Skip to content
Back to announcement

20250416_BTPN_Pemanggilan RUPS_31875907_lamp9.pdf

RUPS notice Text extracted BTPN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 680

Page 1
                                          Ikhtisar Utama
Laporan
Tahunan
2024




    Charting a New Path




                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
   PT BANK SMBC INDONESIA TBK        LAPORAN TAHUNAN 2024   A
Page 2
                                     Ikhtisar Utama




B   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 3
                                                    Ikhtisar Utama




Charting a New Path
           Transformasi besar Bank BTPN dengan
           berganti nama menjadi Bank SMBC
           Indonesia adalah penegasan strategi
           jangka panjang untuk memperkuat sinergi
           dengan SMBC sebagai induk perusahaan.
           Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat
           inovasi produk dan layanan mendukung
           pertumbuhan keuangan yang lebih inklusif
           dan berkelanjutan.

           Dengan fokus pada masa depan, Bank
           SMBC Indonesia siap melangkah maju
           menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
           Transformasi ini membuka peluang baru
           untuk memperluas portofolio layanan,
           mengembangkan kapabilitas digital, serta
           mendorong pertumbuhan yang bermanfaat
           bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                     LAPORAN TAHUNAN 2024   1
Page 4
                                                                                         Ikhtisar Utama




    Daftar Isi
    4
    5
         Meningkatkan Kapabilitas Platform
         Jenius
         Mempertahankan Operation Excellence
                                                        03
                                                        Profil Perusahaan
    6    Transformasi Menjadi SMBC Indonesia

    7    Pertumbuhan Solid di Tengah Tantangan
                                                        68    Informasi Umum Perusahaan
         Pasar
                                                        69    Riwayat Singkat Perusahaan
    8    Menjaga Likuiditas, Kualitas Portofolio
                                                        70    Jejak Langkah
         Kredit, dan Permodalan
                                                        72    Bidang Usaha
    9    Inovasi untuk Inklusi dan Pertumbuhan
                                                        73    Produk dan Layanan
                                                        75    Nilai-Nilai Utama




                                             01
                                                        76    Struktur Organisasi
                                                        78    Profil Dewan Komisaris
                                                        85    Profil Direksi
                                                        93    Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
                           Ikhtisar Utama               94    Profil Pejabat Eksekutif
                                                        98    Statistik Karyawan
                                                        100   Pemegang Saham Utama dan Pengendali
    12   Kinerja 2024 SMBC Indonesia                    101   Entitas Induk Terakhir
    14   Laporan Keuangan                               102   Pemegang Saham Utama
    18   Ikhtisar Saham                                 105   Daftar Entitas Anak
    19   Aksi Korporasi                                 106   Wilayah Operasional
    20   Informasi Penghentian Sementara Perdagangan    109   Keanggotaan pada Asosiasi
         Saham
                                                        109   Kronologi Pencatatan Saham
    20   Penerbitan Obligasi dan Sukuk
                                                        110   Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
    21   Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
                                                        110   Kantor Akuntan Publik 2024
    21   Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
                                                        111   Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
    21   Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024                Pasar Modal
    24   Peristiwa Penting 2024                         112   Informasi pada Website Perusahaan
    29   Penghargaan & Sertifikasi




                                             02         04
                                                        Analisis dan
               Laporan Manajemen                        Pembahasan Manajemen
    39   Laporan Dewan Komisaris
                                                        116   Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan
    46   Dewan Komisaris
                                                        116   Tinjauan Ekonomi
    49   Laporan Direksi
                                                        117   Tinjauan Industri Perbankan
    58   Direksi
                                                        118   Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
    60   Board of Management
                                                        119   Retail Banking
    62   Pejabat Eksekutif
                                                        120   Jenius
    64   Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
         tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan    122   Retail Lending Business
         2024 PT Bank SMBC Indonesia Tbk                125   Wealth Management Business
                                                        127   Business Banking
                                                        128   Corporate Banking
                                                        131   Treasury
                                                        133   Perbankan Syariah
                                                        135   Profitabilitas Per Segmen Usaha
                                                        136   Tinjauan Kinerja Keuangan
                                                        137   Neraca Keuangan
                                                        141   Kinerja Laba Rugi




2   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 5
                                                                                         Ikhtisar Utama




                                                          07
                                                          Tata Kelola Perusahaan

                                                          264 Prinsip Penerapan GCG
142   Arus Kas
                                                          266 Dasar Hukum Pelaksanaan
142   Kemampuan Membayar Utang
                                                          267 Rujukan ASEAN Corporate Governance Scorecard
143   Suku Bunga Dasar Kredit
                                                          268 Tujuan Penerapan GCG
143   Struktur Modal
                                                          269 Struktur GCG
144   Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
                                                          270 Penerapan dan Komitmen GCG
145   Realisasi Investasi Barang Modal
                                                          278 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
145   Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
      Tanggal Laporan                                     289 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
145   Target, Realisasi, dan Proyeksi                     290 Dewan Komisaris
147   Prospek Usaha                                       297 Direksi
147   Dividen                                             304 Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan
                                                               Direksi
148   Kompensasi Jangka Panjang: Program
      Kepemilikan Saham Karyawan dan Manajemen            317 Komite di Bawah Dewan Komisaris
148 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran             337 Komite di Bawah Direksi
      Umum                                                356 Sekretaris Perusahaan
149 Informasi Material Terkait Investasi, Ekspansi,       361 Fungsi Kepatuhan
      Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/
                                                          366 Internal Fraud
      Modal
                                                          368 Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
149 Transaksi Material yang Mengandung Benturan                Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
      Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak
                                                               Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan
      Afiliasi/Berelasi
                                                               PPPSPM)
150 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang           370 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan
      Berpengaruh Signifikan
                                                               Politik
151   Perubahan Kebijakan Akuntansi
                                                          370 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
151   Ketaatan Sebagai Wajib Pajak                             Keuangan Bank
152   Aspek Pemasaran                                     371 Pembelian Kembali Saham atau Obligasi
153   Strategi Pemasaran                                       Subordinasi

155   Pangsa Pasar                                        371 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
                                                               Penyediaan Dana dalam Jumlah Besar
                                                          372 Audit Eksternal



                                            05
                                                          373 Satuan Kerja Audit Internal
                                                          381 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
                                                          384 Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
                                                               Entitas Anak, Anggota Dewan Komisaris, dan
                  Manajemen Risiko                             Anggota Direksi
                                                          385 Sanksi Administrasi
                                                          385 Akses Informasi dan Data Perusahaan
158   Kebijakan Manajemen Risiko
                                                          386 Kode Etik
159   Penerapan Manajemen Risiko
                                                          387 Price Sensitive Information Personal Account
159   Organisasi Manajemen Risiko                              Dealing
161   Uraian Penerapan Manajemen Risiko                   388 Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa
164   Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem             388 Sistem Pelaporan Pelanggaran
      Manajemen Risiko
                                                          389 Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan
165 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
      atau Komite Audit atas Kecukupan Manajemen          391 Keterbukaan dalam Praktik Bad Governance
      Risiko




                                                          08
165 Sistem Pengendalian Internal
166 Pengungkapan Permodalan
183 Pengungkapan Eksposur Risiko

                                                          Tanggung Jawab Sosial
                                           06             Dan Lingkungan

Tinjauan Pendukung Bisnis                                 394 Ikhtisar Keberlanjutan
                                                          396 Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk
                                                               Risiko Operasional
248 Pengembangan Sumber Daya Manusia                      405 Laporan Keuangan Konsolidasian
254 Operasional dan Teknologi                                  Audit Tahun Buku 2024
                                                          667 Referensi SEOJK Nomor 16-SEOJK.04-2021:
                                                               Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                        LAPORAN TAHUNAN 2024      3
Page 6
                                                                         Ikhtisar Utama




    Meningkatkan
    Kapabilitas Platform
    Jenius
       Fitur-fitur Baru

       •   Think Unthinkable
       •   FCY Buy and Sell 24/7
       •   Unlimited BI-Fast Transaction
       •   Creditbility
       •   New Partners for Yay Point Redemption
       •   Play & Yay!
       •   Cash Cow
       •   SMBCI Transformation (New Booth Design, New
           Card Design, Program Funds with Benefits dan
           JCP / Jenius Charter Pesawat)




    5,9 juta               Pengguna Terdaftar   56%
    Pada tahun 2024, jumlah nasabah             Realisasi penyaluran kredit dari
    yang dilayani Jenius meningkat              Jenius meningkat 56% di tahun
    13,11%, dari 5,2 juta pengguna              2024, yaitu menjadi Rp3,2 triliun
    terdaftar di tahun 2023 menjadi 5,9         dari tahun sebelumnya yang
    juta pengguna terdaftar.                    sebesar Rp2,0 triliun.




    Rp23,3 triliun
    Total Dana Pihak Ketiga (DPK)
    yang dikelola Jenius pada tahun
    2024 mencapai Rp23,3 triliun, naik
    4,48% dibandingkan tahun 2023
    yang sebesar Rp22,3 triliun.




4   LAPORAN TAHUNAN 2024                                       PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 7
                                                  Ikhtisar Utama




Mempertahankan
Operation Excellence




        Pengembangan Operational Excellence
        melalui peningkatan dalam keunggulan
        layanan, penguatan aspek pengendalian
        dan kepatuhan serta keunggulan proses
        operasional, dengan didukung oleh sinergi
        dengan teknologi informasi melalui
        digitalisasi dan pengamanan informasi
        yang direalisasikan melalui digitalisasi
        layanan, penerapan otomasi, peningkatan
        derajat kelancaran proses atau straight thru
        processing serta perbaikan terhadap akurasi
        dan kualitas data dan keandalan proses
        pelaporan regulator.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                   LAPORAN TAHUNAN 2024   5
Page 8
                                                     Ikhtisar Utama




    Transformasi Menjadi
    SMBC Indonesia
    Memperkuat sinergi dengan Sumitomo Mitsui
    Banking Corporation (SMBC), induk perusahaan,
    dengan tujuan ekspansi layanan keuangan yang
    lebih komprehensif dan memperkuat posisi di
    pasar domestik.



                                      Nasabah
                                      Micro Business


                                      13.190 nasabah
                                      Nasabah Wealth
                                      Managemen Business


                                      142.257 nasabah




                                Program Layanan

                                Layanan unggulan Jenius
                                dan Pembiayaan UMKM terus
                                ditingkatkan.


                                Komitmen

                                Memberikan solusi keuangan
                                inklusif bagi seluruh lapisan
                                masyarakat.


6   LAPORAN TAHUNAN 2024                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 9
                                                                      Ikhtisar Utama




Pertumbuhan Solid di
Tengah Tantangan Pasar
Perseroan melakukan ekspansi usaha dengan
mengakuisisi OTO Group dan mencatat kinerja
finansial yang kuat dan membuktikan kekuatan
fundamental bisnis SMBC Indonesia untuk terus
mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi
masyarakat.




                                                     ASET


                               01                    Tumbuh 20% YoY menjadi
                                                     Rp241,1 triliun


                         Pendapatan Bunga Bersih


02                       Naik 26% hingga
                         Rp15,2 triliun


                                                     NPAT


                              03                     Naik 19% mencapai
                                                     Rp2,8 triliun


                         Net Interest Margin (NIM)


04                       Meningkat menjadi
                         7,10%



PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                       LAPORAN TAHUNAN 2024   7
Page 10
                                                                                                Ikhtisar Utama




    Menjaga Likuiditas,
    Kualitas Portofolio
    Kredit, dan Permodalan
    Perseroan berhasil meningkatkan efisiensi
    operasional dan menjaga likuiditas yang kuat
    sepanjang tahun 2024.




                                                 LCR*

                                01               253,71%
                                                 *rata-rata Triwulan 4-2025




                                                                              Total Kredit

                               02                      03
           NSFR
                                                                              Meningkat 15%
    125,02%                                                                   mencapai
                                                                              Rp179,4 triliun
                                                                                                   Bersama OTO Group,
                                                                                                   SMBC Indonesia akan
                                                                                                   senantiasa menerapkan
                                                                                                   manajemen risiko yang
                                                                                                   sehat

                                                                                                      NPL (bruto)

                                                       04                          05
                            Kredit Retail
                                                                                                      2,50%
                        tumbuh        31%                                                             (termasuk piutang
                                                                                                      pembiayaan)


                  dikontribusikan oleh:
                  Segmen Joint Finance    389%
                  Jenius                   51%
                  Mikro                    40%




                                                                                  06
                                                                     CAR

                                                      30,02%
                                                         Memperlihatkan
                                                    kekuatan permodalan




8   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 11
                                                                 Ikhtisar Utama




Inovasi untuk Inklusi
dan Pertumbuhan
Perseroan terus berinovasi dengan memperluas
jangkauan produk, termasuk melalui akuisisi
strategis OTO Group.



Akuisisi                      Saldo                       Obligasi
OTO Group                     Dana Pihak Ketiga           Berkelanjutan

Kontribusi pada               Naik 12% menjadi Rp121,3    Rp1.743 miliar
penyaluran kredit             triliun, memperkuat basis   untuk diversifikasi
sektor otomotif.              dana.                       pendanaan.




Pengembangan
Produk

Fokus pada inklusi
keuangan dan
inovasi layanan.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   9
Page 12

          
Page 13
                                                   01
Ikhtisar
Utama
12   Kinerja 2024 SMBC Indonesia
14   Laporan Keuangan
18   Ikhtisar Saham
19   Aksi Korporasi
20   Informasi Penghentian Sementara Perdagangan
     Saham
20   Penerbitan Obligasi dan Sukuk
21   Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
21   Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
21   Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024
24   Peristiwa Penting 2024
29   Penghargaan & Sertifikasi




Di sepanjang 2024 Bank mencatatkan
kinerja yang positif dengan membukukan
peningkatan laba bersih, penyaluran
kredit, dana pihak ketiga, serta aset yang
membuktikan kekuatan fundamental bisnis
SMBC Indonesia untuk terus mendorong
pertumbuhan berkelanjutan bagi
masyarakat.
Page 14
                                                                           Ikhtisar Utama




     Kinerja 2024
     SMBC Indonesia
                Di tengah kondisi perekonomian yang masih
                penuh tantangan, kinerja Bank pada tahun
                buku 2024 tetap tumbuh positif.




              Pendapatan Bunga Bersih



           Rp15,2 triliun
           Bank berhasil membukukan kenaikan
           Pendapatan Bunga sebesar 26% terutama
           didorong oleh pendapatan bunga dari
           penyaluran kredit, penempatan aset likuid
           seperti surat berharga, dan pendapatan
           bunga bersih dari Grup OTO.
                                                         Laba Bersih yang dapat
                                                         diatribusikan kepada
                                                         Pemilik Entitas Induk




                                                       Rp2,8 triliun
              Pendapatan Operasional                   meningkat sebesar 19% dibandingkan
                                                       dengan tahun 2023.



           Rp17,4 triliun
           Pendapatan operasional naik 27%
           dari Rp13,7 triliun di tahun 2023,
           dikontribusikan oleh kenaikan bunga
           bersih sebesar 26% dan kenaikan
           pendapatan operasional lainnya sebesar
           31%.


12   LAPORAN TAHUNAN 2024                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 15
                                                                                                 Ikhtisar Utama




           SMBC Indonesia                                              Keterangan                      Jumlah


           berupaya memberikan                     Kantor Pusat Operasional                               1
                                                   Kantor Wilayah Non Operasional                         9
           kemudahan layanan
                                                   Kantor Cabang                                         58
           kepada para nasabah                     Kantor Cabang Pembantu                               183
           melalui ketersediaan                    Kantor Fungsional

           jaringan kantor cabang                  •   Kantor Fungsional Operasional                      1
                                                   •   Kantor Fungsional Non Operasional                  0
           maupun ATM
                                                   Total Jaringan Kantor                                252
                                                   ATM                                                  217
                                                   TCR                                                    0
                                                   Payment Point                                         15
                                                   Total Jaringan Kantor & ATM                          469
                                                  * data Jaringan Kantor SMBCI Individual




          Kantor Cabang



       58 Kantor

          ATM                                                      Kantor Cabang Pembantu



       217 Unit                                               183 Kantor
   Pemberdayaan yang Berkelanjutan


DAYA
Dengan visi untuk memberikan perubahan berarti dalam kehidupan jutaan orang,
SMBC Indonesia memanifestasikannya dengan menjalankan program Daya yang
merupakan progam pemberdayaan bagi nasabah yang terukur dan berdampak.

Sepanjang 2024, lebih dari 10,3 juta peserta telah menerima manfaat dari program
Daya melalui 12.159 aktivitas pemberdayaan yang mencakup dari 4 pillar daya, yang
meliputi :
1. Pengembangan Kapasitas Diri
2. Literasi Keuangan
3. Peningkatan Kapasitas Usaha
4. Kehidupan Berkelanjutan



 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   13
Page 16
                                                                                                                             Ikhtisar Utama




     Laporan Keuangan

                                                                                                                         (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)


      Keterangan                                                                       2024            2023            2022                  2021


      Neraca Keuangan
      Jumlah Aset                                                                    241.096.427     201.448.392     209.169.704          191.917.794
      Aktiva Produktif   1)
                                                                                     236.185.309     197.325.929     204.169.669          187.244.554
      Pinjaman yang Diberikan 2)                                                     179.404.617     156.561.297     146.123.516          135.598.774
      Simpanan Nasabah 3)                                                            121.317.811     108.198.576     114.866.548          109.380.130
      Pinjaman yang Diterima                                                          52.632.885      34.283.897      48.025.106           37.615.236
      Efek-efek yang Diterbitkan                                                        2.939.924        200.569         200.134               996.089
      Penyertaan Saham                                                                    75.285         102.586         103.473                 22.522
      Jumlah Liabilitas 3)                                                           186.350.388     160.165.288     169.756.680          155.838.867
      Jumlah Ekuitas 4)                                                               54.746.039      41.283.104      39.413.024           36.078.927
      Jumlah Lembar Saham yang Disetor dan Dibayar Penuh                           10.645.945.748   8.149.106.869   8.149.106.869       8.149.106.869
      (dalam satuan)

      Informasi Hasil Usaha
      Pendapatan Bunga                                                                23.588.335      18.815.673      15.898.376           14.747.193
      Beban Bunga                                                                     (8.380.053)     (6.771.610)     (4.221.331)          (3.605.564)
      Pendapatan Bunga Bersih                                                         15.208.282      12.044.063      11.677.045           11.141.629
      Pendapatan Operasional Lainnya                                                    2.221.078      1.689.372       1.664.162             1.530.642
      Beban Operasional Lainnya                                                       (9.428.203)     (7.222.481)     (6.843.364)          (6.552.317)
      Biaya CKPN                                                                      (3.897.140)     (3.049.919)     (1.840.167)          (2.111.776)
      Pendapatan Operasional - Bersih                                                   4.104.017      3.461.035       4.657.676             4.008.178
      Laba Tahun Berjalan Sebelum Pajak                                                 4.120.473      3.457.682       4.657.319             4.007.172
      Laba Bersih Tahun Berjalan                                                        3.216.240      2.682.484       3.629.564             3.104.215
      Laba Tahun Berjalan Diatribusikan kepada
      •   Pemilik Entitas Induk                                                         2.812.986      2.358.334       3.095.701             2.664.714
      •   Kepentingan Non Pengendali                                                     403.254         324.150         533.863               439.501
      Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak                         74.756          18.348        (154.602)                78.604
      Penghasilan
      Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan, Setelah Pajak                            3.290.996      2.700.832       3.474.962             3.182.819
      Penghasilan
      Jumlah Laba Komprehensif Diatribusikan kepada
      •   Pemilik Entitas Induk                                                         2.868.590      2.376.847       2.939.728             2.742.035
      •   Kepentingan Non Pengendali                                                     422.406         323.985         535.234               440.784
      Laba Bersih per Saham (Nilai Penuh)                                                     279             293             384                   331

     Catatan:
     1. Termasuk pinjaman pembiayaan/piutang syariah yang diberikan, giro pada
        BI dan bank-bank lain, penempatan pada BI dan bank-bank lain, efek-efek,
        penyertaan saham, tagihan akseptasi, efek-efek yang dibeli dengan janji
        dijual kembali (Reverse Repo), piutang pembiayaan dan tagihan derivatif.
     2. Termasuk pembiayaan/piutang Syariah dan piutang pembiayaan
     3. Termasuk dana syirkah temporer
     4. Termasuk kepentingan non-pengendali




14   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 17
                                                                                                               Ikhtisar Utama




                                                                                                                         (dalam %)


 Keterangan                                                                     2024         2023          2022         2021


 Rasio Keuangan
 Permodalan
     Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 5)                                  30,0         29,9           27,3         26,2
     Aset Produktif
     Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah terhadap               1,2          0,7           0,7          0,8
     total aset produktif dan aset nonproduktif
     Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif                           1,2          0,7           0,7          1,3
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap                   2,6          2,5           1,8          2,2
     aset produktif
     NPL-Bruto                                                                         2,5          1,4           1,4          1,7
     NPL-Neto                                                                          1,1          0,4           0,4          0,4
 Profitabilitas
     Imbal Hasil Aset (ROA) 6)                                                         1,8          1,7           2,4          2,2
     Imbal Hasil Ekuitas (ROE)                                                         6,8          6,5           9,1          8,6
     Margin Pendapatan Bunga Bersih (NIM)                                              7,1          6,5           6,3          6,6
     Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 7)                   83,2         83,7           75,1         76,0
     Biaya Dana                                                                        4,4          4,4           2,7          2,5
     Cost to Income Ratio (CIR)    7)
                                                                                   53,9         52,7           49,8         49,3
     Laba (rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan                                     17,1         16,6           26,0         24,0
 Likuiditas
     Loan to Deposit Ratio (LDR) 8)                                               147,0        142,7          126,7       123,1
     Rasio Lancar                                                                  43,7         33,7           45,3         44,8
 Solvabilitas
     Liabilitas terhadap Aktiva                                                    77,3         79,5           81,2         81,2
     Liabilitas terhadap Ekuitas                                                  340,4        414,2          460,0       458,8
 Kepatuhan
     Persentase Pelanggaran BMPK
     •   Pihak Terkait                                                                   -            -             -            -
     •   Pihak Tidak Terkait                                                             -            -             -            -
     Persentase Pelampauan BMPK
     •   Pihak Terkait                                                                   -            -             -            -
     •   Pihak Tidak Terkait                                                             -            -             -            -
     Giro Wajib Minimum Utama Rupiah (Bank only)                                       6,9          8,3           8,2          3,7
     Giro Wajib Minimum Utama Valuta Asing (Bank only)                                 4,0          4,0           4,0          4,0
     Posisi Devisa Neto (Bank only)                                                    1,4          0,5           0,3          0,1
 Lain-lain
     Jumlah Kantor Cabang 9)                                                           719          333           358          477
     Jumlah ATM dan TCR                                                                231          228           221          224
     Jumlah Karyawan     10)
                                                                                 29.382       20.933         19.740      19.334

Catatan:
5. Termasuk risiko kredit, operasional dan pasar
6. RoA sebelum pajak
7. BOPO dan CIR tahun 2019-2021 telah disajikan kembali agar sesuai dengan
   penyajian rasio di tahun 2022 (sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020
   tanggal 30 Juni 2020 tentang “Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
   Konvensional”)
8. LDR (tidak termasuk Pinjaman kepada Bank)
9. Termasuk Payment Points & Kantor Fungsional
10.Termasuk BTPN Syariah


  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       15
Page 18
                                                                         Ikhtisar Utama




     Laporan Keuangan




            01              Simpanan Nasabah
                            (termasuk dana syirkah temporer)


                            Rp121,3 Triliun


                                     Total Ekuitas                        02
                                     Rp54,7 Triliun


            03              Rasio KPMM

                            30,0%

                                     Return on Equity (RoE)               04
                                     6,8%


            05              Total Aset

                            Rp241,1 Triliun


16   LAPORAN TAHUNAN 2024                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 19
                                                                        Ikhtisar Utama




                                 Laba Bersih yang Diatribusikan
Pendapatan Bunga Bersih          kepada Pemilik Entitas Induk
(dalam triliun rupiah)           (dalam triliun rupiah)

 11,7         12,0       15,2      3,1         2,4         2,8




 2022         2023       2024     2022         2023       2024




Pendapatan Operasional Lainnya   Beban Operasional Lainnya
(dalam triliun rupiah)           (dalam triliun rupiah)

  1,7          1,7        2,2     2022         2023       2024




 2022         2023       2024     (8,7)       (10,3)      (13,3)




Pinjaman yang Diberikan
termasuk Piutang Pembiayaan      Dana Pihak Ketiga
(dalam triliun rupiah)           (dalam triliun rupiah)

 146,1       156,6       179,4    114,9       108,2       121,3




 2022         2023       2024     2022         2023       2024




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                       LAPORAN TAHUNAN 2024   17
Page 20
                                                                                                                        Ikhtisar Utama




     Ikhtisar Saham

     PENAWARAN UMUM PERDANA

     PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, “SMBCI”, “Bank”) melakukan penawaran umum perdana (IPO)
     pada 8 Juni 2007. Pada aksi korporasi itu, jumlah saham yang ditawarkan kepada publik sebanyak 267.960.220
     lembar saham dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham. Harga penawaran setiap saham sebesar Rp2.850
     (nilai penuh). Saham-saham tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Maret 2008.

                                                                                  Volume              Jumlah Saham
                                    Tertinggi    Terendah     Penutupan                                                  Kapitalisasi Pasar
                Periode                                                        Perdagangan               Tercatat
                                      (Rp)         (Rp)          (Rp)                                                           (Rp)
                                                                                 (Saham)                (Lembar)

      2024
      Kuartal I (Maret)                 2.620         2.558          2.370          2.557.870          10.645.945.748     25.230.891.422.760
      Kuartal II (Juni)                 2.630         2.210          2.370          1.491.500          10.645.945.748     25.230.891.422.760
      Kuartal III (September)           2.490         2.240          2.260          1.638.800          10.645.945.748     24.059.837.390.480
      Kuartal IV (Desember)             2.400         2.220          2.610          1.638.800          10.645.945.748     27.785.918.402.280
      2023
      Kuartal I (Maret)                 2.580         2.400          2.500          1.599.600           8.149.106.869     20.372.767.172.500
      Kuartal II (Juni)                 2.710         2.460          2.710          2.661.600           8.149.106.869     22.084.079.614.990
      Kuartal III (September)           2.780         2.700          2.700          4.379.500           8.149.106.869     22.002.588.546.300
      Kuartal IV (Desember)             2.700         2.520          2.620          2.008.000           8.149.106.869     21.350.659.996.780




     PERKEMBANGAN SAHAM SMBC INDONESIA
     Harga Saham                                                                                                        Volume Perdagangan
     3.000                                                                                                                           300.000




     2.400                                                                                                                           240.000




     1.800                                                                                                                           180.000




     1.200                                                                                                                           120.000




      600                                                                                                                            60.000




         0                                                                                                                           0
                    Jan       Feb    Mar        Apr     Mei         Jun      Jul     Agt        Sep       Okt     Nov      Des



                                                 Harga Saham 2024            Volume Perdagangan 2024




18   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 21
                                                                                               Ikhtisar Utama




Aksi Korporasi

Sepanjang tahun 2024, SMBC Indonesia telah                     dan investasi usaha melalui pengambilalihan
merealisasikan beberapa aksi korporasi, dengan rincian         perusahaan-perusahaan yang bergerak di kegiatan
sebagai berikut:                                               usaha pembiayaan, yaitu PT Oto Multiartha dan
1.    Pengalihan Saham Treasuri                                PT Summit Oto Finance, dari SMBC dan PT
      Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                     Summit Auto Group (yang saat ini merupakan anak
      (”RUPSLB”) tanggal 7 Desember 2023 telah                 perusahaan dari Sumitomo Corporation).
      menyetujui penarikan 92.292.198 saham treasuri.
      Hal akan berdampak pada pengurangan modal                Pada tanggal 26 Februari 2024 telah dicatatkan
      diterbitkan serta modal disetor SMBC Indonesia           pada Bursa Efek Indonesia sebanyak 2.589.131.077
      dan menambah modal dalam portepel, apabila               saham baru atas nama dengan nominal Rp20,00
      kreditur tidak keberatan dengan rencana ini dalam        (nilai penuh) per saham. Dengan demikian, jumlah
      batas jangka waktu tertentu, sesuai dengan               saham yang ditempatkan dan disetor penuh yang
      Undang-undang Republik Indonesia tentang                 semula sebesar 8.056.814.671 saham menjadi
      Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007.                     sejumlah 10.645.945.748 saham.

      Berdasarkan pengumuman kepada kreditur pada         3.   Free Float
      tanggal 8 Desember 2023, penarikan treasury stock        Pada tanggal 25 Januari 2024, Sumitomo Mitsui
      dilakukan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 2/            Banking Corporation telah melepas 200.000.000
      POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham             sahamnya ke publik. Hal ini merupakan pemenuhan
      yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan             atas ketentuan I.22 dari Peraturan Bursa Efek
      Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi             Indonesia No. I-A yang merupakan Lampiran I dari
      secara Signifikan (yang telah dicabut dan                Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00101/BEl/12-
      digantikan dengan Peraturan OJK No. 13 Tahun             2021 tanggal 21 Desember 2021 mengenai jumlah
      2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja             saham Free Float.
      Dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar
      yang Berfluktuasi Secara Signifikan), yang akan     4.   Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank
      efektif dalam jangka waktu 60 hari jika tidak ada        BTPN Tahap I Tahun 2024
      keberatan dari kreditur.                                 Perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan
                                                               V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024 dengan nominal
      Hingga berakhirnya batas waktu penyampaian               sebesar Rp355.060.000.000 (tiga ratus lima puluh
      keberatan dari kreditur atas perubahan modal             lima miliar enam puluh juta rupiah). Obligasi ini
      sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang                 dinyatakan efektif pada tanggal 27 Juni 2024
      No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,            oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal,
      maka perubahan anggaran dasar sebagaimana                Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK
      dituangkan dalam Akta No. 07 tanggal 7 Desember          berdasarkan Surat No. S-82/D.04/2024 tanggal 27
      2023 yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, SH,          Juni 2024.
      MKn, telah mendapat persetujuan dari Kementerian
      Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia      5.   Perubahan Nama dan Logo
      melalui surat No. AHU-0082757.AH.01.02 Tahun             Perubahan Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi
      2023 tanggal 7 Februari 2024.                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk dan perubahan
                                                               Logo Bank efektif berlaku sejak tanggal 2 Oktober
2.    Penambahan modal melalui Hak Memesan                     2024. Persetujuan perubahan nama diperoleh dari
      Efek Terlebih Dahulu II (“PHMETD II”)                    Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa
      Sehubungan dengan rencana PMHMETD II atau                tanggal 29 Agustus 2024, yang dituangkan dalam
      Rights Issue II yang diputuskan dengan RUPSLB            Akta Nomor 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang
      pada tanggal 7 Desember 2023, Bank telah                 dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan
      memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa         telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
      Keuangan melalui surat Nomor S-29/D.04/2024              Manusia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-
      tanggal 19 Februari 2024. Bank telah                     0054625.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 29 Agustus
      mengungkapkan rencana penggunaan dana dari               2024, serta dari OJK melalui surat Nomor S-195/
      aksi korporasi tersebut untuk melakukan ekspansi         PB.31/2024 tanggal 24 September 2024 mengenai



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024       19
Page 22
                                                                                                                   Ikhtisar Utama




     Aksi Korporasi




          Rencana Perubahan Logo PT BANK BTPN Tbk,                      PERUBAHAN HARGA SAHAM DARI
          dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK                    AKSI KORPORASI
          Nomor KEP-73/D.03/2024 tanggal 25 September
          2024 mengenai Penetapan Penggunaan Izin Usaha                 Seluruh aksi korporasi tersebut tidak mengakibatkan
          Atas Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi atas nama                  perubahan pada harga saham Bank.
          PT Bank SMBC Indonesia Tbk.

     6.   Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank
          SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024
          Pada Desember 2024, Perseroan menerbitkan
          Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia
          Tahap II Tahun 2024 dengan nominal sebesar
          Rp1.396.415.000.000,- (satu triliun tiga ratus
          sembilan puluh enam miliar empat ratus lima belas
          juta rupiah).




     Informasi Penghentian Sementara
     Perdagangan Saham
     Sepanjang tahun 2024, saham SMBC Indonesia tidak mengalami penghentian sementara perdagangan saham
     di bursa saham.




     Penerbitan Obligasi dan Sukuk
     Selama tahun 2024, SMBC Indonesia telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024
     dengan nominal sebesar Rp355.060.000.000 (tiga ratus lima puluh lima miliar enam puluh juta rupiah). Obligasi ini
     dinyatakan efektif pada tanggal 27 Juni 2024 oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan
     Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-82/D.04/2024 tanggal 27 Juni 2024.

     Selanjutnya, pada Desember 2024, Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun
     2024 dengan nominal sebesar Rp1.396.415.000.000 (satu triliun tiga ratus sembilan puluh enam miliar empat ratus
     lima belas juta rupiah), dengan rincian sebagai berikut:


               Keterangan        Tanggal Pencatatan        Jumlah Obligasi (Rp)         Tingkat Bunga (%)          Tanggal Jatuh Tempo

      Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
      Seri A                          8 Juli 2024             114.755.000.000                 7,00                     5 Juli 2027
      Seri B                          8 Juli 2024             240.305.000.000                 7,10                     5 Juli 2029
      Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
      Seri A                      18 Desember 2024            429.910.000.000                 6,70                  17 Desember 2027
      Seri B                      18 Desember 2024            966.505.000.000                 6,95                  17 Desember 2029




20   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 23
                                                                                                              Ikhtisar Utama




Ikhtisar Obligasi dan Sukuk

  Keterangan    Tanggal Pencatatan Jumlah Obligasi (Rp)   Tingkat Bunga (%)    Tanggal Jatuh Tempo         Outstanding (Rp)

 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
 Seri B          27 November 2019      201.000.000.000              7,75        26 November 2024      Telah dilakukan pelunasan
                                                                                                      pada tanggal 26 November
                                                                                                      2024
 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
 Seri A             8 Juli 2024        114.755.000.000              7,00           5 Juli 2027               114.755.000.000
 Seri B             8 Juli 2024        240.305.000.000              7,10           5 Juli 2029               240.305.000.000
 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
 Seri A          18 Desember 2024      429.910.000.000              6,70        17 Desember 2027             429.910.000.000
 Seri B          18 Desember 2024      966.505.000.000              6,95        17 Desember 2029             966.505.000.000




Peringkat Obligasi SMBC Indonesia
                       Obligasi                               Peringkat 2024         Peringkat 2023            Peringkat 2022
 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN             AAA (idn)               AAA (idn)                AAA (idn)
 dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN                 idAAA                    -                        -
 dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
 Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC                 idAAA                    -                        -
 Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun
 2024




Pembayaran Bunga dan
Pokok Tahun 2024
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019 seri B.


                  Keterangan                              Tanggal Pembayaran                 Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
 Bunga ke-17                                    26 Februari 2024                                                    3.894.375.000
 Bunga ke-18                                    26 May 2024                                                         3.894.375.000
 Bunga ke-19                                    26 Agustus 2024                                                     3.894.375.000
 Bunga ke-20                                    26 November 2024                                                  204.894.375.000




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024         21
Page 24
                                                                                                 Ikhtisar Utama




     Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2024




     Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 seri A


                    Keterangan                          Tanggal Pembayaran          Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
      Bunga ke-1                              5 Oktober 2024                                             2.008.212.500
      Bunga ke-2                              5 Januari 2025                                             2.008.212.500
      Bunga ke-3                              5 April 2025                                               2.008.212.500
      Bunga ke-4                              5 Juli 2025                                                2.008.212.500
      Bunga ke-5                              5 Oktober 2025                                             2.008.212.500
      Bunga ke-6                              5 Januari 2026                                             2.008.212.500
      Bunga ke-7                              5 April 2026                                               2.008.212.500
      Bunga ke-8                              5 Juli 2026                                                2.008.212.500
      Bunga ke-9                              5 Oktober 2026                                             2.008.212.500
      Bunga ke-10                             5 Januari 2027                                             2.008.212.500
      Bunga ke-11                             5 April 2027                                               2.008.212.500
      Bunga ke-12                             5 Juli 2027                                              116.763.212.500




     Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 seri B


                    Keterangan                          Tanggal Pembayaran          Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
      Bunga ke-1                              5 Oktober 2024                                             4.265.413.750
      Bunga ke-2                              5 Januari 2025                                             4.265.413.750
      Bunga ke-3                              5 April 2025                                               4.265.413.750
      Bunga ke-4                              5 Juli 2025                                                4.265.413.750
      Bunga ke-5                              5 Oktober 2025                                             4.265.413.750
      Bunga ke-6                              5 Januari 2026                                             4.265.413.750
      Bunga ke-7                              5 April 2026                                               4.265.413.750
      Bunga ke-8                              5 Juli 2026                                                4.265.413.750
      Bunga ke-9                              5 Oktober 2026                                             4.265.413.750
      Bunga ke-10                             5 Januari 2027                                             4.265.413.750
      Bunga ke-11                             5 April 2027                                               4.265.413.750
      Bunga ke-12                             5 Juli 2027                                                4.265.413.750
      Bunga ke-13                             5 Oktober 2027                                             4.265.413.750
      Bunga ke-14                             5 Januari 2028                                             4.265.413.750
      Bunga ke-15                             5 April 2028                                               4.265.413.750
      Bunga ke-16                             5 Juli 2028                                                4.265.413.750
      Bunga ke-17                             5 Oktober 2028                                             4.265.413.750
      Bunga ke-18                             5 Januari 2029                                             4.265.413.750
      Bunga ke-19                             5 April 2029                                               4.265.413.750
      Bunga ke-20                             5 Juli 2029                                              244.570.413.750




22   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 25
                                                                                              Ikhtisar Utama




Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 seri A


               Keterangan                         Tanggal Pembayaran           Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
 Bunga ke-1                              17 Maret 2025                                                7.200.992.500
 Bunga ke-2                              17 Juni 2025                                                 7.200.992.500
 Bunga ke-3                              17 September 2025                                            7.200.992.500
 Bunga ke-4                              17 Desember 2025                                             7.200.992.500
 Bunga ke-5                              17 Maret 2026                                                7.200.992.500
 Bunga ke-6                              17 Juni 2026                                                 7.200.992.500
 Bunga ke-7                              17 September 2026                                            7.200.992.500
 Bunga ke-8                              17 Desember 2026                                             7.200.992.500
 Bunga ke-9                              17 Maret 2027                                                7.200.992.500
 Bunga ke-10                             17 Juni 2027                                                 7.200.992.500
 Bunga ke-11                             17 September 2027                                            7.200.992.500
 Bunga ke-12                             17 Desember 2027                                         121.955.992.500




Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 seri B


               Keterangan                         Tanggal Pembayaran           Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
 Bunga ke-1                              17 Maret 2025                                               16.793.024.375
 Bunga ke-2                              17 Juni 2025                                                16.793.024.375
 Bunga ke-3                              17 September 2025                                           16.793.024.375
 Bunga ke-4                              17 Desember 2025                                            16.793.024.375
 Bunga ke-5                              17 Maret 2026                                               16.793.024.375
 Bunga ke-6                              17 Juni 2026                                                16.793.024.375
 Bunga ke-7                              17 September 2026                                           16.793.024.375
 Bunga ke-8                              17 Desember 2026                                            16.793.024.375
 Bunga ke-9                              17 Maret 2027                                               16.793.024.375
 Bunga ke-10                             17 Juni 2027                                                16.793.024.375
 Bunga ke-11                             17 September 2027                                           16.793.024.375
 Bunga ke-12                             17 Desember 2027                                            16.793.024.375
 Bunga ke-13                             17 Maret 2028                                               16.793.024.375
 Bunga ke-14                             17 Juni 2028                                                16.793.024.375
 Bunga ke-15                             17 September 2028                                           16.793.024.375
 Bunga ke-16                             17 Desember 2028                                            16.793.024.375
 Bunga ke-17                             17 Maret 2029                                               16.793.024.375
 Bunga ke-18                             17 Juni 2029                                                16.793.024.375
 Bunga ke-19                             17 September 2029                                           16.793.024.375
 Bunga ke-20                             17 Desember 2029                                         257.098.024.375




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024          23
Page 26
                                                                                                                        Ikhtisar Utama




     Peristiwa Penting 2024




             31 Januari                                     19 Februari                                     23 Februari
     Jenius dari SMBC Indonesia meluncurkan         SMBC Indonesia menyediakan inovasi              Jenius dari SMBC Indonesia menghadirkan
     kampanye baru, Think Unthinkable,              produk ESG Deposit bagi para nasabah            reward terbaru untuk penukaran Yay Points
     yang merupakan refleksi diri sekaligus         korporasi, sebagai salah satu wujud             (poin di Kartu Kredit Jenius) dalam kategori
     menegaskan semangat Jenius dalam               komitmen untuk terus berupaya membawa           Travel, yaitu GarudaMiles. Penambahan
     menghadirkan lebih dari 40 inovasi dan fitur   perubahan yang berarti dalam mencapai           ini menjadikan reward kategori Travel di
     dengan cara yang belum pernah terpikirkan      target emisi nol bersih melalui beragam         penukaran Yay Points semakin lengkap
     sebelumnya untuk membantu kehidupan            solusi keuangan berkelanjutan.                  sejak peluncurannya pada Oktober 2022.
     masyarakat digital savvy.
                                                    ESG Deposit tidak hanya menawarkan              Penukaran Yay Points ke GarudaMiles
     Beberapa teman Jenius, seperti traveler dan    instrumen keuangan dengan imbal                 juga dapat dilakukan secara langsung dari
     content creator Marvin Sulistio, ilustrator    hasil yang optimal bagi para nasabah            aplikasi Jenius.
     dan pendiri klub Buibu Baca Buku Puty          korporasi, namun juga membantu nasabah
     Puar, dan pendiri komunitas Single Moms        merealisasikan inisiatif berkelanjutan
     Indonesia Maureen Hitipeuw, berbagi            melalui produk deposito yang dialokasikan
     cerita yang menginspirasi mereka untuk         secara strategis pada inisiatif, proyek,
     melakukan hal-hal unthinkable bersama          dan kegiatan-kegiatan yang berkontribusi
     Jenius dalam acara konferensi pers ini.        dalam mendukung kegiatan pembangunan
                                                    berkelanjutan dalam koridor lingkungan,
                                                    sosial, dan tata kelola.




             26 Februari                                    04 Maret                                        21 Maret
     Pendapatan bunga bersih SMBC Indonesia         SMBC Indonesia bersama Asuransi                 SMBC Indonesia melaksanakan Rapat
     sepanjang tahun 2023 naik 3% year-on-          Allianz Life Indonesia memperpanjang            Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
     year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya,      kerja sama produk bancassurance untuk           yang memutuskan adanya pembagian
     menjadi Rp12,04 triliun. Pencapaian ini        terus memberikan perlindungan yang              dividen tunai tahun buku 2023 sebesar
     merupakan hasil dari komitmen Bank untuk       dibutuhkan nasabah. Kerja sama tersebut         Rp471,66 miliar. Jumlah itu setara dengan
     terus mengembangkan layanan keuangan           terjalin sejak tahun 2013 melalui beragam       Rp44,30 per saham dan sebesar 20% dari
     yang komprehensif dan inovatif, berfokus       produk asuransi jiwa untuk nasabah Bank,        laba bersih Bank tahun buku 2023 yang
     pada keberlanjutan.                            seperti Guardia Optima, Guardia Prima,          tercatat di level Rp2,35 triliun.
                                                    Guardia Maxima, dan Guardia Ultima, yang
     Kenaikan bunga bersih tersebut membuat         menggabungkan manfaat proteksi atas             Selain pembagian dividen, pemegang
     Net Interest Margin (NIM) terjaga di level     risiko-risiko kehidupan dan investasi optimal   saham menyetujui penyisihan dana sebesar
     6,45%, lebih tinggi dibandingkan periode       untuk membantu nasabah mencapai tujuan          Rp10,35 miliar sebagai dana cadangan
     yang sama tahun lalu yang sebesar 6,32%.       keuangan yang direncanakan bersama              wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal
                                                    keluarga.                                       70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.
                                                                                                    Dengan demikian, dana cadangan wajib
                                                    Bank juga menawarkan produk asuransi            perseroan meningkat, menjadi Rp42,95
                                                    Allianz Guardia Legacy dan Guardia Pasti-       miliar atau sama dengan 20% dari modal
                                                    -asuransi jiwa tradisional untuk nasabah        ditempatkan dan modal disetor perseroan
                                                    yang memprioritaskan proteksi untuk diri        untuk tahun 2024.
                                                    dan keluarga dengan manfaat warisan pasti
                                                    yang bisa digunakan untuk mewujudkan
                                                    mimpi dan rencana masa depan--serta
                                                    Guardia PINTAR, asuransi jiwa tradisional
                                                    dengan nilai pertanggungan yang dapat
                                                    dimanfaatkan untuk tujuan perencanaan
                                                    dana pendidikan anak di masa depan.

24   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 27
                                                                                                                 Ikhtisar Utama




        26 Maret                                    27 Maret                                       23 April
Jenius dari SMBC Indonesia meluncurkan       SMBC Indonesia resmi mengumumkan              SMBC Indonesia menandatangani
sebuah survei bertajuk “Jenius Study:        akuisisi perusahaan pembiayaan, yaitu         perjanjian kredit berkelanjutan senilai
Perilaku Masyarakat Digital Savvy selama     PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto     US$15 juta bersama PT Indo-Rama
Ramadan & Jelang Idulfitri 2024.” Survei     Finance (SOF) atau disebut dengan OTO         Synthetics Tbk (Indorama). Melalui kerja
yang dilaksanakan 28 Februari–18 Maret       Group. Akuisisi ini menjadi tonggak penting   sama ini, Bank akan memperluas dukungan
2024 ini melibatkan 233 responden            bagi Bank dalam menyediakan portofolio        kepada Indorama dalam langkah-langkah
berusia 17–40 tahun dari berbagai wilayah    bisnis yang semakin lengkap untuk melayani    konkret untuk mengurangi emisi karbon
Jabodetabek dan non-Jabodetabek              segmen nasabah lebih luas.                    dan mengadopsi praktik-praktik ramah
(Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang,                                                    lingkungan.
Medan, Palembang, Makassar, Manado,          Bergabungnya OTO Group ke ekosistem
hingga Aceh).                                SMBC Indonesia dapat mendorong inovasi        Perjanjian ini mencerminkan sinergi dalam
                                             produk dan layanan agar semakin relevan,      mewujudkan visi kedua perusahaan
Hasilnya memperlihatkan gambaran tentang     memberikan nilai tambah, dan mendorong        untuk menciptakan dampak positif bagi
perilaku masyarakat digital savvy tahun      terciptanya kehidupan yang lebih berarti      lingkungan dan masyarakat secara luas.
tersebut yang fokus dalam menciptakan        bagi semua pemangku kepentingan,
Ramadan yang lebih bermakna. Hal itu         terutama para nasabah. Akuisisi tersebut
dilakukan dengan meningkatkan kualitas       juga akan memperkuat sinergi antara Bank
ibadah, mengatur tunjangan hari raya         dan OTO Group dalam menangkap peluang
dengan lebih baik serta mempererat           pertumbuhan pasar pembiayaan kendaraan
silaturahmi dengan berkumpul bersama         roda empat dan roda dua di Indonesia.
keluarga.




        22 Mei                                      03 Juni                                        21 Juli
SMBC Indonesia menghadirkan layanan          SMBC Indonesia dan SMBC memberikan            Jenius dari SMBC Indonesia kembali
kustodian bagi pemodal institusi dan         kredit sindikasi senilai US$450 juta kepada   berkolaborasi dengan Pocari Sweat
individual, lokal dan asing, setelah resmi   PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL), salah      sebagai co-title sponsor POCARI SWEAT
mendapat persetujuan sebagai bank            satu anak usaha di Indomobil Group. Kredit    Run Indonesia 2024, mulai dari penawaran
kustodian dari Otoritas Jasa Keuangan        tersebut memiliki beberapa tranche dalam      spesial saat pembelian tiket menggunakan
(OJK). Sebagai bank kustodian, Bank akan     penggunaan dananya, salah satunya yaitu       Jenius, acara “road to” bersama POCARI
menjalankan transaksi yang berkaitan         tranche pembiayaan hijau senilai US$225,8     SWEAT Run Indonesia yang melibatkan
dengan efek (seperti saham, obligasi, dan    juta yang akan digunakan untuk mendukung      lebih dari dari 2.612 pelari di 10 kota di
unit penyertaan kontrak investasi kolektif   upaya transisi menuju ekonomi hijau melalui   Indonesia, hingga keseruan di race expo
reksa dana) dan mewakili pemegang            pengembangan ekosistem kendaraan listrik.     dan hari lari.
rekening yang menjadi nasabahnya.
                                             Langkah tersebut menjadi wujud komitmen       Kegiatan tersebut telah digelar secara
Kini, Bank melayani pembukaan rekening       Bank dan SMBC dalam mendorong                 hibrid dan sukses menjadi yang terbesar
efek kustodian, penyimpanan efek,            pertumbuhan yang lebih berarti dan            di Indonesia adanya 42.008 pelari yang
penyelesaian transaksi, aksi korporasi,      berkelanjutan. Dalam sindikasi yang           terlibat. Terdapat 15.817 pelari yang berlari
administrasi keuangan, hingga pelaporan.     melibatkan 32 kreditur ini, Bank dan SMBC     dari Gedung Sate, Bandung, dan 26.191
                                             berperan sebagai Coordinating Mandated        orang yang berlari secara virtual dari Sabang
                                             Lead Arranger and Bookrunner dan juga         sampai Merauke.
                                             Lead Green Loan Coordinator, Agen
                                             Fasilitas, Agen Jaminan, serta Account
                                             Bank.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024              25
Page 28
                                                                                                                           Ikhtisar Utama




     Peristiwa Penting 2024




             30 Juli                                                                                            12 Agustus
     Penyaluran kredit SMBC Indonesia tumbuh 19% yoy, menjadi Rp176,2 triliun dan aset naik             SMBC Indonesia berkolaborasi dengan
     22% yoy, menjadi Rp235,8 triliun. Laporan keuangan konsolidasi Bank periode Januari-Juni           Syailendra Capital sebagai manajer
     2024 telah memperhitungkan kinerja keuangan PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance            investasi, yang layanannya dapat diakses
     yang diakuisisi pada akhir Maret 2024. Pendapatan bunga bersih pun meningkat, tercermin            melalui aplikasi Jenius. Melalui kerja sama
     dari net interest margin (NIM) yang naik menjadi 6,41% pada akhir Juni 2024 dari 6,33%             ini, pengguna Jenius dapat mengakses 5
     setahun sebelumnya. Pendapatan bunga bersih naik sebesar 17% yoy, menjadi hampir Rp7,0             (lima) produk investasi reksa dana unggulan
     triliun pada 30 Juni di tengah kondisi suku bunga yang masih tinggi.                               milik Syailendra Capital yaitu Syailendra
                                                                                                        Dana Kas, Syailendra Pendapatan Tetap
     Kenaikan di pendapatan bunga bersih tersebut mendorong pendapatan operasional                      Premium, Syailendra Fixed Income Fund,
     (konsolidasi) untuk tumbuh 18% yoy menjadi Rp8,2 triliun. Laba bersih setelah pajak Bank           Syailendra MSCI Value Index Fund Kelas
     (konsolidasi) yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp1,2 triliun pada akhir    A, dan Syailendra Equity Opportunity Fund
     Juni 2024, lebih rendah 15% yoy akibat adanya peningkatan biaya kredit sebesar 46% yoy,            Kelas A.
     atau sebesar Rp540 miliar, pascaakuisisi OTO Group. Penurunan laba bersih juga terjadi
     akibat kenaikan 26% yoy di biaya operasional, sejalan dengan pertumbuhan volume usaha
     dan inisiatif-inisiatif yang Bank BTPN sedang kerjakan.




             21 Agustus                                        27 Agustus                                       29 Agustus
     Dalam momen ulang tahun yang ke-8,                SMBC Indonesia menghadirkan Daya                 SMBC Indonesia menggelar Rapat Umum
     Jenius dari SMBC Indonesia menghadirkan           Fest 2024 yang mengangkat tema                   Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
     program Hoki Go Lucky sebagai bentuk              “Pemberdayaan untuk Negeri” pada 27              yang resmi menyetujui perubahan nama
     apresiasi kepada Teman Jenius. Rangkaian          Agustus 2024 di Menara BTPN, Jakarta,            Perseroan dari PT Bank BTPN Tbk menjadi
     penawaran yang Unthinkable. Program Hoki          sebagai salah satu rangkaian komitmen            PT Bank SMBC Indonesia Tbk. RUPSLB
     Go Lucky tersebut telah berlangsung pada          Bank dalam memberikan dampak positif             juga menyetujui penunjukan Marita
     11–18 Agustus 2024 di gerai-gerai favorit,        bagi pemberdayaan masyarakat Indonesia           Alisjahbana sebagai Komisaris Independen
     seperti Yoshinoya, Kopi Kenangan, m-Tix,          melalui sektor usaha mikro, kecil, dan           Bank BTPN untuk memperkuat pengawasan
     XXI, Gojek, Grab, dan Urban Republic.             menengah (UMKM).                                 di bidang manajemen risiko dan praktik tata
                                                                                                        kelola Perseroan.
     Teman Jenius terpilih juga bisa                   Daya Fest 2024 hadir dengan rangkaian
     mendapatkan penawaran ‘ekstra hoki’               kegiatan yang sejalan dengan 4 (empat)
     berupa tambahan kembalian tunai di gerai-         pilar utama dari Daya, yaitu pengembangan
     gerai tersebut yang Jenius kirimkan melalui       kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan
     notifikasi dalam aplikasi dan surel. Selain       kapasitas usaha, dan kehidupan yang
     itu, terdapat juga program Hoki Go Lucky di       berkelanjutan. Selain itu, terdapat Festival
     fitur Jenius seperti Mata Uang Asing, Scan        Pemberdayaan yang memungkinkan mitra
     QRIS dari aplikasi Jenius, Flexi Rasa Maxi,       UMKM untuk belajar dari para ahli di bidang
     Flexi Cash, Kartu Kredit Jenius, Reksa Dana,      kewirausahaan, yakni Ernest Prakasa
     dan Tagihan, yang masih bisa dinikmati oleh       (sutradara), Fellexandro Ruby (kreator
     pengguna baru hingga 31 Agustus 2024.             konten), Agnes Sukenty Niken (Pendiri
                                                       produsen minuman herbal Ing Pawon)
                                                       serta Melvi Tampubolon (Partner dan Chief
                                                       Operating Officer Tobatenun).




26   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 29
                                                                                                                      Ikhtisar Utama




        04 September                                   26 September                                     02 Oktober
SMBC Indonesia memperingati Hari               Jenius dari SMBC Indonesia berkolaborasi         Bank secara resmi berganti nama dan
Pelanggan Nasional 2024 dengan                 dengan OneShildt mengadakan kelas                merek menjadi SMBC Indonesia setelah
menegaskan kembali komitmen Bank untuk         finansial berjudul “Dana Pendidikan Anak         mendapatkan persetujuan dari OJK, sebuah
mendukung nasabah purnabakti meraih            Ready, Ibu Pun Jadi Happy.” Sesi kelas           perubahan yang memadukan keahlian
pertumbuhan yang lebih berarti dalam           finansial ini diadakan pada 7 September          global dan keunggulan lokal.
kehidupan. Sejalan dengan Hari Pelanggan       2024 sebagai bentuk dukungan Jenius
Nasional 2024, Bank mengadakan Pekan           dalam momen Single Moms Indonesia                Perubahan nama ini menandai tonggak
Purnabakti di Kantor Cabang Cililitan,         10th Anniversary di Gedung Kementerian           penting SMBC Indonesia dalam melayani
Jakarta, pada 4 September.                     Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi,        nasabah selama puluhan tahun. Melalui
                                               Jakarta.                                         semangat #BersamaLebihBermakna,
Dalam acara tersebut, Bank mengundang                                                           transformasi ini memperkuat komitmen
mitra kerja PT TASPEN (Persero) dan            Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan         SMBC Indonesia untuk selalu berinovasi
PT ASABRI (Persero) untuk bersama-             literasi dan edukasi keuangan ibu tunggal,       menghadirkan solusi finansial holistik yang
sama mempererat hubungan dengan para           termasuk dalam mempersiapkan dana                tepercaya.
nasabah pensiunan dan terus mendukung          pendidikan anak.
kesejahteraan mereka. Pada kesempatan
itu, para nasabah juga bisa mendapatkan
layanan kesehatan gratis yang meliputi
pemeriksaan dasar dan konsultasi media
oleh dokter-dokter dari Ikatan Dokter
Indonesia (IDI).




        09 Oktober                                     18 Oktober                                       30 Oktober
SMBC Indonesia bekerjakerja sama dengan        SMBC Indonesia menjalin kerja sama               SMBC Indonesia mencatat kenaikan
BNI Asset Management (BNI-AM), yang            dengan PT Asuransi Allianz Life Syariah          pendapatan operasional (konsolidasi)
ditandai dengan penjualan reksa dana           Indonesia (Allianz Syariah) untuk memenuhi       sebesar 24% year-on-year (yoy), menjadi
melalui jaringan SMBC Indonesia sebagai        kebutuhan perlindungan masyarakat                Rp12,97 triliun pada Januari-September
Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)           terhadap proteksi berbasis syariah.              2024. Pertumbuhan tersebut didorong
guna memperluas jaringan distribusi produk     Komitmen ini ditandai dengan peluncuran          oleh pendapatan bunga bersih yang naik
Reksa Dana BNI-AM, khususnya reksa dana        produk asuransi jiwa syariah tradisional,        22% yoy menjadi Rp10,98 triliun, kenaikan
indeks di Indonesia.                           yaitu Guardia RENCANA Syariah, produk            pendapatan bunga dari kredit, pendapatan
                                               asuransi syariah pertama yang dirancang          dari penempatan aset likuid, seperti surat
Melalui kerja sama ini, BNI-AM menambah        khusus oleh Allianz Syariah bagi nasabah         berharga, serta pendapatan bunga bersih
9 (sembilan) reksa dana di lini produk         SMBC Indonesia untuk menjamin                    dari OTO Group.
Jenius, yaitu 1 (satu) reksa dana pasar uang   kesejahteraan para nasabah secara
(BNI-AM Dana Likuid), 2 (dua) reksa dana       berkelanjutan ketika terjadi risiko kehidupan.   Aset SMBC Indonesia pun tumbuh 17%
pendapatan tetap (BNI-AM Teakwood dan                                                           yoy menjadi Rp228,6 triliun pada akhir
BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah),                                                       September 2024. SMBC Indonesia juga
dan 6 (enam) reksa dana indeks (BNI-AM                                                          membukukan penyaluran kredit yang naik
Indeks IDX30 atau BNI30, BNI-AM IDX                                                             16% yoy menjadi Rp175,1 triliun yang
Growth 30, BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1,                                                          mayoritas pertumbuhannya berasal dari
BNI-AM IDX-PEFINDO Prime Bank Kelas                                                             kredit OTO Group.
R1, BNI-AM PEFINDO i-Grade Kelas R1,
dan BNI-AM IDX High Dividend 20).




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024            27
Page 30
                                                                                                                    Ikhtisar Utama




     Peristiwa Penting 2024




            03 Desember                                     05 Desember
     SMBC Indonesia secara resmi                    Dalam rangka merayakan momen
     memperkenalkan nama baru kepada                transformasi Bank BTPN menjadi SMBC
     publik melalui konferensi pers yang            Indonesia, Jenius dari SMBC Indonesia
     diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta.    menghadirkan rangkaian kegiatan menarik,
     Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch           mulai dari pengenalan tampilan baru di
     Munandar, Presiden dan CEO SMBC Akihiro        stan Jenius dan desain Kartu Debit Utama
     Fukutome dan Senior Managing Executive         Jenius (m-Card), hingga program Funds
     Officer, Co-Head of Global Banking Unit        with Benefits dan acara pameran wisata ke
     SMBC Yoshihiro Hyakutome, hadir sebagai        Jepang yang dikemas melalui Jenius Carter
     narasumber.                                    Pesawat - Japan Edition.

     Dengan memadukan keahlian global dan
     jaringan luas SMBC dengan keunggulan
     lokal, SMBC Indonesia berkomitmen
     membangun kolaborasi yang kuat,
     mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,
     dan memberikan solusi finansial yang
     komprehensif dan inovatif selaras dengan
     berbagai kebutuhan nasabah dari semua
     segmen.




            10 Desember                                                                                  19 Desember
     SMBC Indonesia, melalui program Daya, menegaskan komitmen Bank terhadap pelestarian          SMBC Indonesia menandatangani perjanjian
     lingkungan dengan menggelar lari amal bertajuk Berlari untuk Bumi. Acara ini melibatkan      pemberian fasilitas pinjaman senilai US$10
     sekitar 1.500 karyawan SMBC Indonesia di 7 (tujuh) kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang,   juta kepada PT Surya Utama Nuansa, salah
     Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Acara tersebut juga merupakan bagian dari         satu perusahaan pengembang proyek
     upaya SMBC Indonesia mendukung target emisi nol bersih di Indonesia.                         energi surya terbesar di Indonesia, untuk
                                                                                                  mendukung pengembangan proyek energi
     Peserta menempuh total jarak lari hingga 5.245 kilometer, setara dari Sabang ke Merauke.     surya di Indonesia.
     Setiap 3,5 kilometer yang dilalui oleh para pelari, SMBC Indonesia dan Bakti Lingkungan
     Djarum Foundation (BLDF) menyediakan satu bibit pohon mangga untuk ditanam melalui
     gerakan #OneActionOneTree. Dengan demikian, jarak tempuh lari tersebut setara dengan
     1.500 bibit pohon mangga yang ditanam di kawasan perbukitan Patiayam, Kabupaten Kudus,
     Jawa Tengah. Acara penanaman dilakukan secara simbolis pada 28 November 2024 dan
     dihadiri oleh sejumlah anggota Direksi SMBC Indonesia.




28   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 31
                                   Ikhtisar Utama




Penghargaan & Sertifikasi

PENGHARGAAN




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK   LAPORAN TAHUNAN 2024   29
Page 32
                                                                                                                         Ikhtisar Utama




     Penghargaan & Sertifikasi




                                      Penghargaan
                                                                                                Tipe
     No.        Nama                                              Institusi     Waktu                             Keterangan tambahan
                                          Kategori                                           Penghargaan
             Penghargaan                                          Pemberi
      1.    7th Infobank       1. The Best Digital Bank in      Infobank      1 Februari     Piala          Penghargaan ini merupakan
            Satisfaction,         Satisfaction Index                          2024                          apresiasi kepada bank-bank yang
            Loyalty, and       2. The Most Satisfying Digital                                               telah memberikan layanan terbaik
            Engagement            Bank in Mobile Banking                                                    dalam menjaga kepercayaan,
            2024               3. The 2nd Strongest                                                         keterikatan emosional, dan loyalitas
                                  Customer Engagement                                                       para nasabah. Penilaian ditetapkan
                                  Digital Bank                                                              dari hasil survei dan kajian data
                               4. The 2nd Most Satisfying                                                   yang dilakukan oleh Marketing
                                  Digital Bank in Services                                                  Research Indonesia (MRI).
                               5. Top 3rd Rank Digital Bank
                                  in Satisfaction, Loyalty, &
                                  Engagement 2024
                               6. The 3rd Best Digital Bank
                                  in Brand Interactivity
                               7. The 3rd Best Digital Bank
                                  in Customer Loyalty
                               8. The 3rd Best Digital Bank
                                  in Marketing Engagement
      2.    The Asset Triple   Sustainable Finance Awards       The Asset     2 Februari     NA             Penghargaan diperoleh berkat
            A Awards           2024:                                          2024                          kerja sama SMBC Indonesia
                               1. Best Issuer for Sustainable                                               dengan International Finance
                                  Finance in Indonesia                                                      Corporation (IFC) dalam investasi
                               2. Best Sustainability Bond in                                               sebesar US$500 juta yang terdiri
                                  Indonesia                                                                 dari penerbitan obligasi sosial dan
                                                                                                            obligasi hijau pada tahun 2023.
      ‍3.   13th Infobank      1. The 3rd Best Bank Umum        Infobank      1 April 2024   Plakat         Penghargaan diberikan atas
            Digital Brand         Konvensional 2024 - KBMI                                                  hasil penilaian masyarakat dan
            Awards                3 (Modal Inti di atas Rp14                                                masukan dari pengguna media
                                  triliun s.d. Rp70 triliun)                                                sosial terhadap produk dan layanan
                                  - Aset Rp150 triliun s.d.                                                 perbankan berbasis digital milik
                                  <Rp200 triliun                                                            bank.
                               2. The 2nd Best Debit Card
                                  Bank Umum Konvensional
                                  2024 - KBMI 3 (Modal Inti
                                  di atas Rp14 triliun s.d.
                                  Rp70 triliun) - Aset Rp150
                                  triliun s.d. <Rp200 triliun
                               3. The Best Bank dengan
                                  Layanan Digital - KBMI 3
                                  (Modal Inti di atas Rp14
                                  triliun s.d. Rp70 triliun)
                                  - Aset Rp150 Triliun s.d.
                                  <Rp200 Triliun
                               4. The 2nd Best Overall Bank
                                  dengan Layanan Digital
                                  2024
      ‍4.   500 Most           •   Direktur Kepatuhan           Infobank      4 April 2024   NA             Forum 500 Most Outstanding
            Outstanding            Dini Herdini (96)                                                        Women 2024 adalah kumpulan
            Women 2024         •   Direktur Keuangan                                                        pemimpin perempuan pilihan
                                   Hanna Tantani (176)                                                      Infobank yang dinilai berpengaruh
                               •   Direktur Operasional                                                     terhadap industri atau
                                   Merisa Darwis (308)                                                      lingkungannya. Para pemimpin
                                                                                                            perempuan yang ditampilkan adalah
                                                                                                            pemimpin-pemimpin perusahaan
                                                                                                            dari industri jasa keuangan,
                                                                                                            yakni perbankan, asuransi jiwa,
                                                                                                            asuransi umum, perusahaan
                                                                                                            pembiayaan (multifinance),
                                                                                                            sekuritas, perusahaan teknologi
                                                                                                            keuangan, dan ditambah dengan
                                                                                                            perusahaan Badan Usaha Milik
                                                                                                            Negara (BUMN), di level direksi
                                                                                                            dan komisaris. Sejumlah kriteria
                                                                                                            dalam menetapkan para pemimpin
                                                                                                            tersebut adalah berdasarkan kinerja,
                                                                                                            pertimbangan jabatan, pengalaman,
                                                                                                            ketokohan, masa jabatan, kontribusi
                                                                                                            terhadap perusahaan dan industri,
                                                                                                            serta pertimbangan Dewan Redaksi
                                                                                                            Infobank.




30   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 33
                                                                                                                   Ikhtisar Utama




                               Penghargaan
                                                                                        Tipe
No.       Nama                                              Institusi     Waktu                           Keterangan tambahan
                                   Kategori                                          Penghargaan
       Penghargaan                                          Pemberi
‍5.   Bank Service       Jenius dari Bank BTPN            Infobank      6 Mei 2024   NA            Survei melibatkan 20 bank umum,
      Excellence         memperoleh:                                                               11 bank pembangunan daerah,
      Monitor 2024       • Peringkat 3 dalam kategori                                              12 bank syariah (6 bank umum
                            performa terbaik mobile                                                syariah dan 6 unit usaha syariah),
                            banking dengan layanan                                                 serta 10 bank digital yang dinilai
                            digital tahun 2023-2024                                                memiliki kualitas layanan terbaik
                         • Peringkat 3 dalam kategori                                              sehingga mampu memberikan
                            performa terbaik call                                                  pengalaman perbankan yang
                            center bank dengan                                                     memuaskan kepada nasabah.
                            layanan digital tahun 2023-                                            Rangkaian studi ini dimulai dengan
                            2024                                                                   desk research dan dilanjutkan
                         • Peringkat 3 dalam kategori                                              dengan berbagai riset kualitatif
                            performa terbaik chatbot                                               dan kuantitatif, seperti in-depth
                            bank dengan layanan                                                    interview, focus group discussions,
                            digital tahun 2023-2024                                                dan survei secara daring. Selain itu,
                         • Peringkat 2 dalam kategori                                              usability testing dengan melibatkan
                            performa terbaik layanan                                               berbagai segmen konsumen
                            surel bank dengan layanan                                              untuk memahami pengalaman
                            digital tahun 2023-2024                                                pengguna terhadap produk digital
                         • Peringkat 2 dalam kategori                                              perbankan yang menjadi salah
                            performa terbaik live chat                                             satu pertimbangan nasabah dalam
                            bank dengan layanan                                                    menentukan pilihan bank mereka.
                            digital tahun 2023-2024
                         • Peringkat 2 dalam kategori
                            performa terbaik website
                            bank dengan layanan
                            digital tahun 2023-2024
                         • Peringkat 2 dalam kategori
                            performa terbaik untuk
                            pembukaan rekening bank
                            melalui mobile application/
                            mobile browser dengan
                            layanan digital tahun 2023-
                            2024
                         • Peringkat 4 dalam kategori
                            performa terbaik media
                            sosial bank dengan
                            layanan digital tahun 2023-
                            2024
‍6.   HR Asia Awards     HR Asia Best Companies to        HR Asia       31 Mei 2024 Piala dan      Penghargaan ini merupakan bentuk
      2024               Work for in Asia 2024                                      sertifikat     apresiasi kepada perusahaan di
                                                                                                   Asia yang memiliki kinerja terbaik
                                                                                                   di bidang sumber daya manusia,
                                                                                                   tercermin dalam tingkat keterlibatan
                                                                                                   karyawan yang tinggi dan budaya
                                                                                                   kerja yang unggul. Tahun ini, SMBC
                                                                                                   Indonesia menerima penghargaan
                                                                                                   “HR Asia Best Companies to Work
                                                                                                   for in Asia” untuk keempat kalinya.
‍7.   Bisnis Indonesia   Kategori: Gold Champion          Bisnis        27 Juni 2024 Plakat        Penghargaan ini merupakan bentuk
      Corporate          Topik: "Pemberdayaan             Indonesia                                apresiasi kepada perusahaan-
      Social             Masyarakat secara Digital                                                 perusahaan yang memiliki program
      Responsibility     dengan Daya.id"                                                           Corporate Social Responsibility
      Award 2024                                                                                   (CSR) terbaik dan memberikan
                                                                                                   dampak yang luas bagi masyarakat.
‍8.   Penghargaan        Top Performer Partner            PT ASABRI     27 Juni 2024 Plakat        Penghargaan ini merupakan
      Mitra                                               (Persero)                                bentuk apresiasi kepada para
      Pembayaran                                                                                   mitra pembayaran ASABRI atas
      PT ASABRI                                                                                    kerja sama dan kinerja yang baik
      (Persero)                                                                                    sepanjang tahun 2023. Bank BTPN
                                                                                                   menerima penghargaan dalam
                                                                                                   kategori Top Performer Partner,
                                                                                                   yakni mitra dengan kinerja terbaik di
                                                                                                   seluruh kategori, meliputi ketepatan
                                                                                                   waktu pembayaran, inovasi digital,
                                                                                                   data dan pelaporan.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024             31
Page 34
                                                                                                                       Ikhtisar Utama




     Penghargaan & Sertifikasi




                                  Penghargaan
                                                                                              Tipe
     No.        Nama                                          Institusi       Waktu                             Keterangan tambahan
                                      Kategori                                             Penghargaan
             Penghargaan                                      Pemberi
      ‍9.   HR Excellence   Predikat "Very Good" untuk      SWA Media       24 Juli 2024   Plakat dan     Ajang penghargaan ini bertujuan
            Award 2024      kategori:                       Grup dan                       sertifikat     menilai proses dan praktik
                            1. HR Digitization & People     Lembaga                                       manajemen sumber daya manusia
                               Analytics                    Management                                    di berbagai organisasi. Prestasi
                            2. Employer Branding and        Fakultas                                      ini didapatkan berkat penerapan
                               Talent Acquisition           Ekonomi                                       employee value proposition dalam
                            3. Wellbeing Management         & Bisnis                                      aktivitas employer branding yang
                                                            Universitas                                   meningkatkan kesadaran publik
                                                            Indonesia                                     terhadap Bank BTPN sebagai
                                                            (LM-FEBUI)                                    employer of choice. Selain itu, Bank
                                                                                                          BTPN juga menerapkan strategi
                                                                                                          employee wellbeing melalui BTPN
                                                                                                          Club dan employee assistance
                                                                                                          program dengan dukungan
                                                                                                          teknologi sumber daya manusia
                                                                                                          melalui employee life cycle melalui
                                                                                                          berbagai kegiatan.
     ‍10.   Corporate       Posisi keempat dalam kategori   Marketing       1 Agustus      NA             Penghargaan diberikan kepada
            Image Award     Bank Nasional (Aset Rp150-      (Majalah        2024                          perusahaan yang mempunyai
            2024            Rp500 triliun)                  Marketing                                     corporate image terbaik di
                                                            edisi Agustus                                 industrinya berdasarkan survei
                                                            2024) &                                       independen yang dilakukan oleh
                                                            Frontier                                      Frontier. Pengukuran corporate
                                                                                                          image dilakukan berdasarkan
                                                                                                          indeks lima atribut pengukuran
                                                                                                          yang mewakili empat dimensi,
                                                                                                          yaitu Quality, Performance,
                                                                                                          Responsibility, dan Attractiveness.
     ‍11.   29th Infobank   Kategori:                       Infobank        29 Agustus     Plakat dan     Ajang penghargaan ini diadakan
            Award 2024      Diamond Trofi                                   2024           sertifikat     sebagai bentuk apresiasi kepada
                            The Excellent Performance                                                     32 bank di Indonesia yang dinilai
                            Bank in 20 Consecutive Years                                                  berhasil meraih predikat kinerja
                            2004-2023                                                                     “Sangat Bagus” pada “Rating 105
                                                                                                          Bank Versi Infobank 2024.”
     ‍12.   Fortune         Peringkat 56 dari 100           Fortune         6 September NA                Urutan peringkat tersebut
            Indonesia 100                                   Indonesia       2024                          berdasarkan total pendapatan yang
                                                                                                          diraih oleh perusahaan. Selain itu,
                                                                                                          perusahaan yang ada dalam daftar
                                                                                                          juga dianggap sebagai pemimpin di
                                                                                                          industrinya dan berkontribusi dalam
                                                                                                          perkembangan perekonomian
                                                                                                          Indonesia.
     ‍13.   Top Digital     1. Bank BTPN: Peringkat         Majalah         2 Oktober      NA             Penilaian berdasarkan survei
            Company            kelima dalam kategori        Marketing       2024                          independen yang dilaksanakan
            Award 2024         Lembaga Keuangan                                                           kepada 2.100 responden di
                               Perbankan KBMI 3                                                           Indonesia. Parameter penilaian
                            2. Oto Multiartha: Peringkat                                                  didefinisikan sebagai Digital
                               keenam dalam kategori                                                      Company Index (DCI). Seluruh
                               perusahaan pembiayaan                                                      nominee dinilai dengan tiga
                               kendaraan roda empat                                                       indikator, yakni: product awareness,
                            3. Summit Oto Finance:                                                        customer touchpoints, dan process
                               Peringkat kelima kategori                                                  quality.
                               perusahaan pembiayaan
                               kendaraan roda dua
     ‍14.   Indonesia       Indonesia Most Powerful         HerStory        2 Oktober      NA             Penghargaan sebagai bentuk
            Most Powerful   Women 2024 in Optimizing                        2024                          apresiasi kepada perusahaan yang
            Women Awards    Financing Segment                               October 2,                    telah menciptakan budaya
            2024            Performance and Funding                         2024                          inklusif dan kesetaraan gender
                            Resources Diversification                                                     dengan mendukung perempuan
                            Kategori:                                                                     untuk dapat berkembang dan
                            Conventional Bank                                                             berkreasi dalam lingkungan kerja.
                                                                                                          Metode penelitian dalam
                                                                                                          menentukan para pemenang adalah
                                                                                                          berdasarkan inovasi, proaktif dan
                                                                                                          kreatif, serta citra tokoh.
                                                                                                          Penghargaan diberikan kepada
                                                                                                          Direktur Keuangan Hanna Tantani.




32   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 35
                                                                                                                     Ikhtisar Utama




                                Penghargaan
                                                                                          Tipe
No.        Nama                                             Institusi       Waktu                           Keterangan tambahan
                                    Kategori                                           Penghargaan
        Penghargaan                                         Pemberi
‍15.   Annual Report      Perusahaan Non-BUMN dan         Komite          7 Oktober    Piala dan     Annual Report Award 2023
       Award 2023         Non-BUMD Keuangan               Nasional        2024         sertifikat    bertujuan untuk mendorong
                                                          Kebijakan                                  transparansi pengungkapan
                                                          Governansi                                 praktik tata kelola korporat dan
                                                                                                     keberlanjutan yang terintegrasi
                                                                                                     dalam laporan tahunan perusahaan,
                                                                                                     sehingga membantu pemegang
                                                                                                     saham dan pemangku kepentingan
                                                                                                     memahami tujuan strategis
                                                                                                     perusahaan dan kemajuannya
                                                                                                     dalam menciptakan nilai yang
                                                                                                     berkelanjutan. SMBC Indonesia
                                                                                                     menerima penghargaan atas
                                                                                                     kualitas dan transparansi laporan
                                                                                                     tahunan dan laporan keberlanjutan
                                                                                                     tahun 2023.
‍16.   Top 20 Financial   Kategori Bank Beraset Rp100     The Finance     9 Oktober    NA            Penghargaan diberikan kepada
       Institutions       Triliun s.d. <Rp500 Triliun                     2024                       perusahaan di industri keuangan
       2024               dengan predikat Sangat                                                     (perbankan, asuransi jiwa dan
                          Bagus                                                                      umum, reasuransi, dan perusahaan
                                                                                                     pembiayaan) yang berhasil menjaga
                                                                                                     kinerja keuangan tetap stabil dan
                                                                                                     tumbuh positif dalam 3 (tiga) tahun
                                                                                                     atau tiga periode terakhir.
‍17.   Mitra BUMN         Kategori Kreditur/Investor      Kementerian     10 Oktober   Piala         Penghargaan ini merupakan
       Champion 2024      Kelas Usaha Swasta Besar        BUMN            2024                       bentuk apresiasi kepada para
                                                                                                     mitra baik kreditur/investor, vendor
                                                                                                     maupun customer yang telah
                                                                                                     berkontribusi dalam mendukung
                                                                                                     kinerja Kementerian BUMN.
                                                                                                     Selain itu, penghargaan ini juga
                                                                                                     diselenggarakan dengan tujuan
                                                                                                     untuk meningkatkan daya saing
                                                                                                     yang sehat dan inklusif.
18.    Global             Rating: Great Practice          Taiwan          30 Oktober   Piala         Penghargaan ini merupakan bentuk
       Corporate          Kategori: Best Practice Award   Institute for   2024                       apresiasi kepada perusahaan,
       Sustainability                                     Sustainable                                organisasi, dan individu atas
       Awards (GCSA)                                      Energy                                     upayanya menerapkan prinsip
       2024                                               (TAISE)                                    keberlanjutan dalam menjalankan
                                                                                                     operasional bisnis. SMBC Indonesia
                                                                                                     mendapat penghargaan ini berkat
                                                                                                     program pemberdayaan masyarakat
                                                                                                     melalui platform Daya.id yang
                                                                                                     menunjukkan komitmen bank
                                                                                                     terhadap keberlanjutan, inklusi
                                                                                                     keuangan, dan pemberdayaan
                                                                                                     komunitas.
‍19.   Asia               Platinum Rating                 National        21           Piala         Penghargaan ini sebagai bentuk
       Sustainability                                     Center for      November                   apresiasi terhadap transparansi dan
       Reporting                                          Corporate       2024                       akuntabilitas perusahaan dalam
       Rating                                             Reporting                                  upaya dan pelaporan keberlanjutan
       (ASRRAT) 2024                                      (NCCR)                                     melalui penerapan prinsip-prinsip
                                                                                                     lingkungan, sosial, dan tata kelola
                                                                                                     dalam menjalankan operasional
                                                                                                     bisnisnya. Ini merupakan tahun
                                                                                                     ke-4 SMBC Indonesia menerima
                                                                                                     peringkat tertinggi secara
                                                                                                     berturut-turut dalam lima tahun
                                                                                                     kepesertaannya dalam ajang
                                                                                                     tersebut.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024            33
Page 36
                                                                                                                    Ikhtisar Utama




     Penghargaan & Sertifikasi




                                     Penghargaan
                                                                                           Tipe
     No.        Nama                                             Institusi     Waktu                         Keterangan tambahan
                                        Kategori                                        Penghargaan
             Penghargaan                                         Pemberi
     ‍20.   Infobank Top      Henoch Munandar sebagai          Infobank      29         Plakat         Penghargaan ini sebagai apresiasi
            100 CEO &         salah satu Bankers of the Year                 November                  terhadap dedikasi dan kontribusi
            The 200 Future    & Top 100 CEO                                  2024                      para pemimpin dari industri
            Leaders 2024                                                                               perbankan, asuransi jiwa, asuransi
                                                                                                       umum, perusahaan pembiayaan
                                                                                                       (multifinance), Badan Usaha Milik
                                                                                                       Negara (BUMN) dan pendukung
                                                                                                       sektor keuangan yang dinilai telah
                                                                                                       memberikan hasil membanggakan
                                                                                                       bagi perusahaan yang dipimpinnya.
     ‍21.   Investing on      Best Literacy for Climate        Editor’s      4          Piagam         Penghargaan ini merupakan bentuk
            Climate by        Resilance                        Choice        Desember                  apresiasi terhadap perusahaan yang
            Editor’s Choice                                                  2024                      telah berkontribusi secara signifikan
            Award 2024                                                                                 dalam memajukan investasi
                                                                                                       yang mendukung keberlanjutan
                                                                                                       lingkungan. SMBC Indonesia
                                                                                                       mendapat penghargaan ini berkat
                                                                                                       dedikasi dalam meningkatkan
                                                                                                       pemahaman masyarakat akan
                                                                                                       langkah-langkah menghadapi
                                                                                                       dampak perubahan iklim sehingga
                                                                                                       mampu memberikan perubahan
                                                                                                       positif demi keberlanjutan
                                                                                                       lingkungan dan ekonomi.




34   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 37
                                                                                         Ikhtisar Utama




SERTIFIKASI


 No.            Nama Sertifikasi           Waktu Pemberian   Akhir Masa Berlaku         Pihak Pemberi
 1.    Sertifikasi SNI ISO 9001:2015         Januari 2022       Januari 2025      TUV Rheinland
       PT. Bank BTPN Tbk. Operation
       Transaction Center
 2.    Sertifikasi ISO 9001:2015 PT.Bank    Oktober 2022       Oktober 2025       SGS United Kingdom Ltd
       BTPN,Tbk - Corporate Procurement
 3.    Sertifikasi ISO/IEC 27001:2013         Juli 2023        Oktober 2025       BSI British Standards
       PT. Bank BTPN Tbk. Retail Account                                          Institution
       Services (Jenius System)




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                       LAPORAN TAHUNAN 2024     35
Page 38

          
Page 39
                                                    02
Laporan
Manajemen
39   Laporan Dewan Komisaris
46   Dewan Komisaris
49   Laporan Direksi
58   Direksi
60   Board of Management
62   Pejabat Eksekutif
64   Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
     tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
     2024 PT Bank SMBC Indonesia Tbk




Sepanjang tahun 2024, Direksi telah
merumuskan serta merealisasikan strategi
yang tepat, sehingga memberikan hasil
yang postif bagi kinerja Bank.
Page 40
                                Laporan Manajemen




     Chow Ying Hoong
     Komisaris Utama




38   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 41
                                                                                      Laporan Manajemen




Laporan
Dewan
Komisaris
              Di tengah kondisi eksternal yang masih penuh
              dengan tantangan, Dewan Komisaris memandang
              bahwa Direksi telah berhasil membuat kinerja
              Bank yang solid, mengelola Bank dengan sangat
              baik, serta merealisasikan pertumbuhan anorganik
              sebagai bagian dari strategi ekspansi usaha.




Pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,


Laporan ini merupakan bagian dari tanggung              meningkatkan fragmentasi perdagangan dan investasi
jawab Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi          dunia, menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, dan
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi         kemudian makin meningkatkan ketidakpastian pasar
atas jalannya kegiatan usaha SMBC Indonesia. Dalam      keuangan global.
pandangan Dewan Komisaris, Direksi telah melakukan
pengelolaan Bank dengan sangat baik pada tahun          Perkembangan geopolitik dan perekonomian global
2024, walaupun kondisi eksternal masih penuh dengan     berdampak signifikan terhadap dinamika kebijakan
tantangan.                                              moneter bank-bank sentral dan pasar keuangan
                                                        internasional. Penurunan inflasi global mendorong
Pada tahun 2024, perubahan yang cepat mewarnai          penurunan suku bunga kebijakan pada sejumlah bank
dinamika perekonomian global, disertai dengan tingkat   sentral, termasuk Bank Sentral AS, The Fed, di mana
ketidakpastian yang tinggi memberikan tantangan         sepanjang tahun 2024 menurunkan Federal Funds
pada perekonomian Indonesia. Ketegangan politik         Rate (FFR) sebanyak tiga kali dari kisaran 5,25-5,50%
global yang masih tinggi pada awal tahun 2024 akibat    menjadi 4,25-4,50%. Namun, hasil Pemilihan Umum
berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin meningkat     di AS dan ketegangan geopolitik yang berlanjut di
setelah serangan Israel ke Palestina. Menjelang akhir   Timur Tengah memunculkan efek negatif pada pasar
tahun 2024, terpilihnya kembali Presiden Trump di       keuangan dan mengubah kebijakan moneter bank
Amerika Serikat (AS) dengan kebijakan America           sentral. Penurunan FFR dan suku bunga bank sentral
First kembali meningkatkan ketidakpastian global        lainnya diprakirakan akan lebih kecil dibandingkan
karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik           prakiraan sebelumnya. Akibatnya, nilai tukar dolar AS
dan perekonomian dunia. Berbagai perkembangan           kembali menguat tajam, sementara yield US Treasury
terkait hasil Pemilihan Umum di AS ini telah berisiko   yang sebelumnya menurun, kembali meningkat.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024     39
Page 42
                                                                                             Laporan Manajemen




     Laporan Dewan Komisaris




     Perkembangan tersebut memicu kembali naiknya               PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI
     premi risiko obligasi negara-negara berkembang dan         DAN DASAR PENILAIAN
     volatilitas pasar keuangan global yang selanjutnya
     berdampak pada pembalikan aliran portofolio asing dan      Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan penilaian
     menyebabkan pelemahan nilai tukar mata uang negara         atas kinerja Direksi dengan mengacu pada Rencana
     berkembang.                                                Bisnis Bank dan Revisinya yang telah disusun Direksi
                                                                dan disetujui oleh Dewan Komisaris serta disampaikan
     Di tengah dinamika tingginya ketidakpastian global,        kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
     pemulihan perekonomian Indonesia tetap berlanjut
     dan berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 5,03%            Mempertimbangkan kondisi eksternal serta dasar
     pada tahun 2024. Pertumbuhan terutama ditopang             penilaian yang menjadi acuan, Dewan Komisaris
     oleh permintaan domestik sejalan meningkatnya              memandang bahwa secara keseluruhan, Direksi telah
     konsumsi rumah tangga dan tetap baiknya investasi,         berhasil membuat SMBC Indonesia mencapai kinerja
     serta stabilitas harga yang tetap terjaga didukung oleh    yang baik di tengah tantangan dinamika perekonomian
     konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia dan           di tahun 2024.
     koordinasi erat dengan kebijakan Pemerintah.
                                                                Di bulan Maret 2024, SMBC Indonesia telah
     Pada bulan September 2024, Bank Indonesia                  menyelesaikan akuisisi PT Oto Multiartha (OTO) dan
     memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25             PT Summit Oto Finance (SOF) atau OTO Group,
     bps menjadi 6,00%, kemudian menjadi 5,75% pada             sebagai bagian dari strategi perseroan untuk melakukan
     Januari 2025 dengan suku bunga Deposit Facility            ekspansi usaha.
     menjadi 5,00%, dan suku bunga Lending Facility
     menjadi 6,50%.                                             Secara konsolidasi, total aset SMBC Indonesia naik
                                                                20% menjadi Rp241,1 triliun pada akhir tahun 2024.
     Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga baik, ditopang
     oleh permodalan yang kuat dan rendahnya risiko             Bank mencatatkan kenaikan pendapatan operasional
     kredit bermasalah. Permodalan perbankan tetap              (konsolidasi) sebesar 27% yoy menjadi Rp17,4 triliun
     kuat, tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital        di tahun 2024, yang dikontribusikan oleh pendapatan
     Adequacy Ratio/CAR) pada Desember 2024 sebesar             bunga bersih yang tumbuh 26% menjadi Rp15,2 triliun
     26,69%, yang mampu menyerap risiko sekaligus               serta pendapatan lainnya yang naik 31% menjadi Rp2,2
     mendukung pertumbuhan kredit. Risiko kredit juga           triliun.
     tetap terkendali, tercermin dari rasio kredit bermasalah
     (Non Performing Loan/NPL) yang rendah sebesar              Pendapatan bunga bersih secara konsolidasi meningkat
     2,08% (bruto). Likuiditas perbankan juga longgar           sejalan dengan margin bunga bersih (net interest
     sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia di mana pada       margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember
     Desember 2024, rasio AL/DPK dan LDR perbankan              2024 dari 6,45% pada Desember 2023. Kontributor
     masing-masing tercatat sebesar 25,59% dan 88,57%.          utama dari peningkatan pendapatan bunga bersih
     Kondisi likuiditas perbankan yang longgar mendorong        meliputi kenaikan pendapatan bunga dari kredit,
     tetap kuatnya pertumbuhan kredit sejalan dengan            penempatan aset likuid seperti surat berharga, dan
     tingginya minat perbankan untuk menyalurkan kredit         pendapatan bunga bersih dari OTO Group.
     serta insentif likuiditas melalui Kebijakan Insentif
     Likuiditas Makroprudensial (KLM) dari Bank Indonesia.      Selain itu, dari sisi pendapatan lainnya/fee, peningkatan
     Pertumbuhan kredit pada Desember 2024 tercatat             volume transaksi kartu kredit, peningkatan penjualan
     sebesar 10,4% (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga           produk bancassurance, cash management, dan trade
     (DPK), tercatat tumbuh sebesar 4,5% (yoy).                 memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan
                                                                fee Perseroan.




40   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 43
                                                                                           Laporan Manajemen




Dengan dikonsolidasinya biaya operasional OTO               4.   Kewaspadaan terhadap Risiko Pasar
Group sejak akuisisi ke dalam angka konsolidasi, biaya           Dewan Komisaris mempertimbangkan risiko pasar,
operasional menjadi Rp9,4 triliun. Biaya kredit menjadi          seperti kondisi ekonomi makro dan persaingan di
Rp3,9 triliun pada 2024. Peningkatan biaya-biaya ini             sektor pembiayaan kendaraan. Karena itu, Dewan
sejalan dengan pertumbuhan volume usaha dan inisiatif            Komisaris akan mengawasi dampak akuisisi
lainnya dari SMBC Indonesia.                                     terhadap kesehatan keuangan SMBC Indonesia,
                                                                 termasuk likuiditas dan profitabilitas.
Pada tahun 2024, secara konsolidasi, SMBC Indonesia
berhasil meraih laba bersih yang diatribusikan kepada       5.   Evaluasi terhadap Kinerja Pasca Akuisisi
pemilik entitas induk sebesar Rp2,81 triliun, naik 19%           Setelah akuisisi, Dewan Komisaris meninjau
year-on-year (yoy) dibanding tahun sebelumnya.                   secara berkala kinerja bisnis hasil integrasi
                                                                 untuk memastikan bahwa tujuan strategis yang
                                                                 diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.
EKSPANSI SMBC INDONESIA
                                                            Dewan Komisaris berkomitmen tetap objektif dalam
Dewan Komisaris SMBC Indonesia sebagai pihak yang           menjalankan tugas pengawasan dan memastikan
bertugas mengawasi jalannya operasional perusahaan          bahwa akuisisi ini benar-benar memberikan nilai tambah
diperkirakan memiliki pandangan strategis terhadap          bagi Bank serta seluruh pemangku kepentingan.
akuisisi OTO dan SOF. Beberapa pandangan yang
mungkin muncul adalah:
1.    Dukungan terhadap Strategi Pertumbuhan                PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS
      Dewan Komisaris mendukung akuisisi ini sebagai        ATAS PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI
      langkah strategis untuk memperluas bisnis dan         STRATEGI
      meningkatkan daya saing SMBC Indonesia.
      Dengan memperluas portofolio bisnis ke sektor         Pengawasan Dewan Komisaris terhadap jalannya
      pembiayaan kendaraan bermotor, Bank dapat lebih       pengurusan SMBC Indonesia oleh Direksi, dilakukan
      beragam dan stabil dalam jangka panjang.              sejak dari proses perumusan hingga implementasi
                                                            strategi. Kegiatan tersebut dipantau melalui indikator
2.    Perhatian pada Tata Kelola dan Risiko                 realisasi Rencana Bisnis Bank serta Laporan
      Dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas,         Pengawasan Rencana Bisnis.
      Dewan Komisaris akan memastikan bahwa
      proses akuisisi ini dilakukan sesuai dengan prinsip   Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
      tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Hal           memberikan nasihat kepada Direksi tersebut, Dewan
      ini mencakup analisis risiko menyeluruh terkait       Komisaris dan Direksi menyelenggarakan rapat
      integrasi bisnis, dampak finansial, dan potensi       gabungan yang dilakukan secara berkala maupun
      hambatan hukum.                                       adhoc. Dalam rapat gabungan, Dewan Komisaris
                                                            memberikan rekomendasi kepada Direksi, yang pada
3.    Ekspektasi terhadap Sinergi dan Efisiensi             tahun 2024, seluruhnya telah ditindaklanjuti.
      Operasional
      Dewan Komisaris memiliki ekspektasi tinggi            Dalam pandangan Dewan Komisaris, sepanjang tahun
      terhadap tercapainya sinergi antara SMBC              2024, perumusan strategi serta penerapannya telah
      Indonesia dan OTO Group. Dewan Komisaris akan         tepat dan direalisasikan dengan baik oleh Direksi.
      terus memantau apakah akuisisi ini menghasilkan       Pencapaian kinerja Bank yang baik pada tahun buku
      efisiensi operasional, peningkatan layanan, serta     tersebut tidak dapat dilepaskan dari perumusan
      memberikan manfaat bagi pemangku kepentingan,         strategi serta realisasi penerapannya oleh Direksi.
      termasuk nasabah dan karyawan.                        Karena itu, Dewan Komisaris memberikan apresiasi,
                                                            bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada upaya Direksi
                                                            sejak perumusan serta implementasi strategi yang
                                                            direalisasikan bersama organisasi di bawahnya.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024     41
Page 44
                                                                                           Laporan Manajemen




     Laporan Dewan Komisaris




     FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN                               Menyadari bahwa di tahun 2025 masih terdapat
     NASIHAT                                                    ketidakpastian global yang tetap tinggi, Dewan
                                                                Komisaris memberikan pertimbangan kepada
     Selain melakukan pengawasan, Dewan Komisaris               Direksi untuk selalu waspada dan gesit dalam
     secara terus-menerus memantau serta memberikan             mencermati perkembangan eksternal terkait kondisi
     nasihat kepada Direksi. Hal itu dilakukan melalui          perekonomian, industri keuangan dan perbankan,
     pemberian rekomendasi, baik disampaikan secara             termasuk juga kebijakan-kebijakan pemerintah agar
     langsung dalam rapat Dewan Komisaris dengan Direksi        dapat mengantisipasi tantangan maupun peluang yang
     maupun melalui komite di bawah Dewan Komisaris.            mungkin muncul di tahun 2025.

     Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah                Karena itu, Dewan Komisaris melihat bahwa prospek
     melaksanakan rapat gabungan dengan Direksi                 usaha yang disusun Direksi telah memadai. Dewan
     sebanyak 7 (tujuh) kali. Rapat-rapat tersebut membahas     Komisaris akan memberikan dukungan sepenuhnya
     beragam agenda dan di dalamnya termasuk masukan            agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
     dari Dewan Komisaris untuk dijalankan oleh Direksi.
     Pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris kepada
     Direksi juga dapat dilakukan di luar rapat. Dewan          PENERAPAN TATA KELOLA
     Komisaris mendapatkan masukan dari komite-komite           PERUSAHAAN
     yang merupakan organ pendukung pelaksanaan tugas
     dan fungsi Dewan Komisaris dan hasilnya berupa             Selama tahun 2024, SMBC Indonesia telah
     rekomendasi yang disampaikan kepada Direksi.               menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan
                                                                prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal
                                                                ini tercermin dari berbagai inisiatif yang menekankan
     PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA                               transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan dalam
     YANG DISUSUN DIREKSI                                       operasional perbankan.

     Dewan Komisaris berpandangan bahwa dalam                   Dewan Komisaris memandang bahwa komitmen
     menetapkan prospek usaha (di antaranya potensi             tersebut sangat penting, mengingat GCG
     pertumbuhan kredit, pendanaan dan peningkatan laba         merupakan fundamental yang kokoh dalam menjaga
     perusahaan), tidak terlepas dari rencana aksi korporasi,   kesinambungan usaha SMBC Indonesia. Perbankan
     dan target usaha. Terkait dengan hal tersebut, Dewan       merupakan bisnis di sektor jasa keuangan yang
     Komisaris menilai bahwa Direksi telah memperhitungkan      menjadikan kepercayaan para pemangku kepentingan
     dan memahami kondisi lingkungan internal dan               sebagai landasan dalam bisnis.
     eksternal, dan dampak perubahan lingkungan terhadap
     bisnis, produk & teknologi.                                SMBC Indonesia secara konsisten menyajikan
                                                                laporan tahunan yang informatif dan komprehensif,
     Bahkan dalam prospek usaha yang disusun, Direksi           mencerminkan pemahaman mendalam serta komitmen
     telah melakukan analisa strengths, weakness,               terhadap prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang
     opportunities, dan threats (SWOT) terkait posisi daya      baik. Pada tahun 2024, Bank menekankan dedikasi
     saing. Begitu pun dengan posisi bisnis Bank di industri    dalam mengelola aspek sosial dan lingkungan,
     perbankan, kinerja keuangan, struktur organisasi,          memastikan setiap inisiatif relevan dengan kebutuhan
     infrastruktur, kemampuan manajerial serta ketersediaan     masyarakat, dan mendukung pertumbuhan
     sumber daya manusia; serta menganalisis seluruh            berkelanjutan bagi berbagai segmen nasabah, termasuk
     alternatif strategi dengan mempertimbangkan tujuan         ritel, korporasi, UMKM, hingga pensiunan.
     strategis dan toleransi risiko Bank maupun tujuan
     jangka panjang Bank.                                       Bahkan, SMBC Indonesia telah menginternalisasi aspek
                                                                keberlanjutan dalam strategi bisnis dan operasional.
                                                                Inisiatif tersebut mencakup inovasi yang relevan
                                                                dan program-program yang bertujuan menciptakan
                                                                kehidupan yang lebih berarti bagi para pemangku
                                                                kepentingan.




42   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 45
                                                                                          Laporan Manajemen




Mengingat pentingnya penerapan prinsip-prinsip GCG,       -   Pengakuan atas Praktik GCG
selain melakukan pemantauan secara berkala atas               Penghargaan ARA 2023 merupakan bukti
penerapannya, Dewan Komisaris juga menjadi bagian             nyata atas dedikasi SMBC Indonesia dalam
dari proses dan pelaksanaan tata kelola tersebut.             meningkatkan kualitas dan transparansi laporan
Di lingkungan SMBC Indonesia, evaluasi secara                 tahunan, sebagai wujud tanggung jawab kepada
menyeluruh terkait penerapan GCG dilakukan secara             para pemangku kepentingan dan nasabah. Hal ini
berkala, yaitu semesteran dan tahunan.                        sejalan dengan upaya Bank untuk terus menjunjung
                                                              nilai-nilai berkelanjutan melalui inovasi dan inisiatif
Pada tahun buku 2024, Bank melakukan penilaian                yang relevan.
secara mandiri (self assessment) terhadap penerapan
tata kelola di mana pada semester pertama (per 30 Juni    -   Penghargaan IICD
2024) peringkat Tata Kelola Bank adalah 2 (Baik) dan          Bank berhasil memperoleh penghargaan dari
pada semester kedua (per 31 Desember 2024) peringkat          Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD)
Tata Kelola Bank adalah peringkat 1 (sangat baik).            sebagai 50 besar perusahaan dengan kapitalisasi
                                                              aset besar dan penghargaan dalam kategori sektor
Penilaian GCG SMBC Indonesia juga dilakukan                   keuangan terbaik.
oleh pihak independen yang mengacu pada standar
internasional, yakni ASEAN Corporate Governance           Pencapaian penghargaan tersebut mencerminkan
Scorecard (ACGS). Pada tahun 2024, total nilai (overall   keberhasilan SMBC Indonesia dalam menerapkan GCG
score) praktik GCG yang diperoleh SMBC Indonesia          secara efektif sepanjang tahun 2024. Dengan fokus
untuk pelaksanaan tahun 2023 adalah sebesar 108,22        pada transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan,
poin.                                                     SMBC Indonesia berhasil membangun kepercayaan dan
                                                          reputasi yang solid di industri perbankan Indonesia.
Berdasarkan skor tersebut, maka kinerja tingkat
kepatuhan SMBC Indonesia termasuk dalam predikat
“Leadership in Corporate Governance” atau Level           PENERAPAN WHISTLEBLOWING
5 (lebih dari 100). Skor ini bermakna praktik GCG di      SYSTEM
SMBC Indonesia melebihi yang disyaratkan oleh Level
1 (Struktur ACGS). Pencapaian penilaian ini bermakna      Sebagai bagian dari penerapan GCG, SMBC Indonesia
implementasi prinsip-prinsip GCG di SMBC Indonesia        telah memiliki whistleblowing channel sebagai sarana
telah mematuhi seluruh persyaratan internasional sesuai   pelaporan atas indikasi kejadian fraud maupun tindakan
dengan standar yang ditetapkan ACGS.                      fraud yang terjadi di lingkungan Bank. Atas setiap
                                                          laporan yang diterima, Satuan Kerja Operational &
Pencapaian lain dari penerapan GCG adalah apresiasi       Fraud Risk Management (OFRM) akan senantiasa
dari pihak eksternal, yakni berupa penghargaan. Di        menindaklanjuti laporan tersebut dengan menjaga
antaranya:                                                kerahasiaan identitas pelapor.
-    Annual Report Award (ARA) 2023
     Pada 7 Oktober 2024, SMBC Indonesia                  Bank secara berkala mengingatkan kepada setiap
     meraih penghargaan di urutan pertama untuk           karyawan untuk melakukan pelaporan melalui
     kategori “Perusahaan Non-BUMN dan Non-               whistleblowing channel terhadap indikasi kejadian
     BUMD Keuangan” pada ajang ARA 2023 yang              fraud maupun tindakan fraud. Selain itu, Bank telah
     diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan       mencantumkan dalam website korporasi dan setiap
     Governansi. Penghargaan ini menyoroti kualitas       perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga (vendor
     Laporan Tahunan 2023 SMBC Indonesia yang             maupun mitra bisnis) atas whistleblowing channel yang
     mengutamakan transparansi, praktik tata kelola       dimiliki oleh Bank.
     yang kuat, serta komitmen terhadap keberlanjutan.




    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024          43
Page 46
                                                                                           Laporan Manajemen




     Laporan Dewan Komisaris




     OFRM senantiasa memberikan laporan kepada Komite         aktivitas kerja sesuai pedoman dan tata tertib kerja
     Audit dan Komite Pemantau Risiko yang merupakan          untuk masing-masing komite. Hal ini penting, karena
     bagian dari Dewan Komisaris atas setiap kejadian fraud   rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan
     maupun tindakan fraud yang terjadi di SMBC Indonesia,    tersebut selanjutnya digunakan sebagai masukan
     termasuk yang dilaporkan melalui whistleblowing          bagi Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi
     channel yang dikelola oleh OFRM. Selama tahun 2024,      pengawasan.
     tidak terdapat pelaporan atas tindakan fraud maupun
     kejadian fraud terkait laporan keuangan dan akuntansi    Selain itu, penilaian terhadap komite juga dengan
     bank.                                                    mempertimbangkan hasil rekomendasi. Hal ini
                                                              menunjukkan kompetensi komite. Dalam pelaksanaan
                                                              parameter penilaian tersebut di tahun 2024, komite juga
     PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN                          telah melakukan kunjungan ke kantor cabang untuk
     KOMISARIS                                                memastikan pelaksanaan kepatuhan akuntabilitas dan
                                                              tata kelola SMBC Indonesia.
     Hingga akhir tahun buku 2024, secara individual
     SMBC Indonesia, Dewan Komisaris memiliki 4 (empat)       Mengacu pada sejumlah parameter tersebut, Dewan
     komite di bawahnya yaitu: Komite Audit, Komite           Komisaris memandang bahwa komite-komite yang
     Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko            merupakan organ di bawah Dewan Komisaris telah
     dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Adapun Komite       menjalankan tugasnya dengan baik. Komite-komite
     Tata Kelola Terintegrasi dibentuk sejak Agustus 2024,    tersebut telah memberikan dukungan secara maksimal
     di mana posisinya menggantikan Komite Tata Kelola        dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris.
     Perusahaan dan untuk memenuhi peraturan OJK No.
     18/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 terkait
     Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi     PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN
     Keuangan.                                                KOMISARIS DAN ALASANNYA

     Seluruh komite bertanggung jawab untuk melakukan         Pada tahun 2024, terdapat 1 (satu) kali perubahan
     kajian dan pengawasan berdasarkan tugas dan              komposisi Dewan Komisaris melalui Rapat Umum
     tanggung jawab yang telah ditetapkan dalam pedoman       Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang
     dan tata tertib kerja masing-masing komite.              diselenggarakan pada 29 Agustus 2024 dengan
                                                              mengangkat Marita Alisjahbana sebagai Komisaris
     Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan penilaian       Independen SMBC Indonesia. Adapun alasan atas
     terhadap kinerja komite-komite tersebut. Parameter       perubahan komposisi ini adalah untuk meningkatkan
     atau kriteria dan prosedur yang digunakan dalam          komposisi Komisaris Independen di SMBC Indonesia.
     penilaian mandiri (self-assessment), antara lain
     mencakup kehadiran dalam rapat dan pelaksanaan           Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris hingga
                                                              akhir tahun buku 2024 adalah sebagai berikut:



                                    Nama                                            Jabatan
      Chow Ying Hoong                                                           Komisaris Utama
      Takeshi Kimoto                                                               Komisaris
      Ninik Herlani Masli Ridhwan                                             Komisaris Independen
      Onny Widjanarko                                                         Komisaris Independen
      Edmund Tondobala                                                        Komisaris Independen
      Ongki Wanadjati Dana                                                         Komisaris
      Marita Alisjahbana                                                      Komisaris Independen




44   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 47
                                                                                      Laporan Manajemen




APRESIASI                                               Dewan Komisaris juga menyampaikan terima kasih
                                                        kepada regulator atas bimbingan dan pengawasannya,
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang tinggi      sehingga usaha Bank berjalan dengan baik sesuai
kepada Direksi dan seluruh karyawan yang telah          dengan regulasi yang telah ditetapkan dan praktik bisnis
mewujudkan kinerja usaha yang baik terhadap SMBC        terbaik.
Indonesia, walaupun dihadapkan pada kondisi eksternal
yang masih penuh tantangan. Ucapan terima kasih         Begitu pun dengan para pemangku kepentingan lain,
kami sampaikan kepada Pemegang Saham yang telah         Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas
memberikan kesempatan kepada Dewan Komisaris            kerja sama yang sudah berjalan. Dengan dukungan
menjadi bagian dari perjalanan kegiatan usaha Bank.     para pemangku kepentingan, manajemen mampu
                                                        menyajikan kinerja usaha yang baik untuk tahun buku
                                                        2024.




                                            Jakarta, 27 Maret 2025
                                         Atas nama Dewan Komisaris,




                                          Chow Ying Hoong
                                              Komisaris Utama




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024        45
Page 48
                                                                          Laporan Manajemen




     Dewan Komisaris




     TAKESHI                MARITA                 EDMUND                        ONGKI
     KIMOTO                 ALISJAHBANA            TONDOBALA                     WANADJATI DANA
     Komisaris              Komisaris Independen   Komisaris Independen          Komisaris




46   LAPORAN TAHUNAN 2024                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 49
                                                          Laporan Manajemen




CHOW YING                          NINIK HERLANI          ONNY
HOONG                              MASLI RIDHWAN          WIDJANARKO
Komisaris Utama                    Komisaris Independen   Komisaris Independen




      PT BANK SMBC INDONESIA TBK                          LAPORAN TAHUNAN 2024   47
Page 50
                                Laporan Manajemen




     Henoch Munandar
     Direktur Utama




48   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 51
                                                                                      Laporan Manajemen




Laporan
Direksi
              Bank mencatatkan kinerja positif di tahun 2024 dengan
              membukukan peningkatan laba bersih, penyaluran
              kredit, dana pihak ketiga, dan aset yang membuktikan
              kekuatan fundamental bisnis SMBC Indonesia untuk terus
              mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi masyarakat

              Untuk memperkuat posisi Bank di pasar domestik, Bank
              melakukan transformasi merek, sekaligus cermin dari
              sinergi yang kuat dengan entitas induk Bank, Sumitomo
              Mitsui Banking Corporation (SMBC), yang memungkinkan
              Bank untuk mengembangkan produk dan layanan yang
              lebih inovatif dan relevan bagi nasabah.




Para pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,


Laporan Tahunan 2024 SMBC Indonesia ini merupakan        antarnegara juga berlanjut seiring dengan meningkatnya
wujud dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan      fragmentasi ekonomi dan perdagangan global.
yang baik, yakni terkait aspek transparansi. Informasi   Ekonomi AS diprakirakan tetap kuat pada 2024 dan
yang disampaikan berkenaan dengan pengelolaan dan        2025 disertai dengan risiko pemanasan ekonomi yang
kinerja Bank pada tahun buku, yang tentu saja tidak      berasal dari pembengkakan defisit fiskal. Sementara
dapat dipisahkan dari dinamika eksternal.                itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan Kawasan
                                                         Eropa diprakirakan akan melanjutkan perlambatan
Dinamika geopolitik dunia yang cepat berubah telah       seiring dengan lemahnya permintaan domestik dan
memengaruhi perkembangan ekonomi global sepanjang        dampak dari kebijakan tarif dagang yang diterapkan
tahun 2024, dan diprakirakan akan terus berlanjut.       oleh Pemerintah AS. Di sisi lain, prospek pertumbuhan
Meskipun, kondisi perekonomian global memperlihatkan     ekonomi India, Indonesia, serta sejumlah negara
tanda perbaikan, dengan inflasi yang terus menurun dan   Emerging Market Economies diprakirakan masih
perdagangan global mulai pulih, namun pertumbuhan        tetap positif, didorong oleh permintaan domestik,
ekonomi global pada 2024 diprakirakan melambat           meskipun menghadapi potensi perlambatan ekspor
menjadi 3,2% dari 3,3% pada 2023 dan diproyeksikan       akibat penurunan pertumbuhan ekonomi global dan
tetap 3,2% pada 2025. Divergensi pola pertumbuhan        fragmentasi perdagangan dunia.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024       49
Page 52
                                                                                               Laporan Manajemen




     Laporan Direksi




     Penurunan inflasi global mendorong penurunan suku           insentif likuiditas melalui Kebijakan Insentif Likuiditas
     bunga kebijakan pada sejumlah bank sentral, termasuk        Makroprudensial (KLM) dari Bank Indonesia yang
     Bank Sentral AS, The Fed, di mana sepanjang tahun           disalurkan kepada sektor-sektor prioritas, yaitu sektor
     2024, The Fed telah memangkas suku bunganya                 hilirisasi mineral dan batu bara (minerba) dan pangan,
     atau FFR sebesar 100 bps terhitung sejak September          otomotif, perdagangan dan listrik, gas dan air, pariwisata
     2024. Sejalan dengan penurunan FFR, Bank Indonesia          dan ekonomi kreatif, serta UMKM dan energi hijau.
     memutuskan memutuskan untuk menurunkan suku
     bunga BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 6,0% agar inflasi      Dalam situasi yang mengemuka tersebut, SMBC
     pada 2024 dan 2025 tetap terkendali dalam sasaran           Indonesia mencatatkan pencapaian kinerja yang baik
     2,5±1% dan untuk turut mendorong pertumbuhan                pada tahun 2024.
     ekonomi yang berkelanjutan.

     Harga energi dan komoditas seperti gandum, jagung,          PERUBAHAN PENTING
     minyak nabati, dan pupuk tetap rentan terhadap
     gangguan rantai pasokan dan fluktuasi pasar akibat isu      Perubahan Nama
     geopolitik, perubahan permintaan pasar, dan skenario        Pada tahun 2024, nama PT BANK BTPN Tbk secara
     iklim. Perang Ukraina-Rusia masih berlangsung               resmi berubah menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk,
     ditambah perang Israel-Hamas. Bahkan volatilitas global     seiring dengan dinamika pasar dan perkembangan
     diperkirakan meningkat dengan adanya Presidensi baru        portofolio SMBC Indonesia. Perubahan tersebut
     di Amerika Serikat. Ada kekhawatiran kebijakan negara       menjadi strategi untuk memperkuat posisi Bank di
     tersebut akan mengarah pada perlambatan penurunan           pasar domestik, sekaligus cermin dari sinergi yang
     suku bunga bank sentral Amerika Serikat, yakni The          kuat dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation
     Federal Reserve (The Fed).                                  (SMBC), entitas induk Bank. Transformasi merek juga
                                                                 menegaskan relevansi SMBC Indonesia terhadap
     Di tengah dinamika ekonomi global, perekonomian             segmentasi usaha yang lebih luas.
     domestik tumbuh moderat, dengan konsumsi rumah
     tangga menjadi mesin utama pertumbuhan dan                  Transformasi ini memungkinkan Bank mengembangkan
     investasi tetap dinamis, antara lain didorong oleh proyek   produk dan layanan yang lebih inovatif dan relevan
     infrastruktur publik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat   bagi nasabah. Bahkan ke depan, SMBC Indonesia
     pertumbuhan ekonomi tahun 2024 mencapai 5,03%.              berkomitmen untuk terus beradaptasi dan berinovasi
                                                                 menghadirkan solusi keuangan yang dapat membantu
     Dari sisi ketahanan sistem keuangan juga masih terjaga      nasabah mencapai tujuan finansial dan meningkatkan
     dengan baik, termasuk pada industri perbankan.              kualitas hidup mereka.
     Likuiditas perbankan tetap memadai, seperti tercermin
     dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/      Melalui perubahan nama, Bank berharap dapat terus
     DPK) pada Desember 2024 yang 25,59%. Tingkat                mempererat hubungan dengan nasabah, mitra dan
     permodalan juga solid dengan rasio kecukupan modal          pemegang saham, melalui sinergi yang lebih kuat
     (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan sebesar              dengan SMBC serta mendukung strategi pertumbuhan
     26,69%.                                                     jangka panjang SMBC Indonesia. Bank akan menjaga
                                                                 komunikasi yang terbuka dengan semua pemangku
     Sementara rasio kredit bermasalah (Non-Performing           kepentingan dan memastikan bahwa perubahan ini
     Loan/NPL) perbankan pada Desember 2024 terjaga              memberikan nilai tambah bagi nasabah, mitra, serta
     rendah, sebesar 2,08% (bruto) dan 0,74% (neto).             pemegang saham.
     Ketahanan permodalan dan likuiditas perbankan
     juga didukung oleh pencapaian profitabilitas dan            Akuisisi OTO Group
     pengelolaan risiko bank yang baik, serta ditopang oleh      Pada tahun 2024, SMBC Indonesia menuntaskan
     kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang        akuisisi 2 (dua) perusahaan pembiayaan, yaitu PT Oto
     terjaga, sebagaimana hasil stress test perbankan terkini.   Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF)
                                                                 atau keduanya disebut sebagai OTO Group. Akuisisi
     Pertumbuhan kredit/pembiayaan pada November                 ini akan memperkuat sinergi antara Bank dan OTO
     2024 tetap kuat, mencapai 10,79% (yoy). Dari sisi           Group dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar
     penawaran, kuatnya pertumbuhan kredit sejalan dengan        pembiayaan kendaraan roda empat dan roda dua di
     tingginya minat perbankan untuk meyalurkan kredit serta     Indonesia.



50   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 53
                                                                                        Laporan Manajemen




Aksi korporasi tersebut sekaligus menjadi tonggak         Meskipun sektor keuangan Indonesia masih tetap
penting bagi Bank dalam menyediakan portofolio            kuat, pengawasan intensif terhadap dinamika yang
bisnis yang semakin lengkap demi melayani segmen          berkembang tetap penting untuk mengatasi kerentanan
nasabah lebih luas. Inisiatif ini menjadi langkah         terkait kenaikan suku bunga. SMBC Indonesia
strategis untuk memperluas layanan, meningkatkan          senantiasa memantau dengan cermat dinamika yang
inovasi, dan memperkuat posisi SMBC Indonesia di          terjadi di industri perbankan dan perekonomian.
pasar pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia
dengan bergabungnya OTO Group ke ekosistem SMBC           Apalagi pada tahun 2024 juga merupakan tahun politik
Indonesia.                                                dengan diselenggarakannya pemilihan umum yang
                                                          membuat banyak dunia usaha melakukan aksi wait and
Dampak penting yang diharapkan dari akuisisi OTO          see. Selain itu, Bank juga masih perlu terus mengelola
Group ini, antara lain:                                   bisnis yang tergolong sebagai mature pada portofolio
1.    Diversifikasi Portofolio Bisnis                     retail lending yang merupakan bagian dari transforming
      Memungkinkan SMBC Indonesia memperluas              business¸ di mana untuk menjaga pertumbuhan bisnis
      layanan keuangan, khususnya dalam pembiayaan        di segmen tersebut, Bank melanjutkan pengembangan
      kendaraan roda empat dan roda dua, sehingga         kredit kepada nasabah yang baru yang sesuai kriteria.
      dapat melayani segmen nasabah yang lebih luas.
                                                          Seluruh kendala dan tantangan tersebut telah
2.    Sinergi dan Inovasi Produk                          diantisipasi oleh SMBC Indonesia, sehingga Bank dapat
      Mendorong inovasi produk dan layanan,               melaluinya dengan baik. Bank juga memanfaatkan
      meningkatkan relevansi, dan memberikan nilai        momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap
      tambah bagi nasabah.                                solid, karena didukung oleh permintaan domestik,
                                                          belanja konsumen dan investasi serta ekspor komoditas
3.    Ekspansi Jaringan dan Basis Pelanggan               yang kuat. Sebagai mitigasi risiko, Bank tetap
      Dengan memanfaatkan masing-masing jaringan          menerapkan prinsip kehati-hatian.
      cabangnya yang luas, OTO Group dan SMBC
      Indonesia dapat meningkatkan penetrasi pasar        Target Pasar, Strategi dan Kebijakan
      ke segmen yang sebelumnya belum terjangkau,         Strategis, serta Implementasinya
      termasuk masyarakat di daerah terpencil.            SMBC Indonesia fokus melayani segmen ritel dan
                                                          mass market yang terdiri dari para pensiunan, pelaku
4.    Peningkatan Daya Saing di Pasar Pembiayaan          usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas
      Memperkuat posisi SMBC Indonesia dalam industri     prasejahtera produktif; segmen consuming class; serta
      pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia,         segmen korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung unit
      memungkinkan Bank bersaing lebih efektif dengan     bisnis: Wealth Management Business, Retail Lending,
      pemain lain di pasar.                               Jenius, Business Banking, serta Corporate Banking yang
                                                          melayani perusahaan besar nasional, multinasional,
5.    Optimalisasi Sumber Daya dan Infrastruktur:         komersial dan Jepang.
      Memungkinkan pemanfaatan infrastruktur dan
      jaringan distribusi kedua perusahaan secara         Bank memiliki beberapa anak usaha yaitu BTPN
      optimal, meningkatkan efisiensi operasional dan     Syariah yang fokus melayani nasabah dari komunitas
      layanan kepada nasabah.                             prasejahtera produktif, serta perusahaan pembiayaan
                                                          kendaraan bermotor OTO Group. Melalui Program
                                                          Daya, yaitu program pemberdayaan mass market yang
PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2024                             berkelanjutan dan terukur, SMBC Indonesia secara
                                                          reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk
Kendala dan Tantangan yang Dihadapi                       meningkatkan kapasitas nasabah sehingga memiliki
Pada tahun 2024, SMBC Indonesia dapat mengatasi           kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk
tantangan dari dinamika perekonomian global yang          hidup yang lebih bermakna.
disertai dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi yang
memberikan tantangan pada perekonomian Indonesia.
                                                          STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
Konflik yang masih terjadi di banyak negara yang
masih terjadi berpotensi menambah tekanan pada            Pada tahun 2024, strategi dan kebijakan strategi
pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan harga energi. Inflasi   yang diterapkan SMBC Indonesia untuk mendukung
yang lebih tinggi dari perkiraan dan indikator ekonomi    pencapaian target usaha, antara lain:
yang buruk dapat menyebabkan pengetatan kebijakan         1. Meningkatkan pinjaman dengan menetapkan
moneter yang berkepanjangan.                                  risk appetite yang sejalan dengan tujuan yang
                                                              diperlukan dan melalui value chain.

     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024       51
Page 54
                                                                                              Laporan Manajemen




     Laporan Direksi




     2.   Meningkatkan basis pelanggan ritel dan                 KPI yang sudah ditetapkan akan dipantau secara
          pendapatan dengan meningkatkan kemampuan               berkala. Perkembangan atas pencapaian KPI di bidang
          Jenius sebagai platform dan wealth management,         keuangan masuk dalam materi rapat manajemen yang
          mengoptimalkan saluran distribusi, kolaborasi          dilakukan 1 (satu) bulan sekali. Secara triwulanan,
          lintas lini bisnis dan kemitraan strategis dengan      pemantauan dan evaluasi dituangkan dalam laporan
          ekosistem pasar.                                       realisasi rencana bisnis yang mencakup tindak lanjut
     3.   Meningkatkan Current Account and Saving Account        atau upaya yang akan dilakukan untuk memperbaiki
          (CASA) dan pendapatan fee base dan foreign             pencapaian realisasi rencana bisnis.
          exchange dengan mengembangkan proposisi nilai
          pelanggan, kapabilitas, produk dan layanan.            Proses ini sekaligus sebagai upaya Direksi untuk
     4.   Berinvestasi pada talenta, menanamkan budaya           memastikan bahwa seluruh strategi yang telah
          berbasis kepercayaan yang berkinerja tinggi.           ditetapkan dapat diimplementasikan dengan baik.
     5.   Menerapkan keunggulan operasional secara               Dengan demikian, Direksi memiliki peran, bahkan
          bank wide dengan menerapkan digitalisasi dan           terlibat langsung sejak dari perumusan strategi hingga
          keunggulan proses.                                     pelaksanaannya.
     6.   Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan
          return on assets.
     7.   Mengembangkan proposisi nilai dan kolaborasi           PERBANDINGAN ANTARA REALISASI
          yang dioptimalkan ke tingkat yang diperbolehkan        DAN TARGET
          oleh regulator dengan BTPN Syariah, anak
          perusahaan OTO Group dan grup SMBC di                  Penerapan strategi dan kebijakan strategis yang tepat
          Indonesia dan jaringan global SMBC.                    telah menghasilkan kinerja usaha SMBC Indonesia
     8.   Membangun keunggulan operasional teknologi             yang baik, di tengah kondisi eksternal yang dinamis.
          informasi dan terus membangun kapabilitas              Pada tahun 2024, Bank berhasil mencatatkan kenaikan
          keamanan digital dan siber.                            pendapatan operasional (konsolidasi) sebesar 26,9%
                                                                 secara tahunan (year on year/yoy), sehingga menjadi
     Peran Direksi dalam Perumusan Strategi                      Rp17,4 triliun.
     dan Kebijakan Strategis serta Upaya
     Memastikan Implementasi Strategi                            Kinerja tersebut didukung oleh pendapatan bunga
     Peraturan OJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang                  bersih dengan kenaikan 26,3% (yoy) menjadi Rp15,2
     Rencana Bisnis Bank (RBB) menegaskan bahwa                  triliun, yang dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan
     penyusunan RBB berada di bawah tanggung jawab               bunga dari kredit, penempatan aset likuid seperti surat
     Direksi. Karena itu, Direksi terlibat langsung dalam        berharga, serta pendapatan bunga bersih dari OTO
     perumusan strategi dan kebijakan strategis SMBC             Group. Selain itu, dari sisi pendapatan operasional
     Indonesia, seperti termuat dalam RBB.                       lainnya/fee, peningkatan volume transaksi kartu kredit,
                                                                 peningkatan penjualan produk bancassurance, cash
     Dalam prosesnya, penyusunan RBB melibatkan rapat            management, dan trade memberikan kontribusi pada
     Direksi yang membahas kajian atas target bisnis dan         peningkatan pendapatan fee Perseroan.
     anggaran, serta risiko dan kesesuaian antara strategi
     terhadap anggaran dan target bisnis serta kesesuaian        Pendapatan bunga bersih secara konsolidasi meningkat
     strategi dengan risk appetite SMBC Indonesia. Kajian        sejalan dengan margin bunga bersih (Net Interest
     dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi dan strategi       Margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember
     prioritas dengan mempertimbangkan prinsip kehati-           2024 dari 6,45% pada Desember 2023.
     hatian dan penerapan manajemen risiko yang memiliki
     cakupan komprehensif.                                       Dengan dikonsolidasinya biaya operasional OTO
                                                                 Group sejak akuisisi ke dalam angka konsolidasi, biaya
     Setelah RBB mendapatkan persetujuan dari Dewan              operasional menjadi Rp9,4 triliun. Biaya kredit menjadi
     Komisaris, pelaksanaannya berada di bawah koordinasi        Rp3,9 triliun pada 2024. Peningkatan biaya-biaya ini
     Direksi dengan menyusun Key Performance Indicators          sejalan dengan pertumbuhan volume usaha dan inisiatif
     (KPI). Tujuannya untuk membantu manajemen dalam             lainnya dari SMBC Indonesia.
     memantau kinerja Bank melalui indikator-indikator
     (kualitatif dan kuantitatif) yang lebih praktis dan mudah   Komitmen kuat SMBC Indonesia tercermin dari
     untuk dipantau.                                             penyaluran kredit secara konsolidasi yang meningkat



52   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 55
                                                                                         Laporan Manajemen




sebanyak 14,6% menjadi Rp179,4 triliun per akhir               d.   Memberikan pinjaman kepada target pasar
2024. Faktor pendorong terbesar berasal dari kredit                 baru, UKM massal secara digital, melalui
retail yang tumbuh signifikan sebesar 31% berkat                    platform SME Digital yang telah diluncurkan
penyaluran di segmen Joint Finance, Jenius, dan Mikro               pada triwulan I-2022.
yang masing-masing naik 389%, 56%, dan 40%. Selain             e.   Melalui portofolio pensiun, memberikan
itu, kredit untuk usaha kecil dan menengah (UKM) naik               pinjaman kepada nasabah berpenghasilan
8%, sedangkan di sisi kredit korporasi dinamika suku                rendah, yang memenuhi kriteria dalam
bunga dan persaingan suku bunga kredit korporasi yang               perhitungan RPIM.
ketat merupakan tantangan yang dihadapi di tahun
2024 (kredit korporasi mengalami penurunan sebesar        2.   Pembiayaan melalui Lembaga Keuangan
6%). SMBC Indonesia akan merespons dinamika pasar              a. Pembiayaan melalui Bank Perekonomian
tersebut dengan pengelolaan portofolio kredit korporasi           Rakyat (BPR) dengan skema pelaksana
yang lebih optimal dan relevan dengan kebutuhan                   pinjaman untuk UMKM.
nasabah korporasi. Sementara, di tengah situasi                b. Pembiayaan melalui perusahaan multi-
yang penuh tantangan di segmen ultra mikro saat ini,              finance dan peer to peer melalui skema loan
anak usaha BTPN Syariah fokus menjaga kualitas                    channeling.
pembiayaan dan lebih selektif dalam menyalurkan
pembiayaan, meskipun demikian untuk biaya kredit          3.   Pembiayaan melalui Surat Berharga Pembiayaan
tahun 2024 lebih rendah dibandingkan tahun lalu.               Inklusif (SBPI)
                                                               a. Melalui Departemen Treasury, SMBC Indonesia
NPL bruto tercatat sebesar 2,50% (termasuk piutang                  akan menjajaki penerbitan atau pembelian
pembiayaan) pada tahun sebelumnya. Bersama OTO                      SBPI/obligasi.
Group, SMBC Indonesia akan senantiasa menerapkan
manajemen risiko yang sehat.                              Dengan melakukan inisiatif-inisiatif di atas, per
                                                          Desember 2024, rasio RPIM tercatat sebesar 29,05%.
Hingga akhir tahun buku 2024. SMBC Indonesia
membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi
yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk     PROSPEK USAHA
sebesar Rp2,81 triliun, naik 19,3% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp2,36 triliun. Sementara         Pada tahun 2025, divergensi pola pertumbuhan
dibandingkan dengan target, pencapaiannya 105%.           antarnegara diperkirakan akan berlanjut seiring dengan
                                                          meningkatnya fragmentasi ekonomi dan perdagangan
Dari sisi penghimpunan dana, total Dana Pihak Ketiga      global. Perekonomian Amerika Serikat (AS) diprakirakan
meningkat sebesar 12,1% menjadi Rp121,3 triliun,          tetap kuat ditopang oleh konsumsi rumah tangga seiring
dengan saldo rekening koran dan rekening tabungan         upah dan produktivitas yang tinggi serta perbaikan
(current account & saving account/CASA) tumbuh 3,2%       investasi disertai dengan risiko pemanasan ekonomi yang
menjadi Rp45,6 triliun dan total deposito naik 18,3%      berasal dari pembengkakan defisit fiskal. Sementara
menjadi Rp75,7 triliun per akhir Desember 2024.           itu, ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih lemah
                                                          dipengaruhi permintaan domestik yang belum kuat
                                                          serta kinerja eksternal yang menurun sejalan dengan
KOMITMEN TERHADAP                                         perekonomian global yang melambat dan dampak
PENGEMBANGAN UMKM                                         dari implementasi kenaikan tarif impor oleh AS. Di sisi
                                                          lain, prospek pertumbuhan ekonomi India, Indonesia,
SMBC Indonesia telah menyusun rencana strategis           serta sejumlah negara Emerging Market Economies
untuk memenuhi rasio pembiayaan inklusif                  diprakirakan masih tetap positif, didorong oleh
makroprudensial (RPIM) untuk pembiayaan UMKM. Hal         permintaan domestik, meskipun menghadapi potensi
itu mengacu pada 3 (tiga) pilar, yang mencakup:           perlambatan ekspor akibat penurunan pertumbuhan
1. Direct Financing & Supply Chain Financing              ekonomi global dan fragmentasi perdagangan dunia.
     a. Scale up bisnis UMKM dengan meningkatkan          Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
        layanan dan penawaran produk yang ada,            dunia 2025 diprakirakan sebesar 3,2%.
        serta mengoptimalkan jaringan cabang.
     b. Memberikan pinjaman kepada nasabah UKM            Selain oleh kebijakan tarif impor AS yang lebih cepat
        komersial dan korporasi yang menyalurkan          dan luas dari prakiraan, ketidakpastian pasar keuangan
        pinjaman ke jaringan pemasok/pembeli UMKM.        global tetap tinggi juga dipengaruhi oleh arah kebijakan
     c. Pembiayaan melalui supply chain financing,        bank sentral AS. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS
        melalui kerja sama internal dengan wholesale      yang tinggi berdampak pada ekspektasi penurunan
        banking dan corporate Japanese.                   Federal Funds Rate (FFR) yang lebih terbatas.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       53
Page 56
                                                                                          Laporan Manajemen




     Laporan Direksi




     Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi         Bank juga beradaptasi dengan regulasi terbaru terkait
     Indonesia di tahun 2025 dalam kisaran 4,7-5,5%.          GCG, misalnya POJK 15 tahun 2024 tentang Integritas
     Prospek ini dipengaruhi oleh prakiraan peningkatan       Pelaporan Keuangan. Peraturan itu menegaskan, dalam
     investasi, terutama investasi non-bangunan. Sementara    rangka kebutuhan ketepatan dan keakuratan proses
     itu, konsumsi rumah tangga perlu didorong sehingga       penyusunan informasi keuangan dan laporan keuangan
     dapat makin menopang permintaan domestik. Dari           yang berintegritas, dibutuhkan dukungan penerapan
     eksternal, berbagai upaya untuk memperkuat ekspor        tata kelola dan pengendalian internal dalam proses
     perlu terus ditingkatkan guna memitigasi dampak          pelaporan keuangan bank. Dalam proses tersebut,
     melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang        mencakup peran Direksi, Dewan Komisaris, pemegang
     utama.                                                   saham pengendali, pejabat eksekutif, dan pihak
                                                              terafiliasi Bank.
     Pada bulan Januari 2025, BI menurunkan BI rate
     menjadi sebesar 5,75% dan rapat Dewan Gubernur           OJK juga menerbitkan POJK Nomor 30 tahun
     BI pada bulan Februari 2025 memutuskan untuk             2024 tentang Konglomerasi dan Perusahaan Induk
     mempertahankan BI rate tersebut. Keputusan ini           Konglomerasi Keuangan yang mencabut dan
     konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025    menyatakan tidak berlaku POJK 45/POJK.03/2020.
     tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1 %, stabilisasi      Mengacu pada regulasi tersebut, Bank perlu
     nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamental di          membenahi struktur tata kelola konglomerasi keuangan
     tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, dan      yang baru seiring dengan akuisisi OTO Group.
     turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan
     Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) ditingkatkan   Sebagai bagian dari evaluasi dan komitmen untuk
     untuk lebih mendorong kredit/pembiayaan perbankan        terus meningkatkan kualitas penerapan GCG, SMBC
     kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan           Indonesia melakukan penilaian secara berkala. Untuk
     penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program         tahun buku 2024, Bank melakukan penilaian secara
     Asta Cita Pemerintah. Bank Indonesia memproyeksikan      mandiri (self assessment) terhadap penerapan tata
     pertumbuhan kredit di kisaran 11–13% pada 2025.          kelola, yaitu di mana pada semester pertama (per 30 Juni
                                                              2024) peringkat tata kelola Bank adalah (Baik) dan pada
     Dalam mengantisipasi berbagai kondisi di atas, SMBC      semester kedua (per 31 Desember 2024) peringkat tata
     Indonesia akan tetap menjaga resiliensi dan mampu        kelola Bank adalah 1 (sangat baik).
     merespons berbagai potensi risiko di tengah dinamika
     lingkungan ekonomi yang belum stabil. Bank telah         Sementara skor penilaian dari standar ASEAN
     menyiapkan beragam strategi untuk mencapai tujuan        Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang dinilai
     jangka panjang dan menengah agar kinerja usaha           oleh konsultan independen Indonesian Institute for
     SMBC Indonesia tetap tumbuh secara berkelanjutan.        Corporate Directorship (IICD) dengan skor 108.22 poin
                                                              dalam peringkat Leadership in Corporate Governance
                                                              atau berada pada Level 5 (>100), di mana skor tersebut
     PENERAPAN TATA KELOLA                                    naik sebesar 9.03 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
     PERUSAHAAN
                                                              Penerapan prinsip-prinsip GCG yang telah dilakukan
     SMBC Indonesia memiliki komitmen dalam penerapan         secara konsisten dan berkelanjutan tersebut
     Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate     mendapatkan apresiasi dari pihak eksternal. Bank
     Governance (GCG) pada setiap level organisasi serta      berhasil memperoleh penghargaan dari IICD sebagai 50
     kelompok usaha SMBC. Hal itu diwujudkan melalui          besar perusahaan dengan kapitalisasi aset besar dan
     penyesuaian Pedoman Tata Kelola Perusahaan,              penghargaan dalam kategori sektor keuangan terbaik.
     Pedoman dan Tata tertib Kerja Direksi dan Dewan
     Komisaris, Pedoman dan Tata tertib Kerja komite di
     bawah Direksi dan Dewan Komisaris, serta kebijakan       PENERAPAN TANGGUNG JAWAB
     dan prosedur, sebagai tindak lanjut dari Keputusan       SOSIAL DAN LINGKUNGAN
     Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 21             PERUSAHAAN
     Maret 2024 mengenai perubahan Anggaran Dasar, dan
     dengan merujuk pada Peraturan OJK Nomor 17 tahun         SMBC Indonesia terus memperkuat komitmen
     2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.       keberlanjutannya sebagai langkah strategis untuk
                                                              mencapai kesuksesan finansial jangka pendek serta



54   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 57
                                                                                          Laporan Manajemen




membangun dampak positif jangka panjang terhadap           PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
masyarakat dan lingkungan. Komitmen tersebut               MANUSIA
diimplementasikan melalui berbagai upaya dan inisiatif
untuk mendukung keuangan berkelanjutan di Indonesia        Fokus strategis Direktorat Human Resource SMBC
dan pencapaian target net zero emission (NZE) dari         Indonesia adalah pengembangan sumber daya manusia
kegiatan operasional Bank pada 2030 dan 2050 untuk         (SDM) dan kapabilitas talenta secara berkesinambungan
target NZE pada pinjaman dan portofolio investasi.         agar terus mampu mendukung pertumbuhan organisasi
Target ini juga sejalan dengan target SMBC Group.          di masa depan. Untuk mewujudkannya, pada tahun
                                                           2024 Bank telah menjalankan beberapa inisiatif
Komitmen Bank terhadap penerapan keuangan                  penting yang selaras dengan fokus strategi dalam
berkelanjutan juga diwujudkan dengan                       menarik, mengembangkan dan mempertahankan
mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam       talenta (to attract, develop and retain talents). Uraian
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang            pelaksanaannya, yaitu:
merupakan mandat dari POJK 51/2017 tentang                 1. Pengembangan Organisasi. Pada tahun 2024 fokus
penerapan keuangan keberlanjutan bagi lembaga jasa              pada:
keuangan. Pada tahun 2024, SMBC Indonesia telah                 a. Pengembangan kapabilitas talenta pemangku
menyusun RAKB tahun 2025 yang difokuskan pada                        jabatan diposisi tingkat 1 dan 2 di bawah
kelanjutan dan penguatan insiatif RAKB yang sudah                    Board of Director dan Board of Management
dilaksanakan pada tahun 2024.                                        (BOD/BOM), termasuk identifikasi dan rencana
                                                                     suksesi internal Bank. Hal ini dilakukan untuk
RAKB tersebut tetap berfokus pada 3 (tiga) kegiatan                  memastikan kesinambungan organisasi dan
utama, yakni peningkatan portofolio keuangan                         kepemimpinan Bank. Selanjutnya, program
berkelanjutan, pengembangan kapasitas internal, serta                pengembangan kapabilitas talenta juga akan
penyesuaian organisasi dan manajemen risiko. SMBC                    dilakukan hingga pemangku jabatan diposisi
Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan                       tingkat 3 di bawah BOD/BOM.
pembiayaan ramah lingkungan di seluruh segmen usaha             b. Kolaborasi dengan SMBC Group dalam
dan mendorong keuangan inklusi.                                      program pertukaran karyawan dan
                                                                     pengembangan bersifat global yang dilakukan
SMBC Indonesia juga terus meningkatkan implementasi                  di Singapura dan Jepang merupakan fokus
operasional berkelanjutan yang bertujuan menekan                     program talenta yang terus dikembangkan.
emisi karbon dari operasional usaha dan mendorong                    Program tersebut menjadi salah satu aspek
inklusi dan keberagaman di lingkungan kerja. Upaya                   terpenting dalam Employee Value Proposition
dan insiatif yang dilakukan, antara lain meningkatkan                (EVP) dan menjadi daya tarik dalam
target penurunan konsumsi energi dan listrik serta                   menjalankan employer branding. Selain itu,
peningkatan adopsi energi terbarukan (renewable                      dengan EVP, Bank berupaya meningkatkan
energy).                                                             daya saing untuk mendapatkan talenta-talenta
                                                                     terbaik di pasar tenaga kerja.
Dalam hal tata kelola keberlanjutan, SMBC Indonesia             c. Mengimplementasikan program
menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan                    pengembangan akselerasi SMBC Indonesia
dengan membentuk Komite Keberlanjutan                                bagi lulusan universitas yang baru (fresh
(Sustainability Committee) yang dibentuk sejak tahun                 graduates) bernama LEAD program, yang
2022 dan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability                     dirancang agar para lulusan program dapat
Policy) yang diterbitkan pada tahun 2023. Sustainability             lebih siap dan menampilkan performa yang
Policy ini merupakan pedoman bagi seluruh karyawan                   optimal dalam mendukung upaya strategi
yang terlibat dalam mendukung SMBC Indonesia                         bisnis Bank serta menjadi calon pemimpin
menjalankan kegiatan usaha perbankan yang                            masa depan Indonesia. Pada tahun 2024,
bertanggung jawab dan mengedepankan aspek-aspek                      SMBC Indonesia menjalankan 2 (dua) batch
keberlanjutan.                                                       program LEAD.
                                                                d. Meningkatkan employer branding adalah kerja
Dalam rangka memastikan kebijakan keberlanjutan                      sama dengan organisasi yang memiliki reputasi
sesuai dan relevan dengan kebijakan dan peraturan                    baik, termasuk universitas terkemuka lokal
yang berlaku, SMBC Indonesia melakukan kajian dan                    dan internasional seperti di Jepang, organisasi
evaluasi terhadap Sustainability Policy setiap tahun.                perhimpunan pelajar, serta berpartisipasi
Sejak tahun 2023, Bank juga telah meluncurkan                        dalam beberapa program penghargaan human
halaman keberlanjutan pada situs resmi SMBC                          resources yang diselenggarakan secara lokal
Indonesia (www.smbci.com) untuk mendukung dan                        di Indonesia maupun tingkat regional di Asia.
memperkuat transparansi informasi terkait kebijakan                  Pada tahun 2024 Bank juga menjalankan
dan kinerja keberlanjutan yang diselenggarakan.

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024        55
Page 58
                                                                                            Laporan Manajemen




     Laporan Direksi




               aktivitas rebranding atas employer branding           beberapa fitur baru untuk mendukung proses
               Bank yang sejalan dengan strategi transformasi        manajemen HR secara keseluruhan. Termasuk
               Bank BTPN menjadi Bank SMBC Indonesia.                di dalamnya, modul manajemen kompensasi,
          e.   Menjalankan program-program kegiatan                  manajemen talenta, serta pengembangan
               karyawan melalui SMBCI Club yang meliputi             berkelanjutan atas sistem HRIS Bank. SMBC
               kegiatan olahraga, hobi dan kerohanian. Selain        Indonesia juga telah mengimplementasikan HR
               itu, Bank melanjutkan program employee                Dashboard, yang diharapkan dapat meningkatkan
               assistance yang meliputi aspek kesehatan              kemampuan Bank dalam mengelola, memproses
               mental, finansial dan legal, di mana karyawan         dan menyajikan informasi terkait sumber daya
               dapat berkonsultasi dengan ahli-ahli di               manusia Bank. Dengan demikian, dapat membantu
               bidangnya.                                            manajemen dalam proses pengambilan keputusan
                                                                     secara lebih cepat dan terukur.
     2.   Program Keberagaman, Ekuitas Dan Inklusi
          (Diversity, Equity & Inclusion/DEI). Pada tahun       5.   Rewards & Performance Management, Bank
          2024 Bank fokus kepada program pemberdayaan                meninjau remunerasi dan manfaat bagi pegawai
          perempuan dan disabilitas untuk menciptakan                secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan
          lingkungan kerja yang positif. Program tersebut,           pasar tenaga kerja di industri saat ini. Dengan
          antara lain meliputi kelas bahasa isyarat bagi             inisiatif ini, Bank dapat merumuskan formula
          karyawan, kerja sama dengan mitra disabilitas,             remunerasi bagi pegawai secara kompetitif dan
          program mentorship untuk karyawan perempuan                sesuai dengan strategi Bank.
          dengan pemimpin internal Bank, serta kolaborasi
          dengan SMBC Group dan anak perusahaan untuk           PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
          program DEI.                                          INFORMASI

     3.   Learning & Development. Pada tahun 2024,              Sejalan dengan RBB 2024, teknologi informasi (TI)
          SMBC Indonesia melanjutkan komitmen untuk             menitikberatkan pengelolaan dan pengembangan TI
          meningkatkan dan mengembangkan kualitas               pada sejumlah hal, yakni:
          serta kompetensi SDM di bidang teknis, nonteknis      1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
          dan kepemimpinan. Program yang direalisasikan             untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya,
          berupa pembelajaran, pelatihan dan pendampingan           baik organik maupun in-organik.
          bagi karyawan Bank secara berkelanjutan. Dalam        2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
          pelaksanaannya, Bank memperhatikan asas                   mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
          prioritas dan pemerataan kompetensi kerja SDM.            konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta
                                                                    standarisasi teknologi untuk mengurangi
          Pada tahun 2024, Bank melanjutkan penggunaan              kompleksitas operasional.
          e-learning yang dapat diakses melalui sistem          3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan
          HRIS Bank, kolaborasi dengan SMBC Grup dan                dan kepatuhan terhadap peraturan dalam
          mengembangkan kurikulum program pelatihan                 memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara
          digital dan analitik. Program pelatihan dan               entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam
          pengembangan penting lainnya adalah sertifikasi           konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia.
          wajib yang meliputi materi manajemen Risiko,          4. Implementasi keamanan siber selaras dengan
          sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah,            kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
          WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa Dana),                   Chief Information Security Officer (CISO).
          WPPE-P (Wakil Perantara Perdagangan Efek
          Pemasaran) dan treasury. Program sertifikasi ini      Pada tahun buku, SMBC Indonesia juga menghasilkan
          wajib bagi karyawan yang dipersyaratkan. Bank         pencapaian penting, di antaranya:
          juga melakukan sertifikasi kompetensi lainnya yang    1. Melakukan penyesuaian antarmuka aplikasi yang
          juga dikelola pemenuhannya seperti sertifikasi            digunakan secara langsung oleh nasabah dalam
          manajemen SDM, kepatuhan, teknologi informasi,            mendukung strategi korporasi untuk melakukan
          internal audit, dan keuangan.                             transformasi brand menjadi SMBC Indonesia.
                                                                2. Memperluas implementasi SNAP (Standard
     4.   Implementasi Teknologi Human Resources (HR).              Nasional API Pembayaran) dalam memperkuat
          Pada tahun 2024, Bank melanjutkan proses                  ekosistem pembayaran digital yang selaras dengan
          transformasi digital, antara lain mengimplementasi        cetak biru sistem pembayaran Bank Indonesia.


56   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 59
                                                                                             Laporan Manajemen




3.    Meningkatkan sistem pengelolaan fraud yang            dibagikan kepada masing-masing anggota komite
      memungkinkan pemantauan dan deteksi transaksi         pada tahun 2024 untuk diisi dan dikumpulkan, untuk
      secara real-time pada kanal pembayaran BI-FAST.       selanjutnya diambil kesimpulan.
4.    Membangun layanan internet banking baru berbasis
      web untuk nasabah SME (Touchbiz Web) serta            Pada tahun 2024, total komite di bawah Direksi ada 10
      mengembangkan berbagai fitur tambahan pada            (sepuluh). Sebanyak 5 (lima) di antaranya memenuhi
      aplikasi Touchbiz saat ini.                           ekspektasi secara penuh. Sedangkan 5 (lima) komite
5.    Mengembangkan berbagai fitur layanan digital          memenuhi ekspektasi mayoritas. Direksi Bank akan
      pada aplikasi Jenius, seperti marketing automation    meninjau kembali kinerja komite yang belum mencapai
      dan merchant installment automation pada layanan      nilai penuh untuk mengetahui dan menindaklanjuti
      kartu kredit.                                         perbaikan yang diperlukan.



PENILAIAN KINERJA KOMITE DI                                 PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI DAN
BAWAH DIREKSI                                               ALASANNYA

Berkenaan dengan penilaian kinerja Komite Direksi           Selama tahun 2024, tidak ada perubahan anggota
selama tahun 2024, Bank telah menentukan faktor             Direksi. Dengan demikian, komposisi Direksi hingga
penilaiannya, yakni berdasarkan tugas dan tanggung          Laporan Tahunan 2024 ini terbit adalah:
jawab komite sebagai fungsi pendukung tugas dan
tanggung jawab Direksi. Daftar Penilaian mandiri

                          Nama                                                    Jabatan
 Henoch Munandar                                                              Direktur Utama
 Kaoru Furuya                                                               Wakil Direktur Utama
 Darmadi Sutanto                                                            Wakil Direktur Utama
 Dini Herdini                                                                Direktur Kepatuhan
 Atsushi Hino                                                                     Direktur
 Keishi Kobata                                                                    Direktur
 Merisa Darwis                                                                    Direktur
 Hanna Tantani                                                                    Direktur




APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU                                Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para
KEPENTINGAN                                                 karyawan yang telah mencurahkan seluruh sumber daya
                                                            untuk mendukung pencapaian Bank. Begitu pun kepada
Pencapaian kinerja SMBC Indonesia pada tahun 2024           para pemangku kepentingan lain, seperti nasabah, mitra
merupakan hasil dukungan dari banyak pihak, baik di         usaha yang telah bekerja sama dengan baik selama
internal maupun eksternal Bank. Direksi menyampaikan        ini, terima kasih atas dukungannya. Bank berharap
terima kasih kepada Dewan Komisaris dan Pemegang            kerja sama dengan para pemangku kepentingan, baik
Saham atas arahan dan kepercayaan yang diberikan            di lingkungan internal maupun eksternal, akan terus
untuk mengelola kegiatan usaha Bank. Begitu juga            berkembang lebih baik.
dengan regulator atas segala bimbingannya.



                                               Jakarta, 27 Maret 2025
                                                 Atas nama Direksi,




                                            Henoch Munandar
                                                 Direktur Utama



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024    57
Page 60
                                                                   Laporan Manajemen




     Direksi




     KAORU FURUYA           MERISA DARWIS   DARMADI SUTANTO                DINI HERDINI
     Wakil Direktur Utama   Direktur        Wakil Direktur Utama           Direktur Kepatuhan




58   LAPORAN TAHUNAN 2024                                    PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 61
                                                                   Laporan Manajemen




HENOCH MUNANDAR                    KEISHI KOBATA   HANNA TANTANI       ATSUSHI HINO
Direktur Utama                     Direktur        Direktur            Direktur




      PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   59
Page 62
                                                                          Laporan Manajemen




       Board of Management




IRWAN SUTJIPTO            ANKE               JENY                  PURNOMO B.             MIRA
TISNABUDI                 SUBANDY            MUSTOPHA              SOETADI                FITRIA
Head of Digital           Head of Internal   Head of Information   Head of Retail         Head of Human
Banking                   Audit              Technology            Lending Business       Resources




60     LAPORAN TAHUNAN 2024                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 63
                                                                           Laporan Manajemen




NATHAN                   HELENA                      JEFFREY C.         SENDIATY          WIWIG
CHRISTIANTO              Head of Wealth Management   TJOENG             SONDY SE          SANTOSO
Head of Wholesale,       Business and Network &      Head of Business   Head of Risk      Head of
Commercial &             Distribution                Banking            Management        Treasury
Transaction Banking




         PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                        LAPORAN TAHUNAN 2024   61
Page 64
                                Laporan Manajemen




     Pejabat Eksekutif




62   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 65
                             Laporan Manajemen




PT BANK SMBC INDONESIA TBK   LAPORAN TAHUNAN 2024   63
Page 66
                                                                                       Laporan Manajemen




     Surat Pernyataan Dewan Komisaris
     dan Direksi tentang Tanggung
     Jawab atas Laporan Tahunan 2024
     PT Bank SMBC Indonesia Tbk

     Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
     PT Bank SMBC Indonesia Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
     kebenaran isi Laporan Tahunan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.



     Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

     Jakarta, 27 Maret 2025



                                               DEWAN KOMISARIS




                                               Chow Ying Hoong
                                                   Komisaris Utama




     Takeshi Kimoto                     Ninik Herlani Masli Ridhwan                     Onny Widjanarko
          Komisaris                            Komisaris Independen                     Komisaris Independen




     Edmund Tondobala                       Ongki Wanadjati Dana                      Marita Alisjahbana
      Komisaris Independen                               Komisaris                     Komisaris Independen




64   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 67
                                                                  Laporan Manajemen




                                       DIREKSI




                                   Henoch Munandar
                                     Direktur Utama




              Kaoru Furuya                            Darmadi Sutanto
            Wakil Direktur Utama                      Wakil Direktur Utama




  Dini Herdini                      Keishi Kobata                      Atsushi Hino
Direktur Kepatuhan                      Direktur                             Direktur




              Merisa Darwis                            Hanna Tantani
                   Direktur                                 Direktur




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                       LAPORAN TAHUNAN 2024   65
Page 68
                                   Profil Perusahaan




66   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 69
                                                                              Profil Perusahaan




                                                                                     03
                         Profil
                         Perusahaan
                         68    Informasi Umum Perusahaan
                         69    Riwayat Singkat Perusahaan
                         70    Jejak Langkah
                         72    Bidang Usaha
                         73    Produk dan Layanan
                         75    Nilai-Nilai Utama
                         76    Struktur Organisasi
                         78    Profil Dewan Komisaris
                         85    Profil Direksi
                         93    Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
                         94    Profil Pejabat Eksekutif
                         98    Statistik Karyawan
                         100   Pemegang Saham Utama dan Pengendali
                         101   Entitas Induk Terakhir
                         102   Pemegang Saham Utama
                         105   Daftar Entitas Anak
                         106   Wilayah Operasional
                         109   Keanggotaan pada Asosiasi
                         109   Kronologi Pencatatan Saham
                         110   Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
                         110   Kantor Akuntan Publik 2024
                         111   Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
                               Pasar Modal
                         112   Informasi pada Website Perusahaan




                         SMBC Indonesia secara konsisten
                         menyajikan laporan tahunan yang informatif
                         dan komprehensif, mencerminkan
                         pemahaman mendalam serta komitmen
                         terhadap prinsip-prinsip tata kelola
                         perusahaan yang baik.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024   67
Page 70
                                                                                      Profil Perusahaan




     Informasi Umum
     Perusahaan

        Nama Perusahaan
        PT Bank SMBC Indonesia Tbk                       Modal Dasar
        (SMBC Indonesia)                                 Rp300.000.000.000

                                                         Modal Ditempatkan
                                                         dan Dibayar Penuh
                                                         Rp212.918.914.960

                                                         Nama Bursa Efek
        Informasi Perubahan Nama                         dan Tanggal Pencatatan
        1958 : Nama awal adalah Bank Pegawai             Bursa Efek Indonesia
               Pensiunan Militer (Bapemil)               12 Maret 2008
        1985 : Bapemil berubah menjadi PT Bank
               Tabungan Pensiunan Nasional               Kode Saham
        2019 : PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional       BTPN
               Tbk berubah menjadi
               PT BANK BTPN Tbk                          ISIN Code
        2024 : PT BANK BTPN Tbk berubah menjadi          101000118508
               PT Bank SMBC Indonesia Tbk

        Bidang Usaha
        Layanan Perbankan




        Tahun Pendirian                                  Komposisi
        1958                                             Pemegang Saham
                                                         •   Sumitomo Mitsui Banking
        Peringkat (Fitch)                                    Corporation (91,05%)
        •   Peringkat oleh                               •   PT Bank Central Asia Tbk (1,03%)
            PT Fitch Ratings Indonesia AAA (idn),        •   PT Bank Negara Indonesia
            outlook stabil dan F1+ (idn)                     (Persero) Tbk (0,11%)
        •   Peringkat oleh PEFINDO idAAA                 •   Masyarakat (<5%) (7,81%)
            (Triple A, Stable Outlook)




        Dasar Hukum                                      Alamat Kantor Pusat
        Pendirian                                        Menara SMBC
        PT Bank SMBC Indonesia Tbk                       CBD Mega Kuningan
        (SMBC Indonesia) didirikan berdasarkan           Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung,
        Akta Notaris No. 21 tanggal 6 Oktober 1959       Kav. 5.5-5.6 Jakarta Selatan 12950,
        dari Notaris Noezar S.H. Akta ini mengalami      Indonesia
        perubahan yang termuat pada Akta tanggal         Telepon : +62 21 300 26 200
        31 Mei 1960 No. 203 dan akta tertanggal          Fax         : +62 21 300 26 309
        7 November 1960 No. 53 Notaris Noezar
        S.H.,telah diumumkan pada Berita Negara          Website dan E-mail
        Republik Indonesia tertanggal 14 Februari 1961   www.smbci.com
        No. 13, tambahan No. 5.                          info@smbci.com
                                                         corporate.communication@smbci.com




68   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 71
                                                                                              Profil Perusahaan




Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”,               INFORMASI PERUBAHAN NAMA
“Bank”)—sebelumnya PT BANK BTPN Tbk (Bank
BTPN)—lahir pada tahun 1958 di Bandung, Jawa Barat          Nama yang digunakan pertama kali pada tahun 1958
dengan nama Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).       adalah Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).
Kemudian Bank bertransformasi menjadi                       Bapemil bertransformasi menjadi PT Bank Tabungan
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional pada tahun 1985.        Pensiunan Nasional dengan izin usaha sebagai Bank
                                                            Tabungan dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-
Pada tahun 2008, Bank menjadi perusahaan publik             undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok
setelah TPG Nusantara S.à.r.l. mengakuisisi saham Bank      Perbankan yang berlaku pada waktu itu.
sebesar 71,6% melalui pembelian saham perdana (IPO)
di Bursa Efek Jakarta yang sekarang menjadi Bursa Efek      Setelah resmi merger dengan BSMI, nama PT Bank
Indonesia (BEI). Bank pun memperluas bisnisnya dengan       Tabungan Pensiunan Nasional Tbk berubah menjadi
melayani nasabah mikro dan kecil pada 2009.                 PT BANK BTPN Tbk. Pada tahun 2024, Bank berubah
                                                            nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Pada 2011, Bank kemudian melahirkan Daya, sebuah            Perubahan nama ini efektif berlaku sejak tanggal 2
program pemberdayaan yang berkelanjutan serta               Oktober 2024. Persetujuan perubahan nama diperoleh
menjadi bagian integral dari aktivitas bisnis perusahaan,   dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa
dan meluncurkan bisnis pendanaan, yaitu Sinaya (sinar       tanggal 29 Agustus 2024, yang dituangkan dalam Akta
yang memberdayakan).                                        Nomor 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang dibuat oleh
                                                            Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan telah disetujui
Bank terus bertumbuh pada 2013 dengan mengakuisisi          oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
PT Bank Sahabat Purba Danarta (Bank Sahabat), yang          Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan
kemudian menjadi entitas anak usaha, PT Bank BTPN           Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
Syariah, pada 2014.                                         0054625.AH.01.02.TAHUN 2024 tentang Persetujuan
                                                            Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT
Bank merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui                  Bank SMBC Indonesia Tbk tanggal 29 Agustus 2024,
Indonesia (BSMI) yang efektif sejak tanggal 1 Februari      serta dari Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) melalui surat
2019 dan menambah portofolio bisnisnya di segmen            Nomor S-195/PB.31/2024 tanggal 24 September 2024
korporasi untuk menjadi bank universal yang melayani        mengenai Rencana Perubahan Logo PT BANK BTPN
bukan hanya nasabah ritel tetapi juga nasabah korporasi.    Tbk, dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK
                                                            Nomor KEP-73/D.03/2024 tanggal 25 September 2024
Pada 2024, Bank kembali mencatatkan sejarah melalui         mengenai Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas
dua peristiwa besar, yaitu akuisisi OTO Group, yang         Nama PT BANK BTPN Tbk menjadi atas nama PT Bank
menyediakan pembiayaan roda dua dan roda empat              SMBC Indonesia Tbk.
di Indonesia, dan transformasi merek dari Bank BTPN
menjadi SMBC Indonesia.



PERUBAHAN LOGO

Selaras dengan perubahan nama dari PT BANK BTPN Tbk. menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk pada tahun 2024,
logo Bank juga mengalami perubahan.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024       69
Page 72
                                                                                                       Profil Perusahaan




     Jejak
     Langkah

        1958-1986                                                     2017
        •   Bank didirikan di Bandung, Jawa Barat, dengan nama        Bank telah memperluas fitur aplikasi mobile banking BTPN
            Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).                 Wow! dan Jenius untuk mengembangkan basis nasabah
        •   Pada 1960, Bank memperoleh izin sebagai bank              dan meningkatkan transaksi perbankan. Fokus kepada
            komersial.                                                customer-centric dari dua layanan mobile banking ini telah
        •   Pada 1986, Bank berganti nama menjadi PT Bank             membawa perubahan yang signifikan pada pengalaman
            Tabungan Pensiunan Nasional.                              nasabah (customer experience) dan berdampak pada
                                                                      operasional Unit Pendukung. Transformasi yang disebut
                                                                      “Gemilang” meliputi struktur organisasi Bank, teknologi,
                                                                      sumber daya manusia dan pengendalian risiko. Jaringan
            2008                                                      cabang Bank telah mengalami transformasi yang cukup
            Pada 2008, TPG Nusantara S.à.r.l. mengakuisisi            besar, di mana seluruh cabang dapat menyediakan
            saham Bank sebesar 71,6% melalui pembelian                layanan perbankan kepada semua segmen nasabah.
            saham di Bursa Efek Indonesia. Bank menjadi bank
            publik dengan nilai aset Rp13,7 triliun.

                                                                  2016
                                                                  •   Februari 2016 Bank mulai beroperasi sebagai bank devisa
        2009                                                          setelah memperoleh izin pada bulan Desember 2015, yang
        •   Bank meluncurkan bisnis usaha mikro dan kecil             memungkinkan Bank untuk melakukan transaksi dalam valuta
            (UMK) dengan nama BTPN Mitra Usaha Rakyat                 asing dan lebih fleksibel untuk mulai menawarkan produk
            dengan membuka 539 kantor cabang dan berhasil             simpanan liabilitas dalam mata uang asing.
            mencatatkan pertumbuhan kredit yang mencapai          •   Jenius, yang merupakan platform mobile phone kedua
            Rp2,3 triliun.                                            diluncurkan. Layanan telepon seluler Jenius menggunakan
        •   Bank menerbitkan obligasi rupiah jangka panjang           smart phone untuk menghubungkan rekening nasabah
            yang pertama, dengan peringkat A+ (National Scale         dengan Bank dan melakukan transaksi perbankan. Hingga
            Rating) dari Fitch Ratings dan memperoleh fasilitas       Desember 2016, Jenius telah memiliki 70.000 pengikut di situs
            pinjaman jangka panjang dalam mata uang rupiah dari       media sosial dan ditonton lebih dari 3 juta kali di YouTube.
            International Finance Corporation, anak perusahaan
            Bank Dunia.

                                                                      2015
                                                                      Bank secara resmi meluncurkan BTPN Wow!,
            2010                                                      sebuah layanan perbankan bagi mass market yang
            Nilai aset Bank tumbuh menjadi Rp34,5 triliun             memanfaatkan telepon seluler dan didukung jasa agen
            dibandingkan Rp13,7 triliun dua tahun sebelumnya.         sebagai perpanjangan tangan Bank untuk meningkatkan
            Menjadi bank ke-10 terbesar dalam kapitalisasi            jangkauan layanan kepada masyarakat yang selama
            pasar, serta menduduki peringkat ke-5 dalam               ini belum tersentuh layanan perbankan. Transaksi yang
            jumlah cabang dan peringkat ke-6 dalam jumlah             dapat dilakukan yaitu simpanan, tarik tunai, transfer dana,
            karyawan.                                                 pembayaran tagihan dan pengajuan permohonan kredit
                                                                      mikro serta pembelian produk asuransi mikro.



        2011                                                      2014
        •   Bank meluncurkan Daya, program pemberdayaan
            mass market yang berkelanjutan serta menjadi          Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang telah
            bagian integral dari aktivitas bisnis Bank. Bisnis    meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bank dan menjadi
            Pendanaan memperkenalkan brand Sinaya (Sinar yang     pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 40,0%. SMBC
            memberdayakan), yang terhubung dengan inisiatif       merupakan bank terbesar kedua di Jepang berdasarkan nilai
            Daya.                                                 pasar dengan aset sebesar US$1,3 triliun.
        •   Menyelesaikan uji coba bisnis Perbankan Komunitas
            Syariah (BTPN Syariah – Tunas Usaha Rakyat).
        •   Bank memperluas jaringan layanan ATM dengan
            jaringan ATM Prima selain jaringan ATM Bersama yang       2013
            sudah ada. Total jaringan yang terhubung mencapai         •   Pembiayaan BTPN Syariah – Tunas Usaha Rakyat
            lebih dari 57.331 ATM di seluruh Indonesia.                   tumbuh dua kali lipat mencapai sekitar Rp1,4 triliun
                                                                          dan menyumbang 3% dari total kredit Bank. Jaringan
                                                                          Unit Usaha Syariah mencapai 69.500 sentra di seluruh
        2012                                                              nusantara, yang memberdayakan lebih dari 931.500
        •   BTPN Syariah - Tunas Usaha Rakyat tumbuh pesat,               nasabah di daerah pedesaan.
            sampai akhir tahun telah melayani 28.927 sentra           •   Bank mengakuisisi PT Bank Sahabat Purba Danarta
            komunitas di Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur                (Bank Sahabat) yang dikonversikan menjadi bank syariah
            serta memberdayakan 444.000 nasabah di sentra                 sebelum Bank memisahkan unit syariah ke dalam entitas
            komunitas.                                                    baru di 2014.
        •   Bank menyelesaikan program uji coba mobile banking        •   Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dari
            baru yang diberi nama BTPN Wow!. Program ini                  Jepang memiliki 24,3% saham Bank melalui transaksi
            kemudian diluncurkan pada 2015.                               pembelian saham yang sebelumnya dimiliki oleh TPG
                                                                          Nusantara S.à r.l. dan pemegang saham lainnya.




70   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 73
                                                                                                             Profil Perusahaan




                                                                          2024
                                                                          •   Bank mengakuisisi OTO Group, penyedia
                                                                              pembiayaan roda dua dan roda empat
                                                                              di Indonesia, sebagai upaya untuk melayani
     2018                                                                 •
                                                                              lebih banyak lagi masyarakat Indonesia.
                                                                              Bank BTPN bertransformasi merek menjadi SMBC
     Bank berhasil menyelesaikan dua aksi korporasi                           Indonesia untuk merespons dinamika pasar dan
     penting. Pertama, pencatatan saham perdana (IPO)                         portofolio yang terus berkembang demi pertumbuhan
     BTPN Syariah, anak usaha dengan kepemilikan                              yang lebih bermakna.
     saham mayoritas. Kedua, proses merger Bank
     BTPN dengan BSMI. Sebagai hasil proses merger
     tersebut, Bank kini menawarkan ragam layanan
     keuangan yang lebih luas ke seluruh spektrum
     nasabah, mulai dari nasabah individu hingga                      2023
     nasabah perusahaan, yang meliputi nasabah                        •   Bank dan International Finance Corporation (IFC)
     korporasi besar sampai usaha-usaha mikro dan                         menjalin kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial
     masyarakat di daerah. Hasil dari proyek Gemilang                     dan hijau untuk memperkuat aksi iklim dan mendorong
     yang dilakukan tahun lalu serta platform perbankan                   pembangunan inklusif di Indonesia. Penerbitan obligasi
     mobile BTPN Wow! dan Jenius mulai akan dapat                         sejumlah US$500 juta ini akan menjadi yang pertama bagi
     dinikmati di tahun 2019.                                             Bank dan memperkuat komitmennya dalam mendukung
                                                                          sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di
                                                                          Indonesia, khususnya bisnis-bisnis yang dipimpin oleh
                                                                          perempuan serta aksi adaptasi terhadap perubahan iklim.
                                                                      •   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
 2019                                                                     (RUPSLB) Bank pada 7 Desember 2023, pemegang
                                                                          saham resmi menyetujui rencana penarikan saham-saham
 Bank resmi merger dengan BSMI menjadi Bank                               Perseroan hasil pembelian kembali (”Treasury Stock”) dan
 BTPN pada 1 Februari. Penggabungan usaha ini akan                        rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak
 memperkuat kemampuan Bank dalam menyediakan                              Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”) atau
 layanan perbankan yang lebih lengkap untuk basis                         Right Issue II.
 nasabah yang lebih luas. Kami sekarang adalah universal              •   Bank kembali meraih peringkat Platinum dalam
 bank.                                                                    ajang “Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT)
                                                                          2023”. Ini merupakan tahun ketiga Bank menerima
                                                                          peringkat tertinggi tersebut secara berturut-turut dalam
                                                                          empat tahun kepesertaannya dalam ajang ini. Ajang
     2020                                                                 penghargaan yang diikuti oleh 68 perusahaan dan
                                                                          organisasi ini diselenggarakan oleh National Center for
     Bank meluncurkan SINAYA PRIORITAS dan bekerja
                                                                          Corporate Reporting (NCCR) sebagai bentuk apresiasi
     sama dengan Jenius yang meluncurkan Sinaya
                                                                          terhadap kontribusi perusahaan dalam mencapai
     Prioritas Apps.
                                                                          tujuan pembangunan berkelanjutan melalui penerapan
                                                                          prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam
                                                                          menjalankan operasional bisnisnya.
                                                                      •   Bank berhasil meraih dua penghargaan dalam kategori
 2021                                                                     Sustainable Finance 2022, yaitu “Best Green Loan”
                                                                          dan “Best Local Currency Green Loan”, dalam ajang
 •   Bank memberikan fasilitas pinjaman hijau senilai                     “Triple A Country Awards 2022” yang diselenggarakan
     Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama sebagai                   oleh The Asset di Hong Kong. Bank SMBC Indonesia
     bentuk perwujudan komitmen terhadap pembiayaan                       meraih penghargaan “Best Green Loan” melalui program
     berkelanjutan. Fasilitas pinjaman hijau dalam mata                   pembiayaan hijau senilai total US$750 juta kepada PT
     uang rupiah ini merupakan salah satu yang pertama di                 Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Desember 2022
     pasar Indonesia.                                                     untuk mendukung aktivitas PLN dalam upaya transisi
 •   Sepanjang tahun 2021, Bank BTPN meraih 19                            energi menuju energi terbarukan. Sementara, Bank
     penghargaan dari pihak eksternal, sebagai bukti dan                  menerima penghargaan “Best Local Currency Green
     pengakuan pemangku kepentingan terhadap kinerja                      Loan” melalui pemberian fasilitas pembiayaan hijau
     Bank.                                                                senilai Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama sejak
                                                                          Oktober 2021.




     2022
     •   Bank mendapat predikat “The Best Contact Center Indonesia 2022” oleh Indonesia Contact Center Assosiation (ICCA),
         sekaligus mendapatkan pengakuan oleh organisasi internasional Contact Center Association of Asia Pacific (CC-APAC).
         Bank menempati posisi 10 besar terbaik dengan memenangkan 14 penghargaan, yang meliputi tiga penghargaan
         Platinum, tiga penghargaan Gold, tiga penghargaan Silver, dan lima penghargaan Bronze.
     •   Bank meraih LPS Banking Awards 2022 dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Bank SMBC Indonesia memperoleh
         penghargaan dalam kategori “Bank Terbaik dalam Menyampaikan Informasi Mengenai Program Penjaminan Simpanan”
         dari kelompok bank swasta.
     •   Penghargaan “Transparansi Penurunan dan Perhitungan Emisi Korporasi Terbaik 2022” oleh majalah Investor. Bank
         mendapatkan penghargaan untuk “Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Green” dan
         “Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Platinum”.
     •   Bank meraih penghargaan “Indonesian Sustainable Development Awards 2022” dari Corporate Forum for CSR
         Development (CFCD). Bank merupakan satu-satunya bank yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini dan
         memperoleh Gold Award, karena dinilai berhasil dalam menjalankan program-program yang berkontribusi dalam
         akselerasi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024        71
Page 74
                                                                                           Profil Perusahaan




     Bidang
     Usaha
     Bidang Usaha Sesuai Anggaran Dasar                      6.  Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan
                                                                 surat berharga;
     A. Kegiatan Usaha Utama:                                7. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan
        1.   Menghimpun dana dari masyarakat dalam               pihak lain berdasarkan surat kontrak dan/atau
             bentuk simpanan berupa giro, deposito               perjanjian;
             berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/   8. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
             atau bentuk lainnya yang dipersamakan               nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga, baik
             dengan itu, baik dalam mata uang Rupiah             yang tercatat maupun yang tidak tercatat di Bursa
             maupun mata uang asing;                             Efek;
        2.   Menyalurkan dana yang dihimpun dari             9. Melakukan pembelian agunan melalui pelelangan
             masyarakat dalam bentuk kredit, baik jangka         atau dengan cara lain, baik seluruhnya maupun
             panjang, jangka menengah maupun jangka              sebagian, dalam hal debitur tidak memenuhi
             pendek, atau pinjaman dalam bentuk lainnya          kewajibannya kepada Bank, dengan ketentuan
             yang lazim diberikan dalam dunia perbankan,         agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan
             baik dalam mata uang rupiah maupun mata             secepatnya;
             uang asing.                                     10. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu
                                                                 kredit, dan kegiatan wali amanat;
     B. Kegiatan Usaha Penunjang:                            11. Melakukan penyertaan modal pada bank yang
        1.   Menerbitkan surat pengakuan hutang;                 melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip
        2.   Membeli, menjual atau menjamin atas risiko          syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
             sendiri maupun untuk kepentingan dan atas           oleh instansi yang berwenang dalam bidang
             perintah nasabah:                                   perbankan;
             a. Surat wesel, termasuk wesel yang             12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
                   diakseptasi oleh bank yang masa               memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak
                   berlakunya tidak lebih lama dari pada         yang berwenang;
                   kebiasaan dalam perdagangan surat         13. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
                   dimaksud;                                     (termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di
             b. Surat pengakuan hutang dan kertas                bidang keuangan seperti sewa guna usaha, modal
                   dagang lainnya yang masa berlakunya           ventura, Perusahaan Efek, asuransi, serta lembaga
                   tidak lebih lama dari kebiasaan dalam         kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan
                   perdagangan surat dimaksud;                   memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak
             c. Kertas perbendaharaan Negara dan surat           yang berwenang;
                   jaminan Pemerintah;                       14. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
             d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                 untuk mengatasi akibat kegagalan kredit dan/atau
             e. Obligasi;                                        kegagalan pembiayaan lainnya, dengan syarat
             f. Surat Dagang dan/atau surat promes               harus menarik kembali penyertaannya sesuai
                   berjangka waktu sampai dengan 1 (satu)        dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas
                   tahun;                                        Jasa Keuangan;
             g. Instrumen surat berharga lain yang           15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
                   berjangka waktu sampai dengan 1 (satu)        pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan
                   tahun;                                        dalam peraturan perundang-undangan;
        3.   Memindahkan uang, baik untuk kepentingan        16. Menerbitkan kredit berdokumen (letter of credit)
             sendiri maupun untuk kepentingan nasabah;           dalam berbagai bentuk dan bank garansi;
        4.   Menempatkan dana pada, meminjam dana            17. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan
             dari, atau meminjamkan dana kepada bank             oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan
             lain, baik dengan menggunakan surat, sarana         peraturan perundang-undangan.
             telekomunikasi maupun wesel unjuk, cek, atau
             sarana lainnya;                                 Bidang Usaha Dijalankan pada Tahun
        5.   Menerima pembayaran dari tagihan atas surat     Buku
             berharga dan melakukan perhitungan dengan       Bidang usaha pada tahun buku sesuai dengan yang
             atau antar pihak ketiga;                        tercantum pada Anggaran Dasar terakhir.



72   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 75
                                                                                                         Profil Perusahaan




Produk dan
Layanan
                                                                                        •   Platform TOUCHBIZ:
    Corporate/Wholesale                           Wealth Management                         1. Registrasi dan aktivasi Nasabah
    Banking                                       Business                                       secara online
                                                                                            2. Aplikasi TOUCHBIZ dengan
Produk Lindung Nilai                          •   Tabungan Sinaya (Rupiah, Valas,                verifikasi Nasabah berbasis
IRS/CCS dan transaksi valas                       Bisnis)                                        biometric
                                              •   Deposito Berjangka (Rupiah, Valas,        3. Produk Pendanaan: GIRO,
Produk Pinjaman                                   Fleksi, On Call)                               Tabungan Bisnis, Deposito Bisnis
•   Bilateral, Syndication Loans & Agency     •   Reksa Dana                                4. Transfer (BIFAST, RTOL, SKN,
    Services (IDR, USD, EUR dan, JPY)         •   Bancassurance                                  RTGS)
•   Kredit Modal Kerja                        •   Obligasi Pemerintah                       5. Pembayaran Tagihan (top up
•   Kredit Investasi                          •   Kartu ATM/Debit                                e-wallet, telepon, listrik)
•   Project/Structured Finance                •   Safe Deposit Box                          6. Pemesanan buku warkat (cek &
•   ECA                                       •   Layanan Sinaya Prioritas                       bilyet GIRO)
•   Green/Social Loan                                                                       7. Akses soft token untuk otorisasi
•   Sustainability-Linked Loan                                                                   transaksi
•   Kredit Lainnya                                Retail Lending Business                   8. Informasi rekening GIRO &
                                                                                                 Pinjaman
Produk Pendanaan                                                                            9. Riwayat transaksi dan bukti
•   ESG Deposit                               Micro Business                                     transaksi elektronik
•   Green Deposit                             •   Kredit Usaha Rakyat                       10. Laporan Konsolidasi Rekening
                                              •   Tabungan Mitra Usaha                      11. Notifikasi & pengingat
                                              •   Tabungan Setara Deposito                  12. Akses multi-role & matrix
    Jenius                                    •   Pinjaman Maxi Micro (secured loan):            persetujuan
                                                  1. Pinjaman Rekening Koran
                                                  2. Pinjaman Angsuran Berjangka
                                                                                            Transaction Banking
•   Aplikasi Jenius dengan verifikasi             3. Pinjaman Berjangka
                                              •   Pinjaman Digital Micro Flexicash          & Supply Chain
    nasabah berbasis biometrik
•   Tabungan (Flexi Saver, Dream Saver &          (Unsecured loan):
    Valuta Asing)                                 1. Pinjaman Angsuran berjangka        Cash & Digital Solution
•   Deposito (Maxi Saver)                                                               •   Giro & Deposito Berjangka
•   Pembayaran Tagihan                        Joint Finance                             •   Pengiriman Uang (SKN/RTGS, Payroll,
•   ATM Card/Debit Jenius                     •   Joint Financing                           Overbooking, Telegraphic Transfer)
•   Transfer (BIFAST, RTOL, SKN, RTGS             1. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)    •   Penerimaan Uang (SKN/RTGS, BI-
    & Remittance)                                 2. Alat Kesehatan                         FAST, Telegraphic Transfer, Cheque/
•   Top-up e-Wallet                               3. Durable Goods                          Cash Deposit)
•   Pinjaman (Flexicash, Buy Now Pay              4. Multiguna                          •   e-Tax Payment
    Later & Credit Card)                      •   Chanelling                            •   Virtual Account
•   Jenius Pay                                    1. Short term loan (tenor max 1       •   Internet Banking
•   Jenius QRIS                                      bulan)                             •   Host to Host (SFTP)
•   Jenius for Business                           2. Medium term loan (tenor max 12     •   Open API SNAP
•   Bisniskit by Jenius                              bulan)                             •   Manajemen Likuiditas (Domestic Cash
•   Moneytory                                     3. Long term loan (tenor max 60           Pooling, Auto TD Placement, Cross
•   Sinaya Prioritas di Aplikasi Jenius              bulan)                                 Border Pooling)
•   Aplikasi Jenius untuk lini bisnis ritel                                             •   Auto Debit
    SMBCI (Jenius as a Platform)              Pension Business
•   Reksa Dana                                •   Kredit Pensiun                        Trade
•   Asuransi Jiwa Sekoci with Allianz         •   Kredit Pra Pensiun                    •   Import & Export Letter of Credit &
                                              •   Kredit Pegawai Aktif                      SKBDN
                                              •   Tabungan Citra Pensiun                •   Import & Export Bill Collection
    Treasury                                                                            •   Import & Export Documentary
                                                                                            Collection
                                                  Business Banking                      •   Bank Guarantee & SBLC & Counter
•   Foreign Exchange                                                                        Guarantee
•   Derivatif                                                                           •   Trade Loan & TR
•   Pasar Uang                                •   Produk Dasar/Generik                  •   Foreign Bills Bought & Forfaiting
•   Fixed Income                                  1. PRK (Pinjaman Rekening Koran)      •   Account Receivable Purchase
                                                  2. PB (Pinjaman Berjangka)            •   Import Avalization & LC Confirmation
                                                  3. PAB (Pinjaman Angsuran             •   BL Endorsement & Shipping
                                                     Berjangka)                             Guarantee
                                              •   ABF (Asset Based Financing)
                                              •   BPR Financing                         Supply Chain
                                              •   Giro Bisnis                           •   Supply Chain Financing (Distributor
                                              •   Giro Mitra                                Financing/ Supplier Financing)
                                              •   Giro Karya                            •   Lending Program




    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                        LAPORAN TAHUNAN 2024          73
Page 76
                                                                                                   Profil Perusahaan




                                       VISI
                                       Menjadi bank pilihan utama
                                       di Indonesia, yang dapat
                                       memberikan perubahan berarti
                                       dalam kehidupan jutaan orang,
                                       terutama dengan dukungan
                                       teknologi digital.




           MISI
            •   Menawarkan solusi dan layanan keuangan yang
                lengkap ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM, dan
                korporat bisnis di Indonesia, serta Bangsa dan Negara
                Indonesia secara keseluruhan;
            •   Memberikan kesempatan berharga bagi
                pertumbuhan profesional karyawan SMBC Indonesia;
            •   Menciptakan nilai yang signifikan dan
                berkesinambungan bagi stakeholder termasuk
                masyarakat Indonesia;
            •   Memanfaatkan inovasi teknologi sebagai pembeda
                utama untuk memberikan kualitas dan pengalaman
                terbaik di kelasnya kepada nasabah dan mitra SMBC
                Indonesia.




     Penjelasan Visi dan Misi
     Landasan dasar dari integrasi Visi dan Misi Bank adalah untuk melayani nasabah SMBC Indonesia dengan cara yang
     terbaik guna mencapai tujuan dan aspirasi mereka untuk tumbuh bersama lebih bermakna dan memberikan dampak
     positif kepada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Bank akan menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya,
     mampu memahami dan memenuhi secara efektif kebutuhan finansial nasabah yang terus berkembang.

     Visi dan Misi yang ditetapkan telah melalui proses kajian oleh Dewan Komisaris dan Direksi.




74   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 77
                                                                                Profil Perusahaan




Nilai-Nilai Utama
Nilai-nilai yang kami anut merupakan pedoman kami dalam menjalankan bisnis.
Ada 5 (lima) nilai, seperti dijelaskan berikut ini:




         01              Integrity
                         Sebagai profesional selalu
                         berlaku secara tulus dengan
                         standar etika yang tinggi




                                     Customer First
                                     Selalu melihat dari perspektif
                                                                                  02
                                     nasabah untuk memberikan
                                     nilai lebih.




        03               Proactive & Innovative
                         Berani bertindak dan
                         berinovasi tanpa henti.




                                     Speed & Quality
                                     Menjadikan kecepatan dan kualitas
                                     dari pengambilan keputusan juga
                                                                                  04
                                     pemberian layanan sebagai faktor
                                     pembeda.




        05               Synergy
                         Berkolaborasi sebagai satu tim
                         dalam konglomerasi keuangan
                         SMBC Indonesia.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024   75
Page 78
                                                                                                                                    Profil Perusahaan




     Struktur
     Organisasi
                                                                                  Direksi
         Komite Aset dan                 Komite Pengarah                          Komite                      Komite                             Komite
       Liabilitas atau ALCO             Teknologi Informasi                       Kredit                  Human Resources                     Keberlanjutan
             Komite                       Komite Pengarah                    Komite                              Komite                     Komite Manajemen
         Kebijakan Kredit               Tata Kelola Informasi            Manajemen Risiko                        Fraud                      Risiko Terintegrasi



                                Wakil Direktur Utama 1
                                     Kaoru Furuya




                       Direktur                                                                          Direktur                               Direktur              Direktur
                      Corporate                                                      Direktur          Operasional                            Kepatuhan &           Keuangan &
                       Banking                                                       Treasury          & Teknologi                                Legal             Perencanaan
                      Japanese                                                     Keishi Kobata       Merisa Darwis                           Dini Herdini         Hanna Tantani
                     Atsushi Hino




                                                                 Head of
                                            Head of            Wholesale,                                                   Head of
                                            Business                                 Head of
                                                               Commercial                                                 Information
                                            Banking                                 Treasury
                                                              & Transaction                                               Technology
                                             Jeffrey             Banking           Wiwig Wahyu                                Jeny
                                           Cheanandro                                Santoso
                                                                Ir. Nathan                                                 Mustopha
                                             Tjoeng             Christianto


        Alignment                                                Wholesale                                Operations        IT Strategic                                Financial
                       Corporate               Digital &                            Treasury ALM &
        & Synergy                                                 Banking                                 Distribution    Planning & Data        AML & CFT             Planning &
                       Banking 2               Business                                Planning
         Planning                                               Moses Ronald                               & Account       Management          Hari S. Yuliastuti     Performance
                     Naoki Watanabe          Development                              So Hirahara
       Kenji Okada                                                Supardi                                   Services            Jufri                                Elsa A. Setyadi
                                            Charles Anthony
                                                Bunaidi                                                 Ridwan Nugraha
       Sustainable     Corporate                                 Wholesale                                                 IT Corporate
                                                                                    Treasury Trading                                                                    Financial
        Business       Banking 3                                  Banking                                                     Banking           Compliance
                                                                                       Rhendy S.                                                                       Controller
        Strategy     Karinda Listyani         Business            Business                                Operations        Enablement         Butet S. Sitepu
                                                                                          Zoro                                                                         Arif Suseno
       Yuta Ohara      Rachmana             Banking Credit        Planning                               Transactions      Hayato Inoue
                                                  Risk            Ahmad Z.                                  Center
                                              Ririn Rianti       Hendarman                                  Arif M.                               Corporate
                        Corporate                                                      Treasury                               IT Retail                                  Tax
                                                                                                          Fatwaddin                               Secretary
                        Banking 4                                                     Marketing 1                            Banking &                                Management
                                                                                                                             Corporate             Eneng Y.
                     Hiroaki Seguchi            SME               Structured         Slamet Riyadi                                                                    Kamaluddin
                                                                                                                             Functions             Andriani
                                             Margaretha P.          Finance                               Reporting,
                                               Santosa          Adityo Haryono                            Settlement        Enablement
                                                                                                                           Andi F. Cahyo                              Finance Risk
                        Corporate                                                      Treasury            & Access                            General Counsel          Control &
                        Banking 5                                                     Marketing 2        Management                             Argo Wibowo           Governance
                     Hideakki Asatsu                                                       -            Tasuku Tanaka
                                              Business           Wholesale                                                                                              Lia Asoka
                                            Banking Cross      Banking Project                                               IT Digital
                        Corporate           Collaboration       Management                                 General            Service                                   Strategy
                                                                                                                            Enablement         Communications
                        Banking 6              Takeshi             Endang                                 Services                                                   Implementation
                                                                                                                          Joko Kurniawan           & Daya
                         Wibowo               Nishimura           Triningsih                             Bambang A.                                                      Hendra
                                                                                                                                               Andrie Darusman
                        Kurniawan                                                                         Rachmad                                                       Gunawan

                           KYC                                                                            Operations
                                             Governance,                                                                  IT Governance          AML Group
                       Onboarding                                                                        Development
                                              Process &         Syndications &                                             Management            Governance
                       Virni Anggia                                                                       Radhar H.
                                               Support          ESG Solutions                                              Akira Kuwata           Nezu Emiri
                        Septiranti                                                                        Handajani
                                              Novri Irza         Denti I. Irman
                                             Hidayatullah                                                 Operations
                       Corporate                                                                                           IT Transaction
                        Banking                                                                            Control
                                                                                                                            Management
                        Business                                                                          Assurance
                                              Business                                                                       Iman Triono
                        Planning                                 Commercial                                 Joko
                                               Banking
                       Chandra M.                               Banking & WFB
                                              Strategy
                         Mudjib                                     Warni
                                             Anita Natalia

                        Corporate                                Transaction
                                             Partnership &
                      Banking Loan                                Banking &
                                              Acquisition
                        Reviewer                                Supply Chain
                                                   -
                     Riyanthi Annisaa                          Jevan Purnawan

                        Corporate              Business
                      Banking Credit           Banking
                         Analyst               Remedial
                           Fifi             Dicky Deniawan

                       Corporate
                      Credit Middle
                         Office
                     Husan Mahjudin




76   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 79
                                                                                                                                        Profil Perusahaan




  RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                                                                                     Dewan Komisaris
            (RUPS)                                                                                                  Komite Audit
                                                                                                            Komite Pemantau Risiko
                                                                                                       Komite Remunerasi dan Nominasi
                      Direktur Utama
                                                                                                        Komite Tata Kelola Terintegrasi
                     Henoch Munandar




                                                                                                          Wakil Direktur Utama 2
                                                                                                            Darmadi Sutanto




                                                                                                                   Head of Wealth
                                                                                  Head of Retail
                                              Head of Risk                                                          Management                     Head of Digital
Head of Human             Head of                                                   Lending
                                              Management                                                              Business                         Banking
  Resources            Internal Audit                                               Business
                                             Sendiaty Sondy                                                          & Network                      Irwan Sutjipto
  Mira Fitria          Anke Subandy                                                Purnomo B.                       Distribution
                                                  SE.                                                                                                 Tisnabudi
                                                                                     Soetadi                           Helena



                                                 Portfolio
   Strategic HR                                                 Retail Banking                              Sales               Branch Service      Jenius Business
                         Credit Audit          Management &                       Pension Business
   Management                                                         Risk                             Management WMB             Distribution          Stream
                         Dessy Natalia            Policy                                  -
   Denty Avianty                                                Adil Pamungkas                          Rudyanto Kemal           Enrico Novian        Anita Ekasari
                                               Wahyu Nugroho

                                               Operational &    Retail Banking
      HRBP             IT, Digital Banking                                         Micro Business &    Liabilities & Digital   Customer Contact      Digital Banking
                                                Fraud Risk         Strategy &
 Corporate Banking      & Analytics Audit                                           Joint Finance      Management WMB               Center              Solution
                                               Management           Planning
 Yvonne F. Syofyan       Willy J. Widjaja                                            Ari Purnomo          Elvie Iskandar       Bambang J. Susilo     Frenky Guslove
                                               Heru Rustanto    Erliana Tandoko

      HRBP                Operations             Market &                            Customer                                                        Digital Banking
                                                                                                        Wealth Product             Customer
  Retail Banking             Audit             Liquidity Risk                       Experience                                                         Product &
                                                                                                       Management WMB             Experience
    Debbie G.             Stefanus R.          Management                         Management RLB                                                       Innovation
                                                                                                       Aegeus H. Soewito               -
   Retnoningsih            Kristianto              Deni                                  -                                                                Febri

 HRBP Operations                                                                          Sales                                                      Digital Banking
                             Wealth           Risk Management                                              Customer               Operation
    & Tech and                                                                      Management &                                                        Business
                         Management                Planning                                             Experience WMB            Excellence
 Support Functions                                                                  Capability RLB                                                   Performance &
                         & Corporate            Keisuke Heima                                           Sanny Kumalasari        Fajar Septianto
 Myrna M, Witarka                                                                    Alfin Mufianto                                                  Customer Value
                        Functions Audit
                                                                                                                                                      Management
                       Ratih W. Indrawati                                                               Sales Distribution
  HR Technology                                                                   Digital & Business                               Network           Salvy Gunawan
                                              Cyber Security                                            WMB & National
    & Services                                                                      Solution RLB                                 Management
                                              Buyung Bachtiar                                              Distribution
  Jemmy Maruto                                                                       Tri Sujatioadi                               Rio Y. Lopa
                                                                                                           Chairul Sani
                            Audit
                       Methodology, QA,                                                                                                              Digital Banking
                       and Development                                               Product &                                                         Partnership
                         Bernanta B.             Credit Risk                         Portfolio                                                        Neni Veronica
                          Danardana            Tasuku Tanaka                      Management RLB
                                                                                    Astri P. Rini

                                                                                                                                                     Retail Banking
                                                                                                                                                     Digital Strategy
                                                                                                                                                     Citra Paramita

                                                                                                                                                    Digital Banking
                                                                                                                                                      Alignment &
                                                                                                                                                        Synergy
                                                                                                                                                    Kosuke Shimada




          Direktur

          Board of Management

          Komite Dewan Komisaris & Komite Direksi




          PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024                77
Page 80
                                                                                                 Profil Perusahaan




     Profil
     Dewan Komisaris




                                                       Chow Ying Hoong
                                                       Komisaris Utama




     Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
     Singapura                                                   • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi SMBC
                                                                   Indonesia.
     Domisili                                                    • Senior Regional Advisor, Asia Pacific Division of
     Singapura                                                     Sumitomo Mitsui Banking Corporation.

     Usia                                                        Pengalaman Kerja
     64 Tahun pada akhir Tahun Buku 2024                         • General Manager of Planning Department Asia Pacific
                                                                   Division of SMBC (2011-2013).
     Riwayat Pendidikan                                          • General Manager, Debt Capital Market Department and
     Business Administration bidang Finance dari National          Joint General Manager of SMBC, Singapore (2005-
     University of Singapore (1984).                               2010).
                                                                 • Head of Syndication S.E. Asia of Sumitomo Bank
     Sertifikasi                                                   Singapore Branch (2000-2005).
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan   • Branch Manager/Managing Director dari Societe
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 23 April 2027.           Generale Bank, cabang Malaysia (1997-2000).
                                                                 • Head of Syndication for Asia of ABN Amro Bank Asia
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                                   HQ (1996-1997).
     Pertama kali menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama
                                                                 • Team Head of Offshore Corporates of ABN AMRO Bank
     SMBC Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
                                                                   N.V., Singapore Branch (1993-1996).
     yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
                                                                 • Senior Manager of The Sanwa Bank Ltd, Singapore
     Tahunan tanggal 15 Februari 2019. Diangkat sebagai
                                                                   Branch (1989-1993).
     Komisaris Utama melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18
                                                                 • Account Manager of ABN Bank N.V., Singapore Branch
     November 2020, dan diangkat kembali melalui RUPS
                                                                   (1987-1989).
     Tahunan pada tanggal 21 April 2022.
                                                                 • Bank Officer, United Overseas Bank (1984-1987).

                                                                 Hubungan Afiliasi
                                                                 Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang
                                                                 Saham Pengendali.




