Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 684
Page 1
MENUJU
ERA
LAPORAN TAHUNAN 2024
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
Page 2
Page 3
MELAJU
MENUJU
ERA BARU
LAPORAN TAHUNAN Tahun 2024 merupakan tahun yang Istimewa untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
2024
BSI telah mencanangkan untuk "Level Up To The Next Journey" setelah melewati 3 (tiga)
tahun pertama dengan berbagai pencapaian yang patut disyukuri. Level up ini dilakukan
dari berbagai sisi baik kompetensi dan kapabilitas pegawai serta kinerja keuangan BSI
agar dapat bersaing di pasar Global. Pada tahun 2024, BSI terus melangkah ke depan
dan bertransformasi menuju suatu era baru yang lebih maju, inovatif, dan sesuai dengan
kebutuhan zaman. BSI berupaya untuk terus berkembang, memperkuat posisi di pasar,
dan menjadi lebih relevan dengan perkembangan teknologi, dinamika ekonomi, serta
keinginan masyarakat terhadap produk perbankan yang lebih modern dan berkelanjutan.
BSI telah melakukan transformasi digital dan inovasi dalam produk serta layanan. Bank
ini berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih efisien dan lebih sesuai dengan
perkembangan teknologi yang terus berubah. Untuk dapat menyesuaikan diri dengan
tren global dan tantangan yang ada Bank melakukan inovasi dalam produk keuangan
syariah, keberlanjutan, serta upaya untuk menjangkau lebih banyak nasabah baru,
terutama melalui platform digital. Berbagai transformasi yang telah dilakukan Bank pada
tahun 2024, telah memberikan pencapaian kinerja yang baik dalam hal pertumbuhan
aset, peningkatan laba, serta ekspansi yang lebih luas ke seluruh Indonesia dan pasar
global. Ke depan, Bank mampu memperkuat daya saing baik di pasar perbankan syariah
domestik maupun internasional. Dengan demikian, BSI semakin diakui sebagai bank
syariah unggul, yang mampu bersaing dengan bank konvensional maupun institusi
keuangan lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
1
Page 4
Kesinambungan
Tema
Ekspansi dan Akselerasi Bisnis
untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Tahun 2023 memberikan catatan penting bagi Bank Syariah
Indonesia (BSI). Bertepatan dengan 17 Agustus 2023, Bank berhasil
meningkatkan status representative office di Dubai, Uni Emirat Arab,
menjadi full branch. Perubahan ini akan sangat mendukung ekspansi
BSI dalam memaksimalkan potensi pasar global. Kebijakan strategis
ini diharapkan dapat mendukung pencapaian visi Bank untuk menjadi
“Top 10 Global Islamic Bank”.
Ekspansi Bank tak berhenti melalui pemantapan jaringan operasional
di luar negeri maupun penyaluran pembiayaan. Inisiatif akselerasi juga
terus dilakukan melalui pengembangan layanan digital agar dapat
memberikan layanan yang maksimal, aman, dan nyaman kepada 2023
nasabah, sekaligus memperluas akses pasar. Bank terus memastikan
pengamanan serta kerahasiaan data dari akses digital tersebut melalui
penerapan tata kelola dan manajemen risiko di bidang teknologi
informasi.
Seiring dengan kegiatan ekspansi dan akselerasi tersebut, BSI telah
menyusun prosedur Business Continuity Management (BCM) dan
penguatan manajemen organisasi. BSI berharap kebijakan strategis
serta pencapaian pada tahun 2023 dapat mendukung penciptaan
pertumbuhan kinerja Bank.
Beragam inisiatif dan inovasi yang dikembangkan tersebut
membuat kinerja BSI terus tumbuh secara konsisten, seimbang, dan
berkelanjutan. Hal ini merupakan kontribusi positif untuk turut serta
mendorong perekonomian nasional.
Pada saat bersamaan, BSI sebagai bank syariah terbesar terus
mengembangkan dan mendampingi UMKM agar naik kelas. Bank juga
tak berhenti memperkuat “Islamic Ecosystem”, sehingga menjadi modal
bagi BSI untuk bersaing di kancah global.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2 Laporan Tahunan 2024
Page 5
Kolaborasi untuk Akselerasi
Pertumbuhan Negeri
Tahun 2022 merupakan tahun penuh pertama operasional PT Bank
Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) dapat dilakukan secara komprehensif dan
integratif, setelah ditetapkannya “Operational Day 1” pada tanggal 1
November 2021. Sepanjang tahun tersebut, BSI konsisten membangun
sinergi antara kekuatan-kekuatan tiga bank syariah besar menjadi satu,
baik dari sisi permodalan, teknologi informasi, infrastruktur layanan
maupun ragam produk dan jasa. BSI juga bergerak cepat menggalang
kolaborasi dengan berbagai elemen dalam ekosistem ekonomi syariah
Indonesia. Langkah-langkah sinergi dan kolaborasi tersebut terbukti
mampu mendorong kinerja BSI ke tingkat yang memuaskan, sebagai
ujung tombak perbankan syariah dalam lanskap perbankan nasional..
2022
Energi Baru
untuk Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang lahir dari merger 3 (tiga) bank
syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) baru berusia 1
(satu) tahun. Kelahirannya pada 1 Februari 2021 langsung diresmikan
oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara.
Di usia yang masih belia, BSI telah menorehkan pencapaian yang
menakjubkan. Rata-rata kinerja keuangan tumbuh tinggi. Integrasi
kegiatan operasional dari bank legacy pun berjalan lancar. Bahkan BSI
telah resmi membuka representative office di Dubai, yang merupakan
pusat keuangan dunia.
Semua itu berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh
Insan BSI serta dukungan para pemangku kepentingan, sehingga Bank 2021
mampu memberikan manfaat besar. Atas dasar inilah, kami semua
meneguhkan tekad, mengobarkan semangat, untuk membesarkan
Bank Syariah Indonesia menjadi lebih kuat agar mampu menjadi Energi
Baru Untuk Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
3
Page 6
Daftar Isi
Tema dan Arti Tema 1 Profil Direksi 92 Tinjauan Operasional 164
Kesinambungan Tema 2 Profil Dewan Komisaris 107 Strategi Bank 164
Daftar Isi 4 Dewan Pengawas Syariah 122 Aspek Pemasaran 164
Sekilas tentang Perusahaan 6 Profil Pejabat Eksekutif 130 Penanganan Pengaduan
169
Nasabah
Jejak Langkah 8 Profil Pegawai 135
Tinjauan Operasi Per Segmen
Kontribusi Terbaik Kami 10 Jumlah Pegawai Berdasarkan 170
135 Usaha
Jenis Kelamin
Tinjauan Keuangan 178
Jumlah Pegawai Berdasarkan
135
Jabatan Kinerja Keuangan 178
Kilas Kinerja
Jumlah Pegawai Berdasarkan Kemampuan Membayar Utang
135 194
Pencapaian Kinerja Penting 2024 14 Rentang Usia dan kolektibilitas Piutang
Ikhtisar Data Keuangan Penting 18 Jumlah Pegawai Berdasarkan Analisis Kualitas Aset Produktif 196
136
Tingkat Pendidikan
Ikhtisar Operasional 22 Struktur Permodalan 200
Jumlah Pegawai Berdasarkan
136 Informasi Eksposur Risiko dan
Informasi Saham 22 Status Kepegawaian 203
Permodalan
Informasi Obligasi, Sukuk dan/atau Komposisi Pemegang Saham 137
24 Ikatan Material Terkait Investasi
Obligasi Konversi 241
Pemegang saham utama dan Barang Modal
144
Informasi Sumber Pendanaan pengendali
24 Investasi Barang Modal 241
Lainnya
Daftar Entitas Anak, Entitas
Peristiwa Penting 26 Komitmen dan Kontinjensi 242
Asosiasi dan Perusahaan Ventura 144
Bersama Informasi dan Fakta Material
Setelah Tanggal Laporan 243
Struktur Grup Perusahaan 145
Akuntan
Laporan Direksi, Dewan Informasi Kelompok Usaha Bank 145
Prospek Usaha dan Strategi ke
244
Komisaris dan Dewan Kronologis pencatatan saham 146 Depan
Pengawas Syariah Kronologi Penerbitan dan/atau Pencapaian Target dan Target
146 246
Pencatatan Efek Lainnya ke Depan
Laporan Direksi 32
Informasi Penggunaan Jasa Kebijakan, Pengumuman dan
253
Laporan Dewan Komisaris 44 Akuntan Publik (AP) dan Kantor 148 Pembayaran Dividen
Akuntan Publik (KAP)
Laporan Dewan Pengawas Syariah 52 Realisasi Penggunaan Dana
254
Lembaga dan/atau Profesi Hasil Penawaran Umum
Tanggung Jawab 149
56 Penunjang
Laporan Tahunan 2024 Informasi Material Mengenai
Penghargaan dan Sertifikasi 151 Investasi, Ekspansi,
Penggabungan/Peleburan
Informasi pada Website 156 256
Usaha, Divestasi, Akuisisi, dan
Profil Perusahaan Restrukturisasi Hutang dan
Modal
Identitas Perusahaan 60
Analisis dan Pembahasan Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan
Nama dan Alamat Kantor Wilayah
62 Manajemen atas Kinerja Kepentingan dan/atau Transaksi
258
dan Kantor Cabang
Perusahaan dengan Pihak Afiliasi
Brand Perusahaan 71
Perubahan Peraturan
Riwayat Singkat Perusahaan 72 Tinjauan Perekonomian 160 Perundang-Undangan dan 264
Analisis Perekonomian Global 160 Dampaknya
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 74
Analisis Perekonomian Nasional 161 Perubahan Kebijakan Akuntansi 266
Kegiatan Usaha 76
Analisis Industri Perbankan Tingkat Kesehatan Bank 266
Wilayah Operasional 84 161
Syariah Informasi Kelangsungan Usaha 267
Daftar Keanggotaan Asosiasi 89
Analisis Posisi BSI dalam Pengungkapan Kerangka
162
Struktur Organisasi 90 Industri Perbankan Governansi, Pengelolaan 267
Pengendalian Aspek Perpajakan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
4 Laporan Tahunan 2024
Page 7
Batas Maksimum Penyediaan Dasar Penerapan Tata Kelola Kode Etik 474
268 294
Dana (BMPD) Perusahaan
Kebijakan Pemberian
Transaksi Spot dan Forward 269 Struktur dan Mekanisme Tata Kompensasi Jangka Panjang
295
Kelola Perusahaan Berbasis Kinerja Kepada 477
Manajemen dan/atau
Struktur Organ Perusahaan 295
Karyawan yang Dimiliki.
Human Capital Governance Soft Structure 296
Whistleblowing System 477
Mekanisme Tata Kelola
296 Program Anti Korupsi 479
Strategi Manajemen Human Perusahaan
272
Capital Pengelolaan Benturan
Pemegang Saham 296 483
Kepentingan
Kebijakan dan Pelaksanaan
273 RUPS 297
Manajemen Human Capital Insider Trading 483
Rekrutmen 273 Direksi 307
Penyediaan Dana Kepada
Dewan Komisaris 329 Pihak Terkait dan Penyediaan 484
Pengembangan Kompetensi 273
Dana Besar
Pengembangan Karir 275 Dewan Pengawas Syariah 358
Transparansi Kondisi
Penilaian Kinerja 275 Nominasi dan Remunerasi Keuangan dan Non 485
370
Direksi dan Dewan Komisaris Keuangan BUS
Remunerasi 275
Kebijakan Keberagaman Daftar Konsultan, Penasihat
Program Pensiun 275 Komposisi Direksi dan 372 atau yang Dipersamakan
Dewan Komisaris 485
System and Infrastructure Human dengan Itu yang Digunakan
276 oleh BUS
Capital Transparansi Kepemilikan
Saham Direksi, Dewan Jumlah Penyimpangan
Internalisasi Budaya 277 375
Komisaris, dan Dewan (Internal Fraud) yang Terjadi 485
Keterbukaan Informasi Kepada Pengawas Syariah dan Upaya Penyelesaiannya
278
Pegawai
Komite di Bawah Dewan Buyback Shares dan/atau
378 485
Struktur Pengelola Human Capital 279 Komisaris Buyback Obligasi
Rencana Kerja Human Capital Organ dan Komite di Bawah Penyaluran Dana untuk
279 408
Tahun 2025 Direksi Kegiatan Sosial Baik Jumlah
485
Penerapan Tata Kelola dalam Maupun Pihak Penerima
Pemberian Remunerasi bagi 430 Dana
Bank Umum Syariah Pendapatan Non Halal dan
Teknologi Informasi Penggunaannya
486
Akuntan Publik 436
Master Plan dan Strategi Teknologi Sistem Pengendalian Internal 437 Penerapan Tata Kelola
282 486
Informasi Terintegrasi
Manajemen Risiko 442
Inovasi Teknologi Informasi 282 Penerapan Pedoman Tata
Fungsi Kepatuhan 453 489
Kelola Perusahaan Terbuka
Infrastruktur Teknologi Informasi 283
Penerapan Anti Pencucian Good Corporate Governance
Tata Kelola Teknologi Informasi 283 Uang, Pencegahan 492
Assessment
Pendanaan Terorisme, dan
Struktur Pengelola Teknologi 456
288 Pencegahan Pendanaan
Informasi
Proliferasi Senjata Pemusnah
Rencana Kerja Teknologi Informasi Massal (APUPTT-PPPSPM) Tanggung Jawab Sosial dan
288 502
Tahun 2025 Lingkungan
Perkara Hukum 458
Sanksi Administratif Indeks Referensi OJK 505
yang Dikenakan Kepada Informasi Keuangan 526
Tata Kelola Perusahaan perusahaan, Anggota Dewan
460
Komisaris dan Direksi, Oleh
Otoritas Pasar Modal dan
Komitmen Penerapan Tata Kelola 292
Otoritas lainnya
Pencapaian Penerapan Tata Kelola 292 Akses Informasi dan Data
462
Perusahaan
Roadmap Tata Kelola Perusahaan 293
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
5
Page 8
Sekilas
Tentang Perseroan
Produk dan Jasa:
Individu, Perusahaan, Digital,
Banking dan Kartu
Tanggal Berdiri:
1 Februari 2021
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
6 Laporan Tahunan 2024
Page 9
Kepemilikan Saham:
Negara Republik Indonesia 0,00%
PT Bank Mandiri (Persero) 51,47%
PT Bank Negara Indonesia (Persero) 23,24%
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) 15,38%
Masyarakat 9,91%
Jumlah Karyawan:
17.234 orang
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
7
Page 10
Jejak
Langkah
• Bank Indonesia mengeluarkan izin usaha
melalui suratnya No.10/67/Kep.GBI/
DpG/2008.
• Pada 16 Oktober 2008 PT Bank • Peluncuran 7 nilai budaya
BRIsyariah secara resmi beroperasi kerja BRIsyariah: PASTI OKE,
dengan mengubah kegiatan usaha yaitu Profesional, Antusias,
yang semula beroperasional secara Penghargaan SDM, Tawakal,
konvensional menjadi kegiatan Integritas, Orientasi bisnis dan
perbankan berdasarkan prinsip syariah Kepuasan pelanggan.
Islam. • Live Core Banking System
• Pada 19 Desember 2008 ditandatangani Grand launching SyIAR (Syariah Integrated &
akta pemisahan unit usaha Syariah BRIsyariah oleh Automated Realtime) yang
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Menteri Negara dilengkapi dengan aplikasi
Indonesia (Persero) Tbk untuk melebur ke dalam PT Bank BUMN Sofyan electronic Financing Originating
Tbk mengakuisisi BRIsyariah (proses spin off) yang berlaku Djalil pada 1 Juli System (efoS) dan Management
Bank Jasa Arta. efektif pada tanggal 1 Januari 2009. 2009. Information System (MIS).
2007 2008 2009 2010
• Pada milad ke-11, BRIsyariah
BRIsyariah melakukan mengembangkan inovasi teknologi untuk
pengembangan i-Kurma Gen 2 internal business process guna mempercepat BRIsyariah go public pada tanggal 9
untuk semakin meningkatkan layanan kepada nasabah, yaitu Kemaslahatan Mei 2018 di Bursa Efek Indonesia,
kualitas layanan kepada nasabah. Untuk Rakyat Madani (i-Kurma). i-Kurma melakukan penawaran saham
i-Kurma Gen 2 ini merupakan merupakan aplikasi digital untuk memproses perdana (initial public offering)
pengembangan dari produk pembiayaan mikro. sebesar 2.623.350.600 kepada
sebelumnya untuk mempercepat • Dimulainya implementasi Qanun Lembaga investor domestik maupun asing,
proses permohonan pencairan Keuangan Syariah di Aceh yang dilakukan dengan nilai nominal Rp500 per
pembiayaan mikro. oleh BRI dan BRIsyariah. saham.
2020 2019 2018
Bank Syariah Mandiri dan BNI BSI mampu menyelesaikan proses
Syariah bergabung dengan right issue pertama melalui Hak
BRIsyariah menjadi satu entitas Memesan Efek Terlebih Dahulu
yaitu Bank Syariah Indonesia (HMETD). Proses ini tercatat over
(BSI) pada 1 Februari 2021 yang subscribe (kelebihan permintaan) BSI resmi mendapatkan lisensi
bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir sebanyak 1,4 kali dan menghasilkan penuh untuk beroperasi di Dubai,
1442 H. tambahan modal sekitar Rp5 trilun. Uni Emirat Arab.
2021 2022 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
8 Laporan Tahunan 2024
Page 11
• BRIsyariah mengembangkan
program Sharia Officer
Development Program
(SODP) untuk menciptakan
• BRIsyariah mengukuhkan bankir-bankir yang memiliki
diri sebagai bank syariah kompetensi besar dalam
pertama di dunia yang perbankan syariah serta • Peluncuran internet banking
memiliki layanan mobile kesamaan pemahaman terhadap BRIsyariah.
banking di 4 (empat) market bisnis BRIsyariah. • Implementasi aplikasi
online, yaitu Blackberry App • Rebranding Tabungan penunjang pembiayaan
Implementasi World, Google Play, Apple BRIsyariah iB menjadi Tabungan elektronik (Appel) untuk
layanan syariah Bank Store dan Nokia Store. Faedah BRIsyariah iB. mendukung proses
BRIsyariah di 18 • Peluncuran Tabungan • BRIsyariah disetujui oleh Bank penyaluran pembiayaan
kantor cabang BRI. Impian BRIsyariah. Indonesia sebagai bank devisa. secara cepat dan akurat.
2011 2012 2013 2014
• Bank syariah pertama yang menyalurkan KUR
syariah sebesar Rp58,1 miliar dengan jumlah nasabah • BRIsyariah ditunjuk oleh OJK sebagai
sebanyak 2.578 nasabah. Indonesia First Movers on Sustainable
• Bekerja sama dalam penyaluran Subsidi Bantuan BRIsyariah Banking.
Uang Muka (SBUM) untuk ASN dan swasta untuk menerbitkan • BRIsyariah sebagai bank syariah pertama
pembiayaan KPR FLPP pada tahun 2017 dengan Sukuk Mudharabah di Indonesia yang meluncurkan laku
realisasi sebesar Rp950 miliar. Subordinasi I pandai Syariah BRISSMART.
• Ditunjuk oleh Kementerian Keuangan RI sebagai BRIsyariah tahun • BRIsyariah mendapatkan persetujuan
bank penerima pajak negara secara elektronik melalui 2016 untuk dari Kementerian Keuangan Republik
Modul Penerimaan Negara (MPN) generasi kedua memperkuat Indonesia sebagai peserta lelang Surat
bagi nasabah korporasi maupun perorangan. permodalan. Berharga Syariah negara (SBSN).
2017 2016 2015
2024
• Penerbitan Sustainability Sukuk Pertama di Indonesia
• Launching BYOND by BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
9
Page 12
Kontribusi
Terbaik Kami
Penerbitan Sustainability Sukuk Pertama
Di Indonesia
BSI berkomitmen tinggi untuk terus terlibat aksi mitigasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan melalui program dan
pembiayaan sustainable financing. Bank siap mendorong transisi menuju green economy melalui implementasi instrumen keuangan
syariah yang fokus terhadap environment, social, governance (ESG). Untuk itu, BSI menerbitkan instrumen ESG sukuk pertama di
Indonesia berupa Sustainability Sukuk BSI atau Sukuk Mudharabah Keberlanjutan. Efek syariah dengan aset (kegiatan usaha) yang
menjadi dasar (underlying sukuk) ini adalah pembiayaan dengan kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan
Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS). Instrumen ini akan memberikan values berbeda bagi investor yakni memberikan manfaat
besar dari sisi ekonomi, sosial maupun lingkungan.
BSI telah mendapatkan ijin dari OJK melalui POJK No. 18 Tahun BSI melihat pasar obligasi hijau global dalam beberapa tahun
2023 untuk menerbitkan sukuk sebanyak-banyaknya sebesar terakhir berkembang pesat dan membaca peluang untuk turut
Rp3 Triliun. Sustainability Sukuk dalam mata uang Rupiah ini mengembangkan instrumen baru tersebut untuk membiayai
ditawarkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) proyek-proyek keberlanjutan melalui penerbitan Sukuk
dan diharapkan dapat memberikan kisaran imbal hasil 6,40% - Sustainability. Di dalamnya BSI juga akan mengatur pengelolaan
7,20% untuk jangka waktu 1,2 dan 3 tahun. Kehadiran Sukuk dan penggunaan dana, evaluasi dan seleksi proyek serta
Sustainability ini merupakan inovasi yang dapat memperkaya pengelolaan hasil dan mekanisme pelaporannya. BSI sebagai bank
instrumen keuangan syariah di Indonesia. Terlebih inovasi ini syariah terbesar mempelopori penerbitan sukuk sustainability di
terkategori instrumen yang mengedepankan keberlanjutan Indonesia. Sukuk Sustainability menggabungkan kegiatan usaha
ekonomi sekaligus kontribusi BSI pada upaya mitigasi perubahan ramah lingkungan dan berwawasan sosial sehingga mendukung
iklim dan mewujudkan pembangunan ekonomi hijau, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan sekaligus
senantiasa memberikan manfaat kepada umat. dapat mendorong pencapaian target kontribusi pembiayaan
berkelanjutan yang ditentukan secara nasional.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
10 Laporan Tahunan 2024
Page 13
BYOND
by BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi meluncurkan
BYOND by BSI sebagai jawaban atas kebutuhan
masyarakat akan layanan jasa perbankan dan keuangan
yang semakin kompleks di era digital. BYOND by BSI
merupakan SuperApp layanan finansial, sosial, dan
spiritual komprehensif yang lebih mudah dan nyaman
diakses, dengan keamanan yang semakin maksimal.
BYOND by BSI dapat memenuhi harapan dan
memberikan solusi komprehensif terhadap berbagai
kebutuhan masyarakat terkait layanan perbankan
syariah dan ekosistem ekonomi Islam. Kemudian hal-
hal terkait layanan umroh dan haji juga bisa disinergikan
dengan accessibility BSI ke depan.
Kehadiran BYOND by BSI bukan sekadar SuperApp BYOND by BSI didesain untuk memberikan pengalaman perbankan
layanan perbankan melainkan hasil transformasi yang lebih intuitif dan relevan bagi generasi muda, khususnya yang ingin
berkelanjutan BSI dalam menjawab berbagai proses transaksi serba cepat dan mudah. Untuk mengkreasi inovasi, BSI
tantangan di era digitalisasi. BSI akan selalu agile juga memainkan peran besar dalam menciptakan cara kerja baru yaitu
dalam mengembangkan produk baru sejalan dengan dengan membangun Digital Lab. Di sini, BSI menerapkan konsep agile,
digitalisasi. Transformasi ini juga sejalan program memungkinkan tim bekerja dalam siklus pendek untuk segera menguji
pemerintah baru yang ingin mendorong infrastruktur dan menyempurnakan fitur BYOND by BSI. Salah satu hasilnya, ada lima
digital. BYOND by BSI terus berkembang sesuai solusi yang ditawarkan BYOND by BSI, sekaligus menjadi pembeda dari BSI
kebutuhan masyarakat dengan memberikan Mobile, yaitu: Pengkinian teknologi, Modernisasi tampilan aplikasi (New
kemudahan, kecepatan, kenyamanan tapi juga UI/UX), Re-branding, metode kerja baru dan Ekosistem.
berfokus pada keamanan transaksi. ‘’Sesuai tagline-
nya #SemuaJadiMudah, dengan BYOND by BSI Selain itu, ketika merancang BYOND by BSI keamanan nasabah adalah
semua urusan jadi mudah, bagi siapa pun, kapan pun, prioritas utama. BYOND by BSI dibangun dengan berbagai lapisan
dan di mana pun.” keamanan untuk melindungi nasabah. Pertama, untuk aktivasi, nasabah
harus memasukkan PIN dan data kartu debit mereka. Kedua, BYOND by
BYOND by BSI didukung teknologi dan infrastruktur BSI menerapkan fraud detection system (FDS) yang dapat mengenali pola
IT yang mumpuni karena mencakup pengembangan transaksi anomali. Ketiga, BYOND by BSI dilengkapi dengan hardware
teknologi baru, peningkatan keamanan siber, dan security module (HSM). Ini adalah teknologi tinggi yang digunakan untuk
infrastruktur. Sebagai aplikasi super yang beyond melindungi PIN dan data nasabah dalam bentuk yang sangat aman.
banking, BYOND by BSI hadir dengan teknologi Proses keamanan BYOND by BSI pun sangat ketat. Setiap fitur melewati
yang lebih baik. Dengan user interface (UI) dan user beragam uji coba—grey box, white box, dan black box penetration test—untuk
experience (UE) yang lebih canggih dan lebih fresh, memastikan bahwa tidak ada celah yang bisa dieksploitasi oleh pihak tidak
sehingga dapat terus memenuhi kebutuhan nasabah bertanggung jawab.
yang lebih sophisticated, yang semakin hari terus
semakin dinamis sesuai dengan perkembangan zaman
sekarang ini dan ke depannya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
11
Page 14
IKHTISAR
UTAMA
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
12 Laporan Tahunan 2024
Page 15
01
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
13
Page 16
IKHTISAR
KINERJA
Pencapaian Kinerja Penting
Tahun 2024
Aset
Rp
408,61 Triliun
15,55% yoy
Dana Pihak Ketiga NPF Gross
Rp
327,45 Triliun 1,90%
11,46% yoy (0,18)% yoy
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
14 Laporan Tahunan 2024
Page 17
Fee Based Income
Rp
5,56 Triliun 32,16%
yoy
Laba Bersih
Rp
7,00 Triliun 22,83%
yoy
ROE
0,89
%
17,77 % yoy
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
15
Page 18
IKHTISAR
KINERJA
Mobile Banking
User Registrasi BYOND
by BSI + BSI Mobile
7,99 Juta
26,6% yoy
Assalamualaikum,
Aisyah!
semangat jalani hari ini! Jumlah Transaksi
546 Juta
45,2% yoy
User Registrasi
Sejak Launching
November 2024 1,98 Juta 405,5% Mtm
Penghargaan
Pihak Ketiga
30 World's Most Euromoney Awards for
Trustworthy Companies Excellence 2024
2024 Indonesia's Best Digital Bank
Kategori Bank Versi Newsweek 2024
dari 66 Bank Dunia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
16 Laporan Tahunan 2024
Page 19
Zakat
2024 Zakat Perusahaan Zakat Pegawai
232,1 M 36,5 M
20,53%
Total Zakat
268,6 M
The Digital Banker Global Anugerah ESG Republika Good Corporate
Islamic Finance Award Award 2024 Governance Award 2024
Best Islamic Wealth Manager - Best Practices in Regulation CGPI Award 2024
Indonesia Compliance (Kategori Sangat Terpercaya)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
17
Page 20
IKHTISAR
KINERJA
Ikhtisar
Data Keuangan Penting
Laporan Posisi Keuangan
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022*
ASET
Kas 8.080.689 5.255.841 4.951.469
Giro dan Penempatan Pada Bank Indonesia 49.966.279 32.440.778 31.778.458
Giro dan Penempatan Pada Bank Lain - Bersih 3.866.065 2.303.728 2.475.917
Investasi Pada Surat Berharga - Bersih 62.216.518 71.169.020 57.841.271
Tagihan Akseptasi - Bersih 183.294 426.916 476.589
Piutang Murabahah - Bersih 140.025.625 132.154.963 120.700.195
Piutang Istishna - Bersih 11 28 131
Piutang Ijarah - Bersih 169.901 205.167 1.653
Pinjaman Qardh - Bersih 12.986.090 10.489.164 8.867.013
Pembiayaan Mudharabah - Bersih 2.843.591 1.831.652 1.001.957
Pembiayaan Musyarakah - Bersih 109.042.087 83.756.501 66.450.946
Aset Yang Diperoleh Untuk Ijarah - Bersih 3.122.255 2.190.107 1.484.573
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih 7.723.853 5.352.843 5.396.010
Aset Tidak Berwujud - Bersih 2.102.344 1.128.334 258.688
Aset Pajak Tangguhan 2.056.727 1.665.694 1.675.103
Aset Lain - Bersih 4.228.103 3.253.388 2.367.465
JUMLAH ASET 408.613.432 353.624.124 305.727.438
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Segera 858.643 1.316.067 1.009.502
Bagi Hasil yang Belum Dibagikan 291.578 255.932 192.775
Simpanan Wadiah
Giro wadiah 19.147.079 20.847.524 21.797.852
Tabungan wadiah 55.280.067 47.026.374 44.214.405
Simpanan dari Bank Lain
Giro wadiah 174.879 125.337 142.388
Tabungan wadiah 8.985 7.788 1.309
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (“SIMA”) 3.366.650 1.628.176 2.075.000
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah
600.834 - -
Antarbank (“SIPA”)
Liabilitas Kepada Bank Indonesia 18.417.864 11.900.055 -
Liabilitas Akseptasi 185.145 431.228 481.403
Utang Pajak 889.642 539.042 667.485
Liabilitas Imbalan Kerja 534.730 667.264 689.018
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi 24.045 32.017 28.873
Liabilitas Lain-Lain 5.867.830 2.446.107 2.355.781
JUMLAH LIABILITAS 105.647.971 87.222.911 73.655.791
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
18 Laporan Tahunan 2024
Page 21
Uraian 2024 2023 2022*
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro mudharabah 37.235.801 32.417.260 22.754.968
Tabungan mudharabah 85.790.658 78.280.185 72.897.352
Deposito mudharabah 130.678.867 115.984.789 100.760.342
Sukuk mudharabah subordinasi 200.000 200.000 1.375.000
Sukuk mudharabah muqayyadah 3.018.563 3.608 -
Pembiayaan berjangka mudharabah 1.000.000 776.250 778.375
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 257.923.889 227.662.092 198.566.037
EKUITAS
Modal Disetor 23.064.630 23.064.630 23.064.630
Tambahan modal disetor (3.929.100) (3.929.100) (3.929.100)
Keuntungan revaluasi aset tetap 553.440 444.530 444.530
Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah pajak 347.644 241.462 268.904
Keuntungan/(kerugian)
Surat berharga - Bersih (56.814) 6.154 (55.477)
Saldo Laba Telah ditentukan penggunaannya 3.377.462 2.236.713 1.384.677
Saldo Laba Belum ditentukan penggunaannya 21.684.310 16.674.732 12.327.446
JUMLAH EKUITAS 45.041.572 38.739.121 33.505.610
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
408.613.432 353.624.124 305.727.438
EKUITAS
*Direklasifikasi
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib 25.298.203 22.251.743 19.622.865
Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil (7.889.029) (5.993.168) (4.032.169)
Hak Bagi Hasil Milik Bank 17.409.174 16.258.575 15.590.696
Pendapatan Usaha Lainnya 5.556.479 4.204.466 3.701.111
Beban Usaha (11.793.642) (10.249.204) (9.895.336)
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif dan
(1.893.867) (2.622.479) (3.748.797)
nonproduktif - Bersih
Laba Usaha 9.278.144 7.591.358 5.647.674
Pendapatan Non Usaha - Bersih 4.312 (2.156) 8.534
Laba Sebelum Zakat dan Beban Pajak 9.282.456 7.589.202 5.656.208
Zakat (232.061) (189.730) (141.405)
Beban Pajak (2.044.507) (1.695.729) (1.254.621)
Laba Bersih 7.005.888 5.703.743 4.260.182
Jumlah Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Pajak 152.124 34.189 50.893
Jumlah Laba Komprehensif 7.158.012 5.737.932 4.311.075
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 151.88 123.65 102.54
Laba Per Saham Dilusian (nilai penuh) 151.88 123.65 102.54
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
19
Page 22
IKHTISAR
KINERJA
Laporan Arus Kas
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas Bersih dihasilkan dari aktivitas operasi 6.812.261 2.041.035 1.885.530
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas Bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi 6.345.483 (11.404.359) 5.994.708
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Kas Bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 8.749.006 10.162.997 4.798.909
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 21.906.750 799.673 12.679.147
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 40.021.092 39.221.419 26.542.272
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 61.927.842 40.021.092 39.221.419
Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib 25.298.203 22.251.743 19.622.865
Pengurangan
Pendapatan tahun berjalan yang kas atau setara kasnya belum
(1.787.637) (1.691.143) (1.576.539)
diterima
Penambahan
Pendapatan tahun sebelumnya yang kas atau setara kasnya
1.691.143 1.576.539 1.429.789
diterima pada tahun berjalan:
Pendapatan yang tersedia untuk bagi hasil 25.201.709 22.137.139 19.476.115
Hak bagi hasil milik Bank (17.312.680) (16.143.971) (15.443.946)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil 7.889.029 5.993.168 4.032.169
Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Sumber dana zakat
Internal bank 232.061 189.730 141.405
Eksternal bank
Pegawai 36.452 33.041 31.661
Nasabah dan umum 38.743 34.731 38.656
307.256 257.502 211.722
Penyaluran dana zakat
Disalurkan ke lembaga lain (268.348) (205.881) (170.771)
Penurunan dana zakat 38.908 51.621 40.951
Saldo awal dana zakat 196.774 145.153 104.202
Saldo akhir dana zakat 235.682 196.774 145.153
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
20 Laporan Tahunan 2024
Page 23
Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Sumber dana kebajikan
Infaq dan shadaqah 84.691 63.947 73.857
Denda 21.972 17.915 12.877
Pendapatan nonhalal 1.240 1.733 3.168
Sumbangan/hibah 4.094 - -
111.997 83.595 89.902
Penggunaan dana kebajikan
Sumbangan (117.028) (80.736) (108.831)
Kenaikan/(penurunan) dana kebajikan (5.031) 2.859 (18.929)
Saldo awal dana kebajikan 9.907 7.048 25.977
Saldo akhir dana kebajikan 4.876 9.907 7.048
Rasio Keuangan
(dalam juta rupiah)
Uraian 2024 2023 2022
Likuiditas
Financing to Deposit Ratio (FDR) 84,97 81,73 79,37
Kualitas Kredit
Non Performing Financing (NPF) Gross 1,90 2,08 2,42
Non Performing Financing (NPF) Nett 0,50 0,55 0,57
Profitabilitas
Cost to Income Ratio (CIR) 50,89 49,86 51,01
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 69,93 71,27 75,88
Return on Assets (ROA) 2,49 2,35 1,98
Return on Equity (ROE) 17,77 16,88 16,84
Net Imbalan (NI) 5,66 5,82 6,31
Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan 22,71 21,56 18,27
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 88,98 89,05 89,04
Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas 807,19 812,83 812,47
Aset Produktif
Aset Produktif dan Aset Non Produktif Bermasalah Terhadap Total
1,11 1,21 1,35
Aset Produktif dan Aset Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif 1,39 1,54 1,79
CKPN Aset Keuangan Terhadap Aset Produktif 2,72 2,99 3,29
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 21,40 21,04 20,29
Kepatuhan
Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas Maksimum
0,00 0,00 0,00
Pemberian Dana (BMPD)
Giro Wajib Minimum (Rupiah) 4,83 6,76 8,30
Giro Wajib Minimum (Valas) 1,46 1,13 1,18
Posisi Devisa Neto 2,26 2,47 0,57
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
21
Page 24
IKHTISAR
KINERJA
Ikhtisar Operasional
Tabel Ikhtisar Operasional
Keterangan 2024 2023
Corporate Banking
Pembiayaan 58.719.889 54.541.919
Pendanaan/DPK 21.619.859 22.354.117
Commercial Banking
Pembiayaan 18.497.916 12.969.097
Pendanaan/DPK 12.013.780 6.990.589
Hubungan Kelembagaan
Pendanaan/DPK 89.456.637 79.770.650
Ritel
Pembiayaan 201.263.437 172.805.028
Pendanaan/DPK 205.226.059 185.573.903
Informasi
Saham
Tabel Informasi Saham BSI 2023-2024
Harga per saham (Rp) Jumlah Volume
Saham Perdagangan Kapitalisasi
Tahun Beredar (Jutaan Pasar
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (lembar lembar (Rp Triliun)
saham) saham)
2024
Triwulan I 2.740 2.750 2.670 2.710 46.129.260.138 2.804 125,01
Triwulan II 2.550 2.630 2.550 2.620 46.129.260.138 2.342 120,86
Triwulan III 3.060 3.060 3.000 3.010 46.129.260.138 2.622 138,85
Triwulan IV 2.780 2.790 2.700 2.730 46.129.260.138 1.555 125,93
2023
Triwulan I 1.650 1.700 1.650 1.680 46.129.260.138 3.133 77,49
Triwulan II 1.670 1.690 1.655 1.690 46.129.260.138 1.779 77,96
Triwulan III 1.620 1.630 1.605 1.625 46.129.260.138 1.449 74,96
Triwulan IV 1.740 1.745 1.710 1.740 46.129.260.138 1.169 80,26
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
22 Laporan Tahunan 2024
Page 25
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BSI Tahun 2021-2024
Volume (Juta Lembar) Harga (Rp)
All Time High
setelah Merger
Sep-24
FTSE Large Cap
Index Inclusion
Sep-24
3.500 300
Top 9
Global Sharia Bank
Aug-24
3,160 250
3.000
Top 10
Global Sharia Bank
Volume (Juta Lembar)
Mar-24
Corporate Action: 200
Harga (Rp)
Right Issue
2.500
2,730
LQ45
150
Index Inclusion 1,740
Aug-22 1,290 +56.90%
2.000
Des-24
+34.88% (YoY) 100
-25.69% Des-23
Des-22 (YoY)
(YoY)
1.500
50
1.000 0
Des-21 Mar-22 Jun-22 Sep-22 Des-22 Mar-23 Jun-24 Sep-23 Des-23 Mar-24 Jun-24 Sep-24 Des-24
Aksi Korporasi
Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah saham beredar, di
antaranya pemecahan saham, penggabungan saham, saham bonus dan perubahan nilai nominal saham.
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension)
dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/
atau penghapusan pencatatan saham (delisting).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
23
Page 26
IKHTISAR
KINERJA
Informasi Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi
Informasi Obligasi
Sampai dengan 31 Desember 2023, BSI belum menerbitkan Obligasi.
Informasi Sukuk
Tabel Sukuk BSI
Tanggal Mata Jumlah
Uraian Tenor
Penerbitan Uang Sukuk
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 26 Desember 2023 12 Tahun Rp 3,7 Miliar
tbk Tahun 2023 Tahap I
Sukuk Mudharabah Subordinasi Jangka Menengah PT Bank
15 Desember 2023 5 Tahun Rp 200 Miliar
Syariah Indonesia, Tbk Tahun 2023
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 26 Maret 2024 12 Tahun Rp 7,76 Miliar
tbk Tahun 2023 Tahap II
370 hari
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
14 Juni 2024 2 tahun Rp 3 Triliun
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024
3 tahun
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 20 Desember 2024 12 Tahun Rp 3,97 Miliar
tbk Tahun 2024 Tahap III
Informasi,
Sumber Pendanaan Lainnya
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak memiliki sumber pendanaan lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
24 Laporan Tahunan 2024
Page 27
Obligasi Konversi
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI belum menerbitkan Obligasi Konversi.
Peringkat
Tanggal Bagi Status
Jatuh Tempo Hasil Pembayaran
2024 2023
26 Desember 2035 0,55% Belum Lunas - -
AA (sy) AA (sy)
15 Desember 2028 7,90% Belum Lunas id id
(PEFINDO) (PEFINDO)
26 Juni 2036 0,55% Belum Lunas - -
24 Juni 2025 6,65%
14 Juni 2026 6,70% Belum Lunas AAA (Pefindo)
Id
-
14 Juni 2027 6,80%
26 Desember 2036 0,55% Belum Lunas - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
25
Page 28
IKHTISAR
KINERJA
Peristiwa Penting
di Tahun 2024
16 Januari 2024 1 Februari 2024
Grand Launching Pembukaan Rekening Dana Nasabah Milad ke-3 BSI.
(RDN) Online Bank Syariah Pertama di Indonesia di Bursa
Efek Indonesia.
13 Maret 2024 19 Maret 2024
Pembayaran Zakat Perseroan 2023 >Rp223 Miliar. Santunan 3.333 Anak Yatim.
5 April 2024 17 Mei 2024
Mudik Asyik Bersama BUMN. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
26 Laporan Tahunan 2024
Page 29
30 Mei 2024 Juni 2024
Peresmian Green Building BSI Aceh dan Desa Binaan BSI. Penerbitan Sustainability Sukuk Pertama di Indonesia.
17 Juni 2024 20-23 Juni 2024
BSI Salurkan 9.390 Hewan Potong ke Seluruh Indonesia BSI International Expo.
pada Idul Adha 2024.
19 Juli 2024 26 Juli 2024
Hujan Rejeki BSI Mobile 2024. BSI meresmikan UMKM Center Makassar.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
27
Page 30
IKHTISAR
KINERJA
9 September 2024 15 September 2024
BSI mensukseskan PON XXI Aceh. BSI meraih penghargaan sebagai Indonesia’s Best Digital
Bank 2024 dari Euromoney Awards for Excellence.
17 September 2024 17 September 2024
BSI masuk ke peringkat 9 berdasarkan kapitalisasi pasar BSI memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam
senilai Rp138,85 Triliun pada September 2024 sehingga mengakselerasi pengembangan global hub dan Islamic
menjadikan BSI sebagai satu-satunya bank syariah di Ecosystem yang berkelanjutan dengan mendirikan BSI
Indonesia yang masuk kedalam Top 10 Islamic Global Bank. Tower di Indonesia Islamic Financial Center (IIFC).
19 September 2024 18 Oktober 2024
BSI Masuk ke dalam 30 Besar World Most Trustworthy BSI resmikan Sentra UMKM Bedugul, Bali.
Companies 2024 kategori Bank versi Newsweek.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
28 Laporan Tahunan 2024
Page 31
9 November 2024 17 November 2024
Launching BYOND by BSI. BYONDAY Funwalk.
26 November 2024 28 November 2024
BSI berhasil meraih penghargaan Indonesia Most Trusted Grand Launching BSI Gold.
Companies dalam ajang Corporate Governance Perception
Index (CGPI) Award 2024.
10 Desember 2024
Talenta Wirausaha BSI 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
29
Page 32
LAPORAN DIREKSI,
DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN
PENGAWAS
SYARIAH
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
30 Laporan Tahunan 2024
Page 33
02
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
31
Page 34
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Laporan
Direksi
Assalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh,
Pemegang saham dan para
Pemangku Kepentingan
lainnya yang kami hormati,
Puji syukur kami panjatkan
ke hadirat Allah SWT,
karena berkat rahmat
dan karunia-Nya, pada
tahun 2024 BSI dapat
menorehkan kinerja yang
positif bagi Pemegang
Saham dan para Pemangku
Kepentingan lainnya.
Hery Gunardi
Direktur Utama
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
32 Laporan Tahunan 2024
Page 35
Sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen untuk menerapkan Jambi, Kep. Bangka Belitung, dan Lampung. Kantor Wilayah
prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas operasionalnya, 4 meliputi Banten, DKI Jakarta, Kota Bekasi, dan Kab. Bekasi.
BSI terus berupaya untuk memberikan kontribusi yang optimal Kantor Wilayah 5 meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta
bagi perekonomian Indonesia, sekaligus menjaga integritas dan Selatan, Jakarta Timur, Kota Tangerang, Kab. Tangerang, Kota
kepercayaan nasabah. Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Depok, dan
Kota Bekasi. Kantor Wilayah 6 meliputi wilayah Jawa Barat.
Pada kesempatan ini, perkenankan kami melaporkan berbagai Kantor Wilayah 7 meliputi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa
informasi yang berkaitan dengan pengelolaan dan kinerja Bank Yogyakarta. Kantor Wilayah 8 meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa
selama tahun buku 2024 yang meliputi hasil kinerja Bank, analisis Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kantor Wilayah 9
prospek perusahaan, perkembangan penerapan tata kelola Bank, meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan
penilaian kinerja Komite di bawah Direksi serta perubahan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Kantor
komposisi Direksi. Wilayah 10 meliputi Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua,
Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Analisis Atas Kinerja Bank
Pelaksanaan jalannya kepengurusan Bank terlihat pada struktur
BSI adalah salah satu bank syariah terbesar di Indonesia yang organisasi Bank yang terbagi menjadi 8 (delapan) Direktorat di
berfokus pada penyediaan layanan perbankan berbasis prinsip- bawah Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama yaitu Direktorat
prinsip syariah Islam untuk memenuhi kebutuhan finansial Information Technology, Direktorat Treasury & International
masyarakat Indonesia. BSI menyediakan beragam produk dan Banking, Direktorat Wholesale Transaction Banking, Direktorat
layanan sesuai dengan kebutuhan dan profil masing-masing Risk Management, Direktorat Compliance & Human Capital,
nasabah. Produk dan layanan tersebut terbagi dalam 4 (empat) Direktorat Finance & Strategi, Direktorat Retail Banking dan
kategori yaitu produk dan layanan individu, perusahaan, digital Direktorat Sales & Distribution. Selain itu, dalam mendukung
banking dan kartu. Rincian produk dan layanan Bank adalah operasi dan pengambilan keputusan di Bank, Direktur Utama juga
sebagai berikut: didukung oleh beberapa SEVP antara lain SEVP Operation, SEVP
1. Produk dan layanan Individu terdiri dari, Bisnis, Emas, Haji Information Technology, SEVP Digital Banking, SEVP Wholesale
dan Umroh, Investasi, Pembiayaan (termasuk pembiayaan Risk, SEVP Retail & Consumer Risk, SEVP Human Capital, SEVP
bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), Prioritas, Tabungan Corporate Strategy, SEVP Consumer Product Solution, dan SEVP
dan Transaksi. Internal Audit serta beberapa tingkatan manajemen lainnya.
2. Produk dan layanan Perusahaan terdiri dari, Cash
Management, Tresuri, Service, Pembiayaan dan Simpanan. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank memiliki
3. Produk dan layanan Digital Banking terdiri dari, BSI Mobile, sebanyak 17.234 pegawai. Per 31 Desember 2024, sebanyak 14
Buka Rekening Online, Solusi Emas, BSI QRIS, BSI Cardless Pegawai berjenjang Pendidikan Doktor, 1.016 Pegawai berjenjang
Withdrawal, BSI Debit Card, BSI Debit OTP, BSI ATM CRM, pendidikan Pasca Sarjana, 14.603 Pegawai berjenjang pendidikan
BSI Aisyah, BSI Net, BSI Merchant Business, BSI API Platform, Sarjana, 1.572 Pegawai berjenjang pendidikan Diploma serta
BSI Smart Agent, BSI Payment Point, Deposito Mobile, dan 29 Pegawai berjenjang pendidikan SMU. Bank senantiasa
Griya Hasanah Online Top Up Melalui BSI Mobile. memberikan pengembangan kompetensi kepada pegawai yang
4. Produk dan layanan Kartu terdiri dari, Kartu Pembiayaan dan mengacu kepada pendekatan experience, engagement, dan
Kartu Debit. education. Komposisi pengembangan disesuaikan dengan level
dan kebutuhan jabatan saat ini (current) maupun jabatan proyeksi
Untuk mengoptimalkan produk dan layanan kepada nasabah, (future). Pengembangan kompetensi pegawai di BSI merupakan
Bank telah memiliki jaringan bisnis dan wilayah operasi yang salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas sumber
didukung oleh Kantor Wilayah hingga Kantor Fungsional Operasi. daya manusia (SDM) dan mendukung pencapaian visi dan
Per 31 Desember 2024, Bank memiliki 10 (sepuluh) Kantor misi Bank. Pengembangan kompetensi tidak hanya mencakup
Wilayah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kantor keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman dan penerapan
Wilayah 1 meliputi wilayah Nanggroe Aceh Darussalam. Kantor prinsip-prinsip syariah dalam seluruh aspek operasional.
Wilayah 2 meliputi Sumatera Utara, Kep. Riau, dan Riau. Kantor
Wilayah 3 meliputi Sumatera Selatan, Bengkulu, Sumatera Barat,
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
33
Page 36
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Secara berkala BSI melakukan pengembangan pada teknologi meski sejumlah kebijakan ekspansif telah diimplementasikan
informasi. Setelah fokus penguatan dan stabilitas teknologi oleh Pemerintah Tiongkok. Selain itu, Jepang juga mengalami
informasi di 2023, pada tahun 2024 BSI masif melakukan perlambatan akibat disrupsi pasokan yang bersifat temporer.
penguatan platform digital dengan terus meningkatan jumlah user
mobile banking, menambah merchant QRIS, EDC, memperbanyak Di tengah tekanan eskalasi tensi geopolitik ekonomi global,
dan juga merelokasi mesin ATM dan CRM ke tempat strategis, perekonomian Indonesia menunjukkan resiliensi dengan tumbuh
meningkatkan kapabilitas transaksi cash management dengan stabil pada tahun 2024, sebesar 5,03% yoy. Pertumbuhan
menghadirkan Bewize dan juga meningkatkan aksesibilitas tersebut utamanya didorong oleh permintaan domestik yang
masyarakat melalui BSI Agen. Konsistensi dalam transformasi tetap kuat di tengah kontraksi net eskpor, seiring dengan
digital berlanjut dengan melahirkan inovasi SuperApp BYOND by penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global.
BSI. BYOND by BSI hadir sebagai jawaban atas segala kebutuhan Namun demikian, pertumbuhan ekonomi domestik juga sedikit
nasabah, dengan tagline #SEMUA JADI MUDAH. Hadirnya tertahan akibat turunnya permintaan eksternal, yang tercermin
SuperApp ini menegaskan semangat Bank untuk menyediakan dari kontraksi Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur
layanan finansial, sosial dan spiritual yang komprehensif dan sejak awal Triwulan III-2024 hingga November 2024, namun
terintegrasi. keyakinan konsumen dan pertumbuhan penjualan eceran masih
kuat, sejalan dengan tetap resiliennya permintaan domestik.
Puncak inovasi ini menjadi sebuah langkah revolusioner untuk
memperluas inklusi perbankan syariah sejalan dengan misi Sektor perbankan syariah menunjukkan pertumbuhan positif
Asta Cita Pemerintah, serta menjadi game changer bagi layanan sepanjang tahun 2024. Untuk terus memperkuat daya saing
digital perbankan syariah di Indonesia. BYOND by BSI menandai dan mendorong pengembangan yang berkelanjutan, OJK telah
komitmen kuat Bank untuk senantiasa adaptif, agile, inovatif dan menetapkan lima fokus utama pengembangan perbankan
relevan dengan perkembangan zaman. syariah periode 2024–2025. Fokus tersebut meliputi konsolidasi
bank syariah, pembentukan Komite Pengembangan Keuangan
Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Bank, Direksi telah Syariah (KPKS), penyusunan pedoman untuk inovasi produk,
melakukan pengelolaan secara efektif terhadap sumber daya penguatan peran bank syariah dalam ekosistem ekonomi syariah,
tersebut sehingga di tahun 2024 Bank telah mencatatkan serta peningkatan kontribusi bank syariah dalam pengembangan
kinerja yang baik. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi UMKM. Untuk mendukung strategi ini, OJK telah meluncurkan
perekonomian baik global, nasional maupun industri perbankan tiga pedoman produk baru yang dirancang untuk memperluas
dalam mengembangkan strategi bisnis, sehingga mampu dan memperkuat portofolio produk perbankan syariah.
mengatasi kendala-kendala khususnya yang terkait dengan Pedoman tersebut mencakup Produk Pembiayaan Mudarabah,
dampak kondisi perekonomian terhadap bisnis Bank. Oleh karena Implementasi Shariah Restricted Investment Account (SRIA)
itu, pada analisis kinerja Bank, izinkan kami menyampaikan dengan akad Mudharabah Muqayyadah, serta Implementasi Cash
telaah perekonomian baik di tingkat global, nasional maupun Waqf Linked Deposit (CWLD). Ketiga pedoman ini diharapkan
pada industri perbankan. dapat mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, dan
memperkuat posisi perbankan syariah di pasar nasional.
Tinjauan Makro Ekonomi
Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta
International Monetary Fund (IMF), dalam World Economic memperhatikan tantangan yang ada, maka Bank menetapkan
Outlook (WEO) Januari 2025, memproyeksikan pertumbuhan target pasar pembiayaan sebesar Rp272,99 triliun dan sebesar
ekonomi global tahun 2024 sebesar 3,2% year-on-year (yoy), Rp321,27 triliun untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan target
sedikit melambat dibandingkan dengan pertumbuhan tahun pasar tersebut, Bank menargetkan Pendapatan Pengelolaan
sebelumnya yang tercatat 3,3% yoy. Perlambatan pertumbuhan Dana oleh Bank sebagai Mudharib sebesar Rp24,70 triliun di
ekonomi global tersebut terutama disebabkan oleh pemulihan tahun 2024.
ekonomi di beberapa negara, terutama di Kawasan Euro Area
(EA) dan Asia, yang tidak sesuai dengan prakiraan awal. Untuk mencapai target pasar tersebut, telah ditetapkan
persentase imbalan penghimpunan dan penyaluran dana tahun
Ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh solid, terutama ditopang 2024 adalah sebagai berikut:
oleh permintaan domestik yang kuat, sejalan dengan meredanya
tekanan inflasi. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di Euro Area
(EA) cenderung tertahan meskipun inflasi dalam tren menurun.
Sejalan dengan Euro Area, pemulihan ekonomi Tiongkok
juga terhambat akibat krisis properti yang berkepanjangan,
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
34 Laporan Tahunan 2024
Page 37
Tabel Persentase Penyaluran Dana BSI per 31 Desember 2024
Jenis Tenor Rate
Corporate 1-10 Tahun 6,04%-10,09%
Commercial 1-10 Tahun 8,79%-12,84%
Non-Murabahah Murabahah
Linkage 1-10 Tahun
11,25%-12,00% 11,50%-12,25%
Non-Murabahah Murabahah
>10 Tahun
12,25%-13,00% 12,50%-13,25%
SME
Non-Murabahah Murabahah
Local Champion Value Chain <5 tahun
12,25%-13,00% 12,50%-14,25%
Non-Murabahah Murabahah
>5 - 10 tahun
13,25%-14,00% 12,50%-14,25%
Mikro 1-5 tahun 17,58% - 33,94%
Griya 1-30 Tahun 8,75 % - 11,25%
Cicilan Emas 1-5 tahun 9,25% - 9,50%
0,81% - 1,51%
Gadai Emas 1 tahun
flat/bulan
Mitraguna 1-15 tahun 9,25% - 10,50%
Pensiun 1-15 tahun 10,50% - 11,50%
New Car 1-7 tahun 8,75%
Oto
Used Car & New Motorcycle 1-5 tahun 9,75% - 10,50%
Selain itu, BSI juga telah menetapkan persentase penghimpunan dana untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan kompetitif
disajikan sebagai berikut:
Tabel Persentase Penghimpunan Dana BSI per 31 Desember 2024
Jenis Nisbah (%)
Giro mudharabah 43,07
Deposito mudharabah -
1 Bulan 25,19
3 Bulan 27,69
6 Bulan 28,15
12 Bulan 26,19
Strategi dan Kebijakan Strategis
Tahun 2024 masih menjadi tahun yang challenging akibat 1. Pertumbuhan Bisnis yang Sehat dan Sustain, BSI akan
ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan moneter yang ketat. terus menjalankan strategi yang terbukti memberikan nilai
Secara global inflasi mengalami trend penurunan. Akan tetapi tambah kepada kinerja bank yaitu mengelola pertumbuhan
tingkat inflasi turun dalam laku yang lebih lamban dibandingkan pembiayaan secara sehat dan sustain.
dengan target Bank Sentral negara-negara maju. Sementara itu, 2. Optimalisasi DPK dan Liquidity Management, BSI akan
suku bungan acuan BI diperkirakan akan dijaga tinggi untuk melakukan strategi ekspansi dana ritel khususnya pada
menjaga outflow aliran dana dari pasar keuangan domestik akibat produk tabungan, menjaga konsentrasi deposan inti, dan
perilaku wait and see dari pelaku bisnis. menggali peluang pendanaan lainnya seperti dengan
penerbitan sukuk.
Ditengah kondisi likuiditas yang masih menantang dan sebagai 3. Penetrasi Ecosystem, BSI akan mempercepat pertumbuhan
upaya untuk mendukung target usaha serta pencapaian jangka bisnis melalui fokus penetrasi pada 6 (enam) ecosystem
menengah dan jangka panjang, maka BSI telah menyiapkan unggulan antara lain household, education, spiritual and
strategi dan kebijakan strategis yang akan ditempuh sebagai charity, government spending, healthcare, dan investment
berikut: dengan menawarkan produk dan jasa yang memenuhi
kebutuhan nasabah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
35
Page 38
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
4. Digital and Transaction Banking, BSI akan terus meningkatkan CRM, EDC, BSI Agent, serta merchant QRIS. Kedua, menggali
digitalisasi pada bisnis bank melalui peningkatan user aktif potensi bisnis model yang baru yakni bisnis berbasis emas,
mobile banking, shifting transaksi dari cabang ke channel Tabungan haji, bancassurance dan bisnis treasury. Langkah yang
elektronik dan digital, serta digitalisasi business process untuk diambil terbukti efektif sehingga BSI berhasil mempertahankan
mempercepat SLA layanan nasabah dan peningkatan fee kinerja dengan pertumbuhan yang konsisten di atas industri
based income Bank. perbankan, dengan fundamental yang kuat.
5. Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas dengan melanjutkan
penataan jaringan dan meningkatkan produktivitas pegawai Dengan pertumbuhan laba bersih 22,83% yoy pada 2024, BSI
dengan melakukan redeployment pegawai. menjadi salah satu di jajaran Top 10 Bank yang mencatatkan
pertumbuhan kinerja tertinggi. Pencapaian laba yang tinggi tidak
Untuk mendukung pelaksanaan 5 (lima) fokus strategi di atas, BSI terlepas dari pengelolaan dana pihak ketiga (DPK) yang tepat
juga melakukan penguatan fundamental enablers yaitu penguatan serta pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang tepat dan
manajemen organisasi, stabilisasi dan upgrade core banking, sustain.
peningkatan keamanan siber IT, penguatan keamanan jaringan
& informasi, pengembangan operasional TI, kerjasama dengan Di tengah ketatnya kompetisi likuiditas sektor perbankan, BSI
pihak ketiga untuk memenuhi kriteria jaminan pengamanan dan mencatat pertumbuhan DPK sebesar 11,46% menjadi Rp327,45
kerahasiaan data, penyusunan Business Continuity Management triliun. Pencapaian ini ditopang oleh dana murah (CASA) yang
(BCM), dan implementasi prinsip Environmental, Social, mencapai rasio 60,12% dari total DPK. Sepanjang 2024, CASA
Governance, Risk & Compliance (ES-GRC) untuk mendukung BSI mencapai Rp197 triliun atau naik 10,65% yoy. Tercatat, DPK
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). BSI dari produk-produk tabungan mencapai Rp140,53 triliun,
disusul deposito Rp130,58 triliun, dan giro Rp56,33 triliun.
Direksi memimpin langsung perumusan strategi Bank melalui Pengelolaan DPK yang tepat memberikan dampak positif pada
berbagai rapat antara Direksi dengan para manajemen kunci. penurunan beban bagi hasil. Dengan memanfaatkan potensi
Strategi tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun Islamic ecosystem yang hanya dimiliki oleh bank syariah. Salah
2024-2026 dan Corporate Plan yang pelaksanaannya senantiasa satunya lewat bisnis emas dan haji. Inovasi dan transformasi
dilakukan evaluasi oleh Direksi untuk memastikan efektivitas digital yang memudahkan transaksi secara digital juga turut
penerapan strategi yang telah ditetapkan melalui berbagai evaluasi berdampak positif terhadap penghimpunan DPK, ujarnya.
laporan internal serta rapat-rapat bersama para Group Head.
Penyaluran pembiayaan BSI juga menunjukkan kinerja impresif
Pencapaian Target Kinerja dengan pertumbuhan di atas industri. Pada 2024, BSI tercatat
menyalurkan pembiayaan sebesar Rp278,48 triliun, tumbuh
Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada tahun 2024 15,88% yoy. Berdasarkan segmen, pembiayaan yang disalurkan
BSI telah menghasilkan kinerja yang baik sesuai dengan yang oleh BSI ke segmen wholesale mencapai Rp77,22 triliun atau
ditargetkan. Analisis kinerja BSI disajikan sebagai berikut. tumbuh 14,38% yoy, disusul segmen ritel senilai Rp49,38
triliun (naik 16,86% yoy). Selain itu, pembiayaan untuk segmen
Kinerja Operasional dan Keuangan konsumer tercatat Rp151,88 triliun atau naik 16,34% yoy. BSI
memiliki demand side yang kuat, sehingga terus meningkatkan
Pada tahun 2024, BSI berhasil menjaga momentum pertumbuhan dan memperbaiki sisi supply. Supply ini adalah dari sisi produk
kinerja positif dan berkelanjutan dengan mencetak laba bersih hingga distribution channel, tidak hanya cabang tetapi juga
mencapai Rp7,01 triliun, tumbuh dobel digit 22,83% secara elektronik channel seperti ATM, mobile banking, QRIS dan lainnya.
tahunan (yoy). Tidak hanya laba bersih, BSI mencatat semua
indikator keuangan lain rerata tumbuh dobel digit mulai dari Pengelolaan pembiayaan secara tepat berimbas pada
Dana Pihak Ketiga (DPK), pembiayaan, dan aset Bank. Fokus membaiknya kualitas pembiayaan yang disalurkan. Per akhir
pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan 2024, rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/
inovasi menjadi kunci BSI menjaga kinerja yang impresif di NPF) gross BSI membaik menjadi 1,90%. Cost of credit (CoC) Bank
tengah dinamika kondisi perekonomian. juga membaik di level 0,83% pada 2024. Bank juga mencetak
rasio imbal hasil menarik, yang terlihat dari angka return on
Tahun 2024 merupakan periode menantang di mana kondisi equity (ROE) sebesar 17,77%. BSI menutup tahun 2024 dengan
ekonomi global masih diliputi ketidakpastian, dengan likuiditas kenaikan aset sebesar 15,55% menjadi Rp408,61 triliun. Adapun
yang ketat dan persaingan pasar yang tinggi. Di tengah kondisi rasio return on asset (ROA) perseroan pada 2024 berada di level
itu, BSI terus mempertahankan fokus untuk senantiasa agile dan 2,49%.
inovatif melalui transformasi digital serta menjaga pertumbuhan
pembiayaan yang berkualitas. Kinerja impresif tersebut Langkah-langkah inovasi yang dilakukan Bank untuk membuka
adalah impact dari implementasi strategi 2024. Pertama, BSI potensi bisnis yang lebih luas serta transformasi digital telah
fokus memperbaiki infrastruktur transaction banking dengan memberikan dampak yang besar terhadap keberhasilan
meluncurkan BYOND by BSI dan memperbanyak mesin ATM/ perusahaan dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja yang
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
36 Laporan Tahunan 2024
Page 39
berkelanjutan. Pada 2024, BSI berhasil mencetak pertumbuhan Kendala yang Dihadapi Bank
pendapatan berbasis komisi (fee-based income/FBI) sebesar
Rp5,51 triliun, tumbuh signifikan sebesar 32,58% yoy. Fee- Sepanjang tahun 2024, Bank masih mengalami sejumlah kendala
based ratio (FBR) Bank mencapai 17,95%, lebih baik dari periode dan tantangan dalam pencapaian target, antara lain berupa
sebelumnya. kehandalan dan keamanan sistem serta produktivitas pegawai
dan outlet yang masih belum optimal. Namun untuk mengatasi
Pada tahun 2024 BSI juga mampu melewati tantangan dengan hal tersebut, Bank akan tetap melanjutkan strategi penataan
memanfaatkan potensi Islamic ecosystem yang hanya dimiliki jaringan khususnya penataan jaringan kantor yang masih
oleh bank syariah. BSI berhasil menggali potensi bisnis dari bisnis berdekatan (overlapping), pemerataan sebaran lokasi (coverage),
emas dan haji yang menjadi unique product BSI dan juga sebuah dan evaluasi kantor berkinerja rendah. Selain itu, bank juga akan
golden opportunity. Inovasi Bank dilakukan dengan membuka melakukan redeployment pegawai dari unit support/service/
keran potensi baru dari bisnis emas baik gadai dan cicil emas yang operation ke unit bisnis disertai dengan upskilling dan reskilling
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja pembiayaan. kapabilitas pegawai.
Hingga Desember 2024, bisnis emas di BSI mencapai Rp12,82
triliun, tumbuh 78,18% yoy, ditopang oleh produk cicil emas Kendala lainnya yaitu tingkat literasi keuangan syariah yang
yang melesat 177,42% yoy menjadi Rp6,40 triliun dan produk masih rendah. Untuk mengatasi kendala tersebut, Bank memiliki
gadai emas yang naik 31,33% menjadi Rp6,42 triliun. Basis strategi yaitu berpartisipasi aktif dalam event regulator, seperti
nasabah bisnis emas juga berkembang, dengan nasabah gadai yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa
emas bertumbuh 11% yoy dan nasabah cicil emas naik 81% yoy. Keuangan (OJK), untuk memperkenalkan layanan keuangan syariah
kepada masyarakat. Selain itu, BSI juga menggelar signature event
BSI juga terus mendorong pertumbuhan tabungan haji melalui berskala besar, seperti BSI International Expo, yang mendukung
platform digital. Dari lini bisnis haji, Bank mencatatkan tren penguatan Islamic Ecosystem. Acara ini menjadi wadah edukasi dan
kenaikan jumlah nasabah tabungan haji menjadi 5,6 juta pada kolaborasi, menghadirkan workshop, pameran produk keuangan
akhir 2024. Seiring dengan kenaikan jumlah penabung di segmen syariah, hingga talkshow bersama para ahli. Untuk mendukung
haji, saldo tabungan haji juga menunjukkan tren peningkatan pemberdayaan UMKM, BSI meluncurkan program seperti Talenta
menjadi Rp14,5 triliun pada akhir 2024. Wirausaha BSI dan Aceh Muslim Preneur. Melalui langkah ini, BSI
berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi syariah
Dari dua peluang tersebut, BSI dapat menyeimbangkan yang inklusif, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM sebagai
pertumbuhan dana, pembiayaan, hingga transaksi e-channel pilar penting ekonomi Indonesia.
melalui SuperApp BYOND by BSI yang secara resmi diluncurkan
pada November 2024. Terbukti dari kombinasi Islamic ecosystem
dengan inovasi pada digitalisasi transaksi berdampak positif Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi
pada pertumbuhan FBI. Peluncuran BYOND by BSI mendorong pada Masa Mendatang dan
peralihan (shifting) nasabah dan meningkatkan transaksi digital. Prospek Usaha
Pada 2024, transaksi melalui e-channel BSI telah mencapai 851,5
juta transaksi, di mana sekitar 98,03% transaksi nasabah BSI sudah Ekonomi global diprakirakan dalam tren perbaikan dengan
menggunakan e-channel. Jumlah pengguna BYOND by BSI saat ini pertumbuhan di kisaran 3,3% pada tahun 2025. Namun
mencapai 2 juta user, dengan jumlah transaksi 16 juta. sejumlah risiko masih perlu terus diperhatikan, utamanya terkait
terhambatnya pemulihan ekonomi Tiongkok serta eskalasi
Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai dengan tensi geopolitik di tengah ketidakpastian akibat pergantian
yang Ditargetkan kepemimpinan di Amerika Serikat, yang berpotensi menahan
pertumbuhan ekonomi global.
Secara umum BSI telah memenuhi harapan para Pemangku
Kepentingan. Berbagai target yang telah ditetapkan telah Di tengah kondisi tersebut, ekonomi Indonesia pada tahun 2025
terealisasi di tahun 2024. Laba bersih BSI tahun 2024 tercatat diprakirakan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun
sebesar Rp7,00 triliun, yang melebihi target RKAP/RBB dengan sebelumnya di kisaran 4-8%-5,6% didorong oleh permintaan
pencapaian target sebesar 115,23%. Pencapaian target laba domestik. Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia
bersih telah berhasil mendorong pencapaian target total aset. diprakirakan tetap solid dan berada dalam tren yang meningkat.
Total aset BSI tercatat sebesar Rp408,61 triliun, yang melampaui Pertumbuhan ekonomi yang tetap solid terutama didorong
target dalam RKAP/RBB, dengan pencapaian target sebesar oleh permintaan domestik yang disertai dengan membaiknya
107,99%. Total pembiayaan yang diberikan oleh BSI tahun kondisi perekonomian global. Namun demikian, sejumlah risiko
2024 mencapai Rp278,49 triliun, yang juga melampaui target seperti perlambatan pemulihan ekonomi global dan dampak
RKAP/RBB, dengan pencapaian target sebesar 102,01%. DPK eskalasi tensi geopolitik global perlu terus diperhatikan karena
BSI tahun 2024 tercatat sebesar Rp327,45 triliun, dengan berpotensi menahan pemulihan kinerja sektor eksternal.
pencapaian terhadap target RKAP/RBB sebesar 101,92%.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
37
Page 40
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dari sisi perbankan, penurunan suku bunga ke depan kesesuaian syariah yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional
diharapkan dapat meningkatkan likuiditas di pasar, sehingga Majelis Ulama Indonesia. Untuk memastikan pemenuhan Prinsip
dapat mendukung intermediasi perbankan. Penyesuaian Suku Syariah, Bank telah menerapkan Tata Kelola Syariah yang
Bunga Dasar Kredit (SBDK) perbankan sebagai respons atas meliputi, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab DPS, penerapan
kebijakan suku bunga BI, berpotensi mendorong pertumbuhan fungsi kepatuhan syariah, penerapan fungsi manajemen risiko
kredit pada kisaran 11%-13% di tahun 2025. Sementara itu, syariah, penerapan fungsi audit intern syariah dan pelaksanaan
DPK diprakirakan tumbuh dikisaran 10% pada tahun 2025 kaji ulang ekstern terhadap tata kelola syariah.
sejalan dengan potensi pelonggaran kebijakan moneter BI di
tahun 2025. Meski demikian, penurunan BI rate juga berpotensi Untuk memastikan penerapan tata kelola syariah, BSI telah
menyebabkan peralihan dana ke instrumen keuangan lain, yang melakukan self assessment terhadap penerapan GCG mengacu
dapat menahan pertumbuhan DPK. pada Surat Edaran OJK yang meliputi 3 (tiga) aspek governance,
yaitu governance structure, governance process dan governance
Pada tahun 2025, Bank Indonesia akan mengimplementasikan outcome. Termasuk dalam penilaian 3 (tiga) aspek governance
kebijakan pro-growth untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tersebut di antaranya adalah pelaksanaan tugas dan tanggung
nasional yang ditopang oleh konsumsi, investasi, hingga ekspor. jawab Dewan Pengawas Syariah dan pelaksanaan prinsip syariah
dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
Kondisi perekonomian baik global maupun nasional serta pelayanan jasa.
perkembangan industri perbankan khususnya perbankan syariah
di masa yang akan datang menunjukkan adanya beberapa Penilaian self assessment dilakukan secara berkala setiap semester
peluang yang dimiliki oleh BSI, di antaranya: yaitu pada akhir bulan Juni dan Desember. Hasil self assessment
1. Preferensi masyarakat yang kuat untuk perbankan Syariah pada bulan Juni 2024 dan bulan Desember 2024 berada pada
mendorong pertumbuhan yang positif, terutama pertumbuhan peringkat 2 (dua) yang mencerminkan Manajemen Bank telah
pada sektor industry halal. Potensi besar ini didukung oleh melakukan penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Dari
keberadaan populasi Muslim Indonesia yang terbesar di dunia hasil assessment tersebut, Bank telah melakukan upaya-upaya
serta sinergi dari stakeholders ekonomi Syariah dari berbagai perbaikan dengan menindaklanjuti beberapa kelemahan yang
segment yang turut mendorong pertumbuhan bisnis dari direkomendasikan berdasarkan hasil assessment.
Syariah Ekosistem.
2. Indonesia memiliki potensi mengembangkan industri halal Dalam rangka meningkatkan penerapan tata kelola secara
pada sektor makanan dan minuman, fashion, farmasi, kosmetik berkelanjutan, Bank senantiasa menerapkan prinsip-prinsip
dan tourism. Dalam mendukung pemberdayaan industry halal GCG TARIF yaitu, Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas
nasional BSI akan memberikan Solusi produk dan jasa yang (Pertanggungjawaban), Independensi dan Fairness (Kewajaran/
komprehensif meliputi produk pembiayaan, pendanaan dan Kesetaraan). Terkait dengan transparansi, BSI memastikan
transactional banking. bahwa seluruh proses pengelolaan Bank dapat diakses dengan
3. BSI merupakan Bank Syariah terbesar dari sisi Aset, Dana jelas oleh pemangku kepentingan, baik nasabah, investor,
Pihak Ketiga, dan Pembiayaan. Hal ini menjadi perluang bagi regulator, maupun masyarakat umum. Transparansi di BSI
BSI untuk meningkatkan penetrasi produk perbankan Syariah. juga berfungsi untuk menciptakan kepercayaan publik dan
4. Dukungan dari pemerintah terhadap keuangan syariah memperkuat integritas Bank sebagai lembaga keuangan yang
memberikan peluang besar bagi pertumbuhan BSI Dimana beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. BSI secara rutin
pemerintah mendorong percepatan pengembangan industry menyusun dan menerbitkan laporan keuangan yang jelas,
halal, UMKM berbasis syariah, dan peningkatan literasi akurat, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. BSI
keuangan syariah. juga menerbitkan Laporan Tahunan yang memuat informasi
5. BSI berpotensi untuk meningkatkan market share perbankan yang lengkap tentang kinerja keuangan, pencapaian strategi,
Syariah di industri perbankan nasional dengan melayani serta kegiatan operasional lainnya. Laporan ini juga mencakup
semua lapisan Masyarakat dan memberikan Solusi financial, informasi terkait dengan pengelolaan risiko, tanggung jawab
social dan spiritual. sosial, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Selain itu, BSI
6. BSI akan memperkuat sinergi dengan dengan Grup Usaha juga menerbitkan Laporan Keberlanjutan yang menunjukkan
Bank Induk untuk semakin meningkatkan kapabilitas komitmen Bank terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan,
operasional bank dan produk yang ditawarkan kepada termasuk inisiatif yang mendukung aspek sosial dan lingkungan.
Masyarakat tentunya yang berbasis Syariah.
Sebagai lembaga keuangan syariah, transparansi produk
dan layanan yang ditawarkan oleh BSI sangat penting untuk
Tata Kelola Perusahaan memastikan bahwa nasabah dapat membuat keputusan yang
berdasarkan informasi yang lengkap dan jelas. Setiap produk
Sebagai bank syariah, BSI berkewajiban menerapkan Prinsip dan layanan yang ditawarkan oleh BSI dijelaskan dengan rinci,
Syariah dalam penyelenggaraan kegiatan usahanya. Penerapan mencakup syarat dan ketentuan, manfaat, biaya, risiko, serta
prinsip syariah didasarkan pada fatwa dan/atau pernyataan prosedur penggunaannya. Ini membantu nasabah memahami
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
38 Laporan Tahunan 2024
Page 41
sepenuhnya apa yang mereka dapatkan dari produk tersebut tertulis yang merinci hasil audit dan pengawasan mereka,
dan bagaimana produk tersebut beroperasi sesuai dengan termasuk rekomendasi atau perbaikan yang diperlukan.
prinsip syariah. BSI juga melakukan kegiatan edukasi untuk
meningkatkan pemahaman nasabah tentang produk-produk Akuntabilitas organ perusahaan telah terlihat dengan berbagai
syariah yang ada, sehingga nasabah dapat membuat keputusan macam capaian kinerja Bank, baik dari aspek operasional maupun
yang lebih bijak terkait penggunaan produk perbankan. keuangan. Dari sisi kepatuhan syariah, Bank telah memastikan
bahwa seluruh produk dan jasa Bank telah sesuai dengan Fatwa
BSI memberikan akses yang luas dan terbuka bagi pemangku Dewan Syariah nasional (DSN) dan Opini Dewan Pengawas
kepentingan untuk memperoleh informasi yang relevan mengenai Syariah (DPS).
kinerja, kebijakan, serta aktivitas yang dilakukan oleh bank. BSI
menyediakan website yang mudah diakses, yang berisi berbagai Terkait Responsibilitas (Pertanggungjawaban), BSI telah
informasi terkait produk, layanan, kebijakan, laporan tahunan, memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
laporan keberlanjutan, serta pengumuman-pengumuman dan prinsip syariah dalam setiap aktivitas operasionalnya, serta
penting lainnya. Selain website, BSI juga menggunakan berbagai menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Sebagai bank
saluran komunikasi lain seperti sosial media dan email untuk syariah, landasan utama pelaksanaan prinsip-prinsip syariah
menyampaikan informasi kepada nasabah dan publik secara dalam seluruh kegiatan BSI adalah Al-Qur’an dan Hadist.
terbuka dan teratur. Prinsip-prinsip syariah tersebut dijalankan BSI dengan tata
kelola perusahaan yang baik, yang tunduk dan berpedoman
Terkait Akuntabilitas, seluruh organ Bank telah menjalankan pada berbagai ketentuan serta peraturan perundang-undangan
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Selama tahun Republik Indonesia yang mengatur BSI sebagai perseroan
2024, Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab, terbatas, bank dan/atau perusahaan terbuka. Selain itu, Bank
antara lain melaksanakan RUPS Tahunan, menyusun Rencana mengadopsi berbagai standar tata kelola terbaik yang berlaku di
Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Bisnis Bank (RBB), maupun internasional dan meningkatkan cakupan implementasi
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Rencana Aksi GCG antara lain sebagai berikut:
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan rencana kerja lainnya, 1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikembangkan
menyusun Laporan Tahunan, Laporan Keuangan dan Laporan oleh Organization for Economic Cooperation and
Keberlanjutan, memastikan sistem akuntansi Bank telah Development (OECD).
sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan prinsip-prinsip 2. ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard yang
pengendalian internal, melaksanakan rapat internal Direksi diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF).
maupun bersama group terkait, memastikan kecukupan proses 3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
dan sistem untuk mengidentifikasi, menilai dan mengendalian yang dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan
risiko yang dihadapi Bank serta membuat struktur organisasi, Governance (KNKG).
tugas dan menetapkan tanggung jawab yang jelas termasuk 4. Principles for Enhancing Corporate Governance yang
pengangkatan manajemen. diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision.
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas Terkait dengan Independensi, BSI menjaga independensi dalam
dan tanggung jawabnya terkait pengawasan terhadap kebijakan pengambilan keputusan, bebas dari benturan kepentingan dan
kepengurusan dan jalannya pengurusan Bank, yang sejalan pengaruh pihak eksternal yang tidak sah, untuk memastikan
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran objektivitas dan integritas dalam operasional bank. BSI
Dasar Bank, serta Rencana Kerja yang ditetapkan pada awal melakukan optimalisasi seluruh fungsi organ yang saling
tahun. Pengawasan yang dilakukan antara lain melakukan fungsi melengkapi dalam menciptakan lingkungan pengendalian yang
pengawasan terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB), menelaah efektif dan mendukung integritas informasi yang digunakan
Informasi Keuangan, pengendalian internal di BSI, Tingkat untuk pelaporan maupun pengambilan keputusan, sehingga
Kesehatan Bank, Satuan Kerja Manajemen Risiko, pelaksanaan mendorong penguatan pertahanan tiga lapis (three lines
kepatuhan di BSI, teknologi informasi, pengembangan Sumber model), dalam rangka mewujudkan pertumbuhan yang sehat,
Daya Manusia (SDM). Dewan Komisaris juga telah memberikan berkelanjutan, serta mencapai tujuan BSI tanpa mengabaikan
Persetujuan terhadap hal-hal yang Wajib Mendapat Persetujuan kepentingan stakeholders.
Dewan Komisaris serta melakukan kunjungan pengawasan.
Terkait dengan Fairness (Kewajaran/Kesetaraan), BSI
Selama tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah memperlakukan semua pemangku kepentingan secara adil
memberikan nasihat dan saran melalui berbagai cara yang dan setara, tanpa diskriminasi, serta menghormati hak-hak
memastikan penerapan prinsip syariah dalam aktivitas pasar mereka sesuai dengan perjanjian dan peraturan yang berlaku.
modal. Pemberian nasihat dilakukan melalui rapat dan diskusi BSI memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan, baik
rutin dengan manajemen Bank atau lembaga yang terlibat, guna internal maupun eksternal, diperlakukan secara adil, transparan,
membahas masalah operasional dan memastikan kesesuaian dan tanpa diskriminasi melalui beberapa aspek sebagai berikut:
dengan syariah. Selain itu, DPS juga dapat mengeluarkan laporan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
39
Page 42
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
1. Kesetaraan Hak bagi Pemangku Kepentingan Penilaian Komite di Bawah Direksi
BSI memastikan bahwa hak-hak seluruh pemegang saham,
nasabah, mitra bisnis, karyawan, dan masyarakat dihormati Dalam melaksanakan cakupan tugas dan tanggung jawabnya
sesuai dengan peraturan yang berlaku dan setiap pihak masing-masing, Direksi dibantu oleh 7 (tujuh) Komite di bawah
mendapatkan akses informasi yang jelas dan akurat tanpa Direksi yang terdiri dari:
perlakuan khusus atau diskriminatif. 1. Komite Manajemen Risiko
2. Keadilan dalam Pengambilan Keputusan 2. IT Steering Committee
Seluruh kebijakan dan keputusan yang dibuat oleh BSI 3. Komite Policy & Procedure
berlandaskan prinsip keadilan dan tidak menguntungkan 4. Komite Bisnis
pihak tertentu secara tidak wajar. Dalam penyelesaian 5. Komite Sumber Daya Manusia
perselisihan atau sengketa, BSI menerapkan prinsip keadilan 6. Komite Aset dan Liabilitas
dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua 7. Steering Committee Crisis Management – Business
pihak untuk menyampaikan pendapatnya. Continuity Management
3. Kesetaraan dalam Kesempatan Kerja
BSI menerapkan sistem rekrutmen, promosi, dan Penilaian kinerja Komite di bawah Direksi dilakukan secara
pengembangan karier secara transparan dan adil tanpa tahunan berdasarkan pelaksanaan tugas dan rapat yang telah
membedakan suku, agama, ras, gender, atau latar belakang dilaksanakan masing-masing komite selama tahun buku.
lainnya. Seluruh karyawan diberikan kesempatan yang sama Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Direksi, selama tahun
untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan 2024 seluruh Komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas
kariernya berdasarkan kinerja dan kemampuan. dan tanggung jawabnya dengan baik.
4. Transparansi dan Perlindungan Nasabah
BSI memberikan informasi yang jelas mengenai produk dan
layanan, termasuk risiko, manfaat, serta ketentuan yang berlaku, Perubahan Komposisi Anggota Direksi
sehingga nasabah dapat mengambil keputusan finansial yang
tepat. Bank juga menjamin perlindungan terhadap data dan Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota
hak-hak nasabah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi dilakukan
berdasarkan kebutuhan Bank. Perubahan komposisi anggota
Dengan menerapkan prinsip Fairness, BSI berupaya menciptakan Direksi adalah sebagai berikut:
lingkungan yang adil dan kondusif bagi seluruh pemangku
kepentingan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap KOMPOSISI DIREKSI SEBELUM RUPS TAHUNAN
sistem perbankan syariah. TAHUN 2024
Komposisi Direksi sebelum Rapat Umum Pemegang Saham
Dalam rangka evaluasi penerapan prinsip TARIF, pada tahun 2024 Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 10 (sepuluh) orang
Bank juga telah turut serta dalam kegiatan penilaian Corporate yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang
Governance Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan Wakil Direktur Utama, dan 8 (delapan) orang Direktur sebagai
oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). berikut:
Hasil CGPI tahun 2024 memperoleh skor sebesar 91,80 dengan
predikat “Sangat Tepercaya” yang menggambarkan bahwa Hery Gunardi : Direktur Utama
organ perusahaan dan segenap anggota perusahaan BSI telah Bob Tyasika Ananta : Wakil Direktur Utama
berkomitmen dan konsisten dalam mengimplementasikan prinsip Ngatari : Direktur Retail Banking
dan sistem tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Tribuana Tunggadewi : Direktur Compliance &
Governance/GCG). Human Capital
Anton Sukarna : Direktur Sales & Distribution
Ade Cahyo Nugroho : Direktur Finance & Strategy
Zaidan Novari : Direktur Wholesale
Transaction Banking
Moh. Adib : Direktur Treasury &
International Banking
Saladin Dharmanugraha Effendi : Direktur Information
Technology
Grandhis Helmi Harumansyah : Direktur Risk Managament
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
40 Laporan Tahunan 2024
Page 43
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS TAHUNAN Sehingga komposisi Direksi setelah Rapat Umum Pemegang
TAHUN 2024 Saham Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 10 (sepuluh)
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu)
1. Memberhentikan Hery Gunardi sebagai Direktur Utama orang Wakil Direktur Utama, dan 8 (delapan) orang Direktur
Perseroan, Ngatari sebagai Direktur Retail Banking, Tribuana sebagai berikut:
Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital, Hery Gunardi : Direktur Utama
Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & Strategy, Bob Tyasika Ananta : Wakil Direktur Utama
Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution, serta Tribuana Tunggadewi : Direktur Compliance &
Moh Adib sebagai Direktur Treasury & International Banking. Human Capital
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua Hery Gunardi Anton Sukarna : Direktur Sales & Distribution
sebagai Direktur Utama, Tribuana Tunggadewi sebagai Ade Cahyo Nugroho : Direktur Finance & Strategy
Direktur Compliance & Human Capital, Ade Cahyo Nugroho Zaidan Novari : Direktur Wholesale
sebagai Direktur Finance & Strategy, serta Anton Sukarna Transaction Banking
sebagai Direktur Sales & Distribution. Saladin Dharmanugraha Effendi : Direktur Information
3. Mengangkat Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Technology
Banking dan Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury & Grandhis Helmi Harumansyah : Direktur Risk Managament
International Banking. Harry Gusti Utama : Direktur Retail Banking
Ari Rizaldi : Direktur Treasury &
International Banking
Penutup
Direksi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Insan BSI yang terus berinovasi, berkarya, adaptif dan unggul, sehingga
memberi kontribusi besar dalam kemajuan Bank serta ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia. Semoga tahun 2025 BSI dapat
mewujudkan aspirasi sebagai bank yang menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah
global, dan senantiasa mengalirkan kebermanfaatan secara berkelanjutan bagi umat.
Mari mensyukuri pencapaian yang telah kita raih sepanjang tahun 2024, dan bersiap menghadapi tantangan, menciptakan inovasi dan
peluang, serta mengoptimalkan ruang pertumbuhan di masa depan. Bersama meniti masa depan, memberi manfaat untuk umat dan
berkontribusi bagi negeri.
Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Jakarta, 21 Maret 2025
Atas Nama Direksi
Hery Gunardi
Direktur Utama
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
41
Page 44
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dari kiri ke kanan:
1. Ade Cahyo Nugroho _ Direktur Finance & Strategy
2. Tribuana Tunggadewi _ Direktur Compliance & Human Capital (duduk)
3. Anton Sukarna _ Direktur Sales & Distribution
4. Bob Tyasika Ananta _ Wakil Direktur Utama (duduk)
5. Saladin Dharmanugraha Effendi _ Direktur Information Technology
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
42 Laporan Tahunan 2024
Page 45
Dari kiri ke kanan:
6. Zaidan Novari _ Direktur Wholesale Transaction Banking
7. Hery Gunardi _ Direktur Utama
8. Grandhis Helmi Harumansyah _ Direktur Risk Managament
9. Ari Rizaldi _ Direktur Treasury & International Banking (duduk)
10. Harry Gusti Utama _ Direktur Retail Banking
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
43
Page 46
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Laporan
Dewan Komisaris
Assalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh,
Pemegang Saham dan para
Pemangku Kepentingan
yang terhormat,
Puji syukur kehadirat Allah
SWT, karena atas berkat
rahmat dan karunia-Nya,
dengan perjalanan yang
penuh tantangan, BSI tetap
menunjukkan ketahanan
yang luar biasa.
Muliaman
Dharmansyah Hadad
Komisaris Utama merangkap
Komisaris Independen
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
44 Laporan Tahunan 2024
Page 47
BSI mencatatkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan, tingkat kesehatan perusahaan. Penilaian atas kinerja Direksi
dengan berbagai inovasi produk dan layanan yang terus dapat disampaikan sebagai berikut.
memperluas inklusi keuangan serta memberikan dampak
positif bagi perekonomian Indonesia. BSI telah menjalankan Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2024 diperkirakan
prinsip-prinsip syariah, memberikan solusi keuangan yang adil, mencapai 3,2%, sedikit melambat dibandingkan tahun
transparan, dan memberikan manfaat sosial yang luas. sebelumnya. Meskipun inflasi berhasil ditekan, ketidakpastian
tetap tinggi akibat ketegangan perdagangan dan faktor geopolitik
Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan pemberian lainnya. Tensi geopolitik Israel-Palestina tereskalasi menjadi
nasihat Dewan Komisaris terhadap jalannya kepengurusan Bank konflik beberapa negara di kawasan Timur Tengah, turut menahan
untuk tahun buku 2024. Dalam laporan ini, akan disampaikan pertumbuhan ekonomi global lebih lanjut. Sebagai kawasan
penilaian atas kinerja Direksi selama tahun 2024, pandangan penghasil minyak, konflik tersebut memicu volatilitas di pasar
atas prospek usaha yang disusun oleh Direksi, penerapan tata komoditas, terutama minyak mentah. Merespon hal tersebut,
kelola perusahaan yang baik, penilaian atas Komite di bawah harga minyak mentah Brent sempat meningkat pada Oktober 2024
Dewan Komisaris dan perubahan komposisi Dewan Komisaris. sebagai dampak shock akibat sentimen eskalasi tensi geopolitik.
Namun demikian, secara umum harga komoditas sepanjang
tahun 2024 terus mengalami penurunan, sejalan dengan suplai
Penilaian Kinerja Direksi yang memadai di tengah permintaan yang relatif masih tertahan.
Meredanya disrupsi suplai akibat menurunnya intensitas konflik
Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi pengawasan Rusia-Ukraina juga turut mendukung terjaganya harga komoditas.
dan pemberian nasihat kepada Direksi. Pemberian nasihat oleh
Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan dengan tujuan untuk Dari sisi ekonomi nasional, ekonomi Indonesia menunjukkan
memastikan bahwa kebijakan dan keputusan yang diambil oleh ketahanan dengan stabilitas yang terjaga dan pertumbuhan yang
Direksi sejalan dengan kepentingan Bank. Pemberian nasihat meningkat. Perekonomian Indonesia menunjukan resiliensi yang
dari Dewan Komisaris kepada Direksi dilakukan melalui Rapat tumbuh stabil pada tahun 2024, sebesar 5,03% yoy. Pertumbuhan
Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat Gabungan Dewan Komisaris tersebut utamanya didorong oleh permintaan domestik yang tetap
bersama Direksi dan Dewan Pengawas Syariah, rapat dengan kuat di tengah kontraksi net eskpor, seiring dengan penurunan
manajemen Bank, serta Rapat dengan komite-komite. Sepanjang harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. Terjaganya
tahun 2024 Dewan Komisaris telah melaksanakan Rapat Dewan permintaan domestik juga didukung oleh inflasi yang rendah
Komisaris dan Direksi sebanyak 12 kali dan Rapat Gabungan dan terkendali selama tahun 2024, sehingga menopang daya
Dewan Komisaris bersama Direksi dan Dewan Pengawas Syariah beli masyarakat. Penurunan inflasi pada tahun 2024 terutama
sebanyak 3 (tiga) kali. didorong oleh meredanya dampak El Nino, sehingga suplai pangan
cukup terkendali. Selain itu, penyesuaian harga bahan bakar
Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat, minyak (BBM) yang sejalan dengan turunnya harga minyak dunia,
Dewan Komisaris terlibat aktif dalam penyusunan strategi serta kebijakan penurunan harga tiket pesawat dan kereta api,
Bank dan pengawasan terhadap implementasi strategi Bank. juga turut mendorong turunnya inflasi. Di samping itu naiknya
Pengawasan terhadap perumusan strategi Bank dilaksanakan harga emas global mendorong kenaikan harga emas dan perhiasan
dengan melakukan pengawasan dan memberikan arahan domestik sehingga mendorong inflasi inti.
terhadap penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2024-
2026 dan Corporate Plan. Dewan Komisaris juga melakukan Pada industri perbankan syariah, perbankan syariah menunjukkan
pengawasan dan pemberian nasihat terhadap implementasi pertumbuhan positif sepanjang tahun 2024. Total aset
strategi Bank melalui Rapat Gabungan bersama Direksi. perbankan syariah mencapai Rp980,29 triliun, tumbuh 9,89%
Dewan Komisaris mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi yoy dengan pangsa pasar sebesar 7,72% pada Desember 2024.
pelaksanaan kebijakan strategis Bank, termasuk evaluasi Pembiayaan syariah meningkat 9,92% yoy menjadi Rp643,55
terhadap RBB dan Corporate Plan serta kinerja keuangan tahun triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,09% yoy
2024 setiap bulan. Dewan Komisaris melakukan pengawasan menjadi Rp753,6 triliun.
terhadap upaya pencapaian RBB, khususnya terhadap
pencapaian beberapa aspek penting dalam rencana bisnis seperti Likuiditas perbankan syariah tetap memadai, tercermin dari rasio
penyaluran kredit, perbaikan kualitas aset, penghimpunan dana Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 154,52% dan
pihak ketiga, produktivitas, dan efisiensi. Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 32,09%, jauh
di atas batas minimum. Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan
Pandangan Atas Kinerja Direksi syariah tercatat sebesar 25.4%. Profitabilitas perbankan syariah
tetap terjaga dengan Return on Assets (ROA) sebesar 2,04%.
Dalam memberikan penilaian atas kinerja Direksi, Dewan Risiko pembiayaan tetap terkendali, dengan rasio Non-Performing
Komisaris mempertimbangkan beberapa aspek sebagai dasar Financing (NPF) gross sebesar 2,12% dan NPF nett sebesar 0,79%.
penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, kondisi perekonomian, Perbankan syariah juga terus beradaptasi dengan penguatan
capaian kinerja yaitu kinerja operasional, kinerja keuangan dan ekosistem keuangan syariah melalui berbagai kebijakan strategis.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
45
Page 48
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Dewan Komisaris 2025. Risiko seperti terhambatnya pemulihan ekonomi Tiongkok dan
memandang bahwa Direksi mampu menghadapi tantangan dan eskalasi tensi geopolitik di tengah ketidakpastian dari pergantian
peluang yang terjadi dengan mencatatkan kinerja yang baik di kepemimpinan Amerika Serikat masih perlu terus dicermati karena
tahun 2024. Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian kinerja berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi global.
dari sisi operasional maupun keuangan. Dari sisi operasional, total
pembiayaan segmen Commercial Banking tahun 2024 sebesar Di tengah kondisi perekonomian global tersebut, pada tahun
Rp18,50 triliun, meningkat 42,63% dibandingkan tahun 2023 yang 2025 ekonomi Indonesia diperkirakan akan terus mengalami
sebesar Rp12,97 triliun. Demikian pula dengan total pendanaan pertumbuhan stabil, dengan proyeksi pertumbuhan Produk
segmen Commercial Banking yang meningkat 71,86% dari Rp6,99 Domestik Bruto (PDB) sekitar 5% hingga 5,5%. Harga komoditas
triliun di tahun 2023 menjadi Rp12,01 triliun di tahun 2024. Total terus ternormalisasi, sehingga inflasi secara umum, termasuk
pendanaan segmen Hubungan Kelembagaan tahun 2024 sebesar inflasi domestik, dalam tren yang menurun. Ke depan, inflasi
Rp89,46 triliun, meningkat 12,14% dibandingkan dengan tahun diprakirakan tetap dalam kisaran target, yakni 2,51% dan dalam
2023 yang sebesar Rp79,77 triliun. Total pembiayaan Segmen tren yang menurun. Inflasi yang rendah dan terkendali tersebut
Ritel tahun 2024 sebesar Rp201,26 triliun, meningkat 16,47% juga mendukung daya beli masyarakat sehingga mendorong
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp172,81 triliun. pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, sejumlah risiko,
Demikian pula dengan pendanaan Segmen Ritel tahun 2024 yang terutama terkait dengan dampak dari eskalasi tensi geopolitik,
tumbuh 10,59% dari Rp185,57 triliun di tahun 2023 menjadi antara lain berupa kenaikan harga komoditas, termasuk minyak,
Rp205,23 triliun di tahun 2024. Pendanaan pada segmen Treasury risiko terkait iklim, dan risiko terkait imported inflation dari
Banking dan Kantor Pusat tahun 2024 sebesar Rp26,60 triliun naiknya harga komoditas global dan dari risiko depresiasi nilai
meningkat Rp12,10 triliun dibandingkan dengan tahun 2023 yang tukar Rupiah perlu terus diperhatikan dan dicermati.
sebesar Rp14,51 triliun.
Pada tahun 2025, sektor perbankan syariah di Indonesia
Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan pengelolaan dana oleh diperkirakan akan mengalami perkembangan yang signifikan.
bank sebagai mudharib di tahun 2024 sebesar Rp25,30 triliun, Beberapa faktor utama yang akan memengaruhi kondisi
meningkat 13,69% dibandingkan dengan tahun 2023 yang perekonomian dari sisi perbankan syariah pada tahun tersebut
sebesar Rp22,25 triliun. Dari pendapatan pengelolaan dana oleh adalah dinamika pasar, kebijakan pemerintah, dan tren global
bank sebagai mudharib, Hak bagi hasil milik bank tahun 2024 yang mendorong pertumbuhan sektor ini. Penurunan suku
meningkat 7,08% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar bunga ke depan diharapkan dapat meningkatkan likuiditas di
Rp16,26 triliun menjadi sebesar Rp17,41 triliun di tahun 2024. pasar, sehingga dapat mendukung intermediasi perbankan. Suku
Laba bersih tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun, meningkat 22,83% bunga BI berdampak terhadap penyesuaian Suku Bunga Dasar
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,70 triliun. Kredit (SBDK) perbankan, sehingga berpotensi mendorong
Aset tahun 2024 sebesar Rp408,61 triliun, meningkat 15,55% pertumbuhan kredit dengan kisaran 11%-13% pada tahun 2025.
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp353,62 triliun. Sementara itu, DPK diprakirakan tumbuh dikisaran 10% pada
Ekuitas tahun 2024 sebesar Rp45,04 triliun, meningkat 16,27% 2025 sejalan dengan adanya potensi pelonggaran kebijakan
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp38,74 triliun. moneter BI di tahun 2025.
Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat kesehatan bank Pada tahun 2025, Bank Indonesia akan mengimplementasikan
juga menjadi salah satu pertimbangan Dewan Komisaris dalam kebijakan pro-growth dengan fokus pada pengembangan
melakukan penilaian atas kinerja Direksi. Tingkat Kesehatan ekonomi dan keuangan syariah. Pertumbuhan ekonomi syariah
Bank dinilai berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan diperkirakan akan terus melanjutkan tren positif, dengan
Nomor 08/POJK 03/2014 tanggal 11 Juni 2014 perihal proyeksi pertumbuhan mencapai 4,8% hingga 5,6%.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk-Based Setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian, Dewan
Bank Rating/RBBR). Peringkat Tingkat Kesehatan BSI dengan Komisaris berpendapat bahwa prospek usaha yang telah disusun
metode penilaian berbasis risiko (RBBR) berada pada Peringkat oleh Direksi sudah tepat. Dewan Komisaris berkeyakinan bahwa
Komposit 2 (PK 2) yang mencerminkan kondisi Bank yang secara BSI akan dapat memanfaatkan peluang yang ada di antaranya
umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh adalah preferensi syariah yang tinggi dari masyarakat atau nasabah,
negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor positioning BSI di industri perbankan syariah yang kuat, dukungan
eksternal lainnya. dari pemerintah terhadap keuangan syariah, market share syariah di
industri nasional yang masih terbuka luas serta sinergi Bank Induk.
Pandangan Atas Prospek Usaha yang
Disusun Direksi Pandangan Atas Penerapan Tata Kelola
Bank
Meskipun ada beberapa tantangan global seperti ketegangan
geopolitik dan perubahan iklim, proyeksi pertumbuhan ekonomi Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate
dunia diperkirakan akan stabil di kisaran 3% hingga 3,5% pada tahun Governance/GCG) merupakan salah satu faktor kunci untuk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
46 Laporan Tahunan 2024
Page 49
menjaga keberlanjutan dan kesuksesan jangka panjang sebuah Sistem Pengendalian Internal
perusahaan. Untuk itu, BSI berkomitmen untuk merapkan GCG
dalam kegiatan operasionalnya karena tata kelola yang baik tidak Sistem Pengendalian Internal terdiri dari 8 (delapan) komponen
hanya mendukung pencapaian tujuan jangka pendek, tetapi yang saling berkaitan satu sama lain dan diterapkan secara
juga memastikan bahwa Bank beroperasi dengan transparansi, efektif pada seluruh level organisasi BSI dalam rangka mengawal
akuntabilitas, dan integritas yang tinggi. Dewan Komisaris tercapainya tujuan Bank. Sistem Pengendalian Internal ini
senantiasa menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan merupakan pengembangan 5 (lima) elemen pokok Sistem
bahwa kepengurusan Bank yang dilaksanakan oleh Direksi sesuai Pengendalian Internal yang diatur oleh Regulator berdasarkan
dengan peraturan perundangan yang berlaku dan memberikan POJK No. 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem
nasihat/pendapat yang dibutuhkan atas setiap tindakan/ Pengendalian Intern Bagi Bank Umum.
kegiatan strategis dalam rangka mencapai tujuan Bank. Dewan
Komisaris berpandangan bahwa Penerapan GCG di Bank telah Di BSI, Sistem Pengendalian Intern diwujudkan dalam bentuk
berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen- Kebijakan Sistem Pengendalian Intern yang merujuk pada
komponen sebagai berikut. COSO Model tahun 2008 sebagaimana telah dikembangkan
oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway
Pemenuhan Prinsip Syariah Commission (COSO), yang terdiri atas lingkungan pengendalian
(Internal Environment), penetapan tujuan (Objective Setting),
BSI senantiasa berkomitmen untuk menerapkan Prinsip Syariah identifikasi kejadian/peristiwa (Event Identification), Penilaian
dalam penyelenggaraan kegiatan usahanya. Untuk memastikan risiko (Risk Assessment), respon atas risiko (Risk Response),
pemenuhan Prinsip Syariah, Bank telah menerapkan Tata Kelola aktivitas pengendalian (Control Activity), informasi dan komunikasi
Syariah yang meliputi, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab (Information & Communication) serta pemantauan (Monitoring).
DPS, penerapan fungsi kepatuhan syariah, penerapan fungsi
manajemen risiko syariah, penerapan fungsi audit intern syariah Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya Sistem
dan pelaksanaan kaji ulang ekstern terhadap tata kelola syariah. Pengendalian Intern yang handal dan efektif serta memiliki
Dewan Komisaris senantiasa berkoordinasi dengan Direksi dan kewajiban untuk meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan bahwa kegiatan dan memastikan bahwa hal tersebut telah melekat di setiap level
usaha Bank telah memenuhi prinsip syariah. organisasi. Internal Audit bertanggung jawab untuk mengevaluasi
dan berperan aktif dalam meningkatkan efektivitas Sistem
Manajemen Risiko Pengendalian Intern secara berkesinambungan terkait dengan
pelaksanaan operasional Bank dalam mencapai sasaran yang
Seiring dengan dinamika eksternal serta produk dan jasa BSI telah ditetapkan perusahaan. Internal Audit melakukan audit
terus berkembang, penerapan manajemen risiko menjadi sangat secara periodik maupun insidentil terhadap seluruh aktivitas di
penting. Bukan hanya sebagai wujud komitmen atas kepatuhan Unit Kerja. Hasil evaluasi Sistem Pengendalian Intern disampaikan
terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga sikap kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti dan
kehati-hatian manajemen dalam pengelolaan Bank. Dengan dimonitoring pelaksanaannya secara efektif. Berdasarkan hasil
harapan, kinerja BSI akan terus tumbuh secara berkelanjutan evaluasi atas pelaksanaan sistem pengendalian internal Bank
dengan dukungan penerapan manajemen risiko yang memadai. pada tahun 2024, Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan
Melalui penerapan manajemen risiko yang tepat, diharapkan bahwa sistem pengendalian internal secara keseluruhan telah
dapat melindungi Bank secara individu maupun entitas afiliasinya berjalan memadai.
dari dampak perubahan di lingkungan usaha yang berpotensi
menimbulkan kerugian. Selain itu, penerapan manajemen Whistleblowing System
risiko juga diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi
seluruh pemangku kepentingan Bank. Sesuai dengan regulasi, Whistleblowing System (WBS) atau sistem pelaporan pelanggaran
manajemen risiko Bank merupakan serangkaian metodologi dan merupakan sistem pelaporan yang memungkinkan setiap pihak
prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, untuk terlibat dalam upaya pencegahan dan pendeteksian dini
memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh tindakan penyimpangan di Bank. BSI memiliki komitmen untuk
kegiatan usaha Bank. BSI senantiasa melakukan evaluasi secara memberikan dukungan dan perlindungan sepenuhnya kepada
berkala terhadap efektivitas kerangka manajemen risiko serta setiap pelapor, menjamin kerahasiaan identitas pelapor serta
melakukan sosialisasi di lingkungan organisasi agar tercipta pelaksanaan penyelidikan dan pengungkapan atas laporan yang
budaya risiko yang baik di lingkungan Bank. disampaikan. Tindak lanjut tersebut dilakukan setelah Bank
melakukan verifikasi bahwa laporan yang masuk terbukti benar
Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi bersama Manajemen, dan didukung bukti memadai.
Komite Pemantau Risiko, Komite Audit, Internal Audit dan
Eksternal Auditor, serta beberapa Unit terkait, Direksi dan Unit Kerja atau fungsi yang menangani pengelolaan WBS
Dewan Komisaris menilai pada tahun 2024 manajemen risiko bertanggungjawab kepada Direktur Utama atau Direktur yang
telah berjalan secara memadai. ditunjuk oleh Direktur Utama, serta mempunyai hubungan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
47
Page 50
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
komunikasi dan pelaporan secara langsung kepada Dewan BSI yaitu “The Best Global Islamic Bank Based on Implementation
Komisaris. Terkait implementasi Whistleblowing System (WBS), of Sustainable Finance.” Kerangka kerja keuangan berkelanjutan
Dewan Komisaris memiliki peran dalam menelaah hasil laporan terdiri dari 3 (tiga) pilar strategi yaitu Sustainable Banking,
audit khusus dari laporan WBS. Sustainable Operation dan Sustainable Beyond Banking.
Sosialisasi media pelaporan whistleblowing system dan Anti Terkait dengan pilar sustainable banking, BSI memiliki komitmen
Gratifikasi kepada seluruh pegawai melalui desktop komputer menjadi leader in sustainable product innovation. Selanjutnya,
pegawai, website Bank, penyampaian pada kegiatan training, pada pilar sustainable operation BSI memiliki komitmen untuk
sharing session, dan Taujih Pekanan, serta pemberitahuan kepada mencapai net zero emission in operation by 2033. Pada pilar
nasabah, mitra/rekanan Bank dan masyarakat. Dewan Komisaris sustainable beyond banking, komitmen BSI yaitu menjadi leader in
berpandangan bahwa pengelolaan Whistleblowing Sytem di Bank ZISWAF ecosystem for social impact to archive SDGs.
telah berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari pengelolaan laporan
pengaduan serta tindaklanjut dari pengaduan tersebut. Pengaduan
yang masuk selama tahun 2024 berjumlah 60 pengaduan. Penilaian Kinerja Komite-Komite
Berdasarkan jumlah pengaduan yang masuk, 20 pengaduan di Bawah Dewan Komisaris
sudah ditindaklanjuti, 3 pengaduan sedang ditindaklanjuti, 3
pengaduan belum ditindaklanjuti dan 34 pengaduan tidak layak Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu
untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil laporan yang telah Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan
ditindaklanjuti terdapat 17 (tujuh belas) laporan yang terbukti dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik
telah diberikan sanksi sesuai dengan aturan Bank. dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku. Prosedur penilaian
kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan oleh Dewan
Sustainabillity Governance Komisaris secara tahunan.
Sebagai bank syariah, BSI juga memiliki tanggung jawab untuk Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk
melindungi lingkungan dan memberikan manfaat sosial untuk membantu Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap
masa depan. Hal ini sesuai dengan Maqashid Syariah yang Bank, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan
meliputi Hifdz Ad-Din (menjaga agama), Hifdz An-Nafs (menjaga atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan, sistem
jiwa), Hifdz Al'Aql (menjaga akal), Hifdz Al-Maal (menjaga pengendalian internal (Internal Control System), serta efektivitas
kekayaan), Hifdz An-Nasb (menjaga anak) dan Hifdz Al-Bi'ah pemeriksaan oleh auditor internal dan auditor eksternal.
(menjaga lingkungan). Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya dengan baik.
Sebagai bentuk komitmen BSI dalam menjalankan praktik
keberlanjutan yang sejalan dengan Maqasid Syariah, Bank telah Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung
memiliki struktur tata kelola keberlanjutan (ESG Governance jawab untuk membantu Dewan Komisaris melaksanakan bidang
Structure) yang tercantum dalam ESG Guiding Principle. Dalam yang berkaitan dengan remunerasi dan nominasi terhadap
mengimplementasikan ESG, BSI melibatkan Dewan Komisaris, anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Sepanjang tahun 2024,
Direksi dan Dewan Pengawas Syariah untuk melakukan Komite Nominasi dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan
pengawasan aktif pada penerapan Keuangan Berkelanjutan. tanggung jawabnya dengan baik.
Pengawasan aktif yang dilaksanakan mencakup penyusunan
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, penyusunan Laporan Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab
Keberlanjutan, dan penetapan strategi keberlanjutan. melakukan pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi
terkait manajemen risiko Bank. Sepanjang tahun 2024, Komite
BSI telah melakukan penguatan struktur tata kelola Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung
keberlanjutan dengan membentuk ESG Working Group yang jawabnya dengan baik.
berada di bawah supervisi Wakil Direktur Utama sesuai dalam
Surat Keputusan Direksi No. 03/219-KEP/DIR tanggal 6 Juni
2024 tentang Pembentukan ESG Group di bawah supervisi Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
Wakil Direktur Utama & Penunjukkan Pejabat Perlindungan
Data Pribadi (PPDP) di bawah supervisi Direktur Kepatuhan & Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota
SDM; serta menetapkan ESG Sub-Committee berada di bawah Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan
Risk Management Committee. Penguatan tata kelola juga Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Bank. Perubahan
dilakukan dengan penyusunan dan penerbitan Standar Prosedur komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Operasional (SPO) keuangan berkelanjutan, serta penyusunan
dan penerbitan ESG Guiding Principle. BSI juga memperkuat tata
kelola yang dilakukan dengan mengembangkan kerangka kerja
keuangan berkelanjutan yang didasarkan pada visi keberlanjutan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
48 Laporan Tahunan 2024
Page 51
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SEBELUM RUPS Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah Rapat Umum
TAHUNAN TAHUN 2024 Pemegang Saham Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak
10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris
Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum Pemegang Utama merangkap Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris
Saham Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 9 Utama merangkap Independen, dan 5 (lima) orang Komisaris dan
(sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama 3 (tiga) orang Komisaris Independen sebagai berikut:
merangkap Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama Muliaman Dharmansyah Hadad : Komisaris Utama merangkap
merangkap Independen, dan 5 (lima) orang Komisaris dan 2 (dua) Independen
orang Komisaris Independen sebagai berikut: Adiwarman Azwar Karim : Wakil Komisaris Utama
Muliaman Dharmansyah Hadad : Komisaris Utama merangkap merangkap Independen
Independen Masduki Baidlowi : Komisaris
Adiwarman Azwar Karim : Wakil Komisaris Utama Suyanto : Komisaris
merangkap Independen Abu Rokhmad : Komisaris
Masduki Baidlowi : Komisaris Fauzi : Komisaris
Suyanto : Komisaris Nazaruddin : Komisaris
Abu Rokhmad : Komisaris Komaruddin Hidayat : Komisaris Independen
Imam Budi Sarjito : Komisaris Mohamad Nasir : Komisaris Independen
Sutanto : Komisaris Felicitas Tallulembang : Komisaris Independen
Komaruddin Hidayat : Komisaris Independen
Mohamad Nasir : Komisaris Independen
Penutup
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SETELAH RUPS
TAHUNAN TAHUN 2024 Pencapaian di tahun 2024 tidak lepas dari kerja keras seluruh
jajaran Direksi, manajemen, dan karyawan BSI yang senantiasa
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: berkomitmen untuk mewujudkan visi dan misi Bank. Dewan
1. Memberhentikan Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh
Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen, nasabah yang terus mempercayakan BSI sebagai mitra keuangan
Suyanto sebagai Komisaris, Masduki Baidlowi sebagai mereka, serta kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah
Komisaris, Imam Budi Sarjito sebagai Komisaris, Sutanto mendukung perjalanan BSI selama ini.
sebagai Komisaris, serta Komaruddin Hidayat sebagai
Komisaris Independen. Semoga pencapaian yang telah diraih pada tahun 2024 menjadi
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua Adiwarman pijakan yang kokoh bagi BSI untuk terus berkembang di masa
Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap mendatang. Kami optimis bahwa dengan kerjasama yang
Komisaris Independen, Suyanto sebagai Komisaris, Masduki solid, komitmen terhadap prinsip syariah, serta fokus pada
Baidlowi sebagai Komisaris serta Komaruddin Hidayat keberlanjutan, BSI akan terus memberikan kontribusi positif bagi
sebagai Komisaris Independen. pembangunan perekonomian Indonesia.
3. Mengangkat Fauzi sebagai Komisaris, Nazaruddin sebagai
Komisaris, serta Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris
Independen.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada BSI.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan rahmat-Nya kepada kita semua.
Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Jakarta, 21 Maret 2025
Atas Nama Dewan Komisaris
Muliaman Dharmansyah Hadad
Komisaris Utama merangkap Independen
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
49
Page 52
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dari kiri ke kanan:
1. Mohamad Nasir _ Komisaris Independen
2. Felicitas Tallulembang _ Komisaris Independen (duduk)
3. Abu Rokhmad _ Komisaris
4. Adiwarman Azwar Karim _ Wakil Komisaris Utama merangkap Independen (duduk)
5. Fauzi _ Komisaris
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
50 Laporan Tahunan 2024
Page 53
Dari kiri ke kanan:
6. Muliaman Dharmansyah Hadad _ Komisaris Utama merangkap Independen (duduk)
7. Nazaruddin _ Komisaris
8. Komaruddin Hidayat _ Komisaris Independen
9. Suyanto _ Komisaris
10. Masduki Baidlowi _ Komisaris (duduk)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
51
Page 54
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Laporan
Dewan Pengawas Syariah
Assalamu’alaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Para Pemangku
Kepentingan dan
Pemegang Saham yang
Terhormat,
Alhamdulillah, segala puji
dan syukur kita panjatkan
ke hadirat Allah SWT, atas
segala rahmat dan karunia-
Nya yang diberikan kepada
kita semua.
Prof. Dr. KH.
Hasanudin, M.Ag
Ketua
Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
52 Laporan Tahunan 2024
Page 55
Tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan dan peluang 3. Laporan Hasil Pengawasan dan Rekomendasi DPS
bagi BSI dalam perjalanan menjalankan operasionalnya sebagai Pada periode tahun 2024, DPS telah melakukan pelaporan
bank syariah terbesar di Indonesia. Sebagai lembaga keuangan atas Laporan Hasil Pengawasan Dewan Pengawas Syariah
yang berpegang pada prinsip syariah, kami berkomitmen untuk secara tepat waktu.
terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap setiap produk
dan layanan yang disediakan oleh bank agar senantiasa sesuai
dengan kaidah-kaidah syariah yang berlaku. Penilaian Kinerja
Dewan Pengawas Syariah
Sebagai bagian dari Dewan Pengawas Syariah, kami bertanggung
jawab untuk memastikan bahwa seluruh produk, layanan, dan Prosedur Pelaksanaan penilaian kinerja DPS dilakukan secara Self
aktivitas BSI berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam assessment yang dilaksanakan secara periodik setiap semester
yang mengutamakan keadilan, transparansi, dan kesejahteraan yang dilaporkan kepada OJK untuk mendapatkan persetujuan.
umat. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kami, DPS senantiasa Pemenuhan penyampaian Laporan Hasil Pengawasan Dewan
berkolaborasi dengan Direksi dan manajemen untuk memberikan Pengawas Syariah yang disampaikan secara semesteran kepada
arahan serta mengawasi implementasi kebijakan syariah yang Departemen Perbankan Syariah OJK dan Dewan Syariah
telah ditetapkan. Nasional Majelis Ulama Indonesia. Selama tahun 2024, DPS
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
Pelaksanaan Kegiatan Dewan Pengawas
Syariah Tahun 2024 Perubahan Komposisi
Dewan Pengawas Syariah
Pada tahun 2024, Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan
kegiatan sebagai berikut: Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota
1. Pelaksanaan Rapat Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan
Dewan Pengawas Syariah wajib menyelenggarakan Rapat Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Bank.
Dewan Pengawas Syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah adalah
1 (satu) bulan. Pengambilan keputusan Dewan Pengawas sebagai berikut:
Syariah dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
Seluruh keputusan dan hasil rapat Dewan Pengawas Syariah KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH SEBELUM RUPS
wajib dituangkan dalam risalah rapat dan hal tersebut TAHUNAN TAHUN 2024
merupakan keputusan bersama seluruh anggota Dewan
Pengawas Syariah. Risalah Rapat Dewan Pengawas Syariah Komposisi Dewan Pengawas Syariah sebelum Rapat Umum
wajib didokumentasikan dengan baik oleh Bank. Sepanjang Pemegang Saham Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak
Tahun 2024, DPS telah melaksanakan 27 (dua puluh tujuh) 4 (empat) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan
kali rapat DPS. Pengawas Syariah dan 3 (tiga) orang anggota Dewan Pengawas
2. Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran Serta Syariah sebagai berikut:
Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah
Dewan Pengawas Syariah memberikan nasihat dan saran Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag : Ketua Dewan
melalui berbagai cara yang memastikan penerapan prinsip Pengawas Syariah
syariah dalam aktivitas pasar modal. Pemberian nasihat DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H : Anggota Dewan
dilakukan melalui rapat dan diskusi rutin dengan manajemen Pengawas Syariah
Bank atau lembaga yang terlibat, guna membahas masalah Dr. H. Oni Sahroni, MA : Anggota Dewan
operasional dan memastikan kesesuaian dengan syariah. Pengawas Syariah
Selain itu, DPS juga dapat mengeluarkan laporan tertulis Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc : Anggota Dewan
yang merinci hasil audit dan pengawasan mereka, termasuk Pengawas Syariah
rekomendasi atau perbaikan yang diperlukan. Sepanjang
tahun tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengeluarkan
sebanyak 54 (lima puluh empat) arahan dan rekomendasi
terkait jalannya kepengurusan Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
53
Page 56
LAPORAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS,
DAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH
KOMPOSISI DEWAN PENGAWAS SYARIAH SETELAH RUPS Sehingga Komposisi Dewan Pengawas Syariah setelah Rapat
TAHUNAN TAHUN 2024 Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 17 Mei 2024 yaitu
sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: Dewan Pengawas Syariah dan 4 (empat) orang anggota Dewan
1. Memberhentikan Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah sebagai berikut:
Pengawas Syariah, Mohamad Hidayat sebagai Anggota
Dewan Pengawas Syariah, Oni Sahroni sebagai Anggota Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag : Ketua Dewan
Dewan Pengawas Syariah, serta Didin Hafidhuddin sebagai Pengawas Syariah
Anggota Dewan Pengawas Syariah. DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H : Anggota Dewan
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua Hasanudin Pengawas Syariah
sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah, Mohamad Hidayat Dr. H. Oni Sahroni, MA : Anggota Dewan
sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah, serta Oni Pengawas Syariah
Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. : Anggota Dewan
3. Mengangkat Jaih Mubarok sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah
Pengawas Syariah, serta Abdul Ghofur Maimoen sebagai Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, M.Ag : Anggota Dewan
anggota Dewan Pengawas Syariah. Pengawas Syariah
Penutup
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik Direksi, manajemen, karyawan, maupun seluruh nasabah yang telah
memberikan dukungan kepada BSI dalam menjalankan operasional yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Kepercayaan yang
diberikan kepada BSI adalah amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Kami berharap BSI akan terus
berkembang menjadi bank syariah yang tidak hanya unggul dalam hal kinerja, tetapi juga dalam memberikan dampak positif bagi
masyarakat Indonesia melalui penerapan prinsip syariah yang adil dan sesuai dengan tuntunan Islam.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan berkah-Nya untuk keberhasilan BSI dalam menjalankan visi dan misinya di
masa mendatang.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Jakarta, 21 Maret 2025
Atas Nama Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag
Ketua Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
54 Laporan Tahunan 2024
Page 57
Dari kiri ke kanan:
1. Dr. H. Oni Sahroni, MA _ Anggota Dewan Pengawas Syariah
2. Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, M.H, M.Ag _ Anggota Dewan Pengawas Syariah (duduk)
3. Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag _ Ketua Dewan Pengawas Syariah
4. DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H _ Anggota Dewan Pengawas Syariah (duduk)
5. Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. _ Anggota Dewan Pengawas Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
55
Page 58
Surat Pernyataan
Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan Tahun 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk
tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 21 Maret 2025
DIREKSI
Hery Gunardi
Direktur Utama
Bob Tyasika Ananta Harry Gusti Utama Tribuana Tunggadewi
Wakil Direktur Utama Direktur Retail Banking Direktur Compliance & Human Capital
Ade Cahyo Nugroho Anton Sukarna Saladin Dharmanugraha Effendi
Direktur Finance & Strategy Direktur Sales & Distribution Direktur Information Technology
Grandhis Helmi Harumansyah Zaidan Novari Ari Rizaldi
Direktur Risk Management Direktur Wholesale Transaction Banking Direktur Treasury & International Banking
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
56 Laporan Tahunan 2024
Page 59
DEWAN KOMISARIS
Muliaman Dharmansyah Hadad
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
Adiwarman Azwar Karim Komaruddin Hidayat Mohamad Nasir
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Felicitas Tallulembang Suyanto Masduki Baidlowi
Komisaris Independen Komisaris Komisaris
Abu Rokhmad Fauzi Nazaruddin
Komisaris Komisaris Komisaris
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
57
Page 60
PROFIL
PERUSAHAAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
58 Laporan Tahunan 2024
Page 61
03
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
59
Page 62
PROFIL
PERUSAHAAN
Identitas
Perusahaan
NAMA PERUSAHAAN
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
NAMA PANGGILAN BIDANG USAHA
BSI Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah
DASAR HUKUM PENDIRIAN IZIN USAHA
• Berita Negara RI No.43 – 28 Mei 1971-Tambahan • Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia
No. 242. No.10/67/KEP.GBI/DpG/2008 tanggal 16
• Berita Negara RI No. 85 - 23 Oktober 2009 - Oktober 2008
Tambahan No. 26142 • Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia
• Berita Negara RI No. 96 - 1 Desember 2009 No.11/63/KEP.GBI/DpG/2009 tanggal 15
Tambahan No. 27908. Desember 2009
• Akta No. 8 - 8 Januari 2018 yang dibuat oleh • Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas
Notaris Fathia Helmi S.H. Jasa Keuangan No. 4/KDK.03/2021 tanggal 27
• Akta No. 38 - 14 Januari 2021 yang dibuat oleh Januari 2021.
Notaris Jose Dima Satria S.H., M.Kn.
DATA JARINGAN KANTOR
• 10 Kantor Wilayah • 91 Kantor Fungsional (KF)
• 153 Kantor Cabang (KC) • 23 Konter Layanan Priority
• 1 Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) • 754 Layanan Gadai
• 886 Kantor Cabang Pembantu (KCP) • 5.425 Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
• 60 KCP Mobile (dhi: MKK)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
60 Laporan Tahunan 2024
Page 63
MODAL DASAR
Rp
40.000.000.000.000
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR PENUH KODE SAHAM
Rp
23.064.630.069.000 BRIS
AKSES INFORMASI
Alamat Kantor Pusat Sekretaris Perusahaan
Gedung The Tower, Wisnu Sunandar
Jl. Gatot Subroto No. 27 Email: corporate.secretary@bankbsi.co.id
Kelurahan Karet Semanggi, Investor Relation
Kecamatan Setiabudi, Rizky Budinanda
Jakarta Selatan 12930 Email: investor-relations@bankbsi.co.id
Telepon Media Sosial
(62-21) 30405999 Facebook : Bank Syariah Indonesia
Instagram : @banksyariahindonesia
@lifewithbsi
Faksimili @BSIMobile
Youtube : Bank Syariah Indonesia
(62-21) 30421888
Twitter : @bsihelp
@bankbsi_id
Website
https://www.bankbsi.co.id/ Call Center
14040
1500789
Email
(khusus melayani nasabah
contactus@bankbsi.co.id perusahaan dan institusi)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
61
Page 64
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama dan Alamat Kantor Wilayah
dan Kantor Cabang
Kantor Wilayah
Region Office Aceh Region Office Medan
Jl. Tgk. Moh. Daud Beureueh No. 15 H, Jl. Kejaksaan No. 3B, Kel. Petisah Tengah,
Kel. Keuramat, Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh Kec. Medan Petisah Kota Medan
Telp : 061-4534466 Telp : 061-4534466
Fax : 061-4534466 Fax : 061-4534466
Email : contactus@bankbsi.co.id Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id Web : www.bankbsi.co.id
Region Office Palembang Region Office Jakarta 1
Jl. Demang Lebar Daun No. 507, Kel. Lorok Pakjo, Wisma Mandiri 2, Jl. M.H. Thamrin No.5, RT.2/RW.1,
Kec. Ilir Barat I Kota Palembang Kel. Kebon Sirih, Kec. Menteng Wil. Kota Jakarta Pusat
Telp : 0711-318904 Telp : -
Fax :- Fax :-
Email : contactus@bankbsi.co.id Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id Web : www.bankbsi.co.id
Region Office Jakarta 2 Region Office Bandung
Gedung BSI, Jl. Sultan Hasanudin No.57 RT/RW 6/3, Jl. Asia Afrika No.174,
Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru Wil. Kota Jakarta Selatan Kel. Paledang, Kec. Lengkong Kota Bandung
Telp : 021-7212 0169 Telp : +62 22 20544940
Fax :- Fax :
Email : contactus@bankbsi.co.id Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id Web : www.bankbsi.co.id
Region Office Semarang Region Office Surabaya
Jl. Pandanaran No.127, Jl. Basuki Rahmat No.17-19,
Kel. Mugassari, Kec. Semarang Selatan Kota Semarang Kel. Embong Kaliasin, Kec. Genteng Kota Surabaya
Telp : 024-76442018/024-76442021 Telp : 031 99255416
Fax :- Fax : 031 99255416
Email : contactus@bankbsi.co.id Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id Web : www.bankbsi.co.id
Region Office Kalimantan Region Office Makassar
Jl. Lambung Mangkurat No. 16, Jl. Dr. Ratulangi No. 79,
Kel. Kertak Baru, Kec. Banjarmasin Kota Banjarmasin Kel. Labuang Baji, Kec. Mamajang Kota Makassar
Telp : (0511) 3366408, 3366409 Telp : 0411 5088811
Fax :- Fax :-
Email : contactus@bankbsi.co.id Email : contactus@bankbsi.co.id
Web : www.bankbsi.co.id Web : www.bankbsi.co.id
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
62 Laporan Tahunan 2024
Page 65
Kantor Cabang
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
KC Banda Aceh Jl. Diponegoro No. 6, Kel. Kp. Baru, Telp : (0655) 7551109, 7551558 Email : contactus@bankbsi.co.id
1.
Diponegoro Kec. Baiturrahman Kota Banda Aceh Fax : (0651) 33945 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Ahmad Dahlan No. 111, Kel.
KC Banda Aceh Ahmad Telp : 0651 - 32313, 32314, 32301 Email : contactus@bankbsi.co.id
2. Merduati, Kec. Kuta Raja Kota Banda
Dahlan Fax : 0651 - 32317 Web : www.bankbsi.co.id
Aceh
Jl. T. Panglima Nyak Makam No. 100 Telp : 0651) 22900 (hunting),
KC Banda Aceh T. Email : contactus@bankbsi.co.id
3. A - 100 D, Kel. Desa Doy, Kec. Kuta 7410714, 32929, 33869
Panglima Nyak Makam Web : www.bankbsi.co.id
Alam Kota Banda Aceh Fax : 31190
Jalan Merdeka No.6, Kel. Blok Telp : (0653) 22450 Email : contactus@bankbsi.co.id
4. KC Sigli 2
Bengkel, Kec. Kota Sigli Kab. Pidie Fax : 21306 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Prof. A Majid Ibrahim No. 6, Kel. Telp : - Email : contactus@bankbsi.co.id
5. KC Sigli 1
Blang Asan, Kec. Kota Sigli Kab. Pidie Fax : - Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Muhammad Malikul Zahir Telp : (0645) 631146, 631147,
Email : contactus@bankbsi.co.id
6. KC Lhokseumawe 1 No.135C, Kel. Kuta Blang, Kec. Banda 631148
Web : www.bankbsi.co.id
Sakti Kota Lhokseumawe Fax : (0645) 41555
JL. Medan - Banda Aceh, Simpang IV,
Telp : (0644) 21126, 22044 Email : contactus@bankbsi.co.id
7. KC Bireuen Simpang IV Kel. Bireuen Meunasah Capa, Kec.
Fax : 22040 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Juang Kab. Bireuen
Jl. Tengku Panglima Polem No. 23 - 24,
Telp : (0641) 333366 Email : contactus@bankbsi.co.id
8. KC Kuala Simpang Kel. Kuala Simpang, Kec. Kota Kuala
Fax : 333367 Web : www.bankbsi.co.id
Simpang Kab. Aceh Tamiang
Jl. Darussalam No.1, Kel. Gampong Telp : (0641) 21033 Email : contactus@bankbsi.co.id
9. KC Langsa Darussalam
Jawa, Kec. Langsa Kota Kota Langsa Fax : 21170 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Merdeka No.1, Kel. Kota
KC Lhokseumawe Telp : (0645) 41906 Email : contactus@bankbsi.co.id
10. Lhokseumawe, Kec. Banda Sakti Kota
Merdeka 3 Fax : 21306 Web : www.bankbsi.co.id
Lhokseumawe
Jl. Yos Sudarso No.164, Takengon, Kel.
Telp : (0643) 21294 Email : contactus@bankbsi.co.id
11. KC Takengon Kuteni Reje, Kec. Lut Tawar Kab. Aceh
Fax : 21119 Web : www.bankbsi.co.id
Tengah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
63
Page 66
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
KC Meulaboh Imam Jl. Imam Bonjol, Kel. Drien Rampak, Telp : (0655) 7551961 Email : contactus@bankbsi.co.id
12.
Bonjol Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat Fax : 7551010 Web : www.bankbsi.co.id
Pertokoan Suak Tungkul Kavling 1
No. 5/6, Jl. Tgk. Diujung Sinabang, Kel. Telp : (0650) 21547 Email : contactus@bankbsi.co.id
13. KC Simeulue
Amiria Bahagia, Kec. Simeulue Timur Fax : (0650) 21556 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Simeulue
Jl. Persada No. 99A, Kel. Keudee
Telp : (0659) 91008, 91127 Email : contactus@bankbsi.co.id
14. KC Blangpidie Siblah, Kec. Blangpidie Kab. Aceh
Fax : 91070 Web : www.bankbsi.co.id
Barat Daya
Jl. Iskandar Muda No.14, Kel. Perapat
Telp : (0629) 21031 Email : contactus@bankbsi.co.id
15. KC Kutacane Hilir, Kec. Babussalam Kab. Aceh
Fax : 21170 Web : www.bankbsi.co.id
Tenggara
Jl. Nyak Adam Kamil No. 42, Kel. Hulu, Telp : (0656) 21456 Email : contactus@bankbsi.co.id
16. KC Tapaktuan
Kec. Tapaktuan Kab. Aceh Selatan Fax : 21088 Web : www.bankbsi.co.id
Komplek Windsor Central Blok A No.
KC Batam Windsor Telp : (0778) 431331 Email : contactus@bankbsi.co.id
17. 3-4, Jl. Pembangunan, Kel. Lubuk Baja
Central Fax : (0778) 432727 Web : www.bankbsi.co.id
Kota, Kec. Lubuk Baja Kota Batam
Jl. Basuki Rahmat No. 1-3,
Telp : (0771) 313788 Email : contactus@bankbsi.co.id
18. KC Tanjung Pinang Kel. Tanjung Ayun Sakti, Kec. Bukit
Fax : (0771) 313995 Web : www.bankbsi.co.id
Bestari Kota Tanjungpinang
Jl. Kejaksaan No. 3B, Kel. Petisah
Telp : (061) 4153866, 4151466 Email : contactus@bankbsi.co.id
19. KC Medan Kejaksaan Tengah, Kec. Medan Petisah
Fax : (061) 4511867 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Medan
Jl. Dr. Sutomo No.12A-12B, Kel.
Telp : (061) 7952555 Email : contactus@bankbsi.co.id
20. KC Lubuk Pakam Lubuk Pakam I - II, Kec. Lubuk Pakam
Fax : (061) 7950419 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Deli Serdang
Jl. S. Parman No. 250 E/8, Kel. Petisah Telp : (061) 455 6870/451 5683 Email : contactus@bankbsi.co.id
21. KC Medan S Parman
Hulu , Kec. Medan Baru Kota Medan Fax : 451 5671 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Gajah Mada No. 7, Kel. Petisah Telp : (061) 4550755 Email : contactus@bankbsi.co.id
22. KC Medan Gajah Mada
Hulu, Kec. Medan Baru Kota Medan Fax : (061) 4550766, 4537627 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Sukarno Hatta No. 22-23, Kel.
Telp : (061) 8826396 Email : contactus@bankbsi.co.id
23. KC Binja Tanah Tinggi, Kec. Binjai Timur Kota
Fax : (061) 8826138 Web : www.bankbsi.co.id
Binjai
Jl. Jend. Sudirman No. 450, Kel. Tanah Telp : (0761) 849191, 849192,
KC Pekanbaru Email : contactus@bankbsi.co.id
24. Datar, Kec. Pekanbaru Kota Kota 849193, 849194
Sudirman 1 Web : www.bankbsi.co.id
Pekanbaru Fax : (0761) 849190, 31668
Jl. Jenderal Sudirman No. 162, Kel.
Telp : (0765) 33555 Email : contactus@bankbsi.co.id
25. KC Dumai Teluk Binjai, Kec. Dumai Timur Kota
Fax : (0765) 32379 Web : www.bankbsi.co.id
Dumai
Jl. Haji Imam Munandar No. 8, Kel.
KC Pekanbaru Telp : (0761) 862222 Email : contactus@bankbsi.co.id
26. Tangkerang Selatan, Kec. Bukit Raya
Harapan Raya Fax : (0761) 849799 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Pekan
Jl. Hangtuah, Kel. Batang Dui, Kec. Telp : (0765) 598990 Email : contactus@bankbsi.co.id
27. KC Duri
Mandau Kab. Bengkalis Fax : (0765) 598993 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1, Kel. Telp : (0622) 435858, 435857,
KC Pematangsiantar Email : contactus@bankbsi.co.id
28. Proklamasi, Kec. Siantar Barat Kota 435861
Perintis Web : www.bankbsi.co.id
Pematangsiantar Fax : (0622) 435848
Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 4, Kel. Telp : (0624) 24880, 24205,
Email : contactus@bankbsi.co.id
29. KC Rantau Prapat Bakaran Batu, Kec. Rantau Selatan 25186
Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Labuhanbatu Fax : (0624) 24653
Jl. Sudirman No. 130 A, Kel. Wek I,
Telp : (0634) 28200 Email : contactus@bankbsi.co.id
30. KC Padangsidempuan Kec. Padangsidimpuan Utara Kota
Fax : (0634) 28103 Web : www.bankbsi.co.id
Padangsidimpuan
Jl. Sutoyo Siswomiharjo No. 22, Kel.
Telp : (0631) 24555 Email : contactus@bankbsi.co.id
31. KC Sibolga Huta Tonga Tonga, Kec. Sibolga Utara
Fax : (0631) 26722 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Sibolga
Jl. Diponegoro No. 189, Kel. Gotong
KC Bandar Lampung Telp : (0721) 258952, 258960 Email : contactus@bankbsi.co.id
32. Royong, Kec. Tanjung Karang Pusat
Diponegoro Fax : (0721) 263588 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Bandar Lampung
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
64 Laporan Tahunan 2024
Page 67
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Komp. Pertokoan Central Niaga
Bandar Jaya No. 1-3, Jl. Proklamator Telp : (0725) 529825, 529826 Email : contactus@bankbsi.co.id
33. KC Bandar Jaya
Raya, Kel. Yukum Jaya, Kec. Terbanggi Fax : (0725) 529831 Web : www.bankbsi.co.id
Besar Kab. Lampung Tengah
Jl. Ahmad Yani No. 9, Kel. Imopuro, Telp : (0725) 7851606 Email : contactus@bankbsi.co.id
34. KC Metro A Yani
Kec. Metro Pusat Kota Metro Fax : (0725) 7851605 Web : www.bankbsi.co.id
KC Bengkulu S Parman Jl. S. Parman No. 15, Kel. Padang Jati, Telp : (0736) 342007 Email : contactus@bankbsi.co.id
35.
1 Kec. Ratu Samban Kota Bengkulu Fax : (0736) 346707 Web : www.bankbsi.co.id
JI. Adam Malik RT/RW 023/08,
KC Bengkulu Adam Telp : (0736) 27688/20938 Email : contactus@bankbsi.co.id
36. Kel. Cempaka Permai, Kec. Gading
Malik Fax : 26448 Web : www.bankbsi.co.id
Cempaka Kota Bengkulu
Telp : 0733-7329623/14/16/
Jl. Yos Sudarso No. 12 RT 05, Kel. Taba
082881131705/ Email : contactus@bankbsi.co.id
37. KC Lubuk Linggau Jemekeh, Kec. Lubuk Linggau Timur II
82881131704 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Lubuk Linggau
Fax : -
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 127 A-B,
KC Jambi Gatot Telp : (0741) 27730, 27726 Email : contactus@bankbsi.co.id
38. Kel. Sungai Asam, Kec. Pasar Jambi
Subroto Fax : (0741) 27733 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Jambi
Jl. Kapt. Pattimura No. 29-30 RT 21, Telp : 0741 - 7552571, 7552572,
Email : contactus@bankbsi.co.id
39. KC Jambi Pattimura Kel. Kenali Besar, Kec. Kota Baru Kota 7552573
Web : www.bankbsi.co.id
Jambi Fax : 0741 - 7552574
Jl. Imam Bonjol No.17, Kel. Belakang
KC Padang Imam Telp : (0751) 21113, 20765 Email : contactus@bankbsi.co.id
40. Pondok, Kec. Padang Selatan Kota
Bonjol Fax : (0751) 24768 Web : www.bankbsi.co.id
Padang
Jl. Jenderal Sudirman No. 73, Kel.
KC Bukittinggi Telp : (0752) 627633 Email : contactus@bankbsi.co.id
41. Kayu Ramang, Kec. Guguk Panjang
Sudirman 1 Fax : (0752) 627637 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Bukittinggi
KC Padang Belakang Jl. Belakang Olo No. 45, Kel. Kamp Telp : 0751 - 841818, 841819 Email : contactus@bankbsi.co.id
42.
Olo Jao, Kec. Padang Barat Kota Padang Fax : (0751) 841808 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Demang Lebar Daun No. 2311, Kel.
KC Palembang Telp : (0711) 421919 Email : contactus@bankbsi.co.id
43. Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Barat I
Demang Fax : (0711) 419952 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Palembang
Jl. Masjid Jamik No. 123, Kel.
Telp : (0717) 432229 Email : contactus@bankbsi.co.id
44. KC Pangkal Pinang Masjid Jamik, Kec. Rangkui Kota
Fax : (0717) 431445 Web : www.bankbsi.co.id
Pangkalpinang
JL. Jend. Sudirman No. 7-8 RT 01/10,
KC Prabumulih Telp : (0713) 322888 Email : contactus@bankbsi.co.id
45. Kel. Muara Dua, Kec. Prabumulih
Sudirman Fax : (0713) 322565 Web : www.bankbsi.co.id
Timur Kota Prabumulih
KC Palembang Jl. Jendral Sudirman KM 3,5, Kel. 20 Telp : (0711) 315999, 310751 Email : contactus@bankbsi.co.id
46.
Sudirman Ilir, Kec. Ilir Timur I Kota Palembang Fax : (0711) 310752 Web : www.bankbsi.co.id
Telp : (0735) 324888/0735
Jl. Let. R Hamidi No. 30 A-B RT 03 RW
KC Baturaja Rahman 323333/0735 Email : contactus@bankbsi.co.id
47. 01 , Kel. Kemalaraja , Kec. Baturaja
Hamidi 325522/0735 325554 Web : www.bankbsi.co.id
Timur Kab. Ogan Komering Ulu
Fax : (0735) 324888
Komplek Ruko Summarecon Bekasi, Telp : (021) 8853990, 8856368,
KC Bekasi Rukan Sapphire Commercial Blok SF 8840355, 8853991, Email : contactus@bankbsi.co.id
48.
Summarecon 11 12, Jl. Bulevar Selatan, Kel. Marga 88855418 Web : www.bankbsi.co.id
Mulya, Kec. Bekasi Utara Kota Bekasi Fax : (021) 8856406
Ruko Cikarang Central City, Blok G
Telp : (021) 89902076, 89902077 Email : contactus@bankbsi.co.id
49. KC Bekasi Cikarang No. 1-2, Kel. Ciantra, Kec. Cikarang
Fax : (021) 89906765 Web : www.bankbsi.co.id
Selatn Kab. Bekasi
Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua No. 54
Telp : (021) 53662464, 53662465,
KC Jakarta Kebon D (Jl. Raya Kelapa Dua No. 1) RT. 004 Email : contactus@bankbsi.co.id
50. 53662467
Jeruk 1 RW. 003, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kebon Web : www.bankbsi.co.id
Fax : (021) 53662472
Jeruk Wil. Kota Jakarta Barat
Jl. HOS Cokroaminoto No. 69, Kel. Telp : (021) 73458147, 73458148,
Email : contactus@bankbsi.co.id
51. KC Tangerang Ciledug Sudimara Jaya, Kec. Ciledug Kota 73458149
Web : www.bankbsi.co.id
Tangerang Fax : (021) 73458150
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
65
Page 68
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Komplek Graha Bulevar Blok KGC No.
A-02 dan A-03, Jl. Boulevard Kelapa
KC Jakarta Kelapa Telp : (021) 29375262, 29375261 Email : contactus@bankbsi.co.id
52. Gading, Kel. Kelapa Gading Timur,
Gading 1 Fax : (021) 29375197, 29375198 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Kelapa Gading Wil. Kota Jakarta
Utara
Jl. Enggano No. 42B - 42, Kel. Tanjung
KC Jakarta Tanjung Telp : (021) 43906060, 43906055 Email : contactus@bankbsi.co.id
53. Priok, Kec. Tanjung Priok Wil. Kota
Priok 1 Fax : (021) 43906058, 43906059 Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Utara
Komplek Graha Mas Pemuda,
Blok AB1 dan AB2 Jl. Pemuda, Telp : 021 - 47882680 / 81/82/83 Email : contactus@bankbsi.co.id
54. KC Jakarta Pemuda
Rawamangun, Kel. Jati, Kec. Pulo Fax : 021 - 47882684 / 85 Web : www.bankbsi.co.id
Gadung Wil. Kota Jakarta Timur
Ruko Komplek Billy & Moon Blok E
KC Jakarta Pondok No. 5A-5B, Jl. Raya Kalimalang, Kel. Telp : (021) 86903501 Email : contactus@bankbsi.co.id
55.
Kelapa Pondok Kelapa, Kec. Duren Sawit Wil. Fax : (021) 86903502 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Jakarta Timur
Perkantoran Mitra Matraman Blok A1
No. 8-9, Jl. Matraman Raya No. 148, Telp : (021) 85904866 Email : contactus@bankbsi.co.id
56. KC Jakarta Jatinegara
Kel. Kebon Manggis, Kec. Matraman Fax : (021) 85905634 Web : www.bankbsi.co.id
Wil. Kota Jakarta Timur
Jl. M. H. Thamrin No. 5, Kel. Kebon
Telp : (021) 2300509, 39839000 Email : contactus@bankbsi.co.id
57. KC Jakarta Thamrin Sirih, Kec. Menteng Wil. Kota Jakarta
Fax : (021) 39832939 Web : www.bankbsi.co.id
Pusat
Jl. Bendungan Hilir Raya No. 84 A -
KC Jakarta Bendungan Telp : 021 - 57851054 - 56 Email : contactus@bankbsi.co.id
58. B, Kel. Bendungan Hilir, Kec. Tanah
Hilir Fax : 021 - 57851038 Web : www.bankbsi.co.id
Abang Wil. Kota Jakarta Pusat
Gedung The Tower, Jalan Gatot
Subroto No.27 Kav.12, Kel. Karet Telp : - Email : contactus@bankbsi.co.id
59. KC Jakarta The Tower
Semanggi, Kec. Setiabudi Wil. Kota Fax : - Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Selatan
Jl. KH. Hasyim Ashari 8 A-C, Kel. Telp : (021) 55781230, 55781231,
KC Tangerang Hasyim Email : contactus@bankbsi.co.id
60. Buaran Indah, Kec. Cipondoh Kota 55781232
Ashari Web : www.bankbsi.co.id
Tangerang Fax : (021) 55781233
Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 115 A,
Telp : (0254) 399444, 375648 Email : contactus@bankbsi.co.id
61. KC Cilegon Tirtayasa 1 Kel. Jombang Wetan, Kec. Jombang
Fax : (0254) 375645 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Cilegon
Jl. Ahmad Yani No. 175 C-D, Kel.
Telp : (0254) 222984, 210191 Email : contactus@bankbsi.co.id
62. KC Serang Sumur Pecung, Kec. Serang Kota
Fax : 0254) 222985 Web : www.bankbsi.co.id
Serang
Telp : (0251) 8350562, 8350563,
KC Bogor Pajajaran Jl. Pajajaran No. 8, Kel. Baranang Email : contactus@bankbsi.co.id
63. 8350564
Sukasari Siang, Kec. Bogor Timur Kota Bogor Web : www.bankbsi.co.id
Fax : (0251) 8350565
Ruko Graha Cibinong Blok D No. 2,
Telp : (021) 87915703, 87915704 Email : contactus@bankbsi.co.id
64. KC Bogor Cibinong Jl. Raya Bogor KM 43, Kel. Cirimekar,
Fax : (021) 87919008 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Cibinong Kab. Bogor
Jl. Pajajaran Raya No. 63, Kel. Kel. Telp : 0251 - 8337306, 8337620,
KC Bogor Pajajaran Email : contactus@bankbsi.co.id
65. Bantarjati, Kec. Bogor Utara Kota 8337828
Bantarjati Web : www.bankbsi.co.id
Bogor Fax : (0251) 8384968
Jl. Margonda Raya No. 209, Kel. Telp : 021 - 77210117 (hunting) Email : contactus@bankbsi.co.id
66. KC Depok Margonda 2
Kemirimuka, Kec. Beji Kota Depok Fax : 021 - 77210027 Web : www.bankbsi.co.id
Ruko Depok Mas Blok A1-2, Jl. Telp : (021) 7765231, 7765251,
Email : contactus@bankbsi.co.id
67. KC Depok Margonda 1 Margonda Raya No. 42, Kel. Pancoran 7765289, 77213804
Web : www.bankbsi.co.id
Mas, Kec. Pancoran Mas Kota Depok Fax : (021) 77202905, 77203598
Ruko Citra Gran Blok R-2 No. 8-9, Kel. Telp : (021) 84300107, 84300108,
KC Jakarta Cibubur Email : contactus@bankbsi.co.id
68. Jatikarya, Kec. Jatisampurna Kota 8449778
Citra Grand Web : www.bankbsi.co.id
Bekasi Fax : (021) 84590918
Telp : 021-7696807/7696808/
Jl. RS Fatmawati No. 12, Kel. Gandaria
KC Jakarta Fatmawati 75902925/ 75902930/ Email : contactus@bankbsi.co.id
69. Utara, Kec. Kebayoran Baru Wil. Kota
2 75902934 Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Selatan
Fax : 021-75902899/75902983
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
66 Laporan Tahunan 2024
Page 69
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Jl. S. Hasanudin No. 57, Kel. Melawai,
Telp : (021) 2701515, 2701505 Email : contactus@bankbsi.co.id
70. KC Jakarta Hasanudin Kec. Kebayoran Baru Wil. Kota
Fax : (021) 7220362 Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Selatan
Jl. Kyai Maja Blok D/1 Persil No. 6-6A, Telp : (021) 7202451, 7202728,
Email : contactus@bankbsi.co.id
71. KC Jakarta Mayestik Kel. Kramat Pela, Kec. Kebayoran 7202509, 739452
Web : www.bankbsi.co.id
Baru Wil. Kota Jakarta Selatan Fax : (021) 7220822
Komplek Ruko Pondok lndah Plaza
KC Jakarta Pondok 1 Kav. II, Blok UA No. 6, Kel. Pondok Telp : (021) 7662029, 7662030 Email : contactus@bankbsi.co.id
72.
Indah Pinang, Kec. Kebayoran Lama Wil. Fax : (021) 7662028, 7665391 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Jakarta Selatan
Jl. Ir. H. Juanda No. 111, RT 006/001,
Telp : (021) 7425267 Email : contactus@bankbsi.co.id
73. KC Tangerang Ciputat Kel. Pisangan, Kec. Ciputat Timur
Fax : (021) 7423018 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Tangerang Selatan
Jl. Saharjo No.204A RT. 04/05, Kel. Telp : (021) 8308768, 8292824,
Email : contactus@bankbsi.co.id
74. KC Jakarta Saharjo Menteng Dalam, Kec. Tebet Wil. Kota 8357309
Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Selatan Fax : (021) 8308769, 8357310
Jl. Raya Pasar Minggu No. 75, Kel. Telp : (021) 7940323, 7940341,
Email : contactus@bankbsi.co.id
75. KC Jakarta Kalibata Kalibata, Kec. Pancoran Wil. Kota 7940353
Web : www.bankbsi.co.id
Jakarta Selatan Fax : (021) 7940420
Bintaro Trade Center, Jl. Jend.
Telp : (021) 7450120, 7453301,
Sudirman Blok A1 No. 7 - 8, Bintaro Email : contactus@bankbsi.co.id
76. KC Tangerang Bintaro 7450296, 7450297
Sektor 7, Kel. Pondok Aren, Kec. Web : www.bankbsi.co.id
Fax : (021) 7450116
Pondok Aren Kota Tangerang Selatan
Jl. Pahlawan Seribu ITC BSD No. Telp : 021 - 53153155,
Email : contactus@bankbsi.co.id
77. KC Tangerang BSD ITC 21-23A, Kel. Lengkong Wetan, Kec. 53153144-46
Web : www.bankbsi.co.id
Serpong Kota Tangerang Selatan Fax : 021 - 53161611
Jl. Ir. H. Juanda No. 24, Kel. Citarum, Telp : (022) 84469443 Email : contactus@bankbsi.co.id
78. KC Bandung Juanda
Kec. Bandung Wetan Kota Bandung Fax : (022) 4200011 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Ciledug No. 148-149, Kel. Kota Telp : (0262) 243689, 243692 Email : contactus@bankbsi.co.id
79. KC Garut
Kulon , Kec. Garut Kota Kab. Garut Fax : (0262) 233137 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Asia Afrika No. 174 RT 009 RW Telp : 022 - 7314546, 7323142,
KC Bandung Asia Email : contactus@bankbsi.co.id
80. 004, Kel. Paledang, Kec. Lengkong 7323143
Afrika Web : www.bankbsi.co.id
Kota Bandung Fax : 022 - 7323141
Telp : (022) 423 2584, 423 1185,
423 6614, 423 2585,
Jl. Suniaraja No.82, Kel. Braga, Kec. Email : contactus@bankbsi.co.id
81. KC Bandung Suniaraja 423 2586, 423 2587 423 86
Sumur Bandung Kota Bandung Web : www.bankbsi.co.id
/ 423 89
Fax : -
Jl. A.Yani no. 29, Kel. Gunung Parang, Telp : 0266 - 6247300 Email : contactus@bankbsi.co.id
82. KC Sukabumi A Yani
Kec. Cikole Kota Sukabumi Fax : 0266 - 6247400 Web : www.bankbsi.co.id
Telp : 0267 - 8490449 (hunting),
Jl. Panatayuda I No 68, Kel. Karawang
0828-17096715 / 16 / 17 / Email : contactus@bankbsi.co.id
83. KC Karawang Kulon, Kec. Karawang Barat Kab.
18 / 29 / 30 / 31 / 32 Web : www.bankbsi.co.id
Karawang
Fax : (0267) 401505
Jl. Jendral Ahmad Yani No. 252, Kel. Telp : (022) 7202688, 7231090,
KC Bandung Ahmad Email : contactus@bankbsi.co.id
84. Kacapiring, Kec. Batunuggal Kota 082819030694
Yani Web : www.bankbsi.co.id
Bandung Fax : (022) 7271334
Jl. R.E Martadinata No. 5, RT 25
KC Purwakarta RE Telp : (0264) 231760 Email : contactus@bankbsi.co.id
85. RW 05, Kel. Nagri Tengah, Kec.
Martadinata Fax : (0264) 231761 Web : www.bankbsi.co.id
Purwakarta Kab. Purwakarta
Jl. Jend. Amir Machmud No. 118,
Telp : (022) 6632228 Email : contactus@bankbsi.co.id
86. KC Cimahi Kel. Cibabat, Kec. Cimahi Utara Kota
Fax : (022) 6632212 Web : www.bankbsi.co.id
Cimahi
Jl. Siliwangi No. 6, Kel. Pamoyanan, Telp : (0263) 284648 Email : contactus@bankbsi.co.id
87. KC Cianjur Siliwangi
Kec. Cianjur Kab. Cianjur Fax : (0263) 284677 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 79, Telp : (0231) 202760, 202092,
Email : contactus@bankbsi.co.id
88. KC Cirebon Dr Cipto Kel. Pekiringan, Kec. Kesambi Kota 202093, 200423
Web : www.bankbsi.co.id
Cirebon Fax : (0231) 202067
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
67
Page 70
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Jl. Sutisna Senjaya No. 74-78,
KC Tasikmalaya Telp : (0265) 312995, 312999 Email : contactus@bankbsi.co.id
89. Kel. Empangsari, Kec. Tawang
Sutisna Senjaya Fax : (0265) 311199 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Tasikmalaya
Jl. Jend. Sudirman No. 433,
KC Purwokerto Telp : (0281) 641108, 641685 Email : contactus@bankbsi.co.id
90. Kel. Kranji, Kec. Purwokerto Timur
Sudirman 1 Fax : (0281) 625955 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Banyumas
Jl. A. Yani No. 97, Kel. Tambakreja, Telp : (0282) 531015, 531038 Email : contactus@bankbsi.co.id
91. KC Cilacap A Yani
Kec. Cilacap Selatan Kab. Cilacap Fax : (0282) 535870 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Jend. Ahmad Yani No.152,
Telp : 024 - 8313247, 8315027 Email : contactus@bankbsi.co.id
92. KC Semarang A Yani Kel. Karang Kidul, Kec. Semarang
Fax : 024 - 8313217 Web : www.bankbsi.co.id
Tengah Kota Semarang
KC Semarang Jl. Pandanaran No. 90, Kel. Pekunden, Telp : (024) 3568891, 3568894 Email : contactus@bankbsi.co.id
93.
Pandanaran Kec. Semarang Tengah Kota Semarang Fax : (024) 3568890 Web : www.bankbsi.co.id
Ruko Ahmad Yani No. 9,
Telp : (0291) 439272 Email : contactus@bankbsi.co.id
94. KC Kudus A Yani 1 Jl. Ahmad Yani, Kel. Gondang Manis,
Fax : (0291) 439274 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Kota Kudus Kab. Kudus
Jl. P. Sudirman No. 207, Plaza Pati
Telp : (0295) 386699 Email : contactus@bankbsi.co.id
95. KC Pati Sudirman Blok A1-A2, Kel. Pati Lor , Kec. Pati
Fax : (0295) 387799 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Pati
Jl. Diponegoro Ruko Salatiga Square
Telp : (0298) 328558, 328885 Email : contactus@bankbsi.co.id
96. KC Salatiga No. 77-A6 dan 77-A7, Kel. Sidorejo
Fax : (0298) 314407 Web : www.bankbsi.co.id
Lor, Kec. Sidorejo Kota Salatiga
Jl. KH. Mansyur No.4,
Telp : (0283) 325300, 325301 Email : contactus@bankbsi.co.id
97. KC Tegal KH Mansyur Kel. Mangkukusuman, Kec. Tegal
Fax : (0283) 351460 Web : www.bankbsi.co.id
Timur Kota Tegal
Jl. Raya Soekarno Hatta No. 325, Kel. Telp : (0294) 388173, 388175 Email : contactus@bankbsi.co.id
98. KC Kendal Soetta
Bugangin, Kec. Kendal Kab. Kendal Fax : (0294) 388172 Web : www.bankbsi.co.id
Masjid Syuhada, Jl.Pemuda No.52-54,
KC Pekalongan Telp : 0285 - 434918, 434919 Email : contactus@bankbsi.co.id
99. Kel. Panjangwetan, Kec. Pekalongan
Pemuda Fax : 0285 - 434920 Web : www.bankbsi.co.id
Barat Kota Pekalongan
Jl. Slamet Riyadi No. 388,
KC Solo Slamet Telp : (0271) 710820 Email : contactus@bankbsi.co.id
100. Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan
Riyadi 1 Fax : (0271) 742085, 742086 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Surakarta
Jl. Slamet Riyadi No. 318,
KC Solo Slamet Telp : 0271 - 742555, 725222 Email : contactus@bankbsi.co.id
101. Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan
Riyadi 2 Fax : 0271 - 736718 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Surakarta
Jl. Jend. Sudirman No. 42,
KC Yogyakarta Telp : (0274) 555022 Email : contactus@bankbsi.co.id
102. Kel. Kotabaru, Kec. Gondokusuman
Sudirman Fax : (0274) 555021 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Yogyakarta
Telp : (0370) 644888, 622300,
KC Mataram Jl. Hasanudin No. 40, Kel. Mayura, Email : contactus@bankbsi.co.id
103. 622700
Hasanudin Kec. Cakranegara Kota Mataram Web : www.bankbsi.co.id
Fax : (0370) 634999
Jl. Mohammad Hatta No.56, Telp : (0380) 834100, 823466,
Email : contactus@bankbsi.co.id
104. KC Kupang Kel. Fontein, Kec. Oebobo 828617
Web : www.bankbsi.co.id
Kota Kupang Fax : (0380) 826150
Jl. Gajah Mada No. 9 RT/RW
Telp : (0374) 444 03/ 444 04 Email : contactus@bankbsi.co.id
105. KC Bima Gajah Mada 014/005, Kel. Monggonao,
Fax : 444 86 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Mpunda Kota Bima
Jl. Raya Puputan No.114, Kel.
Telp : (0361) 432595 Email : contactus@bankbsi.co.id
106. KC Denpasar Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur
Fax : (0361) 434045 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Denpasar
Jl. P. B. Sudirman No. 41-43, Kel. Telp : (0331) 411522 Email : contactus@bankbsi.co.id
107. KC Jember Sudirman
Jember Lor, Kec. Patrang Kab. Jember Fax : (0331) 411525 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Basuki Rakhmat No. 30, Telp : (0333) 418624, 418625,
KC Banyuwangi Basuki Email : contactus@bankbsi.co.id
108. Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi 418626, 418627
Rahmat Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Banyuwangi Fax : (0333) 418628
Ruko Hassanuddin Bussines Center
Telp : (0354) 672 114-5 Email : contactus@bankbsi.co.id
109. KC Kediri Hassanudin Jl. Hasanuddin No. 21 ,
Fax : 672 685 Web : www.bankbsi.co.id
Kel. Dandangan, Kec. Kota Kota Kediri
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
68 Laporan Tahunan 2024
Page 71
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
JL. Agus Salim No. 120, Kel. Pandean, Telp : (0351) 454000 Email : contactus@bankbsi.co.id
110. KC Madiun Agus Salim
Kec. Taman Kota Madiun Fax : (0351) 458300 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Cokroaminoto No. 10 RT.01
Telp : (0342) 816999 Email : contactus@bankbsi.co.id
111. KC Blitar RW. 02, Kel. Kepanjen Lor,
Fax : (0342) 816777 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Kepanjen Kidul Kota Blitar
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 48,
Telp : 0341 - 359129, 359130 Email : contactus@bankbsi.co.id
112. KC Malang Suprapto Kel. Rampalcelaket, Kec. Klojen
Fax : 0341 - 359128 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Malang
Jl. Jend. Sudirman No.77,
Telp : (0343) 418 955 Email : contactus@bankbsi.co.id
113. KC Pasuruan Sudirman Kel. Purworejo, Kec. Purworejo
Fax : 418 956 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Pasuruan
Jl. Raya Darmo No. 15, Kel. Tegalsari, Telp : (031) 5674848, 5679842 Email : contactus@bankbsi.co.id
114. KC Surabaya Darmo
Kec. Keputran Kota Surabaya Fax : (031) 5679841 Web : www.bankbsi.co.id
Komplek Ruko Sentral Jenggolo A3, Telp : (031) 8946449, 8947231,
Email : contactus@bankbsi.co.id
115. KC Sidoarjo Jenggolo Jl. Jenggolo No. 9, Kel. Celep, 8921033, 8922129
Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Sidoarjo Kab. Sidoarjo Fax : (031) 8957429
Telp : 031-99254882,
Jl. Basuki Rachmat No. 17-19, 031- 99254883,
KC Surabaya Basuki Email : contactus@bankbsi.co.id
116. Kel. Embong Kaliasin, Kec. Genteng 031-99254885,
Rahmat Web : www.bankbsi.co.id
Kota Surabaya 031-99254887
Fax : 031 - 7385678
Jl. Dharmawangsa No. 115 A, Kel. Telp : 031 - 5045082, 5045085,
KC Surabaya Email : contactus@bankbsi.co.id
117. Kertajaya, Kec. Gubeng 5030222
Dharmawangsa Web : www.bankbsi.co.id
Kota Surabaya Fax : 031 - 5037222
Jl. KH. Agus Salim No. 3A, Telp : (0324) 331223, 331224,
Email : contactus@bankbsi.co.id
118. KC Pamekasan Kel. Barurambat Kota, 331225
Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan Fax : (0324) 331218
JL. RA. Kartini No. 180, Kel. Sidomoro, Telp : (031) 3972053 Email : contactus@bankbsi.co.id
119. KC Gresik Kartini
Kec. Kebomas Kab. Gresik Fax : (031) 3972065, 3979791 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Panglima Sudirman No. 99A,
Telp : (0353) 892124, 892125 Email : contactus@bankbsi.co.id
120. KC Bojonegoro Kel. Klangon, Kec. Bojonegoro
Fax : (0353) 892123 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Bojonegoro
Jl. Jemur Handayani No. 3, Kel. Jemur
KC Surabaya Jemur Telp : (031) 8411230, 8411250 Email : contactus@bankbsi.co.id
121. Wonosari, Kec. Wonocolo Kota
Handayani Fax : (031) 8411260 Web : www.bankbsi.co.id
Surabaya
Ruko Cempaka Mas Blok A/9,
Jl. Soekarno-Hatta No. 1, Kel. Desa Telp : (0321) 855527, 855528 Email : contactus@bankbsi.co.id
122. KC Jombang
Kepuh Kembeng, Kec. Peterongan Fax : (0321) 855526 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Jombang
Jl. Jend. Sudirman No. 330,
KC Balikpapan Telp : (0542) 413382, 414630 Email : contactus@bankbsi.co.id
123. Kel. Klandasan Ilir, Kec. Balikpapan
Sudirman 1 Fax : (0542) 412109 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Kota Balikpapan
Telp : (0541) 7271271, 7271272,
Jl. Antasari No. 33 RT 02,
7271273, 7271274 Email : contactus@bankbsi.co.id
124. KC Samarinda Antasari Kel. Air Putih, Kec. Samarinda Ulu
Fax : (0541) 7271276, 7271277, Web : www.bankbsi.co.id
Kota Samarinda
7271278
Jl. KH. Akhmad Muksin RT. 01,
Telp : (0541) 665362, 665365 Email : contactus@bankbsi.co.id
125. KC Kutai Kartanegara Kel. Melayu, Kec. Tenggarong
Fax : (0541) 665017 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Kutai Kartanegara
Jl. MT. Haryono No. 53, Kel. Gn. Elai, Telp : (0548) 20007 Email : contactus@bankbsi.co.id
126. KC Bontang
Kec. Bontang Utara Kota Bontang Fax : (0548) 25005 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Yos Sudarso No. 64,
Telp : (0551) 35050 Email : contactus@bankbsi.co.id
127. KC Tarakan Kel. Karang Balik, Kec. Tarakan Barat
Fax : (0551) 35051 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Tarakan
Jl. Lambung Mangkurat No. 16,
KC Banjarmasin Telp : (0511) 3366408, 3366409 Email : contactus@bankbsi.co.id
128. Kel. Kertak Baru Ulu, Kec. Banjarmasin
Lambung Mangkurat Fax : (0511) 3366426 Web : www.bankbsi.co.id
Tengah Kota Banjarmasin
Jl. A. Yani No. 20 Km. 37,4, Kel. Sungai Telp : (0511) 4722713, 4722755 Email : contactus@bankbsi.co.id
129. KC Martapura
Paring, Kec. Martapura Kab. Banjar Fax : (0511) 4722714 Web : www.bankbsi.co.id
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
69
Page 72
PROFIL
PERUSAHAAN
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Jl. Sukma Arianingrat No. 14,
Telp : (0532) 25624, 25625 Email : contactus@bankbsi.co.id
130. KC Pangkalan Bun Kel. Baru, Kec. Arut Selatan
Fax : (0532) 25636 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Kotawaringin Barat
Jl. Ir. Pangeran Haji Muhammad Noor
Telp : (0526) 2024484 Email : contactus@bankbsi.co.id
131. KC Tanjung No. 12, Kel. Pembataan, Kec. Murung
Fax : (0526) 2024494 Web : www.bankbsi.co.id
Pudak Kab. Tabalong
Jl. M. T. Haryono No. 6, Kel. Mentawa
Telp : (0531) 24222 Email : contactus@bankbsi.co.id
132. KC Sampit Baru Hulu , Kec. Mentawa Baru
Fax : (0531) 24400 Web : www.bankbsi.co.id
Ketapang Kab. Kotawaringin Timur
Telp : 0536 - 3224862, 3224863,
KC Palangkaraya Jl. Diponegoro No.10, Kel. Langkai, Email : contactus@bankbsi.co.id
133. 3224864
Diponegoro Kec. Pahandut Kota Palangka Raya Web : www.bankbsi.co.id
Fax : 0536 - 3224870
Jl. A.Yani Km 35,5 , Kel. Kelurahan Telp : 0511 - 4774939,
Email : contactus@bankbsi.co.id
134. KC Banjarbaru Komet, Kec. Banjarbaru Utara 0511-6749031
Web : www.bankbsi.co.id
Kota Banjarbaru Fax : 0511 - 4774939
Jl. Sultan Abdurrachman No. 23,
KC Pontianak Telp : (0561) 745004 Email : contactus@bankbsi.co.id
135. Kel. Pontianak, Kec. Pontianak Kota
Abdurrachman Fax : (0561) 744774 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Pontianak
Jl. R. Soeprapto No. 88, Kel. Sampit, Telp : (0534) 34600 Email : contactus@bankbsi.co.id
136. KC Ketapang
Kec. Delta Pawan Kab. Ketapang Fax : (0534) 34395 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Gusti Hamzah No. 41, Kel. Desa Telp : (0562) 391900 Email : contactus@bankbsi.co.id
137. KC Sambas
Durian, Kec. Sambas Kab. Sambas Fax : (0562) 392200 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Alianyang No. 16 C-D,
Telp : (0562) 639866 Email : contactus@bankbsi.co.id
138. KC Singkawang Kel. Melayu, Kec. Singkawang Barat
Fax : (0562) 639865 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Singkawang
Jl. Dr. Ratulangi No.79, Kel. Labuang Telp : (0411) 833070 Email : contactus@bankbsi.co.id
139. KC Makassar 1
Baji, Kec. Mamajang Kota Makassar Fax : (0411) 833069 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Urip Sumoharjo No. 44, Kel. Telp : (0426) 22651, 2703380 Email : contactus@bankbsi.co.id
140. KC Mamuju
Karema, Kec. Mamuju Kab. Mamuju Fax : (0426) 21922 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 48, Kel.
Telp : (0481) 28774 Email : contactus@bankbsi.co.id
141. KC Bone Macanang, Kec. Tanete Riattang Barat
Fax : (0481) 28775 Web : www.bankbsi.co.id
Kab. Bone
Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 140, Telp : 0411 - 8914670, 8914610,
Email : contactus@bankbsi.co.id
142. KC Makassar 2 Kel. Mario, Kec. Mariso 8914130
Web : www.bankbsi.co.id
Kota Makassar Fax : 0411 - 8914275
Jl. Andi Jemma No.150, Telp : (0471) 327432, (0471)
Email : contactus@bankbsi.co.id
143. KC Palopo Kel. Tompotikka, Kec. Wara Kota 327225, (0471) 327360
Web : www.bankbsi.co.id
Palopo Fax : -
JL. Lahalede No.15, Kel. Ujung Baru, Telp : (0421) 22456, 26534, 24624 Email : contactus@bankbsi.co.id
144. KC Parepare
Kec. Soreang Kota Parepare Fax : - Web : www.bankbsi.co.id
Komplek Perniagaan Kelapa Dua -
Entrop Jl. Raya Kelapa Dua No. 1-2, Telp : (0967) 550965, 550966 Email : contactus@bankbsi.co.id
145. KC Jayapura
Kel. Entrop, Kec. Jayapura Selatan Fax : (0967) 550968 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Jayapura
Ruko Jatiland Business Center
Telp : (0921) 3127220 Email : contactus@bankbsi.co.id
146. KC Ternate Jatiland No. 19-20, Kel. Gamalama,
Fax : (0921) 3127336 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Ternate Tengah Kota Ternate
Jl. Ahmad Yani No. 21, Kel. Malawei, Telp : (0951) 323366 Email : contactus@bankbsi.co.id
147. KC Sorong
Kec. Sorong Kota Kota Sorong Fax : (0951) 323360 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Pala No. 2, Kel. Uritetu, Telp : (0911) 344572, 344337 Email : contactus@bankbsi.co.id
148. KC Ambon
Kec. Sirimau Kota Ambon Fax : (0911) 344582 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Tendean (Boulevard) Ruko Mantos
Telp : (0431) 876 166 Email : contactus@bankbsi.co.id
149. KC Manado Mantos No.11-12, Kel. Sario Utara, Kec. Sario
Fax : 888 1502 Web : www.bankbsi.co.id
Kota Manado
Jl. Gajah Mada No. 77, Kel. Ujuna, Telp : (0451) 426222 Email : contactus@bankbsi.co.id
150. KC Palu Gajah Mada
Kec. Palu Barat Kota Palu Fax : (0451) 452108 Web : www.bankbsi.co.id
Jl. Ahmad Yani No. 127,
Telp : (0435) 828666 Email : contactus@bankbsi.co.id
151. KC Gorontalo Kel. Heledulaa Selatan,
Fax : (0435) 830056 Web : www.bankbsi.co.id
Kec. Kota Timur Kota Gorontalo
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
70 Laporan Tahunan 2024
Page 73
Nama Kantor
No. Alamat No. Telp dan Fax Email dan Web
Cabang
Telp : (0461) 21214, 22779,
Jl. Urip Sumoharjo No. 18C dan 18D, Email : contactus@bankbsi.co.id
152. KC Luwuk 8118671544
Kel. Karaton, Kec. Luwuk Kab. Banggai Web : www.bankbsi.co.id
Fax : (0461) 325456
Jl. Abdullah Silondae No. 137, Kel. Telp : (0401) 3128822, 3128245,
KC Kendari A Email : contactus@bankbsi.co.id
153. Korumba , Kec. Mandonga Kota 3128897
Silondae 1 Web : www.bankbsi.co.id
Kendari Fax : (0401) 3127478
Brand
Perusahaan
Logo BSI, yang terdiri dari wordmark (nama brand) dan ikon (bintang segi lima), dirancang
untuk menyampaikan pesan brand yang jelas serta membangun pengenalan yang jelas. Ikon
bintang segi lima BSI memiliki tiga makna utama:
Mewakili “cahaya penuntun” yang melambangkan visi kami yakni hadir sebagai sarana untuk menginspirasi
kebaikan dan hal positif. Visi ini berpedoman kepada ayat Al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 1: Alif Lam Ra.
(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari
kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha
Perkasa, Maha Terpuji.
Mewakili lima rukun Islam, yang memandu setiap Muslim untuk hidup yang bijaksana dan bermakna.
Mewakili lima sila Pancasila, falsafah yang menjadi landasan negara Indonesia untuk memajukan bangsa
dan menyejahterakan seluruh rakyatnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
71
Page 74
PROFIL
PERUSAHAAN
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank BRIsyariah Tbk (“Bank”) berkedudukan Pada bulan Januari 2021, telah terjadi penggabungan antara PT
di Jakarta, Indonesia, awalnya didirikan dengan Bank BRIsyariah Tbk dengan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank
nama PT Bank Jasa Arta (“BJA”) berdasarkan Akta BNI Syariah. Penggabungan ini telah mendapatkan persetujuan
Pendirian No. 4 tanggal 3 April 1969 yang dibuat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Pasar Modal melalui surat
di hadapan Liem Toeng Kie, S.H., notaris di Jakarta. No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020 dan Dewan
BJA berubah nama menjadi PT Bank Syariah BRI Komisaris OJK Nomor 4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021
(“BSBRI”) berdasarkan Pernyataan Keputusan tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri
Persetujuan Pemegang Saham, sesuai dengan dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk serta
Akta No. 45 tanggal 22 April 2008 yang dibuat di Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta BRIsyariah Tbk menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah
dan memperoleh izin perubahan kegiatan usaha Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan. Penggabungan
bank, dari konvensional menjadi bank umum yang antara PT Bank BRIsyariah Tbk dengan PT Bank Syariah Mandiri
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip dan PT Bank BNI Syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk
syariah dari Bank Indonesia efektif sejak tanggal 16 efektif pada tanggal 1 Februari 2021.
Oktober 2008.
Pada bulan Juni 2022, terjadi perubahan klasifikasi saham
pada anggaran dasar sesuai Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Pada tahun 2009, BSBRI melakukan perubahan nama menjadi Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank BRISyariah sesuai dengan Akta Keputusan Persetujuan No.146 tanggal 24 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Notaris Jose
Pemegang Saham BSBRI No. 18 tanggal 14 April 2009 dibuat Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta sehubungan dengan:
di hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di Jakarta. PT Bank - Penerapan klasifikasi saham pada Bank menjadi saham Seri A
BRISyariah berubah nama menjadi PT Bank BRIsyariah Tbk Dwiwarna yang merupakan saham dengan hak istimewa dan
sesuai persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia saham biasa Seri B yang merupakan saham biasa atas nama.
Republik Indonesia No. AHU-0000386. AH.01.02 Tahun 2018 - Reklasifikasi 1 (satu) saham milik Negara Republik Indonesia dalam
tanggal 10 Januari 2018. Bank menjadi 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna dan seluruh saham
yang dimiliki pemegang saham lain menjadi saham biasa Seri B.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
72 Laporan Tahunan 2024
Page 75
Perubahan ini diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03- 0269107
tanggal 22 Juli 2022.
Perubahan Anggaran Dasar Bank terakhir terkait penambahan
modal disetor dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan
Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia
Tbk No. 191 tanggal 29 Desember 2022 yang dibuat dihadapan
Muhammad Muazzir S.H., M.Kn., sebagai Notaris Pengganti
dari Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.
Perubahan ini diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0497431
tanggal 29 Desember 2022. Berdasarkan pasal 3 Anggaran
Dasar Bank yang terakhir, ruang lingkup kegiatan Bank adalah
menyelenggarakan usaha perbankan dengan prinsip Syariah.
Keterangan Perubahan Nama
Sesuai dengan uraian riwayat singkat, BSI pernah melakukan perubahan nama yaitu sebagai berikut:
PT Bank Jasa Arta
3 April
1969 Akta No. 4 tanggal 3 April 1969 yang dibuat di hadapan Notaris Liem Toeng Kie, S.H., dan Penetapan Menteri
Kehakiman No.J.A.5/70/4 tanggal 28 Mei 1970
PT Bank Syariah BRI
9 Oktober Akta Pernyataan Keputusan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham PT Bank Jasa Arta No. 45 tanggal
2008 22 April 2008 yang dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI
No.AHU-71478.AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 9 Oktober 2008
PT Bank BRISyariah
5 November Akta Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Pemegang Saham PT Bank Syariah BRI No. 20 tanggal 17 September
2009 2009 dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-53631.
AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 5 November 2009
PT Bank BRIsyariah Tbk
10 Januari Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank BRISyariah No.8 tanggal 8 Januari
2018 2018 dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., dan Persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-0000386.
AH.01.02.Tahun 2018 tanggal 10 Januari 2018 serta Penerimaan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-
AH.01.03-0009224 tanggal 10 Januari 2018
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
1 Februari Akta Pernyataan Keputusan Perubahan Anggaran Dasar Perubahan Nama PT Bank BRIsyariah Tbk menjadi PT Bank
2021 Syariah Indonesia Tbk No.38 tanggal 14 Januari 2021 dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. dan
Persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-0006268.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 1 Februari 2021 dan
Penerimaan Menteri Hukum dan HAM RI No.AHU-AH.01.03-0061498 tanggal 1 Februari 2021
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
73
Page 76
PROFIL
PERUSAHAAN
Visi, Misi, dan
Budaya Perusahaan
VISI
TOP 10
GLOBAL
ISLAMIC BANK
Budaya
Perusahaan
Bank Syariah Indonesia didirikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang saat ini menjadi pemegang saham
mayoritas Bank. Sejalan dengan hal itu, BSI menjadikan “AKHLAK” sebagai nilai perusahaan, selaras dengan Surat Edaran
Kementerian BUMN No. SE-7/MBU/07/2020 yang mewajibkan setiap BUMN mengimplementasikan nilai-nilai utama
(core values) tersebut sebagai dasar pembentukan karakter SDM.
Amanah Kompeten Harmonis
Kami memegang teguh Kami terus belajar dan Kami saling peduli dan
kepercayaan yang mengembangkan menghargai perbedaan.
diberikan. kapabilitas.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
74 Laporan Tahunan 2024
Page 77
MISI
Memberikan akses solusi Menjadi bank besar yang Menjadi perusahaan pilihan dan
keuangan syariah di Indonesia. memberikan nilai terbaik bagi kebanggaan para talenta terbaik
para pemegang saham. Indonesia.
Melayani >20 juta nasabah dan Top 5 bank yang paling profitable di Perusahaan dengan nilai yang kuat
menjadi top 5 bank berdasarkan Indonesia (ROE 18%) dan valuasi dan memberdayakan masyarakat
aset (500+T) dan nilai buku 50 T di kuat (PB>2). serta berkomitmen pada
tahun 2025. pengembangan karyawan dengan
budaya berbasis kinerja.
Review Visi dan Misi oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan kajian dan review terhadap visi dan misi Bank, dan menyatakan bahwa visi
dan misi tersebut masih relevan untuk kondisi saat ini dan sesuai dengan tantangan dan peluang yang dihadapi Bank ke
depan. Visi dan Misi Bank telah dibahas dan disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada Penyampaian Dokumen
Perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2024-2026 PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Loyal Adaptif Kolaboratif
Kami berdedikasi dan Kami terus berinovasi dan antusias Kami membangun kerja sama
mengutamakan kepentingan dalam menggerakkan ataupun yang sinergis
Bangsa dan Negara. menghadapi perubahan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
75
Page 78
PROFIL
PERUSAHAAN
Kegiatan
Usaha
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan
Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar nomor AHU-0035266. dalam bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah dan
AH.01.02.TAHUN 2024 Tentang Persetujuan Perubahan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk mencapai
Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank Syariah Indonesia maksud dan tujuan tersebut, Bank melaksanakan kegiatan usaha
Tbk, Maksud dan Tujuan Bank adalah menyelenggarakan usaha sebagai berikut:
Kegiatan usaha utama
1. Menghimpun dana dalam bentuk Simpanan berupa Giro, 10. Membeli, menjual dan/atau menjamin atas risiko sendiri surat
Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan berharga pihak ketiga yang diterbitkan atas dasar transaksi
itu berdasarkan Akad Wadi’ah atau akad lain yang tidak nyata (underlying transaction) berdasarkan prinsip syariah.
bertentangan dengan prinsip syariah. 11. Membeli surat berharga berdasarkan prinsip syariah yang
2. Menghimpun dana dalam bentuk investasi berupa Deposito, diterbitkan oleh Pemerintah dan/atau Bank Indonesia.
Tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan 12. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga
itu berdasarkan Akad Mudharabah atau akad lain yang tidak dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga atau antar
bertentangan dengan prinsip syariah. pihak ketiga berdasarkan prinsip syariah.
3. Menyalurkan Pembiayaan bagi hasil berdasarkan Akad 13. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun
Mudharabah, Akad Musyarakah, atau akad lain yang tidak untuk kepentingan Nasabah berdasarkan prinsip syariah.
bertentangan dengan prinsip syariah. 14. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari atau
4. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Murabahah, meminjamkan dana kepada Bank lain, baik menggunakan
Akad Salam, Akad Istishna’, atau akad lain yang tidak surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk,
bertentangan dengan prinsip syariah. cek atau sarana lainnya.
5. Menyalurkan Pembiayaan berdasarkan Akad Qardh atau 15. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat-
akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. surat berharga berdasarkan prinsip wadi’ah yad amanah atau
6. Menyalurkan Pembiayaan penyewaan-barang bergerak atau prinsip lain berdasarkan prinsip syariah.
tidak bergerak kepada Nasabah berdasarkan Akad Ijarah 16. Melakukan kegiatan penitipan termasuk penatausahaannya
dan/atau-sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu akad
atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip berdasarkan prinsip syariah.
syariah. 17. Memberikan fasilitas letter of credit (L/C) berdasarkan prinsip
7. Melakukan pengambilalihan utang berdasarkan Akad syariah.
Hawalah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan 18. Memberikan fasilitas garansi bank berdasarkan prinsip
prinsip syariah. syariah.
8. Melakukan usaha kartu debit dan/atau kartu pembiayaan 19. Melakukan fungsi sebagai wali amanat berdasarkan Akad
berdasarkan prinsip syariah. Wakalah.
9. Melakukan pemberian jasa pelayanan perbankan 20. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran.
berdasarkan akad antara lain: 21. Melakukan kegiatan pengalihan piutang.
a. Wakalah 22. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan di bidang
b. Hawalah perbankan sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip
c. Kafalah syariah dan sesuai dengan ketentuan perundang undangan
d. Rahn yang berlaku.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
76 Laporan Tahunan 2024
Page 79
Kegiatan Usaha Penunjang yang Mendukung Kegiatan Utama
1. Melakukan kegiatan valuta asing berdasarkan prinsip syariah. 7. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat
2. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada Lembaga berjangka pendek berdasarkan prinsip syariah, baik secara
Jasa Keuangan Syariah dan/atau perusahaan lain untuk langsung atau tidak langsung, melalui pasar uang.
mendukung industri perbankan syariah dengan memenuhi 8. Menerbitkan, menawarkan dan memperdagangkan surat
ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah, baik
prinsip syariah. secara langsung atau tidak langsung, melalui pasar modal.
3. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk 9. Menyediakan produk atau melakukan kegiatan jasa
mengatasi akibat kegagalan Pembiayaan berdasarkan prinsip keuangan lainnya berdasarkan prinsip syariah dan ketentuan
syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya perundang-undangan yang berlaku.
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 10. Melakukan kerjasama dengan Lembaga Jasa Keuangan
4. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun lain dan kerjasama dengan selain Lembaga Jasa Keuangan
berdasarkan prinsip syariah. dalam pemberian layanan jasa keuangan kepada Nasabah,
5. Melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
bertentangan dengan prinsip syariah dan ketentuan Keuangan dan prinsip syariah.
peraturan perundang undangan di bidang pasar modal.
6. Menyelenggarakan kegiatan atau produk bank berdasarkan Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan
prinsip syariah dengan menggunakan sarana elektronik. oleh Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
77
Page 80
PROFIL
PERUSAHAAN
Produk dan Jasa
Hingga berakhirnya tahun buku 2024, BSI menyediakan beragam produk dan layanan sesuai dengan kebutuhan dan profil masing-masing
nasabah. Produk dan layanan tersebut terbagi dalam 4 (empat) kategori yaitu individu, perusahaan, digital banking dan kartu.
Individu
BISNIS
Bank Guarantee Under Counter Instrumen penjaminan perbankan yang diterbitkan atas dasar permintaan dan kontra jaminan (counter guarantee)
Guarantee yang diterima baik dari bank ataupun non bank.
Bank garansi yang dikhususkan kepada vendor/kontraktor dari PT PLN (PLN) dalam pengadaan barang dan jasa di
BSI Bank Garansi
lingkungan PLN.
Saluran distribusi elektronik berupa layanan internet banking bagi nasabah perusahaan atau institusi untuk
BSI Cash Management melakukan aktifitas terhadap rekeningnya di Bank dalam rangka pengelolaan keuangan dan monitoring arus kas
dengan aman, cepat dan mudah.
BSI Deposito Ekspor SDA Bersama membangun negeri dengan devisa ekspor.
BSI Giro Ekspor SDA Layanan pembiayaaan kepemilikan rumah atau properti berhadiah porsi haji.
BSI Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering.
BSI Giro Pemerintah Dana berkah untuk negeri.
Fasilitas Pembiayaan Jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan,
BSI Pembiayaan Investasi
pendirian proyek baru maupun refinancing).
Layanan pembukaan rekening giro dalam berbagai mata uang atas nama lembaga keuangan (financial institutions)
Giro Vostro
Bank dan bukan Bank, koresponden domestik maupun internasional pada BSI.
Jasa penagihan piutang atau tagihan jangka pendek under LC/SKBDN yang dimiliki oleh Nominated Bank kepada
Jasa Penagihan Transaksi Trade BSI yang kemudian menagih piutang tersebut kepada pihak yang berutang (issuing Bank) sesuai prinsip syariah.
Finance Antar Bank BSI dapat memberikan dana talangan kepada Nominated Bank berdasarkan berita akseptasi dari Issuing Bank ke
Nominated Bank.
Pinjaman atau pembiayaan yang diterima Bank Syariah Indonesia dari bank atau pihak ketiga bukan bank yang
Pembiayaan Yang Diterima (PYD) dapat berasal dari dalam negeri (domestik) atau dari luar negeri dalam bentuk rupiah atau valuta asing. Bank Syariah
Indonesia memberikan bagi hasil kepada pihak ketiga yang merujuk pada underlying aset PYD yang disepakati.
SIF (Supply Infrastructure Layanan pembiayaan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP): Klinik Utama, Klinik Pratama, Dokter
Financing) BPJS Kesehatan Praktik Perorangan, dan Praktik Dokter Gigi.
EMAS
BSI Cicil Emas Pembelian emas dengan angsuran tetap dan ringan tanpa risau dengan harga emas kemudian.
Gadai emas merupakan produk pembiayaan atas dasar jaminan berupa emas sebagai salah satu alternatif
BSI Gadai Emas
memperoleh uang tunai dengan cepat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
78 Laporan Tahunan 2024
Page 81
HAJI DAN UMROH
Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk usia 17 tahun ke atas berdasarkan prinsip syariah dengan akad
wadiah atau mudharabah dalam bentuk mata uang IDR atau USD. Tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi
BSI Tabungan Haji Indonesia
bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu ATM dan fasilitas e-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat (mendapat
porsi).
Tabungan perencanaan haji dan umrah berlaku untuk usia kurang dari 17 tahun berdasarkan prinsip syariah
BSI Tabungan Haji Muda dengan akad wadiah atau mudharabah dalam bentuk mata uang IDR atau USD. Tabungan ini tidak dikenakan biaya
Indonesia administrasi bulanan dan dilengkapi fasilitas kartu ATM dan fasilitas e-Channel apabila telah terdaftar di Siskohat
(mendapat porsi).
INVESTASI
Kerja sama pemasaran produk asuransi dengan perusahaan asuransi yang bekerja sama dengan Bank Syariah
Bancassurance
Indonesia.
Investasi berjangka yang dikelola dengan akad Mudharabah Mutlaqah yang diperuntukan bagi nasabah perorangan
BSI Deposito dan non perorangan dalam bentuk mata uang IDR atau USD. Tersedia pilihan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan
dan 12 bulan yang dapat diperpanjang secara otomatis (ARO) atau Non ARO.
Reksa dana syariah adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai
BSI Reksa Dana Syariah pemilik harta. Dana ini selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam portofolio efek syariah oleh manajer investasi,
menurut ketentuan syariah dan tidak bertentangan dengan prinsip syariat Islam.
Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) atau Sukuk Wakaf seri SWR001 merupakan investasi dana wakaf uang
Cash Waqf Linked Sukuk Ritel
pada sukuk negara yang diterbitkan oleh pemerintah untuk memfasilitasi wakaf dalam program pemberdayaan
(Sukuk Wakaf Ritel)
ekonomi umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Merupakan layanan referral produk-produk investasi kepada nasabah potensial bekerja sama dengan perusahaan
Referral Retail Brokerage
sekuritas.
- SBSN Ritel, terdiri dari Sukuk Negara Ritel dan Sukuk Tabungan.
- Sukuk Negara Ritel adalah sukuk negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia
SBSN Ritel melalui agen penjual di pasar perdana dalam negeri.
- Sukuk Tabungan adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu Warga
Negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.
PEMBIAYAAN
Merupakan layanan pemberian fasilitas pembiayaan/financing dalam valuta rupiah atau valuta asing untuk
Bilateral Financing kebutuhan modal kerja jangka pendek maupun untuk tujuan lainnya kepada lembaga keuangan Bank dan/atau non
bank.
Fasilitas pembiayaan yang dijamin dengan agunan likuid, yaitu dijamin dengan Simpanan dalam bentuk deposito,
BSI Cash Collateral
giro, atau tabungan.
Pembiayaan modal kerja dengan skema value chain adalah pembiayaan post financing (dana talangan untuk membayar
terlebih dahulu invoice atas pekerjaan yang telah selesai) yang diberikan kepada supplier yang merupakan supplier
BSI Distributor Financing
khusus yang mengerjakan kontrak pekerjaan dengan bouwheer, dimana sumber pengembalian pembiayaan adalah
pembayaran invoice dari bouwheer.
Layanan pembiayaaan kepemilikan rumah untuk ragam kebutuhan, sebagai berikut:
1. Pembelian rumah baru/rumah second/ruko/rukan/apartemen.
BSI Griya
2. Ambil alih pembiayaan dari bank lain (take over).
3. Refinancing untuk pemenuhan kebutuhan nasabah.
BSI KPR Sejahtera Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan hunian subsidi pemerintah dengan prinsip syariah.
Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal
BSI KUR Kecil
kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp50 juta sampai dengan Rp500 juta.
Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal
BSI KUR Mikro
kerja dan investasi dengan plafon di atas Rp10 juta sampai dengan Rp50 juta.
Fasilitas pembiayaan yang diperuntukan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk memenuhi kebutuhan modal
BSI KUR Super Mikro
kerja dan investasi dengan plafon sampai dengan Rp10 juta.
Pembiayaan untuk tujuan konsumtif maupun produktif yang menggunakan akad murabahah/musyarakah
BSI Mitra Beragun Emas (Non
mutanaqishah/ijarah dengan agunan berupa emas yang diikat dengan akad rahn, dimana emas yang diagunkan
Qardh)
disimpan oleh Bank selama jangka waktu tertentu.
Pembiayaan untuk tujuan multiguna tanpa agunan dengan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pegawai payroll
BSI Mitraguna Berkah
di BSI.
Layanan pembiayaan kepemilikan kendaraan (mobil baru, mobil bekas dan motor baru) dengan cara mudah dan
BSI OTO
angsuran tetap.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
79
Page 82
PROFIL
PERUSAHAAN
PEMBIAYAAN
Pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pensiun bulanan, di antaranya sebagai berikut:
1. Pensiunan ASN dan Pensiunan Janda ASN.
BSI Pensiun Berkah
2. Pensiunan BUMN/BUMD.
3. Pensiunan dan Pensiunan Janda ASN/PNS yang belum memasuki TMT Pensiun namun telah menerima SK Pensiun.
Fasilitas pembiayaan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket perjalanan ibadah umrah melalui
BSI Umrah
Bank yang telah bekerja sama dengan travel agent sesuai dengan prinsip syariah.
Mitraguna Online Pembiayaan tanpa agunan untuk tujuan multiguna/apa saja dengan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pegawai.
PRIORITAS
BSI Prioritas Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia kepada nasabah perorangan terpilih.
Layanan eksklusif dengan fasilitas istimewa dari Bank Syariah Indonesia yang dibuat kepada nasabah perorangan
BSI Private
yang memiliki saldo akumulatif minimal sebesar Rp5 miliar.
Merupakan suatu wadah harta atau surat berharga, yang ditempatkan pada suatu ruang khazanah yang dirancang
Safe Deposite Box (SDB) secara khusus dari bahan baja yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk menjaga keamanan barang yang
disimpan dan kenyamanan penggunanya.
TABUNGAN
Tabungan dalam bentuk mata uang IDR yang dapat memberikan kemudahan transaksi nasabah segmen pebisnis,
BSI Tabungan Bisnis dengan keuntungan: limit transaksi e-channel lebih besar (fasilitas kartu debit visa bisnis), gratis biaya transfer BI
Fast, deskripsi mutasi rekening yang lebih lengkap, dan nisbah yang kompetitif dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Easy Wadiah Tabungan untuk kemudahan transaksi harian dengan fitur gratis biaya administrasi bulanan dalam bentuk mata uang IDR.
BSI Tabungan Easy Mudharabah Tabungan untuk kemudahan transaksi harian dengan skema bagi hasil dalam bentuk mata uang IDR.
Tabungan yang diperuntukkan bagi anak-anak dan pelajar yang berusia di bawah 17 tahun untuk mendorong
BSI Tabungan Junior
budaya menabung sejak dini, dalam bentuk mata uang IDR dengan akad Wadiah atau Mudharabah Mutlaqah.
Tabungan yang diperuntukkan untuk para mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta (PTN/
BSI Tabungan Mahasiswa PTS) atau pegawai/anggota perusahaan/lembaga/asosiasi/organisasi profesi yang bekerja sama dengan Bank
dengan akad akad Wadiah atau Mudharabah Mutlaqah.
Tabungan yang diperuntukkan untuk Nasabah Payroll yang memiliki 4 (empat) variasi biaya pengelolaan rekening
BSI Tabungan Payroll
yang berbeda berdasarkan PKS Bank dengan Institusi dengan akad Wadiah atau Mudharabah Mutlaqah.
Tabungan yang diperuntukan untuk perorangan yang menjadi mitra bayar dari lembaga pengelola dana pensiun
BSI Tabungan Pensiun
yang telah bekerjasama dengan Bank dengan pilihan akad Mudharabah Muthlaqah.
Tabungan efek syariah merupakan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang diperuntukan untuk nasabah perorangan
BSI Tabungan Efek Syariah
untuk penyelesaian transaksi efek di Pasar Modal dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
Tabungan dalam bentuk mata uang USD yang diperuntukkan untuk Nasabah Perorangan dan Non Perorangan akad
BSI Tabungan Valas
Wadiah atau Mudharabah Muthlaqah.
Tabungan berjangka untuk perencanaan pendidikan dengan sistem autodebet dan mendapatkan perlindungan
BSI Tabungan Pendidikan
asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
80 Laporan Tahunan 2024
Page 83
TABUNGAN
Tabungan berjangka untuk perencanaan investasi dengan sistem autodebet dan mendapatkan perlindungan
BSI Tabungan Berencana
asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
Tabungan berjangka untuk perencanaan keuangan nasabah dengan sistem autodebet dan mendapatkan
BSI Tapenas Reguler
perlindungan asuransi dengan akad Mudharabah Muthlaqah.
Tabungan berjangka untuk perencanaan keuangan masa depan pegawai pada institusi berdasarkan perjanjian kerja
BSI Tapenas Kolektif
sama dengan sistem autodebet dan akad Mudharabah Muthlaqah.
BSI Tabungan Simpanan Pelajar Tabungan yang diperuntukan untuk siswa dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya
(SimPel) menabung sejak dini dengan akad Wadiah.
Tabungan perorangan yang merupakan literasi dari OJK untuk menumbuhkan budaya menabung serta
BSI Tabungan Smart
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan akad Wadiah.
Tabungan perorangan yang merupakan literasi dari OJK untuk menumbuhkan budaya menabung serta
BSI TabunganKu
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan akad Wadiah.
TRANSAKSI
Simpanan yang diperuntukan untuk nasabah perorangan yang menggunakan media penarikan berupa: kartu debit,
BSI Giro Wadiah Perorangan
cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, USD, SGD, EURO dengan akad Wadiah.
Simpanan yang diperuntukan untuk nasabah non perorangan yang menggunakan media penarikan berupa: kartu debit,
BSI Giro Wadiah Non Peorangan
cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, USD, SGD, EURO dengan akad Wadiah.
Simpanan yang diperuntukan untuk nasabah perorangan dan non perorangan yang menggunakan media penarikan
BSI Giro Mudharabah Umum berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, dan USD dengan
akad Mudharabah Mutlaqah.
Simpanan yang diperuntukan untuk nasabah perorangan dan non perorangan dengan yang menggunakan media
BSI Giro Mudharabah Khusus penarikan berupa: kartu debit, cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya dalam mata uang IDR, dan USD
dengan akad Mudharabah Mutlaqah (nisbah dan biaya sesuai dengan kebijakan Bank secara khusus).
Perusahaan
CASH MANAGEMENT
Layanan transaksi meliputi transfer kepada rekanan atau pihak ketiga di bank BSI maupun bank lain (online,
CMS SKN, RTGS), transfer kepada pegawai (payroll), pembayaran kewajiban pajak, pembayaran dan pembelian produk
Pertamina, pembayaran tagihan utiltas serta tagihan lainnya.
BSI Pembayaran Pertamina adalah layanan pembayaran dan penerimaan atas produk Pertamina. Bersama dengan
OPBS (SO/DO) Pertamina Pertamina, BSI hadir dengan layanan host to host untuk memudahkan mitra/pelanggan Pertamina dalam melakukan
pemesanan dan atau pembayaran produk Pertamina melalui BSI Cash Management System dan Cabang BSI.
TRESURI
Melayani kebutuhan transaksi surat berharga syariah (sukuk):
Transaksi Sukuk - Sukuk Negara
- Sukuk Korporat
Produk simpanan dengan jumlah tertentu dengan jangka waktu minimal 1 (satu) hari sampai dengan 28 (dua puluh
Deposito On Call (DOC) delapan) hari kalender, dengan tingkat imbal hasil yang mengacu kepada penempatan harian di Bank Indonesia.
Akad yang digunakan mudharabah mutlaqah.
Bank Syariah Indonesia melayani transaksi penjualan/pembelian valuta asing yang dilakukan dalam rangka
BSI Lindung Nilai Syariah memitigasi risiko perubahan nilai tukar atas mata uang tertentu di masa yang akan datang. Akad yang digunakan
aqd’ al-tahaww al-basith dan al sharf.
Bank Syariah Indonesia melayani transaksi pembelian/penjualan valuta asing sesuai dengan kebutuhan nasabah
Transaksi Valuta Asing - Devisa dengan tenor waktu tertentu. Transaksi today untuk penyerahan pada hari yang sama, transaksi tomorrow (Tom)
Umum/Telegraphic Transfer untuk penyerahan setelah satu hari kerja dan transaksi spot untuk penyerahan setelah dua hari kerja. Mata uang
yang ditransaksikan adalah USD, SAR, EUR, SGD, JPY, AUD, HKD, CHF, CAD, CNY dan GBP.
Transaksi Valuta Asing - Uang Bank Syariah Indonesia melayani transaksi uang kertas asing (banknotes) baik untuk penarikan dan setoran maupun
Kertas Asing (Banknotes) jual beli terhadap rupiah, dengan akad al sharf.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
81
Page 84
PROFIL
PERUSAHAAN
SERVICE
Mewakili pemegang sukuk, serta dapat bertindak selaku agen pemantau, agen jaminan, dan agen escrow terkait
dengan transaksi di pasar modal syariah.
- Wali Amanat
Wali Amanat
Memantau kewajiban emiten sesuai perjanjian perwaliamanatan penerbitan sukuk.
- Agency
Memantau kewajiban para pihak terkait layanan agen pemantau, agen jaminan, agen escrow pasar modal.
Tata kelola sesuai prinsip syariah dengan sistem kustodian yang modern dan terpercaya.
Core Custody
- Safekeeping
Konsep dari penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi.
- Transaction Handling Service
Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan pada tanggal
penyelesaian.
- Corporate Action
Fungsi kustodian sebagai corporate action antara lain yaitu jasa lain, termasuk menerima deviden, bunga dan
hak-hak lain (corporate action) serta mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya (proxy).
- Sub Registry (Government Bond)
Layanan pembukuan, pencatatan dan pengadministrasian untuk transaksi obligasi pemerintah baik perusahaan
maupun individu, baik secara langsung dengan nasabah dan/atau melalui selling agent lain.
- Income Collection
Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak-hak nasabah sehubungan dengan efek dan surat berharga yang
disimpan di Bank Kustodian.
- Portofolio Accounting
Kustodian Jasa atas pembukuan atau pencatatan portofolio aset milik nasabah.
Fund Services and Unit Link
- Fund Accounting
Pembukuan transaksi efek atau surat berharga dalam suatu portofolio dan melaporkannya ke nasabah.
- Fund Administration
Pencatatan atas kepemilikan unit penyertaan nasabah reksa dana dan atau unit link dan melaporkannya kepada
investor dari pada produk tersebut.
- Safekeeping
Konsep penyimpanan efek adalah penyimpanan fisik efek, pencatatan efek dan rekonsiliasi.
- Transaction Handling Service
Penyelesaian transaksi efek yang telah terjadi pada tanggal transaksi, yang akan diselesaikan pada tanggal
penyelesaian.
- Income Collection
Jasa untuk pengurusan atau penagihan hak nasabah sehubungan dengan efek dan surat berharga yang disimpan
di Bank Kustodian.
- Reporting/Tax
Hasil akhir atau jasa pelaporan yang dilakukan Bank Kustodian atas aset Reksa Dana yang dikirim kepada
manager investasi dan/atau unit holder.
Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan,
Pembiayaan Investasi
pendirian proyek baru maupun refinancing).
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia kepada Nasabah (Eksportir) dalam rangka membantu pengurusan
dokumen, penagihan piutang, serta membantu pemenuhan modal kerja nasabah. Termasuk penyelesaian wesel
Penyelesaian Wesel Ekspor
ekspor single bank, documentary, non documentary, dan open account baik dilakukan secara collection (services)
maupun negosiasi/diskonto (financing).
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada
LC Issuance/SKDBN pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau
cidera janji (wanprestasi),
Fasilitas dimana Bank memenuhi kewajiban/utang Buyer kepada Seller berdasarkan dokumen kontrak jual beli/
Buyer Financing
tagihan/invoice yang telak diaksep Buyer.
Fasilitas dimana Bank memenuhi kewajiban/utang Distributor kepada Principal berdasarkan dokumen kontrak jual
Distributor Financing
beli/tagihan/invoice.
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia dimana pihak yang berpiutang (supplier) mewakilkan kepada Bank
Supplier Financing untuk melakukan penagihan piutang. Bank kemudian melakukan penagihan piutang kepada pihak yang berutang
(buyer), atau pihak lain yang ditunjuk oleh pihak yang berutang.
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa jaminan pembayaran dari Bank yang diberikan kepada
Bank Garansi pihak penerima jaminan (beneficiary) apabila pihak yang dijamin (applicant) tidak dapat memenuhi kewajiban atau
cidera janji (wanprestasi).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
82 Laporan Tahunan 2024
Page 85
PEMBIAYAAN
Penempatan sejumlah dana yang bersumber dari pemilik dana investasi terikat yang dikelola oleh BSI sebagai
Investasi Terikat Syariah Mandiri jaminan atas pembiayaan yang diberikan kepada nasabah dengan jangka waktu tertentu berdasarkan akad
mudharabah muqayyadah.
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk
Pembiayaan Investasi
pengadaan barang-barang modal (perluasan, pendirian proyek baru maupun refinancing).
Fasilitas pembiayaan untuk mendapatkan dana fresh money atas aset/objek eksisting calon nasabah untuk
kebutuhan:
Refinancing - Akuisisi aset
- Take over
- Kebutuhan investasi lainnya
Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa pembiayaan kepada multifinance dengan pola channeling
Multifinance
atau executing.
Pembiayaan Rekening Koran Fasilitas yang diberikan Bank Syariah Indonesia berupa Pembiayaan Jangka Pendek untuk membiayai kebutuhan
Syariah modal kerja seasonal.
Seiring berkembangnya usaha nasabah, sering kali diperlukan lebih dari satu bank dan/atau lembaga keuangan
syariah untuk secara bersama-sama memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang besar. Dengan tenaga profesional
kami di bidang sindikasi syariah, nasabah akan mendapat kepercayaan memperoleh fasilitas pembiayaan syariah
Agency, Sindikasi dan Clubdeal
dalam jumlah besar dan marjin/sewa/bagi hasil yang kompetitif tanpa harus berhubungan dengan banyak bank dan/
atau lembaga keuangan syariah lain tetapi cukup dengan Bank Syariah Indonesia yang sekaligus akan membantu
nasabah untuk mengoptimalkan pembiayaan yang diterima.
Fasilitas pembiayaan jangka menengah dan jangka panjang untuk pengadaan barang-barang modal (perluasan,
Pembiayaan Modal Kerja
pendirian proyek baru maupun refinancing).
SIMPANAN
Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah diperuntukkan kepada institusi yang
Giro SBSN
memerlukan imbal hasil maksimal.
Deposito DHE SDA Simpanan saving account yang bersumber dari dana DHE SDA milik nasabah di Bank atau bank lain.
Simpanan non saving account yang dikelola dengan akad mudharabah dan wadiah diperuntukkan kepada eksportir
Giro DHE SDA
dalam rangka kegiatan perdagangan ekspor DHE SDA.
Giro Optima Rekening giro mudharabah dengan imbal hasil spesial berdasarkan tiering.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
83
Page 86
PROFIL
PERUSAHAAN
Digital Banking
Solusi untuk kemudahan nasabah dalam bertransaksi, beribadah dan berbagi melalui beragam fitur dalam satu
BSI Mobile aplikasi. BSI Mobile menemani nasabah 24 jam dan membuat segalanya menjadi lebih seimbang secara finansial,
spiritual dan sosial.
Layanan pembukaan rekening online melalui BSI Mobile adalah solusi untuk nasabah yang ingin membuka rekening
Buka Rekening Online
dengan mudah tanpa harus datang ke cabang.
Layanan kepemilikan emas melalui BSI Mobile dengan pembelian emas mulai dari Rp50.000. Nasabah bisa beli, jual,
Solusi Emas
transfer, serta tarik fisik emas dan gadai emas online dengan mudah dan aman tanpa perlu datang ke cabang.
BSI QRIS Layanan transaksi dengan scan kode QR Code yang menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS) Bank Indonesia.
Solusi praktis bagi nasabah dalam melakukan penarikan uang tunai tanpa kartu. Melalui BSI Mobile, tarik tunai
BSI Cardless Withdrawal
tanpa kartu bisa dilakukan di seluruh ATM Bank Syariah Indonesia, Indomaret dan Alfamart.
BSI Kartu Debit merupakan kartu ATM dari Bank Syariah Indonesia yang dapat digunakan untuk bertransaksi di
BSI Debit Card
ATM dan EDC di jaringan GPN dan International (Visa).
BSI Debit OTP merupakan layanan transaksi berbasis kartu debit yang menggunakan kode OTP sebagai PIN dalam
BSI Debit OTP
setiap penggunaan transaksinya.
BSI ATM Cash Recycle Machine (CRM) atau ATM Setor Tarik merupakan jenis ATM untuk melayani transaksi setor
BSI ATM CRM tunai, tarik tunai, transfer antar bank serta transaksi pembayaran atau pembelian bagi semua Nasabah Bank
Syariah Indonesia.
Aisyah adalah Asisten Interaktif Bank Syariah Indonesia yang akan membantu memberikan informasi produk,
BSI Aisyah
layanan, dan promo terbaru dari Bank Syariah Indonesia.
Transaksi bisnis kini lebih mudah melalui layanan BSI Net kapan pun dan di mana pun. Berbagai kemudahan
BSI Net
bertransaksi seperti melakukan transfer secara massal dan monitoring transaksi bisa anda lakukan di BSI Net.
EDC Bank Syariah Indonesia merupakan layanan yang disediakan Bank Syariah Indonesia kepada nasabah yang
BSI Merchant Business
memiliki usaha untuk memberikan kemudahan transaksi pembayaran kartu ATM Debit kepada pelanggannya.
BSI API Platform adalah sebuah portal yang menyediakan layanan open banking untuk memudahkan proses
BSI API Platform
integrasi antara layanan Bank Syariah Indonesia dengan aplikasi nasabah.
BSI Smart Agent merupakan Layanan Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan
BSI Smart Agent Inklusif) BSI untuk menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak
melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dengan didukung sarana teknologi informasi.
Layanan transaksi Payment Point di Bank Syariah Indonesia dapat dilakukan oleh nasabah di setiap outlet Bank
BSI Payment Point
Syariah Indonesia atau di ATM. Pembayaran dapat dilakukan melalui debit rekening maupun tunai (cash).
Deposito Mobile Mudahnya investasi dengan deposito di BSI Mobile, kapanpun dan di manapun, tanpa perlu datang ke cabang.
Pembiayaan BSI Griya Hasanah Online Top Up merupakan Pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia dalam bentuk
Griya Hasanah Online Top Up penambahan pembiayaan dari pembiayaan eksisting Bank Syariah Indonesia untuk tujuan konsumtif nasabah.
Melalui BSI Mobile Pembiayaan Griya Hasanah Online Top Up menggunakan akad refinancing syariah dengan skema al-bai’ dalam
rangka musyarakah mutanaqishah (MMQ).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
84 Laporan Tahunan 2024
Page 87
Kartu
KARTU PEMBIAYAAN
BSI Hasanah Card Classic merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang berfungsi seperti kartu kredit,
diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC dan
ATM berlogo Mastercard di seluruh dunia (internasional).
BSI Hasanah Card Classic dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan
BSI Hasanah Card Classic berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain:
- Kafalah
- Qardh
- Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Classic Rp4 juta hingga Rp6 juta.
BSI Hasanah Card Gold merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang berfungsi seperti kartu kredit,
diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC dan
ATM berlogo Mastercard di seluruh dunia (internasional)
BSI Hasanah Card Gold dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan berbasis
BSI Hasanah Card Gold 3 akad syariah antara lain:
- Kafalah
- Qardh
- Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Gold Rp8 juta hingga Rp30 juta.
BSI Hasanah Card Platinum merupakan kartu pembiayaan dengan prinsip syariah yang berfungsi seperti kartu
kredit, diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia, dan dapat digunakan untuk transaksi di seluruh jaringan mesin EDC
dan ATM berlogo Mastercard di seluruh dunia (internasional)
BSI Hasanah Card Platinum dibuat berdasarkan fatwa DSN No. 54/DSN-MUI/X/2006 tentang syariah card dan
berbasis 3 (tiga) akad syariah antara lain:
BSI Hasanah Card Platinum
- Kafalah
- Qardh
- Ijarah
Limit BSI Hasanah Card Platinum Rp40 juta hingga Rp900 juta dengan fasilitas free executive lounge airport di
bandara yang bekerja sama.
KARTU DEBIT
BSI Debit GPN, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan
BSI Debit GPN menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dapat dipergunakan oleh nasabah di seluruh
jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh Indonesia (nasional).
BSI Debit OTP Kartu ATM debit dimana sistem PIN menggunakan One Time Password (OTP) yang diregister melalui mobile banking.
BSI Debit Visa merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan
BSI Debit Visa menggunakan logo Visa Worldwide yang dapat dipergunakan oleh nasabah di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM
manapun di seluruh dunia (Internasional).
BSI Debit SaBi, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan
menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang merupakan fasilitas bagi pemilik tabungan anak
Kartu BSI Debit Sabi
yang terafiliasi dengan orang tua. Kartu BSI Debit SaBi mendukung edukasi literasi keuangan bagi anak dengan
limitasi khusus untuk menjaga keamanan anak dalam bertransaksi.
BSI Debit SimPel, merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan
menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang merupakan fasilitas bagi pemilik Tabungan Sim
Kartu Debit BSI SimPel panan Pelajar. Kartu BSI Debit SimPel memiliki limit khusus agar para pelajar dapat bertransaksi dengan aman
dan mudah. Kartu dapat dipergunakan oleh pelajar di seluruh jaringan mesin EDC dan ATM manapun di seluruh
Indonesia (nasional).
Kartu Debit Mabrur merupakan produk kartu debit/ATM yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia yang
Kartu Debit Mabrur diperuntukkan khusus bagi nasabah Tabungan Haji Indonesia untuk memberikan kemudahan bertransaksi saat
nasabah melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
85
Page 88
PROFIL
PERUSAHAAN
Wilayah
Operasional
Nanggroe Aceh Darussalam
Sumatera Utara
Riau
Kalimantan Timur
Kalimantan Barat
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Barat
Sulawesi
Bengkulu
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sumatera Selatan
DKI Jakarta
Jawa Tengah
Lampung
Sulawesi Selatan
Banten
Yogyakarta
Jawa Barat
Jawa Timur
Bali
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
86 Laporan Tahunan 2024
Page 89
Jaringan bisnis dan wilayah operasi BSI didukung oleh kantor wilayah hingga kantor fungsional operasi, yang pada tahun 2024 rinciannya
dijelaskan di bawah ini.
Tabel Jaringan Kantor BSI
Jenis Kantor 2024 2023 2022 2021
Kantor Wilayah 10 10 10 10
Kantor Cabang (KC) 153 153 153 272
Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) 1 1 - -
Kantor Cabang Pembantu (KCP) 886 886 959 985
KCP Mobile (dhi: MKK) 60 60 60 -
Kantor Fungsional (KF) 91 91 96 34
Kantor Kas (KK) - - - 74
Payment Point (PP) - - - 179
Konter Layanan Priority 23 20 16 11
Layanan Gadai 754 765 734 530
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) 5.425 2.571 2.548 2.618
Keterangan:
- PP tahun 2022 Reformat menjadi KFO (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)
- KK tahun 2022 Reformat menjadi KCP (cfm. POJK No.16 Tahun 2022)
Gorontalo Sulawesi Utara
Maluku Utara
Papua Barat
Maluku
Barat
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Papua
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
87
Page 90
PROFIL
PERUSAHAAN
Tabel Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2024
Jenis Kantor
Wilayah Konter
Layanan
KC KCLN KCP KCP Mobile KF Layanan
Gadai
Priority
Kantor Wilayah 1 16 0 136 1 7 2 80
Kantor Wilayah 2 15 0 80 7 7 2 58
Kantor Wilayah 3 16 0 87 8 2 1 73
Kantor Wilayah 4 15 0 111 10 11 5 85
Kantor Wilayah 5 15 0 84 2 7 5 63
Kantor Wilayah 6 12 0 68 6 0 2 65
Kantor Wilayah 7 13 0 91 7 13 3 71
Kantor Wilayah 8 20 0 119 10 26 1 127
Kantor Wilayah 9 16 0 53 5 0 1 55
Kantor Wilayah 10 15 0 57 4 18 1 77
TOTAL 153 0 886 60 91 23 754
Kantor Wilayah
Kantor Wilayah 1 Kantor Wilayah 2 Kantor Wilayah 3 Kantor Wilayah 4 Kantor Wilayah 5
Jakarta Pusat, Jakarta
Barat, Jakarta Selatan,
Sumatera Selatan, Jakarta Timur, Kota
Bengkulu, Sumatera Barat, Tangerang, Kab. Tangerang,
Sumatera Utara, Kep. Riau, Banten, DKI Jakarta, Kota
Nanggroe Aceh Darussalam Jambi, Kota Tangerang Selatan,
Riau Bekasi, Kab. Bekasi
Kep. Bangka Belitung, Kota Bogor,
Lampung Kab. Bogor,
Kota Depok,
Kota Bekasi
Kantor Wilayah 6 Kantor Wilayah 7 Kantor Wilayah 8 Kantor Wilayah 9 Kantor Wilayah 10
Gorontalo,
Maluku,
Maluku Utara,
Kalimantan Barat,
Papua,
Jawa Timur, Bali, Nusa Kalimantan Selatan,
Jawa Tengah, Daerah Papua Barat Daya,
Jawa Barat Tenggara Barat, Nusa Kalimantan Tengah,
Istimewa Yogyakarta Sulawesi Barat,
Tenggara Timur Kalimantan Timur,
Sulawesi Selatan,
Kalimantan Utara
Sulawesi Tengah,
Sulawesi Tenggara,
Sulawesi Utara
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
88 Laporan Tahunan 2024
Page 91
Daftar
Keanggotaan Asosiasi
Untuk memperkuat bisnis Bank, BSI telah tergabung dalam keanggotaan asosiasi di antaranya adalah:
No. Asosiasi Posisi Skala
1. Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) Anggota Nasional
2. Pekumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Ketua Umum Nasional
3. Islamic Financial Services Board (IFSB) Anggota Internasional
4. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK) Anggota Nasional
5. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota Nasional
6. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota Nasional
7. Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia (ABAPERDI) Anggota Nasional
8. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
9. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Anggota Nasional
10. Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Anggota Nasional
11. Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Anggota Nasional
12. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Anggota Nasional
13. Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK IJK) Anggota Nasional
14. Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Anggota Nasional
15. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota Nasional
16. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN – MUI) Anggota Nasional
17. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Anggota Nasional
18. Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) Anggota Nasional
19. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Anggota Nasional
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
89
Page 92
PROFIL
PERUSAHAAN
Struktur
Organisasi
Sharia Supervisory Board General Meeting of
Shareholders
Sharia Committee
Sharia Supervisory
Board President Director
Hery Gunardi
Vice President Director
Bob Tyasika Ananta
Information Risk
Treasury & Wholesale
Technology Management
International Transaction
Saladin Banking Banking Grandhis
Dharmanugraha Helmi
Ari Rizaldi Zaidan Novari
Effendi Harumansyah
Digital Wholesale Retail &
Operations Information
Banking Risk Consumer
Ana Nurul Technology
Risk
Khayati Saut Parulian Babas
Saragih Bastaman Pjs. Babas
Bastaman
Environmental, Financing IT Strategic Digital Banking Digital Banking Treasury & Corporate Corporate IT & Fraud Risk SME & Micro
Social & Operations Planning & E-Channel Retail Global Market Business 1 Risk Bayu Hasdianto Risk
Governance Yan Rasdiansyah M. Misbahul Operations Riko Wardhana Kemal Aditya Fiti Syam Ali Deden
Rima Dwi Munir Wijayanto Durachman
Permatasari
Operations IT & Digital CISO Digital International Corporate Commercial Enterprise Risk Consumer
Development Development Office Banking & Financial Business 2 Risk Management Risk
Agustini Fitriah Sandy Prasetya Andri Purnomo Wholesale Institution Buyung Ichman Diar Fitrada Pjs. Indriati Tri I Gusti Ngurah
Hadi Ir Anna Kristanty Lukman Handayani Bramantya Ardana
Customer IT Application SORH Data & Decision Office of Corporate Wholesale Policy & Retail Collection,
Care Support IT Management Chief Economist Business 3 Collection, Procedure Restructuring
Dwi Hesti Arief Sunandar Ika Kartika Johan Andy Puguh Banjaran Surya Husni Thamrin Restructuring & Indriati Tri & Recovery
Mulyaningrum Nugroho Indrastomo Recovery Handayani Dede Sutisna
Kurniawan Eko
Budi P.
Financing Transaction Commercial
Center IT Operations Banking Business 1 ERO
Wholesale ERO
Alhuda DJ Gatot Prasetyo Silmi Akbar
Fajar Ari Setiawan Ghania Permana
Business 1. Maisur Hilmi 1. Taty Sediaty
Commercial
Continuity Business 2 2. Budiyono 2. Arief Budiman
Management 3. Ir Supriono
Nurdiana Habibie Ivan Hartawan
4. Asnah Faekhah
Corporate
SORH Overseas Finance &
Operations Branch Solution
Notes: Indra G Kampono
Director
EBO
SEVP
1. Yoana Irawati
N2 Business 2. Astridiana Sjamanti
3. Ferry Hendrawan
N2 Enabler 4. Cera Wirastuti
SORH
N2 Support Wholesale
Zulaicha
Kantor Cabang Luar Negeri
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
90 Laporan Tahunan 2024
Page 93
Struktur Organisasi BSI ditetapkan berdasarkan SK Direksi No. 04/425-KEP/DIR Tanggal 17 September 2024.
Berikut adalah struktur organisasi per 31 Desember 2024.
