, there is a mandatory
conditions, terdapat klausul mandatory redemption clause - redemption for a capital
redemption - redemption for a capital trigger trigger event where when BNI's Capital
event dimana ketika Capital Adequacy Ratio Adequacy Ratio ("CAR") reaches a certain
(“CAR”) BNI mencapai rasio tertentu maka ratio, BNI shall repay the outstanding principal
BNI harus melakukan pelunasan terhadap and interest from AT-1 Capital. This has met
pokok terutang dan bunga dari AT-1 Capital. the criteria for contingent settlement which is
Hal ini telah memenuhi kriteria contingent genuine and unavoidable hence that it will
settlement yang bersifat genuine dan tidak create contractual obligations in the future.
dapat dihindari sehingga akan menimbulkan
kewajiban kontraktual dimasa yang akan
datang.
Dalam mengklasifikasikan AT-1 Capital In classifying AT-1 Capital as a financial
pada liabilitas keuangan, Bank telah liability, the Bank has determined that the
menetapkan bahwa AT-1 Capital tersebut AT-1 Capital has met the classification
telah memenuhi persyaratan klasifikasi requirements as stated above.
sebagaimana disebutkan di atas.
Halaman435
- 91 - Page
Page 460
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
Kas terdiri dari: Cash consists of the following:
2024 2023
Rupiah 12,614,225 10,389,188 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 649,059 415,467 United States Dollar
Dolar Singapura 257,628 206,643 Singapore Dollar
Euro Eropa 53,413 59,168 European Euro
Real Arab Saudi 27,076 6,232 Saudi Arabian Real
Dolar Australia 23,560 39,827 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 19,569 37,973 Great Britain Pound Sterling
Dolar Hong Kong 18,310 12,288 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 11,385 12,709 Swiss Franc
Dolar Kanada 8,248 4,299 Canadian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 8,029 4,241 United Arab Emirates Dirham
Yen Jepang 7,761 9,546 Japanese Yen
Yuan China 5,567 3,025 Chinese Yuan
Dolar Brunei 2,474 3,073 Brunei Dollar
Ringgit Malaysia 1,463 1,135 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 1,113 1,157 New Zealand Dollar
Won Korea Selatan 406 498 South Korean Won
Dolar Taiwan 358 322 Taiwan Dollar
Baht Thailand 286 242 Thailand Baht
Kroner Norwegia - 168 Norwegia Kroner
1,095,705 818,013
13,709,930 11,207,201
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The Rupiah balance includes cash in ATMs
pada mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) (Automatic Teller Machines) of Rp4,690,396 and
sejumlah Rp4.690.396 dan Rp5.276.292 masing Rp5,276,292 as of 31 December 2024 and
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, respectively.
2023.
Saldo kas yang dimiliki Bank telah diasuransikan Cash balance owned by the Bank are insured by
kepada perusahaan asuransi yang merupakan insurance companies that are third parties
pihak ketiga (tidak diaudit). (unaudited).
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2024 2023
Rupiah 43,716,990 57,794,759 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 7,952,064 7,461,673 United States Dollar
51,669,054 65,256,432
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Regulation of Members of The Board of Governors
Catatan 59a. (PADG) are disclosed in Note 59a.
Halaman - 92 - Page
436
Page 461
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 192,342 602,104 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 10,015,639 23,651,471 United States Dollar
Yen Jepang 7,775,337 7,805,246 Japanese Yen
Dolar Singapura 1,511,752 692,266 Singapore Dollar
Yuan China 1,167,916 1,139,216 Chinese Yuan
Euro Eropa 791,024 675,304 European Euro
Won Korea Selatan 149,697 142,170 South Korean Won
Pound Sterling Inggris 121,862 88,676 Great Britain Pound Sterling
Dolar Australia 118,223 15,940 Australian Dollar
Real Arab Saudi 59,354 55,006 Saudi Arabian Real
Dirham Uni Emirat Arab 38,266 24,758 United Arab Emirates Dirham
Dolar Hong Kong 37,852 27,931 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 34,500 10,948 Malaysian Ringgit
Franc Swiss 24,730 62,049 Swiss Franc
Dolar Kanada 15,731 14,723 Canadian Dollar
Baht Thailand 11,717 7,368 Thailand Baht
Dolar Selandia Baru 8,244 7,593 New Zealand Dollar
21,881,844 34,420,665
Total 22,074,186 35,022,769 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7) Allowance for impairment losses
22,074,173 35,022,762
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 25,703 34,202 Rupiah
Mata uang asing 17,271 18,052 Foreign currencies
Total pihak berelasi 42,974 52,254 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 166,639 567,902 Rupiah
Mata uang asing 21,864,573 34,402,613 Foreign currencies
Total pihak ketiga 22,031,212 34,970,515 Total third parties
Total 22,074,186 35,022,769 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7) Allowance for impairment losses
22,074,173 35,022,762
Halaman437
- 93 - Page
Page 462
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Collectibility current accounts with other banks
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan in accordance with Financial Service Authority
59b. Rule are disclosed in Note 59b.
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 35,022,769 - - 35,022,769 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 65,872,596 - - 65,872,596 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 17,167,228 - - 17,167,228 originated or purchased
Pembayaran penuh (95,411,752) - - (95,411,752) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (576,655) - - (576,655) other movements
22,074,186 - - 22,074,186
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is
adalah pembayaran kembali repayment *)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 15,921,876 - - 15,921,876 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 104,944,568 - - 104,944,568 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 19,969,895 - - 19,969,895 originated or purchased
Pembayaran penuh (103,860,855) - - (103,860,855) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (1,952,715) - - (1,952,715) other movements
35,022,769 - - 35,022,769
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali
Halaman - 94 - Page
438
Page 463
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 7 - - 7 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 16 - - 16 loss allowance
Pembayaran penuh (12) - - (12) Fully repayment
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2 - - 2 originated or purchased
13 - - 13
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 8 - - 8 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 8 - - 8 loss allowance
Pembayaran penuh (11) - - (11) Fully repayment
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2 - - 2 originated or purchased
7 - - 7
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
Halaman439
- 95 - Page
Page 464
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar Dolar
Amerika Serikat/ Yuan China/ Australia/
United States Dollar Chinese Yuan Australian Dollar
% % %
2024 0.00 - 4.25 0.00 - 0.75 0.00 - 1.55 2024
2023 0.00 - 5.40 0.00 - 0.25 - 2023
Giro pada bank lain selain dalam mata uang Current accounts with other banks stated in
Dolar Amerika Serikat, Yuan China, dan Dolar currency other than United States Dollar,
Australia tidak mendapat bunga. Chinese Yuan, and Australian Dollar do not
earn interest.
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA BANK INDONESIA
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
Perincian penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and Bank
Bank Indonesia berdasarkan mata uang Indonesia based on currencies are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia - Deposit Facility 1,030,850 10,667,072 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money Call Money
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 250,000 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia 250,000 - PT Bank UOB Indonesia
Deutsche Bank AG. 184,780 89,873 Deutsche Bank AG.
PT Bank Mega Tbk 150,000 150,000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 150,000 - PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank DKI 150,000 10,000 PT Bank DKI
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah 100,000 - Jawa Tengah
PT China Construction Bank PT China Construction Bank
Indonesia Tbk 100,000 - Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 100,000 - PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 31,000 6,000 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank Victoria International Tbk 15,000 30,000 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk - 140,000 PT Bank OCBC NISP Tbk
Standard Chartered Indonesia - 140,000 Standard Chartered Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk - 140,000 Jawa Timur Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan
& Sulawesi Barat - 100,000 & Sulawesi Barat
Subtotal 1,480,780 805,873 Subtotal
Negotiable Certificate of Deposit Negotiable Certificate of Deposit
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk - 37,987 (Persero) Tbk
Deposito berjangka 1,327,238 1,406,876 Time deposits
3,838,868 12,917,808
Halaman - 96 - Page
440
Page 465
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and Bank
Bank Indonesia berdasarkan mata uang Indonesia based on currencies are as follows:
adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Bank Indonesia - Deposit Facility 9,093,705 28,761,719 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money Call Money
JP Morgan Chase 498,977 96,273 JP Morgan Chase
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 402,375 - PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Wachovia Bank 333,971 270,217 Wachovia Bank
Standard Chartered Bank, Jakarta 246,358 - Standard Chartered Bank, Jakarta
Bank of New York Mellon 113,470 130,105 Bank of New York Mellon
PT Bank ICBC Indonesia 66,150 - PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank IBK Indonesia Tbk - 61,588 PT Bank IBK Indonesia Tbk
Subtotal 1,661,301 558,183 Subtotal
Deposito berjangka Time deposits
Canara Bank New York 885,225 - Canara Bank New York
Woori Bank Seoul 784,815 527,096 Woori Bank Seoul
Bank Mandiri Cayman Island 321,900 - Bank Mandiri Cayman Island
The Chugoku Bank Limited 160,950 153,970 The Chugoku Bank Limited
The San-In Godo Bank 160,950 153,970 The San-In Godo Bank
Bank Mandiri Europe 160,950 - Bank Mandiri Europe
Standard Chartered Indonesia 4,142 181,498 Standard Chartered Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 2,829 - Jawa Barat dan Banten Tbk
BRI New York - 384,925 BRI New York
Sumitomo Mitsui Banking Corp - 76,985 Sumitomo Mitsui Banking Corp
Bank IBK Indonesia - 76,985 Bank IBK Indonesia
PT Bank DBS Indonesia - 1,125 PT Bank DBS Indonesia
Subtotal 2,481,761 1,556,554 Subtotal
13,236,767 30,876,456
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
Berdasarkan mata uang By currency
2024 2023
Rupiah 3,838,868 12,917,808 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 12,466,277 30,472,536 United States Dollar
Won Korea Selatan 704,340 403,920 South Korean Won
Yuan China 66,150 - Chinese Yuan
13,236,767 30,876,456
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
Halaman441
- 97 - Page
Page 466
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 734,966 787,709 Time deposits
Negotiable Certificate Deposit - 37,987 Negotiable Certificate Deposit
734,966 825,696
Mata uang asing Foreign currencies
Call Money 402,375 - Call Money
Deposito Berjangka 482,850 384,925 Time Deposits
885,225 384,925
Total pihak berelasi 1,620,191 1,210,621 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia - Deposit Facility 1,030,850 10,667,072 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money 1,480,780 805,873 Call Money
Deposito berjangka 592,272 619,167 Time deposits
3,103,902 12,092,112
Mata uang asing Foreign currencies
Bank Indonesia - Deposit Facility 9,093,705 28,761,719 Bank Indonesia - Deposit Facility
Deposito berjangka 1,998,911 1,171,629 Time deposits
Call Money 1,258,926 558,183 Call Money
12,351,542 30,491,531
Total pihak ketiga 15,455,444
``
42,583,643 Total third parties
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas penempatan pada bank lain dan Collectibility placement with other bank and
Bank Indonesia sesuai Peraturan OJK Bank Indonesia in accordance with Financial
diungkapkan pada Catatan 59c. Service Authority Rule are disclosed in Note
59c.
Halaman - 98 - Page
442
Page 467
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 43,794,264 - - 43,794,264 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (311,889,914) - - (311,889,914) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 285,196,141 - - 285,196,141 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (24,856) - - (24,856) other movements
17,075,635 - - 17,075,635
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 51,569,342 - - 51,569,342 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (421,698,466) - - (421,698,466) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 413,896,608 - - 413,896,608 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 26,780 - - 26,780 other movements
43,794,264 - - 43,794,264
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali
Halaman443
- 99 - Page
Page 468
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placement with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 98 - - 98 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (164) - - (164) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 260 - - 260 originated or purchased
194 - - 194
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placement with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 26 - - 26 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (31) - - (31) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 103 - - 103 originated or purchased
98 - - 98
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Penempatan pada bank lain dan Bank e. Placements with other banks and Bank
Indonesia yang digunakan sebagai jaminan Indonesia pledged as collateral
Tidak terdapat penempatan pada bank lain There were no placements with other banks
dan Bank Indonesia yang digunakan sebagai dan Bank Indonesia pledged as collateral as of
jaminan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023.
2023.
f. Tingkat suku bunga per tahun f. Annual interest rates
Dolar Euro Dolar Won Korea
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/
United States European Japanese Singapore South Chinese
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan
% % % % % % %
2024 0.00 - 7.00 2.00 - 5.17 - - - 3.10 - 3.20 3.85 2024
2023 0.00 - 7.25 0.00 - 5.75 - - - 3.10 - 3.55 - 2023
Halaman444
- 100 - Page
Page 469
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
nominal/ tercatat/ nominal/ tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
value Value value value
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities
(SRBI) 18,871,845 18,495,796 2,606,364 2,548,772 (SRBI)
Reksadana 2,553,060 2,848,847 4,370,420 4,705,367 Mutual funds
Obligasi 1,071,102 1,296,808 627,942 642,116 Bonds
Obligasi subordinasi 119,500 121,725 263,300 268,932 Subordinated bonds
Efek lainnya*) 1,316,703 1,160,733 1,454,651 1,478,167 Other securities*)
23,932,210 23,923,909 9,322,677 9,643,354
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana 20,581 35,705 31,756 39,562 Mutual funds
Sekuritas Valas Bank Indonesia Bank Indonesia Valas Securities
(SVBI) - - 76,985 76,348 (SVBI)
20,581 35,705 108,741 115,910
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 23,952,791 23,959,614 9,431,418 9,759,264 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana 18,690,000 18,046,755 18,449,995 18,673,630 Mutual funds
Obligasi 4,618,744 4,414,877 5,317,136 5,373,190 Bonds
Obligasi subordinasi 235,300 230,581 336,500 338,136 Subordinated bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities
(SRBI) - - 1,189,390 1,150,731 (SRBI)
23,544,044 22,692,213 25,293,021 25,535,687
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana 804,750 789,302 769,850 780,243 Mutual funds
Obligasi 733,932 705,927 779,088 728,171 Bonds
1,538,682 1,495,229 1,548,938 1,508,414
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through
komprehensif lain 25,082,726 24,187,442 26,841,959 27,044,101 other comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi 300,000 300,000 600,000 542,790 Bonds
Efek lainnya 80 80 - - Other securities
300,080 300,080 600,000 542,790
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi 64,380 64,339 61,588 61,525 Bonds
Efek lainnya 22,871 22,871 - - Other securities
87,251 87,210 61,588 61,525
Total biaya perolehan
diamortisasi 387,331 387,290 661,588 604,315 Total amortised cost
Total efek-efek 48,534,346 37,407,680 Total marketable securities
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (273) (242,941) losses
48,534,073 37,164,739
*) *)
Termasuk di dalam efek-efek lainnya adalah saham yang tercatat di Including in other securities are listed shares - held-for-trading.
bursa - dimiliki untuk diperdagangkan.
Halaman445
- 101 - Page
Page 470
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian efek-efek berdasarkan mata uang Marketable securities based on currencies are
adalah sebagai berikut: as follow:
2024 2023
Rupiah 46,916,202 35,721,831 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 1,618,144 1,685,849 United States Dollar
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 9,857,620 11,064,596 Rupiah
Mata uang asing 299,795 362,761 Foreign currencies
Total pihak berelasi 10,157,415 11,427,357 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 37,058,582 24,657,235 Rupiah
Mata uang asing 1,318,349 1,323,088 Foreign currencies
Total pihak ketiga 38,376,931 25,980,323 Total third parties
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
c. Berdasarkan penerbit c. By issuer
2024 2023
Korporasi 27,992,999 30,645,586 Corporates
Bank Indonesia 18,495,796 3,775,851 Bank Indonesia
Bank 2,045,551 2,986,243 Banks
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
Halaman446
- 102 - Page
Page 471
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat d. By rating
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 18,495,796 Securities (SRBI)
Reksadana - - 2,848,847 Mutual funds
Obligasi Beragam/Various Beragam/Various 1,296,808 Bonds
Obligasi subordinasi Beragam/Various Beragam/Various 121,725 Subordinated bonds
Efek lainnya Beragam/Various Beragam/Various 1,160,733 Other securities
Subtotal 23,923,909 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 35,705 Mutual funds
Subtotal 35,705 Subtotal
Total nilai wajar melalui laba rugi 23,959,614 Total fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 18,046,755 Mutual funds
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 151,315 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA 68,469 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia Fitch AAA(idn) 10,797 PT Bank UOB Indonesia
Subtotal 230,581 Subtotal
Obligasi Bonds
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Pefindo idAAA 958,662 Finansial (Persero)
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Pefindo idAAA 547,490 Negara (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 431,283 PT Bank Mandiri (Persero)Tbk
PT Hutama Karya (Persero) Pefindo idAA- 386,870 PT Hutama Karya (Persero)
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo idAA- 321,884 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 208,968 Infrastruktur (Persero)
PT Indosat Tbk Pefindo idAAA 197,509 PT Indosat Tbk
PT Permodalan Nasional Madani Pefindo idAA+ 153,314 PT Permodalan Nasional Madani
PT Mandiri Tunas Finance Pefindo idAAA 151,539 PT Mandiri Tunas Finance
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAAA 119,588 Indonesia (Persero) Tbk
PT Merdeka Battery Materials Tbk Pefindo idA 100,080 PT Merdeka Battery Materials Tbk
PT XL Axiata Tbk Pefindo idAA- 98,009 PT XL Axiata Tbk
PT Pegadaian (Persero) Pefindo idAAA 97,965 PT Pegadaian (Persero)
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 81,513 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Mora Telematika Indonesia Tbk Pefindo idA+ 83,110 PT Mora Telematika Indonesia Tbk
PT Maybank Indonesia Finance Pefindo idAAA 79,162 PT Maybank Indonesia Finance
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA 54,969 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pefindo idA- 49,917 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 49,456 PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 41,635 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Telkom Indonesia Tbk Pefindo idAAA 36,830 PT Telkom Indonesia Tbk
PT Indonesia Infrastructure Finance Pefindo idAAA 33,308 PT Indonesia Infrastructure Finance
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 18,450 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan Negara
Negara (Persero) Tbk Pefindo idAAA 15,961 (Persero) Tbk
PT Astra Sedaya Finance Pefindo idAAA 14,574 PT Astra Sedaya Finance
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo idAAA 11,879 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 70,951 Others
Subtotal 4,414,876 Subtotal
22,692,212
Halaman447
- 103 - Page
Page 472
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 789,303 Mutual funds
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 102,442 (Persero)
Merrill Lynch & Co Fitch A 80,794 Merrill Lynch & Co
Wachovia Bank, N.A. Beragam/various Beragam/various 79,579 Wachovia Bank, N.A.
Suntrust Bank Fitch BB+ 79,388 Suntrust Bank
M&T Bank Corporation Beragam/various Beragam/various 78,895 M&T Bank Corporation
JP Morgan Chase Bank, N.A. Beragam/various Beragam/various 77,228 JP Morgan Chase Bank, N.A.
The Huntington National Bank Fitch BB+ 74,587 The Huntington National Bank
PT Pertamina (Persero) Fitch BBB 67,296 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Fitch BBB 65,718 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Subtotal 705,927 Subtotal
Subtotal 1,495,230 Subtotal
Total nilai wajar pada penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24,187,442 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Bonds
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 200,000 Infrastruktur (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAAA 100,000 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 80 Others
Subtotal 300,080 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pefindo idAAA 64,339 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 22,871 Others
Subtotal 87,210 Subtotal
Total biaya perolehan diamortisasi 387,290 Total amortised cost
Total efek-efek 48,534,346 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) Allowance for impairment losses
Efek-efek - bersih 48,534,073 Marketable securities - net
Halaman448
- 104 - Page
Page 473
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 4,705,367 Mutual funds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 2,548,772 Securities (SRBI)
Obligasi Beragam/Various Beragam/Various 642,116 Bonds
Obligasi subordinasi Beragam/Various Beragam/Various 268,932 Subordinated bonds
Efek lainnya Beragam/Various Beragam/Various 1,478,167 Other securities
9,643,354
Mata uang asing Foreign currencies
Sekuritas Valas Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Valas
(SVBI) - - 76,348 Securities (SVBI)
Reksadana - - 39,562 Mutual funds
115,910
Total nilai wajar melalui laba rugi 9,759,264 Total fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 18,673,630 Mutual funds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 1,150,731 Securities (SRBI)
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA - idA+ 196,203 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 74,707 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank UOB Indonesia Fitch AAA(idn) 67,226 PT Bank UOB Indonesia
Subtotal 338,136 Subtotal
Obligasi Bonds
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Pefindo idAAA 790,249 Finansial (Persero)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 608,522 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 412,450 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) Pefindo idAA- 391,263 PT Hutama Karya (Persero)
PT Telkom Indonesia Tbk Pefindo idAAA 327,050 PT Telkom Indonesia Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAA+ 251,933 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Pefindo idAAA 236,198 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 229,848 (Persero) Tbk
PT Indosat Tbk Pefindo idAAA 222,130 PT Indosat Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo idAA- 221,625 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Permodalan Nasional Madani Pefindo idAA+ 200,567 PT Permodalan Nasional Madani
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 159,090 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 120,814 Infrastruktur (Persero)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 119,290 (Persero) Tbk
PT XL Axiata Tbk Fitch AAA(idn) 108,530 PT XL Axiata Tbk
PT Mandiri Tunas Finance Pefindo idAAA 102,058 PT Mandiri Tunas Finance
PT Jasa Marga (Persero) Tbk Pefindo idAA 100,899 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk Pefindo idAA 89,600 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Pegadaian Pefindo idAAA 89,200 PT Pegadaian
PT Pupuk Indonesia (Persero) Fitch AAA(idn) 76,002 PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Mora Telematika Indonesia Tbk Pefindo idA 58,140 PT Mora Telematika Indonesia Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pefindo idA- 50,574 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen Pefindo idAAA 43,012 PT Bank Mandiri Taspen
PT Indonesia Infrastructure Finance Pefindo idAAA 14,819 PT Indonesia Infrastructure Finance
PT BRI Multifinance Indonesia Pefindo idAA 12,418 PT BRI Multifinance Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk Pefindo idAA 10,081 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Halaman449
- 105 - Page
Page 474
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi (lanjutan) Bonds (continued)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 9,943 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan dan
Sulawesi Barat Pefindo idA+ 4,750 Sulawesi Barat
Lainnya Beragam/various Beragam/various 312,135 Others
Subtotal 5,373,190 Subtotal
25,535,687
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 780,243 Mutual funds
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 97,688 (Persero)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 76,664 (Persero) Tbk
Bank of America Fitch AA 75,970 Bank of America
Wells Fargo Fitch AA- 73,260 Wells Fargo
Suntrust Bank Fitch BBB 72,577 Suntrust Bank
JP Morgan Chase Bank, N.A. Fitch AA 69,517 JPMorgan Chase Bank, N.A.
M&T Bank Corporation Fitch A 68,357 M&T Bank Corporation
The Huntington National Bank Fitch A- 67,254 The Huntington National Bank
PT Pertamina (Persero) Fitch BBB 64,829 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Fitch BBB 62,055 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Subtotal 728,171 Subtotal
1,508,414
Total nilai wajar pada penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 27,044,101 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Bonds
Intan Baruprana Finance - - 242,790 Intan Baruprana Finance
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 200,000 Infrastruktur (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAA+ 100,000 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Subtotal 542,790 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 61,525 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Subtotal 61,525 Subtotal
Total biaya perolehan diamortisasi 604,315 Total amortised cost
Total efek-efek 37,407,680 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (242,941) Allowance for impairment losses
Efek-efek - bersih 37,164,739 Marketable securities - net
Halaman450
- 106 - Page
Page 475
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
e. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan e. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan OJK Collectibility marketable securities in
diungkapkan pada Catatan 59d. accordance with Financial Service Authority
Rule are disclosed in Note 59d.
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 361,524 - 242,791 604,315 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 2,815 - - 2,815 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 22,951 - - 22,951 originated or purchased
Hapus Buku - - (242,791) (242,791) Write-offs
387,290 - - 387,290
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 28,211,090 310,453 - 28,521,543 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (7,140,098) 963,271 - (6,176,827) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,784,069 - - 1,784,069 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 33,578 25,079 - 58,657 other movements
22,888,639 1,298,803 - 24,187,442
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan efek-efek Including in the net measurement is sales of marketable securities *)
Halaman451
- 107 - Page
Page 476
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 476,012 - 246,493 722,505 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 131,384 - (7,404) 123,980 originated or purchased
Pembayaran penuh (245,872) - 3,702 (242,170) Full repayment
361,524 - 242,791 604,315
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 20,592,749 311,623 - 20,904,372 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 7,857,526 (9) - 7,587,517 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 31,471 - - 31,471 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (656) (1,161) - (1,817) other movements
28,211,090 310,453 - 28,521,543
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan efek-efek Including in the net measurement is sales of marketable securities *)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 151 - 242,790 242,941 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 119 - - 119 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3 - - 3 originated or purchased
Hapus Buku - - (242,790) (242,790) Write-offs
273 - - 273
Halaman452
- 108 - Page
Page 477
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: (lanjutan) losses are as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 1,891 2,538 - 4,429 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian**) 699 (65) - 634 loss allowance**)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 544 - - 544 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 30 198 - 228 other movements
3,164 2,671 - 5,835
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities classified as
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain fair value through other comprehensive income is recorded in other
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai comprehensive income, because the carrying value is presented at fair
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. value.
ΎΎͿ ΎΎͿ
Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is sales of
adalah penjualan efek-efek marketable securities.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 175 - 246,493 246,668 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 151 - - 151 originated or purchased
Pembayaran penuh (175) - (3,703) (3,878) Full repayment
151 - 242,790 242,941
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 2,852 3,258 - 6,110 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian**) (756) (709) - (1,465) loss allowance**)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli (203) - - (203) originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (2) (11) - (13) other movements
1,891 2,538 - 4,429
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities classified as
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain fair value through other comprehensive income is recorded in other
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai comprehensive income, because the carrying value is presented at fair
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. value.
ΎΎͿ ΎΎͿ
Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is sales of
adalah penjualan efek-efek marketable securities.
Halaman453
- 109 - Page
Page 478
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses stated above is adequate.
telah memadai.
g. Tingkat suku bunga per tahun g. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Rupiah Dollar
% %
Suku Bunga: Interest Rate:
2024 5.35 - 11.25 2.30 - 6.00 2024
2023 5.35 - 11.25 2.30 - 7.16 2023
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Surat Keterangan Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 3,018,683 3,688,683 Letters of Credit
Wesel Ekspor 245,084 182,530 Export Bills
Tagihan lainnya: Other receivables:
- Open account financing dan Open account financing and -
Supply chain financing 6,687,195 8,832,690 Supply chain financing
9,950,962 12,703,903
Mata uang asing Foreign currencies
Wesel Ekspor 2,405,788 5,428,141 Export Bills
Surat Keterangan Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 87,597 81,085 Letters of Credit
Tagihan lainnya: Other receivables:
- Open account financing dan Open account financing and -
Supply chain financing 691,043 799,271 Supply chain financing
- Tagihan transaksi L/C Sight 160,464 265,095 L/C Sight receivables -
3,344,892 6,573,592
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
Halaman454
- 110 - Page
Page 479
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables based on
berdasarkan mata uang adalah sebagai currencies are as follows:
berikut:
2024 2023
Rupiah 9,950,962 12,703,903 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2,508,712 5,599,710 United States Dollar
Yuan China 835,837 973,882 Chinese Yuan
Euro Eropa 343 - European Euro
3,344,892 6,573,592
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 6,121,139 10,004,155 Rupiah
Mata uang asing 87,597 81,085 Foreign currencies
Total pihak berelasi 6,208,736 10,085,240 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 3,829,823 2,699,748 Rupiah
Mata uang asing 3,257,295 6,492,507 Foreign currencies
Total pihak ketiga 7,087,118 9,192,255 Total third parties
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas wesel ekspor dan tagihan lainnya Collectibility bills and other receivables in
sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada accordance with Financial Service Authority
Catatan 59e. Rule are disclosed in Note 59e.
Halaman455
- 111 - Page
Page 480
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 17,006,310 2,271,185 - 19,277,495 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (317,559) 317,559 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime ECL not credit -
mengalami penurunan nilai 430,006 (430,006) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 12,163,571 (74,679) - 12,088,892 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,174,718 6,290 - 1,181,008 originated or purchased
Pembayaran penuh (17,513,406) (2,017,860) - (19,531,266) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 270,861 8,864 - 279,725 other movements
13,214,501 81,353 - 13,295,854
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment*)
adalah pembayaran kembali
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 20,102,299 746,384 53,446 20,902,129 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (7,246,852) 7,246,852 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime ECL not credit -
mengalami penurunan nilai 3,360,633 (3,360,633) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 15,597,649 (382,101) - 15,215,548 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 4,973,517 - - 4,973,517 originated or purchased
Pembayaran penuh (20,045,174) (1,714,325) - (21,759,499) Fully repayment
Hapus buku - - (53,446) (53,446) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 264,238 (264,992) - (754) other movements
17,006,310 2,271,185 - 19,277,495
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment*)
adalah pembayaran kembali
Halaman456
- 112 - Page
Page 481
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 87,124 191,377 - 278,501 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (419) 419 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,230 (2,230) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 78,844 (165,188) - (86,344) of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3,314 63 - 3,377 originated or purchased
Pembayaran penuh (118,430) (24,599) - (143,029) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (418) 741 - 323 other movements
52,245 583 - 52,828
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 108,650 10,813 53,446 172,909 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (16,990) 16,990 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 213,559 (213,559) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (118,791) 420,407 - 301,616 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 32,619 - - 32,619 originated or purchased
Pembayaran penuh (132,823) (42,702) - (175,525) Fully repayment
Hapus buku - - (53,446) (53,446) Write-off
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 900 (572) - 328 other movements
87,124 191,377 - 278,501
Halaman457
- 113 - Page
Page 482
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai diatas allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Rupiah Dollar
% %
Bunga kontrak Contractual rates
2024 0.00 - 8.00 0.00 - 6.00 2024
2023 0.00 - 11.25 0.00 - 8.41 2023
10. TAGIHAN AKSEPTASI 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By party and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Debitur non-bank 9,472,422 9,444,839 Non-bank debtors
Bank 107,089 158,993 Banks
9,579,511 9,603,832
Mata uang asing Foreign currencies
Debitur non-bank 6,287,082 7,906,334 Non-bank debtors
Bank 152,177 58,509 Banks
6,439,259 7,964,843
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
Perincian tagihan akseptasi berdasarkan mata Acceptance receivables based on currencies
uang adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Rupiah 9,579,511 9,603,832 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 5,982,789 7,789,126 United States Dollar
Yuan China 213,509 39,610 Chinese Yuan
Pound Sterling Inggris 173,852 41,205 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 35,577 19,698 Japanese Yen
Euro Eropa 33,532 68,878 European Euro
Dolar Australia - 1,729 Australian Dollar
Dolar Singapura - 4,259 Singapore Dollar
Franc Swiss - 338 Swiss Franc
6,439,259 7,964,843
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
Halaman458
- 114 - Page
Page 483
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 2,046,948 2,949,903 Rupiah
Mata uang asing 778,312 209,052 Foreign currencies
Total pihak berelasi 2,825,260 3,158,955 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 7,532,563 6,653,929 Rupiah
Mata uang asing 5,660,947 7,755,791 Foreign currencies
Total pihak ketiga 13,193,510 14,409,720 Total third parties
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi sesuai Collectibility acceptance receivables in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 59f. accordance with Financial Service Authority
Rule are disclosed in Note 59f.
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
2024
Kerugian kredit
ekspektasian Kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Kerugian kredit tidak umurnya -
kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Lifetime ECL memburuk/
12 bulan/12- Not Credit- Lifetime ECL
month ECL impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 12,997,505 4,571,170 - 17,568,675 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (5,461,677) 5,461,677 - - 12-month ECL -
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit
kredit tidak memburuk 9,678,270 (9,678,270) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian Transfer from/to
sepanjang umurnya - Lifetime ECL credit -
kredit memburuk - bersih - 58,745 (58,745) - - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 17,807,685 3,370,138 58,956 21,236,779 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,241,844 12,216 - 1,254,060 originated or purchased
Pembayaran penuh (22,630,027) (1,711,097) - (24,341,124) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 165,149 135,442 (211) 300,380 other movements
13,798,749 2,220,021 - 16,018,770
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman459
- 115 - Page
Page 484
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
ekspektasian Kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Kerugian kredit tidak umurnya -
kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Lifetime ECL memburuk/
12 bulan/12- Not Credit- Lifetime ECL
month ECL impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 13,461,588 6,014,626 538,014 20,014,228 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (781,385) 781,385 - - 12-month ECL -
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit
kredit tidak memburuk 529,257 (529,257) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian Transfer from/to
sepanjang umurnya - Lifetime ECL credit -
kredit memburuk - bersih - (14,652) 14,652 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 17,824,338 2,469,141 35,348 20,328,827 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,440,364 15,656 - 1,456,020 originated or purchased
Pembayaran penuh (19,449,990) (4,174,991) (576,434) (24,201,415) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (26,667) 9,262 (11,580) (28,985) other movements
12,997,505 4,571,170 - 17,568,675
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment and impact of
adalah pembayaran kembali dan dampak akuisisi acquisition*)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 41,549 435,932 - 477,481 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer to:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (9,619) 9,619 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not-
kredit tidak memburuk 196,638 (196,638) - - credit impaired
Pengalihan dari/ke
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to
kredit memburuk - 19,582 (19,582) - lifetime ECL credit-impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (79,431) 41,658 19,658 (18,115) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 5,076 1,220 - 6,296 originated or purchased
Pembayaran penuh (108,201) (270,462) - (378,663) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,399 4,927 (76) 6,250 other movements
47,411 45,838 - 93,249
Halaman460
- 116 - Page
Page 485
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 37,193 566,623 498,569 1,102,385 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer to:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (3,815) 3,815 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not-
kredit tidak memburuk 15,155 (15,155) - - credit impaired
Pengalihan dari/ke
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to
kredit memburuk - (3,297) 3,297 - lifetime ECL credit-impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 52,628 293,976 17,379 363,983 loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3,903 592 - 4,495 originated or purchased
Pembayaran penuh (63,201) (406,827) (507,665) (977,693) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (314) (3,795) (11,580) (15,689) other movements
41,549 435,932 - 477,481
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai diatas allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Suku Bunga : Interest Rate:
2024 0.00 - 7.52 2024
2023 0.00 - 8.41 2023
Halaman461
- 117 - Page
Page 486
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan In the normal course of business, BNI enters into
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti transactions involving derivative financial
kontrak berjangka mata uang asing, swap mata instruments such as foreign currency forward
uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi contracts, currency swaps, interest rate swaps and
spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan spot transactions for financing, trading and hedging
dan lindung nilai. purposes.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount Tagihan Liabilitas
in foreign derivatif/ derivatif/
currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait Nilai Tukar Exchange Rate Related
Kontrak berjangka - beli Forward contract - buy
AUD 1,000,000 - (727) AUD
CNY 490,150,583 5,156 (4,938) CNY
USD 619,063,138 145,043 (16,782) USD
Kontrak berjangka - jual Forward contract - sell
USD 709,039,849 35,034 (114,357) USD
Swap mata uang asing - beli Foreign currency swaps - buy
EUR 7,000,000 - (1,565) EUR
GBP 2,500,000 - (828) GBP
JPY 35,963,593,684 5,170 (74,125) JPY
SGD 43,000,000 - (1,599) SGD
USD 1,720,986,416 423,786 (55,650) USD
Swap mata uang asing - jual Foreign currency swaps - sell
AUD 200,000 68 - AUD
EUR 118,766,365 43,757 (1,458) EUR
GBP 20,500,000 5,724 (401) GBP
NZD 7,000,000 117 - NZD
SGD 57,890,550 1,953 (6,592) SGD
USD 1,454,456,761 41,171 (256,972) USD
Spot mata uang asing - beli Foreign currency spots - buy
AUD 461,560 3 (5) AUD
EUR 6,550,000 16 (117) EUR
GBP 2,100,000 - (47) GBP
USD 233,043,126 218 (13,280) USD
Spot mata uang asing - jual Foreign currency spots - sell
AUD 8,000,000 41 (160) AUD
CNY 90,000,000 1,484 - CNY
EUR 1,402,632 5 (7) EUR
GBP 97,000 1 - GBP
USD 361,110,000 12,705 (394) USD
OTC Option - beli OTC Option - buy
USD 2,490,000,000 362,558 (73,145) USD
OTC Option - jual OTC Option - sell
USD 2,490,000,000 106,802 (362,141) USD
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga Exchange and Interest Rate Related
Swap atas suku bunga Interest rate swap
USD 530,138,055 167,815 (139,124) USD
Swap mata uang asing Cross currency swaps and
dan suku bunga interest rate
USD 758,826,078 340,969 (243,174) USD
Risk Free Rate Risk Free Rate
IDR 1,000,000,000,000 22,306 (16,153) IDR
USD 672,791,977 71,076 (95,444) USD
1,792,978 (1,479,185)
Halaman462
- 118 - Page
Page 487
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
2023
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount Tagihan Liabilitas
in foreign derivatif/ derivatif/
currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait Nilai Tukar Exchange Rate Related
Kontrak berjangka - beli Forward contract - buy
CNY 416,972,397 7,084 - CNY
USD 543,853,761 3,039 (78,127) USD
Kontrak berjangka - jual Forward contract - sell
CNY 102,000,000 19 - CNY
EUR 4,000,000 - (988) EUR
USD 246,529,197 38,242 (7,255) USD
Swap mata uang asing - beli Foreign currency swaps - buy
EUR 46,764 18 - EUR
JPY 27,529,802,340 72,213 (929) JPY
SGD 15,000,000 969 - SGD
USD 968,073,582 11,349 (198,979) USD
Swap mata uang asing - jual Foreign currency swaps - sell
AUD 11,000,000 270 (50) AUD
EUR 85,959,000 1,228 (16,180) EUR
GBP 15,000,000 294 (1,447) GBP
SGD 88,844,400 8,123 (238) SGD
USD 1,328,878,993 300,017 (6,393) USD
Spot mata uang asing - beli Foreign currency spots - buy
AUD 40,800,000 - (825) AUD
EUR 16,500,000 - (783) EUR
GBP 3,250,000 - (281) GBP
USD 198,539,729 956 (4,759) USD
Spot mata uang asing - jual Foreign currency spots - sell
AUD 35,064,185 482 (40) AUD
EUR 9,900,000 337 - EUR
USD 197,070,000 3,871 (834) USD
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga Exchange and Interest Rate Related
Swap atas suku bunga Interest rate swap
USD 530,138,055 356,400 (321,987) USD
Swap mata uang asing Cross currency swaps and
dan suku bunga interest rate
USD 776,376,200 157,150 (109,419) USD
Risk Free Rate Risk Free Rate
IDR 1,000,000,000,000 11,408 (4,080) IDR
USD 350,398,400 22,208 (56,868) USD
995,677 (810,462)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Tagihan derivatif Derivatives receivables
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing 341,832 37,939 Foreign currencies
Total pihak berelasi 341,832 37,939 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 22,306 11,407 Rupiah
Mata uang asing 1,428,840 946,331 Foreign currencies
Total pihak ketiga 1,451,146 957,738 Total third parties
Total 1,792,978 995,677 Total
Halaman463
- 119 - Page
Page 488
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
2024 2023
Liabilitas derivatif Derivatives payables
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing (154,840) (136,138) Foreign currencies
Total pihak berelasi (154,840) (136,138) Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah (16,153) (4,080) Rupiah
Mata uang asing (1,308,192) (670,244) Foreign currencies
Total pihak ketiga (1,324,345) (674,324) Total third parties
Total (1,479,185) (810,462) Total
Kolektibilitas tagihan derivatif sesuai Peraturan Derivative receivable in accordance with Financial
OJK diungkapkan pada Catatan 59g. Service Authority Rule are disclosed in Note 59g.
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN 12. LOANS
Informasi mengenai pinjaman yang diberikan Information related to loans to related parties are
kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan pada disclosed in Note 45i.
Catatan 45i.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Modal kerja 313,931,090 287,568,933 Working capital
Konsumen 144,437,589 123,294,534 Consumer
Investasi 98,811,980 92,160,057 Investment
Sindikasi 51,506,578 55,902,345 Syndicated
Karyawan 2,893,682 3,633,329 Employee
Program pemerintah 2,652 31,380 Government programs
611,583,571 562,590,578
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 85,839,485 65,317,028 Working capital
Sindikasi 45,614,532 41,697,818 Syndicated
Investasi 32,810,919 25,455,452 Investment
Konsumen 22,682 22,480 Consumer
Karyawan 589 1,413 Employee
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
Halaman464
- 120 - Page
Page 489
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian pinjaman yang diberikan Loans based on currencies are as follows:
berdasarkan mata uang adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Rupiah 611,583,571 562,590,578 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 158,597,057 129,252,588 United States Dollar
Euro Eropa 2,198,860 580,870 European Euro
Yen Jepang 1,184,519 985,505 Japanese Yen
Dolar Singapura 1,041,007 1,057,784 Singapore Dollar
Dolar Australia 791,438 - Australian Dollar
Won Korea Selatan 327,873 362,538 South Korean Won
Dolar Hong Kong 120,419 229,647 Hong Kong Dollar
Yuan China 14,493 16,794 Chinese Yuan
Pound Sterling Inggris 12,541 8,465 Great Britain Pound Sterling
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 75,643,457 65,634,971 Working capital
Sindikasi 30,425,373 33,020,748 Syndicated
Investasi 11,427,719 7,524,152 Investment
Karyawan 190,526 156,873 Employee
Konsumen 68,632 77,226 Consumer
117,755,707 106,413,970
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 28,408,879 15,286,941 Working capital
Investasi 9,367,350 143,829 Investment
Sindikasi 3,870,753 4,514,580 Syndicated
41,646,982 19,945,350
Total pihak berelasi 159,402,689 126,359,320 Total related parties
Halaman465
- 121 - Page
Page 490
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 238,287,633 221,933,962 Working capital
Konsumen 144,368,957 123,217,308 Consumer
Investasi 87,384,261 84,635,905 Investment
Sindikasi 21,081,205 22,881,597 Syndicated
Karyawan 2,703,156 3,476,456 Employee
Program pemerintah 2,652 31,380 Government programs
493,827,864 456,176,608
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 57,430,606 50,030,087 Working capital
Sindikasi 41,743,779 37,183,238 Syndicated
Investasi 23,443,569 25,311,623 Investment
Konsumen 22,682 22,480 Consumer
Karyawan 589 1,413 Employee
122,641,225 112,548,841
Total pihak ketiga 616,469,089 568,725,449 Total third parties
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
c. Berdasarkan sektor ekonomi c. By economic sector
2024 2023
Rupiah Rupiah
Perdagangan, restoran dan hotel 117,511,041 121,206,489 Trading, restaurants and hotels
Perindustrian 93,334,411 81,766,078 Manufacturing
Konstruksi 59,281,490 54,008,973 Construction
Pertanian 46,121,348 53,853,092 Agriculture
Jasa dunia usaha 48,625,301 42,996,948 Business services
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 45,678,272 36,666,225 and communications
Pertambangan 22,417,498 18,543,179 Mining
Jasa pelayanan sosial 17,902,796 11,769,861 Social services
Listrik, gas dan air 13,377,490 10,031,119 Electricity, gas and water
Lain-lain 147,333,924 131,748,614 Others
611,583,571 562,590,578
Halaman466
- 122 - Page
Page 491
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
c. Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan) c. By economic sector (continued)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian 66,246,233 55,895,697 Manufacturing
Pertambangan 29,242,696 30,399,528 Mining
Jasa pelayanan sosial 22,837,062 2,660,966 Social services
Listrik, gas dan air 18,265,799 11,509,631 Electricity, gas and water
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 12,146,246 12,605,182 and communications
Perdagangan, restoran dan hotel 7,900,500 9,220,949 Trading, restaurants and hotels
Jasa dunia usaha 3,697,706 4,191,627 Business services
Pertanian 2,768,670 2,585,254 Agriculture
Konstruksi 1,160,025 435,206 Construction
Lain-lain 23,270 2,990,151 Others
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
d. Berdasarkan penilaian secara kolektif dan d. By assessment as collective and
individual individual
2024 2023
Pokok Principal
Individual 65,606,421 77,708,689 Individual
Kolektif 710,265,357 617,376,080 Collective
775,871,778 695,084,769
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Individual (28,721,822) (36,820,861) Individual
Kolektif (9,962,698) (10,337,270) Collective
(38,684,520) (47,158,131)
737,187,258 647,926,638
e. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan e. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektabilitas pinjaman sesuai dengan Collectibility loans in accordance with the OJK
peraturan OJK diungkapkan pada Catatan regulation are disclosed in Note 59h.
59h.
f. Pinjaman bermasalah dan cadangan f. Non-performing loans and allowance for
kerugian penurunan nilai berdasarkan impairment losses by economic sector
sektor ekonomi
Rasio kredit bermasalah BNI dan Entitas Anak The non-performing loans ratio of BNI
sesuai dengan peraturan OJK diungkapkan and Subsidiaries in accordance with the OJK
pada Catatan 59h. regulation are disclosed in Note 59h.
Halaman467
- 123 - Page
Page 492
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
g. Tingkat suku bunga per tahun g. Annual interest rates
Dolar
Amerika Euro Dolar Won Korea Pound Sterling Dolar Dolar
Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/ Hongkong/ Australia/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain Hongkong Australian
Rupiah*) Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling Dollar Dollar
% % % % % % % % % %
Bunga kontrak Contractual rates
2024 0.00 - 22.45 0.00 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.25 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.70 1.50 - 8.56 6.71 – 7.00 2024
2023 0.00 - 26.62 0.00 - 11.18 4.00 - 7.20 0.50 - 3.51 4.00 - 7.25 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 7.00 - 8.30 0.85 - 9.53 - 2023
Bunga efektif Effective interest rate
2024 0.00 - 29.90 0.10 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.36 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.00 1.50 - 8.56 6.71 – 7.00 2024
2023 0.00 - 27.00 0.10 - 11.18 4.00 - 7.20 0.50 - 4.37 4.00 - 7.36 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 7.00 - 8.30 0.85 - 9.53 - 2023
*) Tidak termasuk dalam tingkat suku bunga kontrak dan suku bunga *) Not included in the contractual interest rates and effective interest
efektif diatas adalah suku bunga dari transaksi Paylater untuk tanggal rate above are the interest rate from Paylater transactions as of 31
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 18,96% - December 2024 and 2023, were 18.96% - 51.48% and 17.98% -
51,48% dan 17,98% - 51,48%. 51.48%, respectively.
h. Pinjaman yang direstrukturisasi h. Restructured loans
Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang Below are the types and amounts of
telah direstrukturisasi per 31 Desember 2024 restructured loans as of 31 December 2024
dan 2023: and 2023:
2024 2023
Penurunan suku bunga kredit 25,710,415 23,729,178 Reduction of interest rates
Perpanjangan jangka waktu 24,753,697 25,939,841 Extension of loan maturity dates
Lainnya*) 16,294,208 26,121,994 Others*)
66,758,320 75,791,013
*) Program restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari *) Other restructuring schemes mainly includes additions
penambahan fasilitas kredit, Perjanjian Penyelesaian of loan facilities, debt settlement agreements (PPH)
Hutang (PPH) dan Interest Balloon Payments (IBP). and Interest Balloon Payments (IBP).
Pinjaman yang direstrukturisasi sesuai dengan Restructured loans in accordance with the
peraturan OJK diungkapkan pada Catatan OJK regulation are disclosed in Note 59h.
59h.
BNI telah melakukan restrukturisasi kredit BNI has undertaken credit restructuring for
untuk debitur yang terdampak pandemi Covid- debtors affected by the Covid-19 pandemic in
19 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa accordance with Financial Services Authority
Keuangan No. 17/POJK.03/2021 (POJK Regulation No. 17/POJK.03/2021 (POJK
17/2021) tentang Perubahan Kedua Atas 17/2021) on the Second Amendment to
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Financial Services Authority Regulation No.
11/POJK.03/2020 Tentang Stimulus 11/POJK.03/2020 Concerning National
Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Economic Stimulus as a Countercyclical Policy
Countercyclical Dampak Penyebaran Impacting the Spread of Covid-19. This
Coronavirus Disease 2019, dimana peraturan regulation has been extended until 31 March
tersebut diperpanjang sampai dengan 2024, as communicated in the Financial
31 Maret 2024 melalui Siaran Pers OJK No. Services Authority Press Release No. SP
SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tanggal 28 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated 28 November
November 2022 tentang Perpanjangan 2022, regarding the Extension of Credit
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan Restructuring Policies in a Targeted and
Pembiayaan secara Targeted dan Sektoral Sectoral to address ongoing impacts of the
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi Covid-19. Covid-19 pandemic.
Halaman468
- 124 - Page
Page 493
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
i. Pinjaman sindikasi i. Syndicated loans
Pinjaman sindikasi merupakan pinjaman yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada debitur berdasarkan debtors based on syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama dengan bank- other banks.
bank lain.
Keikutsertaan Grup dalam pinjaman sindikasi Group participation in syndicated loans with
dengan bank-bank lain adalah sebesar other banks amounted to Rp97,121,110 and
Rp97.121.110 dan Rp97.600.163 masing- Rp97,600,163 as of 31 December 2024 and
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, respectively.
2023.
Persentase bagian BNI dalam pinjaman BNI’s percentage shares in syndicated loans,
sindikasi, dimana BNI bertindak sebagai in which BNI acts as the lead arranger, is as
pimpinan sindikasi adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
% Partisipasi 5.04% - 100.00% 5.04% - 100.00% % Participation
Keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi, BNI’s participation in syndicated loans, in
dimana BNI bertindak sebagai anggota which BNI acts as the syndication member, is
sindikasi adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
% Partisipasi 0.13% - 50.00% 0.13% - 50.00% % Participation
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 592,250,284 71,267,952 31,566,533 695,084,769 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (46,089,808) 46,089,808 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
Sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 44,881,133 (44,881,133) - - -impaired
Pengalihan dari/ke kerugian
kredit ekspektasian sepanjang Transfer from/to
umurnya - kredit lifetime ECL credit
memburuk - bersih (314,609) (15,033,813) 15,348,422 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (111,065,027) (16,255,626) (2,016,400) (129,337,053) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 391,171,138 22,311,172 273,118 413,755,428 originated or purchased
Pembayaran penuh (184,273,357) (5,396,143) (661,663) (190,331,163) Fully repayment
Penghapusbukuan (2,939) (109,376) (18,611,521) (18,723,836) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 4,153,490 1,222,187 47,956 5,423,633 other movements
690,710,305 59,215,028 25,946,445 775,871,778
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman469
- 125 - Page
Page 494
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 548,586,079 64,916,819 32,685,415 646,188,313 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (50,507,361) 50,507,361 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
Sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 27,382,099 (27,382,099) - - -impaired
Pengalihan dari/ke kerugian
kredit ekspektasian sepanjang Transfer from/to
umurnya - kredit lifetime ECL credit
memburuk - bersih (379,605) (14,142,760) 14,522,365 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (84,580,425) (29,367,056) (3,536,324) (117,483,805) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 307,227,911 30,794,438 4,363,091 342,385,440 originated or purchased
Pembayaran penuh (154,760,114) (4,339,928) (1,831,940) (160,931,982) Fully repayment
Penghapusbukuan (8,904) (108,015) (14,273,418) (14,390,337) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (709,396) 389,192 (362,656) (682,860) other movements
592,250,284 71,267,952 31,566,533 695,084,769
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 4,116,856 19,078,523 23,962,752 47,158,131 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,388,026) 1,388,026 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,776,280 (2,776,280) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to:
kredit memburuk - bersih 308,386 (5,022,780) 4,714,394 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (1,792,074) (2,015,723) 7,990,276 4,182,479 loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,651,317 7,921,581 118,669 9,691,567 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,554,149) (1,955,047) (616,441) (4,125,637) Fully repayment
Penghapusbukuan (2,939) (109,376) (18,611,521) (18,723,836) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 15,520 215,974 270,322 501,816 other movements
4,131,171 16,724,898 17,828,451 38,684,520
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan Including in the net remeasurement of loss allowance is repayment *)
kerugian, adalah pembayaran kembali.
Halaman470
- 126 - Page
Page 495
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 4,126,973 19,560,944 26,646,071 50,333,988 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,521,043) 1,521,043 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 3,096,988 (3,096,988) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to:
kredit memburuk - bersih 589,319 (5,046,193) 4,456,874 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (2,551,411) 2,233,912 6,524,986 6,207,487 loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,455,725 5,529,000 2,494,908 9,479,633 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,062,757) (1,605,474) (1,672,425) (4,340,656) Fully repayment
Penghapusbukuan (8,904) (108,015) (14,273,418) (14,390,337) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (8,034) 90,294 (214,244) (131,984) other movements
4,116,856 19,078,523 23,962,752 47,158,131
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan Including in the net remeasurement of loss allowance is repayment *)
kerugian, adalah pembayaran kembali.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses above is adequate.
telah memadai.
k. Kredit dihapusbukukan k. Loans written off
Kredit yang telah dihapusbukukan oleh BNI The loans written off by BNI are recorded as
dicatat sebagai kredit ekstra-komtabel di extra-comptable in the administrative account.
dalam rekening administratif.
l. Fasilitas pembiayaan dengan perusahaan l. Financing arrangements with multi-finance
pembiayaan companies
BNI memiliki perjanjian pembiayaan dengan BNI has financing arrangements with several
beberapa lembaga pembiayaan untuk multi-finance companies with respect to motor
membiayai kepemilikan kendaraan bermotor vehicles financing amounting to Rp2,729,935
sebesar Rp2.729.935 dan Rp2.798.494 and Rp2,798,494 as of 31 December 2024
masing-masing pada tanggal 31 Desember and 2023, respectively.
2024 dan 2023.
Halaman471
- 127 - Page
Page 496
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
m. Informasi pokok lainnya sehubungan m. Other significant information relating to
dengan pinjaman yang diberikan loans
Grup memiliki agunan atas pinjaman yang The Group holds collateral against loans in the
diberikan dalam bentuk kas, deposito, agunan form of cash, deposits, registered mortgages,
yang diikat dengan hipotik, garansi serta guarantees and other assets held as
jaminan dalam bentuk aset lainnya. collaterals.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang Loans to employees which carried interest rate
diberikan kepada karyawan dengan tingkat of 3% - 5% per annum are intended for
bunga sebesar 3% - 5% per tahun yang purchase of houses and other necessities with
ditujukan untuk pembelian rumah dan 1 year to 20 years period. The loan principal
keperluan lainnya dengan jangka waktu and interest payments are settled through
berkisar antara 1 tahun sampai 20 tahun. monthly payroll deductions.
Pembayaran pokok pinjaman dan bunga
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan.
Informasi pokok lainnya terkait pelampauan Other significant information such as any
Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank breach nor violation of Legal Lending Limit as
sesuai dengan peraturan yang ditetapkan OJK required by Regulation of Financial Services
diungkapkan pada Catatan 59h. Authority are disclosed in Note 59h.
13. OBLIGASI PEMERINTAH 13. GOVERNMENT BONDS
Informasi mengenai Obligasi Pemerintah Information related to Government Bonds to
berdasarkan pihak yang berelasi diungkapkan related parties are disclosed in Note 45e.
pada Catatan 45e.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
Nominal/ Tercatat/ Nominal/ Tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
Value Value Value Value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap 3,844,241 3,858,064 3,917,793 4,013,012 Fixed rate
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap 109,687 99,009 176,681 174,760 Fixed rate
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 3,953,928 3,957,073 4,094,474 4,187,772 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap 71,468,504 71,351,417 66,611,736 67,784,249 Fixed rate
Tingkat bunga mengambang 100,000 99,959 100,000 99,957 Floating rate
71,568,504 71,451,376 66,711,736 67,884,206
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap 20,600,172 19,453,065 19,643,203 18,665,126 Fixed rate
Total nilai wajar melalui Total fair value through
penghasilan komprehensif lain 92,168,676 90,904,441 86,354,939 86,549,332 other comprehensive income
Halaman472
- 128 - Page
Page 497
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
Nominal/ Tercatat/ Nominal/ Tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
Value Value Value Value
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap, setelah Fixed rate,
diskonto/premi yang belum net of unamortised
diamortisasi, sebesar Rp178.662 discount/premium of Rp178,662
per 31 Desember 2024 dan as of 31 December 2024 and
Rp2.150.144 per 31 Desember 2023 23,749,156 23,927,818 21,255,598 23,405,742 Rp2,150,144 as of 31 December 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap, Fixed rate,
setelah diskonto/premi yang belum net of unamortised discount/
diamortisasi sebesar Rp46.836 premium of Rp46,836 as of
per 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and Rp81,819
Rp81.819 per 31 Desember 2023 13,235,401 13,282,237 12,875,704 12,957,523 as of 31 December 2023
Total biaya perolehan diamortisasi 36,984,557 37,210,055 34,131,302 36,363,265 Total amortised cost
Total Obligasi Pemerintah 132,071,569 127,100,369 Total Government Bonds
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,988) (1,504) Allowance for impairment losses
Obligasi Pemerintah - bersih 132,068,581 127,098,865 Government Bonds – net
Jumlah nominal Obligasi Pemerintah yang The total outstanding nominal amount of
diterima BNI dari program rekapitalisasi Government Bonds received by BNI from the
masing-masing sebesar Rp100.000 pada recapitalization program amounted to
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Rp100,000 as of 31 December 2024 and
2023, respectively.
Jumlah Obligasi Pemerintah yang The total Government Bonds at fair value
dikelompokkan sebagai nilai wajar melalui through other comprehensive income sold
penghasilan komprehensif lain yang dijual during the current year are as follows:
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
Total dijual/ Kepada pihak ketiga/
Sold To third parties
Nilai nominal/ Nilai nominal/ Harga jual/
Nominal value Nominal value Selling price
2024 7,115,934 4,758,601 4,776,476 2024
2023 12,601,328 7,818,999 8,111,514 2023
Jumlah nilai nominal Obligasi Pemerintah yang Total nominal amount of Government Bonds
telah jatuh tempo pada 31 Desember 2024 which have matured amounted to
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp14,123,726 and Rp10,467,207 as of
Rp14.123.726 dan Rp10.467.207. 31 December 2024 and 2023, respectively.
Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar For fixed interest rate bonds, the market price
Obligasi Pemerintah berkisar antara 54,49% of Government Bonds ranged from 54.49% to
sampai dengan 129,31% dan antara 73,91% 129.31% and from 73.91% to 132.33% as
sampai dengan 132,33% masing-masing pada of 31 December 2024 and 2023, respectively.
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Untuk obligasi tingkat bunga mengambang, For floating interest rate bonds, the market
harga pasar Obligasi Pemerintah adalah price of Government Bonds is 99.96% as of
99,96% pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 99.96% as of
99,96% pada tanggal 31 Desember 2023 dari 31 December 2023 of the nominal amounts.
nilai nominal.
Halaman473
- 129 - Page
Page 498
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
BNI mengakui adanya keuntungan atau BNI recognised the unrealised gains or losses
kerugian yang belum direalisasi atas from the changes in the market value of the
perubahan nilai pasar Obligasi Pemerintah Government Bonds categorised as fair value
dalam kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive income (net of
penghasilan komprehensif lain (bersih setelah taxes) in the amount of Rp715,380 (gain) and
pajak) sebesar Rp715.380 (laba) dan Rp742,928 (gain) for the period/year ended
Rp742.928 (laba) masing-masing untuk 31 December 2024 and 2023, respectively,
periode/tahun yang berakhir pada tanggal both recorded in the equity section of the
31 Desember 2024 dan 2023 yang dicatat consolidated statement of financial position.
pada bagian ekuitas laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, Obligasi As of 31 December 2024 and 2023, the fixed
Pemerintah dengan tingkat bunga tetap rate government bonds have been sold under
dengan jumlah nominal Rp16.769.460 dan agreements to repurchase at maturity with
Rp7.691.569 telah dijual dengan janji dibeli nominal amount of Rp16,769,460 and
kembali hingga jatuh tempo (lihat Catatan 24). Rp7,691,569, respectively (refer to Note 24).
b. Berdasarkan kisaran tanggal jatuh tempo b. Based on maturity date and type of interest
dan jenis bunga rate
2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit of loss
Obligasi tingkat bunga tetap 03/01/2025 - 12/03/2071 Fixed rate bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi tingkat bunga tetap 10/01/2025 - 15/07/2064 Fixed rate bonds
Obligasi tingkat bunga mengambang 25/04/2025 Floating rate bonds
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Obligasi tingkat bunga tetap 10/01/2025 - 15/07/2054 Fixed rate bonds
2023
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit of loss
Obligasi tingkat bunga tetap 04/01/2024 - 12/03/2071 Fixed rate bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi tingkat bunga tetap 15/01/2024 - 15/08/2051 Fixed rate bonds
Obligasi tingkat bunga mengambang 25/04/2025 Floating rate bonds
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Obligasi tingkat bunga tetap 05/01/2024 - 15/05/2048 Fixed rate bonds
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 36,363,265 - - 36,363,265 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (291,317) - - (291,317) Net remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 585,596 - - 585,596 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 552,511 - - 552,511 other movements
37,210,055 - - 37,210,055
Halaman474
- 130 - Page
Page 499
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 86,549,332 - - 86,549,332 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (14,720,011) - - (14,720,011) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 18,666,108 - - 18,666,108 originated or purchased
Pembayaran penuh (429,531) - - (429,531) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 838,543 - - 838,543 other movements
90,904,441 - - 90,904,441
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds*)
Pemerintah
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 37,189,018 - - 37,189,018 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (2,061,543) - - (2,061,543) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,382,109 - - 1,382,109 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (146,319) - - (146,319) other movements
36,363,265 - - 36,363,265
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds *)
Pemerintah
Halaman475
- 131 - Page
Page 500
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 82,328,187 - - 82,328,187 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (18,285,352) - - (18,285,352) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 24,012,908 - - 24,012,908 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,065,523) - - (1,065,523) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (440,888) - - (440,888) other movements
86,549,332 - - 86,549,332
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds*)
Pemerintah
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 1,504 - - 1,504 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 1,287 - - 1,287 loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 96 - - 96 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 101 - - 101 other movements
2,988 - - 2,988
Halaman476
- 132 - Page
Page 501
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 1,980 - - 1,980 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 2,048 - - 2,048 loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 85 - - 85 originated or purchased
Pembayaran penuh - - - - Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 140 - - 140 other movements
4,253 - - 4,253
ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada Obligasi ΎͿ
Allowance for impairment losses on Government Bonds
Pemerintah dengan klasifikasi nilai wajar melalui classified as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan income is recorded in other comprehensive income,
komprehensif lain, karena nilai tercatatnya disajikan because the carrying value is presented at fair value.
sebesar nilai wajarnya.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 1,391 - - 1,391 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (172) - - (172) loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 293 - - 293 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (8) - - (8) other movements
1,504 - - 1,504
Halaman477
- 133 - Page
Page 502
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 2,558 - - 2,558 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (545) - - (545) loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - originated or purchased
Pembayaran penuh - - - - Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (33) - - (33) other movements
1,980 - - 1,980
ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada Obligasi ΎͿ
Allowance for impairment losses on Government Bonds
Pemerintah dengan klasifikasi nilai wajar melalui classified as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan income is recorded in other comprehensive income,
komprehensif lain, karena nilai tercatatnya disajikan because the carrying value is presented at fair value.
sebesar nilai wajarnya.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses above is adequate.
telah memadai.
d. Tingkat suku bunga tetap tahunan d. Annual fixed interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States Dolar Singapura/ Euro Eropa/ Yen Jepang/
Rupiah Dollar Singapore Dollar European Euro Japanese Yen
% % % % %
Suku bunga: Interest rate:
2024 4.88 - 12.00 0.50 - 7.75 0.50 - 1.25 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 2024
2023 3.88 - 12.00 0.50 - 7.75 0.50 - 1.25 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 2023
e. Tingkat suku bunga mengambang tahunan e. Annual floating interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah Unites States Dollar
% %
Suku bunga: Interest rate:
2024 6.29 - 2024
2023 4.54 - 2023
Halaman478
- 134 - Page
Page 503
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 14. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI AGREEMENTS TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to resell
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri as of 31 December 2024 and 2023 are as follows:
dari:
2024
Pendapatan
Nilai Bunga yang
Jenis Nilai Penjualan Belum Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Resale Unrealised Carrying
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Bank BNP Paribas Indonesia OBN 250,000 23/12/2024 06/01/2025 249,769 223 249,546
Bank Capital Indonesia OBN 200,000 09/12/2024 06/01/2025 196,780 178 196,602
Bank Capital Indonesia OBN 200,000 10/12/2024 07/01/2025 196,816 214 196,602
Bank Central Asia Tbk OBN 500,000 19/12/2024 02/01/2025 498,201 89 498,112
Bank China Construction Bank Ind OBN 150,000 09/12/2024 06/01/2025 142,898 129 142,769
Bank China Construction Bank Ind OBN 150,000 09/12/2024 06/01/2025 142,706 129 142,577
Bank China Construction Bank Ind OBN 200,000 10/12/2024 07/01/2025 190,049 207 189,842
Bank China Construction Bank Ind OBN 80,000 17/12/2024 14/01/2025 79,936 188 79,748
Bank CIMB Niaga Tbk OBN 500,000 05/12/2024 02/01/2025 470,041 85 469,956
Bank CIMB Niaga Tbk OBN 350,000 23/12/2024 20/01/2025 340,279 1,171 339,108
Bank DBS Indonesia OBN 100,000 03/12/2024 03/01/2025 97,980 36 97,944
Bank DBS Indonesia OBN 500,000 04/12/2024 02/01/2025 483,785 88 483,697
Bank DBS Indonesia OBN 250,000 12/12/2024 09/01/2025 241,189 349 240,840
Bank DBS Indonesia OBN 50,000 18/10/2024 16/01/2025 49,088 136 48,952
Bank DBS Indonesia OBN 50,000 18/10/2024 16/01/2025 49,088 136 48,952
Bank DBS Indonesia OBN 200,000 25/11/2024 30/01/2025 193,365 1,040 192,325
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 23/10/2024 22/01/2025 49,148 187 48,961
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 23/10/2024 22/01/2025 49,150 191 48,959
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 28/11/2024 26/02/2025 48,305 499 47,806
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 28/11/2024 26/02/2025 48,301 496 47,805
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 100,000 12/12/2024 09/01/2025 92,448 134 92,314
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 50,000 12/12/2024 09/01/2025 46,224 67 46,157
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 50,000 12/12/2024 09/01/2025 47,494 69 47,425
Bank National Nobu Tbk OBN 150,000 23/12/2024 06/01/2025 145,511 130 145,381
Bank National Nobu Tbk OBN 100,000 23/12/2024 06/01/2025 97,124 87 97,037
Bank Sinar Mas Tbk OBN 250,000 09/12/2024 06/01/2025 232,079 210 231,869
Bank Victoria International Tbk OBN 100,000 20/12/2024 20/01/2025 98,429 343 98,086
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 150,000 23/12/2024 06/01/2025 137,829 123 137,706
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 242,049 519 241,530
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 242,332 520 241,812
BPD Jawa Timur OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 230,464 494 229,970
BPD Jawa Timur OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 230,464 494 229,970
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 11/12/2024 08/01/2025 5,078 7 5,071
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 18/12/2024 02/01/2025 4,911 - 4,911
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 23/12/2024 06/01/2025 4,912 4 4,908
Pan Indonesia Bank Tbk OBN 500,000 17/12/2024 14/01/2025 473,091 1,113 471,978
Standard Chartered Bank, Jkt OBN 5,000 27/12/2024 10/01/2025 4,852 7 4,845
Bank Indonesia OBN 200,000 30/12/2024 06/01/2025 196,305 163 196,142
Bank Indonesia OBN 500,000 31/12/2024 07/01/2025 495,016 495 494,521
HSBC Ltd OBN 321,900 18/12/2024 17/01/2025 326,706 641 326,065
HSBC Ltd OBN 321,900 18/12/2024 17/01/2025 326,706 642 326,064
HSBC Ltd OBN 321,900 23/12/2024 23/01/2025 325,561 642 324,919
HSBC Ltd OBN 160,950 23/12/2024 23/01/2025 162,781 642 162,139
8,226,650 7,985,240 13,317 7,971,923
Halaman479
- 135 - Page
Page 504
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 14. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to resell
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri as of 31 December 2024 and 2023 are as follows:
dari: (lanjutan) (continued)
2023
Pendapatan
Nilai Bunga yang
Jenis Nilai Penjualan Belum Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Resale Unrealised Carrying
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Bank Indonesia OBN 3,000,000 29/12/2023 05/01/2024 2,850,197 2,847 2,847,350
Bank Indonesia OBN 2,000,000 29/12/2023 05/01/2024 1,905,534 1,904 1,903,630
Bank Indonesia OBN 1,662,000 29/12/2023 05/01/2024 1,583,499 1,582 1,581,917
Bank Indonesia OBN 1,338,000 29/12/2023 05/01/2024 1,271,188 1,270 1,269,918
Bank Indonesia OBN 1,000,000 29/12/2023 05/01/2024 959,212 1,118 958,094
Bank Indonesia OBN 800,000 28/12/2023 04/01/2024 771,114 898 770,216
Bank Indonesia OBN 800,000 27/12/2023 03/01/2024 766,999 894 766,105
Bank Indonesia OBN 700,000 03/03/2023 01/03/2024 691,222 7,449 683,773
Bank Indonesia OBN 500,000 17/02/2023 16/02/2024 498,290 4,169 494,121
Bank Indonesia OBN 300,000 28/12/2023 04/01/2024 288,369 239 288,130
Bank Indonesia OBN 300,000 27/12/2023 03/01/2024 287,625 192 287,433
Bank Indonesia OBN 250,000 24/02/2023 23/02/2024 249,505 15,830 233,675
PT Bank CIMB Niaga Tbk OBN 200,000 12/10/2023 11/01/2024 197,501 418 197,083
HSBC Ltd OBN 148,372 26/12/2023 25/01/2024 149,034 88 148,946
DBS Bank Ltd OBN 147,965 22/12/2023 05/01/2024 148,272 529 147,743
PT Bank CIMB Niaga Tbk OBN 100,000 12/10/2023 11/01/2024 98,751 209 98,542
Bank Indonesia OBN 100,000 23/06/2023 21/06/2024 102,715 6,243 96,472
Bank Indonesia OBN 100,000 18/08/2023 16/08/2024 102,305 6,227 96,078
Bank Indonesia OBN 100,000 21/07/2023 19/07/2024 101,746 6,193 95,553
Bank Indonesia OBN 100,000 17/02/2023 16/02/2024 99,370 6,305 93,065
Bank Indonesia OBN 50,000 18/08/2023 17/05/2024 50,559 2,340 48,219
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 03/05/2024 50,428 2,334 48,094
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 02/08/2024 50,848 3,095 47,753
Bank Indonesia OBN 50,000 10/02/2023 09/02/2024 50,946 3,232 47,714
Bank Indonesia OBN 50,000 18/08/2023 16/02/2024 49,157 1,518 47,639
Bank Indonesia OBN 50,000 07/07/2023 05/07/2024 50,565 3,073 47,492
Bank Indonesia OBN 50,000 09/06/2023 07/06/2024 49,837 2,984 46,853
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 02/02/2024 48,343 1,499 46,844
Bank Indonesia OBN 50,000 28/04/2023 26/01/2024 49,129 2,308 46,821
Bank Indonesia OBN 50,000 09/06/2023 08/03/2024 48,971 2,233 46,738
Bank Indonesia OBN 50,000 14/07/2023 12/04/2024 48,842 2,260 46,582
Bank Indonesia OBN 50,000 31/03/2023 01/04/2024 49,597 3,077 46,520
Bank Indonesia OBN 50,000 21/07/2023 19/01/2024 47,858 1,487 46,371
Bank Indonesia OBN 50,000 21/07/2023 19/04/2024 48,622 2,251 46,371
Bank Indonesia OBN 50,000 14/07/2023 12/07/2024 49,304 2,997 46,307
Bank Indonesia OBN 30,000 25/10/2023 24/01/2024 29,143 464 28,679
Bank Indonesia OBN 30,000 19/05/2023 17/05/2024 29,839 1,840 27,999
Bank Indonesia OBN 30,000 14/04/2023 12/04/2024 29,825 1,831 27,994
Bank Indonesia OBN 30,000 14/04/2023 12/01/2024 29,340 1,379 27,961
Bank Indonesia OBN 30,000 05/05/2023 03/05/2024 29,749 1,835 27,914
Bank Indonesia OBN 30,000 28/04/2023 26/04/2024 29,693 1,828 27,865
Bank Indonesia OBN 20,000 12/05/2023 10/05/2024 20,003 1,233 18,770
14,596,337 14,063,046 111,702 13,951,344
Kolektabilitas efek-efek dengan janji dijual kembali Collectibility securities purchased under
sesuai dengan peraturan OJK diungkapkan pada agreements to resell in accordance with OJK
Catatan 59i. regulation are disclosed in Note 59i.