78   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 81
                                                                                              Profil Perusahaan




                                           Takeshi Kimoto
                                           Komisaris




Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
Jepang                                                      • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia.
                                                            • Managing Executive Officer, Head of Asia Business
Domisili                                                      Development Division of Sumitomo Mitsui Banking
Jepang                                                        Corporation and Sumitomo Mitsui Financial Group.
                                                            • Members of the Board of Directors of Vietnam Prosperity
Usia                                                          Joint Stock Commercial Bank.
54 tahun pada akhir Tahun Buku 2024
                                                            Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan                                          • Senior Vice President for Emerging Markets Business
Bachelor of Arts in Business and Commerce dari KEIO           Division (“EMBD”) Singapore, Joint General Manager for
University (1989-1993).                                       EMBD Tokyo and Joint General Manager for Business
                                                              Development Department at the International Banking
Sertifikasi                                                   Unit of SMBC (2013-2018).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan   • Vice President for Global Institutional Banking
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 27 Juni 2027.            Department (“GIBD”) of SMBC, Vice President for GIBD
                                                              Singapore, Group Head & Senior Vice President for
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                              Global Trade Finance Department Singapore (2002-
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris SMBC Indonesia
                                                              2013).
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019
                                                            • Vice President, International Finance Department,
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15
                                                              Sumitomo Bank Ltd (2000-2001).
Februari 2019 dan 21 April 2022.
                                                            Hubungan Afiliasi
                                                            Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang
                                                            Saham Pengendali.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024        79
Page 82
                                                                                                  Profil Perusahaan




     Profil Dewan Komisaris




                                                       Ninik Herlani
                                                       Masli Ridhwan
                                                       Komisaris Independen




     Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
     Indonesia                                                   • Ketua Komite Audit SMBC Indonesia.
                                                                 • Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi SMBC
     Domisili                                                      Indonesia.
     Jakarta                                                     • Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi SMBC
                                                                   Indonesia.
     Usia
     67 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                         Pengalaman Kerja
                                                                 • Komisaris Independen PT Bank Sumitomo Mitsui
     Riwayat Pendidikan                                            Indonesia (2013-2019).
     • Magister bidang Keuangan dari Universitas Indonesia       • Bergabung pada PT Bank Central Asia Tbk dengan
        (2018).                                                    jabatan terakhir Kepala Pengembangan Audit dan
     • Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti (1983).           Pengendalian Mutu (1985-2012).
                                                                 • Senior Auditor di Kantor Akuntan Utomo (SGV - Utomo)
     Sertifikasi                                                   (1981-1985).
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025.          Hubungan Afiliasi
                                                                 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum                             Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
     Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
     SMBC Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
     yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
     Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.




80   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 83
                                                                                               Profil Perusahaan




                                           Onny Widjanarko
                                           Komisaris Independen




Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
Indonesia                                                   • Ketua Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia.
                                                            • Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi SMBC Indonesia.
Domisili
Jakarta                                                     Pengalaman Kerja
                                                            • Komisaris Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis
Usia                                                          (September 2020 – April 2023).
60 tahun pada akhir tahun buku 2024                         • Bergabung dengan Bank Indonesia dengan jabatan
                                                              terakhir sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Riwayat Pendidikan                                            Jakarta (Januari 1992 – September 2022).
• Master in Management dari Asian Institue of               • Management Trainee dan Staf Keuangan Komatsu
   Management (1999).                                         Indonesia (PT United Tractors) (Oktober 1989-Desember
• Sarjana Manajemen Keuangan dari STIE                        1990).
   Malangkucecwara (1989).
                                                            Hubungan Afiliasi
Sertifikasi                                                 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan   Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 11 September
2027.

Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
SMBC Indonesia secara efektif sejak 8 Mei 2023
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 13 April
2023.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024      81
Page 84
                                                                                                  Profil Perusahaan




     Profil Dewan Komisaris




                                                       Edmund Tondobala
                                                       Komisaris Independen




     Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
     Indonesia                                                   • Anggota Komite Audit SMBC Indonesia.
                                                                 • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia.
     Domisili
     Jakarta                                                     Pengalaman Kerja
                                                                 • Kepala Divisi Perbankan Internasional di PT Bank
     Usia                                                          Central Asia Tbk, Indonesia (2011-April 2020).
     59 tahun pada akhir tahun buku 2024                         • Direktur BCA Finance Hongkong (2011-November
                                                                   2011).
     Riwayat Pendidikan                                          • Direktur di BCA Remittance Sdn Bhd Malaysia (2009-
     • Magister Manajemen Internasional dari American              2011).
        Graduate School of Internasional Management,
        Thunderbird. Glendale, Arizona (1990).                   Hubungan Afiliasi
     • Sarjana Ekonomi dari Drake University, Moines, Iowa,      Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
        Amerika Serikat (1987).                                  Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.

     Sertifikasi
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025.

     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
     Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen
     SMBC Indonesia sejak keputusan RUPS Luar Biasa tanggal
     18 November 2020 dan diangkat kembali melalui RUPS
     Tahunan tanggal 21 April 2022.




82   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 85
                                                                                                Profil Perusahaan




                                            Ongki Wanadjati
                                            Dana
                                            Komisaris




Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
Indonesia                                                    • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia.
                                                             • Komisaris PT Bank BTPN Syariah Tbk.
Domisili                                                     • Komisaris Utama (Independen) PT Nusantara Sejahtera
Jakarta                                                        Raya Tbk.

Usia                                                         Pengalaman Kerja
67 tahun pada akhir tahun buku 2024                          • Direktur Utama PT BANK BTPN Tbk (2019-April 2022)
                                                             • Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensiunan
Riwayat Pendidikan                                             Nasional Tbk (2008-Januari 2019).
Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB)   • Direktur Perbankan Wholesale Bank Permata (2002-
(1981).                                                        2008).
                                                             • Wakil Direktur Utama di Bank Universal (2000-2002).
Sertifikasi                                                  • Direktur Utama Bank Subentra (1993-1998).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan    • Senior Advisor, Bank Universal (1999-2000).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025.           • Credit Cycle Manager – Consumer Banking, Citibank,
                                                               N.A (1987-1990).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris SMBC Indonesia       Hubungan Afiliasi
sejak keputusan RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.          Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                             Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024     83
Page 86
                                                                                                   Profil Perusahaan




     Profil Dewan Komisaris




                                                        Marita Alisjahbana
                                                        Komisaris Independen




     Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
     Indonesia                                                    Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC Indonesia

     Domisili                                                     Pengalaman Kerja
     Jakarta                                                      • Chief Risk Office, Indonesia Investment Authority (2021-
                                                                    2024).
     Usia                                                         • Country Risk Manager, Citibank Indonesia (2007-2021).
     68 tahun pada akhir tahun buku 2024                          • Country Risk Manager, Citibank Philippines (2010-2012).
                                                                  • Deputy Country Risk Manager, Citibank Thailand/
     Riwayat Pendidikan                                             Vietnam (2003-2004).
     • Master of Architecture, University of California, Los      • Group Head, Institutional Remedial Management Group,
        Angeles, USA (1986).                                        Citibank (1999-2003).
     • Bachelor of Architecture, Bandung Institute of             • Unit Head, Institutional Remedial Management Group,
        Technology, Indonesia (1982).                               Citibank (1998-1999).
                                                                  • Unit Head, Local Corporate Group, Citibank (1996-
     Sertifikasi                                                    1998).
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6, diterbitkan    • Originator, Local Corporate Group, Citibank (1993-1996).
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 14 Juni 2027.           • Risk Manager, Local Corporate Group, Citibank (1991-
                                                                    1993).
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                                  • Risk Manager, Financial Institution Group, Citibank
     Pertama kali bergabung dengan SMBC Indonesia sebagai
                                                                    (1989-1991).
     Komisaris Independen melalui RUPS Luar Biasa pada
                                                                  • Executive Development Program, Citibank (1988-1989).
     tanggal 29 Agustus 2024 dan efektif menjabat pada tanggal
                                                                  • Architect, Fega Marikultura (1986-1988).
     2 September 2024.
                                                                  • Project Coordinator for BITA Engineering on The Bukit
                                                                    Asam Coal Mining Facilities, BITA Engineering (1982).

                                                                  Hubungan Afiliasi
                                                                  Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                  Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.




84   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 87
                                                                                                  Profil Perusahaan




Profil
Direksi




                                            Henoch Munandar
                                            Direktur Utama




Warga Negara                                                   Rangkap Jabatan
Indonesia                                                      Tidak memiliki rangkap jabatan

Domisili                                                       Pengalaman Kerja
Jakarta                                                        • Direktur PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                                                                 (2019- September 2022).
Usia                                                           • Direktur PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
58 tahun pada akhir tahun buku 2024                              (2014-Januari 2019).
                                                               • Deputy Head of Credit/Credit Risk Management Head
Riwayat Pendidikan                                               SMEC Bank DBS Indonesia (2010-2013).
Sarjana Ekonomi dari Universitas Atma Jaya, Jakarta            • Deputy SMEC Risk + Remedial Head PT Bank Danamon
(1989).                                                          Indonesia Tbk (2006-2010).
                                                               • Co-Dept Head of Corporate Banking, Bank of Tokyo
Sertifikasi                                                      Mitsubishi UFJ (2006-2006).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan      • Local Corporate Head-Senior Manager, Sanwa Bank
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.              Indonesia/Bank United Financial of Japan (UFJ) (1995-
                                                                 2006).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                               • Account Manager PT Bogor Multifinance (1995-1995).
Pertama kali menjabat sebagai Direktur sejak tanggal efektif
                                                               • Account Manager Panin Bank (1993-1995).
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
                                                               • Sub-Branch Manager Bank Susila Bakti (1991-1993).
melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022. Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS       Hubungan Afiliasi
Luar Biasa tanggal 29 September 2022.                          Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                               Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024     85
Page 88
                                                                                                   Profil Perusahaan




     Profil Direksi




                                                       Kaoru Furuya
                                                       Wakil Direktur Utama




     Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
     Jepang                                                       Tidak memiliki rangkap jabatan

     Domisili                                                     Pengalaman Kerja
     Jakarta                                                      • Senior General Manager of Asia Growing Market Dept.
                                                                    (2020).
     Usia                                                         • General Manager of Corporate Banking Dept., Asia
     59 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                            Pacific Division. Member of Risk Management, ALM and
                                                                    Compliance Committees for APAC, SMBC (2019-2020).
     Riwayat Pendidikan                                           • General Manager of Singapore Branch. Member of Risk
     Sarjana Hukum dari Hosei University, Tokyo, Jepang (1989).     Management, ALM and Compliance Committees for
                                                                    APAC, SMBC (2018-2019).
     Sertifikasi                                                  • General Manager of Loan Capital Markets Department.
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan      Member of Risk Management, ALM and Compliance
     oleh LSPP dengan masa berlaku sampai 25 Juli 2025.             Commitees for EMEA of SMBC Europe Limited in
                                                                    London (2013-2018).
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                                  • Joint General Manager, Global Trade Finance Dept of
     Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama
                                                                    SMBC Tokyo (2011-2013).
     SMBC Indonesia efektif sejak 4 Januari 2021 berdasarkan
                                                                  • Senior Vice President, Global Trade Finance Dept.
     keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2020
                                                                    SMBC New York (2004-2011).
     dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21
                                                                  • Assistant General Manager of Global Institutional
     April 2022.
                                                                    Banking Dept. of SMBC Tokyo (2002-2004).

                                                                  Hubungan Afiliasi
                                                                  Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                  Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.




86   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 89
                                                                                               Profil Perusahaan




                                           Darmadi Sutanto
                                           Wakil Direktur Utama




Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
Indonesia                                                   Tidak memiliki rangkap jabatan

Domisili                                                    Pengalaman Kerja
Jakarta                                                     • Komisaris PT Metro Retailmart (2015-2018).
                                                            • Komisaris PT Trans Ice (2015-2018).
Usia                                                        • Komisaris PT Bank Mega Tbk (2015-2018).
60 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                         • Group Director of PT CT Corpora Bank Mega (2015-
                                                              2018).
Riwayat Pendidikan                                          • Consumer Banking Director of PT Bank Negara
• Magister Administrasi Bisnis dari University of Western     Indonesia (Persero) Tbk (2010-2015).
   Illinois, Macomb (1991).                                 • Consumer Banking Director of ABN Amro/RBS (2007-
• Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Trisakti, Jakarta     2010).
   (1988).                                                  • SVP Distribution of Bank Permata (2007).
                                                            • EVP Sales & Distribution of Standard Chartered Bank
Sertifikasi                                                   (2000-2006).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan   • National Sales Manager of Citibank (1991-2000).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.
                                                            Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum                             Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama SMBC     Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
Indonesia efektif sejak 14 Mei 2020 berdasarkan Keputusan
RUPS Tahunan tanggal 23 April 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024    87
Page 90
                                                                                                   Profil Perusahaan




     Profil Direksi




                                                        Dini Herdini
                                                        Direktur Kepatuhan




     Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
     Indonesia                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan

     Domisili                                                     Pengalaman Kerja
     Jakarta                                                      • Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan
                                                                    PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-Januari
     Usia                                                           2019).
     59 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                          • General Counsel & Corporate Secretary PT Bank
                                                                    Danamon Indonesia Tbk (2004-2014).
     Riwayat Pendidikan                                           • Partner/Konsultan Hukum di Firma Hukum Herdini &
     Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta (1987).       Partners (2000-2004).
                                                                  • Kepala Divisi Hukum Bank Danamon (1999-2000)
     Sertifikasi                                                  • Kepala Divisi Legal PT Bank PDFCI Tbk (1996-1999).
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan    • Legal Manager PT ING Bank (1993-1996).
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.          • Legal Officer PT Bank Sumitomo Niaga (1989-1993).
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum                              Hubungan Afiliasi
     Pertama kali menjabat sebagai Direktur Kepatuhan SMBC        Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
     Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1        Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
     Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan
     tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.




88   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 91
                                                                                                Profil Perusahaan




                                            Keishi Kobata
                                            Direktur




Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
Jepang                                                       Tidak memiliki rangkap jabatan

Domisili                                                     Pengalaman Kerja
Jakarta                                                      • Treasury ALM & Planning Head PT BANK BTPN Tbk
                                                               (Maret 2022-Juni 2023).
Usia                                                         • Technical Advisor of Treasury Directorate PT BANK
51 tahun pada akhir tahun buku 2024                            BTPN Tbk (Oktober 2019-Februari 2022).
                                                             • Ditugaskan pada SMBC cabang Hongkong sebagai
Riwayat Pendidikan                                             Head of Money Market & Fixed Income Group,
• Master of Information Engineering dari the University of     International Treasury Department dan dengan
   Tokyo (1998).                                               jabatan terakhir sebagai Senior Vice President (Mei
• Bachelor of Architecture dari the University of Tokyo        2016-Oktober 2019).
   (1996).                                                   • Bergabung pertama kali dengan SMBC Tokyo dengan
                                                               jabatan terakhir sebagai Head of Money Market &
Sertifikasi                                                    Fixed Income Group, International Department Treasury
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan      (Hongkong) (April 1998-Mei 2016).
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 02 Oktober 2027.
                                                             Hubungan Afiliasi
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum                              Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia        Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
efektif sejak 25 Juli 2023 berdasarkan keputusan RUPS
Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024     89
Page 92
                                                                                                  Profil Perusahaan




     Profil Direksi




                                                     Atsushi Hino
                                                     Direktur




     Warga Negara                                                Rangkap Jabatan
     Jepang                                                      Tidak memiliki rangkap jabatan

     Domisili                                                    Pengalaman Kerja
     Jakarta                                                     • Group Head/Joint General Manager  of Asia Markets
                                                                   Growing Department, SMBC Singapura (September
     Usia                                                          2018-April 2023).
     48 tahun pada akhir tahun buku 2024                         • Head of Corporate Banking Department, PT Bank
                                                                   Sumitomo Mitsui Indonesia (Oktober 2014-September
     Riwayat Pendidikan                                            2018).
     Bachelor of Business and Commerce dari Keio University      • Vice President/Senior Vice President, SMBC cabang
     (1999).                                                       Hongkong (April 2009-Agustus 2014).
                                                                 • Vice President Tokyo Corporate Banking Department 4,
     Sertifikasi                                                   SMBC (April 2006-April 2009).
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan   • Vice President Tohoku Corporate Business Office,
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 02 Oktober 2027.         SMBC (Juli 2001-April 2006).
                                                                 • Bergabung pertama kali dengan SMBC sebagai Junior
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
                                                                   Staf (April 1999-Juli 2001).
     Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia
     efektif sejak 15 Mei 2023 berdasarkan keputusan RUPS        Hubungan Afiliasi
     Tahunan tanggal 13 April 2023.                              Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                 Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.




90   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 93
                                                                                                Profil Perusahaan




                                            Merisa Darwis
                                            Direktur




Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
Indonesia                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan

Domisili                                                     Pengalaman Kerja
Jakarta                                                      • Head of Operation, PT Bank Tabungan Pensiunan
                                                               Nasional Tbk (2017-Januari 2019).
Usia                                                         • Kepala Satuan Kerja Audit Internal, PT Bank Tabungan
57 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                            Pensiunan Nasional Tbk (2011-2016).
                                                             • HR & Internal Control Director, Bank Barclays Indonesia
Riwayat Pendidikan                                             (2010-2011).
Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung   • Citibank, N.A., Indonesia (1996-2009):
(ITB) (1991).                                                  - Operation - Control & Reporting Head, Transaction
                                                                   Services Head, Control & Support Head.
Sertifikasi                                                    - IT - Consumer IT Head & Country IT Financial Head.
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan      - QA - IT QA Head, Privacy Officer and BISO (Business
oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.                Information Security Officer).
                                                             • Programmer/Analyst, USI/IBM Jakarta (1992-1993).
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia        Hubungan Afiliasi
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15         Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
Februari 2019 dan 21 April 2022.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024       91
Page 94
                                                                                                   Profil Perusahaan




     Profil Direksi




                                                       Hanna Tantani
                                                       Direktur




     Warga Negara                                                 Rangkap Jabatan
     Indonesia                                                    Komisaris PT Summit Oto Finance

     Domisili                                                     Pengalaman Kerja
     Jakarta                                                      • Chief Financial Officer, PT Bank Tabungan Pensiunan
                                                                    Nasional Tbk (2018-2019).
     Usia                                                         • Direktur Keuangan, PT Bank HSBC Indonesia (2014-
     57 tahun pada akhir Tahun Buku 2024                            2018).
                                                                  • SVP MI Planning & Analysis, KCBA HSBC Indonesia
     Riwayat Pendidikan                                             (2009-2014).
     • Master of Business Administration dari Australian          • Financial Controller, Standard Chartered Bank (2008-
        Graduate School of Management, University of New            2009).
        South Wales, Australia (1993).                            • Market Controller, American Express Bank (2004-2008).
     • Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Airlangga       • Staff, Credit Operations & Trade Services, Management
        (1990).                                                     Accountant, Manager Treasury OperationS, AVP
                                                                    Treasury Services, VP Global Payment & Cash
     Sertifikasi                                                    Management, VP Credit Operation VP Area Finance,
     Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7, diterbitkan      HSBC (1990-2004).
     oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 20 Maret 2028.
                                                                  Hubungan Afiliasi
     Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum                              Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
     Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC Indonesia        Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
     berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 11
     September 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
     Tahunan tanggal 21 April 2022.




92   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 95
                                                                                             Profil Perusahaan




Perubahan Komposisi
Dewan Komisaris
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS

        Sebelum Perubahan          Setelah Perubahan             Dasar Perubahan             Alasan Perubahan
Chow Ying Hoong               Chow Ying Hoong                            -             Pada tahun 2024, terjadi
(Komisaris Utama)             (Komisaris Utama)                                        penambahan anggota Dewan
                                                                                       Komisaris, yaitu Marita
Takeshi Kimoto                Takeshi Kimoto                             -             Alisjahbana (Komisaris
(Komisaris)                   (Komisaris)                                              Independen), yang diangkat
Ninik Herlani Masli Ridhwan   Ninik Herlani Masli Ridhwan                -             melalui Rapat Umum
(Komisaris Independen)        (Komisaris Independen)                                   Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                       tanggal 29 Agustus 2024.
Onny Widjanarko               Onny Widjanarko                            -             Adapun alasan atas perubahan
(Komisaris Independen)        (Komisaris Independen)                                   komposisi ini adalah untuk
                                                                                       meningkatkan komposisi
Edmund Tondobala              Edmund Tondobala                           -
                                                                                       Komisaris Independen di
(Komisaris Independen)        (Komisaris Independen)
                                                                                       SMBC Indonesia.
Ongki Wanadjati Dana          Ongki Wanadjati Dana                       -
(Komisaris)                   (Komisaris)
                              Marita Alisjahbana            Akta Notaris Nomor 02
                              (Komisaris Independen)        tanggal 3 September 2024




KOMPOSISI DIREKSI

        Sebelum Perubahan          Setelah Perubahan             Dasar Perubahan             Alasan Perubahan
Henoch Munandar               Henoch Munandar                            -             Tidak ada perubahan.
(Direktur Utama)              (Direktur Utama)
Kaoru Furuya                  Kaoru Furuya                               -
(Wakil Direktur Utama)        (Wakil Direktur Utama)
Darmadi Sutanto               Darmadi Sutanto                            -
(Wakil Direktur Utama)        (Wakil Direktur Utama
Dini Herdini                  Dini Herdini                               -
(Direktur Kepatuhan)          (Direktur Kepatuhan)
Atsushi Hino                  Atsushi Hino                               -
(Direktur)                    (Direktur)
Keishi Kobata                 Keishi Kobata                              -
(Direktur)                    (Direktur)
Merisa Darwis                 Merisa Darwis                              -
(Direktur)                    (Direktur)
Hanna Tantani                 Hanna Tantani                              -
(Direktur)                    (Direktur)




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024         93
Page 96
                                                                                                               Profil Perusahaan




     Profil
     Pejabat Eksekutif
                                                                                         Awal Bergabung
      No.                  Nama         Pendidikan           Perguruan Tinggi               di SMBC                   Jabatan
                                                                                           Indonesia
       1    Naoki Watanabe                 S1        University of Tsukuba                   2021         Corporate Banking 2 Head
       2    Karinda Listyani Rachmana      S1        Ritsumeikan Asia Pacific                2019         Corporate Banking 3 Head
                                                     University
       3    Naoki Takeshita                S1        Osaka University                        2024         Corporate Banking 4 Head
       4    Hideaki Asatsu                 S1        Osaka University                        2022         Corporate Banking 5 Head
       5    Wibowo Kurniawan               S1        Universitas Bina Nusantara              2019         Corporate Banking 6 Head
       6    Virni Anggia Septiranti        S1        Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik       2019         KYC Onboarding Head
                                                     Jakarta
       7    Chandra Murprabowo             S1        Institut Teknologi Sepuluh              2019         Corporate Banking Business
            Mudjib                                   Nopember Surabaya                                    Planning Head
       8    Riyanthi Annisaa               S2        Macquarie University                    2019         Corporate Banking Loan
                                                                                                          Reviewer Head
       9    Fifi                           S1        Tokyo International University          2019         Corporate Banking Credit
                                                                                                          Analyst Head
      10    Husan Mahjudin                 S1        Universitas Trisakti                    2019         Corporate Credit Middle Office
                                                                                                          Head
      11    Theodora Ikke Gratcia          S1        Universitas Indonesia                   2021         Transaction Legal Team Head
      12    Hendra Kuncoro Jati            S2        University of Technology Sydney         2019         Corporate Credit Portfolio &
                                                                                                          Support Team Head
      13    Ir Nathan Christianto          S2        University of Groningen, The            2019         Head of Wholesale, Commercial
                                                     Netherlands                                          & Transaction Banking
      14    Jevan Purnawan                 S2        University of Manchester                2019         Transaction Banking & Supply
                                                                                                          Chain Head
      15    Moses Ronald Supardi           S3        Leiden University                       2019         Wholesale Banking Head
      16    Warni                          S1        Stiba Persada Bunda Pekanbaru           2019         Commercial Banking & WFB
                                                                                                          Head
      17    Ahmad Zacky Hendarman          S1        Institut Teknologi Bandung              2019         Wholesale Banking Business
                                                                                                          Planning Head
      18    Adityo Haryono                 S1        Boston University                       2020         Structured Finance Head
      19    Denti Irfiano Irman            S2        Monash University, Australia            2019         Syndications & ESG Solutions
                                                                                                          Head
      20    Endang Triningsih              D3        ASMI                                    2023         Wholesale Banking Project
                                                                                                          Management_2
      21    Wiwig Wahyu Santoso            S2        CSU Fullerton                           2019         Head of Treasury
      22    So Hirahara                    S1        Kyushu University                       2023         Treasury ALM & Planning Head
      23    Adi Erianto                    S2        Monash University, Australia            2019         Treasury Assets & Liabilities
                                                                                                          Management Head
      24    Rhendy Soemitro Zoro           S2        Institut Teknologi Bandung              2023         Treasury Trading Head
      25    Slamet Riyadi S.               S1        Perbanas Institute                      2019         Treasury Marketing Head 1
      26    Dadang Suryana                 S2        Institut Teknologi Bandung              2024         Treasury Marketing Head 2
      27    Sutan Alamsaputra Ad           S1        Universitas Indonesia                   2019         Treasury Planning Head
      28    Iman Nurman                    S2        Institut Teknologi Bandung              2022         Treasury Products Management
                                                                                                          Head
      29    Jeffrey Cheanandro Tjoeng      S1        Oklahoma State University               2020         Head of Business Banking
      30    Ririn Rianti                   S1        IPB Bogor                               2014         Business Banking Credit Risk
                                                                                                          Head
      31    Novri Irza Hidayattullah       S1        Universitas Gadjah Mada                 2019         Business Banking Governance,
                                                                                                          Process & Support Head
      32    Margareth P. Santosa           S2        Universitas Indonesia                   2019         SME Head




94   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 97
                                                                                                       Profil Perusahaan




                                                                               Awal Bergabung
No.                Nama         Pendidikan           Perguruan Tinggi             di SMBC                   Jabatan
                                                                                 Indonesia
33    Anita Natalia                S1        Universitas Trisakti                  2013         Business Banking Strategy
                                                                                                Head
34    Charles Anthony Bunaidi      S1        Pensicola Christian College           2022         Business Banking Digital &
                                                                                                Business Development Head
35    Dicky Deniawan               S1        Universitas Indonesia                 2019         Business Banking Remedial
                                                                                                Head
36    Takeshi Nishimura            S1        Ritsumeikan University                2023         Business Banking Cross
                                                                                                Collaboration Head
37    Kamaluddin                   S1        Universitas Indonesia                 2021         Tax Management Head
38    Arif Suseno                  S1        Universitas Indonesia                 2019         Financial Controller
39    Hendra Gunawan               S1        Universitas Tarumanagara              2021         Strategy Implementation Head
40    Lia Asoka                    S1        Unika Atmajaya                        2021         Finance Risk, Control &
                                                                                                Governance Head
41    Elsa Ariany Setyadi          S1        Universitas Tarumanagara              2023         Financial Planning &
                                                                                                Performance Head
42    Kenji Okada                  S1        Kyoto University                      2021         Alignment & Synergy Planning
                                                                                                Head
43    Yuta Ohara                   S1        Okayama University                    2022         Sustainable Business Strategy
                                                                                                Head
44    Yuki Katsuhara               S1        Ritsumeikan University                2024         Sustainable Business Strategy 1
45    Sendiaty Sondy Se            S1        Universitas Trisakti                  2012         Head of Risk Management
46    Wahyu Nugroho Y.A.S          S2        Perbanas                              2021         Portfolio Management & Policy
                                                                                                Head
47    Heru Rustanto, SE            S2        Universitas Tarumanagara              2014         Operational & Fraud Risk
                                                                                                Management Head
48    Deni                         S2        Universitas Indonesia                 2019         Market & Liquidity Risk
                                                                                                Management Head
49    Keisuke Heima                S2        Kyoto University                      2022         Risk Management Planning
                                                                                                Head
50    Buyung Bachtiar              S1        Universitas Bina Nusantara            2019         Cyber Security Risk
                                                                                                Management Head
51    Tasuku Tanaka                S1        The University of Tokyo               2023         Credit Risk Head
52    Jenny Susanto                S1        Monash University, Australia          2019         Corporate Banking Credit Risk
                                                                                                Head
53    Eddy Satria Nugraha          S2        Sekolah Tinggi Manajemen              2024         Commercial Banking Credit Risk
      Sembiring                              Prasetiya Mulya (Jakarta)                          Head
54    Tubagus Dimas Andriadie      S2        Magister Management                   2019         Risk Management Consolidation
                                             Agribisnis - Institut Pertanian                    Head
                                             Bogor
55    Hari Suci Yuliastuti         S1        Universitas Gadjah Mada               2019         Anti Money Laundering & CFT
                                                                                                Head
56    Butet Sondang Sitepu         S2        Universitas Gadjah Mada               2009         Compliance Head
57    Eneng Yulie Andriani         S2        Universitas Indonesia                 2019         Corporate Secretary Head
58    Argo Wibowo                  S2        Universitas Indonesia                 2011         General Counsel
59    Andrie Darusman              S1        Universitas Indonesia                 2015         Communications & Daya Head
60    Nezu Emiri                   S1        Ritsumeikan University                2024         AML Group Governance Head
61    Arif Muhammad Fatwaddin      S1        Universitas Mataram                   2013         Operations Transaction Center
                                                                                                Head
62    Radhar Hasti Handayani       S1        Universitas Katolik Parahyangan       2008         Operations Development Head
63    Ridwan Nugraha               S2        Universitas Katolik Indonesia         2011         Operations Distribution &
                                             Atma Jaya Jakarta                                  Account Services Head




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024          95
Page 98
                                                                                                             Profil Perusahaan




     Profil Pejabat Eksekutif




                                                                                       Awal Bergabung
      No.                 Nama           Pendidikan          Perguruan Tinggi             di SMBC                   Jabatan
                                                                                         Indonesia
      64    Joko                            S2        Institut Teknologi Bandung           2015         Operations Control Assurance
                                                                                                        Head
      65    Puri Andiyapuri Agustinar       S1        Universitas Padjajaran               2019         Reporting, Settlement & Access
                                                                                                        Management Head
      66    Bambang Anugerah                S1        Universitas Trisakti - Jakarta       2024         General Services Head
            Rachmad
      67    Jeny Mustopha                   S2        Emeritus Institute of                2020         Head of Information Technology
                                                      Management
      68    Jufri                           D3        Alexander Collage - Perth,           2013         IT Strategic Planning & Data
                                                      Western Australia                                 Management Head
      69    Andi Febri Cahyo                S2        Universitas Indonesia                2008         IT Retail Banking & Corporate
                                                                                                        Functions Enablement Head
      70    Hayato Inoue                    S2        Graduate School of Tsukuba           2021         IT Corporate Banking
                                                                                                        Enablement Head
      71    Joko Kurniawan                  S1        Binus Business School                2010         IT Digital Service Enablement
                                                                                                        Head
      72    Akira Kuwata                    S2        Keio University                      2023         IT Governance Management
                                                                                                        Head
      73    Iman Triono                     S2        Gunma University                     2019         IT Transaction Management
                                                                                                        Head
      74    Mira Fitria                     S2        London School of Economic            2020         Head of Human Resources
                                                      and Political Science, Uk
      75    Yvonne Febrina Syofyan          S2        Golden Gate University               2019         HRBP Head Corporate Banking
      76    Denty Avianty                   S2        Universitas Indonesia                2015         Strategic HR Management Head
      77    Myrna May Witarka               S2        Strathclyde University Glasgow       2022         HRBP Head Operations &
                                                      Uk                                                Technology And Support
                                                                                                        Functions
      78    Jemmy Maruto                    S1        Universitas Bina Nusantara           2020         HR Technology & Services Head
      79    Debbie Gracia Retnoningsih      S2        Thunderbir, Graduate School of       2015         HRBP Head Retail Banking
                                                      International Management
      80    Anke Subandy                    S2        Edith Cowan University               2024         Head of Internal Audit
      81    Willy Johan Widjaja S.          S2        Bina Nusantara                       2016         IT, Digital Banking & Analytics
                                                                                                        Audit Head
      82    Bernanta Budi Danardana         S1        Universitas Indonesia                2019         Audit Methodology, QA &
                                                                                                        Development Head
      83    Dessy Natalia                   S1        STIE Malangkucecwara                 2012         Credit Audit Head
      84    Stefanus Rudy Kristianto        S1        Institut Pertanian Bogor             2013         Operations Audit Head
      85    Ratih Wulan Indrawati, SP       S1        Institut Pertanian Bogor             2022         Wealth Management &
                                                                                                        Corporate Functions Audit Head
      86    Purnomo B. Soetadi              S3        Universitas Padjadjaran              2023         Head of Retail Lending Business
      87    Tri Sujatioadi                  S1        Institut Teknologi Bandung           2010         Digital & Business Solution
                                                                                                        Head RLB
      88    Ari Purnomo                     S2        RMIT University                      2024         Micro Business & Joint Finance
                                                                                                        Head
      89    Alfin Mufianto                  S1        Universitas Padjajaran               2012         Sales Management & Capability
                                                                                                        Head RLB
      90    Astri Piesca Rini               S1        Institut Teknologi Bandung           2023         Product & Portfolio Management
                                                                                                        Head RLB




96   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 99
                                                                                                        Profil Perusahaan




                                                                                Awal Bergabung
No.              Nama            Pendidikan           Perguruan Tinggi             di SMBC                   Jabatan
                                                                                  Indonesia
91    Helena                        S1        Intstitut Pertanian Bogor             2024         Head Of Wealth Management
                                                                                                 Business And Network
                                                                                                 &Distribution
92    Rudyanto Kemal                S1        Universitas Gajah Mada                2009         Sales Management Head WMB
93    Aegeus Hutama Soewito         S2        Universitas Indonesia                 2020         Wealth Product Management
                                                                                                 Head WMB
94    Chairul Sani                  S1        Universitas Islam Sumatera            2023         Sales Distribution WMB &
                                              Utara                                              National Distribution Head 1
95    Elvie Iskandar                S1        Universitas Tarumanagara              2008         Liabilities & Digital Management
                                                                                                 Head WMB
96    Sanny Kumalasari              S2        Unika Atma Jaya                       2019         Customer Experience Head
                                                                                                 WMB
97    Rio Yussac Lopa               S1        Purdue University                     2021         Network Management Head
98    Bambang Joko Susilo           S1        Universitas Trisakti                  2014         Customer Contact Center Head
99    Enrico Novian                 S1        Universitas Indonesia                 2023         Branch Service Distribution
                                                                                                 Head
100   Fajar Septianto               S1        Universitas Jenderal Sudirman         2009         Operation Excellence Head
101   Ayudia Ikawati Binarso        S2        Stirling University, Scotland         2024         Customer Experience Head
      Mochtar
102   Frenky Guslove                S1        President University                  2015         Digital Banking Solution Head
103   Irwan Sutjipto Tisnabudi      S1        The University of New South           2016         Head of Digital Banking
                                              Wales
104   Neni Veronica                 S1        Universitas Katolik Parahyangan       2024         Digital Banking Partnership
                                                                                                 Head
105   Salvy Gunawan                 S1        Curtin Uni of Technology              2021         Digital Banking Business
                                                                                                 Performance & Customer Value
                                                                                                 Management Head
106   Anita Ekasari. C              S2        Binus Business School                 2024         Jenius Business Stream Head
107   Febri                         S2        Prasetiya Mulya                       2015         Digital Banking Product &
                                                                                                 Innovation Head
108   Citra Paramita                S2        Prasetiya Mulya                       2022         Retail Banking Digital Strategy
                                                                                                 Head
109   Kosuke Shimada                S2        Strathclyde Business School           2021         Digital Banking Alignment &
                                                                                                 Sinergy Head
110   Adil Pamungkas                S1        UPN Veteran Yogjakarta                2020         Retail Banking Risk Head
111   Erliana Tandoko               S1        Institut Pertanian Bogor              2015         Retail Banking Strategy &
                                                                                                 Planning Head




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024           97
Page 100
                                                                                             Profil Perusahaan




     Statistik
     Karyawan
     Sampai akhir tahun buku 2024, total karyawan SMBC Indonesia berjumlah 6491 orang, dengan rincian sebagai
     berikut:

     Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
                             Status Kepegawaian                  2024               2023                2022
      Tetap                                                             6.196              6.346                6.584
      Kontrak                                                            295                290                  388
      Total                                                             6.491              6.636                6.972


     Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
                                  Gender                         2024               2023                2022
      Laki-laki                                                         3.570              3.695                3.975
      Perempuan                                                         2.921              2.941                2.997
      Total                                                             6.491              6.636                6.972


     Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
                                 Pendidikan                      2024               2023                2022
      < D1-D3/Akademi                                                    760                844                  958
      S1/Sarjana                                                        5.379              5.467                5.692
      S2-S3/Master                                                       352                325                  322
      Total                                                             6.491              6.636                6.972


     Jumlah Karyawan berdasarkan Level Jabatan
                               Level Jabatan                     2024               2023                2022
      Grade 2-7 (Clerical)                                               961               1.224                1.556
      Grade 8-9 (Officer/Supervisor)                                    1.600              1.590                1.596
      Grade 10-13 (Management)                                          2.983              2.891                2.919
      Grade 14-15 (Senior Management)                                    750                743                  718
      Grade 16-18 (Top Management)                                       187                178                  173
      Grade BOM (Board Management)                                        10                 10                   10
      Total                                                             6.491              6.636                6.972


     Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
                                 Masa Kerja                      2024               2023                2022
      0 - < 1 Tahun                                                      918               1.222                1.377
      > 1 - < 3 Tahun                                                   1.033               758                 1.081
      > 3 - < 5 Tahun                                                    830                933                  504
      > 5 - < 10 Tahun                                                  1.407              1.758                2.177
      > 10 - < 20 Tahun                                                 2.134              1.763                1.590
      > 20 Tahun                                                         169                202                  243
      Total                                                             6.491              6.636                6.972




98   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 101
                                                                                     Profil Perusahaan




Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat/Divisi
                           Direktorat/Divisi               2024           2023              2022
 Alignment & Synergy Planning                                        8               -                 -
 Business Banking                                                  511            559               600
 Corporate Banking - Japanese                                      162            115               101
 Credit Risk                                                          -            74                71
 Digital Banking                                                   458            461               420
 Executive Secretary to Retail Banking Director                       -             1                  -
 Human Resources                                                   136            107               106
 Internal Audit                                                     63             59                50
 Kepatuhan & Legal                                                 117            119               116
 Keuangan & Perencanaan                                             85             88                82
 Manajemen Risiko                                                   97             56                51
 Micro Business                                                       -              -              553
 Operations                                                           -          2.367             2.491
 Operasional & Teknologi                                           948               -                 -
 Retail Banking Analytics, Planning & Process Excellence              -            38                42
 Retail Banking Risk                                               769            632               622
 Retail Banking Strategy & Planning                                 43               -                 -
 Retail Lending Business                                           895            935               640
 Secretary to Deputy President Director                               -             1                 1
 Sustainable Business Strategy                                       2               -                 -
 Teknologi Informasi                                                  -           475               492
 Treasury                                                           42             40                35
 Wealth Management Business and Network & Distribution            1.970           331               346
 Wholesale Banking                                                 185            178               153
 Total                                                            6.491          6.636             6.972


Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
                                 Usia                      2024           2023              2022
 < 25 tahun                                                        235            228               274
 25-29 tahun                                                       907           1.000             1.079
 30-34 tahun                                                      1.325          1.443             1.621
 35-39 tahun                                                      1.571          1.655             1.756
 40-44 tahun                                                      1.339          1.272             1.204
 45-49 tahun                                                       672            601               606
 50-54 tahun                                                       417            417               413
 55-59 tahun                                                        23             19                19
 > 60 tahun                                                          2              1                 0
 Total                                                            6.491          6.636             6.972




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                      LAPORAN TAHUNAN 2024     99
Page 102
                                                                                                       Profil Perusahaan




      Pemegang Saham Utama
      dan Pengendali

                                    Sumitomo Mitsui Financial Group
                                              (SMFG)




                Masyarakat                   Sumitomo Mitsui Banking        PT Bank Negara              PT Bank Central
                  (< 5%)                       Corporation (SMBC)        Indonesia (Persero) Tbk           Asia Tbk



                         7,81%                           91,05%                      0,11%                        1,03%




                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk




       1,00%

                                    70,00%                             51,00%                            51,00%




               PT Bank BTPN Syariah Tbk                     PT Oto Multiartha                PT Summit Oto Finance



                                    99,00%




               PT BTPN Syariah Ventura




      Posisi per 31 Desember 2024


      Note:


                 Pemegang Saham Akhir



                 Pemegang Saham Pengendali




100   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 103
                                                                                              Profil Perusahaan




Pemegang
Saham Akhir
SUMITOMO MITSUI FINANCIAL GROUP                           Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG bergerak
                                                          dalam bidang manajemen anak perusahaan perbankan
Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (“SMFG”) yang       dan perusahaan lain yang dapat diperlakukan sebagai
didirikan pada 2 Desember 2002 dan merupakan induk        anak perusahaan berdasarkan ketentuan Undang-
perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation            Undang Perbankan Jepang. Selain itu, melakukan
(“SMBC”) adalah Pemegang Saham Pengendali SMBC            fungsi-fungsi terkait (ancillary functions), serta fungsi-
Indonesia. Saham SMFG terdaftar di Tokyo Stock            fungsi yang dapat dilakukan oleh perusahaan holding
Exchange (First Section) dan Nagoya Stock Exchange        perbankan di bawah ketentuan Undang-Undang
(First Section).                                          Perbankan Jepang.

Misi Usaha SMFG adalah untuk tumbuh dan sejahtera         Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam
bersama nasabah dengan menyediakan layanan                kelompok usaha SMFG terutama bergerak di bidang
yang memiliki nilai yang lebih besar bagi mereka;         perbankan komersial melalui layanan keuangan berikut:
memaksimalkan nilai pemegang saham melalui                leasing, sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan,
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan; serta              pemrosesan data pengembangan sistem, dan
menciptakan lingkungan kerja yang mendorong dan           manajemen aset.
menghargai karyawan yang tekun dan mempunyai
motivasi yang tinggi.




                                     Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi


                                          www.smfg.co.jp.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024        101
Page 104
                                                                                                          Profil Perusahaan




      Pemegang Saham
      Pengendali
      SUMITOMO MITSUI BANKING                                           Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, saat ini SMBC
      CORPORATION                                                       merupakan salah satu bank terbesar di Jepang
                                                                        dengan jaringan usaha yang telah menyebar ke
      Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC”)                      beberapa wilayah di dunia, seperti Australia, Eropa,
      didirikan pada bulan April 2001 melalui penggabungan              Kanada, Brasil, dan Indonesia. SMBC dan kelompok
      dua bank terkemuka: The Sakura Bank Limited dan The               perusahaannya menawarkan berbagai jasa keuangan
      Sumitomo Bank Limited. Sumitomo Mitsui Financial                  yang berpusat pada perbankan. SMBC memiliki bisnis
      Group, Inc. didirikan pada bulan Desember 2002                    perbankan di 16 negara selain negara asalnya Jepang.
      sebagai perusahaan induk bank melalui transfer saham,             Mereka juga bergerak dalam bidang usaha leasing,
      dan SMBC menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya                  sekuritas, kartu kredit, investasi, sekuritisasi KPR, modal
      dimiliki oleh SMFG. Pada Maret 2003, SMBC melakukan               ventura, dan bisnis kredit terkait lainnya.
      penggabungan usaha (merger) dengan The Wakashio
      Bank, Ltd.                                                        Di Indonesia, selain SMBC Indonesia, SMBC juga
                                                                        memiliki penyertaan pada beberapa perusahaan lainnya
                                                                        yaitu PT SMFL Indonesia, PT Ina Sekuritas Indonesia
                                                                        (sebelumnya bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia),
                                                                        dan PT SBCS Indonesia.




                                                   Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi


                                                        www.smbc.co.jp.




      KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2024

                                  Pemegang Saham                                Jumlah Saham                 Persentase (%)
       Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                              9.692.826.975                          91,05
       PT Bank Central Asia Tbk                                                             109.742.058                         1,03
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                12.007.137                         0,11
       Masyarakat (<5%)                                                                     831.369.578                         7,81
       Total                                                                           10.645.945.748                         100,00




102   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 105
                                                                            Profil Perusahaan




KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR

 No.                          Pemegang Saham       Jumlah Saham              Persentase (%)
  1     Sumitomo Mitsui Banking Corporation - EQ          9.692.826.975                       91,05
  2     UBS AG London Branch Equities House -214           400.000.000                         3,76
  3     Barclays Capital Securities Limited SBL/           200.033.900                         1,88
  4     Citigroup Global Market Ltd S/A CGML Pro           200.000.000                         1,88
  5     PT Bank Central Asia Tbk                           109.742.058                         1,03
  6     PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk              12.007.137                         0,11
  7     Christian Santoso                                    1.706.600                         0,02
  8     Henry Gunawan Cahyono Putro                          1.600.087                         0,02
  9     Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl             1.350.566                         0,01
 10     Jany Candra                                          1.202.400                         0,01
 11     Cayuga Pacific Group Limited                         1.177.500                         0,01
 12     Engelbert Winoto                                     1.173.700                         0,01
 13     Kamajaya                                               934.600                         0,01
 14     Ongki Wanadjati Dana                                   860.804                         0,01
 15     Linda Sulistyaningsih, BCS                             808.700                         0,01
 16     Djoko Susanto                                          542.500                         0,01
 17     PT. Timur Nusa Niagajaya                               472.100                         0,00
 18     Andy Tanujaya                                          415.700                         0,00
 19     Stephanie Alicia Taraga                                405.800                         0,00
 20     Hendry Sunito                                          364.100                         0,00




JUMLAH PEMEGANG SAHAM DAN PERSENTASE 5% ATAU LEBIH BERDASARKAN
KLASIFIKASI

                           Pemegang Saham          Jumlah Saham              Persentase (%)
Badan Usaha Asing                                         9.692.826.975                       91,05
Total                                                     9.692.826.975                       91,05




JUMLAH PEMEGANG SAHAM DAN PERSENTASE < 5% BERDASARKAN KLASIFIKASI

                           Pemegang Saham          Jumlah Saham              Persentase (%)
Badan Usaha Asing                                          803.045.074                         7,54
Bank                                                       122.311.695                         1,15
Dana Pensiun                                                   117.500                         0,00
Perorangan Asing                                               191.700                         0,00
Perorangan Indonesia                                        26.389.664                         0,25
Perseroan Terbatas                                           1.063.140                         0,01
Total                                                      953.118.773                         8,95




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                               LAPORAN TAHUNAN 2024        103
Page 106
                                                                                                                             Profil Perusahaan




      Pemegang Saham Utama




      KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

      Secara Langsung
      Kepemilikan saham secara langsung oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank berasal dari program Material
      Risk Taker.


                            Nama                                Jumlah Saham                        Persentase (%)                   Status

       Dewan Komisaris
       Chow Ying Hoong                                                                 0                             0,000     Komisaris Utama

       Takeshi Kimoto                                                                  0                             0,000         Komisaris

       Ninik Herlani Masli Ridhwan                                                     0                             0,000   Komisaris Independen

       Onny Widjanarko                                                                 0                             0,000   Komisaris Independen

       Edmund Tondobala                                                                0                             0,000   Komisaris Independen

       Ongki Wanadjati Dana*                                                   860.804                               0,008         Komisaris

       Marita Alisjahbana                                                              0                             0,000   Komisaris Independen

       Direksi
       Henoch Munandar                                                         175.256                               0,002      Direktur Utama

       Kaoru Furuya                                                               4.500                              0,000    Wakil Direktur Utama

       Darmadi Sutanto                                                           90.620                              0,001    Wakil Direktur Utama

       Dini Herdini                                                            120.072                               0,001    Direktur Kepatuhan

       Atsushi Hino                                                               1.500                              0,000          Direktur

       Keishi Kobata                                                              1.500                              0,000          Direktur

       Merisa Darwis                                                           223.858                               0,002          Direktur

       Hanna Tantani                                                           149.654                               0,001          Direktur

      * Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat menjabat sebagai anggota Direksi Bank.




      Secara Tidak Langsung
      Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada yang memiliki saham SMBC Indonesia melalui cara tidak langsung.
      Namun demikian, terdapat kepemilikan saham secara langsung seperti disampaikan di atas.




104   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 107
                                                                                Profil Perusahaan




Daftar
Entitas Anak

 Nama Perusahaan                                  Nama Perusahaan
 PT Bank BTPN Syariah Tbk                         PT BTPN Syariah Ventura
 Kepemilikan                                      Kepemilikan
 70%                                              • Kepemilikan Langsung : 1% (berdasarkan
                                                    Akta Notaris No. 02, tertanggal 2 Juni 2022)
 Bidang Usaha                                     • Kepemilikan Tidak Langsung melalui
 Perbankan Syariah                                  PT Bank BTPN Syariah Tbk : 69,3%
 Jenis Badan Hukum                                Bidang Usaha
 Perseroan Terbatas (PT)                          Modal Ventura
 Alamat Kantor Pusat                              Jenis Badan Hukum
 Menara SMBC, Lantai 12                           Perseroan Terbatas (PT)
 CBD Mega Kuningan
 Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. 5.5-5.6   Alamat Kantor Pusat
 Jakarta Selatan 12950                            Jl. Radio Dalam No. 100
                                                  Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
 Total Aset 2024
 Rp21,75 Triliun                                  Total Aset 2024
                                                  Rp308,421 miliar
 Status Operasi
 Masih Beroperasi                                 Status Operasi
                                                  Masih Beroperasi




  Nama Perusahaan                                 Nama Perusahaan
  PT Oto Multiartha                               PT Summit Oto Finance

  Kepemilikan                                     Kepemilikan
  51%                                             51%

  Bidang Usaha                                    Bidang Usaha
  Pembiayaan                                      Pembiayaan

  Jenis Badan Hukum                               Jenis Badan Hukum
  Perseroan Terbatas (PT)                         Perseroan Terbatas (PT)

  Alamat Kantor Pusat                             Alamat Kantor Pusat
  Gedung Summitmas II Lt. 8                       Gedung Summitmas II Lt. 8
  Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62                Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
  Jakarta 12190                                   Jakarta 12190

  Total Aset 2024                                 Total Aset 2024
  Rp15.680.599 (juta)                             Rp15.065.078 (juta)

  Status Operasi                                  Status Operasi
  Masih Beroperasi                                Masih Beroperasi




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   105
Page 108
                                                                                                                      Profil Perusahaan




      Wilayah
      Operasional
      JARINGAN KANTOR

                         Keterangan                            Jumlah

      Kantor Pusat Operasional                                      1                                    Kantor Cabang

      Kantor Wilayah Non Operasional

      Kantor Cabang                                               58
                                                                    9
                                                                                                      58 Kantor
      Kantor Cabang Pembantu                                     183

      Kantor Fungsional

      •   Kantor Fungsional Operasional                             1

      •   Kantor Fungsional Non Operasional                         -
                                                                                                         Kantor Cabang Pembantu
      Total Jaringan Kantor                                      252

      ATM

      TCR
                                                                 217

                                                                    -
                                                                                                      183 Kantor
      Payment Point                                               15

      Total Jaringan Kantor & ATM                                469




                                                                                                         ATM



                                                                                                      217 Unit
      ALAMAT KANTOR CABANG

       No.        Kantor Cabang                                Alamat                                Telepon                     Faksimile

        1    A. Yani                      Jl. Jend.Achmad Yani 618 Bandung                  (022) 7211693, 7278887       (022) 7278900, 7278901

        2    Bandung                      Jl. Lengkong Besar No. 38 Bandung                 (022) 4205397, 4207582       (022) 4207583

        3    Garut                        Jl. Merdeka No. 84-A Garut                        (0262) 232749, 231349,       (0262) 235447
                                                                                            232092
        4    Tasikmalaya                  Jl. KH.Z.Mustofa 289 Tasikmalaya                  (0265) 336786                (0265) 332049

        5    Sukabumi                     Jl. R.E. Martadinata 51 Sukabumi                  (0266) 221053                (0266) 221184

        6    Cirebon                      Jl. Dr.Wahidin Sudirohusodo 72 Cirebon            (0231) 208030, 208224,       (0231) 209591
                                                                                            205022
        7    Jakarta (Gn.Sahari)          Jl.Gunung Sahari Raya 87 Jakarta                  (021) 4211311                (021) 4204150

        8    Wisma Indomobil 2            Wisma Indomobil 2, Jl. MT Haryono Kav 9, Kel.     (021)25567035                (021)8573535
                                          Bidara Cina, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur
        9    Bogor                        Jl. Raya Pajajaran No.63 Bogor                    (0251) 8373149, 8373150      (0251) 373151/2

       10    Serang                       Jl. KH. Tb. A. khatib 43 Serang                   (0254) 203282 (hunting)      (0254) 208794

       11    Kebayoran Baru               Jl. Petogogan II no. 6-8 Blok A Jakarta Selatan   (021) 2702782, 72795313      (021) 2702782, 72795313

       12    Cililitan                    Jl. Dewi Sartika No. 46, Kel. Cililitan Kec.      (021) 80875102-5             (021) 80875106
                                          Kramat Jati, Jakarta Timur
       13    Pontianak                    Jl. Gajah Mada No. 153-157 Kode Pos 78121         (0561) 748236                (0561) 761529, 760058
                                          Pontianak




106   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 109
                                                                                                        Profil Perusahaan




No.       Kantor Cabang                       Alamat                                 Telepon                   Faksimile

14    Depok               Jl. Margonda Raya No. 77 Depok                    (021) 7777357              (021) 7777358

15    Banjarmasin         Jl.Jend A. Yani No. 240 Km 3,5 Banjarmasin        (0511) 3256912-5           (0511) 3256916

16    Samarinda           Jl. Pahlawan No. 88 - 89, RT 27, Kel. Dadi        (0541) 201030              (0541) 200930
                          Mulya, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda
17    Palangkaraya        Jl. Cilik Riwut KM. 1 No. 30 Palangkaraya         (0536) 3242682             (0536) 3242492

18    Balikpapan          Jl. Ahmad Yani No. 10, RT 045, Kel. Gunung        (0542) 428100              (0542) 417676
                          Sari Ilir, Kec. Balikpapan Tengah, Balikpapan
19    Magelang            Jl. Diponegoro 18 Magelang                        (0293) 362425              (0293) 363431

20    Semarang            Jl. MT. Haryono No. 715 Semarang                  (024) 8454592-93-94        (024) 8454591, 8319135

21    Kudus               Jl. P. Sudirman 117 Kudus                         (0291) 439286              (0291) 435002

22    Tegal               Jl. Dr. Soetomo 24 Tegal                          (0283) 352520              (0283) 352522

23    Yogyakarta          Jl.Bintaran Tengah No.15 Yogyakarta               (0274) 377228              (0274) 370137

24    Surakarta           Jl.Brigjen Slamet Riyadi No. 526 Surakarta        (0271) 719203,             (0271) 724580, 715668,
                                                                            724581,724582              722630
25    Purwokerto          Jl. Wiriaatmaja No. 16, Desa Kedungwuluh,         (0281) 632038              (0281) 632037
                          Kec. Purwokerto Barat,Kabupaten Banyumas
26    Surabaya            Jl. Indrapura No.1 EFG Surabaya                   (031) 3533054, 3533058     (031) 3532035

27    Kertajaya           Jl. Kertajaya 30 Surabaya                         (031) 5017537              (031) 5019484

28    Denpasar            Jl. Letda Tantular No. 1 Rukan Dewata Square      (0361) 233344 (Hunting)    (0361) 233336
                          No. A21-A23 Denpasar
29    Mataram             Jl. Pejanggik No. 86 Mataram                      (0370) 629844, 629845,     (0370) 629847
                                                                            629848
30    Kupang              Jl. Irian Jaya, RT. 11/RW 03, Kel. Fatubesi,      (0380) 832999              (0380) 833368
                          Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang
31    Malang              Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 63 Malang            (0341) 362963              (0341) 340413

32    Madiun              Jl. Salak Raya 65 Madiun                          (0351) 462974              (0351) 453311

33    Jember              Jl. Kalimantan 18-A Jember                        (0331) 335237              (0331) 335701

34    Kediri              Jl. Brigjen Katamso 32 Kediri                     (0354) 685990              (0354) 673553

35    Medan               Jl Putri Hijau No. 20 Medan                       (061) 4151655              (061) 4151711, 4522566

36    Pematang Siantar    Jl. Sutomo No. 5/II Pematang Siantar              (0622) 21762               (0622) 431957

37    Sibolga             Jl. Putri Runduk No. 10, Kel. Pasar Belakang,     (0631) 21112
                          Kec. Sibolga, Kota Sibolga
38    Padang              Jl. Khatib Sulaiman No. 45, Kel. Belanti Barat,   (0751) 7050655             (0751) 446360
                          Kec. Padang Barat, Padang
39    Bukittinggi         Jl. Profesor M. Yamin No. 9 A/B/C/D,              (0752) 8100567             (0752) 8100568
                          Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo
                          Tigo Baleh, Kota Bukittinggi
40    Batam Kota          Compound of Raflesia Business Centre Block        0778 – 424893              (0778) 4173224, 4173225,
                          G No. 1, Kel. Teluk Tering,                                                  4173226
                          Kec. Nongsa, City of Batam
41    Pekanbaru           Jl. Jenderal Sudirman No.484 C-D, Pekanbaru       (0761) 839445              (0761) 839609

42    Jambi               Jl. Prof. M. Yamin, SH No. 32-34, RT. 13/         (0741) 668849              (0741) 668596
                          RW.04, Kel. Payo Lebar, Kec. Jelutung, Jambi
43    Bandar Lampung      Jl. Wolter Mongonsidi No.15 Bandar Lampung        (0721) 267445              (0721) 267448

44    Palembang           Jl. Jend. Sudirman No. 16 Palembang               (0711) 360548, 360547      (0711) 360549




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024        107
Page 110
                                                                                                                          Profil Perusahaan




      Wilayah Operasional




       No.            Kantor Cabang                             Alamat                              Telepon                       Faksimile

          45      Bengkulu                  Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 925,                (0736) 28776                  (0736) 28769
                                            Kel. Jitra, Kec. Teluk Segara, Bengkulu
          46      Makassar                  Jl. G. Bawakaraeng 170-176 Makassar             (0411) 4585, 449073,
                                                                                            435911
          47      Parepare                  Jl. Sultan Hasanuddin No. 12 dan 13,            (0421) 24582                  (0421) 22943
                                            Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung, Parepare
          48      Manado                    Jl. Dr.Sam Ratulangi 100-102 Manado             (0431) 854102, 854104,        (0431) 864401, 866615
                                                                                            856346, 856347, 852339
          49      Ternate                   Jl. Hasan Esa No. 87, Kelurahan Tanah Tinggi,   (0921) 3110787
                                            Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate,
                                            Maluku Utara
          50      Kendari                   Jl. DR. Sam Ratulangi No. 10, RT 001/RW 001,    (0401) 3129111                (0401) 3129111
                                            Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga,
                                            Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
          51      Palu                      Jl Prof. M Yamin Nomor 114, Paluta Building     (0451) 454565                 (0451) 454054
                                            Blok A1,A2,A3, Kel. Tatura Utara, Kedungdoro
                                            Kec. Palu Selatan, Palu
          52      Ambon                     Jl. Anthony Rhebok No. 41, Kel. Honipopu,       (0911) 345806
                                            Kec. Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku
          53      Jayapura                  Jl. Raya Abepura – Kotaraja No. 51A – 51B       (0967) 531324                 (0967) 531323
                                            (Samping Kantor Askes/BPJS), Kecamatan
                                            Abepura, Kota Jayapura
          54      Juanda                    Jl. Ir. H. Juanda No. 8 Bandung                 (022) 4268100 - 01            (022) 4206749

          55      Panglima Polim            Jl. Panglima Polim Raya No. 67 A-B,             (021) 7234388                 (021) 7234377
                                            Kebayoran Baru, Jakarta
          56      Zainul Arifin Medan       Jl. K.H. Zainul Arifin No. 25, Medan            (061) 4574034                 (061) 4574022

          57      Pandanaran                Jl. Pandanaran No. 23, Kelurahan Randusari,     (024) 86453203, 86453204      (024) 86453200
                                            Kecamatan Semarang Selatan, Semarang
          58      Diponegoro                Jl. Ciliwung No. 9, Kel. Darmo, Kec.            (031) 5621172, 5621173,       (031) 5621080,5621030
                                            Wonokromo, Surabaya                             5621205, 5664555




      JARINGAN MITRA USAHA

                                        Mitra Usaha                                                              Jumlah

      Individual

      •        Dalam Negeri                                                                                         37

      •        Luar Negeri                                                                                            -

      Institusional

      •        Dalam Negeri                                                                                        558

      •        Luar Negeri                                                                                          21

      Sub Total                                                                                                    616




108   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 111
                                                                                                            Profil Perusahaan




Keanggotaan
pada Asosiasi
                                                      Asosiasi                                                         Posisi
 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                                                      Anggota
 Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas)                                                                                 Anggota
 Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA)                                                              Anggota
 Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FPDKP)                                                                Anggota
 Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI)                                                                                    Anggota
 Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA)                                                                    Anggota
 Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)                                                                    Anggota
 Koalisi Bisnis Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan                                                                Anggota




Kronologi
Pencatatan Saham
Kronologi pencatatan saham SMBC Indonesia di Bursa Efek Indonesia diuraikan melalui tabel di bawah ini:

 Tanggal Pencatatan           Aksi Korporasi         Nominal/Saham (Rp)   Harga Pelaksanaan       Tambahan Saham     Jumlah Saham
 12 Maret 2008           Penawaran Perdana                          100               2.850            267.960.220     943.936.190
 10 Desember 2010        Penawaran Umum                             100                   -            188.787.238    1.132.723.428
                         dengan Right Issue I
 28 Maret 2011           Stock Split                                 20                   -                      -    5.663.617.140
 14 Maret 2012           Penambahan Saham                            20                   -            176.670.117    5.840.287.257
                         dari Konversi Utang IFC
 23 Mei 2016             Pembelian Saham                             20                       -                  -    5.840.287.257
                         Kembali (Buy Back)
 1 Februari 2019         Total Tambahan dari                         20                       -                  -    8.148.916.869
                         Pemegang Saham BSMI
 26 Agustus 2019         Pemenuhan Ketentuan                         20               3.600            400.000.000    8.148.928.869
                         Saham Free Float
 31 Desember 2019        MESOP 2015:                                                          -                  -
                         Tahap I                                     20                       -                  -
                         Tahap II                                    20                       -                  -
                         Tahap III                                   20                       -                  -
                         Tahap IV                                    20                       -                  -
                         Tahap V                                     20                       -                  -
                         Tahap VI                                    20                       -                  -
 31 Desember 2021        MESOP 2016:
                         Tahap I                                     20               2.617             10.670.600
                         Tahap II                                    20               2.617              1.112.900
                         Tahap III                                   20               2.617                12.000
                         Tahap IV                                    20               2.617                  3.000    8.148.931.869
                         Tahap V                                     20               2.617                      -
                         Tahap VI                                    20               2.617               175.000     8.149.106.869
 22 Februari 2024        Penarikan Saham                             20                       -                  -    8.056.814.671
                         Treasuri
 26 Februari 2024        Penawaran Umum                              20               2.600          2.589.131.077   10.645.945.748
                         dengan Right Issue II




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024         109
Page 112
                                                                                                                           Profil Perusahaan




      Kronologi Pencatatan
      Efek Lainnya
                                          Tanggal                                     Mata                          Peringkat             Periode
             Nama Obligasi                               Nilai Pokok      Bunga              Jatuh Tempo
                                         Penerbitan                                   Uang                       2024        2023      Pemeringkatan

       Penawaran Umum                       27         201.000.000.000         7,75   IDR    26 November       AAA (idn)   AAA (idn)   13 April 2023 –
       Obligasi Berkelanjutan            November                                                2024                                   13 April 2024
       IV Bank BTPN dengan                 2019
       Tingkat Bunga Tetap
       Tahap I Tahun 2019 Seri B
       Penawaran Umum                    8 Juli 2024   114.755.000.000         7,00   IDR        5 Juli 2027    idAAA           -      20 Maret 2024 –
       Obligasi Berkelanjutan                                                                                                           1 Maret 2025
       V Bank BTPN dengan
       Tingkat Bunga Tetap
       Tahap I Tahun 2024 Seri A
       Penawaran Umum                    8 Juli 2024   240.305.000.000         7,10   IDR        5 Juli 2029    idAAA           -      20 Maret 2024 –
       Obligasi Berkelanjutan                                                                                                           1 Maret 2025
       V Bank BTPN dengan
       Tingkat Bunga Tetap
       Tahap I Tahun 2024 Seri B
       Penawaran Umum                       18         429.910.000.000         6,70   IDR    17 Desember        idAAA           -      20 Maret 2024 –
       Obligasi Berkelanjutan V          Desember                                                2027                                   1 Maret 2025
       Bank SMBC Indonesia                 2024
       dengan Tingkat Bunga
       Tetap Tahap II Tahun 2024
       Seri A
       Penawaran Umum                       18         966.505.000.000         6,95   IDR    17 Desember        idAAA           -      20 Maret 2024 –
       Obligasi Berkelanjutan V          Desember                                                2029                                   1 Maret 2025
       Bank SMBC Indonesia                 2024
       dengan Tingkat Bunga
       Tetap Tahap II Tahun 2024
       Seri B




      Kantor
      Akuntan Publik 2024
       Nama                                       KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of KPMG International Limited)
       Alamat			                                  Jakarta Mori Tower lantai 35
                                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta 10210
       Telepon                                    +62 (0) 21 574 2333 / 2888
       Periode Penugasan                          Tahun 2024
       Jasa Audit yang Diberikan                  Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024
       Biaya*)                                    Rp9.580.000.000
       Jasa Non Audit yang Diberikan              Jasa Assurance atas Informasi Keuangan Proforma
       Biaya  *)
                                                  Rp498.000.000
       Jasa Non Audit yang Diberikan              Jasa Surat Komforta
       Biaya  *)
                                                  Rp1.250.000.000
       Jasa Non Audit yang Diberikan              Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Pendaftaran
                                                  Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
       Biaya*)                                    Rp150.000.000
       Jasa Non Audit yang Diberikan              Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian
       Biaya*)                                    Rp35.000.000

      Catatan:
      *)
         di luar PPN dan out-of-pocket




110   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 113
                                                                                    Profil Perusahaan




Nama dan Alamat Lembaga
dan/atau Penunjang Pasar Modal
AUDITOR INDEPENDEN                                WALI AMANAT

Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan   PT Bank Mega Tbk
(anggota dari KPMG International)                 Menara Bank Mega
                                                  Jl. Kapten P Tendean No. 12-14A
Jakarta Mori Tower Lantai 35
                                                  Jakarta 12790 – Indonesia
Jl. Jend. Sudirman No. 40-41 Jakarta 10210
                                                  Tel : +62 21 791 75000
Tel : +62 (0) 21 574 2333 / 2888
                                                  Fax : +62 21 799 0720
Fax : +62 (0) 21 574 1777 / 2777



BIRO ADMINISTRASI EFEK                            NOTARIS & PPAT

PT Datindo Entrycom                               Ashoya Ratam, SH, MKn
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120              Kota Administrasi Jakarta Selatan
Tel : +62 21 350 8077 (Hunting)                   Jl. Suryo No. 54 Jakarta 12180 – Indonesia
Fax : +62 21 350 8078                             Telp : +62 21 2923 6060
                                                  Fax : +62 21 2923 6070

PERUSAHAAN PEMERINGKAT
EFEK

PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lt 24, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Tel : +62 21 2988 6800
Fax : +62 21 2988 6822


PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Equity Tower Lantai 30
Sudirman Central Business Disctrict Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190 - Indonesia
Tel : +62 21 509 684 69
Fax : +62 21 509 684 68




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024     111
Page 114
                                                         Profil Perusahaan




      Informasi pada
      Website Perusahaan

                 Informasi yang termuat dalam website
                 SMBC Indonesia telah memenuhi ketentuan
                 yang diatur oleh Peraturan Otoritas Jasa
                 Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015 tentang
                 Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.
                 Seluruh informasi tersebut dapat diakses
                 oleh publik melalui situs web
                 www.smbci.com.




112   LAPORAN TAHUNAN 2024                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 115
                                                                                                       Profil Perusahaan




Informasi yang tersedia, antara lain:


                                    Informasi                                                   Link

 Tentang Kami                                                                  https://www.smbci.com/id/tentang-kami

 •    Sekilas SMBC Indonesia
 •    Manajemen
 •    Visi, Misi, dan Nilai-nilai
 •    Hubungi Kami
 •    Daya
 •    Keberlanjutan
 •    Segmen Usaha
 •    Hubungi Kami
 •    BTPN Syariah

 Produk dan Layanan                                                           https://www.smbci.com/id/tentang-kami#!

 •    Simpanan
 •    Pinjaman
 •    Transaksi Perbankan
 •    Produk Investasi dan Bancassurance
 •    Treasury Solution
 •    Tarif & Biaya Produk dan Transaksi
 •    Informasi Produk & Layanan Cabang

 Berita dan Media                                                              https://www.smbci.com/id/berita-media

 •    Siaran Pers
 •    Peristiwa
 •    Ulasan Khusus
 •    Cerita Sukses Nasabah
 •    Blog
 •    Edukasi Keuangan

 Karir                                                                             https://www.smbci.com/id/karir

 Hubungan Investor                                                          https://www.smbci.com/id/hubungan-investor

 •    Publikasi Eksposur Risiko & Permodalan per Kategori
 •    Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
 •    Laporan Keuangan
 •    Ikhtisar Keuangan
 •    Leverage Ratio & Pengungkapan Permodalan Sesuai Kerangka Basel
 •    Info Investor & Public Expose
 •    Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Organisasi Grup
 •    Rapat Umum Pemegang Saham
 •    Tata Kelola Perusahaan
 •    Keterbukaan Informasi
 •    Aksi Korporasi
 •    Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal
 •    Laporan NCR NSFR

 Suku Bunga & Kurs                                                        https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/kurs
                                                                         https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/suku-
 •    Kurs                                                                              bunga-dasar-kredit
 •    Suku Bunga Dasar Kredit

 Tata Kelola                                                                   https://www.smbci.com/id/governance

 •    Manajemen
 •    Struktur GCG (Good Corporate Governance)
 •    Rapat Umum Pemegang Saham
 •    Keterbukaan
 •    Laporan
 •    ASEAN Scorecard

 SMAR&TS                                                               https://finglobelogin.smbc.co.jp/AuthServer/AuthRequest




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024          113
Page 116
                             Analisis dan Pembahasan Manajemen




114   LAPORAN TAHUNAN 2024              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 117
                                                                   Analisis dan Pembahasan Manajemen




                                                                                                  04
                         Analisis dan
                         Pembahasan
                         Manajemen
                         116   Tinjauan Ekonomi dan Industri          145 Realisasi Investasi Barang Modal
                               Perbankan
                                                                      145 Informasi dan Fakta Material yang
                         116   Tinjauan Ekonomi                             Terjadi Setelah Tanggal Laporan
                         117   Tinjauan Industri Perbankan            145   Target, Realisasi, dan Proyeksi
                         118   Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha      147   Prospek Usaha
                         119   Retail Banking                         147   Dividen
                         120   Jenius                                 148   Kompensasi Jangka Panjang:
                                                                            Program Kepemilikan Saham
                         122   Retail Lending Business
                                                                            Karyawan dan Manajemen
                         125   Wealth Management Business
                                                                      148 Realisasi Penggunaan Dana Hasil
                         127   Business Banking                             Penawaran Umum
                         128   Corporate Banking                      149 Informasi Material Transaksi Terkait
                         131   Treasury                                     Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi,
                                                                            dan Restrukturisasi Utang/Modal
                         133   Perbankan Syariah
                                                                      149 Transaksi Material yang Mengandung
                         135   Profitabilitas Per Segmen Usaha              Benturan Kepentingan dan/atau
                         136   Tinjauan Kinerja Keuangan                    Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
                         137   Neraca Keuangan                              Berelasi

                         141   Kinerja Laba Rugi                      150 Perubahan Peraturan Perundang-
                                                                            Undangan yang Berpengaruh
                         142   Arus Kas                                     Signifikan
                         142   Kemampuan Membayar Utang               151   Perubahan Kebijakan Akuntansi
                         143   Suku Bunga Dasar Kredit                151   Ketaatan Sebagai Wajib Pajak
                         143   Struktur Modal                         152   Aspek Pemasaran
                         144   Ikatan Material Terkait Investasi      153   Strategi Pemasaran
                               Barang Modal
                                                                      155   Pangsa Pasar




                         Di tengah kondisi global yang masih
                         menantang, kinerja perekonomian nasional
                         relatif stabil yang ditopang oleh permintaan
                         domestik dan stabilitas harga.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024           115
Page 118
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Ekonomi dan
      Industri Perbankan


                      Pertumbuhan kredit industri perbankan
                      pada tahun 2024 bergerak positif, disertai
                      dengan kualitasnya yang sangat baik.




                Pertumbuhan ekonomi                                        Pertumbuhan dana pihak ketiga
                tahun 2024 YoY                                             perbankan tahun 2024 YoY


                5,03%                                                      4,5%
                Kinerja perekonomian nasional relatif stabil,              Dana Pihak Ketiga (DPK) yang diakumulasi oleh
                walaupun tumbuh sedikit melambat dibandingkan              perbankan, tercatat tumbuh sebesar 4,5% (yoy),
                tahun sebelumnya.                                          menjadi Rp8.837 triliun.




      TINJAUAN EKONOMI                                           Penurunan inflasi global pada triwulan III 2024
                                                                 mendorong penurunan suku bunga kebijakan pada
      Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut pada 2024      sejumlah bank sentral, termasuk Bank Sentral AS, The
      di tengah dinamika tingginya ketidakpastian global.        Fed, yang mulai menurunkan Federal Funds Rate (FFR)
      Ketegangan politik global yang masih tinggi pada awal      pada September 2024. Pelonggaran kebijakan moneter
      tahun 2024 akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina,      ini memberikan dampak positif pada pasar keuangan
      makin meningkat setelah serangan Israel ke Palestina.      global, ditandai dengan penurunan Indeks Dolar AS
      Menjelang akhir tahun 2024, terpilihnya kembali Presiden   (DXY) dari sekitar 105 pada awal 2024 menjadi sekitar
      Trump di Amerika Serikat (AS) dengan kebijakan             101 pada September 2024. Namun, hasil Pemilihan
      America First kembali meningkatkan ketidakpastian          Umum di AS dan ketegangan geopolitik yang berlanjut
      global karena berpotensi mengubah lanskap geopolitik       di Timur Tengah memunculkan efek negatif pada pasar
      dan perekonomian dunia. Berbagai perkembangan              keuangan dan mengubah kebijakan moneter bank
      terkait hasil Pemilihan Umum di AS ini telah berisiko      sentral. Penurunan FFR dan suku bunga bank sentral
      meningkatkan fragmentasi perdagangan dan investasi         lainnya diprakirakan akan lebih kecil dibandingkan
      dunia, menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, dan           prakiraan sebelumnya. Akibatnya, nilai tukar dolar AS
      kemudian makin meningkatkan ketidakpastian pasar           kembali menguat tajam, dengan DXY mencapai sekitar
      keuangan global.                                           107, sementara yield US Treasury yang sebelumnya
                                                                 menurun, kembali meningkat untuk semua tenor.



116   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 119
                                                                                   Analisis dan Pembahasan Manajemen




Perkembangan tersebut memicu kembali naiknya                           kebijakan Pemerintah. Neraca Pembayaran Indonesia
premi risiko obligasi negara-negara berkembang dan                     juga tetap sehat sejalan dengan rendahnya defisit
volatilitas pasar keuangan global yang selanjutnya                     transaksi berjalan serta meningkatnya surplus neraca
berdampak pada pembalikan aliran portofolio asing dan                  transaksi modal dan finansial sehingga mendukung
menyebabkan pelemahan nilai tukar mata uang negara                     terjaganya stabilitas nilai tukar Rupiah. Hingga
berkembang.                                                            akhir tahun 2024, ekonomi nasional tumbuh 5,03%
                                                                       (yoy). Penopang utamanya datang dari konsumsi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 tetap baik                          masyarakat yang berkontribusi 54,04% terhadap total
ditopang oleh permintaan domestik serta stabilitas                     perekonomian nasional. Komponen tersebut tumbuh
harga tetap terjaga didukung oleh konsistensi kebijakan                4,94% (yoy) dan investasi yang menjadi penopang
moneter Bank Indonesia dan koordinasi erat dengan                      terbesar kedua naik 4,61% (yoy).

Perkembangan Beberapa Indikator Ekonomi
                 Indikator                             Satuan                            2024        2023             2022
 Pertumbuhan PDB Nasional                             (%, (yoy))                          5,03            5,05         5,31
 PDB Per Kapita                                    (USD) – Nominal                      4.960,3     4.919,7         4.798,1
 Neraca Berjalan Eksternal                           % dari PDB                          (0,63)       (0,15)           1,00
 Utang Pemerintah Pusat                              % dari PDB                           39,7        38,11            39,6
 Cadangan Devisa-IRFCL                               (USD Miliar)                        155,7        146,4           137,2
 Kemampuan Cadangan Devisa              (Jumlah bulan impor & utang eksternal)              6,5            6,5          5,9
 Kebijakan suku bunga BI                           (% akhir tahun)                          6,0            6,0          5,5
 Indeks Harga Konsumen                             (% akhir tahun)                        1,57            2,61         5,51
 Neraca Fiskal                                (% dari PDB; Tahun Fiskal)                 (2,29)       (1,65)          (2,38)
 Peringkat S&P – Valuta Asing                             -                               BBB            BBB           BBB




TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN                                            Likuiditas perbankan tetap memadai, seperti tercermin
                                                                       dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja                          DPK). Pada Desember 2024, posisinya terjaga pada
perbankan nasional pada tahun 2024 masih terjaga                       level 25,59%.
dengan baik. Penyaluran kredit per Desember
2024 tumbuh 10,4% (yoy), menjadi Rp7.827 triliun.                      Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio
Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) yang                           kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) gross
diakumulasi oleh perbankan, tercatat tumbuh sebesar                    sebesar 2,08%. Sedangkan NPL neto 0,74%.
4,5% (yoy), menjadi Rp8.837 triliun.
                                                                       Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
                                                                       bank umum di Indonesia tercatat pada level yang tinggi.
                                                                       Per Desember 2024, posisinya 26,69%.

Kinerja Bank Umum Konvensional
                       Indikator                          Satuan                 2024             2023               2022
 Rasio Kecukupan Modal (CAR)                                  %                   26,7             27,7               25,7
 Marjin Bunga Bersih (NIM)                                    %                    4,6              4,8                4,7
 Rasio Kredit terhadap Simpanan (LDR)                         %                   88,6             83,8               78,8
 Kredit Bermasalah (NPL)                                      %                    2,1              2,2                2,4
 Special Mention (SM)                                         %                    4,2              4,3                3,8
 Pertumbuhan Kredit                                           %                   10,4             10,4               11,4
 Pertumbuhan Simpanan                                         %                    4,5              3,7                9,0
 Keuntungan Bersih Setelah pajak                         Rp Triliun              255,2            243,3             201,8

Sumber: OJK



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024     117
Page 120
                                             Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja
      Per Segmen Usaha


                   Pada tahun 2024, kinerja seluruh segmen
                   usaha Bank secara umum, tetap solid.




118   LAPORAN TAHUNAN 2024                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 121
                                                                                  Analisis dan Pembahasan Manajemen




           Pengguna Terdaftar                                                      Corporate
           Jenius                                                                  Banking


           13%                                                                     Rp63 triliun
           Hingga akhir tahun buku 2024, pengguna                                  Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat
           terdaftar Jenius mencapai 5,9 juta, naik 13%                            untuk segmen usaha Corporate Banking
           dibandingkan tahun 2023.                                                mencapai Rp63 trilliun, naik 9,06% dibandingkan
                                                                                   tahun sebelumnya.




Segmen usaha PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC                           Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
Indonesia”, “Bank”) membagi segmen operasinya                            Pada tahun 2024, Retail Banking menjalankan inisiatif
menjadi: Retail Banking, Business Banking, Corporate                     dan strategi eksekusi (execution strategy), di antaranya
Banking, Treasury, dan Perbankan Syariah. Kegiatan                       adalah:
usaha perbankan syariah dijalankan oleh entitas anak,                    1. Meningkatkan pertumbuhan pendapatan dari
yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk.                                              berbagai bisnis, mempertahankan kualitas
                                                                             portofolio kredit serta mengembangkan bisnis yang
                                                                             memberikan profit.
RETAIL BANKING                                                           2. Memperkenalkan lebih banyak produk pinjaman,
                                                                             menjalankan Banking as a Service (BaaS), serta
Segmen usaha Retail Banking SMBC Indonesia memiliki                          terus mengembangkan service channel.
unit bisnis utama, yaitu digital banking melalui Jenius,                 3. Meningkatkan kapabilitas Jenius sebagai
wealth management business, retail lending business                          platform digital bagi semua produk retail dan juga
yang mencakup pension business, micro business, dan                          mengembangkan digitalisasi end-to-end proses.
joint finance. Unit-unit bisnis tersebut menyediakan                     4. Memperkuat partisipasi dalam ekosistem baik
beragam produk dan jasa, baik konvensional maupun                            secara online maupun offline dengan mendorong
digital.                                                                     kerja sama dengan berbagai potensial partner serta
                                                                             mendukung pertumbuhan non-organik.
Sebagai bisnis yang dinamis, Retail Banking selalu                       5. Memperkuat kolaborasi antar lini bisnis itu di dalam
beradaptasi terhadap dinamika yang berkembang,                               retail maupun dengan non-retail.
terutama dalam rangka meningkatkan pertumbuhan
portofolio lending dan funding. Upaya tersebut                           Pencapaian Kinerja
dilakukan melalui pengembangan inovasi serta                             Jumlah nasabah yang dilayani segmen usaha Retail
peningkatan di bidang digitalisasi dan branding.                         Banking pada tahun 2024 mencapai 6,1 juta nasabah,
                                                                         naik 14% dibandingkan tahun 2023. Untuk dana pihak
Bank juga berpartisipasi secara aktif dalam kerja sama                   ketiga (DPK) yang berhasil diakumulasi sekitar Rp46,8
di lingkungan ekosistem online/offline, menyediakan                      triliun, lebih tinggi 23% dibandingkan tahun 2023 yang
tambahan produk baru serta investasi untuk                               sebesar Rp37,9 triliun. Sedangkan untuk penyaluran
mendukung pertumbuhan jumlah nasabah. Selain itu,                        pinjaman mencapai Rp29,4 triliun, dengan kenaikan
guna meningkatkan transaksi dan pendapatan non                           10% dibandingkan tahun sebelumnya.
bunga (fee-based income).


Kinerja Operasional Retail Banking Tahun 2024
                     Uraian                                Satuan               2024                 2023                 2022
 Nasabah                                                     Juta                 6,1                  5,4                   4,6
 Dana Pihak Ketiga                                        (Rp Triliun)           46,8                 37,9                 37,2
 Pinjaman yang Diberikan                                  (Rp Triliun)           32,6                 26,7                 25,8




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024    119
Page 122
                                                                          Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      Rencana Strategis Tahun 2025                                     sekaligus menegaskan semangat Jenius dalam
      Secara keseluruhan, di Tahun 2025, Retail Banking                menghadirkan lebih dari 40 inovasi dan fitur dengan
      akan meneruskan beberapa inisiatif guna membangun                cara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya
      stabilitas bisnis, di antaranya adalah:                          untuk membantu kehidupan masyarakat digital
      1. Meningkatkan usage and loyalty layanan                        savvy.
          perbankan, seperti misalnya melalui fitur
          gamification, memberikan akses mudah travel                  Jenius menyadari bahwa dalam hidup, masyarakat
          dan transaksi internasional, serta memperkuat                sering kali terperangkap dalam pola pikir sistematis
          kolaborasi dengan sesama SMBC Group.                         yang tanpa disadari membatasi potensi diri. Untuk
      2. Mengembangkan aplikasi Jenius sebagai                         mengajak masyarakat digital savvy keluar dari pola
          platform digital untuk berbagai bidang bisnis di             pikir yang sama, Jenius menyerukan semangat
          Retail Banking, seperti misalnya peningkatan                 “Think Unthinkable” yang telah dibawa sejak awal
          digitalisasi penawaran produk investasi Selain               dalam membangun konsep life finance. Pola pikir
          itu juga meningkatkan kapabilitas layanan sistem             untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan iterasi
          pembayaran melalui Jenius.                                   yang lebih baik, merupakan keberanian Jenius
      3. Terus mengembangkan digitalisasi proses secara                untuk menghadirkan inovasi.
          end-to-end, terutama pada kebijakan kredit, proses
          underwriting, serta fraud management.                        Semangat unthinkable dalam menciptakan
      4. Mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga                       rangkaian inovasi telah dimulai dari awal perjalanan
          melalui produk deposito berjangka dan tabungan,              Jenius keluar dari pola pikir perbankan lama. Jenius
          serta memperkuat penawaran produk investasi                  memungkinkan pengguna untuk membuka rekening
          pada bisnis retail yang didukung secara digital.             langsung dari aplikasi tanpa harus datang ke kantor
      5. Turut meningkatkan diversifikasi pada produk retail           cabang serta terus menghadirkan fitur dan inovasi
          loan, penambahan produk CASA, serta akuisisi                 yang unthinkable melalui proses kokreasi.
          berbasis komunitas dan kemitraan.
      6. Menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan                    2.   Aktivasi, Jual, dan Beli Mata Uang Asing 24/7
          berbasis bunga dan non bunga, serta pengelolaan              Senin-Minggu
          kualitas portofolio yang baik, guna mencapai                 Menjelajahi dunia tidak harus dibatasi oleh zona
          profitabilitas yang diharapkan.                              waktu asal dan jam operasional bank. Dengan
                                                                       Jenius, kini pengguna dapat menikmati kebebasan
                                                                       untuk menukar 9 (sembilan) mata uang asing
      JENIUS                                                           selama 24 jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu,
                                                                       langsung dari aplikasi. Pengguna dapat menjelajahi
      Jenius merupakan satu di antara unit bisnis dalam                destinasi sesuai keinginan dengan tenang
      segmen usaha Retail Banking yang memberikan                      menggunakan Jenius.
      layanan perbankan digital (digital banking). Platform
      digital banking Jenius dapat diakses melalui aplikasi       3.   BI-FAST Unlimited
      smartphone berbasis Android maupun iOS.                          Mulai 1 Juli 2024, pengguna bisa transfer dana dari
                                                                       Jenius ke bank lain yang telah tergabung ke dalam
      Jenius menawarkan pengalaman perbankan yang                      jaringan BI-FAST tanpa biaya, tanpa kuota, setiap
      revolusioner bagi nasabah melalui fitur yang beragam             hari. Kebijakan ini berlaku untuk semua pengguna
      dan dapat diakses di mana saja serta kapan saja.                 Jenius dan semua level awards.
      Dengan Jenius, nasabah dapat mengelola kehidupan
      keuangannya secara digital. Jenius dilengkapi dengan        4.   Creditbility
      kartu debit dan kredit Visa untuk mengatur Life Finance          Pada November 2024, Jenius memperkenalkan
      dengan lebih simpel, cerdas, dan aman.                           “Creditbility”, yaitu nilai kelayakan kredit yang
                                                                       bisa pengguna alokasikan ke produk kredit yang
      Inisiatif dan Strategi Tahun 2024                                dimiliki di Jenius sesuai kebutuhan. Saat ini,
                                                                       Jenius memiliki 3 (tiga) produk kredit, yakni Jenius
      1.   Think Unthinkable                                           Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius.
           Pada Januari 2024, Jenius serukan semangat
           “Think Unthinkable”, yakni inspirasi untuk menjalani
           hidup yang diinginkan. “Think Unthinkable”



120   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 123
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Pengguna bisa menggunakan “Creditbility” untuk          8.   Jenius Hadirkan Pengalaman Unthinkable
      kelola produk kredit di Jenius, seperti:                     dalam Momen Transformasi SMBC Indonesia
      a. Mengalokasikan limit kredit ke tiga produk                Jenius memaknai transformasi sebagai sebuah
           kredit sesuai kebutuhan.                                proses yang membuka peluang baru, sejalan
      b. Menjaga keamanan limit kredit yang tidak                  dengan perubahan nama PT BANK BTPN Tbk
           digunakan.                                              (Bank BTPN) menjadi PT Bank SMBC Indonesia
      c. Mengetahui nilai kelayakan kredit agar bisa               Tbk (SMBC Indonesia). Dalam rangka merayakan
           ditingkatkan.                                           momen tersebut, Jenius menghadirkan rangkaian
                                                                   kegiatan menarik, mulai dari pengenalan tampilan
5.    Mitra Baru pada Penukaran Yay Points                         baru pada booth Jenius dan desain Kartu Debit
      Pengguna bisa menukarkan Yay Points yang dimiliki            Utama Jenius (m-Card), hingga program Funds
      langsung dari aplikasi Jenius secara real-time ke            with Benefits dan acara travel fair ke Jepang yang
      merchant baru yang hadir di sepanjang tahun 2024.            dikemas melalui Jenius Carter Pesawat - Japan
      Jenius memperkenalkan tiga mitra baru di kategori            Edition.
      travel, yaitu GarudaMiles, AirAsia Move & LinkMiles
      by Citilink, dan satu mitra baru di kategori Eat &      Pencapaian Kinerja 2024
      Shop: MAPCLUB by MAP Group.                             Hingga akhir tahun buku 2024, pengguna terdaftar
                                                              Jenius mencapai 5,9 juta, naik 13% dibandingkan
6.    Play & Yay!                                             tahun 2023. Sedangkan penghimpunan Dana Pihak
      Pengguna baru Jenius dapat mengikuti program            Ketiga (DPK) sebesar Rp23,3 triliun, lebih tinggi 4,5%
      Play & Yay! untuk memperoleh hadiah hingga              dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp22,3 triliun.
      2.500 Yay Points yang dapat ditukarkan dengan
      berbagai rewards/hadiah dari berbagai merchant,         Untuk penyaluran kredit, nilainya pada tahun 2024
      seperti OVO Cash, GoPay, Traveloka Points,              mencapai Rp3,2 triliun, tumbuh 56,0% dibandingkan
      MAPCLUB Points, dan merchant menarik lainnya.           tahun 2023 yang sebesar Rp2,0 triliun. Volume transaksi
      Pengguna akan mendapatkan Yay Points setelah            QRIS 2024 juga naik 90% dibandingkan tahun 2023,
      menyelesaikan misi dengan menggunakan                   sementara nilai transaksinya tumbuh 121%.
      berbagai fitur Jenius.
                                                              Nilai Transaksi jual dan beli mata uang asing di aplikasi
7.    Cash Cow                                                Jenius (buy & sell) 2024 naik 42% dibandingkan 2023.
      Kantong untuk menerima cashback yang dikirimkan         Volume Transaksi (frequency) mata uang asing di
      secara langsung setelah pengguna melakukan              aplikasi Jenius (buy & sell) 2024 naik 60% dibandingkan
      transaksi. Pengguna dapat mengumpulkan dan              2023. Volume pengeluaran pengguna kartu kredit 2024
      mengembangkan cashback dengan lebih simpel              naik 342% dibandingkan tahun 2023.
      langsung dari aplikasi.


Kinerja Produk Jenius Tahun 2024
                      Uraian                       Satuan             2024              2023                2022
 Pengguna Terdaftar                                Orang            5.925.640          5.238.842          4.395.173
 Dana Pihak Ketiga                                (Rp Juta)        23.301.714         22.302.041         21.071.135
 Kredit                                           (Rp Juta)         3.197.554          2.049.171            886.694


Saldo Dana Pihak Ketiga & Kredit yang mencakup                mata uang dolar Amerika Serikat yang dapat dibuat dan
produk yang ditawarkan melalui saluran lain meningkat         dikelola oleh pengguna langsung dari aplikasi Jenius.
masing-masing 16% dan 56%.
                                                              Transaksi internasional juga menjadi salah satu fokus
Rencana Strategis Tahun 2025                                  Jenius untuk bisa menghadirkan kemudahan, sehingga
Menabung semakin menarik di Jenius dengan adanya              transaksi di luar negeri sama dengan transaksi di
level awards yang baru, yaitu Seed, Plant, Grow,              dalam negeri. Untuk mendukung fokus tersebut,
Nurture, dan Bloom. Semakin banyak pengguna                   Jenius memiliki beberapa inisiatif, yaitu berkolaborasi
menabung, semakin banyak juga benefit yang                    dengan WISE untuk pengiriman mata uang asing yang
dapat dinikmati pada program Funds With Benefits,             lebih cepat dan transparan, QRIS Cross Border yang
baik ketika menggunakan fitur-fitur Jenius maupun             memudahkan pengguna bertransaksi di luar negeri
penawaran menarik di berbagai merchant favorit. Selain        dengan scan QRIS dari aplikasi Jenius, serta menambah
itu, Jenius juga akan menghadirkan tabungan Maxi              pilihan mata uang asing yang terdapat pada aplikasi
Saver USD, yaitu deposito pada aplikasi Jenius dengan         Jenius.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024       121
Page 124
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      Kartu kredit Jenius mendapatkan sambutan positif           Joint Financing Business
      sejak diluncurkan pada 2022. Jenius juga berkomitmen       Unit bisnis RLB ini fokus pada jasa pelayanan dan
      terus meningkatkan kapabilitas dan inovasi pada Kartu      pemberian kredit kepada debitur perorangan maupun
      Kredit Jenius. Dua inisiatif pengembangan kapabilitas      badan usaha melalui kerja sama dengan perusahaan
      kartu kredit Jenius pada 2025, yaitu menghadirkan          multifinance dan fintech. SMBC Indonesia menyediakan
      supplementary credit card (s-Card) dan scan QRIS pada      2 (dua) bentuk layanan kerja sama berupa joint financing
      aplikasi Jenius dengan menggunakan sumber dana dari        dan channeling.
      Kartu Kredit Jenius.
                                                                 Joint financing merupakan bentuk penyaluran kredit
      Sebagai komitmen SMBC Indonesia untuk                      bank kepada nasabah yang bekerja sama dengan
      memberdayakan nasabah pensiun dan mikro serta              perusahaan multifinance dengan syarat dan ketentuan
      membuat hidup mereka lebih mudah melalui digital,          tertentu serta porsi pembiayaan yang telah disepakati
      bank berencana meluncurkan Jenius Daya. Aplikasi ini       bersama. Sedangkan channeling merupakan bentuk
      dikembangkan melalui proses kokreasi serta didesain        penyaluran kredit bank kepada nasabah yang bekerja
      untuk dapat membantu nasabah pensiunan mengelola           sama dengan perusahaan multifinance atau fintech.
      keuangan dengan lebih simpel melalui smartphone.           Syarat dan ketentuan tertentu serta seluruh dana
                                                                 pembiayaan berasal dari SMBC Indonesia.

      RETAIL LENDING BUSINESS                                    Inisiatif dan Strategi Tahun 2024

      Retail Lending Business (RLB) SMBC Indonesia               Pension Business
      menyediakan layanan dan akses pendanaan untuk              Pension Business sebagai mitra PT Taspen (Persero),
      tujuan konsumtif maupun produktif bagi nasabah             PT Asabri (Persero) dan Dana Pensiun BUMN terus
      individu, yang terdiri dari 3 (tiga) unit bisnis, yaitu:   berupaya meningkatkan dan menjaga kualitas
                                                                 pelayanan dalam hal pembayaran Manfaat Pensiun
      Pension Business                                           dengan berpegang pada prinsip:
      Unit ini memberikan layanan pembayaran manfaat             1. Tepat orang
      pensiun melalui rekening tabungan Citra Pensiun            2. Tepat waktu dan tepat jumlah
      dengan berbagai fitur dan kemudahan yang didesain          3. Tepat administrasi
      khusus bagi para nasabah pensiunan. Layanan disajikan
      melalui berbagai kanal SMBC Indonesia, seperti             Dalam hal penyediaan fasilitas pembiayaan melalui
      jaringan cabang; ATM SMBC Indonesia, ATM Bersama,          produk-produk kredit konsumtif, selama 2024 Pension
      dan ATM PRIMA; serta jaringan Kantor Pos Indonesia.        Business telah melakukan hal-hal sebagai berikut:
                                                                 1. Untuk memberikan nilai tambah dan kenyamanan
      Sedangkan untuk produk pinjaman, yang disediakan               nasabah, Pension Business telah melakukan
      berupa produk pinjaman multiguna yang dapat digunakan          penyederhanaan dan pengurangan dokumen yang
      bagi segala macam kebutuhan konsumtif oleh pegawai             menjadi syarat dalam pengajuan kredit. Strategi ini
      aktif, pra pensiun dan pensiun. Produk ini disesuaikan         diharapkan dapat meningkatkan kecepatan proses
      dengan kemampuan dan kebutuhan setiap nasabah.                 aplikasi kredit dengan tetap mengedepankan
                                                                     prinsip kehati-hatian.
      Saat ini, Retail Lending Business juga sedang              2. Simplifikasi proses kredit dengan mengedepankan
      melakukan pengembangan aplikasi Jenius Daya                    proses bisnis yang meminimalisir aktivitas face to face
      yang pada tahap pertama akan digunakan oleh                    sudah diimplementasikan. Proses implementasinya
      nasabah Pension Business untuk melakukan transaksi             dilakukan secara bertahap yang dimulai pada awal
      perbankan.                                                     tahun 2024 sampai akhirnya diimplementasikan
                                                                     secara nasional pada kuartal III 2024.
      Micro Business                                             3. Pada pertengahan tahun 2024, Pension Business
      Unit usaha ini fokus pada jasa pelayanan dan                   telah meluncurkan produk kredit yang ditawarkan
      pemberian kredit kepada para pelaku usaha ekonomi              kepada pegawai aktif segmen Aparatur Sipil Negara
      produktif sektor mikro dan kecil beserta komunitasnya          (ASN). Produk ini diharapkan menjadi penyeimbang
      di Indonesia. Unit bisnis tersebut menyediakan 2 (dua)         porotfolio kredit pensiun yang semakin mature.
      produk layanan: Maxi Micro (pinjaman dengan agunan –       4. Program-program anti-attrition juga dilakukan
      secured loan) dan produk Digital Micro (pinjaman tanpa         secara lebih proaktif yang ditujukan untuk
      agunan berbasis digital – unsecured loan).                     menjamin portofolio Nasabah tetap terjaga.


122   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 125
                                                                          Analisis dan Pembahasan Manajemen




5.    Telah dilakukan juga usaha-usaha untuk perbaikan               diimplementasikan secara reguler dengan bertujuan
      proses yang berkaitan dengan asuransi jiwa kredit              dapat menawarkan program-program yang lebih
      dengan model bisnis referensi. Selain sebagai                  bervariasi kepada nasabah mikro.
      mitigasi risiko kredit, hal ini juga ditujukan untuk
      menjamin tingkat biaya kredit tetap terjaga.               Joint Finance Business
6.    Kualitas tenaga sales ditingkatkan terus dengan            Pada tahun 2024, Joint Finance Business terus fokus
      pembuatan kurikulum training yang tujuannya untuk          pada pertumbuhan bisnis pada perusahaan multifinance
      meningkatkan hard skill dan soft skill.                    dan fintech yang telah ada dan menambah rekan kerja
                                                                 sama pada kedua perusahaan baru tersebut secara
Micro Business                                                   selektif. Dalam mencapai target tersebut, beberapa
Pada tahun 2024, inisiatif dan strategi yang dilakukan           strategi yang telah dijalankan sebagai berikut:
oleh Micro Business difokuskan untuk menghadapi                  a. Menjalin hubungan yang lebih erat dengan rekan
dinamika pasar yang semakin menantang dengan                          kerja sama yang telah ada dengan menambah
melakukan berbagai penyesuaian. Langkah-langkan ini                   produk pembiayaan yang sebelumnya tidak dapat
bertujuan untuk memastikan pertumbuhan bisnis dapat                   dilayani oleh unit bisnis.
terus berkelanjutan dan kualitas portofolio kredit tetap         b. Memperluas pertumbuhan bisnis dengan
terjaga secara optimal.                                               menambah rekan kerja sama baru secara lebih
                                                                      selektif dengan kriteria yang ketat untuk dapat
Berbagai strategi yang telah dijalankan untuk menjawab                menjaga kualitas kredit termasuk kolaborasi kerja
tantangan sepanjang tahun 2024, antara lain:                          sama pembiayaan dengan anak perusahaan.
1. Merealisasikan penambahan sumber daya manusia                 c. Melakukan pemantauan portofolio secara intensif
     dengan model outsourcing yang telah disesuaikan                  atas variasi produk masing-masing rekan kerja
     dengan potensi pasar mikro untuk mempercepat                     sama agar dapat mengelola risiko konsentrasi
     pemenuhan kebutuhan tenaga kerja baru dalam                      portofolio pada produk tertentu,
     rangka mendukung pertumbuhan bisnis.                        d. Mengikuti dan mengamati kondisi pasar
2. Mengoptimalkan pelatihan dan pengembangan                          pembiayaan yang dilakukan oleh rekan kerja sama
     Nasabah melalui program-program yang                             untuk dapat memonitor perkembangan usaha rekan
     didukung oleh SMBC Indonesia Daya.id seperti                     kerja sama.
     pendampingan bisnis, pelatihan, dan webinar                 e. Membuat media monitoring secara periodik yang
     dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha                 lebih komprehensif atas performance rekan kerja
     Nasabah Micro Business secara berkelanjutan.                     sama.
3. Melanjutkan model pembiayaan pelaku                           f. Terus mengembangkan kemampuan sistem
     usaha ekonomi produktif dan komunitas yang                       aplikasi bank untuk dapat memenuhi kebutuhan
     menaunginya, disesuaikan dengan kebutuhan dan                    operasional rekan kerja sama.
     modal bisnis Nasabah untuk memastikan kualitas
     portofolio tetap terjaga.                                   Pencapaian Kinerja
4. Melanjutkan pengembangan aplikasi pinjaman
     mikro kredit berbasis digital yang memungkinkan             Pension Business
     proses lebih cepat dan efisien serta memperluas             Pada tahun 2024, total nasabah Pension Business
     layanan ke segmen yang lebih luas.                          mencapai 421.679 orang, lebih rendah 5,65% dibanding
5. Memperluas kemitraan strategis dengan UMKM                    tahun 2023 yang sebanyak 446.937 orang. Penurunan
     dan komunitas lokal dalam rangka dukungan atas              terutama disebabkan karena nasabah yang meninggal
     pengembangan usaha lokal menggunakan platform               dunia dan sebab lainnya adalah penyaluran Manfaat
     perbankan digital.                                          Pensiun dilakukan melalui bank lain.
6. Menjalin kerja sama dengan unit bisnis terkait yang
     memiliki potensi pembiayaan untuk sektor mikro.             Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola
7. Mengembangkan program-program pembiayaan                      tercatat sebesar Rp2.281,5 miliar, naik 5,86%
     kredit mikro yang diinisiasi dengan uji coba                dibandingkan tahun 2023. Untuk portofolio pendanaan
     program untuk kemudian di-review dan agar dapat             tercatat sebesar Rp21.563,5 miliar lebih kecil 2,96%
                                                                 dibanding tahun 2023.

Kinerja Operasional Pension Business Tahun 2024
                     Uraian                         Satuan              2024              2023              2022
 Nasabah                                             Orang                 421.679           446.937           474.373
 Dana Pihak Ketiga                                 (Rp Miliar)                  2.282             2.155             2.175
 Pinjaman                                          (Rp Miliar)                 21.980            22.403            23.990




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024       123
Page 126
                                                                                       Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      Micro Business
      Jumlah nasabah Micro Business pada tahun 2024 mengalami penurunan 5,3% dibandingkan tahun 2023, sehingga
      menjadi 13.190 orang. Penurunan tersebut disebabkan karena rata-rata nominal pinjaman mikro yang diberikan lebih
      tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

      Kinerja Operasional Micro Business Tahun 2024
                               Uraian                          Satuan                  2024                   2023                   2022
       Nasabah                                                  Orang                 13.190                 13.929                  11.953
       Pinjaman                                                (Rp Juta)           1.827.048              1.306.173                743.076



      Joint Finance Business
      Pada tahun 2024, outstanding pinjaman kerja sama dengan rekan kerja sama di unit bisnis Join Financing sebesar
      Rp5,6 triliun dengan jumlah nasabah (NOC) sebanyak 354.161. Pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan tahun
      2023, yakni outstanding pinjaman Rp1,1 triliun dan NOC 158.325 nasabah.

      Selama tahun 2024, Joint Financing Business terus berfokus pada pertumbuhan bisnis baik pada perusahaan
      multifinance maupun fintech yang telah ada termasuk penambahan mitra kerja sama fintech baru yang dipilih secara
      selektif. Hal ini menyebabkan adanya kenaikan jumlah nasabah pada Joint Finance maupun total pinjaman yang
      disalurkan.

      Rencana Strategis Tahun 2025

      Pension Business

                   Strategi                                                            Penjelasan
       Peremajaan Portfolio dan         1. Pengembangan produk yang tujuannya untuk menyeimbangkan demografi portfolio agar tidak
       Pengembangan Produk                 terkonsentrasi pada nasabah-nasabah yang usianya sudah lebih lanjut.
                                        2. Peluncuran produk ritel lain dengan mulai diperkenalkannya Kredit Pemilikan Rumah yang akan
                                           dilakukan secara terbatas.
       Simplifikasi Proses              1. Perbaikan secara terus menerus pada proses dan persyaratan pengajuan kredit agar dapat
                                           memberikan pelayanan lebih baik kepada para calon debitur.
                                        2. Penyederhanaan persyaratan dan dokumen pengajuan kredit termasuk penggunaan aplikasi digital.
       Portofolio Monitoring            1. Melakukan strategi akuisisi dan ant-attrition berdasarkan analisa portofolio agar setiap strategi yang
                                           diterapkan lebih tetap sasaran dan efisien.
                                        2. Monitoring portofolio untuk mencapai tingkat kualitas portofolio yang diharapkan dan dapat
                                           menghemat biaya kredit.
       Pengembangan Jalur Akuisisi      Mengembangkan saluran-saluran akuisisi agar dapat meningkatkan kemampuan akusisi termasuk
                                        memanfaatkan kerja sama dengan mitra-mitra strategis.


      Micro Business

                   Strategi                                                            Penjelasan
       Pengelolaan Kinerja Bisnis       1. Menyempurnakan sales and acquisition model dalam rangka menjaga portofolio dan mencapai
                                           target pembiayaan & finansial mikro.
                                        2. Memperkuat kemampuan tenaga penjual dengan melakukan pelatihan dan pendampingan di semua
                                           tingkatan secara berkala sebagai bentuk pemantauan kinerja/kualitas tim sales dan/atau tenaga
                                           penjual.
       Pengembangan Produk atau         1. Mengimplementasikan pengembangan variasi produk mikro baik dengan jaminan atau tanpa
       Layanan Baru maupun Existing        jaminan untuk Nasabah baru dan existing UMKM.
                                        2. Peningkatan layanan digitalisasi perbankan dalam aktivitas usaha pelaku UMKM guna meningkatkan
                                           transaksi layanan keuangan.
       Program untuk Nasabah            Meningkatkan usaha pelaku UMKM dengan melakukan pendampingan melalui program-program yang
                                        bekerja sama dengan SMBC Indonesia Daya.id kepada Nasabah yang telah mendapatkan pinjaman
                                        kredit mikro dari SMBC Indonesia




124   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 127
                                                                                 Analisis dan Pembahasan Manajemen




             Strategi                                                          Penjelasan
 Optimalisasi Proses dan          1. Mengoptimalkan aplikasi digital menggunakan metode hybrid (Kombinasi tenaga penjual dan proses
 Jangkauan                           digital) guna memperluas jangkauan penyaluran kredit untuk nasabah baru (New to bank).
                                  2. Melakukan pengembangan dan penyempurnaan aplikasi dalam proses kredit.
                                  3. Menyempurnakan proses penagihan agar lebih produktif dan efisien.
                                  4. Mendukung program pemerintah terkait percepatan sektor prioritas kepada pelaku usaha UMKM
                                     dengan menjalankan program KUR (Kredit Usaha Rakyat).
 Memperkuat kemitraan Strategis   1. Pengembangan model kerja sama dengan menjalin kemitraan lokal dengan pelaku UMKM dan
 dengan Mitra Bisnis                 komunitasnya menggunakan skema berbasis DCR (Digital, Community, dan Relationship).
                                  2. Pengembangan ekosistem UMKM dengan merintis kerja sama atau kolaborasi dengan nasabah di
                                     sektor bisnis SMBC Indonesia guna meningkatkan penyaluran kredit ke pelaku UMKM.



Joint Finance Business
Dengan tujuan terus meningkatkan pertumbuhan dan menjaga kualitas kredit unit bisnis Joint Finance di tahun 2025
memiliki rencana strategis antara lain disampaikan dalam tabel di bawah ini:


             Strategi                                                          Penjelasan
 Pengelolaan Kinerja Bisnis       1. Memperluas rekan kerja sama secara selektif baik untuk perusahaan multifinance dan fintech
                                     dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian atas RAC nasabah yang dipilih dari rekan kerja
                                     sama untuk dapat diberikan pinjaman.
                                  2. Mengelola rekan kerja sama yang sudah ada dan khususnya yang memiliki kinerja yang baik di
                                     SMBC Indonesia dapat ditingkatkan volume pembiayaannya dan menambah limit kerja sama yang
                                     juga sesuai dengan kualitas pinjaman yang dikelola oleh rekan kerja sama.
                                  3. Menggali bentuk kerja sama baru dengan rekan kerja sama lain dengan tetap memperhatikan
                                     ketentuan/peraturan OJK yang ada.
                                  4. Melakukan kerja sama pembiayaan secara proporsional termasuk pemilihan atas variasi produk
                                     pada rekan kerja sama guna menghindari adanya risiko konsentrasi portofolio pada produk dan/
                                     atau rekan kerja sama tertentu.
                                  5. Melakukan pemantauan portofolio yang berkesinambungan untuk menjaga kualitas portofolio
                                     pada Joint Finance dengan melakukan aktivitas namun tidak terbatas pada peninjauan atas kinerja
                                     finansial & kualitas portofolio rekan kerja sama secara berkala,  peninjauan atas fasilitas yang
                                     diberikan minimum 1 tahun sekali, peninjauan atas penetapan cap & trigger atas kualitas portofolio
                                     minimum 1 tahun sekali, melakukan kunjungan sampling ke nasabah rekan kerja sama yang
                                     dilakukan secara periodik.
                                  6. Melakukan pertemuan periodik dengan rekan kerja sama untuk membahas performa portofolio yang
                                     dikelola oleh Bank maupun yang dikelola secara keseluruhan oleh rekan kerja sama untuk dapat
                                     dilakukan tindak lanjut bersama selain menaikkan volume juga menjaga kualitas kredit
                                  7. Meningkatkan komunikasi dengan asosiasi yang menaungi rekan kerja sama untuk dapat
                                     mengetahui kondisi pasar pembiayaan secara keseluruhan
                                  8. Penambahan sumber daya manusia sejalan dengan peningkatan target volume pembiayaan.
 Program Pembiayaan               Tetap menggali program pembiayaan yang telah dilakukan rekan kerja sama untuk dapat juga dibiayai
                                  oleh SMBC Indonesia dengan memperhatikan volume pembiayaan dan kualitas pembiayaan yang telah
                                  berjalan di rekan kerja sama.
 Optimalisasi Sistem dan Proses   1. Melanjutkan pengembangan sistem untuk dapat memenuhi kebutuhan dan layanan operasional dari
                                     rekan kerja sama.
                                  2. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan tim operasional Bank atas adanya proses operasional baru
                                     yang terjadi di rekan kerja sama.




WEALTH MANAGEMENT BUSINESS                                            1.   Pengembangan fitur wealth/investment dalam
                                                                           aplikasi Jenius berupa:
Unit bisnis di segmen usaha Retail Banking yang                            a. Implementasi fitur mutual fund switching
lain adalah Wealth Management Business (WMB).                                   (pengalihan reksa dana).
Unit ini disediakan untuk melayani nasabah individu                        b. Penyediaan produk Asuransi Digital Sekoci –
segmen affluent, fokus pada pengembangan produk                                 asuransi jiwa micro bekerja sama dengan mitra
simpanan dan investasi serta layanan nasabah prima                              asuransi Allianz, dengan skema kerja sama
melalui layanan Sinaya Prioritas yang tersedia di 56                            distribusi.
kantor cabang SMBC Indonesia, tersebar di 35 kota.
Layanan juga dapat diakses juga melalui platform digital              2.   Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima
(Jenius) yang memberikan keleluasaan nasabah dalam                         berbasis digital:
bertransaksi kapan saja dan di mana saja.                                  a. Fitur bebas biaya tarik tunai 50x/bulan dengan
                                                                               kartu debit Jenius dari saldo aktif Rupiah
Inisiatif dan Strategi Tahun 2024                                              maupun mata uang asing (di jaringan ATM
Sepanjang tahun 2024, sejalan dengan rencana bisnis                            PRIMA/ALTO/Visa dalam dan luar negeri).
Bank, unit WMB telah merealisasikan sejumlah inisiatif                     b. Priority for Family, yakni benefit baru yang
strategis, yaitu:                                                              diberikan bagi anggota keluarga dari nasabah
                                                                               prioritas yang memiliki rata-rata Assets

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024           125
Page 128
                                                                            Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




                Under Management (AUM) minimal Rp10                 3.   Pengembangan aplikasi Sinaya Robo, sebagai
                miliar selama 3 (tiga) bulan berturut-turut.             salah satu sales tools, dengan melengkapi informasi
                Nasabah yang memenuhi kriteria program                   portofolio Nasabah dengan produk obligasi dan
                dapat mendaftarkan maksimal 3 (tiga) anggota             bancassurance non unit link (tradisional) sehingga
                keluarga inti sebagai nasabah prioritas. Para            Relationship Manager (RM) mendapatkan informasi
                anggota keluarga tersebut akan di-upgrade                portofolio nasabah secara menyeluruh
                menjadi nasabah Sinaya Prioritas dan                4.   Penambahan produk Investasi yang dapat
                menerima keistimewaan sebagai nasabah                    memberikan lebih banyak alternatif sehingga dapat
                prioritas (keistimewaan transaksional & non              memenuhi kebutuhan investasi nasabah:
                transaksional) serta mendapatkan apresiasi               a. Penambahan produk 5 (lima) reksa dana dari
                pada saat berulang tahun.                                    mitra manajer investasi baru, yaitu Syailendra
          c.    Asuransi Perjalanan, yakni merupakan layanan                 Capital
                yang diberikan kepada Nasabah Prioritas                  b. Penambahan produk 9 (sembilan) reksa dana
                yang memiliki rata-rata AUM minimal Rp10                     dari mitra manajer investasi baru, yaitu BNI
                miliar selama 3 (tiga) bulan berturut turut.                 Aset Management
                Nasabah dapat menikmati asuransi perjalanan              c. Peluncuran produk Bancassurance Guardia
                bersama pasangan dan 2 (dua) orang anak                      Rencana Syariah, yaitu asuransi jiwa tradisional
                (usia maksimal 21 tahun). Nasabah juga dapat                 syariah dengan solusi target keuangan dan
                memilih 1 (satu) asuransi perjalanan/rencana                 warisan.
                perlindungan tahunan atau 2 (dua) kali rencana
                perjalanan (1 bulan per perjalanan)                 Pencapaian Kinerja
          d.    Priority Pass, merupakan layanan yang               Pada tahun 2024 tercatat pertumbuhan 4% nasabah
                diberikan kepada Nasabah Prioritas yang             bisnis segmen WMB, menjadi 142.257. Sementara itu,
                memiliki rata-rata AUM minimal Rp3 miliar           Asset under Management meningkat sebesar 43%
                selama 3 (tiga) bulan berturut-turut. Nasabah       menjadi Rp28,8 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK)
                dapat menikmati keanggotaan Priotity Pass           sebesar Rp21,2 triliun dan Produk Investasi sebesar
                gratis selama 1 (satu) tahun, termasuk hingga       Rp7,6 triliun. Pertumbuhan DPK ini dicapai dengan
                8 (delapan) kali kunjungan ke lebih dari 1.500      peningkatan biaya dana menjadi 5,19%.
                Priority Pass Airport Lounge di seluruh dunia

      Kinerja Produk Wealth Management
                            Uraian                      Satuan              2024              2023               2022
       Jumlah Nasabah                                    Orang            142.257            137.248            133.880
       Asset Under Management                           Rp Miliar          28.789             20.117             20.423
       Dana Pihak Ketiga                                Rp Miliar          21.168             13.464             13.986
       Produk Investasi                                 Rp Miliar           7.621              6.653              6.437



      Indikator Kinerja Wealth Management
                            Uraian                      Satuan              2024              2023               2022
       Biaya Bunga                                         %                  5,19              4,41               3,39
       Pendapatan Bunga Bersih                          Rp Miliar             149                219               203
       Pendapatan Lainnya                               Rp Miliar             162                168               167
       Biaya Operasi                                    Rp Miliar            (173)              (161)             (164)



      Kinerja segmen bisnis WMB (termasuk produk yang               Rencana Strategis Tahun 2025
      ditawarkan melalui platform digital Jenius) juga              Di tahun 2025, WMB akan melakukan rencana
      mengalami pertumbuhan yang pesat. Asset under                 pengembangan produk dan layanan sebagai berikut:
      Management meningkat sebesar 27% menjadi Rp43,2               1. Pengembangan lanjutan layanan digital untuk
      triliun dengan produk Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar              Nasabah Sinaya Prioritas meliputi dan tidak
      Rp35,6 triliun dan produk investasi sebesar Rp7,6                  terbatas pada:
      triliun.                                                           a. Pengembangan fitur dalam aplikasi Jenius berupa
                                                                             fitur transaksi dan edukasi produk investasi.


126   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 129
                                                                     Analisis dan Pembahasan Manajemen




      b.   Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima             chain financing, termasuk kerja sama dengan bank
           berbasis digital.                                    lain dan institusi/bisnis lainnya. Selain itu, akan
      c.   Pengembangan alat bantu berbasis digital             dilakukan kerja sama strategis guna membangun
           dan kemampuan advisory staff. bank untuk             ecosystem partnership untuk mendapatkan
           meningkatkan proses penjualan dan kualitas           nasabah potensial, baik di bidang simpanan
           layanan.                                             maupun pinjaman.
                                                           2.   Sebagai bank devisa, Business Banking SMBC
2.    Pengembangan produk wealth management,                    Indonesia menawarkan layanan dan produk dalam
      termasuk namun tidak terbatas pada penambahan             valuta asing, baik berupa produk simpanan maupun
      rekanan manajer investasi, produk reksa dana,             pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance)
      penambahan produk bancassurances dan menjadi              secara bertahap bagi nasabah yang memerlukan.
      mitra distribusi penawaran perdana surat berharga    3.   Mengutamakan kebutuhan nasabah dengan
      negara untuk investor ritel.                              menyediakan solusi produk yang holistik dengan
                                                                mengembangkan pelatihan yang berfokus pada
3.    Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima                  solution style selling
      meliputi dan tidak terbatas pada layanan             4.   Menyediakan website platform pada aplikasi
      transaksional dan non transaksional yang diberikan        TouchBiz guna melayani nasabah perusahaan
      melalui pihak ketiga, dengan menghadirkan layanan         Business Banking. Hal ini guna melengkapi mobile
      Sky RM.                                                   platform yang telah melayani nasabah individu.
                                                           5.   Fokus membangun kerja sama dengan platform lain
                                                                pada ekosistem digital, yang dapat memberikan
BUSINESS BANKING                                                manfaat bagi nasabah.

Segmen usaha Business Banking SMBC Indonesia               Pencapaian Kinerja
menawarkan produk dan layanan lengkap, dari                Hingga akhir tahun 2024, total rekening nasabah
kredit, pendanaan hingga layanan perbankan lain            yang dilayani oleh Business Banking mencapai
dan pelatihan. Kebutuhan utama dari kegiatan usaha         3.200 nasabah, naik 6,7% dibandingkan tahun 2023
Mitra Bisnis adalah ketepatan waktu dan ketersediaan       yang sebanyak 3.000 nasabah. Untuk penyaluran
modal kerja setiap saat dalam menjalankan perputaran       pembiayaan, realisasi tahun 2024 sekitar Rp14 triliun.
bisnisnya, kebutuhan akses ke pasar, hubungan              Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13 triliun,
berkelanjutan dan jangka panjang dengan pemasok,           terjadi kenaikan 8,3%.
serta kebutuhan peningkatan kompetensi dan informasi
bisnis.                                                    Rencana Strategis Tahun 2025
                                                           Sejumlah inisiatif strategis untuk menunjang
Business Banking menjawab kebutuhan-kebutuhan              pertumbuhan bisnis tahun 2025 di antaranya:
tersebut dengan menyediakan paket keuangan “3 in 1”        1. Meningkatkan pertumbuhan bisnis baik melalui
yang meliputi:                                                 optimalisasi tim layanan/jaringan kantor cabang
1. Pengembangan produk-produk dan transaksi                    Bank maupun electronic channel melalui aplikasi
     perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan               TouchBiz.
     nasabah.                                              2. Melanjutkan pengembangan fitur di aplikasi
2. Pengembangan produk supply chain untuk                      TouchBiz baik dari layanan pendanaan maupun
     menjawab kebutuhan akses pasar yang didukung              akses pembiayaan agar dapat mendukung
     dengan sistem.                                            peningkatan transaksi dan operasional nasabah
3. Program-program peningkatan kapasitas bagi                  serta peningkatan jumlah nasabah baru.
     nasabah.                                              3. Memperluas layanan dan produk dalam valuta
                                                               asing, baik berupa produk simpanan maupun
Selain itu, Business Banking telah mengembangkan               pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance).
electronic channel melalui Digital SME yang saat ini       4. Melanjutkan kolaborasi internal guna menyediakan
telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)        produk dan jasa manajemen kas secara
pendanaan, pembayaran, transaksi, dan pengelolaan              komprehensif sebagai one-bank solutions.
kas sederhana.                                             5. Melanjutkan kerja sama strategis melalui skema
                                                               supply chain dan institusi/bisnis lainnya guna
Inisiatif dan Strategi 2024                                    membangun ecosystem partnership untuk
Sejumlah inisiatif dan strategi yang dikembangkan              mendapatkan nasabah potensial baik untuk
sepanjang tahun buku guna meningkatkan kinerja                 simpanan maupun pinjaman.
Business Banking, antara lain:
1. Dalam rangka memperluas layanan pada nasabah,
    SMBC Indonesia mengembangkan skema supply-

     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024       127
Page 130
                                                                           Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      CORPORATE BANKING                                            menurun. Peningkatan suku bunga acuan menjadi
                                                                   tantangan tersendiri bagi perbankan dalam melakukan
      Segmen usaha Corporate Banking (korporasi) terdiri dari      penyaluran kredit ke masyarakat. Tantangan lain yang
      lini bisnis korporasi Jepang dan korporasi non Jepang.       dihadapi perbankan sepanjang tahun 2024 adalah
      Lini bisnis korporasi non Jepang melayani nasabah            ketatnya likuiditas hingga daya beli masyarakat yang
      perusahaan besar Indonesia dan multinasional (Multi          melemah.
      National Company/MNC), institusi keuangan (Financial
      Institution/FI) dan perbankan komersial (Commercial          Dalam kondisi tersebut, upaya menjaga kualitas
      Banking). Sedangkan lini bisnis korporasi Jepang             portofolio terus dilakukan melalui percepatan
      melayani Nasabah perusahaan besar Jepang dan Korea           penyelesaian beberapa pengajuan restrukturisasi
      dengan mayoritas pemegang kepemilikan perusahaan             yang masih berjalan serta memastikan Bank telah
      tersebut adalah entitas Jepang maupun Korea.                 mengalokasikan pencadangan dengan cukup. Hal ini
                                                                   sejalan dengan kebijakan pemerintah dan OJK dalam
      Layanan yang disediakan oleh segmen ini, antara lain         kebijakan restrukturisasi. Bank juga mengidentifikasi
      pembiayaan, penghimpunan dana, serta pengelolaan             nasabah-nasabah yang memiliki potensi terdampak
      kas. Di bidang pembiayaan, SMBC Indonesia tidak              oleh krisis geopolitik.
      terbatas pada pembiayaan modal kerja untuk jangka
      pendek, tetapi juga pembiayaan investasi yang                Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
      berjangka menengah dan panjang dalam denominasi              Di tengah kondisi yang masih dinamis pada tahun 2024,
      rupiah maupun valuta asing.                                  SMBC Indonesia telah merealisasikan sejumlah inisiatif
                                                                   strategis untuk mendukung kinerja usaha. Di bidang
      Segmen korporasi juga aktif berpartisipasi dalam             penyaluran pinjaman misalnya, Bank berkonsentrasi
      pembiayaan sindikasi, khususnya proyek infrastruktur;        untuk menyalurkan pinjaman dengan prinsip kehati-
      energi baru terbarukan; pembiayaan terkait                   hatian untuk menghindari kredit bermasalah.
      Environment, Social, Governance (ESG) termasuk
      green financing; dan industri pendukung termasuk             Selaras dengan strategi untuk melakukan penyaluran
      industri pendukung ekspor, yang sejalan dengan               pinjaman dengan prinsip kehati-hatian pada tahun
      program pembangunan pemerintah Indonesia. Layanan            2024, Bank dengan Moody’s sebagai konsultan
      pendukung juga terus ditingkatkan seperti trade finance      mengembangkan new credit grading untuk Commercial
      dan foreign exchange.                                        Banking. Hal ini akan meningkatkan proses kredit bagi
                                                                   debitur Commercial Banking, karena new credit grading
      Di bidang penghimpunan dana, Bank menyediakan                for Commercial Banking dikembangkan berdasarkan
      layanan corporate account dalam bentuk rekening              data pinjaman SMBC Commercial Banking yang
      giro, termasuk di dalamnya manajemen kas. Layanan            dikombinasikan dengan data tambahan dari database
      rekening giro ini dapat diakses melalui teknologi digital,   Moody’s untuk segmen serupa.
      sehingga tidak membatasi ruang dan waktu nasabah.
                                                                   Corporate Banking senantiasa melakukan kolaborasi
      Untuk tahun 2024, Bank menyadari bahwa kegiatan              bisnis dengan tim Retail Banking dan Business Banking
      usaha diliputi oleh tahun yang menantang bagi kondisi        dalam bentuk aktivitas cross sell dengan menawarkan
      perekonomian nasional. Berbagai aral mewarnai                produk payroll dalam bentuk rekening Jenius bagi
      perekonomian global dan kondisi pemilu dalam negeri          karyawan perusahaan serta pemberian pinjaman modal
      yang juga berdampak pada ekonomi Indonesia. Tensi            kerja yang berhubungan dengan rantai pasok (supply
      geopolitik masih mewarnai dinamika perekonomian              chain). Inisiatif kolaborasi ini akan terus ditingkatkan dan
      2024, menyebabkan harga komoditas bergejolak yang            berlanjut pada tahun 2025.
      selanjutnya memicu kenaikan inflasi.
                                                                   Corporate Banking juga meningkatkan pelayanan
      Inflasi tinggi direspons oleh bank sentral dengan            kepada nasabah melalui (i) kolaborasi dengan BTPN
      menaikkan suku bunga acuan pada Triwulan II dan              Syariah untuk penyaluran kredit korporasi syariah, (ii)
      III 2024. Kenaikan suku bunga tersebut di satu sisi          menyiapkan infrastruktur fundamental untuk perluasan
      menurunkan inflasi seiring menurunnya permintaan             jangkauan produk keuangan terstruktur dalam
      agregat, di samping harga komoditas energi yang juga         bisnis pasar hutang Indonesia untuk memungkinkan
                                                                   investasi obligasi korporasi (iii) memberikan layanan




128   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 131
                                                                      Analisis dan Pembahasan Manajemen




seminar/pelatihan dengan topik “Corporate Financing         Sebagai bank kustodian, SMBC Indonesia akan
Masterclass” untuk salah satu perusahaan BUMN yang          menjalankan transaksi efek yang mencakup saham,
diikuti oleh 60 peserta selama 2 hari berturut-turut pada   obligasi, dan unit penyertaan kontrak investasi kolektif
quarter kedua tahun 2024.                                   (reksa dana). Bank juga akan melayani pembukaan
                                                            rekening efek kustodian hingga penyimpanan efek.
SMBC Indonesia melakukan perluasan jangkauan
produk keuangan terstruktur dalam bisnis pasar              SMBC Indonesia terus mendukung komitmen
utang Indonesia dengan melakukan investasi surat            pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission
berharga pembiayaan inklusif. Dengan inisiatif ini SMBC     pada tahun 2050, dengan cara memberikan layanan
Indonesia juga menunjukkan komitmetnya untuk terus          dalam mendukung pencapaian strategi transisi dan
mendukung pembiayaan inklusif makroprudential               berkelanjutan yang dimiliki nasabah. Hal ini dilakukan
sesuai dengan yang diamanatkan dalam dengan PADG            dengan mengadakan pengembangan produk
24/06/2022. Ke depan, SMBC Indonesia akan terus             keuangan berbasis ESG (seperti green loan, social
melakukan inisiatif-inisiatif lainnya untuk mendukung       loan, sustainability linked loan dan ESG deposit) serta
pembiayaan inklusif makroprudential.                        pengembangan kapasitas teknis terkait Sustainable
                                                            Finance.
Pengembangan dalam bentuk digitalisasi transaksi
perbankan juga dilakukan oleh SMBC Indonesia                Sampai dengan triwulan II 2024, Bank telah memberikan
dengan cara melengkapi kapabilitas integrasi sistem         fasilitas kredit green loan dan Sustainable Link Loan
menggunakan API berbasis SNAP antara lain: (i) API          (SLL) untuk beberapa nasabah yang bergerak di industri
Inkuiri Saldo, (ii) API Transfer (pemindahbukuan dan ke     transportasi ramah lingkungan, pengolahan kelapa sawit
bank lain menggunakan BI-FAST) dan (iii) API Virtual        dan tekstil, termasuk koordinasi pinjaman sindikasi
Account.                                                    internasional yang di dalamnya terdapat tranche khusus
                                                            pembiayaan hijau. Sementara di sisi pengembangan
Pada tahun 2024, SMBC Indonesia telah memperoleh            kapasitas, Bank telah melaksanakan rangkaian
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai       sosialisasi dan workshop terkait sustainable finance
bank kustodian yang melayani investor institusi dan         baik untuk internal bank maupun pihak eksternal. Salah
individual, baik lokal maupun asing. Persetujuan dari       satunya adalah workshop untuk salah satu nasabah
OJK tersebut tertuang dalam Surat Persetujuan OJK           yang bergerak di industri oil and gas dengan tema
Pengawas Perbankan No. S-71/PB.311/2024 tanggal             dukungan pendanaan untuk mendukung dekarbonisasi
21 Januari 2024 perihal Persetujuan Penyelenggaraan         dan transisi menuju net zero emission untuk sektor yang
Kegiatan Kustodian serta Surat Keputusan Dewan              ber-emisi tinggi seperti oil and gas.
Komisioner OJK Nomor KEP-31/PM.02/2024 tentang
Persetujuan Bank Umum Sebagai Kustodian Atas Nama           Pencapaian Kinerja
PT Bank SMBC Indonesia (d/h PT BANK BTPN Tbk)               Penjelasan mengenai pencapaian segmen usaha
yang ditetapkan pada 7 Mei 2024.                            Corporate Banking disampaikan berdasarkan layanan
                                                            berikut ini:



1.    Penghimpunan Dana
      Di tahun 2024, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat untuk segmen usaha Corporate Banking mencapai
      Rp63 trilliun mengalami kenaikan sebesar 9,06% dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp57,4
      triliun.

      Kinerja DPK Korporasi Tahun 2024
                                                                                                (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                                Segmen                             2024                2023                       2022
       Corporate Banking Japanese                                  40.404              34.630                     37.639
       Wholesale Banking                                           21.371              21.952                     26.704
       Commercial                                                     844                835                          703
       Total                                                       62.619              57.416                     65.046



2.    Pembiayaan
      Total pembiayaan yang diberikan oleh segmen usaha Corporate Banking pada tahun 2024 mencapai Rp98,8
      triliun, menurun 5,4% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp104,5 triliun.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024                     129
Page 132
                                                                            Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha



           Kinerja Pembiayaan Korporasi Tahun 2024
                                                                                                       (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                                     Segmen                                 2024               2023                      2022
            Corporate Banking Japanese                                     30.363             38.873                     43.381
            Wholesale Banking                                              62.178             61.047                     50.574
            Commercial                                                       6.355             4.624                      3.496
            Total                                                          98.896            104.544                     97.450




      3.   Trade Finance
           Pada tahun 2024, total realisasi trade finance tercatat sebesar Rp6,8 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun
           2023 yang mencapai Rp6,9 triliun, terjadi penurunan sebesar 2,02%.

           Kinerja Trade Finance
                                                                                                       (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                                     Segmen                                 2024               2023                      2022
            Corporate Banking Japanese                                        164                289                         522
            Wholesale Banking                                                2.882             3.967                      9.559
            Commercial                                                       3.780             2.711                      1.997
            Total                                                            6.826             6.966                     12.078



      4.   Cash Management
           Sampai akhir Desember 2024, pengelolaan cash management korporasi tercatat sebesar Rp62,6 triliun,
           mengalami kenaikan 9,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp57,4 triliun.

           Dari pengelolaan dana tersebut, rasio CASA SMBC Indonesia tercatat mencapai 40,7%, mengalami penurunan
           sebesar 4,9% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 45,6%.

           Kinerja Cash Management Tahun 2024
                                                                                                       (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                                     Segmen                                 2024               2023                      2022
            Corporate Banking Japanese                                     40.404             34.629                     37.639
            Wholesale Banking                                              21.371             21.951                     26.704
            Commercial                                                        844                835                         703
            Total                                                          62.619             57.416                     65.046
            Rasio CASA                                                      40,7%              45,6%                     35,9%



      5.   Foreign Exchange
           Hingga 31 Desember 2024, pengelolaan foreign exchange mencapai Rp449,3 triliun. Dibandingkan dengan tahun
           2023 yang sebesar Rp557 triliun, terjadi penurunan 19,3%.

           Kinerja Foreign Exchange Tahun 2024
                                                                                                       (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                                     Segmen                                 2024               2023                      2022
            Corporate Banking Japanese                                    399.508            520.608                   555.060
            Wholesale Banking                                              48.217             34.846                     34.272
            Commercial                                                       1.661             1.384                      1.126
            Total                                                         449.386            556.838                   590.458




130   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 133
                                                                       Analisis dan Pembahasan Manajemen




Rencana Strategis Tahun 2025                                  Berkenaan dengan teknologi perbankan, melalui
Secara umum, rencana strategi tahun 2025 merupakan            pengembangan dilakukan oleh Transaction Banking
kelanjutan dari yang telah dilakukan pada tahun               and Supply Chain dalam rangka meningkatkan
sebelumnya. Segmen korporasi memproyeksikan                   layanan, meningkatkan utilisasi transaksi perbankan,
perluasan target segmen, menambah produk baru, dan            meningkatkan pengendapan dana pihak ketiga Nasabah
penguatan di sisi teknologi serta pengembangan sektor         dan meningkatkan efisiensi layanan, meliputi:
baru.                                                         1. Menyederhanakan sistem, produk dan prosedur
                                                                  yang ada saat ini, guna menghindari adanya proses
Dari sisi target segmen, segmen korporasi                         yang berulang serta meningkatkan efisiensi dan
memperluas basis nasabah perusahaan-perusahaan                    meningkatkan pengalaman perbankan Nasabah
Indonesia di segmen Tier 1 dan Tier 2. Selain itu,                secara keseluruhan.
basis nasabah Commercial Banking juga diperluas               2. Mengimplementasikan platform digital yang
dengan menargetkan pemasok atau distributor dari                  terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan Nasabah
nasabah-nasabah Tier 1 dan Tier 2. Bank juga terus                secara komprehensif untuk produk dan layanan
meningkatkan transaksi fee based. Hal itu, antara lain            cash management, pembiayaan perdagangan &
dilakukan melalui transaksi trade finance, structured             pembiayaan rantai pasok (supply chain financing).
finance (project finance dan ECA), sindikasi, layanan         3. Meningkatkan kapabilitas dan fitur sistem Financial
agensi & layanan kustodian serta peningkatan dari sisi            Supply Chain Management (FSCM) dan mampu
treasury (sistem, produk, dan trading capability).                untuk integrasi dengan Front-end-system ataupun
                                                                  API serta dapat beradaptasi untuk mengakomodasi
Menyeimbangkan pertumbuhan funding dan lending                    produk dan variasi layanan sesuai dengan
dengan menciptakan ekosistem dan konektivitas                     kebutuhan Nasabah.
untuk pembiayaan secara end to end yang mencakup              4. Bekerja sama dengan Perusahaan Jasa
pinjaman, cash management dan forex. Pengembangan                 Pembayaran ataupun Financial Technology
ekosistem tersebut dilakukan melalui beberapa strategi            yang membantu Nasabah dalam hal layanan
sebagai berikut: (i) peningkatan kapabilitas sistem               transaksional harian. Bentuk layanan ini adalah
termasuk interkoneksi antar sistem (ii) meningkatkan              merupakan layanan yang belum atau tidak tersedia
transaksi digital trade (iii) eksplorasi peluang trade flow       di SMBC Indonesia dan dalam hal ini SMBC
dan cash management yang memerlukan skema LCS                     Indonesia bertindak hanya sebagai pemberi
(iv) meningkatkan kolaborasi dengan unit Bisnis lainnya.          referensi.
                                                              5. Pengembangan layanan Open API berbasis SNAP
Meningkatkan peran SMBC Indonesia selaku Bank                     (Standar Nasional Open API Pembayaran) dengan
Kustodian dalam upaya meningkatkan nilai aset dalam               mengintegrasikan sistem keuangan Nasabah
penitipan. Untuk itu, Bank mengembangkan sistem                   dan juga membuka penggunaan Open API untuk
kustodian, seperti penambahan fungsi administrasi                 layanan Banking-as-a-Service (BaaS).
produk investasi yang dikelola Manajer Investasi dan
penambahan fungsi antarmuka antara sistem kustodian
dengan sistem KSEI. Inisiatif ini dilakukan agar mampu        TREASURY
menyediakan layanan yang lebih efisien dan efektif bagi
pengguna jasa kustodian.                                      SMBC Indonesia selalu berupaya untuk memberikan
                                                              solusi tresuri yang inovatif yang selaras dengan tujuan
Meneruskan pengembangan produk terkait ESG                    strategis nasabah dengan dukungan keahlian dan
termasuk, green, social, sustainability linked loan, dan      posisi keuangan yang kuat di tingkat global untuk
blended finance. Tujuannya adalah ikut mempromosikan          meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung
keuangan berkelanjutan di berbagai sektor sebagai             pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam menjalankan
bentuk dukungan pencapaian NDC (Nationally                    kegiatan usahanya, segmen Treasury bersinergi dengan
Determined Contributions) Indonesia, dan selaras              seluruh lini bisnis Bank agar dapat memberikan layanan
dengan strategi SMBC Group utk mencapai net zero              terbaik kepada nasabah.
emission.
                                                              Segmen usaha Treasury menawarkan berbagai macam
Melakukan pendekatan proaktif untuk menangkap                 produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi
peluang investasi langsung asing dari Jepang yang akan        kebutuhan nasabah serta melakukan aktivitas trading
masuk ke Indonesia. Serta menyelenggarakan kegiatan           yang antara lain mencakup: Foreign exchange (termasuk
acara business matching dan inisiatif lainnya untuk           FX Today, FX Tomorrow, FX Spot, FX Forward, FX Swap,
menghubungkan Nasabah dengan para investor.                   dan Domestic Non-Deliverable Forward), interest rate
                                                              swap, cross currency swap, surat berharga (Obligasi
                                                              pemerintah, baik konvensional maupun syariah,



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024       131
Page 134
                                                                         Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      dan sekuritas rupiah Bank Indonesia), pasar uang              b.    Melakukan diversifikasi sumber pendanaan
      (instrumen antarbank & Bank Indonesia), dan repo/                   melalui pengembangan pendanaan dari sektor
      reverse repo. Hingga saat ini, SMBC Indonesia terus                 wholesale, retail funding dan public sector/
      mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan                       financial institutions.
      nasabah serta bermitra dengan nasabah dalam                   c.    Terus memantau perkembangan pasar
      menghadapi pasar yang dinamis dan terus berubah                     pendanaan jangka panjang (long-term funding),
      dengan tetap mengedepankan tunduk pada regulasi                     seperti penerbitan obligasi rupiah, fasilitas
      yang berlaku.                                                       pinjaman bilateral jangka panjang dalam rupiah
                                                                          maupun valuta asing dari bank lokal dan
      SMBC Indonesia terpilih menjadi salah satu Appointed                bank asing/institusi keuangan internasional,
      Cross Currency Dealer Bank (Bank ACCD) untuk                        termasuk pendanaan dari SMBC Group.
      melakukan transaksi Local Currency Transaction (LCT)
      bagi mata uang JPY-IDR and THB-IDR sejak tahun           2.   Kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas
      2021. Pada tahun 2024, Bank Indonesia menunjuk                (ALMA) Bank relatif memadai dan selalu dilakukan
      SMBC Indonesia sebagai bank Appointed Cross                   pemutakhiran melalui indikator pendukung sebagai
      Currency Dealer (ACCD) untuk melakukan transaksi              berikut:
      Local Currency Transaction (LCT) bagi mata uang KRW-          a. Meningkatkan ALMA dengan pemantauan
      IDR.                                                               suku bunga yang lebih baik melalui Funding
                                                                         Lending Meeting dan pertemuan ALCO.
      Melalui penunjukan sebagai bank ACCD ini, diharapkan          b. Memiliki kebijakan yang menyeluruh untuk
      memberikan kontribusi positif kinerja Bank, khususnya              menjaga ketersediaan likuiditas sesuai dengan
      melalui platform digital Jenius. Dengan adanya layanan             struktur profil aset dan liabilitas Bank. Bank
      tersebut, nasabah Bank dapat menikmati kurs valas                  juga telah memiliki prosedur limit kewenangan
      yang lebih kompetitif dan pengiriman dana ke institusi             pengelolaan likuiditas. Akuntabilitas dan
      atau individu di negara partner bank ACCD dengan                   jenjang delegasi wewenang telah diterapkan
      lebih efisien dan cepat.                                           sesuai dengan kebutuhan Bank.
                                                                    c. Telah memiliki program contingency plan
      Sejak Mei 2024, SMBC Indonesia telah mendapat                      dalam penyediaan back-up likuiditas.
      persetujuan dari Bank Indonesia untuk menjadi salah
      satu primary dealer dalam Operasi Pasar Terbuka          3.   Pengembangan produk dan layanan untuk
      (OPT). Implementasi Primary Dealer merupakan upaya            mendukung sektor bisnis wholesale, retail dan
      mendukung penguatan repo dalam rangka integrasi               sektor publik/lembaga keuangan sebagai berikut:
      pengelolaan moneter dan pengembangan pasar uang.              a. Pengembangan layanan dan produk valuta
      Hal ini diharapkan dapat lebih memperkuat pengelolaan             asing yaitu dengan penambahan mata uang
      likuiditas dan transmisi kebijakan moneter yang pada              asing yang dapat ditransaksikan, diversifikasi
      akhirnya akan berkontribusi positif bagi perekonomian             produk terkait dengan transaksi FX dan
      nasional.                                                         derivatif seperti transaksi menggunakan skema
                                                                        Local Currency Transaction (LCT), Domestic
      Inisiatif dan Strategi Tahun 2024                                 Non-Deliverable Forward (DNDF), Option dan
      Menghadapi situasi yang berkembang pada tahun 2024,               Call Spread Option (CSO) dan Range Forward.
      SMBC Indonesia telah mengimplementasikan sejumlah             b. Pengembangan produk Obligasi baik IDR
      inisiatif strategis, yaitu:                                       maupun USD. Pengembangan tersebut
      1. Untuk menjaga tingkat likuiditas pada level yang               termasuk di dalamnya transaksi perdagangan
            aman, SMBC Indonesia telah melakukan beberapa               repo dan reverse repo dengan Bank lain
            langkah strategis, di antaranya:                            dan obligasi dengan nasabah, baik nasabah
            a. Menjaga indikator-indikator likuiditas berada            business banking maupun korporasi.
                 pada kondisi aman yaitu lebih tinggi dari          c. Pengembangan layanan untuk mendukung
                 ketentuan yang disyaratkan. Hingga 31                  aktivitas Primary Dealer melalui instrumen
                 Desember 2024, Liquidity Coverage Ratio                Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
                 (LCR) sebesar 216.42% dan Net Stable
                 Funding Ratio (NSFR) sebesar 122.23%.




132   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 135
                                                                       Analisis dan Pembahasan Manajemen




Pencapaian Kinerja                                         3.   Selain melalui produk, Treasury SMBC
Pada tahun 2024, nilai transaksi mata uang asing                Indonesia bersama lini bisnis lain akan terus
yang direalisasikan naik sebesar 14,1% dibandingkan             menyelenggarakan seminar ekonomi secara rutin
transaksi tahun 2023. Kenaikan ini dikontribusi oleh            baik dalam skala besar maupun kecil, secara
segmen usaha Financial Institution dan Wholesale                online maupun offline dengan tujuan memberi
Business. Sedangkan peningkatan transaksi obligasi              update perkembangan pasar, membahas regulasi
sebesar 14,0% dibandingkan transaksi tahun 2023,                baru, memasarkan produk yang sesuai dalam
dikontribusi oleh segmen usaha Financial Institution.           setiap situasi, menambah pemahaman kebutuhan
                                                                nasabah dan diseminasi pengetahuan produk.
Untuk transaksi derivatif, terjadi penurunan nilai         4.   Dalam rangka meminimalisasi maturity mismatch,
transaksi sebesar 10,9% dibandingkan transaksi tahun            SMBC Indonesia terus menjaga dan meningkatkan
2023, yang disebabkan oleh ketatnya persaingan bisnis           sumber pendanaan jangka-panjang. Di tahun
dari Bank lain.                                                 2025, Bank akan melanjutkan rencana untuk
                                                                melakukan penerbitan Obligasi dalam mata uang
Kinerja Operasional Treasury Tahun 2024                         Rupiah dengan jumlah dan waktu penerbitan
                                           Pertumbuhan          mempertimbangkan pertumbuhan kredit, kondisi
                     Uraian
                                             YoY (%)            likuiditas dan kondisi pasar. Selain itu, SMBC
 Total Volume Transaksi FX                      14,1            Indonesia juga akan terus mengeksplorasi kerja
 Total Volume Transaksi Derivatif              (10,9)           sama bilateral untuk mendapatkan fasilitas
 Total Volume Transaksi Obligasi                14,0            pendanaan segar dari Lembaga Keuangan
                                                                domestik maupun luar negeri, termasuk dengan
                                                                SMBC Group.
Rencana Strategis Tahun 2025
Di tahun 2025, fokus pengembangan terkait dengan
segmen Treasury meliputi:                                  PERBANKAN SYARIAH
1. Bank Indonesia policy mengenai Blueprint
     Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2030                   Segmen usaha Perbankan Syariah dijalankan oleh
     a. Bank akan melakukan pengembangan sistem            entitas anak, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk.
         terkait dengan Central Clearing Counterparty      Perusahaan ini telah menjadi perusahaan publik yang
         (CCP) dan Non-Centrally Cleared Derivative        sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun
         (NCCD). CCP dan NCCD, merupakan                   2018.
         mandatory requirement yang harus dipenuhi
         oleh Bank terkait dengan transaksi FX dan         Inisiatif dan Strategi Tahun 2024
         Derivative.                                       Inisiatif strategis yang dilakukan pada 2024 tercermin
     b. Sejalan dengan inisiatif tersebut, maka Bank       dalam 4 (empat) pilar Key Strategic Iniciatives (KSI)
         akan melakukan update sistem dan melakukan        Bank, yaitu:
         pengembangan produk FX option dan call
         spread option serta mempertimbangkan untuk         Pilar 1:    Memperkuat proses bisnis saat ini dengan perbaikan
         melakukan pengembangan lanjutan atas                           kualitas portofolio serta peningkatan layanan
                                                                        nasabah.
         produk Overnight Index Swap (OIS).
                                                            Pilar 2:    Mengeksplorasi Peluang Bisnis Baru dan Produk
     c. Bank berencana untuk mengembangkan
                                                                        Lanjutan.
         structured product FX Swap sebagai alternatif
                                                            Pilar 3:    Membangun Proses Operasional Excellence.
         pilihan investasi bagi nasabah dan untuk
                                                            Pilar 4:    Memperkuat Kapabilitas Organisasi.
         melayani kebutuhan derivatif.
     d. Bank berencana untuk mengembangkan
         instrumen Sertifikat Valas Bank Indonesia         Sejak pertengahan 2024, BTPN Syariah fokus untuk
         (SVBI) untuk mendukung aktivitas primary          menjaga stabilisasi bisnis. Dalam memperkuat
         dealer.                                           langkah perbaikan kualitas yang sudah dijalankan,
                                                           Bank telah melakukan evaluasi pelaksanaan strategi
2.    Sebagai salah satu bank yang terpilih oleh Bank      dan menetapkan pembaruan strategi bisnis, seperti
      Indonesia sebagai primary dealer, SMBC Indonesia     diversifikasi strategi dan aktivitas di tingkat regional
      turut berpartisipasi aktif dalam lelang instrumen    dengan melihat permasalahan kualitas portofolio di
      Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pembelian   masing-masing regional.
      dan penjualan SRBI di pasar sekunder maupun
      dalam transaksi repo dan reverse repo.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024          133
Page 136
                                                                         Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha




      Sedangkan untuk meningkatkan monitoring dan                 Kondisi tersebut didorong oleh baik faktor eksternal,
      peningkatan kualitas, Bank telah membentuk                  di antaranya pemulihan yang bergerak dengan pola
      komite kerja IKRAR pada bulan Mei 2024. Komite ini          K-shape, sehingga pemulihan ekonomi Indonesia
      secara intensif memantau indikator-indikator awal           pasca pandemi belum sepenuhnya merata. Kelompok
      (leading indicators) agar dapat mengidentifikasi dan        masyarakat menengah bawah masih menghadapi
      memperbaiki masalah lebih cepat, menjaga kapasitas          tantangan untuk kembali pulih. Dari sisi internal, antara
      jumlah tim di lapangan, review implementasi Uang            lain belum kembalinya disiplin nasabah untuk hadir ke
      Pertanggungjawaban Sentra (UPS) di seluruh area             pertemuan rutin sentra serta kekompakan sentra yang
      Business Manager (BM) yang dilakukan secara periodik.       menurun.
      Tim Quality Assurance bertindak sebagai partner
      edukasi dan monitoring tim Mobile Marketing Sharia          Saat ini, BTPN Syariah terus berusaha menciptakan dan
      (MMS) dengan menjadi pendamping dalam proses                memastikan stabilisasi bisnis dengan berbagai program
      refreshement dan edukasi, serta penyesuaian proses          dimulai dari meningkatkan kedisiplinan nasabah,
      bisnis untuk penanganan daerah bermasalah telah             kekompakan sentra, serta program pemberdayaan
      dilaksanakan uji coba pelaksanaan collection melalui        untuk mendorong peningkatan usaha nasabah. Di
      Community Officer (CO) khusus.                              antaranya Bank melakukan upaya memperbaiki
                                                                  pelaksanaan konsep solidaritas yang merupakan salah
      Pencapaian Kinerja                                          satu aspek penting dalam pembiayaan kelompok,
      Kinerja keuangan BTPN Syariah pada tahun 2024               sehingga memotivasi nasabah melakukan pembayaran
      mengalami tantangan, terutama dalam mengelola               dengan adanya collective responsibility/peer pressure di
      risiko kredit pembiayaan terhadap segmen pra-inklusi        antara nasabah.
      keuangan produktif atau masyarakat berpenghasilan
      rendah yang dilayani. Perkembangan pemulihan
      perekonomian di segmen ini berjalan sangat lambat.


      Kinerja Operasional Perbankan Syariah Tahun 2024
      (bank only)

                           Uraian                     Satuan              2024               2023               2022
       Total Aset                                     (Rp Juta)        21.736.656         21.412.505          21.146.962
       Dana Pihak Ketiga                              (Rp Juta)        11.724.929         12.142.929          12.049.256
       Pembiayaan                                     (Rp Juta)        10.171.759         11.387.861          11.527.463



      (konsolidasi)

                           Uraian                     Satuan              2024               2023               2022
       Total Aset                                     (Rp Juta)        21.747.580         21.435.366          21.161.976
       Dana Pihak Ketiga                              (Rp Juta)        11.724.433         12.142.817          12.048.529
       Pembiayaan                                     (Rp Juta)        10.171.759         11.387.861          11.527.463



      Rencana Strategis 2025                                           2025 sesuai dengan Rencana Bisnis Bank, yaitu
      Pada tahun 2025, BTPN Syariah masih menghadapi                   memastikan konsistensi perbaikan kualitas
      tantangan ketidakpastian ekonomi global, maupun                  pembiayaan dan menahan slope penurunan
      perekonomian nasional yang dalam proses stabilisasi,             growth agar semakin mengecil, sehingga tercapai
      serta kondisi segmen masyarakat pra inklusi keuangan             keseimbangan yang optimal antara kualitas dan
      yang dilayani. Dalam kondisi tersebut, Bank memilih              pertumbuhan pembiayaan, demi mempertahankan
      untuk menstabilkan pembiayaan pra inklusi sambil                 dan menguatkan bisnis di segmen pra inklusi
      mendorong pertumbuhan masa depan melalui                         keuangan dengan tetap menjalankan prinsip kehati-
      sinergi strategis dan inovasi produk lanjutan, dengan            hatian yang baik.
      menekankan:                                                 2.   Sinergi untuk Pertumbuhan Masa Depan:
      1. Stabilisasi Pembiayaan Pra Inklusi: Menunjukkan               Menekankan pentingnya kolaborasi strategis
           komitmen Bank untuk memastikan capaian                      dengan SMBC Indonesia (Bank Induk) dan



134   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 137
                                                                                  Analisis dan Pembahasan Manajemen




                                                                       Korporasi
      perusahaan afiliasi lainnya untuk memperkuat                                                                              (Rp Juta)
      posisi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan
                                                                              Indikator          2024           2023          2022
      melalui pemanfaatan keahlian dan jaringan yang
                                                                        Penghasilan/(Beban)     2.765.734      2.774.433     2.671.778
      luas dan diversifikasi segmen bisnis.                             Bunga Bersih
3.    Eksplorasi Produk Lanjutan dan Baru: Fokus pada
                                                                        Pendapatan/(Beban)      (650.184)     (1.091.442)    (471.839)
      inovasi produk untuk memperkenalkan solusi yang                   Operasional Bersih
      lebih maju untuk segmen inklusi dan menciptakan                   Laba/(Rugi) Sebelum     2.115.550      1.682.971     2.199.928
      produk baru yang dapat mengakses segmen pasar                     Pajak Penghasilan
      yang lebih tinggi, serta memanfaatkan peluang-                    Laba/(Rugi) Bersih      1.721.497      1.372.131     1.773.463
      peluang baru di segmen syariah guna memperluas
      jangkauan dan dampak Bank.
                                                                       UMKM
                                                                                                                                (Rp Juta)
Sedangkan langkah-langkah strategis yang akan
ditempuh untuk mewujudkannya mengacu pada 4                                   Indikator          2024           2023          2022
(empat pilar) KSI:                                                      Penghasilan/(Beban)      648.122         538.814      647.051
                                                                        Bunga Bersih
                                                                        Pendapatan/(Beban)      (840.222)       (504.029)    (931.940)
 Pilar 1:     Memperkuat proses bisnis saat ini dengan perbaikan
                                                                        Operasional Bersih
              kualitas portofolio serta peningkatan layanan
              nasabah.                                                  Laba/(Rugi) Sebelum     (190.412)         36.527     (284.191)
                                                                        Pajak Penghasilan
 Pilar 2:     Mengembangkan Bisnis Baru melalui Sinergi dengan
              Induk dan Produk Lanjutan.                                Laba/(Rugi) Bersih      (154.945)         29.780     (229.099)
 Pilar 3:     Membangun Proses Operasional Excellence.
 Pilar 4:     Memperkuat Kapabilitas Organisasi.                       Penghimpunan Dana dan Treasury
                                                                                                                                (Rp Juta)

                                                                              Indikator          2024           2023          2022
PROFITABILITAS PER SEGMEN USAHA                                         Penghasilan/(Beban)     1.483.530      1.505.131     1.254.540
                                                                        Bunga Bersih

Kinerja profitabilitas per segmen usaha yang tercatat                   Pendapatan/(Beban)      (839.486)       (855.280)    (873.535)
                                                                        Operasional Bersih
oleh Bank disajikan dalam tabel berikut ini:
                                                                        Laba/(Rugi) Sebelum      648.374         643.106      376.503
                                                                        Pajak Penghasilan
Pembiayaan/Financing
                                                           (Rp Juta)    Laba/(Rugi) Bersih       527.605         524.326      303.516

        Indikator           2024          2023           2022
 Penghasilan/(Beban)       2.876.053               -             -     Syariah (Individu)
 Bunga Bersih                                                                                                                   (Rp Juta)

 Pendapatan/(Beban)       (2.595.597)              -             -            Indikator          2024           2023          2022
 Operasional Bersih
                                                                        Penghasilan/(Beban)     4.881.923      5.248.947     5.025.886
 Laba/(Rugi) Sebelum         287.723               -             -      Bunga Bersih
 Pajak Penghasilan
                                                                        Pendapatan/(Beban)     (3.513.725)    (3.878.191)   (2.751.452)
 Laba/(Rugi) Bersih          212.179               -             -      Operasional Bersih
                                                                        Laba/(Rugi) Sebelum     1.370.762      1.371.161     2.269.376
                                                                        Pajak Penghasilan
Retail Banking
                                                           (Rp Juta)    Laba/(Rugi) Bersih      1.072.722      1.071.723     1.768.665

        Indikator           2024          2023           2022
 Penghasilan/(Beban)       2.308.078     1.965.935      2.075.596      Syariah (Konsolidasi)
 Bunga Bersih                                                                                                                   (Rp Juta)

 Pendapatan/(Beban)       (2.142.038)   (1.752.782)    (1.661.435)            Indikator          2024           2023          2022
 Operasional Bersih
                                                                        Penghasilan/(Beban)     4.894.273      5.259.750     5.029.350
 Laba/(Rugi) Sebelum         167.269      213.998        415.677        Bunga Bersih
 Pajak Penghasilan
                                                                        Pendapatan/(Beban)     (3.543.618)    (3.880.680)   (2.748.898)
 Laba/(Rugi) Bersih          136.113      174.473        335.096        Operasional Bersih
                                                                        Laba/(Rugi) Sebelum     1.353.196      1.379.895     2.282.394
                                                                        Pajak Penghasilan
                                                                        Laba/(Rugi) Bersih      1.061.160      1.080.589     1.779.580




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024           135
Page 138
                                             Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan
      Kinerja Keuangan


                   Pada tahun 2024, Bank berhasil
                   membukukan laba bersih secara konsolidasi
                   yang diatribusikan kepada pemilik entitas
                   induk mencapai Rp2,8 triliun, lebih tinggi
                   19,3% dibandingkan tahun 2023.




136   LAPORAN TAHUNAN 2024                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 139
                                                                   Analisis dan Pembahasan Manajemen




Uraian kinerja keuangan PT Bank SMBC Indonesia Tbk        NERACA KEUANGAN
(“SMBC Indonesia”, “Bank”) disusun sesuai dengan
laporan keuangan konsolidasian yang telah mengikuti       Aset
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk tahun yang         Hingga akhir tahun buku 2024, total aset yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Laporan           dibukukan oleh SMBC Indonesia mencapai Rp241,1
tersebut juga menjadi bagian dari Laporan Tahunan ini.    triliun. Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp201,4
                                                          triliun, terjadi kenaikan 19,7%.
Laporan keuangan konsolidasi Bank posisi Desember
2024 telah memperhitungkan kinerja keuangan PT Oto        Kenaikan tersebut diakibatkan adanya peningkatan
Multiartha dan PT Summit Oto Finance yang telah Bank      dalam akun penempatan pada Bank Indonesia dan
akuisisi pada akhir Maret 2024. Kedua perusahaan          bank-bank lain, efek-efek, serta piutang pembiayaan
pembiayaan tersebut merupakan bagian dari OTO             yang disebabkan oleh adanya akuisisi atas entitas anak
Group yang mayoritas sahamnya kini dimiliki oleh Bank.    yang memiliki piutang pembiayaan. Pinjaman yang
                                                          diberikan dan pembiayaan/piutang syariah mencapai
                                                          Rp149,97 triliun, lebih rendah 4,2% dari tahun 2023
                                                          yang sebesar Rp156,6 triliun, terkait dengan lebih
                                                          rendahnya pembiayaan syariah di tengah situasi yang
                                                          penuh tantangan di segmen ultra mikro saat ini, di mana
                                                          anak usaha syariah fokus menjaga kualitas pembiayaan
                                                          dan lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan.

Perkembangan Aset
                                                                                                             (Rp Juta)

                              Uraian                             2024               2023              2022
 Kas                                                               1.379.647          1.428.683         1.747.461
 Giro pada Bank Indonesia                                          9.443.461          9.276.598        10.215.350
 Giro pada Bank-bank Lain                                          1.035.001           962.387          2.189.561
 Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank-bank Lain                12.694.705          8.961.654        21.885.214
 Efek-efek                                                        27.981.308         17.038.501        18.835.877
 Reverse Repo                                                        468.188                  -                    -
 Pinjaman yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang Syariah          149.971.995        156.561.297       146.123.516
 Piutang pembiayaan                                               29.432.622                  -                    -
 Aset Tetap – Net                                                  2.284.422          2.047.812         2.118.505
 Aset tak Berwujud – Net                                           2.809.116          1.089.384         1.076.738
 Aset lain-lain                                                    3.595.962          4.082.076         4.977.482
 Total Aset                                                      241.096.427        201.448.392       209.169.704



Aset Keuangan                                             Komponen terbesar dalam aset keuangan adalah
Aset keuangan SMBC Indonesia terdiri atas kas, giro       pinjaman yang disalurkan dan piutang pembiayaan.
pada Bank Indonesia, giro pada Bank lain, penempatan      Pada tahun 2024, total nilainya mencapai Rp179,4 triliun
pada Bank Indonesia dan bank lain, efek-efek, Reverse     atau 77,2% dari total aset keuangan.
Repo, tagihan derivatif, tagihan akseptasi dan pinjaman
yang disalurkan, serta piutang pembiayaan. Pada tahun     Penyaluran Kredit
buku 2024, total aset keuangan Bank tercatat Rp232,4      SMBC Indonesia mengelompokkan nasabah kredit
triliun, lebih tinggi 19,7%. Hal ini disebabkan oleh      menjadi 2 (dua) segmen: pertama growing business
peningkatan efek-efek sebesar 64,2%, peningkatan          yang mencakup korporasi dan komersial, pembiayaan
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank              syariah, UKM, Jenius Joint finance dan OTO SOF; dan
lain sebesar 41,7% serta piutang pembiayaan oleh          kedua transforming business yang mencakup retail
adanya akuisisi atas entitas anak yang memiliki piutang   lending dan mikro.
pembiayaan.

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024          137
Page 140
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      Hingga tahun 2024, total kredit dan piutang                Dari sisi segmentasi, sebagian besar realisasi
      pembiayaan yang disalurkan Bank mencapai Rp179,4           pendanaan diserap oleh segmen growing business yang
      triliun. Dibandingkan realisasi tahun 2023 yang            mencapai Rp155,5 triliun atau 86,7% dari total kredit.
      sebesar Rp156,6 triliun, mengalami kenaikan 14,6%.         Kredit kepada korporasi dan komersial merupakan
      Peningkatan kredit terutama didorong oleh peningkatan      komponen utama dalam segmen tersebut, yang pada
      pada segmen Joint Finance, Jenius, dan Mikro yang          tahun 2024 nilainya Rp98,9 triliun atau 63,6% dari total
      masing-masing naik 389%, 56%, dan 40%, dan                 kredit di segmen growing business.
      juga segmen Usaha Kecil dan Menengah naik 8%,
      serta adanya OTO dan SOF yang menambah tingkat
      penyaluran kredit di tahun 2024.



      Penyaluran Kredit Berdasarkan Segmen
                                                                                                                    (Rp Juta)

                                    Uraian                              2024               2023              2022

       Growing Business
       Korporasi dan Komersial                                           98.896.945        104.904.359        97.450.293
       Usaha Kecil dan Menengah                                          14.361.516         13.255.054        11.257.389
       Joint Finance                                                      5.565.442          1.138.955           145.699
       Pembiayaan/Piutang Syariah                                        10.171.759         11.387.861        11.527.463
       Jenius                                                             3.197.554          2.049.171           886.694
       Piutang Pembiayaan OTO SOF                                        23.294.807
       Transforming Business
       Pensiun                                                           21.980.167         22.403.012        23.989.672
       Mikro                                                              1.827.048          1.306.173           743.076
       Lain-Lain                                                            110.378           116.712            123.300
       Jumlah                                                           179.404.616        156.561.297       146.123.516


      Bank senantiasa menjaga kualitas kredit yang disalurkan sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko. Pada
      tahun 2024, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kotor ada di posisi 2,50%, lebih tinggi
      dibandingkan tahun 2023 yang berada di level 1,36%. Sementara untuk NPL bersih, ada di level 1,07%.




138   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 141
                                                                     Analisis dan Pembahasan Manajemen




Penyaluran Kredit Berdasarkan Kolektibilitas
                                                                                              (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)

                                 Uraian                            2024               2023                     2022
 Lancar                                                            140.484.471        147.614.238              138.614.738
 Dalam Perhatian Khusus                                              7.100.200          6.850.490                 5.433.369
 Total Kredit Tidak Bermasalah                                     147.584.671        154.464.728              144.048.107
 Kurang Lancar                                                         500.108           477.678                    567.953
 Diragukan                                                             319.920           118.169                    116.370
 Macet                                                               1.567.296          1.500.722                 1.391.086
 NPL                                                                 2.387.324          2.096.569                 2.075.409
 Total Kredit                                                      149.971.995        156.561.297              146.123.516
 NPL-Kotor                                                                1,60%              1,4%                      1,4%
 NPL-Bersih                                                               0,44%              0,4%                      0,4%
 LLP/NPL                                                              -164,3%             220,3%                    172,5%



Liabilitas
Total liabilitas SMBC Indonesia pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp186,4 triliun, lebih tinggi 16,4% dibandingkan
tahun 2023 yang sebesar Rp160,2 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman yang
diterima sebesar 58% yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan kredit dan juga meningkatkan rasio likuiditas
Bank serta kenaikan pinjaman yang diterima dampak dari akuisisi OTO SOF.

Selain itu, simpanan nasabah meningkat sebesar 13,7%. Sementara, efek-efek yang diterbitkan meningkat sebesar
1366%, yang sebagian besarnya disebabkan oleh penambahan utang obligasi sebagai dampak dari akuisisi entitas
anak dan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap I Tahun 2024 sebesar Rp355 miliar di
bulan Juli 2024 dan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024 sebesar Rp1,40
triliun.

Perkembangan Liabilitas
                                                                                                                      (Rp Juta)

                                 Uraian                            2024               2023                     2022
 Simpanan nasabah                                                  111.718.459         98.277.756              105.023.287
 Dana syirkah temporer                                               9.599.352          9.920.820                 9.843.261
 Simpanan dari bank-bank lain                                          757.714         10.814.638                   166.131
 Efek-efek yang diterbitkan                                          2.939.924           200.569                    200.134
 Pinjaman diterima                                                  49.413.885         31.204.497               44.911.606
 Liabilitas lain-lain                                               11.921.054          9.747.008                 9.612.261
 Total Liabilitas                                                  186.350.388        160.165.288              169.756.680


Simpanan Nasabah
Total simpanan nasabah (termasuk dana syirkah temporer) pada tahun 2024 mencapai Rp121,3 triliun, mengalami
kenaikan 12,1% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp108,2 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh
peningkatan tabungan dan deposito.

Sementara saldo CASA (Current Account and Saving Account) lebih rendah 3,3% dibandingkan tahun sebelumnya,
terutama dari nasabah korporasi. Dengan demikian, pada tahun 2024 ada di posisi 37,6% menurun dari 40,8% pada
akhir Desember 2023.

Sebagian besar dana nasabah Bank dalam bentuk deposito, yang pada tahun 2024 nilainya mencapai Rp75,7 triliun
atau 62,4% terhadap total simpanan. Sedangkan simpanan dalam bentuk giro 21,1% dan tabungan 16,5%




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024                  139
Page 142
                                                                          Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      Rincian Simpanan Nasabah (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
                                                                                                                      (Rp Juta)

                                       Uraian                             2024              2023               2022
       Giro                                                                25.585.492        26.628.683         23.765.802
       Tabungan                                                            20.004.408        17.558.817         16.396.199
       Deposito                                                            75.727.911        64.011.076         74.704.547
       Jumlah                                                             121.317.811       108.198.576        114.866.548



      Rincian Simpanan Nasabah Berdasarkan Mata Uang (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
                                                                                                                      (Rp Juta)

                                       Uraian                             2024              2023               2022
       Rupiah                                                              99.471.769        85.397.073         92.351.151
       Valuta Asing                                                        21.846.042        22.801.503         22.515.397
       Jumlah                                                             121.317.811       108.198.576        114.866.548



      Pinjaman Diterima
      Hingga akhir Desember 2024, pinjaman yang diterima Bank mencapai Rp49,4 triliun, lebih tinggi 58,4% dibandingkan
      tahun 2023 yang sebesar Rp31,2 triliun. Kenaikan pinjaman yang diterima dilakukan untuk mendukung pertumbuhan
      kredit dan juga meningkatkan rasio likuiditas Bank serta kenaikan pinjaman yang diterima dampak dari akuisisi OTO
      SOF.

      Ekuitas
      Komponen ekuitas terdiri atas modal saham, tambahan modal disetor, cadangan revaluasi aset tetap, dan lain-lain.
      Hingga berakhirnya tahun buku 2024, total ekuitas Bank mencapai Rp54,7 triliun, lebih tinggi 32,6% dibandingkan
      posisi tahun 2023 yang sebesar Rp41,3 triliun. Peningkatan tersebut sebagai hasil dari right issue yang dilakukan
      pada Triwulan I 2024 terkait akuisisi OTO SOF, selain juga dikontribusikan oleh peningkatan saldo laba

      Perkembangan Ekuitas
                                                                                                                      (Rp Juta)

                                       Uraian                             2024              2023               2022
       Modal Saham                                                           212.919            162.982           162.982
       Tambahan Modal Disetor                                              17.561.631        11.162.238         11.160.647
       Cadangan Revaluasi Aset Tetap                                         940.515            954.224           874.452
       Cadangan Pembayaran Berbasis Saham                                             -                -                    -
       Lindung Nilai Arus Kas                                                     9.266                -                    -
       Cadangan Nilai Wajar – Bersih                                             12.646            2.906              (7.704)
       Transaksi dengan Kepentingan Non-Pengendali                           (24.267)           (24.267)          (24.267)
       Saldo Laba (Dicadangkan & Tidak Dicadangkan)                        28.793.863        26.402.237         24.734.912
       Saham Treasuri                                                                 -        (254.695)         (255.147)
       Kepentingan Non-Pengendali                                           6.978.665         2.616.678          2.506.348
       Komponen Ekuitas Lainnya                                              260.801            260.801           260.801
       Total Ekuitas                                                       54.746.039        41.283.104         39.413.024




140   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 143
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




KINERJA LABA RUGI

Untuk tahun buku 2024, SMBC Indonesia berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasi yang diatribusikan
kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,8 triliun. Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp2,4 triliun, terjadi
peningkatan 19,3%. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan usaha akibatkan oleh
meningkatnya pendapatan usaha sebesar 27,1%.

Perkembangan Laba-Rugi
                                                                                                                   (Rp Juta)

                                 Uraian                              2024               2023               2022
 Pendapatan bunga                                                      23.588.335        18.815.673         15.898.376
 Beban Bunga                                                           (8.380.053)       (6.771.610)        (4.221.331)
 Pendapatan Bunga Bersih                                               15.208.282        12.044.063         11.677.045
 Pendapatan Operasional Lainnya                                         2.221.078         1.689.372          1.664.162
 Beban Operasional                                                    (13.325.343)      (10.272.400)        (8.683.531)
 Laba Tahun Berjalan – Sebelum Pajak                                    4.120.473         3.457.682          4.657.319
 Laba bersih tahun berjalan                                             3.216.240         2.682.484          3.629.564
 Laba Bersih (net profit after tax/NPAT) yang Diatribusikan kepada      2.812.986         2.358.334          3.095.701
 Pemilik Entitas Induk



Pendapatan Usaha
Total pendapatan usaha (pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya) Bank pada tahun 2024
mencapai Rp17,4 triliun, naik 26,9% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp13,7 triliun. Pendapatan bunga yang
merupakan komponen dari pendapatan usaha mengalami kenaikan dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga
dari kredit, penempatan aset likuid, seperti surat berharga dan pendapatan bunga bersih dari OTO SOF.

Selain itu, dari sisi pendapatan operasional lainnya/fee, peningkatan volume transaksi kartu kredit, peningkatan
penjualan produk bancassurance, cash management, dan trade memberikan kontribusi pada peningkatan
pendapatan fee Perseroan.

Di sisi lain, beban bunga pada tahun 2024 mengalami peningkatan. Kenaikan beban bunga tersebut disebabkan
meningkatnya biaya dana sejalan dengan tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya simpanan nasabah terutama
deposito. Secara keseluruhan, pendapatan bunga bersih mencapai Rp15,2 triliun, mengalami kenaikan sebesar
26,3% yoy dibandingkan posisi tahun sebelumnya, yang juga sejalan dengan margin bunga bersih (Net Interest
Margin/NIM) yang naik ke level 7,10% per Desember 2024 dari 6,45% pada Desember 2023.

Beban Usaha
Total beban usaha yang direalisasikan oleh Bank pada tahun 2024 mencapai Rp13,3 triliun. Dibandingkan tahun
2023 yang sebesar mencapai Rp10,3 triliun, terjadi kenaikan 29,7%. Terdapat kenaikan biaya kredit seiring dengan
masuknya biaya kredit OTO SOF paska akuisisi. Sementara, biaya operasional meningkat untuk mendukung
pertumbuhan volume bisnis dan inisiatif yang tengah digarap SMBC Indonesia.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024            141
Page 144
                                                                                     Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      ARUS KAS

      Kas dan setara kas Bank pada akhir tahun 2024 tercatat mencapai Rp26,2 triliun, lebih besar 11,5% dibandingkan
      tahun 2023 yang sebesar Rp23,5 triliun.

      Kinerja Arus Kas
                                                                                                                                 (Rp Juta)

                                       Uraian                                        2024              2023               2022
       Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi             10.829.769        (2.397.197)        (4.416.068)
       Arus Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Investasi          (16.764.391)          394.010          3.151.992
       Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan            8.624.877       (13.887.114)         9.056.776
       Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas dan Setara Kas                            4.759          (14.462)              3.376
       Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                                  2.690.255       (15.890.301)         7.792.700
       Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun                                            23.472.990        39.377.753         31.581.677
       Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                                           26.168.004        23.472.990         39.377.753




      Arus Kas untuk Aktivitas Operasi                                        Rasio Likuiditas
      Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada                   Kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek,
      tahun 2024 tercatat Rp10,8 triliun, mengalami kenaikan                  antara lain ditunjukkan melalui rasio likuiditas yang
      552% dibandingkan tahun 2023 yang minus Rp2,4                           tercermin pada Loan to Deposit Rasio (LDR), Loan to
      triliun.                                                                Funding Ratio (LFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR)
                                                                              dan Net Stable Funding Ratio (NSFR). Pada tahun
      Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                       2024, tingkat LDR Bank mencapai 147,0%, lebih tinggi
      Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi                      dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 142,7%.
      pada tahun 2024 mencapai minus Rp16,8 triliun.
      Dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp0,4 triliun,                     Sumber pendanaan Bank bukan hanya dari dana pihak
      terjadi penurunan 4355%.                                                ketiga, tetapi juga pinjaman yang sebagian besar dari
                                                                              perusahaan induk serta pinjaman dari bank lain dan
      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                       surat berharga yang diterbitkan. Rasio LCR dan NSFR
      Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan                      per 31 Desember 2024 adalah 253,71% dan 125,02%,
      pada tahun 2024 tercatat Rp8,6 triliun. Sementara pada                  berada di atas batas ketentuan yang ditetapkan oleh
      tahun 2023 minus Rp13,9 triliun.                                        OJK, yaitu sebesar 100%. Dengan demikian, secara
                                                                              keseluruhan tingkat likuiditas Bank sangat sehat.

      KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG                                                Rasio Solvabilitas
                                                                              Parameter lain terkait dengan kemampuan membayar
      SMBC Indonesia memiliki tingkat likuiditas dan                          utang adalah rasio permodalan yang diukur melalui
      solvabilitas yang sangat baik. Hal ini tercermin pada                   rasio solvabilitas. Bank senantiasa menjaga permodalan
      kemampuan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh                           yang sehat, antara lain dengan memenuhi rasio Capital
      tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran                      Adequacy Ratio (CAR) atau Kecukupan Penyediaan
      pokok utang ataupun beban bunga.                                        Modal Minimum (KPMM) sesuai dengan yang
                                                                              ditentukan oleh regulator. Rasio tersebut berguna untuk
      Indikator kemampuan Bank yang sangat baik dalam                         menutupi risiko-risiko kredit, pasar dan operasional.
      memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka
      panjang juga selaras dengan penilaian lembaga                           Pada tahun 2024, rasio KPMM Bank mencapai 30,0%,
      pemeringkat eksternal. PT Fitch Rating Indonesia                        lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2023 yang
      memberikan peringkat AAA (idn), outlook stabil dan F1+                  sebesar 29,9%. Pencapaian tersebut jauh di atas
      (idn). Sementara dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                     ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan
      (PEFINDO) idAAA (Triple A, outlook stabil).                             mencerminkan tersedianya ruang untuk pertumbuhan
                                                                              ke depan.




142   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 145
                                                                                 Analisis dan Pembahasan Manajemen




Kolektibilitas Kredit
Bank senantiasa menjaga kualitas aset produktif demi mempertahankan kinerja usaha yang berkualitas secara
berkesinambungan. Hal itu, antara lain ditunjukkan melalui tingkat kolektibilitas kredit, yang rinciannya diuraikan
melalui tabel di bawah ini.

Rincian Kolektibilitas Kredit
                                                                                                               (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)

                                 Uraian                                        2024                    2023                     2022
 Belum jatuh tempo                                                             140.454.478             147.614.238              138.614.738
 Tunggakan 1-90 hari                                                             7.130.193               6.850.490                 5.433.369
 Tunggakan >90 hari                                                              2.387.324               2.096.569                 2.075.409
 Jumlah kredit yang menunggak                                                    9.517.517               8.947.059                 7.508.778
 Jumlah kredit yang diberikan – kotor                                          149.971.995             156.561.297              146.123.516
 % Jumlah tunggakan terhadap jumlah kredit yang diberikan – kotor                     6,35%                   5,71%                    5,14%




SUKU BUNGA DASAR KREDIT

Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi
Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum, seluruh bank umum memiliki kewajiban untuk melaporkan dan
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK). Publikasi ini, antara lain untuk memberikan kejelasan dan
memudahkan nasabah dalam menimbang manfaat, biaya, dan risiko kredit yang ditawarkan.

Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik serta mendorong persaingan
yang sehat dalam industri perbankan. Bank mengelompokkan SBDK berdasarkan segmentasi kredit menjadi 4
(empat) kelompok, yaitu korporasi, ritel, mikro, dan konsumsi.

Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen Kredit

                                                        Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
      Periode Data:
                                  Kredit Non-UMKM                          Kredit UMKM                          KPR/            Non-KPR/
    31 Desember 2024
                               Korporasi        Ritel        Menengah         Kecil           Mikro             KPA             Non-KPA

 Suku Bunga Dasar                8,04%         9,99%           10,02%        15,43%           12,73%             N/A              12,74%
 Kredit (SBDK)




STRUKTUR MODAL                                                          Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam
                                                                        mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR
Kebijakan Struktur Modal                                                secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
Kebijakan untuk menjaga kecukupan modal merupakan                       risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat
upaya agar Bank dapat mendukung pertumbuhan                             yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah
usaha sekaligus melindungi Bank dari gejolak pasar.                     ditetapkan oleh pihak regulator.
Kebijakan ini diterapkan melalui keseimbangan antara
efisiensi modal serta tingkat pengembalian investasi                    Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko
pemegang saham, dengan menjaga tersedianya modal                        operasional dengan menggunakan metode Pendekatan
tambahan yang mencukupi guna menutupi potensi                           Standar (SA). Berdasarkan metode tersebut, Bank
risiko yang dihadapi.                                                   mengalokasikan modal minimum untuk risiko
                                                                        operasional berdasarkan perkalian antara Komponen
Sehubungan dengan proses yang dilakukan Bank untuk                      Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian
menetapkan kecukupan modal (ICAAP), Bank telah                          Internal (FPKI).
menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank
juga terus memastikan tersedianya modal yang cukup
sejalan dengan profil risikonya.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024                  143
Page 146
                                                                         Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank           Selain kebutuhan untuk memenuhi modal minimum
      menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan         berdasarkan profil risiko, Bank juga berkewajiban untuk
      OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar.                menyediakan tambahan modal penyangga (buffer)
                                                                 dengan rincian: (1) Capital Conservation Buffer, (2)
      Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.         Countercyclical Buffer, dan (3) Capital Surcharge untuk
      11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal         Domestic Systemically Important Bank (D-SIB).
      Minimum Bank Umum berikut Peraturan Otoritas Jasa
      Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan             Rincian Struktur Modal
      pertama dari POJK No. 11/ POJK.03/2016 dan                 Hingga akhir tahun buku 2024, total modal Bank
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/2022 tentang       mencapai Rp49,2 triliun, lebih tinggi 19,5%
      perubahan kedua dari POJK No. 11/ POJK.03/2016,            dibandingkan posisi tahun 2023 yang sebesar Rp41,2
      Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai                triliun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya saldo laba
      dengan profil risiko. Penyediaan modal minimum             ditahan sehingga saldo modal inti meningkat
      Bank berdasarkan profil risiko yang berlaku saat ini
      adalah 9% sampai dengan kurang dari 10% dari Aset          Rincian struktur modal Bank diuraikan melalui tabel di
      Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).                          bawah ini



      Perkembangan Struktur Modal
                                                                                                    (Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)

                                       Uraian                           2024               2023                      2022
       Modal Tier 1                                                       44.187.414        36.613.893                34.966.039
       Modal Tier 2                                                        4.995.432         4.543.487                  4.626.967
       Total Modal                                                        49.182.846        41.157.380                39.593.006
       Aset Tertimbang Menurut Risiko:
       •   Risiko Kredit                                                 151.246.559       125.294.554               121.057.375
       •   Risiko Kredit dan Operasional                                 161.976.039       135.795.396               144.374.143
       •   Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar                         163.826.500       137.651.897               145.091.415
       Rasio Kecukupan Modal:
       •   Risiko Kredit                                                       32,5%              32,8%                     32,7%
       •   Risiko Kredit dan Operasional                                       30,3%              30,3%                     27,4%
       •   Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar                               30,0%              29,9%                     27,3%




      IKATAN MATERIAL TERKAIT INVESTASI BARANG MODAL

      SMBC Indonesia tidak memiliki ikatan/komitmen yang material terkait investasi barang modal.




144   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 147
                                                                       Analisis dan Pembahasan Manajemen




REALISASI INVESTASI BARANG MODAL

Realisasi Investasi Barang Modal Tahun 2024
                                                                                                                (Rp Juta)

              Nama Barang Modal                    Tujuan Investasi                         Nilai Investasi
 Aset Tetap                           Keperluan kantor                                          246.246
 Aset Tak Berwujud                    Pengembangan piranti lunak                                334.594
 Jumlah                                                                                         580.840




INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL                                  Di tahun 2024, tren penurunan suku bunga global dan
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL                                  domestik sudah dimulai sejalan dengan penurunan
LAPORAN                                                       inflasi. Demikian pula dengan Bank Indonesia terus
                                                              mengarahkan suku bunga BI-Rate secara konsisten
Pada tanggal 28 Januari 2025, Bank telah melakukan            untuk mencapai sasaran inflasi tahun 2024.
pembayaran pinjaman Internasional Finance
Corporation (IFC) tahun 2019 sebesar Rp1.364.600 juta,        Pada bulan September 2024, Bank Indonesia
ekuivalen USD100.000.000 (nilai penuh).                       memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI-Rate
                                                              sebesar 25 bps menjadi 6,0%. Penurunan BI-Rate ini
Pada tanggal 31 Januari 2025, Bank telah melakukan            konsisten dengan langkah pre-emptive dan forward
pembayaran pinjaman kepada SMBC Singapura                     looking agar inflasi pada 2024 dan 2025 tetap
sebesar USD225.000.000 (nilai penuh), ekuivalen               terkendali dalam sasaran 2,5±1%. Bank Indonesia juga
Rp3.667.500 juta.                                             memandang masih terdapat ruang bagi penurunan
                                                              BI-Rate lebih lanjut dengan rendahnya inflasi dan juga
                                                              perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi
TARGET, REALISASI, DAN PROYEKSI                               yang berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2024, perubahan yang cepat                    Namun, hasil Pemilihan Umum di AS dan ketegangan
mewarnai dinamika perekonomian global, disertai               geopolitik yang berlanjut di Timur Tengah memunculkan
dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi memberikan          efek negatif pada pasar keuangan dan mengubah
tantangan pada perekonomian Indonesia. Ketegangan             kebijakan moneter bank sentral. Penurunan FFR dan
politik global yang masih tinggi pada awal tahun 2024         suku bunga bank sentral lainnya diprakirakan akan lebih
akibat berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, makin              kecil dibandingkan prakiraan sebelumnya. Kebijakan
meningkat setelah serangan Israel ke Palestina.               fiskal AS yang lebih ekspansif mendorong yield US
                                                              Treasury tetap tinggi, baik pada tenor jangka pendek
Menjelang akhir tahun 2024, terpilihnya kembali               maupun jangka panjang. Penguatan mata uang dolar
Presiden Trump di Amerika Serikat (AS) dengan                 AS secara luas terus berlanjut disertai berbaliknya
kebijakan America First kembali meningkatkan                  preferensi investor global dengan memindahkan alokasi
ketidakpastian global. Kebijakan ini berpotensi               portofolionya kembali ke AS. Hal ini meningkatkan
mengubah lanskap geopolitik dan perekonomian dunia.           tekanan pelemahan berbagai mata uang dunia
Berbagai perkembangan terkait hasil Pemilihan Umum            dan menahan aliran masuk modal asing ke negara
di AS ini telah berisiko meningkatkan fragmentasi             berkembang.
perdagangan dan investasi dunia, menurunkan
pertumbuhan ekonomi dunia, dan kemudian makin                 Di tengah kondisi eksternal yang dinamis, penerapan
meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global.            strategi dan kebijakan strategis yang tepat telah
                                                              menghasilkan kinerja usaha SMBC Indonesia yang baik,
Kinerja ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan                Pada tahun 2024, Bank berhasil mencatatkan kenaikan
ketahanan yang kuat dalam mengatasi dampak                    pendapatan operasional (konsolidasi) sebesar 27,1%
rambatan global, dengan pertumbuhan ekonomi                   (yoy), menjadi Rp17,5 triliun. Kinerja tersebut didukung
Indonesia untuk tahun 2024 tercatat sebesar 5,03%             oleh pendapatan bunga bersih dengan kenaikan 26,3%
(yoy), terutama disumbang oleh permintaan domestik            (yoy) menjadi Rp15,2 triliun, yang berasal dari kenaikan
sejalan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan                pendapatan bunga dari kredit, pendapatan dari
tetap baiknya investasi.                                      penempatan aset likuid seperti surat berharga, serta
                                                              pendapatan bunga bersih dari OTO SOF. Pertumbuhan
                                                              pendapatan juga dikontribusikan oleh peningkatan
                                                              pendapatan fee dari kartu kredit, asuransi dan cash



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024           145
Page 148
                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      management sebagai hasil peningkatan volume               kredit dan biaya operasional yang lebih rendah dari
      transaksi kartu debit dan kredit, serta peningkatan       target. Rasio kecukupan modal tercatat sebesar 30,0%
      pendapatan dari komisi asuransi yang mayoritas            lebih tinggi dari target yang ditetapkan. NPL (gross)
      dihasilkan atas peningkatan kredit di pension business    Bank tercatat sebesar 2,5% meningkat dibandingkan
      dan juga peningkatan fee based income dari produk         tahun 2023 yang sebesar 1,4%, dan lebih tinggi dari
      asuransi di wealth management business.                   target yang ditetapkan.

      Kinerja keuangan Bank secara konsolidasi dipengaruhi      Perbandingan antara Target dan Realisasi
      oleh biaya kredit yang naik 28,8% (yoy) menjadi sebesar                  Uraian                Target 2024   Realisasi 2024
      Rp3,9 triliun dan peningkatan beban operasional            Struktur Modal                          >22%          30,0%
      sebesar 24,8% menjadi Rp9,0 triliun. Biaya-biaya           (Rasio Kecukupan Modal)
      tersebut berasal dari pertumbuhan volume usaha dan         Laba Bersih yang Diatribusikan      >10% yoy        19% yoy
      inisiatif yang sedang dikerjakan SMBC Indonesia serta      kepada Pemilik Entitas Induk

      perhitungan biaya kredit dan operasional dari OTO SOF      Pertumbuhan Kredit                      >20%          14,6%
      seiring dengan pertumbuhan bisnis.                         Pertumbuhan Simpanan                    >10%          12,1%

                                                                 ROA                                    >1,5%            1,8%
      Dinamika perekonomian global dan domestik di atas
                                                                 ROE                                      >6%            6,8%
      sedikit banyak berdampak pada kondisi usaha. Di
                                                                 NPL (gross)                              <2%            2,5%
      tengah situasi yang penuh tantangan di segmen ultra
      mikro saat ini, anak usaha syariah fokus menjaga
      kualitas pembiayaan dan lebih selektif dalam              Proyeksi Tahun 2025
      menyalurkan pembiayaan. Di sektor pembiayaan              Untuk tahun 2025, Bank telah menyiapkan proyeksi
      otomotif, terdapat tantangan bisnis akibat kondisi        atau target usaha dengan memperhatikan kondisi
      pasar otomotif yang kurang kondusif dipengaruhi oleh      lingkungan usaha (baik eksternal maupun internal),
      menurunnya daya beli masyarakat, khususnya kelas          prinsip kehati-hatian, penerapan manajemen risiko yang
      menengah yang menjadi target segmen penjualan mobil       kualitasnya terus ditingkatkan dan azas perbankan
      baru.                                                     yang sehat. Bank juga telah mempertimbangkan
                                                                ketidakpastian global yang tetap tinggi dan dinamika
      Sementara, dinamika suku bunga dan persaingan             suku bunga di tahun 2025. Ketahanan pertumbuhan
      ketat dalam mendapatkan aset berkualitas di mana          ekonomi Indonesia di tengah risiko ketidakpastian
      kondisi market sangat kompetitif memberikan pengaruh      global akan menjadi dasar yang kuat untuk mencapai
      pada lebih rendahnya pencapaian kredit korporasi          target pertumbuhan ekonomi domestik dan penyaluran
      dan komersial. Sehingga di tahun 2024, Bank SMBC          pinjaman diharapkan dapat terus tumbuh.
      Indonesia membukukan pertumbuhan kredit sebesar
      14,6% yoy, tumbuh dibawah target yang ditetapkan,         Bank menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran
      yaitu mencapai di atas 20%.                               8-10% dengan terus menjaga kualitas kredit, dan
                                                                didukung dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga
      Simpanan nasabah tumbuh sebesar 12,1% yoy, dengan         yang sehat, untuk menghasilkan profitabilitas yang
      pencapaian 97% dari target. Saldo deposito tumbuh         berkesinambungan, dengan menjaga NIM yang sehat
      sebesar 18,3% yoy sementara saldo CASA tumbuh             dan dengan terus menjaga tingkat permodalan CAR
      sebesar 3,2% yoy.                                         yang kuat di atas 24%.

      Hingga akhir tahun buku 2024. SMBC Indonesia                                      Indikator                     Target
      membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi           NIM                                                    5-6%
      yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas
                                                                 Struktur Modal (Rasio Kecukupan Modal)                 >24%
      Induk sebesar Rp2,8 triliun, naik 19,3% dibandingkan
                                                                 ROA                                                   >1,5%
      tahun 2023 yang sebesar Rp2,4 triliun. Sementara
      dibandingkan dengan target, pencapaiannya 105%.            ROE                                                     >6%
                                                                 NPL (gross)                                           2-2.5%
      Tingkat pengembalian aset (ROA) serta tingkat              Kebijakan Dividen (keputusan akhir akan               ≥ 20%
      pengembalian ekuitas (ROE) lebih tinggi dari target        diputuskan dalam RUPST berdasarkan kinerja
                                                                 Bank)
      yang ditetapkan sehubungan dengan lebih tingginya
      pencapaian Laba dikarenakan biaya pencadangan



146   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 149
                                                                    Analisis dan Pembahasan Manajemen




PROSPEK USAHA                                              Kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran
                                                           terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan
Pada tahun 2025, divergensi ekonomi dunia                  ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan Insentif
diprakirakan akan berlanjut dengan ketidakpastian          Likuiditas Makroprudensial (KLM) ditingkatkan untuk
global yang tetap tinggi. Perekonomian Amerika             lebih mendorong kredit/pembiayaan perbankan
Serikat (AS) diprakirakan tetap kuat ditopang oleh         kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan
konsumsi rumah tangga seiring upah dan produktivitas       penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program
yang tinggi serta perbaikan investasi. Sementara itu,      Asta Cita Pemerintah. Kebijakan sistem pembayaran
ekonomi Eropa, Tiongkok, dan Jepang masih lemah            juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan,
dipengaruhi permintaan domestik yang belum kuat            khususnya sektor perdagangan dan UMKM, dengan
serta kinerja eksternal yang menurun sejalan dengan        memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur
perekonomian global yang melambat dan dampak dari          industri pembayaran, serta memperluas akseptasi
implementasi kenaikan tarif impor oleh AS. Dengan          digitalisasi sistem pembayaran. Bank Indonesia
perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi dunia           memproyeksikan pertumbuhan kredit di kisaran
2025 diprakirakan sebesar 3,2%.                            11–13% pada 2025.

Di sisi lain, ketidakpastian pasar keuangan global tetap   Di tengah ketidakpastian global yang tetap tinggi,
tinggi dipengaruhi kebijakan tarif impor AS yang lebih     dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi
cepat dan luas dari prakiraan serta arah kebijakan bank    dan kredit industri perbankan, SMBC Indonesia akan
sentral AS. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS yang        fokus untuk menumbuhkan penyaluran kredit dengan
tinggi berdampak pada ekspektasi Federal Funds Rate        menetapkan risk appetite yang sejalan dengan tujuan
(FFR) yang lebih terbatas. Kebijakan fiskal AS yang        yang diperlukan dan melalui value chain, menumbuhkan
lebih ekspansif mendorong yield US Treasury tetap          basis pelanggan ritel dengan mengoptimalkan saluran
tinggi, meskipun sedikit menurun akibat meningkatnya       distribusi, serta kolaborasi lintas lini bisnis dan
permintaan investor global terhadap US Treasury.           kemitraan strategis dengan ekosistem pasar serta
                                                           optimalisasi sinergi dengan anak perusahaan SMBC
Perkembangan tersebut menyebabkan besarnya                 Indonesia dan grup SMBC. Bank juga akan melanjutkan
preferensi investor global untuk menempatkan               strategi pertumbuhan CASA serta peningkatan fee-
portofolionya ke AS. Indeks mata uang dolar AS             based income antara lain melalui foreign exchange,
masih tinggi dan menekan berbagai mata uang                solusi digital dan wealth management melalui Jenius
dunia. Ketidakpastian global yang tetap tinggi terus       untuk nasabah retail, trade dan cash management untuk
memerlukan respons kebijakan yang kuat sehingga            nasabah korporasi serta transaksi fee-based lainnya.
dapat memitigasi dampak rambatannya untuk menjaga
stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi
domestik.                                                  DIVIDEN

Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi           Kebijakan Dividen
Indonesia di tahun 2025 dalam kisaran 4,7-5,5%.            Penetapan pembagian dividen Bank ditentukan oleh
Prospek ini dipengaruhi oleh prakiraan peningkatan         Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan
investasi, terutama investasi non-bangunan. Sementara      tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan
itu, konsumsi rumah tangga perlu didorong sehingga         kecukupan saldo laba ditahan, peraturan perundang-
dapat makin menopang permintaan domestik. Dari             undangan yang berlaku seperti persyaratan modal
eksternal, berbagai upaya untuk memperkuat ekspor          jangka panjang dan jangka pendek, serta ekspektasi
perlu terus ditingkatkan guna memitigasi dampak            pertumbuhan Bank dan kondisi pasar.
melambatnya permintaan negara-negara mitra dagang
utama.                                                     Secara prosedur, usulan pembagian dividen diajukan
                                                           oleh Direksi kepada Direktur Utama dan disetujui oleh
Pada bulan Januari 2025, BI menurunkan BI rate             Dewan Komisaris. Selanjutnya, usulan tersebut dibawa
menjadi sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility         ke dalam RUPS Tahunan untuk disetujui oleh Pemegang
dan Lending Facility menjadi 5,00% dan 6,50%, dan          Saham.
rapat Dewan Gubernur BI pada bulan Februari 2025
memutuskan untuk mempertahankan BI rate tersebut.          Realisasi Dividen
Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga               Selaras dengan fundamental Perseroan yang solid
prakiraan inflasi 2025 tetap terkendali dalam sasaran      sepanjang tahun 2022 paska merger, RUPST Bank
2,51%, stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan        SMBC Indonesia menyetujui untuk melakukan
fundamental di tengah ketidakpastian global yang masih     pembagian dividen untuk pertama kalinya sejak
tinggi, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi.           RUPST tahun 2018 seiring komitmen Perseroan untuk



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024      147
Page 150
                                                                                        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      senantiasa memberikan nilai tambah berkesinambungan kepada segenap pemegang saham sekaligus apresiasi
      kepada pemegang saham yang selama ini mendukung serta menjaga hubungan baik dengan Bank SMBC Indonesia.
      Pembayaran dividen secara lengkap dipenuhi pada bulan April 2024.