Board of Commissioners
Audit Committee
Nomination & Remuneration Committee
Board of Risk Oversight Committee
Commissioners
Compliance & Finance & Retail Sales &
Human Capital Strategy Banking Distribution
Tribuana Ade Cahyo Harry Gusti Anton Sukarna
Tunggadewi Nugroho Utama
Human Consumer Internal
Capital Corporate Product Audit
Strategy Solution
Firman Jatnika Satria
Wawan
Setiawan
Human Capital Compliance & Corporate Strategic Institutional Consumer Business Marketing Wholesale
Strategy & Policy AML-CTF Transformation Planning & Banking 1 (Secured) Distribution Communication & Corporate
Teszy Mira Eka Rosalina Dewi T Office Performance Ida Triana Praka Mulia Agung Strategy Kemas Erwan Center Audit
Kusuma Jiwo Sukarno (Pjs.) Management Widowati Affan Mawardi Husainy Movianto
Diaz Hartadi
Human Capital Corporate Alternative Channel Consumer Business 2 Retail Deposit Retail,
Services Legal Corporate Finance & & Government (Unsecured) Solution Distribution &
Bambang Netty Susanty Development Accounting Project Dien Lukita Vita Andrianty Digital Banking
Sutrisno Jiwo Sukarno Sefudin Suria Purnamasari Audit
Priyo Hartono
Hidayat Agus Subekti
BSI Corporate Corporate Secretary Investor Relation Procurement & SME Card Transaction IT Audit
University & Communication Rizky Budinanda Fixed Asset Business Business Banking Retail Arif Jatmoko
Peby Elan Surya Wisnu Sunandar Yuwono Risqi Widayat Arief Satiana Dickman Mualana
Diningrat
Senior Human Business SORH Micro Gold & Pawning Wealth
Data Protection Corporate Business Business Management
Capital Business Transformation
Partner Khoirul Huda S Center Joni Haryanto Ilyas Ibrahim Asri Natanegeri
Riyadi Bayu Isnandar
Sylvia Azis dan Arjuka
Suvitri Devi
Islamic Ecosystem
Solution Regional
Muhammad Office
Syukron Habiby
SORH
Distribution &
EBO Consumer
Yasrul
1. Mahendra Nusanto S
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
1. Komite Audit: Mohamad Nasir (Ketua Merangkap Anggota), Muliaman D. Hadad 3. Komite Pemantau Risiko: Adiwarman A. Karim (Ketua Merangkap Anggota),
(Anggota), Adiwarman A. Karim (Anggota), Komaruddin Hidayat (Anggota), Muliaman D. Hadad (Anggota), Mohamad Nasir (Anggota), Komaruddin Hidayat
Felicitas Tallulembang (Anggota), Suharto (Anggota), Rahmatina Awaliah Kasri (Anggota), Felicitas Tallulembang (Anggota), Suyanto (Anggota), Abu Rokhmad
(Anggota). (Anggota), Fauzi (Anggota), Nazaruddin (Anggota), Bowo Setiyono (Anggota),
2. Komite Nominasi dan Remunerasi: Komaruddin Hidayat (Ketua merangkap Noor Anis (Anggota).
Anggota), Muliaman D. Hadad (Anggota), Adiwarman A. Karim (Anggota),
Mohamad Nasir (Anggota), Felicitas Tallulembang (Anggota), Masduki Baldlowi Nama Anggota Komite di Bawah Direksi dapat di lihat pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
(Anggota).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
91
Page 94
PROFIL
PERUSAHAAN
Profil
Direksi
Hery Gunardi
Direktur Utama
Warga Riwayat Pendidikan
Negara Indonesia • Sarjana Administrasi Niaga dari Universitas 17 Agustus Surabaya (1987).
• Master Finance and Accounting dari University of Oregon USA (1991).
• Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran Bandung (2021).
Lahir di Bengkulu,
pada tahun 1962. Usia 62 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
• Sertifikasi Penyelarasan Managemen Risiko Level 7, BARA (2024).
• Sertifikasi Islamic Banking, Karim Consulting (2020).
Berdomisili di • Sertifikasi Managemen Risiko Level 5, BARA (2013).
Jakarta, Indonesia • Certified Financial Planning (CFP), Standard Board of Indonesia (2007).
• Certified Wealth Manager (CWM), University of Greenwich and IBI (2005).
• Chartered Life Underwriter (CLU), Singapore College of Insurance (2004).
Riwayat Penunjukan • Chartered Financial Consultant (ChFC), Singapore Collage of Insurance (2004)
Diangkat untuk pertama kalinya • Money Market and Foreign Exchange Dealer, TRAC Consultant Singapore (1997).
menjadi Direktur Utama melalui
Rapat Umum Pemegang Saham Pengalaman Kerja
Luar Biasa tanggal 15 Desember • Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (2021-Sekarang).
2020 dan efektif menjabat • Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021).
pada tanggal 1 Februari 2021. • Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah
Kemudian diangkat kembali BUMN (2020-2021).
pada RUPS Tahunan tanggal 17 • Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020).
Mei 2024. • Direktur Consumer & Retail Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020).
• Direktur Bisnis & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019).
• Direktur Bisnis Kecil & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018-2019).
Periode Jabatan • Direktur Distributions PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2018).
• Direktur Consumer Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016).
• 2021 - 2024 (Periode Pertama)
• Direktur Micro & Business Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015).
• 2024 - 2027 (Periode Kedua)
• Direktur Micro & Retail Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2015).
Kepemilikan Saham Jabatan Rangkap
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: Rangkap Jabatan Internal:
3.354.400 lembar saham • Ketua Komite Bisnis di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Ketua Komite Sumber Daya Manusia di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Ketua Komite Aset & Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
92 Laporan Tahunan 2024
Page 95
Bob Tyasika Ananta
Wakil Direktur Utama
Warga Riwayat Pendidikan
Negara Indonesia • Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1986).
• Magister Finance, Business Administration dari University of Oregon USA (1989).
Lahir di Surakarta,
Sertifikasi
pada tahun 1963. Usia 61 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi Kompetensi Kualifikasi 7 - Bidang Manajemen Risiko Perbankan (2024).
Pengalaman Kerja
Berdomisili di
Jakarta Selatan, Indonesia • Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2022-sekarang).
• Direktur Human Capital & Kepatuhan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020-2022).
Riwayat Penunjukan • Direktur Treasury & International, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2019-2020).
Diangkat untuk pertama kalinya
• Direktur Manajemen Risiko, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019).
menjadi Wakil Direktur Utama
• Direktur Perencanaan & Operasional, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
melalui RUPST tanggal 27
(2016-2018).
Mei 2022 dan mendapatkan
• Direktur Operasional dan Teknologi Informasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero)
keputusan efektif dari OJK
Tbk (2015-2016).
tanggal 23 September 2022.
Jabatan Rangkap
Periode Jabatan Rangkap Jabatan Internal:
2022 – 2025 (Periode Pertama). • Ketua Komite Crisis Management PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Wakil Ketua Komite IT PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Wakil Ketua Komite Bisnis PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham • Wakil Ketua Komite Sumber Daya Manusia PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: • Wakil Ketua Komite Aset & Liabilitas PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
1.134.400 lembar saham • Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
93
Page 96
PROFIL
PERUSAHAAN
Tribuana Tunggadewi
Direktur Compliance & Human Capital
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (1990).
• Spesialis Kenotariatan dari Universitas Airlangga Surabaya (1993).
• Magister Hukum Bisnis dari Universitas Indonesia (2002).
Lahir di Jakarta,
pada tahun 1967. Usia 57 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Berdomisili di
Jakarta, Indonesia Pengalaman Kerja
• Direktur Compliance & Human Capital PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2021-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Direktur Kepatuhan & Risiko, PT Bank BNI Syariah (2017-2021).
Diangkat untuk pertama kalinya • Senior Executive Vice President (SEVP) Risiko & Komunikasi, PT Bank BNI Syariah
menjadi Direktur Compliance & (2017).
Human Capital melalui RUPSLB • Senior Executive Vice President (SEVP) Risk & Compliance, PT Bank BNI Syariah
tanggal 15 Desember 2020 dan (2015-2017).
efektif menjabat pada tanggal • Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary, PT Bank Negara Indonesia
1 Februari 2021. Kemudian (Persero) Tbk (2011–2015).
diangkat kembali pada RUPS • Vice President (VP) Wakil Pemimpin 2 Divisi Bidang GCG dan Biro Direksi
Tahunan tanggal 17 Mei 2024. Corporate Secretary, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009–2011).
Jabatan Rangkap
Periode Jabatan
Rangkap Jabatan Internal:
• 2021 - 2024 (Periode Pertama).
• Wakil Ketua Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• 2024 - 2027 (Periode Kedua).
• Wakil Ketua Komite Sumber Daya Manusia di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham • Anggota Komite IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: • Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
2.280.100 lembar saham • Anggota Komite Aset & Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Crisis Management di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
94 Laporan Tahunan 2024
Page 97
Anton Sukarna
Direktur Sales & Distribution
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Sosial Ekonomi Peternakan dari Institut Pertanian Bogor (1994).
• Magister Pengembangan Industri Kecil Menengah dari Institut Pertanian Bogor
(2023).
Lahir di Bandung,
pada tahun 1970. Usia 54 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Berdomisili di
Depok, Indonesia Pengalaman Kerja
• Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
• Direktur Distribution & Sales, PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021).
Riwayat Penunjukan • SEVP Distribution & Sales, PT Bank Syariah Mandiri (2019-2020).
Diangkat untuk pertama • Regional Head-Region III/Jakarta, PT Bank Syariah Mandiri (2018-2019).
kalinya menjadi Direktur Sales • Regional Head-Region VII/Indonesia Timur, PT Bank Syariah Mandiri (2016-2018).
& Distribution melalui RUPSLB • Group Head Commercial Banking Group, PT Bank Syariah Mandiri (2012-2016).
tanggal 15 Desember 2020 dan
efektif menjabat pada tanggal Jabatan Rangkap
1 Februari 2021. Kemudian Rangkap Jabatan Internal:
diangkat kembali pada RUPS • Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Tahunan tanggal 17 Mei 2024. • Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Sumber Daya Manusia di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Aset dan Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
• Anggota Komite Crisis Management di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• 2021 - 2024 (Periode Pertama).
• 2024 - 2027 (Periode Kedua).
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk:
2.280.100 lembar saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
95
Page 98
PROFIL
PERUSAHAAN
Ade Cahyo Nugroho
Direktur Finance & Strategy
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia (2003).
• Master in Business Administration dari Rotterdam School of Management, Erasmus
University Netherland (2011).
Lahir di Jakarta,
pada tahun 1978. Usia 46 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Berdomisili di
Jakarta Selatan, Indonesia Pengalaman Kerja
• Direktur Finance & Strategy PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
• Direktur Finance, Strategy & Treasury, PT Bank Syariah Mandiri (2018-2021).
Riwayat Penunjukan • Direktur Finance & Strategy, PT Bank Syariah Mandiri (2017-2018).
Diangkat untuk pertama kalinya • Senior Executive Vice President (SEVP) Finance & Strategy, PT Bank Syariah Mandiri
menjadi Direktur Finance (2016-2017).
& Strategy melalui RUPSLB • Direktur Finance & Strategy, PT Mandiri Tunas Finance (2015-2016).
tanggal 15 Desember 2020 dan • Senior Executive Vice President (SEVP)/Deputy Director, PT Mandiri Tunas Finance
efektif menjabat pada tanggal (2014-2015).
1 Februari 2021. Kemudian
diangkat kembali pada RUPS Jabatan Rangkap
Tahunan tanggal 17 Mei 2024. Rangkap Jabatan Internal:
• Wakil Ketua Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
• Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• 2021 - 2024 (Periode Pertama).
• Anggota Komite Sumber Daya Manusia di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• 2024 - 2027 (Periode Kedua).
• Anggota Komite Aset & Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Crisis Management di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: Rangkap Jabatan Eksternal:
2.280.100 lembar saham Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
96 Laporan Tahunan 2024
Page 99
Zaidan Novari
Direktur Wholesale Transaction Banking
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan dari Universitas Sriwijaya Palembang
(1991).
• Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1999).
Lahir di Palembang,
pada tahun 1967. Usia 57 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Berdomisili di
Tangerang Selatan, Indonesia Pengalaman Kerja
• Direktur Wholesale Transaction Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2022-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Senior Vice President Commercial Banking 3, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-
Diangkat untuk pertama kalinya 2022).
menjadi Direktur Wholesale • Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2017).
Transaction Banking melalui • Senior Account Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008-2012).
RUPST tanggal 27 Mei 2022
dan mendapat keputusan efektif Jabatan Rangkap
dari OJK tanggal 31 Januari Rangkap Jabatan Internal:
2023. • Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Aset & Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Periode Jabatan
2022 – 2025 (Periode
Rangkap Jabatan Eksternal:
Pertama).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk:
1.071.400 lembar saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
97
Page 100
PROFIL
PERUSAHAAN
Saladin Dharmanugraha Effendi
Direktur Information Technology
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Bachelor of Engineering, Mechanical Engineering dari Swinburne University of
Technology Melbourne Australia (1999).
Lahir di Jakarta, Sertifikasi
pada tahun 1974. Usia 50 tahun
Per Desember 2024. • Chief Information Security Officer (CISO), Carnegie Mellon University (2022).
• Chief Data Officer (CDO), Carnegie Mellon University (2023).
• Manajemen Risiko Level 7, Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah (2024).
Berdomisili di
Jakarta Selatan, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Direktur Information Technology Informasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Riwayat Penunjukan (2023-sekarang).
Diangkat untuk pertama kalinya • Group Head Chief Information Security Officer, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
menjadi Direktur Information (2018-2023).
Technology Informasi melalui • Head of IT Division, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (2014-2018).
RUPST tanggal 22 Mei 2023 dan • Head of Information Technology, Senior Vice President (SVP), HSBC Indonesia
mendapatkan keputusan efektif (2006-2014).
dari OJK tanggal 21 September • Head of Competence (HoC), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2006).
2023. • Information Technology Consultant, PT Astra Graphia Information Technology
(2000-2003).
Periode Jabatan Jabatan Rangkap
2023 – 2026 (Periode Pertama).
Rangkap Jabatan Internal:
• Wakil Ketua Komite IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Wakil Ketua Komite Crisis Management di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham • Anggota Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: • Anggota Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
343.100 lembar saham
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
98 Laporan Tahunan 2024
Page 101
Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Risk Management
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Teknik Industri dari Universitas Indonesia (2003).
• Magister Business Administration-Strategic Management dari Washington
University St. Louis (2013).
Lahir di Ngawi,
pada tahun 1981. Usia 43 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Berdomisili di
Jawa Barat, Indonesia Pengalaman Kerja
• Direktur Risk Management Informasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2023-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Group Head Commercial Risk 1 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2023).
Diangkat untuk pertama • Head of Business Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Singapore (BMSG)
kalinya menjadi Direktur Risk (2016-2019).
Management melalui RUPST • Departement Head Sector Sea Port & Transportation, Corporate Banking II & IV
tanggal 22 Mei 2023 dan Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015–2016).
mendapatkan keputusan efektif • Departement Head Sector Energy, Corporate Banking V Group PT Bank Mandiri
dari OJK tanggal 21 September (Persero) Tbk (2015).
2023.
Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Periode Jabatan
• Ketua Komite Manajemen Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
2023 – 2026 (Periode Pertama).
• Ketua Komite Policy & Procedure di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Bisnis di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham • Anggota Komite Sumber Daya Manusia di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: • Anggota Komite Aset & Liabilitas di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
343.100 lembar saham • Anggota Komie Crisis Management di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
99
Page 102
PROFIL
PERUSAHAAN
Harry Gusti Utama
Direktur Retail Banking
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1991).
• Magister Manajemen Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (1999).
Lahir di Palembang, Sertifikasi
pada tahun 1968. Usia 56 tahun
Per Desember 2024. Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Pengalaman Kerja
Berdomisili di
Malang, Indonesia • Direktur Retail Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-sekarang).
• Division Head Wholesale Credit Risk Analyst, PT Bank BRI (Persero) Tbk (2021-
2024).
Riwayat Penunjukan • Kepala Audit Intern Wilayah Yogyakarta PT Bank BRI (Persero) Tbk (2020-2021).
Diangkat untuk pertama kalinya • Komisaris PT Bringin Sejahtera Makmur (2020-2022).
menjadi Direktur Retail Banking • Pimpinan Wilayah Pekanbaru PT Bank BRI (Persero) Tbk (2019-2020).
melalui RUPST tanggal 17 • Komisaris Utama PT Bringin Sejahtera Makmur (2018-2020).
Mei 2024 dan mendapatkan • Kepala Divisi Bisnis Korporasi PT Bank BRI (Persero) Tbk (2018-2019).
Keputusan efektif dari OJK
tanggal 8 Oktober 2024. Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal
• Komite Manajemen Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Periode Jabatan
• Komite Bisnis PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2024 – 2027 (Periode Pertama).
• Asset and Liability Committee PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Rangkap Jabatan Eksternal:
Kepemilikan Saham Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
100 Laporan Tahunan 2024
Page 103
v
Ari Rizaldi
Direktur Treasury & International Banking
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Sarjana Ekonomi Akutansi dari Universitas Andalas Padang (1995).
Sertifikasi
Lahir di Sanggau,
pada tahun 1970. Usia 54 tahun Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Per Desember 2024.
Pengalaman Kerja
Berdomisili di • Direktur Treasury & International Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Jakarta Barat, Indonesia (2024-sekarang).
• Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2024).
• Definitif Deputy Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020-2020).
Riwayat Penunjukan • PJ. Deputy Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2019).
Diangkat untuk pertama kalinya • Dept. Head Strategic Banking Book PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2019).
menjadi Direktur Treasury & • PJ. Dept. Head Strategic Banking Book PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2015).
International Banking melalui • Chief Dealer Retail Marketing Jakarta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2015).
RUPST tanggal 17 Mei 2024
dan mendapatkan Keputusan Jabatan Rangkap
efektif dari OJK tanggal 8 Rangkap Jabatan Internal
Oktober 2024. • Komite Manajemen Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk
• Asset and Liability Committee PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Periode Jabatan
Rangkap Jabatan Eksternal:
2024 – 2027 (Periode Pertama).
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk:
13.400 lembar saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
101
Page 104
PROFIL
PERUSAHAAN
Ngatari*
Direktur Retail Banking
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
Sarjana Ilmu Pertanian, Bidang Studi Pertanian/Pengolahan Hasil Pertanian, dari
Universitas Brawijaya Malang (1990).
Lahir di Mojokerto,
pada tahun 1965. Usia 59 tahun Sertifikasi
Per Desember 2024.
-
Berdomisili di Pengalaman Kerja
Jakarta Selatan, Indonesia
• Direktur Retail Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2022-2024).
• Wakil Direktur Utama 1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2022).
• Direktur Utama, PT Bank BRIsyariah Tbk (2019-2021).
Riwayat Penunjukan • Pemimpin Wilayah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bandung (2018-2019).
Diangkat untuk pertama kalinya • Pemimpin Wilayah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Jakarta 1 (2017-2018).
menjadi Wakil Direktur Utama • Pemimpin Wilayah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Makassar (2016-2017).
1 melalui RUPSLB tanggal 15
Desember 2020 dan efektif
Jabatan Rangkap
menjabat pada tanggal 1
Februari 2021. Menerima Tidak memiliki jabatan rangkap baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
pengalihan tugas menjadi Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
Direktur Retail Banking melalui Emiten atau Perusahaan Publik.
RUPST tanggal 27 Mei 2022.
Periode Jabatan
2021 – 2024 (Periode Pertama).
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
102 Laporan Tahunan 2024
Page 105
Moh. Adib*
Direktur Treasury & International Banking
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ilmu Agronomi dari Institut Pertanian Bogor (1989).
• Magister Manajemen Agrobisnis dari Universitas Padjajaran (2000).
Lahir di Sidoarjo, Sertifikasi
pada tahun 1965. Usia 59 tahun
Per Desember 2024. -
Pengalaman Kerja
Berdomisili di
Jakarta Selatan, Indonesia • Direktur Treasury & International Banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2022-
2024).
• Direktur PT BRI Danareksa Sekuritas (2021-2022).
Riwayat Penunjukan • Senior Executive Vice President (SEVP) Retail Capital Market PT BRI Danareksa
Diangkat untuk pertama kalinya Sekuritas (2019-2021).
menjadi Direktur Treasury & • Kepala Divisi Bisnis Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2018-2019).
International Banking melalui • Wakil Kepala Divisi Bisnis Treasury PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
RUPST tanggal 27 Mei 2022 (2015-2018).
dan mendapatkan keputusan • Kepala Bagian Credit Line Management Divisi Bisnis Internasional PT Bank Rakyat
efektif dari OJK tanggal 23 Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015).
September 2022.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
Periode Jabatan
Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
2022 – 2024 (Periode Pertama).
Emiten atau Perusahaan Publik.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
103
Page 106
PROFIL
PERUSAHAAN
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Nama Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Hery Gunardi Direktur Utama √ √ √ √ √ √ √
Bob Tyasika Wakil Direktur
√ √ √ √ √ √ √
Ananta Utama
Ade Cahyo Direktur Finance
√ √ √ √ √ √ √
Nugroho & Strategy
Direktur Sales &
Anton Sukarna √ √ √ √ √ √ √
Distribution
Direktur
Tribuana
Compliance & √ √ √ √ √ √ √
Tunggadewi
Human Capital
Direktur
Wholesale
Zaidan Novari √ √ √ √ √ √ √
Transaction
Banking
Saladin Direktur
Dharmanugraha Information √ √ √ √ √ √ √
Effendi Technology
Grandhis Helmi Direktur Risk
√ √ √ √ √ √ √
Harumansyah Managament
Direktur
Treasury &
Ari Rizaldi √ √ √ √ √ √ √
International
Banking
Harry Gusti Direktur Retail
√ √ √ √ √ √ √
Utama Banking
*Langsung maupun tidak langsung
Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi dilakukan berdasarkan
kebutuhan Bank. Perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
104 Laporan Tahunan 2024
Page 107
Komposisi Direksi Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Komposisi Direksi sebelum Rapat Umum Pemegang Saham 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 8 (delapan) orang
Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 10 Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat
(sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Hery Gunardi Direktur Utama OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 23 September 2022
Ngatari Direktur Retail Banking OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Direktur Compliance &
Tribuana Tunggadewi OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Human Capital
Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Direktur Wholesale
Zaidan Novari OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 31 Januari 2023
Transaction Banking
Direktur Treasury &
Moh. Adib OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 23 September 2022
International Banking
Saladin Dharmanugraha Direktur Information
OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Effendi Technology
Grandhis Helmi
Direktur Risk Managament OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Harumansyah
Komposisi Direksi Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: 2. Mengangkat kembali untuk periode kedua:
1. Memberhentikan dengan hormat: a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama;
a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama; b. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance &
b. Ngatari sebagai Direktur Retail Banking; Human Capital;
c. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & c. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance &
Human Capital; Strategy;
d. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & d. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution;
Strategy;
e. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution; 3. Mengangkat:
f. Moh Adib sebagai Direktur Treasury & International a. Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Banking;
Banking; b. Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury & International
Banking;
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
105
Page 108
PROFIL
PERUSAHAAN
Sehingga komposisi Direksi setelah Rapat Umum Pemegang 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 8 (delapan) orang
Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 10 Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat
(sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Hery Gunardi Direktur Utama OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 23 September 2022
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Direktur Compliance &
Tribuana Tunggadewi OJK 2020 1 Februari 2021
Human Capital
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
Direktur Wholesale
Zaidan Novari OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 31 Januari 2023
Transaction Banking
Saladin Dharmanugraha Direktur Information
OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Effendi Technology
Grandhis Helmi
Direktur Risk Managament OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Harumansyah
Harry Gusti Utama Direktur Retail Banking OJK RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 8 Oktober 2024
Direktur Treasury &
Ari Rizaldi OJK RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 8 Oktober 2024
International Banking
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
106 Laporan Tahunan 2024
Page 109
Profil
Dewan Komisaris
Muliaman Dharmansyah Hadad
Komisaris Utama merangkap Independen
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ekonomi, Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia (1984).
• Master of Public Administration dari Harvard University Massachusetts (1990).
• Doctor of Philosophy, Monash University Melbourne (1996).
Lahir di Bekasi,
pada tahun 1960. Usia 64 tahun Sertifikasi
Per Desember 2024.
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
Berdomisili di Pengalaman Kerja
Jakarta, Indonesia
• Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) di Kabinet
Merah Putih (2024).
• Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta (UNS)
Riwayat Penunjukan (2024- Sekarang).
• Komisaris Independen, PT Astra International Tbk (2023-Sekarang).
Diangkat untuk pertama • Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2023-Sekarang).
kalinya menjadi Komisaris • Duta Besar RI Untuk Swiss dan Liechtenstein, Kedutaan Besar Republik Indonesia (2018-2023).
Utama merangkap Komisaris • Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Semarang,
(2017-Sekarang).
Independen melalui RUPST • Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Diponegoro (UNDIP) (2016-2021).
tanggal 22 Mei 2023 dan • Ketua OJK, Otoritas Jasa Keuangan (2012-2017).
mendapatkan keputusan efektif • Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) (2011-2012).
• Alternate Member Islamic Financial Stability Board (IFSB) (2007-2012).
dari OJK tanggal 21 September • Anggota Basel Committee and Banking supervision (BCBS) dan Financial Stability Board
2023. (FSB) (2006-2017).
• Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) (2006-2012).
• Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) (2006-2011).
• Direktur Direktorat penelitian dan Pengaturan Perbankan (2005-2006).
Periode Jabatan • Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia (BI) (2003-2005).
2023 – 2026 (Periode Pertama).
Jabatan Rangkap
Kepemilikan Saham Rangkap Jabatan Internal:
Tidak memiliki • Anggota Komite Audit di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
• Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta (UNS)
(2024- Sekarang).
• Kepala Badan Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara (DANANTARA) di Kabinet
Merah Putih (2024).
• Komisaris Independen PT Astra Internasional Tbk (2023-sekarang).
• Guru Besar Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Semarang,
(2017-Sekarang).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
107
Page 110
PROFIL
PERUSAHAAN
Adiwarman Azwar Karim
Wakil Komisaris Utama merangkap Independen
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Insinyur Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (1986).
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1989).
• Master Administrasi Bisnis dari European University, Belgium (1990).
Lahir di Jakarta, • Master Ekonomi dan Kebijakan Ekonomi dari Boston University, United State of
pada tahun 1963. Usia 61 tahun
America (1992).
Per Desember 2024.
Sertifikasi
Berdomisili di
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 5
Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja
Riwayat Penunjukan • Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Bank Syariah
Diangkat untuk pertama kalinya Indonesia Tbk (2023-Sekarang).
menjadi Komisaris Utama • Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2023).
merangkap Komisaris Independen • Dewan Penasihat Muslim Excellent Centre Unilever Indonesia (2020-2022).
melalui RUPSLB 24 Agustus 2021 • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (2020-2022).
dan mendapatkan keputusan • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multi Infrastruktur (2018-2020).
efektif dari OJK tanggal 7 • Founder KARIM Consulting Indonesia (2013-2022).
Februari 2022. Menerima • Komisaris Independen Bank Sahabat Sampoerna (2012 – 2020).
pengalihan tugas menjadi Wakil • Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) (2010-2025).
Komisaris Utama merangkap • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Prudential Life Assurance (2007-2012).
Komisaris Independen melalui • Anggota Dewan Pengawas Syariah BNP Paribas Investment Partners (formerly
RUPST tanggal 22 Mei 2023. Fortis Investments) (2007-2012).
Kemudian diangkat kembali pada • Anggota Dewan Pengawas Syariah HSBC Amanah Syariah Indonesia (2003-2008).
RUPS Tahunan tahun 2024 pada • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Great Eastern Lifes (2002-2012).
tanggal 17 Mei 2024. • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Danamon Syariah, (2002-2010).
Jabatan Rangkap
Periode Jabatan
Rangkap Jabatan Internal:
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
• Anggota Komite Audit di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Ketua merangkap Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
108 Laporan Tahunan 2024
Page 111
Masduki Baidlowi
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Muda Sastra Arab, Fakultas Adab dari IAIN Sunan Ampel Surabaya (1983).
• Sarjana Bidang Pendidikan dari Sekolah Tinggi Tarbiyah Taruna, Surabaya (2004).
Lahir di Bangkalan,
pada tahun 1958. Usia 66 tahun Sertifikasi
Per Desember 2024.
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 4
Berdomisili di
Jawa Barat, Indonesia Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-Sekarang).
• Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia
Riwayat Penunjukan
(MUI) (2020-2025).
Diangkat untuk pertama kalinya
• Komisaris PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021).
menjadi Komisaris melalui
• Ketua Bidang Informasi & Komunikasi (Juru Bicara Wakil Presiden) (2019-2024).
RUPSLB tanggal 15 Desember
• Anggota DPR RI anggota Komisi IV bidang pertanian dan Kelautan(2007-2009).
2020 dan efektif menjabat pada
• Anggota Komisi I Bidang politik Luar Negeri (2007-2007).
1 Februari 2021. Kemudian
• Anggota DPR RI Pimpinan Komisi X bidang Pendidikan (2004-2007).
diangkat kembali pada RUPS
• Staf ahli bidang komunikasi Komisi I (2000-2004).
Tahunan tahun 2024 pada
• Pendiri NU Online (Situs Berita dan Informasi keislaman) PBNU (2000).
tanggal 17 Mei 2024.
• Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),
(1999-2021).
Periode Jabatan • Wakil Pemimpin Redaksi di Majalah Tiras, (1997-1999).
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
• 2024 – 2027 (Periode Kedua). Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Kepemilikan Saham • Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk:
1.086.400 lembar saham Rangkap Jabatan Eksternal:
• Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia
(MUI) (2020-2025).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
109
Page 112
PROFIL
PERUSAHAAN
Suyanto
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Studi Pembangunan dari Universitas Balikpapan (1994).
• Magister Strategi Pertahanan Perang Semesta dari Univeristas Pertahanan
Citeureup (2011).
Lahir di Jakarta, • Doktor Ekonomi-Manajemen Strategi dari Universitas Trisakti Jakarta (2020).
pada tahun 1962. Usia 62 tahun
Per Desember 2024.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 5
Berdomisili di
Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-Sekarang).
Riwayat Penunjukan • Staf Khusus Ka BIN Badan Intelijen Negara (2020-2024).
Diangkat untuk pertama kalinya • Direktur Utama PT Laboratorium EBDC Indonesia (2020-2024).
menjadi Komisaris melalui • Komisaris Independen PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021).
RUPSLB tanggal 15 Desember • Agen Madya, pada Staf AhIi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Badan
2020 dan efektif menjabat pada Intelijen Negara (2019-2020).
1 Februari 2021. Kemudian • Staf Ahli Ka BIN bidang SDA-LH Badan Intelijen Negara (2019).
diangkat kembali pada RUPS • Direktur Asia Timur Tengah Pasifik pada Deputi I Badan Intelijen Negara (2018).
Tahunan tahun 2024 pada • Pejabat Pembuat Komitmen bidang Teknologi Badan Intelijen Negara (2015-2020).
tanggal 17 Mei 2024. • Kepala Biro Umum pada Sekretariat Utama Badan Intelijen Negara (2015-2017).
• Kasubdit Eropa II, Sub Direktorat Eropa II Direktorat Amerop pada Deputi intelijen
Luar Negeri Badan Intelijen Negara (2014-2015).
Periode Jabatan • Dewan Analis Strategis Badan Intelijen Negara (2012-2014).
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
• 2024 – 2027 (Periode Kedua). Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Kepemilikan Saham • Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk:
1.086.400 lembar saham Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
110 Laporan Tahunan 2024
Page 113
Abu Rokhmad
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Syari’ah/Hukum Perdata Islam dari Universitas Muhammadiyah Surabaya
(1999).
• Magister Agama dari Universitas Muhammadiyah Malang (2001).
Lahir di Jepara, • Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Diponegoro Semarang (2010).
pada tahun 1976. Usia 48 tahun
Per Desember 2024.
Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 4
Berdomisili di
Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2023-Sekarang).
Riwayat Penunjukan • Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (2024).
Diangkat untuk pertama kalinya • Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementrian Agama
menjadi Komisaris melalui (2024-sekarang).
RUPST tanggal 22 Mei 2023 dan • Plt. Rektor UIN Sultan Thaha Saefuddin Jambi (2023).
mendapatkan keputusan efektif • Plt. Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Kementerian Agama (2022-2023).
dari OJK tanggal 21 September • Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM Kementerian Agama (2021-2024).
2023. • Plt. Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI (2021-2022).
• Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Umum, Perencanaan dan Keuangan FISIP
UIN Walisongo (2016-2019).
Periode Jabatan • Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Walisongo
2023 – 2026 (Periode Pertama). (2015-2016).
• Sekretaris, Program Studi Magister Islamic Studies Program Pascasarjana IAIN
Walisongo (2011-2013).
Kepemilikan Saham • Ketua Program Studi Magister Ilmu Falak Program Pascasarjana IAIN Walisongo (2011).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: • Ketua Program Khusus Penyuluh Agama (PKPA) Fakultas Dakwah IAIN Walisongo
163.500 lembar saham (2009-2010).
• Dosen dan Guru Besar UIN Walisongo (2002-2021).
Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
• Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementrian Agama
(2024-sekarang).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
111
Page 114
PROFIL
PERUSAHAAN
Fauzi
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas Padang (1992).
Sertifikasi
Lahir di Bonjol,
pada tahun 1967. Usia 57 tahun Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
Per Desember 2024.
Pengalaman Kerja
Berdomisili di • Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-Sekarang).
Bekasi, Indonesia • SEVP Operations PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2024).
• Pemimpin Satuan Audit Internal PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-
2021).
Riwayat Penunjukan • Pemimpin Divisi Pengelolaan Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Diangkat untuk pertama kalinya (2018-2019).
menjadi Komisaris melalui • Pemimpin Kantor Wilayah Bandung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
RUPST 17 Mei 2024 dan (2016-2018).
Mendapatkan Keputusan dari • Pemimpin Divisi Operasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014-2016).
OJK pada tanggal 10 Desember • Wakil Pimpinan 3 Divisi Operasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
2024. (2010-2014).
• Pemimpin Kantor Cabang Utama Bekasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2009-2010).
Periode Jabatan • Pemimpin Kelompok Pengembangan Jaringan Divisi Pengelolaan Jaringan PT Bank
2024 – 2027 (Periode Pertama). Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-2009).
• Sub Project Manager Branch Operation Restructuring PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2005-2007).
Kepemilikan Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk: Jabatan Rangkap
115.000 lembar saham
Rangkap Jabatan Internal:
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
112 Laporan Tahunan 2024
Page 115
Nazaruddin
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Sarjana Manajemen dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (1993).
Sertifikasi
Lahir di Sigli,
pada tahun 1968. Usia 56 tahun Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
Per Desember 2024.
Pengalaman Kerja
Berdomisili di • Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-sekarang).
Jakarta, Indonesia • Regional CEO BRI Jakarta III PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2022-2024).
• Regional CEO BRI Banjarmasin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021-
2022).
Riwayat Penunjukan • Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Mikro RO BRI Semarang PT Bank Rakyat
Diangkat untuk pertama kalinya Indonesia (Persero) Tbk (2020-2021).
menjadi Komisaris melalui • PJ Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Ritel RO BRI Makassar PT Bank Rakyat
RUPST 17 Mei 2024 dan Efektif Indonesia (Persero) Tbk (2018-2020).
Menjabat pada 10 Desember • Pimpinan Cabang KC Bandung Dewi Sartika PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
2024. Tbk (2016-2018).
• Pimpinan Cabang KC Medan Iskandar Muda PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk (2014-2016).
Periode Jabatan • Pimpinan Cabang Banda Aceh Cut Mutia PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2024 – 2027 (Periode (2013-2014).
Pertama). • Pimpinan Cabang Kantor Cabang Tabanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2009-2013).
• Pimpinan Cabang Kantor Cabang Curup PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kepemilikan Saham (2007-2009).
Tidak memiliki • Pimpinan Cabang Kantor Cabang Sigli PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2003-
2007).
Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
113
Page 116
PROFIL
PERUSAHAAN
Komaruddin Hidayat
Komisaris Independen
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ushuluddin dari IAIN Jakarta (1981).
• Magister Filsafat dari Middle East Technical University Ankara Turki (1986).
• Doktor Filsafat dari Middle East Technical University Ankara Turki (1990).
Lahir di Magelang, • Post-Doctorate Research Program di McGill University, Canada (Satu semester, 1995)
pada tahun 1953. Usia 71 tahun
• Post-Doctorate Research Program di Hartfort Seminary Connecticut, USA (Satu
Per Desember 2024.
semester, 1997)
Berdomisili di Sertifikasi
Jawa Barat, Indonesia
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 5
Pengalaman Kerja
Riwayat Penunjukan
Diangkat untuk pertama kalinya • Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
menjadi Komisaris Independen • Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) (2019-2024).
melalui RUPSLB tanggal 15 • Komisaris Independen BNI Syariah (2019-2020).
Desember 2020 dan efektif • Pendiri/Ketua Yayasan Pendidikan Madania (2018-sekarang).
menjabat pada 01 Februari • Anggota Timsel dan Calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI (2017-2022).
2021. Kemudian diangkat • Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Jakarta (2015-sekarang).
kembali pada RUPS Tahunan • Komisaris Independen BRI Syariah (2015-2019).
tahun 2024 pada tanggal 17 Mei • Anggota Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) (2015-sekarang).
2024. • Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah Mandiri (BSM) (2013-2016).
• Ketua Departemen Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa (2013-sekarang).
• Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, (2006-2014).
Periode Jabatan
• 2021 – 2024 (Periode Pertama). Jabatan Rangkap
• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
Rangkap Jabatan Internal:
• Ketua merangkap Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di PT Bank Syariah
Kepemilikan Saham Indonesia Tbk.
Tidak memiliki • Anggota Komite Audit di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
• Pendiri/Ketua Yayasan Pendidikan Madania (2018-sekarang).
• Guru Besar Fakultas Psikologi UIN Jakarta (2015-sekarang).
• Anggota Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) (2015-sekarang).
• Ketua Departemen Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa (2013-sekarang).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
114 Laporan Tahunan 2024
Page 117
Mohamad Nasir
Komisaris Independen
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Akuntansi (Drs) dari Universitas Diponegoro Semarang (1988).
• Magister Sains (M.Si) in Accounting dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1994).
• Doctor of Philosophy (Ph.D) in Accounting dari University of Science Malaysia (2004).
Lahir di Ngawi,
pada tahun 1960. Usia 64 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 5
Berdomisili di
Semarang, Indonesia Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2023-sekarang).
• Dewan Penasehat Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Pendidik
Riwayat Penunjukan (2022-Sekarang).
Diangkat untuk pertama kalinya • Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (2021-2026).
menjadi Komisaris Independen • Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia bidang Reformasi Birokrasi
melalui RUPST 27 Mei 2022 dan (2019-2024).
efektif menjabat pada 6 Januari • Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2022).
2023. • Dewan Penasehat Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) (2017-2022).
• Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia ke-12
(2014-2019).
Periode Jabatan • Rektor Universitas Diponegoro (2014-2018).
2022-2025 (Periode Pertama). • Komisaris Independen PTPN IX (2013-2014).
• Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (2010-2014).
Kepemilikan Saham Jabatan Rangkap
Tidak memiliki
Rangkap Jabatan Internal:
• Ketua merangkap Anggota Komite Audit di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Rangkap Jabatan Eksternal:
Dewan Penasehat Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Akuntan Pendidik
(2022-Sekarang).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
115
Page 118
PROFIL
PERUSAHAAN
Felicitas Tallulembang
Komisaris Independen
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Sarjana Kedokteran dari Universitas Hasanuddin Makassar (1990).
Lahir di Rantepao, Sertifikasi
pada tahun 1959. Usia 65 tahun
Per Desember 2024. Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
Pengalaman Kerja
Berdomisili di
Tangerang Selatan, Indonesia • Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-sekarang).
• Anggota Dewan Pembina dan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan Partai Gerindra (2020).
Riwayat Penunjukan • Anggota Komisi IV DPR RI (2014-2019).
Diangkat untuk pertama kalinya • Komisaris di PT Cetara Bangun Persada (2003-2017).
menjadi Komisaris Independen • Direktur Rumah Sakit Umum Kab. Sinjai (1999-2008).
melalui RUPST 17 Mei 2024 • Kepala Puskesmas di Puskesmas Galesong Utara, Takalar (1992-1999).
Efektif Menjabat pada 10 • Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Kab. Takalar (1991-1992).
Desember 2024.
Jabatan Rangkap
Rangkap Jabatan Internal:
Periode Jabatan
• Anggota Komite Audit di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
2024 – 2027 (Periode Pertama).
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Kepemilikan Saham
Rangkap Jabatan Eksternal:
Tidak memiliki
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
116 Laporan Tahunan 2024
Page 119
Imam Budi Sarjito*
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Ekonomi dari Universitas Diponegoro Semarang (1982).
• Master Economy dari University of Illinois USA (1991).
• Doctor Economy dari Claremont Graduate School USA (1995).
Lahir di Semarang,
pada tahun 1959. Usia 65 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
-
Berdomisili di
Jakarta, Indonesia Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2024).
• Komisaris BNI Syariah (2018-2021).
Riwayat Penunjukan • Direktur Kepatuhan Dan Risiko Perusahaan BNI (2015-2018).
Diangkat untuk pertama kalinya • Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management (2011-2015).
menjadi Komisaris melalui • Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis (2005-2011).
RUPSLB tanggal 15 Desember • Wakil Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis (2004-2005).
2020 dan efektif menjabat pada • Wakil Pemimpin Bidang Pemasaran Ritel Kantor Wilayah 05 Semarang (2003-
1 Februari 2021. 2004).
• Wakil Pemimpin Bidang Pembinaan Cabang Kantor Wilayah 08 Denpasar (2002-
2003).
Periode Jabatan
2021 – 2024 (Periode Pertama). Jabatan Rangkap
Tidak memiliki jabatan rangkap baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
Kepemilikan Saham Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik.
822.700 lembar saham
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
117
Page 120
PROFIL
PERUSAHAAN
Sutanto*
Komisaris
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia Sarjana Administrasi dari Universitas Diponegoro Semarang (1989).
Sertifikasi
Lahir di Semarang,
pada tahun 1963. Usia 61 tahun -
Per Desember 2024.
Pengalaman Kerja
Berdomisili di • Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2024).
Jakarta, Indonesia • Komisaris PT Bank BRIsyariah Tbk (2019-2021).
• Kepala Audit Intern, Audit Intern Wilayah Bandung, PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk (2018-2019).
Riwayat Penunjukan • Inspektur, Kantor Inspeksi Semarang, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Diangkat untuk pertama kalinya (2016-2018).
menjadi Komisaris melalui • Inspektur, Kantor Inspeksi Banda Aceh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
RUPSLB tanggal 15 Desember (2015-2016).
2020 dan efektif menjabat pada • Wakil Inspektur Bidang Audit KP, KCK, UKLN & PA Audit Intern Kantor Pusat, PT
1 Februari 2021. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2011-2015).
Jabatan Rangkap
Periode Jabatan
Tidak memiliki jabatan rangkap baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
2021 – 2024 (Periode Pertama).
Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar
Emiten atau Perusahaan Publik.
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
118 Laporan Tahunan 2024
Page 121
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Nama Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Muliaman Komisaris Utama
Dharmansyah merangkap √ √ √ √ √ √ √
Hadad Independen
Wakil Komisaris
Adiwarman Utama
√ √ √ √ √ √ √
Azwar Karim merangkap
Independen
Masduki
Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Baidlowi
Suyanto Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Abu Rokhmad Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Fauzi Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Nazaruddin Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Komaruddin Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Hidayat Independen
Komisaris
Mohamad Nasir √ √ √ √ √ √ √
Independen
Felicitas Komisaris
√ √ √ √ √ √ √
Tallulembang Independen
*Langsung maupun tidak langsung
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
dilakukan berdasarkan kebutuhan Bank. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
119
Page 122
PROFIL
PERUSAHAAN
Komposisi Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum Pemegang merangkap Independen, dan 5 (lima) orang Komisaris dan 2 (dua)
Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024 yaitu sebanyak 9 orang Komisaris Independen. Komposisi dan dasar pengangkatan
(sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
merangkap Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Muliaman Dharmansyah Komisaris Utama merangkap
OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Hadad Independen
Wakil Komisaris Utama
Adiwarman Azwar Karim OJK RUPS Luar Biasa tanggal 24 Agustus 2021 31 Januari 2022
merangkap Independen
Masduki Baidlowi Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Suyanto Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Abu Rokhmad Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Imam Budi Sarjito Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Sutanto Komisaris OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen OJK RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember 2020 1 Februari 2021
Mohamad Nasir Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 6 Januari 2023
Komposisi Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: 2. Mengangkat kembali untuk periode kedua:
1. Memberhentikan dengan hormat: a. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris
a. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen;
Utama Merangkap Komisaris Independen; b. Suyanto sebagai Komisaris;
b. Suyanto sebagai Komisaris; c. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris;
c. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris; d. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen;
d. Imam Budi Sarjito sebagai Komisaris;
e. Sutanto sebagai Komisaris; 3. Mengangkat:
f. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen; a. Fauzi sebagai Komisaris;
b. Nazaruddin sebagai Komisaris;
c. Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen;
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
120 Laporan Tahunan 2024
Page 123
Sehingga komposisi Dewan Komisaris setelah Rapat Umum Komisaris Utama merangkap Independen, dan 5 (lima) orang
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024 yaitu Komisaris dan 3 (tiga) orang Komisaris Independen. Komposisi
sebanyak 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada
Komisaris Utama merangkap Independen, 1 (satu) orang Wakil tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Muliaman Dharmansyah Komisaris Utama merangkap
OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Hadad Independen
- RUPS Luar Biasa tanggal 24 Agustus
Wakil Komisaris Utama
Adiwarman Azwar Karim OJK 2021 7 Februari 2022
merangkap Independen
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Masduki Baidlowi Komisaris OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Suyanto Komisaris OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
Abu Rokhmad Komisaris OJK RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2023 21 September 2023
Fauzi Komisaris RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 10 Desember 2024
Nazaruddin Komisaris RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 10 Desember 2024
- RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen OJK 2020 1 Februari 2021
- RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024
Mohamad Nasir Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 27 Mei 2022 6 Januari 2023
Felicitas Tallulembang Komisaris Independen OJK RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 10 Desember 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
121
Page 124
PROFIL
PERUSAHAAN
Profil
Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. KH. Hasanudin, M.Ag
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Syariah dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1989).
• Magister Syariah dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1997).
• Doktor Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2008).
Lahir di Cirebon, pada tahun
1961. Usia 63 tahun Per
Desember 2024. Sertifikasi
• Sertifikat Kompetensi Bidang Pengawas Syariah DSN-MUI (2017).
• Izin Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) (2021).
Berdomisili di
Tangerang, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021).
Diangkat untuk pertama kalinya • Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
menjadi Anggota Dewan (2020-sekarang).
Pengawas Syariah melalui • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
RUPSLB tanggal 15 Desember (2018-sekarang).
2020 dan efektif menjabat pada • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Trimegah Asset Management (2015-2024).
1 Februari 2021. Selanjutnya, • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services (2012-sekarang).
ditunjuk sebagai Ketua Dewan • Anggota Dewan Standard Akuntansi Syariah (DSAS), Ikatan Ahli Akuntan Indonesia
Pengawas Syariah sesuai Akta (2012-2016).
Pernyataan Keputusan Rapat • Ketua dan Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BNI Syariah (2010-2021).
Umum Pemegang Saham PT Bank • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah, PT Bank Danamon Indonesia
Syariah Indonesia Tbk No. 42 Tbk (2002-sekarang).
tanggal 31 Mei 2021. Kemudian
diangkat kembali pada RUPS Rangkap Jabatan
Tahunan tahun 2024 tanggal 17 Perusahaan Terbuka Lainnya:
Mei 2024. Anggota Dewan Pengawas Syariah UUS PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(2002-sekarang).
Periode Jabatan
Institusi Lainnya:
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
• Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
(2020-sekarang).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Kepemilikan Saham (2018-sekarang).
Tidak memiliki • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services (2012-sekarang).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
122 Laporan Tahunan 2024
Page 125
DR. H. Mohamad Hidayat, MBA, M.H
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Syariah dari IAIN / UIN Syarief Hidayatullah Jakarta (1992).
• Magister Ilmu Hukum dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum: Institute of Business Law
and Legal Management Jakarta (2004).
Lahir di Jakarta, • Doktor Islamic Economic and Finance dari Universitas Trisakti (2014).
pada tahun 1967. Usia 57 tahun
Per Desember 2024.
Sertifikasi
Ijtima’Sanawi (Annual Meeting) DPS-DSN MUI (2023) .
Berdomisili di
Jakarta Timur, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021).
Diangkat untuk pertama • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife
kalinya menjadi Ketua Dewan Indonesia (2020-2024).
Pengawas Syariah melalui RUPS • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Syariah
LB tanggal 15 Desember 2020 Indonesia (2023-sekarang).
dan efektif menjabat pada 1 • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Mandiri (2019-2021).
Februari 2021. Selanjutnya, • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara
ditunjuk sebagai Anggota Syariah Tbk (2018-2023).
Dewan Pengawas Syariah sesuai • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi BRI Life Syariah
Akta Pernyataan Keputusan (2017-sekarang).
Rapat Umum Pemegang Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Rangkap Jabatan
No. 42 tanggal 31 Mei 2021. Perusahaan Terbuka Lainnya:
Kemudian diangkat kembali -
pada RUPS Tahunan tahun 2024
tanggal 17 Mei 2024. Institusi Lainnya:
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Syariah
Indonesia (2023-sekarang).
Periode Jabatan
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi BRI Life Syariah
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
(2017-sekarang).
• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife
Indonesia (2010 - sekarang).
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
123
Page 126
PROFIL
PERUSAHAAN
Dr. H. Oni Sahroni, MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Syariah Islamiyah dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir (2000).
• Magister Fiqh Muqaran dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir (2005).
• Doktor Fiqh Muqaran dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir (2009).
Lahir di Serang,
pada tahun 1975. Usia 49 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
-
Berdomisili di
Depok, Indonesia Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah, PT Bank Syariah Mandiri (2020-2021).
Riwayat Penunjukan • Anggota Dewan Pengawas Syariah, Maybank Islamic Berhard Syariah (2018-2020).
Diangkat untuk pertama kalinya • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah, PT Bank Maybank Indonesia
menjadi Anggota Dewan Tbk (2017-2020).
Pengawas melalui RUPSLB • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT BNP Paribas Investment Partners
tanggal 15 Desember 2020 (2016-sekarang).
dan efektif menjabat pada • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah, PT Adira Dinamika Multi
1 Februari 2021. Kemudian Finance Tbk (2012-2021).
diangkat kembali pada RUPS
Tahunan tahun 2024 tanggal 17 Rangkap Jabatan
Mei 2024. Perusahaan Terbuka Lainnya:
-
Periode Jabatan
Institusi Lainnya:
• 2021 – 2024 (Periode Pertama).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT BNP Paribas Investment Partners
• 2024 – 2027 (Periode Kedua).
(2016-sekarang).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZ Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) (2016 - sekarang).
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
124 Laporan Tahunan 2024
Page 127
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia • Sarjana Syariah dari Fakultas Syariah Jurusan Peradilan Agama, IAIN Sunan Gunung
Djati Bandung (1991).
• Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Ars Internasional (2009).
Lahir di Bogor, • Magister Agamadari IAIN (sekarang UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta (1995).
pada tahun 1967. Usia 57 tahun
• Magister Ilmu Hukum Universitas Djuanda Bogor (2010).
Per Desember 2024.
• Doktordari IAIN (sekarang UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta (1999).
Berdomisili di Sertifikasi
Bandung, Indonesia
Pemegang Izin Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) berdasarkan keputusan OJK
No. Kep-09/PM.223/PJ-ASPM/2021 Tanggal 18 Mei 2021.
Riwayat Penunjukan
Pengalaman Kerja
Diangkat untuk pertama kalinya
menjadi Anggota Dewan • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-sekarang).
Pengawas Syariah melalui • Ketua DPS Bank BJB Syariah tahun (2022-2024).
RUPS tanggal 17 Mei 2024 • Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung
dan efektif menjabat pada 14 (2022-sekarang).
Oktober 2024. • Anggota DPS Dana Pensiun Iuran Pasti BI (2022-sekarang).
• Anggota DPS Bank Permata Unit Usaha Syariah (2014-sekarang).
• Ketua DPS Asuransi Al - Amin (2010-sekarang).
Periode Jabatan
2024 – 2027 (Periode Pertama). Rangkap Jabatan
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Kepemilikan Saham -
Tidak memiliki
Institusi Lainnya:
• Anggota DPS Dana Pensiun Iuran Pasti BI (2022-sekarang).
• Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(2022-sekarang).
• Anggota DPS Bank Permata Unit Usaha Syariah (2014-sekarang).
• Ketua DPS Asuransi Al - Amin (2010-sekarang).
• Sekretaris Badan Pelaksanan Hariah DSN Majelis Ulama Indonesia (…-…).
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (…-…).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Dana Pensiun Iuran Pasti BI (…-…).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
125
Page 128
PROFIL
PERUSAHAAN
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Riwayat Pendidikan
Negara Indonesia • Sarjana Tafsir dan Ulumul Qur’an dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir (1998).
• Magister Tafsir dan Ulumul Qur’an dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir (2004).
• Doktor Tafsir dan Ulumul Qur’an dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir (2010).
Lahir di Rembang,
pada tahun 1973. Usia 51 tahun
Per Desember 2024. Sertifikasi
-
Berdomisili di
Gondan Rojo, Rembang, Pengalaman Kerja
Indonesia
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2024-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Anggota Rois Syuriah PBNU (2022-2024).
Diangkat untuk pertama kalinya • Anggota Komisi Fatwa MUI (2020-2025).
menjadi Anggota Dewan • Anggota Katib Syuriah PBNU (2018-2022).
Pengawas Syariah melalui • Anggota Pengurus Harian DSN MUI (2016-sekarang).
RUPS tanggal 17 Mei 2024 • Ketua STAI Al Anwar Serang Rembang (2012-sekarang).
dan efektif menjabat pada 10
Januari 2025. Rangkap Jabatan
Perusahaan Terbuka Lainnya:
-
Periode Jabatan
2024 – 2027 (Periode Pertama). Institusi Lainnya:
• Anggota Pengurus Harian DSN MUI (2016-sekarang).
• Ketua STAI Al Anwar Serang Rembang (2012-sekarang).
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
126 Laporan Tahunan 2024
Page 129
Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc*
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Riwayat Pendidikan
Negara Indonesia • Sarjana Syariah dari IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1978).
• Magister Penyuluhan Pembangunan dari Institut Pertanian Bogor (1987).
• Diploma Bidang Bahasa Arab dari Universitas Madinah Saudi Arabia (1994).
Lahir di Bogor,
• Doktor Ilmu Agama/Pengkajian Islam dari UIN Syarif Hidayatullah (2001).
pada tahun 1951. Usia 73 tahun
Per Desember 2024.
Sertifikasi
-
Berdomisili di
Bogor, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-sekarang).
Riwayat Penunjukan • Ketua Dewan Pengawas Syariah, PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Syariah
Diangkat untuk pertama kalinya (2014-sekarang).
menjadi Anggota Dewan • Ketua Dewan Pengawas Syariah, PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
Pengawas melalui RUPSLB (2010-sekarang).
tanggal 15 Desember 2020 • Ketua Dewan Pengawas Syariah, PT Bank BRIsyariah Tbk (2010-2020).
dan efektif menjabat pada 1 • Direktur Pasca Sarjana, Universitas Ibnu Khaldun Bogor (2009-sekarang).
Februari 2021. • Ketua Dewan Pengawas Syariah, BPRS Amanah Ummah Bogor (1992-sekarang).
Rangkap Jabatan
Periode Jabatan
Perusahaan Terbuka Lainnya:
2021 – 2024 (Periode Pertama).
Ketua DPS PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Tbk (2010-sekarang).
Kepemilikan Saham Institusi Lainnya:
Tidak memiliki • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) Syariah
(2014-sekarang).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT PNM Invest Management (2010-sekarang).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah BPRS Amanah Ummah Bogor (1992-sekarang).
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
127
Page 130
PROFIL
PERUSAHAAN
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Nama Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan
Jabatan Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Prof. Dr. KH. Ketua Dewan
Hasanudin, Pengawas √ √ √ √ √ √ √
M.Ag Syariah
DR. H.
Anggota Dewan
Mohamad
Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Hidayat, MBA,
Syariah
M.H
Anggota Dewan
Dr. H. Oni
Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Sahroni, MA
Syariah
Dr. KH. Anggota Dewan
Abdul Ghofur Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Maimoen, M.A. Syariah
Prof. Dr. Jaih Anggota Dewan
Mubarok, SE, Pengawas √ √ √ √ √ √ √
M.H, M.Ag Syariah
*Langsung maupun tidak langsung
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Pengawas Syariah
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Pengawas Syariah pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah
dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2024, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi anggota Dewan
Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Bank. Perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai
berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
128 Laporan Tahunan 2024
Page 131
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Komposisi Dewan Pengawas Syariah sebelum Rapat Umum Dewan Pengawas Syariah dan 3 (tiga) orang anggota Dewan
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024 yaitu Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
sebanyak 4 (empat) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Pengawas Syariah Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Prof. Dr. KH. Hasanudin, Ketua Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
OJK 1 Februari 2021
M.Ag Syariah 2020
DR. H. Mohamad Hidayat, Anggota Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
OJK 1 Februari 2021
MBA, M.H Syariah 2020
Anggota Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Dr. H. Oni Sahroni, MA OJK 1 Februari 2021
Syariah 2020
Prof. Dr. K.H. Didin Anggota Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
OJK 1 Februari 2021
Hafidhuddin, M.Sc Syariah 2020
Komposisi Dewan Pengawas Syariah Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Pada tanggal 17 Mei 2024, RUPS Tahunan memutuskan: 3. Mengangkat:
1. Memberhentikan dengan hormat: a. Jaih Mubarok sebagai anggota Dewan Pengawas
a. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah; Syariah;
b. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas b. Abdul Ghofur Maimoen sebagai anggota Dewan
Syariah; Pengawas Syariah;
c. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
d. Didin Hafidhuddin sebagai Anggota Dewan Pengawas Sehingga Komposisi Dewan Pengawas Syariah setelah Rapat
Syariah; Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Mei 2024
yaitu sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua: Ketua Dewan Pengawas Syariah dan 4 (empat) orang anggota
a. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah; Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar pengangkatan
b. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Dewan Pengawas Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Syariah;
c. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah Setelah RUPS Tahunan Tahun 2024
Nama Jabatan Pelaksana Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif
Prof. Dr. KH. Hasanudin, Ketua Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
OJK 1 Februari 2021
M.Ag Syariah 2020
DR. H. Mohamad Hidayat, Anggota Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
OJK 1 Februari 2021
MBA, M.H Syariah 2020
Anggota Dewan Pengawas RUPS Luar Biasa tanggal 15 Desember
Dr. H. Oni Sahroni, MA OJK 1 Februari 2021
Syariah 2020
Dr. KH. Abdul Ghofur Anggota Dewan Pengawas
OJK RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 17 Mei 2024
Maimoen, M.A. Syariah
Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, Anggota Dewan Pengawas
OJK RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 17 Mei 2024
M.H, M.Ag Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
129
Page 132
PROFIL
PERUSAHAAN
Profil
Pejabat Eksekutif
Profil Senior Executive Vice President Internal (SEVP)
57 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (1992).
• Magister Profesional Industri Kecil Menengah Institut Pertanian Bogor (2009).
Pengalaman Kerja
• SEVP Bisnis SME dan Komersial PT Bank BNI Syariah (2020-2021).
• Pemimpin Divisi BUMN dan Institusi Pemerintah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2019-2020).
• Pemimpin Divisi Risiko Kredit Menengah dan Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia
Babas Bastaman (Persero) Tbk (2017–2019).
Senior Executive Vice President (SEVP) • Pemimpin Divisi Kredit Komersial PT Bank BNI Syariah (2016).
Wholesale Risk
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 05/001/DIR-CHC-PKWT tanggal 2 Januari 2025
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
50 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Tangerang Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia (1997).
• Magister Jurusan Manajemen PPM School of Management, Jakarta (2000).
Pengalaman Kerja
• SEVP Retail Banking PT Bank Syariah Mandiri (2019-2021).
• Senior Vice President, Micro Banking Group Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2016-2019).
• Vice President, Regional Retail Head Kantor Wilayah Sumatera II, Palembang
Wawan Setiawan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016).
Senior Executive Vice President (SEVP) • Vice President, Deputy Regional Manager Kantor Wilayah Jateng – DIY, Semarang
Consumer Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 2021/64317-SK/HC-BSI tanggal 1 Februari 2021
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
130 Laporan Tahunan 2024
Page 133
50 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Jurusan Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (1996).
• Magister Jurusan Bisnis Administrasi dari London Business School (2008).
Pengalaman Kerja
• Executive Vice President - Head of Strategy, Investor Relations and Partnerships Bank
CIMB Niaga (2020-2021).
• Executive Vice President - Head of Strategy Bank CIMB Niaga (2019-2020).
• Direktur - Strategy and Business Development OVO PT Visionet International
Saut Parulian Saragih (2017-2019).
Senior Executive Vice President (SEVP) • Head of Business Development Sampoerna AGRO (2014-2017).
Digital Banking
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 01/244-KUA/DIR tanggal 6 Agustus 2021
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
57 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi, Universitas Bandar Lampung (1990).
• Magister Management, Universitas Bandar Lampung (2008).
Pengalaman Kerja
• Chief Retail Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2021-2023).Ketua Dewan Pengawas
(2019-sekarang).
• Group Head / Senior Vice President Cash & Trade Operations Group
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019).
Satria • Regional CEO Sulawesi Maluku (8 Provinsi) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Senior Executive Vice President (SEVP) (2015-2016).
Internal Audit • Regional CEO Sumatera II (6 Provinsi) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013-2015).
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 03/153-KEP/DIR tanggal 28 April 2023
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
131
Page 134
PROFIL
PERUSAHAAN
52 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Hukum, Universitas Gadjah Mada (1996).
• Magister Kenotariatan, Universitas Indonesia (2016).
Pengalaman Kerja
• Senior Executive Vice President Operations, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2024-sekarang).
• Senior Vice President Distribution Strategy Group, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2023-2024).
Ana Nurul Khayati • Senior Vice President Distribution Strategy Group, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Senior Executive Vice President (SEVP) (2022-2023).
Operations • Project Leader, Stream Merge Outlet, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2022).
• Senior Vice President Policy & Procedure Group, PT Bank Syariah Mandiri
(2015-2021).
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 04/221-KEP/DIR tanggal 7 Juni 2024
Kepemilikan Saham
Tidak memiliki
54 Tahun
Warga Negara Indonesia
per 31 Desember 2024
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Bachelor of Development Economics, Padjajaran University (1989-1995).
• Magister of Economics, University of Indonesia (2001-2005).
• Doctorate of Strategic Management, Padjajaran University (2014-2019).
Pengalaman Kerja
• SEVP Human Capital, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2024-sekarang).
• Regional CEO Surabaya, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2021-2024).
• Group Head Distribution Strategy Group, PT Bank Syariah Mandiri (2019-2021).
Firman Jatnika • Group Head Learning Centre Mandiri Syariah University, PT Bank Syariah Mandiri
Senior Executive Vice President (SEVP) (2016-2019).
Human Capital • Head of Team, Branch and People Productivity Enhancement Program, PT Bank
Syariah Mandiri (2015-2016).
Dasar Hukum Pengangkatan
SK Direksi No. 04/222-KEP/DIR tanggal 7 Juni 2024
Kepemilikan Saham
9.091,79 lot
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
132 Laporan Tahunan 2024
Page 135
Profil Pejabat Eksekutif
No. Nama Posisi Jabatan
1. Sefudin Suria Hidayat Alternative Channel & Government Project Group Head
2. Peby Elan Surya Diningrat BSI Corporate University Group Head
3. Nurdiana Habibie Senior Business Continuity Management Head
4. Bayu Isnandar Senior Business Transformation Head
5. Arief Satiana Card Business Group Head
6. Andri Purnomo Chief Information Security Officer
7. Silmi Akbar Ghania Permana Commercial Business 1 Group Head
8. Diar Fitrada Commercial Risk Group Head
9. Rosalina Dewi T Compliance & AML-CFT Group Head
10. Praka Mulia Agung Consumer Business 1 (Secured) Group Head
11. Dien Lukita Purnamasari Consumer Business 2 (Unsecured) Group Head
12. I Gusti Ngurah Bramantya Ardana Consumer Risk Group Head
13. Fiti Syam Corporate Business 1 Group Head
14. Buyung Ichman Lukman Corporate Business 2 Group Head
15. Husni Thamrin Corporate Business 3 Group Head
16. Jiwo Sukarno Corporate Development Group Head
17. Priyo Hartono Corporate Finance & Accounting Group Head
18. Indra G Kampono Corporate Finance & Solution Group Head
19. Ali Corporate Risk Group Head
20. Wisnu Sunandar Corporate Secretary & Communication Group Head
21. Dwi Hesti Mulyaningrum Customer Care Group Head
22. Andy Puguh Nugroho Data & Decision Management Group Head
23. Wijayanto Digital Banking & E-Channel Operations Group Head
24. Riko Wardhana Digital Banking Retail Group Head
25. Affan Mawardi Distribution Strategy Group Head
26. Rima Dwi Permatasari Environmental, Social & Governance Group Head
27. Arief Budiman Executive Risk & Recovery Officer Retail & Consumer (ERO-R)
28. Asnah Faekhah Executive Risk & Recovery Officer Retail & Consumer (ERO-R)
29. Ir Supriono Executive Risk & Recovery Officer Retail & Consumer (ERO-R)
30. Taty Sediaty Executive Risk & Recovery Officer Retail & Consumer (ERO-R)
31. Budiyono Executive Risk & Recovery Officer Wholesale (ERO-W)
32. Maisur Hilmi Executive Risk & Recovery Officer Wholesale (ERO-W)
33. Alhuda Dj Financing Center Group Head
34. Yan Rasdiansyah Financing Operations Group Head
35. Ilyas Ibrahim Gold & Pawning Business Group Head
36. Bambang Sutrisno Human Capital Services Group Head
37. Teszy Mira Eka Kusuma Human Capital Strategy & Policy Group Head
38. Ida Triana Widowati Institutional Banking Group Head
39. Ir Anna Kristanty International & Financial Institution Group Head
40. Rizky Budinanda Investor Relation Group Head
41. Muhammad Syukron Habiby Islamic Ecosystem Solution Group Head
42. Sandy Prasetya Hadi IT & Digital Development Group Head
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
133
Page 136
PROFIL
PERUSAHAAN
No. Nama Posisi Jabatan
43. Bayu Hasdianto IT & Fraud Risk Group Head
44. Arief Sunandar IT Application Support Group Head
45. Arif Jatmoko IT Audit Group Head
46. Gatot Prasetyo IT Operations Group Head
47. M. Misbahul Munir IT Strategic Planning Group Head
48. Netty Susanty Legal Group Head
49. Kemas Erwan Husainy Marketing Communication Group Head
50. Joni Haryanto Micro Business Group Head
51. Banjaran Surya Indrastomo Chief Economist
52. Agustini Fitriah Operations Development Group Head
53. Khoirul Huda S Riyadi Pejabat Pelindungan Data Pribadi
54. Indriati Tri Handayani Policy & Procedure Group Head
55. Yuwono Procurement & Fixed Asset Group Head
56. Mahendra Nusanto S Executive Business Officer
57. Dede Sutisna Retail Collection, Restructuring & Recovery Group Head
58. Vita Andrianty Retail Deposit Solution Group Head
59. Agus Subekti Retail, Distribution & Digital Banking Audit Group Head
60. Wachjono Regional CEO
61. Syahrial Alrasyid Regional CEO
62. Ari Yusnairy Muslim Regional CEO
63. Gunawan Arief Hartoyo Regional CEO
64. Ricky Rikardo Mulyadi Regional CEO
65. Adjat Djatnika Basarah Regional CEO
66. Fitria Ekayani Regional CEO
67. Ficko Hardowiseto Regional CEO
68. Jajang Abdul Karim Regional CEO
69. Sukma Dwie Priardi Regional CEO
70. Sylvia Azis Senior Human Capital Business Partner 1 Head
71. Sufitri Devi Senior Human Capital Business Partner 2 Head
72. Arjuka Senior Operational Risk Head Corporate Center
73. Yasrul Senior Operational Risk Head Distribution
74. Ika Kartika Johan Senior Operational Risk Head IT
75. Zulaicha Senior Operational Risk Head Wholesale
76. Deden Durachman SME & Micro Risk Group Head
77. Risqi Widayat SME Business Group Head
78. Diaz Hartadi Strategic Planning & Performance Management Group Head
79. Dickman Maulana Transaction Banking Retail Group Head
80. Fajar Ari Setiawan Transaction Banking Wholesale Group Head
81. Kemal Aditya Treasury & Global Market Group Head
82. Asri Natanegeri Wealth Management Group Head
83. Movianto Wholesale & Corporate Center Audit Group Head
84. Kurniawan Eko Budi P. Wholesale Collection, Restructuring & Recovery Group Head
85. Astridiana Sjamanti Executive Business Officer
86. Cera Wirastuti Executive Business Officer
87. Ferry Hendrawan Executive Business Officer
88. Yoana Irawati Executive Business Officer
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
134 Laporan Tahunan 2024
Page 137
Profil
Pegawai
Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin (dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2024 2023
Pria 10.168 10.542
Wanita 7.066 7.367
Jumlah 17.234 17.909
Jumlah Pegawai Berdasarkan Level Jabatan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Level Jabatan (dalam satuan orang)
2024 2023
Level
Posisi Jabatan
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Group Head, Regional Head, Project
N2 69 26 95 75 21 96
Manager
Dean, Area Manager, Dept Head,
N3 371 112 483 352 103 455
Manager
Manager, Team Leader & Branch
N4 1.785 578 2.363 1.702 538 578
Manager, Sec, Head
Relationship Officer, Branch Manager
N5 3.587 2.189 5.776 3.679 2.148 5.827
(Cash Outlet Manager), Officer, ODP
N6 Staf/Pelaksana/Pegawai Dasar 4.356 4.161 8.517 4.734 4.557 9.291
Jumlah 10.168 7.066 17.234 10.542 7.367 16.247
Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)
2024 2023
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
18-25 Tahun 137 221 358 145 285 430
26-35 Tahun 3.722 3.870 7.592 4.407 4.483 8.890
36-45 Tahun 5.077 2.578 7.655 4.867 2.259 7.126
Di atas 45 Tahun 1.232 397 1.629 1.123 340 1.463
Jumlah 10.168 7.066 17.234 10.542 7.367 17.909
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
135
Page 138
PROFIL
PERUSAHAAN
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)
2024 2023
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
SMU 25 4 29 30 6 36
Diploma 829 743 1572 910 810 1.720
S1 8.610 5.993 14.603 8.943 6.257 15.200
S2 693 323 1.016 652 291 943
S3 11 3 14 7 3 10
Jumlah 10.168 7.066 17.234 10.542 7.367 17.909
Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian (dalam satuan orang)
2024 2023
Status Kepegawaian
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Pegawai Tetap dan Kontrak 10.168 7.066 17.234 10.220 7.025 17.245
Alih Daya 5.749 994 6.743 5.723 1.243 6.966
Jumlah 15.917 8.060 23.977 15.943 8.268 24.211
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
136 Laporan Tahunan 2024
Page 139
Komposisi
Pemegang Saham
Daftar Pemegang Saham
Tabel Daftar Pemegang Saham Per 1 Januari 2024
Nilai Nominal Rp500 per Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Jumlah Saham (lembar) Nominal (Rp)
MODAL DASAR 80.000.000.000 40.000.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 500 0,00
Saham Seri B
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 11.870.304.218.000 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 5.360.115.209.000 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 3.546.380.827.500 15,38
Masyarakat 4.575.659.628 2.287.829.814.000 9,91
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR 46.129.260.138 23.064.630.069.000 100
SAHAM DALAM PORTEPEL 33.870.739.862 16.935.369.931.000
Tabel Daftar Pemegang Saham Per 31 Desember 2024
Nilai Nominal Rp500 per Saham
Pemegang Saham Kepemilikan (%)
Jumlah Saham (lembar) Nominal (Rp)
MODAL DASAR 80.000.000.000 40.000.000.000.000
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia 1 500 0,00
Saham Seri B
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 11.870.304.218.000 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 5.360.115.209.000 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 3.546.380.827.500 15,38
Masyarakat 4.575.659.628 2.287.829.814.000 9,91
MODAL DITEMPATKAN DAN DISETOR 46.129.260.138 23.064.630.069.000 100
SAHAM DALAM PORTEPEL 33.870.739.862 16.935.369.931.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
137
Page 140
PROFIL
PERUSAHAAN
Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan
Tabel Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan Per 1 Januari 2024
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan terbatas 114 30.928.721.497 67,04795
Dana Pensiun 61 454.391.398 0,98504
Yayasan 18 230.506.592 0,49970
Reksa dana 173 519.349.956 1,12586
Asuransi 134 537.830.296 1,16592
Koperasi 7 108.100 0,00023
Perorangan Indonesia 127.848 1.143.688.011 2,47931
Bank 3 10.725.230.507 23,25038
Sub Total 128.359 44.539.826.358 96,55439
Asing
Badan Usaha Asing 154 1.587.923.649 3,44233
Perorangan Asing 98 1.510.131 0,00327
Sub Total 252 1.589.433.780 3,44561
TOTAL 128.611 46.129.260.138 100,00%
Tabel Komposisi Pemegang Saham Berdasarkan Status Kepemilikan Per 31 Desember 2024
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000%
Perseroan Terbatas 112 95.351.406 0,20670%
Dana Pensiun 61 454.391.398 0,98504%
Yayasan 18 230.506.592 0,49970%
Reksadana 173 519.349.956 1,12586%
Asuransi 134 537.830.296 1,16592%
Koperasi 7 108.100 0,00023%
Perorangan Indonesia 127.848 1.143.688.011 2,47931%
Bank 5 41.558.600.598 90,09163%
Sub Total 128.359 44.539.826.358 96,55439%
Asing
Badan Usaha Asing 154 1.587.923.649 3,44233%
Perorangan Asing 98 1.510.131 0,00327%
Sub Total 252 1.589.433.780 3,44561%
TOTAL 128.611 46.129.260.138 100,00000%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
138 Laporan Tahunan 2024
Page 141
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BSI Per 1 Januari 2024
Jumlah Saham
No. Nama Investor Status Kepemilikan (%)
(Lembar)
1. PT BANK MANDIRI (PERSERO), Tbk Perseroan Terbatas 23.740.608.436 51,4654004
2. PT BNI (PERSERO) TBK-DIVISI PPA Perseroan Terbatas 10.720.230.418 23,2395455
3. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK Perseroan Terbatas 7.092.761.655 15,3758409
4. DPLK BANK RAKYAT INDONESIA - SAHAM SYARIAH Dana Pensiun 322.783.500 0,6997370
5. CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 15 Badan Usaha Asing 194.799.995 0,4222916
6. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI Yayasan 165.172.842 0,3580652
7. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS GROWTH FUNDINC Badan Usaha Asing 164.597.500 0,3568180
8. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS EQUITY FUND Badan Usaha Asing 150.182.500 0,3255688
9. STATE STREET BANK-SMALLCAP WORLD FUND INC. Badan Usaha Asing 109.635.200 0,2376695
10. PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE - REF Asuransi 103.463.446 0,2242903
11. JP MORGAN SECURITIES PLC Badan Usaha Asing 62.472.100 0,1354284
12. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI - PROSPENS 3 Yayasan 56.039.500 0,1214836
13. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Reksadana 55.627.000 0,1205894
JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-CAPITAL GROUP EMERGING
14. Badan Usaha Asing 55.274.100 0,1198244
MARKETS GROWTH FUND (LUX)
BNYMSANV RE BNYMIL RE BKRK FRONTIERS INVTRUST
15. Badan Usaha Asing 54.925.300 0,1190682
PLC-2039846679
16. JPMCB NA RE-JPMORGAN ASEAN FUND Badan Usaha Asing 54.336.400 0,1177916
17. REKSA DANA ASHMORE SAHAM SEJAHTERA NUSANTARA Reksadana 51.412.221 0,1114525
18. SUWANTARA GOTAMA Perorangan Indonesia 45.500.000 0,0986359
19. JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-JPMORGAN FUNDS Badan Usaha Asing 45.000.900 0,0975539
BBH LUXEMBOURG S/A REDWHEEL FUNDS - REDWHEEL
20. Badan Usaha Asing 44.962.700 0,0974711
NEXT GENERATION EMERGING MARKETS EQ
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BSI Per 31 Desember 2024
Jumlah Saham
No. Nama Investor Status Kepemilikan (%)
(Lembar)
1. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK, PT Perseroan Terbatas 23.740.608.436 51,4654004
2. PT BNI (PERSERO) TBK-DIVISI PPA Perseroan Terbatas 10.720.230.418 23,2395455
3. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK, PT Perseroan Terbatas 7.092.761.655 15,3758409
4. DPLK BANK RAKYAT INDONESIA - SAHAM SYARIAH Dana Pensiun 222.755.500 0,4828942
5. CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF NORWAY - 15 Badan Usaha Asing 165.439.095 0,3586424
6. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS EQUITY FUND Badan Usaha Asing 127.432.800 0,2762516
7. JPMCB NA RE-EMERGING MARKETS GROWTH FUNDINC Badan Usaha Asing 123.109.247 0,2668789
8. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI Yayasan 120.921.942 0,2621372
9. SSB HG22 SMALLCAP WORLD FUND INC. -2183964820 Badan Usaha Asing 109.635.200 0,2376695
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
139
Page 142
PROFIL
PERUSAHAAN
Jumlah Saham
No. Nama Investor Status Kepemilikan (%)
(Lembar)
10. PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE - REF Asuransi 106.346.346 0,2305399
11. SUWANTARA GOTAMA Perorangan Indonesia 105.000.000 0,2276213
BBH LUXEMBOURG S/A REDWHEEL FUNDS - REDWHEEL
12. Badan Usaha Asing 93.847.600 0,2034448
NEXT GENERATION EMERGING MARKETS EQ
SSB SBGL SWEDBANK ROBUR GLOBAL EMERGING
13. Badan Usaha Asing 80.000.000 0,1734257
MARKETS -2183965441
14. JP MORGAN SECURITIES PLC Badan Usaha Asing 64.810.200 0,1404969
CITIBANK SINGAPORE S/A ART A/C PUBLIC ASIA ITTIKAL
15. Badan Usaha Asing 62.606.600 0,1357199
FUND
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL STOCK
16. Badan Usaha Asing 57.726.023 0,1251397
INDEX FUND
17. YAYASAN KESEJAHTERAAN PEKERJA BRI - PROSPENS 3 Yayasan 54.076.600 0,1172284
JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS STOCK
18. Badan Usaha Asing 53.769.690 0,1165631
INDEX FUND
19. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Reksadana 51.560.800 0,1117746
20. CITIBANK HONG KONG S/A KIA -FUND 208 Badan Usaha Asing 51.324.700 0,1112628
Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau lebih Per 1 Januari 2024
Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan (%)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 15,38
Total 41.553.600.509 90,09
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau lebih Per 31 Desember 2024
Pemegang Saham Jumlah Saham (lembar) Kepemilikan (%)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23.740.608.436 51,47
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.720.230.418 23,24
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.092.761.655 15,38
Total 41.553.600.509 90,09
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
140 Laporan Tahunan 2024
Page 143
Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2024
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan terbatas 114 30.928.721.497 67,04795
Dana Pensiun 61 454.391.398 0,98504
Yayasan 18 230.506.592 0,49970
Reksa dana 173 519.349.956 1,12586
Asuransi 134 537.830.296 1,16592
Koperasi 7 108.100 0,00023
Perorangan Indonesia 127.848 1.143.688.011 2,47931
Bank 3 10.725.230.507 23,25038
Sub Total 128.359 44.539.826.358 96,55439
Asing
Badan Usaha Asing 154 1.587.923.649 3,44233
Perorangan Asing 98 1.510.131 0,00327
Sub Total 252 1.589.433.780 3,44561
TOTAL 128.611 46.129.260.138 100,00%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2024
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Nasional
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00000
Perseroan terbatas 105 13.202.748 0,02862
Dana Pensiun 69 417.970.398 0,90609
Yayasan 16 184.489.885 0,39994
Reksa dana 183 482.446.859 1,04586
Asuransi 151 444.061.001 0,96264
Koperasi 9 399.300 0,00087
Perorangan Indonesia 119.208 903.265.377 1,95812
Bank 6 41.558.600.698 90,09163
Sub Total 119.748 44.004.436.267 95,39376
Asing
Badan Usaha Asing 245 2.122.440.594 4,60107
Perorangan Asing 98 2.383.277 0,00517
Sub Total 343 2.124.823.871 4,60624
TOTAL 120.091 46.129.260.138 100,00000%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
141
Page 144
PROFIL
PERUSAHAAN
Kepemilikan Saham Oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BSI per 1 Januari 2024
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Hery Gunardi Direktur Utama 2.210.600 0,005
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 548.400 0,001
3. Ngatari* Direktur Retail Banking 18.621.200 0.040
4. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital 1.726.600 0,004
5. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 1.726.600 0,004
6. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 1.726.600 0,004
7. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking 517.900 0,001
8. Moh. Adib *
Direktur Treasury & International Banking 527.400 0,001
9. Saladin Dharmanugraha Effendi Direktur Information Technology - -
10. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Managament - -
DEWAN KOMISARIS
1. Muliaman Dharmansyah Hadad Komisaris Utama merangkap Independen - -
2. Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama merangkap Independen - -
3. Masduki Baidlowi Komisaris 822.700 0,002
4. Suyanto Komisaris 822.700 0,002
5. Abu Rokhmad Komisaris - -
6. Imam Budi Sarjito* Komisaris 822.700 0,002
7. Sutanto* Komisaris 1.010.100 0,002
8. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen - -
9. Mohamad Nasir Komisaris Independen - -
TOTAL 31.083.500 0,028
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BSI per 31 Desember 2024
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Hery Gunardi Direktur Utama 3.354.400 0,007
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 1.134.400 0,002
3. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital 2.280.100 0,005
4. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution 2.280.100 0,005
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 2.280.100 0,005
6. Zaidan Novari Wholesale Transaction Banking 1.071.400 0,002
7. Saladin Dharmanugraha Effendi Direktur Information Technology 343.100 0,001
8. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Managament 343.100 0,001
9. Ari Rizaldi Direktur Treasury & International Banking 13.400 0,000
10. Harry Gusti Utama Direktur Retail Banking - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
142 Laporan Tahunan 2024
Page 145
No. Nama Jabatan Jumlah Saham Kepemilikan (%)
DEWAN KOMISARIS
1. Muliaman Dharmansyah Hadad Komisaris Utama merangkap Independen - -
2. Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama merangkap Independen - -
3. Masduki Baidlowi Komisaris 1.086.400 0,002
4. Suyanto Komisaris 1.086.400 0,002
5. Abu Rokhmad Komisaris 163.500 0,000
6. Fauzi Komisaris 115.000 0,000
7. Nazaruddin Komisaris - -
8. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen - -
9. Mohamad Nasir Komisaris Independen - -
10. Felicitas Tallulembang Komisaris Independen - -
TOTAL 15.551.400 0,032
Sampai dengan Desember 2024, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank.
Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Sampai dengan Desember 2024, tidak terdapat kepemilikan saham langsung dan tidak langsung oleh Senior Manajemen Bank.
Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BSI Per 31 Desember 2024
Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 511 43.396.138.347 94,07508%
Institusi Asing 154 1.587.923.649 3,44233%
Individu Lokal 127.848 1.143.688.011 2,47931%
Individu Asing 98 1.510.131 0,00327%
Total 128.611 46.129.260.138 100,00000%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
143
Page 146
PROFIL
PERUSAHAAN
Pemegang Saham Utama
dan Pengendali
Bank memiliki 2 (dua) klasifikasi saham yaitu Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri B. Saham Seri A Dwiwarna sejumlah 1 (satu) lembar
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia (diwakili oleh Kementerian BUMN) dan Saham Seri B yang merupakan saham biasa yang dimiliki
oleh pemegang saham lainnya.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(51,47%)
Kepemilikan Saham Seri B mayoritas Bank dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 51,47%.
Dengan demikian, Pemegang Saham Utama dan Pengendali Bank adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sehingga tidak terdapat
Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak langsung.
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi
dan Perusahaan Ventura Bersama
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak memiliki entitas saham; Keterangan tentang bidang usaha entitas anak, asosiasi
anak, entitas asosiasi dan perusahaan ventura bersama sehingga dan perusahaan ventura bersama; dan keterangan status operasi
tidak tersedia informasi mengenai: Nama entitas anak, asosiasi entitas anak dan/atau entitas asosiasi (telah beroperasi atau
dan perusahaan ventura bersama; Persentase kepemilikan belum beroperasi).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
144 Laporan Tahunan 2024
Page 147
Struktur
Grup Perusahaan
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
SAHAM SERI A
SAHAM SERI B
DWIWARNA
NEGARA REPUBLIK PT Bank Mandiri PT Bank Negara Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
INDONESIA (Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk
1 Lembar 51,47% 23,24% 15,28%
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak memiliki Entitas Anak, Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).
Informasi
Kelompok Usaha Bank
Struktur Kelompok Usaha Bank
Struktur kelompok usaha Bank telah disajikan pada sub bagian Struktur Grup Perusahaan.
Pemegang Saham yang Bertindak atas
Struktur Keterkaitan Kepengurusan Nama Pemegang Saham Lain
dalam Kelompok Usaha Bank
Tidak terdapat Pemegang Saham yang bertindak atas nama
Bank BSI merupakan Perusahaan Anak dari PT Bank Mandiri pemegang saham lain.
(Persero) Tbk. Per 31 Desember 2024, Bank BSI tidak memiliki
Anggota Direksi yang merupakan pegawai penugasan dari Bank
Mandiri.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
145
Page 148
PROFIL
PERUSAHAAN
Kronologi
Penerbitan Saham
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BSI
Nilai Nominal
No. Periode Keterangan Saham
(Rp)
1. Sebelum IPO - - 500
Berdasarkan RUPS tanggal 2 Maret 2018, telah dilakukan penambahan modal
berupa:
2. 2018 • Setoran tambahan modal sebesar Rp1 triliun. - 500
• Kapitalisasi laba ditahan sebesar Rp567.381.449. Tambahan modal
menyebabkan adanya penambahan saham induk sebesar Rp1.567.381.449
3. 2018 Penawaran Umum Perdana Saham - 500
4. 2020 Exercise saham MESOP - 500
5. 2021 Merger – Bank BRI Syariah Tbk., Bank Syariah Mandiri, dan Bank BNI Syariah - 500
6. 2021 Exercise saham MESOP - 500
7. 2021 Exercise saham MESOP - 500
8. 2022 Penambahan Modal melalui HMETD (Right Issue) Saham Biasa seri B 500
Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Efek Lainnya
Tabel Sukuk BSI
Tanggal
Uraian Tenor Mata Uang Jumlah Sukuk
Penerbitan
Sukuk Mudharabah Subordinasi 1 Tahun 2016 PT Bank
16 November 2016 7 Tahun Rp 1 Triliun
Syariah Indonesia Tbk (d.h. PT Bank BRIsyariah Tbk)
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2016 PT Bank
22 Desember 2016 7 Tahun Rp 375 Miliar
Syariah Indonesia Tbk (d.h. PT Bank Syariah Mandiri)
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 26 Desember 2023 12 Tahun Rp 3,7 Miliar
tbk Tahun 2023 Tahap I
Sukuk Mudharabah Subordinasi Jangka Menengah PT Bank
15 Desember 2023 5 Tahun Rp 200 Miliar
Syariah Indonesia, Tbk Tahun 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
146 Laporan Tahunan 2024
Page 149
Nama Bursa Tempat Saham Perusahaan Dicatatkan
Seluruh saham Bank BSI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Saham yang
Harga Penawaran (Rp)
Diterbitkan (lembar) Total Nilai Total Harga Penawaran
Jumlah Saham (lembar)
Nominal (Rp) (Rp)
- - 3.958.000.000 1.979.000.000.000 -
- 3.134.762.898 7.092.762.898 3.546.381.449.000 -
510 2.623.350.600 9.716.113.498 4.858.056.749.000 1.337.908.806.000
533 184.395.200 9.900.508.698 4.950.254.349.000 98.282.641.600
- 31.130.700.245 41.031.208.943 20.515.604.471.500 -
533 97.659.800 41.128.868.743 20.564.434.371.500 52.052.673.400
533 438.600 41.129.307.343 20.564.653.671.500 233.773.800
1.000 4.999.952.795 46.129.260.138 23.064.630.069.000 4.999.952.795.000
Peringkat
Bagi
Tanggal Jatuh Tempo Status Pembayaran
Hasil
2024 2023
A+ (idn)
(PT Fitch
16 November 2023 9,5% Lunas -
Ratings
indonesia)
AA (sy)
22 Desember 2023 10% Lunas - id
(PEFINDO)
26 Desember 2035 0,55% Belum Lunas - -
AA (sy) AA (sy)
15 Desember 2028 7,90% Belum Lunas id id
(PEFINDO) (PEFINDO)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
147
Page 150
PROFIL
PERUSAHAAN
Tanggal
Uraian Tenor Mata Uang Jumlah Sukuk
Penerbitan
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 26 Maret 2024 12 Tahun Rp 7,76 Miliar
tbk Tahun 2023 Tahap II
370 hari
Sukuk Mudharabah Berlandasan Keberlanjutan
14 Juni 2024 2 tahun Rp 3 Triliun
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024
3 tahun
Sukuk Mudharabah Muqayadah Jangka Panjang Yang
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I PT Bank BSI 20 Desember 2024 12 Tahun Rp 3,97 Miliar
tbk Tahun 2024 Tahap III
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI belum menerbitkan efek lainnya, sehingga tidak terdapat informasi kronologi penerbitan dan/
atau pencatatan efek lainnya
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Nama KAP Kantor Akuntan Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
Jaringan Asosiasi PwC
Alamat KAP Gedung WTC 3, Jl Jend. Sudirman Kav. 29-31, Lantai 34, 36-43, Jakarta 12920
Nama AP Lucy Luciana Suhenda
Periode Penugasan KAP Periode Ke 4
Periode Penugasan AP Periode Ke 1
Jasa Audit Fee Audit
Audit Laporan Keuangan Rp5.950.000.000
Jasa Non Audit Fee Non Audit
1. Comfort Letter & AUP Gagal Bayar terkait penerbitan Sustainibility Sukuk 1. 3.500.000.000
2. AUP PSA 62 31 Desember 2024 2. 100.000.000
2. AUP Laporan Hasil Evaluasi Kinerja 31 Desember 2024 3. 100.000.000
3. AUP Kustodian 31 Desember 2024 4. 99.000.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
148 Laporan Tahunan 2024
Page 151
Peringkat
Bagi
Tanggal Jatuh Tempo Status Pembayaran
Hasil
2024 2023
26 Juni 2036 0,55% Belum Lunas - -
24 Juni 2025 6,65%
14 Juni 2026 6,70% Belum Lunas AAA (Pefindo)
Id
-
14 Juni 2027 6,80%
26 Desember 2036 0,55% Belum Lunas - -
Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Indonesia
Telp : (021) 5150515
Faks : (021) 5254153
Website : www.idx.co.id
Jasa yang Diberikan: Jasa Pencatatan Tahunan
INSTITUSI PASAR MODAL
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lt.5
Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Indonesia
Telp : (021)5152855
Faks : (021)52991199
Website : www.ksei.co.id
Jasa yang Diberikan: Pengelolaan Administrasi Efek (Saham dan Sukuk)
PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Lantai 2, Jakarta 10120
Telp : (021)3508077
BIRO ADMINISTRASI EFEK Faks : (021)3508078
Website : www.datindo.com
Jasa yang Diberikan : Jasa Administrasi Saham
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
149
Page 152
PROFIL
PERUSAHAAN
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.
Jl. Suryo No 54,
NOTARIS Kebayoran Baru, Jakarta 12180
Telp: (021)-29236060
Faks: (021)-29236070
PT Fitch Ratings Indonesia
Prudential Tower Lantai 20,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910
Telp : (021) 57957755
Faks : (021) 57957750
Website : www.fitchratings.co.id
Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan
LEMBAGA PEMERINGKAT
PERUSAHAAN PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Panin Tower - Senayan City, Lantai 17,
Jl. Asia Afrika Lot. 19 Jakarta 10270
Indonesia
Telp : (021) 72782380
Faks : (021) 72782370
Website : www.pefindo.com
Jasa yang Diberikan: Pemeringkat Perusahaan
Assegaf Hamzah & Partners
Capital Place Level 36 & 37
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 18, Jakarta Selatan - 12710
Telp : (021) 25557800
Hadiputranto Hadinoto & Partners (HHP Law Firm)
Pacific Century Place Level 35, Sudirman Central Bussiness District Lot 10
Jl. Jend. Sudirman Kav 52 - 53, Jakarta Selatan - 12190
Telp : (021) 29608888
Hotman Paris & Partners
The Kensington Commercial Blok A12
Jl. Bulevard Raya, Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara
Karimsyah
Alamanda Tower, Level 27
KONSULTAN HUKUM Jl. TB. Simatupang Kav.23-24, Jakarta Selatan, 12340
Dewan Syam & Partners Law Firm
Jl. Cempaka Putih Raya No. 13A, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih, Jakarta Pusat 10520
James Purba & Partners
Wisma Nugra Santana, 8 Floor, Suite 1205
Jl. Jend. Sudirman, Kav. 7 - 8, Jakarta Pusat - 10220
Telp : (021) 570 3844
SSF Law Firm and Partners
Gedung Arva Lantai 3
Jl. Cikini Raya No. 60, Jakarta Pusat 10330
Telp : (021) 3905930
Suhendra & Partners
Jl. Pintu Air V No. 53 G, Kel. Pasar Baru, Kec. Sawah Besar, Jakarta Pusat - 10710
Telp : 08111573888
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Gedung Grha BNI
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1, Jakarta Pusat 10220
Telp : (021) 2511946
WALI AMANAT Faks : (021) 2511214
PT Bank Tabungan Negara Indonesia (Persero) Tbk
Menara 2 BTN
Jl. H. R. Rasuna Said No. 1, Jakarta Selatan 12980
Telp : (021) 29069999
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
150 Laporan Tahunan 2024
Page 153
Penghargaan
dan Sertifikasi
Penghargaan
25 April 2024 17 Mei 2024 23 Mei 2024
Islamic Finance Mata Lokal Islamic Global
News (IFN) 2024 Award Finance 2024
Predikat Predikat Predikat
Best Islamic Bank in Indonesia Best CSR Communications Best Islamic Wealth Manager - Indonesia
Pemberi Pemberi Pemberi
IFN Tribun The Digital Banker
23 Mei 2024 13 Juni 2024 9 Juli 2024
Islamic Global Bisnis Indonesia 14th Institutional Investor Corporate
Finance 2024 Awards 2024 Awards 2024
Predikat Predikat Predikat
Best New Islamic Wealth Best Bank Sharia Best Islamic
Management Product of the Year in Indonesia 2024 Finance Awards 2024
Pemberi Pemberi Pemberi
The Digital Banker Bisnis Indonesia Alpha Southeast Asia
9 Juli 2024
14th Institutional Investor Corporate
Awards 2024
Predikat
Best Islamic Wealth Management Bank In
Indonesia
Pemberi
Alpha Southeast Asia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
151
Page 154
PROFIL
PERUSAHAAN
24 Juli 2024 7 Agustus 2024 22 Agustus 2024
IDX Channel Anugerah Katadata Green Gerakan Nasional Cakap Keuangan
ESG 2024 Initiative Awards 2024 (GENCARKAN)
Predikat Predikat Predikat
Penghargaan Utama pada Sektor Keuangan Katadata Green Bank Implementasi Kejar Terbaik
dan Investasi Initiative Awards 2024 Kategori Bank Umum Syariah
Pemberi Pemberi Pemberi
IDX Channel Katadata OJK
3 September 2024 12 September 2024 17 September 2024
7 Most Popular Euromoney Awards Global Islamic Finance
Brand of The Year fo Excellence 2024 Award 2024
Predikat Predikat Predikat
Kategori Indonesia's GIFA Market Leadership Awards
Perbankan Syariah Best Digital Bank 2024 (Perbankan Syariah)
Pemberi Pemberi Pemberi
Jawa Pos Euromoney GIFA
19 September 2024 19 September 2024 17 Oktober 2024
30 World’s Anugerah ESG Detikcom
Most Trustworthy Companies 2024 Republika 2024 Awards 2024
Predikat Predikat Predikat
Kategori Bank Versi Newsweek dari 66 Bank Best Practices in Regulation Compliance Saham Bank Syariah Dengan Pertumbuhan Tertinggi
Dunia
Pemberi Pemberi
Pemberi Republika Detikcom
Newsweek
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
152 Laporan Tahunan 2024
Page 155
22 Oktober 2024 18 September 2024 19 November 2024
Top 20 Financial Institution & Bisnis Indonesia Indonesia Most
The Fiance Awards 2024 Financial Awards 2024 Reputable Companies
Predikat Predikat Predikat
Top 20 Financial The Most Efficient Bank State Owned Bank
Institution 2024 - Bank Syariah - Very Good
Pemberi Pemberi Pemberi
The Finance Bisnis Indonesia SWA
20 November 2024 25 November 2024 10 Desember 2024
CNBC Indonesia Communication CGPI IDX Channel Anugerah
Strategist Awards Award 2024 Inovasi Indonesia 2024
Predikat Predikat Predikat
Corporate Communication The Most Trusted Company Anugerah Utama Hubungan
Strategist Eksternal Wealth Management Performance
Pemberi
Pemberi SWA Pemberi
CNBC IDX Channel
11 Desember 2024 19 Desember 2024 29 Desember 2024
CNBC Indonesia Kumparan Bank Indonesia
Awards 2024 Award Award
Predikat Predikat Predikat
Best in Class Sharia Wealth Management Impact in Sharia Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik
Pemberi Pemberi Pemberi
CNBC Kumparan Bank Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
153
Page 156
PROFIL
PERUSAHAAN
Sertifikasi
17 Desember 2021 – 16 Desember 2024 22 Desember 2022 – 21 Desember 2025 5 Juni 2023 – 4 Juni 2023
SNI ISO 37001: ISO 37301: ISO 22301:2019 Business
2016 Management System 2021 Sistem Manajemen Kepatuhan Continuity Management System
Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh
TUV Nord Chesna BSI
12 September 2023 – 11 September 2026 1 Oktober 2023 – 30 September 2026 4 Februari 2024 – 3 Februari 2027
ISO 9001: ISO 9001: ISO 9001:
2015 Quality Managemet System 2015 Quality Managemet System 2015 Quality Managemet System
Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
IT Operation Group Operations Development Group
Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh
LRQA BSI BSI
24 Maret 2024 – 23 Maret 2027
ISO/IEC 27001:2022
Information Security Management System
Penerima Sertifikasi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Dikeluarkan Oleh
BSI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
154 Laporan Tahunan 2024
Page 157
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
155
Page 158
PROFIL
PERUSAHAAN
Informasi
pada Website
Informasi yang termuat dalam website PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah memenuhi ketentuan yang diatur
oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan
Publik, di antaranya ialah mengenai:
Informasi Umum Informasi Informasi Informasi
Mengenai Emiten atau bagi pemodal Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan Publik atau investor Perusahaan Perusahaan
Penyediaan informasi tersebut juga sebagai implementasi prinsip keterbukaan dalam pengelolaan perusahaan
yang mengacu pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tanggal 30 April 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik. Seluruh informasi tersebut dapat diakses oleh publik melalui situs www.bankbsi.co.id:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
156 Laporan Tahunan 2024
Page 159
Menu Pada Website
INFORMASI UMUM www.bankbsi.co.id
Nama, alamat dan kontak kantor pusat/perwakilan www.bankbsi.co.id
Riwayat singkat perusahaan https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami
Struktur organisasi https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami
Struktur kepemilikan https://www.bankbsi.co.id/company-information/struktur-kepemilikan
Profil Direksi & Dewan Komisaris: https://www.bankbsi.co.id/company-information/
direksi-dewan?corporateType=Dewan%20Direksi
Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite dan Sekretaris Profil Komite:
Perusahaan https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola
Profil Sekretaris:
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/sekretaris_perusahaan
Nama dan alamat: Akuntan publik, pemeringkat efek, wali amanat, biro administrasi
efek:
Nama dan alamat: Akuntan publik, pemeringkat efek, wali
https://www.bankbsi.co.id/company-information/profil-penunjang
amanat, biro administrasi efek, dokumen Anggaran Dasar
Dokumen Anggaran Dasar:
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/anggaran_dasar
INFORMASI BAGI INVESTOR https://ir.bankbsi.co.id/
Prospektus penawaran umum https://ir.bankbsi.co.id/misc/Prospektus/Prospektus-Hijrah.pdf
Laporan Tahunan (5 tahun) https://ir.bankbsi.co.id/annual_reports.html
Laporan Keuangan https://ir.bankbsi.co.id/financial_reports.html
Informasi Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS) paling kurang meliputi bahan mata acara yang
dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS, dan informasi
https://ir.bankbsi.co.id/general_meeting.html
tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS, tanggal
pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah
RUPS diumumkan
Ikhtisar Saham https://ir.bankbsi.co.id/stock_chart_interactive.html
Informasi Obligasi https://ir.bankbsi.co.id/bond_info.html
Informasi Dividen https://ir.bankbsi.co.id/dividend.html
Informasi Aksi Korporasi https://ir.bankbsi.co.id/corporate_action.html
Informasi Fakta Material https://ir.bankbsi.co.id/regulatory_filings.html
INFORMASI TATA KELOLA PERUSAHAAN https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, nominasi&remunerasi
dan Unit Audit Internal https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/audit
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/pemantau_resiko
Pengangkatan/Pemberhentian atau kekosongan Sekretaris
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/sekretaris_perusahaan
Perusahaan serta informasi pendukungnya
Piagam Unit Audit Internal https://ir.bankbsi.co.id/misc/Piagam-Audit-Intern.pdf
Isi Kode Etik https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/kode_etik
Pengangkatan dan pemberhentian Komite Audit https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/audit
Uraian Prosedur Nominasi dan Remunerasi, apabila tidak https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/komite/
dibentuk Komite Remunerasi dan Nominasi nominasi&remunerasi
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/kebijakan_
Kebijakan Manajemen Risiko
management_resiko
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/whistle_
Kebijakan Mekanisme Sistem Pelaporan Pelanggaran
blowing_system
https://www.bankbsi.co.id/company-information/tata-kelola/dokumen/kebijakan_anti_
Kebijakan Anti Korupsi
fraud
INFORMASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr
Lingkungan Hidup https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr
Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr
Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr
Tanggung Jawab Produk dan/atau Layanan serta Informasi
https://www.bankbsi.co.id/company-information/csr
Pendukungnya
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
157
Page 160
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
ATAS KINERJA
BANK
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
158 Laporan Tahunan 2024
Page 161
04
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
159
Page 162
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Secara keseluruhan, BSI menunjukkan kinerja yang sangat baik di tahun 2024, dengan
pencapaian yang melampaui target di hampir semua aspek penting, termasuk aset,
pembiayaan, DPK, dan laba bersih. Keberhasilan ini mencerminkan strategi BSI yang
solid dalam mengelola pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga kualitas aset,
serta meningkatkan efisiensi operasional. Dengan pencapaian yang sangat positif
ini, BSI optimis akan terus memperkuat posisinya di industri perbankan syariah dan
menghadapi tantangan di tahun 2025.
Tinjauan
Perekonomian
Analisis Perekonomian Global
International Monetary Fund (IMF), dalam World Economic Pada 2024, tensi geopolitik Israel-Palestina tereskalasi menjadi
Outlook (WEO) Januari 2025, memproyeksikan pertumbuhan konflik beberapa negara di kawasan Timur Tengah, turut
ekonomi global tahun 2024 sebesar 3,2% year-on-year (yoy), menahan pertumbuhan ekonomi global lebih lanjut. Sebagai
sedikit melambat dibandingkan dengan pertumbuhan tahun kawasan penghasil minyak, konflik tersebut memicu volatilitas
sebelumnya yang tercatat 3,3% yoy. Perlambatan pertumbuhan di pasar komoditas, terutama minyak mentah. Merespon hal
ekonomi global tersebut terutama disebabkan oleh pemulihan tersebut, harga minyak mentah Brent sempat meningkat pada
ekonomi di beberapa negara, terutama di Kawasan Euro Area Oktober 2024 sebagai dampak shock akibat sentimen eskalasi
(EA) dan Asia, yang tidak sesuai dengan prakiraan awal. tensi geopolitik. Namun demikian, secara umum harga komoditas
sepanjang tahun 2024 terus mengalami penurunan, sejalan
Ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh solid, terutama ditopang dengan suplai yang memadai di tengah permintaan yang relatif
oleh permintaan domestik yang kuat, sejalan dengan meredanya masih tertahan. Meredanya disrupsi suplai akibat menurunnya
tekanan inflasi. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di EA intensitas konflik Rusia-Ukraina juga turut mendukung
cenderung tertahan meskipun inflasi dalam tren menurun. terjaganya harga komoditas
Tertahannya pertumbuhan ekonomi EA terutama dipengaruhi
oleh pertumbuhan ekonomi Jerman yang rendah akibat Sejalan dengan perkembangan tersebut, tekanan inflasi global
pelemahan sektor manufaktur dan ekspor, meski konsumsi mulai mulai menurun. Inflasi dalam tren menurun secara gradual,
berada dalam trajektori pemulihan. Sejalan dengan EA, pemulihan termasuk di negara-negara maju seperti AS dan EA. Meski
ekonomi Tiongkok juga terhambat akibat krisis properti yang demikian, risiko inflasi masih perlu diwaspadai, terindikasi
berkepanjangan, meski sejumlah kebijakan ekspansif telah dari kenaikan inflasi yang mulai terjadi lagi pada Triwulan IV
diimplementasikan oleh Pemerintah Tiongkok. Peningkatan net 2024. Tren penurunan inflasi tersebut direspons bank sentral
ekspor Tiongkok di akhir tahun belum cukup untuk mengimbangi di berbagai negara dengan menurunkan suku bunga acuannya.
lemahnya konsumsi dan keyakinan konsumen. India juga tumbuh European Central Bank (ECB) mulai menurunkan suku bunganya
lebih rendah dibandingkan ekspektasi seiring penurunan aktivitas pada Juni 2024, diikuti oleh the Fed yang mulai menurunkan suku
industrinya. Selain itu, Jepang juga mengalami perlambatan bunga acuan pada September 2024. Fed fund rate (FFR) telah
akibat disrupsi pasokan yang bersifat temporer. turun sebesar 100 bps sepanjang 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
160 Laporan Tahunan 2024
Page 163
Penurunan suku bunga tersebut pada awalnya mendorong Inflasi yang rendah diiringi dengan meningkatnya ketidakpastian
aliran modal masuk ke Emerging Markets (EM). Namun demikian, di pasar keuangan mendorong volatilitas nilai tukar Rupiah.
volatilitas dan ketidakpastian di pasar keuangan global kembali Kondisi ini membuat kebijakan moneter domestik tetap berfokus
meningkat menjelang pelaksanaan pemilihan umum di AS, dimana pada pro-stability. Bank Indonesia (BI) merespon dengan
Trump memenangkan pemilihan. Kondisi tersebut mendorong menaikkan BI rate sebesar 25 bps pada April 2024 menjadi
kekhawatiran pasar terkait kebijakan proteksionisme di AS 6,25%. Seiring dengan meredanya tekanan dari global dan
yang dapat memicu kembali perang dagang dan peningkatan menguatnya nilai tukar Rupiah, Bank Indonesia menurunkan
tarif impor, sehingga berpotensi kembali meningkatkan tingkat BI rate pada September 2024 sebesar 25 bps menjadi 6,00%.
inflasi. Ini berdampak pada ekspektasi penurunan FFR yang lebih Namun, volatilitas nilai tukar Rupiah kembali meningkat akibat
gradual, mendorong capital reversal, dan kembali melemahkan ketidakpastian geopolitik dan perekonomian global akibat
nilai tukar beberapa negara. perkembangan politik di AS, sehingga fokus kebijakan moneter
tetap diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah.
Di sisi lain, ketidakpastian yang ditimbulkan akibat eskalasi BI rate dipertahankan pada level 6,00% hingga akhir tahun.
tensi geopolitik dan berbagai peristiwa lainnya meningkatkan Selain itu, BI juga tetap melanjutkan penerapan kebijakan triple
permintaan terhadap aset safe haven, terutama emas. Hal intervention untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, termasuk
tersebut berdampak pada kenaikan harga emas yang cukup melalui optimalisasi instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
signifikan sepanjang 2024. (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas
Bank Indonesia (SUVBI) untuk menarik inflow di pasar sekunder.
Sumber: World Economic Outlook International Monetary Fund, Januari 2025,
Bloomberg
Di sisi lain, nonresiden (investor asing) masih mencatatkan inflow
di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan saham. Outflow terjadi
di pasar SBN pada Triwulan I-2024 dan di pasar saham pada
Analisis Perekonomian Nasional Triwulan II-2024, sementara pada Triwulan III-2024, kedua pasar
mengalami inflow yang konsisten. Namun demikian, baik di pasar
Di tengah tekanan eskalasi tensi geopolitik ekonomi global, saham maupun SBN, kecenderungan outflow kembali terjadi di
perekonomian Indonesia menunjukan resiliensi yang tumbuh Triwulan IV-2024, sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian
stabil pada tahun 2024, sebesar 5,03% yoy. Pertumbuhan global akibat kondisi politik pasca-pemilu di AS.
tersebut utamanya didorong oleh permintaan domestik yang
Sumber:
tetap kuat di tengah kontraksi net ekspor, seiring dengan - Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik, Februari 2025
penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. - Tinjauan Kebijakan Moneter Triwulan IV, Bank Indonesia, Februari 2025
Meskipun pertumbuhan ekonomi domestik juga sedikit
tertahan akibat turunnya permintaan eksternal, yang tercermin
dari kontraksi Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Analisis Industri Perbankan Nasional
sejak awal Triwulan III-2024 hingga November 2024. Namun,
keyakinan konsumen dan pertumbuhan penjualan eceran masih Dinamika perubahan kebijakan moneter sepanjang tahun
kuat, sejalan dengan tetap resiliennya permintaan domestik. 2024 turut mempengaruhi pertumbuhan perbankan nasional.
Di tengah kebijakan moneter yang tetap pro-stability dengan
Terjaganya permintaan domestik juga didukung oleh inflasi yang kenaikan BI Rate sebesar 25 bps pada April 2024, kinerja industri
rendah dan terkendali selama tahun 2024, sehingga menopang perbankan nasional tetap resilien. Kondisi tersebut ditopang
daya beli masyarakat. Penurunan inflasi pada tahun 2024 oleh kebijakan makroprudensial yang pro-growth dan kinerja
terutama didorong oleh meredanya dampak El Nino, sehingga yang terjaga dari para pelaku usaha di tengah ketidakpastian.
suplai pangan cukup terkendali. Selain itu, penyesuaian harga
bahan bakar minyak (BBM) yang sejalan dengan turunnya harga Stabilitas sektor perbankan nasional tetap terjaga di tengah
minyak dunia, serta kebijakan penurunan harga tiket pesawat dinamika ekonomi global dan domestik sepanjang tahun 2024.
dan kereta api, juga turut mendorong turunnya inflasi. Di sisi lain, Kinerja intermediasi perbankan terus mencatat pertumbuhan
naiknya harga emas global mendorong kenaikan harga emas dan positif dengan risiko yang terkendali. Dana Pihak Ketiga (DPK)
perhiasan domestik sehingga mendorong inflasi inti. perbankan tercatat tumbuh 4,49% yoy menjadi Rp8.998 triliun,
dengan giro tumbuh 3,34% yoy, tabungan tumbuh 6,76% yoy, dan
Investasi domestik juga turut menopang pertumbuhan ekonomi. deposito tumbuh 3,52% yoy. Likuiditas perbankan tetap memadai,
Disiplin fiskal yang tetap dijaga di tengah program-program tercermin dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD)
tambahan di Pemerintahan baru turut menopang sentimen sebesar 112,87% dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)
positif untuk menarik investasi. Selain itu, meskipun kinerja sebesar 25,59%, jauh di atas threshold yang ditetapkan. Selain itu,
sektor eksternal relatif tertahan, ketahanan eksternal tetap Liquidity Coverage Ratio (LCR) tercatat 213,23%, mengindikasikan
terjaga, terlihat dari neraca perdagangan yang mencatatkan ketahanan likuiditas yang baik. Ketersediaan likuiditas
surplus sepanjang tahun dan cadangan devisa yang memadai. yang memadai tersebut mendukung pertumbuhan kredit/
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
161
Page 164
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
pembiayaan perbankan. Sejumlah kebijakan makroprudensial Likuiditas perbankan syariah tetap memadai, tercermin dari
BI, seperti Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 154,52%
(KLM) juga ditingkatkan pada tahun 2024 untuk mendorong dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 32,09%,
kredit/pembiayaan kepada sektor prioritas (termasuk hilirisasi, jauh di atas batas minimum. Capital Adequacy Ratio (CAR)
perumahan, pariwisata, dan ekonomi kreatif), serta untuk perbankan syariah tercatat sebesar 25,30%. Profitabilitas
meningkatkan inklusi keuangan dan ekonomi keuangan hijau. perbankan syariah tetap terjaga dengan Return on Assets (ROA)
sebesar 2,04%. Risiko pembiayaan tetap terkendali, dengan rasio
Hingga Desember 2024, kredit perbankan tumbuh 10,30% yoy Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 2,12% dan NPF
mencapai Rp7.995 triliun. Kredit investasi menjadi pendorong nett sebesar 0,79%. Perbankan syariah juga terus beradaptasi
utama dengan pertumbuhan 13,56% yoy, kredit konsumsi dengan penguatan ekosistem keuangan syariah melalui berbagai
tumbuh 10,56% yoy, dan kredit modal kerja tumbuh 8,24% yoy. kebijakan strategis.
Kualitas kredit tetap terkendali, dengan rasio Non-Performing
Loan (NPL) gross sebesar 2,26% dan NPL nett 0,74%. Loan at Untuk memperkuat daya saing dan pengembangan perbankan
Risk (LaR) menunjukkan perbaikan dengan penurunan ke level syariah, OJK telah menetapkan lima fokus utama untuk
9,28%, lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi (9,93% pada pengembangan perbankan syariah periode 2024–2025. Fokus
Desember 2019). Profitabilitas perbankan juga tetap terjaga, tersebut meliputi konsolidasi Bank Syariah, pembentukan
dengan Return on Assets (ROA) mencapai 2,67%. Sementara itu, Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), penyusunan
permodalan perbankan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio pedoman untuk inovasi produk, penguatan peran Bank Syariah
(CAR) sebesar 26,69%, memberikan bantalan yang memadai dalam ekosistem ekonomi syariah, serta peningkatan kontribusi
dalam menghadapi ketidakpastian global. Bank Syariah dalam pengembangan UMKM. Untuk mendukung
strategi ini, OJK telah meluncurkan tiga pedoman produk baru
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan
(OJK), Februari 2025 yang dirancang untuk memperluas dan memperkuat portofolio
produk perbankan syariah. Pedoman tersebut mencakup
Produk Pembiayaan Mudharabah, Implementasi Shariah
Restricted Investment Account (SRIA) dengan akad Mudharabah
Analisis Industri Perbankan Syariah Muqayyadah, serta Implementasi Cash Waqf Linked Deposit
(CWLD). Ketiga pedoman ini diharapkan dapat mendorong
Perbankan syariah menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang inovasi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat posisi
tahun 2024. Total aset perbankan syariah mencapai Rp980,29 perbankan syariah di pasar nasional.
triliun, tumbuh 9,88% yoy dengan pangsa pasar sebesar 7,72%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan
pada Desember 2024. Pembiayaan syariah meningkat 9,92% yoy (OJK), Februari 2025
menjadi Rp643,55 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK)
tumbuh 10,09% yoy menjadi Rp753,6 triliun.
Analisis Posisi BSI dalam Industri Perbankan
Perbandingan kinerja BSI terhadap industri perbankan syariah dan industri perbankan disajikan sebagai berikut.
Tabel Kinerja Industri Perbankan, Industri Perbakan Syariah dan BSI (dalam miliar)
Industri Perbankan Industri Perbankan Syariah BSI
Desember Desember Desember Desember Desember Desember
Kinerja Pertumbuhan Pertumbuhan Pertumbuhan
2024 2023 2024 2023 2024 2023
miliar miliar % miliar miliar % miliar miliar %
Aset 12.690.663 11.983.999 5,90% 980.295 892.163 9,88% 408.613 353.624 15,55%
Pembiayaan 7.994.621 7.248.059 10,30% 643.546 585.461 9,92% 278.481 240.316 15,88%
Pendanaan 8.997.539 8.611.108 4,49% 753.599 684.519 10,09% 327.454 293.776 11,46%
Sumber:
- Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 (diolah)
- Laporan Keuangan BSI Desember 2024 (diolah)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
162 Laporan Tahunan 2024
Page 165
Grafik Pertumbuhan Kinerja Industri Perbankan, Industri Perbankan Syariah dan BSI (dalam %)
18,00%
16,00% 15,55% 15,88%
14,00%
12,00% 11,46%
9,88% 10,30% 9,92% 10,09%
10,00%
8,00%
5,90%
6,00%
4,49%
4,00%
2,00%
0,00%
Aset Pembiayaan Pendanaan/DPK
Industri Perbankan Industri Perbankan Syariah BSI
Kinerja Industri Perbankan Syariah dan BSI menunjukkan 2. Pembiayaan
pertumbuhan positif berdasarkan laporan keuangan per Industri Perbankan menunjukkan pertumbuhan
Desember 2024 dibandingkan dengan Desember 2023. Data pembiayaan 10,30%, dari Rp7.248,06 triliun pada 2023
ini mencakup lima indikator utama, yaitu aset, pembiayaan dan menjadi Rp7.994,62 triliun pada 2024. Industri Perbankan
pendanaan, dengan fokus pada pertumbuhan tahunan (yoy). Syariah mencatat kenaikan 9,92%, dari Rp585,46 triliun
Industri perbankan syariah mengalami peningkatan yang cukup menjadi Rp643,55 triliun, yang menunjukkan peningkatan
signifikan, dengan pertumbuhan aset sebesar 9,88%, pembiayaan penyaluran dana oleh Bank Syariah meskipun masih lebih
sebesar 9,92%, dan pendanaan sebesar 10,09%. Peningkatan rendah dibandingkan bank konvensional. BSI mencatat
ini mencerminkan semakin besarnya peran perbankan syariah pertumbuhan pembiayaan tertinggi, sebesar 15,88%, dari
dalam perekonomian nasional. BSI mencatatkan pertumbuhan Rp240,32 triliun menjadi Rp278,48 triliun, menunjukkan
yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perbankan ekspansi yang lebih agresif dibandingkan industri Perbankan
syariah, terutama dalam aset sebesar 15,55%, pembiayaan Syariah secara keseluruhan.
sebesar 15,88%, dan laba bersih yang melonjak 22,83%. Hal 3. Pendanaan
ini menunjukkan keberhasilan dalam memperluas bisnis, Industri Perbankan mencatat pertumbuhan DPK sebesar
meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan 4,49%, dari Rp8.611,11 triliun menjadi Rp8.997,54 triliun.
strategi keuangan. Secara keseluruhan, perbankan syariah terus Industri Perbankan Syariah mencatat kenaikan 10,09%, dari
berkembang dengan tren positif, dan BSI berhasil mengukuhkan Rp684,52 triliun menjadi Rp753,60 triliun, menunjukkan
posisinya sebagai pemimpin pasar di industri perbankan syariah tingkat kepercayaan yang lebih tinggi terhadap Bank Syariah
Indonesia. Berikut adalah analisis lebih lanjut berdasarkan data dalam penghimpunan dana. BSI mencatat kenaikan DPK
yang ditampilkan. sebesar 11,46%, dari Rp293,78 triliun menjadi Rp327,45
1. Aset triliun, yang mengindikasikan pertumbuhan likuiditas yang
Industri Perbankan mencatat pertumbuhan aset sebesar kuat.
5,90% dari Rp11.983,99 triliun pada Desember 2023
menjadi Rp12.690,66 triliun pada Desember 2024. Industri Secara keseluruhan, industri perbankan nasional mengalami
Perbankan Syariah mengalami kenaikan 9,88%, dari pertumbuhan yang positif di tahun 2024 dengan tingkat
Rp892,16 triliun menjadi Rp980,30 triliun. Pertumbuhan ini ekspansi yang sehat. Perbankan syariah tumbuh lebih pesat
lebih tinggi dibandingkan industri perbankan konvensional. dalam beberapa aspek, terutama dalam penghimpunan dana dan
BSI mencatat pertumbuhan aset 15,55%, lebih tinggi pembiayaan. BSI, sebagai Bank Syariah terbesar di Indonesia,
dibandingkan rata-rata industri perbankan syariah, menunjukkan kinerja yang lebih agresif dengan pertumbuhan
menunjukkan kinerja yang lebih agresif dalam ekspansi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perbankan
bisnis. syariah. Kenaikan ekuitas dan laba bersih yang tinggi di BSI
menunjukkan keberhasilan strategi ekspansi dan peningkatan
profitabilitas.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
163
Page 166
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tinjauan
Operasional
Strategi Bank
Untuk mendorong pengembangan kapabilitas dan pencapaian Untuk mendukung pelaksanaan 5 (lima) fokus strategi di atas, BSI
bisnis, maka fokus strategis yang dijalankan BSI pada tahun 2024 akan melakukan penguatan fundamental enablers yaitu penguatan
adalah sebagai berikut: manajemen organisasi, stabilisasi dan upgrade Core Banking,
1. Pertumbuhan Bisnis yang Sehat dan Sustain peningkatan keamanan siber IT, penguatan keamanan jaringan
BSI akan terus menjalankan strategi yang terbukti dan informasi, melakukan pengembangan dan operasional TI,
memberikan nilai tambah kepada kinerja bank yaitu kerjasama dengan pihak ketiga untuk memenuhi kriteria jaminan
mengelola pertumbuhan pembiayaan secara sehat dan pengamanan dan kerahasiaan data, penyusunan prosedur
sustain, dengan menyasar segmen yang memiliki kualitas Business Continuity Management (BCM), dan implementasi prinsip
baik dengan imbal hasil yang optimal seperti konsumer, Environmental, Social, Governance, Risk and Compliance (ES-GRC)
gadai, dan cicil emas. BSI juga akan terus memperkuat untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
pendanaan dengan meningkatkan akuisisi payroll, tabungan
wadiah, tabungan bisnis, dan tabungan haji serta peningkatan Dalam rangka menggarap potensi pasar global, BSI telah
fee based income. mendirikan Kantor Cabang di Dubai. Selain itu, BSI berencana
2. Optimalisasi DPK dan Liquidity Management akan melakukan pembukaan jaringan kantor luar negeri di Saudi
Untuk menjaga likuiditas di level optimal dengan profitabilitas Arabia dengan tujuan mengoptimalkan bisnis haji dan umrah.
yang terjaga, BSI akan melakukan strategi ekspansi dana Sebagai salah satu strategi optimalisasi likuiditas jangka panjang,
ritel khususnya pada produk tabungan, menjaga konsentrasi BSI akan melakukan penerbitan surat berharga berkelanjutan
deposan inti, dan menggali peluang pendanaan lainnya sebanyak-banyaknya Rp10 triliun yang akan diterbitkan secara
seperti dengan penerbitan sukuk. berkala sesuai dengan kebutuhan Bank. Selain itu, BSI akan
3. Penetrasi Ecosystem menggali peluang untuk tumbuh secara anorganik antara lain
BSI akan mempercepat pertumbuhan bisnis melalui fokus melalui integrasi dengan unit usaha syariah, kolaborasi dengan
penetrasi pada 6 (enam) ecosystem unggulan antara lain pihak ketiga dalam bentuk joint venture, strategic partnership,
household, education, spiritual and charity, government maupun equity participation.
spending, healthcare, dan investment dengan menawarkan
produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan nasabah.
4. Digital and Transaction Banking Aspek Pemasaran
BSI akan terus meningkatkan digitalisasi pada bisnis bank
melalui peningkatan user aktif mobile banking, shifting Strategi Pemasaran
transaksi dari cabang ke channel elektronik dan digital, serta
digitalisasi business process untuk mempercepat SLA layanan Menuju tahun ke 4 (empat) pasca merger dari tiga Bank Syariah
nasabah dan peningkatan fee based income Bank. Selain itu, terbesar di Indonesia, yaitu Bank Syariah Mandiri, BSI Syariah
BSI berusaha untuk menerapkan customer centric organization dan Bank BRI Syariah, Bank Syariah Indonesia (BSI) menajamkan
dengan cara memahami customer profile lebih baik sehingga kehadirannya untuk menjadi Bank Syariah pilihan utama
dapat memberikan solusi produk dan layanan yang lebih masyarakat Indonesia berdampingan dengan bank umum
komprehensif melalui penguatan data analytic, peningkatan lainnya. Kehadiran BSI yang mudah ditemui baik offline maupun
digital adoption, dan intensifikasi terhadap nasabah eksisting. online, maupun melalui materi promosi dan iklan, membuat BSI
5. Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas semakin dikenal di masyarakat.
BSI akan melanjutkan penataan jaringan khususnya penataan
jaringan kantor yang masih berdekatan (overlapping), Saat ini BSI pun sudah meluncurkan superapp baru yaitu Byond
pemerataan sebaran lokasi (coverage), dan evaluasi kantor by BSI yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam
berkinerja rendah. Untuk meningkatkan produktivitas bertransaksi dan menggunakan layanan perbankan. Tahun 2024
pegawai, BSI akan melakukan redeployment pegawai dari BSI menargetkan pertumbuhan Brand Equity ke angka 0.9 dan
unit support/service/operation ke unit bisnis disertai dengan Brand Awareness di angka 21%
upskilling dan reskilling kapabilitas pegawai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
164 Laporan Tahunan 2024
Page 167
Fokus strategi di tahun 2024 juga tetap dilaksanakan sebagai b. BSI Mitraguna Berkah
bentuk keberlanjutan dari strategi tahun sebelumnya: Produk BSI Mitraguna Berkah memiliki target business
1. Mapping Customer yang lebih spesifik yaitu masyarakat Golongan
Mapping Customer dibagi menjadi dua yaitu target business Berpenghasilan Tetap (Golbertap), dalam hal ini terutama
dan target audience. Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMN, maupun
a. Target business merupakan segmen nasabah yang Pegawai Swasta. Aktivitas promosi yang dilakukan lebih
diharapkan bisa menghasilkan contribution margin bersifat direct marketing dan menggunakan targeted
lebih tinggi seperti: ASN, Pegawai BUMN, Pensiunan, media. Aktivitas promosi Below The Line (BTL) yang
Ekosistem Rumah Sakit, Pelaku UMKM dan Profesional. dilakukan diantaranya dengan kunjungan langsung
b. Target audience merupakan kelompok masyarakat yang ke nasabah ataupun ke satuan kerja (satker) instansi
menjadi target utama komunikasi, diantaranya Gen Z, terkait, pelaksanaan event mini expo dengan mengambil
Millennial. tema yang bermanfaat bagi pegawai. Sedangkan untuk
2. Mapping Product Champion promosi Above The Line (ATL) dilakukan melalui office
BSI melakukan strategi pemasaran dengan membuat house lift branding dan untuk promosi digital menggunakan
of strategy yaitu penguatan brand dan pertumbuhan bisnis influencer marketing yang sesuai dengan niche audience
melalui dua pilar strategi yaitu product heroes and socialization. (kolaborasi dengan KOLs) dan digital ads dengan audience
Berikut adalah product heroes yang menjadi fokus strategi targeting.
pemasaran di tahun 2024: c. BSI Griya dan BSI Oto
a. BSI Mobile Produk BSI Griya dan BSI Oto merupakan produk
b. BYOND by BSI pembiayaan dengan target audience yang memiliki
c. Cicil Emas dan Gadai Emas interest pada properti dan otomotif. Aktivitas promosi
d. BSI Griya yang dilakukan melalui Below The Line (BTL) diantaranya
e. BSI Mitraguna Berkah dengan membuat mini expo di mall dan sponsorship
3. Integrated Marketing Communication (IMC) program seperti keikutsertaan BSI Oto pada event
IMC dilakukan berdasarkan strategi mapping customer dan Gaikindo Jakarta Auto Week 2024. Sedangkan untuk
mapping product champion. Aktivitas campaign ‘hero product’ promosi Above The Line (ATL) dilakukan melalui office
dilakukan sesuai dengan target audience maupun target lift branding dan untuk promosi digital menggunakan
business yang telah ditetapkan. Pendekatan IMC dilakukan influencer marketing seperti Bapak2.id pada event
melalui aktivitas promosi terintegrasi seperti campaign Gaikindo Jakarta Auto Week 2024 dan digital ads yang
#LevelUpRamadanmu dan campaign BYOND by BSI. menyasar interest dari target audience.
a. BSI Mobile #LevelUpRamadanmu d. BSI Cicil Emas dan Gadai Emas
Campaign #LevelUpRamadanmu mengangkat produk Produk BSI Cicil Emas dan Gadai Emas memiliki target
BSI Mobile serta BSI Card dengan target audience Gen Z audience yang berada di sub-urban maupun rural area.
dan Millennials. Dilakukan serangkaian aktivitas promosi Untuk menjangkau target audience tersebut, aktivitas
mulai dari Above The Line (ATL) melalui media televisi, promosi dilakukan melalui Above The Line (ATL) yaitu
koran/majalah, videotron/OOH pada public transport radio di kota-kota yang menjadi target promosi dan
dan rute mudik lebaran, serta radio pada kota-kota yang dapat menjangkau rural area.
menjadi target. Kemudian Below The Line (BTL) melalui e. BYOND by BSI
offline event BSI Gema Ramadan (open booth di Masjid) SuperApp terbaru dari BSI yaitu BYOND by BSI memiliki
dan Posko Layanan Mudik BSI (open booth di rest area target audience Gen Z dan Millenials seperti dengan BSI
mudik lebaran), serta didukung kegiatan digital marketing Mobile. Untuk mendorong awareness BYOND by BSI pada
melalui influencer marketing seperti menggunakan brand fase launching, aktivitas promosi dilakukan melalui Above
ambassador yaitu Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah The Line (ATL), Below The Line (BTL) dan digital marketing.
serta melakukan kolaborasi dengan KOLs seperti owner Promosi Above The Line (ATL) dilakukan dengan melalui
Bittersweet By Najla untuk membuat hampers Ramadan out of home media seperti branding public transport dan LED
(brand ambassador dan KOLs), Over The Top (OTT), digital roadside pada lokasi-lokasi strategis di Ibu Kota, branding
ads, publisher, dan social media activation. landmark di kota-kota besar, branding kantor cabang
BSI, branding mobil dan bus transportasi, dan videotron/
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
165
Page 168
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
billboard pada kota-kota strategis. Selain itu, promosi hingga talkshow bersama para ahli. Untuk mendukung
ATL dilakukan melalui sponsorship program televisi, pemberdayaan UMKM, BSI meluncurkan program seperti
koran/majalah, dan radio. SuperApp BYOND by BSI Talenta Wirausaha BSI dan Aceh Muslim Preneur. Keduanya
erat kaitannya dengan digital media, sehingga aktivitas dirancang untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui
promosi melalui digital marketing dilakukan melalui pelatihan bisnis syariah, pendampingan usaha, dan akses
berbagai platform sosial media ads, digital ads, publisher, Over terhadap produk keuangan syariah. Melalui langkah ini, BSI
The Top (OTT), whatsapp blast, dan influencer marketing. berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi syariah
Influencer marketing dilakukan menggunakan Kolaborasi yang inklusif, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM
KOLs dan brand ambassador BSI, diantaranya adalah Atta sebagai pilar penting ekonomi Indonesia. Berbagai inisiatif
Halilintar - Aurel Hermansyah, Ragnar Oratmangoen, dan tersebut merupakan beberapa contoh dari komitmen BSI
Titi Kamal - Christian Sugiono. Promosi melalui Below The dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah
Line (BTL) dilakukan dengan event launching BYOND by di Indonesia, lebih jauhnya, BSI berharap, inisiatif-inisiatif
BSI dan BYONDay pada event car free day di Jakarta, selain besar tersebut dapat menumbuh kembangkan brand BSI ke
itu dilakukan mall activation pada 6 (enam) mall di Jakarta depannya.
untuk mempermudah target audience melakukan aktivasi 5. Brand Ambassador
akun BYOND by BSI. Brand ambassador digunakan untuk meningkatkan brand
4. Event and Activation awareness maupun product awareness audience terhadap BSI.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus Saat ini, BSI memiliki content creator Atta Halilintar, Aurel
berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Hermansyah dan Atlet Sepakbola Ragnar Oratmangoen
syariah dengan berpartisipasi aktif dalam event regulator, sebagai brand ambassador yang aktif mempromosikan
seperti yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan produk-produk BSI. Penggunaan brand ambassador berhasil
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk memperkenalkan meningkatkan impression dan juga engagement audience
layanan keuangan syariah kepada masyarakat. Selain itu, pada digital media serta berhasil meningkatkan pencapaian
BSI juga menggelar signature event berskala besar, seperti bisnis, khususnya seperti produk BSI Tabungan Haji dan
BSI International Expo, yang mendukung penguatan Islamic Kurban yang meningkat setelah dipromosikan oleh Ragnar
Ecosystem. Acara ini menjadi wadah edukasi dan kolaborasi, Oratmangoen.
menghadirkan workshop, pameran produk keuangan syariah,
Pangsa Pasar
BSI sebagai bank syariah, secara khusus menghadapi persaingan dengan seluruh perbankan syariah dan secara umum menghadapi
persaingan dengan seluruh perbankan di Indonesia dalam menentukan penguasaan pasar. Persaingan usaha tersebut antara lain dapat
dilihat berdasarkan aset, pembiayaan, pendanaan.
Tabel Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah (dalam miliar Rupiah)
Pangsa Pasar Kenaikan/
Uraian Desember 2024 Desember 2023
Industri Perbankan Syariah Penurunan
(1) (2) (3) (4) (5) = (3)-(4)
BSI 408.613 353.624 54.989
Aset Industri Perbankan Syariah 980.295 892.163 88.132
Pangsa Pasar 41,68% 39,64% 2,05%
BSI 278.481 240.316 38.165
Pembiayaan Industri Perbankan Syariah 643.546 585.461 58.085
Pangsa Pasar 43,27% 41,05% 2,23%
BSI 327.454 293.776 33.678
Pendanaan/DPK Industri Perbankan Syariah 753.599 684.519 69.080
Pangsa Pasar 43,45% 42,92% 0,53%
Sumber:
- Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 (diolah)
- Laporan Keuangan BSI Desember 2024 (diolah)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
166 Laporan Tahunan 2024
Page 169
Diagram Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2024 (dalam %)
ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK
41,68% 43,27% 43,45%
58,32% 56,73% 56,55%
BSI Industri perbankan syariah
Diagram Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Syariah Desember 2023 (dalam %)
ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK
39,64% 41,05% 42,92%
60,36% 58,95% 57,08%
BSI Industri perbankan syariah
Pada tahun 2024, BSI menunjukkan kinerja yang solid dengan
peningkatan pangsa pasar dari sisi aset, pembiayaan, dan DPK.
- Pangsa pasar aset BSI pada Desember 2024 mencapai - Pangsa pasar DPK BSI mencapai 43,45% pada Desember
41,68%, meningkat dibandingkan Desember 2023 sebesar 2024, meningkat dari Desember 2023 sebesar 42,92%. BSI
39,64%. Aset BSI secara yoy tumbuh mencapai Rp54,99 berhasil menjaga stabilitas penghimpunan dana dengan
triliun, yang mencerminkan strategi efektif BSI dalam strategi inovasi produk dan peningkatan kepercayaan
meningkatkan kapasitas dan daya saing di industri perbankan nasabah melalui layanan yang lebih baik. Hal tersebut
syariah. sejalan dengan pengembangan layanan digital terus
- Pangsa pasar pembiayaan BSI juga mencatatkan menjadi prioritas, termasuk peluncuran fitur-fitur baru pada
pertumbuhan signifikan yaitu mencapai 43,27% pada Superapps BYOND by BSI yang mempermudah transaksi
Desember 2024. Angka ini naik dari 41,05% pada Desember dan meningkatkan kenyamanan nasabah dalam menjalankan
2023. Hal tersebut menunjukkan keberhasilan BSI dalam aktivitas perbankan.
memperluas portofolio pembiayaan ke sektor-sektor
strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di
Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
167
Page 170
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan (dalam miliar Rupiah)
Pangsa Pasar Kenaikan/
Uraian Desember 2024 Desember 2023
Industri Perbankan Penurunan
(1) (2) (3) (4) (5) = (3)-(4)
BSI 408.613 353.624 54.989
Aset Industri Perbankan 12.690.663 11.983.999 706.664
Pangsa Pasar 3,22% 2,95% 0,27%
BSI 278.481 240.316 38.165
Pembiayaan Industri Perbankan 7.994.621 7.248.059 746.562
Pangsa Pasar 3,48% 3,32% 0,17%
BSI 327.454 293.776 33.678
Pendanaan/DPK Industri Perbankan 8.997.539 8.611.108 386.431
Pangsa Pasar 3,64% 3,41% 0,23%
Sumber:
- Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 (diolah)
- Laporan Keuangan BSI Desember 2024 (diolah)
Diagram Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Desember 2024 (dalam %)
ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK
3,22% 3,48% 3,64%
96,78% 96,52% 96,36%
BSI Industri perbankan syariah
Diagram Pangsa Pasar BSI dibandingkan dengan Industri Perbankan Desember 2023 (dalam %)
ASET PEMBIAYAAN PENDANAAN/DPK
2,95% 3,32% 3,41%
97,05% 96,68% 96,59%
BSI Industri perbankan syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
168 Laporan Tahunan 2024
Page 171
Di tengah ketatnya persaingan di industri perbankan syariah, BSI - Pangsa pasar pembiayaan BSI pada Desember 2024
juga menghadapi persaingan dengan seluruh perbankan nasional mencapai 3,48%, naik dari periode yang sama di tahun
di Indonesia. Pada tahun 2024, BSI menunjukkan kinerja yang 2023 yang sebesar 3,32% menunjukkan pertumbuhan dari
solid dengan peningkatan pangsa pasar di tiga indikator utama tahun sebelumnya dikarenakan BSI memperluas portofolio
yaitu aset, pembiayaan, dan DPK. pembiayaan ke sektor-sektor strategis yang mendukung
- Pangsa pasar BSI berdasarkan aset pada industri perbankan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
nasional mencapai 3,22% pada Desember 2024, mengalami - Pangsa pasar DPK BSI mencapai 3,64% pada Desember
peningkatan dibandingkan periode yang sama di tahun 2023. 2024, naik dari periode yang sama di tahun 2023 sebesar
Peningkatan ini mencerminkan strategi efektif BSI dalam 3,41%. Pencapaian ini menggambarkan keberhasilan BSI
meningkatkan kapasitas dan daya saing, bahkan di tengah dalam menjaga stabilitas penghimpunan dana melalui inovasi
persaingan ketat dengan industri perbankan nasional. produk dan peningkatan kepercayaan nasabah.
Penanganan Pengaduan Nasabah
Tata cara penanganan pengaduan nasabah BSI dapat dilihat di bawah ini:
Penanganan Pengaduan Nasabah Nasabah menyampaikan pengaduan secara
Bank Syariah Indonesia lisan melalui BSI Call 14040 dan menerima
nomor pengaduan. Untuk pengaduan
secara tertulis disampaikan melalui seluruh
1 kantor cabang Bank Syariah Indonesia,
Kantor Pusat, BSI Mobile, BYOND by BSI
dan Email: contactus@bankbsi.co.id
Pengaduan nasabah akan diproses oleh unit
2
kerja pengaduan Bank Syariah Indonesia
Nasabah akan menerima informasi
penyelesaian pengaduan maksimal 10 hari
3
kerja dan dapat diperpanjang selama 10
hari kerja berikutnya
Syarat Penyampaian Pengaduan
Jenis Pengaduan Nasabah Perwakilan Nasabah
Lisan Dokumen Pengaduan: Belum
(BSI Call 14040) • Identitas Nasabah yang masih berlaku Diperkenankan
• Dokumen lainnya terkait pengaduan
Tertulis Dokumen Pengaduan:
kantor cabang Bank Syariah Indonesia, • Asli dan fotokopi bukti identitas
Kantor Pusat, BSI Mobile, BYOND by BSI dan perwakilan nasabah yang berlaku
Email: contactus@bankbsi.co.id • Surat kuasa bermaterai yang menyatakan
bahwa nasabah memberikan kewenangan
kepada perseorangan, lembaga, atau
badan hukum yang mewakilinya bertindak
untuk dan atas nama nasabah
• Dokumen lainnya terkait dengan
pengaduan nasabah.
"Penanganan pengaduan juga dapat disampaikan oleh Nasabah melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS), layanan mediasi Bank Indonesia
ataupun Otoritas Jasa Keuangan dengan kondisi pengaduan tersebut telah terlebih dahulu diupayakan penyelesaiannya oleh Bank Syariah Indonesia."
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
169
Page 172
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Pada tahun 2024 terdapat 359.280 pengaduan dengan jenis transaksi yang meliputi 8.390 pengaduan kejahatan eksternal, 12.357
pengaduan produk dan 338.533 pengaduan proses/transaksi dan fasilitas yang seluruhnya telah selesai ditangani.
Tabel Publikasi Penanganan Pengaduan
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jenis Transaksi Jumlah
No
keuangan Pengaduan
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
1. Kejahatan Eksternal 8.390 2,34% - - - - 8.390
2. Produk 12.357 3,44% - - - - 12.357
Proses/Transaksi dan
3. 338.533 94,23% - - - - 338.533
Fasilitas
Total 359.280 100,00% - - - - 359.280
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Pembahasan kinerja per segmen pada laporan tahunan ini disusun sesuai dengan catatan “informasi segmen” yang tersaji pada Laporan
Keuangan Audited BSI.
Segmen Usaha
Hubungan Treasury Banking dan
Corporate Banking Commercial Banking Ritel
Kelembagaan Kantor Pusat
Di tahun 2022, Bank menerapkan perubahan terhadap penyajian segmen operasi yang digunakan dalam laporan kinerja manajemen
internal. Bank telah mengidentifikasi dan mengungkapkan informasi keuangan berdasarkan kegiatan bisnis utama (segmen usaha) yang
terbagi atas kelompok Corporate Banking, Commercial Banking, Hubungan Kelembagaan, Ritel, dan Treasury Banking dan Kantor Pusat.
Segmen Usaha
Corporate Banking
Segmen Corporate Banking melayani badan usaha seperti sehingga menghasilkan sinergi yang saling menguntungkan
BUMN dan anak perusahaannya, lembaga negara, perusahaan antara nasabah dengan BSI. Hal ini menciptakan keunggulan
multinasional, bank dan lembaga keuangan bukan bank kompetitif yang kuat dalam segmen Corporate Banking, dengan
(termasuk modal ventura non-linkage), pembiayaan sindikasi, menjadi mitra strategis bagi target pasarnya yaitu nasabah
perusahaan terbuka, dan perusahaan sekuritas. BUMN dan perusahaan konglomerasi terkemuka di Indonesia.
Keunggulan ini berkat komitmen kami untuk memberikan solusi
Penjelasan masing-masing produk Corporate Banking telah perbankan berbasis prinsip syariah yang inovatif dan fleksibel,
disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah.
Laporan Tahunan ini.
STRATEGI CORPORATE BANKING TAHUN 2024
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI Untuk menghadapi tantangan sekaligus memaksimalkan
CORPORATE BANKING peluang, strategi yang telah dilakukan oleh Corporate Banking
Corporate Banking BSI terus mengembangkan produk, solusi adalah sebagai berikut:
dan layanan untuk dapat menyesuaikan kebutuhan nasabah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
170 Laporan Tahunan 2024
Page 173
1. Fokus pertumbuhan pada nasabah BUMN dan Perusahaan sehingga segmen Retail mampu melakukan penetrasi bisnis
konglomerasi yang sehat dan berkelanjutan, dengan dan memanfaatkan potensi yang ada pada nasabah segmen
tetap menerapkan prinsip kehati-hatian perbankan serta Corporate.
menyalurkan pembiayaan sesuai dengan best practice di 3. Mengembangkan struktur organisasi dan meningkatkan
industri perbankan. kompetensi SDM segmen Corporate Banking agar sejalan
2. Menggarap ekosistem nasabah secara menyeluruh dengan dengan industri dan dapat menangkap peluang bisnis yang
memanfaatkan relationship dengan nasabah yang kuat, ada.
PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS CORPORATE BANKING
Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas Corporate Banking dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut.
Tabel Kinerja Segmen Corporate Banking (jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Pembiayaan 58.719.889 54.541.919 4.177.970 7,66%
NPF % 2,24% 2,79% - (0,55%)
Total Pendanaan/DPK 21.619.859 22.354.117 (734.258) (3,28%)
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 1.076.107 1.187.969 (111.862) (9,42%)
Pendapatan Usaha Lainnya 374.100 358.216 15.884 4,43%
Beban Usaha (151.526) (134.737) (16.789) 12,46%
Beban CKPN (109.297) (336.193) 226.896 (67,49%)
Laba Setelah Zakat dan Pajak 904.526 820.783 83.743 10,20%
Pembiayaan segmen Corporate Banking tahun 2024 sebesar sebesar Rp820,78 miliar. Peningkatan tersebut sejalan dengan
Rp58,72 triliun, meningkat 7,66% dibandingkan dengan tahun pertumbuhan total pembiayaan segmen Corporate Banking
2023 yang sebesar Rp54,54 triliun. Di sisi lain, untuk pendanaan sebesar Rp4,18 triliun di tahun 2024
segmen Corporate Banking tahun 2024 mengalami penurunan
3,28% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dari Rp22,35 PROSPEK USAHA DAN STRATEGI CORPORATE BANKING
triliun pada tahun 2023 menjadi Rp21,62 triliun pada tahun TAHUN 2025
2024. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh turunnya Pada 2025, Corporate Banking akan tetap berfokus pada kegiatan
giro sebesar Rp1,78 triliun. usaha di sektor-sektor menarik dengan kualitas yang baik. Selain
itu, Corporate Banking juga terus mengembangkan proses bisnis
Pendapatan pengelolaan dana bersih segmen Corporate Banking yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan prinsip kehati-
tahun 2024 sebesar Rp1,08 triliun menurun 9,42% dibandingkan hatian sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,19 triliun. Di sisi lain, laba nasabah, dan juga memanfaatkan platform BeWize dalam rangka
setelah zakat dan pajak tahun 2024 sebesar Rp904,53 miliar, mengoptimalkan value chain dan transactional banking nasabah guna
meningkat 10,20% dibandingkan dengan tahun 2023 yang meningkatkan fee based income di tahun 2025 maupun ke depannya.
Commercial Banking
Segmen Commercial Banking melayani badan usaha seperti KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI COMMERCIAL
BUMD dan anak perusahaannya, pemerintah daerah, rumah BANKING
sakit (kecuali diatur dalam produk khusus), perguruan tinggi Keunggulan kompetitif dan inovasi Commercial Banking pada
negeri dan swasta (yayasan yang memiliki perguruan tinggi). tahun 2024 adalah sebagai berikut:
1. Lead Collaboration with MUF in Joint Financing
Penjelasan masing-masing produk Commercial Banking telah Commercial Banking menjadi Business Unit (BU) yang me-lead
disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam pengembangan kerjasama dengan MUF dalam pembiayaan
Laporan Tahunan ini. bersama (joint financing) untuk Segmen Wholesale yaitu
Commercial dan Corporate.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
171
Page 174
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
2. Retail and Consumer Business Collaboration 3 (CB3) untuk dapat dieksplorasi dan diberikan akses
Commercial Banking menjadi entry point dalam hal retail and kepada L2 dari nasabah potensial kelolaan eksisting.
consumer business yang memberikan impact pada DPK dan 2. People Organization
pembiayaan. a. Meningkatkan Kapabilitas Pegawai
3. Hospital Business financing top branding - Pemberian training dan sertifikasi kompetensi wajib
Commercial Banking merepresentasikan BSI sebagai bank perbankan sesuai layer jabatan.
yang advance dalam pengelolaan bisnis pembiayaan Rumah - Bekerjasama dengan Risk Unit Pairing dan BSU
Sakit, dengan portofolio Rp7,82 triliun dan mengelola ± 500 membuat silabus training fokus sektor pembiayaan.
nasabah Rumah Sakit. - Melakukan update mastery focus atas sektor-sektor
4. Highest DPK Impact ekonomi unggulan.
Commercial Banking menjadi business unit pembiayaan, yang b. Reward dan Benefit Pegawai Berprestasi
memberikan impact DPK paling tinggi diantara business unit - Sistem mutasi dan promosi sesuai dengan talent
pembiayaan lainnya dengan average 63% (rasio DPK Pby) pooling yang proper.
selama 2024. - Pemberian reward kepada pegawai berprestasi
sesuai kebutuhan seperti Umroh, Beasiswa dan
STRATEGI COMMERCIAL BANKING TAHUN 2024 lainnya.
Strategi Commercial Banking pada tahun 2024 adalah sebagai 3. Product/Program
berikut: a. Penyempurnaan terus menerus dan dinamis terhadap
1. Target Segment SPB core antara lain SPB Pembiayaan Commercial, SPB
a. Akuisisi Top Player di Indonesia Segmentasi, maupun MP/PTO yang berpengaruh kepada
- Konglomerasi/group usaha non 150 richest. pencapaian bisnis Segmen Commercial.
- Nasabah DPK eksisting non debitur yang potensial b. Pembuatan program Pembiayaan yang potensial (jika
(Berkolaborasi dengan cabang pengelola). diperlukan).
- Entrepreneur yang prominent di masing-masing c. Pembuatan program terkait pricing pembiayaan dan
wilayah RCB/ACB (Local Champion). benefit untuk take over/retensi nasabah.
- Berkolaborasi dengan cabang pengelola nasabah 4. Campaign
wealth/priority yang merupakan entrepreneur. a. Event sponsorship yang merupakan event yang biasa
b. Layer 2 (L2) dari nasabah-nasabah Corporate Business BSI datang dari permohonan nasabah/potensi nasabah/
- Target adalah L2 dari ± 113 nasabah Corporate business community.
Business dengan status lancar/sesuai rekomendasi b. Gathering/vendor gathering
Corporate Business. c. Nasabah/group potensial yang berkolaborasi dengan
- Koordinasi intensif dengan Corporate Business 1 Business Unit terkait lainnya.
(CB1), Corporate Business 2 (CB2), Corporate Business
PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS COMMERCIAL BANKING
Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas Commercial Banking dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut.
Tabel Kinerja Segmen Commercial Banking (jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Pembiayaan 18.497.916 12.969.097 5.528.819 42,63%
NPF % 2,28% 3,05% - (0,78%)
Total DPK 12.013.780 6.990.589 5.023.191 71,86%
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 463.841 360.522 103.319 28,66%
Pendapatan Usaha Lainnya 198.027 104.025 94.002 90,36%
Beban Usaha (215.341) (153.841) (61.500) 39,98%
Beban CKPN (124.951) (133.567) 8.616 (6,45%)
Laba Setelah Zakat dan Pajak 244.558 135.217 109.341 80,86%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
172 Laporan Tahunan 2024
Page 175
Total pembiayaan segmen Commercial Banking tahun 2024 2. Collaboration
sebesar Rp18,50 triliun, meningkat 42,63% dibandingkan tahun a. Kolaborasi wholesale – ritel untuk mengakuisisi potensi
2023 yang sebesar Rp12,97 triliun. Demikian pula dengan total value chain financing dan group nasabah corporate.
pendanaan segmen Commercial Banking yang meningkat 71,86% b. Sinergi percepatan SLA dengan risk pairing group.
dari Rp6,99 triliun di tahun 2023 menjadi Rp12,01 triliun di c. Kerjasama dengan induk untuk sindikasi/club deal.
tahun 2024. Peningkatan pendanaan tersebut dikontribusi dari 3. Expansion
pertumbuhan deposito sebesar Rp3,60 triliun pada tahun 2024. a. Pemisahan Large Comm. menjadi 2 (dua) Departemen
Kebun dan non Kebun.
Pendapatan pengelolaan dana bersih segmen Commercial b. Pembukaan RCB/ACB baru dan pemenuhan SDM-nya.
Banking tahun 2024 sebesar Rp463,84 miliar meningkat 28,66% c. Intensifikasi pada group usaha nasabah eksisting.
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp360,52 miliar. d. Intensifikasi pada nasabah DPK non debitur dan nasabah
Pendapatan usaha lainnya juga mengalami peningkatan sebesar wealth bekerjasama dengan Cabang.
Rp94 miliar atau 90,36% dibandingkan dengan tahun 2023. e. Take over program debitur nasabah top 10 Bank non
induk.
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI COMMERCIAL BANKING 4. Program Based
TAHUN 2025 a. Utilisasi Joint Financing (JF) Wholesale dengan MUF
Prospek usaha dan strategi Commercial Banking dituangkan dalam Syariah.
4 (empat) besaran yang meliputi Optimization, Collaboration, b. Usulan revitalisasi produk supplier financing dan buyer
Expansion dan Program Based. financing BSI.
1. Optimization
a. Optimalisasi kelonggaran tarik fasilitas pembiayaan
yang telah terbentuk.
b. Utilisasi dan akuisisi baru fasilitas SCF BPJS Kesehatan
(potensi defisit anggaran BPJS Kesehatan) dan distributor
financing.
Hubungan Kelembagaan
Segmen Hubungan Kelembagaan saat ini difokuskan untuk STRATEGI HUBUNGAN KELEMBAGAAN TAHUN 2024
pengelolaan dana nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik Strategi Hubungan Kelembagaan pada tahun 2024 adalah
nasabah Institusi yang tidak memiliki fasilitas pembiayaan/ sebagai berikut:
financing line antara lain Kementerian/Lembaga Pemerintah, 1. Meningkatkan customer base dan deepening relationship
Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri, Rumah Sakit dengan nasabah melalui pengembangan kapabilitas
Negeri, BUMD Subsidiaries dan Perusahaan Swasta Terbuka. transactional banking dan perluasan value chain.
2. Mengoptimalkan kerjasama Kementerian Keuangan yang
Penjelasan masing-masing produk Hubungan Kelembagaan telah mempercayakan kepada BSI sebagai Bank Operasional
telah disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam pengelola rekening Kementerian Keuangan (BO1) dan
Laporan Tahunan ini. peningkatan dana pada nasabah Kementerian Negara/
Lembaga beserta seluruh satuan kerja (satker) dan Badan
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI HUBUNGAN Layanan Umum (BLU).
KELEMBAGAAN 3. Peningkatan customer base melalui ekosistem Kementerian
Melalui peningkatan inovasi menjadi sumber utama keunggulan Negara/Lembaga, Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit Negeri
kompetitif dengan terus berinovasi, kebutuhan Kementerian (SBSN, PNBP, Rekening VA, E-Court, dan lain-lain).
dan Lembaga dapat terpenuhi operasionalnya dengan baik 4. Meningkatkan dan mengoptimalisasikan penempatan dana
melalui sinergi dan kolaborasi dengan kelembagaan baik nasabah pareto namun tetap mempertimbangkan risiko
transaksi, operasional dan inovasi yang dapat memberikan nilai konsentrasi nasabah sesuai dengan kebijakan manajemen.
tambah, untuk kolaborasi secara internal dengan group terkait
menciptakan Solusi dan inovatif. Adapun pemanfaatan aplikasi
teknologi yang dapat dilakukan seperti Cash Management System
(CMS), BSI e-Health, BSI Pembayaran Institusi (BPI), Host to Host
(H2H) dan lain-lain.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
173
Page 176
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS HUBUNGAN KELEMBAGAAN
Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas Hubungan Kelembagaan dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut.
Tabel Kinerja Segmen Hubungan Kelembagaan (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Pendanaan/DPK 89.456.637 79.770.650 9.685.987 12,14%
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 550.684 329.935 220.749 66,91%
Beban Usaha (101.896) (84.689) (17.207) 20,32%
Laba Setelah Zakat dan Pajak 341.380 187.206 154.174 82,36%
Total pendanaan segmen Hubungan Kelembagaan tahun 2024 tantangan ke depan masih cukup besar untuk dapat melakukan
sebesar Rp89,46 triliun, meningkat 12,14% dibandingkan dengan kerjasama di Kementerian.
tahun 2023 yang sebesar Rp79,77 triliun. Peningkatan tersebut
terutama berasal dari kontribusi pertumbuhan deposito yang Untuk perguruan tinggi terdapat 63 PTN, 15 Institut Negeri, 44
sebesar Rp7,54 triliun. Pendapatan pengelolaan dana bersih Politeknik, 31 Universitas Islam Negeri, 23 Institut Agama Islam
segmen Hubungan Kelembagaan tahun 2024 sebesar Rp550,68 Negeri, 5 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, 38 Politeknik
miliar meningkat 66,91% dibandingkan dengan tahun 2023 yang Kesehatan dan 179 Perguruan Tinggi Kedinasan yang juga menjadi
sebesar Rp329,94 miliar. Peningkatan laba setelah zakat dan prioritas untuk dapat mengoptimalkan Kerjasama bersama BSI.
pajak sebesar 82,36%, dari Rp187,21 miliar pada tahun 2023
menjadi Rp341,38 miliar pada tahun 2024. Prospek Rumah Sakit Pemerintah terdapat ±1.031 Rumah Sakit
Pemerintah, RSUD, dan Rumah Sakit di bawah Kementerian
Peningkatan produktivitas, pendapatan dan profitabilitas lainnya maupun dibawah TNI/Polri dan BUMN yang masih dapat
segmen Hubungan Kelembagaan sangat dipengaruhi hal-hal memberikan potensi yang baik di 2025.
sebagai berikut:
- Komunikasi yang efektif untuk menghindari miskomunikasi Melalui prospek usaha dalam kelembagaan tersebut strategi
dan memastikan semua pihak berada pada pemahaman yang dapat dilakukan antara lain:
yang sama baik kebutuhan nasabah sampai dengan transaksi 1. Meningkatkan giro transaksi kelembagaan melalui aplikasi
nasabah. Be WIZE dengan targeted Institusi.
- Tingkat kepercayaan kelembagaan terhadap penempatan 2. Meningkatkan pertumbuhan dana khususnya giro
dana dan transaksi ke bank melalui transparansi, konsistensi penempatan dan transaksi melalui optimalisasi Kerjasama
dan pemenuhan komitmen. dengan kelembagaan serta melalui program kelembagaan.
- Koordinasi dan kolaborasi kelembagaan yang baik dapat 3. Memahami kebutuhan nasabah melalui cash in dan cash out
mengoptimalkan kebutuhan transaksi kelembagaan untuk nasabah kelembagaan untuk mengoptimalisasi kebutuhan
memberikan kepuasan terhadap nasabah. yang diharapkan nasabah.
4. Mengoptimalisasikan penempatan dana nasabah
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI HUBUNGAN kelembagaan namun tetap mempertimbangkan risiko
KELEMBAGAAN TAHUN 2025 konsentrasi nasabah sesuai dengan kebijakan manajemen.
Penyaluran belanja APBN Kementerian/Lembaga yang baru 5. Peningkatan customer base kelembagaan melalui ecosystem
didirikan pada Kabinet Baru dalam tahun 2025 terdapat 48 yang telah dilakukan pada Kementerian/Lembaga
Kementerian dan 51.238 Satker diseluruh Indonesia yang Pemerintah, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri,
memiliki potensi untuk dilakukan Kerjasama, baru sekitar 1.640 Rumah Sakit Negeri, BUMD Subsidiaries dan Perusahaan
Satker atau 3.2% yang telah menggunakan layanan BSI, sehingga Swasta Terbuka.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
174 Laporan Tahunan 2024
Page 177
Ritel
Segmen Ritel saat ini meliputi: KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI RITEL
• Ritel Small Medium Enterprise (SME) Keunggulan kompetitif dan inovasi Segmen Ritel antara lain
Melayani badan usaha swasta berbentuk badan hukum dan sebagai berikut:
non badan hukum untuk tujuan produktif, modal kerja dan 1. Contribution margin SME terhadap laba BSI meningkat
investasi. menjadi 8%.
• Ritel Mikro 2. Outstanding SME tumbuh sebesar 12%.
Ditujukan untuk melayani nasabah individual dan pengusaha 3. Kualitas pembiayaan SME terus membaik setiap tahunnya.
mikro, termasuk di dalamnya adalah penyaluran pembiayaan 4. Layanan perbankan yang mudah melalui BYOND by BSI
bersubsidi untuk mendukung program pemerintah dalam dan terjangkau dengan bebas biaya administrasi untuk akad
memberdayakan usaha masyarakat. wadiah.
• Ritel Konsumer
Melayani perorangan untuk tujuan konsumtif/multiguna STRATEGI RITEL TAHUN 2024
(antara lain produk griya, multiguna, kendaraan, pensiunan, Strategi yang dilakukan oleh Segmen Ritel pada tahun 2024
kartu pembiayaan, cicil emas dan gadai emas, pembiayaan antara lain sebagai berikut:
program pemerintah). 1. Optimalisasi potensi bisnis dari 10 ekosistem SME.
2. Pemantauan ketersediaan pipeline dan SLA eksekusi.
Penjelasan masing-masing produk Ritel telah disajikan pada 3. Peningkatan produktivitas pencairan dan perencanaan
bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan kapasitas.
ini. 4. Fokus pada segmen payroll dan pebisnis.
PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS RITEL
Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas segmen Ritel dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut.
Tabel Kinerja Segmen Ritel (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Pembiayaan 201.263.437 172.805.028 28.458.409 16,47%
NPF % 1,76% 1,78% - (0,02%)
Total DPK 205.226.059 185.573.903 19.652.156 10,59%
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 13.455.386 12.349.295 1.106.091 8,96%
Pendapatan Usaha Lainnya 2.257.932 1.679.885 578.047 34,41%
Beban Usaha (6.208.730) (5.495.768) (712.962) 12,97%
Beban CKPN (1.757.475) (2.155.440) 397.965 (18,46%)
Laba Setelah Zakat dan Pajak 5.934.732 4.868.547 1.066.185 21,90%
Total pembiayaan Segmen Ritel tahun 2024 sebesar Rp201,26 triliun, meningkat 16,47% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp172,81 triliun. Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi kontribusi pertumbuhan Ritel Konsumer sebesar Rp21,34 triliun.
Demikian pula dengan pendanaan Segmen Ritel tahun 2024 yang tumbuh 10,59% dari Rp185,57 triliun di tahun 2023 menjadi Rp205,23
triliun di tahun 2024. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pertumbuhan tabungan sebesar Rp15,61 triliun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
175
Page 178
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Pendapatan pengelolaan dana bersih Segmen Ritel tahun 2024 PROSPEK USAHA DAN STRATEGI RITEL TAHUN 2025
sebesar Rp13,46 triliun meningkat 8,96% dibandingkan dengan Prospek usaha dan strategi ke depan tahun 2025 yang dilakukan
tahun 2023 yang sebesar Rp12,35 triliun. Pendapatan usaha oleh Segmen Ritel antara lain sebagai berikut:
lainnya juga mengalami peningkatan sebesar Rp578,05 miliar 1. Optimalisasi yield.
atau 34,41% dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan 2. Meningkatkan dana pihak ketiga dan fee based income.
tersebut berdampak pada peningkatan laba setelah zakat dan 3. Menjaga kualitas pembiayaan.
pajak sebesar 21,90%, dari Rp4,87 triliun pada tahun 2023 4. Optimalisasi pendapatan recovery.
menjadi Rp5,93 triliun pada tahun 2024. 5. Fokus pada tabungan haji untuk nasabah payroll dan
tabungan bisnis melalui segmen pebisnis.
Treasury Banking dan Kantor Pusat
Treasury Banking dan Kantor Pusat merupakan segmen lainnya 2. Bank terbaik sebagai Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS
yang saat ini meliputi: pada KBMI 3 dan 4.
• Treasury Banking 3. Award dari Alpha Southeast Asia sebagai Best Sukuk
Terkait dengan kegiatan treasury Bank termasuk transaksi Mudharabah issuance in SouthEast Asia 2024
valuta asing, money market, fixed income, bisnis perbankan 4. IDX SPPA Award 2024 Rising Star of The Year - Bank Category.
internasional, pasar modal, supervisi Kantor Luar Negeri.
• Kantor Pusat STRATEGI TREASURY BANKING TAHUN 2024
Terkait dengan pengelolaan aset dan liabilitas selain yang Strategi Treasury Banking dan Kantor Pusat pada tahun 2024
telah dikelola oleh segmen operasi lainnya termasuk adalah sebagai berikut:
menerima alokasi biaya atas penyediaan jasa servis secara 1. Memperluas jumlah nasabah dan counterpart serta
sentralisasi kepada segmen lainnya serta pendapatan/biaya meningkatkan volume transaksi sekunder di pasar uang
yang tidak teralokasi ke pelaporan segmen lainnya. syariah dan pasar SBSN dan menjadi market maker di pasar
domestik.
Penjelasan masing-masing produk Treasury Banking dan Kantor 2. Diversifikasi Investasi dan manajemen aktif pada portofolio
Pusat telah disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa pasar uang dan pasar modal untuk meningkatkan yield.
dalam Laporan Tahunan ini. 3. Kolaborasi marketing produk Treasury dengan Divisi Wealth
Management, Corporate Banking dan Jaringan.
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI TREASURY 4. Penerbitan sustainability sukuk sebagai alternatif pendanaan
BANKING stabil Non-DPK.
Pada tahun 2024, Treasury Global Market BSI mendapatkan 5. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui
beberapa penghargaan atas kinerja dan kontribusi di pasar targeted training, forum knowledge sharing dan sertifikasi
keuangan, yaitu: dealer.
1. Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter terbaik dari
Bank Indonesia.
PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS TREASURY BANKING DAN KANTOR PUSAT
Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat dalam dua tahun terakhir disajikan
sebagai berikut.
Tabel Kinerja Segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 1.707.162 1.861.513 (154.351) (8,29%)
Pendapatan Usaha Lainnya 2.726.319 2.062.340 663.979 32,20%
Beban Usaha (5.116.149) (4.380.169) (735.980) 16,80%
Beban CKPN 97.856 2.721 95.135 3.496,32%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
176 Laporan Tahunan 2024
Page 179
Pendapatan pengelolaan dana bersih Segmen Treasury Banking d. Peningkatan kapasitas perdagangan emas, baik digital
dan Kantor Pusat tahun 2024 sebesar Rp1,71 triliun menurun maupun fisik.
8,29% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,86 e. Optimalisasi open posisi pada instrumen sukuk dan
triliun. Sedangkan pendapatan usaha lainnya tahun 2024 pasar uang baik rupiah maupun valas serta diversifikasi
mengalami peningkatan 32,20% dari Rp2,06 triliun pada tahun investasi banking book.
2023 menjadi Rp2,73 triliun pada tahun 2024. f. Meningkatkan volume transaksi sekunder pasar uang
syariah.
PROSPEK USAHA DAN STRATEGI TREASURY BANKING 2. Pendalaman Pasar Keuangan Syariah
TAHUN 2025 a. Pengembangan produk baru antara lain produk
Sesuai financial projection 2025, Treasury (TGM) telah menyusun terstruktur syariah.
strategi inisiatif untuk meningkatkan FBI dan pendapatan b. Pendalaman pasar keuangan syariah bekerja sama
investasi antara lain melalui intensifikasi transaksi pada dengan regulator (BI, OJK) dan Self Regulatory
segmen nasabah prioritas, cross-selling pada segmen wholesale Organization/SRO (Apuvindo).
dan commercial, pengembangan produk-produk Treasury dan c. Penjajakan instrumen pendanaan melalui produk pasar
perdagangan emas, perluasan organisasi marketing treasury, uang, sustainability sukuk dan bilateral financing.
perluasan bisnis treasury di KCLN dan optimalisasi sistem 3. Business process improvement
transaksi treasury. a. Peningkatan kapasitas sistem dan digitalisasi transaksi
1. Mencapai target FBI dan yield pendapatan investasi treasury, baik sukuk maupun forex.
a. Intensifikasi transaksi sukuk sekunder pada segmen b. Pembaharuan kebijakan dan prosedur treasury antara
prioritas. lain efisiensi pengelolaan pagu kas cabang.
b. Perluasan transaksi lindung nilai syariah dengan nasabah c. Simplifikasi proses dalam penetapan treasury line dan
dan bank. aktivitas transaksi sukuk dan forex dengan nasabah.
c. Perluasan organisasi marketing treasury di daerah dan d. Perekrutan dan Pembukaan kelas ODP Treasury.
cross-selling produk treasury pada segmen wholesale dan
commercial serta lisensi bisnis treasury di KCLN Dubai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
177
Page 180
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tinjauan
Keuangan
Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada Kinerja Keuangan
Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2024 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Kinerja keuangan BSI terdiri atas kinerja Laporan Posisi
Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan dan mendapat opini menyajikan Lain, Laporan Arus Kas, Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan
secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Bagi Hasil, Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat, serta
BSI tanggal 31 Desember 2024, serta Laporan laba rugi dan Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan yang disajikan
penghasilan komprehensif lain, laporan arus kas, laporan sebagai berikut.
rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil, laporan sumber dan
penyaluran dana zakat dan laporan sumber dan penggunaan
dana kebajikan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Laporan Posisi Keuangan
Tabel Laporan Posisi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ASET
KAS 8.080.689 5.255.841 2.824.848 53,75%
GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 49.966.279 32.440.778 17.525.501 54,02%
GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 3.752.325 2.219.233 1.533.092 69,08%
Pihak berelasi 128.549 105.240 23.309 22,15%
Jumlah giro dan penempatan pada bank lain 3.880.874 2.324.473 1.556.401 66,96%
Cadangan kerugian penurunan nilai (14.809) (20.745) 5.936 (28,61%)
Bersih 3.866.065 2.303.728 1.562.337 67,82%
INVESTASI PADA SURAT BERHARGA - BERSIH
Pihak ketiga 24.134.169 25.738.013 (1.603.844) (6,23%)
Pihak berelasi 38.117.637 45.563.513 (7.445.876) (16,34%)
Jumlah investasi pada surat berharga 62.251.806 71.301.526 (9.049.720) (12,69%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (35.288) (132.506) 97.218 (73,37%)
Bersih 62.216.518 71.169.020 (8.952.502) (12,58%)
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 12.694 244.074 (231.380) (94,80%)
Pihak berelasi 172.451 187.154 (14.703) (7,86%)
Jumlah tagihan akseptasi 185.145 431.228 (246.083) (57,07%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.851) (4.312) 2.461 (57,07%)
Bersih 183.294 426.916 (243.622) (57,07%)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
178 Laporan Tahunan 2024
Page 181
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PIUTANG
Murabahah
Pihak ketiga 144.205.651 136.391.384 7.814.267 5,73%
Pihak berelasi 66.883 111.712 (44.829) (40,13%)
Jumlah murabahah 144.272.534 136.503.096 7.769.438 5,69%
Istishna
Pihak ketiga 11 30 (19) (63,33%)
Ijarah
Pihak ketiga 188.361 217.241 (28.880) (13,29%)
Pihak berelasi - 1.159 (1.159) (100,00%)
Jumlah ijarah 188.361 218.400 (30.039) (13,75%)
Jumlah piutang 144.460.906 136.721.526 7.739.380 5,66%
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.265.369) (4.361.368) 95.999 (2,20%)
Bersih 140.195.537 132.360.158 7.835.379 5,92%
PINJAMAN QARDH
Pihak ketiga 12.863.002 9.468.085 3.394.917 35,86%
Pihak berelasi 910.782 1.838.996 (928.214) (50,47%)
Jumlah pinjaman qardh 13.773.784 11.307.081 2.466.703 21,82%
Cadangan kerugian penurunan nilai (787.694) (817.917) 30.223 (3,70%)
Bersih 12.986.090 10.489.164 2.496.926 23,80%
PEMBIAYAAN
Mudharabah
Pihak ketiga 937.079 881.133 55.946 6,35%
Pihak berelasi 2.000.000 1.000.000 1.000.000 100,00%
Jumlah mudharabah 2.937.079 1.881.133 1.055.946 56,13%
Cadangan kerugian penurunan nilai (93.488) (49.481) (44.007) 88,94%
Bersih 2.843.591 1.831.652 1.011.939 55,25%
Musyarakah
Pihak ketiga 88.044.668 63.452.727 24.591.941 38,76%
Pihak berelasi 26.142.550 24.763.470 1.379.080 5,57%
Jumlah musyarakah 114.187.218 88.216.197 25.971.021 29,44%
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.145.131) (4.459.696) (685.435) 15,37%
Bersih 109.042.087 83.756.501 25.285.586 30,19%
Jumlah pembiayaan 117.124.297 90.097.330 27.026.967 30,00%
Cadangan kerugian penurunan nilai (5.238.619) (4.509.177) (729.442) 16,18%
Bersih 111.885.678 85.588.153 26.297.525 30,73%
ASET YANG DIPEROLEH UNTUK IJARAH - BERSIH 3.122.255 2.190.107 932.148 42,56%
ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA - BERSIH 7.723.853 5.352.843 2.371.010 44,29%
ASET TIDAK BERWUJUD - BERSIH 2.102.344 1.128.334 974.010 86,32%
ASET PAJAK TANGGUHAN 2.056.727 1.665.694 391.033 23,48%
ASET LAIN-LAIN - BERSIH 4.228.103 3.253.388 974.715 29,96%
JUMLAH ASET 408.613.432 353.624.124 54.989.308 15,55%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
179
Page 182
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER, DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA
Pihak ketiga 856.981 1.144.847 (287.866) (25,14%)
Pihak berelasi 1.662 171.220 (169.558) (99,03%)
858.643 1,316,067 (457,424) (34.76%)
BAGI HASIL YANG BELUM DIBAGIKAN 291.578 255.932 35.646 13,93%
SIMPANAN WADIAH
Giro wadiah
Pihak ketiga 16.260.234 18.023.665 (1.763.431) (9,78%)
Pihak berelasi 2.886.845 2.823.859 62.986 2,23%
Jumlah giro wadiah 19.147.079 20.847.524 (1.700.445) (8,16%)
Tabungan wadiah
Pihak ketiga 55.266.166 47.016.211 8.249.955 17,55%
Pihak berelasi 13.901 10.163 3.738 36,78%
Jumlah tabungan wadiah 55.280.067 47.026.374 8.253.693 17,55%
Jumlah simpanan wadiah 74.427.146 67.873.898 6.553.248 9,66%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro wadiah
Pihak ketiga 173.510 123.984 49.526 39,95%
Pihak berelasi 1.369 1.353 16 1,18%
Jumlah giro wadiah 174.879 125.337 49.542 39,53%
Tabungan wadiah
Pihak ketiga 8.985 7.788 1.197 15,37%
Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (“SIMA”)
Pihak ketiga 2.481.425 1.401.191 1.080.234 77,09%
Pihak berelasi 885.225 226.985 658.240 289,99%
Jumlah Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank
3.366.650 1.628.176 1.738.474 106,77%
(“SIMA”)
Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah
Antarbank (“SIPA”)
Pihak ketiga 400.000 - 400.000 100,00%
Pihak berelasi 200.834 - 200.834 100,00%
Jumlah Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip
600.834 - 600.834 100,00%
Syariah Antarbank (“SIPA”)
Jumlah simpanan dari bank lain 4.151.348 1.761.301 2.390.047 135,70%
LIABILITAS KEPADA BANK INDONESIA 18.417.864 11.900.055 6.517.809 54,77%
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 72.792 287.323 (214.531) (74,67%)
Pihak berelasi 112.353 143.905 (31.552) (21,93%)
Jumlah liabilitas akseptasi 185.145 431.228 (246.083) (57,07%)
UTANG PAJAK 889.642 539.042 350.600 65,04%
LIABILITAS IMBALAN KERJA 534.730 667.264 (132.534) (19,86%)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
180 Laporan Tahunan 2024
Page 183
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 24.045 32.017 (7.972) (24,90%)
LIABILITAS LAIN-LAIN 5.867.830 2.446.107 3.421.723 139,88%
JUMLAH LIABILITAS 105.647.971 87.222.911 18.425.060 21,12%
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro mudharabah
Pihak ketiga 17.421.912 14.835.449 2.586.463 17,43%
Pihak berelasi 19.813.889 17.581.811 2.232.078 12,70%
Jumlah giro mudharabah 37.235.801 32.417.260 4.818.541 14,86%
Tabungan mudharabah
Pihak ketiga 85.414.890 78.088.518 7.326.372 9,38%
Pihak berelasi 375.768 191.667 184.101 96,05%
Jumlah tabungan mudharabah 85.790.658 78.280.185 7.510.473 9,59%
Deposito mudharabah
Pihak ketiga 92.556.398 87.628.737 4.927.661 5,62%
Pihak berelasi 38.122.469 28.356.052 9.766.417 34,44%
Jumlah deposito mudharabah 130.678.867 115.984.789 14.694.078 12,67%
Jumlah giro, tabungan dan deposito mudharabah 253.705.326 226.682.234 27.023.092 11,92%
Sukuk mudharabah subordinasi
Pihak ketiga 140.000 175.000 (35.000) (20,00%)
Pihak berelasi 60.000 25.000 35.000 140,00%
Jumlah sukuk mudharabah subordinasi 200.000 200.000 - 0,00%
Sukuk mudharabah diterbitkan
Pihak ketiga 2.653.063 3.608 2.649.455 73.432,79%
Pihak berelasi 365.500 - 365.500 100,00%
Jumlah sukuk mudharabah diterbitkan 3.018.563 3.608 3.014.955 83.563,05%
Pembiayaan berjangka mudharabah 1.000.000 776.250 223.750 28,82%
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 257.923.889 227.662.092 30.261.797 13,29%
EKUITAS
Modal saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh 23.064.630 23.064.630 - 0,00%
Tambahan modal disetor (3.929.100) (3.929.100) - 0,00%
Keuntungan revaluasi aset tetap 553.440 444.530 108.910 24,50%
Pengukuran kembali program imbalan pasti - setelah
347.644 241.462 106.182 43,97%
pajak
(Kerugian)/Keuntungan yang belum direalisasi atas surat
berharga dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui (56.814) 6.154 (62.968) 1.023,20%
pendapatan komprehensif lain – setelah pajak
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 3.377.462 2.236.713 1.140.749 51,00%
Belum ditentukan penggunaannya 21.684.310 16.674.732 5.009.578 30,04%
JUMLAH EKUITAS 45.041.572 38.739.121 6.302.451 16,27%
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
408.613.432 353.624.124 54.989.308 15,55%
EKUITAS
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
181
Page 184
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Total Aset triliun. Peningkatan piutang didorong oleh pertumbuhan dari
sektor konsumer sebesar Rp2,81 triliun, sektor perdagangan
Total aset tahun 2024 sebesar Rp408,61 triliun, meningkat Rp2,46 triliun dan sektor pertanian Rp1,89 triliun.
15,55% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
Rp353,62 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan Pinjaman Qardh
pembiayaan bersih sebesar Rp26,30 triliun, giro dan penempatan
pada Bank Indonesia sebesar Rp17,53 triliun dan piutang bersih Pinjaman qardh – bersih tahun 2024 sebesar Rp12,99 triliun,
sebesar Rp7,84 triliun. meningkat 23,80% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp10,49 triliun. Peningkatan didominasi oleh gadai emas
Kas yang tumbuh sebesar Rp1,53 triliun atau meningkat 31,32%
dibandingkan dengan tahun 2023.
Kas tahun 2024 sebesar Rp8,08 triliun, meningkat 53,75%
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,26 triliun. Pembiayaan
Peningkatan kas terjadi pada kas besar sebesar Rp1,27 triliun dan
kas ATM Rp933 miliar. Peningkatan seiring dengan penambahan Pembiayaan – bersih tahun 2024 sebesar Rp111,89 triliun,
jumlah mesin ATM selama tahun 2024. meningkat 30,73% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp85,59 triliun. Peningkatan pembiayaan terutama
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia dari sektor konsumer sebesar Rp16,09 triliun, pertanian Rp4,51
triliun, dan jasa usaha Rp4,11 triliun.
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia tahun 2024 sebesar
Rp49,97 triliun, meningkat 54,02% dibandingkan dengan tahun Aset yang Diperoleh Untuk Ijarah – Bersih
2023 yang sebesar Rp32,44 triliun. Peningkatan tersebut
disebabkan penempatan pada Fasbis sebesar Rp28 triliun atau Aset yang diperoleh untuk ijarah – bersih tahun 2024 sebesar
meningkat Rp23,5 triliun dibandingkan dengan tahun 2023. Rp3,12 triliun, meningkat 42,56% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp2,19 triliun. Peningkatan terutama pada
Giro dan Penempatan Pada Bank Lain sektor transportasi sebesar Rp1,18 triliun atau meningkat
sebesar Rp1,15 triliun dibandingkan dengan tahun 2023.
Giro dan penempatan pada bank lain – bersih tahun 2024 sebesar
Rp3,87 triliun, meningkat 67,82% dibandingkan dengan tahun Aset Tetap dan Aset Hak Guna – Bersih
2023 yang sebesar Rp2,30 triliun. Peningkatan terutama dari
SIPA (Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Aset tetap dan aset hak guna – bersih tahun 2024 sebesar
Antar Bank) yang pada tahun 2024 meningkat sebesar Rp2,15 Rp7,72 triliun, meningkat 44,29% dibandingkan dengan tahun
triliun dibandingkan dengan tahun 2023. 2023 yang sebesar Rp5,35 triliun. Peningkatan terutama dari
aset terkait infrastruktur IT sebesar Rp754,41 miliar dan mesin
Investasi pada Surat Berharga ATM dan CRM sebesar Rp487,23 miliar.
Investasi pada surat berharga – bersih tahun 2024 sebesar Aset Tidak Berwujud – Bersih
Rp62,22 triliun, menurun 12,58% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp71,17 triliun. Penurunan investasi pada Aset tidak berwujud – bersih tahun 2024 sebesar Rp2,10 triliun,
surat berharga di tahun 2024 terutama pada instrument SBSN meningkat 86,32% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp6,8 triliun dan sukuk BI sebesar Rp2,8 triliun. sebesar Rp1,13 triliun. Peningkatan didominasi oleh lisensi IT
terkait peningkatan security, upgrade system dan pengembangan
Tagihan Akseptasi aplikasi BYOND by BSI.
Tagihan akseptasi – bersih tahun 2024 sebesar Rp183,29 miliar, Aset Pajak Tangguhan
menurun 57,07% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
Rp426,92 miliar. Penurunan tersebut berasal dari tagihan Aset pajak tangguhan tahun 2024 sebesar Rp2,06 triliun,
akseptasi SKBDN usance impor yang turun sebesar Rp221,53 meningkat 23,48% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
miliar. sebesar Rp1,67 triliun. Penerapan Peraturan Menteri
Keuangan Republik Indonesia (PMK) No. 74 Tahun 2024
Piutang tentang pembentukan cadangan piutang tak tertagih yang
boleh dikurangkan dari penghasilan bruto berdampak pada
Piutang – bersih tahun 2024 sebesar Rp140,19 triliun, meningkat penambahan nilai aset pajak tangguhan tahun 2024.
5,92% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp132,36
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
182 Laporan Tahunan 2024
Page 185
Aset Lain-Lain – Bersih Liabilitas Akseptasi
Aset lain-lain – bersih tahun 2024 sebesar Rp4,23 triliun, Liabilitas akseptasi tahun 2024 sebesar Rp185,15 miliar,
meningkat 29,96% dibandingkan dengan tahun 2023 yang menurun 57,07% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
sebesar Rp3,25 triliun. Peningkatan terutama dari biaya dibayar Rp431,23 miliar. Penurunan yaitu dari kewajiban akseptasi
dimuka sebesar Rp732,20 miliar dan pendapatan pembiayaan SKBDN Usance Impor sebesar Rp220,02 miliar.
dan surat berharga yang akan diterima sebesar Rp178,80 miliar.
Utang Pajak
Total Liabilitas
Utang pajak tahun 2024 sebesar Rp889,64 miliar, meningkat
Total liabilitas tahun 2024 sebesar Rp105,65 triliun, meningkat 65,04% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
21,12% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp87,22 Rp539,04 miliar. Peningkatan terutama dari PPh pasal 25/29
triliun. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan jumlah yang meningkat sebesar Rp450,37 miliar dibandingkan tahun
tabungan wadiah sebesar Rp8,25 triliun, liabilitas kepada Bank 2023.
Indonesia sebesar Rp6,52 triliun dan liabilitas lain-lain sebesar
Rp3,42 triliun. Liabilitas Imbalan Kerja
Liabilitas Segera Liabilitas imbalan kerja tahun 2024 sebesar Rp534,73 miliar,
menurun 19,86% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
Liabilitas segera tahun 2024 sebesar Rp858,64 miliar, menurun Rp667,26 miliar. Penurunan disebabkan realisasi imbalan kerja
34,76% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,32 atas pegawai pensiun ataupun mengundurkan diri di tahun 2024
triliun. Penurunan terutama dari kewajiban transaksi ATM lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2023.
sebesar Rp427,32 miliar.
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Bagi Hasil yang Belum Dibagikan
Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi tahun 2024 sebesar
Bagi hasil yang belum dibagikan tahun 2024 sebesar Rp291,58 Rp24,05 miliar, menurun 24,90% dibandingkan dengan tahun
miliar, meningkat 13,93% dibandingkan dengan tahun 2023 yang 2023 yang sebesar Rp32,02 miliar. Penurunan seiring dengan
sebesar Rp255,93 miliar. Peningkatan terutama dari bagi hasil turunnya outstanding dari komitmen dan kontijensi di tahun
atas deposito yang belum di bagikan yang meningkat sebesar 2024.
Rp36,88 miliar.
Liabilitas Lain-Lain
Simpanan Wadiah
Liabilitas lain-lain tahun 2024 sebesar Rp5,87 triliun, meningkat
Simpanan wadiah tahun 2024 sebesar Rp74,43 triliun, meningkat 139,88% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
9,66% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp67,87 Rp2,45 triliun. Hal tersebut disebabkan di tahun 2024 terdapat
triliun. Pada 2024 tabungan wadiah mengalami peningkatan sebesar kewajiban atas transaksi bancassurance sebesar Rp3,5 triliun.
Rp8,25 triliun atau meningkat 17,55% dibandingkan tahun lalu.
Total Dana Syirkah Temporer
Simpanan dari Bank Lain
Total dana syirkah temporer tahun 2024 sebesar Rp257,92
Simpanan dari bank lain tahun 2024 sebesar Rp4,15 triliun, triliun, meningkat 13,29% dibandingkan dengan tahun 2023
meningkat 135,70% dibandingkan dengan tahun 2023 yang yang sebesar Rp227,66 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan
sebesar Rp1,76 triliun. Peningkatan terdapat pada Sertifikat pertumbuhan jumlah giro, tabungan dan deposito mudharabah
Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) sebesar Rp1,74 triliun sebesar Rp27,02 triliun.
dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah
Antar Bank (SIPA) Rp600,83 miliar. Giro Mudharabah
Liabilitas Kepada Bank Indonesia Giro mudharabah tahun 2024 sebesar Rp37,24 triliun, meningkat
14,86% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,42
Liabilitas kepada Bank Indonesia tahun 2024 sebesar Rp18,42 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi pertumbuhan giro
triliun, meningkat 54,77% dibandingkan dengan tahun 2023 mudharabah dari pihak ketiga sebesar Rp2,59 triliun.
yang sebesar Rp11,90 triliun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
183
Page 186
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabungan Mudharabah Tambahan Modal Disetor
Tabungan mudharabah tahun 2024 sebesar Rp85,79 triliun, Tambahan modal disetor tahun 2024 sebesar Rp3,93 triliun,
meningkat 9,59% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2023
Rp78,28 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi pertumbuhan yang juga sebesar Rp3,93 triliun.
tabungan mudharabah dari pihak ketiga sebesar Rp7,32 triliun.
Keuntungan Revaluasi Aset Tetap
Deposito Mudharabah
Keuntungan revaluasi aset tetap tahun 2024 sebesar Rp553,44
Deposito mudharabah tahun 2024 sebesar Rp130,68 triliun, miliar, meningkat 24,50% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
meningkat 12,67% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp444,53 miliar. Pada tahun 2024 beberapa aset tetap
sebesar Rp115,98 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi yang dimiliki oleh Bank BSI nilainya mengalami peningkatan
pertumbuhan deposito mudharabah dari pihak berelasi sebesar dibandingkan dengan nilai revaluasi sebelumnya.
Rp9,77 triliun.
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti -
Sukuk Mudharabah Subordinasi Setelah Pajak
Sukuk mudharabah subordinasi tahun 2024 sebesar Rp200,00 Pengukuran kembali program imbalan pasti – setelah pajak tahun
miliar, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp347,64 miliar, meningkat 43,97% dibandingkan
2023 yang juga sebesar Rp200,00 miliar. dengan tahun 2023 yang sebesar Rp241,46 miliar.
Sukuk Mudharabah Diterbitkan Keuntungan/(Kerugian) yang Belum Direalisasi Atas
Surat Berharga dalam Kelompok Diukur pada Nilai
Sukuk mudharabah diterbitkan tahun 2024 sebesar Rp3,02 Wajar Melalui Pendapatan Komprehensif Lain
triliun, meningkat 83.563,05% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebesar Rp3,61 miliar. Pada Juni 2024 BSI menerbitkan Kerugian yang belum direalisasi atas surat berharga dalam
sukuk berkelanjutan (ESG) sebesar Rp3 triliun. kelompok diukur pada nilai wajar melalui pendapatan
komprehensif lain – setelah pajak tahun 2024 sebesar Rp56,81
Pembiayaan Berjangka Mudharabah miliar, berbanding terbalik dengan tahun 2023 yang mencatatkan
keuntungan yang belum direalisasi atas surat berharga
Pembiayaan berjangka mudharabah tahun 2024 sebesar Rp1,00 dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui pendapatan
triliun, meningkat 28,82% dibandingkan dengan tahun 2023 komprehensif lain – setelah pajak sebesar Rp6,15 miliar.
yang sebesar Rp776,25 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan
adanya fasilitas line pembiayaan berjangka mudharabah dari Saldo Laba
PT Bank Maybank Indonesia Tbk pada tahun 2024.
Saldo laba tahun 2024 sebesar Rp25,06 triliun, meningkat
Ekuitas 32,52% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp18,91
triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi kenaikan saldo laba
Ekuitas tahun 2024 sebesar Rp45,04 triliun, meningkat 16,27% yang belum ditentukan penggunaannya pada tahun 2024.
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp38,74
triliun. Perolehan laba di tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun
meningkatkan ekuitas Bank.
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Modal ditempatkan dan disetor penuh tahun 2024 sebesar
Rp23,06 triliun, tidak mengalami perubahan dibandingkan
dengan tahun 2023 yang juga sebesar Rp23,06 triliun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
184 Laporan Tahunan 2024
Page 187
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PENDAPATAN PENGELOLAAN DANA
OLEH BANK SEBAGAI MUDHARIB
Pendapatan dari jual beli 13.404.055 12.627.780 776.275 6,15%
Pendapatan dari bagi hasil 8.001.204 5.940.486 2.060.718 34,69%
Pendapatan dari ijarah - bersih 192.124 155.446 36.678 23,60%
Pendapatan usaha utama lainnya 3.700.820 3.528.031 172.789 4,90%
HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL (7.889.029) (5.993.168) (1.895.861) 31,63%
HAK BAGI HASIL MILIK BANK 17.409.174 16.258.575 1.150.599 7,08%
PENDAPATAN USAHA LAINNYA
Pendapatan imbalan jasa perbankan 3.678.362 2.870.774 807.588 28,13%
Keuntungan investasi surat berharga 587.199 242.110 345.089 142,53%
Pendapatan lainnya 1.290.918 1.091.582 199.336 18,26%
Jumlah pendapatan usaha lainnya 5.556.479 4.204.466 1.352.013 32,16%
BEBAN USAHA
Gaji dan tunjangan (5.284.136) (5.035.215) (248.921) 4,94%
Umum dan administrasi (6.342.626) (5.169.938) (1.172.688) 22,68%
Bonus wadiah (586) (1.107) 521 (47,06%)
Lain-lain (166.294) (42.944) (123.350) 287,23%
(11.793.642) (10.249.204) (1.544.438) 15,07%
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif
(1.893.867) (2.622.479) 728.612 (27,78%)
dan non produktif - bersih
LABA USAHA 9.278.144 7.591.358 1.686.786 22,22%
PENDAPATAN NON USAHA - BERSIH 4.312 (2.156) 6.468 300,00%
LABA SEBELUM ZAKAT DAN BEBAN PAJAK 9.282.456 7.589.202 1.693.254 22,31%
ZAKAT (232.061) (189.730) (42.331) 22,31%
BEBAN PAJAK (2.044.507) (1.695.729) (348.778) 20,57%
LABA BERSIH 7.005.888 5.703.743 1.302.145 22,83%
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Keuntungan revaluasi aset tetap 108.910 - 108.910 100,00%
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 136.130 (35.181) 171.311 486,94%
Pajak penghasilan terkait (29.948) 7.739 (37.687) (486,98%)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
(Kerugian)/Keuntungan yang belum direalisasikan atas
surat berharga dalam kelompok diukur pada nilai wajar (92.116) 61.631 (153.747) (249,46%)
melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait 29.148 - 29.148 100,00%
Jumlah penghasilan komprehensif lain bersih setelah
152.124 34.189 117.935 344,95%
pajak
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 7.158.012 5.737.932 1.420.080 24,75%
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 151,88 123,65 28,23 22,83%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
185
Page 188
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank Sebagai Rp1,39 triliun dan bagi hasil giro mudharabah sebesar Rp308,53
Mudharib miliar. Adapun peningkatan bagi hasil atas deposito mudahrabah
dan giro mudharabah tersebut dikarenakan peningkatan DPK
Pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib tahun masing-masing sebesar Rp14,69 triliun dan Rp4,82 triliun.
2024 sebesar Rp25,30 triliun, meningkat 13,69% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp22,25 triliun. Pertumbuhan Pendapatan Usaha Lainnya
pembiayaan musyarakah selama tahun 2024 mendorong
peningkatan pendapatan atas bagi hasil sebesar Rp2 triliun. Pendapatan usaha lainnya tahun 2024 sebesar Rp5,56 triliun,
meningkat 32,16% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
Pendapatan dari Jual Beli sebesar Rp4,20 triliun. Kontribusi terbesar yaitu dari pendapatan
imbalan jasa perbankan yang meningkat meningkat sebesar
Pendapatan dari jual beli tahun 2024 sebesar Rp13,40 triliun, Rp807,59 miliar dibandingkan dengan tahun 2023.
meningkat 6,15% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
Rp12,63 triliun. Pendapatan dari piutang murabahah menjadi Pendapatan Imbalan Jasa Perbankan
faktor utama peningkatan pendapatan dari jual beli dimana pada
tahun 2024 piutang murabahah tumbuh sebesar 5,69% atau Pendapatan imbalan jasa perbankan tahun 2024 sebesar Rp3,68
Rp7,77 triliun. triliun, meningkat 28,13% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp2,87 triliun. Peningkatan pendapatan imbalan jasa
Pendapatan dari Bagi Hasil perbankan terutama dari pendapatan transaksi Bancassurance
sebesar Rp343,48 miliar, pendapatan Rahn Rp146,11 miliar, dan
Pendapatan dari bagi hasil tahun 2024 sebesar Rp8,00 triliun, pendapatan layanan internet banking Rp100,04 miliar.
meningkat 34,69% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp5,94 triliun. Peningkatan pedapatan atas bagi Keuntungan Investasi Surat Berharga
hasil terutama dari pendapatan pembiayaan musyarakah yang
meningkat Rp2 triliun dibandingkan dengan tahun 2023. Keuntungan investasi surat berharga tahun 2024 sebesar
Rp587,20 miliar, meningkat 142,53% dibandingkan dengan
Pendapatan dari Ijarah – Bersih tahun 2023 yang sebesar Rp242,11 miliar. Pendapatan dari
pelepasan surat berharga menjadi faktor utama meningkatnya
Pendapatan dari ijarah – bersih tahun 2024 sebesar Rp192,12 keuntungan investasi surat berharga di tahun 2024, dimana
miliar, meningkat 23,60% dibandingkan dengan tahun 2023 yang mengalami peningkatan sebesar Rp377,24 miliar.
sebesar Rp155,45 miliar. Peningkatan pendapatan ijarah seiring
dengan peningkatan aset ijarah sebesar Rp932,15 miliar atau Pendapatan Lainnya
42,56%.
Pendapatan lainnya tahun 2024 sebesar Rp1,29 triliun,
Pendapatan Usaha Utama Lainnya meningkat 18,26% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp1,09 triliun. Peningkatan terutama dari penerimaan
Pendapatan usaha utama lainnya tahun 2024 sebesar Rp3,70 kembali atas piutang dan pembiayaan yang telah dihapus buku
triliun, meningkat 4,90% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar Rp199,34 miliar.
yang sebesar Rp3,53 triliun. Peningkatan pendapatan yaitu dari
surat berharga sebesar Rp74,15 miliar dan penempatan pada BI Beban Usaha
sebesar Rp46,61 miliar.
Beban usaha tahun 2024 sebesar Rp11,79 triliun, meningkat
Hak Pihak Ketiga Atas Bagi Hasil 15,07% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp10,25
triliun. Peningkatan beban umum dan administrasi sebesar
Hak pihak ketiga atas bagi hasil tahun 2024 sebesar Rp7,89 Rp1,17 triliun menjadi faktor utama atas peningkatan beban
triliun, meningkat 31,63% dibandingkan dengan tahun 2023 usaha di tahun 2024.
yang sebesar Rp5,99 triliun. Peningkatan hak pihak ketiga atas
bagi hasil terutama pada bagi hasil deposito mudharabah sebesar
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
186 Laporan Tahunan 2024
Page 189
Gaji dan Tunjangan Laba Sebelum Zakat dan Beban Pajak
Beban gaji dan tunjangan meningkat sebesar 4,94% yaitu dari Laba sebelum zakat dan beban pajak tahun 2024 sebesar Rp9,28
Rp5,04 triliun di tahun 2023 menjadi Rp5,28 triliun di tahun triliun, meningkat 22,31% dibandingkan dengan tahun 2023
2024. yang sebesar Rp7,59 triliun.
Umum dan Administrasi Zakat
Beban umum dan administrasi tahun 2024 sebesar Rp6,34 Zakat tahun 2024 sebesar Rp232,06 miliar, meningkat 22,31%
triliun, meningkat 22,68% dibandingkan dengan tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp189,73 miliar.
yang sebesar Rp5,17 triliun. Peningkatan antara lain dari beban Zakat adalah sebagian dari harta yang wajib dikeluarkan oleh
promosi Rp223,56 miliar, penyusutan aset tetap & hak guna muzakki (pembayar zakat) untuk diserahkan kepada mustahiq
Rp212,05 miliar dan beban jasa outsourcing Rp108,23 miliar. (penerima zakat). Sumber dana zakat, infaq dan shadaqah berasal
dari Bank dan pihak lain yang diterima Bank untuk disalurkan
Bonus Wadiah kepada pihak yang berhak sesuai dengan prinsip syariah.
Beban bonus wadiah tahun 2024 sebesar Rp586 juta, menurun Beban Pajak
47,06% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,11
miliar. Hal tersebut disebabkan penurunan bonus wadiah atas Beban pajak tahun 2024 sebesar Rp2,04 triliun, meningkat
giro wadiah bank lain sebesar Rp276,36 juta dan penurunan giro 20,57% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,70
wadiah non bank sebesar Rp246,53 juta. triliun.
Lain-Lain Laba Bersih
Beban lain-lain tahun 2024 sebesar Rp166,29 miliar, meningkat Laba bersih tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun, meningkat
287,23% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 22,83% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,70
Rp42,94 miliar. triliun. Hal ini didorong oleh pendapatan margin dan bagi hasil
serta fee based income yang terus tumbuh. Untuk meningkatkan
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset profitabilitas, BSI juga terus melakukan efisiensi serta menjaga
Produktif dan Non Produktif – Bersih kualitas aset yang sehat.
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif dan non Penghasilan Komprehensif Lain
produktif - bersih tahun 2024 sebesar Rp1,89 triliun, menurun
27,78% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp2,62 Penghasilan komprehensif lain tahun 2024 sebesar Rp152,12
triliun. Penurunan tersebut seiring dengan terjaganya kualitas miliar, meningkat 344,95% dibandingkan dengan tahun
pembiayaan selama tahun 2024. Selain itu juga terdapat splitting 2023 yang sebesar Rp34,19 miliar. Peningkatan pendapatan
bucket perhitungan PD LGD pembiayaan KUR dan Non KUR. komprehensif lain terutama dari pengukuran kembali imbalan
kerja sebesar Rp171,31 miliar dan revaluasi aset tahun 2024
Laba Usaha sebesar Rp108,91 miliar.
Laba usaha tahun 2024 sebesar Rp9,28 triliun, meningkat Laba Komprehensif
22,22% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp7,59
triliun. Peningkatan laba usaha sejalan dengan pertumbuhan hak Laba komprehensif tahun 2024 sebesar Rp7,16 triliun, meningkat
bagi hasil milik bank tahun 2024. 24,75% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,74
triliun.
Pendapatan Non Usaha – Bersih
Laba Per Saham Dasar
Pendapatan non usaha - bersih tahun 2024 sebesar Rp4,31
miliar, meningkat 300,00% dibandingkan dengan tahun 2023 Laba per saham dasar tahun 2024 sebesar Rp151,88,
yang sebesar (Rp2,16) miliar. meningkat 22,83 % dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp123,65. Peningkatan laba per saham sejalan dengan
pertumbuhan laba pada tahun 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
187
Page 190
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Laporan Arus Kas
Tabel Laporan Arus Kas (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan jual beli, bagi hasil, ijarah dan usaha utama
25.260.645 22.356.599 2.904.046 12,99%
lainnya
Pembayaran bagi hasil dana syirkah temporer (7.854.159) (5.930.162) (1.923.997) 32,44%
Penerimaan dari pembiayaan dan piutang yang
2.097.759 1.703.364 394.395 23,15%
dihapusbukukan
Penerimaan pendapatan usaha lainnya 4.266.371 3.115.816 1.150.555 36,93%
Pembayaran tantiem (110.228) (91.574) (18.654) 20,37%
Pembayaran beban usaha (14.283.894) (12.698.368) (1.585.526) 12,49%
Penerimaan atas pendapatan nonusaha - bersih 112.287 25.571 86.716 339,12%
Pembayaran pajak penghasilan badan (1.985.972) (1.855.197) (130.775) 7,05%
Pembayaran zakat (268.348) (205.881) (62.467) 30,34%
Penyaluran dana kebajikan (117.028) (80.736) (36.292) 44,95%
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas
7.117.433 6.339.432 778.001 12,27%
operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
(Kenaikan)/penurunan aset operasi:
Surat berharga - diukur pada nilai wajar (1.472.899) (3.972.560) 2.499.661 (62,92%)
Surat berharga jangka pendek lainnya (115.758) (40.287) (75.471) 187,33%
Piutang (7.739.380) (11.834.760) 4.095.380 (34,60%)
Pinjaman qardh (2.466.703) (1.605.472) (861.231) 53,64%
Pembiayaan (27.026.967) (18.465.422) (8.561.545) 46,37%
Tagihan akseptasi 246.083 50.175 195.908 390,45%
Aset yang diperoleh untuk ijarah (932.147) (705.535) (226.612) 32,12%
Aset lain-lain 245.969 (2.886) 248.855 8.622,83%
Kenaikan/(penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera (421.137) 322.716 (743.853) (230,50%)
Simpanan dari nasabah 6.553.248 1.861.641 4.691.607 252,01%
Simpanan dari bank lain 2.390.047 (457.396) 2.847.443 622,53%
Liabilitas akseptasi (246.083) (50.175) (195.908) 390,45%
Utang pajak (99.768) 48.173 (147.941) (307,10%)
Liabilitas lain-lain 3.757.231 283.819 3.473.412 1.223,81%
Kenaikan dana syirkah temporer 27.023.092 30.269.572 (3.246.480) (10,73%)
Kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi 6.812.261 2.041.035 4.771.226 233,77%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
188 Laporan Tahunan 2024
Page 191
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan/pelepasan investasi pada surat berharga 103.380.752 111.080.068 (7.699.316) (6,93%)
Perolehan surat berharga (92.955.821) (120.672.073) 27.716.252 (22,97%)
Hasil penjualan aset tetap 1.274 5.521 (4.247) (76,92%)
Perolehan aset tetap (2.935.755) (826.243) (2.109.512) 255,31%
Perolehan aset tidak berwujud (1.144.967) (991.632) (153.335) 15,46%
Kas bersih (digunakan untuk)/ diperoleh dari aktivitas
6.345.483 (11.404.359) 17.749.842 155,64%
investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (151.913) (134.742) (17.171) 12,74%
Pembayaran dividen (855.561) (426.018) (429.543) 100,83%
Pembayaran pembiayaan berjangka mudharabah (7.778.995) (781.307) (6.997.688) 895,64%
Penerimaan pembiayaan berjangka mudharabah 8.001.935 776.250 7.225.685 930,85%
Pelunasan surat berharga yang diterbitkan - (1.375.000) 1.375.000 (100,00%)
Surat berharga yang diterbitkan 3.015.731 203.759 2.811.972 1.380,05%
Liabilitas kepada Bank Indonesia 6.517.809 11.900.055 (5.382.246) (45,23%)
Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 8.749.006 10.162.997 (1.413.991) (13,91%)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 21.906.750 799.673 21.107.077 2.639,46%
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 40.021.092 39.221.419 799.673 2,04%
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 61.927.842 40.021.092 21.906.750 54,74%
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:
Kas 8.080.689 5.255.841 2.824.848 53,75%
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia 49.966.279 32.440.778 17.525.501 54,02%
Giro dan penempatan pada bank lain 3.880.874 2.324.473 1.556.401 66,96%
JUMLAH 61.927.842 40.021.092 21.906.750 54,74%
Arus Kas dari Aktivitas Operasi sebesar negatif Rp11,40 triliun. Pada tahun 2024 lebih banyak
melakukan penjualan/pelepasan dibandingkan dengan perolehan
Kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi tahun 2024 sebesar surat berharga sehingga kas bersih dari investasi lebih tinggi
Rp6,81 triliun, meningkat 233,77% dibandingkan dengan kas dibandingkan dengan tahun 2023.
bersih dihasilkan dari aktivitas operasi tahun 2023 yang sebesar
Rp2,04 triliun. Peningkatan terutama dari simpanan nasabah Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
sebesar Rp4,69 triliun dan pendapatan penerimaan jual beli, bagi
hasil, ijarah dan usaha utama lain sebesar Rp2,90 triliun. Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2024
sebesar Rp8,75 triliun, menurun 13,91% dibandingkan dengan
Arus Kas dari Aktivitas Investasi kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2023
yang sebesar Rp10,16 triliun. Liabilitas kepada Bank Indonesia
Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi tahun 2024 sebesar di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar Rp5,38 triliun
Rp6,35 triliun, berbanding terbalik dengan tahun 2023 yang dibandingkan dengan tahun 2023 menjadi penyebab penurunan
mencatatkan kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi arus kas aktivitas pendanaan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
189
Page 192
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil
Tabel Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Hasil (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib 25.298.203 22.251.743 3.046.460 13,69%
Pengurangan
Pendapatan tahun berjalan yang kas atau setara kasnya
belum diterima:
Pendapatan dari jual beli (620.300) (623.425) 3.125 (0,50%)
Pendapatan bagi hasil (79.292) (44.429) (34.863) 78,47%
Pendapatan amortisasi dari selisih nilai perolehan surat
(75.137) (104.229) 29.092 (27,91%)
berharga dibanding nilai nominal
Pendapatan dari ijarah - bersih (33.132) (29.685) (3.447) 11,61%
Pendapatan usaha utama lainnya (979.776) (889.375) (90.401) 10,16%
(1.787.637) (1.691.143) (96.494) 5,71%
Penambahan
Pendapatan tahun sebelumnya yang kas atau setara
kasnya diterima pada tahun berjalan:
Pendapatan dari jual beli 623.425 588.556 34.869 5,92%
Pendapatan bagi hasil 44.429 25.972 18.457 71,06%
Pendapatan amortisasi dari selisih nilai perolehan surat
104.229 43.778 60.451 138,09%
berharga dibanding nilai nominal
Pendapatan dari ijarah - bersih 29.685 20.093 9.592 47,74%
Pendapatan usaha utama lainnya 889.375 898.140 (8.765) (0,98%)
1.691.143 1.576.539 114.604 7,27%
Pendapatan yang tersedia untuk bagi hasil 25.201.709 22.137.139 3.064.570 13,84%
Hak bagi hasil milik Bank (17.312.680) (16.143.971) (1.168.709) 7,24%
Hak pihak ketiga atas bagi hasil 7.889.029 5.993.168 1.895.861 31,63%
Dirinci atas:
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang sudah
7.597.451 5.737.236 1.860.215 32,42%
didistribusikan
Hak pemilik dana atas bagi hasil yang belum
291.578 255.932 35.646 13,93%
didistribusikan
Jumlah 7.889.029 5.993.168 1.895.861 31,63%
Pendapatan Pengelolaan Dana Sebagai Mudharib Pendapatan Tahun Berjalan yang Kas atau Setara
Kasnya Belum Diterima
Pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudharib tahun
2024 sebesar Rp25,30 triliun, meningkat 13,69% dibandingkan Pendapatan tahun berjalan yang kas atau setara kasnya belum
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp22,25 triliun. Peningkatan diterima tahun 2024 sebesar Rp1,79 triliun, meningkat 5,71%
terbesar terdapat pada pendapatan dari bagi hasil sebesar dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,69 triliun.
Rp2,06 triliun atau 34,69% dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan pendapatan
usaha utama lainnya sebesar Rp90,40 miliar.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
190 Laporan Tahunan 2024
Page 193
Pendapatan Tahun Sebelumnya yang Kas atau Hak Bagi Hasil Milik Bank
Setara Kasnya Diterima pada Tahun Berjalan
Hak bagi hasil milik bank tahun 2024 sebesar Rp17,31 triliun,
Pendapatan tahun sebelumnya yang kas atau setara kasnya meningkat 7,24% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
diterima pada tahun berjalan tahun 2024 sebesar Rp1,69 triliun, Rp16,14 triliun.
meningkat 7,27% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar
Rp1,58 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan Hak Pihak Ketiga atas Bagi Hasil
pendapatan amortisasi dari selisih nilai perolehan surat berharga
dibanding nilai nominal. Hak pihak ketiga atas bagi hasil tahun 2024 sebesar Rp7,89
triliun, meningkat 31,63% dibandingkan dengan tahun 2023
Pendapatan yang Tersedia Untuk Bagi Hasil yang sebesar Rp5,99 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan
pertumbuhan deposito mudharabah dan giro mudharabah.
Pendapatan yang tersedia untuk bagi hasil tahun 2024 sebesar
Rp25,20 triliun, meningkat 13,84% dibandingkan dengan tahun
2023 yang sebesar Rp22,14 triliun. Peningkatan tersebut sejalan
dengan pertumbuhan pendapatan pengelolaan dana sebagai
mudharib.
Laporan Sumber dan Penyaluran Dana Zakat
Laporan Sumber dan Penyaluran dana Zakat (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Sumber dana zakat
Internal bank 232.061 189.730 42.331 22,31%
Eksternal bank
Pegawai 36.452 33.041 3.411 10,32%
Nasabah dan umum 38.743 34.731 4.012 11,55%
307.256 257.502 49.754 19,32%
Penyaluran dana zakat
Disalurkan ke lembaga lain (268.348) (205.881) (62.467) 30,34%
Penurunan dana zakat 38.908 51.621 (12.713) (24,63%)
Saldo awal dana zakat 196.774 145.153 51.621 35,56%
Saldo akhir dana zakat 235.682 196.774 38.908 19,77%
Zakat pegawai, nasabah, dan umum merupakan zakat yang dibayarkan secara individu melalui platform E-Channel Bank dan akan
disalurkan ke lembaga pengelola zakat.
Sumber Dana Zakat Penyaluran Dana Zakat
Sumber dana zakat tahun 2024 sebesar Rp307,26 miliar, Penyaluran dana zakat tahun 2024 sebesar Rp268,35 miliar,
meningkat 19,32% dibandingkan dengan tahun 2023 yang meningkat 30,34% dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp257,50 miliar. Peningkatan tersebut terutama sebesar Rp205,88 miliar. Dana zakat BSI disalurkan melalui
disebabkan pertumbuhan sumber dana zakat dari internal bank Lembaga dan Badan Amil zakat.
sebesar Rp42,33 miliar.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
191
Page 194
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan
Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan (dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2024 2023
Nominal %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Sumber dana kebajikan
Infaq dan shadaqah 84.691 63.947 20.744 32,44%
Denda 21.972 17.915 4.057 22,65%
Pendapatan non halal 1.240 1.733 (493) (28,45%)
Lainnya 4.094 - 4.094 100,00%
111.997 83.595 28.402 33,98%
Penggunaan dana kebajikan
Sumbangan (117.028) (80.736) (36.292) 44,95%
(Penurunan)/kenaikan dana kebajikan (5.031) 2.859 (7.890) (275,97%)
Saldo awal dana kebajikan 9.907 7.048 2.859 40,56%
Saldo akhir dana kebajikan 4.876 9.907 (5.031) (50,78%)
Sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 123/DSN-MUI/XI/2018, yang sebesar Rp83,60 miliar. Peningkatan tersebut terutama
Dana Kebajikan berasal dari Dana yang Tidak Boleh Diakui disebabkan kenaikan infaq dan shadaqah pada tahun 2024
Sebagai Pendapatan (Dana TBDSP), di antaranya adalah sebagai sebesarRp20,74 miliar.
berikut:
1. Transaksi tidak sesuai dengan prinsip syariah yang tidak Penggunaan Dana Kebajikan
dapat dihindarkan termasuk pendapatan bunga (riba).
2. Transaksi syariah yang tidak terpenuhi ketentuan dan Penggunaan dana kebajikan tahun 2024 sebesar Rp117,03
batasannya (rukun dan/atau syaratnya). miliar, meningkat 44,95% dibandingkan dengan tahun 2023
3. Dana sanksi (denda) karena tidak memenuhi kewajiban yang sebesar Rp80,74 miliar. Hal tersebut disebabkan kenaikan
sesuai kesepakatan. sumbangan pada tahun 2024.
4. Dana yang tidak diketahui pemiliknya, diketahui pemiliknya
tetapi tidak ditemukan atau diketahui pemiliknya tetapi biaya
pengembaliannya lebih besar dari jumlah dana tersebut. Laporan Distribusi Bagi Hasil
Dana kebajikan terdiri dari dana sosial yang berasal dari denda/ Selama tahun 2023-2024 distribusi bagi hasil untuk aktivitas
penalti, transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah serta penghimpunan dan penyaluran dana dapat dilihat pada tabel di
infaq dan shadaqah yang berasal dari E-Channel. Infaq dan shadaqah bawah ini.
adalah harta yang diberikan secara sukarela oleh pemiliknya,
baik yang peruntukannya dibatasi (ditentukan) maupun Penghimpunan Dana
tidak dibatasi. Lainnya terdiri dari rekening penampungan
angsuran pembiayaan, kewajiban kepada pihak ketiga, rekening Total saldo rata-rata penghimpunan dana tahun 2024
administrasi, perantara hasil kliring dan lainnya. sebesar Rp231,61 triliun dengan total pendapatan yang akan
dibagihasilkan sebesar Rp1,74 triliun. Sedangkan total saldo
Sumber Dana Kebajikan rata-rata penghimpunan dana tahun 2023 sebesar Rp208,43
triliun dengan total pendapatan yang akan dibagihasilkan
Total sumber dana kebajikan tahun 2024 sebesar Rp111,99 sebesar Rp1,57 triliun.
miliar, meningkat 33,98% dibandingkan dengan tahun 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
192 Laporan Tahunan 2024
Page 195
Tabel Laporan Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Tahun 2024
Net Revenue Sharing Profit Sharing
Porsi Pemilik Dana Porsi Pemilik Dana
Jenis Penghimpunan Pendapatan Pendapatan
Saldo Rata- Indikasi Saldo Rata- Indikasi
Yang Akan Jumlah Yang Akan Jumlah
Dana Rata Nisbah Rate of Rata Nisbah Rate of
Dibagihasilkan Bagi Dibagihasilkan Bagi
(%) Return (%) Return
Hasil Hasil
(%) (%)
A B C D E A B C D E
1. Liabilitas kepada
297.754 2.231 20,44 456 1,84 - - - - -
bank lain
2. Giro mudharabah 35.781.434 268.101 43,07 115.482 3,87 - - - - -
3. Tabungan
78.679.701 589.527 5,71 33.675 0,51 - - - - -
mudharabah
4. Deposito
112.646.493 844.033 - 221.594 - - - - - -
mudharabah
a. 1 Bulan 61.879.491 463.648 25,19 116.783 2,26 - - - - -
b. 3 Bulan 29.533.162 221.285 27,69 61.275 2,49 - - - - -
c. 6 Bulan 12.711.555 95.245 28,15 26.814 2,53 - - - - -
d. 12 Bulan 8.522.285 63.855 26,19 16.722 2,35 - - - - -
5. Surat berharga
3.200.000 26.397 68,52 18.086 6,78 - - - - -
yang diterbitkan
6. Pembiayaan yang
1.000.000 7.493 75,63 5.667 6,80 - - - - -
diterima
Jumlah 231.605.382 1.737.782 - 394.960 - - - - - -
Tabel Laporan Distribusi Bagi Hasil Penghimpunan Dana Tahun 2023
Net Revenue Sharing Profit Sharing
Porsi Pemilik Dana Porsi Pemilik Dana
Jenis Penghimpunan Pendapatan Pendapatan
Saldo Rata- Indikasi Saldo Rata- Indikasi
Dana Yang Akan Jumlah Yang Akan Jumlah
Rata Nisbah Rate of Rata Nisbah Rate of
Dibagihasilkan Bagi Dibagihasilkan Bagi
(%) Return (%) Return
Hasil Hasil
(%) (%)
A B C D E A B C D E
1. Liabilitas kepada
389.564 2.930 20,31 595 1,83 - - - - -
bank lain
2. Giro mudharabah 30.295.642 227.875 46,97 107.044 4,24 - - - - -
3. Tabungan
72.646.672 546.426 7,53 41.172 0,68 - - - - -
mudharabah
4. Deposito
104.125.452 783.200 - 211.707 - - - - - -
mudharabah
a. 1 Bulan 59.224.732 445.471 26,74 119.118 2,41 - - - - -
b. 3 Bulan 26.030.204 195.791 27,68 54.186 2,50 - - - - -
c. 6 Bulan 8.308.741 62.496 28,10 17.559 2,54 - - - - -
d. 12 Bulan 10.561.775 79.442 26,24 20.844 2,37 - - - - -
5. Surat berharga
200.000 1.504 87,57 1.317 7,90 - - - - -
yang diterbitkan
6. Pembiayaan yang
776.250 5.839 71,45 4.172 6,45 - - - - -
diterima
Jumlah 208.433.580 1.567.774 - 366.007 - - - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
193
Page 196
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Penyaluran Dana
Total saldo rata-rata penyaluran dana tahun 2024 sebesar Rp290,48 triliun dengan total pendapatan yang akan dibagihasilkan sebesar
Rp2,09 triliun. Sedangkan total saldo rata-rata penyaluran dana tahun 2023 sebesar Rp260,63 triliun dengan total pendapatan yang
akan dibagihasilkan sebesar Rp1,85 triliun.
Tabel Laporan Distribusi Bagi Hasil Penyaluran Dana (dalam jutaan Rupiah)
2024 2023
Pendapatan Yang Pendapatan Yang
Jenis Penyaluran Dana Saldo Rata- Rata Saldo Rata- Rata
Akan Dibagihasilkan Akan Dibagihasilkan
A B A B
Penempatan pada bank lain 578.681 69 349.737 -
Surat berharga yang dimiliki 42.918.753 238.435 47.197.896 246.704
Piutang murabahah 133.680.881 1.107.156 127.477.713 1.049.102
Piutang istishna 13 10 32 8
Piutang multijasa 173.810 1.535 207.950 1.975
Pembiayaan gadai - - - -
Pembiayaan mudharabah 2.702.825 10.065 1.770.933 6.591
Pembiayaan musyarakah 107.209.841 711.969 81.363.476 530.526
Pembiayaan sewa 3.214.823 19.841 2.260.540 14.527
Pembiayaan lainnya - - - -
Total 290.479.627 2.089.080 260.628.277 1.849.433
Kemampuan Membayar Utang dan Kolektibilitas Piutang
Kemampuan Membayar Utang
Perlindungan Hak Kreditur Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
(Likuiditas)
BSI memiliki kebijakan terkait pemenuhan hak-hak kreditur,
salah satunya melalui hak pemegang sukuk mudharabah. Hak Likuiditas Bank dipengaruhi oleh struktur pembiayaan, likuiditas
pemegang sukuk mudharabah adalah paripassu (setara), tanpa aset, kewajiban dengan pihak ketiga, dan komitmen pembiayaan
hak preferen, dengan hak-hak kreditur BSI lainnya, baik yang ada kepada debitur. Kecukupan likuiditas Bank dapat dilihat dari
saat ini maupun yang akan ada di masa depan, kecuali hak-hak Rasio Pembiayaan terhadap Pendanaan (Financing to Deposit
kreditur BSI yang dijamin secara khusus dengan kekayaan BSI, Ratio/FDR). Perhitungan rasio FDR mengacu kepada Surat Edaran
baik yang telah ada maupun yang akan ada. Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 10/SEOJK.03/2020
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Syariah dan
Perlindungan terhadap kreditur mencakup kewajiban BSI Unit Usaha Syariah.
untuk membayar seluruh jumlah uang kepada pemegang
sukuk mudharabah, yang terdiri dari dana sukuk mudharabah,
pendapatan bagi hasil, dan denda keterlambatan (jika ada).
Pembayaran tersebut wajib dilakukan pada tanggal pembayaran
kembali dana sukuk mudharabah dan tanggal pembayaran
pendapatan bagi hasil, sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian
perwaliamanatan sukuk mudharabah (mana yang relevan).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
194 Laporan Tahunan 2024
Page 197
Tabel Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek (dalam %)
Uraian 2024 2023 Kenaikan/Penurunan
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3)
Financing to Deposit Ratio (FDR) 84,97% 81,73% 3,24%
FDR tahun 2024 sebesar 84,97%, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 81,73%. Hal tersebut menunjukkan bahwa
penyaluran dana (pembiayaan) di tahun 2024 lebih optimal dibandingkan tahun 2023 sehingga pertumbuhan pembiayaan lebih tinggi
sebesar Rp38,15 triliun atau 15,89% dibandingkan dengan peningkatan DPK sebesar Rp33,68 triliun atau 11,46% secara year on year.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Solvabilitas)
Bank mengukur solvabilitas melalui rasio kecukupan permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR). Bank memastikan kecukupan modal
untuk dapat memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional. Perhitungan rasio CAR mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 21/POJK.03/2014 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum Syariah.
Tabel Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (dalam %)
Uraian 2024 2023 Kenaikan/Penurunan
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3)
Capital Adequacy Ratio (CAR) 21,40% 21,04% 0,36%
CAR tahun 2024 sebesar 21,40%, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 21,04%. Peningkatan perolehan laba bersih
pada tahun 2024 menjadi faktor peningkatan modal. Rasio ini juga menunjukkan solvabilitas Bank baik karena telah melebihi minimal
requirement rasio CAR dari Regulator sehingga mampu mengantisipasi seluruh risiko baik risiko kredit, risiko pasar maupun risiko
operasional.
Kemampuan Membayar Utang dari Efek - Efek yang Diterbitkan
Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan BSI yaitu sukuk. Efek yang
diterbitkan secara rutin dinilai oleh lembaga pemeringkatan guna mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat ditentukan oleh
kemampuan perusahaan penerbit efek dalam membayar efek nya pada saat jatuh tempo dan kemampuannya membayar bunga atau
kupon selama jangka waktu penerbitan efek tersebut.
Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek Yang Diterbitkan
Peringkat
Uraian
2024 2023
Sukuk Mudharabah Subordinasi Jangka Menengah PT Bank Syariah Indonesia, Tbk
AA (sy) oleh (Pefindo) AA (sy) oleh (Pefindo)
Tahun 2023 id id
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I
AAA oleh (Pefindo) -
Tahun 2024 Id
Tabel Arti Peringkat
Lembaga Pemeringkat Peringkat Arti Peringkat
Peringkat tertinggi, menunjukkan bahwa penerbit memiliki kemampuan sangat tinggi untuk
AAA
Id
memenuhi kewajiban keuangan.
Pefindo
ringkat tinggi, menunjukkan kemampuan penerbit untuk membayar utang sangat baik, tetapi
AA
Id
sedikit lebih rendah dibandingkan AAA
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
195
Page 198
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Kolektibilitas Piutang
Perhitungan rasio pembiayaan bermasalah Bank pada tahun 2024 dan 2023 mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.10/
SEOJK.03/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Tabel Rasio Pembiayaan Bermasalah Bank (dalam %)
Uraian 2024 2023 Kenaikan/Penurunan
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3)
Non Performing Financing (NPF) Gross 1,90% 2,08% (0,18%)
Non Performing Financing (NPF) Nett 0,50% 0,55% (0,05%)
NPF gross (sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai) pada tahun 2024 sebesar 1,90%, mengalami perbaikan 0,18%
dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 2,08%. Sedangkan NPF nett turun 0,05%, dari 0,55% pada tahun 2023 menjadi 0,50%
di tahun 2024. Kualitas pembiayaan yang terjaga dan penyaluran pembiayaan yang selektif di tahun 2024 berdampak pada penurunan
atau perbaikan rasio NPF.