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
Suku bunga kontrak: Contractual interest rate:
2024 6.45 - 6.80 4.37 - 4.57 2024
2023 6.00 - 6.70 5.33 - 5.35 2023
Halaman480
- 136 - Page
Page 505
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. BEBAN DIBAYAR DI MUKA 15. PREPAID EXPENSES
Beban dibayar di muka terdiri dari: Prepaid expenses consist of:
2024 2023
Asuransi 1,559,420 1,806,064 Insurance
Perbaikan dan pemeliharaan 336,954 316,947 Service and maintenance
Sewa dibayar di muka 276,194 330,586 Prepaid rent
Promosi 128,661 64,462 Promotion
Biaya tangguhan 12,590 55,510 Deferred expenses
Lainnya 627,290 169,761 Others
2,941,109 2,743,330
Lainnya terdiri dari biaya SDM Lainnya yang Others consist of other prepaid expenses related to
dibayar di muka, persekot, incentive fees atas human resources, advances, incentive fees for
produk pinjaman yang diberikan, dan beban loan products provided, and other prepaid
dibayar di muka lainnya. expenses.
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 16. INVESTMENTS IN ASSOCIATE
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pasar Modal telah The Financial Service Authority (OJK) Capital
menyetujui pernyataan penggabungan usaha Market has approved the statement of merger of
PT BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI Syariah dan businesses of PT BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI
PT Bank Syariah Mandiri melalui surat No. S- Syariah and PT Bank Syariah Mandiri through
289/D.04/2020 tertanggal 11 Desember 2020 serta letter No. S-289/D.04/2020 dated 11 December
melalui surat OJK Perbankan No. 4/KDK.03/2021 2020 and OJK Perbankan through letter No.
tanggal 27 Januari 2021. Penggabungan usaha 4/KDK.03/2021 dated 27 January 2021. The
tersebut berlaku efektif di tanggal 1 Februari 2021 merger of businesses is effective on 1 February
dan hasil penggabungan usaha akan 2021 and the merger of businesses result will use
menggunakan nama PT Bank Syariah Indonesia name of PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Tbk.
Pada tanggal 19 Desember 2022, PT Bank Syariah On 19 December 2022, PT Bank Syariah Indonesia
Indonesia Tbk (“BSI”) melakukan Penawaran Tbk (“BSI”) undertook a Limited Public Offering
Umum Terbatas dalam rangka penerbitan Hak through the issuance of pre-emptive rights of
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) 4,999,952,795 shares. Group was entitled to buy
sebanyak 4.999.952.795 saham. Grup berhak new 1,242,439,344 shares for Rp1,000 (full
membeli saham baru sebanyak 1.242.439.344 amount) per share. Group increased its capital
saham dengan harga Rp1.000 (nilai penuh) per through the pre-emptive rights to BSI by
lembar saham. Grup menggunakan sebagian 500,000,000 shares with total price of Rp500,000.
HMETD dan meningkatkan penyertaan modal Remaining pre-emptive rights of the Group was
sahamnya terhadap BSI sebanyak 500.000.000 transferred to PT CIMB Sekuritas whereas Group
saham dengan harga Rp500.000. Sisa HMETD gain cash amounted to Rp74,244. Increased
Grup dialihkan ke PT CIMB Sekuritas dimana Grup capital to BSI lead to Group percentage of
mendapatkan kas sebesar Rp74.244. Peningkatan ownership diluted to 23.24% and Group recorded
dalam penyertaan modal terhadap BSI gain from diluted shares of Rp46,794.
menyebabkan persentase kepemilikan terhadap
BSI terdilusi menjadi 23,24% dan Grup
membukukan keuntungan dari saham terdilusi
senilai Rp46.794.
Halaman481
- 137 - Page
Page 506
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan) 16. INVESTMENT IN ASSOCIATES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, entitas As of 31 December 2024 and 2023, the associate
asosiasi yang dimiliki oleh Grup adalah sebagai of the Group was as follow:
berikut:
2024
Persentase
Kepemilikan/
Kegiatan Usaha/ Percentage of Nilai tercatat/
Nama Perusahaan Business Activity Ownership Carrying Value Company Name
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan/Banking 23.24% 12,748,127 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2023
Persentase
Kepemilikan/
Kegiatan Usaha/ Percentage of Nilai tercatat/
Nama Perusahaan Business Activity Ownership Carrying Value Company Name
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan/Banking 23.24% 11,283,466 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Berikut ini adalah ringkasan informasi keuangan The following table is the summarised financial
PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang digunakan information for PT Bank Syariah Indonesia Tbk
untuk pencatatan metode ekuitas pada tanggal used for equity method accounting as of
31 Desember 2024 dan 2023, dan untuk tahun 31 December 2024 and 2023, and for the years
yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang then ended, which are accounted for using the
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. equity method.
2024 2023
Aset 408,613,432 353,624,125 Assets
Liabilitas 363,571,858 314,885,003 Liabilities
Aset bersih 45,041,574 38,739,122 Net assets
2024 2023
Pendapatan 30,854,683 22,251,743 Revenue
Laba bersih periode berjalan 7,005,888 5,703,743 Net income for the period ended
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
setelah pajak 152,124 34,189 after tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 7,158,012 5,737,932 for the year
Jumlah bagian Grup atas penghasilan Total Group’s share of comprehensive income and
komprehensif dan jumlah tercatat pada entitas carrying value of associates are as follows:
asosiasi adalah sebagai berikut:
2024 2023
Saldo awal 11,283,466 10,048,975 Beginning balance
Bagian atas laba bersih 1,628,136 1,325,550 Share of net income
Bagian atas laba komprehensif lain 35,354 7,946 Share of other comprehensive gain
Jumlah bagian atas penghasilan
komprehensif 1,663,490 1,333,496 Total share of comprehensive income
Dividen yang diterima (198,829) (99,005) Dividend received
Jumlah tercatat 12,748,127 11,283,466 Carrying value
Halaman482
- 138 - Page
Page 507
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan) 16. INVESTMENT IN ASSOCIATES (continued)
Rekonsiliasi atas ringkasan informasi keuangan Reconciliation of the summarised financial
yang disajikan terhadap nilai buku dari kepentingan information presented to the carrying amount of its
entitas asosiasi adalah sebagai berikut: interest in associate is as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 38,739,122 33,505,610 Beginning balance of the year
Laba bersih periode berjalan 7,005,888 5,703,743 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
setelah pajak 152,124 34,189 after tax
Pembayaran dividen (855,560) (426,019) Dividend payment
Lain-lain - (78,401) Others
45,041,574 38,739,122
Persentase kepemilikan efektif 23.24% 23.24% Percentage of effective ownership
10,485,856 9,021,195
Goodwill 2,262,271 2,262,271 Goodwill
Nilai tercatat 12,748,127 11,283,466 Carrying value
Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai wajar As at 31 December 2024, the fair value of the
kepemilikan saham Grup pada PT Bank Syariah Group’s interest in PT Bank Syariah Indonesia,
Indonesia Tbk, perusahaan yang terdaftar pada which is listed on the IDX, was Rp29,266,229 (31
BEI, adalah Rp29.266.229 (31 Desember 2023: December 2023: Rp18,653,201) using the closing
Rp18.653.201) menggunakan harga penutupan price on 30 December 2024.
tanggal 30 Desember 2024.
17. PENYERTAAN SAHAM - BERSIH 17. EQUITY INVESTMENTS - NET
Penyertaan jangka panjang Long-term equity investments
Nilai Wajar/
Fair Value
2024 2023
Klasifikasi nilai wajar melalui Classified as fair value through
penghasilan komprehensif lain 637,280 563,700 other comprehensive income
Penyertaan jangka panjang berdasarkan The classification of long-term equity investments
kolektibilitas sesuai Peraturan OJK diungkapkan based on Financial Service Authority Rule
pada Catatan 59j. collectibility are disclosed in Note 59j.
Grup mengklasifikasikan investasi berikut pada The Group designated certain investment as at fair
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. value through comprehensive income (FVOCI).
Klasifikasi pada nilai wajar melalui penghasilan The FVOCI designation was made because the
komprehensif lain dibuat dengan pertimbangan investments are expected to be held for the long-
investasi akan dimiliki dalam jangka panjang untuk term strategic purposes.
kepentingan strategis.
Halaman483
- 139 - Page
Page 508
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PENYERTAAN SAHAM - BERSIH (lanjutan) 17. EQUITY INVESTMENTS - NET (continued)
Penyertaan saham terdiri dari: Equity investment consist of:
2024 2023 2024 2023
Persentase Persentase Biaya Biaya
Kepemilikan/ Kepemilikan/ perolehan/ perolehan/
Percentage Percentage Acquisition Nilai wajar/ Acquisition Nilai wajar/
Nama Perusahaan/Company Name of Ownership of Ownership cost Fair value cost Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/fair value through
other comprehensive income
PT Fintek Karya Nusantara 9.82% 9.82% 200,000 369,614 200,000 377,547
PT Bank Mizuho Indonesia 1.00% 1.00% 75,375 75,375 75,375 75,375
PT Bank BTPN Tbk 0.11% 0.15% 19,250 26,896 19,250 31,579
PT Penyelesaian Transaksi Elektronik
Nasional (PTEN) 17.50% 17.50% 3,500 71,019 3,500 23,288
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2.50% 2.50% 7,500 7,500 7,500 7,500
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0.14% 0.14% 158 158 158 158
PT Bursa Efek Indonesia 1.20% 1.20% 7,500 7,500 7,500 7,500
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia 1.11% 1.11% 20,000 20,000 - -
Lain-lain/Others 0.03% 0.03% 14,434 14,434 9,236 9,236
347,717 592,496 322,519 532,183
Nilai wajar melalui laba rugi/
fair value through profit or loss
Lain-lain/Others 1.35%-20.00% 2.50% 40,392 44,784 31,517 31,517
388,109 637,280 354,036 563,700
18. ASET LAIN-LAIN - BERSIH 18. OTHER ASSETS - NET
Aset lain-lain - bersih terdiri dari: Other assets - net consist of:
2024 2023
Piutang bunga 4,764,476 4,331,026 Interest receivables
Piutang lain-lain setelah
dikurangi cadangan kerugian Other receivables, net of
penurunan nilai sebesar Rp1.031.857 allowance for impairment losses of
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp1,031,857 as of 31 December
dan Rp656.600 pada tanggal 2024 and Rp 656,600 as of
31 Desember 2023 2,515,071 2,679,406 31 December 2023
Piutang terkait transaksi ATM dan Receivables from transactions
kartu kredit 1,579,054 3,662,144 related to ATM and credit card
Agunan yang diambil alih setelah
dikurangi cadangan kerugian Foreclosed collaterals, net of
penurunan nilai sebesar Rp772.964 allowance for impairment losses of
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp772,964 as of 31 December 2024
dan Rp788.713 pada tanggal and Rp788,713 as of
31 Desember 2023 914,825 897,057 31 December 2023
Term Deposit Valas Devisa Hasil Foreign Exchange Term Deposit
Ekspor 909,368 2,540,505 from Export Activities
Persediaan kantor 446,588 228,388 Office supplies
Receivables from customers -
Piutang nasabah - Entitas Anak 307,236 371,927 Subsidiary
Beban komisi ditangguhkan 51,111 53,845 Deferred commission expenses
Lain-lain setelah dikurangi cadangan Others, net of allowance for
kerugian penurunan nilai sebesar impairment losses of
Rp27.758 pada tanggal Rp27,758 as of
31 Desember 2024 dan 31 December 2024
Rp27.408 pada tanggal and Rp27,408 as of
31 Desember 2023 2,619,338 2,207,899 31 December 2023
14,107,067 16,972,197
Halaman484
- 140 - Page
Page 509
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN - BERSIH (lanjutan) 18. OTHER ASSETS - NET (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang bunga As of 31 December 2024, interest receivables are
sebagian besar merupakan bunga yang berasal mostly comprised of interest from loans and
dari pinjaman yang diberikan dan Obligasi Government Bonds amounting to Rp2,258,031 and
Pemerintah masing-masing sebesar Rp2.258.031 Rp1,884,514, respectively (31 December 2023:
dan Rp1.884.514 (31 Desember 2023: Rp1,885,321 and Rp1,798,596).
Rp1.885.321 dan Rp1.798.596).
Piutang lain-lain sebagian besar merupakan imbal Other receivables mostly comprised of guarantee
jasa penjaminan, piutang kepada pemerintah dan fee, governments receivables and receivables
piutang transaksi penjaminan emisi efek. from underwriting activities.
BNI telah melakukan upaya penyelesaian atas BNI has made efforts to settle foreclosed
agunan yang diambil alih dengan melakukan upaya collaterals by making an attempt to sell in the form
penjualan dalam bentuk lelang atau of an auction or take over of collateral by investors
pengambilalihan agunan oleh investor atas agunan on foreclosed collaterals.
yang diambil alih.
Properti terbengkalai termasuk di dalam pos “Lain- Abandoned properties are included in “Others”
lain” sebesar Rp2.279 setelah dikurangi cadangan amounting to Rp2,279, net of allowance for
kerugian penurunan nilai sebesar Rp27.715 dan impairment losses of Rp27,715, and accumulated
akumulasi penyusutan properti terbengkalai depreciation of Rp1,995, as of 31 December 2024
sebesar Rp1.995 pada tanggal 31 Desember 2024 and amounting to Rp2,734, net of allowance for
dan sebesar Rp2.734 setelah dikurangi cadangan impairment losses of Rp27,260, and accumulated
kerugian penurunan nilai sebesar Rp27.260 dan depreciation of Rp1,995, as of 31 December 2023.
akumulasi penyusutan properti terbengkalai
sebesar Rp1.995 pada tanggal 31 Desember 2023.
BNI telah melakukan upaya penyelesaian atas BNI has made efforts to resolve abandoned
properti terbengkalai dalam bentuk pemanfaatan properties by utilising them for the Bank's
untuk kegiatan operasional Bank (kantor, outlet, operational activities (offices, outlets, gallery,
galeri, rumah dinas dan gudang kearsipan). official houses and warehouse).
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign exchange
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir from export proceeds from exporters’ special
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening account are placed in Bank Indonesia through
Bank sesuai mekanisme pasar. Bank’s accounts in accordance with market
mechanisms.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk atas aset- impairment losses on the respective assets
aset yang disebutkan di atas telah memadai. outlined above is adequate.
Halaman485
- 141 - Page
Page 510
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS
2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Additions Disposals Reclassification Revaluation Ending balance
Aset kepemilikan langsung: Direct ownership assets:
Tanah 16,364,369 51,946 (32,965) - 785,488 17,168,838 Land
Bangunan 9,245,305 726,526 (676,277) 80,497 593,454 9,969,505 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 15,186,865 1,043,181 (403,650) 473,472 - 16,299,868 motor vehicles
Aset dalam Construction
pembangunan 1,239,297 1,832,400 (250,389) (553,969) - 2,267,339 in progress
42,035,836 3,654,053 (1,363,281) - 1,378,942 45,705,550
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 2,652,014 1,168,843 (710,464) - - 3,110,393 Right-of-use of assets
44,687,850 4,822,896 (2,073,745) - 1,378,942 48,815,943
Akumulasi Accumulated
Penyusutan: depreciation:
Bangunan 3,365,881 579,741 (78,951) - 9,891 3,876,562 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 12,317,256 1,092,531 (235,074) - - 13,174,713 motor vehicles
15,683,137 1,672,272 (314,025) - 9,891 17,051,275
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 1,239,857 734,629 (618,054) - - 1,356,432 Right-of-use of assets
16,922,994 2,406,901 (932,079) - 9,891 18,407,707
Nilai buku bersih 27,764,856 30,408,236 Net book value
2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Additions Disposals Reclassification Revaluation*) Ending balance
Aset kepemilikan langsung: Direct ownership assets:
Tanah 16,023,337 215,683 (3,282) 119,116 9,515 16,364,369 Land
Bangunan 8,723,683 318,036 (11,688) 214,792 482 9,245,305 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 13,958,270 1,104,159 (198,916) 323,352 - 15,186,865 motor vehicles
Aset dalam Construction
pembangunan 707,409 1,192,915 (3,767) (657,260) - 1,239,297 in progress
39,412,699 2,830,793 (217,653) - 9,997 42,035,836
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 2,342,759 705,655 (396,400) - - 2,652,014 Right-of-use of assets
41,755,458 3,536,448 (614,053) - 9,997 44,687,850
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 2,813,741 559,294 (7,154) - - 3,365,881 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 11,345,144 1,159,922 (187,810) - - 12,317,256 motor vehicles
14,158,885 1,719,216 (194,964) - - 15,683,137
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 1,047,680 585,308 (393,131) - - 1,239,857 Right-of-use of assets
15,206,565 2,304,524 (588,095) - - 16,922,994
Nilai buku bersih 26,548,893 27,764,856 Net book value
*) Nilai revaluasi aset tetap merupakan hasil penilaian The revaluation value of fixed assets is the result of *)
kembali aset tetap Entitas Anak. re-appraisal of the Subsidiary fixed assets
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup As of 31 December 2024 and 2023, the Group
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation
metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan method, and residual value of fixed assets and
menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan concluded that there was no change in those
atas metode dan asumsi tersebut. methodology and assumptions.
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 31 December 2024 and 2023 amounted to
masing sebesar Rp1.682.163 dan Rp1.719.216 Rp1,682,163 and Rp1,719,216 are recorded on
dicatat pada beban umum dan administrasi pada general and administrative expense in the
laporan laba rugi. statement of profit or loss.
Aset tetap yang telah terdepresiasi penuh namun The fixed assets that have been fully depreciated
masih digunakan oleh Grup sebesar Rp10.439.599 but still in use by the Group amounted to
dan Rp9.616.323 masing-masing pada tanggal Rp10,439,599 and Rp9,616,323 as of
31 Desember 2024 dan 2023, antara lain berupa 31 December 2024 and 2023, respectively,
perlengkapan kantor dan kendaraan bermotor. including, among others, office equipment and
motor vehicles.
Halaman486
- 142 - Page
Page 511
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment
penurunan nilai aset tetap yang dimiliki Grup in the value of fixed assets owned by the Group
selama tahun berjalan karena manajemen during the year because management believes that
berpendapat bahwa nilai tercatat aset tetap tidak the carrying amounts of fixed assets do not exceed
melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh the estimated recoverable amount.
kembali.
Aset tetap Bank pada tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024, the fixed assets of the
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan Bank were insured against risk of fire and theft to
pencurian kepada pihak perusahaan asuransi the insurance company PT Asuransi Tripakarta,
PT Asuransi Tripakarta yang merupakan pihak which is an affiliated party with the Group. The sum
berelasi dengan Grup. Nilai pertangungan asuransi insured amounting to Rp17,308,556 (31 December
tersebut sebesar sebesar Rp17.308.556 (31 2023: Rp18,714,609). Management believes that
Desember 2023: Rp18.714.609). Manajemen the sum insured is adequate to cover possible
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut losses on the assets insured.
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset tersebut.
Aset dalam pembangunan pada tanggal Construction in progress as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai and 2023 are as follows:
berikut:
2024 2023
Tanah 337 - Land
Bangunan 1,336,241 450,350 Buildings
Peralatan kantor 930,761 788,947 Office equipment
2,267,339 1,239,297
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam pembangunan pada tanggal 31 Desember construction in progress as of 31 December 2024
2024 adalah berkisar antara 21% - 84% dan is between 21% - 84% and 31 December 2023:
31 Desember 2023: 89% - 97%. Aset dalam 89% - 97%. Those construction in progress as of
pembangunan pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023 are estimated to be
dan 2023 tersebut diperkirakan akan selesai completed in 2026 and 2024, respectively.
masing-masing pada tahun 2026 dan 2024.
Tidak ada aset tetap yang dijaminkan. There were no fixed assets pledged as collateral.
Berdasarkan keputusan No. KEP-347/BL/2012 Based on Decision No. KEP-347/BL/2012 dated 25
tanggal 25 Juni 2012 berdasarkan Peraturan No. June 2012, based on Regulation No. VIII.G.7
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan concerning Presentation and Disclosure of
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Financial Reports of Issuers or Public Companies
butir 27.e, dengan mempertimbangkan nilai buku point 27.e, by considering the book value of fixed
aset tetap (tanah dan bangunan) yang telah assets (land and buildings) that on which
dilakukan revaluasi pada tahun 2015, 2018 dan revaluation has been conducted in 2015, 2018 and
2021, maka pada tahun 2024 Grup telah 2021, therefore in 2024, the Group assigned
menugaskan perusahaan jasa penilai terdaftar registered independent appraisers to appraise
untuk melaksanakan penilaian (revaluasi) aset (revaluate) its fixed assets (land and buildings).
tetap (tanah dan bangunan).
Grup melakukan penilaian kembali atas tanah dan The Group has revalued the value of that land and
bangunan tersebut bukan untuk tujuan perpajakan buildings not for tax purpose rather for the
tetapi hanya untuk pemenuhan ketentuan tersebut. compliance of the aforementioned regulation
Penilaian atas tanah dan bangunan dilakukan oleh The valuations of land and buildings are performed
penilai independen eksternal sebagai berikut: by the following external independent appraisers:
a) KJPP Toha Okky Heru & Rekan a) KJPP Toha Okky Heru & Rekan
b) KJPP Rengganis Hamid & Rekan b) KJPP Rengganis Hamid & Rekan
c) KJPP Toto Suharto & Rekan c) KJPP Toto Suharto & Rekan
d) KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan d) KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan
Halaman487
- 143 - Page
Page 512
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Valuations are performed based on Indonesian
Indonesia, dan revaluasi yang dilakukan telah Valuation Standards, and the revaluation is in
sesuai dengan POJK No. 28/POJK.04/2021, accordance with POJK No. 28/POJK.04/2021,
ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini dan determined based on reference to recent market
dilakukan dengan ketentuan - ketentuan yang transactions done on arm’s length terms and
lazim. Metode penilaian yang dipakai adalah appropriate requirements. The valuation methods
metode data pasar, metode biaya dan metode used are market value approach, cost approach
pendapatan. Elemen-elemen yang digunakan and income approach. Elements used in data
dalam perbandingan data untuk menentukan nilai comparison to determine fair value of assets,
wajar aset antara lain: among others are as follows:
a) Jenis dan hak yang melekat pada properti a) Types and rights attached to the property
b) Kondisi pasar b) Market condition
c) Lokasi c) Location
d) Karakteristik fisik d) Physical characteristics
e) Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan e) Income producing characteristics
f) Karakteristik tanah f) Land characteristics
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information on revaluation of land and buildings of
pada tanggal 31 Desember 2024 untuk kelompok the Group on 31 December 2024 located in
aset tanah dan bangunan Grup di Indonesia dan Indonesia and overseas are as follows:
luar negeri adalah sebagai berikut:
Nilai Buku sebelum Nilai Buku Setelah
Revaluasi/ Revaluasi/ Keuntungan
Carrying Amount Carrying Amount after Revaluasi bersih/
Before Revaluation Revaluation Net gain revaluation
Tanah 16,206,563 16,992,051 785,488 Land
Bangunan 5,081,867 5,675,321 593,454 Buildings
Jumlah 21,288,430 22,667,372 1,378,942 Total
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah The revaluation of land resulted in an increase in
menghasilkan jumlah kenaikan nilai tercatat the carrying amount of land amounting to
sebesar Rp785.488 yang terdiri dari kenaikan nilai Rp785,488 which consists of the increase in the
tanah yang dicatat sebagai “Penghasilan carrying amount of land recognised as “Other
Komprehensif Lain” sebesar Rp785.730 dan Comprehensive Income” amounting to Rp785,730
penurunan nilai tanah yang diakui sebagai beban and a decrease in carrying amount of land
pada laba rugi tahun 2024 sebesar Rp242. recognised in 2024 expenses in the profit/loss
amounting to Rp242.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi Increase in carrying amount of buildings from the
bangunan dicatat sebesar Rp593.454. Kenaikan ini revaluation of building is recorded at Rp593,454.
terdiri dari kenaikan nilai bangunan yang dicatat The increase consists of the increase in the
sebagai “Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar carrying amount of buildings recognised in “Other
Rp589.920 dan yang diakui sebagai pendapatan Comprehensive Income” amounting to Rp589,920
pada laba rugi tahun 2024 sebesar Rp3.534. and recognised in 2024 income in the profit/loss
amounting to Rp3,534.
Secara total kenaikan nilai tercatat yang timbul dari In total, the increase in the carrying amount from
revaluasi tanah dan bangunan dicatat sebagai revaluation of land and buildings is recognised in
“Penghasilan Komprehensif Lain” adalah sebesar “Other Comprehensive Income” amounting to
Rp1.375.650. Kenaikan nilai tercatat yang timbul Rp1,375,650. The increase of carrying amount
dari revaluasi dicatat sebagai pendapatan pada from revaluation results recognised in 2024 income
tahun 2024 adalah sebesar Rp3.292. amounting to Rp3,292.
Halaman488
- 144 - Page
Page 513
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar harga If land and buildings were recorded using historical
perolehan, maka dicatat dalam jumlah sebagai cost basis, the amount would be as follows:
berikut:
2024 2023
Tanah 1,772,751 1,773,261 Land
Bangunan Buildings
Harga perolehan 2,984,245 2,972,139 Cost
Akumulasi penyusutan (2,882,207) (2,859,396) Accumulated depreciation
Nilai buku bangunan 102,038 112,743 Net book amount
Jumlah nilai buku bersih 1,874,789 1,886,004 Total net book value
Perubahan cadangan revaluasi aset bersih setelah The movements in the asset revaluation reserve
pajak adalah sebagai berikut: net of tax are as follows:
Cadangan revaluasi aset,
bersih setelah pajak/
Asset revaluation
reserve, net of tax
Saldo per 31 Desember 2023 15,447,829 Balance as of 31 December 2023
Realisasi surplus revaluasi akibat dampak Revaluation surplus realization due to
kehilangan pengendalian 1,263,566 impact of loss of control
Saldo per 31 Desember 2024 16,711,395 Balance as of 31 December 2024
Cadangan revaluasi aset,
bersih setelah pajak/
Asset revaluation
reserve, net of tax
Saldo per 31 Desember 2022 15,441,439 Balance as of 31 December 2022
Realisasi surplus revaluasi akibat dampak Revaluation surplus realization due to
kehilangan pengendalian 6,390 impact of loss of control
Saldo per 31 Desember 2023 15,447,829 Balance as of 31 December 2023
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, selain As of 31 December 2024 and 2023, there is no
tanah dan bangunan, tidak terdapat perbedaan significant difference between the fair value and
yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan carrying value of fixed assets other than land and
nilai tercatatnya. buildings.
Halaman489
- 145 - Page
Page 514
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Perhitungan keuntungan/(kerugian) penjualan dan Calculation of gain/(loss) on sale and write-off of
penghapusan aset tetap sebagai berikut: fixed assets as follows:
2024 2023
Harga perolehan 157,689 30,670 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (142,176) (25,967) Accumulated depreciation
Nilai buku aset tetap
yang dijual dan dihapus 15,513 4,703 Book value of disposed fixed assets
Hasil penjualan dan
penghapusan aset tetap 26,713 13,119 Proceeds from disposal of fixed assets
Keuntungan dari penjualan Gain on sale
dan penghapusan aset tetap 11,200 8,416 and write-off of fixed assets
Aset hak-guna pada 31 Desember 2024 dan 2023 Right-of-use of assets as of 31 December 2024
adalah sebagai berikut: and 2023 as follows:
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Disposals Reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Tanah dan bangunan 2,585,309 703,770 (609,772) - 2,679,307 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 66,705 465,073 (100,692) - 431,086 and motor vehicles
2,652,014 1,168,843 (710,464) - 3,110,393
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Tanah dan bangunan 1,188,905 650,647 (557,343) - 1,282,209 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 50,952 83,982 (60,711) - 74,223 and motor vehicles
1,239,857 734,629 (618,054) - 1,356,432
Nilai buku bersih 1,412,157 1,753,961 Net book value
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Disposals Reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Tanah dan bangunan 2,268,006 691,141 (373,838) - 2,585,309 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 74,753 14,514 (22,562) - 66,705 and motor vehicles
2,342,759 705,655 (396,400) - 2,652,014
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Tanah dan bangunan 1,011,761 551,497 (374,353) - 1,188,905 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 35,919 33,811 (18,778) - 50,952 and motor vehicles
1,047,680 585,308 (393,131) - 1,239,857
Nilai buku bersih 1,295,079 1,412,157 Net book value
Grup menyewa beberapa aset termasuk rumah The Group has rented a number of assets which
dinas, gedung kantor, ruang ATM, kendaraan dan include official houses, offices, ATM space, vehicle
lain-lain. Rata-rata masa sewa adalah 5 (lima) and others. The average of lease term is 5 (five)
tahun. years.
Halaman490
- 146 - Page
Page 515
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun The total cash outflow for leases for the year ended
yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah 31 December 2024 is amounting to Rp870,149 (31
Rp870.149 (31 Desember 2023: Rp240.769). December 2023: Rp240,769).
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the year ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 31 December 2024 and 2023 amounted to
masing sebesar Rp734.629 dan Rp585.308 dicatat Rp734,629 and Rp585,308 are recorded on
pada beban umum dan administrasi pada laporan general and administrative expense in the
laba rugi. statement of profit or loss.
20. ASET TAKBERWUJUD 20. INTANGIBLE ASSETS
Aset takberwujud terdiri dari: Intangible assets consist of the following:
2024 2023
Goodwill 727,786 727,786 Goodwill
Hubungan pelanggan 15,528 16,637 Customer relationships
743,314 744,423
Pada bulan Mei 2022, Grup telah mengakuisisi PT In May 2022, the Group acquired PT Bank Hibank
Bank Hibank Indonesia. Atas transaksi ini, Grup Indonesia. As a result of this acquisition, the Group
memperoleh goodwill dan aset takberwujud recognised goodwill and certain intangible assets,
tertentu berupa kontrak hubungan pelanggan dan such as contractual customer relationships and
merek dagang. trademarks.
Penurunan nilai atas goodwill Impairment of goodwill
Pengujian penurunan nilai atas goodwill yang Goodwill are tested for impairment annually (as at
dilakukan setiap tahun (pada tanggal 31 31 December) and when circumstances indicate
Desember) dan ketika terdapat suatu indikasi that the carrying value may be impaired.
bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai.
Nilai terpulihkan ditentukan berdasarkan The recoverable amount was determined based on
perhitungan nilai wajar dikurangi biaya yang fair value less cost of disposal calculations that
menggunakan metode Discounted Cash Flow 5 uses the 5 years Discounted Cash Flow method.
tahun. Grup menentukan unit penghasil kas The Group determine the cash generating unit
(“UPK”) sejalan dengan Bank Hibank sebagai UPK (“CGU”) aligned with the Bank Hibank as a
sendiri. Nilai tersebut dikategorikan berada dalam separate CGU. The value is within the category of
kategori pengukuran nilai wajar level 3. fair value measurement level 3.
Asumsi kunci yang digunakan dalam perhitungan Certain key assumptions used in the fair value less
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual pada cost of disposal calculation at 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah and 2023 are as follows
sebagai berikut:
2024 2023
Tingkat pertumbuhan 4.95% 4.94% Growth rate
Tingkat diskonto (WACC) 9.97% 9.80% Discount rate (WACC)
Tidak ada penurunan nilai goodwill yang No impairment of the goodwill was identified.
diidentifikasi.
Halaman491
- 147 - Page
Page 516
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS SEGERA 21. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
2024 2023
Rupiah Rupiah
Kewajiban sebagai issuer bank (ATM) 1,205,173 2,991,170 Obligation as issuer bank
Simpanan sementara yang Temporary deposit transactions
belum diselesaikan 1,147,547 788,753 not yet settled
Setoran pajak sebagai Tax collection received by BNI as
bank persepsi 421,350 334,092 collecting bank
Kerjasama pihak ketiga 294,763 306,886 Third party agreements
Dana trust 264,505 26,578 Fund deposits for trust
Dana setoran smartpay 222,426 224,059 Fund deposits for smartpay
Dana setoran cek 54,964 58,307 Fund deposits for cheques
Kiriman uang 47,774 135,863 Money transfers
Lainnya 529,897 113,447 Others
4,188,399 4,979,155
Mata uang asing Foreign currencies
Dana trust 981,005 138,534 Fund deposits for trust
Simpanan sementara yang Temporary deposit transactions
belum diselesaikan 198,926 14,424 not yet settled
Setoran pajak sebagai Tax collection received by BNI as
bank persepsi 79,194 77,146 collecting Bank
Kiriman uang 59,205 33,682 Money transfers
Kerjasama pihak ketiga 4,598 50,634 Third party agreements
Lainnya 3,393 1,377 Others
1,326,321 315,797
5,514,720 5,294,952
Lainnya terdiri dari kewajiban termin pengadaan Others consist of obligations for the acquisition of
aset yang akan dibayar dan liabilitas segera lain- assets to be paid and other obligations due
lain. immediately.
22. SIMPANAN NASABAH 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Informasi mengenai simpanan berdasarkan pihak Information with respect to transactions with related
yang berelasi diungkapkan pada Catatan 45k. parties are disclosed in Note 45k.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Tabungan 247,370,321 222,512,910 Savings accounts
Deposito berjangka 201,908,287 208,275,592 Time deposits
Giro 192,230,190 203,157,259 Current accounts
641,508,798 633,945,761
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 113,503,338 142,338,909 Current accounts
Deposito berjangka 40,324,680 24,389,388 Time deposits
Tabungan 10,174,032 9,468,525 Savings accounts
Negotiable Certificate of Deposits - 587,760 Negotiable Certificate of Deposits
164,002,050 176,784,582
805,510,848 810,730,343
Halaman492
- 148 - Page
Page 517
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian simpanan nasabah berdasarkan Deposits from customers based on currencies
mata uang adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Rupiah 641,508,798 633,945,761 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 151,199,658 165,780,761 United States Dollar
Yen Jepang 6,810,333 7,554,960 Japanese Yen
Dolar Singapura 2,464,309 752,273 Singapore Dollar
Yuan China 2,202,929 1,839,058 Chinese Yuan
Euro Eropa 1,162,954 721,360 European Euro
Dolar Australia 72,228 47,156 Australian Dollar
Dolar Hong Kong 43,879 50,901 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 32,638 28,218 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 6,948 4,560 Swiss Franc
Won Korea Selatan 2,174 2,253 South Korean Won
Lain-lain 4,000 3,082 Others
164,002,050 176,784,582
805,510,848 810,730,343
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak 2004, effective on 22 September 2005, which
tanggal 22 September 2005, sebagaimana was amended by the Government Regulation
diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 3 dated 13 October 2008, the Indonesia
Pengganti Undang-Undang Republik Deposit Insurance Corporation (LPS) was
Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008, formed to guarantee certain liabilities of
Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) commercial banks under the applicable
dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu guarantee program, which the amount of
bank-bank umum berdasarkan program guarantee can be amended if the situation
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai complies with the valid particular criteria.
jaminannya dapat berubah jika memenuhi
kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 2008 dated 13 October 2008 regarding The
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Simpanan yang dijamin Lembaga Penjaminan Deposit Insurance Corporation, the amount of
Simpanan, jumlah simpanan yang dijamin LPS deposits covered by LPS is up to Rp2,000 per
adalah simpanan sampai dengan Rp2.000 depositor per bank.
untuk per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, BNI was a
BNI adalah peserta dari program penjaminan participant of the above guarantee program.
tersebut.
Halaman493
- 149 - Page
Page 518
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 45,504,242 64,848,639 Current accounts
Deposito berjangka 29,153,150 26,986,048 Time deposits
Tabungan 104,341 146,280 Savings accounts
74,761,733 91,980,967
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 30,233,977 55,991,467 Current accounts
Deposito berjangka 7,829,496 4,088,842 Time deposits
Tabungan 8,605 19,114 Saving accounts
38,072,078 60,099,423
Total pihak berelasi 112,833,811 152,080,390 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan 247,265,980 222,366,630 Savings accounts
Deposito berjangka 172,755,137 181,289,544 Time deposits
Giro 146,725,948 138,308,620 Current accounts
566,747,065 541,964,794
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 83,269,361 86,347,442 Current accounts
Deposito berjangka 32,495,184 20,300,546 Time deposits
Tabungan 10,165,427 9,449,411 Savings accounts
Negotiable Certificate of Deposits - 587,760 Negotiable Certificate of Deposits
125,929,972 116,685,159
Total pihak ketiga 692,677,037 658,649,953 Total third parties
805,510,848 810,730,343
c. Deposito berjangka berdasarkan jangka c. Time deposits by contractual period
waktu kontrak
2024 2023
<1 bulan 14,835,885 11,607,194 <1 month
1 - <3 bulan 64,523,187 56,575,988 1 - <3 months
3 - <6 bulan 78,146,147 71,419,166 3 - <6 months
6 - 12 bulan 44,610,394 17,281,374 6 - 12 months
>12 bulan 40,117,354 75,781,258 >12 months
242,232,967 232,664,980
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan d. Deposits blocked and pledged as collateral
jaminan
2024 2023
Tabungan 28,835,871 14,832,482 Savings accounts
Giro 16,367,424 16,170,794 Current accounts
Deposito berjangka 13,255,678 7,253,007 Time deposits
Total 58,458,973 38,256,283 Total
Halaman494
- 150 - Page
Page 519
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
e. Tingkat suku bunga dan bagi hasil per e. Annual interest rates and profit sharing
tahun
Pound
Dolar Amerika Dolar Won Korea Sterling Dolar
Serikat/ Singapura/ Euro Eropa/ Selatan/ Inggris/ Hongkong/
United States Singapore European Yen Jepang/ South Korea Great Britain Hongkong
Rupiah Dollar Dollar Euro Japanese Yen Won Pound Sterling Dollar
% % % % % % % %
2024 0.00 - 8.10 0.00 - 6.25 0.00 - 2.25 0.00 - 0.10 0.00 - 0.07 0.00 - 0.25 0.00 - 0.10 0.00 - 3.70 2024
2023 0.00 - 7.50 0.00 - 6.90 0.00 - 1.75 0.00 - 0.10 0.00 - 0.01 - - - 2023
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Informasi mengenai simpanan berdasarkan pihak Information with respect to transactions with related
yang berelasi diungkapkan pada Catatan 45l. parties are disclosed in Note 45l.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 5,700,000 625,000 Interbank money market
Giro 1,481,005 1,320,942 Current accounts
Deposito berjangka 101,541 63,730 Time deposits
Simpanan lainnya 660,371 648,514 Other deposits
7,942,917 2,658,186
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 6,594,527 4,492,755 Interbank money market
Giro 2,244,398 3,055,587 Current accounts
Deposito berjangka 729,526 740,384 Time deposits
Negotiable Certificate of Deposit 770,760 515,651 Negotiable Certificate of Deposits
Simpanan lainnya 266,336 431,425 Other deposits
10,605,547 9,235,802
18,548,464 11,893,988
Perincian simpanan dari bank lain berdasarkan Deposits from other banks based on
mata uang adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2024 2023
Rupiah 7,942,917 2,658,186 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 7,538,687 5,286,458 United States Dollar
Yen Jepang 2,700,683 3,273,087 Japanese Yen
Dolar Singapura 243,814 566,429 Singapore Dollar
Euro Eropa 79,960 66,188 European Euro
Dolar Hong Kong 31,027 27,217 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 11,376 16,423 Great Britain Pound Sterling
10,605,547 9,235,802
18,548,464 11,893,988
Halaman495
- 151 - Page
Page 520
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Interbank call money 1,000,000 - Interbank call money
Giro 22,561 14,351 Current accounts
1,022,561 14,351
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 2,253,300 1,231,760 Interbank money market
Giro 888,836 1,327,918 Current accounts
Simpanan lainnya - 131,078 Other deposits
3,142,136 2,690,756
Total pihak berelasi 4,164,697 2,705,107 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 4,700,000 625,000 Interbank money market
Giro 1,458,444 1,306,591 Current accounts
Deposito berjangka 101,541 63,730 Time deposits
Simpanan lainnya 660,371 648,514 Other deposits
6,920,356 2,643,835
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 4,341,227 3,260,995 Interbank money market
Giro 1,355,562 1,727,669 Current accounts
Deposito berjangka 729,526 740,384 Time deposits
Negotiable Certificate of Deposit 770,760 515,651 Negotiable Certificate of Deposit
Simpanan lainnya 266,336 300,347 Other deposits
7,463,411 6,545,046
Total pihak ketiga 14,383,767 9,188,881 Total third parties
18,548,464 11,893,988
Halaman496
- 152 - Page
Page 521
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi c. By annual interest rates and profit sharing
hasil per tahun
Dolar Euro Dolar Won Korea Pound Sterling
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling
% % % % % % % %
2024 0.00 - 6.90 0.00 - 5.14 - 0.00 - 0.77 0.00 - 3.28 - - - 2024
2023 0.00 - 6.70 0.00 - 6.05 - 0.00 - 0.45 0.00 - 4.20 - - - 2023
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan d. Deposits blocked and pledged as collateral
jaminan
2024 2023
Giro 202,814 42,553 Current accounts
Tabungan 15,793 3,501 Savings accounts
Deposito berjangka 281 4,707 Time deposits
218,888 50,761
24. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 24. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENTS TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASE
2024
Beban Bunga
Nilai yang Belum
Jenis Nilai Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Unamortised Bersih/
Pihak lawan/ Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Repurchase Interest Net
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Expenses Value
Rupiah/Rupiah
Bank Indonesia OBN 4,000,000 30/12/2024 06/01/2025 3,907,625 3,388 3,904,237
Bank Indonesia OBN 1,000,000 30/12/2024 13/01/2025 945,292 2,012 943,280
Bank Indonesia OBN 750,000 09/12/2024 06/01/2025 714,435 642 713,793
Bank Indonesia OBN 650,000 23/12/2024 06/01/2025 630,221 559 629,662
Bank Indonesia OBN 580,000 17/12/2024 14/01/2025 553,006 1,291 551,715
Bank Indonesia OBN 500,000 04/12/2024 02/01/2025 483,766 87 483,679
Bank Indonesia OBN 500,000 05/12/2024 02/01/2025 470,023 84 469,939
Bank Indonesia OBN 500,000 19/12/2024 02/01/2025 498,191 88 498,103
Bank Indonesia OBN 450,000 12/12/2024 09/01/2025 427,339 614 426,725
Bank Indonesia OBN 400,000 10/12/2024 07/01/2025 386,850 417 386,433
Bank Indonesia OBN 350,000 23/12/2024 20/01/2025 340,265 1,161 339,104
Bank Artha Graha OBN 200,000 25/11/2024 30/01/2025 193,351 1,034 192,317
JP Morgan Chase Bank OBN 100,000 03/12/2024 03/01/2025 93,392 33 93,359
Bank Indonesia OBN 5,000 11/12/2024 08/01/2025 5,078 7 5,071
9,985,000 9,648,834 11,417 9,637,417
Mata uang asing/Foreign currencies
JP Morgan Chase Bank OBN 1,219,000 13/04/2023 15/09/2026 1,311,697 159,890 1,151,807
JP Morgan Chase Bank OBN 1,070,000 12/04/2023 15/05/2027 1,162,333 179,543 982,790
Deutsche Bank AG. OBN 1,001,000 12/04/2023 15/05/2027 1,155,548 179,663 975,885
Standard Chartered Bank OBN 1,000,000 12/04/2023 15/05/2027 1,180,802 183,412 997,390
Standard Chartered Bank OBN 700,000 14/04/2023 15/04/2026 762,718 88,896 673,822
Deutsche Bank AG. OBN 700,000 14/04/2023 15/04/2026 744,800 85,930 658,870
JP Morgan Chase Bank OBN 777,389 16/11/2023 16/11/2028 751,317 183,169 568,148
JP Morgan Chase Bank OBN 317,071 16/11/2023 17/04/2028 312,614 67,798 244,816
6,784,460 7,381,829 1,128,301 6,253,528
16,769,460 17,030,663 1,139,718 15,890,945
Halaman497
- 153 - Page
Page 522
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 24. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENTS TO
DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE (continued)
2023
Beban Bunga
Nilai yang Belum
Jenis Nilai Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Unamortised Bersih/
Pihak lawan/ Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Repurchase Interest Net
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Expenses Value
Rupiah/Rupiah
BPD Kalimantan Timur OBN 200,000 15/12/2023 15/1/2024 199,901 587 199,314
200,000 199,901 587 199,314
Mata uang asing/Foreign currencies
JP Morgan Chase Bank OBN 1,219,000 13/4/2023 15/9/2026 1,254,812 156,592 1,098,220
Standard Chartered, Jakarta OBN 1,000,000 12/4/2023 15/5/2027 1,129,594 176,903 952,691
JP Morgan Chase Bank OBN 1,070,000 12/4/2023 15/5/2027 1,111,926 174,026 937,900
Deutsche Bank AG. OBN 1,001,000 12/4/2023 15/5/2027 1,105,434 173,235 932,199
Standard Chartered, Jakarta OBN 700,000 14/4/2023 15/4/2026 729,641 85,943 643,698
Deutsche Bank AG. OBN 700,000 14/4/2023 15/4/2026 712,500 83,084 629,416
JP Morgan Chase Bank OBN 743,675 16/11/2023 16/11/2028 718,734 175,394 543,340
JP Morgan Chase Bank OBN 523,618 17/9/2021 15/5/2024 525,917 16,990 508,927
JP Morgan Chase Bank OBN 303,321 16/11/2023 17/4/2028 299,056 66,190 232,866
BNP Paribas OBN 230,955 12/10/2023 17/1/2024 215,775 3,169 212,606
7,491,569 7,803,389 1,111,526 6,691,863
7,691,569 8,003,290 1,112,113 6,891,177
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
Suku bunga kontrak: Contractual interest rate:
2024 5.50 - 8.38 1.85 - 4.75 2024
2023 6.65 1.30 - 6.32 2023
25. LIABILITAS AKSEPTASI 25. ACCEPTANCE PAYABLES
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By party and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Bank 1,416,042 1,519,809 Banks
Kreditur non-bank 201,263 244,375 Non-bank creditors
1,617,305 1,764,184
Mata uang asing Foreign currencies
Bank 2,470,305 3,939,319 Banks
Kreditur non-bank 141,874 45,044 Non-bank creditors
2,612,179 3,984,363
4,229,484 5,748,547
Halaman498
- 154 - Page
Page 523
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 25. ACCEPTANCE PAYABLES (continued)
Perincian liabilitas akseptasi berdasarkan mata Acceptance payables based on currencies are as
uang adalah sebagai berikut: follows:
a. Berdasarkan pihak dan mata uang (lanjutan) a. By party and currency (continued)
2024 2023
Rupiah 1,617,305 1,764,184 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2,534,029 3,897,148 United States Dollar
Euro Eropa 32,271 66,367 European Euro
Yuan China 29,132 15,221 Chinese Yuan
Yen Jepang 16,747 5,627 Japanese Yen
2,612,179 3,984,363
4,229,484 5,748,547
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 850,673 1,049,883 Rupiah
Mata uang asing 50,082 20,717 Foreign currencies
Total pihak berelasi 900,755 1,070,600 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 766,632 714,301 Rupiah
Mata uang asing 2,562,097 3,963,646 Foreign currencies
Total pihak ketiga 3,328,729 4,677,947 Total third parties
4,229,484 5,748,547
26. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 26. ACCRUED EXPENSES
Beban yang masih harus dibayar terdiri dari: Accrued expenses consist of the following:
2024 2023
Biaya teknologi dan Technology and
telekomunikasi 615,258 558,506 telecommunication expenses
Biaya kantor 412,947 467,642 Office expenses
Kewajiban sebagai Bank penerbit 245,037 460,742 Issuer Bank liabilities
Biaya loyalty 48,929 49,905 Loyalty expenses
Biaya promosi 5,418 5,288 Sales promotion expenses
Lain-lain 201,716 121,782 Others
1,529,305 1,663,865
Biaya loyalty adalah biaya yang terkait dengan Loyalty expenses are costs related to the
perhitungan point reward nasabah BNI yang calculation of BNI’s customers reward point
diperoleh dari transaksi kartu kredit BNI. obtained from BNI credit card transactions.
Lain-lain terdiri dari biaya pencadangan atas biaya Others consist of provisions for accrued expenses
konsultan, biaya lisensi sistem yang masih harus related to consulting fees, system license fees, and
dibayar, dan beban yang masih harus dibayar other accrued expenses.
lainnya.
Halaman499
- 155 - Page
Page 524
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN 27. PROVISIONS
2024 2023
Estimasi kerugian atas komitmen Estimated losses from commitments
dan kontinjensi 2,273,422 2,165,058 and contingencies
Penyisihan atas perkara hukum dan lainnya 9,800 7,674 Provision for legal cases and others
2,283,222 2,172,732
a. Perubahan cadangan atas perkara hukum a. The movements of the allowance for legal
adalah sebagai berikut: cases are as follows:
2024 2023
Saldo awal 7,674 14,674 Beginning balance
Penambahan/(pembalikan) selama Addition/(reversal)
tahun berjalan 2,126 (7,000) during the year
9,800 7,674
Bank saat ini masih menghadapi The Bank has a number of outstanding
permasalahan hukum diantaranya dengan litigation cases, including lawsuits with
debitur, pemilik dana dan/atau pihak ketiga. debtors, fund owners and/or third parties.
Saat ini permasalahan hukum tersebut masih Currently, litigation cases are still in legal
dalam proses/upaya hukum. process.
Jumlah klaim terhadap Bank dan estimasi The Bank’s total potential financial exposure
biaya penyelesaian perkara atas tuntutan and estimation on settlement of legal cases
hukum yang belum selesai pada tanggal arising from outstanding lawsuits as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 amounted to
sebesar Rp9.800 dan Rp7.660. Pada tanggal Rp9,800 and Rp7,660, respectively. As of
31 Desember 2024 dan 2023, Manajemen 31 December 2024 and 31 December 2023,
berpendapat bahwa jumlah cadangan atas Management believes that the provision for
perkara hukum telah memadai. legal cases is adequate.
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 59,283,219 6,952,682 541,230 66,777,131 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (4,414,085) 4,414,085 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 5,587,210 (5,587,210) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - (17,941) 17,941 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (17,975,199) (5,043,341) (16,566,920) (39,585,460) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 37,901,557 3,505,203 28,410,920 69,817,680 originated or purchased
Pembayaran penuh (12,452,274) (361,736) (11,458,070) (24,272,080) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,244,187 89,919 (620,397) 713,709 other movements
69,174,615 3,951,661 324,704 73,450,980
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah pembayaran Including in the net measurement is repayment *)
kembali
Halaman500
- 156 - Page
Page 525
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 56,655,579 5,676,476 776,913 63,108,968 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (3,852,868) 3,852,868 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,746,822 (1,746,822) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih 575 (3,240) 2,665 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (21,893,089) (4,330,468) (2,172,751) (28,396,308) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 40,524,918 4,016,438 1,966,140 46,507,496 originated or purchased
Pembayaran penuh (13,737,880) (491,034) (28,139) (14,257,053) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (160,838) (21,536) (3,598) (185,972) other movements
59,283,219 6,952,682 541,230 66,777,131
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah pembayaran Including in the net measurement is repayment *)
kembali
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 16,294,584 433,303 126,420 16,854,307 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,363,458) 1,363,458 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,174,065 (1,174,065) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - 28,312 (28,312) - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 14,256,127 (156,026) 23,036 14,123,137 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 10,906,658 1,074,960 10,233 11,991,851 originated or purchased
Pembayaran penuh (33,053,635) (488,382) (109,206) (33,651,223) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 636,286 (2,385) 687 634,588 other movements
8,850,627 1,079,175 22,858 9,952,660
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net measurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman501
- 157 - Page
Page 526
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 15,180,092 585,899 308,204 16,074,195 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (594,357) 594,357 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit –
kredit tidak memburuk 192,452 (192,452) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 15,422,555 (283,956) (62,969) 15,075,630 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 14,013,076 343,458 218,181 14,574,715 originated or purchased
Pembayaran penuh (27,822,922) (606,614) (341,470) (28,771,006) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (96,312) (7,389) 4,474 (99,227) other movements
16,294,584 433,303 126,420 16,854,307
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net measurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
follows:
2024
Kerugian Kerugian
kredit kredit
ekspektasian ekspektasian
sepanjang sepanjang
umurnya - umurnya -
Kerugian kredit tidak kredit
kredit memburuk/ memburuk/
ekspektasian Lifetime ECL Lifetime ECL
12 bulan/12- Not Credit- Credit-
month ECL impaired impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 137,524 1,115,637 507,945 1,761,106 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (2,699) 2,699 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 53,232 (53,232) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - (2,444) 2,444 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 374,867 (705,566) (1,192,635) (1,523,334) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 91,537 721,691 1,099,196 1,912,424 originated or purchased
Pembayaran penuh (6,196) (274,145) - (280,341) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 4,648 10,770 3,401 18,819 other movements
652,913 815,410 420,351 1,888,674
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman502
- 158 - Page
Page 527
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: (lanjutan) commitments and contingencies are as
follows: (continued)
2023
Kerugian Kerugian
kredit kredit
ekspektasian ekspektasian
sepanjang sepanjang
umurnya - umurnya -
Kerugian kredit tidak kredit
kredit memburuk/ memburuk/
ekspektasian Lifetime ECL Lifetime ECL
12 bulan/12- Not Credit- Credit-
month ECL impaired impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 89,860 1,081,127 771,395 1,942,382 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (4,467) 4,467 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 83,395 (83,395) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih 341 (868) 527 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (90,938) (590,929) (2,029,163) (2,711,030) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 80,926 886,710 1,768,132 2,735,768 originated or purchased
Pembayaran penuh (19,564) (177,870) - (197,434) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (2,029) (3,605) (2,946) (8,580) other movements
137,524 1,115,637 507,945 1,761,106
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/ Lifetime ECL Not Lifetime ECL
12-month ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 13,060 52,806 699 66,565 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,466) 1,466 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,474 (2,474) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - (12,472) 12,472 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 11,871 18,094 (47,633) (17,668) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 12,957 155,799 2,502 171,258 originated or purchased
Pembayaran penuh (29,289) (126,797) 31,606 (124,480) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 586 330 354 1,270 other movements
10,193 86,752 - 96,945
Halaman503
- 159 - Page
Page 528
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/ Lifetime ECL Not Lifetime ECL
12-month ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 30,261 69,624 308,036 407,921 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,751) 1,751 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,724 (1,724) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - - - - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 56,746 (29,209) (323,022) (295,485) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 22,314 118,171 68,193 208,678 originated or purchased
Pembayaran penuh (96,766) (103,971) (43,021) (243,758) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 532 (1,836) (9,487) (10,791) other movements
13,060 52,806 699 66,565
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Fasilitas kredit kepada Unused loan facilities
nasabah yang belum ditarik to debtors
Saldo awal 337,325 62 - 337,387 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (10,963) 10,963 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 3,316 (3,316) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk (168) - 168 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of loss
penyisihan kerugian*) (280,039) (8,216) - (288,255) allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 38,081 176 - 38,257 originated or purchased
Pembayaran penuh 199,213 331 (168) 199,376 Full repayment
Penghapusbukuan (271) - - (271) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,309 - - 1,309 other movements
287,803 - - 287,803
Halaman504
- 160 - Page
Page 529
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Fasilitas kredit kepada Unused loan facilities
nasabah yang belum ditarik to debtors
Saldo awal 347,373 - - 347,373 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (27,489) 27,489 - - 12-month ECL-
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk (1,817) - 1,817 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of loss
penyisihan kerugian*) (454,075) (7,853) (1,817) (463,745) allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 63,636 - - 63,636 originated or purchased
Pembayaran penuh 390,823 25 - 390,848 Full repayment
Penghapusbukuan (671) - - (671) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (55) 1 - (54) other movements
337,325 62 - 337,387
Manajemen berpendapat bahwa estimasi kerugian Management believes that the estimated losses on
pada komitmen dan kontinjensi di atas telah commitments and contingencies are adequate.
memadai.
28. LIABILITAS LAIN-LAIN 28. OTHER LIABILITIES
2024 2023
Liabilitas ke pemegang polis 18,446,596 17,010,970 Liabilities to policyholders
Utang bunga 1,216,660 1,145,545 Interest payable
Liabilitas sewa 1,004,213 1,287,369 Lease liabilities
Term Deposit Valas Devisa Hasil Foreign Exchange Term Deposit
Ekspor 909,368 2,540,505 from Export Activities
Setoran jaminan 715,473 509,379 Guarantee deposits
Pendapatan yang belum diakui*) 582,568 436,658 Unearned income*)
Utang nasabah - Entitas anak 204,901 753,482 Payable to customers - Subsidiary
Rekening dalam penyelesaian 201,120 194,275 Unsettled account
Kewajiban pada pihak ketiga 120,182 225,555 Liability to third parties
Utang reasuransi dan komisi 73,892 44,073 Reinsurance payable and commission
Lain-lain 3,088,528 1,977,086 Others
26,563,501 26,124,897
*) *)
Termasuk di dalam pendapatan yang belum diakui adalah klaim Including in unearned income is insurance claim that has been
asuransi yang telah diterima oleh Bank atas Kredit Usaha received by the Bank from Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Rakyat (KUR).
Halaman505
- 161 - Page
Page 530
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign exchange
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir from export proceeds from exporters’ special
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening account are placed in Bank Indonesia through
Bank sesuai mekanisme pasar. Bank’s accounts in accordance with market
mechanisms.
Liabilitas ke pemegang polis Liabilities to policyholders
Liabilitas kepada pemegang polis terdiri dari Liabilities to policyholders represent liabilities for
liabilitas manfaat polis masa depan, liabilitas future policy benefits, liabilities to unit-linked
kepada pemegang unit link, estimasi liabilitas klaim holders, estimated claim liabilities (including claims
(termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum incurred but not yet reported (“IBNR”)) and
dilaporkan (“IBNR”)) dan cadangan atas premi unearned premium reserves.
yang belum merupakan pendapatan.
Rincian jumlah utang kepada pemegang polis Details of obligation to policyholders represent
adalah sebagai berikut: liabilities are as follows:
2024 2023
Utang klaim 8,256 1,533 Obligation to policyholders
Cadangan atas premi yang belum Unearned premium reserves
mendapatkan pendapatan 106,425 134,610 estimated claim liabilities
Estimasi liabilitas klaim 210,196 259,964 Estimated claim liabilities
Liabilitas manfaat polis Liabilities for future
masa depan 11,381,692 10,176,551 policy benefits
Penyisihan manfaat polis Provision for liabilities
masa depan dan kontribusi yang for future policy benefits
belum menjadi hak 144,248 135,181 and unearned contributions
Liabilitas kepada Liabilities to unit linked
pemegang unit link 6,572,395 6,282,559 holders
Ujrah diterima dimuka 23,384 20,572 Unearned Ujrah
18,446,596 17,010,970
Grup mengakui liabilitas manfaat polis masa The Group recognised liabilities for future policy
depan, penyisihan kontribusi yang belum menjadi benefits, unearned contributions provisions,
hak, estimasi liabilitas klaim dan premi yang belum estimated claim liabilities and unearned premiums
merupakan pendapatan berdasarkan perhitungan as of 31 December 2024 and 2023, based on
internal aktuaris pada tanggal 31 Desember 2024 internal actuary’s calculations.
dan 2023.
a. Liabilitas manfaat polis masa depan a. Liabilities for future policy benefits
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits represents
merupakan total dana yang disediakan untuk amount provided for all obligations arising
seluruh kewajiban yang timbul dari from the terms of the policies in force at
persyaratan yang tertera pada polis-polis yang the statement of financial position. The
masih berlaku pada tanggal laporan posisi computation of liabilities for future policy
keuangan. Perhitungan liabilitas manfaat polis benefits is based on the following actuarial
masa depan menggunakan asumsi-asumsi assumptions:
aktuaria sebagai berikut:
Halaman506
- 162 - Page
Page 531
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
a. Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) a. Liabilities for future policy benefits (continued)
2024 2023
Metode aktuaria Gross Premium Gross Premium Actuarial methods
Valuation Valuation
and Fund and Fund
Value Value
Tabel mortalitas TMI IV (2019) TMI IV (2019) Mortality tables
Tabel morbiditas Munich Re basis Munich Re basis Morbidity tables
Hospitalisation Hospitalisation
(Health Insurance (Health Insurance
& Cash Plan) & Cash Plan)
Suku bunga tahunan Annual interest rate
Rupiah 6.87% - 7.49% 6.54% - 7.45% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 5.34% - 5.86% 5.40% - 5.86% US Dollar
Asumsi lain yang digunakan dalam Other assumptions used in the calculation of
perhitungan liabilitas manfaat polis masa liabilities for future policy benefits include lapse
depan adalah tingkat lapse, inflasi dan asumsi rate, inflation and expense assumption.
biaya.
Perhitungan liabilitas manfaat polis masa The calculation of the liability for future policy
depan dan cadangan atas premi yang belum benefits and unearned premium reserves as of
merupakan pendapatan pada tanggal 31 December 2024 and 2023 were reviewed
31 Desember 2024 dan 2023 telah diperiksa by the Group’s actuary.
oleh aktuaris Grup.
Rincian liabilitas manfaat polis masa depan Details of liabilities for future policy benefits are
adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan 10,482,014 9,186,453 Individual
Kumpulan 899,678 990,098 Group
11,381,692 10,176,551
Unit Link Unit Link
Perorangan 1,631,586 2,113,937 Individual
Kumpulan 4,940,809 4,168,622 Group
6,572,395 6,282,559
Syariah Sharia
Perorangan 133,835 124,419 Individual
Kumpulan 14 17 Group
133,849 124,436
18,087,936 16,583,546
Halaman507
- 163 - Page
Page 532
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
a. Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) a. Liabilities for future policy benefits (continued)
Termasuk dalam liabilitas manfaat polis masa Included in the above liabilities for future policy
depan adalah saldo dalam mata uang asing benefits are balances in foreign currencies
sebesar USD4.279.829 (nilai penuh) atau amounting to USD4,279,829 (full amount) or
ekuivalen Rp69.171 (2023: USD5.084.024 equivalent Rp69,171 (2023: USD5,084,024
(nilai penuh)). (full amount)).
b. Liabilitas manfaat polis masa depan dan b. Liabilities for future policy benefits and
kontribusi yang belum menjadi hak unearned contributions
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits represent
merupakan total penyisihan untuk memenuhi reserves amount provided for such risks
risiko yang timbul pada periode mendatang. arising in future periods. The computation is
Perhitungan menggunakan asumsi-asumsi based on the following actuarial assumptions:
aktuaria sebagai berikut:
2024 2023
Metode aktuaria GPV GPV Actuarial method
hanya untuk hanya untuk
dana tabarru’/ dana tabarru’/
only for only for
tabarru’ funds tabarru’ funds
Tabel mortalita TMI III (2011) TMI III (2011) Mortality tables
Rate reasuransi Rate reasuransi
(Kecelakaan diri (Kecelakaan diri
Grup, Ekawarsa) Grup, Ekawarsa)
/Reinsurance /Reinsurance
rate (Group personal rate (Group personal
accident, Yearly accident, Yearly
term life) term life)
Tabel morbidita Munich Re basis Munich Re basis Morbidity tables
(Health Insurance) (Health Insurance )
Tingkat bagi hasil tahunan Annual profit sharing rate
hanya untuk dana tabarru’ only for tabarru’ funds
Rupiah 6.37% - 6.98% 6.04% - 6.92% Rupiah
Rincian penyisihan manfaat polis masa depan Details of provision for future policy benefits
dan kontribusi yang belum menjadi hak adalah and unearned contributions are as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Syariah Sharia
Penyisihan manfaat polis Provision for future
masa depan 133,849 124,436 policy benefit
Kontribusi yang belum
menjadi hak 10,399 10,745 Unearned contributions
144,248 135,181
Halaman508
- 164 - Page
Page 533
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
c. Premi yang belum merupakan pendapatan c. Unearned premium reserves
Premi yang belum merupakan pendapatan Unearned premium reserves by type of
menurut jenis asuransi adalah sebagai berikut: insurance are as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan Individual
Kecelakaan diri 18,471 20,584 Personal accident
Kesehatan 3,952 8,491 Health
Ekawarsa 3,541 2,712 Term life
Link 2,066 2,323 Link
28,030 34,110
Kumpulan Group
Kesehatan 68,408 93,172 Health
Ekawarsa 8,584 4,919 Term life
Kecelakaan diri 1,255 2,294 Personal accident
Link 148 115 Link
78,395 100,500
106,425 134,610
d. Estimasi liabilitas klaim d. Estimated claim liabilities
Estimasi liabilitas klaim menurut jenis asuransi Estimated claim liabilities by type of insurance
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan Individual
Jangkawarsa 63,865 72,436 Term life
Kesehatan 18,576 13,670 Health
Kecelakaan diri 5,165 4,483 Personal Accident
Ekawarsa 5 514 Term life
Kumpulan Group
Kesehatan 47,726 71,227 Health
Seumur hidup 50,543 75,023 Life time
185,880 237,353
Syariah Sharia
Perorangan Individual
Jangkawarsa 222 86 Term life
Kumpulan Group
Asuransi jiwa kredit 16,415 15,587 Credit life
Kesehatan 6,740 5,863 Health
Kecelakaan diri 939 994 Personal accident
Ekawarsa - 81 Term life
24,316 22,611
210,196 259,964
Halaman509
- 165 - Page
Page 534
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
e. Utang klaim e. Claim payables
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Kesehatan 3,886 703 Health
Kematian 40 396 Death
3,926 1,099
Syariah Sharia
Kesehatan 4,330 434 Health
Kematian - - Death
4,330 434
8,256 1,533
Tabel berikut menyajikan sensitivitas dari nilai The following tables present the sensitivity of the
liabilitas asuransi terhadap perubahan asumsi yang value of insurance liabilities to the movements in
digunakan dalam estimasi liabilitas asuransi. the assumptions used in the estimation of
Korelasi asumsi akan memiliki dampak yang insurance liabilities. The correlation of assumptions
signifikan dalam menentukan cadangan teknis, will have a significant effect in determining the
tetapi untuk menunjukkan dampak akibat ultimate technical reserves, but to demonstrate the
perubahan asumsi, asumsi harus diubah secara impact due to changes in assumptions,
individual. Tabel ini juga menunjukkan dampak assumptions had to be changed on an individual
terhadap cadangan teknis akibat perubahan basis. This table also indicates the impact on the
asumsi aktuaria (tidak diaudit). technical reserve due to the changes in the
actuarial assumptions (unaudited).