                                             Tanggal                 Dividen yang            Dividen per Lembar          Rasio Dividen terhadap
        Tahun Buku       Tahun Dividen
                                           Pembayaran             Dibagikan (Rp juta)            Saham (Rp)                 Laba Bersih (%)
             2023            2024          19 April 2024                 471.667                     44,30                           20
             2022            2023           11 Mei 2023                  619.140                     76,85                           20




      KOMPENSASI JANGKA PANJANG: PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN
      DAN MANAJEMEN

      Bank menjalankan program kepemilikan saham bagi karyawan pada tahun 2016. Program ini merupakan salah satu
      bentuk kompensasi jangka panjang. Seluruh rangkaian program telah direalisasikan secara bertahap dan berakhir
      pada tahun 2021.

      Bank juga memberikan remunerasi yang bersifat variabel kepada Direksi dan Board of Management dalam bentuk
      saham sebagaimana diatur dalam POJK No. 45/POJK.03/2015.



      REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM

      Rencana dan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Bank tidak ada yang mengalami perubahan
      dibandingkan saat penerbitan. Rincian penerbitan hasil penawaran umum Bank serta realisasi pemanfaatan dananya
      diuraikan dalam tabel di bawah ini.

      Penerbitan Obligasi Tahun Buku
                                Nama Obligasi                                 Nominal (Rp)          Tanggal Penerbitan     Tanggal Jatuh Tempo
       Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan              114.755.000.000            8 Juli 2024                5 Juli 2027
       Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri A
       Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan              240.305.000.000            8 Juli 2024                5 Juli 2029
       Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri B
       Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia           429.910.000.000        18 Desember 2024         17 Desember 2027
       dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri A
       Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia           966.505.000.000        18 Desember 2024         17 Desember 2029
       dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri B



      Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
                                                                                                                                              (Rp Juta)

                                                           Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum      Realisasi Penggunaan Dana         Sisa Dana
                                            Tanggal       Jumlah Hasil      Biaya                 Rencana              Realisasi          Hasil
       No.     Jenis Penawaran Umum
                                             Efektif       Penawaran      Penawaran Hasil Bersih Penggunaan           Penggunaan       Penawaran
                                                             Umum           Umum                    Dana                 Dana            Umum

        1     Obligasi Berkelanjutan V    27 Juni             355.060         3.993      351.067        351.067          351.067                  0
              Bank BTPN Tahap I Tahun     2024
              2024 (seri A dan seri B)
        2     Penambahan Modal            19 Februari       6.731.741        29.466     6.702.275     6.702.275        6.702.275                  0
              Dengan Memberikan Hak       2024
              Memesan Efek Terlebih
              Dahulu II
        3     Obligasi Berkelanjutan V    27 Juni           1.396.415         4.271     1.392.144     1.392.144             260           1.391.884
              Bank SMBC Indonesia         2024
              Tahap II Tahun 2024
              (seri A dan seri B)



148   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 151
                                                                                    Analisis dan Pembahasan Manajemen




Rincian Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
                                                                                                                                     (Rp Juta)

              Jenis Penawaran                     Realisasi Pemberian Kredit                Kegiatan Usaha                   Nilai Nominal
 Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I                   A                    Multifinance                                  Rp351.067
 Tahun 2024 (seri A dan seri B)
 Penambahan Modal Dengan Memberikan                  Akuisisi OTO & SOF            Pembiayaan Kendaraan Bermotor               Rp6.550.743
 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
                                                              B                    Pertambangan Gas Alam                         Rp151.531
 Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap II                  C                    Perdagangan Besar & Eceran                        Rp260
 Tahun 2024 seri B




INFORMASI MATERIAL TERKAIT                                                 TRANSAKSI MATERIAL YANG
INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI,                                            MENGANDUNG BENTURAN
AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI                                              KEPENTINGAN DAN/ATAU TRANSAKSI
UTANG/MODAL                                                                DENGAN PIHAK AFILIASI/BERELASI

Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi 51%                          Transaksi Material yang Mengandung
saham biasa (saham seri B) PT Oto Multiartha dengan                        Benturan Kepentingan
nominal pembelian sebesar Rp3.926.955 juta dan 51%                         Selama tahun 2024, tidak terdapat Transaksi Material
saham biasa (saham seri B) PT Summit Oto Finance                           antara SMBC Indonesia dengan anggota Dewan
dengan imbalan pembelian dengan nominal sebesar                            Komisaris, anggota Direksi yang mengandung benturan
Rp2.623.788 juta.                                                          kepentingan.

Informasi terkait dengan transaksi akuisisi ini diuraikan                  Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau
lebih rinci pada laporan keuangan yang telah diaudit,                      Berelasi
pada Catatan 1f atas laporan keuangan konsolidasian                        Pencatatan transaksi pihak berelasi SMBC Indonesia
yang juga terdapat dalam Laporan Tahunan ini.                              telah sesuai dengan PSAK No. 224 mengenai
                                                                           “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.” Penjelasan
                                                                           tentang rincian transaksi tersebut hingga periode yang
                                                                           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 diuraikan
                                                                           dalam tabel di bawah ini.

Realisasi Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
                  Pihak Berelasi                             Sifat Hubungan                                Sifat Transaksi
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Tokyo          Pemegang saham pengendali            Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
                                                                                          transaksi derivatif; liabilitas akseptasi
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura      Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
                                                                                          liabilitas akseptasi; pinjaman yang diterima;
                                                                                          pinjaman subordinasi; transaksi derivatif
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang         Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
 Hong Kong                                                                                transaksi derivatif
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation Bank            Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain
 International plc, London
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang         Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain
 Dusseldorf
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Malaysia       Perusahaan afiliasi                  Simpanan dari bank lain
 Berhad
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Bangkok        Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
                                                                                          transaksi derivatif
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Seoul          Perusahaan afiliasi                  Efek-efek
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New York       Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New Delhi      Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain
 Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Osaka          Perusahaan afiliasi                  Giro pada bank lain
 PT SMFL Leasing Indonesia                           Perusahaan afiliasi                  Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
                                                                                          transaksi derivative; penyertaan saham
 PT INA Sekuritas Indonesia                          Perusahaan afiliasi                  Simpanan nasabah
 (dahulu Bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia)
 PT SBCS Indonesia                                   Perusahaan afiliasi                  Simpanan nasabah
 Personil manajemen kunci                            Direktur, Komisaris dan pejabat      Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
                                                     eksekutif                            pembayaran kompensasi dan remunerasi,
                                                                                          imbalan pascakerja


  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024             149
Page 152
                                                                      Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Tinjauan Kinerja Keuangan




      Alasan Dilakukannya Transaksi                            Pernyataan Direksi bahwa Transaksi
      Aktivitas transaksi dengan pihak-pihak berelasi          telah Memenuhi Prosedur Memadai
      terutama dilakukan untuk kepentingan dan                 dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku
      keberlanjutan bisnis SMBC Indonesia yang berkaitan       Umum
      dengan pinjam-meminjam dana dalam kegiatan usaha,        Pernyataan Direksi terkait dengan transaksi afiliasi,
      menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara      antara lain mengacu pada Peraturan OJK Nomor
      rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.                 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                                                               Transaksi Benturan Kepentingan. Selaras dengan
      Nilai Transaksi Pihak Berelasi                           ketentuan tersebut, Direksi menyatakan bahwa seluruh
      Rincian saldo transaksi dengan pihak berelasi telah      transaksi afiliasi yang dilaksanakan oleh Bank sebagai
      diungkapkan pada Catatan 40 Laporan Keuangan             bagian dari kegiatan usaha, telah memenuhi prosedur
      Konsolidasian 31 Desember 2024 yang merupakan            yang berlaku dan memadai.
      bagian dari Laporan Tahunan ini.
                                                               Peran Dewan Komisaris dan Komite
      Kebijakan Penelaahan dan Persetujuan                     Audit untuk Memastikan Transaksi
      Transaksi                                                Dilakukan sesuai Praktik Bisnis yang
      SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan di bidang        Berlaku umum, yang antara lain
      penelaahan dan persetujuan transaksi dengan              Dilakukan dengan Memenuhi Prinsip
      pihak berelasi/afiliasi, yang antara lain merujuk pada   Transaksi yang wajar (Arms-Length
      Peraturan OJK Nomor 32/POJK.03/2018 tentang Batas        Principle)
      Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana            Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Komite Audit
      Besar Bagi Bank Umum serta perubahannya, yakni           selalu melakukan review terhadap kegiatan usaha
      POJK Nomor 38/OJK.03/2019.                               Bank, terutama di bidang keuangan termasuk transaksi
                                                               dengan pihak afiliasi/berelasi. Dewan Komisaris
      Dalam regulasi tersebut ditegaskan: (1) Bank dilarang    mendapatkan laporan sebagai bagian dari fungsi
      memberikan Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait          pengawasan sekaligus untuk memastikan bahwa
      yang bertentangan dengan prosedur umum Penyediaan        transaksi afiliasi dilakukan dengan memenuhi prinsip
      Dana. (2) Bank dilarang memberikan Penyediaan            transaksi yang wajar.
      Dana kepada Pihak Terkait tanpa persetujuan Dewan
      Komisaris Bank. (3) Bank dilarang membeli aset           Dewan Komisaris menilai bahwa transaksi yang
      berkualitas rendah dari pihak terkait.                   dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2024 telah
                                                               memenuhi unsur kepatuhan terhadap regulasi, antara
      Uraian di bawah ini juga menjadi bagian dalam proses     lain Surat Edaran OJK Nomor 42/POJK.04/2020.
      penelaahan dan pemberian persetujuan terhadap
      transaksi berelasi/afiliasi.                             Rujukan dalam Laporan Keuangan
                                                               Informasi terkait dengan transaksi dengan pihak afiliasi/
      Kewajaran, Mekanisme Review dan                          berelasi ini diuraikan lebih rinci pada laporan keuangan
      Pemenuhan Peraturan Transaksi dengan                     yang telah diaudit, pada Catatan 40 atas laporan
      Pihak Afiliasi                                           keuangan konsolidasian yang juga terdapat dalam
      Bank telah memiliki kebijakan untuk memberikan           Laporan Tahunan ini.
      persetujuan sebagai mekanisme review terhadap
      transaksi dengan pihak yang berelasi. Transaksi
      tersebut dilakukan secara adil dan wajar sesuai dengan   PERUBAHAN PERATURAN
      ketentuan dan peraturan yang berlaku. Transaksi          PERUNDANG-UNDANGAN YANG
      dengan pihak berelasi juga memiliki persyaratan dan      BERPENGARUH SIGNIFIKAN
      kondisi yang sama dengan yang berlaku bagi pihak
      ketiga.                                                  Pada tahun 2024, terdapat beberapa peraturan baru
                                                               yang telah terbit dan dapat memberikan pengaruh
      Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi karena    terhadap kegiatan usaha SMBC Indonesia dan entitas
      hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua        anak, di antaranya:
      transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan
      dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati
      bersama.



150   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 153
                                                                                Analisis dan Pembahasan Manajemen




                                                                                                              Dampak terhadap
 No.                  Peraturan                                 Pokok Peraturan                               Laporan Keuangan
                                                                                                                  (jika ada)
  1.   PBI No 2 Tahun 2024 tentang Keamanan     Ruang lingkup pengaturan dan Pengawasan                Tidak memiliki dampak yang
       Sistem Informasi dan Ketahanan Siber     Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber          signifikan terhadap laporan
       Bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran,    antara lain:                                           keuangan untuk periode berjalan
       Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta       • Tata Kelola                                          atau periode tahun sebelumnya
       Asing serta Pihak Lain yang Diatur dan   • Pencegahan
       Diawasi oleh Bank Indonesia              • Penanganan
                                                • Pengawasan
                                                • Kolaborasi
  2.   PBI No 6 Tahun 2024 tentang Pasar Uang   Prinsip dasar pengaturan, pengembangan dan             Tidak memiliki dampak yang
       dan Pasar Valuta Asing                   pengawasan sasaran Pasar Uang dan Pasar Valuta         signifikan terhadap laporan
                                                Asing meliputi :                                       keuangan untuk periode berjalan
                                                • Mempertimbangkan praktik secara                      atau periode tahun sebelumnya
                                                    internasional
                                                • Digitalisasi data dan informasi
                                                • Mengintegrasikan perspektif inklusi dan
                                                    Keuangan berkelanjutan
                                                • Bersifat efektif, efisien dan bertata kelola yang
                                                    baik; dan
                                                • Mendorong sinergi dan peningkatan inovasi.
  3.   PADG No 2 Tahun 2024 tentang Dealer      Bank yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dapat         Tidak memiliki dampak yang
       Utama                                    menjadi dealer utama (primary dealer) dengan           signifikan terhadap laporan
                                                memenuhi kriteria dealer utama (primary dealer)        keuangan untuk periode berjalan
                                                yang ditetapkan dan memperoleh persetujuan dari        atau periode tahun sebelumnya
                                                Bank Indonesia.
  4.   POJK No 15 Tahun 2024 tentang            •   Kewajiban proses Pelaporan Keuangan yang           Tidak memiliki dampak yang
       Integritas Pelaporan Keuangan Bank           Berintegritas.                                     signifikan terhadap laporan
                                                •   Larangan melakukan rekayasa keuangan bagi          keuangan untuk periode berjalan
                                                    Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas           atau periode tahun sebelumnya
                                                    Syariah dan Pejabat Eksekutif.
                                                •   Penetapan dan penerapan kebijakan dan
                                                    prosedur pengendalian internal dalam proses
                                                    pelaporan Keuangan.
                                                •   Pembentukan unit kerja khusus
  5.   POJK No 30 Tahun 2024 tentang            Pengaturan dan pengawasan terhadap Lembaga             Tidak memiliki dampak yang
       Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan     jasa Keuangan yang memiliki hubungan                   signifikan terhadap laporan
       Induk Konglomerasi Keuangan              kepemilikan dan/atau pengendalian di berbagai          keuangan untuk periode berjalan
                                                sektor jasa Keuangan.                                  atau periode tahun sebelumnya




PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI

Tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi yang material untuk tahun buku 31 Desember 2024.



KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK

Kebijakan Pengelolaan dan Pembayaran Pajak
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pengelolaan dan kepatuhan perpajakan, termasuk pembayaran pajak, telah
tertuang dalam prosedur standar operasi perpajakan Bank. Pelaksanaan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan
sebagai wajib pajak merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Bank selalu
memenuhi kewajiban-kewajiban tersebut.

Realisasi Pembayaran Pajak
                                                                                                                                  (Rp Juta)

                              Uraian                                         2024                     2023                 2022
 Pajak Penghasilan Badan                                                          514.201                515.697               503.801
 Pajak Penghasilan Karyawan                                                       377.713                345.134               309.729




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024             151
Page 154
                                             Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Aspek
      Pemasaran


                   Pangsa pasar Bank, baik dari sisi aset,
                   Penyaluran kredit, maupun dana pihak
                   ketiga di tahun 2024 semakin membaik.




152   LAPORAN TAHUNAN 2024                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 155
                                                                  Analisis dan Pembahasan Manajemen




SMBC Indonesia menyadari bahwa aktivitas pemasaran       meningkatkan layanan kami, menjajaki peluang bisnis
merupakan bagian yang sangat penting dalam               baru, dan memulai perhitungan emisi Green House
kegiatan operasional Bank, yang bertujuan untuk          Gases (Efek Gas Rumah Kaca) di seluruh rantai pasok
mencapai target usaha. Ekspektasi nasabah yang           nasabah korporasi kami, yang sejalan dengan protokol
terus berkembang menjadi salah satu pendorong            Green House Gases.
meningkatnya persaingan di industri keuangan,
khususnya perbankan.                                     Guna melayani nasabah SME, SMBC Business
                                                         Banking akan fokus pada pengembangan layanan
Kondisi tersebut merupakan tantangan yang harus          yang ada melalui optimalisasi jaringan kantor beserta
dijawab oleh SMBC Indonesia agar senantiasa dapat        infrastrukturnya. Selain itu, SMBC Business Banking
beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi.      telah mengembangkan electronic channel melalui
Karena itu, Bank secara terus-menerus meningkatkan       mobile platform dan website TouchBiz yang saat ini
mutu pelayanan dan strategi pemasaran yang efektif       telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)
menghadapi pertumbuhan kebutuhan nasabah yang            pembayaran, transaksi dan pengelolaan kas sederhana.
semakin bervariasi.
                                                         SMBC Business Banking juga melakukan kerjasama
Bagi SMBC Indonesia, mempertahankan sekaligus            dengan beberapa mitra strategis untuk meningkatkan
meningkatkan pangsa pasar menjadi sangat                 akuisisi nasabah. Kerja sama yang dilakukan juga
penting demi menjaga pertumbuhan usaha yang              mencakup edukasi pelatihan pengembangan bisnis
berkesinambungan.                                        pada nasabah dan atau calon nasabah bank.

                                                         Bank juga terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi
STRATEGI PEMASARAN                                       antar lini bisnis, seperti segmen Korporasi, Retail
                                                         Banking dan Business Banking untuk meningkatkan
Pada tahun 2024, SMBC Indonesia telah menetapkan         aktivitas cross sell bagi SMBC Indonesia.
dan melaksanakan strategi pemasaran untuk
meningkatkan kinerja produk dan layanan. Hal ini         Di segmen Retail Lending, untuk melayani para
dilakukan bukan sekadar untuk meningkatkan kinerja       pensiunan yang berada di lokasi terpencil, SMBC
usaha Perseroan, tetapi juga memberikan kepuasan         Indonesia terus mengembangkan jaringan payment
maksimum terhadap nasabah.                               point bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, dan juga
                                                         dengan para pihak ketiga, seperti penyedia perangkat
Terkait layanan Korporasi, SMBC Indonesia senantiasa     pembayaran melalui media elektronik dan pihak lain
melakukan kolaborasi bisnis dengan segmen Business       yang telah memiliki jaringan layanan/outlet yang luas.
Banking dan Retail Banking untuk aktivitas cross sell
bagi Nasabah dengan menawarkan layanan penggajian        Selain itu, pengembangan di sektor mikro tetap
(payroll) dengan tujuan rekening Jenius bagi karyawan    berfokus pada pembiayaan berupa pinjaman
perusahaan serta pemberian pinjaman modal kerja          akses modal dan layanan perbankan kepada para
yang berhubungan dengan rantai pasok (supply chain)      pelaku usaha ekonomi produktif (UMKM) beserta
dan akan terus berlanjut di tahun 2025. Dalam hal        komunitasnya. Pembiayaan yang diberikan kepada
digitalisasi transaksi perbankan, SMBC Indonesia         nasabah berupa pinjaman yang disesuaikan dengan
sudah melengkapi dengan kapabilitas integrasi sistem     kebutuhan usaha nasabah untuk meningkatkan
menggunakan API berbasis SNAP antara lain: API Inkuiri   kapasitas usaha nasabah tersebut. Nasabah mikro
Saldo, API Transfer (pemindahbukuan dan ke Bank lain     diberikan pilihan produk yang disesuaikan juga
menggunakan BI-FAST) dan API Virtual Account             dengan siklus usaha, tujuan pinjaman dan saat ini,
                                                         pengembangan potensi produk mikro tidak hanya
Dari segi sistem, Bank memiliki beberapa electronic      dilakukan melalui penawaran langsung kepada pelaku
Banking (e-Banking) platform antara lain SMAR&TS,        usaha UMKM, tetapi juga dengan mengembangkan
Jenius dan AksesBisnis. SMBC Indonesia bertujuan         model bisnis kerja sama dengan para mitra SMBC
untuk terus menciptakan platform inovatif untuk          Indonesia (community partnership). Nasabah mikro




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024       153
Page 156
                                                                      Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Aspek Pemasaran




      diberikan program peningkatan kapasitas mengelola        Dalam momen perubahan nama menjadi SMBC
      usaha melalui program SMBC Indonesia Daya.id secara      Indonesia, Jenius turut memperkenalkan desain Kartu
      online sehingga nasabah tersebut akan tumbuh skala       Debit Jenius Visa dan booth Jenius yang baru. Desain
      usahanya                                                 baru Kartu Debit Jenius Visa hadir dengan warna
                                                               putih sebagai simbol lembar baru sebuah perjalanan
      SMBC Indonesia juga terus meningkatkan kerja             yang semakin bermakna, baik nasional maupun
      sama baru dengan pihak ketiga dalam memberikan           internasional. Desain baru ini merepresentasikan
      pembiayaan kepada debitur perorangan maupun              semangat Think Unthinkable Jenius yang selalu berpikir
      badan usaha baik dalam skema joint financing maupun      dan menciptakan sesuatu dengan keluar dari pola pikir
      chanelling.                                              yang sama. Sementara itu, dengan tampilan booth yang
                                                               baru, Jenius mengajak nasabah untuk berinteraksi dan
      Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi          menjadi bagian dari transformasi Bank BTPN menjadi
      pada industri keuangan termasuk perbankan, Bank          SMBC Indonesia. Kedua inovasi ini memberikan
      juga telah menerapkan strategi pemasaran berbasis        pengalaman baru yang seru di dalam perbankan digital.
      online kepada nasabah, seperti dalam bentuk web
      meeting untuk menangkap setiap kebutuhan finansial       Jenius terus menggandeng mitra untuk menghadirkan
      yang nasabah perlukan secara cepat dan tepat. Selain     layanan yang semakin lengkap seperti untuk kategori
      itu, Bank juga memberikan layanan edukasi kepada         penukaran Yay Points Kartu Kredit Jenius kategori
      nasabah secara berkala mengenai beberapa hal di luar     e-wallet, travel, dan lifestyle yang dapat ditukarkan
      produk perbankan, seperti: seminar, pelatihan, program   secara real-time langsung dari aplikasi. Selain itu,
      Tanggung Jawab Sosial Korporasi (CSR).                   untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, Jenius
                                                               juga masih berkolaborasi dengan ajang lari ternama di
      Terkait Jenius, untuk meningkatkan dan menghadirkan      Indonesia sebagai co-title sponsor dan official banking
      layanan yang semakin relevan kepada nasabah, Bank        partner serta mengadakan beragam aktivitas dengan
      terus mengembangkan fitur-fitur revolusioner pada        komunitas di kota-kota di Indonesia.
      aplikasi Jenius. Proses pengembangan fitur dan
      layanan ini, baik meningkatkan yang telah ada dan        Selain itu, dalam rangka pemenuhan kewajiban
      menghadirkan inovasi, Jenius lakukan melalui proses      Bank atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
      kokreasi yaitu dengan mendengarkan ide dan masukan       51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
      pengguna dan calon pengguna.                             Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
                                                               dan Perusahaan Publik, SMBC Indonesia berkerja
      Pengalaman nasabah menggunakan Jenius semakin            sama dengan SMBC dan agensi lainnya dalam
      maksimal untuk transaksi di dalam dan luar negeri.       menyelenggarakan workshop/sosialisasi terkait
      Nasabah dapat menjual dan membeli mata uang asing        Environment, Social, Governance (ESG) kepada
      di Jenius tanpa batasan waktu, 24 jam dalam 7 hari       nasabah korporasi, sehingga dapat membantu
      dalam seminggu. Di dalam negeri, nasabah dapat           nasabah untuk menambah pengetahuan/kesadaran
      mengirim dana dari Jenius ke bank lain yang tergabung    terkait ESG, yang kemudian akan membantu nasabah
      dalam jaringan BI-FAST tanpa biaya, tanpa kuota,         dalam bertransisi menuju net zero emission. SMBC
      dan dilakukan setiap hari. Selain itu, setiap cashback   Indonesia juga terpilih menjadi salah satu bank dalam
      yang didapatkan dari promo akan ditampung dalam          pelaksanaan pilot project pelaporan Taksonomi Hijau
      Cash Cow, sebuah fitur tabungan khusus yang dapat        Indonesia (THI). Hal ini membuka peluang pembiayaan
      digunakan pada saat nasabah melakukan transaksi.         dan peluang lainnya terkait ESG/sustainability (termasuk
                                                               pengembangan fasilitas pembiayaan terkait ESG -
      Di sisi kredit, Jenius juga menghadirkan Creditbility    green, social and sustainability-linked loan) kepada
      sebagai fitur yang memudahkan nasabah mengakses          nasabah korporasi. Sebagai bagian dari Grup SMBC,
      produk-produk kredit di Jenius sekaligus dalam           SMBC Indonesia akan mengenali dan mengendalikan
      satu kali pengajuan. Nasabah juga dapat mengelola        emisi yang dibiayai di seluruh portofolio pinjamannya,
      produk kredit dengan lebih praktis dan aman dalam        terutama untuk sektor-sektor yang telah ditetapkan
      satu aplikasi, dengan fleksibilitas alokasi limit        target pengurangannya oleh SMBC.
      kredit yang terdapat di tiga produk kredit Jenius
      yaitu Jenius Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit
      Jenius.




154   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 157
                                                                      Analisis dan Pembahasan Manajemen




Selain itu, seiring dengan meningkatnya kesadaran            Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan peluang
nasabah korporasi terhadap isu-isu lingkungan dan            diferensiasi di tengah persaingan dengan menawarkan
sosial, terjadi kecendrungan yang semakin kuat di            produk pendanaan yang tidak hanya memberikan
kalangan nasabah korporasi untuk mencari produk              keuntungan finansial, tetapi juga memberikan
keuangan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut.           dampak positif secara nyata, Dengan memfokuskan
Ini mencakup tidak hanya pembiayaan, tetapi juga             pada prinsip-prinsip ESG, SMBC Indonesia dapat
pendanaan melalui produk deposito. Melalui ESG               meningkatkan reputasi sebagai agen perubahan positif
Deposit, SMBC Indonesia mengajak nasabah korporasi           dalam masyarakat, meningkatkan loyalitas nasabah,
untuk berpartisipasi dalam menciptakan keberlanjutan         dan menarik perhatian calon nasabah yang berbagi
di sektor keuangan. ESG Deposit ini mencerminkan             nilai-nilai tersebut.
komitmen terhadap tata Kelola perusahaan yang
baik, dengan menekankan integritas dan etika dalam           Untuk mendukung layanan yang maksimal kepada
pengelolaan dana. Pendekatan ini didukung dengan             nasabah, Bank senantiasa mengukur Service Level
transparasi, di mana sektor-sektor yang dapat didukung       Agreement (SLA). Bank menangani keluhan nasabah
oleh kerangka kerja ESG Deposit dapat diungguh               dengan baik, terutama agar dapat direspons dengan
melalui website resmi Bank SMBC Indonesia.                   cepat dan tepat.




PANGSA PASAR

Informasi mengenai pangsa pasar SMBC Indonesia pada tahun 2024 disajikan dalam tabel berikut.

Pangsa Pasar Bank SMBC Indonesia
                                                                                           (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)

                         Kriteria                        Keterangan             2024                       2023
 Aset                                             Bank Umum                   12.460.955              11.765.838
                                                  SMBC Indonesia                241.096                   201.448
                                                  Pangsa Pasar                     1.9%                       1,7%
 Jumlah Dana Pihak Ketiga                         Bank Umum                    8.837.242                8.457.929
                                                  SMBC Indonesia                121.318                   108.199
                                                  Pangsa Pasar                     1.4%                       1,3%
 Jumlah Kredit yang Diberikan                     Bank Umum                    7.827.148                7.090.243
                                                  SMBC Indonesia                179.405                   156.561
                                                  Pangsa Pasar                    2.33%                       2,2%




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024                   155
Page 158
                                   Manajemen Risiko




156   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 159
                                                                             Manajemen Risiko




                                                                                     05
                         Manajemen
                         Risiko
                         158   Kebijakan Manajemen Risiko
                         159   Penerapan Manajemen Risiko
                         159   Organisasi Manajemen Risiko
                         161   Uraian Penerapan Manajemen Risiko
                         164   Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem
                               Manajemen Risiko
                         165 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
                               atau Komite Audit atas Kecukupan Manajemen
                               Risiko
                         165 Sistem Pengendalian Internal
                         166 Pengungkapan Permodalan
                         183 Pengungkapan Eksposur Risiko




                         SMBC Indonesia bersama entitas anak
                         berkolaborasi secara berkesinambungan
                         melakukan pengembangan kebijakan dan
                         penerapan manajemen risiko sejalan dengan
                         strategi bisnis, manajemen sistem informasi
                         serta perubahan regulasi.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024   157
Page 160
                                                                                              Manajemen Risiko




      PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”,             4.  Metodologi dan sistem informasi manajemen yang
      “Bank”) merancang proses manajemen risiko agar                digunakan dapat mengukur risiko dan mendukung
      mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau,                   bisnis.
      dan mengendalikan risiko-risiko yang dihadapi             5. Penerapan kewenangan dan besaran limit
      SMBC Indonesia dan Entitas Anak. Manajemen                    menggambarkan maksimum risiko kerugian yang
      risiko dimaksudkan agar kegiatan usaha Bank tidak             dapat diterima selaras dengan Risk Appetite dan
      menimbulkan kerugian yang melebihi risk appetite              risk tolerance Bank.
      yang sudah ditentukan atau bahkan mengganggu              6. Pengelolaan rencana kelangsungan usaha
      kelangsungan usaha Bank.                                      (Business Continuity Management)
                                                                7. Pengelolaan risiko keamanan Siber dan Informasi.
      Dalam menerapkan manajemen risiko, SMBC Indonesia         8. Kebijakan yang mengatur produk dan aktivitas
      berpedoman pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan              baru.
      (OJK) yang mengatur penerapan manajemen risiko            9. Kebijakan kredit yang merupakan pedoman kredit
      bagi bank umum serta regulasi Basel yang diterbitkan          yang mengatur pemberian kredit yang sehat,
      oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS).           analisa, persetujuan dan batas wewenang memutus
      Penerapan manajemen risiko dilakukan, baik secara             kredit, pencatatan, penetapan limit, dan laporan.
      individual maupun konsolidasi.                            10. Pengukuran dan penetapan peringkat risiko Bank
                                                                    disajikan dalam bentuk profil risiko.
      Kerangka manajemen risiko diimplementasikan melalui       11. Kebijakan treasury yang mencakup pengelolaan
      kecukupan kebijakan, prosedur, perangkat manajemen            risiko likuiditas dan kebijakan ALMA.
      risiko, penetapan limit, dan kewenangan. Bank dan
      Entitas Anak melakukan pengembangan manajemen             Acuan peraturan perundang-undangan yang menjadi
      risiko secara berkesinambungan sejalan dengan             dasar pelaksanaan manajemen risiko Bank, antara lain:
      meningkatnya kompleksitas bisnis dan perkembangan         1. Peraturan OJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang
      organisasi, strategi, dan manajemen sistem informasi.         Integritas Pelaporan Keuangan Bank
                                                                2. Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang
      Penerapan manajemen risiko di lingkungan SMBC                 Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa
      Indonesia mencakup:                                           Keuangan.
      1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;          3. Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang
      2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan               Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
          limit;                                                    Konglomerasi Keuangan.
      3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,             4. Peraturan OJK Nomor 17/ Tahun 2023 tentang
          pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem          Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
          informasi manajemen risiko; dan                       5. Peraturan OJK Nomor 21 Tahun 2023 tentang
      4. Pengendalian intern yang menyeluruh.                       Layanan Digital oleh Bank Umum.
                                                                6. Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang
                                                                    Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank
      KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                    Umum.
                                                                7. Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022
      Bank mengimplementasikan kebijakan manajemen                  tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank
      risiko secara konsisten, sejalan dengan visi, misi, dan       Umum.
      rencana strategis Bank. Kebijakan tersebut dibuat         8. Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang
      untuk memastikan bahwa eksposur risiko Bank sejalan           Bank Umum.
      dengan kebijakan dan prosedur internal serta peraturan    9. Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/2021 tentang
      perundang-undangan yang berlaku.                              Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
      Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam              10. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2021 tentang
      penerapan kebijakan manajemen risiko adalah sebagai           Perubahan Kedua atas Peraturan OJK Nomor 11/
      berikut:                                                      POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian
      1. Jenis usaha dan produk yang dijalankan sesuai              Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical
           dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank.             Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.
      2. Identifikasi dan mitigasi risiko secara jelas dan      11. Peraturan OJK Nomor 1/POJK.03/2019 tanggal
           terkontrol, khususnya terkait dengan produk dan          28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit
           transaksi Bank.                                          Intern pada Bank Umum.
      3. Garis tanggung jawab dan pertanggungjawaban
           yang jelas dalam mengelola masing-masing jenis
           risiko.




158   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 161
                                                                                            Manajemen Risiko




12. Surat Edaran OJK Nomor 21/SEOJK.03/2017               PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
    tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
    Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.        Dalam menerapkan manajemen risiko, SMBC
13. Peraturan OJK Nomor 38/POJK.03/2017 tentang           Indonesia mengacu pada sejumlah regulasi, antara
    Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi         lain Peraturan OJK No. 18/2016 dan Surat Edaran No.
    bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap        34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
    Perusahaan Anak.                                      Risiko bagi Bank Umum serta Peraturan OJK No.
14. Surat Edaran OJK Nomor 35/SEOJK.03/2017               38/POJK.03/2017 tentang Penerapan Manajemen
    tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar           Risiko secara Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan
    Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.            Pengendalian terhadap Perusahaan Anak. Bank
15. Peraturan OJK Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12        menyampaikan laporan profil risiko setiap triwulan, baik
    Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan        secara individu maupun secara terkonsolidasi.
    Bank Umum.
16. Peraturan OJK Nomor 18/SEOJK.03/2016 tentang          Penerapan manajemen risiko di SMBC Indonesia
    Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.            dikelola oleh Direktorat Manajemen Risiko yang
17. Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016               independen dari unit bisnis dan operasional. Bank
    tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank          mengadakan rapat secara berkala Komite Manajemen
    Umum                                                  Risiko yang dihadiri oleh Direksi dan Komite Pemantau
18. Peraturan OJK Nomor 34/POJK.03/2016 tentang           Risiko yang dihadiri oleh Dewan Komisaris untuk
    Perubahan atas Peraturan OJK Nomor 11/                mendiskusikan risiko dan permasalahan yang dihadapi
    POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang          Bank serta memberikan rekomendasi terhadap tindak
    Kewajiban Penyediaan Modal Minimum.                   lanjut perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan
19. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2015               manajemen risiko di Bank. Direktorat Manajemen Risiko
    tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi       secara berkala mengkaji ulang kebijakan, prosedur
    bagi Konglomerasi Keuangan.                           dan perangkat kerja manajemen risiko, termasuk
20. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2014 tentang           memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada
    Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi          seluruh unit kerja untuk pengelolaan risiko-risiko yang
    Konglomerasi Keuangan.                                ada.
21. Basel Committee on Banking Supervision (BCBS).

Bank juga telah memiliki sejumlah ketentuan internal      ORGANISASI MANAJEMEN RISIKO
terkait dengan penerapan manajemen risiko, yang di
antaranya adalah:                                         Organisasi manajemen risiko Bank dan Entitas Anak
1. Pedoman Tata Kelola Perusahaan.                        melibatkan pengawasan dari Dewan Komisaris dan
2. Kebijakan Manajemen Risiko.                            Direksi. Bank dan Entitas Anak juga telah membentuk
3. Kebijakan Kepatuhan.                                   Komite Pemantau Risiko sebagai pengawas tertinggi
4. Kebijakan Internal Audit dan Internal Audit Charter.   di tingkat Komisaris dan Komite Manajemen Risiko di
5. Kebijakan Perkreditan.                                 tingkat Direksi yang merupakan bagian yang sangat
6. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.                penting dalam pengendalian risiko. Selain itu, Bank dan
7. Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber.             Entitas Anak juga telah membentuk Komite Manajemen
8. Kebijakan Manajemen Kelangsungan Usaha.                Risiko Terintegrasi yang memiliki tanggung jawab untuk
9. Kebijakan Manajemen Asuransi.                          memberikan rekomendasi kepada Direksi Bank (Entitas
10. Kebijakan Strategi Anti-Fraud.                        Utama) mengenai hal-hal yang berkaitan dengan
11. Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga.              penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi termasuk
12. Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi.             penetapan dan penyempurnaan Kebijakan, Strategi
13. Kebijakan Pengendalian Internal atas Informasi        dan Kerangka Manajemen Risiko yang relevan. Komite
     Keuangan Dan/Atau Laporan Keuangan.                  menjadi unit kontrol yang memantau seluruh risiko yang
14. Kebijakan Manajemen Risiko dan Kecukupan              terdapat pada kegiatan operasional Bank dan Entitas
     Permodalan Terintegrasi untuk Konglomerasi           Anak.
     Keuangan.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       159
Page 162
                                                                                                               Manajemen Risiko




                                                              Direktur Utama



                                                         Head of Risk Management




                       Market & Liquidity   Operational & Fraud      Portfolio
                                                                                  Cyber Security Risk   Risk Management
          Secretary    Risk Management       Risk Management      Management                                              Credit Risk Head
                                                                                  Management Head        Planning Head
                             Head                  Head           & Policy Head




      Dalam menjalankan tugasnya berkenaan dengan                          9.  Menetapkan pelaksanaan penerapan perangkat
      penerapan manajemen risiko, Dewan Komisaris dan                          manajemen risiko serta mengevaluasi akurasi
      Direksi dibantu oleh komite dan satuan kerja, yaitu:                     model dan validitas data yang digunakan untuk
      1. Komite Pemantau Risiko                                                mengukur risiko bagi Bank.
      2. Komite Manajemen Risiko                                           10. Mengoordinir fungsi pengendalian internal kontrol
      3. Komite Fraud                                                          dan risiko Bank untuk memastikan ketersediaan
      4. Komite Kebijakan Perkreditan                                          serta kecukupan pengendalian atas seluruh risiko
      5. Asset and Liabilities Committee (ALCO)                                dari setiap proses yang dijalankan oleh seluruh
      6. Komite Pengarah Teknologi Informasi                                   unit kerja di seluruh unit kerja lini bisnis dan fungsi
      7. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT)                           pendukung.
      8. Satuan Kerja Manajemen Risiko                                     11. Melakukan penilaian maturitas keamanan siber
      9. Internal Audit                                                        dan pengujian keamanan siber secara berkala
      10. Risk Taking Unit                                                     sekurang-kurangnya 1 tahun sekali termasuk
                                                                               pelaporan ke regulator.
      Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) merupakan                       12. Memastikan konsistensi implementasi manajemen
      unit independen terhadap Risk Taking Unit yang                           risiko atas 8 (delapan) jenis risiko
      melaksanakan fungsi manajemen risiko dipimpin oleh
      Head of Risk Management dan bertanggungjawab                         Dalam hal penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,
      langsung kepada Direktur Utama                                       terdapat fungsi Satuan Manajemen Risiko Terintegrasi
                                                                           (SKMRT) yang berada dibawah SKMR.
      SKMR berfungsi membantu Direksi dalam:
      1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam                           SKMRT berfungsi membantu Direksi dalam:
         penyusunan kebijakan, strategi dan kerangka                       1. Memberikan masukan dalam penyusunan dan
         manajemen risiko.                                                    penyempurnaan kebijakan Manajemen Risiko
      2. Melakukan proses identifikasi, pengukuran,                           Terintegrasi baik kepada Direksi maupun KMRT.
         pemantauan serta pengendalian risiko terkait                      2. Memantau pelaksanaan kebijakan Manajemen
         dengan aktivitas bisnis Bank.                                        Risiko Terintegrasi termasuk mengembangkan
      3. Memantau pelaksanaan kebijakan, strategi, dan                        prosedur dalam melakukan proses Manajemen
         kerangka manajemen risiko.                                           Risiko Terintegrasi.
      4. Memantau posisi/eksposur risiko secara                            3. Melakukan penilaian atau perhitungan kecukupan
         keseluruhan, per jenis risiko, serta melakukan stress                modal terintegrasi.
         testing.                                                          4. Melakukan pemantauan risiko pada Konglomerasi
      5. Melakukan kaji ulang terhadap proses manajemen                       dengan melakukan pemantauan terhadap hasil
         risiko.                                                              penilaian profil risiko setiap Lembaga Jasa
      6. Melakukan kajian risiko terhadap usulan inisiatif,                   Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi, tingkat
         produk dan layanan baru, termasuk pengembangan                       risiko setiap jenis risiko secara terintegrasi dan
         atau perubahannya.                                                   profil risiko secara terintegrasi dari Konglomerasi.
      7. Memberikan rekomendasi kepada Risk Taking                         5. Melakukan stress test terhadap kemampuan
         Unit dan Komite Manajemen Risiko sesuai dengan                       Konglomerasi dalam menghadapi situasi stress
         kewenangannya                                                        yang spesifik pada Konglomerasi atau pada
      8. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko                      pasar secara umum; Atas hal tersebut, stress
         bank kepada Direksi dan Komite Manajemen Risiko                      test dilakukan melalui stress test profil risiko
         minimal triwulanan serta melaporkan ke OJK secara                    konsolidasi.
         berkala sesuai ketentuan.



160   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 163
                                                                                                                Manajemen Risiko




6.       Melaksanakan kaji ulang secara berkala terhadap               8.   Memberikan informasi kepada KMRT terhadap
         keakuratan metodologi penilaian risiko; kecukupan                  hal-hal yang perlu ditindaklanjuti terkait hasil
         implementasi sistem informasi manajemen risiko;                    evaluasi terhadap penerapan Manajemen Risiko
         ketepatan kebijakan, prosedur dan penetapan limit                  Terintegrasi.
         risiko secara terintegrasi.                                   9.   Menyusun dan menyampaikan Laporan Profil Risiko
7.       Mengkaji ulang dampak masuknya lini bisnis baru                    dan Laporan Kecukupan Permodalan Terintegrasi
         dalam Konglomerasi yang dapat berpengaruh                          secara berkala kepada Direktur/Kepala Entitas
         signifikan terhadap eksposur risiko Konglomerasi.                  Utama, KMRT dan Regulator.



URAIAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO

SMBC Indonesia telah memiliki proses penerapan manajemen risiko yang telah ditetapkan dalam Kebijakan
Manajemen Risiko Bank dan Kebijakan Manajemen Risiko dan Kecukupan Permodalan Terintegrasi untuk
Konglomerasi Keuangan. Rangkaian proses tersebut disampaikan melalui tabel di bawah ini.

 No.                     Proses                                                       Uraian
     1     Identifikasi Risiko           Seluruh jenis risiko yang melekat (inheren) pada setiap aktivitas produk, layanan dan kegiatan
                                         usaha harus diidentifikasi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui potensi risiko dan dampak yang
                                         diakibatkan agar Bank dapat menyiapkan mekanisme kontrol. Identifikasi risiko wajib dilakukan
                                         oleh setiap Risk Taking Unit sebagai lini pertahanan pertama dan diperkuat dengan pengawasan
                                         oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan serta
                                         Human Resource sebagai lini pertahanan kedua, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
                                         a. Melakukan identifikasi risiko secara berkala.
                                         b. Memiliki kebijakan dan perangkat untuk melakukan identifikasi risiko pada seluruh produk
                                             dan aktivitas bisnis Bank.
                                         c. Proses identifikasi dilakukan dengan menganalisis seluruh sumber risiko dari produk, layanan
                                             dan kegiatan Bank serta memastikan pengelolaan risiko telah melalui proses manajemen
                                             risiko yang memadai sebelum dijalankan.
     2     Pengukuran Risiko             Seluruh risiko yang telah diidentifikasi harus diukur sebagai salah satu bahan evaluasi hasil
                                         pelaksanaan penerapan manajemen risiko dan dasar penentuan langkah perbaikan. Salah satu
                                         cara untuk mengukur eksposur risiko adalah dengan menentukan parameter risiko. Parameter ini
                                         harus disesuaikan jika terjadi perubahan yang material dari produk, proses, atau faktor risiko.
     3     Pemantauan dan Limit Risiko   Risk Taking Unit dan Satuan Kerja Manajemen Risiko wajib melakukan pemantauan terhadap
                                         eksposur risiko dan limit risiko, serta melaporkannya kepada Direksi dan Dewan Komisaris
                                         secara berkala.
     4     Pengendalian Risiko           Pengendalian risiko wajib dilakukan terhadap produk, layanan dan kegiatan Bank. Pengendalian
                                         risiko mengacu pada model three lines of defense, yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk/
                                         ICR sebagai lini pengendalian pertama. Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal,
                                         Keuangan dan Perencanaan serta Human Resource sebagai lini pengendalian kedua, dan
                                         Internal Audit (SKAI) sebagai lini pengendalian ketiga.
     5     Sistem Informasi Manajemen    Sistem Informasi Manajemen Risiko dapat mengakomodasi strategi mitigasi risiko, akurat,
           Risiko                        informatif mengenai kondisi keuangan, kinerja fungsional dan eksposur risiko, terkini, aman,
                                         konsisten, dan tersedia tepat waktu serta memiliki jejak audit.
     6     Penerapan Manajemen Risiko    Pemantauan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan terbatas pada anak perusahaan
           Konsolidasi                   yang bergerak di bidang keuangan. Hal itu sesuai dengan ketentuan OJK yang mencakup:
                                         a. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi.
                                         b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit.
                                         c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta
                                            informasi manajemen risiko.
                                         d. Sistem Pengendalian Internal yang menyeluruh.
     7     Penerapan Manajemen Risiko    Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko
           Terintergrasi                 Terintegrasi yang disusun oleh Bank sebagai Entitas Utama. Kebijakan ini merupakan pedoman
                                         bagi Entitas Utama dan anggota Konglomerasi dalam melakukan aktivitas manajemen risiko dan
                                         permodalan khususnya yang terkait dengan Konglomerasi Keuangan.

                                         Untuk mendukung efektifitas penerapan Manajemen Risiko dan Permodalan Terintegrasi, Bank
                                         membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (“KMRT”) serta fungsi SKMRT.


Manajemen Risiko Iklim
Sesuai POJK nomor 17 tahun 2023 serta arahan dari OJK, SMBC Indonesia mulai melakukan identifikasi risiko terkait
iklim baik terhadap risiko transisi maupun risiko fisik, pada sektor-sektor prioritas untuk kredit produktif bersamaan
dengan pelaksanaan uji coba Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) untuk tahap 1 (50%
portofolio).




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024          161
Page 164
                                                                                                Manajemen Risiko




      Skenario yang digunakan dalam menjalankan Climate         Fokus Tahun 2024
      Risk Management and Scenario Analysis (CRMS)              1.   Mempersiapkan kerangka kerja serta skema stress
      merujuk pada skenario sesuai dengan arahan OJK                 testing sehubungan dengan Climate Risk pada area
      yang dituangkan ke dalam panduan Climate Risk                  Risiko Kredit, Risiko Operasional, Risiko Pasar,
      Management and Scenario Analysis (CRMS).                       dan Risiko Likuiditas serta mempersiapkan laporan
                                                                     piloting Bottom up CRST sesuai dengan arahan
      Secara bertahap, SMBC Indonesia mulai                          regulator.
      mempersiapkan kerangka manajemen risiko terkait           2.   Bank melanjutkan pengembangan konsep dan
      iklim dan meningkatkan kompetensi dan awareness                kerangka kerja serta otomasi untuk laporan yang
      karyawan atas risiko/dampak perubahan iklim melalui            bersifat predefined melalui Enterprise Risk Datamart
      berbagai pelatihan atau sosialisasi serta melanjutkan          yang mencakup kredit, market & liquidity dan
      proses persiapan untuk pelaksanaan Climate Risk                monitoring fraud.
      Management and Scenario Analysis (CRMS) tahap 2 di        3.   Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk
      tahun selanjutnya.                                             appetite Bank.
                                                                4.   Stabilisasi kerangka kerja Financial Analytics
      Budaya Manajemen Risiko                                        Framework serta melakukan pengembangan
      SMBC Indonesia menilai penting bagi seluruh                    aplikasi untuk kebutuhan otomasi untuk
      karyawan untuk mengetahui dan mengerti beragam                 mengakomodasi pelaksanaan simulasi dampak
      risiko yang dihadapi dalam aktivitas Bank. Karena itu,         finansial yang bersifat regulatory, forecasting pada
      budaya manajemen risiko diimplementasikan dengan               tingkatan bankwide dan unit bisnis, serta untuk
      membangun suatu kepercayaan, pelaksanaan dan                   keperluan stress testing yang memadai sebagai
      pengawasan manajemen yang akan memastikan bahwa                media untuk mengevaluasi kualitas portfolio
      aktivitas Bank telah berjalan dengan menganut prinsip          dalam kondisi skenario tertentu atau external
      kehati-hatian.                                                 events lainnya berdasarkan dokumentasi model.
                                                                5.   Bank melakukan peningkatan secara berkelanjutan
      Budaya risiko ditetapkan melalui:                              terhadap proses pengelolaan risiko di internal
      1. Pengarahan dan pengawasan dari Dewan                        SMBC Indonesia guna meminimalisir kerugian
         Komisaris dan Direksi.                                      yang disebabkan dari kejadian berisiko termasuk
      2. Pengenalan manajemen risiko sebagai bagian yang             kejadian fraud.
         utuh dari pelaksanaan bisnis.                          6.   Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
      3. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur,               siber (termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan
         hukum dan peraturan yang berlaku.                           informasi) melalui tambahan penerapan aktivitas
                                                                     berikut, yaitu:
      Kesadaran dan budaya risiko dibangun pada semua                a. Melanjutkan implementasi program keamanan
      tingkatan organisasi, melalui:                                      siber seperti penerapan surveillance system,
      1. Pengelolaan risiko oleh Dewan Komisaris dan                      email auto encryption untuk memberikan
           Direksi dilakukan melalui proses pengarahan dan                perlindungan terhadap informasi sensitif Bank
           pengawasan pada rapat Komite Pemantau Risiko                   yang dikirimkan melalui email, pengembangan
           dan Komite Manajemen Risiko.                                   mekanisme penanganan dan pengelolaan
      2. Komunikasi tingkat profil risiko yang diharapkan,                insiden keamanan siber untuk meningkatkan
           dilakukan melalui penetapan berbagai batasan                   kemampuan respon terhadap insiden yang
           risiko dan pengelolaan portofolio.                             terjadi, peninjauan standar keamanan berbasis
      3. Pemberian kewenangan kepada karyawan                             cloud di Bank, adopsi standar nasional API
           untuk menangani risiko secara hati-hati dalam                  untuk mendukung implementasi PADG No.
           pelaksanaan kegiatan bisnis bank. Pengawasan                   23/15/PADG/2021 tentang Standar Nasional
           atas penerapan manajemen risiko dilakukan antara               Open Application Programming Interface
           lain dengan metode self-assessment dan sistem                  Pembayaran (SNAP).
           pengawasan internal.                                      b. Menerapkan manajemen risiko terkait
      4. Pelaksanaan pelatihan dan/atau kampanye                          keamanan siber di Bank dengan berlandaskan
           kesadaran risiko yang dilakukan secara berkala dan             kepada kerangka kerja manajemen
           berkelanjutan.                                                 keamanan siber yang berlaku, dengan
      5. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur,                    proses implementasinya dilakukan secara
           hukum dan peraturan yang berlaku.                              bertahap dan berkelanjutan untuk mendukung
      6. Pemantauan terhadap efektivitas manajemen risiko                 implementasi standar keamanan siber
           di seluruh area.                                               sesuai dengan PBI No. 23/7/PBI/2021
                                                                          tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem
                                                                          Pembayaran, POJK No. 11/POJK.03/2022



162   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 165
                                                                                            Manajemen Risiko




      tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi       7.  Mempersiapkan implementasi perhitungan Analisa
      oleh Bank Umum serta SEOJK No. 29/                    Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko Pasar
      SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan                   berbasis sistem sesuai dengan ketentuan regulator
      Keamanan Siber Bagi Bank Umum.                        terkait
 c.   Melanjutkan penerapan standar keamanan            8. Melakukan pengembangan atas sistem pelaporan
      siber berbasis standar internasional                  Basel III Liquidity untuk dapat memenuhi kebutuhan
      Information Security Management Standard              stress test dan adanya rencana regulasi baru atas
      (ISMS / ISO 27001) yang diutamakan pada               pelaporan LCR dan NSFR dari OJK.
      system pembayaran Bank sesuai dengan              9. Melakukan pengembangan kebijakan dan aturan
      ketentuan PBI yang berlaku, yang sertifikasinya       Bank sesuai dengan penerapan Fundamental
      telah efektif diperoleh Bank sejak 1 Juli 2023.       Review of the Trading Book (FRTB) yang diatur
      Bank secara terus menerus juga melakukan              melalui regulasi terkait Aktiva Tertimbang Menurut
      peningkatan dan pembaruan terhadap                    Risiko untuk Risiko Pasar.
      penerapan standar keamanan siber berbasis         10. Meningkatkan proses pemantauan terhadap
      Information Security Management Standard              anak Perusahaan oleh SMBC Indonesia sebagai
      (ISMS / ISO 27001) dengan mengacu kepada              perusahan induk dalam pengelolaan manajemen
      standar terbaru yang dikeluarkan oleh                 risiko.
      Lembaga berwenang.
 d.   Secara berkelanjutan menerapkan,                  Rencana Tahun 2025
      mengembangkan dan melakukan peningkatan           1.   Melanjutkan persiapan kerangka kerja Climate
      yang diperlukan terhadap mekanisme                     Risk serta menyempurnakan pelaksanaan Climate
      pelaksanaan uji tuntas dan monitoring pihak            Risk Stress Test untuk 100% portofolio serta
      ketiga untuk menganalisa dan meninjau                  melaksanakan inisiatif – inisiatif terkait Climate Risk
      kemampuan pihak ketiga yang bekerjasama                lainnya sesuai dengan arahan regulator.
      dengan Bank dalam penerapan standar               2.   Bank dalam proses stabilisasi dalam
      keamanan siber serta memastikan keamanan               mengintegrasikan data-data yang tersedia di
      informasi dan aset Bank yang dikelola oleh             Enterprise Risk Datamart dan secara paralel
      pihak ketiga.                                          melanjutkan proses pengembangan melalui
 e.   Menyusun dan mengembangkan kerangka                    otomasi laporan yang bersifat predefined yang
      kerja manajemen dan mekanisme pengelolaan              mencakup kredit, market & liquidity dan monitoring
      data pribadi untuk memastikan pengelolaan              fraud.
      data pribadi di Bank baik yang berupa             3.   Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk
      data pribadi nasabah, maupun data pribadi              appetite Bank
      karyawan dan berbagai bentuk data pribadi         4.   Mempersiapkan kerangka kerja serta kebijakan
      lainnya dapat dilakukan secara tepat. Di               penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam
      samping untuk dapat meminimalkan risiko                rangka konglomerasi keuangan.
      terkait kebocoran informasi sensitif Bank dalam   5.   Stabilisasi kerangka kerja Financial Analytics
      bentuk data pribadi ataupun penyalahgunaan             Framework serta melakukan pengembangan
      data pribadi sesuai Undang-Undang No 27                aplikasi untuk kebutuhan otomasi.
      tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi,      6.   Bank akan memperkuat fungsi pengawasan pada
      PBI No 3 tahun 2023 tentang Perlindungan               unit kerja terkait dalam memerangi kejahatan
      Konsumen Bank Indonesia, POJK No 6/                    finansial (financial crime) guna dapat meminimalisir
      POJK.07/2022 tentang Perlindungan                      kerugian yang terjadi.
      Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa            7.   Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
      Keuangan.                                              siber (termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan
 f.   Mengembangkan kemampuan dalam                          informasi) melalui penerapan aktivitas dan hal-hal
      pengujian dan simulasi Keamanan Siber mulai            berikut, yaitu:
      dari pembentukan fungsi red teaming untuk              a. Melanjutkan implementasi program keamanan
      secara proaktif mendeteksi kelemahan di                     siber seperti penerapan email auto encryption
      lingkungan Bank dan mengatasi kesenjangan                   untuk memberikan perlindungan terhadap
      untuk meminimalkan risiko yang mungkin                      informasi sensitif Bank yang dikirimkan
      terjadi.                                                    melalui email, penerapan tools EDR/XDR
 g.   Meningkatkan mekanisme dan metodologi                       untuk memperkuat standar keamanan Bank
      Pertahanan Siber untuk memerangi ancaman                    terhadap ancaman serangan ransomware,
      siber yang terus berkembang.                                penerapan SFTP untuk mendukung penerapan
                                                                  proses pertukaran data dengan pihak
                                                                  eksternal secara aman, pengembangan



PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024          163
Page 166
                                                                                               Manajemen Risiko




              mekanisme penanganan dan pengelolaan                       karyawan dan berbagai bentuk data pribadi
              insiden keamanan siber untuk meningkatkan                  lainnya dapat dilakukan secara tepat. Di
              kemampuan respon terhadap insiden yang                     samping untuk dapat meminimalkan risiko
              terjadi, peninjauan standar keamanan berbasis              terkait kebocoran informasi sensitif Bank dalam
              cloud di Bank, adopsi standar nasional API                 bentuk data pribadi ataupun penyalahgunaan
              untuk mendukung implementasi PADG No.                      data pribadi sesuai Undang-Undang No 27
              23/15/PADG/2021 tentang Standar Nasional                   tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi,
              Open Application Programming Interface                     PBI No 3 tahun 2023 tentang Perlindungan
              Pembayaran (SNAP).                                         Konsumen Bank Indonesia, POJK No 6/
         b.   Menerapkan manajemen risiko terkait                        POJK.07/2022 tentang Perlindungan
              keamanan siber di Bank dengan berlandaskan                 Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
              kepada kerangka kerja manajemen                            Keuangan.
              keamanan siber yang berlaku, dengan                    f. Mengembangkan kemampuan dalam
              proses implementasinya dilakukan secara                    pengujian dan simulasi Keamanan Siber mulai
              bertahap dan berkelanjutan untuk mendukung                 dari pembentukan fungsi red teaming untuk
              implementasi standar keamanan siber                        secara proaktif mendeteksi kelemahan di
              sesuai dengan PBI No. 23/7/PBI/2021                        lingkungan Bank dan mengatasi kesenjangan
              tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem                 untuk meminimalkan risiko yang mungkin
              Pembayaran, POJK No. 11/POJK.03/2022                       terjadi.
              tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi            g. Meningkatkan mekanisme dan metodologi
              oleh Bank Umum serta SEOJK No. 29/                         Pertahanan Siber untuk memerangi ancaman
              SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan                        siber yang terus berkembang.
              Keamanan Siber Bagi Bank Umum maupun              8.   Secara berkelanjutan melakukan proses
              PBI No. 2 Tahun 2024 tentang Keamanan                  pemantauan terhadap anak Perusahaan oleh
              Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi              SMBC Indonesia sebagai perusahaan induk dalam
              penyelenggara sistem pembayaran, pelaku                pengelolaan manajemen risiko.
              pasar uang dan valuta asing, serta pihak lain
              yang diatur dan diawasi Bank Indonesia.
         c.   Melanjutkan penerapan standar keamanan            TINJAUAN/REVIEW ATAS EFEKTIVITAS
              siber berbasis standar internasional              SISTEM MANAJEMEN RISIKO
              Information Security Management Standard
              (ISMS/ISO 27001) yang diutamakan pada             SMBC Indonesia melakukan peninjauan atau review
              system pembayaran Bank sesuai dengan              terhadap efektivitas penerapan sistem manajemen risiko
              ketentuan PBI yang berlaku, yang sertifikasinya   yang digunakan setidaknya 1 (satu) tahun sekali. Untuk
              telah efektif diperoleh Bank sejak 1 Juli 2023.   tahun buku 2024, hasil review tersebut adalah:
              Bank secara terus menerus juga melakukan          1. Bank telah melaporkan pelaksanaan Climate Risk
              peningkatan dan pembaruan terhadap                    Stress Test tahap 1 untuk 50% portofolio yang
              penerapan standar keamanan siber berbasis             mencakup risiko kredit, risiko pasar dan likuiditas
              Information Security Management Standard              serta risiko operasional pada akhir Juli 2024
              (ISMS/ISO 27001) dengan mengacu kepada                dan saat ini Bank dalam tahap mempersiapkan
              standar terbaru yang dikeluarkan oleh                 penyusunan kerangka kerja untuk Climate Risk.
              Lembaga berwenang.                                2. Bank menyampaikan laporan profil risiko sesuai
         d.   Secara berkelanjutan menerapkan,                      ketentuan OJK.
              mengembangkan dan melakukan peningkatan           3. Bank dalam proses stabilisasi dalam
              yang diperlukan terhadap mekanisme                    mengintegrasikan data-data yang tersedia di
              pelaksanaan uji tuntas dan monitoring pihak           Enterprise Risk Datamart dan secara paralel
              ketiga untuk menganalisa dan meninjau                 melanjutkan proses pengembangan melalui
              kemampuan pihak ketiga yang bekerjasama               otomasi laporan yang bersifat predefined.
              dengan Bank dalam penerapan standar               4. Bank akan melanjutkan pengembangan atas
              keamanan siber serta memastikan keamanan              konsep Financial Risk Analytics Framework melalui
              informasi dan aset Bank yang dikelola oleh            proses otomasi yang saat ini masih berlangsung.
              pihak ketiga.                                     5. Bank telah melakukan pelaporan ATMR Risiko
         e.   Menyusun dan mengembangkan kerangka                   Operasional dan Risiko Kredit dengan pendekatan
              kerja manajemen dan mekanisme pengelolaan             Standardized Approach (SA) sesuai dengan
              data pribadi serta mengimplementasikannya             ketentuan yang berlaku. Bank juga telah melakukan
              di dalam Bank untuk memastikan pengelolaan            perhitungan pelaporan ATMR Risiko Pasar dengan
              data pribadi di Bank baik yang berupa                 pendekatan Standardized Approach (SA) sesuai
              data pribadi nasabah, maupun data pribadi             dengan ketentuan yang berlaku.


164   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 167
                                                                                               Manajemen Risiko




6.  Bank telah melakukan pengembangan terhadap                Untuk pelaksanaan manajemen risiko pada tahun 2024,
    fungsi oversight dari setiap 2nd LoD termasuk             Dewan Komisaris dan Direksi memandang bahwa
    sistem dan perangkat yang digunakan seperti risk          kecukupan manajemen risiko Bank telah memadai.
    grading matrix (RGM), process risk control (PRC)          Penerapannya juga telah diselaraskan dengan
    dan key risk indicator (KRI).                             perkembangan kondisi perekonomian dan bisnis Bank.
7. Bank telah melakukan penyelarasan terhadap Key
    Performance Indicator (KPI) Risk & Compliance             Kebijakan internal Bank terkait dengan manajemen risiko
    dengan Internal Control & Risk (ICR) Maturity Self        telah mengacu pada perundang-undangan yang berlaku,
    Assessment (MSA).                                         termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan,
8. Bank sedang melakukan penyesuaian atas proses              Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan. Bank
    dan prosedur pemantauan terhadap perusahaan               juga memiliki mekanisme review yang dilakukan secara
    anak dalam penerapan Manajemen Risiko.                    berkala terhadap efektivitas penerapan manajemen risiko.
9. Bank secara berkala dan berkesinambungan
    melakukan stress testing risiko pasar maupun
    risiko likuiditas untuk mengukur dan memantau             SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
    dampaknya terhadap kondisi keuangan
    maupun ketahanan likuiditas Bank, serta untuk             Pendekatan Sistem Pengendalian Internal yang
    mengantisipasi adanya perubahan kondisi ekonomi           digunakan SMBC Indonesia adalah dengan
    dan eksternal. Bank juga mengukur risiko suku             menggunakan model 3 (tiga) lini pertahanan (Three
    bunga di Banking Book untuk memantau potensi              Lines of Defense). Masing-masing lini tersebut bekerja
    penurunan nilai permodalan (Economic Value of             secara independen dengan peran dan tanggung jawab
    Equity/EVE) dan rentabilitas (Net Interest Income/        yang terintegrasi secara rinciannya diuraikan sebagai
    NII).                                                     berikut:
10. Bank senantiasa menerapkan inisiatif untuk
    meningkatkan keamanan informasi melalui                   Lini Pertahanan Pertama (First Line of Defense)
    pelaksanaan kampanye user awareness, dan                  Merupakan Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu oleh
    pelatihan keamanan siber termasuk program                 Business Risk/ICR terkait untuk menegakkan praktik
    simulasi phishing secara berkala dan ad hoc               manajemen risiko sehari-hari secara disiplin.
    dengan menggunakan materi terkini dan
    menerapkan uji tuntas serta peninjauan berkala            Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense)
    penerapan standar keamanan siber oleh pihak               Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama dengan
    ketiga.                                                   Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan
11. Secara berkala dan berkesinambungan, Bank                 dan Human Resource, untuk mendefinisikan,
    juga terus melakukan tinjauan terhadap kebijakan          menyempurnakan dan memastikan terlaksananya
    kerangka kerja dan strategi keamanan siber                pengelolaan risiko melalui proses identifikasi,
    tersebut untuk memastikan kesesuaiannya                   pengukuran, pemantauan dan pengendalian yang
    dengan kondisi terkini Bank. Adapun implementasi          memadai disertai kebijakan, prosedur dan perangkat
    kebijakan, kerangka kerja dan strategi keamanan           yang memadai serta mengoordinasikan/memfasilitasi
    siber akan selalu dilakukan secara berkelanjutan          kegiatan pengelolaan risiko secara keseluruhan.
    dan berkesinambungan dengan tetap
    memperhatikan kecukupan dan ketersediaan                  Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense)
    sumber daya Bank.                                         Internal Audit secara independen melakukan
12. Bank sedang melakukan pengembangan laporan                pemeriksaan dan evaluasi terhadap tata kelola dan
    terkait risiko likuiditas termasuk pelaporan Basel III.   efektivitas penerapan manajemen risiko.

                                                              Dalam pelaksanaannya, Satuan Kerja Manajemen Risiko
PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU                                   yang merupakan lini pertahanan kedua, berkoordinasi
DEWAN KOMISARIS ATAU KOMITE                                   dengan Business Risk/ICR di lini pertahanan pertama
AUDIT ATAS KECUKUPAN MANAJEMEN                                untuk memastikan penerapan manajemen risiko yang
RISIKO                                                        efektif. Sebagai lini pertahanan ketiga dalam Sistem
                                                              Pengendalian Internal, Internal Audit memiliki fungsi
Dalam organisasi manajemen risiko, pengawasan aktif           untuk mengevaluasi penerapan manajemen risiko dan
Dewan Komisaris dilakukan melalui Komite Pemantau             melakukan penilaian atas efektivitas pengendalian
Risiko dan Direksi melalui Komite Manajemen Risiko.           intern terhadap seluruh aspek kegiatan Bank dengan
Direksi langsung memimpin penerapan manajemen
risiko di lingkungan Bank.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024        165
Page 168
                                                                                                      Manajemen Risiko




      menggunakan pendekatan berbasis risiko di antaranya terhadap aspek kecukupan sumber daya manusia, pelayanan
      nasabah, infrastruktur bank maupun kualitas pelaksanaan proses-proses utama yang memiliki risiko bagi Bank.

      Internal Audit melakukan pemantauan status perbaikan pada setiap temuan secara berkala dan melaporkannya
      kepada Direktur Utama, Direksi maupun Komite Audit. Pelaksanaan fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Internal
      Audit dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan
      Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan International Practices of Professional Framework (IPPF) yang ditetapkan
      oleh Intitute of Internal Auditors (IIA). Setiap 3 (tiga) tahun Bank melakukan audit terhadap fungsi pengawasan yang
      dilakukan Internal Audit oleh pihak yang independen untuk meninjau kesesuaian pelaksanaan dengan standar yang
      berlaku.



      Skema Model Tiga Lini Pertahanan dan Alur Pengendalian Intern

                            Risk Monitoring Functions & Audit Committees



                Board of Directors (BoD)/Board of Management BoM)



                    Coordination & Collaboration




                                                                                                  External Auditors



                                                                                                                      Regulators
            1st Line of Defense         2nd Line of Defense            3rd Line of Defense


             Risk Taking Unit           Risk Management                    Internal Audit


            Business Risk/ICR           Compliance & Legal


                                        Finance & Planning


                                        Human Resources




      PENGUNGKAPAN PERMODALAN

      Struktur Permodalan
      Kompleksitas produk dan kegiatan usaha Bank terus berkembang. Begitu pun metode dan teknik pengukuran risiko
      pada industri perbankan. Sebagai respons, Bank harus selalu menjaga kecukupan modal agar dapat mengantisipasi
      risiko-risiko yang dihadapi Bank.

      Bank juga harus melakukan pengelolaan modal untuk memastikan bahwa modal yang dimiliki saat ini berada di
      atas tingkat minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Permodalan juga harus memadai guna
      mengantisipasi risiko-risiko yang dihadapi serta mendukung rencana bisnis serta rencana strategis Bank di masa
      yang akan datang.

      Posisi permodalan Bank per tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, adalah sebagai
      berikut:




166   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 169
                                                                                                                   Manajemen Risiko




Laporan Key Metrics Secara Konsolidasi per 31 Desember 2024
                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

 No.                                Deskripsi                               T            T–1           T–2           T–3             T–4

 Modal yang Tersedia (nilai)
   1     Modal Inti Utama (CET1)                                         44.187.414    42.752.113    41.979.587    41.451.022    36.613.893
   2     Modal Inti (Tier 1)                                             44.187.414    42.752.113    41.979.587    41.451.022    36.613.893
   3     Total Modal                                                     49.182.846    47.508.107    46.573.740    46.202.843    41.157.380
 Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
   4     Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                    163.826.500   159.568.951   161.497.382   165.931.552   137.651.897
 Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
   5     Rasio CET1 (%)                                                     26,97%        26,79%        25,99%        24,98%         26,60%
   6     Rasio Tier 1 (%)                                                   26,97%        26,79%        25,99%        24,98%         26,60%
   7     Rasio Total Modal (%)                                              30,02%        29,77%        28,84%        27,84%         29,90%
 Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
   8     Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%)                    2,50%         2,50%         2,50%         2,50%          2,50%
   9     Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%)                     0,00%         0,00%         0,00%         0,00%          0,00%
  10     Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%)               1,00%         1,00%         1,00%         1,00%          1,00%
  11     Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)            3,50%         3,50%         3,50%         3,50%          3,50%
  12     Komponen CET1 untuk buffer                                         20,84%        20,59%        19,66%        18,65%         20,60%
 Rasio pengungkit sesuai Basel III
  13     Total Eksposur                                                 267.196.511   253.913.106   259.131.202   261.676.484   223.139.453
  14     Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari                       16,54%        16,84%        16,20%        15,84%         16,41%
         penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
         memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
 14b     Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari                 16,54%        16,84%        16,20%        15,84%         16,41%
         penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
         memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
 14c     Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari                       16,55%         0,00%         0,00%         0,00%          0,00%
         penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
         memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
         memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
         Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
 14d     Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari                 16,55%         0,00%         0,00%         0,00%          0,00%
         penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
         penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
         memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
         memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
         secara gross
 Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
  15     Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)                     41.697.340    39.095.905    47.049.947    39.143.242    32.183.361
  16     Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow)                 17.060.915    16.568.924    19.827.918    16.625.971    17.466.631
  17     LCR (%)                                                          244,40%       235,96%       237,29%       235,43%         184,26%
 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
  18     Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)                     180.332.951   170.940.721   169.825.688   170.415.257   131.606.862
  19     Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)                   144.245.411   143.190.330   146.893.811   147.259.786   115.658.692
  20     NSFR (%)                                                         125,02%       119,38%       115,61%       115,72%         113,79%
 ANALISIS KUALITATIF
 • Modal inti Bank per posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp44,2 triliun, meningkat dibandingkan dengan Modal inti pada periode
   sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan cadangan tambahan modal lainnya dari laba tahun berjalan.
 • Total Modal Bank per posisi 31 Desember 2024 sebesar Rp49,2 triliun, meningkat dibandingkan dengan Total Modal pada periode
   sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada modal inti.
 • Total ATMR mengalami peningkatan di bulan Desember 2024 menjadi Rp163,8 triliun disebabkan oleh peningkatan ATMR risiko kredit.
 • Peningkatan Modal inti menyebabkan Rasio CET1, Rasio Tier 1 & Rasio Total Modal meningkat. Pada Desember 2024 Rasio Total Modal
   berada di posisi 30,02%.

Catatan:
T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya




   PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024             167
Page 170
                                                                                                                    Manajemen Risiko




      Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan
      dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                              Carrying values of items
                                           Carrying                                                                                     Tidak
                                            values                                                                                    mengacu
                                                      Carrying
                                        sebagaimana                                                                                     pada
                                                       values                            Sesuai
                                         tercantum                       Sesuai                        Sesuai          Sesuai        persyaratan
                                                    berdasarkan                        kerangka
                                            dalam                       kerangka                      kerangka        kerangka      permodalan
                                                       prinsip                        counterparty
                                          publikasi                   risiko kredit                  sekuritisasi   risiko pasar        atau
                                                    kehati-hatian                      credit risk
                                           laporan                                                                                  berdasarkan
                                          keuangan                                                                                  pengurangan
                                                                                                                                       modal

       ASET
       Kas                                1.379.647      1.379.647                -             -               -         28.633       1.379.647
       Penempatan pada Bank              19.631.166     19.631.166                -             -               -     6.361.307      19.631.166
       Indonesia
       Penempatan pada bank lain          3.542.001      3.542.001                -             -               -        709.117       3.542.001
       Tagihan spot dan derivatif/        1.748.125      1.748.125                -     1.748.125               -        795.024       1.748.125
       forward
       Surat berharga yang dimiliki      27.981.308     27.981.308                -             -               -     2.238.439      27.981.308
       Surat berharga yang dijual                  -              -               -             -               -               -                -
       dengan janji dibeli kembali
       (repo)
      Tagihan atas surat berharga           468.188        468.188                -       468.188               -               -        468.188
      yang dibeli dengan janji dijual
      kembali (reverse repo)
      Tagihan akseptasi                   3.334.619      3.334.619                -             -               -     1.362.820        3.334.619
      Kredit yang diberikan             169.232.858    169.232.858    169.232.858               -               -    42.145.059     169.232.858
      Pembiayaan syariah                 10.171.759     10.171.759     10.171.759               -               -               -    10.171.759
      Penyertaan modal                       75.285         75.285                -             -               -         52.763          22.522
      Aset keuangan lainnya               1.218.012      1.218.012                -             -               -        472.469       1.218.012
      Cadangan kerugian penurunan        (5.911.900)    (5.911.900)               -             -               -        (41.807)    (5.911.900)
      nilai aset keuangan -/-
      a. Surat berharga yang dimiliki          (593)          (593)               -             -               -           (442)           (593)
      b. Kredit yang diberikan dan       (5.893.610)    (5.893.610)    (5.893.610)              -               -        (25.894)    (5.893.610)
         pembiayaan syariah
      c. Lainnya                            (17.697)       (17.697)               -             -               -        (15.470)        (17.697)
      Aset tidak berwujud                 6.195.729      6.195.729                -             -               -               -                -
      Akumulasi amortisasi aset tidak    (3.386.613)    (3.386.613)               -             -               -               -                -
      berwujud -/-
      Aset tetap dan inventaris           6.058.147      6.058.147                -             -               -               -      6.058.147
      Akumulasi penyusutan aset          (3.773.725)    (3.773.725)               -             -               -               -    (3.773.725)
      tetap dan inventaris -/-
      Aset non produktif                    161.400       161.400                 -             -               -               -        161.400
      a. Properti terbengkalai                     -              -               -             -               -               -                -
      b. Agunan yang diambil alih           161.400       161.400         161.400               -               -               -        161.400
      c. Rekening tunda                            -              -               -             -               -               -                -
      d. Aset antarkantor                          -              -               -             -               -               -                -
      Aset lainnya                        2.970.421      2.970.421                -             -               -          1.487       2.600.018
      TOTAL ASET                        241.096.427    241.096.427    173.672.407       2.216.313               -    54.083.505     237.864.145
      LIABILITAS
      Giro                               25.585.492     25.585.492                -             -               -     9.089.341      25.585.492
      Tabungan                           20.004.408     20.004.408                -             -               -     1.484.044      20.004.408
      Deposito                           75.727.911     75.727.911                -             -               -    11.272.656      75.727.911
      Uang Elektronik                              -              -               -             -               -               -                -
      Liabilitas kepada Bank                       -              -               -             -               -               -                -
      Indonesia




168   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 171
                                                                                                              Manajemen Risiko




                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                       Carrying values of items
                                     Carrying                                                                                   Tidak
                                      values                                                                                  mengacu
                                                Carrying
                                  sebagaimana                                                                                   pada
                                                 values                           Sesuai
                                   tercantum                      Sesuai                        Sesuai          Sesuai       persyaratan
                                              berdasarkan                       kerangka
                                      dalam                      kerangka                      kerangka        kerangka     permodalan
                                                 prinsip                       counterparty
                                    publikasi                  risiko kredit                  sekuritisasi   risiko pasar       atau
                                              kehati-hatian                     credit risk
                                     laporan                                                                                berdasarkan
                                    keuangan                                                                                pengurangan
                                                                                                                               modal
Liabilitas kepada bank lain           757.714       757.714                -             -               -              -        757.714
Liabilitas spot dan derivatif/      1.558.841      1.558.841               -     1.558.841               -        347.449      1.558.841
forward
Liabilitas atas surat berharga               -             -               -             -               -              -                -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi                3.162.381      3.162.381               -             -               -     1.245.065       3.162.381
Surat berharga yang diterbitkan     2.939.924      2.939.924               -             -               -              -      2.939.924
Pinjaman/Pembiayaan yang           52.632.885     52.632.885               -             -               -    44.311.657     49.413.885
diterima
Setoran jaminan                              -             -               -             -               -              -                -
Liabilitas antarkantor                       -             -               -             -               -              -                -
Liabilitas lainnya                  3.980.832      3.980.832               -             -               -        539.691      3.980.832
Kepentingan minoritas (minority     6.978.665      6.978.665               -             -               -              -      6.978.665
interest)
TOTAL LIABILITAS                  193.329.053    193.329.053               -     1.558.841               -    68.289.905    190.110.053
EKUITAS
Modal disetor                         212.919       212.919                -             -               -              -                -
a. Modal dasar                        300.000       300.000                -             -               -              -
b. Modal yang belum disetor           (87.081)      (87.081)               -             -               -              -
   -/-
c. Saham yang dibeli kembali                 -             -               -             -               -              -
   (treasury stock) -/-
Tambahan modal disetor             17.798.165     17.798.165               -             -               -              -        236.534
a. Agio                            17.561.631     17.561.631               -             -               -              -                -
b. Disagio -/-                               -             -               -             -               -              -                -
c. Dana setoran modal                        -             -               -             -               -              -                -
d. Lainnya                            236.534       236.534                -             -               -              -        236.534
Penghasilan komprehensif lain       1.059.210      1.059.210               -             -               -              -        106.049
a. Keuntungan                       1.139.273      1.139.273               -             -               -              -        186.112
b. Kerugian -/-                       (80.063)      (80.063)               -             -               -              -        (80.063)
Cadangan                               42.953         42.953               -             -               -              -                -
a. Cadangan umum                       42.953         42.953               -             -               -              -                -
b. Cadangan tujuan                           -             -               -             -               -              -                -
Laba/rugi                          28.654.127     28.654.127               -             -               -              -                -
a. Tahun-tahun lalu                26.312.808     26.312.808               -             -               -              -                -
b. Tahun berjalan                   2.812.986      2.812.986               -             -               -              -                -
c. Dividen yang dibayarkan -/-       (471.667)     (471.667)               -             -               -              -                -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT           47.767.374     47.767.374               -             -               -              -        342.583
DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK
TOTAL EKUITAS                      47.767.374     47.767.374               -             -               -              -        342.583
TOTAL LIABILITAS DAN              241.096.427    241.096.427               -     1.558.841               -    68.289.905    190.452.636
EKUITAS
ANALISA KUALITATIF
Pada jenis aset keuangan, pemberian kredit dan pembiayaan syariah merupakan aset dengan ekposur terbesar yang memiliki risiko kredit
dan risiko pasar. Terkait dengan risiko kredit, atas ekposur tersebut telah diperhitungkan pencadangannya sebagaimana ketentuan yang
berlaku. Sementara terkait dengan risiko pasar, Bank telah menetapkan metode pengukuran risiko dan melakukan pemantauan risiko suku
bunga di Banking Book yang dilaporkan secara berkala di rapat komite ALCO.



 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024              169
Page 172
                                                                                                                           Manajemen Risiko




      Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
      Nilai Eksposur sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
                                                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                  Item sesuai:

                                                                               Total                                        Kerangka
                                                                                             Kerangka       Kerangka                         Kerangka
                                                                                                                           Counterparty
                                                                                           risiko kredit   sekuritisasi                    risiko pasar
                                                                                                                            credit risk
       Nilai asset carrying value sesuai dengan cakupan konsolidasi         241.096.427    173.672.407                -       2.216.313     54.083.505
       ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada
       template LI1)
       Nilai liabilities carrying value sesuai lingkup sesuai dengan        241.096.427                -              -       1.558.841     68.289.905
       cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
       dilaporkan pada template LI1)
       Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan                  -   173.672.407                -         657.472   (14.206.399)
       kehati-hatian
       Nilai rekening administratif                                         147.228.140    147.228.140                -               -                 -
       Perbedaan valuasi                                                               -               -              -               -                 -
       Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada                  -               -              -               -                 -
       baris 2.
       Perbedaan provisi                                                               -               -              -               -                 -
       Perbedaan prudential filters                                                    -               -              -               -                 -
       Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan                      -               -              -               -                 -
       konsolidasi ketentuan kehati-hatian




      Format Standar Pengungkapan Perhitungan Basel III (CC1) 31 Desember 2024
                                                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)

       No                                            Komponen                                                     Bank                 Konsolidasi

       Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
        1     Saham biasa (termasuk stock surplus)                                                                  17.778.846              17.774.550
        2     Laba ditahan                                                                                          23.268.559              28.654.127
        3     Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain)                                                 986.741              996.114
        4     Modal yang yang termasuk phase out dari CET1                                                                   N/A                    N/A
        5     Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                                              -                       -
        6     CET1 sebelum regulatory adjustment                                                                    42.034.146              47.424.791
       CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
        7     Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading                               -                       -
              book
        8     Goodwill                                                                                                          -           (1.098.208)
        9     Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights)                                             (758.910)             (1.710.908)
        10    Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability                                                    N/A                    N/A
        11    Cash-flow hedge reserve                                                                                        N/A                    N/A
        12    Shortfall on provisions to expected losses                                                                     N/A                    N/A
        13    Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                                                            -                       -
        14    Peningkatan/penurunan nilai wajar atas liabilitas keuangan (DVA)                                                  -                       -
        15    Aset pensiun manfaat pasti                                                                                     N/A                    N/A
        16    Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca)                                         N/A                    N/A
        17    Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain                                                         -                       -
        18    Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi                           N/A                    N/A
              secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
              lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
        19    Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar                              N/A                    N/A
              cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
              atas batasan 10%)
        20    Mortgage servicing rights                                                                                         -                       -




170   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 173
                                                                                                        Manajemen Risiko




                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)

No                                            Komponen                                        Bank              Konsolidasi
21     Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan                N/A                  N/A
       10%, net dari kewajiban pajak)
22     Jumlah melebihi batasan 15% dari:                                                                N/A                  N/A
23     Investasi signifikan pada saham biasa financials                                                 N/A                  N/A
24     Mortgage servicing right                                                                         N/A                  N/A
25     Pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                                          N/A                  N/A
26     Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                     (8.633.239)             (428.261)
26.a   Selisih PPKA dan CKPN                                                                    (662.403)                        -
26.b   PPA atas aset non produktif                                                                   (5.095)              (5.095)
26.c   Aset Pajak Tangguhan                                                                     (129.036)              (370.403)
26.d   Penyertaan                                                                              (7.836.705)               (52.763)
26.e   Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                                                      -                     -
26.f   Eksposur sekuritisasi                                                                               -                     -
26.g   Lainnya                                                                                             -                     -
27     Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor                           -                     -
       pengurangnya
28     Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1                                 (9.392.149)           (3.237.377)
29     Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                                                   32.641.997            44.187.414
Modal Inti Tambahan (AT 1) : Instrumen
30     Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus)                                  -                     -
31     Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi                                 -                     -
32     Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi                              -                     -
33     Modal yang yang termasuk phase out dari AT1                                                      N/A                  N/A
34     Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam perhitungan KPMM                 -                     -
       secara konsolidasi
35     Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out                                  N/A                  N/A
36     Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment                                                           -                     -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37     Investasi pada instrumen AT1 sendiri                                                             N/A                  N/A
38     Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain                                             -                     -
39     Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi              N/A                  N/A
       secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
       lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40     Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar                N/A                  N/A
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
       atas batasan 10%)
41     Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                                 -                     -
41.a   Penempatan dana pada instrumen AT1 pada bank lain                                                   -                     -
42     Penyesuaian pada AT1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya                         -                     -
43     Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT1                                        -                     -
44     Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                                                                -                     -
45     Jumlah Modal Inti (Tier 1) = (CET1 + AT 1)                                              32.641.997            44.187.414
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46     Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus)                     3.219.000             3.219.000
47     Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2                                                   N/A                  N/A
48     Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan                   -                     -
       KPMM secara konsolidasi
49     Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                      N/A                  N/A
50     Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling          1.515.951             1.776.432
       tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51     Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang                                 4.734.951             4.995.432




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024              171
Page 174
                                                                                                             Manajemen Risiko




                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)

       No                                          Komponen                                           Bank            Konsolidasi

      Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
       52    Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                                           N/A                 N/A
       53    Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain                                          -                     -
       54    Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar                   N/A                 N/A
             cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
             Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
             ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk Bank
             Sistemik)
       55    Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC bank, entitas keuangan                        N/A                 N/A
             dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
             diperkenankan)
       56    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                                 -                     -
      56.a   Sinking fund                                                                                        -                     -
      56.b   Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain                                                -                     -
       57    Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap                                     -                     -
       58    Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment                               4.734.951          4.995.432
       59    Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                                 37.376.948         49.182.846
       60    Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                               133.551.883       163.826.500
      Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
       61    Rasio CET1 – persentase terhadap ATMR                                                         24,44%              26,97%
       62    Rasio Modal Inti (Tier 1) – persentase terhadap ATMR                                          24,44%              26,97%
       63    Rasio Total Modal – persentase terhadap ATMR                                                  27,99%              30,02%
       64    Tambahan modal (buffer) – persentase terhadap AMTR                                              8,00%              8,00%
       65    Capital Conservation Buffer                                                                     2,50%              2,50%
       66    Countercyclical Buffer                                                                          0,00%              0,00%
       67    Capital Surcharge untuk Bank Sistemik                                                           1,00%              1,00%
       68    CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer – persentase terhadap ATMR                          18,44%              20,84%
      National minimal (jika berbeda dengan Basel 3)
       69    Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                       N/A                 N/A
       70    Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                      N/A                 N/A
       71    Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                 N/A                 N/A
      Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
       72    Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain                                         N/A                 N/A
       73    Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan                                            N/A                 N/A
       74    Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)                                              N/A                 N/A
       75    Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak)              N/A                 N/A
      Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
       76    Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan                       N/A                 N/A
             pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
       77    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar                        N/A                 N/A
       78    Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan                       N/A                 N/A
             pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
       79    Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB                            N/A                 N/A
      Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
       80    Cap pada CET 1 yang temasuk phase out                                                             N/A                 N/A
       81    Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah               N/A                 N/A
             redemptions dan maturities)
       82    Cap pada AT1 yang temasuk phase out                                                               N/A                 N/A
       83    Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah                N/A                 N/A
             redemptions dan maturities)
       84    Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out                                                            N/A                 N/A
       85    Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah             N/A                 N/A
             redemptions dan maturities)




172   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 175
                                                                                                            Manajemen Risiko




Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
                                                                                                                       (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                    Neraca Konsolidasi
                                                                                                                     dengan cakupan
                                                                                                                       konsolidasi
                                                                                             Neraca Publikasi
 No                                           POS POS                                                                  berdasarkan
                                                                                                                        ketentuan
                                                                                                                      kehati-hatian
                                                                                             31 Desember 2024       31 Desember 2024

 ASET
  1.    Kas                                                                                           777.352                 1.379.647
  2.    Penempatan pada Bank Indonesia                                                              17.961.837               19.631.166
  3.    Penempatan pada bank lain                                                                    2.973.145                3.542.001
  4.    Tagihan spot dan derivatif                                                                   1.417.452                1.748.125
  5.    Surat berharga                                                                              19.332.166               27.981.308
  6.    Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo)                                           -                        -
  7.    Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)            468.188                   468.188
  8.    Tagihan akseptasi                                                                            3.334.619                3.334.619
  9.    Kredit                                                                                     145.938.051             169.232.858
 10.    Pembiayaan syariah                                                                                      -            10.171.759
 11.    Penyertaan                                                                                   7.859.227                    75.285
 12.    Aset keuangan lainnya                                                                        1.046.024                1.218.012
 13.    Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-                                         (3.016.696)              (5.911.900)
        a. Surat berharga                                                                                 (593)                     (593)
        b. Kredit                                                                                   (2.998.406)              (5.893.610)
        c. Lainnya                                                                                     (17.697)                  (17.697)
 14.    Aset tidak berwujud                                                                          3.204.551                6.195.729
        Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                                (2.445.641)              (3.386.613)
 15.    Aset tetap dan inventaris                                                                    3.893.607                6.058.147
        Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                                          (2.300.746)              (3.773.725)
 16.    Aset non produktif                                                                              54.523                  161.400
        a. Properti terbengkalai                                                                                -                        -
        b. Aset yang diambil alih                                                                       54.523                  161.400
        c. Rekening tunda                                                                                       -                        -
        d. Aset antar kantor                                                                                    -                        -
 17.    Aset lainnya                                                                                 2.045.782                2.970.421
        TOTAL ASET                                                                                 202.543.441             241.096.427




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024                 173
Page 176
                                                                                                    Manajemen Risiko




                                                                                                                  (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                               Neraca Konsolidasi
                                                                                                                dengan cakupan
                                                                                                                  konsolidasi
                                                                                        Neraca Publikasi
       No                                          POS POS                                                        berdasarkan
                                                                                                                   ketentuan
                                                                                                                 kehati-hatian
                                                                                        31 Desember 2024       31 Desember 2024

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITAS
        1.   Giro                                                                              25.586.525               25.585.492
        2.   Tabungan                                                                          16.909.498               20.004.408
        3.   Simpanan berjangka                                                                67.926.531               75.727.911
        4.   Dana investasi revenue sharing                                                                -                        -
        5.   Pinjaman dari Bank Indonesia                                                                  -                        -
        6.   Pinjaman dari bank lain                                                             760.624                   757.714
        7.   Liabilitas spot dan derivatif                                                      1.320.897                1.558.841
        8.   Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo)                      -                        -
        9.   Utang akseptasi                                                                    3.162.381                3.162.381
       10.   Surat berharga yang diterbitkan                                                    1.742.884                2.939.924
       11.   Pinjaman yang diterima                                                            40.516.139               52.632.885
       12.   Setoran jaminan                                                                               -                        -
       13.   Liabilitas antar kantor                                                                       -                        -
       14.   Liabilitas pajak tangguhan                                                         2.403.078                3.980.832
       15.   Liabilitas lainnya                                                                            -             6.978.665
             TOTAL LIABILITAS                                                                 160.328.557             193.329.053




174   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 177
                                                                             Manajemen Risiko




                                                                                        (dalam jutaan rupiah)

                                                                                     Neraca Konsolidasi
                                                                                      dengan cakupan
                                                                                        konsolidasi
                                                              Neraca Publikasi
No                                         POS POS                                      berdasarkan
                                                                                         ketentuan
                                                                                       kehati-hatian
                                                              31 Desember 2024       31 Desember 2024

EKUITAS
16.   Modal disetor                                                    212.919                   212.919
      a. Modal dasar                                                   300.000                   300.000
      b. Modal yang belum disetor -/-                                  (87.081)                   (87.081)
      c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                          -                        -
17.   Tambahan modal disetor                                         17.826.728               17.798.165
      a. Agio                                                        17.565.927               17.561.631
      b. Disagio -/-                                                             -                        -
      c. Dana setoran modal                                                      -                        -
      d. Lainnya                                                       260.801                   236.534
18.   Penghasilan komprehensif lain                                    863.725                 1.059.210
      a. Keuntungan                                                    943.788                 1.139.273
      b. Kerugian -/-                                                  (80.063)                   (80.063)
19.   Cadangan                                                           42.953                    42.953
      a. Cadangan umum                                                   42.953                    42.953
      b. Cadangan tujuan                                                         -                        -
20.   Laba/rugi                                                      23.268.559               28.654.127
      a. Tahun-tahun lalu                                            21.509.956               26.312.808
      b. Tahun berjalan                                               2.230.270                2.812.986
      c. Dividen yang dibayarkan -/-                                  (471.667)                 (471.667)
      Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik          42.214.884               47.767.374
      TOTAL EKUITAS                                                  42.214.884               47.767.374
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                        202.543.441             241.096.427




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                               LAPORAN TAHUNAN 2024                  175
Page 178
                                                                                                              Manajemen Risiko




      Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan (CCA)
      31 Desember 2024
                                                                                                           Bank
       No                              Pertanyaan
                                                                             Modal Disetor                        Pinjaman Subordinasi
        1   Penerbit                                                         PT Bank SMBC                                SMBC
                                                                             Indonesia, Tbk.
        2   Nomor identifikasi                                            ISIN : 101000118508                             N/A
        3   Hukum yang digunakan                                            Hukum Indonesia                         Hukum Indonesia
       3a   Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan
            pada Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk
            instrumen TLAC sah lainnya diatur oleh hukum asing)
            Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
        4   Pada saat masa transisi                                                N/A                                    N/A
        5   Setelah masa transisi                                                 CET1                                    T2
        6   Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau            Individu                               Individu
            Konsolidasi dan Individu
        7   Jenis instrumen                                                   Saham Biasa                         Pinjaman Subordinasi
        8   Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM                          17.778.846                              3.219.000
        9   Nilai Par dari instrumen                                             212.919                                   -
       10   Klasifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan                        Ekuitas                      Liabilitas – Amortised Cost
       11   Tanggal penerbitan                                                      -              26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
                                                                                                   2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
                                                                                                    & 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
                                                                                                        Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024
                                                                                                                    (USD 100 juta)
       12   Tidak ada jatuh tempo (perpertual) atau dengan jatuh tempo          Perpetual                         Dengan Jatuh Tempo
       13   Tanggal Jatuh tempo                                                     -                                  31-Jul-31
       14   Eksekusi Call Option atas persetujuan Otoritas Jasa                   Tidak                                  Tidak
            Keuangan
       15   Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call              -                                     N/A
            option lainnya (bila ada)
       16   Subsequent call option Kupon/deviden                                    -                                     N/A
       17   Dividen / Kupon dengan bunga tetap atau floating                        -                                     N/A
       18   Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan             -                                     N/A
       19   Ada atau tidaknya dividend stopper                                      -                                     N/A
       20   Fully discretionary; partial or mandatory                               -                                     N/A
       21   Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain                        -                                     N/A
       22   Non kumulatif atau kumulatif                                            -                                     N/A
       23   Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi                  Tidak dapat dikonversi                          N/A
       24   Jika dikonversi, sebutkan trigger point-nya.                            -                                     N/A
       25   Jika dikonversi, apakah seluruh atau sebagaian                          -                                     N/A
       26   Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya                             -                                     N/A
       27   Jika dikonversi; apakah mandatory atau optional                         -                                     N/A
       28   Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya                   -                                     N/A
       29   Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts              -                                     N/A
            into
       30   Fitur Write-down                                                      Tidak                                   N/A
       31   Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya                           -                                     N/A
       32   Jika terjadi write down, apakah penuh atau sebagian                     -                                     N/A
       33   Jika terjadi write down; permanent atau temporer                        -                                     N/A
       34   Jika terjadi write down temporer, jelaskan mechanisme                   -                                     N/A
            write-up
       35   Hierarki instrumen pada saat likuidasi                                  -                   Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
       36   Apakah terdapat fitur yang non-compliant                              Tidak                                   N/A
       37   Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant                              -                                     N/A




176   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 179
                                                                              Manajemen Risiko




                              Konsolidasi
   Modal Disetor                      Pinjaman Subordinasi
   PT Bank SMBC                               SMBC
   Indonesia, Tbk.
ISIN : 101000118508                            N/A
  Hukum Indonesia                        Hukum Indonesia




         N/A                                   N/A
        CET1                                    T2
       Individu                              Individu

    Saham Biasa                        Pinjaman Subordinasi
     17.774.550                             3.219.000
       212.919                                   -
       Ekuitas                      Liabilitas – Amortised Cost
          -              26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
                         2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
                          & 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
                              Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024
                                          (USD 100 juta)
      Perpetual                        Dengan Jatuh Tempo
          -                                 31-Jul-31
        Tidak                                 Tidak

          -                                    N/A

          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
Tidak dapat dikonversi                         N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A

        Tidak                                  N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A
          -                                    N/A

          -                   Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
        Tidak                                  N/A
          -                                    N/A




          PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                         LAPORAN TAHUNAN 2024   177
Page 180
                                                                                                                     Manajemen Risiko




      Laporan Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
      Triwulanan Bank Umum Konvensional
                                                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                      31 Desember 2024                   31 Desember 2023
                                       Komponen Modal                                      Diaudit                            Diaudit
                                                                                   Individual       Konsolidasian    Individual         Konsolidasian

      I    Modal Inti (Tier 1)                                                     32.641.997          44.187.414    31.015.970             36.613.893
           1   CET 1                                                               32.641.997          44.187.414    31.015.970             36.613.893
               1.1   Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock)                 212.919             212.919       161.136                161.136
               1.2   Cadangan Tambahan Modal                                       41.153.729          47.206.777    33.399.879             38.337.357
                     1.2.1   Faktor Penambah                                       41.821.227          47.211.872    33.401.956             38.339.434
                             1.2.1.1   Pendapatan komprehensif lainnya                943.788             953.161       953.361                957.130
                                       1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran                       -                -                -                     -
                                                 laporan keuangan
                                       1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari               12.410              12.646         2.804                   2.906
                                                 peningkatan nilai wajar aset
                                                 keuangan yang diukur pada
                                                 nilai wajar melalui penghasilan
                                                 komprehensif lain
                                       1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset         931.378             940.515       950.557                954.224
                                                 tetap
                             1.2.1.2   Cadangan tambahan modal lainnya (other      40.877.439          46.258.711    32.448.595             37.382.304
                                       disclosed reserves)
                                       1.2.1.2.1 Agio                              17.565.927          17.561.631    10.914.866             10.909.389
                                       1.2.1.2.2 Cadangan umum                         42.953              42.953        32.596                  32.596
                                       1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu             21.038.289          25.841.141    19.400.422             24.081.985
                                       1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan                2.230.270           2.812.986     2.100.711              2.358.334
                                       1.2.1.2.5 Dana setoran modal                             -                -                -                     -
                                       1.2.1.2.6 Lainnya                                        -                -                -                     -
                     1.2.2   Faktor Pengurang                                        (667.498)             (5.095)       (2.077)                 (2.077)
                             1.2.2.1   Pendapatan komprehensif lainnya                          -                -                -                     -
                                       1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran                      -                -                -                     -
                                                 laporan keuangan
                                       1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari                          -                -                -                     -
                                                 penurunan nilai wajar aset
                                                 keuangan yang diukur pada
                                                 nilai wajar melalui penghasilan
                                                 komprehensif lain
                             1.2.2.2   Cadangan tambahan modal lainnya (other        (667.498)             (5.095)       (2.077)                 (2.077)
                                       disclosed reserves)
                                       1.2.2.2.1 Disagio                                        -                -                -                     -
                                       1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu                          -                -                -                     -
                                       1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan                            -                -                -                     -
                                       1.2.2.2.4 Selisih kurang antara               (662.403)                   -                -                     -
                                                 Penyisihan Penilaian Kualitas
                                                 Aset (PPKA) dan Cadangan
                                                 Kerugian Penurunan Nilai
                                                 (CKPN) atas aset produktif
                                       1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah                          -                -                -                     -
                                                 penyesuaian nilai wajar dari
                                                 instrumen keuangan dalam
                                                 Trading Book
                                       1.2.2.2.6 PPKA non-produktif                    (5.095)             (5.095)       (2.077)                 (2.077)
                                       1.2.2.2.7 Lainnya                                        -                -                -                     -
               1.3   Kepentingan Non-Pengendali yang dapat diperhitungkan                       -                -                -                     -
               1.4   Faktor Pengurang Modal Inti Utama                             (8.724.651)         (3.232.282)   (2.545.045)            (1.884.600)
                     1.4.1   Pajak tangguhan                                         (129.036)          (370.403)      (441.560)              (715.152)




178   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 181
                                                                                                                     Manajemen Risiko




                                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)

                                                                                    31 Desember 2024                   31 Desember 2023
                                     Komponen Modal                                      Diaudit                            Diaudit
                                                                                 Individual       Konsolidasian    Individual         Konsolidasian

                  1.4.2   Goodwill                                                            -      (1.098.208)                -             (61.116)
                  1.4.3   Aset tidak berwujud                                      (758.910)         (1.710.908)     (817.524)            (1.028.268)
                  1.4.4   Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor          (7.836.705)            (52.763)   (1.285.961)                (80.064)
                          pengurang
                  1.4.5   Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                      -                -                -                     -
                  1.4.6   Eksposur sekuritisasi                                               -                -                -                     -
                  1.4.7   Faktor pengurang modal inti utama lainnya                           -                -                -                     -
                          1.4.7.1    Penempatan dana pada instrumen AT 1                      -                -                -                     -
                                     dan/atau Tier 2 pada bank lain
                          1.4.7.2    Kepemilikan silang pada entitas lain yang                -                -                -                     -
                                     diperoleh berdasarkan peralihan karena
                                     hukum, hibah, atau hibah wasiat
                          1.4.7.3    Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit                  -                -                -                     -
                                     akibat kegagalan settlement (settlement
                                     risk) - Non Delivery Versus Payment
                          1.4.7.4    Eksposur di Perusahaan Anak yang                         -                -                -                     -
                                     melakukan kegiatan usaha berdasarkan
                                     prinsip syariah (apabila ada)
        2   Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1)                                      -                -                -                     -
            2.1   Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1                                    -                -                -                     -
            2.2   Agio/Disagio                                                                -                -                -                     -
            2.3   Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan                                        -                -                -                     -
                  2.3.1   Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau                        -                -                -                     -
                          Tier 2 pada bank lain
                  2.3.2   Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh                 -                -                -                     -
                          berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
                          hibah wasiat
II      Modal Pelengkap (Tier 2)                                                  4.734.951           4.995.432     4.436.444              4.543.487
        1   Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang                  3.219.000           3.219.000     2.976.753              2.976.753
            memenuhi persyaratan Tier 2
            1.1   Saham preferen (perpetual kumulatif, non perpetual),                        -                -                -                     -
                  setelah dikurangi pembelian kembali
            1.2   Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif, non                        -                -                -                     -
                  perpetual), setelah dikurangi pembelian kembali
            1.3   Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif, non perpetual),      3.219.000           3.219.000     3.079.400              3.079.400
                  setelah dikurangi pembelian kembali
            1.4   Mandatory convertible bond                                                  -                -                -                     -
            1.5   Penerbitan tier 2 oleh perusahaan anak berupa bank dan                      -                -                -                     -
                  non bank yang dibeli oleh pihak lain (konsolidasi)
            1.6   Amortisasi berdasarkan jangka waktu tersisa (-)                             -                -      102.647                102.647
        2   Agio/Disagio                                                                      -                -                -                     -
        3   Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung            1.515.951           1.776.432     1.459.691              1.566.734
            (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
        4   Faktor Pengurang Modal Pelengkap                                                  -                -                -                     -
            4.1   Sinking Fund                                                                -                -                -                     -
            4.2   Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain                        -                -                -                     -
            4.3   Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh                         -                -                -                     -
                  berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah
                  wasiat
TOTAL MODAL                                                                      37.376.948          49.182.846    35.452.414             41.157.380




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024                     179
Page 182
                                                                                                                        Manajemen Risiko




                                                                                          31 Desember 2024                  31 Desember 2023
                                                                                               Diaudit                           Diaudit
                                                                                       Individual   Konsolidasian       Individual      Konsolidasian

       Aset Tertimbang Menurut Risiko
       ATMR Risiko Kredit                                                             121.209.907        151.246.559   116.728.894        125.294.554
       ATMR Risiko Pasar                                                                1.850.461          1.850.461      1.856.501          1.856.501
       ATMR Risiko Operasional                                                         10.491.515         10.729.480     10.225.433         10.500.842
       Total ATMR                                                                     133.551.883        163.826.500   128.810.828        137.651.897
       Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko (%)                                                 9,20%               9,18%         9,21%               9,21%
       Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
       Dari CET 1 (%)                                                                      6,00%               6,13%         6,00%               6,00%
       Dari AT 1 (%)                                                                       0,00%               0,00%         0,00%               0,00%
       Dari Tier 2 (%)                                                                     3,20%               3,05%         3,21%               3,21%
       Rasio KPMM
       Rasio CET 1 (%)                                                                    24,44%             26,97%         24,08%              26,60%
       Rasio Tier 1 (%)                                                                   24,44%             26,97%         24,08%              26,60%
       Rasio Tier 2 (%)                                                                    3,55%               3,05%         3,44%               3,30%
       Rasio KPMM (%)                                                                     27,99%             30,02%         27,52%              29,90%
       CET 1 Untuk Buffer (%)                                                             18,44%             20,84%         18,08%              20,60%
       Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%)
       Capital Conservation Buffer (%)                                                     2,50%               2,50%         2,50%               2,50%
       Countercyclical Buffer (%)                                                          0,00%               0,00%         0,00%               0,00%
       Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%)                                           1,00%               1,00%         1,00%               1,00%


      Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
                                                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                  Jumlah
       No.                                                Keterangan
                                                                                                                       Individu          Konsolidasi
        1     Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi CKPN)               205.560.137        247.008.327
              Penyesuaian:
        2           Penyesuaian untuk nilai investasi pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi dan/                       -                     -
                    atau entitas lain berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di
                    luar cakupan konsolidasi secara ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
        3           Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari                               -                     -
                    (underlying) yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual
                    putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip
                    kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.
                    Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah
                    dikurangkan dari total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
        4           Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
                    dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
        5           Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
                    akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio
                    Leverage.
        6           Penyesuaian untuk nilai pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler dengan                           -                     -
                    menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
        7           Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana                          -                     -
                    diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
        8           Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif.                                                2.565.914           2.235.241
        9           Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh                 561.944             561.944
                    transaksi Reverse Repo.
        10          Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah                  26.170.297          26.187.300
                    dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
        11          Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian                  (11.634.833)         (8.796.301)
                    Penurunan Nilai (CKPN).
        12          Penyesuaian lainnya                                                                                           -                     -
        13    Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage (Penjumlahan baris 1 + baris 2 s.d baris 12)             223.223.459        267.196.511




180   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 183
                                                                                                                 Manajemen Risiko




Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
                                                                                                                            (dalam jutaan rupiah)

                                                                                         Individu                        Konsolidasi
 No                                    Keterangan
                                                                                     T              T-1              T               T-1

 Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
  1    Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan,       204.142.685    192.249.787      245.260.202     233.298.862
       namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
       (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
  2    Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan                     -                -               -                 -
       kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur
       aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi
       keuangan.
  3    (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi                -                -               -                 -
       derivatif)
  4    (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam                -                -               -                 -
       eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
  5    (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)               (3.016.696)    (3.293.458)      (5.911.900)      (6.123.632)
  6    (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti       (8.618.137)    (8.657.984)      (2.884.401)      (3.119.108)
       sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
  7    Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan                        192.507.852    180.298.345      236.463.901     224.056.122
       Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
 Eksposur Transaksi Derivatif
  8    Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat         1.978.143      2.318.437        1.978.143        2.318.437
       variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian
       saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
  9    Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi                2.005.223      1.948.046        2.005.223        1.948.046
       derivatif
 10    (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan                   -                -               -                 -
       melalui central counterparty (CCP))
 11    Penyesuaian untuk nilai nosional yang efektif dari derivatif kredit                 -                -               -                 -
 12    (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus               -                -               -                 -
       dan pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
 13    Total Eksposur Transaksi Derivatif                                         3.983.366      4.266.483        3.983.366        4.266.483
       Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
 Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
 14    Nilai tercatat aset SFT secara gross                                         468.188                 -      468.188                    -
 15    (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                -                -               -                 -
 16    Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang              93.756                 -        93.756                   -
       mengacu pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur
       dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
 17    Eksposur sebagai agen SFT                                                           -                -               -                 -
 18    Total Eksposur SFT                                                           561.944                 -      561.944                    -
       Penjumlahan dari baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
 19    Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi              147.058.111    142.296.237      147.228.140     142.417.012
       Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
 20    (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen
       atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)             (120.844.548) (116.660.330) (120.997.574) (116.769.027)
 21    (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                            (43.266)        (57.484)        (43.266)         (57.484)
 22    Total Eksposur TRA                                                        26.170.297     25.578.423       26.187.300       25.590.501
       Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
 23    Modal Inti                                                                32.641.997     32.395.092       44.187.414       42.752.113
 24    Total Eksposur (7+13+18+22)                                              223.223.459    210.143.251      267.196.511     253.913.106
Rasio Pengungkit
 25    Nilai Rasio pengungkit termasuk dampak dari penyesuaian terhadap             14,62%          15,42%          16,54%            16,84%
       pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
       dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
 25a   Nilai Rasio Pengungkit tidak termasuk dampak dari penyesuaian                14,62%          15,42%          16,54%            16,84%
       terhadap pengecualisan sementara atas penempatan giro pada Bank
       Indonesia dalam rangka memenuhi kentetnuan giro wajib minumum
       (jika ada)
 26    Nilai Mininum Rasio Pengungkit                                                    3%               3%             3%                3%
 27    Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit                                          N/A              N/A            N/A              N/A




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024                181
Page 184
                                                                                                                        Manajemen Risiko




                                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                   Individu                      Konsolidasi
       No                                   Keterangan
                                                                                               T              T-1            T               T-1

       Pengungkapan Nilai Rata - Rata
       28    Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah              368.129                0      368.129                 0
             penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
             transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas
             dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       29    Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross,         468.188                0      468.188                 0
             setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale
             accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan
             liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
       30    Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap                    223.029.644               0   267.002.696                0
             pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
             dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
             telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
             gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       30a   Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap              223.029.644               0   267.002.696                0
             pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
             dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
             telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
             gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       31    Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap                14,64%          0,00%         16,55%           0,00%
             pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
             dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
             telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
             gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
       31a   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian                   14,64%          0,00%         16,55%           0,00%
             terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
             Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika
             ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
             secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28



      Secara umum, komponen permodalan didominasi oleh                             dengan rencana pertumbuhan kredit di masa depan.
      modal yang bersifat permanen. Modal inti merupakan                           Modal Bank diproyeksikan meningkat sejalan dengan
      unsur terbesar dari modal Bank. Pada Desember                                akumulasi laba.
      2024, posisi rasio modal inti terhadap ATMR adalah
      sebesar 30,02% (konsolidasi). Rasio tersebut jauh di                         Total modal Bank per 31 Desember 2024 sebesar
      atas ketentuan KPMM minimum dari Otoritas Jasa                               Rp49,2 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2023
      Keuangan. Bank juga akan berupaya terus untuk                                yang sebesar Rp41,2 triliun sebagai hasil dari Right
      mempertahankan KPMM pada tingkat yang sehat.                                 Issue yang dilakukan pada Triwulan I 2024 terkait
                                                                                   akuisisi dua perusahaan pembiayaan yaitu PT Oto
      Struktur permodalan Bank secara konsolidasi                                  Multiartha dan PT Summit Oto Finance, selain juga
      didominasi oleh modal inti (90% dari total modal                             dikontribusikan oleh peningkatan saldo laba.
      SMBC Indonesia secara konsolidasi). Permodalan
      tersebut terdiri dari modal disetor dan cadangan modal                       Kecukupan Modal
      tambahan di antaranya agio dan laba ditahan.                                 SMBC Indonesia menggunakan standar rasio
                                                                                   permodalan untuk memantau kecukupan modal
      Sumber-sumber permodalan yang diharapkan dapat                               sesuai dengan standar industri. Pendekatan OJK
      ditempuh oleh Bank untuk merealisasikan rencana                              untuk mengukur modal tersebut terutama didasarkan
      permodalan ataupun memenuhi kebutuhan permodalan                             pada pemantauan kebutuhan modal yang diwajibkan
      Bank adalah berasal dari Laba Ditahan dan tambahan                           terhadap modal yang tersedia dan Bank secara
      modal dari pemegang saham, baik melalui Rights                               berkesinambungan menerapkan Proses Penilaian
      Issue ataupun penawaran umum. Akumulasi Laba                                 Kecukupan Modal Internal (ICAAP) sesuai peraturan
      Ditahan dipengaruhi oleh besarnya dividen yang                               yang berlaku.
      dibayarkan Bank kepada para pemegang saham
      yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang                                    Hal itu berkenaan dengan penetapan kecukupan modal
      Saham. Dalam menentukan pembayaran dividen, Bank                             sesuai dengan ketentuan profil risiko Bank. Proses ini
      selalu mempertimbangkan kecukupan modal “baik                                dilakukan untuk meningkatkan efektivitas Bank dalam
      dari segi pemenuhan KPMM maupun pemenuhan                                    penerapan manajemen risiko.
      Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) sesuai




182   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 185
                                                                                               Manajemen Risiko




Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam                   terhadap strategi dan target Bank sebagaimana yang
mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR        telah dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat      Rasio permodalan Bank termasuk sangat baik, yaitu
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah        di atas persyaratan yang ditentukan oleh Otoritas Jasa
ditetapkan oleh pihak regulator.                            Keuangan. Tren pertumbuhan modal berdasarkan
                                                            Rencana Bisnis Bank (RBB) juga menunjukkan
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko                kemampuan untuk mendukung ekspansi usaha Bank ke
operasional dengan menggunakan metode                       depan.
Pendekatan Standar. Berdasarkan metode tersebut,
Bank mengalokasikan modal minimum untuk risiko              Demikian pula jika dikaitkan dengan insentif untuk
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen           kebutuhan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk Rasio
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian       Intermediasi Makroprudensial (RIM). Nilai KPMM
Internal (FPKI).                                            Bank telah memenuhi ketentuan minimum yang
                                                            dipersyaratkan OJK, yakni 8,0%-14,0%. Sesuai dengan
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank            hasil penilaian mandiri atas profil risiko Bank, posisi
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan          KPMM berdasarkan profil risiko per Desember 2024
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar.                 adalah 9,18%.
Manajemen Bank memiliki pemahaman yang baik dalam
mengelola permodalan. Bank memandang perencanaan
permodalan sebagai elemen penting untuk mewujudkan          PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO
tujuan strategis.
                                                            A. Risiko Kredit
Bank dengan melakukan analisis atas kecukupan modal         Pengelolaan risiko kredit pada SMBC Indonesia
Bank untuk saat ini dan masa yang akan datang melalui       merupakan pelaksanaan prinsip kehati-hatian untuk
proses perencanaan strategis. Hal ini ditunjukkan           mencegah risiko yang timbul akibat kegagalan pihak
dengan mempertahankan kinerja Bank dan perusahaan           lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank, dalam
induknya melalui pengawasan yang berkesinambungan           hal ini risiko kredit akibat terkonsentrasinya penyediaan
terhadap kualitas manajemen risiko, audit berkala oleh      dana (Risiko Konsentrasi Kredit), risiko kredit akibat
Satuan Kerja Internal Audit, kebijakan yang memadai         kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), risiko
tentang pembagian dividen, serta komitmen manajemen         kredit akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan
                                                            risiko kredit akibat country risk (termasuk transfer risk).


Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kredit



                                          Head of Risk Management




                                                Portfolio Management
                                                        & Policy




                                  Portfolio Management         Credit Risk Alignment
   Risk Management Policy                                                                       Industry Research
                                        Monitoring                 and Strategy




Strategi Manajemen Risiko Kredit
Bank menerapkan strategi manajemen risiko sejalan dengan strategi bisnis secara keseluruhan, dengan
memerhatikan Credit Risk Appetite Framework serta melakukan monitoring secara berkala sesuai dengan Rencana
Bisnis Bank. Strategi manajemen risiko disusun untuk memastikan bahwa eksposur kredit Bank dikelola secara
terkendali sesuai dengan kebijakan kredit, prosedur internal, peraturan dan perundang-undangan, serta ketentuan lain
yang berlaku.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024         183
Page 186
                                                                                                   Manajemen Risiko




      Strategi manajemen risiko kredit yang terstruktur            POJK.03/2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan
      disusun berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut:            Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
      1. Berorientasi jangka panjang untuk memastikan              bagi Bank Umum.
           kelangsungan usaha Bank dengan
           mempertimbangkan kondisi/siklus ekonomi.                Bank senantiasa melakukan kaji ulang atas kebijakan
      2. Komprehensif untuk dapat mengendalikan dan                dan prosedur di bidang kredit secara berkala, terutama
           mengelola risiko beserta mitigasinya.                   jika terdapat perubahan kondisi perekonomian,
                                                                   perubahan peraturan dan/atau pendekatan bisnis.
      Strategi manajemen risiko disusun dengan
      mempertimbangkan faktor-faktor berikut:                      Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan manajemen
      1. Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak              risiko kredit yang sesuai dengan standar global sebagai
           yang mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi        Bank yang aktif secara internasional dan menjalankan
           oleh Bank.                                              kredit secara wajar dan terorganisir demi budaya kredit
      2. Struktur organisasi Bank termasuk kecukupan               Bank yang lebih baik.
           sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung
           dalam menjalankan bisnis bank dan kemampuan             Bank secara aktif terus mengelola dan mengawasi
           Bank untuk mengelola risiko.                            penerapan manajemen risiko dan secara efektif
      3. Komposisi serta diversifikasi portofolio Bank.            melakukan penyempurnaan kebijakan, prosedur, dan
                                                                   pengembangan sistem manajemen risiko.
      Bank dikategorikan sebagai salah satu bank sistemik
      di Indonesia. Oleh karena itu, SMBC Indonesia telah          Selain menetapkan kebijakan dan prosedur, Bank
      menyusun Laporan Rencana Pemulihan (Recovery Plan            juga menetapkan batasan (limit) untuk menjaga agar
      Document), termasuk aspek kualitas aset. Rencana             eksposur risiko kredit sesuai dengan Risk Appetite
      pemulihan tersebut mengidentifikasi pilihan-pilihan          Bank. Limit tersebut, antara lain meliputi limit untuk
      untuk memulihkan kekuatan dan kelayakan finansial jika       kewenangan pengambilan keputusan kredit yang
      Bank menghadapi tekanan yang berat, terutama dalam           disesuaikan dengan kompetensi pengambil keputusan
      hal kualitas aset serta telah membuat dokumen rencana        dan tingkat risikonya serta memastikan bahwa tidak
      resolusi.                                                    ada benturan kepentingan dalam proses kredit yang
                                                                   diberikan kepada nasabah.
      Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
      Bank mengelola dan mengendalikan konsentrasi                 Sementara penetapan BMPK dilaksanakan
      risiko kredit di mana pun risiko tersebut teridentifikasi.   sesuai dengan ketentuan OJK yaitu POJK No. 32/
      Khususnya, terhadap debitur individu dan kelompok,           POJK.03/2018 berikut perubahannya pada POJK No.
      dan industri serta sektor geografis.                         38/POJK/.03/2019 dengan memperhatikan peraturan
                                                                   terkini.
      Dalam mengelola risiko konsentrasi kredit, yang
      dipantau secara ketat oleh Bank, antara lain eksposur        Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
      sektor industri, jenis kredit tertentu serta eksposur        Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
      perorangan dan grup usaha. Hasil pemantauan selalu           Sistem Informasi Manajemen Risiko
      dievaluasi sebagai bagian dari deteksi dini.                 Kerangka kerja pengelolaan risiko kredit SMBC
                                                                   Indonesia diimplementasikan melalui proses terintegrasi
      Kerangka Manajemen Risiko Kredit                             yang terdiri dari proses identifikasi, pengukuran,
      Pengukuran risiko kredit dilakukan berdasarkan               pemantauan, dan pengendalian/mitigasi risiko. Proses
      portofolio dan transaksional. Pengukuran tersebut dapat      identifikasi, antara lain mulai dari penentuan sektor
      menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif sesuai        industri atau segmen nasabah yang akan dibiayai,
      ketentuan standar dari OJK dan/atau best practice yang       analisis atas pengajuan kredit nasabah serta analisis
      diadopsi atau model internal yang dikembangkan oleh          atas produk dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan
      Bank. Pengukuran risiko kredit, antara lain dilakukan        risiko kredit dengan melakukan kajian risiko terhadap
      melalui dua hal yaitu peringkat risiko dan stress test.      Produk Program Kredit serta potensi kenaikan eksposur
                                                                   risiko kreditnya.
      Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
      Limit                                                        Berdasarkan proses identifikasi tersebut, Bank
      Kebijakan perkreditan merupakan pedoman dalam                mengukur risiko kredit dengan indikator utama yang
      pelaksanaan proses kredit yang dilakukan oleh Bank.          menunjukkan kualitas kredit debitur, seperti rasio kredit
      Kebijakan perkreditan SMBC Indonesia mengacu                 bermasalah atau NPL. Bank secara berkala mengukur
      pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/                kualitas aset berkualitas rendah serta melakukan




184   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 187
                                                                                             Manajemen Risiko




pengawasan terhadap debitur yang termasuk dalam            Definisi Aset Non-Performing
watchlist account. Sebagai bagian dari pengukuran          Penggolongan aset harus dilaksanakan untuk aktiva
risiko kredit, stress testing diterapkan untuk menilai     produktif dan aktiva nonproduktif. Pada prinsipnya
ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi ekstrem.           ketentuan mengenai kualitas aktiva mengikuti ketentuan
                                                           yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Sistem pengukuran risiko kredit harus                      No 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset
mempertimbangkan karakteristik produk, jangka              Bank Umum.
waktu, aspek jaminan, potensi gagal bayar (default)
dan kemampuan Bank untuk menyerap potensi                  Penetapan kualitas kredit untuk kredit segmen ritel
kegagalan. Bank juga melakukan proses kuantifikasi,        dan SME di bawah Rp5 Miliar*) berdasarkan ketepatan
antara lain atas komposisi portofolio aset meliputi        pembayaran. Sedangkan untuk segmen SME di atas
jenis, fitur eksposur, pertumbuhan kredit, kecukupan       Rp5 Miliar*), komersial, dan korporasi berdasarkan faktor
pencadangan, tingkat konsentrasi dan kualitas              penilaian 3 pilar.
penyediaan dana, termasuk tingkat aset bermasalah          *)
                                                               dapat berubah sesuai dengan ketentuan OJK yang
dan aset yang telah diambil alih.                              berlaku

Bank memantau eksposur risiko kredit aktual                Definisi Tagihan yang Melewati Jatuh Tempo
dibandingkan limit risiko kredit. Selain itu, memantau     Tagihan yang telah melewati jatuh tempo adalah seluruh
juga pengelolaan kredit yang bermasalah serta              tagihan yang telah tertunggak lebih dari 90 (sembilan
memantau kesesuaian antara kebijakan dengan                puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau
penerapan manajemen risiko kredit.                         pembayaran bunga.

Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan          Definisi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
secara berkesinambungan untuk dapat menyajikan             Bank melakukan evaluasi aset keuangan/kelompok aset
informasi risiko kredit secara berkala. Sistem Informasi   keuangan yang mengalami penurunan nilai pada setiap
Manajemen yang tersedia mencakup tingkat yang              tanggal neraca. Tagihan yang mengalami penurunan
cukup rinci untuk mendeteksi setiap perkembangan           nilai/impairment ditentukan berdasarkan aset keuangan/
yang kurang baik sedini mungkin, sehingga                  kelompok aset keuangan yang terdapat bukti objektif
memungkinkan dilakukannya tindakan secara tepat            mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau
waktu untuk memperbaiki kualitas kredit yang menurun       lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal
atau untuk meminimalisasi kerugian kredit.                 aset tersebut (peristiwa yang merugikan). Peristiwa
                                                           yang merugikan itu berdampak pada estimasi arus kas
SMBC Indonesia secara seksama memantau                     masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset
perkembangan portofolio kredit yang memungkinkan           keuangan yang dapat diestimasi secara akurat.
Bank untuk melakukan tindakan pencegahan secara
tepat waktu apabila terjadi penurunan kualitas             Pendekatan untuk Pembentukan Cadangan
kredit. Hal itu dilakukan melalui deteksi dini terhadap    Kerugian Penurunan Nilai
permasalahan dan melakukan pemantauan yang ketat.          Bank telah menerapkan PSAK 109 untuk mengestimasi
                                                           cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kredit            Ketentuan itu mengharuskan cadangan kerugian diakui
Sistem Pengendalian Internal dilakukan untuk               sebesar kerugian kredit ekspektasian (ECL 12 bulan)
mengelola risiko yang membahayakan kelangsungan            atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset
usaha Bank. Contohnya adalah penerapan prosedur            keuangan (ECL lifetime).
penanganan kredit bermasalah yang efektif, yaitu
dengan memisahkan fungsi penyelesaian kredit               ECL lifetime adalah ekspektasi kerugian yang
bermasalah dari fungsi pemutus kredit.                     berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal
                                                           bayar sepanjang umur ekspektasi suatu instrument
Hasil dari penanganan kredit yang bermasalah               keuangan. Sedangkan ECL 12 bulan merupakan
harus didokumentasikan agar dapat dijadikan                porsi dari ekspektasi kerugian kredit yang berasal dari
bahan pertimbangan dalam menyalurkan atau                  kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
merestrukturisasi kredit. Risiko kredit juga dapat         setelah tanggal pelaporan.
dikendalikan melalui mitigasi risiko, pengelolaan posisi
dan risiko portofolio secara aktif melalui monitoring
komposisi portfolio.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024        185
Page 188
                                                                                                  Manajemen Risiko




      Kerugian kredit ekspektasian ialah estimasi probabilitas     Pendekatan Standar yang Digunakan untuk
      tertimbang dari kerugian kredit (yaitu nilai kini dari       Risiko Kredit
      seluruh kekurangan kas) selama perkiraan umur                Dalam menghitung Aset Tertimbang Menurut Risiko
      instrumen keuangan. Kekurangan kas merupakan                 (ATMR) untuk risiko kredit, Bank menggunakan
      selisih antara arus kas yang diperkirakan akan diterima      pendekatan standar sesuai dengan ketentuan
      entitas. Mengingat kerugian kredit ekspektasian              yang berlaku, yaitu Surat Edaran OJK No. 24/
      mempertimbangkan jumlah dan waktu pembayaran,                SEOJK.03/2021 tentang Pedoman Perhitungan Aset
      kerugian kredit tetap timbul meskipun entitas                Tertimbang Menurut Risiko Kredit dengan Menggunakan
      mengharapkan untuk dibayar penuh namun setelah               Pendekatan Standar bagi Bank Umum. Melalui
      jatuh tempo.                                                 pendekatan tersebut, Aset Tertimbang Menurut Risiko
                                                                   kredit dihitung berdasarkan jenis kategori portofolio
      Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit            dan bobot risiko. Bobot risiko ditetapkan antara lain
      Loss (ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang              berdasarkan hasil peringkat debitur atau pihak lawan
      keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan             yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang
      yang diklasifikasikan sebagai hold to collect atau hold      diakui Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Surat
      to collect and sell serta memiliki arus kas SPPI. ECL        Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai lembaga
      tidak diakui untuk instrumen keuangan yang ditetapkan        pemeringkat dan peringkat yang diakui Otoritas Jasa
      sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang ditetapkan          Keuangan, serta berdasarkan persentase tertentu untuk
      sebagai FVOCI.                                               kategori portofolio tertentu.

      Estimasi eksposur kredit untuk tujuan manajemen risiko       Portofolio kelompok tagihan dibagi dalam kategori
      bersifat kompleks dan membutuhkan penggunaan                 tagihan antara lain kepada pemerintah, tagihan
      model, karena eksposur yang bervariasi terkait dengan        kepada bank pembangunan multilateral dan lembaga
      perubahan kondisi pasar, arus kas yang diharapkan dan        internasional, tagihan berupa covered bond, kredit
      berjalannya waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio   beragun rumah tinggal, kredit beragun properti
      aset memerlukan estimasi lebih lanjut mengenai               komersial, tagihan kepada entitas sektor publik, tagihan
      kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian      kepada bank, tagihan kepada pegawai dan pensiun,
      yang terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. Bank      tagihan kepada usaha mikro, kecil dan portofolio ritel,
      mengukur risiko kredit menggunakan Probability of            tagihan kepada korporasi dan tagihan yang telah jatuh
      Default (PD), Exposure at Default (EAD), Loss Given          tempo, tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
      Default (LGD) dan variabel makroekonomi untuk                jasa keuangan lain; tagihan berupa surat berharga/
      estimasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward-        piutang subordinasi, ekuitas, dan instrumen modal
      looking).                                                    lainnya.

      Sesuai PSAK 109, Bank menerapkan model “Tiga-                Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit
      Tahap” untuk penurunan nilai berdasarkan perubahan           Bank mengadopsi serangkaian kebijakan dan praktik
      kualitas kredit sejak pengakuan awal seperti dirangkum       untuk memitigasi risiko kredit. Dalam menghitung ATMR
      di bawah ini:                                                Risiko Kredit Pendekatan Standar, keberadaan agunan,
      1. Instrumen keuangan yang tidak mengalami                   garansi, penjaminan, atau asuransi kredit dapat diakui
           penurunan nilai kredit sejak pengakuan awal             sebagai teknik mitigasi risiko kredit sesuai dengan
           diklasifikasikan dalam “Tahap 1”.                       ketentuan regulator.
      2. Jika peningkatan signifikan dalam risiko kredit
           (“SICR”) sejak pengakuan awal diidentifikasi,           Kriteria Agunan yang Diterima
           instrumen keuangan dipindahkan ke “Tahap 2”             Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain adalah
           tetapi belum dianggap mengalami penurunan nilai         sebagai berikut:
           kredit.                                                 1. Tanah dan/atau bangunan
      3. Jika instrumen keuangan mengalami penurunan               2. Kendaraan
           nilai kredit, instrumen keuangan kemudian               3. Peralatan (termasuk mesin dan alat berat)
           dipindahkan ke “Tahap 3” PSAK 109 tidak berlaku         4. Cash collateral
           terhadap Entitas Anak yang merupakan suatu              5. SBLC
           entitas berbasis syariah.                               6. Piutang
                                                                   7. Persediaan




186   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 189
                                                                                                    Manajemen Risiko




Pengelolaan Agunan oleh SMBC Indonesia                          debitur dengan mempergunakan data historis atau
Bagi Bank agunan merupakan second way out untuk                 referensi data yang diperoleh dari sumber data yang
mengurangi risiko kerugian. Bank hanya menerima                 lain. Credit scoring dan grading merujuk kepada
agunan yang dapat dinilai dan dijual, dengan biaya              perangkat yang sama. Terminologi scoring secara
yang wajar dan bebas dari segala bentuk perikatan               internal digunakan untuk kredit mikro ke bawah dan
lainnya dan bebas dari sengketa. Penilaian agunan               grading digunakan untuk kredit SME, komersial dan
wajib dilakukan sebelum persetujuan dan perpanjangan            korporasi.
fasilitas atau dalam rangka upaya penyelamatan kredit.
                                                                Pembuatan dan penggunaan scoring model/grading
Selama jangka waktu kredit berlangsung harus                    sudah dituangkan dalam SOP masing-masing bisnis.
dilakukan penilaian dan peninjauan kembali agunan               Manajemen Risiko sebagai unit yang independen
yang frekuensi dan kriterianya ditetapkan dalam aturan          melakukan monitoring dan review atas pengembangan
perkreditan. Pengikatan perjanjian agunan adalah suatu          & pelaksanaan credit scoring/grading yang dilakukan
prasyarat bagi peralihan hukum dari sebuah agunan dan           oleh unit bisnis.
wajib dilakukan sebelum pencairan kredit.
                                                                Kebijakan Penggunaan Lembaga Pemeringkat
Kebijakan dalam Penggunaan Peringkat                            Terhadap beberapa transaksi yang dilakukan Bank,
Credit Scoring & Grading merupakan model yang                   terutama terkait surat berharga dan penempatan, Bank
digunakan untuk memprediksi kemampuan calon                     wajib telah menetapkan limit yang mempertimbangkan
debitur dalam memenuhi kewajibannya dan analisa                 peringkat atau rating oleh lembaga pemeringkat yang
                                                                diakui oleh Bank Indonesia/OJK.


Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank Secara Individu
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)

                               Nilai Tercatat Bruto                           CKPN
                                                                                                    CKPN
                           Tagihan yang   Tagihan yang                                                             Nilai Bersih
                                                         CKPN        Stage 2 dan                 (Pendekatan
                            Telah Jatuh   Belum Jatuh                                Stage 1                         (a+b-c)
                                                                       Stage 3                       IRB)
                              Tempo          Tempo
                                a               b          c             d             e              f                  g
  1   Kredit                  2.005.885    143.932.165   2.998.406     2.331.425       666.981                     142.939.644
  2   Surat Berharga                  -     19.332.166         593             -           593                       19.331.573
  3   Transaksi Rekening              -    147.058.112     43.266         14.585        28.681                     147.014.846
      Administratif
      Total                   2.005.885    310.322.443   3.042.265     2.346.010       696.255                     309.286.063




Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)

                               Nilai Tercatat Bruto                           CKPN
                                                                                                    CKPN
                           Tagihan yang   Tagihan yang                                                             Nilai Bersih
                                                         CKPN        Stage 2 dan                 (Pendekatan
                            Telah Jatuh   Belum Jatuh                                Stage 1                         (a+b-c)
                                                                       Stage 3                       IRB)
                              Tempo          Tempo
                                a               b          c             d             e              f                  g
  1   Kredit                  4.452.013    181.353.600   5.893.610     3.989.585     1.904.025                     179.912.003
  2   Surat Berharga                  -     28.381.457         593             -           593                       28.380.864
  3   Transaksi Rekening              -    147.058.112     43.266         14.585        28.681                     147.014.846
      Administratif
      Total                   4.452.013    356.793.169   5.937.469     4.004.170     1.933.299                     355.307.713




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024                  187
Page 190
                                                                                                      Manajemen Risiko




      Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
      Bank Secara Individu
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                           a
        1   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                          1.908.790
        2   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                           649.051
        3   Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                 86.721
        4   Nilai hapus buku                                                                                          3.588.937
        5   Perubahan lain                                                                                            3.123.702
        6   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan                             2.005.885
            (1+2-3-4+5)




      Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                           a
        1   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                          3.867.640
        2   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                         1.216.175
        3   Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                             1.094.172
        4   Nilai hapus buku                                                                                          5.335.701
        5   Perubahan lain                                                                                            5.798.071
        6   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan                             4.452.013
            (1+2-3-4+5)




188   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 191
                                                                                                   Manajemen Risiko




Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank Secara Individu
                                                                                                            (dalam jutaan rupiah)

                                                                                     Tagihan yang Dijamin
                            Tagihan yang Tidak    Tagihan yang      Tagihan yang                             Tagihan yang
                                                                                       dengan Garansi,
                              Dijamin dengan     Dijamin dengan    Dijamin dengan                           Dijamin dengan
                                                                                     Penjaminan dan/atau
                                Teknik MRK         Teknik MRK          Agunan                               Derivatif Kredit
                                                                                        Asuransi Kredit
                                    a                  b                 c                    d                     e
  1   Kredit                      129.516.019         12.666.780        12.657.899                 8.881
  2   Surat Berharga               19.331.573                  -                 -
  3   Total                       148.847.592         12.666.780        12.657.899                 8.881
  4   Kredit dan Surat             756.845,00                  -                 -
      Berharga yang Telah
      Jatuh Tempo




Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                            (dalam jutaan rupiah)

                                                                                     Tagihan yang Dijamin
                            Tagihan yang Tidak    Tagihan yang      Tagihan yang                             Tagihan yang
                                                                                       dengan Garansi,
                              Dijamin dengan     Dijamin dengan    Dijamin dengan                           Dijamin dengan
                                                                                     Penjaminan dan/atau
                                Teknik MRK         Teknik MRK          Agunan                               Derivatif Kredit
                                                                                        Asuransi Kredit
                                    a                  b                 c                    d                     e
  1   Kredit                      165.236.157         12.675.285        12.666.283                 9.002
  2   Surat Berharga               28.380.864                  -                 -                     -
  3   Total                       193.617.021         12.675.285        12.666.283                 9.002
  4   Kredit dan Surat               2.000.240              321                  -                  321
      Berharga yang Telah
      Jatuh Tempo




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                      LAPORAN TAHUNAN 2024              189
Page 192
                                                                                                                Manajemen Risiko




      Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
      Bank Secara Individu
                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)

                                                   Tagihan Bersih Sebelum          Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                  ATMR dan Rata-Rata
                                                     Penerapan FKK dan           penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                     Bobot Risiko
                                                         Teknik MRK                        MRK
                    Kategori Portofolio                                                                                          Rata-rata
                                                Laporan Posisi                  Laporan Posisi
                                                                    TRA                           TRA            ATMR           Bobot Risiko
                                                  Keuangan                        Keuangan
                                                                                                                                  e/(c+d))
                                                      a              b                c             d               e                  f
        1   Tagihan kepada Pemerintah              35.947.137      2.000.000       35.947.137      200.000               -                 0.00%
        2   Tagihan kepada Entitas Sektor          14.354.559      6.492.419       14.354.559      800.133       9.113.313             60.13%
            Publik
        3   Tagihan kepada Bank                             -               -               -               -            -                 0.00%
            Pembangunan Multilateral dan
            Lembaga Internasional
        4   Tagihan kepada Bank                     5.191.330        76.563         5.191.330           7.656    2.146.216             41.42%
            Tagihan kepada Perusahaan Efek         22.508.385     27.508.333       22.508.385     3.445.912      9.286.158             35.77%
            dan Lembaga Jasa Keuangan
            Lain 1)
        5   Tagihan berupa Covered Bond                     -               -               -               -            -                 0.00%
        6   Tagihan kepada Korporasi -             63.382.352    101.521.557       63.382.352    16.267.008     67.790.163             85.11%
            Eksposure Korporasi Umum 2)
            Tagihan kepada Perusahaan Efek                  -               -               -               -            -                 0.00%
            dan Lembaga Jasa Keuangan
            Lain 3)
            Eksposure Pembiayaan Khusus 4)            777.271      1.118.743          777.271      447.497        749.505              61.19%
        7   Tagihan berupa Surat Berharga/             22.522               -          22.522               -      56.305            250.00%
            Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
            Instrumen Modal Lainnya
        8   Tagihan kepada Usaha Mikro,            12.991.907      3.632.996       12.991.907      416.381       9.553.421             75.94%
            Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
        9   Kredit Pegawai atau Pensiunan          19.883.628               -      19.883.628               -    9.941.814             50.00%
       10   Kredit Beragun Properti                12.545.527      4.692.917       12.545.527      721.841       6.714.237             50.60%
            Kredit Beragun Properti Rumah           4.392.378      1.007.853        4.392.378      100.785       1.647.274             36.66%
            Tinggal yang Pembayarannya
            Tidak Bergantung Secara Material
            pada Arus Kas Properti
            Kredit Beragun Properti Rumah                   -               -               -               -            -                 0.00%
            Tinggal yang Pembayarannya
            Bergantung Secara Material pada
            Arus Kas Properti
            Kredit Beragun Properti Komersial       8.153.149      3.685.064        8.153.149      621.056       5.066.963             57.74%
            yang Pembayarannya Tidak
            Bergantung Secara Material pada
            Arus Kas Properti
            Kredit Beragun Properti Komersial               -               -               -               -            -                 0.00%
            yang Pembayarannya Bergantung
            Secara Material pada Arus Kas
            Properti
            Kredit Pengadaan Tanah,                         -               -               -               -            -                 0.00%
            Pengolahan Tanah, dan
            Konstruksi
       11   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo            656.951               -         656.951               -     676.421            102.96%
       12   Aset Lainnya                            4.341.481               -       4.341.481               -    3.591.391             81.89%
       13   Total                                 192.603.050    147.043.528      192.603.050    22.306.428 119.618.944                55.92%




190   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 193
                                                                                                            Manajemen Risiko




Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                       (dalam jutaan rupiah)

                                             Tagihan Bersih Sebelum          Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                            ATMR dan Rata-Rata
                                               Penerapan FKK dan           penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                               Bobot Risiko
                                                   Teknik MRK                        MRK
              Kategori Portofolio                                                                                          Rata-rata
                                          Laporan Posisi                  Laporan Posisi
                                                              TRA                           TRA            ATMR           Bobot Risiko
                                            Keuangan                        Keuangan
                                                                                                                            e/(c+d))
                                                a              b                c             d               e                  f
  1   Tagihan kepada Pemerintah              45.500.532      2.000.000       45.500.532      200.000               -                 0,00%
  2   Tagihan kepada Entitas Sektor          14.354.559      6.492.419       14.354.559      800.133       9.113.313             60,14%
      Publik
  3   Tagihan kepada Bank                             -               -               -               -            -                 0,00%
      Pembangunan Multilateral dan
      Lembaga Internasional
  4   Tagihan kepada Bank                     7.410.321        76.563         7.410.321           7.656    2.590.015             34,92%
      Tagihan kepada Perusahaan Efek         22.508.385     27.508.333       22.508.385     3.445.912      9.286.158             35,78%
      dan Lembaga Jasa Keuangan
      Lain 1)
  5   Tagihan berupa Covered Bond                     -               -               -               -            -                 0,00%
  6   Tagihan kepada Korporasi -             64.286.962    101.521.557       64.286.962    16.267.008     68.421.131             84,94%
      Eksposure Korporasi Umum 2)
      Tagihan kepada Perusahaan Efek                  -       170.028                 -               -            -                 0,00%
      dan Lembaga Jasa Keuangan
      Lain 3)
      Eksposure Pembiayaan Khusus 4)            777.271      1.118.743          777.271      447.497        749.505              61,20%
  7   Tagihan berupa Surat Berharga/             22.522               -          22.522               -      56.305            250,00%
      Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
      Instrumen Modal Lainnya
  8   Tagihan kepada Usaha Mikro,            47.339.854      3.632.996       47.339.854      416.381      35.314.314             73,95%
      Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
  9   Kredit Pegawai atau Pensiunan          19.883.628               -      19.883.628               -    9.941.814             50,00%
 10   Kredit Beragun Properti                12.545.527      4.692.917       12.545.527      721.841       6.714.237             50,61%
      Kredit Beragun Properti Rumah           4.392.378      1.007.853        4.392.378      100.785       1.647.274             36,66%
      Tinggal yang Pembayarannya
      Tidak Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Rumah                   -               -               -               -            -                 0,00%
      Tinggal yang Pembayarannya
      Bergantung Secara Material pada
      Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial       8.153.149      3.685.064        8.153.149      621.056       5.066.963             57,75%
      yang Pembayarannya Tidak
      Bergantung Secara Material pada
      Arus Kas Properti
      Kredit Beragun Properti Komersial               -               -               -               -            -                 0,00%
      yang Pembayarannya Bergantung
      Secara Material pada Arus Kas
      Properti
      Kredit Pengadaan Tanah,                         -               -               -               -            -                 0,00%
      Pengolahan Tanah, dan
      Konstruksi
 11   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo          2.724.948               -       2.724.948               -    1.711.815             62,82%
 12   Aset Lainnya                            6.865.469               -       6.865.469               -    5.568.527             81,11%
 13   Total                                 244.219.978    147.213.556      244.219.978    22.306.428 149.467.134                56,08%




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024                 191
Page 194
                                                                                                                              Manajemen Risiko




      Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank Secara Individu


                        Kategori Portofolio                           0%                                20%                                          50%
        1   Tagihan kepada Pemerintah                          36.147.137                                -                                               -

                        Kategori Portofolio                                     20%                                                       50%
        2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                               100.540                                               13.262.141

                        Kategori Portofolio                    0%                            20%                      30%                                     50%
        3   Tagihan kepada Bank Pembangunan                     -                            -                            -                                     -
            Multilateral dan Lembaga Internasional

                        Kategori Portofolio                   20%                   30%                      40%                                     50%
        4   Tagihan kepada Bank                             2.771.773                    -                     -                                   1.276.619
              Tagihan kepada Perusahaan Efek dan        16.111.989                899.050                      -                                   1.867.060
              Lembaga Jasa Keuangan Lain1)

                        Kategori Portofolio                   10%                            15%                      20%                                     25%
        5   Tagihan berupa Covered Bond                        -                             -                            -                                    -

                        Kategori Portofolio                   20%                   50%                 65%                    75%                            80%
        6   Tagihan kepada Korporasi Umum2)                 2.913.016             1.618.375              -                7.357.628                             -
               Tagihan kepada perusahaan efek dan               -                        -               -                      -
               lembaga jasa keuangan lain3)
               Eksposur Pembiayaan Khusus4)                     -                        -                                      -                            181.028

                        Kategori Portofolio                          100%                               150%                                         250%
        7   Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang                      -                                 -                                          22.522
            Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
            Lainnya

                        Kategori Portofolio                                     45%                                                       75%
        8   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,                           407.443                                               11.582.380
            dan Portofolio Ritel

                        Kategori Portofolio             0%             20%          25%          30%    35%         40%             45%            50%                 60%
        9   Kredit Beragun Properti                     -           1.438.227            -    890.099    -         482.384           -        3.102.640             4.491.736
               Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal    -           1.438.227            -    890.099              482.384                      420.950
               yang Pembayarannya Tidak Bergantung
               Secara Material pada Arus Kas Properti
               tanpa pendekatan pembagian kredit5)      -                  -             -         -                  -                              -
               dengan menggunakan pendekatan                        1.438.227
               pembagian kredit (dijamin)5)
               dengan menggunakan pendekatan            -                  -                  890.099              482.384                      420.950
               pembagian kredit (dijamin)5)
               Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                               -     -                           -                                  -
               yang Pembayarannya Bergantung
               Secara Material pada Arus Kas Properti
               Kredit Beragun Properti Komersial yang   -                  -                       -                  -                       2.681.690             4.491.736
               Pembayarannya Tidak Bergantung
               Secara
               Material pada Arus Kas Properti
               tanpa pendekatan pembagian kredit5)      -                  -                       -                  -                              -                  -
               dengan menggunakan pendekatan                                                                                                                        4.491.736
               pembagian kredit (dijamin)5)
               dengan menggunakan pendekatan            -                  -                       -                  -                       2.681.690
               pembagian kredit (dijamin)5)
               Kredit Beragun Properti Komersial yang
               Pembayarannya Bergantung Secara
               Material pada Arus Kas Properti
               Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
               Tanah, dan Konstruksi5)

                        Kategori Portofolio                                     50%                                                       100%
       10   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                     74.787                                                    468.437

                        Kategori Portofolio                           0%                                20%                                          100%
       11   Aset Lainnya                                            777.352                              -                                         3.509.606




192   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 195
                                                                                                                           Manajemen Risiko




                                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)

                   100%                                            150%                       Lainnya    Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                       -                                             -                           -                      36.147.137

                   100%                                            150%                      Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                  210.352                                      1.581.659                         -                      15.154.692

                   100%                                            150%                      Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                       -                                             -                           -                           -


          75%                       100%                                 150%                Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
      1.150.594                       -                                   -                      -                       5.198.986
      7.076.199                       -                                   -                      -                      25.954.297


          35%                        50%                                 100%                Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
          -                           -                                   -                     -                           -

    85%                    100%                  130%                         150%           Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.042.478              65.400.495                   -                     1.317.368              -                      79.649.360
      -                      -                                                  -                -                           -

                       1.043.740                    -                           -                -                       1.224.768

                                           400%                                              Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                                             -                                                   -                        22.522



               85%                                           100%                            Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
              62.369                                     1.353.905                            2.190                     13.408.287


65%       70%               75%      85%         90%    100%       105%       110%    150%   Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
-         -            1.450.931    41.872          -    -           -          -      -     1.369.479                  13.267.369
-         -                48.170   1.000                -                             -     1.212.332                   4.493.163



-         -                48.170   1.000                -                             -         -                        49.170
                                                                                             1.212.332                   2.650.560

-                            -        -                  -                             -         -                       1.793.433

                             -                                       -                 -         -                           -



-                      1.402.760    40.872               -                             -     157.147                     8.774.205




                                                                                             157.147                      157.147
                                                                                       -     4.491.736

-                      1.402.760    40.872               -                             -         -                       4.125.323

          -                                         -                           -      -         -                           -



                                                         -                             -         -                           -


                                           150%                                              Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                                          113.727                                                -                        656.951

               150%                                          1250%                           Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
              54.523                                           -                                 -                       4.341.481




              PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024                193
Page 196
                                                                                                                        Manajemen Risiko




                                                                         Tagihan Bersih TRA                                   Tagihan Bersih (Setelah
                                      Tagihan Bersih Laporan
       No         Bobot Risiko                                          (sebelum pengenaan            Rata-Rata FKK            pengenaan FKK dan
                                         Posisi Keuangan
                                                                                FKK)                                               Teknik MRK)
        1   < 40%                                     59.063.548                  27.455.058                        72,21%                  62.477.250
        2   40% - 70%                                 45.433.928                  12.993.707                        80,87%                  47.251.078
        3   75%                                       26.585.179                  16.042.524                        67.50%                  28.774.878
        4   80%                                         181.028                                   -                100.00%                      181.028
        5   85%                                        1.104.016                     420.122                        75,24%                   1.146.719
        6   90% - 100%                                57.175.274                  89.737.167                        49,00%                  71.986.534
        7   105% - 130%                                     302                          1.308                      26.89%                            433
        8   150%                                       3.037.253                     393.642                        89.45%                   3.069.035
        9   250%                                         22.522                                   -                100.00%                       22.522
       10   400%                                               -                                  -                 0.00%                                  -
       11   1250%                                              -                                  -                 0.00%                                  -
            Total Tagihan Bersih                     192.603.050                 147.043.528                        63,27%                 214.909.478




      Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                        Kategori Portofolio                              0%                             20%                                     50%
        1   Tagihan kepada Pemerintah                               45.700.532                            -                                      -

                        Kategori Portofolio                                      20%                                                 50%
        2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                               100.540                                             13.262.141

                        Kategori Portofolio                        0%                        20%                       30%                            50%
        3   Tagihan kepada Bank Pembangunan                         -                         -                         -                              -
            Multilateral dan Lembaga Internasional

                        Kategori Portofolio                        20%               30%                      40%                               50%
        4   Tagihan kepada Bank                               4.988.758                  -                     -                            1.276.619
            Tagihan kepada Perusahaan Efek dan                16.111.989           899.050                     -                            1.867.060
            Lembaga Jasa Keuangan Lain1)

                        Kategori Portofolio                        10%                       15%                       20%                            25%
        5   Tagihan berupa Covered Bond                             -                         -                         -                              -

                        Kategori Portofolio                        20%               50%                65%                  75%                      80%
        6   Tagihan kepada Korporasi Umum2)                   2.913.016           2.148.890               -             7.357.628                       -
            Tagihan kepada perusahaan efek dan                      -                    -                -                   -
            lembaga jasa keuangan lain3)
            Eksposur Pembiayaan Khusus4)                            -                    -                                    -                      181.030

                        Kategori Portofolio                             100%                           150%                                     250%
        7   Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang                          -                              -                                 22.522,00
            Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
            Lainnya

                        Kategori Portofolio                                      45%                                                 75%
        8   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,                           407.443                                             45.930.327
            dan Portofolio Ritel




194   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 197
                                                                                                          Manajemen Risiko




                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)

                 100%                                     150%                Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                      -                                      -                   -                     45.700.532

                 100%                                     150%                Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                210.352                                  1.581.659               -                     15.154.692

                 100%                                     150%                Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                      -                                      -                   -                          -


        75%                        100%                          150%         Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
    1.150.594                       -                             -              -                      7.415.971
    7.076.199                       -                             -              -                     25.954.297


        35%                        50%                           100%         Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
         -                          -                             -              -                          -

  85%                     100%                130%                    150%    Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.042.478             65.774.590               -                  1.317.368      -                     80.553.970
    -                      -                                            -        -                          -


                      1.043.740                -                        -        -                      1.224.770

                                        400%                                  Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                                          -                                      -                       22.522




             85%                                      100%                    Lainnya   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
             62.369                                  1.353.905                 2.190                   47.756.234




         PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024                195
Page 198
                                                                                                                              Manajemen Risiko




      Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                        Kategori Portofolio                0%            20%         25%            30%     35%      40%          45%            50%            60%
        9   Kredit Beragun Properti                         -         1.438.227         -      890.099       -      482.384        -       3.102.640          4.491.736

            Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal           -         1.438.227         -      890.099              482.384                 420.950
            yang Pembayarannya Tidak Bergantung
            Secara Material pada Arus Kas Properti
            tanpa pendekatan pembagian kredit5)             -             -             -           -                     -                      -

            dengan menggunakan pendekatan                             1.438.227
            pembagian kredit (dijamin)5)
            dengan menggunakan pendekatan                   -             -                    890.099              482.384                 420.950
            pembagian kredit (dijamin)5)
            Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                                   -        -                     -                              -
            yang Pembayarannya Bergantung Secara
            Material pada Arus Kas Properti
            Kredit Beragun Properti Komersial yang          -             -                         -                     -                2.681.690          4.491.736
            Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
            Material pada Arus Kas Properti
            tanpa pendekatan pembagian kredit5)             -             -                         -                     -                      -                -

            dengan menggunakan pendekatan                                                                                                                     4.491.736
            pembagian kredit (dijamin)5)
            dengan menggunakan pendekatan                   -             -                         -                     -                2.681.690
            pembagian kredit (dijamin)5)
            Kredit Beragun Properti Komersial yang
            Pembayarannya Bergantung Secara
            Material pada Arus Kas Properti
            Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
            Tanah, dan Konstruksi5)

                        Kategori Portofolio                                       50%                                                  100%
       10   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                     2.139.478                                               471.743

                        Kategori Portofolio                             0%                                  20%                                   100%
       11   Aset Lainnya                                            1.379.647,00                              -                             5.326.426,00




                                                                       Tagihan Bersih TRA                                       Tagihan Bersih (Setelah
                                      Tagihan Bersih Laporan
       No         Bobot Risiko                                        (sebelum pengenaan                  Rata-Rata FKK          pengenaan FKK dan
                                         Posisi Keuangan
                                                                              FKK)                                                   Teknik MRK)
        1   < 40%                                    71.436.223                    27.455.058                       75,69%                    74.849.925
        2   40% - 70%                                48.029.134                    13.163.735                       80,59%                    49.315.769
        3   75%                                      60.933.126                    16.042.524                       82,00%                    63.122.825
        4   80%                                        181.030                                  -                  100,00%                        181.030
        5   85%                                       1.104.016                      420.122                        75,24%                       1.146.719
        6   90% - 100%                               59.369.495                    89.737.167                       50,11%                    74.711.270
        7   105% - 130%                                    302                              1.308                   26,89%                             433
        8   150%                                      3.144.130                      393.642                        89,77%                       3.175.912
        9   250%                                        22.522                                  -                  100,00%                           22.522
       10   400%                                                -                               -                    0,00%                                -
       11   1250%                                               -                               -                    0,00%                                -
            Total Tagihan Bersih              244.219.978,00                  147.213.556,00                        68,09%               266.526.406,00




196   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 199
                                                                                                            Manajemen Risiko




                                                                                                                       (dalam jutaan rupiah)

65%   70%           75%       85%       90%   100%       105%   110%   150%   Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
-     -          1.450.931   41.872       -    -           -     -      -     1.369.479                  13.267.369
-     -           48.170     1.000             -                        -     1.212.332                   4.493.163



-     -           48.170     1.000             -                        -         -                        49.170
                                                                              1.212.332                   2.650.560

-                    -         -               -                        -         -                       1.793.433

                     -                                     -            -         -                           -



-                1.402.760   40.872            -                        -     157.147                     8.774.205



                                                                              157.147                      157.147
                                                                        -         -                       4.491.736

-                1.402.760   40.872            -                        -         -                       4.125.323

      -                                   -                      -      -         -                           -



                                               -                        -         -                           -


                                   150%                                       Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                                   113.727                                        -                       2.724.948

          150%                                     1250%                      Lainnya     Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
       161.400,00                                    -                            -                     6.867.473,00




       PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024                 197
Page 200
                                                                                                                Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu


                                                                                          31 Desember 2024

       No              Kategori Portofolio                                        Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

                                                                    Bali & Nusa                      Kalimantan &
                                                        Jawa                          Sumatera                         Luar Negeri         Total
                                                                     Tenggara                          Sulawesi

       (a)                     (b)                       (c)            (d)               (e)             (f)              (g)              (h)
        1    Tagihan kepada Pemerintah                 36.224.225                 -              -                -                  -    36.224.225
        2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik      14.806.907                 -       347.785                 -                  -    15.154.692
        3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                    -                 -              -                -                  -             -
             Multilateral dan Lembaga Internasional
        4    Tagihan kepada Bank                        7.479.454              820         71.724                 -       1.373.257        8.925.255
        5    Tagihan berupa Covered Bond                        -                 -              -                -                  -             -
        6    Tagihan kepada Perusahaan Efek dan        26.273.760                 -       105.024                 -                  -    26.378.784
             Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        7    Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang        22.522                  -              -                -                  -       22.522
             Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
             Modal Lainnya
        8    Kredit Beragun Rumah Tinggal               3.262.706        93.613           761.458         374.637                 749      4.493.163
        9    Kredit Beragun Properti Komersial          6.378.971       178.840          1.346.564        869.830                    -     8.774.205
       10    Kredit untuk Pengadaan Tanah,                      -                 -              -                -                  -             -
             Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
       11    Kredit Pegawai/Pensiunan                   9.354.654      1.427.324         4.200.876      4.900.774                    -    19.883.628
       12    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha          8.335.208       542.069          2.567.651      1.845.421          117.939        13.408.288
             Kecil dan Portofolio Ritel
       13    Tagihan kepada Korporasi                  68.919.377       149.983          6.987.328      4.212.205          829.540        81.098.433
       14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo              437.402              8.383       144.662           65.239               1.265      656.951
       15    Aset Lainnya                               4.341.481                 -              -                -                  -     4.341.481
             Total                                    185.836.667      2.401.032       16.533.072      12.268.106         2.322.750      219.361.627


      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                          31 Desember 2024

       No              Kategori Portofolio                                        Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

                                                                    Bali & Nusa                      Kalimantan &
                                                        Jawa                          Sumatera                         Luar Negeri         Total
                                                                     Tenggara                          Sulawesi

       (a)                     (b)                       (c)            (d)               (e)             (f)              (g)              (h)
        1    Tagihan kepada Pemerintah                 45.777.620                 -              -                -                  -    45.777.620
        2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik      14.806.907                 -       347.785                 -                  -    15.154.692
        3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                    -                 -              -                -                  -             -
             Multilateral dan Lembaga Internasional
        4    Tagihan kepada Bank                       10.309.779              820         71.724                 -       1.373.257       11.755.580
        5    Tagihan berupa Covered Bond                        -                 -              -                -                  -             -
        6    Tagihan kepada Perusahaan Efek dan        26.273.760                 -       105.024                 -                  -    26.378.784
             Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        7    Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang        22.522                  -              -                -                  -       22.522
             Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
             Modal Lainnya
        8    Kredit Beragun Rumah Tinggal               3.262.706        93.613           761.458         374.637                 749      4.493.163
        9    Kredit Beragun Properti Komersial          6.378.971       178.840          1.346.564        869.830                    -     8.774.205
       10    Kredit untuk Pengadaan Tanah,                      -                 -              -                -                  -             -
             Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
       11    Kredit Pegawai/Pensiunan                   9.354.654      1.427.324         4.200.876      4.900.774                    -    19.883.628
       12    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha         27.819.365      1.852.528       10.437.605       7.528.797          117.939        47.756.234
             Kecil dan Portofolio Ritel
       13    Tagihan kepada Korporasi                  69.823.987       149.983          6.987.328      4.212.205          829.540        82.003.043
       14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo             1.763.517        53.305           521.458         385.403                1.265     2.724.948
       15    Aset Lainnya                               6.456.385        43.105           256.447         109.532                    -     6.865.469
             Total                                    222.050.173      3.799.518       25.036.269      18.381.178         2.322.750      271.589.888




198   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 201
                                                                                                         Manajemen Risiko




                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

                                    31 Desember 2023

                            Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

              Bali & Nusa                      Kalimantan &
  Jawa                          Sumatera                          Luar Negeri           Total
               Tenggara                          Sulawesi

   (i)            (j)              (k)              (l)               (m)                 (n)
 24.863.282                 -              -                  -                 -     24.863.282
 12.796.683                 -     1.132.630                   -                 -     13.929.313
          -                 -              -                  -                 -                 -

  5.023.097             2.596        24.359               1.630      1.612.714          6.664.396
          -                 -              -                  -                 -                 -
 26.992.439                 -       223.161                   -                 -     27.215.600

     22.522                 -              -                  -                 -          22.522


  2.841.679         61.068          656.306         285.323                     -       3.844.376
  4.742.278       119.536         1.157.521         750.499                     -       6.769.834
          -                 -              -                  -                 -                 -

 10.116.020     1.503.681         4.349.395       5.050.461                     -     21.019.557
  3.766.800       254.730         1.259.539         915.232           157.299           6.353.600

 72.561.719         80.619        6.603.517       4.678.425           573.674         84.497.954
   416.791          10.152          100.801           55.566                691           584.001
  4.626.837                 -              -                  -                 -       4.626.837
168.770.147     2.032.382        15.507.229      11.737.136          2.344.378       200.391.272




                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

                                    31 Desember 2023

                            Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah

              Bali & Nusa                      Kalimantan &
  Jawa                          Sumatera                          Luar Negeri           Total
               Tenggara                          Sulawesi

   (i)            (j)              (k)              (l)               (m)                 (n)
 33.159.244                 -              -                  -                 -     33.159.244
 13.252.686                 -     1.132.630                   -                 -     14.385.316
          -                 -              -                  -                 -                 -

  7.096.192             2.596        24.359               1.630      1.612.714          8.737.491
          -                 -              -                  -                 -                 -
 26.992.439                 -       223.161                   -                 -     27.215.600

     22.522                 -              -                  -                 -          22.522


  2.841.679         61.068          656.306         285.323                     -       3.844.376
  4.742.278       119.536         1.157.521         750.499                     -       6.769.834
          -                 -              -                  -                 -                 -

 10.116.020     1.503.681         4.349.395       5.050.461                     -     21.019.557
 23.987.803     1.458.878         9.174.690       6.089.133           157.299         40.867.803

 72.681.064         80.619        6.603.517       4.678.425           573.674         84.617.299
   964.439          24.713          256.237         184.225                 691         1.430.305
  6.937.081         36.730          234.191           87.487                    -       7.295.489
202.793.447     3.287.821        23.812.007      17.127.183          2.344.378       249.364.836




         PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024   199
Page 202
                                                                                                               Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank Secara Individu


                                                                                        31 Desember 2024

       No              Kategori Portofolio                                Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu

                                                      <1 Tahun       1-3 Tahun       3-5 Tahun        >5 Tahun       Tanpa Kontrak      Total

       (a)                     (b)                       (c)            (d)             (e)              (f)              (g)            (h)
        1    Tagihan kepada Pemerintah                 26.021.798      1.080.240        216.163          131.892         8.774.132     36.224.225
        2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik       1.757.741      5.619.943       5.065.039        2.711.969                 -    15.154.692
        3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                     -               -               -               -                -             -
             Multilateral dan Lembaga Internasional
        4    Tagihan kepada Bank                        6.094.443      1.008.869        757.925          350.871          713.147       8.925.255
        5    Tagihan berupa Covered Bond                         -               -               -               -                -             -
        6    Tagihan kepada Perusahaan Efek dan         4.083.496      7.654.574      13.026.386        1.614.328                 -    26.378.784
             Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        7    Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang               -               -               -               -         22.522         22.522
             Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
             Modal Lainnya
        8    Kredit Beragun Rumah Tinggal               3.384.401       315.195         664.647          128.703                217     4.493.163
        9    Kredit Beragun Properti Komersial          6.064.886      1.009.127       1.183.963         516.229                  -     8.774.205
       10    Kredit untuk Pengadaan Tanah,                       -               -               -               -                -             -
             Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
       11    Kredit Pegawai/Pensiunan                    254.396       2.129.685       3.144.983       14.354.564                 -    19.883.628
       12    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha          2.861.084      4.787.194       2.199.328        3.560.682                 -    13.408.288
             Kecil dan Portofolio Ritel
       13    Tagihan kepada Korporasi                  35.445.103     25.887.985      11.225.881        8.539.464                 -    81.098.433
       14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo              401.548         89.407          46.200          119.796                  -      656.951
       15    Aset Lainnya                                        -               -               -               -       4.341.481      4.341.481
             Total                                     86.368.896     49.582.219      37.530.515       32.028.498       13.851.499    219.361.627



      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                        31 Desember 2024

       No              Kategori Portofolio                                Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu

                                                      <1 Tahun       1-3 Tahun       3-5 Tahun        >5 Tahun       Tanpa Kontrak      Total

       (a)                     (b)                       (c)            (d)             (e)              (f)              (g)            (h)
        1    Tagihan kepada Pemerintah                 31.848.233      2.825.633       1.486.734         173.559         9.443.461     45.777.620
        2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik       1.757.741      5.619.943       5.065.039        2.711.969                 -    15.154.692
        3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                     -               -               -               -                -             -
             Multilateral dan Lembaga Internasional
        4    Tagihan kepada Bank                        8.374.729      1.553.951        757.925          350.871          718.104      11.755.580
        5    Tagihan berupa Covered Bond                         -               -               -               -                -             -
        6    Tagihan kepada Perusahaan Efek dan         4.083.496      7.654.574      13.026.386        1.614.328                 -    26.378.784
             Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
        7    Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang               -               -               -               -         22.522         22.522
             Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
             Modal Lainnya
        8    Kredit Beragun Rumah Tinggal               3.384.401       315.195         664.647          128.703                217     4.493.163
        9    Kredit Beragun Properti Komersial          6.064.886      1.009.127       1.183.963         516.229                  -     8.774.205
       10    Kredit untuk Pengadaan Tanah,                       -               -               -               -                -             -
             Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
       11    Kredit Pegawai/Pensiunan                    254.396       2.129.685       3.144.983       14.354.564                 -    19.883.628
       12    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha         20.287.744     19.287.077       4.620.731        3.560.682                 -    47.756.234
             Kecil dan Portofolio Ritel
       13    Tagihan kepada Korporasi                  36.349.713     25.887.985      11.225.881        8.539.464                 -    82.003.043
       14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo             1.379.248       930.484         195.905          219.311                  -     2.724.948
       15    Aset Lainnya                                608.452        337.954         151.186          269.127         5.498.750      6.865.469
             Total                                    114.393.039     67.551.608      41.523.380       32.438.807       15.683.054    271.589.888




200   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 203
                                                                                                       Manajemen Risiko




                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                      31 Desember 2023

                         Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu

<1 Tahun        1-3 Tahun         3-5 Tahun        >5 Tahun       Tanpa Kontrak       Total

   (i)             (j)               (k)              (l)              (m)              (n)
13.584.183        2.588.274                3.590        74.080        8.613.155     24.863.282
 2.472.603        4.105.828         7.199.923         150.959                 -     13.929.313
           -                 -                 -              -               -                 -

 2.852.012        1.907.451           430.682         515.519           958.732       6.664.396
           -                 -                 -              -               -                 -
 5.115.960        5.323.646        14.605.120       2.170.874                 -     27.215.600

           -                 -                 -              -          22.522          22.522


 3.022.677         211.642            482.624         127.433                 -       3.844.376
 5.475.166         500.420            359.115         435.133                 -       6.769.834
           -                 -                 -              -               -                 -

   284.154        1.957.541         3.650.717      15.127.145                 -     21.019.557
 1.868.407        1.853.780           441.659       2.189.754                 -       6.353.600

33.397.330       31.309.677        11.920.250       7.870.697                 -     84.497.954
   395.877           92.328            27.725           68.071                -         584.001
           -                 -                 -              -       4.626.837       4.626.837
68.468.369       49.850.587        39.121.405      28.729.665        14.221.246    200.391.272




                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                      31 Desember 2023

                         Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu

<1 Tahun        1-3 Tahun         3-5 Tahun        >5 Tahun       Tanpa Kontrak       Total

   (i)             (j)               (k)              (l)              (m)              (n)
18.429.498        4.476.208           555.442         421.498         9.276.598     33.159.244
 2.777.786        4.206.558         7.250.013         150.959                 -     14.385.316
           -                 -                 -              -               -                 -

 4.713.322        1.983.398           433.081         515.519           965.851       8.611.171
           -                 -                 -              -               -                 -
 5.115.960        5.323.646        14.605.120       2.170.874                 -     27.215.600

           -                 -                 -              -          22.522          22.522


 3.022.677         211.642            482.624         127.433                 -       3.844.376
 5.475.166         500.420            359.115         435.133                 -       6.769.834
           -                 -                 -              -               -                 -

   284.154        1.957.541         3.650.717      15.127.145                 -     21.019.557
18.813.048       16.577.247         3.658.909       2.277.743                 -     41.326.947

33.432.155       31.314.133        11.920.250       7.870.697            80.064     84.617.299
   690.681         462.744            182.509           94.371                -       1.430.305
   953.454         332.871             70.636         186.552         5.751.976       7.295.489
93.707.901       67.346.408        43.168.416      29.377.924        16.097.011    249.697.660




           PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   201
Page 204
                                                                                                                     Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu



                                                                                                                Tagihan
                                                                                                            kepada Bank
                                                                                            Tagihan kepada                               Tagihan
                                                                             Tagihan kepada                 Pembangunan Tagihan kepada
       No                          Sektor Ekonomi                                            Entitas Sektor                               berupa
                                                                               Pemerintah                     Multilateral   Bank
                                                                                                 Publik                                Covered Bond
                                                                                                            dan Lembaga
                                                                                                             Internasional


       (a)                                (b)                                     (c)           (d)            (e)           (f)            (g)

       Desember 2024
         1   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          -             -              -                -         -
         2   Pertambangan dan Penggalian                                                  -     1.858.419              -                -         -
         3   Industri pengolahan                                                          -       331.537              -                -         -
         4   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin                       -     4.906.542              -                -         -
         5   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur                -             -              -                -         -
             Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
         6   Konstruksi                                                                   -     2.689.724              -                -         -
         7   Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil                   -             -              -           23.022         -
             dan Sepeda Motor
         8   Pengangkutan dan Pergudangan                                                 -     4.152.983              -             -            -
         9   Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum                              -             -              -             -            -
        10   Informasi dan Komunikasi                                                     -             -              -             -            -
        11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                                     36.224.225     1.215.487              -     8.902.233            -
        12   Real Estat                                                                   -             -              -             -            -
        13   Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis                                    -             -              -             -            -
        14   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,                      -             -              -             -            -
             Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
        15   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                    -             -              -                -         -
             Wajib
        16   Pendidikan                                                                   -             -              -                -         -
        17   Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial                             -             -              -                -         -
        18   Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi                                              -             -              -                -         -
        19   Aktivitas Jasa Lainnya                                                       -             -              -                -         -
        20   ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang                  -             -              -                -         -
             Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        21   Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional                 -             -              -                -         -
             Lainnya
        22   Rumah Tangga                                                                 -             -              -             -            -
        23   Bukan Lapangan Usaha                                                         -             -              -             -            -
        24   Lainnya                                                                      -             -              -             -            -
             Total                                                               36.224.225    15.154.692              -     8.925.255            -

       Desember 2023
         1   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          -             -              -                -         -
         2   Pertambangan dan Penggalian                                                  -     3.354.139              -                -         -
         3   Industri pengolahan                                                          -       455.123              -                -         -
         4   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin                       -     4.480.612              -                -         -
         5   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur                -             -              -                -         -
             Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
         6   Konstruksi                                                                   -     2.787.189              -                -         -
         7   Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil                   -             -              -                -         -
             dan Sepeda Motor
         8   Pengangkutan dan Pergudangan                                                 -     2.717.118              -             -            -
         9   Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum                              -             -              -             -            -
        10   Informasi dan Komunikasi                                                     -        15.753              -             -            -
        11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                                     24.863.282       119.379              -     6.664.396            -
        12   Real Estat                                                                   -             -              -             -            -
        13   Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis                                    -             -              -             -            -
        14   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,                      -             -              -             -            -
             Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
        15   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                    -             -              -                -         -
             Wajib
        16   Pendidikan                                                                   -             -              -                -         -
        17   Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial                             -             -              -                -         -
        18   Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi                                              -             -              -                -         -
        19   Aktivitas Jasa Lainnya                                                       -             -              -                -         -
        20   ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang                  -             -              -                -         -
             Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        21   Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional                 -             -              -                -         -
             Lainnya
        22   Rumah Tangga                                                                 -             -              -             -            -
        23   Bukan Lapangan Usaha                                                         -             -              -             -            -
        24   Lainnya                                                                      -             -              -             -            -
             Total                                                               24.863.282    13.929.313              -     6.664.396            -




202   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 205
                                                                                                                           Manajemen Risiko




                                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)

               Tagihan
   Tagihan   berupa Surat
                                                       Kredit untuk
   kepada     Berharga/                                                                  Tagihan
                             Kredit         Kredit     Pengadaan
 Perusahaan    Piutang                                                  Kredit        kepada Usaha        Tagihan        Tagihan yang
                            Beragun        Beragun        Tanah,
  Efek dan   Subordinasi,                                             Pegawai/         Mikro, Usaha       kepada          Telah Jatuh Aset Lainnya
                            Rumah          Properti    Pengolahan
Lembaga Jasa Ekuitas, dan                                             Pensiunan         Kecil dan        Korporasi          Tempo
                            Tinggal       Komersial    Tanah, dan
  Keuangan    Instrumen                                                               Portofolio Ritel
                                                        Konstruksi
   Lainnya      Modal
               Lainnya
     (h)          (i)          (j)           (k)            (l)          (m)                (n)             (o)              (p)                 (q)


            -           -       58.618        83.706              -               -           38.169       4.144.066            4.685                   -
            -           -       15.300        32.558              -               -           10.435       1.989.742            4.790                   -
            -           -    1.043.891     3.150.965              -               -        1.161.939      29.732.424          187.574                   -
            -           -       22.122       234.557              -               -            2.441         600.768              101                   -
            -           -       29.284        55.270              -               -            1.617         611.566            2.578                   -

            -           -      401.603       466.811              -               -          119.809       1.850.093           38.565                   -
       61.290           -    2.457.218     4.159.617              -               -          777.520      13.352.349          217.715                   -

            -           -     203.958        216.206              -               -           36.494       2.747.874           10.527                   -
            -           -      63.319         37.096              -               -           16.710          55.261            9.326                   -
            -           -      16.078         54.801              -               -            2.396       8.867.464                -                   -
   26.302.515      22.514           -              -              -               -            2.900         169.420                -                   -
            -           -           -          3.500              -               -            1.728       1.517.076                -                   -
            -           -      12.219         40.734              -               -            1.020       3.873.080                -                   -
            -           -      49.194        176.643              -               -           67.658       6.174.919            8.544                   -

            -           -             -            -              -               -                 -                -                 -                -

            -           -            -         5.625              -               -                -              -                    -                -
            -           -       13.611         7.252              -               -           12.242              -                    -                -
            -           -          535         3.473              -               -               89        191.367                    -                -
            -           -       87.679        25.439              -               -        1.895.210         36.857                7.364                -
            -           -        1.597            52              -               -            5.694              -                    -                -


            -           -             -            -              -               -                 -                -                 -                -

            -           -       16.937        19.900              -    19.883.628          9.226.317           9.138          165.182                  -
            -           -            -             -              -             -                  -               -                -                  -
       14.979           8            -             -              -             -             27.900       5.174.969                -          4.341.481
   26.378.784      22.522    4.493.163     8.774.205              -    19.883.628         13.408.288      81.098.433          656.951          4.341.481


            -           -      46.445        130.429              -               -           43.494       3.988.906            2.450                   -
            -           -      12.928         19.460              -               -            6.197       4.038.231            2.725                   -
            -           -     965.447      2.276.185              -               -          157.178      34.223.398          190.171                   -
            -           -      12.833          5.111              -               -            1.701         913.252              269                   -
            -           -      22.953         41.855              -               -            8.627         342.520                -                   -

            -           -      357.548       329.286              -               -           85.534       2.069.002           31.620                   -
       78.432           -    2.059.249     3.472.720              -               -          769.373      15.592.102          219.584                   -

            -           -     126.068        184.524              -               -           16.165       2.213.674            5.646                   -
            -           -      64.843         30.087              -               -           12.808          52.759           13.943                   -
            -           -      14.944         70.188              -               -              193       8.195.651                -                   -
   27.122.168      22.514           -              -              -               -                -          58.526                -                   -
            -           -           -          8.140              -               -            1.688       1.191.266                -                   -
            -           -       8.522         11.105              -               -                -       2.468.554                -                   -
            -           -      64.688        137.892              -               -           10.555       3.898.370            6.954                   -

            -           -             -            -              -               -                 -                -                 -                -

            -           -            -             -              -               -                4              -                    -                -
            -           -       11.778        10.582              -               -            3.544              -                    -                -
            -           -          749         3.791              -               -                -        225.434                    -                -
            -           -       63.395        14.322              -               -          117.292         41.107                1.914                -
            -           -          336             -              -               -            6.404              -                  281                -


            -           -             -            -              -               -                 -                -                 -                -

            -           -       11.650        24.157              -    21.019.557          5.090.893           6.555          108.444                  -
            -           -            -             -              -             -                  -               -                -                  -
       15.000           8            -             -              -             -             21.950       4.978.647                -          4.626.837
   27.215.600      22.522    3.844.376     6.769.834              -    21.019.557          6.353.600      84.497.954          584.001          4.626.837




           PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024                 203
Page 206
                                                                                                                     Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak



                                                                                                                Tagihan
                                                                                                            kepada Bank
                                                                                            Tagihan kepada                               Tagihan
                                                                             Tagihan kepada                 Pembangunan Tagihan kepada
       No                          Sektor Ekonomi                                            Entitas Sektor                               berupa
                                                                               Pemerintah                     Multilateral   Bank
                                                                                                 Publik                                Covered Bond
                                                                                                            dan Lembaga
                                                                                                             Internasional


       (a)                                (b)                                     (c)           (d)            (e)           (f)            (g)

       Desember 2024
         1   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          -             -              -                -         -
         2   Pertambangan dan Penggalian                                                  -     1.858.419              -                -         -
         3   Industri pengolahan                                                          -       331.537              -                -         -
         4   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin                       -     4.906.542              -                -         -
         5   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur                -             -              -                -         -
             Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
         6   Konstruksi                                                                   -     2.689.724              -                -         -
         7   Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil                   -             -              -           23.022         -
             dan Sepeda Motor
         8   Pengangkutan dan Pergudangan                                                 -     4.152.983              -             -            -
         9   Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum                              -             -              -             -            -
        10   Informasi dan Komunikasi                                                     -             -              -             -            -
        11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                                     36.224.225     1.215.487              -    10.663.569            -
        12   Real Estat                                                                   -             -              -             -            -
        13   Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis                                    -             -              -             -            -
        14   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,                      -             -              -             -            -
             Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
        15   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                    -             -              -                -         -
             Wajib
        16   Pendidikan                                                                   -             -              -                -         -
        17   Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial                             -             -              -                -         -
        18   Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi                                              -             -              -                -         -
        19   Aktivitas Jasa Lainnya                                                       -             -              -                -         -
        20   ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang                  -             -              -                -         -
             Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        21   Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional                 -             -              -                -         -
             Lainnya
        22   Rumah Tangga                                                                 -             -              -             -            -
        23   Bukan Lapangan Usaha                                                         -             -              -             -            -
        24   Lainnya                                                              9.553.395             -              -     1.068.989            -
             Total                                                               45.777.620    15.154.692              -    11.755.580            -

       Desember 2023
         1   Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan                                          -             -              -                -         -
         2   Pertambangan dan Penggalian                                                  -     3.354.139              -                -         -
         3   Industri pengolahan                                                          -       455.123              -                -         -
         4   Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin                       -     4.480.612              -                -         -
         5   Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur                -             -              -                -         -
             Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
         6   Konstruksi                                                                   -     2.787.189              -                -         -
         7   Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil                   -             -              -                -         -
             dan Sepeda Motor
         8   Pengangkutan dan Pergudangan                                                 -     2.717.118              -             -            -
         9   Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum                              -             -              -             -            -
        10   Informasi dan Komunikasi                                                     -        15.753              -             -            -
        11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                                     24.863.282       119.379              -     7.914.203            -
        12   Real Estat                                                                   -             -              -             -            -
        13   Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis                                    -             -              -             -            -
        14   Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,                      -             -              -             -            -
             Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
        15   Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial                    -             -              -                -         -
             Wajib
        16   Pendidikan                                                                   -             -              -                -         -
        17   Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial                             -             -              -                -         -
        18   Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi                                              -             -              -                -         -
        19   Aktivitas Jasa Lainnya                                                       -             -              -                -         -
        20   ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang                  -             -              -                -         -
             Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
        21   Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional                 -             -              -                -         -
             Lainnya
        22   Rumah Tangga                                                                 -             -              -             -            -
        23   Bukan Lapangan Usaha                                                         -             -              -             -            -
        24   Lainnya                                                              8.295.962       456.003              -       823.288            -
             Total                                                               33.159.244    14.385.316              -     8.737.491            -




204   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 207
                                                                                                                           Manajemen Risiko




                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)

               Tagihan
   Tagihan   berupa Surat
                                                       Kredit untuk
   kepada     Berharga/                                                                  Tagihan
                             Kredit         Kredit     Pengadaan
 Perusahaan    Piutang                                                  Kredit        kepada Usaha        Tagihan        Tagihan yang
                            Beragun        Beragun        Tanah,
  Efek dan   Subordinasi,                                             Pegawai/         Mikro, Usaha       kepada          Telah Jatuh Aset Lainnya
                            Rumah          Properti    Pengolahan
Lembaga Jasa Ekuitas, dan                                             Pensiunan         Kecil dan        Korporasi          Tempo
                            Tinggal       Komersial    Tanah, dan
  Keuangan    Instrumen                                                               Portofolio Ritel
                                                        Konstruksi
   Lainnya      Modal
               Lainnya
     (h)          (i)          (j)           (k)            (l)          (m)                (n)             (o)              (p)              (q)


            -           -       58.618        83.706              -               -        3.613.052       4.155.096          119.502                -
            -           -       15.300        32.558              -               -          368.463       1.989.742           28.528                -
            -           -    1.043.891     3.150.965              -               -        5.017.184      29.732.424          420.447                -
            -           -       22.122       234.557              -               -          208.737         600.768           16.908                -
            -           -       29.284        55.270              -               -            1.617         611.566            2.578                -

            -           -      401.603       466.811              -               -          549.059       1.850.093           83.544                -
       61.290           -    2.457.218     4.159.617              -               -       12.812.357      13.367.221          784.285                -

            -           -     203.958        216.206              -               -          571.461       2.747.874           47.297                -
            -           -      63.319         37.096              -               -           16.733          55.261            9.327                -
            -           -      16.078         54.801              -               -            2.396       8.867.464                -                -
   26.302.515      22.514           -              -              -               -            2.901         699.935                5                -
            -           -           -          3.500              -               -            1.728       1.517.076                -                -
            -           -      12.219         40.734              -               -            1.020       3.873.080                -                -
            -           -      49.194        176.643              -               -           67.659       6.174.919            8.544                -

            -           -             -            -              -               -                 -                -              -                -

            -           -            -         5.625              -               -                -              -                 -                -
            -           -       13.611         7.252              -               -           12.248              -                 -                -
            -           -          535         3.473              -               -        1.726.113        191.367            96.433                -
            -           -       87.679        25.439              -               -       10.996.356         36.857           756.961                -
            -           -        1.597            52              -               -          487.602              -               131                -


            -           -             -            -              -               -                 -                -              -                -

            -           -       16.937        19.900              -    19.883.628          9.226.317           9.138          165.182               -
            -           -            -             -              -             -                 56               -                -               -
       14.979           8            -             -              -             -          2.073.175       5.523.162          185.276       6.865.469
   26.378.784      22.522    4.493.163     8.774.205              -    19.883.628         47.756.234      82.003.043        2.724.948       6.865.469


            -           -      46.445        130.429              -               -        3.511.937       3.988.906           54.830                -
            -           -      12.928         19.460              -               -          365.586       4.038.231           12.672                -
            -           -     965.447      2.276.185              -               -        3.886.469      34.223.398          290.377                -
            -           -      12.833          5.111              -               -          212.995         913.252            5.933                -
            -           -      22.953         41.855              -               -            8.627         342.520                -                -

            -           -      357.548       329.286              -               -          520.774       2.069.002           49.210                -
       78.432           -    2.059.249     3.472.720              -               -       13.705.251      15.611.911          468.266                -

            -           -     126.068        184.524              -               -          509.648       2.213.674           19.330                -
            -           -      64.843         30.087              -               -           13.353          52.759           13.956                -
            -           -      14.944         70.188              -               -              193       8.195.651                -                -
   27.122.168      22.514           -              -              -               -               63          77.998              126                -
            -           -           -          8.140              -               -            1.688       1.191.266                -                -
            -           -       8.522         11.105              -               -                2       2.468.554                -                -
            -           -      64.688        137.892              -               -           10.576       3.898.370            6.954                -

            -           -             -            -              -               -                 -                -              -                -

            -           -            -             -              -               -                4              -                 -                -
            -           -       11.778        10.582              -               -            3.559              -                 -                -
            -           -          749         3.791              -               -        1.708.856        225.434            40.144                -
            -           -       63.395        14.322              -               -        8.485.072         41.107           279.527                -
            -           -          336             -              -               -          553.564              -             1.833                -


            -           -             -            -              -               -                 -                -              -                -

            -           -       11.650        24.157              -    21.019.557          5.090.963           6.555          108.445               -
            -           -            -             -              -             -                164               -                -               -
       15.000           8            -             -              -             -          2.278.459       5.058.711           78.702       7.295.489
   27.215.600      22.522    3.844.376     6.769.834              -    21.019.557         40.867.803      84.617.299        1.430.305       7.295.489




           PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024              205
Page 208
                                                                                                               Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
      Bank Secara Individual


                                                                                        31 Desember 2024

       No                  Keterangan                                                        Wilayah

                                                                   Bali & Nusa                      Kalimantan &
                                                       Jawa                          Sumatera                        Luar Negeri         Total
                                                                    Tenggara                          Sulawesi

       (a)                     (b)                      (c)            (d)             (e)               (f)             (g)              (h)
        1    Tagihan                                 298.594.161      3.264.743      19.970.260        18.528.724       1.649.475      342.007.363
        2    Tagihan yang mengalami peningkatan                                                                                                  -
             dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
             dan 3)
             a. Belum jatuh tempo                      9.408.983        27.527        1.279.247          165.034         521.611        11.402.402
             b. Telah jatuh tempo                      1.431.597        18.388          323.731          140.196               3.450     1.917.362
        3    Cadangan kerugian penurunan nilai          454.159         18.768          123.758          101.115               1.378      699.178
             (CKPN) - Stage 1
        4    Cadangan kerugian penurunan nilai          210.432              4.354       42.214            38.127         15.449          310.576
             (CKPN) - Stage 2
        5    Cadangan kerugian penurunan nilai         1.701.318        10.034          257.037            79.633              2.186     2.050.208
             (CKPN) - Stage 3
        6    Tagihan yang dihapus buku                 2.256.056       107.877          744.698          480.306                   -     3.588.937




      Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                        31 Desember 2024

       No                  Keterangan                                                        Wilayah

                                                                   Bali & Nusa                      Kalimantan &
                                                       Jawa                          Sumatera                        Luar Negeri         Total
                                                                    Tenggara                          Sulawesi

       (a)                     (b)                      (c)            (d)             (e)               (f)             (g)              (h)
        1    Tagihan                                 333.166.992      4.728.342      28.946.799        24.960.168       1.649.475      393.451.776
        2    Tagihan yang mengalami peningkatan                -                 -              -                -                 -             -
             dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
             dan 3)
             a. Belum jatuh tempo                      9.723.471        40.554        1.367.971          259.157         521.611        11.912.764
             b. Telah jatuh tempo                      4.966.572       140.602        1.297.616          982.933               3.450     7.391.173
        3    Cadangan kerugian penurunan nilai         1.270.665        65.409          389.418          209.353               1.378     1.936.223
             (CKPN) - Stage 1
        4    Cadangan kerugian penurunan nilai          258.293              6.279       60.082            57.867         15.449          397.970
             (CKPN) - Stage 2
        5    Cadangan kerugian penurunan nilai         2.724.178        44.834          533.092          316.683               2.186     3.620.973
             (CKPN) - Stage 3
        6    Tagihan yang dihapus buku                 8.013.326       372.513        1.636.692          846.584                   -    10.869.115




206   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 209
                                                                                                       Manajemen Risiko




                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                   31 Desember 2023

                                         Wilayah

              Bali & Nusa                      Kalimantan &
  Jawa                          Sumatera                        Luar Negeri           Total
               Tenggara                          Sulawesi

   (i)            (j)              (k)               (l)            (m)                 (n)
264.465.892     2.508.522       17.971.670         16.415.429      1.571.620       302.933.133
                                                                                                -



 14.339.290         39.641         594.423             88.902       188.790         15.251.046
  1.313.395         21.413         205.492           135.950              1.119       1.677.369
   456.040          15.643         107.251             84.864               64          663.862


   139.219              5.315       30.036             24.583                 -         199.153


  2.405.498             7.061      108.234             82.909                 -       2.603.702


  2.261.653       104.238          831.429           451.448                  -       3.648.768




                                                                              (dalam jutaan Rupiah)

                                   31 Desember 2023

                                         Wilayah

              Bali & Nusa                      Kalimantan &
  Jawa                          Sumatera                        Luar Negeri           Total
               Tenggara                          Sulawesi

   (i)            (j)              (k)               (l)            (m)                 (n)
299.038.723     3.972.121       26.948.209         22.846.873      1.571.620       354.377.546
          -                 -              -                -                 -                 -



 14.653.778         52.668         683.147           183.025        188.790         15.761.408
  4.848.370       143.627        1.179.377           978.687              1.119       7.151.180
  1.272.546         62.284         372.911           193.102                64        1.900.907


   187.080              7.240       47.904             44.323                 -         286.547


  3.428.358         41.861         384.289           319.959                  -       4.174.467


  8.018.923       368.874        1.723.423           817.726                  -     10.928.946




         PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   207
Page 210
                                                                                                                     Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
      Bank Secara Individual


                                                                                                  Desember 2024

                                                                         Tagihan yang Mengalami                                                   Tagihan
       No                  Sektor Ekonomi                                    Penurunan Nilai           CKPN -         CKPN -        CKPN -         yang
                                                           Tagihan
                                                                         Belum Jatuh Telah Jatuh       Stage 1        Stage 2       Stage 3       Dihapus
                                                                           Tempo       Tempo                                                       Buku

       (a)                         (b)                       (c)             (d)           (e)           (f)            (g)           (h)            (i)
        1    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan           7.387.137        808.203          9.639        8.876               376      4.954                 -
        2    Pertambangan dan Penggalian                  10.927.406                 -       9.284        3.089                 -      4.493                 -
        3    Industri pengolahan                          82.733.696       1.623.314      177.877      123.298          91.428       150.349               26
        4    Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan     7.449.671                 -           230      2.288                 -           130              -
             Udara Dingin
        5    Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,      1.520.850                 -       5.227        1.916                 -      2.649                 -
             Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
             Aktivitas Remediasi
        6    Konstruksi                                    8.259.155       3.262.276       78.794        24.432          7.646       539.065                 -
        7    Perdagangan besar dan eceran; Reparasi       48.683.183       1.472.440      835.724      194.724          59.995       627.196               133
             dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
        8    Pengangkutan dan Pergudangan                  7.907.109        139.929        20.856        22.823         13.115        11.048                 -
        9    Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan            200.630            1.573       18.684         3.998               434      9.396                 -
             Makan Minum
       10    Informasi dan Komunikasi                     10.938.241           6.841               -      6.626                 -      3.308                 -
       11    Aktivitas Keuangan dan Asuransi              94.881.176        766.093       244.089         9.526               937    244.088                 -
       12    Real Estat                                    1.717.567        574.247                -           340              -    117.490                 -
       13    Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis     5.704.912         16.253                -      3.119          1.339                -              -
       14    Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha       7.950.237       1.429.572       16.558        19.391          3.412         8.014                 -
             Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
             Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
       15    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan               -               -             -             -              -             -              -
             Jaminan Sosial Wajib
       16    Pendidikan                                        5.625                 -             -           156              -             -              -
       17    Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas       33.412                124             -           694              -            53              -
             Sosial
       18    Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi                195.464                  -             -           250              -             -              -
       19    Aktivitas Jasa Lainnya                        2.085.101         22.707        13.679        18.382          3.440         6.376                55
       20    Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi            8.733                 -             -           103              -             -              -
             Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
             dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
             Sendiri
       21    Aktivitas Badan Internasional dan Badan                 -               -             -             -              -             -              -
             Ekstra Internasional Lainnya
       22    Rumah Tangga                                 32.700.469        336.935       486.721      250.757         102.605       321.599          9.006
       23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                            -               -             -             -              -             -              -
       24    Lainnya                                      10.717.589        941.895                -      4.390         25.849                -   3.579.717
             Total                                       342.007.363      11.402.402     1.917.362     699.178         310.576      2.050.208     3.588.937




208   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 211
                                                                                                              Manajemen Risiko




                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)

                                             Desember 2023

                  Tagihan yang Mengalami                                                     Tagihan
                      Penurunan Nilai            CKPN -        CKPN -        CKPN -           yang
  Tagihan
                 Belum Jatuh     Telah Jatuh     Stage 1       Stage 2       Stage 3         Dihapus
                   Tempo           Tempo                                                      Buku

     (j)             (k)             (l)           (m)           (n)           (o)              (p)
  6.218.774            1.868           8.882        4.445              525      6.440                  -
 14.092.333                  -         4.659        3.458                -      1.934                  -
 79.007.056        1.843.021        225.816      114.926         26.228       255.452                  -
  6.905.274                112             492       834                33           224               -


  1.111.759                  -               -      1.377                -             -               -



  9.041.263        4.097.462         68.542        17.746         3.831        42.476                  -
 45.548.701         901.233         836.490      184.862         47.884       401.693                  2


  6.782.070         366.780            9.756       15.831         2.615         4.767                  -
   204.064             1.203         26.158         4.158              284     12.271                  -


  9.735.188            7.128                 -      3.551         2.816              39                -
 65.556.903        5.211.337        245.655         6.329         1.563                -               -
  1.553.271         565.227                  -       166                 -             -               -
  2.920.037          13.013                  -       544               899             -               -
  5.027.317        1.378.650         11.890        11.292         8.159         5.438                  -



            -                -               -             -             -             -               -


            4                -               -             -             -             -               -
    27.053                 575               -       825                91           111               -


   229.974                   -               -       121                 -             -               -
   260.061             8.081           3.331        5.433         1.004         2.028                  4
      8.122                  -             515           84              -           234               -




            -                -               -             -             -             -               -


 30.451.724         231.148         235.183      186.510         62.031       123.963           12.305
            -                -               -             -             -             -               -
 18.252.185         624.208                  -   101.370         41.190      1.746.632       3.636.457
302.933.133       15.251.046      1.677.369      663.862        199.153      2.603.702       3.648.768




                PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   209
Page 212
                                                                                                                    Manajemen Risiko




      Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                                 Desember 2024

                                                                         Tagihan yang Mengalami                                                   Tagihan
       No                  Sektor Ekonomi                                    Penurunan Nilai         CKPN -          CKPN -        CKPN -          yang
                                                           Tagihan
                                                                         Belum Jatuh Telah Jatuh     Stage 1         Stage 2       Stage 3        Dihapus
                                                                           Tempo       Tempo                                                       Buku

       (a)                         (b)                       (c)             (d)           (e)          (f)            (g)           (h)             (i)
        1    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan          11.305.619        833.367       337.683     195.962           4.573        89.485        422.904
        2    Pertambangan dan Penggalian                  11.332.359           6.069       72.740       6.919           1.489        22.362           7.183
        3    Industri pengolahan                          87.097.790       1.679.685      779.289     251.139         100.552       325.618        426.726
        4    Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan     7.689.413           3.688       46.223       4.706                736     13.617           7.060
             Udara Dingin
        5    Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,      1.520.850                 -       5.227      1.916                  -      2.649                 1
             Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
             Aktivitas Remediasi
        6    Konstruksi                                    8.774.113       3.271.744      188.100      29.690           9.535       572.648         29.761
        7    Perdagangan besar dan eceran; Reparasi       62.189.482       1.617.915     2.551.085    893.645          84.683      1.062.876      5.102.962
             dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
        8    Pengangkutan dan Pergudangan                  8.516.152        155.399       114.995      29.041          14.867        40.384         19.749
        9    Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan            200.666            1.573       18.720       4.047                434      9.396         63.993
             Makan Minum
       10    Informasi dan Komunikasi                     10.938.241           6.841             -      6.626                  -      3.308                758
       11    Aktivitas Keuangan dan Asuransi              95.411.744        766.093       244.095       9.529                937    244.140                525
       12    Real Estat                                    1.717.567        574.247              -            340              -    117.490                144
       13    Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis     5.704.912         16.253              -      3.119           1.339                -             561
       14    Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha       7.950.238       1.429.572       16.558      19.391           3.412         8.014           2.115
             Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
             Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
       15    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan               -               -           -              -              -             -               -
             Jaminan Sosial Wajib
       16    Pendidikan                                        5.625                 -           -            156              -             -               -
       17    Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas       33.422                124           -            698              -           53              753
             Sosial
       18    Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi               2.116.929         25.179       258.449      20.285           5.163        73.809         62.922
       19    Aktivitas Jasa Lainnya                       12.646.575        204.599      1.806.074    132.519          34.779       571.634        522.832
       20    Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi         519.825                  -     17.795      46.951                  -             -     303.793
             Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
             dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
             Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
             Sendiri
       21    Aktivitas Badan Internasional dan Badan                 -               -           -              -              -             -               -
             Ekstra Internasional Lainnya
       22    Rumah Tangga                                 32.700.469        336.935       486.722     250.758         102.605       321.599         10.570
       23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                          56                -           -              -              -             -              55
       24    Lainnya                                      25.079.729        983.481       447.418      28.786          32.866       141.891       3.883.748
             Total                                       393.451.776      11.912.764     7.391.173   1.936.223        397.970      3.620.973     10.869.115




210   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 213
                                                                                                             Manajemen Risiko




                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

                                            Desember 2023

                   Tagihan yang Mengalami                                                   Tagihan
                       Penurunan Nilai          CKPN -        CKPN -        CKPN -           yang
  Tagihan
                  Belum Jatuh     Telah Jatuh   Stage 1       Stage 2       Stage 3         Dihapus
                    Tempo           Tempo                                                    Buku

     (j)              (k)             (l)         (m)           (n)           (o)              (p)
  9.888.718           57.299         176.070     136.196         6.842        54.536          235.588
 14.476.834           10.535          34.355       7.747         1.623        11.189             8.519
 83.058.182         1.987.240        528.676     229.135        37.008       378.143          292.120
  7.133.110             9.553         20.267       3.666         1.021         7.283             7.376


  1.111.759                   -             -      1.377                -             -                1



  9.525.607         4.125.861        121.238      23.870         6.030        65.667           24.258
 59.862.264         1.267.501      1.744.573    1.235.018       74.453       689.500        3.816.433


  7.314.113          390.164          48.051      22.458         4.534        21.127           17.899
   207.258              1.203         26.313       6.950              284     12.271           61.468


  9.735.197             7.128               -      3.560         2.816               39              746
 65.576.637         5.211.337        245.957       6.703         1.563                -              245
  1.553.295          565.227                -        190                -             -              123
  2.920.074           13.013                -        579              899             -              526
  5.027.494         1.378.650         11.895      11.453         8.159         5.438             1.968



             -                -             -             -             -             -                -


             4                -             -             -             -             -                -
    27.105                  575             2        865              91            111              731


  2.059.865           65.905         134.864      22.293         5.999        52.720           57.923
  9.452.483          495.048         897.572     123.970        37.531       394.081          361.685
   598.203                    -       16.006      56.943                -           234       227.938




             -                -             -             -             -             -                -


 30.451.858          231.148         235.189     186.579        62.031       123.963           13.799
           164                -             -             -             -             -               54
 69.696.598          854.975         331.454     129.587        49.703      1.913.749       3.792.407
389.676.822        16.672.362      4.572.482    2.209.139      300.587      3.730.051       8.921.807




                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   211
Page 214
                                                                                                                    Manajemen Risiko




      Upaya mengatasi Tunggakan dan Penurunan Nilai
      Untuk menjaga kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, maka pemantauan terhadap debitur yang mengalami
      tunggakan dan penurunan nilai dilakukan secara rutin. Pemantauan direalisasikan pada setiap kategori kredit
      (Korporasi, Komersial, Small and Medium Enterprise atau SME, Micro Business dan Retail Lending, termasuk Digital
      Lending) serta sektor industri maupun portofolio kredit secara keseluruhan.

      Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
      Bank Secara Individual
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

                                                        31 Desember 2024                                      31 Desember 2023
                                              Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                   Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
       No           Jenis Eksposure
                                           > 90 hari   > 120 hari                              > 90 hari    > 120 hari
                                              s.d.        s.d.      > 180 hari     Total         s.d.          s.d.      > 180 hari         Total
                                           120 hari     180 hari                               120 hari      180 hari
        a                 b                   c            d            e            f            g             h            i                j
        1   Kredit yang termasuk dalam      229.516      211.055    1.565.315    2.005.886      205.042       100.610    1.456.401       1.762.053
            Tagihan yang Telah Jatuh
            Tempo
        2   Surat Berharga yang termasuk           -           -            -                          -             -               -              -
            dalam Tagihan yang Telah
            Jatuh Tempo
            Total                           229.516      211.055    1.565.315    2.005.886      205.042       100.610    1.456.401       1.762.053


      Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
      Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

                                                        31 Desember 2024                                      31 Desember 2023
                                              Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                   Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
       No           Jenis Eksposure
                                           > 90 hari   > 120 hari                              > 90 hari    > 120 hari
                                              s.d.        s.d.      > 180 hari     Total         s.d.          s.d.      > 180 hari         Total
                                           120 hari     180 hari                               120 hari      180 hari
        a                 b                   c            d            e            f            g             h            i                j
        1   Kredit yang termasuk dalam     1.059.491   1.293.661    2.098.862    4.452.014      614.530       692.713    1.602.866       2.910.109
            Tagihan yang Telah Jatuh
            Tempo
        2   Surat Berharga yang termasuk           -           -            -              -           -             -               -              -
            dalam Tagihan yang Telah
            Jatuh Tempo
            Total                          1.059.491   1.293.661    2.098.862    4.452.014      614.530       692.713    1.602.866       2.910.109




212   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 215
                                                                                                                              Manajemen Risiko




Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank Secara Individual
                                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                         Non Perfoming
                                                                                                       (Kualitas KL, D, M)
                                                Performing                                       Tagihan yang Tidak Mengalami
                                            (Kualitas L dan DPK)          Tagihan yang                  Penurunan Nilai
                                                                       Mengalami Penurunan
 No                                                                                        Memiliki Tunggakan    Memiliki Tunggakan
                                                                              Nilai
                                                                                               > 90 Hari             ≤ 90 hari
                                              Nilai                      Nilai                           Nilai                           Nilai
                                            Tercatat      CKPN         Tercatat         CKPN           Tercatat        CKPN            Tercatat          CKPN
                                             Bruto                      Bruto                           Bruto                           Bruto
                                               a            b             c               d               e               f               g               h

 31 Desember 2024
  1    Surat Berharga                      19.332.166           593            -               -               -               -                 -              -
  2    Kredit                             143.932.165    1.649.451     1.917.363       1.348.933         88.523               22                 -              -
       a. Korporasi                        95.023.416     744.118       487.941         480.057          88.523               22                 -              -
       b. Ritel                            48.908.748     905.334      1.429.422        868.876               -                -                 -              -
  3    Transaksi Rekening Administratif   147.058.112      43.266              -               -              -                -                -               -

 31 Desember 2023
  1    Surat Berharga                       8.547.320           799            -               -              -                -                -               -
  2   Kredit                              143.411.383    2.226.053     1.677.370       1.178.052         84.684               26                -               -
      a. Korporasi                        100.160.698    1.423.786      530.748         487.176          84.684               26                -               -
      b. Ritel                             43.250.685     802.267      1.146.622        690.876               -                -                -               -
  3   Transaksi Rekening Administratif    121.956.266      52.990              -               -              -                -                -               -



Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                         Non Perfoming
                                                                                                       (Kualitas KL, D, M)
                                                Performing                                       Tagihan yang Tidak Mengalami
                                            (Kualitas L dan DPK)          Tagihan yang                  Penurunan Nilai
                                                                       Mengalami Penurunan
 No                                                                                        Memiliki Tunggakan    Memiliki Tunggakan
                                                                              Nilai
                                                                                               > 90 Hari             ≤ 90 hari
                                              Nilai                      Nilai                           Nilai                           Nilai
                                            Tercatat      CKPN         Tercatat         CKPN           Tercatat        CKPN            Tercatat          CKPN
                                             Bruto                      Bruto                           Bruto                           Bruto
                                               a            b             c               d               e               f               g               h

 31 Desember 2024
  1    Surat Berharga                       28.381.457           593               -               -               -               -                 -              -
  2    Kredit                              171.461.132    2.796.100     1.917.363       1.348.933 2.153.215             824.303 27.528.967 1.146.649
       a. Korporasi                         95.580.035     744.320        487.941        480.057          88.523               22                    -              -
       b. Ritel                             58.244.597    1.451.274     1.429.422        868.876         375.039        374.129               6.398        4.003
  3    Transaksi Rekening Administratif    147.058.112       43.266                -               -               -               -                 -              -

 31 Desember 2023
  1    Surat Berharga                      17.194.076           799            -               -              -                -                -               -
  2    Kredit                             154.629.618    3.138.216     1.677.370       1.178.052       407.122         293.577           12.078           8.202
      a. Korporasi                        100.200.376    1.424.183      530.748         487.176          84.684               26                -               -
      b. Ritel                             54.429.242    1.714.033     1.146.622        690.876        322.438         293.551           12.078           8.202
  3   Transaksi Rekening Administratif    121.956.266      52.990              -               -              -                -                -               -




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024                          213
Page 216
                                                                                                                             Manajemen Risiko




      Definisi Aset yang Direstrukturisasi
      Dalam rangka meminimalkan kerugian kredit, Bank mempertimbangkan restrukturisasi atas kredit untuk peminjam
      yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya namun masih dapat bekerja sama, sepanjang hal ini
      memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.

      Restrukturisasi Kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang
      mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.

      Bank hanya diperbolehkan melakukan restrukturisasi kredit untuk peminjam yang memiliki kriteria sebagai berikut:
      i.  Debitur mengalami penurunan kemampuan pembayaran pokok dan atau bunga kredit; dan
      ii. Debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan mampu memenuhi kewajiban setelah restrukturisasi

      Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
      Bank Secara Individual
                                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)

                              Performing (Kualitas      Non Perfoming
                                                                                       Stage 1                    Stage 2                     Stage 3
                                  L dan DPK)          (Kualitas KL, D, M)
       No                       Nilai                   Nilai                     Nilai                      Nilai                       Nilai
                              Tercatat    CKPN        Tercatat    CKPN          Tercatat    CKPN           Tercatat     CKPN           Tercatat     CKPN
                               Bruto                   Bruto                     Bruto                      Bruto                       Bruto
                                  a         b            c          d              e              f           g              h            i             j

       31 Desember 2024
        1    Surat Berharga           -           -          -              -           -              -            -              -           -            -
        2    Kredit           4.196.189   739.695      975.222    771.565       438.466          54.641    256.651      101.269 4.476.293 1.355.350
             a. Korporasi     3.435.351   551.230      487.941    480.057               -              -          444              2 3.922.848 1.031.285
             b. Ritel          760.838    188.465      487.281    291.508       438.466          54.641    256.207      101.267        553.445      324.065
        3    Transaksi          42.353          265          -              -      4.802              43      2.020              221           -            -
             Rekening
             Administratif

       31 Desember 2023
        1    Surat Berharga           -           -          -              -           -              -            -              -           -            -
        2   Kredit            3.713.223 1.035.516 1.150.326       897.173       645.410          86.396    381.862          64.421 3.836.277 1.781.872
            a. Korporasi      2.693.931   817.854      507.652    486.877               -              -   167.867               196 3.033.716 1.304.535
            b. Ritel          1.019.292   217.661      642.673    410.296       645.410          86.396    213.995          64.225     802.561      477.338
        3   Transaksi          150.009          94           -              -     11.871              94            -              -           -            -
            Rekening
            Administratif




214   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 217
                                                                                                                                      Manajemen Risiko




Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                           Performing (Kualitas           Non Perfoming
                                                                                         Stage 1                     Stage 2                       Stage 3
                               L dan DPK)               (Kualitas KL, D, M)
 No                              Nilai                    Nilai                     Nilai                       Nilai                         Nilai
                               Tercatat   CKPN          Tercatat       CKPN       Tercatat      CKPN          Tercatat         CKPN         Tercatat         CKPN
                                Bruto                    Bruto                     Bruto                       Bruto                         Bruto
                                  a           b            c             d           e              f            g                h            i               j

 31 Desember 2024
  1     Surat Berharga                -             -          -              -           -               -            -                -           -               -
  2     Kredit             6.904.718 1.477.218 2.029.237 1.142.312                493.773          55.258     294.370          101.911 8.145.811 2.462.361
        a. Korporasi       3.435.351      551.230        487.941       480.057            -               -          444                2 3.922.848 1.031.285
       b. Ritel                 829.556   216.580        496.090       299.380    438.466          54.641     256.207          101.267      553.445          324.065
  3    Transaksi                 42.353           265          -              -      4.802               43      2.020                221           -               -
       Rekening
       Administratif

 31 Desember 2023
  1    Surat Berharga                 -             -          -              -           -               -            -                -           -               -
  2    Kredit              3.916.565 1.151.048 1.181.024               927.280    645.410          86.396     381.862            64.421 3.836.277 1.781.872
       a. Korporasi        2.693.931      817.854        507.652       486.877            -               -   167.867                 196 3.033.716 1.304.535
       b. Ritel            1.222.634      333.193        673.371       440.403    645.410          86.396     213.995            64.225     802.561          477.338
  3    Transaksi                150.009           94           -              -     11.871               94            -                -           -               -
       Rekening
       Administratif




Pengungkapan Risiko Kredit Counterparty
Risiko kredit counterparty bagi Bank adalah risiko yang timbul dari kegagalan pembayaran counterparty atas suatu
kontrak dengan pihak Bank yang menyebabkan potensi kerugian bagi Bank untuk menggantikan kontrak tersebut.

Counterparty credit risk pada umumnya timbul dari FX swap dan transaksi repo/reverse repo. Mitigasi counterparty
credit risk dilakukan sesuai SE OJK 24/SEOJK.03/2021, yaitu dengan pengakuan keberadaan agunan, garansi,
penjaminan, atau asuransi kredit dan dilengkapi dengan kebijakan Bank untuk mengelola risiko kredit dari
counterparty.

Tabel CCR1: Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
                                                                                                 Alpha
                                                                                               Digunakan
                                  Replacement Cost         Potential Future                      untuk
No                                                                                EEPE                           Tagihan Bersih                     ATMR
                                        (RC)               Exposure (PFE)                     Perhitungan
                                                                                              Regulatory
                                                                                                  EAD
                                          a                        b                c               d                      e                            f
 1    SA-CCR                       1.412.959.178.832      1.432.302.010.495                        1,4          3.983.365.665.058            1.657.160.100.000
      (untuk derivatif)
 2    Metode Internal                                                                                                      N/A                         N/A
      Model (untuk derivatif
      dan SFT)
 3    Pendekatan                                                                                                           N/A                         N/A
      sederhana untuk
      mitigasi risiko kredit
      (untuk SFT)
 4    Pendekatan
      komprehensif untuk
      mitigasi risiko kredit
      (untuk SFT)
 5    VaR untuk SFT                                                                                                        N/A                         N/A
      Total




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                                      LAPORAN TAHUNAN 2024                  215
Page 218
                                                                                                                   Manajemen Risiko




      Definisi
      Replacement Cost adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
      perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
      dengan menggunakan pendekatan standar.

      Potential Future Exposure adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
      pedoman perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko
      kredit dengan menggunakan pendekatan standar.

      Tagihan besih adalah Perhitungan Tagihan Bersih untuk transaksi derivatif dengan menggunakan pendekatan standar
      merupakan penjumlahan dari Replacement Cost (RC) dan Potential Futures Exposures (PFE) yang kemudian dikalikan
      dengan 1,4 (satu koma empat) sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
      perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
      dengan menggunakan pendekatan standar.


      Tabel CCR3: Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
         Kategori                                                                                                               Total Tagihan
                               0%          10%         20%               50%           75%       100%          150% Lainnya
         Portofolio                                                                                                                Bersih
       Tagihan            77.087.876.367                                                                                        77.087.876.367
       kepada
       Pemerintah
       dan Bank
       Sentral
       Tagihan
       kepada Entitas
       Sektor Publik
       Tagihan
       kepada Bank
       Pembangunan
       Multilateral
       dan Lembaga
       Internasional
       Tagihan                                    827.603.448.722 2.429.882.612.436                        -                  3.257.486.061.158
       kepada Bank
       Lain
       Tagihan
       kepada
       perusahaan
       sekuritas
       Tagihan                                    372.246.267.535     19.040.572.853         257.504.887.145                   648.791.727.533
       kepada
       Korporasi
       Tagihan
       kepada Usaha
       Mikro, Usaha
       Kecil, dan
       Portofolio Ritel
       Aset lainnya
       Total              77.087.876.367         1.199.849.716.258 2.448.923.185.288         257.504.887.145                  3.983.365.665.058



      Definisi
      Pembagian berdasarkan bobot risiko dan regulatory portfolio termasuk dalam tabel untuk keperluan gambaran. Bank
      dapat melengkapi tabel dengan pembagian kelas aset berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
      pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar.

      Total eksposur kredit adalah nilai yang relevan untuk menghitung modal dengan memperhitungkan teknik mitigasi
      risiko kredit.




216   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 219
                                                                                                     Manajemen Risiko




Tabel CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit

                                                                             Proteksi yang Dibeli       Proteksi yang DIjual

 Nilai Notional                                                                     NULL                       NULL
      Single-name credit default swaps
      Index credit default swaps
      Total return swaps
      Credit options
      Derivatif kredit lainnya
 Total Nilai Notional                                                               NULL                       NULL
 Nilai wajar                                                                        NULL                       NULL
      Nilai wajar positif (aset)
      Nilai wajar negatif (kewajiban)



B. Risiko Pasar                                                Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Risiko pasar merupakan risiko pada posisi neraca dan           Limit
rekening administratif, termasuk transaksi derivatif           Bank secara berkala melakukan peninjauan terhadap
akibat perubahan dari kondisi pasar. Perubahan kondisi         kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit
pasar dimaksud mencakup pergerakan nilai tukar, suku           dalam mengelola risiko pasar, sehingga selaras dengan
bunga, harga opsi, termasuk di dalamnya perubahan              peraturan eksternal seperti Peraturan Otoritas Jasa
dari credit spread dan potensi gagal bayar. Risiko pasar       Keuangan (OJK) No. 18/POJK.03.2016 dan Surat
terdapat pada posisi trading book dan banking book             Edaran OJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang penerapan
yang berasal dari eksposur valuta asing, surat berharga,       manajemen risiko. Selain itu, kebijakan ini juga disusun
derivatif, dan instrumen keuangan/pasar uang.                  sejalan dengan kebijakan global risiko pasar dan risiko
                                                               likuiditas dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Risiko suku bunga pada banking book dapat timbul               (SMBC) karena SMBC Indonesia merupakan grup SMBC.
dari perbedaan eksposur aktiva dan pasiva Bank dan
pergerakan suku bunga yang akan mempengaruhi                   Kebijakan dan prosedur risiko pasar Bank menetapkan
pendapatan dan nilai ekonomis modal Bank.                      aturan dan standar yang jelas atas semua aktivitas
                                                               bisnis, pengendalian, strategi operasional dan
Kerangka Manajemen Risiko Pasar                                organisasi di Bank terkait risiko pasar. Bank memiliki
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian                   metodologi berikut langkah-langkah yang terukur dan
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai                  jelas untuk mengidentifikasi, mengukur dan memantau
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen                risiko pasar.
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut
adalah:                                                        Untuk memastikan pengendalian risiko berjalan dengan
1.    Kebijakan dan Prosedur                                   baik, Bank juga check dan balances serta melakukan
      Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas            pemisahan front office, middle office, dan back office,
      semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi           serta penerapan kerangka kerja Three Lines of Defense,
      operasional dan organisasi di Bank terkait               yaitu:
      manajemen risiko pasar.                                  1. Pimpinan Unit Kerja (PUK) (first line of defense)
                                                               2. Market and Liquidity Risk Management
2.    Limit Eksposur                                                Departement dan Unit Kepatuhan (second line of
      Memberikan batasan yang jelas terkait dengan                  defense)
      risiko pasar. Limit/Toleransi risiko pasar disesuaikan   3. Satuan Kerja Internal Audit/SKAI (third line of
      dengan regulasi terkait, kebijakan global dan                 defense)
      kebijakan lokal di Bank.
                                                               Penetapan limit risiko pasar ditinjau secara berkala
3.    Pendelegasian Wewenang Risiko                            untuk menjamin kesesuaian dengan perkembangan
      Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas              bisnis serta kondisi ekonomi dan pasar terbaru
      risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu         berdasarkan faktor- faktor risiko nilai tukar dan suku
      atau unit kerja tertentu yang telah mendapat             bunga.
      persetujuan dari komite manajemen di Bank.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024       217
Page 220
                                                                                                Manajemen Risiko




      Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                 cadangan likuiditas dan untuk mendapatkan imbal hasil
      Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta                 yang optimal sesuai dengan rencana bisnis dan tingkat
      Sistem Informasi Manajemen Risiko                          risiko tertentu yang diterima oleh Manajemen.
      Identifikasi risiko pasar senantiasa dilakukan melalui
      analisis setiap produk, transaksi atau layanan yang        Eksposur valuta asing Bank sebagian besar berasal dari
      ditawarkan oleh Bank melalui program hingga produk,        transaksi FX yang dilakukan untuk kepentingan nasabah
      transaksi atau layanan tersebut menjadi eksposur           dan swap atas sumber dana yang diperoleh dalam
      risiko pasar yang diukur, dipantau, dan dikontrol secara   mata uang asing. Pengukuran eksposur risiko nilai tukar
      harian.                                                    dilakukan atas posisi devisa neto Bank. Posisi devisa
                                                                 neto Bank per Desember 2024 adalah sebesar 1,29%
      Untuk setiap pengembangan fitur dan pertumbuhan            dari modal, atau jauh di bawah ketentuan ambang batas
      yang signifikan, risiko pasar senantiasa diidentifikasi    maksimum Bank Indonesia, yaitu 20,0% dari modal.
      kembali secara terus menerus dan didiskusikan
      bersama antara Satuan Kerja Manajemen Risiko               Bank melakukan proses revaluasi (mark to market)
      (SKMR), dalam hal ini adalah unit kerja Manajemen          berdasarkan harga pasar setiap akhir hari. Bank juga
      Risiko Pasar dan Likuiditas, dengan unit-unit bisnis       mengamati eksposur risiko pasar secara harian sebagai
      terkait.                                                   bagian dari mitigasi risiko serta memastikan eksposur
                                                                 tersebut tidak melebihi limit yang telah ditetapkan oleh
      Saat ini portofolio Surat berharga yang dimiliki Bank      asset liabilities committee (ALCO).
      dikategorikan sebagai trading book dan banking book.
      Surat berharga trading book terutama digunakan untuk       Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
      memenuhi permintaan dari nasabah. Sedangkan surat          untuk risiko pasar dan kebutuhan modal atas eksposur
      berharga banking book dikelola untuk tujuan sebagai        risiko pasar dilakukan berdasarkan pendekatan standar
                                                                 sesuai dengan regulasi yang berlaku.




218   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 221
                                                                                                                               Manajemen Risiko




Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara individu
                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                       Beban Modal Pendekatan Standar
                         Risiko
                                                                                            Posisi Desember 2024
 Risiko GIRR                                                                                         11.290,23
 Risiko CSR Non Sekuritisasi                                                                          6.020,28
 Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP                                                                               -
 Risiko CSR Sekuritisasi CTP                                                                                   -
 Risiko Ekuitas                                                                                                -
 Risiko Komoditas                                                                                              -
 Risiko Nilai Tukar                                                                                  23.314,75
 DRC – Non Sekuritisasi                                                                                        -
 DRC Sekutitisasi Non CTP                                                                                      -
 DRC Sekuritisasi CTP                                                                                          -
 RRAO                                                                                                          -
 Total                                                                                               40.625,26

*) Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku sejak 1 Januari 2024



Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
Bank menggunakan pendekatan metode standar dalam perhitungan ATMR Risiko Pasar terhitung sejak periode
pelaporan Januari 2024. Komponen beban modal risiko pasar mencakup :
•   Kelas Risiko General Interest Rate Risk (GIRR)
•   Kelas Risiko Credit Spread Risk (CSR) non-sekuritisasi
•   Kelas Risiko Nilai Tukar

Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                       Beban Modal Pendekatan Standar
                         Risiko
                                                                                            Posisi Desember 2024
 Risiko GIRR                                                                                         11.290,23
 Risiko CSR Non Sekuritisasi                                                                          6.020,28
 Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP                                                                               -
 Risiko CSR Sekuritisasi CTP                                                                                   -
 Risiko Ekuitas                                                                                                -
 Risiko Komoditas                                                                                              -
 Risiko Nilai Tukar                                                                                  23.314,75
 DRC – Non Sekuritisasi                                                                                        -
 DRC Sekutitisasi Non CTP                                                                                      -
 DRC Sekuritisasi CTP                                                                                          -
 RRAO                                                                                                          -
 Total                                                                                               40.625,26

*) Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku sejak 1 Januari 2024


Pengungkapan tambahan (Kualitatif)
Pada periode laporan Desember 2024, tidak terdapat perpindahan antar regulatory book. Entitas Anak dari Bank tidak
memiliki portfolio Trading Book




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024                219
Page 222
                                                                                                             Manajemen Risiko




      BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara individu
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                      ATMR
                                                                                    Komponen
                                                                                                                     BA-CVA
                                                                                         a                              b
       Agregasi komponen sistematis risiko CVA                                        227,431.32
       Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA                                     138,447.91
       Total                                                                                                       1,342,645.38


      BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                                                      ATMR
                                                                                    Komponen
                                                                                                                     BA-CVA
                                                                                         a                              b
       Agregasi komponen sistematis risiko CVA                                        227,431.32
       Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA                                     138,447.91
       Total                                                                                                       1,342,645.38



      Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
      Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
      Bank menggunakan pendekatan CVA dasar yang disederhanakan (Basic Approach CVA – reduced version) dalam
      perhitungan ATMR CVA, pendekatan dimaksud tidak mengakui adanya lindung nilai.

      Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan melaporkan hasil pengukuran dan pemantauan limit risiko pasar yang
      telah ditetapkan ALCO secara harian. Bank juga secara rutin melakukan perhitungan PV01 dan simulasi proyeksi
      perubahan Net Interest Income (NII) dan Economic Value of Equity (EVE) yang dilaporkan dalam rapat yang
      diselenggarakan oleh komite ALCO dan Komite Manajemen Risiko (KMR).

      Setiap tahun, atau bila ada penambahan fitur atau produk, Bank melakukan validasi atas hasil pengukuran dari sistem
      yang digunakan. Sistem informasi yang ada saat ini telah dapat memfasilitasi proses revaluasi (mark to market),
      memberikan informasi terkini atas eksposur risiko pasar Bank, serta memonitor pergerakan faktor risiko pasar Bank.

      Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Pasar
      Pemantauan terhadap Risiko Pasar dilakukan melalui Asset Liabilities Committee (ALCO) dan Komite Manajemen
      Risiko. Sistem Pengendalian Internal telah efektif dalam mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Pasar. Internal
      Audit melakukan audit secara berkala terhadap kecukupan kebijakan, prosedur, limit, serta toleransi dan kepatuhan
      dari setiap pihak yang terkait dengan penerapan manajemen risiko pasar sesuai dengan rencana audit Bank yang
      telah ditetapkan.

      Struktur Organisasi Manajemen Risiko Pasar



                                                       Komite Pemantau Risiko


                                                      Komite Manajemen Risiko (KMR)
                                                 dan/atau Asset Liabilities Committee (ALCO)




                                                                2nd line of defense
                  1st line of defense                    Satuan Kerja Manajemen Risiko                    3rd line of defense
                 Pimpinan Unit Kerja                  (Market & Liquidity Risk Management/         Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
                                                                       MLRM)




220   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 223
                                                                                                          Manajemen Risiko




Pengungkapan Risiko Suku Bunga dalam                                memutuskan strategi bisnis maupun strategi lindung
Banking Book                                                        nilai yang harus dilakukan untuk mengembalikan angka
Eksposur banking book atas aset dan liabilitas Bank                 IRRBB ke tingkatan yang diinginkan.
diukur menggunakan analisis sensitivitas berdasarkan
profil kesenjangan repricing suku bunga untuk                       Market and Liquidity Risk Management bertanggung
menghitung dampak perubahan suku bunga terhadap                     jawab melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB
laba bersih Bank dengan menggunakan pendekatan                      secara berkala untuk dilaporkan kepada Direksi dan
Net Interest Income (NII), dan dampak perubahan                     ALCO/KMR. Sedangkan unit bisnis dan treasury yang
suku bunga terhadap modal Bank, atau dengan                         bertanggung jawab untuk melakukan strategi bisnis dan
menggunakan pendekatan Economic Value of Equity                     lindung nilai yang telah dirumuskan tersebut.
(EVE).
                                                                    Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk
Risiko suku bunga dalam Banking Book                                posisi Desember 2024 dapat dilihat bahwa perubahan
Nama Bank      : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individu)              EVE tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock
Posisi Laporan : Desember 2024                                      Up, yaitu sebesar Rp2,33 triliun atau 7,18% dari CET1.
                                                                    Sementara dari perspektif perubahan NII, pada skenario
Analisis Kualitatif secara individu                                 Parallel Shock Up, NII Bank diproyeksikan mengalami
Pengukuran IRRBB dilakukan menggunakan metode                       penurunan sebesar Rp0,19 triliun atau 8,32% dari
standar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam                 proyeksi NII Bank pada kondisi baseline.
melakukan pengelolaan IRRBB, Bank telah menetapkan
Risk Appetite yang diwujudkan dalam bentuk internal                 Laporan Perhitungan IRRBB
buffer atas maksimum perubahan EVE yang harus                       Nama Bank      : Bank SMBC Indonesia Tbk (individu)
dijaga. Apabila tingkat IRRBB telah mendekati                       Posisi Laporan : Desember 2024
atau melampaui angka buffer tersebut, ALCO akan                     Mata Uang      : Total dalam Rupiah


Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                                       ∆ EVE                                  ∆ NII
                                                         Desember 2024      Desember 2023       Desember 2024     Desember 2023
 Parallel up                                               (2.329.208,31)      (1.892.060,17)      (187.966,88)           77.558,71
 Parallel down                                              2.484.311,65        1.840.476,02        140.798,88         (132.556,17)
 Steepener                                                   228.641,25          558.565,46
 Flattener                                                  (736.828,07)        (984.681,32)
 Short rate up                                             (1.372.907,81)      (1.269.211,06)
 Short rate down                                            1.373.477,98        1.273.759,07
 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                           2.329.208,31        1.892.060,17        187.966,88          132.556,17
 Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income          32.425.450,04       30.989.831,98       2.258.829,42       2.981.729,07
 (untuk ∆ NII)
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau            7,18%               6.11%             8,32%                 4.45%
 Projected Income (untuk ∆ NII)




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024               221
Page 224
                                                                                                         Manajemen Risiko




      Risiko suku bunga dalam Banking Book
      Nama Bank      : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
      Posisi Laporan : Desember 2024

      Analisis Kualitatif secara konsolidasi
      Terhitung efektif pada 27 Maret 2024 Bank SMBC Indonesia melakukan akuisisi terhadap PT. OTO Multiartha (OTO)
      dan PT Summit Oto Finance (SOF), dengan demikian Perusahaan Anak SMBC Indonesia saat ini terdiri dari BTPNS
      sebagai perusahaan perbankan serta OTO dan SOF sebagai perusahaan pembiayaan. Sesuai dengan ketentuan,
      Bank melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB secara konsolidasi dengan menggunakan metode EVE
      (Economic Value of Equity) dan NII (Net Interest Income).

      Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk posisi Desember 2024 dapat dilihat bahwa perubahan EVE
      tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock Up, yaitu sebesar Rp3,02 triliun atau 6,87% dari CET1. Sementara
      dari perspektif perubahan NII, pada skenario Parallel Shock Down, NII Bank diproyeksikan mengalami penurunan
      sebesar Rp0,22 triliun atau 2,87% dari proyeksi NII Bank pada kondisi baseline.

      Laporan Perhitungan IRRBB
      Nama Bank      : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
      Posisi Laporan : Desember 2024
      Mata Uang      : Total dalam Rupiah

      Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)

                                                                             ∆ EVE                              ∆ NII
                                                               Desember 2024      Desember 2023   Desember 2024     Desember 2023
       Parallel up                                                 (3.016.705 )                       189.554,84
       Parallel down                                                3.229.904                        (218.318,48)
       Steepener                                                      369.067
       Flattener                                                   (1.028.532 )
       Short rate up                                               (1.910.310 )
       Short rate down                                              1.933.839
       Nilai Maksimum Negatif (absolut)                             3.016.705                         218.318,48
       Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income            43.905.358                        7.617.423,19
       (untuk ∆ NII)
       Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau            6,87%                             2,87%
       Projected Income (untuk ∆ NII)




222   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 225
                                                                                                 Manajemen Risiko




C. Risiko Likuiditas                                          Untuk menerapkan kebijakan, prosedur dan
Risiko likuiditas adalah risiko yang mungkin timbul           menetapkan batasan-batasan pada risiko likuiditas
akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi                     secara efektif, Bank juga telah secara jelas menetapkan
kewajiban yang jatuh tempo dengan menggunakan arus            pemisahan tugas, tanggung jawab dan wewenang
kasnya dan/atau aset likuidnya yang berkualitas tinggi        yang jelas antara unit yang bertanggung jawab dalam
yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan          pengelolaan risiko likuiditas yaitu unit kerja yang kerja
kondisi keuangan Bank.                                        yang memiliki aktivitas yang terekspos terhadap risiko
                                                              likuiditas. Direktorat Manajemen Risiko memberikan
Risiko likuiditas juga berkaitan dengan optimalisasi          masukan dan analisis yang independen dan objektif
struktur neraca dan risiko struktural terhadap                dalam proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu.                dan pengelolaan risiko likuiditas.
Pengelolaan risiko likuiditas Bank berupaya agar dapat
mengelola risiko likuiditas dalam perspektif jangka           Kebijakan dan prosedur yang saat ini diterapkan juga
pendek maupun struktural.                                     telah mengatur pengelolaan risiko likuiditas dimasa
                                                              krisis dimulai dengan aktivasi rencana pendanaan
Dalam perspektif jangka pendek, Bank memastikan               darurat (contingency funding plan/CFP), dan
kecukupan likuiditas yang dimonitor berdasarkan               implementasinya hingga kembali ke kondisi normal
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan early warning              (business as usual/BAU).
indicators lainnya. Dalam perspektif jangka panjang,
risiko likuiditas dikelola dan dimonitor melalui Net Stable   Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Funding Ratio (NSFR).                                         Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
                                                              Sistem Informasi Manajemen Risiko
Kerangka Manajemen Risiko Likuiditas                          Identifikasi risiko likuiditas dilakukan terhadap seluruh
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian                  sumber, baik dari sisi produk dan aktivitas perbankan
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai                 yang baru, maupun sisi pertumbuhan yang signifikan
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen               dari sumber dan hasil pendanaan tertentu, baik berupa
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut             posisi aset, kewajiban maupun rekening administratif.
adalah:                                                       Identifikasi juga dilakukan setiap munculnya potensi
1.    Kebijakan dan Prosedur                                  peningkatan risiko, baik risiko suku bunga, risiko kredit,
      Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas           risiko operasional, risiko hukum dan risiko karena
      semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi          adanya peraturan baru dari Bank Indonesia.
      operasional dan organisasi di Bank terkait
      manajemen risiko likuiditas.                            Bank mengukur dan memantau indikator risiko
                                                              likuiditas untuk mengidentifikasi potensi permasalahan
2.    Limit Eksposur                                          likuiditas melalui Indikator Peringatan Dini (Early
      Memberikan batasan yang jelas terkait dengan            Warning Indicators/EWI) yang memonitor tingkat
      risiko likuiditas. Limit/Toleransi risiko likuiditas    roll-over, konsentrasi pendanaan, peringkat publik
      disesuaikan dengan regulasi terkait, kebijakan          Bank, tingkat likuiditas pasar uang, dan pemenuhan
      global dan kebijakan lokal di Bank.                     kewajiban ratio regulatory. Bank juga secara struktural
                                                              mengukur risiko likuiditas dengan menggunakan rasio
3.    Pendelegasian Wewenang Risiko                           seperti rasio kecukupan alat likuid, Rasio Intermediasi
      Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas             Makroprudensial (RIM) serta perhitungan dana keluar
      risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu        dan melakukan stress testing.
      atau unit kerja tertentu yang telah mendapat
      persetujuan dari komite manajemen di Bank.              Kebijakan internal menetapkan agar Bank selalu patuh
                                                              terhadap peraturan atau regulasi yang telah ditetapkan,
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan                  seperti Giro Wajib Minimum dan Liquidity Coverage
Limit                                                         Ratio (LCR). Bank juga telah menerapkan regulasi Net
Bank secara berkala menelaah kecukupan                        Stable Funding Ratio (NSFR).
kebijakan, prosedur dan batasan risiko likuiditas dan
kesesuaiannya dengan risk appetite. Selain itu, sejalan
juga dengan strategi bisnis dan pertumbuhan bisnis,
kompleksitas transaksi, serta kondisi ekonomi serta
kondisi pasar.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024        223
Page 226
                                                                                                                                    Manajemen Risiko




      Laporan LCR per akhir triwulan IV/2024:

      Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
                                                                                                                     Individual
                                                                                  Posisi Tanggal Laporan                          Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
                                                                                    (Desember 2024)                                         (Desember 2023)
                                                                                                   Nilai HQLA setelah                                    Nilai HQLA setelah
                                                                                                   pengurangan nilai                                     pengurangan nilai
                                                                                                 (haircut), outstanding                                (haircut), outstanding
       No                         Komponen                                                           kewajiban dan                                         kewajiban dan
                                                                       Nilai outstanding                                      Nilai outstanding
                                                                                                  komitmen dikalikan                                    komitmen dikalikan
                                                                        kewajiban dan                                          kewajiban dan
                                                                                                   tingkat penarikan                                     tingkat penarikan
                                                                        komitmen/nilai                                         komitmen/nilai
                                                                                                   (run-off rate) atau                                   (run-off rate) atau
                                                                      tagihan kontraktual                                    tagihan kontraktual
                                                                                                       nilai tagihan                                         nilai tagihan
                                                                                                 kontraktual dikalikan                                 kontraktual dikalikan
                                                                                                  tingkat penerimaan                                    tingkat penerimaan
                                                                                                      (inflow rate).                                        (inflow rate).
        1    Jumlah data Poin yang digunakan dalam                                                               63 Hari                                             63 Hari
             perhitungan LCR
       HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
        2    Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                                          31.204.662                                          25.472.562
       ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
        3    Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan                           29.096.321                   2.180.567                 28.324.260                2.418.719
             yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan
             Usaha Kecil, terdiri dari:
             a. Simpanan/Pendanaan stabil                                        14.581.293                     729.065                  8.274.145                  413.707
             b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil                                 14.515.027                   1.451.503                 20.050.115                2.005.011
        4    Pendanaan yang berasal dari nasabah                                 57.019.360                  26.403.043                 62.042.640               28.499.722
             korporasi, terdiri dari:
             a. Simpanan operasional                                                         -                          -                          -                        -
             b. Simpanan non-operasional dan/atau                                57.019.360                  26.403.043                 62.042.640               28.499.722
                kewajiban lainnya yang bersifat non-
                operasional
             c. surat berharga berupa surat utang yang                                       -                          -                          -                        -
                diterbitkan oleh bank
        5    Pendanaan dengan agunan (secured funding)                                                                  -                                                   -
        6    Arus kas keluar lainnya (additional requirement),                  154.587.913                   4.907.485                132.744.281                5.464.957
             terdiri dari:
             a. arus kas keluar atas transaksi derivatif                           1.232.331                  1.232.331                  1.632.859                1.632.859
             b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan                                   -                          -                          -                        -
                likuiditas
             c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan                                    -                          -                          -                        -
             d. arus kas keluar atas penarikan komitmen                          17.705.474                   2.441.948                 16.965.852                2.939.105
                fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
             e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual                                   -                          -                          -                        -
                lainnya terkait penyaluran dana
             f.   arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi                    134.862.772                     445.870                113.553.396                  300.819
                  pendanaan lainnya
             g. arus kas keluar kontraktual lainnya                                  787.336                    787.336                    592.173                  592.173
        7    TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)                                                            33.491.095                                          36.383.398
       ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
        8    Pinjaman dengan agunan Secured lending                                          -                          -                          -                        -
        9    Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty)                     29.575.188                  17.745.860                 34.230.590               19.951.378
       10    Arus kas masuk lainnya                                                2.076.346                  1.656.809                  2.536.599                2.087.164
       11    TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)                                  31.651.534                  19.402.670                 36.767.189               22.038.542
                                                                                                   TOTAL ADJUSTED                                        TOTAL ADJUSTED
                                                                                                           VALUE1                                                VALUE1
       12    TOTAL HQLA                                                                                      31.204.662                                          25.472.562
       13    TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH                                                                    14.088.426                                          14.344.856
             (NET CASH OUTFLOWS)
       14    LCR (%)                                                                                           221,49%                                             177,57%
      Keterangan :
      Adjusted value¹ dihitung setelah pengenaan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
      komponen hQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.




224   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 227
                                                                                                   Manajemen Risiko




                                     Konsolidasian
         Posisi Tanggal Laporan                   Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
           (Desember 2024)                                  (Desember 2023)
                        Nilai HQLA setelah                                 Nilai HQLA setelah
                        pengurangan nilai                                  pengurangan nilai
                      (haircut), outstanding                             (haircut), outstanding
                          kewajiban dan                                      kewajiban dan
 Nilai outstanding                              Nilai outstanding
                       komitmen dikalikan                                 komitmen dikalikan
  kewajiban dan                                  kewajiban dan
                        tingkat penarikan                                  tingkat penarikan
  komitmen/nilai                                 komitmen/nilai
                        (run-off rate) atau                                (run-off rate) atau
tagihan kontraktual                            tagihan kontraktual
                            nilai tagihan                                      nilai tagihan
                      kontraktual dikalikan                              kontraktual dikalikan
                       tingkat penerimaan                                 tingkat penerimaan
                           (inflow rate).                                     (inflow rate).
                                    63 Hari                                            63 Hari



                                40.228.849                                         34.015.087


         35.195.724               2.616.211             34.596.917                  2.862.204



         18.067.233                903.362              11.949.750                    597.487
         17.128.491               1.712.849             22.647.167                  2.264.717
         61.362.475             29.635.342              66.000.909                 31.071.902

                  -                       -                          -                        -
         61.356.372             29.629.239              66.000.909                 31.071.902



              6.103                   6.103                          -                        -

                                          -                                                   -
        155.036.522               5.356.095            132.744.281                  5.464.957

          1.680.940               1.680.940              1.632.859                  1.632.859
                  -                       -                          -                        -

                  -                       -                          -                        -
         17.705.474               2.441.948             16.965.852                  2.939.105

                  -                       -                          -                        -

        134.862.772                445.870             113.553.396                    300.819

            787.336                787.336                 592.173                    592.173
                                37.607.647                                         39.399.063


                  -                       -                          -                        -
         32.774.275             19.716.210              34.586.956                 20.277.037
          2.454.465               2.034.929              2.536.599                  2.087.164
         35.228.741             21.751.139              37.123.555                 22.364.200
                        TOTAL ADJUSTED                                    TOTAL ADJUSTED
                                VALUE1                                            VALUE1
                                40.228.849                                         34.015.087
                                15.856.508                                         17.034.863

                                  253,71%                                            199,68%




          PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024   225
Page 228
                                                                                                                 Manajemen Risiko




      Analisis Perhitungan Kewajiban Pemenuhan                                 Seluruh HQLA Bank merupakan HQLA Level 1 berupa
      Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage                           kas dan setara kas, penempatan pada Bank Indonesia,
      Ratio)                                                                   dan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah
                                                                               Republik Indonesia atau Bank Indonesia.
      Analisis secara Individu
      Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank secara individu per                  Analisis secara Konsolidasi
      akhir triwulan IV/2024 sebesar 221,49%, (naik) sebesar                   LCR Bank secara konsolidasi dengan perusahaan
      43,92 % dibanding per akhir triwulan IV/2023 sebesar                     anak per akhir triwulan IV/2024 sebesar 253,71 %, naik
      177,57%. Kenaikan LCR disebabkan oleh kenaikan                           sebesar 54,03 % dibanding per akhir triwulan IV/2023
      nilai rata-rata high quality liquid assets (HQLA) sebesar                sebesar 199,68 %. Kenaikan LCR disebabkan oleh
      Rp5,73 triliundan penurunan nilai rata-rata net cash                     kenaikan nilai rata-rata HQLA sebesar Rp6,21 triliun,
      outflows sebesar Rp0,26 triliun.                                         dan penurunan nilai rata-rata net cash outflows sebesar
                                                                               Rp1,18 triliun.
      Nilai rata-rata cash outflows turun sebesar Rp2,89
      triliun, sementara nilai rata-rata cash inflows juga                     Nilai rata-rata cash outflows secara konsolidasi turun
      turun sebesar Rp2,63 triliun. Penurunan proyeksi cash                    sebesar Rp1,79 triliun, sementara nilai rata-rata
      outflows terutama berasal dari nasabah korporasi dan                     cash inflows secara konsolidasi juga turun sebesar
      arus kas keluar lainnya, sedangkan penurunan proyeksi                    Rp0,61 triliun. Penurunan proyeksi cash outflows
      cash inflows terutama berasal dari tagihan kepada pihak                  terutama berasal dari nasabah korporasi, sedangkan
      lawan (counterparty), dan transaksi derivative.                          Penurunanproyeksi cash inflows terutama berasal
                                                                               tagihan dari pihak lawan (counterparty).

                                                                               Baik Bank maupun perusahaan anak senantiasa
                                                                               memenuhi ketentuan LCR untuk memastikan ketahanan
                                                                               likuiditas.


      Nama Bank      : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individual)
      Posisi Laporan : 31 Desember 2024

      Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Individual

                                                                                                    Posisi Tanggal Laporan
                                                                                                      (Desember 2024)
       No                             Komponen                                  Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                                             Total Nilai
                                                                         Tanpa Jangka                   ≥6 Bulan-<1                         Tertimbang
                                                                                         <6 Bulan                            ≥1 Tahun
                                                                            Waktu1                         Tahun

       Komponen ASF
        1    Modal:                                                         43.562.483              -                 -        3.219.000       46.781.483
        2        Modal sesuai POJK KPMM                                     43.562.483              -                 -        3.219.000       46.781.483
        3        Instrumen modal lainnya                                             -              -                 -                 -                  -
        4    Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan              17.556.185     21.649.124        1.133.969           21.466        37.192.528
             pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
             usaha kecil:
        5        Simpanan dan pendanaan stabil                              13.559.954      3.639.764         114.506              5.021       16.453.533
        6        Simpanan dan pendanaan kurang stabil                        3.996.232     18.009.360        1.019.463           16.445        20.738.995
        7    Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi:                 24.939.838     47.007.642        1.667.559        36.247.419       57.383.710
        8        Simpanan operasional                                                -              -                 -                 -                  -
        9        Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi      24.939.838     47.007.642        1.667.559        36.247.419       57.383.710
        10   Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling                      -              -                 -                 -                  -
             bergantung
        11   Liabilitas dan ekuitas lainnya:                                 4.192.840      3.938.368         320.239                   -                  -
        12       NSFR liabilitas derivatif                                                          -                 -                 -
        13       ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam       4.192.840      3.938.368         320.239                   -                  -
                 kategori di atas
        14   Total ASF                                                                                                                        141.357.721




226   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 229
                                                                                            Manajemen Risiko




                                Posisi Tanggal Laporan
                                  (Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                         Total Nilai
   Tanpa Jangka                     ≥6 Bulan-<1                         Tertimbang
                     <6 Bulan                            ≥1 Tahun
      Waktu1                           Tahun



       35.038.871               -                  -       2.976.753       38.015.624
       35.038.871               -                  -       2.976.753       38.015.624
                -               -                  -                -                  -
       14.863.949      18.788.246        1.197.150           22.292        32.173.250



       11.546.222       4.072.652         112.043            10.134        14.954.505
        3.317.728      14.715.594        1.085.108           12.158        17.218.745
       26.211.600      45.977.465        5.167.282        26.051.285       44.493.415
                -               -                  -                -                  -
       26.211.600      45.977.465        5.167.282        26.051.285       44.493.415
                -               -                  -                -                  -

        3.950.401       3.385.827              5.019                -                  -
                                -                  -                -
        3.950.401       3.385.827              5.019                -                  -

                                                                         114.682.289




              PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   227
Page 230
                                                                                                                                       Manajemen Risiko




                                                                                                                      Posisi Tanggal Laporan
                                                                                                                        (Desember 2024)
          No                              Komponen                                            Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                                                                      Total Nilai
                                                                                   Tanpa Jangka                             ≥6 Bulan-<1                              Tertimbang
                                                                                                          <6 Bulan                                ≥1 Tahun
                                                                                      Waktu1                                   Tahun

          Komponen RSF
          15    Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR                                                                                                                      155.912
          16    Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan                           677.345                     -                   -                   -              338.672
                operasional
          17    Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian                                -        69.084.581          15.328.642          75.265.524           95.796.505
                Khusus (performing)
          18        kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA                               -                   -                   -                   -                     -
                    Level 1
          19        kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan                              -        12.109.774            1.658.075         11.315.918           13.961.421
                    HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
                    tanpa jaminan
          20        kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan                              -        55.253.716          13.570.654          61.930.728           79.799.586
                    nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
                    pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
                    negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
          21            memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko                           -           160.000                     -         2.018.878               1.392.271
                        35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
                        Risiko Kredit
          22        Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang                                 -                   -                   -                   -                     -
                    dijaminkan, yang di antaranya:
          23            memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko                           -                   -                   -                   -                     -
                        35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
                        Risiko Kredit
          24        Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang                               -         1.092.903               99.913                    -              596.408
                    Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
                    gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
                    saham yang diperdagangkan di bursa
          25    Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling                                 -                   -                   -                   -                     -
                bergantung
          26    Aset lainnya:                                                            4.754.588           2.945.013               58.410         12.932.663           18.334.851
          27        Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk                             -                                                                                 -
                    emas
          28        Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat                                                  -                   -                   -                     -
                    sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
                    atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
                    pada central counterparty (CCP)
          29        NSFR aset derivatif                                                                         96.555                     -                   -               96.555
          30        NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan                                         264.179                     -                   -              264.179
                    variation margin
          31        Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori                 4.754.588           2.584.278               58.410         12.932.663           17.974.116
                    diatas
          32    Rekening Administratif                                                                       9.066.105          23.088.183         114.903.824               1.021.375
          33    Total RSF                                                                                                                                              115.647.316
          34    Rasio Pendanaan Stabil Bersih                                                                                                                                122,23%
                (Net Stable Funding Ratio (%))
      ¹    Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
           instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.




228   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 231
                                                                                                                        Manajemen Risiko




                                Posisi Tanggal Laporan
                                  (Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                         Total Nilai
   Tanpa Jangka                     ≥6 Bulan-<1                         Tertimbang
                     <6 Bulan                            ≥1 Tahun
      Waktu1                           Tahun



                                                                              373.074
         986.169                -                 -                 -         493.085

                -      59.077.657       12.801.728        69.205.665       92.946.676

                -               -                 -                 -                  -

                -       8.605.850        2.614.163        10.478.776       13.076.735


                -      46.800.963       10.187.565        56.838.889       76.807.320




                -       2.585.000                 -        1.888.000        2.519.700


                -               -                 -                 -                  -

                -               -                 -                 -                  -


                -       1.085.844                 -                 -         542.922




                -               -                 -                 -                  -

        6.464.444       2.488.787          51.572          5.826.453       12.768.896
                -                                                                      -

                                -                 -                 -                  -




                           61.045                 -                 -          61.045
                         214.421                  -                 -         214.421

        6.464.444       2.213.321          51.572          5.826.453       12.493.430

                       14.976.909       47.728.850        59.250.506          837.928
                                                                         107.419.659
                                                                             106,76%




            Analisis NSFR Individu                                                     berasal dari pendanaan tanpa jangka waktu sebesar
                                                                                       42,47 %, tenor < 6 bulan sebesar 28,27 % dan tenor ≥
            Analisis secara Individu (Audited)                                         1 tahun sebesar 27,93 % dari total ASF.
            Net Stable Funding Ratio (NSFR) Bank secara individu
            per akhir triwulan IV/2024 sebesar 122,23%, (naik)                         Porsi terbesar RSF adalah berupa pinjaman dengan
            sebesar 15,47 % dibanding per akhir triwulan IV/2023                       kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing)
            sebesar 106,76%. Kenaikan NSFR disebabkan oleh                             sebesar 82,84 %dan aset lainnya sebesar 15,85 % dari
            kenaikan Available Stable Funds (ASF) sebesar Rp26,67                      total RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa
            triliun, dan kenaikan Required Stable Funds (RSF)                          jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1
            sebesar Rp8,23 triliun.                                                    tahun sebesar 68,28 % dan aset dengan tenor < 6 bulan
                                                                                       sebesar 21,72 % dari total RSF.
            Porsi terbesar ASF berupa pendanaan yang berasal dari
            nasabah korporasi sebesar 40.59 %, modal sebesar                           Bank senantiasa memantau dan menjaga pemenuhan
            33,09 % dan simpanan yang berasal dari nasabah                             NSFR dan memasukkan aspek sumber dan tenor
            perorangan sebesar 26,31 % dari total ASF. Sedangkan                       pendanaan dalam penetapan strategi pendanaan Bank.
            komposisi ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar



              PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024        229
Page 232
                                                                                                                                       Manajemen Risiko




      Nama Bank      : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
      Posisi Laporan : 31 Desember 2024

      Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi
                                                                                                                      Posisi Tanggal Laporan
                                                                                                                        (Desember 2024)
          No                              Komponen                                            Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                                                                                                      Total Nilai
                                                                                   Tanpa Jangka                             ≥6 Bulan-<1                              Tertimbang
                                                                                                          <6 Bulan                                ≥1 Tahun
                                                                                      Waktu1                                   Tahun

          Komponen ASF
           1    Modal :                                                                 60.568.668                   -                    -          3.219.000           63.787.668
           2        Modal sesuai POJK KPMM                                              60.568.668                   -                    -          3.219.000           63.787.668
           3        Instrumen modal lainnya                                                      -                   -                    -                  -                    -
           4    Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan                       20.215.828          25.773.786            1.159.240             21.490           43.557.202
                pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
                usaha kecil:
           5        Simpanan dan pendanaan stabil                                       16.078.086           5.830.519              126.276              5.044           20.938.181
           6        Simpanan dan pendanaan kurang stabil                                 4.137.742          19.943.268            1.032.963             16.445           22.619.021
           7    Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi:                          25.381.868          55.246.026            4.570.484         49.255.743           72.988.080
           8        Simpanan operasional                                                         -                   -                    -                  -                    -
           9        Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi               25.381.868          55.246.026            4.570.484         49.255.743           72.988.080
          10    Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling                               -                   -                    -                  -                    -
                bergantung
          11    Liabilitas dan ekuitas lainnya:                                          4.822.099           3.938.368              320.239                    -                     -
          12        NSFR liabilitas derivatif                                                                        -                    -                    -
          13        ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam                4.822.099                   -                    -                    -                     -
                    kategori di atas
          14    Total ASF                                                                                                                                              180.332.951
          Komponen RSF
          15    Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR                                                                                                                      402.577
          16    Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan                         1.013.936                     -                   -                   -              506.968
                operasional
          17    Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian                                -        80.609.839          26.927.617          92.637.067         120.423.818
                Khusus (performing)
          18        kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA                               -                   -                   -                   -                     -
                    Level 1
          19        kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan                              -        13.638.639            1.728.075         11.315.918           14.225.751
                    HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
                    tanpa jaminan
          20        kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan                              -        64.289.679          24.829.629          79.005.256         103.286.644
                    nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
                    pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
                    negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
          21            memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko                           -           160.000                     -         2.018.878               1.392.271
                        35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
                        Risiko Kredit
          22        Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang                                 -                   -                   -                   -                     -
                    dijaminkan, yang di antaranya:
          23            memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko                           -                   -                   -                   -                     -
                        35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
                        Risiko Kredit
          24        Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang                               -         2.053.334              369.913            297.015               1.472.333
                    Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
                    gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
                    saham yang diperdagangkan di bursa
          25    Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling                                 -                   -                   -                   -                     -
                bergantung
          26    Aset lainnya:                                                            4.754.588           3.459.512              397.703         15.634.693           21.890.674
          27        Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk                           -                                                                                -
                    emas
          28        Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat                                                  -                   -                   -                     -
                    sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
                    atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
                    pada central counterparty (CCP)
          29        NSFR aset derivatif                                                                        189.541                     -                   -              299.088
          30        NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan                                         332.916                     -                   -              289.547
                    variation margin
          31        Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori                 4.754.588           2.937.055              397.703         15.634.693           21.368.218
                    diatas
          32    Rekening Administratif                                                                       9.066.105          23.088.183         114.903.824           1.021.375
          33    Total RSF                                                                                                                                              144.245.411
          34    Rasio Pendanaan Stabil Bersih                                                                                                                             125,02%
                (Net Stable Funding Ratio (%))
      ¹    Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
           instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.



230   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 233
                                                                                            Manajemen Risiko




                                Posisi Tanggal Laporan
                                  (Desember 2023)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                         Total Nilai
   Tanpa Jangka                     ≥6 Bulan-<1                         Tertimbang
                     <6 Bulan                            ≥1 Tahun
      Waktu1                           Tahun



       43.866.014               -                -         2.976.753       46.842.767
       43.866.014               -                -         2.976.753       46.842.767
                -               -                -                 -                -
       17.592.085      23.491.113        1.202.637            22.292       39.114.023


       14.110.421       6.461.630          117.529            10.134       19.665.235
        3.481.663      17.029.484        1.085.108            12.158       19.448.788
       26.594.842      50.299.978        5.167.282        26.051.285       45.650.072
                -               -                -                 -                -
       26.594.842      50.299.978        5.167.282        26.051.285       45.650.072
                -               -                -                 -                -

        4.302.310       3.385.827              5.019                -                  -
                                -                  -                -
        4.302.310               -                  -                -                  -

                                                                         131.606.862


                                                                              546.690
         993.288                -                  -                -         496.644

                -      65.146.726       19.255.635        72.637.899     100.302.427

                -               -                  -                -                  -

                -       8.854.220        2.618.823        10.483.218       13.120.762


                -      51.766.480       16.618.812        60.026.447       83.466.243




                -       2.585.000                  -       1.888.000        2.519.700


                -               -                  -                -                  -

                -               -                  -                -                  -


                -       1.941.027          18.000           240.234         1.195.722




                -               -                  -                -                  -

        6.464.444       2.488.787          51.572          6.532.559       13.475.003
                -                                                                   -

                                -                  -                -                  -




                          61.045                   -                -         299.088
                         214.421                   -                -         289.547

        6.464.444       2.213.321          51.572          6.532.559       13.199.537

                       14.976.909       47.728.850        59.250.506         837.928
                                                                         115.658.692
                                                                            113,79%




              PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   231
Page 234
                                                                                                     Manajemen Risiko




      Analisis NSFR Konsolidasi                                     Direktorat Manajemen Risiko melalui Unit Manajemen
                                                                    Risiko Pasar dan Likuiditas, melakukan pemantauan
      Analisis secara Konsolidasi (Audited)                         terhadap indikator risiko likuiditas, sumber dan hasil
      NSFR Bank secara konsolidasi per akhir triwulan               pendanaan dan posisi likuiditas. Hal itu meliputi strategi
      IV/2024 sebesar 125,02 %, (naik) sebesar 11,23 %              penetapan suku bunga, perubahan perilaku nasabah,
      dibanding per akhir triwulan IV/2023 sebesar 113,79%.         termasuk perubahan struktur dan volatilitas sumber
      Kenaikan NSFR disebabkan oleh kenaikan ASF sebesar            pendanaan.
      Rp48,73 triliun, sementara RFS naik Rp28,59 triliun.
                                                                    Untuk setiap pelampauan atau kejadian risiko (risk
      Porsi terbesar ASF berasal dari nasabah korporasi             event) tertentu, SKMR melakukan komunikasi dan
      sebesar 40,47 %, pendanaan yang berasal dari modal            meminta tindak lanjut dari unit bisnis terkait, termasuk
      sebesar 35,37 %, dan simpanan yang berasal dari               meneruskan masalah tersebut ke manajemen yang
      nasabah perorangan dan nasabah usaha mikro dan                lebih tinggi. Sistem informasi yang digunakan saat ini
      kecil sebesar 24,15 %. Sedangkan komposisi ASF                dapat menyajikan informasi tentang kondisi likuiditas
      berdasarkan sisa jangka waktu terbesar berasal dari           secara harian untuk kebutuhan proses pengukuran,
      pendanaan tanpa jangka waktu sebesar 44,12%, tenor            pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas.
      ≥ 1 tahun sebesar 29,11 % dan tenor < 6 bulan sebesar
      24,92 % dari total ASF.                                       Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
                                                                    Likuiditas
      Porsi terbesar RSF berupa pinjaman dengan kategori            Pemantauan terhadap risiko likuiditas dilakukan oleh
      lancar dan dalam perhatian khusus (performing) sebesar        ALCO dan Komite Manajemen Risiko. Pengelolaan
      83,49 % dan aset lainnya sebesar 15,18 % dari total           risiko likuiditas juga dilakukan dengan menyiapkan
      RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa                 contingency funding plan sebagai antisipasi jika terjadi
      jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1            kondisi likuiditas yang buruk.
      tahun sebesar 66,95 % dan tenor < 6 bulan sebesar
      20,82 % dari total RSF.                                       Sistem Pengendalian Internal telah secara efektif
                                                                    mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas.
      Baik Bank maupun anak perushaan senantiasa                    Internal Audit juga telah melakukan audit secara berkala
      memantau dan menjaga pemenuhan NSFR dan                       atas kecukupan kebijakan, prosedur, limit transaksi,
      memasukkan aspek sumber dan tenor pendanaan                   dan toleransi yang berlaku serta kepatuhan dari setiap
      dalam penetapan strategi pendanaan Bank.                      pihak terkait sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam
                                                                    rencana audit Bank.
      Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan
      melaporkan hasil pemantauan atas Early Warning
      Indicators dan Batasan Risiko Likuiditas secara harian.

      Bank juga secara berkala melaporkan kondisi dan
      perkembangan liquidity key risk indicators dalam rapat
      Komite ALCO serta Komite Manajemen Risiko (KMR).




                                                 Komite Pemantau Risiko


                                               Komite Manajemen Risiko (KMR)
                                          dan/atau Asset Liabilities Committee (ALCO)




                                                          2nd line of defense
                1st line of defense                Satuan Kerja Manajemen Risiko                  3rd line of defense
               Pimpinan Unit Kerja              (Market & Liquidity Risk Management/       Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
                                                                 MLRM)




232   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 235
                                                                                            Manajemen Risiko




Kebijakan di Bidang Strategi Pendanaan                     Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Dalam mengantisipasi adanya potensi tekanan likuiditas     Limit
yang mungkin terjadi, Bank dan Entitas Anak telah          Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam
mempersiapkan strategi pendanaan dan cadangan              pembuatan dan pengembangan kebijakan dan
likuiditas yang memadai. Kebijakan itu disesuaikan         prosedur manajemen risiko operasional, BCM (Business
dengan kebutuhan operasional dan profil likuiditas agar    Continuity Management), Fungsi ICR (Internal Control
selalu memenuhi regulasi terkait.                          & Risk), dan Strategi Anti Fraud, Kebijakan Manajemen
                                                           Asuransi, Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga
Profil Maturitas Kontraktual Rupiah dan Valas              dan Kebijakan Manajemen Risiko Perilaku yang
SMBC Indonesia                                             kemudian akan dikaji ulang secara berkala, dengan
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu         mempertimbangkan setiap perubahan signifikan, baik
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset          secara internal maupun eksternal. Setiap unit kerja
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian besar   wajib berpedoman kepada kebijakan dan prosedur yang
dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh tempo           dibuat oleh Satuan Kerja OFRM dalam menjalankan
yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan tingkat         aktivitas bisnis dan operasionalnya sehari-hari.
kepercayaan terhadap Bank dan Entitas Anak. Untuk
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, maka    Bank juga telah memiliki sistem dan metode
Bank dan Entitas Anak menetapkan strategi yang sesuai      pengendalian untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis
dan jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki,        dan operasional, seperti dual control, pemisahan tugas,
yang dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada       penetapan limit dan wewenang, pelaksanaan cuti wajib
kebutuhan likuiditas yang mendesak.                        tahunan, proses rekonsiliasi dan lainnya.

Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas              Kecukupan Proses Manajemen Risiko
dan Stress Testing                                         Operasional
Bank mengukur dan memantau indikator risiko likuiditas     Proses manajemen risiko operasional yang
untuk mengidentifikasi potensi permasalahan likuiditas     mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
melalui Indikator Peringatan Dini (Early Warning           pengendalian risiko berjalan secara terstruktur dan
Indicators/EWI) yang memonitor tingkat roll-over,          konsisten. Proses Manajemen Risiko Operasional di
konsentrasi pendanaan, peringkat publik Bank, tingkat      Bank diterapkan berdasarkan praktik terbaik yang
likuiditas pasar uang, dan pemenuhan kewajiban ratio       efektif.
regulatory. Bank juga secara struktural mengukur risiko
likuiditas dengan menggunakan rasio kecukupan AL,          Tahapan proses manajemen risiko operasional yang
RIM serta perhitungan dana keluar dan melakukan            mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
stress testing.                                            pengendalian atas risiko operasional adalah sebagai
                                                           berikut:
D. Risiko Operasional                                      1. Tahapan identifikasi risiko operasional meliputi
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko akibat          penyusunan Process Risk Control (PRC), Risk
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses internal,         Grading Matrix (RGM), kajian Risiko operasional
kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya                dan fraud yang dilakukan atas seluruh proses,
kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi                   produk, layanan, sistem, inisiatif dan struktur
aktivitas operasional Bank.                                     organisasi baru ataupun perubahannya, Penetapan
                                                                parameter Key Risk Indicator (KRI) dan pelaporan
Tata Kelola Manajemen Risiko Operasional                        Risk Acceptance (RA).
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan           2. Tahapan Proses pengukuran risiko operasional
secara aktif terhadap manajemen risiko operasional              meliputi analisa kejadian dan kerugian risiko
melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite                       operasional, kegiatan penilaian mandiri (self-
Manajemen Risiko. Pemantauan dilakukan secara                   assessment) secara berkala melalui Key Control
berkala sesuai terms of reference masing-masing untuk           Self Assessment (KCSA), pelaksanaan aktivitas
membahas risiko operasional                                     Control & Risk (ICR), penetapan ambang batas KRI
                                                                dan penetapan Non Financial Risk (NFR) Appetite
Satuan Kerja Operational & Fraud Risk Management                yang dilaporkan secara berkala dalam rapat Komite
(OFRM) setingkat Divisi yang ada di dalam Direktorat            Manajemen Risiko (KMR).
Manajemen Risiko, bertanggung jawab di dalam
penerapan Manajemen Risiko Operasional dan Fraud
di Bank dengan Kepala Divisi memiliki pelaporan secara
langsung kepada Kepala Manajemen Risiko.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       233
Page 236
                                                                                              Manajemen Risiko




      3.   Tahapan Pemantauan risiko operasional dilakukan     Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
           melalui pelaporan internal kepada manajemen         Operasional
           senior dan kepada pihak eksternal regulator dan     Pengendalian internal atas risiko operasional dilakukan
           pihak terkait lainnya, baik secara rutin ataupun    melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan (three
           ad hoc. Pada tahapan ini juga mengatur proses       lines of defense). Pada lini pertahanan pertama, Risk
           pelaporan kejadian dengan kategori signifikan       Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business Risk/ICR
           melalui SINP (Significant Incident Notification     dalam melaksanakan pengelolaan risiko operasional
           Protocol).                                          sehari-hari. Pada lini pertahanan kedua, satuan kerja
      4.   Tahapan Pengendalian risiko operasional             OFRM bertugas untuk mengawasi pelaksanaan proses
           meliputi ketersediaan kebijakan dan prosedur        manajemen risiko operasional dan Fraud sesuai dengan
           dalam menjalankan seluruh proses dan aktivitas,     kebijakan yang ditetapkan.
           penyelesaian tindak lanjut yang efektif atas
           setiap kejadian risiko atau permasalahan risiko     Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara
           operasional, ketersediaan program asuransi yang     independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi
           mencukupi untuk meminimalkan dampak kerugian        terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen
           Bank, ketersediaan kerangka kerja dan perangkat     risiko operasional dan fraud. Pelaksanaan tugas dan
           untuk penerapan Manajemen Kelangsungan Bisnis       tanggung jawab dari pihak-pihak yang terkait atas
           (BCM) yang komprehensif serta ketersediaan forum    sistem pengendalian internal Bank, dilakukan secara
           pertemuan dan pelatihan yang diperlukan untuk       berkelanjutan dan hasilnya akan dinilai melalui
           penerapan manajemen risiko operasional Bank.        perangkat kerja ICR MSA (Maturity Self-Assessment).
                                                               Ketersediaan forum pertemuan diselenggarakan oleh
      Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System       satuan kerja OFRM untuk senantiasa memberikan
      (ICRS) adalah sebagai database di dalam penerapan        pemahaman dan pelatihan untuk penerapan sistem
      manajemen risiko operasional dan fraud dan sekaligus     pengendalian internal di seluruh unit kerja.
      diharapkan agar dapat menyajikan kebutuhan
      informasi secara akurat, tepat waktu dan terkini untuk   Manajemen Risiko Fraud
      memudahkan analisis dan pengambilan keputusan.           Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap
                                                               kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti setiap
      Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum           kejadian fraud termasuk memberikan sanksi kepada
      (KPMM) untuk risiko operasional yang dilakukan oleh      karyawan yang melakukan maupun yang terlibat dalam
      Bank menggunakan pendekatan standar (standardized        kejadian fraud sesuai dengan ketentuan yang berlaku
      approach) yang proses dan pelaporannya mengacu           termasuk melakukan pelaporan kepada pihak yang
      kepada ketentuan regulator.                              berwajib (bila diperlukan).

      Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman             Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
      pengelolaan kelangsungan usaha yang komprehensif         strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
      dan mengacu kepada standar industri ISO 22301,           disempurnakan secara berkesinambungan. Manajemen
      dengan tujuan untuk mengantisipasi potensi risiko        risiko fraud dilakukan secara sistematis melalui sejumlah
      operasional yang dapat terjadi dari situasi ekstrem/     proses dan strategi.
      kritikal baik yang disebabkan oleh faktor bencana
      alam seperti banjir, gempa bumi, dan gunung meletus      Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, Bank
      maupun faktor lainnya seperti demonstrasi, kebakaran,    telah menjalankan program anti-fraud awareness
      gangguan sistem pasokan listrik, pandemi serta situasi   untuk seluruh karyawan dan penandatanganan
      bisnis yang kurang menguntungkan. Hal ini untuk          pakta integritas dan kode etik yang dilakukan oleh
      memastikan keberlangsungan layanan kepada nasabah.       Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh karyawan
                                                               Bank. Penyesuaian terhadap kebijakan dan prosedur
                                                               pengelolaan strategi anti-fraud dilakukan secara berkala
                                                               sehingga tetap sesuai dengan kondisi terkini. Selain
                                                               itu dilakukan kajian risiko fraud atas setiap produk,
                                                               layanan, proses, sistem, dan inisiatif baik baru maupun
                                                               pengembangannya.




234   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 237
                                                                                                        Manajemen Risiko




Sosialisasi anti-fraud awareness kepada pihak internal dilakukan melalui beberapa media, yaitu melalui e-newsletter
broadcast, email broadcast, wallpaper desktop PC/laptop, SMBC Indonesia Info, penayangan video animasi anti-
fraud, mandatory e-learning anti-fraud, in-class maupun virtual training kepada karyawan.

Bank juga memberikan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud kepada pihak ketiga baik nasabah
maupun vendor yang bekerja sama dengan Bank, termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal anti-fraud
maupun Entertainment & Gift kepada vendor secara berkala untuk turut serta membantu Bank dalam menjaga tata
kelola perusahaan yang baik.

Sejalan dengan strategi anti-fraud yang berlaku, Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi
pelaporan fraud melalui whistleblowing channel sebagai salah satu media pendeteksian kejadian fraud, yang
secara berkala dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media internal Bank. Karyawan dapat
mengungkap dan melaporkan setiap tindakan pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail (Ayo Lapor),
Whatsapp, telepon, surat, maupun pertemuan tatap muka.

Bank telah memiliki prosedur yang memadai terkait proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. Untuk setiap
kasus fraud yang terbukti, proses pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud dan melibatkan unit kerja terkait,
Business Risk/ICR (Internal Control Risk) terkait, unit kerja Sumber Daya Manusia dan OFRM (Operational and Fraud
Risk Management). Implementasi keputusan Komite Fraud dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk menentukan
upaya perbaikan di masa yang akan datang.

Laporan Publikasi Eksposur Risiko - Operasional

Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Individual
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                  31 Desember 2024                                31 Desember 2023

                 Pendekatan          Komponen                                        Komponen
 No                               Indikator Bisnis     Beban                      Indikator Bisnis     Beban
               yang Digunakan                                          ATMR                                               ATMR
                                    (Rata-rata 3       Modal                        (Rata-rata 3       Modal
                                  Tahun Terakhir)                                 Tahun Terakhir)
 (1)                (2)                 (3)              (4)            (5)             (6)              (7)                (8)
  1    Pendekatan Standar               839.321         839.321      10.491.516         818.034         818.034        10.225.432
       Total                            839.321         839.321      10.491.516         818.034         818.034        10.225.432




Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                  31 Desember 2024                                31 Desember 2023

                 Pendekatan          Komponen                                        Komponen
 No                               Indikator Bisnis     Beban                      Indikator Bisnis     Beban
               yang Digunakan                                          ATMR                                               ATMR
                                    (Rata-rata 3       Modal                        (Rata-rata 3       Modal
                                  Tahun Terakhir)                                 Tahun Terakhir)
 (1)                (2)                 (3)              (4)            (5)             (6)              (7)                (8)
  1    Pendekatan Standar               858.358         858.358      10.729.480         840.067         840.067        10.500.841
       Total                            858.358         858.358      10.729.480         840.067         840.067        10.500.841




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024                235
Page 238
                                                                                                                                    Manajemen Risiko




      Laporan Data Kerugian Historis
      Bank Secara Individual

               Indikator Bisnis (IB)                                                                                                                       Rata-rata
       No                                     T             T-1       T-2        T-3       T-4        T-5        T-6       T-7        T-8        T-9
                dan komponen IB                                                                                                                            10 Tahun

       Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih

        1      Jumlah kerugian                8.492,47       0,00   8.203,62   5.590,70 18.623,13 17.250,26    3.000,33 14.075,17   6.229,68 22.621,06      10.408,64
               operasional
               bersih setelah
               memperhitungkan
               nilai pemulihan (tanpa
               pengecualian)

        2      Jumlah terjadinya                  9,00       0,00       9,00      7,00      13,00       4,00      7,00       9,00       5,00     17,00           8,00
               kerugian risiko
               operasional

        3      Jumlah kerugian risiko             0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00           0,00
               operasional yang
               dikecualikan

        4      Jumlah terjadinya                  0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00           0,00
               kerugian risiko
               operasional yang
               dikecualikan

        5      Jumlah kerugian                8.492,47       0,00   8.203,62   5.590,70 18.623,13 17.250,26    3.000,33 14.075,17   6.229,68 22.621,06      10.408,64
               operasional
               bersih setelah
               memperhitungkan
               nilai pemulihan
               dan kerugian risiko
               operasional yang
               dikecualikan

       Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih

        6      Jumlah kerugian
               operasional
               bersih setelah
               memperhitungkan
               nilai pemulihan (tanpa
               pengecualian)

        7      Jumlah terjadinya
               kerugian risiko
               operasional

        8      Jumlah kerugian risiko
               operasional yang
               dikecualikan

        9      Jumlah terjadinya
               kerugian risiko
               operasional yang
               dikecualikan

        10     Jumlah kerugian
               operasional
               bersih setelah
               memperhitungkan
               nilai pemulihan
               dan kerugian risiko
               operasional yang
               dikecualikan

       Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional

        11     Apakah kerugian                Y
               digunakan dalam
               perhitungan FPKI?
               (Ya/Tidak)

        12     Dalam hal baris 11
               diisi "Tidak", apakah
               tidak digunakannya
               data kerugian intern
               tersebut disebabkan
               ketidaksesuaian
               standar minimum untuk
               data kerugian?
               (Ya/Tidak)

        13     Threshold yg             300.000.000,00
               digunakan dalam
               perhitungan modal
               untuk risiko operasional
               (dalam satuan rupiah
               penuh)

        14     Keterangan Tambahan
               (jika ada)




236   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 239
                                                                                                                                 Manajemen Risiko




Laporan Data Kerugian Historis
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak

         Indikator Bisnis (IB)                                                                                                                       Rata-rata
 No                                     T             T-1       T-2        T-3       T-4        T-5        T-6       T-7        T-8        T-9
          dan komponen IB                                                                                                                            10 Tahun

 Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih

  1      Jumlah kerugian                8.492,47       0,00   8.203,62   6.407,70 22.066,13 17.879,26    3.000,33 14.075,17   6.450,68 22.621,06      10.919,64
         operasional
         bersih setelah
         memperhitungkan
         nilai pemulihan (tanpa
         pengecualian)

  2      Jumlah terjadinya                  9,00       0,00       9,00      9,00      17,00       5,00      7,00       9,00       6,00     17,00           8,80
         kerugian risiko
         operasional

  3      Jumlah kerugian risiko             0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00           0,00
         operasional yang
         dikecualikan

  4      Jumlah terjadinya                  0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00       0,00       0,00      0,00           0,00
         kerugian risiko
         operasional yang
         dikecualikan

  5      Jumlah kerugian                8.492,47       0,00   8.203,62   6.407,70 22.066,13 17.879,26    3.000,33 14.075,17   6.450,68 22.621,06      10.919,64
         operasional
         bersih setelah
         memperhitungkan
         nilai pemulihan
         dan kerugian risiko
         operasional yang
         dikecualikan

 Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih

  6      Jumlah kerugian
         operasional
         bersih setelah
         memperhitungkan
         nilai pemulihan (tanpa
         pengecualian)

  7      Jumlah terjadinya
         kerugian risiko
         operasional

  8      Jumlah kerugian risiko
         operasional yang
         dikecualikan

  9      Jumlah terjadinya
         kerugian risiko
         operasional yang
         dikecualikan

  10     Jumlah kerugian
         operasional
         bersih setelah
         memperhitungkan
         nilai pemulihan
         dan kerugian risiko
         operasional yang
         dikecualikan

 Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional

  11     Apakah kerugian                Y
         digunakan dalam
         perhitungan FPKI?
         (Ya/Tidak)

  12     Dalam hal baris 11
         diisi "Tidak", apakah
         tidak digunakannya
         data kerugian intern
         tersebut disebabkan
         ketidaksesuaian
         standar minimum untuk
         data kerugian?
         (Ya/Tidak)

  13     Threshold yg             300.000.000,00
         digunakan dalam
         perhitungan modal
         untuk risiko operasional
         (dalam satuan rupiah
         penuh)

  14     Keterangan Tambahan
         (jika ada)




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024                237
Page 240
                                                                                                     Manajemen Risiko




      Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Individual
       No               Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB        T                  T-1                   T-2
        1    Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)               4.505.489,73
        2         Pendapatan Bunga                                 17.122.073,13       15.927.827,24         16.267.158,41
        3         Beban Bunga                                      11.207.456,01       10.116.921,64         10.232.246,30
        4         Aset Produktif                                  185.134.522,26      192.461.754,90        178.257.181,26
        5         Pendapatan Dividen                                 498.815,29           332.993,33           177.957,76
        6    Komponen Jasa (KJ)                                     1.571.746,51
        7         Pendapatan Jasa dan Komisi                         822.113,37           801.571,39           797.385,36
        8         Beban Jasa dan Komisi                              104.654,94               59.689,33          44.592,60
        9         Pendapatan operasional lainnya                     196.649,52           897.094,93          1.200.424,96
       10         Beban operasional lainnya                          349.171,18           306.305,13           378.744,76
       11    Komponen Keuangan (KK)                                  917.106,80
       12         Laba Rugi Bersih Trading Book                      -228.961,29          218.426,41             66.288,85
       13         Laba Rugi Bersih Banking Book                      938.739,70           598.865,23           700.038,92
       14    IB                                                     6.994.343,04
       15    Komponen Indikator Bisnis (KIB)                         839.321,16
       16    Pengungkapan IB
       17         IB total termasuk aktivitas yang didivestasi      6.994.343,04
       18         Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas              0,00
                  aktivitas yang didivestasi
       19    Keterangan Tambahan




      Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
       No               Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB        T                  T-1                   T-2
        1    Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)               4.614.000,57
        2         Pendapatan Bunga                                 22.870.417,41       21.305.383,60         16.640.341,11
        3         Beban Bunga                                      11.883.885,98       10.643.253,80          6.489.976,78
        4         Aset Produktif                                  206.492.383,25      212.910.543,69        195.796.975,12
        5         Pendapatan Dividen                                        0,72                     0,90             2,29
        6    Komponen Jasa (KJ)                                     1.620.603,55
        7         Pendapatan Jasa dan Komisi                         823.452,99           802.922,56           797.996,35
        8         Beban Jasa dan Komisi                              104.697,63               59.692,83          44.592,60
        9         Pendapatan operasional lainnya                     256.995,50           957.952,08          1.222.491,17
       10         Beban operasional lainnya                          390.740,04           372.568,33           409.102,51
       11    Komponen Keuangan (KK)                                  918.382,80
       12         Laba Rugi Bersih Trading Book                      -228.961,29          218.426,41             66.288,85
       13         Laba Rugi Bersih Banking Book                      938.739,70           602.693,23           700.038,92
       14    IB                                                     7.152.986,92
       15    Komponen Indikator Bisnis (KIB)                         858.358,43
       16    Pengungkapan IB
       17         IB total termasuk aktivitas yang didivestasi      7.152.986,92
       18         Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas              0,00
                  aktivitas yang didivestasi
       19    Keterangan Tambahan



      Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
      Bank Secara Individual
       No                               Rincian                                           T
        1    Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                         839.321,16
        2    Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                          1,00
        3    Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                 839.321,16
        4    ATMR untuk Risiko Operasional                                         10.491.514,50




238   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 241
                                                                                                Manajemen Risiko




Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
 No                           Rincian                                               T
  1   Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                           858.358,43
  2   Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                           1,00
  3   Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                   858.358,43
  4   ATMR untuk Risiko Operasional                                          10.729.480,38


Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko           tersebut. Di samping itu satuan kerja CSRM juga
Operasional dapat dilihat pada halaman 396 sesuai         melakukan tinjauan terhadap kecukupan kebijakan
dengan SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020 tentang                dan prosedur terkait TI untuk memastikan kesesuaian
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk          ketentuan yang tertuang kebijakan dan prosedur
Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan          tersebut dengan proses penerapan manajemen risiko
Standar bagi Bank Umum.                                   yang berlaku di Bank.
1. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional
     (Individu)                                           Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan
2. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional         dan prosedur terkait keamanan siber serta kebijakan
     (Konsolidasi)                                        dan prosedur terkait TI dalam menjalankan aktivitas
                                                          operasionalnya sehari-hari.
Risiko Teknologi Informasi dan Keamanan Siber
Risiko penggunaan Teknologi Informasi (TI) dan risiko     Proses manajemen risiko TI dan Keamanan Siber
terkait Keamanan Siber mungkin terjadi sebagai akibat     mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
dari kegagalan TI maupun serangan siber. Proses           pengendalian risiko yang berjalan secara terstruktur
manajemen risiko penggunaan TI dan risiko Keamanan        dan konsisten. Tahapan proses manajemen risiko TI
Siber (termasuk manajemen risiko Keamanan Informasi)      mencakup pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran,
Bank dikoordinasikan dan dikelola oleh satuan Cyber       pemantauan dan pengendalian atas risiko TI, antara
Security Risk Management (CSRM) yang memiliki garis       lain:
pelaporan secara langsung kepada Kepala Manajemen         1. Identifikasi Risiko Operasional TI yang dilakukan
Risiko.                                                         terhadap proses/produk/layanan TI melalui
                                                                penerapan proses penentuan Tingkat risiko
Di samping itu, terdapat pelaksanaan pengawasan                 operasional TI, registrasi risiko, pelaksanaan Kajian
aktif terhadap risiko penggunaan TI dan keamanan                Risiko dan lain sebagainya. Proses identifikasi risiko
siber yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan                   ini juga dilengkapi dengan penerapan perangkat
Direksi pada setiap tahapan penggunaan, pengelolaan             manajemen risiko seperti aset register, Risk Grading
sumber daya TI dan Informasi Sensitif Bank. Prosesnya           Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC), Key Risk
dilakukan melalui update dan pelaporan berkala yang             indicator (KRI), Kajian Risiko Operasional (KRO) dan
disampaikan tim CSRM terkait dengan kondisi terkini             Risk Acceptance.
risiko penggunaan TI dan keamanan siber Bank.             2. Pengukuran Risiko Operasional TI meliputi
                                                                pelaksanaan pengukuran risiko Operasional
Pada saat ini, Bank juga telah memiliki Kebijakan               TI dengan memperhatikan peringkat risiko,
Penggunaan TI dan telah memiliki Kebijakan Manajemen            pengukuran kinerja dan perencanaan kapasitas
Risiko Keamanan Siber pada tahun 2023 yang isinya               system dan infrastruktur, pengukuran risiko
memuat kerangka kerja dan standar penerapan                     pengamanan informasi dengan menggunakan
keamanan siber Bank. Di samping itu, Bank juga telah            kriteria dan peringkat yang telah ditetapkan
merumuskan dan menetapkan profil dan tingkat risiko             maupun pelaksanaan pengukuran terhadap setiap
terkait pengelolaan TI, sedangkan profil dan tingkat            kerugian yang terjadi (loss event). Pelaksanaan
risiko terkait keamanan siber Bank telah dirumuskan dan         proses pengukuran Risiko Operasional TI ini
ditetapkan pada tahun 2024. Adapun pemantauan profil            dilakukan dengan memanfaatkan perangkat
dan tingkat risiko tersebut dilakukan melalui perangkat         manajemen risiko seperti Key Control Self-
manajemen risiko seperti Risk Appetite dan KRI.                 Assessment (KCSA), pemeriksaan oleh Internal
                                                                Control & Risk (ICR), pengukuran KRI dan
Satuan kerja CSRM bertanggung jawab dalam                       Operational Risk Appetite (ORA) yang dilaporkan ke
pembuatan, pengembangan dan pelaksanaan tinjauan                Rapat Komite Manajemen Risiko (KMR).
dan pembaruan kebijakan dan prosedur manajemen            3. Pemantauan Risiko Operasional TI dilakukan
risiko keamanan siber yang pelaksanaannya dilakukan             melalui pelaksanaan pemantauan rencana tindak
melalui kajian ulang berkala, sehingga setiap perubahan         lanjut perbaikan, kejelasan akuntabilitas dan
yang diperlukan dapat dicantumkan di dalam kebijakan            tanggung jawab, serta pelaporan berkala yang



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024      239
Page 242
                                                                                                  Manajemen Risiko




           dilakukan dengan memanfaatkan perangkat kerja          kedua, satuan kerja CSRM bertugas untuk mengawasi
           seperti sistem manajemen risiko (Internal Control      pelaksanaan proses manajemen risiko sesuai dengan
           & Risk System (ICRS)) maupun melalui pelaporan         kebijakan yang ditetapkan. Pada lini pertahanan ketiga,
           kejadian dengan kategori signifikan melalui SINP       Internal Audit secara independen bertanggung jawab
           (Significant Incident Notification Protocol).          memastikan bahwa risiko yang tersisa (residual risks)
      4.   Pengendalian Risiko TI, meliputi pelaksanaan           masih berada dalam batasan yang dapat ditoleransi
           evaluasi dan pengujian atas DRP (Disaster              oleh Bank.
           Recovery Plan), penerapan fungsi Internal Audit
           TI oleh Internal Audit dan auditor eksternal sesuai    Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung
           kebutuhan, pelaksanaan proses quality assurance        jawab atas praktik pengendalian intern Bank dilakukan
           dan self- assessment secara berkesinambungan           secara berkelanjutan melalui ICR maturity self-
           serta penyampaian kewajiban pelaporan tepat            assessment yang terstandardisasi dan forum-forum
           waktu dan akurat kepada OJK dengan berpedoman          yang diselenggarakan oleh satuan kerja CSRM untuk
           kepada ketentuan terkini.                              memfasilitasi fungsi Internal Control & Risk serta melalui
                                                                  pelaksanaan penilaian risiko inherent Bank dan juga
      Sedangkan tahapan proses manajemen risiko                   tingkat kematangan risiko keamanan siber terkait
      Keamanan Siber meliputi pelaksanaan proses                  manajemen risiko keamanan siber Bank.
      Identifikasi, Proteksi, Deteksi, Respon dan Pelaporan
      serta Pemulihan yang implementasinya dapat dilakukan        E. Risiko Hukum
      melalui penetapan dan implementasi serta peninjauan         Risiko hukum merupakan risiko yang terjadi akibat
      ulang secara berkala terhadap kerangka kerja, kebijakan     tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.
      dan strategi manajemen risiko keamanan siber Bank           Pengelolaannya bertujuan untuk memastikan bahwa
      yang disesuaikan dengan regulasi yang berlaku dan           proses manajemen risiko hukum dapat meminimalkan
      kebutuhan bisnis Bank, pelaksanaan proses pengukuran        kemungkinan dampak negatif dari kelemahan aspek
      dan penilaian terhadap tingkat risiko inherent terkait      yuridis, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan
      keamanan siber. Di samping itu Bank juga menerapkan         perundang-undangan, serta proses litigasi.
      penilaian kematangan keamanan siber dan juga tingkat
      risiko bank terkait keamanan siber secara berkala           Kerangka Manajemen Risiko Hukum
      maupun pelaporan hasil penerapan manajemen risiko           Divisi Legal dan Litigasi berada langsung di bawah
      keamanan siber dan insiden keamanan siber yang              Direktur Kepatuhan, sebagai Direktur yang independen,
      terjadi kepada pihak berkepentingan seperti regulator,      sehingga tidak membawahi unit bisnis & operasional,
      grup, dan lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk    treasury, keuangan, Internal Audit serta lainnya. Karena
      memperkuat kemampuan respon terhadap potensi                itu, Divisi Legal dan Litigasi memberikan pendapat
      insiden keamanan siber yang mungkin terjadi, Bank           hukum secara independen dengan memperhatikan
      juga melakukan pengujian keamanan siber berbasis            ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang
      skenario yang pelaksanaannya dilakukan secara               berlaku di Indonesia tanpa dipengaruhi satuan kerja
      berkala sekurang-kurangnya 1 tahun sekali dengan            lainnya.
      menggunakan skenario yang relevan dengan ancaman
      keamanan siber yang terjadi.                                Divisi Legal dan Litigasi juga memberikan jasa hukum,
                                                                  baik secara tertulis dan/atau lisan berupa pendapat
      Bank juga telah menerapkan dan memperoleh standar           hukum, pemeriksaan dokumen hukum, pembuatan
      sertifikasi keamanan informasi ISO 27001 dengan             draft dokumen hukum, penelitian informasi hukum,
      cakupan sistem pembayaran utama Bank untuk                  pendampingan hukum. Selain itu, memberikan bantuan
      meningkatkan standar keamanan Bank serta di dalam           hukum secara litigasi dan/atau penyelesaian sengketa
      rangka untuk meminimalkan risiko terkait keamanan           hukum dengan mekanisme Alternative Dispute
      informasi yang mungkin terjadi di Bank.                     Resolution (ADR).

      Pengendalian intern atas risik TI dan keamanan
      Siber dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini
      pertahanan (three lines of defense). Pada lini pertahanan
      pertama, Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business
      Risk (Fungsi ICR) dalam melaksanakan pengelolaan
      risiko operasional sehari-hari. Pada lini pertahanan




240   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 243
                                                                                                    Manajemen Risiko




Struktur Organisasi Manajemen Risiko Hukum


                                     Compliance Director


                                        General Counsel


                                                                                                   Legal          Legal
                                                                                  Transaction     Function      Function
         Litigation Head                     Legal Head
                                                                                     Legal      in Business     in Retail
                                                                                                  Banking       Banking



                                                      Sr. Legal         Legal Policy &
   Litigation      Sr. Litigation   Legal Counsel
                                                      Counsel             Support




Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan                      2.   Laporan Sosialisasi Peraturan Bulanan kepada
Limit                                                                  Direktur Kepatuhan;
Divisi Legal dan Litigasi telah memiliki kebijakan,               3.   Laporan Perkara Bulanan kepada General Counsel,
prosedur dan batasan kewenangan atas fungsi kerjanya,                  Direktur Kepatuhan dan Komisaris;
sehingga dalam melaksanakan tugas telah terarah dan               4.   Laporan Perkara Triwulanan kepada Komisaris;
sesuai peraturan yang berlaku. Terhadap pemberian                 5.   Laporan Ad-Hoc kepada Komisaris (jika ada).
kajian risiko hukum, dilakukan oleh Divisi Legal &
Litigasi bagi transaksi yang sifatnya materiil, sehingga          Walaupun terdapat laporan reguler, namun General
risiko hukum yang mungkin terjadi telah dapat dimitigasi          Counsel setiap saat dapat memberikan laporan atau
di awal transaksi. Misalnya, terkait penggunaan draf              pendapat secara lisan untuk pengambilan keputusan
perjanjian standar.                                               yang sifatnya darurat. Pendapat atau laporan tersebut
                                                                  harus dikoordinasikan terlebih dulu Direktur Kepatuhan.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta                         F. Risiko Strategis
Sistem Informasi Manajemen Risiko                                 Risiko strategis merupakan risiko akibat tidak tepatnya
Bank memastikan kecukupan proses identifikasi,                    pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko,                  strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi
serta sistem informasi manajemen risiko guna                      perubahan lingkungan bisnis, ketidakmampuan untuk
menghindari kemungkinan litigasi atau gugatan hukum.              melaksanakan suatu keputusan stratejik, atau gabungan
Proses tersebut dilakukan oleh organisasi hukum,                  dari hal-hal tersebut. Risiko ini juga mencakup
yaitu berupa tindakan untuk mencegah dan/atau                     Kemampuan Bank dalam menciptakan keunggulan
meminimalkan kemungkinan timbulnya risiko hukum                   kompetitif di tengah kompetisi perbankan yang semakin
dikemudian hari.                                                  ketat. Ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan
Proses manajemen risiko hukum dilakukan melalui                   bisnis tersebut, yang terus mengalami perubahan dari
proses sebagai berikut:                                           waktu ke waktu, akan mengakibatkan kegagalan dalam
1. Penyusunan kebijakan dan/atau sebelum                          mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
     pelaksanaan suatu transaksi/perikatan sampai
     dengan penyelesaian masalah hukum yang terjadi.              Kerangka Manajemen Risiko Strategis
2. Melakukan review dari aspek hukum atas suatu                   Unit Kerja Risiko Strategis berperan dalam pengelolaan
     produk dan/atau atas pelaksanaan suatu transaksi             risiko strategis dan berada di bawah pengawasan aktif
     maupun layanan bank.                                         Dewan Komisaris dan Direksi. Kelompok kerja risiko
3. Proses penanganan hukum secara profesional                     strategis mencakup keseluruhan lini bisnis dan unit-unit
     dengan mempertimbangkan potensi kerugian.                    pendukung yang bekerja sama dengan Divisi Investor
                                                                  Relations dari Direktorat Keuangan dalam menganalisis
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Hukum                    dan memonitor risiko strategis.
Sistem pengendalian internal yang menyeluruh pada
proses manajemen risiko dilakukan melalui pengawasan              Pertumbuhan bisnis Bank di masa depan erat kaitannya
aktif dari Direksi dan Komisaris terhadap perkara-                dengan pengambilan keputusan stratejik yang dilakukan
perkara di Bank melalui mekanisme sebagai berikut:                Bank. Oleh karena itu, Bank senantiasa berusaha untuk
1. Laporan Perkara Mingguan kepada Direktur                       meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
     Kepatuhan;

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024        241
Page 244
                                                                                                   Manajemen Risiko




      sehingga risiko yang muncul dari ketidaktepatan              Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
      dalam pengambilan dan pelaksanaan suatu keputusan            Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
      strategis, serta kegagalan dalam mengantisipasi              Sistem Informasi Manajemen Risiko
      perubahan lingkungan bisnis dapat diminimalkan atau          Identifikasi terhadap risiko strategis merupakan hasil
      dihindari.                                                   kajian terhadap karakteristik risiko tersebut. Dalam
                                                                   proses identifikasi, Bank senantiasa mencatat dan
      Bank senantiasa melakukan review atas isu strategi           menata usaha setiap data risiko strategis dan potensi
      yang timbul yang berdampak negatif pada kondisi              dari kerugian akibat tidak terealisasi atau tidak
      usaha atau keuangan Bank dengan mempertimbangkan             efektifnya pelaksanaan strategi usaha atau rencana
      keunggulan kompetitif, faktor daya saing, kondisi pasar,     bisnis yang telah ditetapkan, terutama yang berdampak
      regulasi dan lingkungan bisnis. Seluruh implementasi         signifikan terhadap permodalan Bank. Sistem informasi
      strategi dikembangkan secara berkala setelah                 manajemen risiko strategis Bank mencakup kegiatan:
      melakukan evaluasi dan penyesuaian.                          1. Menyajikan kebutuhan informasi secara akurat,
                                                                        tepat waktu dan terkini.
      Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan                 2. Mendukung fungsi manajemen untuk memudahkan
      Limit                                                             proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
      Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur yang              3. Memenuhi ketersediaan data sesuai rencana bisnis
      mengatur proses perumusan dan penyusunan                          Bank.
      Rencana Bisnis Bank yang termasuk kajian mengenai            4. Mendukung pelaksanaan jejak audit atas data-data
      arahan strategi dan aktivitas kunci untuk mendukung               kejadian risiko strategis dalam hal pengelolaan dan
      pelaksanaan strategi yang telah dicanangkan. Kebijakan            pelaporannya, serta mendokumentasikan setiap
      Manajemen Risiko Strategis mencakup:                              kejadian risiko strategis untuk proyeksi potensi
      1. Kebijakan terkait risiko strategis sebagai pedoman             kerugian periode tertentu.
          bagi fungsi pengendalian strategis.
      2. Pengelolaan risiko strategis mencakup mitigasi            Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
          kemungkinan dampak negatif dari ketidaktepatan           Strategis
          pengambilan keputusan strategis dan kegagalan            Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal
          dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.        untuk manajemen risiko strategis dengan melakukan
      3. Kebijakan umum audit sebagai pedoman Audit                pemantauan secara berkala dengan membandingkan
          Internal Bank.                                           kinerja Bank dan hasil yang diharapkan atas strategi
                                                                   yang telah ditetapkan baik dari sisi kuantitatif maupun
      Sedangkan prosedur risiko strategis terkait dengan           kualitatif. SMBC Indonesia senantiasa berusaha untuk
      penetapan prosedur dan limit dengan berpedoman               meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
      pada kebijakan yang diterapkan. Limit risiko strategis       sehingga risiko yang muncul dapat diminimalkan atau
      yang ditetapkan dapat meliputi risiko akibat variance        dihindari.
      dari rencana strategis karena adanya deviasi anggaran
      dan target waktu penyelesaian.



      G. Risiko Kepatuhan
      Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul jika Bank tidak patuh dan/atau tidak melaksanakan ketentuan
      peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usaha.

      Kerangka Manajemen Risiko Kepatuhan
      Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan di Bank adalah sebagai berikut:


                                                   Compliance Director



                                                     Compliance Head




                                                      Compliance Reporting &
               Compliance Advisory                                                          Compliance Policy & Training
                                                        Regulatory Relation




242   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 245
                                                                                            Manajemen Risiko




Bank memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan yang        Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan            Limit
tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kaji ulang dan               Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan
penyempurnaan terhadap kebijakan kepatuhan Bank            yang merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan
dilakukan secara berkelanjutan antara lain sejalan         tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kebijakan itu menjadi
dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa              pedoman dalam penerapan Fungsi Kepatuhan
Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), - Lembaga             Bank. Secara berkelanjutan dilakukan kaji ulang dan
Penjamin Simpanan (LPS), dan Asosiasi Sistem               penyempurnaan terhadap Kebijakan dan Prosedur
Pembayaran Indonesia (ASPI), maupun ketentuan              Kepatuhan dimaksud guna memastikan kepatuhan
perundangan lainnya serta ketentuan dari Sumitomo          terhadap ketentuan yang berlaku, antara lain sejalan
Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang         dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa
saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham           Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga
Pengendali Bank. Direksi dan Dewan Komisaris               Penjamin Simpanan (LPS) dan Asosiasi Sistem
senantiasa melakukan pengawasan aktif terhadap             Pembayaran Indonesia (ASPI) maupun ketentuan
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang antara lain              perundangan lainnya serta ketentuan dari Sumitomo
dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai berikut:     Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab            saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham
     Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan              Pengendali Bank.
     (bulanan)
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab            Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
     Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan       Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
     tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan)          Sistem Informasi Manajemen Risiko
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab            Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui proses
     Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada            identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan          risiko sesuai dengan penerapan manajemen risiko,
     kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris             guna memastikan kepatuhan Bank terhadap peraturan
     (semesteran)                                          perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku yaitu
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap       sebagai berikut:
     risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen       1. Proses identifikasi risiko kepatuhan, antara lain
     risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang               dilakukan melalui uji kepatuhan terhadap kebijakan,
     disampaikan kepada Unit Manajemen Risiko                   produk program, aksi perusahaan yang akan
     (triwulanan);                                              dilaksanakan, termasuk terhadap transaksi yang
5. Laporan hasil pemantauan terhadap Risiko                     wajib memperoleh persetujuan Komite Kredit.
     Kepatuhan kepada Direksi pada Rapat Direksi dan       2. Proses pengukuran risiko kepatuhan dilakukan
     kepada Dewan Komisaris pada forum pertemuan                melalui penilaian mandiri atas risiko kepatuhan
     Direksi dengan Dewan Komisaris (triwulanan) serta          sebagai bagian dari penyusunan profil risiko
     pada rapat Komite Audit (semesteran).                      Bank. Kegiatan itu dilakukan secara berkala
                                                                menggunakan pendekatan risiko (Risk Based Bank
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui               Rating). Disamping itu dilakukan Compliance Self
Kebijakan Kepatuhan yang merupakan infrastruktur                Assessment (CSA) yang dilakukan setiap semester
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan.           bertujuan untuk memastikan agar kebijakan,
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam              sistem, prosedur, dan kegiatan usaha yang
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank.                                dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
                                                                OJK, BI, LPS, dan ASPI serta ketentuan peraturan
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/                       perundang-undangan yang berlaku. Sebagai
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan               salah satu subsidiary dari SMBC Group, proses
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan                 pengukuran risiko dilakukan melalui pelaksanaan
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan             Compliance Risk Assesment (CRA) berdasarkan
evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank             ketentuan-ketentuan SMBC serta ketentuan
yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu tahun,        perundang- undangan terkait lainnya.
dan memberikan saran/rekomendasi untuk meningkatkan        3. Proses pemantauan risiko kepatuhan dilakukan,
kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.                     antara lain melalui review terhadap kesesuaian
                                                                kebijakan Bank dengan ketentuan yang berlaku,
Pemantauan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan                pemenuhan parameter kehati-hatian, penyampaian
dan tata kelola pada perusahaan anak, yaitu BTPN                laporan kepada OJK, BI, LPS, dan otoritas lainnya
Syariah, PT Oto Multiartha, dan PT Summit Oto Finance           yang berwenang, serta tindak lanjut temuan
sesuai ketentuan OJK yang berlaku.                              regulator (antara lain OJK dan BI).



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024        243
Page 246
                                                                                                     Manajemen Risiko




      4.   Proses pengendalian risiko kepatuhan dilakukan             Pengungkapan Eksposur Risiko dan Penerapan
           melalui antara lain kaji ulang berkala terhadap            Manajemen Risiko Tahun 2024
           kebijakan dan prosedur kepatuhan, juga melakukan           Sejalan dengan komitmen Bank untuk senantiasa
           tindak lanjut hasil audit eksternal maupun internal.       meningkatkan budaya kepatuhan pada semua lini
      5.   Secara berkala dan berkelanjutan, pelaksanaan              organisasi dan kegiatan usaha Bank, hal ini tercermin
           Fungsi Kepatuhan Bank dilaporkan kepada Direktur           pada pemenuhan Fungsi kepatuhan yang telah dicapai
           Kepatuhan dan Direktur Utama dengan tembusan               Bank antara lain adalah sebagai berikut:
           kepada Dewan Komisaris. Selain itu, disampaikan            1. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko (Risk
           juga dalam forum rapat Direksi, rapat Direksi                  Based Bank Rating/RBBR) per Desember 2024
           dengan Dewan Komisaris serta pada rapat Komite                 berada pada peringkat 2 (Sehat).
           Audit.                                                     2. Pemenuhan terhadap Regulatory Parameter antara
                                                                          lain:
      Sistem Pengendalian Internal atas Risiko                            •     Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
      Kepatuhan                                                                 (KPMM), termasuk Rasio Penyediaan Modal
      Bank memiliki Sistem Pengendalian Internal yang                           Inti sesuai ketentuan yang berlaku.
      memadai guna memastikan kepatuhan terhadap                          •     Tidak terdapat pelanggaran atau pelampauan
      ketentuan OJK, BI, LPS, dan ASPI maupun peraturan                         Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
      perundang-undangan lainnya. Sistem Pengendalian                     •     Net NPL yang berada di bawah level 1%.
      Internal Bank menggunakan model pertahanan 3 (tiga)                 •     Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) baik
      lapis (three lines of defense), yaitu terdiri dari unit kerja             Rupiah maupun Valas sesuai ketentuan yang
      Bisnis dan fungsi pendukung sebagai Risk Taking Unit                      berlaku.
       dan dibantu oleh Business Risk/Internal Control & Risk             •     Pemenuhan Posisi Devisa Netto (PDN) sesuai
      (ICR) sebagai koordinator dalam pengelolaan risiko                        ketentuan yang berlaku.
      kepatuhan di lapis pertahanan pertama.                              •     Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
                                                                                (Liquidity Coverage Ratio) dan Rasio
      Sebagai lapis pertahanan kedua adalah Direktorat                          Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
      Manajemen Risiko, Direktorat Kepatuhan dan Legal,                         Ratio) sesuai ketentuan yang berlaku.
      Divisi Finance dan Divisi Human Resources. Divisi                   •     Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage
      Kepatuhan sebagai bagian dari lapis pertahanan                            Ratio) dan Rasio Pembiayaan Inklusif
      kedua berperan dalam pengembangan kerangka kerja                          Makroprudensial (RPIM) sesuai ketentuan yang
      dan kebijakan terkait kepatuhan, dan Satuan Kerja                         berlaku.
      Audit Internal (SKAI) sebagai lapis pertahanan ketiga           3. Sehubungan dengan penetapan Bank SMBC
      bekerja secara independen dalam menilai efektivitas                 Indonesia sebagai Bank Sistemik, pemenuhan
      pengelolaan risiko kepatuhan.                                       pembentukan capital surcharge dan implementasi
                                                                          program Recovery Plan yang telah Bank miliki, telah
      Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) melakukan                        sesuai dengan ketentuan OJK.
      pemeriksaan secara berkala atas kecukupan proses                4. Pemenuhan terhadap komitmen temuan
      pengelolaan risiko kepatuhan serta kepatuhan dari                   pemeriksaan OJK dan Bank Indonesia telah sesuai
      setiap pihak yang terkait sesuai dengan Rencana Audit               dengan target waktu yang ditetapkan.
      yang telah ditetapkan.
                                                                      H. Risiko Reputasi
      Dalam rangka pengembangan pengendalian internal                 Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya
      atas Risiko Kepatuhan juga dilakukan penyempurnaan              tingkat kepercayaan stakeholders yang bersumber dari
      compliance proses antara lain melalui penguatan                 persepsi negatif terhadap Bank.
      infrastruktur pendukung pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
      pada Divisi Kepatuhan berupa sistem monitoring                  Kerangka Manajemen Risiko Reputasi
      khusus melalui Operational System for Compliance                Reputasi SMBC Indonesia merupakan aset yang sangat
      Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan tindak                     penting bagi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu setiap
      lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI, pemenuhan              kegiatan penyampaian pesan kepada pihak eksternal,
      temuan pemeriksaan Regulator dan lain-lain. Sistem              baik yang melibatkan media massa maupun tidak, yang
      tersebut juga secara terus menerus disesuaikan dan              dinilai dapat memengaruhi reputasi perusahaan perlu
      dikembangkan agar senantiasa relevan dan sejalan                dikoordinasikan kepada Corporate Communications
      dengan kebutuhan organisasi.                                    yang berada di dalam Divisi Communications & Daya.




244   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 247
                                                                                              Manajemen Risiko




Corporate Communications merupakan unit di bawah            pengendalian risiko reputasi dilakukan antara lain
Direktorat Compliance, Legal & Corporate Secretary          melalui laporan hasil pemeriksaan Internal Audit sebagai
yang memiliki fungsi utama mengelola reputasi Bank.         bahan masukan untuk perbaikan proses operasional
Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan              secara berkelanjutan.
aktivitas komunikasi (penyampaian informasi) kepada
pihak internal dan eksternal yang efektif dan efisien       Pemantauan atas Risiko Reputasi dilakukan antara
sesuai dengan strategi, visi, misi, dan nilai-nilai Bank.   lain melalui Komite Manajemen Risiko. Internal Audit
                                                            melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap
Terkait dengan fungsi pokok untuk mengelola reputasi        pengelolaan risiko reputasi dari setiap pihak yang terkait
Bank, Corporate Communications bertanggung                  sesuai dengan Rencana Audit yang telah ditetapkan.
jawab dan berperan sebagai pintu utama dalam
penyampaian informasi internal dan eksternal.               Pemeriksaan audit yang dilakukan atas pemberitaan
Corporate Communications juga melaksanakan fungsi           negatif dan pengelolaan penanganan keluhan nasabah
pengawasan (kontrol & monitoring) pada seluruh              meliputi pencatatan, tindak lanjut, dan pelaporan
aktivitas komunikasi Bank secara umum dan secara            untuk memitigasi risiko reputasi telah dikaji pada saat
khusus yang dilaksanakan oleh setiap unit bisnis dan        pelaksanaan audit.
unit pendukung.
                                                            Sistem Pengendalian Risiko Reputasi
Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit                    Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal untuk
Dalam mengendalikan risiko reputasi, Bank memiliki          manajemen risiko reputasi, mencakup pengawasan
kebijakan, prosedur, dan mekanisme dalam rangka             secara berkala atas keluhan nasabah atau pemberitaan
meningkatkan kualitas pelayanan termasuk penanganan         negatif yang material berdampak pada reputasi
keluhan dari pemangku kepentingan (nasabah, dan             Bank dan budaya pengendalian risiko reputasi yang
stakeholder lainnya) yang dilakukan secara melekat.         melibatkan seluruh lini bisnis.

Bank menyiapkan ketentuan langkah-langkah yang              Pengendalian Risiko Reputasi dan Manajemen
tertuang di prosedur sebagai persiapan dan antisipasi       Risiko Reputasi di Kala Krisis
untuk merespons apabila ada pertanyaan dari media           Mengacu pada Crisis Communication Manual, Divisi
massa atau nasabah terkait peristiwa yang mengganggu        Communications & Daya merupakan penanggung
reputasi Bank.                                              jawab komunikasi krisis reputasi di pusat dan menunjuk
                                                            penanggung jawab komunikasi krisis reputasi di daerah
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                  (regional). Divisi ini memberikan dukungan untuk semua
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta                  aspek komunikasi eksternal dan internal, mulai dari
Sistem Informasi Manajemen Risiko                           perencanaan, pelaksanaan hingga monitor dan evaluasi
Proses identifikasi risiko reputasi dilakukan melalui       proses komunikasi di saat krisis reputasi.
pembuatan Kajian Risiko Reputasi terhadap produk
atau aktivitas baru maupun pengembangannya, serta           Tugas utama dalam situasi krisis reputasi, antara lain:
aksi korporasi yang akan dilaksanakan, termasuk             1. Menyusun strategi komunikasi dan taktik
terhadap transaksi material Bank. Proses pengukuran             mengomunikasikannya;
risiko reputasi dilakukan melalui penilaian mandiri atas    2. Merancang dan menyusun pesan-pesan pokok;
risiko reputasi sebagai bagian dari penyusunan profil       3. Mempertimbangkan saluran (channel) komunikasi
risiko Bank yang dilakukan secara berkala.                      yang digunakan;
                                                            4. Menentukan juru bicara dan penanggung jawab
Proses pemantauan risiko reputasi dilakukan melalui             komunikasi;
pemantauan media terkait dengan pemberitaan negatif         5. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab
dan pengaduan nasabah di media massa.                           komunikasi dan juru bicara yang ditunjuk;
                                                            6. Melaksanakan fungsi komunikasi secara intensif
Terdapat 2 (dua) parameter utama dalam pengukuran               kepada pihak eksternal dan internal;
risiko reputasi, yaitu (1) pemberitaan negatif dan          7. Mengatur permintaan informasi atau wawancara
(2) frekuensi serta waktu penyelesaian pengaduan                dengan media; dan
nasabah. Pemantauan terhadap 2 (dua) parameter              8. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar                 efektivitas komunikasi.
respons atas pemberitaan negatif maupun keluhan
nasabah dapat dilakukan secara cepat dan tepat,
sehingga tidak berdampak pada reputasi Bank. Proses




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024         245
Page 248
                             Tinjauan Unit Pendukung




246   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 249
                                                                Tinjauan Unit Pendukung




                                                                           06
                         Tinjauan
                         Pendukung Bisnis
                         248 Pengembangan Sumber Daya Manusia
                         254 Operasional dan Teknologi




                         Ketersediaan SDM andal, kehadiran
                         teknologi informasi yang mumpuni, serta
                         operasional yang kompeten menjadi pilar
                         penting untuk mendukung kegiatan usaha
                         Bank.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                          LAPORAN TAHUNAN 2024   247
Page 250
                                                   Tinjauan Unit Pendukung




      Pengembangan
      Sumber Daya Manusia


                   Direktorat Human Resources berfokus kepada
                   pengembangan sumber daya talenta dan
                   secara terus menerus dapat mendukung
                   pertumbuhan organisasi di masa depan. Fokus
                   strategis Direktorat Human Resources adalah
                   dalam menarik, mengembangkan,
                   dan mempertahankan talenta
                   (to attract, develop, and retain talents).




248   LAPORAN TAHUNAN 2024                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 251
                                                                                     Tinjauan Unit Pendukung




SMBC Indonesia selalu menyiapkan rencana strategis               c.   Pengembangan kurikulum program pelatihan
dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)                          digital & analytics.
agar selaras dengan strategi Bank. Ikhtiar ini didasari          d.   E-Learning Bank.
pandangan Bank bahwa SDM merupakan faktor penting                e.   Program sertifikasi wajib.
dalam mendukung pencapaian kinerja usaha Bank
secara berkesinambungan.                                    4.   Pengembangan sistem sumber daya manusia
                                                                 (HRIS).
Kebijakan pengelolaan SDM tersebut juga selaras                  a. Implementasi fitur baru untuk HRIS Bank
dengan amanat yang tertuang dalam Peraturan Otoritas                 diantaranya, modul manajemen kompensasi
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang                     (compensation management), manajemen
Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank                       talenta (talent management) serta
Umum. Dalam regulasi tersebut ditegaskan, Bank wajib                 pengembangan berkelanjutan atas sistem
melakukan pengelolaan SDM dan pengembangan                           HRIS Bank SMBC Indonesia.
kualitas SDM yang dimiliki secara berkelanjutan.                 b. Implementasi Dashboard HR.

                                                            5.   Pengkajian remunerasi dan manfaat karyawan.
FOKUS DAN KEBIJAKAN                                              Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan
PENGEMBANGAN                                                     dan mempertahankan talenta, Bank secara
                                                                 konsisten melakukan pengkajian dalam hal
Sepanjang tahun 2024, Fungsi Human Resources                     remunerasi dan manfaat agar dapat terus kompetitif
Bank SMBC Indonesia telah merealisasikan beragam                 di pasar talenta dan sejalan dengan perubahan
inisiatif utama. Insiatif tersebut sejalan dengan                pasar.
fokus dalam rangka menarik, mengembangkan dan
mempertahankan talenta (to attract, develop and retain
talents), yang fokus pada 5 (lima) pilar berikut:           INISIATIF DAN PENCAPAIAN KINERJA
1. Pengembangan organisasi.                                 2024
      a. Inisiatif pengembangan talenta (talent) Bank
           untuk populasi 1 tingkat dan 2 tingkat dibawah   Fokus direktorat Human Resources Bank adalah
           BOD/BOM.                                         pengembangan sumber daya manusia dan kapabilitas
      b. Program perencanaan suksesi talenta.               talenta secara berkesinambungan agar terus mampu
      c. Program pertukaran karyawan dan                    mendukung pertumbuhan organisasi di masa depan.
           pengembangan bersifat global yang dilakukan      Pada tahun 2024, Direktorat Human Resources telah
           baik di Singapura dan Jepang.                    menjalankan beberapa inisiatif penting, sejalan dengan
      d. Program engagement karyawan.                       fokus strategi direktorat Human Resources dalam
      e. Meningkatkan employer branding Bank.               menarik, mengembangkan dan mempertahankan
      f. Program akselerasi Bank.                           talenta (to attract, develop and retain talents), dimana
                                                            berfokus pada:
2.    Program keragaman dan inklusi (diversity and
      inclusion)                                            1.   Pengembangan Organisasi. Pada tahun 2024
      a. Program pemberdayaan perempuan dan                      Bank berfokus pada:
           disabilitas.                                          •    Pengembangan talenta Bank yang difokuskan
      b. kolaborasi dengan SMBC grup dan anak                         pada posisi 1 dan 2 tingkat ingkat di bawah
           perusahaan.                                                Board of Director/Board of Management (BOD/
                                                                      BOM), termasuk dalam kegiatan tersebut,
3.    Program pelatihan & pengembangan pegawai                        identifikasi dan rencana suksesi internal
      Bank.                                                           Bank. Hal ini dilakukan untuk memastikan
      a. Pengembangan dan pelatihan di bidang teknis,                 kesinambungan organisasi dan kepemimpinan
          nonteknis dan kepemimpinan.                                 Bank.
      b. Kolaborasi dengan SMBC grup.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024       249
Page 252
                                                                                      Tinjauan Unit Pendukung




      Pengembangan Sumber Daya Manusia




         •   Kolaborasi dengan SMBC Group dalam                 2.   Program keberagaman, ekuitas dan inklusi
             program pertukaran karyawan dan                         (Diversity, Equity & Inclusion/DE&I).
             pengembangan bersifat global, yang                      Pada tahun 2024, SMBC Indonesia berfokus pada
             dilakukan baik di Singapura dan Jepang                  program pemberdayaan perempuan dan disabilitas
             merupakan fokus program talenta yang terus              untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.
             dikembangkan. Program ini merupakan salah               Inisiatif tersebut, antara lain diwujudkan melalui
             satu aspek terpenting baik dalam Employee               program kelas bahasa isyarat bagi karyawan, kerja
             Value Proposition (EVP) dan merupakan daya              sama dengan mitra disabilitas, program mentoring
             tarik dalam menjalankan Employer Branding.              untuk karyawan perempuan dengan pemimpin
             Selain itu, dengan Employee Value Proposition,          internal Bank, serta kolaborasi dengan SMBC
             Bank berupaya meningkatkan daya saing                   Group dan anak perusahaan untuk program -
             untuk mendapatkan talenta-talenta terbaik di            program DE&I.
             pasar tenaga kerja.
                                                                3.   Learning & Development.
         •   Mengimplementasikan program                             Pada tahun 2024, SMBC Indonesia melanjutkan
             pengembangan akselerasi SMBC Indonesia                  komitmen untuk meningkatkan dan
             untuk lulusan universitas baru (fresh graduates)        mengembangkan kualitas serta kompetensi
             yang diberi nama LEAD Program, yang                     kerja SDM di bidang teknis, nonteknis dan
             dirancang dengan tujuan agar para lulusan               kepemimpinan. Hal ini dilakukan melalui program
             program lebih siap dan memiliki performa                pembelajaran, pelatihan dan pendampingan bagi
             yang optimal dalam mendukung upaya strategi             karyawan Bank secara berkelanjutan. Dalam Upaya
             bisnis Bank, serta menjadi calon pemimpin               pembelajaran dan pengembangan kompetensi
             masa depan Indonesia. Pada tahun 2024,                  SDM, Bank memperhatikan asas prioritas dan
             SMBC Indonesia menjalankan 2 (dua) batch                pemerataan kompetensi kerja.
             program LEAD.
                                                                     Peningkatan kompetensi itu, antara lain dengan
         •   Meningkatkan Employer Branding adalah                   melanjutkan penggunaan e-learning yang dapat
             kerjasama dengan organisasi yang memiliki               diakses melalui sistem HRIS Bank, kolaborasi
             reputasi yang baik termasuk didalamnya                  dengan SMBC Group dan mengembangkan
             partnership dengan universitas terkemuka                kurikulum program pelatihan digital & analytics
             baik nasional dan internasional, termasuk               bagi karyawan Bank. Program pelatihan dan
             universitas-universitas di Jepang, organisasi           pengembangan penting lainnya adalah program
             perhimpunan pelajar, serta berpartisipasi               sertifikasi wajib yang meliputi materi Manajemen
             dalam beberapa program penghargaan Human                Risiko, Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang
             Resources yang diselenggarakan secara lokal             Rupiah, WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa
             di Indonesia maupun tingkat regional di Asia.           Dana), WPPE-P (Wakil perantara Perdagangan
             Pada tahun 2024 Bank juga menjalankan                   efek pemasaran) dan Treasury. Program pelatihan
             aktifitas Rebranding atas Employer Branding             tersebut diwajibkan bagi karyawan yang memang
             Bank yang sejalan dengan strategi transformasi          dipersyaratkan. Selain itu, Bank juga melakukan
             Bank BTPN menjadi SMBC Indonesia.                       sertifikasi kompetensi lain, seperti sertifikasi
                                                                     manajemen SDM, Kepatuhan, Teknologi Informasi,
         •   Menjalankan program-program kegiatan                    Internal Audit dan Keuangan.
             karyawan melalui SMBCI Club yang meliputi
             kegiatan olahraga, hobi dan kerohanian. Selain     4.   Implementasi Teknologi HR.
             itu, Bank melanjutkan program Employee                  Pada tahun 2024, Bank melanjutkan
             Assistance yang meliputi aspek kesehatan                proses transformasi digital HR, seperti
             mental, finansial dan legal, di mana karyawan           mengimplementasikan beberapa fitur baru
             dapat berkonsultasi dengan ahli-ahli di                 untuk mendukung proses manajemen HR
             bidangnya.                                              secara keseluruhan. Di antaranya, berupa
                                                                     modul manajemen kompensasi (compensation
                                                                     management), manajemen talenta (talent
                                                                     management), serta pengembangan berkelanjutan
                                                                     atas sistem HRIS Bank.



250   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 253
                                                                                 Tinjauan Unit Pendukung




      Direktorat Human Resources juga telah             PENGEMBANGAN KOMPETENSI
      mengembangkan dan mengimplementasikan HR
      Dashboard, yang diharapkan dapat meningkatkan     SMBC Indonesia Bank melanjutkan program
      kemampuan Bank dalam mengelola, memproses         pengembangan kualitas SDM melalui peningkatan
      dan menyajikan informasi terkait SDM Bank,        kompetensi di bidang teknis, nonteknis, dan
      sehingga membantu manajemen dalam proses          kepemimpinan. Realisasinya, antara lain:
      pengambilan keputusan yang lebih cepat dan        1. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi kerja di
      terukur.                                              sektor perbankan, di antaranya melalui Sertifikasi
                                                            Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran dan
5.    Rewards & Performance Management,                     Pengelolaan Uang Rupiah, WAPERD (Wakil Agen
      Secara berkelanjutan, Bank melakukan peninjauan       Penjual Reksa Dana), WPPE-P (Wakil Perantara
      atas remunerasi dan manfaat bagi pegawai dengan       Perdagangan efek pemasaran) dan Treasury bagi
      pasar tenaga kerja di industri saat ini. Dengan       pegawai yang dipersyaratkan untuk memilikinya.
      demikian, Bank dapat merumuskan formula           2. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi selain
      remunerasi bagi pegawai secara kompetitif dan         sertifikasi kompetensi kerja di sektor perbankan, di
      sesuai dengan strategi Bank.                          antaranya sertifikasi Manajemen SDM, Kepatuhan,
                                                            Informasi Teknologi, Internal Audit dan Keuangan.
                                                        3. Program akselerasi Bank yang diperuntukkan bagi
KEBIJAKAN REKRUTMEN                                         talenta fresh graduates.
                                                        4. Melanjutkan proses peningkatan kompetensi lainnya
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pelaksanaan                  melalui pelatihan yang disediakan bank, di antaranya
rekrutmen senantiasa mengedepankan prinsip                  melalui sistem e-learning Bank, akses MOOC
inklusivitas, yakni terbuka bagi siapa pun yang             (Massive Open Online Course) yang diberikan
memenuhi persyaratan dan ketentuan Bank. Karena             kepada pegawai, serta melalui berbagai pelatihan
itu, guna memberikan kesempatan seluas-luasnya,             yang dilakukan secara online maupun offline.
Bank memanfaatkan beragam saluran komunikasi            5. Mengadakan 2 (dua) hari “BTPN Hybrid Learning
dan informasi untuk mengumumkan lowongan kerja,             Festival” yang berfokus pada topik transformasi,
sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat               pertumbuhan dan kualitas. Dalam Learning
mengakses informasinya.                                     Festival tahun ini, serangkaian program yang
                                                            dijalankan antara lain seminar dari para ahli, sharing
Saluran untuk menyampaikan informasi lowongan kerja         session dari pimpinan SMBC Indonesia, program
yang dimanfaatkan, antara lain website karir SMBC           penghargaan pegawai, area pembelajaran / studio,
Indonesia dan situs pencarian kerja. Selain itu, Bank       serta sesi pelatihan praktis.
juga bekerja sama dengan beberapa universitas untuk     6. Melanjutkan kerja sama dengan grup SMBC dalam
mendapatkan talenta terbaik.                                proses pengembangan pegawai yang dilakukan
                                                            melalui beberapa program.
Namun demikian, pengisian jabatan tertentu ditujukan    7. Bank menyediakan learning management system
untuk pegawai internal, dengan maksud memberikan            yang saat ini diakses dari platform HRIS Darwinbox.
kesempatan pengembangan pegawai SMBC Indonesia.             Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan
Sepanjang tahun 2024, Bank telah merekrut 514               pengalaman pegawai SMBC Indonesia dalam
pegawai baru.                                               mengakses e-learning Bank, yang sudah dapat
                                                            diakses melalui mobile phone.


Ringkasan Pelaksanaan Pelatihan
                                 Uraian                             2024                         2023
 Jumlah Program Pelatihan                                              986                          753
 Jumlah Peserta                                                      6.970                        6.544
 Total Man-Days                                                     28.970                       40.356
 Jumlah Investasi Pelatihan (Rp Juta)                               58.863                       51,729
 Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp Juta)                  8,4                          7,9
 Total Jam Pelatihan                                               231.760                      322.849




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024         251
Page 254
                                                                                             Tinjauan Unit Pendukung




      Pengembangan Sumber Daya Manusia



      Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan
           Level Jabatan   Jumlah Peserta       Jenis Pelatihan           Tujuan Pelatihan             Penyelenggara
       Top Management            201           In house & Public         Pengembangan Diri           Internal & Eksternal
       Senior Management         804           In house & Public         Pengembangan Diri           Internal & Eksternal
       Management              3.190           In house & Public         Pengembangan Diri           Internal & Eksternal
       Office/Supervisor       1.707           In house & Public         Pengembangan Diri           Internal & Eksternal
       Clerical                1.068           In house & Public         Pengembangan Diri           Internal & Eksternal




      REMUNERASI                                                   PENGHARGAAN MASA KERJA

      SMBC Indonesia menerapkan kebijakan remunerasi               SMBC Indonesia memberikan penghargaan masa kerja
      dengan mengacu pada peraturan perundang-                     kepada karyawan yang telah mendedikasikan waktu
      undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang                produktifnya kepada Bank. Penghargaan tersebut
      Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta            diberikan kepada pegawai dengan masa kerja 30
      perubahannya. Begitu juga dengan ketentuan tentang           tahun, 20 tahun dan 10 tahun di Bank. Hal ini dilakukan
      upah minimum provinsi (UMP) yang kebijakan induknya          sebagai apresiasi atas loyalitas yang diberikan kepada
      ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.                 perusahaan.

      Dalam pelaksanaannya, Bank menganut prinsip                  Pada tahun 2024, Bank memberikan penghargaan masa
      meritokrasi saat penerapan remunerasi. Prinsip ini           kerja kepada 491 pegawai, dengan kategori sebagai
      mengutamakan penilaian objektif dari kinerja dan             berikut: penghargaan masa kerja 30 tahun sebanyak 13
      dampak yang dihasilkan bagi Bank dalam mengatur              pegawai, 20 tahun sebanyak 3 pegawai, dan 10 tahun
      dan menentukan remunerasi. Dengan demikian,                  sebanyak 475 pegawai.
      faktor-faktor dasar yang digunakan untuk melakukan
      penyesuaian remunerasi karyawan mengacu pada
      kinerja Bank, kinerja unit kerja dan kinerja individu,       TINGKAT TURN OVER KARYAWAN
      serta mempertimbangkan kondisi ekonomi serta
      kemampuan Bank. Penyesuaian remunerasi karyawan              Tingkat turn over total karyawan Bank pada tahun 2024
      dan pemberian bonus kinerja (performance bonus)              adalah sebesar 8,5%. Terjadi penurunan dibandingkan
      dilakukan pada awal tahun berdasarkan kinerja tahun          dengan tahun 2023 yaitu sebesar 12,4%. Untuk Tingkat
      sebelumnya.                                                  turn over voluntary pada tahun 2024 adalah sebesar
                                                                   5,8%, juga terjadi penurunan dibandingkan dengan
      Secara berkala, yakni setiap tahun, Bank menelaah            tahun 2023 yaitu sebesar 6,92%.
      penerapan benefit bagi karyawan, seperti perlindungan
      kesehatan yang saat ini diberikan dalam bentuk asuransi
      kesehatan untuk karyawan dan keluarga. Dalam kajian          RENCANA STRATEGIS TAHUN 2025
      itu, Bank mempertimbangkan rasio penggunaan fasilitas
      kesehatan dan rasio kecukupannya. Selain itu, Bank           Direktorat Human Resources berfokus kepada
      juga mempertimbangkan fasilitas yang diberikan oleh          pengembangan sumber daya talenta dan secara terus
      Bank lain yang setara, yang datanya diperoleh melalui        menerus dapat mendukung pertumbuhan organisasi
      survei remunerasi yang dilakukan oleh konsultan.             di masa depan. Fokus strategis Direktorat Human
                                                                   Resources adalah dalam menarik, mengembangkan dan
      Kajian remunerasi untuk karyawan tersebut, antara lain       mempertahankan talenta (to attract, develop and retain
      dilaksanakan oleh Komite Human Resources yang terdiri        talents).
      dari 5 (lima) orang anggota Direksi dan 1 (satu) orang
      pejabat Human Resources. Komite ini melakukan rapat          Dalam penjabaran teknis, fokus strategis tahun 2025 ini
      minimal 4 (empat) bulan sekali atau apabila dibutuhkan,      dibagi menjadi 6 (enam) pilar utama (core pillars) yang
      rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah      terdiri dari:
      satu anggota Komite mengikuti ruang lingkup pedoman          1.   Pengembangan Organisasi
      kerja Komite Human Resources.                                     Pengembangan organisasi SMBC Indonesia
                                                                        bertujuan untuk memastikan Bank memiliki



252   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 255
                                                                                      Tinjauan Unit Pendukung




      sumber daya manusia yang memadai dan mampu             3.   Implementasi Teknologi HR
      menjalankan strategi Bank. Pada tahun 2025, fokus           Pada tahun 2025 Bank akan melanjutkan proses
      strategi Bank untuk pengembangan organisasi                 transformasi digital HR, antara lain dengan
      ini meliputi program pengembangan talenta                   melakukan pengembangan berkelanjutan atas
      dan rencana suksesi internal Bank yang akan                 sistem HRIS Bank dengan menjalankan beberapa
      dilakukan melalui implementasi framework talent             inisiatif otomasi yang tujuan meningkatkan proses
      management SMBC Indonesia. Bank melanjutkan                 bisnis HR secara berkelanjutan.
      rencana suksesi untuk memastikan promosi dari
      dalam dan meningkatkan kekuatan organisasi,                 Bank akan mengembangkan HR Dashboard
      kolaborasi dengan grup SMBC dalam inisiatif global          untuk meningkatkan kemampuan Bank dalam
      talent development, serta memastikan keselarasan            mengelola, memproses dan menyajikan informasi
      organisasi dengan strategi Bank yang meliputi:              terkait sumber daya manusia Bank, sehingga
      analisis organisasi, perencanaan suksesi, dan               dapat membantu manajemen dalam pengambilan
      strategi pengembangan karyawan.                             keputusan secara lebih cepat dan terukur, sehingga
                                                                  mendukung model konglomerasi SMBC Indonesia.
2.    Learning & Development
      Untuk mengembangkan talenta pegawai,                   4.   Meningkatkan Keterikatan Pegawai
      SMBC Indonesia berkomitmen mengelola                        (Employee Engagement)
      dan mengembangkan kualitas SDM secara                       Inisiatif ini, antara lain dilakukan melalui program
      berkelanjutan. Hal itu dilakukan melalui peningkatan        employee wellbeing dan employer branding SMBC
      kompetensi kerja, baik di bidang teknis,                    Indonesia yang akan berkolaborasi dengan SMBC
      nonteknis dan kepemimpinan, maupun dengan                   Group serta anak perusahaan SMBC Indonesia.
      memperhatikan asas prioritas dan pemerataan                 Selain itu, program tersebut direalisasikan melalui
      kompetensi kerja SDM Untuk mengembangkan                    kemitraan dengan universitas dan inisiatif Employer
      kompetensi pegawai.                                         Branding lainnya, merancang dan meningkatkan
                                                                  branding baru SMBC Indonesia melalui channel
      Pada tahun 2025, Bank akan berfokus pada inisiatif          online dan offline, partisipasi dalam program
      utama di antaranya melalui peningkatan kolaborasi           penghargaan HR yang memiliki reputasi baik untuk
      dengan SMBC Group dalam program learning &                  meningkatkan awareness terhadap Employer
      development, peningkatan program pembelajaran               Branding SMBC Indonesia.
      agar selaras dengan strategi bisnis Bank,
      pembuatan rencana pembelajaran secara ekstensif        5.   Program Keberagaman dan Inklusi (Diversity,
      untuk pimpinan Bank dan pegawai lintas geografis            Equity & Inclusion/DE&I)
      untuk memastikan pemerataan standar skill dan               Program ini bertujuan untuk menciptakan
      pengetahuan dari pegawai SMBC Indonesia. Selain             lingkungan kerja yang positif. Pada tahun 2025,
      itu, untuk mendukung model konglomerasi SMBC                Bank akan berfokus pada kolaborasi dengan SMBC
      Indonesia, pada periode ini Bank juga akan berfokus         Group dan anak perusahaan SMBC Indonesia,
      pada kolaborasi program pembelajaran lintas entitas,        desain dan implementasi program DE&I yang
      di mana mencakup BTPN Syariah dan OTO Group                 berfokus pada dampak sosial, disabilitas dan
      (PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance)               lingkungan kerja yang ramah keluarga (family
                                                                  friendly).
      Bank juga akan melanjutkan proses sertifikasi
      pegawai sesuai dengan peraturan yang berlaku.          6.   Rewards & Performance Management
      Di antaranya mencakup sertifikasi Manajemen                 Bank secara berkelanjutan akan melakukan
      Risiko, Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang              peninjauan atas remunerasi dan manfaat pegawai
      Rupiah, WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksa                    dengan market saat ini. Dengan begitu, SMBC
      Dana), WPPE-P (Wakil Perantara Perdagangan                  Indonesia dapat merumuskan formula remunerasi
      Efek Pemasaran) dan Treasury bagi pegawai yang              dan pegawai yang kompetitif dan sesuai dengan
      dipersyaratkan. Selain itu, sertifikasi kompetensi          strategi Bank.
      yang tidak termasuk sertifikasi kompetensi kerja di
      sektor perbankan, misalnya sertifikasi Manajemen
      SDM, Kepatuhan, Informasi Teknologi, Internal
      Audit dan Keuangan.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024        253
Page 256
                                                   Tinjauan Unit Pendukung




      Operasional dan
      Teknologi


                   Menjadi mitra yang strategis dan kompeten
                   dalam penyelenggaraan layanan prima guna
                   mendukung kinerja dan pertumbuhan bank.




254   LAPORAN TAHUNAN 2024                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 257
                                                                                  Tinjauan Unit Pendukung




Organisasi Operasional dan Teknologi Informasi telah bergabung menjadi satu organisasi yang kokoh dalam
mendukung lini usaha bank, melalui visi misi yang baru:




                 VISI
                 Menjadi mitra yang
                 strategis dan kompeten
                 dalam penyelenggaraan
                 layanan prima guna
                 mendukung kinerja dan
                 pertumbuhan bank.




                  MISI
                  Bersinergi dengan seluruh
                  pemangku kepentingan dalam
                  mewujudkan inovasi yang
                  berfokus pada pelanggan
                  melalui:
                  • Pembinaan lingkungan
                    dan budaya yang
                    menumbuhkan kompetensi
                    dan kepemimpinan.
                  • Pemanfaatan teknologi
                    digital yang aman.




TEKNOLOGI INFORMASI                                       Kebijakan penerapan TI di lingkungan Bank
                                                          menitikberatkan pada optimasi dan efektivitas
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan        sumber daya TI, memperkuat tata kelola TI, dan juga
SMBC Indonesia terutama mengacu pada Peraturan            memperkuat keamanan siber. Karena itu, SMBC
OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan         Indonesia selalu mengelola investasi TI secara tepat
Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Selain itu, dalam     sasaran.
rangka mendukung layanan kepada nasabah serta
kegiatan operasional Bank.                                Fokus Pengembangan Tahun 2024
                                                          Sejalan dengan rencana bisnis bank tahun 2024,
Sebagai layanan kepada nasabah, fokus utama               Teknologi Informasi menitikberatkan pengelolaan dan
SMBC Indonesia dilakukan pada sektor bisnis retail        pengembangan TI pada:
dan korporasi. Pemanfaatan TI juga memiliki peran         1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
penting dalam mendukung kegiatan operasional dan              untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya
pertumbuhan bisnis Bank. Karena itu, SMBC Indonesia           baik yang bersifat organik maupun in-organik,
terus mengembangkan perbankan digital yang                2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
menjadi keunggulan utama SMBC Indonesia secara                mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
berkesinambungan.                                             konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024      255
Page 258
                                                                                                              Tinjauan Unit Pendukung




      Operasional dan Teknologi




               standarisasi teknologi untuk mengurangi kompleksitas operasional,
      3.       Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan dalam memitigasi risiko,
               serta meningkatkan sinergi antara entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam konglomerasi keuangan grup
               SMBC di Indonesia, serta
      4.       Implementasi keamanan siber selaras dengan kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh Chief Information
               Security Officer (CISO).

      Organisasi Pengelolaan TI
      Kegiatan Teknologi Informasi di SMBC Indonesia dipimpin oleh Direktur Operasional & Teknologi yang melapor
      kepada Direktur Utama. Struktur organisasi yang berlaku sejak 1 Oktober 2024 disajikan sebagai berikut:


                                                                       Direktur Utama



                             Executive Secretary
                                                                      Direktur Operasional
                          to Director of Operations
                                                                         dan Teknologi
                                & Technology



                           Executive Secretary
                                                               Head of Information Technology
                    to Head of Information Technology




                                                                                   IT Retail Banking &
           IT Digital Service         IT Transaction      IT Corporate Banking                            IT Strategy Planning &    IT Governance
                                                                                   Corporate Function
           Enablement Head          Management Head         Enablement Head                              Data Management Head      Management Head
                                                                                    Enablement Head




      Sumber Daya Manusia
      SMBC Indonesia menyadari pentingnya keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal untuk mendukung
      pengembangan TI di lingkungan Bank. Apalagi SMBC Indonesia merupakan Bank pertama yang memiliki kemampuan
      digital (digital capabilities) serta memberikan solusi digital banking, Karena itulah, Bank terus mengembangkan SDM
      secara berkelanjutan agar mampu memberikan dukungan bagi pengembangan TI yang direncanakan.

      Hingga akhir Desember 2024, jumlah SDM Teknologi Informasi pada Direktorat Operasional & Teknologi adalah
      sebanyak 462 orang, yang terbagi dalam 8 (delapan) organisasi.

      Sumber Daya Manusia TI
                                                                                                                                           Jumlah
       No.             Organisasi                                                Tanggung Jawab
                                                                                                                                           (Orang)
           1     Board of Management       Mengelola Organisasi TI agar selaras dengan tujuan bisnis dan mendorong efisiensi,                1
                                           pertumbuhan, dan daya saing bisnis bagi perusahaan, serta memimpin Organisasi TI untuk
                                           bertransformasi guna meningkatkan kemampuannya dalam mendukung bisnis bank dan
                                           memastikan lingkungan bank aman dan stabil.
           2     Secretary                 Melakukan tugas administrasi, membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan pihak            1
                                           internal dan eksternal, serta melakukan dukungan umum untuk Head of IT (BoM).
           3     IT Strategic Planning     Memastikan fungsi manajemen dan organisasi TI untuk berjalan dengan efisien dan efektif,         86
                 and Data Management       yang termasuk didalamnya adalah fungsi perencanaan strategis TI, pengelolaan anggaran
                                           TI, pengelolaan pengadaan TI dan Vendor Management TI, Manajemen Proyek TI, dan
                                           pelaksanaan pusat inovasi yang sejalan dengan rencana dan arah strategis Bank. Serta
                                           menjaga dan meningkatkan kemampuan Digital Capabilities, kesiapan keamanan siber, kualitas
                                           data Bank secara keseluruhan, tata kelola data, dan pengambilan keputusan berbasis data.
           4     IT Retail Banking &       Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Retail Banking & Corporate Functions         49
                 Corporate Function        untuk mendukung solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.
                 Enablement
           5     IT Corporate Banking      Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Corporate Banking untuk mendukung            27
                 Enablement                solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.




256   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                      PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 259
                                                                                                       Tinjauan Unit Pendukung




Sumber Daya Manusia TI
                                                                                                                                   Jumlah
 No.          Organisasi                                                Tanggung Jawab
                                                                                                                                   (Orang)
  6     IT Digital Service         Melakukan pengembangan dan maintenance secara terus menerus untuk core system,                 146
        Enablement                 payment system yang ada untuk dapat selalu memenuhi kebutuhan bisnis bank serta
                                   mendukung kebutuhan proyek Bank dalam hal integrasi sistem.
  7     IT Transaction             Memastikan tersedianya layanan infrastruktur untuk mendukung operasional Bank,                 135
        Management                 perkembangan bisnis dan Key Strategic Initiatives. Termasuk Memastikan ketersedian dan
                                   kesiapan Disaster Recovery Procedure yang memenuhi SLA.
  8     IT Governance              Memimpin, merencanakan, menetapkan, dan melakukan pengawasan pelaksanaan tata kelola            17
        Management                 TI, memastikan tata kelola dilaksanakan sesuai oleh organisasi TI, dan untuk memastikan dan
                                   melakukan pengawasan untuk pengelolaan risiko TI di Bank.


Untuk mendukung kemampuan SDM di bidang TI, Bank telah merealisasikan sejumlah pelatihan di beberapa area,
antara lain:


      Kompetensi                                                Tema Pelatihan                                              Jumlah Peserta

 Leadership                                                                                                                        3
                         LDP P1                                                                                                    1
                         Leaders ss Coach                                                                                          1
                         Leadership Series                                                                                         1
 Soft Skill                                                                                                                       22
                         Analytical Thinking                                                                                       1
                         Beyond I to We                                                                                            1
                         Cineclass: Problem Solving                                                                                1
                         Cineclass: Think on Your Feet                                                                             1
                         Daya - Memberdayakan untuk Tumbuh                                                                         1
                         Design Thinking                                                                                           1
                         Effective Brainstorming                                                                                   1
                         Effective Team Communication: Collaboration and Cooperation (Training with Becky Tumewu)                  1
                         Emotional Intelligence @ Workplace                                                                        1
                         Empowering Team                                                                                           1
                         LDA-Advanced Decision Making Skills                                                                       1
                         LDA-AGMD Asia Talent Program - Cultural Intelligence Workshop                                             1
                         LDA-AI Webinar - How do we balance Innovation & Responsibility                                            1
                         LDA-Cultural Intelligence Workshop                                                                        1
                         LDA-Manager as Mentor                                                                                     1
                         LDA-Mission Impossible                                                                                    1
                         LDA-Power BI Webinar                                                                                      1
                         Managing Your Service, Managing Your Outcome                                                              1
                         Quality in Minds, Business at Hearts                                                                      1
                         THINK ON YOUR FEET                                                                                        1
                         Training Mobile EFS                                                                                       1
                         Training RPG -RPG IV                                                                                      1
 Technical                                                                                                                       114
                         Annual Workshop Directorate Risk Management 2024-Oktober 2024                                             1
                         Anti Fraud Awareness 2024                                                                                 1
                         APU PPT                                                                                                   1
                         BTPN Code of Conduct                                                                                      1
                         BTPN Overview                                                                                             1




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024          257
Page 260
                                                                                                  Tinjauan Unit Pendukung




      Operasional dan Teknologi




         Kompetensi                                            Tema Pelatihan                                     Jumlah Peserta
                         Cineclass: Japanese Conversation                                                               1
                         CISA certification and ISACA membership extension                                              1
                         Closing Ceremony & Awarding Night: LF Performance by Diskoria - LF24-[OFFLINE] Closing         1
                         Ceremony & Awarding Night: LF Performance by Diskoria
                         Compliance                                                                                     1
                         Compliance 2024: Compliance Awareness and E&G                                                  1
                         Cyber & Information Security Awareness 2024                                                    1
                         Data Storytelling                                                                              1



      Sertifikasi yang Dimiliki                                         Mekanisme Identifikasi terhadap
      Sepanjang 2024, sertifikasi yang dilaksanakan adalah              Disrupsi
      sebagai berikut:                                                  SMBC Indonesia senantiasa memperhatikan disrupsi
      •   Sertifikasi Manajemen Risiko                                  bisnis dan teknologi. Untuk memahami disrupsi
      •   Mastering ITIL v4 Fundamental, yang                           teknologi, SMBC Indonesia melakukan evaluasi
          mengedepankan Agile dan DevOps.                               terhadap teknologi baru yang bisa diterapkan untuk
      •   CISA dan ISACA.                                               mendukung bisnis Bank, melalui:
                                                                        1. Memiliki organisasi yang berfungsi untuk
      Tata Kelola Teknologi Informasi                                        melakukan riset dan pengembangan untuk
      Kebijakan SMBC Indonesia terkait dengan penerapan                      teknologi baru
      tata kelola TI lingkungan SMBC Indonesia harus sejalan            2. Kolaborasi dengan SMBC untuk melakukan review
      dengan rencana SMBC Indonesia dan induk usaha                          terhadap teknologi baru
      (SMBC Group). Selain itu, tentu saja memperhatikan                3. Melakukan evaluasi berdasarkan informasi/
      kesesuaian dengan aturan yang ada, baik dari regulator                 study case terhadap penggunaan teknologi, yang
      di bidang keuangan maupun pemerintah.                                  dilakukan dari pihak ketiga

      Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan standar               Strategi Keamanan Sistem Siber (Cyber
      operasi, petunjuk pelaksanaan di beberapa aspek                   Security)
      seperti perencanaan TI, anggaran TI, implementasi TI,             Sebagai bank yang memanfaatkan penggunaan
      dan operasional TI. Bank terus melakukan peningkatan              teknologi informasi dalam memberikan layanan digital
      dengan cara mengadopsi common practice framework                  bagi nasabah, SMBC Indonesia senantiasa berusaha
      terkait tata kelola yaitu COBIT 5.0.                              untuk meningkatkan penerapan standar manajemen
                                                                        risiko keamanan siber. Apalagi, SMBC Indonesia juga
      Evaluasi terhadap analisa kesenjangan dilakukan pada              memperhatikan ancaman keamanan siber semakin
      proses yang menjadi prioritas di tahun 2024. Kegiatan             meningkat.
      tersebut akan terus berjalan sebagai bagian dari
      pengembangan berkelanjutan untuk tata kelola TI di                Penerapan manajemen risiko keamanan siber SMBC
      SMBC Indonesia .                                                  Indonesia diselaraskan dengan peraturan perundang-
                                                                        undangan dan regulasi yang berlaku, standar penerapan
      Implementasi kebijakan tata kelola dituangkan dalam IT            manajemen risiko keamanan siber induk usaha (Grup
      Strategic Planning (ITSP - IT Roadmap) yang disusun               SMBC) serta best practice yang tersedia. Oleh karena
      setelah mempertimbangkan:                                         itu, pada tahun 2024, SMBC Indonesia merilis dan
      1. Visi dan Misi SMBC Indonesia.                                  menerapkan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan
      2. Tujuan Strategis SMBC Indonesia .                              Siber yang memuat kerangka kerja, strategi dan
      3. Aspirasi dan strategi saat merger.                             standar pengelolaan, dan penerapan manajemen risiko
      4. Tren Industri dan Informasi Teknologi, misalnya                keamanan siber Bank.
           Open Source, Cloud, Open API, dan lainnya.
      5. Key pain point serta tantangan utama.                          Adapun Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber
      6. Turut juga mempertimbangkan IT Strategic Initiative            ini secara umum memuat hal-hal berikut:
           yang dilakukan pada periode sebelumnya.                      1. Standar penerapan Tata Kelola risiko keamanan
                                                                             siber yang dirumuskan untuk memastikan
                                                                             kecukupan tata kelola risiko keamanan siber Bank.



258   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 261
                                                                                     Tinjauan Unit Pendukung




      Proses Tata Kelola ini meliputi pengawasan aktif      Sistem Evaluasi
      oleh Dewan Komisaris dan Direksi, perumusan risk      Pengukuran Kinerja TI pada tahun 2024, mencakup
      appetite dan toleransi risiko serta penyelenggaraan   beberapa aspek, yaitu delivery project, tata kelola,
      kampanye kesadaran risiko keamanan siber secara       kepuasan kantor cabang, kepuasan pelanggan, dan
      berkala berkelanjutan.                                operational excellence. Secara keseluruhan, Divisi TI
2.    Kerangka kerja manajemen risiko keamanan siber        berhasil mencapai hasil yang sangat baik sepanjang
      yang mencakup kecukupan ketersediaan strategi         tahun 2024, dengan pencapaian di atas ukuran atau
      keamanan siber, kecukupan sumber daya dan             target yang telah ditentukan.
      perangkat Bank serta ketersediaan dan kecukupan
      ketentuan internal yang mengatur standar              Roadmap Pengembangan TI
      penerapan manajemen risiko keamanan siber             Roadmap Pengembangan TI pada tahun 2024 sejalan
      SMBC Indonesia .                                      dengan pelaksanaan Rencana Strategis TI 2022-2026,
3.    Pengelolaan sumber daya yang diperlukan di dalam      yaitu dengan mengutamakan optimalisasi penggunaan
      penerapan manajemen risiko keamanan siber             teknologi digital, cyber security, dan efektivitas sumber
      baik yang berupa Sumber Daya Manusia (SDM),           daya TI, serta Tata Kelola TI. Selain itu, SMBC Indonesia
      kecukupan sistem manajemen informasi keamanan         juga melakukan optimalisasi penggunaan sumber daya
      siber maupun berbagai bentuk sumber daya              dan tata kelola melalui sinergi dengan SMBC.
      lainnya yang dibutuhkan SMBC Indonesia di dalam
      mengelola risiko keamanan siber.                      Pengembangan Tahun 2024
4.    Pengendalian risiko keamanan siber melalui            Pengembangan TI pada tahun 2024 dilakukan di
      penerapan mekanisme kontrol maupun penerapan          beberapa area, yang antara lain mencakup:
      Teknologi Informasi yang diperlukan di dalam          1. Implementasi kapabilitas TI yang bersifat strategis
      rangka untuk mengendalikan risiko keamanan siber          untuk mendukung bisnis digital dan ekosistemnya
      yang mungkin terjadi di SMBC Indonesia.                   baik yang bersifat organik maupun in-organik.
                                                            2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan
Strategi/Proses Pemulihan Bencana                               mengoptimalkan sumber daya TI, melakukan
(Disaster Recovery)                                             konsolidasi dan dekomisi aplikasi, serta
SMBC Indonesia telah mengantisipasi seandainya                  standarisasi teknologi untuk mengurangi
mengalami bencana yang mengganggu kegiatan                      kompleksitas operasional .
operasional Bank. Upaya mitigasi sebagai strategi           3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan
pemulihan bencana yang dilakukan oleh Bank,                     dan kepatuhan terhadap peraturan dalam
mencakup:                                                       memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara
1. Memiliki prosedur untuk Rencana Kelanjutan Bisnis            entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam
    TI.                                                         konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia.
2. Memiliki pusat data untuk pemulihan data.                4. Implementasi keamanan siber selaras dengan
3. Melakukan secara rutin (tahunan) yaitu kegiatan              kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
    untuk simulasi perpindahan pusat data.                      Chief Information Security Officer (CISO)

Sistem/Mekanisme Pelaporan kepada                           Keunggulan TI SMBC Indonesia
Direksi                                                     Sebagai upaya menjaga kesinambungan dan
Selaras dengan Peraturan OJK Nomor 11/OJK.03/2022           peningkatan kapabilitas di bidang TI, SMBC Indonesia
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh            telah memiliki sejumlah keunggulan, yang antara lain
Bank Umum, SMBC Indonesia melakukan pelaporan               terkait dengan:
setiap semester kepada Direksi dan Dewan Komisaris          1. Tujuan dan Fokus yang jelas. Organisasi Teknologi
terkait dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi.            Informasi, Proyek Spesial Teknologi Informasi,
Pelaporan mencakup rencana strategis TI, anggaran                Perencanaan Strategis Teknologi Informasi 2020-
rencana strategis TI, dan pelaksanaan/implementasi               2023 dan 2022 – 2026 akan memastikan stabilisasi,
daripada inisiatif rencana strategis TI.                         dan kesinambungan terhadap aspirasi digital.
                                                            2. Kemampuan digital dengan mengoptimalkan dan
Selain itu, SMBC Indonesia juga melaporkan:                      mendapatkan nilai bisnis dari infrastruktur digital,
implementasi inisiatif rencana strategis TI, anggaran            budaya dan pola pikir (model operasi), arsitektur,
TI, dan kinerja TI untuk periode triwulan dalam forum            dan pengembangan aplikasi secara modern,
Komite Pengarah TI.                                              manajemen data, dan program keamanan siber.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024        259
Page 262
                                                                                         Tinjauan Unit Pendukung




      Operasional dan Teknologi




      Investasi Teknologi                                             atas serangan siber. dengan tetap mengacu pada
      Pada tahun 2024, total belanja modal (capital                   kerangka keamanan siber yang ditetapkan oleh
      expenditure/capex) TI sesuai dengan Rencana Bisnis              Chief Information Security Officer (CISO)
      SMBC Indonesia adalah sebesar Rp300 Milyar.
      Anggaran tersebut dialokasikan untuk, namun tidak
      terbatas pada implementasi sebagai berikut:                 OPERASIONAL
      •   Penyesuaian antarmuka aplikasi yang digunakan
          nasabah, selaras dengan strategi korporasi              Lini Operasional SMBC Indonesia memiliki visi:
          transformasi brand menjadi Bank SMBC Indonesia,         Menjadi mitra yang strategis dan kompeten dalam
      •   Memperluas implementasi SNAP (Standar Nasional          penyelenggaraan layanan yang terbaik guna
          API Pembayaran) untuk memperkuat pembayaran             mendukung kinerja dan pertumbuhan bank.
          digital, sesuai arahan cetak biru Sistem
          Pembayaran Bank Indonesia,                              Kehadiran Lini Operasional bertujuan untuk
      •   Peningkatan sistem pengelolaan fraud (pemantauan        mendukung pencapaian bisnis yang telah ditetapkan
          dan deteksi real-time) transaksi pada kanal BI-         oleh Bank. Pada tahun 2024, secara konsisten dan
          FAST,                                                   berkesinambungan, Bank telah mengimplementasikan
      •   Membangun serta mengembangkan layanan                   3 (tiga) pilar strategi yang mengedepankan kualitas
          internet banking (Touchbiz Web) untuk nasabah           layanan, peningkatan pengendalian internal dan
          SME, serta                                              kepatuhan serta pencapaian keunggulan lini
      •   Mengembangkan fitur layanan digital pada aplikasi       operasional.
          JENIUS (marketing automation dan merchant
          installment automation kartu kredit).                   Inisiatif dan Strategi Operasional
                                                                  Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun
      Rencana Strategis 2025                                      periode 2022-2026, lini operasional Bank melanjutkan
      Rencana Strategis TI untuk tahun 2025, masih                pengembangan dengan tetap berfokus pada 3 (tiga)
      mengedepankan optimalisasi penggunaan teknologi             pilar strategi yang mengedepankan kualitas layanan,
      digital, cyber security, efektivitas sumber daya TI,        peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
      serta Tata Kelola TI. Selain itu, SMBC Indonesia juga       serta pencapaian keunggulan lini operasional. Inisiatif
      melakukan optimalisasi penggunaan sumber daya dan           tersebut dilakukan melalui langkah-langkah sebagai
      tata kelola melalui sinergi dengan SMBC dilakukan di        berikut:
      beberapa area, yang antara lain mencakup:                   1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
      1. Melanjutkan implementasi kapabilitas TI yang                  kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
           bersifat strategis untuk mendukung bisnis digital           digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
           dan ekosistemnya baik yang bersifat organik                 peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
           maupun in-organik.                                          kelancaran dan pengalaman nasabah yang
      2. Menjalankan IT Operation Excellence dengan                    konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
           melanjutkan optimalisasi terhadap penggunaan                yang tinggi.
           sumber daya TI, konsolidasi dan dekomisi aplikasi,     2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
           serta standarisasi teknologi untuk mendukung                pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
           aktifitas operasional yang efektif.                         akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
      3. Penerapan tata kelola yang kuat, standar keamanan             regulator, transformasi yang berfokus pada
           dan kepatuhan terhadap peraturan dalam                      pengawasan yang berkesinambungan dan
           memitigasi risiko, serta meningkatkan sinergi antara        pencapaian mekanisme pencegahan serta
           entitas utama dan seluruh entitas anggota dalam             otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
           konglomerasi keuangan grup SMBC di Indonesia                transaksi.
           dalam IT Operating Model akan dilanjutkan dalam        3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
           bentuk pelaksanaan Program Manajemen.                       digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
      4. Implementasi berkelanjutan terhadap keamanan                  dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
           siber dalam proses Identification, Protection,              seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
           Detection, Response & Report, and Recovery                  integrasi dan penerapan otomasi yang akan
           termasuk didalamnya strategi/proses Pemulihan               meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
           Bencana (Disaster Recovery) sebagai antisipasi              through processing), serta perbaikan terhadap
                                                                       akurasi dan kualitas data.



260   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 263
                                                                                      Tinjauan Unit Pendukung




Selain ketiga pilar tersebut, Bank akan melanjutkan              b.   Otomasi secara straight through processing
pengembangan transaksi dengan menggunakan sistem                      dalam proses perubahan suku bunga deposito.
layanan BI-FAST sesuai dengan strategi bisnis dan
sejalan dengan rencana pengembangan dari Bank               Rencana Strategis 2025
Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan      Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun periode
layanan bagi nasabah,                                       2022 - 2026, lini operasional bank akan melanjutkan
                                                            implementasi tersebut dengan tetap berfokus pada
Pencapaian Tahun 2024                                       3 (tiga) pilar strategi dalam mengedepankan kualitas
Pada tahun 2024, Operasional melanjutkan                    layanan, peningkatan pengendalian internal dan
implementasi berbagai inisiatif yang tetap berfokus         kepatuhan serta pencapaian keunggulan lini operasional
pada 3 (tiga) pilar strategi, yaitu kualitas layanan,       melalui langkah-langkah sebagai berikut:
peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan serta       1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
pencapaian keunggulan lini operasional. Berikut inisiatif         kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
yang sudah dilakukan:                                             digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
                                                                  peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
1.    Peningkatan kualitas layanan kepada nasabah                 kelancaran dan pengalaman nasabah yang
      dengan menambah layanan yang berfokus pada                  konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
      digitalisasi dalam hal:                                     yang tinggi.
      a. Penyediaan e-advice untuk produk transaksi
           forex, perubahan suku bunga kredit dan audit     2.   Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
           confirmation bagi nasabah.                            pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
      b. Layanan antrian yang terintegrasi dengan Front          akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
           End System (FES), sehingga memungkinkan               regulator, transformasi yang berfokus pada
           nasabah melakukan pre-order transaksi                 pengawasan yang berkesinambungan dan
           penarikan tunai.                                      pencapaian mekanisme pencegahan serta
                                                                 otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
2.    Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan            transaksi.
      pada lini operasional terus dilakukan dengan
      mengimplementasikan:                                  3.   Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
      a. Verifikasi pengguna sistem menggunakan                  digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
          biometrik face recognition yang diterapkan             dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
          pada aktivitas login system FES bagi seluruh           seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
          petugas cabang.                                        integrasi dan penerapan otomasi yang akan
      b. Aplikasi rekonsiliasi untuk melakukan                   meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
          pencocokan antar GL dan monitoring terhadap            through processing), serta perbaikan terhadap
          seluruh GL Operations yang telah mencakup              akurasi dan kualitas data.
          3.000 GL pada akhir kuartal ketiga 2024.
      c. Upaya perbaikan pelaporan SLIK melalui             Guna mendukung pencapaian ketiga pilar tersebut,
          program asesmen yang menyeluruh. Saat             melalui peningkatan sinergi dengan Direktorat
          ini sedang berjalan pelaksanaan rencana           Teknologi Informasi, pada tahun 2025 Operasional
          perbaikan dari sejak data terbentuk hingga        akan berfokus pula pada 2 (dua) pilar tambahan yang
          tersedia sebagai data pelaporan.                  mengedepankan pengamanan informasi dan digitalisasi.
                                                            Operasional juga akan meningkatkan pembangunan
3.    Pencapaian keunggulan lini operasional dilakukan      sumber daya manusia dengan menumbuhkan budaya
      dengan mengimplementasi beberapa inisiatif            yang mendorong perilaku layanan yang terbaik dan
      berikut:                                              kolaborasi serta kepatuhan dan integritas.
      a. Bank secara berkelanjutan melakukan
           perbaikan terhadap akurasi dan kualitas data
           nasabah dengan melakukan pembersihan dan
           pemutakhiran data serta penerapan validasi
           pada beberapa kolom data di sistem untuk
           mencegah kesalahan pengisian data.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       261
Page 264
                              Tata Kelola Perusahaan




262   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 265
                                                                             Tata Kelola Perusahaan




                                                                                             07
                         Tata Kelola
                         Perusahaan
                         264 Prinsip Penerapan GCG               370 Transparansi Kondisi Keuangan dan
                                                                      Non Keuangan Bank
                         266 Dasar Hukum Pelaksanaan
                         267 Rujukan ASEAN Corporate             371 Pembelian Kembali Saham atau
                                                                      Obligasi Subordinasi
                              Governance Scorecard
                         268 Tujuan Penerapan GCG                371 Penyediaan Dana Kepada Pihak
                                                                      Terkait dan Penyediaan Dana dalam
                         269 Struktur GCG                             Jumlah Besar
                         270 Penerapan dan Komitmen GCG          372 Audit Eksternal
                         278 Rapat Umum Pemegang Saham           373 Satuan Kerja Audit Internal
                              (RUPS)
                                                                 381 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
                         289 Pemegang Saham Utama dan
                              Pengendali                         384 Perkara Penting yang Dihadapi
                                                                      Perusahaan Entitas Anak, Anggota
                         290 Dewan Komisaris                          Dewan Komisaris, dan Anggota
                         297 Direksi                                  Direksi
                         304 Transparansi Informasi Dewan        385 Sanksi Administrasi
                              Komisaris dan Direksi              385 Akses Informasi dan Data
                         317 Komite di Bawah Dewan Komisaris          Perusahaan
                         337 Komite di Bawah Direksi             386 Kode Etik
                         356 Sekretaris Perusahaan               387 Price Sensitive Information Personal
                                                                      Account Dealing
                         361 Fungsi Kepatuhan
                                                                 388 Tata Kelola Pengadaan Barang dan
                         366 Internal Fraud                           Jasa
                         368 Anti Pencucian Uang, Pencegahan     388 Sistem Pelaporan Pelanggaran
                              Pendanaan Terorisme, dan
                              Pencegahan Pendanaan Proliferasi   389 Kebijakan Antikorupsi dan
                              Senjata Pemusnah Massal (APU PPT        Penyuapan
                              dan PPPSPM)                        391 Keterbukaan dalam Praktik Bad
                         370 Pemberian Dana Untuk Kegiatan            Governance
                              Sosial dan Politik




                         Penerapan tata kelola perusahaan yang baik
                         di lingkungan SMBC Indonesia tidak hanya
                         berpedoman pada regulasi, tetapi juga
                         praktik terbaik industri di tingkat global,
                         regional, maupun nasional.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024     263
Page 266
                                                             Tata Kelola Perusahaan




      Prinsip
      Penerapan GCG


                 Hasil penilaian Tata Kelola Perusahaan dengan metode
                 ASEAN Corporate Governance (ACGS) Score Card 2024,
                 Bank memperoleh skor 108,22 atau peringkat “Leadership in
                 Corporate Governance” atau berada pada level 5 (>100). Skor
                 ini bermakna praktik GCG di SMBC Indonesia melebihi yang
                 disyaratkan oleh Level 1 (Struktur ACGS). Pencapaian penilaian
                 ini bermakna implementasi prinsip-prinsip GCG di SMBC
                 Indonesia telah mematuhi seluruh persyaratan internasional
                 sesuai dengan standar yang ditetapkan ACGS.




264   LAPORAN TAHUNAN 2024                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 267
                                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




SMBC Indonesia menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG)
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan praktik terbaik di industri. Secara umum, prinsip
penerapan GCG adalah keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran.

Sementara sesuai dengan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 2021 yang dikeluarkan oleh Komite
Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), terdapat 4 (empat) pilar GCG yang mencakup perilaku beretika, akuntabilitas,
transparansi, dan keberlanjutan (ETAK), yang selanjutnya dibagi dalam 8 (delapan) penjabaran yang diuraikan dalam
tabel berikut ini:

                 Uraian Prinsip dan Rekomendasi                                         Penerapan di SMBC Indonesia

 Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
 Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung         Diterapkan (Apply)
 jawabnya secara independen untuk menciptakan nilai yang            Bank telah menetapkan rincian tugas dan tanggung jawab masing-
 berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka panjang             masing organ perusahaan dan semua karyawan, termasuk Dewan
 korporasi dan pemegang saham, dengan mempertimbangkan              Komisaris dan Direksi secara jelas dan selaras dengan visi, misi, nilai-
 kepentingan para pemangku kepentingan.                             nilai perusahaan (corporate values), serta strategi perusahaan.
 Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
 Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan            Diterapkan (Apply)
 ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi Direksi sebagai      Dalam penetapan Dewan Komisaris dan Direksi, Bank telah
 organ pengelolaan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai            mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
 organ pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri          antara lain:
 dari para Direktur dan Komisaris yang memiliki komitmen,           • Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
 pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang                   Kelola Bagi Bank Umum.
 dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan           • Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman
 Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris.                          Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
                                                                    • Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
                                                                        Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
 Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan            Diterapkan (Apply)
 kepentingan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris            Dalam penerapan di Bank, selain mempertimbangkan kondisi dan
 dengan kepentingan jangka panjang korporasi dan penciptaan         kinerja, Bank juga mempertimbangkan Peraturan OJK Nomor 45/
 nilai yang berkelanjutan.                                          POJK.03/2015 tentang Pemberian Remunerasi Bank Umum.
 Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
 Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang           Diterapkan (Apply)
 erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling percaya untuk   Seluruh organ dalam Bank menghindari terjadinya dominasi oleh pihak
 kepentingan terbaik korporasi.                                     mana pun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari
                                                                    benturan kepentingan (conflict of interest) dan dari segala pengaruh
                                                                    atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara
                                                                    obyektif.
 Prinsip 4: Perilaku Etis
 Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara etis            Diterapkan (Apply)
 dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai dan budaya           Bank telah memiliki Kode Etik yang belaku bagi Dewan Komisaris,
 organisasi.                                                        Direksi, seluruh karyawan, serta Pihak independen. Kode Etik ini
                                                                    juga mengatur penciptaan lingkungan kerja yang kondusif sebagai
                                                                    implementasi penegakan nilai-nilai dan budaya Bank.
 Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Intern dan Kepatuhan
 Korporasi menjalankan praktik governansi korporat yang             Diterapkan (Apply)
 terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal         Setiap tahun, Bank melakukan kajian berkala terkait dengan kecukupan
 dan manajemen risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang        kebijakan manajemen risiko serta sistem pengendalian internal agar
 efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi,     selalu relevan dengan perkembangan industri. Bank tidak hanya
 tujuan, maupun target kinerja korporat dalam menjalankan bisnis    memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga
 secara berintegritas.                                              menerapkan praktik bisnis terbaik di lingkungan industri.
 Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi
 Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu         Diterapkan (Apply)
 mengenai semua hal yang material tentang korporasi.                Bank melakukan keterbukaan informasi baik secara berkala maupun
                                                                    insidentil yang mengungkapkan secara akurat informasi mengenai
                                                                    Bank termasuk penjelasan kinerja Bank melalui situs web: https://www.
                                                                    smbci.com ataupun situs web milik IDX dalam waktu sebagaimana
                                                                    diatur dalam ketentuan & perundang-undangan yang berlaku.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024          265
Page 268
                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Prinsip Penerapan GCG




                     Uraian Prinsip dan Rekomendasi                                       Penerapan di SMBC Indonesia
       Prinsip 7: Hak-hak Pemegang Saham
       Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak          Diterapkan (Apply)
       pemegang saham dan memastikan perlakukan yang adil              Bank telah memiliki acuan dan secara jelas menuangkan hak-hak
       terhadap pemegang saham, termasuk pemegang saham                pemegang saham dalam pedoman Tata Kelola Perusahaan (GCG
       minoritas. Semua pemegang saham memiliki kesempatan untuk       Manual) yang dikaji secara berkala dan diunggah ke situs web Bank.
       mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
       mereka.
       Prinsip 8: Hak-hak Pemangku Kepentingan
       Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang            Diterapkan (Apply)
       ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku      Pengakuan hak-hak para pemangku kepentingan dibuktikan dengan
       atau suatu perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan        menuangkan hal tersebut dalam GCG Manual dan Kode Etik Bank.
       mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan          GCG Manual menempati posisi tertinggi dalam hierarki kebijakan
       dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan   sehingga sudah selayaknya menjadi dasar setiap kebijakan dan
       usaha yang sehat secara finansial.                              prosedur Bank. Sedangkan kode etik menjadi panduan bagi setiap
                                                                       anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen dan Karyawan
                                                                       dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari.




      Dasar Hukum
      Pelaksanaan
      SMBC Indonesia selalu berpedoman pada peraturan                      6.    Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia
      perundang-undangan yang berlaku dalam menerapkan                           (PUG-KI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite
      prinsip-prinsip. Di antaranya adalah:                                      Nasional Kebijakan Governansi.
      1. Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang                         7.    Anggaran Dasar Bank.
           Cipta Kerja yang mengubah, menghapus, atau                      8.    Kebijakan dan Prosedur Bank.
           menetapkan pengaturan baru beberapa ketentuan
           yang diatur dalam:                                              Selanjutnya, kebijakan dan prosedur Bank
           a. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007                            dikelompokkan dalam suatu hierarki kebijakan yang
                tentang Perseroan Terbatas;                                terdiri dari:
           b. Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998                            •     Kebijakan Utama Bank
                tentang perubahan atas Undang-Undang                             Kebijakan Utama Bank adalah kebijakan utama
                Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan.                            atau induk atas seluruh kebijakan Bank, merupakan
      2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor                           kebijakan yang menyangkut tata kelola, maupun
           17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi                      hal strategis lainnya yang mempengaruhi
           Bank Umum yang menggantikan POJK Nomor 55/                            jalannya pengelolaan Bank secara baik, dan yang
           POJK.03/2016                                                          merupakan prinsip dasar serta pedoman pokok
      3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/                           bagi semua ketentuan yang ada dan berlaku di
           SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola                           SMBC Indonesia.
           bagi Bank Umum.
      4. POJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan                               Kebijakan Utama Bank adalah Pedoman Tata Kelola
           Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                               Perusahaan dan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
      5. POJK lainnya termasuk yang mengatur mengenai
           Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi,                   •     Kebijakan Operasional Bank
           Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat                        Kebijakan Operasional Bank adalah kebijakan
           Umum Pemegang Saham, Internal Audit, Akuntan                          yang mengatur setiap aktivitas di Bank yang
           Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur                      mencerminkan strategi manajemen risiko Bank
           Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan.                                  termasuk di antaranya menjelaskan secara umum
                                                                                 risk appetite Bank atas aktivitas tersebut.



266   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 269
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




     Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, Pedoman             1.   Tahapan/cara penggunaan suatu sistem/
     dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, dan                      aplikasi yang menjelaskan secara rinci cara
     Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite serta                      input/pengisian data pada setiap screen dan
     Ketentuan yang berlaku secara bankwide atau                     field, atau
     suatu ketentuan yang disyaratkan oleh suatu                2.   Pedoman yang lebih rinci dari SOP bagi user,
     ketentuan perundang-undangan untuk diperlakukan                 baik operator maupun supervisor, atau
     sebagai kebijakan operasional.                             3.   Pengaturan mengenai suatu standar parameter
                                                                     yang ada di sistem, atau
•    Standard Operational Procedures                            4.   Suatu panduan ringkas yang dipergunakan
     Standard Operational Procedures (SOP) adalah                    sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada
     panduan yang mengatur secara detail atas suatu                  nasabah mengenai produk dan layanan, dan
     proses dan menjelaskan tahapan dari suatu                  5.   Dibuat dengan mengacu pada SOP terkait.
     kegiatan yang terstruktur dan sistematis yang
     wajib dilakukan, mencakup: siapa, bagaimana, di        Persetujuan atas penerbitan kebijakan dan
     mana, kapan dilakukan dan mekanisme kontrolnya.        prosedur dan/atau perubahannya dilakukan dengan
     Pengaturan ini wajib menerapkan fungsi four eyes       memperhatikan hierarki masing-masing. Kaji ulang
     principle secara tegas, fungsi internal kontrol yang   terhadap semua ketentuan internal dalam hierarki
     memadai serta mengacu pada kebijakan.                  kebijakan Bank dilakukan secara berkala. Kajian
                                                            terhadap kebijakan utama dilakukan sekali setiap 2
•    User Manual/Petunjuk Teknis/Petunjuk                   (dua) tahun, sedangkan kebijakan operasional serta
     Pelaksana/dokumen lain yang dipersamakan               prosedur lainnya dilakukan sekali setiap 1 (satu) tahun
     User Manual atau Petunjuk Teknis, disebut juga         atau lebih cepat apabila diperlukan.
     Petunjuk Pelaksana adalah:




Rujukan ASEAN Corporate
Governance Scorecard
Sebagai komitmen yang kuat terhadap penerapan GCG,          perusahaan memiliki praktik tata kelola yang kuat,
SMBC Indonesia juga mengacu pada GCG yang berlaku           yang dapat meningkatkan kepercayaan investor dan
di regional ASEAN dengan menggunakan ASEAN                  berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan pasar
Corporate Governance Scorecard (ACGS), alat yang            modal di wilayah tersebut.
dikembangkan oleh ASEAN Capital Markets Forum
(ACMF) untuk menilai praktik tata kelola perusahaan         Untuk menilai ACGS, SMBC Indonesia telah menunjuk
dari perusahaan terbuka di negara-negara anggota            konsultan independen yang akan membagi hasil
ASEAN. ACGS mengevaluasi perusahaan berdasarkan             penilaiannya kepada anggota Dewan Komisaris serta
serangkaian indikator yang sejalan dengan praktik           beberapa anggota Direksi terkait dalam forum khusus
terbaik internasional dalam tata kelola perusahaan.         untuk tujuan perbaikan berkelanjutan.
Skor tinggi pada ACGS menunjukkan bahwa sebuah




    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024       267
Page 270
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Tujuan
      Penerapan GCG
      Bagi SMBC Indonesia, pentingnya penerapan GCG            5.   Peningkatan Reputasi Perusahaan: Perusahaan
      sangat signifikan. Tidak hanya untuk keperluan Bank           dengan praktik GCG yang kuat cenderung memiliki
      dalam memenuhi ketentuan, namun juga dipercaya                reputasi positif di pasar. Reputasi ini dapat menarik
      memiliki kontribusi terhadap beberapa aspek kunci:            investor, pelanggan, dan mitra bisnis, menciptakan
      1. Peningkatan Transparansi: GCG mempromosikan                peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.
          transparansi dengan menuntut perusahaan untuk
          mengungkapkan informasi yang relevan mengenai        Di Indonesia, pentingnya penerapan prinsip-prinsip
          kinerja keuangan, kebijakan perusahaan, dan          GCG ditekankan oleh berbagai undang-undang
          proses pengambilan keputusan. Transparansi           dan regulasi yang bertujuan untuk mempromosikan
          ini membangun kepercayaan di antara investor,        transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam tata
          kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya.          kelola perusahaan. Otoritas Jasa Keuangan Indonesia
      2. Peningkatan Akuntabilitas: GCG membentuk              (OJK) telah mengeluarkan regulasi yang mewajibkan
          mekanisme pertanggungjawaban para pimpinan           perusahaan terdaftar untuk mematuhi prinsip-prinsip
          perusahaan atas tindakan dan keputusannya.           GCG dan mengungkapkan informasi yang relevan
          Akuntabilitas ini memastikan bahwa manajemen         kepada pemangku kepentingan. Selain itu, Bursa Efek
          bertindak demi kepentingan terbaik pemegang          Indonesia (BEI) telah menetapkan pedoman GCG bagi
          saham dan pemangku kepentingan, bukan untuk          perusahaan terdaftar untuk diikuti.
          mencari keuntungan pribadi atau agenda tertentu.
      3. Perlindungan Hak Pemegang Saham: Kerangka             Secara keseluruhan, GCG memainkan peran penting
          kerja GCG sering kali mencakup ketentuan             dalam menjamin keberlanjutan jangka panjang
          untuk melindungi hak-hak pemegang saham,             dan kesuksesan perusahaan dengan membentuk
          seperti perlakuan yang adil dan akses terhadap       budaya integritas, tanggung jawab, dan kepercayaan.
          informasi. Perlindungan ini membantu mencegah        Keterkaitannya dengan ASEAN CG Scorecard dan
          penyalahgunaan kekuasaan dan konflik                 hukum Indonesia memperkuat signifikansinya dalam
          kepentingan di dalam perusahaan.                     lingkungan bisnis regional dan domestik.
      4. Manajemen Risiko: Praktik GCG mendorong
          implementasi proses manajemen risiko yang efektif,
          memastikan bahwa perusahaan mengidentifikasi,
          menilai, dan mengurangi risiko secara tepat.
          Ini membantu menjaga stabilitas keuangan
          perusahaan dan kelangsungan hidup jangka
          panjangnya.




268   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 271
                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




Struktur GCG

Hingga berakhirnya tahun buku 2024, struktur GCG yang berlaku di SMBC INDONESIA adalah sebagai berikut:



                                       Rapat Umum Pemegang Saham

          Dewan Komisaris                                                   Direktur Utama        Direksi

                                                Satuan Kerja
               Komite Audit                                                 Komite Manajemen Risiko
                                             Audit Internal (SKAI)

         Komite Pemantau Risiko                                             Komite Aset dan Liabilitas

           Komite Remunerasi
                                                                                  Komite Kredit
              & Nominasi
            Komite Tata Kelola
                                                                             Komite Kebijakan Kredit
              Terintegrasi
                                                                            Komite Pengarah Teknologi
                                                                                    Informasi

                                                                            Komite Human Resources

                                                                                Komite Pengarah
                                                                              Tata Kelola Informasi

                                                                                  Komite Fraud


                                                                              Komite Keberlanjutan

                                                                            Komite Manajemen Risiko
                                                                                  Terintegrasi



       Sekretaris Perusahaan                      Kepatuhan                        Manajemen Risiko




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024   269
Page 272
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan dan
      Komitmen GCG
      Evaluasi penerapan GCG di SMBC Indonesia, terutama       Pelaksanaan 3 (tiga) indikator tersebut dinilai pada
      dilakukan melalui penilaian secara mandiri (self-        aspek: Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
      assessment) maupun dengan menunjuk konsultan             Direksi; Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
      independen. Dari hasil penilaian sendiri yang merujuk    Dewan Komisaris; Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas
      pada ketentuan OJK, pada 30 Juni 2024, peringkat         Komite; Penanganan Benturan Kepentingan; Penerapan
      penerapan tata kelola Bank adalah 2 (skala 1 sampai 3)   Fungsi Kepatuhan Bank; Penerapan Fungsi Audit Intern;
      dan pada 31 Desember 2024, peringkat penerapan tata      Penerapan Fungsi Audit Ekstern; Penerapan Fungsi
      kelola Bank adalah 1 (skala 1 sampai 3).                 Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian
                                                               Intern; Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
      Bank juga telah menunjuk konsultan terkait untuk         Penyediaan Dana Besar; Transparansi Kondisi
      melakukan penilaian atau kajian atas penerapan GCG       Keuangan dan Non Keuangan; Laporan Pelaksanaan
      dengan pedoman pembanding yang berlaku di kawasan        Tata Kelola dan Pelaporan Internal; Rencana Strategis
      Asia Tenggara. Berdasarkan hasil penilaian tata          Bank; Penanganan Benturan kepentingan; Pemberian
      kelola perusahaan dengan metode ASEAN Corporate          Remunerasi, Pemegang Saham; Penerapan Strategi
      Governance Score Card 2024, Bank memperoleh              Anti Fraud; serta Penerapan Keuangan Berkelanjutan.
      skor 108,22 atau peringkat “Leadership in Corporate
      Governance” atau berada pada level 5 (>100).             Hasil Penilaian
                                                               Hasil Penilaian sendiri untuk posisi 31 Desember 2024
                                                               adalah “1” dengan kategori “Sangat Baik”, yang berlaku
      PENILAIAN PENERAPAN GCG TAHUN                            bagi individual Bank maupun konsolidasi.
      2024
                                                               Hasil Penilaian Sendiri (Self-assessment) Penerapan
      Pelaksanaan penilaian merujuk pada Peraturan Otoritas    Tata Kelola untuk posisi 31 Desember 2024.
      Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 sebagai                               Peringkat      Definisi Peringkat
      pengganti POJK Nomor 55/POJK.03/2016 dan Surat            Individual               1             Sangat Baik
      Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang                 Konsolidasi              1             Sangat Baik
      Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Hasil dari
      penilaian mandiri (self-assessment) atas penerapan
      GCG Bank tahun 2024 yang dijabarkan lebih lanjut,        Analisis
      merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan     Peringkat komposit 1 (satu) mencerminkan bahwa
      pelaksanaan tata kelola ini.                             Manajemen Bank telah melakukan penerapan tata
                                                               kelola yang secara umum sangat baik. Hal ini tercermin
      Pelaksanaan Penilaian                                    dari pemenuhan yang sangat memadai atas prinsip-
      Penilaian sendiri atas pelaksanaan GCG dilaksanakan      prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan
      oleh Divisi Corporate Secretary. Dalam pelaksanaannya,   dalam penerapan prinsip tata kelola, secara umum
      unit kerja ini berkoordinasi dengan Divisi Kepatuhan,    kelemahan tersebut tidak signifikan dan dapat segera
      Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Audit        dilakukan perbaikan oleh Manajemen Bank. Kesimpulan
      Intern, serta Divisi Perencanaan dan Keuangan, Divisi    atas penilaian pelaksanaan tata kelola PT Bank SMBC
      Corporate Communication & DAYA, serta Divisi Human       Indonesia Tbk (“Bank”) dengan mempertimbangkan
      Resources.                                               faktor-faktor penilaian tata kelola secara komprehensif
                                                               dan terstruktur adalah sebagai berikut:
      Kriteria Penilaian
      Mengacu pada Surat Edaran OJK Nomor 13/                  A. Governance Structure
      SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi            Faktor - faktor positif aspek governance
      Bank Umum, kriteria yang digunakan dalam penilaian          structure Bank adalah:
      adalah:                                                       •    Struktur keanggotaan Direksi dan Dewan
      1. Governance Structure                                            Komisaris telah disusun sesuai dengan
      2. Governance Process                                              ketentuan perundang-undangan.
      3. Governance Outcome                                         •    Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris yang
                                                                         menjabat telah mendapat persetujuan dari
                                                                         Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)



270   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 273
                                                                             Tata Kelola Perusahaan




     dan lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit           dipublikasikan pada tanggal 28 Februari 2024.
     & proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan           Laporan Pelaksanaan Tata Kelola untuk tahun
     (“OJK”).                                             buku 2024 sedang dalam proses penyusunan
 •   Seluruh anggota Direksi maupun Dewan                 dan akan dipublikasikan tepat waktu.
     Komisaris memiliki komitmen untuk selalu         •   Pelaporan internal telah dilakukan secara
     menjaga integritas, reputasi keuangan dan            lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan
     kompetensinya.                                       dukungan sumber daya dan prosedur yang
 •   Susunan keanggotaan dari setiap Komite               memadai.
     Dewan Komisaris telah disusun sesuai dengan      •   Bank didukung dengan sistem informasi
     ketentuan perundang-undangan. Tugas dan              yang andal, yang didukung oleh sumber
     tanggung jawab setiap Komite Dewan Komisaris         daya manusia yang kompeten dan teknologi
     telah dimuat secara jelas dalam Pedoman dan          informasi (security system) yang memadai.
     Tata Tertib Kerja yang dikaji secara berkala,    •   Rencana strategis Bank telah disusun dalam
     termasuk disesuaikan dengan Peraturan OJK            bentuk Rencana Korporasi (corporate plan) dan
     terbaru No. 17 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan        Rencana Bisnis (business plan) sesuai dengan
     Tata Kelola Bagi Bank Umum.                          visi dan misi Bank, dan didukung oleh Pemilik
 •   Bank telah memiliki ketentuan berupa                 Bank.
     kebijakan dan prosedur mengenai benturan         •   Bank telah memiliki kebijakan remunerasi yang
     kepentingan, yang dikaji secara berkala              dituangkan secara tertulis dalam kebijakan
 •   Satuan Kerja Kepatuhan didukung dengan               Human Resources.
     sumber daya manusia yang berkualitas             •   Bank telah menyusun dan menerapkan strategi
     dan independen terhadap operasional unit             anti fraud, yang diwujudkan dalam 4 (empat)
     kerja lainnya, selain itu penunjukan Direktur        pilar, yaitu (i) pencegahan, (ii) deteksi, (iii)
     Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan              investigasi, pelaporan dan sanksi, serta (iv)
     perundang-undangan.                                  pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut
 •   Fungsi Audit intern didukung dengan              •   Bank saat ini memiliki produk keuangan
     sumber daya manusia yang berkualitas dan             berkelanjutan berupa ESG Mutual Fund, ESG
     independen terhadap operasional unit kerja           Deposit, Sustainability-linked Loan, Green
     lainnya. Struktur Satuan Kerja Audit Intern          Loan, dan Social Loan.
     (SKAI) dan Panduan Kerja SKAI telah sesuai       •   Merujuk surat dari Otoritas Jasa Keuangan
     dengan ketentuan perundang-undangan.                 (“OJK”) No. S-46/PB.11/2024 tanggal 29
 •   Struktur organisasi untuk mendukung                  Juli 2024, penunjukkan Entitas Utama dan
     penerapan manajemen risiko dan pengendalian          pembentukan Konglomerasi Keuangan SMBC
     intern telah memadai didukung dengan                 telah dicatat dalam administrasi pengawasan
     kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko       OJK dengan struktur yaitu PT Bank SMBC
     yang memadai.                                        Indonesia Tbk sebagai Entitas Utama dan PT
 •   Penugasan Akuntan Publik (AP) dan Kantor             Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha
     Akuntan Publik ( KAP) sebagai pelaksana              dan PT Summit Oto Finance sebagai Entitas
     fungsi audit ekstern telah dilakukan dengan          Anggota.
     memperhatikan kapasitas KAP yang ditunjuk,       •   Dengan rampungnya proses akuisisi PT Oto
     legalitas perjanjian kerja, ruang lingkup            Multiartha dan PT Summit Oto Finance serta
     audit, standar profesional akuntan publik            penunjukan Bank sebagai Entitas Utama
     dan komunikasi OJK dengan KAP dimaksud               oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation
     dengan baik. Penugasan ini sesuai dengan             dengan surat tertanggal 15 Maret 2024,  serta
     rekomendasi Komite Audit yang disetujui oleh         dengan merujuk pada surat dari Otoritas Jasa
     RUPS Tahunan tanggal 21 Maret 2024.                  Keuangan No.S-46/PB.11/2024  tanggal 29 Juli
 •   Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen              2024 mengenai Penunjukkan Entitas Utama
     Risiko, Kebijakan Perkreditan, Prosedur Batas        dan Pembentukan Konglomerasi Keuangan
     Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Prosedur           Sumitomo Mitsui Banking Corporation
     Operasional Bisnis termasuk pemantauan serta         (KK SMBC), Bank telah menyusun Piagam
     prosedur penanganan kredit bermasalah untuk          Korporasi, Pedoman Tata Kelola Terintegrasi,
     semua penyediaan dana termasuk pihak terkait.        Pedoman & Tata Tertib Kerja Komite Tata
 •   Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur           Kelola Terintegrasi dan Pedoman & Tata Tertib
     mengenai tata cara pelaksanaan transparansi          Kerja Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
     kondisi keuangan dan non keuangan.                   sekaligus membentuk Komite Tata Kelola
 •   Bank telah menyusun Laporan Pelaksanaan              Terintegrasi dan Komite Manajemen Risiko
     Tata Kelola pada setiap akhir tahun buku,            Terintegrasi.
     terakhir untuk tahun buku 2023 dan telah

PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                       LAPORAN TAHUNAN 2024        271
Page 274
                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan dan Komitmen GCG




         Faktor-faktor negatif aspek governance                    diakses dengan mudah oleh pihak yang
         structure Bank adalah:                                    berkepentingan.
         Tidak terdapat faktor Negatif.                        •   Fungsi Direktur Kepatuhan dan satuan kerja
                                                                   Kepatuhan telah dijalankan sesuai dengan
      B. Governance Process                                        ketentuan perundang-undangan.
         Faktor - faktor positif aspek governance              •   Tugas dan tanggung jawab Direksi dalam
         process Bank adalah:                                      kaitan dengan pengendalian intern telah
         •   Pengelolaan Bank oleh Direksi serta                   sesuai dengan ketentuan perundang-
             Pengawasan terhadap tindakan Direksi                  undangan. Temuan audit telah ditindaklanjuti
             Bank oleh Dewan Komisaris telah dilakukan             dengan arahan Dewan Komisaris, dan untuk
             sesuai dengan tugas dan tanggung jawab                meningkatkan efektivitas pelaksanaan kerja
             sebagaimana diatur dalam pedoman Tata                 Internal Audit. Kaji ulang atas efektivitas
             Tertib masing-masing, Kebijakan dan Prosedur          pelaksanaan kerja Audit Intern telah dilakukan
             Bank, serta Anggaran Dasar Bank, yang secara          pada tahun 2022. Kaji ulang dilakukan oleh
             berkala dikaji oleh Bank.                             PT RSM Indonesia yang merupakan
         •   Penerapan tata kelola perusahaan secara               independent assessor. Hasil dari kaji ulang
             menyeluruh telah dilakukan oleh Direksi dan           tersebut adalah “Generally Conform” tanpa
             dipastikan oleh Dewan Komisaris.                      temuan maupun rekomendasi, dan telah
         •   Pemegang Saham Bank tidak melakukan                   disampaikan kepada OJK pada bulan Agustus
             intervensi terhadap pengelolaan Bank yang             2022. Kaji ulang berikutnya akan dilakukan
             dilakukan Direksi dalam rangka pelaksanaan            pada tahun 2025.
             prinsip-prinsip GCG. Terkait dengan hal ini,      •   AP dan KAP yang ditunjuk, mampu bekerja
             Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur            secara independen, memenuhi standar
             khusus serta melakukan kajian secara                  profesional akuntan publik dan perjanjian kerja
             berkala terkait Alur Komunikasi antara Bank           serta ruang lingkup audit yang ditetapkan.
             dengan pemegang saham mayoritas Bank,             •   Tugas Direksi dan Dewan Komisaris terkait
             yaitu Sumitomo Mitsui Banking Corporation             dengan penerapan manajemen risiko
             (“SMBC”). Sebaliknya, Bank juga mengatur              dinyatakan dengan jelas dalam prosedur
             alur komunikasi dengan anak perusahaan yang           internal sesuai ketentuan perundang-undangan
             secara berkala dikaji oleh divisi terkait.            yang berlaku dan telah dijalankan secara
         •   Komite-komite Dewan Komisaris telah masing-           prudent.
             masing menjalankan tugas dan tanggung             •   Bank telah secara berkala mengevaluasi dan
             jawabnya sesuai Pedoman dan Tata Tertib               mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur
             Kerja Komite. Didalam upaya meningkatkan              agar sesuai dengan ketentuan dan perundang-
             kinerjanya, masing-masing Komite telah                undangan yang berlaku. Bank juga telah
             melakukan penilaian sendiri terhadap kinerja          memastikan proses yang memadai untuk
             komite yang disampaikan ke Rapat Dewan                penyediaan dana kepada pihak terkait (related
             Komisaris, yang kemudian dibahas dalam                party) dan penyediaan dana dalam jumlah
             rangka perbaikan kinerja komite. Penilaian juga       besar (large exposure) agar sesuai dengan
             dilakukan terhadap pihak independen komite            prinsip kehati-hatian, serta pengambilan
             secara individual, untuk menilai kapasitas dan        keputusan terkait hal tersebut dilakukan secara
             independensi dari setiap pihak independen.            independen tanpa intervensi dari pihak terkait
         •   Direksi dan Dewan Komisaris tidak ikut                dan/atau pihak lainnya.
             mengambil keputusan dalam hal suatu               •   Bank telah melakukan transparansi kondisi
             hal yang akan diputuskan mengandung                   keuangan dan non-keuangan kepada para
             Benturan Kepentingan. Di dalam melakukan              Pemangku Kepentingan, menyampaikan
             pengelolaan transaksi yang mengandung                 laporan dengan isi yang sesuai dengan
             Benturan Kepentingan, maka setiap pihak               ketentuan dan perundang-undangan yang
             wajib melakukan pemeriksaan atas transaksi            berlaku secara tepat waktu.
             yang akan dimasuki oleh Bank dengan pihak         •   Bank telah melakukan aksi korporasi strategis
             yang berpotensi memiliki benturan kepentingan         baik yang terkait langsung maupun tidak
             dengan Direksi dan Dewan Komisaris.                   langsung dengan proyek Utopia, dengan
             Karenanya, Daftar Pihak Terkait Bank dapat            memperhatikan ketentuan perundang-
                                                                   undangan yang berlaku.