Analisis Kualitas Aset Produktif
Pada tahun 2024 total aset produktif pihak terkait dan pihak tidak terkait BSI sebesar Rp346,58 triliun, meningkat 9,35% dibandingkan
dengan tahun 2023 yang sebesar Rp316,95 triliun. Peningkatan aset produktif didominasi oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar
Rp38,17 triliun.
Komposisi aset produktif tahun 2024 yang termasuk dalam kategori lancar sebesar Rp336,33 triliun, dalam perhatian khusus sebesar
Rp4,97 triliun, kurang lancar sebesar Rp1,32 triliun, diragukan sebesar Rp684,44 miliar, dan macet sebesar Rp3,27 triliun.
Tabel Kualitas Aset Produktif (dalam jutaan Rupiah)
INDIVIDUAL
2024
No. POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet Jumlah
Lancar
Khusus
A. PIHAK TERKAIT 1.622.945 - - - - 1.622.945
1 Penempatan pada bank lain 128.548 - - - - 128.548
a. Rupiah 106.497 - - - - 106.497
b. Valuta asing 22.051 - - - - 22.051
2 Tagihan spot dan forward - - - - - -
a. Rupiah - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - -
3 Surat Berharga yang dimiliki 193.454 - - - - 193.454
a. Rupiah 193.454 - - - - 193.454
b. Valuta asing - - - - - -
4 Tagihan akseptasi 42.433 - - - - 42.433
Pembiayaan berbasis piutang
5 57.017 - - - - 57.017
dan sewa
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
196 Laporan Tahunan 2024
Page 199
Tingkat kolektibilitas pembiayaan dapat dilihat dari kelancaran pembayaran pembiayaan yang disalurkan. Pembiayaan yang telah
disalurkan beserta klasifikasi kolektibilitasnya tercermin melalui tabel berikut ini.
Tabel Piutang Berdasarkan Jenis Kolektibilitas (dalam jutaan Rupiah)
2024 2023 Kenaikan/Penurunan
Cadangan Cadangan Cadangan
Uraian kerugian kerugian kerugian
Pokok Pokok Pokok
penurunan penurunan penurunan
nilai nilai nilai
(1) (2) (3) (4) (5) (6) = (2)-(4) (7) = (3)-(5)
Lancar 268.203.867 4.184.861 230.399.752 3.927.279 37.804.115 257.582
Dalam perhatian khusus 4.998.011 2.225.343 4.929.487 2.088.204 68.524 137.139
Kurang lancar 1.319.945 527.992 1.483.459 706.100 (163.514) (178.108)
Diragukan 684.435 250.251 866.731 438.182 (182.296) (187.931)
Macet 3.274.985 3.103.235 2.636.615 2.528.697 638.370 574.538
Total 278.481.243 10.291.682 240.316.044 9.688.462 38.165.199 603.220
Total piutang dan pembiayaan tahun 2024 sebesar Rp278,48 triliun, meningkat Rp38,16 triliun dibandingkan dengan tahun 2023 yang
sebesar Rp240,32 triliun. Piutang dan pembiayaan tahun 2024 dalam kategori lancar sebesar Rp268,20 triliun, dalam perhatian khusus
sebesar Rp5,00 triliun, kurang lancar sebesar Rp1,32 miliar, diragukan sebesar Rp684,44 miliar dan macet sebesar Rp3,27 triliun.
INDIVIDUAL
2023
Dalam Perhatian
Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
1.527.157 - - - - 1.527.157
105.240 - - - - 105.240
71.630 - - - - 71.630
33.610 - - - - 33.610
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
147.792 - - - - 147.792
147.792 - - - - 147.792
- - - - - -
61.610 - - - - 61.610
46.340 - - - - 46.340
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
197
Page 200
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
INDIVIDUAL
2024
No. POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet Jumlah
Lancar
Khusus
a. Nasabah UMKM - - - - - -
i, Rupiah - - - - - -
ii, Valuta asing - - - - - -
b. Bukan nasabah UMKM 57.017 - - - - 57.017
i, Rupiah 57.017 - - - - 57.017
ii, Valuta asing - - - - - -
Pembiayaan yang
c. - - - - - -
direstrukturisasi
i, Rupiah - - - - - -
ii, Valuta asing - - - - - -
6 Pembiayaan bagi hasil 1.146.577 - - - - 1.146.577
a. Nasabah UMKM - - - - - -
i, Rupiah - - - - - -
ii, Valuta asing - - - - - -
b. Bukan nasabah UMKM 1.146.577 - - - - 1.146.577
i, Rupiah 1.146.577 - - - - 1.146.577
ii, Valuta asing - - - - - -
Pembiayaan yang
c. - - - - - -
direstrukturisasi
i, Rupiah - - - - - -
ii, Valuta asing - - - - - -
7 Penyertaan modal - - - - - -
8 Komitmen dan kontinjensi 54.916 - - - - 54.916
a. Rupiah 54.916 - - - - 54.916
b. Valuta asing - - - - - -
B. PIHAK TIDAK TERKAIT 334.710.939 4.970.827 1.319.946 684.436 3.274.984 344.961.132
1 Penempatan pada bank lain 1.352.326 - - - - 1.352.326
a. Rupiah 193.933 - - - - 193.933
b. Valuta asing 1.158.393 - - - - 1.158.393
2 Tagihan spot dan forward - - - - - -
a. Rupiah - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - -
3 Surat Berharga yang dimiliki 64.458.351 - - - - 64.458.351
a. Rupiah 55.582.680 - - - - 55.582.680
b. Valuta asing 8.875.671 - - - - 8.875.671
4 Tagihan akseptasi 147.712 - - - - 147.712
Pembiayaan berbasis piutang
5 154.881.030 2.178.512 895.038 555.608 2.169.439 160.679.627
dan sewa
a. Nasabah UMKM 35.827.329 528.409 320.714 171.936 437.931 37.286.319
i, Rupiah 35.576.086 528.409 320.714 171.936 437.931 37.035.076
ii, Valuta asing 251.243 - - - - 251.243
b. Bukan nasabah UMKM 119.053.701 1.650.103 574.324 383.672 1.731.508 123.393.308
i, Rupiah 116.138.180 1.650.103 574.324 383.672 1.731.508 120.477.787
ii, Valuta asing 2.915.521 - - - - 2.915.521
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
198 Laporan Tahunan 2024
Page 201
INDIVIDUAL
2023
Dalam Perhatian
Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
289 - - - - 289
289 - - - - 289
- - - - - -
46.051 - - - - 46.051
46.051 - - - - 46.051
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
1.084.211 - - - - 1.084.211
- - - - -
- - - - -
- - - - -
1.084.211 - - - - 1.084.211
1.084.211 - - - - 1.084.211
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
81.964 - - - - 81.964
81.964 - - - - 81.964
- - - - - -
305.440.046 4.900.652 1.483.459 866.730 2.735.615 315.426.502
1.969.233 - - - - 1.969.233
317.627 - - - - 317.627
1.651.606 - - - - 1.651.606
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
71.304.734 - - - 99.000 71.403.734
69.304.449 - - - 99.000 69.403.449
2.000.285 - - - - 2.000.285
369.618 - - - - 369.618
144.087.610 2.193.525 856.023 693.907 1.717.884 149.548.949
30.419.670 582.952 295.023 246.213 337.464 31.881.322
30.398.595 582.952 295.023 246.213 337.464 31.860.247
21.075 - - - 21.075
113.667.940 1.610.573 561.000 447.694 1.380.420 117.667.627
111.648.069 1.610.573 561.000 447.694 1.380.420 115.647.756
2.019.871 - - - - 2.019.871
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
199
Page 202
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
INDIVIDUAL
2024
No. POS-POS
Dalam
Kurang
Lancar Perhatian Diragukan Macet Jumlah
Lancar
Khusus
Pembiayaan yang
c. 2.911.577 354.236 302.273 162.287 1.265.413 4.995.786
direstrukturisasi
i, Rupiah 2.911.577 354.236 302.273 162.287 1.265.413 4.995.786
ii, Valuta asing - - - - - -
6 Pembiayaan bagi hasil 111.526.474 2.791.965 424.908 128.828 1.105.545 115.977.720
a. Nasabah UMKM 14.532.326 77.584 101.361 68.284 349.304 15.128.859
i, Rupiah 14.064.381 77.584 101.361 68.284 349.304 14.660.914
ii, Valuta asing 467.945 - - - - 467.945
b. Bukan nasabah UMKM 96.994.148 2.714.381 323.547 60.544 756.241 100.848.861
i, Rupiah 94.383.085 2.589.427 158.666 60.544 756.241 97.947.963
ii, Valuta asing 2.611.063 124.954 164.881 - - 2.900.898
Pembiayaan yang
c. 6.991.160 2.574.564 315.893 51.579 794.577 10.727.773
direstrukturisasi
i, Rupiah 6.223.892 2.449.610 151.012 51.579 794.577 9.670.670
ii, Valuta asing 767.268 124.954 164.881 - - 1.057.103
7 Penyertaan modal - - - - - -
8 Komitmen dan kontinjensi 2.350.046 350 - - - 2.350.396
a. Rupiah 1.343.667 350 - - - 1.344.017
b. Valuta asing 1.006.379 - - - - 1.006.379
III INFORMASI LAIN
1 Total aset bank yang dijaminkan: 19.800.000
a. Pada Bank Indonesia 19.800.000
b. Pada pihak lain -
2 Agunan yang diambil alih -
Struktur Permodalan
BSI senantiasa menjaga struktur modal agar tetap opimal dalam rangka menunjang pengembangan usaha BSI.
Rincian Struktur Permodalan
Struktur permodalan Mandiri Syariah terdiri dari Modal Inti (Tier 1) dan Modal Pelengkap (Tier 2). Adapun rincian struktur modal BSI
dapat dilihat sebagai berikut.
Tabel Rincian Struktur Permodalan (dalam jutaan Rupiah)
Individual
Komponen Modal
2024 2023
I Modal Inti (Tier I) 41.685.617 36.095.427
1. Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1 (CET 1) 41.685.617 36.095.427
1.1. Modal disetor 22.923.383 22.923.383
1.2. Cadangan Tambahan Modal 21.699.922 15.503.653
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
200 Laporan Tahunan 2024
Page 203
INDIVIDUAL
2023
Dalam Perhatian
Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah
Khusus
4.556.503 687.343 371.121 401.958 1.310.476 7.327.411
4.474.280 687.343 371.121 401.958 1.310.476 7.245.188
82.223 - - - - 82.223
84.587.477 2.706.652 627.436 172.823 918.731 89.013.119
12.797.637 153.659 109.497 133.400 298.181 13.492.374
12.725.685 153.659 109.497 133.400 298.181 13.420.422
71.952 - - - - 71.952
71.789.840 2.552.993 517.939 39.423 620.550 75.520.745
70.020.881 2.552.993 184.145 39.423 620.550 73.417.992
1.768.959 - 333.794 - - 2.102.753
7.487.163 2.523.870 553.633 125.187 752.301 11.442.154
6.749.120 2.523.870 219.839 125.187 752.301 10.370.317
738.043 - 333.794 - - 1.071.837
- - - - -
3.121.374 475 - - - 3.121 849
2.082.954 475 - - - 2.083.429
1.038.420 - - - - 1.038.420
12.500.000
12.500.000
-
-
Individual
Komponen Modal
2024 2023
1.2.1. Faktor Penambah 29.067.327 22.814.244
1.2.1.1 Penghasilan komprehensif lain 553.440 450.684
1.2.1.1. Selisih lebih penjabaran laporan keuangan - -
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui - 6.154
penghasilan komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset tetap 553.440 444.530
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other disclosed
28.513.887 22.363.560
reserves)
1.2.1.2.1 Agio saham biasa 3.381.491 3.381.491
1.2.1.2.2 Cadangan Umum 3.377.462 2.236.713
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu setelah diperhitungkan pajak 14.678.422 10.970.989
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
201
Page 204
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Individual
Komponen Modal
2024 2023
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan setelah diperhitungkan pajak 7.005.888 5.703.743
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - -
1.2.1.2.6 Modal sumbangan - -
1.2.1.2.7 Waran yang diterbitkan - -
1.2.1.2.8 Opsi saham yang diterbitkan dalam rangka program
70.624 70.624
kompensasi berbasis saham
1.2.2. Faktor Pengurang -/- 7.367.405 7.310.591
1.2.2.1 Beban komprehensif lain 56.814 -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran laporan keuangan - -
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melallui 56.814 -
penghasilan komprehensif lain.
1.2.2.2 Cadangan tambahan modall lainnya
7.310.591 7.310.591
(other disclosed reserves)
1.2.2.2.1 Disagio saham biasa 7.310.591 7.310.591
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu yang dapat diperhitungkan - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan yang dapat diperhitungkan - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penghapusan Aset (PPA)
dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset - -
produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari
- -
instrumen keuangan dalam Trading Book
1.2.2.2.6 PPA atas aset non produktif yang wajib dibentuk - -
1.3. Kepentingan non pengendali yang dapat diperhitungkan
1.4. Faktor Pengurang Modal Inti Utama (-/-) 2.937.688 2.331.609
1.4.1 Perhitungan pajak tangguhan 2.056.727 1.665.694
1.4.2 Goodwill - -
1.4.3 Seluruh aset tidak berwujud lainnya 880.961 665.915
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang - -
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - -
1.4.7 Faktor Pengurang modal inti utama lainnya - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2
- -
pada bank lain
2. Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT1 - -
2.2 Agio/Disagio - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan (-/-) - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada bank lain. - -
II Modal Pelengkap (Tier 2) 2.265.714 2.019.801
1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi
160.000 200.000
persyaratan Tier 2
2. Agio/Disagio - -
3. Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dibentuk (paling
2.105.714 1.819.801
tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Cadangan Tujuan - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
202 Laporan Tahunan 2024
Page 205
Individual
Komponen Modal
2024 2023
5. Faktor Pengurang Modal Pelengkap (-/-) - -
5.1 Sinking fund - -
5.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - -
Total Modal 43.951.331 38.115.228
ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO
ATMR RISIKO KREDIT 168.052.923 145.078.091
ATMR RISIKO PASAR 1.693.430 1.640.536
ATMR RISIKO OPERASIONAL 35.598.536 34.400.820
TOTAL ATMR 205.344.889 181.119.447
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%) 9,99 9,99
ALOKASI PEMENUHAN KPMM SESUAI PROFIL RISIKO
Dari CET 1 (%) 8,89 8,88
Dari AT 1 (%) 0,00 0,00
Dari Tier 2 (%) 1,10 1,11
RASIO KPMM
Rasio CET1 (%) 20,30 19,93
Rasio Tier 1 (%) 20,30 19,93
Rasio Tier 2 (%) 1,10 1,11
Rasio KPMM (%) 21,40 21,04
CET 1 UNTUK BUFFER (%) 11,41 11,05
PERSENTASE BUFFER YANG WAJIB DIPENUHI OLEH BANK (%) 3,50 3,50
Capital Conservation Buffer (%) 2,50 2,50
Countercyclical Buffer (%) 0,00 0,00
Capital Surcharge untuk bank sistemik (%) 1,00 1,00
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal mempertahankan struktur permodalan yang optimal untuk
dan Dasar Pemilihan Kebijakan Manajemen mengurangi biaya modal. Dalam menghitung kecukupan modal,
atas Struktur Modal BSI mengacu kepada ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.21/POJK.03/2014 tentang Kewajiban Penyediaan
Rencana Permodalan yang disusun oleh BSI didasarkan pada Modal Minimum Bank Umum Syariah.
kajian terkini mengenai perkembangan ekonomi, serta hasil
analisis terhadap kebutuhan permodalan yang diwajibkan. Pada tahun 2024, rasio kecukupan modal dengan
Direksi menyusun Rencana Permodalan ini sebagai bagian memperhitungkan risiko kredit, operasional dan pasar mencapai
dari Rencana Bisnis BSI, yang kemudian disetujui oleh Dewan 21,40%, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang sebesar
Komisaris. BSI secara rutin merencanakan dan mengkaji 21,04%. Rasio tersebut masih di atas rasio kecukupan modal
kebutuhan permodalan bersama-sama, dengan didukung oleh minimum dikaitkan dengan profil risiko Bank yang sebesar 9,99%.
data dan analisis yang relevan. Dalam perencanaan ini, BSI
selalu menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan modal
dengan risiko yang ada, sehingga bisnis BSI tetap selaras dengan Informasi Eksposur Risiko
permodalan dan persyaratan likuiditas yang ditetapkan. dan Permodalan
Pengelolaan permodalan yang dilakukan BSI bertujuan Bagian ini menjelaskan tentang eksposur manajemen risiko,
untuk melindungi kemampuan Bank dalam mempertahankan untuk penjelasan terkait dengan jenis-jenis risiko disajikan
kelangsungan usaha. Dengan demikian, Bank dapat tetap dalam bagian Profil Risiko dan Pengelolaannya pada Corporate
memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham Governance dalam Laporan Tahunan ini.
dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya serta
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
203
Page 206
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan nasabah atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank sesuai dengan perjanjian
yang disepakati, termasuk risiko kredit akibat kegagalan debitur, risiko konsentrasi kredit (counterparty credit risk), risiko kredit akibat
kegagalan penyelesaian (settlement risk) dan risiko kredit akibat country risk.
Berikut adalah infomasi pengungkapan untuk eksposur risiko kredit.
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - 109.664.745 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 2.280.233 13.669.641 1.124.717 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 60.046 3.966.453 529.010 2
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6.926.650 4.985.024 33.704.441 1.917.984
Pembiayaan Beragun Properti
6 15.888 - 9.574 -
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 19.781.796 2.820.889 10.456.026 3.564.016
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 26.991.214 4.750.794 27.523.101 4.701.395
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 18.069.809 19.495.542 31.252.883 17.365.817
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 472.922 129.275 613.660 77.405
11 Aset Lainnya 3.852.968 11.021.567 3.256.732 778.614
Total 78.451.526 170.503.930 108.470.144 28.405.233
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - 103.170.615 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - 14.711.814 1.290.564 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 97.588 2.400.808 415.155 74
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 6.442.227 4.477.530 28.070.674 2.000.868
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
204 Laporan Tahunan 2024
Page 207
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
6.000 - - - 109.670.745
- 173.593 - - 17.248.184
- - - - -
6.518 - - - 4.562.029
1.703.849 924.249 21.134 - 50.183.331
- - - - 25.462
6.405.084 2.535.737 314.972 - 45.878.520
5.239.443 2.804.100 320.054 - 72.330.101
2.232.909 1.393.640 254.921 816.307 90.881.828
54.387 63.122 1.163 - 1.411.934
747.554 319.840 30.091 10.531 20.017.897
16.395.744 8.214.281 942.335 826.838 412.210.031
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
- - - - 103.170.615
- - - - 16.002.378
-
10.149 - - - 2.923.774
1.591.560 876.038 19.408 - 43.478.305
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
205
Page 208
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Pembiayaan Beragun Properti
6 - - - -
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 18.620.732 1.828.532 9.882.078 3.433.883
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 21.605.361 4.494.116 23.503.094 3.426.968
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 15.089.414 18.980.559 27.202.635 12.568.702
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 459.934 141.636 557.261 72.004
11 Aset Lainnya 2.086.523 8.567.744 1.764.624 410.373
Total 64.401.779 158.773.354 92.686.085 21.912.872
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 Tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 83.132.600 12.988.347 7.102.878 6.446.920 - 109.670.745
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 7.093.643 1.708.374 1.417.675 7.028.492 - 17.248.184
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 4.366.607 58.829 86.390 50.203 - 4.562.029
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 192.311 1.436.222 3.686.936 44.867.862 - 50.183.331
Pembiayaan Beragun Properti
6 24.925 - 537 - - 25.462
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 263.922 2.608.664 5.643.959 37.361.975 - 45.878.520
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 10.210.279 20.301.422 20.122.278 21.696.122 - 72.330.101
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 13.448.867 12.150.297 12.185.301 53.097.363 - 90.881.828
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 169.375 312.207 241.017 689.335 - 1.411.934
11 Aset Lainnya 4.544.744 228.204 411.502 816.158 14.017.289 20.017.897
Total 123.447.273 51.792.566 50.898.473 172.054.430 14.017.289 412.210.031
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
206 Laporan Tahunan 2024
Page 209
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
6.923 - - - 6.923
6.027.850 2.182.877 314.674 - 42.290.626
3.721.270 2.470.361 217.045 - 59.438.215
1.362.881 668.397 266.108 - 76.138.696
53.223 51.359 1.752 - 1.337.169
301.462 102.245 15.413 - 13.248.384
13.075.318 6.351.277 834.400 - 358.035.085
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portofolio
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 Tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 72.061.730 17.904.457 7.139.766 6.064.662 - 103.170.615
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 8.372.624 804.801 1.292.528 5.532.425 - 16.002.378
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 2.632.715 166.911 67.548 56.600 - 2.923.774
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 136.432 1.386.355 2.933.022 39.022.496 - 43.478.305
Pembiayaan Beragun Properti
6 2.838 4.085 - - - 6.923
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 158.990 2.189.121 4.484.488 35.458.027 - 42.290.626
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 7.334.172 15.409.195 16.411.344 20.283.504 - 59.438.215
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 13.391.282 10.826.924 12.062.625 39.857.865 - 76.138.696
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 126.385 360.813 241.519 608.452 - 1.337.169
11 Aset Lainnya - - - - 13.248.384 13.248.384
Total 104.217.168 49.052.662 44.632.840 146.884.031 13.248.384 358.035.085
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
207
Page 210
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan Kepada
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
Tagihan Kepada Tagihan Kepada
Entitas Sektor Multilateral
Pemerintah Bank
Publik dan Lembaga
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan - - - -
2 Perikanan - - - -
3 Pertambangan dan Penggalian - - - -
4 Industri Pengolahan - 1.472.686 - -
5 Listrik, Gas, dan Air - 4.613.129 - -
6 Konstruksi - 4.892.368 - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran - 4.362 - -
Penyediaan Akomodasi dan
8 - 26.642 - -
Penyediaan Makan dan Minum
Transportasi, Pergudangan, dan
9 - 1.998.701 - -
Komunikasi
10 Perantara Keuangan - 2.951.398 - 4.562.029
Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa
11 - 905 - -
Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 - - - -
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - -
14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 6.000 16.973 - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,
15 - - - -
Hiburan, dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang Melayani Rumah
16 - - - -
Tangga
Badan Internasional dan Badan Ekstra
17 - - - -
Internasional Lainnya
18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - -
19 Bukan Lapangan Usaha - - - -
20 Lainnya 109.664.745 1.271.020 - -
Total 109.670.745 17.248.184 - 4.562.029
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
208 Laporan Tahunan 2024
Page 211
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Pembiayaan Tagihan Kepada
Pembiayaan Pembiayaan Tagihan yang
Beragun Usaha Mikro, Tagihan Kepada
Beragun Rumah Pegawai/ Telah Jatuh Aset Lainnya
Properti Usaha Kecil, dan Korporasi
Tinggal Pensiunan Tempo
Komersial Portofolio Ritel
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
- - 7.173 4.947.837 18.345.784 45.618 -
- - 24.232 480.937 148.506 21.206 -
- - 274 10.753 2.012.429 814 -
- - - 2.058.593 8.719.289 69.453 -
- - 214 20.078 1.878.074 5.539 -
- 13.339 - 212.130 10.895.537 17.778 -
- 537 29.663 13.089.975 5.693.149 264.057 -
- - - 2.595.791 485.082 27.069 -
- - - 622.683 4.570.139 7.590 -
- - - 5.307 2.538.365 - -
- 11.586 - 909.563 4.342.281 26.228 -
- - - - - - -
- - 610 241.920 4.641.879 16.070 -
- - 76 605.551 8.740.039 13.192 -
- - 20.566 3.214.804 340.561 35.577 -
- - 1.156 48.432 106.679 1.333 -
- - - - - - -
- - - - - - -
50.152.924 - 45.697.824 43.017.819 11.460.151 846.539 -
30.407 - 96.732 247.928 5.963.884 13.871 20.017.897
50.183.331 25.462 45.878.520 72.330.101 90.881.828 1.411.934 20.017.897
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
209
Page 212
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan Kepada
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
Tagihan Kepada Tagihan Kepada
Entitas Sektor Multilateral
Pemerintah Bank
Publik dan Lembaga
Internasional
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan - - - -
2 Perikanan - - - -
3 Pertambangan dan Penggalian - - - -
4 Industri Pengolahan - 1.626.317 - -
5 Listrik, Gas, dan Air - 2.494.067 - -
6 Konstruksi - 7.721.197 - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran - 4.396 - -
Penyediaan Akomodasi dan
8 - 33.962 - -
Penyediaan Makan dan Minum
Transportasi, Pergudangan, dan
9 - 2.041.457 - -
Komunikasi
10 Perantara Keuangan 1.477.500 1.914.403 - 2.923.774
Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa
11 - - - -
Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 - - - -
Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan - - - -
14 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial - 4.773 - -
Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya,
15 - - - -
Hiburan, dan Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang Melayani Rumah
16 - - - -
Tangga
Badan Internasional dan Badan Ekstra
17 - - - -
Internasional Lainnya
18 Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - - - -
19 Bukan Lapangan Usaha - - - -
20 Lainnya 101.693.115 161.806 - -
Total 103.170.615 16.002.378 - 2.923.774
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Tabel Tagihan dan Pencadangan Wilayah 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan 79.382.614 175.127.526 110.713.860 28.556.868
Tagihan yang mengalami penurunan
2
nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo - - - -
b. Telah jatuh tempo 435.857 337.410 1.885.300 87.820
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
210 Laporan Tahunan 2024
Page 213
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
Pembiayaan Tagihan Kepada
Pembiayaan Pembiayaan Tagihan yang
Beragun Usaha Mikro, Tagihan Kepada
Beragun Rumah Pegawai/ Telah Jatuh Aset Lainnya
Properti Usaha Kecil, dan Korporasi
Tinggal Pensiunan Tempo
Komersial Portofolio Ritel
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
- - 6.887 3.982.793 12.905.205 52.783 -
- - 36.565 509.077 159.083 22.032 -
- - 524 12.959 2.381.173 371 -
- - - 1.989.441 6.645.375 108.231 -
- - 278 22.155 1.912.413 79.225 -
- 2.838 - 251.498 10.127.445 16.147 -
- - 40.385 11.031.920 5.626.602 228.937 -
- - - 2.116.903 552.189 17.931 -
- - - 476.943 5.767.581 8.902 -
- - - 8.653 2.203.147 25 -
- 4.085 46 750.292 3.063.358 16.510 -
- - - - - - -
- - 875 217.044 4.256.304 12.876 -
- - 87 512.887 6.275.028 12.155 -
- - 32.982 2.806.221 383.267 28.213 -
- - 1.999 56.984 90.673 4.817 -
- - - - - - -
- - - - - - -
43.478.305 - 42.169.998 34.457.183 9.176.638 728.014 -
- - - 235.262 4.613.215 - 13.248.384
43.478.305 6.923 42.290.626 59.438.215 76.138.696 1.337.169 13.248.384
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
16.652.814 8.328.627 944.954 826.837 420.534.100
-
- - - - -
59.899 85.283 452 - 2.892.021
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
211
Page 214
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
3 CKPN - Individual 136.972 122.531 917.296 12.945
4 CKPN - Kolektif 1.767.405 3.166.576 3.141.762 466.470
5 Tagihan yang dihapus buku 673.874 369.645 701.896 119.191
Tabel Tagihan dan Pencadangan Wilayah 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sumatera Jakarta Jawa Kalimantan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan 65.761.040 161.621.708 95.903.476 22.212.087
Tagihan yang mengalami penurunan
2
nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo 730.707 701.541 961.823 170.913
b. Telah jatuh tempo 459.934 3.436 695.461 72.004
3 CKPN - Individual 105.827 - 1.109.150 45.428
4 CKPN - Kolektif 1.605.132 175.726 5.861.667 429.867
5 Tagihan yang dihapus buku 809.630 351.360 801.714 174.710
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Tabel Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - CKPN -
Tagihan Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Individual Kolektif
Buku
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pertanian, Perburuan, dan
1 23.556.861 - 142.741 96.646 492.456 83.933
Kehutanan
2 Perikanan 721.124 - 25.507 - 44.793 36.510
Pertambangan dan
3 2.988.549 - 1.695 - 73.598 7.411
Penggalian
4 Industri Pengolahan 12.766.347 - 1.355.912 982.610 566.197 124.642
5 Listrik, Gas, dan Air 6.756.528 - 176.698 6.911 297.905 2.679
6 Konstruksi 18.854.569 - 89.203 16.227 2.756.665 64.125
Perdagangan Besar dan
7 19.760.092 - 346.934 44.984 1.018.249 427.267
Eceran
Penyediaan Akomodasi
8 dan Penyediaan Makan dan 3.205.453 - 28.233 26.783 88.115 46.273
Minum
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
212 Laporan Tahunan 2024
Page 215
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
1.874 - - - 1.191.618
407.436 209.914 15.106 1.388 9.176.057
122.720 62.023 674 - 2.050.023
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Sulawesi & Maluku Bali & Nusa Tenggara Irian Jaya & Papua Luar Indonesia Total
(7) (8) (9) (10) (11)
13.393.190 6.469.668 842.747 366.203.916
-
214.912 61.046 6.533 2.847.475
53.223 51.359 1.752 1.337.169
10.855 - - - 1.271.260
355.063 169.014 10.313 - 8.606.782
152.899 107.817 947 2.399.077
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - CKPN -
Tagihan Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Individual Kolektif
Buku
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Transportasi, Pergudangan,
9 8.655.161 - 25.159 1.208 199.040 33.914
dan Komunikasi
10 Perantara Keuangan 5.806.865 - 64.985 444 132.367 8.398
Real Estate, Usaha Persewaan,
11 5.299.533 - 48.079 51 128.609 26.229
dan Jasa Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 Pertahanan, dan Jaminan - - - - - -
Sosial Wajib
13 Jasa Pendidikan 4.933.254 - 35.757 7.670 81.390 4.351
Jasa Kesehatan dan Kegiatan
14 9.405.957 - 10.699 6.064 117.078 14.172
Sosial
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan, dan 3.733.202 - 34.950 18 100.269 64.099
Perorangan Lainnya
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
213
Page 216
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - CKPN -
Tagihan Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Individual Kolektif
Buku
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Jasa Perorangan yang
16 168.052 - 8.555 - 12.080 2.714
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan
17 Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 - - - - - -
Batasannya
19 Bukan Lapangan Usaha 152.126.049 - 496.914 2.002 2.991.548 1.092.685
20 Lainnya 141.796.504 - - - 75.698 10.621
Total 420.534.100 - 2.892.021 1.191.618 9.176.057 2.050.023
Tabel Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - CKPN -
Tagihan Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Individual Kolektif
Buku
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pertanian, Perburuan, dan
1 17.131.131 133.442 52.783 119.383 454.505 165.014
Kehutanan
2 Perikanan 769.618 19.492 22.032 - 54.915 70.195
Pertambangan dan
3 2.416.126 2.764 371 - 25.569 14.190
Penggalian
4 Industri Pengolahan 11.833.328 60.305 108.231 1.012.820 559.615 118.677
5 Listrik, Gas, dan Air 4.769.409 653 79.225 4.194 304.908 638
6 Konstruksi 19.943.956 562.411 16.147 13.593 2.638.405 108.223
Perdagangan Besar dan
7 17.638.778 385.962 228.937 31.008 890.958 626.022
Eceran
Penyediaan Akomodasi
8 dan Penyediaan Makan dan 2.762.902 41.774 17.931 9.843 104.130 38.748
Minum
Transportasi, Pergudangan,
9 8.364.049 40.055 8.902 18.810 271.665 32.293
dan Komunikasi
10 Perantara Keuangan 6.009.903 32.524 25 2.594 111.278 3.686
Real Estate, Usaha Persewaan,
11 3.913.493 26.436 16.510 7.139 103.448 81.199
dan Jasa Perusahaan
Administrasi Pemerintahan,
12 Pertahanan, dan Jaminan - - - - - -
Sosial Wajib
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
214 Laporan Tahunan 2024
Page 217
31 Desember 2023
Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
No. Sektor Ekonomi Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan yang
CKPN - CKPN -
Tagihan Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh Individual Kolektif
Buku
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
13 Jasa Pendidikan 4.526.632 6.526 12.876 14.797 68.162 35.848
Jasa Kesehatan dan Kegiatan
14 6.911.573 9.345 12.155 4.789 94.183 5.063
Sosial
Jasa Kemasyarakatan,
15 Sosial Budaya, Hiburan, dan 3.321.171 45.009 28.213 - 145.941 76.339
Perorangan Lainnya
Jasa Perorangan yang
16 161.075 1.628 4.817 - 8.907 6.519
Melayani Rumah Tangga
Badan Internasional dan
17 Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
Kegiatan yang Belum Jelas
18 - - - - - -
Batasannya
19 Bukan Lapangan Usaha 131.922.983 1.479.149 728.014 32.290 2.580.613 1.001.814
20 Lainnya 123.807.789 - - - 189.580 14.609
Total 366.203.916 2.847.475 1.337.169 1.271.260 8.606.782 2.399.077
Rincian Mutasi CKPN
Tabel Rincian Mutasi CKPN 31 Desember 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Keterangan Rincian Mutasi CKPN Rincian Mutasi CKPN
CKPN - Individual CKPN - Kolektif CKPN - Individual CKPN - Kolektif
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Saldo awal CKPN 1.271.260 8.606.782 1.463.363 7.794.920
Pembentukan (pemulihan) CKPN pada
2
periode tahun berjalan (Net)
2.a Pembentukan CKPN pada periode
(18.090) 2.012.756 (65.303) 2.715.512
tahun berjalan
2.b Pemulihan CKPN pada periode
5.604 801.238 28.124 583.657
tahun berjalan
CKPN yang digunakan untuk
3 melakukan hapus buku atas tagihan (67.156) (2.259.494) (154.924) (2.481.020)
pada periode tahun berjalan
Pembentukan (pemulihan) lainnya
4 - 14.775 - (6.287)
pada periode tahun berjalan
Saldo akhir CKPN 1.191.618 9.176.057 1.271.260 8.606.782
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
215
Page 218
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Potofolio dan Skala Peringkat 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BB+ s.d BB-
Poor's BBB-
Fitch Rating BBB+ s.d
No. Kategori Portofolio AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BB+ s.d BB-
Internasional BBB-
Moody's
Investor Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3
Service
Fitch Rating AA+(idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA-(idn) A-(idn) BBB-(idn) BB-(idn)
Pemeringkat
idAA+ s.d idBBB+ s.d id BB+ s.d
Efek idAAA idA+ s.d idA-
idAA- idBBB- idBB-
Indonesia
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 9.561.522 3.983.057 2.235.772 748.112 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 575.469 1.168 38.718 - -
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun Properti
6
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 4.174.036 219.085 7.083.663 464.336 -
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
11 Aset Lainnya
Total 14.311.027 4.203.310 9.358.153 1.212.448 -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
216 Laporan Tahunan 2024
Page 219
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Peringkat Jangka Pendek
B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-3
B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari F3
B1 s.d B3 Kurang dari B3 P-1 P-2 P-3 Kurang dari P-3 Tanpa
Total
Peringkat
B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
Kurang dari Kurang dari
id B+ s.d idB- idA1 idA2 idA3 s.d idA4
idB- idA4
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - 109.670.745 109.670.745
- - - - - - 719.721 17.248.184
- - - - - - -
- - - - - - 3.946.674 4.562.029
- - - - - - 78.940.708 90.881.828
- - - - - - 193.277.848 222.362.786
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
217
Page 220
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Potofolio dan Skala Peringkat 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Lembaga
Peringkat Jangka Panjang
Pemeringkat
Standard and BBB+ s.d
AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BB+ s.d BB-
Poor's BBB-
Fitch Rating BBB+ s.d
No. Kategori Portofolio AAA AA+s.dAA- A+s.dA- BB+ s.d BB-
Internasional BBB-
Moody's
Investor Aaa Aa1 s.d Aa3 A1 s.d A3 Baa1 s.d Baa3 Ba1 s.d Ba3
Service
Fitch Rating AA+(idn) s.d A+(idn) s.d BBB+(idn) s.d BB+(idn) s.d
AAA (idn)
Indonesia AA-(idn) A-(idn) BBB-(idn) BB-(idn)
Pemeringkat
idAA+ s.d idBBB+ s.d id BB+ s.d
Efek idAAA idA+ s.d idA-
idAA- idBBB- idBB-
Indonesia
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 1.477.500 - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 3.408.470 7.521.154 2.397.641 900.831 -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 640.134 41.695 42.956 - -
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun Properti
6
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 1.812.597 985.431 7.689.512 989.450 -
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
11 Aset Lainnya
Total 7.338.701 8.548.280 10.130.109 1.890.281 -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
218 Laporan Tahunan 2024
Page 221
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Kategori Portofolio dan Skala Peringkat
Peringkat Jangka Pendek
B+ s.d B- Kurang dari B- A-1 A-2 A-3 Kurang dari A-3
B+ s.d B- Kurang dari B- F1+ s.d F1 F2 F3 Kurang dari F3
B1 s.d B3 Kurang dari B3 P-1 P-2 P-3 Kurang dari P-3 Tanpa
Total
Peringkat
B+(idn) s.d Kurang dari F1+(idn) s.d Kurang dari
F2(idn) F3(idn)
B-(idn) B-(idn) F1(idn) F3(idn)
Kurang dari Kurang dari
id B+ s.d idB- idA1 idA2 idA3 s.d idA4
idB- idA4
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16)
- - - - - - 101.693.115 103.170.615
- - - - - - 1.774.282 16.002.378
- - - - - - -
- - - - - - 2.198.989 2.923.774
- - - - - - 64.661.706 76.138.696
- - - - - - 170.328.092 198.235.463
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
219
Page 222
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Risiko Kredit Pihak Lawan
Transaksi Linding Nilai Syariah Over The Counter
Tabel Transaksi Lindung Nilai Syariah 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
No. Variabel yang Mendasari
Nilai Nosional
≤ 1 Tahun > 1 Tahun - ≤ 5 Tahun > 5 Tahun
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Shariah compliant profit rate swap - - -
2 Shariah compliant foreign currency swap - - -
3 Lainnya - - -
Total - - -
Tabel Transaksi Lindung Nilai Syariah 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
No. Variabel yang Mendasari
Nilai Nosional
≤ 1 Tahun > 1 Tahun - ≤ 5 Tahun > 5 Tahun
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Shariah compliant profit rate swap - - -
2 Shariah compliant foreign currency swap - - -
3 Lainnya - - -
Total - - -
Transaksi Repo
Tabel Transaksi Repo 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Transaksi Repo
No. Kategori Portofolio
Nilai Wajar SSB
Kewajiban Repo Tagihan Bersih ATMR
Repo
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
220 Laporan Tahunan 2024
Page 223
31 Desember 2024
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
Tagihan Lindung Nilai Kewajiban Lindung Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
MRK
Syariah Nilai Syariah MRK MRK
(6) (7) (8) (9) (10)
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
31 Desember 2023
Transaksi Lindung Nilai Syariah OTC
Tagihan Lindung Nilai Kewajiban Lindung Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
MRK
Syariah Nilai Syariah MRK MRK
(6) (7) (8) (9) (10)
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
Tabel Transaksi Repo 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Transaksi REPO
No. Kategori Portofolio
Nilai Wajar SSB
Kewajiban Repo Tagihan Bersih ATMR
Repo
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
221
Page 224
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Transaksi Reverse Repo
Tabel Transaksi Reverse Repo 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Reverse Repo
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Nilai MRK ATMR Setelah MRK
Setelah MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
Kredit 31 Desember 2024 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 35% 40% 45%
(1) (2) (3) (4) (4) (5) (6) (7)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 109.670.745 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 1.810.116 11.950.061 - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 2.450.880 1.785.101 - - - -
Pembiayaan Beragun Rumah
5 25 9.001.871 12.069.393 29.112.042 - -
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 - - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 366 - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio 12.794.242 17.705.235 - - - -
Ritel
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
222 Laporan Tahunan 2024
Page 225
Tabel Transaksi Reverse Repo 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Reverse Repo
No. Kategori Portofolio
Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Nilai MRK ATMR Setelah MRK
Setelah MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
Total - - - -
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
50% 75% 100% 150% Lainnya
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
- - - - - -
3.238.158 - - - 4.009.091 320.727
- - - - - -
288.920 - - - 501.480 40.118
- - - - 15.006.937 1.200.555
- - 25.462 - 25.462 2.037
45.878.154 - - - 22.939.077 1.835.126
- 40.972.039 - - 34.270.076 2.741.606
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
223
Page 226
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 35% 40% 45%
(1) (2) (3) (4) (4) (5) (6) (7)
9 Tagihan Kepada Korporasi 6.111.236 4.430.277 - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh
10 1.399 193.102 - - - -
Tempo
11 Aset Lainnya 8.084.179 - - - - -
Total Eksposur Laporan
140.923.188 35.155.455 9.854.950 26.060.136 - -
Posisi Keuangan
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 27.161 - - - -
Pembiayaan Beragun Rumah
5 - - - - - -
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 - - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 - - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio - - - - - -
Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh
10 - - - - - -
Tempo
Total Eksposur Laporan
- 27.161 - - - -
Komitmen dan Kontinjensi
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 - - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
5 Usaha Kecil dan Portofolio - - - - - -
Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi -
Total Eksposur Counterparty
- - - - - -
Credit Risk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
224 Laporan Tahunan 2024
Page 227
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
50% 75% 100% 150% Lainnya
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
6.998.663 - 72.164.746 - 76.550.133 6.124.011
- - 1.212.947 - 1.251.567 100.125
- - 11.933.717 - 11.933.717 954.697
54.648.358 38.234.728 68.061.494 260.099 166.487.540 13.319.002
- - - - - -
249.848 - - - 124.924 9.994
- - - - - -
9.967 - - - 10.416 833
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- 858.585 - - 643.939 51.515
- - 1.176.906 - 1.176.906 94.152
- - 4.485 - 4.485 359
79.268 871.110 1.764.001 25.938 1.960.670 156.853
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - -
- - - - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
225
Page 228
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Tagihan Bersih Berdasarkan Bobot Risiko Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko
Kredit 31 Desember 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 35% 40% 45%
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 103.170.615 - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 2.095.788 9.048.574 - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 67.191 2.599.896 - - - -
Pembiayaan Beragun Rumah
5 45 7.563.174 9.854.950 26.060.136 - -
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 - - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 508 - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio 7.345.096 12.987.280 - - - -
Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 5.034.024 2.830.393 - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh
10 2.242 126.138 - - - -
Tempo
11 Aset Lainnya 5.255.841 - - - - -
Total Eksposur Laporan
122.971.350 35.155.455 9.854.950 26.060.136 - -
Posisi Keuangan
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - 48.196 - - - -
Pembiayaan Beragun Rumah
5 - - - - - -
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 - - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 - - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio - - - - - -
Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh
10 - - - - - -
Tempo
Total Eksposur Laporan
- 48.196 - - - -
Komitmen dan Kontinjensi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
226 Laporan Tahunan 2024
Page 229
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
50% 75% 100% 150% Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)
- - - - - - -
4.597.916 - - 260.099 - 4.498.821 359.906
- - - - - - -
198.327 - - - - 619.143 49.531
- - - - - 13.097.420 1.047.794
- - 6.923 - - 6.923 554
42.290.118 - - - - 21.145.059 1.691.605
- 38.234.728 - - - 31.273.502 2.501.880
7.561.997 - 58.856.675 - - 63.203.752 5.056.300
- - 1.205.353 - - 1.230.581 98.446
- - 7.992.543 - - 7.992.543 639.403
54.648.358 38.234.728 68.061.494 260.099 143.067.744 11.445.419
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
10.164 - - - 14.721 1.178
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- 871.110 - - 653.333 52.267
69.104 - 1.760.564 25.938 1.834.023 146.722
- - 3.437 - 3.437 275
79.268 871.110 1.764.001 25.938 2.505.514 200.442
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
227
Page 230
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 20% 25% 35% 40% 45%
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
5 Usaha Kecil dan Portofolio - - - -
Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total Eksposur Counterparty
- - - -
Credit Risk
Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit
Tabel Tagihan Bersih dan Teknik Mitigasi Risiko Kredit 31 Desember 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
No. Kategori Portofolio
Bagian yang Dijamin dengan
Bagian yang Tidak
Tagihan Bersih
Asuransi Dijamin
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(8)=(3)-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
[(4)+(5)+(6)+(7)
A Eksposur Laporan Posisi Keuangan
1 Tagihan Kepada Pemerintah 109.670.745 - - 109.670.745
Tagihan Kepada Entitas
2 16.998.335 1.810.116 - 15.188.219
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 4.524.902 2.450.880 - 2.074.022
Pembiayaan Beragun Rumah
5 50.183.331 25 - 50.183.306
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 25.462 - - 25.462
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 45.878.520 366 - 45.878.154
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio 71.471.516 12.794.242 17.705.235 40.972.039
Ritel
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
228 Laporan Tahunan 2024
Page 231
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit ATMR Beban Modal
50% 75% 100% 150% Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
31 Desember 2023
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
Bagian yang Dijamin dengan
Tagihan Bersih Bagian yang Tidak Dijamin
Asuransi
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(14)=(9)-
(9) (10) (11) (12) (13)
[(10)+(11)+(12)+(13)
103.170.615 - - 103.170.615
16.002.378 2.095.788 - 13.906.590
- - - -
2.865.414 67.191 - 2.798.223
43.478.305 45 - 43.478.260
6.923 - - 6.923
42.290.626 508 - 42.290.118
58.567.105 7.345.096 12.987.280 38.234.729
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
229
Page 232
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
No. Kategori Portofolio
Bagian yang Dijamin dengan
Bagian yang Tidak
Tagihan Bersih
Asuransi Dijamin
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(8)=(3)-
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
[(4)+(5)+(6)+(7)
9 Tagihan Kepada Korporasi 89.704.922 6.111.236 37.156 83.556.530
Tagihan yang Telah Jatuh
10 1.407.449 1.399 193.102 1.212.948
Tempo
11 Aset Lainnya 20.017.897 - - 20.017.897
Total Eksposur Laporan
409.883.079 23.168.264 - 17.935.493 368.779.322
Posisi Keuangan
B Eksposur Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 249.848 - - - 249.848
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 37.127 - - - 37.127
Pembiayaan Beragun Rumah
5 - - - - -
Tinggal
Pembiayaan Beragun
6 - - - - -
Properti Komersial
Pembiayaan Pegawai/
7 - - - - -
Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
8 Usaha Kecil dan Portofolio 858.585 - - - 858.585
Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 1.176.906 - - - 1.176.906
Tagihan yang Telah Jatuh
10 4.485 - - - 4.485
Tempo
Total Eksposur Laporan
2.326.951 - - - 2.326.951
Komitmen dan Kontinjensi
C Eksposur Akibat Kegagalan Pihak Lawan (Counterparty Credit Risk)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - -
Tagihan Kepada Entitas
2 - - - - -
Sektor Publik
Tagihan Kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
5 Usaha Kecil dan Portofolio - - - - -
Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - -
Total Eksposur Counterparty
- - - - -
Credit Risk
Total (A+B+C) 412.210.030 23.168.264 - 17.935.493 - 371.106.273
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
230 Laporan Tahunan 2024
Page 233
31 Desember 2023
Tagihan Bersih dan Teknik MRK
Bagian yang Dijamin dengan
Tagihan Bersih Bagian yang Tidak Dijamin
Asuransi
Agunan Garansi Lainnya
Pembiayaan
(14)=(9)-
(9) (10) (11) (12) (13)
[(10)+(11)+(12)+(13)
74.283.089 5.034.024 32.365 69.216.700
1.333.732 2.242 126.138 1.205.352
13.248.384 - - 13.248.384
355.246.571 14.544.894 13.145.783 327.555.894
- - - - -
- - - - -
- - - - -
58.359 - - - 58.359
- - - - -
- - - - -
- - - - -
871.110 - - - 871.110
1.855.607 - - - 1.855.607
3.437 - - - 3.437
2.788.513 - - - 2.788.513
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - - -
358.035.084 14.544.894 - 13.145.783 330.344.407
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
231
Page 234
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Transaksi Sekuritisasi Aset dalam Hal Bus Bertindak Sebagai Kreditur Awal
Tabel Transaksi Sekuritisasi Aset dalam Hal BUS Bertindak Sebagai Kreditur Awal
31 Desember 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Transaksi Sekuritisasi Aset Kreditur Transaksi Sekuritisasi Aset Kreditur
Awal Awal
No. Underlying Asset
Keuntungan/ Keuntungan/
Nilai Aset yang Nilai Aset yang
Kerugian Kerugian
Disekuritisasi Disekuritisasi
Penjualan Penjualan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - - - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - -
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 192.490 - 260.485 -
6 Pembiayaan Beragun Properti Komersial - - - -
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
8 - - - -
Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi - - - -
10 Aset Lainnya - - - -
Total 192.490 - 260.485 -
Perhitungan ATMR Untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar
Laporan Eksposur Aset di Laporan Posisi Keuangan
Tabel Laporan EksposurAset di Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposur Aset Neraca Eksposur Aset Neraca
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah 109.670.745 - - 103.170.615 - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 16.998.335 4.435.794 4.009.091 16.002.378 4.982.402 4.498.822
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 4.524.902 1.006.920 501.480 2.865.414 652.738 619.143
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal 50.183.331 15.006.942 15.006.937 43.478.305 13.097.429 13.097.419
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
232 Laporan Tahunan 2024
Page 235
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposur Aset Neraca Eksposur Aset Neraca
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pembiayaan Beragun Properti
6 25.462 25.462 25.462 6.923 6.923 6.923
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan 45.878.520 22.939.260 22.939.077 42.290.626 21.145.313 21.145.059
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 71.471.516 53.603.637 34.270.076 58.567.105 43.925.329 31.273.502
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 89.704.922 82.648.594 76.550.133 74.283.089 68.213.669 63.203.753
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.407.449 1.407.449 1.251.568 1.333.732 1.333.732 1.230.580
11 Aset Lainnya 20.017.897 - 11.933.717 13.248.384 - 7.992.543
Total 409.883.078 181.074.058 166.487.542 355.246.571 153.357.535 143.067.744
Laporan Eksposur Tagihan Komitmen dan Kontinjensi di Laporan Komitmen dan Kontinjensi
Tabel Laporan Eksposur Tagihan Komitmen dan Kontinjensi di Laporan Komitmen dan Kontinjensi
31 Desember 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposur Komitmen dan Kontinjensi Eksposur Komitmen dan Kontinjensi
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik 249.848 124.924 124.924
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank 37.127 10.415 10.415 58.359 14.721 14.721
5 Pembiayaan Beragun Rumah Tinggal
Pembiayaan Beragun Properti
6
Komersial
7 Pembiayaan Pegawai/Pensiunan
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
8 858.585 643.939 643.939 871.110 653.332 653.332
Kecil dan Portofolio Ritel
9 Tagihan Kepada Korporasi 1.176.906 1.176.906 1.176.906 1.855.607 1.834.024 1.834.024
10 Tagihan Yang Telah Jatuh Tempo 4.485 4.485 4.485 3.437 3.437 3.437
Total 2.326.951 1.960.669 1.960.669 2.788.513 2.505.514 2.505.514
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
233
Page 236
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Laporan Eksposur Yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk)
Tabel Laporan Eksposur yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan
(Counterparty Credit Risk) 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposure Risiko Kredit CCR Eksposure Risiko Kredit CCR
No. Kategori Portofolio
ATMR ATMR ATMR ATMR
Tagihan Tagihan
Sebelum Setelah Sebelum Setelah
Bersih Bersih
MRK MRK MRK MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan Kepada Pemerintah - - - - - -
2 Tagihan Kepada Entitas Sektor Publik - - - - - -
Tagihan Kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan Kepada Bank - - - - - -
Tagihan Kepada Usaha Mikro, Usaha
5 - - - - - -
Kecil dan Portofolio Ritel
6 Tagihan Kepada Korporasi - - - - - -
Total - - - - - -
Laporan Eksposure yang Menimbulkan Risiko Kredit Akibat Kegagalan Penyelesaian (Settlement Risk)
Tabel Laporan Eksposure yang Menimbulkan Risiko Kredit akibat Kegagalan Penyelesaian
(Settlement Risk) 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposur Risiko Kredit Settlement Risk Eksposur Risiko Kredit Settlement Risk
No. Kategori Portofolio
Faktor ATMR Faktor ATMR
Nilai Nilai
Pengurang Setelah Pengurang Setelah
Eksposur Eksposur
Modal MRK Modal MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Delivery versus payment - - - -
a. Beban modal 8% (5-15 hari) - - - -
b. Beban modal 50% (16-30 hari) - - - -
c. Beban modal 75% (31-45 hari) - - - -
d. Beban modal 100% (lebih dari
- - - -
45 hari)
2 Non-delivery versus payment - - - -
Total - - - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
234 Laporan Tahunan 2024
Page 237
Laporan Eksposur Sekuritisasi
Tabel Laporan Eksposur Sekuritisasi 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Eksposur Sekuritisasi Eksposur Sekuritisasi
No. Jenis Transaksi
Faktor Pengurang ATMR Setelah Faktor Pengurang ATMR Setelah
Modal MRK Modal MRK
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang
1 dihitung dengan Metode External Rating Base - -
Approach (ERBA)
ATMR atas Eksposur Sekuritisasi yang
2 dihitung dengan Metode Standardized 8.875 10.831
Approach (SA)
Eksposur Sekuritisasi yang merupakan Faktor
3 - -
Pengurang Modal Inti Utama
Total - 8.875 - 10.831
Laporan Total Pengukuran Risiko Kredit
Laporan Total Pengukuran Risiko Kredit 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
TOTAL ATMR RISIKO KREDIT 168.457.086 145.584.089
TOTAL FAKTOR PENGURANG MODAL - -
Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko akibat perubahan harga pasar, antara lain risiko dari perubahan nilai aset yang dapat diperdagangkan atau
disewakan. Risiko pasar terdiri dari dua jenis risiko: risiko nilai tukar dan risiko benchmark suku bunga.
Berikut adalah infomasi pengungkapan untuk eksposur risiko pasar.
Laporan Risiko Pasar 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
No. Jenis Risiko Bank Bank
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Risiko Benchmark Suku Bunga 56.023 700.285 55.893 698.668
a. Risiko Spesifik - - - -
b. Risiko Umum 56.023 700.285 55.893 698.668
2 Risiko Nilai Tukar 79.452 993.145 75.350 941.868
3 Risiko Ekuitas 1)
4 Risiko Komoditas 1)
Total 135.475 1.693.430 131.243 1.640.536
Keterangan:
1) Untuk BUS yang memiliki perusahaan anak yang memiliki eksposur risiko dimaksud
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
235
Page 238
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus
kas dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank. Seiring
dengan perkembangan bisnis Bank, risiko likuiditas merupakan salah satu risiko yang menjadi perhatian utama Bank. Risiko ini dapat
terjadi akibat pertumbuhan pembiayaan Bank yang lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga. Perbedaan antara
ketersediaan sumber dana dan jatuh tempo piutang dan pembiayaan dapat menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kewajiban bank
kepada nasabah dan pihak lainnya.
Berikut adalah infomasi pengungkapan untuk eksposur risiko likuiditas.
Laporan Pengungkapan Profil Maturitas Rupiah
Laporan Pengungkapan Profil Maturitas Rupiah 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
> 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
I Laporan Posisi Keuangan
A. Aset 383.068.136 65.447.131 13.293.980 10.889.512 22.341.420 271.096.093
1. Kas 7.623.321 7.623.321 - - - -
Penempatan pada Bank
2. 41.470.072 41.470.072 - - - -
Indonesia
3. Penempatan pada bank lain 300.430 300.430 - - - -
4. Surat berharga yang dimiliki 55.776.134 4.476.080 5.643.665 3.357.983 14.513.511 27.784.895
5. Piutang:
Piutang murabahah
a. 143.652.233 228.408 288.284 700.955 3.195.164 139.239.422
(gross)
b. Piutang salam - - - - - -
c. Piutang istishna' 11 - - 11 - -
d. Piutang qardh 11.507.426 2.462.147 4.109.686 1.409.701 132.499 3.393.393
6. Pembiayaan bagi hasil:
Pembiayaan
a. 2.914.936 20.669 8.177 2.032.324 57.668 796.098
mudharabah
Pembiayaan
b. 110.840.518 2.292.171 3.243.502 3.385.055 4.211.605 97.708.185
musyarakah
7. Pembiayaan sewa 2.410.211 989 666 3.483 230.973 2.174.100
8. Aset lainnya 6.572.844 6.572.844 - - - -
B. Liabilitas 339.321.606 288.673.200 28.086.568 17.504.830 3.536.218 1.520.790
1. Dana pihak ketiga
a. Giro wadiah 17.961.391 17.961.391 - - - -
b. Deposito mudharabah 123.256.381 75.997.742 28.001.325 15.725.971 3.530.566 777
c. Tabungan wadiah 54.056.447 54.056.447 - - - -
d. Tabungan mudharabah 84.630.430 84.630.430 - - - -
e. Lainnya 24.492.705 24.492.705 - - - -
Liabilitas kepada Bank
2. 18.417.864 18.417.864 - - - -
Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
236 Laporan Tahunan 2024
Page 239
31 Desember 2023
Jatuh Tempo *)
Saldo
> 1 bulan s.d. 3 > 3 bulan s.d. 6 > 6 bulan s.d. 12
≤ 1 bulan >12 bulan
bulan bulan bulan
(3) (4) (5) (6) (7) (8)
334.340.403 51.972.465 10.786.045 10.785.266 23.665.210 237.131.418
4.912.435 4.912.435 - - - -
21.401.613 21.401.613 - - - -
389.257 389.257 - - - -
69.551.241 16.408.444 3.337.886 2.358.155 15.985.127 31.461.629
135.797.448 208.608 244.549 566.309 2.229.619 132.548.363
- - - - - -
30 - - - - 30
9.348.359 2.126.689 3.818.415 1.460.771 62.825 1.879.659
1.881.133 17.923 3.506 1.011.544 110.844 737.316
86.041.493 3.897.471 3.380.288 5.385.407 5.267.590 68.110.737
2.408.507 1.138 1.401 3.080 9.204 2.393.684
2.608.887 2.608.887 - - - -
295.403.060 256.228.652 23.418.538 8.649.819 6.901.643 204.408
19.293.355 19.293.355 - - - -
112.830.232 74.028.280 23.330.092 8.578.629 6.893.231 -
45.718.046 45.718.046 - - - -
77.099.281 77.099.281 - - - -
19.541.100 19.541.100 - - - -
11.900.055 11.900.055 - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
237
Page 240
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
> 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
3. Liabilitas kepada bank lain 863.788 845.395 8.359 4.382 5.652 -
Surat berharga yang
4. 6.059.397 2.840.834 - 1.700.000 - 1.518.563
diterbitkan
5. Pembiayaan yang diterima 1.000.000 1.000.000 - - - -
6. Liabilitas lainnya 8.583.203 8.430.392 76.884 74.477 - 1.450
C. Laporan Komitmen dan Kontinjensi
1. Kewajiban komitmen 2.409.047 220.557 357.436 189.393 170.863 1.470.798
2. Kewajiban kontinjensi 1.128.775 372.743 186.529 122.093 170.234 277.176
D. Selisih (A-B) 43.746.530 (223.226.069) (14.792.588) (6.615.318) 18.805.202 269.575.303
Laporan Pengungkapan Profil Maturitas Valuta Asing
Laporan Pengungkapan Profil Maturitas Valuta Asing 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
> 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
I Laporan Posisi Keuangan
A. Aset 25.545.296 16.742.260 3.102.386 1.026.577 209.212 4.464.861
1. Kas 457.368 457.368 - - - -
Penempatan pada Bank
2. 8.496.207 8.496.207 - - - -
Indonesia
3. Penempatan pada bank lain 1.180.444 1.180.444 - - - -
4. Surat berharga yang dimiliki 8.875.671 6.202.824 1.932.021 175.440 - 565.386
5. Piutang:
Piutang murabahah
a. - - - - - -
(gross)
b. Piutang salam - - - - - -
c. Piutang istishna' - - - - - -
d. Piutang qardh 2.266.358 304.776 1.048.330 828.994 84.258 -
6. Pembiayaan bagi hasil:
Pembiayaan
a. 22.143 - - 22.143 - -
mudharabah
Pembiayaan
b. 3.346.700 100.641 122.035 - 124.954 2.999.070
musyarakah
7. Pembiayaan sewa 900.405 - - - - 900.405
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
238 Laporan Tahunan 2024
Page 241
31 Desember 2023
Jatuh Tempo *)
Saldo
> 1 bulan s.d. 3 > 3 bulan s.d. 6 > 6 bulan s.d. 12
≤ 1 bulan >12 bulan
bulan bulan bulan
(3) (4) (5) (6) (7) (8)
1.086.510 1.039.714 32.951 5.433 8.412 -
1.708.608 1.505.000 - - - 203.608
776.250 776.250 - - - -
5.449.623 5.327.571 55.495 65.757 - 800
4.058.742 1.223.636 276.698 241.678 575.758 1.740.972
2.257.318 841.972 132.487 2.424 - 1.280.435
1.801.424 381.664 144.211 239.254 575.758 460.537
38.937.343 (204.256.187) (12.632.493) 2.135.447 16.763.567 236.927.010
31 Desember 2023
Jatuh Tempo *)
Saldo
> 1 bulan s.d. 3 > 3 bulan s.d. 6 > 6 bulan s.d. 12
≤ 1 bulan >12 bulan
bulan bulan bulan
(3) (4) (5) (6) (7) (8)
19.283.721 14.555.894 1.190.819 912.124 310.276 2.314.608
343.406 343.406 - - - -
11.039.165 10.654.240 384.925 - - -
1.685.216 1.685.216 - - - -
2.000.285 1.081.177 463.265 - 157.284 298.559
82.223 - - - - 82.223
- - - - - -
- - - - - -
1.958.722 791.855 342.629 801.266 22.972 -
- - - - - -
2.174.704 - - 110.858 130.020 1.933.826
- - - - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
239
Page 242
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
31 Desember 2024
Jatuh Tempo *)
No. Pos-pos Saldo
> 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
≤ 1 bulan >12 bulan
s.d. 3 bulan s.d. 6 bulan s.d. 12 bulan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
8. Aset lainnya - - - - - -
B. Liabilitas 24.250.254 23.406.674 437.318 337.209 69.053 -
1. Dana pihak ketiga
a. Giro wadiah 1.185.688 1.185.688 - - - -
b. Deposito mudharabah 7.327.971 6.484.391 437.318 337.209 69.053 -
c. Tabungan wadiah 1.223.620 1.223.620 - - - -
d. Tabungan mudharabah 623.719 623.719 - - - -
e. Lainnya 12.695.814 12.695.814 - - - -
Liabilitas kepada Bank
2. - - - - - -
Indonesia
3. Liabilitas kepada bank lain 43 43 - - - -
Surat berharga yang
4. 1.126.650 1.126.650 - - - -
diterbitkan
5. Pembiayaan yang diterima - - - - - -
6. Liabilitas lainnya 66.749 66.749 - - - -
C. Laporan Komitmen Dan Kontinjensi
1. Kewajiban komitmen 94.429 94.018 411 - - -
2. Kewajiban kontinjensi 911.951 88.855 102.111 11.032 450.915 259.038
D. Selisih (A-B) 1.295.042 (6.664.414) 2.665.068 689.368 140.159 4.464.861
Risiko Operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh proses internal yang kurang memadai, kegagalan proses internal, adanya
kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya kejadian/insiden eksternal yang mempengaruhi operasional Bank.
Berikut adalah infomasi pengungkapan untuk eksposur risiko operasional.
Laporan Risiko Operasional 2024 dan 2023 (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Pendapatan Pendapatan
No. Pendekatan Yang Digunakan Bruto Bruto
Beban Beban
(Rata-rata ATMR (Rata-rata ATMR
Modal Modal
3 tahun 3 tahun
terakhir) terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan indikator standar 18.985.886 2.847.883 35.598.536 18.347.104 2.752.066 34.400.820
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
240 Laporan Tahunan 2024
Page 243
31 Desember 2023
Jatuh Tempo *)
Saldo
> 1 bulan s.d. 3 > 3 bulan s.d. 6 > 6 bulan s.d. 12
≤ 1 bulan >12 bulan
bulan bulan bulan
(3) (4) (5) (6) (7) (8)
- - - - - -
19.481.943 18.745.347 262.572 67.538 406.486 -
1.554.169 1.554.169 - - - -
3.017.864 2.281.268 262.572 67.538 406.486 -
1.308.328 1.308.328 - - - -
600.789 600.789 - - - -
12.812.765 12.812.765 - - - -
- - - - - -
45 45 - - - -
123.176 123.176 - - - -
- - - - - -
64.807 64.807 - - - -
2.008 2.008 - - - -
1.036.413 100.769 46.191 15.495 117.987 755.971
(198.222) (4.198.453) 928.247 844.586 (96.210) 2.314.608
Ikatan Material Investasi Barang Modal Investasi Barang Modal
Pada tahun 2024 dan 2023 tidak terdapat ikatan material investasi Pada tahun 2024, realisasi penambahan investasi barang modal
barang modal sehingga BSI tidak menyajikan informasi tujuan dari BSI mencapai Rp3,85 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan
ikatan, sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan, mata tahun 2023 yang sebesar Rp1,65 triliun. Aset dalam penyelesaian
uang yang menjadi denominasi, dan langkah yang direncanakan mengalami peningkatan penambahan yang paling tinggi yaitu sebesar
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait. Rp1,27 triliun di tahun 2023 dengan Rp3,39 triliun di tahun 2024.
Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
Realisasi investasi barang modal yang dilakukan BSI sepanjang tahun 2023-2024 adalah sebagai berikut.
Tabel Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal (dalam jutaan Rupiah)
Jenis Penambahan Investasi 2024 Penambahan Investasi 2023
(1) (2) (3)
Tanah 62 909
Bangunan 27.298 4.096
Instalasi 58.831 22.110
Kendaraan Bermotor 1.011 501
Investasi Kantor 249.465 65.728
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
241
Page 244
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Jenis Penambahan Investasi 2024 Penambahan Investasi 2023
(1) (2) (3)
Perangkat Lunak 84.176 276.241
Renovasi atas Aset Sewa 27.095 13.023
Aset dalam Penyelesaian 3.398.166 1.266.390
Total 3.846.104 1.648.998
Tujuan Investasi Barang Modal
Tujuan dilakukannya investasi barang modal adalah untuk mendukung dan menunjang aktivitas operasional kegiatan BSI secara
menyeluruh, dengan memastikan kelancaran, efisiensi, dan efektivitas dalam setiap aspek operasional.
Komitmen dan Kontinjensi
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi sebagai berikut.
Tabel Tagihan dan Liabilitas Komitmen dan Kontijensi (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
(1) (2) (3)
Tagihan komitmen
Pihak ketiga
Pembelian berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan 464.508 -
Liabilitas komitmen
Pihak ketiga
Fasilitas pembiayaan yang belum digunakan 2.090.286 1.775.974
L/C yang tidak dapat dibatalkan 202.609 267.737
Kewajiban subrogasi 140.040 137.094
Penjualan berjangka mata uang asing yang belum diselesaikan 489.752 114.862
2.922.687 2.295.667
Pihak berelasi
Fasilitas pembiayaan yang belum digunakan 48.602 117.375
L/C yang tidak dapat dibatalkan 161.978 98.238
210.580 215.613
Liabilitas komitmen - bersih 2.668.759 2.511.280
Tagihan kontinjensi
Pihak ketiga
Pendapatan dari pembiayaan bermasalah 425.397 335.215
Bank garansi (kafalah) yang diterima 245.046 234.419
Lainnya 35.611 30.923
706.054 600.557
Liabilitas kontinjensi
Pihak ketiga
Garansi yang diterbitkan 1.532.802 2.099.170
Pihak berelasi
Garansi yang diterbitkan 507.923 738.668
2.040.725 2.837.838
Liabilitas kontinjensi - bersih 1.334.671 2.237.281
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
242 Laporan Tahunan 2024
Page 245
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai risiko pembiayaan adalah sebagai berikut.
Tabel Transaksi Komitmen dan Kontinjensi yang Mempunyai Risiko Pembiayaan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
(1) (2) (3)
Garansi yang diterbitkan 2.040.725 2.837.838
Fasilitas pembiayaan yang belum digunakan 2.138.888 1.893.349
L/C yang tidak dapat dibatalkan 364.587 365.975
Total 4.544.200 5.097.162
Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif yang mempunyai risiko pembiayaan adalah sebagai berikut.
Tabel Kolektibilitas Komitmen dan Kontinjensi pada Rekening Administratif yang
Mempunyai Risiko Pembiayaan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
(1) (2) (3)
Lancar 4.542.007 5.041.570
Dalam perhatian khusus 2.193 31.313
Kurang lancar - 15.425
Diragukan - -
Macet - 8.854
Total 4.544.200 5.097.162
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai estimasi komitmen dan kontijensi adalah sebagai berikut.
Tabel Perubahan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Estimasi Komitmen dan Kontijensi (dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
(1) (2) (3)
Saldo awal tahun 32.017 28.873
Pembentukan selama tahun berjalan (8.443) 3.246
Selisih kurs 471 (102)
Saldo akhir tahun 24.045 32.017
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan atas nilai estimasi komitmen dan kontijensi yang dibentuk telah memadai
dan telah sesuai dengan ketentuan OJK.
Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Sampai dengan akhir Laporan Tahunan ini disusun tidak terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk
dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
243
Page 246
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan terutama terkait dengan dampak dari eskalasi tensi geopolitik,
Tahun 2025 antara lain berupa kenaikan harga komoditas, termasuk minyak,
risiko terkait iklim, dan risiko terkait imported inflation dari
Prospek Usaha naiknya harga komoditas global dan dari risiko depresiasi nilai
tukar Rupiah perlu terus diperhatikan dan dicermati.
Ekonomi global diperkirakan dalam tren membaik di kisaran 3,3% pada
tahun 2025, meski beberapa risiko masih perlu terus diperhatikan. Penurunan suku bunga ke depan diharapkan dapat meningkatkan
Risiko seperti terhambatnya pemulihan ekonomi Tiongkok dan likuiditas di pasar, sehingga dapat mendukung intermediasi
eskalasi tensi geopolitik di tengah ketidakpastian dari pergantian perbankan. Suku bunga BI berdampak terhadap penyesuaian
kepemimpinan Amerika Serikat masih perlu terus dicermati karena Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) perbankan, sehingga berpotensi
berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi global. mendorong pertumbuhan kredit dengan kisaran 11%-13% pada
tahun 2025. Sementara itu, DPK diperkirakan tumbuh di kisaran
Di tengah kondisi tersebut, ekonomi Indonesia pada 2025 10% pada 2025 sejalan dengan adanya potensi pelonggaran
diperkirakan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun kebijakan moneter BI di tahun 2025. Meski demikian, penurunan
sebelumnya di kisaran 4-8%-5,6% didorong oleh permintaan BI rate berpotensi menyebabkan beralihnya dana ke instrumen
domestik. Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia keuangan lainnya, yang dapat menahan pertumbuhan DPK.
diperkirakan tetap solid dan dalam tren yang meningkat. Pada tahun 2025, Bank Indonesia akan mengimplementasikan
Pertumbuhan ekonomi yang tetap solid tersebut terutama kebijakan pro-growth dengan fokus pada pengembangan
didorong oleh permintaan domestik diiringi dengan permintaan ekonomi dan keuangan syariah. Pertumbuhan ekonomi syariah
eksternal yang terus membaik sejalan dengan perbaikan diperkirakan akan terus melanjutkan tren positif, dengan
perekonomian global. Namun demikian, sejumlah risiko terkait proyeksi pertumbuhan mencapai 4,8% hingga 5,6%.
pemulihan ekonomi global yang lebih lambat dan dampak
eskalasi tensi geopolitik global perlu terus diperhatikan karena Ke depannya, BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan
berpotensi menahan pemulihan kinerja sektor eksternal. solusi keuangan Syariah yang modern, lengkap, dan universal
kepada nasabah dengan melakukan positioning untuk menjadi
Di tengah tensi geopolitik yang masih tinggi, harga komoditas mitra finansial, mitra sosial, dan mitra spiritual bagi nasabah dan
terus ternormalisasi, sehingga inflasi secara umum, termasuk masyarakat secara luas.
inflasi domestik, dalam tren yang menurun. Ke depan, inflasi
Sumber:
diperkirakan tetap dalam kisaran target, yakni 2,5±1% dan dalam - Word Economic Outlook, International Monetary Fund, Januari 2025
tren yang menurun. Inflasi yang rendah dan terkendali tersebut - Tinjauan Kebijakan Moneter, Bank Indonesia, Februari 2025
- Rapat Dewan Gubernur BI, Bank Indonesia, 17-18 Desember 2024
juga mendukung daya beli masyarakat sehingga mendorong - Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia 2024,
Bank Indonesia 21 Februari 2025.
pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, sejumlah risiko,
Analisis SWOT
Mempertimbangkan hal tersebut di atas, BSI melakukan analisis daya saing melalui analisis Strengths Weaknesses Opportunities Threats
(SWOT). Faktor internal ditunjukkan dalam analisis strengths dan weaknesses BSI, sementara faktor eksternal melalui analisis opportunities
dan threats dalam industri perbankan saat ini.
Tabel Analisis SWOT
Strengths Weaknesses
- Bank Syariah di Indonesia yang masuk ke dalam Top 10 Global Islamic Bank. - Produktivitas pegawai dan outlet yang belum optimal.
- Bank Syariah terbesar di Indonesia dari sisi aset. - Tingkat literasi keuangan syariah yang masih rendah.
- Memiliki jaringan kantor dan unit kerja yang luas dengan total lebih dari
1.000 jaringan di Indonesia serta jaringan kantor luar negeri di Dubai.
- Memiliki jumlah customer based yang besar
- Produk dan jasa layanan keuangan yang berbasis syariah.
- Kualitas pembiayaan yang baik.
Opportunities Threats
- Preferensi syariah yang tinggi dari masyarakat atau nasabah. - Persaingan dengan perbankan konvensional dan fintech.
- Pertumbuhan ekonomi syariah global dan nasional. - Kondisi geopolitik dan ekonomi global.
- Positioning BSI di industri perbankan syariah yang kuat. - Perkembangan teknologi informasi dan keamanan siber.
- Dukungan dari pemerintah terhadap keuangan syariah.
- Market share syariah di industri nasional yang masih terbuka luas.
- Sinergi Bank Induk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
244 Laporan Tahunan 2024
Page 247
Berdasarkan analisis tersebut di atas, BSI optimis memiliki berbasis ekosistem halal, basis value chain, dan nasabah
prospek dan peluang yang baik pada masa mendatang, terutama eksisting dengan historis lancar. Target segmen ini akan
dengan terus berkembangnya industri perbankan syariah dan menjadi fokus strategi SME dan UMKM dalam mengelola
meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan giro transaksi institusi yang ditargetkan, mengoptimalkan
berbasis prinsip syariah. Dalam menghadapi prospek dan peluang penetrasi pembiayaan SME dari ekosistem yang ditargetkan,
tersebut, BSI merumuskan strategi untuk mengoptimalkan serta memastikan penetrasi pembiayaan mikro yang sehat
kinerja bank di tahun 2025. dan prudent dengan fokus pada pembiayaan KUR. Selain itu,
akan ada pemilihan pertumbuhan produk BSI untuk usaha
Strategi ke Depan Tahun 2025 mikro di ekosistem pasar, supplier grosir, pasar ritel, sektor
kesehatan, dan pendidikan yang memiliki yield tinggi, serta
Pada tahun 2025, untuk dapat mencapai visi dan misi dengan peningkatan penetrasi melalui BSI Agen.
fokus strategi sebagai Penyedia Platform Keuangan Syariah 4. Konsumer
Terbaik dengan fokus pada Solusi Financial, Social, dan Spiritual BSI akan terus menjalankan strategi yang terbukti
dengan menggarap Islamic Ecosystem sesuai dengan targeted memberikan nilai tambah kepada kinerja perusahaan yaitu
segment yaitu: mengelola pertumbuhan pembiayaan secara sehat dan
1. Wholesale sustain salah satunya adalah segmen konsumer melalui
BSI akan menggarap potensi bisnis wholesale dari perusahaan program dan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah
dan group perusahaan dengan meningkatkan customer seperti SuperApps BYOND by BSI, Tabungan Haji, produk
based dan deepening relationship dengan nasabah melalui investasi seperti melalui sukuk ritel dan bancassurance,
pengembangan kapabilitas transactional banking dan transaksi Zakat, Infaq, Sadaqah, dan Wakaf (ZISWAF), serta
perluasan value chain. Bank juga akan memperkuat kolaborasi pembiayaan segmen konsumer melalui produk-produk yang
wholesale-retail sebagai entry gate untuk menggarap potensi kompetitif di pasar seperti BSI Griya, BSI Oto, Mitraguna
bisnis dari perusahaan atau instansi yang menjadi nasabah Berkah, Pensiun Berkah, Pra Pensiun Berkah, Gadai Emas,
wholesale seperti potensi payroll business, pembiayaan dan Cicil Emas.
pegawai, pawning, dan produk pendanaan.
2. Institusi/Kelembagaan Dalam mendukung strategi tersebut, BSI akan melakukan
BSI juga akan menggarap potensi bisnis pada kelembagaan penguatan pada platform penetrasi bisnis yang dibagi dalam 3
dengan menyasar pada institusi pemerintahan, lembaga (tiga) besaran yaitu platform fisik seperti Cabang dan BSI Agen,
negara, BUMN, BUMD, kementerian beserta satuan kerja e-channel seperti BYOND by BSI, BEWIZE, ATM, EDC, QRIS dan
di bawah kementerian, institusi pendidikan negeri, rumah platform anorganik/subsidiaries.
sakit, serta organ-organ di bawahnya dengan menawarkan
produk dan solusi kebutuhan dari institusi yang dapat Untuk mendukung pelaksanaan fokus strategi terhadap
menjadi solusi financial bagi institusi, vendor rekanan target segmen di atas, BSI juga akan melakukan penguatan
institusi maupun pegawai institusi tersebut. Sebagai upaya fundamental enablers antara lain pada aspek Human Capital
untuk meningkatkan dana murah, bank akan fokus untuk melalui peningkatan produktivitas dan kompetensi pegawai,
menjadikan BSI sebagai bank transactional terutama pada serta penguatan manajemen organisasi. Di aspek Information
institusi dan kelembagaan dengan mengembangkan produk Technology and Operational Excellence, BSI akan meningkatkan
dan services sesuai dengan kebutuhan nasabah seperti stabilisasi dan upgrade core banking, penguatan organisasi 3
dengan produk cash management dengan fitur yang lebih (tiga) pilar IT, peningkatan IT security, dan operational excellence.
lengkap. Di aspek Environmental, Social, Risk, Governance and Compliance
3. SME dan UMKM (ES-GRC), BSI akan melakukan implementasi Enterprise Risk
BSI juga akan memperkuat bisnis pada segmen SME dan Management System, Resolution Plan, Anti Fraud serta penguatan
UMKM dengan menyasar pada ekosistem unggulan SME ESG Governance melalui program-program ESG untuk
seperti ekosistem inti plasma sawit, kopkar, bisnis linkage, jasa mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Sejalan
pendidikan, jasa kesehatan, Surat Berharga Syariah Negara dengan hal tersebut, BSI juga memperkuat aspek data analytics
(SBSN) dan APBN, Travel Haji Umroh, dan BUMN dan Swasta dengan membangun infrastruktur yang kuat untuk big data
serta menyasar pada pelaku usaha mikro yang produktif, dengan kualitas dan meningkatkan kemampuan pengambilan
keputusan dengan artificial intelligence.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
245
Page 248
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Pencapaian Target dan Target Ke Depan
Pencapaian Target
Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan 2024
Informasi perbandingan target dan realisasi keuangan disajikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan (dalam jutaan Rupiah)
Uraian RKAP 2024 Realisasi 2024 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (3)/(2)
POSISI KEUANGAN
Aset 378.370.355 408.613.432 107,99%
Pembiayaan yang Diberikan 272.987.063 278.481.243 102,01%
Dana Pihak Ketiga 321.273.357 327.454.166 101,92%
LABA RUGI
Pendapatan Pengelolaan Dana oleh Bank sebagai Mudharib 24.704.000 25.298.203 102,41%
Laba Bersih 6.079.690 7.005.888 115,23%
RASIO KEUANGAN (%)
NPF Gross 2,00% 1,90% 105,26%
NPF Nett 0,55% 0,50% 110,00%
Pada tahun 2024, total aset BSI tercatat sebesar Rp408,61 DPK BSI tahun 2024 tercatat sebesar Rp327,45 triliun, dengan
triliun, yang melampaui target RKAP/RBB sebesar 107,99%. pencapaian terhadap target RKAP/RBB sebesar 101,92%. Kondisi
Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga ini dipengaruhi oleh ketatnya persaingan likuiditas di pasar.
(DPK) yang berkelanjutan dan adanya kerjasama bancassurance Meskipun demikian, BSI tetap berhasil mencapai target DPK
yang membantu meningkatkan aliran dana masuk ke bank. Dengan yang lebih sustain dengan terus meningkatkan agresivitas dalam
kondisi pasar yang relatif stabil, BSI mampu mengoptimalkan pertumbuhan Current Account Saving Account (CASA), terutama di
manajemen asetnya, yang mencerminkan pertumbuhan yang solid segmen tabungan. Ini menunjukkan keberhasilan BSI dalam menarik
dan sehat. dana dari nasabah, meskipun persaingan likuiditas semakin ketat.
Total pembiayaan yang diberikan oleh BSI tahun 2024 mencapai Laba bersih BSI tahun 2024 tercatat sebesar Rp7,00 triliun,
Rp278,48 triliun, yang juga melampaui target RKAP/RBB sebesar yang melebihi target RKAP/RBB dengan pencapaian sebesar
102,01%. Pembiayaan BSI terus mengalami pertumbuhan di 115,23%. Kinerja laba bersih yang sangat baik ini didorong oleh
semua segmen, yaitu wholesale, retail, dan konsumer. Fokus peningkatan pendapatan margin dan bagi hasil, serta pendapatan
utama BSI adalah memastikan kualitas pembiayaan yang sehat dari fee-based income yang terus berkembang. Selain itu, untuk
dan berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan terus meningkatkan profitabilitas, BSI juga terus melakukan
pembiayaan dan pengelolaan risiko yang hati-hati. efisiensi biaya yang efektif dan menjaga kualitas aset yang sehat.
Hal ini mencerminkan keberhasilan dalam mengelola sumber
pendapatan dan pengendalian biaya secara efisien.
Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal 2024
Informasi perbandingan target dan realisasi struktur modal disajikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal (dalam jutaan Rupiah)
Uraian RKAP 2024 Realisasi 2024 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (3)/(2)
Modal Inti (Tier 1) 41.273.113 41.685.617 101,00%
Modal Pelengkap (Tier 2) 2.302.418 2.265.714 98,41%
Total Modal 43.575.531 43.951.331 100,86%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
246 Laporan Tahunan 2024
Page 249
Total Modal BSI per Desember 2024 sebesar Rp43,95 triliun dengan pencapaian terhadap RKAP/RBB sebesar 100,86%. Hal ini sejalan
dengan rasio KPMM yang mencapai 21,40% pada Desember 2024 dengan pencapaian 101,82% dari target. Pencapaian ini didukung
oleh pencapaian laba bersih bank yang melebihi target sebesar 115,23%.
Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran 2024
Informasi perbandingan target dan realisasi pemasaran disajikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
Produk Deskripsi Realisasi 2024
Rencana Produk Baru Tahun 2024
Transaksi online e-commerce 3D Secure Kartu Debit BSI Visa adalah fitur transaksi online
Transaksi Online BSI Debit Proses perizinan/lapor
(e-commerce) Kartu BSI Debit Visa dengan pengamanan transaksi menggunakan layanan
Visa E-commerce ke BI
3DS (Verify by Visa) berupa OTP Transaksi.
Card Management System BSI Hasanah Card
1. CMS adalah core banking system yang akan digunakan oleh CBG untuk memberikan
layanan kepada pemegang kartu BSI Hasanah Card, baik dari sisi aktivasi kartu,
layanan, otorisasi transaksi, posting/pembukuan, billing statement, maintenance
cardholder/customer, dan lain-lain,
Card Management System BSI 2. CMS BSI Hasanah Card ini sekaligus sebagai pengganti dari CMS yang digunakan oleh
Live
Hasanah Card CBG saat ini, yaitu Cardlink.
3. BSI akan bekerjasama dengan Artajasa, yang telah tergabung di dalam TPCM, dengan
konsep manage service yang akan dituangkan di dalam Perjanjian Kerjasama (PKS).
4. Pengembangan-pengembangan produk/fitur, termasuk pengembangan modul yang
dibutuhkan oleh BSI, akan dilakukan oleh Artajasa.
5. Untuk men-support layanan kepada pemegang kartu, modul-modul yang digunakan di
CMS, relatif sama dengan yang ada di Cardlink saat ini.
Revamp BSI Mobile yaitu pengembangan platform mobile banking dengan generasi terbaru
Revamp BSI Mobile yang lebih modern dengan penambahan layanan dan fitur dan dapat terintegrasi dengan Live
platform lain.
Pengembangan Transaksi Pengembangan transaksi valas di net banking yaitu pengembangan layanan multi currency Proses perizinan/lapor
Valas di Net Banking melalui internet banking. ke OJK
Limit qardh beragun emas dapat diberikan paling banyak sebesar Rp1 miliar untuk setiap Proses perizinan/lapor
Limit Qardh Beragun Emas
nasabah. ke OJK
Mitra Pemasaran Perantara Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPPE) merupakan pihak yang menyediakan
Pedagang Efek Kelembagaan layanan pemasaran PPE kepada nasabah dan/atau calon nasabah berdasarkan kontrak kerja Piloting untuk Live
Level 1 sama dengan ruang lingkup hanya memberikan referral kepada perusahaan sekuritas.
Transaksi reksa dana secara elektronik yaitu (pembukaan rekening, subscription, redemption
Transaksi Reksa Dana Online Piloting untuk Live
dan switching) secara elektronik.
Platform layanan cash management yang terdiri atas account payable management, account
Platform Layanan Cash receivable management, account liquidity management, account administration and information,
Live
Management serta digital onboarding yang ditujukan untuk nasabah segmen Corporate, Institusional,
Government, Small Medium Enterprise (SME), Koperasi, Perseroan Perorangan.
Registry dalam BI-SSSS adalah penambahan aktivitas bank yang menyediakan layanan
Proses perizinan/lapor
Sub-registry BI-SSSS dalam bentuk transaksi Surat Berharga Negara (SBN) maupun pemerintah daerah yang
ke OJK
didukung oleh layanan Bank Indonesia.
Financial Institution Bank to Financial institution bank to bank murabahah facility adalah penghimpunan dan penyaluran Proses perizinan/lapor
Bank Murabahah Facility dana antar bank dengan memanfaatkan bursa komoditi dengan akad murabahah. ke OJK
Penyaluran program bantuan sosial untuk mendukung program Kementerian Pertanian
Penghimpunan Dana (Kartu Republik Indonesia dengan melakukan beberapa pengembangan yaitu:
Proses Internal
Tani Digital BLP) 1. Kartu Tani Digital (BLP)
2. Pelaporan Eksternal (H2H)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
247
Page 250
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Produk Deskripsi Realisasi 2024
BI FAST Tahap 2 kelanjutan project BI Fast tahap 1 yaitu infrastruktur sistem pembayaran
Proses perizinan/lapor
BI Fast Tahap 2 ritel yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel menggunakan berbagai instrumen dan
ke BI
kanal pembayaran yang dapat dilakukan secara real time dan 24 jam 7 hari.
Standarisasi Open API BI SNAP account binding dan account unbinding Sejalan dengan
SNAP Account Binding dan
program regulator (BI dan OJK) dalam menerapkan layanan open banking yang Live
Account Unbinding
terstandarisasi dalam penerapan teknologi informasi (Open API dan Open Banking).
BSI Tabungan Tapenas Reguler adalah tabungan berjangka untuk perorangan dalam mata
Kerjasama Bancassurance
uang Rupiah dengan jumlah setoran bulanan dan jangka waktu tertentu yang dilengkapi Live
dengan pola bisnis integrasi
asuransi.
BSI Hasanah Segmen Muda Turunan produk kartu kredit syariah BSI Hasanah Card yang menyasar young segmen
Proses Internal
Contactless dengan kapabilitas contactless.
Merupakan turunan kartu debit BSI dengan fitur dan keuntungan sesuai kebutuhan
BSI Debit Bisnis Live
nasabah pebisnis.
Kartu Kredit Pemerintah Domestik (KKPD)adalah produk pembiayaan berupa kartu yang
Proses perizinan/lapor
Kartu Kredit Indonesia (KKI) diberikan kepada nasabah untuk transaksi barang dan jasa dengan sumber pembayaran
ke BI
berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hasanah Card Lyfe adalah Fitur BSI Hasanah Card (kartu kredit syariah) dan produk
turunannya yang terdapat pada Super App BSI (BYOND by BSI) berupa fitur autobinding,
Hasanah Card Lyfe Live
virtual card display, aktivasi, request PIN dan dashboard informasi limit, outstanding, sisa limit
dan lainnya.
Cash Cardless Withdrawal (CCWL) antar bank yaitu transaksi pada mesin ATM BSI dapat
Cash Cardless Withdrawal
digunakan oleh non nasabah dalam bertransaksi penarikan tunai tanpa kartu dan nasabah Live
Off Us (CCWL Off Us)
bank bsi dapat bertransaksi tarik tunai tanpa kartu pada jaringan mesin ATM bank lain.
Produk bank adalah BSI Cicil Emas yang akan tetap dijalankan sesuai mekanisme transaksi
eksisting saat ini.
Fitur buyback merupakan pilihan yang diberikan kepada nasabah ketika nasabah
ingin menjual kembali emas dan dibuat sebagai bentuk layanan after sales.
Fitur Buyback BSI Cicil Emas Pembelian emas akan dilakukan oleh mitra Bank. Peran Bank pada fitur ini adalah sebagai Proses Internal
agen yang mempertemukan antara nasabah (penjual emas) dan mitra (pembeli emas). Emas
yang telah dibeli oleh mitra disimpan sementara di BSI hingga dilakukan pengambilan oleh
mitra (maksimal 7 hari kerja). Seluruh biaya yang timbul atas transaksi fitur buyback menjadi
kewajiban mitra.
Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) merupakan basic produk deposito yang nilai
pokoknya akan berfungsi sebagai wakaf uang temporer, dengan bagi hasil depositonya
akan langsung dapat dimanfaatkan ke dalam proyek sosial yang akan ditentukan sesuai
program yang akan ditetapkan pada setiap seri penerbitan. CWLD Financing merupakan
Cash Wakaf Link Deposit pengembangan lebih advance dari CWLD dasar. Dengan CWLD financing, proyek sosial
Proses Internal
(CWLD) Financing dapat direalisasikan lebih awal tanpa menunggu penyelesaian seluruh pembayaran bagi
hasil dari pokok depositonya. Dana untuk realisasi program sosial di dapat dari pembiayaan,
yang mana instalment-nya diambil dari bagi hasil (deposito) bulanan yang didapat. Dengan
skema ini proyek akan terealisasi lebih awal dan bagi hasil yang diterima nasabah akan lebih
menarik dibanding produk CWLD dasar.
BSI Investment Account On Balance Sheet ini merupakan produk yang mengoptimalkan
BSI Investment Account on fungsi investasi pada perbankan syariah dengan menghimpun dana dari investor dan
Proses Internal
Balance Sheet menyalurkannya kepada nasabah/instrumen/portfolio yang menarik secara on balance
sheet, menggunakan akad mudharabah muqayyadah.
Skema akad murabahah komoditi merupakan transaksi penjualan komoditi dengan
Komoditi Murabahah Kantor menegaskan harga beli dan margin keuntungan yang disepakati. Skema ini digunakan untuk Proses perizinan/lapor
Cabang Luar Negeri (KCLN) produk pembiayaan/penempatan, penghimpunan dana, dan penerbitan sukuk dengan ke OJK
dibatasi untuk mendukung aktivitas Kantor Cabang Luar Negeri.
New Trade Finance Platform E2E Trade Finance Solutions dan Document Pre Checking Automation with Smart AI. Proses Internal
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
248 Laporan Tahunan 2024
Page 251
Produk Deskripsi Realisasi 2024
Global Transaction Sharia (GTS) merupakan platform digital yang dirancang oleh tim BSI
Global Transaction Sharia/ untuk menunjang inisiatif bisnis wholesale dengan menerapkan Single Sign on Access (SSO)
Proses Internal
BEWIZE untuk semua sub system banking yang terintegrasi dalam GTS sehingga nasabah dapat
mengakses layanan cash management, value chain, trade finance dan layanan lainnya.
Fasilitas BSI Daily Kafalah yang diberikan oleh Bank kepada nasabah dengan perjanjian
BSI Daily Kafalah line facility untuk tujuan realisasi pembiayaan penjaminan dan modal kerja PRKS dengan Proses Internal
menggunakan akad kafalah bil ujrah dan/atau akad musyarakah.
Produk Lindung Nilai Sederhana Multi Spot Syariah merupakan transaksi lindung nilai
Lindung Nilai (Hedging) sederhana (Aqd al Tahawwuth al-Basith). Rangkaian transaksi terdiri dari 1 kali Wa'd disertai
Live
Sederhana Multi Spot Syariah dengan beberapa kali akad transaksi spot sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah
pihak.
Merupakan sukuk tanpa penawaran umum yang dilakukan bertahap dengan investor Proses perizinan/lapor
Sukuk Tapera Tahap III
tunggal yaitu BP Tapera. ke OJK
Revitalisasi Fitur Limit Revitalisasi fitur limit jumlah pembiayaan kepemilikan emas adalah revitalisasi salah satu
Proses perizinan/lapor
Jumlah Pembiayaan fitur cicil emas yaitu limit jumlah pembiayaan yang asalnya Rp150 juta menjadi maksimal
ke OJK
Kepemilikan Emas Rp500 juta per nasabah.
Landing Page Consumer adalah digital platform yang akan memberikan kemudahan nasabah
dalam mencari produk-produk konsumer BSI, mengajukan pembiayaan, menghitung
Landing Page Consumer Proses Internal
simulasi angsuran, mengetahui informasi program promo pembiayaan consumer BSI dalam
satu tempat.
Pembelian paket umroh melalui BYOND by BSI merupakan fitur yang dapat dimanfaatkan
oleh nasabah BSI untuk melakukan pembelian paket umroh melalui BYOND by BSI.
Proses perizinan/lapor
Pembelian Paket Umroh Nasabah dapat memilih paket umroh, mendaftarkan jamaah, dan melakukan pembayaran
ke OJK
baik secara full ataupun DP dengan pelunasan. Fitur pembelian paket umroh merupakan
one-stop-solution bagi nasabah dalam melakukan ibadah umroh.
Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM 2024
Informasi perbandingan target dan realisasi pengembangan SDM disajikan sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Uraian RKAP 2024 Realisasi 2024 Pencapaian
(1) (2) (3) (4) = (3)/(2)
Biaya pengembangan SDM (Rp) 147.623.000.000 141.590.926.496 95,91%
Realisasi biaya pengembangan SDM pada tahun 2024 tercatat pengembangan telah diberikan kepada karyawan, dengan tujuan
sebesar Rp141,59 miliar, sedikit berada di bawah target RKAP untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan
2024 sebesar 95,91% dari anggaran yang direncanakan, yaitu industri perbankan yang semakin kompleks dan dinamis.
Rp147,62 miliar.
Melalui pelatihan yang lebih intensif dan program pengembangan
BSI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi yang terstruktur, BSI berharap dapat menciptakan tenaga kerja
SDM sebagai bagian dari strategi jangka panjang guna yang lebih terampil, produktif, dan siap menghadapi perubahan
memperkuat kinerja bank. Sejumlah pelatihan dan program teknologi serta tuntutan pasar yang terus berkembang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
249
Page 252
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Target/Proyeksi ke Depan
Asumsi dalam Menyusun Target/Proyeksi 2025
Dalam penyusunan proyeksi tahun 2025, BSI menggunakan beberapa asumsi makro ekonomi sebagai berikut.
Tabel Asumsi dalam Menyusun Target/Proyeksi 2025
Uraian 2025
(1) (2)
Pertumbuhan ekonomi 5,14%
Tingkat inflasi 2,70%
Nilai tukar Rp/USD Rp14.977
7-Day Reverse Repo Rate 5,00%
Sumber: Office of Chief Economist BSI
Target/Proyeksi Keuangan 2025
Informasi terkait target/proyeksi keuangan tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Tabel Target/Proyeksi Keuangan 2025 (dalam jutaan Rupiah)
Uraian Proyeksi 2025
(1) (2)
Financing Growth 14,00% - 16,00%
Cost of Credit <1,00%
Net Interest Margin >5,00%
NPF Gross <2,00%
Target/Proyeksi Kebijakan Dividen 2025
Pembagian dividen BSI dilakukan berdasarkan keputusan RUPS Penetapan, jumlah dan pembayaran dividen tunai di masa
dan seluruh Pemegang Saham memiliki hak-hak yang sama mendatang akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk
dan setara, termasuk hak untuk menerima dividen. Dengan namun tidak terbatas pada laba ditahan, kinerja operasi, arus kas,
memperhatikan kemampuan dan kondisi keuangan, BSI juga dari prospek usaha dan kondisi keuangan BSI baik sekarang maupun
waktu ke waktu dapat meninjau kembali dan mengubah kebijakan di masa depan serta faktor-faktor lain yang dianggap relevan oleh
dividen ini dengan memperhatikan peraturan perundang- Para Pemegang Saham BSI, dan peraturan perundang-undangan
undangan Indonesia yang berlaku. Dengan memperhatikan Indonesia yang berlaku. BSI berhak untuk meninjau kembali
ketentuan di atas dan kondisi keuangan BSI secara keseluruhan, dan mengubah kebijakan dividen dari waktu ke waktu, dengan
BSI memiliki kebijakan untuk pembagian dividen dalam bentuk memperhatikan peraturan perundang-undangan Indonesia yang
uang tunai kepada seluruh Pemegang Saham Perseroan setelah berlaku.
menyisihkan cukup cadangan, dan tanpa mengurangi hak
dari RUPS untuk menentukan pembagian dividen yang akan
ditentukan dalam RUPS.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
250 Laporan Tahunan 2024
Page 253
Target/Proyeksi Pemasaran 2025
Informasi terkait proyeksi pemasaran tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Tabel Perbandingan Target/Proyeksi Pemasaran 2025
Rencana Produk Baru
Deskripsi Target Realisasi 2025
Tahun 2025
Transaksi Online E-Commerce 3D Secure Kartu Debit BSI Visa adalah fitur transaksi online
Transaksi Online BSI Debit
(e-commerce) Kartu BSI Debit Visa dengan pengamanan transaksi menggunakan layanan Triwulan I - 2025
Visa E-commerce
3DS (Verify by Visa) berupa OTP Transaksi.
Card Management System BSI Hasanah Card
1. CMS adalah core banking system yang akan digunakan oleh CBG untuk memberikan
layanan kepada pemegang kartu BSI Hasanah Card, baik dari sisi aktivasi kartu, layanan,
otorisasi transaksi, posting/pembukuan, billing statement, maintenance cardholder/
customer, dan lain-lain.
Card Management System BSI 2. CMS BSI Hasanah Card ini sekaligus sebagai pengganti dari CMS yang digunakan oleh
Triwulan I - 2025
Hasanah Card CBG saat ini, yaitu Cardlink.
3. BSI akan bekerjasama dengan Artajasa, yang telah tergabung di dalam TPCM, dengan
konsep manage service yang akan dituangkan di dalam Perjanjian Kerjasama (PKS).
4. Pengembangan-pengembangan produk/fitur, termasuk pengembangan modul yang
dibutuhkan oleh BSI, akan dilakukan oleh Artajasa.
5. Untuk mendukung layanan kepada pemegang kartu, modul-modul yang digunakan di
CMS, relatif sama dengan yang ada di Cardlink saat ini.
Pengembangan Transaksi Pengembangan transaksi valas di net banking yaitu pengembangan layanan multi currency
Triwulan I - 2025
Valas di Net Banking melalui internet banking.
Limit Qardh Beragun Emas dapat diberikan paling banyak sebesar Rp1 miliar untuk setiap
Limit Qardh Beragun Emas Triwulan I - 2025
nasabah.
Mitra Pemasaran Perantara Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPPE) merupakan pihak yang menyediakan
Pedagang Efek Kelembagaan layanan pemasaran PPE kepada nasabah dan/atau calon nasabah berdasarkan kontrak kerja Triwulan II - 2025
Level 1 sama dengan ruang lingkup hanya memberikan referral kepada perusahaan sekuritas.
Transaksi Reksa Dana Secara Transaksi reksa dana secara elektronik, yaitu (pembukaan rekening reksa dana, subscription,
Triwulan I - 2025
Elektronik via BSI Mobile redemption dan switching) secara elektronik pada aplikasi BYOND by BSI.
Registry dalam BI-SSSS adalah penambahan aktivitas bank yang menyediakan layanan dalam
Sub-registry BI-SSSS bentuk transaksi Surat Berharga Negara (SBN) maupun pemerintah daerah yang didukung Triwulan II - 2025
oleh layanan Bank Indonesia.
Financial Institution Bank to Financial Institution Bank to Bank murabahah facility adalah penghimpunan dan penyaluran
Triwulan I - 2025
Bank Murabahah Facility dana antar bank dengan memanfaatkan bursa komoditi dengan akad murabahah.
Penyaluran program bantuan sosial untuk mendukung program Kementerian Pertanian
Penghimpunan Dana (Kartu Republik Indonesia dengan melakukan beberapa pengembangan yaitu:
Triwulan II - 2025
Tani Digital BLP) 1. Kartu Tani Digital (BLP)
2. Pelaporan Eksternal (H2H).
BI FAST Tahap 2 kelanjutan project BI Fast tahap 1 yaitu infrastruktur Sistem Pembayaran
BI Fast Tahap 2 ritel yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel menggunakan berbagai instrumen dan Triwulan I - 2025
kanal pembayaran yang dapat dilakukan secara real time dan 24 jam 7 hari.
BSI Hasanah segmen Muda Turunan produk kartu kredit syariah BSI Hasanah Card yang menyasar young segment
Triwulan I -2025
Contactless dengan kapabilitas contactless.
Kartu Kredit Pemerintah Domestik (KKPD) adalah produk pembiayaan berupa kartu yang
Kartu Kredit Indonesia (KKI) diberikan kepada nasabah untuk transaksi barang dan jasa dengan sumber pembayaran Triwulan I -2025
berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hasanah Card Lyfe adalah Fitur BSI Hasanah Card (kartu kredit syariah) dan produk
turunannya yang terdapat pada SuperApp BSI (BYOND by BSI) berupa fitur autobinding,
Hasanah Card Lyfe Triwulan I -2025
virtual card display, aktivasi, request PIN dan dashboard informasi limit, outstanding, sisa limit
dan lainnya.
Produk bank adalah BSI Cicil Emas yang akan tetap dijalankan sesuai mekanisme transaksi
eksisting saat ini. Fitur buyback merupakan pilihan yang diberikan kepada nasabah ketika
nasabah ingin menjual kembali emas dan dibuat sebagai bentuk layanan after sales.
Pembelian emas akan dilakukan oleh mitra Bank. Peran Bank pada fitur ini adalah sebagai
Fitur Buyback BSI Cicil Emas Triwulan I - 2025
agen yang mempertemukan antara nasabah (penjual emas) dan mitra (pembeli emas). Emas
yang telah dibeli oleh mitra disimpan sementara di BSI hingga dilakukan pengambilan oleh
mitra (maksimal 7 hari kerja). Seluruh biaya yang timbul atas transaksi fitur Buyback menjadi
kewajiban mitra.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
251
Page 254
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Rencana Produk Baru
Deskripsi Target Realisasi 2025
Tahun 2025
Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) merupakan basic produk deposito yang nilai
pokoknya akan berfungsi sebagai wakaf uang temporer dimana bagi hasil depositonya
akan langsung dapat dimanfaatkan ke dalam proyek sosial yang akan ditentukan sesuai
program yang akan ditetapkan pada setiap seri penerbitan. CWLD Financing merupakan
Cash Wakaf Link Deposit pengembangan lebih advance dari CWLD dasar. Dengan CWLD Financing, proyek sosial
Triwulan I - 2025
(CWLD) Financing dapat direalisasikan lebih awal tanpa menunggu penyelesaian seluruh pembayaran bagi
hasil dari pokok depositonya. Dana untuk realisasi program sosial di dapat dari pembiayaan,
yang mana instalment-nya diambil dari bagi hasil (deposito) bulanan yang didapat. Dengan
skema ini proyek akan terealisasi lebih awal dan bagi hasil yang diterima nasabah akan lebih
menarik dibanding produk CWLD dasar.
BSI Investment Account (SRIA) ini merupakan produk yang mengoptimalkan fungsi investasi
BSI Investment Account pada perbankan syariah dengan menghimpun dana dari investor dan menyalurkannya
Triwulan I - 2025
(SRIA) kepada nasabah/instrumen/portfolio yang menarik secara on balance sheet, menggunakan
akad mudharabah muqayyadah.
Skema akad murabahah komoditi merupakan transaksi penjualan komoditi dengan
BSI Overseas Murabahah menegaskan harga beli dan margin keuntungan yang disepakati. Skema ini digunakan untuk
Triwulan I - 2025
Komoditi KCLN produk pembiayaan/penempatan, penghimpunan dana, dan penerbitan sukuk dengan
dibatasi untuk mendukung aktivitas Kantor Cabang Luar Negeri.
New Trade Finance Platform E2E Trade Finance Solutions dan Document Pre-Checking Automation with Smart AI. Triwulan IV-2025
Global Transaction Sharia (GTS)/BEWIZE merupakan platform digital yang dirancang oleh
tim BSI untuk menunjang inisiatif bisnis wholesale dengan menerapkan single sign on access
Global Transaction Sharia/
(SSO)/BEWIZE untuk semua sub system banking yang terintegrasi dalam GTS/BEWIZE Triwulan I - 2025
BEWIZE
sehingga nasabah dapat mengakses layanan cash management, value chain, trade finance dan
layanan lainnya.
Fasilitas BSI Daily Kafalah yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah dengan perjanjian
BSI Daily Kafalah line facility untuk tujuan realisasi pembiayaan penjaminan dan modal kerja PRKS dengan Triwulan I - 2025
menggunakan akad kafalah bil ujrah dan/atau akad musyarakah.
Merupakan sukuk tanpa penawaran umum yang dilakukan bertahap dengan investor
Sukuk Tapera Tahap III Triwulan I - 2025
tunggal yaitu BP Tapera.
Revitalisasi Fitur Limit Revitalisasi fitur limit jumlah pembiayaan kepemilikan emas adalah revitalisasi salah satu
Jumlah Pembiayaan fitur cicil emas yaitu limit jumlah pembiayaan yang asalnya Rp150 juta menjadi maksimal Triwulan I - 2025
Kepemilikan Emas Rp500 juta per nasabah.
Landing Page Consumer adalah digital platform yang akan memberikan kemudahan nasabah
dalam mencari produk-produk konsumer BSI, mengajukan pembiayaan, menghitung
Landing Page Consumer Triwulan I - 2025
simulasi angsuran, mengetahui informasi program promo pembiayaan konsumer BSI dalam
satu tempat.
Pembelian paket umroh melalui BYOND by BSI merupakan fitur yang dapat dimanfaatkan
oleh nasabah BSI untuk melakukan pembelian paket umroh melalui BYOND by BSI.
Pembelian Paket Umroh Nasabah dapat memilih paket umroh, mendaftarkan jamaah, dan melakukan pembayaran Triwulan I - 2025
baik secara full ataupun DP dengan pelunasan. Fitur pembelian paket umroh merupakan
one-stop-solution bagi nasabah dalam melakukan ibadah umroh.
Bentuk otorisasi pembayaran transaksi di mana pemegang kartu dapat melakukan transaksi
BSI Debit Visa Contactless dengan menempelkan (tapping) kartu pada mesin pembaca kartu (EDC) yang tersedia tanpa Triwulan III - 2025
harus swipe/dip kartu.
Transaksi Reksa Dana Secara Transaksi reksa dana secara elektronik yaitu (pembukaan rekening, subscription, redemption
Triwulan II - 2025
Elektronik via BYOND by BSI dan switching) secara elektronik.
Penambahan Produk Reksa
Penambahan jenis produk reksa dana syariah yang akan dijual melalui BSI untuk
Dana Baru yang akan dijual Triwulan IV-2025
memberikan diversifikasi/pilihan investasi kepada nasabah.
melalui BSI
Penambahan 5 currency pada Produk BSI Tabungan Valas Wadiah (6009) yaitu SGD, SAR,
BSI Tabungan Valas
AUD, JPY, EUR. Dengan instrumen penambahan pembukaan rekening dan transaksi pada Triwulan I - 2025
Multicurrency
core.
Byond Market Place merupakan Fitur yang mengakomodir kebutuhan transaksional
seputar Lifestyle User Byond guna mendukung penguatan ekosistem islam atau halal
BYOND Market Place lifestyle pada BSI. Triwulan I - 2025
Nasabah dapat melakukan pembelian tiket event, tiket transportasi, paket travel umroh,
voucher game, dan transaksi- transaksi lifestyle secara end-to-end di dalam halaman Byond Lyfe.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
252 Laporan Tahunan 2024
Page 255
Rencana Produk Baru
Deskripsi Target Realisasi 2025
Tahun 2025
1. Digitalisasi atas produk pembiayaan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan
daya saing industri salah satunya dengan pengajuan pembiayaan kepemilikan properti
dengan menggunakan digital.
2. Pengajuan Griya Online adalah fitur pengajuan griya pembelian rumah baru, pembelian
rumah bekas, refinancing, take over, top up dan take over & top up yang dilakukan melalui
Pembiayaan Griya OL Triwulan I - 2025
BYOND by BSI. Pengajuan Griya Online merupakan salah satu kesatuan surrounding
product dalam Project Medina.
3. Pada implementasinya akan dibuat 2 jenis metode pembiayaan Griya melalui BYOND
by BSI yaitu dengan metode Sales Assignment (pengajuan dibantu Marketing) dan Self
Service (pengajuan dilakukan oleh nasabah sendiri).
Islamic Structured Account (ISRA) merupakan produk simpanan Dana Pihak Ketiga (DPK)
Islamic Structured Account
berupa tabungan dan giro dengan basis akad Mudharabah Muqayyadah dimana dana Triwulan I - 2025
(ISRA)
simpanan tersebut khusus digunakan untuk aktivitas transaksi Valas oleh unit kerja Treasury.
Pengembangan akad MMQ untuk pembiayaan PPR indent merupakan inisiasi dari Bank
untuk memperbaiki akad yang ada sebelumnya pada produk PPR Indent. Akad yang
Penambahan Akad MMQ
digunakan pada produk PPR Indent sebelumnya adalah akad murabahah atas tanah dan
untuk penyaluran BSI Griya Triwulan I - 2025
bahan bangunan. Bank berupaya untuk melakukan perbaikan akad pembiayaan PPR
Indent
indent agar lebih sesuai dengan prinsip syariah dengan mengembangkan akad MMQ untuk
penyaluran PPR indent.
Financial Institution Bank to Financial Institution Bank to Bank Wakalah Facility adalah Penghimpunan dan penyaluran
Triwulan II- 2025
Bank Wakalah Facility dana antar bank dengan memanfaatkan bursa komoditi dengan akad Murabahah.
Titipan Emas adalah layanan penitipan emas fisik yang disediakan oleh Bank secara dan
Titipan Emas Triwulan I-2025
aman. Emas akan disimpan oleh Bank melalui vault khusus emas.
Perdagangan Emas merupakan kegiatan usaha bullion yang terkait jual beli emas fisik /
Perdagangan Emas Triwulan I-2025
logam mulia berstandar SNI dan atau standar Internasional (LBMA).
Target/Proyeksi Pengembangan SDM
Informasi terkait proyeksi pengembangan SDM tahun 2025 adalah sebagai berikut.
Tabel Target/Proyeksi Pengembangan SDM 2025
Uraian Proyeksi 2025
(1) (2)
Biaya pengembangan SDM (Rp) 145.000.000.000
Proyeksi biaya pengembangan SDM untuk tahun 2025 sampai jumlah dana cadangan tersebut mencapai minimal 20%
diperkirakan mencapai Rp145,00 miliar, dimana mengalami dari jumlah modal disetor bank, walaupun tidak terdapat jangka
kenaikan sebesar 2,41% dari realisasi biaya pengembangan waktu yang ditentukan untuk pencapaian tingkat dana cadangan
SDM pada tahun 2024. BSI terus berinvestasi dalam kualitas dan wajib tersebut.
kapabilitas SDM, guna mendukung pencapaian tujuan jangka
panjang BSI. Sisa bagian dari laba bersih (setelah dikurangi alokasi dana
cadangan) dapat dibagikan kepada Pemegang Saham sebagai
dividen final kecuali ditentukan lain dalam RUPST. Bank juga
Kebijakan, Pengumuman dan dapat membagikan dividen khusus secara ad-hoc berdasarkan
Pembayaran Dividen persetujuan dalam RUPS. Penggunaan laba bersih tahun buku
2023 berdasarkan dengan RUPST tanggal 17 Mei 2024 dan
BSI dapat mengumumkan dividen setiap tahun (dalam Rupiah) penggunaan laba bersih tahun buku 2022 berdasarkan RUPST
apabila memiliki saldo laba yang positif. Sebagian dari laba bersih tanggal 22 Mei 2023. Sedangkan penggunaan laba bersih BSI
bank yang ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham tahun buku 2024 akan diputuskan dalam RUPST pada tahun
Tahunan (RUPST) dan setelah dikurangi pemotongan pajak 2025.
perusahaan, harus dialokasikan sebagai dana cadangan wajib
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
253
Page 256
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Informasi pengumuman dan pembayaran dividen diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Uraian Tahun Buku 2023 Tahun Buku 2022
Laba Bersih 5.703.743.109.251 4.260.181.677.875
Dividen Kas 855.561.466.388 426.018.167.788
Dividen Non Kas - -
Dividen Kas Per Saham 18.5470451 9.23531
Dividen Non Kas Per Saham - -
Dividend Payout Ratio (%) 15% 10%
Tanggal Pengumuman 17 Mei 2024 22 Mei 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 20 Juni 2024 23 Juni 2023
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas - -
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Sesuai dengan POJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, BSI telah
melaporkan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sebagai berikut.
Tabel Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum Rencana Penggunaan Dana
Jenis
Tanggal
No. Penawaran Jumlah Hasil
Efektif Biaya Penawaran
Umum Penawaran Hasil Bersih Uraian
Umum
Umum
Seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran
Umum ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi
terkait, akan digunakan Perseroan untuk penyaluran
pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada
(existing) baik langsung atau pun tidak langsung atas
kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan
Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebagaimana diatur
dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan
persyaratan efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan
Penawaran keberlanjutan. Penggunaan dana untuk Penyaluran
Umum pembiayaan yang sudah ada (existing) pada kategori KUBL
Berkelanjutan dan KUBS dengan rincian:
Sukuk
1. Kategori KUBL memiliki porsi minimal sebesar 30% dan
Mudharabah
maksimal sebesar 50%. Adapun pembagian pada kategori
1 Berlandaskan 14 Juni 2024 3.000.000.000.000 9.480.000.000 2.990.520.000.000
KUBL porsi terbesarnya yaitu minimal sebesar 50% pada
Keberlanjutan
kategori (1) Energi terbarukan, (2) Produk yang dapat
Berkelanjutan
mengurangi penggunaan sumber daya dan menghasilkan
I Bank BSI
lebih sedikit polusi serta (3) Pengelolaan air dan air limbah
Tahap I Tahun
yang berkelanjutan dan sisanya untuk 7 (tujuh) Kategori
2024
KUBL Lainnya.
2. Kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 50% dan
maksimal sebesar 70%. Adapun pembagian kategori KUBS
porsi terbesarnya yaitu minimal sebesar 50% pada kategori
(1) Penciptaan lapangan kerja dan program yang dirancang
untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran,
termasuk pembiayaan usaha kecil menengah dan
pembiayaan mikro, (2) Peningkatan pemberdayaan sosio
ekonomi serta (3) akses terhadap layanan esensial dan
sisanya untuk 3 (tiga) kategori KUBS lainnya.
Jumlah 3.000.000.000.000 9.480.000.000 2.990.520.000.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
254 Laporan Tahunan 2024
Page 257
Realisasi Penggunaan Dana
Sisa Dana Hasil
Penawaran Umum
Total Uraian Total
Seluruh Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi dengan
biaya-biaya emisi terkait, akan digunakan Perseroan untuk penyaluran pembiayaan baru
atau pun pembiayaan yang sudah ada (existing) baik langsung atau pun tidak langsung
atas kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) sebagaimana diatur
dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang
dan sukuk berlandaskan keberlanjutan. Penggunaan dana untuk Penyaluran pembiayaan -
yang sudah ada (existing) pada kategori KUBL dan KUBS dengan rincian:
1. Kategori KUBL memiliki porsi minimal sebesar 30% dan maksimal sebesar 50%.
Adapun pembagian pada kategori KUBL porsi terbesarnya yaitu minimal sebesar 50%
pada kategori (1) energi terbarukan, (2) produk yang dapat mengurangi penggunaan
sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi serta (3) pengelolaan air dan air limbah
1.226.113.200.000 1.226.113.200.000 -
yang berkelanjutan dan sisanya untuk 7 (tujuh) Kategori KUBL Lainnya.
2. Kategori KUBS memiliki porsi minimal sebesar 50% dan maksimal sebesar 70%. Adapun
pembagian kategori KUBS porsi terbesarnya yaitu minimal sebesar 50% pada kategori
(1) penciptaan lapangan kerja dan program yang dirancang untuk mencegah dan/atau
mengurangi pengangguran, termasuk pembiayaan usaha kecil menengah dan pembiayaan
1.764.406.800.000 mikro , (2) peningkatan pemberdayaan sosio ekonomi serta (3) akses terhadap layanan 1.764.406.800.000 -
esensial dan sisanya untuk 3 (tiga) kategori KUBS lainnya.
2.990.520.000.000 2.990.520.000.000 -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
255
Page 258
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Rincian Biaya Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan
I Bank BSI Tahap I Tahun 2024
No Uraian Jumlah Biaya Persentase
1 Biaya Jasa Untuk Penjaminan Emisi Efek 2.970.000.000 0,099%
Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) 2.070.000.000 0,069%
Biaya Jasa Penjaminan (Underwriting Fee) 450.000.000 0,015%
Biaya Jasa Penjualan (Selling Fee) 450.000.000 0,015%
2 Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal 3.840.000.000 0,128%
Biaya Jasa Akuntan Publik 3.150.000.000 0,105%
Biaya Jasa Konsultan Hukum 630.000.000 0,021%
Biaya Notaris 60.000.000 0,002%
3 Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal 1.140.000.000 0,038%
Perusahaan Pemeringkat Efek 900.000.000 0,030%
Wali Amanat 240.000.000 0,008%
Biaya Lain - lain (Biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, KSEI, biaya
4 pencatatan di BEI, serta biaya percetakan, iklan, penyelenggara acara, Ahl 1.530.000.000.00 0,051%
Lingkungan, dan akuntan publik untuk audit penjatahan)
Total Biaya Penawaran Umum 9.480.000.000.00 0,316%
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/Modal
Investasi
BSI memiliki investasi pada surat berharga di tahun 2024 dan 2023 baik yang diterbitkan oleh pemerintah maupun korporasi. Rincian
investasi atas surat berharga BSI per 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut.
Tabel Investasi Pada Surat Berharga (dalam jutaan Rupiah)
2024 2023
Objek Transaksi
Nilai Nominal Nilai Tercatat Nilai Nominal Nilai Tercatat
Nilai Wajar melalui Laba Rugi
RUPIAH
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2.320.383 2.300.433 1.835.552 1.847.602
Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPNS) 2.006.619 1.962.324 895.000 878.000
Sukuk Bank Indonesia 2.000.000 2.028.369 1.724.704 1.724.704
Reksa dana - - 400.000 405.089
Efek Beragun Aset Syariah-Surat Partisipasi (EBAS-SP) 27.301 29.476 27.301 31.787
Total 6.354.303 6.320.602 4.882.557 4.887.182
MATA UANG ASING
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 46.466 46.181 6.728 6.702
Total nilai wajar melalui laba rugi 6.400.769 6.366.783 4.889.285 4.893.884
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
256 Laporan Tahunan 2024
Page 259
2024 2023
Objek Transaksi
Nilai Nominal Nilai Tercatat Nilai Nominal Nilai Tercatat
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
RUPIAH
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 10.455.701 10.251.000 7.119.539 7.087.426
Sukuk Bank Indonesia 11.148.698 11.148.698 20.693.578 20.744.693
Reksa dana 2.500.000 2.543.914 1.200.000 1.219.721
Sukuk Korporasi - - 120.000 120.890
Total 24.140.399 23.979.612 29.133.117 29.172.730
MATA UANG ASING
Sukuk Bank Indonesia 8.127.975 8.127.975 1.539.700 1.544.442
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 273.615 261.066 - -
Total 8.401.590 8.389.041 1.539.700 1.544.442
Total Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 32.541.989 32.368.653 30.672.817 30.717.172
Biaya perolehan diamortisasi
RUPIAH
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 22.078.936 22.127.374 33.952.697 34.092.672
Sukuk korporasi 638.800 638.800 947.800 947.800
Wesel ekspor 309.746 309.746 200.858 200.858
Total 23.027.482 23.075.920 35.101.355 35.241.330
MATA UANG ASING
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 431.346 433.580 443.434 449.140
Wesel ekspor 6.870 6.870 - -
Total 438.216 440.450 443.434 449.140
Total Biaya perolehan diamortisasi 23.465.698 23.516.370 35.544.789 35.690.470
Total Investasi Pada Surat Berharga 62.251.808 71.301.526
Cadangan kerugian penurunan Nilai (35.288) (132.506)
Bersih 62.216.518 71.169.020
Ekspansi Akuisisi
Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan kegiatan ekspansi. Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan kegiatan akuisisi.
Divestasi Restrukturisasi Utang/Modal
Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan kegiatan divestasi. Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan kegiatan restrukturisasi
utang/modal.
Penggabungan/Peleburan Usaha
Pada tahun 2024, BSI tidak melakukan kegiatan penggabungan/
peleburan usaha.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
257
Page 260
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan dan/atau
Transaksi dengan Pihak Afiliasi
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha, Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali yang
memenuhi batasan nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.
Transaksi Benturan Kepentingan Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan Usaha
yang Dijalankan dalam Rangka Menghasilkan
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Pendapatan Usaha dan Dijalankan Secara Rutin,
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Berulang, dan/atau Berkelanjutan
Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan Kepentingan adalah
perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka Berdasarkan Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota transaksi afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan
Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
yang dapat merugikan perusahaan terbuka dimaksud. secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan yang disampaikan
pada bagian transaksi pihak berelasi. BSI telah melakukan
Pada tahun 2024 tidak terdapat transaksi yang mengandung pendataan atas transaksi tersebut dan tercatat pada Catatan
Benturan Kepentingan. atas Laporan Keuangan 44.
Transaksi Afiliasi Kewajaran Transaksi dan Pemenuhan Ketentuan
Terkait
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi yang dilakukan BSI telah memenuhi POJK Nomor 42/
Transaksi Benturan Kepentingan, Afiliasi adalah: POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
a. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan Kepentingan pada saat transaksi-transaksi tersebut dilakukan.
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun Transaksi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
vertikal; umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi
b. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau yang wajar (arm’s length principle). Transaksi dilakukan atas dasar
Komisaris dari pihak tersebut; alasan kebutuhan BSI dan bebas dari konflik kepentingan. Pada
c. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat 1 tahun 2024 tidak terdapat transaksi pihak afiliasi dan/atau
(satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang berelasi yang membutuhkan persetujuan RUPS.
sama;
d. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik langsung Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi
maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan
oleh perusahaan tersebut; Dalam melakukan transaksi, khususnya dengan pihak afiliasi dan/
e. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik atau berelasi, BSI telah memiliki prosedur sesuai dengan yang
langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau ditentukan oleh regulator. Dalam prosedur tersebut, Direksi
f. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham Utama. menjadi bagian dari organisasi yang melakukan review terhadap
rencana, realisasi dan evaluasi terhadap transaksi BSI. Dengan
Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/ pertimbangan tersebut, Direksi memandang bahwa seluruh
atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau transaksi dengan pihak berelasi telah melalui prosedur yang
perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka memadai dan selaras dengan praktik bisnis yang berlaku umum
atau Afiliasi dari Anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris, serta berpedoman terhadap peraturan perundang-undangan
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali, termasuk setiap yang berlaku (arm’s length principle).
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan
Terbuka atau Perusahaan Terkendali untuk kepentingan Afiliasi
dari Perusahaan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi,
Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
Pengendali.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
258 Laporan Tahunan 2024
Page 261
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit Terkait (4) Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci
Transaksi Afiliasi Bank;
(5) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang
Salah satu tugas penting Komite Audit adalah melakukan diuraikan dalam butir (1) atau (4);
pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai (6) Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
kecukupan sistem pengendalian intern (internal control system), bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau untuk pihak
termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. Selain itu, yang memiliki hak suara signifikan pada beberapa entitas,
Komite Audit melakukan penelaahan atas informasi keuangan langsung maupun tidak langsung, yaitu individu seperti
yang akan dikeluarkan oleh Bank untuk publik atau pemangku diuraikan dalam butir (4) atau (5); dan
kepentingan lain serta menelaah ketaatan terhadap peraturan (7) Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk
perundang-undangan. Karena itu, transaksi dengan pihak afiliasi imbalan kerja dari Bank atau entitas yang terkait dengan
dan/atau berelasi menjadi bagian dari telaah dan pemantauan Bank.
Komite Audit. Sebagai organ di bawah Dewan Komisaris, Komite
Audit menyampaikan laporan hasil kinerjanya kepada Dewan Nama Pihak dan Sifat Hubungan Transaksi Pihak
Komisaris yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap Berelasi
pelaksanaan kegiatan usaha Bank. Karena itu, peran Komite
Audit dan Dewan Komisaris menjadi bagian penting dari upaya Berikut adalah nama pihak dan sifat hubungan transaksi dengan
untuk memastikan bahwa transaksi yang dilakukan Bank sejalan pihak-pihak berelasi
dengan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan
praktik bisnis yang berlaku umum (arm’s length principle). Hubungan Pihak Berelasi Sebagai Pemegang Saham
Utama
Transaksi Pihak Berelasi
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti
yang didefinisikan dalam PSAK 224 tentang “Pengungkapan Hubungan Pihak Berelasi Sebagai Pemegang Saham
Pihak-Pihak Berelasi” dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Pengendali
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik”. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(1) Langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih
perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan Hubungan Pihak Berelasi Sebagai Pemegang Saham
oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama,
dengan Bank; (ii) memiliki kepentingan dalam Bank yang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
memberikan pengaruh signifikan atas Bank; atau (iii) memiliki PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
pengendalian bersama atas Bank; PT BRI Danareksa Sekuritas
(2) Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha yang sama PT BNI Life Insurance
dengan Bank; PT Mandiri Sekuritas
(3) Suatu pihak adalah ventura bersama dimana Bank sebagai AirNav Indonesia
venturer;
Entitas dan Lembaga Pemerintah
BPJS Kesehatan Perum Perumnas PT Aerojasa Cargo
BPJS Ketenagakerjaan Perum Peruri PT Agro Medika Nusantara
Dana Pensiun Bank Mandiri Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia PT Agro Sinergi Nusantara
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia PT Adhi Commuter Properti Tbk PT Alur Pelayaran Barat Surabaya
Perum BULOG PT Adhi Jalintim Riau PT Amarta Karya (Persero)
Perum DAMRI PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Aneka Tambang Tbk
Perum Jasa Tirta I PT Adhi Persada Beton PT Angkasa Pura I
Perum Jasa Tirta II PT Adhi Persada Gedung PT Angkasa Pura II
Perum Percetakan Negara Republik PT Adhi Persada Properti PT Angkasa Pura Hotel
Indonesia PT Aero Globe Indonesia PT Angkasa Pura Kargo
Perum Perhutani PT Aerofood Indonesia PT Angkasa Pura Logistik
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
259
Page 262
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
PT Angkasa Pura Properti PT Cut Meutia Medika Nusantara PT IPC Terminal Petikemas
PT Angkasa Pura Retail PT Danareksa (Persero) PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung
PT Angkasa Pura Sarana Digital PT Danareksa Finance PT Jalin Pembayaran Nusantara
PT Angkasa Pura Solusi PT Danareksa Investment Management PT Jalintim Adhi Abipraya
PT Angkasa Pura Solusi Integra PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk PT Jaminan Kredit Indonesia
PT Angkasa Pura Supports PT Dirgantara Indonesia (Persero) PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah
PT Antam Resourcindo PT Djakarta Lloyd (Persero) PT Jasa Armada Indonesia Tbk
PT ASABRI (Persero) PT Dok dan Perkapalan Air Kantung PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari PT Jasa Prima Logistik Bulog
PT Asuransi Asei Indonesia (Persero) PT Jasa Raharja
PT Asuransi BRI Life PT Elnusa Petrofin PT Jasa Tirta Energi
PT Asuransi Jasa Indonesia PT Elnusa Tbk PT Jasa Tirta Luhur
PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah PT Emas Antam Indonesia PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) PT Energi Agro Nusantara PT Jasamarga Gempol Pasuruan
PT Asuransi Jiwa IFG PT Energi Pelabuhan Indonesia PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia PT Energy Management Indonesia PT Jasamarga Jogja Solo
PT Asuransi Jiwa Taspen (Persero) PT Jasamarga Kualanamu Tol
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Equiport Inti Indonesia PT Jasamarga Kunciran Cengkareng
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Estika Daya Mandiri PT Jasamarga Manado Bitung
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Finnet Indonesia PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Fintek Karya Nusantara PT Jasamarga Pandaan Malang
PT AXA Mandiri Financial Services PT Gag Nikel PT Jasamarga Related Business
PT Bahana Artha Ventura PT Gapura Angkasa PT Jasamarga Solo Ngawi
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Jasamarga Surabaya Mojokerto
PT Bahana Sekuritas PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia PT Jasamarga Tollroad Maintenance
PT Bahana TCW Investment Management Tbk PT Jasamarga Tollroad Operator
PT Bakti Timah Medika PT Graha Investama Bersama PT Jasamarga Transjawa Tol
PT Balai Pustaka PT Graha Niaga Tata Utama PT Jasaraharja Putera
PT Bank Mandiri Taspen PT Graha Sarana Duta PT Jembatan Nusantara
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Griyaton Indonesia PT KA Properti Manajemen
PT Barata Indonesia (Persero) PT Hakaaston PT Kalimantan Jawa Gas
PT Baturaja Multi Usaha PT Haleyora Powerindo PT Kaltim Adhiguna Dermaga
PT Berdikari PT HK Realtindo PT Kaltim Daya Mandiri
PT Berdikari Logistik Indonesia PT Hutama Karya (Persero) PT Kaltim Industrial Estate
PT Berkah Industri Mesin Angkat PT Hutama Karya Infrastruktur PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero)
PT Berlian Jasa Terminal Indonesia PT Indofarma Global Medika PT Kawasan Industri Gresik
PT Berlian Manyar Sejahtera PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) PT Kawasan Industri Makassar
PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) PT Indonesia Chemical Alumina PT Kawasan Industri Nusantara
PT Bina Karya (Persero) PT Indonesia Coal Resources PT Kawasan Industri Terpadu Batang
PT Bio Farma (Persero) PT Indonesia Comnets Plus PT Kawasan Industri Wijayakusuma
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (Persero)
PT BNI Asset Management PT Indonesia Power PT KBN Graha Medika
PT BNI Sekuritas PT Indopelita Aircraft Services PT KBN Prima Logistik
PT Borneo Alumina Indonesia PT Indra Karya (Persero) PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Kereta Api Logistik
PT BRI Asuransi Indonesia PT Industri Karet Nusantara PT Kereta Api Pariwisata
PT Bukit Asam Medika PT Industri Kemasan Semen Gresik PT Kereta Commuter Indonesia
PT Bukit Asam Tbk PT Industri Kereta Api (Persero) PT Kharisma Pemasaran Bersama
PT Bukit Energi Investama PT Infomedia Nusantara Nusantara
PT Bukit Multi Properti PT Infomedia Solusi Humanika PT Kilang Pertamina Balikpapan
PT Bukit Prima Bahari PT Inhutani I PT Kimia Farma Apotek
PT Bumi Daya Plaza PT Inhutani IV PT Kimia Farma Diagnostika
PT Bumi Sawindo Permai PT Inka Multi Solusi PT Kimia Farma Tbk
PT Cinere Serpong Jaya PT Inka Multi Solusi Service PT Kimia Farma Trading & Distribution
PT Citilink Indonesia PT Inka Multi Solusi Trading PT Kliring Berjangka Indonesia
PT Citra Lautan Teduh PT Inti Konten Indonesia PT Kodja Terramarin
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
260 Laporan Tahunan 2024
Page 263
PT Krakatau Bandar Samudera PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) PT Pertamina Marine Solutions
PT Krakatau Daya Listrik PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) PT Pertamina Patra Niaga
PT Krakatau Global Trading PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) PT Pertamina Pedeve Indonesia
PT Krakatau Industrial Estate Cilegon PT Pelabuhan Indonesia Investama PT Pertamina Power Indonesia
PT Krakatau Information Technology PT Pelabuhan Tanjung Priok PT Pertamina Retail
PT Krakatau Jasa Industri PT Pelayanan Energi Batam PT Pertamina Training & Consulting
PT Krakatau Jasa Logistik PT Pelayaran Bahtera Adhiguna PT Pertamina Trans Kontinental
PT Krakatau Samudera PT Pelayaran Nasional Indonesia PT Pertani (Persero)
PT Krakatau Medika (Persero) PT Peruri Digital Security
PT Krakatau National Resources PT Pelindo Daya Sejahtera PT Peruri Properti
PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan PT Pelindo Husada Citra PT Perusahaan Gas Negara Tbk
PT Krakatau Pipe Industries PT Pelindo Jasa Maritim PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
PT Krakatau Samudera Solusi PT Pelindo Marine Service PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
PT Krakatau Sarana Infrastruktur PT Pelindo Multi Terminal PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
PT Krakatau Sarana Properti PT Pelindo Properti Indonesia PT Pesonna Indonesia Jaya
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Pelindo Solusi Logistik PT Pesonna Optima Jasa
PT Krakatau Tirta Industri PT Pelindo Terminal Petikemas PT Peteka Karya Tirta
PT Krakatau Tirta Operasi dan PT Pelita Air Service PT Petrosida Gresik
Pemeliharaan PT Pemalang Batang Tol Road PT PG Rajawali II
PT Krakatau Wajatama PT Pengembang Pelabuhan Indonesia PT PGAS Telekomunikasi Nusantara
PT Krida Upaya Tunggal PT Pengerukan Indonesia PT Phapros Tbk
PT Laras Astra Kartika PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau PT PIM Prima Medika
PT Len Industri (Persero) Batam (Persero) PT Pindad (Persero)
PT Mandiri Capital Indonesia PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia PT Pindad Enjiniring Indonesia
PT Mandiri Manajemen Investasi (Persero) PT Pindad International Logistic
PT Mandiri Tunas Finance PT Penjaminan Jamkrindo Syariah PT Pindad Medika Utama
PT Mandiri Utama Finance PT Perikanan Nusantara (Persero) PT PLN Energi Primer Indonesia
PT Mega Eltra PT Perkebunan Nusantara I PT PLN Nusantara Power
PT Metra Digital Media PT Perkebunan Nusantara II PT PLN Nusantara Renewables
PT Mitra Rakata PT Perkebunan Nusantara III (Persero) PT PNM Investment Management
PT Mitra Tours & Travel PT Perkebunan Nusantara IV PT PNM Ventura Syariah
PT Mitra Transaksi Indonesia PT Perkebunan Nusantara VI PT PNM Venture Capital
PT Mitra Utama Madani PT Perkebunan Nusantara VII PT Pos Indonesia (Persero)
PT Mulia Sasmita Bhakti PT Perkebunan Nusantara VIII PT Pos Logistik Indonesia
PT Multi Sentana Baja PT Perkebunan Nusantara X PT Pos Properti Indonesia
PT Multi Terminal Indonesia PT Perkebunan Nusantara XII PT PP (Persero) Tbk
PT Nindya Beton PT Perkebunan Nusantara XIII PT PP Infrastruktur
PT Nindya Karya (Persero) PT Perkebunan Nusantara XIV PT PP Presisi Tbk
PT Nusa Karya Arindo PT Permata Graha Nusantara PT PP Properti Tbk
PT Nusa Pratama Property PT Permodalan Nasional Madani PT PP Semarang Demak
PT Nusantara Medika Utama (Persero) PT PP Sinergi Banjaratma
PT Nusantara Regas PT Perta Arun Gas PT PP Tirta Riau
PT Nusantara Sebelas Medika PT Pertagas Niaga PT PP Urban
PT Nusantara Terminal Services PT Pertamina (Persero) PT Pratama Mitra Sejati
PT Nusantara Turbin Dan Propulsi PT Pertamina Bina Medika IHC PT Prima Armada Raya
PT Paguntaka Cahaya Nusantara PT Pertamina Drilling Services Indonesia PT Prima Husada Cipta Medan
PT PAL Indonesia (Persero) PT Pertamina EP PT Prima Indonesia Logistik
PT PAL Marine Services PT Pertamina Gas PT Prima Layanan Nasional Enjiniring
PT PANN Pembiayaan Maritim PT Pertamina Hulu Indonesia PT Prima Medica Nusantara
PT Patra Drilling Contractor PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur PT Prima Multi Terminal
PT Patra Logistik PT Pertamina Hulu Mahakam PT Produksi Film Negara (Persero)
PT Patra Nusa Data PT Pertamina Hulu Rokan PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Patra Trading PT Pertamina International Shipping PT Pupuk Indonesia Niaga
PT Pegadaian PT Pertamina Lubricants PT Pupuk Iskandar Muda
PT Pelabuhan Bukit Prima PT Pertamina Maintenance and PT Pupuk Kalimantan Timur
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Construction PT Pupuk Kujang Cikampek
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
261
Page 264
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
PT Pupuk Sriwidjaja PT Senggigi Pratama Internasional PT Timah Karya Persada Properti
PT Rajawali Citramass PT Sepatim Batamtama PT Timah Tbk
PT Rajawali Nusantara Indonesia PT Sigma Cipta Caraka PT Tirta Tangsel Mandiri
(Persero) PT Sigma Cipta Utama PT Tracon Industri
PT Rajawali Nusindo PT Sigma Mitra Sejati PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol
PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring PT Sinergi Colomadu PT Tugu Pratama Interindo
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Sinergi Gula Nusantara PT Tugu Reasuransi Indonesia
PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Sinergi Mitra Investama PT Tusam Hutani Lestari
PT Reasuransi Syariah Indonesia PT Sinkona Indonesia Lestari PT United Tractors Semen Gresik
PT Rekayasa Engineering PT Solusi Bangun Beton PT Usaha Gedung Mandiri
PT Reska Multi Usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk PT Varia Usaha Bahari
PT Riset Perkebunan Nusantara PT Sri Pamela Medika Nusantara PT Varia Usaha Beton
PT Rolas Nusantara Medika PT Sucofindo PT Varia Usaha Dharma Segara
PT Rumah Sakit Pelabuhan PT Sucofindo Advisory Utama PT Varia Usaha Lintas Segara
PT Rumah Sakit Pelni PT Sucofindo Episi PT Wahana Optima Permai
PT Sahung Brantas Energi PT Sumberdaya Arindo PT Waskita Beton Precast Tbk
PT Saka Energi Indonesia PT Surabaya Industrial Estate Rungkut PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Sang Hyang Seri PT Surveyor Indonesia (Persero) PT Waskita Karya Infrastruktur
PT Sarana Aceh Ventura PT Surya Energi Indotama PT Waskita Modern Realti
PT Sarana Bandar Nasional PT Swadharma Sarana Informatika PT Waskita Toll Road
PT Sarana Jakarta Ventura PT Taman Wisata Candi Borobudur, PT Widya Tirta Selaras
PT Sarana Jambi Ventura Prambanan, & Ratu Boko PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Sarana Jatim Ventura PT Tanjung Emas Daya Sejahtera PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Sarana Kalbar Ventura PT Taspen (Persero) PT Wijaya Karya Beton Tbk
PT Sarana Kalteng Ventura PT Taspen Abadi Sentosa PT Wijaya Karya Bitumen
PT Sarana Kaltim Ventura PT Telekomunikasi Selular PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) PT Telemedia Dinamika Sarana PT Wijaya Karya Komponen Beton
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Telkom Akses PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
PT Sei Mangkei Nusantara Tiga PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk PT Wijaya Karya Realty
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk PT Telkom Satelit Indonesia PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk PT Telkomsel Ekosistem Digital PT Wijaya Karya Serang Panimbang
PT Semen Indonesia Beton PT Telkomsel Mitra Inovasi PT Yodya Karya
PT Semen Indonesia Logistik PT Terminal Petikemas Surabaya
PT Semen Padang PT Terminal Teluk Lamong
Pengendalian Kegiatan Perusahaan
Karyawan kunci
Realisasi Transaksi
Saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 diuraikan dalam tabel sebagai berikut.
Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2024 2023
Aset
Jumlah aset dari pihak berelasi 67.538.852 73.571.244
Jumlah aset 408.613.432 353.624.124
Persentase jumlah aset dari pihak berelasi terhadap jumlah aset 16,53% 20,80%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
262 Laporan Tahunan 2024
Page 265
Uraian 2024 2023
Liabilitas
Jumlah liabilitas dari pihak berelasi 4.131.869 3.416.331
Jumlah liabilitas 105.647.971 87.222.911
Persentase jumlah liabilitas dari pihak berelasi terhadap jumlah liabilitas 3,91% 3,92%
Dana Syirkah Temporer
Jumlah dana syirkah temporer dari pihak berelasi 58.737.626 46.154.530
Jumlah dana syirkah temporer 257.923.889 227.662.092
Persentase jumlah dana syirkah temporer dari pihak berelasi terhadap jumlah dana
22,77% 20,27%
syirkah temporer
Gaji dan tunjangan, bonus dan tantiem, imbalan jangka panjang untuk Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sebesar Rp174,87 miliar dan Rp152,25 miliar atau 1,48% dan 1,49% dari jumlah beban operasional.
Rujukan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan pihak berelasi telah melalui prosedur yang memadai dan selaras
dengan praktik bisnis yang berlaku umum serta berpedoman
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku (arm’s
berelasi disajikan pada Catatan 44 atas Laporan Keuangan yang length principle).
terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi tersebut
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit Terkait
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, Transaksi Pihak Berelasi
berulang, dan/atau berkelanjutan.
Salah satu tugas penting Komite Audit adalah melakukan
Kewajaran dan Alasan Dilakukan Transaksi pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai
kecukupan sistem pengendalian intern (internal control system),
Seluruh transaksi yang dilakukan secara wajar (arm’s length termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan. Selain itu,
principle) dan sesuai dengan persyaratan komersial normal dan Komite Audit melakukan penelaahan atas informasi keuangan
sesuai peraturan perundang-undangan. Transaksi dilakukan atas yang akan dikeluarkan oleh Bank untuk publik atau pemangku
dasar alasan kebutuhan BSI dan bebas dari konflik kepentingan. kepentingan lain serta menelaah ketaatan terhadap peraturan
perundang-undangan. Karena itu, transaksi dengan pihak
Pemenuhan Peraturan Terkait berelasi menjadi bagian dari telaah dan pemantauan Komite
Audit. Sebagai organ di bawah Dewan Komisaris, Komite Audit
Selama tahun 2024 dan 2023, tidak terdapat pelanggaran atas menyampaikan laporan hasil kinerjanya kepada Dewan Komisaris
peraturan perundang-undangan terkait dengan transaksi dengan yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan
pihak berelasi serta tidak terdapat transaksi yang mengandung kegiatan usaha Bank. Karena itu, peran Komite Audit dan Dewan
benturan kepentingan. BSI melakukan transaksi dengan pihak- Komisaris menjadi bagian penting dari upaya untuk memastikan
pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 224 bahwa transaksi yang dilakukan Bank sejalan dengan peraturan
tentang Pengungkapan Pihak-pihak BerelasI dan Peraturan No. perundang-undangan dan sesuai dengan praktik bisnis yang
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan berlaku umum (arm’s length principle).
Emiten atau Perusahaan Publik. Semua transaksi dengan pihak
berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah
disepakati bersama. Pada tahun 2024 tidak terdapat transaksi Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi
pihak berelasi yang membutuhkan persetujuan RUPS. Dewan Komisaris dan/atau Direksi
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak Pihak Terkait, Pihak Tidak Terkait, Badan Usaha Milik Negara,
Berelasi Badan Usaha Milik Daerah, Pemerintah Daerah, dan Kebijakan
Pembiayaan Dalam Valuta Asing sebagaimana tercantum dalam
Dalam melakukan transaksi, khususnya dengan pihak berelasi, Kebijakan Pembiayaan Bank Syariah Indonesia Tahun 2024.
BSI telah memiliki prosedur sesuai dengan yang ditentukan oleh Pemberian pembiayaan kepada Anggota Direksi, Anggota
regulator. Dalam prosedur tersebut, Direksi menjadi bagian dari Dewan Komisaris berlaku sama seperti pemberian pembiayaan
organisasi yang melakukan review terhadap rencana, realisasi kepada calon nasabah penerima fasilitas BSI pada umumnya dan
dan evaluasi terhadap transaksi BSI. Dengan pertimbangan diberikan sesuai market rate dan wajar (arm’s length basis) dengan
tersebut, Direksi memandang bahwa seluruh transaksi dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
263
Page 266
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan Dampaknya
Informasi perubahan peraturan perundang-undangan Tahun 2024 dan dampaknya terhadap BSI dijelaskan sebagai berikut.
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
Peraturan Perundang- Informasi Penyesuaian yang Dampak terhadap
No. Pokok Pengaturan
Undangan dilakukan BSI Laporan Keuangan
1. Peraturan Otoritas Jasa Pengaturan penyelenggaraan layanan digital. Penyesuaian ketentuan internal Tidak memiliki dampak
Keuangan (POJK) Nomor 21 kuantitatif yang
Tahun 2023 Tentang Layanan signifikan terhadap
Digital oleh Bank Umum. Laporan Keuangan.
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Pengaturan mengenai penerapan Manajemen Penyesuaian ketentuan internal Tidak memiliki dampak
Keuangan (SEOJK) Nomor Risiko terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah kuantitatif yang
25/SEOJK.03/2023 Tentang dalam rangka mendukung pengawasan aktif DPS. signifikan terhadap
Penerapan Manajemen Risiko Laporan Keuangan.
Bagi Bank Umum Syariah Dan
Unit Usaha Syariah.
3. Peraturan Otoritas Jasa Pengaturan mengenai pengomunikasian Hal Menyampaikan laporan Akuntan Tidak memiliki dampak
Keuangan Nomor 30 Audit Utama dalam laporan Akuntan Publik. Publik atas laporan keuangan yang kuantitatif yang
Tahun 2023 tentang diaudit dengan mengungkapkan signifikan terhadap
Pengomunikasian Hal Audit Hal Audit Utama kepada Laporan Keuangan.
Utama Dalam Laporan Otoritas Jasa Keuangan dengan
Akuntan Publik Atas Laporan mempedomani ketentuan POJK
Keuangan Yang Diaudit di ini, pertama kali untuk audit atas
Pasar Modal. laporan keuangan tahunan 2023.
4. Peraturan Otoritas Jasa Pengaturan mengenai Penerapan Tata Kelola Penyesuaian ketentuan internal, Tidak memiliki dampak
Keuangan Nomor 2 Tahun Syariah, DPS, Audit Syariah, Kepatuhan Syariah, penyesuaian struktur organisasi, kuantitatif yang
2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko Syariah, Kaji Ulang Ekstern penyesuaian anggaran dasar. signifikan terhadap
Tata Kelola Syariah bagi Bank Tata Kelola Syariah. Laporan Keuangan.
Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah.
5. Peraturan Otoritas Jasa Pengaturan mengenai: Penyesuaian ketentuan internal. Tidak memiliki dampak
Keuangan Nomor 22 Tahun 1. Prinsip Pelindungan Konsumen kuantitatif yang
2023 tentang Pelindungan 2. Prilaku Dasar Pelindungan Konsumen signifikan terhadap
Konsumen dan Masyarakat di 3. Literasi dan Inklusi Keuangan Laporan Keuangan.
Sektor Jasa Keuangan (POJK 4. Kerahasiaan data dan/atau informasi
PKM SJK). 5. Penerapan keamanan siber dalam
pelindungan konsumen
6. Product life cycle
7. Mekanisme penyajian dan penyampaian
informasi produk
8. Mekanisme penawaran produk
9. Mekanisme klausul baku
10. Mekanisme penagihan produk pembiayaan
11. Mekanisme pengambilalihan atau penarikan
agunan
12. Pengaduan nasabah dan penyelesaian
sengketa
13. Penilaian sendiri pemenuhan ketentuan
Pelindungan Konsumen
14. Fungsi atau unit pelindungan konsumen
15. Kewajiban pengembangan kapasitas
pengawai terhadap ketentuan Pelindungan
Konsumen dan Masyarakat di sektor jasa
keuangan secara berkala.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
264 Laporan Tahunan 2024
Page 267
Peraturan Perundang- Informasi Penyesuaian yang Dampak terhadap
No. Pokok Pengaturan
Undangan dilakukan BSI Laporan Keuangan
6. Peraturan Bank Indonesia Pengauran mengenai penerapan Keamanan Penyesuaian ketentuan internal Tidak memiliki dampak
Nomor 2 Tahun 2024 tentang Sistem Informasi dan Ketahanan Siber yang kuantitatif yang
Keamanan Sistem Informasi selanjutnya disebut KKS pada setiap produk BSI signifikan terhadap
dan Ketahanan Siber bagi yang diawasi oleh Bank Indonesia. Laporan Keuangan.
Penyelenggara Sistem
Pembayaran, Pelaku Pasar
Uang dan Pasar Valuta Asing,
serta Pihak Lain yang Diatur
dan Diawasi Bank Indonesia
7. POJK Nomor 12 Tahun 2024 1. Pengaturan Strategi Anti Fraud untuk Penyesuaian ketentuan internal Tidak memiliki dampak
tentang Penerapan Strategi lembaga jasa keuangan kuantitatif yang
Anti Fraud bagi Lembaga Jasa 2. Perubahan definisi fraud signifikan terhadap
Keuangan 3. Penggolongan jenis perbuatan fraud Laporan Keuangan.
ditentukan penggolongannya
4. Kewajiban LJK untuk memastikan organisasi
yg dikendalikan (yayasan, koperasi, dll)
menerapkan strategi anti fraud
5. Pertanggungjawaban unit kerja SAF tidak
lagi ke Dirut akan tetapi bertanggung jawab
ke anggota direksi
6. Persyaratan pimpinan SAF terdapat
penambahan persyaratan pengalaman di
bidang anti fraud
7. Pembaharuan Pedoman anti fraud.
8. Peraturan Lembaga Penjamin Peraturan mengenai kewajiban menyusun dan Penyesuaian ketentuan internal Tidak memiliki dampak
Simpanan Nomor 2 Tahun menyampaikan Rencana Resolusi, Perbaikan kuantitatif yang
2024 tentang Rencana Rencana Resolusi dan/atau Pemutakhiran signifikan terhadap
Resolusi bagi Bank Umum Rencana Resolusi kepada LPS Laporan Keuangan.
9. Peraturan Otoritas Jasa Peraturan mengenai kewajiban pengendalian - Penyesuaian ketentuan Tidak memiliki dampak
Keuangan (POJK) Nomor 15 internal yang berintegritas terhadap proses internal. kuantitatif yang
Tahun 2024 tentang Integritas penyusunan sampai dengan penyampaian - Menyampaikan laporan signifikan terhadap
Pelaporan Keuangan Bank Laporan Keuangan Bank. pengendalian internal kepada Laporan Keuangan.
OJK dengan memedomani
ketentuan POJK ini yang
disampaikan sebagai bagian
dari laporan publikasi
keuangan dan informasi
kinerja keuangan tahunan
sesuai dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan
mengenai transparansi dan
publikasi laporan bank
10. Surat Edaran Otoritas Jasa Peraturan yang mengatur mengenai kewajiban Penyesuaian ketentuan internal. Tidak memiliki dampak
Keuangan (SEOJK) Nomor menyusun dan melaporkan kepada OJK kuantitatif yang
13/SEOJK.08/2024 tentang laporan rencana, laporan realisasi, penyesuaian signifikan terhadap
Penyusunan dan Penyampaian laporan, dan perubahan laporan kegiatan untuk Laporan Keuangan.
Laporan Rencana dan Laporan meningkatkan Literasi Keuangan dan Inklusi
Realisasi Literasi Keuangan Keuangan melalui sistem pelaporan elektronik
dan Inklusi Keuangan. yang disediakan oleh OJK.
11. Surat Edaran Otoritas Jasa Peraturan mengenai tata kelola syariah DPS, Penyesuaian Ketentuan Internal Tidak memiliki dampak
Keuangan (SEOJK) Nomor Pelaksanaan Kaji Ulang ekstern atas Tata Kelola dan penyesuaian Struktur kuantitatif yang
15 Tahun 2024 tentang Syariah. Organisasi. signifikan terhadap
Penerapan Tata Kelola Syariah Laporan Keuangan.
bagi Bank Umum Syariah dan
Unit Usaha Syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
265
Page 268
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Alasan Perubahan Kebijakan Akuntansi
Perubahan kebijakan akuntansi dilakukan dalam rangka mematuhi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku yang
relevan dengan operasi BSI
Informasi Perubahan Kebijakan Akuntansi
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan baru, perubahan dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang berlaku efektif sejak
1 Januari 2024:
Tabel Perubahan Standar Akuntansi Keuangan
No Perubahan Standar Akuntansi Keuangan Dampak Perubahan Standar Akuntansi Terhadap Laporan Keuangan
Implementasi dari standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial
Amandemen PSAK 116: “Sewa” tentang liabilitas sewa
1. terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
pada transaksi jual dan sewa-balik;
laporan keuangan Bank di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Amandemen PSAK 201: "Penyajian Laporan Implementasi dari standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial
2. Keuangan" tentang klasifikasi liabilitas lancar atau terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
tidak lancar; laporan keuangan Bank di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Implementasi dari standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial
Amandemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Keuangan”
3. terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan
laporan keuangan Bank di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
Revisi PSAK 401: “Penyajian Laporan Keuangan
Implementasi dari standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial
Syariah" tentang penghilangan penyajian laporan
4. terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak yang material terhadap
perubahan aset kelolaan sebagai salah satu komponen
laporan keuangan Bank di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
laporan keuangan.
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat Kesehatan Bank dinilai berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 08/POJK 03/2014 tanggal 11 Juni 2014 perihal
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dengan menggunakan pendekatan risiko (Risk-Based Bank
Rating/RBBR). Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dilakukan dengan cakupan penilaian terhadap 4 (empat) faktor yaitu
Profil Risiko, Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (Earnings) dan Permodalan (Capital)
Tabel Tingkat Kesehatan Bank
Penilaian Per Penilaian Per
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 2
Good Corporate Governance (GCG) 2 2
Rentabilitas 1 1
Permodalan 1 1
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko 2 2
Peringkat Tingkat Kesehatan BSI dengan metode penilaian berbasis risiko (RBBR) berada pada Peringkat Komposit 2 (PK 2) yang
mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
266 Laporan Tahunan 2024
Page 269
Informasi Kelangsungan Usaha digunakan beberapa asumsi dan pertimbangan. Selain asumsi
dalam analisis SWOT, asumsi dalam penilaian tingkat kesehatan
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh BSI juga menjadi dasar penilaian. Tingkat kesehatan Bank dinilai
Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha dengan menggunakan empat asumsi yaitu profil risiko, good
corporate governance, rentabilitas dan permodalan.
Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh manajemen terhadap
kemampuan BSI dalam menjaga kelangsungan usaha di masa
depan, ditemukan bahwa BSI tidak menghadapi faktor- Pengungkapan Kerangka Governansi,
faktor signifikan yang dapat mempengaruhi secara material Pengelolaan dan Pengendalian Aspek
kelangsungan usahanya. Evaluasi ini mencakup analisis mendalam Perpajakan
terhadap berbagai aspek operasional, keuangan, dan pasar, yang
menunjukkan bahwa bank memiliki fundamental yang kuat serta BSI sebagai Wajib Pajak Badan yang bergerak dalam industri
strategi yang adaptif dalam menghadapi perubahan kondisi perbankan yang highly regulated selalu berkomitmen
ekonomi dan industri. menjalankan pengelolaan dan pengendalian aspek perpajakan
sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku untuk menjaga
Assessment Manajemen Terhadap Hal-Hal kepercayaan para stakeholders. Pengelolaan dan pengendalian
yang Berpotensi Berpengaruh Signifikan aspek perpajakan BSI meliputi pemenuhan kewajiban perpajakan
Terhadap Kelangsungan Usaha badan (corporate tax) maupun pemenuhan kewajiban perpajakan
selaku pemotong atau pemungut pajak (withholding tax).
Manajemen secara rutin melakukan evaluasi dan assessment Pengelolaan perpajakan di Bank BSI dilakukan oleh Corporate
terkait hal-hal yang berpengaruh signifikan terhadap Finance & Accounting Group di bawah kewenangan Direktur
kelangsungan usaha. Evaluasi antara lain dilakukan melalui Keuangan dan Strategi (Finance & Strategy Director).
analisis SWOT yang yang terdiri dari Kekuatan (Strenght) dan
Kelemahan (Weakness), analisis ini melihat faktor internal, Untuk menjaga kualitas pengelolaan dan pengendalian aspek
beserta mengidentifikasi faktor secara eksternal melalui perpajakan yang baik, BSI memiliki kerangka governansi yang
Kesempatan (Opportunity) dan Ancaman (Threat) yang bertujuan memadai, memiliki pedoman kebijakan dan prosedur perpajakan
sebagai asumsi dasar kelangsungan bisnis Bank. Selain itu dari mulai identifikasi transaksi-transaksi yang menjadi objek
BSI juga melakukan penilaian tingkat kesehatan bank dengan pajak, administrasi pembayaran dan pelaporan pajak serta
menggunakan pendekatan risiko untuk menilai kemampuan pengelolaan risiko perpajakan. Kerangka governansi tersebut
Perseroan dalam menghadapi pengaruh negatif yang signifikan melalui proses yang komprehensif dan terstruktur, antara lain:
dari perubahan kondisi bisnis. 1. Memiliki Standar Prosedur Operasional Perpajakan yang
dievaluasi secara berkala mengikuti ketentuan perpajakan
Berdasarkan hasil analisis SWOT dan penilaian tingkat kesehatan yang berlaku sebagai pedoman dan panduan bagi segenap
bank, dapat disimpulkan bahwa BSI tidak memiliki hal-hal yang Unit Kerja dalam melaksanakan kewajiban perpajakan
berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan Perusahaan. Secara berkala, BSI juga memberikan sosialisasi
usaha. Dengan kekuatan internal yang solid, peluang eksternal dan pelatihan perpajakan kepada para pegawai di Unit Kerja
yang terbuka, serta kemampuan untuk mengelola ancaman dan lainnya.
risiko, BSI diperkirakan akan terus berkembang dan menghadapi 2. Melakukan sentralisasi administrasi pembayaran dan
tantangan bisnis dengan efektif. BSI ini telah menunjukkan pelaporan perpajakan seluruh Cabang Bank BSI di Indonesia
kematangan dalam pengelolaan bisnis dan siap menghadapi di Kantor Pusat dengan bekerja sama dengan penyedia jasa
kondisi ekonomi yang dinamis serta perubahan pasar yang terus aplikasi perpajakan yang diakui oleh Otoritas Perpajakan.
berkembang. Hal ini untuk meminimalisir risiko terkena sanksi denda
administrasi keterlambatan bayar dan/atau lapor pajak dari
Asumsi yang Digunakan Manajemen Untuk Otoritas Perpajakan.
Melakukan Assessment
Dalam melaksanakan penilaian atas kemampuan BSI untuk
melanjutkan kelangsungan usaha di masa yang akan datang,
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
267
Page 270
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ATAS KINERJA BANK
Tabel Kontribusi Kepada Negara
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis Pajak Tahun 2024 Tahun 2023
PPh Pasal 4 ayat 2 1.102.518 774.238
PPh Pasal 21 739.230 515.311
PPh Pasal 22 34.990 9.517
PPh Pasal 23 56.796 39.346
PPh Pasal 25 1.990.404 1.622.277
PPh Pasal 26 27.672 14.724
PPh Pasal 29 445.253 55.843
PPN WAPU 575.077 277.193
PPN Dalam Negeri 475.928 30.068
PPN Luar Negeri 17.398 10.808
Bea Meterai 3.687 1.331
Jumlah 5.468.953 3.350.656
Batas Maksimum Penyediaan Dana (BUMD), Pemerintah Daerah, serta kebijakan pembiayaan
(BMPD) dalam Valuta Asing. Dalam menjalankan kebijakan ini, BSI selalu
mengacu pada ketentuan regulasi perbankan yang berlaku,
Penyediaan dana kepada pihak terkait diatur dalam Peraturan dengan memastikan bahwa setiap pemberian pembiayaan
OJK No. 26/POJK.03/2021 tentang Batas Maksimum dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh otoritas
Penyaluran Dana (BMPD) dan Penyaluran Dana Besar bagi Bank terkait.
Umum Syariah (BUS). Berdasarkan peraturan ini, penyaluran
dana besar merujuk pada pemberian dana kepada individu Dalam pemberian pembiayaan, BSI mengikuti prosedur yang
atau kelompok yang tidak termasuk dalam pihak terkait, yang serupa dengan pembiayaan pada umumnya, yaitu dengan
besarnya mencapai 10% atau lebih dari modal inti bank. Secara mempertimbangkan keuntungan yang wajar bagi bank. Sebagai
keseluruhan, penyaluran dana besar kepada pihak terkait upaya untuk mengelola risiko, penyediaan dana besar (large
dibatasi paling tinggi 10% dari modal inti bank. Sementara itu, exposure) kepada satu peminjam atau kelompok peminjam yang
penyaluran dana kepada pihak selain terkait dibatasi paling tinggi mencapai 10% atau lebih dari modal inti bank harus dilakukan
25% dari modal inti (Tier 1) bank. POJK BMPD bagi BUS ini mulai dengan sangat hati-hati. Proses pemberian pembiayaan ini
berlaku pada 1 Januari 2022 diawasi dengan seksama oleh Komite Pembiayaan, yang terdiri
dari anggota yang kompeten, termasuk Direktur Utama, yang
BSI memiliki Kebijakan Pembiayaan Bank Syariah Indonesia berperan dalam pengambilan keputusan terkait pembiayaan
Tahun 2024 yang mengatur berbagai kebijakan terkait pemberian besar. Jika Direktur Utama berhalangan hadir, Wakil Direktur
pembiayaan, baik kepada Pihak Terkait, Pihak Tidak Terkait, Utama dapat menggantikan posisinya dalam proses pengambilan
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah keputusan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
268 Laporan Tahunan 2024
Page 271
Pada tahun 2024 tidak terjadi pelanggaran ketentuan Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD), baik pelanggaran BMPD maupun
pelampauan BPMD.
Tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Debitur Besar
2024 2023
No Penyedia Dana Nominal Nominal
Number of Account Number of Account
(dalam jutaan (dalam jutaan
(NoA) (NoA)
Rupiah) Rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 1.112 1.430.221 781 1.216.755
2 Kepada 25 Debitur Inti
Individu 25 35.204.051 25 33.353.263
Grup 25 49.455.058 25 46.735.610
Total Debitur Inti 50 84.659.109 50 80.088.873
Transaksi Spot dan Forward
Informasi mengenai transaksi spot dan forward BSI adalah sebagai berikut
Tabel Transaksi Spot dan Forward
2024 2023
Tagihan dan Tagihan dan
Tujuan Tujuan
No. Transaksi Liabilitas Liabilitas
Nominal Nominal
Bukan Bukan
Hedging Tagihan Liabilitas Hedging Tagihan Liabilitas
Hedging Hedging
Terkait dengan Nilai
A. 954.260 96.570 857.690 - - 114.862 - 114.862 - -
Tukar
1 Spot 96.570 96.570 - - - - - - - -
2 Forward 857.690 - 857.690 - - 114.862 114.862 - -
3 Lainnya - - - - - - - - - -
B. Lainnya - - - - - - - - -
Jumlah 954.260 96.570 857.690 - - 114.862 114.862 - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
269
Page 272
HUMAN
CAPITAL
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
270 Laporan Tahunan 2024
Page 273
05
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
271
Page 274
HUMAN
CAPITAL
Strategi Manajemen
Human Capital
Bank telah menetapkan Human Capital Roadmap untuk Pengembangan organisasi selaras dengan Corporate Plan PT Bank
mendukung transformasi organisasi dan sumber daya manusia Syariah Indonesia Tbk tahun 2022-2032 dengan aspirasi BSI
(SDM) BSI yang inovatif dan proaktif dalam menjawab tantangan menjadi Top 10 Global Syariah Bank. Dalam mencapai aspirasi
serta perubahan di masa yang akan datang. Fokus strategi Human tersebut BSI secara berkesinambungan melakukan review
Capital (HC) pada tahun 2024 adalah peningkatan produktivitas terhadap organisasi guna pencapaian key metric BSI, antara lain
pegawai, perbaikan bisnis proses, penyelarasan kinerja dengan peningkatan customer base, profitabilitas dan volume asset bank
reward, akselerasi peningkatan kapabilitas pegawai, serta pada tahun 2024 melalui penyesuaian struktur organisasi yang
penguatan integrasi budaya risk awareness perusahaan. Fokus berfokus pada:
tersebut bertujuan untuk memperkuat kebijakan fundamental a. Memperkuat BSI dengan struktur organisasi yang lean dan
human capital. efektivitas proses bisnis yang dapat mempercepat dan
optimalisasi pelayanan bank terhadap nasabah.
Beberapa program yang sudah dilaksanakan pada tahun 2024 b. Memperkuat fungsi IT untuk mendukung stabilisasi,
untuk mendukung implementasi fokus strategi Human Capital di realibilitas dan keamanan IT Bank.
antaranya adalah penyelenggaraan program Staff Development c. Mengembangkan bisnis, infrastruktur maupun operations
Program (SDP), Officer Development Program (ODP), Talent on digital BSI.
Assignment pada intitusi-institusi di luar bank, Program Beasiswa d. Penguatan BSI performance culture melalui peningkatan
S2 bagi pegawai talent BSI tahun 2024 pada universitas ranking Product Holding Ratio (PHR) dengan pendekatan customer
top 50 dunia, dan pemutakhiran Human Capital Information centric organization.
System (HCIS). e. Penguatan Good Corporate Governance melalui pembentukan
unit kerja yang mengelola fungsi ESG dan Pelindungan Data
Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen akan kesejahteraan Pribadi.
pegawai, manajemen melakukan annual increment, melanjutkan
pemberian token bonus di tengah tahun, memberikan apresiasi
umroh bagi pegawai terbaik, memberikan program ESOP bagi
pegawai bertalenta, memberikan perluasan fasilitas kendaraan
bagi pejabat representative Bank bagi seluruh unit kerja, dan
memfasilitasi berbagai program well-being.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
272 Laporan Tahunan 2024
Page 275
Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen
Human Capital
Rekrutmen
Pemenuhan pegawai sesuai kebutuhan dan strategi Bank 2. Professional Hire
merupakan hal esensial dalam menunjang pelaksanaan layanan, Jalur pemenuhan pegawai yang diperuntukkan bagi
operasional, maupun bisnis Bank. Pemenuhan pegawai dilakukan kandidat yang telah memiliki pengalaman memadai di bidang
sesuai rencana pemenuhan pegawai (man power planning) pekerjaannya sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan
dengan mempertimbangkan strategi Bank, anggaran, kebutuhan untuk menempati jabatan pada level Officer, Manager, Middle
organisasi, source pegawai, maupun waktu pemenuhan pegawai. Manager, Senior Manager.
3. Officer Development Program (ODP)
Kebutuhan pegawai Bank dipenuhi dari sumber internal dan Jalur pemenuhan pegawai yang diperuntukkan bagi talenta
eksternal melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penentuan terbaik fresh graduate untuk ditempatkan di jabatan level
kualifikasi, pencarian kandidat, proses seleksi dan penempatan. Officer dan dikembangkan menjadi pemimpin Bank di masa
depan (future leader).
Dalam pemenuhan kebutuhan pegawai diutamakan dipenuhi
dari internal Bank yang dilakukan melalui skema rotasi, mutasi Pada tahun 2024, seleksi kebutuhan ODP dilakukan dengan
dan promosi pegawai. Sementara itu, dalam hal pemenuhan program baru yaitu BSI ROCK (BSI Recruitment on Campus for
kebutuhan pegawai dari eksternal Bank, dilakukan melalui jalur Knowledge) yang merupakan program one stop recruitment
seleksi sebagai berikut: untuk membangun employer branding, sharing knowledge dan
1. Reguler connecting business. Salah satu agenda yang diselenggarakan
Jalur pemenuhan pegawai yang diperuntukkan bagi kandidat dalam rangkaian program BSI ROCK yaitu sharing knowledge
yang baru lulus kuliah (fresh graduate) untuk menempati terkait BSI profile, literasi perbankan syariah, peluang karir
jabatan level Staff di Kantor Pusat, Regional Office berserta di BSI, keterampilan yang dibutuhkan di industri saat ini dan
Unit Kerja di bawah koordinasi Regional Office. wawasan lain dengan menghadirkan pembicara Board of
Director BSI.
Pada tahun 2024, BSI melakukan rekrutmen eksternal sebagai berikut:
Program Jalur Rekrutmen Jumlah Pegawai
Reguler
Non-Development Program 175
Professional Hire (Pro Hire)
Development Program Officer Development Program (ODP) General, Wholesale, IT, Digital 315
Pengembangan Kompetensi
Berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO) Human Capital Bab V Pelatihan dan Pengembangan, metode pengembangan
kompetensi dan pembelajaran pegawai mengacu kepada pendekatan experience, engagement, dan education. Komposisi pengembangan
disesuaikan dengan level dan kebutuhan jabatan saat ini (current) maupun jabatan proyeksi (future).
a. Experience b. Engagement
Pengembangan kompetensi dan pembelajaran Pegawai yang Pengembangan kompetensi dan pembelajaran Pegawai yang
dilakukan melalui pengalaman kerja nyata atau penugasan dilakukan melalui interaksi individu antara pegawai dengan
lain yang dapat berbentuk antara lain: penempatan pihak lain yang ditunjuk oleh Bank, yang dapat berbentuk
dan penugasan (rotasi/mutasi), penugasan sementara namun tidak terbatas kepada coaching, counselling atau
(detasering), penugasan ke dalam project strategis Bank, mentoring.
attachment (magang) ke perusahaan induk atau perusahaan
lain di dalam group, on the job training, dan role play.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
273
Page 276
HUMAN
CAPITAL
c. Education
Program pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai secara sistematis yang dapat dilakukan secara mandiri maupun di
dalam kelas sesuai jenis-jenis layanan pembelajaran.
Bank memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai untuk dapat mengikuti program pengembangan kompetensi yang diadakan
Bank sesuai dengan kebutuhan di posisinya. Pelaksanaan pengembangan kompetensi pada tahun 2024 sebagai berikut:
Tabel Pengembangan Kompetensi Tahun 2024
No Nama Kompetensi Jumlah Peserta Tujuan
Mampu memahami pengembangan kapabilitas organisasi meliputi pengelolaan
1 Business Capabilities 8.397
proses bisnis.
Mampu melakukan analisis pembiayaan terdiri dari analisis kualitatif dan
2 Financing Analysis 583
analisis kuantitatif.
Mampu memahami treasury dan pengelolaan portofolio pada neraca bank
3 Asset & Liability Management 342
dengan mempertimbangkan risiko perbankan syariah.
Mampu memahami produk-produk keuangan dan instrumen-instrumen di
4 Investment & Portfolio Management 126
pasar modal.
Mampu memahami kebutuhan nasabah dengan memberikan solusi tepat dan
5 Customer Relationship Management 7.740
menjalin relasi baik untuk pencapaian target Bank.
Mampu melakukan pengelolaan hubungan dengan stakeholder internal dan
6 Stakeholder Management 258
eksternal perusahaan.
Mampu memahami pengetahuan, keterampilan dan keahlian mengenai produk
7 Product Knowledge 9.398
dan layanan.
Mampu memahami transaksi dalam syariat Islam, akad-akad pada produk
8 Fiqh Muamalah Maaliyah 11.938
perbankan, serta pengembangan produk.
Mampu memahami strategi pengembangan dan manajemen produk untuk
9 Product Development and Pricing 473
nasabah.
10 Human Capital Management 256.382 Mampu memahami pengelolaan manajemen sumber daya manusia.
Mampu memahami kebutuhan nasabah IT, berikut mengelola strategi,
Information & Communication
11 4.117 perencanaan, pengembangan, arsitektur, infrastruktur, portofolio, operasional,
Technology
keamanan serta kinerja fungsi IT dan financial technology.
Mampu memahami keterampilan dan keahlian terkait dengan digital awareness,
12 Digital Banking 19.562
Agile/entrepenuer thinking, risk & governance.
13 Data Analytic 325 Mampu melakukan analisis data untuk kepentingan pasar dan nasabah.
Mampu memahami ketentuan hukum, peraturan, dan perundang-undangan
14 Legal & Compliance 8.320
perbankan umum dan syariah.
15 Operations 9.610 Mampu memahami keseluruhan operasional perbankan syariah.
16 Risk Management 2.898 Mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko.
17 Audit 4.360 Mampu memahami sistem pengendalian internal secara keseluruhan.
Mampu memahami aktivitas mengelola data keuangan untuk kebutuhan
18 Accounting and Finance 1.001 internal dan kebutuhan eksternal, mengelola jasa pemeriksaan akuntansi,
mengelola jasa perpajakan serta melakukan analisis dan kontrol keuangan.
Mampu memahami aktivitas pengelolaan logistik dan procurement yang
19 Procurement & Logistics Management 27 menunjang aktivitas bisnis perbankan, juga mencakup pengelolaan inventori,
pengelolaan vendor, pendataan dan pemeliharaan aset fisik perusahaan.
Mampu melalukan kegiatan proyek meliputi perencanaan, pengorganisasian,
20 Project Management 22
pengelolaan sumber daya, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi.
21 Strategic Banking Management 1.288 Mampu melakukan penyusunan arah strategis perusahaan.
Biaya Pengembangan Kompetensi
Hingga berakhirnya tahun buku 2024, BSI telah merealisasikan anggaran pengembangan kompetensi karyawan sebesar Rp132,7 miliar.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
274 Laporan Tahunan 2024
Page 277
Pengembangan Karir Remunerasi
Salah satu bentuk pengembangan karir pegawai adalah melalui Bank Syariah Indonesia menaati ketentuan pemerintah yang
mekanisme promosi. Bank mengklasifikasikan proses promosi berlaku terkait remunerasi pegawai. Besaran remunerasi yang
menjadi sebagai berikut: diberikan telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku
1. Promosi Jabatan antara lain standar Upah Minimum yang berlaku di wilayah
Promosi jabatan adalah proses penempatan pegawai dari perusahaan beroperasi. Pengelolaan sistem remunerasi (reward)
kelompok jabatan yang lebih rendah ke kelompok jabatan adalah salah satu strategi Bank dalam memberikan remunerasi
yang lebih tinggi. Peningkatan jalur karir dimulai ketika kepada pegawai yang dapat bersifat finansial maupun non-
pegawai memenuhi kualifikasi jabatan sesuai dengan finansial yang kompetitif. Kebijakan sistem imbalan Bank
persyaratan posisi di kelompok jabatan yang dituju. Syariah Indonesia pada tahun 2024 telah melalui penyelarasan
2. Promosi Grade dengan posisi remunerasi pegawai BSI terhadap market untuk
Promosi grade adalah proses penyesuaian grade ke grade yang memastikan BSI tetap kompetitif.
lebih tinggi. Bank dapat mempertimbangkan memberikan
promosi grade kepada pegawai yang memenuhi parameter Reward diberikan oleh Bank dengan mengedepankan prinsip
yang telah ditetapkan. competitiveness dan fairness yang berbasis kinerja dan risiko dengan
mempertimbangkan pelaksanaan best practice dalam industri
perbankan. Untuk dapat mempertahankan market competitiveness,
Penilaian Kinerja secara reguler, Bank menggunakan hasil Survei Gaji Tahunan (Annual
Salary Survey) di industri perbankan di Indonesia yang dilaksanakan
BSI menerapkan sistem penilaian kinerja pegawai yang dilakukan oleh lembaga survei independen yang kompeten.
secara transparan dan akuntabel, dengan tujuan sebagai berikut:
1. Mendukung pencapaian sasaran organisasi melalui Tujuan pemberian reward adalah untuk mempertahankan posisi
pencapaian kinerja pegawai. kompetitif di pasar, meretensi (retention) para pegawai talenta,
2. Mengembangkan budaya kerja perusahaan yang positif dan dan memotivasi pegawai terutama pegawai talenta. Selain itu,
berorientasi kepada pencapaian produktivitas. pemberian reward tersebut sebagai upaya menarik (attracting)
3. Meningkatkan engagement pegawai. talenta terbaik di industri yang dibutuhkan Bank untuk mencapai
tujuan bisnis dan menjaga kesinambungan usaha.
Proses pengelolaan kinerja dilakukan secara berkesinambungan
dengan memastikan adanya keselarasan, yaitu dari penetapan Bank memberikan reward yang bersifat finansial dan non-
Corporate Goals diturunkan menjadi target dan sasaran unit kerja finansial. Reward yang bersifat finansial diberikan dalam bentuk
hingga level individu. Dengan demikian, keselarasan strategi dari bantuan suka cita dan duka cita, serta bantuan untuk pegawai
korporat ke individu terjaga serta ada keterkaitan antara kinerja yang mengalami musibah bencana alam. Sementara itu, reward
individu terhadap kinerja Bank. yang bersifat non-finansial antara lain dalam bentuk apresiasi
Umrah bagi 26 pegawai terbaik pada Quartal 3 (Q3) tahun 2024.
Siklus pengelolaan kinerja secara tahunan dibagi ke dalam 3 (tiga) Pemberian apresiasi Umrah tersebut merupakan Unique Value
tahapan: Proposition (UVP) dari BSI di market sebagai salah satu Bank
1. Performance Planning untuk menetapkan Indikator Kinerja Syariah terbesar di Indonesia dengan menumbuhkan nilai-nilai
Utama (Key Performance Indicator). spiritual Islami bagi pegawai penerima apresiasi Umrah. Apresiasi
2. Performance Monitoring untuk mereviu sasaran dan target lain yang berbentuk non-finansial juga diberikan dalam bentuk
kinerja serta menentukan langkah-langkah yang dapat recognition kepada unit kerja dan individu berdasarkan inovasi
dilakukan agar sasaran dan target tercapai. terbaik atau pencapaian khusus lain yang memberikan dampak
3. Performance Evaluation yaitu evaluasi sasaran dan target signifikan terhadap kinerja maupun reputasi BSI. Apresiasi
kinerja yang ditetapkan untuk menghasilkan nilai kinerja tersebut diberikan pada acara “BSI Excellence Award” sebagai
pegawai di akhir periode. bentuk apresiasi tertinggi dari Bank.
Dalam proses pengelolaan kinerja pegawai, Bank mengutamakan
terciptanya komunikasi 2 (dua) arah antara pegawai dan manajer Program Pensiun
agar tercipta hubungan yang harmonis dengan penyampaian
saran perbaikan/umpan balik (development dialogue) yang Bank telah menyusun kebijakan atas program pelatihan
diberikan oleh manajer untuk peningkatan kinerja pegawai. atau pembekalan untuk pegawai yang akan memasuki masa
Seluruh proses pengelolaan kinerja telah dilakukan secara purnabakti dengan kriteria peserta dan waktu yang jelas dan
online melalui sistem kepegawaian (Sistem Informasi Pegawai/ terencana. Pelaksanaan pelatihan tersebut diikuti pula oleh
SIP) sehingga pegawai dapat dengan mudah mengakses seluruh pasangan pegawai.
informasi tentang kinerja pegawai. Umpan balik pada penilaian
kinerja akhir tahun akan dijadikan rencana pengembangan
pegawai di tahun berikutnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
275
Page 278
HUMAN
CAPITAL
System and Infrastructure
Human Capital
Sistem dan infrastruktur Human Capital pada bank adalah kerangka yang dirancang untuk mengelola sumber daya manusia secara
strategis, guna mendukung pencapaian tujuan bisnis bank. Berikut adalah penjelasan mengenai elemen utama dari sistem dan
infrastruktur tersebut:
a. Organisasi d. Time/Waktu Kehadiran
1. Struktur Organisasi, menampilkan bagan organisasi serta 1. Presensi/Kehadiran, daftar kehadiran personal pegawai.
deskripsi jabatan. 2. Daftar Data Kehadiran, data kehadiran seluruh pegawai
2. Peraturan Perusahaan, menampilkan ketentuan (sesuai kewenangan).
pengelolaan SDM yang berlaku. 3. Employee Logbook, data catatan pekerjaan pegawai.
b. Employee/Pegawai 4. Attandance Correction Request, perbaikan data presensi.
1. Employee Information/Informasi Pegawai, informasi detil 5. Leave/Cuti, data pengajuan cuti pegawai.
mengenai pribadi pegawai. 6. Overtime/Lembur, data pengajuan lembur pegawai.
2. Employee Letter/Surat Pegawai, informasi surat ketetapan 7. On Duty/Perjalanan Dinas, data pengajuan perjalanan
dan penugasan pegawai. dinas.
3. Employee Request/Permohonan Pegawai, daftar e. Reimbursement
pengajuan transaksi pegawai. 1. Daftar Reimbursement/Klaim, daftar data pengajuan
4. Employee Work Status/Status Kerja Pegawai, informasi reimbursmen.
mengenai survey pegawai dan atau status pekerjaan 2. Pengajuan Reimbusement/Klaim, data klaim pengajuan
dalam masa pandemi. reimburse.
5. Curriculum Vitae, rangkuman mengenai informasi 3. Pembatalan Reimbursement/Klaim, pembatalan
pegawai mengenai data pribadi, training, karir serta pengajuan reimburse.
prestasi & sanksi pegawai f. Loan/Pinjaman, pengajuan FPP / pembiayaan pegawai
6. Announcement, sarana informasi ke seluruh pegawai. g. Payroll
c. Career/Karir 1. Salary History/Payslip
1. Award/Penghargaan, daftar data penghargaan pegawai. 2. Data daftar salary/gaji
2. Disipline/Pelanggaran, daftar data pelanggaran pegawai. h. Performance/Evaluasi
3. Career Transition/Perubahan Karir, daftar data karir 1. Key Performance Indicators (KPI): Kinerja karyawan diukur
pegawai yang di ajukan oleh admin pusat berdasarkan KPI yang terkait dengan strategi bank.
2. Penilaian Berbasis Kompetensi: Fokus pada pencapaian
target dan perilaku kerja sesuai dengan nilai-nilai
organisasi.
i. Training, data Training Pegawai.
j. Recruitment, penerimaan pegawai internal dan external.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
276 Laporan Tahunan 2024
Page 279
Internalisasi
Budaya
Menanamkan Nilai AKHLAK: Mendorong Inovasi dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan di 2024
Tahun 2024 menjadi momentum strategis bagi BSI untuk 2. Webinar Innovation Series dan Innovation Clinic: Dilaksanakan
mengintegrasikan core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, secara hybrid (online dan offline), kegiatan ini menjadi wadah
Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) ke dalam setiap aspek berbagi pengetahuan dan pendampingan praktis untuk
operasional dan budaya kerja. Manajemen secara konsisten mempercepat adopsi inovasi di seluruh lini organisasi.
terlibat dalam kegiatan internalisasi BSI One Culture seperti 3. Pembakuan Proses Inovasi: Sebagai langkah strategis,
Nobar Video AKHLAK, Taujih Pekanan Ber-AKHLAK, CEO BSI berkomitmen menjadikan proses inovasi sebagai
Menyapa, program BYOND by BSI Activation, serta kegiatan- bagian dari kebijakan dan aturan perusahaan, memastikan
kegiatan internalisasi budaya lainnya. Dengan mengedepankan keberlanjutan dan keselarasan inovasi dalam kerangka kerja
inovasi sebagai katalis perubahan dan kolaborasi sebagai yang terstruktur.
penggerak harmoni, BSI meluncurkan sejumlah program yang
bertujuan menciptakan dampak berkelanjutan bagi internal Dalam semangat Harmonis dan Kolaboratif, BSI meluncurkan
organisasi dan seluruh pemangku kepentingan. Collaboration Survey sebagai langkah konkret untuk mengukur
dan memperkuat sinergi antarunit kerja. Survei ini memungkinkan
Sejalan dengan semangat Kompeten dan Adaptif, BSI setiap unit kerja memberikan penilaian, umpan balik, atau
memperkuat budaya inovasi melalui Innovation Culture Journey apresiasi terhadap unit kerja lain yang telah berkolaborasi.
2024. Program ini bertujuan mendorong kreativitas insan BSI Program ini tidak hanya mendorong transparansi dan perbaikan
sekaligus menciptakan ekosistem yang mendukung ide-ide baru berkelanjutan, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang saling
menjadi solusi nyata. Adapun inisiatif utama dalam program ini mendukung dan mengapresiasi.
meliputi:
1. Innovation Challenge: Kompetisi inovasi ini terdiri atas tiga Dengan landasan nilai AKHLAK, BSI berkomitmen untuk terus
kategori utama, yaitu: mendorong inovasi dan memperkuat kolaborasi di tahun-tahun
• Best Idea - Breakthrough, untuk ide inovatif dengan mendatang. Budaya kerja yang Amanah, Kompeten, dan Adaptif,
potensi perubahan besar. serta kolaborasi yang Harmonis dan Loyal, organisasi akan terus
• One Unit One Implementation Innovation, menantang tumbuh menjadi entitas yang relevan, kompetitif, dan membawa
setiap unit kerja untuk menerapkan setidaknya satu manfaat luas bagi masyarakat. BSI One Culture dalam men-drive
inovasi di unit kerja. performance menjadikan insan BSI memiliki high performance high
• Best Implementation - Breakthrough, penghargaan bagi engagement.
inovasi yang berhasil diterapkan dan membawa dampak
signifikan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
277
Page 280
HUMAN
CAPITAL
Keterbukaan Informasi
Kepada Pegawai
Sekretaris Komite Policy & Procedure (Unit Kerja Policy & Procedure) melakukan sosialisasi atas ketentuan Bank bersama dengan Unit
Kerja Owner, terdapat beberapa media sosialisasi yang dilakukan, yaitu:
1. Pembuatan sosialisasi ketentuan melalui Infografis dan Management System (SMILE). Refreshment dan Quiz
Executive Summary. dilakukan minimal 2 kali dalam satu tahun dimana hal ini
2. Sharing Knowledge bekerjasama dengan BSU.
Sekretaris Komite Policy & Procedure ((Unit Kerja Policy & 4. Update NPS (New Policy System)
Procedure) bersama Unit Kerja Owner sebagai narasumber NPS merupakan aplikasi yang berbasis web dimana
dalam Sharing ketentuan kepada seluruh pegawai BSI berisikan seluruh ketentuan internal Bank Syariah Indonesia
berkoordinasi dengan BSU. sehingga memudahkan User untuk mengakses ketentuan
3. Refreshment dan Quiz dan juga memberikan pemahaman kepada User terkait
Pegawai mengakses materi baca melalui New Policy System pengimplementasian ketentuan Bank.
dan mengerjakan Refreshment menggunakan Learning
Berikut uraian Data Sosialisasi, Sharing Knowledge, Refreshment, dan Quiz periode Januari sampai dengan 30 Desember 2024:
Pelaksanaan Sosialisasi Periode Januari sampai dengan Desember 2024
Sosialisasi
Lingkup Pengaturan Sharing Knowledge Refreshment Quiz
(Exsum & Infografis)
BUS 91 4 2 2
FTD 70 5 2 2
RFD 90 4 2 2
WFD 93 4 3 3
ERI - 5 - -
Total 344 22 9 9
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
278 Laporan Tahunan 2024
Page 281
Struktur Pengelola
Human Capital
Compliance &
Human Capital
Human Capital
Human Capital Human Capital BSI Corporate Senior Human Capital
Strategy & Policy Services University Business Partner
BSI menggunakan pendekatan human capital framework yang operasional layanan kepegawaian, BSI Corporate University
sejalan dengan employee journey atau employee life cycle dalam yang menyelenggarakan program pengembangan kompetensi
pengelolaan human capital. Organisasi pengelolaan Human pegawai, serta HC Business Partner yang bermitra dengan unit
Capital di BSI terdiri dari Human Capital Strategy & Policy kerja sebagai strategic partner untuk mendukung pencapaian
Group yang merumuskan kebijakan dan strategi terkait human target bisnis.
capital, Human Capital Services Group yang menangani
Rencana Kerja
Human Capital 2025
Rencana kerja human capital untuk tahun 2025 adalah sebagai berikut:
a. Penyusunan kebijakan dan system career path pegawai kantor pusat dan jaringan.
b. Melakukan re-desain organisasi dan perencanaan strategic workforce serta pemenuhan critical position.
c. Meningkatkan produktivitas pegawai melalui penajaman KPI, perbaikan benefit, skema insentif untuk Top Performing Sales, dan
program peningkatan kapabilitas pegawai (upskilling, reskilling, dan uji kompetensi).
d. Mengoptimalkan pengembangan pegawai melalui pelaksanaan Development Dialogue, pelaksanaan Individual Development Planning
(IDP), Self-Assessment, dan pemantauan Competency Performance Index (CPI).
e. Mempersiapkan ketersedian suksesor melalui pengembangan kebijakan talent dan peningkatan rasio bench strength, khususnya
untuk posisi manajerial.
f. Menjalankan berbagai inisiatif project dan penyempurnaan HCMS dalam rangka mendukung pencapaian target bankwide.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
279
Page 282
TEKNOLOGI
INFORMASI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
280 Laporan Tahunan 2024
Page 283
06
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
281
Page 284
TEKNOLOGI
INFORMASI
Master Plan dan Strategi
Teknologi Informasi
Dalam rangka mencapai visi menjadi “Top 10 Global Islamic Bank b. Process: Perbaikan proses TI secara kontinu dengan
di 2025” dan “Top 5 Global Islamic Bank di 2030” serta misi untuk perbaikan tata kelola pengelolaan di fase project (SDLC)
meningkatkan jumlah nasabah, aset, dan Return on Equity (ROE), hingga operasional.
BSI menyusun strategi Teknologi Informasi (TI) 2024 – 2026. c. Technology: Pelaksanaan inisiatif strategis TI pada 4 (empat)
Strategi ini berfokus sebagai penyedia platform keuangan syariah domain arsitektur TI (Aplikasi, Infrastruktur, Security, dan
terbaik pada solusi finansial, sosial dan spiritual. Sebagai acuan Data)
dalam penetapan dan eksekusi strategi, BSI menyusun House
of Strategy IT dengan 3 (tiga) pilar utama yaitu People, Process Selaras dengan fokus strategi 2024 - 2026, BSI menyusun
& Technology. Bank melakukan beberapa inisiatif dalam 3 (tiga) strategi TI untuk tahun 2024 sebagai berikut:
aspek sebagai berikut: a. Digital Solution for Retail and Wholesale
a. People: Peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya b. Business & Operation Transformation
manusia dengan melakukan rekrutmen pegawai dan training c. IT RASS (Reliability, Availability, Serviceability, Security)
& development.
Inovasi
Teknologi Informasi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus melakukan perencanaan dan pengembangan Tl dalam hal ini teknologi dan infrastruktur untuk
mendukung strategi BSI 2024 yang di antaranya terkait dengan core banking, serta penguatan bisnis dan digital banking. Berikut
merupakan beberapa inovasi pengembangan teknologi informasi pada tahun 2024:
1. Peluncuran aplikasi superapps BYOND by BSI, pengembangan 4. Pengembangan lanjutan yang berfokus pada project
BYOND by BSI sebagai one stop digital platform financial Government & Regulatory, dalam mendukung project
superapp untuk menjadi sahabat spiritual, sosial, dan pemerintahan dan regulator, seperti pengembangan BI Fast
finansial. dan QRIS.
2. Aplikasi Bewize dengan salah satu fitur utama Cash 5. Pengembangan lanjutan terkait penguatan perimeter
Management System, sebagai layanan perbankan nasabah keamanan sistem.
perusahaan ataupun institusi untuk pengelolaan keuangan 6. Pengembangan Data Center yang dilakukan untuk
nasabah secara terpadu. meningkatkan ketersediaan layanan dan ketahanan sistem.
3. Penambahan dan replacement ATM dan CRM, untuk 7. Pengembangan lanjutan Big Data & Analytic, pengembangan
memenuhi kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi dan perluasan kapabilitas teknologi Big Data & Data Analytics
di lokasi yang Strategic, Visible & Secure. dengan memanfaatkan data untuk analytic & decision making
sebagai data master, serta mendukung layanan sesuai
kebutuhan nasabah serta melakukan pengembangan bisnis
berbasis data.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
282 Laporan Tahunan 2024
Page 285
Infrastruktur
Teknologi Informasi
Bank Syariah Indonesia (BSI) senantiasa meningkatkan infrastruktur teknologi informasi yang dimiliki untuk mengakomodasi pertumbuhan
bisnis, jumlah nasabah, dan transaksi. BSI melakukan pengembangan infrastruktur berupa implementasi Data Center untuk pemenuhan
high availability dengan Intercity Data Center, penambahan kapasitas infrastruktur server, storage, dan pemutakhiran platform teknologi,
serta implementasi Cloud untuk mendukung operasional aplikasi seperti superapps BYOND by BSI. Selain itu, BSI melakukan penguatan
keamanan teknologi dan ketahanan terhadap ancaman siber dengan mengimplementasikan Extended Security Intelligence & Automation
Management (XSIAM) dan Multifactor Authentication (MFA).
Tata Kelola
Teknologi Informasi
Proses pengembangan Tl menggunakan metode agile dan/atau a. Implementasi sertifikasi ISO 27001:2022.
waterfall yang diatur dalam Software Development Life Cycle b. Optimalisasi aktivitas proaktif seperti threat hunting
(SDLC). Dalam pelaksanaannya terdapat pembagian fase yang (darkweb) dan takedown services terhadap akun atau website
pengembangannya dimulai dari Planning, Design, Development, palsu yang mengatasnamakan BSI.
Testing, Release and Deployment ke environment production, c. Pelaksanaan Phishing simulation terhadap pegawai internal
hingga Post Implementation Review (PIR). untuk meningkatkan kesadaran keamanan siber.
TECHNOLOGY
Strategi Peningkatan Kapabilitas BSI berhasil meningkatkan kapabilitas pengamanan siber pada
Keamanan Siber Tahun 2024 aspek technology yang terbukti dengan BSI terbukti dalam kurun
waktu Januari sampai dengan Desember 2024 Rating Scorecard
Strategi dan langkah peningkatan kapabilitas keamanan siber BSI BSI stabil pada predikat "A" , tidak terjadinya security insiden
mencakup 3 (tiga) aspek yaitu “People, Process & Technology”. yang bersifat major dan terjadi peningkatan skor maturitas
keamanan siber (parameter OJK) untuk periode data per-akhir
PEOPLE Desember 2024.
Sebagai langkah peningkatan kapabilitas sumber daya manusia
teradapat beberapa action yang dilakukan di antaranya: Peningkatan kapabilitas serta perbaikan yang berjalan secara
a. Pemenuhan pelatihan dan sertifikasi kepada 33 pegawai berkelanjutan akan terus dilakukan untuk mendukung visi
CSO. BSI 2030 yaitu menjadikan BSI terbaik dalam keamanan siber
b. Pemenuhan posisi pegawai “vacant” level N2, N3 dan N4 pada industry global perbankan syariah. Aspek People, Process,
dengan total 12 pegawai. Technology untuk mencapai Strong Rating (Public & Internal),
c. Pemenuhan aktivitas IT Security Awareness kepada internal peningkatan security maturity level yang bertumbuh, serta
dan eksternal. organisasi yang Lean dan proaktif dalam mengelola risiko
keamanan siber.
PROCESS
Aspek process juga menjadi concern yang ditingkatkan secara
kapabilitas pengamanan siber dengan dilakukannya action di
antaranya:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
283
Page 286
TEKNOLOGI
INFORMASI
Mekanisme Identifikasi Disrupsi (Gangguan)
BSI telah memiliki mekanisme untuk mengidentifikasi disrupsi atau gangguan. Hal itu diatur dalam ketentuan umum terkait Business
Continuity Management (BCM) dan secara khusus dalam Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Business Continuity Plan (BCP). Jika terjadi
gangguan pada TI, Bank mengatasinya berdasarkan tahapan identifikasi kejadian disaster agar dapat dilakukan tindak lanjut sesuai hasil
identifikasi dan kewenangan struktur organisasi Crisis Management Team (CMT).
Business as
Response Recover Restore
Usual
a b c d Pengaktifan
Mobilisasi Menuju 8
Lingkungan Kerja
Lokasi Alternatif
pada Lokasi Alternatif
Business Pengaktifan
Identifikasi e e
Analisa Perlengkapan Kerja Kembali ke Lokasi
Continuity Plan Gangguan dan
Dampak dan Aplikasi pada
Pemulihan Data
Utama
(BCP) Esklasi
Lokasi Alternatif
f
Pemulihan Proses Bisnis
Strategi Keamanan Sistem Siber (Cyber Security)
BSI menerapkan semua kebijakan dan standar prosedur TI 1. Proyek Keamanan Siber dan Quality Assurance
di Bank, sekaligus memastikan setiap informasi yang dimiliki 2. Pengelolaan Identity dan Keamanan
oleh unit kerja pengguna TI mendapatkan perlindungan yang 3. AplikasiPengelolaan Keamanan jaringan dan data
baik terhadap semua gangguan yang dapat menyebabkan 4. Layanan berbasis keamanan IT
kerugian akibat bocornya data atau informasi penting. Bank 5. Pengelolaan Keamanan Operasional
memastikan pengawasan keamanan yang memadai dalam setiap 6. Pengelolaan Monitoring Keamanan Siber
pengembangan atau modifikasi sistem TI dan memastikan
ketahanan dan keamanan siber Bank secara independen Dalam mendukung digitalisasi layanan perbankan BSI, strategi
terhadap fungsi pengelolaan operasional TI. Penerapan prinsip keamanan siber dirancang sejalan untuk mengamankan BSI
dasar keamanan siber di BSI, antara lain mencakup: dari ancaman siber terhadap platform digital, baik ancaman
1. Informasi adalah aset yang datangnya dari luar maupun dari dalam BSI. BSI juga
2. Kesesuaian dengan risiko menerapkan kerangka keamanan siber NIST dan kerangka
3. Kepatuhan terhadap peraturan manajemen keamanan siber lainnya yang digunakan sebagai
4. Pemberian persetujuan praktik keamanan global di industry keuangan.
5. Beradaptasi dan terukur
6. Sistem aman secara desain Dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2024, Postur
7. Pertahanan yang berlapis keamanan BSI secara konsisten menunjukkan Kinerja dengan
8. Pemisahan tugas dan pembatasan akses Rating Terbaik (Strong Rating A) dan berada di atas rata-rata
9. Akuntabilitas Rating di Industri Keuangan global (Rating B). Postur Keamanan
10. Audit ini dinilai secara independent oleh Security ScoreCard, sebuah
11. Perbaikan berkesinambungan badan yang bergerak di industry Rating keamanan dunia yang
berbasis di Amerika Serikat.
Kriteria dalam pengendalian keamanan siber yang digunakan
adalah: Secara industry practice, BSI juga telah tersertifikasi oleh ISO
1. Kerahasiaan (Confidentiality) 27001:2022 semenjak Februari 2024 (disertifikasi oleh British
2. Keutuhan (Integrity) Standard Institute/BSI), yang juga merupakan standar kualifikasi
3. Ketersediaan (Availability) keamanan siber standar internasional. BSI juga mendapatkan
hasil penilaian Maturitas Keamanan Siber dengan status “Tinggi
BSI telah membentuk unit kerja Chief Information Security Office (Tingkat 2)” sesuai assesment oleh Ernst & Young (EY) dengan
(CISO) Group yang bertugas untuk mengelola keamanan siber pengukuran keamanan Siber sebagaimana yang diatur di dalam
dengan berfokus pada 6 aspek, diantaranya yaitu: SEOJK No.29 Tahun 2022.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
284 Laporan Tahunan 2024
Page 287
BSI akan terus mengembangkan dan memperbaiki strategi Dalam melakukan verifikasi, Ketua CMT setempat dapat
dan implementasi keamanan siber secara terus menerus untuk melakukan konsultasi kepada CMT/Ketua CMT level di
memastikan pelanggan selalu mendapatkan layanan yang aman atasnya.
dan handal dari BSI sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual. c. Jika gangguan tersebut tidak dapat ditangani dan
berpotensi menjadi krisis, maka Ketua CMT akan
Strategi/Proses Pemulihan Bencana melakukan “Deklarasi Krisis” jika dibutuhkan Tindakan.
(Disaster Recovery) 3. Aktivasi Crisis Management Team Crisis Center (CMTCC)
a. CM Service selaku penyelenggara, mengaktifkan CMTCC
Pada prinsipnya, kebutuhan Bank saat terjadi kondisi krisis adalah Virtual atau Fisik setelah mendapatkan instruksi dari
menciptakan bisnis kembali ke kondisi normal. Proses pemulihan Ketua CMT.
bencana (disaster recovery) merupakan integrasi antara Emergency b. CMT dapat melakukan koordinasi di CMTCC Virtual atau
Respon (ER), Business Continuity (BC), dan Data Recovery (DR). jika diperlukan bertemu maka dilakukan pada CMTCC
Fisik.
Bank telah memiliki prosedur penanganan krisis, di antaranya c. Jika CMTCC Fisik Utama bisa digunakan, maka CMT
meliputi kegiatan identifikasi gangguan, proses deklarasi akan berkumpul di ruangan CMTCC. Namun apabila
krisis, hingga aktivasi kegiatan pemulihan. Alur prosedur Crisis CMTCC Fisik Utama tidak bisa digunakan, maka CMTCC
Management Plan adalah sebagai berikut: Fisik Alternatif perlu diaktifkan.
4. Aktivasi Kegiatan Pemulihan dan Pelaporan Berkala
a. Ketua CMT memimpin, mengoordinasikan, dan
Identifikasi
menginstrusikan Kegiatan Pemulihan.
dan Eskalasi
Gangguan b. Koordinator Tim Komunikasi Internal dan Eksternal,
Koordinator Tim CM, ER, BC, DR menjalankan
Deaktivasi Deklarasi rencana komunikasi, pemulihan serta melaporkan
CMT Krisis
1 perkembangannya kepada CM/ER/BC/DR Services,
7 2 Wakil Ketua CMT, dan Ketua CMT.
c. CM/ER/BC/DR Services bertugas untuk memandu
Strategi/ Proses
Pemulihan dan memberikan saran dalam kegiatan pemulihan
Bencana (Disaster kepada Koordinator Tim Komunikasi, Koordinator Tim
Pemberitaan 6 3
Recovery) Aktivasi
Kejadian CM, Koordinator Tim ER, Koordinator Tim BC, dan
CMTCC
Luar Biasa Koordinator Tim DR.
5 5
d. Setelah mendapatkan laporan perkembangan, CMT
turut serta memberikan saran dalam kegiatan pemulihan.
Aktivasi
Pengelolaan Kegiatan 5. Mekanisme Pengelolaan Informasi Krisis
Informasi Pemulihan a. Pihak terkait menyampaikan adanya artikel negatif di
Krisis dan Pelaporan
Berkala media yang berisiko terhadap reputasi Bank dan dampak
yang besar.
b. Unit kerja yang terkait dengan substansi atau hal yang
Penjelasan detail terkait prosedur penanganan krisis sebagai berikut: ada dalam artikel negatif tersebut menyusun kronologis.
1. Identifikasi dan Eskalasi Gangguan c. Dalam hal diperlukan maka unit reviewer dapat
a. Pegawai pihak terdampak mendeteksi adanya gangguan memberikan review atas substansi dari artikel negatif
Kejadian Luar Biasa dan melakukan upaya perbaikan. maupun kronologis tersebut.
b. Pegawai/pihak terdampak selanjutnya membuat laporan d. Artikel negatif, kronologis, dan review tersebut kemudian
dan melakukan eskalasi kepada koordinator tim terkait. dikaji dan dianalisa oleh Koordinator Tim Komunikasi
c. Koordinator Tim Crisis Management (CM), Emergency Internal dan/atau Eksternal.
Response (ER), Business Continuity (BC), Disaster Recovery e. Koordinator Tim Komunikasi Internal dan/atau Eksternal
(DR) melakukan evaluasi dan analisa dari laporan lalu mengeluarkan usulan Strategi dan Taktik Pengelolaan
Kejadian Luar Biasa. Dalam melakukan evaluasi dan informasi dan meminta persetujuan Ketua CMT.
analisa, Koordinator Tim terkait dapat berkonsultasi f. Setelah mendapatkan persetujuan, Ketua CMT
dengan BCM Command Center. memastikan pelaksanaan Strategi dan Taktik. Kemudian
d. Jika berpotensi menjadi krisis, maka Koordinator Koordinator Tim Komunikasi Internal dan/atau Eksternal
Tim terkait melakukan eskalasi kepada Ketua Crisis bersama dengan Pihak Terkait melakukan eksekusinya.
Management Team (CMT). g. Koordinator Tim Komunikasi Internal dan/atau Eksternal
2. Deklarasi Krisis melakukan eksekusi dan terus melakukan monitoring
a. Ketua CMT mendapat laporan analisa gangguan Kejadian dan pelaporan.
Luar Biasa yang berpotensi menjadi krisis. 6. Pemberitaan Kejadian Luar Biasa/Komunikasi Krisis
b. Verifikasi terhadap laporan gangguan yang berpotensi a. Ketua CMT Kantor Pusat melakukan diskusi dan
menjadi krisis tersebut selanjutnya dilakukan verifikasi. memerintahkan pembuatan Pemberitaan Kejadian Luar
Biasa.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
285
Page 288
TEKNOLOGI
INFORMASI
b. Koordinator Tim Komunikasi Eksternal Kantor Pusat lalu 7. Deaktivasi Crisis Management Team (CMT)
mengumpulkan informasi terkait kebutuhan komunikasi a. Tim Komunikasi Eksternal, Koordinator Tim CM,
eksternal dari Pihak Terkait. Koordinator Tim ER, Koordinator Tim BC, Koordinator
c. Setelah mendapatkan data yang dibutuhkan, Tim Tim DR menyelesaikan kegiatan komunikasi dan
Komunikasi Eksternal Kantor Pusat menyusun draf pemulihan pada lokasi yang terdampak.
siaran pers, kemudian meminta persetujuan kepada b. Ketua CMT melakukan evaluasi pasca krisis dan terus
Ketua CMT Kantor Pusat. mengkomunikasikannya kepada CMT.
d. Setelah draft siaran pers disetujui, Koordinator c. Setelah krisis dianggap berakhir, maka pada level
Tim Komunikasi Eksternal Kantor Pusat akan Region/Area/Cabang/KLN, Ketua CMT setempat
mempertimbangkan untuk menyelenggarakan mendeklarasikan berakhirnya krisis dan operasional
Konferensi Press atau melakukan siaran pers. kembali as usual.
e. Jika melakukan konferensi pers, maka Juru Bicara Bank d. Pada level Kantor Pusat, Ketua CMT Kantor Pusat
yang ditunjuk bertanggung jawab untuk menyampaikan mendeklarasikan berakhirnya krisis lalu melanjutkan serah
dan menanggapi pesan dari pihak eksternal. terima pengawasan business as usual kepada Head of BCM.
Sistem Pelaporan kepada Direksi
Berkenaan dengan pelaporan kepada Direksi terkait dengan dinamika di bidang TI, Bank telah memiliki prosedur, seperti tergambar di
bawah ini.
Alur Proses Eskalasi Crisis Insiden IT
Tim 1 s.d. 5
Pra Crisis
(Insiden IT)
Ketua CMT dan Ketua CMT dan
Head of BCM Head of BCM
• Setelah menerima update dari GH IOG/ Melakukan koordinasi dengan anggota
CSO, Ketua CMT dan/atau Head of BCM CMT di Command Center
akan melakukan analisa singkat
• Dengan pertimbangan Analisa,
makan dideklarasi/ diaktifkan Crisis
Management Team (CMT)
• Menerima Laporan Insiden IT
• Melakukan Deteksi Problem
• Tindak lanjut penanganan insiden
• Update ke DIR IT, DIR RISK, SOR IT dan
BCM
• Penonaktifan Layanan (sesuai
kewenangan)
Anggota CMT
• Mempersiapkan Holding Statement &
Pelaporan
• Mempersiapkan Switch Over 1 IOG 7 CSG
• SteerCo BCM
• Deklarasi krisis & Pengaktifan CMT 2 HCS 8 CFA
• Keputusan switch over
3 CSO 9 PFA
4 BCM 10 SPM
Keterangan:
CM : Crisis Management DR : Disaster Recovery
5 DSG 11 ASP
ER : Emergency Response BCM : Business Continuity Management
BC : Business Continuity CMT : Crisis Management Team
6 DSG 12 Unit Support
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
286 Laporan Tahunan 2024
Page 289
Ketua CMT dan Head of BCM:
Menonaktifkan CMT dan menyusun
laporan insiden
CSG & CCG: Melakukan publikasi bahwa
layanan telah kembali normal
SME*): Research RCA
Ketua CMT dan
Head of BCM SOR IT: Supervisi Research RCA
*) Subject Matric Expert (SME) adalah seseorang
yang memiliki keahlian atau kemampuan dalam
bidang pekerjaan sesuai bidangnya
Anggota CMT
IOG/CSO:
Melaporkan ke Ketua dan Wakil Ketua
CMT bahwa layanan sudah kembali normal
SOR IT:
Melakukan evaluasi kegiatan sesuai alur
proses eskalasi
Anggota CMT
Ketua CMT dan Head of BCM:
Melaporkan kepada Management dan
sebagai Lead Crisis Insiden IT
GH IOG/CSO Ketua CMT dan
IOG / CSO / ASP:
• Penyelesaian Fixing / Switch Over SOR IT Head of BCM
• Membuat Laporan secara tertulis ke
Regulator terkait insiden TI: IOG ->
Insiden Non Cyber CSO -> Insiden Cyber
sesuai ketentuan:
- Maks. 5 HK OJK setelah insiden
terjadi (sesuai POJK 11 tahun 2022)
- Maks. 3 HK ke BI terkait sistem
pembayaran (OPG / TGM / DBO)
setelah insiden terjadi (sesuai PBI
23/6/ PBI/2021)
SOR IT: Supervisi pada penyelesaian &
Verifikasi Pelaporan Ketua CMT dan
BoD
Head of BCM
ISG: Koordinator PMO
CSG: Courtesy & Press Release
CCG: Penanganan keluhan nasabah melalui
contact center dan media
HCP & HCS: Komunikasi Internal & Business
As Usual dan
Deployment Pegawai
SPM & CFA: Keuangan
Press Release
DSG: Koordinator Jaringan (Region, Area
dan Cabang)
CPG: Support Compliance
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
287
Page 290
TEKNOLOGI
INFORMASI
Struktur Pengelola
Teknologi Informasi
Organisasi pengelolaan Tl dipimpin oleh Direktur Teknologi 2. SEVP Digital Banking meliputi:
lnformasi dengan pengelolaan berada di bawah Direktorat TI, a. Digital Banking Retail Group (DBR)
yang didukung oleh struktur di bawahnya sebagai berikut: b. Digital Banking Wholesale Group (DBW)
1. SEVP Information Technology meliputi: c. Data & Decision Management Group (DDM)
a. IT Strategic Planning Group (ISG) 3. Unit Kerja Supervisi Langsung meliputi:
b. IT & Digital Development Group (IDG) a. Digital Banking & E-Channel Operations Group (DBO)
c. IT Application Support Group (ASP) b. Chief Information Security Office Group (CSO)
d. IT Operation Group (IOG) c. Senior Operational Risk Head IT (SOR-IT)
Rencana Kerja
Teknologi Informasi Tahun 2025
Melakukan pengembangan aplikasi/platform untuk melakukan akuisisi nasabah dan memenuhi kebutuhan nasabah dalam melakukan
transaksi finansial, sosial dan spiritual yang berfokus pada target segment consumer, UMKM, dan institusi.
1. Digital Solution for Consumer Retail and Wholesale 3. IT RASS (Reliability, Availability, Serviceability, Security)
Pengembangan solusi teknologi yang inovatif dan efisien bagi Mengembangkan sistem dan infrastruktur teknologi yang
bisnis konsumer ritel dan wholesale dengan mengoptimalkan handal untuk mendukung bisnis bank dengan inovasi
berbagai aspek operasional, seperti integrasi transaksi teknologi yang adaptif sehingga siap untuk menjawab
digital dan personalisasi pengalaman pelanggan, mendorong tantangan ke depan. Hal tersebut semakin diperkuat dengan
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Implementasi multi-cloud, Extended Security Intelligence &
2. Business & Operation Transformation Automation Management (XSIAM), pengembangan use case
Transformasi proses bisnis dan operasional terkait transaksi GenAI yang contoh penerapannya pada Smart Advisor Griya.
dan pembiayaan dijalankan untuk mendukung sentralisasi,
simplifikasi dan otomasi proses, sehingga tercapainya
layanan yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan
nasabah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
288 Laporan Tahunan 2024
Page 291
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
289
Page 292
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
290 Laporan Tahunan 2024
Page 293
07
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk.
Laporan Tahunan 2024
291
Page 294
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Komitmen Penerapan
Tata Kelola
Implementasi Praktik Terbaik Tata Kelola yang Menjadi Bagian Integral dari Strategi Bisnis
adalah Kunci untuk Kesuksesan BSI Jangka Panjang.
BSI senantiasa berupaya meningkatkan praktik terbaik tujuan Bank dengan tujuan pemangku kepentingan agar terjalin
penerapan tata kelola (Good Corporate Governance (GCG)) dengan baik.
sesuai standar nasional maupun internasional di industri yang
berlaku. Hal ini menjadi penting bagi BSI untuk menghadapi Pengaruh penerapan GCG terhadap kinerja keuangan Bank
risiko dan tantangan yang dihadapi, baik yang berasal dari intern dapat tercermin dalam pertumbuhan berkelanjutan. Dengan
maupun ekstern yang semakin banyak dan kompleks. Seiring menerapkan praktik pertanggungjawaban lingkungan dan sosial,
perkembangan peraturan perundang-undangan, BSI selalu diharapkan Bank dapat membangun reputasi yang kuat dalam
berusaha melakukan pemutakhiran ketentuan terkait GCG yang memenuhi tuntutan pasar yang semakin menantang. Oleh
akan dipedomani. BSI meyakini, penerapan GCG sesuai standar karenanya, BSI berusaha terus mengimplementasikan praktik
terkini akan meningkatkan nilai tambah (value added) bagi GCG yang menjadi bagian integral dari strategi bisnis sebagai
seluruh stakeholders Bank, yakni menciptakan keselarasan antar kunci untuk kesuksesan BSI jangka panjang.
Pencapaian Penerapan
Tata Kelola
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, yang mengusung visi Di tahun 2024, pada saat usia BSI genap memasuki tahun ketiga
menjadi Top 10 (sepuluh) Islamic Bank secara global, membuat pasca merger berbagai pencapaian telah berhasil diraih BSI. Dalam
BSI untuk selalu bergerak menuju kedepan agar menjadi role bidang tata kelola dibuktikan dari posisi Bank dalam Corporate
model bank-bank syariah lain di Indonesia. Komitmen serta Governance Perception Index (CGPI) dengan meraih predikat
konsistensi BSI dalam menjaga dan meningkatkan praktik tata sebagai Perusahaan kategori “Sangat Terpercaya”. BSI dinilai
kelola yang baik dapat dimaknai sebagai perwujudan dalam oleh pihak eksternal mampu menjaga tata Kelola Perusahaan
mengemban amanah besar, tonggak perekonomian perbankan yang unggul, transparan, dan berkelanjutan serta menjalankan
syariah di Indonesia. bisnis sesuai dengan prinsip syariah. Semua pencapaian BSI
sampai dengan saat ini, tidak terlepas dari komitmen Direksi, Dewan Komisaris, dan peran Dewan Pengawas Syariah serta seluruh insan
BSI yang menjalankan praktik bisnis sesuai dengan etika bisnis dan standar perilaku Perusahaan (Kode Etik Perusahaan/Code of Conduct)
dalam setiap tugas dan kedinasan sehari-hari serta dalam melakukan hubungan bisnis dengan nasabah, rekanan maupun dengan rekan
kerja.
Piagam Penghargaan CGPI Tahun 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
292 Laporan Tahunan 2024
Page 295
Bagi BSI, dalam menjalankan bisnis tidak hanya memakai standar Dalam menjalankan GCG, BSI telah mendapatkan sertifikat
perbankan, tetapi juga menetapkan nilai-nilai syariah (maqashid ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan, Sertifikat ISO
syariah) menjadi landasan utama. Prinsip syariah menjadi bagian 3701:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Sertifikat ISO
yang tidak terpisahkan dan jati diri BSI dalam mengatur seluruh 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, Sertifikat ISO 22301:2019
tindak laku BSI sebagai Bank dan perusahaan terbuka, serta Sistem Keberlangsungan Bisnis, dan Sertifikat ISO 2701:2022
prinsip yang harus dijaga serta diimplementasikan oleh seluruh Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Insan BSI dalam mencapai tujuan Bank sesuai dengan Visi dan
Misi BSI.
Roadmap
Tata Kelola Perusahaan
Kesadaran Implementasi GCG sudah mulai sejak dilaksanakannya merger menjadi BSI. BSI mengambil best practice dari masing-
masing bank legacy untuk kemudian disempurankan dan diimplementasikan di BSI. BSI juga telah melakukan penyempurnaan
Implementasi GCG dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
• Pembentukan Komite-komite di bawah koordinasi Dewan Komisaris, yaitu:
- Komite Audit
- Komite Pemantau Risiko
- Komite Remunerasi dan Nominasi
• Pembentukan Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary).
• Pelakasanaan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Perusahaan publik
• Melaksanakan keterbukaan Informasi secara tepat waktu, antara lain dalam publikasi Laporan Keuangan, Informasi maupun
2021 peristiwa atau fakta material
• Menyusun Laporan Tahunan yang tepat waktu, memadai, jelas dan akurat. Memperhatikan kepentingan pemegang saham
minoritas.
Selain itu, BSI juga turut berkomitmen terhadap anti gratifikasi yang dibuktikan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh
seluruh pegawai BSI juga telah memperoleh ISO 37301:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Dalam rangka ikut menilai kualitas penerapan tata kelola, BSI ikut serta dalam program riset dan pemeringkatan pelaksanaan
tata kelola, yaitu Corporate Governnace Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan oleh pihak Independen. Dalam program
CGPI 2020 yang diselenggarakan pada tahun 2021 dengan tema: “Membangun Ketahanan perusahaan dalam Kerangka Good
Corporate Governance”. BSI berhasil meraih predikat “Sangat Terpercaya” dengan nilai 88,89.
• Melakukan Right Issue untuk memperkuat struktur permodalan BSI
• Menjadi Bank Syariah pertama yang memperoleh sertifikat ISO 37001:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan
• Dalam rangka melanjutkan proses penyempurnaan Tata Kelola serta wujud komitmen dan konsistensi atas penerapannya,
2022
BSI melakukan penyelarasan praktik Tata Kelola dengan mengadopsi prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Organization
for Economic Coorporation and Development (OECD) serta telah disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF), yang
disebut ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard
• Mempertahankan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan dan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan
2023 • BSI kembali meraih predikat “Sangat Terpercaya” dengan nilai 91,50 pada penilaian Corporate Governance Perception Index
(CGPI)
• Melakukan 4 (empat) kali sosialisasi penguatan pengendalian gratifikasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi
• BSI kembali berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan
• BSI berhasil mendapatkan kembali sertifikasi dan melakukan perluasan ruang lingkup ISO 37001:2016 Sistem Manajemen
Anti Penyuapan
• Sebagai perwujudan dan komitmen BSI dalam penerapan Tata Kelola dan Perusahaan terbuka yang menjalankan praktik
2024
keterbukaan informasi, BSI mengungkapkan praktik terbaik yang mengadopsi prinsip-prinsip ACGS pada laman website
Perusahaan.
• Untuk kali pertama BSI melakukan pengukuran kematangan kepatuhan yang mencerminkan tingkat kepatuhan BSI terhadap
ketentuan internal dan eksternal serta perundang-undangan yang berlaku
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
293
Page 296
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Dasar Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Sebagai bank syariah, landasan utama pelaksanaan prinsip- f. POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
prinsip syariah dalam seluruh kegiatan BSI adalah Al-Qur’an dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka berikut
Hadist. Prinsip-prinsip syariah tersebut dijalankan BSI dengan perubahannya.
tata kelola perusahaan yang baik, yang tunduk dan berpedoman g. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan
pada berbagai ketentuan serta peraturan perundang-undangan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau
Republik Indonesia yang mengatur BSI sebagai perseroan Perusahaan Publik.
terbatas, bank dan/atau perusahaan terbuka, sebagai berikut: h. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Terbatas sebagaimana telah diubah dengan Peraturan i. POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
Pemerintah Pengganti Undang- Undang No. 2 Tahun 2022 Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
tentang Cipta Kerja sebagaimana telah ditetapkan menjadi j. POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
Undang- Undang berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Jasa Keuangan.
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja k. POJK No. 65/POJK.03/2016 tentang Penerapan
Menjadi Undang-Undang. Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah dan Unit
2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Usaha Syariah berikut segala perubahan dan ketentuan
sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No. 4 pelaksanaannya.
Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor l. POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan
Keuangan (UU P2SK). Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
3. Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan m. POJK No. 11/POJK.04/2017 tentang Laporan
Syariah sebagaimana telah diubah dengan UU P2SK. Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
4. Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Perusahaan Terbuka.
Indonesia. n. POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan
5. Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Surat Edaran Bank Publikasi Laporan Bank.
Indonesia (SEBI) yang terkait dengan penerapan tata kelola, o. POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Penerapan
antara lain: Strategi Anti Fraud Bagi Bank Umum.
a. PBI No.11/33/PBI/2009 tanggal 07 Desember 2009 p. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, Perusahaan Terbuka.
sebagaimana telah dicabut dengan POJK No.2 tahun q. POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan
2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Secara Elektronik.
b. SEBI No. 12/13/DPbS tanggal 30 April 2010 tentang r. POJK No. 16/POJK.03/2022 Tahun 2022 tentang Bank
Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Umum Syariah.
Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut perubahannya. s. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat Edaran Bagi Bank Umum.
OJK (SEOJK) khususnya mengenai Tata Kelola, Laporan t. POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa
Tahunan, Manajemen Risiko dan berbagai POJK dan SEOJK Akuntan Publik dan kantor Akuntan Publik dalam
yang terkait dengan penerapan tata kelola, antara lain: Kegiatan Jasa Keuangan.
a. POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata u. POJK No.2 tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola
Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
b. POJK No. 8/POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Syariah.
Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. v. POJK No. 4 tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan
c. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
d. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi Perusahaan Terbuka.
dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. w. SEOJK No.10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian
e. POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
294 Laporan Tahunan 2024
Page 297
x. SEOJK No. 10/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi perusahaan BUMN, seperti PERMEN BUMN No. PER-3/
dan Publikasi Laporan BUS dan UUS. MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
y. SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Badan Usaha Milik Negara.
Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
z. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Selain itu, Bank mengadopsi berbagai standar tata kelola terbaik
Kelola Perusahaan Terbuka. yang berlaku di Indonesia maupun internasional dan meningkatkan
aa. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata cakupan implementasi GCG antara lain sebagai berikut:
Kelola Bagi Bank Umum. 1. Prinsip-prinsip Corporate Governance yang dikembangkan
bb. SEOJK No. 25/SEOJK.03/2023 tentang Penerapan oleh Organization for Economic Cooperation and Development
Manajemen Risiko bagi Bank Umum Syariah dan Unit (OECD).
Usaha Syariah 2. ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard yang
cc. SEOJK No. 15/SEOJK.03/2024 tentang Penerapan Tata diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF).
Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha 3. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
Syariah. yang dikembangkan oleh Komite Nasional Kebijakan
dd. POJK dan SEOJK terkait lainnya. Governance (KNKG).
7. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik 4. Principles for Enhancing Corporate Governance yang diterbitkan
Indonesia (PERMEN BUMN) yang mengatur mengenai anak oleh Basel Committee on Banking Supervision.
Struktur dan Mekanisme
Tata Kelola Perusahaan
Struktur Organ Perusahaan
Annual General Meeting
Board of Commissioner
Komite Pemantau Risiko Komite Remunerasi & Nominasi Komite Audit
Board of Sharia Oversight
Komite Syariah
Board of Director
Risk Police &
Business IT Streering Human Capital
ALCO Management Procedure
Committee Committee Committee
Commitee Committee
Identification, Measurement, Mitigation, Control
Internal
Audit
Business Unit Enterprise Risk
Banking Senior Ops Risk Financing
(Revenue Procurement Management Human Capital
Operational (SOR) Strategy
Generating) (SKMR)
Decentralized Compliance
Risk Taking Operational Information Compliance Policy &
Legal (Satuan Kerja
Unit Support Technology & Op. Risk Procedure
(DCOR) Kepatuhan)
1,5th
1st Line 2nd Line 3rd Line
Line
Risk Owner Independent Risk Management Independent
Asurance
Delegation, Direction & Alignment, Communication,
Accountability & Reporting
Oversight Coordination & Collaborations
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
295
Page 298
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
BSI melakukan optimalisasi seluruh fungsi organ yang saling 6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Nominasi
melengkapi dalam menciptakan lingkungan pengendalian yang dan Remunerasi yang disahkan dalam Surat Keputusan
efektif dan mendukung integritas informasi yang digunakan Bersama (SKB) Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank
untuk pelaporan maupun pengambilan keputusan, sehingga Syariah Indonesia Tbk No.01/001-SKB/Dirkom tanggal 01
mendorong penguatan pertahanan tiga lapis (three lines Februari 2021 tentang Penetapan Pedoman dan Tata Tertib
model), dalam rangka mewujudkan pertumbuhan yang sehat, Kerja (Piagam) Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank
berkelanjutan, serta mencapai tujuan BSI tanpa mengabaikan Syariah Indonesia Tbk.
kepentingan stakeholders. 7. Kode Etik (Code of Conduct) PT Bank Syariah Indonesia.
8. Piagam Audit Intern PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang
Struktur GCG BSI secara garis besar terdiri atas organ utama dan disahkan oleh Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Bank
organ pendukung yang didukung oleh Kebijakan dan Prosedur. Syariah Indonesia Tbk tanggal 27 September 2022.
Struktur organisasi tata Kelola BSI mencakup: 9. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan PT Bank Syariah
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Indonesia Tbk.
2. Dewan Komisaris 10. Kebijakan Anti Fraud PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
3. Dewan Pengawas Syariah 11. Kebijakan Manajemen Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
4. Direksi 12. Kebijakan Proses Seleksi Pemasok/Vendor Penyedia Barang
5. Komite di bawah Dewan Komisaris dan Jasa PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
6. Komite Syariah 13. Petunjuk Teknis Operasional Whistleblowing System (WBS)
7. Komite di bawah Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
14. Kebijakan Dana dan Jasa PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Governance Soft Structure 15. Komitmen Anti Penyuapan PT Bank Syariah Indonesia Tbk,
menyelaraskan dengan Standar Sistem Manajemen Anti
Untuk terus meningkatkan kualitas dan ruang lingkup tata kelola Penyuapan (ISO 37001:2016).
yang berkelanjutan, BSI telah merumuskan dan menerapkan
governance soft structure untuk mengatur hubungan antar Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
organ di BSI sehingga tugas, tanggung jawab, dan wewenang
masing-masing organ jelas sesuai dengan ketentuan peraturan Pemegang Saham
yang berlaku, prinsip GCG, etika bisnis yang sehat atau praktik
terbaik. Keberadaan governance soft structure merupakan Pemegang Saham merupakan individu atau badan hukum yang
bentuk dari internalisasi GCG dalam proses bisnis Bank yang secara sah memiliki saham Bank. Saham Perseroan adalah
menyempurnakan infrastruktur GCG. saham-saham atas nama yang dikeluarkan atas nama pemiliknya
yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan yang
Governance Soft Structure BSI digunakan sebagai kerangka kerja terdiri dari:
dan tata Kelola dalam penyusunan kebijakan serta implementasi 1. Saham Seri A Dwiwarna, merupakan saham khusus yang
kegiatan Bank yang meliputi: hanya dapat dimiliki oleh Negara Republik Indonesia.
1. Anggaran Dasar Bank yang telah diubah beberapa kali, 2. Saham Seri B, merupakan saham biasa yang dapat dimiliki
sebagaimana terakhir diubah berdasarkan Akta Keputusan oleh Negara Republik Indonesia dan/atau masyarakat.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) No.37 Tanggal 17
Mei 2024, dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Hak Pemegang Saham
Jakarta Selatan dan disetujui oleh Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, No. AHU-0035266. Hak Pemegang Saham Secara Umum
AH.01.02.Tahun 2024.
2. Tata Tertib Dewan Komisaris disahkan dalam Keputusan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan Pemegang Saham
Dewan Komisaris Nomor:KEP.KOM/001/2021 tanggal 1 Seri B mempunyai hak yang sama yaitu setiap 1 (satu) saham
Februari 2021. memberikan 1 (satu) hak suara. Sepanjang tidak ditentukan
3. Tata Tertib Direksi disahkan dalam Keputusan Direksi lain oleh Anggaran Dasar Perseroan, pemegang saham BSI baik
No.01/006-KEP/DIR tanggal 1 Februari 2021. pemegang saham Seri A Dwiwarna maupun pemegang saham
4. Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit PT Seri B memiliki hak yang sama di luar Hak Istimewa Saham Seri A
Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/KEP-KOM/002/2024 Dwiwarna, antara lain sebagai berikut:
yang disahkan Dewan Komisaris tanggal 1 Juli 2024. 1. Hak Pemegang Saham terkait RUPS:
5. Pedoman dan Tata Tertib (Piagam) Komite Pemantau Risiko a. Meminta penyelenggaran RUPS oleh 1 (satu) pemegang
PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/KEP-KOM/001/2024 saham atau lebih yang mewakili paling sedikit 1/10 (satu
yang disahkan Dewan Komisaris tanggal 1 Juli 2024. per sepuluh) dari jumlah seluruh saham dengan hak
suara yang sah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
296 Laporan Tahunan 2024
Page 299
b. Mengusulkan mata acara RUPS oleh 1 (satu) pemegang 2. Hak untuk menetapkan pedoman strategis Perseroan secara
saham atau lebih yang mewakili paling sedikit 1/20 (satu organik maupun non-organik.
per dua puluh) dari jumlah seluruh saham dengan hak 3. Mengusulkan mata acara RUPS.
suara yang sah. 4. Meminta dan mengakses data Perseroan.
c. Menyetujui dalam RUPS antara lain terkait:
• Pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Rapat Umum Pemegang Saham
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Bank.
• Menyetujui usulan perubahan Anggaran Dasar Bank Proses Penyelenggaraan RUPS
dengan memperhatikan syarat kuorum keputusan.
• Menyetujui laporan tahunan atas kinerja Direksi, RUPS terdiri atas RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. RUPS
dan laporan pengawasan Dewan Komisaris Bank. tahunan wajib diselenggarakan setiap tahun dalam jangka
• Menyetujui pemberian remunerasi Dewan waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku terakhir.
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Sedangkan RUPS luar biasa dapat diadakan setiap waktu
Bank. berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perseroan.
• Menyetujui usulan alokasi penggunaan laba Bank
termasuk pembagian dividen. Tempat RUPS
d. Pemegang Saham baik sendiri maupun diwakili 1. RUPS wajib dilakukan di wilayah Republik Indonesia.
berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPS dan 2. Perseroan wajib menentukan tempat dan waktu
menggunakan hak suaranya dalam RUPS sesuai dengan penyelenggaraan RUPS.
jumlah saham yang dimilikinya. 3. Tempat penyelenggaraan RUPS wajib dilakukan di:
e. Memperoleh publikasi materi RUPS selambat- a. Tempat kedudukan Perseroan.
lambatnya pada 21 (dua puluh satu) hari sebelum RUPS b. Tempat Perseroan melakukan kegiatan usaha utamanya.
dilaksanakan. c. Ibukota provinsi Dimana tempat kedudukan atau tempat
f. Mendapatkan penjelasan prosedur voting sebelum kegiatan usaha utama Perseroan.
RUPS dimulai. d. Provinsi tempat kedudukan Bursa Efek Dimana saham
g. Kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau Perseroan dicatatkan.
pendapat yang relevan dengan mata acara RUPS pada
setiap pembahasan mata acara RUPS. Pemberitahuan RUPS
2. Hak lainnya: 1. Perseroan wajib terlebih dahulu menyampaikan
a. Menerima pembayaran Dividen dan sisa kekayaan hasil pemberitahuan mata acara rapat kepada OJK paling lambat
likuidasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 5 (lima) hari kerja sebelum pengumuman RUPS, dengan tidak
b. Pemindahan hak atas saham sesuai ketentuan yang memperhitungkan tanggal pengumuman RUPS.
berlaku dan Anggaran Dasar 2. Mata acara rapat wajib diungkapkan secara jelas dan rinci.
c. Kesempatan untuk turut serta dalam penambahan 3. Dalam hal terdapat perubahan mata acara rapat, Perseroan
modal disetor Perseroan sesuai dengan ketentuan yang wajib menyampaikan perubahan mata acara dimaksud
berlaku. kepada OJK paling lambat pada saat pemanggilan RUPS.
d. Menerima informasi Perusahaan yang oleh peraturan
perundang-undangan diwajibkan untuk disampaikan Pengumuman RUPS
dan/atau diumumkan kepada publik. 1. Perseroan wajib melakukan pengumuman RUPS kepada
e. Mendapatkan perlakuan yang sama dari BSI. pemegang saham paling lambat 14 (empat belas) hari kalender
f. Melaksanakan hak dan/atau kewenangan lainnya sebelum pemanggilan RUPS dengan tidak memperhitungkan
berdasarkan Anggaran Dasar BSI dan peraturan tanggal pengumuman dan tanggal pemanggilan.
perundang-undangan yang berlaku. 2. Pengumuman RUPS paling kurang memuat:
a. Ketentuan pemegang saham yang berhak hadir dalam
Hak Istimewa Saham Seri A Dwiwarna RUPS.
b. Ketentuan pemegang saham yang berhak mengusulkan
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna memiliki hak istimewa yang mata acara rapat.
khusus dan hanya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia, yaitu: c. Tanggal penyelenggaraan RUPS.
1. Hak untuk menyetujui dalam RUPS mengenai hal-hal sebagai d. Tanggal pemanggilan RUPS.
berikut: e. Informasi bahwa Perseroan menyelenggarakan RUPS
a. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. karena adanya permintaan dari pemegang saham atau
b. Perubahan permodalan. Dewan Komisaris, jika RUPS diselenggarakan atas
c. Penggabungan, peleburan, pemisahan. permintaan pemegang saham atau Dewan Komisaris.
d. Pembubaran serta pengambilalihan Perseroan oleh 3. Pengumuman RUPS kepada pemegang saham paling kurang
perusahaan lain. melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web bursa efek
dan situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
297
Page 300
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Usulan Mata Acara RUPS
Usulan mata acara RUPS dapat diajukan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pemegang saham dapat mengusulkan mata acara rapat secara tertulis kepada Direksi paling lambat 7 (tujuh) hari kalender sebelum
pemanggilan RUPS.
2. Pemegang saham yang dapat mengusulkan mata acara rapat adalah:
a. Pemegang saham Seri A Dwiwarna.
b. 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20 (satu per dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak
suara.
Pemanggilan RUPS
1. Perseroan wajib melakukan pemanggilan kepada pemegang saham paling lambat 21 (dua puluh satu) hari kalender sebelum tanggal
penyelenggaraan RUPS, dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal penyelenggaraan RUPS.
2. Pemanggilan RUPS kepada pemegang saham paling kurang melalui situs web penyedia e-RUPS, situs web bursa efek dan situs web
Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan Realisasinya
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Ringkasan Risalah Hasil RUPS
Diberitahukan kepada Diumumkan pada Diumumkan pada RUPS Tahunan 2024 Ringkasan Risalah Hasil Rapat Umum
OJK pada tanggal 28 tanggal 5 April 2024 tanggal 25 April dilaksanakan pada hari RUPS Tahunan 2024 Pemegang Saham
Maret 2024 Nomor melalui website 2024 melalui website Jumat, 17 Mei 2024 diumumkan pada Tahunan 2024
04/651-3/DIR-CSG Perseroan, website Perseroan, website bertempat di Aryanusa tanggal 21 Mei 2024 diumumkan pada
KSEI, dan website BEI. KSEI, dan website BEI. Ballroom Menara melalui Website BSI, tanggal 14 Juni 2024
Danareksa Lt.2, Jalan Website IDX, dan melalui Website BSI
Medan Merdeka Selatan KSEI
No.14, Jakarta Pusat.
Pihak Independen Penghitung Suara
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek dan
validasinya dilaksanakan oleh Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Adapun Dewan Komisaris, Direksi dan DPS yang hadir dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 adalah sebagai berikut.
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Hery Gunardi Direktur Utama Hadir
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama Hadir
3. Ngatari Direktur Retail Banking Hadir
4. Saladin D. Effendi Direktur Information technology Hadir
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy Hadir
6. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution Hadir
7. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Hadir
8. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management Hadir
9. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking Hadir
10. Moh. Adib Direktur Treasury & International Banking Hadir
11. Muliaman D. Hadad Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Tidak Hadir
12. Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Hadir
13. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Hadir
14. Mohamad Nasir Komisaris Independen Hadir
15. Suyanto Komisaris Hadir
16. Masduki Baidlowi Komisaris Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
298 Laporan Tahunan 2024
Page 301
No. Nama Jabatan Kehadiran
17. Imam Budi Sarjito Komisaris Hadir
18. Sutanto Komisaris Hadir
19. Abu Rokhmad Komisaris Hadir
20. Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah Hadir
21. Dr.K.H. Mohamad Hidayat, MBA, MH Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
22. Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
23. Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 termasuk memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang
telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.669.226.396 suara atau 99,6947192% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Abstain: 102.741.680 suara atau 0,2345543% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Tidak Setuju: 30.980.313 suara atau 0,0707265% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global) sesuai
laporannya No.00026/2.1025/AU.1/07/0222-3/1/I/2024 tanggal 30 Januari 2024, dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
2. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023, maka Rapat Umum Pemegang Saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit at de
charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan kepada Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan
yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana,
dan tercermin dalam laporan-laporan tersebut di atas.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kedua
Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.700.583.339 suara atau 99,7663056% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.023.550 suara atau 0,2329148% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 341.500 suara atau 0,0007796% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
299
Page 302
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Keputusan
Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp5.703.743.109.251,- (lima triliun tujuh ratus tiga miliar tujuh ratus
empat puluh tiga juta seratus sembilan ribu dua ratus lima puluh satu Rupiah), sebagai berikut:
1. Sejumlah 20% (dua puluh persen) atau sejumlah Rp1.140.748.621.850,- (satu triliun seratus empat puluh miliar tujuh ratus empat puluh delapan
juta enam ratus dua puluh satu ribu delapan ratus lima puluh Rupiah) disisihkan sebagai cadangan wajib.
2. Sebesar 15% (lima belas persen) atau sejumlah Rp855.561.466.388,- (delapan ratus lima puluh lima miliar lima ratus enam puluh satu juta empat
ratus enam puluh enam ribu tiga ratus delapan puluh delapan Rupiah) atau sebesar Rp18,5470451 (delapan belas koma lima empat tujuh nol empat
lima satu Rupiah) per saham ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date).
b) Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak substitusi untuk melakukan:
• Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran Dividen untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan yang
berlaku.
• Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
• Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Sebesar 65% (enam puluh lima persen) atau sejumlah Rp3.707.433.021.013,- (tiga triliun tujuh ratus tujuh miliar empat ratus tiga puluh tiga juta dua
puluh satu ribu tiga belas Rupiah) digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Ketiga
Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan penetapan biaya/honorariumnya.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.261.904.914 suara atau 98,7648241% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.095.650 suara atau 0,2330794% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 438.947.825 suara atau 1,0020965% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global)
dan Akuntan Publik Lucy Luciana Suhenda untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan laporan lainnya untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan:
a. Penunjukkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan periode lainnya pada
Tahun Buku 2024 untuk tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik tersebut pada angka 1 dan 2 huruf
a di atas, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis dan Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global) dan/atau Akuntan Publik Lucy Luciana Suhenda, karena sebab
apapun tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 dan/atau laporan lainnya pada Tahun
Buku 2024, termasuk penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti
tersebut.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Keempat
Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, serta bonus bagi anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada 31 Desember 2023, dan penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah, termasuk pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2024.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.015.157.594 suara atau 98,2015119% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.105.607 suara atau 0,2331021% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 685.685.188 suara atau 1,5653859% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
300 Laporan Tahunan 2024
Page 303
Keputusan
1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. selaku Pemegang Saham Seri B Terbanyak Perseroan dengan terlebih
dahulu berkonsultasi kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna guna menetapkan bagi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan:
a. Tantiem atas kinerja Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2024- 2026, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji/honorarium, tunjangan, dan fasilitas untuk tahun buku 2024.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari PT Bank
Mandiri (Persero), Tbk. selaku Pemegang Saham Seri B Terbanyak Perseroan setelah berkonsultasi kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna guna
menetapkan bagi Anggota Dewan Pengawas Syariah:
a. Bonus atas kinerja Tahun Buku 2023; dan
b. Remunerasi untuk Tahun Buku 2024 dalam rangka pengawasan kegiatan usaha Perseroan berdasarkan prinsip syariah.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kelima
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”).
Hasil Pemungutan Suara
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Keenam
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju*: 41.728.719.882 suara atau 95,2646372% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.027.250 suara atau 0,2329232% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 1.972.201.257 suara atau 4,5024395% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
*Termasuk 1 (satu) Saham Seri A Dwiwarna sesuai dengan hak Istimewa yang dimiliki oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang – undangan: (a) Undang-
Undang Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; (b) Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; (c) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Syariah dan/atau Unit Usaha Syariah; dan (d) peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud
pada butir 1 (satu) tersebut di atas yang lampiran seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dilekatkan pada minuta akta notaris.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan
keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris,
menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut dipersyaratkan oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi
yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, serta melakukan segala
sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Ketujuh
Persetujuan Perubahan Pengurus Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 41.781.044.082 suara atau 95,3840908% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 102.028.550 suara atau 0,2329262% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 1.919.875.757 suara atau 4,3829829% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
301
Page 304
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat:
a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama Perseroan;
b. Ngatari sebagai Direktur Retail Banking Perseroan;
c. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital Perseroan;
d. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & Strategy Perseroan;
e. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution Perseroan;
f. Moh Adib sebagai Direktur Treasury & International Banking Perseroan;
g. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Perseroan;
h. Suyanto sebagai Komisaris Perseroan;
i. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris Perseroan;
j. Imam Budi Sarjito sebagai Komisaris Perseroan;
k. Sutanto sebagai Komisaris Perseroan;
l. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen Perseroan;
m. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
n. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
o. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
p. Didin Hafidhuddin sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan
selama menjabat menjadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan.
2. Mengangkat kembali untuk periode kedua:
a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama Perseroan;
b. Tribuana Tunggadewi sebagai Direktur Compliance & Human Capital Perseroan;
c. Ade Cahyo Nugroho sebagai Direktur Finance & Strategy Perseroan;
d. Anton Sukarna sebagai Direktur Sales & Distribution Perseroan;
e. Adiwarman Azwar Karim sebagai Wakil Komisaris Utama Merangkap Komisaris Independen Perseroan;
f. Suyanto sebagai Komisaris Perseroan;
g. Masduki Baidlowi sebagai Komisaris Perseroan;
h. Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen Perseroan;
i. Hasanudin sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
j. Mohamad Hidayat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
k. Oni Sahroni sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak
pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2027, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu
sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
3. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Arief Rosyid Hasan sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak tanggal 6 November
2023 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat menjadi anggota Dewan Komisaris Perseroan.
4. Mengangkat:
a. Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Banking Perseroan;
b. Ari Rizaldi sebagai Direktur Treasury & International Banking Perseroan;
c. Fauzi sebagai Komisaris Perseroan;
d. Nazaruddin sebagai Komisaris Perseroan;
e. Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independen Perseroan;
f. Jaih Mubarok sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
g. Abdul Ghofur Maimoen sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak
pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2027, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu
sesuai Anggaran Dasar Perseroan. Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
5. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta
instansi terkait lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
302 Laporan Tahunan 2024
Page 305
Terhitung mulai tanggal penutupan RUPST Tahunan Tahun Buku 2023, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Muliaman D. Hadad
Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Adiwarman Azwar Karim
Komisaris : Suyanto
Komisaris : Masduki Baidlow
Komisaris : Abu Rokhmad
Komisaris lndependen : Komaruddin Hidayat
Komisaris lndependen : Mohamad Nasir
Komisaris : Fauzi*
Komisaris : Nazaruddin*
Komisaris lndependen : Felicitas Tallulembang*
DIREKSI
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama : Bob Tyasika Ananta
Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadew
Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho
Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna
Direktur Wholesale Transaction Banking : Zaidan Novari
Direktur Information Technology : Saladin D. Effendi
Direktur Risk Management : Grandhis Helmi Harumansyah
Direktur Retail Banking : Harry Gusti Utama*
Direktur Treasury & International Banking : Ari Rizaldi*
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Ketua : Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat, M.B.A, M.H
Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, M.A
Anggota : Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag*
Anggota : Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A*
Catatan:
*Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test).
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 dan Realisasinya
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan Pelaksanaan Ringkasan Risalah Hasil RUPS
Diberitahukan kepada Diumumkan pada Diumumkan pada RUPS Tahunan 2023 Ringkasan Risalah Hasil RUPS Tahunan
OJK pada tanggal 5 tanggal 13 April tanggal 28 April dilaksanakan pada hari RUPS Tahunan 2023 2023 diumumkan
April 2023 Nomor 2023 melalui website 2023 melalui website senin, 22 Mei 2023 diumumkan pada 24 pada tanggal 27 Juni
03/609-3/DIR-CSG Perseroan, website Perseroan, website pukul 14.45 – 16.13 Mei 2023 melalui 2023 melalui website
KSEI, dan website BEI. KSEI, dan website BEI. WIB, bertempat di website Perseroan Perseroan
Wisma Mandiri 1 Lantai
11, JL M.H. Thamrin Kav.
5 jakarta 10350.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
303
Page 306
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pihak Independen Penghitung Suara
Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek dan
validasinya dilaksanakan oleh Ashoya Ratam, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta
Rekapitulasi Kehadiran Pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2022
Seluruh Dewan Komisaris, Direksi dan DPS hadir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2022. Adapun Dewan Komisaris, Direksi dan DPS
yang hadir dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 adalah sebagai berikut.
No. Nama Jabatan Kehadiran
1. Hery Gunardi Direktur Utama Hadir
2. Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama Hadir
3. Ngatari Direktur Retail Banking Hadir
4. Saladin D. Effendi Direktur Information technology Hadir
5. Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy Hadir
6. Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution Hadir
7. Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Hadir
8. Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management Hadir
9. Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking Hadir
10. Moh. Adib Direktur Treasury & International Banking Hadir
11. Muliaman D. Hadad Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Tidak Hadir
12. Adiwarman Azwar Karim Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Hadir
13. Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Hadir
14. Mohamad Nasir Komisaris Independen Hadir
15. Suyanto Komisaris Hadir
16. Masduki Baidlowi Komisaris Hadir
17. Imam Budi Sarjito Komisaris Hadir
18. Sutanto Komisaris Hadir
19. Abu Rokhmad Komisaris Hadir
20. Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag Ketua Dewan Pengawas Syariah Hadir
21. Dr.K.H. Mohamad Hidayat, MBA, MH Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
22. Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
23. Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc Anggota Dewan Pengawas Syariah Hadir
*Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan Tahun Buku 2022
Agenda Pertama
Persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 termasuk memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) terhadap seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengurusan dan pengawasan Perseroan yang
telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sepanjang aktivitas tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.674.736.431 suara atau 99,7457892% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 56.022.255 suara atau 0,1279455% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 55.286.609 suara atau 0,1262654% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Terdapat 1 pendapat dari Pemegang Saham.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
304 Laporan Tahunan 2024
Page 307
Keputusan
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC), sesuai Laporan Nomor 00026/2.1025/AU.1/07/0222-2/1/I/2023
tanggal 30 Januari 2023 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
2. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 serta disahkannya Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022, maka RUPS memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh
anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan telah tercermin dalam
laporan-laporan tersebut.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kedua
Persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.730.252.213 suara atau 99,8725779% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 55.759.725 suara atau 0,1273459% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 33.357 suara atau 0,0000762% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Terdapat 1 pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 sebesar Rp4.260.181.677.875,- (empat triliun dua ratus
enam puluh miliar seratus delapan puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tujuh ribu delapan ratus tujuh puluh lima Rupiah), sebagai berikut:
a. Sejumlah 20,0% dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp852.036.335.575,- (delapan ratus lima puluh dua miliar tiga puluh enam juta tiga
ratus tiga puluh lima ribu lima ratus tujuh puluh lima Rupiah) disisihkan sebagai cadangan wajib Perseroan.
b. Sejumlah 10,0% dari Laba Bersih Perseroan atau sekurang-kurangnya Rp426.018.167.788,- (empat ratus dua puluh enam miliar delapan belas
juta seratus enam puluh tujuh ribu tujuh ratus delapan puluh delapan Rupiah) ditetapkan sebagai Dividen.
c. Sejumlah 70,0% dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp2.982.127.174.512,- (dua triliun sembilan ratus delapan puluh dua miliar seratus
dua puluh tujuh juta seratus tujuh puluh empat ribu lima ratus dua belas Rupiah) ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi untuk mengatur tata cara alokasi laba bersih Perseroan tersebut diatas sesuai dengan peraturan
perundang–undangan yang berlaku.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Ketiga
Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan penetapan biaya/honorariumnya.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.730.285.561 suara atau 99,8726541% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 55.759.725 suara atau 0,1273459% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 9 suara atau 0,0000000% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dan Akuntan Publik M. Jusuf Wibisana, untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi Kantor Akuntan Publik
dan Akuntan Publik tersebut, serta menetapkan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC) dan/atau Akuntan Publik M. Jusuf Wibisana, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan proses
audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Apabila terdapat pergantian Kantor Akuntan
Publik dan/atau Akuntan Publik, Dewan Komisaris memberikan laporan ke Pemegang Saham.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Keempat
Penetapan tantiem bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, serta bonus bagi anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, dan penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah, termasuk pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2023.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.337.078.325 suara atau 98,9746346% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 55.765.961 suara atau 0,1273601% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 393.201.009 suara atau 0,8980053% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
305
Page 308
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Keputusan
Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Pengendali Seri B
terbanyak dan diketahui oleh Pemegang Saham Pengendali lainnya untuk menetapkan:
1. Tantiem atas kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta Bonus atas kinerja anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
2. Gaji anggota Direksi dan honorarium Dewan Komisaris dan pemberian fasilitas, benefit dan/atau tunjangan lainnya untuk tahun buku 2023.
3. Honorarium dan/atau tunjangan bagi anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku 2023.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Kelima
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”) Tahun
2022.
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
Mata Acara ini bersifat laporan. Oleh karenanya, Perseroan tidak melakukan pemungutan suara untuk pengambilan putusan Rapat.
Agenda Keenam
Persetujuan Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 43.730.251.914 suara atau 99,8725773% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 55.759.725 suara atau 0,1273459% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 33.656 suara atau 0,0000769% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
Menyetujui Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan POJK Nomor 14/POJK.03/2017 tentang Rencana Aksi
(Recovery Plan) Bagi Bank Sistemik.
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Agenda Ketujuh
Persetujuan Perubahan Pengurus Perseroan.
Hasil Pemungutan Suara
Setuju: 42.235.569.738 suara atau 96,4589733% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Abstain: 58.265.601 suara atau 0,1330689% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak Setuju: 1.492.209.956 suara atau 3,4079578% dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam Rapat
Tidak terdapat pertanyaan atau pendapat dari Pemegang Saham.
Keputusan
1. Memberhentikan dengan hormat:
a. Sdr. Achmad Syafii sebagai Direktur Information Technology;
b. Sdri. Tiwul Widyastuti sebagai Direktur Risk Management;
c. Sdr. Nizar Ali sebagai Komisaris;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan
selama menjabat menjadi anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Sdr. Adiwarman Azwar Karim semula sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, yang diangkat
berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tahun 2021, menjadi Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dengan masa jabatan
meneruskan sisa masa jabatan sesuai dengan keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
3. Mengangkat:
a. Sdr. Saladin D. Effendi sebagai Direktur Information Technology;
b. Sdr. Grandhis sebagai Direktur Risk Management;
c. Sdr. Muliaman D. Hadad sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris lndependen;
d. Sdr. Abu Rokhmad sebagai Komisaris;
terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 dan akan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ketiga sejak
pengangkatannya, yang diselenggarakan pada tahun 2026, namun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu
sesuai Anggaran Dasar Perseroan. Penetapan pengangkatan tersebut di atas berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan atas penilaian kelayakan dan kepatuan (fit and proper test).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
306 Laporan Tahunan 2024
Page 309
4. Memberikan kewenangan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menindaklanjuti keputusan Rapat terkait pelaporan kepada regulator serta
instansi terkait lainnya. Terhitung mulai tanggal penutupan RUPS Tahunan tahun buku 2022, susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Muliaman D. Hadad*
Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Adiwarman Azwar Karim
Komisaris : Suyanto
Komisaris : Masduki Baidlow
Komisaris : Imam Budi Sarjito
Komisaris : Sutanto
Komisaris Independen : M. Arief Rosyid Hasan
Komisaris lndependen : Komaruddin Hidayat
Komisaris lndependen : Mohamad Nasir
Komisaris : Abu Rokhmad*
DIREKSI
Direktur Utama : Hery Gunardi
Wakil Direktur Utama : Bob Tyasika Ananta
Direktur Retail Banking : Ngatari
Direktur Finance & Strategy : Ade Cahyo Nugroho
Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna
Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadew
Direktur Wholesale Transaction Banking : Zaidan Novar
Direktur Treasury & International Banking : Moh. Adib
Direktur Information Technology : Saladin D. Effendi*
Direktur Risk Management : Grandhis Helmi Harumansyah*
*Penetapan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test).
Tindak Lanjut: Telah Terealisasi
Keputusan RUPS pada Tahun Buku dan 1 (Satu) Tahun Sebelum Tahun Buku yang Direalisasikan pada
Tahun Buku
Seluruh keputusan RUPS Tahun Buku 2023 telah terealisasi pada tahun 2024 dan RUPS Tahun Buku 2022 telah terealisasi pada tahun
2023. Sehingga tidak terdapat keputusan RUPS Tahun Buku 2023 dan RUPS Tahun Buku 2022 yang belum direalisasikan pada tahun
2024.
Direksi
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Bank dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana
diatur dalam peraturan perundang-undangan, anggaran dasar dan/atau keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Bank Syariah Indonesia untuk kepentingan Bank dan
sesuai dengan maksud dan tujuan BSI antara lain memimpin dan mengurus Bank termasuk memimpin tim manajemen dalam proses
penyusunan dan evaluasi strategi Bank sekurang-kurangnya setiap tahun. Dalam menjalankan tugas, Direksi tetap memperhatikan
dan tunduk pada ketentuan serta mewakili BSI baik di dalam maupun di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
307
Page 310
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pembidangan Tugas Direksi
Adapun pembidangan tugas Direksi adalah sebagai berikut.
Tabel Pembidangan Tugas Direksi
Nama Jabatan Bidang Tugas
Mensupervisi Vice President, seluruh Direksi dan Internal Audit
Hery Gunardi Direktur Utama
Group
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama Mensupervisi seluruh Direksi, ESG Group dan Operation Group
Ngatari* Direktur Retail Banking Mensupervisi seluruh Group yang membidangi Retail Banking yaitu
Institutional Banking, Alternative Channel & Government Project,
Harry Gusti Utama** Direktur Retail Banking SME Business, Micro Business, Islamic Ecosystem Solution, dan EBO.
Mensupervisi SEVP Human Capital, Compliance & AML-CTF
Tribuana Tunggadewi Direktur Compliance & Human Capital Group, Legal Group, Corporate Secretary & Communication Group
dan Data Protection Group.
Mensupervisi SEVP Consumer Product Solution, Distribution
Strategy Group, Retail Deposit Solution Group, Transaction Bankin
Anton Sukarna Direktur Sales & Distribution
Retail Group, Wealth Management Group, Regional Office Group
dan SORH Distribution & Consumer Group.
Mensupervisi SEVP Corporate Strategy, Strategyc Planning
& Performance Management Group, Corporate Finance &
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy
Accounting Group, Procurement & Fixed Asset Group, dan SORH
Corporate Center.
Mensupervisi seluruh Group yang membidangi Wholesale
Zaidan Novari Direktur Wholesale Transaction Banking Transaction Banking yaitu Corporate Business 1, 2 dan 3 serta
Commercial Business 1, 2 dan 3.
Moh. Adib* Direktur Treasury & International Banking Mensupervisi seluruh Group yang membidangi Treasury &
International Banking yaitu Trasury & Global Market, International
Ari Rizaldi** Direktur Treasury & International Banking & Financial Institution, Office of Chief Economist
Saladin Dharmanugraha Effendi Direktur Information Technology Mensupervisi SEVP Information Technology dan Digital Banking
Grandhis Helmi Harumansyah Direktur Risk Management Mensupervisi SEVP Wholesale Risk dan Retail & Consumer Risk
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024.
**Mulai menjabat sejak 17 Mei 2024.
Hak dan Wewenang Direksi dan/atau penyelesaian piutang serta perbuatan-perbuatan
lain dalam rangka penyelesaian bagi hasil Perseroan,
Direksi memiliki hak dan wewenang antara lain: dengan kewajiban melaporkan kepada Dewan Komisaris
1. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam yang ketentuan dan tata cara pelaporannya ditetapkan oleh
kepengurusan Perseroan. Dewan Komisaris.
2. Mengatur ketentuan tentang pekerja Perseroan termasuk 8. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya mengenai
penetapan upah, pensiun atau jaminan hari tua dan pengurusan maupun pemilikan kekayaan Perseroan,
penghasilan lain bagi pekerja Perseroan berdasarkan mengikat Perseroan dengan pihak lain dan/atau pihak lain
perundang-undangan yang berlaku. dengan Perseroan, serta mewakili Perseroan di dalam dan
3. Mengangkat dan memberhentikan pekerja Perseroan di luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian,
berdasarkan peraturan ketenagakerjaan Perseroan dan dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam
peraturan perundang-undangan yang berlaku. peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau
4. Mengatur pendelegasian kekuasaan Direksi untuk mewakili Keputusan RUPS.
Perseroan di dalam dan di luar pengadilan kepada seorang
atau beberapa anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk Masa Jabatan Direksi
itu atau kepada seorang atau beberapa pekerja Perseroan,
baik sendiri maupun bersama-sama atau kepada badan lain. 1. Anggota Direksi diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu
5. Mengangkat dan memberhentikan Kepala Satuan Kerja terhitung sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya atau
Audit Intern dengan persetujuan Dewan Komisaris. yang ditetapkan lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan
6. Menghapusbukukan piutang macet dengan ketentuan RUPS Tahunan yang ke-3 (tiga) setelah pengangkatannya.
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar ini dan yang Kendati demikian, tidak mengurangi hak RUPS untuk
selanjutnya dilaporkan. memberhentikan anggota Direksi sebelum masa jabatannya
7. Tidak menagih lagi pokok, margin, ujrah, dan bagi hasil lainnya berakhir dengan menyebut alasannya. Pemberhentian
di luar pokok yang dilakukan dalam rangka restrukturisasi tersebut berlaku sejak penutupan RUPS, kecuali apabila
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
308 Laporan Tahunan 2024
Page 311
ditentukan lain oleh RUPS. Februari 2021 tentang Tata Tertib Direksi PT Bank Syariah
2. Pengangkatan anggota Direksi akan efektif setelah Indonesia Tbk. Adapun isi dari Tata Tertib Direksi antara lain
mendapat persetujuan OJK atau terpenuhinya persyaratan mengatur hal-hal sebagai berikut:
yang ditetapkan dalam surat persetujuan OJK dimaksud 1. Kewenangan Bertindak
terkait dengan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit 2. Organisasi dan Pembidangan Tugas
and Proper Test), dan otoritas lain yang terkait (jika ada), serta 3. Kebijakan Umum
telah disetujui oleh Pemegang Saham melalui RUPS. 4. Etika dan Waktu Kerja
3. Anggota Direksi yang telah selesai masa jabatannya dapat 5. Pengaturan Rapat
diangkat kembali dengan masa jabatan sebanyak-banyaknya 6. Komite
2 (dua) periode berturutturut, atau maksimum 6 (enam) 7. Senior Executive Vice President
tahun sejak pengangkatannya dengan tetap memperhatikan 8. Korespondensi
ketentuan yang berlaku. 9. Lain-lain
10. Perubahan
Kriteria Direksi 11. Penutup
Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah orang Kebijakan Rangkap Jabatan Direksi
perseorangan yang berdomisili di Indonesia dan memenuhi
persyaratan pada saat diangkat dan selama menjabat: Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan lain sebagaimana
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik tersebut di bawah ini:
2. Cakap melakukan perbuatan hukum 1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan selama dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada bank,
menjabat: perusahaan, dan/atau lembaga lain;
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; 2. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang berkedudukan
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah di dalam maupun di luar negeri;
menyebabkan suatu Perusahaan dinyatakan pailit; 3. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang Direksi; dan/atau
berkaitan dengan sektor keuangan; dan 4. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota perundang-undangan
Dewan Komisaris yang selama menjabat:
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan Setiap anggota Direksi tidak ada yang melakukan pelanggaran
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi terhadap ketentuan rangkap jabatan. Seluruh Direksi tidak memilik
dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak rangkap jabatan baik pada perusahan lain maupun institusi lainnya.
diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan
pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/ Pengelolaan Benturan Kepentingan Direksi
atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
• Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh Apabila terjadi sesuatu hal di mana kepentingan Bank
izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak bertentangan dengan kepentingan pribadi salah seorang
memenuhi kewajiban menyampaikan laporan anggota Direksi, maka Bank akan diwakili oleh anggota Direksi
tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK. lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan dan dalam
4. Tidak sedang menduduki jabatan yang berdasarkan hal Bank mempunyai kepentingan yang bertentangan dengan
peraturan perundang-undangan dilarang untuk dirangkap kepentingan seluruh anggota Direksi, maka dalam hal ini Bank
dengan jabatan Anggota Direksi, kecuali menandatangani akan diwakili oleh Dewan Komisaris atau seorang yang ditunjuk
surat pernyataan bersedia mengundurkan diri dari jabatan oleh Dewan Komisaris. Dalam hal tidak ada anggota Dewan
tersebut jika terpilih sebagai Anggota Direksi; Komisaris maka RUPS mengangkat seorang atau lebih untuk
5. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang- mewakili Bank dalam menjalankan tugas tersebut.
undangan; dan
6. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang Rapat Direksi
dibutuhkan Perseroan
Kebijakan Rapat
Tata Tertib Kerja Direksi
Direksi memiliki kebijakan rapat yang telah diatur dalam Tata
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi Bank Syariah Indonesia Tertib Direksi. Kebijakan rapat Direksi adalah sebagai berikut:
berpedoman pada Tata Tertib Direksi yang disahkan berdasarkan 1. Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu
Surat Keputusan Direksi Nomor 01/006-KEP/DIR tanggal 1 apabila:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
309
Page 312
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
a. Dipandang perlu oleh seorang atau lebih anggota suatu Rapat Direksi dan tidak berhak untuk ikut dalam
Direksi; atau pengambilan suara mengenai hal-hal yang berhubungan
b. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota dengan transaksi atau kontrak tersebut, kecuali jika Rapat
Dewan Komisaris. Direksi menentukan lain.
2. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala 15. Pengambilan keputusan Rapat Direksi dilakukan berdasarkan
paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan Direksi musyawarah mufakat.
wajib mengadakan rapat Direksi - bersama Dewan Komisaris 16. Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah mufakat,
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
3. Rapat Direksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal ini terbanyak yaitu disetujui lebih dari 1/2 (satu per dua) dari
dapat dilangsungkan, sah dan berhak mengambil keputusan anggota Direksi yang hadir.
yang mengikat apabila dihadiri lebih dari 1/2 (satu per dua) 17. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi
bagian dari jumlah anggota Direksi hadir atau diwakili dalam dalam keputusan Rapat Direksi wajib dicantumkan secara
Rapat. jelas dalam risalah rapat Direksi disertai alasan perbedaan
4. Kehadiran anggota Direksi dalam rapat wajib diungkapkan pendapat (dissenting opinions) tersebut.
dalam laporan tahunan Perseroan. 18. Hasil rapat dituangkan dalam risalah rapat, ditandatangani
5. Direksi harus menjadwalkan rapat untuk tahun berikutnya oleh seluruh anggota Direksi yang hadir, dan disampaikan
sebelum berakhirnya tahun buku. kepada seluruh anggota Direksi.
6. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat disampaikan 19. Hasil rapat dituangkan dalam risalah rapat, ditandatangani
kepada peserta paling lambat 5 (lima) hari kalender sebelum oleh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang
rapat diselenggarakan. hadir, dan disampaikan kepada seluruh anggota Direksi dan
7. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan di luar jadwal anggota Dewan Komisaris.
yang telah disusun, bahan rapat disampaikan kepada peserta 20. Dalam hal terdapat anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
rapat paling lambat sebelum rapat diselenggarakan. Komisaris yang tidak menandatangani hasil rapat, yang
8. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota Direksi bersangkutan wajib menyebutkan alasannya secara tertulis
yang berhak mewakili Direksi. Pemanggilan untuk Rapat dalam surat tersendiri yang dilekatkan pada risalah Rapat.
Direksi wajib disampaikan dengan sarana apapun dalam 21. Risalah rapat Direksi wajib didokumentasikan oleh Perseroan.
bentuk tertulis yang disampaikan kepada setiap anggota 22. Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah mengenai
Direksi paling lambat 5 (lima) hari kalender sebelum Keputusan-keputusan yang diambil dalam Rapat Direksi
Rapat diadakan dengan tidak memperhitungkan tanggal yang bersangkutan, baik untuk para anggota Direksi
Pemanggilan dan tanggal - Rapat, atau dalam waktu yang maupun untuk pihak ketiga. Suara blanko (abstain) dianggap
lebih singkat jika dalam keadaan mendesak. Apabila semua menyetujui usul yang diajukan dalam rapat.
anggota Direksi hadir atau diwakili, Pemanggilan terlebih 23. Suara yang tidak sah dianggap tidak ada dan tidak dihitung
dahulu tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Direksi berhak dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam rapat.
mengambil keputusan yang sah dan mengikat. 24. Direksi dapat juga mengambil keputusan-keputusan yang
9. Pemanggilan tersebut harus mencantumkan acara Rapat, sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Direksi, dengan
tanggal, waktu dan tempat Rapat. ketentuan bahwa semua anggota Direksi telah diberitahukan
10. Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau secara tertulis tentang usul-usul yang bersangkutan dan
di tempat kegiatan usaha, di tempat kedudukan Bursa Efek, semua anggota
di tempat di mana saham-saham Perseroan dicatatkan, atau 25. Direksi memberikan persetujuan mengenai usul yang diajukan
di tempat lain dalam wilayah Republik Indonesia. secara tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut.
11. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama.Dalam 26 Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai
hal Direktur Utama tidak ada atau berhalangan untuk kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan
menghadiri Rapat Direksi oleh sebab apapun, hal mana tidak sah dalam Rapat Direksi.
perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, maka salah seorang 27. Rapat Direksi dapat juga dilakukan melalui media
anggota Direksi yang hadir dan dipilih dalam Rapat Direksi telekonferensi, video konferensi, atau sarana media
tersebut dapat memimpin Rapat Direksi. elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta Rapat
12. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi Direksi saling melihat dan/atau mendengar secara langsung
hanya oleh seorang anggota Direksi yang lain berdasarkan serta berpartisipasi dalam Rapat Direksi, dengan ketentuan
surat kuasa. bahwa berita acara dalam Rapat yang menggunakan telepon
13. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak mengeluarkan 1 konferensi atau peralatan komunikasi yang sejenis akan dibuat
(satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota secara tertulis dan diedarkan diantara semua anggota Rapat
Direksi lainnya yang diwakilinya berdasarkan surat kuasa. Direksi yang berpartisipasi dalam rapat, untuk ditandatangani.
14. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan cara Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai
apapun baik secara langsung maupun secara tidak langsung kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan
mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak atau sah dalam Rapat Direksi. Ketentuan mengenai Rapat Direksi
kontrak yang diusulkan, dalam mana Perseroan menjadi salah yang belum diatur dalam anggaran dasar ini mengacu pada
satu pihaknya harus menyatakan sifat kepentingan dalam Peraturan OJK dan ketentuan serta peraturan perundangan
lainnya yang berlaku.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
310 Laporan Tahunan 2024
Page 313
Rencana Rapat Direksi
Adapun rencana rapat Direksi selama tahun 2024 adalah sebagai berikut
Bulan Agenda Bulan Agenda
Januari • Update Laporan Kinerja Desember 2023 Juli • Update Laporan Kinerja Juni 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
Februari • Update Laporan Kinerja Januari 2024 Agustus • Update Laporan Kinerja Juli 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
Maret • Update Laporan Kinerja Februari 2024 September • Update Laporan Kinerja Agustus 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
April • Update Laporan Kinerja Maret 2024 Oktober • Update Laporan Kinerja September 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
Mei • Update Laporan Kinerja April 2024 November • Update Laporan Kinerja Oktober 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
Juni • Update Laporan Kinerja Mei 2024 Desember • Update Laporan Kinerja November 2024
• Strategi Bisnis • Strategi Bisnis
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Direksi
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta Rapat Direksi adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Direksi
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
1. 9 Januari 2024 • Update Cabang Rugi Hery Gunardi Hadir
• Update BEWIZE Bob Tyasika Ananta Hadir
• Strategy Dana Murah (Giro Tabungan)
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
2. 16 Januari • Update Revisi Cabang Rugi Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Laporan Kinerja Desember 2023 Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
3. 23 Januari 2024 • Update Hasil Digital & Transaction Banking Hery Gunardi Hadir
Workshop Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Marketing BEWIZE
Ngatari Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
311
Page 314
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
4. 31 Januari Update Apresiasi Purnabakti, Peresmian Hery Gunardi Hadir
2024 Perkumpulan BSI Alumni dan BSI Excellence
Bob Tyasika Ananta Hadir
Award (BEA)
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
5. 13 Februari Presentasi Usulan Waktu dan Mata Acara Hery Gunardi Hadir
2024 RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan Usulan
Bob Tyasika Ananta Hadir
Threshold - Batas Kewenangan Direksi yang
Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris, Ngatari Hadir
PSP Mayoritas dan RUPS pada PT Bank Syariah
Tribuana Tunggadewi Hadir
Indonesia Tbk
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
6. 20 Februari • Inisiatif Strategis Regulatory Issues Hery Gunardi Hadir
2024 • Usulan Pengadaan Mesin ATM dan CRM Bob Tyasika Ananta Hadir
Tahun 2024
• Laporan Kinerja Januari 2024 Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
7. 6 Maret 2024 • Update Kerjasama Sinergi ATM H2H BSI & Hery Gunardi Hadir
Mandiri Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
• Update Safari Ramadhan 1445 H
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
312 Laporan Tahunan 2024
Page 315
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
8. 14 Maret 2024 Laporan Kinerja Februari 2024 Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
9. 19 Maret 2024 • Proyeksi Maret 2024 Hery Gunardi Hadir
• Update Fee Based Income Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update SME dan Mikro
• Update SLIK Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
10. 24 Maret 2024 • Penanganan Insiden IT 23/3/2024 Hery Gunardi Hadir
• Antisipasi lonjakan transaksi menjelang Bob Tyasika Ananta Hadir
Lebaran dan Pembayaran Pajak 31 Maret
2024 Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
11. 26 Maret 2024 Risiko Operasional KCP Rantau Prapat Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
12. 3 April 2024 • Update BSI University Hery Gunardi Hadir
• Update Progress Sirius Project Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
Ngatari Tidak Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
313
Page 316
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
13. 23 April 2024 Laporan Kinerja Maret 2024 Hery Gunardi Tidak Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
14 26 April 2024 Permohonan Persetujuan Usulan Keputusan Hery Gunardi Hadir
RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
15. 2 Mei 2024 Update Corporate Plan BSI Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
16. 7 Mei 2024 Strategi Pengembangan DPK untuk Institusi Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
Ngatari Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
17. 14 Mei 2024 • Laporan Kinerja April 2024 Hery Gunardi Hadir
• Review Layanan Cabang & E-Channel Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
Ngatari Tidak Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
314 Laporan Tahunan 2024
Page 317
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Zaidan Novari Hadir
Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Tidak Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
18 21 Mei 2024 • RKAP & Review RBB BSI 2024-2026 Hery Gunardi Hadir
• Capital Strategy 5 Tahun Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
• Product Profitability & CM per Direktorat
Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
19. 28 Mei 2024 • Update Revisi RBB BSI 2024-2026 Hery Gunardi Hadir
• Update Fee Based Income Bob Tyasika Ananta Hadir
• Usulan Kewenangan Memutus Final Price
& Issuance Size Sustainability Sukuk BSI Tribuana Tunggadewi Hadir
• Permohonan Talangan & Pembebanan Anton Sukarna Hadir
Insiden Risiko Operasional Terkait Kejadian
Transaksi Ilegal Melalui BSI Net Banking Ade Cahyo Nugroho Hadir
dan BSI Cash Management System (CMS) Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
20 3 Juni 2024 Persetujuan Struktur Organisasi Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
21. 4 Juni 2024 • Persetujuan Alternate Direksi dan Direktur Hery Gunardi Hadir
Supervisi Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update IT Cash Management System (CMS)
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
22. 7 Juni 2024 Agenda HC Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
315
Page 318
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
23. 11 Juni 2024 • Laporan Kinerja Mei 2024 Hery Gunardi Hadir
• Update Rencana Kerja Direktorat Treasury Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Rencana Kerja Direktorat Retail
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
24. 19 Juni 2024 • Update Rencana Kerja Human Capital Hery Gunardi Hadir
• Update Rencana Kerja Operation Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Tidak Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
25. 26 Juni 2024 Strategy Level Up Pertumbuhan Pawning Hery Gunardi Hadir
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Tidak Hadir
26. 9 Juli 2024 • Laporan Kinerja Juni 2024 Hery Gunardi Hadir
• Update IT Governance Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
316 Laporan Tahunan 2024
Page 319
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
27. 22 Juli 2024 Update Tingkat Kesehatan Bank (TKB) dan Hery Gunardi Hadir
Laporan Pemantauan Risiko
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
28. 30 Juli 2024 • Update IT Project Hery Gunardi Hadir
• Persetujuan TIRO Case KCP Banjarmasin Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
Hasan Basri
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
29. 13 Agustus • Persetujuan Strategic Partnership Hery Gunardi Hadir
2024 Bancassurance (Bosporus) Bob Tyasika Ananta Hadir
• Laporan Kinerja Juli 2024
• Laporan Hasil Pelaksanaan BSI Expo Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
30 15 Agustus Struktur Organisasi Bankwide BSI Hery Gunardi Hadir
2024
Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
31. 22 Agustus • Update IT Maturity Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Case Fraud & Action Plan Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
317
Page 320
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
32. 3 September • Strategi Peningkatan Giro Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Case Fraud & Action Plan Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
33. 18 September • Update Kinerja Keuangan Agustus 2024 & Hery Gunardi Hadir
2024 Proyeksi Keuangan Desember 2024 Bob Tyasika Ananta Hadir
• Usulan Kebijakan Umum Direksi Untuk
RKAP 2025 Tribuana Tunggadewi Hadir
• Update New Cash Management System Anton Sukarna Hadir
(NCMS)
• Update BSI Net Banking, Deploy EDC dan Ade Cahyo Nugroho Hadir
ATM Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
34. 24 September • Permohonan Penyelesaian Program Debt Hery Gunardi Hadir
2024 for Nature Swap KLH (BPDLH Kemenkeu) Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Kualitas Pembiayaan Consumer
• Usulan dan Progres Pembangunan BSI Tribuana Tunggadewi Hadir
Tower Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
35. 7 Oktober 2024 • Update Pelaporan CGPI 2023 Hery Gunardi Hadir
• Usulan Penihilan Rekening Overdraft Bob Tyasika Ananta Hadir
Legacy
• Tindak Lanjut Perubahan Struktur Tribuana Tunggadewi Hadir
Organisasi Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Tidak Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
36 15 Oktober • Kinerja September 2024 Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Kolektibilitas Bankwide Segmen Bob Tyasika Ananta Hadir
Pembiayaan
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Tidak Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
318 Laporan Tahunan 2024
Page 321
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
37. 22 Oktober • Update RKAP, RBB & RAKB Hery Gunardi Hadir
2024 • Update SME & Mikro Banking Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Treasury & Global Market
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
38. 5 November • Update Data Analytic Hery Gunardi Hadir
2024 • Update SME & Mikro Banking Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Fee Based Income (FBI)
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Tidak Hadir
39 12 November • Inisiatif Strategis Penguatan Penerapan Hery Gunardi Hadir
2024 Manajemen Risiko dan Tata Kelola Syariah Bob Tyasika Ananta Hadir
• Update Laporan Kinerja Oktober 2024
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
40. 19 November • Update Pelindungan Data Pribadi (PDP) Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Bulion Bank Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
41. 26 November • Update Data Analytic Hery Gunardi Hadir
2024 • Current Update Card Business Group Bob Tyasika Ananta Hadir
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
319
Page 322
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
42. 2 Desember • Update Macro Economy dan Arah Kebijakan Hery Gunardi Hadir
2024 Pemerintahan Prabowo-Gibran Bob Tyasika Ananta Hadir
• Forecast Pencapaian Bisnis 31 Des 2024
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
43. 13 Desember • Implementasi Wholesale Transaction Hery Gunardi Hadir
2024 Banking di Wilayah dan Progress Bisnis Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
New Cash Management System (NCMS)
• Update Bisnis Consumer Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Tidak Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Tidak Hadir
Ari Rizaldi Hadir
44. 17 Desember • Update Bisnis Kustodian Hery Gunardi Hadir
2024 • Update Action Plan CIF Ganda dan
Bob Tyasika Ananta Hadir
Cleansing Data
• Update Persiapan Sistem IT dan Tribuana Tunggadewi Hadir
Operasional Menjelang Libur Tahun Baru
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
45 31 Desember Proyeksi Pencapaian Target 31 Desember Hery Gunardi Tidak Hadir
2024 2024: Laporan Direktur Bisnis, Keuangan, Risk
Bob Tyasika Ananta Hadir
dan Operation
Tribuana Tunggadewi Hadir
Anton Sukarna Hadir
Ade Cahyo Nugroho Hadir
Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha Effendi Hadir
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Ari Rizaldi Hadir
Agenda dan peserta rapat gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi telah tersaji pada bagian Rapat Dewan Komisaris Bab Tata Kelola
Perusahaan dalam Laporan tahunan ini.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
320 Laporan Tahunan 2024
Page 323
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Rapat Gabungan Direksi dengan
Rapat Direksi RUPS
Dewan Komisaris
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Hery Gunardi Direktur Utama 45 43 95 % 11 9 81,9 % 1 1 100%
Bob Tyasika Wakil Direktur
45 38 84 % 11 10 90,9 % 1 1 100%
Ananta Utama
Direktur Retail
Ngatari* 17 15 88 % 4 2 50 % 1 1 100%
Banking
Harry Gusti Direktur Retail
28 24 85 % 8 8 100 % - - -
Utama** Banking
Direktur
Tribuana
Compliance & 45 40 88 % 11 7 63,6 % 1 1 100%
Tunggadewi
Human Capital
Direktur Sales
Anton Sukarna 45 40 88 % 12 12 100 % 1 1 100%
& Distribution
Direktur
Ade Cahyo
Finance & 45 35 77 % 12 10 83,3 % 1 1 100%
Nugroho
Strategy
Direktur
Wholesale
Zaidan Novari 45 38 84 % 12 9 75 % 1 1 100%
Transaction
Banking
Direktur
Treasury &
Moh. Adib* 17 15 88 % 4 4 100 % 1 1 100%
International
Banking
Direktur
Treasury &
Ari Rizaldi** 28 26 92 % 8 6 75 % - - -
International
Banking
Saladin Direktur
Dharmanugraha Information 45 42 93 % 12 12 100 % 1 1 100%
Effendi Technology
Grandhis Helmi Direktur Risk
45 40 88 % 12 8 66,7 % 1 1 100%
Harumansyah Management
*Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024.
**Mulai menjabat sejak 17 Mei 2024.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi
Kebijakan terkait peningkatan kompetensi Direksi diatur dalam Standar Operasional Prosedur Human Capital yang bertujuan untuk
memastikan bahwa setiap anggota Direksi memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas dan
tanggung jawab. Program pengembangan kompetensi mencakup pelatihan, workshop, dan kegiatan lainnya yang dirancang untuk
meningkatkan kompetensi sesuai dengan perkembangan terkini dalam industri dan bisnis Bank. Setiap anggota Direksi diwajibkan
mengikuti program pengembangan kompetensi secara berkala untuk memastikan tetap memiliki pemahaman yang relevan dan dapat
mengambil keputusan yang tepat. Keikutsertaan Direksi dalam peningkatan kompetensi selama tahun 2024 adalah sebagai berikut.
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Direktur Jakarta/Rabu, 10
Hery Gunardi Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Utama Januari 2024
Workshop Kementrian BUMN
Bali/Jum’at, 19
Tema : Strategic Approach to Risk Management Kementrian BUMN RI
Januari 2024
towards SOE’s Business Sustainibility
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20 Bank Syariah Indonesia University
Direction Tahun 2024 :
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
321
Page 324
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
The 6th International Wealth Management
Conference 2024 Jakarta/Rabu, 24 Certified Wealth Managers’
Tema : Crafting Resilient Portfolios and Scaling April 2024 Association (CWMA)
Advisory Services Amidst Volatile Markets
Bankers Association for Risk
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Rabu-Kamis,
Management (BARA)
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 5-6 Juni 2024
Lausanne
Program International Strategy Governance for Switzerland/ Senin-
IMD Lausanne Swiss
Boards. Selasa, 30 September
- 1 Oktober 2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/ Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bandung, Jumat, 20
Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Wakil
Bob Tyasika Jakarta/Rabu, 10
Direktur Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Ananta Januari 2024
Utama
Workshop Kementrian BUMN
Bali/Jum’at, 19 Kementrian BUMN RI
Tema : Strategic Approach to Risk Management
Januari 2024
towards SOE’s Business Sustainibility
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20 Bank Syariah Indonesia University
Direction Tahun 2024 :
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
Focus Group Discussion (FGD) - Otoritas Jasa
Keuangan (OJK)
Jakarta/Jum’at, 26
Tema : Implementasi Strategi Pelaksanaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Januari 2024
Kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun
2024
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
The 6th International Wealth Management
Conference 2024 Jakarta/Rabu, 24
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Crafting Resilient Portfolios and Scaling April 2024
Advisory Services Amidst Volatile Markets
Bankers Association for Risk
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Selasa -
Management (BARA)
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 Rabu, 7 - 8 Mei 2024
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/Senin, 20
JMS Education
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko Level 5 Mei 2024
Sertifikasi Kompetensi Kualifikasi 7 - Bidang Jakarta/Senin, 24 Lembaga Sertifikasi Keuangan
Manajemen Risiko Perbankan Juni 2024 Syariah (LSPKS)
Workshop - Monitoring Implementasi ESG di
Jakarta/Kamis , 25
Mandiri Group dan Sharing Best Practice terkait PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Juli 2024
ESG Framewoork & Disclosure
Inggris/Senin , 29 Juli
Training The DIFSS 2024 - Durham Islamic
2024 - Jum’at, 02 Bank Syariah Indonesia University
Finance Summer School 2024
Agustus 2024
Sharing Session Mandiri Board Forum Q3 2024
Jakarta/Jum’at, 09
Tema : Strategic Innovation in Conglomerates for PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2024
Market Domination
Focus Group Discusson (FGD) Bank Indonesia
Tema : Enhancing Fraud Detection System to Jakarta/Selasa, 27 Bank Indonesia
Strengthen Cybersecurity Resilience in the Agustus 2024
Payment System Industry
Mandiri Leadership Forum Workshop
Batam/Kamis, 29
Tema : Championing The Future Admist Great PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2024
Challenge Through Transformational Leadership
Sharing Session Mandiri Board Forum Q3 2024
Jakarta/Jum’at, 15
Tema : Collborative Future - Paving Pathways For PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
November 2024
Better Indonesia
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
322 Laporan Tahunan 2024
Page 325
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024
Direktur
Tema: Gen AI Seasons Jakarta, Rabu, 10
Ngatari* Retail Bank Syariah Indonesia University
Narsum: Gautam Gorki - Partner, Deloitte SEA Januari 2024
Banking
and Head, Data & AI For FSI
TELP series 2 dengan Tema Leadership Jakarta, Senin, 26
Bank Syariah Indonesia University
Transformation Februari 2024
Forum Diskusi Makroprudensial dengan Topik Jakarta, Senin, 4
Bank Indonesia
"Strategi Funding dan Lending Perbankan" Maret 2024
Jakarta, Selasa, 26
Seminar Pembiayaan UMKM Investor Trust
Maret 2024
Direktur Bankers Association for Risk
Harry Gusti Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Rabu-Kamis,
Retail Management (BARA)
Utama** Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 5-6 Juni 2024
Banking
Sertifikasi Kualifikasi 7 Bidang Manajemen Risiko Jakarta/Rabu, 26 Lembaga Sertifikasi Profesi
Perbankan Juni 2024 Keuangan Syariah - LSPKS
Online/Kamis-Jumát,
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah LPPI
4-5 Juli 2024
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Tribuana Direktur Jakarta/Rabu, 10
Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Tunggadewi Compliance Januari 2024
& Human Refreshment Manajement Risiko Perbankan Level 5
Capital Online/Kamis, 25 Bank Syariah Indonesia University,
Tema: Mengelola Risiko Hukum, Kepatuhan,
Januari 2024 Maisa Edukasi
Reputasi dan Strategic
Refreshment Manajement Risiko Perbankan Level 5:
Mengelola Risiko Asuransi, Risiko Transaksi Intra Online/Jumát, 26
Bank Syariah Indonesia University
Group, Stress & Back Testing dan Menganalisa Januari 2024
Kebutuhan Sistem Informasi
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II
Jakarta/Senin, 26
Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Februari 2024
Tema: Leadership Transformation
Seminar Agenda:
Optimalisasi Peran Industri Keuangan Guna Jakarta/Senin, 29 Forum Komunikasi Direktur
Pencegahan Green Financial Crime dan Tindak April 2024 Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Pidana Asal Lainnya
Seminar Agenda:
Jakarta/Rabu-Kamis, Bankers Association for Risk
Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Pemegang
7-8 Mei 2024 Management (BARA)
Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
Seminar Agenda:
Jakarta/Senin, 20 Forum Komunikasi Direktur
Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Pemegang
Mei 2024 Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Seminar Agenda: Jakarta/Kamis, 20 Bank Syariah Indonesia University
Grand Syaikh & Launching BSI Scholarship 2024 Juni 2024 Corporate Secretary &
Communication Group
Seminar Agenda:
Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Ibu/Perempuan Jakarta/Selasa, 25 Otoritas Jasa Keuangan
“Bundaku SiCantiks: Ibu Cerdas Keuangan, Juni 2024 (OJK)
Mewujudkan Keluarga Sejahtera”
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
323
Page 326
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Webinar Agenda:
Penanganan Kejahatan Siber termasuk Perjudian Jakarta/Rabu, 17 Juli Otoritas Jasa Keuangan
Daring sebagai Tindak Pidana Asal Tindak Pidana 2024 (OJK)
Pencucian Uang
Jakarta/Kamis, 29
Mandiri Leadership Forum Workshop PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2024
Workshop Alignment Buku Saku Syariah, FAQ dan Bandung/Senin, 9
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Sharia Video Campaign September 2024
Workshop Wakil Menteri BUMN “SOE’s Strategic
Jakarta/Jumat, 13
Program and Risk Management for Indonesia’s Kementerian BUMN
September 2024
Future”
Employee & Industrial Relations Conference 2024 Bali/Jumat, 20 Forum Human Capital Indonesia
Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN September 2024 (FHCI) BUMN
Menjadi Moderator dalam Webinar FKDKP
dengan tema “ESG, Aspek Perbankan untuk Onlien/Jumat, 27 Forum Komunikasi Direktur
Mendorong Pencapaian SDG’s (Sustainable September 2024 Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Development Goals)”
FGD OJK terkait Persamaan Persepsi Perizinan Bali/Selasa, 8
Otoritas Jasa Keuangan
Kepengurusan dan Kepemilikan Bank Umum Oktober 2024
Webinar FKDKP dengan Tema: “Prospek Ekonomi Online/Rabu, 11 Forum Komunikasi Direktur
Tahun 2025 Mencapai Indonesia Emas 2045” Desember 2024 Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Direktur
Jakarta/Rabu, 10
Anton Sukarna Sales & Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Januari 2024
Distribution
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20 Bank Syariah Indonesia University
Direction Tahun 2024 :
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
Refreshment Manajement Risiko Perbankan Level
5 Online/Kamis, 25 Bank Syariah Indonesia University,
Tema: Mengelola Risiko Hukum, Kepatuhan, Januari 2024 Maisa Edukasi
Reputasi dan Strategic
Refreshment Manajement Risiko Perbankan Level
5:
Online/Jumát, 26
Mengelola Risiko Asuransi, Risiko Transaksi Intra Bank Syariah Indonesia University
Januari 2024
Group, Stress & Back Testing dan Menganalisa
Kebutuhan Sistem Informasi
Forum Group Discussion (FGD) dengan Jakarta/Selasa, 13
CSG
Kementrian BUMN dan Komisi VI DPR RI Feb 2024
Bandung/Jumat, 23
Board Forum Q1 2024 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Feb 2024
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
Forum Diskusi Makroprudensial dengan Topik Jakarta/Senin, 4
Bank Indonesia
“Strategi Funding dan Lending Perbankan” Maret 2024
Bankers Association for Risk
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Rabu-Kamis,
Management (BARA)
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 5-6 Juni 2024
Jakarta/05-07 Juli
Productivity Sales for Regional CEO Bank Syariah Indonesia University
2024
Thailand/ Senin
Program Pelatihan Steward Leadership Impact - Jumat, 11-15 Bank Syariah Indonesia University
November 2024
Jakarta/ Senin, 25
KSF Direktorat Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia University
November 2024
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
324 Laporan Tahunan 2024
Page 327
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Direktur
Ade Cahyo Knowledge Sharing Forum (KSF) - Series I Tahun Jakarta/Rabu, 10
Finance & Bank Syariah Indonesia University
Nugroho 2024 -”Gen All Seasons” Januari 2024
Strategy
Workshop Kementrian BUMN
Bali/ Jum’at, 19
Tema : Strategic Approach to Risk Management Kementerian BUMN RI
Januari 2024
towards SOE’s Business Sustainibility
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26
Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
Sharing Session Jakarta/Senin, 18
Bank Syariah Indonesia University
Tema: Success Story Al Rajhi - Kearney Maret 2024
Meeting Kearney x BSI - Sharing Session
Jakarta/ Kamis, 4
Membangun Digital Ecosystem di Bisnis Retail Bank Syariah Indonesia University
April 2024
Consumer Al Rajhi
Workshop Alignment Penyusunan Corporate Plan Jakarta/ Kamis, 2
SISM, Mandiri
2025-2029 Mei 2024
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/Rabu-Kamis, Bankers Association for Risk
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 3-4 Juli 2024 Management (BARA)
Workshop Alignment Corporate Plan Bank Jakarta/ Jumat, 19
SISM, Mandiri
Mandiri 2025-2029 (Part II) Juli 2024
Sharing Session Board Forum Q2 2023
Jakarta/ Jumat, 9
Tema: Strategic Innovation in Conglomerates for PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2024
Market Domination Managing Director of Lippo
Batam/ Kamis, 29
Mandiri Leadeship Forum Workshop PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Agustus 2024
Sharing Session Board Forum Q3 2024 Jakarta/ Jumat, 15
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Tema: Paving Pathways For Better Indonesia November 2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Direktur
Wholesale Jakarta/Rabu, 10
Zaidan Novari Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Transaction Januari 2024
Banking
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20
Direction Tahun 2024 : Bank Syariah Indonesia University
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
Seminar Agenda:
Rabu-Kamis, 5-6 Juni Bankers Association for Risk
Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Pemegang
2024 Management (BARA)
Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
Seminar Agenda:
Selasa, 10 September
Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Pemegang Bank Syariah Indonesia University
2024
Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
Training Executive Development : Durham Islamic Senin-Jumat, 07-11
London Business School
Finance Summer School 2024 Okt 2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Direktur
Treasury & Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Jakarta, Rabu, 10
Moh. Adib* Bank Syariah Indonesia University
International Tema: Gen AI Seasons Januari 2024
Banking
Menghadiri Webinar OJK terkait Strategi Online, Kamis, 21
OJK
Mengakselerasi Pangsa pasar Keuangan Syariah Maret 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
325
Page 328
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Narasumber dalam acara Talkshow dalam Banten Jakarta, Selasa, 2
IDN/KDEKS, BI, MES, KNEKS
Halal Festival Ramadhan April 2024
Ari Rizaldi** Direktur
Treasury & Online/Senin, 24
Pembekalan Resertifikasi MR Jenjang 7 Bank Syariah Indonesia University
International Juni 2024
Banking
Jakarta/Rabu, 26
Ujian Resertifikasi MR Jenjang 7 Bank Syariah Indonesia University
Juni 2024
Online/Kamis -
Seminar Agenda:
Jumát, 04 - 05 Juli Bank Syariah Indonesia University
Executive Overview of Islamic Banking
2024
Workshop Upgrading Asesor tentang MUK Versi Lembaga Sertifikasi Profesional
Sabtu, 06 Juli 2024
2023 angkatan IV Perbankan (LSPP)
Seminar Agenda:
Rabu-Kamis, 4-5 Lembaga Sertifikasi Profesi
Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Pemegang
September 2024 Keuangan Syariah - LSPKS
Sertifikat Manajemen Risiko Level 5
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Saladin Direktur
Jakarta/Rabu, 10
Dharmanugraha Information Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Januari 2024
Effendi Technology
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20 Bank Syariah Indonesia University
Direction Tahun 2024 :
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
Bandung/Kamis, 22
Board Forum Q1 2024 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Februari 2024
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
Bankers Association for Risk
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Rabu-Kamis,
Management (BARA)
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 5-6 Juni 2024
Jakarta/Rabu, 17 Juli
Resertifikasi Manajemen Risiko Level 7 Bank Syariah Indonesia University
2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
Grandhis Helmi Direktur Risk Jakarta/Rabu, 10
Knowledge Sharing Forum Series 1 Tahun 2024 Bank Syariah Indonesia University
Harumansyah Management Januari 2024
Workshop Digital & Transaction Strategic
Batam/Sabtu, 20 Bank Syariah Indonesia University
Direction Tahun 2024 :
Januari 2024
Level Up To The Next Journey
Top Executive Learning Program (TELP) - Series II: Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia University
Leadership Transformation Februari 2024
Bankers Association for Risk
Seminar Penyelarasan Jenjang 7 untuk Direksi Jakarta/ Rabu-Kamis,
Management (BARA)
Pemegang Sertifikat Manajemen Risiko level 5 19-20 Juni 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
326 Laporan Tahunan 2024
Page 329
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Program Upgrading Perangkat Assesmen Versi Jakarta/Sabtu, 22
LSP-LSPP
2023 Juni 2024
Bali/Kamis, 27 Juni
Seminar Internasional Manajemen Risiko Bank Indonesia
2024
Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional
Surabaya/Senin 08
Indonesia (RSKKNI) Bidang Manajemen Risiko OJK
Juli 2024
Perbankan
Jakarta/Rabu, 17 Juli Lembaga Sertifikasi Profesi
Resertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
2024 Keuangan Syariah - LSPKS
Forum Edukasi dan Temu Bisnis Akses Keuangan
Aceh/Selasa, 23 Juli
Syariah (FEBIS) dan Ekosistem Pesantren Inklusif OJK
2024
Keuangan Syariah (EPIKS)
Jakarta/Selasa, 30
Nusantara Sharia Economic Forum 2024 NET TV
Juli 2024
Jakarta/Senin, 7
Program Business Essential Batch III Tahun 2024 BUMN
Oktober
Jakarta/Selasa, 26
Risk & Governance Summit 2024 OJK
November 2024
Singapore/Senin-
AI for Leaders Leveraging Data Analytics Jumat, 2-6 Desember National University of Singapore
2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Jakarta/Selasa, 17
Bank Syariah Indonesia University
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Desember 2024
Mengubah Apa-Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bandung/Jumat, 20
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Desember 2024
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future
* Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024.
** Mulai menjabat sejak 17 Mei 2024.
Program Orientasi Bagi Direksi Baru
Direksi yang telah diangkat dalam RUPS wajib mengikuti program orientasi yang dikoordinasikan oleh Corporate Secretary. Program
orientasi dilakukan dengan menyampaikan materi-materi terkait Bank, yang antara lain mencakup:
1. Pengenalan Visi dan Misi Bank
2. Corporate Plan
3. Rencana Bisnis Bank
4. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan
5. Pengenalan Perbankan Syariah
6. Manajemen Risiko
7. Tata Kelola Perusahaan
8. Pengenalan Budaya Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
327
Page 330
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pelaksanaan program orientasi bagi Direksi baru yaitu Bapak Harry Gusti Utama dan Bapak Ari Rizaldi telah dilaksanakan sebagai berikut.
No Tanggal/ Pukul Agenda Group Pemateri Venue
Senin, 3 Juni 2024
1 Corporate Plan CAG Bp. Jiwo Sukarno
(09.00-10.30)
Rabu, 5 Juni 2024
2 Risk Profile BSI OPR Ibu Indriati Tri Handayani
(09.00-10.30)
Kamis, 6 Juni 2024
3 Rencana Bisnis Bank SPM Bp. Diaz Hartadi
(09.00-10.30)
Bank Syariah Bp. Bambang Sutrisno The Tower Lt.7
Jumat, 7 Juni 2024
4 Pengenalan Syariah dan Akad Syariah Indonesia
(09.00-10.30) Bp. Saptono Budi Satryo
University
Bank Syariah Bp. Bambang Sutrisno
Senin, 10 Juni 2024
5 One Culture Indonesia
(09.00-10.30) Ibu Nurdianah Habibie
University
Rabu,12 Juni 2024 Good Corporate Governance, Fit and Proper
6 CPG Ibu Rosalina Dewi
(09.00-10.30) Test
Pelaksanaan Tugas Direksi Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi dan
Dasar Penilaiannya
Selama tahun 2024, Direksi telah melaksanakan tugas dan
tanggung jawab, antara lain: Dalam melaksanakan cakupan tugas dan tanggung jawabnya
1. Melaksanakan RUPS yang terdiri dari 1 (satu) kali RUPS masing-masing, Direksi dibantu oleh 7 (tujuh) Komite di bawah
Tahunan. Direksi yang terdiri dari:
2. Menyusun Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), 1. Komite Manajemen Risiko
Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja dan Anggaran 2. IT Steering Committee
Perusahaan (RKAP), Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 3. Komite Policy & Procedure
(RAKB) dan rencana kerja lainnya. 4. Komite Bisnis
3. Menyusun Laporan Tahunan, Laporan Keuangan dan 5. Komite Sumber Daya Manusia
Laporan Keberlanjutan. 6. Komite Aset dan Liabilitas
4. Memastikan sistem akuntansi Bank telah sesuai dengan 7. Steering Committee Crisis Management – Business
standar akuntansi keuangan dan prinsip-prinsip pengendalian Continuity Management
internal, terutama dalam hal pengurusan, pencatatan,
penyimpangan dan pengawasan keuangan. Prosedur penilaian kinerja Komite di bawah Direksi dilakukan
5. Melaksanakan rapat internal Direksi maupun bersama group secara tahunan dengan kriteria penilaian yaitu pelaksanaan
terkait. tugas dan rapat yang telah dilaksanakan masing-masing komite
6. Memastikan kecukupan proses dan sistem untuk selama tahun buku. Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh
mengidentifikasi, menilai dan mengendalian risiko yang Direksi, selama tahun 2024 seluruh Komite di bawah Direksi
dihadapi Bank. telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
7. Membuat struktur organisasi, tugas dan menetapkan
tanggung jawab yang jelas termasuk pengangkatan
manajemen.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
328 Laporan Tahunan 2024
Page 331
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian Dewan Komisaris diangkat dan bertanggung jawab kepada
Direksi RUPS. Pertanggungjawaban tersebut merupakan wujud dari
akuntabilitas pengawasan atas pengelolaan perusahaan dalam
Jabatan anggota Direksi berakhir apabila: rangka pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
1. Periode masa jabatannya berakhir sesuai ketentuan
Anggaran Dasar Bank. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
2. Pengunduran dirinya telah efektif sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar yang berlaku. Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Tata Tertib Dewan Komisaris
3. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Direksi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, Dewan
berdasarkan ketentuan. Komisaris bertugas, antara lain:
4. Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan. 1. Dewan Komisaris bertugas:
5. Meninggal dunia. a. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas
6. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. dan tanggung jawab Direksi serta memberi nasihat
7. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah kepada Direksi termasuk mengenai rencana kerja,
mempunyai kekuatan hukum tetap atau ditaruh di bawah pengembangan Bank, pelaksanaan ketentuan Anggaran
pengampuan berdasarkan suatu keputusan pengadilan. Dasar dan keputusan RUPS dan/atau RUPS Luar Biasa
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Seorang anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari b. Melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab
jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir dengan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan
memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut keputusan RUPS dan/atau RUPS Luar Biasa secara
kepada Perseroan paling lambat 90 (sembilan puluh) hari. efektif dan efisien serta terpeliharanya efektivitas
Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan komunikasi antara Dewan Komisaris dengan Direksi,
permohonan pengunduran diri anggota Direksi yang Auditor Eksternal dan Otoritas Pengawas Bank;
bersangkutan dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan c. Menjaga kepentingan Bank dengan memperhatikan
puluh) hari kalender setelah diterimanya surat pengunduran diri. kepentingan para Pemegang Saham dan bertanggung
jawab kepada RUPS;
Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada d. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang disiapkan
masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling lambat 2 (dua) Direksi serta menandatangani laporan tahunan tersebut;
hari kerja setelah diterimanya permohonan pengunduran diri Direksi e. Memberikan pendapat dan saran atas Rencana Kerja
hasil penyelenggaraan RUPS. Sebelum pengunduran diri berlaku dan Anggaran tahunan yang diusulkan Direksi dan
efektif, anggota Direksi yang bersangkutan tetap berkewajiban mengesahkannya sesuai ketentuan yang berlaku;
menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan f. Memonitor perkembangan kegiatan Bank;
Anggaran Dasar ini dan peraturan perundang-undangan yang g. Memberikan pendapat dan saran kepada pemegang
berlaku. saham mengenai masalah yang dianggap panting bagi
kepengurusan Bank;
Terhadap anggota Direksi yang mengundurkan diri sebagaimana h. Melaporkan dengan segera kepada RUPS apabila terjadi
tersebut di atas tetap dapat dimintakan pertanggungjawabannya gejala menurunnya kinerja Bank dengan disertai saran
sebagai anggota Direksi sejak pengangkatan yang bersangkutan mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh.
hingga tanggal disetujuinya pengunduran dirinya dalam i. Memberitahukan kepada Bank Indonesia dan Otoritas
RUPS. Pembebasan tanggung jawab anggota Direksi Jasa Keuangan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak
yang mengundurkan diri diberikan setelah RUPS Tahunan ditemukannya (a) pelanggaran peraturan perundang-
membebaskannya. undangan di bidang keuangan dan perbankan; dan
(b) keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
Dewan Komisaris membahayakan kelangsungan usaha bank.
j. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan Publik
Dewan Komisaris merupakan organ perusahaan yang bertugas dan yang akan melakukan pemeriksaan atas pembukuan Bank.
bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan pengawasan 2. Agar supaya fungsi pengawasan dan fungsi pemberian
dan memberikan nasihat kepada Direksi, termasuk memastikan BSI nasihat sebagaimana dimaksud dalam butir 1, huruf a
menerapkan GCG pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi. dapat dilaksanakan dengan efektif, maka Dewan Komisaris
bertugas pula:
Dewan Komisaris BSI terdiri dari Komisaris dan Komisaris a. Memberikan pendapat dan nasihat kepada manajemen
Independen. Perbandingan jumlah Komisaris dan Komisaris tentang penentuan visi, misi, budaya dan nilai-nilai Bank;
Independen dalam Dewan Komisaris ditentukan sesuai peraturan b. Melakukan kajian dan memberikan pendapat tentang
perundang-undangan yang berlaku. strategi usaha yang diterapkan Bank;
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
329
Page 332
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
c. Melakukan penilaian, memberikan pendapat dan nasihat l. Melakukan penilaian, memberikan pendapat serta
atas sistem pengelolaan sumber daya insani. Dalam nasihat atas penerapan manajemen risiko mencakup
melaksanakan tugas ini Dewan Komisaris dibantu oleh pula hal-hal yang terkait dengan pengendalian fraud;
Komite Remunerasi dan Nominasi; m. Menyusun program kerja Dewan Komisaris yang di
d. Melakukan penilaian, memberikan pendapat serta dalamnya termasuk program Komite – Komite penunjang
nasihat atas sistem pengendalian risiko. Dalam Dewan Komisaris.
melaksanakan tugas ini Dewan Komisaris dibantu oleh 3. Setiap Komisaris harus memperhatikan tugas, tanggung
Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit. jawab dan batasan batasan, termasuk namun tidak terbatas
e. Melakukan penilaian, memberikan pendapat serta pada hal-hal sebagaimana diatur berikut ini:
nasihat atas Rancangan Business Plan dan penjabarannya a. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Bank; Terbatas, Pasal 108 ayat 4, yang menyatakan bahwa
f. Memberikan persetujuan atas rancangan keputusan- Dewan Komisaris yang terdiri atas lebih dari 1 (satu)
keputusan bisnis strategis atau kebijakan yang orang anggota merupakan majelis dan setiap anggota
memenuhi perundang-undangan, Anggaran Dasar dan Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendiri-sendiri,
keputusan RUPS dan prudential banking practices melainkan berdasarkan keputusan Dewan Komisaris.
termasuk komitmen untuk menghindari segala bentuk b. Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tanggal 16 Juli
benturan kepentingan (conflict of interest); 2008 tentang Perbankan Syariah.
g. Melakukan penilaian atas laporan auditor internal
maupun eksternal dan memberikan nasihat kepada Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama
manajemen atas hal-hal yang perlu ditindaklanjuti.
Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Komisaris Utama, maka
dibantu oleh Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko; Komisaris Utama mempunyai tugas serta tanggung jawab:
h. Melakukan pengawasan secara periodik dan memberikan 1. Melakukan pemanggilan Rapat Dewan Komisaris secara
nasihat kepada manajemen atas penyelenggaraan tata tertulis yang disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
kelola perusahaan yang baik. Dalam melaksanakan tugas Komisaris dengan mencantumkan acara, tanggal, waktu dan
ini Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau tempat rapat;
Risiko; 2. Bertindak sebagai Ketua Rapat dalam Rapat Dewan
i. Melakukan pengawasan secara periodik atas pelaksanaan Komisaris;
RKAP dan memberikan pendapat/persetujuan atas 3. Memastikan pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan
perubahan RKAP sesuai dengan ketentuan yang berlaku; Rapat Komite-komite Dewan Komisaris terlaksana termasuk
j. Menyampaikan laporan pengawasan kepada otoritas ketertiban Risalah Rapat;
dan Pemegang Saham; 4. Menerima laporan – laporan dari Komite – Komite dibawah
k. Melakukan pengawasan atas mutu pelayanan bank Dewan Komisaris;
kepada nasabah dan memberikan nasihat yang 5. Mengkoordinasikan semua tugas Dewan Komisaris yang
diperlukan kepada manajemen; sedapat mungkin telah dibagi rata secara merata.
Pembidangan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Nama Jabatan Bidang Tugas
• Anggota Komite Audit
Muliaman Dharmansyah Komisaris Utama merangkap
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Hadad Independen
• Anggota Komite Pemantau Risiko
• Ketua merangkap Anggota Komite Pemantau Risiko
Wakil Komisaris Utama merangkap
Adiwarman Azwar Karim • Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Independen
• Anggota Komite Audit
Masduki Baidlowi Komisaris Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Suyanto Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Abu Rokhmad Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Imam Budi Sarjito* Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Sutanto* Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Fauzi** Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
Nazaruddin** Komisaris Anggota Komite Pemantau Risiko
• Ketua merangkap Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen • Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Pemantau Risiko
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
330 Laporan Tahunan 2024
Page 333
Nama Jabatan Bidang Tugas
• Ketua merangkap Anggota Komite Audit
Mohamad Nasir Komisaris Independen • Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
• Anggota Komite Pemantau Risiko
• Anggota Komite Pemantau Risiko
Felicitas Tallulembang** Komisaris Independen
• Anggota Komite Audit
* Berhenti menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
** Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024 dan efektif sejak tanggal 10 Desember 2024
Hak dan Wewenang Dewan Komisaris 5. Setiap Komisaris berhak meminta penjelasan tentang segala
hal dari Direksi maupun dari seluruh jajaran di bawahnya dan
1. Dewan Komisaris berwenang memberikan persetujuan Direksi wajib memberikan penjelasan.
tertulis atas keputusan Direksi untuk tindakan-tindakan 6. Setiap Komisaris berhak untuk menghadiri rapat-rapat yang
sebagai berikut: diselenggarakan oleh Direksi atau unit-unit di bawahnya
a. Membeli, menjual, menyewakan atau dengan cara lain tanpa ikut memberikan keputusan.
mendapatkan atau melepaskan hak atas barang-barang 7. Dewan Komisaris dengan suara terbanyak setiap waktu
tidak bergerak, termasuk bangunan-bangunan dan hak- berhak memberhentikan untuk sementara waktu seorang
hak atas tanah serta perusahaan-perusahaan yang melebihi atau lebih anggota Direksi, apabila mereka terbukti bertindak
jumlah tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris; bertentangan dengan Anggaran Dasar atau terbukti melalaikan
b. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama kewajibannya atau terdapat alasan mendesak bagi Bank.
Perseroan yang melampaui pembatasan nilai rupiah dari 8. Pemberhentian sementara tersebut harus diberitahukan
waktu ke waktu yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris, secara tertulis kepada yang bersangkutan disertai alasan
dengan ketentuan bahwa mengambil uang dari rekening yang menyebabkan tindakan itu.
pinjaman atau hutang yang telah dibuat tidak dianggap 9. Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah tangga! pemberhentian
sebagai pinjaman untuk maksud ketentuan ini; sementara itu, Dewan Komisaris diwajibkan untuk memanggil
c. Menggadaikan, menjaminkan atau dengan cara lain RUPS yang akan memutuskan apakah anggota Direksi yang
mempertanggungkan kekayaan Perseroan yang bersangkutan akan diberhentikan seterusnya atau dikembalikan
melampaui pembatasan nilai rupiah yang dari waktu ke kepada kedudukannya, di mana yang bersangkutan diberi
waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris; kesempatan untuk hadir dan membela diri.
d. Mengikat Perseroan sebagai penjamin {borg atau avalist)
yang melampaui pembatasan nilai rupiah yang dari Masa Jabatan Dewan Komisaris
waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris;
e. Mencatatkan saham-saham Perseroan di Pasar Modal; 1. Anggota Dewan Komisaris Independen dan non Independen
f. Tidak menagih lagi, mengalihkan atau melepaskan hak diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu terhitung sejak
untuk menagih atas piutang pokok macet yang telah ditutupnya RUPS yang mengangkatnya atau yang ditetapkan
dihapus bukukan, dengan ketentuan dari waktu ke lain oleh RUPS dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan
waktu RUPS menetapkan jumlah hapus tagih yang dapat yang ke-3 (tiga) setelah pengangkatannya. Kendati demikian,
dipergunakan, baik untuk hapus tagih piutang pokok macet tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan anggota
yang telah dihapus buku maupun hapus tagih atas selisih Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya berakhir dengan
antara nilai pokok dengan nilai penagihan atau pelepasan menyebut alasannya. Pemberhentian tersebut berlaku sejak
hak atas piutang pokok macet yang telah dihapus buku. penutupan RUPS, kecuali apabila ditentukan lain oleh RUPS.
2. Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam kerja kantor berhak 2. Masa jabatan Komisaris Independen dan Non Independen
memasuki bangunan bangunan dan halaman-halaman atau sebanyak 2 (dua) periode berturutturut, atau maksimum 6
tempat-tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai (enam) tahun.
oleh Bank dan berhak memeriksa semua pembukuan,
surat, dan alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan Kriteria Anggota Dewan Komisaris
keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak mengetahui
segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris
3. Tindakan dalam hal sebagaimana tersebut pada ayat (2), adalah orang perseorangan yang memenuhi persyaratan pada
harus dijalankan dalam kapasitas sebagai Dewan Komisaris saat diangkat dan selama menjabat:
dan wajib dilaporkan dalam rapat Dewan Komisaris tentang 1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik.
tindakan-tindakan tersebut. 2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
4. Jika dianggap perlu, Dewan Komisaris berhak meminta 3. Dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya untuk selama menjabat:
jangka waktu terbatas dengan beban Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
331
Page 334
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
a. Tidak pernah dinyatakan pailit. (Conflict of Interest)
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau 7. Komite-komite dan Lembaga penunjang lainnya
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah 8. Jenis dan Kuorum Rapat
menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit. 9. Peserta Tamu Rapat Dewan Komisaris
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana 10. Pimpinan Rapat
yang merugikan keuangan negara dan/atau yang 11. Bahan Rapat
berkaitan dengan sektor keuangan. 12. Keputusan Rapat
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau anggota 13. Risalah Rapat
Dewan Komisaris yang selama menjabat: 14. Penyelenggaraan Rapat
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan 15. Sekretaris Dewan Komisaris
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi 16. Pembidangan Tugas Rutin
dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak 17. Waktu Kerja Komisaris
diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan 18. Penandatanganan Dokumen
pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/ 19. Perjalanan Dinas
atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS. 20. Pendidikan Berkelanjutan
• Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh 21. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak 22. Perubahan
memenuhi kewajiban menyampaikan laporan 23. Penutup
tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK.
4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang- Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
undangan.
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang Anggota Dewan Komisaris dilarang merangkap jabatan:
dibutuhkan Perseroan. 1. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota
6. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, lembaga keuangan atau perusahaan keuangan baik bank
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten maupun bukan bank;
atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) 2. Sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota
bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada lebih
Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada dari 1 (satu) lembaga atau perusahaan bukan keuangan, baik
periode berikutnya. yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
7. Memenuhi persyaratan-persyaratan lainnya sesuai dengan 3. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank
ketentuan perundangan yang berlaku. dan/atau lembaga keuangan bukan bank yang berkedudukan
di dalam maupun di luar negeri;
Pedoman Tata Tertib Kerja (Board Charter) Dewan 4. Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
Komisaris kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
Dewan Komisaris; dan/atau
Dalam menjalankan wewenang dan tanggungjawabanya, Dewan 5. Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan
Komisaris merujuk pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan perundang-undangan.
Komisaris Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris tersebut
mengikat setiap anggota Dewan Komisaris, agar Dewan Komisaris Setiap anggota Dewan Komisaris tidak ada yang melakukan
dapat melaksanakan fungsi pengawasan secara efisien, efektif, pelanggaran terhadap ketentuan rangkap jabatan. Rangkap
transparan, independen dan profesional. Dewan Komisaris telah Jabatan oleh anggota Dewan Komisaris saat ini masih
memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja sesuai dengan ketentuan diperbolehkan oleh ketentuan rangkap jabatan.
Bank Indonesia/OJK. Pedoman tersebut telah dimutakhirkan
secara berkala. Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan
Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk Nomor: KEP. Komisaris
KOM/001/2021. Dengan adanya pedoman ini, diharapkan
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris akan lebih terarah dan efektif Setiap anggota Dewan Komisaris dilarang mengambil keuntungan
serta dapat digunakan sebagai salah satu alat penilaian kinerja pribadi baik secara langsung maupun tidak langsung dari kegiatan
Dewan Komisaris. Pedoman tersebut mengatur berbagai aspek Perseroan selain penghasilan yang sah. Setiap anggota Dewan
mengenai Dewan Komisaris dengan cakupan sebagai berikut: Komisaris yang secara pribadi dengan cara apapun baik secara
1. Ketentuan Umum langsung maupun secara tidak langsung mempunyai kepentingan
2. Struktur Dewan Komisaris dalam suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan, dalam
3. Tugas Dewan Komisaris mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus menyatakan
4. Kewajiban Dewan Komisaris sifat kepentingan dalam suatu Rapat Dewan Komisaris dan tidak
5. Hak dan Wewenang Dewan Komisaris berhak untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai hal-hal yang
6. Informasi Kerahasiaan Bank dan Benturan Kepentingan berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
332 Laporan Tahunan 2024
Page 335
Komisaris Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham
dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lain dan/atau pemegang saham pengendali. Selain itu
tidak memiliki hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak independen.
Kriteria Komisaris Independen
Komisaris Independen
Kriteria Komisaris Independen Muliaman
Adiwarman Komaruddin Felicitas
Dharmansyah Mohamad Nasir
Azwar Karim Hidayat Tallulembang
Hadad
Bukan merupakan orang yang bekerja
atau mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut √ √ √ √ √
dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,
kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen Emiten atau
Perusahaan Publik pada periode berikutnya
Tidak mempunyai saham baik langsung
maupun tidak langsung pada Emiten atau √ √ √ √ √
Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Emiten atau Perusahaan Publik, anggota
Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau √ √ √ √ √
pemegang saham utama Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik
langsung maupun tidak langsung yang
√ √ √ √ √
berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten
atau Perusahaan Publik tersebut
Pernyataan Komisaris Independen
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
333
Page 336
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
334 Laporan Tahunan 2024
Page 337
Rapat Dewan Komisaris 13. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama,
apabila Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan untuk
Kebijakan Rapat menghadiri Rapat, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada
pihak ketiga, maka Rapat dipimpin oleh salah seorang anggota
1. Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan setiap waktu Dewan Komisaris yang dipilih oleh dan dari anggota Dewan
bilamana dianggap perlu seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam Rapat tersebut.
Komisaris atau atas permintaan tertulis dari Direksi dengan 14. Seorang anggota Dewan Komisaris hanya dapat diwakili
menyebutkan hal-hal yang akan dibicarakan. dalam Rapat Dewan Komisaris oleh anggota Dewan
2. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang 1 Komisaris yang lain berdasarkan surat kuasa.
(satu) kali dalam 1 (satu) bulan, dimana dalam rapat tersebut 15. Setiap anggota Dewan Komisaris berhak mengeluarkan
Dewan Komisaris dapat mengundang Direksi. 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap
3. Rapat Dewan Komisaris dapat dilangsungkan, sah dan berhak anggota Dewan Komisaris lainnya yang diwakilinya.
mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri atau 16. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi dengan
diwakili oleh lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah cara apapun baik secara langsung maupun secara tidak langsung
anggota Dewan Komisaris hadir atau diwakili dalam rapat. mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak atau
4. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama Direksi kontrak yang diusulkan, dalam mana Perseroan menjadi salah
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan. satu pihaknya harus menyatakan sifat kepentingan dalam
5. Kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat wajib suatu Rapat Dewan Komisaris dan tidak berhak untuk ikut
diungkapkan dalam laporan tahunan. dalam pengambilan suara mengenai hal-hal yang berhubungan
6. Dewan Komisaris harus menjadwalkan rapat untuk tahun dengan transaksi atau kontrak tersebut, kecuali jika Rapat
berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. Dewan Komisaris menentukan lain.
7. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat disampaikan 17. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan
kepada peserta paling lambat 5 (lima) hari sebelum rapat surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan
diselenggarakan. pemungutan suara mengenai hal hal lain dilakukan dengan
8. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan di luar jadwal lisan kecuali Pimpinan Rapat menentukan lain tanpa ada
yang telah disusun, bahan rapat disampaikan kepada peserta keberatan dari yang hadir.
rapat paling lambat sebelum rapat diselenggarakan. 18. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris harus
9. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
Komisaris Utama. Dalam hal Komisaris Utama berhalangan 19. Dalam hal tidak tercapai keputusan musyawarah mufakat
karena sebab apapun juga, hal mana tidak perlu dibuktikan sebagaimana dimaksud, pengambilan keputusan dilakukan
kepada pihak ketiga maka 1 (satu) orang anggota Dewan berdasarkan suara terbanyak yaitu disetujui lebih dari ½
Komisaris yang ditunjuk oleh Komisaris Utama berhak dan (satu per dua) dari anggota Dewan Komisaris yang hadir atau
berwenang melakukan pemanggilan Rapat Dewan Komisaris. diwakili.
10. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris dikirimkan dengan 20. Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat,
sarana apapun dalam bentuk tertulis, pemanggilan mana ditandatangani oleh seluruh Dewan Komisaris yang hadir,
harus dikirimkan kepada para anggota Dewan Komisaris dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris.
selambat-lambatnya 5 (lima) hari kalender sebelum Rapat 21. Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat,
tersebut diadakan dengan tidak memperhitungkan tanggal ditandatangani oleh anggota Dewan Komisaris dan anggota
pemanggilan dan tanggal Rapat atau dalam waktu yang Direksi yang hadir, dan disampaikan kepada seluruh anggota
lebih singkat dalam keadaan yang mendesak yaitu selambat- Dewan Komisaris dan anggota Direksi.
lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum Rapat dengan tidak 22. Dalam hal terdapat anggota Direksi dan/atau anggota
memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat, Dewan Komisaris yang tidak menandatangani hasil
keadaan mendesak tersebut ditetapkan oleh Komisaris rapat sebagaimana dimaksud, yang bersangkutan wajib
Utama. Apabila semua anggota Dewan Komisaris hadir dalam menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat tersendiri
Rapat, maka pemanggilan terlebih dahulu tidak disyaratkan. yang dilekatkan pada risalah rapat.
11. Pemanggilan Rapat itu harus mencantumkan acara, tanggal, 23. Risalah rapat wajib didokumentasikan oleh Perseroan.
waktu dan tempat Rapat. 24. Risalah rapat merupakan bukti yang sah mengenai keputusan
12. Rapat Dewan Komisaris diadakan di tempat kedudukan keputusan yang diambil dalam Rapat Dewan Komisaris yang
Perseroan, di tempat kegiatan usaha atau di tempat kedudukan bersangkutan, baik untuk para anggota Dewan Komisaris
Bursa Efek di mana saham-saham Perseroan dicatatkan, atau di maupun untuk pihak ketiga.
tempat lain dalam wilayah Republik Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
335
Page 338
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
25. Suara blanko (abstain) dianggap menyetujui usul yang 27. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat menghadiri
diajukan dalam Rapat. Suara yang tidak sah dianggap tidak rapat secara fisik, maka anggota Dewan Komisaris dapat
ada dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang menghadiri rapat dengan melalui media telekonferensi,
dikeluarkan dalam rapat. video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya
26. Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan- sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat 28. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi dengan
Dewan Komisaris, dengan ketentuan bahwa semua anggota cara apapun, baik secara langsung maupun secara tidak
Dewan Komisaris telah diberitahukan secara tertulis tentang langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi,
usul-usul yang bersangkutan dan semua anggota Dewan kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan
Komisaris memberikan persetujuan mengenai usul yang menjadi salah satu pihaknya, harus dinyatakan sifat
diajukan secara tertulis serta menandatangani persetujuan kepentingannya dalam suatu Rapat Dewan Komisaris dan
tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian tidak berhak untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai
mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang hal-hal yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak
diambil dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris. tersebut.
Rencana Rapat Internal Dewan Komisaris
Rencana Rapat Internal Dewan Komisaris
No. Bulan Agenda No. Bulan Agenda
1. Update Laporan Kinerja 1. Update Laporan Kinerja
1. Januari 7. Juli
2. Update Progress Project 2. Update Progress Project
1. Update Laporan Kinerja 1. Update Laporan Kinerja
2. Februari 8. Agustus
2. Update Progress Project 2. Update Progress Project
1. Update Laporan Kinerja 1. Update Laporan Kinerja
9. September
3. Maret 2. Update Progress Project 2. Update Progress Project
3. Update Persiapan RUPS
1. Update Laporan Kinerja
10. Oktober
1. Update Laporan Kinerja 2. Update Progress Project
4. April
2. Update Progress Project
1. Update Laporan Kinerja
11. November
1. Update Laporan Kinerja 2. Update Progress Project
2. Update Progress Project
5. Mei 1. Update Laporan Kinerja
3. Update Layanan Cabang dan Update 12. Desember
2. Update Progress Project
Review RBB
1. Update Laporan Kinerja
6. Juni
2. Update Progress Project
Realisasi Rapat Internal Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta rapat Dewan Komisaris adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Dewan Komisaris
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Perubahan Penetapan Keanggotaan
26 Januari
1. Anggota Komite Penunjang Dewan Abu Rokhmad Hadir
2024
Komisaris
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
336 Laporan Tahunan 2024
Page 339
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
26 Januari Evaluasi Kinerja PT Bank Syariah Indonesia Masduki Baidlowi Hadir
2.
2024 Tbk S.D 31 Desember 2023 Suyanto Hadir
Abu Rokhmad Hadir
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
21 Februari Evaluasi Kinerja PT Bank Syariah Indonesia
3. Abu Rokhmad Hadir
2024 Tbk Januari 2024
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
21 Februari
4. Usulan RUPST Tahun Buku 2023 Abu Rokhmad Hadir
2024
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Evaluasi Kinerja PT Bank Syariah Indonesia
5. 04 April 2024 Tbk Bulan Februari 2024 (Reschedule Abu Rokhmad Hadir
Rapat 28 Mar 2024)
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Evaluasi Kinerja PT Bank Syariah Indonesia
6. 25 April 2024 Abu Rokhmad Hadir
Tbk Bulan Maret 2024
Imam Budi Sarjito Hadir
Sutanto Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
337
Page 340
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Perubahan Penetapan Keanggotaan Abu Rokhmad Hadir
7. 31 Mei 2024 Anggota Komite Penunjang Dewan
Komisaris Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Evaluasi Kinerja PT Bank Syariah Indonesia Abu Rokhmad Hadir
8. 31 Mei 2024
Tbk Bulan April 2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun Abu Rokhmad Tidak Hadir Ibadah Haji
9. 13 Juni 2024
2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Abu Rokhmad Tidak Hadir Ibadah Haji
10. 27 Juni 2024
Bulan Mei 2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Adiwarman Azwar Karim Hadir
11. 25 Juli 2024
Bulan Juni 2024 Masduki Baidlowi Tidak Hadir Izin
Suyanto Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
338 Laporan Tahunan 2024
Page 341
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
Abu Rokhmad Hadir
Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Izin
Suyanto Hadir
11 September Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Abu Rokhmad Hadir
12.
2024 Bulan Juli 2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Tidak Hadir Izin
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Izin
Suyanto Hadir
26 September Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Abu Rokhmad Hadir
13.
2024 Bulan Agustus 2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Penetapan Perubahan Keanggotaan Komite Abu Rokhmad Hadir
10 Oktober
14. Penunjang Dewan Komisaris (Komite
2024 Fauzi Hadir
Remunerasi dan Nominasi)
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
30 Oktober Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Suyanto Hadir
15.
2024 Bulan September 2024 Abu Rokhmad Hadir
Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
339
Page 342
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Alasan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Ketidakhadiran
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Usulan Rencana Kerja & Anggaran Abu Rokhmad Hadir
8 November
16. Perusahaan (RKAP) 2025 dan Rencana
2024 Fauzi Tidak Hadir Izin
Bisnis Bank (RBB) 2025-2027
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
21 November Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia Abu Rokhmad Hadir
17.
2024 Bulan Oktober 2024 Fauzi Hadir
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Muliaman Dharmansyah Hadad Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir
Masduki Baidlowi Hadir
Suyanto Hadir
Evaluasi Kinerja Bank Syariah Indonesia
19 Desember Bulan November 2024 dan Pwc Hardclose Abu Rokhmad Tidak Hadir Izin
18.
2024 Meeting Audit Bank Syariah Indonesia Fauzi Hadir
Tahun 2024
Nazaruddin Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir
Mohamad Nasir Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi
Tanggal Peserta Rapat - Dewan
No. Agenda Kehadiran Peserta Rapat - Direksi Kehadiran
Rapat Komisaris
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Hadir
Hadad
Evaluasi Kinerja BSI Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
26 Januari
1 bulan Desember
2024 Masduki Baidlowi Hadir Ngatari Tidak Hadir
2023
Suyanto Hadir Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Tidak Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
340 Laporan Tahunan 2024
Page 343
Tanggal Peserta Rapat - Dewan
No. Agenda Kehadiran Peserta Rapat - Direksi Kehadiran
Rapat Komisaris
Imam Budi Sarjito Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Sutanto Hadir Zaidan Novari Tidak Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha
Tidak Hadir
Mohamad Nasir Hadir Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Hadir
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Ngatari Hadir
Suyanto Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
21 Februari Evaluasi Kinerja BSI Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
2
2024 Bulan Januari 2024 Imam Budi Sarjito Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Sutanto Hadir Zaidan Novari Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha
Hadir
Mohamad Nasir Hadir Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Hadir
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Ngatari Hadir
Suyanto Hadir Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
3 04 April 2024
Bulan Februari 2024 Imam Budi Sarjito Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Sutanto Hadir Zaidan Novari Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha
Hadir
Mohamad Nasir Hadir Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Tidak Hadir
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Ngatari Tidak Hadir
Suyanto Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
4 25 April 2024
Bulan Maret 2024 Imam Budi Sarjito Hadir Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Sutanto Hadir Zaidan Novari Hadir
Komaruddin Hidayat Hadir Moh. Adib Hadir
Saladin Dharmanugraha
Hadir
Mohamad Nasir Hadir Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Hadir
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Tidak Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Masduki Baidlowi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
5 30 Mei 2024
April 2024
Suyanto Hadir Anton Sukarna Hadir
Abu Rokhmad Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Fauzi Hadir Zaidan Novari Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
341
Page 344
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tanggal Peserta Rapat - Dewan
No. Agenda Kehadiran Peserta Rapat - Direksi Kehadiran
Rapat Komisaris
Saladin Dharmanugraha
Nazaruddin Hadir Hadir
Effendi
Komaruddin Hidayat Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Mohamad Nasir Hadir Ari Rizaldi Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Harry Gusti Utama Hadir
Muliaman Dharmansyah
Hadir Hery Gunardi Hadir
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Suyanto Hadir Anton Sukarna Hadir
Abu Rokhmad Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
6 06 Juni 2024 Revisi RBB 2024
Fauzi Hadir Zaidan Novari Tidak Hadir
Saladin Dharmanugraha
Nazaruddin Hadir Hadir
Effendi
Komaruddin Hidayat Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Mohamad Nasir Hadir Ari Rizaldi Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Harry Gusti Utama Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Tidak Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Evaluasi Kinerja BSI
7 27 Juni 2024 Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Tidak Hadir
Bulan Mei 2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Tidak Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Tidak Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
11 September Evaluasi Kinerja BSI
8 Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
2024 Bulan Juli 2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Tidak Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Tidak Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
26 September Evaluasi Kinerja BSI
9 Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
2024 Bulan Agustus 2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
342 Laporan Tahunan 2024
Page 345
Tanggal Peserta Rapat - Dewan
No. Agenda Kehadiran Peserta Rapat - Direksi Kehadiran
Rapat Komisaris
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
30 Oktober
10 Bulan September Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
2024
2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
21 November
11 Bulan Oktober 2024 Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Tidak Hadir Anton Sukarna Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
19 Desember
12 Bulan November Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
2024
2024
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Felicitas Tallulembang Hadir Ari Rizaldi Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Rapat Gabungan Dewan Komisaris Bersama Direksi dan Dewan Pengawas Syariah
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan Dewan Pengawas Syariah adalah
sebagai berikut.
Tanggal Peserta Rapat - Dewan Peserta Rapat – Direksi
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Komisaris dan DPS
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Tidak Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Evaluasi Kinerja BSI Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
1 25 Juli 2024
bulan Juni 2024 Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
343
Page 346
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tanggal Peserta Rapat - Dewan Peserta Rapat – Direksi
No. Agenda Kehadiran Kehadiran
Rapat Komisaris dan DPS
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
Ari Rizaldi Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Prof. Dr. KH. Hasanudin,
Hadir
M.Ag
Felicitas Tallulembang Hadir DR. H. Mohamad Hidayat,
Hadir
MBA, M.H
Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. K.H. Didin
Hadir
Hafidhuddin, M.Sc
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Tidak Hadir Tribuana Tunggadewi Tidak Hadir
Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
08 November Rencana Bisnis Bank Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
2
2024 2025 - 2027
Ari Rizaldi Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Prof. Dr. KH. Hasanudin,
Hadir
M.Ag
Felicitas Tallulembang Hadir DR. H. Mohamad Hidayat,
Hadir
MBA, M.H
Dr. H. Oni Sahroni, MA Tidak Hadir
Prof. Dr. K.H. Didin
Hadir
Hafidhuddin, M.Sc
Adiwarman Azwar Karim Hadir Hery Gunardi Hadir
Masduki Baidlowi Hadir Bob Tyasika Ananta Hadir
Suyanto Hadir Ade Cahyo Nugroho Hadir
Abu Rokhmad Tidak Hadir Anton Sukarna Hadir
Fauzi Hadir Tribuana Tunggadewi Hadir
Nazaruddin Hadir Zaidan Novari Hadir
Saladin Dharmanugraha
Komaruddin Hidayat Hadir Hadir
Effendi
PwC Hardclose
19 Desember Mohamad Nasir Hadir Grandhis Helmi Harumansyah Hadir
3 Meeting Audit BSI
2024
Tahun 2024 Ari Rizaldi Tidak Hadir
Harry Gusti Utama Hadir
Prof. Dr. KH. Hasanudin,
Hadir
M.Ag
Felicitas Tallulembang Hadir DR. H. Mohamad Hidayat,
Hadir
MBA, M.H
Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. K.H. Didin
Hadir
Hafidhuddin, M.Sc
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
344 Laporan Tahunan 2024
Page 347
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Dewan Komisaris RUPS
Komisaris dengan Direksi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Muliaman Komisaris Utama
Dharmansyah merangkap 18 18 100% 12 12 100% 2 2 100%
Hadad Independen
Wakil Komisaris
Adiwarman
Utama merangkap 18 18 100% 12 12 100% 2 2 100%
Azwar Karim
Independen
Masduki
Komisaris 18 15 83% 12 11 2 2 100%
Baidlowi
Suyanto Komisaris 18 18 100% 12 12 100% 2 2 100%
Abu Rokhmad Komisaris 18 15 83% 12 10 2 2 100%
Imam Budi
Komisaris 6 6 100% 4 4 100% 1 1 100%
Sarjito*
Sutanto* Komisaris 6 6 100% 4 4 100% 1 1 100%
Fauzi** Komisaris 12 11 92% 8 8 100% - - -
Nazaruddin** Komisaris 12 12 100% 8 8 100% - - -
Komaruddin Komisaris
18 17 94% 12 11 2 2 100%
Hidayat Independen
Komisaris
Mohamad Nasir 18 18 100% 12 12 100% 2 2 100%
Independen
Felicitas Komisaris
12 12 100% 8 8 100% - - -
Tallulembang** Independen
* Berhenti menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
* Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024 dan efektif sejak tanggal 10 Desember 2024
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Dewan Komisaris
Kebijakan terkait peningkatan kompetensi Dewan Komisaris diatur dalam Standar Operasional Prosedur Human Capital yang bertujuan
untuk memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawab. Program pengembangan kompetensi mencakup pelatihan, workshop, dan kegiatan lainnya yang dirancang
untuk meningkatkan kompetensi sesuai dengan perkembangan terkini dalam industri dan bisnis Bank. Setiap anggota Dewan Komisaris
diwajibkan mengikuti program pengembangan kompetensi secara berkala untuk memastikan tetap memiliki pemahaman yang relevan
dan dapat mengambil keputusan yang tepat. Keikutsertaan Dewan Komisaris dalam peningkatan kompetensi selama tahun 2024 adalah
sebagai berikut.
Realisasi program peningkatan kapabilitas yang diikuti oleh Dewan Komisaris sepanjang tahun 2024 dijabarkan dalam tabel berikut ini:
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Muliaman
Komisaris Utama Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/Jumat, 23
Dharmansyah Mandiri Group
merangkap Independen Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Hadad
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
345
Page 348
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Indonesia Risk
Pembekalan Resertifikasi Penyetaraan Jakarta/ Senin, 19
Professional Association
Jenjang 7 Manajemen Risiko Agustus 2024
- IRPA
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Adiwarman Azwar Wakil Komisaris Utama Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/ Jumat, 23
Mandiri Group
Karim merangkap Independen Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/ Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/ Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indonesia
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/ Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/ Jumat, 23
Masduki Baidlowi Komisaris Mandiri Group
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/ Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
346 Laporan Tahunan 2024
Page 349
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/ Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indonesia
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Knowledge Sharing Forum (KSF) Series 1 Jakarta/Rabu, 10 Januari Bank Syariah Indonesia
Suyanto Komisaris
Tahun 2024 Gen AI Seasons 2024 University
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/ Jumat, 23
Mandiri Group
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/ Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/ Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indonesia
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/ Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/ Jumat, 23
Abu Rokhmad Komisaris Mandiri Group
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/ Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
347
Page 350
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty: Role of Bandung, Jumat, 23
Imam Budi Sarjito* Komisaris BSI X Mandiri
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP) -
Jakarta, Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
Series II Tahun 2024
Februari 2024 University
Tema :Leadership Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta, Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University X IBI
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty: Role of Bandung, Jumat, 23
Sutanto* Komisaris BSI X Mandiri
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta, Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema :Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta, Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University X IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Fauzi** Komisaris Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Lembaga Pengembangan
Online/Kamis-Jumat, 4-5
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) Perbankan Indonesia
Juli 2024
(LPPI)
Seminar Penyelaranan Komisaris (Level 4 Jakarta/Rabu-Kamis, PT Bank Syariah
dan Level 5) 17-18 Juli 2024 Indonesia Tbk
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/ Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indonesia
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/ Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Nazaruddin** Komisaris Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Lembaga Pengembangan
Online/Kamis-Jumat, 4-5
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) Perbankan Indonesia
Juli 2024
(LPPI)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
348 Laporan Tahunan 2024
Page 351
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
Seminar Penyelaranan Komisaris (Level 4 Jakarta/Rabu-Kamis, PT Bank Syariah
dan Level 5) 17-18 Juli 2024 Indonesia Tbk
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/ Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/ Jumat, 23
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen Mandiri Group
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/ Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/ Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/ Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/ Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/ Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indonesia
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/ Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia
Bandung/ Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution
Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia Topik :
Bank of The Future
Refreshment Manajement Risiko Perbankan
Level 5: Mengelola Risiko Asuransi, Risiko
Online/Jumát, 26 Januari Bank Syariah Indonesia
Mohamad Nasir Komisaris Independen Transaksi Intra Group, Stress & Back
2024 University
Testing dan Menganalisa Kebutuhan Sistem
Informasi
Board Forum Q4 Tahun 2024 Sharing
Session Navigating Uncertainty : Role of Bandung/Jumat, 23
Mandiri Group
Islamic Ecosystem in Driving Economic Februari 2024
Growth
Top Executive Learning Program (TELP)
Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
- Series II Tahun 2024 Tema : Leadership
Februari 2024 University
Transformation
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
349
Page 352
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Kompetensi / Penyelenggara
Pelaksanaan
Pelatihan
One Day Workshop Komisaris & Perangkat Jakarta/Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Komisaris PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2024 University dan IBI
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Jakarta/Senin, 20 Mei PT Bank Mandiri
Dominance Sharing Session Sustainability
2024 (Persero) Tbk
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/Jumat, 09 PT Bank Mandiri
Innovation in Conglomerates for Market
Agustus 2024 (Persero) Tbk
Domination
Seminar Nasional “Pengembangan Produk
Jakarta/Rabu, 06
Bank Syariah: “Penguatan Karakteristik dan ASBISINDO
November 2024
Pengaturan Perbankan Syariah”
Board Forum Q3 - 2024 Collaborative
Jakarta/Jumat, 15
Future : Paving Pathways For Better Mandiri Group
November 2024
Indoneisa
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Bandung/Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia
Board Forum Q1 - 2024 Innovation and
Sustainability to Catalyze Mandiri’s Market
Felicitas
Komisaris Independen Dominance Sharing Session Sustainability Jakarta/20 Mei 2024 Mandiri Group
Tallulembang**
Synergy: Constructive Collaboration on
Mandiri Ecosystem
Pembekalan Skema Sertifikasi 4 Bidang Online/Senin-Selasa,
ASBISINDO
Manajemen Risiko Perbankan 24-25 Juni 2024
Online/Kamis-Jumat, 4-5
Pelatihan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) LPPI
Juli 2024
Pembekalan Skema Sertifikasi 4 Bidang Jakarta/Rabu, 10 Juli
ASBISINDO
Manajemen Risiko Perbankan (Lanjutan) 2024
Pembekalan Skema Sertifikasi Jenjang 6
Bidang Manajemen Risiko Perbankan (Fast Online/27-28 Juli 2024 JMS Education
Track)
Onboarding Commissioner Program Jakarta/Rabu – Kamis,
BUMN
Angkatan 8 Tahun 2024 07 – 08 Agustus 2024
Board Forum Q2 - 2024 Strategic
Jakarta/Jumat, 09
Innovation in Conglomerates for Market Mandiri Group
Agustus 2024
Domination
Pemantapan Materi Skema Sertifikasi
Online/Jumat, 16
Jenjang 6 Bidang Manajemen Risiko JMS Education
Agustus 2024
Perbankan (Fast Track)
Seminar Nasional “PENGEMBANGAN
PRODUK BANK SYARIAH: “Penguatan Jakarta/Rabu, 06
ASBISINDO
Karakteristik dan Pengaturan Perbankan November 2024
Syariah”
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 Tema : Execution Jakarta/Selasa, 17 Bank Syariah Indonesia
Matters: Rencana Tidak Mengubah Apa- Desember 2024 University
Apa
Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Bandung/Jumat, 20 PT Bank Syariah
Tbk oleh Juan Hasang Enterprise Solution Desember 2024 Indonesia Tbk
Architecht Manager AWS Indonesia
*Berhenti menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
*Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024 dan efektif sejak tanggal 10 Desember 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
350 Laporan Tahunan 2024
Page 353
Program Orientasi Bagi Komisaris Baru
Mengingat latar belakang anggota Dewan Komisaris beragam, BSI selalu mengadakan program pengenalan bagi anggota Dewan
Komisaris baru. Melalui program tersebut, anggota Dewan Komisaris dapat saling mengenal dan menjalin kerja sama sebagai satu tim
yang solid, komprehensif dan efektif sebagai ajang memberikan pengenalan mengenai kondisi Bank Syariah Indonesia secara umum.
Sejalan dengan Panduan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual), Program pengenalan Dewan Komisaris meliputi:
1. Pengenalan Korporasi terkait Corporate Strategy, dan visi misi
2. Pelatihan Perbankan Syariah
3. Pelatihan Manajemen Risiko
4. Pelatihan GCG Perusahaan Terbuka
Pada tahun 2024 terdapat 3 (tiga) orang Dewan Komisaris baru yaitu Fauzi, Nazaruddin, Felicitas Tallulembang. Seluruh Dewan Komisaris
baru telah mengikuti program orientasi bagi Dewan Komisaris baru dengan waktu dan materi program orientasi sebagai berikut.
No Pelatihan Waktu Penyelenggara
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Rabu, 5 Juni 2024
1. • Corporate Secretary and Communication Group
- Corporate Plan 09.00-10.30
• Change Management & Transformation Office Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Kamis, 6 Juni 2024
2. • Corporate Secretary and Communication Group
- Pengenalan Syariah dan Akad Syariah 09.00-10.30
• Compliance & AML-CFT Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Jumat, 7 Juni 2024
3. • Corporate Secretary and Communication Group
- Tingkat Kesehatan Bank (TKB) 09.00-10.30
• Operational Portfolio & Market Risk Group
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Senin, 10 Juni 2024 • PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
4.
- One Culture 09.00-10.30 • Corporate Secretary and Communication Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Rabu, 12 Juni 2024
5. • Corporate Secretary and Communication Group
- Rencana Bisnis Bank (RBB) 13.00-14.30
• Strategic Planning & Performance Management Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS Kamis, 13 Juni 2024
6. • Corporate Secretary and Communication Group
- Good Corporate Governance (GCG) 08.00-09.30
• Compliance & AML-CFT Group
Rekomendasi dan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
Berdasarkan Anggaran Dasar BSI, Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya
pengurusan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi, serta memberikan nasihat
kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang Perseroan, rencana kerja Perseroan serta ketentuan
Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, kepentingan Perseroan dan sesuai dengan
maksud dan tujuan Perseroan.
Secara umum Dewan Komisaris berharap agar manajemen dapat menjaga keberlanjutan kinerjanya ke depan. Secara khusus,
tanggapan, nasihat, rekomendasi Dewan Komisaris pada kinerja BSI per 31 Desember 2024, sebagai berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
351
Page 354
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No. Tema Arahan/Nasihat/Rekomendasi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja manajemen per 31 Desember 2024 yang tumbuh dengan sehat, efisien
dan tangguh, yang antara lain ditunjukkan oleh:
1. Total asset tembus Rp400 T menjadi Rp408,6 T tumbuh 15,6% (YoY) atau 108% dari target;
1. Kinerja 2. Laba bersih sebesar Rp7,0 T yang tumbuh 22,8% (YoY) atau 115,2% dari target;
3. Cost to Income Ratio sebesar 50,89% atau lebih rendah dari target 51,49%;
4. Kualitas pembiayaan terjaga dengan NPF Gross sebesar 1,90% lebih baik dari target sebesar 2,00%; dan
5. Terealisasinya beberapa inisiatif strategis seperti launching BYOND by BSI, Project Bosphorus, New CMS, dan lain-lain.
1. CASA per 31 Desember 2024 mencapai Rp197 T, yang tumbuh 10,65% dari Desember 2023 namun hanya
mencapai 97,78% dari target sebesar Rp201 T terutama karena tidak tercapainya target Giro. Untuk itu, agar
disusun strategi untuk meningkatkan giro transaksional yang lebih sustain, antara lain dengan optimalisasi
ekosistem ISE (Islamic Ecosystem) dan aplikasi New CMS.
2. Pertumbuhan Tabungan secara YoY sebesar Rp15,8 T (Desember 2023 sebesar Rp124,7 T menjadi Desember
2024 sebesar Rp140,5 T) atau growth sebesar 12,67% agar diupayakan tidak mengalami penurunan secara
signifikan di bulan Januari 2025.
2. Dana Pihak Ketiga 3. Untuk meningkatkan pertumbuhan Tabungan, agar dapat dipertimbangkan juga mengenai produk Investasi
Terikat sebagai game changer, mengingat jumlah nominal dan pertumbuhannya selama tahun 2024 cukup
signifikan.
4. Konsentrasi Top 50 deposan Desember 2024 sebesar Rp77,9 T mengalami kenaikan sebesar Rp6,8 T apabila
dibandingkan Desember 2023 sebesar Rp71,1 T atau growth sebesar 9,6%, walaupun secara konsentrasi sudah
mengalami penurunan dari 24,19% (Desember 2023) menjadi 23,79% (Desember 2024) dan masih di bawah
appetite (30%), namun agar tetap diupayakan manage CoF sejak awal tahun mengingat kondisi pricing dana di
market kemungkinan masih tinggi.
1. Realisasi pembiayaan consumer Desember 2024 sebesar Rp138,2 T dengan tingkat pencapaian sebesa 97,22%
dari target agar menjadi perhatian mengingat pembiayaan consumer memberikan yield tinggi dan kualitas yang
baik, sehingga perlu disiapkan strategi up front loading.
2. Perbaikan kolektibiltas 2 yang cukup signifikan pada segmen SME sebesar 95 bps secara YoY agar terus
3. Pembiayaan dipantau perkembangannya dan dipastikan perbaikannya bersifat sustain.
3. Untuk pencairan baru pembiayaan Produk Oto yang sudah menggunakan bisnis model yang baru yang berbasis
Captive Customer, agar dipastikan kualitasnya tetap terjaga pada tahun 2025, mengingat NPF dan Kol 2 pada
posisi Desember 2024 masing-masing relatif tinggi sebesar 2,62% dan 3,14% dengan write off di bulan
Desember 2024 sebesar Rp117 M.
1. Pelampauan realisasi biaya overhead Desember 2024 terutama pos BUA (realisasi Rp5.572 M vs budget
Rp5.285 M) dan pos biaya promosi (realisasi Rp944 M vs budget Rp847 M) agar menjadi perhatian dan menjadi
bahan evaluasi ke depan terutama pada saat penyusunan budget dan dalam rangka mengontrol biaya overhead
4. Laba Rugi
lebih ketat lagi terutama untuk biaya-biaya yang tidak terkait langsung dengan perolehan bisnis.
2. Bank perlu mendorong percepatan perizinan pengelolaan Hasanah Card secara mandiri dari OJK agar dapat
lebih mendorong peningkatan pendapatan dari sisi pembiayaan dan Fee Based Income di tahun 2025.
1. Bank agar mewaspadai dan mengantisipasi risiko perekonomian global (antara lain pergantian Presiden Amerika
Serikat (AS) di tahun 2025 ini, eskalasi perang dagang, ketegangan geopolitik terutama di Timur Tengah, dan
turunnya preferensi terhadap green economy) dan domestik (antara lain potensi peningkatan defisit fiskal, inflasi
dan nilai tukar) yang berdampak terhadap bisnis dan kinerja bank.
2. UREG (User Registrasi) BYOND by BSI per 31 Desember 2024 mencapai 1,98 juta nasabah dengan tingkat
aktivasi 1,31 juta nasabah atau 66,3%. Sementara UREG BSI Mobile sebesar 7,39 juta nasabah dengan USAK
(User Aktif) mencapai mencapai 3,52 juta nasabah atau 47,6%. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun tingkat
5. Lainnya
aktivasi UREG BYOND by BSI lebih tinggi dibandingkan BSI Mobile, baru sekitar 26,79% nasabah BSI Mobile
yang bermigrasi ke BYOND by BSI. Atas hal ini, proses migrasi BYOND by BSI perlu dikaji/dievaluasi dan
dikawal agar bisa berjalan dengan lebih cepat sehingga BYOND by BSI bisa diimplementasikan dengan lebih
optimal.
3. Bank perlu lebih mengintensifkan lagi program aktivasi mesin EDC (Electric Data Capture).
4. Bank perlu mendorong percepatan proses pengajuan perizinan Usaha Bullion (Bullion Bank) ke OJK untuk
mengoptimalkan potensi bisnis emas yang semakin besar di Indonesia.
b. Melakukan pengawasan terhadap upaya pencapaian
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas RBB, khususnya terhadap pencapaian beberapa aspek
dan tanggung jawabnya terkait pengawasan terhadap kebijakan penting dalam rencana bisnis seperti penyaluran kredit,
kepengurusan dan jalannya pengurusan Bank, yang sejalan perbaikan kualitas aset, penghimpunan dana pihak
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran ketiga, produktivitas, dan efisiensi.
Dasar Perseroan, serta Rencana Kerja yang ditetapkan pada awal c. Melakukan penelaahan terhadap Revisi RBB 2024-
tahun. Adapun beberapa kegiatan pengawasan yang dilakukan 2026.
adalah sebagai berikut: d. Melakukan evaluasi atas realisasi RBB yang dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap semester, serta
1. Melakukan Fungsi Pengawasan Rencana Bisnis Bank (RBB): menyampaikan laporan pengawasan RBB kepada
a. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi Otoritas Jasa Keuangan.
pelaksanaan kebijakan strategis Bank tahun 2024 - e. Melakukan penelaahan dan memberikan persetujuan
2026, termasuk evaluasi terhadap Corporate Plan dan terhadap RBB Tahun 2025-2027.
RBB serta kinerja keuangan tahun 2024 setiap bulan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
352 Laporan Tahunan 2024
Page 355
2. Menelaah Informasi Keuangan: Menelaah informasi 8. Pemantauan terhadap Pengembangan Sumber Daya Manusia
keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perusahaan, yang (SDM): Memantau serta mengevaluasi perkembangan
dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) atau pihak pengelolaan dan pengembangan SDM, khususnya yang
eksternal lainnya. berkaitan dengan fungsi strategis SDM dalam mendukung
3. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap Pengendalian pencapaian kinerja Bank.
Internal di BSI: 9. Memberikan Persetujuan terhadap Hal-hal yang Wajib
a. Memastikan bahwa sistem pengendalian internal di BSI Mendapat Persetujuan Dewan Komisaris: Memberikan
berjalan dengan baik. persetujuan terhadap hal-hal yang wajib mendapat
b. Memastikan Direksi telah memantau efektivitas persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan
pelaksanaan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar
c. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Perseroan.
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI). 10. Melakukan Kunjungan Pengawasan. Selama tahun 2024
4. Melakukan Pengawasan terhadap Tingkat Kesehatan ini Dewan Komisaris telah melakukan kunjungan ke 6
Bank: Melakukan pengawasan, pemantauan, serta evaluasi (enam) Kantor Region dengan Kantor Area dan/atau
terhadap Tingkat Kesehatan Bank per semester dan Kantor Cabang yang terletak pada Region I (Aceh), Region
mendukung Direksi untuk mengambil langkah-langkah yang II (Medan), Region VII (Semarang), Region VIII (Surabaya),
diperlukan dalam rangka memelihara dan/atau meningkatkan Region IX (Kalimantan), Region X (Makassar) dalam rangka
Tingkat Kesehatan Bank. melaksanakan fungsi pengawasan.
5. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap Satuan Kerja
Manajemen Risiko. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
6. Melakukan Fungsi Pengawasan terhadap Pelaksanaan
Kepatuhan di BSI: Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan
a. Melakukan evaluasi terhadap fungsi kepatuhan di BSI, Komisaris
memastikan bahwa fungsi kepatuhan dilaksanakan dengan
baik, serta memberikan saran kepada Direksi untuk Prosedur penilaian kinerja Dewan Komisaris yang dilaksanakan
meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan. melalui RUPS adalah sebagai berikut:
b. Melakukan reviu atas laporan pelaksanaan fungsi 1. Dewan Komisaris menyampaikan laporan kinerja Dewan
kepatuhan dan pelaksanaan tugas Direktur Kepatuhan Komisaris untuk dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam
yang disampaikan Direksi secara berkala. RUPS.
c. Melakukan pemantauan terhadap implementasi 2. Kinerja Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan indikator
Strategi Anti-Fraud, Program Anti-Pencucian Uang dan yang telah ditetapkan yang sesuai dengan tugas serta
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT), serta kewajiban Dewan Komisaris.
Prinsip Mengenal Nasabah. 3. Hasil evaluasi kinerja masing-masing Anggota Dewan
d. Memastikan penerapan prinsip dan praktek Good Komisaris secara self assessment menjadi salah satu dasar
Corporate Governance (GCG) pada seluruh tingkatan, pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk memberhentikan
dengan melakukan pengawasan terhadap penerapan dan/atau menunjuk kembali Anggota Dewan Komisaris yang
GCG, reviu terhadap laporan pelaksanaan GCG yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja tersebut merupakan
disampaikan Direksi, dan pemantauan terhadap hasil sarana penilaian serta peningkatan efektivitas Dewan
self-assessment GCG. Komisaris.
7. Evaluasi dan Pengawasan terhadap Teknologi Informasi:
Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau rencana
strategis serta pelaksanaan Teknologi Informasi dan
kebijakan Bank terkait Teknologi Informasi di BSI.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
353
Page 356
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kriteria Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
No. Indikator Bobot Penilaian
1 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala berjalan minimal 4 (empat) kali
10%
dalam 1 (satu) tahun.
2 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat) kali dalam 1
10%
(satu) tahun.
3 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Komisaris bersama Dewan Pengawas (DPS) secara berkala
10%
minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
4 Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui keikutsertaan
10%
dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
5 Dewan Komisaris melakukan kunjungan ke cabang/wilayah dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan
10%
minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
6 Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap Kinerja Bank Syariah Indonesia secara berkala, minimal 4
10%
(empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
7 Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank kepada
10%
Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
8 Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal yang wajib
mendapat persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan 10%
Anggaran Dasar Perseroan.
9 Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate Governance pada
10%
seluruh jenjang organisasi.
10 Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko,
Komite Nominasi dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan efektif sesuai
ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Komite di bawah Dewan
10%
Komisaris adalah sebagai berikut:
• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
• Penyampaian Hasil Reviu kepada Dewan Komisaris
• Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat waktu
Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan melalui self assessment. Hasilnya dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam RUPS.
Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
No. Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
1 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris secara berkala berjalan minimal 4
10% 100%
(empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
2 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat bersama Direksi secara berkala minimal 4 (empat) kali
10% 100%
dalam 1 (satu) tahun.
3 Dewan Komisaris menyelenggarakan Rapat Komisaris bersama Dewan Pengawas (DPS) secara
10% 100%
berkala minimal 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
4 Dewan Komisaris melaksanakan peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan melalui
keikutsertaan dalam seminar/pelatihan yang sesuai dengan bidang tugasnya minimal 1 (satu) kali 10% 100%
dalam 1 (satu) tahun.
5 Dewan Komisaris melakukan kunjungan ke cabang/wilayah dalam rangka melaksanakan fungsi
10% 100%
pengawasan minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
6 Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap Kinerja Bank Syariah Indonesia secara berkala,
10% 100%
minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.
7 Dewan Komisaris menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank kepada
10% 100%
Regulator secara berkala 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
354 Laporan Tahunan 2024
Page 357
No. Indikator Bobot Penilaian Pencapaian
8 Dewan Komisaris mereviu, mengevaluasi dan memberikan persetujuan terhadap hal-hal yang wajib
mendapat persetujuan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku 10% 100%
dan Anggaran Dasar Perseroan.
9 Dewan Komisaris memastikan terselenggaranya prinsip dan praktik Good Corporate Governance
10% 100%
pada seluruh jenjang organisasi.
10 Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau
Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan
efektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun beberapa indikator yang diukur dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Komite di bawah
10% 100%
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
• Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
• Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite
• Penyampaian Hasil Reviu kepada Dewan Komisaris
• Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat waktu
Penilaian Kinerja Direksi Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Penilaian kinerja Direksi didasarkan pada pencapaian Key
Direksi Performance Indicator (KPI). Adapun KPI pada tahun 2024 yaitu:
1. Perpektif financial
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris 2. Perspektif internal process
dengan dibantu oleh Komite Nominasi dan Remuerasi. Hasil 3. Perspektif People Development
review digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan
besaran tantiem Direksi dan Dewan Komisaris. Hasil review atas Pihak yang Melakukan Penilaian
kinerja Direksi selanjutnya disampaikan kepada RUPS.
Penilaian kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan
dibantu oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dan selanjutnya
disampaikan kepada RUPS.
HASIL PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Dec-24
No Perspektif Bobot KPI Bobot Target Keterangan Sifat
Real Target Penc. Skor
Return
ROE (Return On Equity
1 60,00% 15% 15,63% Max 17,77% 15,63% 113,67% 17,05
on Equity) Desember
2024
Laba setelah
Laba Bersih
2 20% Rp6.080 M dikurangi pajak Max Rp7.006 M Rp6.080 M 115,23% 23,05
BSI
dan zakat
Financial Peringkat
Peringkat
Komposit
Tingkat
3 15% 2 Tingkat Min 2 2 100,00% 15,00
Kesehatan
Kesehatan
Bank
Bank
Pembiayaan
4 Pembiayaan 10% Rp272.987 M BSI Desember Max Rp278.481 M Rp272.987 M 102,01% 10,20
2024
Financing at
5 FaR 15% 8,63% Risk Desember Min 7,25% 8,63% 115,94% 17,39
2024
Market
Market
Internal Capitalization
6 15,00% Capitalization 15% Rp110 T Max Rp126T Rp110T 114,48% 17,17
Process Desember
(Rp. T)
2024
People Employee Rp348 Juta/ Rp Juta (Laba Rp406 Juta/ Rp348 Juta/
7 10,00% 10% Max 116,67% 11,67
Development Productivity Pegawai bersih/pegawai) Pegawai Pegawai
Total 100% 111,53
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
355
Page 358
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi telah
Komisaris dan Dasar Penilaiannya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite
Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 3
Dewan Komisaris memastikan Komite-komite di bawahnya, (tiga) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain:
yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi 1. Usulan Remunerasi Pengurus 2024 dan Tantiem Kinerja
dan Remunerasi telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan 2023;
baik dan efektif sesuai ketentuan yang berlaku. Prosedur 2. Usulan Kandidat Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI tahun
penilaian kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris dilakukan 2024;
oleh Dewan Komisaris secara tahunan. Adapun kriteria penilaian 3. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan
kinerja Komite dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Komite
di bawah Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: KOMITE PEMANTAU RISIKO
1. Pelaksanaan Rapat Komite dan Rencana Kerja Komite
2. Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam Rapat Komite Komite Pemantau Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab
3. Penyampaian Hasil Reviu kepada Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi
4. Pembuatan dan Penyampaian Laporan Komite yang tepat terkait manajemen risiko Bank. Sepanjang tahun 2024, Komite
waktu Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
dengan baik. Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan rapat
KOMITE AUDIT sebanyak 24 (dua puluh empat) kali dan menjalankan tugasnya
yang antara lain:
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab untuk 1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan
membantu Dewan Komisaris melakukan pengawasan terhadap manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank;
Bank, terutama dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan 2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas
atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan, sistem Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen
pengendalian internal (Internal Control System), serta efektivitas risiko;
pemeriksaan oleh auditor internal dan auditor eksternal. 3. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan Tingkat
Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah menjalankan tugas Kesehatan Bank secara semesteran;
dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite Audit telah 4. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan Pelaksanaan
melaksanakan rapat sebanyak 22 (dua puluh dua) kali dan Kepatuhan, antara lain:
menjalankan tugasnya yang antara lain: a. Laporan Pelaksanaan Tugas & Tanggung Jawab Direktur
1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh yang membawahkan Fungsi Kepatuhan / Laporan
auditor internal maupun auditor eksternal, dan mengawasi Kepatuhan,
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan b. Laporan Kepatuhan Terintegrasi & Laporan Tata Kelola
auditor; Terintegrasi,
2. Memberikan Rekomendasi Usulan Penetapan Kantor c. Laporan Anti Pencucian uang dan Pendanaan Terorisme
Akuntan Publik (KAP) dan Akuntan Publik (AP) untuk Audit (APU-PPT);
Laporan Keuangan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk 5. Mengawasi dan mengevaluasi Strategi Pengembangan
Tahun 2024; Sumber Daya Manusia
3. Memberikan Rekomendasi Komite Audit Kepada Dewan 6. Mengawasi pelaporan Recovery & Resolution Plan
Komisaris perihal persetujuan Honorarium Jasa Audit 7. Mengawasi risiko atas usulan aksi korporasi atau tindakan
Laporan Keuangan BSI Tahun Buku 2024; lainnya seperti usulan Threshold (Batas Kewenangan Direksi
4. Memberikan Rekomendasi Komite Audit Kepada Dewan yang Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris).
Komisaris perihal persetujuan Laporan Keuangan Publikasi
selama tahun 2024. Mekanisme Pemberhentian dan Pengunduran Diri
Dewan Komisaris
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir apabila:
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung 1. Pengunduran dirinya telah efektif
jawab untuk membantu Dewan Komisaris melaksanakan bidang 2. Meninggal dunia.
yang berkaitan dengan remunerasi dan nominasi terhadap 3. Masa jabatannya berakhir.
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. 4. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
356 Laporan Tahunan 2024
Page 359
5. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang telah 3. Perseroan wajib melakukan keterbukaan informasi kepada
mempunyai kekuatan hukum yang tetap atau ditaruh masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling
di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan lambat 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya permohonan
pengadilan. pengunduran diri Dewan Komisaris hasil penyelenggaraan
6. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan RUPS.
Komisaris berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar dan 4. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif, anggota
Peraturan Perundang-Undangan. Dewan Komisaris yang bersangkutan tetap berkewajiban
menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank Syariah Indonesia, Dewan Anggaran Dasar ini dan peraturan perundang-undangan
Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya, dengan yang berlaku.
ketentuan sebagai berikut: 5. Terhadap anggota Dewan Komisaris yang mengundurkan
1. Seorang anggota Dewan Komisaris berhak mengundurkan diri sebagaimana tersebut di atas tetap dapat dimintakan
diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir pertanggungjawabannya sebagai anggota Dewan Komisaris
dengan memberitahukan secara tertulis mengenai sejak pengangkatan yang bersangkutan hingga tanggal
maksudnya tersebut kepada Perseroan paling lambat 90 disetujuinya pengunduran dirinya dalam RUPS.
(Sembilan puluh) hari. 6. Pembebasan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris
2. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk yang mengundurkan diri diberikan setelah RUPS Tahunan
memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Dewan membebaskannya.
Komisaris yang bersangkutan dalam jangka waktu paling
lambat 90 (Sembilan puluh) hari kalender setelah diterimanya
surat pengunduran diri.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
357
Page 360
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Dewan Pengawas Syariah 9. Meminta data dan informasi terkait dengan aspek syariah
dari satuan kerja Perseroan dalam rangka pelaksanaan
Dewan Pengawas Syariah (DPS) merupakan organ Bank yang tugasnya.
bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta 10. Menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam
mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip syariah. pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan
Dengan demikian, produk dan jasa yang ditawarkan serta ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
kegiatan operasional Bank harus sejalan dengan prinsip syariah. 11. Dalam melaksanakan fungsinya Dewan Pengawas Syariah
DPS juga memastikan implementasi pelaksanaan fatwa Dewan wajib:
Syariah Nasional di Bank. a. Mengikuti fatwa Dewan Syariah Nasional.
b. Melaporkan kegiatan usaha Perseroan kepada OJK atau
Dalam melaksanakan tugasnya, DPS bekerja sama dengan penggantinya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
Satuan Kerja Kepatuhan (SKKP) dan Satuan Kerja Audit Internal oleh OJK atau penggantinya.
(SKAI) untuk memastikan pelaksanaan kepatuhan bank terhadap
prinsip syariah. DPS diangkat dan disahkan melalui RUPS sesuai Masa Jabatan Dewan Pengawas Syariah
dengan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama
Indonesia (DSN MUI). Pengangkatan anggota Dewan Pengawas Syariah untuk jangka
waktu terhitung sejak ditutupnya RUPS yang mengangkatnya
Profil Dewan Pengawas Syariah atau tanggal lain yang ditetapkan oleh RUPS dan berakhir pada
penutupan RUPS Tahunan ke-3 (tiga) setelah pengangkatannya,
Profil Dewan Pengawas Syariah dijelaskan pada Bab Profil dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di
Perusahaan di bagian Profil Dewan Pengawas Syariah Perseroan bidang Pasar Modal, namun demikian dengan tidak mengurangi
dalam Laporan Tahunan ini. hak RUPS tersebut untuk memberhentikan anggota Dewan
Pengawas Syariah tersebut sewaktu-waktu sebelum masa
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas jabatannya berakhir, dengan memperhatikan ketentuan di
Syariah bidang Pasar Modal dan Perbankan Syariah.
Dewan Pengawas Syariah mempunyai tugas, tanggung jawab Persyaratan Dewan Pengawas Syariah
dan fungsi utama, antara lain meliputi:
1. Sebagai perwakilan Dewan Syariah Nasional yang Persyaratan anggota Dewan Pengawas Syariah diatur dan
ditempatkan pada Perseroan. ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional. Anggota Dewan
2. Bertugas sebagai pengawas kegiatan Syariah Perseroan agar Pengawas Syariah yang telah mendapat rekomendasi dari
sesuai dengan Prinsip Syariah yang berlaku. Majelis Ulama Indonesia dan memenuhi persyaratan, diangkat
3. Berfungsi sebagai penasehat dan pemberi saran kepada dan diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan anggota Dewan
Direksi, mengenai hal-hal yang terkait dengan Prinsip Pengawas Syariah menjadi efektif setelah mendapat persetujuan
Syariah. dari otoritas yang berwenang (OJK). Persyaratan anggota Dewan
4. Berfungsi sebagai mediator antara Perseroan dengan Dewan Pengawas Syariah mengikuti ketentuan:
Syariah Nasional dalam mengkomunikasikan usul dan saran a. Undang-undang Perbankan Syariah.
pengembangan produk dan jasa Perseroan yang memerlukan b. Peraturan Bank Indonesia.
kajian dan fatwa Dewan Syariah Nasional. c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
5. Menilai dan memastikan pemenuhan prinsip syariah d. Keputusan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.
atas pedoman operasional dan produk yang dikeluarkan e. Peraturan Perundang-undangan lain yang berlaku.
Perseroan.
6. Mengawasi proses pengembangan produk baru yang Pedoman dan Tata Tertib Kerja
dikeluarkan Perseroan. Dewan Pengawas Syariah
7. Meminta fatwa kepada Dewan Syariah Nasional untuk
produk baru yang belum ada fatwanya. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Pengawas Syariah mengacu
8. Melakukan review secara berkala atas pemenuhan prinsip pada Anggaran Dasar yang mengatur tentang Persyaratan Dewan
syariah, terhadap mekanisme penghimpunan dana dan Pengawas Syariah, Tugas, Tanggung Jawab dan Fungsi Utama,
penyaluran dana serta pelayanan jasa Perseroan. Larangan DPS, Masa Jabatan, Pemberhentian, Kebijakan Rapat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
358 Laporan Tahunan 2024
Page 361
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Syariah
Anggota DPS dapat merangkap jabatan sebagai anggota DPS paling banyak pada 4 (empat) lembaga keuagan syariah lain. Adapun
rangkap jabatan DPS adalah sebagai berikut.
Tabel Rangkap Jabatan DPS
Jabatan pada Perusahaan/ Nama Perusahaan/
Nama Jabatan
Instansi Lain Instansi Lain
Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Indonesia
Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Toyota Astra Finance Services
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua
Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah
Majelis Ulama Indonesia
Nasional
Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah PT Asuransi BRI Life
Unit Usaha Syariah PT Asuransi Jiwa Manulife
Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota Ketua Dewan Pengawas Syariah
Indonesia
Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Indonesia
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZ Inisiatif Zakat Indonesia (IZI)
Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Permata Unit Usaha Syariah
Guru Besar Fakultas Syariah & Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, Ketua Dewan Pengawas Syariah Asuransi Al - Amin
Anggota
MH. M.Ag Sekretaris Badan Pelaksana Hariah DSN Majelis Ulama Indonesia
Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI
Anggota Dewan Pengawas Syariah Dana Pensiun Iuran Pasti BI
Dr. KH. Abdul Ghofur
Anggota - -
Maimoen, M.A.
Pengelolaan Benturan Kepentingan Dewan Pengawas Syariah
Dalam menjalankan tugas, tanggung jawab dan fungsinya, Dewan Pengawas Syariah dilarang untuk:
1. Memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/atau pihak lain yang dapat mengurangi asset dan/atau
keuntungan Perseroan.
2. Mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi dari Perseroan selain remunerasi dan fasilitas lainnya yang ditetapkan oleh
RUPS.
3. Merangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku
Rapat Dewan Pengawas Syariah
Kebijakan Rapat
Dewan Pengawas Syariah wajib menyelenggarakan Rapat Dewan Pengawas Syariah paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
Pengambilan keputusan Dewan Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Seluruh keputusan dan hasil rapat
Dewan Pengawas Syariah wajib dituangkan dalam risalah rapat dan hal tersebut merupakan keputusan bersama seluruh anggota Dewan
Pengawas Syariah. Risalah Rapat Dewan Pengawas Syariah wajib didokumentasikan dengan baik oleh Perseroan.
Bank wajib mengadakan rapat DPS bersama Direksi dan Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Rapat DPS
dapat diselenggarakan jika dihadiri mayoritas anggota DPS dan mayoritas anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
359
Page 362
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Dewan Pengawas Syariah
Sepanjang tahun 2024, agenda, tanggal dan peserta rapat Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut.
Tabel Rapat Dewan Pengawas Syariah
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Permohonan Opini DPS BSI mengenai
1. 17 Januari 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Restrukturisasi (MRA) nasabah WIKA.
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Permohonan Opini DPS BSI mengenai
2. 22 Januari 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Restrukturisasi (MRA) nasabah WIKA.
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
3. 23 Januari 2024 Produk Pembiayaan BSI Oto Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Penggunaan Dana TBDSP untuk pembangunan
4. 30 Januari 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Klinik Pesantren Raudhatlutalibin Leteh Rembang
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Produk Tapenas (Tabungan Perencanaan Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Masa Depan) Kerjasama Bancassurance
5. 21 Februari 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Model Integrasi
2. Novasi dengan akad Hawalah Bil Ujrah Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
1. Mitra Pemasaran Perdagangan Efek
6. 6 Maret 2024 2. Proyek Bosporus. Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
3. BSI Valas Multicurrency.
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Pembahasan Sosialisasi POJK (Tata Kelola Syariah Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
dan Managemen Risiko Syariah) NO. 2 Tahun
7. 13 Maret 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
2024 tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi
BUS dan UUS Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Penghentian Kerjasama Host to Host ATM Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Bank Mandiri & Penyataan Kembali Kerjasama
8. 20 Maret 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Penggunaan Layanan EDC Mandiri.
2. Skema Gadai Angsuran. Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
360 Laporan Tahunan 2024
Page 363
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
9. 3 April 2024 Review dokumentasi akad sustainable sukuk. Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Pelunasan Haji Khusus Menggunakan Hasanah
10. 17 April 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Card
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
11. 26 April 2024 Pembahasan BI Fast Tahap 2 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Pembahasan Intraday dan PKS BSI Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
2. Incoming smoothing Nasabah DPK Dapen
12. 3 Mei 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Freeport dan usulan pembuatan kebijakan
income smoothing (by request Nasabah). Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
1. Harmonisasi Pemotongan Zakat dan Infaq
13. 22 Mei 2024 2. Income Smoothing Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
3. Buyback Cilem
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
14. 26 Juni 2024 Skema akad project Medina, MMQ Indent Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Kesesuaian Syariah terkait Aplikasi/Platform
15. 24 Juli 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Bewize
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Kesesuaian Syariah terhadap transaksi tarik
16. 31 Juli 2024 tunai tanpa kartu Non Nasabah di ATM BSI dan Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Nasabah di ATM Non BSI
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
17. 07 Agustus 2024 Simpanan Lindungi Nilai Syariah Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
361
Page 364
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Kesesuaian Syari’ah pada Klausula akad Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
project Bosporus BSI dgn Prudential.
18. 21 Agustus 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
2. Pengajuan telaah ulang atas Opini
nomenklatur Kredit pada Hasanah Card. Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
1. Tabungan Easy Pool BYOND by BSI Fitur
19. 04 September 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Umrah dan Orang Tua Asuh
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Penyaluran dana TBDSP (Ambulan) kepada
Yayasan Sri Sanathana Dharma. Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
2. Hasanah Card dan KKI QRIS, Hasanah Card
20 02 Oktober 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Segmen Muda, dan Debit Bisnis.
3. Temuan atas Produk Mitra Kopkar Pola Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Channeling.
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Penerapa Tata Kelola Syariah sesuai POJK 2
21 09 Oktober 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Tahun 2024.
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Temuan OJK terkait Implementasi Akad Take
22 21 Oktober 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Over; Qardh Bai dan Murabahah
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
1. Pengkinian recovery plan tahun 2024 Skema
23 06 November 2024 Joint Financing dengan Multifinance Syariah Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
2. Landing Page
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Usulan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
(RAKB) 2025
24 13 November 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
2. SRIA
3. Harmonisasi Standar Akad Musyarakah Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Kajian Akad Pembiayaan Pensiun yang disertai
25 26 November 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
dengar Rahn pada Pensiun Realtime Berkah.
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. BYOND by BSI lyfe
Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
2. Pembiayaan Griya d BYOND by BSI
26 10 Desember 2024 3. Kajian skema channeling kepada Koperasi Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
Konvensional (dalam rangka permohonan
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Fatwa/keselarasan syariah ke DSN-MUI)
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
362 Laporan Tahunan 2024
Page 365
No Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Hadir
1. Implementasi PYD berdasarkan Akad Dr. H. Mohamad Hidayat Hadir
Mudharabah dengan DIB (Tanazul ‘an al-haq)
27 18 Desember 2024 Dr. H. Oni Sahroni, MA Hadir
2. Risk participation
3. Persiapan rapat harclose dengan PWC Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Hadir
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Hadir
Agenda dan peserta rapat gabungan DPS bersama Dewan Komisaris dan Direksi telah disajikan pada Sub Bab Rapat Gabungan Dewan
Komisaris Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Pengawas Syariah
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat DPS
Rapat DPS Rapat Gabungan DPS RUPS
Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran Jumlah dan Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Persentase Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Dr. KH. Hasanudin,
Ketua 27 27 100% 3 3 100% 1 1 100%
M.Ag
Dr. H. Mohamad
Anggota 27 27 100% 3 3 100% 1 1 100%
Hidayat
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota 27 27 100% 3 3 100% 1 1 100%
Prof. Dr. Jaih Mubarak,
Anggota 27 27 100% 3 3 100% 1 1 100%
SE, MH. M.Ag
Dr. KH. Abdul Ghofur
Anggota 27 27 100% 3 3 100% 1 1 100%
Maimoen, M.A.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Pelatihan & Courtesy Visit Transaction Banking Saudi Arabia, 4 – 12 Februari PT Bank Syariah Indonesia
to Arab Saudi 2024 Tbk
Top Executive Learning Program (TELP) - Series PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 26 Februari 2024
II: Leadership Transformation Tbk
Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
Online, 2-3 Juli 2024 LSPKS
dan Komite Syariah Jenjang 4
Refreshment BSMR jenjang 4 dengan Jakarta, 8-9 dan 13 Agustus
ASBISINDO
ASBISINDO 2024
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
Dr. KH. Hasanudin, DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Jakarta, 11 September 2024 DSN MUI
Ketua
M.Ag dan Unit Usaha Syariah
Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Malang, 26-27 September PT Bank Syariah Indonesia
Pengawas Syariah 2024 Tbk
Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
Jakarta, 20 Desember 2024 DSN MUI
2024
“Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Bandung, 20 Desember 2024
Tbk
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future”
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
363
Page 366
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Pelatihan & Courtesy Visit Transaction Banking Saudi Arabia, 4 – 12 Februari PT Bank Syariah Indonesia
to Arab Saudi 2024 Tbk
Top Executive Learning Program (TELP) - Series PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 26 Februari 2024
II: Leadership Transformation Tbk
Sosialisasi POJK Tata Kelola Syariah & SEOJK
Jakarta, 28 Februari 2024 OJK
Managemen Risiko bagi BUS dan UUS
Sosialisasi dari OJK perihal Pedoman Produk
Jakarta, 26 Mei 2024 OJK
pembiayaan musyarakah
Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
Online, 2-3 Juli 2024 LSPKS
dan Komite Syariah Jenjang 4
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Jakarta, 11 September 2024 DSN MUI
Dr. H. Mohamad dan Unit Usaha Syariah
Anggota
Hidayat
Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Malang, 26-27 September PT Bank Syariah Indonesia
Pengawas Syariah 2024 Tbk
Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
Jakarta, 20 Desember 2024 DSN MUI
2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 17 Desember 2024
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Tbk
Mengubah Apa-Apa
“Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Bandung, 20 Desember 2024
Tbk
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future”
Top Executive Learning Program (TELP) - Series PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 26 Februari 2024
II: Leadership Transformation Tbk
Sosialisasi dari OJK perihal Pedoman Produk
Jakarta, 26 Mei 2024 OJK
pembiayaan musyarakah
Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
Online, 2-3 Juli 2024 LSPKS
dan Komite Syariah Jenjang 4
Refreshment BSMR jenjang 4 dengan Jakarta, 8-9 dan 13 Agustus
ASBISINDO
ASBISINDO 2024
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Jakarta, 11 September 2024 DSN MUI
dan Unit Usaha Syariah
Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Malang, 26-27 September PT Bank Syariah Indonesia
Dr. H. Oni Sahroni, Pengawas Syariah 2024 Tbk
Anggota
MA
Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
Jakarta,11-12 Oktober 2024 DSN MUI
2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 17 Desember 2024
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Tbk
Mengubah Apa-Apa
Sosialisasi SEOJK tentang tata kelola syaiah bagi
Jakarta, 18 Desember 2024 OJK
BUS dan UUS
“Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Bandung, 20 Desember 2024
Tbk
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future”
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
364 Laporan Tahunan 2024
Page 367
Nama Jabatan Nama Pelatihan Tanggal/Tempat Penyelenggara
Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
Online, 2-3 Juli 2024 LSPKS
dan Komite Syariah Jenjang 4
Lembaga Pengembangan
Executive Overview of Islamic Banking Online, 4 – 5 Juli 2024
Perbankan Indonesia (LPPI)
Prof. Dr. Jaih Refreshment BSMR jenjang 4 dengan Jakarta, 8-9 dan 13 Agustus
ASBISINDO
Mubarak, SE, MH. Anggota ASBISINDO 2024
M.Ag*
Workshop Pra Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting)
DPS IX Tahun 2024 Bidang Bank Umum Syariah Jakarta, 11 September 2024 DSN MUI
dan Unit Usaha Syariah
Pelatihan Transaksi Valuta Asing bagi Dewan Malang, 26-27 September PT Bank Syariah Indonesia
Pengawas Syariah 2024 Tbk
Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
Jakarta,11-12 Oktober 2024 DSN MUI
2024
Top Executive Learning Program (TELP) -
Desember Tahun 2024 PT Bank Syariah Indonesia
Jakarta, 17 Desember 2024
Tema : Execution Matters: Rencana Tidak Tbk
Mengubah Apa-Apa
“Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Bandung, 20 Desember 2024
Tbk
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future”
Pembekalan BSMR Dewan Pengawas Syariah
Online, 2-3 Juli 2024 LSPKS
dan Komite Syariah Jenjang 4
Lembaga Pengembangan
Executive Overview of Islamic Banking Online, 4 – 5 Juli 2024
Perbankan Indonesia (LPPI)
Pelatihan dasar muamalah maaliyah dan Fatwa
Online, 15-17 Juli 2024 DSN MUI
DSN MUI, Day 2. Materi ke DSNan.
Orientasi Pelatihan Dasar Pengawas Syariah
Online, 2 Agustus 2024 DSN MUI
Dr. KH. Abdul Perbankan Syariah (PDPS)
Ghofur Maimoen, Anggota
Refreshment BSMR jenjang 4 dengan Jakarta, 8-9 dan 13 Agustus
M.A.* ASBISINDO
ASBISINDO 2024
Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) DPS XX Tahun
Jakarta,11-12 Oktober 2024 DSN MUI
2024
“Sharing Session di Rapat Kerja Nasional
(RAKERNAS) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia
oleh Juan Hasang Enterprise Solution Architecht Bandung, 20 Desember 2024
Tbk
Manager AWS Indonesia
Topik : Bank of The Future”
*Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
Program Orientasi bagi Dewan Pengawas Syariah Baru
Pada tahun 2024 terdapat 2 (dua) orang Dewan Pengawas Syariah baru yaitu Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag dan Dr. KH. Abdul
Ghofur Maimoen, M.A. Seluruh Dewan Pengawas Syariah baru telah mengikuti program orientasi bagi Dewan Komisaris baru dengan
waktu dan materi program orientasi sebagai berikut.
No Pelatihan Waktu Penyelenggara
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - Rabu, 5 Juni 2024
1. • Corporate Secretary and Communication Group
Corporate Plan 09.00-10.30
• Change Management & Transformation Office Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - Kamis, 6 Juni 2024
2. • Corporate Secretary and Communication Group
Pengenalan Syariah dan Akad Syariah 09.00-10.30
• Compliance & AML-CFT Group
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
365
Page 368
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Pelatihan Waktu Penyelenggara
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - Jumat, 7 Juni 2024
3. • Corporate Secretary and Communication Group
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) 09.00-10.30
• Operational Portfolio & Market Risk Group
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - One Senin, 10 Juni 2024 • PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
4.
Culture 09.00-10.30 • Corporate Secretary and Communication Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - Rabu, 12 Juni 2024
5. • Corporate Secretary and Communication Group
Rencana Bisnis Bank (RBB) 13.00-14.30
• Strategic Planning & Performance Management Group
• PT Bank Syariah Indonesia Tbk Bank Syariah Indonesia University
Program Orientasi Untuk BoC & DPS - Kamis, 13 Juni 2024
6. • Corporate Secretary and Communication Group
Good Corporate Governance (GCG) 08.00-09.30
• Compliance & AML-CFT Group
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat dan Saran 2. Melakukan pengawasan terhadap kegiatan Bank.
Serta Pengawasan Pemenuhan Prinsip Syariah a. Menganalisis laporan yang disampaikan oleh dan/ atau
yang diminta dari Direksi, pelaksana fungsi audit intern
Dewan Pengawas Syariah memberikan nasihat dan saran melalui dan/atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui kualitas
berbagai cara yang memastikan penerapan prinsip syariah pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan
dalam aktivitas pasar modal. Pemberian nasihat dilakukan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
melalui rapat dan diskusi rutin dengan manajemen Bank atau pelayanan jasa Bank;
lembaga yang terlibat, guna membahas masalah operasional b. Menetapkan jumlah uji petik (sampel) transaksi
dan memastikan kesesuaian dengan syariah. Selain itu, DPS juga yang akan diperiksa dengan memperhatikan kualitas
dapat mengeluarkan laporan tertulis yang merinci hasil audit pelaksanaan pemenuhan Prinsip Syariah dari masing-
dan pengawasan mereka, termasuk rekomendasi atau perbaikan masing kegiatan;
yang diperlukan. c. Memeriksa dokumen transaksi yang diuji petik
(sampel) untuk mengetahui pemenuhan Prinsip Syariah
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas sebagaimana dipersyaratkan dalam SOP, antara lain:
Syariah dilakukan dengan cara antara lain: • ada tidaknya bukti pembelian barang, untuk akad
1. Melakukan pengawasan terhadap proses pengembangan murabahah sebagai bukti terpenuhinya syarat jual-
produk baru Bank dalam bentuk: beli murabahah;
a. Meminta penjelasan dari pejabat Bank yang berwenang • ada tidaknya laporan usaha nasabah, untuk akad
mengenai tujuan, karakteristik, dan akad yang digunakan mudharabah/musyarakah, sebagai dasar melakukan
dalam produk baru yang akan dikeluarkan; perhitungan distribusi bagi hasil;
b. Memeriksa apakah terhadap akad yang digunakan d. Melakukan inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan
dalam produk baru telah terdapat fatwa Dewan Syariah dan/atau konfirmasi kepada pegawai Bank dan/atau
Nasional-Majelis Ulama Indonesia. nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan dokumen
• Mereviu sistem dan prosedur produk baru yang sebagaimana dimaksud pada huruf c., apabila diperlukan.
akan dikeluarkan terkait dengan pemenuhan Prinsip e. Melakukan reviu terhadap SOP terkait aspek syariah
Syariah; dan apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian pelaksanaan
• Memberikan pendapat syariah atas produk baru pemenuhan Prinsip Syariah atas kegiatan dimaksud;
yang akan dikeluarkan. f. Memberikan pendapat syariah atas kegiatan
c. Mereviu sistem dan prosedur produk baru yang akan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
dikeluarkan terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah; dan pelayanan jasa Bank; dan
d. Memberikan pendapat syariah atas produk baru yang g. Melaporkan hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah
akan dikeluarkan. kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
366 Laporan Tahunan 2024
Page 369
Uji Petik DPS Periode 1 Januari 2024-31 Desember 2024
No. Tanggal Lokasi/Kantor Cabang BSI No. Tanggal Lokasi/Kantor Cabang BSI
1 • 24 -26 Januari 2024 • KC BOGOR PAJAJARAN 6 • 3-5 Juni 2024 • KC KETAPANG
• 24 -26 Januari 2024 SUKASARI • 3-5 Juni 2024 • KC KUTAI
• 31 Januari - 3 februari • KCP DEPOK DUA • 5-7 Juni 2024 KARTANEGARA
2024 • KC METRO A YANI // • 12-14 Juni 2024 • KC JAMBI PATTIMURA
Audit Mikro • KCP PADANG
PARIAMAN
2 • 12-13 Februari 2024 • KCP CILEGON MERAK
• 19-20 Februari 2024 • KC PETTARANI 7 • 8-9 Juli 2024 • KC MANADO MANTOS
• 19-20 Februari 2024 • KCP KENDARI LEPO- • 3-5 Juli 2024 • KC PASURUAN
• 19-21 Februari 2024 LEPO • 3-5 Juli 2024 BALAIKOTA
• 20-24 Februari 2024 • KC PATI SUDIRMAN • 11-12 Juli 2024 • KC BLITAR
• 21-24 Februari 2024 • KCP BATANG • 15-16 Juli 2024 • KC BENGKULU
• KCP GOMBONG • 15-16 Juli 2024 • KC SUMBAWA
• 17-18 Juli 2024 DIPONEGORO
3 • 1 - 6 Maret 2024 • KC MEDAN S PARMAN • KCP BANYUWANGI A
• 1 - 6 Maret 2024 • KCP TEBING TINGGI YANI
• 1 - 6 Maret 2024 SUDIRMAN 1 • KCP SIDOARJO A YANI
• KC PEMATANGSIANTAR
8 • 12-14 Agustus 2024 • KC CIMAHI
4 • 1-3 April 2024 • KCP PALEMBANG • 20-21 Agustus 2024 • KC JAKARTA THE
• 2-4 April 2024 SIMPANG PATAL • 20-21 Agustus 2024 TOWER
• 19-21 April 2024 • KC MARTAPURA • KCP JAKARTA
• KC BANDA ACEH PANGKALAN JATI 2
DIPONEGORO
9 • 05-07 September 2024 • KC KUALA SIMPANG
5 • 13-17 Mei 2024 • KCP BOYOLALI • Senin, 09 september • KC JAKARTA MAYESTIK
• 13-17 Mei 2024 PANDANARAN 1 2024 • KCP JAKARTA MEGA
• 20-22 Mei 2024 • KCP MAGELANG GATOT • Selasa, 10 september KUNINGAN
• 20-22 Mei 2024 SOEBROTO 2024
• 21-22 Mei 2024 • KC DUMAI
• KCP BATAM BATU AJI 10 • 21-23 Oktober 2024 • KCP CALANG
• KCP BANGKALAN • 24-25 Oktober 2024 • KCP PAMULANG
TRUNOJOYO
11 • 03 November 2024 • KC JAKARTA SUNTER
• 13 November 2024 • KCP DEPOK CINERE
• 13 November 2024 • KCP JAKARTA
• 18 November 2024 KEMANGGISAN
• KC BEKASI
JATIWARINGIN
Rekapitulasi Arahan dan Rekomendasi Dewan Pengawas Syariah
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
01/BSI/DPS/
1 Laporan Keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Periode 31 Desember 2023 16/01/2024
OPINI/I/2024
02/BSI/DPS/
2 Murabahah Komoditi Untuk BSI Dubai / Middle East 22/01/2024
OPINI/I/2024
03/BSI/DPS/
3 Restrukturisasi Pembiayaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 22/01/2024
OPINI/I/2024
04/BSI/DPS/
4 Pengesahan Dokumen terkait BSI Paylater 16/01/2024
OPINI/I/2024
05/BSI/DPS/
5 Pengesahan Template MP dan PKS cardless withdrawal 16/01/2024
OPINI/I/2024
Penggunaan Dana TBDSP untuk Pembangunan Klinik Pesantren Raudhatlutalibin Leteh 06/BSI/DPS/
6 31/01/2024
Rembang OPINI/I/2024
07/BSI/DPS/
7 Pengesahan Dokumen Terkait BSI Cash Management 31/01/2024
OPINI/I/2024
08/BSI/DPS/
8 Struktur Tiering Ujrah 16/02/2024
OPINI/I/2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
367
Page 370
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
09/BSI/DPS/
9 Notional Pooling 16/02/2024
OPINI/I/2024
10/BSI/DPS/
10 BSI OTO 24/01/2024
OPINI/I/2024
11/BSI/DPS/OPINI/
11 Pengesahan Dokumen Terkait Sustainable Sukuk Mudharabah BSI 21/02/2024
II/2024
Novasi Supplier Financing Kepada Nasabah PT Barata Indonesia dan PT Waskita Beton 12/BSI/DPS/OPINI/
12 21/02/2024
Precast, Tbk II/2024
13/BSI/DPS/OPINI/
13 Produk BSI Tabungan Valas Multicurrency 8/3/2024
III/2024
14/BSI/DPS/OPINI/
14 Project Bosporus 6/3/2024
III/2024
15/BSI/DPS/OPINI/
15 Pengesahan Template Dokumentasi Harmonisasi Akad MMQ Segmen Retail 1/3/2024
III/2024
Penghentian Kerjasama Host to Host (H2H) ATM Bank Mandiri & Pernyataan Kembali 16/BSI/DPS/OPINI/
16 3/20/2024
Kerjasama Penggunaan Layanan EDC Bank Mandiri (BMRI) III/2024
17/BSI/DPS/OPINI/
17 Produk Tapenas (Tabungan Perencanaan Masa Depan) Kerjasama 2/21/2024
III/2024
18/BSI/DPS/OPINI/
18 Permohonan Opini DPS Skema Gadai Angsuran 3/20/2024
III/2024
19/BSI/DPS/OPINI/
19 Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPPE) 3/20/2024
III/2024
20/BSI/DPS/
20 Kesesuaian Syariah terkait Skema Bagi Hasil yang Diharapkan Dapen PT Freeport 5/3/2024
OPINI/V/2024
21/BSI/DPS/
21 Kesesuaian Syariah terkait Skema Bisnis Intraday 3/5/2024
OPINI/V/2024
22/BSI/DPS/OPINI/
22 Pengesahan Template Standar Prosedur Bisnis dan Perjanjian Kerjasama Terkait Bancassurance 6/25/2024
VI/2024
23/BSI/DPS/
23 Distribusi Revenue secara Bertahap 5/22/2024
OPINI/V/2024
24/BSI/DPS/
24 Fitur Buyback Cicil Emas BSI Gold 5/22/2024
OPINI/V/2024
25/BSI/DPS/
25 Kesesuaian Syariah Sistem Global Transaction Sharia (GTS/Bewize) 7/24/2024
OPINI/V/2024
26/BSI/DPS/OPINI/
26 Permohonan Opini DPS perihal Produk Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Financing 12/6/2024
VI/2024
27/BSI/DPS/OPINI/
27 Implementasi Skema Akad untuk Pembiayaan Rumah Indent 6/26/2024
VI/2024
28/BSI/DPS/OPINI/
28 Laporan Keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk Periode 30 Juni 2024 8/22/2024
VIII/2024
29/BSI/DPS/OPINI/
29 Pengesahan Template Simplifikasi Akad (Ijab Qabul) Deposito Mudharabah 8/18/2024
VIII/2024
30/BSI/DPS/OPINI/
30 Pengesahan Template Dokumen Terkait Murabahah Komoditi Untuk BSI Dubai 8/26/2024
VIII/2024
31/BSI/DPS/
31 Kesesuaian Syariah terhadap BI Fast Tahap 2 (Request for Payment dan Bulk Credit) 5/26/2024
OPINI/V/2024
32/BSI/DPS/OPINI/
32 Pengesahan Debit Online 7/30/2024
IX/2024
Pengesahan Template Manual Produk Tarik Tunai Tanpa Kartu Antar Bank Melalui Jaringan 33/BSI/DPS/OPINI/
33 9/11/2024
Pihak Ketiga IX/2024
34/BSI/DPS/OPINI/
34 Fitur Orang Tua Asuh Pada BYOND by BSI 9/4/2024
IX/2024
35/BSI/DPS/OPINI/
35 Fitur Pembelian Paket Umrah Pada BYOND by BSI 9/4/2024
IX/2024
36/BSI/DPS/
36 Pengesahan Template Akad Financial Institution Bank To Bank Wakalah Facility 10/14/2024
OPINI/X/2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
368 Laporan Tahunan 2024
Page 371
No. Judul Opini DPS No. Register Tanggal
Pengesahan Template Dokumentasi Transaksi Lindung Nilai Syariah Interbank Melalui Foreign 37/BSI/DPS/OPINI/
37 9/26/2024
Exchange Trading (Fxt) IX/2024
Pengesahan Dokumen Terkait Bsi Sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana Syariah Secara 38/BSI/DPS/
38 10/2/2024
Manual Dan Elektronik OPINI/X/2024
39/BSI/DPS/OPINI/
39 Tabungan Zakat 9/4/2024
IX/2024
40/BSI/DPS/
40 BSI Debit Bisnis 10/2/2024
OPINI/X/2024
Permohonan Perpanjangan Implementasi Qardh Bai’ dan Murabahah (Temuan Audit OJK 41/BSI/DPS/
41 10/21/2024
terkait Belum Diimplementasikannya Hawalah bil Ujrah serta Bai’ dan Murabahah) OPINI/X/2024
42/BSI/DPS/
42 Easy Pool 9/4/2024
OPINI/X/2024
43/BSI/DPS/OPINI/
43 Landing Page Consumer 11/8/2024
XI/2024
44/BSI/DPS/OPINI/
44 Pengesahan Template Akad Musyarakah Mutanaqishah Pengadaan Barang Inden 11/8/2024
XI/2024
45/BSI/DPS/OPINI/
45 Rencana Aksi pemulihan (Recovery Plan) tahun 2024 11/6/2024
XI/2024
46/BSI/DPS/OPINI/
46 Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Tahun 2025 11/13/2024
XI/2024
Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Pembelian Paket Umrah Pada Superapps BYOND by 47/BSI/DPS/OPINI/
47 11/20/2024
BSI XI/2024
Pengesahan Template Manual Produk Pembiayaan Griya Dengan Akad Musyarakah 48/BSI/DPS/OPINI/
48 12/4/2024
Mutanaqishah Pengadaan Barang Inden XII/2024
49/BSI/DPS/OPINI/
49 Opini Pengesahan Debit Bisnis 12/10/2024
XII/2024
50/BSI/DPS/OPINI/
50 Kebijakan PUPMSJT 12/4/2024
XII/2024
51/BSI/DPS/OPINI/
51 Pengesahan Dokumen-Dokumen Terkait Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) 12/19/2024
XII/2024
52/BSI/DPS/OPINI/
52 Pengembangan Menu/ Fitur BYOND by BSI Lyfe Pada Supperaps BYOND by BSI 12/10/2024
XII/2024
Pengesahan Memorandum Prosedur Operasional Pengendalian Internal atas Pelaporan 53/BSI/DPS/OPINI/
53 12/31/2024
Keuangan (Internal Control Over Financial Reporting - ICOFR) XII/2024
Implementasi Income Smoothing & Tanazul Haq Pada Akad Mudharabah Sesama Lembaga 54/BSI/DPS/OPINI/
54 12/18/2024
Keuangan Syariah (Dubai Islamic Bank) XII/2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
369
Page 372
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Penilaian Kinerja Dewan Pengawas Syariah dan 4. Tidak lagi memenuhi persyaratan berdasarkan peraturan
Dasar Penilaiannya perundang-undangan yang berlaku;
5. Merangkap jabatan pada jabatan yang dilarang untuk dijabat
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja DPS oleh anggota Dewan Pengawas Syariah karena ketentuan
dari Dewan Syariah Nasional dan/atau peraturan perundang-
Prosedur Pelaksanaan penilaian kinerja DPS dilakukan secara Self undangan yang berlaku;
assessment yang dilaksanakan secara periodik setiap semester 6. Meninggal dunia;
berdasarkan POJK No. 17 Tahun 2023 Penerapan Tata Kelola Bagi 7. Diberhentikan oleh RUPS;
Bank Umum. 8. Termasuk dalam daftar kredit/pembiayaan macet.
Pihak yang Melakukan Penilaian Nominasi dan Remunerasi Direksi
dan Dewan Komisaris
Penilaian kinerja DPS dilakukan melalui Self Assessment GCG
yang dilakukan oleh Bank dan disampaikan 2 (dua) kali dalam 1 Prosedur Nominasi Direksi Dan Dewan Komisaris
(satu) tahun kepada Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan POJK
No. 17 Tahun 2023 Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Bank Syariah
Indonesia wajib memenuhi persyaratan pada saat diangkat
Kriteria Penilaian Kinerja DPS sesuai dengan peraturan yang berlaku. Proses nominasi dan
pemilihan Direksi dan Dewan Komisaris dilakukan melalui
Kriteria penilaian kinerja DPS dilihat berdasarkan Pelaksanaan usulan pemegang saham kepada RUPS dengan memperhatikan
tugas dan tanggung jawab DPS yang ditunjukkan dengan rekomendasi dari Dewan Komisaris serta Komite Nominasi
pencapaian penyelenggaraan rapat DPS, penerbitan opini DPS dan Remunerasi. Sebelum pembahasan tentang pengangkatan
dan pelaksanaan pengawasan syariah (Uji Petik) DPS. dan pemberhentian Dewan Komisaris dalam RUPS, disediakan
informasi tentang profil calon Dewan Komisaris yang baru.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Pemberhentian
Dewan Pegawas Syariah Prosedur dan Pelaksanaan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi
Seorang anggota Dewan Pengawas Syariah dapat mengundurkan
diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir dengan Kebijakan Tata Kelola Remunerasi Dewan Komisaris mengacu/
wajib menyampaikan permohonan pengunduran diri secara berpedoman pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 59/
tertulis mengenai maksudnya tersebut kepada Perseroan paling POJK.03/2017 tanggal 18 Desember 2017 tentang Penerapan
lambat 90 (sembilan puluh) hari kalender sebelum tanggal efektif Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum
pengunduran diri yang dikehendakinya. Pemberhentian dan/ Syariah dan Unit Usaha Syariah.
atau pengunduran diri anggota Dewan Pengawas Syariah, berlaku
efektif sejak tanggal penutupan RUPS tersebut kecuali bila terdapat Prosedur Penetapan Remunerasi
tanggal pemberhentian lain yang ditentukan oleh RUPS dan/atau
kecuali ditentukan lain dalam peraturan yang berlaku. Secara garis besar prosedur penetapan remunerasi Dewan
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah dilakukan
Masa jabatan dari anggota Dewan Pengawas Syariah akan melalui tahapan berikut:
berakhir dengan sendirinya, apabila anggota Dewan Pengawas 1. Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi terhadap
Syariah tersebut: kebijakan remunerasi yang berlaku bagi Dewan Komisaris.
1. Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia; 2. Selanjutnya Komite Nominasi dan Remunerasi akan
2. Mengundurkan diri dan pengunduran diri tersebut telah memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
berlaku efektif; mengenai kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris.
3. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan 3. Dewan Komisaris menyampaikan usulan rekomendasi
berdasarkan surat keputusan Pengadilan; remunerasi berupa gaji/honorarium dan tantiem kepada
Pemegang Saham Pengendali untuk mendapat persetujuan
RUPS.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
370 Laporan Tahunan 2024
Page 373
Komite Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham
Membuat Kajian Penyusunan Pembahasan Remunerasi Menetapkan Remunerasi
Remunerasi
Indikator Penetapan Remunerasi
Dewan Komisaris
Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, Januari - Desember 2024
Remunerasi
Dewan Pengawas Syariah Dalam penetapan remuneration Orang Nominal (Rp)
package tersebut Komite Nominasi dan Remunerasi telah
Honorarium 10 15.099.884.161
memperhatikan:
1. Kinerja keuangan. Tunjangan Perumahan - -
2. Pemenuhan pembentukan penyisihan penghapusan aktiva. Tunjangan Transportasi 10 2.849.577.548
3. Kewajaran dengan peer group.
Tunjangan Hari Raya 10 1.176.070.000
4. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang BUS.
Asuransi Purna Jabatan 7 6.237.244.490
Struktur dan Jumlah Nominal/Komponen Remunerasi Kesehatan - -
Direksi dan Dewan Komisaris Total 25.491.161.199
Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya (remuneration package)
yang ditetapkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Direksi
(RUPST) bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas
Syariah (DPS). Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya yang Januari - Desember 2024
Remunerasi
ditetapkan RUPS antara lain meliputi: Orang Nominal (Rp)
1. Remunerasi yaitu penghasilan dalam bentuk keuangan (non
Salary 10 30.108.298.387
natura) antara lain gaji, tunjangan (net), kompensasi dalam
bentuk saham, bonus dan bentuk remunerasi lainnya. Tunjangan Perumahan 10 2.809.103.226
2. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk Tunjangan Transportasi - -
keuangan (natura) bagi Dewan Komisaris dan Direksi, antara
Tunjangan Hari Raya 10 2.472.600.000
lain:
Asuransi Purna Jabatan 6 10.709.977.567
a. Tunjangan Hari Raya
b. Tunjangan Purna Jabatan Kesehatan - -
c. Tunjangan Perumahan dan Utilitas Total 46.099.979.180
d. Fasilitas kendaraan dan tunjangan transportasi
e. Fasilitas Kesehatan
f. Fasilitas Club Membership dan Anggota Perkumpulan Profesi
Dewan Pengawas Syariah
g. Fasilitas Biaya Komunikasi
h. Fasilitas Kantor Non Inventaris Januari - Desember 2024
Remunerasi
i. Fasilitas Perjalanan Dinas Orang Nominal (Rp)
j. Fasilitas Bantuan Hukum
Honorarium 5 2.898.255.807
k. Izin Cuti
3. Fasilitas lain yaitu fasilitas yang diterima tidak dalam bentuk Tunjangan Perumahan - -
keuangan (natura) bagi Dewan Pengawas Syariah, antara Tunjangan Transportasi - -
lain:
Tunjangan Hari Raya 4 259.940.000
a. Tunjangan Hari Raya
Asuransi Purna Jabatan 4 1.464.474.115
b. Tunjangan Purna Jabatan
c. Fasilitas Kesehatan Kesehatan - -
d. Fasilitas Perjalanan Dinas Total 4.622.669.922
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
371
Page 374
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris
Kebijakan keberagaman Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Organ Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
Pengawas Syariah Bank diatur dalam Anggaran Dasar Bank Bank merupakan kombinasi atas keberagaman karakteristik
dimana syarat diangkatnya anggota Direksi, Dewan Komisaris secara individu yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan Bank
dan Dewan Pengawas Syariah diantaranya adalah memiliki dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Bank
dan wajib memenuhi ketentuan terkait yang berlaku dibidang Keberagaman karakteristik tersebut tercermin dalam penentuan
perbankan syariah, pasar modal, dan anak perusahaan BUMN. keahlian, pengetahuan, pengalaman, usia, gender, latar belakang
Kebijakan tersebut dilaksanakan Bank dengan mengacu pada: pendidikan, pengalaman profesional, integritas, dedikasi, serta
1. POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan pemahaman terhadap perbankan syariah, yang dibutuhkan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dalam pelaksanaan tugas pengelolaan dan pengawasan Bank.
2. SEOJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka, beserta Lampirannya. Dalam proses pencalonan anggota Direksi, Dewan Komisaris
3. POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola dan Dewan Pengawas Syariah Bank, dalam memberikan
Bagi Bank Umum; rekomendasi kepada Dewan Komisaris, Komite Remunerasi dan
4. SEOJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Nominasi Bank wajib mengidentifikasi dengan memperhatikan
Kelola Bagi Bank Umum; keberagaman karakteristik yang dibutuhkan oleh Bank, untuk
5. POJK Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penerapan Tata Kelola selanjutnya usulan dan/atau rekomendasi dimaksud disampaikan
Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah; kepada Pemegang Saham dan RUPS. Khusus untuk calon
6. SEOJK Nomor 15/SEOJK.03/2024 Tentang Penerapan Tata Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank, selain mendapatkan
Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi juga wajib
Syariah; terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi Dewan Syariah
7. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Nasional Majelis Ulama Indonesia.
Indonesia Nomor PER-04/MBU/06/2020 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Sebagaimana diatur dalam MSMPG Tahun 2024, usulan
Milik Negara Nomor Per-03/ Mbu/2012 Tentang Pedoman penetapan Calon Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan
Pengangkatan Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank kepada RUPS, diajukan berdasarkan
Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara; kesepakatan antar Pemegang Saham yang dituangkan dalam
8. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Anggaran Dasar Bank dan/atau Perjanjian Pemegang Saham
Indonesia Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ (Shareholder Agreement/SHA) dengan tetap memperhatikan
Dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara; dan ketentuan yang berlaku termasuk ketentuan yang mengikat
9. Mandiri Subsidiaries Management Principles Guideline Bank sebagai Anak Perusahaan BUMN.
(MSMPG) Tahun 2024.
Komposisi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas
Syariah Bank saat ini telah memenuhi kriteria dimaksud yang
mencakup keragaman dalam hal usia, representasi gender
untuk Dewan Komisaris dan Direksi, kualifikasi pendidikan, dan
pengalaman yang relevan sesuai kebutuhan Bank.
Keberagaman komposisi Direksi berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman kerja dan keahlian adalah sebagai berikut.
Tabel Keberagaman Komposisi Direksi
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Sarjana Administrasi
Niaga Finance and
Memiliki
Master Finance and Accounting,
Hery Gunardi Direktur Utama 62 Tahun Pria pengalaman kerja di
Accounting Manajemen Bisnis
bidang perbankan
Doktor Manajemen
Bisnis
Sarjana Akuntansi
Memiliki Akuntansi,
Wakil Direktur Magister
Bob Tyasika Ananta 61 Tahun Pria pengalaman kerja di Finance, Business
Utama Finance, Business
bidang perbankan Administration
Administration
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
372 Laporan Tahunan 2024
Page 375
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Sarjana Ilmu
Pertanian, Bidang Memiliki
Direktur Retail
Ngatari* 59 Tahun Pria Studi Pertanian/ pengalaman kerja di Ekonomi
Banking
Pengolahan Hasil bidang perbankan
Pertanian
Sarjana Ekonomi
Memiliki
Harry Gusti Direktur Retail Magister Ekonomi,
56 Tahun Pria pengalaman kerja di
Utama** Banking Manajemen Manajemen
bidang perbankan
Agribisnis
Sarjana Hukum
Spesialis Memiliki
Tribuana Direktur Compliance
57 Tahun Wanita Kenotariatan pengalaman kerja di Hukum
Tunggadewi & Human Capital
Magister Hukum bidang perbankan
Bisnis
Sarjana Sosial
Ekonomi Peternakan
Memiliki
Direktur Sales & Magister
Anton Sukarna 54 Tahun Pria pengalaman kerja di Ekonomi
Distribution Pengembangan
bidang perbankan
Industri Kecil
Menengah
Sarjana Akuntansi Memiliki
Direktur Finance & Akuntansi, Business
Ade Cahyo Nugroho 46 Tahun Pria Master in Business pengalaman kerja di
Strategy Administration
Administration bidang perbankan
Sarjana Ilmu
Ekonomi & Studi
Memiliki Ilmu Ekonomi,
Direktur Wholesale Pembangunan
Zaidan Novari 57 Tahun Pria pengalaman kerja di Manajemen
Transaction Banking Magister
bidang perbankan Keuangan
Manajemen
Keuangan
Sarjana Ilmu
Direktur Treasury Agronomi Memiliki
Moh. Adib* & International 59 Tahun Pria Magister pengalaman kerja di Manajemen
Banking Manajemen bidang perbankan
Agrobisnis
Direktur Treasury Memiliki
Sarjana Ekonomi
Ari Rizaldi** & International 54 Tahun Pria pengalaman kerja di Akuntansi
Akuntansi
Banking bidang perbankan
Bachelor of
Saladin Engineering, Memiliki
Direktur Information Information
Dharmanugraha 50 Tahun Pria Mechanical pengalaman kerja di
Technology Technology
Effendi Engineering bidang perbankan
Sarjana Teknik
Business
Magister Business Memiliki
Grandhis Helmi Direktur Risk Administration-
43 Tahun Pria Administration- pengalaman kerja di
Harumansyah Management Strategic
Strategic bidang perbankan
Management
Management
* Berhenti menjabat sejak 17 Mei 2024.
** Mulai menjabat sejak 17 Mei 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
373
Page 376
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Keberagaman komposisi Dewan Komisaris berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengalaman kerja dan keahlian adalah sebagai
berikut.
Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris
Pengalaman
Nama Jabatan Usia Jenis Kelamin Pendidikan Keahlian
Kerja
Sarjana Ekonomi,
Memiliki
Studi Pembangunan
Muliaman Komisaris Utama pengalaman kerja Ekonomi, Public
Master of Public
Dharmansyah merangkap 64 Tahun Pria di bidang sektor Administration,
Administration
Hadad Independen keuangan dan Keuangan
Doctor of
perbankan
Philosophy
Insinyur Ekonomi
Memiliki
Sarjana Ekonomi
Wakil Komisaris pengalaman kerja
Adiwarman Azwar Master Administrasi Ekonomi,
Utama merangkap 61 Tahun Pria di bidang sektor
Karim Bisnis Administrasi Bisnis
Independen keuangan dan
Master Ekonomi dan
perbankan
Kebijakan Ekonomi
Memiliki
Sarjana Muda Sastra
pengalaman
Arab
Masduki Baidlowi Komisaris 66 Tahun Pria kerja di bidang Hukum, Keuangan
Sarjana Bidang
pemerintahan dan
Pendidikan
perbankan
Sarjana Studi
Pembangunan
Memiliki
Magister Strategi
pengalaman Perbankan Syariah,
Suyanto Komisaris 62 Tahun Pria Pertahanan Perang
kerja di bidang Keuangan
Semesta
pemerintahan
Doktor Ekonomi-
Manajemen Strategi
Sarjana Syari’ah/
Hukum Perdata Memiliki
Hukum, Perbankan
Abu Rokhmad Komisaris 48 Tahun Pria Islam pengalaman kerja di
Syariah
Magister Agama bidang pendidikan
Doktor Ilmu Hukum
Sarjana Ekonomi Memiliki
Imam Budi Sarjito* Komisaris 65 Tahun Pria Master Economy pengalaman kerja di Ekonomi, Perbankan
Doctor Economy bidang perbankan
Memiliki
Administrasi,
Sutanto* Komisaris 61 Tahun Pria Sarjana Administrasi pengalaman kerja di
Perbankan
bidang perbankan
Memiliki
Manajemen,
Fauzi** Komisaris 57 Tahun Pria Sarjana Manajemen pengalaman kerja di
Perbankan
bidang perbankan
Memiliki
Nazaruddin** Komisaris 56 Tahun Pria Sarjana Manajemen pengalaman kerja di Manajemen
bidang perbankan
Sarjana Ushuluddin
Memiliki
Magister Filsafat
Komisaris pengalaman kerja di
Komaruddin Hidayat 71 Tahun Pria Doktor Filsafat Pendidikan, Filsafat
Independen bidang pendidikan
Post-Doctorate
dan perbankan
Research Program
Sarjana Akuntansi Memiliki
Magister Sains in pengalaman
Komisaris Accounting kerja di bidang Akuntansi,
Mohamad Nasir 64 Tahun Pria
Independen Doctor of pemerintahan, Perbankan
Philosophy (Ph.D) in pendidikan dan
Accounting perbankan
Memiliki
Felicitas Komisaris
65 Tahun Wanita Sarjana Kedokteran pengalaman kerja di Manajemen
Tallulembang** Independen
bidang kesehatan
* Berhenti menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
* Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024 dan efektif sejak tanggal 10 Desember 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
374 Laporan Tahunan 2024
Page 377
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
Kepemilikan Saham Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah
Direksi, Dewan Komisaris dan DPS wajib mengungkapkan kepemilikan saham yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih, baik pada
Bank maupun pada perusahaan lain yang berkedudukan di dalam dan di luar negeri.
Kepemilikan Saham Direksi Lebih dari 5%
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga Keuangan
BSI Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Hery Gunardi Direktur Utama 3.354.400 lembar - - -
Bob Tyasika Ananta Wakil Direktur Utama 1.134.400 lembar - - -
Ngatari* Direktur Retail Banking - - - -
Harry Gusti
Direktur Retail Banking Nihil - - -
Utama**
Tribuana Direktur Compliance &
2.280.100 lembar - - -
Tunggadewi Human Capital
Direktur Sales &
Anton Sukarna 2.280.100 lembar - - -
Distribution
Ade Cahyo Nugroho Direktur Finance & Strategy 2.280.100 lembar - - -
Direktur Wholesale
Zaidan Novari 1.071.400 lembar - - -
Transaction Banking
Direktur Treasury &
Moh. Adib* 13.400 lembar - - -
International Banking
Direktur Treasury &
Ari Rizaldi** - - - -
International Banking
Saladin
Direktur Information
Dharmanugraha 343.100 lembar - - -
Technology
Effendi
Grandhis Helmi
Direktur Risk Management 343.100 lembar - - -
Harumansyah
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris Lebih dari 5%
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga Keuangan
BSI Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Muliaman
Komisaris Utama
Dharmansyah - - - -
merangkap Independen
Hadad
Adiwarman Azwar Wakil Komisaris Utama
- - - -
Karim merangkap Independen
Masduki Baidlowi Komisaris 1.086.400 Lembar - - -
Suyanto Komisaris 1.086.400 Lembar - - -
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
375
Page 378
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga Keuangan
BSI Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Abu Rokhmad Komisaris 163.500 Lembar
Imam Budi Sarjito* Komisaris - - - -
Sutanto* Komisaris - - - -
Fauzi** Komisaris 115.000 Lembar - - -
Nazaruddin** Komisaris - - - -
Komaruddin Hidayat Komisaris Independen - - - -
Mohamad Nasir Komisaris Independen - - - -
Felicitas
Komisaris Independen - - - -
Tallulembang**
* Berhenti menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024
* Mulai menjabat sejak tanggal 17 Mei 2024 dan efektif sejak tanggal 10 Desember 2024
Kepemilikan Saham Dewan Pengawas Syariah Lebih dari 5%
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Lembaga Keuangan
BSI Bank Lain Perusahaan Lain
Bukan Bank
Dr. KH. Hasanudin, M.Ag Ketua - - - -
Dr. H. Mohamad Hidayat Anggota - - - -
Dr. H. Oni Sahroni, MA Anggota - - - -
Prof. Dr. Jaih Mubarak, SE, MH. M.Ag Anggota - - - -
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, M.A. Anggota - - - -
Pembelian/Penjualan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Transaksi kepemilikan saham Direksi dan Dewan Komisaris Bank termasuk pada penyampaian laporan kepada Regulator mengacu pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Terbuka
dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka. Anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham
dengan hak suara baik langsung maupun tidak langsung wajib menyampaikan laporan kepemilikan hak suara atas saham dan setiap
perubahan kepemilikan hak suara atas saham Perusahaan Terbuka kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Penyampaian laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham Bank disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui
sistem elektronik. Penyampaian laporan wajib dilakukan segera paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak terjadinya kepemilikan hak suara
atas saham atau setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham Bank.
Jumlah Harga
Tanggal Status
Nama Jabatan Saham yang Pembelian Tujuan dari Transaksi
Transaksi Kepemilikan
dibeli/dijual per saham
21 Februari Kepemilikan
167.000 Rp2.400 Investasi
2024 Langsung
Dalam rangka pemenuhan POJK
Hery Gunardi Direktur Utama No.59/POJK.03/2017, terhadap
26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
976.800 Rp3.071,2408
2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
376 Laporan Tahunan 2024
Page 379
Jumlah Harga
Tanggal Status
Nama Jabatan Saham yang Pembelian Tujuan dari Transaksi
Transaksi Kepemilikan
dibeli/dijual per saham
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Bob Tyasika Wakil Direktur 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
586.000 Rp3.071,2408
Ananta Utama 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Direktur
Tribuana 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Compliance & 553.500 Rp3.071,2408
Tunggadewi 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
Human Capital
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Direktur Sales 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Anton Sukarna 553.500 Rp3.071,2408
& Distribution 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Direktur
Ade Cahyo 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Finance & 553.500 Rp3.071,2408
Nugroho 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
Strategy
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
Direktur No.59/POJK.03/2017, terhadap
Wholesale 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Zaidan Novari 553.500 Rp3.071,2408
Transaction 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
Banking dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Saladin Direktur
26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Dharmanugraha Information 343.100 Rp3.071,2408
2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
Effendi Technology
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Grandhis Helmi Direktur Risk 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
343.100 Rp3.071,2408
Harumansyah Management 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
Masduki 26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Komisaris 263.700 Rp3.071,2408
Baidlowi 2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Suyanto Komisaris 263.700 Rp3.071,2408
2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
Dalam rangka pemenuhan POJK
No.59/POJK.03/2017, terhadap
26 September saham-saham tersebut ditangguhkan/ Kepemilikan
Abu Rokhmad Komisaris 263.700 Rp3.071,2408
2024 diblokir selama 3 (tiga) tahun dan akan Langsung
dibuka blokirnya secara bertahap
setiap tahun.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
377
Page 380
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Komite di Bawah Dewan Komisaris c. Memantau dan mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan
audit dan laporan keuangan dengan standar yang
Komite Audit berlaku.
d. Melaporkan hasil pemantauan dan memberikan masukan
Komite Audit merupakan organ di bawah Dewan Komisaris yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris.
Pembentukan Komite Audit bertujuan membantu pelaksanaan 4. Audit Internal:
tugas pengawasan Dewan Komisaris, terutama terkait dengan a. Pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas
informasi keuangan, sistem pengendalian intern (internal control Satuan Kerja Audit Internal.
system), efektivitas pemeriksaan oleh internal dan eksternal b. Mengevaluasi rencana kerja tahunan Satuan Kerja Audit
auditor, efektivitas pelaksanaan manajemen risiko (bersama- Internal dan temuan signifikan dari hasil pemeriksaan.
sama dengan Komite Pemantau Risiko) serta kepatuhan terhadap c. Melakukan pertemuan dengan Satuan Kerja Audit
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Internal untuk membahas temuan audit dan memberi
masukan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit d. Meminta bantuan Satuan Kerja Audit Internal untuk
melakukan pemeriksaan khusus terkait pelanggaran
Berdasarkan Piagam Komite Audit yang diterbitkan melalui hukum dan peraturan.
Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia 5. Audit Eksternal:
Tbk No. 04/KEP-KOM/002/2024 tentang Pedoman dan Tata a. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan dan
Tertib Kerja (Piagam) Komite Audit PT Bank Syariah Indonesia pemberhentian Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan
Tbk tanggal 1 Juli 2024, tugas dan tanggung jawab Komite Audit Publik (KAP) yang akan mengaudit laporan keuangan
diuraikan sebagai berikut: BSI kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan pada
1. Laporan Keuangan: RUPS.
a. Mempelajari secara mendalam Rencana Kerja dan b. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian
Anggaran BSI serta Rencana Jangka Panjang BSI. jasa audit oleh AP dan/atau KAP, termasuk kesesuaian
b. Mempelajari laporan keuangan interim dan tahunan, dengan standar audit, kecukupan waktu pengerjaan, dan
baik yang diaudit maupun yang tidak diaudit. pengkajian cakupan jasa.
c. Mempelajari perubahan angka/nilai signifikan pada pos-
pos Neraca dan Rugi/Laba. Adapun, Ketua Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab
d. Mempelajari pos-pos Aktiva Lain dan Pasiva Lain. untuk:
e. Mempelajari laporan realisasi rencana kerja dan 1. Menentukan rencana kerja tahunan.
anggaran, serta meneliti pos-pos yang mempunyai 2. Membuat laporan mengenai kegiatan Komite serta hal-hal
perbedaan signifikan. yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris.
f. Melakukan pertemuan dengan unit kerja terkait dan 3. Menunjuk anggota Komite Audit non-Dewan Komisaris
auditor eksternal untuk meminta tambahan informasi atau pihak ketiga lainnya sebagai sekretaris Komite untuk
dan klarifikasi. mencatat Rapat Komite dan membuat Risalah Rapat Komite.
g. Melaporkan hasil pemantauan dan memberi masukan 4. Menghadiri rapat.
atas hal-hal yang perlu menjadi perhatian Dewan 5. Berperan aktif dan memberikan kontribusi dalam setiap
Komisaris. kegiatan rapat komite.
2. Pengendalian Internal:
a. Pemantauan dan evaluasi atas kecukupan dan efektivitas Selain itu, Anggota Komite Audit bertugas dan bertanggung
sistem pengendalian internal. jawab untuk:
b. Memastikan BSI memiliki sistem pengendalian internal 1. Mempelajari materi rapat terlebih dahulu.
yang baku dan sesuai dengan praktik yang berlaku. 2. Menghadiri rapat, berperan aktif, dan memberikan kontribusi
c. Menilai hasil pemeriksaan Satuan Kerja Audit Internal dalam setiap kegiatan rapat Komite.
dan Auditor Eksternal.
d. Memantau dan mengevaluasi tindak lanjut Direksi atas Sebagaimana yang telah disampaikan pada pembaruan piagam
temuan audit internal dan pihak eksternal lainnya. Komite Audit, para anggota Komite Audit wajib melakukan
e. Melaporkan hasil pemantauan dan memberi masukan pemantauan dan evaluasi atas hal-hal berikut:
yang perlu menjadi perhatian Dewan Komisaris. 1. Perencanaan dan Pelaksanaan Audit:
3. Kepatuhan: Pemantauan tindak lanjut hasil audit untuk menilai kecukupan
a. Pemantauan dan evaluasi atas kepatuhan BSI terhadap pengendalian internal, termasuk proses pelaporan keuangan.
peraturan di bidang Pasar Modal, peraturan Otoritas 2. Evaluasi Pengendalian Internal:
Jasa Keuangan, dan peraturan terkait lainnya. Evaluasi kecukupan pengendalian internal di BSI.
b. Mempelajari laporan hasil pemeriksaan kepatuhan
terhadap peraturan internal dan eksternal.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
378 Laporan Tahunan 2024
Page 381
3. Penelaahan Informasi Keuangan: 5. Memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris mengenai
Penelaahan terhadap informasi keuangan yang akan Laporan Keuangan dan atau hal-hal lain yang disampaikan
dikeluarkan oleh BSI kepada publik dan/atau pihak otoritas, oleh Direksi
termasuk laporan keuangan dan laporan terkait. 6. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan
4. Ketaatan Terhadap Peraturan: Komisaris.
Penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-
undangan yang berhubungan dengan kegiatan BSI. Piagam Komite Audit
5. Pendapat Independen:
Pemberian pendapat independen jika terjadi perbedaan Komite Audit Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit
pendapat antara manajemen dan Akuntan Publik. yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris
6. Rekomendasi Penunjukan Kantor Akuntan Publik: PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 04/KEP-KOM/002/2024
Rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai tentang pedoman dan tata tertib kerja (piagam) Komite Audit
penunjukan Kantor Akuntan Publik yang didasarkan pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk tanggal 1 Juli 2024 yang
independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa. merupakan pembaruan dari Piagam Komite Audit sebelumnya
7. Pemeriksaan oleh Auditor Internal: (Nomor 01/003-SKB/Dirkom tanggal 1 Februari 2021 tentang
Penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit PT Bank
internal dan pengawasan pelaksanaan tindak lanjut oleh Syariah Indonesia Tbk).
Direksi atas temuan auditor internal.
8. Pengaduan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan: Piagam tersebut menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan
Penelaahan atas pengaduan yang berkaitan dengan proses tanggung jawab audit secara transparan, kompeten, objektif
akuntansi dan pelaporan keuangan BSI. dan independen, sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan
9. Potensi Benturan Kepentingan: diterima oleh semua pihak yang berkepentingan. Isi Piagam
Penelaahan dan pemberian saran kepada Dewan Komisaris Komite Audit, secara umum meliputi:
terkait potensi benturan kepentingan BSI. 1. Tujuan umum dibentuknya Komite Audit
2. Kewenangan
Wewenang Komite Audit 3. Keanggotaan
4. Persyaratan Keanggotaan
Adapun wewenang yang dimiliki oleh Komite Audit adalah: 5. Tugas dan Tanggung Jawab
1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan 6. Hubungan Kerja
pihak-pihak lain di BSI serta Kantor Akuntan Publik yang 7. Rapat
memeriksa BSI untuk memperoleh informasi, klarifikasi serta 8. Pelaporan
meminta dokumen dan laporan yang diperlukan. 9. Masa Tugas dan Kompensasi
2. Meminta laporan hasil pemeriksaan auditor internal dan auditor 10. Kerahasiaan Bank
eksternal serta institusi pengawas/pemeriksa lainnya. 11. Penutup
3. Meminta auditor internal dan/atau auditor eksternal untuk
melakukan pemeriksaan/investigasi khusus, apabila terdapat Masa Jabatan Komite Audit
dugaan kuat telah terjadi kecurangan, pelanggaran hukum
dan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan Masa Tugas anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak
yang berlaku. Independen Non Komisaris paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat
4. Mengakses catatan atau informasi tentang karyawan, dana, diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa tugas dengan
aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan
dengan pelaksanaan tugasnya. sewaktu-waktu
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
379
Page 382
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Audit
Nama Jabatan Keterangan Keahlian
Mohamad Nasir Anggota Komisaris Independen Akuntansi, Perbankan
Ekonomi, Public
Muliaman D. Hadad Anggota Komisaris Utama/Komisaris Independen
Administration, Keuangan
Adiwarman A. Karim Anggota Wakil Komisaris Utama/ Komisaris Independen Ekonomi, Administrasi Bisnis
Komaruddin Hidayat Anggota Komisaris Independen Pendidikan, Filsafat
Felicitas Tallulembang* Anggota Komisaris Independen Manajemen
M. Zacky Thayib** Anggota Pihak Independen Akuntansi, Manajemen
M. Gunawan Yasni*** Anggota Pihak Independen Akuntansi, Keuangan
Suharto**** Anggota Pihak Independen Akuntansi
Rahmatina Awaliah Kasri* Anggota Pihak Independen Ekonomi Islam, Keuangan
** Berhenti menjabat sejak tanggal 19 Februari 2024
*** Berhenti menjabat sejak tanggal 5 Maret 2024
**** Mulai menjabat sejak tanggal 19 Februari 2024
* Mulai menjabat sejak tanggal 31 Mei 2024
Profil Komite Audit
Profil Komite Audit per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut.
Mohamad Nasir
Ketua (Merangkap Anggota) Komite Audit/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Muliaman D. Hadad
Anggota Komite Audit/ Komisaris Utama/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Adiwarman A. Karim
Anggota Komite Audit/Wakil Komisaris Utama/ Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Komaruddin Hidayat
Anggota Komite Audit/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Felicitas Tallulembang
Anggota Komite Audit/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
380 Laporan Tahunan 2024
Page 383
Suharto
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Indramayu, 20 Maret 1966/Usia 58 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• D3 Accounting, Universitas Padjadjaran (1988)
• S1 Accounting, STIE Jagakarsa (1996)
• S2 Magister Management In Business, IPB University (2021)
58 Tahun
Sertifikasi
Berdomisili di Bogor, Jawa • Certification in Audit Committee Practices
Barat, Indonesia • Manajemen Risiko Perbankan Jenjang VI - Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan
Syariah.
• Manajemen Risiko Perbankan Level IV - Lembaga Sertifikasi Perbankan.
Dasar Hukum Pengangkatan • General Banking Perbankan Umum Level III, Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan.
2016.
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu • Sekolah Staf dan Pimpinan Bank (SESPIBANK) Angkatan 65, Lembaga
No. 04/014/HCP-PKWT tanggal 6 Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). 2016.
Februari 2024 • Certified Bank Auditor (CBA), Bank Administration Institute (BAI)
• Certified Fraud Examiners (CFE) - Association Certification Fraud Examiners (ACFE)
• Qualified Internal Auditor (QIA) - Yayasan Pengembangan Internal Auditor (YPIA
Pengalaman Kerja
• Audit Manager Retail Banking Audit, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2020-2022)
• Group Head Internal Audit, PT Bank Syariah Mandiri. (2017-2020)
• Audit Manager Distribution Audit, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2015-2017)
• Audit Manager REB IV Makassar, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2012-2015)
• Departement Head Audit Development, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2010-
2012)
Periode dan Masa Menjabat
Periode Pertama: 6 Februari 2024 – 6 Februari 2026
Rangkap Jabatan
-
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
381
Page 384
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Rahmatina Awaliah Kasri
Anggota Komite Audit/Pihak Independen
Padang, 12 Mei 1980/Usia 44 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Bachelor of Economics, Universitas Indonesia, Indonesia (2002)
• Post Graduate Diploma, Australian National University, Australia (2004)
• Master of International and Development Economics, Australian National University,
44 Tahun Australia (2005)
• Master of Business Administration in Islamic Banking and Finance, International
Islamic University of Malaysia, Malaysia (2008)
• Doctor of Philosophy in Islamic Economic and Finance, University of Durham,
Berdomisili di Depok, Jawa
United Kingdom (2015))
Barat, Indonesia
Sertifikasi
Dasar Hukum Pengangkatan
• Certificate of Workplace Assessor - Financial Sector Indonesian Professional Certification
Authority (Badan Nasional Sertifikasi Profesi or BNSP)
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu • Certificate of Islamic Banking Risk Management - Level 1 Indonesian Professional Certification
No. 04/135/HCP-PKWT tanggal Authority (Badan Nasional Sertifikasi Profesi or BNSP)
26 Juni 2024 • Certificate of Professional Lecturer – Islamic Economics Ministry of Research, Technology and
Higher of Indonesia
Pengalaman Kerja
• Head of Quality Management Unit, Sharia Financial Professional Certification
Institute (LSP Keuangan Syariah) (2022 – 2023)
• Director, Center for Islamic Economics and Business, Faculty of Economics and
Business – Universitas Indonesia (2018 – sekarang)
• Director, Islamic Economics Undergraduate Program, Faculty of Economics and
Business – Universitas Indonesia (2015 – 2018)
• Senior Researcher, Center for Islamic Economics and Business, Faculty of Economics
and Business – Universitas Indonesia (2008 – sekarang)
• Lecturer/Researcher, Faculty of Economics and Business, Universitas Indonesia
(2002 – sekarang)
Periode dan Masa Menjabat
Periode Pertama: 1 Juli 2024 – 30 Juni 2025
Rangkap Jabatan
• Senior Researcher, Center for Islamic Economics and Business, Faculty of Economics
and Business – Universitas Indonesia (2008 – sekarang)
• Lecturer/Researcher, Faculty of Economics and Business, Universitas Indonesia
(2002 – sekarang)
• Director, Center for Islamic Economics and Business, Faculty of Economics and
Business – Universitas Indonesia (2018 – sekarang)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
382 Laporan Tahunan 2024
Page 385
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Audit
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana Usuludin
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Mohamad Nasir Ketua (Merangkap Anggota) • Magister Filsafat
pemerintahan, pendidikan dan perbankan
• Doktor Filsafat
• Sarjana Ekonomi
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Muliaman D. Hadad Anggota • Master of Public Administration
sektor keuangan dan perbankan
• Doctor of Philosophy
• Sarjana Ekonomi Agrikultur
• Sarjana Ekonomi
• Master of Business Administration in Memiliki pengalaman kerja di bidang
Adiwarman A. Karim Anggota
General Management sektor keuangan dan perbankan
• Master of Arts in Economics and
Economics Policy
• Sarjana Akuntansi
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Komaruddin Hidayat Anggota • Magister Akuntansi
pendidikan dan perbankan
• Doktor Akuntansi
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Felicitas Tallulembang Anggota Sarjana Kedokteran
kesehatan
• Diploma III Akuntansi
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Suharto Anggota • Sarjana Akuntansi
perbankan
• Magister Management In Business
• Bachelor of Economics
• Post Graduate Diploma
• Master of International and Development
Economics Memiliki pengalaman kerja di bidang
Rahmatina Awaliah Kasri Anggota
• Master of Business Administration in pendidikan
Islamic Banking and Finance
• Doctor of Philosophy in Islamic Economic
and Finance
Independensi Komite Audit
Komite Audit melaksanakan fungsi dan tugasnya secara profesional dan independen, tanpa campur tangan dari pihak manapun yang
tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sesuai dengan Piagam Komite Audit, kualifikasi independensi dari anggota Komite
Audit harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
Tabel Independensi Komite Audit
Rahmatina
Mohamad Muliaman Adiwarman Komaruddin Felicitas
Aspek Independensi Suharto Awaliah
Nasir D. Hadad A. Karim Hidayat Tallulembang
Kasri
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di
perusahaan, anak √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di √ √ √ √ √ √ √
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/ √ √ √ √ √ √ √
atau sesama anggota
Komite Audit
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik, √ √ √ √ √ √ √
pejabat dan pemerintah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
383
Page 386
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Audit Pada Tahun 2024
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Mohamad Nasir Ketua (Merangkap Anggota)
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Muliaman D. Hadad Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Adiwarman A. Karim Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Komaruddin Hidayat Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Felicitas Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Anggota
Tallulembang Anggota Dewan Komisaris
Top Executive Learning Program
Jakarta/Senin, 26 Bank Syariah Indonesia
(TELP) - Series II Tahun 2024
Februari 2024 University
Tema : Leadership Transformation
One Day Workshop Komisaris &
Jakarta/ Senin, 4 Maret Bank Syariah Indonesia
Perangkat Komisaris PT Bank Syariah
2024 University dan IBI
Indonesia, Tbk
Suharto Anggota Penyetaraan Sertifikasi BSMR Jenjang
Jakarta/ 21 Juni 2024 ASBISINDO
VI
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
Jakarta/ 28 Juni 2024 LSPKS
VI
IKAI Indonesian
Certification in Audit Committee Jakarta/ 6-8 Agustus
Institute of Audit
Practices Review Course Batch XLIV. 2024
Committee
Pembekalan untuk Sertifikasi
Jakarta/11-12 Juli 2024 ASBISINDO
Manajemen Risiko Jenjang IV
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
Jakarta/5 Agustus 2024 LSPKS
IV
Certification in Audit Committee Jakarta/6-8 Agustus Indonesian Institute of
Practices Review Course Batch XLIV. 2024 Audit Committee (IKAI)
Rahmatina Awaliah National Center for
Anggota Global Reporting Initiative (GRI) Jakarta/3-5 September
Kasri Corporate Reporting
Certified Training Course 2024
(NCCR)
National Center for
Certification in Global Reporting Jakarta/15 September
Corporate Reporting
Initiative (GRI) 2024
(NCCR)
Top Executive Learning Program National Center for
Jakarta/17 Desember
(TELP) - Desember 2024 Corporate Reporting
2024
Tema : Execution Matters (NCCR)
Rapat Komite Audit
KEBIJAKAN RAPAT KOMITE AUDIT
Berdasarkan Piagam Komite Audit, Kebijakan Rapat Komite Audit antara lain:
1. Komite Audit mengadakan rapat secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
2. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) jumlah anggota.
3. Keputusan rapat Komite Audit diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
4. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat sebagaimana dimaksud, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
5. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau Anggota Komite lainnya yang merupakan Komisaris Independen, apabila Ketua Komite
Audit berhalangan hadir.
6. Setiap rapat Komite Audit dituangkan dalam risalah rapat, termasuk apabila terdapat perbedaan pendapat, yang ditandatangani oleh
seluruh anggota Komite Audit yang hadir dan disampaikan kepada Dewan Komisaris.
7. Rapat dapat dilakukan secara tatap muka maupun melalui media telekonferensi atau sarana media lainnya yang memungkinkan
semua peserta Rapat Komite saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
384 Laporan Tahunan 2024
Page 387
AGENDA RAPAT KOMITE AUDIT
Sepanjang tahun 2024, tanggal pelaksanaan, agenda dan peserta rapat Komite Audit, sebagai berikut.
Tabel Agenda Rapat Komite Audit
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
1. 16 Januari 2024 PwC : Clearance Meeting
• Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
2. 16 Januari 2024 Laporan Publikasi Triwulan IV tahun 2023
• Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
3. 18 Januari 2024 Laporan Realisasi Audit bulan Triwulan IV/2023
• Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
Update Progress Perkembangan IT Triwulan IV/2023 (Reschedule dari jadwal • Adiwarman A. Karim
4. 07 Maret 2024
sebelumnya 29 Februari) • Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
Persiapan Operasional & IT terhadap Ramadhan dan Lebaran 2024 • Adiwarman A. Karim
5. 07 Maret 2024
(Reschedule dari jadwal sebelumnya 29 Februari) • Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
6 20 Maret 2024 Pengembangan Customer Care 2024
• Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
7. 25 April 2024 Laporan Publikasi Triwulan I tahun 2024
• Komaruddin Hidayat
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
8. 3 Mei 2024 Optimalisasi Data Analytics BSI 2024 • Adiwarman A. Karim
• M. Zacky Thayib
• M. Gunawan Yasni
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
9. 31 Mei 2024 Laporan Hasil Audit Triwulan I tahun 2024 • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
385
Page 388
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
Progress Implementasi Penanganan Agunan Terintegrasi dan Permasalahan
10. 27 Juni 2024 • Komaruddin Hidayat
nya
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
Kick Off Meeting dari Kantor Akuntan Publik PriceWaterHouseCoopers (KAP • Adiwarman A. Karim
11. 25 Juli 2024 PWC) Perihal Pemeriksaan Laporan Keuangan PT Bank Syariah Indonesia • Komaruddin Hidayat
Tahun 2024 • Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
12. 15 Agustus 24 Laporan Realisasi RAKB semester I tahun 2024 • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
13. 15 Agustus 24 Laporan Realisasi Audit semester I tahun 2024 • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
Clearence Meeting Audit Laporan Keuangan dan Laporan Publikasi per Juni
14. 22 Agustus 24 • Komaruddin Hidayat
2024
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
Update progress Perkembangan IT (Operation)
15. 11 September 24 • Komaruddin Hidayat
Semester I 2024
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
16. 19 September 24 Laporan penerapan Strategi Anti Fraud posisi Triwulan II • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
17. 17 Oktober 2024 Laporan Realisasi Audit Triwulan III 2024 • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
18. 17 Oktober 2024 Laporan Hasil pemeriksaan BPK • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
386 Laporan Tahunan 2024
Page 389
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
Update progress Combine Assurance Terhadap Penerapan prinsip 2 Syariah
19. 17 Oktober 2024 • Komaruddin Hidayat
semester I 2024
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
20. 8 November 2024 Permohonan Persetujuan RAKB Tahun 2025 • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
21. 21 November 2024 Laporan penerapan Strategi Anti Fraud posisi Triwulan III • Komaruddin Hidayat
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
• Mohamad Nasir
• Muliaman D. Hadad
• Adiwarman A. Karim
Update Hasil Pemeriksaan BPK: Subsidi Margin KUR, Pembiayaan, Beban
22. 12 Desember 2024 • Komaruddin Hidayat
Operasional dan Investasi tahun 2024
• Felicitas Tallulembang
• Suharto
• Rahmatina Awaliah Kasri
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE AUDIT
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit
Rapat Komite Audit
Nama Jabatan Jumlah dan Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentase
Mohamad Nasir Anggota 22 22 100%
Muliaman D. Hadad Anggota 22 22 100%
Adiwarman A. Karim Anggota 22 22 100%
Komaruddin Hidayat Anggota 22 21 95%
Felicitas Tallulembang* Anggota 14 14 100%
M. Zacky Thayib** Anggota 3 3 100%
M. Gunawan Yasni** Anggota 3 3 100%
Suharto*** Anggota 14 14 100%
Rahmatina Awaliah Kasri*** Anggota 14 14 100%
* Mulai menjabat sejak tanggal 31 Mei 2024
** Berhenti menjabat sejak tanggal 31 Mei 2024
*** Mulai menjabat sejak tanggal 26 Juni 2024
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit 2. Memberikan Rekomendasi Usulan Penetapan Kantor
Tahun 2024 Akuntan Publik (KAP) dan Akuntan Publik (AP) untuk Audit
Laporan Keuangan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 22 (dua puluh Tahun 2024;
dua) kali sebagaimana tertera pada daftar Rapat Komite Audit 3. Memberikan Rekomendasi Komite Audit Kepada Dewan
dan menjalankan tugasnya yang antara lain: Komisaris perihal persetujuan Honorarium Jasa Audit
1. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Laporan Keuangan BSI Tahun Buku 2024;
auditor internal maupun auditor eksternal, dan mengawasi 4. Memberikan Rekomendasi Komite Audit Kepada Dewan
pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Komisaris perihal persetujuan Laporan Keuangan Publikasi
auditor; selama tahun 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
387
Page 390
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Komite Nominasi dan Remunerasi f. Menyusun program pengembangan kemampuan
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
Komite Nominasi dan Remunerasi berfungsi untuk membantu anggota Dewan Pengawas Syariah.
tugas Dewan Komisaris, terutama yang berkaitan dengan 3. Menyusun konsep dan analisa yang berhubungan dengan
kebijakan remunerasi dan nominasi Bank. fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi.
4. Membantu Dewan Komisaris dalam penetapan kebijakan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan umum Sumber Daya Insani.
Remunerasi 5. Membantu Dewan Komisaris memperoleh dan menganalisis
data bakal calon Direksi dari talent pool pejabat satu tingkat
Komite bertugas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan di bawah Direksi.
hal-hal sebagai berikut: 6. Membantu Dewan Komisaris dalam memberikan
1. Terkait dengan fungsi remunerasi. rekomendasi tentang opsi kepada Dewan Komisaris, Direksi,
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Dewan Pengawas Syariah dan Pegawai, antara lain opsi
mengenai struktur remunerasi, kebijakan remunerasi saham serta pengawasan pelaksanaannya.
dan besaran remunerasi. 7. Memiliki data base dan talent pool calon-calon anggota
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah.
kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima
masing-masing anggota Direksi, anggota Dewan Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi
Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Syariah.
2. Terkait dengan fungsi nominasi: 1. Meminta PT Bank Syariah Indonesia Tbk untuk melakukan
a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris survei sesuai kebutuhan Komite Nominasi dan Remunerasi.
mengenai: 2. Meminta informasi hal-hal yang diperlukan dari berbagai
• Komposisi jabatan anggota Direksi, anggota Dewan pihak baik internal maupun eksternal PT Bank Syariah
Komisaris, dan/atau anggota Dewan Pengawas Indonesia Tbk.
Syariah.
• Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
proses Nominasi.
• Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi, Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki piagam Komite
anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota Dewan Remunerasi dan Nominasi yang diterbitkan berdasarkan Surat
Pengawas Syariah. Keputusan Bersama (SKB) Direksi dan Dewan Komisaris BSI
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian No. 01/001-SKB/Dirkom tanggal 01 Februari 2021 tentang
kinerja anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ Penetapan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi
atau anggota Dewan Pengawas Syariah berdasarkan dan Nominasi PT Bank Syariah Indonesia. Piagam tersebut
tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi. menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris audit secara transparan, kompeten, objektif dan independen,
mengenai program pengembangan kemampuan anggota sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan diterima oleh
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ atau anggota semua pihak yang berkepentingan.