Saldo liabilitas asuransi/
Balance of insurance liabilities
Persentase
perubahan/
Percentage of change 2024 2023
Tingkat suku bunga +1% 17,802,313 16,433,969 Interest rate
Tingkat suku bunga -1% 18,761,626 17,287,845 Interest rate
Tingkat mortalitas +10% 18,315,844 16,905,890 Mortality rate
Tingkat mortalitas -10% 18,179,392 16,758,319 Mortality rate
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa sebesar The balances of interest expense from lease
Rp52.631 pada tanggal 31 Desember 2024 dan liabilities amounted to Rp52,631 as of 31 December
Rp43.171 pada tanggal 31 Desember 2023. 2024 and Rp43,171 as of 31 December 2023.
Halaman510
- 166 - Page
Page 535
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas lain-lain (lanjutan) Other liabilities (continued)
Analisis jatuh tempo liabilitas lain-lain terkait sewa The maturity analysis of other liabilities related to
adalah sebagai berikut: lease is as follows:
2024 2023
1 tahun 198,817 183,518 1 year
2 tahun 79,407 310,103 2 years
3 tahun 151,182 175,230 3 years
4 tahun 188,687 198,461 4 years
5 tahun 386,120 420,057 5 years
1,004,213 1,287,369
29. PERPAJAKAN 29. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid taxes
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
BNI - 626,869 BNI
Entitas Anak 18,950 16,515 Subsidiaries
18,950 643,384
b. Utang pajak b. Taxes payable
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
BNI BNI
Pasal 25 200,180 110,481 Article 25
Pasal 29 2,419 569,188 Article 29
202,599 679,669
Entitas Anak Subsidiaries
Pasal 25 4,926 408 Article 25
Pasal 29 15,683 21,843 Article 29
Total pajak penghasilan badan 223,208 701,920 Total corporate income tax
Pajak lainnya Other taxes
BNI 84,312 101,409 BNI
Entitas Anak 10,049 19,644 Subsidiaries
Total pajak lainnya 94,361 121,053 Total other taxes
317,569 822,973
Halaman 511
- 167 - Page
Page 536
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak c. Tax expense
2024 2023
BNI BNI
Kini 4,133,787 4,386,618 Current
Tangguhan 410,731 84,783 Deferred
Periode lalu dari hasil
pemeriksaan pajak 313,924 - Previous year tax examination
Pajak penghasilan - BNI 4,858,442 4,471,401 Income tax - BNI
Entitas Anak Subsidiaries
Kini 47,820 75,434 Current
Tangguhan 4,799 (13,325) Deferred
Pajak penghasilan - Entitas Anak 52,619 62,109 Income tax - Subsidiaries
4,911,061 4,533,510
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum expense and the theoretical tax amount on the
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku profit before income tax is as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba konsolidasian Consolidated income
sebelum pajak penghasilan 26,580,458 25,639,738 before income tax
Pajak dihitung dengan tarif Tax calculated at applicable
pajak yang berlaku 5,065,757 4,883,074 tax rates
Pendapatan yang tidak dapat
dikurangkan untuk tujuan Income not
perpajakan deductible for tax purpose
BNI (477,139) (327,163) BNI
Entitas Anak 8,519 (22,401) Subsidiaries
Total dampak pajak penghasilan (468,620) (349,564) Total income tax impact
Koreksi hasil pemeriksaan
pajak penghasilan tahun Correction of income tax assessment
sebelumnya – BNI 313,924 - on previous year - BNI
Beban pajak 4,911,061 4,533,510 Tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak A reconciliation between the income before
penghasilan menurut laba rugi BNI dengan tax as shown in BNI’s profit and loss and
estimasi penghasilan kena pajak adalah estimated taxable income is as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Grup The Group
Laba konsolidasian Consolidated income
sebelum pajak penghasilan 26,580,458 25,639,738 before income tax
Laba sebelum pajak penghasilan Income before income tax
dari Entitas Anak, setelah eliminasi (515,679) (384,139) of Subsidiaries, after elimination
Laba sebelum pajak penghasilan - BNI 26,064,779 25,255,599 Income before income tax - BNI
Halaman512
- 168 - Page
Page 537
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak A reconciliation between the income before
penghasilan menurut laba rugi BNI dengan tax as shown in BNI’s profit and loss and
estimasi penghasilan kena pajak adalah estimated taxable income is as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
2024 2023
Beda waktu Timing differences
- Penyusutan aset tetap 218,674 129,640 Depreciation of fixed assets -
- (Pembalikan)/pembentukan
cadangan kerugian penurunan (Reversal)/addition provision for -
nilai aset produktif - pinjaman impairment losses
yang diberikan (1,099,931) 284,088 on earning assets - loans
- Pembentukan cadangan
hukum, litigasi Provision for -
dan lainnya 2,126 (7,000) legal, litigation and others
- Laba yang belum
direalisasi atas efek Unrealised gain on trading -
yang diperdagangkan dan securities and derivative
transaksi derivatif (179,124) (334,840) transactions
- Pembentukan Provision for -
cadangan imbalan allowance for
kerja (37,058) 218,287 employee benefits
- Amortisasi aset atas hak-guna 52,846 28,857 Right-of-use of asset amortization -
- Pembalikan cadangan
kerugian penurunan nilai aset Reversal provision for impairment -
produktif selain pinjaman earning assets - other than
yang diberikan (729,649) (719,889) loans
- Modifikasi arus kas
kontraktual pinjaman Modification of contractual -
yang diberikan (24,629) (45,370) loans
(1,796,745) (446,227)
Beda tetap Permanent differences
- Kenikmatan karyawan 268,608 288,574 Employees’ fringe benefits -
- Keuntungan atas reksadana (917,424) (797,876) Gain on mutual funds -
- Laba dari cabang luar negeri (881,681) (515,555) Profit from overseas branch offices -
- Lain-lain (980,761) (697,053) Others -
(2,511,258) (1,721,910)
Penghasilan kena pajak - BNI 21,756,776 23,087,462 Taxable income - BNI
Beban pajak penghasilan periode berjalan dan Taxable income for the current period and the
taksiran utang pajak penghasilan BNI adalah estimated corporate income tax payable of BNI
sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Beban pajak penghasilan sesuai Income tax based on the
tarif pajak yang berlaku applicable tax rates
19% x Rp21.756.776 4,133,787 - 19% x Rp21,756,776
19% x Rp23.087.462 - 4,386,618 19% x Rp23,087,462
Beban pajak penghasilan 4,133,787 4,386,618 Corporate income tax expense
Pajak dibayar di muka (3,931,188) (3,706,949) Prepaid tax
Utang pajak Corporate income tax
penghasilan - BNI 202,599 679,669 payable - BNI
Halaman513
- 169 - Page
Page 538
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Untuk tahun pajak 2024 dan 2023, For the fiscal years 2024 and 2023, based on
berdasarkan Pasal 65 dari Peraturan Article 65 of Government Regulation No. 55
Pemerintah No. 55 tahun 2022 tentang year 2022 regarding the Adjustment of
Penyesuaian Pengaturan Di Bidang Pajak Arrangements in Income Tax for Domestic
Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Corporate Tax Payers in the Form of Public
Negeri Yang Berbentuk Perseroan Terbuka, Companies, tax payers can obtain a reduction
Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan in the PPh rate of 3% (three percent) lower
tarif PPh sebesar 3% (tiga persen) lebih than the rate of domestic corporate tax payers
rendah dari tarif PPh Wajib Pajak Badan as regulated in the Taxation Law, if it meets
dalam negeri sebagaimana diatur dalam the following additional criteria:
Undang-undang Perpajakan tersebut diatas
apabila memenuhi tambahan kriteria sebagai
berikut:
1. Jumlah kepemilikan saham publiknya 1. The public owned 40% (forty percent) or
40% (empat puluh persen) atau lebih dari more of the total paid up shares and those
keseluruhan saham yang disetor dan shares are owned by at least 300 (three
saham tersebut dimiliki paling sedikit oleh hundred) parties.
300 (tiga ratus) pihak.
2. Masing-masing pihak yang dimaksud di 2. Each party can only own less than 5%
atas hanya boleh memiliki saham kurang (five percent) of total paid-up shares.
dari 5% (lima persen) dari keseluruhan
saham yang disetor.
3. Ketentuan tersebut harus dipenuhi oleh 3. The tax payer should fulfill the above
Wajib Pajak dalam waktu paling singkat 6 mentioned criteria at least within 6 (six)
(enam) bulan (183 (seratus delapan months (183 (one hundred and eighty
puluh tiga) hari kalender) dalam jangka three) calendar days) in 1 (one) fiscal
waktu 1 (satu) tahun pajak. year.
4. Pihak-pihak yang memenuhi persyaratan 4. Parties that meet the requirements of 300
300 (tiga ratus) pihak dan 5% (lima (three hundred) parties and 5% (five
persen) sebagaimana di atas, tidak percent) as stated above, do not include:
termasuk: Wajib Pajak Perseroan Public Company Tax Payers who buy
Terbuka yang membeli kembali back their shares; and/or Those who have
sahamnya; dan/atau yang memiliki a special relationship as stipulated in the
hubungan istimewa sebagaimana diatur Income Tax Law with Public Company Tax
dalam Undang-Undang Pajak Payers (reflected in: share ownership by
Penghasilan dengan Wajib Pajak the controlling party and/or major
Perseroan Terbuka (tercermin dari shareholder).
kepemilikan saham oleh pengendali
dan/atau pemegang saham utama).
Berdasarkan Laporan Bulanan Kepemilikan Based on the Monthly Shareholding Report
Saham Nomor DE/I/2025-0034 tanggal Number DE/I/2025-0034 dated 3 January 2025
3 Januari 2025 dan Nomor DE/I/2024-0032 and Number DE/I/2024-0032 dated 3 January
tanggal 3 Januari 2024 dari Biro Administrasi 2024 from the Registrar, Datindo Entrycom,
Efek, Datindo Entrycom, atas kepemilikan regarding BNI’s shares during the year 2024
saham BNI selama tahun 2024 dan tahun and year 2023, BNI has met all criteria
2023, semua kriteria untuk memperoleh mentioned above to obtain a facility of tax rate
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut di atas reduction.
telah terpenuhi.
Peraturan Menteri Keuangan No. PMK-136 The MOF Regulation no. PMK-136 Year 2024
Tahun 2024 (PMK-136) telah disahkan di (PMK-136) was enacted in Indonesia, the
Indonesia, yurisdiksi di mana perusahaan jurisdiction in which the company is
didirikan, dan akan berlaku mulai 1 Januari incorporated, and will come into effect from 1
2025. Karena PMK-136 belum efektif pada January 2025. Since the PMK-136 was not
tanggal pelaporan, Grup tidak memiliki effective at the reporting date, the Group has
eksposur pajak saat ini yang terkait. Grup no related current tax exposure. The Group
menerapkan pengecualian untuk mengakui applies the exception to recognising and
dan mengungkapkan informasi tentang aset disclosing information about deferred tax
dan kewajiban pajak tangguhan yang terkait assets and liabilities related to Pillar Two
dengan pajak penghasilan Pilar Dua, income taxes, as provided in the amendments
sebagaimana diatur dalam amandemen PSAK to PSAK 212 issued in December 2023.
212 yang diterbitkan pada bulan Desember
2023.
Halaman514
- 170 - Page
Page 539
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Grup sedang dalam proses menilai apakah The Group is in the process of assessing
mereka termasuk dalam cakupan model Pilar whether they are within the scope of Pillar Two
Dua dan apakah ada eksposur terhadap PMK- model and if there is any exposure to the
136 ketika peraturan tersebut mulai berlaku. PMK-136 for when it comes into effect. Due to
Karena kompleksitas dalam menerapkan PMK- the complexities in applying the PMK-136 and
136 dan menghitung pendapatan GloBE, calculating GloBE income, the quantitative
dampak kuantitatif dari PMK-136 yang impact of the enacted PMK-136 is not yet
disahkan belum dapat diperkirakan secara reasonably estimable.
wajar.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculation of corporate income tax for the
tahun yang berakhir pada tanggal 31 year ending 31 December 2024 as disclosed
Desember 2024 sebagaimana diungkapkan di above will be the basis for filling out the Annual
atas akan menjadi dasar dalam pengisian Corporate Income Tax Return (SPT). The
surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak calculation of corporate income tax for the year
Penghasilan Badan. Perhitungan pajak ending 31 December 2023 is in accordance
penghasilan badan untuk tahun yang berakhir with the Bank's Annual SPT.
tanggal 31 Desember 2023 adalah sesuai
dengan SPT Tahunan Bank.
d. Aset pajak tangguhan - bersih d. Deferred tax assets - net
Aset pajak tangguhan pada tanggal The deferred tax assets as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 merupakan 2024 and 2023 represent the tax effects on the
pengaruh beda pajak dengan rincian sebagai following:
berikut:
2024
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
konsolidasian
/
Credited/
(charged) to Dibebankan
Saldo awal/ consolidated ke ekuitas/ Saldo akhir/
Beginning statement of profit Charged to Ending
balance or loss equity balance
Rugi/(laba) yang belum
direalisasi atas
aset keuangan yang Unrealised loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar financial assets at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 73,445 - 130,992 204,437 comprehensive income
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset
produktif - pinjaman Allowance for impairment losses
yang diberikan 5,312,631 (208,987) - 5,103,644 on earning assets - loans
Cadangan imbalan kerja 798,821 (7,041) (98,826) 692,954 Allowance for employee benefits
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset Allowance for impairment
produktif - selain losses on earning assets -
pinjaman yang diberikan 822,199 (207,311) - 614,888 other than loans
Cadangan hukum,
kecurangan (fraud) Allowance for legal,
dan lainnya 1,458 404 - 1,862 fraud and others
(Laba)/rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealised (gain) loss
yang diperdagangkan on trading securities
dan transaksi derivatif (140,591) (34,034) - (174,625) and derivative transactions
Amortisasi Aset-Hak-Guna 19,358 10,041 - 29,399 Right-of-Use Assets amortization
Penyusutan aset tetap 4,433 40,877 (112,085) (66,775) Depreciation of fixed assets
Modifikasi arus kas
kontraktual Modification of contractual
pinjaman yang diberikan 385,046 (4,680) - 380,366 cash flows of loans
Aset pajak tangguhan
BNI - bersih 7,276,800 (410,731) (79,919) 6,786,150 Net deferred tax assets - BNI
Aset pajak tangguhan Net deferred tax assets -
Entitas Anak - bersih 163,818 163,446 Subsidiaries
Aset pajak tangguhan Net consolidated
konsolidasian - bersih 7,440,618 6,949,596 deferred tax assets
Halaman515
- 171 - Page
Page 540
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
d. Aset pajak tangguhan - bersih (lanjutan) d. Deferred tax assets - net (continued)
Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam Based on the transitional provisions in the
Peraturan Menteri Keuangan Republik Regulation of the Minister of Finance of the
Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, BNI telah Republic of Indonesia Number 74 of 2024, BNI
melaksanakan perhitungan nilai tercatat has calculated the carrying value of the
cadangan piutang tak tertagih untuk awal allowance for doubtful accounts for the
tahun fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar Rp beginning of the fiscal year 2024, and the
23.732.378 akan diakui sebagai biaya yang excess amounting to Rp 23,732,378 will be
dibebankan seluruhnya untuk tahun fiskal recognised as an expense fully charged to the
2025. Terkait dengan hal tersebut, aset pajak fiscal year 2025. In relation to the above, BNI
tangguhan yang akan dimanfaatkan BNI pada will utilize deferred tax assets amounting to
tahun fiskal 2025 sebesar Rp 4.509.152. Rp 4,509,152 in the fiscal year 2025.
2023
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
konsolidasian
/
Credited/
(charged) to Dibebankan
Saldo awal/ consolidated ke ekuitas/ Saldo akhir/
Beginning statement of profit Charged to Ending
balance or loss and equity balance
Rugi/(laba) yang belum
direalisasi atas
aset keuangan yang Unrealised loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar financial assets at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 296,083 - (222,638) 73,445 comprehensive income
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset
produktif - pinjaman Allowance for impairment losses
yang diberikan 5,258,654 53,977 - 5,312,631 on earning assets - loans
Cadangan imbalan kerja 659,464 41,475 97,882 798,821 Allowance for employee benefits
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset Allowance for impairment
produktif - selain losses on earning assets -
pinjaman yang diberikan 958,979 (136,780) - 822,199 other than loans
Cadangan hukum,
kecurangan (fraud) Allowance for legal,
dan lainnya 2,788 (1,330) - 1,458 fraud and others
Laba yang belum
direalisasi atas efek Unrealised gain
yang diperdagangkan on trading securities
dan transaksi derivatif (76,971) (63,620) - (140,591) and derivative transactions
Amortisasi Aset-Hak-Guna 13,875 5,483 - 19,358 Right-of-Use Assets amortization
Penyusutan aset tetap (20,199) 24,632 - 4,433 Depreciation of fixed assets
Modifikasi arus kas
kontraktual Modification of contractual
pinjaman yang diberikan 393,666 (8,620) - 385,046 cash flows of loans
Aset pajak tangguhan
BNI - bersih 7,486,339 (84,783) (124,756) 7,276,800 Net deferred tax assets - BNI
Aset pajak tangguhan Net deferred tax assets -
Entitas Anak - bersih 128,145 163,818 Subsidiaries
Aset pajak tangguhan Net consolidated
konsolidasian - bersih 7,614,484 7,440,618 deferred tax assets
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak Management believes that deferred tax assets
tangguhan dapat dipulihkan seluruhnya. are fully realisable.
e. Surat ketetapan pajak e. Tax assessment letters
Pada tanggal 5 Februari 2018, BNI telah On 5 February 2018, BNI received tax
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang assessment for underpayment of tax (SKPKB)
Bayar (SKPKB) atas PPh Badan untuk tahun which stated that there was an under payment
fiskal 2015 sebesar Rp2.461.364 (termasuk of corporate income tax for fiscal year 2015
denda) dan disetujui BNI sebesar Rp162.130. amounting to Rp2,461,364 (including
Pada tanggal 2 Maret 2018, BNI telah penalties) which was partially agreed by BNI
melakukan pembayaran sebagian SKPKB for the amount of Rp162,130. On 2 March
sebesar Rp1.785.691. Pada tanggal 4 Mei 2018, BNI made a partial payment for the
2018, BNI mengajukan surat keberatan atas amount of Rp1,785,691. On 4 May 2018, BNI
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) submitted Objection Letter for these SKPKB to
ke Direktorat Jenderal Pajak. the Directorate General of Tax.
Halaman516
- 172 - Page
Page 541
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
e. Surat ketetapan pajak (lanjutan) e. Tax assessment letters (continued)
Pada tanggal 30 April 2019, BNI menerima On 30 April 2019, BNI received Directorate
Keputusan Direktorat Jenderal Pajak yang General of Tax decision which partially
mengabulkan sebagian keberatan BNI dan approved BNI Objection and reduced the
mengurangkan jumlah pajak yang masih harus SKPKB for fiscal year 2015 (including
dibayar dalam SKPKB atas PPh Badan untuk penalties) to become Rp1,212,517 which is
tahun fiskal 2015 (termasuk denda) menjadi partially agreed by BNI amounting to
Rp1.212.517 dan disetujui BNI sebesar Rp163,628. For the overpayment amounting to
Rp163.628. Atas kelebihan pembayaran pajak Rp573,174, after less of STP for fiscal year
di muka sebesar Rp573.174, setelah dikurangi 2019 amounting to Rp481, the Bank has
dengan STP tahun 2019 sebesar Rp481, Bank received a tax refund through compensation
telah menerima restitusi pajak melalui for corporate income tax in 2019. On 26 July
kompensasi pembayaran pajak penghasilan 2019, BNI submitted the request for appeal on
badan tahun 2019. Pada tanggal 26 Juli 2019, the above to the Tax Court. On 24 June 2022,
BNI telah mengajukan permohonan banding BNI received an Appeal Decision from the Tax
keberatan ke Pengadilan Pajak. Pada tanggal Court which partially granted BNI's appeal and
24 Juni 2022, BNI menerima Putusan Banding reduced the amount of tax accrued in the
dari Pengadilan Pajak yang mengabulkan SKPKB on Corporate Income Tax for the 2015
sebagian banding BNI dan mengurangkan fiscal year (including fines) to Rp789,519. On 5
jumlah pajak yang masih harus dibayar dalam October 2022, BNI submitted the Judicial
SKPKB atas PPh Badan untuk tahun fiskal Review to the Supreme Court for the appeal
2015 (termasuk denda) menjadi Rp789.519. decision. On 30 September 2024, the
Pada tanggal 5 Oktober 2022, BNI telah Supreme Court issued a decision confirming
mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali the Tax Court's decision. BNI agreed with the
ke Mahkamah Agung atas putusan banding result of Judicial Review and charged the tax
tersebut. Pada tanggal 30 September 2024, payment to the current year profit or loss.
Mahkamah Agung telah menerbitkan putusan
yang menguatkan putusan Pengadilan Pajak.
BNI telah menerima hasil Peninjauan Kembali
tersebut dan telah membebankan pembayaran
pajak tersebut pada laba rugi tahun berjalan.
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN 30. SECURITIES ISSUED
a. Berdasarkan jenis a. By type
2024 2023
Saldo/ Peringkat/ Saldo/ Peringkat/
Balance Rating *) Balance Rating *)
Global Bond, setelah dikurangi
biaya penerbitan yang belum Global Bond, net of
diamortisasi sebesar Rp1.513 BBB*) unamortised issuance cost amounting to
pada tanggal 31 Desember 2024 8,045,987 BBB-**) - - Rp1,513 as of 31 December 2024
Green Bond, setelah dikurangi
biaya penerbitan yang belum Green Bond, net of
diamortisasi sebesar Rp704 unamortised issuance cost amounting to
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp704 as of 31 December 2024
dan Rp1.720 pada tanggal and Rp1,720 as of
31 Desember 2023 4,928,510 idAAA***) 4,893,357 idAAA*) 31 December 2023
Total 12,974,497 4,893,357 Total
*) S&P S&P *)
**) Fitch Fitch **)
***) Pefindo S&P ***)
Halaman517
- 173 - Page
Page 542
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022
(Persero) Tbk Tahun 2022
Pada tanggal 21 Juni 2022, BNI telah On 21 June 2022, BNI has issued Green Bond
menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia 2022 (“Green Bond I 2022”) with total amount
(Persero) Tbk Tahun 2022 (“Green Bond I of Rp5,000,000 which consists of
2022”) dengan nominal sebesar Rp5.000.000 2 series:
yang terdiri atas 2 seri:
Nominal/ Kupon/ Jatuh tempo/
Amount Coupon Maturity Date
Obligasi Seri A 4,000,000 6.35% 21 Juni/June 2025 Obligation Serie A
Obligasi Seri B 1,000,000 6.85% 21 Juni/June 2027 Obligation Serie B
Green Bond I 2022 ditawarkan dengan nilai Green Bond I 2022 is offered with a value of
100% (seratus persen) dari jumlah pokok 100% (one hundred percent) of the principal
obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap amount of the bond, with coupons paid
kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia quarterly, and listed on the Indonesia Stock
(IDX) pada 22 Juni 2022. Penawaran Umum Exchange (IDX) on 22 June 2022. The Green
Green Bond I 2022 telah mendapatkan Izin Bond I 2022 Public Offering has obtained OJK
Efektif OJK melalui surat OJK Effective Permission through OJK letter No. S-
No. S-93/D.04/2022 tanggal 10 Juni 2022. 93/D.04/2022 dated 10 June 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Green As of 31 December 2024, BNI Green Bond
Bond 2022 memiliki nilai bersih sebesar 2022 had a net value of Rp4,928,510 after
Rp4.928.510 setelah dikurangi biaya deducting the unamortised issuance fee of
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp704 (31 December 2023, BNI Green Bond
Rp704 (31 Desember 2023 memiliki nilai 2022 had a net value of Rp4,893,357 after
bersih sebesar Rp4.893.357 setelah dikurangi deducting the unamortised issuance fee of
biaya penerbitan yang belum diamortisasi Rp1,720).
sebesar Rp1.720).
Dana hasil penerbitan obligasi setelah The proceeds from the bond issuance after
dikurangi biaya biaya emisi, seluruhnya akan deducting emission costs will be entirely used
digunakan BNI untuk pembiayaan maupun by BNI to finance and refinance projects in the
pembiayaan kembali proyek-proyek dalam Environmental Based Business Activity
kategori Kegiatan Usaha Berwawasan (hereinafter abbreviated as KUBL or Kegiatan
Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek yang Usaha Berwawasan Lingkungan) category,
berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi namely, projects related to renewable
energi, pengolahan sampah menjadi energi energy,energy efficiency, waste processing
dan manajemen limbah, penggunaan sumber into energy, and waste management,
daya alam dan penggunaan tanah yang sustainable use of natural resources and land
berkelanjutan, konservasi keanekaragaman use, conservation of terrestrial and aquatic
hayati darat dan air, transportasi ramah biodiversity, environmentally-friendly
lingkungan, pengelolaan air dan air limbah transportation, sustainable management of
yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, water and wastewater, adaptation to climate
gedung berwawasan lingkungan, dan change, environmentally sound buildings, and
pertanian berkelanjutan, dengan sustainable agriculture, with due observance of
memperhatikan Peraturan OJK OJK Regulation No. 60/POJK.04/2017
No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan concerning the Issuance and Terms of Green
Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Bonds.
Lingkungan (Green Bond).
Halaman518
- 174 - Page
Page 543
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022 (continued)
(Persero) Tbk Tahun 2022 (lanjutan)
BNI telah memperoleh rating idAAA atas BNI has obtained idAAA rating results for
Green Bond I 2022 dari PT Pemeringkat Efek Green Bond I 2022 from PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO) pada tanggal 8 Maret Indonesia (PEFINDO) on 8 March 2024 and
2024 dan Opini Pihak Kedua yang diberikan also Second-party Opinion which has given by
oleh Sustainalytics pada tanggal 20 September Sustainalytics on 20 September 2024.
2024.
Wali Amanat yang ditunjuk atas Obligasi The Trustee appointed for the Green Bonds is
Berwawasan Lingkungan adalah PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, with the Debt
Mandiri (Persero) Tbk dengan syarat Covenants and other restrictions applicable to
Pembatasan Keuangan dan pembatasan lain the Bank as follows:
terhadap Bank (debt covenants) adalah
sebagai berikut sebagai berikut:
a. Mengalihkan, melepas hak, atau a. The Bank is prohibited from transferring,
menjadikan jaminan utang yang diikat relinquishing rights to, or pledging as
secara khusus lebih dari 50% dari seluruh specifically secured debt more than 50% of
jumlah aset Bank berdasarkan laporan the Bank's total assets, based on the most
keuangan konsolidasian triwulanan recent quarterly consolidated financial
terakhir, baik dalam satu transaksi atau statements - either in a single transaction or
beberapa transaksi yang berdiri sendiri in multiple related or unrelated transactions
ataupun yang berkaitan satu sama lain within one fiscal year͘
dalam 1 (satu) tahun buku.
b. Melakukan penggabungan, peleburan b. The Bank is prohibited from carrying out
dan/atau akuisisi atau mengizinkan atau mergers, consolidations, and/or
memberikan persetujuan kepada acquisitions, or allowing or approving its
Perusahaan Anak (jika ada) untuk Subsidiaries (if any) to do so, if such
melakukan penggabungan, peleburan actions would materially and negatively
dan/atau akuisisi yang secara material affect the Bank’s ability to make payments
akan mempunyai akibat yang negatif to Green Bond holders under the Trust
terhadap kemampuan Bank untuk Deed except when requested, ordered, or
melakukan pembayaran kepada pemegang approved by the Government of the
Green Bond berdasarkan Perjanjian Republic of Indonesia and/or other relevant
Perwaliamanatan kecuali atas permintaan authorities.
an/atau perintah dan/atau persetujuan
Pemerintah Republik Indonesia dan/atau
otoritas yang berwenang.
c. Mengubah bidang usaha utama Bank c. The Bank is prohibited from changing its
dan/atau Perusahaan Anak (jika ada) yang primary line of business and/or that of its
secara material akan mempunyai akibat Subsidiaries (if any), if such changes would
yang negatif terhadap kemampuan Bank materially and negatively impact the Bank’s
untuk melakukan pembayaran kepada ability to fulfill payment obligations to Green
Pemegang Green Bond berdasarkan Bond holders under the Trust Deed -
Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali atas except upon request, order, or approval by
permintaan dan/atau perintah dan/atau the Government of the Republic of
persetujuan Pemerintah Republik Indonesia and/or other relevant authorities.
Indonesia dan/atau otoritas yang
berwenang.
Halaman519
- 175 - Page
Page 544
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022 (continued)
(Persero) Tbk Tahun 2022 (lanjutan)
Wali Amanat yang ditunjuk atas Obligasi The Trustee appointed for the Green Bonds is
Berwawasan Lingkungan adalah PT Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, with the Debt
Mandiri (Persero) Tbk dengan syarat Covenants and other restrictions applicable to
Pembatasan Keuangan dan pembatasan lain the Bank as follows: (continued)
terhadap Bank (debt covenants) adalah
sebagai berikut sebagai berikut: (lanjutan)
d. Mengurangi modal dasar dan modal disetor d. The Bank is prohibited from reducing its
kecuali jika pengurangan tersebut authorized or paid-up capital, unless such
dilakukan atas dasar permintaan/perintah reduction is conducted at the request or
dari Pemerintah Republik Indonesia instruction of the Government of the
dan/atau otoritas yang berwenang. Republic of Indonesia and/or the relevant
authorities.
Obligasi Senior BNI Global Bond 2024 Senior bond BNI Global Bond 2024
Pada tanggal 5 April 2024, BNI telah On 5 April 2024, BNI has issued USD
menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, denominated Senior Bond, BNI Global Bond
BNI Global Bond 2024 sebesar nilai nominal 2024 with total nominal value of
USD500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 USD500,000,000 (full amount) with a tenor of
tahun. 5 years.
BNI Global Bond 2024 ditawarkan dengan nilai BNI Global Bond 2024 was offered with a
100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi value of 100% (one hundred percent) of the
dengan kupon sebesar 5,28% per tahun yang principal amount of the bond, with coupons of
dibayarkan setiap semester dan tercatat pada 5.28% (five point twenty-eight percent) per
Singapore Exchange (SGX) dengan merujuk annum which paid semi-annually and listed on
pada ketentuan Regulation S (”Reg S”) the Singapore Exchange (SGX) by referring to
berdasarkan US Securities Act. the Regulation S ("Reg S") under the US
Securities Act.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Global As of 31 December 2024, the net value of BNI
Bond 2024 memiliki nilai bersih sebesar Global Bond 2024 was Rp8,045,987 after
Rp8.045.987 setelah dikurangi biaya deducting unamortised issuance cost
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar amounted Rp1,513.
Rp1.513.
Dana hasil penerbitan BNI Global Bond 2024 The proceeds from the issuance of BNI Global
akan digunakan untuk keperluan pembiayaan Bond 2024 will be allocated for BNI’s financing
dan pendanaan umum BNI dalam rangka and general funding purposes to support
pengembangan usaha serta peningkatan business expansion and optimizing the
komposisi struktur dana jangka panjang BNI composition of the long-term fund structure.
BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan BNI has obtained ratings for BNI Global Bond
atas BNI Global Bond 2024 dari S&P dan Fitch 2024 from S&P and Fitch with ratings of BBB
dengan peringkat masing-masing BBB dan and BBB-, respectively.
BBB-.
Halaman520
- 176 - Page
Page 545
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Global Bond, Global Bond,
setelah dikurangi diskonto net of unamortised
yang belum diamortisasi sebesar discount cost of
Rp1.513 pada tanggal Rp1,513 as of
31 Desember 2024 8,045,987 - 31 December 2024
Rupiah Rupiah
Green Bond, Green Bond,
setelah dikurangi diskonto net of unamortised
yang belum diamortisasi sebesar discount cost of
Rp704 pada tanggal Rp704 as of
31 Desember 2024 dan sebesar 31 December 2024 and
Rp1.720 pada tanggal Rp1,720 as of
31 Desember 2023 4,928,510 4,893,357 31 December 2023
12,974,497 4,893,357
c. Berdasarkan hubungan c. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 1,891,832 1,764,505 Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Mata uang asing 8,045,987 - Foreign currencies
Rupiah 3,036,678 3,128,852 Rupiah
11,082,665 3,128,852
12,974,497 4,893,357
Informasi mengenai efek-efek yang diterbitkan Information related to securities issued to
kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan related parties are disclosed in Note 45m.
pada Catatan 45m.
d. Tingkat suku bunga per tahun d. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
2024 6.35 - 6.85 5,28 2024
2023 6.35 - 6.85 - 2023
Halaman521
- 177 - Page
Page 546
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA 31. BORROWINGS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pinjaman penerusan 53 53 Two step loans
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi Liquidity loan for member of
primer kepada anggotanya 914 914 primary cooperatives
Lain-lain 2,910,116 1,031,535 Others
2,911,083 1,032,502
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bilateral 35,115,128 21,856,207 Bilateral loans
Bankers acceptance 4,171,560 7,767,787 Bankers acceptance
Pinjaman penerusan 48,504 51,808 Two step loans
Lain-lain 685,169 241,304 Others
40,020,361 29,917,106
42,931,444 30,949,608
Pinjaman bilateral Bilateral loans
BNI memiliki pinjaman bilateral sebagai salah BNI has bilateral loan which is one of the
satu strategi pendanaan Bank untuk menjaga Bank’s strategy to maintain funding profile
komposisi pendanaan jangka pendek dan between short term and long term funding.
jangka panjang. Termasuk di dalam pinjaman Bilateral loans include the following borrowing
bilateral adalah fasilitas pinjaman di bawah ini: facilities:
a) Pinjaman bilateral luar negeri dengan a) Offshore bilateral loan with China
China Development Bank sebesar Development Bank amounting to
USD700.000.000 (nilai penuh) dengan USD700,000,000 (full amount) with tenure
jangka waktu pinjaman selama 10 tahun of 10 years and with interest rate of 6-
serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan month LIBOR plus a certain margin per
ditambah margin tertentu per tahun dan annum and will mature on 16 September
akan jatuh tempo pada tanggal 16 2025. Regarding to the LIBOR transition,
September 2025. Sehubungan dengan the Bank had amended the agreement for
adanya transisi LIBOR, Bank telah the use of reference rate from 6-month
melakukan amandemen perjanjian LIBOR plus a certain margin per annum to
penggunaan reference rate dari LIBOR 6 6-month SOFR plus a certain margin per
bulan ditambah margin tertentu per tahun annum which already applies. As of 31
menjadi SOFR 6 bulan ditambah margin December 2024 and 2023, outstanding
tertentu per tahun yang telah berlaku. loan less unamortised issuance costs
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan amounted to USD93,392,840 (full amount)
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi or equivalent to Rp1,503,158 and
dengan biaya penerbitan yang belum USD186,736,438 (full amount) or
diamortisasi masing-masing sebesar equivalent to Rp2,875,182, respectively.
USD93.392.840 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.503.158 dan
USD186.736.438 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp2.875.182.
Halaman522
- 178 - Page
Page 547
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
b) Pinjaman bilateral luar negeri dengan b) Offshore bilateral loan with China
China Development Bank sebesar Development Bank amounting to
USD189.000.000 (nilai penuh) dengan USD189,000,000 (full amount) with tenure
jangka waktu pinjaman selama 10 tahun of 10 years and with interest rate of 6-
month LIBOR plus a certain margin per
serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan annum and will mature on 16 September
ditambah margin tertentu per tahun dan 2025. Regarding to the LIBOR transition,
akan jatuh tempo pada tanggal 16 the Bank had amended the agreement for
September 2025. Sehubungan dengan the use of reference rate from 6-month
adanya transisi LIBOR, Bank telah LIBOR plus a certain margin per annum to
melakukan amandemen perjanjian 6-month SOFR plus a certain margin per
penggunaan reference rate dari LIBOR 6 annum which already applies. As of
bulan ditambah margin tertentu per tahun 31 December 2024 and 2023, outstanding
menjadi SOFR 6 bulan ditambah margin loan less unamortised issuance costs
amounted to USD37,698,436 (full amount)
tertentu per tahun yang telah berlaku. or equivalent to Rp606,756 and
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan USD75,369,011 (full amount) or
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi equivalent to Rp1,160,457.
dengan biaya penerbitan yang belum
diamortisasi masing-masing sebesar
USD37.698.436 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp606.756 dan USD75.369.011
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.160.457.
c) Pada tanggal 25 November 2019, BNI c) On 25 November 2019, BNI obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral offshore bilateral loan with CTBC Bank
luar negeri dengan CTBC Bank Co. Ltd., Co. Ltd., MUFG Bank Ltd., Standard
MUFG Bank Ltd., Standard Chartered Chartered Bank (Singapore) Ltd.,
Bank (Singapore) Ltd., Sumitomo Mitsui Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Banking Corporation Singapore Branch, Singapore Branch, and United Overseas
dan United Overseas Bank Ltd. sebagai Bank Ltd. as Mandated Lead Arrangers &
Mandated Lead Arrangers & Bookrunners Bookrunners amounting to
senilai USD750.000.000 (nilai penuh) USD750,000,000 (full amount) which was
yang terbagi dalam dua tranche, yaitu split into two tranches, tranche A and
tranche A dan tranche B. Tranche A tranche B. Tranche A amounting to
sebesar USD375.000.000 (nilai penuh) USD375,000,000 (full amount) with tenure
dengan jangka waktu 42 bulan serta of 42 months with interest rate of 3-month
tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan LIBOR plus a certain margin per annum
ditambah margin tertentu per tahun dan has matured on 25 May 2023, while
telah jatuh tempo pada tanggal 25 Mei tranche B amounting to USD375,000,000
2023, sedangkan tranche B sebesar (full amount) with tenure of 60 months
USD375.000.000 (nilai penuh) dengan with interest of 3-month LIBOR plus a
jangka waktu 60 bulan serta tingkat suku certain margin per annum has matured on
bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin 25 November 2024. Standard Chartered
tertentu per tahun dan telah jatuh tempo Bank (Hong Kong) Ltd acted as the Agent
pada tanggal 25 November 2024. for this loan facility.
Standard Chartered Bank (Hong Kong)
Ltd. bertindak sebagai Agen untuk fasilitas
pinjaman ini.
Halaman523
- 179 - Page
Page 548
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
c) Pada tanggal 25 Februari 2020, BNI c) On 25 February 2020, BNI obtained
memperoleh fasilitas tambahan fasilitas additional offshore bilateral loan with
pinjaman bilateral senilai amounting to USD220,000,000 (full
USD220.000.000 (nilai penuh) yang amount) split into two tranches, tranche A
terbagi dalam dua tranche, yaitu tranche A and tranche B. Tranche A obtained
dan tranche B. Tranche A mendapat additional amounting to USD135,000,000
tambahan sebesar USD135.000.000 (nilai (full amount) with tenure of 39 months
penuh) dengan jangka waktu 39 bulan with interest of 3 months LIBOR plus a
serta tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan certain margin per annum and has
ditambah margin tertentu per tahun dan matured on 25 May 2023. While tranche B
telah tempo pada tanggal 25 Mei 2023. obtained additional amounting to
Sedangkan tranche B sebesar USD85,000,000 (full amount) with tenure
USD85.000.000 (nilai penuh) dengan of 57 months with interest rate of 3
jangka waktu 57 bulan serta tingkat suku months LIBOR plus a certain margin per
bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin annum and has matured on 25 November
tertentu per tahun dan telah jatuh tempo 2024 and was not renewed.
pada tanggal 25 November 2024 dan
tidak diperpanjang.
Sehubungan dengan adanya transisi Regarding to the LIBOR transition, the
LIBOR, Bank telah melakukan Bank had amended the agreement for the
amendemen perjanjian penggunaan use of reference rate from 3-month LIBOR
reference rate dari LIBOR 3 bulan plus a certain margin per annum to 3-
ditambah margin tertentu per tahun month SOFR plus a certain margin per
menjadi SOFR 3 bulan ditambah margin annum which already applies.
tertentu per tahun yang telah berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023,
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi outstanding loan less unamortised
dengan biaya penerbitan yang belum issuance costs amounted to
diamortisasi masing-masing sebesar USDnil or equivalent to Rpnil and
USDnihil atau ekuivalen Rpnihil dan USD457,405,333 (full amount) or
USD457.405.333 (nilai penuh) atau equivalent to Rp7,042,668, respectively.
ekuivalen Rp7.042.668.
d. BNI, melalui BNI cabang Singapura dan d. BNI, through Singapore and London
London memiliki pinjaman bilateral luar branches, has offshore bilateral loan with
negeri dengan konsorsium bank yang consortium of banks consisting of Bank of
terdiri dari Bank of China (Hong Kong) Bank of China (Hong Kong) Limited,
Limited, CTBC Bank Co., LTD, CITI CTBC Bank Co., LTD, CITI Group Global
Group Global Market Asia Limited, Market Asia Limited, Oversea-Chinese
Oversea-Chinese Banking Corporation Banking Corporation Limited, dan United
Limited, dan United Overseas Bank Overseas Bank Limited amounting to
Limited sebesar USD500.000.000 (nilai USD500,000,000 (full amount) with tenure
penuh) dengan jangka waktu pinjaman of 3 years and with interest of SOFR plus
selama 3 tahun dengan tingkat suku a certain margin per annum and will
bunga SOFR ditambah margin tertentu mature on 28 September 2025. As of
per tahun dan akan jatuh tempo pada 31 December 2024 and 2023, the
tanggal 28 September 2025. Pada tanggal outstanding loan balance under this
31 Desember 2024 dan 2023, saldo facility amounted to USD500,000,000 (full
pinjaman fasilitas tersebut setelah amount) or equivalent to Rp8,047,500 and
dikurangi biaya yang belum diamortisasi to USD500,000,000 (full amount) or
masing-masing sebesar USD500.000.000 equivalent to Rp7,698,500.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp8.047.500
dan USD500.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp7.698.500.
Halaman524
- 180 - Page
Page 549
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
e) Pada tanggal 22 November 2023, BNI e) On 22 November 2023, BNI obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral onshore bilateral loan with MUFG Bank,
dalam negeri dengan MUFG Bank, Ltd. Ltd. amounting to USD200,000,000 (full
senilai USD200.000.000 (nilai penuh) amount) with a tenure of 3 years. Interest
dengan jangka waktu 3 tahun. Tingkat rate of the borrowing is a fixed interest
suku bunga pinjaman adalah suku bunga rate of 6% per annum for the first year,
tetap 6% per tahun untuk tahun pertama, and then a floating interest rate using 3-
dan selanjutnya menjadi tingkat suku month SOFR plus a certain margin per
bunga mengambang dengan year. This loan facility will mature on 20
menggunakan SOFR 3 bulan ditambah November 2026. As of 31 December
margin tertentu per tahun. Fasilitas ini 2024, the outstanding loan balance under
akan jatuh tempo pada tanggal 20 this facility amounted to USD200,000,000
November 2026. Pada tanggal 31 (full amount) or equivalent to Rp3,219,000
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas (31 December 2023: USD200,000,000
tersebut sebesar USD200.000.000 (nilai (full amount) or equivalent to
penuh) atau ekuivalen Rp3.219.000 (31 Rp3,079,400).
Desember 2023: USD200.000.000 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp3.079.400).
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan agreement
Bank antara lain: include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9% atau sesuai dengan minimum 9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
• Nilai Rasio Modal Inti (Tier 1 Ratio) • Tier 1 Ratio minimum of 6%.
minimum 6%.
• Nilai Rasio Modal Inti Utama (Core • Core Tier 1 Ratio minimum of 5%.
Tier 1 Ratio) minimum 5%.
• Rasio Return on Average Assets • Return on Average Assets ratio
minimum 0,6%, dengan ketentuan minimum of 0.6%, provided that
bahwa jika nilai Capital Adequacy Capital Adequacy Ratio (CAR) is
Ratio (CAR) sama dengan atau lebih equal to or greater than 12.5%.
besar dari 12,5%.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled the
memenuhi persyaratan penting yang terms required set forth in the agreements.
dipersyaratkan dalam perjanjian ini.
Halaman525
- 181 - Page
Page 550
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
f) Pada tanggal 16 Oktober 2024, BNI f) On 16 October 2024, BNI obtained an
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral additional bilateral loan facility with MUFG
tambahan dengan MUFG Bank, Ltd. Bank, Ltd. worth USD100,000,000 (full
senilai USD100.000.000 (nilai penuh) amount) with a term of 4 years calculated
dengan jangka waktu 4 tahun dihitung dari from the drawdown date. The interest rate
tanggal penarikan. Tingkat suku bunga of the loan is based on the SOFR floating
pinjaman menggunakan acuan tingkat interest rate, plus a certain margin. The
suku bunga mengambang SOFR drawdown of this loan was approved on
ditambah margin tertentu. Penarikan atas 18 October 2024 and will mature on 18
pinjaman ini dilakukan pada tanggal 18 October 2028. As of 31 December 2024,
Oktober 2024 dan akan jatuh tempo pada the balance of the loan facility amounted
tanggal 18 Oktober 2028. Pada tanggal 31 to USD99,433,300 (full amount) or
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas equivalent to Rp1,600,379.
tersebut sebesar USD99.433.300 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp1.600.379.
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan
Bank antara lain: agreement include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) Net
Neto maksimum 5%. ratio maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9,9% atau sesuai dengan minimum 9.9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled
memenuhi persyaratan penting yang the terms required set forth in the
dipersyaratkan dalam perjanjian ini. agreements.
g) Pada tanggal 8 November 2024, BNI g) On 8 November 2024, BNI obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman dengan loan facility with a consortium of banks
konsorsium bank yang terdiri dari Bank of consisting of Bank of America, CIMB
America, CIMB Bank Berhad, CTBC Bank Bank Berhad, CTBC Bank Co., LTD.,
Co.,LTD., DBS Bank LTD., Oversea- DBS Bank LTD., Oversea-Chinese
Chinese Banking Corporation Limited, dan Banking Corporation Limited, and The
The Hongkong and Shanghai Banking Hongkong and Shanghai Banking
Corporation Limited sebesar USD Corporation Limited amounting to USD
600.000.000 (nilai penuh) dengan jangka 600,000,000 (full amount) with a loan
waktu pinjaman selama 4 tahun dengan term of 4 years and SOFR floating
tingkat suku bunga mengambang SOFR interest rate plus a certain margin per
ditambah margin tertentu per tahun. year. The withdrawal of this loan was
Penarikan atas pinjaman ini dilakukan approved on 20 November 2024 and
pada tanggal 20 November 2024 dan will mature on 20 August 2028. As of 31
akan jatuh tempo pada 20 Agustus 2028. December 2024, the balance of the
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo loan facility after deducting unamortized
pinjaman fasilitas tersebut setelah costs amounted to USD 595,579,612
dikurangi biaya yang belum diamortisasi (full amount) or equivalent to
masing-masing sebesar USD595.579.612 Rp9,585,854.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp9.585.854.
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan
Bank antara lain: agreement include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) Net
Neto maksimum 5%. ratio maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9,9% atau sesuai dengan minimum 9.9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled
memenuhi persyaratan penting yang the terms required set forth in the
dipersyaratkan dalam perjanjian ini. agreements.
Halaman526
- 182 - Page
Page 551
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
h) Pada tanggal 1 Agustus 2024, BNI h) On 1 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Caixabank, SA worth
Caixabank, S.A. senilai USD25.000.000 USD25,000,000 (full amount) with a
(nilai penuh) dengan jangka waktu 6 bulan. term of 6 months. The withdrawal of this
Penarikan atas pinjaman ini dilakukan loan was approved on 2 August 2024
pada tanggal 2 Agustus 2024 dan akan and will mature on 3 February 2025. The
jatuh tempo pada tanggal 3 Februari 2025. interest rate on the loan uses the SOFR
Tingkat suku bunga pinjaman floating interest rate as a reference plus
menggunakan acuan tingkat suku bunga a certain margin that will be paid in full at
mengambang SOFR ditambah margin maturity. As of 31 December 2024, the
tertentu yang akan dibayarkan balance of the loan facility was
sepenuhnya saat jatuh tempo. Pada USD25,000,000 (full amount) or
tanggal 31 Desember 2024, saldo equivalent to Rp402,375.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD25.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp402.375.
i) Pada tanggal 2 Agustus 2024, BNI i) On 2 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Emirates NBD Bank
Emirates NBD Bank (P.J.S.C) senilai (P.J.S.C) worth USD100,000,000 (full
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan amount) with a term of 6 months. The
jangka waktu 6 bulan. Penarikan atas withdrawal of this loan was approved on
pinjaman ini dilakukan pada tanggal 5 5 August 2024 and will mature on 31
Agustus 2024 dan akan jatuh tempo pada January 2025. The interest rate on the
tanggal 31 Januari 2025. Tingkat suku loan uses the SOFR floating interest rate
bunga pinjaman menggunakan acuan as a reference plus a certain margin that
tingkat suku bunga mengambang SOFR will be paid in full at maturity. As of 31
ditambah margin tertentu yang akan December 2024, the balance of the loan
dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. facility was USD100,000,000 (full
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo amount) or equivalent to Rp1,609,500.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD100.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.609.500.
j) Pada tanggal 5 Agustus 2024, BNI j) On 5 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Wells Fargo Bank National
Wells Fargo Bank National Association Association worth USD20,000,000 (full
senilai USD20.000.000 (nilai penuh) amount) with a term of 6 months. The
dengan jangka waktu 6 bulan. Penarikan withdrawal of this loan was approved on
atas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 7 7 August 2024 and will mature on 3
Agustus 2024 dan akan jatuh tempo pada February 2025. The interest rate of the
tanggal 3 Februari 2025. Tingkat suku loan uses the SOFR floating interest rate
bunga pinjaman menggunakan acuan as a reference plus a certain margin that
tingkat suku bunga mengambang SOFR will be paid in full at maturity. As of 31
ditambah margin tertentu yang akan December 2024, the balance of the loan
dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. facility was USD20,000,000 (full amount)
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo or equivalent to Rp321,900.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD20.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp321.900.
Halaman527
- 183 - Page
Page 552
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
k) BNI, melalui BNI cabang Tokyo k) BNI, through BNI Tokyo branch, obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral a bilateral offshore loan facility with
luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. MUFG Bank, Ltd. with a maximum facility
dengan maksimum fasilitas of USD100,000,000 (full amount). The
USD100.000.000 (nilai penuh). Tingkat interest rate of the loan uses the SOFR
suku bunga pinjaman menggunakan floating interest rate as a reference plus
acuan tingkat suku bunga mengambang a certain margin. This facility has been
SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas used on 30 December 2024 and 29
ini telah digunakan pada tanggal 30 November 2024, amounting to
Desember 2024 dan 29 November 2024 USD50,000,000 and USD25,000,000,
masing-masing sebesar USD50.000.000 respectively. This facility has a maximum
dan USD25.000.000. Fasilitas ini memiliki maturity of 3 months from the date of
jatuh tempo maksimal 3 bulan sejak withdrawal of each loan, namely on 31
tanggal penarikan masing-masing March 2025 and 28 February 2025. As of
pinjaman, yaitu pada tanggal 31 Maret 31 December 2024, the loan balance of
2025 dan 28 Februari 2025. Pada tanggal the facility was USD75,000,000 (full
31 Desember 2024, saldo pinjaman amount) or equivalent to Rp1,207,125.
fasilitas tersebut adalah sebesar
USD75.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.207.125.
l) BNI, melalui BNI cabang Singapura l) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan Emirates NBD Bank with Emirates NBD Bank (P.J.S.C) of
(P.J.S.C) sebesar USD50.000.000 (nilai USD50,000,000 (full amount) and a
penuh) dan jatuh tempo maksimal 9 bulan maximum maturity of 9 months from the
sejak tanggal penarikan masing-masing date of withdrawal of each loan. The loan
pinjaman. Tingkat suku bunga pinjaman interest rate uses the SOFR floating
menggunakan acuan tingkat suku bunga interest rate as a reference plus a certain
mengambang SOFR ditambah margin margin. The withdrawal of this loan
tertentu. Penarikan atas fasilitas pinjaman facility was approved on 21 June 2024
ini dilakukan pada tanggal 21 June 2024 and will mature on 18 March 2025. As of
dan akan jatuh tempo pada tanggal 18 31 December 2024, the loan balance of
Maret 2025. Pada tanggal 31 Desember the facility was USD50,000,000 (full
2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut amount) or equivalent to Rp804,750.
adalah sebesar USD50.000.000 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp804.750.
m) BNI, melalui BNI cabang Singapura m) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan Australia and New with Australia and New Zealand Banking
Zealand Banking Group Limited sebesar Group Limited amounting to
AUD78.840.402 (nilai penuh) dan jatuh AUD78,840,402 (full amount) and a
tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal maximum maturity of 1 year from the
penarikan pinjaman. Tingkat suku bunga date of loan withdrawal. The loan interest
pinjaman menggunakan acuan tingkat rate uses the Bank Bill Swap Rate
suku bunga Bank Bill Swap Rate (BBSY) (BBSY) interest rate as a reference plus
ditambah margin tertentu. Penarikan atas a certain margin. The withdrawal of this
fasilitas pinjaman ini dilakukan pada loan facility was made on 19 December
tanggal 19 Desember 2024 dan akan jatuh 2024 and will mature on 19 December
tempo pada tanggal 19 Desember 2025. 2025. As of 31 December 2024, the loan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo balance of the facility was
pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar AUD78,840,402 (full amount) or
AUD78.840.402 (nilai penuh) atau equivalent to Rp789,469.
ekuivalen Rp789.469.
Halaman528
- 184 - Page
Page 553
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
n) BNI, melalui BNI cabang Singapura n) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan United Overseas Bank with United Overseas Bank Limited
Limited sebesar SGD90.000.000 (nilai amounting to SGD90,000,000 (full
penuh) dan jatuh tempo maksimal 359 hari amount) and a maximum maturity of 359
sejak tanggal penarikan pinjaman. Tingkat days from the date of loan withdrawal.
suku bunga pinjaman menggunakan The loan interest rate uses the
acuan tingkat suku bunga Singapore Singapore Overnight Rate Average
Overnight Rate Average (SORA). (SORA) interest rate as a reference. The
Penarikan atas fasilitas pinjaman ini withdrawal of this loan facility was made
dilakukan pada tanggal 1 April 2024 dan on 1 April 2024 and will mature on 26
akan jatuh tempo pada tanggal 26 Maret March 2025. As of 31 December 2024,
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, the loan balance of the facility was
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah SGD90,000,000 (full amount) or
sebesar SGD90.000.000 (nilai penuh) atau equivalent to Rp1,066,012.
ekuivalen Rp1.066.012.
o) BNI, melalui BNI cabang Hongkong o) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. with MUFG Bank, Ltd. with a maximum
dengan maksimum fasilitas USD facility of USD 100,000,000 (full amount).
100.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku The loan interest rate uses the SOFR
bunga pinjaman menggunakan acuan floating interest rate as a reference plus
tingkat suku bunga mengambang SOFR a certain margin. This facility has been
ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah used on 22 October 2024, 6 November
digunakan pada tanggal 22 Oktober 2024, 2024 and 3 December 2024, amounting
6 November 2024 dan 3 Desember 2024 to USD60,000,000, USD20,000,000 and
masing-masing sebesar USD60.000.000, USD20,000,000, respectively. This
USD20.000.000 dan USD20.000.000. facility has a maximum maturity of 3
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal months from the date of withdrawal of
3 bulan sejak tanggal penarikan masing- each loan, namely on 22 January 2025,
masing pinjaman, yaitu pada tanggal 22 6 February 2025 and 3 March 2025. As
Januari 2025, 6 Februari 2025 dan 3 Maret of 31 December 2024, the loan balance
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, of the facility was USD100,000,000 (full
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah amount) or equivalent to Rp1,609,500.
sebesar USD100.000.000 (nilai penuh)
atau ekuivalen Rp1.609.500.
p) BNI, melalui BNI cabang Hongkong p) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan China Construction with China Construction Bank (Asia)
Bank (Asia) Corporation Limited dengan Corporation Limited with a maximum
maksimum fasilitas USD100.000.000 (nilai facility of USD100,000,000 (full amount).
penuh). Tingkat suku bunga pinjaman The loan interest rate uses the SOFR
menggunakan acuan tingkat suku bunga floating interest rate as a reference plus
mengambang SOFR ditambah margin a certain margin. This facility has been
tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada used on 26 June 2024 and 26 July 2024,
tanggal 26 Juni 2024 dan 26 Juli 2024 amounting to USD10,000,000 and
masing-masing sebesar USD10.000.000 USD90,000,000, respectively. This
dan USD90.000.000. Fasilitas ini memiliki facility has a maximum maturity of 1 year
jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak from the date of withdrawal of each loan,
tanggal penarikan masing-masing namely on 26 June 2025 and 26 July
pinjaman, yaitu pada tanggal 26 Juni 2025 2025. As of 31 December 2024, the loan
dan 26 Juli 2025. Pada tanggal 31 balance of the facility was
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas USD100,000,000 (full amount) or
tersebut adalah sebesar USD100.000.000 equivalent to Rp1,609,500.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.609.500.
Halaman529
- 185 - Page
Page 554
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
q) BNI, melalui BNI cabang Hongkong q) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan The Hongkong and with The Hongkong and Shanghai
Shanghai Banking Corporation Limited Banking Corporation Limited with a
dengan maksimum fasilitas maximum facility of USD50,000,000 (full
USD50.000.000 (nilai penuh). Tingkat amount). The loan interest rate uses the
suku bunga pinjaman menggunakan SOFR floating interest rate as a
acuan tingkat suku bunga mengambang reference plus a certain margin. This
SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas facility has been used on 27 December
ini telah digunakan pada tanggal 27 2024 in the amount of USD50,000,000
Desember 2024 sebesar USD50.000.000 and will mature on 22 December 2025.
dan akan jatuh tempo pada 22 Desember As of 31 December 2024, the loan
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, balance of the facility is USD50,000,000
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah (full amount) or equivalent to Rp804,750.
sebesar USD50,000,000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp804.750.
r) BNI, melalui BNI cabang Seoul r) BNI, through BNI Seoul branch, obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral a bilateral overseas loan facility with
luar negeri dengan Shinhan Bank Co., Ltd. Shinhan Bank Co., Ltd. with a maximum
dengan maksimum fasilitas facility of KRW30,000,000,000 (full
KRW30.000.000.000 (nilai penuh). amount). This facility has been used on
Fasilitas ini telah digunakan pada tanggal 25 June 2024 in the amount of
25 Juni 2024 sebesar KRW30,000,000,000. This facility has a
KRW30.000.000.000. Fasilitas ini memiliki maximum maturity of 1 year from the
jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak date of withdrawal, namely on 25 May
tanggal penarikan, yaitu pada tanggal 25 2025. As of 31 December 2024, the loan
Mei 2025. Pada tanggal 31 Desember balance of the facility was
2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut KRW30,000,000,000 (full amount) or
adalah sebesar KRW30.000.000.000 (nilai equivalent to Rp327,600.
penuh) atau ekuivalen Rp327.600.
Pinjaman penerusan Two step loans
Pinjaman penerusan pada tanggal Two step loans as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 mencakup 2023 are step loans from Kreditanstalt fur
pinjaman penerusan dari Kreditanstalt fur Wiederaufbau to finance Industrial Efficiency
Wiederaufbau untuk pembiayaan Industrial and Pollution Control Phase I and II that was
Efficiency and Pollution Control Phase I dan II received in 2001 and 2004.
yang diterima pada tahun 2001 dan 2004.
Berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman Based on the two step loans agreements
antara BNI dan Departemen Keuangan No. between BNI and the Ministry of Finance No.
SLA-1145/DP3/2001 tertanggal 30 Maret 2001 SLA-1145/DP3/2001 dated 30 March 2001 and
dan SLA-1174/DP3/2004 tertanggal SLA-1174/DP3/2004 dated 25 August 2004,
25 Agustus 2004, Pemerintah telah menyetujui the Government appointed BNI as an
BNI sebagai bank pelaksana dengan jumlah executing bank with total facilities for each not
fasilitas masing-masing tidak melebihi exceeding DM11,700,000 and EUR9,000,000
DM11.700.000 dan EUR9.000.000 (nilai (full amount). Latest withdrawal date were on
penuh). Tanggal terakhir penarikan pinjaman 30 June 2001 and 30 December 2007,
adalah masing-masing pada tanggal 30 Juni respectively. The terms of the two step loans
are 12 years including 2 years grace period
2001 dan 30 Desember 2007. Jangka waktu
and 40 years including 10 years grace period,
pinjaman penerusan ini adalah masing-masing
respectively.
selama 12 tahun termasuk masa tenggang 2
tahun dan 40 tahun termasuk masa tenggang
10 tahun.
Halaman530
- 186 - Page
Page 555
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman penerusan (lanjutan) Two step loans (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo As of 31 December 2024, two step loans for
pinjaman penerusan untuk Phase I dan II Phase I and II amounted to Rp53 and
adalah masing-masing sebesar Rp53 dan EUR2,883,000 (full amount) or equivalent
EUR2.883.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp48,504, respectively (31 December 2023:
Rp48.504 (31 Desember 2023: EUR3.030.000 EUR3,030,000 (full amount) or equivalent
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp51.808). Rp51,808).
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi Liquidity loan for members of primary
primer kepada anggotanya cooperatives
Merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari This is a credit facility provided by Bank
Bank Indonesia terutama ditujukan untuk Indonesia specifically for BNI's debtors in
debitur BNI sehubungan dengan program relation to the Government's loan program for
kredit Pemerintah untuk pinjaman investasi small investment loans, working capital loans
usaha kecil, pinjaman modal kerja dan and small business loans. In accordance with
pinjaman pengusaha kecil. Sesuai dengan the Government Regulation, the management
Peraturan Pemerintah, manajemen program of this liquidity loan program was transferred to
kredit likuiditas telah dialihkan ke PT Permodalan Nasional Madani, a State-
PT Permodalan Nasional Madani, Badan Owned Enterprise. The loan will mature on
Usaha Milik Negara, yang akan jatuh tempo various dates based on the completion of such
dalam beberapa tanggal, berdasarkan programs.
penyelesaian dari program-program tersebut.
Tingkat bunga atas fasilitas ini berkisar antara Interest rates on the facility range from 3.00%
3,00% sampai dengan 7,00% per tahun. to 7.00% per annum.
Bankers acceptance Bankers acceptance
Bankers acceptance merupakan pinjaman Bankers acceptance represents interbank
antarbank yang diperoleh BNI dari bank-bank borrowings for liquidity purposes obtained by
luar negeri yang ditujukan untuk meningkatkan BNI from various foreign banks with borrowing
likuiditas dengan jangka waktu pinjaman period of 6 until 12 months.
6 sampai dengan 12 bulan.
2024 2023
United Overseas Bank Ltd. 1,915,305 - United Overseas Bank Ltd.
DZ Bank AG 888,180 - DZ Bank AG
Mashreqbank PSC 563,325 - Mashreqbank PSC
CoBank, Singapore 402,375 1,924,625 CoBank, Singapore
OCBC Ltd., Singapore 402,375 769,850 OCBC Ltd., Singapore
Emirates NBD Bank PJSC - 3,079,400 Emirates NBD Bank PJSC
MUFG Bank, Hong Kong - 769,850 MUFG Bank Hong Kong
The Korea Development The Korea Development
Bank, Singapore Branch - 769,850 Bank, Singapore Branch
Bank of America N.A., Singapore - 454,212 Bank of America N.A., Singapore
4,171,560 7,767,787
Halaman531
- 187 - Page
Page 556
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain Others
PT BNI Multifinance (BNIMF): PT BNI Multifinance (BNIMF):
PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Victoria International Tbk
Pada tanggal 25 Juli 2019, berdasarkan On 25 July 2019, based on the Credit
Perjanjian Kredit No. 20, PT Bank Victoria Agreement No. 20, PT Bank Victoria
International Tbk setuju untuk memberikan International Tbk agreed to provide additional
tambahan fasilitas pinjaman modal kerja working capital loan facility with a maximum
dengan jumlah maksimum dana yang available fund amounting to Rp200,000 which
disediakan adalah sebesar Rp200.000 yang was used as an additional working capital for
digunakan sebagai tambahan modal kerja consumer financing and finance lease. This
pembiayaan konsumen dan sewa facility has been matured on 21 December
pembiayaan. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh 2023 and extended until 21 December 2024.
tempo pada 21 Desember 2023 dan This facility has matured and was not
diperpanjang sampai dengan 21 Desember renewed.
2024. Fasilitas ini telah jatuh tempo dan tidak
diperpanjang.
Pada tanggal 17 Maret 2021, berdasarkan On 17 March 2021, based on the Credit
Perjanjian Kredit No. 39, PT Bank Victoria Agreement No. 39, PT Bank Victoria
International Tbk setuju untuk memberikan International Tbk agreed to provide additional
tambahan fasilitas fixed loan III line limit fixed loan III line limit facility amounting to
sebesar Rp100.000 yang digunakan sebagai Rp100,000 which was used as an additional
tambahan modal kerja pembiayaan, yang working capital for financing that will mature
berlaku sampai dengan 17 Maret 2024. on 17 March 2024. This facility had been
Fasilitas ini telah dilunasi pada saat jatuh repaid at maturity date and was not renewed.
tempo dan tidak diperpanjang.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
8,00% dan 8,00%-9,50% masing-masing untuk 8.00% and 8.00%-9.50% for withdrawal during
pencairan selama tahun 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023, respectively.
dan 2023.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, the BNIMF has to
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam comply with the terms of the loan agreement
perjanjian pinjaman diantaranya, menjaga which include, maintaining Non-Performing
rasio Non-Performing Finance (“NPF”) Finance (“NPF”) ratio at a maximum of 5.00%.
maksimal 5,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rpnihil dan Rp50.833. amounted to Rpnil and Rp50,833, respectively.
PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNIMF On 30 March 2021, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Mega Tbk
kerja dengan PT Bank Mega Tbk dengan with maximum facility amounting to Rp300,000
maksimum fasilitas sebesar Rp300.000 and tenure of 60 months and will mature on 30
dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan March 2026.
akan jatuh tempo pada tanggal 30 Maret 2026.
Halaman532
- 188 - Page
Page 557
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mega Tbk (lanjutan) PT Bank Mega Tbk (continued)
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,75% Interest rate of the borrowing was 8.75% for
masing-masing untuk pencairan selama tahun withdrawal during 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023. 2023, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp3.819 dan Rp30.625. amounted to Rp3,819 and Rp30,625,
respectively.
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah PT Bank Pembangunan Daerah Daerah
Istimewa Yogyakarta Istimewa Yogyakarta
Pada tanggal 18 Oktober 2021, berdasarkan On 18 October 2021, based on Credit
Perjanjian Kredit No. 19, PT Bank Agreement No. 19, PT Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta agreed
Yogyakarta setuju untuk memberikan fasilitas to provide an additional working capital loan
pinjaman modal kerja tambahan dengan facility with a maximum amount of Rp50,000,
jumlah maksimum Rp50.000, yang berlaku which is valid until 26 September 2024.
hingga 26 September 2024. Selanjutnya, pada Subsequently, on 16 June 2022, based on the
tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan Addendum First Addendum to Credit Agreement No. 48,
Pertama terhadap Perjanjian Kredit No. 48, PT PT Bank Pembangunan Daerah Daerah
Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Istimewa Yogyakarta agreed to extend the
Yogyakarta setuju untuk memperpanjang credit term until 26 September 2025.
jangka waktu kredit hingga 26 September
2025.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 9,00% Interest rate of the borrowing was 9.00% for
masing-masing untuk pencairan selama withdrawals during 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023. 2023, respectively.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 10 times.
b. Menjaga rasio piutang pembiayaan b. Maintaining the financing to asset ratio at
terhadap total aset minimal 40,00%. a minimum of 40.00%.
c. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. c. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp4.245 dan Rp12.244. amounted to Rp4,245 and Rp12,244,
respectively.
Halaman533
- 189 - Page
Page 558
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
Pada tanggal 19 Desember 2020, Perusahaan On 19 December 2020, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank Jtrust
kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia Tbk Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp50.000 amounting to Rp50,000 and tenure of 48
dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan dan months and has matured on 18 December
telah jatuh tempo pada tanggal 18 Desember 2024.
2024.
Pada tanggal 17 Februari 2022, BNIMF On 17 February 2022, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank Jtrust
kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia Tbk Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp200,000 and tenure of 48
Rp200.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 months which will mature on 17 February
bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 2026.
17 Februari 2026.
Pada tanggal 22 Mei 2024 berdasarkan Akta On 22 May 2024, based on the Credit
No 10, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas Agreement No.10, BNIMF obtained working
pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank capital loan facility with PT Bank Jtrust
Jtrust Indonesia Tbk dengan maksimum Indonesia Tbk with maximum facility
fasilitas sebesar Rp300.000 dengan jangka amounting to Rp300,000 and maximum tenure
waktu maksimal pinjaman hingga 60 bulan. of 60 months.