272   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                       PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 275
                                                                                Tata Kelola Perusahaan




   •   Aksi Korporasi ini meliputi transaksi afiliasi     •   Sejalan dengan komitmen dalam Kebijakan
       yang mengandung nilai material serta                   Tata Kelola terkait kepatuhan terhadap
       peningkatan modal dengan cara menerbitkan              Hukum dan Peraturan Perundangan, setiap
       hak dengan memesan efek terlebih dahulu                pengambilan keputusan dan kegiatan
       (rights issue).                                        operasional Bank senantiasa merujuk kepada
   •   Terkait dengan perubahan permodalan,                   ketentuan yang berlaku
       Bank telah melakukan pengalihan Treasury           •   Internal Audit selalu menjaga obyektivitas atau
       Stock dengan cara menarik ke dalam Modal               independensi dalam menjalankan fungsinya.
       Ditempatkan dan mendapatkan persetujuan                Seluruh cakupan dan temuan audit dikaji
       dari para pemegang obligasi terlebih dahulu            dalam rapat Komite Audit secara berkala.
       sebelum aksi Korporasi dimaksud berlaku            •   Bank telah menerapkan manajemen risiko
       efektif.                                               secara efektif. Tingkat kesehatan Bank baik
   •   Rencana Bisnis Bank tahun 2024-2026 serta              secara individu maupun konsolidasi berada
       perubahannya dan Rencana Bisnis Bank tahun             pada level 2 selama beberapa periode yang
       2025-2027 telah disusun dengan asumsi yang             terdiri atas penilaian terhadap risiko inheren
       realistis, komprehensif, terukur (achievable)          dan kualitas penerapan manajemen risiko
       dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian,            (dengan profil risiko level 2).
       serta memiliki fleksibilitas yang cukup sehingga   •   Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
       responsif terhadap perubahan internal dan              dana dalam jumlah besar dilakukan sesuai
       eksternal.                                             dengan ketentuan perundang-undangan, dan
                                                              telah dilaporkan secara tepat waktu kepada
   Faktor-faktor negatif aspek governance                     OJK.
   process Bank adalah:                                   •   Kewajiban penyusunan laporan dan
   Tidak terdapat faktor-faktor negatif dari aspek ini.       penyampaian laporan kepada OJK telah
                                                              dilakukan dengan isi yang sesuai dengan
C. Governance Outcome                                         ketentuan perundang-undangan.
   Faktor - faktor positif aspek governance               •   Revisi RBB untuk tahun 2024-2026 dan
   outcome Bank adalah:                                       Rencana Bisnis tahun 2025-2027 telah
   •   Untuk tahun buku 2023, Direksi dan Dewan               disusun oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
       Komisaris telah mempertanggungjawabkan                 Komisaris, serta disampaikan kepada OJK
       pelaksanaan tugasnya kepada pemegang                   pada tanggal 29 November 2024.
       saham, yang telah diterima dan memperoleh          •   Sebagai bentuk komitmen atas Transparansi
       acquit et de charge melalui RUPS Tahunan               dan Tata Kelola, pada 7 Oktober 2024 Bank
       pada tanggal 21 Maret 2024. Untuk tahun                meraih penghargaan dalam ajang Annual
       buku 2024, pertanggungjawaban Direksi dan              Report Award 2023 yang diselenggarakan oleh
       Dewan Komisaris akan dilakukan melalui RUPS            Komite Nasional Kebijakan Governansi.
       Tahunan yanga kan diselenggarakan pada             •   Pada 21 November 2024, Bank kembali
       bulan April 2025.                                      meraih peringkat platinum dalam ajang Asia
   •   Berita acara Rapat Direksi atau Rapat Dewan            Sustainability Reporting Rating 2024 yang
       Komisaris telah didokumentasikan dengan                diselenggarakan oleh National Center for
       baik, selain itu keputusan atau rekomendasi            Corporate Reporting sebagai bentuk apresiasi
       yang dihasilkan dari Rapat tersebut telah dan          terhadap transparansi dan akuntabilitas
       dalam proses tindak lanjut.                            peerusahaandalam upaya dan pelaporan
   •   Kinerja Komite Dewan Komisaris mengalami               keberlanjutan.
       peningkatan dari sisi pembahasan yang
       variatif, frekuensi Rapat yang meningkat           Faktor - faktor negatif aspek governance
       dengan materi Rapat yang relevan, sehingga         outcome Bank adalah:
       Dewan Komisaris dapat memberikan masukan           Masih terdapat sanksi denda yang dikenakan
       yang tepat guna.                                   regulator terhadap keterlambatan dan/atau
   •   Kegiatan operasional Bank bebas dari               kesalahan penyampaian laporan. Bank dalam hal ini
       intervensi pemegang saham /pihak terkait/          terus menerus melakukan sosialisasi atas komitmen
       pihak lainnya yang dapat menimbulkan               Bank akan “Zero Penalties” dan penerapan budaya
       benturan kepentingan yang dapat merugikan          kepatuhan yang lebih aktif. Bank juga menerapkan
       Bank atau mengurangi keuntungan Bank.              penyusunan Root Cause Analysis atas setiap
   •   Budaya kepatuhan terus menerus digaungkan          denda yang dikenakan dan melakukan tindak
       dan pendekatan dilakukan secara aktif.             lanjut serta langkah perbaikan dan pencegahan
                                                          agar kesalahan serupa tidak terulang atau dapat
                                                          dihindari semaksimal mungkin.

 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024        273
Page 276
                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan dan Komitmen GCG




      TINJAUAN PELAKSANAAN GCG TAHUN                          melakukan pembaruan atas kebijakan dan prosedur
      2024                                                    yang berlaku agar tetap relevan dengan operasional
                                                              Bank, menyelenggarakan sosialisasi baik melalui
      Sebagai wujud dari komitmen terhadap penerapan          rapat maupun email broadcast atas peraturan baru
      atau pelaksanaan tata Kelola yang baik, Bank selalu     dan kebijakan serta prosedur yang berubah, lalu
      berupaya meningkatkan pelaksanaan prinsip-prinsip       menggunggah kebijakan dan prosedur tersebut dalam
      GCG dari tahun ke tahun. selama tahun 2024 Bank         media portalkita atau Aplikasi yang dapat diakses
      melakukan beberapa langkah yang signifikan dengan       secara internal, dan melengkapi dengan penilaian
      tujuan untuk menyelaraskan operasional bank dengan      sendiri atau pemeriksaan atas realisasi dari kebijakan
      standar global sebagai bagian dari kelompok keuangan    atau prosedur tersebut. Upaya ini mencerminkan
      SMBC, yaitu yang terkait dengan peningkatan kualitas    dedikasi Bank dalam menjaga kepatuhan terhadap
      transparansi, dan kepastian akan pertumbuhan yang       ketentuan yang berlaku.
      berkelanjutan.
                                                              Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
      Langkah-langkah tersebut antara lain:                   RUPS pada tanggal 7 Desember 2023 menyetujui
                                                              pengalihan Treasury Stock dengan cara menarik ke
      Penyesuaian dan Perubahan Anggaran Dasar                dalam modal simpanan, dan karenanya mengurangi
      Dalam rangka penguatan tata Kelola serta kepatuhan      modal disetor. Di dalam rangka menjaga kepercayaan
      Bank terhadap Peraturan OJK Nomor 17 tahun 2023,        investor sekaligus memperkuat reputasi Bank di
      Bank melakukan penyesuaian Anggaran Dasar melalui       pasar modal, serta untuk menghormati hak-hak
      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan                para pemegang obligasi sesuai dengan perjanjian
      tanggal 21 Maret 2024, yang antara lain mengatur        perwaliamanatan, maka RUPO diselenggarakan pada
      ketentuan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris          tanggal  17 Januari 2024. Mekanisme RUPO  telah
      yang diatur lebih lanjut dalam Pedoman Tata Kelola      dijalankan dengan baik dan Bank memastikan bahwa
      Perusahaan, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi       keputusan strategis terkait obligasi tersebut diterima
      dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.      oleh para pemegang obligasi tanpa mengorbankan
      Keputusan RUPS Tahunan ini merupakan upaya              prinsip tata Kelola.
      berkelanjutan dari RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni
      2023 yang menyetujui perubahan kuorum untuk             Pemenuhan saham Free Float
      keputusan-keputusan Rapat Dewan Komisaris menjadi       Dalam rangka meningkatkan likuiditas saham di bursa,
      2/3.                                                    pencegahan atas konsentrasi kepemilikan saham
                                                              yang berlebihan, serta guna memperkuat mekanisme
      Anggaran Dasar Bank kembali diubah dalam rangka         pengawasan pasar, Bursa Efek memberlakukan
      transformasi branding, dimana Bank melakukan            ketentuan atas persentase saham yang dimiliki oleh
      perubahan nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia           publik dan dapat diperdagangkan di Bursa. Dengan
      Tbk. Perubahan ini diputuskan dengan RUPS Luar          adanya Treasury Stock yang belum dialihkan, aksi
      Biasa tanggal 29 Agustus 2024, dan berlaku efektif      Korporasi berupa penerbitan hak memesan efek terlebih
      pada tanggal 2 Oktober 2024 sejak OJK memberikan        dahulu (HMETD), serta perubahan ketentuan Bursa
      persetujuan atas perubahan nama ini melalui surat       mengenai Free Float, Bank kembali menata persentase
      nomor S-236/PB.02/2024 tanggal 25 September 2024.       kepemilikan saham free float, dengan cara, mengalihkan
                                                              saham melalui bursa, menggunakan sebagian saham
      Peningkatan Standar Etika Bank                          untuk program Material Risk Taker, dan kemudian
      Pada awal tahun 2024, Bank melakukan kajian             menarik Treasury Stock ke dalam modal simpanan,
      dan pembaruan atas Kode Etik untuk memastikan           serta berkat dukungan penuh dari pemegang saham
      keselarasan dengan standar regulasi dan praktik         mayoritasnya, Bank berhasil memenuhi ketentuan ini
      etika terkini. Hal ini menandakan pendekatan proaktif   pada kwartal pertama tahun 2024.
      terhadap perkembangan pertimbangan etika, untuk
      memastikan semua karyawan mematuhi standar              Pelaksanaan HMETD
      profesional tertinggi.                                  Untuk mendukung strategi pertumbuhan anorganik
                                                              perusahaan melalui akuisisi dua perusahaan
      Pembaruan Kebijakan dan Prosedur                        pembiayaan, yaitu PT Oto Multiartha (OTO) dan
      Di dalam rangka menjaga kepatuhan terhadap              PT Summit Oto Finance (SOF). Melalui akuisisi ini,
      peraturan OJK dan  ketentuan regulator lainnya, Bank    Bank berencana untuk meningkatkan portofolio



274   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 277
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




bisnisnya ke sektor pembiayaan perusahaan, sehingga                  (dalam level Direksi) yang bertugas mengevaluasi
dapat meningkatkan diversifikasi pendapatan dan                      pelaksanaan manajemen risiko yang efektif di dalam
memperkuat posisi Bank dalam industri keuangan                       konglomerasi keuangan. Laporan pelaksanaan Tata
di Indonesia. Penerbitan HMETD ini dilakukan oleh                    Kelola terintegrasi lebih lanjut dituangkan secara
Bank dengan memperhatikan prinsip tata Kelola dan                    terpisah.
memperlihatkan komitmen Bank di dalam meningkatkan
nilai perusahaan bagi para pemegang sahamnya.                        Peningkatan Fungsi Pengawasan dan
                                                                     Independensi Dewan Komisaris
Transparansi dan Akuntabilitas dalam akuisisi                        Dengan bertambahnya “keluarga baru”, penting bagi
saham                                                                Bank untuk memperkuat fungsi pengawasan khususnya
Pada waktu melakukan akuisisi atas saham-saham                       di bidang manajemen risiko. Melalui RUPS Luar Biasa
SMBC pada OTO dan SOF yang rampung di tanggal                        tanggal 29 Agustus 2024, Bank mengangkat 1 (satu)
27 Maret 2024, dengan memperhatikan akuntabilitas                    orang komisaris independen yang berpengalaman di
dan pertanggungjawaban Bank, Bank telah melakukan                    bidang manajemen risiko dan tidak memiliki hubungan
due diligence dan kajian yang komprehensif termasuk                  keterkaitan dengan pemegang saham pengendali baik
dampak yang mungkin timbul serta melakukan                           dalam hal kepengurusan, kepemilikan saham ataupun
keterbukaan informasi atas transaksi yang dinilai                    hubungan keuangan lainnya. Hal mana merupakan
wajar oleh Penilai Independen terlebih dahulu. Secara                salah satu upaya Bank di dalam meningkatkan
keseluruhan transaksi ini dilakukan dengan sepenuhnya                kualitas pengawasan di bidang manajemen risiko,
memenuhi ketentuan perundang-undangan.                               dengan nasihat dan rekomendasi yang diberikan lebih
                                                                     bermuatan independen, karenanya akan meningkatkan
Perubahan Status Kelompok Usaha Bank menjadi                         akuntabilitas Bank yang lebih baik. Secara tidak
Konglomerasi Keuangan                                                sengaja, perubahan susunan anggota Dewan Komisaris
Dengan bergabungnya OTO dan SOF, maka                                ini memperlihatkan pengakuan Bank atas kesetaraan
Konglomerasi Keuangan SMBC dibentuk, diikuti                         gender dalam jajaran Dewan Komisaris.
dengan penerapan tata kelola, audit, manajemen
risiko dan kepatuhan yang terintegrasi. Bank ditunjuk
oleh SMBC sebagai Entitas Utama, dengan entitas                      PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
anggota yang terdiri dari BTPN Syariah, OTO dan                      PERUSAHAAN TERBUKA
SOF.  Piagam Korporasi disusun dan disepakati  oleh
seluruh entitas, disusul dengan pembentukan Pedoman                  Sesuai dengan Peraturan Jasa Keuangan (POJK)
Tata Kelola Terintegrasi, perubahan dan reformasi                    Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran Otoritas
Komite Tata Kelola Perusahaan menjadi Komite Tata                    Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 32/SEOJK.04/2015
Kelola Terintegrasi (dalam level Dewan Komisaris) yang               tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka,
mengevaluasi pelaksanaan kepatuhan terintegrasi                      berikut adalah penerapan aspek dan prinsip tata kelola
yang efektif dalam konglomerasi keuangan, dan                        perusahaan berdasarkan pendekatan “comply or
pembentukan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi                     explain” oleh Bank:



Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
        Prinsip                        Rekomendasi                   Pemenuhan                     Implementasi
 Prinsip 1               1.1   Perusahaan Terbuka memiliki cara       Comply     Prosedur teknis pemungutan suara diatur dalam
 Meningkatkan Nilai            atau prosedur teknis pengumpulan                  Anggaran Dasar Bank serta pedoman setiap
 Penyelenggaraan RUPS          suara (voting) baik secara                        kali Bank berencana mengadakan Rapat Umum
                               terbuka maupun tertutup yang                      Pemegang Saham. Kedua dokumen tersebut
                               mengedepankan independensi, dan                   dipublikasikan di situs web Bank dan di KSEI
                               kepentingan pemegang saham.                       platform e-proxy.
                         1.2   Seluruh anggota Direksi dan anggota    Comply     Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
                               Dewan Komisaris Perusahaan                        diselenggarakan 21 Maret 2024 dihadiri oleh
                               Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan.                 seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                 Perseroan yang menjabat, baik secara fisik maupun
                                                                                 virtual
                         1.3    Ringkasan risalah RUPS tersedia       Comply     Ringkasan risalah RUPS telah tersedia di situs web
                               dalam Situs Web Perusahaan                        SMBC Indonesia.
                               Terbuka paling sedikit selama 1
                               tahun.
 Prinsip 2               2.1   Perusahaan Terbuka memiliki suatu      Comply     SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan
 Meningkatkan Kualitas         kebijakan komunikasi dengan                       komunikasi dengan pemegang saham atau investor
 Komunikasi Perusahaan         pemegang saham atau investor.                     yang di dalamnya mencakup:
 Terbuka dengan                                                                  1. Strategi
 Pemegang Saham atau                                                             2. Program
 Investor                                                                        3. Waktu pelaksanaan komunikasi



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024           275
Page 278
                                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan dan Komitmen GCG




              Prinsip                        Rekomendasi                   Pemenuhan                     Implementasi
                              2.2   Perusahaan Terbuka                      Comply     Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Saham
                                    mengungkapkan kebijakan                            telah diungkapkan dalam situs web Bank.
                                    komunikasi Perusahaan Terbuka                      Kebijakan komunikasi tersebut diatur dalam
                                    dengan pemegang saham atau                         Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.
                                    investor dalam situs web.
      Prinsip 3               3.1   Penentuan jumlah anggota Dewan          Comply     Penetapan jumlah anggota Dewan Komisaris
      Memperkuat                    Komisaris mempertimbangkan                         dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan
      Keanggotaan dan               kondisi Perusahaan Terbuka                         dan kompleksitas Bank.
      Komposisi Dewan
      Komisaris               3.2   Penentuan komposisi anggota             Comply     Komposisi Dewan Komisaris didasarkan pada
                                    Dewan Komisaris memperhatikan                      keahlian, pengalaman profesional, latar belakang
                                    keberagaman keahlian,                              untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
                                    pengetahuan, dan pengalaman yang                   Dewan Komisaris.
                                    dibutuhkan
      Prinsip 4               4.1   Dewan Komisaris mempunyai               Comply     SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
      Meningkatkan Kualitas         kebijakan penilaian sendiri (self-                 assessment untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
      Pelaksanaan Tugas             assessment) untuk menilai kinerja                  dengan cakupan antara lain:
      dan Tanggung Jawab            Dewan Komisaris                                    1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
      Dewan Komisaris                                                                  2. Waktu pelaksanaannya
                                                                                       3. Tolok ukur atau kriteria penilaian yang
                                                                                          digunakan

                                                                                       Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
                                                                                       Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
                              4.2   Kebijakan Penilaian Sendiri (self-      Comply     Kebijakan self-assessment diatur dalam Pedoman
                                    assessment) untuk menilai kinerja                  dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
                                    Dewan Komisaris, diungkapkan                       Nominasi dan diungkapkan dalam Laporan
                                    melalui Laporan Tahunan                            Tahunan 2023 ini pada bagian Penilaian Kinerja
                                    Perusahaan Terbuka                                 Dewan Komisaris.
                              4.3   Dewan Komisaris mempunyai               Comply     Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Dewan
                                    kebijakan terkait pengunduran diri                 Komisaris apabila terlibat kejahatan keuangan
                                    anggota Dewan Komisaris apabila                    diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
                                    terlibat dalam kejahatan keuangan.                 Komisaris.
                              4.4   Dewan Komisaris atau Komite yang        Comply     Kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota
                                    menjalankan fungsi Nominasi dan                    Direksi diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
                                    Remunerasi menyusun kebijakan                      Komite Remunerasi dan Nominasi.
                                    suksesi dalam proses nominasi
                                    anggota Direksi.
      Prinsip 5               5.1   Penentuan jumlah anggota Direksi        Comply     Penetapan jumlah anggota Direksi dilakukan
                                    mempertimbangkan kondisi                           dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
                                    Perusahaan Terbuka serta efektivitas               kompleksitas Bank.
                                    dalam pengambilan keputusan.
                              5.2   Penentuan komposisi anggota             Comply     Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
                                    Direksi memperhatikan,                             perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
                                    keberagaman keahlian,                              belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan
                                    pengetahuan, dan pengalaman yang                   tugas Direksi.
                                    dibutuhkan.
                              5.3   Anggota Direksi yang membawahi          Comply     Direktur Keuangan SMBC Indonesia memiliki
                                    bidang akuntansi atau keuangan                     kompetensi di bidang akuntansi dan keuangan.
                                    memiliki keahlian dan/atau                         Rinciannya diungkapkan dalam Laporan Tahunan
                                    pengetahuan di bidang akuntansi.                   2024 ini pada bagian “Profil Direksi”.
      Prinsip 6               6.1   Direksi mempunyai kebijakan             Comply     SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
                                    penilaian sendiri (self-assessment)                assessment untuk menilai kinerja Direksi, dengan
                                    untuk menilai kinerja Direksi.                     cakupan antara lain:
                                                                                       1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
                                                                                       2. Waktu pelaksanaannya
                                                                                       3. Tolak ukur atau kriteria Penilaian yang
                                                                                          digunakan

                                                                                       Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
                                                                                       Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.




276   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 279
                                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




       Prinsip                         Rekomendasi                     Pemenuhan                      Implementasi
                         6.2   Kebijakan penilaian sendiri (self-       Comply     Kebijakan self-assessment telah diungkapkan
                               assessment) untuk menilai kinerja                   dalam Laporan Tahunan 2024 ini pada bagian
                               Direksi diungkapkan melalui laporan                 Penilaian Kinerja Direksi.
                               tahunan Perusahaan Terbuka.
                         6.3   Direksi mempunyai kebijakan terkait      Comply     Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi
                               pengunduran diri anggota Direksi                    apabila terlibat dalam kejahatan keuangan diatur
                               apabila terlibat dalam kejahatan                    dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi.
                               keuangan.
Prinsip 7                7.1   Perusahaan Terbuka memiliki              Comply     Ketentuan mengenai pencegahan insider trading
Meningkatkan Aspek             kebijakan untuk mencegah terjadinya                 diatur dalam Prosedur Kepemilikan atas Informasi
Tata Kelola Perusahaan         insider trading.                                    yang Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi,
melalui Partisipasi                                                                dan Kepemilikan Pribadi.
Pemangku Kepentingan
                         7.2   Ketentuan mengenai pencegahan            Comply     SMBC Indonesia memiliki prosedur mengenai
                               insider trading diatur dalam Prosedur               Informasi Orang Dalam dan Transaksi & Investasi
                               Kepemilikan atas Informasi yang                     Pribadi yang juga mengatur pencegahan insider
                               Sensitif terhadap Harga, Transaksi                  trading, Kepemilikan atas Informasi yang
                               Investasi dan Kepemilikan Pribadi.                  Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi dan
                                                                                   Kepemilikan Pribadi.
                         7.3   Perusahaan Terbuka memiliki              Comply     Kebijakan tersebut meliputi antara lain:
                               kebijakan tentang seleksi dan                       1. Kriteria dalam pemilihan vendor
                               peningkatan kemampuan pemasok                       2. Upaya peningkatan kemampuan vendor
                               atau vendor.                                        3. Pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan
                                                                                      vendor

                                                                                   Ketentuan terkait seleksi dan peningkatan
                                                                                   kemampuan pemasok atau vendor telah
                                                                                   diungkapkan di dalam situs web Bank.
                         7.4   Perusahaan Terbuka memiliki              Comply     Kebijakan mencakup pertimbangan dalam
                               kebijakan untuk pemenuhan hak-hak                   melakukan perjanjian serta tindak lanjut dalam
                               kreditur.                                           pemenuhan kewajiban terhadap kreditur. Kebijakan
                                                                                   tersebut telah diungkapkan di dalam situs web
                                                                                   Bank.
                         7.5   Perusahaan Terbuka memiliki              Comply     Kebijakan sistem whistleblowing mencakup:
                               kebijakan sistem whistleblowing                     1. Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan
                                                                                      melalui sistem whistleblowing.
                                                                                   2. Cara pengaduan.
                                                                                   3. Perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor.
                                                                                   4. Penanganan pengaduan
                                                                                   5. Pihak yang mengelola aduan.
                                                                                   6. Hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan.

                                                                                   Ketentuan tersebut telah diungkapkan dalam situs
                                                                                   web Bank.
                         7.6   Perusahaan Terbuka memiliki              Comply     Kebijakan insentif jangka panjang kepada Direksi
                               kebijakan pemberian insentif                        dan Karyawan diatur dalam SOP MESOP.
                               jangka panjang kepada Direksi dan
                               Karyawan.
Prinsip 8                8.1   Perusahaan Terbuka memanfaatkan          Comply     SMBC Indonesia memiliki akun resmi sosial media:
Meningkatkan                   penggunaan teknologi informasi                      Facebook : SMBCI
Pelaksanaan                    secara lebih luas selain situs                      Twitter   : @smbc_indonesia
Keterbukaan Informasi          web sebagai media keterbukaan                       Youtube : @smbc.indonesia
                               informasi.                                          LinkedIn : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                                                                                   Instagram : @smbc.indonesia
                         8.2   Laporan Tahunan Perusahaan               Comply     Laporan Tahunan Bank telah mengungkapkan
                               Terbuka mengungkapkan pemilik                       pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
                               manfaat akhir dalam kepemilikan                     Perusahaan Terbuka paling sedikit 5%. Informasi
                               saham Perusahaan Terbuka paling                     tersebut juga diungkapkan di dalam situs web
                               sedikit 5%, selain pengungkapan                     Bank.
                               pemilik manfaat akhir dalam
                               kepemilikan saham Perusahaan
                               Terbuka melalui pemegang saham
                               utama dan pengendali.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024          277
Page 280
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum
      Pemegang Saham (RUPS)
      DASAR HUKUM                                             4.   Setiap pemegang saham tunduk dan patuh
                                                                   terhadap Anggaran Dasar Bank serta peraturan
      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                   perundang-undangan yang berlaku.
      organ Perseroan yang memiliki semua kewenangan          5.   Pemegang saham pengendali wajib
      yang tidak didelegasikan kepada Dewan Komisaris dan          mempertimbangkan kepentingan pemegang saham
      Direksi. Melalui RUPS, Pemegang Saham menggunakan            minoritas dan pemegang saham lainnya sesuai
      haknya dalam pengambilan keputusan.                          dengan peraturan perundang-undangan yang
                                                                   berlaku.
      Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, RUPS Bank terbagi      6.   Pemegang saham minoritas bertanggung jawab
      menjadi 2 (dua), yaitu RUPS Tahunan dan RUPS lainnya         untuk menggunakan haknya sesuai dengan
      atau disebut juga RUPS Luar Biasa. Adapun dasar              peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
      hukum penyelenggaraan RUPS mengacu pada:                     Anggaran Dasar Bank.
      1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang            7.   Mengungkapkan daftar pihak terkait, apabila
          Perseroan Terbatas.                                      pemegang saham bertindak sebagai pemegang
      2. Peraturan Otoritas Jasa Nomor 15/POJK.04/2020             saham pengendali pada Bank.
          tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
          Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
      3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/           PELAKSANAAN RUPS TAHUN BUKU
          POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum         2024
          Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
          Elektronik.                                         Sepanjang tahun 2024, SMBC Indonesia telah
      4. Anggaran Dasar PT Bank SMBC Indonesia Tbk.           menyelenggarakan 2 (dua) kali RUPS, yaitu 1 (satu) kali
                                                              RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 21
                                                              Maret 2024 dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa yang
      HAK DAN TANGGUNG JAWAB                                  diselenggarakan pada tanggal 29 Agustus 2024 yang
      PEMEGANG SAHAM                                          dihadiri baik secara fisik maupun virtual oleh para
                                                              Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.
      SMBC Indonesia memberikan perlakuan yang adil
      terhadap seluruh pemegang saham, sesuai yang            Mekanisme Pemungutan dan
      diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan,          Perhitungan Suara RUPS
      seperti POJK Nomor 17/2023 tentang Penerapan Tata       Mekanisme pengambilan keputusan dan tata cara
      Kelola Bank Umum. Kebijakan tersebut tercermin          pemungutan serta perhitungan suara diatur dalam tata
      melalui uraian hak dan tanggung jawab Pemegang          tertib RUPS yang diungkapkan dalam situs web Bank,
      Saham, yang antara lain mencakup:                       situs web PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs web
      1. Pemegang saham berhak untuk hadir dalam RUPS         PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seluruh
          baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat      informasi tersebut telah disampaikan kepada Pemegang
          kuasa, memberikan tanggapan terhadap agenda         Saham.
          RUPS serta turut berpartisipasi dalam pengambilan
          keputusan sesuai dengan jumlah saham yang           Setiap Pemegang Saham atau kuasa Pemegang
          dimiliki.                                           Saham memiliki hak bertanya dan/atau mengajukan
      2. Pemegang saham berhak untuk memperoleh               pendapat kepada Pemimpin rapat sebelum diadakan
          informasi yang akurat, memadai dan tepat            pemungutan suara untuk setiap agenda rapat. Dalam
          waktu berkaitan dengan Perseroan sepanjang          perhitungan suara, 1 (satu) saham memberi hak kepada
          berhubungan dengan agenda RUPS dan tidak            pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara,
          bertentangan dengan kepentingan Perseroan,          apabila seorang pemegang saham mempunyai lebih
          sehingga pemegang saham dapat mengambil             dari 1 (satu) saham, yang bersangkutan hanya diberikan
          keputusan yang tepat di dalam RUPS.                 suara 1 (satu) kali saja dan suaranya itu mewakili seluruh
      3. Pemegang saham berhak untuk memperoleh               jumlah saham yang dimilikinya.
          pembagian laba bersih dalam bentuk dividen dan
          pembagian laba dalam bentuk lain sesuai dengan      Mekanisme pengambilan keputusan melalui
          jumlah saham yang dimiliki.                         pengumpulan suara (voting) secara terbuka, dilakukan



278   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 281
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




dengan cara Ketua Rapat meminta kepada Pemegang           Pemegang Saham dapat memberikan suara atas usulan
Saham atau Kuasa Pemegang Saham yang menyatakan           mata acara yang diusulkan oleh Bank tanpa kedatangan
tidak setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan     secara fisik ke tempat pelaksanaan RUPS. Kesempatan
agar mengangkat tangan masing-masing. Untuk               memberikan suara diberikan kepada pemegang
memudahkan penghitungan, pemegang saham atau              saham dari sejak tanggal panggilan sampai dengan
kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak                pelaksanaan RUPS dan dijumlahkan dengan suara dari
setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan           pemegang saham yang hadir secara fisik atau datang
dimohon mencantumkan nama dan jumlah suara yang           ke tempat pelaksanaan RUPS.
dikeluarkan dalam kartu suara yang disediakan oleh
Biro Administrasi Efek.                                   Keterlibatan Pihak Independen dalam
                                                          Penghitungan Suara
Petugas dari Notaris akan mengumpulkan kartu suara        Pada Pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar
yang telah diisi, untuk kemudian dihitung. Notaris akan   Biasa, Perseroan telah menunjuk pihak independen
melaporkan hasil perhitungan kepada Ketua Rapat.          untuk melakukan penghitungan kuorum dan
Pada saat pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar          pengambilan suara, yaitu Ashoya Ratam, SH, Mkn
Biasa ini, Bank juga telah menerapkan pelaksanaan         selaku Notaris Publik serta PT Datindo Entrycom selaku
pemberian kuasa secara elektronik atau E-Proxy.           Biro Administrasi Efek.



RUPS Tahunan: 21 Maret 2024

Tahapan Penyelenggaraan

  No.                     Tahapan Penyelenggaraan                                 Tanggal
   1       Penyampaian Rencana Penyelenggaraan                                31 Januari 2024
   2       Pengumuman                                                         13 Februari 2024
   3       Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham                             27 Februari 2024
   4       Pemanggilan                                                        28 Februari 2024
   5       Pelaksanaan                                                         21 Maret 2024
   6       Penyampaian hasil                                                   22 Maret 2024



Peserta RUPS Tahunan
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:


                               Nama                                               Jabatan

 Dewan Komisaris
 Chow Ying Hoong                                                              Komisaris Utama
 Takeshi Kimoto                                                                  Komisaris
 Ninik Herlani Masli Ridhwan                                                Komisaris Independen
 Onny Widjanarko                                                            Komisaris Independen
 Edmund Tondobala                                                           Komisaris Independen
 Ongki Wanadjati Dana                                                            Komisaris
 Direksi
 Henoch Munandar                                                               Direktur Utama
 Kaoru Furuya                                                               Wakil Direktur Utama
 Darmadi Sutanto                                                            Wakil Direktur Utama
 Dini Herdini                                                                Direktur Kepatuhan
 Atsushi Hino                                                                     Direktur
 Keishi Kobata                                                                    Direktur
 Merisa Darwis                                                                    Direktur
 Hanna Tantani                                                                    Direktur




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   279
Page 282
                                                                                                              Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)




      Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Tahunan

               Mata Acara                                                             Keputusan

      Mata Acara 1
      Pengesahan dan Persetujuan      a. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023;
      Laporan Keuangan dan            b. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2023;
      Laporan Tahunan tahun buku      c. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2023;
      2023, termasuk namun tidak      d. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit
      terbatas pada:                     oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini tanpa modifikasian, dalam
      a. Laporan Pelaksanaan Tata        laporannya No. 00037/2.1005/AU.1/07/1212-2/I/II/2024 tertanggal 22 Februari 2024; dan
          Kelola Perusahaan (GCG);    e. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
      b. Laporan Tugas                   seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
          Pengawasan Dewan               yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2023 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
          Komisaris;                     tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2023
      c. Pelunasan dan                   tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
          Pembebasan Tanggung
          Jawab (Volledig Acquit et
          de charge) untuk anggota
          Direksi dan Dewan
          Komisaris Perseroan yang
          menjabat untuk tahun buku
          2023.
      Pengambilan suara               Suara Setuju          : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
                                      Suara Tidak setuju    : 100 saham atau 0,0000014%
                                      Suara Abstain         : 2.800 saham atau 0,0000387%
                                      Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut         Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 2
      Penetapan Penggunaan Laba       Menyetujui penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 yang berjumlah
      Bersih Perseroan untuk tahun    Rp2.358.334.505.526,- (dua triliun tiga ratus lima puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh empat juta lima
      buku yang berakhir pada         ratus lima ribu lima ratus dua puluh enam rupiah) sebagai berikut:
      tanggal 31 Desember 2023.       1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari
                                          Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp471.666.901.105,- (empat ratus tujuh puluh satu miliar enam
                                          ratus enam puluh enam juta sembilan ratus satu ribu seratus lima rupiah) atau kurang lebih sebesar
                                          Rp44,304837942 (empat puluh empat koma tiga nol empat delapan tiga tujuh sembilan empat dua
                                          Rupiah) per lembar saham (gross);
                                      2. Menyisihkan atau membukukan dana sebesar Rp10.356.524.308,- (sepuluh miliar tiga ratus lima puluh
                                          enam juta lima ratus dua puluh empat ribu tiga ratus delapan rupiah) sebagai Dana Cadangan Wajib
                                          untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Dengan demikian, Dana
                                          Cadangan Wajib Perseroan yang semula sebesar Rp32.596.427.476,- (tiga puluh dua miliar lima ratus
                                          sembilan puluh enam juta empat ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus tujuh puluh enam rupiah),
                                          akan meningkat menjadi sebesar Rp42.952.951.784,- (empat puluh dua miliar sembilan ratus lima
                                          puluh dua juta sembilan ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah), atau sama
                                          dengan 20% (dua puluh persen) dari modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan untuk tahun
                                          2024;
                                      3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 setelah dikurangi penyisihan Dana
                                          Dividen dan Dana Cadangan Wajib, akan dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
      Pengambilan suara               Suara Setuju          : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
                                      Suara Tidak setuju    : 100 saham atau 0,0000014%
                                      Suara Abstain         : 2.800 saham atau 0,0000387%
                                      Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut         Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.




280   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 283
                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




         Mata Acara                                                         Keputusan

Mata Acara 3
Penetapan besarnya gaji,       1. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris
tunjangan, tantiem dan/atau       Perseroan tahun 2024 seluruhnya tidak melebihi Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar rupiah)
bonus kepada anggota Direksi      bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan;
dan penetapan besarnya         2. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun buku 2024 serta bonus
honorarium dan tunjangan          bagi Direksi untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal
kepada anggota Dewan              31 Desember 2023, yang akan dibayarkan dalam tahun 2024, seluruhnya tidak melebihi
Komisaris Perseroan.              Rp143.000.000.000,-(seratus empat puluh tiga miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak
                                  Penghasilan;
                               3. Menyetujui memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan
                                  bagian honorarium dan tunjangan tahun buku 2024 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris
                                  Perseroan. Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
                                  Nominasi;
                               4. Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan
                                  tunjangan, bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024 serta tantiem dan/
                                  atau bonus bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan
                                  dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang dibayarkan pada tahun 2024.
                                  Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.227.415.142 saham atau 99,9996873%
                               Suara Tidak setuju    : 19.800 saham atau 0,0002740%
                               Suara Abstain         : 2.800 saham atau 0,0000387%
                               Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Penunjukan Akuntan Publik      1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Novie
dan/atau Kantor Akuntan           sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. KAP Siddharta Widjaja &
Publik untuk tahun buku 2024      Rekan yang akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024.
dan penetapan honorarium       2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan
serta persyaratan lain            serta biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas dengan
berkenaan dengan penunjukan       memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
tersebut.                      3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
                                  dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai
                                  keputusan Rapat Umum Pemegang Saham karena alasan apa pun tidak dapat menyelesaikan/
                                  melaksanakan audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024 termasuk menetapkan besarnya
                                  honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau
                                  Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
                               Suara Tidak setuju    : 100 saham atau 0,0000014%
                               Suara Abstain         : 2.800 saham atau 0,0000387%
                               Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 5
Perubahan Anggaran Dasar       1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan
Perseroan dalam rangka            Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
penyesuaian dengan Peraturan      dengan mengubah beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana yang ditayangkan
Otoritas Jasa Keuangan            dalam Rapat;
Nomor 17 Tahun 2023 tentang    2. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
Penerapan Tata Kelola Bagi        menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Rapat termasuk menyusun kembali seluruh
Bank Umum.                        ketentuan Anggaran Dasar Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen
                                  yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian
                                  Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan
                                  sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
                               Suara Tidak setuju    : 100 saham atau 0,0000014%
                               Suara Abstain         : 2.800 saham atau 0,0000387%
                               Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024          281
Page 284
                                                                                                                Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)



                 Mata Acara                                                               Keputusan

       Mata Acara 6
       Laporan-laporan Perseroan           Tidak diambil keputusan karena mata acara ini adalah penyajian laporan, yaitu :
       Perseroan akan menyampaikan         a. Rencana Bisnis Bank;
       kepada Pemegang Saham,              b. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
       Laporan-laporan Perseroan           c. Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan; dan
       mengenai:                           d. Rencana Investasi Perseroan dan/atau Penerapan CXO Sistem.
       a. Rencana Bisnis Bank;
       b. Rencana Aksi Keuangan
          Berkelanjutan;
       c. Rencana Aksi (Recovery
          Plan) Perseroan; dan
       d. Rencana Investasi
          Perseroan dan/atau
          Penerapan CXO Sistem.
       Pengambilan suara                   Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara




      RUPS Luar Biasa: 29 Agustus 2024

      Tahapan Penyelenggaraan

        No.                        Tahapan Penyelenggaraan                                                      Tanggal
          1      Penyampaian Rencana Penyelenggaraan                                                         15 Juli 2024
          2      Pengumuman                                                                                  23 Juli 2024
          3      Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham                                                     6 Agustus 2024
          4      Pemanggilan                                                                                7 Agustus 2024
          5      Pelaksanaan                                                                               29 Agustus 2024
          6      Penyampaian hasil                                                                         30 Agustus 2024



      Peserta RUPS Luar Biasa
      Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:


                                         Nama                                                                  Jabatan

       Dewan Komisaris
       Chow Ying Hoong                                                                                     Komisaris Utama
       Takeshi Kimoto*                                                                                         Komisaris
       Ninik Herlani Masli Ridhwan                                                                      Komisaris Independen
       Onny Widjanarko                                                                                  Komisaris Independen
       Edmund Tondobala                                                                                 Komisaris Independen
       Ongki Wanadjati Dana                                                                                    Komisaris
       Direksi
       Henoch Munandar                                                                                      Direktur Utama
       Kaoru Furuya                                                                                      Wakil Direktur Utama
       Darmadi Sutanto                                                                                   Wakil Direktur Utama
       Dini Herdini                                                                                       Direktur Kepatuhan
       Atsushi Hino                                                                                             Direktur
       Keishi Kobata                                                                                            Direktur
       Merisa Darwis                                                                                            Direktur
       Hanna Tantani                                                                                            Direktur

      *) Hadir melalui fasilitas video conference




282   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 285
                                                                                                              Tata Kelola Perusahaan




Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Luar Biasa

         Mata Acara                                                               Keputusan

Mata Acara 1
Perubahan Anggaran Dasar    1. Menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT BANK BTPN Tbk” menjadi “PT Bank SMBC
Perseroan.                     Indonesia Tbk”, dan karenanya mengubah Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan;
                            2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan hal-hal yang dipandang baik
                               dan perlu terkait dengan pelaksanaan transformasi branding Perseroan, termasuk namun tidak
                               terbatas pada:
                               a. Menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Pertama RUPS Luar Biasa serta menyusun
                                   kembali AD Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen yang terkait
                                   kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian Hukum dan
                                   Hak Asasi Manusia;
                               b. Menentukan tanggal pelaksanaan penggunaan nama Perseroan setelah diperolehnya persetujuan
                                   dari OJK dan/atau otoritas lainnya.

                               Dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar
                               Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK, serta, sepanjang dijalankan dengan sepenuhnya
                               memperhatikan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Pengambilan suara           Suara Setuju          : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
                            Suara Tidak setuju    : 0 saham atau 0,0000000%
                            Suara Abstain         : 300.000 saham atau 0,0030566%
                            Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut     Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Perubahan susunan anggota   1. Mengangkat Marita Alisjahbana sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah memperoleh
Dewan Komisaris Perseroan      persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan
                               diselenggarakan pada tahun 2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang­undangan
                               yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.

                               Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya RUPS Luar Biasa
                               akan menjadi sebagai berikut:


                                                        Jabatan                                                   Nama
                                    Komisaris Utama                                                        Chow Ying Hoong
                                    Komisaris                                                                Takeshi Kimoto
                                    Komisaris Independen                                              Ninik Herlani Masli Ridhwan
                                    Komisaris Independen                                                    Onny Widjanarko
                                    Komisaris Independen                                                   Edmund Tondobala
                                    Komisari                                                             Ongki Wanadjati Dana
                                    Komisaris Independen                                                   Marita Alisjahbana*
                               *)     Marita Alisjahbana akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh
                                      persetujuan OJK.

                            2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
                               Marita Alisjahbana sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
                               keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
                            3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
                               menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua RUPS Luar Biasa ke dalam akta (akta)
                               Notaris serta mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk
                               namun tidak terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud
                               tersebut melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan
                               Bank Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara           Suara Setuju          : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
                            Suara Tidak setuju    : 0 saham atau 0,0000000%
                            Suara Abstain         : 300.000 saham atau 0,0030566%
                            Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut     Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                        LAPORAN TAHUNAN 2024    283
Page 286
                                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)




      RUPS Tahun Sebelumnya

      Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 13 April 2023

               Mata Acara                                                            Keputusan

      Mata Acara 1
      Pengesahan dan Persetujuan      1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2022;
      Laporan Keuangan dan            2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2022;
      Laporan Tahunan tahun buku      3. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2022;
      2022, termasuk namun tidak      4. Menyetujui Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2022 yang
      terbatas pada:                     telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini wajar, dalam
      1. Laporan Pelaksanaan Tata        laporannya No. 00025/2.1005/AU.1/07/1212-1/1/II/2023 tertanggal 24 Februari 2023; dan
          Kelola Perusahaan (GCG);    5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
      2. Laporan tugas pengawasan        seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
          Dewan Komisaris untuk          yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2022 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
          tahun buku 2022;               tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022
      3. Pelunasan dan                   tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
          Pembebasan Tanggung
          Jawab (volledig acquit et
          de charge) untuk Direksi
          dan Dewan Komisaris
          Perseroan yang menjabat
          untuk tahun buku 2022.
      Pengambilan suara               Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                      Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                      Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                      Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut         Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 2
      Penetapan Penggunaan Laba       Menyetujui Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 yang berjumlah
      dan/atau Rugi Perseroan untuk   Rp3.095.699.654.784,00 (tiga triliun sembilan puluh lima miliar enam ratus sembilan puluh sembilan juta
      tahun buku yang berakhir pada   enam ratus lima puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah) sebagai berikut:
      tanggal 31 Desember 2022.       1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari
                                         Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp619.139.930.957,00 (enam ratus sembilan belas miliar
                                         seratus tiga puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh ribu sembilan ratus lima puluh tujuh rupiah)
                                         atau kurang lebih sebesar Rp76,8 (tujuh puluh enam koma delapan rupiah) per lembar saham (gross).
                                         Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
                                         menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2022 sesuai ketentuan yang berlaku.
                                      2. Tidak menyisihkan cadangan, mengingat persyaratan minimum cadangan wajib sebagaimana diatur
                                         dalam UUPT, yaitu minimum 20% (dua puluh persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                                         Perseroan telah terpenuhi.
                                      3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 setelah dikurangi penyisihan Dividen
                                         dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
      Pengambilan suara               Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau99,9998689%
                                      Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                      Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                      Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut         Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 3
      Perubahan susunan anggota       Bagian Pertama:
      Direksi Perseroan.              Menerima pengunduran diri Kan Funakoshi dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
                                      ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa-
                                      jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.

                                      Bagian Kedua:
                                      1. Mengangkat Atsushi Hino sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
                                         berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-1/D.03/2023
                                         tanggal 8 Maret 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap dan
                                         akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun
                                         2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk
                                         memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.




284   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 287
                                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




         Mata Acara                                                                 Keputusan
                                 Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:


                                                         Jabatan                                                      Nama
                                  Direktur Utama                                                               Henoch Munandar
                                  Wakil Direktur Utama                                                            Kaoru Furuya
                                  Wakil Direktur Utama                                                          Darmadi Sutanto
                                  Direktur Kepatuhan                                                               Dini Herdini
                                  Direktur                                                                        Atsushi Hino*
                                  Direktur                                                                       Hiromichi Kubo
                                  Direktur                                                                        Merisa Darwis
                                  Direktur                                                                       Hanna Tantani

                                 *) Atsushi Hino akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
                                    terbatas secara lengkap.


                             2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
                                Bapak Atsushi Hino sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
                                Rapat Umum Pemegang Saham.
                             3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
                                menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Ketiga Rapat ke dalam akta Notaris serta
                                mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
                                terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
                                tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
                                maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara            •   Bagian Pertama:
                                 Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                 Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                 Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                 Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak

                             •   Bagian Kedua:
                                 Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                 Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                 Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                 Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut      Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Perubahan susunan anggota    Bagian Pertama:
Dewan Komisaris Perseroan.   Menerima pengunduran diri Irwan Mahjudin Habsjah dari jabatannya sebagai Komisaris Independen
                             Perseroan efektif sejak ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang
                             setinggi-tingginya atas jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.

                             Bagian Kedua:
                             1. Mengangkat Onny Widjanarko sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah memperoleh
                                persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPST tahun 2025, tanpa mengurangi hak
                                RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-
                                waktu sebelum masa jabatannya berakhir.

                                 Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai
                                 berikut:


                                                         Jabatan                                                      Nama
                                  Komisaris Utama                                                              Chow Ying Hoong
                                  Komisaris                                                                      Takeshi Kimoto
                                  Komisaris Independen                                                   Ninik Herlani Masli Ridhwan
                                  Komisaris Independen                                                         Onny Widjanarko*
                                  Komisaris Independen                                                        Edmund Tondobala
                                  Komisaris                                                                  Ongki Wanadjati Dana

                                 *) Onny Widjanarko akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh persetujuan
                                    OJK. Dalam hal OJK tidak menyetujui pengangkatan tersebut, atau persyaratan yang ditetapkan oleh OJK
                                    tidak terpenuhi, maka keputusan mengenai pengangkatan tersebut menjadi batal dan tidak berlaku tanpa perlu
                                    diputuskan melalui RUPS lainnya.

                             2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
                                Onny Widjanarko sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
                                keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024        285
Page 288
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)



               Mata Acara                                                           Keputusan
                                       3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
                                          menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Keempat Rapat ke dalam akta Notaris serta
                                          mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
                                          terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
                                          tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
                                          maupun Otoritas Jasa Keuangan.
      Pengambilan suara                •   Bagian Pertama:
                                           Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                           Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                           Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                           Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak

                                       •   Bagian Kedua:
                                           Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                           Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                           Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                           Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut          Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 5
      Penetapan besarnya gaji,         1. Menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris Perseroan tahun 2023
      tunjangan, tantiem dan/atau         seluruhnya tidak melebihi Rp41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah) bruto sebelum
      bonus kepada anggota Direksi        dipotong Pajak Penghasilan.
      dan penetapan besarnya           2. Menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun 2023 serta bonus bagi Direksi untuk jasa-jasa
      honorarium, tunjangan, tantiem      yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang akan
      dan/atau bonus kepada               dibayarkan dalam tahun 2023, seluruhnya tidak melebihi Rp138.000.000.000,00 (seratus tiga puluh
      anggota Dewan Komisaris             delapan miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan.
      Perseroan.                       3. Memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan bagian honorarium
                                          dan tunjangan tahun buku 2023 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan.
                                          Kewenangan tersebut dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
                                          Nominasi.
                                       4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan,
                                          bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun 2023 serta tantiem dan/atau bonus bagi
                                          masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun yang
                                          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang dibayarkan pada tahun 2023. Kewenangan tersebut
                                          dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
      Pengambilan suara                Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                       Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                       Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                       Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut          Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 6
      Penunjukan Akuntan Publik        1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan
      dan/atau Kantor Akuntan             SUSANTO akan menggantikan NOVIE sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
      Publik untuk tahun buku 2023        Keuangan. KAP Siddharta Widjaja & Rekan akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan
      dan penetapan honorarium            untuk tahun buku 2023.
      serta persyaratan lain           2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan serta
      berkenaan dengan penunjukan         biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
      tersebut.                           memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
                                       3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
                                          dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal:
                                          • Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
                                              karena alasan apapun tidak dapat menyelesaikan/melaksanakan audit Laporan Keuangan 31
                                              Desember 2023 termasuk menetapkan besarnya honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan
                                              dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti tersebut.
                                          • Terdapat perubahan ketentuan mengenai masa penugasan Kantor Akuntan Publik dan/atau
                                              Akuntan Publik sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan
                                              Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
      Pengambilan suara                Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                                       Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                                       Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                       Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut          Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.




286   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 289
                                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




         Mata Acara                                                                  Keputusan

Mata Acara 7
Persetujuan Rencana Resolusi   1. Menyetujui Rencana Resolusi Perseroan; dan
Perseroan.                     2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap
                                  baik dan perlu sebagaimana tersebut pada angka 1.
Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
                               Suara Tidak setuju    : 10.000 saham atau 0,0001311%
                               Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                               Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 8
Laporan-Laporan Perseroan:     Tidak diambil keputusan karena sifatnya merupakan laporan, yaitu :
a. Rencana Bisnis Bank;        1. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan       2. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
   Berkelanjutan;              3. Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan
c. Rencana Aksi (Recovery
   Plan) Perseroan.
Pengambilan suara              Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara



Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 22 Juni 2023

         Mata Acara                                                                  Keputusan

Mata Acara 1
Pengunduran Diri Anggota       1. Menerima pengunduran diri Hiromichi Kubo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
Direksi Perseroan.                ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas
                                  jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
                               2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
                                  charge) atas semua tindakan pengurusan yang telah dijalankannya sampai dengan efektifnya
                                  pengunduran diri yang bersangkutan, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan
                                  Laporan Keuangan yang bersangkutan dan sejauh Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan yang
                                  bersangkutan tersebut disetujui dan disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan
                                  Perseroan untuk tahun buku 2023, yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Pengambilan suara              Suara Setuju                 : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
                               Suara Tidak setuju           : 0 saham atau 0,0000000%
                               Suara Abstain                : 1.000 saham atau 0,0000131%
                               Pengambilan Keputusa         : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Pengangkatan Anggota Direksi   1. Mengangkat Keishi Kobata sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
Perseroan.                        berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-12/D.03/2023
                                  tanggal 5 April 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap dan
                                  akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun
                                  2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk
                                  memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.

                                  Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut.


                                                          Jabatan                                                       Nama
                                    Direktur Utama                                                              Henoch Munandar
                                    Wakil Direktur Utama                                                            Kaoru Furuya
                                    Wakil Direktur Utama                                                         Darmadi Sutanto
                                    Direktur Kepatuhan                                                               Dini Herdini
                                    Direktur                                                                        Atsushi Hino
                                    Direktur                                                                      Keishi Kobata **
                                    Direktur                                                                       Merisa Darwis
                                    Direktur                                                                       Hanna Tantani

                                  **) Keishi Kobata akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
                                      terbatas secara lengkap.


                               2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
                                  Bapak Keishi Kobata sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
                                  Rapat Umum Pemegang Saham.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024         287
Page 290
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)




               Mata Acara                                                         Keputusan
                                     3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
                                        menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
                                        mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
                                        terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
                                        tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
                                        maupun Otoritas Jasa Keuangan.
      Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
                                     Suara Tidak Setuju    : 0 saham atau 0,0000000%
                                     Suara Abstain         : 1.000 saham atau 0,0000131%
                                     Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 3
      Perubahan Anggaran Dasar       1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana pokok-pokok perubahannya telah
      Perseroan                         ditayangkan dalam Rapat.
                                     2. Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali
                                        perubahan sebagaimana tersebut pada angka 1, serta menyusun secara keseluruhan Anggaran Dasar
                                        Perseroan.
      Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
                                     Suara Tidak Setuju    : 0 saham atau 0,0000000%
                                     Suara Abstain         : 1.000 saham atau 0,0000131%
                                     Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.



      Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 7 Desember 2023

               Mata Acara                                                         Keputusan

      Mata Acara 1
      Persetujuan atas pelaksanaan   1. Menyetujui penarikan 92.292.198 (sembilan puluh dua juta dua ratus sembilan puluh dua ribu seratus
      penarikan saham hasil             sembilan puluh delapan) lembar saham hasil pembelian kembali saham oleh Perseroan
      pembelian kembali.             2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sebagai hasil pelaksanaan
                                        penarikan saham butir 1 diatas, sesuai dengan table sebagaimana ditayangkan dalam Rapat.
                                     3. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan segala Tindakan
                                        berkaitan dengan penarikan saham hasil pembelian kembali saham dimaksud, selanjutnya membuat
                                        serta menandatangani akta dan dokumen yang diperlukan serta mengajukan persetujuan perubahan
                                        Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Repunlik Indonesia
                                        termasuk kepada OJK (jika diperlukan) dan untuk membuat pengubahan dan/atau tambahan dalam
                                        bentuk bagaimanapun juga guna memperoleh persetujuan tersebut.
      Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.627.419.742 saham atau 99,9996132%
                                     Suara Tidak setuju    : 0 saham atau 0,0000000%
                                     Suara Abstain         : 29.500 saham atau 0,0003868%
                                     Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
      Mata Acara 2
      Persetujuan atas rencana       1. Menyetujui rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
      Penambahan Modal dengan           II (“PMHMETD II”) dengan total saham yang akan diterbitkan dalam rangka PMHMETD II sebanyak-
      Memberikan Hak Memesan            banyaknya sebesar 3.095.000.000 (tiga miliar sembilan puluh lima juta) lembar saham dengan
      Efek Terlebih Dahulu II           nilai nominal sebesar Rp20,00 (dua puluh rupiah) per saham, dengan memperhatikan peraturan
      (“PMHMETD II”) atau Right         perundangundangan yang berlaku.
      Issue II.                      2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan penambahan
                                        modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang merupakan hasil dari pelaksanaan PMHMETD II.
                                     3. a.   Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan atas pelaksanaan
                                             PMHMETD II;
                                         b. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan yang
                                             diperlukan berkaitan dengan pelaksanaan PMHMETD II.

                                        Untuk keperluan tersebut Direksi Perseroan berhak menghadap kepada Notaris atau pejabat yang
                                        berwenang, memberikan atau meminta keterangan yang diperlukan, menandatangani, menerbitkan
                                        dan/atau mengajukan dokumen serta melakukan segala hal yang disyaratkan guna tercapainya
                                        pelaksanaan PMHMETD II.
      Pengambilan suara              Suara Setuju          : 7.627.436.042 saham atau 99,9998269%
                                     Suara Tidak Setuju    : 13.200 saham atau 0,0001731%
                                     Suara Abstain         : 0 saham atau 0,0000000%
                                     Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
      Realisasi/Tindak Lanjut        Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.

288   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 291
                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




Pemegang Saham Utama
dan Pengendali

                              Sumitomo Mitsui Financial Group
                                        (SMFG)




          Masyarakat                   Sumitomo Mitsui Banking        PT Bank Negara              PT Bank Central
            (< 5%)                       Corporation (SMBC)        Indonesia (Persero) Tbk           Asia Tbk



                   7,81%                           91,05%                      0,11%                       1,03%




                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk




 1,00%

                              70,00%                             51,00%                           51,00%




         PT Bank BTPN Syariah Tbk                     PT Oto Multiartha                PT Summit Oto Finance



                              99,00%




         PT BTPN Syariah Ventura




Posisi per 31 Desember 2024


Note:


           Pemegang Saham Pengendali



           Pemegang Saham utama




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024   289
Page 292
                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Dewan
      Komisaris
      Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang           KRITERIA DEWAN KOMISARIS
      memiliki tanggung jawab di bidang pengawasan atas
      kebijakan Perseroan serta memberi nasihat kepada         Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota
      Direksi. Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan           Dewan Komisaris wajib menjalani Uji Kemampuan dan
      lain yang dimiliki oleh Dewan Komisaris telah diatur     Kepatutan (Fit and Proper Test) sebelum menjalankan
      oleh perundang-undangan yang berlaku, di antaranya       tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/               integritas, kompetensi dan reputasi keuangan sesuai
      POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris         dengan peraturan OJK Nomor 27/POJK.03/2016
      Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang        tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
      Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.          Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Per 31
                                                               Desember 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris
      Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh          telah memenuhi persyaratan lulus uji kemampuan dan
      Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan             kepatutan.
      rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
      Pemberlakuannya sejak tanggal yang ditetapkan dalam
      RUPS yang mengangkat anggota Dewan Komisaris             INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
      tersebut serta berakhir pada saat ditutupnya RUPS
      tahunan yang ke-3 (tiga) setelah tanggal pengangkatan.   Terkait dengan independensi Dewan Komisaris, SMBC
                                                               Indonesia telah memenuhi peraturan perundang-
      Penetapan komposisi Dewan Komisaris dilakukan            undangan yang berlaku, yang antar lain mencakup:
      melalui mempertimbangkan kebutuhan dan                   1. Anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia
      kompleksitas Bank. Komposisi Dewan Komisaris                 telah memenuhi jumlah, komposisi, kriteria dan
      didasarkan pada keahlian, pengalaman profesional serta       independensi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
      latar belakang.                                              Keuangan (OJK).
                                                               2. Jumlah anggota Dewan Komisaris adalah 7 (tujuh)
                                                                   orang, yang mana 4 (empat) orang atau lebih dari
      DASAR HUKUM                                                  50% di antaranya adalah Komisaris Independen.
                                                                   Jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan
      Ketentuan mengenai Dewan Komisaris antara lain               regulasi, yang antara lain diatur dalam Peraturan
      diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007               OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
      tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa       Kelola Bagi Bank Umum yang menyatakan bahwa
      Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi               jumlah minimal Komisaris Independen sebanyak
      dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,           50% dari total anggota Dewan Komisaris.
      termasuk Anggaran Dasar Perseroan.                       3. Penggantian dan pengangkatan anggota Dewan
                                                                   Komisaris telah memperhatikan rekomendasi dari
      Seluruh ketentuan tersebut mengharuskan perusahaan           Komite Remunerasi dan Nominasi.
      yang bernaung di bawah hukum Indonesia untuk             4. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
      memiliki Dewan Komisaris. Adapun tugasnya adalah             hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
      mengawasi kebijakan manajemen, proses manajemen              dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau
      di dalam perusahaan sekaligus mengawasi dan                  anggota Direksi.
      memberikan saran/nasihat kepada Direksi.                 5. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Dewan
                                                                   Komisaris melebihi yang diperkenankan dalam
      Selain itu, SMBC Indonesia juga telah menyusun               Peraturan OJK.
      kode etik serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
      Komisaris (BOC Manual) sebagai acuan bagi anggota        Anggota Dewan Komisaris Bank menandatangani
      Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan              pernyataan terkait pelaksanaan tata kelola perusahaan
      tanggung jawabnya, selain peraturan perundang-           pada saat proses uji kemampuan dan kepatutan.
      undangan sebagaimana tersebut di atas.                   Pernyataan ini selalu diperbarui setiap tahun, dan
                                                               terakhir dilakukan untuk posisi akhir Desember 2024.




290   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 293
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA                                     5.  Pengaturan Kewenangan dan Prosedur Keputusan
DEWAN KOMISARIS (BOC MANUAL)                                          Dewan Komisaris
                                                                  6. Pembentukan Komite-komite
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                   7. Nilai-nilai Etika Anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berpedoman pada Pedoman dan Tata                  8. Rapat
Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Manual). Pedoman                9. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris
tersebut secara berkala dilakukan pemutakhiran                    10. Pelatihan
dan penyempurnaan mengacu pada peraturan dan                      11. Larangan terhadap Dewan Komisaris
ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib Kerja             12. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
Dewan Komisaris telah dilakukan kajian terakhir pada
28 Juni 2024.
                                                                  KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan
Tata Tertib Dewan Komisaris adalah:                               Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank adalah 7 (tujuh)
1. Organisasi                                                     orang dan tidak melebihi jumlah anggota Direksi yang
2. Komisaris Independen                                           sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 4 (empat) dari
3. Fungsi Komisaris Utama                                         7 (tujuh) orang atau lebih dari 50% anggota Dewan
4. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang                             Komisaris merupakan Komisaris Independen. Mayoritas
                                                                  anggota dari Dewan Komisaris adalah warga negara
                                                                  Indonesia dan berdomisili di Indonesia.

            Nama                     Jabatan          Periode Jabatan                  Dasar Hukum Pengangkatan
 Chow Ying Hoong               Komisaris Utama        2019-2022         •   Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 1
                                                      2022-2025             Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
                                                                            Tahunan tanggal 15 Februari 2019.
                                                                        •   Diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPS Luar
                                                                            Biasa tanggal 18 November 2020 dan diangkat kembali
                                                                            melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
 Takeshi Kimoto                Komisaris              2019-2022         Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
                                                      2022-2025         melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
                                                                        April 2022.
 Ninik Herlani Masli Ridhwan   Komisaris Independen   2019-2022         Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
                                                      2022-2025         melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
                                                                        April 2022.
 Onny Widjanarko               Komisaris Independen   2023-2025         Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan
                                                                        efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023.
 Edmund Tondobala              Komisaris Independen   2020-2022         Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November
                                                      2022-2025         2020 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
                                                                        21 April 2022.
 Ongki Wanadjati Dana          Komisaris              2022-2025         Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
 Marita Alisjahbana            Komisaris Independen   2024-2025         Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus 2024
                                                                        dan efektif menjabat sejak tanggal 2 September 2024.




ORIENTASI BAGI DEWAN KOMISARIS                                    Melalui program orientasi tersebut, anggota Dewan
                                                                  Komisaris baru diharapkan dapat bekerja selaras
SMBC Indonesia memastikan setiap anggota Dewan                    dengan organ Tata Kelola Bank yang lain. Selanjutnya,
Komisaris yang baru menjabat mendapatkan informasi                sebagai bagian dari program orientasi, unit kerja
yang diperlukan terkait Bank agar dapat menjalankan               Sekretaris Perusahaan menyediakan dokumen-
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris               dokumen yang dibutuhkan, misalnya:
Perusahaan bertugas menyediakan informasi yang                    1. Visi dan Misi Bank
diperlukan oleh anggota Dewan Komisaris tersebut.                 2. Kode Etik Bank
                                                                  3. Struktur Organisasi Bank
Untuk kepentingan tersebut, Bank memiliki program                 4. Anggaran Dasar Bank
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru. Program              5. Kebijakan dan Prosedur Bank
ini bertujuan memberikan gambaran atas aktivitas                  6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
bisnis, rencana Bank ke depan, pedoman kerja serta                    (BOC Manual) dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja
hal lainnya yang menjadi bagian dari tanggung jawab                   Komite Dewan Komisaris
Dewan Komisaris.                                                  7. Laporan Tahunan Bank
                                                                  8. Rencana Bisnis Bank

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024           291
Page 294
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Dewan Komisaris




      Pada tahun 2024, terdapat 1 (satu) orang anggota               b.   Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
      Dewan Komisaris baru yaitu Ibu Marita Alisjahbana                   dalam pengambilan Keputusan
      yang diangkat sebagai Komisaris Independen SMBC                c.   Tidak menyebabkan Bank melanggar
      Indonesia melalui RUPSLB tanggal 29 Agustus 2024                    ketentuan yang berlaku
      dan efektif menjabat pada tanggal 2 September 2024.            d.   Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
                                                                          Rapat Dewan Komisaris
                                                                     e.   Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
      TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB                                            internal secara efisien dan efektif
      DEWAN KOMISARIS
                                                                7.   Duty of loyalty
      Secara umum, Dewan Komisaris memiliki tugas dan                Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan
      tanggung jawab antara lain:                                    wajib dilakukan hanya untuk kepentingan Bank,
      1. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan               dalam hal ini wajib mengesampingkan kepentingan
          untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan                  pribadi atau golongan di atas kepentingan
          jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan               perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris tidak
          nasihat kepada Direksi dan bertanggung jawab               diperkenankan untuk:
          atas pengawasan tersebut sesuai dengan maksud              a. Memiliki transaksi dengan Bank secara
          dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan                langsung maupun tidak langsung, tanpa
          peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar                   terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
          dan Keputusan RUPS.                                            keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan
      2. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi                         Dewan Komisaris dan atau RUPS
          pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan             b. Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak
          kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan                  terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas
          strategis Bank.                                                Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/
      3. Menyediakan waktu yang cukup untuk                              atau pihak lain yang dapat merugikan atau
          melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya                       mengurangi keuntungan Bank
          secara optimal.                                            c. Menyampaikan informasi yang bukan
      4. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut                     merupakan informasi publik kepada pihak
          Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan                 ketiga
          rekomendasi dari satuan kerja audit internal Bank,         d. Mengambil dan/atau menerima keuntungan
          auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa              pribadi dari Bank selain remunerasi dan
          Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan                fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
          Lembaga lainnya.                                           e. Menggunakan informasi internal untuk
      5. Dalam melakukan pengawasan sebagaimana                          keuntungan pribadi
          dimaksud pada poin b, Dewan Komisaris dilarang
          terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan         8.  Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
          operasional Bank, kecuali:                                rencana strategis Teknologi Informasi (TI).
          a. Penyediaan dana kepada pihak terkait               9. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
                sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas         penerapan tata Kelola TI
                Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum            10. Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi
                Pemberian Kredit Bank Umum; dan                     terhadap kinerja komite Dewan Komisaris
          b. Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran            sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku.
                Dasar Bank atau peraturan perundangan yang      11. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan
                berlaku.                                            kewenangan pengawasan lain.

      6.   Duty of care                                         Secara khusus, masing-masing anggota Dewan
           Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam              Komisaris telah memiliki tugas. Rinciannya dijelaskan
           melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya             dalam tabel di bawah ini:
           dengan itikad baik dan berdasarkan prinsip kehati-
           hatian serta secara profesional. Dalam hal ini
           Dewan Komisaris wajib antara lain:
           a. Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
                itikad baik



292   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 295
                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




Pembagian Tugas Dewan Komisaris
              Nama                           Jabatan                                     Tugas
 Chow Ying Hoong                 Komisaris Utama              Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
                                                              Remunerasi dan Nominasi
 Takeshi Kimoto                  Komisaris                    Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
                                                              Pemantau Risiko
 Ninik Herlani Masli Ridhwan     Komisaris Independen         Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
                                                              a. Ketua Komite Audit
                                                              b. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                              c. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
 Onny Widjanarko                 Komisaris Independen         Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
                                                              a. Ketua Komite Pemantau Risiko
                                                              b. Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
 Edmund Tondobala                Komisaris Independen         Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
                                                              a. Komite Audit
                                                              b. Komite Pemantau Risiko
 Ongki Wanadjati Dana            Komisaris                    Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
                                                              Anggota Komite Pemantau Risiko
 Marita Alisjahbana              Komisaris Independen         Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
                                                              Anggota Komite Pemantau Risiko




KEPUTUSAN YANG MEMERLUKAN                                        penyelamatan kredit), atau mengurangi penyertaan
PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS                                      modal dalam perseroan lain, dengan tidak
                                                                 mengurangi persetujuan instansi yang berwenang.
1.    Menyetujui Rencana Bisnis Termasuk:                    5. Meminjam uang dari pihak lain (yang tidak
      •   Menyetujui pembukaan atau penutupan suatu              termasuk dalam huruf B2) atau menerima
          kantor cabang atau kantor perwakilan SMBC              fasilitas kredit atau fasilitas perbankan lain yang
          Indonesia.                                             mengakibatkan peminjaman uang kepada pihak
      •   Untuk menyetujui pendirian atau pembubaran             lain dalam jumlah melebihi jumlah yang dari waktu
          departemen dari struktur organisasi SMBC               ke waktu ditetapkan oleh Dewan Komisaris
          Indonesia.                                         6. Menghapus bukukan atau mengeluarkan piutang
2.    Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas                 SMBC Indonesia dari pembukuan melebihi jumlah
      kredit atau fasilitas perbankan lain yang menyerupai       yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan
      atau mengakibatkan timbulnya pinjaman uang:                Komisaris
      •   Kepada pihak terkait/terafiliasi dengan SMBC       7. Mengalihkan atau melepaskan hak SMBC
          Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan           Indonesia untuk menagih piutang SMBC Indonesia
          Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Batas            yang telah dihapus bukukan melebihi jumlah
          Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank                  yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan
          Umum; atau                                             Komisaris
      •   Dalam jumlah melebihi jumlah yang dari             8. Membeli, menjual atau mengalihkan atau
          waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan              melepaskan hak, atau mengagunkan atau
          Komisaris                                              menjaminkan, kekayaan SMBC Indonesia baik
3.    Mengikat SMBC Indonesia sebagai penjamin                   dalam satu transaksi maupun dalam beberapa
      atau penanggung hutang (borgtocht) atau dengan             transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang
      cara lain bertanggung jawab atas kewajiban                 berkaitan satu sama lain, dalam jumlah melebihi
      pembayaran pihak lain:                                     jumlah yang dari waktu ke waktu ditetapkan oleh
      •   yang merupakan pihak terkait sebagaimana               Dewan Komisaris (dengan tidak mengurangi
          diatur dalam POJK tentang Batas Maksimum               ketentuan dalam Pasal 15 ayat 4 Anggaran Dasar
          Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum; atau                SMBC Indonesia)
      •   dalam jumlah melebihi jumlah yang dari             9. Menyetujui kebijakan utama SMBC Indonesia dan
          waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan              kebijakan lain sesuai dengan peraturan perundang-
          Komisaris.                                             undangan
4.    Mendirikan perseroan baru, membuat atau                10. Melaksanakan tindakan atau transaksi yang
      memperbesar penyertaan modal (kecuali                      bersifat strategis yang secara signifikan akan
      penambahan penyertaan modal sehubungan                     mempengaruhi kelangsungan SMBC Indonesia,
      dengan penerbitan dividen saham atau saham                 sebagaimana yang ditetapkan dari waktu ke waktu
      bonus atau sehubungan dengan upaya                         oleh Dewan Komisaris.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024       293
Page 296
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Dewan Komisaris




      11. Menyetujui laporan berkala yang disyaratkan oleh      Selain itu, penilaian terhadap komite juga mencakup
          otoritas setempat (Laporan Pengawasan Dewan           parameter independensi dari anggota komite terkait
          Komisaris, Laporan Dewan Komisaris mengenai           agar dapat memberikan masukan yang profesional dan
          Evaluasi Kinerja Komite, Laporan Dewan Komisaris      independen bagi Bank.
          mengenai Evaluasi fungsi kepatuhan, laporan
          tahunan pelaksanaan GCG, dll)                         Terkait dengan hal ini, Bank menetapkan batas waktu
      12. Menyampaikan laporan dan menyetujui hal lain          penugasan anggota komite (selain Komite Audit).
          terkait Konglomerasi Keuangan/KUB                     Tujuannya adalah dalam rangka menjaga independensi
      13. Pembayaran atau Investasi yang Sangat Besar dan       anggota komite yang bersangkutan.
          Luar biasa. Kategori Pembayaran atau Investasi
          yang sangat besar dan luar biasa ditentukan oleh
          Dewan Komisaris dari Waktu ke waktu                   KOMISARIS INDEPENDEN
      14. Rencana pemulihan dan rencana resolusi
                                                                Mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023
                                                                tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
      PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN                           jumlah Komisaris Independen sedikitnya berjumlah
      KOMISARIS                                                 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Pada tahun
                                                                2024, jumlah Komisaris Independen SMBC Indonesia
      Hingga berakhirnya tahun buku 2024, Dewan Komisaris       sebanyak 4 (empat) orang dari 7 (tujuh) anggota Dewan
      memiliki 4 (empat) komite: Komite Audit, Komite           Komisaris. Dengan demikian, jumlah tersebut telah
      Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko, serta      memenuhi ketentuan OJK.
      Komite Tata Kelola Terintegrasi.
                                                                Kriteria Komisaris Independen
      Dewan Komisaris menilai, secara umum seluruh              Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
      komite telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan       Komisaris, peran Komisaris Independen sangat
      baik. Seluruh komite, terutama menjalankan tugas          penting. Terutama berkenaan dengan upaya mencegah
      pengawasan untuk kemudian memberikan masukan              terjadinya benturan kepentingan serta meningkatkan
      dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.                   independensi dan objektivitas.

      Prosedur Penilaian                                        Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan
      Pelaksanaan penilaian terhadap komite di bawah            antara lain sebagai berikut:
      Dewan Komisaris dilaksanakan melalui 2 (dua) metode:      1. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
      penilaian kinerja komite secara keseluruhan dan               kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
      penilaian anggota komite secara individual.                   dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/
                                                                    atau pemegang saham pengendali atau hubungan
      Penilaian komite secara kolegial dilakukan melalui            dengan Bank, yang dapat mempengaruhi
      prosedur penilaian secara mandiri atau self-assessment.       kemampuannya untuk bertindak independen.
      Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masing-masing         2. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
      komite dengan memperhatikan pemenuhan item atau               mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
      parameter penilaian yang telah disusun.                       merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
                                                                    mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 1 (satu)
      Adapun penilaian secara individual dilakukan oleh ketua       tahun terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
      komite yang bersangkutan atas seperangkat parameter           sebagai Komisaris Independen pada periode
      penilaian yang telah ditetapkan terkait kinerja anggota       berikutnya;
      komite yang bersangkutan. Hasil penilaian diserahkan      3. Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak
      kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk                   langsung pada Bank;
      menjadi bahan pertimbangan penyusunan rekomendasi         4. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank,
      nominasi bagi Dewan Komisaris.                                anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
                                                                    pemegang saham utama Bank; dan
      Kriteria Penilaian                                        5. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung
      Parameter atau kriteria yang digunakan dalam penilaian,       maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
      antara lain mencakup pelaksanaan tugas komite sesuai          kegiatan usaha Bank.
      Panduan Tugas dan Tanggung Jawab komite terkait.



294   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 297
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




Independensi Komisaris Independen
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten atau
Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen.

Bank melakukan pencatatan dan kontrol atas masa jabatan komisaris independen agar tidak melebihi 9 (sembilan)
tahun. Uraian tentang independensi Komisaris Independen disampaikan melalui tabel di bawah.

                                                                Ninik Herlani        Onny          Edmund           Marita
                      Aspek Independensi
                                                                Masli Ridhwan      Widjanarko     Tondobala      Alisjahbana
 Tidak memiliki saham, baik langsung maupun tidak langsung              √               √             √              √
 pada Bank.
 Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak              √               √             √              √
 langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
 Tidak memilik rangkap jabatan sebagai: Direksi atau Pejabat            √               √             √              √
 Eksekutif yang melaksanakan pengawasan.
 Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua           √               √             √              √
 dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.




RENCANA DAN REALISASI PROGRAM                                      5.       Persetujuan atas revisi Rencana Bisnis Bank (RBB)
KERJA 2024                                                                  untuk tahun 2023-2025.
                                                                   6.       Mengkaji dan menyetujui Rencana Bisnis Bank
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris telah secara aktif                         untuk tahun 2024-2026 dan Perubahan Rencana
mengawasi pengelolaan dan operasional Bank serta                            Korporasi untuk tahun 2022-2026.
memberikan nasihat dan masukan kepada Direksi.                     7.       Persetujuan Dewan Komisaris sehubungan dengan
Pelaksanaan pengawasan tersebut untuk memastikan                            Rencana Kerja Tahunan Komite Audit dan Komite
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada seluruh                             Pemantau Risiko.
aktivitas Bank. Pengawasan difokuskan kepada                       8.       Dewan Komisaris senantiasa melakukan
pencapaian target bisnis dengan memperhatikan                               pemantauan penerapan tata kelola dan kepatuhan
pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap peraturan                         terhadap regulasi yang berlaku antara lain rasio
yang berlaku. Pengawasan dilakukan secara langsung                          keuangan, Tingkat Kesehatan Bank - RBBR,
melalui pemantauan terhadap tindak lanjut atas                              penerapan APU PPT dan penerapan manajemen
rekomendasi Dewan Komisaris kepada Direksi, maupun                          risiko
melalui komite-komite yang dibentuk.                               9.       Melakukan fungsi pengawasan atas penerapan Tata
                                                                            Kelola Perusahaan dan Konglomerasi Keuangan
Selama tahun 2024, Dewan Komisaris telah melakukan                          melalui Komite Tata Kelola Terintegrasi.
pengawasan terhadap aspek-aspek strategis Bank,
antara lain:                                                       PENGEMBANGAN KOMPETENSI
1. Kajian atas kinerja keuangan Bank dan Perusahaan
    Anak.                                                          Kebijakan
2. Melalui Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris                 Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman Kerja dan
    juga melakukan kajian terhadap manajemen risiko,               Tata Tertib Dewan Komisaris, pelaksanaan program
    kecukupan sistem pengendalian internal dan                     pengembangan kompetensi Dewan Komisaris,
    penerapan budaya kepatuhan                                     antara lain untuk mendukung pelaksanaan tugas
3. Memastikan Direksi telah menindaklanjuti temuan                 serta mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan
    Internal Audit, SMBC Audit dan Audit Eksternal                 dan pengelolaan Bank yang efektif. SMBC Indonesia
    dan rekomendasi dari Internal Audit melalui Komite             memfasilitasi dilakukannya pengembangan kompetensi
    Audit.                                                         anggota melalui program pelatihan bagi anggota Dewan
4. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas                     Komisaris, sejalan dengan industri dan Tata Kelola yang
    rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi                     terus berkembang.
    dalam penetapan remunerasi anggota Dewan
    Komisaris dan Direksi.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024       295
Page 298
                                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Dewan Komisaris




      Pengembangan kompetensi Dewan Komisaris juga dilakukan melalui program pelatihan bagi anggota Dewan
      Komisaris, sebagai wujud komitmen SMBC Indonesia untuk menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan
      Komisaris. Komitmen tersebut juga tercermin dari pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota Dewan
      Komisaris dapat dilihat pada tabel realisasi di bawah ini.

      Realisasi

       No.       Nama dan Jabatan                                         Pelatihan                                         Waktu
        1    Chow Ying Hoong               1.   Training Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                     1.   12-13 Maret 2024
             Komisaris Utama               2.   BTPN Leadership Series #2                                         2.   10 Juli 2024
                                           3.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  3.   16-18 Oktober 2024
                                           4.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 4.   21 November 2024
                                           5.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   5.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        2    Takeshi Kimoto                1.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  1.   28-29 Mei 2024
             Komisaris                     2.   BTPN Leadership Series #2                                         2.   10 Juli 2024
                                           3.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 3.   21 November 2024
                                           4.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   4.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        3    Ninik Herlani Masli Ridhwan   1.   BTPN Leadership Series #2                                         1.   10 Juli 2024
             Komisaris Independen          2.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  2.   21-23 Agustus 2024
                                           3.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 3.   21 November 2024
                                           4.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   4.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        4    Onny Widjanarko               1.   BTPN Leadership Series: Winning the Future – Serving Today        1.   7 Maret 2024
             Komisaris Independen          2.   Training Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                     2.   29 April 2024
                                           3.   BTPN Leaderhsip Series #2                                         3.   10 Juli 2024
                                           4.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  4.   9-11 September 2024
                                           5.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 5.   21 November 2024
                                           6.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   6.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        5    Edmund Tondobala              1.   BTPN Leadership Series #2                                         1.   10 Juli 2024
             Komisaris Independen          2.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  2.   9-11 September 2024
                                           3.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 3.   21 November 2024
                                           4.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   4.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        6    Ongki Wanadjati Dana          1.   BTPN Leadership Series #2                                         1.   10 Juli 2024
             Komisaris                     2.   Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                  2.   17-18 Juli 2024
                                           3.   Economic Outlook by Raden Pardede                                 3.   21 November 2024
                                           4.   SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI   4.   11 Desember 2024
                                                for Strategic Growth
        7    Marita Alisjahbana            1. Economic Outlook by Raden Pardede                                   1. 21 November 2024
             Komisaris Independen          2. SMBCI Leadership Series #4 Future of Banking: Leveraging Gen AI     2. 11 Desember 2024
                                              for Strategic Growth
                                           3. Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                    3. 17-19 Desember 2024




296   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 299
                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




Direksi

Direksi merupakan organ penting dalam tata kelola           KRITERIA DIREKSI
perusahaan, yang memiliki tanggung jawab penuh atas
pengelolaan Bank, sesuai dengan maksud dan tujuan           Merujuk pada Peraturan OJK No.27/POJK.03/2016
Bank. Wewenang tersebut digunakan demi kepentingan          tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
dan pencapaian tujuan Bank. Hal ini sejalan dengan          Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan,
yang ditetapkan oleh regulasi bahwa Direksi dapat           setiap anggota Direksi wajib memenuhi kriteria
mewakili Bank, baik di dalam maupun di luar pengadilan      dan lulus uji kemampuan dan kepatutan sebelum
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.                     menjalankan tugasnya. Penetapan kriteria Direksi,
                                                            antara lain bersandar pada Peraturan OJK Nomor 33/
Di antara regulasi yang mengatur tentang Direksi            POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
adalah: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/          Emiten atau Perusahaan Publik. Saat diangkat, Direksi
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris            minimal harus memenuhi sejumlah persyaratan, yaitu:
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang           1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik.
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.             2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
                                                            3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
Masing-masing anggota Direksi melaksanakan                       selama menjabat:
tanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas                     a. Tidak pernah dinyatakan pailit
dan wewenangnya. Tujuannya adalah demi mencapai                  b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
efektivitas pengelolaan dan pencapaian hasil yang                     anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
maksimal. Direksi SMBC Indonesia senantiasa                           bersalah menyebabkan suatu perusahaan
menjunjung tinggi sikap profesional, obyektif, berpikiran             dinyatakan pailit
strategis dan mengedepankan kepentingan Bank.                    c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
                                                                      tindak pidana yang merugikan keuangan
                                                                      negara dan/atau yang berkaitan dengan sektor
DASAR HUKUM                                                           keuangan
                                                                 d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
Ketentuan mengenai Direksi, antara lain diatur dalam                  atau anggota Dewan Komisaris yang selama
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang                             menjabat:
Perseroan Terbatas dan Peraturan OJK Nomor 33/                        •    Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris                           tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk Anggaran                      •    Pertanggungjawabannya sebagai
Dasar Bank.                                                                anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
                                                                           Komisaris pernah tidak diterima oleh
Selain itu, Bank juga mengacu pada Peraturan OJK                           RUPS atau pernah tidak memberikan
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                                 pertanggungjawaban sebagai anggota
Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan bahwa                                Direksi dan/atau anggota Dewan
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan                           Komisaris kepada RUPS
kepengurusan Bank. Oleh karenanya, Direksi wajib                      •    Pernah menyebabkan perusahaan
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam                     yang memperoleh izin, persetujuan,
setiap pelaksanaan kegiatan usaha Bank pada seluruh                        atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
tingkatan atau jenjang organisasi.                                         Keuangan tidak memenuhi kewajiban
                                                                           menyampaikan laporan tahunan dan/atau
Bank juga menyusun kode etik serta Pedoman dan                             laporan keuangan kepada Otoritas Jasa
Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) sebagai acuan                       Keuangan.
anggota Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung        4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
jawabnya, selain peraturan perundang-undangan                    perundang-undangan.
sebagaimana tersebut di atas.                               5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
                                                                 yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024       297
Page 300
                                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




      Direksi




      Pemenuhan persyaratan tersebut wajib dimuat                      PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA
      dalam surat pernyataan dan disampaikan kepada                    DIREKSI (BOD MANUAL)
      Bank. Selanjutnya, Bank wajib meneliti dan
      mendokumentasikannya.                                            Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
                                                                       Direksi berpedoman pada Pedoman dan Tata Tertib
                                                                       Kerja Direksi (BOD Manual). Pedoman tersebut secara
      INDEPENDENSI DIREKSI                                             berkala dilakukan kaji ulang mengacu pada peraturan
                                                                       dan ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib
      Seluruh anggota Direksi Bank tidak memiliki hubungan             Kerja Direksi telah dilakukan kaji ulang terakhir pada 28
      kepemilikan, keuangan dan kepengurusan dengan                    Juni 2024.
      pemegang saham pengendali Bank, sesama anggota
      Direksi maupun anggota Dewan Komisaris. SMBC                     Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan
      Indonesia juga telah memenuhi peraturan perundang-               Tata Tertib Direksi adalah:
      undangan yang berlaku yang berkaitan dengan                      1. Organisasi
      independensi Direksi, seperti mencakup:                          2. Independensi
      1. Anggota Direksi SMBC Indonesia telah memenuhi                 3. Tugas dan Tanggung Jawab
          kriteria dan independensi sesuai ketentuan                   4. Direktur Utama
          regulator.                                                   5. Direktur Kepatuhan
      2. Penggantian dan pengangkatan anggota Direksi                  6. Nilai-nilai Etika Anggota Direksi
          telah memperhatikan rekomendasi dari Komite                  7. Rapat
          Remunerasi dan Nominasi.                                     8. Hubungan dengan Stakeholders
      3. Setiap anggota Direksi tidak memiliki hubungan                9. Pelatihan
          keluarga sampai dengan derajat kedua dengan                  10. Larangan terhadap Direksi
          anggota Direksi lainnya dan/atau anggota Dewan               11. Evaluasi Kinerja Direksi
          Komisaris.                                                   12. Pola Hubungan Kerja Direksi dan Dewan Komisaris
      4. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Direksi
          kecuali terhadap hal yang telah ditetapkan dalam
          Peraturan OJK mengenai Penerapan Tata Kelola                 KOMPOSISI DIREKSI
          Bank Umum.
                                                                       Penetapan komposisi Direksi dilakukan melalui
      Anggota Direksi Bank menandatangani pernyataan                   mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas
      terkait pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada saat             Bank. Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
      proses uji kemampuan dan kepatutan. Pernyataan ini               perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
      selalu diperbarui setiap tahun, dan terakhir dilakukan           belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
      untuk posisi akhir Desember 2024.                                Direksi tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras,
                                                                       dan agama. Anggota Direksi Bank berjumlah 8 (delapan)
                                                                       orang, yang 3 (tiga) di antaranya adalah perempuan.

             Nama             Jabatan         Periode Jabatan                         Dasar Hukum Pengangkatan
       Henoch Munandar   Direktur Utama       2019-2022         •   Menjabat sebagai Direktur sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
                                              2022-2025             melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
                                                                •   Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS Luar Biasa Tanggal 29
                                                                    September 2022.
       Kaoru Furuya      Wakil Direktur       2021-2022         •   Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2020 dan
                         Utama                2022-2025             efektif menjabat sejak 4 Januari 2021.
                                                                •   Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
       Darmadi Sutanto   Wakil Direktur       2020-2022         •   Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 23 April 2020, dan efektif
                         Utama                2022-2025             menjabat sejak 14 Mei 2020.
                                                                •   Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
       Dini Herdini      Direktur Kepatuhan   2019-2022         Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali melalui
                                              2022-2025         RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
       Atsushi Hino      Direktur             2023-2025         Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan efektif
                                                                menjabat sejak tanggal 15 Mei 2023.
       Keishi Kobata     Direktur             2023-2025         Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023 dan efektif
                                                                menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023.




298   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 301
                                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




       Nama             Jabatan       Periode Jabatan                          Dasar Hukum Pengangkatan
 Merisa Darwis     Direktur           2019-2022          Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali melalui
                                      2022-2025          RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April 2022.
 Hanna Tantani     Direktur           2019-2022          Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 11 September 2019 dan
                                      2022-2025          diangkat kembali melalui RUPS Luar Biasa tanggal 21 April 2022.




ORIENTASI DIREKSI BARU                                          3.   Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan
                                                                     dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal,
Direktur Utama memastikan anggota Direksi yang baru                  auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa
menjabat mendapatkan informasi yang diperlukan                       Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan
terkait Bank agar dapat menjalankan tugas dan                        lembaga lain;
tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris Perusahaan            4.   Dalam menerapkan tata Kelola yang baik pada
dalam hal ini mengundang fungsi kepatuhan,                           Perseroan, Direksi wajib membentuk Satuan Kerja
manajemen risiko dan keuangan untuk menyediakan                      Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
informasi yang diperlukan oleh anggota Direksi tersebut.             Satuan Kerja Kepatuhan serta satuan kerja lain
                                                                     yang diwajibkan sesuai dengan Peraturan OJK;
SMBC Indonesia memiliki dan menjalankan program                 5.   Mengungkapkan kepada pegawai mengenai
orientasi bagi anggota Direksi baru yang bertujuan                   kebijakan internal Perseroan yang bersifat strategis
memberikan gambaran atas aktivitas bisnis, rencana                   di bidang kepegawaian;
Bank ke depan, pedoman kerja serta hal lainnya yang             6.   Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas
menjadi tanggung jawab Direksi.                                      kepada pemegang saham melalui RUPS;
                                                                7.   Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank,
Melalui program orientasi ini, diharapkan anggota                    Direksi wajib:
Direksi baru dapat bekerja selaras dengan organ Tata                 •    Memiliki dan menyediakan data dan informasi
Kelola Bank yang lain. Materi program orientasi tersebut                  yang akurat, relevan, dan tepat waktu,
berupa dokumen-dokumen yang disiapkan unit kerja                          termasuk kepada Dewan Komisaris; dan
Sekretaris Perusahaan, antara lain meliputi:                         •    Melaksanakan pengelolaan data dan informasi
1. Visi dan Misi Bank                                                     sesuai dengan Tata Kelola yang Baik pada
2. Kode Etik Bank                                                         Bank dan ketentuan peraturan perundang-
3. Struktur Organisasi Bank                                               undangan.
4. Anggaran Dasar Bank                                          8.   Memastikan transparansi atas informasi material
5. Kebijakan dan Prosedur Perusahaan                                 terkait dengan keadaan usaha Perseroan;
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual)           9.   Duty of care
    dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Direksi                 Direksi bertanggung jawab dalam melaksanakan
7. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal yang                  tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik
    berlaku                                                          dan berdasarkan prinsip kehati-hatian serta secara
8. Laporan Tahunan Bank                                              profesional. Dalam hal ini Direksi wajib antara lain:
9. Rencana Bisnis Bank                                               •    Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
                                                                          itikad baik
                                                                     •    Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB                                                  dalam pengambilan keputusan
DIREKSI                                                              •    Tidak menyebabkan Bank melanggar
                                                                          ketentuan yang berlaku
Secara umum, Direksi memiliki tugas dan tanggung                     •    Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
jawab, antara lain:                                                       Rapat Direksi
1. Menjalankan dan bertanggung jawab atas                            •    Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
    pengurusan Bank untuk kepentingan Bank serta                          internal secara efisien dan efektif
    berwenang mewakili Bank sesuai dengan maksud
    dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan             10. Duty of loyalty
    peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar                    Direksi dalam pengambilan keputusan wajib
    dan Keputusan RUPS;                                             dilakukan hanya untuk kepentingan Bank, dalam
2. Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada                            hal ini wajib mengesampingkan kepentingan pribadi
    Bank, manajemen risiko dan Kepatuhan                            atau golongan di atas kepentingan perusahaan.
    secara terintegrasi yang disesuaikan dengan                     Dalam hal ini, Direksi tidak diperkenankan untuk:
    perkembangan ekosistem perbankan terkini serta                  •    Memiliki transaksi dengan Bank secara
    didukung dengan digitalisasi dan inovasi teknologi                   langsung maupun tidak langsung, tanpa
    pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;                      terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024     299
Page 302
                                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




      Direksi




               keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan            11. Menetapkan rencana strategis TI;
               Dewan Komisaris dan atau RUPS                           12. Menetapkan kebijakan, standar, dan prosedur
         •     Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak                       terkait penyelenggaraan dan pengunaan TI yang
               terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas                memadai dan mengkomunikasikan secara efektif,
               Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/               baik kepada satuan kerja penyelenggara maupun
               atau pihak lain yang dapat merugikan atau                   pengguna TI;
               mengurangi keuntungan Bank                              13. Mengevaluasi tujuan strategis, mengarahkan
         •     Menyampaikan informasi yang bukan                           pejabat eksekutif Bank dan memantau seluruh
               merupakan informasi publik kepada pihak                     kegiatan penyelenggaraan TI;
               ketiga                                                  14. Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja
         •     Mengambil dan/atau menerima keuntungan                      Komite Direksi sekurang-kurangnya pada setiap
               pribadi dari Bank selain remunerasi dan                     akhir tahun buku.
               fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
         •     Menggunakan informasi internal untuk
               keuntungan pribadi



      Pembidangan Tugas Masing-masing Direksi

                 Jabatan                                            Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
      Direktur Utama                Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab seluruh anggota Direksi,
                                    yang membawahi termasuk namun tidak terbatas pada:
                                    a. Corporate Banking (Japanese)
                                    b. Wholesale Banking
                                    c. Retail Banking
                                    d. Treasury
                                    e. Operasional & Teknologi/Operations & Technology
                                    f. Kepatuhan & Legal/Legal & Compliance
                                    g. Keuangan/Finance
                                    h. Human Resources atau/or Chief Human Resources Officer (CHR)
                                    i. Audit Intern/Internal Audit atau Chief Audit Executive (CAE)
                                    j. Manajemen Risiko/Risk Management) atau Chief Risk Officer (CRO)

                                    Dalam sistem CXO, Direktur Utama bertindak sebagai Chief Executive Officer (CEO).

                                    Direktur Utama bertindak sebagai kordinator dalam pengelolaan Konglomerasi Keuangan.
      Wakil Direktur Utama          Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab:

                                    Secara khusus membawahi
                                    a. Business Banking*)
                                       • Digital & Business Development
                                       • Business Banking Credit Risk
                                       • SME
                                       • Business Banking Cross Collaboration
                                       • Governance, Process & Support
                                       • Business Banking Strategy
                                       • Partnership & Acquisition
                                       • Business Banking Remedial
                                    b. Wholesale, Commercial & Transaction Banking*)
                                       • Wholesale Banking
                                       • Wholesale Banking Business Planning
                                       • Structured Finance
                                       • Wholesale Banking Project Management
                                       • Syndications & ESG Solutions
                                       • Commercial Banking & WFB
                                       • Transaction Banking and Supply Chain
                                    c. Alignment & Synergy Planning
                                    d. Sustainable Business Strategy

                                    Dalam sistem CXO, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Chief Strategic Officer (CSO) dan dalam
                                    sistem Unit Bisnis bertindak sebagai Head of Corporate Business Unit.




300   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 303
                                                                                                              Tata Kelola Perusahaan




              Jabatan                                                       Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
 Wakil Direktur Utama                   Secara khusus membawahi:
                                        a. Retail Lending Business1
                                           • Pension Business
                                           • Micro & Joint Finance
                                           • Customer Experience Management RLB
                                           • Sales Management & Capability RLB
                                           • Digital & Business Solution RLB
                                           • Product & Portfolio Management RLB
                                        b. Wealth Management Business and Network & Distribution Head1
                                           • Sales Management WMB
                                           • Liabilities & Digital Management WMB
                                           • Wealth Product Management WMB
                                           • Customer Experience WMB
                                           • Sales Distribution WMB & National Distribution 1
                                           • Network Management
                                           • Branch Service Distribution
                                           • Customer Experience Center
                                           • Service Excellence
                                        c. Digital Banking1 atau Chief Digital Innovation Officer (CDIO) 2.
                                           • JENIUS Business Stream
                                           • Digital Banking Solution
                                           • Digital Banking Product & Innovation
                                           • Digital Banking Business Performance & Customer Value Management
                                           • Digital Banking Partnership
                                           • Retail Banking Digital Strategy
                                           • Digital Banking Alignment & Synergy
                                        d. Retail Banking Risk
                                        e. Retail Banking Strategy & Planning

                                        Dalam sistem Unit Bisnis, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Head of Retail Business Unit.
 Direktur Kepatuhan                     Secara khusus membawahi:
                                        a. AML&CFT
                                        b. Compliance
                                        c. Corporate Secretary
                                        d. General Counsel
                                        e. Communications & DAYA
                                        f. AML Group Governance

                                        Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Compliance Officer (CCO).
 Direktur Corporate Banking             Secara khusus membawahi
 (Japanese)                             a. Corporate Banking 2
                                        b. Corporate Banking 3
                                        c. Corporate Banking 4
                                        d. Corporate Banking 5
                                        e. Corporate Banking 6
                                        f. KYC Onboarding
                                        g. Corporate Banking Business Planning
                                        h. Corporate Banking Loan Reviewer
                                        i. Corporate Banking Credit Analyst
                                        j. Corporate Credit Middle Office
 Direktur Operasional &                 Secara khusus membawahi:
 Teknologi                              a. Operations Distribution & Account Services
                                        b. Operations Transaction Center
                                        c. Reporting, Settlement & Access Management
                                        d. General Services
                                        e. Operations Development
                                        f. Operations Control Assurance
                                        g. Information Technology1 atau/or Chief Information Officer (CIO).

                                        Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Business Operation Officer (CBOO).
 Direktur Tresuri                       Secara khusus membawahi:
                                        Treasury*):
                                        a. Treasury ALM & Planning
                                        b. Treasury Trading
                                        c. Treasury Marketing 1
                                        d. Treasury Marketing 2

                                        Dalam sistem Unit Bisnis, bertindak sebagai Head of Global Markets Business Unit.
 Direktur Keuangan &                    Secara khusus membawahi:
 Perencanaan                            a. Financial Planning & Performance
                                        b. Financial Controller
                                        c. Tax Management
                                        d. Finance Risk, Control & Governance
                                        e. Strategy Implementation

                                        Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Financial Officer (CFO) .
*) Tugas dan tanggung jawab terkait dibawahi oleh seorang anggota Board of Management (BOM).




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                      LAPORAN TAHUNAN 2024   301
Page 304
                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Direksi




      SUKSESI DIREKSI                                                   Pada tahun 2024, beberapa insiatif program
                                                                        pengembangan telah dilaksanakan oleh Bank untuk
      Kebijakan suksesi Direksi difasilitasi oleh organisasi            populasi pejabat 1 tingkat di bawah BOD/BOM dalam
      Human Resources di lingkungan Bank, yang dilakukan                bentuk kelas Executive Development Program, Business
      melalui proses talent management & succession                     Mentoring dan Executive Coaching, Benchmarking,
      planning. Terkait dengan hal itu, Human Resource                  serta CEO Talk. Selain itu, Bank juga bekerja sama
      melakukan penilaian terhadap ketersediaan calon                   dengan SMBC group untuk mengirimkan talent Bank
      anggota Direksi dan potensi pengembangannya di masa               untuk berpartisipasi dalam program pengembangan
      depan.                                                            talent global yang diselenggarakan oleh SMBC Group.

      Pelaksanaan suksesi dilakukan melalui identifikasi
      pejabat-pejabat eksekutif yang memiliki potensi                   PENGEMBANGAN KOMPETENSI
      tersebut. Masing-masing anggota Direksi                           DIREKSI
      menyampaikan calon penggantinya yang akan
      dievaluasi oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.                   Kebijakan
      Selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris                    Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman dan
      untuk disetujui melalui RUPS.                                     Tata Tertib Kerja Direksi, program pengembangan
                                                                        kompetensi Direksi dilakukan di antaranya untuk
                                                                        mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai
      RENCANA DAN REALISASI PROGRAM                                     pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan
      KERJA 2024                                                        Bank yang efektif. SMBC Indonesia memfasilitasi
                                                                        dilakukannya pengembangan kompetensi anggota
      Sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan suksesi                 melalui program pelatihan bagi Direksi, sejalan dengan
      Direksi, Bank telah menjalankan berbagai program                  industri dan Tata Kelola yang terus berkembang.
      pengembangan talenta yang difokuskan pada populasi
      pejabat 1 tingkat di bawah jajaran BOD/BOM. Hal ini               Pengembangan kompetensi Direksi juga dilakukan
      dilakukan untuk memastikan kesinambungan organisasi               melalui program pelatihan bagi anggota Direksi.
      serta mempersiapkan calon pemimpin Bank di masa                   Program ini merupakan komitmen SMBC Indonesia
      depan.                                                            untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka
                                                                        menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
                                                                        Direksi sehari-hari. Pelatihan yang diikuti oleh masing-
                                                                        masing anggota Direksi dapat dilihat pada Bab Profil
                                                                        Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.

      Realisasi

       No.             Nama                                           Pelatihan                                         Waktu
        1    Henoch Munandar          The Asian Banker Summit : Bridging Today’s Banking with Tomorrow’s             21 Mei 2024
             Direktur Utama           Technologies
                                      BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                    20 Juni 2024
                                      (Bankers Association for Risk Management)
                                      Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                 10 Juli 2024
                                      Acquisition in Digital Startup."
                                      Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic      11 Desember 2024
                                      Growth"
        2    Kaoru Furuya             Building a Trustworthy Organizational Culture By SMBC Learning                  5 Mei 2024
             Wakil Direktur Utama     Development Asia
                                      Leadership Series : Winning the Future Serving Today                            7 Mei 2024
                                      Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                 10 Juli 2024
                                      Acquisition in Digital Startup."
                                      BOD Risk Management Certification Alignment session by IRPA                     24 Juli 2024
                                      (Indonesia Risk Professional Association)
                                      Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from          24 Oktober 2024
                                      Olympic Gold Medallist"
                                      Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic      11 Desember 2024
                                      Growth"



302   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 305
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




 No.             Nama                                          Pelatihan                                          Waktu
  3    Darmadi Sutanto         Leadership Series : Winning the Future Serving Today                              7 Maret24
       Wakil Direktur Utama
                               BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                      9 Mei 2024
                               (Bankers Association for Risk Management)
                               Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                  10 Juli 2024
                               Acquisition in Digital Startup."
                               Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic       11 Desember 2024
                               Growth"
  4    Dini Herdini            Leadership Series : Winning the Future Serving Today                            7 Maret 2024
       Direktur Kepatuhan
                               Building a Trustworthy Organizational Culture By SMBC Learning                   5 Mei 2024
                               Development Asia
                               BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                     20 Juni 2024
                               (Bankers Association for Risk Management)
                               Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from           24 Oktober 2024
                               Olympic Gold Medallist"
                               Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic        11 Desember 24
                               Growth"
  5    Atsushi Hino            BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                     20 Juni 2024
       Direktur                (Bankers Association for Risk Management)
                               Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                  10 Juli 2024
                               Acquisition in Digital Startup."
                               Risk Management Certification Grade 7 Re-Certification                         2 Oktober 2024
  6    Keishi Kobata           Leadership Series : Winning the Future Serving Today                            7 Maret 2024
       Direktur
                               BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                      9 Mei 2024
                               (Bankers Association for Risk Management)
                               Risk Management Certification Grade 7 Re-Certification                         2 Oktober 2024
                               Leader's Digest Series by SMBC Learning Development Asia                       18 Oktober 2024
                               Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic       11 Desember 2024
                               Growth"
  7    Merisa Darwis           Leadership Series : Winning the Future Serving Today                            7 Maret 2024
       Direktur
                               BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                      9 Mei 2024
                               (Bankers Association for Risk Management)
                               Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                  10 Juli 2024
                               Acquisition in Digital Startup."
                               Leadership Series "Champion's Journey: Perseverance and Triumph from           24 Oktober 2024
                               Olympic Gold Medallist"
                               Leading Your Organization's Digital Transformation By Harvard Business        7 November 2024
                               School
                               Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic       11 Desember 2024
                               Growth"
  8    Hanna Tantani           BOD Risk Management Certification Alignment session by BARa                      9 Mei 2024
       Direktur                (Bankers Association for Risk Management)
                               Leadership Series : "Strategy & Insight for Navigating Merger &                  10 Juli 2024
                               Acquisition in Digital Startup."
                               Leading Change and Organizational Renewal By Stanford Business                20 September 2024
                               School in collaboration with Harvard Business School
                               Leadership Series : "Future of Banking: Leveraging Gen AI for Strategic       11 Desember 2024
                               Growth"




PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI

Kriteria dan Prosedur Penilaian
Dalam memberikan penilaian terhadap komite di bawah Direksi, yang dijadikan pertimbangan, antara lain kehadiran
dalam rapat serta pelaksanaan tugas. Terutama, memastikan bahwa seluruh strategi dan inisiatif utama telah
ditindaklanjuti.

Hasil Penilaian
Atas dasar pertimbangan dalam memberikan penilaian tersebut, Direksi memandang bahwa pada tahun 2024, seluruh
komite telah menjalankan tugas dengan baik. Dengan demikian, komite-komite dalam pengawasan Direksi telah
terlibat secara aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas Direksi.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024    303
Page 306
                                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi
      Dewan Komisaris dan Direksi
      KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN                                     khususnya terkait pengambilan keputusan dalam rangka
      KOMISARIS DAN DIREKSI                                           pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan dengan
                                                                      mempertimbangkan berbagai aspek yang lebih luas.
      Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
      dan Direksi Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas             Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman
      Jasa Keuangan Nomor 32/ SEOJK.04/2015 tentang                   komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi
      Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Selaras                 karakteristik yang diinginkan, baik dari segi organ
      dengan regulasi tersebut, pengangkatan Dewan                    Direksi maupun anggota Direksi secara individu, sesuai
      Komisaris dan Direksi telah mempertimbangkan dan                dengan kebutuhan Bank. Kombinasi tersebut ditentukan
      memenuhi faktor keberagaman.                                    dengan cara memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
                                                                      pengalaman yang sesuai pada pembagian tugas dan
      Keberagaman pada Dewan Komisaris tercermin dalam                fungsi jabatan Direksi dalam mencapai tujuan Bank.
      penentuan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
      yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan              Dengan adanya pertimbangan kombinasi karakteristik
      dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris Bank.                pada Dewan Komisaris, akan berdampak dalam
      Komposisi yang telah memperhatikan kebutuhan                    ketepatan proses pencalonan dan penunjukan individual
      Perusahaan Terbuka merupakan suatu hal yang positif,            anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial. Begitu
                                                                      pun halnya dengan Dewan Komisaris.

                    Aspek Keberagaman                     Dewan Komisaris                                 Direksi
       Kewarganegaraan                       •   Warga Negara Indonesia                 •   Warga Negara Indonesia
                                             •   Warga Negara Singapura                 •   Warga Negara Jepang
                                             •   Warga Negara Jepang
       Pendidikan                            •   Bidang Ilmu Ekonomi                    •   Bidang Ilmu Ekonomi
                                             •   Bidang Manajemen Keuangan              •   Bidang Manajemen Keuangan
                                             •   Bidang Moneter                         •   Bidang Hukum
       Pengalaman Kerja                      •   Praktisi Perbankan                     •   Perbankan Internasional
                                             •   Auditor                                •   Manajemen Risiko
                                                                                        •   Eksekutif Keuangan
       Jenis Kelamin                         •   2 Perempuan                            •   3 Perempuan
                                             •   5 Laki-laki                            •   5 Laki-laki



      PELAKSANAAN RAPAT DEWAN                                         5.  Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
      KOMISARIS DAN DIREKSI                                               Utama atau dalam hal berhalangan, oleh Komisaris
                                                                          lain yang ditunjuk di dalam rapat tersebut.
      Rapat Dewan Komisaris                                           6. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
                                                                          mengambil keputusan yang mengikat apabila
      Kebijakan Rapat                                                     lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah anggota
      Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Dewan                        Komisaris hadir atau diwakili dalam rapat.
      Komisaris telah tercantum dalam Pedoman dan                     7. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris
      Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, yang antara lain                 dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
      mencakup:                                                       8. Jika keputusan musyawarah untuk mufakat tidak
      1. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan                      tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil
           secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2             dengan pemungutan suara berdasarkan suara
           (dua) bulan.                                                   setuju paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari jumlah
      2. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh                suara yang dikeluarkan dalam rapat.
           anggota Dewan Komisaris secara fisik paling                9. Segala keputusan yang diputuskan secara sah di
           kurang 2 (dua) kali dalam setahun.                             dalam Rapat Dewan Komisaris bersifat mengikat
      3. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat                           bagi seluruh anggota Dewan Komisaris.
           bersama Direksi secara berkala paling kurang 1             10. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
           (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.                             terjadi dalam Rapat Dewan Komisaris wajib
      4. Dewan Komisaris harus menjadwalkan rapat untuk                   dicantumkan secara jelas dalam risalah beserta
           tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.               alasan perbedaan pendapat tersebut.


304   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 307
                                                                                                              Tata Kelola Perusahaan




Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris

                                                                                     Rapat Gabungan Dewan
                                                      Rapat Dewan Komisaris                                              Kehadiran di RUPS
                                                                                       Komisaris & Direksi
            Nama                    Jabatan
                                                    Jumlah     Jumlah               Jumlah    Jumlah             Jumlah       Jumlah
                                                                           %                              %                                  %
                                                     Rapat    Kehadiran              Rapat   Kehadiran            RUPS       Kehadiran
    Chow Ying Hoong            Komisaris Utama            6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
    Takeshi Kimoto             Komisaris                  6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
    Ninik Herlani Masli        Komisaris                  6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
    Ridhwan                    Independen
    Onny Widjanarko            Komisaris                  6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
                               Independen
    Edmund Tondobala           Komisaris                  6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
                               Independen
    Ongki Wanadjati Dana       Komisaris                  6      6        100%        6         6        100%       2            2       100%
    Marita Alisjahbana*        Komisaris                  2      2        100%        2         2        100%        -           -           -
                               Independen

*    Efektif menjabat sejak 2 September 2024.




Agenda Rapat Dewan Komisaris

    No.      Nomor Risalah Rapat                Tanggal                                             Agenda
     1     MOM.0001/BOC/I/2024             31 Januari 2024      1.   Laporan Komite Audit Kuartal 4/2023
                                                                2.   Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 4/2023
                                                                3.   Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 4/2023
                                                                4.   Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 4/2023
     2     MOM.0002/BOC/IV/2024            25 April 2024        1.   Laporan Komite Audit Kuartal 1/2024
                                                                2.   Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 1/2024
                                                                3.   Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 1/2024
                                                                4.   Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 1/2024
     3     MOM.0003/BOC/VI/2024            27 Juni 2024         1.   Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Audit
                                                                2.   Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Pemantau Risiko
                                                                3.   Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                                4.   Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Tata Kelola Perusahaan
                                                                5.   Laporan Kunjungan Kerja Komite
     4     MOM.0004/BOC/VII/2024           25 Juli 2024         1.   Laporan Komite Audit Kuartal 2/2024
                                                                2.   Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 2/2024
                                                                3.   Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 2/2024
                                                                4.   Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 2/2024
     6     MOM.0005/BOC/X/2024             30 Oktober 2024      1.   Laporan Komite Audit Kuartal 3/2024
                                                                2.   Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 3/2024
                                                                3.   Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 3/2024
                                                                4.   Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal 3/2024
     6     MOM.0006/BOC/XI/2024            26 November 2024     1.   Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Audit untuk tahun
                                                                     2025
                                                                2.   Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Pemantau Risiko
                                                                     untuk tahun 2025
                                                                3.   Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Tata Kelola
                                                                     Terintegrasi untuk tahun 2025
                                                                4.   Pernyataan Independensi Komisaris Independen



Rapat Direksi                                                                  3.   Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama
                                                                                    Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1
Kebijakan Rapat                                                                     (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Direksi telah                           4.   Direksi harus menjadwalkan rapat untuk tahun
tercantum dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi,                              berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
yaitu antara lain mencakup:                                                    5.   Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat
1. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara                                    disampaikan kepada peserta paling lambat (lima)
     berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap                               hari sebelum rapat diselenggarakan.
     bulan.                                                                    6.   Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
2. Rapat Direksi dapat dilangsungkan apabila dihadiri                               keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1⁄2
     atau diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi.                          (satu per dua) dari jumlah anggota Direksi hadir
                                                                                    atau diwakili dalam rapat.

     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024           305
Page 308
                                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




      7.  Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan di luar jadwal yang telah disusun sebagaimana dimaksud, bahan
          rapat disampaikan kepada peserta rapat paling lambat sebelum rapat diselenggarakan.
      8. Setiap kebijakan dan keputusan strategis wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan memperhatikan
          ketentuan yang berlaku.
      9. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, atau dalam hal berhalangan oleh Direktur lain yang ditunjuk dalam
          rapat tersebut yang tidak perlu dibuktikan pada pihak ke-3.
      10. Pengambilan keputusan rapat Direksi dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
      11. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil degan pemungutan
          suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan dalam
          rapat.
      12. Segala keputusan yang diputuskan secara sah dalam Rapat Direksi bersifat mengikat bagi seluruh anggota
          Direksi.
      13. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat Direksi, wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
          beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.

      Frekuensi dan Tingkat kehadiran Direksi

                                                                                    Rapat Gabungan Dewan
                                                           Rapat Direksi                                                Kehadiran di RUPS
                                                                                      Komisaris & Direksi
               Nama              Jabatan
                                                 Jumlah       Jumlah              Jumlah    Jumlah                Jumlah     Jumlah
                                                                           %                              %                                 %
                                                  Rapat      Kehadiran             Rapat   Kehadiran               RUPS     Kehadiran
       Henoch Munandar       Direktur Utama         37           31        84%       6          5        83%        2           2       100%
       Kaoru Furuya          Wakil Direktur         37           33        89%       6          5        83%        2           2       100%
                             Utama
       Darmadi Sutanto       Wakil Direktur         37           36        97%       6          6        100%       2           2       100%
                             Utama
       Dini Herdini          Direktur               37           30        81%       6          6        100%       2           2       100%
                             Kepatuhan
       Keishi Kobata         Direktur               37           35        95%       6          6        100%       2           2       100%
       Atsushi Hino          Direktur               37           35        95%       6          6        100%       2           2       100%
       Merisa Darwis         Direktur               37           35        95%       6          5        83%        2           2       100%
       Hanna Tantani         Direktur               37           35        95%       6          6        100%       2           2       100%




      Agenda Rapat Direksi

       No.      Nomor Risalah Rapat           Tanggal                                               Agenda
           1   MOM.0001/BOD/I/2024       9 Januari 2024         1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Desember 2023
                                                                2. Pengkinian Tata Kelola
           2   MOM.0002/BOD/I/2024       23 Januari 2024        1. Pengkinian Business Banking Q4-2023
                                                                2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q4-2023
                                                                3. Pengkinian Tresuri
           3   MOM.0003/BOD/I/2024       30 Januari 2024        1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q4-2023
                                                                2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q4-2023
                                                                3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q4-2023
                                                                4. Pengkinian Bisnis Network & Distribution dan Bisnis Wealth Management
                                                                   Q4-2023
                                                                5. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q4-2023
                                                                6. Pengkinian Operasional Tahun 2023
           4   MOM.0004/BOD/II/2024      6 Februari 2024        Pengkinian dari HR - Kajian Pembayaran
           5   MOM.0005/BOD/II/2024      6 Februari 2024        1. Simulasi Pembayaran Dividen 2024
                                                                2. Harga Saham Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
           6   MOM.0006/BOD/II/2024      13 Februari 2024       1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Januari 2024
                                                                2. Persiapan untuk Rapat OJK terkait RBB
                                                                3. Pengkinian Audit Internal




306   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 309
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




No.    Nomor Risalah Rapat          Tanggal                                            Agenda
 7    MOM.0007/BOD/II/2024    20 Februari 2024   1.   Pengkinian Tresuri
                                                 2.   Pengkinian Tata Kelola
                                                 3.   Proyeksi 5 Tahun untuk Opini Kewajaran - Project Utopia
                                                 4.   Laporan Keberlanjutan 2023
 8    MOM.0008/BOD/II/2024    27 Februari 2024   Pengkinian Alih Daya Bank Tahun 2023
 9    MOM.0009/BOD/III/2024   5 Maret 2024       Pengkinian Human Resource
10    MOM.0010/BOD/III/2024   19 Maret 2024      1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah
                                                 2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Februari 2024
                                                 3. Pengkinian Tata Kelola
                                                 4. Pengkinian dari Keuangan:
                                                    i. Pengkinian SOX - CLC, PLC & ITGC Roll Forward Result
                                                    ii. Tata Kelola GL - Hasil Pengesahan
                                                 5. Manajemen Arsip Dokumen
11    MOM.0011/BOD/III/2024   26 Maret 2024      1.   Pengkinian Pajak
                                                 2.   Pengkinian Status terkait Penilaian Maturitas Digital OJK
                                                 3.   Pengkinian Tresuri
                                                 4.   Pengkinian Human Resource
12    MOM.0012/BOD/IV/2024    23 April 2024      1.   Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Maret 2024
                                                 2.   Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q1-2024
                                                 3.   Pengkinian Bisnis Retail Lending Q1-2024
                                                 4.   Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q1-2024
                                                 5.   Pengkinian Audit Internal
                                                 6.   Pengkinian SOX
13    MOM.0013/BOD/IV/2024    30 April 2024      1.   Pengkinian Bisnis Digital Banking Q1-2024
                                                 2.   Pengkinian Tresuri
                                                 3.   Pengkinian Tata Kelola
                                                 4.   Pengkinian Operasional Q1-2024
                                                 5.   Pengkinian dari Komite PERLINKOS
14    MOM.0014/BOD/IV/2024    7 Mei 2024         1.   Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q1-2024 & Proyek Sinergi BTPN
                                                 2.   Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q1-2024
                                                 3.   Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q1-2024
                                                 4.   Pengkinian Business Banking Q1-2024
                                                 5.   Pengkinian Tata Kelola
15    MOM.0015/BOD/V/2024     14 Mei 2024        1. Pengkinian dari Keuangan:
                                                    i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD April 2024
                                                    ii. Komparasi Kompetitor Bank untuk posisi Maret 2024
                                                    iii. Rancangan Neraca Keuangan dan KPI Individu
                                                 2. Pengkinian Tata Kelola – OTOSOF 1st Forum
16    MOM.0016/BOD/V/2024     28 Mei 2024        1.   Pengkinian Tata Kelola
                                                 2.   Pengkinian Tresuri
                                                 3.   Pengkinian terkait Penilaian Maturitas Digital OJK
                                                 4.   Peningkatan Sistem Operasi untuk Core Banking
17    MOM.0017/BOD/V/2024     11 Juni 2024       1. Pengkinian dari Keuangan:
                                                    i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Mei 2024
                                                    ii. Pengkinian terkait Revisi Rencana Bisnis Bank
                                                 2. Pengkinian Audit Internal
                                                 3. Pengkinian Tata Kelola
                                                 4. Proyek Optimus - Fisik dan Implementasi Digital
                                                 5. Pengkinian Rencana Migrasi Microsot Office 365
18    MOM.0018/BOD/VI/2024    25 Juni 2024       1.   Revisi Rencana Bisnis Bank untuk Persetujuan Direksi
                                                 2.   Pengkinian Tresuri
                                                 3.   Pengkinian Tata Kelola
                                                 4.   Proyek Optimus - Persetujuan Fisik dan Implementasi Digital
                                                 5.   Tata Kelola GL dan Pengkinian FINLEAP
19    MOM.0019/BOD/VII/2024   9 Juli 2024        Persiapan untuk Rencana Bisnis Bank 2025-2027
20    MOM.0020/BOD/VII/2024   16 Juli 2024       1.   Pengkinian CxO
                                                 2.   Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juni 2024
                                                 3.   Pengkinian Bisnis Retail Lending Q2-2024
                                                 4.   Pengkinian Human Resource
                                                 5.   Kick-off Proyek Strategis Core Banking
                                                 6.   Penilaian SLIK Rekomendasi oleh PwC
21    MOM.0021/BOD/VII/2024   23 Juli 2024       1.   Pengkinian Tresuri
                                                 2.   Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q2-2024
                                                 3.   Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Q2-2024
                                                 4.   Pengkinian Business Banking Q2-2024
                                                 5.   Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q2-2024
                                                 6.   Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q2-2024
                                                 7.   Pengkinian Operasional Q2-2024




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024   307
Page 310
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




       No.    Nomor Risalah Rapat          Tanggal                                            Agenda
       22    MOM.0022/BOD/VII/2024    30 Juli 2024        1.   Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q2-2024
                                                          2.   Pengkinian Bisnis Digital Banking Q2-2024
                                                          3.   Proyek Optimus MOA Budget
                                                          4.   Pengkinian Implementasi Strategi MTP
       23    MOM.0023/BOD/VIII/2024   6 Agustus 2024      1. Proyek Peningkatan SLIK (Kick Off)
                                                          2. Pengkinian Rencana Bisnis Bank
       24    MOM.0024/BOD/VIII/2024   13 Agustus 2024     1. Hasil Kinerja BTPN Syariah Q2-2023
                                                          2. Pengkinian dari IAD:
                                                             i. Hasil Audit dari Aktivitas Retail Lending - Bisnis Pensiun
                                                             ii. Kajian Pra-Implementasi Layanan Jenius as a Platform (JaaP) untuk RLB
                                                          3. Pengkinian TI - Rencana Pemulihan untuk Serangan Ransomware
                                                          4. Pengkinian Tata Kelola
                                                          5. Pengkinian Proyek Optimus
       25    MOM.0025/BOD/VIII/2024   20 Agustus 2024     1. Pengkinian Pajak
                                                          2. Pengkinian Tata Kelola
                                                          3. Pengkinian dari Keuangan:
                                                             i. Pengkinian terkait SOX - CLC Mid-Year dan Hasil PLC DE
                                                             ii. Pengkinian Tata Kelola GL
                                                             iii. Pengkinian terkait Biaya Perjalanan
       26    MOM.0026/BOD/IX/2024     3 September 2024    1. Pengkinian dari Keuangan:
                                                             i. Pengkinian terkait Pajak
                                                             ii. KPI Semester 1 BTPN dan Anak Usaha
                                                             iii. Implementasi Sistem FTP Baru
                                                          2. Pengkinian Proyek Peningkatan SLIK
                                                          3. Pengkinian Tata Kelola
       27    MOM.0027/BOD/IX/2024     17 September 2024   1. Pengkinian dari Keuangan:
                                                             i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Agustus 2024
                                                             ii. Pengkinian terkait Proyeksi 2024
                                                             iii. Perbandingan Komparasi Bank untuk Juli 2024
                                                          2. Pengkinian Tata Kelola
                                                          3. Pengkinian Proyek Optimus
                                                          4. Layanan Konsultasi Audit Internal
       28    MOM.0028/BOD/IX/2024     24 September 2024   1.   Pengkinian Tresuri
                                                          2.   Pengkinian Tata Kelola
                                                          3.   Pengkinian SOX - Hasil IT CLC & ITGC
                                                          4.   Proyek Optimus - Papan Tanda SMBC & Jenius di lantai dasar
       29    MOM.0029/BOD/X/2024      8 Oktober 2024      1. Pengkinian Pemeriksaan KYE SLIK
                                                          2. Pengkinian dari Audit Internal:
                                                             i. Implementasi Management Self-Identified Issue (MSII)
                                                             ii. Pengkinian Internal Audit
                                                          3. Pengkinian Perkembangan Proyek Peningkatan SLIK
                                                          4. Aktivitas pasca hari-1 OTO & SOF
                                                          5. Pengkinian terkait Acara Resepsi Branding
       30    MOM.0030/BOD/X/2024      15 Oktober 2024     1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD September 2024
                                                          2. Pengkinian Tata Kelola
                                                          3. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
       31    MOM.0031/BOD/IX/2024     22 Oktober 2024     1.   Pengkinian Tresuri
                                                          2.   Pengkinian Business Banking Q3-2024
                                                          3.   Pengkinian Bisnis Retail Lending Q3-2024
                                                          4.   Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Jaringan & Distribusi Q3-2024
                                                          5.   Suku Bunga Dasar Kredit
                                                          6.   Pengkinian Operasional Q3-2024
                                                          7.   Pengkinian Kepatuhan & APU-PPT Q3-2024
       32    MOM.0032/BOD/X/2024      29 Oktober 2024     1.   Pengkinian Bisnis Digital Banking Q3-2024
                                                          2.   Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q3-2024
                                                          3.   Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Q3-2024
                                                          4.   Pengkinian Tata Kelola
                                                          5.   Proyek Optimus - Acara Karyawan & Transformasi Cabang
       33    MOM.0033/BOD/XI/2024     5 November 2024     1.   Proyek Optimus - Pengkinian Transformasi Sistem
                                                          2.   Pengkinian Tata Kelola
                                                          3.   Pengkinian Kinerja OTO & SOF Q3-2024
                                                          4.   Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q3-2024
                                                          5.   Pengkinian terkait Peraturan




308   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 311
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




 No.    Nomor Risalah Rapat           Tanggal                                              Agenda
 34    MOM.0034/BOD/XI/2024      12 November 2024      1.   Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Oktober 2024
                                                       2.   Pengkinian Proyek Peningkatan SLIK
                                                       3.   Pengkinian Tata Kelola
                                                       4.   Pengkinian SOX dan Tata Kelola GL
                                                       5.   Pengkinian Proyek CxO
 35    MOM.0035/BOD/XI/2024      19 November 2024      1.   Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2025-2027 untuk Persetujuan Direksi
                                                       2.   Pengkinian Tresuri
                                                       3.   Pengkinian Tata Kelola
                                                       4.   Pengkinian Generasi Baru Sistem Inti Bank
 36    MOM.0036/BOD/XII/2024     10 Desember 2024      1.   Pengkinian Sumber Daya Manusia
                                                       2.   Pengkinian terkait Anti Kejahatan Keuangan
                                                       3.   Penilaian PwC E2E - Antasena
                                                       4.   Pengkinian Generasi Baru Sistem Inti Bank
                                                       5.   Laporan terkait Risiko Keamanan Siber untuk tahun 2024
 37    MOM.0037/BOD/XII/2024     17 Desember 2024      1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD November 2024
                                                       2. Pengkinian Tresuri




Pelaksanaan Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan secara reguler bersamaan dengan jadwal Rapat
Dewan Komisaris serta Rapat Direksi selama setahun penuh. Bahan rapat serta risalah rapat telah didistribusikan
kepada para peserta rapat dan telah didokumentasikan dengan baik.

Dewan Komisaris mengadakan pertemuan secara berkala dengan Direksi sebagai bagian dari fungsi pengawasan
yang efektif terhadap aspek-aspek strategis, keuangan, operasi, sistem pengendalian internal, kepatuhan, manajemen
risiko, dan tata kelola.

Rapat dihadiri baik secara fisik maupun melalui teknologi telekonferensi oleh para anggota Dewan Komisaris. Selama
tahun 2024, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah dilakukan sebanyak 7 (tujuh) kali. Seluruh frekuensi
dan tingkat kehadiran telah disampaikan pada bagian “Rapat Dewan Komisaris” dan “Rapat Direksi”.

Pengambilan keputusan rapat dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. Selama tahun 2024, tidak terdapat
dissenting opinion dalam keputusan rapat yang diselenggarakan.

Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi

 No.      Nomor Risalah Rapat             Tanggal                                             Agenda
  1    MOM.0001/BOC-BOD/I/2024       31 Januari 2024         1. Laporan Peniliain Sendiri Tata Kelola Perusahaan Tahun 2023
                                                             2 Laporan Kinerja Keuangan untuk tahun 2023 (belum diaudit)
                                                             3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 4
                                                                Tahun 2023
                                                             4. Pemantauan Rekomendasi dari Komite Dewan Komisaris
  2    MOM.0001/BOCdisc/I/2024       25 Januari 2024         1. Pengkinian terkait Jasa Sistem Pembayaran untuk Laporan Tahunan
                                                                Sistem Pembayaran (LTSP)
                                                             2. Pengkinian terkait Operational Risk Management untuk Sistem
                                                                Pembayaran
  3    MOM.0002/BOC-BOD/IV/2024      25 April 2024           1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi kuartal 1 tahun 2024
                                                             2. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 1
                                                                Tahun 2024
  4    MOM.0003/BOC-BOD/VI/2024      17 Juni 2024            1. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Revisi Rencana Bisnis Bank untuk
                                                                tahun 2024-2026.
                                                             2. Pengkinian terkait PERLINKOS Committee
  5    MOM.0004/BOC-BOD/VII/2024     25 Juli 2024            1. Pemantauan atas Rekomendasi Dewan Komisaris Semester 1 Tahun
                                                                2024
                                                             2 Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 2 Tahun 2024
                                                             3 Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 2
                                                                Tahun 2024
                                                             4. Laporan Penilaian Mandiri atas Tata Kelola untuk posisi Juni 2024
  6    MOM.0005/BOC-BOD/X/2024       30 Oktober 2024         1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 3 Tahun 2024
                                                             2. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 3
                                                                Tahun 2024
  7    MOM.0006/BOC-BOD/XI/2024      26 November 2024        1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun
                                                                2025-2027
                                                             2. Pengkinian dari Komite PERLINKOS




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024      309
Page 312
                                                                                                Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




      HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, PEMEGANG SAHAM
      PENGENDALI

      Dewan Komisaris

                                           Hubungan Keuangan dengan                       Hubungan Keluarga dengan
                                                                     Pemegang                                         Pemegang
                                      Dewan                                         Dewan
                      Nama                             Direksi         Saham                            Direksi         Saham
                                     Komisaris                                     Komisaris
                                                                     Pengendali                                       Pengendali
                                     Ya   Tidak   Ya        Tidak    Ya    Tidak   Ya   Tidak      Ya        Tidak    Ya    Tidak
       Chow Ying Hoong               -      √      -             √   √       -     -      √         -             √   -       √
       Takeshi Kimoto                -      √      -             √   √       -     -      √         -             √   -       √
       Ninik Herlani Masli Ridhwan   -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Onny Widjanarko               -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Edmund Tondobala              -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Ongki Wanadjati Dana          -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Marita Alisjahbana            -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √



      Direksi

                                           Hubungan Keuangan dengan                       Hubungan Keluarga dengan
                                                                     Pemegang                                         Pemegang
                                      Dewan                                         Dewan
                      Nama                             Direksi         Saham                            Direksi         Saham
                                     Komisaris                                     Komisaris
                                                                     Pengendali                                       Pengendali
                                     Ya   Tidak   Ya        Tidak    Ya    Tidak   Ya   Tidak      Ya        Tidak    Ya    Tidak
       Henoch Munandar               -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Kaoru Furuya                  -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Darmadi Sutanto               -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Dini Herdini                  -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Atsushi Hino                  -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Keishi Kobata                 -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Merisa Darwis                 -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √
       Hanna Tantani                 -      √      -             √   -       √     -      √         -             √   -       √




      KEBIJAKAN PERUBAHAN KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

      Rujukan Ketentuan
      Bank telah memiliki kebijakan mengenai kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi untuk melakukan pengungkapan
      kepada Bank terkait kepemilikan saham dan setiap perubahan kepemilikan saham wajib diungkapkan dalam waktu 3
      hari kerja setelah transaksi.

      Prosedur tersebut mengacu pada Peraturan OJK Nomor 4 tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap
      Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

      Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Dewan Komisaris
      Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
      Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris, selama tahun 2024 terdapat kepemilikan saham
      SMBC Indonesia oleh Dewan Komisaris dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut
      sesuai dengan peraturan yang berlaku.




310   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 313
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




Berikut ini tabel kepemilikan saham Dewan Komisaris dan perubahannya per Desember 2024:


                                                               Tahun 2023                     Tahun 2024
                Nama                      Jabatan                      Persentase                     Persentase
                                                      Jumlah Saham                   Jumlah Saham
                                                                       Kepemilikan                    Kepemilikan
 Chow Ying Hoong               Komisaris Utama                0             0,000%            0            0,000%
 Takeshi Kimoto                Komisaris                      0             0,000%            0            0,000%
 Ninik Herlani Masli Ridhwan   Komisaris Independen           0             0,000%            0            0,000%
 Onny Widjanarko               Komisaris Independen           0             0,000%            0            0,000%
 Edmund Tondobala              Komisaris Independen           0             0,000%            0            0,000%
 Ongki Wanadjati Dana          Komisaris                 860.804            0,011%      860.804            0,008%
 Marita Alisjahbana            Komisaris Independen           0             0,000%            0            0,000%


Dalam rangka menjaga independensi untuk memberikan pertimbangan yang obyektif bagi kepentingan perusahaan
serta terlepas dari potensi benturan kepentingan, tidak ada Komisaris Independen yang memiliki saham Bank
maupun anak perusahaan Bank, ataupun memperoleh insentif atau bonus berupa saham dari Bank.

Satu Komisaris non-independen Bank memiliki saham Bank yang berasal dari program MRT yang diperoleh saat
menjabat sebagai anggota Direksi.

Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Direksi
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Direksi, selama tahun 2024 terdapat kepemilikan saham SMBC Indonesia
oleh Direksi dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai dengan peraturan yang
berlaku.

Berikut ini tabel kepemilikan saham Direksi dan perubahannya per Desember 2024:

                                                               Tahun 2023                     Tahun 2024
                Nama                      Jabatan                      Persentase                     Persentase
                                                      Jumlah Saham                   Jumlah Saham
                                                                       Kepemilikan                    Kepemilikan
 Henoch Munandar               Direktur Utama            173.756            0,002%      175.256            0,002%
 Kaoru Furuya                  Wakil Direktur Utama        3.000            0,000%        4.500            0,000%
 Darmadi Sutanto               Wakil Direktur Utama       89.120            0,001%       90.620            0,001%
 Dini Herdini                  Direktur Kepatuhan        118.572            0,001%      120.072            0,001%
 Atsushi Hino                  Direktur                       0             0,000%        1.500            0,000%
 Keishi Kobata                 Direktur                       0             0,000%        1.500            0,000%
 Merisa Darwis                 Direktur                  222.358            0,003%      223.858            0,002%
 Hanna Tantani                 Direktur                  148.154            0,002%      149.654            0,001%




NOMINASI DEWAN KOMISARIS DAN                                   Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan
DIREKSI                                                        kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk
                                                               mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang
Dewan Komisaris                                                Saham. Namun sebelumnya, Dewan Komisaris telah
                                                               lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
Kebijakan dan Prosedur                                         proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus
Kebijakan nominasi anggota Dewan Komisaris dilakukan           Bank wajib memenuhi persyaratan integritas,
dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota            kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember
Dewan Komisaris yang selanjutnya akan disampaikan              2024, seluruh anggota Dewan Komisaris telah
di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses                     memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan
seleksi kandidat dilakukan oleh Komite Remunerasi dan          kepatutan (fit and proper test).
Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan
kompetensi, pengalaman profesional, serta
keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras,
etnis, jenis kelamin, dan agama.

  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024     311
Page 314
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




      Alur Proses Nominasi Dewan Komisaris



        Usulan                                 Seleksi &                               Keputusan
                                               Rekomendasi
        1. Usulan calon anggota Dewan          3. Proses Seleksi oleh Komite           5. Persetujuan OJK atas pengajuan
           Komisaris dari Pemegang Saham/         Remunerasi & Nominasi meliputi:         calon anggota Dewan Komisaris.
           Direksi/Komisaris.                     a. Analisis kompetensi dan latar     6. Penyampaian rekomedasi Komite
        2. Penyampaian usulan calon                  belakang kandidat.                   Remunerasi & Nominasi ke Dewan
           anggota Komisaris ke Komite            b. Interview (apabila diperlukan).      Komisaris.
           Remunerasi & Nominasi.              4. Pengajuan proses Fit & Proper        7. Dewan Komisaris mengusulan
                                                  Test ke OJK.                            kepada RUPS calon anggota
                                                                                          Komisaris dengan memperhatikan
                                                                                          rekomendasi dari Komite
                                                                                          Remunerai & Nominasi.
                                                                                       8. Keputusan RUPS tentang
                                                                                          susunan anggota Dewan
                                                                                          Komisaris.
                                                                                       9. Pemberitahuan perubahan
                                                                                          susunan anggota Dewan
                                                                                          Komisaris ke OJK.




      Direksi

      Kebijakan dan Prosedur
      Kebijakan nominasi anggota Direksi dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi
      yang selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi kandidat dilakukan
      oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan kompetensi, dan pengalaman
      profesional, serta keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin dan agama.

      Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
      persetujuan dan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Direksi telah lulus
      penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank wajib
      memenuhi persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2024, seluruh anggota Direksi
      telah memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.

      Alur Proses Nominasi Direksi



        Usulan                                 Seleksi &                               Keputusan
                                               Rekomendasi
        1. Usulan calon anggota Direksi        3. Proses Seleksi oleh Komite           5. Persetujuan OJK atas pengajuan
           dari Pemegang Saham/Direksi/           Remunerasi & Nominasi meliputi:         calon anggota Direksi.
           Komisaris.                             a. Analisis kompetensi dan latar     6. Penyampaian rekomendasi
        2. Penyampaian usulan calon                  belakang kandidat.                   Komite Remunerasi & Nominasi
           anggota Direksi ke Komite              b. Interview (apabila diperlukan).      kepada Dewan Komisaris.
           Remunerasi & Nominasi.              4. Pengajuan proses Fit & Proper        7. Dewan Komisaris mengusulkan
                                                  Test ke OJK.                            kepada RUPS calon anggota
                                                                                          Direksi dengan memperhatikan
                                                                                          rekomendasi dari Komite
                                                                                          Remunerai & Nominasi.
                                                                                       8. Keputusan RUPS tentang
                                                                                          susunan anggota Direksi.
                                                                                       9. Pemberitahuan perubahan
                                                                                          susunan anggota Direksi ke OJK.




312   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 315
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




PENILAIAN KINERJA DEWAN                                       Penilaian kinerja terhadap Direksi juga dilakukan secara
KOMISARIS DAN DIREKSI                                         kolegial. Direksi secara bersama-sama melakukan
                                                              penilaian mandiri (self-assessment) dan kemudian
Prosedur Penilaian                                            hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Penilaian kinerja atas Dewan Komisaris dan Direksi            Komisaris.
melalui metode penilaian mandiri (self-assessment).
Penilaian kinerja dilaksanakan setiap tahun secara            Hasil Penilaian
kolegial.                                                     Pada tahun 2024, rata-rata hasil penilaian kinerja
                                                              Dewan Komisaris secara kolegial adalah “Sangat Baik”.
Kriteria Penilaian                                            Sementara rata-rata hasil penilaian kinerja Direksi
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian             secara kolegial adalah “Baik”.
terhadap Dewan Komisaris mencakup:
1. Tanggung jawab Dewan Komisaris
2. Tata Kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan              REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
     pengendalian internal                                    DIREKSI
3. Struktur, ukuran dan komposisi Dewan Komisaris
4. Rapat Dewan Komisaris                                      Kebijakan
5. Komite di bawah Dewan Komisaris                            Penetapan remunerasi dan fasilitas lain kepada anggota
                                                              Dewan Komisaris dan Direksi mengacu kepada
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian             keputusan Pemegang Saham yang ditetapkan melalui
terhadap Direksi mencakup:                                    RUPS. Penetapan tersebut memperhatikan saran yang
1. Tugas dan tanggung jawab Direksi                           diberikan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.
2. Tata Kelola perusahaan, manajemen risiko, dan
     pengendalian internal                                    Dalam menetapkan remunerasi masing-masing Dewan
3. Struktur, jumlah, dan komposisi Direksi                    Komisaris dan Direksi, Bank mempertimbangkan kinerja
4. Efektivitas rapat Direksi                                  secara umum, evaluasi kinerja individu, kewajaran
5. Unit kerja dan komite penunjang Direksi                    dengan peer group dalam bank dan di industri
                                                              perbankan, serta kemampuan Bank. Kinerja Bank
Pelaksana Penilaian                                           yang merupakan salah satu faktor dalam penentuan
Penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara             remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
kolegial. Dewan Komisaris secara bersama-sama                 antara lain digambarkan pada harga saham perusahaan
melakukan penilaian mandiri (self-assessment). Hasil          di bursa.
penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Komisaris.



Prosedur Penetapan Remunerasi
Proses penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan Bank, dijelaskan dalam alur di bawah ini:




  Kajian                                   Seleksi &                                Keputusan
                                           Rekomendasi
  1. Survei untuk memperoleh data          4. Berdasarkan data patokan              5. Keputusan Dewan Komisaris
     yang digunakan sebagai patokan           (eksternal) dan data kinerja             tentang remunerasi bagi anggota
     untuk Dewan Komisaris dan                perusahaan (internal), Komite            Dewan Komisaris dan Direksi.
     Direksi pada beberapa bank di            dapat memberikan saran/               6. Persetujuan RUPS atas total
     Indonesia. Jika dibutuhkan Komite        rekomendasi remunerasi masing-           remunerasi Dewan Komisaris dan
     dapat menunjuk/bekerja dengan            masing anggota Dewan Komisaris           Direksi.
     konsultan atau pihak-pihak yang          dan Direksi.
     independen di dalam memperoleh
     data yang valid.
  2. Komite melakukan kajian atas
     hasil dari data hasil survei/
     patokan yang telah diperoleh.
  3. Komite mengkaji kinerja
     Perusahaan yang juga dapat
     mencerminkan kinerja Dewan
     Komisaris dan Direksi.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024       313
Page 316
                                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




      Struktur Remunerasi Dewan Komisaris

                                                                              Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
                            Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain                                    Dewan Komisaris
                                                                               Jumlah Penerima
                                                                                                                           Rp Juta
                                                                             Per 31 Desember 2024
       Honorarium dan/atau Tunjangan.                                                    7                                 15.669
       Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan,
       dan sebagainya, yang:
       •   Dapat dimiliki                                                                7                                    824
       •   Tidak dapat dimiliki                                                          7                                     21
       Total                                                                             7                                 16.545



                   Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun                                  Jumlah Dewan Komisaris
       Di atas Rp2 Miliar                                                                                   3
       Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar                                                                      2
       Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar                                                                      0
       Di bawah Rp500 juta                                                                                  0



      Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai Penerima Remunerasi Bersifat Tetap dan Variabel selama 1 (satu)
      tahun dan Total Nominalnya.

      Kategori Tetap
                                                                                                                                         (Rp Juta)

                                          Detail                                        2024                                 2023
       Direksi                                                                        59.043                               57.429
       Dewan Komisaris                                                                15.724                               15.725
       Karyawan                                                                     1.506.787                            1.428.752



      Kategori Variabel
                                                                                                                                         (Rp Juta)

                                                                                        2024                                 2023
                                          Detail
                                                                            Headcount           Jumlah           Headcount           Jumlah
       Direksi                                                                 10                31.878              9                28.136
       Dewan Komisaris                                                          -                     -              -                     -
       Bonus Karyawan                                                           -               231.831              -               219.805
       Insentif Karyawan                                                        -                23.338              -                20.480



      Shares Option Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
      SMBC Indonesia saat ini tidak memiliki program shares option.

      Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah

                                          Detail                                                          2024
       Karyawan Tertinggi - Karyawan Terendah                                                             109,87
       Direktur Tertinggi - Direktur Terendah                                                               4,05
       Komisaris Tertinggi - Komisaris Terendah                                                             2,72
       Direktur Tertinggi - Karyawan Tertinggi                                                              1,92




314   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 317
                                                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




Total Remunerasi Bersifat Variabel Ditangguhkan
                                                                                                                                                 (Rp Juta)

                                                                                                  2024                               2023
                                     Detail
                                                                                     Headcount            Jumlah         Headcount            Jumlah
 Direksi                                                                                  18              12.013               17             10.674



Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan                                               Bank juga mengatur panduan pemberian remunerasi
Remunerasi                                                                        variabel yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko
Keterkaitan antara kinerja dengan remunerasi dijelaskan                           (Material Risk Taker) dengan ketentuan sebagai berikut:
sebagai berikut:                                                                  a. 80% dari Variable Income diberikan dalam bentuk
1. Bank menganut prinsip meritokrasi dalam                                             cash.
    memberikan remunerasi kepada Direksi dan                                      b. 20% dari Variable Income ditangguhkan (Deferred
    pegawai, baik untuk remunerasi yang bersifat tetap                                 Variable Income) dengan distribusi sebagai berikut:
    maupun variabel. Kaji ulang remunerasi individu                                    1. Direksi
    dilakukan setiap tahun dan penyesuaian remunerasi                                       •    1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
    mempertimbangkan kinerja Bank, kinerja unit kerja                                            500 lembar saham.
    dan kinerja individu serta kemampuan Bank.                                              •    1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
2. Dalam manajemen kinerja Bank, setiap anggota                                                  500 lembar saham.
    Direksi dan pegawai memiliki target individu                                            •    1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
    sebagai dasar untuk menilai kinerja individu. Target                                         500 lembar saham.
    individu Direksi yang juga merupakan target unit
    kerja/direktoratnya, diturunkan dari target Bank,                                   2.     Board of Management
    dan kemudian secara berjenjang diturunkan                                                  •   1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
    menjadi target unit kerja terkecil dan target individu                                         400 lembar saham.
    pegawai pada lapisan paling bawah.                                                         •   1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
3. Dalam penilaian kinerja unit maupun individu,                                                   400 lembar saham.
    berdasarkan realisasi dari target unit kerja maupun                                        •   1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
    individu. Kinerja unit dalam kategori: Melampaui                                               400 lembar saham.
    Target, Mencapai target atau Tidak Mencapai
    Target. Kinerja unit juga mempengaruhi kinerja                                Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi
    pimpinan unit kerja tersebut.                                                 Material Risk Takers
                                                                                  Jabatan yang termasuk dalam kategori material risk
Kinerja individu dinilai berdasarkan realisasi dari                               takers adalah Direksi sejumlah 8 (delapan) orang dan
target individu, dan dinilai dalam kategori: Istimewa                             Board of Managements sejumlah 10 (sepuluh) orang.
(Outstanding); Sangat baik (Very Good); Baik (Good);                              Jumlah tersebut merupakan Material Risk Takers (MRT)
Perlu perbaikan (Need Improvement); Kurang (Poor).                                selama tahun 2024.


                                                                                         Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
                                                                                                                   Direksi
                       Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain
                                                                                      Jumlah Penerima Per 31
                                                                                                                                    Rp Juta
                                                                                         Desember 2024
 Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem dan fasilitas lainnya                                        8                                87.259
 dalam bentuk non natura1)
 Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan,
 dan sebagainya, yang:
 •    Dapat dimiliki                                                                                8                                 5.911
 •    Tidak dapat dimiliki                                                                          8                                    70
 Total                                                                                              8                                93.240

1) Termasuk remunerasi anggota Direksi yang bekerja sampai dengan 25 Maret 2022, 13 April 2023 dan 22 Juni 2023




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024            315
Page 318
                                                                                               Tata Kelola Perusahaan




      Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi




      Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun

                  Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun                              Jumlah Direksi
       Di atas Rp2 Miliar                                                                        8
       Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar                                                           0
       Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar                                                           0
       Di bawah Rp500 juta                                                                       2



      Remunerasi Bersifat Variabel
      Remunerasi yang bersifat variabel di lingkungan Bank terdiri dari: Insentif dan Bonus Kinerja. Insentif tersebut
      diberikan berdasarkan kinerja individu pegawai dengan jabatan penjual (sales), service dan Collection. Insentif
      diberikan bulanan dan triwulanan.

      Bonus kinerja diberikan berdasarkan kinerja perusahaan, kinerja unit kerja terkait dan kinerja individu. Pembayarannya
      direalisasikan pada tahun berikutnya. Bonus kinerja merupakan diskresi manajemen dan diberikan sesuai dengan
      kinerja dan kondisi keuangan Bank. Bonus kinerja diberikan tahunan kepada pegawai yang tidak menerima insentif
      dan Direksi.

      Program Pinjaman
      Bank tidak memiliki program khusus pemberian pinjaman bagi anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
      Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dapat mengajukan pinjaman dari produk komersial Bank yang
      ada dengan suku bunga yang wajar, serta syarat dan kondisi yang berlaku umum.

      Selanjutnya, transaksi ini akan dilaporkan oleh Bank sebagai bagian dari Transaksi Pihak Terkait.




316   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 319
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Hingga berakhir tahun buku 2024, Dewan Komisaris           dan tanggung jawab, wewenang, etika kerja, rapat,
memiliki 4 (empat) komite, yaitu Komite Audit, Komite      tanggung jawab pelaporan, masa tugas, serta penilaian
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko              kinerja.
dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Setiap komite
bertanggung jawab untuk melakukan kajian dan               Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
pengawasan berdasarkan tugas dan tanggung jawab            memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan yang
yang telah ditetapkan di dalam Pedoman dan Tata Tertib     berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir
Kerja masing-masing komite.                                telah disetujui oleh anggota Komite Audit pada tanggal
                                                           30 Desember 2024.

KOMITE AUDIT                                               Tanggung Jawab Komite Audit dalam
                                                           Pemberian Rekomendasi Penunjukan
Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan                dan Pemberhentian Auditor Eksternal
Komisaris. Komite ini dibentuk untuk mendukung             Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yang terkait             Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik (AP)
dengan informasi keuangan, sistem pengendalian             dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Dewan
internal, efektivitas pemeriksaan internal dan eksternal   Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum
serta pelaksanaan kepatuhan Bank terhadap hukum            Pemegang Saham (”RUPS”). Penyusunan rekomendasi
dan peraturan yang berlaku.                                ini didasarkan kepada independensi, ruang lingkup
                                                           penugasan dan imbalan jasa.
Dasar Hukum
Pembentukan Komite Audit di Bank didasarkan pada           Dalam hal AP dan/atau KAP yang telah diputuskan oleh
sejumlah peraturan perundang-undangan, yaitu:              RUPS tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17               atas informasi keuangan historis tahunan pada Periode
    Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang           Penugasan Profesional, Komite wajib memberikan
    Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Surat         rekomendasi terhadap penunjukan AP dan/atau KAP
    Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7            pengganti yang disampaikan kepada Dewan Komisaris.
    Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
    Bank Umum.                                             Pemberian rekomendasi oleh Komite diberikan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun          mempertimbangkan paling sedikit:
    2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan           a. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;
    Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik          b. Ruang lingkup audit;
    dalam Kegiatan Jasa Keuangan.                          c. Imbalan jasa audit;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/               d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit
    POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang              dari KAP;
    Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum.          e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/                 digunakan KAP;
    POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang          f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh
    Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja                 melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari
    Komite Audit.                                             KAP;
5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate          g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh KAP
    Governance Manual) SMBC Indonesia.                        yang sama secara berturut-turut untuk kurun waktu
                                                              yang cukup panjang; dan/atau;
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan                      h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian
Tata Tertib Kerja (Board Charter)                             jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,               oleh AP dan KAP pada periode sebelumnya,
Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib                 apabila ada.
Kerja yang isinya mengatur sejumlah hal, termasuk:
organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024       317
Page 320
                                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      Independensi                                                             3)   tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
      Komite Audit SMBC Indonesia bekerja dan mengambil                             Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota
      keputusan secara independen, yang ditunjukkan antara                          Direksi, atau pemegang saham utama Bank;
      lain melalui keanggotaan dalam komite, yakni:                                 dan
      a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan                             4)   tidak mempunyai hubungan usaha baik
           Komisaris yang:                                                          langsung maupun tidak langsung yang
           1) bukan merupakan orang yang bekerja                                    berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
               atau mempunyai wewenang dan tanggung
               jawab untuk merencanakan, memimpin,                        b.   Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang
               mengendalikan, atau mengawasi kegiatan                          tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
               Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,                       kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
               kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai                      dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
               Komisaris Independen Bank pada periode                          pemegang saham pengendali atau hubungan lain
               berikutnya;                                                     yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
           2) tidak mempunyai saham baik langsung                              bertindak independen.
               maupun tidak langsung pada Bank;



      Komposisi dan Masa Jabatan

       No.              Nama                      Jabatan                      Dasar Penunjukan                     Periode Jabatan
        1    Ninik Herlani Masli Ridhwan   Ketua                    Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor   •   1 Februari 2019- 21
                                           (Komisaris Independen)   PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan        April 2022
                                                                    Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022      •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                                   2025
        2    Edmund Tondobala              Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor   •   18 November 2020-
                                           (Komisaris Independen)   PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan        21 April 2022
                                                                    Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022      •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                                   2025
        3    Aria Kanaka                   Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor   •   21 April 2022-RUPST
                                           (Pihak Independen)       PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan        2025
                                                                    Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022
        4    Ivan Purnama Sanoesi          Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor   •   1 Februari 2019- 21
                                           (Pihak Independen)       PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan        April 2022
                                                                    Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022      •   21 April 2022- RUPST
                                                                                                                   2025



      Profil Anggota Komite Audit

      Ninik Herlani Masli Ridhwan
      Ketua Komite Audit (Komisaris Independen)
      Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

      Edmund Tondobala
      Anggota Komite Audit (Komisaris Independen)
      Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.




318   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 321
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




                                   Warga Negara         Indonesia

                                   Domisili             Jakarta

                                   Usia                 50 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                   Riwayat Pendidikan   •   Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2010)
                                                        •   Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas
                                                            Indonesia (1997)

                                   Riwayat Jabatan,     Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit (Pihak
                                   Dasar Hukum &        Independen) sejak 21 April 2022 berdasarkan Keputusan
                                   Masa Jabatan         Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan
                                                        Surat Keputusan Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/IV/2022.

                                   Rangkap Jabatan      •   Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
                                                            Mazars SCRL).
            Aria Kanaka                                 •   Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
            Anggota Komite Audit                            Indonesia
            (Pihak Independen)                          •   Anggota Dewan Pengurus Institut Akuntan Publik
                                                            Indonesia
                                                        •   Anggota Komite Audit dan Komisaris Independen di
                                                            beberapa perusahaan publik non-bank

                                   Pengalaman Kerja     •   Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
                                                            Mazars SCRL) 2013-sekarang
                                                        •   Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
                                                            Indonesia 2000-sekarang
                                                        •   Partner pada beberapa KAP 2003-2013
                                                        •   Auditor pada KAP Prasetio, Sarwoko & Sandjaja (member
                                                            firm Ernst & Young) – 2002
                                                        •   Auditor pada KAP Prasetio Utomo & Co (member firm
                                                            Andersen Worldwide) 1997-2002

                                   Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                        Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




                                   Warga Negara         Indonesia

                                   Domisili             Jakarta

                                   Usia                 63 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                   Riwayat Pendidikan   •   Master Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi PPM (2004)
                                                        •   Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas
                                                            Tarumanegara (1988)

                                   Riwayat Jabatan,     Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit (Pihak
                                   Dasar Hukum &        Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan Keputusan
                                   Masa Jabatan         Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/II/2019
                                                        dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.002/DIR/CCS/
                                                        II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
                                                        Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
            Ivan Purnama                                III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.003/DIR/
                                                        CCS/IV/2022.
            Sanoesi
            Anggota Komite Audit   Rangkap Jabatan      •   Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk.
            (Pihak Independen)                          •   Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Ina Perdana
                                                            Tbk.
                                                        •   Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Hibank
                                                            Indonesia
                                                        •   Anggota Komite Pemantau Risiko PT BCA Digital
                                                        •   Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank SMBC
                                                            Indonesia Tbk

                                   Pengalaman Kerja     •   Anggota Komite Audit PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
                                                            (Juli 2018-Februari 2019).
                                                        •   Advisor PT Central Santosa Finance (September
                                                            2016-Agustus 2018).
                                                        •   Wakil Kepala Divisi Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk
                                                            (1999-Mei 2016).
                                                        •   Kepala Biro Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1992-1999).
                                                        •   Kepala Bagian/Urusan Audit PT Bank Central Asia, Tbk
                                                            (1989-1992).
                                                        •   Staf Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1986–1989).

                                   Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                        Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024           319
Page 322
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      Sertifikasi Profesi                                                9.  Pertemuan antara Komite dan Auditor Eksternal
                                                                             tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
       No.              Sertifikasi Profesi             Jumlah Pemilik       paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun setelah
        1    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VI          1              penutupan laporan keuangan.
        2    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VII         1
                                                                         10. Pertemuan antara Komite dan unit kerja Kepatuhan
                                                                             tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
        3    Wakil Perantara Perdagangan Efek                 1
             (WPPE)                                                          paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
        4    Register Negara untuk Akuntan dari               1
             Departemen Keuangan Republik                                Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
             Indonesia No. D-20.826
                                                                         Audit
        5    Sertifikasi Akuntan Publik (USAP) dari           1
             Ikatan Akuntan Indonesia                                    Selama tahun 2024, Komite Audit mengadakan 26 (dua
                                                                         puluh enam) kali rapat dan rincian tingkat kehadirannya
                                                                         disampaikan sebagai berikut:
      Rapat Komite Audit
                                                                                                         Jumlah
                                                                                    Nama                          Kehadiran Persentase
      Kebijakan Rapat                                                                                     Rapat

      Ketentuan rapat telah diatur dalam pedoman dan tata                 Ninik Herlani Masli Ridhwan      26        26       100%
      tertib Komite Audit:                                                Edmund Tondobala                 26        26       100%
      1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling                    Aria Kanaka                      26        26       100%
            sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.                   Ivan Purnama Sanoesi             26        26       100%
      2. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
            melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
            Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila             Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas
            dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang-            Sistem Pengendalian Internal
            kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari                  Komite Audit telah melakukan evaluasi dan memastikan
            seluruh anggota Komite.                                      sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Bank
      3. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan                      dinilai sudah berjalan efektif dan memadai mencakup
            musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai                 pengendalian keuangan, operasional, dan kepatuhan
            musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan                terhadap peraturan perundang-undangan.
            dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
      4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.                        Pelaksanaan Kegiatan tahun 2024
      5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu                  Sepanjang tahun 2024, kegiatan yang telah
            anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk               direalisasikan oleh Komite Audit adalah sebagai berikut:
            untuk memimpin rapat.                                        1. Mengkaji laporan keuangan 2024, proyeksi dan
      6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang                        laporan lain terkait dengan informasi keuangan
            terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan                     Bank
            secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari         2. Mengkaji pemeriksaan audit intern Bank tahun 2023
            perbedaan pendapat tersebut.                                      dan 2024 dan efektivitas pelaksanaan pemeriksaan
      7. Komite dapat juga mengambil keputusan yang                           audit intern Bank serta pemantauan atas tindak
            sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan                         lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan
            ketentuan semua anggota komite telah diberitahu                   pengendalian internal, termasuk kecukupan dalam
            secara tertulis dan semua anggota Komite                          proses pelaporan keuangan
            memberikan persetujuan mengenai usul yang                    3. Meninjau laporan audit termasuk audit terhadap
            diajukan secara tertulis dengan menandatangani                    penyelengaraan Teknologi Informasi
            persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang                4. Mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Intern
            diambil dengan cara demikian mempunyai                            (SKAI)
            kekuatan yang sama dengan keputusan yang                     5. Mengkaji rencana audit, ruang lingkup dan
            diambil dengan sah dalam Rapat Komite.                            anggaran SKAI
      8. Pertemuan antara Komite dan Internal Audit tanpa                6. Mengkaji rencana penerapan Global Internal Audit
            kehadiran anggota Direksi dilaksanakan paling                     Standard (GIAS)
            kurang 1 (satu) kali dalam setahun.                          7. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
                                                                              untuk pengangkatan Kepala SKAI menggantikan
                                                                              Kepala SKAI yang telah memasuki usia pensiun



320   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 323
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




8.  Meninjau rencana audit ekstern dan hasil audit                       13. Melakukan penelaahan atas tuntutan yang timbul
    ekstern                                                                  terkait Bank dan memantau perkembangan
9. Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi                           penanganan isu-isu hukum.
    atas hasil temuan auditor ekstern dan hasil                          14. Memantau dan mengkaji penerapan dan efektifitas
    pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan                                Strategi Anti-Fraud Management
    otoritas dan lembaga lain                                            15. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Audit
10. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan                                  tahun 2024
    pemberian jasa audit atas informasi keuangan                         16. Mengkaji  Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
    historis tahunan oleh AP dan/atau KAP.                                   Audit.
11. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
    Komisaris untuk penunjukan AP dan/atau KAP.                          Pengembangan Kompetensi Komite
12. Melakukan penelaahan atas penerapan Kepatuhan                        Audit
    Bank terhadap peraturan perundang-undangan                           Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk
    yang berlaku dan efektifitas inisiatif-inisiatif yang                anggota independen, karena untuk anggota Komite
    dilakukan untuk memperkuat budaya kepatuhan di                       Audit yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan
    Bank.                                                                pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat dalam
                                                                         Laporan Tahunan ini.


                                                                                             Waktu dan Tempat
     Nama Peserta                              Jenis Pelatihan                                                         Penyelenggara
                                                                                             Penyelenggaraan
 Aria Kanaka        1. PPL Sektor Pasar Modal OJK – IAPI Manajemen Risiko dan                    5 Juli 2024        IAPI (Institut Akuntan
                       Pertimbangan Khusus dalam Audit Laporan Keuangan di Sektor                                     Publik Indonesia)
                       Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah
                    2. PPL Khusus OJK - IAPI Tahun 2024 bagi Akuntan Publik Terdaftar         9 Agustus 2024                IAPI
                       di OJK Sektor Perbankan
                    3. PPL Sektor IKNB OJK – IAPI Aspek Akuntansi dan Audit dalam             19 Agustus 2024               IAPI
                       Lembaga Keuangan Mikro (Konvensional/Syariah), Lembaga Jasa
                       Keuangan Khusus serta Regulasinya
                    4. In House Training; Risk Based Budgeting; Sustainability Reporting;   28 – 29 Agustus 2024            IAPI
                       Aspek Akuntansi, Perpajakan, Legal untuk Merger, Akuisisi dan
                       Spin-Off; Pajak Tangguhan
                    5. PPL IKPI: Perlakuan PPh dan PPN bagi Wajib Pajak Bank                 7 Desember 2024            IKPI (Ikatan
                       Umum,Syariah, Koperasi Simpan Pinjam dan BPR berdasarkan                                       Konsultan Pajak
                       PMK 74/2024 (PMK Cadangan) dan SE-121/PJ/2010 (PPN Bank)                                          Indonesia)
                    6. PPL IKPI: Tindak Lanjut Proses Bisnis Pengawasan dan Kebijakan        9 Desember 2024                IKPI
                       Pemeriksaan Pasca PPS
                    7. PPL IKPI: Kupas Tuntas Manajemen PPh Pasal 21, Natura/                10 Desember 2024               IKPI
                       Kenikmatan dan Pelaporan Akhir Tahun Masa Des
                    8. PPL IKPI: Mereview Kembali Saat Terutangnya Withholding               28 Desember 2024               IKPI
                       Tax PPh/PPN (Batas Waktu dan Konsekuensi Keterlambatan -
                       Pembuatan Bukti Potong Dan Faktur Pajak)
 Ivan Purnama       1. Connecting The Dots                                                    11 Januari 2024           OJK Institute
 Sanoesi
                    2. Strategi Mencegah Serangan Siber                                       29 Februari 2024          OJK Institute
                    3. Artificial Intelligence Changes The Face of Financial Sector            7 Maret 2024             OJK Institute
                    4. How to Prevent Accounting Fraud in Financial Sector                      2 Mei 2024              OJK Institute
                    5. Peluang dan Tantangan Pelindungan Data Pribadi dalam Transaksi           30 Mei 2024             OJK Institute
                       di Era Digital
                    6. Peran Innovative Credit Scoring dalam Meningkatkan Akses                 27 Juni 2024            OJK Institute
                       Pendanaan
                    7. Foresight: Metodologi dan Penggunaannya                                  11 Juli 2024           The Institute of
                                                                                                                      Internal Auditors
                                                                                                                          Indonesia
                    8. Driving Corporate Performance through Artificial Intelligence            25 Juli 2024            OJK Institute
                    9. How to Mitigate Transition and Physical Risk in the Financial             4 Juli 2024            OJK Institute
                       Sector
                    10. Strategi Implementasi Market Conduct: Membangun Kepercayaan           8 Agustus 2024            OJK Institute
                        dan Meningkatkan Kinerja Industri Jasa Keuangan




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024          321
Page 324
                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




                                                                                                  Waktu dan Tempat
        Nama Peserta                                Jenis Pelatihan                                                    Penyelenggara
                                                                                                  Penyelenggaraan
                         11. The Future of Data Analytics in The Financial Industry: Trends and   12 September 2024    OJK Institute
                             Innovations
                         12. EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New      31 Oktober 2024     OJK Institute
                             Energy Products and Services
                         13. Climate Reporting in the Financial Statements                        18 November 2024    KPMG Indonesia
                         14. Strengthening Financial Integrity: Advanced Strategies and           21 November 2024     OJK Institute
                             Innovations in Anti-Fraud




      KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI                                            Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
                                                                                memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan yang
      Komite Remunerasi dan Nominasi adalah komite                              berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir
      yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada                           telah disetujui oleh anggota Komite Remunerasi dan
      Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan                               Nominasi pada tanggal 2 Desember 2024.
      fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait remunerasi
      dan nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota                         Tugas dan Tanggung Jawab
      Dewan Komisaris. Remunerasi adalah imbalan yang                           Rincian tugas dan tanggung jawab Komite adalah:
      ditetapkan dan diberikan kepada anggota Direksi dan
      anggota Dewan Komisaris karena kedudukan dan peran                        Terkait Kebijakan Remunerasi
      yang diberikan sesuai dengan tugas, tanggung jawab,                       1.   Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi;
      dan wewenang anggota Direksi dan anggota Dewan                                 dan
      Komisaris. Nominasi adalah pengusulan seseorang                           2.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan
      untuk diangkat dalam jabatan sebagai anggota Direksi                           Komisaris mengenai:
      atau anggota Dewan Komisaris.                                                  a. Kebijakan remunerasi, struktur remunerasi dan
                                                                                         besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris
      Dasar Hukum                                                                        dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat
      Dasar hukum yang digunakan dalam pembentukan                                       Umum Pemegang Saham.
      Komite Remunerasi dan Nominasi, yaitu:                                         b. Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
      1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun                                 dan pegawai secara keseluruhan untuk
         2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran                                 disampaikan kepada Direksi.
         OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Maret
         2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank                           3.   Komite wajib memastikan bahwa kebijakan
         Umum; dan                                                                   remunerasi paling kurang sesuai dengan:
      2. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate                                   a. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
         Governance Manual) SMBC Indonesia.                                              sebagaimana diatur dalam perundang-
                                                                                         undangan yang berlaku.
      Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan                                          b. Prestasi kerja individual.
      Tata Tertib Kerja (Board Charter)                                              c. Kewajaran dengan peer group di dalam dan di
      [Disesuaikan dengan materi dari website]                                           luar Bank.
      Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                                d. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
      Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki Pedoman                                    panjang Bank.
      dan Tata Tertib Kerja yang isinya mengatur sejumlah
      hal, termasuk: organisasi, syarat keanggotaan,                            Terkait Kebijakan Nominasi
      independensi, tugas dan tanggung jawab, kebijakan                         1.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan
      remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, kebijakan                              Komisaris mengenai komposisi anggota Direksi
      penilaian diri sendiri (self assessment) untuk Direksi dan                     dan/atau Dewan Komisaris.
      Dewan Komisaris, penilaian komite, wewenang Komite
      Remunerasi dan Nominasi, etika kerja, rapat, tanggung
      jawab pelaporan, serta masa tugas.




322   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 325
                                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




2.       Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai                        Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata
         kriteria serta prosedur pemilihan dan/atau                          Kelola Terintegrasi kepada Dewan Komisaris.
         penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi                7.   Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
         kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan                            kinerja pihak independen dengan cara:
         kepada Rapat Umum Pemegang Saham.                                   •    Komite menentukan faktor-faktor penilaian
3.       Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota                            kinerja perorangan.
         Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan                       •    Komite menerima hasil penilaian terhadap
         Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat                                 anggota komite-komite yang berada di bawah
         Umum Pemegang Saham. Khususnya untuk calon                               Dewan Komisaris, yang diperoleh dari Ketua
         anggota Direksi, Human Resources membantu                                Komite terkait.
         memfasilitasi melalui proses talent management &                    •    Komite Menyusun rekomendasi atas dasar
         succession planning, dengan dilakukan penilaian                          penilaian tersebut, untuk diserahkan kepada
         terhadap ketersediaan calon anggota, dan potensi                         Dewan Komisaris, sebagai dasar untuk
         pengembangannya di masa depan. Pelaksanaan                               keperluan pengangkatan kembali atau
         suksesi dilakukan melalui identifikasi pejabat-                          pemberhentian anggota Komite.
         pejabat eksekutif yang memiliki potensi tersebut.
         Masing-masing anggota Direksi menyampaikan                     Independensi
         calon penggantinya yang akan dievaluasi oleh                   Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
         Komite.                                                        Komite Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan
4.       Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian                   ketentuan OJK. Komite Remunerasi dan Nominasi
         kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.              diketuai oleh Komisaris Independen dengan anggota
5.       Menyusun program pengembangan kemampuan                        satu orang Komisaris Independen, dua orang Komisaris
         anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                         dan satu orang Pejabat Eksekutif yang memiliki
         Komisaris.                                                     pengetahuan sistem remunerasi dan nominasi serta
6.       Memberikan rekomendasi mengenai Pihak                          sucession plan. Komposisi anggota komite yang telah
         Independen yang akan menjadi anggota Komite                    berjalan di Bank dalam rangka mendukung prinsip
                                                                        independensi dalam melaksanakan tugas.



Komposisi dan Masa Jabatan

 No.                     Nama                   Jabatan                      Dasar Penunjukan                      Periode Jabatan
     1     Ninik Herlani Masli Ridhwan   Ketua                    Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    •   1 Maret 2020- 21 April
                                         (Komisaris Independen)   PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan         2022
                                                                  Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022       •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                                  2025
     2     Chow Ying Hoong               Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    •   1 Februari 2019- 21
                                         (Komisaris Utama)        PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan         April 2022
                                                                  Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022       •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                                  2025
     3     Mira Fitria                   Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    •   1 Juli 2020-21 April
                                         (Pejabat Eksekutif HR)   PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan         2022
                                                                  Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022       •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                                  2025




Profil Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi

Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Chow Ying Hoong
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Utama)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024          323
Page 326
                                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




                                                    Warga Negara             Indonesia

                                                    Domisili                 Jakarta

                                                    Usia                     47 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                                    Riwayat Pendidikan       •     Post Graduate Research dari The London School of
                                                                                   Economics and Political Science (LSE) (2006)
                                                                             •     Master of Arts (MA) dari Lancaster University (2001)
                                                                             •     Bachelor of Arts (BA) dari Universitas Indonesia (2000)

                                                    Riwayat Jabatan,         Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Remunerasi
                                                    Dasar Hukum &            dan Nominasi sejak 1 Juli 2020 berdasarkan Keputusan
                                                    Masa Jabatan             Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/031/VII/2020
                                                                             dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.002/DIR/CCS/
                       Mira Fitria                                           VII/2020, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
                                                                             Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
                       Soetjipto
                                                                             III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 006/DIR/CCS/
                       Anggota Komite
                                                                             IV/2022
                       Remunerasi dan
                       Nominasi (Pejabat            Rangkap Jabatan          Head of Human Resources SMBC Indonesia
                       Eksekutif HR)
                                                    Pengalaman Kerja         •     VP of Human Resources Danone Waters Indonesia
                                                                                   (2019-2020).
                                                                             •     CHRO - Corporate Affairs & Sustainability, Human
                                                                                   Resources, Technology, and Strategy Management The
                                                                                   Body Shop Indonesia (2017-2019).
                                                                             •     Human Resources Director Microsoft Indonesia
                                                                                   (2014-2016).
                                                                             •     Senior HR Business Partner Microsoft Indonesia
                                                                                   (2013-2014).
                                                                             •     HR Generalist for Retail Bank, Consumer Finance, Risk
                                                                                   Management and Financial Control CITI Indonesia
                                                                                   (2008-2013).
                                                                             •     Leadership, Talent and Performance Management Head
                                                                                   CITI Indonesia (2006-2008).
                                                                             •     Regional Management Associate: Consumer Bank Training
                                                                                   & Development Manager Citibank Asia Pacific Consumer
                                                                                   Bank, Singapore (2003-2004).
                                                                             •     Investment, Treasury and Insurance Compliance Manager
                                                                                   Citibank Indonesia (2002-2003).
                                                                             •     Management Associate Citibank Indonesia (2001-2002).

                                                    Hubungan Afiliasi        Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                             Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.


      Sertifikasi Profesi                                               3.       Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
                                                                                 terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
       No.             Sertifikasi Profesi          Jumlah Pemilik               secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
       1     Sertifikasi Manajemen Resiko Level 7          2                     perbedaan pendapat tersebut.
       2     Sertifikasi Manajemen Resiko Level 6          1
                                                                        Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
       3     Sertifikasi General Manager MSDM              1
                                                                        Remunerasi dan Nominasi
                                                                        Selama tahun 2024, Komite Remunerasi dan Nominasi
      Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi                              mengadakan 8 (delapan) kali rapat dan rincian tingkat
                                                                        kehadirannya disampaikan sebagai berikut:
      Kebijakan Rapat
      Ketentuan terkait dengan rapat Komite Remunerasi dan                                                  Jumlah
                                                                                       Nama                           Kehadiran Persentase
      Nominasi yang telah ditetapkan di lingkungan Bank                                                      Rapat

      adalah sebagai berikut:                                            Ninik Herlani Masli Ridhwan           8           8          100%
      1. Komite Remunerasi Nominasi mengadakan rapat                     Chow Ying Hoong                       8           8          100%
          secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4            Mira Fitria                           8           8          100%
          (empat) bulan.
      2. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
          musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
          musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
          dilakukan berdasarkan suara terbanyak.




324   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 327
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024

      Tanggal                                                               Agenda
 2 Februari 2024     1. Wawancara Kandidat Anggota Komite Pemantau Risiko
                     2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Komite Pemantau Risiko. Berdasarkan POJK nomor 17 tahun
                        2023 tanggal 14 September 2023 Pasal 65 bahwa Anggota Komite Pemantau Risiko memerlukan kompetensi
                        yang lebih komprehensif, maka Komite memutuskan untuk menunda rekomendasi.
 21 Februari 2024    1. Evaluasi Kinerja Anggota Direksi
                     2. Penilaian Kolegial Direksi, Dewan Komisaris & Anggota Komite
 23 Februari 2024    Usulan Remunerasi untuk Direksi, Dewan Komisaris & Anggota Komite tahun 2024
 15 Mei 2024         1. Strategi BTPN
                     2. Update dari HR
 20 Mei 2024         1. Wawancara Kandidat Anggota Dewan Komisaris
                     2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Dewan Komisaris
 21 Mei 2024         1. Wawancara Kandidat Anggota Komite Pemantau Risiko
                     2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Komite Pemantau Risiko
 27 Agustus 2024     1. Wawancara Kandidat Anggota Dewan Komisaris
                     2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Dewan Komisaris
 22 November 2024    1. Wawancara Kandidat Anggota Direksi
                     2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan Anggota Direksi



Pengembangan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang
terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

                                                                                             Waktu dan Tempat
  Nama Peserta                                 Jenis Pelatihan                                                        Penyelenggara
                                                                                             Penyelenggaraan
                    Leadership Series: Winning The Future, Serving Today                       07 Maret 2024          Online learning
                    Mandatory SMBC Group 2024 (BOD, BOM, & Division Head)                      26 Maret 2024            E-learning
                    HR Brownbag                                                                 10 Mei 2024
                    Leadership Series: Strategy And Insight For Navigating Merger &             10 Juli 2024             SMBCI
                    Acquisition In Digital Startup
                    HR Leaders Workshop 2024                                                    29 Juli 2024
                    Training SMR Jenjang 5                                                    08 Agustus 2024            SMBCI
                    Exam SMR Jenjang 5                                                        16 Agustus 2024            SMBCI
                    Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik           20 Agustus 2024           E-learning
                    PT Bank BTPN Tbk 2024
                    Anti Fraud Awareness 2024                                                27 September 2024          E-learning
                    Manajemen Risiko Operasional 2024                                        27 September 2024          E-learning
    Mira Fitria
                    Refreshment APU PPT & PPPSPM 2024                                        27 September 2024          E-learning
                    Training SMR Jenjang 6                                                    16 Oktober 2024            SMBCI
                    Learning Festival: Champion's Journey - Perseverance and Triumph          24 Oktober 2024            SMBCI
                    from Olympic Gold Medallist
                    Exam SMR Jenjang 6                                                        25 Oktober 2024            SMBCI
                    Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2024                          30 Oktober 2024           E-learning
                    Compliance 2024: Compliance Awareness and E&G                             30 Oktober 2024           E-learning
                    HR Year End Workshop 2024                                                09 November 2024
                    Cyber & Information Security Awareness 2024                              25 November 2024           E-learning
                    Training SMR Jenjang 7                                                   09 Desember 2024            SMBCI
                    Leadership Series: Future of Banking - Leveraging Gen AI for Strategic   11 Desember 2024         Online learning
                    Growth
                    Exam SMR Jenjang 7                                                       18 Desember 2024            SMBCI




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024     325
Page 328
                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      KOMITE PEMANTAU RISIKO                                           disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
                                                                       serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan
      Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris                  perhatian Dewan Komisaris.
      dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya               3.   Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara
      di dalam melakukan pengawasan yang aktif atas                    kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan
      manajemen risiko Bank.                                           pelaksanaannya guna memberikan rekomendasi
                                                                       kepada Dewan Komisaris.
      Dasar Hukum                                                 4.   Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
      Dasar hukum yang digunakan terkait dengan                        tugas Komite Manajemen Risiko dan unit kerja
      pembentukan Komite Pemantau Risiko adalah:                       Manajemen Risiko guna memberikan rekomendasi
      1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun               kepada Dewan Komisaris.
         2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran          5.   Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Komite
         Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017                 dapat melakukan investigasi terhadap hal-hal yang
         tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum                  terkait dengan tugas dan tanggung jawab Komite,
      2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/                    serta dengan konsultan, akuntan publik atau pihak
         POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen                      eksternal lainya yang ditunjuk oleh Perseroan
         Risiko bagi Bank Umum                                         dalam rangka memperoleh informasi sebagai dasar
      3. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate                     rekomendasi bagi Dewan Komisaris.
         Governance Manual).                                      6.   Apabila diminta oleh Dewan Komisaris, Komite
                                                                       dapat menjalankan tugas-tugas selain yang
      Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan                            disebutkan dalam charter Komite, yang sesuai
      Tata Tertib Kerja (Board Charter)                                dengan fungsi dan peran serta tugas Komite sesuai
      Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                  kebutuhan Dewan Komisaris dari waktu ke waktu.
      Komite Pemantau Risiko telah memiliki Pedoman dan           7.   Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen data dan
      Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain: Tugas              informasi Perseroan.
      dan tanggung jawab, wewenang, organisasi, syarat
      keanggotaan, independensi, rapat, masa tugas,               Independensi
      penilaian komite, etika kerja, serta tanggung jawab         Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
      pelaporan.                                                  Komite Pemantau Risiko telah sesuai dengan ketentuan
                                                                  yang berlaku. Komite Pemantau Risiko diketuai oleh
      Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk          Komisaris Independen dengan anggota 2 (dua) orang
      memastikan cakupan kerja Komite Pemantau                    Komisaris Independen, 2 (dua) orang Komisaris, dan
      Risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan             2 (orang) Komisaris Pihak Independen yang memiliki
      perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir disetujui         keahlian di bidang manajemen risiko dan bidang
      oleh anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 20         keuangan.
      Desember 2024.                                              Penjelasan tentang Komisaris Independen dan Pihak
                                                                  Independen dimaksud adalah:
      Tugas dan Tanggung Jawab                                    1. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
      Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas             Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
      dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Komite bertugas              kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
      untuk memberikan rekomendasi atau pendapat                       hubungan keluarga dengan anggota Dewan
      profesional yang independen kepada Dewan Komisaris               Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang
      terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh              saham pengendali atau hubungan lain yang dapat
      Direksi kepada Dewan Komisaris serta mengidentifikasi            mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
      hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris,               independen.
      yang antara lain meliputi:                                  2. Pihak Independen adalah pihak di luar Perseroan
      1. Membuat rencana kegiatan tahunan Komite dan                   yang tidak memiliki hubungan keuangan,
           diajukan kepada untuk mendapat persetujuan dari             kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
           Dewan Komisaris.                                            hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris,
      2. Memberikan pendapat profesional yang                          Direksi dan/atau pemegang saham pengendali
           independen kepada Dewan Komisaris terhadap                  atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi
           laporan atau hal-hal terkait pengelolaan risiko yang        kemampuannya untuk bertindak independen.




326   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 329
                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




Komposisi dan Masa Jabatan

 No.              Nama                 Jabatan                     Dasar Penunjukan                      Periode Jabatan
  1    Onny Widjanarko         Ketua                    Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    8 Mei 2023-RUPST 2025
                               (Komisaris Independen)   PS/BOC/026/V/2023 dan Surat Keputusan
                                                        Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/ V/2023
  2    Takeshi Kimoto          Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    •   1 Februari 2019-21
                               (Komisaris)              PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan         April 2022
                                                        Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022       •   21 April 2022-RUPST
                                                                                                        2025
  3    Edmund Tondobala        Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    21 April 2022-RUPST
                               (Komisaris Independen)   PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan     2025
                                                        Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
  4    Ongki Wanadjati Dana    Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    21 April 2022-RUPST
                               (Komisaris)              PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan     2025
                                                        Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
  5    Sofyan Rambey           Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris          •   1 Februari 2019 – 21
                               (Pihak Independen)       Nomor PS/BOC/006/II/2019 dan Surat              April 2022
                                                        Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/        •   21 April 2022 - RUPST
                                                        II/2019, diangkat kembali berdasarkan           2025
                                                        Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor
                                                        PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan
                                                        Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022
  6    Ivan Purnama Sanoesi    Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    20 September 2023
                               (Pihak Independen)       PS/BOC/048/IX/2023 dan Surat Keputusan      Masa jabatan semetara
                                                        Direksi Nomor SK.009/DIR/CCS/X/2023
  7    Marita Alisjahbana      Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    2 September
                               (Komisaris Independen)   PS/BOC/041/IX/2024 dan Surat Keputusan      2024-RUPST 2025
                                                        Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/IX/2024
  8    Nurhajati Soerjo Hadi   Anggota                  Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor    2 September
                               (Pihak Independen)       PS/BOC/026/VI/2024 dan Surat Keputusan      2024-RUPST 2025
                                                        Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/IX/2024




Profil Anggota Komite Pemantau Risiko

Onny Widjanarko
Ketua Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Takeshi Kimoto
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Edmund Tondobala
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Ongki Wanadjati Dana
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Marita Alisjahbana
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                       LAPORAN TAHUNAN 2024         327
Page 330
                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




                                        Warga Negara         Indonesia

                                        Domisili             Jakarta

                                        Usia                 66 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                        Riwayat Pendidikan   •   MBA di bidang Finance dari John. M. Olin School of
                                                                 Business, Washington University, St. Louis, USA (1993)
                                                             •   Gelar profesi Financial Risk Manager (FRM®) dari Global
                                                                 Association of Risk Professional (“GARP”)

                                        Riwayat Jabatan,     Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau
                                        Dasar Hukum &        Risiko (Pihak Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan
                                                             Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/
                                        Masa Jabatan
                                                             II/2019 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/
                                                             II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
                                                             Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
                   Sofyan Rambey                             III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.004/DIR/
                   Anggota Komite                            CCS/IV/2022
                   Pemantau Risiko
                   (Pihak Independen)   Rangkap Jabatan      •   Director GReenZONES Society
                                                             •   CEO & Presiden Director The Risk Forum

                                        Pengalaman Kerja     •   Direktur Regional GARP (2005)
                                                             •   EVP PT Mandiri Sekuritas (2003-2005)
                                                             •   Group Head PT Bank Mandiri (2001-2003)
                                                             •   Komisaris PT Exim Securities (1998-2001)
                                                             •   Kepala Biro PT Bank Exim (1998-2000)
                                                             •   Kepala Bagian PT Bank Exim (1994-1998)
                                                             •   Kepala Seksi PT Bank Exim (1988-1991)
                                                             •   Account Officer PT Bank Exim (1984-1987)

                                        Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                             Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.



                                        Warga Negara         Indonesia

                                        Domisili             Jakarta

                                        Usia                 56 tahun pada akhir tahun buku 2024

                                        Riwayat Pendidikan   Bachelor of Arts in Business Finance and Banking from
                                                             Oregon State University, – Oregon, USA (1991)

                                        Riwayat Jabatan,     Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau
                                        Dasar Hukum &        Risiko (Pihak Independen) sejak 2 September 2024
                                                             berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor
                                        Masa Jabatan
                                                             PS/BOC/026/VI/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor
                                                             SK.007/DIR/CCS/IX/2024

                                        Rangkap Jabatan      Advisor untuk HR PT. Panin Dubai Syariah Bank, Tbk.
                   Nurhajati Soerjo     Pengalaman Kerja     •   Head of Internal Audit PT. Bank BTPN, Tbk (2017-2024)
                   Hadi                                      •   Fraud Management Unit Head at PT Bank BTPN, Tbk
                   Anggota Komite                                (2015 - 2016)
                   Pemantau Risiko                           •   Quality Assurance and Corporate Client Execution Head at
                   (Pihak Independen)                            PT ANZ Bank Indonesia (2015)
                                                             •    Business Development Director (Business Manager) of
                                                                 International Banking at The Royal Bank of Scotland N.V.,
                                                                 Jakarta Branch (2008 – 2013)
                                                             •   Director at PT. RBS Finance Indonesia (2008 – 2012) •
                                                                 Credit Portfolio Management Head at ABN AMRO Bank
                                                                 N.V., Jakarta Branch (2005 - 2008)
                                                             •   Deputy Head of Financial Restructuring & Recovery (FRR)
                                                                 at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (2003 - 2005)
                                                             •   Financial Restructuring & Recovery Officer at ABN AMRO
                                                                 Bank N.V., Jakarta Branch (1999 - 2005)
                                                             •   Development Director (Business Manager) to Executive
                                                                 Country at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1996 –
                                                                 2008)
                                                             •   Relationship Manager of Special Credits Group  at ABN
                                                                 AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1999)
                                                             •   Team Leader/Relationship Manager of Indonesian
                                                                 Corporate Banking for Medium Companies at ABN AMRO
                                                                 Bank N.V., Jakarta Branch (1997-1999)
                                                             •   Relationship Manager of Indonesian Corporate Banking at
                                                                 ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1996-1997)
                                                             •   Corporate Credit Account Officer at PT IBJ Indonesia
                                                                 Bank, Jakarta (1991 – 1995)

                                        Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                             Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.