Dewan Pengawas Syariah.
d. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat Adapun isi piagam Komite Remunerasi dan Nominasi antara lain:
sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/ a. Latar Belaksang
atau anggota Dewan Pengawas Syariah, kepada Dewan b. Definisi
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. c. Tujuan
e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris d. Fungsi, Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab
mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota e. Keanggotaan dan Tata Tertib
Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. f. Sistem Nominasi dan Remunerasi
g. Penutup
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
388 Laporan Tahunan 2024
Page 391
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Keterangan Keahlian
Komaruddin Hidayat Ketua (merangkap Anggota) Komisaris Independen Pendidikan, Filsafat
Ekonomi, Public Administration,
Muliaman D. Hadad Anggota Komisaris Utama/Komisaris Independen
Keuangan
Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Adiwarman A. Karim Anggota Ekonomi, Administrasi Bisnis
Independen
Mohamad Nasir Anggota Komisaris Independen Akuntansi, Perbankan
Felicitas Tallulembang Anggota Komisaris Independen Manajemen
Masduki Baldlowi Anggota Komisaris Hukum, Keuangan
Group Head yang membawahi Human
Teszy Mira Ekakusma Sekretaris dan Non Member Voting Psikologi, Sumber Daya Manusia
Capital Strategy & Policy Group
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi
Komaruddin Hidayat
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi/ Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Muliaman D. Hadad
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Komisaris Utama/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Adiwarman A. Karim
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Mohamad Nasir
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Felicitas Tallulembang
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Masduki Baldlowi
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi/ Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
389
Page 392
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Teszy Mira Ekakusma
Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi
Jakarta, 7 Agustus 1979
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Psikologi, Universitas Padjadjaran Bandung (2002)
• Magister Ilmu Psikologi, Universitas Indonesia (2004)
45 Tahun
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 4
Berdomisili Jakarta, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Human Capital Strategy & Policy Group Head, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Dasar Hukum Pengangkatan
(2024)
• Human Capital Services Group Head, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2023-2024)
SK No. 04/426-KEP/DIR tanggal
17 September 2024 • Human Capital Strategy & Policy Group Head, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
(2022-2023)
• DH Talent Analytics, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2022)
• HCBP Head Retail Banking, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019)
• HCBP Head Consumer Banking, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2016)
• HCBP Head Transaction Banking, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2015)
• SR PS HCBP Micro & Retail Banking, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2014)
• PS HCBP, Micro & Retail Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007-2012)
• Cash Outlet Manager, Banjarmasin Pelindo Trisakti, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2007)
• Business Development Offier, Regional IX Banjarmasin, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2006-2007)
• Temporary Assignment Officer, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006)
• Officer Development Program, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2004-2006)
Periode dan Masa Menjabat
Sesuai masa jabatan sebagai Human Capital Strategy & Policy Group Head
Rangkap Jabatan
Tidak ada
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
390 Laporan Tahunan 2024
Page 393
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana Ushuluddin
• Magister Filsafat Memiliki pengalaman kerja di bidang
Komaruddin Hidayat Ketua (merangkap Anggota)
• Doktor Filsafat pendidikan dan perbankan
• Post-Doctorate Research Program
• Sarjana Ekonomi, Studi Pembangunan
Memiliki pengalaman kerja di bidang sektor
Muliaman D. Hadad Anggota • Master of Public Administration
keuangan dan perbankan
• Doctor of Philosophy
• Insinyur Ekonomi
• Sarjana Ekonomi Memiliki pengalaman kerja di bidang sektor
Adiwarman A. Karim Anggota
• Master Administrasi Bisnis keuangan dan perbankan
• Master Ekonomi dan Kebijakan Ekonomi
• Sarjana Akuntansi
• Magister Sains in Accounting Memiliki pengalaman kerja di bidang
Mohamad Nasir Anggota
• Doctor of Philosophy (Ph.D) in pemerintahan, pendidikan dan perbankan
Accounting
Felicitas Memiliki pengalaman kerja di bidang
Anggota Sarjana Kedokteran
Tallulembang kesehatan
• Sarjana Muda Sastra Arab Memiliki pengalaman kerja di bidang
Masduki Baldlowi Anggota
• Sarjana Bidang Pendidikan pemerintahan dan perbankan
Teszy Mira • Sarjana Psikologi Memiliki pengalaman kerja di bidang
Sekretaris
Ekakusma • Magister Ilmu Psikologi perbankan.
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Tabel Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Komaruddin Muliaman D. Adiwarman Mohamad Felicitas Masduki Teszy Mira
Aspek Independensi
Hidayat Hadad A. Karim Nasir Tallulembang Baldlowi Ekakusma
Tidak memiliki hubungan
keuangan dengan Dewan √ √ √ √ √ √ √
Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan
kepengurusan di
perusahaan, anak √ √ √ √ √ √ √
perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan
kepemilikan saham di √ √ √ √ √ √ √
perusahaan
Tidak memiliki hubungan
keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi, dan/
√ √ √ √ √ √ √
atau sesama anggota
Komite Nominasi dan
Remunerasi
Tidak menjabat sebagai
pengurus partai politik, √ √ √ √ √ √ √
pejabat dan pemerintah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
391
Page 394
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Program Peningkatan Kompetensi Komite Nominasi
dan Remunerasi
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Komaruddin Hidayat Ketua (merangkap Anggota)
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Muliaman D. Hadad Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Adiwarman A. Karim Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Mohamad Nasir Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Felicitas Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Anggota
Tallulembang Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Masduki Baldlowi Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Mini Workshop:OKR HC Team 2024 Jakarta, 8 Januari 2024 BSI
SEMINAR PERSONAL COLOUR AND
Jakarta, 3 Juni 2024 BSI
STYLE
PERSONAL COLOUR & STYLE ANALYSIS
Jakarta, 4 Juni 2024 BSI
BATCH 1
CEO MENYAPA HUMAN CAPITAL Jakarta, 29 Juli 2024 BSI
Online, 21 Februari
Refreshment Manajemen Risiko Maisa Edukasi
2024
TOP EXECUTIVE LEARNING PROGRAM Jakarta, 26 Februari
BSI
SERIES 2 2024
KNOWLEDGE SHARING FORUM (KSF)
Jakarta, 14 Maret
"Sharping Your Branding in Sharia Banking BSI
2024
Teszy Mira Ekakusma Sekretaris Leadership"
Online, 11 – 12 Juli
Manajemen Risiko Jenjang 4,11 -12 juli ASBISINDO
2024
Jakarta, 26 November
KSF BEST PRACTICE HUMAN CAPITAL BSI
2024
Top Executive Learning Program Desember Jakarta, 17 Desember
BSI
2024 2024
Online, 27 Maret – 2
Sertifikasi Profesi SDM PT QUBISA
April 2024
Online, 27 September
Refreshment PHR Consumer Product BSI
– 31 Desember 2024
Online, 15 Oktober –
Refreshment BYOND by BSI Vol.1 BSI
31 Desember 2024
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 4. Rapat dipimpin oleh Ketua atau anggota yang ditunjuk oleh
anggota yang hadir, apabila ketua berhalangan hadir.
KEBIJAKAN RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI 5. Keputusan rapat dilakukan berdasarkan musyawarah
mufakat. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat,
1. Rapat dihadiri oleh semua anggota dan bila perlu hanya dapat pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
dihadiri oleh anggota dengan hak suara (voting member). terbanyak.
2. Rapat hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh 6. Hasil atau keputusan rapat wajib dituangkan dalam risalah
paling kurang 51% dari jumlah anggota termasuk seorang rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota yang hadir
Komisaris Independen sebagai Ketua Komite dan pejabat dan didokumentasikan secara baik serta wajib disampaikan
Human Capital. secara tertulis kepada Dewan Komisaris.
3. Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan 7. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam
sesuai kebutuhan dan penugasan dari Dewan Komisaris, rapat wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. beserta alasan perbedaan pendapat tersebut
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
392 Laporan Tahunan 2024
Page 395
AGENDA RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Tabel Agenda Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Peserta Rapat
Komaruddin Hidayat
Muliaman D. Hadad
1 22 Februari 2024 Usulan Kandidat Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI tahun 2024 Adiwarman A. Karim
Mohamad Nasir
Teszy Mira Ekakusma
Komaruddin Hidayat
Muliaman D. Hadad
Adiwarman A. Karim
2 25 Maret 2024 Usulan Remunerasi Pengurus 2024 dan Tantiem Kinerja 2023
Mohamad Nasir
Masduki
Teszy Mira Ekakusma
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentasi
Komaruddin Hidayat Ketua (merangkap Anggota) 2 2 100%
Muliaman D. Hadad Anggota 2 2 100%
Adiwarman A. Karim Anggota 2 2 100%
Mohamad Nasir Anggota 2 2 100%
Masduki Baldlowi Anggota 2 1 50%
Teszy Mira Ekakusma Sekretaris 1 1 100
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi telah 2. Pencalonan dan Pengajuan Calon Direksi, Dewan Komisaris
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite dan Dewan Pengawas Syariah
Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 3 Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan
(tiga) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain: Pengawas Syariah diajukan melalui seleksi dengen
1. Usulan Remunerasi Pengurus 2024 dan Tantiem Kinerja 2023; memperhatikan persyaratan tersebut di atas.
2. Usulan Kandidat Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI tahun
2024; Prosedur Seleksi
3. Rekomendasi Calon Pengurus Perseroan 1. Komite Nominasi dan Remunerasi mengidentifikasi calon
yang memenuhi kriteria.
Kebijakan Suksesi Direksi 2. Dewan Komisaris menyampaikan atas dasar saran dari Komite
Nominasi dan Remunerasi menyampaikan usulan calon Direksi,
Prinsip Dasar Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS.
1. Persyaratan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas 3. Pelaksanaan seleksi dilaksanakan sebelum masa jabatan
Syariah. berakhir atau diminta Dewan Komisaris atau bila ada
Calon anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan kekosongan jabatan.
Pengawas Syariah harus memenuhi persyaratan perundang-
undangan yang berlaku seperti undang-undang Perseroan Persyaratan dan Kriteria.
Terbatas, Undang-Undang Perbankan Syariah dan Undang- Persyaratan dan kriteria calon anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan
Undang Pasar Modal serta ketentuan lainnya. Dewan Pengawas Syariah sesuai yang diatur dalam Anggaran Dasar
Perusahaan dan ketentuan lain yang berlaku, yaitu sebagai berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
393
Page 396
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
a. Dewan Komisaris dan Direksi. dan/atau UUS.memiliki kemampuan untuk
a. Calon anggota Dewan Komisaris dan calon anggota melakukan pengelolaan strategis datam rangka
Direksi harus memenuhi persyaratan integritas, pengembangan Bank yang sehat dan tangguh;
kompetensi, dan reputasi keuangan. dan
b. Persyaratan integritas bagi calon anggota Dewan 3) memiliki pengetahuan, pemahaman dan
Komisaris dan calon anggota Direksi meliputi: kemampuan dalam penerapan manajemen
• memiliki akhlak dan moral yang baik, antara lain risiko.
ditunjukkan dengan sikap mematuhi ketentuan d. Persyaratan reputasi keuangan bagi calon anggota
yang berlaku, termasuk tidak pernah dihukum Dewan Komisaris dan calon anggota Direksi, meliputi:
karena terbukti melakukan Tindak Pidana Tertentu • tidak memiliki kredit/pembiayaan macet; dan
dalam waktu 20 (dua puluh) tahun terakhir sebelum • tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi
dicalonkan; Direksi atau Komisaris yang dinyatakan bersalah
• memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit,
perundang- undangan yang berlaku; dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum
• memiliki komitmen terhadap pengembangan dicalonkan.
operasional Bank yang sehat; e. Calon anggota Dewan Komisaris dan calon anggota
• tidak tercantum dalam DTL (Daftar Tidak Lulus); dan Direksi tidak memiliki indikasi permasalahan integritas,
• memiliki komitmen untuk tidak akan melakukan kompetensi dan/atau reputasi Keuangan yang meliputi:
dan/atau mengulangi perbuatan dan/atau tindakan • tindakan-tindakan baik secara langsung maupun
sebagaimana dimaksud, bagi calon anggota Dewan tidak langsung berupa:
Komisaris atau calon anggota Direksi yang pernah 1) menyembunyikan dan/atau mengaburkan
memiliki predikat Tidak Lulus dalam uji kemampuan pelanggaran dari suatu ketentuanatau kondisi
dan kepatutan dan telah menjalani sanksi keuangan dan/atau transaksi yang sebenarnya;
sebagaimana dimaksud PBI No.14/6/PBl/2012 2) memberikan keuntungan secara tidak wajar
tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and kepada Pemegang Saham, anggota Dewan
Proper Test) Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah, Komisaris, anggota Direksi, Dewan Pengawas
Pasal 36 ayat (1), Pasal 38 huruf b,Pasal 41 ayat (4) Syariah, Pejabat Eksekutif, pegawai, dan/
huruf a dan Pasal 41 ayat (5). atau pihak lain yang dapat merugikan atau
c. Persyaratan kompetensi, meliputi: mengurangi keuntungan Bank Syariah;
• bagi calon anggota Dewan Komisaris meliputi antara 3) melanggar prinsip kehati-hatian di bidang
lain: perbankan dan asas-asas perbankan yang sehat;
1) memiliki pengetahuan, pemahaman dan/atau dan/atau
pengalaman di bidang operasional perbankan 4) melanggar Prinsip Syariah di bidang perbankan
syariah yang cukup; syariah;
2) memiliki kemauan dan kemampuan untuk • terbukti melakukan Tindak Pidana Tertentu yang
mengawasi kegiatan usaha Bank agar sesuai telah diputus oleh pengadilan dan mempunyai
dengan prinsip kehati- hatian dan Prinsip kekuatan hukum tetap; terbukti menyebabkan Bank
Syariah di bidang perbankan syariah; dan Syariah mengalami kesulitan yang membahayakan
3) memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam kelangsungan usahanya atau dapat membahayakan
penerapan manajemen risiko. industri perbankan;
• bagi calon anggota Direksi meliputi antara lain: • terbukti tidak melaksanakan perintah Bank
1) memiliki pengetahuan dan pemahaman di lndonesia dan/atau Otoritas Jasa Keuangan untuk
bidang operasional perbankan syariah yang melakukan dan/atau tidak melakukan tindakan
cukup; tertentu;
2) memiliki pengalaman dan keahlian di bidang • terbukti memiliki kredit/pembiayaan macet;
operasional perbankan, perbankan syariah, • terbukti dinyatakan pailit dan/atau menjadi anggota
bidang keuangan atau keuangan syariah; Dewan Komisaris atau anggota Direksi yang
Pemenuhan persyaratan pengalaman dan dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan
keahlian bagi calon Direksi, mencakup pula dinyatakan pailit;
pemenuhan persyaratan bahwa mayoritas • tidak mampu melakukan pengelolaan strategis
anggota Direksi wajib memiliki pengalaman dalam rangka pengembangan Bank Syariah yang
paling kurang 4 (empat) tahun dengan jabatan sehat;
paling rendah sebagai Pejabat Eksekutif • terbukti menolak memberikan komitmen dan/atau
di industri perbankan dan paling kurang 1 tidak memenuhi komitmen yang telah disepakati
(satu) tahun diantaranya menjabat paling dengan Bank lndonesia, Otoritas Jasa Keuangan,
rendah sebagai Pejabat Eksekutif pada BUS dan/atau Pemerintah; atau
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
394 Laporan Tahunan 2024
Page 397
• tidak melakukan perbuatan atau tindakan yang Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
menjadi tugas dan tanggung jawabnya sehingga
mengakibatkan terjadinya pelanggaran atau Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Komite
tindakan sebagaimana dimaksud pada butir (1), butir Pemantau Risiko didasarkan kepada Piagam Komite Pemantau
(3) dan/atau butir (4) di atas. Risiko yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris
2. Dewan Pengawas Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/KEP-KOM/001/2024
Calon anggota Dewan Pengawas Syariah wajib memenuhi tentang pedoman dan tata tertib kerja (piagam) komite pemantau
persyaratan sebagai berikut: risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk tanggal 1 Juli 2024. Pada
a. integritas, yang paling kurang mencakup: Piagam tersebut, terncantum tugas dan tanggung jawab Komite
• memiliki akhlak dan moral yang baik; Pemantau Risiko yang meliputi hal-hal sebagai berikut:
• memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan 1. Melakukan pemantauan dan evaluasi paling sedikit atas:
perbankan syariah dan peraturan perundang- a. Kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan
undangan lain yang berlaku; pelaksanaan kebijakan tersebut.
• memiliki komitmen terhadap pengembangan Bank b. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas Komite Manajemen
yang sehat dan tangguh (sustainabie)’, dan Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko.
• tidak termasuk dalam Daftar Tidak Lulus c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai pengendalian dan sistem informasi manajemen risiko.
uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper tesi) d. Kepatuhan Bank terhadap Anggaran Dasar, peraturan
yang ditetapkan oleh Bank lndonesia dan/atau Otoritas Pengawas Bank dan Pasar Modal, serta
Otoritas Jasa Keuangan. Kompetensi, yang paling peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait
kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman dengan manajemen risiko.
di bidang syariah mu'amaIah dan pengetahuan di 2. Melakukan pemantauan dan penelaahan paling sedikit atas:
bidangperbankan dan/atau keuangan secara umum; a. Laporan Profil Risiko.
dan b. Laporan Tingkat Kesehatan Bank berbasis risiko.
b. Reputasi keuangan, yang paling kurang mencakup: c. Laporan lainnya terkait dengan pengelolaan 10 (sepuluh)
• tidak termasuk dalam danar kredit/pembiayaan jenis risiko yaitu:
macet; dan • Risiko Kredit
• tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi • Risiko Pasar
pemegang saham, anggota Dewan Komisaris, • Risiko Operasional
atau anggota Direksi yang dinyatakan bersalah • Risiko Likuiditas
menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit, • Risiko Hukum
dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum • Risiko Kepatuhan
dicalonkan, • Risiko Reputasi
3. Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko. • Risiko Stratejik
Dalam memberikan rekomendasi mengenai Pihak • Risiko Imbal Hasil
lndependen yang akan menjadi anggota Komite Audit dan • Risiko Investasi
atau Komite Pemantau Risiko, Komite wajib memperhatikan d. Kebijakan Pembiayaan Bank dan kebijakan lainnya yang
visi dan misi Bank, prinsip-prinsip Good Corporate diwajibkan Regulator untuk disampaikan kepada Dewan
Governance serta ketentuan hukum perundang-undangan Komisaris oleh Direksi.
yang berlaku. 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris paling
4. Komite menyampaikan rekomendasi mengenai calon sedikit atas:
anggota Direksi, Dewan Pengawas Syariah, dan Dewan a. Hal-hal yang dapat mendukung peningkatan efektivitas
Komisaris kepada Dewan Komisaris secara tertulis untuk pelaksanaan manajemen risiko di Bank.
disampaikan kepada RUPS paiing lambat 1 (satu) minggu b. Kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Bank
sebelum pelaksanaan RUPS. dengan pelaksanaan kebijakan tersebut untuk memastikan
bahwa Bank telah mengelola risiko secara memadai.
Komite Pemantau Risiko c. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas Komite Manajemen
Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko.
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris dalam 4. Melakukan pertemuan secara berkala dengan unit-unit kerja
melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan khususnya terkait guna membahas hal-hal yang berada dalam lingkup
untuk hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan pengawasannya.
manajemen risiko.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
395
Page 398
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
5. Melaporkan hasil pemantauan dan penelaahan secara Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/KEP-
berkala, serta memberi masukan atas hal-hal yang perlu KOM/001/2024 tentang pedoman dan tata tertib kerja (piagam)
menjadi perhatian Dewan Komisaris. komite pemantau risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk tanggal
6. Menyusun Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau 1 Juli 2024 yang merupakan pembaruan dari Piagam Komite
Risiko dan melakukan reviu secara berkala paling sedikit 1 Pemantau Risiko sebelumnya.
(satu) kali dalam 3 (tiga) tahun.
Piagam Komite Pemantau Risiko ditetapkan oleh Dewan
Ketua Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung jawab Komisaris sebagai panduan dalam melaksanakan tugas dan
untuk melakukan koordinasi atas seluruh kegiatan Komite untuk tanggung jawab secara transparan, kompeten, objektif dan
memenuhi tujuan Komite sesuai dengan pembentukannya. independen sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan
Ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko bertanggung jawab diterima oleh semua pihak yang berkepentingan.
untuk hal- hal sebagai berikut:
1. Menentukan rencana kerja tahunan. Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur sejumlah hal yang
2. Menyusun laporan kegiatan Komite serta hal-hal yang meliputi:
dirasakan perlu untuk menjadi perhatian Dewan Komisaris. 1. Latar Belakang
3. Menunjuk anggota komite pemantau risiko non komisaris 2. Pemantau Risiko
atau pihak ketiga lainnya sebagai sekretaris komite untuk 3. Definisi, Visi dan Misi, Tanggung Jawab dan Wewenang
membantu kegiatan komite termasuk terkait rapat komite 4. Struktur Keanggotaan
dan penyusunan risalah rapat komite. 5. Kerahasiaan
4. Menghadiri rapat. 6. Imbal Jasa Anggota Komite
5. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya dalam setiap 7. Rapat Komite
kegiatan Rapat Komite. 8. Perubahan
9. Penutup
Wewenang Komite Pemantau Risiko
Masa Jabatan Komite Pemantau Risiko
1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan pihak-
pihak lain di Bank untuk memperoleh informasi, klarifikasi Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko yang merupakan
serta meminta dokumen dan laporan yang diperlukan. anggota Dewan Komisaris tidak boleh lebih lama dari masa
2. Mengakses catatan atau informasi tentang pegawai, dana, jabatannya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan
aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) periode berikutnya. Masa
dengan pelaksanaan tugasnya. tugas anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak
3. Memperoleh Laporan Profil Risiko, Laporan Tingkat Independen Non Komisaris paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat
Kesehatan Bank, Risk Appetite Statement, dan Laporan diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua) tahun masa tugas dengan
lainnya terkait penerapan manajemen risiko Bank. tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan
4. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Bank sewaktu-waktu.
yang berkaitan dengan tugasnya.
5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Apabila anggota Komisaris yang menjadi Ketua Komite Pemantau
Komisaris. Risiko berhenti sebelum masa tugasnya sebagai Komisaris
Perseroan, maka Ketua Komite Pemantau Risiko digantikan
Piagam Komite Pemantau Risiko oleh Komisaris Independen lainnya. Apabila masa tugas sebagai
Dewan Komisaris berakhir, maka berakhir pula masa tugasnya
Komite Pemantau Risiko memiliki Piagam Komite Pemantau sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko.
Risiko yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan
Struktur, Keanggotaan dan Keahlian Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Keterangan Keahlian
Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Adiwarman A. Karim Ketua (Merangkap Anggota) Ekonomi, Administrasi Bisnis
Independen
Ekonomi, Public Administration,
Muliaman D. Hadad Anggota Komisaris Utama/Komisaris Independen
Keuangan
Mohamad Nasir Anggota Komisaris Independen Akuntansi, Perbankan
Komaruddin Hidayat Anggota Komisaris Independen Pendidikan, Filsafat
Felicitas Tallulembang Anggota Komisaris Independen Manajemen
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
396 Laporan Tahunan 2024
Page 399
Nama Jabatan Keterangan Keahlian
Suyanto Anggota Komisaris Perbankan Syariah, Keuangan
Abu Rokhmad Anggota Komisaris Hukum, Perbankan Syariah
Fauzi Anggota Komisaris Manajemen, Perbankan
Nazaruddin Anggota Komisaris Manajemen
Ekonomi, Perbankan dan
Bowo Setiyono Anggota Pihak Independen
Finance
Noor Anis Anggota Pihak Independen Matematika, Perbankan
Profil Komite Pemantau Risiko
Adiwarman A. Karim
Ketua (Merangkap Anggota) Komite Pemantau Risiko/Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Muliaman D. Hadad
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris Utama/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Mohamad Nasir
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Komaruddin Hidayat
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Felicitas Tallulembang
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Suyanto
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Abu Rokhmad
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
397
Page 400
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Fauzi
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Nazaruddin
Anggota Komite Pemantau Risiko/Komisaris
Profil dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Periode dan Masa Jabatan: Mengikuti Periode Jabatan Dewan Komisaris
Bowo Setiyono
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen
Purworejo, 5 November 1975/Usia 49 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (1999)
• Master of Commerce, Banking and Finance University of New South Wales, Sydney,
Australia (2004)
49 Tahun • PhD degree Laboratoire d’Analyse et de Prospective Economiques (LAPE), Faculté
de Droit et des Sciences Economiques, Université de Limoges (2015)
Berdomisili di Yogyakarta, Sertifikasi
Indonesia
• Certified Risk Professional (CRP)
• Certified Financial Planner (CFP)
• Bank Risk Management 5 (LSP-KS)
Dasar Hukum Pengangkatan
• General Banking (LSPP)
• Certificate-International Risk Management & Wealth Management Refreshment
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
No. 04/016/HCP-PKWT tanggal 1 Program for Executives
Februari 2024
Pengalaman Kerja
• Komite Pemantau Risiko PT BRI Syariah Tbk (Desember 2019 – Januari 2021)
• Deputi Direktur MBA FEB UGM (Januari 2016 – Saat ini)
• Dosen Tetap FEB UGM (Januari 2005 – Saat ini)
Periode dan Masa Menjabat
Periode Pertama: 01 Februari 2024 – 31 Desember 2024
Rangkap Jabatan
• Deputi Direktur MBA FEB UGM (Januari 2016 – Saat ini)
• Dosen Tetap FEB UGM (Januari 2005 – Saat ini)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
398 Laporan Tahunan 2024
Page 401
Noor Anis
Anggota Komite Pemantau Risiko/Pihak Independen
Kudus, 11 Agustus 1964/usia 60 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana S-1 Matematika-Statistika Institut Teknologi Bandung (ITB) (1989)
60 Tahun Sertifikasi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang VI
• Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah (LSPKS),
Berdomisili di Depok, Jawa
Barat, Indonesia
Pengalaman Kerja
• Program Development Manager PT Prastika Praveena Bina Mandiri (2022-2023)
Dasar Hukum Pengangkatan
• Group Head Strategy & Performance Management Group PT Bank Syariah Mandiri
(2015-2021)
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
No. 04/013/HCP-PKWT tanggal 6 • Department Head Decision Support Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero)
Februari 2024 Tbk (2010-2015)
Periode dan Masa Menjabat
Periode Pertama: 06 Februari 2024 – 05 Februari 2026
Rangkap Jabatan
-
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Risiko
Tabel Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Insinyur Ekonomi
• Sarjana Ekonomi
Memiliki pengalaman kerja di bidang sektor
Adiwarman A. Karim Ketua (Merangkap Anggota) • Master Administrasi Bisnis
keuangan dan perbankan
• Master Ekonomi dan Kebijakan
Ekonomi
• Sarjana Ekonomi, Studi Pembangunan
Memiliki pengalaman kerja di bidang sektor
Muliaman D. Hadad Anggota • Master of Public Administration
keuangan dan perbankan
• Doctor of Philosophy
• Sarjana Akuntansi
• Magister Sains in Accounting Memiliki pengalaman kerja di bidang
Mohamad Nasir Anggota
• Doctor of Philosophy (Ph.D) in pemerintahan, pendidikan dan perbankan
Accounting
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
399
Page 402
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana Ushuluddin
• Magister Filsafat Memiliki pengalaman kerja di bidang pendidikan
Komaruddin Hidayat Anggota
• Doktor Filsafat dan perbankan
• Post-Doctorate Research Program
Felicitas
Anggota Sarjana Kedokteran Memiliki pengalaman kerja di bidang kesehatan
Tallulembang
Memiliki pengalaman kerja di bidang
Suyanto Anggota Sarjana Kedokteran
pemerintahan
• Sarjana Syari’ah/Hukum Perdata Islam
Abu Rokhmad Anggota • Magister Agama Memiliki pengalaman kerja di bidang pendidikan
• Doktor Ilmu Hukum
Fauzi Anggota Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman kerja di bidang perbankan
Nazaruddin Anggota Sarjana Manajemen Memiliki pengalaman kerja di bidang perbankan
• Sarjana Ekonom
• Master of Commerce, Banking and
Bowo Setiyono Anggota Finance Memiliki pengalaman kerja di bidang pendidikan
• PhD degree Laboratoire d’Analyse et
de Prospective Economiques (LAPE)
Noor Anis Anggota Sarjana Matematika-Statistika Memiliki pengalaman kerja di bidang perbankan
Independensi Komite Pemantau Risiko
Tabel Independensi Komite Pemantau Risiko
Aspek Adiwarman Muliaman Mohamad Komaruddin Felicitas Abu Nazar Bowo Noor
Suyanto Fauzi
Independensi A. Karim D. Hadad Nasir Hidayat Tallulembang Rokhmad uddin Setiyono Anis
Tidak memiliki
hubungan
keuangan
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dengan Dewan
Komisaris dan
Direksi
Tidak memiliki
hubungan
kepengurusan
di perusahaan,
anak √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
perusahaan,
maupun
perusahaan
afiliasi
Tidak memiliki
hubungan
kepemilikan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
saham di
perusahaan
Tidak memiliki
hubungan
keluarga
dengan Dewan
Komisaris,
√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Direksi, dan/
atau sesama
anggota Komite
Pemantau
Risiko
Tidak menjabat
sebagai
pengurus partai √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
politik, pejabat
dan pemerintah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
400 Laporan Tahunan 2024
Page 403
Program Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Adiwarman A. Karim Ketua (Merangkap Anggota)
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Muliaman D. Hadad Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Mohamad Nasir Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Komaruddin Hidayat Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Felicitas Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Anggota
Tallulembang Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Suyanto Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Abu Rokhmad Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Fauzi Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Pendidikan dan/atau Pelatihan dapat dilihat pada bagian pendidikan dan/atau pelatihan
Nazaruddin Anggota
Anggota Dewan Komisaris
Top Executive Learning Program (TELP)
- Series II Tahun 2024 Jakarta, 26 Februari Bank Syariah Indonesia
Tema : 2024 University
Leadership Transformation
One Day Workshop Komisaris &
Bank Syariah Indonesia
Perangkat Komisaris PT Bank Syariah Jakarta, 4 Maret 2024
University dan IBI
Indonesia, Tbk
Jakarta, 10-11 Juli
Penyetaraan Sertifikasi BSMR Jenjang V ASBISINDO
2024
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V Jakarta, 31 Juli 2024 LSPKS
Webinar “EV Insurance, International
Jakarta, 31 Oktober
Best Practice for Innovation of New OJK Institute
2024
Energy Products and Services
Webinar “The Future of Data Analytics
Jakarta, 12 September
in the Financial Industry: Trends and OJK Institute
2024
Innovations”
the 10th Indonesian Finance
Association (IFA) Conference on Jakarta, 10 Oktober
IFA, OJK, KSEI, IDX
Bowo Setiyono Anggota “Sustainable Finance and its Roles in 2024
Shaping Emerging Capital Markets”
Webinar “How to Prevent Accounting
Jakarta, 2 Mei 2024 OJK Institute
Fraud in Financial Sector”
Webinar “Peluang dan Tantangan Open
Jakarta, 25 April 2024 OJK Institute
Finance di Indonesia”
Webinar “Strategi Mengakselerasi Jakarta, 21 Maret
OJK Institute
Pangsa Pasar Keuangan Syariah” 2024
Webinar “Peluang dan Tantangan Aset Jakarta, 14 Maret
OJK Institute
Digital di Indonesia” 2024
Webinar “Artificial Intelligence Changes Jakarta, 07 Maret
OJK Institute
the Face of Financial Sector” 2024
Diseminasi Riset “The Greenwashing Jakarta, 05 Desember OJK Institute & UN -
Trap: How to Build Public Awareness” 2024 Environment Programme
Top Executive Learning Program (TELP)
- Desember 2024
Jakarta, 17 Desember Bank Syariah Indonesia
Tema : Execution Matters
2024 University
Pembicara : Bpk Zulkifli Zaini (Komisaris
PTPN III)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
401
Page 404
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu dan Tempat
Nama Jabatan Pengembangan Penyelenggara
Pelaksanaan
Kompetensi /Pelatihan
Top Executive Learning Program (TELP)
- Series II Tahun 2024 Jakarta, 26 Februari Bank Syariah Indonesia
Tema : 2024 University
Leadership Transformation
One Day Workshop Komisaris &
Bank Syariah Indonesia
Perangkat Komisaris PT Bank Syariah Jakarta, 4 Maret 2024
University dan IBI
Indonesia, Tbk
Jakarta, 10-11 Juli
Penyetaraan Sertifikasi BSMR Jenjang V ASBISINDO
2024
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V Jakarta, 31 Juli 2024 LSPKS
Webinar “The Future of Data Analytics
Jakarta, 12 September
Noor Anis Anggota in the Financial Industry: Trends and OJK Institute
2024
Innovations”
Jakarta, 7 November
Bedah Buku - Keamanan Siber Bank OJK Institute
2024
Seminar - Financial Services Technical
Update : PMK 74/2024 - Cadangan
Jakarta, 12 November
Piutang Tak Tertagih - Diskusi Dampak PwC Indonesia
2024
terhadap Usaha Perbankan dan Multi
Finance
Seminar - Transformasi Anti Fraud
di Era Digital : Integrasi Teknologi AI Jakarta, 26 November
PwC Indonesia
dan Kepatuhan POJK 12/2024 dan 2024
15/2024 bagi Lembaga Keuangan
Rapat Komite Pemantau Risiko
KEBIJAKAN RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Berdasarkan Piagam Komite Pemantau Risiko yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia
Tbk No.04/KEP-KOM/001/2024, berikut ini kebijakan Rapat Komite Pemantau Risiko, antara lain:
1. Komite Pemantau Risiko mengadakan rapat secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
2. Rapat Komite Pemantau Risiko hanya dapat dilaksanakan dalam hal dihadiri oleh paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) dari
jumlah anggota komite termasuk 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 1 (satu) orang Pihak Independen Non Komisaris.
3. Keputusan rapat Komite Pemantau Risiko diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
4. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
5. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Pemantau Risiko atau anggota yang ditunjuk, apabila Ketua Komite Pemantau Risiko berhalangan
hadir.
6. Setiap rapat Komite Pemantau Risiko dituangkan dalam risalah rapat, termasuk apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting
opinions), yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite yang hadir dan disampaikan kepada Dewan Komisaris.
7. Rapat dapat dilakukan baik secara tatap muka maupun virtual melalui media telekonferensi atau sarana media lainnya yang
memungkinkan semua peserta Rapat Komite saling melihat dan/atau mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
402 Laporan Tahunan 2024
Page 405
AGENDA RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tabel Agenda Rapat Komite Pemantau Risiko
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Evaluasi Laporan Progres Pemenuhan dan Pengembangan SDM Tahun 2023 5. Imam Budi Sarjito
1 26 Januari 2024
dan Rencana Program SDM 2024 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
2 21 Februari 2024 Laporan APU PPT Tahun 2023
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK (Direktur yang membawahi Fungsi 5. Imam Budi Sarjito
3 21 Februari 2024
Kepatuhan) Triwulan IV/2023 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Usulan Threshold (Batas Kewenangan Direksi yang Memerlukan Persetujuan 5. Imam Budi Sarjito
4 21 Februari 2024
Dewan Komisaris) 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
5 29 Februari 2024 Tingkat Kesehatan Bank Semester II tahun 2023
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
6 20 Maret 2024 Progres Pemenuhan & Pengembangan Islamic Ecosystem 2024
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
403
Page 406
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Update Penyusunan dan/atau Revisi Kebijakan, Prosedur atau Update Metoda 5. Imam Budi Sarjito
7 25 April 2024
Pengukuran & Mitigasi Risiko (Per Maret 2024) 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
8 3 Mei 2024 Update Regulasi atau Revisi Kebijakan dan Prosedur (Per Maret 2024)
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
9 30 Mei 2024 Laporan APU PPT Triwulan I Tahun 2024
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Laporan Pelaksanaan Kepatuhan DymFK (Direktur yang membawahi Fungsi 5. Imam Budi Sarjito
10 30 Mei 2024
Kepatuhan) Triwulan I Tahun 2024 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Update Perkambangan Pertumbuhan Pembiayaan dan Pengendalian FaR 5. Imam Budi Sarjito
11 13 Juni 2024
Segmen Wholesale 2024 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Laporan Progres Pemenuhan dan Pengembangan SDM Triwulan I/2024 dan 5. Imam Budi Sarjito
12 27 Juni 2024
Progress Implementasi One Culture 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
404 Laporan Tahunan 2024
Page 407
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
13 11 Juli 2024 Market & Research Updates
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
14 25 Juli 2024 Strategi Pertumbuhan Retail dan Pengendalian FAR
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
15 15 Agustus 2024 Laporan Tingkat Kesehatan Bank Semester I tahun 2024
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Laporan APU PPT semester I tahun 2024 dan Laporan Pelaksanaan Kepatuhan
5. Imam Budi Sarjito
16 11 September 2024 DymFK (Direktur yang Membawahi Fungsi Kepatuhan) Semester I tahun 2024
6. Sutanto
(Reschedule 22 Agustus)
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
17 19 September 2024 Evaluasi Kinerja Model Bisnis dan Strategi Peningkatan FBI
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
18 26 September 2024 Pendalaman Penanganan High Risk Account segmen Wholesale, Oto dan Griya
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
405
Page 408
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No. Tanggal Agenda Peserta Rapat
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
19 17 Oktober 2024 Evaluasi Kinerja Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
20 30 Oktober 2024 Persetujuan Recovery Plan & Resolution Plan 2024
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
21 8 November 2024 Evaluasi Kinerja Marketing Communication
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
22 21 November 2024 Evaluasi dan Strategi Jaringan 2024 - 2025
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
5. Imam Budi Sarjito
23 12 Desember 2024 Strategi Pengembangan SDM untuk mendukung RBB 2025-2027
6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
1. Muliaman Dharmansyah Hadad
2. Adiwarman Azwar Karim
3. Suyanto
4. Abu Rokhmad
Update Regulasi/Revisi Kebijakan dan Prosedur (Per Desember 2024) - POJK 5. Imam Budi Sarjito
24 12 Desember 2024
No. 17, Bullion Bank, POJK No. 15, IcoFR, Hapus tagih. 6. Sutanto
7. Komaruddin Hidayat
8. Mohamad Nasir
9. Bowo Setiyono
10. Noor Anis
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
406 Laporan Tahunan 2024
Page 409
FREKUENSI DAN TINGKAT KEHADIRAN RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Tabel Tingkat Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Rapat Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran Persentasi
Muliaman Dharmansyah
Ketua 24 24 100%
Hadad
Adiwarman Azwar Karim Anggota 24 24 100%
Suyanto Anggota 24 24 100%
Abu Rokhmad Anggota 24 21 88%
Imam Budi Sarjito* Anggota 8 8 100%
Sutanto* Anggota 8 8 100%
Komaruddin Hidayat Anggota 24 24 100%
Mohamad Nasir Anggota 24 24 100%
Felicitas Tallulembang** Anggota 15 15 100%
Bowo Setiyono Anggota 24 24 100%
Noor Anis Anggota 24 23 96%
* Berhenti menjabat sejak tanggal 31 Mei 2024
*** Mulai menjabat sejak tanggal 31 Mei 2024
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Komite Pemantau Risiko
telah melaksanakan rapat sebanyak 24 (dua puluh empat) kali dan menjalankan tugasnya yang antara lain:
1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank;
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan satuan kerja manajemen risiko;
3. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan Tingkat Kesehatan Bank secara semesteran;
4. Mengawasi dan mengevaluasi Hasil Laporan Pelaksanaan Kepatuhan, antara lain:
a. Laporan Pelaksanaan Tugas & Tanggung Jawab Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan/Laporan Kepatuhan,
b. Laporan Kepatuhan Terintegrasi & Laporan Tata Kelola Terintegrasi,
c. Laporan Anti Pencucian uang dan Pendanaan Terorisme (APU-PPT);
5. Mengawasi dan mengevaluasi Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia
6. Mengawasi pelaporan Recovery & Resolution Plan
7. Mengawasi risiko atas usulan aksi korporasi atau tindakan lainnya seperti usulan Threshold (Batas Kewenangan Direksi yang
Memerlukan Persetujuan Dewan Komisaris).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
407
Page 410
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Organ dan Komite di Bawah Direksi Struktur Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab langsung kepada
Direktur Compliance & Human Capital. Dalam pelaksanaan
Sekretaris Perusahaan memiliki peran penting dalam fungsi dan tugasnya, organisasi Sekretaris Perusahaan terbagi ke
menjembatani kepentingan antara perusahaan dengan pemegang dalam 6 (enam) bidang aktivitas, yaitu:
saham, regulator serta pemangku kepentingan (stakeholders) 1. Aktivitas Bank sebagai perusahaan terbuka, termasuk
lainnya. Peran tersebut terutama bertujuan menciptakan melaksanakan tata kelola perusahaan khususnya yang
komunikasi yang baik, serta menjaga persepsi terhadap citra terkait dengan ketentuan pasar modal.
BSI. Karena itu, Bank telah membentuk Sekretaris Perusahaan 2. Aktivitas Komunikasi Korporasi.
(Corporate Secretary) yang merupakan mandat dari Peraturan 3. Aktivitas Kesekretariatan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2014 tentang 4. Aktivitas Stakeholder Management.
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Mengacu 5. Aktivitas Corporate Social Responsibility.
pada regulasi tersebut, fungsi utamanya antara lain memberikan 6. Aktivitas Pengurus Bank.
masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk memenuhi
peraturan perundang-undangan di pasar modal serta menjadi Untuk menjalankan aktivitas tersebut, Sekretaris Perusahaan
penghubung Bank dengan pemangku kepentingan. memiliki beberapa departemen di bawahnya. Sekretaris
Perusahaan tetap melakukan koordinasi dan supervisi langsung
terhadap pelaksanaan fungsi dan tugas masing-masing
departemen.
Corporate Secretary &
Communication
Secretary
Corporate Capital Corporate
Corporate Office of the
Communication Market Regulation Stakeholder
Corporate Social Affairs Board
Assurance Management
CSG Operation
Corporate
Media & Corporate Event
Branding Zakat Reporting & Corporate
Communication & Secretariat
& Content Implementation Policy Management
Management
Development CSG Operations
Corporate Infaq & Corporate Staff
Internal Regulatory
Branding & Social Fund Event Board
Communication Compliance
Sponshorship Implementation Operations
Stakeholder
Staff Planning &
Monitoring
External Media Document &
Communication Relation Staff Staff Board
Secretariat Staff
Management Operations
Content Literacy & Staff Staff
Development Inclusion
Integrated
Security Board
Staff Staff Management Support
Staff
Executive
Social Media & Secretary
Situation Room
Board Support Staff
Board Secretary
Board
Administration
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
408 Laporan Tahunan 2024
Page 411
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris c. Menjadi penghubung antara Bank dan pihak eksternal
Perusahaan yang mewakili masyarakat.
d. Mengikuti perkembangan pasar dan kondisi eksternal
Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, Sekretaris Perusahaan Bank, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku
berpedoman pada Kebijakan dan Standar Prosedur Corporate di bidang perbankan syariah ataupun isu-isu industri
Secretary. Adapun tugas dan tanggung jawab Sekretaris syariah secara umum.
Perusahaan yaitu: e. Mengarahkan penyusunan alat dan komunikasi media
1. Tata Kelola Kepatuhan marketing yang efektif dan tepat sasaran.
a. Menjadi host penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang f. Mengelola stakeholders dan menyelenggarakan beberapa
Saham. aktivitas yang bertujuan untuk keterbukaan informasi,
b. Memastikan berjalannya fungsi Dewan Komisaris, seperti paparan publik.
Direksi, Komite-komite dan DPS serta jajaran yang g. Menjalin hubungan baik dengan media massa untuk
mendukung di bawahnya. memperoleh pemahaman publik tentang perusahaan
c. Menyiapkan daftar pemegang saham, daftar khusus agar tercipta citra dan reputasi positif.
anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan keluarganya h. Melakukan edukasi, sosialisasi dan literasi perbankan
dalam kepemilikan saham, hubungan bisnis, serta peran syariah kepada masyarakat.
lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan. 3. Corporate Branding dan Sustainable Finance
d. Menghadiri dan membuat risalah rapat Direksi dan a. Menjaga dan meningkatkan citra melalui konsistensi
Dewan Komisaris. dan standardisasi dalam implementasi Corporate Identity
e. Memberikan masukan kepada Direksi Bank untuk Bank.
menjalankan ketentuan/undang-undang yang berlaku, b. Menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan Rencana
antara lain tentang Perseroan, surat berharga syariah, Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan Laporan RAKB
saham perbankan syariah, pasar modal beserta peraturan serta Laporan Keberlanjutan sesuai dengan format yang
pelaksanaannya. telah ditetapkan oleh regulator untuk membangun,
f. Mengarahkan pemuatan publikasi transparansi sesuai memelihara dan mengembangkan citra perusahaan.
ketentuan regulasi perbankan dan pasar modal. c. Mengkomunikasikan RAKB kepada pemegang saham
- Menyampaikan laporan-laporan kepada regulator dan seluruh organisasi di Bank.
maupun publik baik berupa laporan berkala maupun d. Menyusun monitoring dan reviu pelaksanaan program
insidentil. keuangan berkelanjutan untuk dilaporkan secara berkala
- Mengawal korespondensi Bank dengan cara kepada Direksi.
memberikan advice kebahasaan/reviu terhadap e. Mempublikasikan kegiatan atau aksi keuangan
dokumen korporat Bank. berkelanjutan untuk meningkatkan awareness dan citra
- Mengelola dokumen, khususnya dokumen korporat positif Bank dalam berbagai saluran komunikasi, antara
termasuk pengelolaan pusat arsip. lain media cetak, elektronik, video, dan lainnya.
- Menjaga dan mengkoordinasikan kegiatan f. Menjaga dan mengkoordinasikan kegiatan CSR agar
pengelolaan dokumen kantor pusat, regional office, tetap sejalan dengan program Corporate Planning Bank
area/branch office ataupun outlet lainnya serta sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
memberikan advice terkait pengelolaan dokumen g. Melaksanakan program RAKB terkait bisnis.
dimaksud. h. Mengelola proses dan kinerja corporate branding dan
2. Tata Kelola Komunikasi Korporat RAKB yang efektif dalam memberikan kontribusi optimal
a. Menetapkan strategi komunikasi dalam rangka terhadap persepsi positif stakeholders dan shareholders
meningkatkan reputasi positif Bank. untuk peningkatan brand equity, serta berkontribusi
b. Membuat strategi penyebaran informasi kepada terhadap peningkatan awareness dan bisnis Bank.
stakeholders internal dan eksternal. Termasuk
menyampaikan program dan kegiatan Bank serta
mengelola manajemen isu dan krisis melalui pemberitaan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
409
Page 412
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Profil Sekretaris Perusahaan
Wisnu Sunandar
Sekretaris Perusahaan
Jakarta, 1 Oktober 1978, usia 46 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Teknik, Universitas Indonesia (1997-2003).
• Magister Manajemen, Prasetiya Mulya Business School (2012-2014).
46 Tahun
Sertifikasi
Manajemen Risiko Level 4
Berdomisili di Jakarta,
Indonesia
Pengalaman Kerja
• Regional CEO I Aceh PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (2021-2024)
Dasar Hukum Pengangkatan
• Regional CEO II Medan PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (2021)
• Regional CEO I Medan PT. Bank Syariah Mandiri (2020-2021)
SK No. 04/112-KEP/DIR
tanggal 20 Maret 2024 • Regional CEO VII Banjarmasin PT Bank Syariah Mandiri (2018-2020)
• Area Manager Area Medan Ahmad Yani PT Bank Syariah Mandiri (2015-2018)
• Deputy Group Head Consumer Finance Group PT Bank Syariah Mandiri (2015)
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
-
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
410 Laporan Tahunan 2024
Page 413
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Waktu dan Tempat
Penyelenggara
Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan
Top Executive Learning Program Series 2 Jakarta, 26 Februari 2024 Internal Bank
Knowledge Sharing Forum (KSF) “Sharping Your Branding In Sharia Jakarta, 14 Maret 2024 Internal Bank
Banking Leadership”
Workshop Penyusunan Kertas Kerja Standarisasi Branding BSI Jakarta, 26 Maret 2024 Internal Bank
Personal Colour & Style Analysis Jakarta, 4 Juni 2024 Internal Bank
Innovation Vol 2 Innovate or Evaporate Jakarta, 25 Juli 2024 Internal Bank
Webinar Series 2 BYOND by BSI Update Jakarta, 14 November 2024 Internal Bank
Top Executive Learning Program Series 3 Jakarta, 17 Desember 2024 Internal Bank
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Tahun 2024 Satuan Kerja Audit Intern
Sepanjang tahun buku 2024, Sekretaris Perusahaan telah Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) melaksanakan fungsi Audit
melaksanakan fungsi dan tugas, yang rinciannya berikut ini: Internal melalui aktivitas assurance dan consulting yang
1. Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Umum bersifat independen dan dilakukan secara obyektif dalam
Pemegang Saham Tahunan. rangka memberikan nilai tambah dan rekomendasi perbaikan
2. Menyelenggarakan dan menghadiri serta membuat risalah untuk operasional Bank melalui pendekatan yang sistematis
rapat Direksi termasuk rapat gabungan Direksi dengan berdasarkan risiko dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah. serta kecukupan dan efektifitas manajemen risiko, pengendalian
3. Menyiapkan informasi daftar pemegang saham, daftar khusus intern, dan proses tata Kelola Bank.
dari anggota Direksi, Dewan Komisaris dan keluarganya
dalam kepemilikan saham, hubungan bisnis dan peran lain Struktur Organisasi Internal Audit
yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
4. Menjalankan fungsi kepatuhan Bank terhadap pasar modal. Struktur dan kedudukan Internal Audit dalam Organisasi Satuan
5. Melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat sesuai Kerja Audit Intern (SKAI) dalam menjalankan tugas dan fungsinya
dengan peraturan perundangan yang berlaku. dipimpin oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Internal Audit
6. Dokumentasi data legalitas Bank, antara lain akta RUPS, yang membawahi 3 (tiga) grup dan 2 (dua) Department dengan
akta Perubahan Anggaran Dasar, akta Perubahan Susunan spesialisasi tugas pada:
Pengurus, tanda domisili perusahaan, dan dokumen legalitas 1. Wholesale & Corporate Center Audit
lainnya. a. Wholesale & Treasury Banking Audit
7. Mengadministrasikan dan mendistribusikan seluruh surat b. Finance, Strategy & Procurement Audit
masuk yang ditujukan kepada BSI atau kepada Unit Kerja c. Risk, Compliance & Human Capital Audit
terkait untuk ditindaklanjuti. d. Audit Policy & Development Audit
8. Menyelenggarakan corporate event dan/atau berpartisipasi 2. Retail, Distribution & Digital Banking Audit
dalam event yang dilaksanakan pihak ketiga dalam bentuk a. Retail Banking Audit
sponsorship. b. Distribution, Strategy & Funding Audit
9. Menyelenggarakan event dengan media. c. Digital Transaction Banking Audit
10. Menerbitkan siaran pers. d. Audit Counterpart & Support
11. Menggelar kegiatan edukasi, literasi dan inklusi keuangan 3. IT Audit
syariah. a. IT Strategy, Development & Governance Audit
12. Menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tahun b. IT Operation & Infrastructure Audit
2020 sesuai POJK No. 51 Tahun 2017 yang telah diserahkan c. IT Security Audit
kepada OJK. Sustainable finance terkait bisnis, yang d. Audit MIS & Data Analytics
mencakup: product and services, governance, dan capacity 4. Investigation Audit Department
building. Sektor bisnis yang diutamakan adalah pendidikan, 5. Audit Quality Assurance
kesehatan, dan infrastruktur (khususnya pada program-
program pemerintah).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
411
Page 414
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Sharia Supervisory Board Board of Commisioners
President Director
Audit Comitee
SEVP Internal Audit
Satria
Wholesale & Corporate Center Retail, Distribution & Digital
Audit Group (WCA) Banking Audit Group (RDA) IT Audit Group (ITA)
Movianto Agus Subekti Arif Jatmoko
Wholesale & Treasury Banking
Audit Retail Banking Audit IT Security Audit
Noer Cahyo Adhi Nugroho Amri Bustami Aresto Yudo
Finance, Strategy & Procurement Distribution, Strategy & Funding IT Operation & Infrastructure
Audit Audit Audit
Widya Setyadi Donny Eko Dodo Sunjoyo
Risk, Compliance & IT Strategy, Development, &
Human Capital Audit Digital Transaction Banking Audit
Governance Audit
Mardani Ardiansyah
Fanny Novandra
Audit Policy & Audit MIS & Data
Development Audit Counterpart & Support
Analytics
Ratna Purnama Sari Myristica R
Yudha Aditya
Audit Quality Investigation
Assurance Audit
Irzasyam Brantas
Kedudukan Internal Audit Dalam Struktur Organisasi
Kedudukan SKAI dalam Struktur Organisasi Bank adalah sebagai berikut:
1. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama.
2. Dalam pelaksanaan tugasnya, SKAI menyampaikan laporan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris, dan salinannya
disampaikan kepada Komite Audit dan Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan.
3. Memiliki hubungan fungsional dan dapat berkomunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris, Direksi, SEVP, Komite Audit,
serta Dewan Pengawas Syariah.
4. Memiliki hubungan koordinasi dengan Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi (SKAIT) Bank Induk.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
412 Laporan Tahunan 2024
Page 415
Profil Kepala Internal Audit
Satria
SEVP Internal Audit
Menggala, 25 September 1967/usia 57 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Ekonomi Universitas Bandar Lampung (1990)
• Magister Management Universitas Bandar Lampung (2008)
57 Tahun
Sertifikasi
• Certified Internal Audit Executive
Berdomisili di Jakarta, • Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Level 7
Indonesia
Pengalaman Kerja
Dasar Hukum Pengangkatan
- SEVP Internal Audit BSI (2023 - sekarang)
- Ketua Dewan Pengawas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2025)
Surat Keputusan Direksi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk - Dana Pensiun Bank Mandiri Empat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Nomor: 03/153-KEP/DIR - Chief Retail Audit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2021)
tanggal 28 April 2023 - Group Head / Senior Vice President Cash & Trade Operations Group PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2016)
- Regional CEO Sulawesi Maluku (8 Provinsi) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015)
- Regional CEO Sumatera II (6 Provinsi) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2013)
- Deputy Regional Manager Kanwil XII Jayapura (Papua & Papua Barat) PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2011)
- Area Manager Makasar (Sulawesi Selatan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011)
- Area Manager Samarinda (Kalimantan Timur) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010)
- Area Manager Jakarta Fatmawati (Jakarta Selatan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2009)
- Area Manager Lampung PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007)
- City Operation Manager Palembang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006)
- Dept Head COS City Operation Palembang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005)
- Operation Manager HUB Denpasar (Bali, NTB & NTT) PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2002)
- Kepala Cabang Tjk Bambu Kuning Bandar Lampung PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2000)
- Kepala Cabang Panjang Bandar Lampung PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999)
Pelatihan yang diikuti pada tahun 2024
• Workshop Digital Transaction Banking
• Top Executive Learning
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
413
Page 416
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Program Peningkatan Kompetensi Internal Audit Dalam menjalankan tugasnya Internal Audit mengacu pada
Piagam Audit Intern yang telah disahkan pada tanggal 27
September 2022 yang ditandatangani oleh Komisaris Utama dan
No Jenis Pelatihan
Direktur Utama. Adapun isi dari Piagam Audit Intern yaitu:
1 Pengadaan Konstruksi
1. Visi, Misi dan Fungsi Internal Audit
2 Transaksi Valuta Asing untuk RM Wholesale 2. Kedudukan dalam Organisasi
3 KSF Standarisasi Pengadaan dan Vendor Management serta 3. Ruang Lingkup Aktivitas Audit Intern
Penyusunan HPS
4. Kewenangan, Tanggung Jawab dan Hubungan serta
4 Seminar Anti Fraud
Komunikasi Audit Intern dengan Unit Kerja yang Melakukan
5 Bank Mandiri Audit Course (BMAC) Fungsi Pengendalian
6 Konferensi Auditor Internal YPIA 5. Kode Etik dan Profesi
7 Pelatihan Transaksi Valuta Asing Untuk RM Wholesale 6. Persyaratan Auditor Internal
8 Training PPT 7. Pembatasan dalam Penugasan
8. Lain-lain
9 Konferensi Auditor Internal IIA
10 Fundamentals of Cybersecurity Auditing
Tugas dan Tanggung Jawab Internal Audit
11 Asian Conference IIA Bali
12 Workshop Analysist and Reporting with Excel Dashboard Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Audit Intern adalah
13 Cyber Risk Management sebagai berikut:
14 Penanganan Kejahatan Perbankan Dengan berlakunya UU 1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris
P2SK & POJK 16 tahun 2023. dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan
15 Pelatihan Tingkat Maturitas Digital Bank secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan maupun
16 Mastering ITIL v4 Fundamental pemantauan hasil audit.
17 Devops Foundation 2. Membuat analisis dan penilaian di bidang keuangan,
18 Training Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) akuntansi, operasional dan kegiatan lainnya melalui audit
dan pengawasan berkelanjutan (continuous monitoring).
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Kepala dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan
Internal Audit dana.
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif
Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) diangkat dan tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan
diberhentikan oleh Direktur Utama setelah mendapat manajemen.
persetujuan Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan 5. Menyusun kebijakan dan prosedur tertulis sebagai pedoman
rekomendasi Komite Audit. Sesuai Peraturan Otoritas Jasa bagi Internal Auditor dalam melaksanakan tugasnya.
Keuangan (POJK) No.1/POJK.03/2019 tanggal 29 Januari 2019 6. Melakukan koordinasi kegiatan SKAI dengan kegiatan
tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, SKAI Eksternal Audit dan unit/fungsi penyedia assurance lainnya.
secara organisasi berada langsung di bawah koordinasi Direktur 7. SKAI wajib melakukan komunikasi dengan regulator paling
Utama. sedikit sekali dalam 1 (satu) tahun.
8. Melaporkan ringkasan audit intern kepada pejabat yang
Internal Audit Charter membawahkan fungsi audit intern dari perusahaan induk.
Bank memiliki Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) sebagai Kewenangan Internal Audit
pedoman pelaksanaan fungsi audit intern. Piagam Audit Intern
merupakan pedoman pelaksanaan fungsi audit intern atas: SKAI memiliki kewenangan yaitu:
1. Pelaksanaan fungsi audit intern atas pelaksanaan audit 1. Melakukan aktivitas audit intern terhadap kegiatan semua
2. Inisiasi komunikasi unit kerja dalam organisasi Bank serta pihak terafiliasi sesuai
3. Pemeriksaan aktivitas PT Bank Syariah Indonesia Tbk governance yang berlaku.
4. Kewenangan untuk mengakses catatan, dokumen, data, dan 2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi,
fisik aset termasuk sistem manajemen informasi dan risalah Dewan Komisaris dan Komite Audit serta Dewan Pengawas
pertemuan Manajemen. Syariah.
3. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil
Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) ditinjau ulang paling dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit serta
sedikit sekali dalam 3 (tiga) tahun yang mendapat persetujuan Dewan Pengawas Syariah.
dari Dewan Komisaris dan penetapan dari Direktur Utama
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
414 Laporan Tahunan 2024
Page 417
4. Mengakses seluruh data dan informasi Bank yang relevan 1. Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
terkait dengan tugas dan fungsi Internal Audit, yaitu data
Jabatan Jumlah Sertifikasi
cetak dan elektronik, catatan, karyawan, dana, aset, lokasi
SEVP 1 Level 5
atau area, maupun informasi lainnya yang berhubungan
dengan sumber daya Bank. Group Head 3 Level 1
5. Melakukan aktivitas investigasi terhadap kasus/masalah 3 Level 2
pada setiap aspek dan unsur kegiatan yang terindikasi fraud 3 Level 3
dan atau pelanggaran Code of Conduct (CoC). 2 Level 4
6. Menetapkan jadwal, objek audit, personal, ruang lingkup, 1 Level 5
metodologi, teknik, perangkat, dan pendekatan audit yang
Department Head 13 Level 1
terkait dengan pelaksaan aktivitas audit umum dan aktivitas
13 Level 2
investigasi.
13 Level 3
7. Melakukan koordinasi kegiatan dengan Eksternal Auditor.
8. Menggunakan jasa pihak ekstern atau non-Audit Intern 1 Level 4
dalam pelaksanaan audit, baik lingkup Bank maupun di luar Team Leader 39 Level 1
Bank, apabila dipandang perlu. 39 Level 2
9. Mengimplementasikan pelaksanaan aktivitas audit intern 1 Level 3
seusai Kode Etik Audit Intern.
Officer 46 Level 1
10. Melakukan proses verifikasi, wawancara, konfirmasi, dan/
30 Level 2
atau teknik audit lainnya kepada pihak internal maupun
Staff 1 Level 1
pihak eksternal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas
dan fungsi Internal Audit.
11. Mengikuti rapat yang bersifat strategis (dikecualikan rapat 2. Certified Fraud Examiner (CFE)
pembahasan persetujuan pembiayaan) tanpa mempunyai
Jabatan Jumlah Sertifikasi
hak suara dalam pengambilan keputusan.
Department Head 1 CFE
12. Melaporkan ringkasan audit intern kepada pejabat yang
membawahkan fungsi audit intern dari Entitas Utama bagi
Konglomerasi Keuangan. 3. Certified Risk Professional (CRP)
Jabatan Jumlah Sertifikasi
Komposisi Personil Internal Audit
Group Head 1 CRP
Sampai dengan posisi 31 Desember 2024, SKAI memiliki 107
pegawai dengan komposisi sebagai berikut: 4. Certified Information System Auditor (CISA)
No Jabatan Jumlah Jabatan Jumlah Sertifikasi
1 SEVP Internal Audit 1 Group Head 1 CISA
2 Group Head 3 Department Head 2 CISA
3 Department Head 15
4 Auditor 83 5. Certified Information System Security Professional (CISSP)
5 Staff 5
Jabatan Jumlah Sertifikasi
Total 107
Group Head 1 CISSP
Sertifikasi Profesi Personil 6. Encase Certified Examiner (EnCE)
Jabatan Jumlah Sertifikasi
Pengembangan kompetensi Auditor dilakukan melalui Program
Group Head 1 EnCE
Sertifikasi Audit baik untuk Level Nasional maupun Level
Internasional. Rincian jumlah pegawai yang telah memperoleh
sertifikasi Level Nasional dan Level Internasional sampai periode 7. Computer Hacking Forensic (CHFI)
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Jabatan Jumlah Sertifikasi
Group Head 1 CHFI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
415
Page 418
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
8. Ceritified Qualified Internal Auditor (QIA) 17. Sertifikasi ISO
Jabatan Jumlah Sertifikasi Jabatan Jumlah Sertifikasi
Group Head 1 QIA Department Head 2 ISO 27001, ISO 22301
Team Leader 4 QIA Team Leader 1 ISO 27001, ISO 9001
Officer 5 QIA
18. Sertifikasi Cyber Security (CC)
9. Control Objective for Information Technologies (COBIT)
Jabatan Jumlah Sertifikasi
Jabatan Jumlah Sertifikasi Department Head 1 CC
Group Head 1 COBIT
Department Head 2 COBIT Kode Etik Auditor
10. Information Technology Infrastructure Library (ITIL) 1. Integritas
Integritas Auditor Internal membentuk keyakinan, dan oleh
Jabatan Jumlah Sertifikasi
karenanya menjadi dasar kepercayaan terhadap penilaian
Group Head 1 ITIL
yang dilakukannya.
Team Leader 1 ITIL Aturan perilaku
a. Melaksanakan tugas dengan jujur, cermat dan
11. Certified Bank Internal Auditor (CBIA) Level Supervisor bertanggung jawab.
b. Mematuhi hukum dan membuat pengungkapan sesuatu
Jabatan Jumlah Sertifikasi
berlandaskan hukum dan perundangundangan yang
Group Head 1 Level Supervisor
berlaku di Indonesia sesuai dengan profesinya.
Department Head 12 Level Supervisor c. Tidak secara sadar/sengaja terlibat dalam aktivitas yang
Team Leader 37 Level Supervisor melanggar hukum, atau kegiatan yang dapat merusak
kredibilitas profesi audit internal atau reputasi PT Bank
12. Certified Bank Internal Auditor (CBIA) Level Auditor Syariah Indonesia Tbk.
d. Mendukung dan berkontribusi dalam mencapai tujuan
Jabatan Jumlah Sertifikasi
PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang sah dan layak.
Group Head 1 Level Auditor
2. Objektivitas
Department Head 13 Level Auditor Auditor Internal menunjukkan objektivitas profesional
Team Leader 39 Level Auditor pada tingkatan tertinggi dalam memperoleh, mengevaluasi
Officer 45 Level Auditor dan mengkomunikasikan informasi tentang aktivitas atau
Staf 1 Level Auditor proses yang ditinjau. Auditor Internal melakukan penilaian
secara berimbang atas segala hal yang relevan dan tidak
13. Certified Internal Audit Executive (CIAE) dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau pihak lain dalam
memberikan pertimbangan.
Jabatan Jumlah Lembaga Sertifikasi
Aturan Perilaku:
SEVP 1 BPKP
a. Tidak diperkenankan berpartisipasi dalam suatu kegiatan
Group Head 2 BPKP atau hubungan apa pun yang dapat, atau patut diduga
dapat menghalangi penilaian Auditor Internal secara
14. Certified Ethical Hacker (CEH) proporsional. Termasuk dalam kegiatan operasional dan
pengambilan keputusan.
Jabatan Jumlah Sertifikasi
b. Dilarang menerima apa pun yang dapat, atau patut diduga
Group Head 1 CEH
dapat, mengganggu pertimbangan profesionalnya.
c. Harus mengungkapkan semua fakta penting yang
15. Certified E- Business Proffesional (CEP) diketahuinya, yang apabila tidak diungkapkan dapat
menyebabkan penyimpangan dalam laporan atas
Jabatan Jumlah Sertifikasi
kegiatan yang ditinjau.
Group Head 1 CEP
3. Kerahasiaan
Auditor Internal menghormati nilai dan kepemilikan
16. Certified in The Governance of Enterprise IT (CGEIT) informasi yang diterimanya dan tidak mengungkap informasi
tersebut tanpa kewenangan yang sah, kecuali diharuskan
Jabatan Jumlah Sertifikasi
secara hukum atau profesi.
Team Leader 1 CGEIT
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
416 Laporan Tahunan 2024
Page 419
Aturan Perilaku:
a. Harus berhati-hati dalam menggunakan dan menjaga informasi yang diperoleh dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
b. Tidak diperkenankan menggunakan informasi untuk memperoleh keuntungan pribadi, atau dalam cara apa pun, yang
bertentangan dengan hukum atau merugikan tujuan PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang sah dan layak.
4. Kompetensi
Auditor Internal menerapkan pengetahuan, kecakapan dan pengalaman yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas audit internal.
Aturan Perilaku:
a. Hanya terlibat dalam pelaksanaan tugas yang membutuhkan pengetahuan, kecakapan dan pengalaman sesuai dengan yang
dimilikinya.
b. Melaksanakan penugasan sesuai dengan Standar Internasional untuk Praktik Profesional Audit Internal.
c. Senantiasa meningkatkan keahlian, serta efektivitas dan kualitas hasil kerjanya secara berkelanjutan.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Internal Audit Tahun 2024
Berdasarkan Annual Audit Plan (AAP) dan Strategi Audit Tahun 2024 yang telah disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris,
rencana audit tahun 2024 ditetapkan sebanyak 33 penugasan. Realisasi pelaksanaan kegiatan audit tahun 2024 hingga 31 Desember
2024 sebanyak 59 penugasan atau 178% dari target, dengan penjelasan sebagai berikut:
Realisasi AAP & Non AAP sampai dengan
No Jenis Audit Target AAP 2024 Realisasi Non AAP
Desember 2024
1 Audit Assurance 33 20 53
2 Audit Consulting - 6 6
RAPAT INTERNAL AUDIT 1. Rapat Internal Audit dengan Audit Eksternal (Regulator dan
Berdasarkan POJK Nomor 1/POJK.03/2019, Unit Kerja Internal KAP) sebanyak 151 (seratus lima puluh satu) kali dengan
Audit memiliki kewenangan: melibatkan peserta rapat dari Direksi, Dewan Komisaris,
1. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil Komite Audit dan DPS.
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit, serta 2. Rapat Internal Audit dengan Direktur sebanyak 2 (dua) kali.
Dewan Pengawas Syariah. 3. Rapat Internal Audit dengan Dewan Komisaris dan Komite
2. Mengikuti rapat yang bersifat strategis. Audit sebanyak 5 (lima) kali.
4. Rapat Internal Audit dengan Dewan Pengawas Syariah
Selama tahun 2024, Internal Audit telah menyelenggarakan sebanyak 5 (lima) kali.
rapat bersama Dewan Komisaris, Direksi, DPS, SEVP, Komite 5. Rapat Internal Audit dengan SEVP Internal Audit 8 (delapan)
Audit serta Auditor Eksternal dengan rincian sebagai berikut. kali.
Temuan dan Tindak Lanjut Hasil Audit
Terdapat 6.788 temuan Dimana 3.507 temuan dapat diselesaikan sebelum exit meeting dan per posisi Desember 2024, sebanyak 2.896
temuan telah diselesaikan, sehingga penyelesaian temuan sudah 88% dan 12% yang belum overdue.
Done Des ’24 On Progress
No Auditor Jumlah Temuan Done sebelum Exit Meeting Total DMTL
Jml % Jml %
1 Internal 4.125 1.678 2.447 2.212 90% 235 10%
2 Eksternal 2.663 1.829 832 684 82% 148 18%
Grand Total 6. 788 3.507 3.279 2.896 88% 383 12%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
417
Page 420
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Satuan Kerja Manajemen Risiko
Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko Bank Syariah Indonesia dilaksanakan oleh Enterprise Risk Management Group yang disupervisi
oleh Direktur Manajemen Risiko.
Struktur Organisasi Satuan Kerja Manajemen Risiko
Enterprise Risk
Management Group
Deputy
Operational Operational
Market & Liquidity ERM Tools & Risk Model
Risk Risk
Risk Analytics Portfolio Risk Validation
Analytics Tools & System
Market & Liquidity ERM Portfolio Analytics Financing Operational Risk Operational Risk
Risk Analytics Analytics Management Limit Analytics Tools & System
Market & Portfolio
Liquidity Risk ERM Analytics Financing Operational Risk Operational Risk
Analytics Analytics Management Limit Analytics Tools & System
Risk Model
Market & Liquidity Risk Tools Risk IT Risk Operational Risk
Validation & Management
Risk Control Integration Control
Governance
Market & Risk Model
Staff
Liquidity Risk Risk Tools Risk Validation & Operational Risk
Control Integration Governance Control
Staff Staff Staff Staff
Market & Liquidity
Risk Tools
Market &
Liquidity Risk
Tools
Staff
Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Manajemen 5. Memantau posisi atau eksposur risiko baik secara
Risiko keseluruhan, per jenis risiko maupun per jenis aktivitas
fungsional, termasuk pemantauan kepatuhan terhadap
Rincian tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Manajemen toleransi risiko dan limit yang ditetapkan termasuk sharia
Risiko diuraikan sebagai berikut: risk.
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam penyusunan 6. Melakukan stress testing guna mengetahui dampak dari
kebijakan, strategis, dan kerangka kerja manajemen risiko implementasi kebijakan dan strategi manajemen risiko
termasuk sharia risk. terhadap kinerja dan pendapatan masing-masing satuan
2. Mengembangkan prosedur dan perangkat untuk identifikasi, kerja operasional Bank atau aktivitas fungsional Bank.
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko termasuk 7. Mengaji usulan kegiatan usaha baru yang dikembangkan
sharia risk. oleh fungsi tertentu Bank yang difokuskan terutama pada
3. Mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan aspek kemampuan Bank untuk mengelola kegiatan usaha
dalam penerapan manajemen risiko. baru, termasuk kelengkapan sistem dan prosedur yang
4. Memantau implementasi kebijakan, strategi dan kerangka digunakan dan dampaknya terhadap eksposur risiko Bank
kerja manajemen risiko yang direkomendasikan oleh Komite secara keseluruhan, serta termasuk sharia risk.
Manajemen Risiko dan telah disetujui oleh Direksi.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
418 Laporan Tahunan 2024
Page 421
8. Memberikan rekomendasi kepada satuan kerja operasional 10. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko secara
dan/atau Komite Manajemen Risiko terkait penerapan berkala atau paling sedikit secara triwulanan kepada:
manajemen risiko, antara lain mengenai besaran atau a. Direktur utama atau Direktur Manajemen Risiko
maksimum eksposur risiko yang wajib dipelihara Bank. b. Komite Manajemen Risiko
9. Mengevaluasi akurasi dan validitas data yang digunakan oleh c. Regulator Perbankan
Bank untuk mengukur risiko, bagi Bank yang menggunakan d. Perusahaan Induk
model untuk keperluan intern (model internal). SKMR dapat 11. Melaksanakan kaji ulang secara berkala sesuai dengan
meminta pendapat SKAI atau independent specialist untuk kebuthan Bank.
memvalidadi data atau model yang digunakan. 12. Melakukan koordinasi dengan satuan kerja yang
melaksanakan fungsi manajemen risiko terintegrasi pada
perusahaan induk dalam konglomerasi.
Profil Kepala Enterprise Risk Management Group
Indriati Tri Handayani
Pjs. Group Head Enterprise Risk Management Group
Jakarta, 03 Mei 1972/Usia 52 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Magister Hukum Universitas Indonesia (1999)
• Sarjana Hukum Universitas Indonesia (1994)
52 Tahun
Sertifikasi
• Sertifikasi Audit Intern Bank
Berdomisili di Jakarta, • Sertifikasi Manajemen Risiko level 5
Indonesia • Sertifikasi kepatuhan
• Sertifikasi General Banking
• Sertifikasi Asesor Risk Management
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat kuasa Pengalaman Kerja
• Pjs. Group Head Enterprise Risk Management Group BSI (2024 – sekarang)
• Pjs. Group Operational, Portfolio & Market Risk Group (2024)
• Group Head Policy & Procedure Group BSI (2022 – sekarang)
• Group Head Audit Policy & Counterpart Group BSI (2021 – 2022)
Pengembangan Kompetensi Enterprise Risk Management Group
1. KSF Pricing Management and Liquidity & Market Risk 5. Webinar Ngopih Seri Legalitas dan Kewenangan Bertindak
2. KSF Prinsip Kehati-Hatian Produk BSI Deposito Untuk Perkumpulan
3. Level Up Your Fee Based Income with Remittance 6. Refreshment Manajemen Risiko
4. Level Up Business with Digital ZIZWAF 7. Top Executive Learning Program Series 2
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
419
Page 422
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
8. Persiapan Implementasi Project Financing Factory 41. Training For Trainers Batch 2
9. KSF Menyusun ROPA & DPIA 42. General Banking Level 1 Batch 1
10. KSF Menyusun ROPA & DPIA (RDA) 43. General Banking Level 1 Batch 2
11. Webinar Tata Cara Penggunaan Microsoft Office 365 44. Perpanjangan Sertifikasi (BCMCP)
12. Cyber Risk Management 45. Training SQL For Data Analytics
13. Transaksi Valuta Asing Untuk RM Wholesale Batch 1 46. Refreshment “BSI Digital Insight Vol 4”
14. Risk Maturity Index (RMI) 47. General Banking Level 1 Batch 3
15. Data Analysis and Visualization with Microsoft Excel 365 48. FGD Kebutuhan Pelatihan BOSM
16. Introduction to Phyton for Data Science 49. Big Data Analysis Using Python Batch 1
17. Artificial Intellegence and Machine Learning Fundamentals 50. Innovation Vol 3 Everyone Can Innovate
for OPR 51. Certified Anti Fraud Professional (CAFP)
18. SQL for Data Analytics 52. Operational Risk & Risk Control Self Assessment (RCSA)
19. Big Data with Hadoop and Spark 53. Big Data Analysis Using Python Batch 2
20. Python For Data Analyst 54. Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi
21. Excel Power Tools For Data Analytic 55. Sharing Knowledge: Ketentuan PTO
22. Big Data With Hadoop & Spark 56. Pelatihan Climate Risk Management
23. Training Transaksi Valuta Asing Batch 2 57. Refreshment Fiqh Muamalah Maaliyah
24. KSF “bsi digital wholesale insight vol 2 58. Refresment Ketentuan Pembiayaan Oktober 2024
25. Data Analysis And Visualization Batch 1 69. Webinar Bsi Cakap Digital Series 1
26. Introduction To Python For Data Science 60. Refreshment Prinsip-Prinsip Penghimpunan Dana
27. Webinar Ngopih Prinsip Kehati-Hatian 61. Webinar IT Security Awareness Kantor Pusat
28. Data Analysis and Visualization Batch 2 62. Webinar BSI Cakap Digital Series 2
29. Seminar Personal Colour And Style 63. Webinar BSI Cakap Digital Series 3
30. Microsoft Power BI Data Analyst 64. Webinar BSI Cakap Digital Series 4
31. Artificial Intellegence And Machine 65. Webinar BSI & Mandiri Group
32. Innovation Clinic Series Vol. 1 66. Webinar Series 2 BYOND by BSI Update
33. Refreshment “BSI Digital Insight Vol 3” 67. Pembekalan MR Jenjang 5 Batch 2
34. Certified Data Science Specialist (CDSS) 68. Webinar BSI Cakap Digital Series 6
35. Unlocking Your Innovation Potential 69. Refreshment Treasury
36. Sustainable Financing Wholesale 70. Legal Officer Forum Tahun 2024
37. Refreshment Phr Treasury & Trade 71. Webinar BSI Cakap Digital Series 7
38. Environmental, Social & Governance (ESG) 72. Webinar BSI Cakap Digital Series 8
39. Training For Trainer Batch 1 73. Webinar BSI Cakap Digital Series 9
40. Innovation Vol 2 Innovate or Evaporate 74. Top Executive Learning Program Desember 2024
75. Refreshment BYOND by BSI Vol.1
Sertifikasi Manajemen Risiko
No. Jabatan Jumlah Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
1. Group Head 1 Orang Manajemen Risiko Level 5 LSPKS
2. Deputy 1 Orang Manajemen Risiko Level 4 LSPKS
3. 6 Orang • Manajemen Risiko Level 3 (4 orang) LSPKS
Dept. Head • Manajemen Risiko Level 2 (2 orang)
4. 12 orang • Manajemen Risiko Level 3 (5 orang) LSPKS
Manager • Manajemen Risiko Level 2 (7 orang)
5. Senior Officer 1 Orang Manajemen Risiko Level 2 LSPKS
6. Officer 14 Orang • Manajemen Risiko Level 3 (2 orang) LSPKS
• Manajemen Risiko Level 2 (1 orang)
• Manajemen Risiko Level 1 (11 orang)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
420 Laporan Tahunan 2024
Page 423
Pelaksanaan Tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko 1. Struktur Organisasi Komite
Tahun 2024 2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
3. Tata Tertib Risk Management Committee
Selain menjalankan tugas pokok sebagai Satuan Kerja 4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Risk
Manajemen Risiko, ERM telah melakukan banyak kolaborasi dan Management Committee
enhancement untuk memperkuat penerapan manajemen risiko di 5. Penutup
BSI, antara lain:
1. 1st Pilot: Bottom-Up Climate Risk Stress Testing TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE MANAJEMEN
2. Pemutakhiran Portfolio Guideline RISIKO
3. Penerapan Manajemen Risiko pada Produk Bullion Tahap 1
4. Penerapan Manajemen Risiko pada Kantor Cabang Luar Komite Manajemen Risiko berwenang dan bertanggung jawab
Negeri untuk memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama yaitu:
5. Risk Due Diligence untuk Strategic Bancassurance 1. Memantau profil risiko dan pengelolaan seluruh risiko dalam
6. Task Force Anti Fraud rangka menetapkan risk appetite, strategi pengelolaan risiko
7. Pemutakhiran Recovery Plan dan Resolution Plan yang terintegrasi serta kecukupan modal.
2. Menetapkan metodologi, skenario, evaluasi, termasuk
Komite di Bawah Direksi kondisi stress dalam pengukuran risiko dan contigency plan.
3. Melakukan penyempurnaan penerapan manajemen risiko
Komite Manajemen Risiko secara berkala maupun insidentil sebagai tindak lanjut
perubahan kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi
Komite Manajemen Risiko adalah komite yang dibentuk kecukupan permodalan dan profil risiko Bank.
untuk membantu Direktur Utama dalam menjalankan fungsi 4. Melakukan pembahasan strategis dalam lingkup manajemen
pengendalian melalui pembahasan risk appetite, metodologi dan risiko termasuk memastikan integrasinya dengan perusahaan
penetapan strategi atas hal-hal yang terkait dengan penerapan induk.
manajemen risiko. 5. Menetapkan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis
yang memiliki kondisi khusus (seperti keputusan pelampauan
PEDOMAN KERJA KOMITE MANAJEMEN RISIKO ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan rencana
bisnis Bank yang telah ditetapkan).
Dalam menjalankan tugasnya Komite Manajemen Risiko 6. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk
mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor 04/503A-KEP/ untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat
DIR tanggal 14 Oktober 2024 tentang Komite Manajemen operasional.
Risiko (Risk Management Committee) PT Bank Syariah Indonesia
Tbk yang mengatur antara lain:
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Ketua Risk Management Director
Wakil Ketua Finance & Strategy Director
Sekretaris Fungsi Kesekretariatan Komite dilaksanakan oleh Ketua Working Group Komite
Anggota Tetap - Voting Member 1. Risk Management Director
2. Finance & Strategy Director
3. Wholesale Transaction Banking Director
4. Retail Banking Director
5. Sales & Distribution Director/Consumer Product Solution SEVP
6. Information Technology Director
7. Treasury & International Banking Director
8. Wholesale Risk SEVP
9. Retail & Consumer Risk SEVP
10.Operations SEVP
Anggota Tetap - Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/Group Head Compliance & AML-CFT
Non Permanent – Voting Member Director/SEVP Pemateri
Director/SEVP terkait materi
Contributing – Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait Materi
Invitee 1. Vice President Director*
2. SEVP/Group Head Internal Audit
*Dalam hal Vice President Director bertindak sebagai Director Pemateri/Pejabat Alternate Voting Member, maka kedudukan Vice President Director bukan sebagai Invitee.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
421
Page 424
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
PROFIL KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi
dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PELATIHAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, bukan
merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur
maupun pekerja dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE MANAJEMEN RISIKO
No. Tanggal Agenda
1 26 Januari 2024 Penetapan Tingkat Kesehatan PT Bank Syariah Indonesia Tbk per 31 Desember 2023
2 19 Maret 2024 Pemutakhiran Portfolio Guideline Segmen Wholesale dan SME
3 22 April 2024 Penetapan Profil Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk per 31 Maret 2024
4 12 Juni 2024 Penetapan:
a. Perubahan Metodologi Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB) atau Risk-Based Bank Rating (RBBR) Secara
Individual dan Profil Risiko Terintegrasi Semester I tahun 2024
b. Formula perhitungan Country Exposure Limit (CEL)
5 18 Juli 2024 Penetapan:
a. Tingkat Kesehatan PT Bank Syariah Indonesia Tbk per 30 Juni 2024
b. Risk Appetite Statement tahun 2024
6 14 Oktober 2024 Penetapan Profil Risiko PT Bank Syariah Indonesia Tbk per 30 September 2024
7 06 November 2024 Pemutakhiran Portfolio Guideline Segmen Wholesale dan SME
8 11 November 2024 Penetapan Limit Treasury
9 28 November 2024 Penetapan:
a. Evaluasi motodologi Perhitungan CKPN
b. Kebutuhan CKPN & PPKA segmen Pembiayaan Retail & Consumer
10 13 Desember 2024 Pemutakhiran Limit Trading & safety level likuiditas tahun 2025
11 17 Desember 2024 Perubahan Metodologi Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB) atau Risk-Based Bank Rating (RBBR) Secara
Individual dan Profil Risiko Terintegrasi Semester II tahun 2024
IT Steering Committee
IT Streering Committee dibentuk untuk membantu Direksi dalam penetapan rencana strategis di bidang teknologi informasi atau
information technology (IT), penganggaran IT, penetapan proyek strategis IT dan pengamanan IT. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
komite ini mengacu pada ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
PEDOMAN KERJA IT STEERING COMMITTEE
Dalam menjalankan tugasnya IT Streering Committee mengacu pada Surat Keputusan Direksi Nomor No. 04/504A-KEP/DIR tentang IT
Streering Committee.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB IT STEERING COMMITTEE
IT Steering Committee adalah komite yang beranggotakan Direksi/SEVP yang secara garis besar tugas, wewenang dan tanggung jawab
sebagai berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
422 Laporan Tahunan 2024
Page 425
1. Menetapkan rencana strategis IT (IT Strategic Plan), IT bidang IT hingga menyelesaikan permasalahan yang bersifat
Resources, strategi pengamanan IT dan manajemen risiko strategis dalam ruang lingkup IT .
penggunaan IT. 4. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk
2. Memonitor kesesuaian rencana strategis IT, anggaran IT dan untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat IT
delivery project IT hingga mengevaluasi efektivitas biaya IT. operasional.
3. Memutus atau memberikan arahan terkait perencanaan,
pengembangan dan penambahan sistem IT, investasi
STRUKTUR KEANGGOTAAN IT STEERING COMMITTEE
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
Wakil Ketua 1. Vice President Director
2. Information Technology Director
Sekretaris Fungsi kesekretariatan komite dilaksanakan oleh Ketua Working Group komite
Permanent Voting Member 1. President Director
2. Vice President Director
3. Information Technology Director
4. Finance & Strategy Director
5. Risk Management
6. Digital Banking SEVP
Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/ Group Head Compliance Group
Non Permanent Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri
2. Director/SEVP terkait Materi
Contributing Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
PROFIL IT STEERING COMMITTEE
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi
dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PELATIHAN IT STEERING COMMITTEE
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI IT STEERING COMMITTEE
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, bukan
merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur
maupun pekerja dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS IT STEERING COMMITTEE
No. Tanggal Agenda Rapat
1 31 Januari 2024 Project Inisiatif dan Usulan Anggaran IT Strategis Tahun 2024
2 19 April 2024 Perubahan Inisiatif dan Perubahan Anggaran IT Strategis Tahun 2024
3 16 Juli 2024 Penguatan Governance untuk Release Control Board (RCB)
4 19 Desember 2024 Update Progress Inisiatif dan Perubahan Anggaran IT Strategis 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
423
Page 426
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Komite Policy & Procedure 3. Tata Tertib
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group Risk
Komite Policy & Procedure beranggotakan Direksi/SEVP. Komite Management Committee
ini berwenang merekomendasikan/menetapkan kebijakan dan 5. Penutup
prosedur, termasuk ketentuan produk dan/atau ketentuan
lain yang tidak menjadi ruang lingkup komite di bawah Direksi TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE POLICY &
lainnya. PROCEDURE
PEDOMAN KERJA KOMITE POLICY & PROCEDURE Tugas dan tanggung jawab Komite Policy & Procedure adalah:
1. Membahas dan merekomendasikan penyesuaian/
Dalam menjalankan tugasnya Komite Policy & Procedure mengacu penyempurnaan kebijakan.
pada Surat Keputusan Direksi Nomor 04/508A-KEP/DIR tanggal 2. Menetapkan pemutakhiran prosedur Perseroan di luar
14 Oktober 2024 tentang Komite Policy & Procedur PT Bank kebijakan dan standar prosedur human capital dan kebijakan
Syariah Indonesia Tbk yang mengatur antara lain: manajemen risiko, dan yang menjadi ruang lingkup tanggung
1. Struktur Organisasi Komite jawab Komite lain di bawah Direksi.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE POLICY & PROCEDURE
Ketua Risk Management Director
Wakil Ketua Compliance & Human Capital Director
Sekretaris Fungsi kesekretariatan komite dilaksanakan oleh Unit Kerja yang bertindak sebagai Ketua
Working Group komite.
Anggota Tetap - Voting Member 1. Risk Management Director
2. Compliance & Human Capital Director
Anggota Tetap - Non Voting Member Group Head Compliance & AML – CFT
Non Permanent – Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri
2. Director/SEVP terkait materi
3. SEVP Operations*
Contributing – Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait Materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
*) Khusus ketentuan Bank terkait lingkup operasional
PROFIL KOMITE POLICY & PROCEDURE bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan yang
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi
dalam Laporan Tahunan ini. RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE POLICY &
PROCEDURE
PELATIHAN KOMITE POLICY & PROCEDURE
Rapat dan pelaksanaan tugas Komite Policy & Procedure
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat selama tahun 2024 yaitu penetapan ketentuan Bank dilakukan
pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi secara sirkuler, dengan jumlah 177 ketentuan, yang terdiri dari
Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Kebijakan 8 ketentuan, Manual Produk (MP) 54 ketentuan,
Laporan Tahunan ini. Memorandum Prosedur Operasional (MPO) 20 ketentuan,
Standar Prosedur (SP) 95 ketentuan. Mekanisme pengambilan
INDEPENDENSI KOMITE POLICY & PROCEDURE keputusan oleh Komite Policy & Procedure dapat dilakukan
melalui forum rapat, sirkulasi, atau mekanisme lainnya sepanjang
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur memenuhi persyaratan kourum peserta yang ditetapkan.
lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
424 Laporan Tahunan 2024
Page 427
Ketentuan Baru Sub Ketentuan Revisi Sub Grand
Jenis Ketentuan
BUS FT RF WF Total BUS FT RF WF Total Total
Kebijakan 1 - - - 1 4 1 - 2 7 8
Manual Produk - 4 - 1 5 - 3 35 11 49 54
Standar Prosedur 3 1 - 2 6 21 19 17 32 89 95
Memorandum Prosedur 2 5 9 - 16 2 - 2 - 4 20
Sub Total 6 10 9 3 27 23 54 45
Ketentuan Baru 28 Ketentuan Revisi 149
Grand Total 177
Komite Bisnis prosedur terkait, limit eksposure risiko, infrastruktur sarana
dan prasarana serta teknologi pendukung bisnis. Mekanisme
Komite Bisnis dibentuk untuk membantu Direksi/SEVP dalam pembuatan kebijakan dan prosedur terkait produk Bank
menjalankan fungsi untuk menetapkan strategi dan pengembangan mengacu pada ketentuan internal Bank.
bisnis Bank secara terintegrasi, menetapkan produk dan jasa/aktivitas 3. Membahas dan menetapkan Rencana Penyelenggaraan
andalan serta strategi dan efektivitas marketing communication. Produk Bank (RPPB) berupa RPPB tahunan dan RPPB
perubahan untuk diajukan izin kepada Regulator, serta
PEDOMAN KERJA KOMITE BISNIS penghentian produk Bank untuk dilaporkan kepada
Regulator.
Pedoman kerja Komite Bisnis mengacu pada Keputusan 4. Membahas dan menetapkan strategi bisnis yang menjadi
Direksi No 04/506A-KEP/DIR tentang Komite Bisnis (Business fokus Perseroan, antara lain melalui anchor client Perseroan.
Committee) yang mengatur antara lain: 5. Memantau dan mengevaluasi hasil kerja inisiatif strategi
1. Struktur organisasi komite. bisnis/proyek.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite 6. Membahas dan menyelesaikan permasalahan bisnis yang
3. Tata Tertib Business Committee bersifat strategis termasuk aliansi antar unit kerja Perseroan
4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group dan aliansi dengan Perusahaan induk serta sister company.
Business Committee 7. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk
5. Penutup untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang bersifat.
8. Mengkomunikasikan dan memastikan seluruh ketetapan/
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE BISNIS Keputusan komite dilaksanakan sesuai Keputusan kepada
seluruh jajaran internal Perseroan terkait.
Komite Bisnis bertugas dan bertanggung jawab untuk:
1. Mengevaluasi dan menetapkan strategi bisnis Bank.
2. Membahas dan menetapkan pengembangan bisnis secara
terintegrasi, termasuk pengembangan produk, tarif,
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE BISNIS
Fungsi Pejabat
Ketua President Director
Wakil Ketua Vice President Director
Sekretaris Fungsi kesekretariatan dilaksanakan oleh unit kerja yang bertindak sebagai ketua working group komite.
Permanent Voting Member 1. President Director
2. Vice President Director
3. Wholesale Transaction Banking Director
4. Retail Banking Director
5. Sales & Distribution Director/Consumer Product Solution SEVP
6. Risk Management Director/Wholesale Risk SEVP/Retail & Consumer Risk SEVP
7. SEVP Operations
8. Corporate Strategy SEVP
Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director
Non Permanent Voting Member 1. Director/SEVP pemateri
2. Director/SEVP terkait Materi
Contributing Non Voting Member 1. Group Head / Pejabat setara Pemateri
2. Group Head / Pejabat setara terkait materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
425
Page 428
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
PROFIL KOMITE BISNIS Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam
Laporan Tahunan ini.
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian INDEPENDENSI KOMITE BISNIS
Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi
dalam Laporan Tahunan ini. Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur
lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali,
PELATIHAN KOMITE BISNIS bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan yang
pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE BISNIS
No. Tanggal Agenda
1. 16 January 2024 Usulan Management Limit PT Pertamina (Persero) dan PT Jasa Marga (Persero)
2. 15 March 2024 Usulan Management Limit Sinarmas Group
3. 28 March 2024 Usulan Revitalisasi Tapenas Kolektif
4. 04 April 2024 Risalah Kombis Perpanjangan PKS BSI dengan waskita dan Limit Commercial Line
5. 04 April 2024 - Permohonan Pembukaan Principal dan Wilayah Pemasaran Produk BSI Distributor Financing.
- Revisi Manual Produk BSI Distributor Financing.
6. 23 April 2024 Usulan Penetapan Underlying Pembiayaan Bagi Penerbitan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan
Berkelanjutan I PT Bank Syariah Indonesia Tbk
7. 23 April 2024 Usulan Magement Limit PT SMI Group
8. 25 June 2024 Usulan RPPB periode Juni 2024
9. 15 Juli 2024 Manajemen Limit PLN tahun 2024
10. 17 Juli 2024 Manajemen Limit Medco tahun 2024
11. 14 Agustus 2024 Manajemen Limit Astra Group
12. 20 Agustus 2024 Manajemen Limit Telkom Group tahun 2024
13. 18 September 2024 Manajemen Limit Salim Group tahun 2024
14. 19 September 2024 Manajemen Limit PT PP Group tahun 2024
15. 19 September 2024 Usulan RPPB periode September 2024
16. 28 November 2024 Usulan RPPB periode 2025
Komite Sumber Daya Manusia 4. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Working Group
Human Capital Committee
Komite Sumber Daya Manusia dibentuk untuk membantu Direksi 5. Penutup
dalam menjalankan fungsi pengelolaan, pengembangan dan
Kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sejalan dengan visi, TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE SUMBER DAYA
misi dan strategi Bank, serta penanganan kasus kepegawaian. MANUSIA
PEDOMAN KERJA KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA Komite SDM bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan
rekomendasi kepada Direktur Utama yaitu:
Pedoman kerja Komite Sumber Daya Manusia mengacu pada 1. Menyusun strategi dan kebijakan human capital termasuk
Keputusan Direksi No 03/319-KEP/DIR tentang Komite Sumber budaya perusahaan, kompensasi dan benefit.
Daya Manusia (Human Capital Committee) yang mengatur 2. Menetapkan alokasi anggaran pembelajaran.
antara lain: 3. Membahas/merekomendasikan kebijakan dan menetapkan
1. Struktur organisasi komite. prosedur dan sistem operasional pengelolaan human capital.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Komite 4. Menetapkan arahan strategis dan kebijakan sistem
3. Tata Tertib Human Capital Committee operasional pengelolaan human capital, termasuk budaya
dan nilai perusahaan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
426 Laporan Tahunan 2024
Page 429
5. Menetapkan arah strategis pengembangan sistem informasi human capital.
6. Menetapkan dan mengembangkan organisasi sesuai kebutuhan bisnis Bank.
7. Menetapkan individual performance management & rewards, talent & succession management serta employee relations.
8. Membahas dan menyelesaikan permasalahan pengelolaan human capital yang bersifat strategis.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA
Ketua President Director
Wakil Ketua 1. Vice President Director
2. Compliance & Human Capital Director
Sekretaris Fungsi kesekretariatan komite dilaksanakan oleh Unit Kerja yang bertindak sebagai Ketua
Working Group Komite
Anggota Tetap - Voting Member 1. President Director
2. Vice President Director
3. Compliance & Human Capital Director
4. Finance & Strategy Director
5. Sales & Distribution Director
6. Risk Management Director
7. Human Capital SEVP
Non Permanent – Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri
2. Director/SEVP terkait materi
Contributing – Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
PROFIL KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE SUMBER DAYA
MANUSIA
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP
Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Selama tahun 2024, Komite Sumber Daya Manusia telah
Profil Direksi dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi melaksanakan tugasnya antara lain:
dalam Laporan Tahunan ini. 1. Menetapkan kebijakan compensation benefit tahun 2024
yaitu Pelaksanaan Annual Salary Increment
PELATIHAN KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA 2. Menetapkan individual Performance Management & Rewards
tahun 2024 yaitu:
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat a. Distribusi normal penilaian kinerja pegawai
pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi b. Penilaian kinerja pegawai Senior Manager dan Senior
Anggota Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Executive Vice President
Laporan Tahunan ini. c. Pemberian apresiasi (bonus) atas kinerja tahun 2024
3. Menetapkan Talent & Succession Management yaitu:
INDEPENDENSI KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA a. Kebijakan Promotion Cycle dan implementasinya
b. Penilaian Talent Classification pegawai Senior Manager
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur Senior Executive Vice President
lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, c. Pemenuhan dan Mobility Pegawai Senior Manager
bukan merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat d. Pemenuhan Pegawai Senior Executive Vice President
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen,
Komisaris, Direktur maupun pekerja dari perusahaan yang
memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
427
Page 430
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Komite Aset dan Liabilitas 3. Melakukan evaluasi posisi Bank dan strategi Asset &
Liabilities Management guna memastikan bahwa hasil
Komite Aset dan Liabilitas atau Assets & Liabilities Committee risk taking position Bank telah konsisten dengan tujuan
(ALCO) adalah komite yang dibentuk untuk membantu Direksi pengelolaan risiko pasar, risiko imbal hasil, risiko investasi,
dalam menjalankan fungsi pengendalian melalui penetapan risiko nilai tukar, dan risiko likuiditas.
strategi atas hal-hal yang terkait dengan pengelolaan aset dan 4. Melakukan kaji ulang pricing aktiva dan pasiva untuk
liabilitas Bank. memastikan pricing tersebut dapat mengoptimalkan
hasil penanaman dana, meminimumkan biaya dana dan
PEDOMAN KERJA KOMITE ASET DAN LIABILITAS memelihara struktur neraca Bank sesuai dengan strategi
ALM Bank.
Keputusan Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk No.04/505A- 5. Melakukan kaji ulang deviasi antara realisasi dengan proyeksi
KEP/DIR tanggal 14 Oktober 2024 mengatur terkait Struktur anggaran dan rencana bisnis Bank.
Organisasi Komite, Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab 6. Melakukan batasan manajemen likuiditas, manajemen
Komite. dampak perubahan suku bunga, manajemen nilai tukar valuta
asing, manajemen pendapatan dan investasi dan manajemen
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE ASET DAN pricing.
LIABILITAS 7. Menetapkan metodologi Fund Transfer Pricing.
8. Melakukan pembahasan bersifat lingkup ALM termasuk
Asset & Liabilities Committee bertugas dan bertanggung jawab perusahaan anak/entitas yang berada di bawah pengendalian
untuk: Perseroan.
1. Menetapkan, mengembangkan dan mengkaji ulang strategi
pengelolaan asset dan liabilities.
2. Mengevaluasi posisi asset dan liabilities Bank sesuai dengan
tujuan pengelolaan risiko likuiditas, suku bunga dan nilai
tukar.
STRUKTUR KEANGGOTAAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Ketua President Director
Wakil Ketua 1. Vice President Director
2. Treasury & International Banking Director
Sekretaris Fungsi kesekretariatan komite dilaksanakan oleh Ketua Working Group komite
Anggota Tetap - Voting Member 1. President Director
2. Vice President Director
3. Treasury & International Banking Director
4. Finance & Strategy Director
5. Risk Management Director/Wholesale Risk SEVP/ Retail & Consumer Risk SEVP
6. Wholesale Transaction Banking Director
7. Retail Banking Director
8. Sales & Distribution Director/Consumer Product Solution SEVP
Permanent Non Voting Member Compliance & Human Capital Director/Group Head Compliance Group & AML-CFT
Non Permanent – Voting Member 1. Director/SEVP Pemateri
2. Director/SEVP terkait materi
Contributing – Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait materi
Invitee SEVP/Group Head Internal Audit
PROFIL KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi
dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PELATIHAN KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
428 Laporan Tahunan 2024
Page 431
INDEPENDENSI KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, bukan
merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur
maupun pekerja dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS KOMITE ASET DAN LIABILITAS
Tanggal
No Agenda
Pelaksanaan
1 16 Januari 2024 Strategi funding 2024
2 14 Maret 2024 Strategi pengelolaan COF dan optimalisasi pendapatan margin pembiayaan
3 30 April 2024 Strategi pengelolaan funding melalui penerbitan sukuk, review kuota special nisbah DPK dan nisbah deposito wakaf
4 28 Mei 2024 Usulan kewenangan memutus final price dan issuance size sustainability sukuk BSI
5 3 Juni 2024 Strategi funding, financing monitoring, dan usulan pembentukan Task Force
6 9 Juli 2024 Strategi funding dan pembiayaan konsumer
Strategi DPK, usulan penetapan pricing pembiayaan SME beragun sukuk, dan review metodologi perhitungan
7 20 Agustus 2024
cadangan likuiditas
8 18 September 2024 Usulan special price pembiayaan konsumer dan plafond pembelian instrumen banking book
9 22 Oktober 2024 Pemutakhiran recovery plan, review nisbah spesial DPK, dan usulan special price pembiayaan SME & Cicil Emas
10 14 November 2024 Strategi asset & liability
11 6 Desember 2024 Strategi funding Desember 2024 dan plafond pembelian instrumen banking book periode 2025
Steering Committee Crisis Management – Business 2. Membahas dan menetapkan strategi operasional Bank selama
Continuity Management periode bencana termasuk pandemik COVID-19, antara lain
aktivasi BCM, penetapan unit kerja critical, mekanisme kerja
PEDOMAN KERJA STEERING COMMITTEE CRISIS unit kerja (WFH/WFO), jam kerja operasional, dan hal-hal
MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT lain diperlukan dalam kondisi darurat bencana termasuk
pandemi COVID-19.
Pedoman Kerja Komite Steering Committee Crisis Management 3. Membahas dan menyelesaikan permasalahan yang bersifat
– Business Continuity Management mengacu pada Keputusan strategis termasuk aliansi antar unit kerja dan aliansi dengan
Direksi No. 04/507A-KEP/DIR yang mengatur terkait: perusahaan induk dalam pencegahan dan penanganan
1. Struktur Organisasi Steering Committee COVID-19 di Bank.
2. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Steering Committee 4. Membahas dan menetapkan benefit dan/atau tunjangan
3. Tata Tertib Steering Committee sementara bagi pegawai terkait dengan dampak bencana
4. Tugas, Wewenang; Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab termasuk pandemi COVID-19.
Working Group Steering Committee 5. Mendelegasikan kewenangan kepada pejabat yang ditunjuk
untuk memutus dan melaksanakan hal-hal yang terkait
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB STEERING COMMITTEE pencegahan dan penanganan kondisi darurat bencana
CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT termasuk COVID-19.
6. Memantau dan mengevaluasi implementasi strategi
Tugas dan tanggung jawab Komite Steering Committee Crisis operasional yang telah disetujui Steering Commiitee.
Management - Business Continuity Management. 7. Melaksanakan tugas lainnya yang memerlukan penanganan
1. Menetapkan strategi pencegahan, penanganan, pemulihan, Crisis Management Team (CMT).
strategi komunikasi untuk penanganan dampak bencana
termasuk pandemik COVID-19 di Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
429
Page 432
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
STRUKTUR KEANGGOTAAN STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Fungsi Pejabat
Ketua Vice President Director
Wakil Ketua Information Technology Director
Sekretaris 1 Fungsi kesekretariatan dilaksanakan oleh Unit Kerja yang bertindak sebagai Ketua Working Group komite.
Group Head Operations Development
Sekretaris 2 Group Head IT Operations
Sekretaris 3 Group Head Human Capital Strategy and Policy
Permanent Voting Member 1. Vice President Director
2. Information Technology Director
3. Sales & Distribution Director/Consumer Banking SEVP
4. Compliance & Human Capital Director/Human Capital SEVP
5. Risk Management Director/Financing Risk SEVP
6. Finance & Strategy Director
7. Operations SEVP
8. Human CapitalDigital Banking SEVP
Contributing Non Voting Member 1. Group Head/Pejabat Setara Pemateri
2. Group Head/Pejabat Setara terkait materi
PROFIL STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Profil anggota Komite baik yang berasal dari Direksi dan SEVP Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan di bagian Profil Direksi
dan Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
PELATIHAN STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Pelatihan anggota Komite yang berasal dari Direksi dapat dilihat pada Sub Bab Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Direksi dalam Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
INDEPENDENSI STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Seluruh anggota Komite tidak memiliki afiliasi dengan Direktur lainnya, Komisaris maupun Pemegang Saham Pengendali, bukan
merupakan pemegang saham Perusahaan yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen, Komisaris, Direktur
maupun pekerja dari perusahaan yang memiliki afiliasi maupun bisnis dengan Perseroan.
RAPAT DAN PELAKSANAAN TUGAS STEERING COMMITTEE CRISIS MANAGEMENT – BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT
Tanggal
No Agenda
Pelaksanaan
1 3 September 2024 Persetujuan Perubahan Metodologi Penentuan Kritikalitas Aplikasi dan Recovery Strategy.
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum Syariah
Komite Remunerasi dan Nominasi
Uraian terkait Komite Remunerasi dan Nominasi telah disajikan pada sub bab Komite Remunerasi dan Nominasi pada Bab Tata Kelola
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Proses Penyusunan Kebijakan Remunerasi
Dalam proses pemberian remunerasi bagi manajemen dan seluruh karyawan, Bank senantiasa menerapkan prinsip-prinsip tata kelola
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) yang berlaku bagi Bank sebagai perbankan syariah dan perusahaan terbuka,
mengedepankan pelaksanaan prinsip kehati-hatian dan kesesuaian dengan prinsip syariah, serta mempertimbangkan kewajaran nilai
dalam industri, dalam memberikan kompensasi yang seimbang dan terukur sesuai dengan kinerja setiap insan Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
430 Laporan Tahunan 2024
Page 433
Hal ini dilakukan untuk mendorong pelaksanaan prudent risk Kebijakan remunerasi dimaksud memuat:
taking dan produktifitas pegawai sehingga tercapainya target 1. Struktur remunerasi yang mencakup skala remunerasi
bisnis Bank yang optimal, sustain dan berkelanjutan dalam berdasarkan tingkat dan jabatan, serta komponen remunerasi
rangka mewujudkan visi dan misi Bank. berupa ;
a. Gaji;
Kebijakan Remunerasi Direksi, Dewan Komisaris dan b. Honorarium;
Dewan Pengawas Syariah c. Insentif; dan/atau
d. Tunjangan yang bersifat tetap dan/atau variabel.
Dalam proses pemberian remunerasi bagi manajemen yaitu 2. Metode dan mekanisme penetapan remunerasi.
Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Bank,
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki peranan penting Sesuai dengan Anggaran Dasar Bank bahwa penetapan besaran
dalam merekomendasikan penentuan struktur, kebijakan dan remunerasi Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas
besaran remunerasi yang diterima oleh masing-masing anggota Syariah ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan
Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Bank rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi Bank.
dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan
yang berlaku sebelum disetujui dan ditetapkan oleh RUPS. Dalam mengusulkan struktur dan besaran remunerasi bagi
Hal mana, telah kami uraikan sebelumnya pada bagian tugas, Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Bank
tanggungjawab serta wewenang Komite Remunerasi dan kepada Dewan Komisaris, Komite Remunerasi dan Nominasi
Nominasi Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan memperhatikan beberapa faktor penting yaitu :
ini. a. Remunerasi yang berlaku pada industri perbankan dan skala
Bank secara peer to peer dalam industri perbankan nasional
Kebijakan remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan secara umum, maupun dalam industri perbankan syariah
Pengawas Syariah Bank dilaksanakan berdasarkan ketentuan secara khusus;
yang berlaku yaitu: b. tugas, tanggung jawab, dan wewenang masing-masing
a. POJK Nomor 59 /POJK.03/2017 Tentang Penerapan Tata anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan anggota
Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum Dewan Pengawas Syariah dikaitkan dengan pencapaian
Syariah dan Unit Usaha Syariah dan lampirannya; tujuan dan kinerja Emiten atau Perusahaan Publik;
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik c. pencapaian target kinerja Bank secara bank wide;
Indonesia Nomor PER-04/MBU/06/2020 Tentang d. pencapaian kinerja atau Key Performance Indicator (KPI)
Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha masing-masing anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
Milik Negara Nomor Per-03/ Mbu/2012 Tentang Pedoman dan anggota Dewan Pengawas Syariah;
Pengangkatan Anggota Direksi Dan Anggota Dewan e. risiko dan kompleksitas tugas Dewan Pengawas Syariah
Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara; sesuai tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Pengawas
c. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Syariah;
Indonesia Nomor PER-3/MBU/03/2023 Tentang Organ f. proporsionalitas terhadap remunerasi Dewan Komisaris
Dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara; memperhatikan perbandingan risiko dan kompleksitas tugas
d. Mandiri Subsidiaries Management Principles Guideline antara Dewan Pengawas Syariah dengan Dewan Komisaris;
(MSMPG) Tahun 2024; dan dan
e. Anggaran Dasar Bank. g. keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan
bersifat variable.
Penyusunan kebijakan remunerasi dilakukan dengan
mempertimbangkan: Struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi sebagaimana
a. Terciptanya manajemen risiko yang efektif; dimaksud hanya berlaku untuk 1 periode tahun buku sesuai
b. Stabilitas keuangan bank; dengan Keputusan RUPS. Komite Nominasi dan Remunerasi
c. Kecukupan dan penguatan permodalan Bank; wajib mengevaluasi kebijakan remunerasi tersebut paling sedikit
d. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka panjang; 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun, serta mengusulkan kembali
e. Potensi pendapatan bank di masa yang akan datang; dan struktur dan besaran remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris
f. Kesesuaian dengan prinsip syariah. dan Dewan Pengawas Syariah kepada RUPS dalam setiap
pelaksanaan RUPS Tahunan Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
431
Page 434
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kebijakan Remunerasi Pegawai 3) Tunjangan Lokasi Tunjangan lokasi diberikan atas dasar
pertimbangan geografis perbedaan biaya hidup.
Prinsip-prinsip tata kelola tersebut juga diterapkan dalam 4) Bantuan Transportasi Bantuan yang diberikan
pemberian remunerasi bagi seluruh karyawan Bank sebagaimana secara lumpsum kepada jabatan Area Segmen dan
tertuang dalam Standar Prosedur Operasional Human Capital Business Manager untuk menunjang mobilitas dalam
PT Bank Syariah Indonesia Tahun 2022 (SPO HC) melaksanakan tugasnya dengan ketentuan apabila
pegawai sudah tidak menjabat pada posisi tersebut
Berbeda dengan kebijakan remunerasi bagi manajemen maka bantuan transportasi akan hilang
yang mewajibkan adanya keputusan RUPS, untuk kebijakan b. Bonus
remunerasi pegawai ditetapkan oleh Direksi dengan pengawasan Bonus merupakan apresiasi Bank atas kinerja atau kondisi
oleh Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah. tertentu. Bonus Kinerja Adalah penghargaan Bank atas
pencapaian kinerja pegawai pada periode tertentu. Bonus
Sesuai dengan SPO HC, Komite Remunerasi dan Nominasi juga ditetapkan berdasarkan hasil kinerja individu pegawai,
berperan dalam memberikan rekomendasi kebijakan remunerasi kinerja Unit Kerja dan kinerja Bank secara umum dengan
bagi pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada memperhatikan strategi bisnis dan kemampuan Bank.
Dewan Komisaris, dengan memperhatikan : c. Insentif
a. Kinerja keuangan; Insentif merupakan apresiasi Bank atas pencapaian
b. pemenuhan pembentukan Penyisihan Penghapusan Aktiva; penjualan/pendapatan operasional pada batas dan atau
c. kewajaran dengan peer Unit Kerja Kantor Pusat;dan kriteria tertentu. Insentif terdiri dari:
d. pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Bank. 1) Insentif Reguler
Merupakan insentif yang diberikan secara reguler dalam
Informasi terkait remunerasi pegawai telah disampaikan pada bentuk tunai berdasarkan pencapaian penjualan per
Sub Bab Remunerasi dalam Bab Human Capital Laporan Tahunan unit/produk atau hasil penagihan sesuai dengan skema
ini. insentif masing-masing.
2) Insentif Jangka Panjang.
Cakupan Kebijakan Remunerasi Berdasarkan Merupakan insentif yang diberikan dalam kurun waktu
Kriteria Tertentu tertentu (lebih dari 1 tahun) kepada pegawai jika mampu
meningkatkan nilai perusahaan dalam kurun waktu
Untuk menciptakan keselarasan dan mendorong peningkatan tertentu. Misal: opsi kepemilikan saham, dan lain lain.
motivasi karyawan atas perbedaan wilayah kerja, tingkat risiko
dan kapasitas pekerjaan, Bank melakukan pengukuran dan Remunerasi yang Dikaitkan dengan Risiko
menetapkan kebijakan remunerasi dengan mengedepankan
prinsip kehati-hatian melalui benchmarking terhadap peers. Dengan mengedepankan prisip kehati-hatian, Bank menentukan
metode pengukuran kinerja dan jenis risiko dalam menetapkan
Penghasilan tidak tetap merupakan komponen penghasilan pemberian Remunerasi yang bersifat variabel sesuai skala dan
yang diterima pegawai dalam jumlah yang berbeda berdasarkan kompleksitas usaha Bank.
kriteria tertentu.
Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Direksi,
Penghasilan tidak tetap terdiri dari: Dewan Komisaris, mempertimbangkan: Kinerja, yaitu kinerja
a. Tunjangan Tidak Tetap Tunjangan yang diberikan tunai manajemen, pegawai, unit bisnis dan kinerja Bank secara
kepada pegawai tertentu yang perhitungannya berdasarkan keseluruhan; dan Risiko yang dihadapi Bank.
jabatan, sifat pekerjaan maupun lokasi kerja. Tunjangan ini
dapat berubah (bertambah/berkurang) atau tidak diberikan Dalam menetapkan risiko yang dikaitkan dengan Remunerasi
apabila pegawai tidak lagi memegang jabatan atau berada yang Bersifat Variabel, Bank memperhatikan risiko yang paling
pada lokasi kerja sebelumnya. Tunjangan ini terdiri dari : berpengaruh dalam kegiatan usaha sebagai risiko utama
1) Tunjangan Posisi Tunjangan posisi diberikan untuk mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur
jabatan yang memiliki kekhususan karena keahlian mengenai penilaian tingkat kesehatan bank umum syariah dan
tertentu, tanggung-jawab ataupun risiko bisnis yang unit usaha syariah.
diemban yang tidak dihitung dalam pertimbangan job
grading serta posisi annual guaranteed cash terhadap Bank memberikan remunerasi yang bersifat variabel tersebut
pasar. dalam bentuk saham atau instrumen yang berbasis saham yang
2) Tunjangan Komunikasi Tunjangan komunikasi diberikan diterbitkan Bank sebesar persentase tertentu dari remunerasi
sebagai subsidi karena pekerjaannya menuntut yang bersifat variabel. Persentase pemberian Remunerasi
berkomunikasi secara intensif dengan pihak eksternal dalam bentuk saham atau instrumen yang berbasis saham yang
menggunakan alat komunikasi pribadi. diterbitkan Bank dapat diberikan berbeda pada setiap tingkat
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
432 Laporan Tahunan 2024
Page 435
jabatan dengan memperhatikan antara lain peran dan tanggung e. Monitoring terhadap seluruh proses pemenuhan pegawai
jawab yang bersangkutan dalam pengelolaan Bank mulai dari proses pencarian kandidat (sourcing), seleksi
(selection), konfirmasi (confirmation) sampai dengan
Monitoring Implementasi Kebijakan Remunerasi penempatan dan memastikan telah sesuai dengan ketentuan
Human Capital.
Dalam pelaksanaan monitoring implementasi kebijakan f. Monitoring Pelatihan dan Pengembangan Pegawai;
remunerasi, Bank secara berkala melakukan: g. Monitoring atas pelaksanaan hubungan industrial di Bank;
a. Mengevaluasi skala gaji dan bonus secara periodik untuk h. Monitoring Sistem Imbalan; dan
memastikan sistem rumunerasi Bank kompetitif dengan i. Monitoring Talenta dan Suksesi.
pasar.
b. Mereview fasilitas benefit pegawai berdasarkan data-data Nama Konsultan Ekstern dan Tugas Konsultan
implementasi yang diperoleh dari Unit Kerja Terkait dan Terkait Kebijakan Remunerasi
data pasar berdasarkan hasil survey yang dikeluarkan oleh
lembaga independen yang kompeten yang ditunjuk Bank Tahun 2024, Bank tidak menggunakan jasa konsultan eksternal
atas berdasarkan benchmark yang dilakukan langsung dalam penyusunan kebijakan Remunerasi. Kebijakan remunerasi
kepada peers. Bank disusun dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku
c. Mengadakan forum pertemuan dengan Unit Kerja Terkait baik dibidang perbankan maupun pasar modal dan ketentuan
untuk memastikan Unit Kerja tersebut telah memiliki Bank sebagai Perusahaan Anak Bank Mandiri, dengan tetap
pemahaman yang baik terhadap fasilitas benefit pegawai mempertimbangkan market analysis yang dilakukan oleh internal
sehingga implementasi pemberian fasilitas benefit pegawai Bank.
tersebut dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
d. Monitoring atas penyesuaian organisasi dan peringkat
jabatan, program pengembangan pegawai, workforce
planning dan memastikan implementasinya telah sesuai
dengan ketentuan Human Capital.
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan DPS
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
Jenis Remunerasi dan
Direksi Dewan Komisaris DPS
Fasilitas lain
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 10 119.699 10 56.633 5 9.122
fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura
Fasilitas lain dalam bentuk natura - - -
(perumahan, transportasi, asuransi
kesehatan dan sebagainya) yang *):
a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
Total 119.699 10 56.633 5 9.122
*) Dinilai dalam ekuivalen rupiah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
433
Page 436
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Paket Remunerasi yang Dikelompokkan dalam Tingkat Penghasilan yang Diterima oleh Direksi, Dewan
Komisaris, dan DPS Dalam 1 (Satu) Tahun
Jumlah Jumlah
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 tahun *) Jumlah DPS
Direksi Dewan Komisaris
di atas Rp 2 miliar 8 2 -
di atas Rp 1 miliar s.d. Rp 2 miliar 2 5 -
di atas Rp 500 juta s.d. Rp 1 miliar - 3 3
Rp 500 juta ke bawah - - 2
*) yang diterima secara tunai
Remunerasi yang Bersifat Variabel Shares Option yang Dimiliki Direksi, Dewan
Komisaris, DPS dan Pejabat Eksekutif
Selain itu, Bank memberikan kompensasi yang bersifat variabel
diantaranya Tunjangan Lokasi, Tunjangan Jabatan tertentu, BSI tidak menerbitkan program shares option untuk Direksi,
Tunjangan Penampilan untuk pegawai frontliner, Kompensasi Dewan Komisaris, maupun pegawai sepanjang tahun 2024.
Lembur, Bonus pencapaian kinerja, Insentif penjualan, retention
program serta program Long Term Incentive dalam bentuk Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
saham. Khusus untuk anggota Dewan Komisaris Independen
mendapatkan remunerasi dalam bentuk tunai sesuai dengan 1. Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah; 1,6:1
ketentuan Peraturan OJK No. 45/ POJK.03/2015. Untuk 2. Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah; 1,1:1
menunjang kedinasan pegawai, Bank memberikan fasilitas 3. Rasio gaji DPS yang tertinggi dan terendah; 1,46:1
kedinasan meliputi rumah dinas, penggantian biaya utilities, 4. Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah; 67,0:1
pulsa telepon, dan Kendaraan dinas sewa. Sedangkan untuk 5. Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi. 1,68:1
mendukung kebutuhan pegawai dalam kepemilikan rumah,
kendaraan maupun kebutuhan lainnya, Bank memberikan Jumlah Penerima dan Jumlah Total Remunerasi
fasilitas Kredit Kesejahteraan Pegawai. yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa Syarat
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material Selama tahun 2024, tidak terdapat jumlah penerima dan jumlah
Risk Taker (MRT) total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa
syarat akan diberikan oleh Bank Mandiri kepada calon Direksi,
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BSI adalah Material calon Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu)
Risk Takers. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang tahun pertama bekerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21
menjabat selama pada tahun buku 2024 sejumlah 20 orang. Peraturan OJK No. 45/POJK.03/2015.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
434 Laporan Tahunan 2024
Page 437
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
Remunerasi Variabel yang
Pihak MRT di tangguhkan Keterangan
Tunai Saham (Rp)
Dewan Komisaris - 4.356.643.200 Total saham bloked x harga penutupan perdagangan akhir tahun 2024 (per 30 Des 2024) :
1.595.840 lembar saham x Rp 2.730
Direksi - 25.391.429.700 Total saham bloked x harga penutupan perdagangan akhir tahun 2024 (per 30 Des 2024) :
9.300.890 lembar saham x Rp 2.730
Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan yang Dibayarkan Selama 1 (Satu) Tahun
Remunerasi Variabel
Pihak MRT yang di tangguhkan Keterangan
Tunai Saham (Rp)
Dewan Komisaris - 2.121.920.269 Total saham bloked x harga harga saham pelaksanaan : 690.900 lembar saham x Rp 3.071,2408
Direksi - 13.709.947.690 Total saham bloked x harga harga saham pelaksanaan : 4.463.000 lembar saham x Rp 3.071,2408
Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam 1 (Satu) Tahun Kepada Pihak MRT
Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
Remunerasi yang bersifat tetap Remunerasi yang bersifat variabel
Tunai Dewan Komisaris 54.511.240.930 -
Direksi 105.993.031.490 -
Saham Dewan Komisaris - 2.121.920.269
Direksi - 13.706.947.690
Informasi Kuantitatif
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang Masih Disebabkan Disebabkan Total
Jenis Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
Ditangguhkan Penyesuaian Penyesuaian Implisit (A)+(B)
Eksplisit (A) (B)
Tunai (dalam juta rupiah) 2.234.722.931
Saham / Instrumen yang berbasis saham yang 11.684.482.010
diterbitkan Bank (dalam lembar saham dan nominal
juta rupiah yang merupakan konversi dari lembar
saham tersebut)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
435
Page 438
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Akuntan Publik
Penunjukan Akuntan Publik
1. Penunjukan KAP dan AP serta penetapan biaya/ a. Kantor Akuntan Publik mempunyai izin usaha dari
honorariumnya untuk mengaudit buku Perseroan yang Kementerian Keuangan yang masih berlaku.
sedang berjalan dilakukan berdasarkan usulan Dewan b. Kantor Akuntan Publik terdaftar pada Sistem Informasi
Komisaris sesuai rekomendasi Komite Audit. Kantor Akuntan Publik Badan Pemeriksa Keuangan.
2. KAP dan/atau AP yang telah melaksanakan pekerjaan audit c. Akuntan Publik yang menjadi Signing Partner terdaftar
dengan baik, dapat diusulkan kembali guna melakukan aktif pada pusat Pembinaan Profesi Keuangan
audit laporan keuangan tahunan tahun buku berikutnya Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan dan
setelah mempertimbangkan persyaratan dalam ketentuan Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank
yang berlaku. Syarat untuk mengaudit laporan keuangan Negara.
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal d. Berafiliasi sebagai member (bukan korespondensi) dari
31 Desember 2024 dan evaluasi Dewan Komisaris sebagai KAP yang berskala internasional.
berikut: e. Berpengalaman melakukan audit laporan keuangan
tahunan bank umum yang breast lebih dari Rp10 triliun.
f. Berpengalaman melakukan audit laporan keuangan
tahunan bank Syariah atau unit usaha Syariah.
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Tabel Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan dan Fee
Nama Akuntan (Partner
Tahun Kantor Akuntan Publik Periode KAP Periode AP Fee Jasa Audit*
Penanggung Jawab)
Kantor Akuntan Rintis, Jumadi, Rianto & Tahun ke-4 Tahun ke-1
2024 Lucy Luciana Suhendra 5.950.000.000
Rekan (firma anggota jaringan global PwC) penugasan penugasan
Kantor Akuntan
Tanudiredja, Wibisana,
Tahun ke-3 Tahun ke-3
2023 Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.600.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global
PwC)
Kantor Akuntan
Tanudiredja, Wibisana,
Tahun ke-2 Tahun ke-2
2022 Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.400.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global
PwC)
Kantor Akuntan
Tanudiredja, Wibisana,
Tahun ke-1 Tahun ke-1
2021 Rintis & Rekan (firma M. Jusuf Wibisana 5.100.000.000
penugasan penugasan
anggota jaringan global
PwC)
*Termasuk PPN & OPE
Jasa Lain yang Diberikan Akuntan
Fee atas Jasa lain yang diberikan akuntan sebesar Rp3.799.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
1. Comfort Letter & AUP Gagal Bayar terkait penerbitan Sustainability Sukuk
2. AUP PSA 62 31 Desember 2024
3. AUP Laporan Hasil Evaluasi Kinerja 31 Desember 2024
4. AUP Kustodian 31 Desember 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
436 Laporan Tahunan 2024
Page 439
Sistem Pengendalian Internal f. Mengimplementasikan sistem pembinaan pegawai.
g. Menetapkan hubungan industrial (industrial relation)
BSI melaksanakan Sistem Pengendalian internal (SPI) secara dan hubungan kepegawaian (employee relations yang
efektif terhadap pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional harmonis serta saling menguntungkan.
pada seluruh jenjang organisasi BSI. Penerapan SPI secara h. Menetapkan sistem pemutusan hubungan kerja.
efektif dapat meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan
dan peraturan perudang-undangan, serta mengurangi risiko 2. Struktur Organisasi
terjadinya kerugian, penyimpangan dan pelanggaran aspek a. Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Bank
kehati-hatian. Terselenggaranya SPI BSI yang andal dan efektif menetapkan suatu organisasi yang bersifat fleksibel
menjadi tanggung jawab dari seluruh risk taking unit dan satuan sejalan dengan kebutuhan dan perkembangan industri
kerja pendukung serta SKAI. perbankan serta stategis bisnis Bank.
b. Bank memiliki struktur organisasi yang memadai dan
Sistem Pengendalian Intern merupakan suatu mekanisme mencerminkan pembidangan tugas dan tanggung jawab
pengendalian yang ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dewan Komisaris secara berkesinambungan dengan tujuan c. Bank memiliki kebijakan tertulis mengenai ketentuan
sebagai berikut: dan tata cara perubahan struktur organisasi.
1. Menjaga dan mengamankan harta kekayaan Bank. d. Organisasi Bank, ditetapkan oleh Direksi dan disetujui
2. Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat. oleh Dewan Komisaris.
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. 3. Prinsip Syariah, Integritas, Nilai Etika, dan Kompetensi
4. Mengurangi dampak keuangan/kerugian, penyimpangan Direksi dan Dewan Komisaris mempunyai kewajiban dan
termasuk kecurangan/fraud, dan pelanggaran aspek kehati-hatian. komitmen untuk membangun prinsip syariah, integritas, nilai
5. Meningkatkan efektivitas organisasi dan meningkatkan etika dan pemenuhan kompetensi seluruh pihak dan/atau
efisiensi biaya. pegawai yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya.
4. Gaya Kepemimpinan dan Filosofi Manajemen Penggunaan
Komponen Sistem Pengendalian Intern yang diterapkan Internal Bank.
Bank mengacu pada ketentuan regulator perbankan serta a. Pengelolaan Bank dilaksanakan dengan mengacu pada
mempertimbangkan prinsip/praktik internal control yang berlaku prinsip-prinsip Good Corporate Governance termasuk
secara internasional (International Best Pratice), yaitu: prinsip syariah.
1. Lingkungan Internal (Internal Environment). b. Pengambilan keputusan Bank antara lain melalui dalam
2. Penetapan Sasaran (Objective Setting). rapat Direksi dan Direksi berwenang menetapkan
3. Identifikasi Kejadian (Event Identification). mekanisme lain untuk pengambilan keputusan.
4. Penilaian Risiko (Risk Assessment). c. Proses pengambilan keputusan Bank dilakukan secara
5. Respon atas Risiko (Risk Response). bottom up dan top down.
6. Aktivitas-aktifitas pengendalian (Control Activities). d. Bank menetapkan kebijakan yang bertujuan mencegah
7. Sistem Informasi, Komunikasi, dan Akuntansi (Information, timbulnya peluang untuk melakukan penyimpangan
Communication and Accountancy). atau pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian.
8. Pemantauan (Monitoring). 5. Komitmen terhadap kompetensi
a. Seluruh proses rekrutmen, pengembangan dan
Lingkungan Internal (Internal Environment) jenjang karir dilaksanakan dengan mempertimbangkan
kompetensi pegawai.
Bank memiliki komitmen, perilaku dan kepedulian yang tercermin b. Manajemen menugaskan dan menempatkan pegawai
pada: berdasarkan job exposure, tingkat pengetahuan,
1. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Guna menghasilkan kemampuan, penguasaan akan kompetensi teknis dan
SDM yang memiliki, integritas dan kompetensi yang baik serta penerapan perilaku serta hasil penilaian kinerja pegawai.
memberikan kontribusi signifikan, maka Bank: c. Proses pengambilan keputusan Bank dilakukan secara
a. Menetapkan kebijakan dan prosedur mengenai bottom up dan top down. Bank menetapkan kebijakan
pengelolaan sumber daya manusia. yang bertujuan mencegah timbulnya peluang untuk
b. Merencanakan kecukupan pegawai dan proses melakukan penyimpangan atau pelanggaran terhadap
rekrutmen sesuai kebutuhan operasional Bank. prinsip kehati-hatian.
c. Memberikan remunerasi kepada pegawai (gaji, bonus, d. Komitmen terhadap kompetensi Seluruh proses
dsb). rekrutmen, pengembangan dan jenjang karir
d. Berdasarkan kinerja dengan mempertimbangkan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kompetensi
besaran remunerasi kelompok jabatan pada peer group. pegawai.
e. Memberikan fasilitas kesejahteraan kepada pegawai e. Manajemen menugaskan dan menempatkan pegawai
(kesehataan, asuransi tenaga kerja, pembiayaan pegawai, berdasarkan job exposure, tingkat pengetahuan,
purna bakti pegawai, dsb) sesuai kemampuan bank. kemampuan, penguasaan akan kompetensi teknis dan
penerapan perilaku serta hasil penilaian kinerja pegawai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
437
Page 440
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Penetapan Sasaran (Objective Setting) d. Penyempurnaan proses pelaporan apabila terdapat
perubahan kegiatan usaha Bank, produk, transaksi,
Bank menetapkan sasaran sebagai persyaratan dari proses faktor risiko, teknologi informasi dan sistem informasi
event identification, risk assessment dan risk response yang efektif. manajemen risiko yang bersifat materiil.
Sasaran Bank terdiri atas: 8. Melaksanakan proses pengendalian risiko untuk mengelola
1. Sasaran yang bersifat high level dari strategic objectives dan risiko tertentu yang dapat membahayakan kelangsungan
sejalan dengan visi, misi, dan prinsip operasional Bank. usaha Bank dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
2. Sasaran yang bersifat turunan dari strategic objectives pada 9. Melaksanakan fungsi pengendalian risiko nilai tukar, risiko
level operasional (aktivitas, unit kerja dan lain-lain). likuiditas melalui penerapan asset and liabilities management
(ALMA).
Identifikasi Kejadian (Event Identification)
Penilaian Risiko (Risk Assessment)
1. Guna mencapai sasaran, Bank mengidentifikasi kejadian-
kejadian yang berpotensi mempengaruhi kemampuan Bank Penilaian risiko merupakan suatu rangkaian tindakan yang
untuk mengimplementasikan strategi dan mencapai sasaran dilaksanakan oleh Bank dalam rangka identifikasi, analisis, dan
secara efektif. menilai risiko yang dihadapi Bank untuk mencapai sasaran yang
2. Identifikasi dilakukan terhadap kejadian yang diperkirakan ditetapkan
berdampak negatif (risiko) yang membutuhkan penilaian 1. Bank melalui unit kerja yang memiliki fungsi mengelola
dan respon Bank, serta terhadap kejadian yang diperkirakan Manajemen Risiko mengidentifikasi dan menilai secara
berdampak positif yang merupakan peluang bagi Bank untuk terus menerus terhadap aspek-aspek yang mempengarusi
menetapkan strategi guna mencapai sasaran Bank. pencapaian sasaran Bank.
3. Bank wajib melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan 2. Penilaian atas efektivitas pelaksanaan kontrol untuk
dan pengendalian risiko terhadap seluruh faktor – faktor mencegah/meminimalisir terjadinya risiko dilakukan secara
risiko (risk factors) yang bersifat material. independen oleh Unit Kerja Internal Audit sehingga cakupan
4. Pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan audit lebih luas dan menyeluruh.
dan pengendalian risiko, wajib didukung oleh: 3. Penilaian risiko dilakukan dengan:
a. Sistem informasi manajemen yang tepat waktu. a. Mengidentifikasi jenis risiko yang dihadapi Bank.
b. Laporan yang akurat dan informatif mengenai kondisi b. Menetapkan limit risiko yang menjadi tolak ukur untuk
keuangan Bank, kinerja aktivitas fungsional dan eksposur membuat profil risiko dalam bentuk dokumentasi data,
risiko Bank. yang diperbaharui secara periodik.
5. Melaksanakan proses identifikasi risiko dengan melakukan 4. Penilaian risiko dilakukan terhadap risiko yang dapat diukur
analisis terhadap: (kuantitatif), risiko yang tidak dapat diukur (kualitatif)
a. Karakter risiko yang melekat pada Bank. maupun terhadap risiko yang dapat dikendalikan dan tidak
b. Risiko dari produk dan kegiatan usaha Bank. dapat dikendalikan, dengan memperhatikan biaya dan
c. Pengalaman kerugian bank yang pernah terjadi. manfaatnya. Apabila Bank memutuskan mengambil risiko
6. Melaksanakan proses pengukuran risiko melalui: tersebut, maka wajib menetapkan mitigasi risiko.
a. Evaluasi secara berkala terhadap kesesuaian asumsi, 5. Penilaian risiko mencakup semua individual maupun
sumber data dan prosedur yang digunakan untuk keseluruhan (aggregate), meliputi risiko kredit, risiko pasar,
mengukur risiko. risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko
b. Penyempurnaan terhadap sistem pengukuran risiko reputasi, risiko stratejik, risiko kepatuhan, risiko imbal hasil,
apabila terdapat perubahan kegiatan usaha Bank, produk, risiko investasi. dan risiko terintregasi.
transaksi dan faktor risiko, yang bersifat material.
c. Melakukan pengukuran secara berkala baik untuk Respon atas Risiko (Risk Response)
produk, portofolio maupun seluruh aktivitas bisnis Bank.
d. Pengukuran risiko baik secara kuantitatif maupun Bank menetapkan tindakan-tindakan untuk merespon risiko
kualitatif, dengan menggunakan metode yang ditetapkan berdasarkan pada penilaian terhadap risiko dan kontrol yang
regulator dan atau yang dikembangkan oleh Bank. relevan. Tindakan respon yang dilakukan dapat meliputi risk
7. Melaksanakan pemantauan risiko melalui: mitigation, atau risk reduction, dan/atau risk sharing, dan/atau risk
a. Evaluasi terhadap risk eksposur seluruh aktvitas transaksi acceptance sebagaimana diterapkan dalam kebijakan Bank.
dan bisnis Bank yang bersifat material dan yang
berdampak pada kondisi permodalan Bank. Dalam mempertimbangkan tindakan-tindakan respon maka
b. Bank memantau kepatuhan terhadap limit internal. Bank mempertimbangkan cost & benefits, dan memilih tindakan
Penggunaan Internal Bank. respon yang mengarah pada kemungkinan terjadinya (likelihood)
c. Bank memantau konsistensi pelaksanaan penerapan dan dampak (impact) yang sesuai dengan batasan risk tolerance
manajemen risiko dengan kebijakan dan prosedur yang dan risk appetite Bank.
ditetapkan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
438 Laporan Tahunan 2024
Page 441
Aktivitas-Aktivitas Pengendalian (Control Activities) – - Bank mengelola dan mengendalikan dokumen agar
Pengendalian Keuangan dan Operasional senantiasa tersedia untuk kepentingan auditor intern,
akuntan publik dan otoritas pengawasan.
KEGIATAN PENGENDALIAN - Unit Kerja Internal Audit menilai ketersediaan dan
keakuratan dokumen Bank.
a. Kaji Ulang Manajemen (Top Level Review) f. Bank wajib meyakini kebijakan, prosedur, sistem dan standar
- Direktur Bidang secara berkala meminta laporan kinerja akuntansi serta proses audit yang ditetapkan, dilaksanakan
operasional dari unit kerja yang berada di bawah oleh seluruh jajaran organisasi.
supervisinya dan menginstruksikan tindakan pelurusan
atau arahan-arahan lain. KEGIATAN PEMISAHAN FUNGSI
- Kepala unit kerja secara berkala meminta laporan kinerja
operasional dari pejabat di bawahnya dan mengkaji a. Penetapan batas fungsi, wewenang, dan tanggung jawab
ulang realisasi serta solusi pencapaian target (rencana jajaran Bank diatur dalam struktur organisasi.
kerja). b. Fungsi-fungsi yang tidak boleh dilakukan perangkapan
b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional Review) Kaji ulang meliputi bisnis, risiko, dan operasional.
ini dilakukan/kepala Unit Kerja, meliputi: c. Bank menerapkan pemisahan fungsi (segregation of duties/four
- Penilaian profil risiko Unit Kerja. eyes principal) antara fungsi pembuat, pemeriksa, pemutus,
- Analisis data operasional. dan pengawas sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang
- Identifikasi penyebab penyimpangan serta tindakan berlaku untuk menghindari adanya benturan kepentingan
perbaikan (corrective action). terhadap realisasi (conflict of interest).
pencapaian target. d. Prinsip Check dan Recheck
- Permasalahan di Unit Kerja yang dapat merugikan Bank - Setiap kegiatan/transaksi memuat unsur pembuat
baik secara materiil maupun immateriil. (maker), pemeriksa, (checker) dan pemberi persetujuan
c. Pengendalian Sistem Teknologi Informasi (STI) (approver).
- Setiap fungsi jabatan dalam Unit Kerja melakukan - Bobot tanggung jawab di antara maker, checker, dan
verifikasi terhadap akurasi dan kelengkapan dari approver ditetapkan sesuai dengan batas wewenang
transaksi dan melaksanakan prosedur otorisasi sesuai masing-masing.
ketentuan. e. Bank wajib menunjuk pejabat/petugas alternate apabila
- Unit Kerja yang membidangi STI melakukan pengendalian terdapat pejabat/petugas yang berhalangan atau tidak
umum maupun pengendalian aplikasi: mampu melaksanakan tugas untuk posisi-posisi yang
1) Pengendalian umum. strategis.
Meliputi pengendalian operasional pusat data,
sistem pengadaan dan pemeliharaan software, Pengendalian Kepatuhan terhadap Peraturan
pengamanan akses serta pengembangan dan Perundang-Undangan Lainnya
pemeliharaan sistem aplikasi. Pengendalian
dimaksud diterapkan terhadap server, users Pengendalian kepatuhan terhadap peraturan perundang-
workstation dan jaringan internal/eksternal. undangan memastikan seluruh kegiatan usaha Bank telah
2) pengendalian aplikasi. dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan
Diterapkan terhadap program yang digunakan bank perundang-undangan yang berlaku, baik ketentuan yang
dalam mengolah transaksi untuk memastikan semua dikeluarkan oleh pemerintah, regulator perbankan, otoritas
transaksi benar dan akurat. pengawasan Bank maupun kebijakan, ketentuan, dan prosedur
d. Pengendalian Aset Fisik (Physical Control) intern yang ditetapkan Bank.
- Bank menetapkan kebijakan dan Standart Prosedur
Operasional mengenai pengelolaan aset Bank. Fungsi Kepatuhan memiliki peran penting dalam menciptakan
- Pengelolaan dan pengendalian aset Bank dilakukan oleh budaya kepatuhan yang kuat di seluruh jenjang organisasi.
seluruh Unit Kerja yang membidangi sarana dan logistik. Fungsi Kepatuhan memastikan bahwa Bank tetap beroperasi
- Jajaran Bank wajib memelihara aset Bank sesuai dengan mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga integritas
ketentuan yang berlaku. dan kepercayaan nasabah, serta mendukung keberlanjutan
e. Dokumentasi operasional Bank secara sehat dan sesuai regulasi. Tugas dan
- Bank menyusun dan mendokumentasikan kebijakan, tanggung jawab Fungsi Kepatuhan meliputi pembentukan
prosedur, sistem, dan standar akutansi serta proses audit langkah-langkah untuk mendukung terciptanya budaya
secara memadai. kepatuhan, identifikasi dan pengelolaan risiko kepatuhan, serta
- Bank memperbaharui dokumen secara berkala guna penilaian terhadap efektivitas kebijakan, ketentuan, dan prosedur
menggambarkan kegiatan Bank secara aktual. yang ada di bank agar sesuai dengan peraturan yang ditetapkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan prinsip syariah untuk
bank umum syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
439
Page 442
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Selain itu, Fungsi Kepatuhan juga bertanggung jawab untuk 8. Menjaga rahasia dan merahasiakan informasi nasabah
melakukan kaji ulang dan memberikan rekomendasi terkait penyimpan dan simpanannya sebagaimana dimaksud dalam
kebijakan dan prosedur yang ada, agar selalu diperbarui dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di perbankan.
disesuaikan dengan perubahan peraturan perundang-undangan. 9. Mematuhi ketentuan rahasia Bank apabila terjadi
Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua kebijakan permasalahan hukum yang memerlukan informasi nasabah
dan kegiatan usaha bank tetap sesuai dengan ketentuan yang penyimpan dan/atau simpanannya. Dalam hal ini, ketentuan
berlaku, baik dalam hal peraturan OJK, peraturan Bank Indonesia tentang Rahasia Bank tidak berlaku untuk hal-hal yang
(BI), maupun prinsip-prinsip syariah yang mengatur bank umum terkait dengan pemeriksaan dan pembuktian oleh pihak
syariah dan unit usaha syariah. yang berwenang.
10. Melaksanakan sistem teknologi informasi dan pengamanan
Fungsi Kepatuhan telah melaksanakan beberapa kegiatan sistem teknologi informasi.
untuk mendukung pengendalian kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan. Fungsi Kepatuhan telah melakukan analisa SISTEM KOMUNIKASI
dan evaluasi terhadap efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian
kebijakan Direksi yang terkait dengan pembiayaan dan non- 1. Bank memiliki saluran komunikasi yang efektif yang
pembiayaan. Fungsi Kepatuhan juga memberikan reviu, opini, memungkinkan seluruh jajaran memahami dan mematuhi
dan tanggapan terhadap kebijakan yang berjalan serta akad kebijakan serta prosedur yang berlaku dalam melaksanakan
yang digunakan, guna memastikan kesesuaian dengan peraturan tugas maupun tanggung jawabnya.
perundang-undangan dan prinsip syariah yang berlaku. Selain 2. Struktur organisasi Bank memberikan ruang arus informasi
itu, Fungsi Kepatuhan juga memastikan pemenuhan terhadap yang memadai, yaitu informasi ke atas, ke bawah dan lintas
ketentuan yang diatur dalam peraturan OJK dan Bank Indonesia, unit kerja.
termasuk yang terkait dengan penerapan Prinsip Good Corporate
Governance (GCG) di Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha SISTEM AKUNTANSI
Syariah (UUS).
Bank dan jajaran Bank yang terkait sistem akuntansi wajib:
Sistem Informasi, Komunikasi dan Akuntansi 1. Menyusun ketentuan akuntansi sebagai acuan unit
(Information, Communication and Accountancy) kerja dalam mengidentifikasi, mengklarifikasi, mencatat/
membukukan, dan melaporkan transaksi Bank.
SISTEM INFORMASI 2. Memelihara catatan pembukuan yang akurat dan konsisten
atas transaksi keuangan yang dilakukan sesuai dengan
1. Bank memiliki Sistem Informasi Manajemen yang kebijakan dan prosedur.
mengintegrasikan kegiatan kerja di setiap Unit Kerja dan 3. Bersama Unit Kerja Bisnis secara berkala atau sekurang-
menginformasikan laporan kegiatan kerja yang dapat kurangnya setiap bulan melakukan rekonsiliasi antara data
dipertanggungjawabkan. akuntansi dengan data hasil olahan sistem informasi. Setiap
2. Sistem Informasi Manajemen mencakup informasi keuangan, penyimpangan yang terjadi wajib segera diinvestigasi dan
kepatuhan terhadap ketentuan/peraturan, informasi pasar, diluruskan. Proses rekonsiliasi wajib didokumentasikan.
dan penerapan manajemen risiko.
3. Sistem Informasi Manajemen menyediakan bukti dan Monitoring
dokumen yang memadai dalam rangka mendukung proses
jejak audit (audit trail). 1. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan
4. Bank memiliki rencana kontinjensi yang up to date, Kegiatan pemantauan adalah monitoring atas penyimpangan/
terdokumentasi, dan teruji atas kemungkinan terjadinya hal- ketidaksesuaian antara proses dengan ketentuan. Bank
hal yang tidak diprediksi sebelumnya. melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap
5. Bank menyediakan data dan informasi yang relevan, akurat, kecukupan dan efektivitas pelaksanaan pengendalian intern.
tepat waktu, dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan, 2. Perbaikan Kelemahan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan
dan disajikan dalam format yang konsisten. Tindakan koreksi penyimpangan adalah pemulihan atas
6. Bank memastikan pengamanan informasi dilaksanakan penyimpangan/ketidaksesuaian antara proses dengan
secara efektif agar informasi yang dikelola terjaga kerahasian, ketentuan serta penentuan upaya pemulihannya. Kelemahan
integritas, dan ketersediannya. dalam pengendalian intern baik yang diidentifikasi oleh
7. Pengamanan informasi dilakukan terhadap aspek satuan unit kerja operasional (risk taking unit), Unit Kerja
sumberdaya manusia dan proses penggunaan informasi Internal Audit maupun pihak lainnya, harus segera dilaporkan
teknologi. kepada dan menjadi perhatian pejabat atau Direksi yang
berwenang. Kelemahan pengendalian intern yang material
harus juga dilaporkan kepada Dewan Komisaris.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
440 Laporan Tahunan 2024
Page 443
Kesesuaian dengan Committee of Sponsoring pelaksanaan operasional bank dalam mencapai sasaran yang
Organizations of Tradeway Commission (COSO) telah ditetapkan perusahaan. Internal Audit melakukan audit
secara periodik maupun insidental terhadap seluruh aktivitas di
Sistem Pengendalian Internal terdiri dari 8 (delapan) komponen Unit Kerja.
yang saling berkaitan satu sama lain dan diterapkan secara
efektif pada seluruh level organisasi Bank Syariah Indonesia Hasil review Sistem Pengendalian Intern disampaikan kepada
dalam rangka mengawal tercapainya tujuan Bank. Sistem Direksi dan Komisaris untuk ditindaklanjuti dan di monitoring
Pengendalian Internal ini merupakan pengembangan 5 (lima) pelaksanaannya secara efektif. Dalam rangka memperkuat
elemen pokok Sistem Pengendalian Internal yang diatur oleh Sistem Pengendalian Intern, khususnya untuk mengendalikan
Regulator berdasarkan POJK No. 35/SEOJK.03/2017 tentang kejadian fraud, BSI telah menerapkan strategi anti fraud yang
Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern Bagi Bank Umum. komprehensif dan terintegrasi sebagai bagian dari kebijakan
strategis. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan selama
Di BSI, Sistem Pengendalian Intern diwujudkan dalam bentuk tahun 2024, diperoleh hasil bahwa Sistem Pengendalian Internal
Kebijakan Sistem Pengendalian Intern yang merujuk pada COSO di BSI secara umum telah memadai.
Model tahun 2008 sebagaimana telah dikembangkan oleh
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
(COSO), yang terdiri atas: Atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal
1. Lingkungan pengendalian (Internal Environment)
2. Penetapan tujuan (Objective Setting) Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya Sistem
3. Identifikasi kejadian/peristiwa (Event Identification) Pengendalian Intern yang handal dan efektif serta memiliki
4. Penilaian risiko (Risk Assessment) kewajiban untuk meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
5. Respon atas risiko (Risk Response) dan memastikan bahwa hal tersebut telah melekat di setiap level
6. Aktivitas pengendalian (Control Activity) organisasi.
7. Informasi dan komunikasi (Information & Communication)
8. Pemantauan (Monitoring) Internal Audit bertanggung jawab untuk mengevaluasi
dan berperan aktif dalam meningkatkan efektivitas Sistem
Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pengendalian Pengendalian Intern secara berkesinambungan terkait dengan
Internal pelaksanaan operasional Bank dalam mencapai sasaran yang
telah ditetapkan perusahaan. Internal Audit melakukan audit
Direksi bertanggung jawab atas terselenggaranya Sistem secara periodik maupun insidentil terhadap seluruh aktivitas di
Pengendalian Intern yang handal dan efektif serta memiliki Unit Kerja.
kewajiban untuk meningkatkan budaya sadar risiko yang efektif
dan memastikan bahwa hal tersebut telah melekat di setiap level Hasil evaluasi Sistem Pengendalian Intern disampaikan kepada
organisasi. Direksi dan Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti dan di
monitoring pelaksanaannya secara efektif. Berdasarkan hasil
Internal Audit bertanggung jawab untuk mengevaluasi evaluasi atas pelaksanaan sistem pengendalian internal Bank
dan berperan aktif dalam meningkatkan efektivitas Sistem pada tahun 2024, Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan
Pengendalian Intern secara berkesinambungan terkait dengan bahwa sistem pengendalian internal secara keseluruhan telah
berjalan memadai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
441
Page 444
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Manajemen Risiko 7. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum.
Seiring dengan dinamika eksternal serta produk dan jasa BSI 8. POJK Nomor 38/ POJK.03/2016 tanggal 1 Desember 2016
terus berkembang, penerapan manajemen risiko menjadi sangat tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan
penting. Bukan hanya sebagai wujud komitmen atas kepatuhan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
terhadap peraturan perundangundangan, tetapi juga sikap 9. POJK No.11/POJK.03/2022 tanggal 7 Juli 2022 tentang
kehati-hatian manajemen dalam pengelolaan Bank. Dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penyelenggaraan
harapan, kinerja BSI akan terus tumbuh secara berkelanjutan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum.
dengan dukungan penerapan manajemen risiko yang memadai. 10. POJK No.57/POJK/POJK.03/2016 tanggal 9 Desember
Melalui penerapan manajemen risiko yang tepat, diharapkan 2016 tentang Penerapan Manajemen pada Bank Umum
dapat melindungi Bank secara individu maupun entitas afiliasinya yang Melakukan Layanan Nasabah Prima.
dari dampak perubahan di lingkungan usaha yang berpotensi 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65/ POJK.03/2016
menimbulkan kerugian. Selain itu, penerapan manajemen tanggal 23 Desember 2016 tentang Penerapan Manajemen
risiko juga diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi Risiko bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
seluruh pemangku kepentingan Bank. Sesuai dengan regulasi, 12. SEOJK No.21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni 2017 tentang
manajemen risiko Bank merupakan serangkaian metodologi dan Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi
prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, Informasi oleh Bank Umum.
memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh 13. SEOJK No.12/SEOJK.03/2018 tanggal 21 Agustus 2018
kegiatan usaha Bank. BSI senantiasa melakukan evaluasi secara tentang Penerapan Manajemen Risiko dan Pengukuran
berkala terhadap efektivitas kerangka manajemen risiko serta Pendekatan Standar untuk IRRBB Bagi Bank Umum.
melakukan sosialisasi di lingkungan organisasi agar tercipta 14. SEOJK No.6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 tentang
budaya risiko yang baik di lingkungan Bank. Perhitungan ATMR untuk Operasional dengan Menggunakan
Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
Dasar Penerapan Manajemen Risiko 15. POJK No. 37/ POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019
tentang Transparansi Dan Publikasi Laporan Bank.
Dalam menerapkan manajemen risiko, BSI mengacu pada 16. Peraturan Bank Indonesia No. 23/17/PBI/2021 tanggal 17
ketentuan perundang-undangan, antara lain: Desember 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan
1. SEOJK No. 10/SEOJK.03/2014 tanggal 11 Juni 2014 Bank Indonesia No. 20/4/PBI/2018 tentang Rasio
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
dan Unit Usaha Syariah. Makroprudensial Bagi Bank Umum Konvensional, Bank
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8/ POJK.03/2014 Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
tanggal 13 Juni 2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan 17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ POJK.03/2017
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. tanggal 7 April 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan)
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ POJK.03/2014 bagi Bank Sistemik.
tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan Manajemen 18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/ POJK.03/2019
Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. tanggal 28 Maret 2019 tentang Prinsip Kehati-hatian Dalam
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/ POJK.03/2014 Aktivitas Sekuritisasi Aset Bagi Bank Umum.
tanggal 18 November 2014 tentang Kewajiban Penyediaan 19. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ SEOJK.03/2016
Modal Minimum Bank Umum Syariah. tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum.
5. SEOJK No. 34/SEOJK.03/2015 tanggal 21 Desember 2015 20. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 29/ SEOJK.03/2022
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk tentang Ketahanan dan Keamanan Siber Bank Umum.
Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar 21. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 25/
bagi Bank Umum Syariah. SEOJK.03/2023 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi
6. SEOJK No. 35/SEOJK.03/2015 tanggal 21 Desember 2015 Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar Bagi
Bank Umum Syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
442 Laporan Tahunan 2024
Page 445
Sistem Manajemen Risiko
Dalam menjalankan Sistem manajemen risiko, Bank mengacu pada 4 (empat) pilar penerapan manajemen risiko yaitu:
STRONG RISK MANAGEMENT
Kecukupan Proses
Pengawasan Aktif Dewan Kebijakan dan Prosedur Sistem Pengendalian
Manajemen Risiko
Komisaris, Direksi dan Manajemen Risiko Serta Intern yang
& Sistem Informasi
Dewan Pengawas Syariah Penetapan Limit Risiko Menyeluruh
Manajemen Risiko
• Kebijakan & strategi • Metodologi dan prosedur • Risk identification, • Efektivitas pengendalian
manajemen risiko manajemen risiko measurement & monitoring internal atas operasional
• Risk Appetite & Risk • Risk Limit • Reporting & MIS bisnis dan manajemen
Tolerance • Organization • Risk Analytics risiko
• Risk Culture • Kaji ulang penerapan
manajemen risiko
Mencakup 10 Risiko yang dihadapi Bank Umum Syariah
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan konstruktif dengan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi untuk
Pengawas Syariah memastikan keselarasan dalam pengelolaan prinsip syariah dan
manajemen risiko.
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah
memiliki tanggung jawab bersama dalam memastikan efektivitas Dengan demikian, ketiga pihak ini bekerja secara sinergis dalam
pelaksanaan manajemen risiko di BSI. Pengawasan yang mengawasi dan mengoptimalkan implementasi manajemen
dilakukan oleh Dewan Komisaris berlangsung secara berkala risiko di BSI.
melalui mekanisme kerja Komite Pemantau Risiko, Komite Tata
Kelola Terintegrasi, dan Komite Audit. Selain itu, koordinasi Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Serta
antara Dewan Komisaris dengan Direksi dan pejabat eksekutif Penetapan Limit Risiko
bank juga dilakukan melalui rapat-rapat rutin, seperti Rapat
Komisaris dan Direksi. Bank membuat dan menetapkan kebijakan manajemen risiko
dengan memperhatikan visi, misi dan rencana strategis serta
Direksi menjalankan pengawasan aktif dengan intensitas tinggi menetapkan prosedur, ketentuan pelaksanaan atas limit
melalui berbagai komite yang ada, seperti Komite Manajemen transaksi/aktivitas, produk dan portofolio Bank.
Risiko, Komite ALCO, IT Steering Committee, Komite Bisnis,
Komite Pembiayaan, Komite Kebijakan dan Prosedur, Komite KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
SDM, serta BCM Steering Committee. Koordinasi internal di Kebijakan dan prosedur disusun dan diimplementasikan dengan
tingkat Direksi juga diperkuat melalui rapat-rapat rutin, termasuk memperhatikan karakteristik, ukuran dan kompleksitas usaha,
Rapat Dewan Direksi dan Rapat Direktur Bidang. tingkat risiko yang diambil, toleransi risiko, profil risiko, serta
ketentuan peraturan perundang-undangan, ketentuan lain
Dewan Pengawas Syariah melakukan pengawasan secara yang berlaku, prinsip syariah, dan/atau praktik perbankan yang
periodik melalui rapat-rapat dengan seluruh jajaran eksekutif sehat. Bank menetapkan ketentuan pokok dalam menerapkan
bank. Mereka juga senantiasa membangun komunikasi yang manajemen risiko antara lain meliputi:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
443
Page 446
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
1. Penetapan risiko yang terkait dengan kegiatan usaha dapat menjalankan bisnis secara dinamis dan mencapai target
didasarkan atas hasil analisis Bank terhadap risiko yang yang telah ditetapkan, sambil tetap menjaga tingkat risiko dalam
melekat pada setiap kegiatan usaha sesuai dengan batas yang terkendali (manageable).
karakteristik, ukuran dan kompleksitas usaha.
2. Penetapan metode dalam melakukan identifikasi, Bank menentukan limit risiko yang sesuai dengan tingkat risiko
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko serta yang akan diambil, toleransi risiko, dan strategi bisnis Bank
sistem informasi manajemen risiko untuk menilai secara secara keseluruhan dengan memperhatikan kemampuan modal
tepat eksposur risiko pada setiap kegiatan usaha. Bank untuk dapat menyerap eksposur risiko atau kerugian yang
3. Penetapan data yang harus dilaporkan, format laporan timbul, pengalaman kerugian di masa lalu, kemampuan SDM dan
dan jenis informasi yang harus dimasukkan dalam laporan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,
manajemen risiko sehingga mencerminkan eksposur risiko ketentuan yang berlaku dan prinsip syariah.
yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan
bisnis dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian Prosedur dan penetapan limit risiko meliputi:
dan prinsip syariah. 1. Akuntabilitas dan jenjang delegasi wewenang yang jelas.
4. Penetapan kewenangan dan besaran limit secara 2. Dokumentasi prosedur dan penetapan limit secara memadai
berjenjang, termasuk Batasan transaksi yang memerlukan untuk memudahkan pelaksanaan kaji ulang dan jejak audit.
persetujuan Direksi, serta penetapan toleransi risiko yang 3. Pelaksanaan kaji ulang terhadap prosedur dan penetapan
merupakan Batasan potensi kerugian yang dapat diserap limit secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
oleh permodalan Bank dan sarana pemantauan terhadap tahun atau sewaktu-waktu, sesuai dengan jenis risiko,
perkembangan eksposur risiko Bank. kebutuhan dan perkembangan Bank.
5. Penetapan peringkat profil risiko sebagai dasar bagi Bank 4. Penetapan limit secara komprehensif atas seluruh aspek
untuk menetukan Langkah perbaikan terhadap kegiatan yang terkait dengan risiko, yang mencakup limit risiko secara
usaha tertentu serta untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan keseluruhan, limit per jenis risiko, dan limit per aktivitas
kebijakan dan strategi manajemen risiko. fungsional Bank yang memiliki eksposur risiko.
6. Struktur organisasi yang secara jelas merumuskan peran dan
tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, DPS, komite, Besaran limit risiko diusulkan oleh satuan kerja operasional
Satuan Kerja Manajemen Risiko, satuan kerja operasional, terkait, yang selanjutnya direkomendasikan kepada SKMR untuk
SKAI dan satuan kerja pendukung lainnya. mendapat persetujuan Direksi melalui Komite Manajemen Risiko.
7. Penetapan sistem pengendalian intern dalam penerapan
manajemen risiko dilakukan untuk memastikan kepatuhan Kecukupan Proses Manajemen Risiko
Bank terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,
ketentuan lain yang berlaku, prinsip syariah dan ketentuan BSI menerapkan proses manajemen risiko yang meliputi kegiatan
intern Bank, efektivitas dan efisiensi kegiatan operasional identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
Bank, efektivitas budaya risiko pada seluruh jenjang risiko serta tersedianya sistem informasi yang memadai. Bank
organisasi Bank, serta tersedianya informasi manajemen mengelola seluruh jenis risiko yang terkait dengan operasional
risko yang lengkap, akurat, kini, utuh dan tepat waktu. bisnis Bank sesuai ketentuan regulator yaitu risiko kredit, risiko
8. Kebijakan rencana kelangsungan usaha (business continuity operasional, risiko likuiditas, risiko pasar, risiko hukum, risiko
plan atau business continuity management) atas kemungkinan kepatuhan, risiko reputasi, risiko strategik, risiko imbal hasil dan
kondisi ekstern dan intern terburuk, sehingga kelangsungan risiko investasi secara menyeluruh dan terintegrasi.
usaha Bank dapat dipertahankan termasuk rencana
pemulihan bencana (disaster recovery plan) dan rencana 1. Identifikasi Risiko
darurat (contingency plan). a. Bank mengidentifikasi karakteristik risiko yang melekat
pada seluruh aktivitas Bank termasuk emerging risk.
PROSEDUR DAN PENETAPAN LIMIT b. Bank mengidentifikasi risiko dari produk dan kegiatan
Untuk memastikan eksposur risiko tetap terkendali, BSI usaha Bank.
menyediakan kebijakan dan prosedur yang memadai sebagai c. Bank mengidentifikasi risiko terhadap seluruh risiko
acuan bagi seluruh unit kerja. Ini mencakup penetapan limit secara berkala serta termasuk sharia risk.
risiko yang dirancang untuk meminimalkan potensi kerugian d. Bank mengidentifikasi risiko terhadap seluruh risiko
dan menjaga stabilitas bank. Pengelolaan risiko ini melekat pada secara berkala serta termasuk sharia risk.
setiap aktivitas operasional dan bisnis BSI. e. Membuat metode atau sistem untuk melakukan proses
identifikasi risiko pada seluruh produk dan kegiatan
Dalam rangka mengendalikan risiko yang berasal dari faktor usaha.
internal maupun eksternal, BSI menetapkan Risk Appetite f. Bank mengidentifikasi risiko dengan memastikan bahwa
Statement (RAS) dan limit risiko. RAS berfungsi sebagai panduan risiko dari produk dan kegiatan usaha baru telah melalui
untuk menerima, memantau, menghindari, atau memaksimalkan penerapan manajemen risiko yang layak sebelum produk
risiko terkait peluang bisnis yang ada. Dengan adanya RAS, BSI atau kegiatan usaha diterbitkan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
444 Laporan Tahunan 2024
Page 447
2. Pengukuran Risiko d. Bank menyiapkan suatu sistem rekam cadang (back up)
a. Bank mengevaluasi kesesuaian asumsi, sumber data dan prosedur yang befektif untuk mencegah terjadinya
dan prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko gangguan dalam proses pemantauan risiko dan
secara berkala. Evaluasi dilakukan paling sedikit secara melakukan pengecekan serta penilaian kembali secara
triwulanan atau sewaktu-waktu yang disesuaikan berkala terhadap sistem rekam cadang tersebut.
dengan perkembangan usaha Bank dan konsisi eksternal e. Bank memantau konsistensi pelaksanaan penerapan
yang mempengaruhi kondisi Bank secara langsung. manajemen risiko dengan kebijakan dan prosedur yang
b. Bank melakukan pengukuran risiko secara berkala baik ditetapkan.
untuk produk, portofolio maupun sekuruh aktivitas f. Setiap unit kerja mempunyai tanggung jawab untuk
bisnis Bank. memantau eksposur risiko di unit kerjanya.
c. Bank menyesuaikan sistem pengukuran risiko apabila 4. Pengendalian Risiko
terdapat perubahan kegiatan usaha bank, produk, a. Bank membuat sistem pengendalian risiko yang
transaksi, faktor risiko, yang bersifat material yang dapat memadai dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur
mempengaruhi kondisi keuangan Bank. yang telah ditetapkan.
d. Bank melakukan pengukuran risiko baik secara b. Bank melakukan proses pengendalian risiko disesuaikan
kuantitatif maupun kualitatif, dengan menggunakan dengan eksposur risiko maupun tingkat risiko yang akan
model/metode yang ditetapkan regulator dan atau yang diambil dan toleransi risiko, serta prinsip syariah.
dikembangkan oleh Bank. 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko
e. Bank mengaplikasikan model/metode pengukuran Bank mengembangkan sistem informasi manajemen risiko
risiko sesuai pula dengan sistem pelaporan data yang yang mencakup laporan atau informasi antara lain:
diwajibkan oleh Bank Indonesia dan/atau OJK. a. Eksposur risiko baik eskposur kuantitatif maupun
f. Bank perlu melakukan validasi dalam rangka mengatasi kualitatif, secara keseluruhan (komposit), per jenis risiko
kelemahan yang dapat timbul atas penggunaan model/ dan per jenis aktivitas fungsional.
metode pengukuran risiko validasi tersebut dilakukan b. Kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur serta
oleh satuan kerja yang menjalankan fungsi internal penetapan limit.
audit dan/atau satuan kerja lainnya yang independent c. Realisasi pelaksanaan manajemen risiko dibandingkan
terhadap satuan kerja yang mengaplikasikan model/ dengan target yang ditetapkan.
metode pengukuran risiko.
g. Bank melakukan evaluasi terhadap sistem pengukuran Sistem Pengendalian Inten yang Menyeluruh
risiko secara berkala atau sewaktu-waktu dalam hal
diperlukan untuk memastikan kesesuaian asumsi, Bank menetapkan sistem pengendalian internal dengan
akurasi, kewajaran dan integritas data, serta prosedur mengacu pada kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan.
yang digunakan untuk mengukur risiko. Bank menerapkan prinsip pemisahan fungsi segregation of duty
h. Bank melakukan stress testing dan kaji ulang hasil dan dual control dalam setiap aktivitas operasional.
stress testing secara berkala untuk mengambil Langkah
yang tepat dalam hal perkiraan kondisi melebihi tingkat Sistem pengendalian internal dalam penerapan manejemen
toleransi yang dapat diterima. Hasil stress testing dan risiko mencakup:
kaji ulang menjadi masukan dalam menetapkan atau 1. Kesesuaian antara sistem pengendalian internal dengan jenis
mengubah kebijakan dan limit risiko Bank. dan tingkat risiko yang melekat pada kegiatan usaha Bank.
3. Pemantauan Risiko 2. Wewenang dan tanggung jawab untuk pemantauan
a. Bank mengevaluasi eksposur risiko melalui pemantauan kepatuhan kebijakan, prosedur dan limit.
dan pelaporan risiko yang bersifat material atau 3. Jalur pelaporan dan pemisahan fungsi yang jelas dari satuan
berdampak terhadap kondisi permodalan Bank. kerja operasional kepada satuan kerja yang melaksanakan
b. Bank menyesuaikan proses pelaporan dalam hal fungsi pengendalian.
terdapa perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, 4. Struktur organisasi yang menggambarkan tugas dan
faktor risiko, teknologi informasi, dan sistem informasi tanggung jawab masing-masing unit dan individu.
manajemen risiko Bank yang bersifat material. 5. Pelaporan keuangan dan kegiatan operasional yang akuran
c. Bank membuat sistem dan prosedur pemantauan dan tepat waktu.
risiko yang antara lain berupa pemantauan terhadap 6. Kecukupan prosedur untuk memastikan kepatuhan Bank
besar eksposur risiko, toleransi risiko, kepatuhan limit terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,
risiko internal dan hasil stress testing, serta konsistensi ketentuan lain yang berlaku, prinsip syariah, dan ketentuan
pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur yang internal Bank.
ditetapkan. 7. Kaji ulang yang independent terhadap kebijakan, kerangka
kerja dan prosedur operasional Bank.
8. Pengujian dan kaji ulang terhadap sistem informasi
manajemen.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
445
Page 448
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
9. Dokumentasi prosedur-prosedur operasional, temuan audit, disesuaikan dengan tingkat risiko yang akan diambil (risk apperite)
serta tanggapan Bank atas hasil audit. dan toleransi risiko (risk tolerance).
10. Verifikasi dan kaji ulang secara berkala dan berkesinambungan
terhada penanganan kelemahan-kelemagan Bank dan Secara lebih rinci, BSI mengelola risiko kredit melalui langkah-
tindakan Bank untuk memperbaiki penyimpangan- langkah berikut:
penyimpangan yang terjadi. a. Arah Ekspansi Pembiayaan
Ekspansi pembiayaan BSI mengacu pada Portfolio Guideline ,
Kaji ulang dan evaluasi dilakukan secara berkala, paling sedikit yang meliputi:
setiap tahun oleh SKMR dan SKAI. Frekuensi kaji ulang dan 1) Industry Class
evaluasi dapat ditingkatkan sesuai dengan perkembangan Bank mengelola risiko pembiayaan dengan menetapkan
eksposur risiko Bank, perubahan pasar, metode pengukuran dan klasifikasi sektor industri yang menjadi target pasar.
pengelolaan. Bank membagi klasifikasi industri (industry class ) ke
dalam empat kelompok: menarik, netral, selektif, dan
Profil Risiko dan Pengelolaannya waspada. Dari 101 sektor industri yang diklasifikasikan,
pembiayaan diarahkan pada sektor/bidang usaha
Risiko Kredit dan Risiko Investasi dengan klasifikasi menarik dan netral.
2) Industry Limit
Risiko kredit dan investasi dapat bersumber dari berbagai Untuk mengelola risiko konsentrasi portofolio
aktivitas bisnis Bank, antara lain penyediaan dana, surat pembiayaan, Bank menetapkan limit portofolio
berharga, akseptasi, transaksi antar Bank, transaksi pembiayaan pembiayaan untuk masing-masing sektor industri. Limit
perdagangan (trade financing), transaksi nilai tukar, serta ini ditetapkan berdasarkan kriteria industry class dari
kewajiban komitmen dan kontinjensi. Risiko kredit dapat juga masing-masing sektor.
diakibatkan oleh penyediaan dana yang terkonsentrasi pada 3) Industry Acceptance Criteria
satu atau sekelompok debitur, wilayah geografis, produk, jenis Bank menetapkan Industry Acceptance Criteria sebagai
pembiayaan atau lapangan usaha tertentu. proses awal untuk menentukan calon nasabah sasaran di
suatu sektor industri. Kriteria ini dirumuskan berdasarkan
Dalam pengelolaanya, BSI memiliki perangkat organisasi faktor-faktor kritis dari masing-masing sektor industri,
manajemen risiko kredit dan investasi untuk memastikan baik yang diukur secara kuantitatif maupun kualitatif.
aktivitas pembiayaan bank berjalan sesuai prinsip kehati-hatian. b. Penetapan Metode Akuisisi dan Pengukuran Risiko Nasabah
Bank menetapkan tiga pilar organisasi dalam proses pembiayaan: Bank menggunakan metode akuisisi melalui originating
• Pilar pertama: Unit bisnis yang bertugas melakukan inisiasi system, Risk Acceptance Criteria, skoring pembiayaan ritel,
bisnis. serta financing risk rating untuk pembiayaan SME lebih dari
• Pilar kedua: Unit risk assessment yang bertugas menganalisis Rp1,5 miliar dan pembiayaan wholesale .
risiko pembiayaan. c. Sistem Peringatan Dini (Early Warning System)
• Pilar ketiga: Unit financing operation yang menjaga proses Bank menggunakan alat bantu seperti watchlist tools
pencairan pembiayaan dilakukan secara independen. untuk mendeteksi kondisi nasabah secara dini. Hal ini
memungkinkan Bank menetapkan strategi akun, termasuk
Selain itu, BSI menetapkan unit recovery yang bertugas aktivitas penagihan (collection), pemulihan (recovery), atau
menangani pembiayaan bermasalah. Unit ini beroperasi secara restrukturisasi. Sistem ini juga mencakup portfolio alert untuk
independen terhadap unit bisnis dan unit risk assessment yang memantau kinerja portofolio pembiayaan dan memastikan
memberikan pembiayaan. kesesuaian dengan limit risiko yang ditetapkan oleh internal
Bank maupun regulator.
BSI menyusun kebijakan dan prosedur pembiayaan untuk d. Pengembangan Alat Bantu Pemulihan (Rescue Tools)
mendukung pengelolaan pembiayaan yang sehat, sesuai prinsip Bank mengembangkan rescue tools sebagai alat bantu untuk
kehati-hatian, serta memenuhi prinsip-prinsip syariah. Kebijakan memantau upaya yang dilakukan terhadap pembiayaan
dan prosedur tersebut mencakup: Kebijakan Manajemen Risiko, bermasalah. Alat ini digunakan untuk meminimalkan potensi
Kebijakan Pembiayaan, Standar Prosedur Bisnis Pembiayaan, kerugian bagi Bank dan menyelamatkan kembali pembiayaan
Standar Prosedur Bisnis Portfolio Guideline, Manual Produk, dan yang telah diberikan kepada nasabah dengan prospek usaha,
Petunjuk Teknis Operasional untuk setiap segmen pembiayaan. kinerja, kemampuan membayar, dan itikad baik.
e. Pelaksanaan Uji Stres (Stress Test)
Bank juga menetapkan limit internal seperti BMPD (in-house), Bank secara berkala dan insidentil melaksanakan uji
credit line, kewenangan memutus pembiayaan, portofolio sektor stres terhadap kondisi ekstrem namun mungkin terjadi
industri, dan limit portofolio investasi surat berharga. Pada (plausible). Tujuannya adalah untuk mengantisipasi
tingkat transaksional, Bank menetapkan limit kewenangan dampak buruk dari perubahan kondisi eksternal, seperti
memutus pembiayaan, termasuk untuk investasi surat berharga. perubahan makroekonomi, yang dapat memengaruhi kinerja
Bank membuat prosedur penetapan limit risko risiko kredit yang pembiayaan Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
446 Laporan Tahunan 2024
Page 449
f. Penetapan Jangka Waktu Pembiayaan a. Identifikasi Risiko
Bank menetapkan jangka waktu pembiayaan dengan Identifikasi dilakukan pada produk dan aktivitas bank untuk
mempertimbangkan jenis pembiayaan, imbal hasil, likuiditas, mengetahui adanya risiko benchmark suku bunga serta
dan potensi risiko. sumber risikonya. Tujuannya agar risiko dapat dikendalikan
g. Evaluasi Kecukupan Limit Risiko dan diminimalisir. Hasil identifikasi juga digunakan untuk
Bank secara rutin melakukan kajian atau evaluasi terhadap memberikan rekomendasi kepada unit bisnis dan manajemen.
kecukupan limit risiko untuk memastikan kesesuaian dengan b. Pengukuran Risiko
kebutuhan operasional dan regulasi. Pengukuran risiko menggunakan dua metode, yaitu metode
h. Sistem Pengendalian Internal Standar dan metode internal yaitu Value at Risk (VaR).
Bank menetapkan sistem pengendalian internal yang VaR menggambarkan potensi kerugian maksimum akibat
terintegrasi dalam sistem dan prosedur pembiayaan guna pergerakan yield surat berharga dalam kondisi pasar yang
memastikan efektivitas pengelolaan risiko. normal.
c. Pemantauan Eksposur Risiko
Guna mengintegrasikan data dalam pengelolaan risiko kredit, BSI Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian,
memiliki Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang menyediakan mingguan, dan bulanan melalui sistem treasury Bank.
data pengelolaan risiko kredit. Bank melaporkan eksposur risiko d. Pengendalian Risiko
kredit secara rutin, baik untuk kebutuhan internal maupun Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit trading
eksternal. surat berharga. Jika terjadi unrealized loss akibat penurunan
harga pasar surat berharga, Bank dapat melakukan penjualan
Risiko Pasar atau cut loss sesuai mekanisme yang ditetapkan guna
menghindari kerugian lebih besar. Penetapan harga pasar
BSI memiliki eksposur terhadap risiko pasar dari aktivitas treasury surat berharga trading dilakukan secara harian menggunakan
dan investasi dalam bentuk surat berharga, pasar uang, forex harga pasar dari sumber independen.
(foreign exchange), serta produk emas karena adanya persediaan
emas. Pengelolaan risiko pasar bertujuan untuk meminimalisir Risiko Nilai Tukar
dampak negatif pergerakan variabel pasar terhadap portofolio BSI mengelola risiko nilai tukar melalui langkah-langkah berikut:
Bank. a. Identifikasi Risiko
Identifikasi dilakukan pada produk dan aktivitas bank untuk
BSI menerapkan prinsip segregation of duty dengan memisahkan mengetahui adanya risiko nilai tukar serta sumber risikonya.
fungsi antara front office, middle office, dan back office dalam Tujuannya agar risiko dapat dikendalikan dan diminimalisir.
pelaksanaan transaksi surat berharga dan forex: b. Pengukuran Risiko
a. Front Office Pengukuran risiko menggunakan alat Value at Risk (VaR) .
Unit bisnis atau unit treasury menjalankan fungsi front office Bank juga menjaga Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai limit
sebagai pelaksana transaksi treasury. Fungsi ini berperan yang telah ditetapkan.
sebagai first line of defence yang langsung melakukan c. Pemantauan Eksposur Risiko
transaksi. Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian,
b. Middle Office mingguan, dan bulanan melalui sistem treasury Bank.
Unit manajemen risiko menjalankan fungsi second line of d. Pengendalian Risiko
defence. Tugasnya meliputi review limit risiko, pengukuran Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit dan
risiko, dan pemantauan eksposur risiko pasar. penyeimbangan posisi valas (squaring position).
c. Back Office
Unit kerja operasional menjalankan fungsi back office dengan Selain itu, Bank melakukan stress test untuk menguji ketahanan
melakukan penyelesaian (settlement) dan pembukuan Bank dalam menghadapi kondisi krisis dan mempersiapkan
transaksi. strategi yang diperlukan jika terjadi krisis. Secara rutin, Bank
melakukan stress test risiko pasar untuk menilai kemampuan
BSI juga menetapkan kebijakan, prosedur, dan limit sebagai Bank dalam menghadapi perubahan indikator ekonomi.
pedoman penerapan manajemen risiko pasar, meliputi: Kebijakan
Manajemen Risiko, Kebijakan Treasury, Standar Prosedur Bisnis Dalam pengembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko, BSI
Treasury and International Banking, PTO Asset and Liability, PTO memiliki Treasury Core System yang dapat menyediakan data
Market Liquidity Risk Tools, dan Ketentuan pengelolaan risiko untuk pengukuran risiko pasar. Bank secara rutin melaporkan
pasar lainnya. eksposur manajemen risiko pasar kepada pihak internal maupun
eksternal.
Risiko Benchmark Suku Bunga
Dalam proses pengelolaan risiko benchmark suku bunga, BSI
melakukan langkah-langkah berikut:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
447
Page 450
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pengelolaan Portofolio Trading Book dan Banking Book serta • Giro Wajib Minimum (GWM)
Metodologi Valuasi • Safety Level
a. Trading Book • Deposan Inti
Pengelolaan portofolio trading book dilakukan sesuai limit • Net Stable Funding Ratio (NSFR)
yang telah ditetapkan dan batasan regulasi. Bank melakukan • Liquidity Coverage Ratio (LCR)
mark to market atas surat berharga trading secara harian • Aset Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL-NCD)
menggunakan harga pasar dari sumber independen, seperti • Aset Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK)
Penilai Harga Efek Indonesia, Bloomberg, atau Reuters.
b. Banking Book BSI mengelola risiko likuiditas melalui langkah-langkah berikut:
Risiko pasar pada banking book adalah risiko penurunan a. Identifikasi Risiko Likuiditas
profitabilitas dan nilai ekonomis modal akibat perubahan Identifikasi dilakukan pada produk dan aktivitas Bank untuk
tingkat imbal hasil pasar dan nilai tukar. Pengelolaan risiko mendeteksi potensi risiko likuiditas.
pasar pada banking book dilakukan melalui tinjauan ulang b. Penempatan Dana pada Aset Likuid Berkualitas Tinggi
harga aset dan liabilitas (price asset and liabilities) untuk Bank menempatkan dana pada aset likuid berkualitas tinggi
memastikan imbal hasil yang maksimal. sebagai cadangan likuiditas.
c. Pengukuran Rasio-Rasio Likuiditas
Risiko Likuiditas Bank melakukan pengukuran rasio-rasio likuiditas seperti
proyeksi cashflow, liquidity gap, LCR, dan NSFR.
BSI mengelola risiko likuiditas untuk menjaga kecukupan atau d. Pemeliharaan Akses ke Pasar Uang Antar Bank Syariah
ketersediaan dana guna memenuhi kewajiban Bank. Risiko Bank memastikan akses ke pasar uang antar Bank Syariah
likuiditas dapat timbul dari aktivitas fungsional pembiayaan, untuk mendukung likuiditas.
treasury dan investasi, serta pendanaan dan penerbitan surat e. Pelaksanaan Stress Test Risiko Likuiditas
berharga. Risiko ini dibagi menjadi dua kategori utama: Bank melakukan stress test risiko likuiditas secara berkala
untuk menilai kecukupan likuiditas dalam menghadapi
a. Risiko Likuiditas Pendanaan perubahan indikator ekonomi, termasuk penyusunan
Risiko ini muncul ketika Bank tidak mampu mencairkan Recovery Plan.
asetnya atau memperoleh pendanaan dari sumber lain. f. Penetapan Limit Risiko Likuiditas
Ketidakmampuan memperoleh arus kas yang cukup sehingga Bank menetapkan limit risiko likuiditas sesuai kondisi internal
menimbulkan risiko likuiditas dapat disebabkan oleh: dan ketentuan regulasi yang berlaku.
1) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas dari aset g. Pemantauan Rasio Likuiditas
produktif , termasuk penjualan aset likuid. Bank memantau rasio likuiditas secara rutin untuk
2) Ketidakmampuan menghasilkan arus kas dari memastikan kepatuhan terhadap limit yang ditetapkan.
penghimpunan dana, transaksi antar bank, dan pinjaman h. Penetapan Indikator Peringatan Dini dan Rencana Pendanaan
yang diterima. Darurat (LCP)
b. Risiko Likuiditas Pasar Bank menetapkan indikator peringatan dini serta Liquidity
Risiko ini terjadi ketika Bank tidak mampu menutup posisi Contingency Plan (LCP) melalui mekanisme seperti:
tertentu dengan harga pasar karena kondisi likuiditas pasar Penggunaan instrumen pasar uang, Penjualan surat berharga,
yang tidak memadai atau adanya gangguan di pasar. Peningkatan nisbah imbal hasil dana, dan Penggunaan
fasilitas pinjaman dari Bank Indonesia.
Dalam pengelolaanya, BSI menerapkan prinsip pemisahan fungsi i. Pemantauan Indikator Eksternal
(segregation of duties) antara lain: Bank memonitor pergerakan indikator eksternal seperti nilai
a. Front Office: Unit treasury sebagai pelaksana transaksi. tukar USD/IDR, yield surat berharga pemerintah, tingkat
b. Middle Office: Unit manajemen risiko yang bertugas imbal hasil pasar, harga emas, dan informasi pasar terkini.
melakukan review limit dan pengukuran risiko.
c. Back Office: Unit operasional yang bertugas melakukan BSI memiliki Management Information System (MIS) yang
penyelesaian (settlement) dan pembukuan transaksi. menyediakan data dan informasi untuk pengukuran risiko
likuiditas. Bank secara berkala menyampaikan laporan eksposur
BSI menetapkan kebijakan, prosedur, dan limit sebagai pedoman risiko likuiditas kepada pihak internal maupun eksternal.
dalam pengelolaan risiko likuiditas, meliputi: Kebijakan
Manajemen Risiko, Kebijakan Treasury, Standar Prosedur Bisnis Risiko Opersional
Treasury dan International Banking, PTO Asset and Liability, PTO
Market and Liquidity Risk Tools, serta menetapkan indikator/limit Bank terekspos risiko operasional akibat ketidakcukupan dan/
likuiditas sebagai berikut: atau tidak berfungsinya proses internal, manusia, kegagalan
sistem dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal yang
mempengaruhi operasional Bank. Risiko operasional dapat
terjadi pada seluruh aktivitas Bank, sehingga BSI menerapkan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
448 Laporan Tahunan 2024
Page 451
framework pengelolaan risiko operasional yang komprehensif di Bank secara berkala meninjau ulang prosedur, dokumentasi,
seluruh organisasi termasuk pada semua lini bisnis Bank baik di sistem pemrosesan data, rencana kontinjensi, dan praktik
first-line unit, second-line unit, maupun third-line unit . operasional lainnya. Bank menetapkan limit transaksi operasional
a. Pemisahan Fungsi dan Tanggung Jawab untuk menjalankan prinsip kehati-hatian tanpa menghambat
Bank menerapkan prinsip pemisahan tugas dan tanggung kelancaran aktivitas operasional. Evaluasi limit risiko operasional
jawab (segregation of duties) melalui pemisahan fungsi maker, dilakukan secara berkala meliputi Limit Transaksi Operasional
checker, dan approver/otorisator, serta mekanisme dual Kantor Pusat, Region, Area, dan Cabang, Limit Transaksi
control dalam setiap transaksi. Electronic Channel (Internet Banking, ATM, dan Mobile Banking),
b. Strategi Pengelolaan Risiko Operasional Limit Procurement, Limit Kustodian , serta Limit Bulk Transaction.
Bank menetapkan strategi untuk mengelola aktivitas
yang memiliki eksposur risiko operasional yang signifikan. Business Continuity Management (BCM)
Kebijakan manajemen risiko operasional diinternalisasikan BSI menerapkan BCM untuk menjamin keberlangsungan
ke dalam proses bisnis dan aktivitas pendukung Bank. operasional Bank saat terjadi bencana (disaster). Pada tahun
Prosedur turunan dari kebijakan ini mencakup pengendalian 2024 Bank melakukan langkah-langkah penguatan BCM antara
operasional umum yang berlaku di seluruh lini bisnis dan lain pemutakhiran Standar Prosedur BCM, pemutakhiran
aktivitas pendukung Bank, serta pengendalian operasional Business Impact Analysis (BIA) dan Risk Assessment (RA) serta
spesifik yang disesuaikan dengan karakteristik masing- pembuatan safety briefing penanganan bencana, pelaksanaan
masing lini bisnis dan aktivitas pendukung bisnis. uji coba Emergency Response Plan untuk bencana kebakaran,
pelaksanaan uji coba Business Continuity Plan (BCP) Kantor Pusat
Selain itu, Bank menetapkan kebijakan lain sebagai panduan melalui Business Recovery Center (BRC) Fatmawati , pelaksanaan
antara lain Business Continuity Management (BCM) untuk uji coba Call Tree dan Table Top baik di Kantor Pusat maupun
memastikan kelangsungan operasional Bank saat terjadi jaringan cabang, pelaksanaan uji coba Disaster Recovery Plan
bencana (disaster), Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU), (DRP) aplikasi kritikal BSI secara periodik, sosialisasi BCM
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahan kepada unit kerja di Kantor Pusat dan jaringan cabang, sertifikasi
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) ISO 22301 BCM, serta pembentukan Crisis Management Team
untuk penerapan Customer Due Diligence (CDD) atau (CMT) IT untuk memperkuat organisasi BCM.
Enhanced Due Diligence (EDD), Kebijakan manajemen risiko
anti-fraud sebagai panduan penerapan anti-fraud, Ketentuan Tools Pengelolaan Risiko Operasional
pengelolaan risiko kerjasama dengan pihak lain, serta BSI menerapkan alat pengelolaan risiko operasional berikut:
Kebijakan manajemen risiko teknologi informasi. a. Risk & Control Self Assessment (RCSA)
RCSA digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur,
Bank mengevaluasi kebijakan, standar prosedur, dan memantau, dan memitigasi risiko operasional. RCSA
petunjuk teknis secara berkala minimal satu tahun sekali dilakukan secara mandiri oleh unit kerja dan direviu oleh
sesuai dengan kebutuhan dan perubahan kondisi internal SORH/RBC. Proses RCSA dilakukan secara end-to-end untuk
maupun eksternal. memastikan potensi risiko diidentifikasi secara menyeluruh
c. Identifikasi dan Pengukuran Risiko Operasional dan mitigasi dilakukan secara dini. RCSA dilakukan secara
Bank melakukan identifikasi risiko operasional berdasarkan berkala setiap bulan.
faktor penyebabnya pada seluruh aktivitas fungsional dan b. Key Risk Indicator (KRI)
produk Bank antara lain melalui Risk Self Assessment (RCSA), KRI digunakan untuk mendeteksi secara dini indikator-
Risk Mapping, dan Event Analysis. indikator yang dapat meningkatkan eksposur risiko
operasional dengan menetapkan threshold tertentu.
Satuan kerja operasional mengidentifikasi risiko operasional Pemantauan KRI dilakukan oleh unit kerja setiap bulan.
yang melekat pada seluruh produk dan aktivitas termasuk c. Loss Event Database (LED)
risiko baru (emerging risk). Pengukuran risiko dilakukan LED digunakan untuk mencatat kejadian kerugian
menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif seperti Risk operasional yang dialami Bank. Pencatatan dilakukan
Control and Self Assessment (RCSA), Key Risk Indicators (KRI), langsung saat terjadi insiden dan dilaporkan setiap bulan.
dan Loss Event Database (LED). Bank juga mengembangkan d. Control Testing (CT)
basis data mengenai kerugian akibat risiko operasional CT digunakan untuk menguji kecukupan kontrol operasional
dan isu-isu operasional lainnya yang dapat menyebabkan dan menetapkan langkah perbaikan secara berkelanjutan.
kerugian di masa mendatang. CT telah diterapkan dalam proses bisnis pembiayaan gadai,
d. Mitigasi Risiko Operasional mikro, konsumer kendaraan, komersial, korporasi, dan
Untuk memitigasi risiko operasional Bank menerapkan operasional cabang. CT dilakukan oleh RBC dan DCOR
langkah-langkah berikut yaitu pengamanan proses teknologi melalui onsite review secara berkala.
informasi, asuransi, dan alih daya (outsourcing) pada sebagian
kegiatan operasional Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
449
Page 452
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Risiko Hukum d. Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan;
e. Good Corporate Governance (GCG); dan
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau f. Rencana Bisnis Bank (RBB).
kelemahan aspek yuridis. Timbulnya risiko hukum antara lain
dapat disebabkan karena ketiadaan peraturan perundang- Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan mematuhi semua
undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan, seperti hukum dan peraturan yang terkait dengan kegiatan usaha
tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan perbankan dapat memengaruhi kelangsungan Bank.
yang tidak sempurna. Sebagai perusahaan yang diatur oleh
hukum Republik Indonesia, Bank harus selalu mematuhi semua Dalam mengelola risiko kepatuhan, Bank melakukan tindakan
hukum dan peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia/ sebagai berikut:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator dalam industri a. Meningkatkan pemahaman tentang GCG dan kode etik.
perbankan di Indonesia serta ketentuan lain yang berkaitan b. Memperkuat pelaksanaan GCG dan memastikan bahwa
dengan kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank. semua debitur pembiayaan memenuhi semua kebutuhan
pembiayaan.
Risiko hukum yang timbul dapat berupa tuntutan kerugian materil c. Menyusun dan menyampaikan laporan GCG kepada Otoritas
ataupun immateril apabila Bank tidak mematuhi ketentuan dan Jasa Keuangan.
peraturan yang berlaku. Jika terjadi tuntutan kerugian terhadap d. Meningkatkan pelaksanaan Know Your Customer (KYC), Anti
Bank dalam jumlah yang cukup material, maka secara langsung Pencucian Uang (APU), dan Pencegahan Pendanaan Teroris
dapat mempengaruhi kinerja keuangan Bank. (PPT).
e. Memperkuat pelaksanaan sertifikasi kepatuhan.
Pengukuran risiko hukum dilakukan untuk mengetahui potensi f. Bekerja sama dengan Dewan Pengawas Syariah dalam
kerugian Bank akibat tuntutan hukum, kelemahan perikatan, serta memastikan kepatuhan Bank terhadap prinsip syariah.
ketiadaan dan/atau perubahan ketentuan. Bank menggunakan g. Memberdayakan Kepatuhan Syariah untuk mereviu dan
indikator/parameter pengukuran risiko hukum, meliputi: menganalisis kepatuhan produk Bank/kegiatan dengan
1. Potensi kerugian akibat tuntutan litigasi. prinsip syariah.
2. Pembatalan perjanjian yang disebabkan oleh kelemahan
perikatan. Risiko Reputasi
3. Perubahan peraturan perundang-undangan yang
mengakibatkan produk dan aktivitas Bank tidak sejalan Risiko reputasi dapat bersumber dari berbagai aktivitas bisnis
dengan ketentuan perundang-undangan. Bank, antara lain:
a. Kejadian-kejadian yang dapat menurunkan reputasi Bank,
Dalam mengelola risiko hukum, Bank melakukan tindakan di seperti pemberitaan negatif di media massa dan keluhan
antaranya: nasabah.
a. Melakukan reviu terhadap kebijakan dan prosedur operasi b. Hal-hal lain yang juga dapat menurunkan reputasi Bank,
standar yang terkait dengan pengelolaan risiko hukum sesuai seperti penurunan kinerja Bank, kelemahan dalam tata kelola
dengan peraturan yang berlaku. Bank, pelanggaran etika bisnis, serta gugatan hukum.
b. Mengembangkan organisasi hukum yang kuat.
c. Standarisasi akad dan perjanjian kerja sama sesuai dengan Untuk menghadapi risiko ini, Bank menetapkan strategi untuk
peraturan yang berlaku. seluruh aktivitas yang memiliki eksposur risiko reputasi yang
d. Menentukan kebijakan cadangan perkara. signifikan. Bank juga menetapkan prosedur komunikasi guna
menyikapi berita atau publikasi negatif, serta mencegah informasi
Risiko Kepatuhan yang cenderung kontraproduktif. Selain itu, Bank menetapkan
prosedur penanganan keluhan nasabah dan strategi penggunaan
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul dari kegagalan Bank media yang efektif untuk merespons berita negatif.
dalam mematuhi dan/atau menerapkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku serta prinsip-prinsip syariah. Dalam Sebagai langkah antisipasi, Bank memiliki protokol untuk
industri perbankan, Bank wajib mematuhi peraturan yang pengelolaan reputasi pada saat krisis. Protokol ini mencakup
dikeluarkan oleh Pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Dewan struktur manajemen krisis dan standar prosedur manajemen
Syariah Nasional. Secara umum, risiko kepatuhan terkait erat krisis.
dengan hukum yang berlaku dan peraturan yang mengatur Bank,
seperti: Bank melakukan identifikasi risiko reputasi dengan
a. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM); menggunakan berbagai sumber informasi, seperti pemberitaan
b. Kualitas Aset Produktif; media massa, opini publik di jejaring sosial, pengaduan nasabah,
c. Penyisihan Penghapusan Aset (PPA); dan survei kepuasan nasabah, termasuk memperhitungkan
jumlah potensi kerugian yang diakibatkan oleh kejadian risiko
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
450 Laporan Tahunan 2024
Page 453
reputasi. Untuk memantau risiko reputasi, Bank menggunakan Bank juga mengidentifikasi dan mencatat deviasi atau
indikator peringatan dini, seperti jumlah dan cakupan publikasi penyimpangan sebagai akibat pelaksanaan strategi usaha
negatif serta frekuensi keluhan nasabah. Setiap unit kerja wajib maupun rencana bisnis yang tidak terealisasi atau tidak efektif,
melaporkan kejadian di unit kerjanya masing-masing yang terutama yang berdampak signifikan terhadap permodalan Bank.
memengaruhi citra atau reputasi Bank kepada unit kerja yang Selain itu, Bank mencatat dan menatausahakan pengalaman
bertanggung jawab mengelola komunikasi kepada pemangku serta penyimpangan pelaksanaan rencana stratejik. Untuk
kepentingan (stakeholders). memastikan posisi kompetitifnya di industri, Bank secara berkala
mengevaluasi kinerjanya. Pengendalian risiko stratejik dilakukan
Bank menetapkan mekanisme untuk melakukan tindakan melalui performance review atas realisasi bisnis.
pengendalian risiko reputasi. Pengendalian risiko reputasi
dilakukan melalui dua pendekatan utama: Risiko Imbal Hasil
a. Pencegahan kejadian yang dapat menimbulkan risiko
reputasi , melalui: Risiko imbal hasil timbul antara lain karena adanya perubahan
1) Tindak lanjut dan penyelesaian keluhan nasabah serta perilaku nasabah dana pihak ketiga Bank yang disebabkan oleh
perkara hukum yang berpotensi meningkatkan eksposur perubahan ekspektasi Tingkat imbal hasil yang diterima dari
risiko. Bank. Perubahan ekspektasi bisa disebabkan oleh faktor internal
2) Penguatan komunikasi eksternal dan internal untuk seperti menurunnya nilai aset Bank dan/atau faktor eksternal
mengendalikan potensi eksposur risiko reputasi. seperti naiknya return/imbal hasil yang ditawarkan bank lain.
3) Komunikasi atau edukasi secara rutin kepada pemangku Perubahan ekspektasi tingkat imbal hasil tersebut dapat memicu
kepentingan guna membentuk reputasi positif. perpindahan dana dari Bank kepada bank lain. Pengelolaan risiko
b. Pemulihan reputasi Bank setelah terjadi kejadian yang imbal hasil bertujuan untuk meminimalkan perubahan perilaku
menimbulkan risiko reputasi, yaitu segala respons Bank nasabah dana pihak ketiga melalui pengelolaan tingkat imbal
untuk memulihkan reputasi dan mencegah terjadinya hasil sehingga tetap kompetitif terhadap pasar.
pemburukan reputasi lebih lanjut.
Bank menetapkan strategi untuk seluruh aktivitas yang
Risiko Stratejik memiliki eksposur risiko imbal hasil yang signifikan dengan
mempertimbangkan:
Risiko stratejik dapat bersumber dari berbagai faktor, antara a. Kondisi ekonomi dan kondisi pasar serta dampaknya pada
lain kelemahan dalam proses formulasi stratejik, ketidaktepatan risiko imbal hasil Bank.
dalam perumusan strategi, sistem informasi manajemen yang b. Keahlian Bank untuk menghasilkan laba pada pasar
kurang memadai, hasil analisis lingkungan internal dan eksternal tertentu dan kemampuan mengidentifikasi, memantau dan
yang tidak memadai, penetapan tujuan strategis yang terlalu mengendalikan risiko imbal hasil pada pasar tersebut.
agresif, ketidaktepatan dalam implementasi strategi, serta c. Bauran dan diversifikasi portofolio Bank.
kegagalan mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Bank menetapkan kebijakan dan prosedur pengelolaan risiko
Untuk menghadapi risiko ini, Bank menetapkan prosedur yang imbal hasil mencakup organisasi aset dan liability management,
memadai guna mengidentifikasi dan merespons perubahan komposisi aset dan kewajiban dan pengukuran risiko. Bank
lingkungan bisnis. Selain itu, Bank menetapkan limit risiko memiliki prosedur antara lain mengenai penilaian mismatch
stratejik secara umum, termasuk batasan penyimpangan dari antara aset dan kewajiban berdasarkan waktu penyesuaian imbal
target bisnis yang telah ditetapkan, seperti: hasil pembiayaan dan dana pihak ketiga serta mekanismenya baik
• Limit deviasi anggaran. untuk pembiayaan maupun dana pihak ketiga. Bank menetapkan
• Limit deviasi target waktu pencapaian atau penyelesaian limit untuk mengelola risiko imbal hasil secara konsisten, antara
inisiatif strategis. lain untuk membatasi konsentrasi sumber pendanaan, instrumen,
segmen pasar atau imbal hasil tertentu.
Bank melakukan identifikasi risiko stratejik menggunakan data
dari regulator, media massa, serta laporan realisasi terhadap Bank melakukan pemantauan eksposur risiko imbal hasil secara
target bisnis dan kinerja unit kerja. Analisis risiko dilakukan berkelanjutan terhadap seluruh eksposur risiko termasuk potensi
terhadap strategi yang membutuhkan banyak sumber daya dan/ penurunan pendapatan imbal hasil. Bank melakukan pemantauan
atau berisiko tinggi, seperti strategi masuk ke pasar baru atau eksposur risiko imbal hasil melalui laporan gross revenue, evaluasi
strategi diversifikasi dalam bentuk produk dan jasa. realisasi pendapatan imbal hasil bersih terhadap target dan
laporan lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
451
Page 454
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Recovery Plan
Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) adalah rencana untuk mengatasi permasalahan keuangan (financial stress) yang mungkin terjadi
di BSI. BSI telah menyiapkan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang termasuk di dalamnya trigger level dan Opsi Pemulihan
(Recovery Options) untuk mencegah, memulihkan maupun memperbaiki kondisi keuangan serta kelangsungan usaha Bank apabila terjadi
financial stress.
BSI memutakhirkan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) setiap tahun. Hal ini selain untuk memenuhi kewajiban sesuai regulasi, juga
untuk menjaga Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) tetap sesuai dengan kondisi terkini dan mampu menjadi panduan pada saat Bank
mengalami kesulitan keuangan (financial stress).
Penilaian Risiko
BSI melakukan penilaian mandiri (self-assessment) terhadap risiko inheren serta kualitas penerapan manajemen risiko dalam aktivitas
operasionalnya. Penilaian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) mengenai
kondisi risiko usaha dan potensi kerugian yang dihadapi BSI di masa mendatang dalam periode tertentu.
Berdasarkan hasil penilaian per 31 Desember 2024, peringkat komposit profil risiko Bank adalah 2 (dua), dengan predikat risiko inheren
"Low to Moderate" dan predikat kualitas penerapan manajemen risiko "Satisfactory".
Juni 2024 Desember 2024
Peringkat Peringkat
Profil Risiko Kualitas Peringkat Kualitas Peringkat
Peringkat Risiko Peringkat Risiko
Penerapan Risiko Penerapan Risiko
Inheren Inheren
Manajemen Komposit Manajemen Komposit
Risiko Risiko
Risiko Kredit Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Pasar Low Satisfactory 1 Low Satisfactory 1
Risiko Likuiditas Low Satisfactory 1 Lowko Satisfactory 1
Risiko Operasional Moderate Fair 3 Moderate Fair 3
Risiko Hukum Low Satisfactory 1 Low Satisfactory 1
Risiko Reputasi Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Stratejik Low Satisfactory 1 Low Satisfactory 1
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Investasi Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Imbal Hasil Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2 Low to Moderate Satisfactory 2
Evaluasi Pelaksanaan Manajemen Risiko
BSI melakukan Pengukuran Risk Maturity Level (RML) menggunakan referensi dari The Risk Management Society – Risk Maturity Model
(RIMS – RMM) yang dikombinasikan dengan pendekatan RMI dari Kementerian BUMN. Pengukuran terdiri dari 2 aspek yaitu Aspek
Dimensi dan Kinerja. Aspek Dimensi terdiri atas 5 (lima) atribut sebagai parameter yang menggambarkan proses penerapan manajemen
risiko secara menyeluruh di semua lini perusahaan. Aspek kinerja terdiri dari Tingkat Kesehatan Peringkat Akhir dan Peringkat Komposit
Risiko.
Hasil penilaian RML tahun 2023 yang dilakukan pada tahun 2024, BSI berada pada Level 4 dengan score 4,33 yang berarti manajemen
risiko memasuki fase praktik yang lebih baik, mencakup:
1. Penerapan seluruh dimensi praktik manajemen risiko sesuai standar global industry.
2. Budaya risiko lebih luas dan makin terintegrasi.
3. Kerangka kerja manajemen risiko diimplementasikan cukup efektif.
4. Sistem informasi manajemen risiko telah memadai.
5. Evaluasi pencapaian kinerja telah dilakukan secara berkala.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
452 Laporan Tahunan 2024
Page 455
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau Komite Audit atas Kecukupan Sistem Manajemen
Risiko
Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi bersama Manajemen, Komite Pemantau Risiko, Komite Audit, Internal Audit dan Eksternal
Auditor, serta beberapa Unit terkait, Direksi dan Dewan Komisaris menilai pada tahun 2024 manajemen risiko telah berjalan secara
memadai.
Fungsi Kepatuhan
Struktur Organisasi
Compliance & AML-CFT
Secretary
Deputy
GCG & Sharia Regional APU-PPT APU-PPT APU-PPT
Regulatory Compliance Sharia Risk &
Compliance Compliance Sharia & Strategic Analysis & Policy &
Compliance Advisory Control
Support & Support AML Alliance Monitoring Advisory
Whistle Sharia Sharia Risk Financial AML
Regulatory Ant Bribery Operations Liaison & Strategy &
blowing Compliance Management Crime Advisory
Liason Compliance Assurance Governance
Advisory Analytics
Sharia
Whistle Regulatory Ant Retail Banking Regulatory & Sharia Risk Regional Sharia Managed AML
blowing Liason Bribery Compliance Management
& AM Performance & Advisory
Review Representative Confomance
Sharia
Regulatory GCG System IT & Digital Regulatory Staff
Sharia Reporting
Assurance Information Banking & Review
Compliance Control
Sharia
Regulatory GCG System Wholesale Supervisory Sharia Reporting
Assurance Information Banking Board Control
Compliance
Support
Sharia
Compliance Policy & Staff Resource &
Development Staff Data
Risk Reporting
Management Development Request
Sharia
Staff Staff
Board & Data
Secretariat Request
Staff
Staff
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
453
Page 456
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Profil Kepala Fungsi Kepatuhan
Rosalina Dewi T
Kepala Fungsi Kepatuhan
Jakarta, 23 Juli 1979/usia 45 tahun per Desember 2024
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Sarjana Hukum Universitas Indonesia (2001)
• Magister Economics & Islamic Finance Universitas Indonesia (2006)
• Magister Notary Public Universitas Indonesia (2014)
45 Tahun
Sertifikasi
Berdomisili di Tangerang, Sertifikat Manajemen Risiko Perbankan Level 6
Indonesia
Pengalaman Kerja
Dasar Hukum Pengangkatan
• Group Head Compliance PT Bank Syariah Indonesia TBk. 2022-sekarang
• Group Head Corporate Secretary Group PT Bank Syariah Indonesia Tbk. 2021 -2022
Surat Ketetapan No. 02/06343-
SK/HC-BSI tanggal 03 Juni 2022 • Investor Relations Department Head PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2018 - 2019
• Branch Manager PT. Bank BRI Syariah, Tbk. 2016 - 2018
• Corporate Legal Department Head – Corporate Secretary Group PT. Bank BRI
Syariah, Tbk. 2008 - 2014
• Legal and Investor Relations Team Leader – Corporate Secretary Group PT. Bank
Syariah Muamalat Indonesia, Tbk. 2004 - 2006
Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan
4. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan
1. Membuat langkah untuk mendukung terciptanya budaya pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan,
kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank agar sesuai
jenjang organisasi. dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
2. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan peraturan perundang-undangan, termasuk Prinsip Syariah
pengendalian terhadap risiko kepatuhan dengan mengacu bagi bank umum syariah dan unit usaha syariah.
pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur 5. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa kebijakan,
mengenai penerapan manajemen risiko bagi bank umum dan ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha Bank
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan
penerapan manajemen risiko bagi bank umum syariah dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
unit usaha syariah. 6. Melakukan tugas lain yang terkait dengan fungsi kepatuhan.
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, dan
kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur
yang dimiliki oleh Bank dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
454 Laporan Tahunan 2024
Page 457
Pelaksanaan Program Kerja Fungsi Kepatuhan c. GCG Self Assessment dan Pelaporan Pelaksanaan GCG
dilakukan sesuai dengan ketentuan regulator yaitu
1. Sosialisasi dan Tindak Lanjut Regulasi Baru POJK No. 17 Tahun 2023, POJK No. 8/POJK.03/2014
a. Melakukan sosialisasi regulasi dengan menggunakan dan SEOJK No.10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian
media seperti memo, email atau media komunikasi Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
internal pegawai. Jika terdapat regulasi eksternal Syariah.
baru, maka regulasi tersebut akan diumumkan dan d. Penerapan Governance, Risk, and Compliance di BSI.
disosialisasikan ke unit kerja terkait dan/atau seluruh 6. Syariah Compliance
karyawan BSI. a. Memastikan seluruh produk dan jasa Bank, Pedoman
b. Melakukan analisis dan menyusun resume atas regulasi Operasional produk dan jasa telah sesuai dengan
baru yang diterbitkan oleh Regulator (dhi. BI, OJK, OJK- Fatwa Dewan Syariah nasional (DSN) dan Opini Dewan
Pasar Modal, LPS atau Peraturan eksternal lainnya yang Pengawas Syariah (DPS).
terkait dengan Perbankan) dan disampaikan kepada b. Melakukan asistensi terhadap penyusunan produk dan
Dewan Komisaris, Direksi, SEVP serta Group Head aktivitas baru.
terkait. c. Melakukan asistensi terhadap pembiayaan dalam jumlah
c. Melakukan sosialisasi regulasi secara online/virtual besar yang menjadi keputusan direksi.
terhadap unit kerja terkait jika terdapat regulasi/ d. Melakukan pemastian terhadap usulan pengajuan
ketentuan yang baru. kebijakan dan putusan Direksi terhadap kesesuaian
d. Menyampaikan opini kepatuhan pada setiap permintaan dengan prinsip syariah yang berlaku.
advis/opini kepatuhan Working Group Policy & Procedure e. Pemastian pelaksanaan prinsip syariah dalam tahapan
(WPP). ex-post (kerjasama dengan SKAI)
2. Produk dan Aktivitas Baru Bank f. Melakukan uji petik ke kantor cabang secara sampling
Melaksanakan pendampingan/klinik atas Produk dan untuk memastikan pelaksanaan aktivitas di kantor
Aktivitas Baru (PAB) Bank dengan Unit Kerja terkait yang cabang telah sesuai dengan prinsip syariah.
termasuk dalam kriteria PAB ke dalam RBB. 7. Melaksanakan Compliance Assurance terhadap aktivitas
3. Compliance Testing Operasional Bank. Compliance assurance dilaksanakan
Melakukan analisa, evaluasi efektivitas, kecukupan, dan dalam upaya menjaga agar keputusan yang dilakukan oleh
kesesuaian, serta pengujian kepatuhan terhadap kebijakan manajemen telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
dan keputusan Direksi yang terkait dengan pembiayaan a. Pembiayaan
maupun non pembiayaan, serta memberikan reviu, opini dan - Melakukan reviu kepatuhan pembiayaan,
tanggapan kepatuhan terhadap kebijakan yang berjalan dan pelaksanaan rapat teknis dan pemberian opini
akad yang akan dipergunakan guna memastikan kesesuaian kepatuhan pembiayaan pada Rapat Komite
dengan ketentuan dan prinsip syariah yang berlaku. Pembiayaan Level Direksi.
4. Compliance Monitoring - Melakukan kaji ulang kepatuhan terhadap
a. Melaksanakan pengkinian sistem reminder kewajiban pembiayaan debitur besar yang telah cair dalam
laporan kepada pihak ketiga dan PIC laporan kepada rangka memastikan kepatuhan proses pencairan dan
pihak ketiga, serta penguatan dan enhancement Sistem pemenuhan perjanjian nasabah dengan Bank.
Informasi Kepatuhan (SIK); b. Jaringan Kantor Bank
b. Unit Kerja Kepatuhan melakukan monitoring terhadap - Memastikan persiapan operasional atas pembukaan,
prudential banking ratio diantaranya rasio NPF, BMPD, pemindahan alamat lokasi, peningkatan status
GWM, PDN, dan KPMM; kantor bank telah memenuhi persyaratan melalui
c. Unit Kerja Kepatuhan memastikan pemenuhan seluruh penerbitan compliance checklist yang ditetapkan
komitmen BSI atas hasil temuan OJK, BPK, Auditor regulator
Eksternal dan pihak regulator lainnya. - Memonitoring pemenuhan RBB terkait realisasi
5. Good Corporate Governance (GCG) pengembangan jaringan kantor
a. Melakukan pemenuhan terhadap ketentuan/kebijakan c. Pengendalian Biaya
dan prosedur yang wajib dimiliki Bank sesuai ketentuan - Memastikan kepatuhan pengadaan barang dan jasa
peraturan yang terdapat pada Peraturan OJK, Peraturan (procurement) melalui reviu dan opini pelaksanaan
BI dan Surat Edaran BI tentang Penerapan GCG di Bank rencana pengadaan barang dan jasa
Umum Syariah (BUS) & Unit Usaha Syariah (UUS). - Memastikan pengeluaran biaya-biaya lain dalam
b. Pemenuhan Governance Structure dan Kebijakan Tata operasional bank yang dapat meningkatkan
Kelola sesuai dengan peraturan regulator. pengendalian biaya yang efisien
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
455
Page 458
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
- Melaksanakan kaji ulang kepatuhan dalam rangka membantu penegakan hukum dalam menjalankan program
pengendalian biaya yang dilakukan melalui uji anti pencucian uang pencegahan pendanaan terorisme dan
sampling pendanaan proliferasi. Bagi Bank Syariah Indonesia (BSI) hal ini
d. Aktivitas Operasional Lain tidak hanya sebagai wujud pemenuhan komitmen kepatuhan
- Melakukan compliance testing terhadap pelaksanaan atas regulasi, juga sebagai upaya merealisasikan kemaslahatan
proses aktifitas operasinal bagi manusia dan menghilangkan kemudorotan dengan
- Memberikan opini kepatuhan terhadap kegiatan/ memperhatikan nilai-nilai dasar syariah.
aktifitas operasional yang memerlukan pendapat
dari SKK. Penerapan Program APU PPT & PPPSPM
Aktivitas-aktivitas tersebut dilaksanakan bertujuan untuk
memastikan seluruh aktivitas usaha dan operasional bank Bank dalam melakukan penerapan program APU PPT dan
telah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, PPPSPM sejalan dan sesuai dengan peraturan perundang-
seluruh komitmen kepada pihak lain telah dilaksanakan. undangan dan International Best Practices yang mencakup 5 pilar
8. Penerapan ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan APU PPT & PPPSPM:
yang bertujuan untuk menciptakan manajemen kepatuhan 1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris
yang lebih efektif berdasarkan standar internasional. Direksi sebagai Dewan Pengarah terus melakukan
Sertifikasi ini dilaksanakan pada lingkup proses Anti Money pemantauan atas pemenuhan komitmen Bank terkait
Laundering Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan dengan Sistem Manajemen Kepatuhan, Budaya Kepatuhan,
Terorisme Group (AMG). aspek Tata Kelola sesuai dengan sasaran dan arah strategis
organisasi secara berkelanjutan.
2. Kebijakan dan prosedur
Implementasi Pilar 2 sebagai pelaksanaan fungsi ex-ante
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan sesuai ISO 37301:2021 adalah memastikan kebijakan
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan kepatuhan, sasaran kepatuhan yang selaras dengan nilai,
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah sasaran dan strategi organisasi telah dikomunikasikan,
Massal (APUPPT-PPPSPM) pelaksanaannya telah mempertimbangkan isu eksternal
untuk pihak yang berkepentingan sehingga dapat memitigasi
Menindaklanjuti Indonesia sebagai anggota Financial Action Task risiko kepatuhan terkait APU PPT & PPPSPM.
Force on Money Laundering and Terrorism Financing (FATF) yang 3. Pengendalian internal
ke-40, pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Penerapan pengendalian internal untuk mengelola kewajiban
Indonesia (Keppres) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penetapan kepatuhan dan risiko kepatuhan dilaksanakan secara berkala
Keanggotaan Indonesia pada Financial Action Task Force (FATF) sehingga dapat tergambar dalam tinjauan manajemen untuk
pada 5 April 2024. Penerbitan Keppres tersebut dilakukan peluang continuous improvement dan kebutuhan terhadap
dengan mempertimbangkan bahwa tindak pidana pencucian perubahan pada sistem manajemen kepatuhan.
uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT) yang 4. Sistem informasi manajemen
merupakan kejahatan lintas batas negara. Oleh karena itu, upaya Meliputi pengembangan sistem APU PPT & PPPSPM beserta
pencegahan dan pemberantasannya perlu dilakukan komitmen pelaporan APU PPT & PPPSPM kepada regulator.
internasional yang tercantum dalam standar internasional di 5. Sumber daya manusia dan pelatihan
bidang TPPU dan TPPT. Peningkatan kesadaran/awareness terkait APU PPT &
PPPSPM terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi
Di samping itu tujuan Keppres ini memberikan landasan dan melalui pelatihan-pelatihan, sehingga seluruh SDM
kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat dalam mematuhi kewajiban kepatuhan, kebijakan, prosedur dan
kegiatan penurunan emisi serta juga meningkatkan daya tarik dapat melaporkan segala isu terkait dengan APU PPT &
investasi dan menciptakan nilai ekonomi dari proses bisnis PPPSPM. Disamping itu melakukan komunikasi dengan
penangkapan, pengangkutan, dan penyimpanan karbon. stakeholder internal maupun eksternal terus berupaya
dilakukan peningkatan untuk memastikan setiap pegawai
Bank Syariah sebagai bagian dari industri perbankan nasional berkontribusi terhadap continuous improvement dari sistem
dengan jaringan nasional dan global mempunyai peranan manajemen kepatuhan.
penting untuk memastikan integritas transaksi keuangan atas
seluruh produk dan layanan yang digunakan oleh nasabah serta
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
456 Laporan Tahunan 2024
Page 459
Struktur Organisasi APU PPT & PPPSPM Program APU PPT & PPPSPM Tahun 2024
Bank telah memiliki kebijakan dalam menerapkan program Sesuai dengan ketentuan UU Pencegahan dan Pemberantasan
program APU PPT dan PPPSPM yang disetujui oleh Direksi dan Tindak Pidana Pencucian Uang No. 8 tahun 2010, UU Pencegahan
Dewan Komisaris serta dalam pelaksanaannya diawasi secara dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme No.9
aktif oleh Direksi dan Komisaris. Pelaksanaan penerapan APU tahun 2013, POJK No.08 tahun 2023 serta peraturan PPATK
PPT dan PPPSPM PT Bank Syariah Indonesia Tbk dikelola oleh maka telah diterapkan program APU PPT & PPPSPM melalui:
Unit kerja Compliance & AML CFT Group (CAC). 1. Penyusunan, penyesuaian, pembaharuan, dan memastikan
kecukupan APU PPT dan PPPSPM di seluruh ketentuan
Unit kerja Compliance & AML CFT Group (CAC) berada internal Bank Syariah Indonesia sesuai dengan ketentuan
di Kantor Pusat yang bertanggung jawab kepada Direktur yang berlaku;
yang membawahkan fungsi kepatuhan. Adapun pengukuran 2. Pelaksanaan Uji Petik dan Sosialisasi APU PPT & PPPSPM
efektivitas penerapan program APU PPT dan PPPSPM di outlet/ yang dilakukan oleh AMLO di outlet/cabang berdasarkan
cabang dilakukan oleh AMLO yang berada di setiap Region, yang Risk Based Approach;
secara intensif berkoordinasi dengan unit kerja Compliance & 3. Peningkatan kualitas dan monitoring terhadap kewajiban
AML CFT Group (CAC) di Kantor Pusat. pelaporan terkait APU PPT dan PPPSPM, antara lain
Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM),
Adapun Struktur Organisasi APU PPT & PPPSPM dapat Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT), Laporan Transaksi
digambarkan sebagai berikut: Keuangan Transfer Dana dari dan ke Luar Negeri (LTKL),
dan Sistem Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT),
termasuk kewajiban pelaporan APU PPT dan PPPSPM
Compliance & AML-CFT lainnya sesuai dengan ketentuan dan tidak melampaui
Service Level Agreement (SLA) yang ditentukan Regulator;
Secretary
Deputy 4. Penyempurnaan sistem dan aplikasi pendukung penerapan
program APU PPT dan PPPSPM, antara lain:
Regional APU-PPT APU-PPT APU-PPT a. Pengembangan sistem aplikasi Simple BSI yang
Sharia & Strategic Analysis & Policy &
AML Alliance Monitoring Advisory
dipergunakan untuk mendukung kegiatan uji petik APU
PPT dan PPPSPM yang dilakukan oleh AMLO;
Financial b. Enhancement Aplikasi New AML sesuai perkembangan
Liaison & Strategy & AML
Crime
Assurance Governance
Analytics Advisory teknologi pada penerapan APU PPT dan PPPSPM,
terdiri atas 2 tahapan yaitu: tahap 1 Screening dan Risk
Regional Sharia Managed Rating dan tahap 2 Transaction Monitoring dan Reporting;
& AML Performance & AML
Representative Confomance Advisory 5. Peningkatan awareness dan kompetensi penerapan program
APU PPT dan PPPSPM seluruh pegawai Bank Syariah
Indonesia melalui: sertifikasi, refreshment, sosialisasi, dan
Reporting
Staff training, antara lain:
a. Refreshment Implementasi APU PPT & PPPSPM Region I
s.d X.
Reporting b. Webinar APU PPT & PPPSPM Series 1 s.d 4.
c. Training For Trainer (TFT): Banking Operations & Service
Data School Batch I – V.
Request d. Learning Hub APU PPT & PPPSPM RO VII Semarang.
e. Pembuatan awareness APU PPT & PPPSPM dalam
Data bentuk video/komik/infografis yang disampaikan ke
Request
seluruh region melalui AMLO setiap bulannya.
Staff 6. Peningkatan kualitas data nasabah melalui program
perbaikan dan/atau pengkinian data yang berfokus pada
ketersediaan informasi nasabah secara lengkap, akurat,
terkini, dan utuh;
7. BSI telah mendapatkan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem
Manajemen Kepatuhan dengan ruang lingkup APU PPT &
PPPSPM pada tahun 2022, dan telah melaksanakan proses
Surveillance Tahun ke-2 (audit pengawasan) pada bulan
November 2024 serta berhasil mempertahankan sertifikasi
ISO 37301:2021 dengan status dapat dilanjutkan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
457
Page 460
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
8. Berperan aktif dalam program kerja atau kegiatan yang setempat melaksanakan program penanaman pohon.
diselenggarakan oleh Regulator, antara lain: Jenis pohon yang ditanam adalah pohon produktif
a. Presidential Lecture dalam rangka memperingati 22 dengan total 10.671 untuk Desa Semoyo dan lainnya.
Tahun Gerakan APU PPT Indonesia di Istana Negara Kegiatan ini ditargetkan dapat mengurangi emisi karbon.
pada tanggal 17 April 2024. d. BSI bersama dengan PPATK serta para Guru Besar,
b. Kegiatan Edukasi APU PPT & PPPSPM ke beberapa Regulator, Pihak Pelapor lainnya, Konsultan, dan
sekolah di Kabupaten Klungkung bersama PPATK. pemangku kepentingan lainnya berkumpul di Jakarta
Tim PPATK hadir bersama dengan mitra yaitu BSI pada Selasa 20 Agustus 2024 untuk memulai
dan Pegadaian yang turut memeriahkan kegiatan pembahasan Financial Integrity Rating (FIR) 2024. Acara
PPATK Mengajar di SMKN 1 Klungkung dan SMAN 2 ini menjadi momen penting dalam upaya bersama untuk
Semarapura pada tanggal 20 Februari 2024. meningkatkan integritas sistem keuangan Indonesia.
c. Groundbreaking Desa BSI Semoyo di Desa Semoyo, Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki
cecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi peran krusial dalam pelaksanaan dan pengawasan
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), BSI bersama Pusat kebijakan anti pencucian uang dan pencegahan
Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), pendanaan terorisme.