Perusahaan telah menggunakan fasilitas ini The Company has utilised this facility
sebesar Rp220.000 pada tanggal 5 Juni 2024, amounted at Rp220,000 on 5 June 2024, 12
12 Juli 2024, 6 Agustus 2024, 4 September July 2024, 6 August 2024, 4 September 2024,
2024, dan 10 Oktober 2024 masing-masing and 10 October 2024 which each of the
sebesar Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, drawdown amounted to Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, dan Rp20.000. Rp50,000, Rp50,000 and Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, which is on 5 June
pinjaman, yaitu pada tanggal 5 Juni 2028, 12 2028, 12 July 2028, 6 August 2028, 4
Juli 2028, 6 Agustus 2028, 4 September 2028, September 2028 and 10 October 2028.
dan 10 Oktober 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,50%- Interest rate of the borrowing was 7.50%-
9,50% masing-masing untuk pencairan tanggal 9.50% for withdrawal during of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023, respectively.
Halaman534
- 190 - Page
Page 559
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (continued)
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp203.573 dan Rp7.368. amounted to Rp203,573 and Rp7,368,
respectively.
PT Bank DKI PT Bank DKI
Pada tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan On 16 June 2022, based on the Credit
Perjanjian kredit No. 48, PT Bank DKI setuju Agreement No. 48, PT Bank DKI agreed to
untuk memberikan tambahan fasilitas pinjaman provide additional working capital loan facility
modal kerja dengan jumlah maksimum dana with a maximum available fund amounting to
yang disediakan Rp50.000 yang digunakan Rp50,000, which was used as an additional
sebagai tambahan modal kerja pembiayaan working capital for consumer financing and
konsumen dan sewa pembiayaan yang berlaku finance lease that will mature on 22 September
sampai 22 September 2025. 2025.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga current ratio minimal 1 kali. a. Maintaining the current ratio at a minimum
of 1 times.
b. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. b. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
c. Menjaga rasio piutang pembiayaan c. Maintaining the financing to asset ratio at a
terhadap total aset minimal 40,00%. minimum of 40.00%.
d. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. d. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Tingkat suku bunga pinjaman untuk pencairan Interest rate of the borrowing for withdrawal
selama tahun 2024 dan 2023 adalah 8,00%. during 2024 and 2023 was 8.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp7.804 dan Rp16.043. amounted to Rp7,804 and Rp16,043,
respectively.
Halaman535
- 191 - Page
Page 560
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 28 Agustus 2018, BNIMF On 28 August 2018, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital facility loan from PT Bank Mandiri
kerja dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Persero) Tbk with maximum facility amounting
dengan maksimum fasilitas sebesar to Rp250,000 and tenure of 60 months and has
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 60 matured on 28 August 2023. This facility had
bulan dan telah jatuh tempo pada tanggal 28 been repaid at maturity date and was not
Agustus 2023. Fasilitas ini telah dilunasi pada renewed.
saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 September 2019, On 16 September 2019, based on the Credit
berdasarkan Perjanjian Kredit No. 18, PT Agreement No. 18, PT Bank Mandiri (Persero)
Bank Mandiri (Persero) Tbk setuju untuk Tbk agreed to provide additional working
memberikan tambahan fasilitas pinjaman capital loan facility with a maximum available
modal kerja dengan jumlah maksimum dana fund amounting to Rp250,000 which was used
yang disediakan adalah sebesar Rp250.000 as an additional working capital for consumer
yang digunakan sebagai tambahan modal financing and will mature on 20 February 2024.
kerja pembiayaan konsumen dan akan jatuh This facility had been repaid at maturity date
tempo pada tanggal 20 Februari 2024. and was not renewed.
Fasilitas ini telah dilunasi saat jatuh tempo dan
tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 Maret 2020, BNIMF On 16 March 2020, BNIMF obtained additional
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp250,000 and tenure of
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 48 months from the date of withdrawal of each
bulan sejak tanggal penarikan setiap fasilitas. credit facility.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp219.800 pada 26 Maret 2020, 8 Rp219,800 on 26 March 2020, 8 April 2020, 29
April 2020, 29 April 2020, 6 Mei 2020, 5 Juni April 2020, 6 May 2020, 5 June 2020, 26 June
2020, 26 Juni 2020, 27 Juli 2020, 8 September 2020, 27 July 2020, 8 September 2020, and 14
2020, dan 14 September 2020 masing- September 2020, which each of the drawdown
masing sebesar Rp20.000, Rp15.000, amounted to Rp20,000, Rp15,000, Rp35,000,
Rp35.000, Rp30.000, Rp20.800, Rp8.500, Rp30,000, Rp20,800, Rp8,500, Rp11,000,
Rp11.000, Rp52.000 dan Rp27.500. Rp52,000 and Rp27,500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, after the drawdown date, respectively on 26
yaitu pada tanggal 26 Maret 2024, 8 April March 2024, 8 April 2024, 28 April 2024, 6
2024, 28 April 2024, 6 Mei 2024, 5 Juni 2024, May 2024, 5 June 2024, 26 June 2024, 27 July
26 Juni 2024, 27 Juli 2024, 8 September 2024, 2024, 8 September 2024, and 14 September
dan 14 September 2024. Fasilitas ini telah 2024. This facility had been repaid at maturity
dilunasi saat jatuh tempo dan tidak date and was not renewed.
diperpanjang.
Halaman536
- 192 - Page
Page 561
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 16 September 2021, BNIMF On 16 September 2021, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp250,000 and tenure of
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 48 months from the date of withdrawal of each
bulan sejak tanggal penarikan setiap fasilitas. credit facility.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp10.000 pada tanggal 21 Rp10,000 on 21 September 2021 and 22 April
September 2021 dan 22 April 2022 masing- 2022 which each of the drawdown amounted to
masing sebesar Rp5.000. Rp5,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date, namely
yaitu pada tanggal 21 September 2024 dan 21 September 2024 and 22 April 2026.
22 April 2026.
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF On 22 February 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp350,000 and tenure of
Rp350.000 untuk jangka waktu pinjaman 60 months from the date of withdrawal of each
sampai dengan 60 bulan sejak tanggal credit facility, using a revolving scheme.
penarikan setiap fasilitas, dengan
menggunakan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp367.000 pada tanggal 13 Maret Rp367,000 on 13 March 2023, 3 May 2023, 16
2023, 3 Mei 2023, 16 Mei 2023, 31 Mei 2023, May 2023, 31 May 2023, 5 June 2023, 21 June
5 Juni 2023, 21 Juni 2023, 23 Juni 2023, 27 2023, 23 June 2023, 27 June 2023, 3 July
Juni 2023, 3 Juli 2023, 7 Juli 2023, 13 Juli 2023, 7 July 2023 , 13 July 2023, 20 July 2023,
2023, 20 Juli 2023, 27 Juli 2023, 28 Juli 2023, 27 July 2023, 28 July 2023, 2 August 2023, 7
2 Agustus 2023, 7 Agustus 2023, 9 Agustus August 2023, 9 August 2023, 14 August 2023,
2023, 14 Agustus 2023, 15 Agustus 2023, dan 15 August 2023, and 16 August 2023 which
16 Agustus 2023 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp20,000,
Rp20.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp10.000, Rp15,000, Rp35,000, Rp10,000, Rp25,000,
Rp25.000, Rp10.000, Rp33.000, Rp32.000, Rp10,000, Rp33,000, Rp32,000, Rp35,000,
Rp35.000, Rp10.000, Rp15.000, Rp12.000, Rp10,000, Rp15,000, Rp12,000, Rp20,000,
Rp20.000, Rp10.000, Rp10.000, Rp15.000, Rp10,000, Rp10,000, Rp15,000, Rp15,000,
Rp15.000, Rp15.500, Rp12.500, dan Rp15,500, Rp12,500 and Rp17,000.
Rp17.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 13 Maret 2025, 3 Mei respectively on 13 March 2025, 3 May 2025, 16
2025, 16 Mei 2025, 31 Mei 2025, 5 Juni 2025, May 2025, 31 May 2025, 5 June 2025, 21 June
21 Juni 2025, 23 Juni 2025, 27 Juni 2025, 3 2025, 23 June 2025, 27 June 2025, 3 July
Juli 2026, 7 Juli 2025, 13 Juli 2026, 20 Juli 2026, 7 July 2025, 13 July 2026, 20 July 2026,
2026, 27 Juli 2026, 28 Juli 2025, 2 Agustus 27 July 2026, 28 July 2025, 2 August 2025, 7
2025, 7 Agustus 2026, 9 Agustus 2026, 14 August 2026, 9 August 2026, 14 August 2025,
Agustus 2025, 15 Agustus 2025, dan 16 15 August 2025, and 16 August 2026.
Agustus 2026.
Halaman537
- 193 - Page
Page 562
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF On 22 February 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional short-term credit loan facility from
kredit jangka pendek dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp150,000 with a revolving
Rp150.000 dengan skema revolving dan scheme and maximum tenure of 12 months
jangka waktu pinjaman sampai dengan 12 from the date of the signing of Credit
bulan sejak tanggal penandatanganan Agreement. This facility has been extended
perjanjian kredit. Fasilitas ini telah and will be matured on 22 February 2025.
diperpanjang dan akan jatuh tempo pada
tanggal 22 Februari 2025.
BNIMF telah melakukan penarikan atas BNIMF has utilised this facility amounted at
fasilitas pinjaman ini sebesar Rp1.475.000 Rp1,475,000 on 31 October 2023, 20
pada tanggal 31 Oktober 2023, 20 November November 2023, 29 February 2024, 27 March
2023, 29 Februari 2024, 27 Maret 2024, 30 2024, 30 April 2024, 30 May 2024, 31 May
April 2024, 30 Mei 2024, 31 Mei 2024, 28 Juni 2024, 28 June 2024, 31 July 2024, 29 August
2024, 31 Juli 2024, 29 Agustus 2024, 30 2024, 30 September 2024, 31 October 2024,
September 2024, 31 Oktober 2024, 29 29 November 2024, 20 December 2024, and
November 2024, 20 Desember 2024, dan 30 30 December 2024 with respective amounts of
Desember 2024 masing-masing sebesar Rp80,000, Rp70,000, Rp75,000, Rp75,000,
Rp80.000, Rp70.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp75,000, Rp75,000, Rp75,000, Rp150,000,
Rp75.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp150.000, Rp150,000, Rp150,000, Rp100,000,
Rp150.000, Rp150.000, Rp100.000, Rp150,000, Rp100,000, Rp100,000, and
Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, dan Rp50,000, which are due on 8 November 2023,
Rp50.000 yang jatuh tempo pada tanggal 8 20 December 2023, 27 March 2024, 22 April
November 2023, 20 Desember 2023, 27 Maret 2024, 6 May 2024, 3 June 2024, 4 June 2024,
2024, 22 April 2024, 6 Mei 2024, 3 Juni 2024, 5 July 2024, 2 August 2024, 2 September
4 Juni 2024, 5 Juli 2024, 2 Agustus 2024, 2 2024, 3 October 2024, 4 November 2024, 3
September 2024, 3 Oktober 2024, 4 December 2024, 24 December 2024, and 3
November 2024, 3 Desember 2024, 24 January 2025.
Desember 2024, dan 3 Januari 2025.
Pada tanggal 16 Oktober 2023, BNIMF On 16 October 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital loan facility from PT
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp500,000 with a maximum
Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman tenure of 72 months from the date of the
sampai dengan 72 bulan sejak tanggal signing of credit agreement with revolving
penandatanganan perjanjian kredit dengan scheme. On 22 February 2024, based on the
skema revolving. Pada tanggal 22 Februari Addendum to the Credit Agreement No. 8,
2024, berdasarkan Addendum Perjanjian BNIMF obtained an additional working capital
Kredit No.8, BNIMF memperoleh tambahan credit loan facility with PT Bank Mandiri
fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan (Persero) Tbk with a total facility of
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total Rp1,000,000 with a loan term of up to 60
fasilitas sebesar Rp1.000.000 dengan jangka months from the date of signing the credit
waktu pinjaman sampai dengan 60 bulan agreement with a revolving scheme.
sejak tanggal penandatanganan perjanjian
kredit dengan skema revolving.
Halaman538
- 194 - Page
Page 563
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp1.050.000 pada tanggal 18 Rp1,050,000 on 18 October 2023, 27 October
Oktober 2023, 27 Oktober 2023, 13 November 2023, 13 November 2023, 21 November 2023,
2023, 21 November 2023, 30 November 2023, 30 November 2023, 4 December 2023, 22
4 Desember 2023, 22 Desember 2023, 28 December 2023, 28 December 2023, 10
Desember 2023, 10 Januari 2024, 18 Januari January 2024, 18 January 2024, 5 February
2024, 5 Februari 2024, 27 Februari 2024, 22 2024, 27 February 2024, 22 March 2024, 28
Maret 2024, 28 Maret 2024, 2 April 2024, 22 March 2024, 2 April 2024, 22 April 2024, and 8
April 2024, dan 8 Mei 2024 masing-masing May 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp60.000, Rp40.000, Rp50.000, amounted to Rp60,000, Rp40,000, Rp50,000,
Rp25.000, Rp25.000, Rp25.000, Rp46.000, Rp25,000, Rp25,000, Rp25,000, Rp46,000,
Rp29.000, Rp53.000, Rp47.000, Rp100.000, Rp29,000, Rp53,000, Rp47,000, Rp100,000,
Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, Rp150,000, Rp100,000, Rp100,000,
Rp100.000, Rp50.000, dan Rp50.000. Rp100,000, Rp50,000, and Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 18 Oktober 2025, respectively on 18 October 2025, 27 October
27 Oktober 2026, 13 November 2025, 2026, 13 November 2025, 21 November 2025,
21 November 2025, 30 November 2025, 30 November 2025, 4 December 2025,
4 Desember 2025, 22 Desember 2025, 22 December 2025, and 28 December 2026,
28 Desember 2026, 10 Januari 2027, 10 January 2027, 18 January 2028, 6 February
18 Januari 2028, 6 Februari 2028, 27 Februari 2028, 27 February 2027, 22 March 2027,
2027, 22 Maret 2027, 28 Maret 2027, 28 March 2027, 3 April 2027, 22 April 2027,
3 April 2027, 22 April 2027, dan 8 Mei 2028. and 8 May 2028.
Pada tanggal 20 Juni 2024, BNIMF On 20 June 2024, BNIMF obtained credit loan
memperoleh fasilitas pinjaman kredit dengan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total with total facility amounting to Rp750,000 with
fasilitas sebesar Rp750.000 dengan jangka a maximum tenure of 72 months from the date
waktu pinjaman sampai dengan 72 bulan of the signing of Credit Agreement with
sejak tanggal penandatanganan Perjanjian revolving scheme.
Kredit dengan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp535.000 pada tanggal 25 Juni Rp535,000 on 25 June 2024, 27 June 2024, 28
2024, 27 Juni 2024, 28 Juni 2024, 17 Juli June 2024, 17 July 2024, 22 July 2024, 29 July
2024, 22 Juli 2024, 29 Juli 2024, 31 Juli 2024, 2024, 31 July 2024, 15 Agustus 2024, 21
15 Agustus 2024, 21 Agustus 2024, 30 Agustus 2024, 30 Agustus 2024, 23 September
Agustus 2024, 23 September 2024, 25 2024, 25 September 2024, 21 October 2024,
September 2024, 21 Oktober 2024, 25 25 October 2024, 18 November 2024, 26
Oktober 2024, 18 November 2024, 26 November 2024, 11 December 2024 and 17
November 2024, 11 Desember 2024 dan 17 December 2024 which each of the drawdown
Desember 2024 masing-masing sebesar amounted to Rp35,000, Rp77,000, and
Rp35.000, Rp77.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp15,000, Rp35,000, Rp40,000, Rp27,000,
Rp40.000, Rp27.000, Rp26.000, Rp50.000, Rp26,000, Rp50,000, Rp45,000, Rp30,000,
Rp45.000, Rp30.000, Rp20.000, Rp30.000, Rp20,000, Rp30,000, Rp15,000, Rp10,000,
Rp15.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp20.000, Rp20,000, Rp20,000, Rp15,000 and Rp25,000.
Rp15.000 dan Rp25.000.
Halaman539
- 195 - Page
Page 564
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 25 Juni 2028, 27 Juni respectively on 25 June 2028, 27 June 2028,
2028, 28 Juni 2028, 17 Juli 2028, 22 Juli 2028, 28 June 2028, 17 July 2028, 22 July 2028, 29
29 Juli 2028, 31 Juli 2028, 15 Agustus 2028, July 2028, 31 July 2028, 15 August 2028, 21
21 Agustus 2028, 30 Agustus 2028, 23 August 2028, 30 August 2028, 23 September
September 2028, 25 September 2028, 21 2028, 25 September 2028, 21 October 2028,
Oktober 2028, 25 Oktober 2028, 18 November 25 October 2028, 18 November 2028, 26
2028, 26 November 2028, 11 Desember 2029, November 2028, 11 December 2029, and 17
dan 17 Desember 2029. December 2029.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
7,18%-8,00% dan 7,65%-9,00% masing- 7.18%-8.00% and 7.65%-9.00% for withdrawal
masing untuk pencairan selama tahun 31 during 31 December 2024 and 2023,
Desember 2024 dan 2023. respectively.
Selama tahun 2023, BNIMF telah melakukan During 2023, BNIMF has paid interest and
pembayaran pokok dan bunga atas fasilitas principal from loan facilities from PT Bank
pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk amounted to Rp576,810.
sebesar Rp576.810.
Pada tanggal 31 December 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp1.525.654 dan Rp772.307. amounted to Rp1,525,654 and Rp772,307,
respectively.
Dalam perjanjian-perjanjian fasilitas pinjaman Under the above-mentioned loans facility
yang disebutkan di atas, BNIMF diharuskan agreements, BNIMF is required to maintain
menjaga rasio-rasio keuangan dan memenuhi certain financial ratios and comply to certain
pembatasan-pembatasan tertentu termasuk restrictions including not exceeding established
tidak melebihi dari batas yang telah ditetapkan, limits, such as, in areas of making any loans or
antara lain, dalam hal melakukan pinjaman, granting any credit, giving any guarantee or
pemberian piutang, pemberian jaminan atau indemnity, disposal of assets, changes in
ganti rugi, pelepasan aset, perubahan bisnis, business, acquisition of other companies or
akuisisi perusahaan dan bisnis, pengeluaran businesses, capital expenditures, transactions
untuk barang modal, transaksi dengan afiliasi with affiliates and write off of receivables.
dan penghapusan piutang.
Halaman540
- 196 - Page
Page 565
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 22 Agustus 2023, BNIMF On 22 August 2023, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit Installment loan facility from PT Bank Central
Installment loan dengan PT Bank Central Asia Asia with maximum facility amounting to
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp105,000 and tenure of 4 years from the date
Rp105.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 of withdrawal of each facilities.
tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp105.500 pada tanggal 23 Agustus Rp105,500 on 23 August 2023, 31 August
2023, 31 Agustus 2023, 7 September 2023, 19 2023, 7 September 2023, 19 September 2023,
September 2023, 26 September 2023, 6 26 September 2023, 6 Desember 2023, 16
Desember 2023, 16 Februari 2024, dan 20 February 2024, and 20 February 2024 which
Februari 2024 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp5,000,
Rp5.000, Rp10.000, Rp23.000, Rp11.500, Rp Rp10,000, Rp23,000, Rp11,500, Rp7,000,
7.000, Rp10.000, Rp19.500, dan Rp19.500. Rp10,000, Rp19,500, and Rp19,500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, respectively on 23 August
pinjaman, yaitu pada tanggal 23 Agustus 2026, 2026, 21 August 2026, 7 September 2025, 1
21 Agustus 2026, 7 September 2025, 1 September 2025, 20 September 2026, 27
September 2025, 20 September 2026, dan 27 November 2026, 21 January 2027, and 31
November 2026, 21 Januari 2027, dan 31 January 2028.
Januari 2028.
Pada 6 Februari 2024, BNIMF memperoleh On 6 February 2024, BNIMF obtained
fasilitas pinjaman kredit Installment loan Installment loan facility from PT Bank Central
dengan PT Bank Central Asia Tbk dengan Asia with maximum facility amounting to
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 Rp350,000 and tenure of 4 years from the date
dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun sejak of withdrawal of each facilities.
tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp95.000 pada tanggal 6 Februari Rp95,000 on 6 February 2024, 23 April 2024,
2024, 23 April 2024, 12 Juni 2024, dan 17 12 June 2024, and 17 October 2024 which
Oktober 2024 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp5,000,
Rp5.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Rp20,000, Rp50,000 and Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, respectively on 30 January
pinjaman, yaitu pada tanggal 30 Januari 2028, 2028, 4 April 2026, 2 June 2027, and 17
4 April 2026, 2 Juni 2027, dan 17 Oktober October 2027.
2027.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
7,88% dan 7,75% masing-masing untuk 7.88%% and 7.75% for withdrawals as of 31
pencairan per 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 31 December 2023.
Desember 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp138.909 dan Rp59.938. amounted to Rp138,909 and Rp59,938
respectively.
Halaman541
- 197 - Page
Page 566
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Digital BCA PT Bank Digital BCA
Pada tanggal 13 Desember 2023, BNIMF On 13 December 2023, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit installment loan facility from PT Bank Digital
installment loan dengan PT Bank Digital BCA BCA with maximum facility amounting to
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp100,000 and tenure of 4 years from the date
Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 of withdrawal of each facilities.
tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp100.000 pada tanggal 22 Rp100,000 on 22 December 2023, 24 January
Desember 2023, 24 Januari 2024, 31 Januari 2024, 31 January 2024, and 27 May 2024
2024, dan 27 Mei 2024 masing-masing which each of the drawdown amounted to
sebesar Rp4.500, Rp15.000, Rp30.500, and Rp4,500, Rp15,000, Rp30,500, and Rp50,000.
Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, which is on 20 December
pinjaman, yaitu pada tanggal 20 Desember 2027, 20 January 2027, 20 January 2027, and
2027, 20 Januari 2027, 20 Januari 2027, dan 20 May 2028.
20 Mei 2028.
Pada 22 Juli 2024, BNIMF memperoleh On 22 July 2024, BNIMF obtained installment
fasilitas pinjaman kredit Installment loan loan facility from PT Bank Digital BCA with
dengan PT Bank Digital BCA Tbk dengan maximum facility amounting to Rp350,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 tenure of 5 years from the date of withdrawal of
dengan jangka waktu pinjaman 5 tahun sejak each facilities.
tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp107.000 pada tanggal 30 Agustus Rp107,000 on 30 August 2024, 3 October
2024, 3 Oktober 2024 , 8 November 2024 dan 2024, 8 November 2024, and 4 December
4 Desember 2024, masing-masing sebesar 2024 which each of the drawdown amounted to
Rp35.000, Rp35.000, Rp17.000 dan Rp35,000, Rp35,000, Rp17,000, and
Rp20.000. Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility has a maximum maturity of 4 years
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing from the date of withdrawal of each loan,
pinjaman, yaitu pada tanggal 20 Agustus 2028, namely on 20 August 2028, 20 September
20 September 2028, 20 Oktober 2027, dan 20 2028, 20 October 2027 and 20 November 2027.
November 2027.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Halaman542
- 198 - Page
Page 567
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Digital BCA (lanjutan) PT Bank Digital BCA (continued)
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,88% Interest rate of the borrowing ranged from
dan 8,00% pada 31 Desember 2024 dan 2023. 7.88% and 8.00% during 31 December 2024
and 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp178.076 dan Rp4.500. amounted to Rp178,076 and Rp4,500,
respectively.
PT Bank Panin Tbk PT Bank Panin Tbk
Pada tanggal 13 Oktober 2023, BNIMF On 13 October 2023, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Panin with
kerja dengan PT Bank Panin dengan maximum facility amounting to Rp100,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 tenure of 36 months or 48 months from the
dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau date of withdrawal of each facilities.
48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp100.000 pada tanggal 23 November 2023, 5 Rp100,000 on 23 November 2023, 5 December
Desember 2023, 19 Desember 2023 dan 5 2023, 19 December 2023, and 5 January 2024
Januari 2024 masing-masing sebesar which each of the drawdown amounted to
Rp10.000, Rp25.000, Rp 30.000 dan Rp10,000, Rp25,000, Rp30,000 and Rp35,000.
Rp35.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months or
bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan 48 month after the drawdown date, respectively
masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal on 23 November 2027, 4 December 2026,
23 November 2027, 4 Desember 2026, 18 18 December 2026 and 5 January 2028.
Desember 2026 dan 5 Januari 2028.
Pada tanggal 21 Maret 2024, BNIMF On 21 March 2024, BNIMF obtained additional
memperoleh fasilitas pinjaman kredit credit loan facility from PT Bank Panin with
tambahan dengan PT Bank Panin dengan maximum facility amounting to Rp500,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp500.000 tenure of 36 months or 48 months from the
dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau date of withdrawal of each facilities.
48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp320.000 pada tanggal 22 April 2024, 2 Mei Rp320,000 on 22 April 2024, 2 May 2024, 14
2024, 14 Mei 2024, 6 Juni 2024, 12 Juni 2024, May 2024, 6 June 2024, 12 June 2024, 3 July
3 Juli 2024, 13 Agustus 2024, 3 Oktober 2024, 2024, 13 August 2024, 3 October 2024 and 23
dan 23 Desember 2024 masing-masing December 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp30.000, Rp50.000, Rp50.000, amounted to respectively amounting to
Rp50.000, Rp30.000, Rp50.000, Rp30.000, Rp30,000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp20.000, dan Rp10.000. Rp30,000, Rp50,000, Rp30,000, Rp20,000,
and Rp10,000.
Halaman543
- 199 - Page
Page 568
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Panin Tbk (lanjutan) PT Bank Panin Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months
dan 48 bulan sejak tanggal penarikan masing- and 48 months after the drawdown date, which
masing pinjaman, yaitu pada tanggal 22 April is on 22 April 2028, 30 April 2028, 14 May
2028, 30 April 2027, 14 Mei 2027, 6 Juni 2028, 2027, 6 June 2028, 12 June 2028, 3 July
12 Juni 2028, 3 Juli 2028, 13 Agustus 2027, 3 2028, 13 August 2027, 3 October 2028 and 22
Oktober 2028, dan 22 Desember 2028. December 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
8,00% untuk pencairan selama tahun 2024. 8.00% for withdrawals during 2024.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum
of 5.00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut sebelum outstanding loan balance under this facility
dikurangi biaya provisi masing-masing sebesar before deducted by provision cost amounted to
Rp347.118 dan Rp64.792. Rp347,118 and Rp64,792.
PT Bank CTBC Indonesia PT Bank CTBC Indonesia
Pada tanggal 9 Oktober 2021, BNIMF telah On 9 October 2021, BNIMF has obtained a
mendapatkan modal kerja dari PT Bank CTBC working capital loan facility from PT Bank
Indonesia dengan total Rp125.000. Pada CTBC Indonesia amounted at Rp125,000. On
tanggal 9 Oktober 2023, fasilitas ini 9 October 2023, this facility has been extended
diperpanjang dan telah jatuh tempo pada and has matured on 27 October 2024.
tanggal 27 Oktober 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing is 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024 withdrawal during 31 December 2024 and
dan 2023. 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023 saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah outstanding loan balance under this facility
masing-masing sebesar Rpnihil dan Rp10.000. amounted to Rpnil and Rp10,000, respectively.
Halaman544
- 200 - Page
Page 569
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Danamon Indonesia PT Bank Danamon Indonesia
Pada tanggal 25 Februari 2024, BNIMF On 25 February 2024, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility from PT Bank
kerja dengan PT Bank Danamon Indonesia Danamon Indonesia with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp500,000 and tenure of 48
Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 months.
bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp500.000 pada tanggal 13 Maret 2024, 4 Rp500,000 on 13 March 2024, 4 April 2024, 25
April 2024, 25 April 2024, 2 Mei 2024, 30 Mei April 2024, 2 May 2024, 30 May 2024, 24 June
2024, 24 Juni 2024, 3 Juli 2024, 5 Agustus 2024, 3 July 2024, 5 August 2024, and 4
2024, dan 4 September 2024 masing-masing September 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp100.000, Rp50.000, Rp50.000, amounted to Rp100,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, dan Rp50.000. Rp50,000, and Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, which is on 13 March
pinjaman, yaitu pada tanggal 13 Maret 2028, 4 2028, 4 April 2028, 25 April 2028, 2 May
April 2028, 25 April 2028, 2 Mei 2028, 30 Mei 2028, 30 May 2028, 24 June 2028, 3 July
2028, 24 Juni 2028, 3 Juli 2028, 5 Agustus 2028, 5 August 2028, and 4 September 2028.
2028, dan 4 September 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing was 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a Menjaga gearing ratio maksimal 7 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 7 times.
b Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum
of 3.00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp434.867 dan Rpnihil. amounted to Rp434,867 and Rpnil,
respectively.
Halaman545
- 201 - Page
Page 570
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Permata PT Bank Permata
Pada tanggal 20 Maret 2024, Perusahaan On 20 March 2024, the Company obtained
memperoleh fasilitas I pinjaman kredit modal working capital loan facility I from PT Bank
kerja dengan PT Permata dengan maksimum Permata with maximum facility amounting to
fasilitas sebesar Rp400.000 dengan jangka Rp400,000 and tenure of 54 months.
waktu pinjaman 54 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp130.000 pada tanggal 27 Juni 2024, 3 Juli Rp130,000 on 27 June 2024, 3 July 2024, and
2024, dan 5 Agustus 2024 masing-masing 5 August 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp30.000, Rp50.000, dan Rp50.000. amounted to Rp30,000, Rp50,000, and
Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months or
bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan 48 month after the drawdown date,
masing-masing yaitu pada tanggal 27 Juni respectively on 27 June 2027, 3 July 2027,
2027, 3 Juli 2027, dan 5 Agustus 2027. and 5 August 2027.
BNIMF memperoleh fasilitas II pinjaman kredit BNIMF obtained a working capital credit facility
modal kerja dengan PT Bank Permata dengan II with PT Bank Permata with a maximum
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 facility of Rp100,000 with a loan term from the
dengan jangka waktu pinjaman sejak signing of the Agreement (PK) until November
penandatanganan Perjanjian (PK) sampai 30 30, 2025. BNIMF has used this facility for
November 2025. BNIMF telah menggunakan Rp25,000 and 10,000 on 19 November 2024
fasilitas ini sebesar Rp 25.000 dan 10.000 and 13 December 2024. This facility has a
pada tanggal 19 November 2024 dan 13 maximum maturity of 7 days on 26 November
Desember 2024. Fasilitas ini memiliki jatuh 2024 and 20 December 2024.
tempo maksimal 7 hari pada tanggal 26
November 2024 dan 20 Desember 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing ranged from
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. 8.00% for withdrawals during 31 December
2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp112.500 dan Rpnihil. amounted to Rp112,500 and Rpnil,
respectively.
Halaman546
- 202 - Page
Page 571
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha
Pada tanggal 22 Maret 2024, Perusahaan On 22 March 2024, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility from PT Bank
kerja dengan PT Bank Ganesha dengan Ganesha with maximum facility amounting to
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 Rp100,000 and tenure of 4 years.
dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp 100,000 pada tanggal 19 April 2024, 3 Mei Rp100,000 on 19 April 2024, 3 May 2024, and
2024, dan 5 Juni 2024 masing-masing sebesar 5 June 2024 which each of the drawdown
Rp30.000, Rp30.000, dan Rp40.000. amounted to Rp30,000, Rp30,000, and
Rp40,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
Bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 19
pinjaman, yaitu pada tanggal 19 April 2028, 3 April 2028, 3 May 2028, and 5 June 2028
Mei 2028, dan 5 Juni 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing was 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 8 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 8 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
3.00%.
c. Menjaga rasio piutang lancar minimal c. Maintaining the Current Receivable ratio at
85,00%. a minimum of 85.00%
Ě͘ Menjaga rasio piutang pembiayaan d. Maintaining the financing to assets ratio at
terhadap total aset minimal 40,00%. a minimum of 40.00%
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp85.625 dan Rpnihil. amounted to Rp85,625 and Rpnil, respectively.
Halaman547
- 203 - Page
Page 572
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jago Tbk PT Bank Jago Tbk
Pada tanggal 26 Juli 2024, BNIMF On 26 July 2024, BNIMF obtained a working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility with PT Bank Jago Tbk with
kerja dengan PT Bank Jago Tbk dengan a maximum facility of Rp500,000 with a loan
maksimum fasilitas sebesar Rp500.000 term of 72 months.
dengan jangka waktu pinjaman 72 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp164.000 pada tanggal 31 Juli 2024, 22 Rp164,000 on 31 July 2024, 22 August 2024,
Agustus 2024, 4 September 2024, 18 Oktober 4 September 2024, 18 October 2024, and 12
2024, dan 12 November 2024 masing-masing November 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp49.000, Rp25.000, Rp50.000, amounted to Rp49,000, Rp25,000, Rp50,000,
Rp15.000, dan Rp25.000. Rp15,000, and Rp25,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 31
pinjaman yaitu pada tanggal 31 Juli 2029, 22 July 2029, 22 August 2029, 4 September
Agustus 2029, 4 September 2029, 18 Oktober 2029, 18 October 2029, and 12 November
2029, dan 12 November 2029. 2029.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% Interest rate of the borrowing was 7.75% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp156.394 dan Rpnihil. amounted to Rp156,394 and Rpnil,
respectively.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 21 Agustus 2024, BNIMF On 21 August 2024, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Maybank
kerja dengan PT Bank Maybank Indonesia Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp450,000 and Rp50,000 and
Rp450.000 dan Rp50.000 dengan jangka tenure of 60 months.
waktu pinjaman 60 bulan.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,90% Interest rate of the borrowing was 7.90% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has used this facility for Rp40,000 on
Rp40.000 pada tanggal 19 September 2024, 19 September 2024, Rp30,000 on 4 November
Rp30.000 pada tanggal 4 November 2024, dan 2024, and Rp15,000 on 10 December 2024.
Rp 15.000 pada tanggal 10 Desember 2024.
Halaman548
- 204 - Page
Page 573
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 19
yaitu pada tanggal 19 September 2028, 4 September 2028, 4 November 2028, and 10
November 2028, dan 10 Desember 2028. December 2028.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 As of 31 December 2024 and 31 December
Desember 2023, saldo pinjaman fasilitas 2023, the outstanding loan balance under this
tersebut masing-masing sebesar Rp81.875 facility amounted to Rp81,875 and Rpnil,
dan Rpnihil. respectively.
PT Bank of India Indonesia Tbk PT Bank of India Indonesia Tbk
Pada tanggal 15 October 2024, BNIMF On 15 October 2024, BNIMF obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank of
kerja dengan PT Bank of India Indonesia, India Indonesia, based on Credit Agreement
berdasarkan Perjanjian Kredit No. 7 dengan No. 7, with a maximum facility amount of
maksimum fasilitas sebesar Rp200.000 Rp200,000 and a loan term of 42 months.
dengan jangka waktu pinjaman 42 bulan.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% Interest rate of the borrowing was 7.75% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilized this facility in the amount of
Rp65.000 pada tanggal 24 Oktober 2024, 30 Rp65,000 on 24 October 2024, 30 October
Oktober 2024, 28 November 2024, dan 16 2024, 28 November 2024, and 16 December
Desember 2024 masing-masing sebesar 2024, with amounts of Rp18,000, Rp12,000,
Rp18.000, Rp12.000, Rp 20.000, dan and Rp20,000, and Rp15,000 respectively.
Rp15.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo 36 bulan This facility has a maturity of 36 months from
sejak tanggal penarikan masing-masing yaitu the date of each withdrawal, which is on 24
pada tanggal tanggal 24 Oktober 2027, 30 October 2027, 30 October 2027, 28
Oktober 2027, 28 November 2027 dan 16 November 2027, and 16 December 2027.
Desember 2027.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the loan
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- balance of the facility was Rp62,778 and Rpnil
masing sebesar Rp62.778 dan Rpnihil. respectively.
Halaman549
- 205 - Page
Page 574
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 1,525,707 772,360 Rupiah
Mata uang asing 48,504 51,808 Foreign currencies
Total pihak berelasi 1,574,211 824,168 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 1,385,376 260,142 Rupiah
Mata uang asing 39,971,857 29,865,298 Foreign currencies
Total pihak ketiga 41,357,233 30,125,440 Total third parties
42,931,444 30,949,608
c. Tingkat suku bunga per tahun c. Annual interest rates
Dolar Dolar
Dolar Amerika Singapura/ Won Korea Australia/ Euro Eropa/
Serikat//United Singapore Selatan/South Australian European
Rupiah States Dollar Dollar Korean Won Dollar Euro
% % % % % %
2024 7.18 - 9.50 4.52 - 6.00 3.86 3.60 5.26 3.07 - 3.18 2024
2023 7.50 - 9.50 0.90 - 6.54 - - - - 2023
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI 32. SUBORDINATED SECURITIES
2024 2023
Saldo/ Peringkat/ Saldo/ Peringkat/
Balance Rating Balance Rating
BNI Tier 2 Subordinated Notes
setelah dikurangi biaya Subordinated Tier 2,
penerbitan yang belum diamortisasi net of unamortised issuance
sebesar Rp1.303 pada tanggal cost amounting to Rp1,303 as of
31 Desember 2024 dan Rp2.287 31 December 2024 and Rp2,287
pada tanggal 31 Desember 2023 8,046,197 Ba2**) 7,696,213 Ba2**) as of 31 December 2023
BB***) BB***)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities
setelah dikurangi biaya penerbitan Subordinated Additional Tier 1,
yang belum diamortisasi net of unamortised issuance
sebesar Rp4.014 pada tanggal cost amounting to Rp4,014 as of
31 Desember 2024 dan Rp5.682 31 December 2024 and Rp5,682
pada tanggal 31 Desember 2023 9,652,986 Ba3****) 9,232,518 Ba3****) as of 31 December 2023
17,699,183 16,928,731
**) Moody’s Ba2
***) Fitch BB
****) Moody’s Ba3
Halaman550
- 206 - Page
Page 575
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI (lanjutan) 32. SUBORDINATED SECURITIES (continued)
BNI Tier 2 Subordinated Notes BNI Tier 2 Subordinated Notes
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNI telah On 30 March 2021, BNI has issued Tier 2
menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond
Capital Bond 2021) sebesar USD500 juta jangka 2021) with total nominal value of USD500 million
waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar 3,75% per with the term of 5 years and coupon of 3.75% per
tahun yang dibayarkan setiap semester, dan annum paid on semi-annual basis, and listed in
tercatat di Singapore Exchange. Tier 2 Singapore Exchange. Tier 2 Subordinated Notes
Subordinated Notes dapat dicatat sebagai can be treated as supplementary capital
komponen modal pelengkap (Tier 2) sesuai components (Tier 2) according to the approval
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui from Financial Services Authority through letter
surat No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021. No. S-64/PB.31/2021 dated 31 March 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Tier 2 As of 31 December 2024, the net value of BNI Tier
Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih sebesar 2 Capital Bond 2021 was Rp8,046,197 after
Rp8.046.197 setelah dikurangi biaya penerbitan deducting unamortised issuance cost amounted
yang belum diamortisasi sebesar Rp1.303 Rp1,303 (31 December 2023: Rp7,696,213).
(31 Desember 2023: Rp7.696.213).
Penggunaan dana hasil penerbitan Tier 2 The proceeds from Tier 2 Subordinated Notes
Subordinated Notes digunakan oleh BNI untuk issuance was used by BNI to strengthen tier 2
memperkuat modal pelengkap (tier 2) dan modal capital and working capital in the context of
kerja dalam rangka pengembangan usaha business development, especially loan
terutama pemberian kredit serta peningkatan disbursement and increase in the composition of
komposisi struktur dana jangka panjang, sesuai the long-term fund structure, in accordance with
dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016 concerning
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum the Minimum Capital Requirement for Commercial
Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Banks as amended by OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 dan 34/POJK.03/2016 and will then be used by BNI to
selanjutnya akan digunakan oleh BNI untuk support increase in productive assets.
mendukung peningkatan aset produktif.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, BNI As of 31 December 2024 and 2023, BNI obtained
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas Tier 2 the rating of Tier 2 Subordinated Notes from
Subordinated Notes dari Moody’s dan Fitch dengan Moody’s and Fitch with Ba2 and BB rating,
peringkat masing-masing Ba2 dan BB. respectively.
Tier 2 Subordinated Notes ini dapat mengalami This Tier 2 Subordinated Notes can experience
write down dan ditangguhkan pembayaran pokok write down and the payment of principal and
dan bunganya apabila OJK menetapkan bahwa interest will be postponed if the OJK stipulates that
BNI berpotensi terganggu kelangsungan usahanya BNI has the potential to be subject to business
(point of non-viability) sesuai dengan peraturan continuity issues (point of non-viability) in
OJK No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan accordance with OJK regulations
peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of non- No. 11/POJK.03/2016 amended by OJK regulation
viability terjadi akibat bank mencapai trigger level No. 34/POJK.03/2016. Point of non-viability occurs
pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, due to a bank achieving a trigger level in the
sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur capital indicator set by OJK, according to SEOJK
Konversi Menjadi Saham Biasa atau Write Down No. 20/SEOJK.03/2016 Conversion Features into
terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Common Shares or Write Down of Additional Core
Modal Pelengkap. Capital Instruments and Supplementary Capital.
Halaman551
- 207 - Page
Page 576
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI (lanjutan) 32. SUBORDINATED SECURITIES (continued)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities BNI Additional Tier 1 Capital Securities
Pada tanggal 24 September 2021, BNI telah On 24 September 2021, BNI has issued Additional
menerbitkan Additional Tier 1 Capital Securities Tier 1 Capital Securities (BNI Additional Tier 1
(BNI Additional Tier 1 Capital Bond 2021) sebesar Capital Bond 2021) with total nominal value of
nilai nominal USD600 juta dan tidak memiliki USD600 million perpetual non callable 5.5 years
jangka waktu, dengan opsi call 5,5 tahun, dengan and coupon of 4.30% per annum paid on semi-
kupon sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan annual basis, and listed in Singapore Exchange.
setiap semester, dan tercatat di Singapore Additional Tier 1 Capital Securities can be treated
Exchange. Additional Tier 1 Capital Securities as supplementary capital components (Additional
dapat dicatat sebagai komponen modal inti Tier 1) according to the approval from Financial
tambahan (Additional Tier 1) sesuai persetujuan Services Authority through letter No.
dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S- S-210/PB.31/2021 dated 30 September 2021.
210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Additional As of 31 December 2024, the net value of BNI
Tier 1 Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih Additional Tier 1 Capital Bond 2021 was
sebesar Rp9.652.986 setelah dikurangi biaya Rp9,652,986 after deducting unamortised issuance
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar cost amounted Rp4,014 (31 December 2023:
Rp4.014 (31 Desember 2023: Rp9.232.518). Rp9,232,518).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, BNI As of 31 December 2024 and 2023, BNI obtained
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas the rating of Additional Tier 1 Capital Securities
Additional Tier 1 Capital Securities dari Moody’s from Moody’s with Ba3 rating.
Ba3.
Additional Tier 1 Capital Securities yang diterbitkan Additional Tier 1 Capital Securities issued has
telah mengikuti persyaratan POJK comply in accordance with OJK Regulation
No. 11/POJK.03/2016 (Pasal 15) sehingga No. 11/POJK.03/2016 (Article 15) hence the
instrumen keuangan tersebut dapat dikategorikan financial instrument can be categorised as
sebagai Modal Inti Tambahan (Additional Tier 1). supplementary capital components (Additional Tier
Namun, terdapat klausul mandatory redemption - 1). However, there is a mandatory redemption
redemption for a capital trigger event ketika CAR clause - redemption for a capital trigger event
BNI mencapai rasio tertentu maka Bank harus when BNI's CAR reaches a certain ratio, the Bank
melakukan pelunasan terhadap sisa pokok dan shall pay off the remaining principal and interest
bunga dari AT-1. Oleh karena itu, Bank mencatat from AT-1. Therefore, the Bank recorded this BNI
BNI Additional Tier 1 Capital Securities ini sebagai Additional Tier 1 Capital Securities as a liability
instrumen liabilitas pada laporan keuangan instrument in the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Additional Tier 1 Capital Securities ini dapat This Additional Tier 1 Capital Securities can
mengalami write down dan ditangguhkan experience write down and the payment of
pembayaran pokok dan bunganya apabila OJK principal and interest will be postponed if the OJK
menetapkan bahwa BNI berpotensi terganggu stipulates that BNI has the potential to be subject
kelangsungan usahanya (point of non-viability) to business continuity issues (point of non-viability)
sesuai dengan peraturan OJK in accordance with OJK regulations No.
No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan 11/POJK.03/2016 amended by OJK regulation No.
peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of non- 34/POJK.03/2016. Point of non-viability occurs due
viability terjadi akibat bank mencapai trigger level to a bank achieving a trigger level in the capital
pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, indicator set by OJK, according to SEOJK No.
sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur 20/SEOJK.03/2016 Conversion Features into
Konversi Menjadi Saham Biasa atau Write Down Common Shares or Write Down of Additional Core
terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Capital Instruments and Supplementary Capital.
Modal Pelengkap.
Halaman552
- 208 - Page
Page 577
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR CAPITAL
Modal saham Share capital
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, BNI’s share
2023, kepemilikan modal saham BNI adalah capital ownership are as follows:
sebagai berikut:
2024
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan (%)/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership (%) Amount Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna Class A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 - - Republic of Indonesia
Saham Seri B Class B shares
Negara Republik Indonesia 434,012,799 1.16 1,627,548 Republic of Indonesia
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 144,670,934 0.39 542,516 5% each)
Total saham Seri B 578,683,733 1.55 2,170,064 Total Class B shares
Saham Seri C Class C shares
Negara Republik Indonesia 21,944,374,950 58.84 4,114,570 Republic of Indonesia
Perseroan terbatas Limited liability company
(kepemilikan masing-masing (ownership less
dibawah 5% untuk setiap pihak) 1,207,509,576 3.24 226,408 than 5% each)
Badan usaha asing Foreign investment entities
(kepemilikan masing-masing (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 9,786,139,529 26.24 1,834,901 5% each)
Putrama Wahju Setyawan (Direktur) 3,879,526 0.01 727 Putrama Wahju Setyawan (Director)
Royke Tumilaar (Direktur) 3,656,941 0.01 686 Royke Tumilaar (Director)
Ronny Venir (Direktur) 3,539,596 0.01 664 Ronny Venir (Director)
Corina Leyla Karnalies (Direktur) 3,506,474 0.01 657 Corina Leyla Karnalies (Director)
Novita Widya Anggraini (Direktur) 3,143,884 0.01 589 Novita Widya Anggraini (Director)
David Pirzada (Direktur) 2,859,984 0.01 536 David Pirzada (Director)
Mucharom (Direktur) 2,541,148 0.01 476 Mucharom (Director)
Toto Prasetyo (Direktur) 2,163,696 0.01 406 Toto Prasetyo (Director)
Askolani (Komisaris) 1,752,462 0.00 329 Askolani (Commissioner)
Fadlansyah Lubis (Komisaris) 986,860 0.00 185 Fadlansyah Lubis (Commissioner)
Hussein Paolo Kartadjoemena (Direktur) 918,611 0.00 172 Hussein Paolo Kartadjoemena (Director)
Robertus Billitea (Komisaris) 864,066 0.00 162 Robertus Billitea(Commissioner)
Pahala Nugraha Mansury (Komisaris) 677,291 0.00 127 Pahala Nugraha Mansury (Commissioner)
I Made Sukajaya (Direktur) 576,912 0.00 108 I Made Sukajaya (Director)
Agung Prabowo (Direktur) 101,356 0.00 19 Agung Prabowo (Director)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 3,749,436,320 10.05 703,021 5% each)
Total saham Seri C 36,718,629,182 98.45 6,884,743 Total Class C shares
Total 37,297,312,916 100.00 9,054,807 Total
Saham treasuri - - Treasury shares
Halaman553
- 209 - Page
Page 578
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share Capital (continued)
2023
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan (%)/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership (%) Amount Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna Class A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 - - Republic of Indonesia
Saham Seri B Class B shares
Negara Republik Indonesia 434,012,799 1.16 1,627,548 Republic of Indonesia
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 144,670,934 0.39 542,516 5% each)
Total saham Seri B 578,683,733 1.55 2,170,064 Total Class B shares
Saham Seri C Class C shares
Negara Republik Indonesia 21,944,374,950 58.90 4,114,570 Republic of Indonesia
Perseroan terbatas Limited liability company
(kepemilikan masing-masing (ownership less
dibawah 5% untuk setiap pihak) 1,668,794,017 4.48 312,899 than 5% each)
Badan usaha asing Foreign investment entities
(kepemilikan masing-masing (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 10,119,917,947 27.16 1,897,485 5% each)
Putrama Wahju Setyawan (Direktur) 1,686,386 0.00 316 Putrama Wahju Setyawan (Director)
Sis Apik Wijayanto (Direktur) 1,579,946 0.00 296 Sis Apik Wijayanto (Director)
Adi Sulistyowati (Direktur) 905,706 0.00 170 Adi Sulistyowati (Director)
Ronny Venir (Direktur) 1,559,656 0.00 292 Ronny Venir (Director)
Corina Leyla Karnalies (Direktur) 1,442,034 0.00 270 Corina Leyla Karnalies (Director)
Royke Tumilaar (Direktur) 1,115,346 0.00 209 Royke Tumilaar (Director)
Muhammad Iqbal (Direktur) 948,044 0.00 178 Muhammad Iqbal (Director)
Novita Widya Anggraini (Direktur) 948,044 0.00 178 Novita Widya Anggraini (Director)
Silvano Winston Rumantir (Direktur) 948,044 0.00 178 Silvano Winston Rumantir (Director)
David Pirzada (Direktur) 880,044 0.00 165 David Pirzada (Director)
Askolani (Komisaris) 809,086 0.00 152 Askolani (Commissioner)
Susyanto (Komisaris) 634,594 0.00 119 Susyanto (Commissioner)
Mucharom (Direktur) 348,008 0.00 65 Mucharom (Director)
Toto Prasetyo (Direktur) 89,856 0.00 17 Toto Prasetyo (Director)
Fadlansyah Lubis (Komisaris) 43,484 0.00 8 Fadlansyah Lubis (Commissioner)
Robertus Billitea (Komisaris) 42,400 0.00 8 Robertus Billitea(Commissioner)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 2,931,046,990 7.87 549,571 5% each)
Total saham Seri C 36,678,114,582 98.45 6,877,146 Total Class C shares
Total 37,256,798,316 100.00 9,047,210 Total
Saham treasuri 40,514,600 7,596 Treasury shares
Halaman554
- 210 - Page
Page 579
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share capital (continued)
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang The Class A Dwiwarna share is a share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the holder preferred rights to approve the
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan dan appointment and dismissal of Commissioners and
pemberhentian Komisaris dan Direksi, perubahan Directors, amend the Articles of Association,
Anggaran Dasar, menyetujui pembubaran dan approve the dissolution and liquidation, merger,
likuidasi, penggabungan, dan pengambil alihan BNI and takeover of BNI and all other rights of Class B
dan semua hak-hak lainnya yang dimiliki saham and Class C shares. The Class A Dwiwarna share
Seri B dan saham Seri C. Saham Seri A Dwiwarna may not be transferred to other parties.
tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.
Saham Seri B dan Saham Seri C adalah saham Class B and Class C shares are ordinary shares
biasa atas nama yang memiliki hak yang sama. that have the same rights.
Pada tanggal 13 Agustus 2007, Pemerintah On 13 August 2007, the Government of the
Republik Indonesia, melakukan divestasi sebesar Republic of Indonesia divested 3,475,231,980
3.475.231.980 saham Seri C, mewakili 22,54% dari Class C shares, representing 22.54% of
kepemilikan di BNI melalui Penawaran Umum shareholding in BNI through a Second Initial Public
Saham Kedua. Offering (IPO).
Sesuai Keterbukaan Informasi dalam upaya In accordance with the Disclosure of Information in
stabilisasi harga pasar saham di tengah kondisi relation to the stabilisation of stock market price
perekonomian regional dan global yang mengalami amidst stressful and slowing regional and global
tekanan dan perlambatan, Bank telah melakukan economy, the Bank repurchased shares issued by
Pembelian Kembali Saham Perseroan yang telah the Bank listed in the Indonesia Stock Exchange
dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia ("IDX"). This program is consistent with Regulation
(“BEI”). Program ini mengacu pada Peraturan OJK of Financial Services Authority ("OJK")
No. 2/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013 No. 2/POJK.04/2013 dated 26 August 2013 on the
tentang Pembelian Kembali Saham yang Repurchase of Shares Issued by the Issuers or
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik Public Companies in Significant Fluctuating Market
dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Conditions ("POJK No. 2/POJK.04/2013") and OJK
Signifikan (“POJK No. 2/POJK.04/2013”) dan Surat Circular Letter No. 3/SEOJK.04/2020 dated 9
Edaran OJK No. 3/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Maret March 2020 on Other Conditions as Significant
2020 tentang Kondisi Lain sebagai Kondisi Pasar Fluctuating Market Conditions in the
yang Berfluktuasi Secara Signifikan dalam Implementation of Shares Buyback Issued by
Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Issuers or Public Companies.
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Pembelian kembali saham Bank telah dilaksanakan The repurchase of shares was executed on
pada tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 22 July 2021 to 21 October 2021, consistent with
21 Oktober 2021, sesuai dengan tanggal the date of Disclosure of Information. The Bank
Keterbukaan Informasi. Bank melakukan repurchased 246,826 lots of Class C Shares, or
pembelian kembali Saham Seri C sejumlah 24,682,600 shares with an average acquisition cost
246.826 lot atau sebanyak 24.682.600 lembar amounting to Rp5,186.90 (full amount) per share.
saham dengan rata-rata biaya perolehan rata-rata
sebesar Rp5.186,90 (nilai penuh) per lembar
saham.
Pada tahun 2022, Bank melakukan alokasi saham In 2022, the Bank has allocated the treasury
treasuri senilai Rp207.475 sebagai Program shares amounting Rp207,475 as Share Ownership
Kepemilikan Saham bagi Manajemen dan Pegawai Program for Management and Bank’s Employees in
Bank dalam bentuk Saham Bonus (lihat Catatan the form of Share Bonus (refer to Note 43).
43).
Halaman555
- 211 - Page
Page 580
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share capital (continued)
Pembelian kembali saham Bank telah dilaksanakan The repurchase of shares was executed on
pada tanggal 12 Juli 2023 sampai dengan 12 July 2023 to 1 August 2023. The Bank
1 Agustus 2023. Bank melakukan pembelian repurchased 202,573 lots, or 20,257,300 shares
kembali Saham sejumlah 202.573 lot atau with an average acquisition cost amounting to
sebanyak 20.257.300 lembar saham dengan rata- Rp8,883.71 (full amount) per share.
rata biaya perolehan rata-rata sebesar Rp8.883,71
(nilai penuh) per lembar saham.
Pemecahan nilai nominal saham BNI Stock split of BNI
Berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal Based on the decision of the Extraordinary General
19 September 2023 yang dituangkan dalam Akta Meeting of Shareholders (RUPSLB) dated
No. 18, tanggal 19 September 2023, yang dibuat 19 September 2023, as stated in Deed No. 18
dihadapan Ashoya Ratam S.H., M.KN, pemegang dated 19 September 2023, as recorded in the
saham BNI antara lain menyetujui pemecahan nilai Notarial Deed of Ashoya Ratam, S.H., M.KN., the
nominal saham (stock split) Bank dengan rasio 1:2 shareholders of BNI, among others, approved the
yang berlaku efektif pada tanggal 10 Oktober 2023. nominal value split (stock split) of the bank with a
Sehingga: ratio of 1:2, effective from 10 October 2023.
Therefore:
a. Nilai nominal per Saham Seri A Dwiwarna a. The nominal value per Series A Dwiwarna
dan Seri B dari sebesar Rp7.500 (nilai and Series B shares, originally Rp7,500 (full
penuh) menjadi Rp3.750 (nilai penuh) amount), split to Rp3,750 (full amount), with
dengan ketentuan: the following conditions:
i. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna tetap i. 1 (one) Series A Dwiwarna share is
dipertahankan sebagai saham Seri A retained as a full-nominal value Series
Dwiwarna milik Negara Republik A Dwiwarna share owned by the
Indonesia dengan nilai nominal sebesar Republic of Indonesia with a nominal
Rp3.750 (nilai penuh); dan value of Rp3,750 (full amount); and
ii. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna ii. 1 (one) Series A Dwiwarna share is
menjadi 1 (satu) saham saham Seri B converted into 1 (one) Series B share
milik Negara Republik Indonesia dengan owned by the Republic of Indonesia
nilai nominal sebesar Rp3.750 (nilai with a nominal value of Rp3,750 (full
penuh). amount).
b. Nilai nominal per Saham Seri C dari b. The nominal value per Series C share is
Rp375 (nilai penuh) menjadi Rp187,5 (nilai split from Rp375 (full amount) to Rp187.5
penuh). (full amount).
Modal ditempatkan setelah pemecahan nilai The issued capital after the nominal value split
nominal saham (stock split) berubah menjadi (stock split) changed as follows:
sebagai berikut:
a. Saham Seri A Dwiwarna - 1 lembar saham a. Series A Dwiwarna shares - 1 share
b. Saham Seri B - 578.683.733 lembar saham b. Series B shares - 578,683,733 shares
c. Saham Seri C - 36.678.114.582 lembar c. Series C shares - 36,678,114,582 shares.
saham
Halaman556
- 212 - Page
Page 581
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Tambahan modal disetor Additional paid in capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are as
sebagai berikut: follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2010 591,156 Balance as of 1 January 2010
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas I pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue I
2000 (lihat Catatan 1c) 56,883,826 in 2000 (refer to Note 1c)
57,474,982
Pengurangan tambahan modal disetor akibat Reduction of paid in capital due to refund of excess
pengembalian dana rekapitalisasi kepada recapitalization funds to the Government
pemerintah Indonesia (lihat Catatan 1d) (581,474) of Indonesia (refer to Note 1d)
56,893,508
Dieliminasi dengan akumulasi kerugian dalam Elimination against accumulated losses in relation
rangka kuasi-reorganisasi per tanggal to the quasi-reorganization as of 30 June 2003
30 Juni 2003 (lihat Catatan 1e) (54,367,847) (refer to Note 1e)
2,525,661
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas II pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue II
2007 (lihat Catatan 1f) 3,287,218 in 2007 (refer to Note 1f)
Biaya emisi penerbitan saham (195,280) Shares issuance cost
5,617,599
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas III pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue III
2010 (lihat Catatan 1g) 9,196,100 in 2010 (refer to Note 1g)
Biaya emisi penerbitan saham (245,231) Shares issuance cost
14,568,468
Tambahan modal disetor akibat penyertaan Additional paid in capital due to equity
saham pada PT Bank Syariah Indonesia investment at PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tbk pada tahun 2021 2,441,786 in 2021
17,010,254
34. PENGGUNAAN LABA BERSIH 34. APPROPRIATION OF NET INCOME
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang In accordance with the resolutions of the Annual
Saham Tahunan tanggal 4 Maret 2024 dan General Shareholders’ Meetings held on
15 Maret 2023, pengalokasian laba bersih masing- 4 March 2024 and 15 March 2023, the allocation of
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal- the net income for the years ended
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022, respectively, are as
sebagai berikut: follows:
2023 2022
Pembagian dividen 10,454,738 7,324,821 Distribution of dividends
Saldo laba 10,454,738 10,987,233 Retained earnings
20,909,476 18,312,054
Rapat Umum Pemegang Saham telah menyetujui General Shareholders’ meeting has approved the
pembagian dividen dari laba bersih tahun 2023 dan dividend distribution of Rp10,454,738 and
2022, sebesar Rp10.454.738 pada tanggal Rp7,324,821 from the 2023 net income on
4 Maret 2024 dan Rp7.324.821 pada tanggal 4 March 2024 and 2022 net income on 15 March
15 Maret 2023. 2023.
Halaman557
- 213 - Page
Page 582
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. CADANGAN UMUM DAN WAJIB 35. GENERAL AND LEGAL RESERVES
Cadangan umum dan wajib pada awalnya dibentuk The general and legal reserves were originally
dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 61 provided in accordance with Indonesian Limited
ayat (1) Undang-undang No. 1/1995 mengenai Liability Company Law No. 1/1995 article 61
Perseroan Terbatas (kemudian diganti dengan paragraph (1) (later superseded by Limited Liability
Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40/2007 Company Law No. 40/2007 article 70), which
pasal 70), yang mengharuskan perusahaan requires Indonesian companies to set up a general
Indonesia untuk membuat penyisihan cadangan and legal reserve amounting to at least 20% of the
umum dan wajib sebesar sekurang-kurangnya 20% issued and paid-up share capital. This particular
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor law does not regulate the period of time in relation
penuh. Undang-undang tersebut tidak mengatur to the provision of such reserves.
jangka waktu untuk pembentukan penyisihan
tersebut.
36. CADANGAN KHUSUS 36. SPECIFIC RESERVES
Cadangan khusus terdiri dari cadangan yang Specific reserves consist of reserve for investment
dibentuk dalam rangka tujuan investasi dan legal purposes and legal reserve from overseas
reserve dari cabang luar negeri. branches.
Sehubungan dengan adanya penerapan Peraturan In relation with implementation of Regulation of the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Financial Services Regulatory Authority (POJK)
No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 No. 34/POJK.03/2016 dated 22 September 2016
tentang Perubahan atas POJK on Amendments to POJK No. 11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang "Kewajiban concerning "Minimum Capital Requirement for
Penyediaan Modal Minimum" yang mulai berlaku Commercial Bank" which came into force on
pada tanggal 26 September 2016 ("tanggal 26 September 2016 ("date of enactment"), to
diberlakukannya"), untuk menjaga struktur maintain its capital structure, the Bank has
permodalannya, Bank telah melakukan reklasifikasi reclassified retained earnings that has been
atas saldo laba yang sudah ditentukan appropriated (specific reserve) amounting to
penggunaannya (cadangan khusus) sebesar Rp5,613,100 and reserve of overseas branch
Rp5.613.100 dan cadangan cabang luar negeri amounting to Rp92,276 as of 31 December 2016
sebesar Rp92.276 per 31 Desember 2016, menjadi into the unappropriated retained earnings.
laba ditahan yang tidak ditentukan
penggunaannya.
Reklasifikasi atas saldo laba tersebut telah The reclassification of retained earnings has been
mendapatkan persetujuan melalui berita acara approved through Annual General Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 42 Meeting No. 42 dated 16 March 2017.
tanggal 16 Maret 2017.
37. PENDAPATAN BUNGA 37. INTEREST INCOME
2024 2023
Pinjaman yang diberikan 55,680,548 50,752,741 Loans
Obligasi Pemerintah 6,463,839 6,343,115 Government Bonds
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and
Bank Indonesia 2,281,994 2,780,518 Bank Indonesia
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 1,133,565 1,090,839 Bills and other receivables
Efek-efek 781,391 352,453 Marketable securities
Lain-lain 241,773 152,030 Others
66,583,110 61,471,696
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, include in
termasuk dalam pendapatan bunga di atas adalah interest income is income from related parties
pendapatan dari pihak berelasi terkait transaksi related to Government Bonds and SPN
Obligasi Pemerintah dan SPN masing-masing transactions amounting to Rp6,401,737 and
sebesar Rp6.401.737 dan Rp6.308.862. Rp6,308,862 respectively.
Halaman558
- 214 - Page
Page 583
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. BEBAN BUNGA 38. INTEREST EXPENSE
2024 2023
Deposits from customers and
Simpanan nasabah dan bank lain 21,275,769 16,457,684 other banks
Pinjaman yang diterima 3,483,211 2,712,942 Borrowings
Efek-efek yang diterbitkan 1,333,785 1,014,327 Securities issued
Lain-lain 10,140 11,070 Others
26,102,905 20,196,023
39. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 39. SALARIES AND EMPLOYEES’ BENEFITS
EXPENSE
2024 2023
Gaji, upah dan tunjangan pajak 6,662,642 6,211,889 Salaries, wages and tax allowance
Tunjangan hari raya, kesehatan, Yearly allowance, medical,
kesejahteraan dan lainnya 3,578,496 3,572,066 welfare and others
Bonus, insentif dan tantiem 2,942,782 1,924,715 Bonus, incentives and tantiem
Pendidikan dan pelatihan 249,222 410,181 Training and development
Lainnya 514,989 714,918 Others
13,948,131 12,833,769
Lainnya terdiri dari perhitungan imbalan kerja, Others consist of the calculation of employee
beban SDM lain-lain, beban lembur, beban benefits, miscellaneous Human Resources
kompensasi jabatan, dan beban gaji dan expenses, overtime expenses, compensation
tunjuangan lain-lain. expenses, and other salaries and employees’
benefit expenses.
Jumlah gaji dan tunjangan, bonus/tantiem, imbalan Total gross salaries and allowances,
kerja jangka panjang yang dibayarkan kepada bonus/tantiem, long-term employment benefits paid
Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit serta to the Boards of Commissioners and Directors,
Senior Executive Vice President (SEVP), Executive Audit Committee and Senior Executive Vice
Vice President (EVP) dan Senior Vice President President (SEVP), Executive Vice President (EVP)
(SVP) masing-masing untuk periode yang berakhir and Senior Vice President (SVP) for the period
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
2024
Imbalan
kerja jangka
Gaji dan panjang/
tunjangan/ Long-term
Salaries and Bonus/tantiem/ employment Jumlah/
allowances Bonus/tantiem benefits Total
Dewan Komisaris 32,020 172,380 4,632 209,032 Board of Commissioners
Direksi 75,344 403,965 10,685 489,994 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 261,104 58,016 - 319,120 SEVP, EVP and SVP
369,898 634,361 15,317 1,019,576
2023
Imbalan
kerja jangka
Gaji dan panjang/
tunjangan/ Long-term
Salaries and Bonus/tantiem/ employment Jumlah/
allowances Bonus/tantiem benefits Total
Dewan Komisaris 29,412 90,700 4,259 124,371 Board of Commissioners
Direksi 70,593 224,301 10,794 305,688 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 241,192 48,550 - 289,742 SEVP, EVP and SVP
342,627 363,551 15,053 721,231
Halaman559
- 215 - Page
Page 584
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
39. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN (lanjutan) 39. SALARIES AND EMPLOYEES’ BENEFITS
EXPENSE (continued)
Sesuai dengan kebijakan Bank, selain gaji, Under the Bank’s policy, in addition to salaries,
pegawai juga mendapatkan fasilitas dan tunjangan employees are entitled to allowances and benefits,
berupa Tunjangan Hari Raya (THR), fasilitas such as yearly allowance (THR), medical
kesehatan, sumbangan kematian, tunjangan cuti, reimbursements, death allowance, leave
fasilitas jabatan untuk jabatan tertentu, program allowance, functional allowance for certain levels,
pensiun untuk pegawai tetap, insentif sesuai pension plan for permanent employees, incentives
dengan kinerja Bank dan pegawai, dan manfaat based on the Bank and employees’ performance,
untuk pegawai yang berhenti bekerja sesuai and post-employment benefits in accordance with
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang prevailing Labor Law.
berlaku.
40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 40. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2024 2023
Penyusutan (Catatan 19) 2,416,792 2,304,524 Depreciation (Note 19)
Beban tenaga alih daya 1,716,107 1,685,406 Outsourcing expenses
Komunikasi 1,454,144 1,506,764 Communications
Perlengkapan kantor 727,928 798,920 Office supplies
Biaya sewa 679,572 801,699 Rental expenses
Perbaikan dan pemeliharaan 650,787 682,779 Repairs and maintenance
Transportasi 372,913 386,900 Transportation
Jasa profesional 338,563 263,534 Professional services
Listrik dan air 312,693 313,179 Electricity and water
Penelitian dan pengembangan 95,475 124,085 Research and development
Teknologi informasi 50,024 29,318 Information technology
Beban lain-lain 369,592 296,091 Other expenses
9,184,590 9,193,199
Beban lain-lain terdiri dari beban premi asuransi Other expenses consist of life insurance premiums
jiwa nasabah penyimpan dana, beban premi for depositors, Cash In Transit (CIT) insurance
asuransi Cash In Transit (CIT), beban premi premiums, Cash in Cashier Box (CICB) and Safe
asuransi Cash in Cashier Box (CICB) dan Safe Deposit Box (SDB) insurance premiums, Fidelity
Deposit Box (SDB), beban premi asuransi Fidelity Guarantee insurance premiums,
Guarantee, beban premi asuransi building/construction insurance premiums,
gedung/bangunan, perabot/perlengkapan dan alat furniture/equipment and transportation equipment,
angkut, beban bonus sales non pegawai/tenaga non-employee/outsourced sales bonus expenses
outsourcing, dan beban umum dan administrasi and other general and administrative expenses.
lainnya.