328   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 331
                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




Ivan Purnama Sanoesi                                              Rapat Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Pemantau Risiko (Pihak Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite Audit”              Kebijakan Rapat
yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.                          Ketentuan rapat Komite Pemantau Risiko yang telah
                                                                  ditetapkan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
Sertifikasi Profesi                                               1. Komite menyelenggarakan rapat paling sedikit 1
                                                                       (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
                                                        Jumlah    2. Agenda Rapat Komite termasuk, akan tetapi tidak
 No.                  Sertifikasi Profesi
                                                        Pemilik        terbatas pada:
  1    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat I s/d III     2            a. Profil Risiko;
  2    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat IV            2            b. Tingkat Kesehatan Bank;
  3    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat V             2            c. Risk Appetite;
  4    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VI            2            d. Kebijakan, Pedoman, dan Prosedur
  5    Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VII           3                 Manajemen Risiko;
  6    Sertifikasi Financial Risk Manager (FRM)           1            e. Stress Testing;
  7    Trainer untuk pelatihan Sertifikasi Manajemen      1            f. Key Risk Indicators;
       Risiko Tingkat I-V                                              g. Masalah-masalah yang terkait dengan Fraud;
  8    Sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst)                   h. Masalah yang bersifat signifikan terhadap
       L1
                                                                            posisi Bank.
  9    Sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI)          1
 10    Sertifikasi Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE)       1
                                                                  3.   Rapat-rapat Komite dapat dihadiri secara fisik
 11    Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek       2
       (WPPE)                                                          ataupun melalui fasilitas video conference. Rapat
 12    Sertifikasi Wakil Pialang Berjangka (WPB)          1
                                                                       komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
 13    Fellowship in Nutritional and Environmental        1
                                                                       dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% (lima puluh
       Medicine; India, 2018                                           satu persen) dari seluruh jumlah anggota termasuk
 14    Master in Advanced Nutritional Medicine;                        satu orang Komisaris Independen dan satu Pihak
       Malaysia 2019                                                   Independen.
 15    Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang      1       4.   Keputusan Rapat Komite dilakukan berdasarkan
       5
                                                                       musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi
 16    Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang      1
       6                                                               musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
 17    Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang      1            dilakukan berdasarkan hasil suara terbanyak.
       7                                                          5.   Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
 18    Training of Trainer (ToT) jenjang 4 BSMR           1       6.   Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
 19    Training of Trainer (ToT) jenjang 5 BSMR           1            anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
 20    Training of Trainer (ToT) jenjang 6 BSMR           1            untuk memimpin rapat.
 21    Training of Trainer (ToT) jenjang 7 BSMR           1       7.   Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
 22    Training of Trainer (ToT) jenjang 4 LSPP           1            terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
 23    Sertifikasi GRCP (Governance, Risk,                1            secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
       Compliance Professional                                         perbedaan pendapat tersebut.
 24    Sertifikasi GRCA (Governance, Risk,                1       8.   Komite dapat juga mengambil keputusan yang
       Compliance Auditor)
                                                                       sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan
 25    Sertifikasi IAAP (Integrated Audit & Assurance     1
       Professional
                                                                       ketentuan semua anggota Komite telah diberitahu
 26    Sertifikasi ICEP (Integrated Compliance &          1
                                                                       secara tertulis dan semua anggota Komite
       Ethics Professional)                                            memberikan persetujuan mengenai usul yang
 27    Sertifikasi IPMP (Integrated Policy                1            diajukan secara tertulis dengan menandantangani
       Management Professional)                                        persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
 28    Sertifikasi IRMP (Integrated Risk Management       1            diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan
       Professional)
                                                                       yang sama dengan keputusan yang diambil dengan
 29    Sertifikasi IDPP (Integrated Data Privacy          1
       Professional)                                                   sah dalam Rapat Komite.
 30    Training GRI (Global Reporting Initiative)         1
 31    Training ESG (Environmental, Social,               1
       Governance)
 32    Training SROI (Social Return On Investment         1
 33    32nd A4M Annual Longevity Fest 2024,               1
       “Advancing Longevity Medicine
 34    Qualified Internal Auditor (QIA) Certification     1
 35    Indonesian Internal Audit Practitioner (IIAP)      1




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024       329
Page 332
                                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite                               •   Aset tertimbang menurut risiko
      Pemantau Risiko                                                                (ATMR) pasar dalam perhitungan rasio
      Selama tahun 2024, Komite Pemantau Risiko                                      permodalan yang baru untuk kewajiban
      mengadakan 20 (dua puluh) kali rapat dan rincian                               pelaporan
      tingkat kehadirannya disampaikan sebagai berikut:                          •   Kaji ulang parameter NSFR

                                          Jumlah                            c.   Manajemen Risiko Operasional
                   Nama                              Kehadiran Persentase
                                           Rapat                                 •  Hasil pemantauan terkait risiko operasional
       Onny Widjanarko                       20           20     100%               dalam Non-Financial Risk (NFR) Appetite
       Takeshi Kimoto                        20           19      95%               framework dan langkah-langkah perbaikan
       Edmund Tondobala                      20           20     100%            •  Kejadian dan tren terkait risiko operasional
       Ongki Wanadjati Dana                  20           17      85%               dan fraud serta pengaduan nasabah
                                                                                 •  Pemantauan indikator risiko utama dan
       Sofyan Rambey                         20           18      90%
                                                                                    risk acceptance dalam ICSR (Internal
       Ivan Purnama Sanoesi                  13           13     100%
                                                                                    Control and Risk System)
       Marita Alisjahbana1)                   7            7     100%
                                                                                 •  Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan,
       Nurhajati Soerjo Hadi2)                7            7     100%               pencegahan kejadian terkait risiko
      1) Efektif menjadi anggota Komite sejak 2 September 2024                      operasional termasuk perkembangan
      2) Efektif menjadi anggota Komite sejak 2 September 2024
                                                                                    proyek-proyek yang dijalankan untuk
                                                                                    perbaikan  dan  efektifitas langkah
      Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024                                               perbaikan dan pencegahan yang
      Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan kegiatan                            dilakukan.
      sesuai rencana kerja dan agenda tahun 2024.                                •  Pelaksanaan inisiatif-inisiatif  Business
                                                                                    Continuity Management
      Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Pemantau Risiko                         •  Rancangan kebijakan dan prosedur
      telah melakukan pemantauan dan evaluasi penerapan                             pengendalian internal atas pelaporan
      manajeman risiko, kesesuaian antara kebijakan                                 keuangan/informasi keuangan dan
      manajemen risiko Bank dengan pelaksanaannya,                                  pembentukan Komite Non-Financial Risk
      dan pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko                                 Management dalam rangka mengawasi
      dan unit kerja Manajemen Risiko guna memberikan                               dan memastikan efektivitas penerapan
      rekomendasi kepada Dewan Komisaris, melalui                                   Manajemen Risiko Non Keuangan di Bank.
      pembahasan terkait agenda dan topik-topik tambahan                         •  Implementasi Manajemen Risiko Sistem
      terkait dengan risiko yang berhubungan dengan Bank                            Informasi untuk Sistem Pembayaran
      antara lain:
      1. Penerapan manajemen risiko                                         d.   Risiko lain
           a. Risiko kredit                                                      •    Indikator utama risiko kepatuhan, profil
                •   Kondisi portofolio semua segmen dan                               risiko kepatuhan dan kegiatan untuk
                    program produk yang dimiliki Bank serta                           meningkatkan budaya kepatuhan
                    pemantauan terhadap langkah-langkah                          •    Pelaksanaan Program Anti Pencucian
                    perbaikan dan inisiatif-inisatif baru agar                        Uang (APU)
                    kualitas aset terjaga sesuai dengan risk                     •    Pemaparan mengenai Risiko Hukum,
                    appetite yang ditetapkan.                                         perkembangan penanganan kasus dan
                •   Dampak Penilaian Model Tahunan -2024                              isu-isu hukum
                •   Backtesting CKPN                                             •    Profil risiko stratejik dan parameter
                •   Portofolio berdasarkan sektor ekonomi                             penilaian risiko stratejik
                •   Pemantauan Top 10 outstanding dan                            •    Penjabaran mengenai risiko reputasi
                    CKPN debitur Corporate                                       •    Manajemen Risiko Keamanan Siber (Cyber
                                                                                      Security Risk Management) termasuk
           b.		Risiko pasar dan risiko likuiditas                                     inisiatif-inisiatif untuk memperkuat
               •   Pemantauan eksposur pasar dan likuiditas                           postur keamanan di Bank, penetapan
               •   Dampak  kenaikan suku bunga BI                                     indikator utama, persiapan implementasi
                                                                                      Pengelolaan Data Pribadi (Data Privacy




330   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 333
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




               Management) sehubungan dengan                                 b.   Topik-topik lain terkait Anti-Fraud:
               Undang-Undang Data Pribadi (UUDP),                                 •   Deteksi fraud dari saluran Whistleblowing
               kajian hasil Penilaian Cyber Security                              •   Staff misconduct
               Maturity Assessment periode tahun 2023,                            •   Pemaparan mengenai pelatihan karyawan
               perkembangan terkini terkait ancaman                                   oleh Divisi Human Resources dan
               siber dan mitigasi.                                                    perbaikan proses rekrutmen karyawan
           •   Climate Risk                                                           guna mencegah fraud.
                                                                                  •   KYE
      e.   Rencana Aksi dan kondisi permodalan,                                   •    Fraud AI liveness
           likuiditas, rentabilitas dan kualitas asset
                                                                        Komite Pemantau Risiko juga telah menyusun rencana
2.    Laporan wajib ke Regulator antara lain Laporan                    kerja dan kegiatan Komite Pemantau Risiko tahun 2025
      Profil Risiko, dan Laporan Tingkat Kesehatan,                     dan malakukan kaji ulang atas Pedoman dan Tata Tertib
      analisa hasil stress test.                                        Kerja Komite Pemantau Risiko.
3.    Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite
      Manajemen Risiko                                                  Pengembangan Kompetensi Komite
4.    Pengkinian Kebijakan Manajemen Risiko tahun                       Pemantau Risiko
      2024                                                              Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk
5.     Penerapan Strategi Anti Fraud                                    anggota independen, karena untuk anggota Komite
      a. Pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan,                   Pemantau Risiko yang berasal dari Dewan Komisaris
           dan sanksi serta pemantauan tindak lanjut dan                telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang
           evaluasi efektifitas tindakan pencegahan.                    terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

                                                                                     Waktu dan Tempat
      Nama Peserta                           Jenis Pelatihan                                                      Penyelenggara
                                                                                     Penyelenggaraan
 Nurhajati Soerjo Hadi   1. YPIA Annual Conference                                       Juni 2024                    YPIA
                         2. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7             4 Oktober 2024                 BSMR
                         3. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7                      11 Oktober 2024                 BSMR
 Sofyan Rambey           1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5                     6 – 7 Agustus 2024               BSMR
                         2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                      29 Agustus 2024                 BSMR
                         3. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7                       4 Oktober 2024                 BSMR
                         4. Global Reporting Initiative                            24 – 26 September 2024      Kharisman Konsulting
                         5. Environment, Social, Governance                            4 Oktober 2024          Kharisman Konsulting
                         6. Social Return on Investment                            18 -19 November 2024        Kharisman Konsulting
                         7. 32 Longevity Fest 2024
                               nd
                                                                                   13 – 15 Desember 2024      American Academy for
                                                                                                               anti-aging medicine



KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI                                         2.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/
                                                                             POJK.03/2019 tanggal 14 November 2019 tentang
Komite dibentuk untuk mendukung efektivitas                                  Sinergi Perbankan Dalam Satu Kepemilikan Untuk
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan                                   Pengembangan Perbankan Syariah.
Komisaris di dalam membantu Dewan Komisaris Entitas                     3.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/
Utama antara lain untuk memantau dan mengevaluasi                            POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang
fungsi audit, manajemen risiko, keuangan, kepatuhan                          Konglomerasi Keuangan.
dan tata Kelola dalam satu Konglomerasi Keuangan                        4.   Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (Integrated
SMBC.                                                                        Governance Manual) SMBC Indonesia.
                                                                        5.   Piagam Korporasi
Dasar Hukum
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan                               Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan
pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah:                     Tata Tertib Kerja (Committee Charter)
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/                           Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
   POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014                                Komite Tata Kelola Terintegrasi telah memiliki Pedoman
   tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi                      dan Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain:
   Konglomerasi Keuangan                                                Organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas
                                                                        dan tanggung jawab, etika kerja, rapat, tanggung jawab
                                                                        pelaporan, masa tugas, serta penilaian komite.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024      331
Page 334
                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      Pedoman dan Tata Tertib Kerja dikaji secara berkala      Independensi
      untuk memastikan cakupan kerja Komite Tata Kelola        Mengacu kepada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
      Terintegrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.       Tata Kelola Terintegrasi, Komite dibentuk oleh Dewan
      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata Kelola         Komisaris SMBC Indonesia sebagai Entitas Utama.
      Terintegrasi diterbitkan pada tanggal 12 Agustus 2024.   Komite terdiri dari Komite Independen yang mewakili
                                                               dan ditunjuk oleh Entitas Utama dan Entitas Anggota,
      Tugas dan Tanggung Jawab                                 seorang Pihak Independen, dan anggota Dewan
      Komite memiliki tugas dan tanggung jawab paling          Pengawas Syariah yang mewakili dan ditunjuk oleh
      sedikit:                                                 Entitas Anggota.
      a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi     a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
          paling sedikit melalui penilaian kecukupan                Komisaris yang:
          pengendalian intern dan pelaksanaan fungsi                1) bukan merupakan orang yang bekerja
          kepatuhan secara terintegrasi;                                atau mempunyai wewenang dan tanggung
      b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan                            jawab untuk merencanakan, memimpin,
          Komisaris Entitas Utama untuk penyempurnaan                   mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
          Pedoman Tata Kelola Terintegrasi; dan                         Entitas Utama atau Entitas Anggota dalam
      c. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan                      waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
          Sinergi Perbankan.                                            pengangkatan kembali sebagai Komisaris
                                                                        Independen pada periode berikutnya;
      Terkait dengan hal-hal tersebut di atas, maka:                2) tidak mempunyai saham baik langsung
      a. Di dalam rangka mendukung efektivitas                          maupun tidak langsung pada Entitas Utama
          perlaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan                   atau Entitas Anggota;
          Komisaris Entitas Utama, Komite membuat rencana           3) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
          kegiatan tahunan yang disetujui oleh Dewan                    Entitas Utama atau Entitas Anggota, anggota
          Komisaris.                                                    Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
      b. Komite menerima laporan secara berkala atas                    pemegang saham utama Entitas Utama atau
          pelaksanaan fungsi audit, risiko, keuangan,                   Entitas Anggota; dan
          kepatuhan dan tata Kelola pada entitas yang               4) tidak mempunyai hubungan usaha baik
          berada dalam Konglomerasi Keuangan.                           langsung maupun tidak langsung yang
      c. Komite memberikan rekomendasi kepada Dewan                     berkaitan dengan kegiatan usaha Entitas
          Komisaris (jika diperlukan) atas laporan yang                 Utama atau Entitas Anggota.
          diterima sesuai huruf b tersebut di atas.
      d. Komite memberikan laporan kepada Dewan                b.   Dewan Pengawas Syariah
          Komisaris mengenai aktivitas yang dilakukan               Dewan Pengawas Syariah adalah pihak di luar
          secara berkala.                                           Entitas Utama atau Entitas Anggota yang tidak
      e. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data                  memiliki hubungan keuangan dan kekeluargaan
          dan informasi yang diperoleh dan dimilikinya dari         dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi
          seluruh entitas yang berada dalam Konglomerasi            dan/atau pemegang saham pengendali Entitas
          Keuangan.                                                 Utama maupun Entitas Anggota

                                                               c.   Pihak Independen adalah pihak di luar Entitas
                                                                    Utama atau Entitas Anggota yang tidak memiliki
                                                                    hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan
                                                                    saham dan/atau hubungan keluarga dengan
                                                                    Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang
                                                                    saham pengendali atau hubungan lain yang dapat
                                                                    mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
                                                                    independen.




332   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 335
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




Komposisi dan Masa Jabatan

 No.          Nama                     Jabatan                           Dasar Penunjukan                     Periode Jabatan
  1    Onny Widjanarko       Ketua                         Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Komisaris Independen         PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk)   Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  2    Ninik Herlani Masli   Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
       Ridhwan               (Komisaris Independen         PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk)   Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  3    Dewie Pelitawati      Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Komisaris Independen         PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Bank BTPN Syariah Tbk)     Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  4    Muhamad Faiz          Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Dewan Pengawas Syariah       PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Bank BTPN Syariah Tbk)     Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  5    Murniaty Santoso      Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Komisaris Independen         PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Oto Multiartha)            Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  6    Doddy Susanto         Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Komisaris Independen         PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                             PT Summit Oto Finance)        Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024
  7    Sofyan Rambey         Anggota                       Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor      2 Agustus 2024-RUPST
                             (Pihak Independen)            PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat Keputusan      2025
                                                           Direksi Nomor SK.006A/DIR/CCS/VIII/2024




Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi

Onny Widjanarko
Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

Ninik Herlani Masli Ridhwan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.


                                             Warga Negara            Indonesia

                                             Domisili                Jakarta, Indonesia

                                             Usia                    65 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                             Riwayat Pendidikan      •    Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran (1984)
                                                                     •    Magister Hukum dari Universitas Padjadjaran (2005)

                                             Riwayat Jabatan,        Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
                                             Dasar Hukum &           VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
                                                                     CCS/VIII/2024
                                             Masa Jabatan
                                                                     Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025

                                             Rangkap Jabatan         •    Lembaga Keuangan: Komisaris Independen PT Bank
                                                                          BTPN Syariah Tbk (2014-saat ini)
                  Dewie Pelitawati                                   •    Lembaga Non Keuangan: Anggota Komite Audit
                  Anggota Komite Tata                                     Universitas Padjadjaran
                  Kelola Terintegrasi
                  (Komisaris Independen
                                             Pengalaman Kerja        •    Senior GM Corporate Legal, Governance and Compliance
                                                                          dan Advisor to CEO XL-Axiata Tbk (2013-2018)
                  PT Bank BTPN Syariah                               •    Partners pada Bahar and Partners Attorney at Law (2010-
                  Tbk)                                                    2013)
                                                                     •    Komisaris PT Indosat Mega Media Mobile (2002-2003)
                                                                     •    Komisaris PT Satelindo (2002-2003)
                                                                     •    SPV Legal/General Counsel PT Indosat (2002-2008)
                                                                     •    Secretary to Junior Minister pada Minister for National
                                                                          Economic Restructuring-RI (2001)
                                                                     •    Head of Chairman Office dari Indonesia Bank
                                                                          Restructuring Agency (1999-2000)
                                                                     •    Legal Manager PT Indosat (1985-1999)

                                             Hubungan Afiliasi       Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                     Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024         333
Page 336
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




                                           Warga Negara         Indonesia

                                           Domisili             Jakarta, Indonesia

                                           Usia                 50 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                           Riwayat Pendidikan   •   Sarjana Syariah dari Universitas Islam Madinah (1997)
                                                                •   Master Daarul Ulum dari Universitas Kairo (2013)

                                           Riwayat Jabatan,     Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
                                           Dasar Hukum &        VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
                                                                CCS/VIII/2024
                                           Masa Jabatan
                                                                Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025

                                           Rangkap Jabatan      •   Lembaga Keuangan
                                                                    1. Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank BTPN
                   Muhamad Faiz                                        Syariah Tbk (2017-saat ini)
                   Anggota Komite Tata                              2. Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
                   Kelola Terintegrasi                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2023-saat
                   (Anggota Dewan                                      ini)
                   Pengawas Syariah                                 3. Ketua Dewan Pengawas Syariah PT IMFI Syariah
                   PT Bank BTPN Syariah                                (2012-saat ini)
                   Tbk)
                                                                •   Lembaga Non Keuangan
                                                                    1. Ketua Umum MUI DKI Jakarta (2023-2028)
                                                                    2. Katib Syariah PBNU (2022-2027)
                                                                    3. Anggota Pleno DSN MUI (2020-2025)
                                                                    4. Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail di PBNU
                                                                       (2015-sekarang)
                                                                    5. Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010-saat ini)
                                                                    6. Wakil Pengasuh PP Darul Rohman (2008-saat ini)

                                           Pengalaman Kerja     Sesuai informasi yang tertuang pada kolom pengungkapan
                                                                rangkap jabatan (masih aktif)

                                           Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




                                           Warga Negara         Indonesia

                                           Domisili             Jakarta

                                           Usia                 71 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                           Riwayat Pendidikan   Master of Science dari MIT-Sloan School, Boston, Amerika
                                                                Serikat (1989)

                                           Riwayat Jabatan,     Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
                                           Dasar Hukum &        VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
                                           Masa Jabatan         CCS/VIII/2024
                                                                Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025

                                           Rangkap Jabatan      •   Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
                                                                    (2005-saat ini)
                   Murniaty Santoso                             •   Komisaris Independen PT Oto Multiartha (2003-saat ini)
                   Anggota Komite Tata     Pengalaman Kerja     Komisaris Utama PT Verena Multifinance Tbk (2003 – 2021)
                   Kelola Terintegrasi
                   (Komisaris Independen   Hubungan Afiliasi    Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                   PT Oto Multiartha)                           Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




334   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 337
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




                                                Warga Negara             Indonesia

                                                Domisili                 Jakarta

                                                Usia                     64 tahun pada akhir Tahun Buku 2024

                                                Riwayat Pendidikan       Sosial Politik Administrasi Niaga dari Universitas Katholik
                                                                         Parahyangan (1984)

                                                Riwayat Jabatan,         Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/038/
                                                Dasar Hukum &            VIII/2024 dan Surat Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
                                                Masa Jabatan             CCS/VIII/2024
                                                                         Masa Jabatan: 2 Agustus 2024 – RUPST 2025

                                                Rangkap Jabatan          •     Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
                                                                               (2022-saat ini)
                  Doddy Susanto                                          •     Komisaris PT Karya Dosan Mandiri
                  Anggota Komite Tata
                  Kelola Terintegrasi           Pengalaman Kerja         •     Komisaris PT Karya Dosan Mandiri (2015 – saat ini)
                  (Komisaris independen                                  •     Direktur di PT Sinartama Gunita (2017 – 2021)
                  PT Summit Oto                                          •     Komisaris di PT Sinar Mas Multifinance (2017 – 2021)
                  Finance)                                               •     Komisaris di PT Pasar Dana Pinjaman (2016 – 2021)
                                                                         •     Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multiartha, Tbk
                                                                               (2009 – 2021)
                                                                         •     Komisaris di PT AB Sinar Mas Multifinance (2002 - 2021)
                                                                         •     Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multifinance
                                                                               (2000 – 2017)

                                                Hubungan Afiliasi        Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
                                                                         Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




Sofyan Rambey                                                       4.       Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Pihak                               melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
Independen)                                                                  Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite                                dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang-
Pemantau Risiko” yang terdapat dalam Laporan                                 kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah
Tahunan ini.                                                                 seluruh anggota Komite termasuk Ketua Komite
                                                                             atau Komisaris Independen dari Entitas Utama.
Sertifikasi Profesi                                                 5.       Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
                                                                             musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
 No.             Sertifikasi Profesi            Jumlah Pemilik               musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
  1    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6          4                     dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
                                                                    6.       Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
                                                                    7.       Dalam hal jabatan Ketua Komite lowong, maka
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi                                        Komisaris Independen dari Entitas Utama dapat
                                                                             untuk sementara menggantikan kedudukan ketua
Kebijakan Rapat                                                              komite sebagai pimpinan Rapat.
Ketentuan terkait pelaksanaan rapat Komite Tata Kelola              8.       Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Terintegrasi telah diatur dalam pedoman dan tata tertib                      terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
Komite Tata Kelola Terintegrasi:                                             secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling                             perbedaan pendapat tersebut.
     sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan.                    9.       Komite dapat juga mengambil keputusan yang
2. Komite dapat mengundang pihak lain selain                                 sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan
     anggota Komite yang berasal dari Konglomerasi                           ketentuan semua anggota komite telah diberitahu
     Keuangan SMBC untuk hadir dan memberikan                                secara tertulis dan semua anggota Komite
     keterangan dalam Rapat, apabila berhubungan                             memberikan persetujuan mengenai usul yang
     dengan agenda Rapat.                                                    diajukan secara tertulis dengan menandatangani
3. Atas undangan Ketua Komite, anggota Dewan                                 persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
     Komisaris yang bukan anggota Komite dapat                               diambil dengan cara demikian mempunyai
     menghadiri Rapat Komite sebagai peninjau yang                           kekuatan yang sama dengan keputusan yang
     tidak memiliki hak suara dalam pengambilan                              diambil dengan sah dalam Rapat Komite.
     keputusan Rapat.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024         335
Page 338
                                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Dewan Komisaris




      Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat                                    Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024
      Komite Tata Kelola Terintegrasi                                          Komite Tata Kelola Terintegrasi dibentuk pada 2 Agustus
      Selama tahun 2024, Komite Tata Kelola Terintegrasi                       2024.
      mengadakan 2 (dua) kali rapat dan rincian tingkat
      kehadirannya disampaikan sebagai berikut:                                Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan selama
                                                                               semester 2 tahun 2024 oleh Komite Tata Kelola
                                     Jumlah                                    Terintegrasi adalah:
                 Nama                           Kehadiran Persentase
                                      Rapat
       Onny Widjanarko                   2            2        100%                  Tanggal Kegiatan                   Kegiatan
       Ninik Herlani Masli Ridhwan       2            2        100%             6 Agustus 2024           Town Hall Meeting SMBC Group
       Dewie Pelitawati                  2            2        100%             14 Agustus 2024          Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
       Muhamad Faiz                      2            2        100%             21 November 2024         Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
       Murniaty Santoso                  2            2        100%
       Doddy Susanto                     2            2        100%
                                                                               Pengembangan Kompetensi Komite Tata
       Sofyan Rambey                     2            1         50%
                                                                               Kelola Perusahaan
                                                                               Pengembangan kompetensi untuk anggota Komite Tata
                                                                               Kelola Terintegrasi yang berasal dari Dewan Komisaris
                                                                               SMBC Indonesia telah disajikan pada bab “Dewan
                                                                               Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.

                                                                                                Waktu dan Tempat
        Nama Peserta                               Jenis Pelatihan                                                          Penyelenggara
                                                                                                Penyelenggaraan
       Dewie Pelitawati    1. Townhall dalam Lingkup Konglomerasi Keuangan SMBC                   18 Januari 2024                BTPN
                                                                                                (via Zoom Meeting)
                           2. Townhall dalam Lingkup Konglomerasi Keuangan SMBC                      6 Juli 2024                 BTPN
                                                                                                (via Zoom Meeting)
                           3. Understanding Interrelation: Banking, Venture Capital                 10 Juli 2024                 BTPN
                                                                                                (via Zoom Meeting)
                           4. Pelatihan Perlindungan Data Pribadi (PDP)                         22 Agustus 2024 Via     Pricewaterhousecoopers
                                                                                                  Microsoft Teams         Consulting Indonesia
                                                                                                                                 (PwC)
                           5. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Penyelarasan              18 – 20 September 2024             BARA
                              Jenjang 6                                                                (Bali)
                           6. Risk Awareness                                                    30 September 2024         Jonny Effendi (Pasar
                                                                                                     (Jakarta)                  Trainer)
                           7. Sertifikasi Manajemen Risiko Resertifikasi Jenjang 6              28 November 2024                LSPKS
                                                                                                    (Jakarta)
       Muhammad Faiz       1. Workshop Pra-Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) Dewan                11 September 2024             DSN – MUI
                              Pengawas Syariah bidang Perbankan Syariah                              (Jakarta)
                           2. Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) Dewan Pengawas Syariah           11 – 12 Oktober 2024           DSN – MUI
                                                                                                     (Jakarta)
       Murniaty Santoso    Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan 2024”                           22 Februari 2024            OJK Institute
                                                                                                (via Zoom Meeting)
       Doddy Susanto       1. Webinar “Connecting the Dots”                                       11 Januari 2024            OJK Institute
                                                                                                (via Zoom Meeting)
                           2. Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan”                             22 Februari 2024            OJK Institute
                                                                                                (via Zoom Meeting)
                           3. Webinar “Navigating the Half-year: Roadmap to Success”                20 Juni 2024             OJK Institute
                                                                                                (via Zoom Meeting)
       Sofyan Rambey       1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5                              6 – 7 Agustus 2024               BSMR
                           2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6                               29 Agustus 2024                 BSMR
                           3. Global Reporting Initiative                                     24 – 26 September 2024     Kharisman Konsulting
                           4. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7                               11 Oktober 2024                 BSMR
                           5. Environment, Social, Governance                                     4 Oktober 2024         Kharisman Konsulting
                           6. Social Return on Investment                                     18 -19 November 2024       Kharisman Konsulting
                           7. 32nd Longevity Fest 2024                                        13 – 15 Desember 2024      American Academy for
                                                                                                                          Anti-aging Medicine



336   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 339
                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




Komite di Bawah
Direksi
SMBC Indonesia membentuk komite-komite yang              Pedoman Kerja
bertanggung jawab kepada Direksi guna mendukung          Pedoman Kerja Komite ALCO disusun sebagai panduan
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. Sesuai     atau rujukan bagi anggota ALCO antara lain untuk:
dengan ketentuan, Bank diwajibkan memiliki minimal 3     1. Memantau dan mengelola aset dan liabilitas.
(tiga) komite yang membantu tugas Direksi yaitu Komite   2. Memantau perkembangan pasar dan faktor-faktor
Manajemen Risiko, Komite Aset dan Liabilitas serta           yang mungkin akan mempengaruhi keadaan
Komite Pengarah Teknologi Informasi.                         pendanaan dan likuiditas Bank.
                                                         3. Memantau eksposur risiko Bank seperti risiko suku
Namun, melihat kompleksitas usaha yang dijalankan            bunga dan nilai tukar.
SMBC Indonesia, membutuhkan pengelolaan serta            4. Memutuskan dan memberikan arahan dalam
peningkatan kualitas penerapan tata kelola perusahaan        pengelolaan suku bunga baik suku bunga funding
yang baik. Untuk itu, Bank membentuk 10 (sepuluh)            maupun lending.
komite sebagai berikut:                                  5. Dan hal-hal terkait lainnya.
1. Komite Aset dan Liabilitas
2. Komite Manajemen Risiko                               Tugas dan Tanggung Jawab
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi                   Komite Aset dan Liabilitas memiliki tugas dan tanggung
4. Komite Kebijakan Kredit                               jawab, antara lain mencakup:
5. Komite Kredit                                         1. Mengkaji ulang, mengawasi dan menyetujui strategi
6. Komite Pengarah Tata Kelola Informasi                     neraca secara keseluruhan, atas likuiditas, harga,
7. Komite Human Resource                                     dan manajemen permodalan.
8. Komite Fraud                                          2. Memberikan gambaran keadaan perekonomian
9. Komite Keberlanjutan                                      domestik dan dunia, serta analisis implikasi dari
10. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi                     kebijakan moneter dan fiskal yang telah dan atau
                                                             akan diambil oleh pemerintah.

KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO)                        Pernyataan Independensi Komite
                                                         Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
Struktur dan Keanggotaan                                 serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Susunan anggota Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”)      Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

Ketua: Direktur Treasury

Anggota:
1.    Direktur Utama
2.    Wakil Direktur Utama 1
3.    Wakil Direktur Utama 2
4.    Head of Risk Management
5.    Direktur Keuangan dan Perencanaan

Sekretaris: Head of Treasury




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                        LAPORAN TAHUNAN 2024       337
Page 340
                                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      Pelaksanaan Tugas 2024
      Pelaksanaan kegiatan dan atau keputusan yang telah diambil dan direalisasikan sepanjang tahun 2024 adalah:


       No.                                                        Kegiatan                                                   Waktu Pelaksanaan
        1    Menyetujui kenaikan Limit Treasury untuk aktivitas perdagangan obligasi; membahas situasi likuiditas Dec-23     Januari 2024
             sebagai pelajaran di masa depan (penggunaan indikator NSFR dan LCR sebagai acuan); menargetkan LFR di
             bawah 100%.
        2    Menaikkan Supplementary Liquidity Limit dari Rp10.050 miliar menjadi Rp10.400 miliar.                           Februari 2024
        3    Menyetujui peningkatan internal limit LCR dan NSFR dan menyetujui restrukturisasi pinjaman Wijaya Karya.        Maret 2024
        4    Pembahasan penyesuaian kurva FTP IDR jangka pendek.                                                             April 2024
        5    Menyetujui penyesuaian kurva FTP IDR dan pembaharuan informasi mengenai fasilitas IFC.                          Mei 24
        6    Menyetujui untuk penambahan sumber FTP IDR jangka pendek yang bertujuan untuk meminimalakan                     Juni 2024
             volatilitas dan meningkatkan tingkat daya saing bank; serta pembaharuan informasi mengenai progres proses
             penerbitan obligasi.
        7    Menyetujui perubahan asumsi makroekonomi pada RBB 2025-2027; serta menyetujui penyesuaian FTP IDR               Juli 2024
             jangka pendek (dalam hal penggunaan data mingguan dari sebelunya harian; penerbitan FTP menjadi setiap
             dua minggu sekali dari sebelumnya setiap minggul dan untuk kondisi khusus, pergerakan kurva FTP dapat
             diminimalkan dengan penilaian ahli Direktor Treasury/alternatif-nya).
        8    Menyetujui FTP IDR khusus untuk JF OTO SOF.                                                                     Agustus 2024
        9    Pembahasan mengenai penerbitan Obligasi PUB V Tahap II Tahun 2024.                                              September 2024
       10    Menyetujui perubahan Treasury Limit untuk Supplementary Liquidity, Banking BPV Limit untuk mata uang baru       Oktober 2024
             AUD, SGD, dan CNH, BPV Banking Book untuk mata uang JPY dan EUR, dan Money Gap untuk mata uang
             AUD, SGD, dan CNH.
       11    Menyetujui proposal FTP IDR dan FTP USD untuk RBB 2025-2027 dan Interest Rate Risk Banking Book                 Oktober 2024
             (IRRBB) untuk tahun 2025.
       12    Menyetujui pinjaman bilateral dengan bank lain                                                                  Oktober 2024
       13    Menyetujui Kebijakan FTP dan Income on Capital (IOC) yang sudah berjalan untuk RBB 2025-2027                    Oktober 2024
       14    Menyetujui persentase CASA Core Balance untuk RBB 2025-2027.                                                    Oktober 2024
       15    Menyetujui Insentif untuk CASA dan Non-Sensitive CASA.                                                          Oktober 2024
       16    Menyetujui Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Oktober 2024 berdasarkan POJK SBDK.                                Oktober 2024
       17    Mendokumentasikan Metodologi FTP yang ada untuk FCY (USD, JPY, EUR, AUD, CNH, SGD).                             November 2024
       18    Menyetujui Special Pricing untuk pembelian Obligasi Korporasi dalam rangka pemenuhan target RPIM.               November 2024
       19    Menyetujui Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit November 2024 berdasarkan POJK SBDK.                               November 2024
       20    Menyetujui proposal dari divisi Business Banking untuk Back to Back dan Collateralized Cash Loan.               Desember 2024
       21    Menyetujui Special Pricing untuk Notional Pooling.                                                              Desember 2024
       22    Pembahasan mengenai skema insentif untuk CASA dan Non-Sensitive CASA.                                           Desember 2024
       23    Pembahasan mengenai komponen Suku Bunga Dasar Kredit periode Desember 2024.                                     Desember 2024




      Frekuensi dan Kehadiran Rapat
      Sepanjang tahun 2024, Komite ALCO mengadakan 12 (dua belas) kali pertemuan, yang rincian kehadiran anggotanya
      adalah sebagai berikut:

               Nama                                         Jabatan                          Jumlah Rapat        Kehadiran         Persentase
       Keishi Kobata            Ketua / Direktur Treasury                                              12            12                  100%
       Henoch Munandar          Anggota / Direktur Utama                                               12            10                   83%
       Kaoru Furuya             Anggota / Wakil Direktur Utama                                         12            10                   83%
       Darmadi Sutanto          Anggota / Wakil Direktur Utama                                         12            11                   92%
       Sendiaty Sondy           Anggota / Head of Risk Management                                      12            12                  100%
       Hanna Tantani            Anggota / Direktur Keuangan dan Perencanaan                            12            11                   92%
       Wiwig Santoso            Sekretaris / Head of Treasury                                          12            12                  100%




338   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                  PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 341
                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




Pengembangan Kompetensi                                     untuk hadir dalam rapat, termasuk namun tidak
Pengembangan kompetensi anggota komite level                terbatas pada Perusahaan Anak.
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan            4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
kompetensi Direksi.                                         (Permanent Voting Members);
                                                        5. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent
                                                            Non-Voting Members) tidak diperhitungkan dalam
KOMITE MANAJEMEN RISIKO                                     kuorum kehadiran.
                                                        6. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
Struktur dan Keanggotaan                                    atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko 31                  anggota Komite yang memiliki hak suara.
Desember 2024 adalah sebagai berikut:                   7. Keputusan rapat Komite harus diambil berdasarkan
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan         musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
jabatan) yang terdiri dari:                                 berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
                                                            tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
Ketua: Head of Risk Management                              pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
                                                            dari 50% bagian dari seluruh jumlah anggota
Anggota:                                                    Komite yang memiliki hak suara yang hadir dalam
•    Anggota Tetap dengan Hak Suara:                        rapat.
     1. Direktur Utama                                  8. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
     2. Wakil Direktur Utama 1                              pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
     3. Wakil Direktur Utama 2                              ketentuan tentang benturan kepentingan yang
     4. Direktur Kepatuhan & Legal                          diatur dalam Kebijakan perusahaan (Corporate
     5. Direktur Corporate Banking Japanese                 Policy).
     6. Direktur Treasury                               9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
     7. Direktur Operasional & Teknologi                    terdapat dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
     8. Direktur Keuangan & Perencanaan                     secara jelas dalam Risalah Rapat beserta
     9. Head of Business Banking                            alasan perbedaan pendapat tersebut. Head of
     10. Head of Information Technology                     Risk Management memiliki wewenang untuk
     11. Head of Retail Lending Business                    menyampaikan eskalasi terkait dengan perbedaan
     12. Head of Wealth Management Business and             pendapat di dalam Komite kepada Komite
         Network & Distribution Head                        Pemantau Risiko untuk mendapatkan rekomendasi.
     13. Head of Digital Banking                        10. Laporan/materi Komite Manajemen Risiko
     14. Head of Human Resources                            disiapkan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.
     15. Head of Wholesale, Commercial & Transaction        Unit terkait diwajibkan menyampaikan materi/
         Banking                                            data setiap bulan kepada pihak yang ditunjuk
     16. Head of Treasury                                   (PIC) Satuan Kerja Manajemen Risiko selambat-
                                                            lambatnya 8 hari kerja setelah akhir bulan.
•    Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:                     11. Satuan Kerja Manajemen Risiko dapat meminta
     1. Head of Internal Audit                              informasi/data tambahan dari unit lain di Bank
     2. Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko           untuk dicantumkan kedalam laporan/materi Komite
        (Sekretaris)                                        Manajemen Risiko.
                                                        12. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah
Prosedur Rapat                                              Rapat dan didokumentasikan dengan baik.
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko       13. Keputusan rapat berupa risalah rapat di-review
adalah sebagai berikut:                                     oleh Operational & Fraud Risk Management Head,
1. Rapat Komite dilaksanakan sekurang-kurangnya 8           Market & Liquidity Risk Management Head, Risk
    (delapan) kali dalam setahun sesuai dengan agenda       Management Planning Head, Cyber Security Risk
    rapat yang telah ditentukan. Bilamana dibutuhkan,       Head dan ditandatangani oleh Ketua Rapat dan
    rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan       Sekretaris Rapat.
    salah satu Anggota Tetap (Permanent Voting          14. Komite dapat mengambil keputusan yang sah
    Members).                                               tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
2. Rapat dipimpin oleh Ketua. Dalam hal Ketua               sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
    berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh salah       Tetap (Permanent Voting Members). Proses
    satu anggota Komite yang menjabat sebagai               ini dapat dilakukan sepanjang proposal yang
    Direktur dan ditunjuk dalam rapat.                      diajukan telah disampaikan dalam sirkuler tersebut
3. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat                   kepada semua Anggota Tetap (Permanent Voting
    mengundang pihak lain selain Anggota Komite             Members).



    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024       339
Page 342
                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      Tugas dan Wewenang                                      10. Dalam rangka pemantauan risiko dengan anak
      Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan                  perusahaan setiap kuartal disampaikan konsolidasi
      wewenang, antara lain:                                      Bank dengan anak perusahaan serta pelaporan
      1. Menyusun kebijakan dan kerangka manajemen                konsolidasi Profil Risiko, RBBR dan ICAAP sesuai
         risiko serta limit risiko, berikut pengkinian,           ketentuan BI/OJK.
         perbaikan, dan atau penyempurnaan.                   11. Memberikan laporan mengenai pelaksanaan
      2. Melakukan evaluasi kesesuaian kebijakan                  Simulasi Phishing dan peninjauan kebocoran
         manajemen risiko dengan pelaksanaannya.                  informasi SLIK dan informasi rahasia lainnya secara
      3. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi            triwulanan.
         atas transaksi atau aktivitas yang menyimpang dari   12. Menyampaikan informasi terkait hasil monitoring
         prosedur normal.                                         terhadap Indikator Risiko Keamanan Siber atau
                                                                  (Cyber Security Key Risk Indicator)
      Pernyataan Independensi Komite                          13. Dalam hal pengambilan keputusan, Komite
      Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas              Manajemen Risiko memberikan beberapa
      serta fungsinya secara independen demi kepentingan          persetujuan diantaranya, Indikator Risiko
      Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.                Keamanan beserta pengkiniannya, penonaktifan
                                                                  perangkat tanpa Anti Virus terkini dan Roadmap
      Pelaksanaan Tugas 2024                                      Keamanan Siber beserta Heatmap-nya
      Selama tahun 2024 Komite Manajemen Risiko telah         14. Manyampaikan informasi insiden Siber secara
      melaksanakan 12 kali pertemuan dengan agenda                internal dan eksternal termasuk pembelajaran dan
      pembahasan sebagai berikut:                                 tindakan pencegahan yang diambil
      1. Pengawasan dan pengelolaan risiko kredit             15. Memberikan informasi terkait monitoring oleh
          mencakup Baki Debet, Kualitas Kredit, Top 10            SOC (Security Operation Center), Peta Percobaan
          Loan Outstanding and Impairment, Biaya Kredit           Serangan (Threat Map Dashboard), hasil scanning
          (CoC) termasuk Hapus buku and Recoveries serta          tingkat kerentanan aplikasi dan laporan hasil uji
          pemantauan implementasi Credit Risk Appetite            kemanan siber (Cyber Security Drill)
          and Risk Tolerance serta penyampaian informasi      16. Menyampaikan perkembangan dan status terhadap
          terkini sehubungan dengan debitur dalam status          seluruh program dan proyek keamanan siber
          pemantauan.                                             termasuk hasil pelaksanaan audit surveillance
      2. Penyampaian informasi terkait stress test dalam          terkait ISO27001, perkembangan terkini terkait
          memenuhi kebutuhan regulasi dan internal bank           proyek penerapan Undang-Undang Perlindungan
          serta persetujuan hasil kaji ulang atas scenario        Pribadi yang sedang berlangsung
          stress test risiko nilai tukar.                     17. Mangajukan strategi penerapan security patching
      3. Penyampaian informasi terkait review model               guna menutup kerentanan dan terhindar dari
          tahunan PSAK 109 serta Back-Testing atas                serangan siber
          kecukupan CKPN.                                     18. Implementasi atas pelaksanaan operational risk
      4. Penyampaian informasi terkait konsentrasi kredit         tools seperti Non-Financial Risk (NFR) appetite
          diantaranya berdasarkan sektor ekonomi/industry.        termasuk ikhtisar utama atas kejadian risiko
      5. Pengawasan dan pengelolaan risiko kredit terhadap        operasional, nominal kerugian, pemulihan atas
          anak perusahaan.                                        kejadian risiko operasional, indikator utama atas
      6. Hasil pemantauan atas Risk Appetite Measure              risiko operasional, pengaduan nasabah, hasil
          untuk risiko pasar dan likuiditas dan pemantauan        kajian atas Top & Emerging Risk terkait NFR, hasil
          ratio asset likuid.                                     validasi silang atas pelaksanaan key-control self
      7. Pemantauan dan pelaporan secara bulanan                  sssessment (KCSA), implementasi atas manajemen
          terhadap indikator Rencana Aksi Pemulihan.              kontinuitas bisnis (BCM), laporan atas pelaksanaan
      8. Penyampaian informasi terkait Dokumen Rencana            Internal Control & Risk (ICR) meeting serta hasil
          Resolusi, Dokumen Rencana Aksi Pemulihan dan            Internal Control & Risk maturity self assessment
          Kajian atas Pedoman Rencana Resolusi maupun             (MSA).
          Rencana Aksi Pemulihan.                             19. Beberapa inisiatif baru seperti pembentukan NFR
      9. Penyampaian informasi terkait pengelolaan risiko         Committee yang akan mulai dilakukan di 2025,
          lainnya yaitu Risiko Kepatuhan, Risiko Strategis,       pembuatan kebijakan/prosedur payung mengenai
          Risiko Reputasi, dan Risiko Hukum.                      pengendalian internal atas laporan/informasi
                                                                  keuangan.



340   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 343
                                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




20. Implementasi atas 4 pillar strategi anti fraud mencakup pelaksanaan kampanye, pelatihan & sosialisasi
    kesadaran Anti-Fraud, kejadian fraud dan staff misconduct, kerugian yang disebabkan dari kejadian fraud,
    external fraud terkait dengan dispute transaction/pembukaan rekening.
21. Penyampaian informasi terhadap pengkinian kebijakan dan prosedur untuk pengelolaan risiko operasional dan
    Strategi Anti Fraud

Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2024, Komite Manajemen Risiko mengadakan 12 (dua belas) kali pertemuan, yang rincian kehadiran
anggotanya adalah sebagai berikut:


               Nama                                         Jabatan                         Jumlah Rapat    Kehadiran   Persentase

 Ketua
 Sendiaty Sondy                    Head of Risk Management                                       12            12         100%
 Anggota Tetap dengan Hak Suara
 Henoch Munandar                   Direktur Utama                                                12            10          83%
 Kaoru Furuya                      Wakil Direktur Utama 1                                        12            10          83%
 Darmadi Sutanto                   Wakil Direktur Utama 2                                        12            11          92%
 Dini Herdini                      Direktur Kepatuhan & Legal                                    12             7          58%
 Atsushi Hino                      Direktur Corporate Banking (Japanese)                         12            11          92%
 Keishi Kobata                     Direktur Treasury                                             12            12         100%
 Merisa Darwis                     Direktur Operasional & Teknologi                              12            11          92%
 Hanna Tantani                     Direktur Keuangan & Perencanaan                               12            11          92%
 Jeffrey Cheanandro Tjoeng         Head of Business Banking                                      12            11          92%
 Jeny Mustopha                     Head of Information Technology                                12            11          92%
 Purnomo B. Soetadi                Head of Retail Lending Business                               12             8          67%
 Helena                            Head of Wealth Management Business and Network &              12            10          83%
                                   Distribution Head
 Irwan Sutjipto Tisnabudi          Head of Digital Banking                                       12            10          83%
 Mira Fitria                       Head of Human Resources                                       12            10          83%
 Ir Nathan Christianto             Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking           12             8          67%
 Wiwig Wahyu Santoso               Head of Treasury                                              12            12         100%
 Anggota Tetap Tanpa Hak Suara
 Nurhajati Soerjo Hadi 1)          Head of Internal Audit                                         5             5         100%
 Anke Subandy     2)
                                                                                                  7             7         100%
 Wahyu Nugroho                     Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko (Sekretaris)        12            12         100%

Tanggal efektif:
1) Efektif menjabat hingga 31 Mei 2024
2) Efektif menjabat sejak 1 Juni 2024



Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.




   PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024   341
Page 344
                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI                              5.  Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
      INFORMASI                                                  musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
                                                                 berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
      Struktur dan Keanggotaan                                   tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
      Ketua: Direktur Operasional &Teknologi                     pemungutan suara berdasarkan suara setuju
                                                                 lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang
      Anggota:                                                   dikeluarkan dalam rapat bersangkutan termasuk
      •   Anggota Tetap dengan Hak Suara:                        Ketua Komite dan/atau Direktur Utama.
          1. Direktur Utama                                  6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
          2. Wakil Direktur Utama 1                              pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
          3. Wakil Direktur Utama 2                              ketentuan tentang benturan kepentingan yang
          4. Direktur Corporate Banking (Japanese)               diatur dalam Kebijakan Perusahaan (Corporate
          5. Direktur Treasury                                   Policy);
          6. Direktur Keuangan dan Perencanaan               7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
          7. Head of Business Banking                            terdapat dalam rapat Komite wajib dicantumkan
          8. Head of Retail Lending Business                     secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
          9. Head of Wealth Management Business and              perbedaan pendapat tersebut;
              Network & Distribution Head                    8. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat
          10. Head of Digital Banking                            dan didokumentasikan dengan baik;
          11. Head of Wholesale, Commercial & Transaction    9. Lebih dari 50% rapat Komite dihadiri oleh lebih
              Banking                                            dari 70% anggota komite secara fisik atau secara
          12. Head of Risk Management                            virtual dengan menggunakan sarana teknologi
          13. Head of Information Technology                     telekonferensi, yang memungkinkan para peserta
                                                                 Rapat saling mendengar secara langsung serta
      •   Anggota Tetap tanpa Hak Suara:                         berpartisipasi dan berkomunikasi satu sama lain.
          1. Head of Internal Audit                              Kehadiran peserta Rapat secara virtual dianggap
          2. Head of IT Governance Management                    dan dihitung sebagai kehadiran langsung dalam
          3. Information Technology Executive Officer            Rapat;
             (Sekretaris)                                    10. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat
                                                                 mengundang pihak lain selain anggota termasuk
      Pedoman Kerja                                              Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat;
      Pedoman Kerja yang telah disusun oleh Bank adalah:     11. Keputusan rapat berupa Risalah Rapat
      1. Rapat Komite Pengarah TI dilaksanakan sekurang-         ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris
         kurangnya 3 (tiga) bulan sekali sesuai dengan           Rapat. Risalah Rapat kemudian disirkulasikan
         agenda rapat yang telah ditentukan. Bilamana            kepada anggota Komite.
         dibutuhkan, rapat Komite Pengarah TI dapat          12. Komite dapat mengambil keputusan yang sah
         dilakukan setiap saat atas permintaan salah satu        tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
         Anggota Tetap (Permanent Voting Members);               sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
      2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal             Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
         Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh       dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
         salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai         disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua
         Direktur dan ditunjuk dalam rapat;                      Anggota Tetap.
      3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
         dengan Hak Suara (Permanent Voting Members)         Tugas dan Tanggung Jawab
         atau wakilnya yang hadir dalam rapat;               Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
      4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/   1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
         atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah        yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
         anggota Komite yang memiliki hak suara dengan           agenda utama yang didasarkan pada laporan
         ketentuan salah satunya adalah Ketua Komite dan/        bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite
         atau Direktur Utama;




342   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 345
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




      sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus                 Pernyataan Independensi Komite
      yang berdasarkan permasalahan yang penting dan                 Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
      sangat mendesak, atas permintaan seorang atau                  serta fungsinya secara independen demi kepentingan
      lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members)                 Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
      komite;
2.    Menentukan undangan rapat Komite;                              Pelaksanaan Tugas 2024
3.    Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi                Selama tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi
      yang diperlukan untuk pengambilan keputusan;                   mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, dengan rincian
                                                                     tanggal penyelenggaraan sebagai berikut:
Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut:                        •   Rapat 1 dilakukan di tanggal 26 Maret 2024;
1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan                       •   Rapat 2 dilakukan di tanggal 25 Juni 2024;
    undangan;                                                        •   Rapat 3 dilakukan di tanggal 24 September 2024;
2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan                        •   Rapat 4 dilakukan di tanggal 10 Desember 2024;
    rapat;
3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat;                  Frekuensi dan Kehadiran Rapat
4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh                       Sepanjang tahun 2024, Komite Pengarah Teknologi
    anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary.                Informasi mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, yang
                                                                     rincian kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:


            Nama                                       Jabatan                      Jumlah Rapat    Kehadiran   Persentase
 Henoch Munandar              Direktur Utama                                              4             4         100%
 Kaoru Furuya                 Wakil Direktur Utama                                        4             4         100%
 Darmadi Sutanto              Wakil Direktur Utama                                        4             4         100%
 Atsushi Hino                 Direktur                                                    4             4         100%
 Merisa Darwis                Direktur                                                    4             3          75%
 Hanna Tantani                Direktur                                                    4             3          75%
 Keishi Kobata                Direktur                                                    4             4         100%
 Irwan S. Tisnabudi           Head of Digital Banking                                     4             3          75%
 Helena                       Head of Wealth Management Business and Network &            4             3          75%
                              Distribution
 Ir. Nathan Christianto       Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking         4             1          25%
 Jeffrey C. Tjoeng            Head of Business Banking                                    4             3          75%
 Nurhajati Soerjo Hadi/Anke   Head of Internal Audit                                      4             3          75%
 Subandy
 Jeny Mustopha                Head of Information Technology                              4             4         100%


Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                       LAPORAN TAHUNAN 2024   343
Page 346
                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      KOMITE KEBIJAKAN KREDIT                                      3.   Pengambilan Keputusan
                                                                        Pengambilan keputusan pada Komite Kebijakan
      Struktur dan Keanggotaan                                          Perkreditan dilakukan berdasarkan musyawarah
      Susunan anggota Komite Kebijakan Kredit per 31                    dan mufakat. Dalam hal musyawarah dan mufakat
      Desember 2024 adalah sebagai berikut:                             tidak dapat dicapai, pengambilan keputusan harus
                                                                        dilakukan berdasarkan suara terbanyak, yaitu suara
      Ketua: Direktur Utama                                             setuju lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan
                                                                        Hak Suara yang hadir dalam Rapat, termasuk suara
      Anggota:                                                          setuju Ketua Komite.
      •    Anggota Tetap dengan Hak Suara:
           1. Para Wakil Direktur Utama                            4.   Pengambilan Keputusan Tanpa Mengadakan
           2. Direktur Corporate Banking (Japanese)                     Rapat Formal
           3. Direktur Treasury                                         Komite Kebijakan Perkreditan dapat mengambil
           4. Head of Wholesale,Commercial and                          keputusan yang sah tanpa mengadakan rapat
               Transaction Banking                                      komite secara formal (Keputusan Sirkuler Komite),
           5. Head of Retail Lending Business                           dengan ketentuan semua Anggota Tetap dengan
           6. Head of Digital Banking                                   Hak Suara menyetujui keputusan tersebut secara
           7. Head of Business Banking                                  tertulis.
           8. Head of Treasury
           9. Head of Risk Management                              Tugas dan Tanggung Jawab
           10. Direktur Kepatuhan                                  Tugas dan tanggung jawab yang dijalankan oleh Komite
                                                                   Kebijakan Kredit adalah sebagai berikut:
      •    Anggota tetap tanpa Hak Suara:                          1. Mengadakan rapat untuk menentukan arah kredit
           1. Kepala Divisi Portfolio Management & Policy              bank dan memantau implementasi dari kebijakan
           2. Credit Risk Head                                         kredit
           3. Retail Banking Risk Head                             2. Memberikan masukan kepada Direksi Bank
           4. Business Banking Credit Risk                             dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank
           5. Kepala Divisi Audit Internal*)                           serta melakukan kajian secara berkala terhadap
           6. Kepala Divisi Kepatuhan                                  Kebijakan Perkreditan Bank
           7. Kepala Divisi Hukum dan Litigasi (General            3. Mengawasi penerapan dan pelaksanaan Kebijakan
              Counsel)                                                 Perkreditan Bank
                                                                   4. Melakukan evaluasi dan analisis kualitas portofolio
      *)   pengamat                                                    kredit terkait kebijakan perkreditan yang dilakukan
                                                                       melalui Rapat Komite Manajemen Risiko yang
      Pedoman Kerja                                                    dilaksanakan secara berkala, di mana Anggota
      Komite Kebijakan Kredit telah memiliki pedoman kerja             Komite Kebijakan Perkreditan juga merupakan
      (charter) yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain:       Anggota Komite Manajemen Risiko.
      1.   Rapat                                                   5. Memberikan laporan berkala kepada Direksi
           •   Rapat Komite Kebijakan Perkreditan diadakan             dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, yang
               paling sedikit 2 (dua) kali dalam setahun.              sekurang-kurangnya mencakup:
           •   Rapat dipimpin oleh ketua komite. Dalam hal             a. Rangkuman dari hasil pengawasan atas
               ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin                 penerapan dan pelaksanaan Kebijakan
               oleh salah satu Anggota Tetap dengan Hak                     Perkreditan Bank.
               Suara dan ditunjuk dalam rapat                          b. Hasil pemantauan/tinjauan dan evaluasi
                                                                            mengenai kualitas dan kondisi portofolio kredit.
      2.   Kuorum                                                      c. Saran-saran untuk perbaikan kebijakan (jika
           •   Rapat Komite Kebijakan Perkreditan hanya                     diperlukan).
               dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh         6. Melakukan review/penelaahan terhadap kebijakan
               lebih dari 50% anggota tetap dengan hak                 kredit agar tetap sejalan dengan kebijakan internal
               suara termasuk ketua komite                             dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
           •   Apabila anggota komite berhalangan hadir,
               maka kehadiran yang bersangkutan dapat
               digantikan oleh perwakilannya.



344   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 347
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




Pernyataan Independensi Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas serta fungsinya secara independen demi kepentingan Bank,
tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.

Pelaksanaan Tugas 2024
Komite Kebijakan Kredit telah melakukan rapat pada semester I (satu) pada tanggal 11 Juni 2024 dan melalui sirkuler
pada semester II (dua) pada tanggal 17 Desember 2024. Rincian pelaksanaan tugas yang dijalankan antara lain
adalah:
1. Memberikan masukan kepada Direksi Bank dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank serta melakukan
    kajian secara berkala terhadap Kebijakan Perkreditan Bank melalui penyampaian materi terkait Hierarki Dokumen
    Kredit dan pengkinian Kebijakan Perkreditan.
2. Melakukan pengawasan penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank melalui penyampaian materi
    terkait implementasi BWMK dan pengelolaan BMPK.
3. Melakukan evaluasi dan analisa kualitas portofolio perkreditan melalui materi Portfolio Kredit.

Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dilaksanakan 2 (dua) kali dalam tahun 2024 yaitu pada tanggal 11 Juni 2024 dan
17 Desember 2024 melalui mekanisme sirkuler dengan frekuensi kehadiran sebagai berikut:


                Nama                                  Jabatan                      Jumlah Rapat    Kehadiran   Persentase
 Henoch Munandar             Direktur Utama                                              2             2         100%
 Kaoru Furuya                Wakil Direktur Utama                                        2             2         100%
 Darmadi Sutanto             Wakil Direktur Utama                                        2             2         100%
 Dini Herdini                Direktur Kepatuhan & Legal                                  2             1          50%
 Atsushi Hino                Direktur Corporate Banking (Japanese)                       2             2         100%
 Keishi Kobata               Direktur Treasury                                           2             2         100%
 Ir Nathan Christianto       Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking         2             2         100%
 Irwan Sutjipto Trisnabudi   Head of Digital Banking                                     2             2         100%
 Jeffrey C. Tjoeng           Head of Business Banking                                    2             2         100%
 Purnomo B. Soetadi          Head of Retail Lending Business                             2             2         100%
 Wiwig Santoso               Head of Treasury                                            2             2         100%
 Sendiaty Sondy              Head of Risk Management                                     2             2         100%
 Anke Subandy                Head of Internal Audit                                      2             2         100%
 Tasuku Tanaka               Credit Risk Head                                            2             2         100%
 Ririn Rianti                Business Banking Credit Risk Head                           2             1          50%
 Adil Pamungkas              Retail Banking Risk Head                                    2             2         100%
 Argo Wibowo                 General Counsel                                             2             1          50%
 Butet Sondang Sitepu        Compliance Head                                             2             1          50%
 Wahyu Nugroho               Portfolio Management & Policy Head                          2             2         100%



Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024   345
Page 348
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      KOMITE PENGARAH TATA KELOLA                               5.   Kesesuaian tata kelola informasi dengan Rencana
      INFORMASI                                                      Strategis Teknologi Informasi (TI) guna mendukung
                                                                     pengelolaan kegiatan usaha Bank.
      Struktur dan Keanggotaan                                  6.   Pemantauan atas kondisi tata kelola data dan
      Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan            informasi Bank serta upaya peningkatannya,
      jabatan) yang terdiri dari:                                    misalnya dengan mendeteksi permasalahan
                                                                     kualitas data dan mengukur efektivitas dan efisiensi
      Ketua: Head of Risk Management                                 penggunaan aset data dan informasi.
                                                                7.   Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
      Anggota:                                                       data dan informasi, yang tidak dapat diselesaikan
      •    Anggota Tetap dengan Hak Suara:                           dan dieskalasikan oleh forum tata kelola data dan
           1. Direktur Kepatuhan                                     informasi.
           2. Direktur Operasional & Teknologi                  8.   Membangun kultur organisasi yang bekerja
           3. Direktur Keuangan & Perencanaan                        berbasis data dan informasi (data driven
           4. Head of Information Technology                         organization).

      •    Anggota Tetap tanpa Hak Suara:                       Pernyataan Independensi Komite
           1. Head of Internal Audit                            Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
           2. Pejabat Eksekutif Bidang Teknologi Informasi      serta fungsinya secara independen demi kepentingan
              Manajemen Data (Sekretaris)                       Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.

      Undangan Tetap (Standing Invitee)                         Prosedur Rapat
      1.   Direktur Corporate Banking (Japanese)                Terkait dengan rapat, prosedut yang telah ditetapkan
      2.   Direktur Treasury                                    sebagai berikut:
      3.   Head of Treasury                                     1. Rapat Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
      4.   Head of Business Banking                                 dilaksanakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali
      5.   Head of Wholesale, Commercial and Transaction            dalam setahun dengan agenda rapat yang telah
           Banking                                                  ditentukan. Bilamana dibutuhkan, rapat Komite
      6.   Head of Retail Lending Business                          dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah
      7.   Head of Wealth Management Business and                   satu Anggota Tetap (Permanent Voting Members);
           Network & Distribution                               2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal
      8.   Head of Digital Banking                                  Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
      9.   Pejabat Eksekutif Bidang Retail Banking Analytics,       salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai
           Business Planning & Credit Policy                        Direktur dan ditunjuk dalam rapat;
                                                                3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
      Tugas dan Wewenang                                            (Permanent Voting Members) atau wakilnya yang
      Memberikan rekomendasi kepada Direksi paling kurang           hadir dalam rapat.
      mencakup, sebagai berikut:                                4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
      1. Perumusan kebijakan dan prosedur tata kelola data          atau diwakili lebih dari 1⁄2 (satu per dua) bagian
         dan informasi yang utama seperti kebijakan kualitas        dari seluruh jumlah anggota Komite yang memiliki
         data dan dan manajemen risiko terkait data dan             hak suara dengan ketentuan salah satunya adalah
         informasi Bank, mencakup standar yang hendak               Ketua Komite dan/atau Direktur Kepatuhan.
         dicapai (target-state).                                5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
      2. Perencanaan dan menetapkan skala prioritas                 musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
         proyek-proyek yang dibutuhkan untuk menerapkan             berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
         kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, serta        tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
         mencapai standar yang telah ditetapkan.                    pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
      3. Kesesuaian proyek-proyek yang disetujui dengan             dari 1⁄2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara
         rencana tata kelola informasi, kebijakan dan               yang sah yang dikeluarkan dalam rapat yang
         prosedur tata kelola data dan informasi, serta             bersangkutan, termasuk Ketua Komite dan/atau
         standar yang hendak dicapai.                               Direktur Kepatuhan;
      4. Kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek tata kelola       6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
         data dan informasi serta data analytics dengan             pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
         rencana proyek (project charter) yang disepakati.


346   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 349
                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




    ketentuan tentang tentang benturan kepentingan                           sangat mendesak, atas permintaan seorang atau
    yang diatur dalam Kebijakan Perusahaan                                   lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members)
    (Corporate Policy).                                                      komite;
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang                     2.       Menentukan undangan rapat komite;
    terdapat dalam rapat komite wajib dicantumkan                   3.       Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi
    secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan                          yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
    perbedaan pendapat tersebut.
8. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah                Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut:
    rapat dan didokumentasikan dengan baik.                         1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan
9. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat                               undangan;
    mengundang pihak lain selain anggota termasuk                   2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan
    Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat.                            rapat;
10. Keputusan rapat berupa risalah rapat                            3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat;
    ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris                  4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh
    Rapat. Risalah rapat kemudian disirkulasikan                        anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary.
    kepada anggota Komite.
11. Komite dapat mengambil keputusan yang yang sah                  Pelaksanaan Tugas 2024
    tanpa mengadakan rapat dengan melalui media                     Pada tahun 2024, Komite Pengarah Tata Kelola
    sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota             Informasi mengadakan 3 (tiga)  kali rapat, dengan
    Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini                    rincian penyelenggaraan sebagai berikut:
    dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
    disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua                 No.               Tanggal          Waktu Penyelenggaraan
    Anggota Tetap (Permanent Voting Members).                            1     7 Mei 2024                    13:30 – 14:15
                                                                         2     24 September 2024             14:30 - 15:15
Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
                                                                         3     10 Desember 2024              13:45 – 14:30
1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
    yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
    agenda utama yang didasarkan pada laporan                       Frekuensi dan Kehadiran Rapat
    bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite                     Pada tahun 2024, Komite Pengarah Tata Kelola
    sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus                  Informasi mengadakan 3 (tiga) kali rapat, dengan rincian
    yang berdasarkan permasalahan yang penting dan                  kehadiran sebagai berikut:

             Nama                                    Jabatan                         Jumlah Rapat    Kehadiran      Persentase
 Sendiaty Sondy             Head of Risk Management                                         3            3             100%
 Jeny Mustopha              Head of Information Technology                                  3            3             100%
 Dini Herdini               Direktur Kepatuhan                                              3            2               67%
 Hanna Tantani              Direktur Keuangan dan Perencanaan                               3            2               67%
 Merisa Darwis              Direktur Operasional & Teknologi                                3            3             100%
 Anke Subandy               Head of Internal Audit                                          3            2               67%
 Jufri Fan                  Sekretaris                                                      3            3             100%
 Erliana                    Undangan Tetap (Standing Invitee)                               3            0                   0%
 Helena                     Head of Wealth Management Business and Network &                3            1               33%
                            Distribution
 Keishi Kobata              Direktur Tresuri                                                3            3             100%
 Atsushi Hino               Direktur Corporate Banking (Japanese)                           3            3             100%
 Irwan Sutjipto Tisnabudi   Head of Digital Banking                                         3            3             100%
 Jeffrey Tjoeng             Head of Business Banking                                        3            2               67%
 Nathan Christianto         Head of Wholesale, Commercial and Transaction                   3            2               67%
                            Banking
 Purnomo B. Soetadi         Head of Retail Lending Business                                 3            1               33%
 Wiwig Santoso              Head of Treasury                                                3            2               67%



Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024       347
Page 350
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      KOMITE KREDIT                                            3.   Pengambilan Keputusan
                                                                    •   Pengambilan Keputusan pada Rapat Komite
      Struktur dan Keanggotaan                                          Kredit dilakukan berdasarkan suara terbanyak,
      Susunan anggota Komite Kredit Per 31 Desember 2024                yaitu suara setuju minimal 51% (lima puluh
      adalah sebagai berikut:                                           satu persen) dari jumlah total anggota yang
                                                                        hadir dalam rapat sudah termasuk suara
      Ketua: Direktur Utama                                             Direktur Utama.
                                                                    •   Suara Kepala Manajemen Risiko sebagai
      Anggota:                                                          pengamat tidak akan dihitung dalam
      1.   Wakil Direktur Utama                                         pengambilan keputusan Rapat Komite, namun
      2.   Direktur Bisnis/Kepala Bisnis                                setiap keputusan Rapat Komite harus diketahui
      3.   Kepala Risiko Kredit                                         oleh Kepala Manajemen Risiko.
      4.   Kepala Risiko Kredit Korporasi/Komersial                 •   Dalam hal pengambilan keputusan dalam
      5.   Kepada Divisi atau Departemen Bisnis                         Rapat Komite menghasilkan perhitungan
      6.   Head of Risk Management (Pengamat)                           jumlah suara setuju yang sama dengan jumlah
                                                                        suara tidak setuju, maka Ketua Komite dapat
      Pedoman Kerja                                                     menentukan keputusan akhir yang akan
      Komite Kredit telah memiliki pedoman kerja (charter)              diambil oleh Komite.
      yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain:
      1.   Rapat                                               Tugas dan Tanggung Jawab
           •   Komite Kredit menyelenggarakan Rapat pada       Dalam rangka membantu tugas dan tanggung jawab
               saat kapan pun sesuai dengan kebutuhan          Direksi untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan
               Komite.                                         kredit, Komite Kredit memiliki tanggung jawab sebagai
           •   Rapat Komite Kredit diselenggarakan untuk       berikut:
               menghasilkan suatu rekomendasi atau opini       1. Menganalisis secara independen dan menyetujui
               kepada Direktur Utama atau Wakil Direktur            pemberian kredit sesuai dengan batas wewenang
               Utama yang akan memberikan keputusan akhir           yang ditetapkan (keputusan yang diambil harus
               untuk menyetujui kredit, termasuk kondisi dan        bersifat objektif, dilakukan dengan analisa yang
               instruksi yang berkaitan dengan Persetujuan          hati-hati dan terhindar dari kepentingan pribadi).
               Kredit.                                         2. Memastikan bahwa bisnis yang dilakukan sesuai
           •   Pada rekomendasi atau opini Komite Kredit,           dengan kebijakan, standar dan praktik manajemen
               Direktur bisnis/Kepala Bisnis terkait akan           risiko bank.
               turut menandatangani lembar rekomendasi/
               opini bersama-sama dengan anggota komite        Pernyataan Independensi Komite
               lainnya.                                        Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
                                                               serta fungsinya secara independen demi kepentingan
      2.   Kuorum                                              Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
           •   Rapat Komite Kredit dapat diselenggarakan
               apabila dihadiri oleh paling sedikit 51%
               dari peserta rapat yang wajib hadir dengan
               minimum 1 (satu) perwakilan dari Credit Risk
               Corporate, khusus untuk segmen Corporate.
               Kehadiran pengamat tidak akan dihitung dalam
               kuorum rapat.
           •   Anggota komite yang bukan merupakan
               peserta rapat yang wajib hadir, dapat hadir
               akan tetapi kehadirannya tidak dihitung
               sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak
               dihitung dalam pengambilan keputusan.




348   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 351
                                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




Pelaksanaan Tugas 2024
Sepanjang tahun 2024, keputusan kredit Business Banking dilakukan secara sirkuler, sedangkan Komite Kredit
Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese dan Commercial Banking telah mengadakan rapat sebanyak 20
kali, yang rincian kehadirannya adalah sebagai berikut:

                    Agenda                                                                Peserta yang Wajib Hadir
 1. Kredit terkait segmen Wholesale                 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
    Banking, Corporate Banking Japanese             2. Direktur Corporate Banking Japanese atau Kepala Wholesale Banking, Commercial Banking
    dan Commercial Banking                             dan Transaction Banking
                                                    3. Kepala Risiko Kredit
                                                    4. Kepala Corporate Banking Credit Risk atau Kepala Commercial Banking Credit Risk
                                                    5. Kepala Divisi atau Departemen Wholesale, Corporate dan Commercial Banking terkait
                                                    6. Kepala Manajemen Risiko (Pengamat)

                                                    Catatan:
                                                    Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir maka
                                                    Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.
 2. Kredit terkait segmen Business                  1.   Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
    Banking 1)                                      2.   Kepala Business Banking
                                                    3.   Kepala Risiko Kredit Business Banking
                                                    4.   Kepala Risiko Kredit
                                                    5.   Kepala Manajemen Resiko (Pengamat)

                                                    Catatan:
                                                    Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir maka
                                                    Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.

1) Berlaku sampai dengan 30 Juli 2024, setelah periode tersebut keputusan kredit di Segmen Business Banking diberikan kepada pejabat pemutus kredit sesuai
   kewenangannya



Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2024, Komite Kredit mengadakan 20 kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:

1.    Kredit terkait segmen Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese, dan Commercial Banking

                   Nama                                             Jabatan                               Jumlah Rapat        Kehadiran         Persentase
       Henoch Munandar                    Direktur Utama                                                         20                  1                 5%
       Kaoru Furuya                       Wakil Direktur Utama                                                                     20               100%  
       Nathan Christianto                 Head of Wholesale, Commercial and Transaction                          20                12                60%
                                          Banking
       Atsushi Hino                       Direktur Corporate Banking (Japanese)                                                      5               25%
       Tasuku Tanaka                      Kepala Risiko Kredit                                                   20                18                90%
       Husan Mahjudin                     Kepala Loan Department                                                 20                12                60%
       Jenny Susanto    1)
                                          Kepala Corporate Banking Credit Risk                                                       7               35%
       Eddy Satria Nugraha                Kepala Commercial Banking Credit Risk                                                      0                 0%
       Sembiring 1)
       Moses Supardi                      Kepala Wholesale Banking                                               20                 14               70%
       Warni Chai                         Kepala Commercial Banking                                                                  0                 0%
       Naoki Watanabe                     Kepala Corporate Banking Japanese 2                                                        3               15%
       Karinda Rachmana                   Kepala Corporate Banking Japanese 3                                                        0                 0%
       Hiroaki Seguchi                    Kepala Corporate Banking Japanese 4                                                        1                 5%
       Naoki Takeshita 2)                 Kepala Corporate Banking Japanese 4                                                        0                 0%
       Hideaki Asatsu                     Kepala Corporate Banking Japanese 5                                                        2               10%
       Wibowo Kurniawan                   Kepala Corporate Banking Japanese 6                                                        0                 0%
       Sendiaty Sondy    3)
                                          Kepala Manajemen Risiko                                                20                  8               40%

      1) Menggantikan Kepala Loan Department efektif tanggal 30 Juli 2024
      2) Menggantikan Kepala Corporate Banking Japanese 4 efektif tanggal 11 Oktober 2024
      3) Pengamat (Tidak memiliki Hak Suara)




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024           349
Page 352
                                                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      2.   Kredit terkait segmen Business Banking

                           Nama                                             Jabatan                            Jumlah Rapat        Kehadiran         Persentase
            Henoch Munandar/ Kaoru Furuya           Direktur Utama/Wakil Direktur Utama
            Jeffrey C. Tjoeng                       Kepala Business Banking
                                                                                                               Selama tahun 2024 Keputusan kredit
            Tasuku Tanaka                           Kepala Risiko Kredit
                                                                                                               dilakukan secara Sirkuler
            Sidik Waskito 1)                        Kepala Risiko Kredit Business Banking
            Sendiaty Sondy                          Kepala Manajemen Risiko

           1) Efektif sampai dengan 23 Februari 2024 (sejak 23 Februari 2024 sampai dengan 30 Juli 2024 Poedjo Boedihartono, Okky Sudiyatmoko dan Ririn Rianti
              sebagai alternate dari Sidik Waskito).




      Pengembangan Kompetensi                                                           Tugas dan Wewenang
      Pengembangan kompetensi anggota komite level                                      Rincian tugas dan wewenang Komite adalah sebagai
      direksi disampaikan pada bagian pengembangan                                      berikut:
      kompetensi Direksi                                                                1. Mengevaluasi kebijakan, strategi dan sasaran
                                                                                             dalam bidang Human Resource dan selanjutnya
                                                                                             merekomendasikan kepada Direksi untuk
      KOMITE HUMAN RESOURCE                                                                  ditetapkan. Kebijakan yang dimaksud khususnya
                                                                                             adalah kebijakan yang sifatnya strategis.
      Struktur dan Keanggotaan                                                          2. Mengevaluasi pelaksanaan program
                                                                                             remunerasi Human Resources dan selanjutnya
      Ketua: Direktur Utama                                                                  merekomendasikan kepada Direksi untuk disetujui.
                                                                                        3. Menyetujui penyimpangan dari Prosedur atau
      Anggota:                                                                               peraturan Perseroan yang berlaku di bidang Human
      1.   Wakil Direktur Utama                                                              Resources yang melebihi kewenangan Kepala
      2.   Direktur Keuangan & Perencanaan                                                   Divisi dan/atau Direktur yang membawahi dan/atau
      3.   Direktur Operasional & Teknologi                                                  dengan bidang tugas Human Resources, dengan
                                                                                             memperhatikan hierarki kebijakan Perseroan.
      Sekretaris: Head of Human Resources                                               4. Menyampaikan rekomendasi kepada Direksi
                                                                                             mengenai penunjukan dan penempatan (nominasi)
      Pedoman Kerja                                                                          anggota Direksi atau Dewan Komisaris atau
      Dalam melaksanakan tugasnya, Komite berpedoman                                         karyawan Perseroan pada Perusahaan Anak
      pada ketentuan:                                                                        (termasuk anggota Dewan Pengawas Syariah pada
      1. Keputusan Rapat Komite harus diambil                                                Perusahaan Anak yang menjalankan bisnis Syariah).
          berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika
          keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat                                Pernyataan Independensi Komite
          tidak tercapai, maka keputusan harus diambil                                  Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
          dengan pemungutan suara berdasarkan suara                                     serta fungsinya secara independen demi kepentingan
          setuju paling sedikit 51% dari jumlah suara yang                              Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
          sah yang hadir dalam Rapat, termasuk Direktur
          Utama.
      2. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
          pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
          ketentuan tentang benturan kepentingan yang
          diatur lebih lanjut dalam kebijakan atau prosedur
          Perseroan.
      3. Dalam perbedaan pendapat (dissenting opinions)
          yang terdapat dalam Rapat Komite, wajib
          dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
          beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.




350   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 353
                                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




Pelaksanaan Tugas

         Tanggal                                                           Agenda
 23 Januari 2024         1. Skema COP BOM
                         2. Usulan Cuti Bersama 2024
 25 Januari 2024         1. Skema Penyesuaian Gaji 2024
                         2. Bonus 2023
 29 Januari 2024         1. Nominasi Promosi Eksekutif 2024
                         2. Review Kompensasi 2023/2024
 5 Februari 2024         Kajian Kompensasi 2024
 13 Juni 24              Pembaruan Asuransi Kesehatan 2025
 9 Juli 2024             Nominasi Promosi Eksekutif Mid-Year 2024
 5 Agustus 2024          1. Mid-Year 2024
                         2. Hasil Promosi Eksekutif Mid-Year 2024
 19 Agustus 2024         Hasil Tender Broker Asuransi
 21 Oktober 2024         Proses Pengadaan Asuransi Kesehatan Tahun 2025 - Putaran 1
 11 November 2024        1. Proses Pengadaan Asuransi Kesehatan Tahun 2025 - Putaran Kedua
                         2. Rekomendasi HR terkait Proposal Serikat Pekerja untuk PKB 2024 - 2026


Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2024, Komite Human Resources mengadakan 10 (sepuluh) kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai
berikut:

                Nama                                    Jabatan                       Jumlah Rapat    Kehadiran    Persentase
 Henoch Munandar                   Direktur Utama                                          10            10           100%
 Kaoru Furuya                      Wakil Direktur Utama                                    10             7            70%
 Darmadi Sutanto                   Wakil Direktur Utama                                    10            10           100%
 Hanna Tantani                     Direktur Keuangan dan Perencanaan                       10            10           100%
 Merisa Darwis                     Direktur Operasional & Teknologi                        10            10           100%
 Mira Fitria                       Head of Human Resources                                 10            10           100%




Pengembangan Kompetensi                                                Apabila pelaku Fraud dan/atau pihak terkaitnya adalah
Pengembangan kompetensi anggota komite                                 Direktur, atau Komisaris dan/atau Pejabat Eksekutif,
disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi                        maka pelaksanaan Komite Fraud wajib dipimpin oleh
Direksi.                                                               2 (dua) anggota Direksi/Board of Management (Wakil
                                                                       Direktur Utama atau Kepala Manajemen Risiko atau
                                                                       Direktur Kepatuhan), atau pihak lain yang tidak memiliki
KOMITE FRAUD                                                           benturan kepentingan, seperti anggota Komite Audit.

Struktur dan Keanggotaan                                               Pedoman Kerja
                                                                       Pedoman pelaksanaan rapat Komite Fraud adalah
Ketua: Direksi atau Board of Management yang terkait                   sebagai berikut:
atau delegasinya.                                                      1. Tata cara pelaksanaan dapat dilakukan melalui
                                                                           tatap muka atau sirkulasi memo.
Anggota:                                                               2. Wajib dihadiri oleh Ketua Komite dan seluruh
1.    Operational & Fraud Risk Management Head                             Anggota Komite Fraud. Dalam hal Ketua Komite,
2.    Human Resources Employee & Industrial Relations                      dan/atau Anggota Komite Fraud berhalangan hadir
      Head/Strategic Human Resources Management                            (yang ketidakhadirannya tidak diperlukan adanya
      Head                                                                 pembuktian apa pun), maka untuk Ketua Komite
                                                                           Fraud yang berhak & berwenang mewakilinya
Sekretaris: Operational & Fraud Risk Management                            adalah pihak yang ditunjuk oleh Ketua Komite
                 (OFRM) atau unit kerja lain yang diberikan                sebagai delegasinya, dan minimal adalah kepala
                 kewenangan melakukan Investigasi oleh                     divisi terkait, dan untuk Anggota Komite Fraud,
                 OFRM.                                                     sebagai delegasinya minimal adalah karyawan satu
                                                                           tingkat di bawahnya.



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024      351
Page 354
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      3.   Dalam hal tertentu, rapat Komite Fraud dapat          Tugas dan Tanggung Jawab
           dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu
           oleh Ketua Komite Fraud atau lebih dari satu          Tugas Komite Fraud
           Anggota Komite Fraud atau atas permintaan dari        Menindaklanjuti laporan hasil investigasi yang terkait
           seorang Direksi/Board of Management.                  dengan adanya suatu kejadian fraud di masing-masing
      4.   Komite Fraud dapat mengundang Pimpinan Unit           unit bersangkutan, menetapkan sanksi kepada (para)
           Kerja (PUK) yang bersangkutan dan/atau pihak          karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
           lainnya yang bukan anggota komite untuk hadir         langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
           dalam rapat, namun PUK dan/atau pihak lainnya         kejadian fraud, dan memutuskan kejadian fraud untuk
           tersebut dalam rapat komite tidak memiliki voting     menentukan langkah hukum yang akan dilakukan
           rights (hak suara) karena hanya berfungsi untuk       kemudian.
           memberikan saran, pertimbangan dan masukan.
      5.   Rapat Komite Fraud sah dan berhak mengambil           Wewenang Komite Fraud
           keputusan apabila dalam rapat hadir dan/atau          1.   Memanggil, meminta klarifikasi, meminta laporan-
           diwakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari           laporan kepada berbagai pihak (karyawan dan/atau
           seluruh jumlah Anggota Komite (termasuk Ketua              unit-unit kerja lainnya) yang menurut pertimbangan
           Komite) yang memiliki hak suara. Rapat Komite              Komite Fraud dianggap secara langsung maupun
           Fraud dapat dilakukan melalui media telekonferensi,        tidak langsung memiliki hubungan dengan fraud.
           video konferensi, atau sarana media elektronik        2.   Menetapkan pengenaan jenis sanksi kepada (para)
           lainnya yang memungkinkan semua peserta                    karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
           saling melihat dan/mendengar serta berpartisipasi          langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
           langsung dalam rapat sesuai kesepakatan anggota            kejadian fraud.
           Komite Fraud.                                         3.   Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan unit-
      6.   Keputusan rapat komite harus diambil berdasarkan           unit kerja lainnya, serta dalam rangka perbaikan
           musyawarah untuk mufakat. Jika tidak ada                   dan upaya preventif maka komite fraud berhak
           kesepakatan mengenai sanksi, maka akan                     memberikan rekomendasi konstruktif bagi unit-unit
           dieskalasikan kepada Head of Risk Management               kerja tersebut.
           dan Compliance Director. Apabila setelah dilakukan
           eskalasi tetap tidak ada kesepakatan mengenai         Pernyataan Independensi Komite
           sanksi/belum memperoleh keputusan, maka               Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
           akan dieskalasikan kepada Direksi melalui Risk        serta fungsinya secara independen demi kepentingan
           Management Committee (RMC). Pada tingkat              Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
           terakhir, apabila tetap tidak ada kesepakatan
           mengenai sanksi/belum memperoleh keputusan,           Pelaksanaan Tugas
           maka akan dieskalasikan kepada Dewan Komisaris        Selama tahun 2024, Bank telah melakukan 31 sesi
           melalui Risk Monitoring Committee (RMONC).            Komite Fraud (baik yang dilakukan secara rapat virtual
      7.   Segala keputusan yang diputuskan secara sah           ataupun sirkular e-mail) sesuai dengan tugas dan
           didalam rapat bersifat kolektif kolegial. Apabila     tanggungjawabnya.
           terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinion)
           wajib dicantumkan/dicatat dalam risalah rapat         Frekuensi dan Kehadiran Rapat
           komite berikut alasannya.                             Berikut adalah rincian kehadiran peserta Komite Fraud
      8.   Rapat Komite Fraud atas kasus fraud yang pelaku       yang telah dilakukan sebanyak 31 sesi (20 sesi melalui
           nya telah berpindah/mutasi ke Line of Business        rapat virtual dan selebihnya melalui sirkulasi e-mail)
           (LoB)/Support Function (SF) lain maka Komite          selama tahun 2024:
           Fraud diselenggarakan bersama antara Line of
           Business (LoB)/Support Function (SF) dimana
           pelaku fraud menjabat saat ini dan Line of Business
           (LoB)/Support Function (SF) saat terjadinya fraud.
           Dalam hal ini Ketua Komite Fraud adalah BoD/BoM
           yang bertanggung jawab atas Direktorat dari pelaku
           karyawan bekerja.




352   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 355
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




             Nama                                     Jabatan                       Jumlah Rapat    Kehadiran     Persentase
 Merisa Darwis              Direktur Operasional & Teknologi                              4              4           100%
 Dini Herdini               Direktur Kepatuhan & Legal                                    1              1           100%
 Atsushi Hino               Direktur Corporate Banking (Japanese)                         1              1           100%
 Sendiaty Sondy             Head of Risk Management                                       1              1           100%
 Purnomo B. Soetadi         Head of Retail Lending Business                              11             11           100%
 Enrico Novian              Pension Business Head RLB                                     5              5           100%
 Adil Pamungkas             Retail Banking Risk Head                                     13             13           100%
 Irwan Sutjipto Tisnabudi   Head of Digital Banking                                       1              1           100%
 Jeffrey C. Tjoeng          Head of Business Banking                                      3              3           100%
 Helena                     Head of Wealth Management Business and Network &              4              4           100%
                            Distribution
 Chairul Sani               Sales Distribution WMB & National Distribution Head           2              2           100%
 Irradiatie Pierenika       Sales Distribution Pension Business & National                3              3           100%
                            Distribution Head
 Heru Rustanto              Operational & Fraud Risk Management Head                     24             24           100%
 Denty Avianty              Strategic HR Management                                       5              5           100%
 Landy Kurniawan            Employee & Industrial Relations Head                         12             12           100%
 Jimmy SA Hutapea           Employee & Industrial Relations Head                          4              4           100%
 Patritius Joko             Operations Control Assurance Head                             3              3           100%
 Novri Irza Hidayatullah    Business Banking Governance, Process & Support Head           3              3           100%
 Christian Adrian           Fraud Risk Management Head                                    2              2           100%
 Sonny Sibuea               HR Employee Industrial Relations                              2              2           100%
 Novia Amelia               HR Employee Industrial Relations                              6              6           100%
 Paskalius                  Rewards & Performance Management Head                         5              5           100%




Pengembangan Kompetensi                                                 Pedoman Kerja
Pengembangan kompetensi anggota komite level                            Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Komite
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan                            Keberlanjutan wajib senantiasa menjalankan sesuai
kompetensi Direksi.                                                     dengan ketentuan, peraturan perundangan-undangan
                                                                        yang berlaku dan/atau peraturan/ketentuan internal
                                                                        SMBC Indonesia. Sedangkan Mekanisme dan Tata Cara
KOMITE KEBERLANJUTAN                                                    Kerja Komite Keberlanjutan sebagaimana dijabarkan
                                                                        pada Pedoman Kerja Komite Keberlanjutan.
Struktur dan Keanggotaan
                                                                        Tugas dan Tanggung Jawab
Ketua: Direktur Kepatuhan & Legal                                       Rincian tugas dan tanggung jawab Komite
                                                                        Keberlanjutan adalah sebagai berikut:
Anggota:                                                                1. Menyusun strategi, kebijakan, target terkait dengan
1.  Direktur Keuangan & Perencanaan                                         keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia
2.  Direktur Operasional & Teknologi                                    2. Melakukan pemantauan, evaluasi dan rekomendasi
3.  Direktur Corporate Banking (Japanese)                                   terkait dengan implementasi keuangan
4.  Direktur Treasury                                                       berkelanjutan di SMBC Indonesia
5.  Head of Risk Management
6.  Head of Business Banking                                            Pernyataan Independensi Komite
7.  Head of Wholesale, Commercial & Transaction                         Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
    Banking                                                             serta fungsinya secara independen demi kepentingan
8. Head of Retail Lending Business                                      Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
9. Head of Wealth Management Business and
    Network & Distribution                                              Pelaksanaan Tugas Selama 2024
10. Head of Digital Banking                                             Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di
11. Head of Treasury                                                    tahun 2024, Komite Keberlanjutan telah memberikan
12. Head of Human Resources                                             rekomendasi dan arahan terkait target dan inisiatif
                                                                        keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia.
Sekretaris: Communications & Daya Head

     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                       LAPORAN TAHUNAN 2024       353
Page 356
                                                                                                              Tata Kelola Perusahaan




      Komite di Bawah Direksi




      Frekuensi dan Kehadiran Rapat
      Pada tahun 2024, Komite Keberlanjutan mengadakan 2 (dua) kali rapat, dengan rincian kehadiran anggotanya adalah
      sebagai berikut:

                    Nama                                       Jabatan                         Jumlah Rapat      Kehadiran    Persentase
          Dini Herdini               Direktur Kepatuhan dan Legal                                    2               2          100 %
          Hanna Tantani              Direktur Keuangan                                               2               2          100 %
          Merisa Darwis              Direktur Operasional & Teknologi                                2               2           100%
          Atsushi Hino               Direktur Corporate Banking (Japanese)                           2               1            50%
          Keishi Kobata              Direktur Treasury                                               2               2           100%
          Sendiaty Sondy             Head of Risk Management                                         2               2           100%
          Jeffrey C. Tjoeng          Head of Business Banking                                        2               2           100%
          Nathan Christianto         Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking             2               2           100%
          Purnomo B. Soetadi         Head of Retail Lending Business                                 2               1            50%
          Helena                     Head of Wealth Management Business and Network &                2               0             0%
                                     Distribution
          Irwan Sutjipto Tisnabudi   Head of Digital Banking                                         2               2           100%
          Wiwig Santoso              Head of Treasury                                                2               2           100%
          Mira Fitria                Head of Human Resources                                         2               2           100%
          Andrie Darusman            Communications & Daya Head                                      2               1            50%



      Pengembangan Kompetensi                                                 •    Anggota Tidak Tetap:
      Pengembangan kompetensi anggota komite level                                 Direktur dan/atau Pejabat Eksekutif di Entitas
      Direksi disampaikan pada bagian pengembangan                                 Utama dan Entitas Anggota yang diundang sesuai
      kompetensi Direksi.                                                          dengan kebutuhan Konglomerasi.

                                                                              Tugas dan Tanggung Jawab
      KOMITE MANAJEMEN RISIKO                                                 Komite bertanggung jawab dalam memberikan
      TERINTEGRASI                                                            rekomendasi kepada Direksi Entitas Utama mengenai
                                                                              hal-hal yang terkait dengan Manajemen Risiko
      Struktur dan Keanggotaan                                                khususnya dalam:
      Susunan anggota Komite Manajemen Risiko Terintegrasi                    1. Penyusunan dan kaji ulang atas Kebijakan
      per 30 Juli 2024 sebagai berikut Susunan anggota                             Manajemen Risiko Terintegrasi
      Komite Manajemen Risiko Terintegrasi per 30 Juli 2024                   2. Perbaikan atau penyempurnaan Kebijakan
      adalah sebagai berikut:                                                      Manajemen Risiko Terintegrasi antara lain berupa
                                                                                   penyempurnaan strategi dan kerangka risiko
      Ketua: Head of Risk Management                                               berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan.

      Anggota:                                                                Pernyataan Independensi Komite
      •       Anggota tetap:                                                  Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
              1. Operational & Fraud Risk Management Head                     serta fungsinya secara independen demi kepentingan
              2. Market & Liquidity Risk Management Head                      Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
              3. Cyber Security Risk Management Head
              4. Portfolio Management & Policy Head                           Pedoman Kerja
              5. Credit Risk Head                                             Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah memiliki
              6. Risk Management Planning Head                                pedoman kerja (charter), berisi antara lain:
              7. Direktur Manajemen Risiko - PT Bank BTPN                     1.   Rapat
                 Syariah Tbk                                                       •       Komite akan menyelenggarakan rapat
              8. Direktur Manajemen Risiko - PT Summit Oto                                 setidaknya satu kali setiap semester atau lebih
                 Finance                                                                   sering apabila diperlukan.
              9. Direktur Manajemen Risiko - PT Oto Multiartha                     •       Komite dapat mengundang Anggota Tidak
                                                                                           Tetap untuk menghadiri rapat jika diperlukan.


354   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 357
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




      •    Rapat Komite dapat diselenggarakan melalui                               mufakat. Dalam hal musyawarah mufakat tidak
           media telekonferensi atau media elektronik                               dapat dicapai, pengambilan keputusan pada
           lain yang memungkinkan semua peserta rapat                               rapat Komite dilakukan berdasarkan suara
           saling melihat dan mendengar secara langsung                             terbanyak yaitu suara setuju minimal 51% (lima
           serta berpartisipasi dalam rapat. Anggota                                puluh satu persen) dari jumlah total Anggota
           Komite yang berpartisipasi dalam rapat melalui                           Tetap yang hadir dalam rapat.
           media dan dengan cara tersebut di atas                               •   Dalam hal pengambilan keputusan dalam rapat
           dianggap turut hadir dalam rapat dan dihitung                            Komite menghasilkan perhitungan jumlah suara
           dalam perhitungan kuorum kehadiran maupun                                setuju sebanding dengan jumlah suara tidak
           keputusan rapat.                                                         setuju maka Ketua Komite dapat menentukan
      •    Rapat Komite akan membahas Laporan                                       keputusan akhir yang diambil oleh Komite.
           Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dan                             •   Komite dapat mengambil keputusan yang sah
           Kecukupan Modal Terintegrasi dari                                        tanpa mengadakan rapat Komite secara formal
           Konglomerasi.                                                            dalam bentuk Keputusan Sirkuler Komite,
      •    Hasil rapat Komite harus dituangkan dalam                                dengan ketentuan semua Anggota Tetap
           risalah rapat termasuk perbedaan pendapat                                Komite memberikan suara secara tertulis dan
           yang terjadi, yang ditandatangani oleh seluruh                           menandatangani Keputusan Sirkuler Komite
           Anggota Tetap untuk diketahui. Risalah rapat                             tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara
           akan diedarkan kepada seluruh Anggota Tetap                              demikian mempunyai kekuatan yang sama
           untuk diketahui.                                                         dengan keputusan yang diambil dengan sah
                                                                                    dalam rapat Komite.
2.    Kuorum
      •    Rapat Komite dapat diselenggarakan apabila                      Pelaksanaan Tugas Selama Tahun 2024
           dihadiri oleh setidaknya 51% dari jumlah                        Sepanjang pelaksanaan tugas di tahun 2024, Komite
           Anggota Tetap dan 1 (satu) perwakilan dari                      Manajemen Risiko Terintegrasi telah mengadakan 1
           setiap anggota Konglomerasi.                                    kali pertemuan pada tanggal 8 November 2024 dengan
      •    Anggota Tidak Tetap dapat hadir dalam rapat.                    agenda utama penjelasan ketentuan regulator terkait
           Akan tetapi, kehadirannya tidak dihitung                        laporan Manajemen Risiko Terintegrasi, Persiapan dan
           sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak                         Jadwal Komite Manajemen Risiko Terintegrasi FY2025.
           dihitung dalam pengambilan keputusan.
                                                                           Frekuensi dan Kehadiran Rapat
3.    Pengambilan Keputusan                                                Berikut adalah rincian kehadiran dari pertemuan Komite
      •    Pengambilan keputusan di dalam rapat Komite                     Manajemen Risiko Terintegrasi yang diadakan pada
           dilakukan berdasarkan musyawarah untuk                          tahun 2024:

           Nama                                        Jabatan                          Jumlah Rapat    Kehadiran     Persentase

 Ketua
 Sendiaty Sondy                 Head of Risk Management                                       1             1           100%
 Anggota Tetap
 Heru Rustanto                  Operational & Fraud Risk Management Head                      1             1           100%
 Deni Djalil                    Market & Liquidity Risk Management Head                       1             1           100%
 Keisuke Heima                  Risk Management Planning Head                                 1             1           100%
 Wahyu Nugroho                  Portfolio Management & Policy Head                            1             1           100%
 Buyung Bachtiar                Cyber Security Risk Management Head                           1             1           100%
 Tasuku Tanaka                  Credit Risk Head                                              1             1           100%
 Arief Ismail                   Direktur Manajemen Risiko - PT Bank BTPN Syariah Tbk          1             1           100%
 Victoria Rusna                 Direktur Manajemen Risiko - PT Summit Oto Finance             1             1           100%
 Nobuhiro Moroo                 Direktur Manajemen Risiko - PT Oto Multiartha                 1             1           100%




Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi1) disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.

1) Direksi PT SMBC Indonesia sebagai Entitas Utama.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024       355
Page 358
                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




      Sekretaris
      Perusahaan
      PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN


       Eneng Yulie Andriani
       Sekretaris Perusahaan

       Warga Negara                     Indonesia

       Domisili                         Jakarta

       Usia                             50 tahun pada tahun buku 2024

       Riwayat Pendidikan               •   Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (2012)
                                        •   Sarjana Hukum dengan Program Kekhususan Hukum mengenai Kegiatan Ekonomi dari
                                            Universitas Indonesia (1997)

       Dasar Penunjukan                 Keputusan sirkuler Direksi Nomor PS/BOD/001/I/2020 tertanggal 10 Januari 2020

       Rangkap Jabatan                  Corporate Secretary Head

       Pengalaman Kerja                 •   Head of Corporate Legal Department PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-2019)
                                        •   Corporate Action & Stakeholder Management Head of Corporate Secretariat Division PT Bank
                                            Danamon Indonesia Tbk (1997-2014)

       Hubungan Afiliasi                Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham
                                        Pengendali




      MASA JABATAN                                                      2.   Bertanggung jawab untuk memberikan informasi
                                                                             penting yang perlu diketahui publik mengenai
      Periode jabatan Sekretaris Perusahaan terhitung sejak                  kondisi Bank kepada seluruh pemangku
      10 Januari 2020.                                                       kepentingan.
                                                                        3.   Mengikuti perkembangan pasar modal termasuk
                                                                             peraturan-peraturan yang berlaku di pasar modal.
      DASAR HUKUM                                                       4.   Melakukan pemenuhan kewajiban Perseroan
                                                                             sebagai perusahaan terbuka berdasarkan prinsip-
      Pengangkatan Sekretaris Perusahaan mengacu                             prinsip Tata Kelola Perusahaan.
      pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/                      5.   Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
      POJK.04/2014 tentang Pembentukan Sekretaris                            Komisaris untuk mematuhi ketentuan Undang-
      Perusahaan juncto Peraturan Pencatatan Efek PT Bursa                   undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
      Efek Indonesia Nomor 1-A lampiran II Keputusan Direksi                 dan peraturan pelaksanaannya.
      PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00001/BEI/01-                   6.   Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS.
      2014 tanggal 30 Januari 2014. Bank telah memiliki                 7.   Mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Direksi dan
      Sekretaris Perusahaan, yaitu Eneng Yulie Andriani                      Dewan Komisaris.
      terhitung sejak tanggal 10 Januari 2020, yang telah               8.   Membuat risalah rapat Direksi serta menyimpan
      ditunjuk berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Nomor                  risalah rapat tersebut.
      PS/BOD/001/I/2020 tanggal 10 Januari 2020.                        9.   Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
                                                                             melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

      TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
                                                                        RANGKAP JABATAN DAN STRUKTUR
      Rincian tugas dan tanggung jawab Sekretaris                       ORGANISASI
      Perusahaan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
      1. Menjaga hubungan baik dengan Otoritas Jasa                     Fungsi Sekretaris Perusahaan dijabat oleh pejabat
          Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan pemangku                   eksekutif yang mengepalai Divisi Corporate Secretary.
          kepentingan lainnya.                                          Jabatan ini berada di bawah pengawasan/koordinasi
                                                                        Direktur Kepatuhan, dan tidak dirangkap dengan
                                                                        jabatan lain.




356   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 359
                                                                                                  Tata Kelola Perusahaan




                                                  Direktur Utama




          Direktur Kepatuhan




                                                                                      Corporate Secretary Head


Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,                      5.  Melakukan pengurusan dan emenuhan persyaratan
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary Head                       untuk uji kemampuan dan kepatutan bagi calon
membawahi dan menangani fungsi Corporate                             anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Governance, Corporate Action & Stakeholder                       6. Menyiapkan dan menyerahkan laporan-laporan
Management, serta pengelolaan kantor Dewan                           yang disyaratkan oleh ketentuan pasar modal dan
Komisaris dan Direksi.                                               perbankan.
                                                                 7. Menyiapkan dan menyampaikan keterbukaan
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung                                       informasi.
Jawab                                                            8. Menyusun kebijakan dan prosedur baru serta
Selama tahun 2024, aktivitas Sekretaris Perusahaan                   melakukan kajian berkala atas kebijakan dan
dilakukan dengan tetap menyesuaikan protokol                         prosedur yang terkait dengan tata kelola
kesehatan. Dengan segala keterbatasan tersebut,                      perusahaan termasuk Panduan Tata Kelola baik
Sekretaris Perusahaan telah berhasil menyelesaikan dan               untuk individual maupun terintegrasi, Panduan
melaksanakan tugas atau aktivitas sebagai berikut:                   dan Tata Tertib Kerja (charter), serta perubahan
1. Menyelenggarakan dan menghadiri rapatrapat                        Anggaran Dasar Bank.
     serta membuat notula dari rapat Direksi,                    9. Melakukan kajian dari sisi undang-undang tentang
     Dewan Komisaris, rapat gabungan Direksi dan                     perseroan terbatas, ketentuan pasar modal
     Dewan Komisaris serta semua komite di bawah                     dananggaran dasar terhadap suatu rencana Bank
     Dewan Komisaris kecuali Komite Nominasi dan                     sekaligus menyiapkan persetujuan dari Pemegang
     Remunerasi.                                                     Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi, jika
2. Menyelenggarakan rapat bulanan bagi pejabat                       diperlukan.
     eksekutif (monthly managers meeting).                       10. Memperkuat wawasan dan pemberian pembekalan
3. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                        dengan menghadiri training dan workshop, baik
     Tahunan serta Rapat Umum Pemegang Saham                         yang diselenggarakan oleh regulator maupun
     Luar Biasa Bank.                                                asosiasi profesi.
4. Memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan atau
     seminar untuk anggota Direksi dan Dewan                     Keterbukaan Informasi
     Komisaris.                                                  Sebagai bagian dari tanggung jawab dan kepatuhan
                                                                 Bank sebagai perusahaan terbuka, berikut ini adalah
                                                                 daftar keterbukaan informasi yang disampaikan
                                                                 sepanjang tahun 2024.


   Nomor Dokumen               Tanggal                                              Perihal
 S.114/DIR/CCS/II/2024   1 Februari 2024    Keterbukaan Informasi - Jenius Serukan Think Unthinkable, Inspirasi untuk Jalani Hidup
                                            yang Kita Mau
 S.018/CCS/II/2024       7 Februari 2024    Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
                                            (“Perseroan”)
 S.026/CCS/II/2024       21 Februari 2024   Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik - Informasi Tambahan Prospektus
                                            Ringkas PMHMETD II Perseroan
 S.027/CCS/II/2024       26 Februari 2024   Penyampaian Informasi Pemenuhan Kewajiban Public Expose Tahunan PT BANK BTPN
                                            Tbk ("Perseroan")
 S.028/CCS/II/2024       26 Februari 2024   Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Desember 2023 (diaudit)
                                            PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024          357
Page 360
                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




      Sekretaris Perusahaan




         Nomor Dokumen             Tanggal                                               Perihal
      S.029/CCS/II/2024      29 Februari 2024    Keterbukaan Informasi - Jenius Hadirkan GarudaMiles untuk Penukaran Yay
                                                 Points Kategori Travel, Dapat Ditukar Real Time Langsung dari Aplikasi
       S.031/CCS/II/2024     27 Februari 2024    Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
      S.032/CCS/II/2024      27 Februari 2024    Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Catat Kenaikan Pendapatan Bunga Bersih Tahun
                                                 2023, Terus Berkomitmen Mewujudkan Kehidupan yang #LebihBerarti
      S.036/CCS/II/2024      28 Februari 2024    Keterbukaan Informasi mengenai Persetujuan Penghapusan Pencatatan Sebagian
                                                 Saham PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
      S.042/CCS/III/2024     5 Maret 2024        Keterbukaan Informasi - Allianz Indonesia dan Bank BTPN Lanjutkan Sinergi
                                                 Bancassurance untuk Berikan Proteksi ke Lebih Banyak Masyarakat Indonesia
      S.043/CCS/III/2024     7 Maret 2024        Keterbukaan Informasi - Gandeng Bank BTPN, Indodana Multi Finance Siap Perluas
                                                 Jangkauan Layanan
      S.044/CCS/III/2024     8 Maret 2024        Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
      S.048/CCS/III/2024     22 Maret 2024       Keterbukaan Informasi mengenai Peningkatan Modal PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
      S.051/CCS/III/2024     27 Maret 2024       Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
      S.055/CCS/III/2024     27 Maret 2024       Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
                                                 (“Perseroan”)
      S.056/CCS/III/2024     28 Maret 2024       Keterbukaan Informasi - Hasil Jenius Study Ungkap Perilaku Masyarakat Digital Savvy
                                                 selama Ramadan dan Jelang Idulfitri 2024
      S.057/CCS/III/2024     28 Maret 2024       Keterbukaan Informasi mengenai Transaksi Material dan Transaksi Afiliasi
                                                 PT BANK BTPN Tbk (“Perseroan”)
      S.069/CCS/IV/2024      30 April 2024       Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Maret 2024 (tidak diaudit)
                                                 PT BANK BTPN Tbk ("Perseroan")
      S.070/CCS/V/2024       2 Mei 2024          Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Raih Kinerja Positif di Triwulan I Tahun 2024 dengan
                                                 Penyaluran Kredit Bertumbuh 24% YoY
      S.075/CCS/V2024        27 Mei 2024         Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Resmi Menjadi Bank Kustodian, Siap Dukung
                                                 Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal Indonesia
      S.076/CCS/V/2024       27 Mei 2024         Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
      S.079/CCS/VI/2024      4 Juni 2024         Keterbukaan Informasi - Bank BTPN dan SMBC Optimis Sokong Pertumbuhan yang
                                                 Lebih Berarti lewat Kredit Sindikasi US$450 Juta ke IMGSL
      S.082/CCS/VI/2024      12 Juni 2024        Keterbukaan Informasi Keseruan #LariBarengJenius di Pekanbaru Menuju Pocari Sweat
                                                 Run Indonesia 2024
      S.083/CCS/VI/2025      14 Juni 2024        Keterbukaan Informasi - Pionir Pemberdayaan Nasabah Pensiunan, Bank BTPN
                                                 Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Pelatihan Usaha
      S.084/CCS/VI/2024      24 Juni 2024        Keterbukaan Informasi - Keseruan #LariBarengJenius di Bali Menuju Pocari Sweat Run
                                                 Indonesia 2024
      412/DIR/CCS/VII/2024   2 Juli 2024         Keterbukaan Informasi - Wujudkan Momen Liburan yang Unthinkable dengan Ragam
                                                 Kemudahan dari Jenius
      S.088/CCS/VI/2024      5 Juli 2024         Keterbukaan Informasi - #LariBarengJenius Sukses Digelar di Makassar, Diikuti Lebih
                                                 dari 250 Peserta
      S.089/CCS/VII/2024     15 Juli 2024        Keterbukaan Informasi - #LariBarengJenius Ajak Masyarakat Digital Savvy Eksplor Sisi
                                                 Lain Olahraga Lari
      S.090/CCS/VII/2024     15 Juli 2024        Keterbukaan Informasi - LariBarengJenius Diadakan di Semarang dengan Membawa
                                                 Semangat Think Unthinkable
      S.095/CCS/VII/2024     30 Juli 2024        Keterbukaan Informasi - BTPN Raih Pertumbuhan Kredit, Aset Semester I-2024 Hasil
                                                 Solusi Keuangan yang Relevan bagi Nasabah
      S.101/CCS/VIII/2024    12 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi - Siap-Siap Berburu Promo Hoki Go Lucky di Ulang Tahun ke-8
                                                 Jenius!
      S.102/CCS/VIII/2024    13 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Gandeng Syailendra Capital sebagai Manajer
                                                 Investasi Terbaru melalui Aplikasi Jenius
      S.104/CCS/VIII/2024    22 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi - 8 Tahun Tumbuh Bersama Masyarakat Digital Savvy, Jenius
                                                 Hadirkan Fitur Inovatif yang Semakin Lengkap
      S.105/CCS/VIII/2024    26 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
      S.106/CCS/VIII/2024    29 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi - Komitmen Berkelanjutan Bank BTPN Dalam Pemberdayaan
                                                 Masyarakat, UMKM Lokal
      S.107/CCS/VIII/2024    29 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi - Ganti Nama Perseroan, Tunjuk Komisaris Independen untuk
                                                 Pertumbuhan yang Lebih Berarti
      S.110/CCS/VIII/2024    30 Agustus 2024     Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk
                                                 (“Perseroan”)
      S.112/CCS/IX/2024      5 September 2024    Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris
                                                 PT BANK BTPN Tbk (“Perseroan”)
      S.113/CCS/IX/2024      5 September 2024    Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Nasabah
                                                 Purnabakti pada Hari Pelanggan Nasional
      S.118/CCS/IX/2024      26 September 2024   Keterbukaan Informasi - Jenius dan Single Moms Indonesia Bagikan Edukasi dan Tip
                                                 Siapkan Dana Pendidikan Anak




358   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 361
                                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




       Nomor Dokumen              Tanggal                                                   Perihal
 S.127/CCS/X/2024           2 Oktober 2024           Keterbukaan Informasi - Penyampaian Bukti Iklan Perubahan Nama dan Logo Perseroan
 S.131/CCS/X/2024           7 Oktober 2024           Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
 S.133/CCS/X/2024           10 Oktober 2024          Keterbukaan Informasi - BNI Asset Management Gandeng Bank BTPN untuk Perluas
                                                     Jaringan Pemasaran Reksa Dana Indeks
 S.147/CCS/X/2024           17 Oktober 2024          Keterbukaan Informasi - Bank BTPN Raih Annual Report Award 2023, Bukti Komitmen
                                                     atas Transparansi dan Tata Kelola
 S.150/CCS/X/2024           31 Oktober 2024          Keterbukaan Informasi - Bersama Lebih Bermakna: SMBC Indonesia Catat Kinerja
                                                     Positif pada Januari-September 2024
 S.952/DIR/CCS/XI/2024      29 November 2024         Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
                                                     Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun 2024
 S.166/CCS/XII/2024         5 Desember 2024          Keterbukaan Informasi - Transformasi Merek Bank BTPN menjadi SMBC Indonesia, Era
                                                     Baru Pertumbuhan dan Keberlanjutan
 S.168/CCS/XII/2024         9 Desember 2024          Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek
 S.169/CCS/XII/2024         9 Desember 2024          Keterbukaan Informasi - Jenius Hadirkan Pengalaman Unthinkable dalam Momen
                                                     Transformasi SMBC Indonesia
 S.170/CCS/XII/2024         12 Desember 2024         Keterbukaan Informasi - Berlari untuk Bumi, Wujud Komitmen SMBC Indonesia Bawa
                                                     Dampak Bermakna dalam Mendukung Hidup yang Berkelanjutan
 S.172/CCS/XII/2024         24 Desember 2024         Keterbukaan Informasi - SMBC Indonesia Gandeng SUN Energy Berikan Fasilitas
                                                     Pembiayaan Strategis sebesar USD10 Juta Dukung Percepatan
                                                     Transisi Energi Indonesia




Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Rincian pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2024 adalah sebagai
berikut:


 No           Tanggal               Penyelenggara                                       Materi                                 Tempat
  1.     15 Januari 2024      SMBCI Human Resources           Leadership Season:                                             Yogyakarta
                              & Corporate Secretary           • Dharma Simorangkir (President Director of Microsoft
                              untuk ABG (Annual Board            Indonesia)
                              Gathering)                      • Hardianto Atmadja (CEO Garudafood)
  2.     25 Januari 2024      SMBCI Corporate Secretary,      Pembahasan POJK No 30 Tahun 2023 perihal                      Webinar/online
                              Compliance & Financial          Pengomunikasian Hal Audit Utama dalam Laporan Akuntan
                              Controller                      Publik atas Laporan Keuangan Yang Diaudit di Pasar Modal
  3.     16 Februari 2024     SMBCI Risk Management           Sosialisasi Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga           Webinar/online

  4.     21 Februari 2024     SMBCI Corporate Secretary       Research Report of ACGS on Bank BTPN                          Webinar/online
                              & IICD
  5.     28 Februari 2024     Asosiasi Emiten Indonesia       Pemahaman PMK 172/2023                                        Webinar/online

  6.     7 Maret 2024         SMBCI Learning                  BTPN Leadership Series: Winning the future Serving Today      Webinar/online
                                                              (Professor Robert C. Wolcott, chair & Co-founder TWIN
                                                              Global)
  7.     30 April 2024        SMBCI Risk Management           Business Risk Forum #2                                        Webinar/online
  8.     6 Mei 2024                      ·                    Sosialisasi Pilar Governasi Etak (Perilaku Beretika,          Webinar/online
                              Asosiasi Emiten Indonesia       Transparansi, Akuntabilitas, Keberlanjutan) dan Annual
                                         ·          IICD      Report Award 2023
  9.     16 Mei 2024          Bursa Efek Indonesia            Sosialisasi Peraturan Nomor I-N tentang Pembatalan            Webinar/online
                                                              Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting)
 10.     30 Mei 2024          Otoritas Jasa Keuangan          Peluang dan Tantangan Pelindungan Data Pribadi dalam          Webinar/online
                                                              Transaksi di Era Digital
 11.     5 Juni 2024          Otoritas Jasa Keuangan          Sosialisasi Annual Report Award 2023                          Webinar/online
 12.     11 Juni 2024         Indonesia Corporate             Refreshment Sosialisasi Standardisasi Profesi dan Kode Etik   Webinar/online
                              Secretary Association           Sekretaris Perusahaan
 13.     13 Juni 2024         Otoritas Jasa Keuangan          Sosialisasi                                                   Webinar/online
                                                              a. POJK No. 26/2023 tentang Pengguna Standar Akuntansi
                                                                 Keuangan Internasional di Pasar Modal;
                                                              b. POJK No. 29/2023 tentang Pembelian Kembali Saham
                                                                 yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka; dan
                                                              c. POJK No. 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau
                                                                 Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
                                                                 Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
                                                                 Perusahaan Terbuka
 14.     19 Juni 2024         Indonesia Corporate             Annual Report Awards: Setting the Standard for Corporate      Webinar/online
                              Secretary Association           Disclosure
 15.     11-12 Juni 2024      RDS Consultant                  Pembekalan Jenjang Kualifikasi 5 Manajemen Risiko             Webinar/online
                              PT Rahardja Duta Solusindo      Perbankan
 16.     16 Juli 2024         Indonesia Corporate             Integrated Corporate Communication Strategy                   Webinar/online
                              Secretary Association




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                    LAPORAN TAHUNAN 2024         359
Page 362
                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Sekretaris Perusahaan




       No          Tanggal             Penyelenggara                                     Materi                                Tempat
       17.   18 Juli 2-24        Bursa Efek Indonesia         Sosialisasi Perubahan Peraturan Nomor I-X tentang             Webinar/online
                                                              Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan
                                                              Pemantauan Khusus
       18.   19 Juli 2024        Indonesia Corporate          Annual Report Award: Setting the Standard for Corporate       Webinar/online
                                 Secretary Association        Disclosure
       19.   26 Juli 2024        SMBCI Human Resources &      Managing Upward oleh Ikke Harjono                               Bandung
                                 Corporate Secretary dengan
                                 PT. Pasar Jasa Profesional
                                 (Pasar Trainer)
       20.   15 Agustus 2024     Indonesia Corporate          Pendalaman POJK No. 2/POJK.04/2020 tentang Transaksi          Webinar/online
                                 Secretary Association        Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan & POJK No. 17/
                                                              POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                                                              Kegiatan Usaha Utama
       21.   26 Agustus 2024     Indonesia Corporate          Peran dan Layanan Jasa KSEI pada Industri Pasar Modal         Webinar/online
                                 Secretary Association        Indonesia
       22.   17 September 2024   Indonesia Corporate          What Investor Want from Sustainability Reports?               Webinar/online
                                 Secretary Association
       23.   24 September 2024   Indonesia Corporate          Strategic Finance for Sustainability, the role of Corporate   Webinar/online
                                 Secretary Association        Secretary as BOD Business Partner to Boost Sustainability
                                                              Awareness
       24.   30 September 2024   SMBCI Learning               Mandatory Refreshment APU PPT & PPPSPM 2024                     e-learning
       25.   30 September 2024   SMBCI Learning               Mandatory Compliance 2024: Compliance Awareness and             e-learning
                                                              E&G on
       26.   30 September 2024   SMBCI Learning               Mandatory Cyber & Information Security Awareness 2024           e-learning
       27.   15 Oktober 2024     •   Asosiasi Emiten          Penyegaran POJK Bagi Emiten Perusahaan Publik                 Webinar/online
                                     Indonesia                (Keterbukaan Informasi dan Laporan Insidentil)
                                 •   Otoritas Jasa Keuangan
       28.   15 Oktober 2024     Indonesia Corporate          Corporate Secretary dalam Era Digital: Tantangan              Webinar/online
                                 Secretary Association        Perlindungan Data Investor
       29.   18 Oktober 2025     SMBC MY                      SMBC Leader's Digest [October Edition] - A Banker's           Webinar/online
                                                              Tale of Work, Life & Balance (Shinsuke Kurata, MD & GM,
                                                              operations and Admnistration Department EMEA)
       30.   24 Oktober 2024     SMBCI Learning               Leadership Festival 2024 with Ade Rai                         Webinar/online
       31.   31 Oktober 2024     SMBCI Learning               Mandatory Sustainability 2024                                   e-learning
       32.   18 November 2024    SMBCI Corporate              Senior Leader Briefing Q4 2024                                Webinar/online
                                 Communication
       33.   21 November 2024    SMBCI Corporate Secretary    Economic Outlook (Raden pardeded)                             Webinar/online
       34.   26 November 2024    Indonesia Corporate          Mengenal Sistem CORES.KSEI dan e-BAE Next Generation:         Webinar/online
                                 Secretary Association        Inovasi Terbaru untuk Transformasi Digital di Perusahaan
       35.   28 November 2024    Indonesia Corporate          Climate Change: Drivers, Pathways, Risks, and                 Webinar/online
                                 Secretary Association        Opportunities Confirmation
       36.   29 November 2024    Indonesia Corporate          Pendalaman POJK No. 15/POJK.04/2022 tentang                   Webinar/online
                                 Secretary Association        Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh
                                                              Perusahaan Terbuka
       37.   29 November 2024    SMBCI Learning               Mandatory Penanganan Pengaduan & Pelindungan                    e-learning
                                                              Konsumen 2024
       38.   2 Desember 2024     Otoritas Jasa Keuangan       Sosialisasi OJK - Pengelolaan Grup Konglomerasi                  Jakarta
       39.   10 Desember 2024    •   Asosiasi Emiten          Navigating PMK 172: Strengthening Compliance and Fair         Webinar/online
                                     Indonesia                Business Practices in Transfer Pricing for Listed Companies
                                 •   BATS Consulting
       40.   17 Desember 2024    Indonesia Corporate          Economic Outlook 2025: Strategi Menghadapi Peluang dan        Webinar/online
                                 Secretary Association        Tantangan Global di Era Transformasi Ekonomi
       41.   18 Desember 2024    FKDKP                        Discussion (FGD) terkait Penerapan Pengendalian Internal      Webinar/online
                                                              dalam Proses Pelaporan Keuangan Bank
       42.   18 Desember 2024    SMBCI Learning               Lokasi Kerja Fleksibel Untuk Manajer                            e-learning
       43.   18 Desember 2024    SMBCI Learning               Mandatory Anti Fraud Awareness 2024                             e-learning
       44.   18 Desember 2024    SMBCI Learning               Mandatory Manajemen Risiko Operasional 2024                     e-learning




360   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 363
                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




Fungsi
Kepatuhan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan di SMBC Indonesia,         Selain itu, penerapan yang ketat atas Fungsi Kepatuhan
terutama merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa           juga sejalan dengan perkembangan teknologi informasi
Keuangan (OJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang            dan digitalisasi saat ini yang begitu pesat yang tentunya
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Regulasi        dapat meningkatkan potensi risiko kepatuhan bagi
tersebut menjelaskan bahwa Fungsi Kepatuhan             Bank. Sehingga terciptanya budaya kepatuhan dapat
merupakan serangkaian tindakan atau langkah-langkah     terwujud melalui peningkatan peran dan tanggung
yang bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan      jawab kepatuhan pada setiap jenjang organisasi serta
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur,       efektivitas peran fungsi Satuan Kerja Kepatuhan yang
serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah     ada pada Bank. Dengan demikian, segala potensi risiko
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)    kegiatan usaha Bank dapat dimitigasi dan diantisipasi.
dan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta
memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang        Selain hal tersebut di atas, pelaksanaan Fungsi
dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)    Kepatuhan Bank juga dilakukan secara komprehensif
dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.         dan terstruktur, yang bertujuan sebagai upaya
                                                        pencegahan untuk memastikan bahwa pelaksanaan
Penerapan kepatuhan terhadap ketentuan Otoritas         proses bisnis telah sejalan dengan ketentuan yang
Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga       berlaku.
Penjamin Simpanan (LPS), Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI) maupun peraturan perundangan yang
berlaku telah menjadi komitmen SMBC Indonesia,          STRUKTUR ORGANISASI
sebagaimana yang tertuang dalam Pedoman Tata Kelola
Perusahaan (Corporate Governance Manual) Bank dan       Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dalam organisasi SMBC
Kebijakan Kepatuhan.                                    Indonesia dilakukan oleh Satuan Kerja Kepatuhan
                                                        yaitu Divisi Kepatuhan (Divisi Compliance) yang
Pentingnya penerapan Fungsi Kepatuhan juga              independen sebagaimana peraturan OJK tentang
merupakan bentuk kesadaran bahwa perbankan              Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Sesuai ketentuan
merupakan industri yang diwajibkan menerapkan Fungsi    regulator, Bank juga telah memiliki Direktur Kepatuhan
Kepatuhan lebih ketat (highly regulated) dibandingkan   yang membawahkan Fungsi Kepatuhan (Compliance
industri lainnya. Tingkat kepatuhan yang ketat itu,     Director).
terutama berkenaan dengan misi publik dan tanggung
jawab Bank dalam hal pengelolaan dana masyarakat.       Berikut disampaikan struktur organisasi Divisi
                                                        Kepatuhan:




                                           Compliance Director




                                            Compliance Head




                                           Compliance Reporting &                  Compliance Policy &
       Compliance Advisory
                                             Regulatory Relation                        Training




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024        361
Page 364
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Fungsi Kepatuhan




      DASAR HUKUM                                               Mengacu pada POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tentang
                                                                Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Tugas dan
      Pedoman utama Bank dalam menjalankan fungsi               Tanggung Jawab Direktur yang Membawahkan Fungsi
      kepatuhan adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan         Kepatuhan paling sedikit sebagai berikut:
      (POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan          1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
      Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Selain itu, Bank juga             Budaya Kepatuhan Bank;
      memperhatikan:                                            2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
      1. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan         prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh
          integrasi pasar keuangan yang dapat menyebabkan           Direksi;
          peningkatan kompleksitas kegiatan usaha Bank          3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
          yang akan memberikan dampak yang sangat besar             yang digunakan untuk menyusun ketentuan dan
          terhadap eksposur risiko yang dihadapi oleh Bank;         pedoman internal Bank;
      2. Upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha           4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
          Bank, baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun       sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
          kuratif (ex-post);                                        dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
      3. Upaya yang bersifat preventif (ex-ante)                    Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
          dapat ditempuh dengan mematuhi peraturan                  perundang-undangan;
          perundangan yang berlaku untuk memitigasi atau        5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank;
          memperkecil risiko kegiatan usaha Bank;               6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
                                                                    dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank
                                                                    atau pimpinan kantor cabang dari bank yang
      FUNGSI, TUGAS, DAN TANGGUNG                                   berkedudukan di luar negeri tidak menyimpang dari
      JAWAB                                                         ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
                                                                    peraturan perundang-undangan; dan
      Fungsi, tugas dan tanggung jawab atas Kepatuhan           7. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
      di SMBC Indonesia adalah mendukung penerapan                  Kepatuhan.
      Fungsi Kepatuhan sesuai Peraturan OJK Nomor 46/
      POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan         Tugas dan Tanggung Jawab Satuan
      Bank Umum yang meliputi tindakan untuk:                   Kepatuhan
      1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan              1.   Membuat langkah untuk mendukung terciptanya
          pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan               Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha
          usaha Bank;                                                Bank pada setiap jenjang organisasi;
      2. Mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi oleh          2.   Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan,
          Bank;                                                      dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan
      3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan           dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa
          prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh          Keuangan yang mengatur mengenai penerapan
          Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa           manajemen risiko bagi bank umum;
          Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-           3.   Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan,
          undangan; dan                                              dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem
      4. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen                 maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan
          yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa                 ketentuan peraturan perundang-undangan;
          Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang         4.   Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan
          berwenang.                                                 pemutakhiran dan penyempurnaan kebijakan,
                                                                     ketentuan, sistem maupun prosedur yang
      Agar penerapan Fungsi Kepatuhan dapat                          dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan
      berjalan efektif, Bank telah memiliki Direktur yang            Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
      membawahkan Fungsi Kepatuhan. Dalam pelaksanaan                perundang-undangan;
      tugasnya, dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan yang        5.   Melakukan upaya untuk memastikan bahwa
      independen sebagaimana ketentuan OJK tentang                   kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur
      Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.                        serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan
                                                                     ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
                                                                     peraturan perundang-undangan; dan
                                                                6.   Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
                                                                     Kepatuhan.


362   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 365
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




Pengawasan Direksi dan Dewan                                evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
Komisaris                                                   yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu
Merujuk pada kewajiban pemenuhan POJK Nomor                 tahun, termasuk memberikan saran/rekomendasi untuk
46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi                  meningkatkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
Kepatuhan Bank Umum, Direksi wajib menumbuhkan
dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha          FOKUS FUNGSI KEPATUHAN TAHUN
Bank serta wajib memastikan terlaksananya Fungsi            2024
Kepatuhan Bank.
                                                            Berikut disampaikan fokus penerapan Fungsi
Sehubungan hal tersebut, guna memastikan                    Kepatuhan tahun 2024 melalui strategi kepatuhan yang
terlaksananya Fungsi Kepatuhan, Direksi dan Dewan           dilaksanakan sejalan dengan komitmen pemenuhan
Komisaris senantiasa melakukan pengawasan aktif             kepatuhan terhadap peraturan OJK, BI, LPS dan ASPI
terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank yang             serta peraturan perundangan yang berlaku antara lain
antara lain dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai   sebagai berikut:
berikut:                                                    1. Meningkatkan pendampingan dan monitoring
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                  terhadap pelaksanaan kepatuhan pada semua
     Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan                    lini bisnis/support. Dalam hal ini terutama pada
     (bulanan);                                                  area unit bisnis yang akan menyelenggarakan
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                  produk/inisiatif baru, unit yang terkait dengan
     Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan             regulatory reporting, serta unit yang terkait dengan
     tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan);               pemenuhan prudential ratio seperti rasio KPMM,
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                  GWM, PDN, NPL, BMPK, NSFR, LCR dan Leverage
     Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada                  Ratio.
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan           2. Dalam rangka meningkatkan kesadaran seluruh
     kepada Dewan Komisaris dan Direktur Utama                   karyawan terhadap bidang Perilaku dan Budaya,
     (semesteran);                                               Bank terus melakukan kampanye Perilaku dan
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap             Budaya Bank secara menyeluruh yang menyasar
     risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen             kepada seluruh karyawan. Bersama dengan Divisi-
     risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang                Divisi terkait dalam hal ini Communications & Daya,
     disampaikan kepada Unit Management Risiko                   Human Resources, dan Operational & Fraud Risk
     (triwulanan);                                               Management melalui berbagai kegiatan, dengan
5. Laporan hasil pemantauan terhadap risiko                      tujuan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan
     Kepatuhan dan pengkinian atas isu-isu kepatuhan             memiliki pemahaman dan pengetahuan yang
     yang disampaikan kepada Direksi pada Rapat                  sama khususnya dalam hal Perilaku dan Budaya
     Direksi dan kepada Dewan Komisaris pada forum               Perusahaan. Kegiatan dimaksud juga melibatkan
     pertemuan Direksi dengan Dewan Komisaris                    Direksi dan Dewan Komisaris.
     (triwulanan) serta pada rapat Komite Audit             3. Meningkatkan Budaya Kepatuhan pada semua
     (semesteran);                                               tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
6. Pelaksanaan Rapat Komite Kepatuhan Internal                   melalui antara lain :
     (In Office Compliance Committee Meeting) yang               a. Sosialisasi ketentuan OJK, BI dan LPS, baik
     dihadiri diantaranya oleh: Direktur Utama, Direktur               ketentuan baru maupun ketentuan lama yang
     Kepatuhan, BOD dan BOM terkait, juga perwakilan                   berdampak kepada produk dan aktivitas Bank,
     dari SMBC sebagai Pemegang Saham pengendali                       termasuk kepada karyawan di cabang melalui
     (dua bulanan).                                                    AML Compliance Champion (ACC).
                                                                 b. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui                      awareness akan compliance culture, baik
kebijakan kepatuhan yang merupakan infrastruktur                       di kantor pusat ataupun di cabang melalui
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan.                  AML Compliance Champion (ACC) yang
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam                     berkedudukan di regional yang merupakan
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank.                                       bagian dari aktivitas Divisi Kepatuhan dalam
                                                                       melakukan proses meningkatkan awareness
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/                              dan pemantauan penerapan kepatuhan
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan                      cabang. Termasuk menyelenggarakan
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan                        mandatory e-learning untuk meningkatkan
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan                    Budaya Kepatuhan yang wajib diikuti oleh
                                                                       seluruh karyawan.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024        363
Page 366
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Fungsi Kepatuhan




           c.   Memastikan dokumen hukum yang digunakan              hanya dalam Group Keuangan namun juga secara
                di seluruh kantor Bank telah di kaji ulang dan       terintegrasi dalam konglomerasi keuangan.
                diverifikasi oleh Kantor Pusat Bank.             11. Meningkatkan pelaksanaan GCG dalam setiap level
                                                                     organisasi dan dalam lingkup Group Keuangan,
      4.  Meningkatkan pengawasan dan awareness atas                 termasuk anti suap dan korupsi serta benturan
          Risiko Kepatuhan dengan menyelenggarakan                   kepentingan di semua proses Bank, antara lain
          Compliance Self-Assessment, Compliance Self                dalam proses penunjukan vendor pengadaan
          Review, Thematic Review, Compliance on-site                barang dan jasa, serta pemberian hiburan dan
          Review (Branch Review) dan juga diskusi internal           hadiah kepada pihak ketiga, guna memastikan
          dalam rangka memberikan advis kepada unit                  pemenuhan terhadap ketentuan OJK, khususnya
          terkait.                                                   terkait Alih Daya maupun Kebijakan Global SMBC.
      5. Meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber             12. Meneruskan penilaian GCG dengan standar
          daya manusia di Divisi Kepatuhan, termasuk para            ASEAN Scorecard serta melakukan perbaikan
          advisor dalam rangka mengantisipasi tren peraturan         yang mungkin dilakukan dari sisi ketentuan dan
          OJK yang mengarah kepada principal based                   perundangan yang berlaku di Indonesia termasuk
          termasuk perkembangan produk dan aktivitas baru            melakukan penyesuaian Anggaran Dasar jika
          di industri perbankan.                                     diperlukan.
      6. Membantu unit bisnis dalam melakukan kolaborasi         13. Melakukan kajian mengenai memadainya
          bisnis dengan perusahaan yang termasuk dalam               struktur GCG dan melakukan follow up dengan
          kongkolomerasi keuangan SMBC.                              memperbaiki atau membangun infrastruktur untuk
      7. Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem,            mendukung optimalisasi pelaksanaan GCG,
          dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan          misalnya dengan membangun komite di bawah
          Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa           Dewan Komisaris atau Direksi dan/atau menambah/
          Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-                menyesuaikan bidang tugas komite yang telah ada.
          undangan melalui evaluasi terhadap kebijakan           14. Meneruskan upaya pengelolaan database daftar
          internal, tindakan korporasi maupun keputusan              Pihak Terkait (Related Party) dan daftar Pihak
          transaksional (kredit) yang wajib memperoleh               Terafiliasi (Affiliated Party) agar lebih mudah
          persetujuan Komite Kredit dan fungsi advisory.             digunakan sebagai rujukan di dalam mengelola
      8. Meminimalkan potensi sanksi denda dari Regulator            baik transaksi dengan Pihak terkait maupun Pihak
          (OJK dan/atau BI) dengan melakukan    evaluasi             Terafiliasi, yang pada akhirnya dapat menunjang
          dan kajian atas penyebab timbulnya sanksi denda            upaya Bank di dalam melakukan transaksi
          dari unit terkait, termasuk pemantauan atas                dengan pihak terafiliasi secara wajar, atau dalam
          langkah perbaikan yang dilakukan dan menerapkan            nilai yang wajar (arm’s length basis) dan dengan
          tindakan pencegahan.                                       memperhatikan benturan kepentingan yang
      9. Optimalisasi penerapan Fungsi Kepatuhan pada lini           mungkin terjadi.
          bisnis/support melalui penguatan fungsi Internal       15. Meningkatkan pengawasan dan tata laksana
          Control Risk (ICR) untuk melakukan pengendalian            terhadap karyawan yang memiliki Informasi Orang
          internal dan risiko di masing-masing lini bisnis/          Dalam atau Price Sensitive Information (PSI) atas
          support, melalui antara lain monitoring kewajiban          nasabah Perseroan termasuk akan tetapi tidak
          pelaporan kepada Regulator, pemenuhan tindak               terbatas pada pengawasan dan tata laksana
          lanjut terhadap temuan pemeriksaan OJK dan/atau            Transaksi Orang Dalam atau Personal Account
          BI sesuai target waktu yang disepakati.                    Dealing (PAD).
      10. Dengan dikeluarkannya 4 pilar governansi               16. Meningkatkan penerapan prinsip independensi
          korporat berupa Perilaku Beretika, Akuntabilitas,          dengan Pemegang Saham Pengendali (PSP)
          Transparansi dan Keberlanjutan, maka Bank                  melalui mekanisme komunikasi yang sesuai dengan
          memandang perlu untuk melakukan perubahan                  tatanan hukum yang berlaku, termasuk melakukan
          terhadap 5 prinsip GCG sebagai bagian dari kaji            kajian serta sosialisasi secara berkala terhadap
          ulang berkala atas Kebijakan Utama Bank berupa             kebijakan dan prosedur yang terkait dengan hal
          Corporate Governance Manual agar sesuai dengan             ini. Sebagai perusahaan terbuka, Bank akan tetap
          Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia                 menjaga kepentingan seluruh pemegang saham.
          (PUG-KI). Pengkinian Pedoman Tata Kelola Bank          17. Mengelola keterbukaan informasi sebagaimana
          juga membuka opsi penerapan tata kelola tidak              diatur dalam ketentuan OJK Pasar Modal.




364   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 367
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




18. Memastikan penerapan tata kelola perusahaan           SOSIALISASI BIDANG KEPATUHAN
    yang baik (GCG) dalam Group Keuangan termasuk
    dengan melakukan harmonisasi kebijakan dan            Sepanjang tahun 2024 telah dilaksanakan sosialisasi
    prosedur antara Bank dengan anak perusahaan,          ketentuan baru OJK, BI, LPS dan ASPI melalui media
    melalui koordinasi dan komunikasi anak                email maupun virtual kepada Direksi, Dewan Komisaris
    perusahaan khususnya pada area tata kelola,           dan unit terkait, termasuk diseminasi peraturan baru
    keuangan, internal audit, manajemen risiko, dan       kepada unit terkait guna menetapkan tindak lanjut
    kepatuhan dalam Group Keuangan.                       terhadap peraturan baru tersebut. Selain itu juga
19 Mengkaji dan memperkuat kebijakan dan                  dilakukan sosialisasi ketentuan lama yang berdampak
    prosedur mengenai alur komunikasi dengan induk        kepada produk dan aktivitas Bank kepada unit terkait.
    Perusahaan dan anak Perusahaan dalam standar          Guna meningkatkan pemahaman karyawan cabang
    yang dapat diterima oleh semua pihak.                 dilaksanakan pula sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS
                                                          dan ASPI serta peraturan SMBC yang dilaksanakan
Melakukan review terhadap UI/UX dari website www.         secara daring maupun luring oleh AML Compliance
smbci.com dan kemudian revamping untuk memastikan         Champion (ACC) yang merupakan bagian dari aktivitas
bahwa website merepresentasikan bank secara baik.         Divisi Kepatuhan dalam meningkatkan awareness dan
                                                          pemantauan penerapan kepatuhan di Kantor Cabang.
Memastikan pengelolaan risiko reputasi bank, termasuk
dalam menjalin hubungan strategis yang baik dengan
media dalam mengelola pemberitaan negative.               INISIATIF KEPATUHAN TAHUN 2024

                                                          Sepanjang tahun 2024, Bank telah merealisasikan
STRATEGI PENERAPAN KEPATUHAN                              sejumlah inisiatif terkait dengan kepatuhan, di
                                                          antaranya:
Bank telah memiliki strategi untuk menciptakan            1 Pelaksanaan evaluasi terhadap kajian yang
kepatuhan secara berkesinambungan di lingkungan               dilakukan oleh unit terkait atas penyebab
organisasi Bank. Rincian strategi tersebut dijelaskan         timbulnya serta tindak lanjut atas sanksi denda
sebagai berikut:                                              dari Regulator (OJK dan/atau BI) guna memitigasi
1. Pendampingan dan monitoring pelaksanaan                    timbulnya sanksi denda berulang dan dalam
    kepatuhan pada semua lini bisnis/support.                 rangka peningkatan internal kontrol Bank, termasuk
    d. Peningkatan budaya kepatuhan pada semua                pemantauan atas penyelesaian tindak lanjut atau
         tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank         langkah perbaikan yang dilakukan sesuai hasil
         melalui sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS dan       kajian.
         ASPI.                                            2 Penyempurnaan compliance process antara
    e. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan             lain melalui penguatan infrastruktur pendukung
         peningkatan awareness akan compliance                pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Divisi
         culture, baik di kantor pusat ataupun di             Kepatuhan berupa sistem monitoring khusus
         cabang.                                              melalui Operational System for Compliance
2. Peningkatan pengawasan dan awareness atas                  Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan
    risiko kepatuhan dengan menyelenggarakan                  tindak lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI,
    Compliance Self-Assessment, Compliance Self               pemenuhan temuan pemeriksaan Regulator dan
    Review, Compliance On-Site Review (Branch                 lain-lain. Sistem tersebut juga secara terus menerus
    Review) dan juga diskusi internal dalam rangka            disesuaikan dan dikembangkan agar senantiasa
    memberikan masukan kepada unit terkait.                   relevan dan sejalan dengan kebutuhan organisasi.
3. Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem,
    dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan     Pelaksanaan Project Regulatory Reporting Governance
    Bank telah sesuai dengan ketentuan (OJK, BI, LPS,     & Process Review Phase 2(Project RRG&PR 2) yang
    dan ASPI) dan ketentuan peraturan perundang-          bertujuan untuk meningkatkan time efficiency dari
    undangan. Hal itu dilakukan dengan mengevaluasi       sumber daya yang ada, meningkatkan critical process
    pedoman internal, tindakan korporasi maupun           maturity dalam pengelolaan kepatuhan pelaporan, dan
    keputusan transaksional (kredit) yang wajib           mengurangi eksposur risiko kepatuhan dalam hal ini
    memperoleh persetujuan Komite Kredit dan fungsi       potensi denda yang mungkin timbul.
    advisory.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024        365
Page 368
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Internal
      Fraud
      DASAR PENCEGAHAN TINDAKAN                                           Komisaris serta pelatihan kepada vendor/
      KECURANGAN (FRAUD)                                                  mitra yang bekerjasama dengan Bank secara
                                                                          berkala;
      SMBC Indonesia menerapkan zero tolerance terhadap               •   Melakukan pengkinian kebijakan dan prosedur
      setiap kejadian fraud. Karena itu, Bank senantiasa                  pengelolaan strategi anti-fraud secara berkala;
      menindaklanjuti setiap dugaan atau tindakan fraud,              •   Melakukan kajian risiko fraud atas setiap
      termasuk memberikan sanksi kepada karyawan yang                     produk, proses, sistem dan inisiatif baik baru
      terbukti melakukan serta yang terlibat dalam kejadian               maupun pengembangannya;
      fraud, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk           •   Melakukan pelatihan kesadaran anti-fraud;
      melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib                  •   Menambahkan klausul di setiap perjanjian kerja
      (bilamana diperlukan).                                              sama serta mengirimkan surat pemberitahuan
                                                                          kepada vendor dan mitra yang bekerja
      Selain itu, Bank berkomitmen untuk melakukan                        sama dengan Bank secara berkala, agar
      pencegahan terhadap segala bentuk kejadian fraud dan                melaporkan melalui saluran whistleblowing
      segera menindaklanjutinya untuk mengurangi dampak                   apabila menemukan indikasi/kejadian fraud.
      kerugian bagi nasabah, dan/atau Bank, termasuk                      Hal ini dilakukan agar vendor dan mitra yang
      mengelola reputasi Bank atas adanya publikasi negatif               bekerja sama dengan Bank dapat turut serta
      yang dapat berdampak kepada hilangnya kepercayaan                   membantu Bank dalam menjaga tata kelola
      masyarakat kepada Bank.                                             perusahaan terutama dalam aspek penerapan
                                                                          manajemen risiko fraud dengan baik.
      Bank mewajibkan seluruh karyawan untuk bertindak                •   Bekerjasama dengan lini bisnis untuk
      secara jujur, memiliki integritas serta profesionalisme             melakukan edukasi kepada nasabah terkait
      yang tinggi untuk ikut berperan secara aktif melindungi,            kehati-hatian terhadap ancaman bahaya fraud
      menjaga aset, dana nasabah dan kepentingan                          melalui media sosial, e-poster dan lain-lain;
      stakeholders dengan mematuhi seluruh ketentuan                  •   Dalam rangka menindaklanjuti dan
      internal Bank dan peraturan perundang-undangan yang                 menuntaskan setiap kejadian Fraud yang
      berlaku.                                                            dilaporkan melalui proses investigasi secara
                                                                          komprehensif, Bank menjalin kontrak
                                                                          kerjasama dengan pihak ketiga yang ditunjuk
      PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD                                       sebagai Subject Matter Expert (SME) /
                                                                          konsultan Investigator; dan
      Dalam mengelola risiko fraud, Bank melakukan                    •   Membuat kebijakan risiko perilaku dalam
      penerapan strategi anti-fraud yang dikoordinir oleh                 rangka mewujudkan perlindungan konsumen,
      Divisi OFRM. Divisi OFRM bertanggung jawab secara                   kesehatan pasar, persaingan yang sehat,
      langsung kepada Kepala Manajemen Risiko yang                        kepentingan publik, dan pemangku
      bertanggung jawab kepada Direktur Utama.                            kepentingan serta untuk memastikan Bank
                                                                          tidak terpengaruh oleh perilaku buruk atau
      Pengendalian risiko fraud di SMBC Indonesia dilakukan               kurangnya integritas karyawan.
      secara sistematis melalui penerapan strategi anti-fraud
      yang diwujudkan dalam 4 (empat) pilar sebagai berikut:     2.   Deteksi
      1.   Pencegahan                                                 Program dan perangkat dalam rangka mendeteksi
           Program pencegahan anti-fraud dalam rangka                 kejadian fraud yang paling kurang meliputi
           mengurangi potensi adanya kejadian fraud, yang             mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan
           sekurang-kurangnya meliputi:                               surveillance system.
           •   Penandatanganan Pakta Integritas Anti-fraud
               dan Kode Etik;                                    3.   Investigasi
           •   Pelatihan Kesadaran Anti Fraud (Hybrid                 Proses investigasi, pelaporan dan sanksi atas
               maupun dalam bentuk e-learning) kepada                 kejadian fraud yang paling kurang meliputi standar
               seluruh karyawan, Direksi dan Dewan                    investigasi, mekanisme pelaporan dan mekanisme
                                                                      pengenaan sanksi.




366   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 369
                                                                                               Tata Kelola Perusahaan




4.    Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
      Memantau, mengevaluasi dan memonitor penyelesaian tindak lanjut atas kejadian fraud oleh Divisi OFRM bekerja
      sama dengan seluruh satuan kerja terkait lainnya.

Divisi OFRM melakukan pelaporan atas penerapan strategi anti-fraud di Bank kepada Direksi melalui rapat Komite
Manajemen Risiko dan kepada Dewan Komisaris melalui rapat Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko setiap
bulannya. Selain itu, Divisi OFRM juga melakukan pelaporan atas penerapan strategi anti-fraud kepada Regulator (BI/
OJK/LPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



PELAKSANAAN DI BANK

Berikut ini jumlah dari kejadian Internal Fraud yang memiliki dampak signifikan dan telah dilaporkan kepada OJK
berdasarkan kriteria yang diatur dalam ketentuan SMBC Indonesia.

                                                                          Jumlah kasus yang dilakukan oleh
               Internal Fraud dalam 1 tahun                Pengurus                Pegawai Tetap        Pegawai Tidak Tetap
                                                     2024         2023           2024        2023            2024    2023
 Telah diselesaikan                                    -              -            1           4              -       -
 Dalam proses penyelesaian di internal bank            -              -            -           -              -       -
 Belum diupayakan penyelesaikannya                     -              -            -           -              -       -
 Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum            -              -            1           4              -       -
 Total Fraud                                           -              -            1           4              -       -




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                     LAPORAN TAHUNAN 2024      367
Page 370
                                                                                          Tata Kelola Perusahaan




      Anti Pencucian Uang, Pencegahan
      Pendanaan Terorisme, dan
      Pencegahan Pendanaan Proliferasi
      Senjata Pemusnah Massal
      (APU PPT DAN PPPSPM)
      SMBC Indonesia menyusun program APU PPT                    UNIT KERJA KHUSUS APU, PPT, DAN
      PPPSPM sebagai upaya pencegahan risiko menjadi             PPPSPM
      sarana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),
      Pendanaan Teroris (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi        Divisi Anti Money Laundering/Combating Financing of
      Senjata Pemusnah Massal (PPSPM). Penerapan                 Terrorism (AML CFT) ditunjuk sebagai Unit Kerja Khusus
      program APU PPT PPPSPM tersebut mengacu pada               yang bertanggung jawab terhadap penerapan program
      sejumlah regulasi, antara lain:                            APU, PPT, dan PPPSPM di SMBC Indonesia. Divisi AML
      1. Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 mengenai               bersifat independen dan secara struktural bertanggung
          Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana             jawab secara langsung kepada direktur yang
          Pencucian Uang;                                        membawahkan fungsi kepatuhan (Direktur Kepatuhan).
      2. Undang-Undang Nomor 9 tahun 2013 mengenai
          Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana             Divisi AML melakukan pemantauan secara
          Pendanaan Terorisme;                                   berkesinambungan dan melakukan pengujian
      3. Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2023 tentang                terhadap pemenuhan seluruh program APU, PPT, dan
          Penerapan Program Anti Pencucian Uang,                 PPPSPM oleh Bank, serta melakukan pelaporan untuk
          Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan                    menginformasikan manajemen atas kualitas penerapan
          Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata               program APU, PPT, dan PPPSPM. Divisi AML CFT juga
          Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan;               mendapatkan dukungan dari perwakilan staf AML (AML
      4. Surat Edaran OJK terkait Penerapan Program APU          Compliance Champion/ACC) yang ditempatkan di 6
          PPT di Sektor Perbankan dan Sektor Pasar Modal;        region untuk memudahkan supervisi atas pelaksanaan
          dan                                                    program APU, PPT, dan PPPSPM yang dilakukan di
      5. Best practice yang berlaku pada SMBC Group              kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia.
          global.

      Struktur Organisasi Divisi AML CFT


                                                  Compliance Director




                                               AML & CFT Division Head




                                     AML CFT Transaction                                             AML CFT
        AML CFT Due Diligence                                     AML CFT Technology
                                     Monitoring & Reporting                                       Risk Monitoring



      SOSIALISASI PROGRAM APU, PPT, DAN PPPSPM

      Pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM memerlukan komitmen bersama dengan seluruh stakeholder, dari
      jenjang karyawan hingga jajaran manajerial. Karena itu, SMBC Indonesia terus melakukan sosialisasi program APU,
      PPT, dan PPPSPM secara berkala kepada semua karyawan, serta secara dinamis kepada unit kerja tertentu dalam
      bentuk materi spesifik yang relevan.



368   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 371
                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




Upaya tersebut terus dilakukan secara                        dalam rangka keselarasan penyusunan tata kelola
berkesinambungan di lingkungan Bank dalam rangka             program APU PPT PPPSPM dan pengawasan
meningkatkan budaya kepatuhan di seluruh level               penerapannya.
organisasi Bank. Selain itu, meningkatkan kesadaran
akan dampak risiko terjadinya Tindak Pidana             3.   Pengendalian Internal
Pencucian Uang (TPPU), Pendanaan Teroris (TPPT),             Untuk memastikan adanya sistem pengendalian
dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal            intern yang efektif, Bank menetapkan batasan
(PPSPM) terhadap kegiatan usaha Bank.                        wewenang dan tanggung jawab unit kerja terkait
                                                             pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM
                                                             serta melakukan pemeriksaan secara independen
PELAKSANAAN PROGRAM APU, PPT,                                untuk memastikan efektivitas penerapan program
DAN PPPSPM DI TAHUN 2024                                     tersebut. Unit Bisnis dan kantor cabang bertindak
                                                             sebagai garis terdepan/lini pertahanan pertama
Produk dan layanan jasa keuangan yang dimiliki Bank          pelaksana aktivitas bisnis Bank dengan tetap
semakin berkembang, antara lain ditandai dengan              mematuhi kebijakan dan prosedur APU, PPT, dan
pengembangan dan penggunaan teknologi informasi              PPPSPM Bank.
pada produk dan jasa keuangan serta persetujuan
regulator atas perluasan aktivitas usaha Bank antara         Pemeriksaan secara independen dilakukan Tim
lain perijinan OJK untuk penyelenggaraan aktivitas           Quality Assurance (Direktorat Operations) dan Divisi
sebagai bank kustodian. Seiring dengan hal itu, Bank         AML sebagai lini pertahanan kedua. Tim Quality
berhadapan dengan potensi tingginya risiko produk            Assurance memastikan mutu proses pada semua
serta jasa keuangan Bank digunakan sebagai sarana            cabang termasuk proses APU, PPT, dan PPPSPM.
TPPU, TPPT, dan PPSPM.                                       Divisi AML melakukan evaluasi berkelanjutan
                                                             terhadap penerapan kebijakan APU, PPT, dan
Bank mengimbangi peningkatan risiko tersebut melalui         PPPSPM serta perkembangan risiko TPPU, TPPT,
peningkatan kualitas penerapan program APU, PPT,             dan PPSPM. Divisi AML juga memberikan kajian
dan PPPSPM secara berkesinambungan. Upaya                    risiko serta rekomendasi mitigasi risiko atas
tersebut didasarkan pada pendekatan berbasis risiko          pengembangan produk dan jasa, mekanisme
dalam mengidentifikasi, menilai, dan memahami risiko         distribusi, teknologi, kebijakan dan prosedur,
TPPU, TPPT, dan PPSPM pada semua produk dan jasa             serta inisiatif yang akan dikembangkan. Internal
keuangan yang dimiliki Bank.                                 Audit, sebagai lini pertahanan ketiga, melakukan
                                                             pemeriksaan kualitas penerapan program APU,
Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko               PPT, dan PPPSPM Bank yang dilakukan oleh lini
secara komprehensif dan mendukung integritas                 pertama dan lini kedua.
penerapan prinsip tata kelola perusahaan, sepanjang
tahun 2024, Bank menerapkan program APU, PPT, dan       4.   Sistem Informasi Manajemen
PPPSPM antara lain:                                          Bank memiliki sistem informasi manajemen yang
1.    Pengawasan aktif Direksi dan Dewan                     memadai untuk mendukung program APU, PPT,
      Komisaris                                              dan PPPSPM, meliputi sistem yang digunakan
      Pelaksanaan penerapan program APU, PPT, dan            untuk proses identifikasi dan penyaringan nasabah,
      PPPSPM diinformasikan secara berkala kepada            penilaian profil risiko nasabah, pemantauan dari
      Direksi dan Dewan Komisaris dalam rapat berkala        pemutakhiran data nasabah, pemantauan transaksi
      Direksi dan Dewan Komisaris, maupun melalui            nasabah, serta sistem pelaporan kepada semua
      laporan berkala/ad hoc. Dalam kesempatan               pemangku kepentingan.
      tersebut, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris
      memberikan pandangan dan rekomendasi terkait           Bank telah melakukan sejumlah pengembangan
      langkah-langkah yang dapat diambil oleh Divisi         sistem pendukung program APU PPT PPPSPM
      AML CFT untuk meningkatkan tata kelola serta           tersebut, agar dapat berjalan secara lebih optimal
      pemenuhan program APU, PPT, dan PPPSPM                 dan efektif. Reviu skenario alert pemantauan
      Bank.                                                  transaksi telah diselesaikan di tahun 2024, untuk
                                                             memastikan efektifitas sistem terhadap modus
2.    Kebijakan dan Prosedur                                 operandi TPPU, TPPT, dan PPSPM yang terus
      Bank telah melakukan kajian berkala untuk              berkembang. Pengujian berkala juga dijadwalkan
      menyempurnakan kebijakan dan prosedur APU              untuk mengkaji keandalan dan efektivitas sistem
      PPT PPPSPM Bank, baik di level bank wide               pendukung penerapan program APU, PPT, dan
      maupun untuk Unit Kerja di Divisi AML. Bank            PPPSPM Bank.
      juga melakukan sinergi dengan anak perusahaan



     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024        369
Page 372
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
      Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT DAN PPPSPM)



      5.   Sumber Daya Manusia dan Pelatihan                            pembokiran ataupun penutupan rekening yang
           Divisi AML secara berkala memantau, menganalisis             teridentifikasi terkait dengan TPPU, TPPT, dan
           dan merekomendasikan kebutuhan pelatihan                     PPPSPM.
           serta pengembangan materi pelatihan Program             b)   Menindaklanjuti rangkaian inisiatif dari
           APU, PPT, dan PPPSPM bagi karyawan Bank.                     regulator terkait dengan pemberantasan
           Pelatihan program APU, PPT, dan PPPSPM wajib                 rekening yang terkait dengan fenomena judi
           diselesaikan oleh karyawan existing setiap tahun,            online, menyampaikan konten edukasi anti
           serta pada tahap orientasi bagi karyawan baru.               judi online lewat media komunikasi internal
                                                                        dan eksternal, berkoordinasi dengan Kominfo
           Bekerjasama dengan Divisi Human Resources,                   terhadap terhadap website teridentifikasi
           Divisi AML memantau pemenuhan pelatihan                      perjudian online, serta mendeklarasikan pakta
           berkesinambungan terkait yang wajib diikuti                  integritas edukasi anti judi online.
           karyawan baru dan karyawan existing. Bank               c)   mengirimkan himbauan kepada Nasabah
           juga melakukan prosedur penyaringan karyawan                 Perusahaan/Agen Properti dan Pedagang
           baru (pre-eployment screening) dan pemantauan                Kendaraan Bermotor untuk melakukan
           terhadap profil karyawan (know your employee),               kewajiban registrasi goAML sesuai dengan
           untuk memitigasi risiko TPPU TPPT dan PPSPM                  permintaan PPATK berdasarkan amanat
           yang melibatkan pihak internal Bank.                         Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang
                                                                        Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
           Bank juga telah berperan aktif mendukung insiatif            Pidana Pencucian Uang.
           regulator serta otoritas terkait dalam memitigasi       d)   ikut serta dalam penilaian integritas lembaga
           risiko TPPU, TPPT, dan PPPSPM di Indonesia,                  keuangan (Financial Integrity Rating on Money
           antara lain                                                  Laundering/Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
           a) Menindaklanjuti permintaan tertulis                       yang dilaksanakan oleh PPATK di tahun 2024.
                dari otoritas untuk melakukan tindakan




      Pemberian Dana Untuk Kegiatan
      Sosial dan Politik
      SMBC Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan politik     Terkait dengan hal itu, Bank menempatkan program
      dan tidak memberikan donasi untuk kepentingan politik.   tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dan
      Sebaliknya dengan melaksanakan panggilan sosialnya,      integral dari kegiatan bisnis Bank. Penjelasan lebih rinci
      Bank dapat terus mempertahankan kinerja usahanya.        terkait hal tersebut terdapat di dalam buku Laporan
                                                               Keberlanjutan.




      Transparansi Kondisi Keuangan dan
      Non Keuangan Bank
      Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
      Bank Umum, SMBC Indonesia telah memenuhi kewajiban berkenaan dengan transparansi kondisi keuangan dan non
      keuangan. Mekanisme penyampaiannya dilakukan melalui beragam saluran komunikasi dari mengunggah melalui
      situs SMBC Indonesia, hingga disampaikan langsung kepada regulator dan pihak berkepentingan.




370   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 373
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




Selain itu, transparansi juga dilakukan melalui publikasi pada media nasional. Berikut ini, di antara rincian transparansi
di bidang keuangan dan non keuangan:

                                 Subjek Transparansi                                                      Publikasi
 Laporan Keuangan Bulanan kepada regulator                                           Situs web
 Laporan Keuangan Triwulan kepada regulator                                          Media cetak, situs web dan saluran informasi lain
 Laporan Tahunan kepada regulator, lembaga pemeringkat, pemegang saham, serta        Situs web dan saluran informasi lain
 pihak berkepentingan lain
 Informasi Tata Kelola                                                               Situs web
 Informasi Produk dan Layanan Bank termasuk jaringan kantor                          Situs web
 Pengumuman penyelenggaraan RUPS                                                     Situs web dan saluran informasi lain
 Informasi lainnya yang berkenaan dengan keterbukaan informasi                       Situs web dan saluran informasi lain




Pembelian Kembali Saham atau
Obligasi Subordinasi
Pembelian kembali saham dan obligasi merupakan                      Selama tahun 2024, SMBC Indonesia tidak melakukan
upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi                         pembelian kembali saham dan obligasi (share buy back
yang telah diterbitkan. Tata cara pembayarannya                     dan buy back obligasi).
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




Penyediaan Dana Kepada Pihak
Terkait dan Penyediaan Dana dalam
Jumlah Besar
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta wajib mendapatkan
persetujuan Dewan Komisaris. Berikut adalah tabel penyediaan dana kepada pihak terkait dan eksposur besar per 31
Desember 2024.

Realisasi Penyedia Dana kepada Pihak Ketiga dan Eksposur Besar

                                                                                                 Jumlah
                           Penyedia Dana
                                                                           Debitur                           Nominal (Rp Juta)
 1. Kepada Pihak Terkait                                                        14                                      8.619.932
 2. Kepada Debitur Inti                                                         25                                 71.575.828
 Individu                                                                        2                                    2.075.625
 Grup                                                                           23                                 69.500.203




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024         371
Page 374
                                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




      Audit
      Eksternal
      KEBIJAKAN

      SMBC Indonesia menunjuk Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar pada Bank Indonesia
      dan Otoritas Jasa Keuangan untuk penyusunan laporan keuangan yang diaudit setiap tahun. Untuk tahun buku 2024,
      yang ditunjuk adalah KAP Siddharta Widjaja & Rekan. Penunjukan tersebut telah memperoleh persetujuan RUPS
      Tahunan pada 21 Maret 2024 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan Komisaris.

      Total biaya yang dikeluarkan untuk audit Laporan Keuangan Konsolidasi selama tahun 2024 adalah Rp9.580  juta
      sebelum OPE (out of pocket expense) dan PPN 11%.

      Akuntan Publik dan KAP tersebut telah menyelesaikan tugas secara independen sesuai dengan pedoman standar
      profesi akuntan publik serta sesuai dengan persyaratan kerja dan ruang lingkup audit yang telah ditentukan.

      KAP Pelaksana Audit Laporan Keuangan SMBC Indonesia

         Tahun                                       Akuntan Penanggung                                                   Biaya
                          Kantor Akuntan Publik                                       Jasa yang Diberikan
       Pemeriksaan                                         Jawab                                                        (Rp Juta)
       2024          KAP Siddharta Widjaja & Rekan   Novie, S.E., CPA      Audit Laporan Keuangan Tahunan                9.580
       2023          KAP Siddharta Widjaja & Rekan   Novie, S.E., CPA      Audit Laporan Keuangan Tahunan dan Interim   15.900
       2022          KAP Siddharta Widjaja & Rekan   Novie, S.E., CPA      Audit Laporan Keuangan                        8.553
       2021          KAP Siddharta Widjaja & Rekan   Liana Lim S.E., CPA   Audit Laporan Keuangan                        8.351
       2020          KAP Siddharta Widjaja & Rekan   Liana Lim S.E., CPA   Audit Laporan Keuangan                        8.500




      JASA LAIN NON AUDIT KEUANGAN

      SMBC Indonesia menunjuk KAP Siddharta Widjaja & Rekan yang terdaftar pada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
      Keuangan untuk beberapa Jasa Lain Non Audit Keuangan.
      Jasa Lain Non Audit Keuangan yang diberikan selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
      •   Jasa Assurance atas Informasi Keuangan Proforma
      •   Jasa Surat Komforta
      •   Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Pendaftaran Penawaran Umum
          Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
      •   Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian

      Total biaya untuk penugasan Jasa Lain Non Audit Keuangan adalah sebesar Rp1.933 juta sebelum OPE (out of pocket
      expense) dan PPN 11%.




372   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 375
                                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




Satuan Kerja
Audit Internal
Internal Audit memiliki visi untuk menjadi mitra strategis manajemen dalam mendukung pertumbuhan Bank guna
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan tugasnya, Internal Audit memiliki 2 (dua)
fungsi.

Pertama adalah fungsi penjaminan (assurance). Terkait dengan fungsi ini, Internal Audit mengevaluasi proses tata
kelola, pengelolaan risiko dan efektivitas pengendalian internal pada semua aspek kegiatan Bank melalui pendekatan
berbasis risiko.

Kedua, fungsi konsultatif. Melalui fungsi ini, Internal Audit memberikan masukan atas pengendalian internal kepada
direktorat lainnya, seperti pemberian rekomendasi atau saran perbaikan dalam berbagai pemeriksaan yang dilakukan,
masukan atas draft kebijakan atau prosedur, masukan atas inisiatif utama Bank, dan lainnya.



PROFIL

 Anke Subandy
 Kepala Internal Audit

 Warga Negara                 Indonesia

 Domisili                     Jakarta

 Usia                         53 Tahun pada akhir tahun buku 2024

 Tempat, Tanggal Lahir        Bogor, 2 Januari 1971

 Dasar Penunjukan             Diangkat oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris sejak 1 Juni 2024, melalui Surat
                              Keputusan Nomor PS/BOC/025/V/2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang Persetujuan Dewan Komisaris
                              terkait dengan Penggantian Internal Audit Head PT Bank SMBC Indonesia Tbk.

 Riwayat Pendidikan           •   1994 -1995  Edith Cowan University, Western Australia - Master of Business Administration.
                              •   1989 -1993  Universitas Tarumanegara, Jakarta - Bachelor of Economic majoring in accountancy.
                              •   1987-1989  SMA Regina Pacis, Bogor
                              •   1985-1987  SMP Regina Pacis, Bogor
                              •   1979-1985  SD Regina Pacis, Bogor

 Riwayat Pekerjaan            PT Bank Permata Tbk
                              August 2017 – May 2024
                              • January 2023 – May 2024
                                 Chief of Internal Audit
                              • August 2017 – December 2022
                                 Executive Vice President – Division Head of Internal Audit

                              Citibank Indonesia
                              • September 2015 – August 2017
                                  Senior Vice President – Country Head of Operational Risk Management

                              PT Bank CIMB Niaga Indonesia
                              March 2012 - August 2015
                              • January 2014 – August 2015
                                 Senior Vice President Internal Audit - Deputy Chief Audit Executive To assist CAE in overall
                                 responsibility as Head of Internal Audit CIMB Niaga. Oversight Audit Groups:

                              •   March 2012 – December 2013
                                  Senior Vice President Internal Audit – Credit Audit Group Head Responsible for all audits on
                                  products, operations and supports related to the following:

                              The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation - Jakarta
                              July 2005 - March 2012
                              • December 2009 – March 2012
                                  Senior Vice President Internal Audit
                              • November 2007 – November 2009
                                  Vice President Operational Risk and Controls
                              • June 2007 – October 2007
                                  Assistant Vice President Management Internal Control
                              • July 2005 – June 2007
                                  Management Internal Control Manager



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024    373
Page 376
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




      Satuan Kerja Audit Internal




                                    ABN AMRO BANK NV. Indonesia
                                    • April 2004 – July 2005
                                      Internal Audit Manager

                                    The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation - Jakarta
                                    • March 2001 – March 2002
                                       Credit Audit Manager

                                    Bank Credit Lyonnais Indonesia – Jakarta
                                    June 1996 - April 2001
                                    • August 1998 – April 2001
                                       Internal Auditor
                                    • June 1997 – July 1998
                                       Assistant Manager Corporate Banking
                                    • June 1996 – May 1997
                                       Management Trainee

       Sertifikasi                  •   Certified Internal Auditor (CIA)
                                    •   Certified Data Protection Officer (CDPO)
                                    •   Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
                                    •   SNI ISO 37001:2016
                                    •   Certified Teal Agilist (CTA)
                                    •   Certified Associate Scrum Master (CASM)

       Hubungan Afiliasi            Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.




      PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN

      Kepala Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris.
      Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Internal Audit dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).



      ORGANISASI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDIT DALAM STRUKTUR
      PERUSAHAAN

      Internal Audit merupakan direktorat independen yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama
      dan secara fungsional kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Hingga tahun buku 2024, struktur organisasi
      Internal Audit seperti tergambar di bawah:


                                                         Direktur Utama




                                                    Head of Internal Audit



                                                                          Wealth                Audit
                                                   IT, Digital                                                      Secretary to
                                                                       Management &
       Operations Audit     Credit Audit           Banking &                               Methodology, QA
                                                                         Corporate                                 Head of Internal
            Head               Head              Analytics Audit
                                                                       Functions Audit      & Development
                                                      Head                                                             Audit
                                                                           Head                 Head




374   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                       PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 377
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




 No.                         Divisi                                                 Tanggung Jawab
  1    Divisi Credit Audit                        Melakukan pemeriksaan atas segala aktivitas kredit pada segmen bisnis Wholesale,
                                                  Commercial dan Business Banking, termasuk layanan Cash Management dan Trade
                                                  Finance, serta segmen bisnis Retail Lending, Bisnis Mikro, dan Pensiun
  2    Divisi IT, Digital Banking dan Analytics   Melakukan pemeriksaan terhadap area Teknologi Informasi – infrastructure, security
       Audit                                      dan aplikasi, termasuk bisnis Digital Banking (Jenius). Divisi ini juga sebagai divisi
                                                  pendukung unit audit lainnya melalui penyediaan data untuk pemeriksaan. Unit ini juga
                                                  melaksanakan continuous audit untuk memeriksa anomali melalui data.
  3    Divisi Operations Audit                    Melakukan pemeriksaan terhadap seluruh aktivitas di kantor cabang dan kegiatan di
                                                  Direktorat Operasional di Kantor Pusat.
  4    Divisi Wealth Management dan Corporate     Melakukan pemeriksaan terhadap segmen bisnis Wealth Management, Treasury,
       Functions Audit                            serta fungsi-fungsi pendukung di Kantor Pusat seperti bagian Keuangan, Kepatuhan,
                                                  Hukum, Manajemen Risiko dan Sumber Daya Manusia.  
  5    Divisi Audit Methodology, Quality          Melakukan persiapan Rencana Audit Tahunan, pengembangan metodologi audit, kaji
       Assurance dan Development                  ulang atas kesesuaian aktivitas Internal Audit dengan standar yang berlaku, serta
                                                  meningkatkan kompetensi staf Internal Audit melalui pemetaan pelatihan yang efektif.
                                                  Divisi ini juga menjadi kordinator dalam fungsi Internal Audit untuk Kelompok Keuangan
                                                  dengan anak perusahaan.




TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB                                              5.  Melakukan audit konsultatif/kajian terhadap inisiatif/
                                                                          produk baru Bank apabila diperlukan baik oleh
Internal Audit melaporkan seluruh hasil pelaksanaan                       manajemen maupun Regulator.
audit, termasuk rekomendasi untuk perbaikan kepada                    6. Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan untuk
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris                          perbaikan dan meningkatkan efisiensi penggunaan
dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan. Secara                         sumber daya.
berkala, Internal Audit mempresentasikan hasil audit                  7. Menyampaikan laporan audit secara berkala
kepada Direksi dan Komite Audit, serta memberikan                         kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite
rangkuman atas hasil audit kepada Direktur Utama,                         Audit dan Direksi, jika relevan, yang berisi ikhtisar
Direksi, dan Komite Audit.                                                hasil kegiatan audit, dengan tembusan kepada
                                                                          Direktur Kepatuhan.
Setiap tahun Internal Audit juga menyusun Rencana                     8. Memantau dan melaporkan perkembangan
Audit Tahunan berbasis risiko terkait aktivitas utama                     pelaksanaan hasil tindak lanjut hasil audit kepada
Bank. Rencana Audit didiskusikan juga bersama                             Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit
Direktur terkait dan Departemen Internal Audit Asia                       dan Direksi.
Pasifik Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC                     9. Memastikan fungsi Internal Audit pada Bank
IADAP) dalam kaitannya dengan rencana kolaborasi                          berjalan dengan efektif, serta melakukan
audit agar selaras dengan arah pengembangan bisnis                        pengawasan terhadap fungsi Internal Audit pada
secara keseluruhan dan mendapatkan persetujuan dari                       anak perusahaan.
Direktur Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris.                    10. Bekerja sama dengan fungsi pengendalian intern
                                                                          lainnya, termasuk audit ekstern, untuk tercapainya
Rincian tugas dan tanggung jawab Internal Audit secara                    hasil audit yang komprehensif.
umum adalah sebagai berikut:                                          11. Menyusun dan mengkaji piagam, kebijakan serta
1. Membuat rencana audit tahunan berbasis risiko dan                      prosedur Internal Audit secara periodik.
    mendapatkan kajian serta persetujuan dari Direktur
    Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris.
2. Mengkomunikasikan kepada Direktur Utama dan                        PIAGAM INTERNAL AUDIT
    Komite Audit jika terdapat keterbatasan sumber
    daya yang berdampak pada rencana audit tahunan.                   Fungsi Internal Audit mendapatkan mandat dari Dewan
3. Mengkaji ulang dan menyesuaikan rencana audit                      Komisaris (Board) yang menetapkan wewenang,
    tahunan jika terdapat perubahan bisnis, risiko,                   peran, dan tanggung jawab fungsi Internal Audit
    operasional, program, sistem, dan kontrol yang                    dan didokumentasikan dalam Piagam Internal Audit
    signifikan. Perubahan tersebut harus mendapatkan                  (Charter). Mandat ini memberdayakan fungsi Internal
    persetujuan kembali dari Direktur Utama, Komite                   Audit untuk memberikan assurance, saran, wawasan,
    Audit, dan Dewan Komisaris.                                       dan pandangan ke depan yang objektif Dewan
4. Melaksanakan rencana audit tahunan yang telah                      Komisaris (melalui Komite Audit) dan Manajemen.
    disetujui dengan melakukan analisa dan evaluasi                   Fungsi Internal Audit menjalankan mandatnya dengan
    efektivitas Governance, Risk Management, and                      menerapkan pendekatan sistematis dan disiplin untuk
    Internal Control (GRC) guna mendukung tujuan dan                  mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses tata
    sasaran Bank secara maksimal.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                 LAPORAN TAHUNAN 2024          375
Page 378
                                                                                                    Tata Kelola Perusahaan




      Satuan Kerja Audit Internal




      kelola, manajemen risiko, dan pengendalian di seluruh      SUMBER DAYA MANUSIA
      organisasi. Piagam Internal Audit ini disetujui oleh
      Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris.          Hingga berakhirnya tahun buku 2024, jumlah sumber
                                                                 daya manusia Internal Audit sebanyak 63 orang.
      Penyusunan Piagam Internal Audit mengacu pada
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/ POJK.03/2019        Rincian Sebaran Sumber Daya Manusia
      tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank                                                                   Jumlah Sumber
                                                                                    Direktorat/Divisi
      Umum dan Standard professional Internal Audit yang                                                                 Daya Manusia

      dikeluarkan oleh The Institute Internal Audit (the IIA)     Head of Internal Audit                                          1
      Secara berkala, Internal Audit telah melakukan kaji         Secretary to Head of Internal Audit                             1
      ulang dan penyelarasan Piagam, serta dokumen-               Credit Audit                                                   12
      dokumen turunannya seperti kebijakan dan prosedur           IT, Digital Banking and Data Analytics Audit                   16
      Internal Audit sesuai dengan ketentuan dan standar
                                                                  Operations Audit                                               15
      yang berlaku.
                                                                  Wealth Management and Corporate                                13
                                                                  Functions Audit
                                                                  Audit Methodology, QA and Development                           5
      LANDASAN PELAKSANAAN AUDIT
                                                                  Total                                                          63
      INTERNAL

      SMBC Indonesia telah memiliki standar dan metodologi
      dalam melakukan audit internal, yang dituangkan dalam      KUALIFIKASI DAN SERTIFIKASI
      Kebijakan Internal Audit 2024. Secara umum, kebijakan
      Internal Audit ini mencakup kebijakan umum, kebijakan      Standar Kualifikasi SDM Internal Audit
      pemeriksaan, kebijakan dokumentasi dan administrasi,                Posisi                         Kualifikasi Minimum
      serta kebijakan sumber daya. Kebijakan tersebut             Head of Internal        Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
      mengacu pada peraturan perundang-undangan yang              Audit                   7, Professional Certification related to Internal
                                                                                          Audit
      berlaku serta praktik terbaik di lingkungan industri, di
      antaranya adalah:                                           Audit Division          Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang
                                                                  Head                    5, Professional Certification related to Internal
      1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/                                        Audit
           POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit            Audit Lead              Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 5
           Intern untuk Bank Umum.
                                                                  Senior Auditor/         Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 4
      2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun          Auditor
           2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
           Umum.
      3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/              Kepemilikan Sertifikasi Profesi
           POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola                                                                 Jumlah Karyawan
                                                                                   Sertifikasi Profesi
           Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.                                                                   Pemilik Sertifikat

      4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/               CIA (Certified Internal Auditor)                               2
           POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan.            CISA (Certified Information Systems                            2
      5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/               Auditor)

           POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi         CISM (Certified Information Security                           1
                                                                  Manager)
           Informasi (TI) oleh Bank Umum dan Surat Edaran
                                                                  CSX (Cyber Security Nexus)                                     1
           Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.03/2017
           tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam               CAMS (Certified Anti-Money Laundering                          1
                                                                  Specialist)
           Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
                                                                  CGRCP (Certified GRC Professional &                            1
      6. International Standards for the Professional Practice    Audit)
           of Internal Auditing (IPPF).
                                                                  ISC (International Cyber Security)                             2
                                                                  ISO 27001: 2013                                                1
                                                                  QIA (Qualified Internal Auditor)                               5
                                                                  CBIA (Certified Bank Internal Audit)                          16
                                                                  SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko)                            61




376   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 379
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




Partisipasi dalam Perhimpunan Profesi                      Tenggara, dan SME Makassar Hub. Internal Audit juga
               Sertifikasi Profesi      Jumlah Karyawan    telah menyelesaikan pemeriksaan kolaborasi/joint audit
 IIA (Institute of Internal Auditors)           6          dengan SMBC Internal Audit Department Asia Pacific
 ISACA (Information Systems Audit and           5
                                                           (IADAP) terkait cyber security, serta BTPN Syariah terkait
 Control Association)                                      IT Development (subsidiary oversight).
 IAIB (Ikatan Auditor Intern Bank)             63
                                                           Atas kelemahan/temuan yang ada, unit kerja terkait
                                                           telah melakukan/memiliki rencana tindak lanjut untuk
                                                           perbaikan yang dipantau secara berkesinambungan
PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2024                            oleh Internal Audit.

Rencana Audit tahun 2024 telah disusun dan disetujui       Selain itu, Internal Audit juga telah melakukan kaji ulang
oleh Presiden Direktur, selanjutnya di setujui oleh        (12 penugasan) yang antara lain berkaitan dengan
Komite Audit dan Dewan Komisaris per November              pengembangan layanan digital Jenius (sebagai platform
2023, dengan jumlah penugasan asurans sebanyak 31          services, proses KYC/Know Your Customer tanpa
(tiga puluh satu) dan penugasan advisory sebanyak 1        tatap muka dan proses verifikasi otomatis, mutual fund
(satu) penugasan.                                          switching, digital bancassurance, QRIS cross border,
                                                           layanan QRIS dengan kartu kredit sebagai sumber
Pada bulan Oktober 2024, Internal Audit telah              pendanaan, dan fitur obligasi secondary market), kerja
melakukan revisi Rencana Audit Tahunan tahun 2024          sama dengan pihak ketiga terkait pengembangan
yang mencakup perubahan terhadap jenis audit, ruang        lanjutan fitur remittance 24/7, Touchbiz (fitur biometrik
lingkup audit, dan pemisahan penugasan audit. Revisi       untuk transfer, fitur pembukaan rekening giro baru),
atas Rencana Audit tahun 2024 telah disampaikan            akuisisi Flexi Cash, dan layanan QRIS pada aplikasi
dan disetujui oleh Direktur Utama, Komite Audit,           BisnisKit.
serta Dewan Komisaris per 30 Oktober 2024. Sampai
dengan akhir bulan Desember 2024, Internal Audit telah     Sebagai tambahan, Internal Audit juga melakukan
menyelesaikan 100% (32 dari 32) penugasan audit            continuous audit (15 penugasan) antara lain analisa
yang bersifat assurance, yaitu 4 mandatory, 4 general,     berkaitan dengan profil risiko nasabah, NIK/Nomor
16 thematic, dan 8 branch audit pada unit kerja bisnis     Induk Kependudukan, kecukupan teller dan transaksi
maupun unit kerja pendukung. Selain itu, terdapat 2        penarikan tunai tanpa kartu identitas nasabah di
penugasan audit yang bersifat advisory, yaitu Network      cabang, fasilitas kartu kredit jenius tanpa tabungan/
& Distribution dan SLIK Project yang telah dimulai dan     giro, transaksi dari vendor /outsource kepada karyawan,
masih berjalan hingga akhir tahun 2024.                    tabungan dan giro dengan saldo negatif, transaksi
                                                           antara karyawan, relationship manager dengan nasabah/
Adapun pemeriksaan yang telah selesai meliputi             vendor, informasi email dan nomor telepon nasabah
pemeriksaan wajib sesuai regulasi seperti Surveillance     tidak sesuai, general ledger kliring debet dan tata usaha
ISO 27001, Local Fund Transfer (terkait penyampaian        tolakan kliring, perubahan tanggal lahir pada fasilitas
LHPK/Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan), Single            pinjaman pensiun, kualitas data nasabah critical, SLIK,
Customer View (SCV) dan ICAAP (Internal Capital            penarikan tunai ATM melebihi limit transaksi harian, data
Adequacy Assessment Process); pemeriksaan                  master nasabah aktif, serta perhitungan bunga deposito
atas segmen bisnis yang meliputi Micro Business            yang ditarik sebelum tanggal jatuh tempo.
Management, Pension Business Management, Corporate
& Wholesale Credit Activities, Digital Banking (Jenius),   Di sisi lain, sehubungan dengan penetapan Rencana
dan Treasury Business Activities, pemeriksaan atas         Audit Tahunan 2025, Internal Audit telah melakukan
fungsi-fungsi pendukung yang mencakup Core Banking,        pembaharuan metodologi audit, yang dimulai dengan
Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, General Services,       identifikasi Audit Universe dengan sudut pandang
Daya, AML, CFT & CPF (Anti Money Laundering,               lebih luas mencakup proses, sistem, fungsi dan
Counter Financing of Terrorism and Counter Proliferation   unit kerja serta di cross reference terhadap struktur
Financing of Mass Destruction Weapons), Remittance &       organisasi, produk, aplikasi/sistem dan divisi audit untuk
Payment Operations, Compliance, Corporate Secretary,       memastikan cakupannya. Proses dilanjutkan dengan
efektivitas fungsi Retail Banking Quality Assurance,       melakukan Macro Priority Assessment (MPA) untuk
IT (Information Technology) Governance Framework,          mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi pada
User Access Management, Sales Distribution – Wealth        entitas, evaluasi risiko dan memberikan prioritas hasil.
Management Business dan SME Business Activities – IT       MPA dilakukan terhadap area kredit (SME dan Micro), IT
Related, serta pemeriksaan atas cabang untuk Regional      dan Network & Distributions. Internal Audit senantiasa
Jawa Barat, Sumatera, Jakarta 2, Jawa Tengah, Jakarta      melakukan kajian dan pengkinian atas parameter Audit
1, Indonesia Bagian Timur, Jawa Timur, Bali, Nusa          Universe dan MPA yang digunakan sehingga dapat



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024        377
Page 380
                                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Satuan Kerja Audit Internal




      memberikan pendekatan audit berbasis risiko yang                      Audit. Hasil kaji ulang RSM Indonesia berpendapat
      terkini sesuai dengan perkembangan bisnis. Rencana                    bahwa kegiatan Internal Audit secara umum telah sesuai
      Audit Tahunan 2025 telah diselesaikan dan disetujui oleh              (Generally Conform) dengan standar yang berlaku
      Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris                      (POJK terkait dan International Professional Practices
      pada tanggal 25 November 2024.                                        Framework/IPPF). Hasil kaji ulang telah disampaikan
                                                                            kepada OJK pada tanggal 30 Agustus 2022.Penilaian
      Internal Audit memberikan pengkinian secara berkala                   independen untuk periode berikutnya akan dilakukan
      atas pelaksanaan rencana audit, hasil audit dan tindak                pada tahun 2025 dengan periode kaji ulang berakhir di
      lanjut unit kerja atas temuan Internal Audit kepada                   posisi Juni 2025.
      Direksi dan Komite Audit (setiap triwulan). Disamping
      itu, untuk memberikan gambaran terkini mengenai hasil                 Internal Audit juga melakukan Quality Assurance Review
      audit selama suatu periode tertentu, secara berkala atau              (QAR) 2024 hasil QAR rata-rata adalah 98.5. Selain itu
      minimal setiap bulan Internal Audit memberikan laporan                berdasarkan pemeriksaan Key Control Self-assesment
      kepada Direktur Utama atas potensi peluang untuk                      (KCSA) Semester 1 2024 dan Key Risk Indicator (KRI)
      perbaikan yang ada untuk dapat lebih memperkuat                       per posisi November 2024 atas proses-proses yang ada
      pengendalian intern atas suatu bisnis maupun fungsi                   di Internal Audit hasilnya tidak ada pengecualian (No
      pendukung lainnya.                                                    Exception Noted).

      Dalam hal penerapan tata kelola terintegrasi mengenai
      Konglomerasi Keuangan, Internal Audit secara berkala                  RAPAT INTERNAL AUDIT
      melakukan komunikasi antara Head of Internal Audit
      SMBC Indonesia dengan Head of Internal Audit BTPN                                                    Rapat dengan:
      Syariah dan OTO/SOF serta melaksanakan pengawasan                                                       Dewan
                                                                                               Direksi                      Komite Audit
      pada BTPN Syariah dan OTO/SOF, serta mengadakan                                                        Komisaris
      pertemuan tahunan antara Head of Internal Audit                         Jumlah Rapat        4               7                  5
      SMBC Indonesia, Head of Internal Audit BTPN Syariah
      dan Dewan Komisaris BTPN Syariah sesuai dengan
      ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
                                                                            PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
      Dalam upaya menjaga dan menjamin kualitas                             KOMPETENSI
      penerapan fungsi Internal Audit, serta mengacu pada
      Peraturan OJK (POJK) No. 1/POJK.03/2019 mengenai                      Seluruh staff Internal Audit selama tahun 2024
      Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum, maka                    seluruhnya telah menyelesaikan Pelatihan Wajib
      sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) tahun Internal               (Mandatory Training) yang ditentukan oleh Bank.
      Audit berdasarkan rekomendasi Komite Audit menunjuk                   Pelatihan Wajib ini dilaksanakan melalui pelatihan
      pengendali mutu independen untuk melakukan kaji                       eLearning maupun kelas. Selain itu, untuk
      ulang terhadap kinerja Internal Audit. Sesuai dengan                  meningkatkan kompetensi seluruh staff Internal Audit,
      siklus yang ditetapkan, di tahun 2022 Internal Audit                  pelatihan dan sharing knowledge internal juga secara
      telah menunjuk RSM Indonesia sebagai pihak                            rutin dilakukan. Rincian pengembangan kompetensi
      independen untuk melakukan kaji ulang kinerja Internal                yang diikuti oleh Internal Audit sepanjang tahun 2024
                                                                            adalah sebagai berikut:

        Jumlah
                   Periode Pelatihan                                Jenis Pelatihan                                  Penyelenggara
        Peserta
          14      23 Januari 2024      Auditing Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing      Wealth Management &
                                       (AML-CFT), Treasury Business, and Audit Management and              Corporate Functions Audit
                                       Documentation Process                                               Division
           2      26 Maret 2024        Auditor Negotiation Skills                                          Ikatan Auditor Intern Bank
                                                                                                           (IAIB)
          61      1 April 2024         Internal Sharing End User Training New Audit Management System      Centria
                                       (AMS)
           3      24 April 2024        Basel III                                                           Ikatan Auditor Intern Bank
                                                                                                           (IAIB)




378   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                            PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 381
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




  Jumlah
             Periode Pelatihan                                 Jenis Pelatihan                                  Penyelenggara
  Peserta
     1      10 Juli 2024         Konferensi Auditor Internal                                            Yayasan Pendidikan Internal
                                                                                                        Audit (YPIA)
    14      12 Juni 2024         Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan               Ikatan Auditor Intern Bank
                                 Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU          (IAIB)
                                 PPT PPPSPM)
    61      31 Juli 2024         Fundamental IT Audit for Non-IT                                        IT, Digital Banking & Analytics
                                                                                                        Audit
     3      28 Agustus 2024      The Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA)     The Institute of Internal
                                 Regional Conference                                                    Auditors (IIA)
    62      21 Agustus 2024      Internal Sharing The New Reporting Process by using Teammate           Wealth Management &
                                 Application                                                            Corporate Functions Audit
    61      14 November 2024     IA Plan, New Methodology, and Strategic Plan IA                        Head of Internal Audit,
                                                                                                        Methodoly, QA & Development
                                                                                                        Audit
     1      19 November 2024     Pelatihan Pejabat Pelindungan Data Pribadi Bersertifikat               Asosiasi Profesional Privasi
                                                                                                        Data Indonesia (APPDI)
     2      20 November 2024     IT Governance Risk Management, Assurance & Cybersecurity               Information Systems Audit and
                                 (GRACS)                                                                Control Association (ISACA)
    64      30 Oktober 2024      Internal Sharing Advisory Audit Service on Sistem Laporan Informasi    Wealth Management &
                                 Keuangan (SLIK) Enhancement Project and Network and Distribution       Corporate Functions Audit
     2      17 Oktober 2024      Executive Leadership Program                                           Global Institute for Tomorrow
                                                                                                        (GIFT)




RENCANA STRATEGIS 2025                                                 Internal Audit juga akan mulai membuat Kompetensi
                                                                       Model Internal Audit untuk menjadi referensi dalam
Internal Audit SMBC Indonesia akan mendefinisikan                      pengembangan pengetahuan dan keahlian, juga
ulang perannya sebagai lini ketiga pertahanan kendali                  peningkatan jenjang karir sebagai internal auditor.
internal melalui transformasi peran tradisional Internal
Audit, sebagai fungsi yang berfokus pada kepatuhan                     Kolaborasi untuk sharing knowledge dengan SMBC
menjadi mitra strategis yang memberikan nilai tambah                   Internal Audit Department Asia Pacific (IAD AP) akan
yang signifikan bagi organisasi. Transformasi ini                      terus dilakukan melalui joint audit atau short term
membutuhkan perubahan pola pikir, metodologi, dan                      attachment.
kemampuan personel auditor, memungkinkan Internal
Audit berfungsi untuk berkontribusi secara proaktif pada               Proses
tujuan dan sasaran strategis Bank.                                     Untuk persiapan Rencana Audit 2025, Internal Audit
                                                                       juga sudah melakukan revisi metodologi dengan
Personel                                                               menitik-beratkan pada proses untuk memastikan
Personel Internal Audit akan terus meningkatkan                        cakupan Audit Universe pada area-area penting pada
kompetensi dan pengembangan diri secara                                Bank dan penilaian risiko yang mengikuti pergerakan
berkelanjutan melalui internal sharing session yang                    risiko dari Audit Universe tersebut untuk menentukan
berkelanjutan, pelatihan-pelatihan di bidang soft-                     prioritas audit yang dilakukan. Proses ini menjadi kunci
skill, kepemimpinan dan topik-topik yang sedang                        untuk menentukan jumlah personel Internal Audit.
berkembang saat ini, seperti Perlindungan Data Pribadi.
Selain itu, personel Internal Audit juga sangat didorong               Tahun 2025 adalah tahun pertama untuk fungsi Internal
untuk memiliki sertifikasi profesi Internal Audit, yang                Audit mengimplementasikan Global Internal Audit
diakui oleh nasional dan internasional.                                Standards (GIAS) dari The Institute of Internal Auditors
                                                                       (IIA). Analisa perbedaan atas standar yang baru telah
Di tahun 2025, untuk memenuhi jumlah kebutuhan                         dilakukan dan ditindaklanjuti di tahun 2024. Hal ini
personel, Tim Internal Audit juga akan melibatkan                      juga untuk mempersiapkan Quality Assurance Review
Management Trainee yang kemudian akan menjadi staf                     (QAR) yang dilakukan oleh independent external
Internal Audit di tahun 2026. Hal ini juga dilakukan untuk             reviewer tahun 2025. Selain itu, Internal Audit juga akan
mempersiapkan kepemimpinan muda di dalam Internal                      melakukan pengembangan atas Metodologi Quality
Audit.                                                                 Assurance melalui pendekatan On Desk dan Quality
                                                                       Review.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                              LAPORAN TAHUNAN 2024            379
Page 382
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Satuan Kerja Audit Internal




      Internal Audit juga memulai secara formal menawarkan      Budaya Risiko dalam Organisasi
      layanan advisory sesuai dengan definisi fungsi Internal   Internal Audit juga akan mendukung tumbuhnya budaya
      Audit menurut OJK dan Standard Internal Audit             risiko yang kuat di Bank. Di tahun 2025, Internal Audit
      Internasional. Melalui layanan ini, Internal Audit akan   akan mengimplementasikan metodologi penilaian
      memberikan advis dengan memberikan rekomendasi            atas Management Self-Identified Issue (MSII) dalam
      untuk perbaikan proses, kendali risiko dan governance,    hasil audit. Melalui methodologi ini Manajemen akan
      tanpa mengambil alih tanggung jawab Manajemen.            mendapatkan recognition untuk dapat secara proaktif
      Melalui layanan ini juga Internal Audit akan memperkuat   mengidentifikasi kelemahan kontrol di areanya dan
      perannya sebagai mitra bisnis yang terlibat pada          melakukan tindakan perbaikan secara tepat.
      perbaikan kontrol proses sejak dini.
                                                                Implementasi MSII ditahun 2025 ini adalah sebuah
      Secara keseluruhan, Internal Audit juga akan mengkaji     perjalanan untuk implementasi Management Control
      audit proses end-to-end untuk menemukan potensi-          Awareness (MCA), sejalan dengan metodologi yang
      potensi simplifikasi dan proses atau cakupan yang         diimplementasikan oleh Internal Audit Division Asia
      tumpang tindih untuk perbaikan.                           Pacific (IAD AP).

      Teknologi                                                 Konglomerasi
      Internal Audit akan terus memaksimalkan penggunaan        Sebagai entitas utama dalam konglomerasi, Internal
      aplikasi TeamMate+ sebagai Sistem Manajemen               Audit akan melakukan perannya melalui sharing best
      Audit dengan tidak hanya untuk memastikan bahwa           practice methodology atas Internal Audit, koordinasi
      pendokumentasian hasil audit telah dilakukan dengan       pengawasan dan pelaporan hasil audit untuk pihak
      baik, tetapi juga sebagai pembuktian proses audit         pemegang saham dan regulator. Selain itu, Internal
      telah dilakukan sesuai dengan Global Internal Audit       Audit juga akan mempersiapkan personilnya untuk
      Standards (GIAS).                                         mengantisipasi bertambahnya cakupan tanggung
                                                                jawab, kewajiban penugasan audit atau aktivitas baru
      Selain itu, penggunaan data analytics juga akan terus     sesuai dengan Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024
      ditingkatkan melalui “Internal Audit Dashboard” yang      tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
      lebih lengkap dan tajam. Internal Audit juga akan         Konglomerasi Keuangan.
      mengubah pendekatan Continuous Auditing yang saat
      ini dilakukan secara tematik, menjadi proses yang
      berkesinambungan dan bekerja sama dengan lini
      pertama dalam kendali internal.




380   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 383
                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




Sistem Pengendalian
Intern (SPI)
SMBC Indonesia menerapkan sistem pengendalian              Bidang Operasional
intern sebagai bentuk pengawasan secara                    Direksi dan Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
berkesinambungan oleh manajemen Bank. Sistem               meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
tersebut ditujukan untuk menjamin semua kegiatan           dan disiplin pada organisasi Bank dan memastikan hal
usaha Bank dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan        tersebut melekat di setiap jenjang organisasi. Dengan
peraturan perundang-undangan, baik yang dikeluarkan        demikian, dapat mendorong terciptanya pelaksanaan
oleh pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, maupun            kegiatan operasional yang sehat dan aman.
kebijakan dan prosedur internal Bank.
Sistem pengendalian intern juga turut berperan dalam
rangka tersedianya informasi keuangan dan manajemen        KEPATUHAN TERHADAP PERUNDANG-
yang lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu. Hal     UNDANGAN
ini dilakukan dalam rangka:
1. Mendukung pengambilan keputusan yang tepat              Sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh Bank
      dan dapat dipertanggungjawabkan;                     mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi atas             (SEOJK) Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman
      penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam        Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
      rangka melindungi Bank dari risiko kerugian;         Selain menjadi pedoman dalam pengendalian di
3. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)   bidang keuangan dan operasional, pelaksanaan sistem
      dan kedisiplinan pada organisasi Bank secara         pengendalian intern Bank juga bertujuan untuk menjaga
      menyeluruh untuk mengidentifikasi kelemahan dan      kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
      menilai penyimpangan secara dini; dan
4. Menilai kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
      yang ada di Bank secara berkesinambungan.            KESESUAIAN DENGAN COSO

Terselenggaranya sistem pengendalian intern yang           Sistem pengendalian intern Bank terdiri dari 5 (lima)
andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh      komponen utama yang satu sama lain saling berkaitan,
pihak yang terlibat dalam organisasi Bank, antara lain:    yaitu:
1. Dewan Komisaris                                         1. Pengawasan oleh Manajemen dan
2. Komite Audit                                               Budaya Pengendalian (Management
3. Direksi                                                    Oversight and Control Culture)
4. Satuan Kerja Kepatuhan                                      Pengawasan oleh manajemen merupakan landasan
5. Satuan Kerja Manajemen Risiko                               utama dari sistem pengendalian intern. Direksi dan
6. Satuan Kerja Keuangan                                       Dewan Komisaris secara aktif memiliki tanggung
7. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)                            jawab untuk memastikan bahwa strategi, kebijakan
8. Pejabat dan Pegawai Bank                                    dan prosedur, serta struktur organisasi yang
9. Pihak Eksternal                                             ditetapkan telah memadai untuk mengidentifikasi,
                                                               mengukur, memantau dan mengendalikan risiko
                                                               yang dihadapi oleh Bank. Selain itu, secara berkala
PELAKSANAAN PENGENDALIAN                                       Direksi dan Dewan Komisaris juga melakukan
INTERNAL                                                       pemantauan dan kaji ulang terhadap kecukupan
                                                               dan efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian
Bidang Keuangan                                                intern.
Penyediaan laporan keuangan Bank yang dapat
dipercaya berpedoman pada sistem pengendalian                  Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab
intern yang efektif. Kecukupan kebijakan, prosedur dan         dalam meningkatkan etika kerja dan integritas yang
standar akuntansi yang dapat mencerminkan kondisi              tinggi serta menciptakan suatu budaya organisasi
aktual saat ini, termasuk pemisahan tugas, pencatatan          yang menekankan kepada seluruh karyawan Bank
dan pengadministrasian transaksi menjadi faktor-faktor         mengenai pentingnya pengendalian intern yang
pengendalian yang dapat mendukung terwujudnya                  berlaku di Bank.
laporan keuangan yang andal dan terpercaya.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                             LAPORAN TAHUNAN 2024        381
Page 384
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Sistem Pengendalian Intern (SPI)




      2. Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk                 4. Sistem Akuntansi, Informasi,
         Recognition and Assessment)                                dan Komunikasi (Accountancy,
         Identifikasi dan penilaian risiko merupakan                Information, and Communication)
         serangkaian tindakan yang dilaksanakan oleh                 Sistem akuntansi, informasi, dan komunikasi yang
         Direksi dalam rangka identifikasi, analisis,                memadai dimaksudkan agar dapat mengidentifikasi
         dan menilai risiko yang dihadapi Bank dalam                 masalah yang mungkin timbul dan digunakan
         mencapai sasaran yang ditetapkan. Risiko                    sebagai sarana tukar menukar informasi dalam
         yang mempengaruhi pencapaian sasaran harus                  rangka pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung
         diidentifikasi, dinilai, dipantau dan dikelola              jawab masing-masing.
         secara terus-menerus dan berkesinambungan.
         Pengendalian intern perlu segera dikaji ulang           5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
         apabila terdapat risiko yang belum dikendalikan.           Koreksi Penyimpangan atau
                                                                    Kelemahan (Monitoring Activities and
         Kaji ulang dilaksanakan antara lain melalui evaluasi       Correcting Defficiencies)
         secara berkesinambungan mengenai pengaruh                   Bank harus melakukan pemantauan secara
         dari setiap perubahan lingkungan dan kondisi serta          terus-menerus terhadap efektivitas keseluruhan
         dampak dari pencapaian sasaran atau efektivitas             pelaksanaan pengendalian intern. Pemantauan
         pengendalian intern dalam kegiatan dan organisasi           terhadap risiko utama harus diprioritaskan dan
         Bank.                                                       menjadi bagian dari kegiatan Bank, termasuk
                                                                     evaluasi secara berkala. Bank harus memantau
      3. Kegiatan Pengendalian dan                                   dan mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian
         Pemisahan Fungsi (Control Activities                        intern secara terus-menerus berkaitan dengan
         and Segregation of Duties)                                  perubahan kondisi intern dan ekstern, serta
         Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh              meningkatkan kapasitas sistem pengendalian intern
         karyawan Bank, termasuk Direksi dan Dewan                   tersebut agar senantiasa terlaksana secara efektif.
         Komisaris. Kegiatan pengendalian akan berjalan
         efektif apabila direncanakan dan diterapkan             Kelemahan dalam pengendalian intern harus segera
         secara tepat guna mengendalikan risiko yang telah       dilaporkan dan menjadi perhatian pejabat dan/atau
         diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup          Direksi yang berwenang. Kelemahan pengendalian
         penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian           intern yang material harus dilaporkan kepada Dewan
         serta proses verifikasi lebih dini untuk memastikan     Komisaris.
         bahwa kebijakan dan prosedur secara konsisten
         telah dipatuhi, serta merupakan kegiatan yang           Kelima komponen utama tersebut sejalan dengan
         tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan      komponen pengendalian yang ditetapkan dalam Internal
         Bank. Kegiatan pengendalian diterapkan pada             Control Integrated Framework yang dikembangkan
         seluruh tingkatan fungsional sesuai dengan struktur     oleh The Committee of Sponsoring Organization of
         organisasi Bank.                                        The Treadway Commission (COSO), yaitu Control
                                                                 Environment (CE); Risk Assessment (RA); Control
         Pemisahan fungsi dimaksudkan agar setiap                Activities (CA); Information and Communication (IC);
         orang pada seluruh jenjang organisasi tidak             serta Monitoring Activities (MA).
         memiliki peluang untuk melakukan dan/atau
         menyembunyikan kesalahan atau penyimpangan
         dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
         Bank harus mematuhi prinsip pemisahan fungsi
         yang dikenal sebagai “Four-Eyes Principle”. Sistem
         pengendalian intern yang efektif mensyaratkan
         pemisahan fungsi dan menghindari pemberian
         wewenang serta tanggung jawab yang dapat
         menimbulkan berbagai benturan kepentingan
         (conflict of interest). Seluruh aspek yang berpotensi
         menimbulkan benturan kepentingan harus
         diidentifikasi, dikelola dan dipantau oleh pihak
         independen, seperti akuntan publik.