Non-Governmental Organization (NGO), serta masyarakat
Perkara Hukum
Tabel Perkara Hukum
Jumlah
No. Perkara Penting
Perdata Pidana Hubungan Industrial
1. Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan hukum
289 19 -
yang tetap)
2. Dalam proses penyelesaian 161 4 -
Total 450 23 -
Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Tabel Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Pokok Perkara / Gugatan Pengaruh terhadap Upaya
No Status Penyelesaian Sanksi
dan Para Pihak Perusahaan Manajemen
1 No perkara: 1. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Risiko ganti rugi Pengadilan Negeri Membayar
404/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst menyatakan bahwa Pengadilan namun tidak bersifat Jakarta Pusat ganti rugi
Negeri Jakarta Pusat tidak dapat material terhadap telah memanggil/
Para Pihak : menerima dengan alasan bahwa usaha BSI aanmaning
Penggugat : PT Atriumasta Sakti putusan tersebut telah dimohonkan kepada BSI untuk
eksekusinya kepada Pengadilan melaksanakan
Tergugat : Negeri Jakarta Pusat sehingga diminta
BSI (dahulu BSM) amar putusan
menunggu pelaksanaan eksekusinya. dimaksud. BSI
Ringkasan perkara : telah menghadiri
2. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Gugatan yang diajukan oleh sidang aanmaning,
menguatkan putusan Pengadilan
Negeri Jakara Pusat. namun Penggugat
PT Atriumasta Sakti nasabah
tidak hadir.
pembiayaan karena BSI
Sampai dengan
belum melaksanakan putusan
saat ini BSI belum
Basyarnas (Badan Arbirase menerima relaas
Syariah Nasional) yang telah panggilan sidang/
menghukum BSI untuk aanmaning
mengembalikan dana sebesar kembali.
Rp. 878.791.366,- kepada ybs.
Nilai gugatan:
Materiil sebesar
Rp 9.441.701.946,-
Immateriil sebesar
Rp 300.000.000.000,-
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
458 Laporan Tahunan 2024
Page 461
Pokok Perkara / Gugatan Pengaruh terhadap Upaya
No Status Penyelesaian Sanksi
dan Para Pihak Perusahaan Manajemen
2 No perkara: 1) Pengadilan Negeri Bandung telah Terdapat potensi Terhadap Tidak ada
519/Pdt.g/2023/PN.Bdg menyatakan bahwa Pengadilan Negeri risiko ganti rugi pengajuan
Bandung tidak berwenang untuk namun tidak bersifat upaya hukum
Para Pihak: mengadili perkara dimaksud. Terhadap material terhadap Kasasi oleh
Penggugat: Sukmawati putusan tersebut, Penggugat usaha BSI. Dalam Penggugat, BSI
Tergugat I: Anton Mashary mengajukan upaya hukum Banding. perkara ini posisi telah mengajukan
Tergugat I: PT BSI BSI kuat dimana BSI Kontra Memori
2) Pengadilan Tinggi Bandung telah memenangkan Kasasi. Sampai
Turut Tergugat I: KPKNL
menguatkan putusan Pengadilan perkara di PN dan PT. dengan saat ini
Turut Tergugat II: Gina Riswara Negeri Bandung. Penggugat
Koswara,SH masih proses
mengajukan upaya hukum Kasasi.
pemeriksaan di
Ringkasan Perkara: Mahkamah Agung
Gugatan perlawanan RI.
terhadap lelang eksekusi
yang diajukan oleh BSI.
Penggugat mendalilkan bahwa
Penggugat memiliki perjanjian
dengan Direktur PT Lucky Sakti
(Anton Mashary/Tergugat I)
terkait aset Penggugat yang
dijadikan agunan di BSI.
Nilai gugatan:
Materiil sebesar
Rp 350.000.000.000,-
Immateriil sebesar
Rp 500.000.000.000,-
3 No perkara: Sampai dengan saat ini masih dalam Terdapat potensi risiko Menghadiri dan Tidak ada
655/Pdt.G/2024/PN.Tgr proses pemeriksaan di Pengadilan ganti rugi namun monitor proses
Negeri Tangerang tidak bersifat material persidangan
Para Pihak: terhadap usaha BSI. dimaksud
Penguggat I:Enung Zauhar
Insiah
Penggugat II: Dessy Nur Fitriani
Penggugat III: Andri Taufik
Ismail
Penggugat IV: Annisa Nurul
Hasanah
Penggugat V: Syifa Noorlia
Fatimah/
Penggugat VI: Ghyna Ade Noor
Maya/
Tergugat I: BSI KCP Tangerang
Jatiuwung d/h BSM
Tergugat II:Koperasi Sumber
Insan Mandiri (KOPSIM)
Tergugat III: Notaris Siti
Rohmah Caryana, SH
Tergugat IV: Notaris Lilek
Zaenah, SH
Ringkasan Perkara:
Para Penggugat keberatan
dengan lelang yang dilakukan
oleh BSI terhadap jaminan
milik Koperasi Sumber Insan
Mandiri (KOPSIM) dan Para
Penggugat merasa tidak pernah
melakukan jual beli tanah
berupa SHGB No. 222 kepada
Koperasi Sumber Insan Mandiri
(KOPSIM)/Tergugat II
Nilai gugatan:
Materiil sebesar
Rp 20.700.000.000,-
Immateriil sebesar
Rp 10.000.000.000,-
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
459
Page 462
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pokok Perkara / Gugatan Pengaruh terhadap Upaya
No Status Penyelesaian Sanksi
dan Para Pihak Perusahaan Manajemen
4 No perkara: Sampai dengan saat ini masih dalam Terdapat potensi risiko Menghadiri dan Tidak ada
601/Pdt.G/2024/PN.Jkt.Utr proses pemeriksaan di Pengadilan ganti rugi namun monitor proses
Negeri Jakarta Utara tidak bersifat material persidangan
Para Pihak: terhadap usaha BSI. dimaksud
Penggugat: Ronald Suwandri
Tergugat: BSI
Turut Tergugat I: PT Jaya
Makmur Hasta
Turut Tergugat II: Paul Setiawan
Turut Tergugat III: Kantor
Pertanahan Kota Jakarta Utara
Ringkasan Perkara:
Gugatan terkait dengan
keberatan atas lelang terhadap
aset milik Penggugat untuk
pelunasan kewajiban nasabah
atas nama PT Jaya Makmur
Hasta
Nilai gugatan:
Materiil sebesar
Rp 10.000.000.000,-
Immateriil sebesar
Rp 30.000.000.000,-
Perkara Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang Sedang Menjabat
Selama tahun 2024, tidak terdapat perkara hukum yang sedang dihadapi Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang menjabat.
Perkara Hukum yang Sedang Dihadapi Anak Perusahaan
Sampai dengan 31 Desember 2024, BSI tidak memiliki anak Perusahaan sehingga tidak terdapat informasi perkara hukum yang sedang
dihadapi oleh anak Perusahaan.
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan
Direksi oleh Otoritas Pasar Modal dan Otoritas Lainnya
Kesalahan Pelaporan
1 Jenis Pelanggaran Kesalahan Pelaporan Jabatan di Laporan SDM SMT
Otoritas OJK
Tanggal Pengenaan 01 Februari 2024
Nominal Rp600.000
Unit Kerja Terkait HCS
Keterangan 1. Pada saat pelaporan data bulanan periode Juni 2023 (yang dilaporkan pada bulan Juli), proses recovery sistem i-port HC
belum selesai sehingga pelaporan dilakukan secara manual sehingga terdapat beberapa data yang belum ter-update
2. Saat ini pengolahan data dan validasi pelaporan menggunakan aplikasi i-port HC yang terintegrasi dengan SIP, sehingga
sumber data pelaporan dapat lebih update dan akurat
vide Surat OJK Nomor 8/PB.223/2024 tanggal 01 Februari 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
460 Laporan Tahunan 2024
Page 463
Kesalahan Pelaporan
2 Jenis Pelanggaran Kesalahan Pelaporan Data SLIK
Otoritas OJK
Tanggal Pengenaan 01 Februari 2024
Nominal Rp5.500.000
Unit Kerja Terkait FOG
Keterangan 1. Telah dilakukan pembaharuan tanggal jatuh tempo dan akan dilakukan penutupan pada rekening tersebut, hal ini
dikarenakan rekening Hasanah Card tidak terdapat transaksi atau tidak aktif
2. Untuk proses perbaikan kolektibilitas yang dilakukan setiap awal bulan perlu dilakukan cross check silang antara petugas
pelaporan dengan unit risk
3. Akan dilakukan cleansing secara berkala terhadap inputan kode jenis agunan yang tidak sesuai dengan bukti kepemilikan
serta dilakukan enhance untuk field jenis agunan dengan bukti kepemilikan jaminan pada core system
4. Telah disampaikan kepada pengawas perihal duplikasi pada NPWP badan usaha disebabkan karena proses merger dan
saat ini masih dalam proses penggabungan dua CIF menjadi satu CIF pada aplikasi Web OJK
vide Surat OJK Nomor SR-8/PB.223/2024 tanggal 01 Februari 2024
Kesalahan Pelaporan
1 Jenis Pelanggaran Keterlambatan Laporan Realisasi Implementasi Produk
Otoritas OJK
Tanggal Pengenaan 13 Maret 2024
Nominal Rp50.000.000
Unit Kerja Terkait TBG
Keterangan 1. Sejak bulan Maret dan April, BSI secara paralel telah menyusun laporan realisasi. Pada tanggal 8 Mei 2023, mengalami
insiden ransomware sehingga sistem BSI termasuk digital value chain juga terkena dampak, sehingga tidak ada data
realisasi transaksi pada periode tersebut yang dapat dilaporan
2. Setelah insiden terjadi, Bank melakukan proses recovery namun untuk data nasabah pada sistem DVC tidak bisa recover
(hilang). Sesuai arahan IT Bank, proses pentest ulang pada 9 dan 14 November 2023 dilakukan sebelum sistem live
3. BSI melakukan pengiriman laporan realisasi berdasarkan surat Nomor 03/4717-3/DIR-TBG dan diterima OJK pada 23
November 2023
4. Melakukan back up data dan sistem Digital Value Chain untuk mitigasi risiko kegagalan sistem
vide Surat OJK Nomor S-95/PB.22/2024 tanggal 13 Maret 2024
2 Jenis Pelanggaran Sanksi Laporan Bank Umum Terintergrasi (LBUT)
Otoritas Bank Indonesia
Tanggal Pengenaan 26 April 2024
Nominal Rp300.000
Unit Kerja Terkait TGM
Keterangan Koreksi di luar batas waktu penyampaian Kelompok Informasi (KI) Harian LBUT periode data 03 November 2023 dengan
nama informasi yaitu utang luar negeri dan kewajiban Bank Lainnya dalam valas jangka pendek – Risiko dan Permodalan
Harian dengan jumlah baris yang dikoreksi sebanyak 3 (tiga) baris
vide Surat Bank Indonesia Nomor 26/103/DPKL-GPLB-PLBP/Srt/B tanggal 26 April 2024
3 Jenis Pelanggaran Keterlambatan Pelaporan Transaksi Efek
Otoritas OJK
Tanggal Pengenaan 27 Mei 2024
Nominal Rp24.000.000
Unit Kerja Terkait TGM
Keterangan Keterlambatan pelaporan transaksi efek atas perubahan sistem pelaporan pada BEI dari CTP-PLTE versi lama menjadi CTP-
PLTE versi baru dan berkomitmen untuk setiap pengujian dari BEI akan dihadiri oleh PIC
vide Surat OJK Nomor S-475 /PM.121/2024 tanggal 27 Mei 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
461
Page 464
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Sanksi Lainnya
1 Jenis Pelanggaran Langkah Perbaikan atas Insiden IT tanggal 08 Mei 2024
Kegagalan terhadap prinsip pemrosesan Pelindungan Data Pribadi (PDP)
Otoritas Kementerian Komunikasi dan Informatika
Tanggal Pengenaan 15 Februari 2024
Nominal Sanksi Administratif Peringatan Tertulis
Unit Kerja Terkait 1. CISO 2. IOG
Keterangan 1. Pada tanggal 08 Mei 2023 terjadi insiden siber pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk, dimana terdapat gangguan sistem
yang diakibatkan oleh ransomware
2. Kominfo berpendapat telah terjadi kegagalan terhadap prinsip pemrosesan pelindungan data pribadi dan berakibat
terjadinya pengungkapan yang tidak sah terhadap data pribadi
3. Berdasarkan point 2 di atas BSI dikenakan sanksi administratif berupa surat teguran tertulis
4. Untuk selanjutnya BSI diminta untuk melakukan langkah-langkah perbaikan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa
di kemudian hari antara lain:
a. Mengimplementasikan tools DLP untuk meminimalisir kegagalan keamanan data pribadi;
b. Mengkaji dan memperbaiki praktik dan proses pelindungan data pribadi terhadap ketentuan-ketentuan yang dalam
Undang-Undang Nomor 27 tahun 2022 Tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP), termasuk poin rekomendasi
sebagaimana disarankan dalam Surat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor B-139/M.
KOMINFO/AI.05.01/02/2024 tanggal 15 Februari 2024
vide Surat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor B-139/M.KOMINFO/
AI.05.01/02/2024 tanggal 15 Februari 2024
Selain itu, tidak terdapat sanksi adminstratif oleh Dewan Komisaris dan Direksu yang diperoleh dari regulator.
Akses Informasi dan Data Perusahaan Investor Relation
BSI senantiasa menyampaikan informasi terkini secara akurat BSI telah membentuk unit kerja Investor Relation Group yang
berkenaan dengan perkembangan yang terjadi di lingkungan bertugas untuk menangani hubungan, baik dengan regulator
Bank kepada para pemangku kepentingan. Informasi yang maupun para pemegang saham (Shareholder) dan pemangku
disajikan merupakan hasil rangkuman dan pengolahan internal, kepentingan (Stakeholder) di Bank serta menyediakan informasi
yang kemudian menjadi sebuah laporan dalam jangka waktu yang tepat mengenai Perseroan. Informasi yang disediakan
tertentu sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku. terkait dengan strategi, kinerja operasional maupun kinerja
Hal tersebut dilakukan sebagai wujud pelaksanaan prinsip keuangan yang disajikan secara reguler dan tersedia di website
transparansi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang- Bank. Kedua hal ini diharapkan dapat dijadikan referensi sebagai
undangan yang berlaku, seperti regulasi di pasar modal tentang gambaran penuh atas kinerja Perseroan yang berguna bagi
keterbukaan informasi. pemegang saham existing maupun calon pemegang saham
dalam berinvestasi di saham Bank maupun bagi para pemangku
Transparansi informasi yang disampaikan oleh Bank berupa kepentingan.
posisi, kondisi, kinerja, serta prospek keuangan yang tersedia
laporan tahunan, laporan keuangan berkala, laporan interim Perseroan telah menyediakan saluran komunikasi bagi investor
hingga siaran pers dan pengungkapan informasi lainnya kepada dan entitas pasar modal untuk dapat terhubung dengan Investor
publik. Para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan seluruh Relation dengan detail sebagai berikut.
materi informasi tersebut untuk menganalisis kinerja Bank.
Seluruh informasi diperbarui secara berkala untuk selanjutnya Investor Relation Group
disampaikan juga kepada Pemegang Saham dan otoritas pasar Gd. The Tower Jl. Gatot Subroto No. 27
modal melalui beragam saluran komunikasi. Penyampaian Kel. Karet Kuningan
informasi berkala ini merupakan bagian dari upaya menciptakan Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan
komunikasi yang efektif dan merata antara Bank dengan seluruh Jakarta 12930 Indonesia
pemangku kepentingan. Website Hubungan Investor: ir.bankbsi.co.id
E-mail: investor-relations@bankbsi.co.id
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
462 Laporan Tahunan 2024
Page 465
Profil Kepala Investor Relation
Rizky Budinanda
Investor Relation Group Head
Cirebon, 29 Desember 1977 (47 Tahun)
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia
• Bachelor of Banking and International Finance, Flinders University of South
Australia (2000)
• Master of Applied Finance, Monash University Australia (2001)
47 Tahun
Sertifikasi
Berdomisili di DKI Jakarta, Badan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
Indonesia
Pengalaman Kerja
Dasar Hukum Pengangkatan
• Group Head Investor Relation – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (2022-sekarang)
• Senior Vice President Financial Institution Group & Public Sector – HSBC (2013-2022)
Surat Keputusan No. 02/01067-
SKPT/HC-BSI • Head of Execution, Corporate & Invesment Banking – PT Bank DBS Indonesia (2009-
2012)
• Assistant Vice President, Execution, Corporate Banking – PT Bank DBS Indonesia
(2007-2009)
• Investment Banking, PT Mandiri Sekuritas (2003-2007)
Tugas dan Tanggung Jawab Investor Relation
Adapun tugas dan tanggung jawab Investor Relation dalam Annual Public Expose, Investor Conference, Roadshow & Non-
organisasi Bank meliputi: Deal Roadshow ataupun kegiatan komunikasi lainnya baik
1. Menjaga hubungan dengan regulator, pemegang saham serta lokal maupun internasional.
entitas pasar modal yang di antaranya adalah fund managers, 4. Memenuhi kewajiban feeding informasi yang akurat serta
buy-side & sell-side analyst, stock broker, perusahaan asuransi, valid kepada pihak investor dan pihak terkait lainnya
rating agency dan pemangku kepentingan lainnya dalam dalam rangka menumbuhkan persepsi Perseroan sebagai
rangka menjaga kepercayaan sekaligus meningkatkan nilai perusahaan terbuka yang memiliki reputasi baik, kredibel,
perusahaan di pasar modal. dan menarik bagi investor.
2. Membangun strategi komunikasi dan informasi yang 5. Melakukan analisa terhadap kondisi pasar beserta pergerakan
menghasilkan positive awareness kepada pemegang saham saham yang disampaikan kepada Manajemen dalam rangka
secara umum mengenai posisi keuangan dan prospek memberikan update mengenai valuasi perusahaan terkini.
perusahaan dengan tujuan menjalin hubungan keuangan 6. Menjaga pemenuhan seluruh ketentuan pasar modal
(financial relation) yang erat antara Perseroan dan pemegang termasuk namun tidak terbatas pada pelaporan dan
saham. pemenuhan data/informasi yang dibutuhkan investor,
3. Secara proaktif mengkomunikasikan strategi dan kinerja regulator serta stakeholder lainnya.
perusahaan guna membentuk valuasi jangka panjang saham 7. Meningkatkan literasi/pemahaman mengenai pasar modal
Perseroan melalui beberapa kegiatan komunikasi seperti kepada seluruh pegawai Perseroan melalui sharing session
Quarterly Earnings Call/ Analyst Meeting, one on one meetings, dengan mengundang pembicara yang ahli di bidangnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
463
Page 466
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pelaksanaan Tugas Investor Relation
Beberapa kegiatan komunikasi kepada pemegang saham/pemangku kepentingan Perseroan yang telah dilakukan oleh Investor Relation
Group selama tahun 2024 meliputi:
No Jenis Aktivitas Jumlah Deskripsi Lokasi
1 Quarterly Earnings Call 4 Pemaparan laporan kinerja keuangan Perseroan secara triwulanan Jakarta
kepada investor institusi maupun Analyst
2 Investor Conference 15 Pengenalan tentang Perseroan dan pemaparan update mengenai Jakarta, Singapore, Malaysia,
kinerja dan strategi Perseroan yang dilakukan melalui Konferensi Hong Kong, Australia, UAE
secara offline ataupun online kepada existing investor dan calon
investor potensial yang berdomisili di Indonesia maupun di luar
Indonesia
3 Non-Deal Roadshow 11 Kegiatan komunikasi kepada existing investor maupun investor Jakarta, Thailand, Singapore,
potensial yang dilakukan melalui kegiatan roadshow baik di dalam Malaysia, French, Germany,
maupun luar Indonesia United Kingdom, Edinburgh,
United States
4 Institutional Investor 756 Pemaparan update mengenai kinerja dan strategi Perseroan yang Jakarta
Meeting dilakukan melalui One on One meeting atau group meeting secara
offline ataupun online dengan existing investor dan calon investor
potensial
5 Collaboration Event 6 Kolaborasi dengan perusahaan sekuritas dengan tujuan Jakarta
dengan Perusahaan Pengenalan tentang Perseroan berupa update kinerja keuangan,
Sekuritas yang utamanya ditujukan kepada investor retail
6 Annual Rating Review 2 Pertemuan dengan Credit Rating Agencies untuk update peringkat Jakarta
perusahaan.
Siaran Pers
Tanggal Tema Press Release
2 Januari 2024 BSI Maslahat Jalin Kerjasama dengan Rumah Singgah Pasien Sedekah Rombongan di Surabaya
3 Januari 2024 Perluas Inklusi dan Literasi Perbankan Syariah, BSI Gandeng TNI AD
3 Januari 2024 Saham BSI Prospektif, Masuk Top 5 Bank dengan Kenaikan Tertinggi
6 Januari 2024 Sepanjang Januari 2024, Cabang BSI di Seluruh Indonesia Layani Weekend Banking
7 Januari 2024 Masjid BSI Sebagai Pusat Kesejukan di Destinasi Wisata
8 Januari 2024 Jadi Destinasi Wisata BHC, Masjid BSI Bakauheni Dikunjungi 6.500 Jamaah per Bulan Saat Libur Nataru
8 Januari 2024 BSI Maslahat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap 3 Untuk Palestina
9 Januari 2024 RDN Online, Kolaborasi BSI & Mandiri Sekuritas Buka Akses Lebih Luas di Pasar Modal Syariah
11 Januari 2024 BSI Dukung Pengembangan Usaha Mikro, Siap Salurkan 16 Triliun KUR Syariah di 2024
11 Januari 2024 BSI Permudah Mustahik Untuk Memiliki Rumah
14 Januari 2024 Mitra Tani Modern, Contoh Sukses UMKM Center BSI Surabaya Bantu UMKM Naik Kelas
15 Januari 2024 BSI Terus Optimalisasi Layanan ZISWAF dan Donasi di BSI Mobile
15 Januari 2024 Wujudkan Layanan Berkelanjutan, BSI Buka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta Telkom
15 Januari 2024 BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran di Pasar Gede
16 Januari 2024 Luncurkan RDN Online Syariah Pertama, BSI Dorong Percepatan Bisnis Pasar Modal Syariah
17 Januari 2024 Luncurkan RDN Syariah, BSI Dorong Perkembangan Pasar Modal Syariah
18 Januari 2024 Makin Menarik Dikoleksi, Saham BRIS Tembus 2.000
19 Januari 2024 BSI Genjot Pembayaran Cashless Lewat BSI Hasanah Card
23 Januari 2024 BSI Maslahat Salurkan Bantuan Musim Dingin, Makanan Hangat dan Siap Saji untuk Rakyat Palestina
24 Januari 2024 Dorong Anak Muda Miliki Rumah, BSI Tawarkan Jangka Waktu Hingga 30 Tahun
26 Januari 2024 BSI Maslahat dan BSI Serahkan Bantuan Program Rumah Singgah Sedekah Rombongan Cabang Semarang
30 Januari 2024 Pergerakan Saham dan Bisnis Wealth Management Tumbuh Positif, BSI Raih Dua Penghargaan Internasional Finance Award
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
464 Laporan Tahunan 2024
Page 467
Tanggal Tema Press Release
31 Januari 2024 Market Cap Tembus Rp100 T, BSI Naik Peringkat di Perbankan Syariah Global
1 Februari 2024 Laba Tumbuh 33%, BSI Berhasil Cetak Kinerja Impresif
1 Februari 2024 Tiga Tahun BSI, Makin Eksis di Industri Keuangan Syariah
2 Februari 2024 BSI Rilis Platform Digital Untuk Nasabah Institusi
2 Februari 2024 3 Tahun BSI Makin Eksis di Industri Keuangan Syariah, Hadirkan Beyond Sharia Banking
3 Februari 2024 459 Cabang BSI di Seluruh Indonesia Layani Weekend Banking Sepanjang Februari 2024
5 Februari 2024 BSI Dorong Anak Muda Investasi Emas
6 Februari 2024 Tiga Tahun Berdiri, BSI Terus Perkuat Layanan kepada Nasabah
7 Februari 2024 BSI Terus Dorong Digital Banking Menuju Beyond Syariah Banking
8 Februari 2024 Konsistensi BSI Perkuat Bisnis Global dan Kustodi Diakui Internasional
13 Februari 2024 Perkuat Ekosistem Halal, BSI Permudah Pembayaran Sertifikasi Halal UMKM
13 Februari 2024 Kian Menarik Minat Investor, Rerata Volume Perdagangan BRIS Naik Signifikan
16 Februari 2024 BSI Siapkan Layanan Prima Pelunasan Haji 2024
21 Februari 2024 BSI Genjot Bisnis SME, Permudah UKM Akses Pembiayaan Syariah
22 Februari 2024 BRIS Bisa Tembus Rp2.700, Terdorong Kinerja Fundamental yang Apik
22 Februari 2024 BSI UMKM Center Surabaya, Barometer Inkubator Bisnis UMKM Jawa Timur
23 Februari 2024 BSI & Alumni IPB Jadikan Deposito Wakaf Solusi Bagi Mahasiswa Tidak Mampu
27 Februari 2024 Pasar Perbankan Syariah Besar & Luas, BSI Targetkan Peningkatan 2-3 Juta Nasabah per Tahun
28 Februari 2024 BSI Regional Medan Dorong Pembiayaan Lewat UMKM
1 Maret 2024 BSI Regional Surabaya Targetkan Penyaluran KUR Syariah Rp1,94 Triliun Tahun 2024
1 Maret 2024 Majukan Olahraga dan Pariwisata, BSI Dukung F1 Powerboat di Balige
1 Maret 2024 BSI Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Pesantren Lewat Agen Laku Pandai
5 Maret 2024 Kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, BSI Dorong Seluruh Faskes Berikan Pelayanan Maksimal
6 Maret 2024 BSI Dorong ZISWAF Jadi Instrumen Ekonomi Syariah Berkelanjutan
8 Maret 2024 BSI Hadirkan “Sukuk Gold Ownership Program” untuk Investasi Sukuk & Kepemilikan Emas
8 Maret 2024 Perkuat Potensi UMKM, BSI Sediakan 1.000 Sertifikat Halal Lewat Program Selasar
9 Maret 2024 Berdayakan Mustahik Menjadi Muzakki, BSI dan BSI Maslahat Luncurkan Program Desa BSI Klaster Peternakan di Mojokerto
10 Maret 2024 Gelar Gema Ramadan, BSI Dorong Penguatan Transaksi Digital Masjid
13 Maret 2024 Perkuat Ekonomi Umat, BSI Serahkan Zakat Lebih dari Rp222 Miliar
13 Maret 2024 BRIS Masih Terus Menarik Minat Investor Asing
15 Maret 2024 BSI Masuk Top 10 Global Islamic Bank
18 Maret 2024 Raih Capaian Positif di Awal 2024, BSI Semarakan Ramadhan 1445 H
18 Maret 2024 Berbagi Keberkahan di Bulan Ramadan, BSI Adakan Santunan bagi 3.333 Anak Yatim
18 Maret 2024 BSI (BRIS) Siapkan Uang Tunai Rp45 T Selama Lebaran
18 Maret 2024 BSI Beri Sinyal Bakal Bagikan Dividen Semester I 2024
19 Maret 2024 Berbagi Keberkahan, Wapres Hadiri dan Berikan Santunan bagi 3.333 Anak Yatim
22 Maret 2024 Gandeng Pertamina Lubricants, BSI Berikan Kemudahan Akses Permodalan Bagi Mitra
23 Maret 2024 BSI Perbanyak Layanan Weekend Banking di Seluruh Indonesia Sepanjang Ramadhan
26 Maret 2024 Dorong Sustainable Banking, BSI Dukung Pembiayaan Sawit Bagi Para Petani Plasma
27 Maret 2024 BSI dan Otorita Ibu Kota Negara Teken MOU untuk Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
01 April 2024 Asbisindo Dukung OJK dalam Berakhirnya Restrukturisasi Kredit Perbankan Akibat Pandemi
01 April 2024 Libur Idul Fitri BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai, Penuhi Kebutuhan Uang Kartal Masyarakat
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
465
Page 468
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tanggal Tema Press Release
02 April 2024 Kinerja Tumbuh Double Digit, BRIS masuk Top Gainer LQ 45
02 April 2024 Safari Ramadhan BUMN di Aceh, BSI Adakan Pasar Murah 1.000 Paket Sembako
04 April 2024 Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Desa, BSI Perkenalkan Ekosistem Keuangan Syariah
04 April 2024 BSI Siapkan Posko Mudik Untuk Istirahat & Layani Konsultasi Zakat
05 April 2024 BSI Fasilitasi Mudik Gratis Untuk 644 Pemudik
06 April 2024 BSI Sediakan Layanan Bayar Zakat dengan Mudah Melalui BSI Mobile
06 April 2024 570 Cabang BSI Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2024
17 April 2024 Abu Dhabi Islamic Bank Dikabarkan Bakal Beli Saham BSI
18 April 2024 Permudah Masyarakat Dapatkan Rumah, BSI Hadirkan Griya One Day Approval
18 April 2024 Update Pemberitaan ADIB Bakal Beli Saham BSI
20 April 2024 Harga Emas Terus Melonjak, Target Bisnis Pembiayaan Emas BSI Tumbuh 30% di 2024
23 April 2024 BSI Dorong Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan Untuk Kurangi Emisi Karbon
28 April 2024 BSI dan Kemenag Gelar Senam Haji Indonesia untuk Persiapkan Jasmani & Rohani Calon Jemaah
30 April 2024 BSI Cetak Laba Impresif Rp1,71 Triliun Hingga Maret 2024
2 Mei 2024 Memacu Keuangan Berkelanjutan Bank Syariah
3 Mei 2024 BSI Tetapkan Wisnu Sunandar Jadi Corsec Baru
7 Mei 2024 Lewat Sustainable Finance, Bank Syariah Punya Potensi Besar Selaraskan ESG dan SDG
13 Mei 2024 BSI Berangkatkan 83% Jamaah Haji Indonesia Tahun 2024
13 Mei 2024 Ratusan Masyarakat Demo Kementerian BUMN Desak BSI Bersih dari KKN
14 Mei 2024 Kinerja Fundamental BRIS Solid, Analis Rekomendasikan Beli, TP Diproyeksi Rp3.400
14 Mei 2024 Bank Syariah Didorong Jaga Ketahanan dan Pertumbuhan Berkelanjutan
14 Mei 2024 BSI Kerja Sama dengan PT Badak NGL, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Perbankan Syariah
14 Mei 2024 BSI Akan Gelar International Expo Bank Syariah Pertama dan Terbesar di Indonesia
15 Mei 2024 Perkuat Keuangan Berkelanjutan, BSI Terbitkan Sukuk Sustainability
17 Mei 2024 RUPST BSI
20 Mei 2024 Beasiswa BSI Scholarship Pelajar 2024 Telah Dibuka, Daftarkan Dirimu Segera!
21 Mei 2024 Porsi Kepemilikan Saham BSI Siap Ditambah
22 Mei 2024 Pembiayaan Tumbuh Double Digit, Kinerja BSI Makin Solid
24 Mei 2024 Dorong UMKM Naik Kelas, BSI Ikut Serta dalam Jelajah Kuliner Nusantara Bandung
29 Mei 2024 Dirut BSI Gelar Kuliah Umum Literasi Perbankan Syariah di Universitas Syiah Kuala Aceh
30 Mei 2024 Resmikan Green Building BSI Aceh, Wapres Sampaikan Strategi Pengembangan Industri Keuangan Syariah
31 Mei 2024 Lewat Jelajah Kuliner Nusantara di Medan, BSI Terus Dorong UMKM Naik Kelas
3 Juni 2024 BSI Siapkan 200 Kursi Roda di Tanah Suci Untuk Layani Jamaah Haji Lansia
4 Juni 2024 Hati-Hati Penipuan Jelang Idul Adha, BSI Himbau Nasabah Cek Informasi di Kanal Resmi
4 Juni 2024 Kementerian BUMN Perkuat Ekosistem UMKM Aceh, Sukses Selenggarakan Karya Nyata Festival BUMN Vol.7
5 Juni 2024 BSI Selalu Berkomitmen Layani & Kembangkan Ekonomi Umat Melalui Kolaborasi Stakeholder
5 Juni 2024 Raih Antusiasme Pasar, Sukuk ESG BSI Rp9 Triliun atau Oversubscribe Tiga Kali Lipat
6 Juni 2024 BSI Cairkan Dividen Tunai Rp855,56 Miliar 20 Juni 2024
6 Juni 2024 Lebih dari 5 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Dapat Beasiswa dari BSI
6 Juni 2024 Transaksi Pembelian Hewan Kurban via BSI Mobile Meningkat 35%
7 Juni 2024 Bisnis Pembiayaan Emas BSI Melesat 30%* di Media Cetak terdapat
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
466 Laporan Tahunan 2024
Page 469
Tanggal Tema Press Release
7 Juni 2024 Transaksi Riyal di BSI Naik 57,18% Pada Musim Haji 2024
8 Juni 2024 Jelang Idul Adha, 604 Cabang BSI di Seluruh Indonesia Layani Weekend Banking Selama Juni 2024
9 Juni 2024 Maliq & D’essential, RAN hingga Hanan Attaki akan Ramaikan BSI International Expo 2024
10 Juni 2024 BSI Gandeng Qasir.id Dorong Digitalisasi 24 Ribu UMKM
10 Juni 2024 BSI Tegaskan Komitmen Terus Dorong Pembiayaan UMKM
12 Juni 2024 BSI Umumkan Imbal Hasil Sukuk ESG, 6,65%-6,8% Per Tahun
13 Juni 2024 Hery Gunardi Dinobatkan CEO of The Year dan BSI Sebagai Bank Syariah Terbaik
14 Juni 2024 Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024
16 Juni 2024 Tingkatkan Layanan Wealth Management Syariah, BSI Resmikan Outlet BSI Prioritas di Surabaya & Pondok Indah
17 Juni 2024 Sambut Idul Adha 1445 Hijriah, BSI Salurkan 9.390 Hewan Potong ke Seluruh Indonesia
20 Juni 2024 BSI International Expo 2024
20 Juni 2024 BSI Terima Kunjungan Kehormatan Vice Grand Syekh Al-Azhar, Sertifikasi Halal jadi Pembahasan
20 Juni 2024 BSI dan Al-Azhar Mesir Satukan Visi untuk Ekosistem Islam yang Berkelanjutan di BSI Expo 2024
21 Juni 2024 Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia, BSI Scholarship 2024 Targetkan 2.300 Pelajar & Mahasiswa
21 Juni 2024 Perkuat Ekosistem Halal, BSI Gandeng Mitra Strategis
22 Juni 2024 Gandeng 17 Developer, BSI Tawarkan Promo Menarik Margin Setara 2,22%
23 Juni 2024 Penutupan BSI International Expo 2024
23 Juni 2024 BSI & MES Luncurkan Deposito Wakaf untuk Jaminan Sosial Pekerja Informal
24 Juni 2024 Komitmen BSI dalam Melayani Jamaah Haji, BSI Sambut Kepulangan Jemaah Haji 2024
26 Juni 2024 Konsisten Ajak Masyarakat Go Green, BSI Kurangi 940 Kg Jejak Karbon Selama BSI International Expo 2024
27 Juni 2024 Diskusi Buku “Mega Merger In The Pandemic Era”: Catatan Sejarah, Referensi Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia
28 Juni 2024 Segera Resmikan UMKM Center di Makassar, BSI Perkuat Pemberdayaan UMKM di Indonesia Timur
29 Juni 2024 BSI Siap Jadi Partner Para Ibu Lewat Produk-Produk Syariah yang Cocok untuk Keluarga
1 Juli 2024 Bagi Hasil Pertama Sukuk ESG BSI Akan Dibayarkan September 2024
3 Juli 2024 BSI Diminati Pemagang dari Kampus Luar Negeri
3 Juli 2024 Buyer Mesir Raih Peringkat Pertama Business Matching BSI International Expo 2024
4 Juli 2024 Bangun Ekosistem Halal hingga Inisiatif ESG, BSI jadi Benchmark Perbankan Malaysia
4 Juli 2024 BSI & ITB Luncurkan BSI Deposito Wakaf untuk Masjid di Cirebon
6 Juli 2024 BSI Buka Layanan Weekend Banking di 540 Kantor Cabang Selama Juli 2024
8 Juli 2024 Kapitalisasi Pasar Moncer, BRIS Masuk Indeks PEFINDO i-Grade
11 Juli 2024 BSI Targetkan Top 3 Bank Syariah Global: Perjalanan dan Tantangan di Balik Mega Merger
11 Juli 2024 Kinerja Naik 15,3 Persen BSI Prioritas Dapat Award International
15 Juli 2024 BSI Imbau Nasabah Selalu Waspadai Modus Penipuan
17 Juli 2024 BSI Telah Masuk 5 Besar BUMN Kapitalisasi Pasar Terbesar
19 Juli 2024 Transaksi Digital Banking Naik 45%, BSI Apresiasi Nasabah Lewat Hujan Rezeki BSI Mobile
20 Juli 2024 Transaksi Saham Syariah Bisa Pakai Rekening BSI
22 Juli 2024 Ketertarikan Milenial Investasi Emas Meningkat
22 Juli 2024 BSI Dinobatkan Sebagai Rising Star di Ajang Contact Center World Asia Pacific 2024
22 Juli 2024 Asbisindo Dorong Penguatan Ekosistem Haji & Umrah Sebagai Potensi Ekonomi dan Devisa
24 Juli 2024 BSI Gelar CEO Mengajar di Makassar & Berikan Beasiswa Rp5,5 Miliar
24 Juli 2024 Resmikan UMKM Center Makassar, BSI Perkuat Pemberdayaan UMKM di Indonesia Timur
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
467
Page 470
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tanggal Tema Press Release
27 Juli 2024 BSI Ajak 140 Anak Yatim Belanja, Ajarkan Literasi Transaksi Syariah
30 Juli 2024 Gerakan Wakaf Uang: Kolaborasi BSI, Kemenag, & BWI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
30 Juli 2024 Boss BSI: Pak Erick punya Strong Leadership dan Gesit Ambil Keputusan
31 Juli 2024 BSI & Kemenag Salurkan Rp9,17 M Program Bantuan Masjid Ramah 2024 Tahap I
31 Juli 2024 Dirut BSI : Culture AKHLAK Jadi Pondasi Membangun SDM BSI di Media Cetak
1 Agustus 2024 Perkuat Capital Market Syariah, BSI Siapkan Modal Kerja Jangka Pendek Syariah Pertama Bagi Sekuritas
2 Agustus 2024 Perbankan Perlu Lebih Agile Hadapi Tantangan & Peluang Ekonomi Masa Depan
2 Agustus 2024 Selama Agustus 2024, BSI Buka Layanan Weekend Banking di 568 Kantor Cabang
4 Agustus 2024 Konsisten Dukung Bisnis Berkelanjutan Dengan Portofolio Rp59,2 Triliun, BSI Raih Dua Penghargaan
5 Agustus 2024 BSI Mobile Ujung Tombak untuk Tingkatkan Penetrasi Digital & Layanan Keuangan Terintegrasi
6 Agustus 2024 Melalui ODP, BSI Siapkan Future Leader Bank Syariah
7 Agustus 2024 BSI Dukung Pemerintah Berantas Judi Online, Syariah Compliance Jadi Landasan
8 Agustus 2024 103 Ribu BSI Agen Capai Volume Transaksi Tembus Rp31 T
9 Agustus 2024 Cabor Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade Paris 2024, BSI Akan Apresiasi ‘Spiderman Indonesia’
12 Agustus 2024 Konsisten Jalankan ESG, BSI Raih Penghargaan KGIA 2024
12 Agustus 2024 Payroll BSI Tumbuh 8,72%, Sinergi Jadi Strategi Utama
14 Agustus 2024 Torehkan Kinerja Impresif Sepanjang 2023, BSI Raih Penghargaan Prominent Award 2024
14 Agustus 2024 BSI Ajak Usaha Kecil Naik Kelas Melalui Festival UMKM di Hari Kemerdekaaan
16 Agustus 2024 BSI Serahkan Beasiswa Deposito Wakaf
18 Agustus 2024 Islamic Book Fair 2024 Apresiasi BSI, Bank Pendukung Gerakan Literasi
19 Agustus 2024 BSI ROCK Jaring Talenta Terbaik Indonesia di Kampus IPB
20 Agustus 2024 Bisnis Remitansi BSI Meningkat 10%, Transaksi Tembus Rp50 Triliun
21 Agustus 2024 Komitmen Dukung UMKM, Porsi Pembiayaan UMKM BSI Naik
21 Agustus 2024 Pembiayaan BSI Griya Tumbuh Positif, Tembus Rp54,34 Triliun
23 Agustus 2024 Konsisten Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah, BSI Terima Penghargaan dari OJK
26 Agustus 2024 BSI UMKM Center, Inisiatif Strategis Dukung Wirausaha Jadi Berdaya & Naik Kelas
28 Agustus 2024 Dorong Customer Based di Luar Negeri, BSI Siapkan Layanan Migran di Malaysia
29 Agustus 2024 BSI Perluas Jaringan Layanan Gadai Emas Lewat BSI Agen
31 Agustus 2024 Perkuat Jaringan UMKM, BSI Gandeng Komunitas Pengusaha TDA Luncurkan Kartu Co-Branding
1 September 2024 Synergy Run, Kolaborasi BSI & Pelindo untuk Tingkatkan Literasi Perbankan Syariah
1 September 2024 BSI Dukung Eksistensi UMKM Dalam Sibakul Jogja Sport Fest 2024
2 September 2024 Kinerja Keuangan Moncer, BSI Cetak Pertumbuhan Laba 20,28%
3 September 2024 Raih Emas Olimpiade Paris 2024, BSI Beri Apresiasi Rp1 M untuk Veddriq Leonardo
4 September 2024 Harpelnas 2024, BSI Berikan Ultimate Service yang Lebih Responsif dan Personal
5 September 2024 Sukseskan PON XXI Aceh-Sumut, BSI Siapkan Uang Tunai Rp2,8 Triliun
5 September 2024 Sambangi Undip, BSI Jaring Talenta Terbaik di Kampus Lewat BSI Rock
6 September 2024 BSI Siapkan 910 ATM/CRM di Aceh Selama PON 2024
6 September 2024 Sepanjang September 2024, BSI Buka Layanan Weekend Banking di 504 Kantor Cabang
8 September 2024 Yuk Hadir, 9 dan 10 September BSI Gelar Nobar di Taman Sari
8 September 2024 BSI Optimalkan Seluruh Layanan, Dukung Kelancaran Transaksi Finansial PON XXI 2024
9 September 2024 Kehadiran BSI Pada PON Aceh-Sumut 2024, Bukti Komitmen Kuat Dukung Pengembangan Ekonomi & Olahraga
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
468 Laporan Tahunan 2024
Page 471
Tanggal Tema Press Release
10 September 2024 Lewat Gelaran PON XXI, BSI Komitmen Majukan Olahraga Aceh
11 September 2024 Resmi Sponsori Persiraja, BSI Harap Laskar Rencong Bisa Promosi ke Liga 1
12 September 2024 Naik 65,52% Sejak Awal 2024, Saham BRIS Tembus All Time High
12 September 2024 Konsisten Perkuat Layanan, Nasabah Prioritas BSI Capai Lebih dari 60 Ribu
12 September 2024 BSI Contact Center Raih Penghargaan The Best Contact Center Indonesia Award 2024
13 September 2024 Gelar BSI ROCK, BSI Perluas Kesempatan Karir untuk Anak Muda Indonesia
13 September 2024 Digital Banking Dinilai Optimal, BSI Raih Penghargaan Best Digital Bank
17 September 2024 BRIS Konsisten Menguat, Sempat Sentuh ATH di Level Rp3.180
17 September 2024 BSI Siap Akselerasi Global Hub & Islamic Ecosytem, Dukung Indonesia Islamic Financial Center (IIFC)
19 September 2024 BSI Dinobatkan The Most Efficient Bank & Best Performance Bank Kategori Bank Syariah
19 September 2024 Rangkaian CEO Mengajar (2 Rilis)
19 September 2024 BSI Raih Best Practices in Regulation Compliance dalam Anugerah ESG Republika Award 2024
20 September 2024 BSI Dorong Gaya Hidup Halal dan Ekonomi Syariah di Kompas Travel Fair 2024
23 September 2024 Perluas Pelayanan untuk Nasabah, BSI Gandeng Prudential Syariah
24 September 2024 Volume Transaksi QRIS dan ATM BSI di Aceh Naik Double Digit Selama PON XXI
25 September 2024 BSI Perluas Layanan Bank Garansi Gandeng Jamkrida Jakarta
26 September 2024 Didominasi BSI Griya, Pembiayaan Konsumer BSI Tumbuh 15,91%
27 September 2024 BSI Siap Jadi Mitra Strategis 400 Travel Umrah dan Haji
27 September 2024 Dukung UMKM Go Global, BSI Berangkatkan 5 UMKM Binaan ke Arab Saudi
29 September 2024 BSI Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia Lewat Pendampingan Atlet Berprestasi
29 September 2024 Kinerja Solid & Berkelanjutan, Aset BSI Tumbuh 48% dalam 3 Tahun
1 Oktober 2024 Kinerja BSI Region X Makassar Solid, Bisnis Gadai dan Cicil Emas Bersinar
2 Oktober 2024 BSI Gandeng Asosiasi Haji Umrah, Perkuat Islamic Ecosystem
3 Oktober 2024 Payroll BSI Masuk dalam Tiga Besar Bank yang Diminati ASN
4 Oktober 2024 BSI Prioritas Perkuat Literasi Keuangan Syariah Melalui Gelaran Islamic Wealth Insight
5 Oktober 2024 BSI Buka 470 Outlet Weekend Banking Selama Oktober
8 Oktober 2024 Pertahankan Kinerja Positif, BSI Siapkan 4 Strategi Penguatan
10 Oktober 2024 Konsep Kemaslahatan BSI: Learn & Earn Sebanyak-Banyaknya, Return Seluas-Luasnya
14 Oktober 2024 BSI Dorong Kemandirian Umat melalui pembangunan dan optimalisasi Masjid Padepokan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta
15 Oktober 2024 Deposito Wakaf BSI & Alumni IPB Capai Rp20 Miliar, 165 Mahasiswa Sudah Terima Manfaat
16 Oktober 2024 Bisnis Emas Naik Dobel Digit, BSI Perkuat Gadai Emas Lewat BSI Agen
16 Oktober 2024 Tata Kelola Unggul, BSI Kukuhkan Posisi Sebagai Bank Syariah Terdepan
17 Oktober 2024 Perkuat Ekosistem Haji & Umrah, BSI Jadi Official Bank Partner Saudia Travel Fair 2024
18 Oktober 2024 Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Bali, BSI Resmikan Sentra UMKM Bedugul
21 Oktober 2024 BSI Communication Summit 2024
21 Oktober 2024 Dukung Pemerintah, BSI dan REI Perkuat Sinergi Sediakan Rumah Layak bagi Masyarakat
22 Oktober 2024 Dukung Pembiayaan Ke Pengusaha E-Katalog, BSI Bekerjasama Dengan AKEN
25 Oktober 2024 Kinerja Impresif BSI Hasil Konsistensi Transformasi
26 Oktober 2024 BSI Lahirkan Bibit Wirausaha Muda Unggulan Aceh
28 Oktober 2024 BSI Siapkan Layanan Remittance di 12 Negara
29 Oktober 2024 Bisnis Sehat dan Sustain, Kunci Pertumbuhan Laba BSI Capai 21,60%
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
469
Page 472
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Tanggal Tema Press Release
31 Oktober 2024 BSI Perkuat Halal Ekosistem, Optimalkan Potensi Industri Makanan dan Minuman
31 Oktober 2024 Tingkatkan Layanan Keuangan Syariah, BSI dan Askrindo Syariah Sepakati Kerjasama Rp1 Triliun
1 November 2024 BSI dan Jamkrida Dorong Bisnis UMKM Lewat Kemudahan Penjaminan
1 November 2024 BSI Andalkan Digitalisasi untuk Perkuat Penetrasi Keuangan Syariah
2 November 2024 BAZNAS dan BSI Luncurkan Green Zakat Framework
4 November 2024 SuperApp BYOND by BSI Siap Meluncur, Layanan Makin Lengkap, Lebih User Friendly, Semakin Aman
6 November 2024 Kembali Terpilih sebagai Ketua ASBISINDO, Hery Gunardi Optimistis Masa Depan Perbankan Syariah Nasional
6 November 2024 BSI Dukung Program Gizi Nasional Melalui Kemitraan dengan BGN
8 November 2024 BSI Fasilitasi Nasabah UMKM Go Global, Tembus ke 2 Negara
9 November 2024 Tulus hingga NDX Meriahkan BYOND by BSI Launching, Inklusif & Bawa Semangat Baru
9 November 2024 SuperApp BYOND by BSI Resmi Diluncurkan! Hadirkan Layanan Komprehensif yang Semakin Nyaman & Aman Diakses
14 November 2024 Tambah Jaringan ATM dan CRM, BSI Perkuat & Permudah Akses Bagi Masyarakat
15 November 2024 Yura Yunita & Wali akan Ramaikan Event BYOND by BSI di CFD
17 November 2024 Banyak Fitur & Program Khusus, BYOND by BSI Raih Respon Positif Pasar
19 November 2024 BSI Perkuat Ekonomi Hijau Melalui Rangkaian Event BYOND by BSI
21 November 2024 Milenial Dominasi Pengguna Aktif SuperApp BYOND, BSI Hadirkan Literasi di Mall-Mall Jabodetabek
22 November 2024 Konsisten Dukung Kemajuan Pendidikan, BSI Berikan Bantuan Langsung ke Pelajar
22 November 2024 BSI Genjot Bisnis Kendaraan di GAIKINDO Jakarta Auto Week 2024
22 November 2024 Dukung Industri Kreatif, BSI Kolaborasi Dengan Pinasthikafest Melalui Superapp BYOND by BSI
28 November 2024 Dorong Pendalaman Sektor Keuangan dari Industri Emas, BSI Luncurkan BSI Gold
29 November 2024 BSI Scholarship 2024 Sentuh 2.300 Penerima Manfaat, Bukti Nyata Kontribusi BSI untuk Kemajuan Pendidikan
2 Desember 2024 Sukses Tingkatkan Transaksi Digital, BSI Boyong 2 Penghargaan dari VISA
3 Desember 2024 Langkah Konkret Perkuat Layanan Inklusif, BSI Beri Fasilitas Ramah Difabel
3 Desember 2024 BSI Raih Dua BI Award 2024 sebagai Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter Terbaik dan Peserta Sistem RTGS & SSS
Terbaik
5 Desember 2024 Jelang Akhir Tahun, BSI Genjot Bisnis Perumahan Hingga Sabet Penghargaan Properti Indonesia Award 2024
5 Desember 2024 Perusahaan Tumbuh Berkelanjutan, Dirut BSI Raih the Best Industry Marketing Champion 2024 - Commercial Banking Sector
10 Desember 2024 Harga Emas Kian Menarik, Bisnis Logam Mulia BSI RO IX Kalimantan Tumbuh 223%
10 Desember 2024 Gelar Talenta Wirausaha 2024, BSI Targetkan 8.500 Peserta Dari Seluruh Indonesia
11 Desember 2024 Pengamat IT: Super Apps Bank Jangan Hanya Mudah tapi Juga Harus Aman
12 Desember 2024 Kinerja dan Layanan Tumbuh Solid, BSI Tambah Koleksi Penghargaan Jelang Akhir Tahun
15 Desember 2024 BSI Catat Kenaikan Signifikan Tabungan Haji, Buktikan Kepercayaan Jamaah
16 Desember 2024 Perkuat Implementasi ESG, BSI Kembangkan Ekonomi dan Tanam Pohon di Desa Semoyo Yogyakarta
17 Desember 2024 BSI dan ICMI berkolaborasi dalam Deposito Wakaf Seri Beasiswa ICMI, Fokus pada bantuan biaya pendidikan bagi Siswa
Kurang Mampu
19 Desember 2024 BYOND by BSI Capai Target Satu Juta Pengguna, Game Changer Bagi BSI
21 Desember 2024 Dorong Kelestarian Lingkungan, BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan di Cikole Lembang
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
470 Laporan Tahunan 2024
Page 473
Transparansi Penyampaian Laporan
No Tanggal Surat Nomor Surat Tujuan Surat Perihal
1. 09 Januari 2024 04/028-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 31 Desember 2023
2. 09 Januari 2024 04/029-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada
(BEI) 31 Desember 2023
3. 31 Januari 2024 04/168-3/DIR-CFA PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Laporan Keuangan Audited Posisi 31 Desember
(BEI) 2023
4. 01 Februari 2024 04/130-3/CSG OJK Pengawas Pasar Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Tahunan
Modal
5. 01 Februari 2024 04/131-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose
(BEI)
6. 06 Februari 2024 04/143-3-CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada
(BEI) 31 Januari 2024
7. 06 Februari 2024 04/144-3-CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing Per 31 Januari 2024.
8. 19 Februari 2024 04/315-3/DIR-CSG OJK Pengawas Pasar Perubahan Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Modal Perusahaan Publik
9. 27 Februari 2024 04/199-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penjelasan Atas Pemberitaan Di Media Massa
(BEI)
10. 05 Maret 2024 04/220-3/CSG OJK Pengawas Pasar Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu
Modal
11. 05 Maret 2024 04/474-3/DIR-CSG OJK Pengawas Pasar Perubahan Komite Audit
Modal
12. 06 Maret 2024 04/222-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 29 Februari 2024
13. 14 Maret 2024 04/278-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Form Informasi Data Efek Syariah (DES)
(BEI)
14. 14 Maret 2024 04/279-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose
(BEI) Tahunan
15. 28 Maret 2024 04/651-3/DIR-CSG OJK Pengawas Pasar Pemberitahuan Mata Acara Rapat Umum Pemegang Saham
Modal Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 PT Bank Syariah Indonesia
Tbk
16. 05 April 2024 04/350-3/CSG OJK Pengawas Pasar Pemberitahuan Rencana Rapat Umum Pemegang Saham
Modal Tahunan
17. 04 April 2024 04/346-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 31 Maret 2024
18. 04 April 2024 04/341-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 31 Maret 2024
(BEI)
19. 05 April 2024 04/353-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Bukti Pemberitahuan Iklan RUPS
(BEI)
20. 22 April 2024 04/727-3/DIR-CSG OJK Pengawas Pasar Penyampaian Laporan Keberlanjutan PT Bank Syariah Indonesia
Modal Tbk Tahun Buku 2023
21. 22 April 2024 04/732-3/DIR-CSG OJK Pengawas Pasar Penyampaian Laporan Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Modal Tahun Buku 2023
22. 25 April 2024 04/382-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(BEI)
23. 24 April 2024 04/379-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penjelasan atas Pemberitaan Media Massa
(BEI)
24. 26 April 2024 04/384-3/CSG OJK Pengawas Pasar Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPS
Modal
25. 30 April 2024 04/800-3/DIR-CFA PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Laporan Keuangan Per 31 Maret 2023
(BEI)
26. 30 April 2024 04/400-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim
(BEI)
27. 02 Mei 2024 04/402-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Perubahan Corporate Secretary
(BEI)
28. 07 Mei 2024 04/415-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 30 April 2024
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
471
Page 474
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
No Tanggal Surat Nomor Surat Tujuan Surat Perihal
29. 07 Mei 2024 04/416-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada
(BEI) 30 April 2024
30. 21 Mei 2024 04/467-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan
(BEI)
31. 21 Mei 2024 04/472-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi - Dividen Tunai -
(BEI) 21052024
32. 22 Mei 2024 04/484-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPS
(BEI)
33. 31 Mei 2024 04/1022-3/DIR- OJK Pengawas Pasar Perubahan Komite Audit
CSG Modal
34. 31 Mei 2024 04/1022-3/DIR- OJK Pengawas Pasar Perubahan Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
-CSG Modal Perusahaan Publik
35. 05 Juni 2024 04/570-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang / Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 31 Mei 2024.
36. 05 Juni 2024 04/569-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 31 Mei 2024
(BEI)
37. 07 Juni 2024 04/584-3/CSG OJK Pengawas Pasar Tindaklanjut Atas Permintaan Penjelasan Mengenai Pemberitaan
Modal Media Online Terhadap PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
38. 14 Juni 2024 04/467a-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan
(BEI) (KOREKSI)
39. 13 Juni 2024 04/663-3/CSG OJK Pengawas Pasar Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan
Modal
40. 14 Juni 2024 04/680-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Ringkasan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Modal
41. 05 Juli 2024 04/735-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 30 Juni 2024
(BEI)
42. 05 Juli 2024 04/736-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban
Modal Perusahaan dalam Valuta Asing per 30 Juni 2024.
43. 05 Juli 2024 04/1309-3/DIR- OJK Pengawas Pasar Laporan Realisasi Penggunaan Dana Penerbitan Sukuk
TGM Modal Mudharabah Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Syariah
Indonesia Tahap I Tahun 2024
44. 16 Juli 2024 04/798-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Rencana Penyampaian Laporan Keuangan Kuartal II 2024 yang
(BEI) Diaudit
45. 24 Juli 2024 04/848-3/CSG OJK Pengawas Pasar Perubahan Nama Kantor Akuntan Publik
Modal
46. 05 Agustus 2024 04/907-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek Per 31 Juli 2024
(BEI)
47. 05 Agustus 2024 04/908-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing Per 31 Juli 2024
48. 03 September 2024 04/1105-3/CSG OJK Pengawas Pasar Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim
Modal
49. 05 September 2024 04/1120-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada
(BEI) 31 Agustus 2024
50. 05 September 2024 04/1121-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 31 Agustus 2024
51. 23 September 2024 04/1179-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Surat Komitmen Pemenuhan Free Float Untuk
(BEI) Tetap
52. 25 September 2024 04/1234-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan Mengenai
(BEI) VolatilitasTransaksi Efek
53. 01 Oktober 2024 04/1273-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Informasi Atau Fakta Material / Material Information Or
Modal Facts Report
54. 02 Oktober 2024 04/1286-3/CSG OJK Pengawas Pasar Form Daftar efek Syariah (DeS)
Modal
55. 01 Oktober 2024 04/1274a-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Hery Gunardi
56. 01 Oktober 2024 04/1274b-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Bob Tyasika Ananta
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
472 Laporan Tahunan 2024
Page 475
No Tanggal Surat Nomor Surat Tujuan Surat Perihal
57. 01 Oktober 2024 04/1274c-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Zaidan Novari
58. 01 Oktober 2024 04/1274d-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Anton Sukarna
59. 01 Oktober 2024 04/1274e-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Ade Cahyo Nugroho
60. 01 Oktober 2024 04/1274f-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Tribuana Tunggadewi
61. 01 Oktober 2024 04/1274g-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Grandhis Helmi Harumansyah
62. 01 Oktober 2024 04/1274h-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Saladin D. Effendi
63. 01 Oktober 2024 04/1274i-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Masduki Baidlowi
64. 01 Oktober 2024 04/1274j-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Suyanto
65. 01 Oktober 2024 04/1274k-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Kepemilikan Atau Perubahan Kepemilikan Saham
Modal Perseroan Oleh Anggota Direksi Dan Anggota Dewan Komisaris
Perseroan a.n. Abu Rokhmad
66. 04 Oktober 2024 04/1212-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada
BEI) 30 September 2024
67. 04 Oktober 2024 04/1213-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang / Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing per 30 September 2024
68. 07 Oktober 2024 04/1745-3/DIR- PT Bursa Efek Indonesia Tambahan Dokumen Penunjang Dari Pemegang Saham
CSG BEI) Pengendali Sehubungan Dengan Imbauan Terkait Pemenuhan
Kriteria Evaluasi Konstituen Indeks
69. 09 Oktober 2024 04/1319-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Persetujuan OJK Atas Pengangkatan Anggota Direksi
Modal Perseroan / OJK Approval Information Report Om The
Appointment Of Members Of The Board Of Directors Of The
Company
70. 10 Oktober 2024 04/1329-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan Bursa
BEI)
71. 14 Oktober 2024 04/1774-3/DIR- OJK Pengawas Pasar Perubahan Susunan Keanggotaan Komite Remunerasi Dan
CSG Modal Nominasi
72. 15 Oktober 2024 04/1343-3/CSG OJK Pengawas Pasar Informasi Persetujuan OJK atas Pengangkatan Anggota Dewan
Modal Pengawas Syariah Perseroan
73. 29 Oktober 2024 04/1408-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Penyampaian Bukti Iklan Informasi Laporan Keuangan Interim
BEI)
74. 06 November 2024 04/1443-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 31 Oktober 2024
BEI)
75. 06 November 2024 04/1442-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing Per 31 Oktober 2024
76. 06 Desember 2024 04/1586-3/CSG PT Bursa Efek Indonesia Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek 30 November 2024
BEI)
77. 06 Desember 2024 04/1587-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan Dalam Valuta
Modal Asing Per 30 November 2024
78. 11 Desember 2024 04/1615-3/CSG OJK Pengawas Pasar Laporan Informasi Persetujuan OJK Atas Pengangkatan Anggota
Modal Dewan Komisaris Perseroan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
473
Page 476
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kode Etik e. Jajaran Bank harus menghindarkan diri dari kegiatan
yang berhubungan dengan suatu organisasi dan/atau
Code of Conduct merupakan pedoman internal Bank yang berisi individu yang memungkinkan terjadinya benturan
tentang sistem, nilai, etika bisnis, komitmen, serta penegakan kepentingan.
terhadap peraturan-peraturan perusahaan bagi individu dalam f. Jajaran Bank tidak diperkenankan mengambil atau
menjalankan bisnis dan aktivitas lainnya serta berinteraksi memanfaatkan Fasilitas Bank untuk kepentingan sendiri,
dengan stakeholders. Kode etik menjadi standar etika dan keluarga, ataupun kepentingan pihak luar lainnya.
perilaku yang harus dipedomani oleh seluruh jajaran Bank yaitu g. Jajaran Bank hanya dapat melakukan transaksi sekuritas,
Direktur, Dewan Komisaris, Senior Manajemen dan Pegawai perdagangan valuta asing, logam mulia, transaksi
dalam menjalankan tugas dan kedinasan sehari-hari serta saat derivatif, dan barang lainnya untuk kepentingan
hubungan bisnis dengan nasabah, rekanan maupun dengan sendiri di luar jam kerja apabila tidak terjadi benturan
rekan sekerja. kepentingan, pelanggaran peraturan insider trading dari
regulator, dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Sasaran umum pedoman perilaku adalah menyusun suatu 2. Larangan Gratifikasi/Risywah
petunjuk agar setiap pelanggaran code of conduct dan etika bisnis Jajaran Bank harus mengambil langkah tegas atas setiap
oleh seluruh jajaran Bank dapat secara cepat terdeteksi. Industri bentuk pemberian hadiah atau bingkisan dari nasabah,
perbankan merupakan bisnis yang berlandaskan asas saling rekanan atau pihak ketiga lainnya.
percaya dan kepercayaan publik serta dijalankan secara beretika 3. Kerahasiaan
dan bertanggung jawab. Jajaran Bank harus menjaga kerahasiaan data Bank,
khususnya segala sesuatu yang berhubungan dengan
Perilaku dan etika bisnis diharapkan dapat mencegah keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya
berkembangnya hubungan yang tidak wajar dengan para serta nasabah investor dan investasinya sesuai dengan
nasabah, atau antara sesama jajaran Bank. Ketentuan mendorong ketentuan yang berlaku.
terwujudnya Good Corporate Governance yang pada akhirnya 4. Penyalahgunaan
akan meningkatkan citra dan reputasi Bank. Perusahaan memiliki Jabatan Jajaran Bank dilarang menyalahgunakan wewenang
proses implementasi dan monitoring kepatuhan terhadap code dan mengambil keuntungan, baik langsung maupun tidak
of conduct. Direktur/SEVP Human Capital bertanggung jawab langsung, berdasarkan informasi yang dimilikinya dari
melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Code of Conduct kegiatan bisnis Bank.
tanpa kecuali oleh jajaran Bank. 5. Perilaku Insiders
Insiders yang memiliki informasi rahasia tidak diperkenankan
Pokok-Pokok Kode Etik menggunakan informasi tersebut untuk mengambil
keuntungan bagi dirinya sendiri atau keluarganya atau pihak
Adapun hal-hal yang diatur dalam Code of Conduct adalah: ketiga lainnya.
1. Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) 6. Integrasi dan Akurasi Data Bank
Pelaksanaan terhadap benturan kepentingan adalah sebagai Bank adalah industri yang sarat dengan peraturan (highly
berikut: regulated industry) sehingga akurasi data yang disajikan
a. Jajaran Bank wajib menghindarkan diri dari kegiatan yang sesuai.
dapat menimbulkan benturan kepentingan. Kegiatan 7. Integritas Sistem Perbankan
yang dapat menimbulkan benturan kepentingan yang Jajaran Bank harus memastikan dirinya tidak terlibat
wajib dihindari. tindakan kriminal dan/atau kegiatan tidak legal lainnya yang
b. Jajaran Bank tidak diperkenankan memberikan dapat mengganggu sistem perbankan, seperti pembiayaan
persetujuan dan/atau meminta persetujuan atas fasilitas fiktif, penggelapan dana nasabah, penipuan transaksi,
pembiayaan, serta tingkat margin/bagi hasil khusus pemalsuan data dan sebagainya.
lainnya untuk: 8. Pengelolaan Rekening Pegawai
- dirinya sendiri; Bank harus memastikan seluruh rekening atas nama Jajaran
- keluarga/kerabat sampai derajat kedua baik vertikal Bank pada Bank wajar dan sesuai dengan segala persyaratan
maupun horizontal; yang diatur dalam Peraturan Perusahaan Bank. Unit Kerja
- perusahaan di mana yang bersangkutan dan/atau Human Capital memastikan penggunaan rekening tersebut
keluarganya mempunyai kepentingan. dengan tetap memperhatikan ketentuan kerahasiaan Bank.
c. Hubungan keluarga/kerabat dengan jajaran Bank sampai 9. Pernyataan Tahunan (Annual Disclosure)
derajat kedua baik vertikal maupun horizontal. Berkaitan dengan pelaksanaan Code of Conduct Bank, Jajaran
d. Pemberian fasilitas pembiayaan kepada Pejabat Bank wajib membuat pernyataan tahunan dengan jujur dan
Eksekutif Bank termasuk keluarga/kerabat sampai dapat dipertanggung.
dengan derajat kedua dengan Pejabat Eksekutif Bank, 10. Pengawasan, Pelaksanaan dan Pemutakhiran
harus mendapat persetujuan Dewan Komisaris sesuai Direktur/SEVP Human Capital bertanggung jawab
regulasi yang berlaku yang pelaksanaannya diatur dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Code of
ketentuan internal Bank. Conduct tanpa kecuali oleh Jajaran Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
474 Laporan Tahunan 2024
Page 477
11. Sanksi Pelanggaran/Ketidakpatuhan manajemen dan pegawai Bank melalui jaringan intranet (sebagai
Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap salah satu upaya mengurangi penggunaan kertas dan dukungan
ketentuan ini, maka pelanggarnya dapat dikenakan sanksi atas program sustainable finance).
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyebarluasan atau sosialisasi kode etik bertujuan meningkatkan
Kepatuhan terhadap Kode Etik pemahaman seluruh pegawai BSI serta pelaksanaannya. Dengan
demikian, seluruh jajaran manajemen dan pegawai taat dan
Kode etik BSI berlaku untuk seluruh organisasi Bank, dari patuh terhadap ketentuan tersebut. Sosialisasi dilaksanakan oleh
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, hingga manajemen dan unit kerja terkait.
seluruh karyawan. Sebagai wujud komitmen penerapan kode
etik di Bank, terutama dilakukan melalui penandatanganan pakta Program sosialisasi yang telah berjalan secara berkala adalah
integritas secara tahunan. Penandatanganan pakta integritas “Taujih Pekanan”. Program tersebut menjadi sarana bagi
oleh Dewan Komisaris, Direksi, serta pejabat eksekutif Bank manajemen Bank dalam menyampaikan nilai-nilai perusahaan,
sebagai bentuk preventif atas upaya pengendalian gratifikasi yakni AKHLAK sebagai core values bagi pegawai BSI. Melalui
dan/atau perbuatan yang melanggar kode etik BSI, dan/ kegiatan ini, pegawai BSI diharapkan selalu berada di koridor
atau perbuatan lainnya yang bertentangan dengan ketentuan yang benar, sejalan dengan kode etik Bank. Kode etik juga
peraturan perundang-undangan yang berlaku. disebarkan dalam bentuk lain, seperti infografis dan surat.
Penyebarluasan Kode Etik Penyebarluasan kode etik telah dilakukan melalui portal New
Policy System (NPS) serta website Bank. Selain itu sosialiasi kode
Kode etik Bank telah diatur dan dituangkan dalam ketentuan etik juga telah dilakukan baik kepada pihak internal maupun
internal, seperti Peraturan Perusahaan (PP) PT Bank Syariah pihak eksternal, dengan rincian sebagai berikut:
Indonesia, Tbk Tahun 2021-2023 (PP BSI) serta ketentuan
turunannya. PP BSI dapat diakses oleh seluruh jajaran
Sasaran sosialisasi Tanggal Peserta Sosialisasi
PIHAK INTERNAL 1 20 Februari 2024 Region VII Semarang
(Pegawai Organik dan Non Organik BSI)
2 04 Maret 2024 Region IX Kalimantan
3 07 Maret 2024 Distribution & Strategy Group (DSG)
4 27 Maret 2024 DBO Group
5 28 Maret 2024 ASP Group
6 14 Mei 2024 Region VI bandung
7 19 Juni 2024 HCS Group
8 HCP Group
9 HCBP 1
10 HCBP 2
11 24 Juni 2024 BSU, HCP, HCS, SORH 1, PFA, CAC
12 01 Juli 2024 Region III Palembang
PIHAK EKSTERNAL 1 14 Mei 2024 Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan Kantor
(Rekanan, Vendor, Mitra kerja dan Pihak Hukum di bawah koordinasi RO VI Bandung
ketiga lainnya)
2 01 Juli 2024 Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan Kantor
Hukum di bawah koordinasi RO III Palembang
3 10 Oktober 2024 BSI Maslahat
Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik
Penerapan dan penegakan kode etik di sebuah organisasi sangat penting untuk menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam
setiap aspek kegiatan. Dalam rangka mewujudkan komitmen terhadap nilai-nilai etika, BSI telah melakukan berbagai upaya yang efektif,
salah satunya adalah melalui penerapan pakta integritas yang ditandatangani oleh seluruh manajemen dan pegawai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
475
Page 478
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Pakta integritas ini berfungsi sebagai wujud nyata komitmen BSI Penegakan kode etik melalui pakta integritas ini diharapkan
terhadap etika kerja yang tinggi. Setiap individu yang bekerja dapat mencegah potensi pelanggaran etika dan meningkatkan
di BSI, dari manajemen hingga pegawai, diwajibkan untuk kepercayaan publik terhadap BSI sebagai lembaga keuangan
menandatangani pakta integritas ini sebagai bentuk pengakuan yang dapat diandalkan dan memiliki integritas tinggi.
dan persetujuan terhadap kode etik yang berlaku. Ini juga
menegaskan bahwa setiap tindakan dan keputusan yang diambil Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik
harus mencerminkan prinsip-prinsip moral dan etika yang telah
ditetapkan oleh perusahaan. Pembinaan disiplin kepada pegawai yang tidak melaksanakan
kewajibannya dan/atau melakukan pelanggaran ketentuan/
Selain itu, pembaruan pakta integritas ini dilakukan setiap peraturan perusahaan, antara lain melalui sanksi yang berjenjang:
tahun, yang menunjukkan bahwa BSI terus berkomitmen untuk 1. Sanksi jenis pelanggaran disiplin ringan:
memperbarui dan memastikan bahwa setiap pegawai dan a. Surat Pembinaan Non-Sanksi (SPNS)
manajemen tetap terikat pada nilai-nilai dan aturan yang berlaku. b. Surat Teguran Satu (ST 1)
Pembaruan tahunan ini juga menjadi mekanisme evaluasi 2. Sanksi jenis pelanggaran disiplin sedang:
terhadap kepatuhan terhadap kode etik, serta memberikan a. Surat Teguran Dua (ST 2)
kesempatan untuk melakukan penyempurnaan dan penyesuaian b. Surat Peringatan Pertama (SP 1)
terhadap perkembangan situasi atau peraturan yang berlaku. c. Surat Peringatan Dua (SP 2)
d. Surat Peringatan Tiga (SP 3)
Dengan langkah ini, BSI tidak hanya memastikan bahwa setiap 3. Sanksi jenis pelanggaran disiplin berat:
pegawai dan manajer memiliki kesadaran yang tinggi terhadap a. Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPT)
pentingnya kode etik, tetapi juga memupuk budaya kerja yang b. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
profesional, bertanggung jawab, dan mengedepankan integritas.
Jumlah Pelanggaran dan Sanksi Yang Diberikan
Jumlah Sanksi
No. Jenis Sanksi Kategori Sanksi
2022 2023 2024
1 SPNS 8 9 30
Ringan
2 ST 1 37 54 39
3 ST 2 17 29 4
4 SP 1 118 159 155
5 SP 1 Setara SP 2 27 70 22
Sedang
6 SP 1 Setara SP 3 11 21 18
7 SP 2 2 0 0
8 SP 3 0 0 0
9 SPT 20 31 39
Berat
10 PHK 68 111 119
Total 308 484 426
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
476 Laporan Tahunan 2024
Page 479
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang Berbasis Kinerja
Bank memberikan insentif jangka panjang (Long Term Incentive/ Pemberian LTI tersebut dilakukan berdasarkan persetujuan dan
LTI) yang merupakan remunerasi yang bersifat variabel dalam ketetapan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku Pemegang
bentuk saham yang diterbitkan Bank sebesar persentase Saham Seri B Mayoritas dan Kuasa RUPS, dengan terlebih dahulu
tertentu dari remunerasi yang bersifat variabel. Khusus untuk berkonsultasi dengan Kementrian BUMN selaku Pemegang
Komisaris Independen, LTI berupa saham dimaksud di konversi Saham Seri A Dwiwarna, sebagaimana hasil Keputusan RUPS
dan diberikan dalam bentuk tunai sesuai dengan ketentuan yang Tahunan Tahun Buku 2023.
berlaku.
Penjelasan terkait realisasi atas pemberian LTI telah disampaikan
Jumlah LTI tersebut diberikan berdasarkan kinerja, peran dan pada bagian Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi pada Bab
tanggung jawab yang bersangkutan dalam pengelolaan Bank, Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
serta tingkat risiko atas jabatan yang diemban. LTI tersebut
diberikan dalam bentuk ditangguhkan/diblokir selama 3 (tiga)
tahun, dan dapat dibayarkan setiap tahunnya secara proporsional.
Whistleblowing System
Whistleblowing System (WBS) atau sistem pelaporan pelanggaran a. Bukti tertulis, antara lain dokumen pembiayaan, surat-
merupakan sistem pelaporan yang memungkinkan setiap pihak surat, akta notariil.
untuk terlibat dalam upaya pencegahan dan pendeteksian b. Keterangan tertulis saksi.
dini tindakan penyimpangan di Bank. Kewajiban Bank dalam c. Keterangan tertulis pelaku.
menerima dan menyelesaikan laporan dugaan tindakan d. Bukti petunjuk, antara lain dokumen elektronik dan/atau
penyimpangan adalah: hasil cetaknya, CCTV, rekaman suara, SMS, dan lainnya.
1. Wajib menerima laporan dugaan tindakan penyimpangan Bukti-bukti dugaan tindakan penyimpangan yang
dari pihak internal atau eksternal dan dari pelapor yang diserahkan Pelapor tidak diperoleh dengan cara
mencantumkan identitas maupun tidak. melanggar peraturan perundang-undangan yang
2. Wajib menyelesaikan laporan dugaan tindakan penyimpangan berlaku.
yang telah menyertakan bukti-bukti permulaan yang cukup. 2. Untuk memudahkan komunikasi, Pelapor dapat memberikan
3. Wajib menyediakan informasi status proses penyelesaian informasi mengenai identitas diri, yaitu:
laporan dugaan tindakan penyimpangan pada aplikasi a. Nama Pelapor (diperbolehkan menggunakan anonim).
pelaporan tindakan penyimpangan atau fraud. b. Nomor telepon atau alamat e-mail yang dapat dihubungi.
Penyampaian dan Media Laporan Pelanggaran Bank menyediakan beberapa saluran pelaporan penyimpangan
yaitu:
Penyampaian laporan dugaan tindakan penyimpangan oleh 1. Whatsapp/telepon/SMS: 08117851851
Pelapor harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 2. E-mail: e-wbsi@rsm.id
1. Pelapor wajib memberikan informasi awal, yaitu: 3. Website : https://whistleblowing.tips/wbs/@E-WBSI
a. Bentuk penyimpangan/permasalahan yang dilaporkan;
b. Pihak-pihak yang terlibat; Perlindungan Bagi Whistleblower
c. Lokasi/Unit Kerja terjadinya penyimpangan;
d. Perkiraan waktu terjadinya penyimpangan; BSI memiliki komitmen untuk memberikan dukungan dan
e. Perkiraan nilai kerugian (jika ada); dan perlindungan sepenuhnya kepada setiap pelapor, menjamin
f. Kronologis penyimpangan. kerahasiaan identitas pelapor serta pelaksanaan penyelidikan
2. Untuk mempercepat proses audit, Pelapor menyertakan dan pengungkapan atas laporan yang disampaikan. Tindak lanjut
bukti-bukti awal dugaan tindakan penyimpangan, yaitu: tersebut dilakukan setelah Bank melakukan verifikasi bahwa
laporan yang masuk terbukti benar dan didukung bukti memadai.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
477
Page 480
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Penanganan Pengaduan
Unit Kerja Lain
Kepala Unit
Internal Bank*) Unit Kerja yang Berwenang
Aktivitas Pelapor Kerja Pengelola
PJP WBS Pengelola WBS Melakukan Tindak
WBS
Lanjut WBS
1. Pelapor melaporkan dugaan Menyetujui hasil
Menerima laporan WBS Mereviu dan
pelanggaran melalui sarana Melaporkan dugaan analisa laporan
dari pelapor, malalui memutuskan hasil
pelaporan Whistleblowing System pelanggaran melalui WBS dan usulan Menindaklanjuti
pre screening, dan analisa WBS untuk
(WBS). sarana pelaporan tindaklanjut oleh laporan WBS
konfirmasi atas laporan ditindaklanjuti atau
2. Laporan yang diterima dilakukan Pre WBS Unit Kerja yang
yang disampaikan tidak.
Screening dan dilakukan konfirmasi Berwenang
oleh Internal Bank/PJP WBS.
3. Internal Bank/PJP WBS meminta
bukti pendukung atas laporan
sampai dinyatakan cukup untuk
dapat ditindaklanjuti.
4. Internal Bank/PJP WBS melakukan Memastikan kecukupan Mengajukan
analisa laporan WBS dan bukti atas laporan Unit Kerja
permohonan
mengusulkan tindaklanjut atas pelanggaran dan IVA dan/ Lain terkait
persetujuan atas hasil HCBP COG IFG
laporan tersebut. melakukan reminder atau RBC Laposan
analisa pelaporan
5. Unit Kerja Pengelola WBS mereviu, pelapor untuk WBS
WBS kepada Kepala
menetapkan, dan mengajukan melengkapi kekurangan Unit Kerja Pengelola
permohonan persetujuan atas hasil bukti pelaporan WBS untuk diteruskan
analisa pelaporan WBS kepada pelanggaran kepada Unit Kerja
Kepala Unit Kerja Pengelola WBS LD
yang Berwenang
untuk diteruskan kepada Unit melakukan tindak
Kerja yang Berwenang melakukan lanjut laporan WBS
tindaklanjut laporan WBS. Melaporkan
Melakukan analisa
6. Kepala Unit Kerja yang Membawahi hasil tindaklanjut
laporan WBS untuk LTD
Fungsi WBS menyetujui hasil penyelesaian
menentukan bahwa
analisa laporan WBS dan usulan laporan WBS
laporan WBS
tindaklanjut oleh Unit Kerja yang kepada Unit Kerja
layak/tidak layak
Berwenang. Pengelola WBS
ditindaklanjuti
7. Laporan hasil analisa WBS yang
telah disetujui oleh Kepala Unit
Kerja Pengelola WBS disampaikan
ke Unit Kerja yang berwenang.
Mengajukan
8. Unit Kerja Pengelola WBS
permohonan
memonitor tindaklanjut
persetujuan atas hasil
penyelesaian laporan WBS oleh Unit
analisa pelaporan
Kerja yang Berwenang.
WBS kepada Kepala
9. Setelah laporan selesai
Unit Kerja Pengelola
ditindaklanjuti, Unit Kerja yang
WBS untuk diteruskan
Berwenang melaporkan hasil
kepada Unit Kerja
tindaklanjut penyelesaian laporan
yang Berwenang
WBS kepada Unit Kerja Pengelola
melakukan tindak
WBS.
lanjut laporan WBS
10. Unit Kerja Pengelola WBS
memberikan informasi kepada
PJP WBS atas status pelaporan
pelanggaran yang disampaikan
melalui media yang telah ditentukan Memberikan informasi Memberikan informasi
oleh Bank. kepada pelapor atas kepada PJP WBS
Melaporkan dugaan
11. PJP WBS memberikan informasi status pelaporan atas status pelaporan
pelanggaran melalui
kepada pelapor atas status pelanggaran yang pelanggaran yang
sarana pelaporan
pelaporan pelanggaran yang disampaikan melalui disampaikan melalui
WBS
disampaikan melalui media yang media yang telah media yang telah
Keterangan
telah ditentukan oleh Bank. ditentukan oleh Bank ditentukan oleh Bank
LTD : Laporan Tidak Ditindaklanjuti
LD : Laporan Ditindaklanjuti
Internal Bank : WPS Officer
Jenis Pelanggaran yang Dapat Dilaporkan
Lingkup tindakan penyimpangan yang dilaporkan dalam b. Pegawai Bank sengaja memberikan persetujuan
Whistleblowing System adalah: pembiayaan yang diketahui merupakan fiktif.
1. Tindakan penyimpangan yang tergolong fraud, antara lain: c. Pegawai Bank sengaja melakukan otorisasi atau override
a. Kecurangan atas suatu transaksi atau pencarian yang diketahui fiktif.
b. Penggelapan aset 3. Tindakan penyimpangan khusus antara lain:
c. Pembocoran informasi a. Tindakan yang melanggar peraturan perundang-
d. Tindak Pidana Perbankan undangan, antara lain penggunaan narkotika/zat adiktif/
e. Pelanggaran Peraturan Perusahaan psikotropika, minuman keras, pencucian uang, judi.
f. Benturan Kepentingan b. Tindakan asusila/amoral, seperti penyimpangan seksual,
g. Penyuapan dan/atau Gratifikasi perselingkuhan, pelecehan seksual, dan lainnya.
h. Tindakan Tidak Etis c. Pelanggaran code of conduct (benturan kepentingan,
i. Perbuatan Melanggar Kepatuhan Syariah penyalahgunaan jabatan, perilaku insiders).
j. Tindakan-tindakan lainnya yang dapat dipersamakan d. Pelanggaran norma sosial.
dengan bentuk pelanggaran e. Penyalahgunaan asset perusahaan.
2. Tindakan pembiaran yang tergolong fraud, antara lain: f. Tindakan lain yang dapat menimbulkan risiko materi
a. Pegawai Bank sengaja memberikan tanda tangan atas maupun non materi.
laporan atau dokumen yang diketahui rekayasa.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
478 Laporan Tahunan 2024
Page 481
Pengelola Laporan Pelanggaran Jumlah Pengaduan dan Proses Pengaduan
Dalam mengelola laporan atas penyimpangan, Bank menggunakan Pengaduan atas whistleblowing system per 31 Desember 2024
pihak eksternal yaitu PT RSM Indonesia. Selain itu, Unit Kerja atau sebanyak 60 pengaduan dengan komposisi pengaduan sebagai
fungsi yang menangani pengelolaan WBS berada pada Compliance berikut:
Group. Compliance Group bertanggungjawab kepada Direktur
Utama atau Direktur, serta mempunyai hubungan komunikasi dan
No Jenis Pengaduan Jumlah
pelaporan secara langsung kepada Dewan Komisaris.
1. Pembiayaan 19
Sosialisasi Whistleblowing System 2. Operasional 11
3. Code of Conduct 30
Sosialisasi media pelaporan whistleblowing system dan Anti
Gratifikasi kepada seluruh pegawai melalui desktop computer Selama tahun 2024 telah dilakukan pemeriksaan atas pengaduan
pegawai, website Bank, penyampaian pada kegiatan training, dari whistleblowing system yang diterima sampai dengan 31
sharing session, dan Taujih Pekanan, serta pemberitahuan kepada Desember 2024, dengan rincian sebagai berikut:
nasabah, mitra/rekanan Bank dan masyarakat.
Status
Jumlah Pengaduan
Sudah Ditindaklanjuti Sedang Ditindaklanjuti Belum Ditindaklanjuti Tidak Layak Ditindaklanjuti
60 20 3 3 34
Sanksi/Tindak Lanjut atas Pengaduan di Tahun 2024
Berdasarkan 20 laporan yang telah ditindaklanjuti, terdapat 17 (tujuh belas) laporan yang terbukti ada pelanggaran/fraud dan telah
diberikan sanksi sesuai dengan aturan Bank.
Program Anti Korupsi 3. Tindak cepat setiap pelaku fraud untuk menjaga usaha Bank
yang sehat.
Program dan Prosedur yang Dilakukan dalam 4. Pantau konsistensi dan komitmen tindak lanjut kejadian
Mengatasi Praktik Korupsi fraud.
Sistem Manajemen Anti Penyuapan Kebijakan Anti Fraud Bank (KAF) merupakan landasan pokok
penerapan strategi Anti Fraud melalui 4 (empat) pilar sistem
Sebagai bentuk komitmen Jajaran Manajemen BSI terhadap pengendalian fraud, yaitu:
pemberantasan Korupsi, dengan menerapkan Sistem Manajemen 1. Pencegahan Fraud;
Anti Penyuapan yang diimplementasikan sejak awal merger pada 2. Deteksi Fraud;
tahun 2021 dan telah tersertifikasi ISO 37001:2016 SMAP 3. Investigasi, Pelaporan dan Pengenaan Sanksi Fraud
dengan ruang lingkup procurement di unit kerja Procurement 4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut Fraud.
and Fix Asset Group Kantor Pusat, dan telah dilakukan Audit
Surveillance setiap tahunnya. Pengawasan Aktif Manajemen
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi Bank
Pada tahun 2024, BSI melakukan resertifikasi ISO 37001:2016 Syariah Indonesia berwenang dan bertanggung jawab untuk:
SMAP pada ruang lingkup procurement di Unit Kerja Procurement 1. Mengembangkan budaya dan kepedulian terhadap anti fraud
and Fix Asset Group dan melakukan perluasan sertifikasi ISO pada seluruh jenjang organisasi, yang meliputi deklarasi Anti
37001:2016 SMAP pada ruang lingkup procurement di BSI Fraud (Anti Fraud Statement) dan komunikasi yang memadai
Coorporate University Kantor Pusat. ke seluruh jenjang organisasi tentang perilaku yang termasuk
tindakan fraud.
Strategi Anti Fraud 2. Menandatangani pakta integritas di seluruh jajaran
organisasi, baik Direksi, Dewan Pengawas Syariah, dan
BSI menetapkan budaya anti fraud dengan Cegah, Deteksi, Dewan Komisaris, dan seluruh pegawai Bank, yang
Tindak dan Pantau. mencakup paling sedikit:
1. Cegah jangan sampai terjadi fraud di lingkungan Bank (Zero a. Mematuhi hukum dan ketentuan peraturan perundang-
Tolerance for Fraud). undangan;
2. Deteksi untuk mengungkap kejadian fraud yang ada di b. Bertindak objektif dan berpegang teguh pada nilai etika
lingkungan Bank. dan moral, adil, transparan, konsisten serta menjunjung
tinggi kejujuran dan komitmen;
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
479
Page 482
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
c. Berperan aktif dalam upaya pencegahan dan 1. Membangun nilai-nilai Good Corporate Governance dan
pemberantasan fraud serta bersedia melakukan menanamkan value integrity.
pelaporan dalam hal terjadi tindakan fraud di lingkungan 2. Tidak menerima dan/atau memberikan gratifikasi yang
Bank; dan berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan
d. Menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi, kewajiban atau tugasnya.
kolusi, dan nepotisme (KKN). 3. Melaporkan setiap penerimaan gratifikasi yang berhubungan
3. Menetapkan dan melakukan pengawasan terhadap dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau
penerapan kode etik terkait dengan pencegahan fraud bagi tugasnya kepada Unit Pengendali Gratifikasi yang berada di
seluruh jenjang organisasi. bawah koordinasi Unit Kerja Compliance.
4. Menetapkan dan melakukan pengawasan terhadap
penerapan strategi anti fraud secara menyeluruh. Prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas
5. Mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia, jasa, fraud suap dan/atau gratifikasi, mencakup:
khususnya yang terkait dengan peningkatan awareness dan 1. Pengendalian gratifikasi merupakan tugas dan tanggung
pengendalian fraud. jawab seluruh Jajaran Bank
6. Memantau dan mengevaluasi kejadian-kejadian fraud, serta 2. Setiap jajaran Bank wajib menghindari dan menolak
penetapan tindak lanjutnya. pemberian gratifikasi yang dapat dianggap sebagai
7. Mengembangkan saluran komunikasi yang efektif di intern pemberian suap (baik itu pemberian dari pihak eksternal
dan bagi ekstern Bank agar seluruh pejabat dan pegawai ataupun internal/sesama jajaran bank) yang berhubungan
Bank memahami dan mematuhi kebijakan dan prosedur dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban dan
yang berlaku, termasuk kebijakan dan prosedur untuk tugasnya sebagai pejabat bank.
pengendalian fraud. 3. Apabila pemberian gratifikasi tidak dapat ditolak pada
8. Peran aktif Dewan Pengawas Syariah guna menegakan kesempatan pertama, maka penerima gratifikasi wajib
dan memastikan pelaksanaan prinsip syariah (syariah mengembalikan penerimaan gratifikasi tersebut dalam
compliance) pada aktivitas dan operasional Bank, DPS perlu jangka waktu selambat-lambatnya 24 jam sejak penerimaan
melaksanakan peran aktifnya pada penegakan Kebijakan dan melaporkan pengembalian gratifikasi tersebut kepada
Anti Fraud terkait hal-hal sebagai berikut: Unit Pengendali Gratifikasi (Anti Bribery-Compliance & AML-
a. Melakukan pengawasan pelaksanaan Kebijakan Anti CFT Group) disertai dengan bukti otentik pengembalian
Fraud, khususnya pada penyimpangan terkait dengan gratifikasi, antara lain berita acara serah terima pengembalian
prinsip Syariah. barang gratifikasi yang ditandatangani oleh penerima dan
b. Melakukan pengawasan dan memastikan pengembangan pemberi atau bukti setoran/transfer jika penerimaan dalam
kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya terkait bentuk uang.
dengan peningkatan awareness dan pengendalian fraud. 4. Jajaran bank yang melakukan penolakan/penerimaan
c. Melakukan pengawasan terhadap proses pemantauan Gratifikasi, maka wajib melaporkan hal tersebut kepada
dan evaluasi serta pelaporan atas kejadian-kejadian Unit Pengendali Gratifikasi melalui e-mail antibribery@
fraud serta penetapan tindak lanjut khususnya pada bankbsi.co.id dan/atau whatsapp dengan nomor 08118
penyimpangan terkait dengan prinsip syariah. 451 451 paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak tanggal
penolakan/penerimaan gratifikasi dengan tembusan Kepala
Kebijakan Gratifikasi Unit Kerja pelapor.
5. Unit Pengendali Gratifikasi melakukan reviu atas pelaporan
Sesuai peraturan perundang-undangan tentang pemberantasan penolakan/penerimaan gratifikasi dan memutuskan jenis
tindak pidana korupsi, yaitu Undang-Undang No. 31 tahun 1999 gratifikasi tersebut dan menerbitkan Surat Penetapan
yang kemudian diubah oleh Undang-Undang No. 20/2002, Gratifikasi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja
tindakan korupsi didefinisikan sebagai penyalahgunaan sejak laporan gratifikasi diterima lengkap beserta dokumen
wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang/pihak lain pendukungnya.
melalui perbuatan melanggar hukum. Gratifikasi merupakan salah 6. Jajaran Bank wajib mengedukasi pemberi atau pihak yang
satu tindakan yang dilarang yang dapat mengarahkan seseorang berpotensi memiliki benturan kepentingan dengan cara yang
melakukan pelanggaran fraud dan korupsi. Untuk menghindari baik dan sopan mengenai larangan penerimaan gratifikasi
terjadinya peristiwa tersebut, BSI telah memiliki ketentuan yang dianggap suap dan/atau gratifikasi lainnya yang
Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Pengendalian Gratifikasi yang dilarang bagi Jajaran bank.
terus disosialisasikan di lingkungan organisasi Bank. 7. Apabila jajaran bank mengetahui adanya penerimaan
gratifikasi yang dianggap suap dan tidak dilaporkan oleh
Dengan implementasi pengendalian gratifikasi, maka diharapkan penerima, maka yang bersangkutan dapat dilaporkan melalui
seluruh jajaran pegawai dapat melakukan hal-hal sebagai berikut: sarana whistleblowing system (WBS).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
480 Laporan Tahunan 2024
Page 483
LAPORAN GRATIFIKASI TAHUN 2024
Laporan Gratifikasi yang ditindaklanjuti oleh Anti Bribery BSI
1 Jumlah Laporan 31
2 Total Nominal Rp.17.411.760,-
3 Rekomendasi 1. Gratifikasi berupa makanan ditetapkan untuk disalurkan ke Panti asuhan/ lembaga sosial lainnya.
Penanganan 2. Gratifikasi berupa uang telah dilakukan pengembalian dengan menyetorkan dana ke rekening Pemberi gratifikasi.
Laporan Gratifikasi yang ditindaklanjuti oleh KPK
1 Jumlah Laporan 2
2 Total Nominal Rp 7.500.000,-
3 Rekomendasi 1. Berdasarkan Keputusan Pimpinan KPK atas objek Gratifikasi, ditetapkan menjadi milik negara dan wajib
Penanganan disetorkan ke Kas Negara dengan Nomor Rekening Penyetoran Uang/Kompensasi Gratifikasi
Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Kepada Karyawan
Pelaksanaan sosialisasi Pengendalian gratifikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman organisasi Bank terhadap Pengendalian
Gratifikasi sehingga tercipta budaya Awareness Anti Fraud yang mengacu pada Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Pengendalian
Gratifikasi. Pada tahun 2024, program yang telah direalisasikan adalah:
1. Program Risk Awareness dan Anti Fraud Campaign kepada seluruh pegawai melalui sosialisasi online dan offline, e-mail blast, desktop
komputer, poster, info grafis, video, media sosial dan monitoring onsite. Rincian pelaksanaan kegiatannya adalah:
a. Sosialisasi konten/poster anti gratifikasi bekerja sama dengan Corporate Secretary & Communication Group (CSG) melalui e-mail
blast, whatsapp blast, media sosial dan website perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
No Tanggal Perihal Media
1 05 Februari 2024 Infografis : Jangan Takut untuk Menolak Gratifikasi Email Blast
2 20 Maret 2024 Surat ke RO I-X No. 04/0038-3/CPG: Himbauan Larangan Gratifikasi Surat
Ramadhan & Idul Fitri
3 20 Maret 2024 Memo ke All Group No. 04/0371-3/CPG : Himbauan Larangan Gratifikasi Memo
Ramadhan & Idul Fitri
4 03 April 2024 Poster: Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Perayaan Hari Raya website dan media sosial official BSI,
Idul Fitri 1445H yaitu instagram, facebook, dan twitter
5 12 Juni 2024 Infografis : Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Hari Raya Idul Email Blast
Adha
6 12 Juni 2024 Poster: Larangan Pemberian Gratifikasi dalam Rangka Hari Raya Idul Adha website dan media sosial official BSI,
yaitu instagram, facebook, dan twitter
7 02 Agustus 2024 Reminder batas pemberian hadiah sesama pegawai di BSI kepada Seluruh Nota ke All Group
Group di Kantor pusat melalui Nota Dir No. 04/124-2/DIR-CHC
8 02 Agustus 2024 Reminder batas pemberian hadiah sesama pegawai di BSI kepada Seluruh Surat ke All Region
Pegawai di Kantor Jaringan melalui Surat Dir No.DIR04/1429-3/DIR-CAC
9 06 Agustus 2024 Videografis: “Easy step Pelaporan Gratifikasi” Blast Email BSI
10 17 September 2024 Infografis- Awareness terkait Maulid Nabi Muhammad SAW Email Official Blast
11 Imbauan kepada pihak eksternal - Infografis Awareness terkait Maulid Nabi website dan media sosial official BSI,
Muhammad SAW yaitu instagram, facebook, dan twitter
12 25 Oktober 2024 Compliance & AML CFT Awareness terkait Perbedaan Hadiah, Gratifikasi, Antibribery Bank BSI
Suap & Pemerasan
13 28 Oktober 2024 Poster- Semangat Sumpah Pemuda dalam mencegah Gratifikasi dan fraud Email Official Blast
14 17 Desember 2024 Awareness- Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan tahun baru Nota ke All Group
kepada Seluruh Group di Kantor pusat melalui Nota Dir No. 04/0207-2/
DIR-CAC
15 17 Desember 2024 Awareness- Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan tahun baru Surat ke All Region
kepada Seluruh Pegawai di Kantor Jaringan melalui Surat Dir No.4/02267-
3/DIR-CAC
16 19 Desember 2024 Infografis Internal- Larangan Penerimaan Gratifikasi terkait Natal dan Email Official Blast
tahun baru
Antibribery Bank BSI
17 23 Desember 2024 Imbauan kepada pihak eksternal - Infografis Awareness Larangan Website BSI dan Media sosial official
Pemberian Hadiah terkait Natal dan tahun baru melalui Website & Media BSI, yaitu instagram, facebook, dan
Sosial (instagram) twitter
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
481
Page 484
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
b. Sosialisasi Anti Gratifikasi (Laa Risywah) kepada pihak internal dan eksternal dengan rincian sebagai berikut:
Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi secara offline dan online:
Sasaran Sosialisasi Tanggal Peserta Sosialisasi
PIHAK INTERNAL 1 20 Februari 2024 Region VII Semarang
(Pegawai Organik dan Non Organik BSI)
2 04 Maret 2024 Region IX Kalimantan
3 07 Maret 2024 Distribution & Strategy Group (DSG)
4 27 Maret 2024 DBO Group
5 28 Maret 2024 ASP Group
6 14 Mei 2024 Region VI bandung
7 19 Juni 2024 HCS Group
8 HCP Group
9 HCBP 1
10 HCBP 2
11 24 Juni 2024 BSU, HCP, HCS, SORH 1, PFA, CAC
12 01 Juli 2024 Region III Palembang
PIHAK EKSTERNAL 1 14 Mei 2024 Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan Kantor
(Rekanan, Vendor, Mitra kerja dan Pihak Hukum di bawah koordinasi RO VI Bandung
ketiga lainnya)
2 01 Juli 2024 Rekanan Notaris, Asuransi, Penjaminan, KAP, KJPP, Balai Lelang dan Kantor
Hukum di bawah koordinasi RO III Palembang
3 10 Oktober 2024 BSI Maslahat
2. Kunjungan ke Unit kerja dalam rangka monitoring implementasi pengendalian gratifikasi di unit kerja dengan rincian sebagai berikut:
No. Tanggal Unit Kerja Region
1 19 Januari 2024 Area Saharjo RO V Jakarta 2
2 KC Saharjo
3 KCP Tebet Barat
4 19 Februari 2024 KCP Semarang Pandanaran RO VII Semarang
5 20 Februari 2024 KCP Semarang MT Haryono
6 KC Semarang Pandanaran
7 KC Semarang A Yani
8 KCP Tentara Pelajar
9 21 Februari 2024 KCP Semarang Sudiarto
10 KCP Semarang Majapahit
11 KCP Ungaran Diponegoro 1
12 KCP Tangerang Ciledug 1 RO IV Jakarta 1
13 KCP Kalideres
14 KCP Kedoya
15 04 Maret 2024 KCP Banjarmasin A. Yani RO IX Kalimantan
16 KC Banjarmasin Lambung Mangkurat
17 05 Maret 2024 KC Banjarmasin Banjar Baru
18 KC Martapura
19 KCP Martapura Pasar Intan
20 KCP Banjarbaru A. Yani
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
482 Laporan Tahunan 2024
Page 485
No. Tanggal Unit Kerja Region
21 06 Maret 2024 Area Consumer Financing (ACF) Banjarmasin
22 KCP Kayu Tangi
23 25 Maret 2024 KCP Jakarta PUPR RO V Jakarta 2
24 KCP Kementrian Kehutanan (Kementan)
25 KCP ASABRI
26 13 Mei 2024 KCP Buah Batu 2 RO VI Bandung
27 KCP Rancaekek
28 KCP Astana Ayar
29 KCP Ujung Berung 1
30 15 Mei 2024 KC Suniaraja
31 KCP Bandung Setiabudi
32 KCP Lembang
33 KCP Bandung UPI
34 01 Juli 2024 KCP Palembang A. Rivai RO III Palembang
35 KCP Palembang Veteran
36 02 Juli 2024 KCP OPI Jakabaring
37 KCP Palembang Sudirman
38 KCP Palembang Pasar Ilir
39 KCP Palembang Demang
40 KCP Palembang Indralaya
41 KCP Palembang Jakabaring
42 KC Palembang Sudirman
43 03 Juli 2024 KCP Palembang Patal
44 KCP Palembang Kenten
Pengelolaan Benturan Kepentingan
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat benturan kepentingan tahun itu berkaitan erat dengan dokumen kepegawaian.
yang melibatkan manajemen BSI yang menimbulkan kerugian Saat ini, penyelenggaraan annual disclosure dikelola oleh unit
pada Bank. Sementara upaya yang dilakukan oleh Bank untuk kerja Human Capital dan annual disclosure tersebut telah
mencegah terjadinya benturan kepentingan, antara lain melalui: diintegrasikan dengan aplikasi sistem kepegawaian Bank.
1. e-Poster 3. E-mail Blast
Bank membuat poster elektronik (e-poster) yang
disosialisasikan kepada seluruh karyawan sebagai upaya Insider Trading
pencegahan terjadinya benturan kepentingan.
2. Pakta Integritas BSI merupakan Bank sebagai Perusahaan Terbuka yang patuh
Benturan kepentingan adalah situasi di mana terdapat terhadap seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di
konflik kepentingan dengan cara memanfaatkan kedudukan bidang Pasar Modal. Pelaksanaan kepatuhan terhadap ketentuan
dan wewenang yang dimilikinya (baik dengan sengaja pasar modal dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip
maupun tidak sengaja) dalam perusahaan untuk kepentingan yaitu memenuhi kewajiban Bank dengan mengacu pada
pribadi, keluarga dan golongannya sehingga tugas yang ketentuan berlaku dan membentuk unit di Corporate Secretary
diamanatkan tidak dapat dilaksanakan dengan obyektif yang bertanggung jawab jawab atas pemenuhan kepatuhan
dan berpotensi merugikan perusahaan. Untuk mencegah terhadap ketentuan perundangan di bidang paar modal dengan
terjadinya benturan kepentingan di kalangan pegawai penetapan tugas dan tanggung jawab yang jelas. Orang Dalam
maka seluruh jajaran manajemen dan karyawan Bank wajib harus menerapkan nilai-nilai Kode Etik Perseroan/Bank antara
mengisi pernyataan tahunan (annual disclosure) terkait lain:
benturan kepentingan yang muncul dalam melaksanakan 1. Menjaga agar kepentingan pribadi tidak bertentangan
tugas dan tanggung jawab. Pakta yang dinyatakan setiap dengan kepentingan Perseroan/Bank.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
483
Page 486
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
2. Tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya untuk 2. Mempengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian
kepentingan pribadi maupun keluarganya. atau penjualan atas Efek Perseroan/ Bank; atau memberi
3. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan lnformasi Orang Dalam kepada pihak manapun yang patut
citra profesinya maupun citra Perseroan/Bank pada diduga dapat menggunakan informasi tersebut untuk
umumnya. melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan/
Bank.
Adapun larangan Transaksi Orang Dalam meliputi hal-hal sebagai 3. Memiliki konflik kepentingan.
berikut : 4. Melakukan penyalahgunaan posisi/jabatan.
1. Melakukan pembelian atau penjualan atas Efek Perseroan/ 5. Melakukan manipulasi pasar.
Bank; atau Efek perusahaan lain yang melakukan transaksi 6. Melakukan kegiatan Short Selling atau Margin Trading.
dengan Perseroan/Bank, selama lnformasi Orang Dalam
tersebut belum dipublikasikan/belum tersedia untuk umum. Selama tahun 2024 tidak terdapat insider trading.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Penyediaan dana kepada pihak terkait diatur dalam Peraturan mengacu pada ketentuan regulasi perbankan yang berlaku,
OJK No. 26/POJK.03/2021 tentang Batas Maksimum dengan memastikan bahwa setiap pemberian pembiayaan
Penyaluran Dana (BMPD) dan Penyaluran Dana Besar bagi Bank dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh otoritas
Umum Syariah (BUS). Berdasarkan peraturan ini, penyaluran terkait.
dana besar merujuk pada pemberian dana kepada individu
atau kelompok yang tidak termasuk dalam pihak terkait, yang Dalam pemberian pembiayaan, BSI mengikuti prosedur yang
besarnya mencapai 10% atau lebih dari modal inti bank. Secara serupa dengan pembiayaan pada umumnya, yaitu dengan
keseluruhan, penyaluran dana besar kepada pihak terkait dibatasi mempertimbangkan keuntungan yang wajar bagi bank. Sebagai
paling tinggi 10% dari modal inti bank. Sementara itu, penyaluran upaya untuk mengelola risiko, penyediaan dana besar (large
dana kepada pihak selain terkait dibatasi paling tinggi 25% dari exposure) kepada satu peminjam atau kelompok peminjam yang
modal inti (Tier 1) bank. POJK BMPD bagi BUS ini mulai berlaku mencapai 10% atau lebih dari modal inti bank harus dilakukan
pada 1 Januari 2022. dengan sangat hati-hati. Proses pemberian pembiayaan ini
diawasi dengan seksama oleh Komite Pembiayaan, yang terdiri
BSI memiliki Kebijakan Pembiayaan Bank Syariah Indonesia dari anggota yang kompeten, termasuk Direktur Utama, yang
Tahun 2024 yang mengatur berbagai kebijakan terkait pemberian berperan dalam pengambilan keputusan terkait pembiayaan
pembiayaan, baik kepada Pihak Terkait, Pihak Tidak Terkait, besar. Jika Direktur Utama berhalangan hadir, Wakil Direktur
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah Utama dapat menggantikan posisinya dalam proses pengambilan
(BUMD), Pemerintah Daerah, serta kebijakan pembiayaan keputusan.
dalam Valuta Asing. Dalam menjalankan kebijakan ini, BSI selalu
Pada tahun 2024 tidak terjadi pelanggaran ketentuan Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD), baik pelanggaran BMPD maupun
pelampauan BPMD.
Tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Debitur Besar
2024 2023
No Penyedia Dana Nominal Number of
Number of Account Nominal
(dalam jutaan Account
(NoA) (dalam jutaan Rupiah)
Rupiah) (NoA)
1 Kepada Pihak Terkait 1.112 1.430.221 781 1.216.755
2 Kepada 25 Debitur Inti
a. Individu 25 35.204.051 25 33.353.263
b. Grup 25 49.455.058 25 46.735.610
Total Debitur Inti 50 84.659.109 50 80.088.873
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
484 Laporan Tahunan 2024
Page 487
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan BUS
BSI telah menyampaikan Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance kepada Pemegang Saham dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
serta lembaga lainnya sesuai aturan regulasi. Selain itu, Bank telah memenuhi kewajibannya untuk mempublikasikan laporan kepada
stakeholders berdasarkan standar akuntansi yang berlaku serta sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.
Daftar Konsultan, Penasihat atau yang Dipersamakan dengan Itu yang Digunakan oleh BUS
Nama Konsultan Ruang Lingkup Kerja
Assegaf Hamzah & Partners Konsultan Hukum
Hadiputranto Hadinoto & Partners (HHP Law Firm) Konsultan Hukum
Hotman Paris & Partners Konsultan Hukum
Karimsyah Konsultan Hukum
Dewan Syam & Partners Law Firm Konsultan Hukum
James Purba & Partners Konsultan Hukum
SSF Law Firm and Partners Konsultan Hukum
Suhendra & Partners Konsultan Hukum
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan Upaya Penyelesaian
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Dewan Komisaris/Direksi Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
Internal Fraud Keterangan
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
(2023) (2024) (2023) (2024) (2023) (2024)
Total Fraud - - 11 24 1 4 -
Telah diselesaikan - - 11 24 1 4 -
Dalam proses - - - - - - -
penyelesaian di
internal bank
Belum diupayakan - - - - - - -
penyelesaiannya
Telah ditindaklanjuti - - 2 8 1 2
melalui proses hukum
Buy Back Shares dan/atau Buy Back Obligasi
Sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) Nomor 12/13/DPbs tanggal 30 April 2010 perihal Pelaksanaan Good Corporate
Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang dimaksud dengan Buy Back Share dan Buy Back Obligation adalah
upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah terbit dengan cara membeli kembali saham atau obligasi tersebut, yang tata
cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selama tahun 2024, BSI tidak melakukan transaksi pembelian
kembali saham dan/atau obligasi (Buy Back Shares dan/atau Buy Back Obligasi).
Penyaluran Dana Untuk Kegiatan Sosial Baik Jumlah Maupun Pihak Penerima Dana
Sebagai bentuk komitmen BSI dalam mendukung tercapainya tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), BSI melaksanakan program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tujuan utamanya adalah untuk menebar manfaat bagi lingkungan operasional BSI,
masyarakat yang dilayani, dan para pemangku kepentingan. Sebagai entitas syariah, penyusunan dan pelaksanakan program TJSL BSI
senantiasa menjunjung tinggi prinsip Maqashid Syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
485
Page 488
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Sumber Dana Zakat Infak Sosial UPZBSI Wakaf Total
Pendidikan 2.076.590.959 10.810.047.742 296.700.000 56.750.027.762 171.560.934 70.104.927.397
Kesehatan 531.534.100 2.162.541.603 1.032.500.000 4.313.131.568 - 8.039.707.271
Kemanusiaan 3.521.136.525 43.282.311.591 26.377.286.485 30.375.046.430 340.200.000 103.895.981.031
Ekonomi 6.292.534.030 3.429.015.940 145.000.000 58.873.700.861 121.461.177 68.861.712.008
Dakwah Advokasi 144.098.000 8.157.368.525 5.503.136.000 3.529.745.806 - 17.334.348.331
Amil 2.548.779.205 12.635.391.696 2.413.393.192 19.739.098.598 - 37.336.662.691
Total 15.114.672.819 80.476.677.097 35.768.015.677 173.580.751.025 633.222.111 305.573.338.730
Pendapatan Non Halal dan Penggunaannya
Dalam Jutaan Rupiah
Sumber
Infaq dan Shadaqah 84,691
Denda 21,972
Pendapatan Nonhalal 1,240
Lainnya 4.094
111,997
Penggunaan Dana Kebajikan
Sumbangan (117,028)
(Penurunan)/Kenaikan dana kebajikan (5.031)
Saldo Awal Dana Kebajikan 9,907
Saldo Akhir Dana Kebajikan 4,876
Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi
BSI sebagai Perusahaan Anak dari Mandiri Group Adapun maksud dan tujuan dibentuknya Tata Kelola Terintegrasi
aktif ikut serta dalam Komite Tata Kelola Terintegrasi (TKT) adalah sebagai berikut:
yang dibentuk Entitas Utama (Bank Mandiri) dan ditetapkan 1. Terwujudnya persamaan persepsi antara dan seluruh
keanggotaannya sesuai ketentuan berdasarkan SK Direksi PT Perusahaan Anak dengan Bank Mandiri terkait peningkatan
Bank Mandiri (Persero) Tbk No. KEP. DIR/136/2015 tentang kualitas tata kelola yang baik dalam Konglomerasi Keuangan.
Perubahan Keanggotaan Komite-komite di Bawah Dewan 2. Membangun sinergi dan aliansi bisnis yang kuat antara
Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jumlah dan komposisi seluruh Perusahaan Anak dengan Bank Mandiri untuk
Komisaris Independen yang menjadi Anggota Komite Tata Kelola menciptakan nilai tambah bagi Konglomerasi Keuangan
Terintegrasi telah terwakili dari beberapa Perusahaan Anak secara berkesinambungan.
sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,
Bank Syariah Indonesia sebagai perusahaan anak telah mengikuti Hubungan Entitas Utama dengan Perusahaan Anak dilakukan
arahan sesuai rekomendasi dari rapat Tata Kelola Terintegrasi. melalui forum-forum diskusi melalui:
1. Integrated Risk Committee (IRC)
Komite TKT memiliki tugas dan tanggung jawab paling sedikit: IRC adalah Komite Eksekutif yang bertanggung jawab
1. Mengevaluasi pelaksanaan intern dan pelaksanaan fungsi dalam penyusunan antara lain kebijakan Manajemen Risiko
kepatuhan secara terintegrasi. Terintegrasi dan perbaikan atau penyempurnaan kebijakan
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Manajemen Risiko Terintegrasi berdasarkan hasil evaluasi
Utama TKT. pelaksanaan.
a. Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab IRC Komite IRC
memberikan rekomendasi kepada Direksi antara lain
mengenai:
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
486 Laporan Tahunan 2024
Page 489
- Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian Risiko secara terintegrasi, dan sistem informasi
Manajemen Risiko Terintegrasi;
- Sistem pengendalian internal yang menyeluruh terhadap penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi;
- Penerapan Manajemen Risiko pada masing-masing Perusahaan Anak.
b. Rapat IRC Rapat IRC diselenggarakan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali dalam satu tahun atau setiap waktu bilamana dipandang
perlu atas permintaan seorang atau lebih anggota komite dengan hak suara (Voting Member) atau atas permintaan Direksi atau
atas usulan tertulis dari unit kerja terkait dengan menyampaikan materi yang akan dibahas dan berkoordinasi dengan Sekretaris
Komite.
2. Board Forum Bank Syariah Indonesia sebagai Perusahaan Anak (PA) secara rutin mengikutsertakan Direksi ke berbagai board forum
yang diadakan oleh Entitas Utama (Bank Mandiri) baik yang dilaksanakan secara Triwulan dan Semesteran.
Hasil Penilaian Tata Kelola Terintegrasi
Aspek dan hasil penilaian Tata Kelola Terintegrasi BSI tahun 2024 disajikan dalam tabel berikut:
No Aspek Semester I/2024 Semester II/2024
1 Direksi 1.56 1.22
2 Dewan Komisaris 1.60 1.30
3 Dewan Pengawas Syariah 1.67 1.50
4 Komite Tata Kelola Terintegrasi 1.00 1.00
5 SKK (T) 1.25 1.25
6 SKAI (T) 1.00 1.00
7 PMR (T) 1.40 1.40
8 Pedoman TK (T) 1.33 1.33
9 Benturan Kepentingan 1.00 1.00
10 Kebijakan Remunerasi 1.00 1.00
Nilai Akhir 1.28 1.20
Semester I Tahun 2024
Peringkat Definisi Peringkat
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum sangat baik. Hal ini
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam
1
penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh
Entitas Utama dan/atau LJK.
Governance Struktur :
Kekuatan :
a. Jumlah dan komposisi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah memenuhi persyaratan yang diatur dalam
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
b. Jumlah dan persyaratan yang ditetapkan bagi seluruh organ dan infrastruktur penunjang/pendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan telah
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memadai untuk mendukung penerapan Tata Kelola perusahaan yang baik.
Kelemahan :
Sehubungan dengan RUPS Perseroan yang telah dilakukan pada tanggal 17 Mei 2024 yang lalu, terdapat pengurus Perseroan yang diangkat melalui
RUPS tersebut belum lulus fit & proper test maupun belum mendapatkan persetujuan dari OJK, yaitu :
a. 3 orang anggota Dewan Komisaris dan 2 orang anggota Direksi. Saat ini sedang dalam tahap reviu dan pemenuhan atas dokumen pengajuan fit &
proper test OJK.
b. 2 orang anggota Dewan Pengawas Syariah. Saat ini sedang dalam tahap reviu dan pemenuhan dokumen pengajuan persetujuan kepada OJK.
Governance Process :
Kekuatan :
Seperti halnya aspek struktur tata kelola, hampir seluruh kriteria penilaian pada aspek proses tata kelola merupakan faktor positif bagi implementasi
penerapan tata kelola Perusahaan, yaitu :
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris dan DPS telah dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Kerja yang telah ditetapkan
dengan berpedoman pada prinsip – prinsip tata kelola perusahaan yag baik, termasuk penyelenggaraan Rapat Direksi, Dewan Komisaris dan
DPS serta Rapat Gabungan yang dilaksanakan senantiasa terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan evaluasi perbaikan dan penguatan
implementasi tata kelola perusahaan untuk mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.
b. Seluruh organ dan infrasruktur penunjang/ pendukung penerapan tata kelola perusahaan telah berfungsi dengan baik dalam mengawal
implementasi penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
487
Page 490
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Kelemahan :
Perbaikan dalam penerapan manajemen risiko operasional terus dilakukan salah satunya dengan mengembangkan Fraud Detection System (FDS) guna
menekan insiden fraud. Saat ini implementasi FDS masih memerlukan proses untuk mencapai hasil yang diharapkan.
Governance Outcome :
Kekuatan :
a. Laporan Kepatuhan Terintegrasi kepada induk telah dilakukan secara tepat waktu
b. Laporan Tata Kelola Bank, Laporan Tahunan Bank dan Laporan Tingkat Kesehatan Bank telah disampaikan tepat waktu kepada regulator.
c. Rekomendasi hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah telah disampaikan kepada Direksi Perusahaan, yang meliputi pengawasan penerapan
prinsip – prinsip Tata kelola Perusahaan dan prinsip – prinsip Syariah.
d. Satuan kerja Audit Intern telah menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya kepada pejabat yang berwenang
secara lengkap, rutin dan tepat waktu yang didokumentasikan dengan baik.
Kelemahan:
Masih terdapat denda dari regulator yang perlu ditindaklanjuti.
Semester II Tahun 2024
Peringkat Definisi Peringkat
Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola Terintegrasi yang secara umum sangat baik. Hal ini
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat kelemahan dalam
1
penerapan Tata Kelola Terintegrasi, secara umum kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat segera dilakukan perbaikan oleh
Entitas Utama dan/atau LJK.
Governance Struktur :
Kekuatan :
a. Jumlah dan komposisi Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan telah memenuhi persyaratan yang diatur dalam ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
b. Jumlah dan persyaratan yang ditetapkan bagi seluruh organ dan infrastruktur penunjang/pendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan telah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memadai untuk mendukung penerapan Tata Kelola perusahaan yang baik.
Kelemahan :
Sehubungan dengan RUPS Perseroan yang telah dilakukan pada tanggal 17 Mei 2024 yang lalu, terdapat pengurus Perseroan yang diangkat melalui
RUPS tersebut belum mendapatkan persetujuan dari OJK, yaitu Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, MA (anggota DPS)*
*saat ini telah mendapatkan persetujuan dari OJK berdasarkan Surat OJK Nomor SR-13/PB.02/2025 tanggal 09 Januari 2025.
Governance Process :
Kekuatan :
Seperti halnya aspek struktur tata kelola, hampir seluruh kriteria penilaian pada aspek proses tata kelola merupakan faktor positif bagi implementasi
penerapan tata kelola Perusahaan, yaitu :
a. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris dan DPS telah dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Kerja yang telah ditetapkan
dengan berpedoman pada prinsip – prinsip tata kelola perusahaan yag baik, termasuk penyelenggaraan Rapat Direksi, Dewan Komisaris dan
DPS serta Rapat Gabungan yang dilaksanakan senantiasa terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan evaluasi perbaikan dan penguatan
implementasi tata kelola perusahaan untuk mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.
b. Seluruh organ dan infrasruktur penunjang/ pendukung penerapan tata kelola perusahaan telah berfungsi dengan baik dalam mengawal implementasi
penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Kelemahan :
Penerapan manajemen risiko masih perlu ditingkatkan mengingat masih terdapat kejadian fraud dan insiden system berulang pada periode penilaian.
Governance Outcome :
Kekuatan :
a. Laporan Kepatuhan Terintegrasi kepada induk telah dilakukan secara tepat waktu
b. Laporan Tata Kelola Bank, Laporan Tahunan Bank dan Laporan Tingkat Kesehatan Bank telah disampaikan tepat waktu kepada regulator.
c. Rekomendasi hasil pengawasan Dewan Pengawas Syariah telah disampaikan kepada Direksi Perusahaan, yang meliputi pengawasan penerapan
prinsip – prinsip Tata kelola Perusahaan dan prinsip – prinsip Syariah.
d. Satuan kerja Audit Intern telah menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya kepada pejabat yang berwenang
secara lengkap, rutin dan tepat waktu yang didokumentasikan dengan baik.
Kelemahan:
Masih terdapat denda dari regulator yang perlu ditindaklanjuti.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
488 Laporan Tahunan 2024
Page 491
Penerapan Pedoman
Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
Aspek 1 : Hubungan Perusahaan Terbuka Dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
Prinsip 1 : 1.1 Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan maupun RUPS Luar
Meningkatkan Nilai Perusahaan Terbuka memiliki cara atau Biasa, Bank Syariah Indonesia (BSI) telah melaksanakan proses pemungutan
Penyelenggaraan Rapat prosedur teknis pengumpulan suara (voting) suara baik secara terbuka maupun tertutup yang tertuang dalam Tata tertib
Umum Pemegang baik secara terbuka maupun tertutup yang RUPS, baik yang hadir secara fisik melalui sistem yang disediakan Biro
Saham (RUPS). mengedepankan independensi. Administrasi Efek Perseroan maupun yang hadir secara elektronik melalui
melalui fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI) yang
disediakan oleh KSEI. Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tahun
2024, mekanisme pemungutan suara dilakukan dengan cara pemegang saham
atau kuasanya yang memberikan suara abstain dan yang tidak setuju akan
diminta mengangkat tangan dan menyerahkan kartu suaranya, yang tidak
mengangkat tangan dapat dianggap menyetujui usul yang sedang dibicarakan.
Pemungutan suara dilakukan pula secara elektronik (e-voting) bagi pemegang
saham yang tidak hadir fisik atau yang memberikan kuasanya secara elektronik
(e-proxy) melalui fasilitas Electronic General Meeting System (eASY.KSEI)
yang disediakan oleh KSEI. Penghitungan hasil pemungutan suara dilakukan
oleh pihak independen yaitu Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom.
Dengan demikian independensi dan kepentingan pemegang saham dapat
terjaga dalam proses pemungutan suara tersebut. Perseroan telah membuat
Tata Tertib RUPS yang dapat diunduh dalam website Perseroan Pemanggilan
RUPS pada saat pelaksanaan RUPS, tata tertib dimaksud tersedia pula bagi
Pemegang saham yang dapat diunduh saat RUPS melalui QR code yang
disediakan dan pokok-pokok tata tertib RUPS tersebut juga dibacakan
sebelum RUPS dimulai.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
1.2 Pada RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2024 seluruh anggota
Seluruh anggota Direksi dan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris BSI hadir.
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka
hadir dalam RUPS Tahunan. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
1.3 Ringkasan Risalah RUPS yang diselenggarakan pada tahun 2024, baik dalam
Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris telah diumumkan 2 (dua) hari kerja
Situs Web Perusahaan Terbuka paling setelah pelaksanaan RUPS dan telah diunggah pada Situs Web BSI, Web BEI,
sedikit selama 1 (satu) tahun. dan eASY KSEI (Web KSEI).
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Prinsip 2: 2.1 BSI telah memiliki kebijakan komunikasi dengan pemegang saham atau
Meningkatkan Perusahaan Terbuka memiliki suatu investor sebagaimana diatur dalam Standar Prosedur Operasional (SPO)
Kualitas Komunikasi kebijakan komunikasi dengan pemegang Corporate Secretary & Communication pada Bab V. Komunikasi yang dilakukan
Perusahaan Terbuka saham atau investor. oleh BSI di antaranya melalui pelaksanaan RUPS, Paparan Publik (Public
dengan Pemegang Expose), Pertemuan Analis (Analyst Meeting), Laporan Keuangan, dan
Saham atau Investor. Laporan Tahunan, serta melakukan keterbukaan informasi secara akurat dan
tepat waktu. Selain itu, BSI juga menyediakan informasi yang dapat diakses
melalui web BSI. Pada web tersebut terdapat pula informasi alamat kantor
pusat dan kantor cabang BSI, alamat e-mail, akses media sosial serta contact
center sebagai sarana bagi pemegang saham maupun investor agar dapat
melakukan komunikasi dengan Bank secara mudah.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
2.2 BSI senantiasa mengelola informasi dalam situs web sehingga pemegang
Perusahaan Terbuka mengungkapkan saham atau investor Perusahaan dapat memperoleh informasi terbaru terkait
kebijakan komunikasi Perusahaan Terbuka BSI.
dengan pemegang saham atau investor
dalam Situs Web. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
489
Page 492
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
Prinsip 3: 3.1 BSI telah memenuhi ketentuan Pasal 20 POJK No. 33/ POJK.04/2014
Memperkuat Penentuan jumlah anggota Dewan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu
Keanggotaan dan Komisaris mempertimbangkan kondisi jumlah anggota Dewan Komisaris lebih dari 2 (dua) orang. Per 31 Desember
Komposisi Dewan Perusahaan Terbuka. 2023 jumlah anggota Dewan Komisaris BSI berjumlah 9 (sembilan) orang
Komisaris. yang terdiri dari 4 (empat) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang
Komisaris non Independen. Jumlah anggota Dewan Komisaris BSI tidak
melebihi jumlah anggota Direksi.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
3.2 Dewan Komisaris BSI memiliki keberagaman keahlian, pengetahuan, dan
Penentuan komposisi anggota Dewan pengalaman yang bertujuan untuk mendukung perkembangan bisnis BSI. Hal
Komisaris memperhatikan keberagaman tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Dewan Komisaris pada web
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman Perseroan.
yang dibutuhkan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Prinsip 4: 4.1 Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
Meningkatkan kualitas Dewan Komisaris mempunyai kebijakan yang diatur dalam Tata Tertib Dewan Komisaris.
Pelaksanaan Tugas dan penilaian sendiri (selfassessment) untuk
Tanggung Jawab menilai kinerja Dewan Komisaris Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Dewan Komisaris.
4.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) Komisaris telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan ini.
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
diungkapkan melalui Laporan Tahunan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Perusahaan Terbuka.
4.3 Dewan Komisaris telah memiliki kebijakan terkait pengunduran diri anggota
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan keuangan yang diatur
terkait pengunduran diri anggota Dewan dalam Standar Prosedur Operasional (SPO) Tata Kelola Perusahaan BSI.
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan
keuangan. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
4.4 Kebijakan suksesi telah diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Dewan Komisaris atau Komite yang Remunerasi & Nominasi BSI.
menjalankan fungsi Remunerasi dan
Nominasi menyusun kebijakan suksesi Keterangan: Terpenuhi (Comply)
dalam proses Nominasi anggota Direksi
Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi
Prinsip 5: 5.1 BSI telah memenuhi ketentuan pasal 20 POJK No. 33/ POJK.04/2014
Memperkuat Penentuan jumlah anggota Direksi tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu
Keanggotaan dan mempertimbangkan kondisi Perusahaan Direksi Emiten atau Perusahaan Publik paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang
Komposisi Direksi. Terbuka serta efektivitas dalam anggota Direksi. Per 31 Desember 2023, jumlah Direksi BSI sebanyak 10
pengambilan keputusan. (sepuluh) orang dan dalam penentuannya telah didasarkan pada kompleksitas
dan kebutuhan BSI.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
5.2 Direksi BSI memiliki latar belakang keberagaman keahlian, pengetahuan dan
Penentuan komposisi anggota Direksi pengalaman. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Direksi pada
memperhatikan, keberagaman keahlian, web Perseroan. Keberagaman dan jumlah Direksi tersebut dibutuhkan agar
pengetahuan, dan pengalaman yang dapat memberikan alternatif penyelesaian masalah terbaik bagi Bank, sesuai
dibutuhkan. dengan kebutuhan, ukuran dan kompleksitas usaha Bank.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
5.3 Direktur yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan di BSI adalah
Anggota Direksi yang membawahi bidang Direktur Finance & Strategy yaitu Bapak Ade Cahyo Nugroho dengan
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian pendidikan, pengalaman dan kompetensi di bidang keuangan hal tersebut
dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. dapat dilihat pada profil beliau pada web Perseroan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Prinsip 6: 6.1 Direksi telah memiliki kebijakan Penilaian sendiri (self-assessment). Penilaian
Meningkatkan Kualitas Direksi mempunyai kebijakan penilaian kinerja Direksi dilakukan melalui mekanisme self-assessment untuk menilai
Pelaksanaan Tugas sendiri (self assessment) untuk menilai pelaksanaan kinerja Direksi sebagaimana diatur dalam Standar Prosedur
dan Tanggung Jawab kinerja Direksi Operasional (SPO) Tata Kelola Perusahaan BSI.
Direksi.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi telah
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) diungkapkan dalam Laporan Tahunan ini.
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan
melalui laporan tahunan Perusahaan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Terbuka.
6.3 Direksi telah memiliki kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi
Direksi mempunyai kebijakan terkait apabila terlibat dalam kejahatan keuangan yang diatur dalam Standar Prosedur
pengunduran diri anggota Direksi apabila Operasional (SPO) Tata Kelola Perusahaan BSI.
terlibat dalam kejahatan keuangan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
490 Laporan Tahunan 2024
Page 493
Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan di BSI
Aspek 4: Partisipasi Pemangku Kepentingan
Prinsip 7: 7.1 Untuk mencegah terjadinya insider trading, BSI telah memiliki kebijakan yang
Meningkatkan Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan mengatur hal tersebut di dalam Standar Prosedur Operasional (SPO) Corporate
Aspek Tata Kelola untuk mencegah terjadinya insider trading. Secretary & Communication.
Perusahaan melalui
Partisipasi Pemangku Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Kepentingan.
7.2 BSI telah memiliki kebijakan anti fraud. Kebijakan anti fraud BSI merupakan
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti landasan pokok penerapan strategi anti fraud melalui 4 (empat) pilar sistem
korupsi dan anti fraud. pengendalian fraud, yaitu:
1. Pencegahan Fraud;
2. Deteksi Fraud;
3. Investigasi, Pelaporan dan Pengenaan Sanksi Fraud; dan
4. Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut Fraud. Kebijakan Anti Fraud BSI
dapat diakses pada web BSI.
BSI juga memiliki Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Pengendalian Gratifikasi.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.3 BSI telah memiliki Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa yaitu SPO
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Procurement dan PTO Procurement pengadaan barang dan jasa.
tentang seleksi dan peningkatan
kemampuan pemasok atau vendor. Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.4 BSI memiliki kebijakan terkait pemenuhan hak-hak kreditur yang dijadikan
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan pedoman dalam memberikan pinjaman kepada kreditur. Kebijakan tentang
tentang pemenuhan hak-hak kreditur. pemenuhan hak-hak kreditur diatur dalam Kebijakan, Standar Prosedur, dan
Manual Produk BSI.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.5 BSI telah memiliki kebijakan whistleblowing system yang merujuk pada
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan & SPO Internal Audit BSI dan telah
system whistleblowing diunggah dalam web BSI (www.bankbsi.co.id)
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
7.6 BSI telah memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Direksi, yang diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi
pemberian insentif jangka panjang kepada & Nominasi dan kebijakan terkait remunerasi karyawan.
Direksi dan karyawan.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Aspek 5: Keterbukaan Informasi
Prinsip 8: 8.1 BSI selalu mengelola Web Perseroan seoptimal mungkin sehingga informasi
Meningkatkan Perusahaan Terbuka memanfaatkan yang diperoleh pemegang saham atau investor atau publik merupakan
Pelaksanaan penggunaan teknologi informasi secara informasi yang terbaru dan akurat. Selain Situs web, BSI juga memanfaatkan
Keterbukaan Informasi lebih luas selain Situs Web sebagai media teknologi seperti SMS Banking dan Mobile Banking. Memanfaatkan aplikasi
keterbukaan informasi. media sosial lainnya seperti Instagram, Facebook, Youtube dan Twitter untuk
media keterbukaan Informasi.
Keterangan: Terpenuhi (Comply)
8.2 BSI telah mengungkapkan informasi mengenai pemegang saham yang
Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka memiliki 5% atau lebih saham Perseroan dalam Laporan Tahunan ini.
mengungkapkan pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham Perusahaan Keterangan: Terpenuhi (Comply)
Terbuka paling sedikit 5% (lima persen),
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka melalui pemegang saham utama
dan pengendali.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
491
Page 494
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Good Corporate Governance
Assessment
Self Assessment Kriteria Penilaian
Sebagai wujud komitmen Perseroan terhadap POJK No. 17 Pelaksanaan self assessment terhadap penerapan GCG mengacu
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum pada Surat Edaran OJK yang meliputi 3 (tiga) aspek governance,
dan SEOJK No. 10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat yaitu governance structure, governance process dan governance
Kesehatan Bank umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, BSI outcome. Penilaian ketiga aspek governance tersebut dilakukan
telah secara rutin melaksanakan self-assessment pelaksanaan terhadap:
GCG. Penilaian faktor Good Corporate Governance (GCG) 1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
merupakan kajian terhadap kualitas manajemen Bank atas 2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi.
penerapan prinsip-prinsip GCG yang mengacu pada ketentuan 3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite.
regulator. Pelaksanaan penilaian penerapan GCG di lingkungan 4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas
BSI dilaksanakan setiap semester, yaitu pada akhir bulan Juni Syariah.
dan Desember. Hasil self assessment GCG dikelompokkan dalam 5. Pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan penghimpunan
5 (lima) kategori: Peringkat 1, Peringkat 2, Peringkat 3, Peringkat dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa.
4 dan Peringkat 5. 6. Penanganan benturan kepentingan.
7. Penerapan fungsi kepatuhan.
8. Penerapan fungsi audit intern.
9. Penerapan fungsi audit ekstern.
10. Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD).
11. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan BUS,
laporan pelaksanaan Good Corporate Governance serta
pelaporan internal.
Pihak yang Melakukan Assessment
Penilaian penerapan GCG dilaksanakan melalui self assessment
yang dilaksanakan oleh Compliance Group.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
492 Laporan Tahunan 2024
Page 495
Skor Penilaian
PENILAIAN FAKTOR GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Semester 1 Tahun 2024
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 “Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance yang secara umum BAIK. Hal ini tercermin
dari penerapan atas prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang memadai. Apabila terdapat kelemahan dalam
penerapan prinsip Good Corporate Governance maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank”.
Analisis
Berdasarkan hasil Self Assesment terhadap aspek Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome atas 11 (sebelas) Faktor Penilaian
Pelaksanaan GCG untuk posisi Semester 1 Tahun 2024, Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang secara
umum Baik, yang tercermin dari hal-hal sebagai berikut :
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris
a. Jumlah dan komposisi Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan kecuali terhadap hal-hal yang telah ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku serta tidak
saling memiliki hubungan keluarga dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi. Dewan komisaris telah memiliki pedoman
dan tata tertib kerja serta seluruh anggota memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang memadai yang mendukungnya dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selain upaya yang terus dilakukan dalam melakukan pembelajaran secara berkelanjutan.
b. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam peraturan yang dikeluarkan
oleh Regulator, (dhi. Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
c. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan
sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
d. Dewan Komisaris telah memiliki Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice
pelaksanaan GCG.
e. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab berupa tindakan pengawasan, evaluasi serta independensi dari Dewan Komisaris telah memadai,
termasuk memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi antara
lain melalui forum rapat Dewan Komisaris atau rapat Dewan komisaris bersama Direksi atau Direktur Bidang secara rutin untuk memastikan
kegiatan operasional telah berjalan dengan baik dan sesuai prinsip-prinsip GCG. Seluruh hasil rapat tersebut dituangkan dalam notulen rapat dan
terdokumentasi dengan baik. Selama Semester 1 tahun 2024 telah diselenggarakan rapat internal Dewan Komisaris sebanyak 9 (sembilan) kali,
rapat Direksi bersama Dewan Komisaris (Rakomdir) sebanyak 7 (tujuh) kali.
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
a. Bank telah memiliki jumlah anggota Direksi melebihi jumlah minimum yang ditetapkan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan seluruh anggota
Direksi berdomisili di Indonesia serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku antara lain terkait dengan
rangkap jabatan, independensi, integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang baik untuk menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya sebagai Direksi..
b. Seluruh anggota Direksi tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam Peraturan yang dikeluarkan oleh
Regulator, (dhi. Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
c. Seluruh anggota Direksi tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan sesama anggota
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
d. Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice
pelaksanaan GCG.
e. Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan efisien dan setiap keputusan Rapat Direksi
dituangkan dalam Notulen Rapat Direksi. Selama Semester 1 Tahun 2024 telah diselenggarakan 25 (dua puluh lima) kali rapat Direksi.
f. Direksi telah melaksanakan pengurusan Bank berdasarkan prinsip kehati-hatian, prinsip syariah, dan prinsip GCG. Temuan hasil audit telah
ditindaklanjuti, serta hal-hal lain terkait dengan governance process telah dipenuhi dan memberikan hasil yang optimal.
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite
a. Bank telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komite
telah memiliki Piagam/ sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
b. Seluruh Komite menjalankan tugasnya secara independen dan efektif melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin melibatkan/mengundang unit
kerja terkait agar mendapat masukan secara komprehensif dan terperinci mengenai permasalahan dan kondisi dalam kegiatan operasional.
c. Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang berlaku dengan menyampaikan laporan secara rutin atau rekomendasi sesuai tugasnya
kepada Dewan Komisaris.
4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah
a. Kompetensi, reputasi dan independensi DPS telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya
dengan baik.
b. Pengangkatan/penggantian anggota DPS serta pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya telah berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip GCG
dan ketentuan yang berlaku.
c. Selama Semester 1 tahun 2024 DPS telah melaksanakan:
Rapat DPS Pemberian Opini DPS Uji Petik
16 24 27
5. Pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa
a. Secara umum Bank telah melaksanakan kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, dan pelayanan jasa sesuai dengan prinsip syariah dan
ketentuan yang berlaku. Hal tersebut didukung dengan kompetensi DPS yang memadai.
b. Proses pengembangan produk dan pelaksanaan kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana dan layanan Bank secara umum telah sesuai
dengan fatwa DSN-MUI dan opini DPS.
c. Kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, serta pelayanan jasa telah memiliki SOP yang sesuai dengan prinsip syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
493
Page 496
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
6. Penanganan benturan kepentingan
a. Bank telah memiliki ketentuan internal yang bertujuan untuk mencegah terjadinya transaksi yang mengandung benturan kepentingan, antara lain
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Bank Syariah Indonesia, Kebijakan Anti Fraud Bank Syariah Indonesia dan Standar Prosedur Operasional Human
Capital.
b. Selama semester 1 Tahun 2024, tidak terjadi transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris maupun
DPS baik secara langsung maupun tidak langsung.
c. Kebijakan intern mengenai benturan kepentingan yang diterapkan Bank dapat menghindarkan terjadinya benturan kepentingan sehingga tidak
merugikan atau mengurangi keuntungan Bank.
7. Penerapan fungsi kepatuhan
a. Direktur Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap jabatan sebagai Direktur Utama serta tidak membawahi
fungsi bisnis dan operasional, treasury, keuangan dan akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, maupun audit intern. Satuan kerja kepatuhan
independen terhadap satuan kerja operasional dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan.
b. Direktur Kepatuhan dan Satuan Kerja Kepatuhan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku serta
melaksanakan tugas-tugas lainnya terkait fungsi kepatuhan.
c. Guna memastikan setiap ketentuan internal dan produk yang diluncurkan oleh bank telah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku
maka setiap ketentuan internal yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan uji kepatuhan.
d. Bank telah menyampaikan laporan pokok pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan secara tepat waktu. Cakupan laporan
pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan regulator.
8. Penerapan fungsi audit intern
a. Kecukupan aspek Governance Struktur terkait penerapan fungsi audit intern telah memadai, tercermin:
1. Bank telah memiliki Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama dan dapat melakukan
komunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.
2. Bank juga telah memiliki Piagam Audit Intern serta ketentuan internal terkait dengan Audit Intern diantaranya Kebijakan Internal Audit Bank
Syariah Indonesia, Standar Prosedur Pengendalian Internal Audit dan PTO Daftar Monitoring Tindak Lanjut (DMTL) Online.
3. Pemenuhan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia SKAI terus dilakukan dengan berkoordinasi dengan unit kerja sumber daya manusia.
b. Efektivitas proses pelaksanaan GCG terkait penerapan fungsi audit intern telah memadai, tercermin:
1. Direksi bersama SKAI berupaya menjamin terselenggaranya pengendalian intern dalam setiap tingkatan manajemen melalui pelaksanaan
pemeriksaan dan secara aktif mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan SKAI.
2. Temuan SKAI dalam Laporan Hasil Audit telah mendapat disposisi dan arahan Direksi serta tindak lanjutnya dimonitor oleh SKAI dan dilaporkan
kepada Dewan Komisaris.
3. SKAI telah melaksanakan fungsi pengawasan secara independen, dengan cakupan tugas yang memadai dan sesuai dengan rencana pelaksanaan
maupun pemantauan hasil audit.
c. Kualitas outcome atas penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders (dhi. Komisaris), tercermin dalam laporan
yang disampaikan oleh SKAI kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala, yaitu realisasi rencana audit; rekomendasi dan temuan
signifikan; serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit dan disposisi Direksi.
9. Penerapan fungsi audit ekstern
a. Pelaksanaan audit oleh KAP berjalan efektif dan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.
b. Penunjukan Akuntan Publik/KAP telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan audit
oleh Akuntan Publik/KAP independen.
c. Kualitas dan cakupan hasil audit Akuntan Publik/KAP sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
10.Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD)
a. Bank telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur tertulis mengenai penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, berikut
monitoring dan penyelesaian masalahnya.
b. Bank telah mengevaluasi dan mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur yang dimiliki terkait BMPD secara berkala, untuk disesuaikan dengan
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, serta telah memastikan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana dalam
jumlah besar telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
c. Bank telah menyampaikan secara berkala laporan tentang BMPD kepada Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu. Penerapan penyediaan dana
oleh Bank kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar telah memenuhi ketentuan yang berlaku tentang BMPD dan memperhatikan
prinsip kehati-hatian maupun perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran/ diversifikasi
portofolio penyediaan dana.
11.Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan BUS, Laporan Pelaksanaan GCG serta Pelaporan Internal
a. Sistem Pelaporan Internal Bank mampu menyediakan data dan informasi dengan tepat waktu, akurat, lengkap dan handal serta efektif untuk
pengambilan keputusan manajemen, didukung oleh Sistem Teknologi Informasi Bank terkait pemeliharaan asset dan informasi yang memadai.
b. Bank secara transparan menyampaikan informasi keuangan dan non-keuangan kepada publik melalui website www.bankbsi.co.id dan media yang
memadai sehingga dapat dengan mudah diakses oleh segenap stakeholders. Informasi berupa laporan keuangan dan non keuangan juga telah
dilaporkan kepada regulator dan stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Cakupan informasi keuangan dan non keuangan tersedia secara tepat waktu dan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
d. Laporan pelaksanaan GCG telah disampaikan tepat waktu kepada stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan GCG tahun buku 2023
telah dilaporkan ke OJK tanggal 23 April 2024 melalui surat nomor 04/736-3/DIR-CPG.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
494 Laporan Tahunan 2024
Page 497
Memperhatikan kesimpulan tersebut di atas, maka kelemahan dan kekuatan pelaksanaan implementasi GCG di Bank Syariah Indonesia adalah sebagai
berikut:
1. Kekuatan Pelaksanaan GCG
a. Governance Structure
Secara umum Bank telah memiliki struktur dan infrastruktur Tata Kelola yang lengkap dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna
mendukung proses pelaksanaan prinsip GCG di setiap lini kerja dan operasional dan bertujuan untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan
harapan stakeholders Bank.
b. Governance Process
Secara umum pelaksanaan implementasi GCG telah sesuai dengan ketentuan yang tercermin dari pemenuhan serta pelaksanaan kewajiban Bank
kepada pihak regulator serta pemenuhan pelaksanaan kewajiban kepada segenap stakeholders.
c. Governance Outcome
Outcome penerapan GCG di Bank Syariah Indonesia dapat dilihat dari pencapaian-pencapaian Bank baik secara finansial maupun non finansial.
Secara finansial, hal tersebut dapat dilihat dari capaian indikator utama kinerja keuangan Bank sampai dengan bulan Juni 2024 (unaudited) pada
tabel berikut:
Pos Juni Penjelasan
Laba Perusahaan 3.401,32 Kinerja BSI di Juni 2024 secara YoY mengalami peningkatan antara lain:
1. Laba Perusahan meningkat dikarenakan sbb.:
Jumlah Asset 360.850,48 a. Meningkatnya pendapatan margin
OHC 5.074,15 b. Meningkatnya Fee Based Income
c. Kenaikan OHC yang terjaga
Pembiayaan 257.387,61 2. Asset meningkat dikarenakan sbb.:
a. Meningkatnya DPK
Dana Pihak Ketiga 296.697,95 b. Meningkatnya Pembiayaan
a. Giro 55.338,45
b. Tabungan 128.776,00
c. Deposito 112.583,50
CASA 184.114,45
Sementara secara non finansial selama Semester I tahun 2024 Bank mendapatkan total 49 (empat puluh sembilan) penghargaan diantaranya :
1. The Best CEO 2023 (SWA)
2. Best Investor Relation – Banking Indonesia 2023 (International Finance Award)
3. Top Rank Sharia Bank in Satisfaction, Loyalty & Engagement 2024 (Infobank)
4. The Best Integrated CSR Program (First Indonesia)
5. The Best Leadership Focus on CSR Program (First Indonesia)
6. The Most Promising Company in Social Media Utilization for Banking Industry (Markplus Indonesia)
7. The Best Bank Umum Syariah 2024 (Infobank)
8. The Best Islamic Bank by Country – Indonesia (Islamif Finance News)
9. Big Cap - Kapitalisasi Pasar di atas Rp25 Triliun (Investortrust.id)
10.Best Islamic Wealth Manager (Global Private Banker)
2. Kelemahan Pelaksanaan GCG
1. Sehubungan dengan RUPS Tahunan Bank yang telah dilakukan pada tanggal 17 Mei 2024 yang lalu, terdapat pengurus Perseroan yang diangkat
melalui RUPS Tahunan tersebut belum lulus fit & proper test maupun belum mendapatkan persetujuan dari OJK, yaitu:
a. 3 orang anggota Dewan Komisaris dan 2 orang anggota Direksi. Saat ini sedang dalam tahap reviu dan pemenuhan atas dokumen pengajuan fit
& proper test OJK.
b. 2 orang anggota Dewan Pengawas Syariah. Saat ini sedang dalam tahap reviu dan pemenuhan dokumen pengajuan persetujuan kepada OJK.
2. Dari hasil self assessment terhadap governance process, masih terdapat pelaksanaan kegiatan penghimpunan dana dan/atau penyaluran dana
yang belum selaras dengan prinsip Syariah, meski seluruh Produk Bank telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Opini DPS, serta seluruh SOP
terkait disusun melalui mekanisme yang memadai. Terhadap masih terdapatnya kondisi ini, Bank telah melakukan program peningkatan budaya
kepatuhan syariah melalui Uji Petik terhadap implementasi prinsip syariah pada kantor cabang, penguatan aspek syariah melalui berbagai pelatihan,
penyusunan dan pengkinian atas modul digital syariah, pelaksanaan sharia combined assurance dan proses digitalisasinya serta terus melakukan
edukasi terkait implementasi prinsip Syariah dalam setiap produk dan aktivitas Bank ke seluruh jenjang organisasi.
3. Masih terdapat denda dari regulator yang perlu ditindaklanjuti dan memerlukan perhatian dari manajemen. Saat ini Bank telah melakukan root cause
analysis identification yang digunakan untuk menetapkan tindak lanjut dalam upaya memitigasi agar tidak terjadi denda yang sama pada periode
selanjutnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
495
Page 498
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Penilaian Faktor Good Corporate Governance
Semester 2 Tahun 2024
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 “Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance yang secara umum BAIK. Hal ini tercermin
dari penerapan atas prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang memadai. Apabila terdapat kelemahan dalam
penerapan prinsip Good Corporate Governance maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat
diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank”.
Analisis
Berdasarkan hasil Self Assesment terhadap aspek Governance Structure, Governance Process dan Governance Outcome atas 11 (sebelas) Faktor Penilaian
Pelaksanaan GCG untuk posisi Semester 2 Tahun 2024, Manajemen Bank telah melakukan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang secara
umum Baik, yang tercermin dari hal-hal sebagai berikut:
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris
a. Seluruh anggota Dewan Komisaris telah lulus fit & proper test dari OJK. Jumlah anggota Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan yang diatur
dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan kecuali terhadap hal-hal
yang telah ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku serta tidak saling memiliki hubungan keluarga dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/
atau anggota Direksi. Dewan komisaris telah memiliki pedoman dan tata tertib kerja serta seluruh anggota memiliki integritas, kompetensi dan
reputasi keuangan yang memadai yang mendukungnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selain upaya yang terus dilakukan dalam
melakukan pembelajaran secara berkelanjutan.
b. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam peraturan yang dikeluarkan
oleh Regulator, (dhi. Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
c. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan
sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
d. Dewan Komisaris telah memiliki Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice
pelaksanaan GCG.
e. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab berupa tindakan pengawasan, evaluasi serta independensi dari Dewan Komisaris telah memadai,
termasuk memastikan pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi antara
lain melalui forum rapat Dewan Komisaris atau rapat Dewan komisaris bersama Direksi atau Direktur Bidang secara rutin untuk memastikan
kegiatan operasional telah berjalan dengan baik dan sesuai prinsip-prinsip GCG. Seluruh hasil rapat tersebut dituangkan dalam notulen rapat dan
terdokumentasi dengan baik. Selama Semester 2 tahun 2024 telah diselenggarakan rapat internal Dewan Komisaris sebanyak 8 (delapan) kali, rapat
Direksi bersama Dewan Komisaris (Rakomdir) sebanyak 5 (lima) kali.
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
a. Seluruh anggota Direksi telah lulus fit & proper test dari OJK. Bank telah memiliki jumlah anggota Direksi melebihi jumlah minimum yang ditetapkan
berdasarkan ketentuan yang berlaku dan seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan
sesuai ketentuan yang berlaku antara lain terkait dengan rangkap jabatan, independensi, integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang baik
untuk menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Direksi..
b. Seluruh anggota Direksi tidak ada yang melanggar ketentuan rangkap jabatan sebagaimana ditentukan dalam Peraturan yang dikeluarkan oleh
Regulator, (dhi. Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan ketentuan perundang-undangan lainnya).
c. Seluruh anggota Direksi tidak ada yang memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan dan hubungan keluarga dengan sesama anggota
Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali.
d. Direksi telah memiliki Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi sesuai dengan ketentuan perundang - undangan yang berlaku serta best practice
pelaksanaan GCG.
e. Direksi telah menetapkan kebijakan dan keputusan strategis melalui Rapat Direksi secara efektif dan efisien dan setiap keputusan Rapat Direksi
dituangkan dalam Notulen Rapat Direksi. Selama Semester 2 Tahun 2024 telah diselenggarakan 20 (dua puluh) kali rapat Direksi.
d. Direksi telah melaksanakan pengurusan Bank berdasarkan prinsip kehati-hatian, prinsip syariah, dan prinsip GCG. Temuan hasil audit telah
ditindaklanjuti, serta hal-hal lain terkait dengan governance process telah dipenuhi dan memberikan hasil yang optimal.
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite
a. Bank telah memiliki Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komite
telah memiliki Piagam/ sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
b. Seluruh Komite menjalankan tugasnya secara independen dan efektif melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin melibatkan / mengundang
unit kerja terkait agar mendapat masukan secara komprehensif dan terperinci mengenai permasalahan dan kondisi dalam kegiatan operasional.
c. Komite telah melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan yang berlaku dengan menyampaikan laporan secara rutin atau rekomendasi sesuai
tugasnya kepada Dewan Komisaris.
4. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah
a. Kompetensi, reputasi dan independensi DPS telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya
dengan baik.
b. Pengangkatan/penggantian anggota DPS serta pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya telah berjalan dengan baik sesuai dengan prinsip GCG
dan ketentuan yang berlaku.
c. Selama Semester 2 tahun 2024 DPS telah melaksanakan:
Rapat DPS Pemberian Opini DPS Uji Petik
16 23 19
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
496 Laporan Tahunan 2024
Page 499
5. Pelaksanaan prinsip syariah dalam kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran dana serta pelayanan jasa
a. Secara umum Bank telah melaksanakan kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, dan pelayanan jasa sesuai dengan prinsip syariah dan
ketentuan yang berlaku. Hal tersebut didukung dengan kompetensi DPS yang memadai.
b. Proses pengembangan produk dan pelaksanaan kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana dan layanan Bank secara umum telah sesuai
dengan fatwa DSN-MUI dan opini DPS.
c. Kegiatan penghimpunan dana, penyaluran dana, serta pelayanan jasa telah memiliki SOP yang sesuai dengan prinsip syariah.
6. Penanganan benturan kepentingan
a. Bank telah memiliki ketentuan internal yang bertujuan untuk mencegah terjadinya transaksi yang mengandung benturan kepentingan, antara lain
Kebijakan Tata Kelola Perusahaan Bank Syariah Indonesia, Kebijakan Anti Fraud Bank Syariah Indonesia dan Standar Prosedur Operasional Human
Capital.
b. Selama semester 2 Tahun 2024, tidak terjadi transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang melibatkan Direksi, Dewan Komisaris
maupun DPS baik secara langsung maupun tidak langsung.
c. Kebijakan intern mengenai benturan kepentingan yang diterapkan Bank dapat menghindarkan terjadinya benturan kepentingan sehingga tidak
merugikan atau mengurangi keuntungan Bank.
7. Penerapan fungsi kepatuhan
a. Direktur Kepatuhan telah memenuhi persyaratan independensi dan tidak merangkap jabatan sebagai Direktur Utama serta tidak membawahi
fungsi bisnis dan operasional, treasury, keuangan dan akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, maupun audit intern. Satuan kerja kepatuhan
independen terhadap satuan kerja operasional dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan.
b. Direktur Kepatuhan dan Satuan Kerja Kepatuhan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku serta
melaksanakan tugas-tugas lainnya terkait fungsi kepatuhan.
c. Guna memastikan setiap ketentuan internal dan produk yang diluncurkan oleh bank telah sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku
maka setiap ketentuan internal yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan uji kepatuhan.
d. Bank telah menyampaikan laporan pokok pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan secara tepat waktu. Cakupan laporan
pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan regulator.
8. Penerapan Fungsi Audit Intern
a. Kecukupan aspek Governance Structure terkait penerapan fungsi audit intern telah memadai, tercermin:
1. Bank telah memiliki Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama dan dapat melakukan
komunikasi secara langsung dengan Dewan Komisaris dan/atau Komite Audit.
2. Bank juga telah memiliki Piagam Audit Intern serta ketentuan internal terkait dengan Audit Intern diantaranya Kebijakan Internal Audit Bank
Syariah Indonesia, Standar Prosedur Pengendalian Internal Audit dan PTO Daftar Monitoring Tindak Lanjut (DMTL) Online.
3. Pemenuhan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia SKAI terus dilakukan dengan berkoordinasi dengan unit kerja sumber daya manusia.
b. Efektivitas proses pelaksanaan GCG terkait penerapan fungsi audit intern telah memadai, tercermin:
1. Direksi bersama SKAI berupaya menjamin terselenggaranya pengendalian intern dalam setiap tingkatan manajemen melalui pelaksanaan
pemeriksaan dan secara aktif mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan SKAI.
2. Temuan SKAI dalam Laporan Hasil Audit telah mendapat disposisi dan arahan Direksi serta tindak lanjutnya dimonitor oleh SKAI dan dilaporkan
kepada Dewan Komisaris.
3. SKAI telah melaksanakan fungsi pengawasan secara independen, dengan cakupan tugas yang memadai dan sesuai dengan rencana pelaksanaan
maupun pemantauan hasil audit.
c. Kualitas outcome atas penerapan fungsi audit intern telah memadai dan memenuhi harapan stakeholders (dhi. Komisaris), tercermin dalam laporan
yang disampaikan oleh SKAI kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit secara berkala, yaitu realisasi rencana audit; rekomendasi dan temuan
signifikan; serta penyelesaian tindak lanjut hasil audit dan disposisi Direksi.
9. Penerapan Fungsi Audit Ekstern
a. Pelaksanaan audit oleh KAP berjalan efektif dan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan.
b. Penunjukan Akuntan Publik/KAP telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan dalam ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan audit
oleh Akuntan Publik/KAP independen.
c. Kualitas dan cakupan hasil audit Akuntan Publik/KAP sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
10.Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD)
a. Bank telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur tertulis mengenai penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, berikut
monitoring dan penyelesaian masalahnya.
b. Bank telah mengevaluasi dan mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur yang dimiliki terkait BMPD secara berkala, untuk disesuaikan dengan
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, serta telah memastikan penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana dalam
jumlah besar telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
c. Bank telah menyampaikan secara berkala laporan tentang BMPD kepada Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu. Penerapan penyediaan dana
oleh Bank kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar telah memenuhi ketentuan yang berlaku tentang BMPD dan memperhatikan
prinsip kehati-hatian maupun perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan kemampuan permodalan dan penyebaran/ diversifikasi
portofolio penyediaan dana.
11.Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan BUS, Laporan Pelaksanaan GCG serta Pelaporan Internal
a. Sistem Pelaporan Internal Bank mampu menyediakan data dan informasi dengan tepat waktu, akurat, lengkap dan handal serta efektif untuk
pengambilan keputusan manajemen, didukung oleh Sistem Teknologi Informasi Bank terkait pemeliharaan asset dan informasi yang memadai.
b. Bank secara transparan menyampaikan informasi keuangan dan non-keuangan kepada publik melalui website www.bankbsi.co.id dan media yang
memadai sehingga dapat dengan mudah diakses oleh segenap stakeholders. Informasi berupa laporan keuangan dan non keuangan juga telah
dilaporkan kepada regulator dan stakeholder sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Cakupan informasi keuangan dan non keuangan tersedia secara tepat waktu dan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
d. Laporan Pelaksanaan GCG telah disampaikan tepat waktu kepada stakeholders sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan Pelaksanaan GCG Tahun
Buku 2023 telah dilaporkan ke OJK melalui surat No. 04/736-3/DIR-CPG tanggal 23 April 2024.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
497
Page 500
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Memperhatikan kesimpulan tersebut di atas, maka kelemahan dan kekuatan pelaksanaan implementasi GCG di Bank Syariah Indonesia adalah sebagai
berikut:
1. Kekuatan Pelaksanaan GCG
a. Governance Structure
Secara umum Bank telah memiliki struktur dan infrastruktur Tata Kelola yang lengkap dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna
mendukung proses pelaksanaan prinsip GCG di setiap lini kerja dan operasional dan bertujuan untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan
harapan stakeholders Bank.
b. Governance Process
Secara umum pelaksanaan implementasi GCG telah sesuai dengan ketentuan yang tercermin dari pemenuhan serta pelaksanaan kewajiban Bank
kepada pihak regulator serta pemenuhan pelaksanaan kewajiban kepada segenap stakeholders.
c. Governance Outcome
Outcome penerapan GCG di Bank Syariah Indonesia dapat dilihat dari pencapaian-pencapaian Bank baik secara finansial maupun non finansial.
Secara finansial, hal tersebut dapat dilihat dari capaian indikator utama kinerja keuangan Bank sampai dengan bulan Desember 2024 (unaudited)
pada tabel berikut:
Desember Growth YoY
Pos Penjelasan
Nom Nom %
Laba Perusahaan 7.002,96 1.299,22 22,78% Kinerja BSI di Desember 2024 secara YoY mengalami peningkatan
antara lain:
Jumlah Asset 408.811,92 55.187,80 15,61% 1. Laba Perusahan meningkat dikarenakan sbb.:
OHC 11.658,03 1.537,37 15,19% a. Meningkatnya pendapatan margin
b. Meningkatnya Fee Based Income
Pembiayaan 278.481,27 38.165,22 15,88% c. Kenaikan OHC yang terjaga
2. Aset meningkat dikarenakan sbb.:
Dana Pihak Ketiga 327.454,17 33.678,24 11,46% a. Meningkatnya DPK
b. Meningkatnya Pembiayaan
a. Giro 56.335,60 3.134,21 5,89%
b. Tabungan 140.534,22 15.807,77 12,67%
c. Deposito 130.584,35 14.736,26 12,72%
CASA 196.869,81 18.941,98 10,65%
Sementara untuk non finansial selama Semester 2 tahun 2024 Bank mendapatkan total 108 (seratus delapan) penghargaan diantaranya:
1. The Most Profitable Sharia Bank 2024
2. 1st Winner of Indonesia Customer Service Quality Award 2024
3. Most Sharia Bank for Excellence Good Corporate Governance
4. Top 20 Financial Institution 2024
5. The Most Committed Top Leader on Human Capital 2024
6. Lembaga/Instansi yang mendukung Percepatan Sertifikasi Halal di Jawa Timur
7. Best BUMN Awards 2024 for Developing Sharia Economic Ecosystem Continuous Innovation, Category: Subsidiary
8. Indonesia Most Powerful Women 2024 in Implementing Inclusive Organizational Management to Create Productive Environtment
9. The Most Trusted Company
10.The Best Industry Marketing Champion 2024 for the Commercial Banking sector.
2. Kelemahan Pelaksanaan GCG
1. Sehubungan dengan RUPS Tahunan Bank yang telah dilakukan pada tanggal 17 Mei 2024 yang lalu, terdapat 1 (orang) anggota DPS yang diangkat
melalui RUPS tersebut belum mendapatkan persetujuan dari OJK, yaitu Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimoen, MA*
*Belum efektif pada Semester 2 2024 namun telah mendapatkan persetujuan dari OJK berdasarkan Surat OJK Nomor SR-13/PB.02/2025 tanggal 09
Januari 2025 dan pengangkatannya telah dilaporkan ke OJK melalui Surat Nomor 05/081-3/DIR-CSG tanggal 13 Januari 2025.
2. Pelantikan Bapak Muliaman D. Hadad (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen) sebagai Kepala BPI Danantara* pada tanggal 22
Oktober 2024, yang dikategorikan sebagai Pejabat Publik, berpotensi menyebabkan tidak terpenuhinya persyaratan sebagai Komisaris Independen
sesuai POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bank Umum. Apabila kondisi tersebut terjadi, maka perubahan jabatan Bpk
Muliaman D. Hadad sebagai Komisaris Utama tanpa merangkap Komisaris Independen akan dikukuhkan dalam RUPS Tahunan mendatang.
* Per tanggal laporan TKB posisi 31 Desember 2024, belum terdapat legalitas kelembagaan BPI Danantara.
3. Dari hasil self assessment terhadap governance process, masih terdapat pelaksanaan kegiatan penghimpunan dana dan/atau penyaluran dana yang
belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip Syariah, meski seluruh Produk Bank telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Opini DPS serta seluruh
SOP terkait disusun melalui mekanisme yang memadai.
Pemetaan root cause atas ketidaksesuaian implementasi prinsip syariah pada aktivitas penghimpunan dana dan/atau penyaluran dana antara
lain dilakukan melalui uji petik, di mana aspek awareness dan kompetensi yang menjadi isu dominan ditindaklanjuti dengan melaksanakan sharia
collaborative forum, sertifikasi kompetensi aspek syariah pegawai jaringan, serta literasi kepada tiga pilar (risk – operasional – bisnis).
4. Masih terdapat denda dari regulator yang perlu ditindaklanjuti dan memerlukan perhatian dari manajemen. Saat ini Bank telah melakukan root
cause analysis identification yang digunakan untuk menetapkan tindak lanjut dalam upaya memitigasi agar tidak terjadi denda yang sama pada
periode selanjutnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
498 Laporan Tahunan 2024
Page 501
Penilaian Penerapan GCG oleh Pihak Dengan demikian, program CGPI diharapkan mampu memotivasi
Eksternal dunia bisnis untuk melaksanakan konsep Corporate Governance
(CG) dan menumbuhkan partisipasi masyarakat luas agar secara
Corporate Governance Perception Index (CGPI) bersama-sama aktif dalam mengembangkan dan menerapkan
GCG. Selain itu, program CGPI juga bertujuan untuk mendorong
Tahun 2024, merupakan kali keempat BSI mengikuti ajang perusahaan meningkatkan kualitas GCG melalui perbaikan
penilaian penerapan tata kelola yang diselenggarakan oleh The yang berkesinambungan sehingga program CGPI dapat menjadi
Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) yang dikenal sarana yang strategis dalam menyusun database, melakukan
dengan Corporate Governance Perception Index (CGPI). CGPI pemetaan (mapping) kondisi CG di Indonesia, dan menjadi
merupakan program riset dan pemeringkatan GCG yang pertama benchmark implementasi GCG pada perusahaan publik, BUMN
di Indonesia untuk melakukan penilaian kualitas corporate dan perusahaan swasta di Indonesia.
governance suatu perusahaan yang diikuti oleh perusahaan publik
(emiten), BUMN, perbankan dan perusahaan swasta lainnya. Perusahaan peserta CGPI dapat memberikan manfaat dalam
mengukur dan meningkatkan praktik GCG, serta upaya
Program CGPI diinisiasi sebagai upaya mendukung peningkatan meningkatkan reputasi Perusahaan secara keseluruhan,
penerapan praktik terbaik tata kelola yang melibatkan seluruh menciptakan daya Tarik bagi para pemangku kepentingan,
pemangku kepentingan dalam ekonomi bisnis, yang terdiri dan potensi keberhasilan jangka Panjang di pasar. Disamping
dari pemerintah, pelaku bisnis, masyarakat bisnis dan pihak itu Perusahaan peserta CGPI dapat membenahi faktor-faktor
pendukung bisnis. Inisiatif tersebut dilakukan untuk mendorong internal organisasinya yang belum sesuai dan belum mendukung
kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan yang beretika dan terwujudnya GCG sebagai bahan pertimbangan dalam
bermartabat, khususnya memperhatikan proses penciptaan nilai menjalankan tata kelola Perusahaan yang baik, sehingga mampu
tambah bagi seluruh stakeholders. mendorong seluruh anggota Perusahaan untuk menerapkan
GCG secara lebih baik sesuai lingkup bisnisnya. Hasil CGPI
menunjukkan perilaku kesungguhan perusahaan-perusahaan
di Indonesia dalam meningkatkan kualitas penerapan prinsip-
prinsip GCG. Beberapa manfaat yang dapat diperolah Perusahaan
peserta CGPI antara lain:
Mempertahankan
Meningkatkan kepercayaan kelangsungan hidup
investor dan publik Perusahaan dengan praktik
terhadap Perusahaan bisnis yang etikal dan
bermartabat
Menetapkan indikator dan Memetakan masalah
standar kualitas penerapan strategis Perusahaan guna
GCG yang ingin dicapai meningkatkan kualitas
penerapan GCG
Memperbaiki internal Meningkatkan kesadaran
Perusahaan guna pemangku kepentingan
meningkatkan penerapan terhadap urgensi dan
GCG manfaat GCG
Kriteria Penilaian
CGPI 2023 dengan tema “Membangun Kematangan Perusahaan dalam Kerangka GCG” dinilai dari pemenuhan aspek dan indikator
penilaian, meliputi 3 aspek penilaian yang kemudian dirinci kedalam 24 indikator penilaian. Penjelasan secara rinci disimak sebagai
berikut:
1. Aspek Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
Aspek ini merupakan penilaian terhadap kelengkapan Organ, struktur dan infrastruktur yang optimal di perusahaan sesuai prinsip,
tata nilai, dan kepatuhan, guna menciptakan nilai dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan secara etikal dan bermartabat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
499
Page 502
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Secara rinci aspek struktur tata kelola ini terdiri dari beberapa g. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Pengendalian dan
indikator berikut: Pengawasan
a. Pemegang Saham & RUPS h. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Perencanaan
b. Dewan Direksi Strategis.
c. Direksi i. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Infrastruktur
d. Organ Pendukung Dewan Komisaris Organisasi
e. Organ Kelengkapan Direksi j. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Teknologi Informasi
f. Manajemen Fungsional k. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan
2. Aspek Proses Tata Kelola (Governance Process) l. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Kreativitas dan
Aspek ini merupakan penilaian terhadap sistem manajemen Inovasi
yang mampu mewujudkan optimalisasi seluruh fungsi m. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Membangun
manajemen sesuai dengan perubahan lingkungan konstektual Kematangan Perusahaan
perusahaan, serta prinsip, tata nilai, dan kepatuhan, guna
menciptakan nilai dan memastikan pertumbuhan yang 3. Aspek Hasil Tata Kelola (Governance Outcome)
berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Secara rinci Aspek ini merupakan penilaian terhadap kinerja perusahaan
aspek proses tata kelola terdiri dari beberapa indikator yang optimal, berhasil guna, dan berdaya guna dengan
berikut: penggunaan sumber daya yang efektif dan efisien dalam
a. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Pemegang Saham menciptakan nilai dan memastikan pertumbuhan yang
dan RUPS berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Secara rinci
b. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Dewan Komisaris aspek hasil tata kelola terdiri dari beberapa indikator berikut:
dan Direksi a. Hasil dari Tata Kelola Organ Perusahaan
c. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Perilaku b. Kesesuaian Perilaku Keorganisasian
Keorganisasian c. Hasil dari Tata Kelola Risiko, Kepatuhan, serta
d. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Pengungkapan dan Pengendalian dan Pengawasan.
Keterbukaan Informasi d. Hasil dari Tata Kelola Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
e. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Risiko e. Hasil dari Tata Kelola Membangun Kematangan
f. Sistem dan Mekanisme Tata Kelola Kepatuhan Perusahaan
Tahapan dalam penilaian CGPI 2024
Diskusi Tim Observer
Pengisian Kuisioner Penilaian Sistem Presentasi Organ
dengan Organ
Selt Assessment Dokumentasi Perusahaan
Perusahaan
TAHAP ANALISIS TAHAP OBSERVASI
Pihak yang Melakukan Assessment
Pihak yang melakukan penilaian CGPI yaitu The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
Skor Penilaian
PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam Program Riset dan Pemeringkatan
91,80 Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2024 untuk penilaian
tahun 2023 memperoleh capaian nilai sebesar 91,80. Berdasarkan
(Sangat Terpercaya) kategori pemeringkatan nilai CGPI 2023, PT Bank Syariah Indonesia Tbk
memiliki nilai yang termasuk dalam predikat “Sangat Tepercaya”.
Struktur Tata Kelola (30,82) Proses Tata Kelola (30,45) Hasil Tata Kelola (30,53)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
500 Laporan Tahunan 2024
Page 503
Rincian nilai untuk setiap aspek penilaian CGPI 2024 untuk penilaian tahun 2023 yang dicapai PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Aspek Struktur Tata Kelola Aspek Proses Tata Kelola Aspek Hasil Tata Kelola
(Governance Structure) (Governance Process) (Governance Outcome)
30,82 30,45 30,53
(dari nilai maksimum 33,33) (dari nilai maksimum 33,34) (dari nilai maksimum 33,33)
atau pencapaian atau pencapaian atau pencapaian
92,46 %
91,32 %
91,61%
Hasil CGPI 2024 untuk penilaian tahun 2023 yang diperoleh PT Kriteria Penilaian
Bank Syariah Indonesia Tbk dengan predikat “Sangat Tepercaya”
tersebut menggambarkan bahwa organ perusahaan dan segenap Adapun komponen penilaian ASEAN CG Scorecard adalah
anggota perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah sebagai berikut:
berkomitmen dan konsisten dalam mengimplementasikan prinsip a. Hak-hak dan Perlakuan yang setara terhadap Pemegang
dan sistem tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Saham
Governance/GCG). PT Bank Syariah Indonesia Tbk juga telah b. Keberlanjutan dan Ketahanan
membangun sistem manajemen yang optimal, berkualitas dan c. Pengungkapan dan Transparansi
bermutu tinggi dengan pemanfaatan sumber daya yang efektif d. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
dan efisien, sesuai prinsip, nilai dan kepatuhan GCG. Dengan
demikian PT Bank Syariah Indonesia Tbk dapat menciptakan nilai Pihak yang Melakukan Assessment
tambah bagi stakeholders dan pertumbuhan perusahaan yang
berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Pihak yang Melakukan Penilaian dilakukan oleh ACMF melalui
Domestic Ranking Body (DRB) yang ditunjuk oleh regulator masing-
Rekomendasi dan Tindaklanjutnya masing negara sebagai perwakilan di setiap negara peserta.
DRB melakukan penilaian di skala nasional, untuk selanjutnya
Beberapa rekomendasi BSI atas keikutsertaan pada CGPI 2024 dilakukan peer review oleh DRB negara anggota ASEAN yang lain.
mencakup pada aspek struktur tata kelola, aspek proses tata Sejak tahun 2016, OJK menunjuk PT RSM Indonesia Konsultan
kelola dan aspek hasil tata kelola. Beberapa indikator penilaian (RSM) sebagai DRB untuk melakukan penilaian di Indonesia.
CGPI masih perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Komitmen
BSI untuk terus berupaya menjalankan praktik bisnis yang sehat, Skor Penilaian
etikal dan bermartabat adalah salah satunya dengan mengikuti
beberapa rekomendasi atas penilaian CGPI 2024. BSI meyakini, Lebih dari 80% praktik tata kelola yang diterapkan BSI telah
peningkatan dalam hal aspek tata kelola merupakan kunci dalam mengadopsi pada prinsip-prinsip yang diatur dalam ASEAN
keberlanjutan BSI. CG Scorecard. BSI dinilai sudah mampu melampaui kepatuhan
terhadap persyaratan minimal standar internasional dan praktik
ASEAN Governance Corporate Scorecard tata kelola yang berada jauh diatas rerata penerapan pada emiten
(ACGS) atau Perusahaan public (Tbk) yang masuk dalam 100 kapitalisasi
pasar terbesar di bursa (Big Cap).
Dalam rangka melanjutkan proses penyempurnaan Tata Kelola
serta wujud komitmen dan konsistensi atas penerapannya, Bank Rekomendasi dan Tindaklanjutnya
Syariah Indonesia melakukan penyelarasan praktik Tata Kelola
dengan mengadopsi prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh BSI senantiasa berusaha untuk melakukan penyempurnaan,
Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) tanpa terkecuali dalam hal praktik terbaik untuk tata kelola.
serta telah disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF), Karenanya, beberapa rekomendasi atas assessment oleh pihak
yang disebut ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard. eksternal tidak luput untuk dilakukan tindaklanjut secara
ASEAN CG Scorecard digunakan untuk menilai praktik Tata Kelola continue. Tentu saja hal ini bagi BSI merupakan bentuk komitmen
Perusahaan terbuka di negara ASEAN. Penilaian didasarkan pada bersama manajemen dan pegawai dalam rangka melakukan
informasi publik yang tersedia antara lain Laporan Tahunan, perbaikan terhadap implementasi praktik tata kelola ke depan,
Laporan Keuangan Audited, Sustainability Report, Pengumuman terutama untuk beberapa indikator penilaian yang masih perlu
dan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham, Website dilakukan penyempurnaan. BSI meyakini, minimalisir gap praktik
Perusahaan serta informasi-informasi publik lainnya. tata kelola dengan standar prinsip-prinsip yang diatur dalam
ASEAN CG Scorecard akan berdampak dalam eksistensi BSI
untuk jangka panjang.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
501
Page 504
TANGGUNG JAWAB
SOSIAL DAN
LINGKUNGAN
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
502 Laporan Tahunan 2024
Page 505
08
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
503
Page 506
TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BSI senantiasa Sebagai lembaga jasa keuangan, pelaksanaan tanggung
berupaya bahwa setiap keputusan dan aktivitas bisnis yang jawab sosial perusahaan di BSI mengacu pada POJK
dilakukan mampu memberikan manfaat bagi para pemangku No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
kepentingannya. Bank memandang bahwa tanggung jawab Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan Emiten dan
sosial merupakan sebuah kebutuhan yang pada akhirnya Perusahaan Publik dan standar internasional yaitu ISO
akan memberikan dampak positif terhadap nilai perusahaan. 26000. Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Berkaitan dengan hal tersebut, arah pelaksanaan tanggung No. 16 /SEOJK.04/2021 Tentang Bentuk dan Isi Laporan
jawab sosial adalah dalam upaya meningkatkan peran Bank Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, informasi tanggung
dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau jawab sosial perusahaan khususnya terkait tata kelola
Sustainable Development Goals (SDGs). keberlanjutan, kinerja ekonomi berkelanjutan, kinerja lingkungan
berkelanjutan dan kinerja sosial berkelanjutan disampaikan
Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pada Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
perbankan, BSI telah berkomitmen dalam menerapkan program Laporan Tahunan.
keuangan berkelanjutan yang merupakan dukungan sektor
keuangan dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan. Bank
sangat menyadari bahwa sistem keuangan dapat mengambil
peran penting dalam mencegah terjadinya praktik pendanaan
atau investasi pada kegiatan usaha yang menggunakan sumber
daya secara berlebihan, yang akhirnya berdampak pada
kesenjangan sosial dan mengakibatkan kerusakan lingkungan
hidup.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
504 Laporan Tahunan 2024
Page 507
09
INDEKS
REFERENSI
OJK
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
505
Page 508
Indeks Referensi
OJK
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
UMUM
Laporan Tahunan harus dicetak dan
√ POJK 29
dijilid.
Laporan Tahunan harus dapat
diperbanyak dalam bentuk salinan
√ POJK 29
dokumen cetak dan salinan dokumen
elektronik.
Laporan Tahunan wajib disajikan
dalam Bahasa Indonesia dan bahasa √ POJK 29
asing.
Laporan Tahunan wajib dimuat dalam
Situs Web Emiten atau Perusahaan
Publik pada tanggal yang sama
√ POJK 29
dengan penyampaian Laporan
Tahunan kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
KILAS KINERJA
Ikhtisar data keuangan penting Informasi memuat antara lain:
memuat informasi keuangan yang Information includes, among others:
disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau 1. Pendapatan setelah distribusi bagi hasil, imbalan, dan bonus. 19 SEOJK 10
sejak memulai usahanya jika Emiten 2. Laba bruto. 19 SEOJK 16
atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya 3. Laba/Rugi Operasional. 19
kurang dari 3 (tiga) tahun. SEOJK 10
4. Laba /Rugi sebelum pajak. 19
5. Laba /Rugi bersih. 19
6. Laba (rugi). 19 SEOJK 16
SEOJK 10
7. Total laba (rugi) komprehensif. 19
SEOJK 16
8. Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
Not Applicable
induk dan kepentingan non pengendali. SEOJK 16
9. Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada
Not Applicable
pemilik entitas induk dan kepentingan non Pengendali.
10. Laba (rugi) per saham. 19
11. Jumlah aset. 18 SEOJK 10
SEOJK 16
12. Jumlah liabilitas. 18
13. Jumlah ekuitas. 19
14. Dana pihak ketiga. 19
SEOJK 10
15. Pembiayaan yang diterima. 19
16. Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset. 21
SEOJK 16
17. Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas. 21
SEOJK 10
18. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan. 21
19. Rasio lancar. 21 SEOJK 16
20. Rasio liabilitas terhadap ekuitas. 21
21. Rasio liabilitas terhadap jumlah aset. 21
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
506 Laporan Tahunan 2024
Page 509
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
22. Rasio KPMM. 21
23. Aset produktif. 21
24. Rasio NPF gross dan net. 21
25. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
21
(BOPO). SEOJK 10
26. Cost to Income Ratio (CIR). 21
27. Persentase pelanggaran dan pelampauan BMPD. / 21
28. Rasio Giro Wajib Minimum (GWM). 21
29. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN). 21
30. Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan emiten SEOJK 10
21
atau perusahaan publik dan jenis industrinya. SEOJK 16
Informasi Saham Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat: SEOJK 16
1. Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang
disajikan dalam bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun buku
terakhir, paling sedikit memuat:
a. Jumlah saham yang beredar. 22
b. Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat
22
saham dicatatkan.
c. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan
22
harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan.
d. Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham
22
dicatatkan.
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika
sahamnya tercatat di bursa efek.
Informasi disajikan dalam bentuk grafik dan tabel.
2. Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya
perubahan pada saham, seperti pemecahan saham (stock split),
penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham
bonus, perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, 23
serta penambahan dan pengurangan modal, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan
paling sedikit mengenai:
a. Tanggal pelaksanaan aksi korporasi. Not Applicable
SEOJK 16
b. Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
(reverse stock), dividen saham, saham.
Not Applicable
c. bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan
nilai nominal saham.
d. Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi. Not Applicable
e. Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada). Not Applicable
f. Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi. Not Applicable
3. Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian sementara 23 SEOJK 16
perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan
saham (delisting) tersebut.
4. Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/
atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) masih
berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan, dijelaskan 23 SEOJK 16
tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
pencatatan saham (delisting) tersebut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
507
Page 510
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
LAPORAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Laporan Direksi Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1. Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a. Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan SEOJK 10
35-36
Publik (termasuk untuk UUS apabila Bank memiliki UUS). SEOJK 16
b. Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan
36
strategis Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 16
c. Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan
36
implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik.
d. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang SEOJK 10
37
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik. SEOJK 16
e. Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik. 37
f. Aktivitas utama. 33
g. Teknologi informasi. 34
h. Penyaluran pembiayaan kepada nasabah UMKM. 33
i. Persentase imbalan penghimpunan dan penyaluran dana. 35
j. Perkembangan perekonomian dan target pasar. 34
k. Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar
33
negeri.
l. Jumlah, jenis, dan lokasi kantor. 33 SEOJK 10
m. Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang saham
Not Applicable
dalam kelompok usaha BUS.
n. Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada BUS dan
37-38
kelompok usaha BUS dalam tahun yang bersangkutan.
o. Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa
37-38
mendatang.
p. Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan,
33
pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia.
2. Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik. 37-38 SEOJK 10
SEOJK 16
3. Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik. 38-40
Laporan Dewan Komisaris Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat
mengenai:
1. Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten
atau Perusahaan Publik, termasuk pengawasan Dewan Komisaris
45-46
dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten atau
Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi. SEOJK 16
SEOJK 10
2. Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik
46
yang disusun oleh Direksi.
3. Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan
46-48
Publik.
4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) dan alasan
48-49
perubahannya. SEOJK 10
5. Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota Direksi. 45
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Surat pernyataan
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung SEOJK 16
jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat 56-57 POJK 29
Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
508 Laporan Tahunan 2024
Page 511
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
PROFIL PERUSAHAAN
Nama dan alamat lengkap perusahaan Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor
cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat
memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
meliputi:
SEOJK 10
1. Alamat 60-71 SEOJK 16
2. Nomor telepon 60-71
3. Alamat surat elektronik 60-71
4. Alamat situs web 60-71
Riwayat singkat Emiten atau Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, perubahan
Perusahaan Publik nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif perubahan nama
perusahaan. SEOJK 10
72-73 SEOJK 16
Catatan: apabila perusahaan tidak pernah melakukan perubahan
nama, agar diungkapkan.
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan Mencakup
1. Visi Perusahaan 74 SEOJK 10
2. Misi Perusahaan 75 SEOJK 16
3. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture) yang
74-75
dimiliki Perusahaan.
Kegiatan Usaha Uraian mengenai antara lain:
1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar terakhir. 76 SEOJK 10
SEOJK 16
2. Kegiatan usaha yang dijalankan. 76-77
3. Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. 78-85
Wilayah Operasional Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik. Wilayah
SEOJK 16
operasional merupakan wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan 86-88
operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional perusahaan.
Struktur Organisasi Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk
SEOJK 10
bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah
90-91 SEOJK 16
Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada) dan komite di
bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan.
Keanggotaan Asosiasi Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional
maupun internasional yang berkaitan dengan penerapan keuangan 89 SEOJK 16
berkelanjutan.
Profil Direksi Profil Direksi, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. 92-103
2. Foto terbaru. 92-103
3. Usia. 92-103
4. Kewarganegaraan. 92-103
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi. 92-103
SEOJK 10
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi: 92-103
SEOJK 16
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada
92-103
Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 92-103
Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
92-103
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
509
Page 512
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan
Komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung
maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
SEOJK 10
nama pihak yang terafiliasi. Dalam hal anggota Direksi tidak
SEOJK 16
memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik 104
POJK 13
mengungkapkan hal tersebut. Hubungan keuangan dan hubungan
keluarga anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dengan
anggota Direksi lain, anggota Dewan Komisaris lain, dan/atau
pemegang saham pengendali Bank.
8. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya.
SEOJK 16
Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, 104-106
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Profil Dewan Komisaris Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
1. Nama dan jabatan. 107-118
2. Foto terbaru. 107-118
3. Usia. 107-118
4. Kewarganegaraan. 107-118
5. Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi. 107-118
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi: 107-118
a. Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan SEOJK 10
107-118 SEOJK 16
Komisaris
b. Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota
Dewan Komisaris yang merupakan komisaris independen 107-118
pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.
c. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 107-118
Publik. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
d. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
107-118
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik.
7. Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung maupun
tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
SEOJK 10
pihak yang terafiliasi.
SEOJK 13
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, 119
SEOJK 16
maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut.
POJK 17
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi lain, anggota
Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang saham pengendali Bank.
8. Pernyataan independensi komisaris independen dalam hal
Not Applicable SEOJK 16
komisaris independen telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode.
9. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi
119-121 SEOJK 16
anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut.
Profil Dewan Pengawas Syariah Paling sedikit meliputi:
1. Susunan DPS, serta jabatan dan ringkasan riwayat hidup. Dalam
hal terdapat perubahan susunan anggota DPS yang terjadi setelah
Tahun Buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian
122-127 SEOJK 10
laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan
tahunan, susunan yang dicantumkan yaitu susunan DPS sebelum
dan setelah perubahan;
2. Foto terbaru ; 122-127
3. Usia; 122-127
4. Kewarganegaraan; 122-127
5. Riwayat pendidikan; 122-127
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
510 Laporan Tahunan 2024
Page 513
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
6. Riwayat jabatan, meliputi informasi :
(i) Nomor dan tanggal akta pengesahan, persetujuan, dan/atau
pencatatan dari instansi yang berwenang atas penunjukan
sebagai anggota DPS ; 122-127
(ii) Rangkap jabatan anggota DPS (jika ada); dan
(iii) Pengalaman dan periode kerja, baik di dalam maupun di luar
BUS;
7. Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti anggota DPS
128
selama Tahun Buku (jika ada). .
Profil singkat pejabat eksekutif Termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan ringkasan
130-134 SEOJK 10
Riwayat hidup.
Jumlah karyawan dan data Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat
pengembangan kompetensi pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun SEOJK 10
karyawan. buku. 135-136 SEOJK 16
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Komposisi pemegang saham SEOJK 10
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan
SEOJK 16
akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi mengenai:
POJK 17
1. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham
140
Emiten atau Perusahaan Publik.
2. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki
saham Emiten atau Perusahaan Publik.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota 142-143
Dewan Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
3. Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau
Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi
mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar
pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung
142-143
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung
atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
4. Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok
SEOJK 16
pemegang saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% 141
(lima persen) saham Emiten atau Perusahaan Publik.
5. Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir
tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a. Kepemilikan institusi lokal. 143
SEOJK 16
b. Kepemilikan institusi asing. 143
c. Kepemilikan individu lokal. 143
d. Kepemilikan individu asing. 143
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Pemegang saham utama dan Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten
SEOJK 10
pengendali atau Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak langsung, sampai
144 SEOJK 16
kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau
bagan.
Daftar entitas anak perusahaan Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
asosiasi, perusahaan ventura dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian
bersama entitas (jika ada), beserta persentase kepemilikan saham, SEOJK 10
bidang usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan 144 SEOJK 16
asosiasi, perusahaan ventura bersama.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas
anak tersebut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
511
Page 514
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Informasi terkait dengan Kelompok Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/atau
Usaha BUS memiliki Entitas Anak, harus menambahkan dengan:
Struktur kelompok usaha BUS yang meliputi:
a. Struktur kelompok usaha BUS, antara lain terdiri dari BUS, Entitas
Anak, perusahaan terelasi (sister company), Entitas Induk sampai 145
dengan ultimate shareholder.
SEOJK 10
b. Struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha BUS. 145
c. Pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang saham
lain. Pengertian pemegang saham yang bertindak atas nama
pemegang saham lain adalah pemegang saham perorangan atau 145
entitas yang memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan BUS,
berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu perjanjian.
Kronologis pencatatan saham Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, jumlah saham tercatat
setelah masing-masing tindakan korporasi (corporate action), nilai
nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan hingga akhir
tahun buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten atau SEOJK 16
146-147
Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock
split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham
bonus, dan perubahan nilai nominal saham, pelaksanaan efek konversi,
pelaksanaan penambahan dan pengurangan modal (jika ada).
Informasi pencatatan efek lainnya Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo pada tahun
buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku
146-148 SEOJK 16
bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat
efek (jika ada).
Informasi penggunaan jasa akuntan Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan
publik (AP) dan kantor akuntan publik publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
(KAP)
1. Nama dan alamat. 148
2. Periode penugasan. 148
3. Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan. 148
4. Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing- masing SEOJK 16
148
penugasan yang diberikan selama tahun buku.
5. Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/ aliansinya, yang
ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, maka diungkapkan 148
mengenai informasi tersebut.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta
jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel.
Nama dan alamat lembaga dan/atau Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal SEOJK 16
149-150
profesi penunjang. selain AP dan KAP. SEOJK 10
Penghargaan dan Sertifikasi. Informasi memuat antara lain: SEOJK 10
1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi (berskala nasional dan
151-154
internasional).
2. Tahun perolehan penghargaan dan/atau sertifikasi. 151-154
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi. 151-154
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi). 154
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
512 Laporan Tahunan 2024
Page 515
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
Rencana Strategis Bank 1. Rencana jangka panjang (corporate plan). - SEOJK 13
2. Rencana jangka menengah dan pendek (business plan). 164 POJK 17
Tinjauan operasi per segmen usaha Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
1. Penjelasan masing-masing segmen usaha. 170-176
2. Kinerja per segmen usaha, antara lain:
SEOJK 10
a. Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan SEOJK 16
171-176
perkembangannya.
b. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi. 171-176
c. Penjualan/pendapatan usaha. 171-176
d. Profitabilitas. 171-176
Uraian atas kinerja keuangan Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja
perusahaan keuangan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir (dalam bentuk narasi dan
tabel), penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
178-179,
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset.
182-183
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan total 180-181,
liabilitas. 183-184 SEOJK 10
SEOJK 16
3. Penyaluran dana (investasi dan pembiayaan) dan total aset. 178-179, 182
180-181,
4. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain.
183-184
5. Ekuitas. 181, 184
6. Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan
185-187
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif.
7. Arus kas. 188-189
Analisis kualitas aset produktif dan
196-201 SEOJK 10
rasio keuangan yang relevan.
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang:
kemampuan membayar utang
dan tingkat kolektibilitas piutang 1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek (likuiditas)
195
maupun jangka panjang (solvabilitas). SEOJK 16
perusahaan, dengan menyajikan
perhitungan rasio yang relevan sesuai
dengan jenis industri perusahaan. 2. Tingkat kolektibilitas piutang. 196
Bahasan tentang struktur modal Penjelasan atas:
(capital structure) dan kebijakan
manajemen atas struktur modal 1. Rincian struktur modal (capital structure) yang terdiri dari utang
200-203
(capital structure policy). berbasis bunga/sukuk dan ekuitas. SEOJK 16
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure
203
policies).
3. Dasar pemilihan kebijakan manajemen. 203
Bahasan mengenai ikatan yang Penjelasan tentang:
material untuk investasi barang modal
(bukan ikatan pendanaan) pada tahun 1. Nama pihak yang melakukan ikatan. 241
buku terakhir. 2. Tujuan dari ikatan tersebut. 241
3. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan- ikatan
241
tersebut. SEOJK 16
4. Mata uang yang menjadi denominasi. 241
5. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk
241
melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi
barang modal pada tahun buku terakhir agar diungkapkan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
513
Page 516
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Bahasan mengenai investasi barang Penjelasan tentang:
modal yang direalisasikan pada tahun
buku terakhir. 1. Jenis investasi barang modal. 241-242
2. Tujuan investasi barang modal. 242
SEOJK 16
3. Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada tahun buku
241-242
terakhir.
Catatan: apabila tidak terdapat realisasi investasi barang modal, agar
diungkapkan.
Uraian tentang prospek usaha Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan
SEOJK 16
perusahaan. kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar internasional disertai 244-245
data pendukung kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya.
Informasi perbandingan antara target Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan
pada awal tahun buku dengan hasil hasil yang dicapai (realisasi), mengenai:
yang dicapai (realisasi), dan target
atau proyeksi yang ingin dicapai 1. Pendapatan/penjualan. 246
untuk satu tahun mendatang. 2. Laba (rugi). 246
3. Struktur modal (capital structure). 246-247
4. Pemasaran. 247-249
5. Pengembangan SDM. 249
6. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan
246
Publik.
SEOJK 16
Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik
untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai:
1. Pendapatan/penjualan. 250
2. Laba (rugi). -
3. Struktur modal (capital structure). -
4. Kebijakan dividen. 250
5. Pemasaran. 251-253
6. Pengembangan SDM. 253
7. Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan
250
Publik.
Uraian tentang aspek pemasaran. Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan SEOJK 10
164-169
Publik, paling sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar. SEOJK 16
Uraian mengenai dividen selama 2 Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling
(dua) tahun buku terakhir. sedikit:
1. Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase
253-254
jumlah dividen yang dibagikan terhadap laba bersih.
2. Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi SEOJK 16
254
dividen non kas.
3. Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas). 254
4. Jumlah dividen per tahun yang dibayar. 254
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar diungkapkan
alasannya.
Realisasi penggunaan dana hasil
penawaran umum (dalam hal
SEOJK 16
perusahaan masih diwajibkan Memuat uraian mengenai:
menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana)
1. Total perolehan dana. 254-256
2. Rencana penggunaan dana. 254-256
3. Rincian penggunaan dana. 254-256
4. Saldo dana. 254-256
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
514 Laporan Tahunan 2024
Page 517
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
5. Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan penggunaan
dana (jika ada).
a. Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban
menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana, maka
254-256
diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku.
b. Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
254-256
mengenai laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut.
Catatan: apabila tidak memiliki informasi realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum, agar diungkapkan.
Informasi material (jika ada), antara Memuat uraian mengenai:
lain mengenai investasi, ekspansi,
divestasi, penggabungan/peleburan a. Tanggal, nilai, dan objek transaksi. 256-257, 263
usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/ b. Nama pihak yang melakukan transaksi. 259-262
modal, transaksi material, transaksi
afiliasi, dan transaksi benturan c. Sifat hubungan afiliasi (jika ada). 259-262
kepentingan.
d. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. 258, 263
e. Pemenuhan ketentuan terkait. 258, 263
f. Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam angka a) sampai dengan
angka f), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang 258, 263
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar (armslength principle).
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang 258, 263 SEOJK 16
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi SEOJK 13
prinsip transaksi yang wajar (arms length principle).
g. Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan
kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan, ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi
atau transaksi material tersebut merupakan kegiatan usaha yang
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan 258, 263
dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah
diungkapkan dalam laporan keuangan tahunan, ditambahkan
informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan
keuangan tahunan tersebut.
h. Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi
dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui
258, 263
pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/
atau transaksi benturan kepentingan tersebut.
i. Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi
258
benturan kepentingan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain:
peraturan perundang-undangan
terhadap perusahaan pada tahun 1. Nama peraturan perundang-undangan yang mengalami
264-265
buku terakhir. perubahan.
2. Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap perusahaan SEOJK 16
(jika signifikan) atau pernyataan bahwa dampaknya tidak 264-265
signifikan.
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-
undangan pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
515
Page 518
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Uraian mengenai perubahan Uraian memuat antara lain:
kebijakan akuntansi yang diterapkan
perusahaan pada tahun buku terakhir. 1. Perubahan kebijakan akuntansi. 266
2. Alasan perubahan kebijakan akuntansi. 266 SEOJK 16
3. Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan keuangan. 266
Catatan: Apabila tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi pada
tahun buku terakhir, agar diungkapkan.
Laporan distribusi bagi hasil. 192-194 SEOJK 10
Laporan sumber dan penyaluran dana
191 SEOJK 10
zakat dan wakaf.
Laporan sumber dan penggunaan
192 SEOJK 10
dana kebajikan.
Informasi Eksposur Risiko dan Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur risiko dan
Permodalan. permodalan periode tahunan sebagaimana diatur dalam bagian II 203-241 SEOJK 10
Laporan publikasi eksposur risiko dan permodalan.
TATA KELOLA PERUSAHAAN
RUPS. Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu)
tahun sebelum tahun buku meliputi:
a. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
299-307
tahun buku yang direalisasikan pada tahun buku.
b. Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum SEOJK 16
tahun buku yang belum direalisasikan beserta alasan belum 299-307
direalisasikan.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak
independen dalam pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan
suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
Direksi. 1. Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi. PBI 11
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing 308 SEOJK 16
anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel. POJK 17
2. Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam
309 SEOJK 16
(charter) Direksi.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi
bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi
dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS. Informasi SEOJK 16
309-321
tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat
Direksi bersama Dewan Komisaris, atau RUPS dapat disajikan
dalam bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Direksi, termasuk program orientasi bagi anggota 321 SEOJK 16
Direksi yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
321-327
anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku paling sedikit memuat:
a. Prosedur penilaian kinerja. 328
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun SEOJK 16
328
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
516 Laporan Tahunan 2024
Page 519
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
6. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih dari modal
disetor, yang meliputi jenis dan jumlah lembar saham pada:
a. Bank yang bersangkutan. PBI 11
375-376
b. Bank lain. POJK 17
c. Lembaga keuangan bukan bank.
d. Perusahaan lain yang berkedudukan baik di dalam maupun di
luar negeri.
Dewan Komisaris. PBI 11
1. Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. 329-330 SEOJK 16
POJK 17
2. Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau SEOJK 16
332
piagam (charter) Dewan Komisaris.
3. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris,
rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran
anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk PBI 11
kehadiran dalam RUPS. Informasi tingkat kehadiran anggota 335-345 SEOJK 16
Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam
bentuk tabel.
4. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan
Komisaris:
a. Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Dewan Komisaris, termasuk program orientasi bagi 345 SEOJK 16
anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada).
b. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
345-351
anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku (jika ada).
5. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-
masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, paling
sedikit memuat:
a. Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja. 353, 355 SEOJK 16
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun
354, 355
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
c. Pihak yang melakukan penilaian. 354-355
6. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada tahun
buku meliputi:
SEOJK 16
a. Prosedur penilaian kinerja. 356-357
b. Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun
356-357
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat.
Nominasi dan remunerasi Direksi dan
Paling sedikit memuat:
Dewan Komisaris.
1. Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan
dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan 370 SEOJK 16
Komisaris.
2. Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan SEOJK 16
Komisaris, antara lain:
a. Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan
370-371
Komisaris.
b. Pengungkapan indikator untuk penetapan remunerasi
371
Direksi.
c. Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti,
gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan
Catatan: apabila tidak terdapat bonus kinerja, bonus non 371
kinerja, dan opsi saham yang diterima setiap anggota Dewan
Komisaris dan Direksi, agar diungkapkan.
d. Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris; -
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
517
Page 520
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Dewan pengawas syariah, bagi Paling sedikit memuat:
Emiten atau Perusahaan Publik
yang menjalankan kegiatan usaha a. Nama. 358
berdasarkan prinsip syariah b. Dasar hukum pengangkatan Dewan Pengawas Syariah. 358
sebagaimana tertuang dalam
c. Periode penugasan Dewan Pengawas Syariah. 358 SEOJK 16
anggaran dasar.
PBI 11
d. Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah. 358
e. Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan
pemenuhan prinsip syariah di pasar modal terhadap Emiten atau 366-369
Perusahaan Publik.
Komite Audit. SEOJK 16
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 380-382
POJK 17
2. Usia. 380-382
3. Kewarganegaraan. 380-382
4. Riwayat pendidikan. 380-382
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite. 380-382
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan 380-382
lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
380-382
maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite audit. 380-382
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 378-379
8. Pernyataan independensi komite audit. 383
9. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
384
dalam tahun buku (jika ada).
10. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan
384-387 PBI 11
tingkat kehadiran anggota komite audit dalam rapat tersebut.
SEOJK 16
11. Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai POJK 17
dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau piagam (charter) 387
komite audit.
Komite atau fungsi nominasi dan Paling sedikit memuat:
remunerasi Emiten atau Perusahaan
Publik. SEOJK 16
1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 389-390
POJK 17
2. Usia. 389-390
3. Kewarganegaraan. 389-390
4. Riwayat pendidikan. 389-390
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite. 389-390
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan 389-390
lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
389-390
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik. .
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 389-390
7. Pernyataan independensi komite. 391
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
392
dalam tahun buku (jika ada). .
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 388
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter). . 388
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
518 Laporan Tahunan 2024
Page 521
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran
392-393
anggota dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku. 393
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten
atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan mengungkapkan:
1. Alasan tidak dibentuknya komite
2. Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi.
Komite lain yang dimiliki Emiten atau Paling sedikit memuat: SEOJK 16
Perusahaan Publik dalam rangka
POJK 17
mendukung fungsi dan tugas Direksi 1. Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite. 397-399
(jika ada) dan/atau komite yang
mendukung fungsi dan tugas Dewan 2. Usia. 397-399
Komisaris. 3. Kewarganegaraan. 397-399
4. Riwayat pendidikan.. 397-399
5. Riwayat jabatan, meliputi informasi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite. 397-399
b. Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan komisaris,
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan 397-399
lainnya (jika ada).
c. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
397-399
maupun di luar emiten atau perusahaan publik.
6. Periode dan masa jabatan anggota komite. 397-399
7. Pernyataan independensi komite. 400
8. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
401-402
dalam tahun buku (jika ada). .
9. Uraian tugas dan tanggung jawab. 395-396
10. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter)
396
komite.
11. Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat
402-407
kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut.
12. Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku. 407
Sekretaris perusahaan. 1. Nama. 410
2. Domisili. 410
3. Riwayat jabatan, meliputi:
a. Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan. 410
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam SEOJK 16
410
maupun di luar emiten atau perusahaan publik. .
4. Riwayat pendidikan. 410
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam
411
tahun buku.
6. Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada
411
tahun buku.
Unit Audit Internal.
1. Nama kepala unit audit internal. 413
2. Riwayat jabatan, meliputi:
SEOJK 16
a. Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal.. 413
POJK 17
b. Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
413
maupun di luar emiten atau perusahaan publik. .
3. Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada). 413
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
519
Page 522
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
4. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit internal. 415
5. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam
414
tahun buku.
6. Struktur dan kedudukan unit audit internal. 411-412
7. Uraian tugas dan tanggung jawab. 414
8. Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter)
414
unit audit internal.
9. Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun
buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan 417
direksi, dewan komisaris, dan/ atau komite audit.
Akuntan Publik. 1. Nama dan tahun akuntan publik yang melakukan audit laporan
436
keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
2. Nama dan tahun Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit
436
laporan keuangan tahunan selama 5 tahun terakhir.
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang diberikan oleh
436 POJK 17
Kantor Akuntan Publik pada tahun buku terakhir.
4. Jasa lain yang diberikan Kantor Akuntan Publik dan akuntan
publik selain jasa audit laporan keuangan tahunan pada tahun 436
buku terakhir.
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar diungkapkan.
Uraian mengenai sistem pengendalian 1. Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan
439-440 SEOJK 16
internal (internal Control) yang terhadap peraturan perundang-undangan lainnya.
diterapkan oleh emiten atau
perusahaan Publik. 2. Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal. 441
3. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan
441 SEOJK 16
sistem pengendalian internal.
Sistem manajemen risiko yang 1. Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau
443-446
diterapkan oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.
Perusahaan Publik.
2. Jenis risiko dan cara pengelolaannya. 446-452 SEOJK 16
3. Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau
452
Perusahaan Publik.
4. Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit
453 SEOJK 16
atas kecukupan sistem manajemen risiko.
Fungsi kepatuhan. Tingkat kepatuhan Bank terhadap seluruh ketentuan dan peraturan
PBI 11
perundang-undangan serta pemenuhan komitmen dengan otoritas 453-456
POJK 17
yang berwenang.
Perkara hukum yang berdampak 1. Pokok perkara/gugatan. 458-460
material yang dihadapi Oleh emiten SEOJK 16
atau perusahaan publik, entitas anak, 2. Status penyelesaian perkara/gugatan. 458-460
Anggota direksi dan anggota dewan 3. Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan publik. 458-460
komisaris (jika ada).
4. Pengungkapan mengenai permasalahan hukum paling sedikit
mencakup:
a. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana
yang dihadapi dan telah mendapat putusan yang mempunyai
kekuatan hukum tetap.
458 PBI 11
b. jumlah permasalahan perdata dan permasalahan pidana yang
dihadapi dan masih dalam proses penyelesaian.
Catatan: dalam hal perusahaan, entitas anak, anggota Dewan
Komisaris, dan anggota Direksi tidak memiliki perkara penting, agar
diungkapkan.
Informasi tentang sanksi
administratif/sanksi yang Dikenakan
kepada emiten atau perusahaan
publik, Anggota Dewan Komisaris dan 460-462 SEOJK 16
anggota direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya pada
tahun Buku (jika ada).
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
520 Laporan Tahunan 2024
Page 523
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Informasi mengenai kode etik Emiten 1. Pokok-pokok kode etik. 474-475
atau Perusahaan Publik.
2. Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 475-476 SEOJK 16
3. Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota
475
Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten atau Perusahaan Publik
Penerapan Tata Kelola dalam 1. Komite Remunerasi POJK 59
Pemberian Remunerasi bagi Bank a. Nama anggota, komposisi, tugas dan tanggung jawab.
Umum Syariah. b. Jumlah rapat yang dilakukan. 430
c. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite
Remunerasi selama 1 (satu) tahun.
2. Proses penyusunan kebijakan Remunerasi yang meliputi:
a. Tinjauan mengenai latar belakang dan tujuan kebijakan
Remunerasi.
b. Pelaksanaan kaji ulang atas kebijakan Remunerasi pada tahun
430-432
sebelumnya, beserta perbaikannya.
c. Mekanisme untuk memastikan bahwa Remunerasi bagi
Pegawai di unit kontrol bersifat independen dari unit kerja
yang diawasinya.
3. Cakupan kebijakan Remunerasi dan implementasinya per unit
bisnis, per wilayah dan pada perusahaan anak atau kantor cabang 432
yang berlokasi di luar negeri
4. Remunerasi dikaitkan dengan risiko yang meliputi:
Remuneration is associated with risks that include:
a. Jenis risiko utama (key risk) yang digunakan dalam menerapkan
Remunerasi.
b. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk
432-433
untuk risiko yang sulit diukur.
c. Dampak penetapan risiko utama terhadap kebijakan
Remunerasi yang Bersifat Variabel.
d. Perubahan penentuan jenis risiko utama dibandingkan
dengan tahun lalu beserta alasannya, apabila ada.
5. Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi yang meliputi:
a. Tinjauan mengenai kebijakan Remunerasi yang dikaitkan
dengan penilaian kinerja.
b. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu dengan
kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja individu.
433
c. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank untuk
menyatakan bahwa kinerja yang disepakati tidak dapat
tercapai sehingga perlu dilakukan penyesuaian atas
remunerasi serta besarnya penyesuaian remunerasi jika
kondisi tersebut terjadi.
6. Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko
yang meliputi:
a. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel yang
ditangguhkan, besarannya, dan kriteria untuk menetapkan
433
besaran tersebut.
b. Kebijakan Bank mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel
yang ditangguhkan yang ditunda pembayarannya (malus),
atau ditarik kembali apabila sudah dibayarkan (clawback).
7. Nama konsultan ekstern dan tugas konsultan terkait kebijakan
433
Remunerasi, apabila Bank menggunakan jasa konsultan ekstern.
8. Paket Remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi dan
Dewan Komisaris mencakup struktur Remunerasi dan rincian 434
jumlah nominal.
9. Remunerasi yang Bersifat Variabel, meliputi:
Variable Remuneration includes:
a. Bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel beserta alasan
pemilihan bentuk tersebut. dan 434
b. Penjelasan apabila terdapat perbedaan pemberian
Remunerasi yang Bersifat Variabel di antara para Direksi,
Dewan Komisaris dan/atau Pegawai.
10. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang menerima
Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun, dan total 434
nominalnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
521
Page 524
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
11. Jabatan dan jumlah pihak yang menjadi material risk takers. 434
12. Shares option yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat
435
Eksekutif.
13. Rasio gaji tertinggi dan terendah 435
14. Jumlah penerima dan jumlah total Remunerasi yang Bersifat
Variabel yang dijamin tanpa syarat akan diberikan oleh Bank
435
kepada calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau calon
Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja
15. Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan
435
total nominal pesangon yang dibayarkan
16. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan,
yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang 435
berbasis saham yang diterbitkan Bank.
17. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
435
yang dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
18. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam satu tahun
meliputi:
a. Remunerasi yang bersifat tetap maupun variabel.
b. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan. 435
c. Bentuk Remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau
saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan
Bank.
19. Informasi kuantitatif mengenai:
a. Total sisa Remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang
terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit.
b. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena 435
penyesuaian eksplisit selama periode laporan.
c. Total pengurangan Remunerasi yang disebabkan karena
penyesuaian implisit selama periode laporan.
Uraian singkat mengenai kebijakan Dalam hal pemberian kompensasi berupa program Kepemilikan saham
pemberian Kompensasi jangka oleh manajemen (management stock Ownership program/MSOP) dan/
panjang berbasis kinerja kepada atau program Kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
manajemen dan/ atau karyawan yang Ownership program/ESOP).
dimiliki oleh emiten Atau perusahaan Informasi yang diungkapkan Paling sedikit memuat:
publik (jika ada), antara lain berupa SEOJK 16
Program kepemilikan saham oleh 1. Jumlah saham dan/atau opsi.
manajemen (management stock 2. Jangka waktu pelaksanaan.
ownership program/MSOP) dan/atau
477
Program kepemilikan saham oleh 3. Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak.
karyawan (employee Stock ownership
program/ESOP). 4. Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan.
Uraian singkat mengenai kebijakan 1. Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
pengungkapan Informasi mengenai paling lambat 3 (tiga) hari kerja Setelah terjadinya kepemilikan atau 376-377
setiap Perubahan kepemilikan atas saham perusahaan Terbuka. SEOJK 16
2. Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud. 376-377
Uraian mengenai sistem pelaporan 1. Cara penyampaian laporan pelanggaran. 477
pelanggaran (whistleblowing system) di
Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Perlindungan bagi pelapor. 477
3. Penanganan pengaduan. 478
4. Pihak yang mengelola pengaduan. 479
5. Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: SEOJK 16
a. Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun
479
buku.
b. Tindak lanjut pengaduan. 479
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki Sistem
pelaporan pelanggaran (whistleblowing system), Maka diungkapkan
mengenai hal tersebut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
522 Laporan Tahunan 2024
Page 525
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
Uraian mengenai kebijakan anti 1. Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi praktik
korupsi Emiten atau Perusahaan korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/atau gratifikasi 479-481
Publik. dalam Emiten atau Perusahaan Publik.
SEOJK 16
2. Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau
481-483 POJK 17
Perusahaan Publik.
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki Kebijakan anti
korupsi, maka dijelaskan alasan tidak Dimilikinya kebijakan dimaksud.
Penanganan benturan kepentingan PBI 11
483
POJK 17
Batas Maksimum Penyaluran Dana. 484 PBI 11
Transparansi kondisi keuangan dan PBI 11
485
non keuangan Bank Umum Syariah. POJK 17
Daftar konsultan, penasihat atau
yang dipersamakan dengan itu yang 485 PBI 11
digunakan oleh BUS.
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud). Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) paling sedikit
mencakup:
1. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah diselesaikan.
2. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang sedang dalam proses
penyelesaian di internal bank. 485 PBI 11
3. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang belum diupayakan
penyelesaian di internal bank.
4. Jumlah penyimpangan (internal fraud) yang telah ditindaklanjuti
melalui proses hukum.
Pembelian Kembali (Buy Back) Saham 1. Kebijakan dalam melakukan pembelian kembali (buy back) saham
dan/atau Obligasi Bank. atau obligasi Bank.
2. Jumlah lembar saham dan/atau obligasi yang dibeli kembali. 485 PBI 11
3. Harga pembelian kembali per lembar saham dan/atau obligasi.
4. Peningkatan laba per lembar saham dan/atau obligasi.
Penyaluran Dana untuk Kegiatan
Sosial Baik Jumlah Maupun Pihak 485-486 PBI 11
Penerima Dana.
Pendapatan non halal dan
486 PBI 11
penggunaannya.
Penerapan atas pedoman tata kelola 1. Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan dan/
489-491
Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang atau
menerbitkan efek bersifat ekuitas
atau Perusahaan Publik. 2. Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai SEOJK 16
491-493
alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika ada).
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
523
Page 526
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. 1. Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial
dan lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
506 SEOJK 16
Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan.
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan
hidup).
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik.
d) Penjelasan Direksi.
e) Tata kelola keberlanjutan.
f) Kinerja keberlanjutan.
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada.
i) Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan
balik laporan tahun sebelumnya.
2. Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1),
harus disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan
Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
ini.
3. Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada
angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian
tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti penjelasan
Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam
bagian terkait Laporan Direksi; dan/atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial
dan lingkungan dengan tetap mengacu pada Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum
dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil
Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan.
5. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan, informasi yang diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada
angka 1); dan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran
II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
524 Laporan Tahunan 2024
Page 527
KRITERIA PENJELASAN HALAMAN REGULASI
6. Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan, maka dalam bagian tanggung jawab sosial
dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai
tanggung jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan
Tahunan.
7. Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
yang disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan harus
disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Laporan Tahunan 2024
525
Page 528
PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023/ AS AT AND FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
Page 529
Page 530
Page 531
Page 532
Page 533
Page 534
Page 535
Page 536
Page 537
Page 538
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 DAN 2023
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Laporan Posisi Keuangan ........................................ 1-4 ...………..……..... Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Statements of Profit or Loss
Lain ...................................................................... 5 ..................... and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ....................................... 6 ........................... Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas ....................................................... 7-8 ........................................ Statements of Cash Flows
Laporan Rekonsiliasi Pendapatan dan Bagi Statements of Reconciliation of Income
Hasil..................................................................... 9 .......................................... and Revenue Sharing
Laporan Sumber dan Penyaluran Statements of Sources and Distribution of
Dana Zakat .......................................................... 10 ......................................................... Zakat Funds
Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Statements of Sources and Uses of
Kebajikan ........................................................... 11 ......................................... Qardhul Hasan Funds
Catatan atas Laporan Keuangan ............................... 12 - 145 ……….…………. Notes to the Financial Statements
****************************
Page 539
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
KAS 4 8,080,689 5,255,841 CASH
CURRENT ACCOUNTS AND
GIRO DAN PENEMPATAN PLACEMENTS WITH BANK
PADA BANK INDONESIA 2e, 5 49,966,279 32,440,778 INDONESIA
CURRENT ACCOUNTS AND
GIRO DAN PENEMPATAN PLACEMENTS WITH OTHER
PADA BANK LAIN 2f, 6, 44 BANKS
Pihak ketiga 3,752,325 2,219,233 Third parties
Pihak berelasi 2c 128,549 105,240 Related parties
Jumlah giro dan penempatan Total current accounts and
pada bank lain 3,880,874 2,324,473 placements with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (14,809) (20,745) Allowance for impairment losses
Bersih 3,866,065 2,303,728 Net
INVESTASI PADA INVESTMENTS IN
SURAT BERHARGA 2g, 7, 44 MARKETABLE SECURITIES
Pihak ketiga 24,134,169 25,738,013 Third parties
Pihak berelasi 2c 38,117,637 45,563,513 Related parties
Jumlah investasi pada Total investments in
surat berharga 62,251,806 71,301,526 marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (35,288) (132,506) Allowance for impairment losses
Bersih 62,216,518 71,169,020 Net
TAGIHAN AKSEPTASI 2h, 8, 44 ACCEPTANCE RECEIVABLES
Pihak ketiga 12,694 244,074 Third parties
Pihak berelasi 2c 172,451 187,154 Related parties
Jumlah tagihan akseptasi 185,145 431,228 Total acceptance receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (1,851) (4,312) Allowance for impairment losses
Bersih 183,294 426,916 Net
PIUTANG 2i, 9, 44 RECEIVABLES
Murabahah Murabahah
Pihak ketiga 144,205,651 136,391,384 Third parties
Pihak berelasi 2c 66,883 111,712 Related parties
Jumlah murabahah 144,272,534 136,503,096 Total murabahah
Istishna Istishna
Pihak ketiga 11 30 Third parties
Ijarah Ijarah
Pihak ketiga 188,361 217,241 Third parties
Pihak berelasi 2c - 1,159 Related parties
Jumlah ijarah 188,361 218,400 Total ijarah
Jumlah piutang 144,460,906 136,721,526 Total receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (4,265,369) (4,361,368) Allowance for impairment losses
Bersih 140,195,537 132,360,158 Net
PINJAMAN QARDH 2j, 10, 44 FUNDS OF QARDH
Pihak ketiga 12,863,002 9,468,085 Third parties
Pihak berelasi 2c 910,782 1,838,996 Related parties
Jumlah pinjaman qardh 13,773,784 11,307,081 Total funds of qardh
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
Dipindahkan 277,494,472 254,445,605 Carried forward
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 1 - Page
Page 540
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pindahan 277,494,472 254,445,605 Brought forward
PEMBIAYAAN FINANCING
Mudharabah 2k, 11, 44 Mudharabah
Pihak ketiga 937,079 881,133 Third parties
Pihak berelasi 2c 2,000,000 1,000,000 Related parties
Jumlah mudharabah 2,937,079 1,881,133 Total mudharabah
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
Musyarakah 2k, 12, 44 Musyarakah
Pihak ketiga 88,044,668 63,452,727 Third parties
Pihak berelasi 2c 26,142,550 24,763,470 Related parties
Jumlah musyarakah 114,187,218 88,216,197 Total musyarakah
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
Jumlah pembiayaan 117,124,297 90,097,330 Total financing
Cadangan kerugian penurunan nilai 2d (5,238,619) (4,509,177) Allowance for impairment losses
Bersih 111,885,678 85,588,153 Net
ASET YANG DIPEROLEH ASSETS ACQUIRED
UNTUK IJARAH - BERSIH 2l, 13 3,122,255 2,190,107 FOR IJARAH - NET
ASET TETAP DAN FIXED ASSETS AND
ASET HAK GUNA - BERSIH 2m, 14 7,723,853 5,352,843 RIGHT-OF-USE ASSETS - NET
ASET TIDAK BERWUJUD
- BERSIH 2m, 14 2,102,344 1,128,334 INTANGIBLE ASSETS - NET
ASET PAJAK TANGGUHAN 2w, 22c 2,056,727 1,665,694 DEFERRED TAX ASSETS
ASET LAIN-LAIN - BERSIH 2n, 15 4,228,103 3,253,388 OTHER ASSETS - NET
JUMLAH ASET 408,613,432 353,624,124 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 2 - Page
Page 541
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
OBLIGATIONS
LIABILITAS SEGERA 2o, 16, 44 DUE IMMEDIATELY
Pihak ketiga 856,981 1,144,847 Third parties
Pihak berelasi 2c 1,662 171,220 Related parties
858,643 1,316,067
BAGI HASIL YANG BELUM UNDISTRIBUTED
DIBAGIKAN 17 291,578 255,932 REVENUE SHARING
SIMPANAN WADIAH WADIAH DEPOSITS
Giro wadiah 2p, 18, 44 Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 16,260,234 18,023,665 Third parties
Pihak berelasi 2c 2,886,845 2,823,859 Related parties
Jumlah giro wadiah 19,147,079 20,847,524 Total wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 2p, 19, 44 Wadiah savings deposits
Pihak ketiga 55,266,166 47,016,211 Third parties
Pihak berelasi 2c 13,901 10,163 Related parties
Jumlah tabungan wadiah 55,280,067 47,026,374 Total wadiah savings deposits
Jumlah simpanan wadiah 74,427,146 67,873,898 Total wadiah deposits
SIMPANAN DARI BANK LAIN 2p, 20, 44 DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Giro wadiah Wadiah demand deposits
Pihak ketiga 173,510 123,984 Third parties
Pihak berelasi 2c 1,369 1,353 Related parties
Jumlah giro wadiah 174,879 125,337 Total wadiah demand deposits
Tabungan wadiah Wadiah savings deposits
Pihak ketiga 8,985 7,788 Third parties
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) Investment Certificate (“SIMA”)
Pihak ketiga 2,481,425 1,401,191 Third parties
Pihak berelasi 2c 885,225 226,985 Related parties
Jumlah Sertifikat Investasi Total Interbank Mudharabah
Mudharabah Antarbank (“SIMA”) 3,366,650 1,628,176 Investment Certificate (“SIMA”)
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank (“SIPA”) Management Certificate ("SIPA")
Pihak ketiga 400,000 - Third parties
Pihak berelasi 2c 200,834 - Related parties
Jumlah Sertifikat Pengelolaan Dana Total Sharia Compliant
Berdasarkan Prinsip Syariah Interbank Fund Management
Antarbank (“SIPA”) 600,834 - Certificate ("SIPA")
Jumlah simpanan dari bank lain 4,151,348 1,761,301 Total deposits from other banks
LIABILITAS KEPADA LIABILITIES TO
BANK INDONESIA 2q, 21 18,417,864 11,900,055 BANK INDONESIA
LIABILITAS AKSEPTASI 2h, 44 ACCEPTANCE LIABILITIES
Pihak ketiga 72,792 287,323 Third parties
Pihak berelasi 2c 112,353 143,905 Related parties
Jumlah liabilitas akseptasi 185,145 431,228 Total acceptance liabilities
UTANG PAJAK 2w, 22a 889,642 539,042 TAXES PAYABLE
LIABILITAS EMPLOYEE BENEFITS
IMBALAN KERJA 2v, 42, 44 534,730 667,264 LIABILITIES
ESTIMASI KERUGIAN ESTIMATED LOSSES ON
KOMITMEN DAN COMMITMENTS AND
KONTINJENSI 41d 24,045 32,017 CONTINGENCIES
LIABILITAS LAIN-LAIN 23 5,867,830 2,446,107 OTHER LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS 105,647,971 87,222,911 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 3 - Page
Page 542
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS, DANA SYIRKAH LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Giro mudharabah 2r, 24, 44 Mudharabah demand deposits
Pihak ketiga 17,421,912 14,835,449 Third parties
Pihak berelasi 2c 19,813,889 17,581,811 Related parties
Jumlah giro mudharabah 37,235,801 32,417,260 Total mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 2r, 25, 44 Mudharabah savings deposits
Pihak ketiga 85,414,890 78,088,518 Third parties
Pihak berelasi 2c 375,768 191,667 Related parties
Jumlah tabungan mudharabah 85,790,658 78,280,185 Total mudharabah savings deposits
Deposito mudharabah 2r, 26, 44 Mudharabah time deposits
Pihak ketiga 92,556,398 87,628,737 Third parties
Pihak berelasi 2c 38,122,469 28,356,052 Related parties
Jumlah deposito mudharabah 130,678,867 115,984,789 Total mudharabah time deposits
Jumlah giro, tabungan dan deposito Total mudharabah demand deposits,
mudharabah 253,705,326 226,682,234 savings deposits and time deposits
Sukuk mudharabah subordinasi 2z, 27, 44 Subordinated sukuk mudharabah
Pihak ketiga 140,000 175,000 Third parties
Pihak berelasi 2c 60,000 25,000 Related parties
Jumlah sukuk Total subordinated
mudharabah subordinasi 200,000 200,000 sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan 2z, 28, 44 Issued mudharabah sukuk
Pihak ketiga 2,653,063 3,608 Third parties
Pihak berelasi 2c 365,500 - Related parties
Jumlah sukuk Total issued
mudharabah diterbitkan 3,018,563 3,608 mudharabah sukuk
Pembiayaan berjangka mudharabah 2y, 29 1,000,000 776,250 Mudharabah term financing
JUMLAH DANA SYIRKAH TOTAL TEMPORARY
TEMPORER 257,923,889 227,662,092 SYIRKAH FUNDS
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp500 (full amount)
Rp500 (nilai penuh) per saham par value per share
Modal dasar - 80.000.000.000 Authorised share capital -
lembar saham 80,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid-up
penuh - 46.129.260.138 capital - 46,129,260,138
lembar saham 30 23,064,630 23,064,630 shares
Tambahan modal disetor 30 (3,929,100) (3,929,100) Additional paid-in capital
Keuntungan revaluasi aset tetap 14 553,440 444,530 Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja - setelah pajak 347,644 241,462 benefit liabilities - net of tax
(Kerugian)/keuntungan yang
belum direalisasi atas surat
berharga yang diukur pada Unrealised (loss)/gain on marketable
nilai wajar melalui penghasilan securities measured at fair value
komprehensif lain through other comprehensive
- setelah pajak (56,814) 6,154 income - net of tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 3,377,462 2,236,713 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 21,684,310 16,674,732 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 45,041,572 38,739,121 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA TOTAL LIABILITIES,
SYIRKAH TEMPORER DAN TEMPORARY SYIRKAH
EKUITAS 408,613,432 353,624,124 FUNDS AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 4 - Page
Page 543
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023*)
PENDAPATAN PENGELOLAAN INCOME FROM FUND
DANA SEBAGAI MUDHARIB MANAGEMENT AS MUDHARIB
Pendapatan dari jual beli 2s, 31 13,404,055 12,627,780 Income from sales and purchases
Pendapatan dari bagi hasil 2s, 32 8,001,204 5,940,486 Income from profit sharing
Pendapatan dari ijarah - bersih 2s, 33 192,124 155,446 Income from ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya 2s, 34 3,700,820 3,528,031 Other main operating income
HAK PIHAK KETIGA ATAS THIRD PARTIES’ SHARE ON
BAGI HASIL 2t, 35 (7,889,029) (5,993,168) RETURN
HAK BAGI HASIL MILIK BANK 17,409,174 16,258,575 BANK’S SHARE IN PROFIT
PENDAPATAN USAHA LAINNYA 2u, 36 OTHER OPERATING INCOME
Fee based income from
Pendapatan imbalan jasa perbankan 3,678,362 2,870,774 banking services
Keuntungan investasi surat berharga 587,199 242,110 Gain from marketable securities
Pendapatan lainnya 1,290,918 1,091,582 Other income
Jumlah pendapatan usaha lainnya 5,556,479 4,204,466 Total other operating income
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Gaji dan tunjangan 37 (5,284,136) (5,035,215) Salaries and benefits
Umum dan administrasi 38 (6,342,626) (5,169,938) General and administrative
Bonus wadiah (586) (1,107) Wadiah bonus
Lain-lain (166,294) (42,944) Others
(11,793,642) (10,249,204)
Beban cadangan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai aset produktif losses on earning and
dan nonproduktif - bersih 2d, 39 (1,893,867) (2,622,479) non-earning assets - net
LABA USAHA 9,278,144 7,591,358 INCOME FROM OPERATION
PENDAPATAN/(BEBAN) NON-OPERATING
NONUSAHA - BERSIH 4,312 (2,156) INCOME/(EXPENSE) - NET
LABA SEBELUM ZAKAT DAN INCOME BEFORE ZAKAT AND
BEBAN PAJAK 9,282,456 7,589,202 TAX EXPENSE
ZAKAT 2a (232,061) (189,730) ZAKAT
BEBAN PAJAK 2w, 22b (2,044,507) (1,695,729) TAX EXPENSES
LABA BERSIH 7,005,888 5,703,743 NET INCOME
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Gain on revaluation
Keuntungan revaluasi aset tetap 14 108,910 - on fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of employee
imbalan kerja 2v, 42 136,130 (35,181) benefit liabilities
Pajak penghasilan terkait 22c (29,948) 7,739 Related income tax
Pos-pos yang akan Items that will be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
(Kerugian)/keuntungan yang
belum direalisasi atas surat Unrealised (loss)/gain
berharga yang diukur pada nilai on marketable securities
wajar melalui penghasilan measured at fair value through
komprehensif lain 7b (92,116) 61,631 other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait 22c 29,148 - Related income tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total other comprehensive
lain bersih setelah pajak 152,124 34,189 income net of tax
TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 7,158,012 5,737,932 INCOME
LABA PER SAHAM DASAR DAN BASIC AND DILUTED EARNINGS
DILUSIAN (Rupiah penuh) 2aa, 40 151.88 123.65 PER SHARE (full Rupiah)
*) Direklasifikasi, lihat Catatan 53 *) Reclassified, see Note 53
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 5 - Page
Page 544
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
(Kerugian)/
keuntungan
yang belum
direalisasi atas surat
berharga yang diukur
pada nilai wajar
Pengukuran melalui penghasilan
kembali komprehensif lain -
liabilitas imbalan setelah pajak/
Modal saham Keuntungan kerja - setelah Unrealised (loss)/gain
ditempatkan dan revaluasi pajak/ on marketable Saldo laba/Retained earnings
disetor penuh/ Tambahan modal aset tetap/ Remeasurement securities measured
Issued and fully disetor/ Gain on of employee at fair value through Telah ditentukan Belum ditentukan Jumlah
Catatan/ paid-up share Additional paid- revaluation benefit liabilities - other comprehensive penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas/
Notes capital in capital of fixed assets net of tax income - net of tax Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo per 1 Januari 2023 23,064,630 (3,929,100) 444,530 268,904 (55,477) 1,384,677 12,249,043 33,427,207 Balance as at 1 January 2023
Laba bersih - - - - - - 5,703,743 5,703,743 Net income
Penghasilan komprehensif lain - - - (27,442) 61,631 - - 34,189 Other comprehensive income
Pembagian dividen 30 - - - - - - (426,018) (426,018) Dividend payment
Penambahan cadangan umum 30 - - - - - 852,036 (852,036) - Additional to general reserve
Saldo per 31 Desember 2023 23,064,630 (3,929,100) 444,530 241,462 6,154 2,236,713 16,674,732 38,739,121 Balance as at 31 December 2023
Laba bersih - - - - - - 7,005,888 7,005,888 Net income
Penghasilan komprehensif lain 14 - - 108,910 106,182 (62,968) - - 152,124 Other comprehensive income
Pembagian dividen 30 - - - - - - (855,561) (855,561) Dividend payment
Penambahan cadangan umum 30 - - - - - 1,140,749 (1,140,749) - Additional to general reserve
Saldo per 31 Desember 2024 23,064,630 (3,929,100) 553,440 347,644 (56,814) 3,377,462 21,684,310 45,041,572 Balance as at 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial
secara keseluruhan. statements taken as a whole.