41. IMBALAN KERJA 41. EMPLOYEE BENEFITS
2024 2023
Imbalan kerja jangka pendek 3,230,142 2,524,538 Short-term employee benefits
Imbalan pasca kerja jangka panjang Long-term employee benefits
Program pensiun manfaat pasti 1,096,813 1,852,727 Defined benefit pension plan
Imbalan pasca kerja Post employment benefits
lainnya dan imbalan and other long-term employee
kerja jangka panjang lainnya 2,819,762 2,628,569 benefits
3,916,575 4,481,296
7,146,717 7,005,834
Program dana pensiun Bank ini dikelola oleh Dana The pension plan of the Bank is managed by Dana
Pensiun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pensiun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“Dana Pensiun”). Kontribusi pegawai adalah (“Dana Pensiun”). The employees’ contributions
sebesar 7,5% dari penghasilan dasar pensiun are 7.5% of the employee’s pension salary-based
karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan untuk and the remaining amounts required to fund the
mendanai program tersebut ditanggung oleh BNI. program/pension plan are contributed by BNI.
Halaman560
- 216 - Page
Page 585
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti Defined benefit pension plan
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada The actuarial calculations of pension benefits for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 year ended 31 December 2024 and 2023 are
dan 2023, dilakukan oleh perusahaan konsultan prepared by a registered independent actuarial
aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson consulting firm, PT Towers Watson Purbajaga
Purbajaga dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method.
“Projected Unit Credit”.
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program A reconciliation of the funding status of the pension
pensiun berdasarkan laporan aktuaria tanggal plan based on the actuarial reports dated
7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024 disajikan 7 January 2025 and dated 2 January 2024 are as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Nilai wajar aset dana pensiun 7,564,079 7,022,652 Fair value of pension plan assets
Nilai kini liabilitas manfaat pasti yang Present value of funded defined
didanai (8,660,892) (8,875,379) benefit obligation
Selisih kurang pendanaan (1,096,813) (1,852,727) Funding deficit
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai The movements in the present value of funded
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: defined benefit obligations for the year are as
follows:
2024 2023
Pada awal periode 8,875,379 8,306,111 At beginning of the period
Biaya jasa kini 153,017 250,969 Current service cost
Biaya bunga 586,253 463,119 Interest cost
9,614,649 9,020,199
Pengukuran kembali: Remeasurements:
(Keuntungan)/kerugian aktuarial
yang timbul dari perubahan Actuarial (gain)/loss from changes
asumsi keuangan (253,928) 589,020 in financial assumption
Keuntungan aktuarial yang
timbul karena penyesuaian Actuarial gains from
atas demografik - (162,935) changes in demographic
Keuntungan aktuarial yang
timbul karena penyesuaian Actuarial gains from
atas pengalaman (173,029) (26,705) changes in experience
(426,957) 399,380
Pembayaran dari program: Payments from plan:
Iuran peserta 24,677 24,743 Employees’ contributions
Imbalan yang dibayar (551,477) (568,943) Benefits paid
(526,800) (544,200)
8,660,892 8,875,379
Halaman561
- 217 - Page
Page 586
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Rekonsiliasi atas perubahan aset bersih selama The reconciliation of the movements of the net
periode/tahun yang berakhir 31 Desember 2024 assets during the period/year ended 31 December
dan 2023 yang diakui di laporan posisi keuangan 2024 and 2023 recognised in the pension fund’s
dana pensiun adalah sebagai berikut: statement of financial position is as follows:
2024 2023
Kewajiban bersih pada awal periode 1,852,727 1,398,025 Net liabilities at beginning of period
Beban tahun berjalan 309,291 250,969 Current year expenses
Kontribusi pemberi kerja (597,878) (198,454) Employer’s contributions
Jumlah yang diakui pada penghasilan Total amount recognised in other
komprehensif lain (467,327) 402,187 comprehensive income
1,096,813 1,852,727
Mutasi nilai wajar aset program untuk The movements in the fair value of plan assets for
periode/tahun yang berakhir adalah sebagai the period/year ended are as follows:
berikut:
2024 2023
Pada awal periode 7,022,652 6,908,086 At beginning of the period
Hasil dari aset program 459,304 463,119 Return on plan assets
Kerugian aktuarial 40,370 (2,807) Actuarial loss
Kontribusi pemberi kerja 597,878 198,454 Employer’s contributions
Kontribusi pekerja 24,677 24,743 Employees’ contributions
Imbalan yang dibayar dan Benefits paid and administrative
beban administrasi (580,802) (568,943) expenses paid
7,564,079 7,022,652
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada Pension expenses recognised in profit or loss, are
laporan laba rugi adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 182,342 170,009 Current service cost
Biaya jasa lalu - (43,152) Past service cost
Bunga bersih 126,949 124,112 Net interest
Biaya yang dibebankan 309,291 250,969 Expense recognised in
pada laporan laba rugi profit or loss
Biaya yang dilaporkan pada Expense recognised in
laba rugi 309,291 250,969 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui Remeasurement effect recognised
pada penghasilan komprehensif lain (467,327) 402,187 in other comprehensive income
Biaya imbalan pasti (158,036) 653,156 Defined benefit cost
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: are:
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 7.00% - 8.00% 6.75% - 8.75% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 7.00% - 9.00% 7.00% Rate of salary increases
Pendapatan dari dana pensiun Interest credited to defined
iuran pasti 5.50% 5.50% contribution fund
Tingkat kenaikan manfaat pensiun 3.00% 3.00% Pension increase rate
per tahun/annually per tahun/annually
Manfaat lain 2,500,000 2,500,000 Other benefits
Halaman562
- 218 - Page
Page 587
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: (lanjutan) are: (continued)
2024 2023
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55/56 tahun/years 55 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Modifikasi Modifikasi Mortality rate
Tabel Mortalita Tabel Mortalita
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI2019)/ (TMI2019)/
Adjusted Mortality Adjusted Mortality
Table Indonesia Table Indonesia
2019 (TMI2019) 2019 (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat/ 10% dari tingkat/ Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 20-29 4.2% 4.2% Age 20-29
Umur 30-34 2.8% 2.8% Age 30-34
Umur 35-39 3.0% 3.0% Age 35-39
Umur 40-50 1.7% 1.7% Age 40-50
Umur 51-52 1.3% 1.3% Age 51-52
Umur >52 0.4% 0% Age >52
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap The sensitivity of defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: changes in the weighted assumptions is as follows:
Dampak terhadap kewajiban manfaat pasti/
Impact on defined benefit obligation
Nilai kini kewajiban
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ Present value of
2024 Change in assumption benefit obligation 2024
Kenaikan/increase 1% (801,632)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 959,403 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 153,102
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (144,239) Salary increase rate
Dampak terhadap kewajiban manfaat pasti/
Impact on defined benefit obligation
Nilai kini kewajiban
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ Present value of
2023 Change in assumption benefit obligation 2023
Kenaikan/increase 1% (855,197)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 1,028,803 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 176,505
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (165,617) Salary increase rate
Halaman563
- 219 - Page
Page 588
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam perhitungan sensitivitas constant. When calculating the sensitivity of the
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial defined benefit obligation to significant actuarial
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini assumptions the same method (present value of
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan the defined benefit obligation calculated with the
metode projected unit credit di akhir periode) telah projected unit credit method at the end of the
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban reporting period) has been applied as when
pensiun yang diakui dalam laporan posisi calculating the pension liability recognised within
keuangan konsolidasian. the consolidated statement of financial position.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As of 31 December 2024 and 2023, plan assets
program terdiri dari: comprise the following:
2024 2023
Obligasi pemerintah 2,863,250 2,042,937 Government bonds
Penempatan langsung 1,907,794 1,677,546 Direct participation
Obligasi 1,318,947 1,477,500 Bonds
Saham 932,663 1,027,890 Shares
Properti 321,461 315,597 Property
Deposito 137,393 278,222 Time deposits
Deposito on call 31,923 29,230 On call deposits
Reksa Dana 50,648 76,138 Mutual funds
Lain-lain - 97,592 Others
7,564,079 7,022,652
Investasi telah terdiversifikasi dengan baik, Investments are well-diversified, such that the
sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan failure of any single investment would not have a
memberikan dampak material bagi seluruh material impact to the overall group of assets. The
kelompok aset. Proporsi terbesar aset investasi largest proportion of assets are invested in debt
ditempatkan pada instrumen utang. Diyakini bahwa instruments. Debt instruments are expected to
instrumen utang memberikan imbal hasil yang contribute best yields in the long term at an
paling baik dalam jangka panjang pada tingkatan acceptable risk level. For defined benefit program,
risiko yang dapat diterima. Untuk program manfaat most of the debt instruments are Government of
pasti sebagian besar instrumen surat utang Indonesia bonds and corporate bonds.
merupakan portofolio obligasi Pemerintah Republik
Indonesia dan obligasi korporasi di Indonesia.
Hasil yang diharapkan dari aset program The expected return on plan assets is determined
ditentukan dengan mempertimbangkan imbal hasil by considering the expected returns available on
yang diharapkan atas aset yang mengacu pada the assets in accordance with the current
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap investment policy. Expected yields on fixed interest
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada investments are based on gross redemption yields
tanggal pelaporan. Hasil yang diharapkan dari as of the reporting date. Expected returns on equity
investasi ekuitas dan properti mencerminkan and property investments reflect long-term real
tingkat imbal hasil jangka panjang aktual yang rates of return experienced in the respective
terjadi untuk tiap-tiap pasar. markets.
Bank terekspos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks through
imbalan kerja seperti risiko yang terekspos pada its employee benefit plans such as the exposed
program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil risks in defined benefit pension plan is the lower
investasi dibawah asumsi discount rate dan return on investment compared to assumption on
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. discount rate and the increase in the actual salary
Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang is higher than its assumption. These will cause an
dibayarkan kepada Dana Pensiun. increase in benefit paid to Pension Fund.
Halaman564
- 220 - Page
Page 589
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Untuk memastikan bahwa posisi investasi yang To ensure that the result of investments is
telah diatur dalam kerangka Asset Liability consistent with the Asset Liability Management
Management (ALMA), Bank melakukan (ALMA) framework, the Bank performs monitoring
pemantauan terhadap investasi atas program over the investment for the pension program (for
pensiun (baik iuran pasti maupun manfaat pasti) both defined benefit and contribution plans) and
dan memastikan tingkat investasi dimaksud performs action to ensure the return of investments
mencapai tingkat diskonto yang digunakan. Selain will meet the applicable discount rate. Apart from
itu, dilakukan implementasi kebijakan penyesuaian that, implementation of salary adjustment policy
gaji sesuai dengan asumsi yang telah digunakan has been performed in accordance to the
dalam perhitungan aktuaria untuk mengurangi assumptions used by actuarial calculation to reduce
selisih hasil perhitungan atas proyeksi imbalan the gap on the calculation of projected post-
kerja pasca kerja dengan realisasinya. employment benefits with its realization.
Rata-rata durasi kewajiban manfaat pasti pada The average duration of the defined benefit
tanggal 31 Desember 2024 adalah 10,42 tahun obligation as of 31 December 2024 is 10.42 years
(31 Desember 2023: 9,00 tahun). (31 December 2023: 9.00 years).
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted
pensiun yang tidak terdiskonto untuk Entitas Induk pension benefit for Parent Only is as follows:
adalah sebagai berikut:
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2024 31 December 2024
Pensiun 608,201 2,910,741 27,847,409 31,366,351 Pension
Cuti besar 152,254 619,185 2,166,152 2,937,591 Long leave
Penghargaan masa kerja 86,275 311,127 1,867,703 2,265,105 Gratuity
Total 846,730 3,841,053 31,881,264 36,569,047 Total
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2023 31 December 2023
Pensiun 533,638 2,804,070 21,221,091 24,558,799 Pension
Cuti besar 106,013 629,952 2,060,639 2,796,604 Long leave
Penghargaan masa kerja 31,959 353,650 1,754,823 2,140,432 Gratuity
Total 671,610 3,787,672 25,036,553 29,495,835 Total
Program pensiun iuran pasti Defined contribution pension plan
Bank juga memiliki program pensiun iuran pasti, The Bank also has a defined contribution pension
untuk karyawannya yang dikelola oleh Dana plan for its employees which is managed by Dana
Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, dimana kontribusi iuran Indonesia (Persero) Tbk, whereby the contribution
bank adalah sebesar 1,5% sampai dengan 6,5% of the Bank is 1.5% to 6.5% of the employees’
dari gaji karyawan sesuai jabatan karyawan, salaries according to the position of each
sedangkan kontribusi iuran karyawan adalah employee, while the contribution of employees is
sebesar 0,5% dari upah yang ditetapkan oleh Bank 0.5% of the employees’ salaries, determined by the
untuk karyawan tetap yang dipekerjakan sebelum Bank for employees hired before 1 September
tanggal 1 September 2005. Untuk karyawan tetap 2005. For employees hired after 1 September
yang dipekerjakan mulai tanggal 1 September 2005, the Bank and its employees contribute
2005, kontribusi Bank dan karyawan adalah 11.5% and 3.5%, respectively, of the employees’
masing-masing sebesar iuran 11,5% dan 3,5% dari salaries.
gaji karyawan.
Karyawan tetap yang bergabung dengan Bank Permanent employees who joined the Bank prior to
sebelum bulan September 2005, memiliki hak atas September 2005 are entitled to defined benefits
program pensiun manfaat pasti ditambah dengan pension plan plus defined contribution pension
program pensiun iuran pasti, atau imbalan kerja plan, or the benefits provided for under the Labor
yang disediakan sesuai dengan Undang-Undang Law No. 11 Tahun 2020 and its implementing
No. 11 Tahun 2020 dan peraturan penerapan regulation PP No. 35 Tahun 2021, whichever is
terkaitnya PP No. 35 Tahun 2021, mana yang lebih higher.
tinggi.
Halaman565
- 221 - Page
Page 590
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun iuran pasti (lanjutan) Defined contribution pension plan (continued)
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan Defined contribution pension expense that was
pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp271.374 charged to profit or loss amounted to Rp271,374
dan Rp246.060 masing-masing untuk periode and Rp246,060 for the period ended 31 December
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2024 and 2023, respectively.
2023.
Liabilitas atas imbalan pasca kerja meliputi uang The liability for post employment benefits consisted
jasa, uang pisah dan pesangon sesuai dengan of service payments, severance and termination
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020, PP benefits based on Undang-Undang Cipta Kerja No.
35/2021 dan kompensasi lainnya. 11/2020, PP 35/2021 and other compensations.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as long
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat service leave, permanent disability benefit and
permanen dan penghargaan jubilee dihitung jubilee awards are calculated using the projected
dengan menggunakan metode projected unit credit unit credit method and discounted to present value.
dan didiskontokan ke nilai kini.
Penilaian aktuarial atas imbalan kerja jangka The actuarial valuation of other long-term
panjang lainnya untuk periode/tahun yang berakhir employee benefits for the period/year ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 31 December 2024 and 31 December 2023 were
dilakukan oleh perusahaan konsultan aktuaria prepared by a registered independent actuarial
terdaftar independen, PT Towers Watson consulting firm, PT Towers Watson Purbajaga
Purbajaga dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method as stated
“Projected Unit Credit” sebagaimana yang in its reports dated 7 Januari 2025 and 2 January
tercantum dalam laporan masing-masing pada 2024, respectively.
tanggal 7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024.
Perubahan liabilitas imbalan kerja yang diakui Bank The movements of the employee benefits liability
pada laporan posisi keuangan konsolidasian recognised by the Bank in the consolidated
adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
2024 2023
Liabilitas bersih pada awal periode 2,628,569 2,324,859 Net liability at the beginning of the period
Expense recognised during
Biaya selama tahun berjalan 467,541 600,541 the current year
Penyesuaian atas Perubahan Metode Adjustments for Changes in
Atribusi - laba rugi (4,510) - Attribution Methods - Profit and Lost
Jumlah yang diakui pada penghasilan Total amount recognised in
komprehensif lain (56,020) 112,469 other comprehensive income
Penyesuaian atas Perubahan
Metode atribusi Adjustments for Changes in Attribution
Komprehensif lain - - other comprehensive income
Pembayaran imbalan (215,818) (409,300) Actual benefit payments
2,819,762 2,628,569
Biaya imbalan kerja yang dibebankan Bank pada Employee benefits expense recognised by Bank in
laporan laba rugi: profit or loss:
2024 2023
Biaya jasa kini 299,719 358,023 Current service cost
Biaya bunga 171,094 155,674 Interestcost
(Keuntungan)/Kerugian aktuaria Net actuarial (Gain)/Lost
periode berjalan - bersih (5,062) 86,844 recognised in current period
Penyesuaian atas Perubahan Adjustments for Changes
Metode atribusi (2,720) - in Attribution
Biaya yang dibebankan pada Expense recognised in
laba rugi 463,031 600,541 profit or loss
Halaman566
- 222 - Page
Page 591
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja Post employment benefits and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Biaya imbalan kerja yang dibebankan Bank pada Employee benefits expense recognised by Bank in
laporan laba rugi: (lanjutan) profit or loss: (continued)
2024 2023
Biaya imbalan pasti yang diakui pada Defined benefit cost recognised in
laba rugi 465,751 600,541 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui pada Remeasurement effect recognised
penghasilan komprehensif lainnya (56,020) 112,469 in other comprehensive income
Biaya imbalan pasti 409,731 713,010 Defined benefit cost
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: are:
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto per tahun 7.00% 6.75% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji 7.00 - 9.00% 7.00% Rate of salary increases
Pendapatan dari dana pensiun Interest credited to defined
iuran pasti 5.50% 5.50% contribution fund
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55-56 tahun/years 55 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Modifikasi Modifikasi Mortality rate
Tabel Mortalita Tabel Mortalita
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI2019)/ (TMI2019)/
Adjusted Mortality Adjusted Mortality
Table Indonesia Table Indonesia
2019 (TMI2019) 2019 (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat/ 10% dari tingkat/ Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 20-29 4.2% 4.2% Age 20-29
Umur 30-34 2.8% 2.8% Age 30-34
Umur 35-39 3.0% 3.0% Age 35-39
Umur 40-50 1.7% 1.7% Age 40-50
Umur 51-52 1.3% 1.3% Age 51-52
Umur >52 0.4% 0% Age >52
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasca kerja The sensitivity of other post benefit obligation to
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria changes in the actuarial assumptions is as follows:
adalah sebagai berikut:
Dampak
imbalan kerja jangka panjang lainnya/
Impact on
other long-term employee benefits
Nilai kini kewajiban
imbalan kerja/
Perubahan Asumsi/ Present value of Biaya jasa kini/
2024 Change in Assumption benefit obligation Current service cost 2024
Kenaikan/increase 1% (151,165) (4,838)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 169,753 5,465 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 241,009 8,751
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (200,400) (6,986) Salary increase rate
Halaman567
- 223 - Page
Page 592
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja Post employment benefits and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Dampak
imbalan kerja jangka panjang lainnya/
Impact on
other long-term employee benefits
Nilai kini kewajiban
imbalan kerja/
Perubahan Asumsi/ Present value of Biaya jasa kini/
2023 Change in Assumption benefit obligation Current service cost 2023
Kenaikan/increase 1% (145,466) (5,338)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 163,528 6,074 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 228,078 8,466
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (191,423) (6,789) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya actuarial assumption while holding all other
dianggap konstan. Dalam perhitungan sensitivitas assumptions constant. When calculating the
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial sensitivity of the defined benefit obligation to
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini significant actuarial assumptions, the same method
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan (present value of the defined benefit obligation
metode projected unit credit di akhir periode calculated with the projected unit credit method at
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam the end of the reporting period) has been applied
penghitungan kewajiban pensiun yang diakui as when calculating the pension liability recognised
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. within the consolidated statement of financial
position.
42. LABA PER SAHAM DASAR/DILUSIAN 42. BASIC/DILUTED EARNINGS PER SHARE
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS ATTRIBUTABLE TO EQUITY HOLDERS OF THE
INDUK PARENT ENTITY
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung Basic earnings per share is computed by dividing
dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan income for the year attributable to owners of the
kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata parent entity by the weighted average number of
tertimbang jumlah lembar saham biasa yang outstanding common shares during the related
beredar pada tahun bersangkutan. year.
2024 2023
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada Income for the year attributable
pemilik entitas induk 21,463,599 20,909,476 to owners of the parent entity
Rata-rata tertimbang jumlah lembar Weighted average number
saham biasa yang beredar of outstanding ordinary shares
(dalam nilai penuh) 37,289,742,787 37,256,798,316 (in full amount)
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to equity holders
pemilik entitas induk of the parent entity
(dalam Rupiah penuh) 576 561 (in full Rupiah amount)
Bank dan Entitas Anak tidak memiliki potensi Bank and Subsidiaries have no dilutive potential
saham yang bersifat dilutif. shares.
Halaman568
- 224 - Page
Page 593
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM 43. SHARE-BASED PAYMENT
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI’s Shareholders
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 29 Maret Annual General Meeting held on 29 March 2021,
2021 yang diaktakan dengan akta No. 14, yang notarized by deed No. 14, made before Notary
dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Fathiah Helmi, S.H., on the same date, the
dengan tanggal yang sama, RUPS telah shareholders approved the granting of authority
menyetujui untuk mengalihkan secara keseluruhan and approved to transfer all of the shares from the
saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2020 buyback that has been registered as
2020 yang disimpan sebagai saham treasuri treasury shares of 19,579,700 for the purpose of
sebanyak 19.579.700 saham dalam rangka the Employee Shares Ownership Program and the
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Board of Directors and the Board of
Program Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Commissioners share ownership program.
Dewan Komisaris.
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Furthermore, according to the Letter of the Ministry
Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- of State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
33/Wk2.MBU.A/10/2021 tanggal 1 Oktober 2021, 33/Wk2.MBU.A/10/2021 dated 1 October 2021, the
Menteri Negara BUMN telah menetapkan besarnya Minister of State-Owned Enterprises has
Jumlah Tantiem untuk Direksi dan Dewan determined the amount of Tantiem for the Board of
Komisaris atas kinerja Tahun Buku 2020. Directors and Board of Commissioners for the
Menindaklanjuti hal tersebut, dengan performance of Fiscal Year 2020. Following up on
memperhatikan ketentuan POJK this, taking into account to POJK No.45/POJK
No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata 03/2015 concerning the Implementation of Good
Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Corporate Governance in Providing Remuneration
Umum dan berdasarkan keputusan manajemen for Commercial Banks and based on
bahwa 20% dari jumlah Tantiem dibayarkan management’s decision that 20% of the amount of
sebagai remunerasi yang harus ditangguhkan dan Tantiem is paid as remuneration which must be
dibayarkan dalam bentuk saham untuk Direksi dan deferred and paid in the form of shares for Board of
Dewan Komisaris non Independen, serta dalam Directors and non Independent Board of
bentuk deposito bagi Komisaris Independen. Commissioners, as well as in the form of
deposits for Independent Commissioners.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted 5,724,673 shares as
disebutkan di atas pada tanggal 30 Desember mentioned above on 30 December 2021 with the
2021 sebanyak 5.724.673 lembar saham dengan opening lock-up period and the distribution are as
pembukaan periode lock-up beserta pembagiannya follows:
sebagai berikut:
1. Periode lock-up tahap I pada tanggal 5 Juni 1. First phase of the lock-up period on 5 June
2022 dengan jumlah saham sebesar 2022 with a total of 1,642,746 shares;
1.642.746 lembar saham;
2. Periode lock-up tahap II pada tanggal 5 Juni 2. Lock-up period phase II on 5 June 2023 with a
2023 dengan jumlah saham sebesar total of 1,642,738 shares;
1.642.738 lembar saham;
3. Periode lock-up tahap III pada tanggal 5 Juni 3. Lock-up period phase III on 5 June 2024 with a
2024 dengan jumlah saham sebesar total of 1,642,726 shares, and;
1.642.726 lembar saham; dan
4. Periode lock-up tahap IV pada tanggal 5 Juni 4. Lock-up period phase IV on 5 June 2025 with
2025 dengan jumlah saham sebesar 796.463 a total of 796,463 shares.
lembar saham.
Saham diberikan kepada Direksi dan Dewan Shares are granted to Board of Directors and
Komisaris tertentu berdasarkan pada pencapaian Board of Commissioners based on Bank’s
performa kinerja Bank. Harga eksekusi yang performance target achievement. The exercise
diberikan sama dengan harga pasar pada tanggal price of the granted options is equal to the market
pemberian yaitu sebesar Rp6.750 (nilai penuh). price at the grant date amounting to Rp6,750 (full
amount).
Halaman569
- 225 - Page
Page 594
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Selain itu, berdasarkan Keputusan Rapat Umum Other than that, based on the decision of the BNI’s
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Shareholders Annual General Meeting held on 15
Maret 2022 yang diaktakan dengan akta No. 22, March 2022, notarized by deed No. 22, made
yang dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., before Notary Fathiah Helmi, S.H., on the same
dengan tanggal yang sama, RUPS telah menyetujui date, the shareholders approved the granting of
untuk mengalihkan secara keseluruhan saham hasil authority and approved to transfer all of the shares
pembelian kembali (buyback) tahun 2021 yang from the 2021 buyback that has been registered as
disimpan sebagai saham treasuri sebanyak treasury shares of 24,682,600 for the purpose of
24.682.600 saham dalam rangka Program the Employee Shares Ownership Program and the
Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Program Board of Directors and the Board of
Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Dewan Commissioners share ownership program.
Komisaris.
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Badan Furthermore, according to the Letter of the Ministry
Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- of State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
23/Wk2.MBU.A/07/2022 tanggal 25 Juli 2022, 23/Wk2.MBU.A/07/2022 dated 25 July 2022, the
Menteri Negara BUMN telah menetapkan besarnya Minister of State-Owned Enterprises has
Jumlah Tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris determined the amount of Tantiem for the Board of
atas kinerja Tahun Buku 2021. Menindaklanjuti hal Directors and Board of Commissioners for the
tersebut, dengan memperhatikan ketentuan POJK performance of Fiscal Year 2021. Following up on
No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata this, taking into account to POJK No.45/POJK
Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank 03/2015 concerning the Implementation of Good
Umum dan berdasarkan keputusan manajemen Corporate Governance in Providing Remuneration
bahwa 10% dari jumlah Tantiem dibayarkan sebagai for Commercial Banks and based on
remunerasi yang harus ditangguhkan dan management’s decision that 10% of the amount of
dibayarkan dalam bentuk saham untuk Direksi dan Tantiem is paid as remuneration which must be
Dewan Komisaris Non Independen, serta dalam deferred and paid in the form of shares for Board of
bentuk deposito bagi Komisaris Independen. Directors and non Independent Board of
Commissioners, as well as in the form of deposits
for Independent Commissioners.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted 3,001,097 shares as
disebutkan di atas pada tanggal 29 Juli 2022 mentioned above on 29 July 2022 with the opening
sebanyak 3.001.097 lembar saham dengan lock-up period and the distribution are as follows:
pembukaan periode lock-up beserta pembagiannya
sebagai berikut:
1. Periode lock-up tahap I pada tanggal 5 Juni 1. First phase of the lock-up period on 5 June
2023 dengan jumlah saham sebesar 922.460 2023 with a total of 922,460 shares;
lembar saham;
2. Periode lock-up tahap II pada tanggal 5 Juni 2. Lock-up period phase II on 5 June 2024 with a
2024 dengan jumlah saham sebesar 1.039.325 total of 1,039,325 shares; and
lembar saham; dan
3. Periode lock-up tahap III pada tanggal 5 Juni 3. Lock-up period phase III on 5 June 2025 with a
2025 dengan jumlah saham sebesar 1.039.312 total of 1,039,312 shares.
lembar saham.
Saham diberikan kepada Direksi, Dewan Komisaris Shares are granted to Board of Directors, Board of
dan karyawan tertentu tersebut berdasarkan pada Commissioners and several employee based on
pencapaian performa kinerja Bank. Harga eksekusi Bank’s performance target achievement. The
yang diberikan sama dengan harga pasar pada exercise price of the granted options is equal to the
tanggal pemberian yaitu sebesar Rp7.850 (nilai market price at the grant date amounting to
penuh). Rp7,850 (full amount).
Halaman570
- 226 - Page
Page 595
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI Annual General
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Meeting of Shareholders (GMS) dated 15 March
2023 yang diaktakan dengan Akta No. 15 yang 2023 which was notarized by Deed No. 15 made
dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, SH, before Notary Ashoya Ratam, SH, M.Kn., on the
M.Kn., dengan tanggal yang sama, RUPS telah same date, the GMS has agreed to (1) Grant
menyetujui untuk (1) Memberikan wewenang dan authority and power to Series A Dwiwarna
kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Shareholders to determine the amount of bonuses
untuk menetapkan besarnya Tantiem untuk Tahun for the 2022 Financial Year (two thousand and
Buku 2022 (dua ribu dua puluh dua), serta twenty two), as well as determining
menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas salaries/honorariums, allowances, facilities and
dan insentif lainnya termasuk namun tidak terbatas other incentives including but not limited to Long
pada Long Term Incentive, bagi anggota Dewan Term Incentives, for members of the Board of
Komisaris untuk Tahun 2023 (dua ribu dua puluh Commissioners for 2023 (two thousand twenty
tiga). (2) Memberikan wewenang dan kuasa three). (2) Grant authority and power to the Board
kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu of Commissioners by first obtaining written
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang approval from the Series A Dwiwarna Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan to determine the amount of Tantiem for the 2022
besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2022 (dua Financial Year (two thousand twenty two), as well
ribu dua puluh dua), serta menetapkan as determine the salary/honorarium, allowances,
gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif facilities and other incentives including but not
lainnya termasuk namun tidak terbatas pada Long limited to Long Term Incentives, for members of
Term Incentive, bagi anggota Direksi untuk Tahun the Board of Directors for 2023 (two thousand
2023 (dua ribu dua puluh tiga). twenty three).
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Furthermore, based on the Letter of the Ministry of
Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
25/Wk2.MBU.A/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 25/Wk2.MBU.A/07/2023 dated 4 July 2023 was
kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Dewan then followed up with Board of Commissioners
Komisaris No. DK/84 tanggal 5 Juli 2023, pada Letter No. DK/84 dated 5 July 2023, on
tanggal 15 Februari 2024 Bank telah melakukan 15 February 2024 the Bank has paid share-based
pembayaran remunerasi berbasis saham dalam remuneration in the form of Long Term Incentive of
bentuk Long Term Incentive sebanyak 15.637.000 15,637,000 shares with the opening of the lock-up
lembar saham dengan pembukaan periode lock-up period in 2026 taking into account the holding
pada tahun 2026 dengan memperhatikan period provisions in accordance with the Long
ketentuan holding period sesuai ketentuan Long Term Incentive provisions BUMN in BUMN
Term Incentive BUMN pada Peraturan Menteri Ministerial Regulation No. PER-3/MBU/03/2023
BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ concerning Organs and Human Resources of
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik State-Owned Enterprises.
Negara.
Saham dialokasikan kepada Direksi dan Dewan Shares are allocated to the Board of Directors and
Komisaris yang menjabat sepanjang tahun 2023 Board of Commissioners who serve throughout
dan akan dimiliki sepenuhnya (eksekusi) setelah 2023 and will be fully owned (executed) after the
tanggal lock up dan holding period berdasarkan lock up date and holding period based on the
pada pencapaian performa kinerja Bank pada Bank's performance achievements in 2023-2025 as
tahun 2023-2025 sebagaimana yang telah agreed between members of the Board of Directors
diperjanjikan antara anggota Direksi dan Dewan and Board of Commissioners and the Ministry of
Komisaris dengan Kementerian BUMN. Harga BUMN . The execution price is the fair value price
eksekusi adalah harga fair value tahun 2026 yang in 2026 which has been calculated by an
telah dihitung oleh konsultan independen yaitu independent consultant, namely Rp4,704 (full
sebesar Rp4.704 (nilai penuh). amount).
Halaman571
- 227 - Page
Page 596
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Program Employee Stock Allocation (“ESA”) Employee Stock Allocation (“ESA”) Program
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI’s Shareholders
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Annual General Meeting held on 15 March 2022,
2022 yang diaktakan dengan akta No. 22, yang notarized by deed No. 22, made before Notary
dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Fathiah Helmi, S.H., on the same date, the
dengan tanggal yang sama, RUPS telah shareholders approved the granting of authority
menyetujui untuk mengalihkan secara keseluruhan and approved to transfer all of the shares from the
saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2021 buyback that has been registered as treasury
2021 yang disimpan sebagai saham treasuri shares of 24,682,600 for the purpose of the
sebanyak 24.682.600 saham dalam rangka Employee Shares Ownership Program and the
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Board of Directors and the Board of
Program Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Commissioners Shares Ownership program.
Dewan Komisaris. Menyetujui memberikan kuasa Approved and grant power and authority to
dan wewenang pelaksanaan Program Kepemilikan implement the Share Ownership Program for
Saham bagi Pegawai dan/atau Program Employees and/or Share Ownership Program for
Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan the Board of Directors and the Board of
Komisaris baik bersumber dari saham treasuri Commissioners, whether sourced from treasury
maupun sumber lainnya. shares or other source.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted shares as mentioned above
disebutkan di atas pada tanggal 2 Juni 2022 on 2 June 2022 as many as 67,795,400 shares
sebanyak 67.795.400 lembar saham yang with the opening lock-up period and the distribution
mempunyai pembukaan periode lock-up dengan are as follows:
tahapan sebagai berikut:
1. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 1. First phase of the lock-up period on 2 June
tanggal 2 Juni 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 47,938,100 shares;
sebesar 47.938.100 lembar saham,
2. Pembukaan periode lock-up tahap II pada 2. Lock-up period phase II on 2 June 2024 with a
tanggal 2 Juni 2024 dengan jumlah saham total of 10,854,800 shares; and
sebesar 10.854.800 lembar saham, dan
3. Pembukaan periode lock-up tahap III pada ϯ͘ Lock-up period phase III on 2 June 2025 with
tanggal 2 Juni 2025 dengan jumlah saham a total of 9,002,500 shares͘
sebesar 9.002.500 lembar saham.
Saham diberikan kepada direksi dan karyawan Shares are granted to directors and to selected
tertentu berdasarkan pada pencapaian performa employees based on Bank’s performance target
kinerja Bank. Harga eksekusi yang diberikan sama achievement. The exercise price of the granted
dengan harga pasar pada tanggal pemberian yaitu options is equal to the market price at the grant
sebesar Rp8.850 (nilai penuh). date amounting to Rp8,850 (full amount).
Pada tanggal 29 Desember 2022, Bank On 29 December 2022, The Bank has granted
memberikan saham sebanyak 10.355.756 lembar shares as many as 10,355,756 shares with the
saham yang mempunyai pembukaan periode lock- opening lock-up period and the distribution are as
up dengan tahapan sebagai berikut: follows:
1. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 1. First phase of the lock-up period on 2 June
tanggal 2 Juni 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 7,975,689 shares;
sebesar 7.975.689 lembar saham;
2. Pembukaan periode lock-up tahap II pada 2. Lock-up period phase II on 2 June 2024 with a
tanggal 2 Juni 2024 dengan jumlah saham total of 622,400 shares;
sebesar 622.400 lembar saham;
3. Pembukaan periode lock-up tahap III pada 3. Lock-up period phase III on 2 June 2025 with
tanggal 2 Juni 2025 dengan jumlah saham a total of 1,551,800 shares; and
sebesar 1.551.800 lembar saham; dan
4. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 4. First phase of the lock-up period on 29 March
tanggal 29 Maret 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 102,933 shares;
sebesar 102.933 lembar saham;
Halaman572
- 228 - Page
Page 597
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Program Performance Stock Bonus Performance Stock Bonus Program
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI Annual General
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Meeting of Shareholders (GMS) dated 15 March
2023 yang diaktakan dengan Akta No. 15 yang 2023 which was notarized by Deed No. 15 made
dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, SH, before Notary Ashoya Ratam, SH, M.Kn., on the
M.Kn., dengan tanggal yang sama, RUPS telah same date, the GMS has decided to agreed the
menyetujui untuk pembelian kembali saham buyback of the Company's shares which have
Perseroan (buyback) dan pengalihan saham hasil been issued and listed on the Indonesia Stock
buyback yang disimpan sebagai saham treasuri Exchange (IDX) for the full nominal amount
(treasury stock), dengan nilai buyback sebesar- buyback maximum Rp905,000 for the purpose of
sebesarnya Rp905.000, dalam rangka program the Employee Stock Ownership Program and/or
Kepemilikan Saham bagi Pegawai dan/atau the Management Ownership Program for Directors
Program Kepemilikan Saham bagi Direksi dan and Board of Commissioners as one of the options
Dewan Komisaris sebagai salah satu opsi for utilizing from buybacks which are held as
pengalihan saham hasil pembelian kembali treasury stock. Approved and grant power and
(buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri authority to implement the Employee Stock
(treasury stock). Menyetujui memberikan kuasa Ownership Program and/or the Management
dan wewenang pelaksanaan Program Kepemilikan Ownership Program to Company Directors to
Saham bagi Pegawai dan/atau Program implement the Employee Stock Ownership
Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan Program; in compliance with applicable laws and
Komisaris kepada Direksi Perseroan untuk regulations.
melaksanakan Program Kepemilikan Saham bagi
Pegawai; dengan tetap memperhatikan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 16 April 2024, Bank memberikan On 16 April 2024, The Bank has granted shares as
saham sebanyak 24.877.600 lembar saham, yang many as 24,877,600 shares with the opening lock-
akan dimiliki sepenuhnya (eksekusi) setelah up period and the distribution are as based on
tanggal lock up dan holding period berdasarkan Bank’s performance target achievement which has
pada pencapaian performa kinerja Bank tahun been set or a year after allocation date and vested.
2024 yang telah ditetapkan; dan atau setelah 1
(satu) tahun tanggal alokasi dan vesting.
Harga saham Performance Stock Bonus sama The exercise price of the granted options is equal
dengan harga pasar pada tanggal pemberian yaitu to the market price at the grant date amounting to
sebesar Rp5.200 (nilai penuh). Rp5,200 (full amount).
44. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 44. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2024 2023
Tagihan komitmen Commitment receivables
Pembelian berjangka mata uang asing Unsettled purchased of foreign
yang belum diselesaikan 211,119,603 95,742,672 currency futures
Lain-lain 87,401 83,611 Others
211,207,004 95,826,283
Liabilitas komitmen Commitment payables
Penjualan berjangka mata uang asing Sales of foreign currency
yang belum diselesaikan 210,837,973 95,576,152 futures unresolved
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 57,552,807 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 9,952,660 16,854,306 letters of credit
Lainnya 87,401 83,611 Others
278,430,841 168,397,330
Halaman573
- 229 - Page
Page 598
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 44. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
2024 2023
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Garansi bank yang diterima 27,161,836 23,425,868 Bank guarantees received
Pendapatan bunga dalam Interest receivable on non
penyelesaian 11,789,678 12,030,214 performing assets
Lainnya 533,640 458,646 Others
39,485,154 35,914,728
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
Garansi yang diterbitkan dalam bentuk: Guarantees issued in the form of:
Performance bonds 29,531,031 29,116,032 Performance bonds
Standby letters of credit 20,640,452 15,062,455 Standby letters of credit
Advance payment bonds 12,001,829 11,950,470 Advance payment bonds
Bid bonds 1,560,292 1,182,756 Bid bonds
Garansi bank lainnya 9,717,376 9,465,418 Other bank guarantees
Lainnya 3,119,342 2,000,569 Others
76,570,322 68,777,700
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi Commitments and contingent transactions in the
dalam kegiatan normal Grup yang mempunyai normal course of the Group’s activities that have
risiko kredit adalah sebagai berikut: credit risk are as follows:
2024 2023
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Pihak berelasi (Catatan 45r) 22,790,386 22,324,075 Related parties (Note 45r)
Pihak ketiga 50,660,594 44,453,056 Third parties
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Pihak berelasi (Catatan 45s) 3,908,349 12,275,824 Related parties (Note 45s)
Pihak ketiga 6,044,311 4,578,482 Third parties
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan Unused loan facilities
Pihak berelasi (Catatan 45t) 16,171,508 9,204,717 Related parties (Note 45t)
Pihak ketiga 41,381,299 46,678,544 Third parties
140,956,447 139,514,698
Informasi tambahan terkait kolektabilitas yang The following additional information presented in
disajikan merupakan informasi yang disyaratkan relation to collectibility required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards are disclosed in
Standar Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Note 59k.
Catatan 59k.
Halaman574
- 230 - Page
Page 599
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan into certain transactions with parties which are
kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah same ultimate shareholder. All transactions with
dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah related parties have met the agreed terms and
disepakati bersama. conditions.
a. Jenis hubungan a. Type of relationships
Hubungan pihak berelasi sebagai Related party relationship as the
pemegang saham utama controlling shareholder
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian The Government of Republic of Indonesia through
Keuangan the Ministry of Finance
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia Republic of Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Kesehatan Kesehatan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara
Perum BULOG dan Entitas Anak Perum BULOG and Subsidiaries
Perum DAMRI Perum DAMRI
Perum Jasa Tirta I Perum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta II Perum Jasa Tirta II
Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan
Penerbangan Indonesia Navigasi Penerbangan Indonesia
Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
Perum Percetakan Uang Republik Indonesia Perum Percetakan Uang Republik Indonesia
(“Perum Peruri”) dan Entitas Anak (“Perum Peruri”) and Subsidiaries
Perum Perhutani dan Entitas Anak Perum Perhutani and Subsidiaries
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta
Perum Perumnas Perum Perumnas
Perum Produksi Film Negara Perum Produksi Film Negara
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Adhi Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Amarta Karya (Persero) PT Amarta Karya (Persero)
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Entitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia (Persero) Indonesia (Persero)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and Subsidiaries
Halaman575
- 231 - Page
Page 600
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia (lanjutan) Republic of Indonesia (continued)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Barata Indonesia (Persero) PT Barata Indonesia (Persero)
PT Bio Farma (Persero) PT Bio Farma (Persero)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT Boma Bisma Indra (Persero) PT Boma Bisma Indra (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Danareksa (Persero) dan Entitas Anak PT Danareksa (Persero) and Subsidiaries
PT Djakarta Lloyd (Persero) dan Entitas Anak PT Djakarta Lloyd (Persero) and Subsidiaries
PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Hutama Karya (Persero) dan Entitas Anak PT Hutama Karya (Persero) and Subsidiaries
PT Indah Karya (Persero) PT Indah Karya (Persero)
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
PT Indra Karya (Persero) PT Indra Karya (Persero)
PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) dan Entitas Anak PT Industri Kereta Api (Persero) and Subsidiaries
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Jasa Marga (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Entitas Anak PT Kereta Api Indonesia (Persero) and Subsidiaries
PT Krakatau Steel (Persero) dan Entitas Anak PT Krakatau Steel (Persero) and Subsidiaries
PT Len Industri (Persero) dan Entitas Anak PT Len Industri (Persero) and Subsidiaries
PT PDI Pulau Batam (Persero) PT PDI Pulau Batam (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Entitas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT PANN (Persero) dan Entitas Anak PT PANN (Persero) and Subsidiaries
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk and
Entitas Anak Subsidiaries
Halaman576
- 232 - Page
Page 601
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia (lanjutan) Republic of Indonesia (continued)
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan Entitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Pertamina (Persero) dan Entitas Anak PT Pertamina (Persero) and Subsidiaries
PT Perusahaan Listrik Negara (“PLN”) (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (“PLN”) (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Pos Indonesia (Persero) dan Entitas Anak PT Pos Indonesia (Persero) and Subsidiaries
PT Primissima (Persero) PT Primissima (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Semen Kupang (Persero) PT Semen Kupang (Persero)
PT Taspen (Persero) dan Entitas Anak PT Taspen (Persero) and Subsidiaries
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
PT Virama Karya (Persero) PT Virama Karya (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Waskita Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Yodya Karya (Persero) PT Yodya Karya (Persero)
Pengendalian Kegiatan Bank Control on Bank’s Activities
Manajemen Kunci Key Management
Berdasarkan Kepemilikan dan/atau By Ownership and/or Management
Kepengurusan
Dana Pensiun (“DP”) BNI Dana Pensiun (“DP”) BNI
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) BNI Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) BNI
PT Asuransi Tripakarta PT Asuransi Tripakarta
Halaman577
- 233 - Page
Page 602
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 40,263 50,137 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 2,357 1,368 Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 354 749 Negara (Persero) Tbk
42,974 52,254
c. Penempatan pada bank lain dan Bank c. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,097,013 97,300 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 473,178 648,420 Negara (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 50,000 464,901 Indonesia (Persero) Tbk
1,620,191 1,210,621
d. Efek-efek d. Marketable securities
2024 2023
PT Danareksa (Persero) 2,758,639 2,750,852 PT Danareksa (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 1,980,975 2,532,018 Indonesia (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 1,675,069 1,321,967 of The Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,278,725 1,252,790 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 719,619 784,178 PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 689,192 1,117,420 Indonesia (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 386,870 391,263 PT Hutama Karya (Persero)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 221,354 240,173 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 117,269 396,403 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Pertamina (Persero) 69,078 72,214 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 65,718 62,056 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 49,917 50,574 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 49,456 76,002 Company (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 41,635 9,943 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 24,487 240,464 Negara (Persero) Tbk
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 24,465 9,693 Aluminium (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 4,825 119,177 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 122 170 Perumahan (Persero) Tbk
10,157,415 11,427,357
Halaman578
- 234 - Page
Page 603
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
e. Obligasi Pemerintah e. Government Bonds
2024 2023
The Government of
Pemerintah Republik Indonesia 126,661,172 125,021,175 The Republic of Indonesia
f. Wesel ekspor dan tagihan lainnya f. Bills and other receivables
2024 2023
PT Brantas Abipraya (Persero) 1,905,957 1,848,749 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 1,638,492 1,260,603 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 993,367 1,549,938 PT Hutama Karya (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 668,801 1,432,156 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Danareksa (Persero) 321,559 310,588 PT Danareksa (Persero)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 254,117 150,573 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 203,485 1,168,480 Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 106,144 611,292 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 104,616 1,746,168 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 12,198 6,693 PT Krakatau Steel (Persero)
6,208,736 10,085,240
g. Tagihan akseptasi g. Acceptance receivables
2024 2023
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 1,218,513 1,410,741 Perumahan (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 445,931 484,791 PT Hutama Karya (Persero)
PT Perkebunan PT Perkebunan
Nusantara III (Persero) 292,727 - Nusantara III (Persero)
PT Len Industri (Persero) 266,911 150,809 PT Len Industri (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 211,199 73,208 Company (Persero)
PT Danareksa (Persero) 146,704 350,329 PT Danareksa (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 59,769 275,728 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 41,509 79,200 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Brantas Abipraya (Persero) 38,703 86,405 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 34,070 36,935 Indonesia (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 31,933 64,903 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 17,884 105,675 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 10,861 - PT Krakatau Steel (Persero)
PT Pertamina (Persero) 8,546 - PT Pertamina (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk - 40,231 Indonesia (Persero) Tbk
2,825,260 3,158,955
Halaman579
- 235 - Page
Page 604
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
h. Tagihan derivatif h. Derivative receivables
2024 2023
PT PLN (Persero) 228,720 8,319 PT PLN (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 57,994 19,279 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 31,689 1,855 Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 20,471 8,486 Company (Persero)
PT Pertamina (Persero) 2,567 - PT Pertamina (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 391 - PT Garuda Indonesia (Persero)
341,832 37,939
i. Pinjaman yang diberikan i. Loans
2024 2023
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 36,774,522 11,969,049 of The Republic of Indonesia
Perum BULOG 19,742,438 15,683,736 Perum BULOG
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 14,511,463 13,976,854 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 11,476,159 11,546,283 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 8,538,268 7,950,153 PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 7,821,688 4,518,679 Indonesia (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 7,577,536 7,026,449 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) 7,540,939 8,330,263 PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 4,699,123 4,613,234 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 4,687,982 3,352,414 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Pertamina (Persero) 4,288,892 6,677,809 PT Pertamina (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 4,055,706 4,746,715 Company (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 3,695,998 3,591,933 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Len Industri (Persero) 3,583,348 3,813,123 PT Len Industri (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 3,244,823 1,062,328 Aluminium (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 3,019,880 3,667,076 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Bio Farma (Persero) 2,171,366 1,602,806 PT Bio Farma (Persero)
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 2,065,008 2,223,742 Indonesia (Persero)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1,995,018 1,285,844 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 1,813,312 1,655,238 PT Hutama Karya (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 1,667,599 2,229,313 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 925,702 702,235 Indonesia (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 870,708 879,049 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 631,450 998,328 Indonesia (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 540,958 412,127 Perumahan (Persero) Tbk
PT Pos Indonesia (Persero) 369,777 303,997 PT Pos Indonesia (Persero)
PT Barata Indonesia (Persero) - 335,884 PT Barata Indonesia (Persero)
Lain-lain 1,093,026 1,204,659 Others
159,402,689 126,359,320
Halaman580
- 236 - Page
Page 605
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
j. Investasi pada entitas asosiasi dan j. Investment in associates and equity
penyertaan saham investments
2024 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 12,748,127 11,283,466 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Fintek Karya Nusantara 369,614 377,547 PT Fintek Karya Nusantara
13,117,741 11,661,013
k. Simpanan nasabah k. Deposits from customers
2024 2023
Entitas dikendalikan melalui Entities controlled through the
Pemerintah Republik Indonesia 112,692,952 151,973,948 Government of Republic of Indonesia
Manajemen Kunci 140,859 106,442 Key Management
112,833,811 152,080,390
l. Simpanan dari bank lain l. Deposits from other banks
2024 2023
Entitas dikendalikan melalui Entities controlled through the
Pemerintah Republik Indonesia 4,164,697 2,705,107 Government of Republic of Indonesia
m. Efek-efek yang diterbitkan m. Securities issued
2024 2023
BPJS Ketenagakerjaan 629,938 629,800 BPJS Ketenagakerjaan
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 619,938 719,771 of The Republic of Indonesia
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 352,030 116,059 Indonesia (Persero) Tbk
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 85,976 91,960 Indonesia (Persero)
DPLK BNI 59,982 59,973 DPLK BNI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 55,983 55,975 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Asabri (Persero) 39,996 39,987 PT Asabri (Persero)
PT Reasuransi Indonesia PT Reasuransi Indonesia
Utama (Persero) 19,998 19,994 Utama (Persero)
DP BNI 14,995 14,993 DP BNI
PT Pertamina (Persero) 12,996 5,997 PT Pertamina (Persero)
PT Danareksa (Persero) - 9,996 PT Danareksa (Persero)
1,891,832 1,764,505
Halaman581
- 237 - Page
Page 606
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
n. Pinjaman yang diterima n. Borrowings
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,525,654 772,307 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 48,557 51,861 of The Republic of Indonesia
1,574,211 824,168
o. Efek-efek subordinasi o. Subordinated securities
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3,218 3,078 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
p. Liabilitas derivatif p. Derivative payables
2024 2023
PT PLN (Persero) 69,964 80 PT PLN (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 37,180 4,264 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Pertamina (Persero) 26,893 121,447 PT Pertamina (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 20,803 2,895 Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) - 7,452 Company (Persero)
154,840 136,138
q. Liabilitas akseptasi q. Acceptance payables
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 834,268 893,585 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 41,394 - Indonesia (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 18,084 - PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 7,006 20,457 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 3 - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk - 138,134 Indonesia (Persero) Tbk
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) - 10,754 Aluminium (Persero)
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - 4,467 Negara (Persero) Tbk
PT Biro Klasifikasi Indonesia - 2,905 PT Biro Klasifikasi Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk - 298 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
900,755 1,070,600
Halaman582
- 238 - Page
Page 607
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
r. Garansi bank yang diterbitkan r. Bank guarantees issued
2024 2023
PT Pertamina (Persero) 4,728,735 2,512,652 PT Pertamina (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 3,114,170 2,119,528 Company (Persero)
PT Hutama Karya (Persero) 2,964,796 3,522,061 PT Hutama Karya (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,942,939 1,696,927 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1,761,163 1,661,600 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 1,648,980 2,490,682 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1,596,544 1,677,400 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Danareksa (Persero) 1,549,760 1,608,943 PT Danareksa (Persero)
PT Len Industri (Persero) 781,896 646,521 PT Len Industri (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) 551,718 652,926 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 514,688 680,357 Perumahan (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 363,999 1,038,203 PT PLN (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 301,927 471,088 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) 164,897 143,017 PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 150,375 185,112 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 96,802 111,384 Indonesia (Persero) Tbk
Perum Peruri 89,932 7,456 Perum Peruri
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 72,760 5,915 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 62,792 68,938 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Pengembangan Pariwisata PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia ITDC (Persero) 58,199 53,671 Indonesia ITDC (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) 50,870 614,178 PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Asuransi Tripakarta 48,287 67,756 PT Asuransi Tripakarta
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 45,025 36,719 Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 38,019 33,821 Indonesia (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 36,551 112,136 Indonesia (Persero)
PT Virama Karya (Persero) 35,649 24,120 PT Virama Karya (Persero)
PT Indra Karya (Persero) 6,655 7,358 PT Indra Karya (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 5,249 34,452 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Amarta Karya (Persero) 2,403 - PT Amarta Karya (Persero)
PT Pos Indonesia (Persero) 1,701 1,746 PT Pos Indonesia (Persero)
PT Barata Indonesia (Persero) 1,650 13,483 PT Barata Indonesia (Persero)
Perum Perumnas 601 601 Perum Perumnas
PT Industri Telekomunikasi PT Industri Telekomunikasi
Indonesia (Persero) 308 - Indonesia (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 196 1,066 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 76 222 Aluminium (Persero)
PT Bio Farma (Persero) 74 633 PT Bio Farma (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) - 11,460 PT Djakarta Lloyd (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia - 4,206 of The Republic of Indonesia
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) - 3,614 Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) - 1,159 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Yodya Karya (Persero) - 911 PT Yodya Karya (Persero)
PT Primissima (Persero) - 53 PT Primissima (Persero)
22,790,386 22,324,075
Halaman583
- 239 - Page
Page 608
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
s. Irrevocable Letters of Credit s. Irrevocable Letters of Credit
2024 2023
PT Pertamina (Persero) 1,017,057 853,704 PT Pertamina (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) 573,806 - PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 548,384 641,546 Perumahan (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 413,435 524,532 Company (Persero)
Perum BULOG 398,922 8,336,405 Perum BULOG
PT Len Industri (Persero) 337,571 402,481 PT Len Industri (Persero)
PT Hutama Karya (Persero) 185,879 233,435 PT Hutama Karya (Persero)
PT PLN (Persero) 135,576 419,602 PT PLN (Persero)
PT Danareksa (Persero) 91,521 164,632 PT Danareksa (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 82,114 97,909 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 27,117 93,358 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 22,597 31,917 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Perum Peruri 21,665 5,508 Perum Peruri
PT Perkebunan Nusantara III PT Perkebunan Nusantara III
(Persero) 11,122 - (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 11,051 145,884 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) 10,802 - Indonesia (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) 10,256 21,852 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 8,682 271,156 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 792 - Aluminium (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia - 29,003 of The Republic of Indonesia
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) - 2,900 Indonesia (Persero)
3,908,349 12,275,824
t. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik t. Unused loan facilities
2024 2023
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 5,841,173 4,112,175 of The Republic of Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 3,687,389 32,635 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 2,713,792 1,264,028 Company (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 1,208,377 1,155,151 PT Krakatau Steel (Persero)
PT PLN (Persero) 1,014,647 - PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 902,905 521,379 Indonesia (Persero) Tbk
PT Len Industri (Persero) 211,191 288,728 PT Len Industri (Persero)
Perum BULOG 155,218 11,000 Perum BULOG
PT Hutama Karya (Persero) 152,571 130,451 PT Hutama Karya (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 115,156 20,955 Indonesia (Persero)
Manajemen Kunci 61,177 57,198 Key Management
PT Brantas Abipraya (Persero) 25,000 25,000 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Pertamina (Persero) 19,261 938 PT Pertamina (Persero)
PT Virama Karya (Persero) 15,556 22,569 PT Virama Karya (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 10,226 641 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 5,206 7,146 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 5,073 133 Aluminium (Persero)
BPJS Kesehatan 5,026 - BPJS Kesehatan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 3,957 286 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 3,579 - Indonesia (Persero)
Halaman584
- 240 - Page
Page 609
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
t. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik t. Unused loan facilities (continued)
(lanjutan)
2024 2023
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 2,944 767 Indonesia (Persero)
PT Perkebunan Nusantara III PT Perkebunan Nusantara III
(Persero) 2,188 646 (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 1,934 2,406 Perumahan (Persero) Tbk
Perum Peruri 1,711 89 Perum Peruri
PT Danareksa (Persero) 1,277 50,000 PT Danareksa (Persero)
PT Bio Farma (Persero) 1,095 - PT Bio Farma (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 966 - PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Asuransi Tripakarta 961 - PT Asuransi Tripakarta (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 821 - PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Garuda Indonesia (Persero) 447 4,751 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Primissima (Persero) 393 - PT Primissima (Persero)
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 270 - PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) 21 - PT Djakarta Lloyd (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) - 1,100,000 PT Jasa Marga (Persero)
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) - 300,000 Indonesia (Persero)
PT Pos Indonesia (Persero) - 95,645 PT Pos Indonesia (Persero)
16,171,508 9,204,717
u. Gaji dan tunjangan u. Salaries and employees’ benefits
2024
Imbalan kerja Pesangon
Imbalan kerja jangka panjang pemutusan
jangka pendek/ lainnya/ kontrak kerja/
short-term other long- termination
benefit term benefit benefit Total
Dewan Komisaris 32,020 172,380 4,632 209,032 Board of Commissioners
Direksi 75,344 403,965 10,685 489,994 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 261,104 58,016 - 319,120 SEVP, EVP and SVP
369,898 634,361 15,317 1,019,576
2023
Imbalan kerja Pesangon
Imbalan kerja jangka panjang pemutusan
jangka pendek/ lainnya/ kontrak kerja/
short-term other long- termination
benefit term benefit benefit Total
Dewan Komisaris 29,412 90,700 4,259 124,371 Board of Commissioners
Direksi 70,593 224,301 10,794 305,688 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 241,192 48,550 - 289,742 SEVP, EVP and SVP
342,627 363,551 15,053 721,231
Halaman585
- 241 - Page
Page 610
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
Rincian saldo transaksi dengan pihak-pihak The details of balances of transactions with related
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan parties as of 31 December 2024 and 2023 are as
2023 adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Aset Assets
Giro pada bank lain 42,974 52,254 Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 1,620,191 1,210,621 and Bank Indonesia
Efek-efek 10,157,415 11,427,357 Marketable securities
Obligasi pemerintah 126,661,172 125,021,175 Government bonds
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 6,208,736 10,085,240 Bills and other receivables
Tagihan akseptasi 2,825,260 3,158,955 Acceptance receivables
Tagihan derivatif 341,832 37,939 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 159,402,689 126,359,320 Loans
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
dan penyertaan saham 13,117,741 11,661,013 and equity investments
Jumlah aset kepada pihak-pihak
berelasi 320,378,010 289,013,874 Total assets with related parties
Jumlah aset konsolidasian 1,129,805,637 1,086,663,986 Total consolidated assets
Persentase jumlah aset kepada Percentage of total assets with
pihak-pihak berelasi terhadap related parties to total
jumlah aset konsolidasian 28.4% 26.6% consolidated assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 112,833,811 152,080,390 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 4,164,697 2,705,107 Deposits from other banks
Efek-efek yang diterbitkan 1,891,832 1,764,505 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1,574,211 824,168 Borrowings
Efek-efek subordinasi 3,218 3,078 Subordinated securities
Liabilitas derivatif 154,840 136,138 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 900,755 1,070,600 Acceptance payables
Jumlah liabilitas kepada
pihak-pihak berelasi 121,523,364 158,583,986 Total liabilities with related parties
Jumlah liabilitas konsolidasian 962,619,084 931,931,466 Total consolidated liabilities
Persentase jumlah liabilitas kepada Percentage of total liabilities with
pihak-pihak berelasi terhadap related parties to total
jumlah liabilitas konsolidasian 12.6% 17.0% consolidated liabilities
46. SEGMEN OPERASI 46. OPERATING SEGMENT
Grup menerapkan Konsep 3 Dimensi untuk The Group applies the 3 Dimensional Concept for
penilaian kinerja secara internal yaitu Dimensi internal performance assessment, namely
Segmen, Dimensi Channel dan Dimensi Produk. Segment, Channel and Product Dimensions. For
Untuk kepentingan pelaporan Segmen, maka the purpose of Segment reporting, what is reported
yang dilaporkan adalah berdasarkan Dimensi is based on the Segment Dimension.
Segmen.
Halaman586
- 242 - Page
Page 611
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 46. OPERATING SEGMENT (continued)
Dibawah ini adalah penjelasan mengenai Below is an explanation of the reporting of each
pelaporan masing-masing segmen per segment as of 31 December 2024 and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
• Wholesale & International Banking: • Wholesale & International Banking:
termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan including loans, customer deposits and other
nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik transactions belonging to corporate
nasabah korporasi, baik BUMN dan badan customers, both BUMN and private business
usaha swasta termasuk institusi keuangan dan entities including financial institutions and
nasabah kantor cabang luar negeri. overseas branch customers.
• Institutional Banking: termasuk pinjaman • Institutional Banking: including loans,
yang diberikan, simpanan nasabah dan dan customer deposits and other transactions
transaksi-transaksi lainnya milik nasabah belonging to customers of Ministries,
Kementerian, Lembaga Pemerintah, yayasan Government Institutions, foundations and
dan universitas. universities.
• Enterprises & Commercial Banking: • Enterprises & Commercial Banking :
termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan including loans, customer deposits and other
nasabah dan dan transaksi-transaksi lainnya transactions belonging to customers of
milik nasabah dengan skala middle/commercial.
menengah/komersial.
• Retail Banking: termasuk pinjaman yang • Retail Banking: including loans, customer
diberikan, simpanan nasabah dan transaksi- deposits and other transactions belonging to
transaksi lainnya milik nasabah SME, kredit consumer customers including SME, credit
program dan konsumer termasuk kredit program, and consumer financing loans
pembiayaan konsumsi termasuk kredit including home ownership loans, credit cards,
kepemilikan rumah, kartu kredit serta produk other products and services such as third party
dan jasa lainnya seperti dana pihak ketiga, funds, payment transactions and other
transaksi pembayaran dan transaksi-transaksi transactions belonging to customers individual.
lainnya milik nasabah perorangan.
• Treasury: terkait dengan kegiatan treasuri • Treasury: related to the Bank’s treasury
Bank termasuk transaksi valuta asing, money activities including foreign exchange
market, fixed income dan pasar modal. transactions, money market, fixed income, and
capital market.
• Kantor Pusat: terutama mengelola aset dan • Head Office: mainly manages the Group’s
liabilitas Grup selain yang telah dikelola oleh assets and liabilities in addition to those
segmen operasi lainnya termasuk menerima already managed by other operating segments
alokasi biaya atas penyediaan jasa servis including receiving cost allocation for
secara sentralisasi kepada segmen lainnya centralised service provision to other
serta pendapatan/biaya yang tidak teralokasi segments as well as revenues/costs that are
ke pelaporan segmen lainnya. not allocated to other segment reporting.
• Entitas Anak: seluruh transaksi yang • Subsidiaries: all transactions conducted by
dilakukan oleh Entitas Anak yang bergerak di Subsidiaries engaged in insurance, consumer
bidang asuransi, pembiayaan konsumen, financing, banking, venture capital and
perbankan, modal ventura dan sekuritas. securities.
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum Performance is measured based on segment profit
pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam before income tax, as included in the internal
laporan internal manajemen yang ditelaah oleh management reports that are reviewed by the
Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan Bank’s Management. Segment profit is used to
untuk mengukur kinerja dimana manajemen measure performance of that business segment as
berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling management believes that such information is the
relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut most relevant in evaluating the results of those
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam segments relative to other entities that operate
industri tersebut. within these industries.
Halaman587
- 243 - Page
Page 612
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 46. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha Information relating to the Group’s main business
yang utama dari Grup pada tahun 31 Desember segments as of 31 December 2024 and 2023 is
2024 dan 2023 disajikan dalam tabel di bawah ini: presented in the table below:
2024
Wholesale & Enterprises & Penyesuaian
International Commercial dan
Banking/ Institutional Banking/ Retail eliminasi/
Wholesale & Banking/ Enterprises & Banking/ Kantor Adjustment
International Institutional Commercial Retail Treasuri/ Pusat/ Entitas Anak/ and Konsolidasian/
Banking Banking Banking Banking Treasury Head Office Subsidiaries elimination**) Consolidation
Pendapatan Interest Income
Bunga - Bersih*) 10,122,463 2,559,885 5,027,781 20,890,487 887,462 - 990,152 1,975 40,480,205 - Net*)
Pendapatan
Premi - Bersih - - - - - - 1,723,862 (52) 1,723,810 Premium Income - Net
Pendapatan
Operasional Other Operating
Lainnya 4,809,272 138,977 2,783,360 10,331,957 2,066,255 1,687,952 988,617 (495,485) 22,310,905 Income
Pembentukan
Cadangan Allowance for
Penurunan Nilai 2,073,048 (19,029) (2,544,728) (6,698,305) 5,030 (796,695) (229,883) - (8,210,562) Impairment Losses
Beban
Operasional Other Operating
Lainnya (4,466,624) (977,464) (2,598,799) (15,288,903) (213,018) (3,800,879) (2,792,025) 449,267 (29,688,445) expenses
Laba (Rugi) Operating Income
Operasional 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (2,909,622) 680,723 (44,295) 26,615,913 (Loss)
Pendapatan
(Beban) Bukan Non Operating
Operasional - Income (Expense)
Bersih - - - - - 85,292 (119,418) (1,329) (35,455) - Net
Laba Sebelum
Pajak 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (2,824,330) 561,305 (45,624) 26,580,458 Income Before Tax
Beban Pajak - - - - - (4,858,442) (52,619) - (4,911,061) Tax Expense
Laba Bersih 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (7,682,772) 508,686 (45,624) 21,669,397 Net Income
Total aset 462,848,837 42,843,155 114,311,685 249,516,512 214,904,399 - 52,993,895 (7,612,846) 1,129,805,637 Total asset
Total liabilitas 240,519,814 126,003,254 61,388,620 419,836,159 78,574,962 - 39,400,245 (3,103,970) 962,619,084 Total liabilities
2023
Wholesale & Enterprises & Penyesuaian
International Commercial dan
Banking/ Institutional Banking/ Retail eliminasi/
Wholesale & Banking/ Enterprises & Banking/ Kantor Adjustment
International Institutional Commercial Retail Treasuri/ Pusat/ Entitas Anak/ and Konsolidasian/
Banking Banking Banking Banking Treasury Head Office Subsidiaries elimination**) Consolidation
Pendapatan Interest Income
Bunga - Bersih*) 11,446,981 1,821,300 5,906,465 20,113,753 1,381,170 - 631,793 (25,789) 41,275,673 - Net*)
Pendapatan
Premi - Bersih - - - - - - 1,659,301 - 1,659,301 Premium Income - Net
Pendapatan
Operasional Other Operating
Lainnya 4,615,372 119,494 2,097,474 9,889,645 1,300,476 1,458,900 871,994 (540,926) 19,812,429 Income
Pembentukan
Cadangan Allowance for
Penurunan Nilai 475,060 18,027 (2,554,956) (6,523,155) 4,723 (490,611) (125,490) - (9,196,402) Impairment Losses
Beban
Operasional Other Operating
Lainnya (4,880,168) (905,945) (3,049,512) (13,586,703) (341,513) (3,039,442) (2,443,353) 468,971 (27,777,665) expenses
Laba (Rugi) Operating Income
Operasional 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (2,071,153) 594,245 (97,744) 25,773,336 (Loss)
Pendapatan
(Beban) Bukan Non Operating
Operasional – Income (Expense)
Bersih - - - - - (21,236) (111,153) (1,209) (133,598) - Net
Laba Sebelum
Pajak 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (2,092,389) 483,092 (98,953) 25,639,738 Income Before Tax
Beban Pajak - - - - - (4,471,401) (62,109) - (4,533,510) Tax Expense
Laba Bersih 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (6,563,790) 420,983 (98,953) 21,106,228 Net Income
Total aset 408,673,828 18,535,540 122,112,729 246,767,432 252,636,198 - 46,283,112 (8,344,853) 1,086,663,986 Total asset
Total liabilitas 270,141,046 144,998,599 58,257,384 380,439,627 48,958,503 - 32,940,170 (3,803,863) 931,931,466 Total liabilities
*) termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi *) Includes components of internal transfer pricing between operating segment
**) termasuk eliminasi internal transfer pricing atau reklasifikasi antar segmen operasi **) Includes elimination of internal transfer pricing or reclassification between operating
dan eliminasi terhadap entitas anak segment and elimination of subsidiaries
Halaman588
- 244 - Page
Page 613
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 46. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi yang berkaitan dengan segmen geografis Information concerning the geographical segments
BNI dan Entitas Anak disajikan dalam tabel di of BNI and Subsidiaries are set out in the tables
bawah ini: below:
2024
Penyesuaian
dan eliminasi/
Eropa/ Adjustment and Konsolidasian
Indonesia New York Europe Asia elimination /Consolidated
Pendapatan Bunga - Bersih 39,082,359 310,656 131,855 953,360 1,975 40,480,205 Interest Income - Net
Pendapatan Premi - Bersih 1,723,862 - - - (52) 1,723,810 Premium Income - Net
Pendapatan Operasional
lainnya 22,055,143 55,224 205,713 490,310 (495,485) 22,310,905 Other Operating Income
(Pembentukan)/pemulihan
Cadangan Kerugian (Allowance)/ Reversal
Penurunan Nilai (8,045,756) 14,741 39,908 (219,455) - (8,210,562) For Impairment Losses
Beban Operasional Lainnya (29,023,006) (198,415) (229,741) (686,550) 449,267 (29,688,445) Other Operating Expenses
Laba Operasional 25,792,602 182,206 147,735 537,665 (44,295) 26,615,913 Operating Income
Pendapatan/(Beban) Bukan Non Operating Income/
Operasional - Bersih (48,201) 9,611 (18) 4,482 (1,329) (35,455) (Expenses) - Net
Laba Sebelum Beban Pajak 25,744,401 191,817 147,717 542,147 (45,624) 26,580,458 Income Before Tax Expense
Beban Pajak (4,911,061) - - - - (4,911,061) Tax Expense
Laba Bersih 21,669,397 Net Income
Total aset 1,022,444,178 21,338,584 15,819,954 77,875,767 (7,672,846) 1,129,805,637 Total assets
Total liabilitas 849,866,678 21,495,924 15,985,094 78,375,360 (3,103,972) 962,619,084 Total liabilities
2023
Penyesuaian
dan eliminasi/
Eropa/ Adjustment and Konsolidasian
Indonesia New York Europe Asia elimination /Consolidated
Pendapatan Bunga - Bersih 40,234,359 351,958 86,419 628,726 (25,789) 41,275,673 Interest Income - Net
Pendapatan Premi - Bersih 1,659,301 - - - - 1,659,301 Premium Income - Net
Pendapatan Operasional
lainnya 19,742,487 40,524 179,927 390,417 (540,926) 19,812,429 Other Operating Income
(Pembentukan)/pemulihan
Cadangan Kerugian (Allowance)/ Reversal
Penurunan Nilai (9,141,600) 20,295 (23,101) (51,996) - (9,196,402) For Impairment Losses
Beban Operasional Lainnya (27,140,368) (286,850) (194,887) (624,531) 468,971 (27,777,665) Other Operating Expenses
Laba Operasional 25,354,179 125,927 48,358 342,616 (97,744) 25,773,336 Operating Income
Pendapatan/(Beban) Bukan Non Operating Income/
Operasional - Bersih (131,043) (365) (1,684) 703 (1,209) (133,598) (Expenses) - Net
Laba Sebelum Beban Pajak 25,223,136 125,562 46,674 343,319 (98,953) 25,639,738 Income Before Tax Expense
Beban Pajak (4,533,510) - - - - (4,533,510) Tax Expense
Laba Bersih 21,106,228 Net Income
Total aset 995,000,675 24,964,345 10,199,820 64,843,999 (8,344,853) 1,086,663,986 Total assets
Total liabilitas 834,842,015 25,143,135 10,351,738 65,398,441 (3,803,863) 931,931,466 Total liabilities
Halaman589
- 245 - Page
Page 614
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO 47. RISK MANAGEMENT
Untuk mengantisipasi tantangan ekonomi domestik To anticipate domestic and global economic
maupun global serta peningkatan eksposur risiko challenges and also increase risk exposures faced
yang dihadapi oleh BNI, dibutuhkan suatu sistem by BNI, an effective and integrated risk and capital
pengelolaan risiko dan permodalan yang efektif management system is needed, which is able to
dan terintegrasi, yang mampu mendukung support the achievement and growth of sustainable
pencapaian dan pertumbuhan kinerja secara performance while enhancing the competitiveness
berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing of the Bank.