382   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 385
                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




TINJAUAN EFEKTIVITAS SISTEM                              PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
PENGENDALIAN INTERNAL                                    DEWAN KOMISARIS ATAS KECUKUPAN
                                                         SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Bank telah memiliki mekanisme review atas penerapan
sistem pengendalian internal secara berkala. Kegiatan    Sistem pengendalian intern adalah suatu proses
tersebut dilaksanakan oleh Internal Audit yang membuat   yang dilakukan oleh Direksi, pejabat dan komite
analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi,    eksekutif, audit intern, serta seluruh karyawan. Dewan
operasional dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan     Komisaris dan Direksi berkomitmen untuk memastikan
secara langsung dan tidak langsung. Internal Audit       terlaksananya Tata Kelola Perusahaan yang baik
secara proaktif bersama-sama dengan Komite Audit         sebagai dasar untuk mencapai tujuan dalam melindungi
berkomunikasi dan bekerja sama dengan Auditor            dan meningkatkan nilai Bank.
Eksternal untuk menghasilkan analisis dan evaluasi
yang komprehensif di bidang keuangan dan akuntansi.      Direksi bertanggung jawab untuk menerapkan
Secara umum, penerapan sistem pengendalian intern        pengendalian intern yang efektif agar Bank dapat
Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa             mencapai tujuannya. Dewan Komisaris, dibantu oleh
Keuangan Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman          Komite Audit, bertanggung jawab untuk mengawasi
Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.               dan memastikan bahwa pengendalian intern dilakukan
                                                         secara luas, termasuk kebijakan terkait pengendalian
Berpegang pada pedoman tersebut, Bank                    intern yang ditetapkan oleh Dewan Direksi.
menyempurnakan penilaian hasil audit yang mencakup
evaluasi atas kecukupan dan efektivitas desain           Sistem pengendalian intern dirancang untuk mengelola
serta implementasi pengendalian intern berdasarkan       dan mengendalikan risiko secara efektif, bukan untuk
pendekatan kerangka pengendalian intern.                 menghilangkan risiko. Berikut unsur-unsur utama yang
                                                         dapat mendukung pernyataan atas kecukupan sistem
                                                         pengendalian intern:
                                                         1. Laporan keuangan yang andal dan akurat;
                                                         2. Kegiatan operasional yang dilakukan secara efektif
                                                              dan efisien;
                                                         3. Kepatuhan terhadap perundangan dan ketentuan
                                                              yang berlaku.




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024       383
Page 386
                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




      Perkara Penting yang Dihadapi
      Perusahaan Entitas Anak, Anggota
      Dewan Komisaris, dan Anggota
      Direksi

      PERUSAHAAN                                           PERMASALAHAN HUKUM YANG
                                                           SEDANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA
      Selama tahun 2024, terhadap perkara yang dihadapi    DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
      oleh SMBC Indonesia tidak terdapat perkara penting   BANK YANG SEDANG MENJABAT PADA
      yang dapat mempengaruhi laporan keuangan dan         TAHUN 2024,
      likuiditas SMBC Indonesia
                                                           Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
                                                           yang sedang menjabat tidak pernah tersangkut atau
      PERMASALAHAN HUKUM YANG                              terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan
      SEDANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA                         perdata dan/atau pidana.
      DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
      BANK YANG SEDANG MENJABAT PADA
      TAHUN 2024                                           DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM
                                                           BAGI BANK DAN ENTITAS ANAK
      Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank
      yang sedang menjabat tidak pernah tersangkut atau    Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi pada
      terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan     tahun 2024 secara material tidak berpengaruh terhadap
      perdata dan/atau pidana.                             status, kedudukan dan kelangsungan kegiatan usaha
                                                           SMBC Indonesia dan Entitas Anak

      ENTITAS ANAK

      Selama tahun 2024, terhadap perkara yang dihadapi
      oleh SMBC Indonesia tidak terdapat perkara penting
      yang dapat mempengaruhi laporan keuangan dan
      likuiditas SMBC Indonesia




384   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                       PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 387
                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




Sanksi
Administrasi
Rincian sanksi diuraikan dalam tabel di bawah ini:


 No.              Penerima Sanksi                                Otoritas                                      Sanksi/Denda
  1     Perusahaan                           1. OJK                                                            Rp149.950.000
                                             2. BI                                                               Rp6.000.000
                                             3. Kementerian Keuangan                                             Rp5.000.000
  2     Direksi                              -                                                                                -
  3     Dewan Komisaris                      -                                                                                -




Akses Informasi dan
Data Perusahaan
SMBC Indonesia telah menyediakan akses dan kemudahan akses informasi terkait dengan Bank bagi para pemangku
kepentingan melalui beragam media komunikasi. Di antaranya melalui:


                         Saluran Informasi                                                        Alamat
 Situs web (Bahasa Indonesia dan Inggris)                         www.smbci.com
 Call Center                                                      1500365 (SMBC Indonesia Care)
                                                                  +622180605299 / +622124505599 (International Call)
 E-mail Sekretaris Perusahaan                                     corporate.secretary@smbci.com
 E-mail Komunikasi Korporasi                                      corporate.communications@smbci.com
 E-mail Pengaduan Nasabah                                         smbcicare@smbci.com
 Keterbukaan Informasi melalui website                            www.smbci.com dan www.idx.co.id
 Bank dan Bursa Efek Indonesia
 Siaran Pers                                                      www.smbci.com dan distribusi melalui media
 Media Sosial                                                     Facebook    : SMBCI
                                                                  Twitter     : @smbc_indonesia
                                                                  Youtube     : @smbc.indonesia
                                                                  LinkedIn    : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                                                                  Instagram   : @smbc.indonesia




  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024   385
Page 388
                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




      Kode
      Etik
      Kode etik berfungsi sebagai pedoman dasar bagi            4.   Pengelolaan & Pengamanan Informasi
      anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen        5.   Hubungan dengan Para Pemangku Kepentingan
      dan seluruh karyawan dalam bersikap dan berperilaku.           5.1 Hubungan dengan Nasabah, Calon Nasabah
      Bank selalu melakukan kajian secara terhadap kode                   dan Masyarakat Pengguna Jasa Keuangan
      etik agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan               5.2 Hubungan dengan Rekanan atau Mitra Usaha
      peraturan perundang-undangan, praktik terbaik di               5.3 Hubungan dengan Regulator
      industri, serta kondisi eksternal yang relevan.                5.4 Hubungan dengan Pemegang Saham dan
                                                                          Anak Perusahaan
      Prinsip-prinsip moral yang digariskan dalam kode               5.5 Hubungan dengan Komunitas Sosial dan
      etik merupakan elemen utama dari budaya di SMBC                     Lingkungan Hidup
      Indonesia, yang antara lain memuat:                            5.6 Anti Pencucian Uang
                                                                     5.7 Penyuapan dan Korupsi
                                                                     5.8 Pemberian dan Penerimaan Hiburan dan
      SPEAK YOUR MIND                                                     Hadiah
                                                                     5.9 Informasi Orang Dalam dan Transaksi
      Saluran pelaporan yang aman dan terjamin                            Investasi dan Kepemilikan Pribadi
      kerahasiaannya, sehingga karyawan dapat                        5.10 Perlindungan Konsumen
      mengungkapkan permasalahan berkaitan dengan
      perilaku yang tidak baik (misconduct) dan/atau kejadian
      fraud.                                                    UPAYA PENEGAKAN KODE ETIK

                                                                Sejalan dengan upaya untuk menerapkan tata kelola
      KOMUNIKASI LINK & HELP                                    perusahaan yang baik sekaligus membangun perilaku
                                                                yang sesuai standar etika Bank, SMBC Indonesia telah
      Dalam berkomunikasi, seluruh jajaran SMBC Indonesia       melaksanakan Induction Program untuk eksekutif dan
      diharapkan menggunakan prinsip LInK dan HELP. LInK        karyawan baru terkait kode etik. Selain itu, secara
      yang merupakan singkatan dari Laporkan, Informasikan,     berkala, dilakukan sosialisi kode etik untuk memberikan
      dan Konsultasikan, serta HELP yang merupakan              pemahaman bagi karyawan serta memberikan sanksi
      singkatan dari Hargai, Evaluasi, Lakukan dan Petunjuk,    yang tegas bagi setiap pelanggaran Kode Etik.
      memiliki tujuan dan manfaat di dalam mempromosikan
      transparansi, pengkinian yang tepat waktu, tidak          Pernyataan Kode Etik Berlaku pada
      adanya kejadian yang mengejutkan yang tidak bisa          Seluruh Level Organisasi
      ditangani bersama, menegakkan rasa saling percaya         Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pihak
      dan meningkatkan keandalan, memperoleh manfaat dari       Independen yang berada di bawah Dewan Komisaris,
      kebijaksanaan dan pengalaman di masa lalu.                semua karyawan tanpa terkecuali wajib untuk
                                                                membaca, mempelajari, dan memahami isi kode etik.
                                                                Seluruh organisasi di internal Bank harus bersedia
      POKOK-POKOK KODE ETIK                                     menaati dan melaksanakan kode etik dengan sebaik-
                                                                baiknya.
      1.   Kepatuhan & Manajemen Risiko
      2.   Benturan Kepentingan                                 Apabila terbukti melakukan pelanggaran atas kode
      3.   Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif           etik, maka bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan
           3.1 Perlakuan Adil kepada Seluruh Karyawan           peraturan yang berlaku pada Bank.
           3.2 Anti Diskriminasi dan Pelecehan
           3.3 Keamanan di tempat kerja                         Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode
           3.4 Penggunaan Fasilitas Perusahaan                  Etik
           3.5 Aktivitas di luar Perusahaan                     Sosialisasi kode etik dilakukan melalui e-mail blast
           3.6 Penggunaan Sosial Media                          dan penyegaran melalui sistem e-learning. Kegiatan ini
           3.7 Komunikasi dengan LInK dan HELP                  berlaku bagi seluruh jenjang di Bank, baik yang baru
           3.8 Penerapan KYE                                    bergabung maupun yang lama.




386   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 389
                                                                                                   Tata Kelola Perusahaan




JENIS SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK

Beberapa jenis pelanggaran yang diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama adalah Kelalaian Pelanggaran Indispliner,
Pelanggaran Gagal Kompetensi, Pelanggaran Berulang Gagal Kompetensi, Pelanggaran Ringan, Pelanggaran
Berulang, Pelanggaran Berat Umum, Pelanggaran Berat Kategori Fraud.

Jumlah Pelanggaran Kode Etik

              Jenis Pelanggaran           Jumlah Pelanggaran                               Kategori Sanksi
 Pelanggaran Berat Umum/Fraud                         5             Surat Peringatan 1
                                                      1             Surat Peringatan 2
                                                     24             Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT)
 Kelalaian                                           37             Surat Peringatan 1
                                                      6             Surat Peringatan 2
                                                     19             Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT)
                                                     12             Surat Teguran
 Pelanggaran Indisipliner                            44             Surat Peringatan 1
                                                      1             Surat Peringatan 2
                                                      1             Surat Teguran
 Pelanggaran Ringan                                   5             Surat Peringatan 1
                                                    145             Surat Teguran
 Pelanggaran Berulang                                27             Surat Peringatan 1
                                                     21             Surat Peringatan 2
                                                     10             Surat Peringatan 3




Price Sensitive Information
Personal Account Dealing
SMBC Indonesia memiliki kebijakan dan prosedur terkait dengan pengelolaan informasi yang mempunyai dampak
material pada harga atau nilai dari suatu surat berharga yang tidak tersedia secara umum (rahasia/non publik), yang
berlaku terhadap Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan.

Perlakuan ini tidak hanya mencakup pada surat berharga milik Bank, namun juga surat berharga induk perusahaan
atau pemegang saham pengendali, juga perusahaan lain baik yang merupakan nasabah, mitra bisnis atau perusahaan
lain dalam suatu aksi korporasi.

Tindakan yang harus diambil oleh Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan dengan pendekatan berdasarkan obyek
surat berharganya yaitu sebagai berikut:

             Jenis Surat Berharga                                       Pendekatan yang diambil
 Obyek Surat Berharga yang mengandung   Tindakan yang diambil sehubungan dengan Investasi/Kepemilikan Pribadi (PAD)
 informasi non publik (PSI)
 •    SMFG                              Dilarang melakukan jual beli surat berharga SMFG dan SMBC, kecuali karena suatu perintah
 •    SMBC                              perusahaan
 •    SMBC Indonesia                    Memperhatikan kategori Pihak Tertentu yang memiliki akses pada informasi non publik
 •    BTPN Syariah                      (Covered Person) dan dalam periode tertentu (Black Out Period)
 Perusahaan Lain                        Menjalankan prosedur PSI antara lain melaporkan nama perusahaan serta karyawan yang
                                        memiliki akses, karenanya terikat PSI dalam masa tertentu sampai dengan PSI dicabut. Untuk
                                        perusahaan yang terkait dengan suatu proyek, meminta pihak yang terlibat menandatangani
                                        NDA.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                        LAPORAN TAHUNAN 2024          387
Page 390
                                                                                             Tata Kelola Perusahaan




      Tata Kelola Pengadaan
      Barang dan Jasa
      Pengadaan barang dan/atau jasa pada Bank merupakan            MEKANISME PENGADAAN
      kegiatan untuk memperoleh barang dan/atau jasa yang
      prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai           Pengadaan barang dan/atau jasa korporasi
      diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh             disentralisasi di Kantor Pusat. Sedangkan untuk
      barang dan/atau jasa.                                         pengadaan barang dan/atau jasa dengan limit tertentu
                                                                    dapat dilakukan oleh Kantor Cabang atau Kantor
                                                                    Wilayah.
      PRINSIP PENGADAAN

      Prinsip yang diterapkan dalam pengadaan barang dan
      jasa adalah bersifat efektif, efisien, terbuka, transparan,
      bersaing, adil, dan akuntabel.




      Sistem Pelaporan
      Pelanggaran
      SMBC Indonesia berkomitmen untuk selalu menjaga               Mekanisme pelaporan WBS secara umum mencakup:
      integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh                1. Pelaporan oleh Whistleblower (penyampaian
      nasabah. Untuk tujuan tersebut, Bank telah memiliki              laporan/informasi dalam 1x24 jam sejak
      sarana dan sistem penyampaian laporan apabila terjadi            diketahuinya dugaan/tindakan fraud);
      pelanggaran, yaitu whistleblowing System (WBS).               2. Tindak lanjut Laporan (identifikasi, analisa,
      Whistleblowing system SMBC Indonesia merupakan                   investigasi);
      media pelaporan untuk menyampaikan adanya dugaan              3. Dokumentasi (Laporan indikasi fraud, Laporan Hasil
      atau kejadian yang berhubungan dengan tindakan                   Investigasi); dan
      kecurangan (fraud), pelanggaran hukum, peraturan              4. Menjaga kerahasiaan (semua pihak bertanggung
      perusahaan, kode etik dan benturan kepentingan yang              jawab menjaga kerahasiaan identitas pelapor).
      dilakukan oleh pihak internal Bank. Laporan yang
      dilakukan berdasarkan itikad baik dan tidak bersifat
      keluhan pribadi (personal grievance) maupun fitnah            PERLINDUNGAN BAGI PELAPOR
      sehingga dapat menciptakan sebuah lingkungan bisnis
      yang bersih dan transparan.                                   Dalam kondisi tertentu, Bank dapat memberikan
                                                                    perlindungan hukum kepada pelapor sebagai bentuk
                                                                    keamanan dan keselamatan terhadap segala bentuk
      MEKANISME PELAPORAN                                           tekanan, ancaman atau intimidasi (misalnya pemecatan,
                                                                    perlakuan yang tidak adil, dan lainnya) sehubungan
      Bank memiliki saluran WBS yang dapat diakses pihak            dengan pelaporan yang disampaikannya melalui saluran
      internal dan eksternal untuk menyampaikan laporan             WBS. Perlindungan hukum dapat diberikan kepada
      sebagai berikut :                                             keluarga inti dari pelapor (suami/istri dan anak) dengan
      •    Pihak internal: Tatap muka, telepon, surat, e-mail       pertimbangan tertentu oleh Bank.
           dan aplikasi pesan WhatsApp.
      •    Pihak eksternal: Surat, e-mail dan aplikasi pesan
           WhatsApp.




388   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 391
                                                                                                Tata Kelola Perusahaan




PENGELOLA PENGADUAN

Divisi Operational & Fraud Risk Management (OFRM) merupakan penanggung jawab di Bank yang mengelola
pengaduan dari pelapor. Divisi tersebut juga menindaklanjuti bersama dengan unit kerja terkait serta melakukan
pengawasan atas tindak lanjutnya.



JENIS SANKSI BAGI PELANGGAR

Pelanggaran terhadap kerahasiaan dan perlindungan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang
berlaku.

Penanganan Pengaduan dan Tindaklanjut Tahun 2024

                                                                          Status
   Jumlah Pengaduan
                         Sudah ditindaklanjuti   Sedang Ditindaklanjuti      Belum Ditindaklanjuti   Tidak Layak Ditindaklanjuti
          24                      21                       3                          0                          0




Kebijakan Antikorupsi dan
Penyuapan
SMBC Indonesia tidak mentolerir (zero tolerance)                6.   Pencegahan fraud pada proses identifikasi
atas tindakan korupsi dan segala bentuk penyuapan                    kerawanan/Fraud Risk Assessment oleh Divisi
(termasuk kepada atau dari nasabah, mitra usaha,                     Operational & Fraud Risk Management dengan
pejabat pemerintah, karyawan). Tindak pelanggaran                    menjalankan koordinasi dengan unit kerja lainnya
atas hal tersebut dapat diproses secara perdata atau
pidana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                    Sebagai langkah selanjutnya atas penerbitan Kebijakan
                                                                Anti Penyuapan dan Korupsi, selain setiap insan
                                                                perusahaan wajib mematuhi dan melaksanakan
PROGRAM DAN PROSEDUR                                            Kebijakan tersebut; setiap unit kerja terkait yang
MENGATASI PRAKTIK KORUPSI DAN                                   memiliki Kebijakan atau Prosedur yang mengatur
PENYUAPAN                                                       aktivitas dalam hubungan kerja atau aktivitas
                                                                usaha dengan pihak ketiga telah dimintakan untuk
Bank telah memiliki Kebijakan Anti Penyuapan dan                melakukan alignment dengan Kebijakan Anti
Korupsi yang telah memuat komitmen Bank terhadap                Penyuapan dan Korupsi yang dimaksud. Dalam rangka
tindakan anti Korupsi dan anti Penyuapan. Selanjutnya,          pemenuhan alignment tersebut, unit kerja terkait telah
setiap unit kerja dapat menetapkan ketentuan khusus             menyampaikan rencana aksi termasuk target waktu
pada prosedurnya dalam upaya pencegahan tindakan                alignment Kebijakan atau Prosedur masing-masing unit
Korupsi dan Penyuapan sesuai dengan masing-masing               kerja dan pemenuhannya akan dimonitor oleh Divisi
bidang kerjanya, antara lain:                                   Compliance.
1. Pengelolaan pemberian dan penerimaan Hiburan
     dan atau Hadiah                                            Bank telah meminta pernyataan serta komitmen dari
2. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/            semua karyawan untuk tidak melakukan korupsi
     pemberi jasa                                               dan penyuapan serta tidak melakukan pelanggaran
3. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor                 terhadap peraturan internal perusahaan dan peraturan
4. Proses rekruitmen karyawan/Know Your Employee                perundangan-undangan yang berlaku terkait anti
5. Pelaksanaan uji tuntas terhadap Mitra Usaha                  korupsi dan anti penyuapan yang tercantum dalam
                                                                Deklarasi Anti Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik
                                                                serta Deklarasi Kepatuhan setiap tahunnya.



  PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                         LAPORAN TAHUNAN 2024          389
Page 392
                                                                                            Tata Kelola Perusahaan




      Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan




      Terkait pencegahan anti penyuapan/gratifikasi, Bank         PELATIHAN/SOSIALISASI ANTIKORUPSI
      telah memiliki sistem aplikasi Entertainment & Gift (E&G)   DAN ANTI PENYUAPAN KEPADA
      yang dapat dipergunakan sebagai alat pemantauan             KARYAWAN
      dan pengawasan terkait aktivitas pemberian dan
      penerimaan hiburan atau hadiah. Unit kerja terkait          Bank telah melaksanakan e-learning, baik secara
      dengan koordinasi Divisi Compliance mengadakan              langsung atau tidak langsung berisi materi dalam
      pemeriksaan atas aktivitas di dalam sistem aplikasi E&G     rangka sosialisasi untuk menerapkan budaya anti
      secara berkala                                              Korupsi dan anti Penyuapan kepada seluruh karyawan,
                                                                  antara lain:
      Bank juga telah menyediakan saluran Whistleblowing          1. e-Learning Compliance Awareness dan
      yang dikelola oleh Divisi Operational Fraud & Risk              Entertainment & Gift (E&G)
      Management untuk menerima pelaporan indikasi Fraud          2. e-Learning Fraud Awareness
      termasuk Korupsi dan Penyuapan dan mengkajinya              3. e-Learning Operational Risk Management
      sebagai langkah tindak lanjut untuk penyelesaiannya
      apabila indikasi Fraud tersebut termasuk kasus Fraud.       Bank juga telah melaksanakan publikasi/kampanye
                                                                  anti Korupsi dan anti Penyuapan terkait fraud maupun
                                                                  pemberian dan/atau penerimaan hiburan/hadiah. Hal
                                                                  itu dilakukan melalui media elektronik (e-mail) kepada
                                                                  seluruh karyawan yang dituangkan di dalam Patuh Yuk,
                                                                  SMBC Indonesia Info

                                                                  Bank juga telah menjalankan komunikasi untuk
                                                                  meningkatkan pemahaman terhadap anti Penyuapan
                                                                  dan Korupsi kepada pihak eksternal Bank yaitu dengan
                                                                  menyampaikan surat pengingat Anti Penyuapan dan
                                                                  Korupsi yang ditandatangani oleh anggota Direksi
                                                                  kepada Pemasok dan Mitra Usaha yang telah terdaftar
                                                                  pada Divisi terkait di Bank yang juga berisikan informasi
                                                                  perihal saluran Whistleblowing Bank.




390   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 393
                                                                                                         Tata Kelola Perusahaan




Keterbukaan dalam
Praktik Bad Governance
                          Pengungkapan                                                            Penjelasan

Ketepatan waktu publikasi laporan keuangan & Laporan tahunan
Tanggal penerbitan Laporan Keuangan Tahunan                            27 Februari 2025

                                                                       Perusahaan menerbitkan Laporan Keuangan Tahunan tepat waktu
                                                                       seperti ditetapkan oleh regulasi.
Tanggal penerbitan Laporan Tahunan                                     28 Februari 2024

                                                                       Perusahaan menerbitkan Laporan Tahunan selalu tepat waktu
                                                                       seperti ditetapkan oleh regulasi.
Opini auditor independen atas laporan keuangan perusahaan              Opini Tanpa Modifikasian


Apakah terjadi perdagangan orang dalam yang melibatkan direksi/        Tidak
komisaris, manajemen dan karyawan dalam tiga tahun terakhir?
                                                                       Perusahaan, termasuk Dewan Komisaris/Direksi, Manajemen
                                                                       maupun karyawan tidak pernah terlibat kasus perdagangan orang
                                                                       dalam (insider trading) dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan             Tidak
peraturan yang berkaitan dengan transaksi pihak berelasi yang
signifikan atau material dalam tiga tahun terakhir?                    Perusahaan selalu mematuhi ketentuan peraturan perundang-
                                                                       undangan dalam transaksi dengan pihak berelasi.
Apakah telah terjadi pelanggaran hukum apa pun yang berkaitan          Tidak
dengan masalah perburuhan/ ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/ komersial/ persaingan atau lingkungan                      Perusahaan belum pernah melakukan pelanggaran hukum yang
                                                                       berkaitan dengan perburuhan/ketenagakerjaan/konsumen/
                                                                       kepailitan/komersial/persaingan atau lingkungan
Apakah perusahaan menghadapi sanksi dari regulator karena tidak        Tidak
membuat pengumuman dalam jangka waktu yang ditentukan untuk
peristiwa penting (material event)?                                    Perusahaan selalu menyampaikan informasi material kepada
                                                                       regulator.
Apakah perusahaan memperoleh putusan bersalah dari pengadilan          Tidak
pajak tertinggi terkait masalah perpajakan apa pun selama tiga tahun
terakhir                                                               Perusahaan tidak pernah mengalami sengketa atau permasalahan
                                                                       pajak apa pun dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada bukti bahwa perusahaan tidak mematuhi aturan dan
peraturan pencatatan apa pun selama setahun terakhir selain dari       Perusahaan telah mematuhi seluruh peraturan termasuk di luar
aturan pengungkapan?                                                   aturan pengungkapan Laporan Tahunan.




 PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                  LAPORAN TAHUNAN 2024      391
Page 394
                              Tata Kelola Perusahaan




392   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 395
                                                          Tata Kelola Perusahaan




                                                                    08
                        Tanggung
                        Jawab Sosial
                        dan Lingkungan




                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk menyajikan informasi
                         tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam
                         bentuk Laporan Keberlanjutan pada buku terpisah.
                         Laporan tersebut, sesuai dengan Surat Edaran
                         Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 16/SEOJK.04/2021
                         tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten
                         atau Perusahaan Publik, yaitu mengacu Peraturan
                         OJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
                         Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
                         Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.

                         Silakan merujuk pada Laporan Keberlanjutan SMBC
                         Indonesia 2024 untuk informasi lebih lengkap.
                         Adapun yang disajikan pada halaman ini hanya
                         “Ikhtisar Keberlanjutan”.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   393
Page 396
                                                                                       Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan




      Ikhtisar
      Keberlanjutan

                                   EKONOMI

      Pendapatan Operasional Bersih*                        Laba Bersih*                                             Aset*
      (dalam Triliun rupiah)                                (dalam Triliun rupiah)                                   (dalam Triliun rupiah)

       4,66          3,46           4,10                      3,63          2,68          3,22                       209,17          201,45       241,10




       2022          2023           2024                      2022          2023          2024                         2022             2023       2024



      Nasabah*                                              Jaringan Kantor                                          Akses
      (dalam Juta)                                          (Kantor)                                                 (Provinsi)

       8,8            9,5           9,9                       278           266            252                         32                32            32




       2022          2023           2024                      2022          2023          2024                         2022             2023       2024




      KINERJA ASPEK EKONOMI TERKAIT KEBERLANJUTAN


          Nominal Portofolio                                Penghimpunan                                       Penyaluran
          Pembiayaan KKUB**                                 Dana***                                            Dana****
          (dalam Miliar rupiah)                             (%)                                                (%)

          12.968         13.775        18.126                 2,05          6,49          6,67                   9,6              9,5          12,42




             2022           2023          2024                2022          2023          2024                  2022              2023         2024




      Catatan:
      *    Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN
           Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO),  dan PT Summit Oto Finance (SOF).
      ** KKUB/ Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan.
      *** Persentase total penghimpunan untuk kegiatan usaha yang berkelanjutan terhadap total pendanaan bank secara keseluruhan.
           Dilakukan perhitungan ulang untuk tahun 2022 & 2023.
      **** Persentase total pembiayaan untuk kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio pembiayaan bank secara
394        keseluruhan.
      LAPORAN       TAHUNAN 2024                                                                                           PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 397
                                                                                         Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan




                            SOSIAL


        Jumlah                             Persentasi                            Perekrutan                            Tingkat
        Karyawan                           Karyawan Perempuan                    Karyawan                              Turnover
        (Karyawan)                         (%)                                   (Karyawan)                            (%)

        6.972     6.636     6.491            43        44        45               948       609       514                14           12,4          8,5




        2022      2023      2024            2022      2023      2024              2022      2023      2024              2022          2023          2024




                           LINGKUNGAN

 Penggunaan                              Intensitas Konsumsi                      Emisi                                      Intensitas Emisi
 Energi                                  Energi/Karyawan                          (Cakupan 1 & 2)                            GRK/Karyawan
 (GJ)                                    (GJ/Orang)                               (Ton CO2eq)                                (Ton CO2eq/Orang)

103.623,52       94.863,48                                                       19.248,79        16.595,58
         68.144,81                        14,86     10,27     14,61                       18.944,79                            2,76          2,85         2,32




  2022         2023      2024              2022      2023     2024                  2022     2023      2024                   2022           2023         2024



 Pengurangan                             Penggunaan                               Pengurangan
 Emisi                                   Kertas                                   Penggunaan Kertas
 (Ton CO2eq)                             (Rim)                                    (Rim)

 888,18 304,00 3.894,33                  50.848 49.204       59.361                 948       609       514




  2022         2023      2024              2022      2023     2024                  2022     2023      2024




 Catatan:
 *   Penggunaan kertas pada 2024 meningkat 10.157 Rim atau 20% dikarenakan  terdapat arahan untuk dapat melakukan
     peningkatan pengawasan terhadap dokumen-dokumen penting secara fisik. Sehingga, walaupun SMBC Indonesia telah
     melakukan upaya-upaya pengurangan penggunaan kertas, namun tetap mengalami peningkatan konsumsi kertas sebanyak
     20% dari tahun sebelumnya.


   PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                          LAPORAN TAHUNAN 2024                      395
Page 398
                                                                                           Tata Kelola Perusahaan




      Laporan Penerapan
      Manajemen Risiko untuk
      Risiko Operasional

          Nama Bank     : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Individu)
          Laporan Tahun : 2024 /(telah diaudit)



      1   Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau                   •   Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD
          pedoman terkait manajemen risiko untuk                      •   Prosedur Strategi Anti Fraud
          Risiko Operasional.                                         •   Prosedur Investigasi
          PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia)                 •   Prosedur  Whistleblowing
          selanjutnya disebut sebagai “Bank” telah memiliki           •   Prosedur Fraud Reporting and Monitoring
          kebijakan dan prosedur untuk manajemen risiko
          operasional. Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji     2   Penjelasan struktur dan organisasi atas
          ulang secara berkala dengan mempertimbangkan                manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
          setiap perubahan di internal Bank maupun faktor             Operasional.
          eksternal terutama terkait peraturan regulator.             Bank menggunakan model 3 lini pertahanan
          Seluruh unit kerja di Bank wajib berpedoman                 (three line of defense) untuk membagi peran
          kepada kebijakan dan prosedur tersebut dalam                dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang
          menjalankan aktivitas operasionalnya sehari hari.           ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan
                                                                      Manajemen Risiko Operasional.
          Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
          Operasional antara lain mencakup:                           Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh
          •   Kebijakan Manajemen Risiko Operasional                  unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai
          •   Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha                pemilik risiko yang bertanggung jawab secara
          •   Kebijakan Manajemen Asuransi                            langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko
          •   Kebijakan Manajemen Risiko Siber                        operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini
          •   Kebijakan Strategi Anti Fraud                           bisnis/pendukung telah memiliki fungsi ICR (Internal
          •   Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)             Control & Risk) yang berperan untuk membantu unit
          •   Prosedur Key Risk Indicator (KRI)                       kerja terkait dalam pengelolaan risiko operasional
          •   Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan              sehari-hari.
              Risiko Operasional (RLED)
          •   Prosedur Significant Incident Notification              Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan
              Protocol (SINP)                                         fungsi pendukung antara lain mencakup:
          •   Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud              •   Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko
              (KROF)                                                      operasional yang melekat pada setiap produk,
          •   Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal                  layanan, proses dan inisiatif.
              dan Risiko (ICR)                                        •   Melakukan pencatatan kejadian dan
          •   Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan                      pembukuan kerugian risiko operasional atau
              Process Risk Control (PRC)                                  fraud serta pemulihannya (recovery).
          •   Prosedur Non Financial Risk Appetite                    •   Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian
          •   Prosedur Risk Acceptance (RA)                               risiko operasional atau fraud serta memonitor
          •   Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan                         penyelesaiannya.
              Informasi                                               •   Menjalankan seluruh program manajemen
          •   Prosedur Risk Control Meeting (RCM)                         risiko operasional dan Strategi Anti Fraud yang
          •   Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan                 dibuat oleh Divisi OFRM.
              Business Continuity Plan (BCP)
          •   Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP)
          •   Prosedur Manajemen Inisiatif




396   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                               PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 399
                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




 Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal             Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
 Control & Risk) antara lain mencakup:                     pengawasan terhadap penerapan Manajemen
 •   Berperan sebagai koordinator di dalam                 Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko
     pelaksanaan dan penyelesaian program                  dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan
     pelaksanaan manajemen risiko operasional di           secara berkala.
     areanya masing-masing.
 •   Membantu unit kerja di dalam memberikan               Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris
     kajian risiko operasional dan fraud.                  antara lain mencakup:
 •   Membantu unit kerja di dalam penyelesaian             •   Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan
     permasalahan atau tindak lanjut atas kejadian             serta rencana strategis terhadap penerapan
     risiko operasional dan fraud.                             manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
 •   Melakukan pemeriksaan dan melaporkan                      Fraud.
     setiap temuan kepada pihak-pihak yang                 •   Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan
     terkait.                                                  risiko operasional.
 •   Memantau rencana tindak lanjut dan                    •   Memberikan arahan terhadap penerapan
     penyelesaian atas setiap temuan yang                      manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
     teridentifikasi                                           fraud.

 Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi                 Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain
 Operational & Fraud Risk Management (OFRM)                mencakup:
 yang memiliki garis pelaporan secara langsung             •   Memastikan kecukupan struktur organisasi
 kepada Kepala Manajemen Risiko, bertanggung                   dan SDM untuk pelaksanaan penerapan
 jawab atas manajemen risiko operasional dan                   manajemen risiko operasional di area masing-
 fraud.                                                        masing.
                                                           •   Memastikan telah dilakukan pelaksanaan
 Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara              seluruh program manajemen risiko operasional
 lain mencakup:                                                dan Strategi Anti fraud yang telah ditetapkan.
 •    Membuat dan mengembangkan kebijakan,                 •   Memonitor dan memastikan tindak lanjut
      prosedur dan perangkat kerja manajemen                   penyelesaian terhadap setiap permasalahan
      risiko operasional dan Strategi Anti fraud.              atau kejadian risiko operasional dan Fraud.
 •    Membuat program pelaksanaan manajemen                •   Mengembangkan budaya kesadaran terhadap
      risiko operasional dan Strategi Anti fraud.              risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
 •    Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
      manajemen risiko operasional dan Strategi Anti   3   Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
      fraud kepada unit kerja.                             Operasional (mencakup sistem dan data
 •    Membantu unit kerja di dalam memberikan              yang digunakan untuk menghitung Risiko
      kajian terhadap risiko operasional dan fraud.        Operasional agar dapat memperkirakan
 •    Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko        beban modal untuk Risiko Operasional).
      operasional dan fraud kepada manajemen dan           Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
      regulator.                                           risiko operasional menggunakan pendekatan
 •    Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan            standar (standardized Approach) dimulai sejak
      manajemen risiko operasional dan Strategi Anti       tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
      fraud di Bank.                                       Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
 •    Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal             untuk membantu di dalam perhitungan beban
      Risk & Control system) sebagai aplikasi              modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
      yang digunakan untuk pengelolaan risiko              sumber data yang ada, RWA system akan
      operasional di Bank.                                 menghitung secara otomatis beban modal untuk
                                                           risiko opersional berdasarkan formula yang
 Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal              telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
 Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi             hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
 terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen              data historis kerugian risiko operasional. Hasil
 risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan         perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
 dilakukan terhadap lapis pertahanan pertama dan           penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
 juga lapis pertahanan kedua.




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024       397
Page 400
                                                                                        Tata Kelola Perusahaan




      Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional




      4   Penjelasan ruang lingkup dan cakupan                  5   Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
          utama dari kerangka laporan untuk Risiko                  yang digunakan dalam manajemen untuk
          Operasional untuk pejabat eksekutif dan                   Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
          direksi Bank.                                             mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti
          Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan        kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
          kepada BoM (Board of Management) dan Direksi              dapat diterima, dan alih daya), dengan
          Bank dalam memonitor risiko operasional Baik              divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan
          secara tingkatan Bank maupun di Direktorat                dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa
          Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan                eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
          laporan-laporan tersebut sebagian besar telah             dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh,
          didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal            dampak dari kerugian operasional dapat
          Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank yang       dimitigasi dengan asuransi.
          berfungsi sebagai pusat database dan sekaligus            Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko
          digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di         terhadap manajemen untuk Risiko Operasional,
          seluruh unit kerja.                                       Bank telah memiliki beberapa metode pengendalian
                                                                    risiko yang dilakukan secara berkesinambungan
          Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko           untuk memastikan setiap potensi risiko operational
          operasional akan disampaikan kepada Direksi               yang timbul dari aktivitas bisnis dan operasional
          dan BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan               telah dikelola secara tepat dan tidak melebihi
          kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau            batasan yang ditetapkan.
          Risiko. Pada tingkatan direktorat, pembahasan
          terkait risiko operasional akan disampaikan kepada        Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
          Direksi, BoM serta Kepala Divisi melalui rapat            yang digunakan antara lain:
          RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan secara          •   Melakukan identifikasi dan pengukuran
          kuartal.                                                      terhadap proses dan risiko operasional yang
                                                                        melekat pada setiap unit kerja.
          Adapun pembahasan mengenai risiko operasional             •   Melakukan kajian risiko operasional terhadap
          yang disampaikan melalui Komite Manajemen                     produk, layanan, sistem dan aktivitas yang
          Risiko dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai              baru maupun pengembangan sebelum
          berikut (namun tidak terbatas):                               dipasarkan atau diimplementasikan untuk
          •    Non Financial Risk Appetite                              memastikan adanya kecukupan kontrol.
          •    Kejadian dan kerugian risiko operasional dan         •   Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
               Fraud                                                    untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
          •    Key Risk Indicators (KRI)                                yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
          •    Hasil pelaksanaan Key Control Self-                      fungsi pendukung.
               Assessment (KCSA)                                    •   Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
                                                                        menilai efektifitas kecukupan  pengendalian
                                                                        serta mencatat dan memperbaiki setiap
                                                                        penyimpangan yang terjadi.
                                                                    •   Melakukan analisa dalam hal transfer risiko
                                                                        untuk memindahkan potensi risiko operasional
                                                                        yang mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
                                                                        melalui perlindungan asuransi.
                                                                    •   Memastikan kesiapan Manajemen
                                                                        Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
                                                                        kerja kritikal.




398   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                             PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 401
                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




     Nama Bank     : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Konsolidasi)
     Laporan Tahun : 2024 /(telah diaudit)



1    Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau                  •   Prosedur Investigasi
     pedoman terkait manajemen risiko untuk                     •   Prosedur  Whistleblowing
     Risiko Operasional.                                        •   Prosedur Fraud Reporting and Monitoring
     PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia)
     selanjutnya disebut sebagai “Bank” dan PT Bank             Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
     BTPN Syariah Tbk selanjutnya disebut sebagai               Operasional di BTPN Syariah (termasuk BTPNS
     “BTPN Syariah”, PT Oto Multiartha selanjutnya              Ventura) antara lain mencakup:
     disebut sebagai “OTO” dan PT Summit Oto                    •   Kebijakan Pengelolaan Risiko Operasional
     Finance selanjutnya disebut sebagai “SOF” sebagai          •   Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha /
     anak perusahaan telah memiliki kebijakan dan                   Business Continuity Management
     prosedur untuk manajemen risiko operasional.               •   Kebijakan Strategi Anti Fraud
     Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji ulang               •   Prosedur Business Impact Analysis
     secara berkala dengan mempertimbangkan setiap              •   Prosedur Business Continuity Plan
     perubahan di internal Bank dan BTPN Syariah                •   Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)
     maupun faktor eksternal terutama terkait peraturan         •   Prosedur Key Risk Indicator (KRI)
     regulator. Seluruh unit kerja di Bank dan anak             •   Prosedur Pengelolaan Kejadian Risiko
     perusahaan wajib berpedoman kepada kebijakan                   Operasional
     dan prosedur tersebut dalam menjalankan aktivitas          •   Prosedur Kerangka Kerja Quality Assurance
     operasionalnya sehari hari.                                    (QA)
                                                                •   Prosedur Strategi Anti Fraud
     Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko            •   Prosedur Investigasi
     Operasional di Bank antara lain mencakup:                  •   Prosedur Whistleblowing
     •   Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
     •   Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha               Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
     •   Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga                Operasional di OTO dan SOF antara lain mencakup:
     •   Kebijakan Manajemen Asuransi                           •   Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
     •   Kebijakan Manajemen Risiko Siber                           Strategi Anti-Fraud
     •   Kebijakan Strategi Anti Fraud                          •   Kebijakan tentang Penerapan Anti Penyuapan/
     •   Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)                Gratifikasi dan Korupsi
     •   Prosedur Key Risk Indicator (KRI)                      •   Kebijakan Deklarasi Anti Penyuapan/Gratifikasi
     •   Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan                 dan Korupsi
         Risiko Operasional (RLED)                              •   Kebijakan tentang Komite Investasi
     •   Prosedur Significant Incident Notification             •   Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
         Protocol (SINP)                                            Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
     •   Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud                 Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
         (KROF)                                                     Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
     •   Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal                 Massal
         dan Risiko (ICR)                                       •   Kebijakan tentang Business Quality Control
     •   Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan                     Department
         Process Risk Control (PRC)                             •   Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
     •   Prosedur Non Financial Risk Appetite                       Manajemen Risiko
     •   Prosedur Risk Acceptance (RA)                          •   Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
     •   Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan                        Manajemen Risiko Dalam Penggunaan
         Informasi                                                  Teknologi Informasi
     •   Prosedur Risk Control Meeting (RCM)                    •   Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
     •   Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan                Whistleblowing System
         Business Continuity Plan (BCP)                         •   Kebijakan tentang Business Continuity Plan
     •   Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP)                 (BCP)
     •   Prosedur Manajemen Inisiatif                           •   Kebijakan tentang IT Disaster Recovery Plan
     •   Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD                  (DRP)
     •   Prosedur Strategi Anti Fraud                           •   Kebijakan tentang Security Operation Center
                                                                    (SOC)



    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024       399
Page 402
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




      Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional




          •   Kebijakan tentang Penetapan Limit Risiko           •   Membantu unit kerja di dalam penyelesaian
              dalam Rangka Penerapan Manajemen Risiko                permasalahan atau tindak lanjut atas kejadian
          •   Kebijakan tentang Surveillance                         risiko operasional dan fraud.
          •   Kebijakan tentang Perubahan Jumlah dan Limit       •   Melakukan pemeriksaan dan melaporkan
              Risk Appetite dan Risk Tolerance pada Key              setiap temuan kepada pihak-pihak yang
              Risk Indicator (KRI)                                   terkait.
          •   Kebijakan tentang Pedoman Pencatatan               •   Memantau rencana tindak lanjut dan
              Kejadian dan Pembukuan Risiko Operasional              penyelesaian atas setiap temuan yang
                                                                     teridentifikasi
      2   Penjelasan struktur dan organisasi atas
          manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko            Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi
          Operasional.                                           Operational & Fraud Risk Management (OFRM)
          Bank menggunakan model 3 lini pertahanan               yang memiliki garis pelaporan secara langsung
          (three line of defense) untuk membagi peran            kepada Kepala Manajemen Risiko, bertanggung
          dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang             jawab atas manajemen risiko operasional dan
          ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan           fraud.
          Manajemen Risiko Operasional.
                                                                 Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara
          Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh           lain mencakup:
          unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai         •    Membuat dan mengembangkan kebijakan,
          pemilik risiko yang bertanggung jawab secara                prosedur dan perangkat kerja manajemen
          langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko                 risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
          operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini         •    Membuat program pelaksanaan manajemen
          bisnis/pendukung telah memiliki fungsi ICR (Internal        risiko operasional dan Strategi Anti fraud.
          Control & Risk) yang berperan untuk membantu unit      •    Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
          kerja terkait dalam pengelolaan risiko operasional          manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
          sehari-hari.                                                fraud kepada unit kerja.
                                                                 •    Membantu unit kerja di dalam memberikan
          Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan         kajian terhadap risiko operasional dan fraud.
          fungsi pendukung antara lain mencakup:                 •    Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko
          •   Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko        operasional dan fraud kepada manajemen dan
              operasional yang melekat pada setiap produk,            regulator.
              layanan, proses dan inisiatif.                     •    Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
          •   Melakukan pencatatan kejadian dan                       manajemen risiko operasional dan Strategi Anti
              pembukuan kerugian risiko operasional atau              fraud di Bank.
              fraud serta pemulihannya (recovery).               •    Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal
          •   Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian            Risk & Control system) sebagai aplikasi
              risiko operasional atau fraud serta memonitor           yang digunakan untuk pengelolaan risiko
              penyelesaiannya.                                        operasional di Bank.
          •   Menjalankan seluruh program manajemen
              risiko operasional dan Strategi Anti Fraud yang    Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal
              dibuat oleh Divisi OFRM.                           Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi
                                                                 terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen
          Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal          risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan
          Control & Risk) antara lain mencakup:                  dilakukan terhadap lapis pertahanan pertama dan
          •   Berperan sebagai koordinator di dalam              juga lapis pertahanan kedua.
              pelaksanaan dan penyelesaian program
              pelaksanaan manajemen risiko operasional di        Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
              areanya masing-masing.                             pengawasan terhadap penerapan Manajemen
          •   Membantu unit kerja di dalam memberikan            Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko
              kajian risiko operasional dan fraud.               dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan
                                                                 secara berkala.




400   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                          PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 403
                                                                                 Tata Kelola Perusahaan




 Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris            dalam penerapan Manajemen Risiko, yang memiliki
 antara lain mencakup:                                    wewenang dan tanggung jawab antara lain:
 •   Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan                •   Menyampaikan eksposur Risiko yang melekat
     serta rencana strategis terhadap penerapan               (risiko inheren) yang terdapat dalam masing-
     manajemen risiko operasional dan Strategi Anti           masing unit bisnis dan operasional kepada
     Fraud.                                                   fungsi Manajemen Risiko secara berkala.
 •   Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan          •   Memastikan adanya lingkungan pengendalian
     risiko operasional.                                      Risiko yang kondusif di masing-masing unit
 •   Memberikan arahan terhadap penerapan                     bisnis dan operasional.
     manajemen risiko operasional dan Strategi Anti       •   Menerapkan kebijakan Manajemen Risiko yang
     fraud.                                                   telah ditetapkan dalam menjalankan kegiatan
                                                              bisnis dan operasional.
 Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain        •   Menjalankan rekomendasi dari fungsi
 mencakup:                                                    Manajemen Risiko dalam rangka pengendalian
 •   Memastikan kecukupan struktur organisasi                 Risiko di masing-masing unit bisnis dan
     dan SDM untuk pelaksanaan penerapan                      operasional.
     manajemen risiko operasional di area masing-
     masing.                                              Lini pertahanan kedua, yaitu fungsi Manajemen
 •   Memastikan telah dilakukan pelaksanaan               Risiko. Dilaksanakan oleh fungsi/bagian
     seluruh program manajemen risiko operasional         Manajemen Risiko dalam melakukan pemantauan
     dan Strategi Anti fraud yang telah ditetapkan.       atas pelaksanaan strategi Manajemen Risiko, yang
 •   Memonitor dan memastikan tindak lanjut               memiliki wewenang dan tanggung jawab antara
     penyelesaian terhadap setiap permasalahan            lain:
     atau kejadian risiko operasional dan Fraud.          •     Mengidentifikasi Risiko termasuk Risiko yang
 •   Mengembangkan budaya kesadaran terhadap                    melekat (risiko inheren) pada kegiatan usaha.
     risiko operasional dan Strategi Anti fraud.          •     Menyusun metode pengukuran Risiko yang
                                                                sesuai dengan ukuran dan kompleksitas
 Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen               usaha, termasuk mendesain dan menerapkan
 dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di               perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan
 BTPN Syariah dilakukan dengan memisahkan                       Manajemen Risiko.
 peran dan tanggung jawab unit-unit kerja dengan          •     Melakukan pemantauan atas pelaksanaan
 penerapan model 3 lini pertahanan (3rd line of                 strategi Manajemen Risiko yang telah
 defense), yaitu : (Lini pertahanan pertama) unit kerja         disetujui oleh Direksi, termasuk diantaranya
 bisnis dan fungsi pendukung bersama dengan                     pemantauan strategi Manajemen Risiko pada
 fungsi Quality Assurance (QA) memastikan aktivitas             fungsi bisnis dan operasional.
 yang dilakukan sesuai dengan kebijakan dan               •     Melakukan pemantauan atas posisi Risiko
 prosedur Bank. (Lini pertahanan kedua), Satuan                 secara keseluruhan (komposit), per jenis
 Kerja Manajemen Risiko (SKMR) melaksanakan                     Risiko, dan per jenis aktivitas fungsional
 pemeliharaan metodologi pengelolaan risiko                     terhadap toleransi Risiko dan limit yang telah
 operasional dan memastikan aktivitas BTPNS                     ditetapkan.
 sesuai dengan ketentuan regulator termasuk               •     Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap
 kepatuhan terhadap prinsip syariah. (Lini                      proses Manajemen Risiko.
 pertahanan ketiga), Internal Audit memastikan            •     Menyusun dan menyampaikan laporan profil
 seluruh risiko yang tersisa (residual risk) dikelola           Risiko kepada Direksi yang membawahkan
 dengan baik sesuai risk appetite & risk tolerance.             fungsi Manajemen Risiko dan komite
                                                                Manajemen Risiko secara berkala, dimana
 Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen               frekuensi laporan dapat ditingkatkan dalam hal
 dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di               kondisi pasar berubah dengan cepat.
 OTO & SOF menggunakan pendekatan Tiga Lini
 Pertahanan (Three Lines of Defense) yang masing-
 masingnya bekerja secara independen, yaitu:

 Lini pertahanan pertama, yaitu fungsi bisnis dan
 operasional (risk-taking function). Dilaksanakan
 oleh unit/fungsi yang merupakan garis terdepan




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                           LAPORAN TAHUNAN 2024        401
Page 404
                                                                                     Tata Kelola Perusahaan




      Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional




         Lini pertahanan ketiga, yaitu fungsi pengendalian       •   Direksi harus memastikan bahwa pelaksanaan
         internal atau fungsi audit internal. Dilaksanakan           wewenang dan tanggung jawab yang dialihkan
         oleh Satuan Kerja Internal Audit Internal (SKAI),           kepada penyedia jasa telah dilakukan dengan
         yang memiliki wewenang dan tanggung jawab                   baik dan bertanggung jawab.
         antara lain:                                            •   Dewan Komisaris memastikan bahwa
         •    Memastikan kepatuhan seluruh jenjang                   kebijakan remunerasi sesuai dengan strategi
              organisasi Perseroan terhadap kebijakan                Manajemen Risiko.
              dan prosedur Manajemen Risiko yang telah
              ditetapkan.                                    3   Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
         •    Memastikan efektivitas penerapan Manajemen         Operasional (mencakup sistem dan data
              Risiko telah sesuai dengan strategi dan            yang digunakan untuk menghitung Risiko
              kebijakan Manajemen Risiko.                        Operasional agar dapat memperkirakan
         •    Memastikan efektivitas budaya Risiko pada          beban modal untuk Risiko Operasional).
              Perseroan secara menyeluruh.                       Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
                                                                 risiko operasional menggunakan pendekatan
         Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung                 standar (standardized Approach) dimulai sejak
         jawab atas efektivitas penerapan Manajemen              tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
         Risiko dengan melakukan pengawasan terhadap             Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
         penerapan Manajemen Risiko melalui Komite               untuk membantu di dalam perhitungan beban
         Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risiko             modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
         yang dilakukan secara berkala.                          sumber data yang ada, RWA system akan
                                                                 menghitung secara otomatis beban modal untuk
         Kewenangan dan Tanggung Jawab Direksi &                 risiko opersional berdasarkan formula yang
         Dewan Komisaris, meliputi:                              telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
         •  Direksi dan Dewan Komisaris harus                    hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
            memastikan bahwa penerapan Manajemen                 data historis kerugian risiko operasional. Hasil
            Risiko untuk Risiko Operasional dilakukan            perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
            secara efektif dan terintegrasi dengan               penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
            penerapan Manajemen Risiko untuk lainnya
            yang dapat berdampak pada profil Risiko              BTPN Syariah sebagai Bank Syariah, sesuai
            secara keseluruhan.                                  dengan ketentuan OJK sampai dengan saat ini
         •  Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung              masih melakukan perhitungan beban modal
            jawab mengembangkan budaya organisasi                untuk risiko operasional dengan menggunakan
            yang sadar terhadap Risiko Operasional dan           Pendekatan indikator dasar (Basic Indicator
            menumbuhkan komitmen dalam mengelola                 Approach). Dalam hal keperluan perhitungan beban
            Risiko Operasional sesuai dengan strategi            modal secara konsolidasi, Bank akan memintakan
            bisnis.                                              data indikator bisnis dan data historis kerugian
         •  Direksi menciptakan kultur pengungkapan              risiko operasional ke BTPN Syariah.
            secara objektif atas Risiko Operasional pada
            seluruh elemen organisasi sehingga Risiko            OTO & SOF sebagai perusahaan pembiayaan
            Operasional dapat diidentifikasi dengan cepat        belum dipersyaratkan oleh regulator untuk
            dan di mitigasi dengan tepat.                        menghitung beban modal untuk risiko operasional.
         •  Direksi memastikan bahwa menetapkan
            kebijakan reward termasuk remunerasi dan
            punishment yang efektif yang terintegrasi
            dalam sistem penilaian kinerja dalam rangka
            mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko
            yang optimal.




402   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                         PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 405
                                                                                      Tata Kelola Perusahaan




4    Penjelasan ruang lingkup dan cakupan                  5   Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
     utama dari kerangka laporan untuk Risiko                  yang digunakan dalam manajemen untuk
     Operasional untuk pejabat eksekutif dan                   Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
     direksi Bank.                                             mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti
     Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan        kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
     kepada BoM (Board of Management) dan Direksi              dapat diterima, dan alih daya), dengan
     Bank dalam memonitor risiko operasional Baik              divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan
     secara tingkatan Bank maupun di Direktorat                dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa
     Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan                eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
     laporan-laporan tersebut sebagian besar telah             dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh,
     didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal            dampak dari kerugian operasional dapat
     Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank yang       dimitigasi dengan asuransi.
     berfungsi sebagai pusat database dan sekaligus            Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko
     digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di         terhadap manajemen untuk Risiko Operasional,
     seluruh unit kerja.                                       Bank dan anak perusahaan telah memiliki beberapa
                                                               metode pengendalian risiko yang dilakukan secara
     Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko           berkesinambungan untuk memastikan setiap
     operasional akan disampaikan kepada Direksi               potensi risiko operational yang timbul dari aktivitas
     dan BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan               bisnis dan operasional telah dikelola secara tepat
     kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau            dan tidak melebihi batasan yang ditetapkan.
     Risiko. Pada tingkatan direktorat, pembahasan
     terkait risiko operasional akan disampaikan kepada        Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
     Direksi, BoM serta Kepala Divisi melalui rapat            yang dilakukan antara lain:
     RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan secara          •   Melakukan identifikasi dan pengukuran
     kuartal.                                                      terhadap proses dan risiko operasional yang
                                                                   melekat pada setiap unit kerja.
     Adapun pembahasan mengenai risiko operasional             •   Melakukan kajian risiko operasional terhadap
     yang disampaikan melalui Komite Manajemen                     produk, layanan, sistem dan aktivitas yang
     Risiko dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai              baru maupun pengembangan sebelum
     berikut (namun tidak terbatas):                               dipasarkan atau diimplementasikan untuk
     •    Non Financial Risk Appetite                              memastikan adanya kecukupan kontrol.
     •    Kejadian dan kerugian risiko operasional dan         •   Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
          Fraud                                                    untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
     •    Key Risk Indicators (KRI)                                yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
     •    Hasil pelaksanaan Key Control Self-                      fungsi pendukung.
          Assessment (KCSA)                                    •   Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
                                                                   menilai efektifitas kecukupan  pengendalian
     BTPN Syariah juga telah memiliki laporan-laporan              serta mencatat dan memperbaiki setiap
     yang ditujukan kepada Direksi, BoM serta Kepala               penyimpangan yang terjadi.
     Divisi dalam memonitor risiko operasional. Sumber         •   Melakukan analisis dalam hal transfer risiko
     data yang digunakan untuk pembuatan laporan                   untuk memindahkan potensi risiko operasional
     telah didukung dengan adanya aplikasi ORBAS                   yang mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
     (Operational Risk Based System).                              melalui perlindungan asuransi.
                                                               •   Memastikan kesiapan Manajemen
     OTO & SOF juga telah memiliki laporan-laporan                 Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
     yang ditujukan kepada Direksi di dalam memonitor              kerja kritikal.
     risiko operasional.




    PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                            LAPORAN TAHUNAN 2024         403
Page 406
                              Tata Kelola Perusahaan




404   LAPORAN TAHUNAN 2024   PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 407
                                   Tata Kelola Perusahaan




                                             08
                         Laporan
                         Keuangan 2024




PT BANK SMBC INDONESIA TBK            LAPORAN TAHUNAN 2024   405
Page 408
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
(DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

31 DESEMBER 2024/
31 DECEMBER 2024

DAN/AND

TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024/
YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
Page 409
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES



                                                               HAL/
ISI                                                            PAGE                                               CONTENTS

PERNYATAAN DIREKSI                                                                               DIRECTORS’ STATEMENT

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                 CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
 TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024:                                                 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024:


 LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                CONSOLIDATED STATEMENTS OF
   KONSOLIDASIAN ------------------------------------------     1-4       ---------------------------- FINANCIAL POSITION

 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                       CONSOLIDATED STATEMENTS OF
   KOMPREHENSIF LAIN                                                                      PROFIT OR LOSS AND OTHER
   KONSOLIDASIAN -----------------------------------------      5-6       ------------------- COMPREHENSIVE INCOME

 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                              CONSOLIDATED STATEMENTS OF
   KONSOLIDASIAN -----------------------------------------      7-8       ---------------------------- CHANGES IN EQUITY

 LAPORAN ARUS KAS                                                                       CONSOLIDATED STATEMENTS OF
   KONSOLIDASIAN -----------------------------------------     9 - 10     --------------------------------------- CASH FLOWS

 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
   KONSOLIDASIAN ----------------------------------------     11 - 236    ---------------------- FINANCIAL STATEMENTS

INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN -----------------                 237 - 245   ---SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                                            INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 410

          
Page 411
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)



                                                Catatan/             31 Desember/December
                                                 Notes              2024             2023

ASET                                                                                                                                      ASSETS

Kas                                              2h, 4              1,379,647)          1,428,683)                                            Cash

Giro pada Bank Indonesia                        2h, 2j, 5           9,443,461)          9,276,598)              Current accounts with Bank Indonesia

Giro pada bank-bank lain:                                                                                        Current accounts with other banks
  - Pihak ketiga                                                     509,209)             500,326)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40              525,792)             462,061)                             Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                             Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i                     (37)               (158)                                        losses
                                                2h, 2j, 6           1,034,964)            962,229)

Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                     Placements with Bank Indonesia
  dan bank-bank lain                                            12,694,705)             8,961,654)                             and other banks
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
   diterima                                                               1,033)             2,624)                 Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                              Less: Allowance for impairment
   nilai                                           2i                 (582)                     -)                                        losses
                                                2h, 2k, 7       12,695,156)             8,964,278)

Efek-efek                                                       27,981,308)            17,038,501)                                        Securities
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
  diterima                                                           193,642)             225,855)                  Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                              Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i                 (593)                  (799)                                        losses
                                                2h, 2l, 8       28,174,357)            17,263,557)

Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                                        Securities purchased under resale
  kembali (reverse repo)                                             468,188)                    -)                  agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima          2i                    594)                    -)                        Accrued interest income
                                               2h, 2m, 9             468,782)                    -)

Tagihan derivatif                                                                                                            Derivative receivables
  - Pihak ketiga                                                    1,372,880)            636,924)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g,40                375,245)            496,225)                             Related parties -
                                               2h, 2n, 10           1,748,125)          1,133,149)

Tagihan akseptasi                                                   3,334,619)          3,289,757)                         Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                              Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i                 (17,078)             (8,637)                                        losses
                                               2h, 2o, 11           3,317,541)          3,281,120)

Pinjaman yang diberikan:                                                                                                                     Loans:
  - Pihak ketiga                                               139,362,461)           141,400,072)                                 Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40            437,775)             3,773,364)                               Related parties -
Pembiayaan/piutang syariah:                                                                                            Sharia financing/receivables:
  - Pihak ketiga                                                10,171,759)            11,387,861)                                 Third parties -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
  diterima                                                           762,335)           1,097,796)                  Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                              Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i           (3,922,680)            (4,618,047)                                        losses
                                               2h, 2p, 12      146,811,650)           153,041,046)


Piutang pembiayaan:                                                                                                          Financing receivables:
  - Pihak ketiga                                                29,432,622)                      -)                               Third parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                              Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i           (1,970,930)                      -)                                       losses
                                                 2q,13          27,461,692)                      -)

Dipindahkan                                                    232,535,375)           195,350,660))                                   Carry forward




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan               The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                       an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                      1
Page 412
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES


LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                               Catatan/             31 Desember/December
                                                Notes               2024             2023

ASET (lanjutan)                                                                                                                ASSETS (continued)

Pindahan                                                        232,535,375)          195,350,660)                                  Carried forward

Penyertaan saham                                                                                                               Investment in shares
  - Pihak ketiga                                                          52,785)          80,086)                                   Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g,40                    22,500)          22,500)                                 Related parties -
                                                 2h, 2r                   75,285)         102,586)

Beban dibayar dimuka                           2s, 2aj, 14          1,075,266)          1,184,067)                                    Prepayments

Klaim pengembalian pajak                        2ad, 15a              525,930)             67,337)                             Claims for tax refund

Aset pajak tangguhan                            2ad, 15f              370,403)            715,152)                              Deferred tax assets

Aset tetap                                                           6,058,147)          5,040,250)                                  Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan                                     (3,773,725)         (2,992,438)                 Less: Accumulated depreciation
                                               2t, 2ai, 16           2,284,422)          2,047,812)

Aset takberwujud dan goodwill                                                                                        Intangible assets and goodwill
  - Aset tak berwujud                                                5,097,520)          3,480,039)                           Intangible assets -
  - Goodwill                                                         1,098,209)             61,116)                                    Goodwill -
Dikurangi: Akumulasi amortisasi                                     (3,386,613)         (2,451,771)                 Less: Accumulated amortization
                                                 2u, 17              2,809,116)          1,089,384)

Aset lain-lain                                                      1,609,959)            996,966)                                     Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan                                                                               Less: Allowance for impairment
  nilai                                            2i                (189,329)           (105,572)                                         losses
                                               2h, 2v, 18           1,420,630)            891,394)

JUMLAH ASET                                                     241,096,427)          201,448,392)                                 TOTAL ASSETS

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER                                                                            LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
  DAN EKUITAS                                                                                                              FUNDS AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                                             LIABILITIES

Liabilitas segera                                2h, 19                   48,898)           71,606)                    Obligations due immediately

Bagi hasil yang belum dibagikan                   2ad                     18,825)           21,951)                   Undistributed revenue sharing

Simpanan nasabah                                                                                                            Deposits from customers
  - Pihak ketiga                                                111,396,668)            97,793,480)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40             321,791)               484,276)                             Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar                                267,398)               179,647)                        Accrued interest expenses
                                               2h, 2w, 20       111,985,857)            98,457,403)

Simpanan dari bank-bank lain                                                                                             Deposits from other banks
  - Pihak ketiga                                                       58,472)           1,253,579)                               Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40               699,242)           9,561,059)                            Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar                                        -)               7,483)                       Accrued interest expenses
                                               2h, 2w, 21             757,714)          10,822,121)

Liabilitas derivatif                                                                                                            Derivative payables
  - Pihak ketiga                                                    1,537,568)           1,014,819)                               Third parties -
  - Pihak berelasi                              2g, 40                 21,273)              57,285)                             Related parties -
                                               2h, 2n, 10           1,558,841)           1,072,104)

Dipindahkan                                                     114,370,135)           110,445,185)                                   Carry forward




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan               The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                       an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                      2
Page 413
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                Catatan/              31 Desember/December
                                                 Notes               2024              2023

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER                                                                            LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
  DAN EKUITAS (lanjutan)                                                                                        FUNDS AND EQUITY (continued)

LIABILITAS (lanjutan)                                                                                                      LIABILITIES (continued)

Pindahan                                                            114,370,135)        110,445,185)                                 Carried forward

Liabilitas akseptasi                                                                                                           Acceptance payables
  - Pihak ketiga                                                      2,998,823)           2,160,250)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                              2g, 40                  163,558)             163,383)                              Related parties -
                                               2h, 2o, 11             3,162,381)           2,323,633)

Utang pajak:                                                                                                                      Taxes payables:
  - Pajak penghasilan badan                                               78,170)           107,880)                         Corporate income tax -
  - Pajak lain-lain                                                      147,690)           130,038)                                  Other taxes -
                                                2ad, 15b                 225,860)           237,918)

Efek-efek yang diterbitkan:                                                                                                      Securities issued:
  - Utang obligasi                                 22                 2,939,924)            200,569)                               Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar                                     21,117)              1,514)                     Accrued interest expenses
                                                1d, 2h, 2x            2,961,041)            202,083)

Pinjaman yang diterima:                                                                                                                Borrowings:
  - Pihak ketiga                                                     27,074,681)         12,682,950)                              Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40              22,452,525)         18,569,798)                            Related parties -
Biaya transaksi yang belum diamortisasi                                (113,321)            (48,251)                  Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar                                    244,342)            151,020)                     Accrued interest expenses
                                                2h, 2y, 23           49,658,227)         31,355,517)

Akrual                                           2h, 24                  561,383)           478,981)                                        Accruals

Pinjaman subordinasi                                                  3,219,000)          3,079,400)                            Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar                                     10,069)             10,960)                      Accrued interest expenses
                                                 2g, 2h,
                                               2aa, 25, 40            3,229,069)           3,090,360)
Liabilitas imbalan kerja karyawan:                                                                                      Employee benefits liabilities:
  - Imbalan kerja jangka pendek                                          613,452)           511,188)               Short-term employee benefits -
  - Imbalan pascakerja dan                                                                                        Post-employment benefits and -
        imbalan kerja jangka panjang lainnya                            452,955)            170,105)         other long-term employee benefits))
                                                 2z, 26               1,066,407)            681,293)

Liabilitas sewa                                    2ai                   335,275)           353,990)                                 Lease liabilities

Liabilitas lain-lain                            2h, 2i, 27            1,181,258)          1,075,508)                               Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS                                                   176,751,036)        150,244,468)                           TOTAL LIABILITIES


DANA SYIRKAH TEMPORER                                                                                             TEMPORARY SYIRKAH FUNDS

Bukan bank                                                                                                                                 Non-bank

Tabungan mudharabah                                                                                                    Mudharabah saving deposits
  - Pihak ketiga                                                         972,327            887,890)                             Third parties -
  - Pihak berelasi                               2g, 40                    4,295              2,064)                           Related parties -
                                                                         976,622            889,954)

Deposito mudharabah                                                                                                       Mudharabah time deposits
 - Pihak ketiga                                                       8,593,793           8,997,932)                              Third parties -
 - Pihak berelasi                                2g, 40                  28,937              32,934)                           Related parties -
                                                                      8,622,730           9,030,866)

JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER                    2ab, 28               9,599,352           9,920,820)      TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan              The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                      an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                     3
Page 414
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                  31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                               Catatan/              31 Desember/December
                                                Notes               2024              2023

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER                                                                            LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
  DAN EKUITAS (lanjutan)                                                                                        FUNDS AND EQUITY (continued)

EKUITAS                                                                                                                SHAREHOLDERS’ EQUITY

Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik                                                                            Equity attributable to owners
  entitas induk                                                                                                                     of the parent

Modal saham:                                                                                                                           Share capital:
 Modal dasar Rp 300.000                                                                                          Authorized capital of Rp 300,000
   terdiri dari: 15.000.000.000 saham                                                                        consists of: 15,000,000,000 shares
   dengan nilai nominal                                                                                                         with par value of
   Rp 20 (nilai penuh) per saham                                                                                  Rp 20 (full amount) per share

  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                                             Issued and fully paid-up capital
   sebesar 10.645.945.748 saham                                                                                      of 10,645,945,748 shares
   (31 Desember 2023: 8.149.106.869                                                                         (31 December 2023: 8,149,106,869
   saham)                                       2ac, 29               212,919)             162,982)                                     shares)

Tambahan modal disetor                             1b               17,561,631)         11,162,238)                        Additional paid-in capital

                                                                                                                     Reserve on revaluation of fixed
Cadangan revaluasi aset tetap                      2s                 940,515)             954,224)                                        assets

Lindung nilai arus kas                                                     9,266)                  -                               Cash flow hedge

Cadangan nilai wajar - bersih                      2l                     12,646)            2,906)                          Fair value reserve - net

Transaksi dengan kepentingan-non-                                                                                   Transaction with non-controlling
  pengendali                                       1f                  (24,267)            (24,267)                                       interest

Saldo laba                                                                                                                       Retained earnings
  - Dicadangkan                                                         42,953)             32,596)                                Appropriated -
  - Belum dicadangkan                                               28,750,910)         26,369,641)                              Unappropriated -
                                                                    28,793,863)         26,402,237)

Komponen ekuitas lainnya                          2ac                 260,801)             260,801)                        Other equity components

Saham tresuri                                   1c, 2ac                      -)           (254,695)                                 Treasury shares
                                                                    47,767,374)         38,666,426)

Kepentingan non-pengendali                         2f                6,978,665)          2,616,678)                          Non-controlling interest

JUMLAH EKUITAS                                                      54,746,039)         41,283,104)                                TOTAL EQUITY

JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH                                                                                TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
  TEMPORER DAN EKUITAS                                         241,096,427)            201,448,392)             SYIRKAH FUNDS AND EQUITY




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan               The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                       an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                      4
Page 415
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                  CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                                                 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR                                                                                                        YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                Tahun berakhir 31 Desember/
                                                Catatan/         Years ended 31 December
                                                 Notes            2024              2023*)

PENDAPATAN DAN BEBAN                                                                                                          OPERATING INCOME
  OPERASIONAL                                                                                                                   AND EXPENSES
  Pendapatan bunga                                              18,189,958)           13,069,491)                                 Interest income
  Pendapatan syariah                                             5,398,377)            5,746,182)                                  Sharia income
                                                2g, 2ae,
                                                 31, 40         23,588,335)           18,815,673)

       Beban bunga                                                  (7,875,949)        (6,285,177)                               Interest expenses
       Beban syariah                                                  (504,104)          (486,433)                                Sharia expenses
                                                2g, 2ae,
                                                 32, 40             (8,380,053)        (6,771,610)

PENDAPATAN BUNGA DAN                                                                                                         NET INTEREST
  SYARIAH BERSIH                                                15,208,282)           12,044,063)                     AND SHARIA INCOME

Provisi dan komisi:                                                                                                      Fee and commission:
  Pendapatan provisi dan komisi                  2af,33             1,897,296)           942,583)                Fee and commission income
  Beban provisi dan komisi                       2af,34              (667,642)          (381,700)               Fee and commission expense
                                                                    1,229,654)           560,883)

Pendapatan operasional:                                                                                                       Operating income:
  Pendapatan operasional lainnya                2af, 35               448,733)           478,995)                     Other operating income
  Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi                                                               Net gains on foreign exchange and
    derivatif bersih                            2e, 2m                542,691)           649,494)                    derivative transactions
                                                                      991,424)         1,128,489)

Beban operasional:                                                                                                            Operating expenses:
                                               2g, 2y, 36,
       Beban kepegawaian                           40            (4,850,251)           (3,756,478)                      Personnel expenses
       Beban umum dan administrasi                 37            (3,951,282)           (3,304,961)       General and administrative expenses
       Cadangan kerugian penurunan nilai         2i, 38          (3,897,140)           (3,049,919)           Provision for impairment losses
       Beban operasional lainnya                   39              (626,670)             (161,042)                 Other operating expenses
                                                                (13,325,343)          (10,272,400)

PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH                                       4,104,017)         3,461,035)                    NET OPERATING INCOME

PENDAPATAN (BEBAN)                                                                                                  NON-OPERATING INCOME
   NON-OPERASIONAL                                                                                                            (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional                                             20,510)             10,053)                       Non-operating income
Beban non-operasional                                                  (4,054)            (13,406)                     Non-operating expenses

                                                                       16,456)             (3,353)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                      4,120,473)         3,457,682)              INCOME BEFORE INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                        2ad, 15c              (904,233)          (775,198)                          INCOME TAX EXPENSE

LABA BERSIH                                                         3,216,240)         2,682,484)                                        NET INCOME




*)                                                                                                                    *)
     Setelah reklasifikasi (Catatan 51)                                                                                    After reclassification (Note 51)




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan             The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                     an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                      5
Page 416
                                                  PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                              (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                               DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                  CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                                                 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR                                                                                                        YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                   31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                Tahun berakhir 31 Desember/                                     OPERATING INCOME
C                                                    Catatan/    Years ended 31 December
                                                      Notes       2024              2023*)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:                                                                              OTHER COMPREHENSIVE INCOME:

Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                                       Items that will not be reclassified
  ke laba rugi                                                                                                                  to profit or loss
                                                                                                                           Gain on revaluation of
       Keuntungan revaluasi aset tetap                                   7,814)           79,772)                                 fixed assets
       Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                                               Remeasurements of employee
           karyawan                                                   53,366)            (92,262)                            benefits liabilities
       Pajak penghasilan terkait pos-pos yang                                                        Income tax relating to items that will not be
         tidak akan direklasifikasi ke laba rugi       15f            (11,740)             20,204)               reclassified to profit or loss
                                                                      49,440)              7,714)

Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                                    Items that will be reclassified
  ke laba rugi                                                                                                                     to profit or loss
  Lindung arus kas:                                                                                                               Cash flow hedge:
     Bagian efektif dari perubahan nilai wajar                         54,698)                  -)   Effective portion of changes in fair value
    Jumlah yang ditransfer ke laba rugi                               (30,094)                  -)         Amount transferred to profit or loss
  Keuntungan yang belum direalisasi atas                                                                           Unrealized gains on fair value
    perubahan nilai wajar efek-efek yang                                                                     changes of securities measured
    diukur pada nilai wajar melalui                                                                                       at fair value through
    penghasilan komprehensif lain                       2l            12,563)             13,633)               other comprehensive income
  Pajak penghasilan terkait pos-pos yang                                                                 Income tax relating to items that will be
    akan direklasifikasi ke laba rugi                2ad,15f          (11,851)            (2,999)                  reclassified to profit or loss
                                                                       25,316)            10,634)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                       OTHER COMPREHENSIVE
  TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK                                                                                          INCOME FOR THE
  PENGHASILAN                                                         74,756)             18,348)                YEAR, NET OF INCOME TAX

                                                                                                                     TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN                                                                                            INCOME FOR THE
  BERJALAN, SETELAH PAJAK                                           3,290,996)         2,700,832)                 YEAR, NET OF INCOME TAX

LABA BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN
  KEPADA:                                                                                                     NET PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
  Pemilik entitas induk                                             2,812,986)         2,358,334)                      Owners of the parent
  Kepentingan non-pengendali                                          403,254)           324,150)                    Non-controlling interest
                                                                    3,216,240)         2,682,484)

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG                                                                                        TOTAL COMPREHENSIVE
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                          INCOME ATTRIBUTABLE TO:
  Pemilik entitas induk                                             2,868,590)         2,376,847)                       Owners of the parent
  Kepentingan non-pengendali                                          422,406)           323,985)                      Non-controlling interest
                                                                    3,290,996)         2,700,832)

LABA BERSIH PER SAHAM                                                                                                    EARNINGS PER SHARE
  (NILAI PENUH)                                      2ag, 43                                                                 (FULL AMOUNT)

       Dasar                                                              279)               293)                                                   Basic

       Dilusian                                                           279)               293)                                                Diluted




*)                                                                                                                        *)
     Setelah reklasifikasi (Catatan 51)                                                                                        After reclassification (Note 51)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan             The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                     an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                     6
Page 417
                                                                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                          CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
  TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                  Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent


                                                     Modal                                                                           Transaksi
                                                 ditempatkan                        Cadangan                                          dengan
                                                  dan disetor                        revaluasi                                      kepentingan     Saldo laba yang    Saldo laba yang                                                 Kepentingan
                                                    penuh/        Tambahan          aset tetap/                      Lindung      non-pengendali/   sudah ditentukan   belum ditentukan    Komponen                                        non-
                                                  Issued and         modal          Reserve on    Cadangan nilai    nilai arus      Transaction     penggunaannya/     penggunaannya/        ekuitas       Saham                       pengendali/
                                                      fully         disetor/        revaluation   wajar - bersih/      kas/          with non-        Appropriated      Unappropriated      lainnya/       tresuri/                        Non-             Jumlah
                                      Catatan/      paid-up        Additional         of fixed      Fair value      Cash flow        controlling        retained           retained       Other equity    Treasury      Jumlah/         controlling        ekuitas/
                                       Notes     share capital   paid-in capital      assets       reserve - net      hedge           interest          earnings           earnings       components       shares        Total           interest         Total equity

Saldo tanggal 1 Januari 2024                         162,982)      11,162,238)        954,224)            2,906)             -)          (24,267)           32,596)        26,369,641)        260,801)    (254,695)    38,666,426)       2,616,678)       41,283,104)        Balance as of 1 January 2024


Laba bersih tahun berjalan                                  -)                 -)            -)                -)            -)                -)                 -)        2,812,986)               -)           -)    2,812,986)         403,254)        3,216,240)                  Net profit for the year

Penghasilan komprehensif lainnya,                                                                                                                                                                                                                                             Other comprehensive income,
    bersih setelah pajak:                                                                                                                                                                                                                                                                        net of tax:
   Lindung nilai arus kas                                   -)                 -)            -)                -)        9,266                 -)                 -)                 -)              -)           -)        9,266)           6,252)           15,518)                    Cash flow hedge
   Perubahan nilai wajar atas aset                                                                                                                                                                                                                                       Changes in fair value of financial
      keuangan yang diukur pada                                                                                                                                                                                                                                          assets measured at fair value
      nilai wajar melalui                                                                                                                                                                                                                                                through other comprehensive
      penghasilan komprehensif lain      2l                 -)                 -)            -)            9,740             -)                -)                 -)                 -)              -)           -)        9,740)               58             9,798                           income
   Revaluasi dan penjualan                                                                                                                                                                                                                                                      Revaluation and sales of
      aset tetap                                            -)                 -)      (13,709)                -)            -)                -)                 -)           19,179)               -)           -)        5,470)            2,344             7,814                      fixed assets
   Pengukuran kembali liablitas                                                                                                                                                                                                                                             Remeasurement of employee
      imbalan kerja karyawan                                -)                 -)            -)                -)            -)                -)                 -)           31,128)               -)                   31,128)            10,498            41,626                    benefits liabilities

Jumlah laba komprehensif selama                                                                                                                                                                                                                                                       Total comprehensive
   tahun berjalan                                           -)                 -)      (13,709)            9,740         9,266                 -)                 -)         2,863,293)              -)           -)    2,868,590)          422,406         3,290,996            income during the year

                                                                                                                                                                                                                                                                           Addition of appropriated retained
Penambahan cadangan wajib               30                  -)                 -)            -)                -)            -)                -)           10,357)            (10,357)              -)           -)              -)                  -              -                           earnings

Pembayaran dividen                      30                  -)                 -)            -)                -)            -)                -)                 -)          (471,667)              -)           -)     (471,667)        (212,316)         (683,983)                     Dividend payment

Akuisisi Entitas Anak                                       -)                 -)            -)                -)            -)                -)                 -)                 -)              -)           -)              -)      4,151,860         4,151,860             Acquisition of Subsidiaries

Right issues                            1c            51,783)        6,651,061)              -)                -)            -)                -)                 -)                 -)              -)           -)    6,702,844)                    -     6,702,844                           Right issues

Penarikan saham tresuri                 1c             (1,846)        (252,849)              -)                -)            -)                -)                 -)                 -)              -)     254,695               -)                  -              -        Withdrawal of treasury shares

Pembayaran kompensasi dari                                                                                                                                                                                                                                                  Payments of compensation from
   saham tresuri                      1c,2ac                                                                                                                                                                                                                                             treasury shares
    Entitas Anak                                            -)           1,181)              -)                -)            -)                -)                 -)                 -)              -)           -)        1,181)               37             1,218                          Subsidiary

                                                     212,919)      17,561,631)        940,515)            12,646         9,266           (24,267)            42,953)       28,750,910)        260,801             -)   47,767,374)        6,978,665        54,746,039
Saldo tanggal 31 Desember 2024                                                                                                                                                                                                                                           Balance as of 31 December 2024




 Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak                                                                                                          The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
 terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan                                                                                                                                         integral part of these consolidated financial statements

                                                                                                                                                            7
Page 418
                                                                                                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

  LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                                                                           CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
  TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                                                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
  (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                              Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
                                                         Modal
                                                     ditempatkan                        Cadangan                            Transaksi
                                                      dan disetor                        revaluasi                           dengan         Saldo laba yang      Saldo laba yang                                               Kepentingan
                                                        penuh/        Tambahan          aset tetap/                        kepentingan      sudah ditentukan     belum ditentukan    Komponen                                      non-
                                                      Issued and         modal          Reserve on    Cadangan nilai     non-pengendali/    penggunaannya/       penggunaannya/        ekuitas       Saham                     pengendali/
                                                          fully         disetor/        revaluation   wajar - bersih/    Transaction with     Appropriated        Unappropriated      lainnya/       tresuri/                      Non-          Jumlah
                                          Catatan/      paid-up        Additional         of fixed       Fair value       non-controlling       retained             retained       Other equity    Treasury      Jumlah/       controlling     ekuitas/
                                           Notes     share capital   paid-in capital      assets       reserve - net         interest           earnings             earnings       components       shares        Total         interest      Total equity

Saldo tanggal 1 Januari 2023                              162,982       11,160,647         874,452            (7,704)            (24,267)           32,596)          24,702,316)        260,801      (255,147)   36,906,676)     2,506,348)    39,413,024)               Balance as of 1 January 2023


Laba bersih tahun berjalan                                       -                  -             -                 -)                  -                    -        2,358,334)               -)           -)    2,358,334)       324,150)     2,682,484)                         Net profit for the year

Penghasilan komprehensif lainnya,                                                                                                                                                                                                                                         Other comprehensive income,
    bersih setelah pajak:                                                                                                                                                                                                                                                                     net of tax:
   Perubahan nilai wajar atas aset                                                                                                                                                                                                                            Changes in fair value of financial assets
      keuangan yang diukur pada nilai                                                                                                                                                                                                                                       measured at fair value
      wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                                                                                                    through other comprehensive
      komprehensif lain                      2l                 -)                 -)           -)            10,610)                  -)                 -)                   -)              -)           -)      10,610)             24)        10,634)                                   income
   Keuntungan revaluasi aset tetap         2r,16                -)                 -)      79,772)                 -)                  -)                 -)                   -)              -)           -)      79,772)              -)        79,772)        Gain on revaluation of fixed assets
   Pengukuran kembali liablitas imbalan                                                                                                                                                                                                                                Remeasurement of employee
      kerja karyawan                                            -)                 -)            -)                 -)                 -)                 -)             (71,869)              -)           -)      (71,869)          (189)       (72,058)                        benefits liabilities

Jumlah laba komprehensif selama                                                                                                                                                                                                                                                   Total comprehensive
      tahun berjalan                                            -)                 -)       79,772)           10,610)                  -)                 -)           2,286,465)              -)           -)    2,376,847)       323,985)     2,700,832)                   income during the year

Pembayaran dividen                          30                  -)                 -)            -)                 -)                 -)                 -)            (619,140)              -)           -)     (619,140)      (213,720)      (832,860)                            Dividend payment

Penjualan saham tresuri ke publik                               -)               21)             -)                 -)                 -)                 -)                   -)              -)        452)          473)               -)           473)           Sales of treasury shares to public

Pembayaran kompensasi dari saham                                                                                                                                                                                                                               Payments of compensation from treasury
   tresuri                                1c,2ac                                                                                                                                                                                                                                           shares
   Entitas Anak                                                 -)           1,570)              -)                 -)                 -)                 -)                   -)              -)           -)        1,570)            65)          1,635)                                Subsidiary

Saldo tanggal 31 Desember 2023                           162,982)      11,162,238)        954,224)             2,906)            (24,267)            32,596)         26,369,641)        260,801)     (254,695)   38,666,426      2,616,678)    41,283,104)           Balance as of 31 December 2023




  Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak                                                                                                         The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
  terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan                                                                                                                                        integral part of these consolidated financial statements

                                                                                                                                                         8
Page 419
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                    CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR                                                                                                    YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                               Tahun berakhir 31 Desember/
                                                    Catatan/    Years ended 31 December
                                                     Notes        2024             2023
                                                                                                              CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                                ACTIVITIES

Penerimaan bunga                                                    18,490,546)      12,876,098)                              Receipt from interest
Penerimaan dari pendapatan syariah                                   5,466,791)       5,709,497)                         Receipt from sharia income
Pembayaran beban bunga                                              (8,199,894)      (7,016,441)                    Payments of interest expense
Pembayaran hak pihak ketiga atas bagi hasil                                                           Payments of third parties’ shares on return of
   dana syirkah temporer                                              (507,230)         (483,478)                       temporary syirkah funds
Penerimaan pendapatan operasional lainnya                            2,815,370)        1,713,128)           Receipt from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
   dihapusbukukan                                                      293,357)          429,855)                Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian                                        (4,857,185)       (3,675,151)               Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya                                (6,598,078)       (2,541,605)           Payments of other operating expenses
(Pembayaran) Penerimaan lain-lain                                       36,433)            6,649)                      Other (payments) receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan                                    (890,297)         (889,965)              Payments of corporate income tax

Arus kas sebelum perubahan dalam aset                                                                   Cash flows before changes in operating
   operasi, liabilitas operasi dan dana syirkah                                                               assets, operating liabilities and
   temporer                                                          6,049,813)        6,128,587)                   temporary syirkah funds

Perubahan dalam aset operasi, liabilitas operasi,                                                           Changes in operating assets, operating
   dan dana syirkah temporer:                                                                            liabilities, and temporary syirkah funds:

(Kenaikan) penurunan aset operasi:                                                                        (Increase) decrease in operating assets:
   Tagihan derivatif                                                  (259,166)          613,675)                        Derivative receivables
   Tagihan akseptasi                                                   (44,862)         (219,903)                       Acceptance receivables
   Pinjaman yang diberikan                                           3,859,784)      (11,142,017)                                         Loans
   Pembiayaan/piutang syariah                                         (458,285)       (1,361,808)                  Sharia financing/receivables
   Piutang pembiayaan                                               (2,436,082)                -)                        Financing receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:                                                                Increase (decrease) in operating liabilities:
   Liabilitas segera                                                (22,708)             12,561)                   Obligations due immediately
   Simpanan nasabah                                              13,440,703)         (6,745,531)                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank-bank lain                                 (10,056,924)         10,648,507)                     Deposits from other banks
   Liabilitas derivatif                                             240,216)           (375,632)                            Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                                             838,748)            (33,195)                          Acceptance payables
                                                                                                                 (Decrease) increase in temporary
(Penurunan) kenaikan dana syirkah temporer                            (321,468)           77,559)                                 syirkah funds
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan                                                                Net cash flows provided from (used in)
    untuk) aktivitas operasi                                        10,829,769)       (2,397,197)                          operating activities


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                   CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES

Pembelian efek-efek                                             (28,008,140)        (10,501,020)                              Purchase of securities
Penjualan efek-efek                                              17,302,756)         11,544,675)                  Proceeds from sale of securities
Akuisisi entitas anak – setelah dikurangi kas                                                               Acquisition of subsidiaries - net of cash
   yang diperoleh                                                   (5,519,887)                -)                                       obtained
Pembelian aset tetap                                                  (228,206)         (215,390)                         Purchases of fixed assets
Perolehan aset hak guna                                                (18,040)           (3,542)                 Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud                            17              (334,594)         (436,590)                    Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap                       16                41,720)            5,877)               Proceeds from sale of fixed assets

Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh                                                              Net cash flows (used in) provided from
   dari aktivitas investasi                                     (16,764,391)            394,010)                          investing activities




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan            The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                    an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                      9
Page 420
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                                    CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR                                                                                                    YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                               31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                             Tahun berakhir 31 Desember/
                                               Catatan/       Years ended 31 December
                                                Notes           2024              2023
                                                                         )
                                                                                                               CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                            ACTIVITIES

Penerimaan atas efek yang diterbitkan                               2,451,475)                  -)                   Proceeds of securities issued
Pelunasan atas efek yang diterbitkan                                 (681,000)                  -)                  Settlement of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga                                                                 Payments of emission cost of securities
    yang diterbitkan                                               (10,797)                    -)                                         issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima                          14,020,604)           27,232,047)                       Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan                                                                            Installment payments and settlement
    pinjaman yang diterima                                     (13,100,624)          (40,171,851)                                  of borrowings
Hasil right issues                                1c             6,731,742)                    -)                       Proceeds from right issues
Biaya emisi right issues                          1c               (28,898)                    -)                        Right issues emission fee
Penjualan saham tresuri ke publik                                    1,218)                2,108)               Sales of treasury shares to public
Pembayaran dividen                                                (683,958)             (832,860)                           Payments of dividend
Pembayaran pokok liabilitas sewa                                   (74,885)             (116,558)           Payments of lease liabilities principals

Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan                                                                Net cash flows provided from (used in)
   untuk) aktivitas pendanaan                                       8,624,877)       (13,887,114)                         financing activities

PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA                                                                                   NET DECREASE IN CASH AND
   KAS                                                              2,690,255)       (15,890,301)                      CASH EQUIVALENTS

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS                                                                          EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES
  TERHADAP KAS DAN SETARA KAS                                            4,759)          (14,462)       ON CASH AND CASH EQUIVALENTS

SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL                                                                          CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
   TAHUN                                                        23,472,990)           39,377,753)               BEGINNING OF THE YEAR

SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR                                                                         CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
   TAHUN                                                        26,168,004)           23,472,990)                     END OF THE YEAR


Kas dan setara kas terdiri dari:                                                                           Cash and cash equivalents consist of:
   Kas                                            4                 1,379,647)        1,428,683)                                          Cash
   Giro pada Bank Indonesia                       5                 9,443,461)        9,276,598)         Current accounts with Bank Indonesia
   Giro pada bank-bank lain                       6                 1,035,001)          962,387)            )Current accounts with other banks
   Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                                     Placements with Bank Indonesia and
     bank-bank lain                               7a            12,694,705)           8,961,654)                                other banks
   Efek-efek                                      8i             1,615,190)           2,843,668)                                     Securities
                                                                26,168,004)          23,472,990)

                                                                                                                SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS                                                                                              INFORMATION

AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI
  ARUS KAS                                                                                           ACTIVITIES NOT AFFECTING CASH FLOWS

   Pembelian aset tetap yang                                                                           Purchases of fixed assets which are still
    masih terutang                                                       (371)            (1,248)                                   payable




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan            The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                    an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan

                                                                    10
Page 421
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM                                                  1.   GENERAL INFORMATION
     a.   Pendirian dan informasi umum                                    a.   Establishment and general information
          PT Bank SMBC Indonesia Tbk (secara individu                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individually referred
          disebut ”SMBCI” atau “Bank”) yang berdomisili di                     to as ”SMBCI” or the “Bank”) domiciled in South
          Jakarta Selatan sebelumnya bernama PT BANK                           Jakarta formerly under the name of PT Bank
          BTPN Tbk. Perubahan nama ini dituangkan dalam                        Tabungan Pensiunan Nasional formerly under the
          akta notaris No. 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang                     name of PT BANK BTPN Tbk. This name change
          dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn dan                     is stated in notarial deed No. 43 dated 29 August
          telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                     2024 made by Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
          Manusia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-                           and has been approved by the Minister of Law and
          0054625.AH.01.02.Tahun          2024      tanggal                    Human Rights through Decree Number AHU-
          29 Agustus 2024, di mana Bank resmi mengubah                         0054625.AH.01.02.Year 2024 dated 29 August
          namanya menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk                           2024, where the Bank formally changed its name to
          efektif pada tanggal 2 Oktober 2024.                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk, effective on
                                                                               2 October 2024.
          PT BANK BTPN Tbk sebelumnya bernama                                  PT BANK BTPN Tbk, formerly under the name of
          PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional                                  PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional based on
          berdasarkan akta notaris No. 31 tanggal                              notarial deed No. 31 dated 16 February 1985 of
          16 Februari 1985 dari Notaris Komar Andasasmita,                     Notary Komar Andasasmita, S.H. The deed was
          S.H. Akta ini telah diubah dengan akta notaris No.                   amended by notarial deed No. 12 dated 13 July
          12 tanggal 13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh Ramdah                    1985 of Notary Dedeh Ramdah Sukarna, S.H. The
          Sukarna, S.H. Anggaran Dasar telah disahkan oleh                     Articles of Association was approved by the
          Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan                          Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its
          surat No. C2-4583HT01.01TH.85 tanggal 25 Juli                        decision letter No. C2-4583HT01.01TH.85 dated
          1985, dan diumumkan dalam Tambahan No. 1148                          25 July 1985 and published in Supplement No.
          Berita Negara Republik Indonesia No. 76 tanggal                      1148 to State Gazette No. 76 dated 20 September
          20 September 1985.                                                   1985.
          Bank diberikan izin untuk melanjutkan usaha bank                     The Bank was given permission to carry on the
          sebagai kelanjutan usaha dari Perkumpulan Bank                       bank business as a continuity from Association of
          Pegawai Pensiunan Militer (”BAPEMIL”) yang telah                     Bank Pegawai Pensiunan Militer ("BAPEMIL")
          beroperasi secara komersial pada tanggal                             which commenced its commercial operations on
          16 Februari 1959. Bank memperoleh izin usaha                         16 February 1959. The Bank obtained its license to
          sebagai bank umum berdasarkan Keputusan                              operate as a commercial bank based on the
          Menteri Keuangan Republik Indonesia No. Kep-                         Decree of Ministry of Finance of the Republic
          955/KM.17/1993 tanggal 22 Maret 1993 dan surat                       Indonesia No. Kep-955/KM.17/1993 dated
          Bank Indonesia No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd tanggal                         22 March 1993 and the letter of Bank Indonesia
          22 April 1993. Bank juga memperoleh izin untuk                       No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd dated 22 April 1993. The
          menjalankan Unit Usaha Syariah melalui surat                         Bank also obtained a license to operate its Sharia
          Bank Indonesia No. 10/2/DPIP/Prz/Bd tanggal                          Business Unit by the letter of Bank Indonesia No.
          17 Januari 2008 yang telah dipindahkan ke                            10/2/DPIP/Prz/Bd dated 17 January 2008 which
          PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah                          has been transferred to PT Bank Tabungan
          Tbk (anak perusahaan Bank) setelah pemisahan                         Pensiunan Nasional Syariah Tbk (the Bank’s
          pada tanggal 14 Juli 2014.                                           subsidiary) after a spin-off on 14 July 2014.
          Bank memperoleh izin melakukan kegiatan usaha                        The Bank obtained its license to conduct foreign
          dalam valuta asing berdasarkan surat Keputusan                       exchange activities based on the Decree of Otoritas
          Otoritas      Jasa      Keuangan         (“OJK”)                     Jasa Keuangan (“OJK”) No. 382/PB.12/2015 dated
          No. 382/PB.12/2015 tanggal 22 Desember 2015                          22 December 2015 regarding approval in
          tentang pemberian izin melakukan kegiatan usaha                      conducting foreign exchange activities. The Bank
          dalam valuta asing. Bank mulai melakukan                             started to operate as a foreign exchange bank on
          kegiatan usaha sebagai bank devisa pada tanggal                      16 February 2016.
          16 Februari 2016.
          Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa                         The Bank’s Articles of Association have been
          kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar                             amended several times. The last amendment as
          terakhir dituangkan dalam Akta Nomor 43 tanggal                      specified into the Deed Number 43 dated 29
          29 Agustus 2024 yang dibuat oleh Ashoya Ratam,                       August 2024 made by Ashoya Ratam, SH, MKn,
          SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta                        Notary in Administrative City of South Jakarta and
          Selatan dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan                   has been approved by the Minister of Law and
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui                         Human Rights of the Republic of Indonesia through
          Surat Keputusan Nomor AHU-0054625.AH.01.02.                          Decree Letter Number AHU-0054625.AH.01.02.
          Tahun 2024 tanggal 29 Agustus 2024.                                  Tahun 2024 dated 29 August 2024.


                                                               11
Page 422
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                   1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     a.   Pendirian dan informasi umum (lanjutan)                     a.   Establishment      and    general    information
                                                                           (continued)

          Perubahan Anggaran Dasar Bank dalam                              The amendment of Articles of Association of the
          rangka Peningkatan Modal Disetor dan                             Bank in order to Increase of the Issued and Paid
          Ditempatkan Bank sehubungan dengan                               Up Capital in relation with the implementation
          Pelaksanaan Penambahan Modal dengan                              of the Capital Increase Plan by Granting Pre-
          Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih                             emptive Rights II according to the Resolution of
          Dahulu II sesuai dengan Keputusan RUPS Luar                      the Extraordinary GMS dated 7 December 2023
          Biasa Bank tanggal 7 Desember 2023                               as specified in the Deed of the Board of
          sebagaimana       dituangkan     dalam    Akta                   Commissioners Resolution Number 55 dated
          Pernyataan      Keputusan     Rapat     Dewan                    21 March 2024 made by Ashoya Ratam, SH,
          Komisaris Nomor 55 tanggal 21 Maret 2024                         MKn, Notary in Administrative City of South
          yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn,                          Jakarta and has been received and recorded in
          Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan                     Legal Entity Administration System through
          dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem                   Decree Letter of Minister of Law and Human
          Administrasi Badan Hukum melalui Surat                           right of the Republic of Indonesia No. AHU-
          Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi                            AH.01.03-0069408 dated 21 March 2024
          Manusia Republik Indonesia Nomor         AHU-                    regarding Acceptance of Notification of
          AH.01.03-0069408 tanggal 21 Maret 2024                           Amendment of Articles of Association of
          perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan                       PT BANK BTPN Tbk.
          Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk.

          Susunan Dewan Komisaris terakhir Bank                            The latest composition of the Board of
          sebagaimana dituangkan ke dalam Akta                             Commissioners of the Bank as specified into
          Nomor 02 tanggal 3 September 2024 yang                           the Deed Number 02 dated 3 September 2024
          dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di                    made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
          Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah                      Administrative City of South Jakarta and has
          diterima dan dicatat di dalam Sistem                             been received and recorded in Legal Entity
          Administrasi Badan Hukum melalui Surat                           Administration System through Decree Letter of
          Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi                            Minister of Laws and Human Rights of the
          Manusia      Republik   Indonesia    Nomor                       Republic of Indonesia Number AHU-AH.01.09-
          AHU-AH.01.09-0248269 tanggal 4 September                         0248269 dated 4 September 2024 regarding
          2024 perihal Penerimaan Pemberitahuan                            Acceptance of Notification of the Company’s
          Perubahan Data Perseroan PT Bank SMBC                            Data Changes of PT Bank SMBC Indonesia
          Indonesia Tbk.                                                   Tbk.

          Susunan Direksi terakhir Bank sebagaimana                        The latest composition of the Board of Directors
          dituangkan ke dalam Akta Nomor 58 tanggal                        of the Bank as specified into the Deed Number
          27 Juli 2023 yang dibuat oleh Yumna Shabrina,                    58 dated 27 July 2023 made by Yumna
          SH, MKn, selaku Notaris Pengganti dari Ashoya                    Shabrina, SH, MKn, as Subsitute Notary of
          Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi                     Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
          Jakarta Selatan dan telah diterima dan dicatat                   Administrative City of South Jakarta and has
          di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum                         been received and recorded in Legal Entity
          melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan                        Administration System through Decree Letter of
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor                       Minister of Laws and Human Rights of the
          AHU-AH.01.09-0145163 tanggal 27 Juli 2023                        Republic of Indonesia Number AHU-AH.01.09-
          perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan                       0145163 dated 27 July 2023 regarding
          Data Perseroan PT BANK BTPN Tbk.                                 Acceptance of Notification of the Company’s
                                                                           Data Changes of PT BANK BTPN Tbk.




                                                           12
Page 423
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                   1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     a.   Pendirian dan informasi umum (lanjutan)                     a.   Establishment      and    general    information
                                                                           (continued)

          Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank,                       In accordance with Article 3 of the Bank’s
          maksud dan tujuan serta kegiatan Bank adalah                     Articles of Association, the Bank’s scope of
          melakukan kegiatan dalam jasa bank umum                          activities is to engage in general banking
          termasuk melakukan penyertaan modal pada                         services including capital investment in bank
          bank yang melaksanakan kegiatan usaha                            conducting business based on sharia
          berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan                       principles, in accordance with the prevailing
          undang-undang dan peraturan yang berlaku di                      laws and regulations in Indonesia.
          Indonesia.

          Pemegang Saham Utama Bank adalah                                 Majority Shareholder’s of the Bank is Sumitomo
          Sumitomo     Mitsui   Banking     Corporation                    Mitsui Banking Corporation (“SMBC”). SMBC
          (“SMBC”). SMBC didirikan pada bulan April                        was established in April 2001. Sumitomo Mitsui
          2001. Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc.                      Financial Group, Inc. (“SMFG”) was established
          (“SMFG”) didirikan pada bulan Desember 2002                      in December 2002 and SMBC became a
          dan SMBC menjadi anak perusahaan yang                            subsidiary fully owned by SMFG. SMFG is the
          sepenuhnya dimiliki oleh SMFG. SMFG                              controlling     shareholder    and      ultimate
          merupakan pemegang saham pengendali dan                          shareholder of SMBCI.
          pemegang       saham     terakhir   (ultimate
          shareholder) dari SMBCI.

          SMBC berkantor pusat di Tokyo, Jepang dan                        SMBC’s Head Office is in Tokyo, Japan and
          saat ini merupakan salah satu bank terbesar di                   currently one of the biggest banks in Japan with
          Jepang dengan jaringan usaha yang telah                          a business network vastly spread throughout
          menyebar ke beberapa wilayah di dunia.                           the world.

          Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG                           With the Head Office in Tokyo, SMFG operates
          bergerak dalam bidang manajemen anak                             in the management of banking subsidiaries and
          perusahaan perbankan dan perusahaan lain                         other companies that can be treated as
          yang dapat diperlakukan sebagai anak                             subsidiaries based on the provisions of
          perusahaan berdasarkan ketentuan Undang-                         Japanese Banking Laws. In addition, SMFG
          Undang Perbankan Jepang. Selain itu, SMFG                        carries out ancillary functions, as well as
          melakukan fungsi-fungsi terkait (ancillary                       functions that can be executed by banking
          functions), serta fungsi-fungsi yang dapat                       holding companies under the regulations of the
          dilakukan oleh perusahaan holding perbankan                      Japanese Banking Laws.
          di    bawah     ketentuan    Undang-Undang
          Perbankan Jepang.

          Perusahaan-perusahaan    yang   tergabung                        Companies within the SMFG business group
          dalam kelompok usaha SMFG terutama                               are mainly operating in commercial banking
          bergerak di bidang perbankan komersial                           through such financial services as follows:
          melalui layanan keuangan berikut: leasing,                       leasing, securities, consumer financing,
          sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan,                        finance, system development data processing
          pemrosesan data pengembangan sistem, dan                         and asset management.
          manajemen aset.

          Kantor pusat Bank berlokasi di Menara SMBC,                      The Bank’s head office is located at Menara
          CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung                        SMBC, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak
          Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan                         Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta
          12950.                                                           Selatan 12950.




                                                           13
Page 424
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     a.   Pendirian dan informasi umum (lanjutan)                      a.   Establishment      and    general    information
                                                                            (continued)

          Jumlah karyawan PT Bank SMBC Indonesia Tbk                        As of 31 December 2024 and 2023
          dan entitas anaknya (secara bersama-sama                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk and its
          disebut “Grup”) pada tanggal 31 Desember 2024                     subsidiaries (together referred to as “the Group”)
          dan 2023, masing-masing adalah 29.382 dan                         had 29,382 and 20,933 employees, respectively.
          20.933 karyawan.
          Jaringan distribusi Bank dan entitas anak pada                    The Bank and subsidiaries’ distribution network
          tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                 as of 31 December 2024 and 2023 was
          diungkapkan pada Catatan 52.                                      disclosed in Note 52.
     b.   Penggabungan usaha dengan PT Bank                            b.   Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
          Sumitomo Mitsui Indonesia                                         Indonesia

          Berdasarkan    keputusan      Rapat   Umum                        Based on the resolution of Extraordinary
          Pemegang Saham Luar Biasa tanggal                                 General Meeting of Shareholders dated
          5 Oktober 2018 sebagaimana dinyatakan                             5 October 2018 as stipulated in the Deed of
          dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang                            Minutes of Extraordinary General Meeting of
          Saham Luar Biasa No. 09 tertanggal 5 Oktober                      Shareholders No. 09 dated 5 October 2018
          2018 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH,                           made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
          MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta                         Administrative City of South Jakarta, it has
          Selatan,    telah      disetujui    Rencana                       approved the Proposed Merger of PT Bank
          Penggabungan Usaha PT Bank Sumitomo                               Sumitomo Mitsui Indonesia (“BSMI”) and the
          Mitsui Indonesia (“BSMI”) dengan Bank,                            Bank whereby BSMI acted as the Merging Bank
          dimana BSMI bertindak sebagai bank yang                           and the Bank acted as the Merger-Recipient
          menggabungkan diri dan Bank bertindak                             Bank or surviving bank, effective as of all the
          sebagai bank penerima penggabungan, yang                          required approval being obtained (“Effective
          berlaku sejak seluruh persetujuan yang                            Merger Date”).
          disyaratkan  diperoleh    (“Tanggal   Efektif
          Penggabungan”).
          Penggabungan menjadi efektif pada tanggal                         The Merger became effective on 1 February
          1 Februari     2019,    setelah    diperolehnya                   2019, after obtaining the approval from (i) OJK
          persetujuan dari (i) OJK melalui surat                            through Decree of Board of Commissioners of
          Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor                              OJK      Number      35/KDK.03/2018       dated
          35/KDK.03/2018 tanggal 20 Desember 2018                           20 December 2018 regarding the Merger
          tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha                         Approval of BSMI into the Bank; (ii) Japan
          (Merger) BSMI ke dalam Bank; (ii) Japan                           Financial Services Agency (JFSA) through the
          Financial Services Agency (JFSA) melalui surat                    Banking Supervisory letter No. 1788 and
          Pengawas Perbankan No. 1788 dan No. 1789                          No. 1789 dated 18 January 2019 regarding the
          tertanggal 18 Januari 2019 perihal Persetujuan                    approval of Subsidiarization; and (iii) Minister
          Subsidiarization; dan (iii) Menteri Hukum dan                     of Law and Human Rights of the Republic of
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                              Indonesia Directorate of Administration of
          Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum                       General Law by letter dated 22 January 2019
          melalui surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor                    Number AHU-0006169.AH.01.10.Year 2019
          AHU-0006169.AH.01.10.          Tahun       2019                   regarding the Approval of Amendment of
          mengenai Persetujuan Perubahan Anggaran                           Articles of Association of Limited Liability
          Dasar Perseroan Terbatas PT BANK BTPN Tbk                         Company PT BANK BTPN Tbk and letter dated
          dan surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor                        22 January 2019 Number AHU-AH.01.03-
          AHU-AH.01.03-0044411                  mengenai                    0044411 regarding the Acceptance of
          Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data                           Notification of Company Data Submission of
          Perseroan PT BANK BTPN Tbk serta surat                            PT BANK BTPN Tbk as well as letter dated
          tertanggal      22 Januari      2019     Nomor                    22         January         2019         Number
          AHU-AH.01.10-0006176                  mengenai                    AHU-AH.01.10-0006176                  regarding
          Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan                             Acceptance on Notification of Merger of
          Perseroan PT BANK BTPN Tbk.                                       PT BANK BTPN Tbk.




                                                            14
Page 425
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                     1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     b.   Penggabungan usaha dengan PT Bank                             b.    Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
          Sumitomo Mitsui Indonesia (lanjutan)                                Indonesia (continued)

          Sehubungan dengan penggabungan usaha                                In relation with merger between PT Bank
          antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional                          Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ("BTPN")
          Tbk (“BTPN”) dan PT Bank Sumitomo Mitsui                            and PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
          Indonesia (“BSMI”), penggabungan usaha                              ("BSMI"), the merger was conducted through
          dilakukan melalui penerbitan instrumen ekuitas                      the issuance of equity instrument of BTPN to
          BTPN kepada Sumitomo Mitsui Banking                                 Sumitomo Mitsui Banking Corporation (the
          Corporation (pemegang saham BTPN dan                                shareholder of both BTPN and BSMI) of
          BSMI) sebesar 2.296.846.112 lembar saham                            2,296,846,112 fully paid ordinary shares of
          biasa disetor penuh dengan nilai nominal                            BTPN with nominal value amounting to Rp 20
          sebesar Rp 20 (nilai penuh) per saham.                              (full amount) per share.

          Nilai wajar saham BTPN pada tanggal                                 The fair value of BTPN’s shares as of
          1 Februari 2019 adalah Rp 4.282 (nilai penuh)                       1 February 2019 was Rp 4,282 (full amount)
          per lembar saham. Rasio konversi atas                               per share. Conversion ratio of the conversion
          konversi saham BSMI menjadi saham BTPN                              of BSMI’s share into BTPN’s share was
          adalah sebesar 799,1971.                                            799.1971.

          Penggabungan usaha antara BTPN dan BSMI                             The merger between BTPN and BSMI is a
          merupakan transaksi penggabungan usaha                              business combination under common control
          entitas sepengendali. Pada tanggal efektif                          transaction. As at the effective date of merger,
          merger, baik BTPN dan BSMI merupakan                                both BTPN and BSMI are entites under
          entitas    sepengendalian      dan    hubungan                      common control and the common control
          sepengendalian      tersebut    tidak   bersifat                    relationship is not transitory. Business
          sementara. Transaksi kombinasi bisnis antara                        combination transaction between entites under
          entitas sepengendali dilakukan dalam rangka                         common control is done in the event of
          reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam                      reorganisation of entities under the same
          suatu kelompok yang sama dan bukan                                  group which does not constitute change in
          merupakan perubahan kepemilikan dalam arti                          ownership by economic substance. Therefore,
          substansi ekonomi. Oleh karena itu, transaksi                       the transaction is recognized at carrying
          ini diakui pada jumlah tercatat berdasarkan                         amount under pooling of interest method.
          metode penyatuan kepemilikan (pooling of
          interest).

          Selisih nilai transfer entitas sepengendali                         Net transfer under common control entities
          di atas dicatat sebagai tambahan modal disetor.                     above was recorded as additional paid-in
          Atas transaksi ini, Bank mencatat tambahan                          capital. As a result of this transaction, the Bank
          modal disetor dan agio saham masing-masing                          recorded additional share capital and paid-in
          sebesar Rp 45.937 dan Rp 9.708.197.                                 capital amounting to Rp 45,937 and
                                                                              Rp 9,708,197, respectively.

     c.   Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi                         c.   Changes in Capital Due to Corporate
                                                                             Actions

          Penawaran Umum Perdana Saham                                       Initial Public Offering
          Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                              Based on Extraordinary General Meeting of
          Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 8 Juni 2007, para                      Shareholders (EGMS) dated 8 June 2007, the
          pemegang     saham    menyetujui     rencana                       shareholders approved the Initial Public
          Penawaran Umum Saham Perdana Biasa                                 Offering of Ordinary Shares plan to public
          kepada masyarakat melalui pasar modal serta                        through capital market and listing of the Bank’s
          melakukan pencatatan saham Bank di Bursa                           shares at Indonesia Stock Exchange.
          Efek Indonesia.




                                                             15
Page 426
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                   1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     c.   Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi                       c.   Changes in Capital Due to Corporate
          (lanjutan)                                                       Actions (continued)

          Penawaran Umum Perdana Saham (lanjutan)                          Initial Public Offering (continued)

          Bank melakukan penawaran umum perdana                            The Bank undertook an initial public offering of
          atas 267.960.220 saham dengan nilai nominal                      267,960,220 shares with a nominal value of
          sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham                        Rp 100 (full amount) per share with offering
          dengan harga penawaran setiap saham                              price of Rp 2,850 (full amount) per share to the
          sebesar Rp 2.850 (nilai penuh) kepada                            public in Indonesia. The shares were listed at
          masyarakat di Indonesia. Saham tersebut                          Indonesia Stock Exchange on 12 March 2008.
          dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
          12 Maret 2008.
          Persetujuan atas Penawaran Umum Perdana                          Approval of the Initial Public Offering based on
          Saham berdasarkan Surat dari Bapepam                             Letter from Bapepam No.S-1253/BL/2008
          No. S-1253/BL/2008 tanggal 29 Februari 2008                      dated 29 February 2008 regarding Notification
          perihal Pemberitahuan Efektifnya Penyataan                       of the Effectiveness of the Registration
          Pendaftaran.                                                     Statement.
          Penambahan modal melalui Hak Memesan                             Increase of capital through Pre-Emptive
          Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”)                                   Right (“HMETD”)
          Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 November                           Based on the EGMS dated 25 November 2010,
          2010, para pemegang saham menyetujui                             the shareholders approved the Bank’s plan to
          rencana Bank untuk menambah modal                                increase the Bank’s share capital through the
          sahamnya melalui penerbitan Hak Memesan                          issuance of Pre-Emptive Right I (“HMETD I”),
          Efek Terlebih Dahulu I (“HMETD I”), dengan                       by issuing shares from the Bank’s portfolio
          cara mengeluarkan saham dari portepel Bank.                      shares.

          Pada tanggal 10 Desember 2010 telah                              On 10 December 2010, the Bank’s shares were
          dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia                             listed at the Indonesia Stock Exchange
          sebanyak 188.787.238 saham baru dengan                           with 188,787,238 new registered shares with
          nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham                           value of Rp 100 (full amount) per share;
          sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan                       accordingly, the number of shares issued and
          disetor   penuh   yang   semula    sebesar                       fully paid changed from 943,936,190 shares to
          943.936.190    saham    menjadi   sejumlah                       1,132,723,428 shares.
          1.132.723.428 saham.
          Persetujuan atas Penerbitan HMETD I                              Approval of the Issuance of HMETD I based on
          berdasarkan    Surat    dari  Bapepam                            Letter from Bapepam No.S-10615/BL/2010
          No.S-10615/BL/2010 tanggal 24 November                           dated 24 November 2010 regarding Notification
          2010 perihal Pemberitahuan Efektifnya                            of the Effectiveness of the Registration
          Penyataan Pendaftaran.                                           Statement.
          Bank mendapatkan tambahan modal disetor                          The Bank obtained Rp 18,878 additional share
          sebesar Rp 18.878 dan agio saham sebesar                         capital and Rp 1,293,458 additional paid-in
          Rp 1.293.458.                                                    capital.




                                                           16
Page 427
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                       1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     c.   Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi                           c.   Changes in Capital Due to Corporate
          (lanjutan)                                                           Actions (continued)
          Penambahan modal melalui Hak Memesan                                 Increase of capital through Pre-Emptive
          Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) (lanjutan)                            Right (“HMETD”) (continued)
          Berdasarkan RUPSLB tanggal 7 Desember                                Based on the EGMS dated 7 December 2023,
          2023, para pemegang saham menyetujui                                 the shareholders approved the Bank’s plan to
          rencana Bank untuk melakukan Penambahan                              increase the Bank’s share capital by granting
          Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek                             pre-emptive rights II ("PMHMETD II"). The
          Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”). Bank telah                        Bank has obtained an effective statement
          memperoleh       pernyataan      efektif   atas                      regarding PMHMETD II from the Financial
          PMHMETD II tersebut dari Otoritas Jasa                               Services Authority with letter Number S-
          Keuangan melalui surat Nomor S-29/D.04/2024                          29/D.04/2024 dated 19 February 2024. Based
          tanggal 19 Februari 2024. Berdasarkan                                on the disclosure of information to shareholders
          keterbukaan informasi kepada pemegang                                regarding PMHMETD II on 11 December 2023,
          saham dalam rangka PMHMETD II pada                                   the Bank has disclosed its plan to use the
          tanggal 11 Desember 2023, Bank telah                                 proceed from the PMHMETD II fund to expand
          mengungkapkan rencana penggunaan dana                                and invest through the acquisition of financing
          PMHMETD II tersebut adalah untuk melakukan                           business companies namely PT Oto Multiartha
          ekspansi dan investasi usaha melalui                                 and PT Summit Oto Finance, from SMBC and
          pengambilalihan perusahaan-perusahaan yang                           PT Summit Auto Group (which was a joint
          bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu                          venture of PT Summit Auto Group, SMBC and
          PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance,                         PT Sinar Mas Multiartha Tbk).
          dari SMBC dan PT Summit Auto Group (yang
          saat itu merupakan joint venture dari PT Summit
          Auto Group, SMBC dan PT Sinar Mas
          Multiartha Tbk).
          Pada tanggal 26 Februari 2024 telah dicatatkan                       On 26 February 2024, the Bank’s shares were
          pada Bursa Efek Indonesia sebanyak                                   listed at the Indonesia Stock Exchange with
          2.589.131.077 saham baru dengan nominal                              2,589,131,077 new registered shares with
          Rp20,00 (nilai penuh) per saham sehingga                             value of Rp20.00 (full amount) per share;
          jumlah saham yang ditempatkan dan disetor                            accordingly, the number of shares issued and
          penuh yang semula sebesar 8.056.814.671                              fully paid changed from 8,056,814,671 shares
          saham menjadi sejumlah 10.645.945.748                                to 10,645,945,748 shares. The Bank obtained
          saham. Bank mendapatkan tambahan modal                               Rp 51,783 additional share and Rp 6,651,061
          disetor sebesar Rp 51.783 dan agio saham                             additional paid-in capital.
          sebesar Rp 6.651.061.
          Pemecahan saham                                                      Stock split
          Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 Februari                 j             Based on EGSM dated 25 February 2011, the
          2011, para pemegang saham menyetujui                            n    shareholders approved the Bank’s plan to split
          rencana Bank untuk melakukan pemecahan                          n    share from nominal value of Rp 100 (full
          nilai nominal saham dari Rp 100 (nilai penuh)                   n    amount) per share to Rp 20 (full amount) per
          per saham menjadi Rp 20 (nilai penuh) per                       j    share; accordingly, it changed the number of
          saham, sehingga jumlah saham yang                               n    shares     issued and fully      paid   from
          ditempatkan dan disetor penuh yang semula                       j    1,132,723,428 shares with nominal value of
          sebesar 1.132.723.428 saham dengan nilai                        n    Rp 100 (full amount) per share to
          nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham akan                     s    5,663,617,140 shares with nominal value of
          menjadi sejumlah 5.663.617.140 saham                            j    Rp 20 (full amount) per share.
          dengan nilai nominal Rp 20 (nilai penuh) per                    n
          saham.
          Pada tanggal 28 Maret 2011, saham Bank                               On 28 March 2011, the Bank’s shares were
          dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia                                 listed at the Indonesia Stock Exchange for
          sebanyak 5.606.980.970 saham dengan nilai                            5,606,980,970 shares with nominal value of
          nominal Rp 20 (nilai penuh) per saham.                               Rp 20 (full amount) per share.




                                                            17
Page 428
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     c.   Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi                        c.   Changes in Capital Due to Corporate
          (lanjutan)                                                        Actions (continued)

          Pemecahan saham (lanjutan)                                        Stock split(continued)

          Peningkatan    modal    melalui   Convertible                     Capital increase through Convertible Loan
          Loan

          Pada tanggal 14 Maret 2012, Bank telah                            On 14 March 2012, the Bank obtained
          mendapatkan persetujuan untuk meningkatkan                        an approval to increase issued and paid-up
          modal ditempatkan dan modal disetor dengan                        capital by issuing 176,670,117 shares from the
          mengeluarkan 176.670.117 saham baru dari                          Bank’s unissued shares to International
          portepel     kepada    International   Finance                    Finance Corporation (“IFC”) in accordance with
          Corporation (“IFC”) sesuai dengan syarat dan                      terms and condition in the Convertible Loan
          ketentuan Convertible Loan Agreement.                             Agreement. Afterwards, those Bank’s shares
          Setelah itu, saham tersebut telah tercatat pada                   were listed at Indonesia Stock Exchange. Total
          Bursa Efek Indonesia. Total modal disetor dan                     issued and paid-up capital of the Bank after the
          ditempatkan Bank setelah Penambahan Modal                         Capital Increases without Pre-Emptive Rights
          Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                            was 5,840,287,257 shares.
          menjadi 5.840.287.257 saham.

          Bank mendapatkan tambahan modal disetor                           The Bank obtained Rp 3,533 additional share
          sebesar Rp 3.533 dan agio saham sebesar                           capital and Rp 135,927 additional paid-in
          Rp 135.927.                                                       capital.

          Pembelian kembali saham                                           Shares buyback

          Melalui surat OJK No. S-20/PB.31/2016                             The Bank was approved by OJK to conduct
          tanggal 18 Februari 2016, Bank telah                              shares buyback by letter No. S-20/PB.31/2016
          memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan                        dated 18 February 2016. In the implementation
          pembelian kembali (buyback) saham. Dalam                          of shares buyback by the Bank, the allocated
          pelaksanaan pembelian kembali saham yang                          fund up to Rp 535,500 to buy up to 150,000,000
          dikeluarkan oleh Bank, jumlah alokasi dana                        shares or 2.57% of the Bank’s issued and fully
          tidak melebihi Rp 535.500 untuk membeli                           paid-up capital shall be done between
          sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham atau                         23 February 2016 and 23 May 2016. Up to
          2,57% dari modal ditempatkan dan disetor                          23 May 2016, the Bank had repurchased
          penuh Bank, yang akan dilakukan dalam                             95,198,900 shares using total purchasing fund
          periode dari tanggal 23 Februari 2016 sampai                      amounting to Rp 262,874.
          dengan 23 Mei 2016. Sampai dengan tanggal
          23 Mei 2016, Bank telah membeli kembali
          saham Bank sebanyak 95.198.900 lembar
          saham dengan total dana pembelian sebesar
          Rp 262.874.

          Tujuan dari pembelian kembali saham adalah                        The objective of conducting shares buyback is
          untuk memberikan fleksibilitas untuk mencapai                     to provide flexibility to achieve an efficient
          struktur permodalan yang efisien dan                              capital structure and enable the Bank to lower
          memungkinkan untuk menurunkan keseluruhan                         the overall cost of capital, increasing the
          biaya modal, meningkatkan laba per saham                          Earnings per Share (EPS) and Return on Equity
          (EPS), serta Return on Equity (ROE) secara                        (ROE) on an on-going basis.
          berkelanjutan.




                                                            18
Page 429
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                             1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     c.   Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi                                 c.    Changes in Capital Due to Corporate
          (lanjutan)                                                                  Actions (continued)
          Pengalihan Saham Tresuri                                                    Transfer of Treasury Shares
          Di dalam rangka memenuhi Peraturan OJK                                      In    compliance    with    OJK    Regulation
          No.02/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013                                  No.02/POJK.04/2013 dated 26 August 2013
          mengenai Pembelian Kembali Saham yang                                       regarding the Buyback of Issued Shares by
          Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan                                     Issuers or Public Companies in Significantly
          Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi                                Fluctuating Market Conditions and the
          secara signifikan dan keputusan Rapat Umum                                  resolution of the Annual General Meeting of
          Pemegang Saham Tahunan tanggal 22 April                                     Shareholders dated 22 April 2021 on the sixth
          2021 atas agenda keenam mengenai                                            agenda regarding the transfer of shares
          pengalihan saham hasil pembelian kembali                                    resulted from the buy back which are retained
          yang disimpan sebagai saham tresuri untuk                                   as treasury shares to be utilized for variable
          pemberian remunerasi yang bersifat variable,                                remuneration, hence on 31 August 2021, the
          maka pada tanggal 31 Agustus 2021, Bank                                     Bank has transferred 2,633,202 shares
          telah mengalihkan sebanyak 2.633.202 saham                                  registered under treasury shares to Material
          yang dicatat sebagai saham tresuri kepada                                   Risk Takers. While the remaining 92,565,698
          para Material Risk Takers. Sementara itu,                                   shares registered under treasury shares will be
          sebanyak 92.565.698 sisa saham yang dicatat                                 sold back to the market through Stock
          sebagai saham tresuri akan dijual kembali ke                                Exchange starting 14 October 2021.
          pasar melalui Bursa Efek mulai tanggal
          14 Oktober 2021.
          Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                                        Extraordinary General Meeting of Shareholders
          tanggal 7 Desember 2023 telah menyetujui                                    dated 7 December 2023 approved the
          penarikan   92.292.198 saham tresuri atau                                   withdrawal of 92,292,198 treasury shares or
          sebesar Rp 1.846 (untuk nominal Rp 20 (nilai                                amounted Rp 1,846 (for nominal Rp 20 (full
          penuh) per saham) dan karenanya akan                                        amount) per share) and therefore will reduce
          mengurangi modal Diterbitkan serta Modal                                    the Issued as well as Paid-up Capital and
          Disetor Bank dan menambah Modal Dalam                                       increase the Portfolio Capital, subject to the
          Portepel, apabila Kreditur tidak keberatan                                  Creditor’s objection within particular time limit
          dengan rencana ini dalam batas jangka waktu                                 according to the Law of Republic of Indonesia
          tertentu sesuai dengan Undang-undang                                        on Limited Liability Company No.40 year 2007.
          Republik   Indonesia    tentang   Perseroan
          Terbatas No.40 tahun 2007.
          Dengan lewatnya jangka waktu penyampaian                                    By the lapsing of the time period on Creditor’s
          keberatan dari Kreditur atas perubahan modal                                objection filing in regards to the capital changes
          sebagaimana dimaksud          dalam Undang-                                 as meant by the Law No. 40 of 2007 on Limited
          undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan                                   Liability Company, the changes in the articles
          Terbatas, maka perubahan anggaran dasar                                     of association has been stipulated in the Deed
          sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 07                                    No. 7 dated 7 December 2023 which was made
          tanggal 7 Desember 2023 yang dibuat oleh                                    by Notary Ashoya Ratam SH, MKn,
          Ashoya Ratam, SH, MKn, telah mendapat                                       and has been approved by the Minister of Law
          persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak                                  and         Human          Rights         No.AHU-
          Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat                              0082757.AH.01.02.Tahun             2023      dated
          nomor AHU 0082757.AH.01.02 tahun 2023                                       7 February 2024.
          tanggal 7 Februari 2024.
     d.   Efek-efek yang diterbitkan                                            d.    Securities issued
          Utang obligasi                                                              Bonds payable
          Bank                                                                        Bank
                                                                                                                  Tanggal        Tingkat
                                        Pernyataan                                      Jumlah                     jatuh         bunga
                                          efektif/                                      pokok/        Jangka      tempo/        setahun/
                                         Effective             Persetujuan/             Nominal       waktu/      Maturity    Interest rate
                 Nama/Name              registration            Approval                 value         Tenor        date       per annum

          Obligasi Berkelanjutan IV        27          Dinyatakan efektif oleh OJK,                 Seri/Series      26          7.55%
                                                                                      Seri/Series
          Bank BTPN Tahap I Tahun       November/      melalui suratnya                             A: 3          November/
                                                                                      A: 799,000
          2019 Dengan Tingkat           November       No. S-168/D.04/2019 tanggal                  tahun/years   November
          Bunga Tetap (“Obligasi          2019         15 November 2019/                                            2022
          Berkelanjutan IV Tahap I”)/                  Became effective by OJK
          Bank BTPN Shelf                              through its letter No.S-
                                                                                                    Seri/Series      26          7.75%
          Registered Bonds IV                          168/D.04/2019 dated            Seri/Series
                                                                                                    B: 5          November/
          Phase I Year 2019 with a                     15 November 2019               B: 201,000
                                                                                                    tahun/years   November
          fixed interest rate (“Shelf
                                                                                                                    2024
          Registered Bonds IV
          Phase I”)



                                                                     19
Page 430
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                              1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     d.   Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan)                                  d.   Securities issued (continued)
          Utang obligasi (lanjutan)                                                   Bonds payable (continued)
          Bank (lanjutan)                                                             Bank (continued)
                                                                                                                   Tanggal           Tingkat
                                        Pernyataan                                      Jumlah                      jatuh            bunga
                                          efektif/                                      pokok/        Jangka       tempo/           setahun/
                                         Effective              Persetujuan/            Nominal        waktu/      Maturity       Interest rate
                  Nama/Name             registration              Approval               value         Tenor         date          per annum
          Obligasi Berkelanjutan V        27 Juni/     Dinyatakan efektif oleh OJK,                  Seri/Series
                                                                                       Seri/Series
          Bank BTPN Tahap I Tahun        June 2024     melalui suratnya                              A: 3 tahun/   5 Juli/ July      7.00%
                                                                                       A: 114,755
          2024 Dengan Tingkat                          No. S-82/D.04/2024 tanggal                       years         2027
          Bunga Tetap (“Obligasi                       27 Juni 2024/
          Berkelanjutan V Tahap I”)/                   Became effective by OJK
          Bank BTPN Shelf                              through its letter No.
          Registered Bonds V                           S-82/D.04/2024 dated                          Seri/Series
                                                                                       Seri/Series
          Phase I Year 2024 with a                     27 June 2024                                  B: 5 tahun/   5 Juli/ July      7.10%
                                                                                       B: 240,305
          fixed interest rate (“Shelf                                                                   years         2029
          Registered Bonds V
          Phase I”)

          Obligasi Berkelanjutan V        27 Juni/     Dinyatakan efektif oleh OJK,                  Seri/Series      17
                                                                                       Seri/Series
          Bank SMBC Indonesia            June 2024     melalui suratnya                              A: 3 tahun/   Desember/         6,70%
                                                                                       A: 429,910
          Tahap II Tahun 2024                          No. S-82/D.04/2024 tanggal                       years      December
          Dengan Tingkat Bunga                         27 Juni 2024/                                                 2027
          Tetap (“Obligasi                             Became effective by OJK
          Berkelanjutan V Tahap II”)/                  through its letter No.
          Bank SMBC Indonesia                          S-82/D.04/2024 dated                          Seri/Series      17
                                                                                       Seri/Series
          Shelf Registered Bonds V                     27 June 2024                                  B: 5 tahun/   Desember/         6.95%
                                                                                       B: 966,505
          Phase II Year 2024 with a                                                                     years      December
          fixed interest rate (“Shelf                                                                                2029
          Registered Bonds V
          Phase II”)

          Seluruh utang obligasi yang diterbitkan Bank                                All bonds issued by the Bank were listed at the
          dicatatkan di   Bursa Efek Indonesia dan                                    Indonesia Stock Exchange and the funds are
          dananya dipergunakan untuk pertumbuhan                                      used for business growth in form of credit
          usaha dalam bentuk ekspansi kredit.                                         expansion.
          PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali                                     PT Bank Mega Tbk acts as the Trustee for Shelf
          Amanat atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I                               Registered Bonds IV Phase I Year 2019 and
          Tahun 2019 dan Obligasi Berkelanjutan V                                     Shelf Registered Bonds V Phase I and II Year
          Tahap I dan II Tahun 2024.                                                  2024.
          PT Oto Multiartha                                                           PT Oto Multiartha
                                                                                                                   Tanggal           Tingkat
                                        Pernyataan                                      Jumlah                      jatuh            bunga
                                          efektif/                                      pokok/        Jangka       tempo/           setahun/
                                         Effective               Persetujuan/           Nominal        waktu/      Maturity       Interest rate
                 Nama/Name              registration              Approval               value         Tenor         date          per annum
          Obligasi Berkelanjutan I      26 Juni/June   Dinyatakan efektif oleh OJK,                  Seri/Series
                                                                                       Seri/Series
          Oto Multiartha Tahap I            2023       melalui suratnya                              A: 3 tahun/   7 Juli/July
                                                                                       A: 315,000                                    6.35%
          Tahun 2023/ Oto                              No.S-142/D.04/2023 tanggal                       years         2026
          Multiartha Shelf                             26 Juni 2023 / Became
          Registered Bonds I Phase                     effective by OJK through its                  Seri/Series
                                                                                       Seri/Series
          I Year 2023                                  letter No.S-142/D.04/2023                     B: 5 tahun/   7 Juli/July
                                                                                       B: 114,705                                    6.50%
                                                       dated 26 June 2023                               years         2028




                                                                      20
Page 431
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                               1.   GENERAL INFORMATION (continued)

     d.   Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan)                                   d.    Securities issued (continued)

          Utang obligasi (lanjutan)                                                     Bonds payable (continued)
          PT Oto Multiartha (lanjutan)                                                  PT Oto Multiartha (continued)

                                                                                                                        Tanggal        Tingkat
                                         Pernyataan                                       Jumlah                         jatuh         bunga
                                           efektif/                                       pokok/         Jangka         tempo/        setahun/
                                          Effective              Persetujuan/             Nominal         waktu/        Maturity    Interest rate
                 Nama/Name               registration              Approval                value          Tenor           date       per annum
          Obligasi Berkelanjutan I Oto   26 Juni/June   Dinyatakan efektif oleh OJK,                    Seri/Series        14
          Multiartha Tahap II Tahun          2023                                        Seri/Series
                                                        melalui suratnya                                A: 1 tahun/    September/
          2024/ Oto Multiartha Shelf                                                     A: 255,270                                     6.35%
                                                        No.S-142/D.04/2023 tanggal                         years       September
          Registered Bonds I Phase II                   26 Juni 2023 / Became                                            2025
          Year 2024                                     effective by OJK through its                    Seri/Series        4
                                                                                         Seri/Series
                                                        letter No.S-142/D.04/2023                       B: 3 tahun/    September/
                                                                                         B: 114,705                                     6.90%
                                                        dated 26 June 2023                                 years       September
                                                                                                                         2027
                                                                                                        Seri/Series        4
                                                                                         Seri/Series
                                                                                                        C: 5 tahun/    September/
                                                                                         C: 330,025                                     7.10%
                                                                                                           years       September
                                                                                                                         2029

          Semua obligasi yang beredar telah terdaftar di                                All of the bonds issued were listed at the
          Bursa Efek Indonesia.                                                         Indonesia Stock Exchange.
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak                                       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk acts as the
          sebagai    Wali    Amanat     atas   Obligasi                                 Trustee for Oto Multiartha Shelf Registered
          Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I Tahun                                  Bonds I Phase I Year 2023 and Oto Multiartha
          2023 dan Obligasi Berkelanjutan I Oto                                         Shelf Registered Bonds I Phase II Year 2024.
          Multiartha Tahap II Tahun 2024.
     e.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit,                                 e.    Board of Commissioners, Board of
          Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja                                        Directors, Audit Committee, Corporate
          Audit Internal                                                                Secretary and Internal Audit Unit

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                        As of 31 December 2024 and 2023, the
          susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank                                      composition of Board of Commissioners and
          adalah sebagai berikut:                                                       Board of Directors was as follows:
                                                              31 Desember/December
                                                    2024                                 2023

          Dewan Komisaris                                                                                               Board of Commissioners
          Komisaris Utama                    Chow Ying Hoong                        Chow Ying Hoong                       President Commissioner
          Komisaris                            Takeshi Kimoto                         Takeshi Kimoto                                Commissioner
          Komisaris Independen           Ninik Herlani Masli Ridhwan           Ninik Herlani Masli Ridhwan             Independent Commissioner
          Komisaris Independen                Onny Widjanarko                        Onny Widjanarko                   Independent Commissioner
          Komisaris Independen              Edmund Tondobala                       Edmund Tondobala                    Independent Commissioner
          Komisaris                        Ongki Wanadjati Dana                   Ongki Wanadjati Dana                              Commissioner
          Komisaris Independen              Marita Alisjahbana*)                             -                         Independent Commissioner

          Direksi                                                                                                             Board of Directors
          Direktur Utama                     Henoch Munandar                       Henoch Munandar                              President Director
          Wakil Direktur Utama                 Kaoru Furuya                          Kaoru Furuya                        Deputy President Director
          Wakil Direktur Utama                Darmadi Sutanto                       Darmadi Sutanto                      Deputy President Director
          Direktur Kepatuhan                    Dini Herdini                          Dini Herdini                           Compliance Director
          Direktur                              Atsushi Hino                          Atsushi Hino                                        Director
          Direktur                             Keishi Kobata                         Keishi Kobata                                        Director
          Direktur                             Merisa Darwis                         Merisa Darwis                                        Director
          Direktur                             Hanna Tantani                         Hanna Tantani                                        Director

          *) Marita Alisjahbana diangkat sebagai Komisaris                   *) Marita Alisjahbana was appointed as Independent Commissioner at
             Independen pada RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus                 Extraodinary GMS on 29 August 2024 and has been effectively assume
             2024 dan efektif menjabat sejak tanggal 2 September                the office on 2 September 2024
             2024.

          Susunan Komite Audit Bank pada tanggal                                        The composition of the Audit Committee as of
          31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari:                                       31 December 2024 and 2023 was as follows:
                                                              31 Desember/December
                                                    2024                                 2023

          Ketua                          Ninik Herlani Masli Ridhwan          Ninik Herlani Masli Ridhwan                               Chairman
          Anggota                            Edmund Tondobala                     Edmund Tondobala                                       Member
          Anggota                                Aria Kanaka                          Aria Kanaka                                        Member
          Anggota                          Ivan Purnama Sanoesi                 Ivan Purnama Sanoesi                                     Member



                                                                       21
Page 432
                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                 DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                                      1.     GENERAL INFORMATION (continued)
     e.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit,                                          e.        Board of Commissioners, Board of
          Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja                                                     Directors, Audit Committee, Corporate
          Audit Internal (lanjutan)                                                                  Secretary and Internal Audit Unit (continued)
          Sekretaris Perusahaan                                                                      Corporate Secretary
          Sekretaris     Perusahaan pada  tanggal                                                    The      Corporate  Secretary   as     of
          31 Desember 2024 dan 2023 adalah Eneng                                                     31 December 2024 and 2023 was Eneng Yulie
          Yulie Andriani.                                                                            Andriani.
          Satuan Kerja Audit Internal                                                                Internal Audit Unit
          Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada                                                    Head    of    Internal  Audit   as    of
          tanggal 31 Desember 2024 adalah Anke                                                       31 December 2024 was Anke Subandy and as
          Subandy dan pada tanggal 31 Desember 2023                                                  of 31 December 2023 was Nurhajati Soerjo
          adalah Nurhajati Soerjo Hadi.                                                              Hadi.
     f.   Entitas Anak                                                                     f.        Subsidiaries
          Bank mempunyai kepemilikan pada entitas                                                    The Bank has ownership in the following
          anak sebagai berikut:                                                                      subsidiaries:
                                                                                                                 Tahun
                                                                        Persentase kepemilikan/               mulai operasi                Jumlah aset/
                                                                        Percentage of ownership                komersial/                  Total assets
                                                                                                                year of
                                                  Bidang usaha/                                                 starting
                Entitas Anak/         Domisili/     Business         31 Desember/         31 Desember/        commercial         31 Desember/         31 Desember/
                Subsidiaries          Domicile      activities      December 2024        December 2023         operations       December 2024        December 2023
                                                   Perbankan/
          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk    Jakarta        Banking            70.0%                  70.0%              2014                21,736,656           21,412,505)

          PT BTPN SYARIAH                         Modal Ventura/
          VENTURA*                    Jakarta     Venture Capital       70.3%                  70.3%              2022                   308,421              320,596)

                                                   Pembiayaan/
          PT Oto Multiartha           Jakarta       Financing           51.0%                    -                1994                15,680,599                     -)

                                                   Pembiayaan/
          PT Summit Oto Finance       Jakarta       Financing           51.0%                    -                1990                15,065,078                     -)

         Kepemilikan tidak langsung melalui PT BANK BTPN SYARIAH Tbk                               Indirect ownership through PT BANK BTPN SYARIAH Tbk of 69.3% and
          sebesar 69,3% dan kepemilikan langsung sebesar 1,0%.                                       direct ownership of 1.0%.

          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (”BTPNS”)                                                         PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (“BTPNS”)

          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk berkantor pusat                                                   PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s head office is
          di Menara SMBC, lantai 12, CBD Mega                                                        located at Menara SMBC 12th floor, CBD Mega
          Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung                                                 Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
          Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950.                                                      Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950.
          Pada tanggal 19 Juli 2013, Bank Indonesia                                                  On 19 July 2013, Bank Indonesia approved the
          menyetujui rencana Bank untuk melakukan                                                    Bank’s plan to acquire 70% shares of PT Bank
          akuisisi sebesar 70% saham PT Bank Sahabat                                                 Sahabat Purba Danarta (“BSPD”) through its
          Purba Danarta (”BSPD”) melalui suratnya                                                    letter No. 15/10/DPBI/PBI-5/rahasia which is
          No. 15/10/DPBI/PBI-5/Rahasia dengan syarat                                                 subject to the change of BSPD’s business
          dilakukan perubahan atas kegiatan usaha dari                                               activites from a conventional bank into a
          BSPD yang semula merupakan bank                                                            commercial bank under sharia principles.
          konvensional menjadi bank umum berdasarkan
          prinsip syariah.
          Berdasarkan Akta Notaris No. 26 dan No. 27                                                 Based on Notarial Deed No. 26 and No. 27
          tanggal 30 Januari 2014 yang dibuat di                                                     dated 30 January 2014 before Hadijah S.H.,
          hadapan Hadijah S.H., M.Kn, notaris di Jakarta,                                            M.Kn., notary in Jakarta, the Bank has acquired
          Bank telah melakukan akuisisi atas BTPNS dan                                               BTPNS and has become the majority
          menjadi pemegang saham mayoritas. Hal ini                                                  shareholder. It was acknowledged by the
          telah diketahui oleh Kementerian Hukum dan                                                 Ministry of Law and Human Rights of Republic
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui                                               Indonesia through its letter No. AHU-AH.01.10-
          surat No. AHU-AH.01.10-04338 tertanggal                                                    04338 dated 12 February 2014.
          12 Februari 2014.




                                                                            22
Page 433
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                      1. GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                      f.   Subsidiaries (continued)

          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan)                               PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
          Pemisahan Unit Usaha Syariah                                      Spin off of Sharia Business Unit
          Pada tanggal 20 Januari 2014, Rapat Umum                          On 20 January 2014, the Bank’s Extraordinary
          Pemegang Saham Luar Biasa Bank yang                               General Meeting of Shareholders which was
          diaktakan dengan Akta Notaris No. 8 tanggal                       notarised by Notarial Deed No. 8 dated 4 July
          4 Juli 2014 di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn.,                      2014 before Hadijah, S.H., M.Kn., notary in
          notaris di Jakarta dan telah menyetujui                           Jakarta approved the spin-off of the sharia
          pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank                              business unit of PT Bank Tabungan Pensiunan
          Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“UUS                             Nasional Tbk (“UUS BTPN”) from PT Bank
          BTPN”) dari PT Bank Tabungan Pensiunan                            Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“BTPN”).
          Nasional Tbk (“BTPN”). Pemisahan dilakukan                        The spin-off was made with reference to Bank
          dengan mengacu kepada Peraturan Bank                              Indonesia Regulation No.11/10/PBI/2009 which
          Indonesia No. 11/10/PBI/2009 yang telah                           has been amended by PBI No. 15/14/PBI/2013
          diubah dengan PBI No. 15/14/PBI/2013 tentang                      regarding    Sharia    Business     Unit.    The
          Unit Usaha Syariah. Pendirian tersebut telah                      establishment has been approved by Bank
          disetujui oleh Bank Indonesia melalui dua                         Indonesia in two stages, i.e. the approval of the
          tahap, yaitu persetujuan izin konversi dan izin                   conversion permit and spin-off permit.
          pemisahan.
          Proses Konversi Izin Usaha                                        Conversion of business license

          Pada tanggal 22 Mei 2014, Bank mendapatkan                        On 22 May 2014, the Subsidiary received its
          izin dari Bank Indonesia untuk melaksanakan                       permit from Bank Indonesia regarding
          konversi BSPD berdasarkan Surat Keputusan                         conversion of BSPD based on the Decision
          Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan                           Letter of Board of Commissioner of Otoritas
          (“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014. Izin tersebut                        Jasa Keuangan (“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014.
          mengubah kegiatan usaha BTPNS dari bank                           The permit changed BTPNS’s             business
          umum konvensional menjadi bank umum yang                          activities from conventional commercial bank to
          melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan                           commercial bank which conducts business
          prinsip syariah.                                                  activities based on sharia principles.
          Pada tanggal 23 Juni 2014, BTPNS                                  On 23 June 2014, BTPNS received its spin-off
          memperoleh izin pemisahan dari OJK                                permit from OJK based on the Letter
          berdasarkan Surat No: S-17/PB.1/2014.                             No: S - 17/PB.1/2014. The spin-off of UUS
          Pemisahan UUS BTPN dilakukan dengan Akta                          BTPN was made under Spin-off Deed No. 8
          Pemisahan No. 8 tanggal 4 Juli 2014 yang                          dated 4 July 2014 and was notarised by
          dibuat di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., notaris                   Hadijah, S.H., M.Kn., notary in Jakarta.
          di Jakarta. Selanjutnya, pemisahan terjadi                        Furthermore, the spin-off became effective on
          secara efektif pada tanggal 14 Juli 2014 dan                      14 July 2014 and BTPNS started its operational
          BTPNS memulai kegiatan usaha berdasarkan                          activity based on sharia principles, as reported
          prinsip syariah, sebagaimana yang dilaporkan                      to        Bank        Indonesia          through
          kepada Bank Indonesia dengan surat                                its letter No. S.031/DIR/LG/VII/2014 dated
          No. S.031/DIR/LG/VII/2014 tanggal 17 Juli                         17 July 2014 regarding the Report on the
          2014 perihal Laporan Pelaksanaan Pembukaan                        Implementation of the Opening of Sharia
          Bank Umum Syariah Hasil Pemisahan.                                Commercial Bank Resulting from the Spin-Off.




                                                            23
Page 434
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1. GENERAL INFORMATION (continued)

     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                     f.   Subsidiaries (continued)
          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan)                              PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
          Perubahan Nama PT BANK BTPN SYARIAH                              PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s Change of
          Tbk                                                              Name
          Berdasarkan Akta Notaris No. 25 tanggal                          Pursuant to the Notarial Deed No. 25 dated
          27 Agustus 2013 juncto Akta Notaris No. 30                       27 August 2013 juncto Notarial Deed No. 30
          tanggal 25 September 2013 keduanya dibuat di                     dated 25 September 2013 before Hadijah, S.H.,
          hadapan Notaris Hadijah, S.H., M.Kn., BSPD                       M.Kn., BSPD changed its name to PT Bank
          mengubah namanya menjadi PT Bank                                 Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. The
          Tabungan Pensiunan Nasional Syariah.                             above change was approved by the Minister of
          Perubahan di atas telah mendapat persetujuan                     Law and Human Rghts of the Republic of
          dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                         Indonesia     through    its    letter    No.
          Republik Indonesia melalui Surat Keputusan                       AHU-50529.AH.01.02 Year 2013 dated
          No. AHU-50529.AH.01.02 Tahun 2013 tanggal                        1 October 2013 and has been published in State
          1 Oktober 2013 dan telah diumumkan dalam                         Gazette No.94 year 2013, in supplement of the
          Berita Negara Republik Indonesia Nomor 94                        State    Gazette     No.     124084     dated
          tahun 2013, tambahan Berita Negara Republik                      22 November 2013.
          Indonesia      No.       124084      tanggal
          22 November 2013.
          BTPNS mengubah kembali namanya menjadi                           BTPNS further changed its name to
          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk sebagaimana                             PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pursuant to the
          didasarkan pada Akta No. 26 tanggal 16 April                     Notarial Deed No. 26 dated 16 April 2020,
          2020, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam,                       before Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
          S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang                    Administrative City of South Jakarta, which was
          telah mendapat persetujuan dari Kementerian                      approved by the Minister of Law and Human
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                             Rights of the Republic of Indonesia through its
          Indonesia          berdasarkan           Surat                   letter No. AHU- 0034666.AH.01.02.TAHUN
          No. AHU-0034666.AH. 01.02.TAHUN 2020                             2020 dated 8 May 2020 and the Letter of
          tanggal 8 Mei 2020, dan Surat Penerimaan                         Acceptance of the amendment to the Articles of
          Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar                           Association No. No. AHU-AH.01.03-0214020
          No. AHU-AH.01.03-0214020 tanggal 8 Mei                           dated 8 May 2020, The change of name of the
          2020, dan telah mendapatkan persetujuan                          BTPNS has been approved based on the letter
          Perubahan Nama ini berdasarkan Surat dari                        from the Financial Services Authority (“OJK”)
          Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor                               number S-66/PB.101/2020 dated 4 June 2020
          S-66/PB.101/2020 tanggal 4 Juni 2020 perihal                     concerning the determination of the use of
          Permohonan Penetapan Penggunaan Izin                             Business License on behalf PT Bank Tabungan
          Usaha karena Perubahan Nama PT Bank                              Pensiunan Nasional Syariah Tbk into PT BANK
          Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk                          BTPN SYARIAH Tbk and the Copy of Approval
          menjadi PT BANK BTPN SYARIAH Tbk dan                             of Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I
          Salinan   Keputusan      Deputi   Komisioner                     OJK Number KEP-99/PB.1/2020 dated 4 June
          Pengawas Perbankan I OJK Nomor KEP-                              2020.
          99/PB.1/2020 tanggal 4 Juni 2020.
          Anggaran Dasar                                                   Articles of Association
          Setelah menjadi Bank Umum Syariah, BTPNS                         Upon becoming Sharia Commercial Bank, of
          telah melakukan beberapa kali perubahan                          BTPNS had amended its Articles of Association
          Anggaran Dasar. Perubahan terakhir Anggaran                      several times. The latest amendment to the
          Dasar BTPNS sebagaimana tercantum dalam                          Articles of Association of BTPNS is stated in deed
          Akta No. 46 tanggal 20 Maret 2024, yang dibuat                   No. 46 dated 20 Maret 2024, which was notarised
          di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris                    by Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta
          di Jakarta, penyesuaian dengan POJK No. 17                       adjustment to OJK Regulation No. 17 year 2023
          tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola                         Regarding the implementation of governance for
          Bank Umum. Akta tersebut telah memperoleh                        commercial banks. The deed was approved by
          persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi                          Minister of Law and Human Rights of the Republic
          Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat                     of Indonesia through its Letter of Acceptance of
          Penerimaan       Pemberitahuan     Perubahan                     the amendment to the Articles of Association No.
          Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0089433                          AHU-AH.01.03-0089433 dated 19 April 2024.
          tanggal 19 April 2024.




                                                           24
Page 435
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1. GENERAL INFORMATION (continued)

     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                     f.   Subsidiaries (continued)

          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan)                              PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)

          Susunan Direksi, Dewan Komisaris dan                             Board of Directors, Board of Commissioners
          Dewan Pengawas Syariah                                           and Sharia Supervisory Board

          Susunan terkini Direksi, Dewan Komisaris dan                     The latest composition of the Board of Directors,
          Dewan      Pengawas        Syariah     BTPNS                     the Board of Commissioners and the Sharia
          sebagaimana dituangkan ke dalam Akta                             Supervisory Board of BTPNS as specified in the
          Pernyataan      Keputusan     Rapat     Umum                     Deed of Statement of Resolutions of the Annual
          Pemegang Saham Tahunan PT BANK BTPN                              General Meeting of Shareholders of PT BANK
          SYARIAH Tbk Nomor 46 tanggal 27 April 2023                       BTPN SYARIAH Tbk Number 46 dated 27 April
          yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn,                          2023 made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary
          Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan                     in Administrative City of South Jakarta and has
          dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem                   been received and recorded in Legal Entity
          Administrasi Badan Hukum melalui Surat                           Administration System through Decree Letter of
          Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi                            Minister of Law and Human Rights of the
          Manusia Republik Indonesia Nomor No.                             Republic         of        Indonesia         No.
          AHU-AH.01.09-0112846 tanggal 27 April 2023                       AHU-AH.01.09-0112846 dated 27 April 2023
          perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan                       regarding Receipt of Notification on the Change
          Data Perseroan PT BANK BTPN SYARIAH                              of Data of Company of PT BANK BTPN
          Tbk.                                                             SYARIAH Tbk.

          Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha                           The Objectives and Scope of Activities

          Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar                             In accordance with article 3 of the Articles of
          BTPNS, maksud dan tujuan serta kegiatan                          Association of BTPNS, the objective and scope
          BTPNS adalah melakukan kegiatan usaha di                         of activities of BTPNS is to engage in banking
          bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah.                    industry based on sharia principles.
          Penawaran Umum Perdana Saham                                     Initial Public Offering

          Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                            Pursuant to the Circular Resolution of the
          Luar Biasa (RUPSLB) BTPNS yang dilakukan                         Shareholders in lieu of the Extraordinary
          melalui surat edaran resolusi pemegang saham                     General Meeting of Shareholders (EGMS) of
          pada tanggal 16 November 2017, para                              BTPNS dated 16 November 2017, the
          pemegang       saham    menyetujui   rencana                     shareholders approved the plan to conduct
          Penawaran Umum Saham Perdana Biasa                               Initial Public Offering of Ordinary Shares to
          kepada masyarakat melalui pasar modal serta                      public through capital market and listing of the
          melakukan pencatatan saham Bank di Bursa                         Subsidiary’s shares at the Indonesia Stock
          Efek Indonesia. Pada tanggal 25 April 2018,                      Exchange. On 25 April 2018, BTPNS obtained
          BTPNS memperoleh pernyataan efektif dari                         the effective notification from OJK through letter
          OJK dengan surat No. S-36/D-04/2018 untuk                        No. S-36/D-04/2018 for this initial public
          penawaran umum saham perdana tersebut.                           offering.

          BTPNS melakukan penawaran umum perdana                           BTPNS undertook an initial public offering of
          atas 770.370.000 saham dengan nilai nominal                      770,370,000 shares with a nominal value of
          sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham                        Rp 100 (full amount) per share with offering
          dengan harga penawaran setiap saham                              price of Rp 975 (full amount) per share to the
          sebesar Rp 975 (nilai penuh) kepada                              public in Indonesia. The shares were listed at
          masyarakat di Indonesia. Saham tersebut                          the     Indonesia    Stock     Exchange     on
          dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal                     8 May 2018. The funds received by BTPNS
          8 Mei 2018. Dana yang diterima oleh BTPNS                        from the initial public offering amounting to
          atas penawaran umum perdana adalah sebesar                       Rp 735,020 (net of issuance costs and tax).
          Rp 735.020 (setelah biaya emisi dan pajak).
          Atas tambahan saham yang diterbitkan                             In relation to the additional shares issued in
          sehubungan dengan penawaran umum                                 connection with the initial public offering of the
          perdana BTPNS kepada publik, jumlah                              BTPNS to the public, the Bank's ownership in
          kepemilikan Bank atas BTPNS menurun dari                         BTPNS decreased from 70% to 63%.
          70% menjadi 63%.




                                                           25
Page 436
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                     1. GENERAL INFORMATION (continued)

     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                      f.       Subsidiaries (continued)

          PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan)                                   PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
          Akuisisi dari kepentingan non-pengendali                              Acquisition of non-controlling interest of PT
          pada PT BANK BTPN SYARIAH Tbk                                         BANK BTPN SYARIAH Tbk
          Pada tanggal 11 Mei 2018, Bank mengakuisisi                           On 11 May 2018, the Bank acquired 7% shares
          7% saham atas BTPNS dengan imbalan                                    of BTPNS for a purchase consideration of
          pembelian sebesar Rp 550.045. Kepentingan                             Rp 550,045. The non-controlling interest in
          non-pengendali BTPNS pada tanggal akuisisi                            BTPNS on the date of acquisition was
          adalah Rp 525.778. Dengan demikian,                                   Rp 525,778. Therefore, the Bank’s ownership in
          kepemilikan Bank atas BTPNS kembali menjadi                           BTPNS became 70%. The effect of changes in
          70%. Dampak perubahan atas kepemilikan                                the ownership interest of BTPNS was as follows:
          saham BTPNS adalah sebagai berikut:
                                                                2018

          Kepentingan non-pengendali yang diakuisisi             525,778)                         Non-controlling interest acquired
          Imbalan yang dibayarkan kepada kepentingan
              non-pengendali                                    (550,045)             Consideration paid to non-controlling interest
          Selisih lebih imbalan uang dibayarkan yang                                                      Excess of consideration
                                                                 (24,267)
               diakui pada ekuitas Bank                                                    paid as recorded in the Bank’s equity

          Dampak transaksi dengan kepentingan non-                              Effects of transactions with non-controlling
          pengendali pada ekuitas adalah sebagai                                interests on the equity was as follows:
          berikut:
                                                                2018
           Perubahan pada ekuitas:                                          )                                    Changes in equity:
            - Dampak atas penawaran umum
                Perdana                                          209,242)                        Effect on initial public offering -
            - Akuisisi saham tambahan pada                                                   Acquisition of additional interest in -
                BTPNS                                            (24,267)                                             BTPNS
           Dampak bersih pada ekuitas                            184,975)                                        Net effect in equity


          Pembagian dividen tunai oleh PT BANK                                  Cash dividend distribution by PT BANK
          BTPN SYARIAH Tbk                                                      BTPN SYARIAH Tbk

          BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku                             BTPNS distributed dividend for financial year
          2023 kepada para pemegang saham sebesar                               2023 to shareholders amounting Rp 540,397 or
          Rp 540.397 atau Rp 70,15 (nilai penuh) per                            Rp 70.15 (full amount) per share. Cash dividend
          lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan                           was paid at the amount of Rp 525,231 with tax
          senilai Rp 525.231 dengan pajak dividen                               on dividend amounting to Rp 15,166. On 19 April
          sebesar Rp 15.166. Pada tanggal 19 April 2024,                        2024, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
          PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah                             distributed cash dividends to Shareholders
          melakukan distribusi dividen tunai kepada                             based on the recording date of 2 April 2024.
          Pemegang Saham berdasarkan tanggal
          pencatatan tanggal 2 April 2024.

          BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku                             BTPNS distributed dividend for financial year
          2022 kepada para pemegang saham sebesar                               2022 to shareholders amounting Rp 712,535 or
          Rp 712.535 atau Rp 92,50 (nilai penuh) per                            Rp 92.50 (full amount) per share. Cash dividend
          lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan                           was paid at the amount of Rp 681,151 with tax
          senilai Rp 681.151 dengan pajak dividen                               on dividend amounting to Rp31,384. On 12 May
          sebesar Rp 31.384. Pada tanggal 12 Mei 2023,                          2023, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
          PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah                             distributed cash dividends to Shareholders
          melakukan distribusi deviden tunai kepada                             based on the recording date of 2 May 2023.
          Pemegang Saham berdasarkan tanggal
          pencatatan tanggal 2 Mei 2023.




                                                           26
Page 437
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                        1. GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                         f.   Subsidiaries (continued)

          PT BTPN SYARIAH VENTURA                                              PT BTPN SYARIAH VENTURA

          PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS                                       PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS
          Ventura) berkantor di Jl. Radio Dalam No.100,                        Ventura)’s office is located at Jl. Radio Dalam
          Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140.                               No.100, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140.

          Berdasarkan Akta Pendirian Nomor 36 tanggal                          Based on the Deed of Establishment Number
          21 Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Notaris                        36 dated 21 October 2021, drawn up before
          Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notaris di Jakarta                          Notary Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notary in
          dan telah mendapat persetujuan dari Menteri                          Jakarta and has received approval from the
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                                 Minister of Law and Human Rights of the
          Indonesia dalam Surat Keputusan No.                                  Republic of Indonesia in Decree No.
          AHU-0066702.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal                              AHU-0066702.AH.01.01.Year 2021 dated
          22 Oktober 2021, telah dibentuk entitas anak                         22 October 2021, a subsidiary of PT BANK
          dari PT BANK BTPN SYARIAH Tbk.                                       BTPN SYARIAH Tbk.

          Susunan Pemegang Saham terakhir BTPNS                                The latest composition of the Shareholders of
          Ventura adalah sebagaimana dituangkan ke                             BTPNS Ventura is as specified in the Deed No.
          dalam Akta No. 10 tanggal 10 Maret 2022 yang                         10 dated 10 March 2022 made by Ashoya
          dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris                       Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta and has
          di Jakarta dan telah diterima dan dicatat di dalam                   been received and recorded in Legal Entity
          Sistem Administrasi Badan Hukum melalui Surat                        Administration System through Decree Letter of
          Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi                                Ministry of Law and Human Rights of the
          Manusia        Republik        Indonesia       No.                   Republic     of   Indonesia    Number     No.
          AHU-AH.01.03-0158924 tanggal 10 Maret 2022.                          AHU-AH.01.03-0158924 dated 10 March 2022.

          Sedangkan Susunan Dewan Komisaris, Direksi                           Whereas the latest composition of the Board of
          dan Dewan Pengawas Syariah BTPNS Ventura                             Commissioners, the Board of Directors and the
          terakhir adalah sebagaimana dituangkan                               Sharia Supervisory Board of BTPNS Ventura is as
          kedalam akta Pernyataan Keputusan diluar Rapat                       specified in the in the Deed of Circular Resolution of
          Umum Pemegang Saham nomor 49 tanggal                                 the General Meeting of Shareholders number 49
          20 Maret 2024 yang dibuat oleh Ashoya Ratam,                         dated 20 March 2024, made by Ashoya Ratam, S.H.,
          S.H., M.Kn., notaris di Jakarta dan telah diterima                   M.Kn., notary in Jakarta and has been received and
          dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan                       recorded in Legal Entity Administration System
          Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Hukum                          through Decree Letter of Ministry of Law and Human
          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.                         Rights of the Republic of Indonesia Number No.
          AHU-AH.01.09-0135500 tanggal 3 April 2024.                           AHU-AH.01.09-0135500 dated 3 April 2024.

          BTPNS Ventura telah mendapatkan perijinan                            BTPNS Ventura has obtained operational
          operasional dari Otoritas Jasa Keuangan melalui                      permits from the Financial Services Authority by
          Surat Keputusan Anggota Dewan Komisaris                              means of letter Number KEP-23/D.05/2022
          Nomor KEP-23/D.05/2022 tanggal 20 Mei 2022                           dated 20 May 2022, regarding the Granting of
          tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal                        Business Permit of Sharia Venture Capital
          Ventura Syariah kepada PT BTPN SYARIAH                               Company to PT BTPN SYARIAH VENTURA
          VENTURA dan efektif menjalankan kegiatan                             and effectively carried out its operational
          operasionalnya pada tanggal 30 Mei 2022.                             activities on 30 May 2022.

          Tujuan pendirian BTPNS Ventura adalah untuk                          The purpose of establishing BTPNS Ventura is
          menunjang kegiatan usaha dan aspirasi Entitas                        to support the business activities and aspiration
          Anak dalam mewujudkan digital ekosistem bagi                         of the Subsidiary in realizing a digital ecosystem
          segmen yang dilayaninya.                                             for the segment it served.

          BTPNS Ventura merupakan perusahaan yang                              BTPNS Ventura is a company that carries out
          melakukan kegiatan usaha modal ventura                               the sharia venture capital business activities,
          syariah, pengelolaan dana ventura, dan                               venture fund management, and other business
          kegiatan usaha lain dengan persetujuan                               activities upon approval from relevant
          Otoritas terkait yang seluruhnya dilaksanakan                        authorities, all of which are carried out based on
          berdasarkan prinsip syariah.                                         sharia principles.




                                                               27
Page 438
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                     1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                       f.   Subsidiaries (continued)

          PT Oto Multiartha                                                  PT Oto Multiartha

          PT Oto Multiartha (”OTO") berkantor di Gedung                      PT Oto Multiartha (“OTO”) is located at
          Summitmas II, Lantai 18, Jl. Jendral Sudirman                      Summitmas Tower II, Floor 18, Jl. Jendral
          Kav.61-62, Jakarta, Indonesia                                      Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia

          OTO didirikan dengan nama PT Manunggal                             OTO, formerly PT Manunggal Multi Finance,
          Multi Finance berdasarkan akta No. 245                             was established by virtue of notarial deed
          tanggal 28 Maret 1994 yang dibuat di hadapan                       No. 245 dated 28 March 1994 of Wiwiek
                                                                             Widjajanti, S.H., candidate notary, a substitute
          Wiwiek Widjajanti, S.H., selaku notaris                            notary of Ny. Erly Soehandjojo, S.H., notary
          kandidat, pengganti dari Ny. Erly Soehandjojo,                     public in Jakarta. This notarial deed was
          S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah                   approved by Minister of Justice of the Republic
          disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik                           of Indonesia (currently Minister of Law and
          Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak                          Human Rights) in its Decision Letter
          Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan                             No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 dated 16 April
                                                                             1994, and was published in Supplement
          No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 tanggal 16 April                        No. 4902 to State Gazette of the Republic of
          1994, dan telah diumumkan dalam Tambahan                           Indonesia No. 60 dated 29 July 1994.
          No. 4902 pada Berita Negara Republik
          Indonesia No. 60 tanggal 29 Juli 1994.

          OTO memperoleh izin usaha sebagai lembaga                          OTO obtained its business license as a
          pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik                          financing company from the Minister of Finance
          Indonesia      melalui     Surat    Keputusan                      of the Republic Indonesia in its Decision Letter
                                                                             No. 556/KMK.017/1994 dated 10 November
          No. 556/KMK.017/1994 tanggal 10 November                           1994, which has been changed based on letter
          1994, yang telah diubah berdasarkan surat No.                      No. S-6316/LK/1995 dated 5 December 1995.
          S-6316/LK/1995 tanggal 5 Desember 1995. OTO                        OTO commenced its commercial operations in
          memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1994,                     1994, and is currently engaged in consumer
          dan saat ini bergerak dalam bidang pembiayaan                      financing.
          konsumen.

          Berdasarkan perubahan anggaran dasar yang                          Based on the latest amendment Articles of
          terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta                         Association as stated in the notarial deed No.
          No. 23 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di                        23 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
          hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di                   S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
          Jakarta, mengenai perubahan pemegang                               the change shareholder of OTO, therefore the
          saham OTO sehingga komposisi pemegang                              shareholder composition is consist of PT BANK
          saham OTO menjadi PT BANK BTPN Tbk                                 BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
          (sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk)                              Tbk) with ownership of shares series B
          dengan kepemilikan saham seri B sebanyak                           amounted 473,640,735 shares or 51%,
          473.640.735 lembar atau 51%, PT Summit                             PT Summit Auto Group with ownership of
          Auto Group dengan kepemilikan saham seri B                         shares series B amounted 315,760,490 shares
          sebanyak 315.760.490 lembar atau 34% dan                           or 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
          PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan                                 ownership of shares series A amounted
          kepemilikan saham seri A sebanyak                                  139,306,099 shares or 15%. This Articles of
          139.306.099 atau 15%. Pada anggaran dasar                          Association also change the term of office of
          ini juga terdapat perubahan masa jabatan                           Board of Directors to 3 years and changes in
          direksi menjadi 3 tahun dan perubahan                              interim dividend. This amendment has been
          ketentuan dividen interim. Akta perubahan ini                      informed and received by the Minister of Law
          telah diberitahukan dan diterima oleh Menteri                      and Human Rights of the Republic of Indonesia
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                               based on Receipt Letter No. AHU-AH.01.03-
          Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan                             0075020 and AHU-AH.01.09-124682, both
          Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0075020                             dated 27 March 2024.
          dan AHU-AH.01.09-124682, keduanya masing-
          masing tertanggal 27 Maret 2024.




                                                             28
Page 439
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                        1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                          f.     Subsidiaries (continued)
          PT Oto Multiartha (lanjutan)                                            PT Oto Multiartha (continued)
          Akuisisi PT Oto Multiartha                                              Acquisition of PT Oto Multiartha
          Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi                           On 27 March 2024, the Bank acquired 51% of
          51% saham biasa (saham seri B) OTO dengan                               OTO’s ordinary shares (series B shares) for a
          nominal pembelian sebesar Rp 3.926.955.                                 purchase amounted to Rp 3,926,955.
          Saham preferen tidak diperhitungkan dalam                               The preference shares are not taken into account in
          pembagian laba bersih antara entitas induk dengan                       the distribution of net profit between the parent entity
          kepentingan non-pengendali sehingga pembagian                           and non-controlling interests so that the distribution
          laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham                          of net profit is only for 85% ordinary shares (series
          seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba                         B shares). Therefore, the Bank is entitled for OTO’s
          bersih OTO sebesar 60% (yang merupakan hasil                            net profit of 60% (which represents the divided
          pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85%                         amount of 51% ownership of total 85% ordinary
          saham biasa). Dampak perubahan atas                                     shares). The effect of changes in the ownership
          kepemilikan saham OTO adalah sebagai berikut:                           interest of OTO was as follows:
                                                                    2024

           Jumlah aset bersih yang teridentifikasi                   5,598,214)                               Total identifiable net assets
           Kepentingan non pengendali                               (2,325,485)                                 Non-controlling interests
           Total nilai aset neto yang diakuisisi                     3,272,729)                                 Total net asset acquired
           Penyesuaian nilai wajar:                                                                                Fair value adjustment:
              Piutang pembiayaan                                       20,916)                                  Financing receivables
              Aset takberwujud:                                                                                       Intangible assets:
              -      Merek dagang                                      33,827)                                             Trademarks -
              -      Hubungan pelanggan                                55,418)                                 Customer relationship -
              -      Piranti lunak                                     32,929)                                                Software -
              Aset pajak tangguhan                                    (31,480)                                       Deferred tax asset
           Nilai wajar aset neto                                    3,384,339)                                    Fair value of net assets

           Imbalan yang dibayarkan                                  (3,926,955)                                       Consideration paid
           Goodwill - posisi bersih                                  (542,616)                                       Goodwill - net basis

          Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang                            The following table summarized the amounts of
          diperoleh dan liablitas yang diambil alih pada                          the assets required and liabilities assumed on
          tanggal akuisisi:                                                       the acquisition date:
                                                                    2024

           ASET                                                              )                                               ASSETS
           Kas                                                           5,554                                                   Cash
           Giro pada bank-bank lain                                    267,593                       Curent accounts with other banks
           Penempatan pada bank-bank lain                              281,414                            Placement with other banks
           Tagihan derivatif                                           144,200                                 Derivative receivables
           Piutang pembiayaan                                       13,841,631                             Financing receivables - net
           Beban dibayar dimuka                                         44,531                                      Prepaid expense
           Pajak dibayar dimuka                                        140,863                                          Prepaid taxes
           Aset pajak tangguhan                                          9,344                                    Deferred tax assets
           Aset tetap                                                  369,192                                           Fixed assets
           Aset takberwujud                                            176,009                                      Intangible assets
           Aset lain-lain                                              279,617                                           Other assets
           Jumlah aset                                              15,559,948                                           Total assets

           LIABILITAS                                                                                                     LIABILITIES
           Liablitas derivatif                                         110,017                                     Derivative payables
           Utang pajak                                                  32,127                                         Taxes payables
           Efek-efek yang diterbitkan                                  994,355                                       Securities issued
           Pinjaman yang diterima                                    8,432,707                                              Borrowings
           Akrual                                                       22,028                                                Accruals
           Liabilitas imbalan kerja karyawan                           156,592                               Employee benefits liabilities
           Liabilitas sewa                                              34,131                                          Lease liabilities
           Liabilitas lain-lain                                        179,777                                          Other liabilities
           Jumlah liabilitas                                         9,961,734                                         Total liabilities

           Jumlah aset bersih yang teridentifikasi                   5,598,214                             Total identifiable net assets


                                                               29
Page 440
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                     1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                       f.   Subsidiaries (continued)
          PT Oto Multiartha (lanjutan)                                       PT Oto Multiartha (continued)

          Pembagian dividen tunai oleh PT Oto Multiartha                     Cash dividend distribution by PT Oto Multiartha

          OTO memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A                      OTO has 2 types of shares, which are series A
          dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis                        share and series B share. Series A shares are
          saham preferen sedangkan saham seri B                              preference shares while series B shares are
          adalah jenis saham biasa. Pemegang saham                           common shares. The shareholders of series A
          seri A berhak untuk menerima dividen non-                          shares are entiled to receive a non-cumulative
          kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham                         dividend earlier than other shareholders in the
          klasifikasi lain dalam jumlah yang akan                            amount that will be determined by the general
          ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang                                meeting of shareholders.
          Saham.
          Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler                              Based on the Circular Resolution In Lieu of The
          Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham                             Annual General Meeting of the Shareholders of
          Tahunan PT Oto Multiartha tanggal 20 Juni                          PT Oto Multiartha on 20 June 2024, the
          2024, pemegang saham setuju untuk                                  shareholders approved to declare and
          mengumumkan dan membagikan dividen kas                             distributes cash dividends amounting to
          sebesar Rp 27.890.                                                 Rp 27,890.
          PT Summit Oto Finance                                              PT Summit Oto Finance

          PT Summit Oto Finance (“SOF”) berkantor di                         PT Summit Oto Finance (“SOF”)’s office is located
          Gedung Summitmas II, Lantai 8, Jl. Jendral                         at Summitmas Tower II, Floor 8, Jl. Jendral
          Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia.                            Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia.

          SOF didirikan dengan nama PT Summit Sinar                          SOF was established formerly under name of
          Mas Finance, berdasarkan akta No. 214                              PT Summit Sinar Mas Finance based on notarial
          tanggal 20 September 1990, yang diubah                             deed No. 214 dated 20 September 1990 as
          dengan akta No. 194 tanggal 22 Oktober 1990
          yang keduanya dibuat di hadapan Mudofir Hadi,                      amended by notarial deed No. 194 dated
          S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah                   22 October 1990 of Mudofir Hadi, S.H., notary
          disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik                           public in Jakarta. This notarial deed of
          Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak                          establishment was approved by the Ministry of
          Asasi Manusia) dengan Surat Keputusan                              Justice of the Republic of Indonesia (currently
          No..C2-6214.HT.01.01.TH.90              tanggal                    Ministry of Law and Human Rights) in its Decision
          30 Oktober 1990, didaftarkan di Kantor
          Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah                          Letter No. C2-6214.HT.01.01.TH.90 dated
          No..865/Not/1990/PN.JKT.SEL              tanggal                   30 October 1990, registered at the South Jakarta
          7 November 1990 serta telah dimuat dalam                           District Court under No. 865/Not/1990/
          Tambahan No. 5041 pada Berita Negara                               PN.JKT.SEL dated 7 November 1990 and was
          Republik     Indonesia    No.    99     tanggal                    published in Supplement No. 5041 to State
          11 Desember 1990.                                                  Gazette of the Republic of Indonesia No. 99 dated
                                                                             11 December 1990.

          SOF memperoleh izin usaha sebagai lembaga                          SOF obtained its business license as a
          pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik                          financing company from the Ministry of Finance
          Indonesia    melalui    Surat    Keputusan                         of the Republic of Indonesia in its Decision
          No. 1601/KMK.013/1990 tanggal 28 Desember
          1990 yang telah diubah dengan Surat                                Letter    No.      1601/KMK.013/1990     dated
          Keputusan No. KEP-243/KM.6/2003 tanggal                            28 December 1990 which was changed with
          30 Juni 2003. SOF saat ini bergerak dalam                          Decision Letter No. KEP-243/KM.6/2003 dated
          bidang pembiayaan konsumen, dan memulai                            30 June 2003. SOF is currently engaged in
          kegiatan pembiayaan sepeda motor pada tahun                        consumer       financing,   and      commenced
          2003.                                                              motorcycles financing operation in 2003.




                                                             30
Page 441
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                       1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                         f.     Subsidiaries (continued)
          PT Summit Oto Finance (lanjutan)                                       PT Summit Oto Finance (continued)
          Berdasarkan perubahan anggaran dasar                                   Based on the latest amendment of Articles of
          terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta                             Association which was effected by notarial deed
          No. 22 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di                            No. 22 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
          hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di                       S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
          Jakarta, mengenai perubahan pemegang                                   the change shareholder of SOF, therefore the
          saham SOF sehingga komposisi pemegang                                  shareholder composition is consist of PT BANK
          saham SOF menjadi PT BANK BTPN Tbk                                     BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
          (sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk)                                  Tbk) with ownership of shares series B
          dengan kepemilikan saham seri B sebanyak                               amounted 2,490,901 shares or 51%,
          2.490.901 lembar atau 51%, PT Summit Auto                              PT Summit Auto Group with ownership of
          Group dengan kepemilikan saham seri B                                  shares series B amounted 1,660,601 shares or
          sebanyak 1.660.601 lembar atau 34% dan                                 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
          PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan                                     ownership of shares series A amounted
          kepemilikan saham seri A sebanyak 732.618                              732,618 shares or 15%. This Articles of
          atau 15%. Pada anggaran dasar ini juga                                 Association also change the term of office of
          terdapat perubahan masa jabatan direksi                                Board of Directors to 3 years and changes in
          menjadi 3 tahun dan perubahan ketentuan                                interim dividend provisions. This amendment
          dividen interim. Akta perubahan ini telah                              has been informed and received by the Minister
          diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum                          of Law and Human Rights of the Republic of
          dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                               Indonesia based on Receipt Letter No.
          berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan                             AHU-AH.01.03-0075025 dan AHU-AH.01.09-
          No.        AHU-AH.01.03-0075025             dan                        124689, both dated 27 March 2024.
          AHU-AH.01.09-124689, keduanya masing-
          masing tertanggal 27 Maret 2024.
          Akuisisi PT Summit Oto Finance                                         Acquisition of PT Summit Oto Finance
          Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi                          On 27 March 2024, the Bank acquired 51% SOF’s
          51% saham biasa (saham seri B) SOF dengan                              ordinary shares (series B shares) for a purchase
          imbalan pembelian dengan nominal sebesar                               amounted to Rp 2,623,788.
          Rp 2.623.788.
                                                                                 The preference shares are not taken into account in
          Saham preferen tidak diperhitungkan dalam                              the distribution of net profit between the parent entity
          pembagian laba bersih antara entitas induk dengan                      and non-controlling interests so that the distribution
          kepentingan non-pengendali sehingga pembagian                          of net profit is only for 85% ordinary shares (series B
          laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham                         shares). Therefore, the Bank is entitled for SOF’s net
          seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba                        profit of 60% (which represents the divided amount
          bersih SOF sebesar 60% (yang merupakan hasil
          pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85%                        of 51% ownership of total 85% ordinary shares). The
          saham biasa). Dampak perubahan atas                                    effect of changes in the ownership interest of SOF
          kepemilikan saham SOF adalah sebagai berikut:                          was as follows:
                                                                   2024

           Jumlah aset bersih yang teridentifikasi                  4,009,775)                               Total identifiable net assets
           Kepentingan non pengendali                              (1,827,005)                                 Non-controlling interests
           Total nilai aset neto yang diakuisisi                    2,182,770)                                 Total net asset acquired
           Penyesuaian nilai wajar:                                                                               Fair value adjustment:
              Piutang pembiayaan                                    (351,719)                                  Financing receivables
              Aset takberwujud:                                                                                      Intangible assets:
              -      Merek dagang                                     27,233)                                             Trademarks -
              -      Hubungan pelanggan                              269,643)                                 Customer relationship -
              -      Piranti lunak                                   (13,691)                                                Software -
              Aset pajak tangguhan                                    15,078)                                       Deferred tax asset
           Nilai wajar aset neto                                   2,129,314)                                    Fair value of net assets

           Imbalan yang dibayarkan                                 (2,623,788)                                       Consideration paid

                                                                    (494,474)
           Goodwill - posisi bersih                                                                                 Goodwill - net basis




                                                              31
Page 442
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                    1.    GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                       f.   Subsidiaries (continued)
          PT Summit Oto Finance (lanjutan)                                   PT Summit Oto Finance (continued)
          Akuisisi PT Summit Oto Finance (lanjutan)                          Acquisition   of   PT     Summit     Oto    Finance
                                                                             (continued)
          Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang                       The following table summarized the amounts of
          diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada                    the assets acquired and liabilities assumed on
          tanggal akuisisi:                                                  the acquisition date:
                                                                 2024

          ASET                                                                                                           ASSETS

          Kas                                                     6,354                                                     Cash
          Giro pada bank-bank lain                              188,115                         Curent accounts with other banks
          Penempatan pada bank-bank lain                        282,157                              Placement with other banks
          Tagihan derivatif                                     187,006                                   Derivative receivables
          Piutang pembiayaan - bersih                        12,770,844                               Financing receivables - net
          Beban dibayar dimuka                                   87,678                                            Prepayments
          Aset pajak tangguhan                                   93,919                                      Deferred tax assets
          Aset tetap                                             90,757                                             Fixed assets
          Aset takberwujud                                      205,313                                        Intangible assets
          Aset lain-lain                                        260,671                                             Other assets
          Jumlah aset                                        14,172,814                                            Total assets

          LIABILITAS                                                                                                 LIABILITIES

          Liabilitas derivatif                                  136,504                                     Derivative payables
          Utang pajak                                            21,286                                          Taxes payable
          Pinjaman yang diterima                              9,358,270                                              Borrowings
          Akrual                                                 23,571                                                 Accruals
          Liabilitas imbalan kerja karyawan                     288,823                               Employee benefits liabilities
          Liabilitas sewa                                        37,122                                         Lease liabilities
          Liabilitas lain-lain                                  297,463                                          Other liabilities
          Jumlah liabilitas                                  10,163,039                                         Total liabilities

          Jumlah aset bersih teridentifikasi                     4,009,775                           Total identifiable net assets

          Pembagian dividen tunai oleh PT Summit Oto                         Cash dividend distribution by PT Summit Oto
          Finance                                                            Finance
          SOF memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A                      SOF has 2 types of shares, which are series A
          dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis                        share and series B share. Series A shares are
          saham preferen sedangkan saham seri B                              preference shares while series B shares are
          adalah jenis saham biasa. Pemegang saham                           common shares. The shareholders of series A
          seri A berhak untuk menerima dividen non-                          shares are entiled to receive a non-cumulative
          kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham                         dividend earlier than other shareholders in the
          klasifikasi lain dalam jumlah yang akan                            amount that will be determined by the general
          ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang                                meeting of shareholders.
          Saham.
          Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler                              Based on the Circular Resolution In Lieu of The
          Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham                             Annual General Meeting of the Shareholders of
          Tahunan PT Summit Oto Finance tanggal 20                           PT Summit Oto Finance on 20 June 2024, the
          Juni 2024, pemegang saham setuju untuk                             shareholders approved to declare and
          mengumumkan dan membagikan dividen kas                             distributes cash dividends amounting to
          sebesar Rp 66.730.                                                 Rp 66,730.
          Biaya terkait Akuisisi PT Oto Multiartha dan                       Cost related to acquisition of PT Oto Multiartha
          PT Summit Oto Finance                                              and PT Summit Oto Finance
          Biaya yang terkait dengan akuisisi telah                           Acquisition-related cost are charged to general
          dibebankan     pada    beban    umum    dan                        and administrative expenses in the consolidated
          administrasi   pada    laporan   laba   rugi                       statements of profit or loss amounted of
          konsolidasian     masing-masing      sebesar                       Rp 7,543 and Rp 63,952 for the years ended
          Rp 7.543 dan Rp 63.952 untuk tahun-tahun                           31 December 2024 and 2023, respectively.
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
          dan 2023.




                                                            32
Page 443
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

1.   INFORMASI UMUM (lanjutan)                                      1.   GENERAL INFORMATION (continued)
     f.   Entitas Anak (lanjutan)                                        f.   Subsidiaries (continued)
          Penggunaan informasi keuangan PT Oto                                Use of financial information PT Oto
          Multiartha and PT Summit Oto Finance                                Multiartha and PT Summit Oto Finance for
          untuk laporan keuangan konsolidasian                                consolidated financial statements
          Bank menggunakan laporan keuangan OTO dan                           The Bank use the OTO and SOF financial
          SOF pada tanggal 31 Maret 2024 sebagai saldo                        statements as of 31 March 2024 as the beginning
          awal untuk keperluan penyusunan laporan                             balance for the purposes of preparing the
          keuangan konsolidasian. Manajemen berpendapat                       consolidated financial statements. Management
          bahwa dampak atas penggunaan periode                                believes that the impact of using this reporting period
          pelaporan ini tidak material jika dibandingkan                      is immaterial when compared to using the
          dengan penggunaan tanggal akuisisi sebagai saldo                    acquisition date as the beginning balance.
          awal.
          Penghasilan yang termasuk dalam laporan laba                        Revenue includes in the consolidated statement of
          rugi      komprehensif   konsolidasian     yang                     profit or loss and other comprehensive income
          dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha dan                          which contributed by PT Oto Multiartha dan
          PT Summit Oto Finance masing-masing sebesar                         PT Summit Oto Finance amounted Rp 1,838,560
          Rp 1.838.560 dan Rp 3.037.849. PT Oto Multiartha                    and Rp 3,037,849, respectively. PT Oto Multiartha
          dan      PT    Summit    Oto    Finance     juga                    dan PT Summit Oto Finance also contributed net
          mengkontribusikan laba bersih sebesar Rp 30.940                     income in the same period amounted Rp 30,940
          dan Rp 181.238 selama periode yang sama.                            and Rp 181,238, respectively.
          Jika PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance                    If PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
          telah dikonsolidasikan sejak 1 Januari 2024, maka                   have been consolidated since 1 January 2024, then
          penghasilan yang termasuk dalam laporan laba                        the revenue includes in the consolidated statement
          rugi     komprehensif      konsolidasian     yang                   of profit or loss and other comprehensive income
          dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha dan                          which contributed by PT Oto Multiartha and
          PT Summit Oto Finance masing-masing sebesar                         PT Summit Oto Finance will be Rp 2,456,502 and
          Rp 2.456.502 dan Rp 3.982.714 dan laba bersih                       Rp 3,982,714, respectively and the net income will
          masing-masing sebesar sebesar Rp 53.509 dan                         be Rp 53,509 and Rp 252,062, respectively.
          Rp 252.062.
          Akuisisi PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto                        The acquisition of PT Oto Multiartha and
          Finance telah dilaksanakan sesuai Peraturan                         PT Summit Oto Finance has been conducted in
          Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal                              accordance with Bapepam-LK Regulation No.
          25 Juni 2012 yaitu Peraturan VIII.G.7 tentang                       KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012,
          “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan                        Regulation No. VIII.G.7 regarding “Presentation
          Emiten atau Perusahaan Publik”.                                     and Disclosure of Public Company’s Financial
                                                                              Statements”.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI      YANG             2.    SUMMARY         OF     MATERIAL         ACCOUNTING
     MATERIAL                                                             POLICIES
     Kebijakan-kebijakan akuntansi yang material, yang                    The material accounting policies, applied in the
     diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan                         preparation of the consolidated financial
     konsolidasian Bank dan Entitas Anaknya (secara                       statements of the Bank and its subsidiaries
     bersama-sama disebut “Grup”) adalah sebagai                          (together referred to as the “Group”) are as follows:
     berikut:
     a.   Pernyataan Kepatuhan                                            a. Statement of Compliance
          Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun                         The consolidated financial statements of the
          dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi                       Group has been prepared and presented in
          Keuangan (“SAK”) Indonesia.                                         accordance    with    Indonesian   Financial
                                                                              Accounting Standards (“SAK”).
          Laporan keuangan konsolidasian juga disusun                         These consolidated financial statements have also
          dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan                         been prepared and presented in accordance with
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                                    Capital Market and Financial Institutions
          Keuangan (“BAPEPAM-LK” yang fungsinya                               Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”, whose
          dialihkan kepada OJK sejak tanggal                                  function has been transferred to OJK starting 1
          1 Januari 2013) No. VIII.G.7 yang merupakan                         January 2013) rule No. VIII.G.7, Appendix of the
          lampiran keputusan ketua BAPEPAM-LK No.                             Decree of the Chairman of the BAPEPAM-LK No.
          KEP 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang                        KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012 regarding
          “Penyajian dan Pengungkapan Laporan                                 “Financial    Statements      Presentation   and
          Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.                            Disclosure of the Issuer or Public Company”.




                                                              33
Page 444
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)
     a.   Pernyataan Kepatuhan (lanjutan)                                a.   Statement of Compliance (continued)
          Laporan keuangan konsolidasian ini yang                             These consolidated financial statements which
          merupakan      konsolidasian   dari    laporan                      represent the consolidation of the financial
          keuangan Grup telah disetujui untuk diterbitkan                     statements of the Group, were authorized for
          oleh direksi pada tanggal 28 Februari 2025.                         issuance by the Board of Directors on 28 February
                                                                              2025.
          Laporan keuangan konsolidasi ini disajikan                          These consolidated financial statements are
          dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam hal                       presented in Indonesian and English languages.
          terdapat   perbedaan     penafsiran     akibat                      Should there be any difference in interpretation
          penerjemahan bahasa, maka yang digunakan                            due to translation, the Indonesian version shall
          sebagai acuan adalah dalam Bahasa Indonesia.                        prevail.
     b.   Dasar Penyusunan         Laporan     Keuangan                   b. Basis for Preparation of Consolidated
          Konsolidasian                                                      Financial Statements
          Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan                        Figures in these consolidated financial
          dalam Rupiah, yang merupakan mata uang                              statements are presented in Rupiah, which is
          fungsional Grup. Kecuali dinyatakan secara                          the Group’s functional currency. Unless
          khusus, informasi keuangan yang disajikan                           otherwise     stated, financial  information
          telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah                              presented in Rupiah has been rounded to the
          terdekat.                                                           nearest million.
          Laporan keuangan konsolidasian disusun atas                         The consolidated financial statements have been
          basis akrual dengan menggunakan konsep nilai                        prepared on the accrual basis using the historical
          historis, kecuali jika standar akuntansi                            cost concept, except where the accounting
          mensyaratkan pengukuran nilai wajar.                                standards require fair value measurement.
          Laporan arus kas konsolidasian menyajikan                           The consolidated statements of cash flows
          perubahan dalam kas dan setara kas dari                             present the changes in cash and cash equivalents
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                         from operating, investing and financing activities.
          Laporan arus kas disusun dengan metode                              The statements of cash flows are prepared using
          langsung. Untuk tujuan laporan arus kas, kas                        the direct method. For the purpose of the
          dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank                         statements of cash flows, cash and cash
          Indonesia, giro pada bank-bank lain,                                equivalents consist of cash, current accounts with
          penempatan pada Bank Indonesia dan bank-                            Bank Indonesia, current accounts with other
          bank lain, dan efek-efek yang jatuh tempo                           banks, placements with Bank Indonesia and
          dalam waktu tiga bulan sejak tanggal                                other banks, and securities that mature within
          perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai                        three months from the date of acquisition, as long
          jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak                     as they are not being pledged as collateral for
          dibatasi penggunaannya.                                             borrowings nor restricted.
     c. Penggunaan pertimbangan dan estimasi                              c. Use of judgments and estimates

          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian                           The preparation of consolidated financial
          sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan                         statements in conformity with SAK requires
          manajemen untuk membuat pertimbangan dan                            management to make judgments and estimates
          estimasi yang mempengaruhi penerapan                                that affect the application of accounting policies
          kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas,                    and the reported amounts of assets, liabilities,
          pendapatan dan beban yang dilaporkan.                               income and expenses. Although these
          Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                            estimates are based on management’s best
          pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian                         knowledge of current events and activities,
          dan kegiatan saat ini, hasil aktual dapat berbeda                   actual results may differ from those estimates.
          dari estimasi tersebut.
          Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah                         Estimates and underlying assumptions are
          secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi                       reviewed on an ongoing basis. Revisions to
          akuntansi diakui pada periode dimana estimasi                       accounting estimates are recognized in the
          tersebut direvisi dan periode-periode yang akan                     periods in which the estimate is revised and in
          datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi                        any future periods affected.
          tersebut.




                                                              34
Page 445
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)
     c.    Penggunaan pertimbangan dan estimasi                          c.   Use of judgments and estimates (continued)
           (lanjutan)
           Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait                    Information about significant areas of
           dengan ketidakpastian estimasi dan pertimbangan-                   estimation uncertainty and critical judgments in
           pertimbangan penting dalam penerapan kebijakan                     applying accounting policies that have
           akuntansi yang memiliki dampak yang signifikan                     significant effect on the amount recognized in
           terhadap jumlah yang diakui dalam laporan                          the consolidated financial statements are
           keuangan konsolidasian dijelaskan di Catatan 3.                    described in Note 3.
     d.   Perubahan kebijakan akuntansi                                   d. Changes in accounting policies

          Berikut ini adalah standar dan interpretasi                         The following standards and interpretation of
          standar     yang   berlaku   efektif   tanggal                      standards       became       effective     on
          1 Januari 2024, memiliki pengaruh atas laporan                      1 January 2024, have an effect on the Group’s
          keuangan konsolidasian Grup, dan mungkin                            consolidated financial statements, and may
          akan    membutuhkan       penerapan     secara                      require   retrospective   application   under
          retrospektif   sebagaimana     diatur    dalam                      PSAK 208, “Accounting Policies, Changes in
          PSAK 208, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan                           Accounting Estimates, and Errors”:
          Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”:
          - Amandemen PSAK 116 “Sewa”                                         - Amendments to PSAK 116 “Leases”

          - Amandemen PSAK 201 “Penyajian Laporan                             - Amendments to PSAK 201 “Presentation of
            Keuangan”                                                           Financial Statements”
          - Amandemen PSAK 207 ” Laporan Arus Kas”                            - Amendments to PSAK 207 “Cash Flow
                                                                                Statements”
          - Amandemen     PSAK    107           ”Instrumen                    - Amendments to PSAK             107    “Financial
            Keuangan: Pengungkapan”                                             Statements: Disclosure”

          Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di                      The implementation of the above-mentioned
          atas tidak memiliki dampak yang signifikan                          accounting standards did not have significant
          terhadap laporan keuangan konsolidasian.                            impacts to the consolidated financial statements.

          Efektif per 1 Januari 2024 terdapat perubahan                       Effective 1 January 2024, there are changes in
          penomoran Pernyataan Standar Akuntansi                              the numbering of the Statement of Financial
          Keuangan (PSAK). Perubahan tersebut untuk                           Accounting Standards (PSAK). This change is
          membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang                             to differentiate the numbering of PSAK and
          merujuk pada IFRS Accounting Standards                              ISAK which refer to IFRS Accounting Standards
          (diawali dengan angka 1 dan 2) dan tidak                            (starting with numbers 1 and 2) and which do
          merujuk pada IFRS Accounting Standards                              not Refer to IFRS Accounting Standards
          (diawali dengan angka 3 dan 4). Perubahan ini                       (starting with numbers 3 and 4). This change
          tidak mengubah isi persyaratan dalam                                does not change the content of the
          PSAK/ISAK.                                                          requirements in PSAK/ISAK.

     e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam                              e. Foreign   Currency          Transactions        and
        Valuta Asing                                                         Balances Translation
          Transaksi-transaksi    dalam  valuta    asing                       Transactions in foreign currencies are
          dijabarkan ke dalam Rupiah, yang merupakan                          translated into Rupiah, the Group’s functional
          mata     uang    fungsional  Grup,   dengan                         currency, at the exchange rates prevailing at
          menggunakan kurs pada tanggal transaksi.                            the transaction date.

          Saldo akhir tahun aset moneter dan liabilitas                       Year-end balances monetary assets and
          moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam                      liabilities denominated in foreign currencies are
          Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal                         translated into Rupiah using exchange rate as
          laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank                       of the reporting date (closing) as determined by
          Indonesia, yaitu kurs tengah yang merupakan                         Bank Indonesia, i.e. middle rates which are the
          rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan                       average of buying rates and selling rates per
          Reuters pada pukul 16.00 WIB.                                       Reuters at 16.00 WIB.




                                                              35
Page 446
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.    IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI     YANG               2.    SUMMARY OF MATERIAL                   ACCOUNTING
      MATERIAL (lanjutan)                                                    POLICIES (continued)

      e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam Valuta                         e. Foreign   Currency     Transactions             and
         Asing (lanjutan)                                                       Balances Translation (continued)

          Kurs valuta asing utama yang digunakan pada                            The major exchange rates used as of the
          tanggal pelaporan adalah sebagai berikut (nilai                        reporting date were as follows (full amount):
          penuh):
                                                         31 Desember/December
                                                       2024                2023
          1 Dolar Amerika Serikat (USD)                       16,095.00            15,397.00             1 United States Dollar (USD)
          1 Dolar Australia (AUD)                             10,013.51            10,520.77                 1 Australian Dollar (AUD)
          1 Dolar Singapura (SGD)                             11,844.58            11,676.34                 1 Singapore Dollar (SGD)
          1 Dolar Hong Kong (HKD)                              2,073.11             1,970.73                1 Hong Kong Dollar (HKD)
          1 Poundsterling Inggris (GBP)                       20,218.54            19,626.56             1 British Poundsterling (GBP)
          1 Yen Jepang (JPY)                                     103.03               108.88                    1 Japanese Yen (JPY)
          1 Euro (EUR)                                        16,758.12            17,038.32                              1 Euro (EUR)
          1 Franc Swiss (CHF)                                 17,815.04            18,299.27                      1 Swiss Franc (CHF)
          1 Yuan China (CNY)                                   2,198.50             2,169.50                       1 China Yuan (CNY)
          1 Baht Thailand (THB)                                  469.79               449.75                     1 Thailand Baht (THB)
          1 Ringgit Malaysia (MYR)                             3,597.86             3,355.20               1 Malaysian Ringgit (MYR)
          1 Rupee India (INR)                                    187.98               185.18                      1 Indian Rupee (INR)

          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang                              The exchange gains and losses arising from
          timbul dari transaksi dalam valuta asing dan dari                      transactions in foreign currencies and from the
          penjabaran aset moneter dan liabilitas moneter                         translation of monetary assets and monetary
          dalam valuta asing diakui pada laba rugi.                              liabilities denominated in foreign currencies are
                                                                                 recognized in profit or loss.