Halaman - 6 - Page
Page 545
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan jual beli, bagi hasil, Proceeds of margin, profit sharing,
ijarah dan usaha utama lainnya 25,260,645 22,356,599 ijarah and other main operation
Pembayaran bagi hasil dana Payment of profit sharing
syirkah temporer (7,854,159) (5,930,162) for temporary syirkah funds
Penerimaan dari pembiayaan dan 9, 10, 11, Receipts from recovery of written-off
piutang yang dihapusbukukan 12, 36 2,097,759 1,703,364 financing and receivable
Penerimaan pendapatan usaha Receipt of other operating
lainnya 4,266,371 3,115,816 income
Pembayaran tantiem (110,228) (91,574) Payment of tantiem
Pembayaran beban usaha (14,283,894) (12,698,368) Payment of operating expenses
Penerimaan atas pendapatan Receipt from non-operating
nonusaha - bersih 112,287 25,571 income - net
Pembayaran pajak Payment of corporate
penghasilan badan (1,985,972) (1,855,197) income tax
Pembayaran zakat (268,348) (205,881) Payment of zakat
Distribution of qardhul
Penyaluran dana kebajikan (117,028) (80,736) hasan funds
Arus kas sebelum perubahan Cash flows before changes in
dalam aset dan liabilitas 7,117,433 6,339,432 assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas: Changes in assets and liabilities:
(Kenaikan)/penurunan aset: (Increase)/decrease in assets:
Surat berharga Marketable securities
- diukur pada nilai wajar (1,472,899) (3,972,560) - measured at fair value
Surat berharga jangka
pendek lainnya (115,758) (40,287) Other short-term securities
Piutang (7,739,380) (11,834,760) Receivables
Pinjaman qardh (2,466,703) (1,605,472) Funds of qardh
Pembiayaan (27,026,967) (18,465,422) Financing
Tagihan akseptasi 246,083 50,175 Acceptance receivables
Aset yang diperoleh
untuk ijarah (932,147) (705,535) Assets acquired for ijarah
Aset lain-lain 245,969 (2,886) Other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas: Increase/(decrease) in liabilities:
Liabilitas segera (421,137) 322,716 Obligations due immediately
Simpanan wadiah 6,553,248 1,861,641 Wadiah deposits
Simpanan dari bank lain 2,390,047 (457,396) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (246,083) (50,175) Acceptance liabilities
Utang pajak (99,768) 48,173 Taxes payable
Liabilitas lain-lain 3,757,231 283,819 Other liabilities
Kenaikan dana Increase in temporary
syirkah temporer 27,023,092 30,269,572 syirkah funds
Kas bersih dihasilkan dari Net cash generated from
aktivitas operasi 6,812,261 2,041,035 operating activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 7 - Page
Page 546
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/pelepasan investasi Sale/disposal of investment
pada surat berharga 103,380,752 111,080,068 in marketable securities
Perolehan surat berharga (92,955,821) (120,672,073) Acquisition of marketable securities
Hasil penjualan aset tetap 1,274 5,521 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap dan Acquisition of fixed assets
aset hak guna (2,935,755) (826,243) and right-of-use assets
Perolehan aset tidak berwujud 14 (1,144,967) (991,632) Acquisition of intangible assets
Kas bersih dihasilkan dari/
(digunakan untuk) Net cash generated from/
aktivitas investasi 6,345,483 (11,404,359) (used in) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa (151,913) (134,742) Payments of lease liabilities
Pembayaran dividen (855,561) (426,018) Payments of dividend
Pembayaran pembiayaan Payments of mudharabah
berjangka mudharabah (7,778,995) (781,307) term financing
Penerimaan pembiayaan Receipts from mudharabah
berjangka mudharabah 8,001,935 776,250 term financing
Pelunasan surat berharga
yang diterbitkan - (1,375,000) Settlement of securities issued
Surat berharga yang diterbitkan 3,015,731 203,759 Securities Issued
Liabilitas kepada Bank Indonesia 6,517,809 11,900,055 Liabilities from Bank indonesia
Kas bersih dihasilkan dari Net cash generated from
aktivitas pendanaan 8,749,006 10,162,997 financing activities
KENAIKAN BERSIH NET INCREASE IN CASH
KAS DAN SETARA KAS 21,906,750 799,673 AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS AWAL AT THE BEGINNING OF
TAHUN 40,021,092 39,221,419 THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS AKHIR CASH AND CASH EQUIVALENTS
TAHUN 61,927,842 40,021,092 AT THE END OF THE YEAR
Kas dan setara kas akhir Cash and cash equivalents at
tahun terdiri dari: the end of the year consist of:
Kas 4 8,080,689 5,255,841 Cash
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 5 49,966,279 32,440,778 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain 6 3,880,874 2,324,473 placements with other banks
JUMLAH 61,927,842 40,021,092 TOTAL
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 8 - Page
Page 547
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN REKONSILIASI PENDAPATAN STATEMENTS OF RECONCILIATION OF INCOME
DAN BAGI HASIL AND REVENUE SHARING
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
Pendapatan pengelolaan dana 31, 32, Revenue from fund management
sebagai mudharib 33, 34 25,298,203 22,251,743 as mudharib
Pengurangan Deduction
Pendapatan tahun berjalan Current year income in which
yang kas atau setara kasnya its cash and cash equivalents
belum diterima: has not been received:
Pendapatan dari jual beli (620,300) (623,425) Income from sales and purchase
Pendapatan bagi hasil (79,292) (44,429) Income from profit sharing
Income from amortisation of
differences between
Pendapatan amortisasi dari selisih acquisition cost and nominal
nilai perolehan surat berharga amounts for investments in
dibanding nilai nominal (75,137) (104,229) marketable securities
Pendapatan dari ijarah - bersih (33,132) (29,685) Income from Ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya (979,776) (889,375) Other main operating income
(1,787,637) (1,691,143)
Penambahan Addition
Pendapatan tahun sebelumnya Previous year income in which
yang kas atau setara kasnya its cash and cash equivalent
diterima pada tahun berjalan: was received during current year:
Pendapatan dari jual beli 623,425 588,556 Income from sales and purchase
Pendapatan bagi hasil 44,429 25,972 Income from profit sharing
Income from amortisation
of differences between
Pendapatan amortisasi dari selisih acquisition cost and nominal
nilai perolehan surat berharga amounts for investments
dibanding nilai nominal 104,229 43,778 in marketable securities
Pendapatan dari ijarah - bersih 29,685 20,093 Income from Ijarah - net
Pendapatan usaha utama lainnya 889,375 898,140 Other main operating income
1,691,143 1,576,539
Pendapatan yang tersedia untuk Available income for
bagi hasil 25,201,709 22,137,139 profit sharing
Hak bagi hasil milik Bank (17,312,680) (16,143,971) Bank’s share in profit sharing
Hak pihak ketiga atas bagi hasil 35 7,889,029 5,993,168 Third parties’ share on return
Dirinci atas: Details to:
Hak pemilik dana atas bagi hasil Fund owners’ share on
yang sudah didistribusikan 7,597,451 5,737,236 distributed profit sharing
Hak pemilik dana atas bagi hasil Fund owners’ share on
yang belum didistribusikan 17 291,578 255,932 undistributed profit sharing
Jumlah 7,889,029 5,993,168 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 9 - Page
Page 548
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN SUMBER DAN STATEMENTS OF SOURCES
PENYALURAN DANA ZAKAT AND DISTRIBUTION OF ZAKAT FUNDS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
Sumber dana zakat Sources of zakat funds
Internal bank 232,061 189,730 Internal bank
Eksternal bank External bank
Pegawai 36,452 33,041 Employees
Nasabah dan umum 38,743 34,731 Customers and public
307,256 257,502
Penyaluran dana zakat Distribution of zakat funds
Disalurkan ke lembaga lain (268,348) (205,881) Distributed to other institutions
Kenaikan dana zakat 38,908 51,621 Increase in zakat funds
Saldo awal dana zakat 196,774 145,153 Beginning balance of zakat funds
Saldo akhir dana zakat 16 235,682 196,774 Ending balance of zakat funds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 10 - Page
Page 549
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
LAPORAN SUMBER DAN STATEMENTS OF SOURCES
PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN AND USES OF QARDHUL HASAN FUNDS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
Sumber dana kebajikan Sources of qardhul hasan funds
Infaq dan shadaqah 84,691 63,947 Infaq and shadaqah
Denda 21,972 17,915 Penalty
Pendapatan nonhalal 1,240 1,733 Non-halal income
Lainnya 4,094 - Others
111,997 83,595
Penggunaan dana kebajikan Uses of qardhul hasan funds
Sumbangan (117,028) (80,736) Donation
(Penurunan)/kenaikan (Decrease)/increase
dana kebajikan (5,031) 2,859 qardhul hasan funds
Beginning balance of qardhul
Saldo awal dana kebajikan 9,907 7,048 hasan funds
Ending balance of qardhul
Saldo akhir dana kebajikan 23 4,876 9,907 hasan funds
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
Halaman - 11 - Page
Page 550
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank dan informasi umum a. Bank establishment and general
information
PT Bank BRIsyariah Tbk (“Bank”) PT Bank BRIsyariah Tbk (the “Bank”) is
berkedudukan di Jakarta, Indonesia, awalnya located in Jakarta, Indonesia, and initially
didirikan dengan nama PT Bank Jasa Arta established under the name of PT Bank Jasa
(“BJA”) berdasarkan Akta Pendirian No. 4 Arta (“BJA”) based on the Deed of
tanggal 3 April 1969 yang dibuat di hadapan Establishment No. 4 dated 3 April 1969 made
Liem Toeng Kie, S.H., notaris di Jakarta. before Liem Toeng Kie, S.H., notary in
Jakarta.
BJA berubah nama menjadi PT Bank Syariah BJA changed its name to PT Bank Syariah
BRI (“BSBRI”) berdasarkan Pernyataan BRI (“BSBRI”) based on Shareholders’
Keputusan Persetujuan Pemegang Saham, Decision Statement, as stated in the Deed No.
sesuai dengan Akta No. 45 tanggal 22 April 45 dated 22 April 2008 of Fathiah Helmi, S.H.,
2008 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, notary in Jakarta and obtained a license from
S.H., notaris di Jakarta dan memperoleh izin Bank Indonesia to change its business
perubahan kegiatan usaha bank, dari activities, from a conventional bank into a
konvensional menjadi bank umum yang commercial bank based on sharia principles
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan effective from 16 October 2008. In 2009,
prinsip syariah dari Bank Indonesia efektif BSBRI changed its name to PT Bank
sejak tanggal 16 Oktober 2008. Pada tahun BRISyariah based on Shareholders’ Decision
2009, BSBRI melakukan perubahan nama Statement, as stated in Notarial Deed No. 18
menjadi PT Bank BRISyariah sesuai dengan dated 14 April 2009 made before Fathiah
Akta Keputusan Persetujuan Pemegang Helmi, S.H., notary in Jakarta.
Saham BSBRI No. 18 tanggal 14 April 2009
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris
di Jakarta.
PT Bank BRISyariah berubah nama menjadi PT Bank BRISyariah changed its name to
PT Bank BRIsyariah Tbk sesuai persetujuan PT Bank BRIsyariah Tbk as approved,
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia accepted and recorded by the Ministry of Laws
Republik Indonesia No. AHU-0000386. and Human Rights of the Republic of
AH.01.02 Tahun 2018 tanggal 10 Januari Indonesia No. AHU-0000386.AH.01.02 Year
2018. 2018 dated 10 January 2018.
Pada bulan Januari 2021, telah terjadi In January 2021, there was a merger of
penggabungan antara PT Bank BRIsyariah PT Bank BRIsyariah Tbk with PT Bank
Tbk dengan PT Bank Syariah Mandiri dan Syariah Mandiri and PT Bank BNI Syariah.
PT Bank BNI Syariah. Penggabungan ini telah The merger has received approval from
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Financial Services Authority (“OJK”) of Capital
Keuangan (“OJK”) Pasar Modal melalui surat Market through its letter No. S-289/D.04/2020
No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember dated 11 December 2020 and OJK Board of
2020 dan Dewan Komisaris OJK Nomor Commissioners Number 4/KDK.03/2021 dated
4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021 27 January 2021 concerning the Granting of
tentang Pemberian Izin Penggabungan Permit to Merge PT Bank Syariah Mandiri and
PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI PT Bank BNI Syariah into PT Bank BRIsyariah
Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk Tbk and a Name Change Permit Using a
serta Izin Perubahan Nama dengan Business License from PT Bank BRIsyariah
Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRIsyariah Tbk to become a Business License on behalf
Tbk menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank of PT Bank Syariah Indonesia Tbk as the
Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Merged Bank. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Penggabungan. PT Bank Mandiri (Persero) is the Bank's parent entity after the merger.
Tbk adalah entitas induk Bank setelah
penggabungan usaha.
Halaman - 12 - Page
Page 551
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank dan informasi umum a. Bank establishment and general
(lanjutan) information (continued)
Pada bulan Juni 2022, terjadi perubahan In June 2022, there was change in the shares
klasifikasi saham pada anggaran dasar sesuai classification in the Articles of Association as
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan stated in the Deed of Statement of Meeting
Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia Resolutions on the Amendments to the Articles
Tbk No.146 tanggal 24 Juni 2022 yang dibuat of Association of PT Bank Syariah Indonesia
di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., Tbk No.146 dated 24 June 2022 made before
M.Kn., notaris di Jakarta sehubungan dengan: Notary Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notary
in Jakarta, in connection with:
- penerapan klasifikasi saham pada Bank - the implementation of the classification of
menjadi saham Seri A Dwiwarna yang shares in the Bank into Series A Dwiwarna
merupakan saham dengan hak istimewa dan share which is share with special rights
saham biasa Seri B yang merupakan saham and Series B common share which is
biasa atas nama; dan ordinary share; and
- reklasifikasi 1 (satu) saham milik Negara - reclassification of 1 (one) share owned by
Republik Indonesia dalam Bank menjadi 1 the Republic of Indonesia in the Bank into
(satu) saham Seri A Dwiwarna dan seluruh 1 (one) Series A Dwiwarna share and all
saham yang dimiliki pemegang saham lain shares owned by other shareholders into
menjadi saham biasa Seri B. Series B common shares.
Perubahan ini diterima dan dicatat oleh This change was accepted and recorded by
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03- Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-
0269107 tanggal 22 Juli 2022. 0269107 dated 22 July 2022.
Perubahan Anggaran Dasar Bank terakhir The latest amendment to the Bank's Articles of
mengenai penyesuaian Anggaran Dasar BSI Association in relation to the amendments of
dengan ketentuan-ketentuan baru yang terkait BSI's Articles of Association with new
dengan BSI sebagai Bank Umum Syariah provisions relating to BSI as a Sharia
yang dituangkan dalam Akta Pernyataan Commercial Bank as outlined in the Deed of
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Meeting Resolutions on Amendments to the
PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 37 tanggal Articles of Association of PT Bank Syariah
17 Mei 2024 yang dibuat dihadapan Notaris Indonesia Tbk No. 37 dated 17 May 2024
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. notaris di Jakarta. made before Notary Ashoya Ratam, S.H.,
Perubahan ini telah mendapatkan persetujuan M.Kn. notary in Jakarta. This amendment was
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human
Republik Indonesia No. AHU- Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
0035266.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 13 0035266.AH.01.02.Year 2024 dated 13 June
Juni 2024 dan telah diterima serta dicatat oleh 2024 and was received and recorded by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03- Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.03-
0145286 tanggal 13 Juni 2024. 0145286 dated 13 June 2024.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Bank According to Article 3 of the Bank’s latest
yang terakhir, ruang lingkup kegiatan Bank Articles of Association, the Bank’s scope of
adalah menyelenggarakan usaha perbankan business is to conduct banking activities based
dengan prinsip Syariah. on Sharia principles.
Kantor pusat Bank berlokasi di The Bank’s head office is located in The Tower
Gedung The Tower, Jalan Gatot Subroto No. Building, Gatot Subroto Street No. 27, Karet
27, Kel. Karet Semanggi, Kec. Setiabudi, Semanggi Village, Setiabudi District, South
Jakarta Selatan 12930. Jakarta 12930.
Halaman - 13 - Page
Page 552
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian Bank dan informasi umum b. Bank establishment and general
(lanjutan) information (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank memiliki jaringan unit kerja dengan has business unit network with details as
rincian sebagai berikut: follows:
2024 2023
Kantor Cabang 153 153 Branch Offices
Kantor Cabang Pembantu 886 886 Sub-Branch Offices
Layanan Syariah Bank Umum 3,065 3,065 Commercial Bank Sharia Services
Kantor Cabang Luar Negeri 1 1 Overseas Branch Office
Kantor Fungsional 91 91 Functional Offices
b. Struktur dan manajemen b. Structure and management
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board of
31 Desember 2024 berdasarkan Akta Commissioners as at 31 December 2024
Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Statement of Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal 23 Oktober 2024 Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 23 October 2024 made before the Notary
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
sebagai berikut: is as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Muliaman D. Hadad Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/ Vice President Commissioner/
Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim Independent Commissioner
Komisaris Suyanto Commissioner
Komisaris Masduki Baidlowi Commissioner
Komisaris Abu Rokhmad Commissioner
Komisaris Fauzi1) Commissioner
Komisaris Nazaruddin1) Commissioner
Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Independent Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Nasir Independent Commissioner
Komisaris Independen Felicitas Tallulembang1) Independent Commissioner
1) Diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan Bank tanggal 17 Mei 1) Appointed at the Bank's Annual General Meeting of Shareholders (“GMS”) on 17 May 2024 and
2024 dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sesuai dengan has received approval from the Financial Services Authority ("OJK") in accordance with OJK
Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR-170/D.03/2024 tanggal 9 Desember Board of Commissioners Decree No. KEPR-170/D.03/2024 dated 9 December 2024, KEPR-
2024, KEPR-171/D.03/2024 tanggal 9 Desember 2024, dan KEPR-172/D.03/2024 tanggal 9 171/D.03/2024 dated 9 December 2024, and KEPR-172/D.03/2024 dated 9 December 2024.
Desember 2024.
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board of
31 Desember 2023 berdasarkan Akta Commissioners as at 31 December 2023
Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Statement of Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders PT Bank
Indonesia Tbk No. 2 tanggal 4 Oktober 2023 Syariah Indonesia Tbk No. 2 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya Ratam, 4 October 2023 made before the Notary
S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah sebagai Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
berikut: is as follows:
31 Desember/December 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Muliaman D. Hadad Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama/ Vice President Commissioner/
Komisaris Independen Adiwarman Azwar Karim Independent Commissioner
Komisaris Suyanto Commissioner
Komisaris Masduki Baidlowi Commissioner
Komisaris Imam Budi Sarjito1) Commissioner
Komisaris Sutanto1) Commissioner
Komisaris Abu Rokhmad Commissioner
Komisaris Independen M. Arief Rosyid Hasan1) Independent Commissioner
Komisaris Independen Komaruddin Hidayat Independent Commissioner
Komisaris Independen Mohamad Nasir Independent Commissioner
1) Telah diberhentikan dengan hormat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024. 1) Has been honorably discharged at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024.
Halaman - 14 - Page
Page 553
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Board of Directors of the
31 Desember 2024 berdasarkan Akta Bank as at 31 December 2024 based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated
23 Oktober 2024 yang dibuat di hadapan 23 October 2024 made before the Notary
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
Jakarta, adalah sebagai berikut: is as follows:
31 Desember/December 2024
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Hery Gunardi President Director
Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta Vice President Director
Direktur Ade Cahyo Nugroho Director
Direktur Anton Sukarna Director
Direktur Zaidan Novari Director
Direktur Saladin D. Effendi Director
Direktur Grandhis Helmi Harumansyah Director
Direktur Kepatuhan Tribuana Tunggadewi Compliance Director
Direktur Harry Gusti Utama1) Director
Direktur Ari Rizaldi1) Director
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from OJK in
persetujuan OJK sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- accordance with OJK Board of Commissioners Decree No. KEPR-117/D.03/2024 dated 7
117/D.03/2024 tanggal 7 Oktober 2024 dan KEPR-116/D.03/2024 tanggal 7 Oktober 2024. October 2024 and KEPR-116/D.03/2024 dated 7 October 2024.
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Board of Directors of the
31 Desember 2023 berdasarkan Akta Bank as at 31 December 2023 based on the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 2 tanggal 4 Oktober 2023 Syariah Indonesia Tbk No. 2 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 4 October 2023 made before the Notary
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
sebagai berikut: is as follows:
31 Desember/December 2023
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Hery Gunardi President Director
Wakil Direktur Utama Bob Tyasika Ananta Vice President Director
Direktur Ngatari1) Director
Direktur Zaidan Novari Director
Direktur Anton Sukarna Director
Direktur Saladin D. Effendi Director
Direktur Grandhis Helmi Harumansyah Director
Direktur Kepatuhan Tribuana Tunggadewi Compliance Director
Direktur Ade Cahyo Nugroho Director
Direktur Moh. Adib1) Director
1) Telah diberhentikan dengan hormat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024. 1) Has been honorably discharged at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024.
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank's Sharia
pada tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan Supervisory Board as at 31 December 2024
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Decision of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 35 tanggal Syariah Indonesia Tbk No. 35 dated
23 Oktober 2024 yang dibuat di hadapan 23 Oktober 2024 which was made before the
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
Jakarta, adalah sebagai berikut: Jakarta, is as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua Hasanudin Chairman
Anggota Mohamad Hidayat Member
Anggota Oni Sahroni Member
Anggota Jaih Mubarok1) Member
Anggota Abdul Ghofur Maimoen2) Member
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from the
persetujuan dari OJK sesuai dengan surat No. SR-450/PB.02/2024 tanggal 14 Oktober OJK in accordance with letter No. SR-450/PB.02/2024 dated 14 October 2024.
2024.
2) Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan persetujuan 2) Appointed at the Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from the OJK in
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sesuai dengan Surat No. SR-13/PB.02/2025 tanggal accordance with letter No. SR-13/PB.02/2025 dated 9 January 2025.
9 Januari 2025.
Halaman - 15 - Page
Page 554
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank The composition of the Bank's Sharia
pada tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan Supervisory Board as at 31 December 2023
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum based on the Deed of Decision of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah General Meeting of Shareholders of PT Bank
Indonesia Tbk No. 42 tanggal 31 Mei 2021 Syariah Indonesia Tbk No. 42 dated
yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya 31 May 2021 which was made before the
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, adalah Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
sebagai berikut: Jakarta, is as follows:
31 Desember/December 2023
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua Hasanudin Chairman
Anggota Mohamad Hidayat Member
Anggota Oni Sahroni Member
Anggota Didin Hafidhuddin1) Member
1) Telah diberhentikan dengan hormat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024. 1) Has been honorably discharged at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank's Audit
31 Desember 2024 berdasarkan Surat Committee as at 31 December 2024 based
Keputusan Direksi No. Kep: 04/200-KEP/DIR on the Decree of the Board of Directors No.
tanggal 31 Mei 2024 dan Surat Dewan Kep: 04/200-KEP/DIR dated 31 May 2024
Komisaris No. 04/017-3/KOM tanggal and the Letter of the Board of Commissioners
31 Mei 2024 adalah sebagai berikut: No. 04/017-3/KOM dated 31 May 2024 as
follows:
31 Desember/December 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Mohamad Nasir Chairman
Anggota Muliaman D. Hadad Member
Anggota Adiwarman Azwar Karim Member
Anggota Komaruddin Hidayat Member
Anggota Felicitas Tallulembang1) Member
Anggota Suharto Member
Anggota Rahmatina Awaliah Kasri Member
1) Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 17 Mei 2024 dan telah mendapatkan persetujuan 1) Appointed at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024 and has received approval from OJK in
dari OJK sesuai dengan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEPR- accordance with OJK Board of Commissioners Decree No. KEPR-172/D.03/2024 dated
172/D.03/2024 tanggal 9 Desember 2024. 9 December 2024.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Bank's Audit
31 Desember 2023 berdasarkan Surat Committee as at 31 December 2023 based
Keputusan Direksi No. Kep: 03/267-KEP/DIR on the Decree of the Board of Directors No.
tanggal 13 Juli 2023 dan Surat Dewan Kep: 03/267-KEP/DIR dated 13 July 2023
Komisaris No. 03/025-3/KOM tanggal and the Letter of the Board of Commissioners
6 Juli 2023 adalah sebagai berikut: No. 03/025-3/KOM dated 6 July 2023 as
follows:
31 Desember/December 2023
Komite Audit Audit Committee
Ketua Mohamad Nasir Chairman
Anggota Muliaman D. Hadad Member
Anggota Adiwarman Azwar Karim Member
Anggota M. Arief Rosyid Hasan1) Member
Anggota Komaruddin Hidayat Member
Anggota M. Zacky Thayib Member
Anggota M. Gunawan Yasni Member
1) Telah diberhentikan dengan hormat dalam RUPS Tahunan Bank tanggal 17 Mei 2024. 1) Has been honorably discharged at the Bank's Annual GMS on 17 May 2024.
Halaman - 16 - Page
Page 555
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Struktur dan manajemen (lanjutan) b. Structure and management (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 Sekretaris On 31 December 2024, Corporate Secretary of
Perusahaan dari Bank adalah Wisnu the Bank is Wisnu Sunandar and on 31
Sunandar dan pada tanggal December 2023, Corporate Secretary of the
31 Desember 2023 Sekretaris Perusahaan Bank is Gunawan Arief Hartoyo.
dari Bank adalah Gunawan Arief Hartoyo.
Berdasarkan kebijakan Bank, manajemen Based on the Bank’s policies, key management
kunci Bank mencakup anggota Dewan of the Bank consists of members of the Board of
Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan Salaries and other compensation paid to the
kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk Board of Commissioners and the Board of
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 Directors for the year ended 31 December 2024
dan 2023 sebesar Rp159.386 dan Rp134.912. and 2023 are Rp159,386 and Rp134,912.
Jumlah karyawan tetap Bank pada tanggal As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing has 16,691 and 17,245 employees,
sebanyak 16.691 dan 17.245 orang. respectively.
c. Penawaran Umum Perdana Saham c. Initial Public Offering (“IPO”)
Pada bulan Mei 2018, Bank melakukan In May 2018, the Bank undertook the initial
penawaran umum perdana saham meliputi public offering of PT Bank BRIsyariah Tbk
2.623.350.600 lembar saham baru dengan shares included 2,623,350,600 new shares
nilai nominal Rp500 (nilai penuh) per lembar with a nominal value of Rp500 (full amount)
saham dengan harga jual Rp510 (nilai penuh) per share at a selling price of Rp510 (full
per lembar saham kepada masyarakat di amount) per share to the public in Indonesia.
Indonesia. Bank telah mendapatkan surat The Bank has received an effective registration
pernyataan efektif pendaftaran PT Bank statement letter of PT Bank BRISyariah Tbk
BRISyariah Tbk atas penawaran umum regarding the initial public offering of shares
perdana saham dari OJK No. S.37/D.04/2018 from OJK No. S.37/D.04/2018 dated 30 April
tanggal 30 April 2018. Saham yang ditawarkan 2018. The offered shares began to be listed
tersebut mulai dicatatkan dan diperdagangkan and traded on the Indonesia Stock Exchange
di Bursa Efek Indonesia (”BEI”) pada tanggal (“IDX”) on 9 May 2018.
9 Mei 2018.
d. Penawaran Umum Saham Terbatas d. Limited Public Offering
Pada bulan Desember 2022, Bank In December 2022, the Bank increased
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor additional paid-in capital through Right Issue
melalui Penambahan Modal dengan Hak with Pre-Emptive Rights I (“PMHMETD” I), in
Memesan Efek Terlebih Dahulu I (”PMHMETD” accordance with the results of the
I), sesuai hasil keputusan Rapat Umum Extraordinary General Meeting of Shareholder
Pemegang Saham Luar Biasa (”RUPSLB”) (“EGMS”) dated 23 September 2022. From
tanggal 23 September 2022. Dari PMHMETD I, PMHMETD I, the Bank has increased its share
Bank telah meningkatkan jumlah modal capital by 4,999,952,795 Series B shares (full
sahamnya sebanyak 4.999.952.795 lembar amount) with a nominal value of Rp500 per
saham Seri B (nilai penuh) dengan nilai share (full amount), from Rp20,564,654 to
nominal per lembar saham Rp500 (nilai Rp23,064,630, as stated in Notarial Deed No.
penuh), dari Rp20.564.654 menjadi 191 dated 29 December 2022 of Notary Jose
Rp23.064.630, sebagaimana tercantum pada Dima Satria, S.H., M.Kn., in Jakarta. The Bank
Akta No. 191 tanggal 29 Desember 2022, has received an effective registration
Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., di statement letter regarding PMHMETD I to the
Jakarta. Bank telah mendapatkan surat Banks’ shareholders from OJK No.
pernyataan efektif pendaftaran sehubungan S.256/D.04/2022 dated 5 December 2022.
dengan PMHMETD I kepada para pemegang
saham Bank dari OJK dengan No.
S.256/D.04/2022 tanggal 5 Desember 2022.
Halaman - 17 - Page
Page 556
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Laporan keuangan Bank diselesaikan dan diotorisasi The financial statements of the Bank are completed
untuk terbit oleh Direksi pada tanggal and authorised for issuance by the Board of
4 Februari 2025. Directors on 4 February 2025.
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank adalah preparing the Bank’s financial statements are set
seperti dijabarkan di bawah ini: out below:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi Presented below are the material accounting
material yang diterapkan dalam penyusunan policies applied in the preparation of the
laporan keuangan Bank yang disusun financial statements of the Bank in accordance
berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di with Indonesian Financial Accounting
Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Standards which comprise of Statements of
Akuntansi Keuangan (“PSAK”), Pernyataan Financial Accounting Standards (“SFAS”),
Standar Akuntansi Keuangan Syariah (“PSAK Statements of Sharia Financial Accounting
Syariah”), Interpretasi Standar Akuntansi Standards (“SFAS Sharia”), Interpretation of
Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Ikatan Financial Accounting Standards (“ISAK”)
Akuntan Indonesia, Pedoman Akuntansi issued by Institute of Indonesian Chartered
Perbankan Syariah Indonesia (“PAPSI Revisi Accountant, Indonesia Sharia Banking
2013”) serta peraturan regulator pasar modal Accounting Guidelines (“PAPSI Revised 2013”)
yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian as well as capital market regulator regulations,
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten which is Regulation No. VIII.G.7 regarding
dan Perusahaan Publik”, yang terlampir dalam “Financial Statements Presentation and
surat keputusan No. KEP-347/BL/2012. Disclosure of Issuers or Public Companies”,
Peraturan tersebut sekarang merupakan enclosed in the decision letter No. KEP-
regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). 347/BL/2012. The regulation is now a
regulation under Indonesian Financial Services
Authority (“OJK”).
Laporan keuangan disusun sesuai dengan The financial statements are prepared in
PSAK 401, “Penyajian Laporan Keuangan accordance with SFAS 401, “Presentation of
Syariah”. Berdasarkan PSAK 401, laporan Sharia Financial Statements”. Based on SFAS
keuangan bank syariah yang lengkap terdiri 401, a complete sharia bank financial
dari komponen-komponen sebagai berikut: statements consist of the following
components:
(i) Laporan posisi keuangan; (i) Statements of financial position;
(ii) Laporan laba rugi dan penghasilan (ii) Statements of profit or loss and other
komprehensif lain; comprehensive income;
(iii) Laporan perubahan ekuitas; (iii) Statements of changes in equity;
(iv) Laporan arus kas; (iv) Statements of cash flows;
(v) Laporan rekonsiliasi pendapatan dan (v) Statements of reconciliation of income
bagi hasil; and revenue sharing;
(vi) Laporan sumber dan penyaluran dana (vi) Statements of sources and distribution
zakat; of zakat funds;
(vii) Laporan sumber dan penggunaan dana (vii) Statements of sources and uses of
kebajikan; dan qardhul hasan funds; and
(viii) Catatan atas laporan keuangan. (viii) Notes to the financial statements.
Laporan posisi keuangan, laporan laba rugi The statements of financial position,
dan penghasilan komprehensif lain, laporan statements of profit or loss and other
arus kas dan laporan perubahan ekuitas comprehensive income, statements of cash
merupakan laporan keuangan yang flows and statements of changes in equity are
mencerminkan kegiatan komersial Bank sesuai the financial statements reflecting the Bank's
prinsip syariah. commercial activities in accordance with sharia
principle.
Halaman - 18 - Page
Page 557
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
(lanjutan) (continued)
Laporan keuangan disajikan berdasarkan nilai The financial statements are presented on a
historis, kecuali disebutkan lain sebagaimana historical cost basis, unless stated otherwise
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- as described in the accounting policy for each
masing akun tersebut, dan disusun dengan account, and prepared on accrual basis,
dasar akrual, kecuali laporan arus kas dan except for statements of cash flows and
laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil. statements of reconciliation of income and
revenue sharing.
Laporan arus kas disusun dengan The statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dengan using the direct method by classifying cash
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas flows into operating, investing and financing
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk activities. For the presentation of statements of
penyajian laporan arus kas, kas dan setara cash flows, cash and cash equivalents consist
kas terdiri dari kas, giro dan penempatan pada of cash, current accounts and placements with
Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan Bank Indonesia, current accounts with other
penempatan pada bank lain yang jatuh tempo banks and placements with other banks with
dalam 3 (tiga) bulan dari tanggal akuisisi. maturities of 3 (three) months from the date of
acquisition.
Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi The statements of reconciliation of income and
hasil merupakan rekonsiliasi antara revenue sharing represents the reconciliation
pendapatan bank syariah yang menggunakan between income of sharia bank under accrual
dasar akrual (accrual basis) dengan basis and income distributed to fund owners
pendapatan yang dibagihasilkan kepada under cash basis.
pemilik dana yang menggunakan dasar kas
(cash basis).
Laporan sumber dan penyaluran dana zakat The statements of sources and distribution of
dan laporan sumber dan penggunaan dana zakat funds and statements of sources and
kebajikan merupakan laporan keuangan yang uses of qardhul hasan funds represent the
mencerminkan peran Bank sebagai pemegang financial statements reflecting the Bank’s role
amanah dana kegiatan sosial yang dikelola as the mandate holder of social activity funds
secara terpisah. which are separately managed.
Laporan sumber dan penyaluran dana zakat The statements of sources and distribution of
merupakan laporan yang menunjukkan zakat funds show the sources and distribution
sumber dan penyaluran dana zakat dalam of zakat funds for a certain period, and the
jangka waktu tertentu, serta dana zakat yang undistributed zakat funds on a particular date.
belum disalurkan pada tanggal tertentu.
Laporan sumber dan penggunaan dana The statements of sources and uses of qardhul
kebajikan menunjukkan sumber dan hasan funds show the sources and uses of
penggunaan dana kebajikan dalam jangka qardhul hasan funds for a certain period, and
waktu tertentu serta saldo dana kebajikan the qardhul hasan funds balance on a
pada tanggal tertentu. particular date.
Halaman - 19 - Page
Page 558
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of financial statements
(lanjutan) (continued)
Zakat adalah sebagian dari harta yang wajib Zakat is part of the wealth which must be taken
dikeluarkan oleh muzakki (pembayar zakat) out by muzakki (the zakat payer) to be given to
untuk diserahkan kepada mustahiq (penerima mustahiq (the zakat receiver). The sources of
zakat). Sumber dana zakat, infaq dan shadaqah zakat, infaq and shadaqah funds are derived from
berasal dari Bank dan pihak lain yang diterima the Bank and other parties to be distributed to
Bank untuk disalurkan kepada pihak yang parties eligible in accordance with sharia principle.
berhak sesuai dengan prinsip syariah.
Bank tidak secara langsung menjalankan The Bank is not directly involved in the
fungsi pengelolaan dana zakat dan dana management of zakat and qardhul hasan
kebajikan. funds.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah statements is Rupiah (“Rp”) which is also the
(“Rp”) yang juga merupakan mata uang Bank’s functional currency. The figures
fungsional. Angka-angka yang disajikan dalam presented in the financial statements, unless
laporan keuangan, kecuali bila dinyatakan otherwise stated, are rounded in millions of
secara khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan Rupiah.
Rupiah.
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Accounting Standards (“SFAS”) and
Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Interpretations of Financial Accounting
Standards (“IFAS”)
Berikut ini adalah standar akuntansi The following are new financial accounting
keuangan baru, perubahan dan interpretasi standards, amendments and interpretations of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standards which become
efektif sejak 1 Januari 2024: effective starting 1 January 2024:
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” tentang • Amendment of SFAS 116: “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-
sewa-balik; lease back transactions;
• Amendemen PSAK 201: "Penyajian • Amendment of SFAS 201: "Presentation
Laporan Keuangan" tentang klasifikasi of Financial Statements" regarding
liabilitas lancar atau tidak lancar; classification of liabilities as current or
non-current;
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian • Amendment of SFAS 201: “Presentation
Laporan Keuangan” tentang liabilitas of Financial Statements” regarding long-
jangka panjang dengan kovenan; dan term liabilities with the covenant; and
• Revisi PSAK 401: “Penyajian Laporan • Revision of SFAS 401: "Presentation of
Keuangan Syariah" tentang penghilangan Sharia Financial Statements" regarding the
penyajian laporan perubahan aset kelolaan elimination of presentation of reports on
sebagai salah satu komponen laporan changes in assets under management as a
keuangan. component of financial reports.
Implementasi dari standar-standar tersebut The implementation of the above standards did
tidak menghasilkan perubahan substansial not result in substantial changes to the Bank’s
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak accounting policies and had no material impact
memiliki dampak yang material terhadap to the Bank’s financial statements for current
laporan keuangan Bank di tahun berjalan period of prior financial years.
atau tahun sebelumnya.
Halaman - 20 - Page
Page 559
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
c. Transaksi dengan pihak berelasi c. Transactions with related parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Bank enters into transactions with parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam which are defined as related parties in
PSAK 224 tentang “Pengungkapan Pihak- accordance with SFAS 224 regarding “Related
pihak Berelasi” dan Peraturan No. VIII.G.7 Party Disclosures” and Regulation No. VIII.G.7
tentang “Penyajian dan Pengungkapan regarding “Financial Statements Presentation
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan and Disclosure of Issuers or Public
Publik”. Companies”.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan A party is considered as a related party of the
Bank jika: Bank if:
(1) langsung, atau tidak langsung yang melalui (1) directly or indirectly through one or more
satu atau lebih perantara, suatu pihak: intermediaries, the party: (i) controls, or is
(i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, controlled by, or under common control
atau berada di bawah pengendalian with the Bank; (ii) has an interest in the
bersama, dengan Bank; (ii) memiliki Bank that provides significant influence to
kepentingan dalam Bank yang memberikan the Bank; or (iii) has joint control over the
pengaruh signifikan atas Bank; atau Bank;
(iii) memiliki pengendalian bersama atas
Bank;
(2) suatu pihak yang berada dalam kelompok (2) it is a member of the same group as the
usaha yang sama dengan Bank; Bank;
(3) suatu pihak adalah ventura bersama (3) it is a joint venture in which the Bank acts
dimana Bank sebagai venturer; as a venturer;
(4) suatu pihak adalah anggota dari personil (4) it is a member of the key management
manajemen kunci Bank; personnel of the Bank;
(5) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat (5) it is a close family member of an individual
dari individu yang diuraikan dalam butir as described in point (1) or (4);
(1) atau (4);
(6) suatu pihak adalah entitas yang (6) it is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan, dikendalikan bersama atau controlled or significantly influenced by or
dipengaruhi signifikan oleh atau untuk for whom has significant voting rights in
pihak yang memiliki hak suara signifikan several entities, directly or indirectly, by the
pada beberapa entitas, langsung maupun individuals described in point (4) or (5); and
tidak langsung, yaitu individu seperti
diuraikan dalam butir (4) atau (5); dan
(7) suatu pihak adalah suatu program imbalan (7) it is a post-employment benefit plan
pasca kerja untuk imbalan kerja dari Bank program for the employee benefit of either
atau entitas yang terkait dengan Bank. the Bank or entities related to the Bank.
Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclosed in the relevant
catatan atas laporan keuangan yang relevan notes to the financial statements and the
dan rinciannya telah disajikan dalam Catatan details are presented in Note 44 of the financial
44 atas laporan keuangan. statements.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Piutang murabahah Murabahah receivables
Bank menghitung cadangan kerugian The Bank calculates individual allowance for
penurunan nilai individual untuk piutang impairment losses for murabahah receivable in
murabahah sesuai dengan ketentuan di PSAK accordance with SFAS 402 “Accounting for
402 "Akuntansi Murabahah", ISAK 402 Murabahah”, IFAS 402 “Impairment of
“Penurunan Nilai Piutang Murabahah”, dan Murabahah Receivables”, and PAPSI Revised
PAPSI Revisi 2013. 2013.
Bank mengevaluasi apakah terdapat bukti The Bank assesses whether there is any
objektif bahwa aset keuangan mengalami objective evidence that a financial asset is
penurunan nilai pada setiap tanggal laporan impaired at each statement of financial position
posisi keuangan. date.
Halaman - 21 - Page
Page 560
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Piutang murabahah (lanjutan) Murabahah receivables (continued)
Aset keuangan mengalami penurunan nilai jika Financial assets are impaired when an
bukti objektif menunjukkan bahwa peristiwa objective evidence demonstrates that a loss
yang merugikan telah terjadi setelah event has occurred after the initial recognition
pengakuan awal aset keuangan dan peristiwa of the asset and that the loss event has an
tersebut berdampak pada arus kas masa impact on the future cash flows of the financial
datang atas aset keuangan yang dapat asset that can be estimated reliably.
diestimasi secara andal.
Kriteria yang digunakan oleh Bank untuk The criteria used by the Bank to determine
menentukan bukti objektif dari penurunan nilai objective evidence of impairment are as
adalah sebagai berikut: follows:
(1) kesulitan keuangan signifikan yang dialami (1) significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau pihak peminjam; obligor;
(2) pelanggaran kontrak, seperti terjadinya (2) a breach of contract, such as a default or
wanprestasi atau tunggakan pembayaran arrears on principal or margin payments;
pokok atau margin;
(3) pihak pemberi pinjaman, dengan alasan (3) the lender, for economic or legal reasons
ekonomi atau hukum sehubungan dengan relating to the debtor’s financial difficulty,
kesulitan keuangan yang dialami pihak grants the debtor a concession that the
peminjam, memberikan keringanan lender would not otherwise consider;
(konsesi) pada pihak peminjam yang tidak
mungkin diberikan jika pihak peminjam
tidak mengalami kesulitan tersebut;
(4) terdapat kemungkinan bahwa pihak (4) it becomes probable that the debtor will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter into bankruptcy or other financial
melakukan reorganisasi keuangan lainnya; reorganisation;
(5) hilangnya pasar aktif dari aset keuangan (5) the disappearance of an active market of
akibat kesulitan keuangan; financial assets due to financial difficulties;
(6) data yang dapat diobservasi (6) observable data indicating that there is a
mengindikasikan adanya penurunan yang measurable decrease in the estimated
dapat diukur atas estimasi arus kas masa future cash flows from a portfolio of
datang dari kelompok aset keuangan sejak financial assets since the initial recognition
pengakuan awal aset dimaksud, meskipun of those assets, although the decrease
penurunannya belum dapat diidentifikasi cannot yet be identified individually in the
terhadap aset keuangan secara individual portfolio;
dalam kelompok aset tersebut;
(7) memburuknya status pembayaran pihak (7) adverse changes in the payment status of
peminjam dalam kelompok tersebut; dan debtors in the portfolio; and
(8) kondisi ekonomi nasional atau lokal yang (8) national or local economic conditions that
berkorelasi dengan wanprestasi atas aset correlate with breach of contract of the
dalam kelompok tersebut. assets in the portfolio.
Bank pertama kali menentukan apakah The Bank first assesses whether an objective
terdapat bukti objektif penurunan nilai secara evidence of impairment for financial assets that
individual atas aset keuangan yang signifikan are individually significant and collectively for
dan secara kolektif untuk aset keuangan yang financial assets that are not individually
tidak signifikan secara individual. significant.
Jika Bank menentukan tidak terdapat bukti If the Bank determines that there is no
objektif mengenai penurunan nilai atas aset objective evidence of impairment for an
keuangan yang dinilai secara individual, individually assessed financial asset, whether
terlepas aset keuangan tersebut signifikan significant or not, it includes the asset in a
atau tidak, maka Bank memasukkan aset group of financial assets with similar financing
tersebut ke dalam kelompok aset keuangan risk characteristics and collectively assesses
yang memiliki karakteristik risiko pembiayaan them for impairment. Financial assets that are
yang serupa dan menilai penurunan nilai individually assessed for impairment, and for
kelompok tersebut secara kolektif. Aset which an impairment loss is or continues to be
keuangan yang penurunan nilainya dilakukan recognised is excluded in the collective
secara individual, dan untuk itu kerugian assessment of impairment.
penurunan nilai telah diakui atau tetap diakui,
tidak termasuk dalam penilaian penurunan
nilai secara kolektif.
Halaman - 22 - Page
Page 561
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Piutang murabahah (lanjutan) Murabahah receivables (continued)
Bank menetapkan piutang murabahah yang The Bank determines murabahah receivables
harus dievaluasi penurunan nilainya secara to be evaluated for impairment through
individual, jika memenuhi salah satu kriteria di individual evaluation if one of the following
bawah ini: criteria is met:
(1) piutang murabahah memiliki kolektibilitas (1) murabahah receivables which have
kurang lancar, diragukan dan macet, dan collectibility status as substandard,
memiliki saldo nilai piutang secara doubtful and loss, and have an individual
individual di atas atau sama dengan receivables balance of above or equal to
Rp10.000; atau Rp10,000; or
(2) piutang murabahah yang direstrukturisasi (2) murabahah receivables that are
atau pernah direstrukturisasi dan yang restructured or have been restructured
secara individual memiliki saldo nilai and which individually have a balance of
piutang di atas Rp10.000. receivables above or equal Rp10,000.
Bank menetapkan piutang murabahah yang The Bank determines murabahah receivables
harus dievaluasi penurunan nilainya secara to be evaluated for impairment through
kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di collective evaluation if one of the following
bawah ini: criteria is met:
(1) piutang murabahah yang secara individual (1) murabahah receivables which individually
memiliki nilai signifikan namun tidak have significant value but there is no
memiliki bukti objektif penurunan nilai; objective evidence of impairment;
(2) piutang murabahah yang secara individual (2) murabahah receivables which individually
memiliki nilai tidak signifikan; atau have insignificant value; or
(3) piutang murabahah yang direstrukturisasi (3) restructured murabahah receivables which
yang secara individual memiliki nilai tidak individually have insignificant value.
signifikan.
Perhitungan cadangan kerugian penurunan The calculation of allowance for impairment
nilai atas aset keuangan yang dinilai secara losses on financial assets which are evaluated
kolektif dikelompokkan berdasarkan collectively, grouped based on similar
karakteristik risiko piutang yang sama dengan receivable risk characteristics and taking into
mempertimbangkan segmentasi piutang account the receivable segmentation on the
berdasarkan pengalaman kerugian masa lalu basis of historical loss experience (probability
(probability of default). of default).
Bank menggunakan metode analisis migrasi The Bank uses the migration analysis method
yang merupakan suatu metode analisis which is a statistical model analysis method to
statistik, untuk menilai cadangan kerugian assess allowance for impairment losses on
penurunan nilai atas piutang yang diberikan collective receivables. The Bank uses 5 (five)
secara kolektif. Bank menggunakan data years historical data to compute for the
historis 5 (lima) tahun dalam menghitung Probability of Default (“PD”) and Loss Given
Probability of Default (“PD”) dan Loss Given Default (“LGD”).
Default (“LGD”).
Kerugian penurunan nilai atas aset keuangan Impairment losses on financial assets recorded
yang dicatat pada biaya perolehan at amortised cost are measured as the
diamortisasi diukur sebesar selisih antara nilai difference between the carrying amount of the
tercatat aset keuangan dengan nilai kini financial assets and present value of estimated
estimasi arus kas masa datang yang future cash flows discounted at the financial
didiskonto menggunakan tingkat margin efektif assets original effective margin rate.
awal dari aset keuangan tersebut.
Halaman - 23 - Page
Page 562
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Piutang murabahah (lanjutan) Murabahah receivables (continued)
Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba Impairment losses are recognised in
rugi dan penghasilan komprehensif lain dan statements of profit or loss and other
dicatat pada akun cadangan kerugian comprehensive income and reflected in an
penurunan nilai sebagai pengurang terhadap allowance for impairment losses account
aset keuangan yang dicatat pada biaya against financial assets carried at amortised
perolehan diamortisasi. cost.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang The recoveries of written-off financial assets in
diberikan yang telah dihapusbukukan, pada the current year are credited by adjusting the
tahun berjalan dikreditkan dengan allowance for impairment losses accounts.
menyesuaikan akun cadangan kerugian Recoveries of written-off loans from previous
penurunan nilai. Penerimaan kembali atas years are recorded as operating income other
pinjaman yang diberikan yang telah than margin income.
dihapusbukukan pada tahun-tahun
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan
operasional selain pendapatan margin.
Aset produktif selain piutang murabahah Earning assets other than murabahah
receivables
Aset produktif selain piutang murabahah terdiri Earning assets other than murabahah
terdiri dari giro dan penempatan pada Bank receivables consist of current accounts and
Indonesia dalam bentuk Deposito Berjangka placements with Bank Indonesia in the form of
Syariah Bank Indonesia dan Fasilitas Bank Indonesia Sharia Term Deposits and
Simpanan Bank Indonesia Syariah (“FASBIS”), Bank Indonesia Sharia Deposit Facilities
giro dan penempatan pada bank lain, investasi (“FASBIS”), current accounts and placements
pada surat berharga, piutang istishna, with other banks, investments in marketable
pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, securities, istishna receivables, funds of qardh,
pembiayaan musyarakah, aset yang diperoleh mudharabah financing, musyarakah financing,
untuk ijarah, serta komitmen dan kontinjensi assets acquired for ijarah, and commitments
yang memiliki risiko pembiayaan seperti bank and contingencies which carry financing risk,
garansi. Bank membentuk cadangan kerugian such as bank guarantees. The Bank provides
penurunan nilai berdasarkan estimasi kerugian the allowance for impairment losses based on
aset produktif yang tidak dapat ditagih the estimated losses from uncollectible amount
sebagaimana diatur dalam PSAK yang earning assets as stipulated in the applicable
berlaku. Selain itu, Bank juga menerapkan SFAS. In addition, the Bank also implemented
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) Regulation of the Financial Services Authority
No. 02/POJK.03/2022 tanggal 31 Januari 2022 (“POJK”) No. 02/POJK.03/2022 dated 31
tentang “Penilaian Kualitas Aset Bank Umum January 2022 regarding “Asset Quality Ratings
Syariah dan Unit Usaha Syariah” yang berlaku for Sharia Bank and Sharia Business Unit”
efektif tanggal 7 Februari 2022. which was effective as at 7 February 2022.
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan POJK adalah sebagai accordance with POJK is as follows:
berikut:
1) Cadangan umum, ditetapkan paling 1) General reserve, shall be no less than 1%
rendah sebesar 1% dari aset produktif of total earning assets classified as current,
yang digolongkan lancar diluar giro dan excluding current accounts and placements
penempatan pada Bank Indonesia, surat with Bank Indonesia, securities issued by
berharga yang diterbitkan pemerintah the government based on sharia principles
berdasarkan prinsip syariah dan aset and part of earning assets guaranteed cash
produktif yang dijamin dengan agunan collateral.
tunai.
Halaman - 24 - Page
Page 563
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset produktif selain piutang murabahah Earning assets other than murabahah
(lanjutan) receivables (continued)
Cadangan kerugian minimum yang harus The minimum allowance to be provided in
dibentuk sesuai dengan POJK adalah sebagai accordance with POJK is as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
2) Cadangan khusus, sekurang-kurangnya 2) Special reserves, shall be at least:
sebesar:
a) 5% dari aset produktif yang a) 5% of earning assets classified as
digolongkan Dalam Perhatian Khusus Special Mention after deducting the
setelah dikurangi nilai agunan; collateral value;
b) 15% dari aset produktif yang b) 15% of earning assets classified as
digolongkan Kurang Lancar setelah Substandard after deducting the
dikurangi nilai agunan; collateral value;
c) 50% dari aset produktif yang c) 50% of earning assets classified as
digolongkan Diragukan setelah Doubtful after deducting the collateral
dikurangi nilai agunan; dan value; and
d) 100% dari aset produktif yang d) 100% of earning assets classified as
digolongkan Macet setelah dikurangi Loss after deducting the collateral value.
nilai agunan.
Kriteria penilaian nilai agunan yang dapat The criteria for assessment of the value of
dikurangkan dalam pembentukan cadangan collateral that can be deducted in the
kerugian penurunan nilai sesuai dengan calculation of allowance for impairment losses
POJK. are based on POJK.
Bank melakukan pengkajian kecukupan The Bank conducts assessment upon the
cadangan kerugian penurunan nilai atas aset adequacy of the allowance for impairment
produktif yang dibentuk berdasarkan POJK losses on earning assets established based on
No. 02/POJK.03/2022 dan mempertimbangkan POJK No. 02/POJK.03/2022 and consider the
estimasi kerugian aset produktif yang tidak estimated loss of earning assets that is
dapat ditagih. uncollectible.
Aset nonproduktif Non-earning assets
Aset nonproduktif adalah aset Bank selain aset Non-earning assets represent the Bank’s
produktif yang memiliki potensi kerugian, assets other than earning assets which have
antara lain dalam bentuk Agunan potential loss such as foreclosed
Yang Diambil Alih (“AYDA”), rekening collaterals (“AYDA”), inter-branches account,
perantara, temporary account, dan properti temporary account and abandoned property.
terbengkalai.
AYDA adalah aset yang diperoleh Bank, baik AYDA is an asset acquired through auction or
melalui pelelangan atau di luar pelelangan over the counter based on voluntary
berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh submission by collateral owner or based on the
pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk power of attorney to sell over the counter from
menjual di luar lelang dari pemilik collateral owner in the event of
agunan dalam hal nasabah tidak customer’s failure in meeting their liabilities to
memenuhi kewajibannya kepada Bank. Bank the Bank. The Bank is required to settle its
wajib melakukan upaya penyelesaian terhadap AYDA and prepare documentation of its effort
AYDA yang dimiliki dan mendokumentasikan to settle the assets.
upaya penyelesaian AYDA.
Penetapan nilai realisasi bersih wajib The determination of net realisable value is
dilakukan oleh penilai independen, untuk required to be carried out by an independent
AYDA dengan nilai Rp5.000 atau lebih. appraiser for AYDA in the amount equivalent or
Sementara untuk AYDA dengan nilai di bawah more than Rp5,000. Internal appraiser of the
Rp5.000 dapat menggunakan penilai internal Bank may be used for AYDA below Rp5,000.
Bank.
Halaman - 25 - Page
Page 564
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset nonproduktif (lanjutan) Non-earning assets (continued)
Bank wajib menggunakan nilai yang terendah The Bank is required to use the lowest price if
apabila terdapat beberapa nilai dari penilai there are several values proposed by the
independen atau penilai internal Bank. independent or internal appraiser.
AYDA yang telah dilakukan upaya AYDA which completion efforts have been
penyelesaian, ditetapkan memiliki kualitas: made is determined to have quality as follows:
a) Lancar, apabila dimiliki sampai dengan 1 a) Current, if owned within 1 (one) year.
(satu) tahun.
b) Kurang Lancar, apabila dimiliki 1 (satu) b) Substandard, if owned 1 (one) year to 3
tahun sampai dengan 3 (tiga) tahun. (three) years.
c) Diragukan, apabila dimiliki 3 (tiga) tahun c) Doubtful, if owned 3 (three) years to 5 (five)
sampai dengan 5 (lima) tahun. years.
d) Macet, apabila dimiliki lebih dari 5 (lima) d) Loss, if owned more than 5 (five) years.
tahun.
AYDA sehubungan dengan penyelesaian AYDA acquired in relation to settlement of
pembiayaan (disajikan dalam akun aset lain) financing (presented in other assets account)
diakui sebesar nilai realisasi bersih maksimum are recognised at net realisable value
sebesar kewajiban nasabah. Nilai realisasi maximum at the value of debtors’ obligation.
bersih adalah nilai wajar aset setelah dikurangi Net realisable value is the fair value of the
estimasi biaya pelepasan. Setelah pengakuan asset after deducting the estimated disposal
awal, AYDA dicatat sebesar nilai yang lebih costs. Subsequent to initial recognition, AYDA
rendah antara nilai tercatat dengan nilai are stated at the lower of the carrying value or
wajarnya setelah dikurangi biaya untuk the recovery value.
menjualnya.
Rekening perantara adalah akun tagihan yang Inter-branch account is receivable or payable
timbul dari transaksi antar kantor yang belum arising from inter-branch transactions that are
diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. unsettled after a certain period of time.
Temporary account adalah akun yang Temporary accounts is accounts used in daily
digunakan dalam operasional perbankan banking operations that are temporary and
sehari-hari yang bersifat sementara dan harus must be settled immediately within a certain
segera diselesaikan dalam jangka waktu time period determined by the Bank.
tertentu yang telah ditetapkan oleh Bank.
Bank wajib melakukan upaya penyelesaian The Bank is required to settle its inter-branch
rekening perantara dan temporary account. account and temporary account.
Kualitas rekening perantara dan temporary The quality of inter-branch account and
account ditetapkan sebagai berikut: temporary account are determined as:
1) Lancar, apabila tercatat dalam 1) Current, if the transaction has been
pembukuan Bank sampai dengan 180 recorded in the Bank’s book up to 180 (one
(seratus delapan puluh) hari. hundred and eighty) days.
2) Macet, apabila tercatat dalam pembukuan 2) Loss, if the transaction has been recorded
Bank lebih dari 180 (seratus delapan in the Bank’s book over 180 (one hundred
puluh) hari. and eighty) days.
Properti terbengkalai adalah aset tetap dalam Abandoned property is a fixed asset in the form
bentuk properti yang dimiliki Bank tetapi tidak of property owned by the Bank but not used for
digunakan untuk kegiatan usaha Bank yang normal Bank business activities.
lazim.
Halaman - 26 - Page
Page 565
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Aset nonproduktif (lanjutan) Non-earning assets (continued)
Bank wajib melakukan upaya penyelesaian The Bank is required to settle its abandoned
properti terbengkalai. property.
Kualitas properti terbengkalai ditetapkan The quality of abandoned property are
sebagai berikut: determined as:
a) Lancar, apabila dimiliki sampai dengan 1 a) Current, if owned within 1 (one) year.
(satu) tahun.
b) Kurang Lancar, apabila dimiliki 1 (satu) b) Substandard, if owned 1 (one) year to 3
tahun sampai dengan 3 (tiga) tahun. (three) years.
c) Diragukan, apabila dimiliki 3 (tiga) tahun c) Doubtful, if owned 3 (three) years to 5 (five)
sampai dengan 5 (lima) tahun. years.
d) Macet, apabila dimiliki lebih dari 5 (lima) d) Loss, if owned more than 5 (five) years.
tahun.
e. Giro dan penempatan pada Bank Indonesia e. Current accounts and placements with
Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia Current accounts and placements with Bank
terdiri dari giro wadiah pada Bank Indonesia Indonesia consist of wadiah current accounts
dan penanaman dana pada Bank Indonesia with Bank Indonesia and placements of funds
berupa Fasilitas Simpanan Bank Indonesia with Bank Indonesia in the form of Bank
Syariah (“FASBIS”) dan Deposito Berjangka Indonesia Sharia Deposit Facilities (“FASBIS”)
Syariah Bank Indonesia. and Bank Indonesia Sharia Term Deposits.
FASBIS merupakan sertifikat yang diterbitkan FASBIS are certificates issued by Bank
Bank Indonesia sebagai bukti penitipan dana Indonesia as evidence of short-term deposit of
berjangka pendek dengan prinsip wadiah. funds with the principles of wadiah. Bank
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Indonesia Sharia Term Deposits are term
merupakan penempatan berjangka di Bank deposits in Bank Indonesia with the principles
Indonesia dengan prinsip jualah. Giro dan of jualah. Current accounts and placements
penempatan pada Bank Indonesia disajikan with Bank Indonesia are presented at the
sebesar saldo penempatan. outstanding balance.
f. Giro dan penempatan pada bank lain f. Current accounts and placements with
other banks
Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo Current accounts with other Banks are stated
giro dikurangi dengan cadangan kerugian at their outstanding balances net of allowance
penurunan nilai. Bonus yang diterima Bank for impairment losses. Bonuses received by the
dari Bank Umum Syariah diakui sebagai Bank from Sharia Commercial Banks are
pendapatan usaha lainnya. Penerimaan jasa recognised as other operating income.
giro dari bank nonsyariah tidak diakui sebagai Proceeds of interest on current accounts from
pendapatan Bank. non-sharia banks are not recognised as the
Bank's income.
Dana penerimaan jasa giro yang berasal dari The received current account service funds that
bank nonsyariah dikategorikan sebagai dana come from non-sharia bank are categorised as
nonhalal, sehingga Bank Syariah non-halal funds, so Sharia Bank then
menyalurkannya sebagai dana kebajikan. distributed as qardhul hasan funds. Before the
Sebelum dana kebajikan tersebut disalurkan, qardhul hasan funds are distributed, it is
maka pencatatannya di sisi liabilitas. recorded in liabilities.
g. Investasi pada surat berharga g. Investments in marketable securities
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia marketable securities are proof of
penanaman dalam surat berharga berdasarkan investments under sharia principles commonly
prinsip syariah yang lazim diperdagangkan di traded in sharia money market and/or sharia
pasar uang syariah dan/atau pasar modal stock exchange, such as sharia bonds (sukuk)
syariah, antara lain obligasi syariah (sukuk) and mutual funds.
dan reksa dana.
Halaman - 27 - Page
Page 566
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
g. Investasi pada surat berharga (lanjutan) g. Investments in marketable securities
(continued)
Pada saat pengakuan awal, Bank menentukan At initial recognition, the Bank determines the
klasifikasi investasi pada surat berharga classification of investments in marketable
sebagai diukur pada biaya perolehan securities either measured at amortised cost,
diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income
penghasilan komprehensif lain atau diukur or fair value through profit or loss.
pada nilai wajar melalui laba rugi.
a. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi a.
a. Measured at amortised cost
• Investasi tersebut dimiliki dalam suatu • The investment is held in a business
model usaha yang bertujuan utama model whereby the primary goal is to
untuk memperoleh arus kas obtain contractual cash flows and has
kontraktual dan terdapat persyaratan contractual terms in determining the
kontraktual dalam menentukan specific date of principal payments
tanggal tertentu atas pembayaran and or the results;
pokok dan atau hasilnya;
• Biaya perolehan surat berharga • Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; dan includes transaction cost; and
• Selisih antara biaya perolehan dan • The difference between the
nilai nominal diamortisasi secara garis acquisition cost and the nominal value
lurus selama jangka waktu sukuk dan is amortised on a straight-line basis
diakui dalam laba rugi. over the period of the sukuk and
recognised in profit or loss.
b. Diukur pada nilai wajar melalui a.
b. Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
• Investasi tersebut dimiliki dalam suatu • The investment is held in a business
model usaha yang bertujuan utama model whereby the primary goal is to
untuk memperoleh arus kas obtain contractual cash flows and to
kontraktual dan melakukan penjualan sell the marketable securities, and has
surat berharga, terdapat persyaratan contractual terms in determining the
kontraktual dalam menentukan specific date of principal payments
tanggal tertentu atas pembayaran and or the results;
pokok dan atau hasilnya;
• Biaya perolehan surat berharga • Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; includes transaction cost;
• Selisih antara biaya perolehan dan • The difference between acquisition
nilai nominal diamortisasi secara garis cost and the nominal value is
lurus selama jangka waktu surat amortised on a straight-line basis over
berharga dan diakui dalam laba rugi; the period of the marketable securities
dan and is recognised in profit or loss; and
• Keuntungan atau kerugian dari • Gain or loss from changes of fair
perubahan nilai wajar diakui dalam value is recognised in other
penghasilan komprehensif lain setelah comprehensive income after
memperhitungkan saldo selisih biaya considering unamortised difference of
perolehan dan nilai nominal yang acquisition cost and nominal value
belum diamortisasi dan saldo and accumulated gain or loss of fair
akumulasi keuntungan dan kerugian value which has been previously
nilai wajar yang telah diakui dalam recognised in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income. When marketable securities
sebelumnya. Ketika investasi surat are derecognised, the accumulated
berharga dihentikan pengakuannya, gain or loss which has been
akumulasi keuntungan atau kerugian previously recognised in other
yang sebelumnya diakui dalam comprehensive income is reclassified
penghasilan komprehensif lain to profit or loss as reclassification
direklasifikasi ke laba rugi sebagai adjustment.
penyesuaian reklasifikasi.
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi a.
c. Measured at fair value through profit or
loss
b.
• Biaya perolehan surat berharga tidak • Marketable securities acquisition cost
termasuk biaya transaksi; dan excludes transaction cost; and
• Selisih antara nilai wajar dan jumlah • The difference between fair value and
tercatat diakui dalam laba rugi. the carrying value is recognised in
profit or loss.
Halaman - 28 - Page
Page 567
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
h. Tagihan dan liabilitas akseptasi h. Acceptance receivables and liabilities
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and liabilities
transaksi Letter of Credit (“L/C”) dan Surat represent Letters of Credit (“L/C”) and
Kredit Berdokumen dalam Negeri (“SKBDN”) Domestic Documentary Letters of Credit
yang diterima oleh bank penerima. (“SKBDN”) transactions that have been
accepted by the accepting bank.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptance receivables and liabilities are
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan stated at amortised cost. Acceptances
akseptasi disajikan setelah dikurangi receivable are stated at net of allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
pinjaman yang diberikan dan piutang. Liabilitas financing and receivables. Acceptance
akseptasi diklasifikasi sebagai kewajiban liabilities are classified as financial liabilities at
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan amortised cost.
diamortisasi.
i. Piutang i. Receivables
Piutang terdiri dari piutang murabahah, piutang Receivables consist of murabahah receivables,
istishna, dan piutang ijarah. istishna receivables and ijarah receivables.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Bank, dimana Bank between the customer and the Bank, whereby
membiayai kebutuhan konsumsi, investasi dan the Bank finances the consumption, investment
modal kerja nasabah yang dijual dengan harga and working capital needs of the customer sold
pokok ditambah dengan keuntungan yang with a principle price plus a certain margin that
diketahui dan disepakati bersama. is mutually informed and agreed. Repayment
Pembayaran atas pembiayaan ini dilakukan on this financing is made in installments within
dengan cara mengangsur dalam jangka waktu a specified period.
yang ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur Murabahah receivables are initially measured
pada nilai bersih ditambah dengan biaya at net realisable value plus directly attributable
transaksi yang dapat diatribusikan secara transaction costs which is an additional cost to
langsung dan merupakan biaya tambahan obtain the respected financial assets and after
untuk memperoleh aset keuangan tersebut the initial recognition, are measured at
dan setelah pengakuan awal diukur pada amortised cost using the effective margin
biaya perolehan diamortisasi menggunakan method less any allowance for impairment
metode margin efektif dikurangi dengan losses value.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Istishna adalah akad penjualan antara Istishna is a sale and purchase contract
al-mustashni (pembeli) dan al-shani between al-mustashni (buyer) and al-shani
(produsen yang juga bertindak sebagai (manufacturer also acting as the seller). Based
penjual). Berdasarkan akad tersebut, pembeli on the contract, the buyer orders the
menugaskan produsen untuk membuat atau manufacturer to produce or to supply al-
mengadakan al-mashnu (barang pesanan) mashnu (goods ordered) according to the
sesuai spesifikasi yang disyaratkan pembeli specifications required by the buyer and to sell
dan menjualnya dengan harga yang them at agreed price.
disepakati.
Piutang istishna disajikan sebesar tagihan Istishna receivables are stated at the amount
termin kepada pembeli akhir dikurangi dengan billed to customer less allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. Margin impairment losses. Deferred istishna margin is
istishna yang ditangguhkan disajikan sebagai presented as a contra account of istishna
pos lawan piutang istishna. receivables.
Ijarah adalah akad sewa antara pihak yang Ijarah is the lease contract between the party
menyewakan aset ijarah (mu’jir) dengan who rents out the ijarah assets (mu'jir) and the
penyewa/penerima manfaat barang (musta’jir) lessee/beneficiary of the goods (musta'jir) or
atau antara penerima jasa (musta’jir) dengan between the recipient of the service (musta'jir)
pihak yang memberikan jasa (ajir) untuk and the party who provide the service (ajir) to
mempertukarkan manfaat dan ujrah, baik exchange benefits and ujrah, both benefits of
manfaat aset ijarah maupun jasa. ijarah assets or services.
Halaman - 29 - Page
Page 568
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
i. Piutang (lanjutan) i. Receivables (continued)
Piutang ijarah terdiri dari piutang ijarah atas Ijarah receivables consist of ijarah of assets
aset dan piutang ijarah multijasa. Piutang and multi-services ijarah receivables. Ijarah of
ijarah atas aset adalah porsi pokok atas assets receivables are the principal portion of
pendapatan sewa yang telah jatuh tempo dan unpaid rent income at maturity. Multi-services
belum dibayar. Piutang ijarah multijasa adalah ijarah receivables are the principal portion of
porsi pokok atas pendapatan sewa yang unpaid rent income at maturity. Allowance for
belum dibayar sampai dengan jatuh tempo. impairment losses accounts on ijarah of assets
Cadangan kerugian penurunan nilai atas receivables and multi-services ijarah
piutang ijarah atas aset dan dan piutang ijarah receivables are presented as a contra account
multijasa disajikan sebagai pos lawan piutang of ijarah of assets receivables and multi-
ijarah atas aset dan piutang ijarah multijasa. services ijarah receivables. The Bank records
Bank mencatat ujrah ijarah atas aset yang ujrah receivables of ijarah of assets and multi-
akan diterima dan ijarah multijasa yang akan services ijarah as other assets.
diterima sebagai aset lainnya.
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali piutang bagi debitur receivables without changing the total margin
tanpa mengubah jumlah margin yang harus to be paid so that there is no gain or loss from
dibayar sehingga tidak terdapat keuntungan restructurisation. Margin income after
atau kerugian dari restrukturisasi. Pendapatan restructurisation is recognised based on the
margin setelah restrukturisasi diakui sesuai installment schedule after restructurisation.
jadwal angsuran setelah restrukturisasi.
j. Pinjaman qardh j. Funds of qardh
Pinjaman qardh adalah penyaluran dana Funds of qardh represent a distribution of funds
dengan akad qardh. with qardh contract.
Akad qardh adalah akad pinjaman dana Qardh contract is a borrowing contract with the
kepada nasabah dengan ketentuan bahwa condition that the borrower should repay the
nasabah wajib mengembalikan dana yang loan at a specified period of time.
diterimanya pada waktu yang telah disepakati.
Pinjaman qardh meliputi pembiayaan dengan Funds of qardh includes hawalah and rahn
akad hawalah dan rahn. Akad hawalah adalah financing contract. Hawalah is a transfer of
akad pengalihan utang dari pihak yang debts from debtors (customers) to other party
berutang (nasabah) kepada pihak lain (Bank) (Bank) which obligate to shoulder or pay. The
yang wajib menanggung atau membayar. Bank will obtain an ujrah (fee) from this
Atas transaksi ini Bank mendapatkan ujrah transaction, which is recognised as income
(imbalan) dan diakui sebagai pendapatan when received.
pada saat diterima.
Akad rahn merupakan transaksi Rahn contract is the pawn of goods or assets
menggadaikan barang atau harta dari by customers to the Bank with the money as
nasabah kepada Bank dengan uang sebagai compensation. Goods or assets being pawned
gantinya. Barang atau harta yang digadaikan are valued in accordance with the market price
tersebut dinilai sesuai harga pasar dikurangi less a certain percentage and the Bank gets
persentase tertentu dan sebagai imbalannya ujrah (fee) in return which are recognised on
Bank mendapatkan ujrah (imbalan) dan diakui an accrual basis.
berdasarkan basis akrual.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana Funds of qardh are recognised at the same
yang dipinjamkan pada saat terjadinya. Pada amount of funds lent when these occur. On the
tanggal laporan posisi keuangan, pinjaman statements of financial position date, funds of
qardh dinyatakan sebesar saldo pinjaman qardh is stated at the outstanding financing
dikurangi dengan saldo cadangan kerugian balance less allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk berdasarkan which is provided based on the management’s
hasil reviu oleh manajemen terhadap kualitas review of the financing quality.
pembiayaan yang ada.
Halaman - 30 - Page
Page 569
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
j. Pinjaman qardh (lanjutan) j. Funds of qardh (continued)
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali pinjaman qardh bagi funds of qardh. Ujrah income after
debitur. Pendapatan ujrah setelah restructurisation is recognised amounting to
restrukturisasi diakui sebesar ujrah yang the agreed ujrah after restructurisation.
disepakati setelah restrukturisasi.
k. Pembiayaan k. Financing
Pembiayaan bagi hasil dapat dilakukan Financing with profit sharing scheme can be
dengan akad mudharabah dan akad done in the form of mudharabah and
musyarakah. musyarakah contract.
Pembiayaan mudharabah merupakan Mudharabah financing is a joint financing
pembiayaan kerjasama antara Bank sebagai made between the Bank as the owner of the
pemilik dana (shahibul maal) dengan nasabah funds (shahibul maal) and the customer as a
sebagai pelaksana usaha (mudharib) selama business executor (mudharib) during a certain
jangka waktu tertentu. Pembagian hasil period. The profit sharing from the project or
keuntungan dari proyek atau usaha tersebut the business is determined in accordance with
ditentukan sesuai dengan nisbah the mutually agreed nisbah (predetermined
(predetermined ratio) yang telah disepakati ratio). On the statements of financial position
bersama. Pada tanggal laporan posisi date, mudharabah financing is stated at the
keuangan, pembiayaan mudharabah outstanding financing balance less allowance
dinyatakan sebesar saldo pembiayaan for impairment losses which is provided based
dikurangi dengan saldo cadangan kerugian on the management’s review of the financing
penurunan nilai yang dibentuk berdasarkan quality.
hasil reviu oleh manajemen terhadap kualitas
pembiayaan yang ada.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is a partnership contract
kerjasama yang terjadi di antara para pemilik among fund’s owners (musyarakah partners)
modal (mitra musyarakah) untuk to contribute funds and conduct a business on
menggabungkan modal dan melakukan usaha a joint basis through partnership with the profit
secara bersama dalam suatu kemitraan sharing based on a predetermined ratio, while
dengan pembagian hasil sesuai dengan the losses are borne proportionally based on
kesepakatan, sedangkan kerugian ditanggung the capital contribution. On the statements of
secara proporsional sesuai dengan kontribusi financial position dates, musyarakah financing
modal. Pada tanggal laporan posisi keuangan, is stated at the outstanding financing balance
pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar less allowance for impairment losses which is
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo provided based on the management’s review
cadangan kerugian penurunan nilai yang on the existing financing quality.
dibentuk berdasarkan hasil reviu oleh
manajemen terhadap kualitas pembiayaan
yang ada.
Skema restrukturisasi dilakukan dengan Restructuring scheme involves extension of
perpanjangan jangka waktu dan/atau maturity date and/or rescheduling debtor’s
penjadwalan kembali pembiayaan bagi debitur. financing. Profit sharing income after
Pendapatan bagi hasil setelah restrukturisasi restructurisation is recognised amounting to
diakui sebesar hak bagi hasil sesuai nisbah the profit sharing based on the agreed nisbah
yang disepakati setelah restrukturisasi. after restructurisation.
l. Aset yang diperoleh untuk ijarah l. Assets acquired for ijarah
Ijarah atas aset adalah ijarah atas manfaat dari Ijarah of assets is ijarah for the benefits of
aset ijarah. ijarah assets.
Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa Ijarah muntahiyah bittamlik is a lease
menyewa antara pemilik objek sewa dan transaction between the lessor and lessee to
penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obtain fee from the object leased with the
objek sewa yang disewakan dengan opsi option of transferring the title through purchase
perpindahan hak milik objek sewa baik dengan or grant at a certain time in accordance with the
jual beli atau pemberian (hibah) pada saat lease contract.
tertentu sesuai akad sewa.
Halaman - 31 - Page
Page 570
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
l. Aset yang diperoleh untuk ijarah (lanjutan) l. Assets acquired for ijarah (continued)
Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan Assets acquired for ijarah represent object of
aset yang menjadi objek transaksi sewa atas leased assets and are recorded in the
aset dan dicatat di laporan posisi keuangan statements of financial position at the
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi acquisition cost, net of accumulated
penyusutan. depreciation.
Objek sewa dalam transaksi ijarah atas aset Leased object in ijarah of assets transaction is
disusutkan sesuai kebijakan penyusutan aset depreciated based on the depreciation policy
sejenis, sedangkan objek sewa dalam ijarah for similar assets, while leased object in ijarah
muntahiyah bittamlik disusutkan sesuai masa muntahiyah bittamlik transaction is depreciated
sewa. based on leased term.
Perpindahan hak milik objek sewa kepada The transfer of ownership right on the leased
penyewa dalam ijarah muntahiyah bittamlik object to the lessee in ijarah muntahiyah
dapat dilakukan dengan cara: bittamlik can be conducted through:
(i) hibah; atau (i) a grant; or
(ii) penjualan. (ii) sales.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar The carrying value of asset is immediately
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat impaired to its recoverable amount if the asset's
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang carrying amount is greater than the estimated
dapat dipulihkan. recoverable amount.
Ijarah atas jasa (multijasa) adalah ijarah atas Ijarah of services (multi-services) is ijarah for
manfaat dari jasa. Ijarah multijasa secara tidak the benefits of services. Indirect multi-services
langsung yaitu ijarah atas jasa yang mana ijarah is an ijarah for services where another
entitas lain yang memberikan jasa kepada entity provides services to the lessee. Indirect
penyewa. Ijarah multijasa tidak langsung tidak multi-services ijarah does not recognise assets
mengakui aset yang diperoleh untuk ijarah. acquired for ijarah. The Bank recognise the
Bank mengakui saldo pokok ijarah multijasa unpaid principal balance of the multi-services
yang belum dibayar sebagai piutang ijarah ijarah as multi-services ijarah receivable.
multijasa.
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud intangible assets
Aset tetap Fixed assets
Aset tetap dinilai sebesar harga perolehan Fixed assets are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan, kecuali tanah accumulated depreciation, except for land
dinilai dengan metode revaluasi. Harga which is valued with revaluation method. The
perolehan termasuk pengeluaran yang dapat acquisition cost includes directly attributable
diatribusikan secara langsung atas perolehan cost for the acquisition of the asset. The land is
aset tersebut. Tanah disajikan sebesar nilai stated at fair value, based on the assessment
wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan performed by external independent appraisers
oleh penilai independen eksternal yang telah which are registered with OJK. Valuation are
terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut performed regularly every three years to
dilakukan secara berkala setiap tiga tahun ensure that the fair value of the revalued assets
untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang does not differ materially from its carrying
direvaluasi tidak berbeda secara material amount. All other property, plant and
dengan jumlah tercatatnya. Aset tetap lainnya equipment are stated at historical cost less
disajikan sebesar harga perolehan dikurangi depreciation. Historical cost includes
dengan penyusutan. Harga perolehan expenditure that is directly attributable to the
termasuk pengeluaran yang dapat acquisition of the items. Land is not
diatribusikan secara langsung atas perolehan depreciated.
aset tersebut. Tanah tidak disusutkan.
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan sejak Fixed assets, except land, are depreciated from
bulan ketika aset tersebut digunakan dengan the month of the usage of assets and
menggunakan metode garis lurus selama computed using the straight-line method based
taksiran masa manfaat aset sebagai berikut: on the estimated useful life of the assets as
follows:
Tahun/Years
Bangunan 20 Buildings
Renovasi bangunan 10 Buildings improvement
Instalasi, kendaraan bermotor, Installation, vehicles,
inventaris kantor dan office equipment and
renovasi atas aset sewa 5 leasehold improvement
Halaman - 32 - Page
Page 571
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu depreciation method are reviewed and adjusted
disesuaikan, pada setiap akhir periode if appropriate, at the end of each reporting
pelaporan. period.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Costs after initial recognition are recognised as
sebagai bagian nilai tercatat aset atau sebagai part of the carrying amount of the asset or as a
aset yang terpisah, sebagaimana mestinya, separate asset, as appropriate, only when the
hanya jika kemungkinan besar Bank mendapat Bank is likely to benefit economically in the
manfaat ekonomis di masa depan berkenaan future with respect to these assets and the
dengan aset tersebut dan biaya perolehan acquisition cost can be reliably measured. The
aset dapat diukur dengan andal. Nilai tercatat carrying value of the replaced part are
dari komponen yang diganti dihapuskan. Biaya removed from the accounts. All other repairs
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke and maintenance are charged to the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other
komprehensif lain dalam tahun keuangan comprehensive income in the financial period
ketika biaya-biaya tersebut terjadi. when these costs occur.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari The increase in the carrying amount arising
revaluasi tanah dikreditkan pada “selisih from revaluation of land is credited to "surplus
revaluasi aset tetap” sebagai bagian dari on fixed assets revaluation" as part of other
pendapatan komprehensif lainnya. comprehensive income.
Penurunan yang menghapus nilai kenaikan The decrease in the carrying amount that offset
yang sebelumnya atas aset yang sama previous increase of the same asset is charged
dibebankan terhadap “selisih revaluasi aset to "surplus on fixed assets revaluation" as part
tetap” sebagai bagian dari pendapatan of other comprehensive income, other
komprehensif lainnya; penurunan lainnya decrease is charged to the statements of profit
dibebankan pada laporan laba rugi dan or loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar The carrying value of asset is immediately
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat impaired to its recoverable amount if the
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang asset’s carrying amount is greater than the
dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
Apabila aset tetap dilepas, maka nilai harga The net gains or losses arising from disposal of
perolehan dan akumulasi penyusutannya the fixed assets are determined by comparing
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan dan the proceeds received from disposal with the
keuntungan atau kerugian bersih atas carrying amount of the assets and recognised
pelepasan aset tetap diakui pada “pendapatan in “non-operating income and expenses” in the
dan beban nonusaha” dalam laporan laba rugi statements of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain. Jika aset comprehensive income. When the revalued
yang direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di assets are sold, amounts recorded in equity are
dalam ekuitas dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
Aset hak guna Right-of-use assets
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai At the inception of a contract, the Bank
apakah kontrak merupakan atau mengandung assesses whether the contract is or contains a
sewa. Suatu kontrak merupakan atau lease. A contract is or contains a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration.
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Bank tidak mengakui aset hak guna dan The Bank does not to recognise the right-of-
liabilitas sewa untuk: use asset and lease liabilities for:
• Sewa dengan jangka waktu kurang atau • Leases with a term of less or equal to 12
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat months and there is no call option; and
opsi beli; dan
• Sewa atas aset dengan nilai rendah. • Leases of low value assets.
Halaman - 33 - Page
Page 572
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset hak guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right
untuk mengendalikan penggunaan aset to control the use of an identified asset, the
identifikasian, Bank harus menilai apakah: Bank shall assess whether:
• Bank memiliki hak untuk mendapatkan • The Bank has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all the economic benefit from
ekonomi dari penggunaan aset use of the asset throughout the period of
identifikasian; dan use; and
• Bank memiliki hak untuk mengarahkan • The Bank has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian. Bank the identified asset. The Bank has the right
memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak when it has a relevant decision-making
untuk pengambilan keputusan yang right on how and for what purpose the
relevan tentang bagaimana dan untuk asset is used are predetermined and:
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk 1. The Bank has the right to operate the
mengoperasikan aset; dan asset; and
2. Bank telah mendesain aset dengan 2. The Bank has designed the asset in a
cara menetapkan sebelumnya way that predetermine how and for
bagaimana dan untuk tujuan apa aset what purposes it will be used.
akan digunakan selama periode
penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Bank The Bank recognises a right-of-use assets and
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. lease liabilities at the leases commencement
Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, date. The right-of-use assets is initially
dimana meliputi jumlah pengukuran awal measured at cost, which comprises the initial
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan amount of the lease liabilities adjusted for any
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau leases payment made at or before the
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan commencement date, plus any initial direct cost
biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset incurred. The right-of-use assets is amortised
hak guna diamortisasi dengan menggunakan over the straight-line method throughout the
metode garis lurus sepanjang jangka waktu lease term.
sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liabilities are initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are
tanggal permulaan, didiskontokan dengan not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa discounted using the interest rate implicit in the
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat lease or, if that right cannot be readily
ditentukan, maka menggunakan suku bunga determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank Generally, the Bank uses its incremental
menggunakan suku bunga pinjaman borrowing rate as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi Each leases payment is allocated between the
bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya liabilities and finance cost. The finance cost is
keuangan dibebankan pada laba rugi selama charged to profit or loss over the leases period
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat so as to produce a constant periodic rate of
suku bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the
liabilitas untuk setiap periode. liabilities for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Bank pada akhir masa sewa underlying asset to the Bank by the end of the
atau jika biaya perolehan aset hak guna leases term or if the cost of the right-of-use
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi assets reflects that the Bank will exercise a
beli, maka Bank menyusutkan aset hak guna purchase option, the Bank depreciates the
dari tanggal permulaan hingga akhir umur right-of-use assets from the commencement
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Bank date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak guna dari tanggal underlying asset. Otherwise, the Bank
permulaan hingga tanggal yang lebih awal depreciates the right-of-use assets from the
antara akhir umur manfaat aset hak guna atau commencement date to the earlier of the end
akhir masa sewa. of the useful life of the right-of-use assets or
the end of the leases term.
Halaman - 34 - Page
Page 573
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
m. Aset tetap, aset hak guna, dan aset tidak m. Fixed assets, right-of-use assets, and
berwujud (lanjutan) intangible assets (continued)
Aset tidak berwujud Intangible assets
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur the cost of the asset can be measured reliably
secara andal dan kemungkinan besar Bank and it is probable that the Bank will obtain
akan memperoleh manfaat ekonomis masa future economic benefits from the assets.
depan dari aset tersebut. Aset tidak berwujud Intangible assets consist of software.
terdiri dari perangkat lunak.
Perangkat lunak yang dibeli oleh Bank dicatat Software acquired by the Bank is recorded at
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi cost less accumulated amortisation. The
amortisasi. Metode amortisasi, estimasi masa amortisation method, estimated useful life and
manfaat dan nilai residual ditelaah pada setiap residual value are reviewed at the end of each
akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika reporting year and adjusted if deemed
dianggap tepat. appropriate.
Biaya yang dapat diatribusikan secara Directly attributable costs that are capitalised
langsung dikapitalisasi sebagai bagian produk as part of the software product include the
perangkat lunak mencakup beban pekerja software development employee costs and an
pengembang perangkat lunak dan bagian appropriate portion of relevant overheads.
overhead yang relevan.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining computer
perangkat lunak diakui sebagai beban pada software programs are recognised as an
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang expense as incurred. Development costs
sebelumnya diakui sebagai beban, tidak dapat previously recognised as an expense are not
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. recognised as an asset in a subsequent
period.
Perangkat lunak diamortisasi sejak bulan Software are amortised from the month of the
ketika aset tersebut digunakan dengan usage of assets by computed using the
menggunakan metode garis lurus selama straight-line method based on the estimated
taksiran masa manfaat aset yaitu 5 tahun. useful life of the assets, which is 5 years.
n. Aset lain-lain n. Other assets
Aset lain-lain antara lain terdiri dari biaya Other assets among other consist of prepaid
dibayar dimuka, pendapatan yang masih akan expense and income receivables and AYDA.
diterima dan AYDA.
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortised over the
masa manfaat dengan menggunakan metode useful life using the straight-line method.
garis lurus. Agunan yang diambil alih Foreclosed collaterals acquired in relation to
sehubungan dengan penyelesaian settlement of financing are recognised at net
pembiayaan diakui sebesar nilai realisasi realisable value maximum at the value of
bersih maksimum sebesar kewajiban nasabah. debtors’ obligation. Net realisable value is the
Nilai realisasi bersih adalah nilai wajar aset fair value of the asset after deducting the
setelah dikurangi estimasi biaya pelepasan. estimated disposal costs. Subsequent to initial
Setelah pengakuan awal, AYDA dicatat recognition, foreclosed collaterals are stated at
sebesar nilai yang lebih rendah antara nilai the lower of the carrying value or the recovery
tercatat dengan nilai wajarnya setelah value.
dikurangi biaya untuk menjualnya.
Halaman - 35 - Page
Page 574
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
o. Liabilitas segera o. Obligations due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Obligations due immediately represent the
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera Bank’s obligations to other parties which should
dibayarkan sesuai perintah pemberi amanat be settled immediately based on predetermined
perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. instructions by those having the authority.
Liabilitas segera dinyatakan sebesar nilai Obligations due immediately are stated at the
liabilitas Bank kepada pemberi amanat. amounts of the Bank’s liabilities to the
entrustee.
p. Simpanan dari nasabah dan bank lain p. Deposits from customers and other banks
Simpanan merupakan simpanan pihak lain Deposits represent other parties’ deposits in
dalam bentuk giro wadiah dan tabungan the form of wadiah demand deposits and
wadiah. Simpanan dari bank lain dinyatakan wadiah savings deposits. Deposits from other
sebesar nilai kewajiban Bank kepada bank banks are stated at the amounts payable to
lain. other banks.
Giro wadiah digunakan sebagai instrumen Wadiah demand deposits are used as payment
pembayaran dan dapat ditarik setiap saat instruments and available for withdrawal at any
melalui cek dan bilyet giro, serta mendapatkan time through cheque and demand deposit
bonus sesuai dengan kebijakan Bank. Giro drafts and receive bonuses according to the
wadiah dinyatakan sebesar titipan pemegang Bank’s policies. Wadiah demand deposits are
giro di Bank. stated at the amount entrusted by depositors in
the Bank.
Tabungan wadiah adalah simpanan dana Wadiah savings deposits are customers’
nasabah pada Bank, yang bersifat titipan dan deposits in the Bank which are entrusted and
penarikannya dapat dilakukan setiap saat. can be withdrawn at any time. For these
Terhadap titipan tersebut, Bank tidak deposits, the Bank is not required to give any
dipersyaratkan untuk memberikan imbalan benefits except in terms of voluntary bonuses.
kecuali dalam bentuk pemberian bonus secara Wadiah deposits are stated at the amount
sukarela. Tabungan wadiah dinyatakan payable to customers.
sebesar liabilitas Bank.
q. Liabilitas kepada Bank Indonesia q. Liabilities to Bank Indonesia
Liabilitas kepada Bank Indonesia (”PaSBI”) Liabilities to Bank Indonesia (“PaSBI”) is
merupakan pengelolaan likuiditas berdasarkan liquidity management based on Bank Indonesia
prinsip syariah Bank Indonesia. Bank sharia principles. Bank Indonesia and the Bank
Indonesia dan Bank sepakat melakukan akad agreed to enter into a wakalah bil ististmar
wakalah bil ististmar untuk pengelolaan dana agreement for managing funds with collateral in
dengan agunan berupa surat berharga the form of sharia securities. Funds received
syariah. Dana yang diterima diakui sebagai are recognized as liabilities to Bank Indonesia.
liabilitas kepada Bank Indonesia. Bank The Bank manages funds for overall business
melakukan pengelolaan dana untuk kegiatan investment activities (mutlaqah), returns of
investasi usaha secara keseluruhan managed funds and payment of management
(mutlaqah), pengembalian dana kelolaan dan results (istitsmar) are made at the time of
pembayaran hasil pengelolaan (istitsmar) settlement. Liabilities to Bank Indonesia are
dilakukan pada saat pelunasan. Liabilitas stated at the issuance cash value received
kepada Bank Indonesia dicatat sebesar nilai from sharia securities intervention instrument in
tunai yang diterima dari suatu instrumen a regular monetary operation by Bank
intervensi surat berharga syariah dalam suatu Indonesia.
operasi moneter reguler oleh Bank Indonesia.
Halaman - 36 - Page
Page 575
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Dana syirkah temporer r. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer adalah investasi yang Temporary syirkah funds represent investment
diterima oleh Bank. Bank mempunyai hak received by the Bank. The Bank has the rights
untuk mengelola dan menginvestasikan dana, to manage and invest the funds in accordance
baik sesuai dengan kebijakan Bank atau with either the Bank’s policy or restriction set by
kebijakan pembatasan dari pemilik dana, the depositors with the agreed profit sharing.
dengan keuntungan dibagikan sesuai dengan An example of temporary syirkah funds is the
kesepakatan. Contoh dari dana syirkah receipt of funds from a mudharabah muthlaqoh,
temporer adalah penerimaan dana dari mudharabah muqayyadah, mudharabah
investasi mudharabah muthlaqoh, musytarokah and other similar accounts. For
mudharabah muqayyadah, mudharabah example: mudharabah demand deposits,
musytarokah, dan akun lain yang sejenis, mudharabah savings deposits and
misalnya: giro mudharabah, tabungan mudharabah time deposits.
mudharabah, dan deposito mudharabah.
Tabungan mudharabah merupakan simpanan Mudharabah savings deposits represent funds
dana pihak-pihak lain yang mendapatkan from other parties which receive predetermined
imbalan bagi hasil dari pendapatan Bank atas and pre-agreed profit sharing (nisbah) based
penggunaan dana tersebut dengan nisbah on income derived by the Bank from the use of
yang ditetapkan dan disetujui sebelumnya. such funds. Mudharabah savings deposits are
Tabungan mudharabah dicatat sebesar nilai stated based on the customer’s savings deposit
simpanan dari nasabah. balance.
Deposito mudharabah merupakan simpanan Mudharabah time deposits represent third party
pihak lain yang hanya bisa ditarik pada waktu funds that can be withdrawn only at a certain
tertentu sesuai dengan perjanjian antara point in time based on the agreement between
pemegang deposito mudharabah dengan the depositors and the Bank.
Bank.
Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai Mudharabah time deposits are stated at
nominal sesuai dengan perjanjian antara nominal amount based on the agreement
pemegang deposito dengan Bank. between the depositors and the Bank.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah funds cannot be classified
sebagai liabilitas. Hal ini karena Bank tidak as liabilities. This is because the Bank does not
berkewajiban untuk mengembalikan jumlah have any liabilities to return the fund to the
dana awal dari pemilik dana kecuali akibat owners, except for losses due to the
kelalaian atau wanprestasi ketika mengalami management’s negligence or
kerugian. misrepresentation.
Di sisi lain dana syirkah temporer tidak dapat On the other hand, temporary syirkah funds
digolongkan sebagai ekuitas karena cannot also be classified as equity, because of
mempunyai waktu jatuh tempo dan pemilik the existence of maturity period and the
dana tidak mempunyai hak kepemilikan yang absence of similar rights of depositors as with
sama dengan pemegang saham, seperti hak shareholders, such as voting rights and the
voting dan hak atas realisasi keuntungan yang rights to realise gain from current assets and
berasal dari aset lancar dan aset noninvestasi. other non-investment assets.
Dana syirkah temporer merupakan salah satu Temporary syirkah funds represent one of the
unsur laporan posisi keuangan, hal tersebut statements of financial position accounts which
sesuai dengan prinsip syariah yang is in accordance with sharia principles that
memberikan hak kepada Bank untuk provide rights to the Bank to manage and
mengelola dan menginvestasikan dana, invest funds, including mixing of one fund with
termasuk untuk mencampur dana dimaksud the other funds.
dengan dana lainnya.
Halaman - 37 - Page
Page 576
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
r. Dana syirkah temporer (lanjutan) r. Temporary syirkah funds (continued)
Pemilik dana syirkah temporer memperoleh The owners of temporary syirkah funds receive
bagian atas keuntungan sesuai kesepakatan parts of profit in accordance with the
dan menerima kerugian berdasarkan jumlah agreement and receive loss based on the
dana dari masing-masing pihak. Pembagian proportion of fund from each parties. The profit
hasil dana syirkah temporer dapat dilakukan distribution of temporary syirkah funds might be
dengan konsep bagi hasil atau bagi based on profit sharing or revenue sharing
keuntungan. concept.
s. Pendapatan pengelolaan dana sebagai s. Income from fund management as
mudharib mudharib
Pendapatan pengelolaan dana sebagai Income from fund management as mudharib
mudharib terdiri dari pendapatan dari transaksi consists of income from murabahah
piutang murabahah, istishna, pendapatan dari receivables transactions, istishna receivables,
ijarah, pendapatan bagi hasil dari pembiayaan income from ijarah, profit sharing from
mudharabah dan musyarakah dan pendapatan mudharabah and musyarakah financing and
usaha utama lainnya. other main operating income.
Pendapatan atas piutang murabahah Income from murabahah receivables is
menggunakan metode setara tingkat imbal recognised using the effective rate of return
hasil efektif (margin efektif). Margin efektif method (effective margin). Effective margin is
adalah margin yang secara tepat the margin that precisely discounts the
mendiskontokan estimasi pembayaran atau estimated future cash payments or receipts
penerimaan kas di masa datang selama through the expected life of the murabahah
perkiraan umur dari piutang murabahah. receivables.
Pada saat menghitung margin efektif, Bank When calculating the effective margin, the
mengestimasi arus kas di masa datang Bank estimates the future cash flows
dengan mempertimbangkan seluruh considering all contractual terms of the financial
persyaratan kontraktual dalam instrumen instrument, but does not consider the loss of
keuangan tersebut, tetapi tidak receivables in the future. This calculation
mempertimbangkan kerugian piutang di masa includes all commissions, provision fees and
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh other forms accepted by the parties in the
komisi, provisi dan bentuk lain yang diterima contract that are an inseparable part of the
oleh para pihak dalam kontrak yang effective margin, transaction costs and all other
merupakan bagian tak terpisahkan dari margin premiums or discounts.
efektif, biaya transaksi dan seluruh premi atau
diskon lainnya.
Pendapatan istishna diakui apabila telah Income from istishna is recognised at the date
terjadi penyerahan barang. of transfer of assets.
Pendapatan ijarah muntahiyah bittamlik Income from ijarah muntahiyah bittamlik
(“IMBT”) diakui selama masa akad secara (“IMBT”) is recognised over the contract period
merata sejak aset tersedia sampai akhir akad. evenly from the time the assets become
Bank mengakui pendapatan ijarah multijasa available until the end of the contract. The
porsi pokok sejak nasabah menerima jasa dari Bank recognises the principal portion of income
pihak penyedia jasa berdasarkan kemajuan from multi-services ijarah from the time the
jasa yang diberikan dan sejumlah biaya jasa customer receives services from the service
yang harus dibayarkan Bank kepada pihak provider based on the progress of the services
penyedia jasa. Bank mengakui pendapatan provided and the amount of service fees that
margin ijarah multijasa secara merata setelah must be paid by the Bank to the service
selesainya pemberian jasa oleh pihak provider. The Bank recognises income from
penyedia jasa selama masa akad ijarah antara multi-services ijarah margin evenly after the
Bank dan nasabah. Pendapatan IMBT dan completion of service by the service provider
ijarah multijasa disajikan secara neto setelah during the period of the ijarah contract between
dikurangi beban terkait di laba rugi. the Bank and the customer. Income from IMBT
and multi-services ijarah are presented on a
net basis after deducting the related expenses
in profit or loss.
Halaman - 38 - Page
Page 577
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
s. Pendapatan pengelolaan dana sebagai s. Income from fund management as
mudharib (lanjutan) mudharib (continued)
Pendapatan usaha musyarakah yang menjadi Musyarakah income which is distributed to
hak mitra aktif diakui sebesar haknya sesuai active partners is recognised in accordance
dengan kesepakatan, sedangkan pendapatan with the agreement, while musyarakah income
usaha musyarakah untuk mitra pasif diakui which is distributed to passive partners is
sebagai hak pihak mitra pasif atas bagi hasil recognised as right of the passive partner to
dan liabilitas. profit sharing and liabilities.
Pendapatan usaha mudharabah diakui dalam Income from mudharabah is recognised during
periode terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah the period of profit sharing in accordance with
yang disepakati dan tidak diperkenankan the agreed nisbah, while recognition based on
mengakui pendapatan dari proyeksi hasil projected income is not allowed. Loss incurred
usaha. Kerugian akibat kelalaian dari due to negligence on the part of fund manager
pengelola dana dibebankan pada pengelola is charged to the fund manager and shall not
dana dan tidak mengurangi investasi reduce the mudharabah investment.
mudharabah.
Pendapatan usaha utama lainnya terdiri dari Other main operating income consists of
pendapatan dari pinjaman qardh, pendapatan income derived from funds of qardh, Bank
dari Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Sharia Term Deposits, FASBIS,
Indonesia, pendapatan dari FASBIS, placements with other sharia banks and profit
pendapatan dari penempatan pada bank sharing from investment in marketable
syariah lain dan pendapatan bagi hasil securities.
investasi pada surat berharga.
t. Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana t. Third parties' share on return of temporary
syirkah temporer syirkah funds
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on return of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents third parties’ share on
pihak ketiga yang didasarkan pada prinsip the income of the Bank derived from managing
mudharabah mutlaqah atas pengelolaan dana of such funds under mudharabah mutlaqah
mereka oleh Bank. Pendapatan yang principles. The profit sharing is distributed on
dibagikan adalah pendapatan yang telah the cash basis.
diterima (cash basis).
Bagi hasil yang dibagikan kepada pemilik dana The profit sharing distributed to fund owners is
dihitung dari pendapatan Bank. calculated based on the revenue of the Bank.
Jumlah pendapatan margin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing on financing
pembiayaan yang diberikan dan dari aset facilities and other earning assets are
produktif lainnya yang akan dibagikan kepada distributed to fund owners. The Bank computes
nasabah penyimpan dana. Bank menghitung proportionately based on the allocation of funds
secara proporsional sesuai dengan alokasi from owners and the Bank which was used in
dana nasabah dan Bank yang dipakai dalam financing and other earning assets granted.
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif
lainnya yang disalurkan.
Dari jumlah pendapatan margin dan bagi hasil The total available margin and profit sharing
yang tersedia untuk nasabah tersebut are distributed to customers and depositors as
kemudian dibagihasilkan kepada nasabah shahibul maal and to the Bank as mudharib in
penabung dan deposan sebagai shahibul maal accordance with a predetermined nisbah, while
dan Bank sebagai mudharib sesuai dengan for customers of demand deposits and savings
porsi nisbah bagi hasil yang telah disepakati deposits under wadiah contract might be
bersama sebelumnya, sedangkan untuk granted bonuses according to the Bank’s
nasabah giro dan tabungan dengan akad policy.
wadiah dapat diberikan bonus berdasarkan
kebijakan Bank.
Pendapatan margin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing from
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif financing and other earning assets which are
lainnya yang didapatkan melalui penggunaan earned through the use of the Bank's funds, are
dana Bank, seluruhnya menjadi milik Bank, entirely entitled to the Bank, including income
termasuk pendapatan dari investasi Bank from the Bank's fee-based investments.
berbasis imbalan.
Halaman - 39 - Page
Page 578
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
u. Pendapatan imbalan jasa perbankan u. Fee based income from banking services
Pendapatan imbalan jasa perbankan diakui Fee based income from banking services is
pada periode akuntansi dimana jasa diberikan, recognised in the accounting period in which
dengan mengacu pada tingkat penyelesaian the services are rendered, by reference to the
dari suatu transaksi dan dinilai berdasarkan stage of completion of the specific transaction
jasa aktual yang telah diberikan sebagai and assessed on the basis of the actual service
proporsi atas total jasa yang harus diberikan. provided as a proportion of the total service to
be provided.
v. Imbalan kerja v. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as salaries,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek dan social security contributions, short-term leaves
tunjangan hari raya diakui selama tahun and allowance of feast day are recognised
berjalan jasa diberikan. Imbalan jangka during the period when services have been
pendek dihitung sebesar jumlah yang tidak rendered. Short-term employee benefits are
didiskontokan. measured using undiscounted amounts.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution plan
Iuran kepada dana pensiun sebesar Contribution payable to the pension fund
persentase tertentu gaji pegawai yang menjadi equivalent to a certain percentage of salaries
peserta program pensiun iuran pasti Bank. for qualified employees under the Bank’s
Iuran dicadangkan dan diakui sebagai biaya defined contribution plan. The contribution is
ketika jasa telah diberikan oleh pegawai- accrued and recognised as expense when
pegawai tersebut dan pembayarannya services have been rendered by qualified
dikurangkan dari utang iuran. Iuran terutang employees and actual payments are deducted
dihitung berdasarkan jumlah yang tidak from the contribution payable. Contribution
didiskontokan. payable is measured using undiscounted
amounts.
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya employee benefits
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya seperti cuti besar diakui term employee benefits such as grand leaves
sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh are recognised as expense when services have
pegawai yang memenuhi syarat. Imbalan kerja been rendered by qualified employees. The
ditentukan berdasarkan peraturan Bank dan benefits are determined based on Bank
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun regulations and Labor Law No. 11 of 2020
2020 tanggal 2 November 2021. dated 2 November 2021.
Imbalan pasca kerja dan imbalan kerja jangka The post-employment benefits and other long-
panjang lainnya secara aktuaris ditentukan term employee benefits are actuarially
berdasarkan metode Projected Unit Credit. determined using the Projected Unit Credit
method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit liabilities
imbalan pasti bersih, yang diakui sebagai (assets), which is recognised as other
penghasilan komprehensif lain terdiri atas: comprehensive income consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial; (i) Actuarial gain and losses;
(ii) Imbal hasil atas aset program, tidak (ii) Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga bersih atas liabilitas (aset); dan (assets); and
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The effect of the asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan amounts included in the net interest of
dalam bunga bersih atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Halaman - 40 - Page
Page 579
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
v. Imbalan kerja (lanjutan) v. Employee benefits (continued)
Program imbalan pasti dan imbalan kerja Defined benefit plan and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of defined benefit liabilities
imbalan pasti - bersih, yang diakui sebagai (assets) - net, which is recognised as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income is not reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi pada periode profit or loss in the subsequent periods.
berikutnya.
Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas For other long-term employee benefits: current
biaya jasa kini, biaya bunga bersih atas service cost, net interest expense of net defined
liabilitas (aset) imbalan pasti bersih dan benefit liabilities (assets) and re-measurement
pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan of liabilities (assets) is recognised immediately
pasti bersih langsung diakui pada laporan laba in the current year statements of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun and other comprehensive income.
berjalan.
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada Past service costs are recognised as expense
tanggal yang lebih awal antara ketika at the earlier date between the occurrence of
amendemen atau kurtailmen program terjadi, the amendments or curtailment program occurs,
dan ketika biaya restrukturisasi atau pesangon and the recognition of the costs of restructuring
diakui, sehingga biaya jasa lalu yang belum or severance. Therefore, unvested past service
vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan cost can no longer be deferred and recognised
diakui selama periode vesting masa depan. over the future vesting period.
w. Perpajakan w. Taxation
Beban pajak tahun berjalan ditetapkan Current tax expense is provided based on the
berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak estimated taxable income for the current year.
tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak Deferred tax assets and liabilities are
tangguhan diakui atas perbedaan temporer recognised for temporary differences between
aset dan liabilitas antara pelaporan komersial the financial and the tax bases of assets and
dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognised for all
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan saldo rugi fiskal yang belum forward of uncompensated tax losses to the
dikompensasikan, sepanjang perbedaan extent that it is probable that those temporary
temporer dan rugi fiskal yang belum differences and carry forward of
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan uncompensated tax losses will be utilised in
untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang deducting future taxable profit.
akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax assets is
pada setiap tanggal posisi keuangan dan nilai reviewed at each reporting date and is
tercatat aset pajak tangguhan tersebut reduced when it is no longer probable that
diturunkan apabila tidak lagi terdapat sufficient taxable profits will be available to
kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang compensate part or all of the benefit of the
memadai akan tersedia untuk deferred tax assets.
mengkompensasi sebagian atau semua
manfaat aset pajak tangguhan.
Perubahan terhadap liabilitas pajak diakui Amendment to tax obligation is recorded when
pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau an assessment letter is received or, if objected
apabila diajukan keberatan dan atau banding to or appealed against by the Bank, when the
oleh Bank, pada saat telah ada keputusan atas result of such appeal or objection is
banding dan atau keberatan tersebut. Jika determined. If needed, management will
perlu, manajemen akan membentuk provisi provide provisions based on the estimated
berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan amount which will be paid to tax authority.
dibayar kepada otoritas pajak.
Halaman - 41 - Page
Page 580
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
w. Perpajakan (lanjutan) w. Taxation (continued)
Aset dan liabilitas atas pajak tangguhan dan Assets and liabilities on deferred tax and
pajak kini dapat saling hapus apabila terdapat current tax can be offset if there is a legal
hak yang berkekuatan hukum untuk enforceable right to offset.
melakukan saling hapus.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are
berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku measured at the tax rates that are expected to
pada tahun saat aset direalisasikan atau apply to the year when the asset is realised or
liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan the liability is settled based on tax laws that
perpajakan yang berlaku atau yang telah have been enacted or substantively enacted
secara substantif diberlakukan pada tanggal as at statements of financial position dates.
laporan posisi keuangan. Pengaruh pajak The related tax effects of the provisions for
terkait dengan penyisihan untuk dan/atau and/or reversals of all temporary differences
pembalikan seluruh perbedaan temporer during the year, including the effect of change
selama tahun berjalan, termasuk pengaruh in tax rates, are recognised as “Income Tax
perubahan tarif pajak, diakui sebagai Benefit/(Expense)” and included in the net
“Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan” dan profit or loss for the year, except to the extent
termasuk dalam laba atau rugi bersih tahun that they relate to items previously charged to
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi other comprehensive income and reported to
yang sebelumnya telah langsung dibebankan equity.
ke laba komprehensif lainnya dan dilaporkan
ke ekuitas.
x. Transaksi dan saldo mata uang asing x. Transaction and balance in foreign
currency
Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya The Bank maintains its accounting records in
dalam Rupiah Indonesia sebagai mata uang Indonesian Rupiah as the functional currency.
fungsional. Transaksi yang melibatkan mata Transactions in foreign currencies are
uang asing dicatat pada nilai tukar pada saat recorded at the prevailing exchange rates in
terjadinya transaksi. effect on the date of the transactions.
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset At statements of financial position dates, all
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing monetary assets and liabilities denominated in
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah foreign currencies are translated into Rupiah
dengan menggunakan kurs Reuters pada using the Reuters spot rates at 16:00 WIB
pukul 16:00 WIB (Waktu Indonesia Bagian (Western Indonesian Time).
Barat).
Keuntungan atau kerugian yang timbul The resulting gains or losses from the
sebagai akibat dari penjabaran aset dan translation of monetary assets and liabilities in
liabilitas moneter dalam mata uang asing foreign currencies are recognised in the
dicatat dalam laporan laba rugi dan statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income for the current year.
Kurs mata uang asing yang digunakan untuk The exchange rates used in translating foreign
penjabaran mata uang asing terhadap Rupiah currency amounts into Rupiah are as follows
adalah sebagai berikut (nilai penuh): (full amount):
2024 2023
1 Dolar Amerika Serikat 16,095.00 15,397.00 1 United States Dollar
1 Riyal Arab Saudi 4,284.00 4,106.00 1 Saudi Arabian Riyal
1 Euro Eropa 16,758.12 17,038.32 1 European Euro
1 Dolar Singapura 11,844.58 11,676.34 1 Singapore Dollar
1 Dolar Australia 10,013.51 10,520.77 1 Australian Dollar
1 Dolar Hong Kong 2,073.11 1,970.73 1 Hong Kong Dollar
1 Pound Sterling Inggris 20,218.54 19,626.56 1 Great Britain Pound Sterling
1 Yen Jepang 103.03 108.88 1 Japan Yen
1 Dolar Kanada 11,201.59 11,629.59 1 Canadian Dollar
1 Franc Swiss 17,815.04 18,299.27 1 Swiss Franc
1 Yuan China 2,198.50 2,170.06 1 Chinese Yuan
1 Dirham Uni Emirat Arab 4,382.00 4,192.50 1 United Arab Emirates Dirham
Halaman - 42 - Page
Page 581
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
y. Pembiayaan berjangka mudharabah y. Mudharabah term financing
Pembiayaan berjangka mudharabah Mudharabah term financing is a joint financing
merupakan pembiayaan kerjasama antara made between the Bank as the business
Bank sebagai pelaksana usaha (mudharib) executor (mudharib) and the other bank as the
dengan bank lain sebagai pemilik dana owner of the funds (shahibul maal) during a
(shahibul maal) selama jangka waktu tertentu. certain period. The funds received from the
Dana yang diterima dari pemilik dana diakui fund owners are recognised as temporary
sebagai dana syirkah temporer sebesar jumlah syirkah funds amounting to the cash received.
kas yang diterima. Pada tanggal laporan posisi On the statements of financial position date,
keuangan, dana syirkah temporer diukur dan temporary syirkah funds are measured and
disajikan sebesar nilai tercatat. presented at the carrying amount.
Hak pemilik dana atas bagi hasil usaha yang The right of the fund owner to the profit sharing
sudah diperhitungkan tetapi belum dibagikan that has been calculated but has not yet been
kepada pemilik dana diakui sebagai liabilitas. distributed to the fund owner is recognised as a
liability.
z. Sukuk mudharabah z. Sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diakui sebesar nilai wajar Sukuk mudharabah is initially recognised at fair
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar value and subsequently measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using a straight-line method. Amortised
menggunakan garis lurus. Biaya perolehan cost is calculated by taking into account any
diamortisasi dihitung dengan discount or premium associated to the initial
memperhitungkan adanya diskonto atau premi recognition and transaction cost. The funds
terkait dengan pengakuan awal dan biaya received from the fund owners are recognised
transaksi. Dana yang diterima dari pemilik as temporary syirkah funds.
dana diakui sebagai dana syirkah temporer.
aa. Laba per saham aa. Earnings per share
Laba per lembar saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is calculated by
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah dividing income for the year by the weighted
rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan average number of issued and fully paid-up
dan disetor penuh pada tahun yang shares during the related year.
bersangkutan.
ab. Provisi ab. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini Provisions are recognised when the Bank has a
(baik bersifat hukum maupun bersifat present obligation (legal or constructive), as a
konstruktif), akibat peristiwa masa lalu, besar result of a past event, it is probable that an
kemungkinannya penyelesaian kewajiban outflow of resources embodying economic
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber benefits will be required to settle the obligation
daya yang mengandung manfaat ekonomi dan and a reliable estimate can be made of the
estimasi yang andal mengenai jumlah amount of the obligation.
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan and adjusted to reflect the current best
estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus estimate. If it is no longer probable that an
keluar sumber daya untuk menyelesaikan outflow of resources embodying economic
kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, benefits will be required to settle the obligation,
maka provisi dibalik. the provision is reversed.
Halaman - 43 - Page
Page 582
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES (continued)
ac. Sumber dana kebajikan ac. Source of qardhul hasan funds
Sesuai dengan Fatwa DSN-MUI Based on Fatwa DSN-MUI
No. 123/DSN-MUI/XI/2018, Dana Kebajikan No. 123/DSN-MUI/XI/2018, Qardhul Hasan
berasal dari Dana yang Tidak Boleh Diakui Funds comes from Funds that are Prohibited
Sebagai Pendapatan (Dana TBDSP), di to be Recognised as Revenue (TBDSP
antaranya adalah sebagai berikut: Funds), which include the following:
1. Transaksi tidak sesuai dengan prinsip 1. 1. The transaction that is not accordance
syariah yang tidak dapat dihindarkan with sharia principle and cannot be
termasuk pendapatan bunga (riba). avoided include interest revenue (riba).
2. Transaksi syariah yang tidak terpenuhi 2. 2. The sharia transaction does not fulfill the
ketentuan dan batasannya (rukun terms and conditions (principle and/or
dan/atau syaratnya). requirement.
3. Dana sanksi (denda) karena tidak 3. Penalty funds (fines) because of not
memenuhi kewajiban sesuai fulfilling the obligation on initial contract.
kesepakatan.
4. Dana yang tidak diketahui pemiliknya, 4. Unknown funds, the owner is known but
diketahui pemiliknya tetapi tidak was not found or the owner is known but
ditemukan atau diketahui pemiliknya return cost is higher than the stated
tetapi biaya pengembaliannya lebih besar amount.
dari jumlah dana tersebut.
ad. Segmen operasi ad. Operating segment
Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan A segment is a distinguishable component of
dari Bank yang terlibat baik dalam the business unit that is engaged either in
menyediakan produk tertentu (segmen usaha), providing certain products (business segment),
maupun dalam menyediakan produk dalam or in providing products within a particular
lingkungan ekonomi tertentu (segmen economic environment (geographical
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan segment), which is subject to risks and
yang berbeda dengan segmen lainnya. rewards that are different from those of other
segments.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen mencakup hal-hal yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan langsung kepada suatu segmen to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment.
Bank menyajikan segmen operasi berdasarkan The Bank presents operating segment based
laporan internal yang disajikan kepada Direksi on the Bank’s internal report that is presented
sebagai pengambil keputusan operasional dan to the Board of Directors as the chief operating
keuangan. decision maker.
Di tahun 2022, Bank menerapkan perubahan In 2022, the Bank implements some changes
terhadap penyajian segmen operasi yang in presentation of its operational segments for
digunakan dalam laporan kinerja manajemen the internal management performance report.
internal. Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and disclosed financial
mengungkapkan informasi keuangan information based on main business (business
berdasarkan kegiatan bisnis utama (segmen segment) classified into Corporate Banking,
usaha) yang terbagi atas kelompok Corporate Commercial Banking, Institutional Relation,
Banking, Commercial Banking, Hubungan Retail and Treasury Banking & Head Office.
Kelembagaan, Ritel, dan Treasury Banking &
Kantor Pusat.
Halaman - 44 - Page
Page 583
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam Certain estimates and assumptions are made in
rangka penyusunan laporan keuangan dimana the preparation of the financial statements and
dibutuhkan pertimbangan manajemen dalam these require management judgment in
menentukan metodologi yang tepat untuk penilaian determining the appropriate methodology for
aset dan liabilitas. valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan liabilitas that affect the reported amounts of assets and
atas tahun keuangan satu tahun ke depan. Semua liabilities within the next financial year. All
estimasi dan asumsi yang diharuskan oleh PSAK estimates and assumptions required in conformity
adalah estimasi terbaik yang didasarkan pada with SFAS are best estimates undertaken in
standar yang berlaku. Estimasi dan pertimbangan accordance with the applicable standard. Estimates
dievaluasi secara terus menerus dan berdasarkan and judgments are evaluated on a continuous
pengalaman masa lalu dan faktor-faktor lain basis and are based on past experiences and other
termasuk harapan atas kejadian yang akan datang. factors, including expectations with regard to future
events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas based on management’s best knowledge of current
kejadian dan aktivitas saat ini, hasil yang timbul events and activities, actual result may differ from
mungkin berbeda dengan estimasi dan asumsi those estimates and assumptions.
semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Cadangan kerugian penurunan nilai pada a. Allowance for impairment losses on
piutang, pinjaman qardh, dan pembiayaan receivables, funds of qardh, and financing
Bank menelaah kualitas aset pada setiap The Bank examines the quality of assets at
tanggal laporan posisi keuangan untuk menilai statements of financial position date to assess
apakah penurunan nilai harus dicatat dalam whether impairment should be recorded in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif statements of profit or loss and other
lain. Dalam menentukan apakah penurunan comprehensive income. In determining whether
nilai harus dibentuk dalam laporan laba rugi, a provision for impairment losses should be
Bank membuat estimasi penilaian apakah recognised in the profit or loss, the Bank makes
terdapat indikasi penurunan kualitas aset. estimation of whether there is any indication of
Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi dari impairment in the asset quality. Such estimates
sejumlah aset dan hasil akhirnya mungkin are based on the assumption of a number of
berbeda, yang mengakibatkan perubahan di factors, and the end result may differ, resulting
masa mendatang atas cadangan penurunan in future changes to allowance for impairment.
nilai.
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami The specific condition of impaired counterparty
penurunan nilai dalam pembentukan cadangan in calculating allowances for impairment losses
kerugian atas piutang, pinjaman qardh, dan on receivables, funds of qardh, and financing is
pembiayaan dievaluasi secara individu evaluated individually based on management’s
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas best estimate of the present value of the
nilai kini arus kas yang diharapkan akan expected cash in flows. In estimating these
diterima. Dalam mengestimasi arus kas cash flows, management makes judgments
tersebut, manajemen membuat pertimbangan about the counterparty’s financial situation
tentang situasi keuangan counterparty dan/atau and/or the net realisable value of any
nilai realisasi bersih dari setiap agunan. Setiap underlying collateral. Each impaired assets is
aset yang mengalami penurunan nilai dinilai assessed on its merits, the workout strategy
sesuai dengan manfaat yang ada, dan strategi and estimated recoverable cash flows.
penyelesaian serta estimasi arus kas yang
diperkirakan dapat diterima.
Halaman - 45 - Page
Page 584
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai pada a. Allowance for impairment losses on
piutang, pinjaman qardh, dan pembiayaan receivables, funds of qardh, and financing
(lanjutan) (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian pembiayaan yang melekat cover financing losses inherent in portfolios of
dalam portofolio piutang, pinjaman qardh, dan receivables, funds of qardh, and financing with
pembiayaan dengan karakteristik ekonomi yang similar economic characteristics when there is
sama ketika terdapat bukti objektif penurunan objective evidence of impairment, yet the
nilai, tetapi penurunan nilai secara individu individual impaired items cannot be identified.
belum dapat diidentifikasi. Dalam menilai In assessing the need for collective allowances,
kebutuhan untuk cadangan kolektif, manajemen management considers factors such as
mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas financing quality and product segmentation. In
piutang dan segmentasi. Guna membuat order to estimate the required allowance,
estimasi cadangan yang diperlukan, assumptions are made to define the way
manajemen membuat asumsi untuk inherent losses are modelled and to determine
menentukan kerugian yang melekat, dan untuk the required input parameters, based on
menentukan parameter input yang diperlukan, historical experience and current economic
berdasarkan pengalaman masa lalu dan kondisi conditions. The accuracy of the allowances
ekonomi saat ini. Keakuratan penyisihan depends on how well these estimate future
tergantung pada seberapa baik estimasi arus cash flows for specific counterparty allowances
kas masa depan untuk cadangan counterparty and the model assumptions and parameters
tertentu dan asumsi model dan parameter yang used in determining collective allowances (Note
digunakan dalam menentukan cadangan 2d, 9, 10, 11, 12, 45a).
kolektif (Catatan 2d, 9, 10, 11, 12, 45a).
b. Kewajiban imbalan kerja karyawan b. Employee benefits liabilities
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan The present value of the employee benefit
tergantung dari banyaknya faktor yang obligations depends on a number of factors that
dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan are determined on an actuarial basis using a
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi- number of assumptions. Any changes in these
asumsi tersebut akan mempengaruhi carrying assumptions will impact the carrying amount of
amount atas imbalan kerja karyawan. employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan The assumptions used in determining the net
biaya atau pendapatan untuk imbalan kerja cost or income for employee benefits include the
mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji discount rate and future salary increase. Any
di masa datang. Adanya perubahan pada changes in these assumptions will have an
asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat impact on the carrying amount of employee
kewajiban imbalan kerja karyawan. benefits liabilities.
Bank menentukan tingkat diskonto yang tepat The Bank determines the appropriate discount
pada setiap periode pelaporan. Ini merupakan rate at the reporting period. This is the interest
tingkat suku bunga yang digunakan untuk rate that should be used to determine the
menentukan nilai kini atas arus kas masa present value of estimated future cash outflows
depan yang diestimasi akan digunakan untuk expected to be required to settle the pension
membayar imbalan kerja. Dalam menentukan obligations. In determining the appropriate
tingkat diskonto yang tepat, Bank discount rate, the Bank considers the interest
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas rates of Government Bonds that have terms to
Obligasi Pemerintah yang mempunyai jatuh maturity approximating the terms of the related
tempo yang menyerupai jangka waktu imbalan employee benefit liabilities.
kerja karyawan.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Bank For the rate of future salary increases, the Bank
mengumpulkan data historis mengenai collects all historical data relating to changes in
perubahan gaji dasar pekerja dan base salaries and adjusts it for future business
menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis plans.
masa datang.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya Other key assumptions for pension obligations
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi are partly based on current market conditions.
pasar saat ini.
c. Perpajakan c. Taxation
Bank menentukan provisi perpajakan The Bank provides for tax provision based on
berdasarkan estimasi atas kemungkinan estimates whether the additional taxes will be
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil akhir due. Where the final tax outcome of these
dari hal ini berbeda dengan jumlah yang matters is different from the amounts that were
dicatat semula, maka perbedaan tersebut akan initially recorded, such differences will impact the
berdampak terhadap laba rugi. profit loss.
Halaman - 46 - Page
Page 585
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
c. Perpajakan (lanjutan) c. Taxation (continued)
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognised for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference. Management judgement
temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi is required to determine the amount of deferred
manajemen diperlukan untuk menentukan tax assets that can be recognised, based upon
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, the likely timing on level of future taxable profits
sesuai dengan waktu yang tepat dan tingkat together with future strategic planning.
laba fiskal di masa mendatang sejalan dengan
strategi rencana perpajakan ke depan.
d. Revaluasi aset tetap d. Fixed asset revaluation
Revaluasi aset tetap Bank bergantung pada The Bank’s fixed assets revaluation depends on
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai its selection of certain assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent appraisal in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain: amounts. Those assumptions include among
tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi dan others: discount rate, exchange rate, inflation
tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Bank rate and revenue and cost increase rate. The
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah Bank believes that its assumptions are
wajar dan sesuai, perbedaan signifikan dalam reasonable and appropriate and significant
asumsi yang ditetapkan Bank dapat differences in the Bank’s assumptions may
mempengaruhi secara material nilai aset tetap materially affect the valuation of its fixed assets.
yang direvaluasi.
e. Menentukan jangka waktu kontrak dengan e. Determine the contract term with extension
opsi perpanjangan dan penghentian kontrak and contract termination options - the Bank
- Bank sebagai lessee as lessee
Bank menentukan jangka waktu sewa sebagai The Bank determines the lease term as non-
jangka waktu sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable term, together with the period
bersama dengan periode yang dicakup oleh covered by the option to extend the lease if it is
opsi untuk memperpanjang masa sewa jika determined to be exercised, or any period
dipastikan akan dilaksanakan, atau periode apa covered by the option to terminate the lease, if it
pun yang dicakup oleh opsi untuk is reasonably certain not to be exercised.
menghentikan sewa, jika cukup wajar untuk
tidak dilakukan.
Bank memiliki beberapa kontrak sewa yang The Bank has several lease contracts that
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian include extension and contract termination in
jangka waktu sewa. Bank menerapkan the lease terms. The Bank applies its judgment
penilaian dalam mengevaluasi apakah dapat in evaluating whether it is certain to exercise the
dipastikan jika akan menggunakan opsi untuk option to extend or terminate the lease. This is
memperpanjang atau menghentikan sewa. Hal done by considering all relevant facts and
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan circumstances that provide economic incentives
seluruh fakta dan keadaan yang relevan yang to extend or terminate the lease. After the
memberikan insentif ekonomi untuk melakukan commencement date, the Bank reassesses the
perpanjangan atau penghentian sewa. Setelah lease term, if there is a significant event or
tanggal dimulainya, Bank menilai kembali masa change in circumstances which is under its
sewa, jika terdapat peristiwa atau perubahan control and affects whether the lessee is certain
signifikan dalam keadaan yang berada dalam enough to exercise the option to extend or
kendali dan mempengaruhi apakah lessee terminate the lease.
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi
memperpanjang atau menghentikan sewa.
f. Penyisihan kerugian aset nonproduktif f. Allowance for impairment losses on non-
earning assets
Bank menelaah potensi kerugian aset The Bank evaluates the potential loss of non-
nonproduktif pada setiap tanggal pelaporan earning assets at each reporting date to assess
untuk menilai apakah terdapat penyisihan whether provision for impairment losses should
penurunan nilai yang harus dibentuk dalam be recognised in the statements of profit or loss
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif and other comprehensive income. In
lain. Dalam menentukan apakah penyisihan determining whether a provision for impairment
penurunan nilai harus dibentuk, Bank membuat losses should be recognised, the Bank makes
estimasi penilaian apakah terdapat indikasi estimate on whether there is any indication of
penurunan nilai dari aset nonproduktif. Estimasi impairment of non-earning assets. These
tersebut didasarkan pada pertimbangan dari estimates are based on consideration of a
sejumlah faktor dan hasil akhirnya mungkin number of factors and the end results may be
berbeda (Catatan 15). different (Note 15).
Halaman - 47 - Page
Page 586
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
g. Perlakuan penjualan aset pembiayaan g. Treatment of sales of financing assets
Penjualan aset syariah berupa pembiayaan The sale of sharia assets in the form of
musyarakah mutanaqishah (“MMQ”) griya musyarakah mutanaqishah (“MMQ”) financing
dilakukan setelah memenuhi kondisi jual beli is carried out after fulfilling the actual
yang sesungguhnya (al-bai’ al-haqiqi), yang conditions of sale and purchase (al-bai' al-
ditandai dengan berpindahnya kepemilikan haqiqi), which is marked by the transfer of
aset pembiayaan MMQ yang diperjualbelikan, ownership of the MMQ financing assets being
tidak ada kewajiban Bank untuk membeli traded, there is no obligation of the Bank to
kembali aset pembiayaan dalam bentuk buy back the financing assets in the form of
pembiayaan atau dalam bentuk instrumen financing or in the form of sharia asset-backed
investasi sekuritisasi efek beragun aset securities securitization investment instrument
syariah surat partisipasi (“EBAS-SP”). participation letter (“EBAS-SP”).
Kontrak jual beli secara syariah harus dibuat Sharia sale and purchase contracts must be
dalam bentuk jelas dan final. Prinsip syariah made in a clear and final form. Sharia
mensyaratkan tidak boleh terdapat dua principles require that there cannot be two
transaksi dalam satu kontrak. Sehingga Bank transactions in one contract. So the Bank
memperlakukan penjualan aset pembiayaan treats the sale of financing assets as a
sebagai transaksi yang terpisah dari separate transaction from the purchase of
pembelian EBAS-SP kelas B. class B EBAS-SP.
Bank menerapkan kriteria jual beli The Bank applies true sale criteria using
sesungguhnya menggunakan PSAK 411, SFAS 411, "Accounting of Wa’d". The true
“Akuntansi Wa’d”. Jual beli sesungguhnya sale is marked by a transfer from the Bank to
ditandai dengan telah terjadi perpindahan dari the issuer of:
Bank kepada penerbit atas:
a. hak dan kewajiban hukum aset syariah; a) legal rights and obligations of sharia
assets;
b. semua manfaat dan risiko dari aset b) all risks and rewards from sharia assets;
syariah; dan and
c. pengendalian atas aset syariah tersebut. c) control over the sharia assets.
Sesuai dengan hal diatas, Bank menghentikan Accordingly, the Bank derecognised the MMQ
pengakuan pembiayaan MMQ secara financing at its entirety (see Note 12g).
menyeluruh (lihat Catatan 12g).
4. KAS 4. CASH
2024 2023
Rupiah 7,623,321 4,912,435 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Riyal Arab Saudi 272,438 201,033 Saudi Arabian Riyal
Dolar Amerika Serikat 174,016 130,786 United States Dollar
Dolar Singapura 6,402 8,425 Singapore Dollar
Euro Eropa 3,020 2,242 Europe Euro
Dolar Australia 1,423 793 Australian Dollar
Yen Jepang 69 127 Japanese Yen
8,080,689 5,255,841
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, saldo As at 31 December 2024 and 2023, the Rupiah
dalam mata uang Rupiah tersebut sudah termasuk balance includes cash in Automated Teller
uang pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (”ATM”) Machines (“ATM”) amounting to Rp1,738,176 and
masing-masing sebesar Rp1.738.176 dan Rp804,958, respectively.
Rp804.958.
Halaman - 48 - Page
Page 587
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS (lanjutan) 4. CASH (continued)
Bank telah mengasuransikan kas dalam kluis, kas The Bank has insured cash in vaults, cash in transit
dalam perjalanan dan kas pada mesin ATM untuk and cash in ATMs to cover possible losses against
menutup kemungkinan kerugian terhadap risiko the risk of natural disasters, theft and other risks to
bencana alam, pencurian, dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Askrida Syariah and PT Asuransi
PT Asuransi Askrida Syariah dan PT Asuransi Takaful Umum, all are third parties, PT Asuransi
Takaful Umum, keseluruhannya adalah pihak ketiga, Tugu Pratama Indonesia Tbk., PT BRI Asuransi
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk., PT BRI Indonesia Unit Syariah and PT Asuransi Jasindo
Asuransi Indonesia Unit Syariah dan PT Asuransi Syariah, all are related parties.
Jasindo Syariah, keseluruhannya adalah pihak
berelasi.
5. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK 5. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
INDONESIA WITH BANK INDONESIA
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 41,470,072 21,401,613 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 8,496,207 11,039,165 United States Dollar
49,966,279 32,440,778
b. Berdasarkan jenis b. By type
2024 2023
Rupiah Rupiah
Giro pada Bank Indonesia 13,470,072 16,901,613 Current accounts with Bank Indonesia
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Sharia Certificates
Indonesia Syariah (“FASBIS”) 28,000,000 4,500,000 Facilities (“FASBIS”)
41,470,072 21,401,613
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia
Bank Indonesia 8,127,975 10,854,885 Sharia Term Deposits
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 368,232 184,280 Bank Indonesia
8,496,207 11,039,165
49,966,279 32,440,778
c. Berdasarkan jangka waktu c. By time period
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 41,470,072 21,401,613 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - - > 3 - ≤ 12 months
41,470,072 21,401,613
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 8,496,207 10,038,360 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - 1,000,805 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - - > 3 - ≤ 12 months
8,496,207 11,039,165
49,966,279 32,440,778
Halaman - 49 - Page
Page 588
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK 5. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
INDONESIA (lanjutan) WITH BANK INDONESIA (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 41,470,072 21,401,613 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - - > 3 - ≤ 12 months
41,470,072 21,401,613
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 8,496,207 10,269,315 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - 769,850 > 1 - ≤ 3 months
8,496,207 11,039,165
49,966,279 32,440,778
e. Berdasarkan kolektibilitas e. By collectibility
Kolektibilitas giro dan penempatan pada Bank The collectibility of current accounts and
Indonesia diungkapkan pada Catatan 54a. placements with Bank Indonesia is disclosed in
Note 54a.
f. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) f. The Minimum Statutory Reserve
Requirement (“GWM”) Ratio
GWM Bank sesuai dengan Peraturan Bank GWM Bank in accordance with Bank Indonesia
Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan Regulation and Board of Governors Members
Gubernur (“PADG”) diungkapkan pada Regulations (“PADG”) is disclosed in Note 54l.
Catatan 54l.
g. Kisaran tingkat bonus tahunan g. The range of annual bonus rate
2024 2023
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
Bank Indonesia Syariah (“FASBIS”) 5.25% - 5.50% 5.00% - 5.25% Sharia Deposit Facilities (“FASBIS”)
Deposito Berjangka Syariah Bank Indonesia Sharia
Bank Indonesia 4.35% - 5.58% 4.31% - 5.59% Term Deposit
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 2,700,430 639,257 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1,001,663 1,284,332 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 79,938 365,480 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 34,578 10,468 Singapore Dollar
Euro Eropa 19,758 14,795 Europe Euro
Pound Sterling Inggris 6,576 2,073 Great Britain Pound Sterling
Dirham Uni Emirat Arab 7,011 2,113 United Arab Emirates Dirham
Dolar Australia 7,987 4,364 Australian Dollar
Yen Jepang 2,863 1,338 Japanese Yen
Yuan China 19,805 - Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 265 253 Hong Kong Dollar
1,180,444 1,685,216
Jumlah 3,880,874 2,324,473 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (14,809) (20,745) Allowance for impairment losses
3,866,065 2,303,728
Halaman - 50 - Page
Page 589
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS
(lanjutan) WITH OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 2,400,000 250,000 Management Certificate ("SIPA")
Giro 193,933 317,627 Current accounts
2,593,933 567,627
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 1,158,392 1,651,606 Current accounts
3,752,325 2,219,233
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah Rupiah
Giro 106,498 71,630 Current accounts
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 22,051 33,610 Current accounts
128,549 105,240
Jumlah 3,880,874 2,324,473 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (14,809) (20,745) Allowance for impairment losses
3,866,065 2,303,728
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectibility
Kolektibilitas giro dan penempatan pada bank The collectibility of current accounts and
lain diungkapkan pada Catatan 54b. placements with other banks is disclosed in
Note 54b.
d. Berdasarkan jatuh tempo d. By maturity
Giro dan penempatan pada bank lain memiliki Current accounts and placements with other
sisa umur jatuh tempo kurang dari 1 (satu) banks have remaining period to maturity of less
bulan. than 1 (one) month.
e. Perubahan cadangan kerugian penurunan e. The movements of allowance for losses on
nilai giro dan penempatan pada bank lain current accounts and placements with other
banks
2024 2023
Saldo awal 20,745 15,575 Beginning balance
(Pembalikan)/pembentukan selama (Reversal)/provision
tahun berjalan (Catatan 39) (6,999) 4,628 during the year (Note 39)
Selisih kurs 1,063 542 Exchange rate difference
Saldo akhir 14,809 20,745 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
penyisihan kerugian giro pada bank lain adalah impairment losses is adequate to cover losses from
cukup untuk menutup kerugian akibat tidak uncollectible current accounts with other banks.
tertagihnya giro pada bank lain.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak As at 31 December 2024 and 2023, no current
terdapat giro dan penempatan pada bank lain accounts and placements with other bank are
yang dijadikan jaminan. pledged as collaterals.
Seluruh pendapatan yang diterima dari giro pada All income received from current accounts with
bank nonsyariah dicatat sebagai dana kebajikan non-sharia banks are recorded as qardhul hasan
(Catatan 23). funds (Note 23).
Halaman - 51 - Page
Page 590
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 2024 31 Desember/December 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
nominal/ tercatat/ nominal/ tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
value value value value
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
Rupiah Rupiah
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 2,320,383 2,300,433 1,835,552 1,847,602 (“SBSN“)
Surat Perbendaharaan Negara Sharia State Treasury Certificate
Syariah (“SPNS“) 2,006,619 1,962,324 895,000 878,000 (“SPNS“)
Sukuk Bank Indonesia 2,000,000 2,028,369 1,724,704 1,724,704 Sukuk Bank Indonesia
Reksa dana - - 400,000 405,089 Mutual funds
Efek Beragun Aset Syariah - Sharia Asset Backed Securities -
Surat Partisipasi (”EBAS - SP”) Letter of Participation (“EBAS - SP”)
(Catatan 7g dan 12g7) 27,301 29,476 27,301 31,787 (Note 7g and 12g7)
6,354,303 6,320,602 4,882,557 4,887,182
Mata uang asing Foreign currencies
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 46,466 46,181 6,728 6,702 (“SBSN“)
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 6,400,769 6,366,783 4,889,285 4,893,884 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 10,455,701 10,251,000 7,119,539 7,087,426 (“SBSN“)
Sukuk Bank Indonesia 11,184,698 11,184,698 20,693,578 20,744,693 Sukuk Bank Indonesia
Reksa dana 2,500,000 2,543,914 1,200,000 1,219,721 Mutual funds
Sukuk korporasi - - 120,000 120,890 Corporate sukuk
24,140,399 23,979,612 29,133,117 29,172,730
Mata uang asing Foreign currencies
Sukuk Bank Indonesia 8,127,975 8,127,975 1,539,700 1,544,442 Sukuk Bank Indonesia
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 273,615 261,066 - - (“SBSN”)
8,401,590 8,389,041 1,539,700 1,544,442
Total nilai wajar melalui Total fair value through
penghasilan komprehensif lain 32,541,989 32,368,653 30,672,817 30,717,172 other comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 22,078,936 22,127,374 33,952,697 34,092,672 (“SBSN“)
Sukuk korporasi 638,800 638,800 947,800 947,800 Corporate sukuk
Wesel ekspor 309,746 309,746 200,858 200,858 Export bills
23,027,482 23,075,920 35,101,355 35,241,330
Mata uang asing Foreign currencies
Surat Berharga Syariah Government Islamic Securities
Negara (“SBSN“) 431,346 433,580 443,434 449,140 (“SBSN“)
Wesel ekspor 6,870 6,870 - - Export bills
438,216 440,450 443,434 449,140
Total biaya perolehan
diamortisasi 23,465,698 23,516,370 35,544,789 35,690,470 Total amortised cost
Total investasi pada Total investments in
surat berharga 62,251,806 71,301,526 marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (35,288) (132,506) Allowance for impairment losses
Bersih 62,216,518 71,169,020 Net
Halaman - 52 - Page
Page 591
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit b. By issuer
Tingkat
bagi hasil per
tahun (%)/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Annual Rating Carrying value
revenue
sharing 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit/Issuer rate (%) December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or loss
Rupiah
Bank Indonesia 7.05 - - 2,028,369 1,724,704
Pemerintah/Government
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 698,031 86,795
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 10,863 8,846
Seri SBSN PBS005 6.75 - - 17,620 108,737
Seri SBSN PBS007 9.00 - - 3,247 4,509
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 126,050 38,939
Seri SBSN PBS015 8.00 - - 1,969 66,406
Seri SBSN PBS017 6.13 - - 278,412 109,087
Seri SBSN PBS021 8.50 - - 52 1,660
Seri SBSN PBS022 8.63 - - 380 9,406
Seri SBSN PBS023 8.13 - - - 6,505
Seri SBSN PBS025 8.38 - - 46,761 41,404
Seri SBSN PBS026 6.63 - - - 56,604
Seri SBSN PBS028 7.75 - - 9,558 112,525
Seri SBSN PBS029 6.38 - - 232 90,476
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 128,505 1,149
Seri SBSN PBS031 4.00 - - - 435,305
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 328,337 22,464
Seri SBSN PBS033 6.75 - - 29,124 22,770
Seri SBSN PBS034 6.50 - - 964 43,684
Seri SBSN PBS036 5.38 - - 449,735 156,924
Seri SBSN PBS037 6.88 - - 2,780 52,694
Seri SBSN PBS038 6.88 - - 3,235 27,814
Seri SBSN SR014 5.47 - - - 223,102
Seri SBSN SR015 5.10 - - - 71,150
Seri SBSN SR016 4.95 - - 19,716 22,503
Seri SBSN SR017 5.90 - - 23,254 2,342
Seri SBSN SR018T3 6.25 - - 33,789 21,230
Seri SBSN SR018T5 6.40 - - 18,597 2,572
Seri SBSN SR019T3 5.59 - - 18,402 -
Seri SBSN SR019T5 6.10 - - 13,679 -
Seri SBSN SR020T3 6.30 - - 19,111 -
Seri SBSN SR020T5 6.40 - - 12,661 -
Seri SBSN SR021T3 6.35 - - 4,996 -
Seri SBSN SR021T5 6.45 - - 373 -
SPN-S 01042025TRD - - - 165,654 -
SPN-S 01092025TRD - - - 138,603 -
SPN-S 02022025TRD - - - 323,005 -
SPN-S 03032025TRD - - - 469,597 -
SPN S 04082025TRD - - - 75,910 -
SPN-S 07052024TRD - - - 309,093 410,755
SPN-S 09042024TRD - - - 160,206 417,645
SPN-S 14022024TRD - - - - 49,600
SPN-S 29052025TRD - - - 320,256 -
Korporasi/Corporation
EBAS - SP - - - 29,476 31,787
Reksa Dana PT Bahana TCW Investment Management - - - - 254,418
Reksa Dana PT Trimegah Syariah - - - - 150,671
6,320,602 4,887,182
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Pemerintah/Government
Seri INDOIS25TRD 2.30 - - 1,621 -
Seri INDOIS27TRD 4.40 - - 13,096 6,702
Seri SNI25TRD 4.30 - - 31,464 -
46,181 6,702
6,366,783 4,893,884
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Rupiah
Bank Indonesia 6.93 - - 11,184,698 20,744,693
Korporasi/Corporation
Reksa Dana PT Eastspring Investment Indonesia - - - 717,281 256,717
Reksa Dana PT Bahana TCW Investment Management - - - 512,750 508,975
Reksa Dana PT Trimegah Sekuritas Indonesia - - - 355,415 252,845
Reksa Dana PT BNP Paribas Asset Management - - - 203,855 201,184
Reksa Dana PT Manulife Syariah Proteksi Utama - - - 200,938 -
Reksa Dana PT Batavia Proteksi Syariah - - - 351,601 -
RDST Syailendra Capital Protected Syariah 4 - - - 202,074 -
Sukuk CIMB Niaga Tahun 2023 Seri A 6.25 - AA+(idn)sy - 19,981
SMDR 2023 SERI B 9.45 - idA+(sy) - 100,908
Pemerintah/Government
Seri SBSN PBSG001 6.63 - - 573,996 376,008
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 1,041,777 827,094
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 1,501,152 -
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 366,579 370,150
Seri SBSN PBS029 6.38 - - 999,665 515,711
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 1,619,080 594,982
Seri SBSN PBS031 4.00 - - - 965,562
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 1,636,720 973,873
Seri SBSN PBS036 5.38 - - 598,793 594,430
Seri SBSN PBS037 6.88 - - 1,913,238 1,869,617
23,979,612 29,172,730
Halaman - 53 - Page
Page 592
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit (lanjutan) b. By issuer (continued)
Tingkat
bagi hasil per
tahun (%)/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Annual Rating Carrying value
revenue
sharing 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Penerbit/Issuer rate (%) December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (lanjutan)/
Measured at fair value through other
comprehensive income (continued)
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Seri SNI0630AFS 2.80 - - 71,410 -
Seri SNI0229AFS 4.45 - - 94,236 -
Seri SNI0729AFS 5.10 - - 64,314 -
Seri SNI0632AFS 4.70 - - 31,106 -
Bank lndonesia 4.78 - - 8,127,975 1,544,442
8,389,041 1,544,442
32,368,653 30,717,172
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortised cost
Rupiah
Korporasi/Corporation
BPD Kalsel 2022 8.00 A(idn)sy A(idn)sy 35,000 35,000
CIMB Niaga Tahun 2023 Seri B 7.15 AA+(idn)sy AA+(idn)sy 45,000 45,000
Inka Tahun Tahun 2020 10.59 - idBBB+(sy) - 75,000
ISAT Tahap I 2022 7.00 idAAA(sy) idAAA(sy) 213,800 213,800
MPI Tahap I 22 Seri A 9.00 idA(sy) idA(sy) 150,000 150,000
PTPN III Tahun 2018 11.25 - idBBB+(sy) - 85,000
PT Global Mediacom Tbk Tahun 2022 10.00 - idA+(sy) - 50,000
PT Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A 8.60 - idCCC(sy) - 99,000
PT XL Axiata I Tahun 2022 Seri A 6.75 AAA(idn)sy AAA(idn)sy 195,000 195,000
Pemerintah/Government
Seri SBSN IFR0006 10.25 - - 49,533 50,407
Seri SBSN IFR0010 10.00 - - 98,377 99,774
Seri SBSN PBS003 6.00 - - 1,921,650 1,923,235
Seri SBSN PBS004 6.10 - - 712,393 710,589
Seri SBSN PBS005 6.75 - - 156,743 156,558
Seri SBSN PBS012 8.88 - - 166,538 168,951
Seri SBSN PBS017 6.13 - - 7,590,093 7,619,962
Seri SBSN PBS021 8.50 - - 105,663 108,697
Seri SBSN PBS026 6.63 - - - 7,859,178
Seri SBSN PBS030 5.88 - - 3,353,999 3,356,547
Seri SBSN PBS031 4.00 - - - 3,067,898
Seri SBSN PBS032 4.88 - - 6,625,521 6,623,442
Seri SBSN PBS036 5.38 - - 298,577 296,272
Seri SBSN PBSG001 6.63 - - 998,421 998,529
Seri SBSN SR014 5.47 - - - 501,295
Seri SBSN SR015 5.10 - - - 502,193
Seri SBSN SR016 4.95 - - 49,866 49,145
Wesel ekspor/Export bills 6.04 - - 309,746 200,858
23,075,920 35,241,330
Dolar Amerika Serikat/United States Dollar
Pemerintah/Government
Seri INDOIS24 4.35 - - - 157,283
Seri INDOIS25 4.33 - - 61,861 60,845
Seri INDOIS25 NEW 2.30 - - 80,494 77,042
Seri INDOIS27 4.40 - - 241,688 153,970
Seri INDOIS29 5.10 - - 49,537 -
Wesel Ekspor/Export bills 4.70 - - 6,870 -
440,450 449,140
23,516,370 35,690,470
62,251,806 71,301,526
Cadangan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (35,288) (132,506)
62,216,518 71,169,020
Jumlah nominal atas INDOIS25, INDOIS25 The nominal amount of INDOIS25, INDOIS25
NEW, INDOIS25TRD, INDOIS27, NEW, INDOIS25TRD, INDOIS27,
INDOIS27TRD, INDOIS29, SNI25TRD dan INDOIS27TRD, INDOIS29, SNI25TRD and
SUVBI dalam mata uang Dolar Amerika SUVBI which is denominated in United States
Serikat pada tanggal 31 Desember 2024 Dollar as at 31 December 2024 amounted to
adalah sebesar USD551.028.356 (nilai USD551,028,356 (full amount).
penuh).
Jumlah nominal atas INDOIS24, INDOIS25, The nominal amount of INDOIS24, INDOIS25,
INDOIS25 NEW, INDOIS27, INDOIS27TRD, INDOIS25 NEW, INDOIS27, INDOIS27TRD,
dan SUVBI dalam mata uang Dolar Amerika and SUVBI which is denominated in United
Serikat pada tanggal 31 Desember 2023 States Dollar as at 31 December 2023
adalah sebesar USD129.913.931 (nilai amounted to USD129,913,931 (full amount).
penuh).
Halaman - 54 - Page
Page 593
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
b. Berdasarkan penerbit (lanjutan) b. By issuer (continued)
Bank mengakui (kerugian)/keuntungan yang The Bank recognised unrealised (loss)/gain on
belum direalisasi dari perubahan nilai wajar changes in the value of marketable securities
surat berharga yang diklasifikasikan “Diukur classified as “Measured at fair value through
pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income” for the year
komprehensif lain” untuk tahun yang berakhir ended 31 December 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing amounting to Rp(92,116) and Rp61,631,
sebesar Rp(92.116) dan Rp61.631 yang respectively, which are recorded in the
disajikan di laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other
komprehensif lain. comprehensive income.
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
2024 2023
≤ 1 tahun 19,175,310 24,005,262 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 3 tahun 4,724,828 1,734,919 > 1 - ≤ 3 years
> 3 - ≤ 5 tahun 4,418,800 8,694,459 > 3 - ≤ 5 years
> 5 tahun 33,932,868 36,866,886 > 5 years
62,251,806 71,301,526
Cadangan kerugian penurunan nilai (35,288) (132,506) Allowance for impairment losses
62,216,518 71,169,020
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
≤ 1 bulan 4,906,360 17,162,511 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 10,427,000 3,050,078 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 18,568,165 19,328,749 > 3 - ≤ 12 months
> 1 tahun 28,350,281 31,760,188 > 1 year
62,251,806 71,301,526
Cadangan kerugian penurunan nilai (35,288) (132,506) Allowance for impairment losses
62,216,518 71,169,020
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 15,999,324 24,193,570 Rupiah
Mata uang asing 8,134,845 1,544,443 Foreign currencies
24,134,169 25,738,013
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 37,376,811 45,107,671 Rupiah
Mata uang asing 740,826 455,842 Foreign currencies
38,117,637 45,563,513
62,251,806 71,301,526
Cadangan kerugian penurunan nilai (35,288) (132,506) Allowance for impairment losses
62,216,518 71,169,020
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas investasi pada surat berharga The collectibility of investments in marketable
diungkapkan pada Catatan 54c. securities is disclosed in Note 54c.
Halaman - 55 - Page
Page 594
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. INVESTASI PADA SURAT BERHARGA (lanjutan) 7. INVESTMENTS IN MARKETABLE SECURITIES
(continued)
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
Bank melakukan penilaian atas penurunan The Bank assessed the impairment on
nilai investasi surat berharga secara individual investments in marketable securities
dengan adanya bukti objektif penurunan nilai. individually based on whether an objective
evidence of impairment exists.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses stated above is adequate.
telah memadai.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Sukuk As of 31 December 2024, Government Bonds
Pemerintah dengan jumlah nominal sebesar with total nominal amount of Rp19,800,000
Rp19.800.000 (2023: Rp12.500.000) (2023: Rp12,500,000) are being pledged as
dijaminkan untuk fasilitas liabilitas kepada collateral for the facilities of liabilities to Bank
Bank Indonesia (Catatan 21). Indonesia (Note 21).
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements of allowance for losses on
investasi pada surat berharga adalah sebagai investments in marketable securities are as
berikut: follows:
2024 2023
Saldo awal 132,506 10,634 Beginning balance
(Pembalikan)/pembentukan (Reversal)/provision
tahun berjalan (Catatan 39) (97,218) 121,872 during the year (Note 39)
Saldo akhir 35,288 132,506 Ending balance
Berikut adalah perubahan nilai tercatat dan The following are changes in the carrying
cadangan kerugian penurunan nilai efek-efek value and allowance for impairment losses of
dengan klasifikasi nilai wajar melalui securities classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan penurunan
nilai/Allowance nilai/Allowance
Nilai tercatat/ for impairment Nilai tercatat/ for impairment
Carrying value losses Carrying value losses
Saldo awal tahun 30,717,172 13,406 3,051,045 - Beginning balance
Efek-efek yang baru dibeli 92,827,061 15,743 60,357,389 13,406 Newly purchased marketable securities
Efek-efek yang jatuh tempo
atau dijual (91,024,256) (3,776) (32,770,121) - Matured or sold marketable securities
Amortisasi premium dan diskonto (59,208) - 17,228 - Amortisation of premium and discount
Perubahan nilai wajar (92,116) 66 61,631 - Changes in fair values
32,368,653 25,439 30,717,172 13,406
Bank membeli investasi EBAS-SP kelas B The Bank purchased the EBAS-SP class B
pada bulan Juni 2023. EBAS-SP kelas B investment in June 2023. EBAS-SP class B is
merupakan investasi kelas junior yang bersifat a junior class investment which is subordinate
subordinasi dari EBAS-SP kelas A. to EBAS-SP class A. Payment of class B profit
Pembayaran imbal hasil kelas B akan sharing will be paid on quarterly basis when
dibayarkan setiap kuartal ketika imbal hasil the class A profit sharing portion has been
kelas A telah terbayar. Pembayaran pokok paid. Payment of class B principal will be paid
kelas B akan dibayarkan ketika pokok kelas A only after all principal of class A are paid in full
telah terbayar penuh (ekspektasi di 2032). (expected in 2032).
Halaman - 56 - Page
Page 595
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 8. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND LIABILITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
L/C Impor dan Surat Kredit Import L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 4,630 223,571 (“SKBDN”)
L/C Ekspor dan Surat Kredit Export L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 8,064 20,503 (“SKBDN”)
12,694 244,074
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
L/C Impor dan Surat Kredit Import L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 130,019 124,856 (“SKBDN”)
L/C Ekspor dan Surat Kredit Export L/C and Local
Berdokumen Dalam Negeri Letter of Credit
(“SKBDN”) 42,432 62,298 (“SKBDN”)
172,451 187,154
185,145 431,228
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,851) (4,312) Allowance for impairment losses
183,294 426,916
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi diungkapkan The collectibility of acceptance reveivables is
pada Catatan 54d. disclosed in Note 54d.
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
2024 2023
≤ 1 bulan 30,721 289,490 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 66,362 68,657 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 88,062 73,081 > 3 - ≤ 12 months
185,145 431,228
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,851) (4,312) Allowance for impairment losses
183,294 426,916
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan d. The movements of allowance for losses on
nilai tagihan dan liabilitas akseptasi acceptance receivables and liabilities
2024 2023
Saldo awal 4,312 4,814 Beginning balance
Pembalikan selama Reversal during
tahun berjalan (Catatan 39) (2,457) (374) the year (Note 39)
Selisih kurs (4) (128) Exchange rate difference
Saldo akhir 1,851 4,312 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa penyisihan Management believes that the allowance for
kerugian yang dibentuk adalah cukup untuk impairment losses is adequate to cover losses
menutup kerugian akibat tidak tertagihnya from uncollectible acceptance receivables.
tagihan akseptasi.
Halaman - 57 - Page
Page 596
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG 9. RECEIVABLES
a. Berdasarkan mata uang, jenis, dan a. By currency, type and collectibility
kolektibilitas
2024 2023
Rupiah Rupiah
Piutang murabahah Murabahah receivables
Lancar 138,808,664 131,312,555 Current
Dalam perhatian khusus 2,156,308 2,168,075 Special mention
Kurang lancar 885,705 845,358 Substandard
Diragukan 545,922 679,468 Doubtful
Macet 1,875,935 1,415,388 Loss
144,272,534 136,420,844
Mata uang asing Foreign currencies
Piutang murabahah Murabahah receivables
Lancar - 82,252 Current
Dalam perhatian khusus - - Special mention
Kurang lancar - - Substandard
Diragukan - - Doubtful
Macet - - Loss
- 82,252
144,272,534 136,503,096
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,246,909) (4,348,133) Allowance for impairment losses
Bersih 140,025,625 132,154,963 Net
Rupiah Rupiah
Piutang istishna Istishna receivables
Lancar 11 29 Current
Dalam perhatian khusus - - Special mention
Kurang lancar - - Substandard
Diragukan - - Doubtful
Macet - 1 Loss
11 30
Cadangan kerugian penurunan nilai - (2) Allowance for impairment losses
Bersih 11 28 Net
Rupiah Rupiah
Piutang ijarah Ijarah receivables
Ijarah atas aset Ijarah of assets
Lancar - - Current
Dalam perhatian khusus 229 423 Special mention
Kurang lancar 259 555 Substandard
Diragukan 359 927 Doubtful
Macet 15,095 9,175 Loss
15,942 11,080
Ijarah multijasa Multi-services ijarah
Lancar 168,722 202,589 Current
Dalam perhatian khusus 1,991 2,397 Special mention
Kurang lancar 209 590 Substandard
Diragukan 573 974 Doubtful
Macet 924 770 Loss
172,419 207,320
188,361 218,400
Cadangan kerugian penurunan nilai (18,460) (13,233) Allowance for impairment losses
Bersih 169,901 205,167 Net
140,195,537 132,360,158
Halaman - 58 - Page
Page 597
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG (lanjutan) 9. RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan mata uang, sektor ekonomi, b. By currency, economic sector and
dan kolektibilitas collectibility
31 Desember/December 2024
Perhatian
Lancar/ khusus/Special Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Industri 2,027,607 39,430 21,455 13,489 568,938 2,670,919 Manufacturing
Jasa usaha 6,048,680 82,420 62,892 23,524 61,124 6,278,640 Business services
Konstruksi 253,772 31,504 3,749 1,676 11,955 302,656 Construction
Konsumer 103,296,742 1,622,280 564,069 374,330 910,087 106,767,508 Consumer
Listrik, gas dan air 33,256 778 140 60 12,715 46,949 Electricity, gas and water
Pengangkutan 810,491 21,702 6,963 1,476 16,354 856,986 Transportation
Perdagangan 14,693,042 289,257 186,436 94,645 163,665 15,427,045 Trading
Pertambangan 280,825 63 356 - 1,379 282,623 Mining
Pertanian 10,965,834 69,923 39,598 37,058 144,647 11,257,060 Agriculture
Sosial/59asyarakat 120,810 1,171 515 596 150 123,242 Social/public
Lainnya 446,338 - - - 940 447,278 Others
Jumlah piutang 138,977,397 2,158,528 886,173 546,854 1,891,954 144,460,906 Total receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,721,993) (290,167) (299,464 ) (220,601) (1,733,144) (4,265,369) Allowance for impairment losses
Bersih 137,255,404 1,868,361 586,709 326,253 158,810 140,195,537 Net
31 Desember/December 2023
Perhatian
Lancar/ khusus/Special Kurang lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Industri 1,979,239 39,391 26,552 14,954 566,449 2,626,585 Manufacturing
Jasa usaha 5,411,312 86,857 46,951 33,821 42,574 5,621,515 Business services
Konstruksi 255,647 43,352 5,848 7,037 7,414 319,298 Construction
Konsumer 100,850,518 1,538,848 553,139 436,045 576,003 103,954,553 Consumer
Listrik, gas dan air 50,864 792 1,129 269 3,214 56,268 Electricity, gas and water
Pengangkutan 747,248 20,523 4,763 5,553 5,274 783,361 Transportation
Perdagangan 12,264,130 277,925 170,810 137,814 120,332 12,971,011 Trading
Pertambangan 184,123 3,379 326 340 777 188,945 Mining
Pertanian 9,022,610 159,384 36,732 45,412 102,164 9,366,302 Agriculture
Sosial/59asyarakat 93,644 402 253 124 193 94,616 Social/public
Lainnya 655,838 42 - - 940 656,820 Others
131,515,173 2,170,895 846,503 681,369 1,425,334 136,639,274
Mata uang asing Foreign currency
Pengangkutan 82,252 - - - - 82,252 Transportation
82,252 - - - - 82,252
Jumlah piutang 131,597,425 2,170,895 846,503 681,369 1,425,334 136,721,526 Total receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,008,862) (326,784) (342,221 ) (349,871) (1,333,630) (4,361,368) Allowance for impairment losses
Bersih 129,588,563 1,844,111 504,282 331,498 91,704 132,360,158 Net
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 508,513 219,096 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 2,030,673 1,137,206 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 25,958,450 20,590,042 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 115,963,270 114,692,930 > 5 years
144,460,906 136,639,274
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun - - ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun - - > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun - 82,252 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
- 82,252
Jumlah 144,460,906 136,721,526 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,265,369) (4,361,368) Allowance for impairment losses
Bersih 140,195,537 132,360,158 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 201,507 187,326 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 240,192 215,094 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 3,867,415 2,726,139 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 53,068,256 43,042,542 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 87,083,536 90,468,173 > 5 years
144,460,906 136,639,274
Halaman - 59 - Page
Page 598
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG (lanjutan) 9. RECEIVABLES (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - - ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - - > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun - 82,252 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
- 82,252
Jumlah 144,460,906 136,721,526 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,265,369) (4,361,368) Allowance for impairment losses
Bersih 140,195,537 132,360,158 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 144,394,023 136,526,403 Rupiah
Mata uang asing - 82,252 Foreign currencies
144,394,023 136,608,655
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 66,883 112,871 Rupiah
Jumlah 144,460,906 136,721,526 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,265,369) (4,361,368) Allowance for impairment losses
Bersih 140,195,537 132,360,158 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
31 Desember/December 2024 31 Desember/December 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan penurunan
nilai/Allowance nilai/Allowance
Pokok/ for impairment Pokok/ for impairment
Principal losses Principal losses
Lancar 138,977,397 1,721,993 131,597,425 2,008,862 Current
Dalam perhatian khusus 2,158,528 290,167 2,170,895 326,784 Special mention
Kurang lancar 886,173 299,464 846,503 342,221 Substandard
Diragukan 546,854 220,601 681,369 349,871 Doubtful
Macet 1,891,954 1,733,144 1,425,334 1,333,630 Loss
144,460,906 4,265,369 136,721,526 4,361,368
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Pinjaman karyawan yang diikat dengan 1) Employee loans that used murabahah
akad murabahah adalah pinjaman yang contract are loans to employees used for
diberikan kepada karyawan untuk acquisition of houses, vehicles and other
pembelian rumah, kendaraan dan necessities with 1 (one) until 30 (thirty)
keperluan lainnya dengan jangka waktu years period and paid through monthly
antara 1 (satu) sampai dengan 30 (tiga salary deductions.
puluh) tahun dan dibayar kembali melalui
pemotongan gaji setiap bulan.
Halaman - 60 - Page
Page 599
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. PIUTANG (lanjutan) 9. RECEIVABLES (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
2) Efektif yield margin piutang murabahah 2) Effective margin yield murabahah
untuk Rupiah berkisar antara 9,37% receivables for Rupiah ranges from 9.37%
sampai dengan 9,96% per tahun untuk to 9.96% per annum for the year ended
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 31 December 2024 and 9.74% to 10.37%
dan 9,74% sampai dengan 10,37% per per annum for the year ended
tahun untuk tahun yang berakhir 31 31 December 2023 and for foreign
Desember 2023 dan untuk mata uang currencies ranges from 1.05% to 2.76%
asing berkisar antara 1,05% sampai per annum for the year ended
dengan 2,76% per tahun untuk tahun yang 31 December 2024 and 1.04% to 1.11%
berakhir 31 Desember 2024 dan 1,04% per annum for the year ended
sampai dengan 1,11% per tahun untuk 31 December 2023.
tahun yang berakhir 31 Desember 2023.
3) Perubahan cadangan kerugian penurunan 3) The movements of allowance for
nilai piutang adalah sebagai berikut: impairment losses on receivables are as
follows:
2024 2023
Saldo awal 4,361,368 4,184,787 Beginning balance
Pembentukan selama
tahun berjalan (Catatan 39) 967,838 1,536,234 Provision during the year (Note 39)
Penerimaan kembali hapus buku 646,160 451,408 Recoveries of write-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (1,710,204) (1,809,187) Write-off during the year
Selisih kurs 207 (1,874) Exchange rate difference
Saldo akhir 4,265,369 4,361,368 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on murabahah
piutang murabahah yang dibentuk telah receivables is adequate to cover potential
memadai untuk menutup kemungkinan losses from uncollectible receivables.
kerugian akibat tidak tertagihnya piutang.
Piutang dijamin agunan yang diikat Receivables are collateralised by
dengan hak tanggungan atau surat kuasa registered mortgages or powers of
memasang hak tanggungan atau surat attorneys to mortgage and sell,
kuasa untuk menjual, deposito mudharabah time deposits (Note 26) or by
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan other guarantees generally accepted by
lain yang umumnya dapat diterima oleh the Bank.
Bank.
4) Jumlah piutang yang direstrukturisasi 4) Total restructured receivables for the year
untuk tahun yang berakhir ended 31 December 2024 and 2023 are
31 Desember 2024 dan 2023 disclosed in Note 54h.
diungkapkan dalam Catatan 54h.
5) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 5) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah piutang Performing Financing (“NPF”) of
diungkapkan dalam Catatan 54i. receivables are disclosed in Note 54i.
Halaman - 61 - Page
Page 600
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN QARDH 10. FUNDS OF QARDH
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
Rahn 8,081,126 5,576,102 Rahn
Qardh 2,624,707 3,087,794 Qardh
Kartu Hasanah 801,593 684,463 Hasanah Card
11,507,426 9,348,359
Mata uang asing Foreign currencies
Qardh 2,266,358 1,958,722 Qardh
Jumlah 13,773,784 11,307,081 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor ekonomi b. By currency and economic sector
2024 2023
Rupiah Rupiah
Industri 442,609 276,669 Manufacturing
Jasa usaha 485,681 321,043 Business services
Konstruksi 1,053,849 1,792,006 Construction
Konsumer 8,991,765 6,424,136 Consumer
Pengangkutan 9,474 10,853 Transportation
Perdagangan 104,477 302,501 Trading
Pertanian 195,132 176,674 Agriculture
Listrik, gas dan air 195,244 - Electricity, gas and water
Lainnya 29,195 44,477 Others
11,507,426 9,348,359
Mata uang asing Foreign currencies
Industri 2,003,044 1,921,819 Manufacturing
Pengangkutan 59,004 32,580 Transportation
Listrik, gas dan air 200,885 - Electricity, gas and water
Perdagangan 3,425 4,323 Trading
2,266,358 1,958,722
Jumlah 13,773,784 11,307,081 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
b. Berdasarkan jangka waktu c. By period
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 7,880,661 6,856,585 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 600,354 489,505 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 256,793 61,205 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 2,769,618 1,941,064 > 5 years
11,507,426 9,348,359
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 2,099,432 1,951,208 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 166,926 7,514 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun - - > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
2,266,358 1,958,722
Jumlah 13,773,784 11,307,081 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
Halaman - 62 - Page
Page 601
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN QARDH (lanjutan) 10. FUNDS OF QARDH (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1,444,041 1,741,674 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 4,315,569 2,934,831 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 2,351,567 2,789,229 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 1,334,153 695,668 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 2,062,096 1,186,957 > 5 years
11,507,426 9,348,359
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 177,507 565,713 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 793,541 498,081 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 1,295,310 894,497 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun - 431 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
2,266,358 1,958,722
Jumlah 13,773,784 11,307,081 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 10,596,644 7,509,363 Rupiah
Mata uang asing 2,266,358 1,958,722 Foreign currency
12,863,002 9,468,085
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 910,782 1,838,996 Rupiah
Jumlah 13,773,784 11,307,081 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (787,694) (817,917) Allowance for impairment losses
Bersih 12,986,090 10,489,164 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pinjaman qardh diungkapkan The collectibility of funds of qardh is disclosed
pada Catatan 54e. in Note 54e.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Perubahan cadangan kerugian penurunan 1) The movements of allowance for
nilai pinjaman qardh adalah sebagai impairment losses on funds of qardh are
berikut: as follows:
2024 2023
Saldo awal 817,917 834,596 Beginning balance
Pembentukan selama tahun
berjalan (Catatan 39) 27,969 80,586 Provision during the year (Note 39)
Penerimaan kembali hapus buku 5,212 21,920 Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (64,288) (119,043) Write-off during the year
Selisih kurs 884 (142) Exchange rate differences
Saldo akhir 787,694 817,917 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on funds of qardh is
pinjaman qardh yang dibentuk telah adequate to cover potential losses from
memadai untuk menutup kemungkinan uncollectible funds of qardh.
kerugian akibat tidak tertagihnya pinjaman
qardh.
Halaman - 63 - Page
Page 602
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. PINJAMAN QARDH (lanjutan) 10. FUNDS OF QARDH (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
2) Pinjaman qardh dijamin agunan yang 2) Funds of qardh are collateralised by
diikat dengan gadai, hak tanggungan atau pawning, registered mortgages or powers
surat kuasa memasang hak tanggungan of attorneys to mortgage and sell, or by
atau surat kuasa untuk menjual, atau other guarantees generally accepted by
jaminan lain yang umumnya dapat the Bank.
diterima oleh Bank.
3) Jumlah pinjaman qardh yang 3) Total restructured funds of qardh for the
direstrukturisasi untuk tahun yang berakhir year ended 31 December 2024 and 2023
31 Desember 2024 dan 2023 are disclosed in Note 54h.
diungkapkan dalam Catatan 54h.
4) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 4) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pinjaman Performing Financing (“NPF”) of funds of
qardh diungkapkan dalam Catatan 54i. qardh are disclosed in Note 54i.
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH 11. MUDHARABAH FINANCING
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
Modal kerja 2,869,127 1,870,347 Working capital
Investasi 45,809 10,786 Investment
2,914,936 1,881,133
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 22,143 - Working capital
Jumlah 2,937,079 1,881,133 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
b. Berdasarkan mata uang dan sektor c. By currency and economic sector
ekonomi
2024 2023
Rupiah Rupiah
Industri 7,171 7,510 Manufacturing
Jasa usaha 54,116 29,023 Business services
Konstruksi 16,354 5,733 Construction
Perdagangan 21,123 23,717 Trading
Pengangkutan 17,835 36,675 Transportation
Pertanian 100,000 1,853 Agriculture
Pertambangan - 5,000 Mining
Lainnya 2,698,337 1,771,622 Others
2,914,936 1,881,133
Mata uang asing Foreign currencies
Pengangkutan 22,143 - Transportation
Jumlah 2,937,079 1,881,133 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
Halaman - 64 - Page
Page 603
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH (lanjutan) 11. MUDHARABAH FINANCING (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 2,038,740 1,000,980 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 37,632 78,581 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 294,407 287,296 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 544,157 514,276 > 5 years
2,914,936 1,881,133
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 22,143 - ≤ 1 year
Jumlah 2,937,079 1,881,133 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 20,506 17,726 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 8,190 3,515 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 2,088,080 1,120,244 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 630,325 500,389 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 167,835 239,259 > 5 years
2,914,936 1,881,133
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - - ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan - - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 22,143 - > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun - - > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun - - > 5 years
22,143 -
Jumlah 2,937,079 1,881,133 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 914,936 881,133 Rupiah
Mata Uang Asing 22,143 - Foreign currencies
937,079 881,133
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 2,000,000 1,000,000 Rupiah
Jumlah 2,937,079 1,881,133 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (93,488) (49,481) Allowance for impairment losses
Bersih 2,843,591 1,831,652 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pembiayaan mudharabah The collectibility of mudharabah financing is
diungkapkan pada Catatan 54f. disclosed in Note 54f.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Efektif yield bagi hasil pembiayaan 1) Effective profit sharing yield mudharabah
mudharabah untuk Rupiah berkisar antara financing for Rupiah ranges from 3.94% to
3,94% sampai dengan 14,06% per tahun 14.06% per annum for the the year ended
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 31 December 2024 and ranges from
2024 dan berkisar antara 4,01% sampai 4.01% to 9.98% per annum for the the
dengan 9,98% per tahun untuk tahun year ended 31 December 2023.
yang berakhir 31 Desember 2023.
Halaman - 65 - Page
Page 604
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PEMBIAYAAN MUDHARABAH (lanjutan) 11. MUDHARABAH FINANCING (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
2) Perubahan cadangan kerugian penurunan 2) The movements of allowance for
nilai pembiayaan mudharabah adalah impairment losses on mudharabah
sebagai berikut: financing are as follows:
2024 2023
Saldo awal 49,481 39,440 Beginning balance
Pembentukan selama
tahun berjalan (Catatan 39) 44,110 11,962 Provision during the year (Note 39)
Penerimaan kembali hapus buku 31 - Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (134) (1,921) Write-off during the year
Saldo akhir 93,488 49,481 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on mudharabah
pembiayaan mudharabah yang dibentuk financing is adequate to cover potential
telah memadai untuk menutup losses from uncollectible mudharabah
kemungkinan kerugian akibat tidak financing.
tertagihnya pembiayaan mudharabah.
3) Pembiayaan mudharabah dijamin agunan 3) Mudharabah financing is collateralised by
yang diikat dengan hak tanggungan atau registered mortgage or powers of
surat kuasa memasang hak tanggungan attorneys to mortgage or sell, mudharabah
atau surat kuasa untuk menjual, deposito time deposits (Note 26) or by other
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan guarantees generally accepted by the
lain yang umumnya diterima oleh Bank. Bank.
4) Jumlah pembiayaan mudharabah yang 4) Total restructured mudharabah financing
direstrukturisasi untuk tahun yang berakhir for the year ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 2023 are disclosed in Note 54h.
diungkapkan dalam Catatan 54h.
5) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 5) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pembiayaan Performing Financing (“NPF”) of
mudharabah diungkapkan dalam Catatan mudharabah financing are disclosed in
54i. Note 54i.
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH 12. MUSYARAKAH FINANCING
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2024 2023
Rupiah Rupiah
Investasi 46,224,075 35,500,247 Investment
Modal kerja 28,511,351 30,524,281 Working capital
Konsumsi 36,105,093 20,016,965 Consumption
110,840,519 86,041,493
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 3,071,894 1,931,367 Investment
Modal kerja 274,805 243,337 Working capital
3,346,699 2,174,704
Jumlah 114,187,218 88,216,197 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
Halaman - 66 - Page
Page 605
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
b. Berdasarkan mata uang dan sektor b. By currency and economic sector
ekonomi
2024 2023
Rupiah Rupiah
Industri 7,215,612 6,951,404 Manufacturing
Jasa usaha 16,364,550 12,162,024 Business services
Konstruksi 16,470,495 16,628,029 Construction
Konsumer 36,105,092 20,016,965 Consumer
Listrik, gas dan air 5,701,749 3,910,607 Electricity, gas and water
Pengangkutan 6,553,830 7,278,632 Transportation
Perdagangan 7,343,272 6,867,078 Trading
Pertambangan 454,897 263,652 Mining
Pertanian 11,811,928 8,295,972 Agriculture
Sosial/masyarakat 187,051 270,353 Social/public
Lainnya 2,632,043 3,396,777 Others
110,840,519 86,041,493
Mata uang asing Foreign currencies
Industri 422,286 16,719 Manufacturing
Jasa usaha - 122,321 Business services
Pertanian 897,542 - Agriculture
Listrik, gas dan air 611,612 801,092 Electricity, gas and water
Pengangkutan 138,803 156,043 Transportation
Pertambangan 1,276,456 1,078,529 Mining
3,346,699 2,174,704
Jumlah 114,187,218 88,216,197 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 7,881,104 9,168,106 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun 4,848,282 5,114,278 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 9,738,081 10,001,175 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 88,373,052 61,757,934 > 5 years
110,840,519 86,041,493
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 222,676 19,246 ≤ 1 year
> 1 - ≤ 2 tahun - 110,773 > 1 - ≤ 2 years
> 2 - ≤ 5 tahun 179,548 369,930 > 2 - ≤ 5 years
> 5 tahun 2,944,475 1,674,755 > 5 years
3,346,699 2,174,704
Jumlah 114,187,218 88,216,197 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1,984,503 2,780,961 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 3,200,199 4,182,168 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 7,680,873 10,834,266 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 22,934,376 18,601,545 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 75,040,568 49,642,553 > 5 years
110,840,519 86,041,493
Halaman - 67 - Page
Page 606
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity (continued)
(lanjutan)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 - ≤ 3 bulan 222,676 - > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan - 187,843 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 1,315,118 1,520,665 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 1,808,905 466,196 > 5 years
3,346,699 2,174,704
Jumlah 114,187,218 88,216,197 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
e. Berdasarkan hubungan e. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 84,697,969 61,278,023 Rupiah
Mata uang asing 3,346,699 2,174,704 Foreign currencies
88,044,668 63,452,727
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 26,142,550 24,763,470 Rupiah
Jumlah 114,187,218 88,216,197 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (5,145,131) (4,459,696) Allowance for impairment losses
Bersih 109,042,087 83,756,501 Net
f. Berdasarkan kolektibilitas f. By collectibility
Kolektibilitas pembiayaan musyarakah The collectibility of musyarakah financing is
diungkapkan pada Catatan 54g. disclosed in Note 54g.
g. Informasi penting lainnya g. Other significant information
1) Pinjaman karyawan yang diikat dengan 1) Employee loans that used musyarakah
akad musyarakah adalah pinjaman yang contract are loans to employees used for
diberikan kepada karyawan untuk acquisition of houses, vehicles and other
pembelian rumah, kendaraan, dan necessities with 1 (one) until 30 (thirty)
keperluan lainnya dengan jangka waktu years period and paid through monthly
antara 1 (satu) sampai dengan 30 (tiga salary deductions.
puluh) tahun dan dibayar kembali melalui
pemotongan gaji setiap bulan.
2) Efektif yield bagi hasil pembiayaan 2) Effective profit sharing yield of
musyarakah untuk Rupiah berkisar antara musyarakah financing for Rupiah ranges
7,74% sampai dengan 8,20% per tahun from 7.74% to 8.20% per annum for the
untuk tahun yang berakhir 31 Desember year ended 31 December 2024 and
2024 dan berkisar antara 7,11% sampai ranges from 7.11% to 7.94% per annum
dengan 7,94% per tahun untuk tahun yang for the year ended 31 December 2023
berakhir 31 Desember 2023 dan untuk and for foreign currencies ranging from
mata uang asing berkisar antara 3,65% 3.65% to 13.63% per annum for the year
sampai dengan 13,63% per tahun untuk ended 31 December 2024 and ranges
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 from 2.12% to 14.17% per annum for the
dan berkisar antara 2,12% sampai dengan year ended 31 December 2023.
14,17% per tahun untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2023.
Halaman - 68 - Page
Page 607
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
3) Perubahan cadangan kerugian penurunan 3) The movements of allowance for
nilai pembiayaan musyarakah adalah impairment losses on musyarakah
sebagai berikut: financing are as follows:
2024 2023
Saldo awal 4,459,696 4,139,565 Beginning balance
Pembentukan selama tahun
berjalan (Catatan 39) 1,069,868 892,055 Provision during the year (Note 39)
Penerimaan kembali hapus buku 155,439 138,453 Recoveries of written-off
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan (552,026) (705,793) Write-off during the year
Selisih kurs 12,154 (4,584) Exchange rate difference
Saldo akhir 5,145,131 4,459,696 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai for impairment losses on musyarakah
pembiayaan musyarakah yang dibentuk financing is adequate to cover potential
telah memadai untuk menutup losses from uncollectible musyarakah
kemungkinan kerugian akibat tidak financing.
tertagihnya pembiayaan musyarakah.
4) Pembiayaan musyarakah dijamin agunan 4) Musyarakah financing is collateralised by
yang diikat dengan hak tanggungan atau registered mortgages or powers of
surat kuasa memasang hak tanggungan attorneys to mortgage or sell, mudharabah
atau surat kuasa untuk menjual, deposito time deposits (Note 26) or by other
mudharabah (Catatan 26) atau jaminan collaterals generally acceptable by the
lain yang umumnya dapat diterima oleh Bank.
Bank.
5) Jumlah pembiayaan musyarakah yang 5) Total restructured musyarakah financing
direstrukturisasi untuk tahun yang berakhir for the year ended 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 2023 are disclosed in Note 54h.
diungkapkan dalam Catatan 54h.
6) Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) 6) The gross and net ratio of total Non-
bruto dan neto atas jumlah pembiayaan Performing Financing (“NPF”) of
musyarakah diungkapkan dalam Catatan musyarakah financing are disclosed in
54i. Note 54i.
7) Penjualan pembiayaan Griya untuk 7) The sales of Griya financing for the
keperluan sekuritisasi Efek Beragun Aset purposes of securitisation of Sharia Asset
Syariah - Surat Partisipasi (“EBAS - SP”). Backed Securities - Letter of Participation
(“EBAS - SP").
Pada tanggal 3 April 2023, Bank On 3 April 2023, the Bank entered into a
menandatangani Perjanjian Jual Beli Financing Sale and Purchase Agreement
Tagihan Pembiayaan dengan PT Sarana with PT Sarana Multigriya Finansial
Multigriya Finansial (Persero) (“PT SMF”). (Persero) (“PT SMF”). The Bank agreed to
Bank sepakat untuk menjual pembiayaan sell its Griya financing under the
Griya dengan akad Musyarakah Musyarakah Mutanaqisah (“MMQ”)
Mutanaqisah (“MMQ”) kepada PT SMF contract to PT SMF, which consists of
yang terdiri dari 1.604 debitur dengan nilai 1,604 debtors with a principal value of
pokok sebesar Rp325.000. Harga jual Rp325,000. The selling price received by
yang diterima Bank adalah sebesar nilai the Bank equal to the carrying value of the
tercatat pembiayaan. Seluruh pembiayaan financing. All financing sold has current
yang dijual memiliki kolektibilitas lancar collectibility and the average margin rate
dan rata-rata tingkat imbalan 11,61% is 11.61% with an average maturity of 10
dengan rata-rata jangka waktu 10 tahun. years.
Halaman - 69 - Page
Page 608
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PEMBIAYAAN MUSYARAKAH (lanjutan) 12. MUSYARAKAH FINANCING (continued)
g. Informasi penting lainnya (lanjutan) g. Other significant information (continued)
7) Setelah terjadinya penjualan dan 7) Subsequent to the sale and transfer of the
pengalihan kumpulan tagihan tersebut, collection of receivables, credit risks on
risiko kredit atas kumpulan tagihan telah the pool of financing were transferred from
beralih dari Bank kepada PT SMF. the Bank to PT SMF. This transaction has
Transaksi ini telah mendapatkan opini received the opinion of the Sharia
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Supervisory Board of PT Bank Syariah
Syariah Indonesia Tbk sesuai dengan Indonesia Tbk in accordance with letter
surat No. 35/BSI/DPS/OPINI/IX/2022 No. 35/BSI/DPS/OPINI/IX/2022 dated
tanggal 16 September 2022. 16 September 2022.
Bank akan bertindak sebagai penyedia The Bank will act as a service provider for
jasa pengumpul pembayaran pokok dan collecting principal payments and profit
bagi hasil dari para debitur untuk setiap sharing from debtors for each billing
periode penagihan, mentransfer secara period, transferring periodically collection
periodik hasil penagihan pokok dan bagi of principal and profit sharing to PT SMF
hasil kepada PT SMF, dan mengurus and taking care of the debtor's
keperluan administrasi debitur. Bank administrative needs. The Bank is entitled
berhak mendapatkan imbalan jasa to a service fee of 5% from the collection
sebesar 5% dari hasil penagihan atas of principal and profit sharing. The bank
pokok dan bagi hasil. Bank mengakui recognise the servicing fee as fee based
imbalan jasa penagihan sebagai income when the service is renderred.
pendapatan imbalan jasa perbankan pada
saat jasa telah diberikan.
Sebagai penyedia jasa, Bank memiliki As a service provider, the Bank has the
opsi untuk membeli seluruh sisa option to purchase the entire remaining
pembiayaan MMQ yang belum dibayar MMQ financing that have not been paid by
nasabah jika saldo tersisa atas customers if the outstanding balance for
pembiayaan MMQ telah berkurang MMQ financing has been reduced to 10%
sampai menjadi 10% atau kurang, dari or less, of the total MMQ financing at the
jumlah pembiayaan MMQ pada saat awal time of initial sale.
penjualan.
13. ASET YANG DIPEROLEH UNTUK IJARAH - 13. ASSETS ACQUIRED FOR IJARAH - NET
BERSIH
Sesuai PSAK 407, akun ini merupakan objek sewa Based on SFAS 407 this account represents lease
dari transaksi Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”). object transactions from Ijarah Muntahiyah
Bittamlik (“IMBT”).
2024 2023
Mesin dan instalasi 1,898,777 1,384,735 Machinery and installations
Properti 1,651,516 1,750,572 Property
Alat transportasi 1,182,978 30,531 Transportations
Lainnya 5,399 8,309 Others
Jumlah 4,738,670 3,174,147 Total
Akumulasi penyusutan, amortisasi, Accumulated depreciation,
dan penurunan nilai (1,616,415) (984,040) amortisation, and impairment
Bersih 3,122,255 2,190,107 Net
Bank berhak menerima ujrah atas ijarah dan IMBT. The Bank is entitled to receive ujrah for ijarah and
Ujrah atas IMBT berdasarkan sisa jangka waktu IMBT. Ujrah for IMBT by remaining period to
hingga jatuh tempo adalah sebagai berikut: maturity are as follows:
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 12 23 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 96 229 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 22,115 2,629 > 3 - ≤ 12 months
> 1 - ≤ 5 tahun 132,921 155,505 > 1 - ≤ 5 years
> 5 tahun 670,758 459,120 > 5 years
825,902 617,506
Halaman - 70 - Page
Page 609
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH INTANGIBLE ASSETS - NET
Aset tetap, aset hak guna dan aset tidak berwujud - Fixed assets, right-of-use assets and intangible
bersih terdiri dari: assets - net consist of:
2024 2023
Aset tetap - bersih 7,066,275 4,790,002 Fixed assets - net
Aset hak guna - bersih 657,578 562,841 Right-of-use assets - net
Aset tidak berwujud - bersih 2,102,344 1,128,334 Intangible assets - net
9,826,197 6,481,177
Aset tetap Fixed assets
2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Penilaian kembali/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Deduction Revaluation Reclassification Ending balance
Nilai revaluasi Revaluation amount
Tanah 2,444,841 62 - 116,525 1,750 2,563,178 Land
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan 642,280 27,298 (4,492) - 318,671 983,757 Buildings
Instalasi 332,176 58,831 (5,443) - 59,945 445,509 Installation
Kendaraan bermotor 60,245 1,011 (347) - - 60,909 Vehicles
Inventaris kantor 2,880,160 249,645 (53,694) - 732,589 3,808,700 Office equipment
Renovasi atas aset sewa 500,126 27,095 (395) - 249,802 776,628 Leasehold improvement
Aset dalam penyelesaian 828,039 2,337,375 - - (1,362,757) 1,802,657 Construction in progress
7,687,867 2,701,317 (64,371) 116,525 - 10,441,338
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (175,418) (37,467) 804 - - (212,081) Buildings
Instalasi (242,850) (37,263) 5,443 - - (274,670) Installation
Kendaraan bermotor (53,240) (3,104) 347 - - (55,997) Vehicles
Inventaris kantor (2,232,052) (333,889) 53,530 - - (2,512,411) Office equipment
Renovasi atas aset sewa (148,326) (123,273) 149 - - (271,450) Leasehold improvement
(2,851,886) (534,996) 60,273 - - (3,326,609)
Akumulasi penurunan nilai Accumulated impairment
Tanah (45,979) (2,475) - - - (48,454) Land
Nilai buku 4,790,002 7,066,275 Book value
2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Penilaian kembali/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Deduction Revaluation Reclassification Ending balance
Nilai revaluasi Revaluation amount
Tanah 2,416,605 909 - - 27,327 2,444,841 Land
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan 857,407 4,096 (241,079 ) - 21,856 642,280 Buildings
Instalasi 291,951 22,110 (1,108 ) - 19,223 332,176 Installation
Kendaraan bermotor 74,015 501 (14,271 ) - - 60,245 Vehicles
Inventaris kantor 2,789,894 65,728 (55,275 ) - 79,813 2,880,160 Office equipment
Renovasi atas aset sewa 377,351 13,023 - - 109,752 500,126 Leasehold improvement
Aset dalam penyelesaian 535,011 550,999 - - (257,971 ) 828,039 Construction in progress
7,342,234 657,366 (311,733 ) - - 7,687,867
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan (144,289 ) (31,129) - - - (175,418) Buildings
Instalasi (220,315 ) (23,643) 1,108 - - (242,850) Installation
Kendaraan bermotor (64,494) (3,014) 14,268 - - (53,240) Vehicles
Inventaris kantor (2,051,487) (235,818 ) 55,253 - - (2,232,052) Office equipment
Renovasi atas aset sewa (59,949) (88,377) - - - (148,326) Leasehold improvement
(2,540,534) (381,981 ) 70,629 - - (2,851,886)
Akumulasi penurunan nilai Accumulated impairment
Tanah (45,979) - - - - (45,979) Land
Nilai buku 4,755,721 4,790,002 Book value
Aset dalam penyelesaian pada tanggal Construction in progress as at 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai and 2023 are as follows:
berikut:
2024 2023
Bangunan 355,621 564,067 Buildings
Inventaris kantor 1,447,036 263,972 Office equipment
1,802,657 828,039
Halaman - 71 - Page
Page 610
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember construction in progress as at 31 December 2024
2024 adalah berkisar antara 12,00% - 96,43% dan is between 12.00% - 96.43% and 31 December
31 Desember 2023 adalah berkisar antara 5,00% - 2023 is between 5.00% - 95.00%. Those
95,00%. Aset dalam penyelesaian pada tanggal construction in progress as at 31 December 2024
31 Desember 2024 tersebut diperkirakan akan are estimated to be completed in 2025 until 2026.
selesai pada tahun 2025 sampai dengan 2026.
Jumlah beban penyusutan aset tetap yang Total depreciation expenses of fixed assets
dibebankan pada laporan laba rugi dan charged in the statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain adalah masing- other comprehensive income is amounting to
masing sebesar Rp534.996 dan Rp381.981 untuk Rp534,996 and Rp381,981 for the year ended 31
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 dan December 2024 and 2023, respectively (Note 38).
2023 (Catatan 38).
Bank telah mengasuransikan aset tetap (tidak The Bank has insured the fixed assets (except land
termasuk hak atas tanah) untuk menutup rights) to cover for losses against fire, theft and
kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran, other risks to PT Asuransi Tripakarta Sharia Unit
kecurian, dan risiko lainnya kepada PT Asuransi and PT Zurich General Takaful Indonesia, all of
Tripakarta Unit Syariah dan PT Zurich General which are third parties, PT Asuransi Staco Mandiri
Takaful Indonesia, keseluruhannya adalah pihak Sharia Unit and PT BRI Asuransi Indonesia Sharia
ketiga, PT Asuransi Staco Mandiri Unit Syariah dan Unit, all of which are related parties, with total
PT BRI Asuransi Indonesia Unit Syariah, insurance coverage amounting to Rp7,619,835
keseluruhannya adalah pihak berelasi, dengan nilai and Rp6,137,294 as at 31 December 2024 and
pertanggungan masing-masing sebesar 2023, respectively.
Rp7.619.835 dan Rp6.137.294 pada tanggal 31
Desember 2024 dan 2023.
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai The Bank’s management believes the amount is
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup adequate to cover losses which may arise from the
kerugian yang mungkin timbul atas aset tetap yang insured fixed assets.
diasuransikan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah As at 31 December 2024 and 2023, the gross
tercatat bruto dari setiap aset tetap yang telah amount of fixed assets which have been fully
disusutkan penuh dan masih digunakan masing- depreciated and are still in use amounted to
masing sebesar Rp2.543.082 dan Rp2.343.147. Rp2,543,082 and Rp2,343,147 respectively.
Selain tanah, tidak terdapat perbedaan material Other than land, there is no material difference
antara nilai wajar aset dan nilai tercatatnya. between the fair value of the asset and its carrying
value.
Nilai tanah Bank berdasarkan model biaya pada The Bank's land value based on the cost model as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah at 31 December 2024 and 2023 is Rp1,872,145
masing-masing sebesar Rp1.872.145 dan and Rp1,870,333.
Rp1.870.333.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat Management believes that there are no indicators
indikator penurunan nilai aset tetap pada tanggal of impairment of fixed assets as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023.
Halaman - 72 - Page
Page 611
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Bangun, Guna dan Serah Build, Operate and Transfer
Pada tanggal 28 April 2023, Bank dan PT PP On 28 April 2023, the Bank and PT PP (Persero)
(Persero) Tbk (“PT PP”) telah menandatangani Tbk (“PT PP”) entered into an agreement in
perjanjian sehubungan dengan Bangun, Guna dan connection with the Build, Operate and Transfer
Serah (“BOT”) atas tanah dan bangunan yang (“BOT”) of land and building located at Medan
berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan No. 17 Merdeka Selatan Street No. 17 Jakarta. The Bank
Jakarta. Bank memberikan hak eksklusif kepada granted exclusive rights to PT PP to utilize the
PT PP untuk memanfaatkan lahan, melakukan land, to demolish the existing building and
pembongkaran gedung eksisting dan melakukan construct a new building. The Bank commits to rent
pembangunan gedung baru. Bank berkomitmen the building for 30 years and at the end of the lease
untuk menyewa gedung baru selama 30 tahun dan period, PT PP will hand over the ownership rights
pada akhir masa sewa, PT PP akan menyerahkan of the land and the building to the Bank.
penguasaan lahan dan hak pengelolaan gedung
kepada Bank.
Berdasarkan perjanjian BOT, Bank berhak In accordance with the BOT agreement, the Bank
menerima kompensasi atas penghancuran gedung is eligible to receive compensation for the
lama dari PT PP sebesar Rp241.080 yang akan demolition of the old building from PT PP
dibayarkan secara bertahap oleh PT PP selama 5 amounting to Rp241,080 which will be paid in
tahun. Kompensasi ini mengikat PT PP, tidak dapat stages by PT PP over 5 years. This compensation
dibatalkan dan tidak dapat dikembalikan dalam is binding to PT PP, non-cancellable and non-
keadaan apapun termasuk apabila Bank refundable under any circumstances including if the
mengakhiri kontrak secara sepihak. Berdasarkan Bank terminates the contract unilaterally.
syarat-syarat dalam perjanjian, manajemen Considering the terms in the agreement, the
membuat pertimbangan signifikan bahwa management makes significant judgment that the
kompensasi dianggap sebagai transaksi terpisah compensation is accounted for as a separate
dengan perjanjian sewa gedung baru meskipun transaction to the rental agreement of the new
kedua unsur tersebut berada dalam satu kontrak building even though the two elements are in the
yang sama, antara pihak yang sama dan dalam same contract, between the same parties and at
waktu yang bersamaan. Bank mengakui the same time. The Bank recognised the
kompensasi yang diterima sebagai pendapatan compensation received as other income
lain-lain bersamaan dengan pengakuan kerugian corresponding with the recognition of loss from
atas pembongkaran gedung lama sebesar demolition of old building amounting to Rp241,080
Rp241.080 untuk tahun yang berakhir for the year ended 31 December 2023.
31 Desember 2023.
Sampai dengan 31 Desember 2024, Bank telah As at 31 December 2024, the Bank had received
menerima pembayaran sebesar Rp96.432 (2023: payment of Rp96,432 (2023: Rp48,216) and
Rp48.216) dan sisanya dicatat sebagai piutang dari recorded the remaining as receivables from PT PP
PT PP pada aset lain-lain sebesar Rp144.648 amounting in other assets to Rp144,648 (2023:
(2023: Rp192.864). Rp192,864).
Revaluasi aset tetap Revaluation of fixed assets
Penilaian kembali atas aset tetap dilakukan The revaluation of fixed assets are performed
berdasarkan Standar Penilaian Indonesia. Metode based on Indonesian Valuation Standards. The
penilaian yang dipakai adalah metode data pasar valuation methods used are market data approach
dan metode pendapatan. Elemen-elemen yang and income approach. Elements used in data
digunakan dalam perbandingan data untuk comparison to determine fair value of assets are
menentukan nilai wajar aset antara lain: among others are as follows:
a) jenis dan hak yang melekat pada properti; a) type and right on property;
b) kondisi pasar; b) market condition;
c) lokasi; c) location;
d) karakteristik fisik; dan d) physical characteristic; and
e) karakteristik tanah. e) land characteristic.
Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan Fair value was determined by hierarchy and input
hierarki dan input-input yang digunakan dalam used on technical valuation of non-financial assets:
teknis penilaian untuk aset nonkeuangan:
• Level 1: Input yang berasal dari harga • Level 1: Input quoted (unadjusted) prices in
kuotasian (tanpa penyesuaian) dalam pasar active market for identical assets;
aktif untuk aset yang identik;
• Level 2: Input selain harga kuotasian pasar • Level 2: Input other than quoted market price
dalam level 1 yang dapat diobservasi baik in level 1 that are observable either directly or
secara langsung maupun tidak langsung; dan indirectly; and
• Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. • Level 3: Input that are not observable.
Halaman - 73 - Page
Page 612
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Revaluasi aset tetap (lanjutan) Revaluation of fixed assets (continued)
Pengukuran nilai wajar tanah dikategorikan The fair value measurement for the land is
sebagai nilai wajar level 2 berdasarkan input dari categorised as level 2 fair value based on the inputs
teknik penilaian yang digunakan. of the valuation technique used.
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank
Syariah Mandiri (”BSM”) Syariah Mandiri (“BSM”)
Berdasarkan surat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Based on the letter of PT Bank Mandiri (Persero)
No. CSC.CRE/508/2020 tertanggal Tbk No. CSC.CRE/508/2020 dated 26 August 2020
26 Agustus 2020 dan persetujuan OJK melalui and approval OJK by the letter No.
surat No. S-159/PB.31/2020 tertanggal S-159/PB.31/2020 dated 9 October 2020, PT Bank
9 Oktober 2020, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk has obtain additional share
melakukan penambahan penyertaan modal by inbreng Non-movable Fixed Assets (“ATTB”) of
melalui inbreng Aset Tetap Tidak Bergerak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk to PT Bank Syariah
(“ATTB”) milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri amounting Rp152,997 which consists of
kepada PT Bank Syariah Mandiri sebesar land amounting Rp127,750 and buildings amounting
Rp152.997 yang terdiri dari tanah senilai Rp25,247 (exclude tax). Revaluation of ATTB with
Rp127.750 dan bangunan senilai Rp25.247 (tidak market value amounting Rp152,997 was performed
termasuk pajak). Revaluasi atas ATTB dengan by Public Appraisal Service Office (“KJPP”) Rizki
nilai pasar sebesar Rp152.997 dilakukan oleh Djunaedy & Partners, external independent
Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Rizki appraisal registered in OJK, based on their report
Djunaedy & Rekan, penilai independen eksternal dated 2 March 2020. Addition of ATTB in 2020
yang telah teregistrasi pada OJK, berdasarkan amounting to Rp175,876 consists of land amounting
laporannya tertanggal 2 Maret 2020. Penambahan to Rp144,527 (include tax amounting Rp16,777)
ATTB selama tahun 2020 sejumlah Rp175.876 and building amounting to Rp31,349 (include tax
terdiri dari tanah senilai Rp144.527 (termasuk amounting to Rp6,102) from inbreng ATTB related
pajak sejumlah Rp16.777) dan bangunan senilai to additional capital from PT Bank Mandiri (Persero)
Rp31.349 (termasuk pajak senilai Rp6.102) yang Tbk.
berasal dari inbreng ATTB terkait penambahan
modal dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank
BRIsyariah Tbk (”BRIS”) BRIsyariah Tbk (“BRIS”)
Pada tanggal 31 Januari 2021, ex-legacy BRIS On 31 January 2021, the ex-legacy BRIS made a
melakukan penyesuaian kebijakan revaluasi aset policy adjustment of asset revaluation to be in line
tetap sesuai ketentuan dengan BSI atas with BSI’s policy for recording of land from cost
pencatatan tanah dari sebelumnya menggunakan model to revaluation model. In total in 2021, the
model biaya menjadi menggunakan model increases in the carrying amount of land revaluation
revaluasi. Secara total pada tahun 2021, kenaikan are recorded as “Other Comprehensive Income”
nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah amounting to Rp80,276 and the decrease of
dicatat sebagai “Pendapatan Komprehensif Lain” carrying amount from revaluation is recorded as
adalah sebesar Rp80.276 dan penurunan nilai expenses in 2021 amounting to Rp12,892. The
tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat sebagai valuations of land was performed by KJPP Nanang
beban pada tahun 2021 adalah sebesar Rp12.892. Rahayu, Sigit Paryanto dan Rekan, an external
Penilaian atas tanah dilakukan oleh independen independent appraisal.
eksternal yaitu KJPP Nanang Rahayu, Sigit
Paryanto dan Rekan.
Revaluasi aset tetap - ex-legacy PT Bank BNI Fixed asset revaluation - ex-legacy PT Bank BNI
Syariah (”BNIS”) Syariah (“BNIS”)
Pada tanggal 31 Januari 2021, ex-legacy BNIS On 31 January 2021, ex-legacy BNIS made a policy
melakukan penyesuaian kebijakan dengan BSI adjustment to be in line with BSI’s policy for
atas pencatatan bangunan dari sebelumnya recording of building from revaluation model to cost
menggunakan model revaluasi menjadi model. In this regard, the Bank reversed the
menggunakan model biaya. Atas hal ini, Bank revaluation of the building which had previously
melakukan pembalikan atas penilaian kembali been recorded in “Other Comprehensive Income”
bangunan yang sebelumnya sudah dicatat di amounting to Rp9,361.
“Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar
Rp9.361.
Halaman - 74 - Page
Page 613
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Revaluasi atas tanah - PT Bank Syariah Revaluation on land - PT Bank Syariah
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Revaluasi atas tanah dengan nilai tercatat pada Revaluation on land with carrying amount on
saat revaluasi sebesar Rp67.617, dilakukan oleh revaluation amounting to Rp67,617, performed by
KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan, penilai KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan, an external
independen eksternal yang telah teregistrasi pada independent appraisal registered on OJK, on their
OJK, dalam laporannya tertanggal 25 November report dated 25 November 2021. Difference on
2021. Selisih lebih nilai revaluasi tanah tahun 2021 land revaluation in 2021 amounting to Rp113,596
sebesar Rp113.596 dicatat sebagai “Surplus was recorded as “Surplus on Revaluation of Fixed
Revaluasi Aset Tetap” dan disajikan pada Asset” and expressed on other comprehensive
pendapatan komprehensif lain. Penurunan nilai income. Impairment of carrying value from
tercatat yang timbul dari revaluasi tanah sebesar revaluation on land amounting to Rp45,979 was
Rp45.979 diakui dalam laba rugi tahun 2021 recognised in the profit or loss of the year 2021 as
sebagai beban usaha lainnya. other operating expense.
Revaluasi atas tanah pada tahun 2024 Revaluation on land in 2024
Revaluasi atas tanah pada 31 Desember 2024 Revaluation on land as at 31 December 2024 was
dilakukan oleh KJPP Dino Farid & Rekan serta performed by KJPP Dino Farid & Rekan and KJPP
KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun
Uswatun (“MBPRU”) & Rekan, penilai independen (“MBPRU”) & Rekan, external independent
eksternal yang telah teregistrasi pada OJK, dalam appraisals registered on OJK, on their report dated
laporannya tertanggal 30 Juli 2024 dan 30 July 2024 and 1 August 2024. Difference on
1 Agustus 2024. Selisih lebih nilai revaluasi tanah land revaluation in 2024 amounting to Rp116,525
tahun 2024 sebesar Rp116.525 dan pembalikan and reversal of impairment from prior period
penurunan nilai dari periode sebelumnya sebesar amounting to Rp7,615 were recorded as “Gain on
Rp7.615 dicatat sebagai “Keuntungan Revaluasi Revaluation of Fixed Assets” and presented in
Aset Tetap” dan disajikan pada pendapatan other comprehensive income. Impairment of
komprehensif lain. Penurunan nilai tercatat yang carrying value from revaluation on land amounting
timbul dari revaluasi tanah sebesar Rp2.475 diakui to Rp2,475 was recognised in the profit or loss of
dalam laba rugi tahun 2024 sebagai beban usaha the year 2024 as other operating expense.
lainnya.
Perubahan cadangan revaluasi aset bersih setelah The movements in the asset revaluation reserve
pajak adalah sebagai berikut: net of tax are as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 444,530 444,530 Beginning year balance
Kenaikan nilai tanah 108,910 - Gain on land value
Saldo akhir tahun 553,440 444,530 Ending year balance
Aset hak guna Right-of-use assets
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan kantor 1,205,107 438,502 (289,324) 1,354,285 Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi 132,876 - (114,427) 18,449 technology system
1,337,983 438,502 (403,751) 1,372,734
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor (665,026) (321,004) 289,324 (696,706) Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi (110,116) (22,761) 114,427 (18,450) technology system
(775,142) (343,765) 403,751 (715,156)
Nilai buku 562,841 657,578 Book value
Halaman - 75 - Page
Page 614
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset hak guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Deductions balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Bangunan kantor 1,140,654 256,257 (191,804) 1,205,107 Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi 132,876 - - 132,876 technology system
1,273,530 256,257 (191,804) 1,337,983
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan kantor (564,957) (291,873) 191,804 (665,026) Office buildings
Kendaraan bermotor Vehicles and
dan sistem teknologi (68,284) (41,832) - (110,116) technology system
(633,241) (333,705) 191,804 (775,142)
Nilai buku 640,289 562,841 Book value
Bank mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa The Bank recognises the right-of-use assets and
untuk semua sewa dengan kontrak jangka waktu lease liabilities for all leases with time contracts,
tertentu, dibayar bulanan atau periodik. Terdapat payable monthly or periodically. There are
pengecualian untuk sewa dengan jangka waktu exceptions to the lease with a short term, which is
pendek, yaitu kurang dari atau sama dengan less or equal to 12 months and there is no call
12 bulan serta tidak ada opsi beli dan opsi option and extention option, and has a low value
perpanjangan, dan memiliki aset pendasar bernilai underlying asset, which is less than or equal to
rendah, yaitu lebih kecil atau sama dengan Rp70,000,000 (seventy million Rupiah) in full
Rp70.000.000 (tujuh puluh juta Rupiah) dalam nilai amount.
penuh.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif Statements of profit or loss and other
lain menyajikan saldo berikut berkaitan dengan comprehensive income shows the following
sewa: amounts related to lease:
2024 2023
Beban penyusutan Depreciation expense of
aset hak guna (Catatan 38): right of use assets (Note 38):
Bangunan kantor 321,004 295,562 Office buildings
Kendaraan bermotor dan
sistem teknologi 22,761 38,143 Vehicle and technology system
343,765 333,705
Beban sewa (Catatan 38): Rent expenses (Note 38):
Beban bunga: Interest expenses:
Bangunan kantor 15,574 6,752 Office buildings
Kendaraan bermotor dan
sistem teknologi 349 2,445 Vehicle and technology system
15,923 9,197
Beban berkaitan dengan sewa Expenses related to short term
jangka pendek (kurang dari atau leases (less than or equal
sama dengan 12 bulan) 354,593 272,262 to 12 months)
Beban berkaitan dengan sewa atas Expenses related to leases
aset yang bernilai rendah yang of low value assets that are not
bukan sewa jangka pendek 22,556 28,796 short term leases
393,072 310,255
Jumlah 736,837 643,960 Total
Aset tidak berwujud Intangible assets
2024
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 1,279,219 84,176 301,828 1,665,223 Software
Aset dalam penyelesaian 462,420 1,060,791 (301,828) 1,221,383 Construction in progress
1,741,639 1,144,967 - 2,886,606
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Perangkat lunak (613,305) (170,957) - (784,262) Software
Nilai buku 1,128,334 2,102,344 Book value
Halaman - 76 - Page
Page 615
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP, ASET HAK GUNA DAN ASET 14. FIXED ASSETS, RIGHT-OF-USE ASSETS AND
TIDAK BERWUJUD - BERSIH (lanjutan) INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)
Aset tidak berwujud (lanjutan) Intangible assets (continued)
2023
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Addition Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 750,007 276,241 252,971 1,279,219 Software
Aset dalam penyelesaian - 715,391 (252,971) 462,420 Construction in progress
750,007 991,632 - 1,741,639
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Perangkat lunak (491,319) (121,986) - (613,305) Software
Nilai buku 258,688 1,128,334 Book value
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam penyelesaian pada tanggal construction in progress as at 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah berkisar and 2023 is between 4.19% - 98.24% and 10.71%
antara 4,19% - 98,24% dan 10,71% - 95,00%. Aset - 95.00%. Those assets in progress as at
dalam penyelesaian pada tanggal 31 December 2024 are estimated to be completed
31 Desember 2024 tersebut diperkirakan akan in 2025 until 2026.
selesai pada tahun 2025 sampai dengan 2026.
Jumlah beban amortisasi aset tidak berwujud yang Total amortisation expenses of intangible assets
dibebankan pada laporan laba rugi dan charged in the statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain adalah masing- other comprehensive income is amounting to
masing sebesar Rp170.957 dan Rp121.986 pada Rp170,957 and Rp121,986 as at 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Catatan 38). 2024 and 2023, respectively (Note 38).
15. ASET LAIN-LAIN - BERSIH 15. OTHER ASSETS - NET
Aset lain-lain terdiri dari: Other assets consist of:
2024 2023
Beban dibayar dimuka 1,975,414 1,194,999 Prepaid expense
Piutang pendapatan surat berharga 979,776 889,375 Income receivables from securities
Agunan yang diambil alih 711,370 825,759 Foreclosed collaterals
Tagihan SKBDN kepada nasabah 362,851 272,925 SKBDN receivables to customers
Pendapatan pembiayaan yang akan
diterima 290,984 202,588 Income receivables from financing
Tagihan ATM 198,877 317,824 ATM receivables
Tagihan kepada pihak ketiga 144,648 192,864 Receivables from third party
Persediaan alat tulis kantor dan materai 71,420 75,659 Office supplies and stamps
Setoran jaminan 53,064 46,959 Guarantee deposit
Lainnya 398,854 315,996 Others
5,187,258 4,334,948
Cadangan kerugian penurunan nilai (959,155) (1,081,560) Allowance for impairment losses
Bersih 4,228,103 3,253,388 Net
Lainnya antara lain properti terbengkalai, biaya Others are abandoned property, deferred fees, as
yang ditangguhkan, serta berbagai macam tagihan, well as various bills, such as Bank Indonesia Fast
antara lain tagihan Bank Indonesia Fast Payment Payment (“BI Fast”) bills, bills for Quick Response
(“BI Fast”), tagihan atas transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (“QRIS”) transactions,
Code Indonesian Standard (“QRIS”), tagihan Kartu Hasanah Card bills, clearing transactions and
Hasanah, transaksi kliring, dan lebih bayar pajak overpayment of income tax art 21.
penghasilan pasal 21.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that allowance for
kerugian penurunan nilai aset lain-lain yang impairment losses on other assets is adequate.
dibentuk telah memadai.
Mutasi agunan yang diambil alih pada tanggal Movement of the foreclosed collaterals as at
31 Desember 2024 dan 2023 diungkapkan pada of 31 December 2024 and 2023 are disclosed in
Catatan 54j. Note 54j.
Halaman - 77 - Page
Page 616
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. LIABILITAS SEGERA 16. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Zakat Bank 232,061 189,730 Zakat of the Bank
Liabilitas ATM Jalin 130,950 294,323 Liabilities to ATM Jalin
Liabilitas pihak ketiga 157,013 117,002 Liabilities to third parties
Titipan dana nasabah 57,800 25,224 Deposit of customer funds
Titipan tagihan pembayaran 42,310 54,573 Remittance of bills payment
Liabilitas ATM Bersama 30,809 34,535 Liabilities to ATM Bersama
Liabilitas ATM Prima 24,587 82,680 Liabilities to ATM Prima
Zakat pegawai, nasabah dan Zakat of employees, customers
umum 3,621 7,044 and public
Titipan ATM 3,544 36,117 ATM remittance
Titipan lainnya 174,286 303,619 Other remittances
856,981 1,144,847
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Titipan ATM 1,662 171,220 ATM remittance
858,643 1,316,067
Liabilitas pihak ketiga merupakan liabilitas atas Liabilities to third parties represent liabilities arising
transaksi QRIS, liabilitas BI Fast, jasa pembayaran, from QRIS transactions, liabilities to BI Fast,
dan kewajiban dalam rangka sekuritisasi. payment services, and liabilities related to
securitisation.
Liabilitas ATM Jalin, ATM Prima dan ATM Liabilities to ATM Jalin, ATM Prima and ATM
Bersama, merupakan liabilitas yang timbul karena Bersama represent liabilities arising from using the
penggunaan jaringan ATM Bank oleh nasabah Bank’s network of ATM by customers of using ATM
bank lain yang menjadi anggota dari jaringan ATM Jalin network, ATM Prima and ATM Bersama.
Jalin, jaringan ATM Prima dan jaringan ATM
Bersama.
Titipan lainnya merupakan titipan direct terhadap Other remittances are direct remittances to the
mitra Bank, titipan bagi hasil deposito jatuh tempo Bank’s partners, remittances of time deposits profit
dan lainnya. sharing and others.
Zakat pegawai, nasabah, dan umum merupakan Zakat of employees, customers and publics are
zakat yang dibayarkan secara individu melalui zakat paid individually through the Bank's
platform E-Channel Bank dan akan disalurkan ke E-Channel platform and will be distributed to zakat
lembaga pengelola zakat. management institutions.
17. BAGI HASIL YANG BELUM DIBAGIKAN 17. UNDISTRIBUTED REVENUE SHARING
Akun ini merupakan bagi hasil yang belum This account represents the undistributed share of
dibagikan oleh Bank kepada nasabah (shahibul the customers (shahibul maal) on income
maal) atas bagian keuntungan hasil usaha Bank generated by the Bank from managing
yang telah disisihkan dari pengelolaan dana mudharabah funds.
mudharabah.
Bagi hasil yang belum dibagikan Bank pada The Bank’s undistributed profit sharing as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023, are as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Bukan Bank Non-Bank
Rupiah Rupiah
Deposito 222,038 191,504 Time deposits
Giro 41,388 43,929 Demand deposits
Sukuk mudharabah berkelanjutan 8,384 - Sustainability sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah subordinasi 1,317 658 Subordinated sukuk mudharabah
273,127 236,091
Halaman - 78 - Page
Page 617
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. BAGI HASIL YANG BELUM DIBAGIKAN 17. UNDISTRIBUTED REVENUE SHARING
(lanjutan) (continued)
Bagi hasil yang belum dibagikan Bank pada The Bank’s undistributed profit sharing as at
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023, are as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
2024 2023
Bukan Bank (lanjutan) Non-Bank (continued)
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito 9,236 2,820 Time deposits
Giro 2 - Demand deposits
9,238 2,820
282,365 238,911
Bank Indonesia Bank Indonesia
Rupiah Rupiah
PaSBI 6,395 16,319 PaSBI
Bank Bank
Rupiah Rupiah
Deposito 79 146 Time deposits
Pembiayaan berjangka mudharabah 2,739 556 Mudharabah term financing
2,818 702
291,578 255,932
18. GIRO WADIAH 18. WADIAH DEMAND DEPOSITS
Giro wadiah terdiri dari: Wadiah demand deposits consist of:
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 15,113,900 16,475,273 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,064,416 1,261,650 United States Dollar
Euro Eropa 17,505 15,081 European Euro
Dolar Singapura 27,126 14,248 Singapore Dollar
Riyal Arab Saudi 37,287 257,413 Saudi Arabian Riyal
16,260,234 18,023,665
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 2,847,492 2,818,082 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 12,213 5,777 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 27,140 - Saudi Arabian Riyal
2,886,845 2,823,859
19,147,079 20,847,524
Giro wadiah merupakan giro wadiah Wadiah demand deposits represent wadiah
yad-dhamanah yaitu titipan dana pihak ketiga yang yad-dhamanah in which the third parties funds are
dapat diberikan bonus berdasarkan kebijakan entitled to receive bonuses in accordance with the
Bank. Bank’s policy.