Bank.
Risiko adalah potensi kerugian akibat terjadinya Risk is the potential loss due to certain events. Risk
suatu peristiwa tertentu. Risiko dalam konteks in the banking context is a potential event, either an
perbankan merupakan suatu kejadian potensial, expected or an unexpected that has a negative
baik yang diperkirakan (expected) maupun yang impact on bank income and capital of the Bank.
tidak diperkirakan (unexpected) yang berdampak
negatif terhadap pendapatan dan permodalan
Bank.
Manajemen risiko merupakan serangkaian Risk management is a set of methodologies and
metodologi dan prosedur yang digunakan untuk procedures used to identify, measure, monitor, or
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan control the risks arising from the entire Bank’s
mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh business activities, including the efforts to mitigate
kegiatan usaha Bank, termasuk upaya untuk and/or minimise financial or non-financial losses
memitigasi dan/atau meminimalkan kerugian that may arise from products or activities of the
finansial maupun non-finansial yang mungkin Bank, the relationship between the Bank and its
timbul dari produk atau aktivitas Bank, hubungan customer and also within the internal Bank.
antara Bank dengan nasabah maupun dalam
internal Bank.
Informasi tambahan manajemen risiko yang The following additional information risk
merupakan informasi yang disyaratkan oleh management that is required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not required by Indonesian
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Accounting Standards is disclosed in Note 59l.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59l.
Penerapan Manajemen Risiko didasari oleh The Risk Management implementation is based on
kebutuhan akan keseimbangan fungsi bisnis the need to maintain balance between the business
dengan pengelolaan risiko, dimana Manajemen functions with the risk management, where Risk
Risiko menjadi strategic partner dari Unit Bisnis Management becoming a strategic partner for the
untuk mengoptimalkan pendapatan dari Unit Bisnis Business Unit to optimise the revenue from the
secara keseluruhan. Business Unit as a whole.
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko yang In order to implement effective Risk Management,
efektif, baik untuk BNI secara individu maupun both for BNI individually and as a Consolidated and
secara Konsolidasi dan Terintegrasi dengan Entitas Integrated subsidiaries, the application of risk
Anak, penerapan manajemen risiko dilakukan management is done through 4 (four) pillars of risk
melalui 4 (empat) pilar penerapan manajemen management: (i) Active control from board of
risiko yaitu: (i) Pengawasan aktif direksi dan dewan directors and board of commissioners; (ii) The
komisaris; (ii) Kecukupan kebijakan, dan prosedur adequacy of policies and risk management
manajemen risiko serta penetapan limit risiko; (iii) procedures and, ie. risk limit determination; (iii) The
Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, adequacy of identification process, measurement,
pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem monitoring, and risk control and Risk Management
Informasi Manajemen Risiko; dan (iv) Sistem Information Systems; and (iv) Overall internal
pengendalian internal yang menyeluruh. control systems.
Penerapan manajemen risiko di BNI secara umum Implementation of risk management in BNI is
terangkum dalam kerangka manajemen risiko. undertaken within the risk management framework.
Kerangka manajemen risiko ini dituangkan dalam This risk management framework is outlined in the
kebijakan, prosedur, limit-limit transaksi, policies, procedures, transaction limits, authorities
kewenangan dan ketentuan lain serta diaplikasikan and other regulations as well as being applied in
dalam perangkat manajemen risiko, yang berlaku the risk management tools, which is applicable in
di seluruh lingkup aktivitas usaha. the whole scope of business activities.
Halaman590
- 246 - Page
Page 615
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Secara berkala dilakukan evaluasi terhadap Periodic evaluation is applied to risk management
kebijakan dan prosedur manajemen risiko agar policies and procedures to ensure it reflects the
sesuai dengan perkembangan bisnis dan Bank’s current business and regulations.
perubahan regulasi.
Sebagai bagian dari Strategi Manajemen Risiko, As part of the Risk Management Strategy, BNI
BNI menetapkan Risk Appetite Statement (RAS). establishes a Risk Appetite Statement (RAS). RAS
RAS merupakan jenis dan tingkat risiko yang is the type and level of risk that a Bank can
sanggup diambil/dihadapi Bank yang berada dalam take/face within its risk capacity in order to achieve
kapasitas risiko yang dimiliki dalam rangka business objectives. The BNI Risk Appetite
mencapai tujuan bisnis. Adapun Risk Appetite Statement is as follows:
Statement BNI sebagai berikut:
Risk Risk
Risk Appetite Statement Risk Appetite Statement
Appetite Appetite
Permodalan Memelihara modal sesuai dengan Capital Maintaining capital according to the
tingkat risiko dan di-review secara level of risk and reviewed periodically.
periodik.
Rentabilitas Memelihara rentabilitas secara Rentability Maintain sustainable profitability in the
berkesinambungan dalam jangka long term to support capital growth
panjang untuk mendukung and bank performance.
pertumbuhan permodalan dan kinerja
bank.
Risiko Kredit a. Memelihara pertumbuhan kredit Credit Risk a. Maintaining quality credit growth
yang berkualitas fokus pada sektor focusing on priority sectors.
prioritas. Pemberian kredit kepada Lending to the industrial sector
sektor industri dan kegiatan usaha and high-risk business activities is
berisiko tinggi dilakukan dengan carried out very carefully and
sangat hati-hati dan selektif. selectively.
b. Mengelola risiko konsentrasi pada b. Manage concentration risk at a
level yang menghasilkan return level that generates optimum
optimum. returns.
c. Meningkatkan kualitas kredit dan c. Improving credit quality and
efektivitas pengelolaan kredit effectiveness in managing non-
bermasalah. performing loans.
Risiko Pasar Memelihara tingkat Risiko Pasar Market Risk Maintaining the level of Market Risk in
sesuai ketentuan dengan tetap accordance with regulations while
memperhatikan pencapaian target taking into account the achievement of
bisnis. business targets.
Risiko Memelihara ketersediaan likuiditas Liquidity Risk Maintaining the availability of liquidity
Likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap in accordance with the provisions by
memperhatikan pencapaian target taking into account the achievement of
bisnis. business targets.
Risiko a. Intolerance pada internal fraud. Operational a. Intolerance to internal fraud.
Operasional b. Integritas sepenuhnya terintegrasi Risk b. Integrity is fully integrated into all
ke dalam semua proses decision-making and planning
pengambilan keputusan dan processes.
perencanaan.
c. Bank memiliki risk appetite yang c. Bank has a low risk appetite for
rendah atas risiko operasional operational risks so it needs
sehingga perlu perbaikan terus continuous improvement in the
menerus terhadap Kualitas Quality of Risk Identification and
Identifikasi dan Pengendalian Control.
Risiko.
d. Manajemen risiko yang kuat untuk d. Strong risk management for
keberlangsungan layanan IT. continuity of IT services.
e. Menjaga implementasi proyek IT e. Maintain the implementation of IT
sesuai jadwal yang telah ditetapkan. projects according to a
predetermined schedule.
f. Business Continuity Management f. Strong Business Continuity
(BCM) yang kuat untuk Management (BCM) to minimise
meminimalkan dampak external the impact of external events on
event terhadap SDM, layanan dan HR, BNI services and assets.
aset BNI.
Risiko Meminimalisir potensi kerugian akibat Legal Risk Minimizing potential losses due to
Hukum permasalahan hukum dalam kegiatan legal issues in BNI's business
usaha BNI. activities.
Halaman591
- 247 - Page
Page 616
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Sebagai bagian dari Strategi Manajemen Risiko, As part of the Risk Management Strategy, BNI
BNI menetapkan Risk Appetite Statement (RAS). establishes a Risk Appetite Statement (RAS). RAS
RAS merupakan jenis dan tingkat risiko yang is the type and level of risk that a Bank can
sanggup diambil/dihadapi Bank yang berada dalam take/face within its risk capacity in order to achieve
kapasitas risiko yang dimiliki dalam rangka business objectives. The BNI Risk Appetite
mencapai tujuan bisnis. Adapun Risk Appetite Statement is as follows: (continued)
Statement BNI sebagai berikut: (lanjutan)
Risk Risk
Risk Appetite Statement Risk Appetite Statement
Appetite Appetite
Risiko a. Menghasilkan pendapatan yang Strategic a. Generate sustainable income with
Stratejik berkelanjutan dengan risiko yang Risk manageable risk.
terjaga.
b. Memelihara kecukupan permodalan b. Maintaining capital adequacy that
berada di atas ketentuan minimum is above the minimum regulatory
regulator dan memenuhi kebutuhan requirements and meets needs
saat normal maupun krisis. during normal and crisis times.
c. Menjaga kinerja bisnis yang c. Maintain sustainable business
berkelanjutan dengan risiko yang performance with controlled risks.
terjaga.
d. Menjaga Tingkat Kesehatan Bank d. Maintaining the Bank's Health
minimal pada predikat Sehat. Level at a minimum of the Healthy
predicate.
Risiko Meminimalisir secara berkelanjutan Compliance Minimising on an ongoing basis fines
Kepatuhan denda dari Regulator sehingga Risk from Regulators so that they decrease
menurun dari waktu ke waktu. over time.
Risiko a. Menjaga rating BNI tetap Reputation a. Maintaining BNI's investment
Reputasi investment grade. Risk grade rating.
b. Meningkatkan kepercayaan dan b. Increase trust and positive
persepsi positif melalui Customer perceptions through Customer
Journey untuk mendukung Journey to support business
pertumbuhan bisnis. growth.
Agar penerapan manajemen risiko dapat berjalan Risk Governance is formed to enforce the
secara efektif, BNI menyusun Risk Governance effectiveness of risk management implementation,
sebagai bagian dari sistem Tata Kelola and as a part of Corporate Governance system,
Perusahaan (Corporate Governance) yang fokus which focuses on structure, process and approach
pada struktur, proses dan pendekatan pengelolaan to risk management in achieving the business
risiko dalam upaya pencapaian tujuan bisnis. goals.
Inisiatif dan langkah-langkah penyempurnaan telah Initiatives and corrective actions have been taken
dilakukan untuk meletakkan landasan yang kuat to build a solid foundation for BNI’s risk
dalam manajemen risiko di BNI yang mencakup management, covering aspect of organization,
aspek-aspek organisasi, strategi, sistem informasi strategies, information system and operations, and
dan operasi, serta pengembangan sumber daya human capital. BNI has taken some anticipatory
manusia. BNI juga telah melakukan langkah- actions related to humanity and personal aspects
langkah antisipatif yang menyentuh aspek humanis of each individual of BNI by implementing risk
dan personal setiap individu BNI, yaitu dengan culture enhancement to build a strong risk culture
membangun budaya risiko yang kuat yang that is part of the BNI’s company culture. BNI
merupakan bagian dari budaya perusahaan BNI. constantly strives to improve employee’s risk
BNI terus berupaya untuk meningkatkan budaya culture in order to create a strong risk culture.
risiko segenap insan BNI agar tercipta budaya
risiko yang kuat.
Terkait dengan produk atau aktivitas baru yang Related to new product or activity, a
akan diterbitkan, penilaian yang komprehensif comprehensive assessment for each of inherent
dilakukan terhadap risiko yang melekat pada risk in those new product or activity is done to
produk atau aktivitas baru untuk memastikan ensure the potential risk that may occur is
bahwa potensi risiko yang mungkin timbul telah mitigated.
dimitigasi dengan baik.
Pengelolaan risiko kredit, risiko likuiditas, risiko The management of BNI’s credit, liquidity, market
pasar dan operasional BNI sebagaimana diuraikan and operational risks, as described in Notes 48 to
pada Catatan 48 sampai dengan Catatan 51 51 are consistent with Regulator’s definition
adalah sesuai dengan definisi dari Regulator (tidak (unaudited).
diaudit).
Halaman592
- 248 - Page
Page 617
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT 48. CREDIT RISK
Pengelolaan kredit Bank diarahkan untuk The Bank’s loan management is aimed to support
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas the loan expansion and to manage the quality of
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan each loan from the time the loan was granted until
dilunasi oleh debitur dan untuk mencegah kredit the loan is fully repaid by the debtors and to
tersebut menjadi kredit bermasalah (Non- prevent the loan becoming a Non-Performing Loan
Performing Loan/NPL). Pengelolaan kredit yang (NPL). Effective loan management is intended to
efektif dapat meminimalkan kerugian dan minimise the risk of losses and optimise the use of
mengoptimalkan penggunaan modal yang capital allocated for credit risk.
dialokasikan untuk risiko kredit.
Pengelolaan risiko kredit BNI selain bertujuan The purpose of BNI’s credit risk management other
untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh than to comply with Regulatory requirement is to
Regulator, juga untuk meminimalkan kemungkinan minimise the possible losses resulting from the
kerugian yang timbul akibat debitur gagal debtors’ failure to pay credit facility and other
memenuhi kewajibannya atas fasilitas kredit yang financial contracts at the minimum level, both on
diberikan dan kontrak keuangan lainnya, baik pada the individual and loan portfolio level.
tingkat individu debitur maupun portofolio kredit
secara keseluruhan.
BNI telah memiliki kebijakan dan prosedur BNI already has loan policies and procedures for
perkreditan serta kebijakan manajemen risiko kredit credit and credit risk management that was
yang diputuskan melalui forum Komite Kebijakan decided in the Credit Policy Committee (KKP),
Perkreditan (KKP), Komite Prosedur Perkreditan Credit Procedures Committee (KPP), Risks
(KPP), Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Management and Anti Fraud Committee sub
sub Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) yang division of Risk Management (KRA-RMC)
beranggotakan Direksi dan beberapa anggota consisting of Board of Directors and several
manajemen senior serta Rapat Direksi (Radisi) members of senior management and also Board of
serta disetujui oleh Dewan Komisaris. Kebijakan Directors meetings and approved by Board of
Perkreditan Bank disetujui oleh Dewan Komisaris Commissioner. Bank Credit Policies is approved by
dan ditinjau paling lama setiap 3 (tiga) tahun sekali. Board of Commissioner and reviewed at least once
Selanjutnya kebijakan dan prosedur tersebut in 3 (three) years. These policies and procedures
dituangkan dalam Pedoman Perusahaan (PP) are written in the Credit Company Guidelines (PP)
Perkreditan dan Pedoman Perusahaan Manajemen and Credit Risk Management Company Guidelines.
Risiko Kredit.
Pedoman Perusahaan (PP) Perkreditan These Credit Company Guidelines (PP) provide
memberikan pedoman secara lengkap dan complete and detailed guidance on loan
terperinci atas kegiatan manajemen kredit dari saat management activities from loan proposal, analysis
pengajuan kredit, proses analisis, persetujuan, process, approval, monitoring, documentation,
pemantauan, pendokumentasian, pengendalian, controls, restructuring and the settlements of non-
penyelamatan/restrukturisasi dan penyelesaian performing loans, so that credit quality can be
kredit bermasalah, sehingga kualitas kredit dapat maintained by taking into account the business
terjaga dengan tetap memperhatikan target bisnis targets set (unaudited).
yang ditetapkan (tidak diaudit).
Dalam rangka mendukung proses pemberian kredit To support a prudent loan granting process, BNI
yang lebih hati-hati, BNI melakukan penelaahan conducts periodic reviews and enhances its loan
dan penyempurnaan kebijakan perkreditan dan and credit risk management policies in line with
kebijakan manajemen risiko kredit secara periodik current business developments.
sesuai dengan perkembangan bisnis terkini.
Halaman593
- 249 - Page
Page 618
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
Pengelolaan risiko kredit diterapkan pada tingkat Credit risk management is implemented both at the
individu dan tingkat portofolio. Pada tingkat individu individual and portfolio level. At the individual level,
pinjaman untuk kredit produktif, setiap usulan for productive loans, each loan granting proposal is
pemberian kredit dilakukan melalui proses analisis made through a process of analysis by the
kredit oleh Unit Bisnis dan ditinjau oleh unit risiko Business Unit and reviewed by the credit risk unit.
kredit. Mekanisme proses persetujuan kredit The credit approval process mechanism is through
dilakukan melalui rapat Komite Kredit. Komite a Credit Committee meeting. The Credit Committee
Kredit merupakan lembaga pemutus kredit constitutes the decision maker for credit approval,
yang beranggotakan pemutus dari Unit Bisnis which consists of representatives from Business
dan Unit Risiko Bisnis, dengan demikian proses Units and the Credit Risk Unit, so that the loan
pemberian kredit menjadi lebih komprehensif dan granting process becomes more comprehensive
hati-hati. and prudent.
Untuk mempercepat proses ekspansi bisnis To accelerate the process of business expansion in
segmen kecil, fungsi pemasaran dan proses small segment, the marketing and credit analysis
analisa kredit dilakukan oleh Relationship Manager process function is performed by the Relationship
yang berada di bawah Unit Bisnis yaitu dengan Manager under the Business Unit by conducting
melakukan analisa bisnis dan analisa risiko serta business analysis and risk analysis as well as
memberikan mitigasi risiko yang diperlukan providing risk mitigation against the proposed
terhadap calon debitur yang diusulkan. debtor candidates.
Adapun untuk segmen menengah dan korporasi As for the middle and corporate segment these are
dilakukan oleh Relationship Manager dan Business performed by Relationship Managers and Business
Analyst yang berada di Unit Bisnis dengan tugas Analyst who are in the Business Unit and have the
memproses usulan dari calon debitur, sementara task of processing the proposals from prospective
analisis dan review risiko calon debitur di segmen debtors, while the analysis and risk review of
Korporasi dan Menengah dilakukan oleh fungsi prospective debtors in the Corporate and Middle
Credit Risk Manager yang berada di bawah Unit segment are performed by Credit Risk Manager
Risiko. who is under the Risk Unit.
Penerapan four eyes principles dalam proses The application of four eyes principles in the
perkreditan di BNI diimplementasikan dalam proses lending process at BNI is implemented in the credit
persetujuan kredit yang dilakukan melalui Komite approval process through Credit Committees, that
Kredit, yaitu forum bersama pejabat pemutus kredit is a forum of credit decision makers who have the
yang mempunyai wewenang memutus kredit yang authority to approve the credit in accordance with
diusulkan sesuai dengan limit yang ditetapkan. the specified limit. The members of the Credit
Anggota Komite Kredit terdiri dari pejabat unit Committee consist of business unit officers and
bisnis dan unit risiko bisnis. Dengan demikian business risk unit officers. Thus the process of
proses pemberian kredit menjadi lebih granting credit becomes more comprehensive and
komprehensif dan hati-hati. prudent.
Unit bisnis dan unit risiko bisnis berperan sebagai Business units and business risk units act as first
first line of defense (risk owner) yang bertugas line of defense (risk owner) in charge of managing
mengelola dan mengendalikan risiko kredit pada and controlling credit risk in daily operations of the
kegiatan operasional harian unit tersebut. unit.
Proses analisis dan persetujuan kredit dilakukan Loan analysis and approval process is conducted
melalui serangkaian proses penilaian tingkat risiko through several assessment processes of the
kredit calon debitur, yang diantaranya dengan applicant’s credit risks, i.e. through internal rating
menggunakan internal rating system (untuk kredit system (for productive loans) and credit scoring on
produktif) dan credit scoring pada decision engine the iDEAS decision engine which has been
iDEAS yang telah terintegrasi dengan Loan integrated with Loan Origination System (for
Origination System (untuk kredit konsumtif dan consumer loans and productive retail loans up to
kredit produktif segmen ritel sampai dengan Rp5 IDR5 billion), followed by the related risk mitigation
miliar), sekaligus juga strategi mitigasi risikonya. strategy. The results of the credit analysis and risk
Hasil proses analisis dan penilaian tingkat risiko assessment process will be forwarded to the Credit
kredit kemudian diajukan kepada Komite Kredit Committee for approval.
untuk mendapatkan persetujuan.
Halaman594
- 250 - Page
Page 619
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
Kredit yang bermasalah dikelola oleh Divisi Non-performing loan is managed by Corporate
Corporate Remedial & Recovery untuk segmen Remedial & Recovery Division for corporate
Korporasi, Divisi Enterprise & Commercial segment, Enterprise & Commercial Remedial &
Remedial & Recovery untuk segmen Enterprise, Recovery Division for Enterprise, Commercial &
Komersial dan Ritel produktif serta Divisi Retail productive Retail and Retail Collection & Recovery
Collection & Recovery untuk segmen Konsumer Division for Consumer and Program segment, to
dan Program, agar penyelamatan/penyelesaian ensure better credit recovery and settlement, and
kredit dapat dilakukan secara lebih baik dan to enable the Business Unit to focus on the
memampukan Unit Usaha untuk dapat fokus pada management of performing debtors and loan
pengelolaan debitur lancar dan melakukan expansion.
ekspansi kredit.
Untuk menjaga agar portofolio Bank tidak To prevent the Bank portfolio from being
terkonsentrasi pada debitur dan sektor ekonomi concentrated to certain debtors and economic
tertentu, maka telah ditetapkan pembatasan kredit sectors, credit restrictions have been set according
sesuai risk appetite, sedangkan untuk to the risk appetite, while to anticipate exceeding
mengantisipasi pelampauan BMPK BNI telah the Legal Lending Limit, BNI has set limits on the
menetapkan limit BMPK yang disebut house limit Maximum Limit of Credit License called House
dengan batas yang lebih prudent dibandingkan limit Limit with a more prudent limit than the limit of
BMPK sesuai ketentuan regulator. Maximum Credit Granting in accordance with the
provisions of the regulator.
Untuk mengatur komposisi portofolio pinjaman BNI, To manage the composition of BNI loan portfolio,
setiap tahun sekali ditetapkan batas maksimum the loan exposure limit is determined annually to
pinjaman (Loan Exposure Limit) yang bertujuan diversify loan portfolio among different industry
untuk mendiversifikasi portofolio pinjaman sectors and industry sub sector in order to optimise
berdasarkan sektor industri dan sub sektor industri return regarding risk in each sector and to reduce
untuk mengoptimalkan pendapatan dengan concentration risk. In the determination of optimal
mempertimbangkan risiko di masing-masing sektor concentration in industry sectors, the Bank has
industri serta mengurangi risiko konsentrasi. Dalam developed a method of Credit Portfolio
penentuan konsentrasi tiap sektor industri yang Optimisation (CPO) by calculating the correlation of
optimal, Bank mengembangkan metode Credit risk return from each industry sectors. Furthermore,
Portfolio Optimisation (CPO) dengan the Bank monitors the status of the space available
memperhitungkan korelasi risk-return dari tiap based on Loan Exposure Limit (LEL) periodically.
sektor industri. Selanjutnya Bank memonitor status
kelonggaran ekspansi pinjaman (space available)
secara periodik berdasarkan Loan Exposure Limit
(LEL).
Pengembangan manajemen risiko kredit dilakukan The development of credit risk management is
secara bertahap sesuai dengan kerangka kerja conducted in stages, and in line with the framework
yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan. Sejak set by Financial Service Authority. As of 1 January
1 Januari 2023, BNI telah mengimplementasikan 2023, BNI has implemented the calculation of
perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Credit Risk Weighted Assets using the standard
pendekatan Standar sesuai SEOJK approach according to SEOJK
No.24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset No.24/SEOJK.03/2021 concerning Calculation of
Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Risk Weighted Assets for Credit Risk Using a
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Standard Approach for Commercial Banks
Bank Umum (tidak diaudit). (unaudited).
Sebagai bagian dari pengukuran risiko kredit dan As part of the measurement of credit risk and to
untuk mengantisipasi terjadinya perubahan faktor anticipate the occurrence of macro-factors changes
makro yang berpengaruh pada Bank, BNI secara affecting the Bank, BNI periodically performs stress
berkala melakukan stress testing risiko kredit untuk testing of credit risk to assess changes in loan
menilai perubahan portofolio kredit dan portfolio and its impact to the Bank and the Bank’s
pengaruhnya bagi Bank serta kemampuan Bank ability to face such condition.
menghadapi kondisi tersebut.
Halaman595
- 251 - Page
Page 620
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit. (i) Maximum exposure of the credit risk.
Eksposur risiko kredit terhadap aset-bersih Credit risk exposures relating to the assets-net
sesudah cadangan kerugian penurunan nilai of allowance for impairment losses on the
pada laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position as
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023 are as
2023 adalah sebagai berikut: follows:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Giro pada Bank Indonesia 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 22,074,173 35,022,762 Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 17,075,441 43,794,166 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Nilai wajar melalui laporan laba rugi 23,959,614 9,759,264 Fair value through profit or loss -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain 24,181,607 27,039,672 comprehensive income
- Biaya perolehan diamortisasi 387,017 361,374 Amortised cost -
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 7,971,923 13,951,344 agreement to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,243,026 18,998,994 Bills and other receivables
Tagihan akseptasi 15,925,521 17,091,194 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 737,187,258 647,926,638 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Nilai wajar melalui laba rugi 3,957,073 4,187,772 Fair value through profit or loss -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain 90,900,188 86,547,352 comprehensive income
- Biaya perolehan diamortisasi 37,207,067 36,361,761 Amortised cost -
Aset lain-lain - bersih*) 9,165,837 11,044,503 Other assets - net*)
1,054,904,799 1,017,343,228
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi *) Other assets - net consist of interest receivables, receivables
ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang nasabah - Entitas from transactions related to ATM and credit card, other
anak. receivables and receivables from customers - Subsidiary.
Eksposur risiko kredit terhadap rekening Credit risk exposures relating to consolidated
administratif konsolidasian pada tanggal- administrative accounts ítems as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 57,552,807 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit yang Outstanding irrevocable
masih berjalan 9,952,660 16,854,306 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 73,450,980 66,777,131 Guarantees issued
140,956,447 139,514,698
Halaman596
- 252 - Page
Page 621
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) (i) Maximum exposure of the credit risk
(continued)
Tabel di atas menggambarkan eksposur The table above represents credit risk
maksimum atas risiko kredit bagi Grup pada exposures of the Group as of 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Untuk 2024 and 2023. For assets on the
aset pada laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position,
konsolidasian, eksposur di atas ditentukan the exposures set out above are based on net
berdasarkan nilai tercatat bersih seperti yang carrying value as reported in the consolidated
diungkapkan pada laporan posisi keuangan statement of financial position.
konsolidasian.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the total
masing-masing sebesar 69.88% dan 63,65% maximum credit risk exposure toward asset in
adalah jumlah eksposur risiko kredit the consolidated statement of financial position
maksimum terhadap aset pada laporan posisi from loans is 69.88% and 63.65%,
keuangan konsolidasian yang berasal dari respectively.
pinjaman yang diberikan.
Manajemen yakin akan kemampuan Bank Management is confident in its ability to control
untuk mengendalikan dan memelihara and sustain exposure of credit risk to the Bank
eksposur risiko kredit yang berasal dari kredit resulting from its loans based on the following:
yang diberikan, berdasarkan hal-hal sebagai
berikut:
• Proses peningkatan pengelolaan kredit • The process of improving credit
secara berkelanjutan melalui management in a sustainable manner by
penyempurnaan end to end credit improving end to end credit process,
process, pengembangan produk product development credit organization
penyempurnaan organisasi perkreditan, improvement, credit capability
peningkatan kemampuan SDM di bidang improvement of human resources and
perkreditan dan pengembangan development of technology based for
perangkat kredit berbasis teknologi. credit application.
• BNI telah memiliki pedoman tertulis • BNI has documented credit policies and
mengenai kebijakan dan proses kredit manual procedures that cover all aspects
yang mencakup seluruh aspek pemberian of the Bank’s lending activities. Each loan
kredit yang dilakukan. Setiap pemberian transaction must adhere to the
kredit harus senantiasa mengacu pada requirements of the Bank’s policy.
kebijakan tersebut.
• BNI telah menetapkan risk appetite dan • BNI has set risk appetite and risk
risk tolerance yang selaras dengan tolerance in accordance with the Bank’s
sasaran strategis Bank, yang digunakan strategic objectives, which are used as a
sebagai acuan tingkat risiko yang akan reference level of risk to be taken by the
diambil Bank dalam pencapaian sasaran Bank in achieving business goals.
bisnis.
• BNI telah melakukan stress test risiko • BNI has performed stress test on credit
kredit untuk menilai kemampuan Bank risk to assess the ability of the Bank to
bertahan dalam kondisi tidak normal serta stay in the abnormal condition and as an
sebagai alat untuk pengambilan instrument for decision making for the
keputusan Bank. Bank.
• BNI telah memiliki sistem deteksi dini • BNI has an early problem detection
permasalahan melalui ”early warning system through “early warning system”
system” dan pemantauan yang disiplin. and disciplined monitoring.
• Seluruh kredit diberikan dengan agunan • All loans are secured by collaterals,
kecuali untuk jenis kredit tertentu seperti except for certain loans such as credit
kartu kredit, personal loans dan fasilitas cards, personal loans and interbank loans.
antar bank.
Halaman597
- 253 - Page
Page 622
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(ii) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (ii) Analysis of maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya collateral and other credit risk mitigation
BNI menentukan struktur kredit termasuk BNI sets loan structure for every debtor
penentuan covenant yang tepat sesuai through appropriate covenants that aligns with
kebutuhan dan kondisi debitur, sehingga kredit debtor needs and condition. This is to ensure
yang diberikan benar-benar efektif dan the debtor uses the loan according to its
menguntungkan bagi debitur maupun Bank. original purpose so that the Bank and the
Jenis agunan yang yang dimiliki oleh Bank debtor’s interests are fulfilled. Collateral types
adalah kas, deposito, agunan yang diikat held by the Bank are cash, deposits, registered
dengan hipotik dan hak tanggungan, garansi/ mortgages, guarantees and other registered
penjaminan pihak ketiga (termasuk penjaminan securities over assets. Estimates of fair value
kredit oleh perusahaan asuransi) serta jaminan of collaterals held by the Bank is based on the
dalam bentuk aset lainnya. Perkiraan nilai value of collaterals assessed internally or
wajar dari agunan yang digunakan oleh Bank externally by the independent appraisers.
didasarkan pada nilai agunan yang dinilai oleh
penilai internal maupun eksternal.
Ketentuan coverage atau kecukupan agunan The collateral coverage criteria for each
untuk tiap segmen ditentukan sebagai berikut: segment is divided as follows: (unaudited)
(tidak diaudit)
Jumlah Coverage Minimal /
Segmen/Segment Jenis Agunan/Collateral
Minimum Coverage Amount
Aset tetap/Fixed Asset
Kas/Cash
Standby letter of credit (“SBLC”)
Korporasi/ Tanah dan Bangunan/Land and Building 100% dari limit kredit/from credit
Wholesale Piutang/Receivable limit
Kendaraan/Vehicle
Agunan lain yang diterima oleh Bank/Other
collaterals held by the Bank
Aset tetap/Fixed Asset
Kas/Cash
SBLC
Menengah/ Tanah dan Bangunan/Land and Building 125% dari limit kredit/from credit
Middle Piutang/Receivable limit
Kendaraan/Vehicle
Agunan lain yang diterima oleh Bank/Other
collaterals held by the Bank
Aset tetap/Fixed Asset
110% dari limit kredit/from credit
Kecil/Retail Kas/Cash
limit
SBLC
Nilai tercatat dari aset keuangan bank selain The carrying amounts of financial assets other
kredit yang diberikan dan efek-efek yang dibeli than bank loans and securities purchased
dengan janji dijual kembali pada umumnya under agreements to resell is generally equal
menggambarkan eksposur maksimum atas to the maximum exposure of credit risk.
risiko kredit.
Halaman598
- 254 - Page
Page 623
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(ii) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (ii) Analysis of maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya collateral and other credit risk mitigation.
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum bersih atas risiko kredit untuk efek- exposure to credit risk on securities purchased
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali under agreements to resell on 31 December
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2024 and 2023:
2023:
2024
Eksposur
maksimum/ Agunan/ Eksposur Bersih/
Maximum Collateral Net Exposure
Keterangan exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under agreements
dijual kembali 7,971,923 8,226,650 (254,727) to resell
2023
Eksposur
maksimum/ Agunan/ Eksposur Neto/
Maximum Collateral Net Exposure
Keterangan exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under agreements
dijual kembali 13,951,344 14,102,758 (151,414) to resell
(iii) Informasi kualitas kredit atas aset keuangan (iii) The information on the credit quality of
per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 financial assets as of 31 December 2024 and
sebagai berikut: 2023 are as follows:
2024
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Jatuh tempo
Neither past due nor impaired dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/ Mengalami
Past-due penurunan
Grup 1/ Grup 2/ Grup 3/ Grup 4/ Grup 5/ but not nilai/
Group 1 Group 2 Group 3 Group 4 Group 5 impaired Impaired Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - 51,669,054 - - - - - 51,669,054 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 22,074,186 - - - - - 22,074,186 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 3,439,474 13,636,161 - - - - - 17,075,635 Bank Indonesia
Efek-efek 23,030,204 25,187,153 - - - - 316,989 48,534,346 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji under agreements
dijual kembali 7,281,260 690,663 - - - - - 7,971,923 to resell
Wesel ekspor dan Bills and other
tagihan lainnya 4,216,205 9,079,649 - - - - - 13,295,854 receivables
Tagihan akseptasi 147,257 10,682,441 3,815,368 - 1,321,400 52,304 - 16,018,770 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
Modal kerja 24,151,410 313,967,462 9,949,258 135,707 23,209,245 18,612,263 9,745,230 399,770,575 Working capital
Investasi 6,695,321 108,089,121 4,522,200 30,826 6,926,294 2,764,903 2,594,234 131,622,899 Investment
Konsumen 15,313,455 110,549,579 9,333,575 668,108 2,467,561 3,261,194 2,866,799 144,460,271 Consumer
Sindikasi 811,737 89,539,671 136,379 - 1,700,791 4,912,686 19,846 97,121,110 Syndicated
Karyawan 7,840 2,726,811 105,998 10,944 1,091 14,892 26,695 2,894,271 Employee
Program Pemerintah - 2,652 - - - - - 2,652 Government programs
Obligasi Pemerintah 7,948,761 124,122,808 - - - - - 132,071,569 Government Bonds
Aset lain-lain – bersih*) - 9,165,837 - - - - - 9,165,837 Other assets – net*)
Total 93,042,924 891,183,248 27,862,778 845,585 35,626,382 29,618,242 15,569,793 1,093,748,952 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,834,065) impairment losses
Bersih 1,054,914,887 Net
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi ATM, *) Other assets – net consist of interest receivables, receivables from transactions
piutang lain-lain dan kartu kredit dan piutang nasabah - Entitas anak. related to ATM and credit card, other receivables and receivables from customers -
Subsidiary.
Halaman599
- 255 - Page
Page 624
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(iii) Informasi kualitas kredit atas aset keuangan (iii) The information on the credit quality of
per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 financial assets as of 31 December 2024 and
sebagai berikut: (lanjutan) 2023 are as follows: (continued)
2023
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Jatuh tempo
Neither past due nor impaired dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/ Mengalami
Past-due penurunan
Grup 1/ Grup 2/ Grup 3/ Grup 4/ Grup 5/ but not nilai/
Group 1 Group 2 Group 3 Group 4 Group 5 impaired Impaired Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - 65,256,432 - - - - - 65,256,432 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 35,022,769 - - - - - 35,022,769 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 40,378,216 3,416,048 - - - - - 43,794,264 Bank Indonesia
Efek-efek 9,458,882 27,706,008 - - - - 242,790 37,407,680 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji under agreements
dijual kembali 8,770,692 5,180,652 - - - - - 13,951,344 to resell
Wesel ekspor dan Bills and other
tagihan lainnya 5,656,544 13,620,951 - - - - - 19,277,495 receivables
Tagihan akseptasi 133,917 15,598,617 251,132 - 1,585,009 - - 17,568,675 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
Modal kerja 18,408,118 270,735,291 7,445,718 67,725 26,475,606 21,084,484 8,669,019 352,885,961 Working capital
Investasi 5,306,583 90,546,012 3,977,560 37,227 9,524,570 4,252,563 3,970,994 117,615,509 Investment
Konsumen 13,541,275 92,995,563 9,237,358 364,107 2,543,918 2,553,524 2,081,269 123,317,014 Consumer
Sindikasi 1,842,840 85,184,057 2,855,292 - 1,702,494 5,995,634 19,846 97,600,163 Syndicated
Karyawan 3,380 3,364,755 150,610 4,973 2,046 14,555 94,423 3,634,742 Employee
Program Pemerintah - 31,380 - - - - - 31,380 Government programs
Obligasi Pemerintah 9,572,999 117,527,370 - - - - - 127,100,369 Government Bonds
Aset lain-lain – bersih*) - 11,701,003 - - - - - 11,701,003 Other assets – net*)
Total 113,073,446 837,886,908 23,917,670 474,032 41,833,643 33,900,760 15,078,341 1,066,164,800 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (48,158,663) impairment losses
Bersih 1,018,006,137 Net
*) Aset lain-lain – bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi ATM dan kartu *) Other assets – net consist of interest receivables, receivables from
kredit dan piutang lain-lain. transactions related to ATM and credit card and other receivables.
Pengelompokkan kualitas kredit atas aset The credit quality classifications of financial
keuangan berdasarkan kebijakan internal Grup assets based on the Group's internal policies
adalah sebagai berikut: are as follows:
- Grup 1 : Debitur baru (kurang dari 6 bulan). - Group 1 : New customers (less than 6
months).
- Grup 2 : Nasabah lama yang tidak memiliki - Group 2 : Existing customers with no
historis pernah menunggak dalam 3 tahun history of overdue for the past 3 years.
terakhir.
- Grup 3 : Nasabah lama yang memiliki - Group 3 : Existing customers with history
historis pernah menunggak (dibawah of overdue below 90 days in the past
90 hari) dalam 3 tahun terakhir. 3 years.
- Grup 4 : Nasabah lama yang memiliki - Group 4 : Existing customers with history
historis pernah menunggak diatas 90 hari of default more than 90 days in the past
dalam 3 tahun terakhir. 3 years.
- Grup 5 : Nasabah lama yang pinjamannya - Group 5 : Existing customers with loans
pernah/telah direstrukturisasi. that was/has been restructured.
Halaman600
- 256 - Page
Page 625
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(iv) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo (iv) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai pada impaired loans as 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 2023:
2024
Kurang dari Lebih dari
30 hari/ 31 sampai 60 hari/
Less than 60 hari/ More than
30 days 31 to 60 days 60 days Total
Modal kerja 432,936 1,522,980 16,656,347 18,612,263 Working capital
Investasi 45,311 9,800 2,709,792 2,764,903 Investment
Konsumen 150,284 640,029 2,470,881 3,261,194 Consumer
Sindikasi - - 4,912,686 4,912,686 Syndicated
Karyawan 1 - 14,891 14,892 Employee
Total 628,532 2,172,809 26,764,597 29,565,938 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (234,532) (312,537) (15,886,181) (16,433,250) impairment losses
Bersih 394,000 1,860,272 10,878,416 13,132,688 Net
2023
Kurang dari Lebih dari
30 hari/ 31 sampai 60 hari/
Less than 60 hari/ More than
30 days 31 to 60 days 60 days Total
Modal kerja 754,109 505,625 19,824,750 21,084,484 Working capital
Investasi 41,080 40,932 4,170,551 4,252,563 Investment
Konsumen 35,764 546,984 1,970,776 2,553,524 Consumer
Sindikasi - - 5,995,634 5,995,634 Syndicated
Karyawan 127 4 14,424 14,555 Employee
Total 831,080 1,093,545 31,976,135 33,900,760 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (432,039) (220,420) (20,884,338) (21,536,797) impairment losses
Bersih 399,041 873,125 11,091,797 12,363,963 Net
(v) Konsentrasi risiko aset keuangan (v) Concentration of risks of consolidated financial
konsolidasian dengan eksposur risiko kredit assets with credit risk exposure
Tabel berikut menggambarkan rincian The following table provides details of the
eksposur kredit Grup pada nilai tercatat (tanpa Group’s credit exposures at their carrying
memperhitungkan agunan atau pendukung amounts (without taking into account any
kredit lainnya), yang dikategorikan collateral held or other credit support), as
berdasarkan area geografis pada tanggal- categorised by geographical region as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Untuk 31 December 2024 and 2023. For this table,
tabel ini, Grup telah mengalokasikan eksposur the Group has allocated exposures to the
area berdasarkan wilayah geografis tempat regions based on the geographical area where
mereka beroperasi. activities are undertaken.
Halaman601
- 257 - Page
Page 626
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(v) Konsentrasi risiko aset keuangan (v) Concentration of risks of consolidated financial
konsolidasian dengan eksposur risiko kredit assets with credit risk exposure (continued).
(lanjutan).
2024
Jawa & Indonesia Timur/ Lain-lain *)/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi East Indonesia Others *) Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 50,993,488 - - - - 675,566 51,669,054 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 8,763,015 5 11 5 6 13,311,144 22,074,186 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 9,526,846 - - - - 7,548,789 17,075,635 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 18,495,795 - - - - 5,463,819 23,959,614 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehesif lain 20,955,867 - - - - 3,231,575 24,187,442 income
Biaya perolehan diamortisasi 300,000 - - - - 87,290 387,290 Amortised cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 6,142,073 - - - - 1,829,850 7,971,923 agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan
lainnya 13,240,154 18,747 35,783 1,170 - - 13,295,854 Bill and other receivables
Tagihan akseptasi 15,507,287 44,821 4,909 88,752 - 373,001 16,018,770 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 559,740,206 57,676,921 28,278,891 32,063,331 8,043,697 90,068,732 775,871,778 Loans
Obligasi pemerintah Government Bonds
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 1,507,795 - - - - 2,449,278 3,957,073 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 68,548,658 - - - - 22,355,783 90,904,441 income
Biaya perolehan diamortisasi 26,615,754 - - - - 10,594,301 37,210,055 Amortised cost
Aset lain-lain - bersih**) 6,212,394 469,693 40,097 632,808 9,926 1,800,919 9,165,837 Other assets - net**)
Total 806,549,332 58,210,187 28,359,691 32,786,066 8,053,629 159,790,047 1,093,748,952 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,834,065) impairment losses
Neto 1,054,914,887 Net
2023
Jawa & Indonesia Timur/ Lain-lain *)/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi East Indonesia Others *) Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 64,306,677 - - - - 949,755 65,256,432 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 15,013,952 5 12 6 6 20,008,788 35,022,769 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 40,360,778 - - - - 3,433,486 43,794,264 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 2,625,120 - - - - 7,134,144 9,759,264 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehesif lain 22,972,680 - - - - 4,071,421 27,044,101 income
Biaya perolehan diamortisasi 542,790 - - - - 61,525 604,315 Amortised cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 9,651,897 - - - - 4,299,447 13,951,344 agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan
lainnya 18,150,430 150,944 54,792 12,906 - 908,423 19,277,495 Bill and other receivables
Tagihan akseptasi 16,737,263 167,267 2,380 287,950 227 373,588 17,568,675 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 506,284,830 56,532,718 28,431,932 31,610,823 7,869,246 64,355,220 695,084,769 Loans
Obligasi pemerintah Government Bonds
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 2,086,261 - - - - 2,101,511 4,187,772 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 68,781,674 - - - - 17,767,658 86,549,332 income
Biaya perolehan diamortisasi 16,335,373 - - - - 20,027,892 36,363,265 Amortised cost
Aset lain-lain - bersih**) 9,514,266 413,927 38,414 386,724 10,971 1,336,701 11,701,003 Other assets - net**)
Total 793,363,991 57,264,861 28,527,530 32,298,409 7,880,450 146,829,559 1,066,164,800 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (48,158,663) impairment losses
Neto 1,018,006,137 Net
*) Termasuk kantor cabang luar negeri dan Entitas Anak *) Includes overseas branches and Subsidiaries
**) Aset lain-lain – bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait **) Other assets – net consist of interest receivables, receivables
transaksi ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain, dan piutang nasabah from transactions related to ATM and credit card, other
- Entitas anak. receivables, and receivables from customers - Subsidiary.
Halaman602
- 258 - Page
Page 627
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS 49. LIQUIDITY RISK
Risiko likuiditas berhubungan dengan adanya Liquidity risk relates to the possibility that the Bank
kemungkinan Bank tidak mampu untuk memenuhi will be unable to meet short-term obligations to
kewajiban jangka pendek terhadap deposan, depositors, investors and creditors, as well as fulfill
investor dan kreditur, serta pemenuhan giro wajib Statutory Reserve Requirements due to, among
minimum (GWM) yang diantaranya disebabkan others, limited access to financing or the inability to
keterbatasan akses pendanaan atau liquidate assets at reasonable prices.
ketidakmampuan untuk melikuidasi aset yang
dimiliki dengan harga yang wajar.
Manajemen Risiko Likuiditas dilakukan oleh Divisi Liquidity Risk Management is carried out by the
Enterprise Risk Management (ERM), Divisi Enterprise Risk Management (ERM), Treasury
Treasury (TRS), dan Kantor Cabang Luar Negeri. Division (TRS), and Branch Offices of Foreign
Kebijakan dan Prosedur Risiko Likuiditas disusun Affairs. Liquidity Risk Policies and Procedures was
oleh Divisi ERM, selanjutnya dilaksanakan oleh prepared by the ERM Division, subsequently
Divisi TRS dan segenap Kantor Cabang Luar implemented by the TRS Division and all Branch
Negeri, yang diwujudkan dalam manajemen Offices of Foreign Affairs, which is manifested in
strategi likuiditas. the liquidity strategy management.
Divisi ERM juga melakukan monitoring terhadap ERM Division also monitors the implementation of
pelaksanaan manajemen likuiditas yang dilakukan the liquidity management performed by the
oleh Divisi Treasury tersebut. Treasury Division.
Divisi ERM menyusun Kebijakan Risiko Likuiditas ERM Division prepares Liquidity Risk Policy
berupa Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Guidelines in Liquidity Risk Management
Likuiditas, yang lebih lanjut dijabarkan ke dalam Implementation Guidelines, which is further
Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas yang berisi elaborated into the Liquidity Risk Management
panduan pelaksanaan manajemen risiko likuiditas, Procedures which contains guidelines for liquidity
antara lain berupa: risk management practices, which include:
a. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, GWM, Secondary a. Availability Liquidity Tools: Cash, Statutory
Reserve, Early Warning Signal (EWS) Reserve Requirement, Secondary Reserve,
Likuiditas, Liquidity Contingency Plan Head Early Warning Signal (EWS) for Liquidity,
Office maupun Kantor Cabang Luar Negeri; Liquidity Contingency Plan Head Office or
Branch Office of Foreign Affairs;
b. Pengukuran Risiko Likuiditas : Rasio Likuiditas, b. Measurement of Liquidity Risk: Liquidity Ratio,
Proyeksi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio Cash Flow Projection, Maturity Profile, Liquidity
Kecukupan Likuiditas dan Stress testing; Adequacy Ratio and Stress testing;
c. Pemantauan Risiko Likuiditas; c. Liquidity Risk Monitoring;
d. Pengendalian Risiko Likuiditas; dan d. Liquidity Risk Management;
e. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Bank Wide e. Determination of Liquidity Limit: Cash Ceiling
dan Wilayah (Rupiah dan Valas), Safety Level, Bank Wide and Regional Are (Rupiah and
Limit Profil Maturitas. Pembatasan Kredit Valas Valas), Safety Level, Maturity Profile Limit.
berdasarkan ketersediaan likuiditas valas. Credit in Foreign Currency Limit based on the
availability of liquidity for Foreign Currency.
Divisi ERM juga menyusun risk appetite dan risk ERM Division also prepares risk appetite and risk
tolerance Risiko Likuiditas yang selaras dengan tolerance for Liquidity Risk in accordance with the
sasaran strategis Bank, yang digunakan sebagai Bank’s strategic objectives, which are used as a
acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank dalam reference level of risk to be taken by the Bank in
pencapaian sasaran bisnis. achieving business goals.
Dalam mengelola likuiditas, selain mengelola In managing liquidity, beside addition to managing
primary reserve (kas dan GWM), BNI menjaga dan primary reserve (cash and statutory reserve
mempertahankan secondary reserve untuk requirement), BNI keeps and maintains secondary
memastikan likuiditas berada pada level yang reserve to ensure liquidity is at a safe level. In
aman. Sebagai antisipasi pemenuhan secondary anticipation of fulfilling the ideal secondary reserve,
reserve yang ideal, BNI menjaga dan BNI preserves and maintains a tertiary reserve.
mempertahankan tertiary reserve.
Halaman603
- 259 - Page
Page 628
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS (lanjutan) 49. LIQUIDITY RISK (continued)
Penetapan dan pemantauan limit, yaitu Safety The setting and monitoring of limits, i.e. Safety
Level dan Pembatasan Kredit Valas berdasarkan Level and Credit Limitation for Foreign Currency
ketersediaan Likuiditas Valas dilakukan secara based on the availability of Liquidity for Foreign
berkala oleh Divisi ERM. Sedangkan ketersediaan Currency is conducted periodically by the ERM
atas keseluruhan reserve dipantau secara harian, Division. While the availability of the whole reserve
mingguan, dan bulanan oleh Divisi TRS dan Divisi is monitored daily, weekly, and monthly by the TRS
ERM. Division and the ERM Division.
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The table below shows the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of the financial liabilities based on
undiscounted cash flows. undiscounted cash flows.
2024
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,514,720 - - - - 5,514,720 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 659,303,325 79,978,318 37,378,681 30,280,627 1,583,846 808,524,797 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 14,395,602 1,443,612 1,262,723 1,414,936 31,591 18,548,464 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 1,479,185 - - - - 1,479,185 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 532,009 2,600,816 1,015,831 72,457 8,372 4,229,485 Acceptance payables
Efek-efek yang
diterbitkan - 80,625 4,293,079 246,704 10,637,428 15,257,836 Securities issued
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 9,689,028 49,678 136,599 186,278 6,679,566 16,741,149 agreements to repurchase
Pinjaman yang diterima 4,223,302 6,501,505 16,280,117 17,127,735 3,464,181 47,596,840 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 358,516 - 8,406,016 19,101,144 27,865,676 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain*) 19,641,982 - - - - 19,641,982 Other liabilities*)
Total 714,779,153 91,013,070 60,367,030 57,734,753 41,506,128 965,400,134 Total
Total aset lancar **) 105,169,035 8,036,442 3,603,644 2,649,837 117,141,416 236,600,374 Total liquid assets**)
KOMITMEN DAN COMMITMENT AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan 57,552,807 - - - - 57,552,807 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 2,864,725 4,637,284 843,350 368,650 1,238,651 9,952,660 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 11,336,806 8,350,111 9,944,176 19,245,410 24,574,477 73,450,980 Guarantees issued
Total 71,754,338 12,987,395 10,787,526 19,614,060 25,813,128 140,956,447 Total
2023
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,294,952 - - - - 5,294,952 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 669,126,328 62,871,280 17,190,524 63,410,848 939,977 813,538,957 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 8,432,524 1,761,870 607,451 1,042,214 49,929 11,893,988 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 810,462 - - - - 810,462 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 216,460 1,059,755 371,901 2,833,350 1,267,081 5,748,547 Acceptance payables
Efek-efek yang
diterbitkan - 80,625 97,750 34,250 5,195,500 5,408,125 Securities issued
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali - 45,959 183,241 782,482 6,457,085 7,468,767 agreements to repurchase
Pinjaman yang diterima 2,180,351 3,118,741 1,879,318 9,317,895 17,893,124 34,389,429 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 342,968 342,968 685,936 18,272,775 19,644,647 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain*) 18,512,179 - - - - 18,512,179 Other liabilities*)
Total 704,573,256 69,281,198 20,673,153 78,106,975 50,075,471 922,710,053 Total
Total aset lancar **) 133,755,042 23,078,513 1,509,876 7,770,428 116,267,177 282,381,036 Total liquid assets**)
*) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran jaminan, *) Other liabilities consist of obligation to policyholders, guarantee deposits,
rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, serta utang unsettled account, reinsurance payable and commission, and payable to
nasabah - Entitas Anak. customer - Subsidiary.
**) Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, **) Liquid assets consist of cash, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia dan Obligasi Pemerintah accounts with other banks, placement with other banks and Bank Indonesia
and Government Bonds.
Halaman604
- 260 - Page
Page 629
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS (lanjutan) 49. LIQUIDITY RISK (continued)
2023
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
KOMITMEN DAN COMMITMENT AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan 55,883,261 - - - - 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 6,278,916 7,131,859 1,850,556 930,774 662,201 16,854,306 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 10,774,762 6,876,173 5,998,340 15,338,665 27,789,191 66,777,131 Guarantees issued
Total 72,936,939 14,008,032 7,848,896 16,269,439 28,451,392 139,514,698 Total
Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas, In order to increase liquidity resilience, BNI
BNI menerapkan perhitungan rasio kecukupan implements Liquidity Coverage Ratio (LCR) and
likuiditas yaitu Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) calculations and
Net Stable Funding Ratio (NSFR) dan mengelola manages requirement of the Liquidity Adequacy
rasio Kecukupan Likuiditas tersebut sesuai Ratio subject to regulators, either individually
ketentuan regulator, baik secara individu (Entitas (Parent Entity) or consolidated with Subsidiaries
Induk) maupun konsolidasi dengan Entitas Anak (unaudited).
(tidak diaudit).
LCR bertujuan untuk meningkatkan ketahanan LCR aims to improve the Bank’s short-term liquidity
likuiditas jangka pendek dengan memelihara High resilience by maintaining High Quality Liquid
Quality Liquid Assets (HQLA) yang memadai untuk Assets (HQLA) to meet liquidity needs over the
memenuhi kebutuhan likuiditas BNI selama periode next 30 days under stress conditions, while NSFR
30 hari ke depan dalam kondisi stress, sedangkan aims to reduce liquidity risk related to longer term
NSFR bertujuan untuk mengurangi risiko likuiditas funding sources requiring BNI to fund activities with
terkait sumber pendanaan untuk jangka waktu sufficient stable funding sources in order to mitigate
yang lebih panjang dengan mensyaratkan BNI future financial hardship risks.
mendanai aktivitas dengan sumber dana stabil
yang memadai dalam rangka memitigasi risiko
kesulitan pendanaan pada masa depan.
Laporan rasio Kecukupan Likuiditas BNI tersebut BNI Liquidity Adequacy Ratio are reported monthly
dilaporkan secara bulanan dan triwulanan kepada and quarterly to the Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (tidak diaudit). (unaudited).
50. RISIKO PASAR 50. MARKET RISK
Risiko pasar adalah risiko kerugian yang timbul Market risk is the risk of loss due to the adverse
akibat perubahan faktor pasar yang tidak sesuai volatility of market price movements against BNI’s
dengan posisi yang diambil oleh BNI baik pada financial assets and liabilities (on balance sheet)
posisi aset dan liabilitas keuangan dan rekening including administrative accounts (off balance
administratif. Risiko Pasar melekat pada hampir sheet). Market risk is embedded in the Bank’s
seluruh aktivitas Bank, baik trading book maupun business activities, both in trading and banking
banking book yang mencakup Risiko Suku Bunga books, which cover Interest Rate risks and Foreign
dan Risiko Nilai Tukar. Exchange risks.
Pengelolaan Risiko Pasar BNI dilakukan melalui Market Risk Management is done through
koordinasi beberapa Divisi terkait, yaitu Divisi coordination with BNI’s several related divisions
Enterprise Risk Management (Divisi ERM) yang such as: Enterprise Risk Management Division
bertanggung jawab kepada Direktur Risk (ERM) which report to the Director of Risk
Management (Dir. RMT), Policy Governance (Divisi Management (Dir.RMT), Policy Governance
PGV) yang bertanggung jawab kepada Direktur Division (PGV) which report to the Director of
Human Capital & Compliance (Dir. HCC), Divisi Direktur Human Capital & Compliance (Dir. HCC),
Treasury (Divisi TRS) dan Kantor Cabang Luar and Treasury Division (TRS) as well as Overseas
Negeri dalam pengawasan Divisi Internasional branches supervised by the International &
International & Financial Institution (Divisi INT) Financial Institutions Division (INT) which report to
yang bertanggung jawab kepada Direktur the Director of Wholesale & International Banking
Wholesale & International Banking (Dir. WHI). (Dir. WHI). The Market Risk Management is also
Dalam mengelola Risiko Pasar, Direksi didukung supported by Risk Management Committee (RMC)
oleh Risk Management Committee (RMC) dan and Assets and Liabilities Committee (ALCO) and
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) serta dalam supervised by the Board of Commissioners through
pengawasannya didukung oleh Komisaris melalui the Risk Monitoring Committee.
Komite Pemantau Risiko.
Halaman605
- 261 - Page
Page 630
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
BNI telah memiliki Aplikasi Manajemen Risiko BNI has Market Risk Tools to support the
Pasar untuk mendukung proses pengelolaan Risiko implementation of the Market Risk Process. The
Pasar. Pengukuran potensi risiko pasar untuk measurement of potential market risk, for internal
pengendalian internal BNI dilakukan secara harian control purposes, is conducted on a daily basis
menggunakan Model Internal - Value at Risk (VaR) using an Internal Model - Value at Risk (VaR)
Methodology, sedangkan pengukuran risiko pasar Methodology. On the other hand, the market risk
dalam rangka perhitungan Kewajiban Penyediaan measurement for Capital Adequacy Ratio
Modal Minimum dilakukan secara bulanan purposes, is conducted on a monthly basis using
menggunakan Metode Standar. BNI juga the Standard Method. BNI also conducts on a
melakukan pengukuran risiko suku bunga pada quarterly basis the measurement of interest rate
banking -(IRRBB) secara triwulanan menggunakan risk on banking book-(IRRBB) using net interest
Pendapatan bunga bersih (NII) dan pendekatan income perspective (NII) and economic value of
nilai ekonomis dari ekuitas (EVE) serta pengukuran equity perspective (EVE) and the measurement for
Risiko Nilai Tukar pada banking book melalui foreign exchange risk on banking book by
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) secara calculating the Net Open Position (NOP) both daily
harian dan bulanan sesuai ketentuan Regulator and monthly in accordance with the Regulator’s
(tidak diaudit). regulation (unaudited).
Sehubungan dengan penggunaan Model Internal In line with the use of the Internal Model (VaR) in
(VaR) dalam pengukuran Risiko Pasar, BNI telah measuring market risk, BNI conducts Back Testing
melakukan proses validasi melalui Back Testing periodically to assess the accuracy of the VaR
secara periodik untuk menilai akurasi pengukuran methodologies used. Stress Testing has also been
VaR yang digunakan. Selain itu, BNI telah conducted for the financial instruments that are
melakukan proses Stress Testing terhadap exposed to foreign exchange risk and interest rate
instrumen keuangan yang terekspos risiko nilai risk (limited to bond positions) in order to assess
tukar dan risiko suku bunga (portofolio obligasi) the Bank’s resilience in encountering extreme
untuk menilai ketahanan Bank dalam menghadapi change of risk factors in abnormal market
perubahan faktor pasar yang ekstrim pada saat conditions. Stress Testing is done every 6 (six)
kondisi pasar abnormal. Stress Testing dilakukan months or in case there is an abnormal condition
setiap 6 (enam) bulan sekali atau periode yang whichever is earlier.
lebih pendek jika terjadi kondisi abnormal.
Limit Risiko Pasar BNI sebagai bagian dari proses BNI Market Risk limit as a part of the risk
pengendalian Risiko Pasar ditetapkan dan dikaji controlling process is set and reviewed periodically
ulang secara periodik oleh Divisi ERM dan Divisi by ERM and PGV which are independent from risk
PGV yang independen terhadap risk taking units taking units (TRS and overseas branches). The
(Divisi TRS dan kantor cabang luar negeri). Limit- Market Risk limits are as follows:
limit Risiko Pasar adalah sebagai berikut:
a. Limit Risiko Pasar pada trading book: a. Market Risk limits on trading book:
(i) Limit Value at Risk (VaR) dan limit Stressed (i) Value at Risk (VaR) limit and Stressed
Value at Risk (SVaR) Value at Risk (SVaR) limit
(ii) Limit nominal transaksi (ii) Transaction nominal limit
(iii) Limit nominal open position (iii) Open position limit
(iv) Limit Budget Loss (iv) Budget Loss limit
(v) Limit Early Warning Signal Forex (v) Early Warning Signal Limit for Forex
(vi) Limit Early Warning Signal Surat Berharga (vi) Early Warning Signal Limit for Securities
(vii) Limit Off Market Price (vii) Off Market Price Limit
(viii) Limit Kewajaran Kuotasi Jibor (viii) Fairness Limit for Jibor Quotations
b. Limit Risiko Pasar pada banking book: b. Market Risk limits on banking book:
(i) Limit IRRBB (EVE dan NII) (i) IRRBB Limit (EVE and NII)
(ii) Limit Posisi Devisa Neto internal BNI. (ii) Internal BNI Net Open Position Limit.
Halaman606
- 262 - Page
Page 631
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
Divisi ERM juga menyusun risk appetite dan risk ERM Division also prepares risk appetite and risk
tolerance Risiko Pasar yang selaras dengan tolerance for Market Risk in accordance with the
sasaran strategis Bank, yang digunakan sebagai Bank’s strategic objectives, which are used as a
acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank dalam reference level of risk to be taken by the Bank in
pencapaian sasaran bisnis. achieving business goals.
Pemantauan Risiko Pasar dilakukan melalui Market Risk monitoring is conducted through
laporan yang memberikan informasi mengenai reports which give information about the market
eksposur risiko pasar dan kepatuhan terhadap risk exposures and the limit compliance. The VaR
limit-limit. Laporan VaR diberikan kepada reports are submitted to BNI management on a
manajemen BNI secara berkala (harian, mingguan periodic basis (daily, weekly, and monthly) through
dan bulanan) melalui laporan sirkulasi atau forum circular reports or RMC forum. Specifically the
RMC. Khusus terkait dengan laporan report for interest rate risk on banking book is
perkembangan Risiko Suku Bunga pada banking submitted to management on a monthly basis
book disampaikan kepada manajemen setiap bulan through the ALCO forum.
melalui forum Asset & Liabilities Committee
(ALCO).
BNI menggunakan model Value at Risk (VaR) BNI uses Value at Risk model (VaR) to measure
untuk menghitung potensi risiko pasar yang timbul potential market risk arising from possible changes
akibat perubahan faktor pasar yang dapat of market factors which can affect the market value
mempengaruhi nilai pasar pada portofolio produk of the Bank portfolio. The scope of Market Risk is
Bank. Cakupan Risiko Pasar adalah sebagai as follows:
berikut:
a. Risiko Nilai Tukar pada trading book dan a. Foreign exchange risk on trading book and
banking book. banking book.
b. Risiko Suku Bunga pada trading book dan b. Interest rate risk on trading book and banking
banking book (tidak termasuk aset- book (excluding held-to-maturity assets/
aset/investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo). investments).
Metode untuk menghitung VaR yang digunakan The VaR method used in BNI is Variance
BNI adalah Variance Covariance/Risk Metrics. Covariance/Risk Metrics. This method uses
Metode ini menggunakan formula dengan formulas with some parameters such as volatility
memasukkan parameter-parameter seperti and correlation. It assumes that any changes that
volatilitas dan korelasi. Metode ini mengasumsikan occurs in the risk factors affecting the normal
bahwa segala perubahan dalam faktor risiko yang market conditions will follow normal distribution.
mempengaruhi kondisi pasar normal akan For abnormal market condition, Stressed VaR
mengikuti distribusi normal. Sedangkan untuk calculation is applied.
kondisi pasar harian yang tidak normal, dilakukan
perhitungan Stressed VaR.
VaR tidak menyediakan informasi potensi laba atau VaR does not provide information for potential gain
rugi pada kondisi pasar yang ekstrim atau stress. or loss in the extreme or stress market condition.
BNI melakukan stress testing untuk kondisi pasar BNI performs stress testing in the extreme market
yang ekstrim tersebut. condition.
Pengukuran VaR adalah estimasi maksimum The VaR calculation is an estimate using a 99%
potensi kerugian Risiko Pasar untuk 1 (satu) hari confidence level of the potential loss that is not
ke depan dengan tingkat keyakinan 99% dengan expected to be exceeded if the current market risk
posisi portofolio yang dimiliki tidak berubah. positions were to be held unchanged for one day.
Penggunaan tingkat keyakinan 99% berarti dalam The use of a 99% confidence level means that,
rentang waktu satu hari, kerugian harian yang within a one day horizon, losses exceeding the
melebihi VaR dalam kondisi pasar normal tidak VaR figure should occur, on average under normal
akan terjadi lebih dari 1 (satu) kali dalam 100 hari. market conditions, not more than once every one
hundred days.
Halaman607
- 263 - Page
Page 632
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
Karena VaR adalah bagian dari pengelolaan Risiko Since VaR is an integral part of the Bank’s market
Pasar Bank, limit-limit VaR telah dibentuk untuk risk management, VaR limits have been
seluruh trading operation dan eksposur perlu established for all trading operations and
ditinjau oleh manajemen secara harian terhadap exposures are required to be reviewed daily
limit-limit. against the limits by management.
Tabel dibawah ini menunjukkan VaR agregat pada The table below presents the aggregate VaR on
portofolio trading book dan banking book milik the Bank’s trading book and banking book portfolio:
Bank: (tidak diaudit) (unaudited)
2024
Risiko mata Risiko nilai wajar suku bunga/
uang asing/ Fair value interest rate risk
Foreign
exchange risk Trading book Banking book
2024 - 31 Desember 31,225 1,448 243,371 2024 - 31 December
2024 - Rata-rata harian 16,795 3,309 236,462 2024 - Average daily
2024 - Tertinggi 34,205 7,551 275,954 2024 - Highest
2024 - Terendah 1,740 1,396 186,284 2024 - Lowest
2023
Risiko mata Risiko nilai wajar suku bunga/
uang asing/ Fair value interest rate risk
Foreign
exchange risk Trading book Banking book
2023 - 31 Desember 13,732 2,892 251,871 2023 - 31 December
2023 - Rata-rata harian 12,495 4,008 268,548 2023 - Average daily
2023 - Tertinggi 23,217 9,249 316,015 2023 - Highest
2023 - Terendah 8,533 1,497 222,009 2023 - Lowest
(i) Risiko tingkat suku bunga (i) Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga timbul pada Interest rate risks arise from financial
instrumen keuangan yang mempunyai instruments which have the loss possibilities
kemungkinan kerugian akibat perubahan from changes in interest rates that will affect
tingkat suku bunga yang akan berdampak future cash flows or fair value of the financial
pada arus kas masa depan atau nilai wajar instruments.
instrumen keuangan.
Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Sub BNI’s Risk Management and Anti Fraud
Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) BNI, Committee sub Committee Risk Management
bertanggung jawab untuk menetapkan, (KRA-RMC) held responsible for determining,
melaksanakan serta menjaga kebijakan executing and overseeing the interest rate risk
pengelolaan risiko tingkat suku bunga sesuai management policy in accordance with the
dengan pedoman umum BNI. Tujuan utama overall guidelines of BNI. The main objective
Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Sub of the Risk Management and Anti Fraud
Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) BNI Committee sub Committee Risk Management
adalah memaksimalkan hasil usaha BNI (KRA-RMC) is to maximise BNI’s returns
dengan tetap memperhatikan limit risiko yang within the predetermined risk limits.
ditetapkan.
Halaman608
- 264 - Page
Page 633
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
(i) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (i) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini merupakan kisaran tingkat The tables below summarise the range of
suku bunga kontraktual per tahun untuk aset contractual interest rates per annum for
dan liabilitas konsolidasian yang signifikan significant consolidated assets and liabilities
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: as of 31 December 2024 and 2023:
2024
Dolar
Amerika Euro Dolar Won Korea Pound Sterling Dolar Dolar
Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/ Hongkong/ Australia/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain Hongkong Australian
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling Dollar Dollar
% % % % % % % % % %
ASET ASSETS
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 0.00 - 7.00 2.00 - 5.17 - - - 3.10 - 3.20 3.85 - - - Bank Indonesia
Efek-efek 5.35 - 11.25 2.30 - 6.00 - - - - - - - - Marketable securities
Tagihan Akseptasi - 0.00 - 7.52 - - - - - - - - Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities Purchase
dijual kembali 6.45 - 6.80 4.37 - 4.57 - - - - - - - - under agrrement to resell
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya 0.00 - 8.00 0.00 - 6.00 - - - - - - - - Bills and other receivables
Pinjaman yang
diberikan 0.00 - 22.45 0.00 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.25 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.70 1.50 - 8.56 6.71 - 7.00 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Tingkat bunga tetap 4.88- 12.00 0.50 - 7.75 0.90-1.75 0.57 - 3.00 0.50 - 1.25 - - - - - Fixed interest rate -
- Tingkat bunga
mengambang 6.29 - - - - - - - - - Floating interest rate -
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan nasabah 0.00 - 8.10 0.00 - 6.25 0.00 - 0.10 0.00 - 0.07 0.00 - 2.25 0.00 - 0.25 - 0.00 - 0.10 0.00 - 3.70 - Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 0.00 - 6.90 0.00 - 5.14 - 0.00 - 0.77 0.00 - 3.28 - - - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold
dengan janji dibeli under agreements to
kembali 5.50 - 8.38 1.85 - 4.75 - - - - - - - - repurchase
Efek-efek yang
diterbitkan 6.35 - 6.85 5.28 - - - - - - - - Securities issued
Pinjaman yang
diterima 7.18 - 9.50 4.52 - 6.00 3.07 - 3.18 - 3.86 3.60 - - - 5.26 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 3.75 - 4.30 - - - - - - - - Subordinated securities
2023
Dolar Euro Dolar Won Korea
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/
United States European Japanese Singapore South Chinese
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan
% % % % % % %
ASET ASSETS
Penempatan pada
bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 0.00 - 7.25 0.00 - 5.75 - - - 3.10 - 3.55 - and Bank Indonesia
Efek-efek 5.35 - 11.25 2.30 - 7.16 - - - - - Marketable securities
Tagihan Akseptasi - 0.00 - 8.41 - - - - - Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities Purchase
dijual kembali 6.00 - 6.70 5.33 - 5.35 - - - - - under agrrement to resell
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya 0.00 - 11.25 0.00 - 8.41 - - - - 0.00 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan 0.00 - 26.62 0.00 - 11.18 4.00 -7.20 0.50 - 3.51 4.00 - 7.25 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Tingkat bunga tetap 3.88 -12.00 0.50 - 7.75 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 0.50 - 1.25 - - Fixed interest rate -
- Tingkat bunga
mengambang 4.54 - - - - - - Floating interest rate -
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan nasabah 0.00 - 7.50 0.00 - 6.90 0.00 - 0.10 0.00 - 0.01 0.00 - 1.75 - - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 0.00 - 6.70 0.00 - 6.05 - 0.00 - 0.45 0.00 - 4.20 - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli Securities sold under
kembali 6.65 1.30 - 6.32 - - - - - agreements to repurchase
Efek-efek yang
diterbitkan 6.35 - 6.85 - - - - - - Securities issued
Pinjaman yang diterima 7.50 - 9.50 0.90 - 6.54 - - - - - Borrowings
Efek-efek subordinasi 8.00 3.75 - 4.30 - - - - - Subordinated securities
Halaman609
- 265 - Page
Page 634
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
(i) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (i) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas The following tables demonstrate the
terhadap kemungkinan perubahan suku bunga sensitivity to a reasonable possible change in
dalam Rupiah yang wajar, dengan semua IDR interest rates, with all other variables held
variabel lainnya tetap konstan, dalam laporan constant, in the Bank’s profit or loss. The
laba rugi Bank. Sensitivitas laporan laba rugi sensitivity of profit or loss is the effect of the
adalah dampak dari perubahan asumsi suku changes in interest rates assumptions on the
bunga pada laporan laba rugi pada periode profit or loss for the period. The total sensitivity
tersebut. Sensitivitas total laba atau rugi of profit or loss is based on the assumption
didasarkan pada asumsi bahwa ada that there are parallel shifts in the yield curve.
pergeseran paralel kurva hasil.
2024
Perubahan Pengaruh terhadap
persentase/ laporan laba rugi/
Percentage Impact to
Change profit or loss
±25 bps ±320,582
±50 bps ±641,164
2023
Perubahan Pengaruh terhadap
persentase/ laporan laba rugi/
Percentage Impact to
Change profit or loss
±25 bps ±401,363
±50 bps ±802,725
BNI memiliki eksposur terhadap risiko tingkat BNI has exposure to interest rate risks in
suku bunga dalam mata uang Dolar Singapore Dollar, United States Dollar, Euro
Singapura, Dolar Amerika Serikat, Euro dan and others. BNI assessed that the impact of
lainnya. BNI telah melakukan penilaian atas those interest rate risks is not significant.
dampak dari risiko tingkat suku bunga tersebut
dan hasilnya tidak signifikan.
(ii) Risiko mata uang (ii) Currency risk
Risiko valuta asing timbul sebagai akibat Foreign currency risks arise from the
adanya aset dan liabilitas keuangan dalam consolidated financial assets and liabilities
valuta asing dan rekening administratif and administrative accounts in foreign
konsolidasian baik pada sisi aset currency positions, both on the consolidated
konsolidasian maupun liabilitas konsolidasian. assets and liabilities. BNI’s foreign currency
Posisi valuta asing BNI dapat dikelompokkan position is divided into two activities: the
dalam dua aktivitas yaitu: trading book, yang trading book, which is prepared to generate
dilakukan dalam rangka memperoleh profit from the exchange rate, and the
keuntungan transaksi valuta asing, dan banking book, which is prepared to control
banking book, yang dilakukan dalam rangka BNI’s overall Net Open Position.
mengendalikan Posisi Devisa Neto BNI secara
keseluruhan.
BNI memiliki kebijakan untuk menjaga BNI’s policy is to maintain foreign currency
eksposur mata uang asing dalam batas yang exposure within acceptable limits and within
wajar dan berdasarkan peraturan yang existing regulatory guidelines. The
berlaku. Manajemen berkeyakinan bahwa saat Management believes that its current profile
ini eksposur mata uang asing atas aset dan of foreign currency exposure on its assets
liabilitas masih dalam batas yang konservatif. and liabilities is within conservative limits.
Informasi tambahan risiko pasar yang merupakan The following additional information market risk that
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang is required by applicable regulations and is not
berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang required by Indonesian Accounting Standards is
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia disclosed in Note 59m.
diungkapkan pada Catatan 59m.
Halaman610
- 266 - Page
Page 635
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. RISIKO OPERASIONAL 51. OPERATIONAL RISK
Informasi tambahan risiko operasional yang The following additional information operational risk
merupakan informasi yang disyaratkan oleh that is required by applicable regulations and is not
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan required by Indonesian Accounting Standards is
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar disclosed in Note 59n.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59n.
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The table below summarises the comparison
antara nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset between the carrying amounts and fair values of all
dan liabilitas keuangan disajikan per kategori dari financial assets and liabilities presented per
instrumen keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan category of financial instruments. The fair values
adalah berdasarkan informasi relevan yang disclosed are based on relevant information
tersedia pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 available as of 31 December 2024 and 2023, and
dan 2023, dan tidak diperbaharui untuk not updated to reflect changes in market conditions
mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar which have occurred after this date.
yang telah terjadi setelah tanggal ini.
2024 2023
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas 13,709,930 13,709,930 11,207,201 11,207,201 Cash
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 23,959,614 23,959,614 9,759,264 9,759,264 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 3,957,073 3,957,073 4,187,772 4,187,772 Government Bonds
Tagihan derivatif 1,792,978 1,792,978 995,677 995,677 Derivatives receivable
29,709,665 29,709,665 14,942,713 14,942,713
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 90,904,441 90,904,441 86,549,332 86,549,332 Government Bonds
Efek-efek 24,187,442 24,187,442 27,044,101 27,044,101 Marketable securities
Penyertaan saham 637,280 637,280 563,700 563,700 Equity investments
115,729,163 115,729,163 114,157,133 114,157,133
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Pinjaman yang diberikan 737,187,258 737,187,258 647,926,638 647,926,638 Loans
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 51,669,054 51,669,054 65,256,432 65,256,432 Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah 37,210,055 36,984,557 36,363,265 35,257,128 Government Bonds
Giro pada Current accounts with
bank lain 22,074,173 22,074,173 35,022,762 35,022,762 other banks
Tagihan akseptasi 15,925,521 15,925,521 17,091,194 17,091,194 Acceptance receivables
Penempatan pada bank Placements with other banks
lain dan Bank Indonesia 17,075,441 17,075,441 43,794,166 43,794,166 and Bank Indonesia
Wesel ekspor dan Bills and
tagihan lainnya 13,243,026 13,243,026 18,998,994 18,998,994 other receivables
Aset lain-lain - bersih*) 9,533,153 9,533,153 11,701,003 11,701,003 Other assets - net*)
Efek-efek yang
dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 7,971,923 7,971,923 13,951,344 13,951,344 agreement to resell
Efek-efek 387,017 387,290 361,374 364,361 Marketable securities
912,276,621 912,051,396 890,467,172 889,364,022
1,071,425,379 1,071,200,154 1,030,774,219 1,029,671,069
Halaman 611
- 267 - Page
Page 636
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
2024 2023
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 1,479,185 1,479,185 810,462 810,462 Derivative payables
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 305,733,528 305,733,528 345,496,168 345,496,168 Current accounts
Tabungan 257,544,353 257,544,353 231,981,435 231,981,435 Savings account
Deposito berjangka 242,232,967 242,232,967 232,664,980 232,664,980 Time deposits
Negotiable Certificate Negotiable Certificate
of Deposit - - 587,760 587,760 of Deposit
Pinjaman yang diterima 42,931,444 42,931,444 30,949,608 30,949,608 Borrowings
Liabilitas lain-lain**) 19,641,982 19,641,982 18,512,179 18,512,179 Other liabilities**)
Efek-efek subordinasi 17,699,183 17,079,032 16,928,731 15,857,891 Subordinated securities
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pinjaman pasar uang
antar bank 12,294,527 12,294,527 5,117,755 5,117,755 Inter-bank call money
Giro 3,725,403 3,725,403 4,376,529 4,376,529 Current accounts
Deposito berjangka 831,067 831,067 804,114 804,114 Time deposit
Negotiable Certificate Negotiable Certificate
of Deposit 770,760 770,760 515,651 515,651 of Deposit
Simpanan lainnya 926,707 926,707 1,079,939 1,079,939 Other deposits
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 15,890,945 15,890,945 6,891,177 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 12,974,497 13,167,926 4,893,357 4,998,160 Securities issued
Liabilitas segera 5,514,720 5,514,720 5,294,952 5,294,952 Obligation due immediately
Liabilitas akseptasi 4,229,484 4,229,484 5,748,547 5,748,547 Acceptance payables
942,941,567 942,514,845 911,842,882 910,876,845
944,420,752 943,994,030 912,653,344 911,687,307
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait *) Other assets - net consist of interest receivables, receivables from
transaksi ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang dari transactions related to ATM and credit card, other receivables and
nasabah - Entitas anak. receivables from customers - Subsidiary.
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran **) Other liabilities consist of obligation to policyholders, guarantee
jaminan, rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, deposits, unsettled account, reinsurance payable and commission,
serta utang nasabah - Entitas Anak. and payable to customers - Subsidiary.
Bank menggunakan hirarki berikut untuk The Bank adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari determining and disclosing the fair value of
instrumen keuangan: financial instruments:
(i) Tingkat 1: Harga dikutip (tidak disesuaikan) dari (i) Level 1: Quoted prices in active market for the
pasar yang aktif untuk aset atau liabilitas same/identical financial asset or liability;
keuangan yang identik;
(ii) Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari (ii) Level 2: Inputs other than quoted market prices
pasar yang disertakan pada Tingkat 1 yang included in Level 1 that are observable for the
dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas financial asset or liability, either directly (as a
keuangan, baik secara langsung (yaitu sebagai price) or indirectly (as derived from price);
sebuah harga) atau secara tidak langsung
(yaitu sebagai turunan dari harga);
(iii) Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas (iii) Level 3: Inputs for the financial assets or
keuangan yang tidak didasarkan pada data liability that are not based on observable
pasar yang dapat diobservasi (informasi yang market data (unobservable information).
tidak dapat diobservasi).
Halaman612
- 268 - Page
Page 637
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The table below shows the financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value grouped according to the
dikelompokkan berdasarkan hirarki nilai wajar: fair value hierarchy:
2024
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 23,959,614 1,160,733 22,777,322 21,559 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 3,957,073 3,957,073 - - Government Bonds
Tagihan derivatif 1,792,978 - 1,792,978 - Derivative receivables
29,709,665 5,117,806 24,570,300 21,559
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan comprehensive income
komprehensif lain
Obligasi Pemerintah 90,904,441 66,807,204 24,097,237 - Government Bonds
Efek-efek 24,187,442 19,281,464 4,905,978 - Marketable securities
Penyertaan saham 637,280 - - 637,280 Equity investments
115,729,163 86,088,668 29,003,215 637,280
145,438,828 90,045,742 53,573,515 658,839
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 1,479,185 - 1,479,185 - Derivatives payable
1,479,185 - 1,479,185 -
2023
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 9,759,264 1,478,167 8,266,881 14,216 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 4,187,772 4,187,772 - - Government Bonds
Tagihan derivatif 995,677 - 995,677 - Derivative receivables
14,942,713 5,665,939 9,262,558 14,216
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan comprehensive income
komprehensif lain
Obligasi Pemerintah 86,549,332 79,039,214 7,510,118 - Government Bonds
Efek-efek 27,044,101 20,352,097 6,692,004 - Marketable securities
Penyertaan saham 563,700 - - 563,700 Equity investments
114,157,133 99,391,311 14,202,122 563,700
129,099,846 105,057,250 23,464,680 577,916
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 810,462 - 810,462 - Derivatives payable
810,462 - 810,462 -
Halaman613
- 269 - Page
Page 638
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Teknik penilaian dan input signifikan atas nilai Valuation technique and significant input for fair
wajar tingkat 3 untuk beberapa penyertaan saham value of level 3 for investments as 31 December
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 2024 and of 2023 are as follows:
sebagai berikut:
Teknik
Penilaian/
Valuation 2024 2023
Akun Technique Input Signifikan/Significant Input % % Account
Nilai wajar melalui laba rugi
penghasilan komprehensif Fair value through hother
lain comprehensive income
Tingkat diskonto/Discount rate 16.05 17.32
Tingkat bunga bebas risiko/Risk-free rate 6.89 6.97
Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
Arus Kas yang Marketability (DLOM) 36.00 32.00
PT Penyelesaian Transaksi Didiskontokan/ Diskon Minoritas/Discount for Lack of PT Penyelesaian Transaksi
Elektronik Nasional (PTEN) Discounted cashflow Control (DLOC) 35.00 35.00 Elektronik Nasional (PTEN)
- Arus Kas yang Tingkat diskonto/Discount rate 19.33 12.65
Didiskontokan/ Tingkat pertumbuhan
Discounted cashflow (90%) perpetuitas/Perpetuity Growth 3.00 3.00
- Metode Pembanding Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
Perusahaan Tercatat di Marketability (DLOM) 30.00 30.00
Bursa Efek (GCM)/ Diskon Minoritas/Discount for Lack of
Guideline Publicly Traded Control (DLOC) 30.00 30.00
PT Fintek Karya Nusantara Company Method (10%) PT Fintek Karya Nusantara
Tingkat votalita/Votality rate - -
Tingkat bunga bebas risiko/Risk-free rate - -
- Backsolve-Model Opsi Periode keluar/ Time to exit - -
Harga/- Backsolve-Option Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
PT Fintek Karya Nusantara Pricing Model Matketability (DLOM) - - PT Fintek Karya Nusantara
Tidak terdapat perpindahan antara tingkat 1 dan There is no transfer between level 1 and level 2 of
tingkat 2 hirarki nilai wajar. the fair value hierarchy.
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in an
diperdagangkan dalam pasar aktif (contohnya surat active market (i.e. measured and available-for-sale
berharga yang diukur dan tersedia untuk dijual), securities), is based on quoted market price at
ditentukan dengan berdasarkan harga pasar yang reporting date. A market is regarded as active if
dikutip pada tanggal pelaporan. Suatu pasar quoted prices are readily and regularly available
dianggap aktif apabila informasi mengenai harga from exchange, dealer or broker, industry group
kuotasian dapat diakses dengan mudah dan pricing service or regulatory agency, and those
tersedia secara berkala dari suatu bursa, pedagang prices represent actual and regularly occurring
efek, broker, kelompok penilai harga pasar industri market transaction on an arm’s length basis. The
tertentu, regulator dan harga tersebut quoted market price used for financial asset held
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan by Group is bid price. These instruments are
regular pada tingkat yang wajar. Harga pasar included in Level 1. Instruments included in Level 1
dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki Grup comprise primarily of securities classified as fair
adalah harga penawaran (bid price). Instrumen- value through profit or loss and fair value through
instrumen tersebut digolongkan dalam Tingkat 1. other comprehensive income.
Instrumen yang termasuk dalam Tingkat 1
umumnya meliputi investasi yang diklasifikasikan
sebagai surat berharga yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Halaman614
- 270 - Page
Page 639
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak The fair value of financial instruments that are not
diperdagangkan di pasar aktif (contohnya derivatif traded in an active market (i.e over-the-counter
over-the-counter) ditentukan dengan teknik derivatives) is determined by using valuation
penilaian. Teknik-teknik penilaian tersebut techniques. These valuation techniques maximise
menggunakan data pasar yang dapat diobservasi the use of observable market data where it is
dan sedapat mungkin meminimalisir penggunaan available and rely as little as possible on entity’s
estimasi spesifik dari entitas. Apabila seluruh input specific estimates. If all significant inputs required
yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar for the fair value of an instrument are observable,
instrumen keuangan dapat diobservasi, maka the instrument is included in Level 2. Otherwise, if
instrumen keuangan tersebut dikategorikan dalam one or more of the significant inputs is not based
Tingkat 2. Sebaliknya, jika salah satu atau lebih on observable market data, the instrument is
data tidak didasarkan pada data pasar yang dapat included in Level 3.
diobservasi, instrumen ini termasuk dalam
Tingkat 3.
Teknik penilaian spesifik yang digunakan untuk Specific valuation techniques used to value
melakukan penilaian pada instrumen keuangan, financial instruments include:
antara lain:
• Harga yang dikutip dari pasar atau pedagang • Quoted market prices or dealer quotes for
efek instrumen serupa similar instruments
• Nilai wajar dari swap tingkat suku bunga yang • Fair value of interest rate swap is calculated as
diperhitungkan sebagai nilai kini dari estimasi the present value of estimated future cashflow
arus kas masa datang berdasarkan kurva based on observable yield curves
imbal hasil yang dapat diobservasi
• Nilai wajar dari kontrak berjangka valuta asing • Fair value of foreign exchange contracts is
yang ditentukan berdasarkan kurs berjangka determined using forward exchange rates at
pada tanggal pelaporan keuangan, dan reporting date, and
• Teknik-teknik lainnya, seperti analisis arus kas • Other techniques, such as discounted cash
diskontoan yang digunakan untuk menentukan flow analysis, are used to determine fair value
nilai wajar instrumen keuangan lainnya for other financial instruments
(i) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, (i) Current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank accounts with other banks, placements with
Indonesia, efek-efek, wesel ekspor dan other banks and Bank Indonesia, marketable
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan securities, bills and other receivables,
janji dijual kembali, penyertaan saham, tagihan securities purchases under agreements to
akseptasi dan aset lain-lain: resell and other assets, equity investments,
acceptance receivables and other assets:
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia merupakan penanaman dana dalam Indonesia represent placements in the form of
bentuk Bank Indonesia Deposit Facility, Term Bank Indonesia Deposit Facility, Term Deposit,
Deposit, Deposit Facility Syariah, call money, Sharia Deposit Facility, call money, “fixed-
penempatan “fixed-term”, deposito berjangka term” placements, time deposits and others.
dan lain-lain.
Estimasi nilai wajar penyertaan saham The fair value for equity investment are based
ditetapkan berdasarkan harga pasar atau on the market prices or broker/dealer price
harga kuotasi perantara (broker). Jika quotations. When this information is not
informasi ini tidak tersedia, nilai wajar available, the fair value is estimated using
diestimasi dengan menggunakan harga pasar quoted market prices for securities with similar
kuotasian yang serupa atau dinilai dengan characteristics or using valuation model.
menggunakan metode penilaian.
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, serta The carrying amount of cash and cash
penempatan dengan suku bunga equivalents, as well as placements with
mengambang adalah perkiraan yang layak floating rates are a reasonable approximation
atas nilai wajar. of fair value.
Halaman615
- 271 - Page
Page 640
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
(i) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, (i) Current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank accounts with other banks, placements with
Indonesia, efek-efek, wesel ekspor dan other banks and Bank Indonesia, marketable
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan securities, bills and other receivables,
janji dijual kembali, penyertaan saham, tagihan securities purchases under agreements to
akseptasi dan aset lain-lain: (lanjutan) resell and other assets, equity investments,
acceptance receivables and other assets:
(continued)
Estimasi nilai wajar terhadap penempatan The estimated fair values of fixed interest
dengan suku bunga tetap, efek-efek, wesel bearing placements, marketable securities,
ekspor dan tagihan lainnya, tagihan akseptasi bills and other receivables, acceptance
dan aset lain-lain ditetapkan berdasarkan receivables and other assets were based on
diskonto arus kas dengan menggunakan suku discounted cash flows using prevailing money
bunga pasar uang yang berlaku untuk utang market interest rates for debts with similar
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang credit risk and remaining maturity. Since the
serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah satu maturity is less than one year, the carrying
tahun sehingga nilai tercatat dari penempatan amounts of fixed rate placements, bills and
dengan suku bunga tetap, wesel ekspor dan other receivables, securities purchased under
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan agreements to resell, acceptance receivables
janji untuk dijual kembali, tagihan akseptasi and other assets were a reasonable
dan aset lain-lain adalah perkiraan yang layak approximation of their fair value.
atas nilai wajar.
(ii) Pinjaman yang diberikan (ii) Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally, the Bank’s portfolio consists of
pinjaman yang diberikan dengan suku bunga loans with floating interest rate and short-term
mengambang dan pinjaman yang diberikan loans with fixed interest rate. Loans are stated
jangka pendek dengan suku bunga tetap. at amortised cost. The estimated fair value of
Pinjaman yang diberikan dinyatakan loans represents the discounted amount of
berdasarkan amortised cost. Nilai wajar dari estimated future cash flows expected to be
pinjaman yang diberikan menunjukkan nilai received by the Bank using the current market
diskon dari perkiraan arus kas masa depan rates.
yang diharapkan akan diterima oleh Bank
dengan menggunakan suku bunga pasar saat
ini.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan The carrying amount of floating rate loans and
dengan suku bunga mengambang dan nilai short-term fixed rate loans are the reasonable
tercatat atas pinjaman jangka pendek dengan approximation of their fair values.
suku bunga tetap adalah perkiraan yang layak
atas nilai wajar.
(iii) Liabilitas segera, simpanan nasabah dan (iii) Obligations due immediately, deposits from
simpanan dari bank lain, liabilitas akseptasi customers and deposits from other banks,
dan liabilitas lain-lain acceptance payables and other liabilities
Estimasi nilai wajar liabilitas segera, simpanan The estimated fair value of obligations due
tanpa jatuh tempo, termasuk simpanan tanpa immediately, deposits with no stated maturity,
bunga adalah sebesar jumlah yang harus which include non-interest bearing deposits,
dibayarkan kembali sewaktu-waktu. are the amounts repayable on demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan The estimated fair values of fixed interest-
dengan tingkat suku bunga tetap dan liabilitas bearing deposits and acceptance payables are
akseptasi ditetapkan berdasarkan diskonto based on discounted cash flows using interest
arus kas dengan menggunakan suku bunga rates for new debts with similar remaining
utang baru dengan sisa jatuh tempo yang maturity. Since the maturity is below one year,
serupa. Karena sisa jatuh tempo dibawah satu the carrying amounts of fixed rate deposits,
tahun sehingga nilai tercatat dari simpanan acceptance payables and other liabilities are
dengan suku bunga tetap, liabilitas akseptasi the reasonable approximation of their fair
dan liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang values.
layak atas nilai wajar.
Halaman616
- 272 - Page
Page 641
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
(iv) Efek-efek dan Obligasi Pemerintah (iv) Marketable securities and Government Bonds
Nilai wajar untuk efek-efek dan Obligasi The fair value for amortised cost marketable
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo securities and Government Bonds are based
ditetapkan berdasarkan harga pasar atau on the market prices or broker/dealer price
harga kuotasi perantara (broker)/pedagang quotations. When this information is not
efek (dealer). Jika informasi ini tidak tersedia, available, the fair value is estimated using
nilai wajar diestimasi dengan menggunakan quoted market prices for securities with similar
harga pasar kuotasi efek yang memiliki credit, maturity and yield characteristics or
karakteristik kredit, jatuh tempo dan yield yang using internal valuation model.
serupa atau dinilai dengan menggunakan
metode penilaian.
(v) Efek-efek yang diterbitkan, pinjaman yang (v) Securities issued, borrowings, securities sold
diterima, dan efek-efek yang dijual dengan under agreements to repurchase and
janji dibeli kembali dan efek-efek subordinasi. subordinated securities.
Nilai wajar agregat berdasarkan model Their aggregate fair values are based on
diskonto arus kas menggunakan kurva yield discounted cash flow model using current yield
terkini yang tepat untuk sisa periode jatuh curve appropriate for the remaining term to
temponya. maturity.
53. MANAJEMEN MODAL 53. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk The Bank’s capital management objective is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support
mendukung pertumbuhan bisnis dan business growth and to maintain investor,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan depositor, customer and market confidence. In
dan kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan managing its capital, the Bank considers factors
permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor such as: providing optimal capital rate of return to
seperti: pengembalian modal yang optimal pada shareholders, maintaining a balance between high
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara return gearing ratio and safety provided by a sound
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio capital position.
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
Informasi tambahan manajemen modal yang The following additional information capital
merupakan informasi yang disyaratkan oleh management that is required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not required by Indonesian
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Accounting Standards is disclosed in Note 59o.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59o.
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA 54. OTHER ACTIVITIES
BNI menyediakan jasa kustodi, trustee, BNI provides custodian, trustee, investment
pengelolaan investasi dan reksadana kepada management and mutual fund services to third
pihak-pihak ketiga. Aset yang terdapat dalam parties. Assets that are held in other activities are
aktivitas jasa lainnya tidak termasuk dalam laporan not included in these consolidated financial
keuangan konsolidasian ini. Jumlah komisi yang statements. Total fees received from these
diterima dari pemberian jasa ini adalah masing- services amounted to Rp82,345 and Rp94,343 for
masing sebesar Rp82.345 dan Rp94.343 untuk the year ended 31 December 2024 and 2023,
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Halaman617
- 273 - Page
Page 642
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA (lanjutan) 54. OTHER ACTIVITIES (continued)
Kegiatan Jasa Kustodian Custodian Services
Jasa Kustodian BNI mendapat izin operasi BNI Custodian Services has obtained an operating
berdasarkan Surat Keputusan No. KEP- license based on the Decision Letter No. KEP-
162/PM/1991 tertanggal 9 Desember 1991. 162/PM/1991 dated 9 December 1991. BNI’s
Kustodian BNI merupakan bagian dari Divisi Custodian Department, which is part of the
Operasional, dimana jasa-jasa yang ditawarkan Operational Division, provides a full range of
adalah sebagai berikut: custodian services such as:
a. Penyimpanan (safekeeping) dan administrasi a. Safekeeping and administration of marketable
(administration) atas efek-efek maupun securities and other valuable assets;
dokumen berharga lainnya;
b. Penyelesaian transaksi (settlement) jual dan b. Settlement and handling services for script and
beli efek berbentuk warkat (script) maupun scriptless trading transactions;
tanpa warkat (scriptless);
c. Pengurusan hak-hak nasabah atas c. Corporate action services related to the rights
kepemilikan efek-efek yang disimpan sehingga of the marketable securities;
hak tersebut efektif di rekening nasabah
(corporate action);
d. Perwalian (proxy) pada Rapat Umum d. Proxy services for its customers’ shareholder
Pemegang Saham dan Rapat Umum meetings and bond holder meetings;
Pemegang Obligasi;
e. Penyampaian laporan (reporting) dan e. Generate reports and information regarding
informasi (information) yang terkait dengan customers’ marketable securities which are
efek-efek dan/atau dokumen berharga milik kept and administered by BNI’s custodian
nasabah yang disimpan dan diadministrasikan department.
oleh Kustodian BNI.
Untuk memenuhi kebutuhan investor dalam In order to fulfill the investors’ needs in investing in
melakukan investasi pada berbagai instrumen efek- various marketable securities and instruments,
efek, Kustodian BNI memfasilitasinya dengan BNI’s Custodian Operations facilitates various
menyediakan beragam layanan: services as follows:
a. Kustodian umum untuk melayani investor yang a. General custodian which provides services to
melakukan investasi pada instrumen pasar investors investing in capital markets or money
modal dan pasar uang di Indonesia; markets in Indonesia;
b. Sub-Registry untuk melayani investor yang b. Sub-Registry service provider for settlement
melakukan transaksi dan investasi pada Surat of Government Debenture Debt (SUN - either
Utang Negara (SUN - Obligasi Pemerintah Government Bonds or Surat Perbendaharaan
atau Surat Perbendaharaan Negara) serta Negara) and SBI transactions;
Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
c. Kustodian reksadana (mutual fund) dan c. Custodian for mutual funds and discretionary
kontrak pengelolaan dana (discretionary fund) funds issued and managed by investment
yang diterbitkan dan dikelola oleh manajer manager;
investasi;
d. Kustodian Euroclear bagi nasabah yang akan d. Euroclear Custodian for customer who is
melakukan investasi dan penyelesaian conducting investment and settlement of
transaksi efek-efek yang tercatat di Euroclear securities transactions listed in Euroclear
Operations Centre, Brussels. Kustodian BNI Operations Center, Brussels. BNI Custodian is
merupakan anggota langsung dari Euroclear. a direct member of Euroclear.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023. BNI’s
2023, Kustodian BNI memiliki 173 nasabah dan custodians operations has 173 customers and 189
189 nasabah (tidak diaudit). Nasabah utama terdiri customers (unaudited), respectively. The
dari dana pensiun, perusahaan asuransi, bank, customers are primarily pension funds, insurance
yayasan, perusahaan sekuritas, reksadana, companies, banks, foundations, securities
institusi/ badan hukum lain dan perseorangan. Nilai companies,mutual funds, other institution/ legal
portofolio yang disimpan pada tanggal entities and individual customers with total portfolio
31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing- value as of 31 December 2024 and 2023 amounted
masing sebesar Rp276.777.612 dan to Rp276,777,612 and Rp261,346,086,
Rp261.346.086 (tidak diaudit). respectively (unaudited).
Halaman618
- 274 - Page
Page 643
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA (lanjutan) 54. OTHER ACTIVITIES (continued)
Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan) Custodian Services (continued)
BNI mengasuransikan portofolio nasabah yang BNI carries insurance on custodian services
disimpan di Kustodian terhadap kemungkinan against potential losses from safekeeping and
kerugian yang timbul dari penyimpanan dan transit of securities in accordance with OJK.
pemindahan efek-efek sesuai dengan ketentuan
OJK.
Kegiatan Wali Amanat Trust Operations
BNI mendapat izin operasi untuk kegiatan wali BNI has obtained the operating license for trustee
amanat berdasarkan Surat Keputusan services based on Decision Letter of Capital
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Market and Financial Institutions Supervisory
Keuangan No. 01/STTD-WA/PM/1996 tertanggal Agency No. 01/STTD-WA/PM/1996 dated
27 Maret 1996. Jasa-jasa yang ditawarkan oleh 27 March 1996. The Trustee Services Business
wali amanat adalah sebagai berikut: (TSB) provides a full range of the following
services:
a. Jasa Wali Amanat untuk obligasi dan medium- a. Trustee for bond and medium-term notes
term notes (MTN) (MTN)
b. Jasa Agen Pengelola Rekening Penampungan b. Escrow Account Agent
c. Jasa Agen Pembayaran c. Paying Agent
d. Jasa Penampungan Dana IPO d. Initial Public Offering / IPO Receiving Bank
e. Jasa Agen Penjaminan e. Security Agent
BNI selaku Wali Amanat, telah mengelola 117 BNI as a Trustee, has 117 bonds and MTN issued
emisi dengan nilai emisi (obligasi dan MTN) amounting to Rp25,814,067 as of 31 December
sebesar Rp25.814.067 pada tanggal 31 Desember 2024 and 63 bonds and MTN issued amounting to
2024 dan 63 emisi dengan nilai emisi (obligasi dan Rp31,051,866 as of 31 December 2023
MTN) sebesar Rp31.051.866 pada tanggal (unaudited).
31 Desember 2023 (tidak diaudit).
55. KREDIT KELOLAAN 55. CHANNELLING LOANS
BNI mengelola dana yang langsung dikeluarkan BNI administers loans directly disbursed by the
oleh Pemerintah Republik Indonesia (didanai oleh Government of the Republic of Indonesia (financed
kreditur luar negeri) yang ditujukan kepada by overseas creditors) to the borrowers of certain
penerima pinjaman untuk keperluan pembiayaan specified projects. These borrowers are approved
proyek tertentu. Penerima pinjaman ini telah by the Government of the Republic of Indonesia.
disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Payments received by BNI from borrowers are
Pembayaran yang diterima oleh BNI dari penerima remitted back to the Government. BNI bears no
pinjaman dikembalikan lagi ke Pemerintah. BNI credit risk on these transactions. These loans are
tidak menanggung risiko kredit atas transaksi- not the assets of BNI and funds received from the
transaksi tersebut. Pinjaman tersebut bukan Government of Republic of Indonesia are not the
merupakan aset BNI dan dana yang diterima dari liabilities of BNI. These loans are not recognised in
Pemerintah Republik Indonesia bukan merupakan BNI’s consolidated financial statements. BNI
liabilitas BNI. Pinjaman tersebut tidak dibukukan receives fees for administering the loans of 0.25%
dalam laporan keuangan konsolidasian BNI. BNI from the average of loans outstanding balance in
memperoleh pendapatan atas pengelolaan Rupiah and 0.15% of the average of loan
pinjaman tersebut sebesar 0,25% dari rata-rata outstanding balance in United States Dollar.
saldo baki debet pinjaman dalam mata uang
Rupiah dan 0,15% dari rata-rata saldo baki debet
pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
Halaman619
- 275 - Page
Page 644
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
55. KREDIT KELOLAAN (lanjutan) 55. CHANNELLING LOANS (continued)
Jumlah kredit yang dikelola oleh BNI atas nama Following is the outstanding loans balance
Pemerintah tersebut pada tanggal-tanggal administered by BNI on behalf of the Government
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai as of 31 December 2024 and 2023:
berikut:
2024 2023
Sektor Sector
Listrik, gas dan air 4,098 4,098 Electricity, gas and water
Pertanian 2,876 2,876 Agriculture
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehouse and
dan komunikasi 2,747 2,747 communications
Perdagangan, restoran dan hotel 2,258 2,259 Trading, restaurant and hotel
Jasa pelayanan sosial 1,876 1,876 Social services
Jasa dunia usaha 1,680 1,680 Business services
Perindustrian 1,125 1,125 Manufacturing
Konstruksi 6 6 Construction
Lain-lain 9,399 9,402 Others
Total 26,065 26,069 Total
56. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 56. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas konsolidasian activities in the consolidated cash flow statement
adalah sebagai berikut: are as follows:
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2024 Cash flow Others December 2024
Pinjaman yang diterima 30,949,608 12,424,936 (443,100) 42,931,444 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 6,891,177 8,430,894 568,874 15,890,945 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,893,357 8,187,500 (106,360) 12,974,497 Securities issued
Efek-efek subordinasi 16,928,731 - 770,453 17,699,184 Subordinated securities
Saham treasuri (179,960) - 179,960 - Treasury Shares
Pembayaran Dividen - (10,454,738) 10,454,738 - Payment of dividends
Pembayaran liabilitas sewa 1,287,369 (870,149) 586,993 1,004,213 Payment of lease liabilities
60,770,282 17,718,443 12,011,558 90,500,283
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2023 Cash flow Others December 2023
Pinjaman yang diterima 35,654,206 (3,661,311) (1,043,287) 30,949,608 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2,885,286 4,011,546 (5,655) 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,896,875 - (3,518) 4,893,357 Securities issued
Efek-efek subordinasi 17,213,150 - (284,419) 16,928,731 Subordinated securities
Saham treasuri - (179,960) - (179,960) Treasury Shares
Pembayaran dividen - (7,324,821) 7,324,821 - Payment of dividend
Pembayaran liabilitas sewa 1,146,127 (240,769) 382,011 1,287,369 Payment of lease liabilities
61,795,644 (7,395,315) 6,369,953 60,770,282
Halaman620
- 276 - Page
Page 645
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Peningkatan Risiko Kredit Secara Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar pada When determining whether the risk of default on
instrumen keuangan telah meningkat secara financial instruments has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal, Bank since initial recognition, the Bank considers
mempertimbangkan informasi yang wajar dan reasonable and supported relevant information
terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa biaya that is available without excessive costs or efforts.
atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut This includes quantitative and qualitative
mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan information and analysis, based on historical
kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis experience and credit expert assessments and
dan penilaian pakar kredit dan termasuk perkiraan including forward-looking estimates.
masa depan (forward-looking).
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit whether a significant increase in credit risk of
secara signifikan atas eksposur telah terjadi exposure has occurred by comparing:
dengan membandingkan:
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the remaining
pada tanggal pelaporan; dengan age at the reporting date; with
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the estimated
yang diestimasi pada saat pengakuan awal remaining age at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran di muka). expectations of prepayment).
Bank menggunakan kriteria berikut dalam Bank use these criteria for determining whether
menentukan apakah peningkatan risiko kredit there has been a significant increase in credit :
secara signifikan atas eksposur telah terjadi:
• pengujian kuantitatif berdasarkan perubahan • quantitative test based on movement in
probability of default (PD); probability of default (PD);
• indikator kualitatif; • qualitative indicators;
• tertunggak lebih dari 30 hari. • a backstop of 30 days past due.
Credit Risk Grades Credit Risk Grades
Bank mengalokasikan setiap eksposur ke credit The Bank allocated each exposure to credit risk
risk grades berdasarkan variasi data yang grades based on a variety of data that is
ditentukan dapat memprediksi risiko gagal bayar determined to predict the risk of default and apply
dan menerapkan pengalaman atas kredit. Credit credit experience judgement. Credit risk grades are
risk grades ditetapkan menggunakan faktor determined using qualitative and quantitative
kualitatif dan kuantitatif yang dapat factors that can indicate the risk of default. These
mengindikasikan risiko gagal bayar. Faktor-faktor factors vary depending on the nature of the
ini bervariasi tergantung pada sifat eksposur dan exposure and the type of borrower.
jenis peminjam.
Credit risk grades ditetapkan dan dikalibrasi Credit risk grades are determined and calibrated in
sedemikian rupa sehingga risiko terjadinya gagal such a way that the risk of default is increasing
bayar meningkat secara eksponensial seiring exponentially as credit risk rating decreases, for
dengan penurunan rating risiko kredit, sebagai example, the difference between credit risk rating
contoh, selisih antara credit risk rating grades 1 grades 1 and 2 is smaller than the difference
dan 2 lebih kecil dari pada selisih antara credit risk between credit risk rating grades 2 and 3.
rating grades 2 dan 3.
Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk grades Each exposure is allocated to credit risk grades at
pada pengakuan awal berdasarkan informasi yang initial recognition based on available information
tersedia tentang peminjam. Eksposur ini dipantau about the borrower. This exposure is monitored on
secara berkelanjutan, dan dapat mengakibatkan an ongoing basis, and can result in the exposure
eksposur dipindahkan ke credit risk grades yang being transferred to different credit risk grades.
berbeda. Pemantauan biasanya menggunakan Monitoring usually uses the following data:
data berikut: laporan keuangan, penggunaan financial statements, use of credit facilities and
fasilitas kredit, dan estimasi kondisi ekonomi. estimates of economic conditions.
Halaman621
- 277 - Page
Page 646
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan Struktur Probability of Default Determination of the Probability of Default
Structure
Credit risk grades adalah input utama dalam Credit risk grades are the main input in determining
penentuan struktur PD term structure atas the PD term structure of the exposure. The Bank
eksposur. Bank mengumpulkan informasi kinerja collects performance and default information about
dan gagal bayar tentang eksposur risiko kredit credit risk exposures, which are analyzed by
yang dianalisa berdasarkan yurisdiksi atau wilayah jurisdiction or region and by product and borrower
dan menurut jenis produk dan peminjam serta type as well as credit risk assessment. For some
penilaian risiko kredit. Untuk beberapa portofolio, portfolios, information purchased from external
informasi yang dibeli dari penilai kredit eksternal credit analyst is also used.
juga digunakan.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze the
menganalisa data yang dikumpulkan dan collected data and produce an estimate of the
menghasilkan perkiraan probability of default (PD) probability of default (PD) for the remaining life and
atas umur tersisa dan bagaimana hal ini how this is expected to change as a result of the
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari passage of time.
berlalunya waktu.
Analisa ini mencakup identifikasi dan kalibrasi This analysis includes the identification and
hubungan antara perubahan tingkat gagal bayar calibration of the relationship between changes in
dan perubahan dalam faktor-faktor makro ekonomi default rates and changes in key macroeconomic
utama serta analisa mendalam tentang dampak factors as well as an in-depth analysis of the
faktor-faktor lain tertentu (misalkan restrukturisasi) impact of other certain factors (e.g. restructuring)
pada risiko gagal bayar. Untuk sebagian besar on the risk of default. For most exposures, the
eksposur, indikator makro ekonomi utama meliputi: main macroeconomic indicators include: GDP
pertumbuhan PDB, suku bunga acuan, dan tingkat growth, benchmark interest rates, and the
pengangguran. Untuk eksposur pada industri unemployment rate. For exposures in certain
dan/atau wilayah tertentu, analisa dapat mencakup industries and/or regions, the analysis can include
harga komoditas dan/atau harga properti yang commodity prices and/or relevant property prices.
relevan.
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Determination of Significant Increase in Credit
Kredit Secara Signifikan Risk
Bank mempergunakan sejumlah kriteria untuk Bank uses several criteria for determining that
menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit credit risk has increased significantly.
secara signifikan.
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor The criteria are determined using qualitative and
kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan quantitative factors including determination based
berdasarkan status hari tunggakan yang dapat on arrear day status that can indicate significant
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko increase in credit risk since initial recognition.
kredit yang signifikan terhadap saat awal diberikan.
Bank dimungkinkan menggunakan penilaian dari The Bank can also use the judgment of credit
analis kredit dan jika memungkinkan, pengalaman analysts and, if possible, relevant historical
historis yang relevan, dalam menentukan bahwa experience, in determining that the exposure may
eksposur mungkin saja telah mengalami have experienced a significant increase in credit
peningkatan risiko kredit yang signifikan risk based on certain qualitative indicators that are
berdasarkan indikator kualitatif tertentu yang considered to indicate this and their effects may
dianggap dapat mengindikasikan hal tersebut not be fully reflected in quantitative analysis in a
dimana pengaruhnya mungkin belum sepenuhnya comprehensive manner on a timely manner.
tercermin pada saat dilakukan analisis kuantitatif
secara komprehensif dan tepat waktu.
Halaman622
- 278 - Page
Page 647
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Determination of Significant Increase in Credit
Kredit Secara Signifikan (lanjutan) Risk (continued)
Bank menentukan bahwa peningkatan risiko kredit The Bank determines that a significant increase in
secara signifikan belum terjadi apabila masih credit risk has not occurred if it is still less than 30
kurang dari 30 hari tunggakan. Hari tunggakan days in arrears. Arrear days are determined by
ditentukan dengan menghitung jumlah hari sejak counting the number of days from the initial due
tanggal jatuh tempo awal dimana pembayaran date where full payment has not been received.
penuh belum diterima. Tanggal jatuh tempo The due date is determined without considering the
ditentukan tanpa mempertimbangkan masa grace period that might be available to the
tenggang yang mungkin tersedia bagi peminjam. borrower.
Bank memantau efektivitas kriteria yang digunakan The Bank monitors the effectiveness of the criteria
dalam mengidentifikasi peningkatan risiko kredit used in identifying significant increases in credit
yang signifikan dengan cara reviu berkala. risk by periodic review.
Modifikasi Aset Keuangan Modification of Financial Assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat dimodifikasi Loan contractual terms can be modified for a
untuk beberapa alasan, termasuk perubahan number of reasons, including changes in market
kondisi pasar, retensi pelanggan dan faktor-faktor conditions, customer retention and other factors
lain yang tidak terkait dengan penurunan kredit not related to the current credit decline. Loans with
saat ini. Pinjaman yang ketentuan kontraktualnya modified contractual terms can cause the initial
dimodifikasi dapat menyebabkan pinjaman awal loan to be derecognized and recognized the
dihentikan pengakuannya dan pinjaman hasil modified loan as a new loan at fair value.
modifikasi diakui sebagai pinjaman baru pada nilai
wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman dimodifikasi When the contractual terms of the loan are
dan tidak mengakibatkan penghentian pengakuan, modified and do not result in termination of
penentuan terjadinya peningkatan risiko kredit recognition, determining the occurrence of a
secara signifikan dilakukan dengan cara significant increase in credit risk is done by
membandingkan: comparing:
• Sisa PD sepanjang umur pada tanggal • PD remaining life at reporting date based on
pelaporan berdasarkan ketentuan yang modified provision; with
dimodifikasi; dengan
• Sisa PD sepanjang umur yang diestimasi • Residual PD throughout the estimated age
berdasarkan data pada saat pengakuan awal based on data at initial recognition and initial
dan ketentuan kontraktual awal. contractual provisions.
Definisi Gagal Bayar (Default) Definition of Failed Payment (Default)
Grup menganggap aset keuangan dalam keadaan The Group considers financial assets as default
default/gagal bayar ketika: when:
• Debitur tidak mungkin membayar kewajiban • The debtor is unlikely to pay its credit
kreditnya kepada secara penuh, tanpa obligation in full, without assistance (recourse)
bantuan (recourse) dari Grup; atau from the Group; or
• Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari • The debtors have past due more than 90 days
90 hari atas kewajiban kredit material apapun for any material credit obligations to the
kepada Grup. Group.
Halaman623
- 279 - Page
Page 648
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Definisi Gagal Bayar (Default) (lanjutan) Definition of Failed Payment (Default)
(continued)
Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan In assessing whether a debtor is in default, the
default/gagal bayar, Grup mempertimbangkan Group considers the following indicators:
indikator berikut:
• Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan • Qualitative such as violations of the terms of
perjanjian (covenants); the agreement (covenants);
• Kuantitatif seperti status tunggakan; dan • Quantitative such as arrears status; and
• Berdasarkan data yang dikembangkan secara • Based on data developed internally and
internal dan diperoleh dari sumber eksternal. obtained from external sources.
Input, Asumsi, dan Teknik yang Digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques Used in
dalam Mengestimasi Penurunan Nilai Estimating Impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Grup menggunakan informasi forward-looking The Group uses forward-looking information in
dalam menilai apakah telah terjadinya peningkatan assessing whether there has been a significant
risiko kredit secara signifikan dan pengukuran increase in credit risk and measurement of
kerugian kredit ekspektasian. Berdasarkan saran expected credit losses. Based on advice from the
dari Komite Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan Risk Management Committee, economists and
pertimbangan berbagai informasi aktual dan consideration of various actual information and
perkiraan eksternal, Grup merumuskan pandangan external forecast, the Group formulated a base
dasar (base case) tentang pergerakan variabel case for the movement of relevant economic
ekonomi yang relevan di masa depan serta variables in future as well as forecasts of other
perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi. possible scenarios. This process involves
Proses ini meliputi pengembangan dua atau lebih developing two or more additional economic
skenario ekonomi tambahan dan scenarios and considering the relative probabilities
mempertimbangkan probabilitas relatif dari of the possible outputs. External information
keluaran (output) yang mungkin. Informasi includes economic data and estimation published
eksternal mencakup data ekonomi dan perkiraan by, such as government agencies and selected
yang diterbitkan oleh, seperti badan pemerintah private sector analysts and academics.
dan analis sektor swasta dan akademisi terpilih.
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the highest
keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi dan probability and is used in strategic planning and
digunakan dalam perencanaan strategis dan budgeting. Another scenario, reflects more
anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan optimistic outputs and more pessimistic outputs.
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang
lebih pesimis.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit loss
ekspektasian adalah variabel berikut : are the following variables:
• Probability of default (PD); • Probability of default (PD);
• Loss of given default (LGD); • Loss of given default (LGD);
• Exposure at default (EAD). • Exposure at default (EAD).
Halaman624
- 280 - Page
Page 649
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang Digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques Used in
dalam Mengestimasi Penurunan Nilai (lanjutan) Estimating Impairment (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
Parameter ini umumnya berasal dari model statistik These parameters generally come from statistical
yang dikembangkan secara internal dan data models that are developed internally and other
historis lainnya. Parameter ini disesuaikan untuk historical data. This parameter is adjusted to reflect
mencerminkan informasi forward-looking. forward-looking information.
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal tertentu, PD estimation is an estimate on a certain date,
yang dihitung berdasarkan model peringkat which is calculated based on a statistical ranking
statistik, dan dinilai menggunakan rating yang model, and is assessed using a rating that is
disesuaikan dengan berbagai kategori dari debitur adjusted to various categories of debtors and
dan eksposur. Model statistik ini didasarkan pada exposures. This statistical model is based on data
data yang disusun secara internal yang terdiri dari compiled internally consisting of quantitative and
faktor kuantitatif dan kualitatif. qualitative factors.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi gagal LGD is the amount of loss if there is a default. LGD
bayar. Parameter LGD diestimasi secara historis parameters are historically estimated based on the
berdasarkan tingkat pemulihan atas klaim terhadap level of recovery of claims against debtors who
debitur yang gagal bayar. Model LGD default. The LGD model considers the structure,
mempertimbangkan struktur, jaminan, senioritas collateral, claim seniority, the debtor industry, and
klaim, industri debitur, dan biaya pemulihan setiap the cost of recovering any collateral that is an
jaminan yang merupakan bagian integral dari aset integral part of a financial asset.
keuangan.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika EAD represents the estimated exposure in case of
terjadi gagal bayar. EAD suatu aset keuangan default. EAD of a financial asset is the gross
adalah jumlah tercatat bruto. Untuk komitmen carrying amount. For loan commitments and
pinjaman dan jaminan keuangan, EAD mencakup financial guarantees, EAD includes the amount
jumlah yang telah ditarik, serta jumlah potensial di that has been withdrawn, as well as potential future
masa depan yang akan ditarik, yang diestimasi amounts to be withdrawn, which are estimated
berdasarkan pengamatan historis dan perkiraan based on historical observations and forward-
berwawasan ke depan (forward-looking). looking estimates.
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modelling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are grouped according to the
berdasarkan kesamaan karakteristik risiko yang similarity of risk characteristics which include:
meliputi:
• jenis instrumen; • type of instrument;
• peringkat risiko kredit; • credit risk rating;
• jenis agunan; • type of collateral;
• tanggal pengakuan awal; • date of initial recognition;
• sisa waktu jatuh tempo; • remaining due date;
• industri; dan • industry; and
• lokasi geografis debitur. • debtor’s geographical location.
Halaman625
- 281 - Page
Page 650
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
58. BEBAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN 58...TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
LINGKUNGAN (TJSL) LINGKUNGAN (TJSL) EXPENSE
Beban TJSL yang telah dibebankan pada laporan TJSL expense that was charged to profit or loss
laba rugi untuk periode yang berakhir pada tanggal amounted to Rp134,755 and Rp135,958 for the
31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing- period ended 31 December 2024 and 2023,
masing sebesar Rp134.755 dan Rp135.958. respectively.
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards:
Akuntansi Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain Minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah Statutory Reserves (GWM) in Rupiah for
dalam kegiatannya sebagai bank umum, serta conventional bank and Minimum Statutory
GWM dalam mata uang asing dalam Reserves in foreign currencies for foreign
kegiatannya melakukan transaksi mata uang exchange transactions.
asing.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank's
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai Minimum Statutory Reserve complied with
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. Bank Indonesia (BI) Regulation PBI No.
24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang 24/4/PBI/2022 dated 1 March 2022 and
Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Regulation of Members of The Board of
Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Governors (PADG) No. 24/8/PADG/2022
Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan dated 30 June 2022 concerning Minimum
Gubernur (PADG) No. 24/8/PADG/2022 Statutory Reserve of Commercial Banks with
tanggal 30 Juni 2022, yang masing-masing BI in Rupiah and foreign currency, which are
sebesar: as follows:
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 6.40% 6.80% Primary Statutory Reserve -
Harian*) 0.00% 0.00% Daily*)
Rata-rata*) 6.40% 6.80% Average*)
- PLM**) 5.00% 5.00% MPLB**) -
Mata uang asing 4.00% 4.00% Foreign Currencies
Harian 2.00% 2.00% Daily
Rata-rata 2.00% 2.00% Average
*) Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 *) Based on PADG No. 12/2023 dated 27 September 2023, Bank
September 2023, Bank mendapatkan insentif berupa gets incentives in the form of relaxation of the Statutory Reserves
kelonggaran GWM dalam Rupiah pada 31 Desember 2024 in Rupiah on 31 December 2024 amounting to 2.60% because
sebesar 2,60% karena Bank melakukan penyediaan dana untuk Bank provides funds for certain and inclusive economic activities.
kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif. GWM dalam Rupiah yang The Statutory Reserves in Rupiah that must be fulfilled by the
harus dipenuhi Bank pada 31 Desember 2024 yang seharusnya Bank on 31 December 2024 which should be 9.00% with daily
sebesar 9,00% dengan ketentuan harian 0,00% dan rata-rata provisions of 0.00% and an average of 9.00% become 6.40%
9,00% menjadi sebesar 6,40% dengan ketentuan harian 0,00% with daily provisions of 0.00% and an average of 6.40%.
dan rata-rata 6,40%.
**) Berdasarkan PADG Nomor 18 Tahun 2023 tanggal 29 November **) Based on PADG No. 18/2023 dated 29 November 2023, the
2023, kebijakan pemenuhan Penyangga Likuiditas policy regarding fulfillment of Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) ditetapkan sebesar 5,00%. (MPLB) is set at 5.00%.
Halaman626
- 282 - Page
Page 651
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current accounts with Bank Indonesia
(continued)
Giro Wajib Minimum (GWM) adalah simpanan Minimum Statutory Reserve is a minimum
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank reserve that should be maintained by the Bank
dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank in Current Accounts with Bank Indonesia.
Indonesia. Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer (MPLB) are
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan the minimum reserves that should be
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank maintained by the Bank which comprised of
berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Certificates of Bank Indonesia (SBI),
Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI), Certificates Deposit of Bank Indonesia (SDBI),
Sukuk Bank Indonesia (SukBI) dan/atau Surat Sukuk of Bank Indonesia (SukBI), and/or
Berharga Negara (SBN). Giro RIM adalah Government Securities (SBN). RIM Current
tambahan simpanan minimum yang wajib Account is an additional reserve that should be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo maintained by the Bank in the form of Current
Rekening Giro pada Bank Indonesia. Accounts with Bank Indonesia. Based on
Berdasarkan PADG No. 23/7/PADG/2021 PADG No. 23/7/PADG/2021 dated 26 April
tanggal 26 April 2021, besaran dan parameter 2021, the amount and parameters used in
yang digunakan dalam pemenuhan Giro RIM fulfilling RIM Current Account are the lower
adalah batas bawah target sebesar 84% dan target limit of 84% and the upper target limit of
batas atas target sebesar 94% dengan 94% with a Capital Adequacy Ratio (CAR)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum incentive of 14%.
(KPMM) insentif sebesar 14%.
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening The ratio of the Minimum Statutory Reserve
Rupiah dan mata uang asing pada tanggal 31 requirement for its Rupiah and foreign
Desember 2024 dan 2023 masing-masing currencies accounts as of 31 December 2024
sebesar: and 2023, are as follows:
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 6.51% 9.53% Primary Statutory Reserve -
Harian 0.00% 0.00% Daily
Rata-rata 6.51% 9.53% Average
- PLM 14.77% 15.05% MPLB -
Mata uang asing 4.01% 4.01% Foreign currencies
Harian 2.00% 2.00% Daily
Rata-rata 2.01% 2.01% Average
BNI telah memenuhi ketentuan Bank BNI has complied with the Bank Indonesia
Indonesia tentang Giro Wajib Minimum pada regulations regarding the Minimum Statutory
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Reserve as of 31 December 2024 and
2023.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada The further disclosures on current accounts
Bank Indonesia diungkapkan pada Catatan 5. with Bank Indonesia are presented in Note 5.
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal- All current accounts with other banks as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 are classified as
diklasifikasikan lancar. current.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada The further disclosures on current accounts
bank lain diungkapkan pada Catatan 6. with other banks are presented in Note 6.
Halaman627
- 283 - Page
Page 652
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Penempatan pada bank lain dan Bank c. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Seluruh penempatan pada bank lain dan Bank All placements with other banks and Bank
Indonesia pada tanggal-tanggal 31 Desember Indonesia as of 31 December 2024 and
2024 dan 2023 diklasifikasikan sebagai lancar. 2023 are classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan The further disclosures on placement with
pada bank lain dan Bank Indonesia other banks and Bank Indonesia are presented
diungkapkan pada Catatan 7. in Note 7.
d. Efek-efek d. Marketable securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 48,217,357 (273) 36,873,566 (151) Current
Kurang lancar*) 316,989 - 291,324 - Substandard*)
Macet - - 242,790 (242,790) Loss
48,534,346 (273) 37,407,680 (242,941)
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain classified as fair value through other comprehensive
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai income is recorded in other comprehensive income,
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. because the carrying value is presented at fair value.
Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek The further disclosures on marketable
diungkapkan pada Catatan 8. securities are presented in Note 8.
e. Wesel ekspor dan tagihan lainnya e. Bills and other receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 13,295,854 (52,828) 19,277,495 (278,501) Current
13,295,854 (52,828) 19,277,495 (278,501)
Pengungkapan lebih lanjut pada wesel ekspor The further disclosures on bills and other
dan tagihan lainnya diungkapkan pada receivables are presented in Note 9.
Catatan 9.
Halaman628
- 284 - Page
Page 653
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Tagihan akseptasi f. Acceptance receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 15,966,466 (85,551) 17,568,675 (477,481) Current
Dalam perhatian khusus 52,304 (7,698) - - Special mention
16,018,770 (93,249) 17,568,675 (477,481)
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan The further disclosures on acceptance
akseptasi diungkapkan pada Catatan 10. receivables are presented in Note 10.
g. Tagihan dan liabilitas derivatif g. Derivative receivable and payables
Berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi Based on the Bank’s management review and
manajemen Bank, seluruh tagihan derivatif evaluation, all derivative receivables as of 31
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 2024 and 2023 are classified as
digolongkan lancar. current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan The further disclosures on derivative
liabilitas derivatif diungkapkan pada Catatan receivables and payables are presented in
11. Note 11.
h. Pinjaman yang diberikan h. Loans
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ impairment Pokok/ impairment
Principal losses Principal losses
Lancar 731,053,036 (12,730,108) 646,348,458 (15,011,241) Current
Dalam perhatian khusus 29,565,938 (16,433,250) 33,900,760 (21,536,797) Special mention
Kurang lancar 3,837,708 (2,248,250) 2,954,368 (1,989,252) Substandard
Diragukan 2,137,988 (1,221,285) 2,822,349 (1,994,520) Doubtful
Macet 9,277,108 (6,051,627) 9,058,834 (6,626,321) Loss
775,871,778 (38,684,520) 695,084,769 (47,158,131)
Pengungkapan lebih lanjut pada pinjaman The further disclosures on loans are presented
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 12. in Note 12.
Halaman629
- 285 - Page
Page 654
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
h. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) h. Loans (continued)
Pinjaman bermasalah dan cadangan Non-performing loans and allowance for
kerugian penurunan nilai berdasarkan impairment losses by economic sector
sektor ekonomi
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ impairment Pokok/ impairment
Principal losses Principal losses
Perindustrian 3,995,256 (2,403,477) 3,489,493 (2,548,143) Manufacturing
Perdagangan, Trading, restaurants
restoran dan hotel 4,251,648 (2,532,619) 3,764,179 (2,467,235) and hotels
Pertanian 1,133,250 (734,684) 852,957 (485,270) Agriculture
Jasa dunia usaha 556,739 (347,782) 1,711,936 (1,438,661) Business services
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 1,649,543 (1,314,101) 656,816 (507,106) and communications
Konstruksi 429,856 (322,748) 853,233 (614,290) Construction
Jasa pelayanan sosial 237,474 (127,783) 286,902 (158,832) Social services
Pertambangan 66,177 (40,113) 785,105 (674,164) Mining
Listrik, gas dan air 39,368 (25,659) 236,446 (227,038) Electricity, gas and water
Lain-lain 2,893,493 (1,672,196) 2,198,484 (1,489,354) Others
15,252,804 (9,521,162) 14,835,551 (10,610,093)
Rasio kredit bermasalah BNI dan Entitas Anak The non-performing loans ratio of BNI
secara gross (sebelum dikurangi cadangan and Subsidiaries on a gross basis (before
kerugian penurunan nilai) sesuai dengan deducting the allowance for impairment
peraturan OJK yang berlaku pada tanggal losses) in accordance with the OJK
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing regulation as of 31 December 2024 and
sebesar 1,97% dan 2,13% (rasio untuk BNI 2023 were 1.97% and 2.13%, respectively (the
saja 1,97% dan 2,14% masing-masing pada ratios for BNI only were 1.97% and 2.14% as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023), of 31 December 2024 and 2023, respectively),
sedangkan rasio kredit bermasalah BNI dan while the non-performing loans ratio of BNI
Entitas Anak secara neto pada tanggal and Subsidiaries on a net basis as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 were 0.74% and
sebesar 0,74% dan 0,61% (rasio untuk BNI 0.61%, respectively (the ratios for BNI only
saja 0,74% dan 0,61% masing-masing pada were 0.74% and 0.61% as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023). 31 December 2024 and 2023, respectively).
Pengungkapan lebih lanjut pada pinjaman The further disclosures on loans are presented
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 12. in Note 12.
Halaman630
- 286 - Page
Page 655
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
h. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) h. Loans (continued)
Pinjaman yang direstrukturisasi Restructured loans
Jumlah kredit yang telah direstrukturisasi dan The total of restructured loans that are
dalam kategori kredit bermasalah berdasarkan categorised as non-performing loan based on
peraturan OJK pada tanggal 31 Desember OJK’s regulation amounted to Rp7,024,794
2024 dan 2023 adalah masing-masing sebesar and Rp5,428,100 as of 31 December 2024
Rp7.024.794 dan Rp5.428.100. and 2023, respectively.
Informasi pokok lainnya sehubungan Other significant information relating to
dengan pinjaman yang diberikan loans
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, there is
tidak terdapat pelanggaran maupun neither any breach nor violation of Legal
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (LLL) to related parties and third
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan parties as required by Regulation of Financial
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang Services Authority.
ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.
i. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual i. Securities purchased under agreements to
kembali resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under agreements to
kembali yang diungkapkan pada Catatan 14 resell disclosed in Note 14 are classified by
diklasifikasikan berdasarkan kolektabilitas Financial Service Authority rule collectability as
sesuai dengan peraturan OJK sebagai lancar. current.
j. Penyertaan saham - bersih j. Equity investments - net
Penyertaan jangka panjang berdasarkan The classification of long-term equity
kolektibilitas sesuai Peraturan OJK adalah: investments based on Financial Service
Authority Rule collectibility are as follows:
2024 2023
Lancar 593,137 563,700 Current
Total 593,137 563,700 Total
Pengungkapan lebih lanjut pada penyertaan The further disclosures on equity investment -
saham - bersih diungkapkan pada Catatan 17. net are presented in Note 17.
Halaman631
- 287 - Page
Page 656
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
k. Komitmen dan Kontinjensi k. Commitments and Contingencies
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang Commitments and contingent transactions that
mempunyai risiko kredit berdasarkan have credit risk by collectability are as follows:
kolektibilitas adalah sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 137,900,021 135,986,477 Current
Dalam perhatian khusus 2,128,420 2,879,288 Special mention
Kurang lancar 41,844 67,806 Substandard
Diragukan 54,329 80,154 Doubtful
Macet 831,833 500,973 Loss
140,956,447 139,514,698
Pengungkapan lebih lanjut pada komitmen dan The further disclosures on commitments and
kontinjensi diungkapkan pada Catatan 44. contingencies are presented in Note 44.
l. Manajemen risiko l. Risk management
Penerapan Manajemen Risiko BNI The implementation of BNI Risk Management
berlandaskan pada regulasi nasional maupun is based on national and international
internasional, meliputi Peraturan Otoritas Jasa regulations, including Financial Services
Keuangan (POJK), Surat Edaran Otoritas Jasa Authority Regulations (POJK), Financial
Keuangan (SEOJK), Peraturan Bank Services Authority Circular Letters (SEOJK),
Indonesia (PBI), Surat Edaran Bank Indonesia Bank Indonesia Regulations (PBI), Bank
(SEBI), dan dokumen Basel Committee on Indonesia Circular Letters (SEBI), and Basel
Banking Supervision (BCBS). Committee on Banking Supervision (BCBS).
Beberapa regulasi yang terkait dengan Some of the agreements related to the Bank’s
Manajemen Risiko Bank adalah sebagai Risk Management are as follows:
berikut:
1. POJK No. 18/POJK.03/2016, dated 16
1. POJK No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 March 2016 and SEOJK
Maret 2016 dan SEOJK No.34/SEOJK.03/2016
No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 dated 1 September of 2016 concerning the
September 2016 tentang Penerapan Implementation of Risk Management for
Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Commercial Banks.
2. POJK No. 38/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2. POJK No. 38/POJK.03/2017 dated 12 July
2017 dan SEOJK No. 43/SEOJK.03/2017 2017 and SEOJK No. 43/SEOJK.03/2017
tanggal 19 Juli 2017 tentang Prinsip Kehati- dated 19 July 2017 concerning Prudential
hatian dan Laporan dalam rangka Principles and Reports within the
Penerapan Manajemen Risiko secara framework of the Application of
Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Consolidated Risk Management for Banks
Pengendalian terhadap Perusahaan Anak. that Control Subsidiaries.
3. POJK No.17/POJK.03/2014 tanggal 19 3. POJK No.17/POJK.03/2014 dated 19
November 2014 dan SEOJK No.14/ November 2014 and SEOJK No.14/
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 SEOJK.03 /2015 dated 25 May 2015
tentang Penerapan Manajemen Risiko concerning the Implementation of
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Integrated Risk Management for Financial
Conglomerates.
Halaman632
- 288 - Page
Page 657
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
BNI juga melakukan pengelolaan terhadap BNI also has risk management for other risks
risiko lainnya sesuai aturan Regulator, yaitu (i) as regulated by Regulator, as follows (i) legal
risiko hukum untuk mengurangi kemungkinan risk to minimise possible losses from lawsuits
kerugian dari tuntutan hukum atau kelemahan or weakness in juridical aspects such as the
aspek yuridis seperti ketiadaan peraturan absence of laws and regulations, or
perundang-undangan yang mendukung atau weaknesses such as non-compliance with the
kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya terms of the engagements validity of contracts
syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan or imperfect binding of collaterals; (ii)
yang tidak sempurna; (ii) risiko reputasi untuk reputation risk to minimise possible losses due
mengurangi kemungkinan kerugian akibat to stakeholder’s declining levels of trust which
menurunnya tingkat kepercayaan pemangku comes from the negative perception of the
kepentingan (stakeholder) yang bersumber Bank; (iii) strategic risk to minimise possible
dari persepsi negatif terhadap Bank; (iii) risiko losses arising from inappropriate or improper
stratejik untuk mengurangi kemungkinan implementation of the Bank’s strategy and
kerugian akibat ketidaktepatan dalam business decisions, or strategy that is not
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu responsive to external changes; and
keputusan stratejik serta kegagalan dalam (iv) compliance risk to minimise possible
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis; losses of the Bank from non-compliance or
dan (iv) risiko kepatuhan untuk mengurangi failure to implement the prevailing laws and
kemungkinan kerugian karena Bank tidak regulations.