Kisaran bonus giro wadiah yang diberikan nasabah The range rate from wadiah demand deposits
adalah sebagai berikut: given by customers are as follows:
2024 2023
Rupiah 0.02% - 0.04% 0.02% - 0.03% Rupiah
Mata uang asing 0.00% 0.00% Foreign currencies
Halaman - 79 - Page
Page 618
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. TABUNGAN WADIAH 19. WADIAH SAVINGS DEPOSITS
Tabungan wadiah terdiri dari: Wadiah savings deposits consist of:
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 54,045,084 45,708,696 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,221,082 1,307,515 United States Dollar
55,266,166 47,016,211
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 11,364 9,350 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 2,537 813 United States Dollar
13,901 10,163
55,280,067 47,026,374
Kisaran bonus tabungan wadiah yang diberikan The range rate of bonus from wadiah savings
nasabah adalah sebagai berikut: deposits given by customers are as follows:
2024 2023
Rupiah 0.00% 0.00% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.00% 0.00% United States Dollar
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 2,240,000 1,505,000 Investment Certificate (“SIMA”)
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 600,834 - Management Certificate ("SIPA")
Giro wadiah 174,143 125,292 Wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 8,985 7,788 Wadiah savings deposits
3,023,962 1,638,080
Mata uang asing Foreign currencies
Giro wadiah 736 45 Wadiah demand deposits
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 1,126,650 123,176 Investment Certificate (“SIMA”)
1,127,386 123,221
4,151,348 1,761,301
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 2,240,000 1,355,000 Investment Certificate (“SIMA”)
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 400,000 - Management Certificate ("SIPA")
Giro wadiah 172,774 123,939 Wadiah demand deposits
Tabungan wadiah 8,985 7,788 Wadiah savings deposits
2,821,759 1,486,727
Mata uang asing Foreign currencies
Giro wadiah 736 45 Wadiah demand deposits
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 241,425 46,191 Investment Certificate (“SIMA”)
242,161 46,236
3,063,920 1,532,963
Halaman - 80 - Page
Page 619
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) - 150,000 Investment Certificate (“SIMA”)
Giro wadiah 1,369 1,353 Wadiah demand deposits
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank Fund
Antarbank ("SIPA") 200,834 - Management Certificate ("SIPA")
202,203 151,353
Mata uang asing Foreign currencies
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) 885,225 76,985 Investment Certificate (“SIMA”)
4,151,348 1,761,301
Kisaran bonus giro wadiah yang diberikan The range rate from wadiah demand deposits
nasabah adalah sebagai berikut: given by customers are as follows:
2024 2023
Rupiah 0.70% - 0.73% 0.72% - 0.73% Rupiah
Mata uang asing 0.00% 0.00% Foreign currencies
21. LIABILITAS KEPADA BANK INDONESIA 21. LIABILITIES TO BANK INDONESIA
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 18,417,864 11,900,055 Rupiah
Liabilitas kepada Bank Indonesia pada tanggal Liabilities to Bank Indonesia as at
31 Desember 2024 dan 2023 berisi instrumen 31 December 2024 and 2023 containing Liquidity
Pengelolaan Likuiditas berdasarkan Prinsip Syariah Management based on Bank Indonesia Sharia
Bank Indonesia (“PaSBI”) yang merupakan fasilitas Principles (“PaSBI”) instrument, which is a funding
penyediaan dana dari Bank Indonesia untuk facility from Bank Indonesia for managing the
pengelolaan likuiditas Bank dengan agunan berupa Bank’s liquidity with collateral in the form of
surat berharga yang memenuhi prinsip syariah securities that comply with sharia principles with
dengan nilai nominal agunan masing-masing collateral nominal value amounting to
sebesar Rp19.800.000 dan Rp12.500.000. Rp19,800,000 and Rp12,500,000, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
mendapatkan fasilitas PaSBI sebesar obtained PaSBI facilities amounting to
Rp18.417.864 dengan persentase bagi hasil yang Rp18,417,864 with a percentage profit sharing paid
dibayar oleh Bank sebesar 6,25% per tahun dan by the Bank of 6.25% per annum and
Rp11.900.055 dengan persentase bagi hasil yang Rp11,900,055 with a percentage profit sharing paid
dibayar oleh Bank sebesar 6,25% dan 6,85% per by the Bank of 6.25% and 6.85% per annum.
tahun. PaSBI 31 Desember 2024 jatuh tempo pada PaSBI 31 December 2024 matures on 6 January
tanggal 6 Januari 2025 serta PaSBI 31 Desember 2025 and PaSBI 31 December 2023 matures on 4
2023 jatuh tempo pada tanggal 4 dan and 5 January 2024.
5 Januari 2024.
22. PERPAJAKAN 22. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:
2024 2023
Utang pajak penghasilan Income tax payables
Pasal 29 674,835 224,467 Article 29
Utang pajak lainnya Other tax payables
Pasal 4 (2) 101,799 83,157 Article 4 (2)
Pasal 21 2,342 173,449 Article 21
Pasal 22 7,252 1,466 Article 22
Pasal 23 11,605 7,141 Article 23
Pasal 26 7,091 683 Article 26
PPN dan PPh lainnya 84,718 48,679 VAT and other income taxes
214,807 314,575
889,642 539,042
Halaman - 81 - Page
Page 620
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
b. Beban pajak b. Tax expense
2024 2023
Beban pajak kini 2,436,340 1,678,581 Current tax expense
(Manfaat)/beban pajak tangguhan (391,833) 17,148 Deferred tax (benefit)/expense
2,044,507 1,695,729
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Reconciliation between income before income
penghasilan pada laporan laba rugi dan tax as stated in the statements of profit or loss
penghasilan komprehensif lain dan and other comprehensive income and income
perhitungan penghasilan pajak adalah sebagai tax calculation are as follows:
berikut:
2024 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 9,050,395 7,399,472 Income before tax
Beda temporer Temporary differences
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
atas aset keuangan on financial assets and
dan aset produktif 2,105,668 223,334 earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses
nonproduktif (46,041) (15,450) on non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi (7,972) 3,144 and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment
risiko operasional (18,284) (31,597) losses on operational risk
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 3,595 (56,935) Provision for employee benefit liabilities
Cadangan bonus (124,036) (40,502) Provision for bonus
Cadangan tantiem dan Provision for tantiem and
beban tenaga kerja 24,090 8,988 personnel expenses
Lain-lain (155,958) (96,862) Others
Jumlah beda temporer 1,781,062 (5,880) Total temporary differences
Beda tetap Permanent differences
Representasi dan sumbangan 80,176 60,517 Representation and donation
Keanggotaan nonasosiasi 2,724 934 Non-association membership
Penurunan nilai aset tetap 2,475 - Fixed assets impairment
Biaya lainnya 157,443 174,871 Others
Total beda tetap 242,818 236,322 Total permanent differences
Total koreksi fiskal 2,023,880 230,442 Total fiscal corrections
Penghasilan kena pajak 11,074,275 7,629,914 Taxable income
Beban pajak penghasilan badan 2,436,340 1,678,581 Corporate income tax expense
Pajak dibayar dimuka - pasal 25 (1,760,822) (1,453,654) Prepaid tax - article 25
Pajak yang dipotong Tax withheld by
pihak lain - pasal 22 (683) (460) other parties - article 22
Utang pajak penghasilan Income tax payable
- pasal 29 674,835 224,467 - article 29
Rekonsiliasi atas beban pajak penghasilan The reconciliation of income tax expense by
dengan perkalian laba sebelum pajak multiplying income before income tax to the
penghasilan dan tarif pajak yang berlaku applicable tax rate are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba sebelum pajak penghasilan 9,050,395 7,399,472 Income before tax
Beban pajak penghasilan yang
dihitung dari laba sebelum Income tax expense
pajak penghasilan 1,991,087 1,627,884 calculated from income before tax
Pengaruh pajak atas beda tetap 53,420 67,845 Tax impact of permanent differences
Beban pajak 2,044,507 1,695,729 Tax expense
Halaman - 82 - Page
Page 621
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
c. Aset pajak tangguhan c. Deferred tax assets
31 Desember/December 2024
Dikreditkan/ (Dibebankan)/
(dibebankan) dikreditkan ke
ke laba rugi/ penghasilan
Credited/ komprehensif
Saldo awal/ (charged) to lain/(Charged)/ Saldo akhir/
Beginning statements of credited to Ending
balance profit or loss OCI balance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses on
atas aset keuangan dan aset produktif 1,055,833 463,247 - 1,519,080 financial assets and earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses on
nonproduktif 213,255 (10,129) - 203,126 non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi 7,044 (1,754) - 5,290 and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment losses on
risiko operasional 13,549 (4,024) - 9,525 operational risks
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 146,797 791 (29,948) 117,640 Provision employee benefit liabilities
Cadangan bonus 184,589 (27,288) - 157,301 Provision for bonus
Cadangan tantiem dan Provision for tantiem and personnel
beban tenaga kerja 67,150 5,300 - 72,450 expenses
Depresiasi aset tetap (26,357) (29,332) - (55,689) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna 31,682 (71,966) - (40,284) Right-of-use assets
Liabilitas sewa (27,102) 66,988 - 39,886 Lease liabilities
Lainnya (746) - 29,148 28,402 Others
1,665,694 391,833 (800) 2,056,727
31 Desember/December 2023
(Dibebankan)/ Dikreditkan/
dikreditkan (dibebankan) ke
ke laba rugi/ penghasilan
(Charged)/ komprehensif
Saldo awal/ credited to lain/Credited/ Saldo akhir/
Beginning statements of (charged) to Ending
balance profit or loss OCI balance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses on
atas aset keuangan dan aset produktif 1,006,700 49,133 - 1,055,833 financial assets and earning assets
Penyisihan kerugian atas aset Provision for impairment losses on
nonproduktif 216,654 (3,399) - 213,255 non-earning assets
Estimasi kerugian atas Estimated losses on commitments
komitmen dan kontinjensi 6,352 692 - 7,044 and contingencies
Cadangan kerugian Provision for impairment losses on
risiko operasional 20,500 (6,951) - 13,549 operational risks
Penyisihan liabilitas imbalan kerja 151,584 (12,526) 7,739 146,797 Provision employee benefit liabilities
Cadangan bonus 193,499 (8,910) - 184,589 Provision for bonus
Cadangan tantiem dan Provision for tantiem and personnel
beban tenaga kerja 65,173 1,977 - 67,150 expenses
Depresiasi aset tetap (11,748) (14,609) - (26,357) Depreciation of fixed assets
Aset hak guna 27,135 4,547 - 31,682 Right-of-use assets
Liabilitas sewa - (27,102) - (27,102) Lease liabilities
Lainnya (746) - - (746) Others
1,675,103 (17,148) 7,739 1,665,694
Manajemen berpendapat bahwa kemungkinan Management believes that it is most likely that
besar jumlah laba fiskal pada masa future taxable income will be available against
mendatang memadai untuk mengkompensasi the temporary differences which create
perbedaan temporer yang menimbulkan aset deferred tax assets.
pajak tangguhan tersebut.
d. Surat ketetapan pajak d. Tax assessment letters
Pemeriksaan tahun pajak 2020 - BSI (ex- Assessment for fiscal year 2020 - BSI (ex-
legacy BRIS) legacy BRIS)
Pada bulan April 2024, Bank menerima Surat In April 2024, the Bank received an Inspection
Perintah Pemeriksaan atas Tahun Pajak 2020 Order for the Fiscal Year 2020 addressed to
untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (ex- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (ex-legacy
legacy BRIS). Sampai tanggal laporan BRIS). Until the date of this financial
keuangan ini, proses pemeriksaan pajak masih statements, the tax audit is still in progress.
berlanjut.
Halaman - 83 - Page
Page 622
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. PERPAJAKAN (lanjutan) 22. TAXATION (continued)
e. Informasi lain e. Other information
Penerapan Peraturan Menteri Keuangan Implementation of the Minister of Finance
Republik Indonesia (“PMK”) No. 74 Tahun Regulation (“PMK”) No. 74 Year 2024
2024
Pada tanggal 18 Oktober 2024, Menteri On 18 October 2024, the Minister of Finance
Keuangan Republik Indonesia menerbitkan of the Republic of Indonesia issued Minister of
Peraturan Menteri Keuangan Republik Finance Regulation (“PMK”) No. 74 Year 2024
Indonesia (“PMK”) No. 74 Tahun 2024 tentang concerning the Establishment of Provisions for
Pembentukan Cadangan Piutang Tak Tertagih Uncollectible Receivables that can be
yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Deducted from Gross Income. This regulation
Bruto. Peraturan ini menggantikan PMK No. replaces PMK No. 81/PMK.03/2009 regarding
81/PMK.03/2009 tentang Pembentukan atau the Formation or Accumulation of Reserve
Pemupukan Dana Cadangan yang Boleh Funds That Can Be Deducted as Expenses,
Dikurangkan sebagai Biaya sebagaimana telah as amended by PMK No. 219/PMK.011/2012.
diubah dengan PMK No. 219/PMK.011/2012. This change impacts the increase in deferred
Perubahan ini berdampak pada penambahan tax assets and the addition of the Bank's
nilai aset pajak tangguhan dan penambahan corporate tax liabilities for the Fiscal Year
hutang pajak badan Bank untuk Tahun Pajak 2024.
2024.
Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for The impact of Pillar 2 of Organization for
Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(”OECD”) (”OECD”)
Bank berada dalam cakupan ketentuan model The Bank is within the scope of the OECD
Pilar Dua OECD sesuai dengan ketentuan Pillar Two model rules in accordance with the
dalam PMK No. 136 Tahun 2024, yurisdiksi PMK No. 136 Year 2024, the jurisdiction in
tempat Bank didirikan, dan mulai berlaku mulai which the Bank is incorporated, and has come
1 Januari 2025. Oleh karena peraturan into effect from 1 January 2025. Since the
tersebut tidak berlaku pada tanggal pelaporan, regulation was not effective at the reporting
Bank ini tidak memiliki eksposur pajak terkini date, the Bank has no related current tax
terkait. Bank menerapkan pengecualian PSAK exposure. The Bank applies the SFAS 212
212 untuk mengakui dan mengungkapkan exception to recognising and disclosing
informasi tentang aset dan liabilitas pajak information about deferred tax assets and
tangguhan yang terkait dengan pajak liabilities related to Pillar Two income taxes.
penghasilan Pilar Dua.
Dikarenakan kompleksitas dalam penerapan Due to the complexities in applying the PMK
peraturan PMK No. 136 Tahun 2024 dan No. 136 Year 2024 and calculation GloBE
perhitungan pendapatan GloBE, dampak income, the quantitative impact of the
kuantitatif dari peraturan yang secara substantively enacted but not yet effective
substantif diberlakukan tapi belum efektif regulation has not been reasonably estimable.
tersebut belum dapat diestimasi dengan wajar. Therefore, even for those entities with an
Oleh karena itu, meskipun terdapat entitas accounting effective tax rate above 15%, there
dengan tarif pajak efektif akuntansi di atas might still be Pillar Two tax implications. For
15%, mungkin masih ada implikasi pajak Pilar the year ended 31 December 2024, the Bank
Dua. Pada tahun yang berakhir is still assessing the impact of implementation
31 Desember 2024, Bank masih menilai of the regulation.
dampak dalam penerapan peraturan tersebut.
Halaman - 84 - Page
Page 623
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS LAIN-LAIN 23. OTHER LIABILITIES
2024 2023
Pendapatan diterima dimuka 3,722,200 204,383 Deferred income
Cadangan bonus dan tantiem 870,500 970,236 Provision of bonus and tantiem
Biaya notaris 339,583 284,286 Notary fees
Beban yang masih harus dibayar 232,316 288,492 Accrued expenses
Liabilitas sewa 181,296 123,193 Lease liabilities
Cadangan THR dan Provision of THR and other
kepegawaian lainnya 173,854 174,053 employee expenses
Setoran jaminan 18,141 19,818 Guarantee deposits
Dana kebajikan 4,876 9,907 Qardhul hasan funds
Pendapatan administrasi Deferred financing
pembiayaan ditangguhkan 3,537 12,757 administration income
Lainnya 321,527 358,982 Others
5,867,830 2,446,107
Pendapatan diterima dimuka terdiri dari ujrah Deferred income consists of ujrah received in
diterima dimuka atas transaksi bancassurance advance for bancassurance (see Note 48), supply
(lihat Catatan 48), supply chain financing, buyer chain financing transactions, buyer chain financing,
chain financing, ijarah atas aset, dan ijarah ijarah on assets, and multi-services ijarah.
multijasa.
Biaya yang masih harus dibayar terdiri dari Accrued expenses consist of reserves on network,
cadangan yang dibentuk untuk jaringan, ATM maintenance fees and OJK’s contribution.
pemeliharaan ATM dan iuran OJK.
Dana kebajikan terdiri dari dana sosial yang Qardhul hasan funds consists of social funds
berasal dari denda/penalti, transaksi yang tidak originating from fines/penalties, transactions that
sesuai dengan prinsip syariah serta infaq dan are not in accordance with sharia principles and
shadaqah yang berasal dari E-Channel. Infaq dan infaq and shadaqah originating from E-Channel.
shadaqah adalah harta yang diberikan secara Infaq and shadaqah are assets that are given
sukarela oleh pemiliknya, baik yang peruntukannya voluntarily by the owners, whether the use is
dibatasi (ditentukan) maupun tidak dibatasi. limited (determined) or not.
Lainnya terdiri dari rekening penampungan Others consist of escrow account for financing
angsuran pembiayaan, kewajiban kepada pihak installment, liabilities to third parties, administrative
ketiga, rekening administrasi, perantara hasil kliring accounts, clearance intermediaries and others.
dan lainnya.
24. GIRO MUDHARABAH 24. MUDHARABAH DEMAND DEPOSITS
2024 2023
Pihak ketiga - Bukan Bank Third parties - Non-Bank
Rupiah 14,048,692 11,204,495 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 3,309,434 3,412,905 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 16,504 154,655 Saudi Arabian Riyal
17,374,630 14,772,055
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 10,444,013 8,336,606 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 9,369,876 9,245,205 United States Dollar
19,813,889 17,581,811
Pihak ketiga - Bank Third parties - Bank
Rupiah 47,282 63,394 Rupiah
37,235,801 32,417,260
Giro mudharabah merupakan investasi dana Mudharabah demand deposits is a current
nasabah yang penarikannya dapat dilakukan accounts product in which investor’s fund can be
sesuai kesepakatan dengan menggunakan cek, withdrawn by check, bank guarantee and other
bank garansi, dan sarana perintah pembayaran payment instruction method.
lainnya.
Halaman - 85 - Page
Page 624
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. GIRO MUDHARABAH (lanjutan) 24. MUDHARABAH DEMAND DEPOSITS (continued)
Kisaran tingkat bagi hasil untuk giro mudharabah The range rate of profit sharing for mudharabah
per tahun adalah sebagai berikut: demand deposits per annum are as follows:
2024 2023
Rupiah 2.28% - 3.37% 3.15% - 3.97% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.18% - 5.25% 0.13% - 5.64% United States Dollar
25. TABUNGAN MUDHARABAH 25. MUDHARABAH SAVINGS DEPOSITS
2024 2023
Pihak ketiga - Bukan Bank Third parties - Non-Bank
Rupiah 84,255,566 76,907,691 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 622,815 600,712 United States Dollar
84,878,381 77,508,403
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 374,864 191,590 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 904 77 United States Dollar
375,768 191,667
Pihak ketiga - Bank Third parties - Bank
Rupiah 536,509 580,115 Rupiah
85,790,658 78,280,185
Tabungan mudharabah merupakan simpanan dana Mudharabah savings deposits represent deposits
pihak ketiga yang mendapatkan imbalan bagi hasil from third parties who are entitled to receive a
dari pendapatan Bank atas penggunaan dana share in the revenue derived by the Bank from the
tersebut dengan nisbah yang ditetapkan dan use of such funds based on a predetermined
disetujui sebelumnya. nisbah.
Kisaran tingkat bagi hasil untuk tabungan The range rate of profit sharing for mudharabah
mudharabah per tahun adalah sebagai berikut: savings deposits per annum are as follows:
2024 2023
Rupiah 0.51% - 0.70% 0.66% - 0.69% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.22% - 0.23% 0.23% United States Dollar
26. DEPOSITO MUDHARABAH 26. MUDHARABAH TIME DEPOSITS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Bukan Bank Non-Bank
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 86,394,238 85,358,012 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 6,066,433 2,134,032 United States Dollar
Riyal Arab Saudi 1,212 - Saudi Arabian Riyal
92,461,883 87,492,044
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Rupiah 36,862,143 27,472,220 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,260,326 883,832 United States Dollar
38,122,469 28,356,052
Bank Bank
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 94,515 136,693 Rupiah
130,678,867 115,984,789
Halaman - 86 - Page
Page 625
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. DEPOSITO MUDHARABAH (lanjutan) 26. MUDHARABAH TIME DEPOSITS (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By period
2024 2023
Rupiah Rupiah
1 bulan 64,708,025 62,075,237 1 month
3 bulan 32,460,138 29,391,659 3 months
6 bulan 19,050,780 10,338,216 6 months
12 bulan 7,131,953 11,161,813 12 months
123,350,896 112,966,925
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
1 bulan 6,099,471 1,736,093 1 month
3 bulan 675,420 647,482 3 months
6 bulan 143,673 102,252 6 months
12 bulan 408,195 532,037 12 months
7,326,759 3,017,864
Riyal Arab Saudi Saudi Arabian Riyal
1 bulan 1,212 - 1 month
130,678,867 115,984,789
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
2024 2023
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 72,806,931 70,387,004 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 30,168,394 25,851,195 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 20,375,571 16,728,726 > 3 - ≤ 12 months
123,350,896 112,966,925
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
≤ 1 bulan 6,446,277 2,254,257 ≤ 1 month
> 1 - ≤ 3 bulan 466,066 265,355 > 1 - ≤ 3 months
> 3 - ≤ 12 bulan 414,416 498,252 > 3 - ≤ 12 months
7,326,759 3,017,864
Riyal Arab Saudi Saudi Arabian Riyal
≤ 1 bulan 1,212 - ≤ 1 month
130,678,867 115,984,789
d. Deposito mudharabah yang dijadikan jaminan d. Mudharabah time deposits that are used as
atas piutang dan pembiayaan yang diberikan collateral for the Bank’s receivables and
oleh Bank berjumlah Rp1.575.029 dan financing amounted to Rp1,575,029 and
Rp1.369.418, masing-masing pada tanggal Rp1,369,418, as at 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023. 2023, respectively.
e. Deposito mudharabah merupakan investasi b. e. Mudharabah time deposits represent third
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi parties’ investments which are entitled to
hasil dari pendapatan Bank atas penggunaan receive a share in the income derived by the
dana tersebut dengan nisbah yang ditetapkan Bank from the use of such funds based on a
dan disetujui sebelumnya. predetermined and previously approved nisbah.
f. Kisaran tingkat bagi hasil untuk deposito f. The range rate of profit sharing for mudharabah
mudharabah per tahun adalah sebagai berikut: time deposits per annum are as follows:
2024 2023
Rupiah 2.41% - 2.59% 2.48% - 2.55% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.21% - 0.23% 0.23% - 0.30% United States Dollar
Halaman - 87 - Page
Page 626
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. SUKUK MUDHARABAH SUBORDINASI 27. SUBORDINATED SUKUK MUDHARABAH
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 140,000 175,000 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 60,000 25,000 Related parties (Note 44)
200,000 200,000
Pada tanggal tanggal 15 Desember 2023, Bank On 15 December 2023, the Bank issued
menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi Subordinated Sukuk Mudharabah Year 2023
Tahun 2023 sebesar Rp200.000 dan akan jatuh amounting to Rp200,000 and is due on
tempo pada tanggal 15 Desember 2028. 15 December 2028.
Selama berlakunya jangka waktu Sukuk During the validity period of the BSI Subordinated
Mudharabah Subordinasi BSI Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Year 2023 and prior to
sebelum dilunasinya semua dana sukuk dan bagi repayment of all sukuk funds and profit sharing, the
hasil, Bank berkewajiban untuk: (i) menjaga rasio Bank is obliged to: (i) maintain a Capital Adequacy
Capital Adequacy Ratio (“CAR”) tidak kurang dari Ratio (“CAR”) ratio of not less than 12% (twelve
12% (dua belas persen); (ii) memastikan bahwa percent); (ii) ensure that the 2023 Subordinated
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini Sukuk Mudharabah will not be owned by more than
tidak akan dimiliki oleh lebih dari 49 (empat puluh 49 (fourty nine) investors; (iii) submit to the
sembilan) investor; (iii) menyerahkan kepada agen monitoring agency as follows: (a) A copy of the
pemantau sebagai berikut: (a) Salinan dari laporan report submitted to OJK including the level
yang disampaikan kepada OJK termasuk laporan assessment report the bank's health, no later than
hasil penilaian tingkat kesehatan bank, dalam 5 (five) working days after the report handed over
waktu selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja to the parties mentioned above. In case the
setelah laporan tersebut diserahkan kepada pihak Monitoring Agent views necessary, based on the
yang disebutkan di atas. Dalam hal Agen written request of the Monitoring Agent, the Bank is
Pemantau memandang perlu, berdasarkan obliged submit to the Monitoring Agent additional
permohonan Agen Pemantau secara tertulis, Bank documents relating to the above report (if any) no
wajib menyampaikan kepada Agen Pemantau later than 10 (ten) working days after the date the
dokumen-dokumen tambahan yang berkaitan application letter is received by the Bank; (b)
dengan laporan tersebut di atas (apabila ada) Annual financial reports that have been audited by
selambat lambatnya 10 (sepuluh) hari kerja setelah a public accountant registered with the OJK and
tanggal surat permohonan tersebut diterima oleh submitted to the Monitoring Agent within 5 (five)
Bank; (b) Laporan keuangan tahunan yang telah working days after receiving the application letter
diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK from the Monitoring Agent.
dan disampaikan kepada Agen Pemantau dalam
waktu 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat
permohonan dari Agen Pemantau.
Seluruh dana hasil penerbitan Sukuk Mudharabah All funds from the issuance of Subordinated Sukuk
Subordinasi Tahun 2023, akan dipergunakan oleh Mudharabah Year 2023 will be used by the Bank
Bank untuk kegiatan usaha Bank dalam rangka for the Bank's business activities in order to
memperkuat struktur permodalan dengan strengthen its capital structure by calculating the
memperhitungkan dana hasil penerbitan sebagai proceeds from the issuance as complementary
modal pelengkap dan meningkatkan aset produktif capital and increasing the Bank’s productive
Bank. assets.
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini This Subordinated Sukuk Mudharabah Year 2023
diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo is issued without script, except for the
Sukuk Mudharabah Subordinasi yang diterbitkan Subordinated Sukuk Mudharabah Jumbo
atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Certificate which is issued in the name of PT
(“KSEI”) sebagai bukti kepemilikan Efek Syariah Kustodian Sentral Efek Indonesia ("KSEI") as proof
untuk kepentingan Pemegang Sukuk Mudharabah of ownership of Sharia Securities for the benefit of
Subordinasi. Sukuk Mudharabah Subordinasi the Subordinated Sukuk Mudharabah Holders. The
Tahun 2023 diterbitkan dengan peringkat idAA(sy) Subordinated Sukuk Mudharabah Year 2023 is
(Double A Sharia) yang diperoleh dari agen issued with idAA(sy) (Double A Sharia) rating
pemeringkat efek PT Pefindo pada tanggal which was obtained from the securities rating
23 Februari 2024. agency PT Pefindo on 23 February 2024.
Halaman - 88 - Page
Page 627
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. SUKUK MUDHARABAH SUBORDINASI (lanjutan) 27. SUBORDINATED SUKUK MUDHARABAH
(continued)
Pendapatan bagi hasil yang dihitung berdasarkan Profit sharing income is calculated based on the
perkalian antara nisbah bagi hasil Pemegang multiplication of the profit sharing nisbah of
Sukuk Mudharabah Subordinasi, dimana besarnya Subordinated Sukuk Mudharabah Holders, where
nisbah adalah 88,55% dari pendapatan yang the ratio is 88.55% of the revenue shared with an
dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar indication of profit sharing equivalent to 7.90% per
ekuivalen 7,90% per tahun. Jangka waktu Sukuk year. The term of the Subordinated Sukuk
Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 adalah 5 Mudharabah Year 2023 is 5 (five) years from the
(lima) tahun terhitung sejak tanggal penerbitan. issuance date. This Subordinated Sukuk
Sukuk Mudharabah Subordinasi Tahun 2023 ini Mudharabah Year 2023 is offered at a value of
ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah dana 100% of the amount of Subordinated Mudharabah
Sukuk Mudharabah Subordinasi. Pendapatan bagi Sukuk funds. Profit sharing income is paid every
hasil dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan quarter, according to the payment date of profit
tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil. sharing income.
Bertindak sebagai wali amanat Sukuk Mudharabah Acting as trustee of the 2023 BSI Subordinated
Subordinasi BSI Tahun 2023 adalah PT Bank Sukuk Mudharabah is PT Bank Negara Indonesia
Negara Indonesia (Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK
Sukuk mudharabah diterbitkan terdiri dari: Issued mudharabah sukuk consist of:
2024 2023
Sukuk mudharabah muqayyadah 18,563 3,608 Sukuk mudharabah muqayyadah
Sukuk keberlanjutan 3,000,000 - Sustainability sukuk
3,018,563 3,608
Sukuk Mudharabah Muqayyadah Sukuk Mudharabah Muqayyadah
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga 18,563 3,608 Third Parties
Pada tanggal 26 Juni 2023, Bank telah On 26 June 2023, the Bank issued Long Term
menerbitkan Sukuk Mudharabah Muqayyadah Mudharabah Muqayyadah Sukuk Conducted
Jangka Panjang yang Dilakukan Tanpa Melalui Without Through Public Offering I PT Bank BSI Tbk
Penawaran Umum I PT Bank BSI Tbk Tahun 2023 Year 2023 Phase I ("Sukuk Mudharabah
Tahap I (“Sukuk Mudharabah Muqayyadah I Tahap Muqayyadah I Phase I") with a nominal value of
I”) dengan nilai nominal sebesar Rp3.759. Pada IDR 3,759. On 26 March 2024, the Bank re-issued
tanggal 26 Maret 2024, Bank menerbitkan kembali the Long-Term Mudharabah Muqayyadah Sukuk
Sukuk Mudharabah Muqayyadah Jangka Panjang Conducted Without Through Public Offering I PT
yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I Bank BSI Tbk Year 2023 Phase II ("Sukuk
PT Bank BSI Tbk Tahun 2023 Tahap II (“Sukuk Mudharabah Muqayyadah I Phase II") with a
Mudharabah Muqayyadah I Tahap II”) dengan nilai nominal value of Rp7,762. On 20 December 2024,
nominal sebesar Rp7.762. Pada tanggal 20 the Bank re-issued the Long-Term Mudharabah
Desember 2024, Bank menerbitkan kembali Sukuk Muqayyadah Sukuk Conducted Without Through
Mudharabah Muqayyadah Jangka Panjang yang Public Offering I PT Bank BSI Tbk Year 2023
Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum I Phase III ("Sukuk Mudharabah Muqayyadah I
PT Bank BSI Tbk Tahun 2023 Tahap III (“Sukuk Phase III") with a nominal value of Rp7,969. The
Mudharabah Muqayyadah I Tahap III”) dengan nilai total ceiling for Muqayyadah Mudharabah Sukuk
nominal sebesar Rp7,969. Total plafon penerbitan issuance is Rp100,000. The respective nisbah are
Sukuk Mudharabah Muqayyadah adalah sebesar 36.34% and 20%, which is indicated at 0.55% per
Rp100.000. Besarnya nisbah masing-masing year. Sukuk funds and profit sharing are paid every
adalah sebesar 36,34% dan 20% yang 3 (three) months and will mature on 26 December
diindikasikan sebesar 0,55% per tahun. Dana 2035, 26 June 2036 and 20 December 2036,
sukuk dan bagi hasil dibayarkan setiap 3 (tiga) respectively.
bulan dan masing-masing akan jatuh tempo pada
tanggal 26 Desember 2035, 26 Juni 2036 dan
20 Desember 2036.
Halaman - 89 - Page
Page 628
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN (lanjutan) 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK (continued)
Sukuk Mudharabah Muqayyadah (lanjutan) Sukuk Mudharabah Muqayyadah (continued)
Penerbitan sukuk tersebut dilakukan dalam rangka The issuance of the sukuk was carried out in the
kerjasama antara Bank dengan BP Tapera selaku context of cooperation between the Bank and BP
investor tunggal dimana BSI ditunjuk sebagai Bank Tapera as the sole investor where BSI was
Penyalur KPR Tapera Syariah kepada peserta BP appointed as the Bank that distributes Tapera
Tapera. Skema kerjasama tersebut diatur pada Syariah KPR to BP Tapera participants. This
Undang-Undang No. 4 Tahun 2016 dan Peraturan cooperation scheme is regulated in Law No. 4 Year
Pemerintah No. 25 Tahun 2020 perihal 2016 and Government Regulation No. 25 Year
penyelenggaraan tabungan perumahan rakyat. 2020 concerning the implementation of public
housing savings.
Sukuk Keberlanjutan Sustainability Sukuk
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 2,634,500 - Third parties
Pihak berelasi (Catatan 44) 365,500 - Related parties (Note 44)
3,000,000 -
Pada tanggal 7 Juni 2024, Bank mendapatkan On 7 June 2024, the Bank received an effective
surat pernyataan efektif pendaftaran PT Bank registration statement letter of PT Bank Syariah
Syariah Indonesia Tbk atas Penawaran Umum Indonesia Tbk for the Continuous Public Offering of
Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Continuous Sustainability Sukuk Mudharabah I
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Bank BSI Phase I Year 2024 from OJK No.
Tahun 2024 dari OJK No. S.64/D.04/2024. S.64/D.04/2024.
Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan The Continuous Sustainability Sukuk Mudharabah I
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 ini Bank BSI Phase I Year 2024 was issued without
diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo script, except for the Sukuk Mudharabah Jumbo
Sukuk Mudharabah yang diterbitkan untuk Certificate which was issued to be registered in the
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti name of KSEI as proof of ownership for the benefit
kepemilikan untuk kepentingan pemegang sukuk of the sukuk mudharabah holders. The Continuous
mudharabah. Sukuk Mudharabah Berlandaskan Sustainability Sukuk Mudharabah I Bank BSI
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Phase I Year 2024 was issued with a rating of
Tahun 2024 diterbitkan dengan peringkat idAAA(sy) (Triple A Sharia).
idAAA(sy) (Triple A Sharia).
Jumlah dana Sukuk Mudharabah Berlandaskan The amount of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024 is
Tahun 2024 sebesar Rp3.000.000, yang terdiri dari: Rp3,000,000, consisting of:
- Sukuk Mudharabah Seri A dengan jumlah - Series A Sukuk Mudharabah with total
dana sukuk mudharabah sebesar Rp1.700.000 mudharabah sukuk funds of Rp1,700,000 with
dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak a term of 370 calendar days from the issuance
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada date and will mature on 24 June 2025;
tanggal 24 Juni 2025;
- Sukuk Mudharabah Seri B dengan jumlah - Series B Sukuk Mudharabah with total
dana sukuk mudharabah sebesar Rp220.000 mudharabah sukuk funds of Rp220,000 with a
dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak term of 2 (two) years from the issuance date
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada and will mature on 14 June 2026; and
tanggal 14 Juni 2026; dan
- Sukuk Mudharabah Seri C dengan jumlah - Series C Sukuk Mudharabah with total sukuk
dana sukuk mudharabah sebesar Rp1.080.000 mudharabah funds amounting to Rp1,080,000
dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak with a term of 3 (three) years from the
tanggal emisi dan akan jatuh tempo pada issuance date and will mature on 14 June
tanggal 14 Juni 2027. 2027.
Nisbah dan pendapatan bagi hasil Sukuk Nisbah and profit sharing income from Continuous
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Sustainability Sukuk Mudharabah I Bank BSI
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024 is grouped into:
dikelompokkan menjadi:
- Sukuk Mudharabah Seri A: pendapatan bagi - Mudharabah Sukuk Series A: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi based on the multiplication of the profit sharing
hasil, dimana besarnya nisbah pemegang nisbah, where the value of the sukuk holder's
sukuk adalah sebesar 74,72% dan nisbah nisbah is 74.72% and the Bank's ratio is
Bank adalah sebesar 25,28% dari pendapatan 25.28% of the revenue shared with a profit
yang dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar sharing equivalent of 6.65% per year;
ekuivalen 6,65% per tahun;
Halaman - 90 - Page
Page 629
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. SUKUK MUDHARABAH DITERBITKAN 28. ISSUED MUDHARABAH SUKUK
Sukuk Keberlanjutan (lanjutan) Sustainability Sukuk (continued)
Nisbah dan pendapatan bagi hasil Sukuk Nisbah and profit sharing income from Continuous
Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Sustainability Sukuk Mudharabah I Bank BSI
Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024 Phase I Year 2024 is grouped into: (continued)
dikelompokkan menjadi: (lanjutan)
- Sukuk Mudharabah Seri B: pendapatan bagi - Series B Mudharabah Sukuk: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi based on the multiplication of the profit sharing
hasil, dimana besarnya nisbah pemegang nisbah, where the sukuk holder’s nisbah is
sukuk adalah sebesar 75,29% dan nisbah 75.29% and the Bank's nisbah is 24.71% of
Bank adalah sebesar 24,71% dari pendapatan shared income with profit sharing equivalent to
yang dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar 6.70% per year; and
ekuivalen 6,70% per tahun; dan
- Sukuk Mudharabah Seri C: pendapatan bagi - Series C Mudharabah Sukuk: mudharabah
hasil sukuk mudharabah yang dihitung sukuk profit sharing income which is calculated
berdasarkan perkalian antara nisbah bagi based on the multiplication of the profit sharing
hasil, dimana besarnya nisbah pemegang ratio, where the sukuk holder nisbah is 76.41%
sukuk adalah sebesar 76,41% dan nisbah and the Bank's nisbah is 23.59% of shared
Bank adalah sebesar 23,59% dari pendapatan income with a profit sharing equivalent of
yang dibagihasilkan dengan bagi hasil sebesar 6.80% per year.
ekuivalen 6,80% per tahun.
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum The funds obtained from the Continuous Public
Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Offering of Continuous Sustainability Sukuk
Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024, after
Tahun 2024, setelah dikurangi dengan biaya-biaya deducting the issuance cost, will be used by the
emisi terkait, akan digunakan Bank untuk Bank on the disbursement of new financing or
penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan existing financing, either directly or indirectly, for
yang sudah ada, baik langsung atau pun tidak activities included in the category of Environmental
langsung, atas kegiatan-kegiatan yang termasuk Based Business Activity (“KUBL”) and Social
dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Based Business Activity (“KUBS”) as regulated on
Lingkungan (“KUBL”) dan Kegiatan Usaha POJK No. 18 Year 2023 concerning the Issuance
Berwawasan Sosial (“KUBS”) sebagaimana diatur and Requirements of Sustainability Debt and
dalam POJK No. 18 Tahun 2023 tentang Sukuk Securities, with a minimum portion of 30%
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang and a maximum portion of 50% for KUBL and a
dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan, dengan minimum portion of 50% and a maximum portion of
porsi minimal sebesar 30% dan maksimal sebesar 70% for KUBS.
50% untuk KUBL serta minimal 50% dan maksimal
70% untuk KUBS.
Bertindak sebagai wali amanat Sukuk Mudharabah Acting as trustee of Continuous Sustainability
Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank Sukuk Mudharabah I Bank BSI Phase I Year 2024
BSI Tahap I Tahun 2024 adalah PT Bank is PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Tabungan Negara (Persero) Tbk.
29. PEMBIAYAAN BERJANGKA MUDHARABAH 29. MUDHARABAH TERM FINANCING
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 1,000,000 776,250 Rupiah
Per 31 Desember 2023, Bank memiliki fasilitas line As at 31 December 2023, the Bank had a
pembiayaan berjangka mudharabah sebesar mudharabah term financing line facility amounting
USD100.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank to USD100,000,000 (full amount) from PT Bank
Maybank Indonesia Tbk sampai dengan Maybank Indonesia Tbk to 29 February 2024.
29 Februari 2024.
Halaman - 91 - Page
Page 630
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PEMBIAYAAN BERJANGKA MUDHARABAH 29. MUDHARABAH TERM FINANCING (continued)
(lanjutan)
Per 31 Desember 2024, Bank memiliki fasilitas line As at 31 December 2024, the Bank obtained a
pembiayaan berjangka mudharabah sebesar mudharabah term financing line facility amounting
USD95.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank to USD95,000,000 (full amount) from PT Bank
Maybank Indonesia Tbk dengan jangka waktu Maybank Indonesia Tbk with facility period from
fasilitas dari 21 Februari 2024 sampai dengan 21 February 2024 to 21 February 2025.
21 Februari 2025.
Nisbah bagi hasil pembiayaan berjangka The profit sharing rate of the mudharabah term
mudharabah sebesar 0,59% per tahun untuk tahun financing is 0.59% per annum for the year ended
yang berakhir 31 Desember 2024 dan 0,40% 31 December 2024 and 0.40% to 0.42% per annum
sampai dengan 0,42% per tahun untuk tahun yang for the year ended 31 December 2023. There is no
berakhir 31 Desember 2023. Tidak terdapat collateral pledged for this facility.
agunan yang dijaminkan untuk fasilitas ini.
30. EKUITAS 30. EQUITY
Modal Saham Share Capital
Susunan pemegang saham Bank adalah sebagai The composition of the Bank’s shareholders are as
berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh
(nilai penuh)/
Amount of issued Persentase Jumlah modal
and fully-paid pemilikan/ (nilai penuh)/
share capital Ownership Amount of
Pemegang Saham (full amount) percentage capital (full amount) Shareholders
Modal Dasar Authorised Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 0.00% 500 Series A Dwiwarna share
Saham biasa Seri B 79,999,999,999 100.00% 39,999,999,999,500 Series B common shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 0.00% 500 Republic of Indonesia
Saham biasa Seri B Series B common shares
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,740,608,436 51.47% 11,870,304,218,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 10,720,230,418 23.24% 5,360,115,209,000 (Persero)Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 7,092,761,655 15.38% 3,546,380,827,500 (Persero) Tbk
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Suyanto 1,086,400 0.00% 543,200,000 Suyanto
Masduki Baidlowi 1,086,400 0.00% 543,200,000 Masduki Baidlowi
Fauzi 115,000 0.00% 57,500,000 Fauzi
Abu Rokhmad 163,500 0.00% 81,750,000 Abu Rokhmad
Direksi: Board of Directors:
Hery Gunardi 3,354,400 0.01% 1,677,200,000 Hery Gunardi
Bob Tyasika Ananta 1,134,400 0.00% 567,200,000 Bob Tyasika Ananta
Ade Cahyo Nugroho 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Ade Cahyo Nugroho
Anton Sukarna 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Anton Sukarna
Tribuana Tunggadewi 2,280,100 0.00% 1,140,050,000 Tribuana Tunggadewi
Zaidan Novari 1,071,400 0.00% 535,700,000 Zaidan Novari
Saladin D. Effendi 343,100 0.00% 171,550,000 Saladin D. Effendi
Grandhis Helmi Harumansyah 343,100 0.00% 171,550,000 Grandhis Helmi Harumansyah
Ari Rizaldi 13,400 0.00% 6,700,000 Ari Rizaldi
Masyarakat 4,560,108,228 9.90% 2,280,054,114,000 Public
46,129,260,138 100.00% 23,064,630,069,000
Halaman - 92 - Page
Page 631
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
Modal Saham (lanjutan) Share Capital (continued)
31 Desember/December 2023
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh
(nilai penuh)/
Amount of issued Persentase Jumlah modal
and fully-paid pemilikan/ (nilai penuh)/
share capital Ownership Amount of
Pemegang Saham (full amount) percentage capital (full amount) Shareholders
Modal Dasar Authorised Capital
Saham Seri A Dwiwarna 1 0.00% 500 Series A Dwiwarna share
Saham biasa Seri B 79,999,999,999 100.00% 39,999,999,999,500 Series B common shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Issued and Fully Paid Capital
Saham Seri A Dwiwarna Series A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 0.00% 500 Republic of Indonesia
Saham biasa Seri B Series B common shares
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,740,608,436 51.47% 11,870,304,218,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 10,720,230,418 23.24% 5,360,115,209,000 (Persero)Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 7,092,761,655 15.38% 3,546,380,827,500 (Persero) Tbk
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Sutanto 1,010,100 0.00% 505,050,000 Sutanto
Suyanto 822,700 0.00% 411,350,000 Suyanto
Masduki Baidlowi 822,700 0.00% 411,350,000 Masduki Baidlowi
Imam Budi Sarjito 822,700 0.00% 411,350,000 Imam Budi Sarjito
Direksi: Board of Directors:
Hery Gunardi 2,210,600 0.00% 1,105,300,000 Hery Gunardi
Bob Tyasika Ananta 548,400 0.00% 274,200,000 Bob Tyasika Ananta
Ngatari 18,621,200 0.04% 9,310,600,000 Ngatari
Zaidan Novari 517,900 0.00% 258,950,000 Zaidan Novari
Anton Sukarna 1,726,600 0.00% 863,300,000 Anton Sukarna
Tribuana Tunggadewi 1,726,600 0.00% 863,300,000 Tribuana Tunggadewi
Ade Cahyo Nugroho 1,726,600 0.00% 863,300,000 Ade Cahyo Nugroho
Moh. Adib 527,400 0.00% 263,700,000 Moh. Adib
Masyarakat 4,544,576,128 9.87% 2,272,288,064,000 Public
46,129,260,138 100.00% 23,064,630,069,000
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang Series A Dwiwarna share is share that is specially
dimiliki khusus oleh Negara Republik Indonesia owned by the Republic of Indonesia which grants
yang memberikan hak istimewa sebagai berikut: the following special rights:
• menyetujui dalam Rapat Umum Pemegang • approve in the General Meeting of Shareholders
Saham (“RUPS”) mengenai perubahan (“GMS”) regarding changes to the Articles of
Anggaran Dasar, perubahan permodalan, Association, changes in capital, mergers,
penggabungan, peleburan, pemisahan, consolidations, separations, dissolution and
pembubaran, serta pengambilalihan Bank oleh acquisitions of the Bank by other companies;
perusahaan lain;
• menetapkan pedoman terkait pengembangan • establish guidelines related to the Bank's organic
strategis Bank secara organik maupun and non-organic strategic development;
nonorganik;
• mengusulkan penyelenggaraan RUPS dan mata • propose the arrangement of the GMS and
acara RUPS; dan agenda of the GMS; and
• meminta dan mengakses data dan dokumen • request and access data and documents of the
Bank. Bank.
Pelaksanaan hak-hak istimewa pemegang saham The exercise of the special rights of Series A
Seri A Dwiwarna dapat dikuasakan kepada Dwiwarna shareholders can be delegated to the
pemegang saham pengendali Seri B terbanyak, majority controlling shareholder of Series B, except
kecuali pelaksanaan hak terkait persetujuan atas for the exercise of rights related to the approval for
penggabungan, peleburan, pemisahan, mergers, consolidations, separations, dissolution
pembubaran serta pengambilalihan Bank oleh and acquisitions of the Bank by other companies.
perusahaan lain.
Saham biasa Seri B adalah saham biasa atas Series B common shares are ordinary shares
nama yang dapat dimiliki oleh Negara Republik which can be owned by the Republic of Indonesia
Indonesia dan/atau masyarakat. Pemegang Saham and/or the public. Series B Shareholders have the
Seri B mempunyai hak memberikan suara dimana right to vote in which each one share has the right
setiap satu saham berhak memberikan satu hak to give one voting right.
suara.
Halaman - 93 - Page
Page 632
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EKUITAS (lanjutan) 30. EQUITY (continued)
Saldo laba - Telah ditentukan penggunaannya Retained earnings - Appropriated (General
(Cadangan Umum) Reserves)
Cadangan umum pada awalnya dibentuk dalam The general reserves are originally provided in
rangka memenuhi ketentuan Undang-Undang accordance with Law No. 1/1995 article 61
No. 1/1995 Pasal 61 ayat (1) mengenai Perseroan paragraph (1) on Limited Liability Company (later
Terbatas (kemudian diganti dengan Undang- superseded by Limited Liability Company Law No.
Undang Perseroan Terbatas No. 40/2007), yang 40/2007), which requires Indonesian companies to
mengharuskan perusahaan Indonesia untuk set up a general and legal reserve amounting to at
membuat penyisihan cadangan umum dan wajib least 20% of the issued and paid-in capital. This
sebesar sekurang-kurangnya 20% dari jumlah particular law does not regulate the period of time
modal yang ditempatkan dan disetor penuh. in relation to the provision of such reserves.
Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka
waktu untuk pembentukan penyisihan tersebut.
Sesuai Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Deed of Decision of the General Meeting of
Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk Tahun Shareholders of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2022 No. 45 tanggal 22 Mei 2023 dan Tahun 2021 Year 2022 No. 45 dated 22 May 2023 and Year
No. 155 tanggal 27 Mei 2022, pemegang saham 2021 No. 155 dated 27 May 2022, shareholders
menyetujui distribusi laba bersih untuk tahun yang approved the distribution of net profit for the year
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 ended 31 December 2023 and 2022, with the
dan 2022, dengan penggunaan sebagai berikut: following usage:
2023 2022
Laba ditahan 3,707,433 2,982,128 Retained earnings
Pembagian dividen 855,561 426,018 Dividend-share
Cadangan umum 1,140,749 852,036 General reserves
5,703,743 4,260,182
Tambahan Modal Disetor Additional Paid-in Capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid-in capital are as
sebagai berikut: follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2021 - Balance as at 1 January 2021
Agio saham dari penggabungan usaha 3,237 Agio shares from merger
Imbalan bersih yang secara efektif Net consideration effectively
dialihkan dalam akuisisi terbalik (5,374,061) transferred in reverse acquisition
Penyesuaian yang timbul dari akuisisi terbalik Adjustment arising from reverse acquisition
untuk mencerminkan modal menurut hukum (995,952) to reflect the Bank‘s legal capital
Tambahan modal disetor Additional paid-in capital
per 31 Desember 2021 (6,366,776) as at 31 December 2021
Tambahan modal disetor akibat Penawaran Additional paid-in capital due to
Umum Saham Terbatas pada tahun 2022 2,499,976 Limited Public Offering in 2022
Biaya emisi penerbitan saham (62,300) Share issuance costs
Saldo akhir (3,929,100) Ending balance
31. PENDAPATAN DARI JUAL BELI 31. INCOME FROM SALES AND PURCHASES
2024 2023
Murabahah 13,404,030 12,627,711 Murabahah
Istishna 25 69 Istishna
13,404,055 12,627,780
Halaman - 94 - Page
Page 633
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. PENDAPATAN DARI BAGI HASIL 32. INCOME FROM PROFIT SHARING
2024 2023
Musyarakah 7,841,527 5,843,007 Musyarakah
Mudharabah 159,677 97,479 Mudharabah
8,001,204 5,940,486
33. PENDAPATAN DARI IJARAH - BERSIH 33. INCOME FROM IJARAH - NET
2024 2023
Ijarah muntahiyah bittamlik - bersih 171,137 43,574 Ijarah muntahiyah bittamlik - net
Ijarah multijasa - bersih 20,987 111,872 Multi-services ijarah - net
192,124 155,446
Pendapatan Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”) - Income from Ijarah Muntahiyah Bittamlik (“IMBT”) -
bersih merupakan pendapatan pokok dan margin net represents the principal and margin income
IMBT setelah dikurangi beban penyusutan, dan from IMBT after deducting depreciation expenses
penurunan nilai aset ijarah. Pendapatan ijarah and impairment of ijarah assets. Multi-services
multijasa - bersih merupakan pendapatan ijarah ijarah income - net represents indirect ijarah
tidak langsung atas margin dan pokok ijarah income from the principal and margin of multi-
multijasa setelah dikurangi biaya yang dibayarkan services ijarah after deducting fees paid to the
kepada pemberi jasa awal. initial service provider.
34. PENDAPATAN USAHA UTAMA LAINNYA 34. OTHER MAIN OPERATING INCOME
2024 2023
Pendapatan dari investasi Income from investments
pada surat berharga 3,086,500 3,012,345 in marketable securities
Pendapatan dari Deposito Berjangka Income from Bank Indonesia
Syariah Bank Indonesia 366,792 319,541 Sharia Term Deposits
Pendapatan atas penempatan Income from placement in Minimum
Giro Wajib Minimum ("GWM") 104,549 130,309 Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
Bagi hasil penempatan Profit sharing from placements
pada bank lain 76,109 24,086 with other bank
Bonus dari Sertifikat Bank Bonus from Bank Indonesia
Indonesia Syariah ("SBIS") dan Sharia Certificates ("SBIS") and
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Sharia Deposit
Indonesia Syariah ("FASBIS") 66,870 41,750 Facilities ("FASBIS")
3,700,820 3,528,031
35. HAK PIHAK KETIGA ATAS BAGI HASIL 35. THIRD PARTIES’ SHARE ON RETURN
2024 2023
Deposito mudharabah 5,539,666 4,148,029 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 1,100,295 791,764 Mudharabah demand deposits
Tabungan mudharabah 432,774 466,655 Mudharabah savings deposits
PaSBI 368,533 221,325 PaSBI
Dana pihak ketiga terikat 180,666 119,316 Restricted third party funds
Sukuk keberlanjutan 108,999 - Sustainability sukuk
SIMA dan SIKA 78,898 74,464 SIMA and SIKA
Pembiayaan berjangka mudharabah 37,282 32,710 Mudharabah term financing
Musyarakah-mudharabah Musyarakah-mudharabah
musytarakah 20,576 21,003 musytarakah
Sukuk mudharabah subordinasi 16,514 115,849 Subordinated sukuk mudharabah
SIPA 4,826 2,053 SIPA
7,889,029 5,993,168
Halaman - 95 - Page
Page 634
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. PENDAPATAN USAHA LAINNYA 36. OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan usaha lainnya terdiri dari: Other operating income consists of:
2024 2023*)
Pendapatan imbalan jasa perbankan Fee based income from banking services
Pendapatan rahn 1,001,349 727,749 Income from rahn
Pendapatan layanan internet banking 414,190 314,155 Income from internet banking services
Pendapatan transaksi Bancassurance 343,480 - Income from Bancassurance transactions
Pendapatan administrasi tabungan Income from saving deposits
dan giro 333,028 346,871 and demand deposits administration
Pendapatan administrasi pembiayaan 313,896 331,669 Income from financing administration
Pendapatan administrasi dan komisi Income from administration and
selain pembiayaan 168,141 101,813 commission other than financing
Pendapatan jasa pembayaran 166,418 135,742 Income from payment services
Pendapatan transaksi ATM 159,942 173,310 Income from ATM transactions
Pendapatan kartu Hasanah 147,380 143,621 Income from Hasanah Card
Pendapatan komisi asuransi 134,976 157,705 Income from insurance commission
Pendapatan jasa ekspor impor 127,598 105,916 Income from export import services
Pendapatan pembiayaan sindikasi 87,588 84,903 Syndicated financing fee
Pendapatan transaksi Income from foreign
mata uang asing - bersih 65,316 60,972 exchange transaction - net
Pendapatan jasa penjualan sukuk Income from service of sale of sukuk
dan reksa dana 46,374 31,570 and mutual funds
Pendapatan transaksi remittance 31,237 26,749 Income from remittance transactions
Pendapatan ganti rugi Income from restructuring
restrukturisasi (ta'widh) 27,467 32,221 compensation (ta'widh)
Lainnya 109,982 95,808 Others
3,678,362 2,870,774
Keuntungan investasi surat berharga Gain from marketable securities
Keuntungan pelepasan surat berharga 593,258 216,017 Gain on sale of marketable securities
(Penurunan)/kenaikan nilai surat berharga (Decrease)/increase in marketable securities
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (6,059) 26,093 measured at fair value through profit or loss
587,199 242,110
Pendapatan lainnya Other income
Penerimaan kembali atas piutang dan
pembiayaan yang telah Subsequent recoveries of receivables
dihapusbukukan 1,290,918 1,091,582 and financing written-off
5,556,479 4,204,466
Pendapatan imbalan jasa perbankan - lainnya Fee based income from banking services - others
antara lain pendapatan atas wesel SKBDN, are income from SKBDN bills, income from trust
pendapatan trust receipt, pendapatan cetak receipt, income from bank statement printing, and
rekening koran, dan pendapatan administrasi jasa fees for banking service administration fees.
perbankan.
37. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 37. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
Beban gaji dan tunjangan terdiri dari: Salaries and benefits consist of:
2024 2023
Gaji dan upah 3,862,690 3,776,223 Salaries and wages
Tunjangan karyawan 997,154 976,738 Employee allowances
Pendidikan dan pelatihan 175,822 123,890 Education and training
Lainnya 248,470 158,364 Others
5,284,136 5,035,215
Lainnya antara lain beban imbalan kerja dan beban Others are employee benefits expenses and
kegiatan komunitas pegawai. employee community activity expenses.
*) *)
Direklasifikasi, lihat Catatan 53 Reclassified, see Note 53
Halaman - 96 - Page
Page 635
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 38. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Beban umum dan administrasi terdiri dari: General and administrative expenses consist of:
2024 2023
Penyusutan aset tetap dan Depreciation of fixed assets
aset hak guna dan amortisasi and right-of-use assets and amortisation
aset tidak berwujud (Catatan 14) 1,049,718 837,672 of intangible assets (Note 14)
Beban promosi 902,652 679,093 Promotion expenses
Beban outsourcing 838,642 730,416 Outsourcing expenses
Beban penjaminan 599,218 530,276 Underwriting expenses
Beban komunikasi 396,939 301,509 Communication expenses
Beban sewa (Catatan 14) 393,072 310,255 Rent expenses (Note 14)
Beban transportasi 284,183 220,052 Transportation expenses
Beban pemeliharaan dan perbaikan 254,239 173,267 Service and maintenance expenses
Beban jasa tenaga ahli 196,396 161,460 Professional fees expenses
Beban pungutan OJK 192,549 162,414 OJK fees expenses
Beban perlengkapan 186,954 143,505 Supplies expenses
Beban lisensi software 175,629 88,045 Software license expenses
Beban barang dan jasa lain 157,330 125,900 Other goods & services expenses
Beban listrik, air dan gas 128,844 123,948 Electricity, water and gas expenses
Beban alat tulis kantor 121,582 103,813 Office stationery expenses
Beban asuransi 97,014 91,006 Insurance expenses
Ujrah administrasi 90,604 93,531 Administrative ujrah
Lainnya 277,061 293,776 Others
6,342,626 5,169,938
Beban umum dan administrasi lain-lain terdiri dari: Other general and administrative expenses consist
beban penunjang kinerja, beban sinergi bank of: performance support expenses, conventional
konvensional, beban perubahan nama kreditur, bank synergy expenses, creditor name change
beban komisi jaringan visa, beban akses data expenses, visa network commission expenses,
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, beban Population and Civil Registry Service data access
pajak reklame, dan lainnya. expenses, advertising tax expenses, and others.
39. BEBAN CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN 39. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES ON
NILAI ASET PRODUKTIF DAN NONPRODUKTIF EARNING AND NON-EARNING ASSETS - NET
- BERSIH
Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset Provision for impairment losses on earning and
produktif dan nonproduktif - bersih terdiri dari: non-earning assets - net, consist of:
2024 2023
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain (Catatan 6) (6,999) 4,628 with other banks (Note 6)
Investasi pada surat berharga Investments in marketable
(Catatan 7) (97,218) 121,872 securities (Note 7)
Tagihan akseptasi (Catatan 8) (2,457) (374) Acceptances receivables (Note 8)
Piutang (Catatan 9) 967,838 1,536,234 Receivables (Note 9)
Pinjaman qardh (Catatan 10) 27,969 80,586 Funds of qardh (Note 10)
Pembiayaan mudharabah (Catatan 11) 44,110 11,962 Mudharabah financing (Note 11)
Pembiayaan musyarakah (Catatan 12) 1,069,868 892,055 Musyarakah financing (Note 12)
Estimasi kerugian komitmen Estimated losses on commitments
dan kontinjensi (Catatan 41) (8,443) 3,246 and contingencies (Note 41)
Aset nonproduktif (102,910) (29,681) Non-earning assets
Aset lainnya 2,109 1,951 Other assets
1,893,867 2,622,479
Halaman - 97 - Page
Page 636
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. LABA PER SAHAM 40. EARNINGS PER SHARE
Perhitungan laba per saham adalah sebagai The computation of earnings per share, are as
berikut: follows:
2024 2023
Laba tahun berjalan 7,005,888 5,703,743 Income for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of shares
biasa yang beredar (nilai penuh) 46,129,260,138 46,129,260,138 outstanding (full amount)
Laba bersih per saham dasar dan Basic and diluted earnings
dilusian (Rupiah penuh) 151.88 123.65 per share (full Rupiah)
41. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 41. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
a. Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen a. The Bank’s receivables and payables from
dan kontinjensi sebagai berikut: commitments and contingencies are as follows:
2024 2023
Tagihan komitmen Commitments receivables
Pihak ketiga Third parties
Pembelian berjangka mata uang Unsettled purchase of
asing yang belum diselesaikan 464,508 - foreign currency futures
Liabilitas komitmen Commitments payables
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 2,090,286 1,775,974 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 202,609 267,737 Irrevocable L/C
Kewajiban subrogasi 140,040 137,094 Subrogation payables
Penjualan berjangka mata uang Sales of foreign currency
asing yang belum diselesaikan 489,752 114,862 futures unresolved
2,922,687 2,295,667
Pihak berelasi Related parties
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 48,602 117,375 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 161,978 98,238 Irrevocable L/C
210,580 215,613
Liabilitas komitmen - bersih 2,668,759 2,511,280 Commitments payables - net
Tagihan kontinjensi Contingencies receivables
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan dari pembiayaan Income from non-performing
bermasalah 425,397 335,215 financing
Bank garansi (kafalah) Bank guarantees (kafalah)
yang diterima 245,046 234,419 received
Lainnya 35,611 30,923 Others
706,054 600,557
Liabilitas kontinjensi Contingencies payables
Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diterbitkan 1,532,802 2,099,170 Bank guarantees issued
Pihak berelasi Related parties
Garansi yang diterbitkan 507,923 738,668 Bank guarantees issued
2,040,725 2,837,838
Liabilitas kontinjensi - bersih 1,334,671 2,237,281 Contingencies payables - net
Halaman - 98 - Page
Page 637
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. INFORMASI MENGENAI KOMITMEN DAN 41. INFORMATION ON COMMITMENTS AND
KONTINJENSI (lanjutan) CONTINGENCIES (continued)
b. Transaksi komitmen dan kontinjensi yang b. The transactions of commitments and
terjadi dalam kegiatan normal Bank yang contingencies in the normal course of the
mempunyai risiko pembiayaan adalah sebagai Bank’s activities that have financing risks are as
berikut: follows:
2024 2023
Garansi yang diterbitkan 2,040,725 2,837,838 Bank guarantees issued
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 2,138,888 1,893,349 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 364,587 365,975 Irrevocable L/C
4,544,200 5,097,162
c. Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi pada c. The collectibility of commitments and
rekening administratif yang mempunyai risiko contingencies with financing risk on
pembiayaan diungkapkan pada Catatan 54k. administrative accounts is disclosed in Note
54k.
d. Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai d. The movements of allowance for impairment
estimasi komitmen dan kontijensi adalah losses on estimated commitments and
sebagai berikut: contingencies are as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 32,017 28,873 Beginning balance
(Pembalikan)/pembentukan selama (Reversal)/provision
tahun berjalan (Catatan 39) (8,443) 3,246 during the year (Note 39)
Selisih kurs 471 (102) Exchange rate difference
Saldo akhir tahun 24,045 32,017 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan atas nilai estimasi impairment losses on estimated commitments
komitmen dan kontijensi yang dibentuk telah and contingencies is adequate and in
memadai dan telah sesuai dengan ketentuan compliance with OJK regulations.
OJK.
42. LIABILITAS IMBALAN KERJA 42. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES
2024 2023
Imbalan pasca kerja jangka panjang 374,963 463,243 Long-term post-employment benefits
Cuti besar 159,767 204,021 Grand leaves
534,730 667,264
Bank memiliki Program Pensiun Iuran Pasti Bank has a defined contribution plan (“PPIP”) for all
(“PPIP”) yang meliputi seluruh karyawan tetap yang permanent employees which managed by the
dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan pension funds (“DPLK”) as follows:
(“DPLK”) sebagai berikut:
1. DPLK BRI yang telah mendapatkan 1. DPLK BRI which has been approved by OJK
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-19/NB.1/2022 19/NB.1/2022 dated 21 March 2022.
tanggal 21 Maret 2022.
2. DPLK AXA Mandiri yang telah mendapatkan 2. DPLK AXA Mandiri which has been approved
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas by OJK through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-29/NB.01/2022 29/NB.01/2022 dated 18 April 2022.
tanggal 18 April 2022.
3. DPLK BNI yang telah mendapatkan 3. DPLK BNI which has been approved by OJK
pengesahan berdasarkan Keputusan Otoritas through its Decision Letter No. KEP-
Jasa Keuangan No. KEP-31/NB.01/2022 31/NB.01/2022 dated 13 May 2022.
tanggal 13 Mei 2022.
Halaman - 99 - Page
Page 638
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Jumlah iuran yang dibayarkan Bank sebesar The total contributions paid by the Bank amounting
Rp189.334 dan Rp181.524 untuk tahun yang to Rp189,334 and Rp181,524 for the year ended
berakhir pada 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
Selain itu, Bank memiliki Program Pensiun Untuk In addition, the Bank has a defined benefit plan
Kompensasi Pesangon ("PPUKP") untuk pegawai (“PPUKP”) for ex-legacy BRIS employees which
ex-legacy BRIS yang dikelola oleh DPLK BRI. managed by DPLK BRI.
Perhitungan aktuaria per tanggal 31 Desember The actuarial calculations as at 31 December 2024
2024 dan 2023 dilakukan oleh KKA Steven & and 2023 were prepared by KKA Steven & Mourits,
Mourits, aktuaris independen, dalam laporannya an independent actuary, in its reports dated
masing-masing tertanggal 23 Desember 2024 dan 23 December 2024 and 15 December 2023,
15 Desember 2023. respectively.
Perhitungan aktuaria tersebut menggunakan The above actuarial calculations were using the
metode Projected Unit Credit serta Projected Unit Credit Method with the following key
mempertimbangkan asumsi-asumsi utama sebagai assumptions:
berikut:
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 7.10% 6.70% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 6.50% 7.00% Rate of salary increases
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 36 - 56 tahun/years 36 - 56 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Modifikasi Modifikasi Mortality rate
Tabel Mortalitas/ Tabel Mortalitas/
Adjusted Mortality Adjusted Mortality
Table Table
Indonesia Indonesia
TMI-IV-2019 TMI-IV-2019
Tingkat cacat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Imbalan pasca kerja jangka panjang Long-term post-employment benefit
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program A reconciliation of the funding status of the pension
pensiun disajikan sebagai berikut: plan are as follows:
2024 2023
Nilai kini liabilitas manfaat pasti yang Present value of funded defined
didanai 504,612 585,282 benefit obligations
Nilai wajar aset dana pensiun (129,649) (122,039) Fair value of pension plan assets
Nilai bersih kewajiban 374,963 463,243 Net liability
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai The movements in the present value of funded
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: defined benefit obligations for the year are as
follows:
2024 2023
Pada awal tahun 585,282 626,386 At the beginning of the year
Biaya jasa kini 65,683 86,195 Current service cost
Biaya jasa lalu - (140,986) Past service cost
Biaya bunga 34,844 42,951 Interest cost
(Keuntungan)/kerugian pengukuran Actuarial (gain)/loss on
kembali aktuarial (137,052) 33,913 remeasurement
548,757 648,459
Pembayaran imbalan pasca kerja Payment of post-employment
selama tahun berjalan (44,145) (63,177) benefit during the year
504,612 585,282
Halaman - 100 - Page
Page 639
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Imbalan pasca kerja jangka panjang (lanjutan) Long-term post-employment benefit (continued)
Rekonsiliasi atas mutasi liabilitas bersih selama The reconciliation of the movements of the net
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 2023 liabilities for the year ended 31 December 2024
adalah sebagai berikut: and 2023 is as follows:
2024 2023
Kewajiban bersih pada Net liabilities at the
awal tahun 463,243 510,868 beginning of the year
Beban tahun berjalan 176,523 29,623 Current year expenses
Pengukuran kembali diakui sebagai
pendapatan komprehensif Remeasurement recognised as other
lainnya akibat: comprehensive income due to:
Changes in
Perubahan asumsi ekonomis (92,804) 32,719 economic assumptions
Changes from
Perubahan dari penyesuaian historis (43,326) 2,462 experience adjustment
(136,130) 35,181
Pembayaran imbalan pasca kerja Payment of post-employment
selama tahun berjalan (44,145) (63,177) benefit during the year
Kelebihan pembayaran imbalan (84,528) (49,252) Excess benefit payment
Kewajiban bersih pada akhir Net liabilities at the end of the
tahun 374,963 463,243 year
Mutasi nilai wajar aset program untuk tahun yang The movements in the fair value of plan assets for
berakhir adalah sebagai berikut: the year ended are as follows:
2024 2023
Pada awal tahun 122,039 115,518 At the beginning of the year
Hasil dari aset program (923) (1,267) Return on plan assets
Keuntungan aktuarial 8,533 7,788 Actuarial gains
129,649 122,039
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada Pension expenses recognised in the statements of
laporan laba rugi adalah sebagai berikut: profit or loss, are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 65,683 86,195 Current service cost
Biaya jasa lalu - (140,986) Past service cost
Bunga bersih 26,312 35,162 Net Interest
Kelebihan pembayaran imbalan 84,528 49,252 Excess benefits payment
Biaya yang dibebankan pada Expense recognised in
laporan laba rugi 176,523 29,623 profit or loss
Biaya yang dibebankan pada Expense recognised in
laporan laba rugi 176,523 29,623 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui Remeasurement effect
pada penghasilan recognised in other
komprehensif lain (136,130) 35,181 comprehensive income
Biaya imbalan pasti 40,393 64,804 Defined benefit cost
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As at 31 December 2024 and 2023, plan assets
program diinvestasikan ke dalam instrumen pasar invested to sharia money market each amounting
uang syariah masing-masing sebesar Rp129.649 to Rp129,649 and Rp122,039.
dan Rp122.039.
Halaman - 101 - Page
Page 640
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Imbalan pasca kerja jangka panjang (lanjutan) Long-term post-employment benefit (continued)
Hasil yang diharapkan dari aset program The expected return on plan assets is determined
ditentukan dengan mempertimbangkan imbal hasil by considering the expected return available on the
yang diharapkan atas aset yang mengacu pada assets in accordance with the current investment
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap policy. Expected yields on fixed interest
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada investments are based on gross redemption yields
tanggal pelaporan. Hasil yang diharapkan dari as at the reporting date. Expected return on equity
investasi ekuitas dan properti mencerminkan and property investments reflect long-term real
tingkat imbal hasil jangka panjang aktual yang rates of return experienced in the respective
terjadi untuk tiap-tiap pasar. markets.
Bank terekspos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks through
imbalan kerja seperti risiko yang terekspos pada its employee benefit plans such as the exposed
program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil risks in the defined benefit pension plan is the
investasi di bawah asumsi discount rate dan lower return on investment compared to
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. assumption on discount rate and the increase in
Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang the actual salary is higher than its assumption.
dibayarkan kepada dana pensiun. These will cause an increase in benefit paid to
pension fund.
Untuk memastikan bahwa posisi investasi telah To ensure that the position of investments is
sesuai dengan kerangka Asset Liability Matching consistent with the Asset Liability Management
(“ALMA”), Bank melakukan pemantauan terhadap (“ALMA”) framework, the Bank performs monitoring
investasi atas program pensiun (baik iuran pasti over the investment for the pension program (for
maupun manfaat pasti) dan memastikan tingkat both defined benefit and contribution plans) and
investasi dimaksud mencapai tingkat diskonto yang performs action to ensure the return of investments
digunakan. Selain itu, dilakukan implementasi will meet the applicable discount rate. Apart from
kebijakan penyesuaian gaji sesuai dengan asumsi that, implementation of salary adjustment policy
yang telah digunakan dalam perhitungan aktuaria has been performed in accordance to the
untuk mengurangi selisih hasil perhitungan atas assumptions used by actuarial calculation to
proyeksi imbalan kerja pasca kerja dengan reduce the gap on the calculation of projected post-
realisasinya. employment benefit with its realisation.
Rata-rata durasi kewajiban manfaat pasti pada The average duration of the defined benefit
tanggal 31 Desember 2024 adalah 7,98 tahun obligations as at 31 December 2024 is 7.98 years
(2023: 8,89 tahun). (2023: 8.89 years).
Cuti besar Grand leaves
Mutasi untuk cadangan atas cuti besar masing- The movements of allowance for grand leaves as at
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023, respectively, are as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Liabilitas pada awal tahun 204,021 178,150 Liabilities at beginning of the year
Beban cuti besar Grand leaves expense
pada tahun berjalan 44,845 102,955 during the year
Pembayaran cuti besar Payment of grand leaves
selama tahun berjalan (89,099) (77,084) during the year
159,767 204,021
Halaman - 102 - Page
Page 641
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 42. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (continued)
Cuti besar (lanjutan) Grand leaves (continued)
Beban cuti besar untuk tahun yang berakhir pada Grand leaves expense for the year ended 31
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan December 2024 and 2023 based on actuarial
perhitungan aktuaria adalah sebagai berikut: calculation are as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 69,662 65,008 Current service cost
Biaya bunga 12,024 10,609 Interest cost
Kerugian aktuarial 10,688 27,338 Actuarial loss
Biaya jasa lalu (47,529) - Past service costs
Jumlah 44,845 102,955 Total
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap The sensitivity of defined benefit obligations to
perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: changes in the actuarial assumptions is as follows:
Dampak terhadap kewajiban imbalan kerja/
Impact on employee benefit liabilities
(Kenaikan)/penurunan
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ (Increase)/decrease
31 Desember 2024 Change in assumption benefit obligation 31 December 2024
Tingkat diskonto Kenaikan/increase 1% (30,654) Discount rate
Penurunan/decrease 1% 33,688
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan/increase 1% 100,720 Salary increase rate
Penurunan/decrease 1% (76,546)
Dampak terhadap kewajiban imbalan kerja/
Impact on employee benefit liabilities
(Kenaikan)/penurunan
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ (Increase)/decrease
31 Desember 2023 Change in assumption benefit obligation 31 December 2023
Tingkat diskonto Kenaikan/increase 1% (41,838) Discount rate
Penurunan/decrease 1% 46,501
Tingkat kenaikan gaji Kenaikan/increase 1% 123,028 Salary increase rate
Penurunan/decrease 1% (96,626)
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted
pensiun yang tidak terdiskonto adalah sebagai pension is as follows:
berikut:
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2024 31 December 2024
Pensiun 53,202 311,490 1,272,552 1,637,244 Pension
Cuti besar 90,747 353,551 1,077,635 1,521,933 Grand leaves
Jumlah 143,949 665,041 2,350,187 3,159,177 Total
31 Desember 2023 31 December 2023
Pensiun 67,173 313,056 1,720,505 2,100,734 Pension
Cuti besar 88,663 365,172 1,312,773 1,766,608 Grand leaves
Jumlah 155,836 678,228 3,033,278 3,867,342 Total
Halaman - 103 - Page
Page 642
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP 43. GOVERNMENT GUARANTEES ON
KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM OBLIGATIONS OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004
22 September 2004, efektif sejak tanggal effective on 22 September 2005, as amended by
22 September 2005, sebagaimana diubah dengan The Government Regulation of the Republic of
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Indonesia for Substitute of Law No. 3 dated
Republik Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008, 13 October 2008, the Government established the
Lembaga Penjaminan Simpanan (“LPS”) dibentuk Deposit Insurance Institution (“LPS”) to guarantee
untuk menjamin kewajiban tertentu bank-bank certain liabilities of commercial banks based on the
umum berdasarkan program penjaminan yang prevailing guarantee programs, in which the
berlaku, yang besaran nilai jaminannya dapat guaranteed amount may change if they meet
berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang certain specified criteria.
berlaku.
Berdasarkan peraturan LPS No. 2 tanggal 22 Based on LPS Regulation No. 2 dated 22
September 2014 tentang perubahan peraturan LPS September 2014 regarding amendment of LPS
No. 2/PLPS/2010 tentang program penjaminan Regulation No. 2/PLPS/2010 regarding the Deposit
simpanan dimana simpanan yang dijamin meliputi Guarantee Program, the deposits guaranteed
giro wadiah, giro mudharabah, tabungan wadiah, included wadiah demand deposits, mudharabah
tabungan mudharabah, deposito mudharabah dan demand deposits, wadiah savings deposits,
simpanan dari bank lain. mudharabah savings deposits, mudharabah time
deposits and deposits from other banks.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on the Government of the Republic of
Indonesia No. 66 tahun 2008 tanggal Indonesia Regulation No. 66 Year 2008
13 Oktober 2008, tentang “Besarnya Nilai dated 13 October 2008, regarding “the Amount of
Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjaminan Public Deposits Guaranteed by the Government
Simpanan”, pada tanggal 31 Desember 2024 dan Established Deposit Insurance Institution”, as at 31
2023 jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah December 2024 and 2023 the amount of deposits
simpanan sampai dengan Rp2.000.000.000 (nilai that are guaranteed by LPS amounted to
penuh) untuk per nasabah per bank. Rp2,000,000,000 (full amount) for each customer
of each bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank is a
adalah peserta dari program penjaminan tersebut. participant of the government guarantee program.
Beban penjaminan dana pihak ketiga yang Insurance premium related to third party funds paid
dijaminkan kepada LPS adalah Rp599.081 dan to LPS amounted to Rp599,081 and Rp530,162 for
Rp530.162 masing-masing untuk tahun yang the year ended 31 December 2024 and 2023,
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan respectively.
2023.
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi. Semua transaksi into certain transactions with related parties. All
dengan pihak berelasi telah dilakukan dengan transactions with related parties have met the
kebijakan dan syarat yang telah disepakati agreed terms and conditions.
bersama.
a. Jenis hubungan a. Type of relationships
Pihak berelasi secara entitas dan/atau Related parties from the entity level and/or
manajemen: management are:
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang Related party relationship as the ultimate
saham utama shareholder
Pemerintah Republik Indonesia melalui The Government of Republic of Indonesia through
Kementerian Keuangan the Ministry of Finance
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang Related party relationship as the controlling
saham pengendali shareholder
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Halaman - 104 - Page
Page 643
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Hubungan pihak berelasi sebagai pemegang
saham Related party relationship as the shareholder
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT BRI Danareksa Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BNI Life Insurance PT BNI Life Insurance
PT Mandiri Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
AirNav Indonesia AirNav Indonesia
Entitas dan lembaga pemerintah Government entities and institutions
BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan
BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan
Dana Pensiun Bank Mandiri Dana Pensiun Bank Mandiri
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Perum BULOG Perum BULOG
Perum DAMRI Perum DAMRI
Perum Jasa Tirta I Perum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta II Perum Jasa Tirta II
Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
Perum Perhutani Perum Perhutani
Perum Perumnas Perum Perumnas
Perum Peruri Perum Peruri
Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia
PT Adhi Commuter Properti Tbk PT Adhi Commuter Properti Tbk
PT Adhi Jalintim Riau PT Adhi Jalintim Riau
PT Adhi Karya (Persero) Tbk PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Persada Beton PT Adhi Persada Beton
PT Adhi Persada Gedung PT Adhi Persada Gedung
PT Adhi Persada Properti PT Adhi Persada Properti
PT Aero Globe Indonesia PT Aero Globe Indonesia
PT Aerofood Indonesia PT Aerofood Indonesia
PT Aerojasa Cargo PT Aerojasa Cargo
PT Agro Medika Nusantara PT Agro Medika Nusantara
PT Agro Sinergi Nusantara PT Agro Sinergi Nusantara
PT Alur Pelayaran Barat Surabaya PT Alur Pelayaran Barat Surabaya
PT Amarta Karya (Persero) PT Amarta Karya (Persero)
PT Aneka Tambang Tbk PT Aneka Tambang Tbk
PT Angkasa Pura I PT Angkasa Pura I
PT Angkasa Pura II PT Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura Hotel PT Angkasa Pura Hotel
PT Angkasa Pura Kargo PT Angkasa Pura Kargo
PT Angkasa Pura Logistik PT Angkasa Pura Logistik
PT Angkasa Pura Properti PT Angkasa Pura Properti
PT Angkasa Pura Retail PT Angkasa Pura Retail
PT Angkasa Pura Sarana Digital PT Angkasa Pura Sarana Digital
PT Angkasa Pura Solusi PT Angkasa Pura Solusi
PT Angkasa Pura Solusi Integra PT Angkasa Pura Solusi Integra
PT Angkasa Pura Supports PT Angkasa Pura Supports
PT Antam Resourcindo PT Antam Resourcindo
PT ASABRI (Persero) PT ASABRI (Persero)
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
PT Asuransi Asei Indonesia PT Asuransi Asei Indonesia
PT Asuransi BRI Life PT Asuransi BRI Life
PT Asuransi Jasa Indonesia PT Asuransi Jasa Indonesia
PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah PT Asuransi Jasa Indonesia Syariah
PT Asuransi Jasa Raharja (Persero) PT Asuransi Jasa Raharja (Persero)
PT Asuransi Jiwa IFG PT Asuransi Jiwa IFG
PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia
PT Asuransi Jiwa Taspen PT Asuransi Jiwa Taspen
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk
PT Aviasi Pariwisata Indonesia PT Aviasi Pariwisata Indonesia
PT AXA Mandiri Financial Services PT AXA Mandiri Financial Services
PT Bahana Artha Ventura PT Bahana Artha Ventura
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
PT Bahana Sekuritas PT Bahana Sekuritas
PT Bahana TCW Investment Management PT Bahana TCW Investment Management
Halaman - 105 - Page
Page 644
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Bakti Timah Medika PT Bakti Timah Medika
PT Balai Pustaka PT Balai Pustaka
PT Bank Mandiri Taspen PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Barata Indonesia (Persero) PT Barata Indonesia (Persero)
PT Baturaja Multi Usaha PT Baturaja Multi Usaha
PT Berdikari PT Berdikari
PT Berdikari Logistik Indonesia PT Berdikari Logistik Indonesia
PT Berkah Industri Mesin Angkat PT Berkah Industri Mesin Angkat
PT Berlian Jasa Terminal Indonesia PT Berlian Jasa Terminal Indonesia
PT Berlian Manyar Sejahtera PT Berlian Manyar Sejahtera
PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa (Persero)
PT Bina Karya (Persero) PT Bina Karya (Persero)
PT Bio Farma (Persero) PT Bio Farma (Persero)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT BNI Asset Management PT BNI Asset Management
PT BNI Sekuritas PT BNI Sekuritas
PT Borneo Alumina Indonesia PT Borneo Alumina Indonesia
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Brantas Abipraya (Persero)
PT BRI Asuransi Indonesia PT BRI Asuransi Indonesia
PT Bukit Asam Medika PT Bukit Asam Medika
PT Bukit Asam Tbk PT Bukit Asam Tbk
PT Bukit Energi Investama PT Bukit Energi Investama
PT Bukit Multi Properti PT Bukit Multi Properti
PT Bukit Prima Bahari PT Bukit Prima Bahari
PT Bumi Daya Plaza PT Bumi Daya Plaza
PT Bumi Sawindo Permai PT Bumi Sawindo Permai
PT Cinere Serpong Jaya PT Cinere Serpong Jaya
PT Citilink Indonesia PT Citilink Indonesia
PT Citra Lautan Teduh PT Citra Lautan Teduh
PT Cut Meutia Medika Nusantara PT Cut Meutia Medika Nusantara
PT Danareksa (Persero) PT Danareksa (Persero)
PT Danareksa Finance PT Danareksa Finance
PT Danareksa Investment Management PT Danareksa Investment Management
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
PT Dirgantara Indonesia (Persero) PT Dirgantara Indonesia (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) PT Djakarta Lloyd (Persero)
PT Dok dan Perkapalan Air Kantung PT Dok dan Perkapalan Air Kantung
PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
PT Elnusa Petrofin PT Elnusa Petrofin
PT Elnusa Tbk PT Elnusa Tbk
PT Emas Antam Indonesia PT Emas Antam Indonesia
PT Energi Agro Nusantara PT Energi Agro Nusantara
PT Energi Pelabuhan Indonesia PT Energi Pelabuhan Indonesia
PT Energy Management Indonesia (Persero) PT Energy Management Indonesia (Persero)
PT Equiport Inti Indonesia PT Equiport Inti Indonesia
PT Estika Daya Mandiri PT Estika Daya Mandiri
PT Finnet Indonesia PT Finnet Indonesia
PT Fintek Karya Nusantara PT Fintek Karya Nusantara
PT Gag Nikel PT Gag Nikel
PT Gapura Angkasa PT Gapura Angkasa
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
PT Graha Investama Bersama PT Graha Investama Bersama
PT Graha Niaga Tata Utama PT Graha Niaga Tata Utama
PT Graha Sarana Duta PT Graha Sarana Duta
PT Griyaton Indonesia PT Griyaton Indonesia
PT Hakaaston PT Hakaaston
PT Haleyora Powerindo PT Haleyora Powerindo
PT HK Realtindo PT HK Realtindo
PT Hutama Karya (Persero) PT Hutama Karya (Persero)
PT Hutama Karya Infrastruktur PT Hutama Karya Infrastruktur
PT Indofarma Global Medika PT Indofarma Global Medika
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
PT Indonesia Chemical Alumina PT Indonesia Chemical Alumina
PT Indonesia Coal Resources PT Indonesia Coal Resources
PT Indonesia Comnets Plus PT Indonesia Comnets Plus
Halaman - 106 - Page
Page 645
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
PT Indonesia Power PT Indonesia Power
PT Indopelita Aircraft Services PT Indopelita Aircraft Services
PT Indra Karya (Persero) PT Indra Karya (Persero)
PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
PT Industri Karet Nusantara PT Industri Karet Nusantara
PT Industri Kemasan Semen Gresik PT Industri Kemasan Semen Gresik
PT Industri Kereta Api (Persero) PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Infomedia Nusantara PT Infomedia Nusantara
PT Infomedia Solusi Humanika PT Infomedia Solusi Humanika
PT Inhutani I PT Inhutani I
PT Inhutani IV PT Inhutani IV
PT Inka Multi Solusi PT Inka Multi Solusi
PT Inka Multi Solusi Service PT Inka Multi Solusi Service
PT Inka Multi Solusi Trading PT Inka Multi Solusi Trading
PT Inti Konten Indonesia PT Inti Konten Indonesia
PT IPC Terminal Petikemas PT IPC Terminal Petikemas
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung
PT Jalin Pembayaran Nusantara PT Jalin Pembayaran Nusantara
PT Jalintim Adhi Abipraya PT Jalintim Adhi Abipraya
PT Jaminan Kredit Indonesia PT Jaminan Kredit Indonesia
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah
PT Jasa Armada Indonesia Tbk PT Jasa Armada Indonesia Tbk
PT Jasa Marga (Persero) Tbk PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Jasa Prima Logistik Bulog PT Jasa Prima Logistik Bulog
PT Jasa Raharja PT Jasa Raharja
PT Jasa Tirta Energi PT Jasa Tirta Energi
PT Jasa Tirta Luhur PT Jasa Tirta Luhur
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
PT Jasamarga Gempol Pasuruan PT Jasamarga Gempol Pasuruan
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek
PT Jasamarga Jogja Solo PT Jasamarga Jogja Solo
PT Jasamarga Kualanamu Tol PT Jasamarga Kualanamu Tol
PT Jasamarga Kunciran Cengkareng PT Jasamarga Kunciran Cengkareng
PT Jasamarga Manado Bitung PT Jasamarga Manado Bitung
PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri
PT Jasamarga Pandaan Malang PT Jasamarga Pandaan Malang
PT Jasamarga Related Business PT Jasamarga Related Business
PT Jasamarga Solo Ngawi PT Jasamarga Solo Ngawi
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto PT Jasamarga Surabaya Mojokerto
PT Jasamarga Tollroad Maintenance PT Jasamarga Tollroad Maintenance
PT Jasamarga Tollroad Operator PT Jasamarga Tollroad Operator
PT Jasamarga Transjawa Tol PT Jasamarga Transjawa Tol
PT Jasaraharja Putera PT Jasaraharja Putera
PT Jembatan Nusantara PT Jembatan Nusantara
PT KA Properti Manajemen PT KA Properti Manajemen
PT Kalimantan Jawa Gas PT Kalimantan Jawa Gas
PT Kaltim Adhiguna Dermaga PT Kaltim Adhiguna Dermaga
PT Kaltim Daya Mandiri PT Kaltim Daya Mandiri
PT Kaltim Industrial Estate PT Kaltim Industrial Estate
PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero)
PT Kawasan Industri Gresik PT Kawasan Industri Gresik
PT Kawasan Industri Makassar PT Kawasan Industri Makassar
PT Kawasan Industri Nusantara PT Kawasan Industri Nusantara
PT Kawasan Industri Terpadu Batang PT Kawasan Industri Terpadu Batang
PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero)
PT KBN Graha Medika PT KBN Graha Medika
PT KBN Prima Logistik PT KBN Prima Logistik
PT Kereta Api Indonesia (Persero) PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Logistik PT Kereta Api Logistik
PT Kereta Api Pariwisata PT Kereta Api Pariwisata
PT Kereta Commuter Indonesia PT Kereta Commuter Indonesia
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara
PT Kilang Pertamina Balikpapan PT Kilang Pertamina Balikpapan
PT Kimia Farma Apotek PT Kimia Farma Apotek
PT Kimia Farma Diagnostika PT Kimia Farma Diagnostika
PT Kimia Farma Tbk PT Kimia FarmaTbk
Halaman - 107 - Page
Page 646
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Kimia Farma Trading & Distribution PT Kimia Farma Trading & Distribution
PT Kliring Berjangka Indonesia PT Kliring Berjangka Indonesia
PT Kodja Terramarin PT Kodja Terramarin
PT Krakatau Bandar Samudera PT Krakatau Bandar Samudera
PT Krakatau Daya Listrik PT Krakatau Daya Listrik
PT Krakatau Global Trading PT Krakatau Global Trading
PT Krakatau Industrial Estate Cilegon PT Krakatau Industrial Estate Cilegon
PT Krakatau Information Technology PT Krakatau Information Technology
PT Krakatau Jasa Industri PT Krakatau Jasa Industri
PT Krakatau Jasa Logistik PT Krakatau Jasa Logistik
PT Krakatau Samudera PT Krakatau Samudera
PT Krakatau Medika PT Krakatau Medika
PT Krakatau National Resources PT Krakatau National Resources
PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan
PT Krakatau Pipe Industries PT Krakatau Pipe Industries
PT Krakatau Samudera Solusi PT Krakatau Samudera Solusi
PT Krakatau Sarana Infrastruktur PT Krakatau Sarana Infrastruktur
PT Krakatau Sarana Properti PT Krakatau Sarana Properti
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
PT Krakatau Tirta Industri PT Krakatau Tirta Industri
PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan PT Krakatau Tirta Operasi dan Pemeliharaan
PT Krakatau Wajatama PT Krakatau Wajatama
PT Krida Upaya Tunggal PT Krida Upaya Tunggal
PT Laras Astra Kartika PT Laras Astra Kartika
PT Len Industri (Persero) PT Len Industri (Persero)
PT Mandiri Capital Indonesia PT Mandiri Capital Indonesia
PT Mandiri Manajemen Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi
PT Mandiri Tunas Finance PT Mandiri Tunas Finance
PT Mandiri Utama Finance PT Mandiri Utama Finance
PT Mega Eltra PT Mega Eltra
PT Metra Digital Media PT Metra Digital Media
PT Mitra Rakata PT Mitra Rakata
PT Mitra Tours & Travel PT Mitra Tours & Travel
PT Mitra Transaksi Indonesia PT Mitra Transaksi Indonesia
PT Mitra Utama Madani PT Mitra Utama Madani
PT Mulia Sasmita Bhakti PT Mulia Sasmita Bhakti
PT Multi Sentana Baja PT Multi Sentana Baja
PT Multi Terminal Indonesia PT Multi Terminal Indonesia
PT Nindya Beton PT Nindya Beton
PT Nindya Karya (Persero) PT Nindya Karya (Persero)
PT Nusa Karya Arindo PT Nusa Karya Arindo
PT Nusa Pratama Property PT Nusa Pratama Property
PT Nusantara Medika Utama PT Nusantara Medika Utama
PT Nusantara Regas PT Nusantara Regas
PT Nusantara Sebelas Medika PT Nusantara Sebelas Medika
PT Nusantara Terminal Services PT Nusantara Terminal Services
PT Nusantara Turbin Dan Propulsi PT Nusantara Turbin Dan Propulsi
PT Paguntaka Cahaya Nusantara PT Paguntaka Cahaya Nusantara
PT PAL Indonesia (Persero) PT PAL Indonesia (Persero)
PT PAL Marine Services PT PAL Marine Services
PT PANN Pembiayaan Maritim PT PANN Pembiayaan Maritim
PT Patra Drilling Contractor PT Patra Drilling Contractor
PT Patra Logistik PT Patra Logistik
PT Patra Nusa Data PT Patra Nusa Data
PT Patra Trading PT Patra Trading
PT Pegadaian PT Pegadaian
PT Pelabuhan Bukit Prima PT Pelabuhan Bukit Prima
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia Investama PT Pelabuhan Indonesia Investama
PT Pelabuhan Tanjung Priok PT Pelabuhan Tanjung Priok
PT Pelayanan Energi Batam PT Pelayanan Energi Batam
PT Pelayaran Bahtera Adhiguna PT Pelayaran Bahtera Adhiguna
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
PT Pelindo Daya Sejahtera PT Pelindo Daya Sejahtera
Halaman - 108 - Page
Page 647
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Pelindo Husada Citra PT Pelindo Husada Citra
PT Pelindo Jasa Maritim PT Pelindo Jasa Maritim
PT Pelindo Marine Service PT Pelindo Marine Service
PT Pelindo Multi Terminal PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Properti Indonesia PT Pelindo Properti Indonesia
PT Pelindo Solusi Logistik PT Pelindo Solusi Logistik
PT Pelindo Terminal Petikemas PT Pelindo Terminal Petikemas
PT Pelita Air Service PT Pelita Air Service
PT Pemalang Batang Tol Road PT Pemalang Batang Tol Road
PT Pengembang Pelabuhan Indonesia PT Pengembang Pelabuhan Indonesia
PT Pengerukan Indonesia PT Pengerukan Indonesia
PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam
(Persero) (Persero)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
PT Penjaminan Jamkrindo Syariah PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
PT Perikanan Nusantara (Persero) PT Perikanan Nusantara (Persero)
PT Perkebunan Nusantara I PT Perkebunan Nusantara I
PT Perkebunan Nusantara II PT Perkebunan Nusantara II
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
PT Perkebunan Nusantara IV PT Perkebunan Nusantara IV
PT Perkebunan Nusantara VI PT Perkebunan Nusantara VI
PT Perkebunan Nusantara VII PT Perkebunan Nusantara VII
PT Perkebunan Nusantara VIII PT Perkebunan Nusantara VIII
PT Perkebunan Nusantara X PT Perkebunan Nusantara X
PT Perkebunan Nusantara XII PT Perkebunan Nusantara XII
PT Perkebunan Nusantara XIII PT Perkebunan Nusantara XIII
PT Perkebunan Nusantara XIV PT Perkebunan Nusantara XIV
PT Permata Graha Nusantara PT Permata Graha Nusantara
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
PT Perta Arun Gas PT Perta Arun Gas
PT Pertagas Niaga PT Pertagas Niaga
PT Pertamina (Persero) PT Pertamina (Persero)
PT Pertamina Bina Medika IHC PT Pertamina Bina Medika IHC
PT Pertamina Drilling Services Indonesia PT Pertamina Drilling Services Indonesia
PT Pertamina EP PT Pertamina EP
PT Pertamina Gas PT Pertamina Gas
PT Pertamina Hulu Indonesia PT Pertamina Hulu Indonesia
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur
PT Pertamina Hulu Mahakam PT Pertamina Hulu Mahakam
PT Pertamina Hulu Rokan PT Pertamina Hulu Rokan
PT Pertamina International Shipping PT Pertamina International Shipping
PT Pertamina Lubricants PT Pertamina Lubricants
PT Pertamina Maintenance and Construction PT Pertamina Maintenance and Construction
PT Pertamina Marine Solutions PT Pertamina Marine Solutions
PT Pertamina Patra Niaga PT Pertamina Patra Niaga
PT Pertamina Pedeve Indonesia PT Pertamina Pedeve Indonesia
PT Pertamina Power Indonesia PT Pertamina Power Indonesia
PT Pertamina Retail PT Pertamina Retail
PT Pertamina Training & Consulting PT Pertamina Training & Consulting
PT Pertamina Trans Kontinental PT Pertamina Trans Kontinental
PT Pertani (Persero) PT Pertani (Persero)
PT Peruri Digital Security PT Peruri Digital Security
PT Peruri Properti PT Peruri Properti
PT Perusahaan Gas Negara Tbk PT Perusahaan Gas Negara Tbk
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
PT Pesonna Indonesia Jaya PT Pesonna Indonesia Jaya
PT Pesonna Optima Jasa PT Pesonna Optima Jasa
PT Peteka Karya Tirta PT Peteka Karya Tirta
PT Petrosida Gresik PT Petrosida Gresik
PT PG Rajawali II PT PG Rajawali II
PT PGAS Telekomunikasi Nusantara PT PGAS Telekomunikasi Nusantara
PT Phapros Tbk PT Phapros Tbk
PT PIM Prima Medika PT PIM Prima Medika
PT Pindad (Persero) PT Pindad (Persero)
Halaman - 109 - Page
Page 648
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Pindad Enjiniring Indonesia PT Pindad Enjiniring Indonesia
PT Pindad International Logistic PT Pindad International Logistic
PT Pindad Medika Utama PT Pindad Medika Utama
PT PLN Energi Primer Indonesia PT PLN Energi Primer Indonesia
PT PLN Nusantara Power PT PLN Nusantara Power
PT PLN Nusantara Renewables PT PLN Nusantara Renewables
PT PNM Investment Management PT PNM Investment Management
PT PNM Ventura Syariah PT PNM Ventura Syariah
PT PNM Venture Capital PT PNM Venture Capital
PT Pos Indonesia (Persero) PT Pos Indonesia (Persero)
PT Pos Logistik Indonesia PT Pos Logistik Indonesia
PT Pos Properti Indonesia PT Pos Properti Indonesia
PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk
PT PP Infrastruktur PT PP Infrastruktur
PT PP Presisi Tbk PT PP Presisi Tbk
PT PP Properti Tbk PT PP Properti Tbk
PT PP Semarang Demak PT PP Semarang Demak
PT PP Sinergi Banjaratma PT PP Sinergi Banjaratma
PT PP Tirta Riau PT PP Tirta Riau
PT PP Urban PT PP Urban
PT Pratama Mitra Sejati PT Pratama Mitra Sejati
PT Prima Armada Raya PT Prima Armada Raya
PT Prima Husada Cipta Medan PT Prima Husada Cipta Medan
PT Prima Indonesia Logistik PT Prima Indonesia Logistik
PT Prima Layanan Nasional Enjiniring PT Prima Layanan Nasional Enjiniring
PT Prima Medica Nusantara PT Prima Medica Nusantara
PT Prima Multi Terminal PT Prima Multi Terminal
PT Produksi Film Negara (Persero) PT Produksi Film Negara (Persero)
PT Pupuk Indonesia (Persero) PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Pupuk Indonesia Niaga PT Pupuk Indonesia Niaga
PT Pupuk Iskandar Muda PT Pupuk Iskandar Muda
PT Pupuk Kalimantan Timur PT Pupuk Kalimantan Timur
PT Pupuk Kujang Cikampek PT Pupuk Kujang Cikampek
PT Pupuk Sriwidjaja PT Pupuk Sriwidjaja
PT Rajawali Citramass PT Rajawali Citramass
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)
PT Rajawali Nusindo PT Rajawali Nusindo
PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
PT Reasuransi Nasional Indonesia PT Reasuransi Nasional Indonesia
PT Reasuransi Syariah Indonesia PT Reasuransi Syariah Indonesia
PT Rekayasa Engineering PT Rekayasa Engineering
PT Reska Multi Usaha PT Reska Multi Usaha
PT Riset Perkebunan Nusantara PT Riset Perkebunan Nusantara
PT Rolas Nusantara Medika PT Rolas Nusantara Medika
PT Rumah Sakit Pelabuhan PT Rumah Sakit Pelabuhan
PT Rumah Sakit Pelni PT Rumah Sakit Pelni
PT Sahung Brantas Energi PT Sahung Brantas Energi
PT Saka Energi Indonesia PT Saka Energi Indonesia
PT Sang Hyang Seri PT Sang Hyang Seri
PT Sarana Aceh Ventura PT Sarana Aceh Ventura
PT Sarana Bandar Nasional PT Sarana Bandar Nasional
PT Sarana Jakarta Ventura PT Sarana Jakarta Ventura
PT Sarana Jambi Ventura PT Sarana Jambi Ventura
PT Sarana Jatim Ventura PT Sarana Jatim Ventura
PT Sarana Kalbar Ventura PT Sarana Kalbar Ventura
PT Sarana Kalteng Ventura PT Sarana Kalteng Ventura
PT Sarana Kaltim Ventura PT Sarana Kaltim Ventura
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
PT Sei Mangkei Nusantara Tiga PT Sei Mangkei Nusantara Tiga
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk PT Semen Baturaja (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia Beton PT Semen Indonesia Beton
PT Semen Indonesia Logistik PT Semen Indonesia Logistik
PT Semen Padang PT Semen Padang
Halaman - 110 - Page
Page 649
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Entitas dan lembaga pemerintah (lanjutan) Government entities and institutions (continued)
PT Senggigi Pratama Internasional PT Senggigi Pratama Internasional
PT Sepatim Batamtama PT Sepatim Batamtama
PT Sigma Cipta Caraka PT Sigma Cipta Caraka
PT Sigma Cipta Utama PT Sigma Cipta Utama
PT Sigma Mitra Sejati PT Sigma Mitra Sejati
PT Sinergi Colomadu PT Sinergi Colomadu
PT Sinergi Gula Nusantara PT Sinergi Gula Nusantara
PT Sinergi Mitra Investama PT Sinergi Mitra Investama
PT Sinkona Indonesia Lestari PT Sinkona Indonesia Lestari
PT Solusi Bangun Beton PT Solusi Bangun Beton
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk PT Solusi Bangun Indonesia Tbk
PT Sri Pamela Medika Nusantara PT Sri Pamela Medika Nusantara
PT Sucofindo PT Sucofindo
PT Sucofindo Advisory Utama PT Sucofindo Advisory Utama
PT Sucofindo Episi PT Sucofindo Episi
PT Sumberdaya Arindo PT Sumberdaya Arindo
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut PT Surabaya Industrial Estate Rungkut
PT Surveyor Indonesia (Persero) PT Surveyor Indonesia (Persero)
PT Surya Energi Indotama PT Surya Energi Indotama
PT Swadharma Sarana Informatika PT Swadharma Sarana Informatika
PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, & PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, &
Ratu Boko Ratu Boko
PT Tanjung Emas Daya Sejahtera PT Tanjung Emas Daya Sejahtera
PT Taspen (Persero) PT Taspen (Persero)
PT Taspen Abadi Sentosa PT Taspen Abadi Sentosa
PT Telekomunikasi Selular PT Telekomunikasi Selular
PT Telemedia Dinamika Sarana PT Telemedia Dinamika Sarana
PT Telkom Akses PT Telkom Akses
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Telkom Satelit Indonesia PT Telkom Satelit Indonesia
PT Telkomsel Ekosistem Digital PT Telkomsel Ekosistem Digital
PT Telkomsel Mitra Inovasi PT Telkomsel Mitra Inovasi
PT Terminal Petikemas Surabaya PT Terminal Petikemas Surabaya
PT Terminal Teluk Lamong PT Terminal Teluk Lamong
PT Timah Karya Persada Properti PT Timah Karya Persada Properti
PT Timah Tbk PT Timah Tbk
PT Tirta Tangsel Mandiri PT Tirta Tangsel Mandiri
PT Tracon Industri PT Tracon Industri
PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol
PT Tugu Pratama Interindo PT Tugu Pratama Interindo
PT Tugu Reasuransi Indonesia PT Tugu Reasuransi Indonesia
PT Tusam Hutani Lestari PT Tusam Hutani Lestari
PT United Tractors Semen Gresik PT United Tractors Semen Gresik
PT Usaha Gedung Mandiri PT Usaha Gedung Mandiri
PT Varia Usaha Bahari PT Varia Usaha Bahari
PT Varia Usaha Beton PT Varia Usaha Beton
PT Varia Usaha Dharma Segara PT Varia Usaha Dharma Segara
PT Varia Usaha Lintas Segara PT Varia Usaha Lintas Segara
PT Wahana Optima Permai PT Wahana Optima Permai
PT Waskita Beton Precast Tbk PT Waskita Beton Precast Tbk
PT Waskita Karya (Persero) Tbk PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Waskita Karya Infrastruktur PT Waskita Karya Infrastruktur
PT Waskita Modern Realti PT Waskita Modern Realti
PT Waskita Toll Road PT Waskita Toll Road
PT Widya Tirta Selaras PT Widya Tirta Selaras
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
PT Wijaya Karya Beton Tbk PT Wijaya Karya Beton Tbk
PT Wijaya Karya Bitumen PT Wijaya Karya Bitumen
PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi
PT Wijaya Karya Komponen Beton PT Wijaya Karya Komponen Beton
PT Wijaya Karya Pracetak Gedung PT Wijaya Karya Pracetak Gedung
PT Wijaya Karya Realty PT Wijaya Karya Realty
PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi
PT Wijaya Karya Serang Panimbang PT Wijaya Karya Serang Panimbang
PT Yodya Karya PT Yodya Karya
Halaman - 111 - Page
Page 650
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pengendalian kegiatan Bank Control on Bank’s activities
Karyawan kunci Key employees
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Transactions with related parties
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has performed
transaksi dengan pihak berelasi sebagai the following transactions with related parties
berikut: as follows:
2024 2023
Aset Assets
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain (Catatan 6) with other banks (Note 6)
Pemegang saham pengendali 57,913 71,545 Controlling shareholders
Pemegang saham 70,636 33,695 Shareholders
128,549 105,240
Investasi pada surat berharga Investments in marketable securities
(Catatan 7) (Note 7)
Pemegang saham utama 37,381,958 44,361,541 Ultimate shareholders
Pemegang saham pengendali 113,886 97,775 Controlling shareholders
Pemegang saham 79,568 50,017 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 542,225 1,054,180 Government entities and institutions
38,117,637 45,563,513
Tagihan akseptasi (Catatan 8) Acceptance receivables (Note 8)
Pemegang saham pengendali 31,564 30,910 Controlling shareholders
Pemegang saham 10,868 30,700 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 130,019 125,544 Government entities and institutions
172,451 187,154
Piutang murabahah (Catatan 9) Murabahah receivables (Note 9)
Entitas dan lembaga pemerintah 43,504 91,991 Government entities and institutions
Karyawan kunci 23,379 19,721 Key employees
66,883 111,712
Piutang ijarah (Catatan 9) Ijarah receivables (Note 9)
Entitas dan lembaga pemerintah - 1,159 Government entities and institutions
Pinjaman qardh (Catatan 10) Funds of qardh (Note 10)
Entitas dan lembaga pemerintah 908,077 1,837,225 Government entities and institutions
Karyawan kunci 2,705 1,771 Key employees
910,782 1,838,996
Pembiayaan mudharabah (Catatan 11) Mudharabah financing (Note 11)
Entitas dan lembaga pemerintah 2,000,000 1,000,000 Government entities and institutions
Pembiayaan musyarakah (Catatan 12) Musyarakah financing (Note 12)
Entitas dan lembaga pemerintah 26,065,721 24,702,709 Government entities and institutions
Karyawan kunci 76,829 60,761 Key employees
26,142,550 24,763,470
Jumlah aset dari pihak berelasi 67,538,852 73,571,244 Total assets from related parties
Jumlah aset 408,613,432 353,624,124 Total assets
Persentase jumlah aset dari
pihak berelasi terhadap Percentage of total assets from
jumlah aset 16.53% 20.80% related parties to total assets
Halaman - 112 - Page
Page 651
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) b. Transaction with related parties (continued)
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has
transaksi dengan pihak berelasi sebagai performed the following transactions with
berikut: (lanjutan) related parties as follows: (continued)
2024 2023
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera (Catatan 16) Obligations due immediately (Note 16)
Pemegang saham pengendali 1,662 171,220 Controlling shareholders
Simpanan wadiah Wadiah deposits
Giro wadiah (Catatan 18) Wadiah demand deposits (Note 18)
Pemegang saham utama 1,324,124 1,028,825 Ultimate shareholders
Pemegang saham 372 317 Shareholders
Entitas dan lembaga Government entities and
pemerintah 1,562,248 1,794,526 institutions
Karyawan kunci 101 191 Key employees
2,886,845 2,823,859
Tabungan wadiah (Catatan 19) Wadiah savings deposits (Note 19)
Entitas dan lembaga Government entities and
pemerintah 6,077 360 institutions
Karyawan kunci 7,824 9,803 Key employees
13,901 10,163
Jumlah simpanan wadiah 2,900,746 2,834,022 Total wadiah deposits
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) Deposits from other banks (Note 20)
Giro wadiah Wadiah demand deposits
Pemegang saham 81 73 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 1,288 1,280 Government entities and institutions
1,369 1,353
Sertifikat Investasi Mudharabah Interbank Mudharabah
Antarbank (“SIMA”) Investment Certificate (“SIMA”)
Pemegang saham pengendali 482,850 50,000 Controlling shareholders
Pemegang saham 402,375 176,985 Shareholders
885,225 226,985
Sertifikat Pengelolaan Dana
Berdasarkan Prinsip Syariah Sharia Compliant Interbank
Antarbank (“SIPA”) Fund Management Certificate (“SIPA”)
Pemegang saham pengendali 200,834 - Controlling shareholders
Jumlah simpanan bank lain 1,087,428 228,338 Total deposits from other banks
Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities
Pemegang saham pengendali 65,402 69,371 Controlling shareholders
Pemegang saham 14,205 27,251 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 32,746 47,283 Government entities and institutions
112,353 143,905
Liabilitas imbalan kerja Employee benefit liabilities
Karyawan kunci 29,680 38,846 Key employees
Jumlah liabilitas dari Total liabilities
pihak berelasi 4,131,869 3,416,331 from related parties
Jumlah liabilitas 105,647,971 87,222,911 Total liabilities
Persentase jumlah liabilitas
dari pihak berelasi Percentage of total liabilities from
terhadap jumlah liabilitas 3.91% 3.92% related parties to total liabilities
Halaman - 113 - Page
Page 652
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 44. TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES
(lanjutan) (continued)
b. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) b. Transaction with related parties (continued)
Dalam kegiatan perbankan, Bank melakukan For banking activities, the Bank has performed
transaksi dengan pihak berelasi sebagai the following transactions with related parties
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2024 2023
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Giro mudharabah (Catatan 24) Mudharabah demand deposits (Note 24)
Pemegang saham utama 5,977,295 4,130,335 Ultimate shareholders
Pemegang saham 25,542 19,594 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 13,811,052 13,431,882 Government entities and institutions
19,813,889 17,581,811
Tabungan mudharabah Mudharabah savings deposits
(Catatan 25) (Note 25)
Pemegang saham - 3 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 338,761 161,403 Government entities and institutions
Karyawan kunci 37,007 30,261 Key employees
375,768 191,667
Deposito mudharabah Mudharabah time deposits
(Catatan 26) (Note 26)
Pemegang saham 29,200 36,450 Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 38,037,617 28,280,905 Government entities and institutions
Karyawan kunci 55,652 38,697 Key employees
38,122,469 28,356,052
Sukuk mudharabah Subordinated sukuk
subordinasi (Catatan 27) mudharabah (Note 27)
Entitas dan lembaga pemerintah 60,000 25,000 Government entities and institutions
Sukuk mudharabah Issued mudharabah
diterbitkan (Catatan 28) sukuk (Note 28)
Pemegang saham pengendali 50,000 - Controlling shareholders
Pemegang saham 34,500 - Shareholders
Entitas dan lembaga pemerintah 281,000 - Government entities and institutions
365,500 -
Jumlah dana syirkah temporer Total temporary syirkah funds
dari pihak berelasi 58,737,626 46,154,530 from related parties
Jumlah dana syirkah temporer 257,923,889 227,662,092 Total temporary syirkah funds
Persentase jumlah dana syirkah
temporer dari pihak berelasi Percentage of total temporary syirkah
terhadap jumlah dana funds from related parties to
syirkah temporer 22.77% 20.27% total temporary syirkah funds
Gaji dan tunjangan, bonus dan tantiem, imbalan Salaries and allowances, bonuses and tantiem,
jangka panjang untuk Dewan Komisaris dan Direksi long-term benefits for the Board of Commissioners
untuk tahun yang berakhir pada tanggal and the Board of Directors for the years ended
31 Desember 2024 dan 2023 sebesar Rp174.879 31 December 2024 and 2023 are Rp174,879 and
dan Rp152.251 atau 1,48% dan 1,49% dari jumlah Rp152,251 or 1.48% and 1.49% of total operating
beban operasional. expenses.
Halaman - 114 - Page
Page 653
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO 45. RISK MANAGEMENT
Bank dalam menjalankan usahanya senantiasa In running its business, the Bank is always faced
dihadapkan pada berbagai risiko. Perkembangan with various risks. Rapid developments in the
yang pesat pada lingkungan eksternal dan internal Bank's external and internal environment have also
Bank juga menyebabkan risiko yang dihadapi Bank caused the risks faced by the Bank to become
menjadi semakin kompleks. Maka dari itu, agar increasingly complex. Therefore, in order to be
dapat beradaptasi dan mampu bersaing dalam able to adapt and be able to compete in the
lingkungan bisnis, Bank dituntut untuk mampu business environment, the Bank is required to be
menerapkan manajemen risiko yang andal dan able to implement reliable and systematic risk
sistematis. Prinsip-prinsip manajemen risiko yang management. The applied risk management
diterapkan harus dapat mendukung Bank untuk principles must be able to support the Bank in
lebih berhati-hati seiring dengan perkembangan being more prudent in line with the increasingly
kegiatan usaha dan operasional perbankan yang advanced developments in business activities and
semakin maju. banking operations.
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko akibat kegagalan Credit risk is the risk arising from the failure of
nasabah atau pihak lain dalam memenuhi customers or other parties to fulfill their
kewajiban kepada Bank sesuai dengan obligations to the Bank as per the agreed
perjanjian yang disepakati, termasuk risiko contract, including credit risk due to debtor
kredit akibat kegagalan debitur, risiko failure, counterparty credit risk, settlement risk,
konsentrasi kredit (counterparty credit risk), and credit risk due to country risk.
risiko kredit akibat kegagalan penyelesaian
(settlement risk) dan risiko kredit akibat country
risk.
Pengelolaan risiko kredit yang dilakukan Bank The credit risk management carried out by the
antara lain dengan meningkatkan Bank are by improving the balance between
keseimbangan antara ekspansi pembiayaan healthy financing expansion and financing
yang sehat dan pengelolaan pembiayaan management by taking into account the
dengan memperhatikan prinsip prudensialitas principle of prudentiality to avoid a decrease in
agar terhindar dari penurunan kualitas the quality of financing. In addition, the Bank
pembiayaan. Selain itu, Bank juga berupaya also seeks to reduce credit risk exposure
untuk mengurangi eksposur risiko kredit, di through various credit risk mitigation by using a
antaranya melalui berbagai langkah mitigasi number of techniques, such as collateral and
risiko kredit dengan menggunakan sejumlah third party guarantees to reduce the impact of
teknik seperti agunan dan jaminan pihak ketiga risk. Credit risk mitigation techniques allow the
untuk mengurangi dampak risiko. Teknik Bank to be protected from deteriorating
mitigasi risiko kredit memungkinkan Bank financing quality.
untuk terlindungi dari terjadinya pemburukan
kualitas kredit.
Bank melakukan pengelolaan risiko kredit The Bank manages credit risk by:
melalui:
a. Pembiayaan Wholesale a. Wholesale Financing
1. Perencanaan Pembiayaan 1. Financing Planning
a) Setting risk koridor a) Setting risk corridor
b) Fokus sektor industri b) Industry sector focus
c) Targeted customer dan client c) Targeted customer and client
tiering tiering
d) Manajemen limit dan manajemen d) Limit and pipeline management
pipeline
e) Portfolio guideline e) Portfolio guideline
2. Proses Akuisisi 2. Acquisition Process
a) Proses analisa nasabah yang a) Comprehensive customer’s due
komprehensif diligence
b) Assessment risiko nasabah b) Risk assessment for wholesale
pembiayaan wholesale melalui financing customers through
financing risk rating financing risk rating
c) Proses keputusan dengan four c) The decision-making process with
eyes principle the four eyes principle
d) Pemahaman dan penguasaan d) Understanding and mastery of
proses bisnis business process
e) Risk mitigation melalui term & e) Risk mitigation by term & condition
condition dan covenant and covenant
3. Pemeliharaan & Pemantauan Intensif 3. Maintenance & Intensive Monitoring
a) Monitoring portfolio mix a) Portfolio mix monitoring
b) Account mapping dan klasifikasi b) Mapping account and risk
risiko classification
Halaman - 115 - Page
Page 654
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Bank melakukan pengelolaan risiko kredit The Bank manages credit risk by: (continued)
melalui: (lanjutan)
a. Pembiayaan Wholesale (lanjutan) a. Wholesale Financing (continued)
3. Pemeliharaan & Pemantauan Intensif 3. Maintenance & Intensive Monitoring
(lanjutan) (continued)
c) Reviu tahunan c) Annual review
d) Watchlist alert d) Watchlist alert
e) Evaluasi Financing Risk Rating e) Financing Risk Rating Evaluation
f) Evaluasi Cadangan Kerugian f) Allowance for Impairment Losses
Penurunan Nilai (“CKPN”) (“CKPN”) Evaluation
g) Pemantauan pemenuhan g) Covenant fulfillment monitoring
covenant
h) Pemantauan second way out h) Second way out monitoring
4. Optimal Collection & Recovery 4. Optimal Collection & Recovery
a) Restrukturisasi a) Restructuring
b) Pemetaan nasabah sesuai b) Customer mapping based on
kuadran dan penetapan strategi quadrants and setting strategy as
serta action plan well as action plan
c) Penyiapan infrastruktur & sistem c) Preparation of Collection &
Collection & Recovery Recovery infrastructure & systems
d) Pemantauan NPF dan Write Off d) NPF and Write Off monitoring
e) Program Booster Collection & e) Booster Collection & Recovery
Recovery Program
b. Pembiayaan Ritel b. Retail Financing
1. Perencanaan Pembiayaan 1. Financing Planning
a) Fokus sektor, khusus untuk SME a) Sector focus, especially for SME
b) Fokus segmen & targeted b) Segment focus & targeted
customer customer
c) Penetapan RAC & fitur produk c) RAC & product features setting
d) Program produk d) Product program
e) Portfolio Guideline e) Portfolio Guideline
2. Proses Akuisisi 2. Acquisition Process
a) Memastikan akuisisi nasabah a) Ensuring customer acquisition
sesuai target pasar, fitur produk based on target market, product
dan RAC features and RAC
b) Assessment risiko nasabah b) Risk assessment for retail
pembiayaan ritel melalui scoring financing customers through
scoring
c) Implementasi four eyes principle c) The four eyes principle
implementation
d) Proses verifikasi: pendapatan, d) Verification process: income,
dokumen dan nasabah document and customer
e) Implementasi scoring model e) Scoring model implementation
3. Pemeliharaan & Pemantauan Intensif 3. Maintenance & Intensive Monitoring
a) Pemantauan portofolio dan a) Portfolio and quality monitoring
kualitas
b) Reviu Watchlist dan reviu tahunan b) Watchlist review and annual
(batas SME > Rp5.000) review (SME limit > Rp5,000)
c) Pemeliharaan Scoring System c) Scoring System maintenance
d) Pemantauan post transaction: d) Post transaction monitoring:
covenant, second way out, covenant, second way out,
committed to payroll, Perjanjian committed to payroll, Non-Payroll
Kerjasama Non-payroll, hasil Cooperation Agreement,
welcoming call welcoming call result
4. Optimal Collection & Recovery 4. Optimal Collection & Recovery
a) Restrukturisasi a) Restructuring
b) Mobile Collection b) Mobile Collection
c) Peningkatan sistem collection c) Enhancement collection system
d) Pemantauan NPF dan WO d) NPF and WO monitoring
e) Program Booster Collection & e) Booster Collection & Recovery
Recovery program
f) Pemantauan Sistem Klaim & f) Claim & Subrogation Monitoring
Subrogasi System
Halaman - 116 - Page
Page 655
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Kualitas aset keuangan (i) Financial assets quality
Tabel di bawah menunjukkan kualitas aset The following tables show the quality of
keuangan berdasarkan golongan aset financial assets by asset class for all
untuk semua aset keuangan yang financial assets exposed by credit risk
mempunyai risiko kredit (diluar cadangan (excluding allowance for impairment
kerugian penurunan nilai): losses):
31 Desember/December 2024
Telah jatuh
Belum jatuh tempo atau tempo tetapi
tidak mengalami penurunan tidak
nilai/Neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade impaired Impaired Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 49,966,279 - - - 49,966,279 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 3,880,874 - - - 3,880,874 with other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 62,251,806 - - - 62,251,806 securities
Tagihan akseptasi 185,145 - - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 136,369,827 2,438,836 2,156,308 3,307,563 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna 11 - - - 11 Istishna receivables
Piutang ijarah 166,065 2,657 2,220 17,419 188,361 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 12,997,531 455,249 43,157 277,847 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,869,536 - - 67,543 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 102,812,355 6,991,160 2,791,965 1,591,738 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,221,765 37,634 11,361 - 1,270,760 Other assets*)
372,721,194 9,925,536 5,005,011 5,262,110 392,913,851
31 Desember/December 2023
Telah jatuh
Belum jatuh tempo atau tempo tetapi
tidak mengalami penurunan tidak
nilai/Neither past due mengalami
nor impaired penurunan
nilai/ Mengalami
Tingkat Past due penurunan
Tingkat tinggi/ standar/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade impaired Impaired Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 32,440,778 - - - 32,440,778 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 2,324,473 - - - 2,324,473 with other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 71,301,526 - - - 71,301,526 securities
Tagihan akseptasi 431,228 - - - 431,228 Acceptance receivables
Piutang murabahah 127,357,014 4,037,793 2,168,075 2,940,214 136,503,096 Murabahah receivables
Piutang istishna 29 - - 1 30 Istishna receivables
Piutang ijarah 199,239 3,350 2,820 12,991 218,400 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 10,493,267 478,080 42,477 293,257 11,307,081 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 1,806,298 10,490 33,101 31,244 1,881,133 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 76,378,227 7,476,673 2,673,552 1,687,745 88,216,197 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,062,912 18,501 10,550 - 1,091,963 Other assets*)
323,794,991 12,024,887 4,930,575 4,965,452 345,715,905
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
Halaman - 117 - Page
Page 656
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets quality (continued)
Kualitas aset keuangan didefinisikan Financial assets quality are defined as
sebagai berikut: follows:
Tingkat tinggi High grade
(a) Giro dan penempatan pada Bank (a) Current accounts and placements
Indonesia, giro dan penempatan with Bank Indonesia, current
pada bank lain yaitu giro atau accounts and placements with other
penempatan pada institusi banks are current accounts or
Pemerintah, institusi Pemerintah placements with the Government
Daerah, bank yang terdaftar di bursa institutions, Local Government
serta transaksi dengan bank yang institutions, banks listed on the stock
memiliki reputasi baik dengan exchange and transactions with
tingkat kemungkinan gagal bayar reputable banks with low probability
atas kewajiban yang rendah. of default on liabilities.
(b) Investasi pada surat berharga yaitu (b) Investments in marketable securities
surat berharga yang diterbitkan oleh are securities issued by
Pemerintah, efek-efek dan obligasi Government, securities and bonds
yang termasuk dalam investment that are included in investment
grade dengan rating minimal idBBB grade with rating at least idBBB
(Pefindo), BBB+ (S&P), Baa1 (Pefindo), BBB+ (S&P), Baa1
(Moody’s) atau BBB+ (Fitch). (Moody’s) or BBB+ (Fitch).
(c) Pembiayaan, piutang, dan pinjaman (c) Financing, receivables and funds
yaitu pembiayaan, piutang, dan are financing, receivables and funds
pinjaman kepada debitur dengan to debtors with excellent payments
riwayat pembayaran yang sangat history and never being in arrears
baik dan tidak pernah menunggak throughout the financing period and
sepanjang jangka waktu debtors whose accounts have never
pembiayaan dan debitur dengan been restructured.
riwayat tidak pernah
direstrukturisasi.
(d) Aset lain-lain yaitu piutang kepada (d) Other assets are receivables from
Pemerintah (termasuk Bank Government (including Bank
Indonesia) atau Pemerintah Daerah Indonesia) or local government such
seperti piutang pendapatan yang as income receivables.
masih akan diterima.
Tingkat standar Standard grade
(a) Giro dan penempatan pada bank (a) Current accounts and placements
lain yaitu giro atau penempatan with other banks are current
pada bank yang tidak terdaftar di accounts or placements with non-
bursa. listed banks.
(b) Investasi pada surat berharga yaitu (b) Investments in marketable securities
surat berharga yang termasuk dalam are non-investment grade securities
non-investment grade dengan rating with a minimum rating of idBB
minimal idBB (Pefindo), BBB- (S&P), (Pefindo), BBB- (S&P), Baa3
Baa3 (Moody’s) atau BBB- (Fitch). (Moody’s) or BBB- (Fitch).
(c) Pembiayaan, piutang, dan pinjaman (c) Financing, receivables and funds
yaitu pembiayaan, piutang, dan are financing, receivables and funds
pinjaman kepada debitur dengan to debtors with a good payment
riwayat pembayaran yang baik dan history and debtors whose accounts
debitur dengan riwayat pernah have been restructured.
direstrukturisasi.
Halaman - 118 - Page
Page 657
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(i) Kualitas aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets quality (continued)
Kualitas aset keuangan didefinisikan Financial assets quality are defined as
sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
Tingkat standar (lanjutan) Standard grade (continued)
(d) Aset lain-lain yaitu aset keuangan (d) Other assets are financial assets
lainnya selain piutang pendapatan other than income receivables from
yang masih akan diterima kepada Government or Local Government
Pemerintah atau Pemerintah Daerah such as other receivables to third
seperti tagihan rupa-rupa kepada parties.
pihak ketiga lainnya.
Berdasarkan PSAK 107, aset keuangan According to SFAS 107, past due financial
yang telah jatuh tempo ditentukan ketika assets are determined when the debtor
debitur gagal melakukan pembayaran fails to make payments on schedule. The
sesuai jadwal. Tabel di bawah table below shows aging analysis of past
menunjukkan aging analysis terhadap due but not impaired of financial assets:
aset keuangan yang diberikan yang telah
jatuh tempo tetapi tidak mengalami
penurunan nilai:
31 Desember/December 2024
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ Jumlah/
days days days Total
Piutang murabahah 1,051,945 576,261 528,102 2,156,308 Murabahah receivables
Piutang ijarah 840 251 1,129 2,220 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 28,917 11,945 2,295 43,157 Funds of qardh
Pembiayaan musyarakah 2,678,490 76,347 37,128 2,791,965 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 5,734 3,710 1,917 11,361 Other assets*)
3,765,926 668,514 570,571 5,005,011
31 Desember/December 2023
≤ 30 hari/ 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/ Jumlah/
days days days Total
Piutang murabahah 1,001,039 583,144 583,892 2,168,075 Murabahah receivables
Piutang ijarah 903 600 1,317 2,820 Ijarah receivables
Pinjaman qardh 29,839 10,807 1,831 42,477 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 1,099 638 31,364 33,101 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 2,582,953 51,627 38,972 2,673,552 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 5,661 2,050 2,839 10,550 Other assets*)
3,621,494 648,866 660,215 4,930,575
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
Halaman - 119 - Page
Page 658
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (ii) Risk concentration analysis
(a) Sektor geografis (a) Geographical sectors
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit yang of credit exposures categorised
dikategorikan berdasarkan wilayah by geographical area as at
geografis pada tanggal 31 December 2024 and 2023. The
31 Desember 2024 dan 2023. geographical area grouping is based
Pengelompokan wilayah geografis on the Bank’s business operations
berdasarkan tempat beroperasinya which also illustrates the business
bisnis Bank yang sekaligus potential of each region:
menggambarkan potensial bisnis
wilayah masing-masing:
31 Desember/December 2024
Indonesia Timur
dan Bali/
Kalimantan/ East Indonesia Lainnya/ Jumlah/
*)
Jabodetabek Jawa/Java Sumatra Borneo and Bali Others Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 49,966,279 - - - - - 49,966,279 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 3,877,702 1 2,838 2 331 - 3,880,874 with other banks
Investasi pada Investments in
surat berharga 62,061,900 171,820 18,086 - - - 62,251,806 marketable securities
Tagihan akseptasi 142,589 42,556 - - - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 42,193,159 33,304,210 42,128,094 12,818,821 13,828,250 - 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna - 11 - - - 11 Istishna receivables
Piutang ijarah 23,034 56,676 51,733 6,022 50,896 - 188,361 Ijarah financing
Pinjaman qardh 5,084,526 3,093,729 2,431,501 897,166 2,266,862 - 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,159,867 565,598 199,541 5 12,068 - 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 61,156,477 18,933,010 22,072,923 4,645,877 6,824,312 554,619 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain**) 1,065,310 67,845 55,885 16,717 59,138 5,865 1,270,760 Other assets**)
227,730,843 56,235,456 66,960,601 18,384,610 23,041,857 560,484 392,913,851
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (10,343,630) impairment losses
Neto 382,570,221 Net
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 1,720,153 95,332 299,757 16,133 7,513 - 2,138,888 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 344,941 1,196 18,450 - - - 364,587 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 1,463,676 115,718 401,175 32,259 27,897 - 2,040,725 Bank guarantees issued
3,528,770 212,246 719,382 48,392 35,410 - 4,544,200
31 Desember/December 2023
Indonesia Timur
dan Bali/
Kalimantan/ East Indonesia Lainnya/ Jumlah/
*)
Jabodetabek Jawa/Java Sumatra Borneo and Bali Others Total
Aset Assets
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
Bank Indonesia 32,440,778 - - - - - 32,440,778 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Current accounts and placements
bank lain 2,322,303 2 13 74 2,081 - 2,324,473 with other banks
Investasi pada Investments in
surat berharga 71,195,560 61,872 44,094 - - - 71,301,526 marketable securities
Tagihan akseptasi 356,695 71,495 3,038 - - - 431,228 Acceptance receivables
Piutang murabahah 37,811,118 30,959,995 41,321,128 11,954,658 14,456,197 - 136,503,096 Murabahah receivables
Piutang istishna 2 28 - - - - 30 Istishna receivables
Piutang ijarah 29,265 53,075 61,278 7,835 66,947 - 218,400 Ijarah financing
Pinjaman qardh 5,569,913 2,151,760 1,428,816 609,006 1,547,586 - 11,307,081 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 1,179,774 595,881 94,688 84 10,706 - 1,881,133 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 54,344,974 14,085,060 13,197,814 3,082,719 3,349,587 156,043 88,216,197 Musyarakah financing
Aset lain-lain**) 952,061 48,854 33,252 11,293 46,503 - 1,091,963 Other assets**)
206,202,443 48,028,022 56,184,121 15,665,669 19,479,607 156,043 345,715,905
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (9,846,025) impairment losses
Neto 335,869,880 Net
Rekening administratif Administrative accounts
Fasilitas pembiayaan
yang belum digunakan 1,639,164 140,823 91,820 17,154 4,388 - 1,893,349 Unused financing facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 325,605 40,370 - - - - 365,975 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 1,943,765 243,687 531,167 52,231 66,988 - 2,837,838 Bank guarantees issued
3,908,534 424,880 622,987 69,385 71,376 - 5,097,162
*) *)
Pulau Jawa tidak termasuk area Jabodetabek Java island excludes Jabodetabek area
**) **)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
Halaman - 120 - Page
Page 659
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (lanjutan) (ii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (b) Industrial sector
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit pada nilai of the credit exposure at the carrying
tercatat yang dikategorikan amount categorised by industrial
berdasarkan sektor industri pada sector as at 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:
2023:
31 Desember/December 2024
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/ Jumlah/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with
Bank Indonesia 49,966,279 - - - 49,966,279 Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain - 3,880,874 - - 3,880,874 placement with other banks
Investments in
Investasi pada surat berharga 58,752,476 2,940,530 558,800 - 62,251,806 marketable securities
Tagihan akseptasi 51,840 50,496 82,809 - 185,145 Acceptance receivables
Piutang murabahah 905 7,642 9,261,860 135,002,127 144,272,534 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - 11 11 Istishna receivables
Piutang ijarah - - 5,284 183,077 188,361 Ijarah financing
Pinjaman qardh 771,543 - 4,010,476 8,991,765 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 2,000,000 368,310 544,341 24,428 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 14,605,048 1,659,965 56,962,439 40,959,766 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 1,009,412 4,557 47,453 209,338 1,270,760 Other assets*)
127,157,503 8,912,374 71,473,462 185,370,512 392,913,851
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (10,343,630) impairment losses
Neto 382,570,221 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas pembiayaan yang Unused financing
belum digunakan 48,751 1,420,812 564,968 104,357 2,138,888 facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 137,527 - 227,060 - 364,587 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 251,201 59,536 1,699,968 30,020 2,040,725 Bank guarantees issued
437,479 1,480,348 2,491,996 134,377 4,544,200
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
Halaman - 121 - Page
Page 660
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(ii) Analisis konsentrasi risiko (lanjutan) (ii) Risk concentration analysis (continued)
(b) Sektor industri (lanjutan) (b) Industrial sector (continued)
Tabel berikut menggambarkan The following tables show the details
rincian eksposur kredit pada nilai of the credit exposure at the carrying
tercatat yang dikategorikan amount categorised by industrial
berdasarkan sektor industri pada sector as at 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: (continued)
2023: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Pemerintah
(termasuk Bank dan
Bank lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government lainnya/ Perusahaan
(including Banks and lainnya/
Bank other financial Other Perseorangan/ Jumlah/
Indonesia) institutions companies Individuals Total
Aset Assets
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with
Bank Indonesia 32,440,778 - - - 32,440,778 Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain - 2,324,473 - - 2,324,473 placement with other banks
Investments in
Investasi pada surat berharga 68,666,168 1,925,650 709,708 - 71,301,526 marketable securities
Tagihan akseptasi - 82,801 348,427 - 431,228 Acceptance receivables
Piutang murabahah 43,301 101,798 8,575,481 127,782,516 136,503,096 Murabahah receivables
Piutang istishna - - - 30 30 Istishna receivables
Piutang ijarah - - 1,285 217,115 218,400 Ijarah financing
Pinjaman qardh 1,434,965 - 3,440,996 6,431,120 11,307,081 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 1,000,000 386,022 489,398 5,713 1,881,133 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 15,443,670 989,886 47,461,747 24,320,894 88,216,197 Musyarakah financing
Aset lain-lain*) 898,276 1,844 39,219 152,624 1,091,963 Other assets*)
119,927,158 5,812,474 61,066,261 158,910,012 345,715,905
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (9,846,025) impairment losses
Neto 335,869,880 Net
Rekening Administratif Administrative Accounts
Fasilitas pembiayaan yang Unused financing
belum digunakan 85,700 1,332,153 385,595 89,901 1,893,349 facilities
L/C yang tidak dapat dibatalkan 23,845 - 342,130 - 365,975 Irrevocable L/C
Bank garansi yang diterbitkan 571,247 88,393 2,153,323 24,875 2,837,838 Bank guarantees issued
680,792 1,420,546 2,881,048 114,776 5,097,162
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih Other assets consist of income receivables
akan diterima
Halaman - 122 - Page
Page 661
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
(iii) Analisis eksposur maksimum (iii) Analysis of maximum exposure to
terhadap risiko kredit setelah credit risk after considering the impact
memperhitungkan dampak agunan of collateral and other credit risk
dan mitigasi risiko kredit lainnya mitigation
1. Secured financing 1. Secured financing
2. Partially secured financing 2. Partially secured financing
Untuk secured financing, Bank For secured financing, the Bank
menetapkan jenis dan nilai agunan yang determined the type and value of
dijaminkan sesuai skema pembiayaan. collateral according to the financing
Jenis dari agunan adalah sebagai berikut: scheme. Types of collateral are as
follows:
a. Physical collateral, berupa objek a. Physical collateral, in the form of
benda bergerak maupun tidak movable or immovable objects,
bergerak antara lain: kendaraan includes: motor vehicles, land and
bermotor, tanah dan bangunan, serta buildings, as well as other properties.
properti lainnya.
b. Financial collateral, berupa simpanan b. Financial collateral, such as deposits
(tabungan, giro, deposito), surat (savings, current accounts, time
berharga, dan emas. deposits), securities and gold.
Apabila terjadi default (gagal bayar), In case of default, the Bank will use
Bank akan menggunakan agunan the collateral as the last resort to
tersebut sebagai pilihan terakhir recover counterparty obligations.
untuk pemenuhan kewajiban
counterparty.
Partially secured financing terdiri dari Partially secured financing consists of
pembiayaan untuk golongan financing for fixed income employees,
berpenghasilan tetap, pembiayaan financing for retirees and other
untuk para pensiunan dan consumer financing. In their payment
pembiayaan konsumer lainnya. obligations, partially secured
Dalam pembayaran kewajibannya, financing is generally made through
partially secured financing umumnya automatic payroll deduction. Hence,
dilakukan melalui pemotongan the risk level of partially secured
penghasilan secara otomatis. financing is not as big as the carrying
Dengan demikian, tingkat risiko dari value.
partially secured financing tidak
sebesar nilai tercatat
pembiayaannya.
Mitigasi risiko kredit untuk partially Financing risk mitigations for partially
secured financing terdiri dari surat secured financing consists of
keputusan pengangkatan pegawai employee recruitment decision letter
dan surat keterangan pensiun. and certificate of retirement.
b. Risiko pasar b. Market risk
Risiko pasar adalah risiko akibat perubahan Market risk is the risk due to changes in market
harga pasar, antara lain risiko dari perubahan prices, such as risks of changes in the value of
nilai aset yang dapat diperdagangkan atau assets that can be traded or leased. Market
disewakan. Risiko pasar terdiri dari dua jenis risk consists of two types of risk: exchange rate
risiko: risiko nilai tukar dan risiko benchmark risk and interest rate benchmark risk.
suku bunga.
Halaman - 123 - Page
Page 662
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Bank melakukan pengelolaan risiko pasar The Bank manages market risk through:
melalui:
- Menerapkan prinsip segregation of duty - Applying the principle of segregation of duty
dengan memisahkan fungsi front office, by separating the functions of the front
middle office, dan back office dalam office, middle office, and back office in the
pelaksanaan transaksi surat berharga dan carrying out securities and foreign
valuta asing. exchange transactions.
- Menerapkan segregation of duty dalam - Applying segregation of duty in carrying out
pelaksanaan transaksi treasury antara treasury transaction between dealer and
dealer dan supervisor. supervisor.
- Melakukan cut loss posisi terbuka sukuk - Doing sukuk open position cut loss if market
apabila terdapat penurunan harga pasar. price decline.
- Melakukan reviu terhadap kebijakan dan - Reviewing policies and standard operating
standar prosedur operasi yang terkait procedures related to market risk
dengan pengelolaan risiko pasar. management.
- Menetapkan batas risiko pasar mencakup - Setting market risk limits include Net Open
Posisi Devisa Neto (“PDN”), Value at Risk Position (“NOP”), Value at Risk (“VaR”),
(“VaR”), Posisi Terbuka, Stop Loss, Open Position, Stop Loss, Treasury
Transaksi Treasury, dan Cut Loss. Transactions, and Cut Loss.
- Melakukan pengukuran risiko pasar - Conducting market risk measurement using
menggunakan VaR, Sensitivitas dan Stress VaR, Sensitivity Analysis and Stress Test.
Test.
- Memantau pergerakan indikator eksternal - Monitoring the movement of external
antara lain nilai tukar Dolar Amerika Serikat indicators including the United States
/Rupiah, yield, surat berharga pemerintah, Dollar/Rupiah exchange rate, yield,
tingkat imbal hasil pasar, harga emas, government securities, market yields, gold
Indonesia Overnight Index Average prices, Indonesia Overnight Index Average
(”IndONIA”), dan informasi pasar terkini. (”IndONIA”) and the latest market
information.
- Melakukan mark to market surat berharga - Conducting mark to market toward
dan revaluasi kurs secara harian. marketable securities and daily foreign
exchange rate revaluation.
Risiko benchmark suku bunga Benchmark rate risk
Risiko benchmark suku bunga merupakan Benchmark rate risk is the risk due to changes
risiko akibat perubahan harga instrumen in financial instrument prices, such as sukuk,
keuangan, antara lain sukuk, dari posisi trading from trading book positions caused by changes
book yang disebabkan oleh perubahan suku in interest rates. Benchmark rate risk which
bunga. Risiko benchmark suku bunga yang consists of specific risk and general risk is
terdiri atas risiko spesifik dan risiko umum taken into account in the Risk Weighted Assets
diperhitungkan dalam penilaian Aset valuation for Market Risk.
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Pasar.
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The following tables show the sensitivity of the
terhadap dampak kemungkinan perubahan Bank’s profit or loss and other comprehensive
atas risiko benchmark suku bunga terhadap income and equity to reasonably possible
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain changes in benchmark rate risk, assuming all
serta ekuitas dengan asumsi bahwa semua other variables are constant for the years
variabel lain yang dimiliki adalah konstan untuk ended 31 December 2024 and 2023:
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan
2023:
31 Desember/December 2024
Perubahan Dampak terhadap Dampak terhadap
persentase/ laba rugi/ ekuitas/
Change in Impact to Impact to
percentage profit or loss equity
Risiko benchmark suku bunga +1% (75,735) (579,785) Benchmark rate risk
-1% 75,735 579,785
Halaman - 124 - Page
Page 663
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko pasar (lanjutan) b. Market risk (continued)
Risiko benchmark suku bunga (lanjutan) Benchmark rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The following tables show the sensitivity of the
terhadap dampak kemungkinan perubahan Bank’s profit or loss and other comprehensive
atas risiko benchmark suku bunga terhadap income to possible changes in benchmark rate
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain risk, assuming all other variables are constant
serta ekuitas dengan asumsi bahwa semua for the years ended 31 December 2024 and
variabel lain yang dimiliki adalah konstan untuk 2023: (continued)
tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan
2023: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Perubahan Dampak terhadap Dampak terhadap
persentase/ laba rugi/ ekuitas/
Change in Impact to Impact to
percentage profit or loss equity
Risiko benchmark suku bunga +1% (89,931) (383,353) Benchmark rate risk
-1% 89,931 383,353
Risiko nilai tukar Exchange rate risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul Exchange rate risk is the risk due to the gap
karena adanya perbedaan posisi valuta asing of foreign exchange positions owned by the
yang dimiliki Bank yang tercermin dalam PDN Bank which is reflected in the NOP either on
baik neraca maupun secara keseluruhan. balance sheet or as a whole. Included in the
Termasuk dalam posisi valuta asing tersebut foreign exchange position are the trading
yaitu posisi trading book yang dilakukan book positions carried out with the aim of
dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan gaining short-term foreign exchange
transaksi valuta asing dalam jangka pendek transaction benefits as well as banking book
maupun posisi banking book dalam rangka positions to maintain NOP. The NOP
pengendalian PDN. Perhitungan PDN disajikan calculation is disclosed in Note 54p.
dalam Catatan 54p.
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas The following tables show the sensitivity of the
terhadap kemungkinan perubahan atas nilai Bank’s profit or loss and other comprehensive
tukar terhadap laba rugi dan penghasilan income to reasonably possible changes in
komprehensif lain dengan asumsi bahwa exchange rate, assuming all other variables
semua variabel lain yang dimiliki adalah are constant for the years ended 31 December
konstan untuk tahun yang berakhir 2024 and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
31 Desember/December 2024
Dampak terhadap laba
rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Perubahan sebelum pajak/
persentase/ Impact to profit or loss
Change in and other comprehensive
percentage income before tax
Mata uang asing +1% 9,931 Foreign currencies
-1% (9,931)
31 Desember/December 2023
Dampak terhadap laba
rugi dan penghasilan
komprehensif lain
Perubahan sebelum pajak/
persentase/ Impact to profit or loss
Change in and other comprehensive
percentage income before tax
Mata uang asing +1% 9,419 Foreign currencies
-1% (9,419)
Halaman - 125 - Page
Page 664
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas c. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat Liquidity risk is the risk arising from the Bank's
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi inability to meet maturing obligations from cash
kewajiban yang jatuh tempo dari sumber flow funding sources and/or from high-quality
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid liquid assets that can be pledged, without
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, tanpa disrupting the Bank's activities and financial
mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan condition. Along with the development of the
Bank. Seiring dengan perkembangan bisnis Bank’s business, liquidity risk is one of the risk
Bank, risiko likuiditas merupakan salah satu that become the major concerns of the Bank. It
risiko yang menjadi perhatian utama Bank. may result from the growth of the Bank’s
Risiko ini dapat terjadi akibat pertumbuhan financing which is greater than the growth of
pembiayaan Bank yang lebih besar third party funds. The difference between the
dibandingkan dengan pertumbuhan dana availability of source of funds and the maturity
pihak ketiga. Perbedaan antara ketersediaan of receivable and financing can lead to difficulty
sumber dana dan jatuh tempo piutang dan in fulfilling bank obligations to customers and
pembiayaan dapat menyebabkan kesulitan other parties.
dalam memenuhi kewajiban bank kepada
nasabah dan pihak lainnya.
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise the
meminimalisir risiko likuiditas antara lain liquidity risk include the following:
sebagai berikut:
1) Melakukan pemisahan fungsi antara unit 1) Separating the functions between the
treasury sebagai front office, unit treasury unit as the front office, the risk
manajemen risiko sebagai middle office, management unit as the middle office, and
dan unit operasional sebagai back office. the operations unit as the back office.
2) Melakukan penempatan dana pada aset 2) Placement of funds in high quality liquid
likuid berkualitas tinggi sebagai cadangan assets as liquidity reserves.
likuiditas.
3) Memelihara akses ke pasar uang melalui 3) Maintaining access to the money market
penempatan dan pinjaman antarbank. through placements and financing between
banks.
4) Melakukan reviu terhadap kebijakan dan 4) Reviewing policies and standard operating
prosedur operasi standar yang terkait procedures related to the management of
dengan pengelolaan risiko likuiditas. liquidity risk.
5) Memantau kondisi likuiditas Bank secara 5) Monitoring the liquidity conditions
berkala melalui beberapa rasio likuiditas periodically through some liquidity ratios
seperti Financing to Deposit Ratio (“FDR”), such as the Financing to Deposit Ratio
Liquidity Coverage Ratio (“LCR”), rasio (“FDR”), Liquidity Coverage Ratio (“LCR”),
kewajiban antarbank, arus kas, dan liquidity the ratio of inter-bank liabilities, cash flow
gap. and liquidity gaps.
6) Menentukan batas risiko likuiditas seperti 6) Setting the liquidity risk limit such as limit of
batas dari persyaratan Giro Wajib Minimum Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
(“GWM”) dan secondary reserve. and secondary reserve.
Halaman - 126 - Page
Page 665
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Berikut adalah tabel analisis jatuh tempo aset The following are the tables of assets and
dan liabilitas pada tanggal liabilities maturity analysis as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, berdasarkan 2024 and 2023, based on the remaining time
waktu yang tersisa sampai dengan tanggal until the maturity date:
jatuh tempo:
31 Desember/December 2024
Lebih dari Lebih dari Lainnya
1 bulan 3 bulan Lebih yang tidak
Sampai sampai dengan sampai dengan dari memiliki
dengan 3 bulan/ 1 tahun/ 1 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ More than 1 month More than 3 months More than Others that have Jumlah/
Keterangan Up to 1 month up to 3 months up to 1 year 1 year no maturities Total Descriptions
Aset Assets
Kas 8,080,689 - - - - 8,080,689 Cash
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with Bank
Bank Indonesia 49,966,279 - - - - 49,966,279 Indonesia
Current accounts and
Giro dan penempatan placements with
pada bank lain 3,880,874 - - - - 3,880,874 other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 4,906,359 10,427,000 18,418,166 28,500,281 - 62,251,806 securities
Tagihan akseptasi 30,721 66,362 88,062 - - 185,145 Acceptance receivables
Piutang - murabahah, Receivables - murabahah,
istishna, dan ijarah 201,507 240,192 3,867,415 140,151,792 - 144,460,906 istishna and ijarah
Pinjaman qardh 1,621,547 5,109,110 3,646,878 3,396,249 - 13,773,784 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 20,507 8,189 2,110,222 798,161 - 2,937,079 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 1,984,502 3,422,875 7,680,873 101,098,968 - 114,187,218 Musyarakah financing
Aset lain-lain *) 343,605 75,786 216,260 635,109 - 1,270,760 Other assets*)
Jumlah aset 71,036,590 19,349,514 36,027,876 274,580,560 - 400,994,540 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 858,643 - - - - 858,643 Obligations due immediately
Undistributed revenue
Bagi hasil yang belum dibagikan 291,578 - - - - 291,578 sharing
Simpanan wadiah 74,427,146 - - - - 74,427,146 Wadiah deposits
Liabilitas kepada Bank Indonesia 18,417,864 - - - - 18,417,864 Liabilities to Bank Indonesia
Simpanan dari bank lain 4,151,348 - - - - 4,151,348 Deposits from other banks
Kewajiban akseptasi 30,721 66,362 88,062 - - 185,145 Acceptance liabilities
Liabilitas imbalan kerja - - - 534,730 - 534,730 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 9,262 - 2,906 169,128 - 181,296 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain **) 555,333 - - - - 555,333 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas 98,741,895 66,362 90,968 703,858 - 99,603,083 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Mudharabah savings
Tabungan mudharabah 85,790,658 - - - - 85,790,658 deposits
Deposito mudharabah 79,254,419 30,634,460 20,789,988 - - 130,678,867 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 37,235,801 - - - - 37,235,801 Mudharabah demand deposits
Subordinated sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi - - - 200,000 - 200,000 mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan - - 1,700,000 1,318,563 - 3,018,563 Issued mudharabah sukuk
Pembiayaan berjangka mudharabah 1,000,000 - - - - 1,000,000 Mudharabah term financing
Jumlah dana syirkah Total temporary
temporer 203,280,878 30,634,460 22,489,988 1,518,563 - 257,923,889 syirkah funds
Perbedaan jatuh tempo (230,986,183) (11,351,308) 13,446,920 272,358,139 - 43,467,568 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri atas biaya yang masih harus dibayar, setoran jaminan, premi Other liabilities consist of accrued expenses, guarantee deposits, loan insurance premium
asuransi dan rekening sementara and temporary accounts
Halaman - 127 - Page
Page 666
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko likuiditas (lanjutan) c. Liquidity risk (continued)
Berikut adalah tabel mengenai analisis jatuh The following are the tables of assets and
tempo aset dan liabilitas pada tanggal liabilities maturity analysis as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, berdasarkan 2024 and 2023, based on the remaining time
waktu yang tersisa sampai dengan tanggal until the maturity date: (continued)
jatuh tempo: (lanjutan)
31 Desember/December 2023
Lebih dari Lebih dari Lainnya
1 bulan 3 bulan Lebih yang tidak
Sampai sampai dengan sampai dengan dari memiliki
dengan 3 bulan/ 1 tahun/ 1 tahun/ jatuh tempo/
1 bulan/ More than 1 month More than 3 months More than Others that have Jumlah/
Keterangan Up to 1 month up to 3 months up to 1 year 1 year no maturities Total Descriptions
Aset Assets
Kas 5,255,841 - - - - 5,255,841 Cash
Current accounts and
Giro dan penempatan pada placements with Bank
Bank Indonesia 31,670,928 769,850 - - - 32,440,778 Indonesia
Current accounts and
Giro dan penempatan placements with
pada bank lain 2,324,473 - - - - 2,324,473 other banks
Investments in marketable
Investasi pada surat berharga 17,162,511 3,050,078 19,328,749 31,760,188 - 71,301,526 securities
Tagihan akseptasi 289,490 68,657 73,081 - - 431,228 Acceptance receivables
Piutang - murabahah, Receivables - murabahah,
istishna, dan ijarah 187,326 215,094 2,726,139 133,592,967 - 136,721,526 istishna and ijarah
Pinjaman qardh 2,307,387 3,432,912 3,683,726 1,883,056 - 11,307,081 Funds of qardh
Pembiayaan mudharabah 17,726 3,515 1,120,244 739,648 - 1,881,133 Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 2,780,961 4,182,168 11,022,109 70,230,959 - 88,216,197 Musyarakah financing
Aset lain-lain *) 77,248 76,689 250,554 687,472 - 1,091,963 Other assets*)
Jumlah aset 62,073,891 11,798,963 38,204,602 238,894,290 - 350,971,746 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 1,316,067 - - - - 1,316,067 Obligations due immediately
Undistributed revenue
Bagi hasil yang belum dibagikan 255,932 - - - - 255,932 sharing
Simpanan wadiah 67,873,898 - - - - 67,873,898 Wadiah deposits
Liabilitas kepada Bank Indonesia 11,900,055 - - - - 11,900,055 Liabilities to Bank Indonesia
Simpanan dari bank lain 1,761,301 - - - - 1,761,301 Deposits from other banks
Kewajiban akseptasi 289,490 68,657 73,081 - - 431,228 Acceptance liabilities
Liabilitas imbalan kerja - - - 667,264 - 667,264 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 35 13,352 53,031 56,775 - 123,193 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain **) 646,909 - - - - 646,909 Other liabilities **)
Jumlah liabilitas 84,043,687 82,009 126,112 724,039 - 84,975,847 Total liabilities
Dana syirkah temporer Temporary syirkah funds
Mudharabah savings
Tabungan mudharabah 78,280,185 - - - - 78,280,185 deposits
Deposito mudharabah 72,641,261 26,116,550 17,226,978 - - 115,984,789 Mudharabah time deposits
Giro mudharabah 32,417,260 - - - - 32,417,260 Mudharabah demand deposits
Subordinated sukuk
Sukuk mudharabah subordinasi - - - 200,000 - 200,000 mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan - - - 3,608 - 3,608 Issued sukuk mudharabah
Pembiayaan berjangka mudharabah 776,250 - - - - 776,250 Mudharabah term financing
Jumlah dana syirkah Total temporary
temporer 184,114,956 26,116,550 17,226,978 203,608 - 227,662,092 syirkah funds
Perbedaan jatuh tempo (206,084,752 ) (14,399,596) 20,851,512 237,966,643 - 38,333,807 Maturity gap
*) *)
Aset lain-lain terdiri atas piutang pendapatan yang masih akan diterima Other assets consist of income receivables
**) **)
Liabilitas lain-lain terdiri atas biaya yang masih harus dibayar, setoran jaminan, premi Other liabilities consist of accrued expenses, guarantee deposits, loan insurance premium
asuransi dan rekening sementara and temporary accounts
Bank senantiasa mengevaluasi efektivitas The Bank continually evaluates the
sistem operasi untuk memastikan bahwa dana effectiveness of the operating system to
yang tersedia cukup untuk memenuhi seluruh ensure that sufficient funds are available to
kebutuhan dengan melakukan monitoring meet all needs by monitoring the condition of
terhadap kondisi likuiditas Bank melalui the Bank's liquidity through several liquidity
beberapa rasio likuiditas. Bank meyakini dana ratios. The Bank believes that funds will
tetap tumbuh dan arus kas dari aktiva produktif continue to grow and cash flow from earning
dapat menjaga kecukupan likuiditas. assets will be able to maintain sufficient
liquidity.
Halaman - 128 - Page
Page 667
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan antara The table below summarises the comparison
nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas between the carrying values and fair values of
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan adalah financial assets and liabilities of the Bank. The fair
berdasarkan informasi relevan yang tersedia pada values disclosed are based on relevant information
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 tidak available as at 31 December 2024 and 2023 and
diperbaharui untuk mencerminkan perubahan are not updated to reflect changes in market
dalam kondisi pasar yang telah terjadi setelah conditions which have occurred after these dates.
tanggal ini.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 nilai As at 31 December 2024 and 2023, the carrying
tercatat dari aset dan liabilitas keuangan Bank value of the Bank’s financial assets and liabilities
memiliki nilai yang hampir sama dengan nilai approximates their fair value except for the
wajarnya kecuali untuk instrumen berikut: following financial instruments:
31 Desember/December 2024 31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value Carrying value Fair value
Investasi pada surat Investments in marketable
berharga 62,251,806 62,478,192 71,301,526 70,704,166 securities
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The tables below show the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognised at fair value based on the hierarchy
yang digunakan Bank untuk menentukan dan used by the Bank in determining and disclosing the
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen fair value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa (i) Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau markets for identical assets or liabilities which
liabilitas yang identik yang dapat diakses pada are accessible at the measurement date.
tanggal pengukuran.
(ii) Tingkat 2: input selain harga kuotasian yang (ii) Level 2: inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi included in level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung assets and liabilities, either directly or
atau tidak langsung. indirectly.
(iii) Tingkat 3: pengukuran nilai wajar yang berasal (iii) Level 3: Fair value measurements are those
dari teknik penilaian yang mencakup input derived from valuation techniques that include
untuk aset dan liabilitas yang bukan inputs for asset and liability that are not based
berdasarkan data pasar yang dapat on observable market data.
diobservasi.
Nilai wajar tingkat 1 dinilai menggunakan data dari The fair value level 1 is valued by using data from
Bloomberg. Bloomberg.
Nilai wajar tingkat 2 dinilai menggunakan data dari The fair value level 2 is valued by using data from
Indonesia Bond Pricing Agency (“IBPA”) dan Net Indonesia Bond Pricing Agency (“IBPA”) and Net
Asset Value report dimana dihitung dengan model Asset Value report which is calculated using a
diskonto arus kas dengan kurva yield (diambil dari discounted cash flow model based on current yield
data pasar) terkini yang sesuai dengan sisa curve (derived from market data) appropriated with
periode jatuh temponya. the remaining term of maturity.
31 Desember/December 2024
Nilai wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Investasi pada surat berharga 62,478,192 - 62,448,716 29,476 Investments in marketable securities
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Fair value Level 1 Level 2 Level 3
Investasi pada surat berharga 70,704,166 - 70,672,379 31,787 Investments in marketable securities
Nilai wajar aset dan kewajiban keuangan tertentu, The fair values of certain financial assets and
kecuali efek-efek dan sukuk Pemerintah yang liabilities, except for securities and Government
dimiliki hingga jatuh tempo, piutang, dan sukuk classified as held to maturity, receivables
pembiayaan yang diberikan dan surat berharga and financing and marketable securities issued
yang diterbitkan, mendekati nilai tercatatnya approximate their carrying values due to their
karena mempunyai jangka waktu jatuh tempo yang short-term maturities.
singkat.
Halaman - 129 - Page
Page 668
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 46. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
a. Giro dan penempatan pada Bank Indonesia, a. Current accounts and placements with Bank
giro dan penempatan pada bank lain, tagihan Indonesia, current accounts and placements
akseptasi dan aset lain-lain. with other banks, acceptance receivables and
other assets.
Nilai tercatat dari giro dan penempatan pada The carrying amount of current accounts and
Bank Indonesia dan bank lain, tagihan placements with Bank Indonesia and other
akseptasi, dan aset lain-lain adalah perkiraan banks, acceptance receivables and other
yang layak atas nilai wajar. assets are a reasonable approximations of
fair value.
b. Investasi pada surat berharga b. Investments in marketable securities
Nilai wajar untuk investasi pada surat berharga The fair value for amortised cost investments
yang dimiliki hingga jatuh tempo ditetapkan in marketable securities are based on the
berdasarkan harga pasar atau harga kuotasi market prices or broker/dealer price
perantara (broker)/pedagang efek (dealer). quotations. When this information is not
Jika informasi ini tidak tersedia, nilai wajar available, the fair value is estimated using
diestimasi dengan menggunakan harga pasar quoted market prices for securities with
kuotasi efek yang memiliki karakteristik risiko similar credit risk, maturity and yield
kredit, jatuh tempo, dan yield yang serupa atau characteristics or using internal valuation
menggunakan metode penilaian internal. models.
c. Liabilitas segera, simpanan wadiah, simpanan c. Obligations due immediately, wadiah
dari bank lain, liabilitas lain-lain, dan dana deposits, deposits from other banks, other
syirkah temporer. liabilities and temporary syirkah funds.
Estimasi nilai wajar dari liabilitas segera, The estimated fair value of obligations due
simpanan mudharabah, dan liabilitas lain-lain immediately, mudharabah deposits and other
adalah sebesar jumlah yang harus dibayarkan liabilities are the amounts repayable on
kembali sewaktu-waktu. demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan wadiah The estimated fair values of wadiah deposits
dan simpanan dari bank lain dengan tingkat and deposits from other banks with fixed rate
margin tetap dan liabilitas akseptasi ditetapkan margin and acceptance liabilities are
berdasarkan diskonto arus kas dengan determined based on discounted cash flows
menggunakan tingkat margin pasar uang using money market margin rates for with
dengan sisa jatuh tempo yang serupa. similar remaining maturities.
d. Piutang dan pembiayaan d. Receivables and financing
Portofolio piutang dan pembiayaan Bank Generally, the Bank’s receivables and
secara umum terdiri dari piutang dan financing portfolio consists of receivables and
pembiayaan yang diberikan dan dinyatakan financing that are stated at amortised cost.
berdasarkan amortised cost.
Estimasi nilai wajar terhadap piutang dan The estimated fair values of receivables and
pembiayaan ditetapkan berdasarkan diskonto financing are determined based on
arus kas dengan menggunakan tingkat margin discounted cash flows using margin rates
yang berlaku untuk piutang dan pembiayaan applied for receivables and financing with
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang similar credit risk and remaining maturities.
serupa.
Nilai wajar dari piutang dan pembiayaan yang The estimated fair value of loans represent
diberikan menunjukkan nilai diskon dari the discounted amount of estimated future
perkiraan arus kas masa depan yang cash flows expected to be received by the
diharapkan akan diterima oleh Bank dengan Bank using the current market rates.
menggunakan tingkat margin pasar saat ini.
Halaman - 130 - Page
Page 669
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. SEGMEN OPERASI 47. OPERATIONS SEGMENTS
Segmen operasi Bank dibagi berdasarkan The Bank’s operating segment is divided based on
beberapa segmen operasi sebagai berikut: the following operating segments: Corporate
Corporate Banking, Commercial Banking, Banking, Commercial Banking, Institutional
Hubungan Kelembagaan, Ritel dan Treasury Relation, Retail and Treasury Banking & Head
Banking & Kantor Pusat. Dalam menentukan hasil Office. In determining the results of operating
segmen operasi, beberapa akun aset dan liabilitas segments, certain asset and liability accounts and
serta pendapatan dan biaya diatribusikan ke revenues and expenses are attributed to each
masing-masing segmen berdasarkan kebijakan segment based on management's internal
pelaporan internal manajemen. Komponen Internal reporting policies. The components of Internal
Transfer Pricing Model diterapkan dalam Transfer Pricing Model are applied in the
perhitungan kinerja laba rugi masing-masing calculation of profit or loss performance of each
segmen. segments.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations of
masing segmen dalam pelaporan segmen Bank: each segment in the Bank's segment reporting:
- Corporate Banking: melayani badan usaha - Corporate Banking: serves business entities
seperti BUMN dan anak perusahaannya, such as SOEs and their subsidiaries, state
lembaga negara, perusahaan multinasional, institutions, multinational companies, banks and
bank dan lembaga keuangan bukan bank non-bank financial institutions (including non-
(termasuk modal ventura non-linkage), linkage venture capital), syndicated financing,
pembiayaan sindikasi, perusahaan terbuka, public companies and securities companies.
dan perusahaan sekuritas.
- Commercial Banking: melayani badan usaha - Commercial Banking: serves business entities
seperti BUMD dan anak perusahaannya, such as BUMD and its subsidiaries, regional
pemerintah daerah, rumah sakit (kecuali diatur governments, hospitals (unless regulated in
dalam produk khusus), perguruan tinggi negeri special products), state and private universities
dan swasta (yayasan yang memiliki perguruan (foundations with tertiary institutions).
tinggi).
- Hubungan Kelembagaan: saat ini difokuskan - Institutional Relation: currently focused on the
untuk pengelolaan dana nasabah dan management of customer funds and other
transaksi-transaksi lainnya milik nasabah transactions belonging to customers of
lembaga pemerintah dan dana pensiun BUMN. government institutions and BUMN pension
funds.
- Ritel: saat ini meliputi antara lain: - Retail: currently includes, among others:
• Ritel SME: melayani badan usaha swasta • SME Retail: serving private business
berbentuk badan hukum dan nonbadan entities in the form of legal entities and non-
hukum untuk tujuan produktif, pendidikan legal entities for productive purposes,
dasar & menengah, klinik, koperasi, pola primary & secondary education, clinics,
linkage, inti plasma, dan perorangan. cooperatives, linkage patterns, plasma core
and individuals.
• Ritel Mikro: ditujukan untuk melayani • Micro Retail: aimed at serving individual
nasabah individual dan pengusaha mikro, customers and micro entrepreneurs,
termasuk di dalamnya adalah penyaluran including the distribution of subsidised
pembiayaan bersubsidi untuk mendukung financing to support government programs
program pemerintah dalam in empowering community businesses.
memberdayakan usaha masyarakat.
• Ritel Konsumer: melayani perorangan • Consumer Retail: serving individuals for
untuk tujuan konsumtif/multiguna (antara consumptive/multipurpose (among others
lain produk Griya, Multiguna, Kendaraan, Griya products, Multipurpose, Vehicles,
Pensiunan, Kartu Pembiayaan, Cicil Emas Pensioners, Financing Cards, Gold
dan Gadai Emas, pembiayaan program Installments and Pawn Gold, government
pemerintah). program financing).
Halaman - 131 - Page
Page 670
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 47. OPERATIONS SEGMENTS (continued)
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masing- The following summary describes the operations of
masing segmen dalam pelaporan segmen Bank: each segment in the Bank's segment reporting:
(lanjutan) (continued)
- Lainnya: saat ini meliputi antara lain: - Others: currently include, among others:
• Treasury: segmen treasury terkait dengan • Treasury: treasury segment related to the
kegiatan treasury Bank termasuk transaksi Bank's treasury activities including foreign
valuta asing, money market, fixed income, exchange transactions, money market,
bisnis perbankan internasional, pasar fixed income, international banking
modal, supervisi Kantor Luar Negeri. business, capital market, supervision of
Foreign Office.
• Kantor Pusat: terkait dengan pengelolaan • Head Office: related to the management of
aset dan liabilitas selain yang telah assets and liabilities other than those
dikelola oleh segmen operasi lainnya already managed by other operating
termasuk menerima alokasi biaya atas segments, including receiving cost
penyediaan jasa servis secara sentralisasi allocation for centralised service provision
kepada segmen lainnya serta to other segments as well as
pendapatan/biaya yang tidak teralokasi ke revenues/costs that are not allocated to
pelaporan segmen lainnya. other segment reporting.
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum Performance is measured based on segment profit
pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam before income tax, as reported in an internal
laporan internal manajemen yang direviu oleh management report reviewed by the Bank
Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan Management. Segment profit is used to measure
untuk mengukur kinerja dimana manajemen performance where management believes that the
berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling information is most relevant in evaluating the
relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut results of the segment relative to other entities
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam operating in the industry.
industri tersebut.
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi: the Bank are as follows:
31 Desember/December 2024
Treasury
Banking &
Hubungan Kantor Pusat/ Penyesuaian &
Kelembagaan/ Treasury Eliminasi/
Corporate Commercial Institutional Banking & Head Adjustment & Jumlah/
Keterangan Banking Banking Relation Retail Banking Office Elimination**) Total Descriptions
Revenue from fund
Pendapatan pengelolaan dana management
sebagai mudharib*) 4,758,365 1,643,295 4,743,000 26,466,294 2,321,675 (14,634,426) 25,298,203 as mudharib*)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil*) (3,682,258) (1,179,454) (4,192,316) (13,010,908) (614,513) 14,790,420 (7,889,029) Third parties' share on return*)
Hak bagi hasil milik Bank 1,076,107 463,841 550,684 13,455,386 1,707,162 155,994 17,409,174 Bank's share in profit
Pendapatan usaha lainnya 374,100 198,027 101 2,257,932 2,726,319 - 5,556,479 Other operating income
Beban usaha (151,526) (215,341) (101,896) (6,208,730) (5,116,149) - (11,793,642) Operating expenses
Beban cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset produktif dan losses on earning and
nonproduktif - bersih (109,297) (124,951) - (1,757,475) 97,856 - (1,893,867) non-earning assets - net
Total beban (260,823) (340,292) (101,896) (7,966,205) (5,018,293) - (13,687,509) Total expenses
Pendapatan/(beban) Non-operating
nonusaha - bersih - - - 56,610 (52,298) - 4,312 income/(expense) - net
Laba sebelum zakat dan Income before zakat and
beban pajak 1,189,384 321,576 448,889 7,803,723 (637,110) 155,994 9,282,456 tax expense
Zakat (29,735) (8,040) (11,222) (195,093) 12,029 - (232,061) Zakat
Beban pajak (255,123) (68,978) (96,287) (1,673,898) 49,779 - (2,044,507) Tax expenses
Laba bersih 904,526 244,558 341,380 5,934,732 (575,302) 155,994 7,005,888 Net income
Aset segmen Segment of assets
Pembiayaan wholesale 58,719,889 18,497,916 - - - - 77,217,805 Wholesale financing
Pembiayaan ritel Retail financing
SME - - - 21,634,863 - - 21,634,863 SME
Mikro - - - 27,745,691 - - 27,745,691 Micro
Konsumer***) - - - 151,882,883 - - 151,882,883 Consumer***)
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai pembiayaan (4,382,847) (1,201,453) - (4,707,382) - - (10,291,682) losses for financing
Nonpembiayaan - bersih 597,762 - - - 139,826,110 - 140,423,872 Non-financing - net
54,934,804 17,296,463 - 196,556,055 139,826,110 - 408,613,432
Segment of liabilities,
Liabilitas, dana syirkah temporer temporary syirkah funds
dan ekuitas segmen and equity
Pendanaan 21,619,859 12,013,780 89,456,637 205,226,059 26,603,912 - 354,920,247 Funding
Nonpendanaan - - - - 53,693,185 - 53,693,185 Non-funding
21,619,859 12,013,780 89,456,637 205,226,059 80,297,097 - 408,613,432
*) Termasuk komponen internal transfer pricing antarsegmen operasi *) Include component of internal transfer pricing among operating segments
**) Termasuk eliminasi komponen internal transfer pricing **) Include elimination of internal transfer pricing components
***) Termasuk segmen pawning dan hasanah card ***) Include pawning and hasanah card segment
Halaman - 132 - Page
Page 671
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 47. OPERATIONS SEGMENTS (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank Information concerning the operating segments of
berdasarkan segmen operasi: (lanjutan) the Bank are as follows: (continued)
31 Desember/December 2023
Treasury
Banking &
Hubungan Kantor Pusat/ Penyesuaian &
Kelembagaan/ Treasury Eliminasi/
Corporate Commercial Institutional Banking & Head Adjustment & Jumlah/
Keterangan Banking Banking Relation Retail Banking Office Elimination**) Total Descriptions
Income from fund
Pendapatan pengelolaan dana management
sebagai mudharib*) 4,169,405 1,014,705 3,655,374 22,626,774 2,306,807 (11,521,322) 22,251,743 as mudharib*)
Hak pihak ketiga atas bagi hasil*) (2,981,436) (654,183) (3,325,439) (10,277,479) (445,294) 11,690,663 (5,993,168) Third parties' share on return*)
Hak bagi hasil milik Bank 1,187,969 360,522 329,935 12,349,295 1,861,513 169,341 16,258,575 Bank's share in profit
Pendapatan usaha lainnya 358,216 104,025 - 1,679,885 2,062,340 - 4,204,466 Other operating income
Beban usaha (134,737) (153,841) (84,689) (5,495,768) (4,380,169) - (10,249,204) Operating expenses
Beban cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai aset produktif dan losses on earning and
nonproduktif - bersih (336,193) (133,567) - (2,155,440) 2,721 - (2,622,479) non-earning assets - net
Total beban (470,930) (287,408) (84,689) (7,651,208) (4,377,448) - (12,871,683) Total expenses
Beban nonusaha - bersih - - - - (2,156) - (2,156) Non-operating expenses
Laba sebelum zakat dan beban Income before zakat and
pajak penghasilan 1,075,255 177,139 245,246 6,377,972 (455,751) 169,341 7,589,202 income tax expenses
Zakat (25,822) (4,254) (5,889) (153,165) (600) - (189,730) Zakat
Beban pajak (228,650) (37,668) (52,151) (1,356,260) (21,000) - (1,695,729) Tax expenses
Laba bersih 820,783 135,217 187,206 4,868,547 (477,351) 169,341 5,703,743 Net income
Aset segmen Segment of assets
Pembiayaan wholesale 54,541,919 12,969,097 - - - - 67,511,016 Wholesale financing
Pembiayaan ritel Retail financing
SME - - - 19,345,720 - - 19,345,720 SME
Mikro - - - 22,912,195 - - 22,912,195 Micro
Konsumer***) - - - 130,547,113 - - 130,547,113 Consumer***)
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment
nilai pembiayaan (4,042,106) (1,105,624) - (4,540,732) - - (9,688,462) losses for financing
Nonpembiayaan - bersih 920,109 - - - 122,076,433 - 122,996,542 Non-financing - net
51,419,922 11,863,473 - 168,264,296 122,076,433 - 353,624,124
Segment of liabilities,
Liabilitas, dana syirkah temporer temporary syirkah funds
dan ekuitas segmen and equity
Pendanaan 22,354,117 6,990,589 79,770,650 185,573,903 14,508,087 - 309,197,346 Funding
Nonpendanaan - - - - 44,426,778 - 44,426,778 Non-funding
22,354,117 6,990,589 79,770,650 185,573,903 58,934,865 - 353,624,124
*) Termasuk komponen internal transfer pricing antarsegmen operasi *) Include component of internal transfer pricing among operating segments
**) Termasuk eliminasi komponen internal transfer pricing **) Include elimination of internal transfer pricing components
***) Termasuk segmen pawning dan hasanah card ***) Include pawning and hasanah card segment
48. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN AND CONTINGENCIES
Perjanjian signifikan Significant Agreements
Pada tanggal 27 September 2024, Bank As at 27 September 2024, the bank signed
menandatangani perjanjian bancassurance dengan bancassurance agreement with PT Prudential
PT Prudential Sharia Life Assurance (“Prudential Sharia Life Assurance (“Prudential Sharia Life”) to
Sharia Life”) untuk memasarkan, mempromosikan market, promote and refer Prudential Sharia Life
dan mereferensikan produk asuransi Prudential insurance products through the Bank's distribution
Sharia Life melalui jaringan distribusi Bank. network. This collaboration agreement is effective
Perjanjian kerjasama ini berlaku efektif sejak from the date of agreement and will continue to be
tanggal perjanjian dan akan terus berlaku dan valid and effective until the fifteenth (15th) year
efektif hingga tahun kelima belas (15) sejak tanggal from the launch date (1 March 2025). The Bank's
peluncuran (1 Maret 2025). Adapun kewajiban obligations before the launch date related to the
Bank sebelum tanggal peluncuran terkait dengan launching of insurance products and services in the
penerbitan produk dan layanan asuransi di jaringan Bank's distribution network include preparing
distribusi Bank antara lain mempersiapkan internal regulations, training Bank employees,
peraturan internal, pelatihan pegawai Bank, marketing and communication plans and system
rencana pemasaran dan komunikasi serta adjustments.
penyesuaian sistem.
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Dalam menjalankan usahanya, Bank menghadapi In conducting the business, the Bank faces various
berbagai perkara hukum yang terkadang legal cases which sometimes involve claims for
mengandung tuntutan ganti rugi dimana Bank compensation in which the Bank is positioned as a
berposisi sebagai tergugat, terutama sehubungan defendant, especially in relation to the parties'
dengan kepatuhan para pihak terhadap compliance with agreements/contracts.
perjanjian/kontrak.
Halaman - 133 - Page
Page 672
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI 48. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
SIGNIFIKAN (lanjutan) AND CONTINGENCIES (continued)
Liabilitas kontinjensi (lanjutan) Contingent liabilities (continued)
Walaupun terdapat perkara yang masih berproses, Although there are cases that are still in process,
Bank berpendapat bahwa berdasarkan informasi the Bank believes that based on information
yang ada dan posisi hukum Bank, tuntutan hukum currently available and the Bank’s legal position,
ini tidak akan berdampak secara material pada these legal claims will not likely have a material
operasi, posisi keuangan atau tingkat likuiditas effect on the operations, financial position or
Bank. liquidity level of the Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank has
telah membentuk cadangan (disajikan dalam akun established a provision (included in “Other
“Liabilitas Lain-lain”) untuk sejumlah tuntutan Liabilities”) for a number of legal claims which have
hukum yang telah berkekuatan hukum tetap permanent legal force (inkracht) and which are still
(inkracht) maupun yang masih dalam proses in process amounting to Rp3,021 and Rp2,988,
masing-masing sebesar Rp3.021 dan Rp2.988. respectively. Management believes that the
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan provision is adequate to cover losses due to the
yang dibentuk telah memadai untuk menutup legal risks.
kerugian akibat hukum yang belum diputuskan atau
masih dalam proses.
49. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 49. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai activities in the statements of cash flows are as
berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Selisih kurs/
1 Januari/ Aktivitas nonkas/ Arus kas/ Foreign exchange Lainnya/ Jumlah/
Keterangan 1 January 2024 Non-cash activity Cash flow difference Others Total Descriptions
Liabilitas sewa 123,193 210,016 (151,913) - - 181,296 Lease liabilities
Pembiayaan berjangka mudharabah 776,250 - 222,940 810 - 1,000,000 Mudharabah term financing
Sukuk mudharabah subordinasi 200,000 - - - - 200,000 Subordinated sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan 3,608 (776) 3,015,731 - - 3,018,563 Issued sukuk mudharabah
Liabilitas kepada Bank Indonesia 11,900,055 - 6,517,809 - - 18,417,864 Liabilities to Bank Indonesia
31 Desember/December 2023
Selisih kurs/
1 Januari/ Aktivitas nonkas/ Arus kas/ Foreign exchange Lainnya/ Jumlah/
Keterangan 1 January 2023 Non-cash activity Cash flow difference Others Total Descriptions
Liabilitas sewa 166,002 91,933 (134,742) - - 123,193 Lease liabilities
Pembiayaan berjangka mudharabah 778,375 - (5,057) 2,932 - 776,250 Mudharabah term financing
Sukuk mudharabah subordinasi 1,375,000 - (1,175,000) - - 200,000 Subordinated sukuk mudharabah
Sukuk mudharabah diterbitkan - (151) 3,759 - - 3,608 Issued mudharabah sukuk
Liabilitas kepada Bank Indonesia - - 11,900,055 - - 11,900,055 Liabilities to Bank Indonesia
50. OPINI DEWAN PENGAWAS SYARIAH 50. OPINION OF THE SHARIA SUPERVISORY
BOARD
Berdasarkan surat No. 05/BSI/DPS/OPINI/I/2025 Based on letter No. 05/BSI/DPS/OPINI/I/2025
tanggal 16 Januari 2025, Dewan Pengawas dated 16 January 2025, the Sharia Supervisory
Syariah (“DPS”) PT Bank Syariah Indonesia Tbk Board (“DPS”) of PT Bank Syariah Indonesia Tbk
menyatakan bahwa secara umum aspek syariah expressed opinions that in general, the sharia
dalam operasional dan produk PT Bank Syariah aspects on products and operations of PT Bank
Indonesia Tbk untuk tahun yang berakhir pada Syariah Indonesia Tbk for the year ended
tanggal 31 Desember 2024, telah mengikuti fatwa 31 December 2024, have complied with fatwa and
dan ketentuan syariah yang dikeluarkan oleh sharia regulations issued by National Sharia Board
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia of Indonesian Ulama Council (“DSN-MUI”), and
(“DSN-MUI”), serta opini syariah dari DPS. sharia opinion of DPS.
Berdasarkan surat No. 01/BSI/DPS/OPINI/I/2024 Based on letter No. 01/BSI/DPS/OPINI/I/2024
tanggal 16 Januari 2024, DPS PT Bank Syariah dated 16 January 2024, the DPS of PT Bank
Indonesia Tbk menyatakan bahwa secara umum Syariah Indonesia Tbk expressed opinions that in
aspek syariah dalam operasional dan produk PT general, the sharia aspects on products and
Bank Syariah Indonesia Tbk untuk tahun yang operations of PT Bank Syariah Indonesia Tbk for
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, telah the year ended 31 December 2023, have complied
mengikuti fatwa dan ketentuan syariah yang with fatwa and sharia regulations issued by DSN-
dikeluarkan oleh DSN-MUI, serta opini syariah dari MUI, and sharia opinion of DPS.
DPS.
Halaman - 134 - Page
Page 673
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. RENCANA BARANG MODAL 51. CAPITAL EXPENDITURE COMMITMENTS
Bank memiliki komitmen barang modal terkait The Bank has capital expenditure plans in relation
dengan renovasi bangunan, pengadaan kendaraan to the building renovations, procurement of office
dinas, perlengkapan komputer, ATM dan jasa vehicles, computer equipments, ATMs and system
lisensi sistem adalah sebesar Rp1.939.959 dan license services amounting to Rp1,939,959 and
Rp2.018.556, masing-masing pada tanggal Rp2,018,556 as at 31 December 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023. respectively.
52. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU 52. NEW FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE
BERLAKU EFEKTIF
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Financial Accounting Standard Board of Indonesian
Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”) telah menerbitkan Institute of Accountants (“DSAK-IAI”) has issued
standar baru, amendemen dan interpretasi berikut, the following new standards, amendments and
namun belum berlaku efektif untuk tahun buku interpretations, but not yet effective for the financial
yang dimulai pada 1 Januari 2024 adalah sebagai year beginning 1 January 2024 are as follows:
berikut:
- Amendemen PSAK 221: “Pengaruh - Amendment of SFAS 221: “Effect of Changes
Perubahan Kurs Valuta Asing” tentang in Foreign Exchange Rates" regarding the lack
kekurangan ketertukaran. of convertibility.
Standar tersebut akan berlaku efektif pada The above standards will be effective on
1 Januari 2025. 1 January 2025.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorisation date of financial statements,
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul the Bank is still evaluating the potential impact of
dari penerapan standar baru dan revisi tersebut these new and revised standards to the financial
serta pengaruhnya pada laporan keuangan. statements.
53. REKLASIFIKASI LAPORAN KEUANGAN 53. RECLASSIFICATIONS OF THE PRIOR PERIOD
PERIODE SEBELUMNYA FINANCIAL STATEMENTS
Bank melakukan reklasifikasi atas penyajian The Bank reclassified the presentation of gain from
keuntungan investasi surat berharga yang menjadi marketable securities which were part of fee based
bagian dari pendapatan imbalan jasa perbankan income from banking services in the prior period
pada laporan keuangan periode sebelumnya. financial statements. The effect of the
Pengaruh reklasifikasi tersebut pada laporan laba reclassification on the statements of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk and other comprehensive income for the year
tahun yang berakhir 31 Desember 2023 adalah ended 31 December 2023 are as follows:
sebagai berikut:
2023
Sebelum Setelah
reklasifikasi/ reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
reclassification Reclassification reclassification
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF
PENGHASILAN KOMPREHENSIF PROFIT OR LOSS AND OTHER
LAIN COMPREHENSIVE INCOME
PENDAPATAN USAHA LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Pendapatan imbalan jasa perbankan 3,112,884 (242,110) 2,870,774 Fee based income from banking services
Keuntungan investasi surat berharga - 242,110 242,110 Gain from marketable securities
Halaman - 135 - Page
Page 674
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia.
di Indonesia.
a. Kolektibilitas giro dan penempatan pada a. Collectibility of current accounts and
Bank Indonesia placements with Bank Indonesia
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, all current
seluruh giro dan penempatan pada Bank accounts and placements with Bank Indonesia
Indonesia diklasifikasikan “Lancar”. are classified as “Current”.
b. Kolektibilitas giro dan penempatan pada b. Collectibility of current accounts and
bank lain placements with other banks
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 3,880,874 14,809 2,324,473 20,745 Current
c. Kolektibilitas investasi pada surat berharga c. Collectibility of investments in marketable
securities
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 62,251,806 35,288 71,202,526 33,506 Current
Macet - - 99,000 99,000 Loss
62,251,806 35,288 71,301,526 132,506
d. Kolektibilitas tagihan akseptasi d. Collectibility of acceptance receivables
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 185,145 1,851 431,228 4,312 Current
e. Kolektibilitas pinjaman qardh e. Collectibility of funds of qardh
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 13,452,780 512,708 10,971,347 528,368 Current
Dalam perhatian khusus 43,157 6,536 42,477 6,377 Special mention
Kurang lancar 6,446 820 5,655 669 Substandard
Diragukan 6,855 3,084 8,962 3,863 Doubtful
Macet 264,546 264,546 278,640 278,640 Loss
13,773,784 787,694 11,307,081 817,917
f. Kolektibilitas pembiayaan mudharabah f. Collectibility of mudharabah financing
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 2,869,536 25,945 1,816,788 16,472 Current
Dalam perhatian khusus - - 33,101 1,765 Special mention
Macet 67,543 67,543 31,244 31,244 Loss
2,937,079 93,488 1,881,133 49,481
Halaman - 136 - Page
Page 675
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Kolektibilitas pembiayaan musyarakah g. Collectibility of musyarakah financing
2024 2023
Cadangan kerugian Cadangan kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Jumlah/Total impairment losses Jumlah/Total impairment losses
Lancar 109,803,514 1,924,213 83,854,900 1,373,575 Current
Dalam perhatian khusus 2,791,965 1,928,640 2,673,552 1,753,279 Special mention
Kurang lancar 424,908 227,708 627,436 363,211 Substandard
Diragukan 128,828 26,567 172,823 84,448 Doubtful
Macet 1,038,003 1,038,003 887,486 885,183 Loss
114,187,218 5,145,131 88,216,197 4,459,696
h. Piutang, pembiayaan dan pinjaman yang h. Restructured receivables, financing and
direstrukturisasi funds
Jumlah piutang, pembiayaan dan pinjaman Receivables, financing and funds that have
yang diberikan yang telah direstrukturisasi been restructured by the Bank as at
oleh Bank sampai dengan tanggal 31 December 2024 and 2023 are as follows.
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut.
2024
Pembiayaan Pembiayaan
Mudharabah/ Musyarakah/
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Total
Lancar 2,441,493 455,249 - 6,991,160 9,887,902 Current
Dalam perhatian khusus 347,765 7,637 - 2,574,563 2,929,965 Special mention
Kurang lancar 300,854 449 - 315,892 617,195 Substandard
Diragukan 160,586 700 - 51,580 212,866 Doubtful
Macet 1,014,695 243,304 64,205 730,372 2,052,576 Loss
Jumlah 4,265,393 707,339 64,205 10,663,567 15,700,504 Total
2023
Pembiayaan Pembiayaan
Mudharabah/ Musyarakah/
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Total
Lancar 4,041,143 478,080 10,490 7,476,674 12,006,387 Current
Dalam perhatian khusus 683,014 7,577 1,463 2,522,407 3,214,461 Special mention
Kurang lancar 368,402 400 - 553,632 922,434 Substandard
Diragukan 398,071 811 - 125,188 524,070 Doubtful
Macet 1,044,542 258,737 27,882 724,418 2,055,579 Loss
Jumlah 6,535,172 745,605 39,835 11,402,319 18,722,931 Total
i. Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) i. Non-Performing Financing (“NPF”) Ratio
2024
Aset yang
Diperoleh untuk
Pembiayaan Pembiayaan Ijarah - Bersih/
Mudharabah/ Musyarakah/ Assets
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Acquired for Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Ijarah - Net Total
Jumlah saldo*) 144,460,906 13,773,784 2,744,964 114,135,639 3,122,255 278,237,548 Total balance*)
NPF - Bruto*) 3,324,983 277,847 65,765 1,591,738 17,254 5,277,587 NPF - Gross*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Bruto 2.30% 2.02% 2.40% 1.39% 0.55% 1.90% - Gross
NPF - Neto*) 1,071,774 9,398 - 299,461 17,254 1,397,887 NPF - Net*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Neto 0.74% 0.07% 0.00% 0.26% 0.55% 0.50% - Net
) )
* Diluar piutang, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan * Exclude receivables, funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah kepada bank lain musyarakah financing to other banks
Halaman - 137 - Page
Page 676
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
i. Rasio Non-Performing Financing (“NPF”) i. Non-Performing Financing (“NPF”) Ratio
(lanjutan) (continued)
2023
Aset yang
Diperoleh untuk
Pembiayaan Pembiayaan Ijarah - Bersih/
Mudharabah/ Musyarakah/ Assets
Piutang/ Pinjaman Qardh/ Mudharabah Musyarakah Acquired for Jumlah/
Receivables Funds of Qardh Financing Financing Ijarah - Net Total
Jumlah saldo*) 136,721,476 11,307,081 1,700,786 88,172,533 2,190,107 240,091,983 Total balance*)
NPF - Bruto*) 2,953,206 293,257 29,467 1,687,745 21,353 4,985,028 NPF - Gross*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Bruto 2.16% 2.59% 1.73% 1.91% 0.97% 2.08% - Gross
NPF - Neto*) 927,484 10,085 - 354,903 21,353 1,313,825 NPF - Net*)
Persentase NPF Percentage of NPF
- Neto 0.68% 0.09% 0.00% 0.40% 0.97% 0.55% - Net
) )
* Diluar piutang, pinjaman qardh, pembiayaan mudharabah, dan * Exclude receivables, funds of qardh, mudharabah financing, and
pembiayaan musyarakah kepada bank lain musyarakah financing to other banks
j. Mutasi agunan yang diambil alih j. Movement of the foreclosed collaterals
Mutasi agunan yang diambil alih pada tanggal Movement of the foreclosed collaterals as at
31 Desember 2024 dan 2023: of 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2024 2023
Saldo awal 825,759 859,007 Beginning balance
Penyelesaian (114,389) (33,248) Completion
Saldo akhir 711,370 825,759 Ending balance
k. Kolektibilitas komitmen dan kontinjensi k. Collectibility of commitments and
contingencies
Kolektibilitas fasilitas pembiayaan yang belum The collectibility of unused financing facilities
digunakan adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Lancar 4,542,007 5,041,570 Current
Dalam perhatian khusus 2,193 31,313 Special mention
Kurang lancar - 15,425 Substandard
Macet - 8,854 Loss
4,544,200 5,097,162
l. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) l. The Minimum Statutory Reserve
Requirement (“GWM”) Ratio
2024 2023
Rupiah Rupiah
Kewajiban Pemenuhan GWM: Fulfillment of GWM:
GWM Harian 0.00% 0.00% GWM Daily
GWM Rata-Rata 7.50% 7.50% GWM Average
Insentif GWM (4.00%) (2.90%) GWM Incentives
Disinsentif Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation Ratio
Makroprudensial (“RIM”) 0.00% 0.00% (“RIM”) Disincentives
Total Kewajiban Pemenuhan GWM 3.50% 4.60% Total of Fulfillment of GWM
Realisasi Pemenuhan GWM 4.83% 6.76% Realisation Fulfillment of GWM
Realisasi Pemenuhan GWM Rata-Rata 3.74% 4.87% Realisation Fulfillment of GWM Average
Realisasi Pemenuhan Penyangga Realisation Fulfillment of Macroprudential
Likuiditas Makroprudensial (“PLM”) Liquidity Buffer (“PLM”)
(d/h GWM Sekunder) 11.31% 21.35% (previously GWM Secondary)
Halaman - 138 - Page
Page 677
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
l. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) l. The Minimum Statutory Reserve
(lanjutan) Requirement (“GWM”) Ratio (continued)
2024 2023
Valuta asing Foreign currencies
Kewajiban Pemenuhan GWM 1.00% 1.00% Fulfillment of GWM
Realisasi Pemenuhan GWM 1.46% 1.13% Realisation Fulfillment of GWM
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 The GWM ratio as at 31 December 2024 and
dan 31 Desember 2023 dihitung berdasarkan 31 December 2023 are calculated based on
Peraturan Anggota Dewan Gubernur (“PADG”) Board of Governors Members Regulations
No. 24/8/PADG/2022 tentang “Peraturan (“PADG”) No. 24/8/PADG/2022 regarding ”The
Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum implementation of Minimum Statutory Reserves
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank in Rupiah and Foreign Currency for
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Conventional Banks, Sharia Banks and Sharia
dan Unit Usaha Syariah”, sebagaimana telah Business Units”, as last amended by PADG No.
diubah terakhir dengan PADG No. 12 tahun 12 year 2023 dated 27 September 2023 and
2023 tanggal 27 September 2023 dan mulai effectively came into force on 1 October 2023.
berlaku sejak tanggal 1 Oktober 2023. PADG The new PADG regulates every Sharia Bank
baru tersebut mengatur setiap Bank Umum and Sharia Business Unit to maintain GWM in
Syariah dan Unit Usaha Syariah untuk Rupiah and foreign exchange, the amount of
memelihara GWM dalam Rupiah dan valuta which is set at 7.5% and 1% of third party funds
asing yang besarnya ditetapkan sebesar 7,5% (“TPF”) in Rupiah and foreign exchange.
dan 1% dari dana pihak ketiga (“DPK”) dalam
Rupiah dan valuta asing.
Dalam perhitungan kewajiban pemenuhan In calculating the fulfillment of Rupiah statutory
GWM Rupiah, terdapat komponen insentif reserves, there is a GWM incentive component
GWM sesuai PADG No. 4 Tahun 2024 tanggal which is in accordance with the PADG No. 4
22 Mei 2024 tentang "Perubahan atas year 2024 dated 22 May 2024 concerning
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 11 “Amendment to the Regulation of the Members
Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan of the Board of Governors Number 11 of 2023
Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial”, concerning the Implementation Regulation of
serta disinsentif RIM sesuai Peraturan Bank the Macroprudential Liquidity Incentive Policy”,
Indonesia Nomor 21/12/PBI/2019 tanggal 25 as well as disincentives RIM according to Bank
November 2019 tentang “Perubahan atas Indonesia Regulation Number 21/12/PBI/2019
Peraturan Bank Indonesia Nomor dated 25 November 2019 concerning
20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi “Amendments to Bank Indonesia Regulation
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Number 20/4/PBI/2018 concerning
Makroprudensial bagi Bank Umum Macroprudential Intermediation Ratio and
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Macroprudential Liquidity Buffer for
Usaha Syariah”. Conventional Commercial Banks, Sharia
Commercial Banks, and Sharia Business Unit”.
Selain ketentuan di atas, berdasarkan In addition, based on Bank Indonesia Regulation
Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) (“PBI”) No. 23/07/PADG/2021 which is effective
No. 23/07/PADG/2021 yang berlaku sejak from 1 May 2021 and Bank Indonesia Regulation
1 Mei 2021 dan Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) No. 21/22/PADG/2019 which is effective
(“PBI”) No. 21/22/PADG/2019 yang berlaku from 28 November 2019, there are changes in
sejak 28 November 2019, terdapat perubahan the calculation of GWM Financing to Deposit
perhitungan GWM Financing to Deposit Ratio Ratios (“FDR”) to RIM. Bank must pay additional
(“FDR”) menjadi RIM. Bank harus memelihara Statutory Reserves if the Bank’s RIM is less than
tambahan GWM jika RIM Bank kurang dari the lower limit of 84% or exceeds the upper limit
batas bawah 84% atau melebihi batas atas of the Bank Indonesia target of 94%.
target Bank Indonesia sebesar 94%.
Halaman - 139 - Page
Page 678
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
l. Rasio Giro Wajib Minimum (“GWM”) l. The Minimum Statutory Reserve
(lanjutan) Requirement (“GWM”) Ratio (continued)
Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan The balance of current accounts with Bank
untuk memenuhi persyaratan GWM dari Bank Indonesia is maintained to meet the GWM of
Indonesia. Bank Indonesia.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank As at 31 December 2024 and 2023, the Bank
Indonesia tentang GWM pada tanggal has complied with the Bank Indonesia
31 Desember 2024 dan 2023. regulations regarding the GWM.
m. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum m. Minimum Required Capital Adequacy Ratio
(”KPMM”) (“CAR”)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As at 31 December 2024 and 2023, the CAR
rasio KPMM Bank dihitung berdasarkan are calculated based on OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 21/POJK.03/2014 tanggal 21/POJK.03/2014 dated 19 November 2014, as
19 November 2014 yang mencabut peraturan amended in previous regulation. The CARs as
sebelumnya. Rasio KPMM pada tanggal at 31 December 2024 and 2023 are as follows:
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Modal inti 41,685,617 36,095,427 Core capital
Modal pelengkap (maksimum Supplementary capital (maximum
100% dari modal inti) 160,000 200,000 100% over core capital)
Cadangan umum penyisihan General reserves of allowance for
kerugian aset produktif impairment losses on earning
(maksimum 1,25% dari Aset assets (maximum 1.25% of
Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets
(”ATMR”)) 2,105,714 1,819,801 (”RWA”))
43,951,331 38,115,228
ATMR Risiko Kredit 168,052,923 145,078,091 RWA for Financing Risk
ATMR Risiko Pasar 1,693,430 1,640,536 RWA for Market Risk
ATMR Risiko Operasional 35,598,536 34,400,820 RWA for Operational Risk
205,344,889 181,119,447
Rasio KPMM Bank untuk
Risiko Kredit dan Bank’s CAR for Credit Risk
Risiko Operasional 21.58% 21.24% and Operational Risk
Rasio KPMM Bank untuk Risiko
Kredit, Risiko Pasar Bank’s CAR for Credit Risk, Market Risk
dan Risiko Operasional 21.40% 21.04% and Operational Risk
Rasio KPMM yang diwajibkan 9.99% 9.99% Minimum CAR
Berdasarkan profil risiko Bank pada tanggal Based on the risk profile as at 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, yaitu 2024 and 2023, which is satisfactory, the
satisfactory, maka KPMM minimum pada minimum CAR as at 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, 2023, was determined at 9% to less than 10%.
ditetapkan sebesar 9% sampai dengan kurang
dari 10%.
Halaman - 140 - Page
Page 679
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
m. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum m. Minimum Required Capital Adequacy Ratio
(”KPMM”) (lanjutan) (“CAR”) (continued)
Selain wajib membentuk modal inti dan modal In addition to provide core capital and
pelengkap, Bank wajib untuk memenuhi supplementary capital, the Bank is required to
Countercyclical Buffer yang ditetapkan dalam provide Countercyclical Buffer ranging from
kisaran 0% sampai dengan 2,5% dari ATMR 0% to 2.5% of RWA based on POJK
sesuai dengan POJK No. 21/POJK.03/2014 regulation No. 21/POJK.03/2014 regarding the
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Required Capital Adequacy Ratio of
Minimum Bank Umum Syariah. Sharia Bank.
Hasil penilaian menunjukan bahwa Bank The assessment result shows that the Bank
mampu untuk memenuhi KPMM sesuai has met the Minimum CAR in accordance with
dengan profil risiko dan mampu memenuhi its risk profile and met additional capital buffer
ketentuan tambahan modal (buffer). requirement.
n. Rasio piutang, pembiayaan dan pinjaman n. Small business receivables, financing and
usaha kecil funds ratio
Rasio piutang, pembiayaan dan pinjaman The ratio of small business receivables,
usaha kecil terhadap jumlah piutang, financing and funds to total sharia receivables,
pembiayaan dan pinjaman syariah yang financing and funds are 18.86% and 18.93% as
diberikan Bank adalah sebesar 18,86% dan at 31 December 2024 and 2023, respectively.
18,93% masing-masing pada tanggal
31 Desember 2024 dan 2023.
o. Batas Maksimum Penyaluran Dana dan o. Maximum Limit for Distribution of Funds
Penyaluran Dana Besar ("BMPD") and Distribution of Large Funds (“BMPD”)
Dalam laporan Batas Maksimum Penyaluran Based on the Maximum Limit for Distribution of
Dana dan Penyaluran Dana Besar ("BMPD") Funds and Distribution of Large Funds
kepada Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal (“BMPD”) to the Financial Services Authority as
31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat at 31 December 2024 and 2023 there are no
piutang, pembiayaan dan pinjaman pihak receivables, financing and funds related parties
terkait yang melampaui ketentuan BMPD. which exceeded the BMPD regulation.
Pihak terkait dalam ketentuan BMPD adalah Related parties in BMPD regulation are
perorangan atau perusahaan yang mempunyai individuals or companies that have a controlling
hubungan pengendalian dengan Bank, baik relationship with the Bank, either directly or
secara langsung maupun tidak langsung, indirectly, through ownership, management
melalui hubungan kepemilikan, kepengurusan, and/or financial relationships.
dan/atau keuangan.
p. Posisi Devisa Neto (“PDN”) p. Net Open Position (“NOP”)
Perhitungan PDN didasarkan pada Peraturan The NOP is calculated based on Bank
Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 tanggal 1 Indonesia Regulation No. 5/13/PBI/2003 dated 1
Juli 2003 sebagaimana telah diubah terakhir July 2003 which was last amended by Bank
dengan Peraturan Bank Indonesia Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015 dated
No. 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015. 29 May 2015. Based on this regulation, the
Berdasarkan peraturan tersebut, Bank Bank is required to maintain NOP ratio at a
diwajibkan untuk menjaga rasio PDN maximum of 20% of the total capital. The NOP
maksimum 20% dari jumlah modal. PDN is the sum of the absolute values, which are
adalah penjumlahan nilai absolut yang stated in Rupiah, of the net difference between
dinyatakan dalam Rupiah dari selisih bersih the assets and liabilities denominated in each
antara aset dan liabilitas dalam mata uang foreign currency and the net difference of the
asing dan selisih bersih dari tagihan dan receivables and payables of commitments and
liabilitas komitmen dan kontinjensi yang dicatat contingencies recorded in the administrative
dalam rekening administratif yang didenominasi accounts denominated in each foreign currency.
dalam setiap mata uang asing.
Halaman - 141 - Page
Page 680
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
p. Posisi Devisa Neto (“PDN”) (lanjutan) p. Net Open Position (“NOP”) (continued)
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2024 The NOP of Bank as at 31 December 2024 and
dan 2023 adalah sebagai berikut: 2023 are as follows:
2024
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
dan Rekening Administratif and Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 25,296,035 24,636,104 659,931 United States Dollar
Riyal Saudi Arabia 351,576 82,187 269,389 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 40,635 27,204 13,431 Singapore Dollar
Euro Eropa 22,580 17,507 5,073 European Euro
Yuan China 19,607 - 19,607 Chinese Yuan
Dolar Australia 9,329 210 9,119 Australian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 6,941 22 6,919 United Arab Emirates Dirham
Pound Sterling Inggris 6,510 - 6,510 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 2,903 - 2,903 Japanese Yen
Dolar Hong Kong 262 - 262 Hong Kong Dollar
993,144
Modal (Catatan 54m) 43,951,331 Capital (Note 54g)
Rasio PDN 2.26% NOP Ratio
2023
Aset/ Liabilitas/ Posisi devisa neto/
Mata uang Assets Liabilities Net open position Currencies
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
dan Rekening Administratif and Administrative Accounts
Dolar Amerika Serikat 18,384,635 19,159,278 774,643 United States Dollar
Riyal Saudi Arabia 562,858 412,237 150,621 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 18,788 14,313 4,475 Singapore Dollar
Euro Eropa 16,889 15,533 1,356 European Euro
Dolar Australia 5,114 29 5,085 Australian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 2,092 - 2,092 United Arab Emirates Dirham
Pound Sterling Inggris 2,052 - 2,052 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 1,452 157 1,295 Japanese Yen
Dolar Hong Kong 251 - 251 Hong Kong Dollar
941,870
Modal (Catatan 54m) 38,115,228 Capital (Note 54g)
Rasio PDN 2.47% NOP Ratio
q. Manajemen risiko q. Risk management
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang Operational risk is the risk of loss resulting
diakibatkan oleh proses internal yang kurang from inadequate internal processes, internal
memadai, kegagalan proses internal, adanya processes failures, human errors, system
kesalahan manusia, kegagalan sistem, failures and/or external events/incidents that
dan/atau adanya kejadian/insiden eksternal affect the Bank’s operations.
yang mempengaruhi operasional Bank.
Pengelolaan risiko operasional selaras dengan Operational risk management is aligned with
pengembangan upaya pengendalian the development of internal control efforts. One
internal. Salah satu upaya yang dilakukan of the efforts made is the implementation of
adalah penerapan pengendalian internal di internal control at the branch through the
cabang melalui pemisahan tugas dan separation of duties and responsibilities, dual
tanggung jawab, mekanisme dual control control mechanism in the implementation of
dalam pelaksanaan fungsi transaksi, the transaction function, deviation/
deviasi/otorisasi, pembatasan otoritas sistem authorisation, restrictions on access to the
akses, peningkatan kompetensi karyawan, dan system authority, increasing employee’s
pelaksanaan audit internal. competence and the implementation of internal
audit.
Halaman - 142 - Page
Page 681
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
q. Manajemen risiko (lanjutan) q. Risk management (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Tindakan yang diambil oleh Bank untuk The actions taken by the Bank to minimise
meminimalkan risiko operasional di antaranya operational risks include the following:
sebagai berikut:
1) Menyusun manual produk, kebijakan, 1) Prepare product manuals, policies,
prosedur dan petunjuk teknis operasional procedures and operational technical
sebagai panduan dalam melaksanakan instructions as a guidance in carrying out
aktivitas operasional Bank dan the Bank operational activities and socialise
mensosialisasikannya secara memadai. them adequately.
2) Membentuk Senior Operational Risk Head 2) Establish a Senior Operational Risk Head
(“SORH”) yang mengkoordinir fungsi (“SORH”) who coordinates Decentralized
Decentralized Compliance and Operational Compliance and Operational Risk (“DCOR”)
Risk (”DCOR”) dan Regional Business and Regional Business Control (“RBC”)
Control (”RBC”) dalam rangka pengelolaan functions in the framework of operational
risiko operasional di unit kerja Kantor Pusat risk management in the Head Office work
dan unit jaringan. units and network units.
3) Menyiapkan tools yang digunakan dalam 3) Preparing tools used in implementing
penerapan manajemen risiko operasional, operational risk management, including
antara lain Risk & Control Self Assessment, Risk & Control Self Assessment, Key Risk
Key Risk Indicator, Loss Event Database, Indicators, Loss Event Database,
Laporan Profil Risiko Operasional, dan Operational Risk Profile Reports and
Control Testing. Control Testing.
4) Melakukan kajian & analisis risiko 4) Performing operational risk review &
operasional atas produk baru yang analysis for proposed new products or
diusulkan dan atau kegiatan yang akan activities which will be launched by the
diluncurkan oleh Bank. Bank.
5) Menerapkan Business Continuity 5) Applying a Business Continuity
Management (“BCM”) untuk memastikan Management (“BCM”) to ensure the
kelangsungan operasional Bank secara continuity of operations of the Bank despite
terus menerus meskipun terjadi gangguan the disturbance (disaster) and to protect the
(bencana) untuk melindungi kepentingan interests of stakeholders.
stakeholders.
6) Melakukan proses rekrutmen yang 6) Conducting an adequate recruitment
memadai untuk memastikan integritas dan process to ensure the integrity and
kompetensi calon karyawan termasuk competence of prospective employees,
penerapan Know Your Employee (“KYE”), including the implementation of Know Your
memberikan pelatihan dan sertifikasi yang Employee (“KYE”), providing continuous
berkesinambungan, meningkatkan training and certification, enhancing risk
kesadaran risiko melalui berbagai program awareness through various risk awareness
risk awareness, serta menerapkan programs, and implementing reward and
kebijakan reward dan punishment yang punishment policies that encourage
mendorong peningkatan kinerja dan disiplin improved employee performance and
pegawai. discipline.
Halaman - 143 - Page
Page 682
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
q. Manajemen risiko (lanjutan) q. Risk management (continued)
Risiko hukum Legal risk
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan Legal risk is the risk due to lawsuits and/or
hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. weaknesses of juridical aspects. The
Timbulnya risiko hukum antara lain dapat emergence of legal risk can be caused by the
disebabkan karena ketiadaan peraturan absence of supporting laws and regulations or
perundang-undangan yang mendukung atau the weakness of the agreement, such as non-
kelemahan perikatan, seperti tidak compliance with the legal terms of the contract
dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau or imperfect binding of collateral. As a
pengikatan agunan yang tidak sempurna. company governed by the laws of the Republic
Sebagai perusahaan yang diatur oleh hukum of Indonesia, the Bank must comply with all
Republik Indonesia, Bank harus selalu applicable laws and regulations issued by
mematuhi semua hukum dan peraturan yang Bank Indonesia/Financial Service Authority
dikeluarkan oleh Bank Indonesia/Otoritas Jasa (“OJK”) as a regulator in the banking industry
Keuangan (“OJK”) sebagai regulator dalam in Indonesia as well as other regulations
industri perbankan di Indonesia serta relating to business activities carried out by the
ketentuan lain yang berkaitan dengan Bank.
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank.
Risiko hukum yang timbul dapat berupa Legal risk that arise can be in the form of
tuntutan kerugian material ataupun immaterial claims for material or immaterial losses if the
apabila Bank tidak mematuhi ketentuan dan Bank does not comply with the applicable rules
peraturan yang berlaku. Jika terjadi tuntutan and regulations. If there is a claim for losses
kerugian terhadap Bank dalam jumlah yang against the Bank in a material amount, it can
cukup material, maka secara langsung dapat directly affect the Bank's financial
mempengaruhi kinerja keuangan Bank. performance.
Dalam mengelola risiko hukum, Bank In managing legal risk, the Bank performs
melakukan tindakan di antaranya: actions such as:
1) Melakukan reviu terhadap kebijakan dan 1) Conducting a review of policies and
prosedur operasi standar yang terkait standard operating procedures related to
dengan pengelolaan risiko hukum sesuai the management of legal risk in
dengan peraturan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
2) Mengembangkan organisasi hukum yang 2) Developing a strong legal organisation.
kuat.
3) Standarisasi akad dan perjanjian kerja 3) Standardising contract and cooperation
sama sesuai dengan peraturan yang agreement in accordance with applicable
berlaku. regulations.
4) Menentukan kebijakan cadangan perkara. 4) Determining the case provision policy.
Risiko kepatuhan Compliance risk
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul dari Compliance risk is the risk arising from the
kegagalan Bank dalam mematuhi dan/atau Bank failures in complying and/or applying
menerapkan peraturan perundang-undangan applicable laws and regulations and Sharia
yang berlaku dan prinsip-prinsip principles. In the banking industry, the Bank is
Syariah. Dalam industri perbankan, Bank wajib required to comply with regulations issued by
mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh the Government, Bank Indonesia, OJK and the
Pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan Dewan National Sharia Boards.
Syariah Nasional.
Halaman - 144 - Page
Page 683
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 54. ADDITIONAL INFORMATION NOT REQUIRED
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN FINANCIAL ACCOUNTING
KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut merupakan informasi The following additional information is required by
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan applicable regulations and is not required by the
tidak disyaratkan oleh Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards in Indonesia:
di Indonesia: (lanjutan) (continued)
q. Manajemen risiko (lanjutan) q. Risk management (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Secara umum, risiko kepatuhan terkait erat In general, this risk is closely related to
dengan hukum yang berlaku dan peraturan, compliance with applicable laws and
yang mengatur Bank, seperti: regulations, which governs the Bank, such as:
1) Rasio Kewajiban Penyediaan Modal 1) Capital Adequacy Ratio (“CAR”);
Minimum (“KPMM”);
2) Kualitas Aset Produktif; 2) Quality of Earning Assets;
3) Penyisihan Penghapusan Aset (“PPA”); 3) Allowance of Earning Assets (“PPA”);
4) Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan; 4) Legal Lending Limit;
5) Good Corporate Governance (“GCG”); dan 5) Good Corporate Governance (“GCG”); and
6) Rencana Bisnis Bank (“RBB”). 6) Bank Business Plan (“RBB”).
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan The inability of the Bank to follow and comply
mematuhi semua hukum dan peraturan yang with all laws and regulations related to banking
terkait dengan kegiatan usaha perbankan activities may affect the continuity of the Bank.
dapat mempengaruhi kelangsungan Bank.
Dalam mengelola risiko kepatuhan, Bank In managing the compliance risks, the Bank
melakukan tindakan di antaranya: performs actions such as:
1) Meningkatkan pemahaman tentang GCG 1) Improving understanding of GCG and the
dan kode etik. code of conduct.
2) Penguatan pelaksanaan GCG dan 2) Strengthening GCG implementation and
memastikan bahwa semua debitur ensuring that all financing debtors meet all
pembiayaan untuk memenuhi semua financing needs.
kebutuhan pembiayaan.
3) Menyusun dan menyampaikan laporan 3) Preparing and submitting GCG to Financial
GCG kepada Otoritas Jasa Keuangan. Services Authority.
4) Meningkatkan pelaksanaan Know Your 4) Increasing the implementation of the
Customer (“KYC”), Anti Pencucian Uang Know Your Customer (“KYC”), Anti Money
(“APU”), dan Pencegahan Pendanaan Laundering (“APU”) and the Prevention of
Teroris (“PPT”). Financing for Terrorism (“PPT”).
5) Meningkatkan pelaksanaan compliance 5) Improving the implementation of
certification. compliance certification.
6) Bekerja sama dengan Dewan Pengawas 6) Working closely with the Sharia
Syariah dalam memastikan kepatuhan Supervisory Board in ensuring compliance
Bank terhadap prinsip syariah. of the Bank with sharia principles.
7) Memberdayakan Kepatuhan Syariah untuk 7) Empowering Sharia Compliance to review
mereviu dan menganalisis kepatuhan dari and analyse the compliance of the Bank’s
produk Bank/kegiatan dengan prinsip products/activities with sharia principles.
syariah.
Halaman - 145 - Page
Page 684
2024
MELAJU
MENUJU
TANTANGAN
BARU
Kantor Pusat
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27
Kelurahan Karet Semanggi,
Kecamatan Setiabudi,
Jakarta Selatan 12930
Kontak
BSI Call - 14040
Telp. 62081584114040
contactus@bankbsi.co.id
Bank Syariah Indonesia @banksyariahindonesia Bank Syariah Indonesia bankbsi_id
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
526 Laporan Tahunan 2024
Names mentioned 199 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Ir. H. Joko Widodo
p.5
unresolved
—
Internalisasi Budaya
p.7
unresolved
person
Buyback Obligasi
· Komisaris
p.7
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.7 ×8
unresolved
—
Sanksi Administratif
p.7
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×16
unresolved
org
Menteri Negara
p.10
unresolved
org
Financing Originating Tbk
p.10
unresolved
org
Bank Jasa Arta.
p.10 ×4
unresolved
org
Bank Syariah Mandiri
p.10 ×16
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.11
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Modul Penerimaan Negara
p.11
unresolved
org
Bank Kategori Bank Versi Newsweek
p.18
unresolved
org
Bank Lain Giro
p.20
unresolved
org
Bank Aug-
p.25
unresolved
org
PT Bank BSI
p.26 ×5
unresolved
org
Bank BSI Tahap I Tahun
p.26
unresolved
org
Bank Syariah Pertama
p.28
unresolved
org
Bank Sentral
p.37
unresolved
org
Bank Syariah
p.40 ×4
unresolved
—
Tunggadewi
· Direktur
p.43
unresolved
person
Sustainabillity Governance
· Komisaris
p.50
unresolved
person
Muliaman Dharmansyah Hadad
· Wakil Komisaris Utama
p.51 ×7
unresolved
—
Baidlowi
· Komisaris
p.51
unresolved
person
Prof. Dr. KH. Hasanudin
· Ketua
p.54 ×8
unresolved
org
Departemen Perbankan Syariah OJK dan Dewan Syariah
p.55
unresolved
person
MBA
p.55 ×3
unresolved
person
Dr. H. Oni Sahroni
· Anggota
p.55 ×5
unresolved
person
Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin
· Anggota
p.55 ×2
unresolved
org
Pengawas Syariah
· Ketua
p.56
unresolved
org
Pengawas Syariah Sahroni
· Anggota
p.56
unresolved
person
Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen
p.56 ×2
unresolved
person
Prof. Dr. Jaih Mubarok
p.56 ×4
unresolved
org
Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah DASAR HUKUM PENDIRIAN
p.62
unresolved
—
Komisioner Otorit
· Notaris
p.62
unresolved
person
Jose Dima Satria S.H.
p.62 ×4
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia Instagram
p.63
unresolved
person
H. Thamrin
p.64 ×2
unresolved
person
Dr. Ratulangi
p.64 ×2
unresolved
person
Prof. A Majid Ibrahim
p.65
unresolved
person
KH. Hasyim Ashari
p.68
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.69 ×2
unresolved
person
Dr. Cipto Mangunkusumo
p.69
unresolved
person
KH. Mansyur
p.70 ×2
unresolved
person
KH. Akhmad Muksin
p.71
unresolved
person
Ir. Pangeran Haji Muhammad Noor
p.72
unresolved
person
Dr. Sam Ratulangi
p.72
unresolved
org
Bank BRIsyariah Tbk
p.74 ×21
unresolved
person
Liem Toeng Kie
p.74 ×2
unresolved
org
PT Bank Syariah BRI
p.74 ×3
unresolved
org
PT Bank Syariah Mandiri Persetujuan Pemegang Saham
p.74
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.74 ×7
unresolved
person
Fathiah Helmi
p.74 ×5
unresolved
org
BRIsyariah Tbk
p.74
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.74 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.74
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.
p.75 ×2
unresolved
person
Muhammad Muazzir S.H.
· Notaris
p.75
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.75
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM RI
p.75 ×6
unresolved
org
Bank
2021 | Syariah Indonesia
p.75
unresolved
org
Syariah Indonesia Tbk
p.75 ×4
unresolved
org
Milik Negara
p.76 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN No. SE-
p.76
unresolved
org
Bank Indonesia. Tabungan
p.78
unresolved
org
Bank Guarantee Under Counter
p.80
unresolved
org
PT PLN
p.80
unresolved
org
Bank Garansi
p.80 ×2
unresolved
org
Bank Syariah Bancassurance Indonesia. Investasi
p.81
unresolved
org
Reksa Dana Syariah
p.81
unresolved
org
Bank Indonesia. Akad
p.83
unresolved
org
Bank Supplier Financing
p.84
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. Aisyah
p.86
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. Transaksi
p.86
unresolved
org
Bank BSI Payment Point Syariah Indonesia
p.86
unresolved
org
Internasional
· Anggota
p.91
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.91
unresolved
org
Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia
p.91
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.91
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.91
unresolved
org
Bank Syariah Kemudian
p.94
unresolved
org
Bank Muamalat Indonesia Tbk
p.100 ×2
unresolved
org
PT Astra Graphia Information Technology
p.100
unresolved
org
Bank BRI (Persero) Tbk
p.102 ×8
unresolved
org
PT Bringin Sejahtera Makmur
p.102 ×2
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.105 ×2
unresolved
org
PT BRI Danareksa Diangkat
p.105
unresolved
person
Saladin
· Direktur
p.106
unresolved
org
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara
p.109
unresolved
org
Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara
p.109
unresolved
org
Astra Internasional Tbk
p.109 ×2
unresolved
org
PT Bank Syariah Diangkat
p.110
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
p.110
unresolved
org
Bank Sahabat Sampoerna
p.110
unresolved
org
PT Prudential Life Assurance
p.110
unresolved
org
PT Great Eastern Lifes
p.110
unresolved
org
PT Bank Danamon Syariah
p.110
unresolved
person
Muliaman
· Komisaris Utama
p.121
unresolved
person
Komaruddin
· Komisaris
p.121
unresolved
person
Felicitas
· Komisaris
p.121
unresolved
person
DR. H. Anggota Dewan Mohamad Pengawas
p.130
unresolved
person
Hidayat
p.130
unresolved
person
Dr. H. Oni Pengawas
p.130
unresolved
person
Prof. Dr. Jaih
p.130
unresolved
person
Mubarok
p.130
unresolved
org
PT Bank Negara Indonesia Babas Bastaman
p.132
unresolved
org
PT Visionet International Saut Parulian Saragih
p.133
unresolved
org
PT Bank Syariah Mandiri Senior Executive Vice
p.134
unresolved
person
Saladin Dharmanugraha Effendi
· Direktur
p.144 ×5
unresolved
—
Institusi Lokal
p.145
unresolved
—
Institusi
p.145
unresolved
org
Kementerian Keuangan Bank
p.261
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.261
unresolved
org
PT Aerojasa Cargo BPJS Ketenagakerjaan
p.261
unresolved
org
PT Agro Medika Nusantara Dana Pensiun Bank Mandiri
p.261
unresolved
org
PT Agro Sinergi Nusantara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
p.261
unresolved
org
PT Alur Pelayaran Barat Surabaya Perum BULOG
p.261
unresolved
org
PT Adhi Jalintim Riau
p.261
unresolved
org
PT Amarta Karya (Persero)
p.261
unresolved
org
PT Adhi Persada Beton
p.261
unresolved
org
PT Angkasa Pura I Perum Jasa Tirta II
p.261
unresolved
org
PT Adhi Persada
p.261
unresolved
org
PT Angkasa Pura II Perum Percetakan Negara Republik
p.261
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti
p.261
unresolved
org
PT Angkasa Pura Hotel Indonesia
p.261
unresolved
org
PT Aero Globe Indonesia
p.261
unresolved
org
PT Angkasa Pura Kargo Perum Perhutani
p.261
unresolved
org
PT Aerofood Indonesia
p.261
unresolved
org
PT Angkasa Pura Logistik
p.261
unresolved
org
Milik Daerah
p.265
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia Tahun
p.265
unresolved
—
1. Saham Seri A Dwiwarna, merupakan saham khusus
p.298 ×2
unresolved
org
oleh Negara Republik Indonesia dan/atau masyarakat.
p.298
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.298
unresolved
org
Kementerian
p.298
unresolved
—
Seri A Dwiwarna maupun
p.298
unresolved
org
Istimewa Saham Seri A Bank Syariah Indonesia Tbk
p.298
unresolved
—
Dwiwarna, antara lain sebagai berikut:
p.298
unresolved
—
a. Meminta penyelenggaran RUPS oleh 1 (satu)
p.298
unresolved
—
lebih yang mewakili paling sedikit 1/10 (satu
p.298
unresolved
—
M. Arief Rosyid Hasan
· Komisaris Independen
p.304 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.