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan.
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola The initiatives taken to manage legal risk,
risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik reputation risk, strategic risk and compliance
dan risiko kepatuhan seperti tersebut di atas risk as described above, among others, are as
diantaranya adalah: follows:
• Mengelola Pedoman Perusahaan untuk • Manage Operational Guidance Manual for
manajemen risiko hukum, risiko reputasi, legal risk, reputation risk, strategic risk,
risiko stratejik, dan risiko kepatuhan; and compliance risk;
• Melakukan analisis aspek risiko hukum • Analysis of the legal aspects and
dan uji kepatuhan terhadap produk atau compliance test for existing and new
aktivitas existing dan baru; product or activities;
• Melakukan kaji ulang berkala terhadap • Conduct periodic reviews of the standard
format standar perjanjian, khususnya format of the agreement, especially the
perjanjian kredit, guna memastikan credit agreement, to ensure compliance
kesesuaian dengan peraturan perundang- with statutory regulations;
undangan;
• Melakukan kaji ulang secara berkala • Conduct periodic reviews of contracts and
terhadap kontrak dan perjanjian antara BNI agreements between BNI and other
dengan pihak lain, antara lain dengan cara parties, among others by reassessing the
melakukan penilaian kembali terhadap effectiveness of the enforcement process
efektivitas proses enforcement guna to check the validity of rights in existing
mengecek validitas hak dalam kontrak dan contracts and agreements;
perjanjian yang ada;
• Melakukan pengelolaan komplain/keluhan • Manage customer complaints by
nasabah dengan optimalisasi fungsi optimizing the function of Online Request
sarana Online Request Management Management (ORM) facilities, then resolve
(ORM), selanjutnya menyelesaikan the issue;
permasalahan tersebut;
Halaman633
- 289 - Page
Page 658
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola The initiatives taken to manage legal risk,
risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik reputation risk, strategic risk and compliance
dan risiko kepatuhan seperti tersebut di atas risk as described above, among others, are as
diantaranya adalah: (lanjutan) follows: (continued)
• Mengelola jumlah pemberitaan negatif • Managing the amounts of negative news
yang ada di media, baik media cetak on media, whether printed or electronic
maupun media elektronik dan media, and follow up the proclamation in
menindaklanjuti pemberitaan tersebut accordance with the prevailing policies;
sesuai dengan ketentuan; • The strategic planning done through a
• Melakukan perencanaan strategis melalui series of strategic planning process to
serangkaian proses untuk penyelarasan align the corporate strategy and strategy
strategi perusahaan dengan strategi unit; unit;
• Melakukan pemantauan pencapaian • Planning the completion of a business that
rencana bisnis yang telah ditetapkan, has been determined, is done by
dilakukan dengan membandingkan target comparing the target to the realisation of
terhadap realisasi bisnis; the business;
• Melakukan sertifikasi kepatuhan terhadap • Compliance certification to all policies and
kebijakan dan prosedur sesuai dengan procedures in accordance with applicable
ketentuan; dan regulations; and
• Melakukan pemantauan terhadap jenis, • Monitoring of types, significance and
signifikansi dan frekuensi pelanggaran frequency of violations of regulations (BNI
terhadap ketentuan (track record compliance track record).
kepatuhan BNI).
Sesuai dengan Surat Edaran OJK (SEOJK) In accordance with the Circular Letter of
No.14/SEOJK.03/2015, BNI selaku Entitas Financial Services Authority regulations
Utama Konglomerasi Keuangan wajib (SEOJK) No. 14/SEOJK.03/2015, BNI as the
menerapkan Manajemen Risiko Terintegrasi parent entity of a financial conglomerate has to
secara komprehensif dan efektif. Tujuan implement the integrated risk management
penerapan manajemen risiko terintegrasi comprehensively and effectively. The purpose
tersebut yaitu untuk mengelola seluruh risiko of the implementation of integrated risk
yang melekat pada aktivitas/kegiatan usaha management implementation is to manage the
konglomerasi keuangan BNI serta whole inherent risks in the financial
menciptakan keunggulan kompetitif dan conglomerate’s business activities, and also to
memelihara pertumbuhan yang create competitive advantages and maintain
berkesinambungan sehingga dapat sustainable growth, so that it can increase the
meningkatkan nilai (shareholder value) financial conglomeration shareholder value of
konglomerasi keuangan BNI secara BNI as a whole.
keseluruhan.
Secara umum, seluruh Lembaga Jasa Generally, all of the Financial Services
Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi Institutions (FSI) as part of the BNI Financial
Keuangan BNI, baik BNI sebagai LJK Induk Conglomeration, where BNI as the Parent FSI
(Entitas Utama) dan masing-masing LJK Anak (Main Entity) and each Subsidiaries FSI have
telah menerapkan manajemen risiko, antara implemented risk management, among others
lain dengan membentuk unit risiko pada by establishing a risk unit in each FSI. Risk
masing-masing LJK. Manajemen risiko pada management in each FSI is operating
masing-masing LJK Anak secara operasional separately from the business unit and
dilakukan terpisah dari unit bisnis dan conducts its function independently. To
menjalankan fungsinya secara independen. support the implementation of risk
Untuk mendukung penerapan manajemen management, the FSI have established
risiko, pada organisasi LJK Anak juga dibentuk internal control units/function in their
unit/fungsi internal yang melakukan organizational structure, which monitors the
pemantauan kepatuhan terhadap kontrol compliance with internal controls regularly and
internal secara rutin dan berkala. periodically on a regular basis.
Halaman634
- 290 - Page
Page 659
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi In addition, the Boards of Commissioners and
pada masing-masing LJK Anak secara aktif Directors of the respective Subsidiaries
juga melakukan pemantauan, dan evaluasi actively monitor and evaluate the internal
melalui laporan-laporan yang disampaikan controls of the Subsidiaries, through the
oleh setiap LJK Anak untuk selanjutnya reports submitted by the respective
digunakan sebagai salah satu bahan Subsidiaries, as a basis in formulating and
pertimbangan dalam menetapkan kebijakan
developing appropriate policies for the
pada LJK Anak.
Subsidiaries.
BNI selaku Entitas Utama telah melakukan As the Parent Entity, BNI coordinates with its
koordinasi dengan LJK Anak untuk FSI Subsidiaries regarding the implementation
menerapkan manajemen risiko sesuai of risk management policies as defined by
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, antara lain Indonesia Financial Services Authority, among
dengan melakukan pemantauan dan others by implementing risk monitoring and
pengukuran risiko yang dituangkan dalam measurement in the form of consolidated
bentuk penilaian Kecukupan Penyediaan
Capital Adequacy Ratio (CAR) assessment,
Modal Minimum (KPMM) Konsolidasi, KPMM
Terintegrasi, penilaian Tingkat Kesehatan integrated Capital Adequacy Ratio (CAR)
Bank (TKB) konsolidasi, serta penilaian Profil assessment, the Bank’s consolidated
Risiko Konsolidasi dan penilaian Profil Risiko soundness rating consolidated assessment,
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI consolidated risk profile and also integrated
(tidak diaudit). risk profile assessment on BNI Financial
Conglomeration (unaudited).
Penilaian profil risiko BNI individu The risk profile assessment of BNI reflects the
menggambarkan risiko yang melekat dalam inherent risk of the Bank’s business, including
kegiatan bisnis Bank (inherent risk) termasuk the risk control system for 8 (eight) type of risk
kualitas penerapan Manajemen Risiko yang are assessed are Credit Risk, Market Risk,
mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk Liquidity Risk, Operational Risk, Legal Risk,
control system) pada 8 (delapan) jenis risiko Reputation Risk, Strategic Risk, and
yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko
Compliance Risk. The risk profile of BNI has
Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, dan Risiko been performed based on attachment of
Kepatuhan. Penilaian Profil Risiko BNI telah SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 about the
dilakukan sesuai dengan lampiran SEOJK No. Bank’s Soundness Rating Assessment.
14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum.
Berdasarkan hasil laporan terakhir atas Based on the results of a recent self-
penilaian sendiri (self-assessment), peringkat assessment report, inherent risk rank of BNI
risiko inheren BNI posisi 31 Desember 2024 as of 31 December 2024 is low to moderate
adalah low to moderate dengan peringkat and the quality of the risk management
kualitas penerapan manajemen risiko yang implementation rank is satisfactory, therefore
memadai (satisfactory) sehingga peringkat the risk profile composite rank of BNI is 2 (low
komposit Profil Risiko BNI adalah 2 (low to
to moderate) (unaudited).
moderate) (tidak diaudit).
Halaman635
- 291 - Page
Page 660
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi merupakan Integrated Risk Profile assessment is the
penilaian terhadap 10 (sepuluh) jenis Risiko assessment of the 10 (ten) types of risks
berdasarkan Risiko Inheren dan Kualitas based on Inherent Risks and the integrated
Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) Implementation of Risk Management Quality
terintegrasi. Kesepuluh jenis Risiko tersebut (KPMR). The ten types of Risks being
adalah Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko assessed are Credit Risk, Market Risk,
Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, Liquidity Risk, Operational Risk, Legal Risk,
Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, Risiko Reputation Risk, Strategic Risk, Compliance
Kepatuhan, Risiko Transaksi Intra-Grup dan Risk, Intra Group Transactions Risk and
Risiko Asuransi. Penilaian Profil Risiko BNI Insurance Risk. Assessment of the Integrated
Terintegrasi tersebut telah dilakukan sesuai Risk Profile has complied with the SEOJK No.
dengan lampiran SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015 dated 25 May 2015 about
14/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 Integrated Risk Management Implementation
tentang Penerapan Manajemen Risiko for Financial Conglomerate.
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dilakukan Integrated Risk Profile assessment is
semesteran. Berdasarkan hasil laporan conducted semi annually. Based on the results
terakhir secara penilaian sendiri (self of the last self- assessment report, the
assessment), peringkat risiko inheren posisi 31 inherent risk rank of BNI as of 31 December
Desember 2024 adalah low to moderate 2024 is low to moderate with the quality of the
dengan peringkat kualitas penerapan risk management implementation rank as
manajemen risiko yang memadai (satisfactory) satisfactory, therefore the composite rank of
sehingga peringkat komposit Profil Risiko BNI’s Risk Profile as a financial
Konglomerasi Keuangan BNI adalah 2 (low to conglomeration is 2 (low to moderate)
moderate) (tidak diaudit). (unaudited).
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) BNI posisi BNI Bank Soundness Level (TKB) self
31 Desember 2024 yang dilakukan secara self assessment for the position as of
assessment berada pada Peringkat 2 (PK 2) 31 December 2024 which is in Rank 2 (PK 2)
dengan predikat “sehat” atau stabil with the predicate “healthy” or stable
dibandingkan dengan TKB BNI posisi compared to the TKB BNI at the position in
31 Desember 2023 (tidak diaudit). 31 December 2023 (unaudited).
1. Profil Risiko 1. Risk Profile
Hasil penilaian Profil Risiko BNI posisi The results of the BNI Risk Profile
31 Desember 2024 masih stabil di assessment for the position 31 December
Peringkat 2 (Low to Moderate). 2024 are still stable at Rank 2 (Low to
Moderate).
2. Rentabilitas 2. Rentability
Terjadi penurunan tren risiko pada The decreasing of risk trend which
parameter Rentabilitas yang dipicu oleh occurred in Rentability parameter which
pencapaian rasio profitabilitas yang telah was triggered by improvement of the
membaik dan sesuai target. achievement of a profitability ratio as target.
3. Permodalan 3. Capital
Penurunan tren risiko pada parameter The decreasing risk trend in the capital
permodalan diakibatkan peningkatan rasio parameter was due to an increase in the
CAR BNI karena peningkatan total modal BNI’s total capital component due to an
BNI secara modal tier 1 melalui laba increase of BNI’s tier 1 capital from
ditahan serta penerbitan Additional Tier 1 retained earnings as well as issuance of
Capital Securities dan peningkatan modal Additional Tier 1 Capital Securities and
tier 2 melalui penerbitan subdebt. increase of tier 2 capital due to subdebt
issuance.
4. Tata Kelola 4. Governance
Tata kelola BNI posisi 31 Desember 2024 BNI’s governance for the position of
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 31 December 2024 is relatively stable
2023 relatif stabil. compared to the position in 31 December
2023.
Halaman636
- 292 - Page
Page 661
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Guna melakukan penguatan fungsi In order to strengthen the risk management
manajemen risiko, BNI juga melakukan function, BNI has also carried out several
beberapa upaya antara lain: efforts, including:
1. Simulasi Kondisi Terburuk dan Stress 1. Worst Condition Simulation and Stress
Testing. Testing.
Stress testing merupakan salah satu alat Stress testing is one of the risk
manajemen risiko yang digunakan BNI management tools used by BNI to evaluate
untuk mengevaluasi dampak suatu the impact of a severe but plausible
skenario yang severe namun mungkin scenario on the Bank's financial condition.
terjadi (plausible) terhadap kondisi finansial BNI carries out stress testing periodically
Bank. BNI melakukan stress testing secara as a basis for consideration for decisions
berkala sebagai salah satu dasar and directions of the board of directors and
pertimbangan untuk keputusan dan arahan board of commissioners or in making Bank
direksi dan dewan komisaris atau dalam decisions as well as in compliance with
pengambilan keputusan Bank serta applicable regulatory provisions both in
sebagai pemenuhan atas ketentuan Indonesia and regulatory provisions at each
regulasi yang berlaku baik di Indonesia Foreign Office (KLN). Apart from being a
maupun ketentuan regulator pada masing- basis for decision making and compliance
masing Kantor Luar Negeri (KLN). Selain with regulations, stress testing also aims to
sebagai dasar pengambilan keputusan dan estimate the magnitude of losses that will
pemenuhan regulasi, stress testing juga arise as well as the resilience of the Bank's
bertujuan untuk mengestimasi besarnya capital in absorbing these losses and
kerugian yang akan timbul serta ketahanan identifying steps that must be taken to
modal Bank dalam menyerap kerugian mitigate risks and maintain the resilience of
tersebut dan mengidentifikasi langkah- the Bank's capital. In terms of liquidity, the
langkah yang harus dilakukan untuk stress test functions to estimate the
memitigasi risiko dan menjaga ketahanan adequacy of the Bank's liquid assets to
modal Bank. Dalam hal likuiditas, stress fulfill obligations, both contractual and
test berfungsi untuk mengestimasi behavioral.
kecukupan alat likuid Bank untuk
memenuhi kewajiban, baik kontraktual
maupun behavioral.
Hasil stress testing yang dilakukan BNI The results of stress testing carried out by
sepanjang tahun 2023 menunjukkan bahwa BNI throughout 2023 show that BNI's
permodalan BNI masih mampu untuk capital is still able to absorb losses that will
menyerap kerugian yang akan timbul serta arise and is able to maintain sufficient
mampu menjaga kecukupan likuiditas liquidity with rapid anticipation in terms of
dengan antisipasi yang cepat pada sisi asset and liability management as well as
pengelolaan aset dan liabilitas serta the readiness of policies to support funding
kesiapan kebijakan pendukung rencana plans. Apart from that, BNI has also
pendanaan. Selain itu, BNI juga telah established risk mitigation for possible
menetapkan mitigasi risiko atas losses that may arise.
kemungkinan kerugian yang akan timbul.
Halaman637
- 293 - Page
Page 662
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
2. Penyusunan Rencana Aksi (Recovery 2. Preparation of Recovery Plan and
Plan) dan Rencana Resolusi (Resolution Resolution Plan.
Plan).
Recovery Plan merupakan rencana untuk The Recovery Plan is a plan to overcome
mengatasi (mencegah, memulihkan dan (prevent, recover and repair) financial
memperbaiki) permasalahan keuangan problems that may occur at Systemic
yang mungkin terjadi di Bank Sistemik. Banks. The preparation of the Recovery
Penyusunan Recovery Plan merupakan Plan is a fulfillment of OJK Regulation No.
pemenuhan atas Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 dated 4 April 2017
14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 concerning Action Plans (Recovery Plan)
tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) for Systemic Banks, which is intended to
bagi Bank Sistemik, yang dimaksudkan overcome early financial problems that may
untuk mengatasi secara dini permasalahan occur in systemic Banks through a "bail in"
keuangan yang mungkin terjadi pada Bank mechanism so that it is hoped that these
sistemik melalui mekanisme “bail in” financial problems will not trigger a
sehingga permasalahan keuangan tersebut systemic impact on the national financial
diharapkan tidak sampai memicu dampak system. BNI as a Systemic Bank is obliged
sistemik bagi sistem keuangan nasional. to prepare a Recovery Plan to the OJK
BNI sebagai Bank Sistemik wajib every year on a regular basis at least 1
menyusun Recovery Plan kepada OJK (one) time in 1 (one) year and submit an
setiap tahun secara berkala paling sedikit 1 updated Action Plan to the OJK no later
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan than the end of November.
menyampaikan pengkinian Rencana Aksi
kepada OJK paling lama akhir bulan
November.
Resolution Plan merupakan rencana The Resolution Plan is a handling or
penanganan atau penyelesaian oleh resolution plan by the Deposit Insurance
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ketika Corporation (LPS) when the Bank is
Bank dinyatakan sebagai bank gagal, declared as a failed bank, contained in the
tertuang dalam dokumen Resolution Plan Resolution Plan document which is
yang di-review secara periodik setiap 2 reviewed periodically every 2 (two) years.
(dua) tahun sekali. Penyusunan Resolution The preparation of the Resolution Plan is a
Plan merupakan pemenuhan atas fulfillment of the Deposit Insurance
Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan Corporation Regulation No. 1 of 2021
No. 1 Tahun 2021 tentang Rencana concerning Resolution Plans for
Resolusi bagi Bank Umum. Rencana Commercial Banks. The Resolution Plan is
Resolusi merupakan komitmen Bank, a commitment of the Bank, controlling
pemegang saham pengendali dan/atau shareholders and/or other parties to realise
pihak lain untuk mewujudkan resolusi Bank an effective Bank resolution to reduce
yang efektif guna mengurangi gangguan systemic disruption to financial system
sistemik ke stabilitas sistem keuangan stability and minimise the use of public
serta meminimalisir penggunaan dana funds (APBN) in Bank resolutions. The
publik (APBN) dalam resolusi Bank. Resolution Plan contains information about
Rencana Resolusi berisi informasi the Bank that is in line with the Action Plan
mengenai Bank yang sejalan dengan which is equipped with analysis of
Rencana Aksi yang dilengkapi dengan resolution options and potential obstacles
analisa opsi resolusi dan potensi hambatan to implementing resolution options, as well
pelaksanaan opsi resolusi, serta strategi as communication strategies before
komunikasi sebelum dilakukannya handling Bank solvency problems by the
penanganan permasalahan solvabilitas resolution authority.
Bank oleh otoritas resolusi.
Halaman638
- 294 - Page
Page 663
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
3. Penilaian Risk Maturity Index (RMI). 3. Risk Maturity Index (RMI) Assessment.
Risk Maturity Index (RMI) merupakan Risk Maturity Index (RMI) is an index used
indeks yang digunakan untuk mengukur to measure the effectiveness and quality of
efektivitas dan kualitas penerapan implementing risk management in
manajemen risiko dalam melindungi dan protecting and creating value. Based on the
menciptakan nilai. Berdasarkan Surat Letter of the Ministry of BUMN No. S-
Kementerian BUMN No. S-31/Wk2.MBU.A/ 31/Wk2.MBU.A/ 09/2020 which was
09/2020 dimana disampaikan dalam submitted in order to implement the
rangka mengimplementasikan rencana strategic plan of the Ministry of BUMN for
strategis Kementerian BUMN tahun 2020– 2020–2024, in accordance with Minister of
2024, sesuai Peraturan Menteri BUMN No. BUMN Regulation No. PER-
PER-08/MBU/08/2020 perlu dilakukan 08/MBU/08/2020 requires strengthening
penguatan terhadap fungsi Manajemen the Risk Management function, one of
Risiko salah satunya menetapkan nilai RMI which is determining the RMI value as one
sebagai salah satu indikator kinerja utama of the main performance indicators for
peningkatan pengelolaan Risiko BUMN. improving BUMN Risk management. BNI's
Hasil assessment RMI BNI telah mencapai RMI assessment results have achieved a
skor “Managed” (tidak direviu dan tidak "Managed" score (not reviewed and
diaudit). unaudited).
Dalam rangka pemenuhan kepatuhan In order to fulfill compliance with BUMN
terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER- Ministerial Regulation No. PER-02/
02/ MBU/03/2023, maka akan dilakukan MBU/03/2023, an ongoing RMI assessment
penilaian RMI secara berkelanjutan dengan will be carried out taking into account the
memperhatikan keputusan deputi bidang decision of the deputy for finance and risk
keuangan dan manajemen risiko KBUMN No. management of KBUMN No. SK-
8/DKU.MBU/12/2023 dated 6 December 2023
SK-8/DKU.MBU/12/2023 tanggal 6 Desember
concerning RMI technical instructions. The
2023 tentang Petunjuk teknis RMI. Penilaian RMI assessment will be carried out based on
RMI akan dilakukan berbasis kinerja, yaitu performance, namely combining RMI
menggabungkan penilaian RMI berdasarkan 5 assessments based on 5 dimensions, namely
dimensi yaitu (1) budaya & kapabilitas risiko, (1) risk culture & capability, (2) risk
(2) organisasi & tata kelola risiko, (3) kerangka organization & governance, (3) risk &
risiko & kepatuhan, (4) proses & kontrol risiko, compliance framework, (4) risk processes &
dan (5) model, data, dan teknologi risiko, controls, and (5) risk models, data and
dengan realisasi kinerja yang terdiri dari technology, with performance realization
Tingkat Kesehatan Peringkat Akhir (final consisting of Final Rating Health Level and
rating) dan Peringkat Komposit Risiko. Risk Composite Rating.
Pengungkapan lebih lanjut pada manajemen The further disclosures on risk management
risiko diungkapkan pada Catatan 47. are presented in Note 47.
Halaman639
- 295 - Page
Page 664
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
m. Risiko pasar m. Market risk
Risiko mata uang Currency risk
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN), Presented below is the Net Open Position
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal (NOP), in absolute amounts, of BNI as of
31 Desember 2024 per mata uang, sesuai 31 December 2024 by currency, based on
dengan peraturan Bank Indonesia: Bank Indonesia regulations:
2024
Aset/ Liabilitas/ Posisi Devisa Neto/
Mata Uang Assets Liabilities Net Open Position Currencies
KESELURUHAN (LAPORAN AGGREGATE (STATEMENT
POSISI KEUANGAN DAN OF FINANCIAL POSITION AND
REKENING ADMINISTRATIF) ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
Dolar Amerika Serikat 504,259,275 504,848,665 589,390 United States Dollar
Yen Jepang 24,568,493 24,514,414 54,079 Japanese Yen
Euro Eropa 19,194,866 19,296,896 102,030 European Euro
Dolar Singapura 7,016,224 7,139,863 123,639 Singapore Dollar
Yuan China 5,773,744 5,585,695 188,049 Chinese Yuan
Pound sterling Inggris 1,252,126 1,286,866 34,740 British Pound Sterling
Dolar Hong Kong 908,009 891,483 16,526 Hong Kong Dollar
Lain-lain 5,049,417 4,913,311 210,189 *) Others
1,318,642
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
Dolar Amerika Serikat 290,730,836 295,940,547 5,209,711 United States Dollar
Yen Jepang 16,231,952 16,223,421 8,531 Japanese Yen
Dolar Singapura 4,393,175 4,523,324 130,149 Singapore Dollar
Yuan China 3,095,469 2,965,492 129,977 Chinese Yuan
Euro Eropa 3,925,460 2,227,695 1,697,765 European Euro
Dolar Hong kong 364,731 233,401 131,330 Hong Kong Dollar
Pound sterling Inggris 419,095 130,399 288,696 British Pound Sterling
Lain-lain 3,291,288 2,113,416 1,177,872 *) Others
8,774,031
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada Total Tier I and II Capital less
Entitas Anak (Catatan 53) 152,307,417 investment in Subsidiaries (Note 53)
Rasio PDN (Keseluruhan) 0.87% NOP Ratio (Aggregate)
Rasio PDN (Laporan Posisi NOP Ratio (Statement of
Keuangan) 5.76% Financial Position)
*) Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aset dan *) Sum of the absolute values of the difference between assets and
liabilitas dari beberapa mata uang asing lainnya liabilities of some foreign currencies
Halaman640
- 296 - Page
Page 665
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
m. Risiko mata uang (lanjutan) m. Currency risk (continued)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN), Presented below is the Net Open Position, in
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal absolute amounts, of BNI as of 31 December
31 Desember 2023 per mata uang, sesuai 2023 by currency, based on Bank Indonesia
dengan peraturan Bank Indonesia: regulations:
2023
Aset/ Liabilitas/ Posisi Devisa Neto/
Mata Uang Assets Liabilities Net Open Position Currencies
KESELURUHAN (LAPORAN AGGREGATE (STATEMENT
POSISI KEUANGAN DAN OF FINANCIAL POSITION AND
REKENING ADMINISTRATIF) ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
Dolar Amerika Serikat 482,966,619 483,490,720 524,101 United States Dollar
Yen Jepang 29,024,960 28,947,537 77,423 Japanese Yen
Euro Eropa 15,405,504 15,588,925 183,421 European Euro
Dolar Singapura 7,949,228 8,142,772 193,544 Singapore Dollar
Yuan China 5,144,957 5,127,937 17,020 Chinese Yuan
Pound sterling Inggris 1,074,447 1,182,796 108,349 British Pound Sterling
Dolar Hong Kong 718,810 610,388 108,422 Hong Kong Dollar
Lain-lain 5,081,804 4,253,755 1,177,646 *) Others
2,389,926
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
Dolar Amerika Serikat 294,512,516 297,006,830 2,494,314 United States Dollar
Yen Jepang 15,239,293 16,812,444 1,573,151 Japanese Yen
Dolar Singapura 3,422,170 2,664,391 757,779 Singapore Dollar
Yuan China 2,893,282 2,593,590 299,692 Chinese Yuan
Euro Eropa 2,110,783 861,731 1,249,052 European Euro
Dolar Hong kong 411,655 241,927 169,728 Hong Kong Dollar
Pound sterling Inggris 213,355 91,092 122,263 British Pound Sterling
Lain-lain 2,179,517 1,078,579 1,100,938 *) Others
7,766,917
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada Total Tier I and II Capital less
Entitas Anak (Catatan 53) 142,016,389 investment in Subsidiaries (Note 53)
Rasio PDN (Keseluruhan) 1.68% NOP Ratio (Aggregate)
Rasio PDN (Laporan Posisi NOP Ratio (Statement of
Keuangan) 5.47% Financial Position)
*) Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aset dan *) Sum of the absolute values of the difference between assets and
liabilitas beberapa mata uang asing lainnya liabilities of some foreign currencies
Pengungkapan lebih lanjut pada risiko pasar The further disclosures on market risk are
diungkapkan pada Catatan 50. presented in Note 50.
Halaman641
- 297 - Page
Page 666
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional n. Operational risk
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, BNI mengacu pada ketentuan management, BNI made reference to Bank
Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan, Indonesia or Financial Authority Regulations,
serta International Best Practices. BNI juga and also International Best Practices. BNI also
memiliki prosedur manajemen risiko has operational risk management procedures
operasional yang disusun dan dievaluasi that are prepared and evaluated periodically
secara berkala sebagai pedoman bagi as guidelines for all units in implementing the
segenap unit kerja dalam melaksanakan operational risk management framework that
kerangka kerja manajemen risiko operasional has been established by the Bank.
yang telah ditetapkan oleh Bank.
Strategi Manajemen Risiko Operasional The Operational Risk Management Strategy is
dirumuskan sesuai strategi dan tujuan bisnis formulated according to the overall business
secara keseluruhan dengan memperhatikan strategy and objectives by taking into account
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) the level of risk to be taken (risk appetite) and
dan toleransi risiko (risk tolerance). risk tolerance.
Tata kelola manajemen risiko operasional Operational risk management governance is
diimplementasikan berdasarkan konsep Three implemented based on the Three Lines Model
Lines Model yang membedakan antara Satuan concept which differentiates between Risk
Kerja Operasional (Risk Taking Unit) yang Taking Units (RTU) that have the role as Risk
merupakan Risk and Control Owner, Satuan and Control Owner, Risk Management Units
Kerja Manajemen Risiko yang independen, that are independent to RTU, and Internal
dan Satuan Kerja Audit Intern. Fungsi Risk Audit that independent to RTU and Risk
Taking Unit dijalankan oleh Satuan Kerja Management Unit. The Risk Taking Unit
Operasional dan spesifik untuk konteks risiko functions are carried out by the Operation
operasional bermitra dengan Senior Units and together with the Senior Operational
Operational Risk Executive (SORX) dalam Risk Executive (SORX) mitigating the potential
memitigasi risiko yang dihadapi. Satuan Kerja operational risks. Risk Management Units and
Manajemen Risiko bersama dengan Satuan Compliance Unit are monitoring risks and
Kerja Kepatuhan bertugas memantau risiko providing policies/ procedures related to risk
dan menyediakan kebijakan/ prosedur terkait management to minimise risks, and reviewing
manajemen risiko untuk meminimalisir risiko , new bank products. Internal Audit is ensuring
serta me-review produk bank baru. Satuan the effectiveness of risk management and
Kerja Audit Intern bertugas memastikan internal control.
efektivitas pengelolaan risiko dan
pengendalian intern.
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain:
1) Escalation 1) Escalation
Merupakan proses penyampaian setiap It is the process of reporting every
kejadian risiko operasional signifikan significant operational risk event to the
kepada Direksi dengan tujuan informasi Board of Directors with the aim that
dan kejadian dapat tersampaikan dan information and events can be reported and
diselesaikan dengan cepat dan tepat. resolved quickly and precisely.
Halaman642
- 298 - Page
Page 667
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain: (lanjutan) (continued)
2) Capital 2) Capital
Modal Minimum Risiko Operasional dan Minimum Operational Risk Capital and
ATMR untuk Risiko Operasional RWA for Operational Risk are used as
dipergunakan sebagai salah satu elemen one of the elements in calculating the
dalam menghitung besarnya perhitungan capital adequacy ratio (Capital Adequacy
kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio). The RWA calculation method for
Ratio). Metode perhitungan ATMR untuk Operational Risk refers to applicable
Risiko Operasional mengacu pada regulations from the Financial Services
regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan Authority using standard approach
yang berlaku dengan menggunakan method.
pendekatan standar.
3) ICAAP (Internal Capital Adequacy 3) ICAAP (Internal Capital Adequacy
Assessment Process) Assessment Process)
Proses yang dilakukan Bank untuk The process carried out by the Bank to
menetapkan kecukupan modal sesuai determine capital adequacy in accordance
dengan profil risiko Bank dan penetapan with the Bank's risk profile and
strategi untuk memelihara tingkat determining strategies to maintain capital
permodalan. levels.
4) Risk Control Self-Assessment (RCSA)/ 4) RCSA (Risk Control Self-Assessment) /
Process, Risk, Control, & Monitoring PRCM (Process, Risk, Control, &
(PRCM) Monitoring)
RCSA merupakan sebuah proses RCSA is a process of identifying,
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan measuring, monitoring and controlling
pengendalian risiko yang dilakukan secara risks that is carried out periodically
periodik secara self-assessment oleh through self-assessment by the RTU,
segenap unit kerja, yang bertujuan untuk which aims to evaluate potential
mengevaluasi potensi kelemahan kontrol weaknesses in the existing controls so
yang ada sehingga risiko dapat terjadi. that risks may occur.
PRCM merupakan sebuah pendekatan PRCM is an approach or framework for
atau kerangka berpikir dalam memetakan mapping key processes, key risks, key
key process, key risk, key control, dan control and monitoring on which RCSA
monitoring yang menjadi sebuah dasar activities can be implemented.
aktivitas RCSA dapat diimplementasikan.
5) Operational Risk Event (ORE) 5) Operational Risk Event Management
Management (ORE)
Merupakan sebuah proses untuk It is a process for identifying an
mengidentifikasi sebuah kejadian risiko operational risk event, recording, reporting
operasional, mencatat, melaporkan, serta and analyzing existing events as a means
menganalisis kejadian yang ada sebagai of preparing the necessary follow-up
suatu sarana untuk menyusun tindak actions as future preventive actions and
lanjut yang diperlukan sebagai tindakan necessary remediation actions.
preventif kedepannya maupun tindakan
remediasi yang diperlukan.
Halaman643
- 299 - Page
Page 668
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain: (lanjutan) (continued)
6) Control Improvement Plan (CIP) 6) Control Improvement Plan (CIP)
Merupakan mekanisme untuk It is a mechanism for identifying,
mengidentifikasi, menetapkan, dan establishing and monitoring control
memantau perbaikan kontrol dalam suatu improvements in a business process
proses bisnis yang dapat bersumber dari which can be sourced from the results of
hasil aktivitas RCSA, tindak lanjut RCSA activities, as follow-up to
kejadian risiko operasional, arahan operational risk incidents, management
manajemen, hasil diskusi rutin unit kerja, direction, results of routine RTU
dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar discussions, etc. This CIP also aimed to
perbaikan dan peningkatan kontrol ensure that control improvements and
dilakukan secara berkelanjutan serta enhancements are carried out on an
merupakan cerminan dari budaya risiko ongoing basis and as a reflection of a
yang kuat. strong risk culture.
7) Lesson Learned 7) Lessons Learned
Merupakan penyusunan kajian mendalam It is the preparation of an in-depth study of
atas kejadian risiko operasional yang material operational risk events with the
bersifat material dengan tujuan agar aim that lessons can be learned and
pelajaran dapat dipetik dan tindak lanjut follow-up actions can be formulated so
dapat dirumuskan agar kejadian yang that the same incident will not happen
sama tidak akan terjadi lagi. again.
8) Reporting 8) Reporting
Pelaporan risiko operasional merupakan Operational risk reporting is a media for
media komunikasi dan informasi perihal communication and information regarding
pengendalian risiko operasional kepada operational risk control to management as
manajemen sebagai pertimbangan dalam a consideration in making strategic
pengambilan keputusan strategis. decisions.
9) Risk Taxonomy 9) Risk Taxonomy
Bank menetapkan taksonomi risiko The Bank has set a risk taxonomy as a
sebagai suatu acuan dalam pemetaan reference in mapping all existing work
semua perangkat kerja yang ada tools so that identification becomes more
sehingga identifikasi menjadi lebih granular and follow-up actions taken can
granular dan tindak lanjut yang diambil be more focused.
dapat menjadi lebih berfokus.
Halaman644
- 300 - Page
Page 669
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Kerangka kerja manajemen risiko operasional The operational risk management framework
dapat berjalan dengan baik apabila ditopang can run well if it is supported by a strong
oleh pondasi yang kuat dalam bentuk foundation in the form of several main aspects
beberapa aspek utama sebagai berikut: as follows:
1) Organization and Technology 1) Organization and Technology
Dalam menjalankan manajemen risiko To implement operational risk
operasional diperlukan dukungan management, requires organizational
organisasi yang memiliki gambaran jelas support that has a clear picture of duties
terkait tugas dan tanggung jawab yang and responsibilities that are fully
dipahami secara utuh oleh semua unit understood by units. Check & Balance
kerja. Check & Balance terjadi dalam occurs within the organization so that the
organisasi sehingga proses manajemen operational risk management process can
risiko operasional dapat berjalan sesuai run as planned.
dengan yang direncanakan.
Penggunaan dan penerapan teknologi The use and application of information
informasi dapat mendukung proses technology can support operational risk
manajemen risiko operasional dimana management processes, where with bank
dengan kompleksitas bank, otomasi proses complexity, process automation and control
dan otomasi proses kontrol akan dapat process automation are expected to be
memaksimalkan upaya mitigasi risiko. able to maximise risk mitigation efforts. And
Serta adanya data yang terintegrasi untuk the existence of integrated data for
risiko operasional dapat menghasilkan operational risks can produce complete and
informasi yang lengkap dan akurat yang accurate information that can be used in
dapat digunakan dalam pengelolaan risiko managing operational risks and as
operasional serta sebagai data pendukung supporting data in decision making by
dalam pengambilan keputusan oleh management.
manajemen.
2) Risk Culture, Conduct, and Cultural 2) Risk Culture, Conduct, and Cultural
Mindset Mindset
Pondasi yang terpenting dan fundamental The most important and fundamental
adalah budaya risiko yang kuat, perilaku foundation is a strong risk culture,
pegawai yang sesuai atas risk & control, appropriate employee behavior regarding
dan mindset yang tepat atas manajemen risk & control, and the right mindset for risk
risiko. Dengan terpenuhinya aspek ini, management. By fulfilling this aspect, the
maka proses manajemen risiko dapat risk management process can run
berjalan dengan efektif dimana garda effectively, where the front guard dealing
terdepan yang berhadapan dengan risiko with risk can optimally mitigate risk and this
dapat secara optimal memitigasi risiko dan will also be complemented by other
hal ini juga akan dilengkapi oleh metodologi methodologies so that risk management
lainnya sehingga upaya manajemen risiko efforts can be maximally beneficial.
dapat bermanfaat secara maksimal.
Terkait dengan kelangsungan usaha bila Regarding the business resilience when
terjadi kondisi disaster (bencana), BNI juga disaster occurs, BNI has Business Continuity
sudah mempunyai prosedur Business Management (BCM) procedures, which is a
Continuity Management (BCM), yaitu suatu formal mechanism which combined strategies,
mekanisme formal yang merupakan kombinasi procedures and organizations developed to
antara strategi, prosedur, dan organisasi yang ensure operational continuity of critical
dikembangkan untuk memastikan functions under certain levels of services when
kelangsungan operasional dari fungsi-fungsi a disturbance or disaster is encountered. This
usaha yang kritikal pada tingkat layanan procedures is applied for all business units in
tertentu pada saat terjadi gangguan atau BNI for both domestic and overseas.
bencana. Prosedur ini mencakup semua unit
usaha yang ada di BNI, baik di dalam negeri
maupun di luar negeri.
BNI memiliki infrastruktur yang dibutuhkan BNI has the infrastructure needed to
dalam implementasi BCM seperti Data Center implement BCM such as Data Center (DC),
(DC), Disaster Recovery Center (DRC), dan Disaster Recovery Center (DRC), and BCM
Lokasi Alternatif Gedung BCM. Alternative Building.
Halaman645
- 301 - Page
Page 670
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
o. Manajemen modal o. Capital management
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank telah memenuhi semua persyaratan has complied with all capital requirements.
modal yang diwajibkan.
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum The Capital Adequacy Ratio (CAR) is the ratio
(Capital Adequacy Ratio (CAR)) adalah rasio of the Bank’s capital over its Risk - Weighted
modal terhadap aset tertimbang menurut risiko Assets (RWA). Based on Bank Indonesia
(Risk - Weighted Assets (RWA)). Berdasarkan regulations, the total capital for credit risk
peraturan Bank Indonesia, jumlah modal untuk consists of core capital (Tier I) and
risiko kredit terdiri dari Modal Inti ("Tier I") dan supplementary capital (Tier II) less
Modal Pelengkap ("Tier II") dikurangi investments in Subsidiaries. In accordance
penyertaan pada Entitas Anak. Sesuai dengan with OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016,
Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016, OJK Regulation No. 34/POJK.03/2016, OJK
Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016, dan Regulation No. 27 of 2022 concerning the
Peraturan OJK No. 27 Tahun 2022 tentang Minimum Capital Requirement for Commercial
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Banks and OJK Circular Letter
Umum dan Surat Edaran OJK No.9/SEOJK.03/2020 on Transparency and
No.9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi Publication Conventional Commercial Bank
dan Publikasi Laporan Bank Umum Report, since the end of the month of
Konvensional, sejak akhir bulan September September 2016, Specific Reserves can no
2016, Cadangan Tujuan tidak dapat lagi longer be taken into account as a component
diperhitungkan sebagai komponen Modal of Bank’s Capital.
Bank.
Rasio Kecukupan Modal (hanya BNI) pada The Capital Adequacy Ratio of BNI (BNI only)
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of 31 December 2024 and 2023 is as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
BNI - tanpa memperhitungkan BNI - without considering
risiko pasar market risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko 660,200,271 609,160,539 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 23.07% 23.31% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
BNI - dengan memperhitungkan BNI - considering
risiko pasar dan kredit market and credit risks
Aset Tertimbang Menurut Risiko 674,362,768 611,972,160 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 22.59% 23.21% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
Halaman646
- 302 - Page
Page 671
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
o. Manajemen modal (lanjutan) o. Capital management (continued)
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio (continued)
(lanjutan)
Rasio Kecukupan Modal (hanya BNI) pada The Capital Adequacy Ratio of BNI (BNI only)
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of 31 December 2024 and 2023 is as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
2024 2023
BNI - dengan memperhitungkan BNI - considering
risiko operasional, mulai berlaku operational risk, effective
sejak 1 Januari 2010 since 1 January 2010
Aset Tertimbang Menurut Risiko 711,773,633 646,939,036 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 21.40% 21.95% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
60. PERISTIWA SIGNIFIKAN SETELAH PERIODE 60...SIGNIFICANT EVENTS AFTER THE
PELAPORAN REPORTING PERIOD
Berdasarkan Ringkasan Risalah Rapat Umum Based on the Summary Minutes of Meetings of
Pemegang Saham Tahunan tertanggal 26 Maret the Annual General Meeting of Shareholders
2025 yang berita acaranya diaktakan oleh dated 26 March 2025, which minutes were
notaris Ashoya Ratam, SH, MKn. mengenai notarized by notary Ashoya Ratam, SH, MKn.
perubahan susunan Dewan Komisaris dan concerning the changes in the composition of
Direksi Bank, sehingga susunan Dewan the Bank's Board of Commissioners and Board
Komisaris dan Direksi Bank menjadi sebagai of Directors, resulting in the composition of the
berikut: Bank's Board of Commissioners and Board of
Directors being as follows:
2025
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Omar Sjawaldy Answar1) Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama Tedi Bharata1) Vice President Commissioner
Komisaris Suminto1) Commissioner
Komisaris Donny Hutabarat1) Commissioner
Komisaris Independen Vera Febyanthy1) Independent Commissioner
Komisaris Independen Didik Junaedi Rachbini1) Independent Commissioner
1) Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan 1) Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
(OJK)
Halaman647
- 303 - Page
Page 672
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
60. PERISTIWA SIGNIFIKAN SETELAH PERIODE 60...SIGNIFICANT EVENTS AFTER THE
PELAPORAN (lanjutan) REPORTING PERIOD (continued)
Berdasarkan Ringkasan Risalah Rapat Umum Based on the Summary Minutes of Meetings of
Pemegang Saham Tahunan tertanggal 26 Maret the Annual General Meeting of Shareholders
2025 yang berita acaranya diaktakan oleh dated 26 March 2025, which minutes were
notaris Ashoya Ratam, SH, MKn. mengenai notarized by notary Ashoya Ratam, SH, MKn.
perubahan susunan Dewan Komisaris dan concerning the changes in the composition of
Direksi Bank, sehingga susunan Dewan the Bank's Board of Commissioners and Board
Komisaris dan Direksi Bank menjadi sebagai of Directors, resulting in the composition of the
berikut: (lanjutan) Bank's Board of Commissioners and Board of
Directors being as follows: (continued)
2025
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan1) President Director
Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar1) Vice President Director
Direktur Risk Management David Pirzada Risk Management Director
Direktur Treasury & International Banking Abu Santosa Sudradjat1) Treasury & International Banking Director
Direktur Commercial Banking Muhammad Iqbal1) Commercial Banking Director
Direktur Human Capital & Compliance Munadi Herlambang1) Human Capital & Compliance Director
Direktur Consumer Banking Corina Leyla Karnalies Consumer Banking Director
Direktur Finance & Strategy Hussein Paolo Kartadjoemena Finance & Strategy Director
Direktur Operations Ronny Venir Operations Director
Direktur Corporate Banking Agung Prabowo Corporate Banking Director
Direktur Kelembagaan Eko Setyo Nugroho1) Institutional Banking Director
Direktur Information Technology Toto Prasetio Information Technology Director
Direktur Network & Retail Funding Rian Eriana Kaslan1) Network & Retail Funding Director
1) Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan 1) Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
(OJK)
61. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN 61...REISSUANCE OF THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Sehubungan dengan rencana Bank untuk In relation to the Bank's plan to conduct a
melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan Continuous Public Offering of Sustainability
Obligasi Berlandaskan Keberlanjutan Bonds, BNI Bank Sustainable Stage I Year
(Sustainability Bond) Berkelanjutan I Bank BNI 2025, the Bank has reissued its consolidated
Tahap I Tahun 2025, Bank telah menerbitkan financial statements as of and for the year
kembali laporan keuangan konsolidasiannya ended 31 December 2024, with comparative
pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir figures as of and for the year ended 31
pada 31 Desember 2024 dengan komparatif December 2023, to align disclosures with capital
pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir market regulations.
pada tanggal 31 Desember 2023, untuk
menyesuaikan pengungkapan dengan peraturan
pasar modal.
Halaman648
- 304 - Page
Page 673
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
61. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN 61...REISSUANCE OF THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (continued)
Penerbitan kembali laporan keuangan Reissuance of the consolidated financial
konsolidasian terkait dengan hal-hal sebagai statements related to the following item:
berikut:
a. Catatan 1: Informasi umum - halaman 14, a. Note 1: General information - page 14, 17,
17, 18, 20, 22, 23, 24 dan 25; 18, 20, 22, 23, 24 and 25;
b. Catatan 2: Informasi kebijakan akuntansi b. Note 2: Material accounting policy
material - halaman 28, 29, 67 dan 83; information - page 28, 29, 67 and 83;
c. Catatan 4 : Kas - halaman 92; c. Note 4: Cash - page 92;
d. Catatan 15: Beban dibayar di muka - d. Note 15: Prepaid expenses - page 137;
halaman 137;
e. Catatan 19: Aset tetap dan aset hak-guna - e. Note 19: Fixed assets and right-of-use of
halaman 142, 143 dan 144; assets - page 142, 143 and 144;
f. Catatan 21: Liabilitas segera - halaman 148; f. Note 21: Obligations due immediately - page
148;
g. Catatan 26: Beban yang masih harus g. Note 26: Accrued expenses - page 155;
dibayar - halaman 155;
h. Catatan 29: Perpajakan - halaman 171; h. Note 29: Taxation - page 171;
i. Catatan 30: Efek-efek yang diterbitkan - i. Note 30: Securities issued - page 175 and
halaman 175 dan 176; 176;
j. Catatan 39: Beban gaji dan tunjangan - j. Note 39: Salaries and employees’ benefits
halaman 215; expense - page 215;
k. Catatan 40: Beban umum dan administrasi - k. Note 40: General and administrative
halaman 216; expenses - page 216;
l. Catatan 46: Segmen operasi - halaman 242, l. Note 46: Operating segment - page 242,
243, 244 dan 245; 243, 244 and 245;
m. Catatan 60: Peristiwa signifikan setelah m. Note 60: Significant events after the
periode pelaporan - halaman 303 dan 304. reporting period - page 303 and 304.
Halaman649
- 305 - Page
Page 674
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ASET ASSETS
Kas 13,616,467 11,123,073 Cash
Giro pada Bank Indonesia 50,993,488 64,306,677 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 21,826,713 34,799,576 Current accounts with other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6) (2) Less: Allowance for impairment losses
21,826,707 34,799,574
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and
Bank Indonesia 13,173,121 40,778,538 Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6) (1) Less: Allowance for impairment losses
13,173,115 40,778,537
Efek-efek 40,837,596 27,178,454 Marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (270) (242,941) Less: Allowance for impairment losses
40,837,326 26,935,513
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 7,281,260 9,948,586 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,295,854 19,277,495 Bills and other receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (52,828) (278,501) Less: Allowance for impairment losses
13,243,026 18,998,994
Tagihan akseptasi 16,002,813 17,544,789 Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (93,171) (477,362) Less: Allowance for impairment losses
15,909,642 17,067,427
Tagihan derivatif 1,792,978 995,677 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 761,550,303 687,912,534 Loans
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (38,328,597) (46,925,323) Less: Allowance for impairment losses
723,221,706 640,987,211
Obligasi Pemerintah setelah penyesuaian Government Bonds adjusted for
amortisasi diskonto dan premi 112,491,067 113,494,401 amortization of discount and premium
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2,988) (1,504) Less: Allowance for impairment losses
112,488,079 113,492,897
Pajak dibayar di muka - 626,869 Prepaid taxes
Beban dibayar di muka 2,805,977 2,668,856 Prepaid expenses
Investasi pada entitas asosiasi 12,748,127 11,283,466 Investment in associates
Penyertaan saham - bersih 5,952,954 5,937,637 Equity investments - net
Aset lain-lain - bersih 12,198,918 14,586,449 Other assets - net
Aset tetap 47,342,360 43,260,975 Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (17,793,691) (16,349,491) Less: Accumulated depreciation
29,548,669 26,911,484
Aset pajak tangguhan - bersih 6,786,150 7,276,800 Deferred tax assets - net
TOTAL ASET 1,084,424,589 1,048,725,727 TOTAL ASSETS
Lampiran – 1/1 – Schedule
650
Page 675
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,486,691 5,149,449 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 792,672,134 801,708,861 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 18,513,894 11,846,032 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 1,479,185 810,462 Derivative payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 15,890,945 6,891,177 agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi 4,213,527 5,724,660 Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 1,264,319 1,463,839 Accrued expenses
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 202,599 679,669 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 84,312 101,409 Other taxes -
Total utang pajak 286,911 781,078 Total taxes payable
Imbalan kerja 6,877,242 6,728,829 Employee benefits
Penyisihan 2,283,222 2,172,732 Provision
Liabilitas lain-lain 7,023,812 7,671,839 Other liabilities
Efek-efek yang diterbitkan 13,045,283 4,998,280 Securities issued
Pinjaman yang diterima 39,586,461 29,919,191 Borrowings
Efek-efek subordinasi 17,699,183 16,928,731 Subordinated securities
TOTAL LIABILITAS 926,322,809 902,795,160 TOTAL LIABILITIES
Lampiran – 1/2 – Schedule
651
Page 676
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
EKUITAS EQUITY
Modal saham: Share capital:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Class A Dwiwarna -
Rp3.750 per saham Rp3,750 par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri B - nilai nominal Class B – Rp3,750 -
Rp3.750 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri C - nilai nominal Class C – Rp187.5 -
Rp187,5 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
Modal dasar: Share capital - Authorised:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B – 578.683.733 saham Class B – 578,683,733 shares -
- Seri C – 68.426.325.320 saham Class C – 68,426,325,320 shares -
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and fully paid:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B – 578.683.733 saham Class B – 578,683,733 shares -
- Seri C – 36.678.114.582 saham 9,054,807 9,054,807 Class C – 36,678,114,582 shares -
Tambahan modal disetor 19,633,584 19,633,584 Additional paid-in capital
Cadangan pembayaran berbasis saham 322,589 260,116 Share-based payment reserve
Cadangan revaluasi aset 16,646,723 15,383,157 Asset revaluation reserve
Kerugian yang belum direalisasi Unrealised loss on available-
atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah for-sale marketable securities
dalam kelompok tersedia untuk dijual, and Government Bonds,
setelah pajak (1,426,665) (959,372) net of tax
Exchange difference in
Selisih kurs karena penjabaran laporan translation of foreign currency
keuangan dalam mata uang asing (97,232) (58,923) financial statements
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum dan wajib 2,778,412 2,778,412 General and legal reserves
Cadangan khusus - - Specific reserves
Tidak ditentukan penggunaannya 111,189,562 100,018,746 Unappropriated
113,967,974 102,797,158
Saham treasuri - (179,960) Treasury shares
TOTAL EKUITAS 158,101,780 145,930,567 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,084,424,589 1,048,725,727 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lampiran – 1/3 – Schedule
652
Page 677
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENDAPATAN BUNGA 64,923,225 60,520,375 INTEREST INCOME
BEBAN BUNGA (25,435,146) (19,850,706) INTEREST EXPENSE
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 39,488,079 40,669,669 INTEREST INCOME - NET
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi dan komisi lainnya 10,551,324 10,445,335 Other fee and commission
Laba dari entitas asosiasi 1,629,349 1,326,932 Income from investment in associates
Penerimaan kembali aset yang telah
dihapusbukukan 6,025,183 5,029,766 Recovery of assets written off
Keuntungan yang belum
direalisasi dari perubahan nilai wajar Unrealised gain on changes
aset keuangan yang diukur in fair value of financial assets
pada nilai wajar melalui laba rugi 121,796 63,732 at fair through profit or loss
Keuntungan dari penjualan aset keuangan Gain on sale of financial assets
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through comprehensive
penghasilan komprehensif lain dan income and fair value through
nilai wajar melalui laba rugi 1,737,167 1,153,663 profit or loss
Laba selisih kurs - bersih 1,261,260 1,019,260 Foreign exchange gains - net
Lain-lain 491,696 442,674 Others
TOTAL PENDAPATAN TOTAL OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA 21,817,775 19,481,362 INCOME
PEMBENTUKAN CADANGAN KERUGIAN ALLOWANCE FOR
PENURUNAN NILAI (7,980,678) (9,070,912) IMPAIRMENT LOSSES
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING EXPENSES
Gaji dan tunjangan (12,859,782) (11,891,511) Salaries and employees’ benefits
Umum dan administrasi (8,313,035) (8,501,261) General and administrative
Beban promosi (1,048,227) (996,481) Promotion expense
Premi penjaminan (1,567,476) (1,476,244) Guarantee premium
Lain-lain (3,557,167) (2,937,787) Others
TOTAL BEBAN OPERASIONAL LAINNYA (27,345,687) (25,803,284) TOTAL OPERATING EXPENSES
LABA OPERASIONAL 25,979,489 25,276,835 OPERATING INCOME
PENDAPATAN/(BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH 85,290 (21,236) INCOME/(EXPENSES) - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 26,064,779 25,255,599 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK TAX EXPENSE
Kini (4,447,711) (4,386,618) Current
Tangguhan (410,731) (84,783) Deferred
TOTAL BEBAN PAJAK (4,858,442) (4,471,401) TOTAL TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 21,206,337 20,784,198 INCOME FOR THE YEAR
Lampiran – 2/1 – Schedule
653
Page 678
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LABA TAHUN BERJALAN 21,206,337 20,784,198 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Keuntungan revaluasi aset tetap 1,263,566 - Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of post
imbalan kerja 517,551 (504,986) employment benefit
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen pendapatan components of other
komprehensif lain (98,335) 95,945 comprehensive income
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Penyesuaian akibat penjabaran Translation adjustment
laporan keuangan dalam of foreign currency
mata uang asing (38,309) (21,764) financial statements
Keuntungan/(kerugian) dari perubahan nilai Gain/(losses) on changes
wajar aset keuangan yang diukur in fair value of financial assets
pada nilai wajar melalui pendapatan at fair value through other
komprehensif lain (576,904) 1,380,217 comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen pendapatan components of other
komprehensif lain 109,612 (335,688) comprehensive income
LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN GAIN/(LOSS) FOR THE YEAR
SETELAH PAJAK 1,177,181 613,724 AFTER TAXES
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 22,383,518 21,397,922 INCOME FOR THE YEAR
Lampiran – 2/2 – Schedule
654
Page 679
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai wajar
melalui
penghasilan Selisih
komprehensif lain kurs karena
setelah pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
securities uang asing/ Appropriated
Modal and Government Exchange
ditempatkan Bonds, at fair difference from Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor value through translation of revaluasi umum kompensasi
penuh/ Tambahan other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/
Issued and modal disetor/ comprehensive currency Asset General Tidak Saham Share-based
fully paid-up Additional income - financial revaluation and legal dicadangkan/ treasuri/ compensation Total ekuitas/
capital paid-in capital net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) Treasury shares reserve Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 19,633,584 (959,372) (58,923) 15,383,157 2,778,412 100,018,746 (179,960) 260,116 145,930,567 Balance as of 31 December 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - 21,625,554 - - 21,625,554 Income for the year
Other comprehensive income
Laba komprehensif lainnya untuk tahun berjalan - - (467,293) (38,309) 1,263,566 - - - - 757,964 for the year
Pembagian dividen - - - - - - (10,454,738) - - (10,454,738) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - 179,960 - 179,960 Treasury shares
655
Cadangan pembayaran berbasis saham - - - - - - - - 62,473 62,473 Share-based payment
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9,054,807 19,633,584 (1,426,665) (97,232) 16,646,723 2,778,412 111,189,562 - 322,589 158,101,780 Balance as of 31 December 2024
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Lampiran – 3/1 – Schedule
Page 680
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai wajar
melalui
penghasilan Selisih
komprehensif lain kurs karena
setelah pajak/ penjabaran
Unrealized laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
securities uang asing/ Appropriated
Modal and Government Exchange
ditempatkan Bonds, at fair difference from Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor value through translation of revaluasi umum kompensasi
penuh/ Tambahan other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/
Issued and modal disetor/ comprehensive currency Asset General Tidak Saham Share-based
fully paid-up Additional income - financial revaluation and legal dicadangkan/ treasuri/ compensation Total ekuitas/
capital paid-in capital net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) Treasury shares reserve Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 9,054,807 19,633,584 (2,003,902) (37,159) 15,383,157 2,778,412 86,968,410 - - 131,777,309 Balance as of 31 December 2022
Laba tahun berjalan - - - - - - 20,375,157 - - 20,375,157 Income for the year
Other comprehensive income
Laba komprehensif lainnya untuk tahun berjalan - - 1,044,530 (21,764) - - - - - 1,022,766 for the year
Pembagian dividen - - - - - - (7,324,821) - - (7,324,821) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Cadangan pembayaran berbasis saham - - - - - - - - 260,116 260,116 Share-based payment
656
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 19,633,584 (959,372) (58,923) 15,383,157 2,778,412 100,018,746 (179,960) 260,116 145,930,567 Balance as of 31 December 2023
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Lampiran – 3/2 – Schedule
Page 681
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 64,637,509 59,996,938 Receipts from interest income
Pembayaran beban bunga (25,435,146) (19,602,509) Payments of interest expense
Pendapatan operasional lainnya 24,866,571 18,016,066 Other operating income
Beban operasional lainnya (26,671,306) (27,619,639) Other operating expenses
Pendapatan (beban) bukan operasional - bersih 85,290 (21,236) Non-operating income (expense) - net
Pembayaran pajak penghasilan (4,297,912) (5,077,826) Payment of income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 33,185,006 25,691,794 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas Changes in operating assets and
operasi: liabilities:
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: (Increase)/decrease in operating assets:
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank lain (324,265) (120,097) other banks
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur Marketable securities and
pada nilai wajar melalui Government Bonds at fair value
laporan laba rugi (15,388,114) (333,239) through profit or loss
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 2,667,326 1,446,686 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 5,981,641 1,624,634 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan (92,306,852) (59,673,241) Loans
Tagihan akseptasi 1,541,976 2,425,696 Acceptance receivables
Biaya dibayar di muka (137,121) 523,435 Prepaid expenses
Penempatan term deposit valas Foreign exchange term deposit
devisa hasil ekspor 1,631,137 (2,540,505) from export activities
Aset lain-lain 1,106,157 373,977 Other assets
(Decrease)/increase in operating
(Penurunan)/kenaikan liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 337,242 463,089 Obligations due immediately
Simpanan nasabah (9,036,727) 38,914,259 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6,667,862 (3,321,556) Deposits from other banks
Beban yang masih harus dibayar (199,520) 224,262 Accrued expenses
Imbalan kerja (557,192) 733,456 Employee benefits
Liabilitas akseptasi (1,511,133) 467,160 Acceptance payables
Utang pajak (17,097) (48,402) Taxes payable
Kewajiban atas penempatan Liabilites related to
term deposit valas foreign exchange term
devisa hasil ekspor (1,631,137) 2,540,505 deposit from export activities
Liabilitas lain-lain 1,673,893 (93,483) Other liabilities
Kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/
diperoleh dari aktivitas operasi (66,316,918) 9,298,430 provided from operating activities
CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
Penjualan efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Proceed of marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive income
diamortisasi 92,241,948 53,505,429 and amortised cost
Pembelian efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Placement of marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive income
diamortisasi (93,951,947) (56,048,294) and amortised cost
Lampiran – 4/1 – Schedule
657
Page 682
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
(lanjutan) (continued)
Penjualan dari Obligasi Proceed from Government Bonds
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive
dan biaya perolehan yang income and
diamortisasi 118,012,386 49,685,651 amortised cost
Pembelian dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar Placement of Government Bonds
melalui penghasilan komprehensif lain at fair value through
dan biaya perolehan yang other comprehensive income
diamortisasi (114,537,958) (54,264,953) and amortised cost
Pembelian aset tetap (2,522,674) (2,129,821) Acquisition of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 2,343 3,298 Proceeds from sale of fixed assets
Penyertaan pada Entitas Anak - (800,000) Capital injection in Subsidiary
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (755,902) (10,048,690) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman
yang diterima 26,387,881 15,162,991 Receipt from borrowings
Pembayaran pinjaman
yang diterima (16,277,534) (20,455,830) Borrowings payment
Penerimaan efek-efek yang Proceed in securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 9,351,740 6,382,251 under agreements to repurchase
Pembayaran efek-efek yang Payment of securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali (920,846) (2,370,705) under agreements to repurchase
Penerimaan efek-efek yang diterbitkan 8,187,500 - Receipt in securities issued
Saham tresuri - (179,960) Treasury Shares
Pembayaran liabilitas sewa (891,782) (211,769) Payment of lease liability
Pembayaran dividen (10,454,738) (7,324,821) Payment of dividends
Kas bersih diperoleh dari/ Net cash provided from/
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 15,382,221 (8,997,843) (used in) financing activities
PENURUNAN BERSIH NET DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (51,690,599) (9,748,103) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 150,884,688 160,782,453 AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign currency
mata uang asing (31,741) (149,662) exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 99,162,348 150,884,688 AT END OF YEAR
Lampiran – 4/2 – Schedule
658
Page 683
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai activities in the cash flow statement is as follows:
berikut:
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2024 Cash flow Others December 2024
Pinjaman yang diterima 29,919,191 10,110,347 (443,077) 39,586,461 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 6,891,177 8,430,894 568,874 15,890,945 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,998,280 8,187,500 (140,497) 13,045,283 Securities issued
Efek-efek subordinasi 16,928,731 - 770,453 17,699,184 Subordinated securities
Saham treasuri (179,960) - 179,960 - Treasury shares
Pembayaran dividen - (10,454,738) 10,454,738 - Payment of dividends
Liabilitas sewa 1,233,958 (891,782) 634,019 976,195 Lease liabilities
59,791,377 15,382,221 12,024,470 87,198,068
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2023 Cash flow Others December 2023
Pinjaman yang diterima 35,158,141 (5,292,840) 53,890 29,919,191 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2,885,286 4,011,546 (5,655) 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,997,198 - 1,082 4,998,280 Securities issued
Efek-efek subordinasi 17,213,150 - (284,419) 16,928,731 Subordinated securities
Pembayaran dividen - (7,324,821) 7,324,821 - Payment of dividends
Saham treasuri - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Liabilitas sewa 1,082,863 (211,769) 362,864 1,233,958 Lease liabilities
61,336,638 (8,997,844) 7,452,583 59,791,377
1. Ikhtisar kebijakan akuntansi yang penting 1. Summary of significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri Basis of preparation of the separate financial
entitas induk. statements of the parent entity.
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun The separate financial statements of the parent
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi entity are prepared in accordance with the
Keuangan (“PSAK”) 227, “Laporan Keuangan statement of Financial Accounting Standards
Tersendiri”. (“SFAS”) 227, “Separate Financial Statements”.
PSAK 227 mengatur dalam hal entitas menyajikan SFAS 227 regulates that when an entity presents
laporan keuangan tersendiri maka laporan tersebut the separate financial statements, such financial
hanya dapat disajikan sebagai informasi tambahan statements should be presented as supplementary
dalam laporan keuangan konsolidasian. Laporan information to the consolidated financial
keuangan tersendiri adalah laporan yang disajikan statements. Separate financial statements are
oleh entitas induk yang mencatat investasi pada those presented by a parent entity, in which the
entitas anak, entitas asosiasi, dan pengendalian investments of subsidiaries, associated entities
bersama entitas berdasarkan kepemilikan ekuitas and jointly controlled entities are accounted for on
langsung bukan berdasarkan pelaporan hasil dan the basis of the direct equity interest rather than on
aset bersih investee. the basis of the reported results and net assets of
the investees.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam Accounting policies adopted in the preparation of
penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas the parent entity separate financial statements are
induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi the same as the accounting policies adopted in the
yang diterapkan dalam penyusunan laporan preparation of the consolidated financial
keuangan konsolidasian sebagaimana statements as disclosed in Note 2 to the
diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan consolidated financial statements, except for
keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan investments in Subsidiaries which are stated at
pada Entitas Anak yang disajikan pada biaya cost.
perolehan.
2. Penyertaan Saham 2. Equity Investment
Informasi mengenai Entitas Anak yang dimiliki Information pertaining to Subsidiaries of the Bank
Bank diungkapkan pada Catatan 1k atas laporan is disclosed in Note 1k to the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.176
Lampiran – 5 – Schedule
659
Page 684
Halaman ini sengaja dikosongkan.
660
Page 685
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Gedung Grha BNI
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Jakarta Pusat 10220
Indonesia.
+62-21-2511946
www.bni.co.id
661
Names mentioned 137 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×13
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.1 ×5
unresolved
org
INDONESIA TBK
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5 ×29
unresolved
org
Bank Indonesia BOPO
p.5
unresolved
org
PT BCA Sekuritas. Masyarakat
p.8
unresolved
org
Bapepam
p.9 ×2
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.10 ×16
unresolved
org
Sustainalytics Pte Ltd
p.11 ×2
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia No. S- Pencatatan Efek
p.11
unresolved
person
Muhani Salim
· Notaris
p.15
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.15 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman No. C
p.15
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.19 ×2
unresolved
person
Jimmy Pangestu
p.19 ×2
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.21
unresolved
org
PT BNI Multifinance
p.21 ×2
unresolved
org
BNI Remittance Ltd.
p.21
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura
p.21
unresolved
org
PT Bank Hibank
p.21
unresolved
org
PT Fintek Karya Nusantara
p.22
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.22
unresolved
org
Bank Kustodian. Obligasi Keberlanjutan
p.26
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.33 ×2
unresolved
org
Koperasi Sertifikasi Kehutanan Indonesia
p.47
unresolved
org
Pusat Statistik
p.49
unresolved
org
Bank Artha Graha
p.62
unresolved
org
Bank JP Morgan Chase OBN
p.62 ×2
unresolved
org
Bank Deutsche Bank AG.
p.62 ×2
unresolved
org
Bank Standard Chartered OBN
p.62
unresolved
org
PT Towers Watson Purbajaga
p.64 ×5
unresolved
org
CTBC Bank Co. Ltd.
p.78
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.78
unresolved
org
Bank of China (Hong Kong
p.78
unresolved
org
CITI Group Global Market Asia Limited
p.78
unresolved
org
Bank Berhad
p.79
unresolved
org
Shanghai Banking Corporation Limited
p.79 ×2
unresolved
org
New Zealand Banking Group Limited
p.80
unresolved
org
Bank Bill Swap Rate
p.80
unresolved
org
Corporation Limited
p.80
unresolved
org
Shinhan Bank Co., Ltd.
p.81
unresolved
org
Departemen Keuangan No. SLA-
p.81
unresolved
org
Milik Negara
p.81
unresolved
org
OCBC Ltd.
p.81
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
p.82 ×3
unresolved
org
PT Bank DKI
p.83 ×2
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.88
unresolved
org
Bank ACCD Indonesia
p.104
unresolved
org
Menteri RI
p.151
unresolved
person
Hashim
p.151
unresolved
person
Djojohadikusumo
p.151
unresolved
org
Kementerian Sekretaris Kementerian BUMN
p.151
unresolved
org
Oversea-Chinese Banking Corp
p.151
unresolved
person
H. Joko Ir.
p.151
unresolved
person
H. Joko
p.151
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.158 ×2
unresolved
person
Corina Leyla Kharnalies
· Direktur
p.158 ×2
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia
p.162 ×2
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.162
unresolved
org
Pengawas Ikatan Bankir Indonesia
p.162
unresolved
org
PT Panah Perak Megasarana
p.162
unresolved
org
PT Citilink Indonesia
p.162
unresolved
org
Menteri BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.162
unresolved
org
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)
p.166
unresolved
org
PT Bahana Sekuritas
p.166
unresolved
org
PT Bahana Mitra Investa
p.166
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.166
unresolved
org
PT Prudential Syariah Life Assurance
p.166
unresolved
org
PT IBM Indonesia Technology
p.166
unresolved
org
Menteri BUMN
p.166
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.166
unresolved
org
Menteri Keuangan Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional
p.166
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.166
unresolved
org
PT Staco Jasapratama
p.168
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.