          Laba atau rugi kurs valuta asing atas aset dan                         The foreign currency gains or losses on
          liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya                      monetary assets and liabilities are the
          perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal                          difference between amortized cost in Rupiah at
          tahun, disesuaikan dengan tingkat suku bunga                           the beginning of the year, adjusted for effective
          efektif dan pembayaran selama tahun berjalan,                          interest rate and payments during the year, and
          dan biaya perolehan diamortisasi dalam valuta                          the amortized cost in foreign currency
          asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan                           translated into Rupiah using the exchange rate
          menggunakan kurs pada akhir tahun.                                     at the end of the year.

     f.   Prinsip Konsolidasi                                                f. Basis of Consolidation

          Laporan keuangan konsolidasian mencakup                                The consolidated financial statements include
          laporan keuangan Bank dan entitas anak.                                the accounts of the Bank and its subsidiaries.

          Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap                          Control over a subsidiary is presumed to exist if
          ada bilamana Bank terekspos atau memiliki hak                          the Bank is exposed to, or has rights to, variable
          atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya                         returns from its involvement with the subsidiaries
          dengan entitas anak dan memiliki kemampuan                             and has the ability to affect those returns through
          untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui                        its power over the subsidiaries. The Bank
          kekuasaannya atas entitas anak. Bank akan                              reassesses whether it has control if there are
          menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada                       changes to one or more of the elements of the
          perubahan atas satu atau lebih unsur                                   control. This includes circumstances in which
          pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak                          protective rights held (e.g. those resulting from a
          protektif yang dimiliki (seperti yang dihasilkan                       lending relationship) become substantive and
          dari hubungan pinjaman) menjadi substantif dan                         lead to the Bank having power over a subsidiary.
          mengakibatkan Bank memiliki kekuasaan atas
          entitas anak.

          Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan                        The financial statements of the subsidiaries are
          ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak                        included in the consolidated financial statements
          tanggal pengendalian dimulai sampai dengan                           from the date on which control commences until
          tanggal pengendalian berakhir.                                       the date when control ceases.




                                                                 36
Page 447
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
   MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

    f.   Prinsip Konsolidasi (lanjutan)                                 f. Basis of Consolidation (continued)

         Ketika Bank kehilangan kendali atas entitas anak,                 When the Bank loses control over a subsidiary,
         Bank menghentikan pengakuan aset dan                              it derecognises the assets and liabilities of the
         liabilitas entitas anak, dan kepentingan non-                     subsidiary, and any related non-controlling
         pengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya.                  interests and other components of equity. Any
         Laba atau rugi yang timbul diakui dalam laba rugi.                resulting gain or loss is recognized in profit or
         Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak                    loss. Any interest retained in the former
         sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika                      subsidiary is measured at fair value when the
         pengendalian hilang.                                              control is lost.

         Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan                      All inter-company transactions and balances are
         dieliminasi   dalam      laporan    keuangan                      eliminated in the consolidated financial
         konsolidasian, sehingga laporan keuangan                          statements; accordingly, the consolidated
         konsolidasian hanya mencakup transaksi dan                        financial statements include only transactions and
         saldo dengan pihak lain.                                          balances with other parties.

         Akuisisi entitas anak oleh Bank dicatat dengan                    The acquisition method is used to account for the
         menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan                      acquisition of subsidiary by the Bank. The cost of
         akuisisi diukur pada nilai wajar aset yang                        acquisition is measured at the fair value of the
         diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan,                    assets given, equity instruments issued, liabilities
         liabilitas yang terjadi atau diambil dan                          incurred     or    assumed      and      contingent
         penyesuaian harga beli kontinjensi, jika ada,                     consideration, if any, at the transaction date.
         pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul dari                 Goodwill arising from the acquisition of subsidiary
         akuisisi entitas anak diuji penurunan nilainya                    is tested at least annually for impairment. Any
         minimal secara tahunan. Keuntungan yang                           gain on bargain purchase is recognized in profit
         dihasilkan atas pembelian dengan diskon diakui                    or loss immediately. Transaction costs incurred in
         langsung pada laba rugi. Biaya-biaya transaksi                    the acquisition of Subsidiary are directly
         yang timbul dari akuisisi entitas anak dibebankan                 expensed in the current year profit or loss.
         langsung pada laba rugi tahun berjalan.

         Kepentingan non-pengendali diakui pada                            Non-controlling interest is recognized at the date
         tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya                          of initial business combination and subsequently
         disesuaikan dengan proporsi atas perubahan                        adjusted by proportion of change in identifiable
         aset bersih teridentifikasi entitas anak.                         net assets of subsidiaries.

         Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank                           Changes in ownership interest in subsidiary that
         pada entitas anak yang tidak mengakibatkan                        do not result in a loss of control are treated as
         hilangnya pengendalian diperlakukan sebagai                       transaction between equity holders and are
         transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat                     accounted for as equity transactions.
         sebagai transaksi ekuitas.

         Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas                   Non-controlling interest is presented as part of
         dalam laporan posisi keuangan konsolidasian                       equity in the consolidated statements of financial
         dan dinyatakan sebesar proporsi pemegang                          position and represents the non-controlling
         saham non-pengendali atas laba tahun berjalan                     shareholders’ proportionate share in the net
         dan ekuitas entitas anak tersebut berdasarkan                     income for the year and equity of the subsidiary
         persentase kepemilikan pemegang saham non-                        based on the percentage of ownership of the non-
         pengendali pada entitas anak tersebut.                            controlling shareholders in the subsidiary.

    g.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi                          g. Transactions with Related Parties

         Dalam laporan keuangan konsolidasian ini,                         In these consolidated financial statements, the
         istilah pihak-pihak berelasi digunakan sesuai                     term related parties is used as defined in PSAK
         dengan       PSAK       No. 224     mengenai                      No. 224 regarding “Related Party Disclosures”.
         “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.




                                                              37
Page 448
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL                 ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)
     h.   Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                         h. Financial Assets and Financial Liabilities
          Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada                  The Group’s financial assets consist of cash,
          Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain,                       current accounts with Bank Indonesia, current
          penempatan pada Bank Indonesia dan bank-                        accounts with other banks, placements with Bank
          bank lain, efek-efek, efek-efek yang dibeli                     Indonesia and other banks, securities, securities
          dengan janji dijual kembali (reverse repo),                     purchased under resale agreements (reverse
          tagihan derivatif, tagihan akseptasi, pinjaman                  repo),   derivative   receivables,    acceptance
          yang diberikan, pembiayaan/piutang syariah,                     receivables, loans, sharia financing/receivables,
          piutang pembiayaan, penyertaan saham dan                        financing receivables, investment in shares and
          tagihan lainnya (yang disajikan sebagai bagian                  other receivables (presented as part of other
          dari aset lain-lain).                                           assets).

          Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas                The Group’s financial liabilities consist of
          segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari                    obligations due immediately, deposits from
          bank-bank lain, liabilitas derivatif, liabilitas                customers, deposits from other banks, derivative
          akseptasi, efek-efek yang diterbitkan, pinjaman                 payables, acceptance payables, securities issued,
          yang diterima, akrual, liabilitas sewa, pinjaman                borrowings,     accruals,     lease        liabilities,
          subordinasi, dan liabilitas lain-lain.                          subordinated loans, and other liabilities.

          h.1. Klasifikasi                                                h.1.         Classification

              Aset keuangan                                                            Financial assets

              Bank        mengklasifikasikan    aset                                   The Bank classified its financial assets into
              keuangannya ke dalam kategori sebagai                                    the following categories on initial
              berikut pada saat pengakuan awal:                                        recognition:

              i. Biaya perolehan diamortisasi;                                         i. At amortized cost;
              ii. Nilai wajar     melalui   penghasilan                                ii. Fair value through other comprehensive
                  komprehensif lain (“FVOCI”);                                             income (“FVOCI”);
               iii. Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”)                      iv. iii. Fair value through profit or loss
                                                                                          (“FVTPL”)
                                                                                 v.
              Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam                               Financial asset is classified into one of
              salah satu dari kategori ini pada saat                                these categories on initial recognition based
              pengakuan awal berdasarkan model bisnis                               on the business model within which it is
              dimana aset keuangan tersebut dimiliki                                held, and its contractual cash flow
              serta karakteristik arus kas kontraktualnya.                          characteristics. The business model reflects
              Model bisnis merefleksikan bagaimana                                  how groups of financial assets are managed
              kelompok aset keuangan dikelola untuk                                 to achieve a particular business objective.
              mencapai tujuan bisnis tertentu.
                                                                                 vi.
              Aset keuangan diukur dengan biaya                                        A financial asset is measured at amortized
              perolehan    diamortisasi  hanya     jika                                cost only if it meets both of the following
              memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak                                 conditions and is not designated as at
              ditetapkan sebagai FVTPL:                                                FVTPL:

              - Aset keuangan dikelola dalam model                                     -   The financial asset is held within a
                bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset                                  business model whose objective is to
                keuangan untuk tujuan mendapatkan                                          hold the asset to collect contractual cash
                arus kas kontraktual (hold to collect); dan                                flows (hold to collect); and

              - Persyaratan kontraktual dari aset                                      -   Its contractual terms of the financial
                keuangan yang pada tanggal tertentu                                        asset give rise on specified dates to
                menghasilkan arus kas yang merupakan                                       cash flows that are solely payments of
                pembayaran pokok dan bunga semata                                          principal and interest on the principal
                dari jumlah pokok terutang.                                                amount outstanding.




                                                              38
Page 449
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                           2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                         h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                       (continued)

       h.1. Klasifikasi (lanjutan)                                       h.1. Classification (continued)

             Aset keuangan (lanjutan)                                         Financial assets (continued)

             Aset keuangan diukur pada FVOCI hanya                             A financial asset is measured at FVOCI only
             jika memenuhi kedua kondisi berikut dan                           if it meets both of the following conditions
             tidak ditetapkan sebagai FVTPL:                                   and is not designated as at FVTPL:

             -   Aset keuangan dikelola dalam model                            -   The financial asset is held within a
                 bisnis      yang  bertujuan     untuk                             business model whose objective is
                 mendapatkan arus kas kontraktual dan                              achieved by both collecting contractual
                 menjual aset keuangan (hold to collect                            cash flows and selling the financial asset
                 and sell); dan                                                    (hold to collect and sell); and

             -   Persyaratan kontraktual dari aset                             -   Its contractual terms of financial asset
                 keuangan yang pada tanggal tertentu                               give rise on specified dates to cash flows
                 menghasilkan arus kas yang merupakan                              that are solely payments of principal and
                 pembayaran pokok dan bunga semata                                 interest on the principal amount
                 dari jumlah pokok terutang.                                       outstanding.
             Seluruh aset keuangan yang tidak                                  All financial assets not classified as
             diklasifikasikan sebagai diukur dengan biaya                      measured at amortized cost or FVOCI as
             perolehan      diamortisasi   atau   FVOCI                        described above are measured at FVTPL.
             sebagaimana ketentuan di atas diukur
             dengan FVTPL.

             Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah                       Financial assets are not reclassified
             pengakuan awal, kecuali dalam periode                             subsequent to their initial recognition, except
             setelah Bank mengubah model bisnis yang                           in the period after the Bank changes its
             mengelola aset keuangan.                                          business model for managing financial
                                                                               assets.

             Penilaian model bisnis                                            Business model assessment

             Model bisnis Bank ditentukan pada level                           The Bank's business model is defined at a
             yang mencerminkan bagaimana kelompok                              level that reflects how group of financial
             aset keuangan dikelola bersama-sama                               assets are managed together to achieve
             untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Model                      certain business objectives. The Bank’s
             bisnis Bank tidak bergantung pada intensi                         model does not depend on management's
             manajemen untuk instrumen individu.                               intention    for   individual   instruments.
             Sejalan dengan hal tersebut, kondisi ini                          Accordingly, this condition is not an
             bukan merupakan pendekatan instrumen-                             instrument-by-instrument      approach    to
             per-instrumen      untuk     klasifikasi dan                      classification and is determined at a higher
             ditentukan pada level agregasi yang lebih                         level of aggregation, which is at portfolio
             tinggi yaitu pada level portfolio.                                level.

             Model bisnis Bank mengacu pada                                    The Bank’s business model refers to
             pengelolaan       aset     keuangan    untuk                      managing financial assets to generate cash
             menghasilkan arus kas. Arus kas akan                              flows. Cash flows will result from obtaining
             dihasilkan dari memperoleh arus kas                               contractual cash flows, selling financial
             kontraktual, menjual aset keuangan atau                           assets or both. This assessment is not made
             keduanya. Penilaian ini tidak dilakukan atas                      based on a scenario where the Bank does
             dasar skenario bahwa Bank tidak                                   not expect a “worst condition” scenario or a
             mengharapkan terjadinya skenario “kondisi                         “stress condition” scenario to occur. In a
             terburuk” atau skenario “kondisi stres”.                          situation where the Bank sells certain
             Dalam kondisi Bank menjual portofolio aset                        portfolios of financial assets in a worst-case
             keuangan tertentu dalam skenario kondisi                          scenario, that scenario will not affect the
             terburuk,      skenario    itu  tidak  akan                       assessment of the business model for that
             mempengaruhi penilaian terhadap model                             asset if the Bank reasonably expects that
             bisnis untuk aset tersebut jika Bank secara                       such a scenario will not occur.
             wajar mengharapkan bahwa skenario
             seperti itu tidak akan terjadi.



                                                            39
Page 450
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                           2.   SUMMARY      OF    MATERIAL            ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                         h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                       (continued)

       h.1. Klasifikasi (lanjutan)                                       h.1. Classification (continued)

            Aset keuangan (lanjutan)                                           Financial assets (continued)

            Penilaian model bisnis (lanjutan)                                  Business model assessment (continued)

            Akan tetapi, ketika Bank menilai model bisnis                      However, when the Bank assesses the
            untuk aset keuangan yang baru diterbitkan                          business model for newly issued or recently
            atau      baru     dibeli,    Bank     harus                       purchased financial assets, it must consider
            mempertimbangkan         informasi  tentang                        information about how cash flows were
            bagaimana arus kas direalisasikan di masa                          realized in the past, along with all other
            lalu, bersama dengan semua informasi yang                          relevant information.
            relevan lainnya.

            Model bisnis untuk mengelola aset                                  The business model for managing financial
            keuangan adalah kenyataan dan bukan                                assets is a reality and not just an assertion.
            hanya sebuah asersi. Hal ini biasanya                              This is usually observed through the
            diobservasi melalui aktivitas yang dilakukan                       activities the entity carries out to achieve the
            Bank untuk mencapai tujuan dari model                              objectives of the business model. The Bank
            bisnis. Bank mempertimbangkan semua                                considers all relevant evidence available at
            bukti yang relevan yang tersedia pada                              the valuation date. The relevant evidence
            tanggal penilaian. Bukti yang relevan                              includes, but is not limited to:
            tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas
            pada:

            -   kebijakan dan tujuan yang dinyatakan                           -   the stated policies and objectives for the
                untuk portofolio dan pengoperasian                                 portfolio and the operation of those
                kebijakan tersebut dalam praktiknya.                               policies in practice. In particular, whether
                Secara    khusus,     apakah     strategi                          management’s strategy focusses on
                manajemen berfokus pada menghasilkan                               earning contractual interest income,
                pendapatan        bunga      kontraktual,                          maintaining a particular interest rate
                mempertahankan profil suku bunga                                   profile, matching the duration of the
                tertentu, mencocokkan durasi aset                                  financial assets to the duration of the
                keuangan dengan durasi liabilitas yang                             liabilities that are funding those assets or
                mendanai aset tersebut atau mewujudkan                             realising cash flows through sale of the
                arus kas melalui penjualan aset;                                   assets;

            -   bagaimana kinerja portofolio dievaluasi                        -   how the performance of the portfolio is
                dan   dilaporkan   kepada      personil                            evaluated and reported to key
                manajemen kunci Bank;                                              management personnel of the Bank;

            -   risiko yang memengaruhi kinerja dari                           -   the risks that affect the performance of
                model bisnis (dan aset keuangan yang                               the business model (and the financial
                dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan                          assets held within that business model)
                strategi mengenai bagaimana risiko                                 and its strategy for how those risks are
                tersebut dikelola; dan                                             managed; and

            -   bagaimana manajer bisnis dikompensasi                          -   how    the    business     manager    is
                (sebagai contoh, apakah kompensasi                                 compensated (for example, whether the
                berdasarkan nilai wajar dari aset yang                             compensation is based on the fair value
                dikelola atau arus kas kontraktual yang                            of assets under management or the
                diperoleh).                                                        contractual cash flows obtained).




                                                            40
Page 451
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF     MATERIAL            ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)
     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                          h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                        (continued)
       h.1. Klasifikasi (lanjutan)                                        h.1.   Classification (continued)
            Aset keuangan (lanjutan)                                             Financial assets (continued)
            Penilaian apakah arus kas kontraktual                                 Assessment of whether contractual cash
            hanya merupakan pembayaran pokok dan                                  flows are solely payments of principal and
            bunga semata (SPPI)                                                   interest (SPPI)
            Untuk tujuan penilaian ini, ‘pokok’                                   For the purposes of this assessment,
            didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                           ‘principal’ is defined as the fair value of the
            keuangan pada pengakuan awal. ‘Bunga’                                 financial asset on initial recognition.
            didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai                             ‘Interest’ is defined as consideration for the
            waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang                          time value of money and for the credit risk
            terkait dengan jumlah pokok yang terutang                             associated with the principal amount
            selama periode waktu tertentu dan untuk                               outstanding during a particular period of
            risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya                               time and for other basic lending risks and
            (misalnya risiko likuiditas dan biaya                                 costs (e.g. liquidity risk and administrative
            administrasi), serta marjin keuntungan.                               costs), as well as profit margin.
            Dalam menilai apakah arus kas kontraktual                             In assessing whether the contractual cash
            adalah SPPI, Bank mempertimbangkan                                    flows are SPPI, the Bank considers the
            ketentuan kontraktual instrumen tersebut.                             contractual terms of the instrument. This
            Hal ini termasuk menilai apakah aset                                  includes assessing whether the financial
            keuangan      mengandung        ketentuan                             asset contains a contractual term that could
            kontraktual yang dapat mengubah waktu                                 change the timing or amount of contractual
            atau jumlah arus kas kontraktual sehingga                             cash flows such that it would not meet this
            tidak memenuhi kondisi ini. Dalam                                     condition. In making the assessment, the
            melakukan          penilaian,        Bank                             Bank considers:
            mempertimbangkan:
            -   Peristiwa  kontinjensi yang     akan                               -   Contingent events that would change
                mengubah jumlah dan waktu arus kas;                                    the amount and timing of cash flows;
            -   Fitur leverage;                                                    -   Leverage features;
            -   Ketentuan percepatan pelunasan dan                                 -   Prepayment and extension terms;
                perpanjangan;
            -   Ketentuan yang membatasi klaim Bank                                -   Terms that limit the Bank’s claim to
                atas arus kas dari aset tertentu (seperti                              cash flows from specified assets (e.g.
                pinjaman non-recourse); dan                                            non-recourse loans); and
            -   Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai                         -   Features that modify consideration of
                waktu atas uang (seperti penetapan                                     the time value of money (e.g. periodical
                ulang suku bunga berkala).                                             reset of interest rates).
            Liabilitas keuangan                                                  Financial liabilities
            Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke                              Financial liabilities are classified into the
            dalam kategori pengukuran sebagai berikut                            following measurement categories at initial
            pada saat pengakuan awal berdasarkan                                 recognition based on their nature and
            sifat dan tujuannya:                                                 purpose:
             i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,                       i. Fair value through profit or loss, which has
                yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi,                              2 (two) sub-classifications, i.e. financial
                yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan                           liabilities designated as such upon initial
                demikian pada saat pengakuan awal dan                               recognition and financial liabilities
                liabilitas keuangan yang diklasifikasikan                           classified as held for trading;
                dalam kelompok diperdagangkan;
             ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada                            ii. Financial liabilities measured at amortized
                 biaya perolehan diamortisasi.                                       cost.




                                                             41
Page 452
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)
     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                           h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                         (continued)
       h.1. Klasifikasi (lanjutan)                                         h.1. Classification (continued)
             Liabilitas keuangan (lanjutan)                                     Financial liabilities (continued)
             Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                       A financial liability is classified as held for
             diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki                        trading if it is acquired or incurred principally
             terutama untuk tujuan dijual atau dibeli                           for the purpose of selling or repurchasing it
             kembali dalam waktu dekat atau jika                                in the near term or if it is part of a portfolio of
             merupakan bagian dari portofolio instrumen                         identified financial instruments that are
             keuangan tertentu yang dikelola bersama                            managed together and for which there is
             dan terdapat bukti mengenai pola ambil                             evidence of a recent actual pattern of short-
             untung dalam jangka pendek (short-term                             term profit-taking. Derivatives are also
             profit-taking)    yang    terkini.   Derivatif                     categorised as held for trading instrument
             diklasifikasikan      sebagai      instrumen                       unless they are designated and effective as
             diperdagangkan kecuali ditetapkan dan                              hedging instruments.
             efektif sebagai instrumen lindung nilai.
             Keuntungan dan kerugian yang timbul dari                           Gains and losses arising from changes in fair
             perubahan nilai wajar liabilitas keuangan                          value of financial liabilities are recognized in
             diakui dalam laba rugi tahun berjalan.                             current year profit or loss.
             Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya                         Financial liabilities measured at amortized
             perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas                     cost consist of non-derivative financial
             keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki                         liabilities that are not held for trading purpose
             Bank untuk diperdagangkan dan tidak                                and not designated at fair value through
             ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi.                     profit or loss.
       h.2. Pengakuan                                                      h.2. Recognition
             Pada saat pengakuan awal, aset keuangan                            A financial asset or financial liability is initially
             atau liabilitas keuangan diukur pada nilai                         measured at fair value plus/less (for financial
             wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen                          instruments not subsequently measured at
             keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar                        fair value through profit or loss) transaction
             melalui laba rugi setelah pengakuan awal)                          costs that are directly attributable to the
             biaya transaksi yang dapat diatribusikan                           acquisition of a financial asset or issuance of
             secara langsung atas perolehan aset                                a financial liability. The subsequent
             keuangan        atau  penerbitan   liabilitas                      measurement of financial assets and
             keuangan. Pengukuran aset keuangan dan                             financial liabilities depends on their
             liabilitas keuangan setelah pengakuan awal                         classification.
             tergantung pada klasifikasi aset keuangan
             dan liabilitas keuangan tersebut.
             Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya                         Transaction costs include only those costs
             yang dapat diatribusikan secara langsung                           that are directly attributable to the acquisition
             untuk perolehan suatu aset keuangan atau                           of a financial asset or issuance of a financial
             penerbitan suatu liabilitas keuangan dan                           liability and are incremental costs that would
             merupakan biaya tambahan yang tidak akan                           not have been incurred if the instrument had
             terjadi apabila instrumen keuangan tersebut                        not been acquired or issued. In the case of
             tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset                       financial assets, transaction costs are added
             keuangan, biaya transaksi ditambahkan                              to the amount recognized initially, while for
             pada jumlah yang diakui pada awal                                  financial liabilities, transaction costs are
             pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas                         deducted from the amount of debt
             keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari                         recognized initially. Such transaction costs
             jumlah utang yang diakui pada awal                                 are amortized over the terms of the
             pengakuan liabilitas. Biaya transaksi tersebut                     instruments based on the effective interest
             diamortisasi selama umur           instrumen                       method and are recorded as part of interest
             berdasarkan metode suku bunga efektif dan                          income for transaction costs related to
             dicatat sebagai bagian dari pendapatan                             financial assets or interest expense for
             bunga untuk biaya transaksi sehubungan                             transaction costs related to financial
             dengan aset keuangan atau sebagai bagian                           liabilities.
             dari beban bunga untuk biaya transaksi
             sehubungan dengan liabilitas keuangan.




                                                              42
Page 453
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                           h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                         (continued)

       h.2. Pengakuan (lanjutan)                                           h.2. Recognition (continued)

           Grup      pada     awalnya       mengakui                             The       Group     initially   recognizes
           pinjaman/pembiayaan yang diberikan dan                                loans/financing and deposits on the date of
           simpanan pada tanggal perolehan.                                      origination.

           Pembelian dan penjualan aset keuangan                                 Regular way purchases and sales of
           yang lazim (reguler) diakui pada tanggal                              financial assets are recognized on the trade
           perdagangan    dimana    Grup    memiliki                             date at which the Group commits to
           komitmen untuk membeli atau menjual aset                              purchase or sell those assets.
           tersebut.

           Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya                            All other financial assets and liabilities are
           pada    awalnya    diakui   pada     tanggal                          initially recognized on the trade date at
           perdagangan dimana Grup menjadi suatu                                 which the Group becomes a party to the
           pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen                           contractual provisions of the instrument.
           tersebut.

       h.3. Biaya perolehan diamortisasi dan nilai                         h.3. Amortized cost and gross carrying
            tercatat bruto                                                      amount

           ‘Biaya perolehan diamortisasi’ aset keuangan                          The ‘amortized cost’ of a financial asset or
           atau liabilitas keuangan merupakan suatu                              financial liability is the amount at which the
           nilai dimana aset keuangan atau liabilitas                            financial asset or financial liability is measured
           keuangan diukur pada saat pengakuan awal                              on initial recognition minus the principal
           dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau                             repayments, plus or minus the cumulative
           dikurangi amortisasi kumulatif menggunakan                            amortization using the effective interest methof
           metode suku bunga efektif atas selisih antara                         of any difference between that initial amount
           nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk                        and the maturity amount and, for financial
           aset    keuangan,        disesuaikan  dengan                          assets, adjusted for any allowance for
           cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai                             impairment losses. The ‘gross carrying
           tercatat bruto aset keuangan’ merupakan                               amount of financial asset’ is the amortized cost
           biaya perolehan diamortisasi aset keuangan                            of a financial asset before adjusting for any
           sebelum dikurangi cadangan kerugian                                   allowance for impairment losses.
           penurunan nilai.

       h.4. Penghentian pengakuan                                          h.4. Derecognition

           Grup     menghentikan        pengakuan      aset                      The Group derecognizes a financial asset
           keuangan pada saat hak kontraktual atas                               when the contractual rights to the cash flows
           arus kas yang berasal dari aset keuangan                              from the financial asset expire, or when the
           tersebut kadaluwarsa, atau Grup mentransfer                           Group transfers the rights to receive the
           seluruh hak untuk menerima arus kas                                   contractual cash flows on the financial asset in
           kontraktual dari aset keuangan dalam                                  a transaction in which substantially all the risks
           transaksi dimana Grup secara substansial                              and rewards of ownership of the financial
           telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat                          asset are transferred. Any interest in
           atas kepemilikan aset keuangan yang                                   transferred financial assets that is created or
           ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas aset                      retained by the Group is recognized as a
           keuangan yang ditransfer yang timbul atau                             separate asset or liability.
           yang masih dimiliki oleh Grup diakui sebagai
           aset atau liabilitas secara terpisah.

           Grup menghentikan pengakuan liabilitas                                The Group derecognizes a financial liability
           keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan                         when its contractual obligations are
           dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan                              discharged or cancelled or expired.
           atau kadaluwarsa.




                                                              43
Page 454
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan                          h. Financial Assets and Financial Liabilities
        (lanjutan)                                                        (continued)

       h.4. Penghentian pengakuan (lanjutan)                              h.4. Derecognition (continued)

           Dalam transaksi dimana Grup secara                                 In transactions in which the Group neither
           substansial tidak memiliki atau tidak                              retains nor transfers substantially all the risks
           mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas                        and rewards of ownership of a financial asset,
           kepemilikan      aset      keuangan,      Grup                     the Group derecognizes the asset if it does not
           menghentikan pengakuan aset tersebut jika                          retain control over the asset. The rights and
           Grup tidak lagi memiliki pengendalian atas aset                    obligations retained in the transfer are
           tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki                    recognized separately as assets and liabilities
           dalam transfer tersebut diakui secara terpisah                     as appropriate. In transfers in which control over
           sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer                       the asset is retained, the Group continues to
           dimana pengendalian atas aset masih dimiliki,                      recognise the asset to the extent of its
           Grup tetap mengakui aset yang ditransfer                           continuing involvement, determined by the
           tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan,                       extent to which it is exposed to changes in the
           dimana tingkat keberlanjutan Grup dalam aset                       value of the transferred asset.
           yang ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
           aset yang ditransfer.

           Grup menghapusbukukan aset keuangan dan                            The Group writes off a financial asset and any
           cadangan kerugian penurunan nilai terkait,                         related allowance for impairment losses, when
           pada saat Grup menentukan bahwa aset                               the Group determines that the financial asset is
           keuangan tersebut tidak dapat ditagih.                             uncollectible. This determination is reached
           Keputusan        ini      diambil     setelah                      after considering information such as the
           mempertimbangkan informasi seperti telah                           occurrence of significant changes in the
           terjadinya perubahan signifikan pada posisi                        financial position of borrower/financial asset’s
           keuangan debitur/penerbit aset keuangan                            issuer such that the borrower/financial asset’s
           sehingga debitur/penerbit aset keuangan tidak                      issuer can no longer pay the obligation, or that
           lagi dapat melunasi kewajibannya, atau hasil                       proceeds from collateral will not be sufficient to
           penjualan agunan tidak akan cukup untuk                            pay back the credit exposure.
           melunasi seluruh eksposur kredit yang
           diberikan.

       h.5. Saling hapus                                                 h.5. Offsetting

           Aset keuangan dan liabilitas keuangan                               Financial assets and liabilities are offset and
           disalinghapuskan dan jumlah netonya                                 the net amount reported in the statements of
           dilaporkan pada laporan posisi keuangan                             financial position when there is a legally
           konsolidasian ketika terdapat hak yang                              enforceable right to offset the recognized
           berkekuatan hukum untuk melakukan saling                            amounts and there is an intention to settle on
           hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut                        a net basis, or realise the asset and settle the
           dan adanya niat untuk menyelesaikan                                 liability   simultaneously.      The     legally
           liabilitas secara bersamaan. Hak saling                             enforceable right must not be contingent on
           hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa                        future events and must be enforceable in the
           depan dan dapat dipaksakan secara hukum                             normal course of business and in the event of
           dalam situasi bisnis yang normal dan dalam                          default insolvency or bankruptcy of the Group
           peristiwa gagal bayar, atau peristiwa                               or the counterparty.
           kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak
           lawan.

           Pendapatan dan beban disajikan dalam                                Income and expenses are presented on a net
           jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh                         basis only when permitted by accounting
           standar akuntansi.                                                  standards.




                                                             44
Page 455
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                         i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan                                                            assets

        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                          i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi

            Dalam mengestimasi cadangan kerugian                               To estimate impairment loss allowance on
            penurunan nilai atas aset keuangan, Bank                           financial assets, the Bank has implemented
            telah menerapkan PSAK 109 sejak tanggal                            PSAK 109 since 1 January 2020. PSAK 109
            1 Januari 2020. PSAK 109 mengharuskan                              requires a loss allowance to be recognized at
            cadangan kerugian diakui sebesar kerugian                          an amount equal to either 12-month Expected
            kredit ekspektasian (“KKE”) 12 bulan atau                          Credit Losses (“ECL”) or lifetime ECL.
            kerugian kredit ekspektasian sepanjang                             Lifetime ECL is the ECL that results from all
            umur aset keuangan (KKE lifetime). KKE                             possible default events over the expected life
            lifetime adalah kerugian ekspektasian yang                         of a financial instrument, whereas 12-month
            berasal dari semua kemungkinan kejadian                            ECL is the portion of ECL that results from
            gagal bayar sepanjang umur ekspektasian                            default events that are possible within the 12-
            suatu instrumen keuangan, sedangkan                                month after reporting date.
            KKE 12 bulan adalah porsi dari kerugian
            kredit ekspektasian yang berasal dari
            kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
            12 bulan setelah tanggal pelaporan.

            Kerugian kredit ekspektasian merupakan                             Expected credit losses are a probability-
            estimasi probabilitas tertimbang dari                              weighted estimate of credit losses (i.e the
            kerugian kredit (yaitu nilai kini dari seluruh                     present value of all cash shortfalls) over the
            kekurangan kas) selama perkiraan umur                              expected life of the financial instrument. A
            instrumen keuangan. Kekurangan kas                                 cash shortfall is the difference between the
            adalah selisih antara arus kas yang                                cash flows that are due to an entity in
            diperkirakan akan diterima entitas. Karena                         accordance with the contract and the cash
            kerugian         kredit          ekspektasian                      flows that the entity expects to receive.
            mempertimbangkan jumlah dan waktu                                  Because expected credit losses consider the
            pembayaran, kerugian kredit tetap timbul                           amount and timing of payments, a credit loss
            meskipun entitas mengharapkan untuk                                arises even if the entity expects to be paid in
            dibayar penuh namun setelah jatuh tempo                            full but later than when contractually due.
            kontraktual.

            KKE diakui untuk seluruh instrumen utang                           ECL are recognized for all financial debt
            keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan                            instruments, loan commitments and financial
            keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold                        guarantees that are classified as hold to
            to collect atau hold to collect and sell dan                       collect or hold to collect and sell and have
            memiliki arus kas SPPI. KKE tidak diakui                           SPPI cash flows. ECL is not recognized for
            untuk instrumen keuangan yang detetapkan                           financial instruments designated as FVTPL
            sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang                           and equity instruments designated as FVOCI.
            ditetapkan sebagai FVOCI.

            Sesuai dengan ISAK 102, khusus untuk                               In accordance to ISAK 102, particularly for
            transaksi berbasis syariah, pengukuran                             sharia-based transactions, the allowance for
            penurunan nilai dari aset keuangan tidak                           impairment losses of financial assets does
            mengadopsi PSAK 109.                                               not adopt PSAK 109.




                                                             45
Page 456
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                         i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                 assets (continued)

        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                          i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi (lanjutan)                                   (continued)

            Pada setiap tanggal pelaporan, Bank akan                           At each reporting date, the Bank shall
            mengukur cadangan kerugian instrumen                               measure the loss allowance for a financial
            keuangan     sebesar    kerugian   kredit                          instrument at an amount equal to the lifetime
            sepanjang umur (lifetime) instrumen                                credit losses, except in the following
            keuangan, kecuali dalam kondisi berikut,                           condition, for which the amount recognized
            dimana cadangan kerugian yang akan diakui                          will be 12-month ECL:
            sebesar KKE 12 bulan:

            •   instrumen keuangan dengan risiko kredit                        • financial instruments with low credit risk;
                rendah; dan                                                      and
            •   instrumen keuangan dengan risiko kredit                        • financial instruments for which credit risk
                yang belum meningkat secara signifikan                           has not increased significantly since initial
                sejak pengakuan awal.                                            recognition.

            Estimasi eksposur kredit untuk tujuan                              The estimation of credit exposure for risk
            manajemen risiko adalah kompleks dan                               management purpose is complex and
            membutuhkan         penggunaan        model,                       requires the use of models, as the exposure
            dikarenakan eksposur yang bervariasi                               varies with changes in market conditions,
            terkait dengan perubahan kondisi pasar,
            arus kas yang diharapkan dan berjalannya                           expected cash flows and the passage of time.
            waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio                     The assessment of credit risk of a portfolio of
            aset memerlukan estimasi lebih lanjut                              assets entails further estimations as to the
            mengenai kemungkinan terjadinya gagal                              likelihood of defaults occurring, of the
            bayar, dari rasio kerugian yang terkait dan                        associated loss ratios and of default
            korelasi gagal bayar antar pihak. Bank                             correlations between counterparties. The
            mengukur risiko kredit menggunakan                                 Bank measures credit risk using Probability of
            Probability of Default (PD), Exposure at                           Default (PD), Exposure at Default (EAD),
            Default (EAD), Loss Given Default (LGD)                            Loss      Given     Default    (LGD)       and
            dan variabel makroekonomi untuk estimasi
            yang bersifat perkiraan masa depan                                 macroeconomic variables for forward looking
            (forward-looking).                                                 perspective.


            Untuk    menentukan      kerugian kredit                           To determine the expected credit loss (ECL),
            ekspektasian (KKE), komponen-komponen                              these components are multiplied together
            tersebut akan diperhitungkan bersama-                              and discounted to the reporting date using
            sama dan didiskontokan ke tanggal                                  the effective interest rate. The basis of inputs,
            pelaporan menggunakan suku bunga efektif.
            Dasar input, asumsi dan teknik estimasi                            assumptions and the estimation technique
            diungkapkan di Catatan 3.                                          are disclosed in Note 3.

            Untuk portofolio korporasi, risiko kredit                          For corporate portfolio, credit risk is
            diukur berdasarkan pada pengelompokkan                             measured based on grouping grade of
            tingkat peringkat internal.                                        internal grading.

            Untuk portofolio tresuri, risiko kredit diukur                     For the treasury portfolio, credit risk is
            berdasarkan pada pengelompokkan tingkat                            measured based on grouping grade of
            peringkat internal. Apabila tidak terdapat                         internal grading. If there is no information of
            informasi peringkat internal untuk pihak                           internal grading for counterparty, the
            lawan, pengelompokkan didasarkan pada
            peringkat kredit dari pihak lawan. Untuk                           categorizing is based on credit rating from
            perhitungan PD, Bank menggunakan                                   counterparty issuer. For PD calculation, the
            struktur jangka waktu (term structure) PD                          Bank uses PD term structure issued by
            yang dikeluarkan oleh peringkat eksternal.                         external rating.




                                                             46
Page 457
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                         i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                 assets (continued)

        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                          i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi (lanjutan)                                   (continued)

            Untuk kategori portofolio ritel, risiko kredit                     For retail portfolio category, the credit risk is
            diukur berdasarkan pada kelompok hari                              measured based on days past due buckets to
            tunggakan untuk membentuk term structure                           create PD term structure used to compute
            PD yang akan digunakan untuk menghitung                            ECL calculation by statistical model
            perhitungan KKE dengan pendekatan model                            approach.
            statistik.

            Bank menganggap efek-efek investasi yang                           The Bank considers a Rupiah denominated
            diterbitkan oleh pemerintah (seperti obligasi                      government investment securities (such as
            pemerintah) dalam mata uang Rupiah dan                             government bonds) and funds placed with
            dana yang ditempatkan pada Bank                                    Bank Indonesia are having low credit risk,
            Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah,                      since the principal and interest of
            karena pokok dan bunga efek-efek                                   government investment securities are
            pemerintah tersebut dijamin oleh pemerintah                        guaranteed by the government and there is
            dan tidak ada kerugian yang pernah terjadi.                        no historical loss experience. The Bank does
            Bank tidak menerapkan pengecualian risiko                          not apply the low credit risk exemption to any
            kredit yang rendah atas instrumen keuangan                         other financial instruments.
            lainnya.

            Pengukuran kerugian kredit                                         Expected credit loss measurement
            ekspektasian

            Sesuai PSAK 109, Bank menerapkan model                             In accordance with PSAK 109, the Bank
            "Tiga-Tahap"   untuk     penurunan     nilai                       applied “Three-Stage” model for impairment
            berdasarkan perubahan kualitas kredit sejak                        based on changes in credit quality since initial
            pengakuan awal seperti dirangkum di bawah                          recognition as summarised below:
            ini:

            -   Instrumen  keuangan      yang    tidak                          -   A financial instrument that is not credit-
                mengalami penurunan nilai kredit sejak                              impaired since initial recognition is
                pengakuan awal diklasifikasikan dalam                               classified in “Stage 1”.
                “Tahap 1”.

            -   Jika peningkatan signifikan dalam risiko                        -   If a significant increase in credit risk
                kredit ("SICR") sejak pengakuan awal                                (“SICR”) since initial recognition is
                diidentifikasi, instrumen     keuangan                              identified, the financial instrument is
                dipindahkan ke "Tahap 2" tetapi belum                               moved to “Stage 2” but is not yet deemed
                dianggap mengalami penurunan nilai                                  to be credit-impaired.
                kredit.

            -   Jika instrumen keuangan mengalami                               -   If the financial instrument is credit-
                penurunan     nilai  kredit/memburuk,                               impaired, the financial instrument is then
                instrumen     keuangan       kemudian                               moved to “Stage 3”.
                dipindahkan ke "Tahap 3"




                                                             47
Page 458
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                          2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                             POLICIES (continued)
     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                       i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                               assets (continued)
        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                        i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi (lanjutan)                                 (continued)
            Pengukuran          kerugian          kredit                     Expected credit         loss    measurement
            ekspektasian (lanjutan)                                          (continued)
            Instrumen keuangan - Tahap 1                                     Financial instruments - Stage 1
            Kerugian kredit ekspektasian instrumen                           Stage 1 expected credit losses are
            keuangan Tahap 1 diakui sebesar                                  recognized at the amount of cash shortfalls
            kekurangan     kas     yang   timbul    dari                     arising from possible default events up to 12
            kemungkinan gagal bayar di masa depan                            months into the future from the reporting
            dalam kurun waktu 12 bulan sejak tanggal                         date. Expected credit losses continue to be
            pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian                          determined on this basis until there is either
            terus ditentukan oleh dasar ini sampai                           a significant increase in the credit risk of an
            terjadi peningkatan risiko kredit yang                           instrument or the instrument becomes credit-
            signifikan pada instrumen tersebut atau                          impaired where the expected credit losses
            instrumen tersebut telah mengalami                               will be determined based on lifetime. If an
            penurunan nilai kredit dimana kerugian                           instrument is no longer considered to exhibit
            kredit    ekspektasian     akan    dihitung                      a significant increase in credit risk, expected
            berdasarkan basis lifetime. Jika suatu                           credit losses will revert to being determined
            instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan                        on a 12-month basis.
            peningkatan risiko kredit yang signifikan,
            maka kerugian kredit ekspektasian dihitung
            kembali berdasarkan basis 12 bulan.
            Peningkatan risiko kredit secara signifikan                      Significant increase in credit risk (SICR) -
            (SICR) - Tahap 2                                                 Stage 2
            Bank menganggap instrumen keuangan                               The Bank considers a financial instrument to
            telah mengalami peningkatan risiko kredit                        have experienced a significant increase in
            yang signifikan ketika kriteria di bawah ini                     credit risk when the below criteria have been
            telah dipenuhi:                                                  met:
            -   Untuk segmen korporasi menggunakan                           - For corporate segments use watchlist
                parameter daftar pantauan (watchlist)                          parameters and 12-month PD change by
                dan perubahan nilai PD 12 bulan                                100% resulted from internal grading
                sebesar     100%      sebagai    akibat                        movement from its initial recognition.
                perpindahan peringkat internal sejak
                pengakuan awal.
            -   Untuk instrumen keuangan di tresuri                          - For treasury financial instruments use 3
                menggunakan pergerakan 3 titik (notch)                         notch movements from origination rating
                dari peringkat pada saat pengakuan                             at its initial recognition.
                awal.
            -   Untuk segmen ritel menggunakan                               - For retail segment use days past due
                informasi jumlah hari tunggakan dalam                          information in month in arrears grouping.
                sebulan dalam kelompok tunggakan.                              SICR incurred if the days past due
                SICR terjadi ketika jumlah hari                                reached more than 30 days.
                tunggakan mencapai lebih dari 30 hari.
            Eksposur yang mengalami penurunan nilai                          Credit-impaired (or defaulted) exposures -
            kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3                          Stage 3
            Aset keuangan yang mengalami penurunan                           Financial assets that are credit impaired (or in
            nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang                     default) represent those that are at least 90
            setidaknya telah memiliki tunggakan lebih                        days past due in respect of principal and/or
            dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. Aset                     interest. Financial assets are also considered
            keuangan juga dianggap mengalami                                 to be credit impaired where the debtors are
            penurunan nilai kredit dimana debitur                            unlikely to pay on the occurrence of one or
            kemungkinan besar tidak akan membayar                            more observable events that have a
            dengan terjadinya satu atau lebih kejadian                       detrimental impact on the estimated future
            yang teramati yang memiliki dampak                               cash flows of the financial asset.
            menurunkan jumlah estimasi arus kas masa
            depan dari aset keuangan tersebut.



                                                           48
Page 459
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)
     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                         i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                 assets (continued)
        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                          i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi (lanjutan)                                   (continued)
            Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                            Expected credit         loss    measurement
            (lanjutan)                                                         (continued)
            Eksposur yang mengalami penurunan nilai                            Credit-impaired (or defaulted) exposures -
            kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3                            Stage 3 (continued)
            (lanjutan)
            Pinjaman korporasi                                                 Corporate loans
            Pinjaman korporasi yang dikategorikan                              Corporate loans that are categorised as
            mengalami penurunan nilai adalah pinjaman                          impaired are loans from debtors with internal
            dari debitur dengan peringkat internal 7R atau                     grading at 7R or lower.
            lebih rendah.
            Pinjaman non-korporasi                                             Non-corporate loans
            Pinjaman non-korporasi yang dikategorikan                          Non-corporate loans that are categorised as
            mengalami penurunan nilai adalah pinjaman                          impaired are loans that satisfy at least one of
            yang memenuhi setidaknya satu dari kriteria                        the following criteria:
            berikut:
            a. Hari tunggakan lebih dari 90 hari                               a. Days past due over 90 days
            b. Kolektibilitas OJK 3, 4 dan 5                                   b. OJK Grading 3, 4 and 5
            Cadangan       kerugian   penurunan     nilai                     Loss provisions against credit-impaired
            terhadap aset keuangan yang mengalami                             financial assets are determined based on an
            penurunan nilai ditentukan berdasarkan                            assessment of the recoverable cash flows
            penilaian terhadap arus kas yang dapat                            under a range of scenarios with weighted
            dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario                          probabilities, including the realisation of any
            dengan probabilitas tertimbang, termasuk                          collateral held where appropriate. The loss
            realisasi jaminan yang dimiliki jika                              provisions held represent the difference
            memungkinkan.         Cadangan     kerugian                       between the present value of the cash flows
            penurunan nilai merupakan selisih antara                          expected to be recovered, discounted at the
            nilai sekarang dari arus kas yang                                 instrument’s original effective interest rate, and
            diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan                       the gross carrying value of the instrument prior
            pada suku bunga efektif awal, dan nilai                           to any credit impairment.
            tercatat bruto instrumen sebelum penurunan
            nilai kredit.
            Pengukuran KKE di seluruh tahapan aset                             The measurement of ECL across all stages is
            diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang                          required to reflect an unbiased and probability-
            tidak bias dan probabilitas tertimbang yang                        weighted amount that is determined by
            ditentukan      dengan         mengevaluasi                        evaluating a range of reasonably possible
            serangkaian kemungkinan yang dapat                                 outcomes using reasonable and supportable
            terjadi menggunakan informasi yang wajar                           information about past events, current
            dan terdukung dengan peristiwa masa                                conditions and forecasts of future economic
            lampau, kondisi saat ini, dan proyeksi terkait                     conditions.
            dengan kondisi ekonomi di masa depan.




                                                             49
Page 460
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset                          i. Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                assets (continued)

        i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya                         i.1. Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi (lanjutan)                                  (continued)

            Pengukuran          kerugian            kredit                     Expected credit          loss    measurement
            ekspektasian (lanjutan)                                            (continued)

            Eksposur yang mengalami penurunan nilai                            Credit-impaired (or defaulted) exposures -
            kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3                            Stage 3 (continued)
            (lanjutan)

            Periode    yang   diperhitungkan      ketika                       The period considered when measuring ECL
            mengukur KKE adalah periode yang lebih                             is the shorter of the expected life and the
            pendek antara umur ekspektasian dan                                contractual term of the financial asset. The
            periode kontrak aset keuangan, Umur                                expected life may be impacted by
            ekspektasian dapat dipengaruhi oleh                                prepayments and the maximum contractual
            pembayaran dimuka dan periode kontrak                              term by extension options. For certain
            maksimum melalui opsi perpanjangan                                 revolving portfolios, the expected life is
            kontrak. Untuk portfolio revolving tertentu,                       assessed over the period that the Bank is
            umur ekspektasian dinilai sepanjang periode                        exposed to credit risk, not the contractual term
            dimana Bank terekspos dengan risiko kredit,                        of contract.
            bukan sepanjang periode kontrak.

            KKE atas komitmen pinjaman dan jaminan                              ECL on loan commitments and financial
            keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika                     guarantees is recognized as other liabilities.
            intrumen keuangan mencakup komponen                                 Where a financial instrument includes both a
            yang telah ditarik dan yang belum ditarik,                          drawn and an undrawn component, and the
            dan Bank tidak dapat mengidentifikasi KKE                           Bank cannot identify the ECL on the loan
            pada komponen pinjaman secara terpisah                              commitment component separately from
            dari komponen yang telah ditarik, Bank                              those on the drawn component, the Bank
            menyajikan cadangan kerugian gabungan                               presents a combined loss allowance for both
            untuk kedua komponen. Jumlah gabungan                               components. The combined amount is
            cadangan kerugian disajikan sebagai                                 presented as a deduction from the gross
            pengurang dari nilai tercatat bruto                                 carrying amount of the drawn component. Any
            komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari                         excess of the loss allowance over the gross
            cadangan kerugian atas nilai tercatat                               carrying amount of the drawn component is
            komponen yang telah ditarik disajikan                               presented as other liabilities.
            sebagai liabilitas lain-lain.

            Penyajian kerugian kredit ekspektasian                             Presentation of expected credit losses

            Untuk aset keuangan yang diukur pada                                For financial assets measured at amortized
            biaya perolehan diamortisasi, saldo di                              cost, the balance at consolidated statement of
            laporan posisi keuangan konsolidasian                               financial position reflects the gross carrying
            mencerminkan nilai tercatat bruto dikurangi                         amount less ECL. Changes in expected credit
            KKE. Perubahan atas kerugian kredit                                 losses are recognized in the current year profit
            ekspektasian diakui pada laba rugi tahun                            or loss.
            berjalan.




                                                              50
Page 461
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                           2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian      penurunan     nilai   aset             i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                assets (continued)

      i.2. Aset keuangan yang diukur pada nilai                            i.2. Financial assets measured at fair value
           wajar melalui penghasilan komprehensif                               through other comprehensive income
           lain
          Pengukuran KKE untuk aset keuangan                                  The ECL measurement for debt instrument
          instrumen utang yang diukur pada nilai wajar                        financial assets measured at fair value through
          melalui penghasilan komprehensif lain                               other comprehensive income uses the same
          (FVOCI) menggunakan pendekatan dan                                  approach and calculation model in measuring
          model perhitungan yang sama dengan                                  ECL for financial assets carried at amortized
          pengukuran KKE untuk aset keuangan yang                             cost. For debt instrument financial assets in
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi.                           FVOCI category, the balance in consolidated
          Untuk aset keuangan instrumen utang dalam                           statement of financial position reflects the
          kategori FVOCI, saldo di laporan posisi                             instrument’s fair value, with the ECL held as a
          keuangan konsolidasian mencerminkan nilai                           separate reserve within other comprehensive
          wajar instrumen, dengan KKE dibukukan                               income. Changes in expected credit losses are
          terpisah sebagai cadangan pada penghasilan                          recognized in the current year profit or loss.
          komprehensif lain. Perubahan atas kerugian
          kredit ekspektasian diakui pada laba rugi
          tahun berjalan.

      i.3. Piutang murabahah                                               i.3. Murabahah receivables

          Entitas Anak melakukan evaluasi penurunan                           The    Subsidiary    performs  impairment
          nilai secara kolektif karena seluruh piutang                        evaluation collectively as all murabahah
          murabahah memiliki nilai tidak signifikan                           receivables have individually insignificant
          secara individu.                                                    value.

          Untuk penurunan nilai secara kolektif ini,                          For this collective impairment, the Subsidiary
          Entitas Anak mengelompokkan portofolio                              classifies the receivables portfolio based on
          piutang berdasarkan kesamaan karakteristik                          the similarity of credit risk characteristics, that
          risiko kredit yaitu antara nasabah yang                             is between customers who were given
          diberikan restrukturisasi dan nasabah yang                          restructuring and customers who were not
          tidak direstrukturisasi, dimana metode yang                         restructured, where the method used follows
          digunakan mengikuti incurred loss atau                              the incurred losses or reporting regulations.
          regulatory reporting.

          Entitas Anak menggunakan model analisa                              The Subsidiary uses statistical analysis
          statistik   dalam perhitungan cadangan                              models in determining the collective
          kerugian penurunan nilai secara kolektif, yaitu                     impairment loss allowance, that is the
          metode migration analysis.                                          migration analysis method.

          Pada metode migration analysis, Entitas Anak                        In the migration analysis method, the
          menentukan tingkat kerugian dari portofolio                         Subsidiary determines the loss rate of the
          selama periode antara terjadinya peristiwa                          portfolio from the period between the
          gagal      bayar   dengan    saat    kerugian                       occurrence of an default event and the
          teridentifikasi untuk setiap portofolio yang                        identification of a loss for each identified
          teridentifikasi    dalam    jangka     waktu                        portfolio witthin 12 months. Impairment losses
          12 bulan. Kerugian penurunan nilai atas                             on murabahah receivables are measured at
          piutang murabahah diukur sebesar selisih                            the difference between the carrying amount of
          antara nilai tercatat piutang murabahah                             the murabahah receivables and present value
          dengan nilai kini estimasi arus kas masa                            of estimated future cash flows.
          datang.




                                                            51
Page 462
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     i. Cadangan kerugian         penurunan     nilai   aset             i.   Allowance for impairment losses of financial
        keuangan (lanjutan)                                                   assets (continued)

          i.3. Piutang murabahah (lanjutan)                                   i.3. Murabahah receivables (continued)

              Ketika pembiayaan yang diberikan tidak                             When a financing is uncollectible, it is written-
              tertagih,       pembiayaan          tersebut                       off against the related allowance for
              dihapusbukukan dengan menjurnal balik                              impairment losses. Such financing is written-
              cadangan    kerugian     penurunan      nilai.                     off after all necessary procedures have been
              Pembiayaan tersebut dapat dihapusbuku                              completed and the amount of the loss has
              setelah semua prosedur yang diperlukan telah                       been determined.
              terpenuhi dan jumlah kerugian telah
              ditentukan.

              Penerimaan kembali atas pembiayaan yang                            Subsequent recoveries of financing written off
              telah dihapusbukukan pada tahun berjalan                           in the current year are credited to the
              dikreditkan    pada    akun   pembentukan                          provision for allowance for impairment losses
              cadangan      kerugian   penurunan   nilai.                        account. Subsequent recoveries of financing
              Penerimaan kembali atas pembiayaan yang                            written off in previous year are recognized as
              telah     dihapusbukukan    pada    tahun                          other operating income.
              sebelumnya dicatat sebagai pendapatan
              operasional lainnya.

     j.     Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank                       j.   Current accounts with Bank Indonesia and
            lain                                                              other banks

            Setelah pengakuan awal, giro pada Bank                            Subsequent to initial recognition, current
            Indonesia dan bank-bank lain diukur pada biaya                    accounts with Bank Indonesia and other banks
            perolehan diamortisasi dengan menggunakan                         are measured at amortized cost using the
            metode bunga efektif.                                             effective interest method.

            Giro pada Bank Indonesia termasuk giro wadiah                     Current accounts with Bank Indonesia include
            Entitas Anak yang disajikan sebesar biaya                         the Subsidiary’s wadiah current accounts which
            perolehan. Giro pada bank-bank lain termasuk                      are stated at acquisition cost. Current accounts
            giro pada bank-bank lain Entitas Anak yang                        with other banks include the Subsidiary’s current
            dinyatakan sebesar saldo giro dikurangi dengan                    accounts with other banks which are stated at
            cadangan kerugian penurunan nilai.                                their outstanding balances, net of allowance for
                                                                              impairment losses.




                                                               52
Page 463
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     k.   Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-                      k.   Placements with Bank Indonesia and other
          bank lain                                                          banks

          Setelah pengakuan awal, penempatan pada                            Subsequent to initial recognition, placements
          Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan                        with Bank Indonesia and other banks are stated
          sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan                        at amortized cost using the effective interest
          menggunakan metode bunga efektif.                                  method.

          Penempatan pada Bank Indonesia termasuk                            Placements with Bank Indonesia include
          penanaman dana pada Bank Indonesia berupa                          placements of funds with Bank Indonesia in the
          Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”),                       form of Bank Indonesia Deposit Facilities
          Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah                          (“FASBI”), Bank Indonesia Sharia Deposit
          (“FASBIS”), Deposito Berjangka Bank Indonesia                      Facilities (“FASBIS”), Bank Indonesia Term
          dan call money. FASBIS merupakan sertifikat                        Deposit and call money. FASBIS are certificates
          yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai bukti                      issued by Bank Indonesia as a proof of short-
          penitipan dana berjangka pendek dengan akad                        term fund deposits under wadiah agreements.
          adalah wadiah. Penempatan pada Bank                                Placements with Bank Indonesia and other
          Indonesia dan bank-bank lain dari Entitas Anak                     banks of the Subsidiaries are stated at
          disajikan sebesar biaya perolehan.                                 acquisition cost.

     l.   Efek-efek                                                     l.   Securities

          Efek-efek terdiri dari Sertifikat Investasi                        Securities consist of Certificate of Interbank
          Mudharabah Antar bank (“SIMA”), Sukuk Bank                         Mudharabah     Investment     (“SIMA”),   Bank
          Indonesia, sukuk korporasi, obligasi korporasi,                    Indonesia Sukuk, corporate sukuk, corporate
          Surat Berharga Syariah Negara, reksa dana                          bonds, Sovereign Sharia Securities, sharia
          syariah,     obligasi    pemerintah      yang                      mutual funds, government bonds traded in the
          diperdagangkan di pasar uang dan pasar modal,                      money market and capital market, and export
          dan wesel ekspor.                                                  bills.

          Efek-efek (selain sukuk, SIMA, reksa dana                          Securities (other than sukuk, SIMA, sharia
          syariah, dan surat berharga lainnya berdasarkan                    mutual funds and other securities based on
          prinsip    syariah)   pada     awalnya    dinilai                  sharia principles) are initially measured at fair
          berdasarkan nilai wajar ditambah dengan (untuk                     value plus (for securities not subsequently
          efek-efek yang tidak diukur pada nilai wajar                       measured at fair value through profit or loss)
          melalui laba rugi) biaya transaksi yang dapat                      directly attributable transaction costs and
          diatribusikan secara langsung dan pengukuran                       subsequent measurement will depend on their
          selanjutnya tergantung pada klasifikasinya. Lihat                  classification. Refer to Note 2h.3 for the
          Catatan 2h.3 untuk kebijakan akuntansi aset                        accounting policy of financial assets measured at
          keuangan diukur pada biaya perolehan                               amortized cost.
          diamortisasi.

          Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCI,                          For securities measured at FVOCI, gains and
          keuntungan dan kerugian diakui dalam                               losses are recognized in other comprehensive
          penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk                       income, except for the following, which are
          beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam                        recognized in profit or loss in the same manner
          laba rugi sama seperti aset keuangan yang                          as for financial asset measured at amortized
          diukur dengan biaya perolehan amortisasi:                          costs:

          - pendapatan bunga menggunakan metode                              -   interest amount using effective interest rate
            suku bunga efektif;                                                  method;
          - kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan;                      -   expected credit losses and reversal; and
            dan
          - keuntungan dan kerugian selisih kurs.                            -   foreign exchange gain and losses.




                                                              53
Page 464
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     l.   Efek-efek (lanjutan)                                          l.   Securities (continued)

          Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI                            When securities measured at FVOCI are
          dihentikan pengakuannya, keuntungan dan                            derecognized, the cumulative gain or loss
          kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya                         previously recognized in other comprehensive
          diakui dalam penghasilan komprehensif lain di                      income is reclassified from equity to profit or
          reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi.                           loss.

          Efek-efek yang diukur dengan FVTPL saat                            Securities measured at FVTPL are initially
          pengakuan awal dan setelah pengakuan awal                          recognized and subsequently measured at fair
          diakui dan diukur pada nilai wajar di laporan                      value in the statement of financial position, with
          posisi keuangan, dengan biaya transaksi yang                       transaction costs recognized directly in profit or
          terjadi diakui langsung pada laba rugi.                            loss.

          Seluruh perubahan nilai wajar diakui sebagai                       All changes in fair value are recognized as part
          bagian dari pendapatan operasional lainnya                         of other operational income in the statement of
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                            profit or loss and other comprehensive income.
          komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian                        Gains or losses which are realized when the
          yang direalisasi pada saat penjualan atau                          securities measured at FVTPL are sold or settled
          penyelesaian efek-efek yang diukur dengan                          are recognized in profit or loss.
          FVTPL diakui pada laba rugi.

          Premi dan/atau diskonto diamortisasi dan                           Premium and/or discount is amortized and
          dilaporkan sebagai pendapatan bunga dengan                         reported as interest income using the effective
          menggunakan metode suku bunga efektif.                             interest method.

          Surat berharga syariah adalah surat bukti                          Sharia marketable are proof of investments
          investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim                   based on sharia principles that are commonly
          diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau                      traded in the sharia money market and/or sharia
          pasar modal syariah antara lain obligasi syariah                   capital markets, including sharia bonds (sukuk),
          (sukuk), Sertifikat Investasi Mudharabah                           Certificate of Interbank Mudharabah Investment
          Antarbank (SIMA), reksa dana syariah, investasi                    (SIMA), sharia mutual funds, investment in
          pada efek ekuitas dan surat berharga lainnya                       equity securities and other securities based on
          berdasarkan prinsip syariah.                                       sharia principles.

          Grup menentukan klasifikasi investasi pada                         The Group determines the classification of
          sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang                        investments in sukuk and other securities under
          mempunyai karakteristik yang serupa dengan                         sharia    principles   which    have     similar
          sukuk,     sesuai        dengan       PSAK                         characteristic with sukuk, in accordance with
          No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai                          PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
          berikut:                                                           as follows:

          1)   Diukur pada biaya perolehan. Investasi                        1) Measured       at    acquisition   cost.   The
               tersebut dimiliki dalam suatu model usaha                        investment is held in a business model
               yang bertujuan utama untuk memperoleh                            whereby the primary goal is to collect
               arus kas kontraktual dan terdapat                                contractual cash flows and has contractual
               persyaratan kontraktual dalam menentukan                         terms in determining the specific date of
               tanggal tertentu atas pembayaran pokok                           principal payments and or the margin. At the
               dan atau hasilnya. Pada saat pengakuan                           initial recognition, investments in sukuk are
               awal, investasi pada sukuk diukur pada nilai                     measured at fair value plus directly
               wajar termasuk biaya transaksi yang dapat                        attributable transaction costs. Subsequent to
               diatribusikan secara langsung untuk                              initial recognition, investments in sukuk are
               memperoleh investasi tersebut. Setelah                           stated at acquisition cost, plus unamortized
               pengakuan awal, investasi pada sukuk                             portion of transaction costs that are amortized
               dinyatakan sebesar biaya perolehan,                              using straight-line method, minus allowance
               ditambah biaya transaksi yang belum                              for impairment losses, if any.
               diamortisasi dengan menggunakan metode
               garis lurus, dikurangi cadangan kerugian
               penurunan nilai, jika ada.



                                                              54
Page 465
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     l.   Efek-efek (lanjutan)                                            l.   Securities (continued)

          Grup menentukan klasifikasi investasi pada                           The Group determines the classification of
          sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang                          investments in sukuk and other securities under
          mempunyai karakteristik yang serupa dengan                           sharia    principles    which   have     similar
          sukuk,         sesuai    dengan       PSAK                           characteristic with sukuk, in accordance with
          No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai                            PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
          berikut: (lanjutan)                                                  as follows: (continued)

          2)   Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                     2) Measured at fair value through other
               komprehensif lain. Investasi tersebut dimiliki                     comprehensive income. The investment is
               dalam suatu model usaha yang bertujuan                             held in a business model whereby the primary
               utama untuk memperoleh arus kas                                    goal is to obtain contractual cash flows and to
               kontraktual dan melakukan penjualan                                sell the sukuk, and has contractual terms in
               sukuk,     dan     terdapat      persyaratan                       determining the specific date of principal
               kontraktual dalam menentukan tanggal                               payments and/or the results.
               tertentu atas pembayaran pokok dan/atau
               hasilnya.

               Pada saat pengakuan awal, investasi pada                           At the initial recognition, investments in sukuk
               sukuk diukur pada nilai wajar termasuk                             are measured at fair value plus directly
               biaya transaksi yang dapat diatribusikan                           attributable transaction costs. Subsequent to
               secara langsung untuk memper investasi                             initial recognition, investments in sukuk are
               tersebut. Setelah pengakuan awal, investasi                        stated at fair value. All changes in fair value
               pada sukuk dicatat sebesar nilai wajar.                            are recognized in other comprehensive
               Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada                          income. When sukuk is derecognized,
               penghasilan komprehensif lain. Ketika                              accumulated gain or loss which has
               investasi sukuk dihentikan pengakuannya,                           previously recognized in other comprehensive
               akumulasi keuntungan atau kerugian yang                            income is reclassified to profit or loss.
               sebelumnya diakui dalam penghasilan
               komprehensif lain dipindahkan ke laba rugi.

          3)   Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                      3) Measured at fair value through profit or loss.
               Pada saat pengakuan awal, investasi pada                           At the initial recognition, investments in sukuk
               sukuk diukur pada nilai wajar tidak termasuk                       are measured at fair value excluding
               biaya transaksi. Biaya transaksi langsung                          transaction costs. Transaction costs are
               diakui pada laba rugi. Setelah pengakuan                           directly recognized in profit or loss.
               awal, investasi pada sukuk dicatat sebesar                         Subsequent to initial recognition, investments
               nilai wajar. Seluruh perubahan nilai wajar                         in sukuk are stated at fair value. All changes
               diakui pada laba rugi tahun berjalan.                              in fair value are recognized in the current year
                                                                                  profit or loss.

          Investasi dalam unit reksa dana syariah                              Investment in sharia mutual funds are presented
          dinyatakan sebesar nilai wajar yang ditentukan                       at fair value which is measured based on net
          berdasarkan nilai aset bersih dari reksa dana                        asset value of mutual funds at reporting date. All
          pada tanggal pelaporan. Seluruh perubahan                            changes in net asset value are recognized in
          nilai aset bersih diakui pada penghasilan                            other comprehensive income. Investments in
          komprehensif lain. Investasi dalam unit reksa                        protected sharia mutual funds are presented at
          dana syariah terproteksi dinyatakan sebesar                          acquisition cost.
          biaya perolehan.




                                                                55
Page 466
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF      MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     m. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                         m. Securities   purchased               under       resale
        kembali (reverse repo)                                               agreement (reverse repo)

          Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual                     Securities purchased under resale agreements
          kembali disajikan sebagai aset dalam laporan                        are presented as an asset in the consolidated
          posisi keuangan konsolidasian sebesar harga                         statement of financial position at the purchase
          beli ditambah dengan pendapatan bunga yang                          price added with interest income recognised but
          sudah diakui tapi belum diterima, dikurangi                         not yet received, less allowance for impairment
          dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika                      losses, where appropriate.
          diperlukan.

          Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli                         Securities purchased under resale agreement
          dengan janji dijual kembali (reverse repo)                          (reverse repo) are initially measured at fair value
          disajikan sebesar nilai wajar ditambah dengan                       plus directly attributable transaction costs.
          biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
          langsung.

          Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                   Securities purchased under resale agreement
          (reverse repo) diklasifikasikan sebagai aset                        (reverse repo) are classified as financial asset at
          keuangan yang diukur pada biaya perolehan                           amortised cost. Refer to Note 2h for the
          diarmotisasi. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan                      accounting policy of financial assets and financial
          akuntansi aset keuangan dan liabilitas                              liabilities.
          keuangan.

     n.   Tagihan dan liabilitas derivatif                                n. Derivative receivables and payables

          Dalam      melakukan usaha bisnisnya, Bank                          In the normal course of business, the Bank enters
          melakukan transaksi instrumen keuangan                              into transactions involving derivative financial
          derivatif seperti swap mata uang asing, cross                       instruments such as foreign currency swap, cross
          currency swap, dan swap suku bunga.                                 currency swap, and interest rate swap.

          Instrumen keuangan derivatif diakui pada nilai                      Derivative financial instruments are recognized
          wajar, dengan biaya transaksi yang terjadi diakui                   at their fair value, with transaction costs
          langsung pada laba rugi. Derivatif dicatat                          recognized directly in profit or loss. Derivative are
          sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif                   carried as assets when the fair value is positive
          dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar                 and as liabilities when the fair value is negative.
          negatif.

          Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari                          Gains or losses as a result of fair value changes
          perubahan nilai wajar diakui sebagai laba rugi                      are recognized as current year profit or loss.
          tahun berjalan.

          Instrumen derivatif yang dimiliki Entitas Anak                      Derivative instruments held by the Subsidiaries
          digunakan untuk tujuan manajemen risiko.                            are for risk management purposes. These
          Instrumen derivatif ini digunakan untuk lindung                     derivative instruments are used to hedge the
          nilai terhadap eksposur Entitas Anak terhadap                       Subsidiaries’ exposures to variability in cash
          variabilitas arus kas yang diatribusikan dari                       flows that is attributable to interest rate risk and
          risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang                      currency risk associated with recognized
          yang timbul dari liabilitas yang dapat                              liabilities that could affect profit or loss. Derivative
          mempengaruhi laba rugi. Instrumen derivatif                         instruments are recognized in the financial
          diakui dalam laporan keuangan pada nilai wajar.                     statements at fair value. To qualify for hedge
          Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung                        accounting, certain criteria are to be met,
          nilai, beberapa kriteria tertentu harus dipenuhi,                   including formal documentation to be in place at
          termasuk adanya dokumentasi formal pada awal                        the inception of the hedge.
          lindung nilai.




                                                                56
Page 467
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     n.   Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan)                   n. Derivative       receivables      and      payables
                                                                           (continued)

          Pada penetapan awal lindung nilai, Entitas Anak                   On initial designation of the hedge, the
          mendokumentasikan secara formal hubungan                          Subsidiaries formally documents the relationship
          antara instrumen lindung nilai dan item yang                      between the hedging instruments and hedged
          dilindung nilai, termasuk tujuan manajemen                        items, including the risk management objective
          risiko dan strategi dalam         melaksanakan                    and strategy in undertaking the hedge
          transaksi lindung nilai, bersamaan dengan                         transaction, as well as the method to be used to
          metode yang akan digunakan untuk menilai                          assess the effectiveness of the hedging
          efektivitas hubungan lindung nilai. Entitas Anak                  relationship. The Subsidiaries make an
          menilai, pada awal hubungan lindung nilai dan                     assessment, both at the inception of the hedge
          juga secara berkesinambungan, apakah                              relationship as well as on an ongoing basis, as to
          instrumen lindung nilai diharapkan akan sangat                    whether the hedging instruments are expected to
          efektif dalam rangka saling hapus atas                            be ‘highly effective’ in offsetting the changes in
          perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas                     the fair value or cash flows of the respective
          dari item yang dilindung nilai sepanjang periode                  hedged items during the period for which the
          di mana lindung nilai tersebut ditetapkan, dan                    hedge is designated, and whether the
          apakah efektivitas dari setiap lindung nilai                      effectiveness of each hedge is within a range of
          berada dalam kisaran 80-125 persen.                               80-125 percent.

          Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang                    Changes in fair value of derivative instruments
          tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat                     that do not qualify for hedge accounting are
          dalam laba rugi tahun berjalan. Jika instrumen                    recognized in the current year profit or loss. If
          derivatif dirancang dan      memenuhi syarat                      derivative instruments are designated and qualify
          akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar                    for hedge accounting, changes in fair value of
          instrumen derivatif lindung nilai diakui sebagai                  derivative instruments designated for hedging
          penyesuaian terhadap item yang dilindungi                         are recorded as adjustments to the items being
          nilainya dalam laba rugi tahun berjalan atau                      hedged in the current year profit or loss or in the
          disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis                    equity, depending on the type of hedge
          transaksi dan efektivitas dari lindung nilai                      transactions represented and the effectiveness
          tersebut.                                                         of the hedge.

          Entitas Anak menetapkan derivatif sebagai                         The Subsidiaries designate derivatives as
          instrumen lindung nilai atas arus kas. Bagian                     hedging instruments of cash flow hedges. The
          efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang                 effective portion of changes in the fair value of the
          ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas                   derivatives designated as hedging instruments of
          arus kas dalam hubungan lindung nilai yang                        cash flows hedges in qualifying hedging
          memenuhi        persyaratan,     diakui      pada                 relationships     is     recognized      in    other
          penghasilan     komprehensif      lain   sebagai                  comprehensive income as cumulative gains
          keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen                    (losses) on derivative instruments for cash flows
          derivatif untuk lindung nilai arus kas yang                       hedges which are part of equity. The amount
          merupakan bagian dari ekuitas. Jumlah yang                        recognized in other comprehensive income is
          diakui pada penghasilan komprehensif lain                         reclassified to profit or loss as a reclassification
          direklasifikasi ke dalam laba rugi sebagai                        adjustment in the same period as the hedged
          penyesuaian reklasifikasi dalam periode yang                      cash flows affect profit or loss, and in the same
          sama dimana arus kas yang dilindung nilai                         line item in the statement of profit or loss and
          mempengaruhi laba rugi, dan pada line item                        other comprehensive income. Any ineffective
          yang sama dalam laporan laba rugi dan                             portion of changes in the fair value of the
          penghasilan komprehensif lain. Bagian yang                        derivatives is recognized immediately in the profit
          tidak efektif atas perubahan nilai wajar                          or loss
          instrumen derivatif diakui segera pada laba rugi.




                                                              57
Page 468
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     n.   Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan)                     n. Derivative       receivables       and     payables
                                                                             (continued)

          Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau                      If the hedging derivative expires or is
          dijual, dihentikan atau dilaksanakan, atau tidak                     sold,terminated or exercised, or the hedge no
          lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai                       longer meets the criteria for cash flow hedge
          atau lindung nilai dibatalkan, akuntansi lindung                     accounting, or the hedge designation is revoked,
          nilai tidak dilanjutkan secara prospektif.                           then hedge accounting is discontinued
          Keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen                       prospectively. The cumulative gains (losses) on
          derivatif untuk lindung nilai arus kas tetap diakui                  derivative instruments for cash flows hedges
          di ekuitas, dan direklasifikasi ke laba rugi                         remain in the equity, and is subsequently
          sebagai penyesuaian reklasifikasi ketika item                        reclassified to profit or loss as a reclassification
          yang dilindung nilai diakui dalam laba rugi.                         adjustment when the hedged item affects profit or
                                                                               loss.

     o.   Tagihan dan liabilitas akseptasi                                o. Acceptance receivables and payables

          Tagihan akseptasi disajikan sebesar biaya                            Acceptance receivables are stated at amortized
          perolehan diamortisasi dengan menggunakan                            cost using the effective interest method less
          metode bunga efektif dikurangi cadangan                              allowance for impairment losses, where
          kerugian penurunan nilai, jika diperlukan.                           appropriate.

          Liabilitas akseptasi pada awalnya diakui sebesar                     Acceptance payables are recognized initially at
          nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya                        fair value and subsequently measured at
          perolehan diamortisasi dengan menggunakan                            amortized cost using the effective interest
          metode bunga efektif.                                                method.

          Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai                           Acceptance receivables are classified as
          biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2h                       amortized cost. Refer to Note 2h for the
          untuk kebijakan akuntansi mengenai biaya                             accounting policy of amortized cost.
          perolehan diamortisasi.

     p.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                         p.   Loans and sharia financing/receivables
          piutang syariah

          Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan                            Loans represent disbursement of cash or cash
          uang atau tagihan yang dapat disetarakan                             equivalent based on agreements with borrowers,
          dengan kas, berdasarkan persetujuan atau                             where borrowers are required to repay their debts
          kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur                           with interest after a specified period.
          yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang
          berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.

          Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang                              All joint financing contracts entered by the Bank
          dilakukan oleh Bank merupakan pembiayaan                             are joint financing without recourse in which joint
          bersama tanpa tanggung renteng (without                              financing is recorded according to the proportion
          recourse) di mana pembiayaan bersama dicatat                         of risks borne by the Bank and stated at
          sesuai dengan porsi kredit yang risikonya                            amortized cost.
          ditanggung oleh Bank, dan dinyatakan sebesar
          biaya perolehan diamortisasi.

          Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan                             Loans are classified as amortized cost. Refer to
          sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat                          Note 2h for the accounting policy of amortized
          Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi mengenai                        cost.
          biaya perolehan diamortisasi.

          Termasuk dalam pinjaman yang diberikan                               Included in the loans are sharia financing/
          adalah pembiayaan/piutang syariah yang terdiri                       receivables which consist of murabahah
          dari   piutang   murabahah,      pembiayaan                          receivables, musyarakah financing and funds of
          musyarakah dan pinjaman qardh.                                       qardh.




                                                                58
Page 469
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                           2.   SUMMARY      OF      MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     p.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                     p. Loans and         sharia    financing/receivables
          piutang syariah (lanjutan)                                     (continued)

          Murabahah adalah akad jual beli antara                          Murabahah is a sale and purchase contract
          nasabah dengan Entitas Anak, dimana Entitas                     between the customer and the Subsidiary,
          Anak membiayai kebutuhan barang untuk                           whereby the Subsidiary finances the goods for
          konsumsi, investasi dan modal kerja nasabah,                    consumption, investment and working capital
          yang dijual dengan harga pokok ditambah                         needs of the customer, sold with a principle price
          dengan marjin yang diketahui dan disepakati                     plus a certain margin that is mutually informed
          bersama. Pembayaran atas pembiayaan ini                         and agreed. Repayment on this financing is
          dilakukan dengan cara mengangsur dalam                          made in installments within a specified period.
          jangka waktu yang ditentukan.

          Piutang murabahah pada awalnya diukur pada                      Murabahah receivables are initially measured at
          nilai bersih yang dapat direalisasi ditambah                    net realisable value plus directly attributable
          dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan                 transaction costs and additional costs to obtain
          secara langsung dan biaya tambahan untuk                        the    respective   murabahah       receivables.
          memperoleh piutang murabahah tersebut.                          Subsequent to the initial recognition, they are
          Setelah pengakuan awal, piutang murabahah                       measured at amortized cost using the effective
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi                        rate of return method less deferred margin
          menggunakan metode imbal hasil efektif                          income and allowance for impairment losses.
          dikurangi     pendapatan      margin      yang
          ditangguhkan     dan    cadangan       kerugian
          penurunan nilai.

          Pembiayaan      musyarakah     adalah   akad                    Musyarakah financing is an agreement between
          kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk                     two or more parties for a particular business, in
          suatu usaha tertentu, dimana masing-masing                      which each party contributes funds with the terms
          pihak memberikan kontribusi dana dengan                         that profits are shared according to the
          ketentuan     bahwa      keuntungan    dibagi                   agreement, while losses are borne by each party
          berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian                     proportionate to the amount of fund contributions.
          berdasarkan porsi kontribusi dana. Dana                         The fund consists of cash or non-cash assets
          tersebut meliputi kas atau aset non-kas yang                    allowed by sharia.
          diperkenankan oleh syariah.

          Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar                        Musyarakah financing is stated at outstanding
          saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo                         balance, net of allowance for impairment losses.
          cadangan kerugian penurunan nilai. Entitas                      The Subsidiary provides allowance for
          Anak    menetapkan    cadangan    kerugian                      impairment losses based on the financing quality
          penurunan nilai sesuai dengan kualitas                          as determined by a review of each account.
          pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
          masing-masing saldo pembiayaan.

          Pinjaman qardh adalah       penyaluran    dana                  Funds of qardh represent a distribution of funds
          dengan akad qardh.                                              with qardh agreement.

          Pinjaman qardh adalah penyediaan dana atau                      Funds of qardh represent funds provided or
          tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu                      similar claims based on an agreement or contract
          berdasarkan persetujuan atau kesepakatan                        between the borrower and the Subsidiary,
          antara peminjam dan Entitas Anak yang                           wherein the borrower should repay the loan after
          mewajibkan peminjam melunasi utangnya                           a specified period of time.
          setelah jangka waktu tertentu.




                                                            59
Page 470
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     p.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                      p. Loans and         sharia    financing/receivables
          piutang syariah (lanjutan)                                      (continued)

          Pinjaman qardh diakui sebesar total dana yang                    Funds of qardh are recognized in the amount lent
          dipinjamkan pada saat terjadinya. Entitas Anak                   to the borrower at the transaction date. The
          dapat menerima imbalan namun tidak                               Subsidiary may receive a fee, however, this
          diperkenankan untuk dipersyaratkan di dalam                      should not be stated in the agreement. The fee is
          perjanjian. Imbalan tersebut diakui pada saat                    recognized upon receipt.
          diterima.

          Pinjaman qardh disajikan sebesar saldonya                        Funds of qardh are stated at its outstanding
          dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.                     balance less allowance for impairment losses.

          Modifikasi pinjaman yang diberikan                               Modification of loans

          Skema modifikasi pinjaman yang diberikan                         Modification schemes for loans can be in the
          dapat berupa penyesuaian pada suku bunga,                        form of adjustment on interest rate, loan principal
          pokok    bunga      dan    tunggakan      bunga,                 and past due interest, extension of repayment
          perpanjangan jangka waktu jatuh tempo,                           period, rescheduling of installments and other
          penjadwalan kembali pembayaran angsuran                          modification of the terms of the loans.
          serta modifikasi persyaratan kredit lainnya.

          Jika persyaratan perjanjian suatu pinjaman                       If the terms of a loan are modified, then the Bank
          dimodifikasi, maka Bank mengevaluasi apakah                      evaluates whether the contractual cash flows of
          arus kas kontraktual dari pinjaman yang                          the modified asset are substantially different.
          termodifikasi berbeda secara signifikan.

          Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka                    If the cash flows are substantially different, then
          hak kontraktual atas arus kas dari aset                          the contractual rights to cash flows from the
          keuangan yang original sebenarnya telah                          original financial asset are deemed to have
          kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang                    expired. In this case the original financial asset is
          original dihentikan pengakuannya dan aset                        derecognized and a new financial asset is
          keuangan yang baru diakui pada nilai wajar                       recognized at fair value plus any eligible
          ditambah biaya transaksi yang memenuhi                           transaction costs. Any fees received as part of
          syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian                     the modification are accounted for as follows:
          dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:

          -   imbalan yang dipertimbangkan sewaktu                         -    fees that are considered in determining that
              menentukan nilai wajar dari aset baru dan                         fair value of the new asset and fees
              imbalan yang merupakan pembayaran                                 represent    reimbursement      of   eligible
              kembali    (reimbursement) dari biaya                             transaction costs are included in the initial
              transaksi yang memenuhi syarat akan                               measurement of the asset; and
              dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
              dan
          -   imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba                     -    other fees are included in profit or loss as
              rugi sebagai bagian dari keuntungan atau                          part of the gain or loss derecognition.
              kerugian dari penghentian pengakuan.




                                                             60
Page 471
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     p.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                       p. Loans and         sharia    financing/receivables
          piutang syariah (lanjutan)                                       (continued)

          Modifikasi pinjaman yang diberikan (lanjutan)                     Modification of loans (continued)

          Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada                    If the modification of a financial asset measured
          biaya      perolehan      diamortisasi      tidak                 at amortized cost does not result in
          mengakibatkan penghentian pengakuan aset                          derecognition of the financial asset, then the
          keuangan, maka Bank terlebih dahulu                               Bank first recalculates the gross carrying
          menghitung kembali nilai tercatat bruto aset                      amount of the financial asset using the original
          keuangan menggunakan suku bunga efektif                           effective interest rate of the asset and
          awal aset tersebut dan mengakui selisih                           recognizes the resulting adjustment as
          penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian                      modification gain or loss in profit or loss. Any
          modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau                         costs or fees incurred and modification fees
          imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi                       received are adjusted to the gross carrying
          yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto                 amount of the modified financial asset and are
          dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset                    amortized over the remaining term of the
          keuangan yang dimodifikasi.                                       modified financial asset.

          Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko                    If a modification is carried out because of credit-
          kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan                   risk reason, then the gain or loss is presented
          sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena                   together with impairment losses. In other cases,
          alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan                    it is presented as interest income calculated
          sebagai pendapatan bunga yang dihitung                            using the effective interest method.
          dengan menggunakan metode bunga efektif.

          Dalam keadaan yang tidak biasa, setelah                           In some unusual circumstances, after changes
          perubahan atau modifikasi yang mengakibatkan                      or modifications that result in de-recognition of
          penghentian pengakuan aset keuangan awal,                         the original financial asset, there may be
          mungkin terdapat bukti bahwa aset modifikasian                    evidence that the modified asset is credit-
          memburuk pada pengakuan awal. Dengan                              impaired at initial recognition. Accordingly, the
          demikian, aset keuangan tersebut diakui                           financial asset should be recognized as an
          sebagai aset keuangan yang memburuk pada                          originated credit-impaired financial asset.
          pengakuan awal.

          Perubahan atau modifikasi yang dilakukan                          Changes or modifications that were made on the
          karena resiko kredit, dapat dipertimbangkan                       basis of credit risk reason can be considered as
          sebagai indikasi aset keuangan yang berasal                       an indication of originated credit-impaired
          dari aset keuangan yang memburuk pada                             financial assets. Meanwhile changes or
          pengakuan awal. Sedangkan perubahan atau                          modifications that were made on the basis of
          modifikasi yang dilakukan dengan dasar                            business’ considerations, may not be
          pertimbangan bisnis, mungkin tidak diakui                         recognized as originated credit-impaired
          sebagai aset keuangan yang memburuk pada                          financial assets. However, comprehensive
          pengakuan awal. Namun, penilaian ini perlu                        valuation should be performed to determine
          dilakukan    secara     menyeluruh     untuk                      whether initial recognition of financial assets has
          menentukan apakah pengakuan awal aset                             deteriorated at initial recognition.
          keuangan telah memburuk pada saat
          pengakuan awal.




                                                              61
Page 472
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                           2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     q.   Piutang pembiayaan                                          q.   Financing receivables

          Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan                       Subsequest to initial recognition, financing
          dicatat pada biaya perolehan diamortiasai                        receivables are stated to amortized cost using
          dengan menggunakan metode suku bunga                             the effective interest rate method.
          efektif.

          Pendapatan pembiayaan yang belum diakui                          Unearned financing revenue represents the
          merupakan selisih antara jumlah keseluruhan                      difference between total installment to be
          pembayaran angsuran yang akan diterima dari                      received from borrower and the principal amount
          debitur dan jumlah pokok pembiayaan, yang                        financed, which is recognized as revenue over
          diakui sebagai pendapatan sepanjang jangka                       the term of the contract, based on the effective
          waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga                     interest rate of the related financing contract.
          efektif dari kontrak pembiayaan.

          Penyelesaian sebelum masa pembiayaan                             Early termination is treated as cancellation of the
          berakhir diperlakukan sebagai pembatalan                         existing financing contract and resulting gains or
          kontrak pembiayaan dan keuntungan atau                           losses are recognized in the current year profit
          kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi                      or loss.
          tahun berjalan.

          Modifikasi piutang pembiayaan                                    Modification of financing receivables

          Skema modifikasi putang pembiayaan dapat                         Modification schemes for financing receivables
          berupa penyesuaian pada suku bunga, pokok                        can be in the form of adjustment on interest rate,
          bunga dan tunggakan bunga, perpanjangan                          loan principal and past due interest, extension of
          jangka waktu jatuh tempo, penjadwalan kembali                    repayment period, rescheduling of installments
          pembayaran      angsuran    serta   modifikasi                   and other modification of the terms of the
          persyaratan piutang pembiayaan lainnya.                          financing receivables.

          Jika persyaratan perjanjian suatu piutang                        If the terms of a loan are modified, then the
          dimodifikasi, maka Grup mengevaluasi apakah                      Group evaluates whether the contractual cash
          arus kas kontraktual dari pinjaman yang                          flows of the modified asset are substantially
          termodifikasi berbeda secara signifikan.                         different.

          Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka                    If the cash flows are substantially different, then
          hak kontraktual atas arus kas dari aset                          the contractual rights to cash flows from the
          keuangan yang original sebenarnya telah                          original financial asset are deemed to have
          kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang                    expired. In this case the original financial asset is
          original dihentikan pengakuannya dan aset                        derecognized and a new financial asset is
          keuangan yang baru diakui pada nilai wajar                       recognized at fair value plus any eligible
          ditambah biaya transaksi yang memenuhi                           transaction costs. Any fees received as part of
          syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian                     the modification are accounted for as follows:
          dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:

          -   imbalan yang dipertimbangkan sewaktu                         -   fees that are considered in determining that
              menentukan nilai wajar dari aset baru dan                        fair value of the new asset and fees
              imbalan yang merupakan pembayaran                                represent    reimbursement      of   eligible
              kembali    (reimbursement) dari biaya                            transaction costs are included in the initial
              transaksi yang memenuhi syarat akan                              measurement of the asset; and
              dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
              dan
          -   imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba                     -   other fees are included in profit or loss as
              rugi sebagai bagian dari keuntungan atau                         part of the gain or loss derecognition.
              kerugian dari penghentian pengakuan.




                                                            62
Page 473
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                             2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                POLICIES (continued)
     q.   Piutang pembiayaan (lanjutan)                                 q.   Financing receivables (continued)
          Modifikasi piutang pembiayaan (lanjutan)                           Modification      of   financing      receivables
                                                                             (continued)
          Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada                     If the modification of a financial asset measured
          biaya      perolehan      diamortisasi      tidak                  at amortized cost does not result in
          mengakibatkan penghentian pengakuan aset                           derecognition of the financial asset, then the
          keuangan, maka Entitas Anak terlebih dahulu                        Subsidiary first recalculates the gross carrying
          menghitung kembali nilai tercatat bruto aset                       amount of the financial asset using the original
          keuangan menggunakan suku bunga efektif                            effective interest rate of the asset and
          awal aset tersebut dan mengakui selisih                            recognizes the resulting adjustment as
          penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian                       modification gain or loss in profit or loss. Any
          modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau                          costs or fees incurred and modification fees
          imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi                        received are adjusted to the gross carrying
          yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto                  amount of the modified financial asset and are
          dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset                     amortized over the remaining term of the
          keuangan yang dimodifikasi.                                        modified financial asset.
          Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko                     If a modification is carried out because of credit-
          kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan                    risk reason, then the gain or loss is presented
          sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena                    together with impairment losses. In other cases,
          alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan                     it is presented as interest income calculated
          sebagai pendapatan bunga yang dihitung                             using the effective interest method.
          dengan menggunakan metode bunga efektif.
          Pembiayaan bersama                                                 Joint financing

          Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang                            All joint financing contracts entered by the
          dilakukan oleh Entitas Anak merupakan                              Subsidiary are joint financing without recourse in
          pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng                          which only the Subsidiary’s financing portion of
          (without recourse) di mana hanya porsi jumlah                      the total installments is recorded as consumer
          angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak                        financing receivables in the statement of
          yang dicatat sebagai piutang pembiayaan                            financial position. Consumer financing income is
          konsumen di laporan posisi keuangan.                               presented in the income statement net of the
          Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan                           portion attributable to other parties participating
          pada laporan laba rugi setelah dikurangi dengan                    in the joint financing.
          bagian yang merupakan hak pihak-pihak lain
          yang berpartisipasi pada pembiayaan bersama
          tersebut.
          Dalam pembiayaan bersama, Entitas Anak                             For joint financing, the Subsidiary has the right
          berhak menentukan tingkat bunga yang lebih                         to set higher interest rates to customers than
          tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga                         those as stated in the joint financing agreements
          yang ditetapkan dalam perjanjian dengan                            with joint financing providers. The difference is
          pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya,                            recognized as part of unearned consumer
          diakui sebagai pendapatan pembiayaan                               financing income and recognized as consumer
          konsumen yang belum diakui dan diakui                              financing income over the term of the contract
          sebagai pendapatan pembiayaan konsumen                             using the effective interest rate method.
          sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
          menggunakan metode suku bunga efektif.
     r.   Penyertaan saham                                              r.   Investment in shares

          Penyertaan      saham      dengan    persentase                    Investment in shares with an ownership interest
          kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki                        below 20% and have no significant influence is
          pengaruh signifikan pada awalnya diakui                            initially recognized at fair value and
          sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada                    subsequently measured at fair value through
          nilai wajar melalui laba rugi.                                     profit or loss.
          Dividen kas yang diterima dari penyertaan                          Cash dividend received from investment in
          saham diakui sebagai pendapatan.                                   shares is recognized as income.



                                                              63
Page 474
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     s.   Beban dibayar dimuka                                           s.    Prepayments

          Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah                        Prepayments are expenses which have been
          dibayarkan tetapi belum diakui sebagai beban                        paid but not yet recognized as an expense in the
          pada periode terjadinya. Beban dibayar dimuka                       related period. Prepayments are recognized as
          akan diakui sebagai beban pada laba rugi pada                       expenses in the profit or loss when it is
          saat diamortisasi sesuai dengan masa                                amortized in accordance with the expected
          manfaatnya.                                                         period of benefit.

     t.   Aset tetap                                                     t.   Fixed assets

          Tanah     disajikan  sebesar     nilai  wajar,                      Land is presented at fair value based on
          berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh                           valuations performed by certified external
          penilai independen eksternal yang telah                             independent valuers which are registered with
          terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut                      OJK. Valuations are performed on a regular
          dilakukan secara berkala dan apabila terdapat                       basis and if there is significant change in fair
          perubahan nilai wajar yang signifikan untuk                         value to ensure that the fair value of a revalued
          memastikan bahwa nilai wajar aset yang                              asset does not differ materially from its carrying
          direvaluasi tidak berbeda secara material                           amount.
          dengan jumlah tercatatnya.

          Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi                  The increases in the carrying amount arising
          tanah dikreditkan pada “cadangan revaluasi aset                     from revaluation of land is credited to the
          tetap” sebagai bagian dari penghasilan                              “reserve on revaluation of fixed assets” as part
          komprehensif      lainnya.    Penurunan      yang                   of other comprehensive income. The decreases
          menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya                            that offset the previous increases are debited
          atas aset tetap yang sama dibebankan terhadap                       against “reserve on revaluation of fixed assets”
          “cadangan revaluasi aset tetap” sebagai bagian                      as part of other comprehensive income; all other
          dari   penghasilan      komprehensif      lainnya;                  decreases are charged to the current year profit
          penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi                         or loss.
          tahun berjalan.

          Tanah tidak disusutkan. Jika aset yang                              Land is not depreciated. When revalued assets
          direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam                    are sold, the amounts included in equity are
          ekuitas dipindahkan ke saldo laba.                                  transferred to retained earnings.

          Aset tetap selain tanah diakui sebesar harga                        Fixed assets other than land are recognized at
          perolehan    setelah   dikurangi   akumulasi                        cost less accumulated depreciation.
          penyusutan.

          Harga perolehan termasuk pengeluaran yang                           Acquisition cost includes expenditure that is
          dapat diatribusikan secara langsung atas                            directly attributable to the acquisition of the
          perolehan aset tersebut.                                            assets.

          Aset tetap, selain tanah, disusutkan selama                         Fixed assets, except land, are depreciated over
          taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap                           their expected useful lives using straight-line
          dengan metode garis lurus dan diakui sebesar                        method and are stated at cost less accumulated
          harga perolehan setelah dikurangi dengan                            depreciation.
          akumulasi penyusutan.

          Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap                           The expected useful lives of fixed assets are as
          adalah sebagai berikut:                                             follows:

                                                          Tahun/Years

          Gedung                                             20                                                       Buildings
          Kendaraan bermotor                                3-5                                                        Vehicles
          Perlengkapan kantor                              4 - 10                                             Office equipment
                                                sesuai masa sewa/according to
          Leasehold improvement                         lease period                                   Leasehold improvement



                                                               64
Page 475
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                            2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     t.   Aset tetap (lanjutan)                                        t.   Fixed assets (continued)

          Kendaraan bermotor adalah sepeda motor,                           Motor vehicles are motorcycles, operational
          kendaraan operasional dan kendaraan dinas                         vehicles and office vehicles for directors or
          untuk direktur atau komisaris.                                    commissioners.

          Perlengkapan kantor adalah mebel dan                              Office equipment are furniture and office
          peralatan dari kayu dan rotan, mesin kantor                       equipment made from wood, office machine
          seperti mesin tik, mesin fotokopi, komputer,                      such as typing machine, photocopy machine,
          laptop, alat komunikasi, alat dapur dan                           computer, laptop, communication tools, kitchen
          perlengkapan lain seperti CCTV, mebel dan                         set and other equipment such as CCTV,
          peralatan dari logam seperti brankas, pendingin                   furniture and office equipment made from metal
          ruangan, dan generator listrik.                                   such as safes, air conditioning and electrical
                                                                            generator.

          Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui                         Subsequent costs are included in the asset’s
          sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau                      carrying amount or recognized as a separate
          sebagai aset yang terpisah sebagaimana                            asset, as appropriate, only when it is probable
          mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup                       that future economic benefits associated with the
          akan mendapatkan manfaat ekonomis masa                            item will flow to the Group and the cost of the
          depan berkenaan dengan aset tersebut dan                          item can be measured reliably. The carrying
          biaya perolehan aset dapat diukur dengan                          amount of the replaced part is derecognized.
          handal. Nilai tercatat komponen yang diganti                      Repairs and maintenance costs are charged to
          dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan                      the current year profit or loss.
          dibebankan ke dalam laba rugi tahun berjalan.

          Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau                      When fixed assets are no longer in use or
          dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi                        disposed of, their costs and the related
          penyusutannya dihapuskan dari laporan                             accumulated depreciation are written off in the
          keuangan konsolidasian. Keuntungan atau                           consolidated financial statements. Net gains or
          kerugian bersih atas pelepasan aset tetap                         losses on disposals are determined by
          ditentukan dengan membandingkan hasil yang                        comparing the proceeds with the carrying
          diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada                    amount and are recognized in the current year
          laba rugi tahun berjalan.                                         profit or loss.

          Akumulasi biaya konstruksi bangunan serta                         The accumulated costs of the construction of
          pemasangan peralatan kantor, dikapitalisasi                       buildings and the installation of office equipment
          sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya                            are capitalized as construction in progress.
          tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada                  These costs are reclassified to fixed assets
          saat proses konstruksi atau pemasangan                            accounts when the construction or installation is
          selesai. Penyusutan dimulai pada saat aset                        completed. Depreciation is charged from the
          tersebut siap untuk digunakan dengan tujuan                       date the assets are ready for use in the manner
          yang diinginkan manajemen.                                        intended by management.

          Nilai tercatat aset segera diturunkan menjadi            S      The asset’s carrying amount is written down
          sebesar jumlah yang dapat dipulihkan ketika                   e immediately to its recoverable amount when the
          nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi                   asset’s carrying amount is greater than its
          jumlah yang dapat dipulihkan.                                   estimated recoverable amount.

          Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode                          The assets’ residual values, useful lives and
          penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan,                   depreciation method are reviewed and adjusted
          pada setiap akhir periode pelaporan.                              if appropriate, at the end of each reporting
                                                                            period.




                                                             65
Page 476
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                          2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     u.   Aset takberwujud dan goodwill                              u.   Intangible assets and goodwill

          Goodwill                                                        Goodwill

          Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan                     Goodwill is carried at cost less accumulated
          dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.                   impairment losses. Goodwill impairment reviews
          Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill                   are undertaken annually or more frequently if
          dilakukan setahun sekali atau lebih sering                      events or changes in circumstances indicate a
          apabila terdapat peristiwa atau perubahan                       potential impairment.
          keadaan yang mengindikasikan adanya potensi
          penurunan nilai.

          Merek Dagang                                                    Trademarks

          Merek dagang memiliki masa manfaat yang                         Trademarks have a finite useful life and
          terbatas dan diakui sebesar nilai perolehan,                    recognized at acquisition cost, subsequently
          selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan                     carried at cost less accumulated amortization
          dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian                     and accumulated impairment losses.
          penurunan nilai.

          Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan                        Amortization is recognized in profit or loss on a
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                        straight-line basis over the estimated useful life
          masa manfaat merek dagang tersebut, sejak                       of the trademarks, from the date it is acquired.
          tanggal merek dagang tersebut diperoleh.                        The estimated useful life of trademarks is up-to
          Estimasi masa manfaat dari merek dagang                         20 years.
          adalah sampai dengan 20 tahun.

          Peninjauan atas penurunan nilai pada merek                      Trademarks impairment reviews are undertaken
          dagang dilakukan setahun sekali atau lebih                      annually or more frequently if events or changes
          sering apabila terdapat peristiwa atau                          in circumstances indicate a potential impairment.
          perubahan keadaan yang mengindikasikan
          adanya potensi penurunan nilai.

          Hubungan Pelanggan                                              Customer Relationship

          Hubungan pelanggan memiliki masa manfaat                        Customer relationship have a finite useful life
          yang terbatas dan diakui sebesar nilai                          and recognized at acquisition cost, subsequently
          perolehan, selanjutnya dicatat sebesar harga                    carried at cost less accumulated amortization
          perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan                    and accumulated impairment losses.
          kerugian penurunan nilai.

          Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan                        Amortization is recognized in profit or loss on a
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                        straight-line basis over the estimated useful life
          masa manfaat hubungan pelanggan tersebut,                       of the customer relationship, from the date it is
          sejak tanggal hubungan pelanggan tersebut                       acquired. The estimated useful life of customer
          diperoleh. Estimasi masa manfaat dari                           relationship is 5-9 years.
          hubungan pelanggan adalah 5-9 tahun.

          Peninjauan atas penurunan nilai pada hubungan                   Customer relationship impairment reviews are
          pelanggan dilakukan setahun sekali atau lebih                   undertaken annually or more frequently if events
          sering apabila terdapat peristiwa atau                          or changes in circumstances indicate a potential
          perubahan keadaan yang mengindikasikan                          impairment.
          adanya potensi penurunan nilai.

          Piranti lunak                                                   Software

          Piranti lunak memiliki masa manfaat yang                        Software have a finite useful life and recognized
          terbatas dan diakui sebesar harga perolehan,                    at acquisition cost, subsequently carried at cost
          selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan                     less accumulated amortization and accumulated
          dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian                     impairment losses.
          penurunan nilai.



                                                           66
Page 477
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     u.   Aset takberwujud dan goodwill (lanjutan)                       u.   Intangible assets and goodwill (continued)

          Piranti lunak (lanjutan)                                            Software (continued)

          Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh                             The costs incurred to acquire software license
          lisensi piranti lunak dan mempersiapkan piranti                     and bring that software to use are capitalized.
          lunak     tersebut    siap  untuk   digunakan
          dikapitalisasi.

          Biaya yang terkait dengan pemeliharaan                              Costs associated with maintaining software
          program piranti lunak diakui sebagai beban pada                     programs are recognized as expense when
          saat terjadinya. Biaya pengembangan yang                            incurred. Development costs that are directly
          dapat secara langsung diatribusikan dalam                           attributable to the design and testing of
          pembuatan dan pengujian produk piranti lunak                        identifiable and unique software products
          yang dapat diidentifikasi dan unik yang                             controlled by the Group is recognized as
          dikendalikan oleh Grup diakui sebagai aset                          intangible assets.
          takberwujud.

          Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung                      Directly attributable costs that are capitalized as
          dan dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti                    part of the software product include the software
          lunak mencakup beban pekerja pengembang                             development       employee      costs    and     an
          piranti lunak dan bagian overhead yang relevan.                     appropriate portion of relevant overheads.

          Pengeluaran pengembangan lain yang tidak                            Other development expenditures that do not
          memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada                     meet these criteria are recognized as expense
          saat terjadinya. Biaya pengembangan yang                            when incurred. Development costs previously
          sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat                         recognized as expense are not recognized as
          diakui sebagai aset pada periode berikutnya.                        asset in a subsequent period.

          Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan                            Amortization is recognized in profit or loss on a
          menggunakan metode garis lurus sepanjang                            straight-line basis over the estimated useful life
          masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak                          of the software, from the date it is ready for use.
          tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai.                        The estimated useful life of software is 4-10
          Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah                     years.
          4-10 tahun.

          Aset takberwujud dihentikan pengakuannya                            Intangible assets shall be derecognized or
          atau dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat                     disposed when no future economic benefits are
          masa depan yang diharapkan dari penggunaan                          expected from its use or disposal.
          atau pelepasannya.

     v.   Aset lain-lain                                                 v.   Other assets

          Aset lain-lain sebagian besar terdiri dari tagihan                  Other assets mainly consists of other credit
          kredit lainnya, wesel ekspor lainnya, agunan                        receivables, other export bills, foreclosed
          yang diambil alih, jaminan kontrak, uang muka,                      collaterals, security deposits, advance payment,
          transaksi ATM dan transfer, persediaan                              ATM transaction and transfer, office supplies,
          keperluan kantor, dan tagihan kepada asuransi.                      and receivables from insurance company.




                                                               67
Page 478
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     v.   Aset lain-lain (lanjutan)                                      v.   Other assets (continued)

          Grup mengakui kerugian penurunan nilai untuk                        The Group recognizes impairment losses of
          aset lain-lain apabila taksiran jumlah yang dapat                   other assets if the recoverable amount of the
          diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah                      assets is lower than the carrying value. At each
          dari nilai tercatatnya. Pada setiap tanggal                         reporting date, the Group evaluates the
          pelaporan, Grup melakukan penelaahan untuk                          recoverable amount of the assets to determine
          menentukan        apakah      terdapat    indikasi                  whether there is an indication of impairment.
          penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai                          Reversal of impairment losses is recognized as
          diakui sebagai keuntungan dalam laba rugi pada                      gain in the profit or loss when incurred.
          saat terjadinya.

     w. Simpanan nasabah dan simpanan dari bank-                         w.   Deposits from customers and deposits from
        bank lain                                                             other banks

          Simpanan nasabah adalah dana yang                                   Deposits from customers are the funds placed by
          dipercayakan oleh masyarakat kepada Grup                            customers to the Group based on fund deposits
          berdasarkan perjanjian penyimpanan dana.                            agreements. Included in these accounts are
          Termasuk didalamnya adalah giro, tabungan,                          current accounts, saving deposits, time deposits,
          deposito berjangka, deposito on call dan                            deposits on call and sharia deposits from
          simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah.                       customers.

          Simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah                        Sharia deposits consist of wadiah demand
          terdiri dari giro dan tabungan wadiah. Giro                         deposits and saving deposits. Wadiah demand
          wadiah merupakan giro wadiah yadh-dhamanah                          deposits are wadiah yadh-dhamanah demand
          yakni titipan dana pihak lain dimana pemilik dana                   deposits in which the funds owner will get a
          mendapatkan bonus berdasarkan kebijakan                             bonus based on the Subsidiary’s policy. Wadiah
          Entitas Anak. Giro wadiah dicatat sebesar saldo                     demand deposits are stated at the amount
          titipan pemegang giro wadiah. Tabungan wadiah                       entrusted by depositors. Wadiah saving deposits
          merupakan simpanan pihak lain yang bisa                             represent third party funds which can be taken at
          diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan                       any time (on call) or by an agreement which
          kesepakatan dimana tidak ada imbalan yang                           required no reward except in the form of
          disyaratkan kecuali dalam bentuk pemberian                          voluntary bonus (‘Athaya’) on the part of the
          (‘Athaya’) sukarela dari Entitas Anak.                              Subsidiary.

          Simpanan dari bank-bank lain terdiri dari                           Deposits from other banks represent liabilities to
          liabilitas terhadap bank lain, dalam bentuk call                    other domestic banks, in the form of call money,
          money, giro, dan deposito berjangka.                                current accounts, and time deposits.

          Simpanan nasabah dan simpanan dari bank-                            Deposits from customers and deposits from
          bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas                       other banks are classified as financial liabilities
          keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                         measured at amortized cost. Incremental costs
          diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat                             directly attributable to the acquisition of deposits
          diatribusikan  secara     langsung  dengan                          from customers and deposits from other banks
          perolehan simpanan nasabah dan simpanan                             are deducted from the amount of deposits from
          dari bank-bank lain dikurangkan dari jumlah                         customers and deposits from other banks.
          simpanan nasabah dan simpanan dari bank-
          bank lain.

          Simpanan dari bank-bank lain disajikan sebesar                      Deposits from other banks are stated at the
          jumlah liabilitas terhadap bank-bank lain.                          amounts due to other banks.




                                                               68
Page 479
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     x. Efek-efek yang diterbitkan                                       x.   Securities issued

          Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari utang                       Securities issued consist of bonds payable.
          obligasi.

          Utang obligasi dicatat sebesar nilai nominal                        Bonds payable are stated at nominal value net
          dikurangi dengan biaya emisi yang belum                             of unamortized bond issuance cost. Costs
          diamortisasi. Biaya emisi adalah biaya yang                         incurred in connection with the bonds payable,
          terjadi sehubungan dengan utang obligasi,                           are recognized as a deferred expense and offset
          diakui sebagai beban yang ditangguhkan dan                          directly from the proceeds derived from such
          dikurangkan langsung dari hasil emisi dan                           offerings and amortized over the period of the
          diamortisasi selama jangka waktu utang obligasi                     bonds payable using the effective interest
          tersebut dengan menggunakan metode bunga                            method.
          efektif.

     y.   Pinjaman yang diterima                                         y.   Borrowings

          Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui                           Borrowings are initially recognized at fair value,
          sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-                        net of transaction costs incurred. Borrowings are
          biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya,                          subsequently carried at amortized cost; any
          pinjaman yang diterima diukur sebesar biaya                         difference between the proceeds (net of
          perolehan     diamortisasi;    selisih   antara                     transaction costs) and the redemption value is
          penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai                    recognized in the profit or loss over the period of
          pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode                     the borrowings using the effective interest
          pinjaman dengan menggunakan metode bunga                            method.
          efektif.

          Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas                       Fees paid on the establishment of loan facilities
          pinjaman diakui sebagai biaya transaksi                             are recognized as transaction costs of the loan
          pinjaman sepanjang besar kemungkinan                                to the extent that it is probable that some or all
          sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik.                       of the facility will be drawdown. In this case, the
          Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman                            fee is deferred until the draw-down occurs. To
          ditangguhkan sampai penarikan pinjaman                              the extent that there is no evidence that it is
          terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa                       probable that some or all of the facility will be
          besar kemungkinan sebagian atau seluruh                             drawdown, the fee is capitalised as a pre-
          fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh                            payment for liquidity services and amortized
          pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran                          over the period of the facility to which it relates.
          dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi
          selama periode fasilitas yang terkait.

     z.   Imbalan kerja karyawan                                         z.   Employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek                                         Short-term employee benefits

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat                        Short-term employee benefits are recognized
          terutang kepada karyawan.                                           when they are payable to the employees.

          Imbalan pascakerja                                                  Post-employment benefits

          Liabilitas imbalan pascakerja dihitung sebesar                      The post-employment benefits liabilities are
          nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan                  calculated at present value of estimated future
          pascakerja di masa depan yang timbul dari jasa                      benefits that the employees have earned in
          yang telah diberikan oleh karyawan tersebut                         return for their services in the current and prior
          pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan                           periods. The calculation is performed by an
          dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan                       qualified actuary using the projected unit credit
          metode projected unit credit.                                       method.




                                                               69
Page 480
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     z.   Imbalan kerja karyawan (lanjutan)                              z.   Employee benefits (continued)

          Imbalan pascakerja (lanjutan)                                       Post-employment benefits (continued)

          Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                           Gains or losses arising from actuarial
          pengukuran kembali aktuarial atas liabilitas                        remeasurements of the net defined benefit
          imbalan pasti neto diakui segera dalam                              liability are recognized immediately in other
          penghasilan komprehensif lain. Ketika manfaat                       comprehensive income. When the benefits of a
          suatu program diubah atau terjadi kurtailmen,                       plan are changed or when a plan is curtailed, the
          perubahan manfaat yang terkait dengan jasa                          resulting change in benefit that relates to past
          lalu atau keuntungan atau kerugian dari                             service or the gain or loss on curtailment is
          kurtailmen diakui segera dalam laba rugi.                           recognized immediately in profit or loss.

          Pada 31 Desember 2024 dan 2023, liabilitas                          As of 31 December 2024 and 2023, Specific
          imbalan       pascakerja    untuk   karyawan                        Time     Employment       Agreements     (PKWT)
          Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Entitas                      employee post-employment benefit obligations
          Anak dihitung secara internal dengan metode                         of the Subsidiary are calculated internally using
          historical stay rate.                                               the historical stay rate method.

          Imbalan jangka panjang lainnya                                      Other long-term benefits

          Imbalan jangka panjang lainnya berupa cuti                          Other long-term benefits such as long service
          berimbalan jangka panjang dihitung dengan                           leave are calculated using the projected unit
          menggunakan metode projected unit credit dan                        credit method and discounted to present value.
          didiskontokan ke nilai kini. Keuntungan dan                         Actuarial gains and losses arising from
          kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian                     experience adjustments and changes in
          dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial                         actuarial assumption are recognized to the
          diakui dalam laba rugi tahun berjalan.                              current year profit or loss.

     aa. Pinjaman subordinasi                                            aa. Subordinated loans

          Pinjaman subordinasi pada awalnya diakui                            Subordinated loans are recognized initially at fair
          sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada                     value and subsequently measured at amortized
          biaya    perolehan      diamortisasi    dengan                      cost using the effective interest method.
          menggunakan metode bunga efektif.

     ab. Dana syirkah temporer                                           ab. Temporary syirkah funds

          Dana syirkah temporer adalah dana yang                              Temporary syirkah funds represent investment
          diterima oleh Entitas Anak.                                         received by Subsidiary.

          Dana syirkah temporer merupakan investasi                           Temporary syirkah funds represent investments
          dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu                              from other parties conducted on the basis
          pemilik dana (shahibul maal) memberikan                             mudharabah mutlaqah contract in which the
          kebebasan kepada pengelola dana (mudharib/                          owners of the funds (shahibul maal) grant
          Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya                        freedom        to      the    fund     manager
          sesuai prinsip syariah dengan keuntungan                            (mudharib/Subsidiary) in the management of
          dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah                          their investments according to sharia principle
          temporer terdiri dari tabungan mudharabah dan                       with profit distributed based on the agreement.
          deposito mudharabah.                                                Temporary syirkah funds consist of mudharabah
                                                                              saving deposits and mudharabah time deposits.

          Tabungan mudharabah merupakan investasi                             Mudharabah       saving    deposits  represent
          yang bisa ditarik kapan saja (on call) atau sesuai                  investment which could be withdrawn anytime
          dengan persyaratan tertentu yang disepakati.                        (on call) or can be withdrawn based on certain
          Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar                              agreed terms. Mudharabah saving deposits are
          saldo tabungan nasabah di Entitas Anak.                             stated based on the customer’s savings deposit
                                                                              balance at the Subsidiary.




                                                               70
Page 481
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                          2.   SUMMARY      OF     MATERIAL            ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     ab. Dana syirkah temporer (lanjutan)                            ab. Temporary syirkah funds (continued)

         Deposito mudharabah merupakan investasi                         Mudharabah time deposits represent investment
         yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu                     which can only be withdrawn at a certain time
         sesuai dengan perjanjian antara pemegang                        based on the agreement between the customer
         deposito mudharabah dengan Entitas Anak.                        and the Subsidiary. Mudharabah time deposits
         Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai                    are stated at nominal amount as agreed
         nominal sesuai dengan perjanjian antara                         between the deposit holder and the Subsidiary.
         pemegang deposito dengan Entitas Anak.

         Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan                   Temporary syirkah funds cannot be classified as
         sebagai liabilitas karena Entitas Anak tidak                    liability because the Subsidiary does not have
         berkewajiban untuk menjamin pengembalian                        any obligation to return the initial funds to the
         jumlah dana awal dari pemilik dana bila Entitas                 owners if the Subsidiary experiences losses,
         Anak merugi kecuali kerugian akibat kelalaian                   except for losses due to the Subsidiary’s
         atau wanprestasi. Di sisi lain, dana syirkah                    management negligence or default. On the other
         temporer tidak dapat digolongkan sebagai                        hand, temporary syirkah fund cannot be
         ekuitas karena mempunyai waktu jatuh tempo                      classified as equity because of the maturity
         dan pemilik dana tidak mempunyai hak                            period and the depositors do not have the same
         kepemilikan yang sama dengan pemegang                           rights as the shareholders such as voting rights
         saham seperti hak voting dan hak atas realisasi                 and the rights of realised gain from current
         keuntungan yang berasal dari aset lancar dan                    assets and other non-investment accounts.
         aset non-investasi.

         Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan                      The owner of temporary syirkah funds receives a
         imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang                   return from the profit sharing based on a
         ditetapkan.                                                    predetermined ratio.

     ac. Modal saham                                                 ac. Share capital

         Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.                  Ordinary shares are classified as equity.
         Tambahan biaya yang secara langsung terkait                    Incremental costs directly attributable to the
         dengan penerbitan saham biasa atau opsi baru                   issuance of new ordinary shares or options are
         disajikan pada bagian ekuitas sebagai                          shown in equity as a deduction, net of tax, from
         pengurang, sebesar jumlah yang diterima bersih                 the proceeds.
         setelah dikurangi pajak.
         Saham tresuri                                                  Treasury shares
         Ketika Bank membeli modal saham ekuitas                        When the Bank purchases the equity share capital
         (saham tresuri), imbalan yang dibayar, termasuk                (treasury shares), the consideration paid,
         biaya tambahan yang secara langsung dapat                      including any directly attributable incremental
         diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan)                    costs (net of income taxes) is deducted from
         dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan                    equity attributable to the Bank’s equity holders
         kepada pemilik ekuitas Bank sampai saham                       until the shares are cancelled or reissued. Where
         tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali.                  such ordinary shares are subsequently reissued,
         Ketika saham biasa tersebut selanjutnya                        any consideration received, net of any directly
         diterbitkan kembali, imbalan yang diterima,                    attributable incremental transaction costs and the
         dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait                related income tax effects, is included in equity
         dan dampak pajak penghasilan yang terkait                      attributable to the Bank’s equity holders.
         dimasukkan kepada ekuitas yang dapat
         diatribusikan kepada pemilik ekuitas Bank.

     ad. Perpajakan                                                  ad. Taxation

        Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini                 Income tax expense consists of current and
        dan pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan                    deferred tax. Income tax expenses are recognized
        diakui pada laba rugi, kecuali untuk komponen                   in profit or loss except to the extent that they relate
        yang diakui secara langsung di ekuitas atau di                  to items recognized directly in equity or in other
                                                                        comprehensive income.
        penghasilan komprehensif lain.




                                                           71
Page 482
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                                2.   SUMMARY      OF     MATERIAL            ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                   POLICIES (continued)

     ad. Perpajakan (lanjutan)                                             ad. Taxation (continued)

        Beban pajak kini merupakan jumlah pajak yang                          Current tax expense is the amount of tax paid, or
        dibayar, atau terutang atas laba atau rugi kena                       payable on taxable income or loss for the year
        pajak untuk tahun yang bersangkutan dengan                            using tax rates substantively enacted as of the
        menggunakan tarif pajak yang secara substantif                        reporting date. Current tax also includes true-up
                                                                              adjustments made to the previous years’ tax
        telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak kini                      provisions either to reconcile them with the
        juga termasuk penyesuaian yang dibuat untuk                           income tax reported in annual tax returns, or to
        penyisihan pajak tahun sebelumnya, baik untuk                         account for differences arising from tax
        merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak                         assesments.
        yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan,
        atau untuk memperhitungkan perbedaan yang
        muncul dari pemeriksaan pajak.

        Beban pajak kini diukur menggunakan estimasi                           Current tax expense is measured using the best
        terbaik atas jumlah yang diperkirakan akan                             estimate of the amount expected to be paid or
        dibayar      atau       diterima,     dengan                           received, taking into consideration the
        mempertimbangkan       ketidakpastian  terkait                         uncertainty associated with the complexity of tax
        dengan kompleksitas peraturan pajak.                                   regulations.

        Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer                         Deferred tax is recognized in respect of
        antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan                 temporary differences between the carrying
        pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan                            amounts of assets and liabilities for financial
        untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur                        reporting purposes and the amounts used for
        dengan menggunakan tarif pajak yang                                    taxation purposes. Deferred tax is measured at
        diharapkan untuk ditetapkan atas perbedaan                             the tax rates that are expected to be applied to
        temporer pada saat pembalikan, berdasarkan                             temporary differences when they reverse, based
        peraturan yang telah berlaku atau secara                               on the laws that have been enacted or
        substantif berlaku pada tanggal pelaporan.                             substantively enacted as of the reporting date.
        Kebijakan akuntansi ini juga mengharuskan                              This accounting policy also requires the
        pengakuan manfaat pajak, seperti rugi fiskal yang                      recognition of tax benefits, such as tax loss
        belum dikompensasi, yang timbul dari periode                           carryforwards, which are originated in the current
        berjalan yang diharapkan akan direalisasi pada                         period that are expected to be realized in the
        masa mendatang, apabila besar kemungkinan                              future periods, to the extent that realisation of
        manfaat pajak tersebut dapat direalisasi.                              such benefits is probable.

        Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih                            Deferred tax assets represent the net remaining
        atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan                           balance of deferred tax benefits that have been
        dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan.                          originated and utilized through the reporting date.
        Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap                        Deferred tax assets are reviewed at each
        tangal pelaporan dan dikurangkan dengan                                reporting date and are reduced to the extent that
        manfaat pajak sejumlah nilai yang besar                                it is no longer probable that the related tax benefit
        kemungkinan yang tidak dapat terealisasi;                              will be realised; such reductions are reversed
        pengurangan tersebut akan dibalik ketika                               when the probability of their realisation through
        kemungkinan realisasi melalui laba kena pajak di                       future taxable profits improves.
        masa depan meningkat.

        Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai                         Unrecognized deferred tax assets are
        kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui                       reassessed at each reporting date and
        sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak                            recognized to the extent that it has become
        masa depan akan tersedia untuk digunakan.                              probable that future taxable income will be
                                                                               available against which they can be used.




                                                                 72
Page 483
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
   MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

   ad. Perpajakan (lanjutan)                                            ad. Taxation (continued)

        Grup telah menentukan bahwa bunga dan penalti                       The Group has determined that interest and
        sehubungan      dengan     pajak  penghasilan,                      penalties related to income taxes, including those
        termasuk yang mungkin diterima dalam kaitannya                      that may materialize in connection with uncertain
        dengan posisi pajak yang mengandung                                 tax positions, do not meet the definition of income
        ketidakpastian, tidak memenuhi definisi pajak                       taxes, and therefore are accounted for in
        penghasilan, dan dengan demikian diperlakukan                       accordance with PSAK 237, Provisions,
        sesuai dengan PSAK 237, Provisi, Liabilitas                         Contingent Liabilities and Contingent Assets.
        Kontinjensi dan Aset Kontinjensi.

        Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat                       Amendments to tax obligations are recognized
        surat ketetapan pajak diterima, atau apabila                        when an assessment is received, or if objection
        diajukan keberatan dan atau banding, maka                           and or appeal is applied, when the results of the
        koreksi diakui pada saat keputusan atas                             objection or the appeal are received.
        keberatan atau banding itu diterima.

   ae.((Pendapatan      dan    beban    bunga dan                       ae. Interest income and expense and sharia
      ((pendapatan syariah dan hak pihak ketiga                             income and third parties’ shares on return of
      ((atas bagi hasil dana syirkah temporer                               temporary syirkah funds

       (i).   Pendapatan dan beban bunga                                    (i).   Interest income and expense

              Pendapatan bunga atas aset keuangan baik                             Interest income on financial assets held at
              yang diukur dengan nilai wajar melalui                               either     fair  value    through     other
              penghasilan komprehensif lain atau biaya                             comprehensive income or amortized cost,
              perolehan diamortisasi, dan beban bunga                              and interest expense on financial liabilities
              atas liabilitas keuangan yang diukur dengan                          held at amortized cost are recognized in
              biaya perolehan diamortisasi, diakui pada                            profit or loss using the effective interest
              laba rugi menggunakan metode suku bunga                              method.
              efektif.

              Metode suku bunga efektif adalah metode                              The effective interest method is a method
              yang digunakan untuk menghitung biaya                                of calculating the amortized cost of a
              perolehan diamortisasi dari aset atau                                financial asset or liability and of allocating
              liabilitas keuangan dan metode untuk                                 the interest income or expense over the
              mengalokasikan pendapatan atau beban                                 relevant period. The effective interest rate
              bunga selama periode yang relevan. Suku                              is the rate that exactly discounts estimated
              bunga efektif adalah suku bunga yang                                 future cash payments or receipts through
              secara tepat mendiskontokan estimasi                                 the expected life of the financial instrument,
              pembayaran atau penerimaan kas masa                                  to the gross carrying amount of the financial
              depan sepanjang umur yang diperkirakan                               asset or to the amortized cost of the
              atas instrumen keuangan, pada nilai tercatat                         financial liability. When calculating the
              bruto dari aset keuangan atau pada biaya                             effective interest rate for financial
              perolehan diamortisasi untuk liabilitas                              instruments other than purchased or
              keuangan. Saat menghitung suku bunga                                 originated credit-impaired assets, the Bank
              efektif intrumen keuangan selain aset yang                           estimates future cash flows considering all
              dibeli atau yang berasal dari aset keuangan                          contractual terms of the financial instrument
              memburuk, Bank melakukan estimasi arus                               but not expected credit losses.
              kas         masa       depan         dengan
              mempertimbangkan       seluruh     perjanjian
              kontraktual atas instrumen keuangan tapi
              tidak mempertimbangkan kerugian kredit
              ekspektasian.




                                                              73
Page 484
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF     MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)
     ae.(Pendapatan      dan    beban   bunga      dan                    ae. Interest income and expense and sharia
         pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas                         income and third parties’ shares on return of
         bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan)                          temporary syirkah funds (continued)
        (i).    Pendapatan dan beban bunga (lanjutan)                         (i).    Interest income and expense (continued)
                Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang                             For purchased or originated credit-impaired
                berasal dari aset keuangan memburuk,                                  financial assets, a credit-adjusted effective
                suku bunga efektif yang disesuaikan                                   interest rate is calculated using estimated
                dengan risiko kredit dihitung dengan                                  future cash flows including expected credit
                menggunakan estimasi arus kas masa                                    losses. The calculation of the effective
                depan      termasuk     kerugian     kredit                           interest rate includes transaction costs and
                ekspektasian. Perhitungan suku bunga                                  fees that are an integral part of the effective
                efektif termasuk biaya transaksi dan                                  interest rate.
                imbalan yang merupakan bagian yang tak
                terpisahkan dari suku bunga efektif.
                Suku bunga efektif aset atau liabilitas                               The effective interest rate of a financial
                keuangan dihitung pada saat pengakuan                                 asset or financial liability is calculated on
                awal aset atau liabilitas keuangan tersebut.                          initial recognition of a financial asset or
                Dalam menghitung pendapatan dan beban                                 financial liability. In calculating interest
                bunga, suku bunga efektif diterapkan atas                             income and expense, the effective interest
                nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika                            rate is applied to the gross carrying amount
                aset tidak mengalami penurunan nilai) atau                            of the asset (when the asset is not credit-
                atas biaya perolehan diamortisasi dari                                impaired) or to the amortized cost of the
                liabilitas keuangan. Suku bunga efektif                               financial liability. The effective interest rate
                direvisi sebagai hasil dari perhitungan ulang                         is revised as a result of periodic re-
                estimasi arus kas dari instrumen dengan                               estimation of cash flows of floating-rate
                suku bunga mengambang secara berkala                                  instruments to reflect movements in market
                untuk merefleksikan perubahan suku bunga                              rates of interest. For financial assets that
                pasar. Untuk aset keuangan yang telah                                 have become credit-impaired subsequent
                mengalami      penurunan       nilai  setelah                         to initial recognition, interest income is
                pengakuan awal, pendapatan bunga                                      calculated by applying the effective interest
                dihitung dengan menerapkan suku bunga                                 rate to the amortized cost of the financial
                efektif atas biaya perolehan diamortisasi                             asset. If the asset is no longer credit-
                aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut                            impaired, then the calculation of interest
                tidak lagi mengalami penurunan nilai, maka                            income reverts to the gross carrying
                perhitungan pendapatan bunga kembali                                  amount.
                menggunakan nilai tercatat bruto.

        (ii).   Pendapatan syariah                                            (ii).   Sharia income
                Pendapatan pengelolaan dana oleh Entitas                              Income from fund management by the
                Anak sebagai mudharib terdiri atas                                    Subsidiary as mudharib consist of income
                pendapatan     dari  jual    beli-margin                              from sales and purchases-murabahah
                murabahah, pendapatan bagi hasil-                                     margin, income from profit sharing-
                pembiayaan musyarakah, dan pendapatan                                 musyarakah financing and other main
                usaha utama lainnya.                                                  operating income.

                Pengakuan pendapatan atas piutang                                     The revenue recognition of murabahah
                murabahah yang tidak memiliki risiko yang                             receivables, which do not have significant
                signifikan terkait dengan kepemilikan                                 risk in relation with the ownership of
                persediaan diakui pada laba rugi dengan                               inventory, are recognized in profit or loss
                menggunakan metode tingkat imbal hasil                                using the effective rate of return method.
                efektif.




                                                                74
Page 485
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                              2.   SUMMARY      OF     MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)
     ae.(Pendapatan      dan    beban   bunga      dan                   ae. Interest income and expense and sharia
         pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas                        income and third parties’ shares on return of
         bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan)                         temporary syirkah funds (continued)
        (ii). Pendapatan syariah (lanjutan)                                   (ii). Sharia income (continued)
            Tingkat imbal hasil efektif merupakan                                  Effective rate of return is an allocation method
            metode alokasi pengakuan pendapatan dan                                of revenue recognition and the rate which
            merupakan tingkat imbal hasil yang secara                              exactly discounts the estimated future cash
            tepat mendiskontokan estimasi penerimaan                               receipts through the expected life of the
            kas di masa depan selama perkiraan umur                                murabahah receivables to obtain the carrying
            dari piutang murabahah untuk memperoleh                                amount of murabahah receivables. When
            nilai tercatat piutang murabahah. Pada saat                            calculating the effective rate of return, the
            menghitung tingkat imbal hasil efektif,                                Subsidiary estimates future cash flows by
            Entitas Anak mengestimasi arus kas di masa                             considering all contractual terms of the
            datang dengan mempertimbangkan seluruh                                 murabahah receivables, but does not
            persyaratan kontraktual dalam piutang                                  consider the loss of receivables in the future.
            murabahah         tersebut,   tetapi    tidak                          This calculation includes all commissions,
            mempertimbangkan kerugian piutang di                                   provisions and other forms received by the
            masa mendatang. Perhitungan ini mencakup                               parties in a contract which are an integral part
            seluruh komisi, provisi dan bentuk lain yang                           of the effective rate of return, transaction
            diterima oleh para pihak dalam akad yang                               costs and all other premiums or discounts.
            merupakan bagian tidak terpisahkan dari
            tingkat imbal hasil efektif, biaya transaksi,
            dan seluruh premi atau diskon lainnya.

            Untuk pengakuan pendapatan atas piutang                                For the recognition of income on restructured
            murabahah yang telah direstrukturisasi                                 murabahah receivables with payment
            dengan payment holiday atau skema                                      holidays or scheme to postpone installment
            penundaan pembayaran cicilan, Entitas                                  payments, the Subsidiary will only recognise
            Anak hanya mengakui pendapatan marjin                                  margin income if the Subsidiary has a
            apabila Entitas Anak cukup yakin bahwa                                 reasonable certainty that an installment
            pembayaran angsuran akan diterima sesuai                               payment will be received in accordance with
            dengan kesepakatan dengan nasabah.                                     the agreement with the customers.
            Pendapatan bagi hasil - pembiayaan                                     Income from profit sharing - musyarakah
            musyarakah diakui dalam periode terjadinya                             financing is recognized during the period of
            hak bagi hasil sesuai nisbah yang                                      profit sharing in accordance with the pre-
            disepakati.                                                            determined ratio.
        (iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah              (iii).   Third parties’ shares on return of temporary
               temporer                                                            syirkah funds
            Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah                          Third parties’ share on returns of temporary
            temporer merupakan bagian bagi hasil milik                             syirkah funds represents customer’s share on
            nasabah yang didasarkan pada prinsip                                   the Subsidiary’s income derived from the
            mudharabah atas hasil pengelolaan dana                                 management of their funds by the Subsidiary
            mereka oleh Entitas Anak. Pendapatan yang                              under mudharabah principles. Distributable
            dibagikan adalah yang telah diterima (cash                             income will be distributed from the cash
            basis).                                                                received (cash basis).




                                                               75
Page 486
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG                               2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     ae. Pendapatan dan beban bunga         dan                           ae. Interest income and expense and sharia
         pendapatan syariah dan hak pihak ketiga                              income and third parties’ shares on return of
         atas bagi hasil dana syirkah temporer                                temporary syirkah funds (continued)
         (lanjutan)

         (iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah                (iii).   Third parties’ shares on return           of
                temporer (lanjutan)                                                   temporary syirkah funds (continued)

             Pendapatan marjin atas pembiayaan yang                                   Margin income on financing facilities and
             diberikan dan atas aset produktif lainnya                                other earning assets (placements with
             (penempatan pada Bank Indonesia,                                         Bank Indonesia, placements with other
             penempatan pada bank lain dan investasi                                  banks and investments in securities) are
             pada surat berharga) akan dibagikan                                      distributed to fund owners and the
             kepada nasabah pemilik dana dan Entitas                                  Subsidiary based on proportion of funds
             Anak sesuai dengan proporsi dana yang                                    used in the financing and other earning
             dipakai dalam pembiayaan yang diberikan                                  assets. Likewise, the available margin
             dan aset produktif lainnya. Selanjutnya,                                 income is then distributed to fund owners
             pendapatan marjin yang tersedia tersebut                                 as shahibul maal and the Subsidiary as
             kemudian didistribusikan ke nasabah                                      mudharib based on a pre-determined ratio
             pemilik dana sebagai shahibul maal dan                                   (nisbah).
             Entitas Anak sebagai mudharib sesuai
             porsi nisbah bagi hasil yang telah
             disepakati bersama sebelumnya.

             Pendapatan marjin dari pembiayaan dan                                    Margin income from financing facilities and
             aset produktif lainnya yang memakai dana                                 other earning assets using the Subsidiary's
             Entitas Anak, seluruhnya menjadi milik                                   funds, are entirely belong to the Subsidiary,
             Entitas Anak, termasuk pendapatan dari                                   including income from the Subsidiary’s fee-
             transaksi Entitas Anak berbasis imbalan.                                 based transactions.

     af. Pendapatan dan beban provisi dan komisi                          af. Fee and commission income and expenses

         Pendapatan provisi dan komisi yang dapat                             Fees and commissions income directly
         diatribusikan secara langsung kepada aktivitas                       attributable to lending activity are recognized as
         peminjaman diakui sebagai pengurang biaya                            a deduction of lending cost and will be
         pinjaman dan nilai tercatat atas pinjaman                            recognized as interest income by amortizing the
         tersebut akan diamortisasi sebagai pendapatan                        carrying value of loan using effective interest
         bunga dengan menggunakan metode bunga                                method.
         efektif.

         Pada umumnya pendapatan dan beban provisi                            Fees and commissions income and expenses
         dan komisi diakui menggunakan basis akrual                           are generally recognized on an accrual basis
         pada saat jasa telah diberikan.                                      when the service has been provided.

         Pendapatan provisi atas komitmen memberikan                          Loan commitment fees for loans that are likely to
         pinjaman yang kemungkinan besar akan                                 be drawn down are (together with related direct
         dicairkan (bersama-sama dengan biaya                                 costs) recognized as an adjustment to the
         transaksi lain yang terkait langsung) diakui                         effective interest rate on the loan.
         sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif
         atas pinjaman yang diberikan.

         Pendapatan dan beban atas transaksi jasa                             Income and expenses from banking service
         perbankan diklasifikasikan secara gross di                           transactions are classified gross into fee and
         dalam pendapatan provisi dan komisi dan beban                        commission income and fee and commission
         provisi dan komisi                                                   expenses.

         Pendapatan provisi dan komisi yang tidak                             Fees and commissions income which are not
         berkaitan langsung dengan kegiatan pemberian                         directly related to lending activities are
         kredit diakui sebagai pendapatan pada saat                           recognized as revenue on the transaction date
         terjadinya transaksi dan diklasifikasikan sebagai                    and classified under other operating income.
         pendapatan operasional lainnya.


                                                                76
Page 487
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG       2.   SUMMARY      OF    MATERIAL             ACCOUNTING
   MATERIAL (lanjutan)                                           POLICIES (continued)

    ag. Laba per saham                                           ag. Earnings per share

         Laba bersih per saham dasar dihitung dengan                 Basic earnings per share are computed by
         membagi laba bersih dengan rata-rata                        dividing net profit with the weighted average
         tertimbang jumlah saham biasa yang beredar                  number of ordinary shares outstanding during
         pada tahun berjalan.                                        the year.

         Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan              Diluted earnings per share is calculated by
         membagi jumlah rata-rata tertimbang saham                   dividing the weighted average number of
         biasa yang beredar dengan dampak dari semua                 ordinary shares outstanding plus the assumed
         efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang               conversion of all dilutive potential ordinary
         dimiliki Bank, yaitu opsi saham.                            shares owned by Bank, which is stock option.

         Ketika opsi dieksekusi, Bank menerbitkan                    When the options are exercised, the Bank issues
         sejumlah saham baru atau menerbitkan                        new shares or reissues its treasury shares (if
         kembali saham treasurinya (jika ada). Nilai kas             any). The proceeds received, net of any directly
         yang diterima, dikurangi dengan biaya transaksi             attributable transaction costs, are credited to
         yang dapat diatribusikan, dikreditkan ke modal              share capital (nominal value) and share
         saham (nilai nominal) dan agio saham.                       premium.

    ah. Segmen operasi                                           ah. Operating segment

         Segmen operasi adalah komponen dari Grup                    An operating segment is a component of the
         yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                   Group that engages in business activities from
         menghasilkan pendapatan dan menimbulkan                     which it may earn revenues and incur expenses,
         beban, termasuk pendapatan dan beban yang                   including revenues and expenses that relate to
         terkait dengan transaksi dengan komponen                    transactions with any of the Group’s other
         lain Grup, dimana hasil operasinya dikaji ulang             components, whose operating results are
         secara berkala oleh pengambil keputusan                     reviewed regularly by the operating decision
         operasional untuk membuat keputusan                         makers to make decisions about resources
         mengenai      sumber     daya    yang      akan             allocated to the segment and assess its
         dialokasikan pada segmen tersebut dan                       performance, and for which discrete financial
         menilai kinerjanya, serta tersedia informasi                information is available. Segment results that are
         keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil                       reported to the operating decision makers
         segmen yang dilaporkan kepada pengambil                     include items directly attributable to a segment,
         keputusan operasional meliputi komponen-                    as well as those that can be allocated on a
         komponen yang dapat diatribusikan secara                    reasonable basis.
         langsung kepada suatu segmen, dan
         komponen-komponen yang dapat dialokasikan
         dengan dasar yang wajar.

    ai. Transaksi sewa                                           ai. Lease transaction

         Grup sebagai penyewa                                       The Group as a lessee

         Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup                   At inception of a contract, the Group determines
         menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau               if a contract is, or contains, a lease by considering
         mengandung,            sewa          dengan                whether the contract conveys the right to control
         mempertimbangkan apakah kontrak tersebut                   the use of an identified asset for a period of time
         memberikan hak untuk mengendalikan                         in exchange for a consideration.
         penggunaan suatu aset identifikasian selama
         suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
         dengan imbalan.




                                                           77
Page 488
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG      2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                          POLICIES (continued)

     ai. Transaksi sewa (lanjutan)                                ai. Lease transaction (continued)

         Grup sebagai penyewa (lanjutan)                              The Group as a lessee (continued)

         Suatu kontrak memberikan hak untuk                           A contract conveys the right to control the use of
         mengendalikan penggunaan suatu aset                          an identified asset if all of the following conditions
         identifikasian jika semua kondisi di bawah                   are met:
         dipenuhi:

         -    kontrak tersebut melibatkan penggunaan                  -    the contract involves the use of substantially
              secara substansial seluruh kapasitas dari                   all of the capacity of an identified asset that is
              aset identifikasian yang secara fisik                       physically distinct (as specified explicitly or
              berbeda (sebagaimana ditentukan secara                      implicitly in the contract). If the supplier has a
              eksplisit atau implisit dalam kontrak). Jika                substantive substitution right, then the asset
              pemasok memiliki hak substitusi yang                        cannot be considered as identifiable;
              substantif, maka aset tersebut tidak dapat
              dianggap dapat diidentifikasi;

         -    Grup memiliki hak untuk memperoleh                      -   the Group have the right to obtain
              secara substansial semua manfaat                            substantially all of the economic benefits from
              ekonomi dari penggunaan aset selama                         the use of the asset throughout the period of
              periode penggunaan; dan                                     use; and

         -    Grup memiliki hak untuk mengarahkan                     -   the Group have the right to direct the use of
              penggunaan aset: yaitu memiliki hak                         the asset: i.e. they have decision-making
              pengambilan keputusan yang paling                           rights that are most relevant to changing how
              relevan untuk mengubah bagaimana dan                        and for what purpose the asset is used.
              untuk tujuan apa aset tersebut digunakan.

         Pada saat insepsi atau penilaian kembali                     At inception or on reassessment of a contract that
         sebuah kontrak yang berisi komponen sewa,                    contains a lease component, the Group allocates
         Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak                    the consideration in the contract to each lease
         tersebut kepada setiap komponen sewa atas                    component on the basis of their relative stand-
         dasar harga relatif yang berdiri sendiri.                    alone prices.

         Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas                   The Group recognizes a right-of-use asset and a
         sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak                  lease liability at the lease commencement date.
         guna awalnya diukur pada biaya perolehan,                    The right-of-use asset is initially measured at
         yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari                cost, which comprises the initial amount of the
         liabilitas   sewa      disesuaikan   dengan                  lease liability adjusted for any lease payments
         pembayaran sewa yang dilakukan pada atau                     made at or before the commencement date, plus
         sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan                   any initial direct costs incurred and an estimate
         biaya langsung awal yang dikeluarkan dan                     of costs to dismantle and remove the underlying
         estimasi biaya untuk membongkar dan                          asset or to restore the underlying asset or the site
         memindahkan aset pendasar atau untuk                         on which it is located, less any lease incentives
         merestorasi aset pendasar atau tempat di                     received.
         mana aset berada, dikurangi insentif sewa
         yang diterima.




                                                             78
Page 489
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI       YANG     2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                        POLICIES (continued)

     ai. Transaksi sewa (lanjutan)                              ai. Lease transaction (continued)

         Grup sebagai penyewa (lanjutan)                             The Group as a lessee (continued)

         Setelah tanggal permulaan, aset hak guna                    After commencement date, right-of-use asset is
         diukur dengan model biaya. Aset hak guna                    measured using cost model. The right-of-use
         selanjutnya disusutkan dengan menggunakan                   asset is subsequently depreciated using the
         metode garis-lurus dari tanggal permulaan                   straight-line method from the commencement
         hingga tanggal yang lebih awal antara akhir                 date to the earlier of the end of the useful life of
         masa manfaat aset hak guna atau akhir masa                  the right-of-use asset or the end of the lease
         sewa. Taksiran masa manfaat aset hak guna                   term. The estimated useful lives of right-of-use
         ditentukan dengan basis yang sama dengan                    asset are determined on the same basis as
         aset tetap. Selain itu, aset hak guna secara                those of fixed asset. In addition, the right-of-use
         berkala dikurangi dengan kerugian penurunan                 asset is periodically reduced by impairment
         nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan                     losses, if any, and adjusted for certain
         pengukuran kembali liabilitas sewa.                         remeasurements of the lease liability.

         Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini              The lease liability is initially measured at the
         pembayaran sewa yang belum dibayar pada                     present value of the lease payments that are not
         tanggal permulaan, didiskontokan dengan                     yet paid at the commencement date, discounted
         menggunakan suku bunga implisit dalam sewa                  using the interest rate implicit in the lease or, if
         atau jika suku bunga tersebut tidak dapat                   that rate cannot be readily determined, using the
         ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman                   Group’s incremental borrowing rate. Generally,
         inkremental     Grup.    Umumnya,       Grup                the Group uses their incremental borrowing rate
         menggunakan       suku    bunga    pinjaman                 as the discount rate.
         inkremental sebagai suku bunga diskonto.

         Pembayaran sewa yang termasuk dalam                         Lease payments included in the measurement of
         pengukuran liabilitas sewa terdiri dari:                    the lease liability consist of:

         -   pembayaran tetap, termasuk pembayaran                   -   fixed payments, including in-substance fixed
             tetap secara-substansi, dikurangi insentif                  payments, less lease incentives receivable;
             sewa yang belum diterima;
         -   pembayaran sewa secara variabel yang                    -   variable lease payments that depend on an
             bergantung pada indeks atau suku bunga,                     index or a rate, initially measured using the
             yang pada awalnya diukur menggunakan                        index or rate as at the commencement date;
             indeks atau suku bunga pada tanggal
             permulaan;
         -   jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan                -   amounts expected to be payable under a
             berdasarkan jaminan nilai residual; dan                     residual value guarantee; and
         -   harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup                -   the exercise price under a purchase option
             pasti    untuk    mengeksekusi        opsi,                 that the Group is reasonably certain to
             pembayaran sewa dalam opsi periode                          exercise, lease payments in an option
             perpanjangan jika Grup cukup pasti untuk                    renewal period if the Group is reasonably
             melaksanakan opsi perpanjangan, dan                         certain to exercise an extension option, and
             denda untuk penghentian sewa lebih awal                     penalties for early termination of a lease
             kecuali Grup yakin tidak menghentikan                       unless the Group is reasonably certain not to
             lebih awal.                                                 terminate early.

         Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan                 The lease liability is measured at amortized cost
         diamortisasi dengan menggunakan metode                      using the effective interest method. It is
         suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur                  remeasured when there is a change in future
         kembali ketika ada perubahan pembayaran                     lease payments arising from a change in an
         sewa masa depan yang timbul dari perubahan                  index or rate, if there is a change in the Group’s
         indeks atau suku bunga, jika ada perubahan                  estimate of the amount expected to be payable
         estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan                 under a residual value guarantee, or if the Group
         akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau             changes its assessment of whether it will
         jika Grup mengubah penilaiannya apakah                      exercise a purchase, extension, or termination
         akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan                   option.
         atau penghentian.

                                                           79
Page 490
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG      2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                          POLICIES (continued)

     ai. Transaksi sewa (lanjutan)                                ai. Lease transaction (continued)

         Grup sebagai penyewa (lanjutan)                               The Group as a lessee (continued)

         Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan                  When the lease liability is remeasured in this
         cara ini, penyesuaian terkait dilakukan                       way, a corresponding adjustment is made to the
         terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau                  carrying amount of the right-of-use asset or is
         dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset             recorded in profit or loss if the carrying amount of
         hak guna telah berkurang menjadi nol.                         the right-of-use asset has been reduced to zero.

         Grup menyajikan aset hak guna dalam aset                      The Group presents right-of-use assets in fixed
         tetap.                                                        assets.

         Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak                     The Group has elected not to recognize right-of-
         guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka                     use assets and lease liabilities for short-term
         pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan                        leases that have a lease term of 12 months or
         atau kurang dan sewa atas aset bernilai                        less and leases of low-value assets. The Group
         rendah. Grup mengakui pembayaran sewa                          recognize the leases payments associated with
         atas sewa tersebut sebagai beban dengan                        these leases as an expense on a straight-line
         dasar garis lurus selama masa sewa.                            basis over the lease term.

         Modifikasi sewa                                                Lease modification

         Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa                    The Group accounts for a lease modification as
         terpisah jika:                                                a separate lease if both:
          - modifikasi meningkatkan ruang lingkup                      -   the modification increases the scope of the
             sewa dengan menambahkan hak untuk                              lease by adding the right to use one or more
             menggunakan satu aset pendasar atau                            underlying assets; and
             lebih; dan
          - imbalan sewa meningkat sebesar jumlah                       -   the consideration for the lease increases by
             yang setara dengan harga tersendiri untuk                       an amount commensurate with the stand-
             peningkatan dalam ruang lingkup dan                             alone price for the increase in scope and
             penyesuaian yang tepat pada harga                               any appropriate adjustments to that stand-
             tersendiri tersebut untuk merefleksikan                         alone price to reflect the circumstances of
             kondisi kontrak tertentu.                                       the particular contract.

         Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat                       For a lease modification that is not accounted for
         sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif                    as a separate lease, at the effective date of the
         modifikasi sewa, Grup:                                         lease modification, the Group:

          -   mengukur kembali dan mengalokasikan                       -   remeasures and allocates the consideration
              imbalan kontrak modifikasian;                                 in the modified contract;

          -   menentukan masa sewa dari sewa                            -   determines the lease term of the modified
              modifikasian;                                                 lease;




                                                             80
Page 491
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI       YANG      2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                         POLICIES (continued)

     ai. Transaksi sewa (lanjutan)                               ai. Lease transaction (continued)

         Grup sebagai penyewa (lanjutan)                              The Group as a lessee (continued)

         Modifikasi sewa (lanjutan)                                   Lease modification (continued)

         -   mengukur kembali liabilitas sewa dengan                   -   remeasures      the lease liability by
             mendiskontokan     pembayaran         sewa                    discounting the revised lease payments
             revisian pada tingkat diskonto revisian                       using a revised discount rate on the basis of
             berdasarkan sisa umur sewa dan sisa                           the remaining lease term and the remaining
             pembayaran sewa dengan melakukan                              lease payment with a corresponding
             penyesuaian terhadap aset hak guna.                           adjustment to the right-of-use assets. The
             Tingkat diskonto revisian ditentukan                          revised discount rate is determined as the
             sebagai suku bunga pinjaman inkremental                       Group’s incremental borrowing rate at the
             Grup pada tanggal efektif modifikasi;                         effective date of the modification;

         -   menurunkan jumlah tercatat aset hak guna                  -   decreases the carrying amount of the
             untuk      merefleksikan    penghentian                       right-of-use asset to reflect the partial or full
             sebagian atau seluruh sewa untuk                              termination of the lease for lease
             modifikasi sewa yang menurunkan ruang                         modifications that decrease the scope of
             lingkup sewa. Grup mengakui setiap laba                       the lease. The Group recognizes any gain
             rugi yang terkait dengan penghentian                          or loss relating to the partial or full
             sebagian atau seluruh sewa tersebut                           termination of the lease in profit or loss; and
             dalam laba rugi; dan

         -   membuat penyesuaian terkait dengan aset                   -   makes a corresponding adjustment to the
             hak guna untuk seluruh modifikasi sewa                        right-of-use asset for all other lease
             lainnya.                                                      modifications.

     aj. Pengukuran nilai wajar                                  aj. Fair value measurement

         Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                  Fair value is the price that would be received to
         untuk menjual suatu aset atau harga yang akan                sell an asset or paid to transfer a liability in an
         dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas                   orderly transaction between market participants
         dalam transaksi teratur antara pelaku pasar                  at the measurement date in the principal market
         pada tanggal pengukuran di pasar utama atau,                 or, in its absence, the most advantageous
         jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang               market to which the Group has access at that
         paling menguntungkan dimana Grup memiliki                    date. The fair value of a liability reflects its non-
         akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar                     performance risk.
         liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.

         Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar di                  When available, the Group measures the fair
         pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu                  value in an active market for that instrument. A
         pasar dianggap aktif jika transaksi atas aset                market is regarded as active if transactions for
         dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan                  the asset or liability take place with sufficient
         volume yang memadai untuk menyediakan                        frequency and volume to provide pricing
         informasi     penentuan      harga     secara                information on an ongoing basis.
         berkelanjutan.

         Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar                 If there is no quoted price in an active market,
         aktif, Grup menggunakan teknik penilaian                     then the Group uses valuation techniques that
         dengan memaksimalkan penggunaan input                        maximize the use of relevant observable inputs
         yang dapat diobservasi yang relevan dan                      and minimize the use of unobservable inputs.
         meminimalkan penggunaan input yang tidak                     The chosen valuation technique incorporates all
         dapat diobservasi. Teknik penilaian yang dipilih             of the factors that market participants would take
         menggabungkan        semua      faktor    yang               into account in pricing a transaction.
         diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam
         penentuan harga transaksi.




                                                            81
Page 492
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG       2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                            POLICIES (continued)

     aj. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                          aj. Fair value measurement (continued)

         Bukti terbaik atas nilai wajar pada saat                        The best evidence of the fair value at initial
         pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu                    recognition is normally the transaction price, i.e.,
         nilai wajar dari pembayaran yang diberikan                      the fair value of the consideration given or
         atau diterima. Jika Grup menetapkan bahwa                       received. If the Group determines that the fair
         nilai wajar pada pengakuan awal berbeda                         value at initial recognition differs from the
         dengan harga transaksi dan nilai wajar tidak                    transaction price and the fair value is evidenced
         dapat dibuktikan dengan harga kuotasian di                      neither by a quoted price in an active market for
         pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik             an identical asset or liability nor based on a
         atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya                    valuation technique that uses only data from
         menggunakan data dari pasar yang dapat                          observable markets, then the financial
         diobservasi, maka nilai wajar instrumen                         instrument is initially measured at fair value,
         keuangan pada saat pengakuan awal                               adjusted to defer the difference between the fair
         disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan                        value at initial recognition and the transaction
         antara nilai wajar pada saat pengakuan awal                     price. Subsequently, that difference is
         dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal,                    recognized in profit or loss on an appropriate
         perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi                       basis over the life of the instrument but no later
         berdasarkan umur dari instrumen tersebut                        than when the valuation is wholly supported by
         namun tidak lebih lambat dari saat penilaian                    observable market data or the transaction is
         tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar                    closed out.
         yang dapat diobservasi atau saat transaksi
         ditutup.

         Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai                If an asset or a liability measured at fair value has
         wajar memiliki harga penawaran dan harga                        a bid price and an ask price, then the Group
         permintaan, maka Grup mengukur aset dan                         measures assets and liabilities at its mid price.
         liabilitas berdasarkan harga tengahnya.

         Kelompok aset keuangan dan liabilitas                           Portfolios of financial assets and financial
         keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang                     liabilities measured at fair value, that are
         terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang                   exposed to market risk and credit risk that are
         dikelola oleh Grup berdasarkan eksposur                         managed by the Group on the basis of the net
         netonya, baik terhadap risiko pasar ataupun                     exposure to either market or credit risk, are
         risiko kredit, diukur berdasarkan harga yang                    measured on the basis of a price that would be
         akan diterima untuk menjual posisi net long                     received to sell a net long position (or paid to
         (atau dibayar untuk mengalihkan posisi net                      transfer a net short position) for a particular risk
         short) untuk eksposur risiko tertentu.                          exposure. Those portfolio-level adjustments
         Penyesuaian pada level kelompok tersebut                        are allocated to the individual assets and
         dialokasikan pada aset dan liabilitas individual                liabilities based on the relative risk adjustment
         berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari                     of each of the individual instruments in the
         masing-masing instrumen individual di dalam                     portfolio.
         kelompok.

     ak. Kombinasi bisnis                                           ak. Business combinations

         Grup mencatat kombinasi bisnis menggunakan                      The Group accounts for business combinations
         metode akuisisi. Dalam menentukan apakah                        under the acquisition method. In determining
         serangkaian aktivitas dan aset merupakan                        whether a particular set of activities and assets
         suatu bisnis, Grup menilai apakah serangkaian                   in a business, the Group assess whether the set
         aktivitas dan aset yang diperoleh mencakup,                     of assets and activities acquired includes, at a
         minimum, input dan proses substantif dan                        minimum, an input and substantive process and
         apakah serangkaian aktivitas dan aset yang                      whether the acquired set has the ability to
         diperoleh memiliki kemampuan menghasilkan                       produce outputs.
         output.




                                                               82
Page 493
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI        YANG      2.   SUMMARY      OF    MATERIAL              ACCOUNTING
     MATERIAL (lanjutan)                                         POLICIES (continued)

     ak. Kombinasi bisnis (lanjutan)                             ak. Business combinations (continued)

         Imbalan yang dialihkan dalam akuisisi                        The consideration transferred in the acquisition
         umumnya diukur pada nilai wajar, begitu juga                 is generally measured at fair value, as are the
         dengan aset neto teridentifikasi yang diperoleh.             indentifiable net assets acquired. Any goodwill
         Setiap goodwill yang timbul diuji penurunan                  that arises is tested annually for impairment.
         nilainya setiap tahun. Keuntungan dari                       Any gain on a bargain purchase is recognized in
         pembelian dengan diskon diakui langsung                      profit or loss immediately. Transaction costs are
         dalam laba rugi. Biaya transaksi dibebankan                  expensed as incurred, except if related to the
         saat terjadi, kecuali jika terkait dengan                    issue of debt or equity securities.
         penerbitan efek utang atau ekuitas.

         Imbalan yang dialihkan tidak termasuk jumlah                 The consideration transferred does not include
         yang terkait dengan penyelesaian hubungan                    amounts related to the settlement of pre-existing
         yang telah ada sebelumnya. Jumlah tersebut                   relationships. Such amounts are generally
         umumnya diakui dalam laba rugi.                              recognized in profit or loss.

         Grup mengukur goodwill pada tanggal akuisisi                 The Group measures goodwill at the acquisition
         sebesar:                                                     date as:
          -  Nilai wajar dari imbalan yang dialihkan,                 - The fair value of the consideration
             ditambah;                                                     transferred, plus;
          -  Jumlah           setiap        kepentingan               - The recognized amount of any non-
             nonpengendali        pada    pihak     yang                   controlling interest in the acquiree, plus;
             diakuisisi, ditambah;
          -  Untuk kombinasi bisnis yang dilakukan                    -    If the business combination is achieved in
             secara bertahap, nilai wajar pada tanggal                      stages, the fair value of the pre-existing
             akuisisi dari kepentingan ekuitas yang                         equity interest in the acquiree, less;
             sebelumnya        dimiliki   oleh      pihak
             pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi,
             dikurangi;
          -  Jumlah neto yang diakui (umumnya apda                    -    The net recognized amount (generally fair
             nilai wajar) dari aset teridentifikasi yang                   value) of the identifiable assets acquired
             diperoleh dan liabilitas yang diambil alih.                   and liablity assumed.


3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                    3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES        AND
     YANG PENTING                                                JUDGMENTS

     Sumber utama ketidakpastian estimasi                        Key sources of estimation uncertainty

     Informasi mengenai asumsi dan ketidakpastian                Information about the assumptions and estimation
     estimasi dijelaskan di bawah ini dan pada catatan-          uncertainties is set out below and in the following
     catatan di bawah ini:                                       notes:

     •   Catatan 15 – pengakuan dan pengukuran klaim             •    Note 15 – recognition and measurement of
         pengembalian       pajak:    asumsi-asumsi                   claims for tax refund: likelihood of recoverable
         kemungkinan atas jumlah yang dapat                           amount assumptions.
         dikembalikan.

     •   Catatan 26 – pengukuran liabilitas imbalan              •    Note 26 – measurement of post-employment
         pascakerja dan imbalan jangka panjang                        benefits liabilities and other long-term benefits:
         lainnya: asumsi-asumsi aktuarial.                            actuarial assumptions.




                                                            83
Page 494
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                    3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                     JUDGMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)             Key sources of estimation uncertainty (continued)

     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                  •    Allowance for impairment losses of financial
         keuangan                                                     assets

         Bank                                                         Bank

         Grup melakukan peninjauan kembali atas aset                  The Group reviews their financial assets at
         keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk                 reporting date to evaluate the allowance for
         melakukan penilaian atas cadangan kerugian                   impairment losses. Management’s judgement is
         penurunan   nilai    yang    telah   dicatat.                applied in determining the level of allowance
         Pertimbangan manajemen diperlukan dalam                      required.
         menentukan     tingkat    cadangan      yang
         dibutuhkan.

         Sesuai dengan PSAK 109, Bank mengestimasi                    In accordance with PSAK 109, the Bank
         kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) atas                    estimated the expected credit losses (“ECL”) on
         pinjaman yang diberikan. Estimasi KKE                        loans. The ECL estimation involves use of
         melibatkan penggunaan model dan asumsi                       models and assumptions which are the key
         yang merupakan sumber utama ketidakpastian                   sources of estimation uncertainty.
         dalam estimasi.

         Penilaian risiko kredit dari portofolio aset                 The assessment of credit risk of an asset
         memerlukan estimasi mengenai kemungkinan                     portfolio entails further estimations as to the
         terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang             likelihood of defaults occurring, of the
         terkait dan korelasi gagal bayar antarpihak.                 associated loss ratios and of default correlations
         Bank menggunakan model yang kompleks                         between counterparties. The Bank primarily
         yaitu menggunakan matriks Probability of                     uses sophisticated models that utilize the
         Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan                   Probability of Default (PD), Loss Given Default
         Exposure at Default (EAD), dan variabel                      (LGD) and Exposure at Default (EAD), and
         makroekonomi untuk estimasi yang bersifat                    macroeconomic variables for forward looking
         perkiraan masa depan, yang didiskontokan                     perspective, which are discounted using the
         menggunakan suku bunga efektif, yang dapat                   effective interest rate, as described as follows:
         dijelaskan sebagai berikut:

         -   PD merupakan kemungkinan pada suatu                      -   PD represents the probability at a point in
             waktu (point in time) dimana debitur                         time that debtor will default, calibrated over
             mengalami gagal bayar, dikalibrasikan                        up to 12 months from the reporting date
             sampai dengan periode 12 bulan dari                          (Stage 1) or over the lifetime of the asset
             tanggal pelaporan (Tahap 1) atau                             (Stage 2) and incorporating the impact of
             sepanjang umur aset (Tahap 2) dan                            forward looking economic assumptions that
             memperhitungkan         dampak       asumsi                  have an effect on credit risk. PD is estimated
             ekonomi masa depan yang memiliki                             at point in time that means it will fluctuate in
             dampak terhadap risiko kredit. PD                            line with the economic cycle.
             diestimasikan pada suatu waktu yang
             berarti PD akan berfluktuasi sejalan dengan
             siklus ekonomi.




                                                            84
Page 495
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                         3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES         AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                          JUDGMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)                  Key sources of estimation uncertainty (continued)

     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                       •    Allowance for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                               assets (continued)

         Bank (lanjutan)                                                   Bank (continued)

         -     LGD      merupakan       kerugian     yang                  -     LGD represents the loss that is expected to
               diperkirakan akan timbul dari debitur yang                        arise on default, incorporating the impact of
               gagal bayar dengan memperhitungkan                                forward looking economic assumptions
               dampak dari asumsi ekonomi masa depan                             where relevant, which represents the
               yang relevan, yaitu perbedaan antara arus                         difference between the contractual cash
               kas kontraktual yang seharusnya diterima                          flows due and those that the Bank expects to
               dengan arus kas yang diharapkan Bank                              receive. The Bank estimates LGD based on
               untuk diterima. Bank mengestimasikan                              the history of recovery rates and considers
               LGD berdasarkan data historis tingkat                             the recovery of any collateral that is integral
               pemulihan      dan       memperhitungkan                          to the loans, taking into account forward
               pemulihan yang berasal dari jaminan yang                          looking economic assumptions where
               merupakan bagian yang tidak terpisah dari                         relevant.
               pinjaman     yang     diberikan    dengan
               mempertimbangkan asumsi ekonomi di
               masa depan yang relevan.

         -     EAD merupakan perkiraan nilai eksposur                      -     EAD represents the expected exposure at
               pada      saat     gagal     bayar   dengan                       the time of default, taking into account the
               mempertimbangkan perubahan eksposur                               expected change in exposure over the
               yang diharapkan selama masa eksposur.                             lifetime of the exposure. This incorporates
               EAD memperhitungkan dampak penarikan                              the impact of drawdowns of committed
               fasilitas kredit (committed) yang dilakukan,                      facilities, repayments of principals and
               pembayaran pokok dan bunga, amortisasi                            interest, amortization and prepayments,
               dan pembayaran dimuka, serta dampak                               together with the impact of forward looking
               dari asumsi ekonomi di masa depan yang                            economic assumptions where relevant,
               relevan,     yang     dipilih    berdasarkan                      which are chosen based on the collation of
               pengumpulan data makroekonomi yang                                macroeconomics data obtained from various
               diperoleh dari berbagai sumber seperti,                           sources such as, but not limited to,
               namun tidak terbatas pada, regulator,                             regulators, government as well as
               pemerintah serta organisasi penelitian                            independent research organisation.
               independen.
         Variabel makroekonomi yang digunakan terdiri                      The macroeconomic variables used, among
         dari tingkat pertumbuhan pendapatan domestik                      others, consisted of gross domestic product
         bruto (PDB), tingkat inflasi, nilai valuta asing,                 (GDP) growth rate, inflation rate, foreign
         tingkat bunga antarbank, dan tingkat                              exchange     rates,   interbank     rate,  and
         pengangguran. Untuk perhitungan KKE pada                          unemployment rate. In the calculation of ECL as
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank                           of 31 December 2024 and 2023, the Bank used
         menggunakan variabel makroekonomi sebagai                         macroeconomic variables as follows:
         berikut:

                                                    31 Desember/December 2024
                                     Tingkat                                                 Nilai tukar
                                  pertumbuhan                              Tingkat           Rupiah per
                                    PDB per              Tingkat           bunga              1 USD/
                                     tahun/            inflasi per     antarbank per         Exchange            Tingkat
                                   GDP growth            tahun/            tahun/              rate of        pengangguran/
                 Skenario/          rate per         Inflation rate    Interbank rate         Rupiah          Unemployment
                 Scenario            annum            per annum          per annum           per 1 USD             rate
             Terbaik/Best              5.3%               2.9%                 4.8%             16,016              4.8%
             Dasar/Base                5.0%               3.0%                 5.0%             16,859              5.1%
             Terburuk/Worst            4.8%               3.2%                 5.3%             17,702              5.4%




                                                                 85
Page 496
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                         3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                          JUDGMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)                  Key sources of estimation uncertainty (continued)

     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                       • Allowance for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                            assets (continued)

         Bank (lanjutan)                                                 Bank (continued)

                                                    31 Desember/December 2023
                                      Tingkat                                              Nilai tukar
                                   pertumbuhan                            Tingkat          Rupiah per
                                     PDB per            Tingkat           bunga             1 USD/
                                      tahun/           inflasi per    antarbank per        Exchange             Tingkat
                                    GDP growth           tahun/           tahun/             rate of         pengangguran/
                  Skenario/          rate per        Inflation rate   Interbank rate        Rupiah           Unemployment
                  Scenario            annum           per annum         per annum          per 1 USD              rate
             Terbaik/Best               5.5%             3.1%               4.5%              15,344               4.9%
             Dasar/Base                 5.2%             3.3%               4.8%              16,152               5.2%
             Terburuk/Worst             4.9%             3.5%               5.0%              16,960               5.5%


         Dalam menentukan probabilitas tertimbang                       In determining the probability weighted of each
         dari skenario yang akan terjadi di masa depan,                 scenario that will occur in the future, the Bank has
         Bank telah melakukan analisis berdasarkan                      conducted an analysis based on historical GDP
         informasi historis PDB yang meliputi insiden                   information which includes the major incident that
         besar yang terjadi pada rentang waktu                          happened in the last 43 years.
         43 tahun terakhir.

         Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi                     The Bank applied the following three
         berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak                   macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
         bias dan probabilitas tertimbang yang                          probability-weighted range of possible future
         ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian                     outcomes in estimating ECL:
         hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam
         mengestimasi KKE:

         -     Skenario       Dasar:      Skenario      ini             -   Base scenario: This scenario reflects that
               mencerminkan           bahwa        kondisi                  current macroeconomic condition continues to
               makroekonomi saat ini terus berlanjut; dan                   prevail; and
         -     Skenario Terbaik dan Terburuk: Skenario                  -   Best and Worst scenarios: These scenarios
               ini ditetapkan relatif terhadap skenario                     are set relative to the base scenario; reflecting
               dasar;        mencerminkan          kondisi                  best and worst case macroeconomic
               makroekonomi terbaik dan terburuk                            conditions based on combination of statistical
               berdasarkan      kombinasi     pendekatan                    approach and subject matter expert’s
               statistik dan penilaian dari subject matter                  assessment from current economic conditions.
               expert berdasarkan kondisi ekonomi saat
               ini.

         Permodelan            dilakukan      dengan                    Modelling is done by segmenting the credit
         mengelompokkan portofolio kredit ke dalam                      portfolio into 8 categories for non-corporate loans
         8 kategori untuk pinjaman non-korporasi dan                    and 1 category for corporate loans.
         1 kategori untuk pinjaman korporasi.

         Asumsi yang mendasari permodelan akan                          The assumptions underlying modelling is
         dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada                  monitored and reviewed on an annual basis.
         perubahan signifikan dalam teknik estimasi                     There have been no significant changes on
         yang dibuat selama periode pelaporan.                          estimation techniques made during the reporting
                                                                        period.




                                                                86
Page 497
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                   3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                    JUDGMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)            Key sources of estimation uncertainty (continued)

     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                 • Allowance for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                      assets (continued)

         Bank (lanjutan)                                           Bank (continued)


         Khusus untuk pinjaman korporasi dan mitra                 Specifically for corporate and certain material
         bisnis tertentu yang material, ketika pinjaman            business banking loans, when the loans have
         yang diberikan mengalami penurunan nilai,                 been impaired, the allowance for credit losses is
         cadangan kerugian kredit dihitung secara                  calculated individually. In individual assessment,
         individu. Dalam penilaian individu, kondisi               the specific debtors' conditions are evaluated
         spesifik debitur dievaluasi secara individu               individually based on management's best
         berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas               estimate of the present value of the cash flows that
         nilai kini arus kas yang diharapkan akan                  are expected to be received. Evaluation over the
         diterima. Evaluasi penilaian individu atas arus           individual assessment is determined based on
         kas yang diharapkan akan diterima ditentukan              probability weighted of multiple scenarios.
         berdasarkan probabilitas tertimbang beberapa
         skenario.

         Dalam mengestimasi arus kas tersebut,                     Probability-weighted estimation is performed by
         manajemen membuat pertimbangan mengenai                   taking into account weighting for each scenario
         situasi keuangan debitur dan nilai realisasi              and uses minimum of 2 (two) scenarios to reflect
         bersih dari setiap agunan yang ada. Setiap                at least normal scenario and worst scenario. In
         aset yang mengalami penurunan nilai dinilai               estimating these cash flows, management makes
         sesuai dengan keadaan dan strategi                        judgments about the debtors' financial situation
         penyelesaian masing-masing. Estimasi arus                 and the net realizable value of any underlying
         kas ekspektasian dari skenario-skenario                   collateral. Each impaired asset is assessed on its
         estimasi disetujui secara independen oleh                 merits and the workout strategy. The estimated
         Business Risk masing-masing segmen bisnis.                expected cash flows from estimation scenarios
                                                                   are independently approved by the Business Risk
                                                                   from each business segment.

         Entitas Anak                                              Subsidiary

         PT BANK BTPN SYARIAH Tbk                                  PT BANK BTPN SYARIAH Tbk

         Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif             Collectively assessed impairment allowances
         meliputi kerugian kredit yang melekat dalam               cover credit losses inherent in portfolios of the
         portofolio piutang murabahah BTPNS. Dalam                 murabahah receivables of BTPNS. In assessing
         menilai kebutuhan untuk cadangan penurunan                the need for collective impairment allowances,
         nilai kolektif, manajemen mempertimbangkan                management considers factors such as financing
         faktor-faktor seperti kualitas pembiayaan,                quality, characteristic of products and whether the
         karakteristik produk dan apakah pembiayaan                financing has been restructured.
         tersebut telah direstrukturisasi.

         Dalam     mengestimasi    cadangan     yang               In order to estimate the required allowance,
         diperlukan, asumsi-asumsi dibuat untuk                    assumptions are made to define the way inherent
         menentukan model kerugian bawaan dan                      losses are modeled and to determine the required
         untuk menentukan parameter input yang                     input parameters, based on historical experience
         diperlukan, berdasarkan pengalaman historis               and current economic conditions. The accuracy of
         dan kondisi ekonomi saat ini. Ketepatan dari              the calculated allowances depends on how well
         cadangan yang dihitung ini tergantung pada                the estimates and assumptions on the model and
         seberapa tepat estimasi dan asumsi pada                   parameters used in determining collective
         model dan parameter yang digunakan dalam                  allowances.
         menentukan cadangan kolektif.

         Basis evaluasi atas cadangan kerugian                     Basis of evaluation of impairment for financial
         penurunan nilai aset keuangan dan piutang                 assets and murabahah receivables is described in
         murabahah dijelaskan pada Catatan 2i.                     Note 2i.


                                                           87
Page 498
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                    3.   CRITICAL ACCOUNTING                ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                     JUDGMENTS (continued)

     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)             Key sources of estimation uncertainty (continued)

     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                  • Allowance for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                       assets (continued)

         Entitas Anak (lanjutan)                                    Subsidiary (continued)

         PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto                        PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
         Finance
         Peningkatan risiko kredit yang signifikan                  Significant increase in credit risk
         Dalam pengukuran KKE, pertimbangan                         In the measurement of ECL, judgment is involved
         diperlukan dalam penerapan aturan untuk                    in setting the rules to determine whether there
         menentukan apakah telah terdapat peningkatan               has been a significant increase in credit risk
         signifikan atas risiko kredit (SICR) sejak                 (SICR) since initial recognition of a loan, resulting
         pengakuan awal atas pinjaman yang diberikan,               the financial asset moving from "Stage 1” to
         yang mengakibatkan aset keuangan berpindah                 “Stage 2”. In determining what constitutes SICR,
         dari “Tahap 1” ke “Tahap 2”. Dalam menentukan              OTO and SOF use 30 days or more past due
         apa yang merupakan SICR, OTO dan SOF                       information and recognizes lifetime expected
         menggunakan informasi tunggakan 30 hari atau               credit losses. This is a key area of judgment as
         lebih untuk mengakui kerugian kredit                       transition from Stage 1 and Stage 2 increases
         ekspektasian      sepanjang     umurnya.     Ini           the ECL calculation from an allowance based on
         merupakan       hal   yang     utama     dalam             the probability of default in the next 12 months,
         pertimbangan karena perpindahan dari Tahap 1               to an allowance for lifetime expected credit
         dan Tahap 2 meningkatkan perhitungan KKE                   losses. Subsequent decreases in credit risk
         atas penyisihan berdasarkan probability of                 combined with transition from Stage 2 to Stage 1
         default dalam 12 bulan mendatang, menjadi                  may simillarly result in significant changes in the
         cadangan kerugian kredit          ekspektasian             ECL allowance. OTO and SOF monitor the
         sepanjang umur. Penurunan selanjutnya atas                 effectiveness of SICR criteria on an ongoing
         risiko kredit yang digabungkan dengan                      basis.
         perpindahan dari Tahap 2 ke Tahap 1 mungkin
         akan memberikan hasil yang sama atas
         perubahan signifikan dalam penyisihan KKE.
         OTO dan SOF memantau efektivitas kriteria
         SICR secara berkelanjutan.
         Informasi forward looking                                  Forward looking information
         Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                    The measurement of expected credit losses
         mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas                 reflects an unbiased probability-weighted range
         tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil              of possible future outcomes.
         akhir masa depan yang mungkin terjadi.

         Dalam menetapkan informasi forward looking                 In applying forward looking information in OTO
         dalam model PSAK 109 OTO dan SOF                           and SOF’s PSAK 109 credit models, OTO and
         menggunakan variabel makroekonomi dalam                    SOF use macroeconomics variables. The
         menentukan KKE. Variabel makroekonomi yang                 macroeconomic variables used as of 31
         digunakan pada tanggal 31 Desember 2024 dan                December 2024 and 2023 are Gross Domestic
         2023 adalah pertumbuhan Pendapatan Bruto                   Products (GDP) growth and unemployment rate.
         Nasional (PDB) dan tingkat pengangguran.

         Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari              In determining the probability weighted of each
         skenario yang akan terjadi di masa depan, OTO              scenario that will occur in the future, OTO and
         dan SOF telah melakukan analisis berdasarkan               SOF have conducted an analysis based on
         informasi     historis  PDB      dan    tingkat            historical GDP and unemployment rate
         pengangguran yang meliputi insiden besar yang              information which includes the major incidents
         terjadi pada rentang waktu 5 tahun terakhir.               that happened in the last 5 years.




                                                            88
Page 499
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                   3.   CRITICAL ACCOUNTING               ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                    JUDGMENTS (continued)
     Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)            Key sources          of    estimation      uncertainty
                                                                (continued)
     •   Cadangan kerugian penurunan nilai aset                 •   Allowance for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                        assets (continued)
         Entitas Anak (lanjutan)                                    Subsidiary (continued)
         PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto                        PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
         Finance (lanjutan)                                         (continued)

         OTO dan SOF menerapkan tiga skenario                       OTO dan SOF applied the following three
         makroekonomi berikut untuk mencerminkan                    macroeconomic scenarios to reflect an
         jumlah yang tidak bias dan probabilitas                    unbiased probability-weighted range of possible
         tertimbang   yang      ditentukan     dengan               future outcomes in estimating ECL:
         mengevaluasi   serangkaian      hasil   yang
         kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
         KKE:
         -   Skenario dasar: Skenario ini mencerminkan              -   Base scenario: This scenario reflects that
             bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus                  current macroeconomic condition continue
             berlanjut; dan                                             to prevail; and
         -   Skenario optimis dan pesimis: Skenario ini             -   Optimistic and pessimistic scenarios: These
             ditetapkan relatif terhadap skenario dasar;                scenarios are set relative to the base
             mencerminkan        kondisi  makroekonomi                  scenario; reflecting best and worst case
             terbaik dan terburuk berdasarkan kombinasi                 macroeconomic conditions based on
             pendekatan statistik dan penilaian dari                    combination of statistical approach and
             subject matter expert berdasarkan kondisi                  subject matter expert’s assessment from
             ekonomi saat ini.                                          current economic conditions.

         Pada tanggal 31 Desember 2024, probabilitas                As of 31 December 2024, probability-weighting
         tertimbang skenario dasar adalah sebesar 40%               for base scenario is 40% (2023: 40%), optimistic
         (2023:40%), skenario optimis sebesar 10%                   scenario 10% (2023: 10%) and pessimistic
         (2023: 10%) dan skenario pesimis sebesar                   scenario 50% (2023: 50%). The assumptions
         50% (2023: 50%). Asumsi yang mendasari                     underlying the ECL calculation are monitored
         perhitungan ECL akan dipantau dan ditinjau                 and reviewed on annual basis.
         setiap tahun.
         Asumsi yang mendasari pemodelan akan                       The assumptions underlying modelling is
         dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada              monitored and reviewed on an annual basis.
         perubahan signifikan dalam teknik estimasi                 There have been no significant changes on
         yang dibuat selama periode pelaporan.                      estimation techniques made during the reporting
                                                                    period.

     •   Penentuan nilai wajar                              •   • Determining fair values
         Dalam menentukan nilai wajar atas aset                     The determination of fair value for financial assets
         keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak              and financial liabilities for which there is no
         terdapat harga pasar yang dapat diobservasi,               observable market price, the Group has to use
         Grup harus menggunakan teknik penilaian                    valuation techniques as described in Note 2aj. For
         seperti dijelaskan pada Catatan 2aj. Untuk                 financial instruments that trade infrequently and
         instrumen      keuangan        yang     jarang             have little price transparency, fair value is less
         diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang               objective, and therefore, it requires varying
         transparan, nilai wajarnya menjadi kurang                  degrees of judgment depending on liquidity,
         obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat                concentration, uncertainty of market factors,
         pertimbangan yang beragam, tergantung pada                 pricing assumptions and other risks affecting the
         likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor             specific instrument.
         pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko
         lainnya yang mempengaruhi instrumen
         tersebut.




                                                           89
Page 500
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                      3.   CRITICAL ACCOUNTING               ESTIMATES        AND
     YANG PENTING (lanjutan)                                       JUDGMENTS (continued)

     Pertimbangan akuntansi yang penting dalam                     Critical accounting judgments in applying the
     menerapkan kebijakan akuntansi Grup                           Group’s accounting policies

     •   Nilai wajar atas instrumen keuangan                  •    • Fair value of financial instruments
         Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran                    The Group’s accounting policy on fair value
         nilai wajar dibahas di Catatan 2aj.                          measurements is discussed in Note 2aj.

         Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari                Information about the determination of fair value of
         instrumen keuangan diungkapkan pada                          financial instruments is disclosed in Note 45.
         Catatan 45.

     •   Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan serta       •    • Financial assets and liabilities as well as sharia
         efek-efek syariah                                            securities classification

         Kebijakan akuntansi Grup memberikan pilihan                  The Group’s accounting policies provides choices
         untuk mengklasifikasikan aset dan liabilitas                 to classify financial assets and liabilities into
         keuangan ke dalam berbagai kategori pada                     different categories at initial recognition based on
         saat pengakuan awal berdasarkan kondisi                      certain circumstances requiring management’s
         tertentu yang membutuhkan pertimbangan                       judgement.
         manajemen.

         Dalam menentukan klasifikasi aset dan                        In determining the classification of financial assets
         liabilitas keuangan, Bank telah menetapkan                   and liabilities, the Bank has determined that
         bahwa aset dan liabilitas keuangan telah                     financial assets and liabilities have already met
         memenuhi          persyaratan     klasifikasi                the requirements of such classification as set out
         sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2h.                     in Note 2h.

         Dalam mengklasifikasikan investasi pada efek-                In classifying investment in sharia securities as
         efek syariah sebagai ”diukur pada biaya                      “measured at acquisition cost” and “measured at
         perolehan” dan ”diukur pada nilai wajar melalui              fair value through other comprehensive income”,
         penghasilan komprehensif lain”, Entitas Anak                 the Subsidiary has determined that the investment
         telah menetapkan bahwa investasi tersebut                    in sharia securities have already met the
         telah memenuhi persyaratan klasifikasi                       requirements of such classification as set out in
         sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2l.                     Note 2l.

     •   Sewa                                                      • Leases

         Penentuan       apakah      suatu    perjanjian              Determining whether an arrangement is or
         mengandung unsur sewa membutuhkan                            contains a lease requires careful judgement to
         pertimbangan yang cermat untuk menilai                       assess whether the arrangement conveys a right
         apakah perjanjian tersebut memberikan hak                    to obtain substantially all the economic benefits
         untuk mendapatkan secara substansial seluruh                 from use of the asset throughout the period of use
         manfaat ekonomi dari penggunaan aset                         and right to direct the use of the asset, even if the
         identifikasian dan hak untuk mengarahkan                     right is not explicitly specified in the arrangement.
         penggunaan aset identifikasian, bahkan jika
         hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di
         perjanjian.

         Karena Grup tidak dapat dengan mudah                         Since the Group could not readily determine the
         menentukan suku bunga implisit, manajemen                    implicit rate, management uses the Group's
         menggunakan      suku     bunga      pinjaman                incremental borrowing rate as a discount rate.
         inkremental Grup sebagai tingkat diskonto.




                                                             90
Page 501
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                         3.   CRITICAL ACCOUNTING               ESTIMATES        AND
   YANG PENTING (lanjutan)                                          JUDGMENTS (continued)

    Pertimbangan akuntansi yang penting dalam                       Critical accounting judgments in applying the
    menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan)                  Group’s accounting policies (continued)

    •    Sewa (lanjutan)                                            • Leases (continued)

         Ada     beberapa    faktor   yang    perlu                   There are several factors to consider in
         dipertimbangkan dalam menentukan suku                        determining an incremental borrowing rate, many
         bunga pinjaman inkremental, yang banyak di                   of which need judgement in order to be able to
         antaranya memerlukan pertimbangan untuk                      reliably quantify any necessary adjustments to
         dapat secara andal mengukur penyesuaian                      arrive at the final discount rates.
         yang diperlukan untuk sampai pada tingkat
         diskonto akhir.

         Dalam menentukan suku bunga pinjaman                         In determining incremental borrowing rate, the
         inkremental, Grup mempertimbangkan faktor-                   Group considers the following main factors; the
         faktor utama sebagai berikut; risiko kredit Grup,            Group’s credit risk, the lease term, the lease
         jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran                   payment term, the economic environment, the
         sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana                      time at which the lease is entered, and the
         sewa dimasukkan, dan mata uang di mana                       currency in which the lease payments are
         pembayaran sewa ditentukan.                                  denominated.

         Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup                     In determining the lease term, the Group
         mempertimbangkan semua fakta dan keadaan                     considers all facts and circumstances that create
         yang menimbulkan insentif ekonomi untuk                      an economic incentive to exercise an extension
         menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak                    option or not exercise a termination option.
         menggunakan     opsi     penghentian.      Opsi              Extension options (or periods after termination
         perpanjangan (atau periode setelah opsi                      options) are only included in the lease term if the
         penghentian kontrak kerja) hanya dimasukkan                  lease is reasonably certain to be extended (or not
         dalam jangka waktu sewa jika sewa cukup pasti                terminated).
         akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

    •    Penyesuaian nilai wajar akuisisi dan goodwill              • Fair value adjustment of acquisition and goodwill

         Dalam transaksi akuisisi yang dilakukan oleh                 In the acquisition transaction conducted by the
         Bank atas Entitas Anak (PT Oto Multiartha dan                Bank on Subsidiaries (PT Oto Multiartha and PT
         PT    Summit      Oto    Finance),    terdapat               Summit Oto Finance), there are adjustments to
         penyesuaian nilai wajar dan juga goodwill.                   fair value and goodwill. The fair value adjustments
         Penyesuaian nilai wajar yang dihasilkan adalah               are on intangible assets and tangible assets.
         pada aset takberwujud dan aset berwujud.

         Dalam menentukan aset takberwujud yang                       In determining the intangible assets to be
         akan diidentifikasi, dikenali, dan dinilai sebagai           identified, recognized, and valued as a result of
         hasil dari kombinasi bisnis, Bank telah                      the business combination, The Bank has
         berdiskusi mengenai sifat bisnis dan                         discussed regarding the nature of the business
         pendorong nilai utama terkait, dan juga telah                and the related key drivers of value, and have also
         memperoleh pandangannya tentang aset                         obtained its view of the potential intangible assets.
         takberwujud potensial.

         Bank juga melakukan penelitian dan analisis                  The Bank also conducted research and performed
         terhadap industri, termasuk membandingkan                    analysis on the industry, including benchmarking
         asumsi-asumsi     utama     tertentu dengan                  certain key assumptions to publicly available
         informasi yang tersedia untuk umum.                          information.

         Penyesuaian nilai wajar untuk aset takberwujud               Fair value adjustments for intangible assets that
         yang telah teridentifikasi, memenuhi kriteria                have been identified, fulfilled the identifiability
         identifikasi dan memiliki nilai yang diharapkan              criteria, and possess values that are expected to
         signifikan adalah merek dagang, perangkat                    be significant are trademarks, software, and
         lunak, dan hubungan pelanggan, dan untuk                     customer relationships, and for tangible asset is
         aset berwujud adalah piutang pembiayaan.                     financing receivables.

         Nilai wajar piutang pembiayaan menggunakan                   The fair value of financing receivables is using the
         nilai sekarang dari setiap kontrak pembiayaan.               present value of each leasing contract.


                                                              91
Page 502
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                             3.   CRITICAL ACCOUNTING               ESTIMATES          AND
   YANG PENTING (lanjutan)                                              JUDGMENTS (continued)

    Pertimbangan akuntansi yang penting dalam                           Critical accounting judgments in applying the
    menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan)                      Group’s accounting policies (continued)
    •    Penyesuaian nilai wajar akuisisi dan goodwill                  • Fair value adjustment of acquisition and goodwill
         (lanjutan)                                                       (continued)

         Metode valuasi yang digunakan untuk merek                        The valuation method used for trademarks and
         dagang dan perangkat lunak adalah ”Relief from                   software is “Relief from Royalty”. This method
         Royalty”. Metode ini memperkirakan nilai                         estimates the value based on the cost savings
         berdasarkan penghematan biaya yang diperoleh                     realized as the result of not having to pay royalty to
         karena tidak perlu membayar royalti kepada pihak                 another party for using the asset.
         lain atas penggunaan aset tersebut.

         Metode valuasi yang digunakan untuk hubungan                     The valuation method used for customer relationship
         pelanggan adalah ”Multi-period Excess Earnings                   is “Multi-period Excess Earnings Method”. The value
         Method”. Nilai hubungan pelanggan diwakili oleh                  of customer relationships is represented by the
         manfaat ekonomi yang diharapkan diperoleh dari                   expected economic benefits to be earned from
         hubungan pelanggan yang berulang, yang                           repeat customer relationship, which is expected to
         diperkirakan akan mengalami penurunan seiring                    suffer attrition over time. The operating profit
         berjalannya waktu. Laba operasi yang dihasilkan                  generated by the repeat customers is attributed to a
         oleh pelanggan berulang diatribusikan ke                         set of assets. Excess earnings aim to estimate the
         serangkaian aset. Laba berlebih bertujuan untuk                  value strictly attributable to repeat customers over
         memperkirakan nilai yang secara ketat                            their remaining useful life by subtracting from the
         diatribusikan kepada pelanggan berulang selama                   operating profit a contributory asset charge, which is
         sisa masa manfaatnya dengan mengurangi dari                      required to isolate earnings to estimate the residual
         laba operasi beban aset kontributor, yang                        or “excess earnings” attributable to such intangible
         diperlukan untuk mengisolasi laba guna                           asset.
         memperkirakan sisa atau “laba berlebih” yang
         diatribusikan ke aset takberwujud tersebut.

         Aset (liabilitas) pajak tangguhan timbul dari                    Deferred tax assets (liabilities) arise from fair value
         penyesuaian nilai wajar ke atas/ke bawah dan                     upward/downward adjustment and recognition of
         pengakuan aset takberwujud pada tanggal                          intangible assets as of the valuation date. The Bank
         penilaian. Bank menggunakan tarif pajak sebesar                  uses a tax rate of 22% in computing the recognized
         22% dalam menghitung pajak tangguhan yang                        deferred tax caused by the fair value adjustments.
         diakui yang disebabkan oleh penyesuaian nilai
         wajar.
    •    Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak                   • Impairment testing for Subsidiaries containing
         yang mengandung goodwill                                         goodwill

         Entitas Anak yang dilakukan pengujian dalam                      Subsidiaries tested for the impairment testing are
         penurunan     nilai   adalah   OTO      dan                      OTO and SOF.
         SOF.
         Pendekatan yang digunakan dalam pengujian                        The approach used for impairment testing is income
         penurunan nilai adalah pendekatan pendapatan –                   approach – discounted cash flow with projection
         arus kas yang didiskonto dengan periode                          period used is 5 years, started from 2025 until 2029.
         proyeksi yang digunakan adalah 5 tahun, dimulai
         sejak 2025 sampai dengan 2029.

         Asumsi ekonomi makro yang digunakan                              Macroeconomics assumptions used based on
         berdasarkan Economist Intelligent Unit (”EIU”)                   Economist Intelligent Unit (”EIU”), along with other
         dengan asumsi lainnya sebagai berikut                            general assumptions as follows:

                                                          2025F   2026F 2027F 2028F 2029F
         Tingkat inflasi                                  2.3%     2.7%  3.0%  3.1% 3.1%                              Inflation rate
         Pajak penghasilan badan               25%                                                          Corporate income tax
         Periode kompensasi rugi fiskal   5 tahun/years                                              Tax loss carry forward period

         Pajak penghasilan badan yang digunakan                           Corporate income tax used amounted to 25% to
         sebesar 25% agar menjaga pendekatan yang                         maintain a conservative approach.
         konservatif.

                                                                  92
Page 503
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI                           3.   CRITICAL ACCOUNTING               ESTIMATES        AND
   YANG PENTING (lanjutan)                                            JUDGMENTS (continued)

    Pertimbangan akuntansi yang penting dalam                         Critical accounting judgments in applying the
    menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan)                    Group’s accounting policies (continued)

    •    Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak                 • Impairment testing for Subsidiaries containing
         yang mengandung goodwill (lanjutan)                            goodwill (continued)

         Asumsi lainnya yang digunakan dalam pengujian                    The other assumptions used in impairment testing
         penurunan nilai adalah sebagai berikut:                          were as follows:
                                                     OTO                   SOF
         Rasio permodalan                           10.0%                 10.0%                                    Capital ratio
         Aset tertimbang risiko                     60.0%                 60.0%                             Risk adjusted asset
         Tingkat pertumbuhan terminal            2.0% - 3.0%           2.0% - 3.0%                         Terminal growth rate
         Tingkat diskonto                       11.5% - 12.5%         11.5% - 14.5%                               Discount rate

         Rasio permodalan sebesar 10% sesuai dengan                       Capital ratio amounted to 10% is in accordance
         Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (”SEOJK”)                    with Cirlcular Letter (“SEOJK”) of No. 1 Tear 2016
         No. 1 Tahun 2016 dan Peraturan Otoritas Jasa                     and Financial Service Authority (“FSA”) Regulation
         Keuangan (”OJK”) No 35 Tahun 2018.                               No. 35 Year 2018.

         Aset tertimbang risiko merupakan aset Entitas                    Risk adjusted asset is the Subsidiaries’ asset
         Anak dikalikan dengan risiko tertimbang menurut                  multiplied by the risk weighting set by the
         OJK dalam SEOJK No. 1/SEOJK.05/2016. Aset                        Indonesian FSA in SEOJK No. 1/SEOJK.05/2016.
         tertimbang risiko sebesar 60% masuk ke dalam                     Risk adjusted asset amounted to 60% is within the
         kisaran aset tertimbang risiko dalam waktu                       range of risk adjusted assets in the last five years.
         5 tahun terakhir.

         Tingkat pertumbuhan terminal diasumsikan untuk                   Terminal growth rate is assumed for the terminal
         tahun terminal berdasarkan rata-rata perkiraan                   year based on the average long-term inflation
         inflasi jangka panjang dari 2025 – 2029 untuk                    forecast from 2025-2029 for Indonesia based on
         Indonesia berdasarkan IMF dan EIU.                               IMF and EIU.

         Tingkat diskonto berdasarkan biaya ekuitas,                      The discount rate is based on the cost of equity,
         menggunakan rata-rata 10-15 tahun atas tingkat                   using the average of 10-15 years interest rate of
         suku bunga surat utang negara dalam Rupiah                       government bonds in Rupiah as the risk-free rate.
         sebagai tingkat bebas risiko.

         Estimasi nilai valuasi OTO dan SOF melebihi                      The estimated value of OTO and SOF is above the
         jumlah tercatatnya, sehingga tidak terdapat                      carrying amount, so there is no impairment of the
         penurunan nilai atas goodwill.                                   goodwill.

         Goodwill terutama berkaitan dengan sinergi yang                  Goodwill is attributable mainly to synergies
         diharapkan dari integrasi bisnis yang diakuisisi ke              expected from integrating the business acquired
         dalam bisnis Grup yang ada. Goodwill yang diakui                 into the Group’s existing business. The goodwill
         tidak diharapkan dapat dikurangkan untuk tujuan                  recognized is not expected to be deductible for tax
         perpajakan.                                                      purposes.

4. KAS                                                           4.   CASH

                                                    31 Desember/December
                                                    2024            2023
    Rupiah                                           1,351,013      1,369,417)                                       Rupiah
    Dolar Amerika Serikat                               25,378         54,843)                           United States Dollar
    Yen Jepang                                           1,905          3,821)                                Japanese Yen
    Dolar Singapura                                      1,351            602)                              Singapore Dollar
                                                     1,379,647      1,428,683)

   Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang pada                    The Rupiah balance includes cash in ATMs
   mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) pada tanggal                    (Automatic    Teller     Machines)     as of
   31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing                            31 December 2024 and 2023 amounting to
   sebesar Rp 73.908 dan Rp 62.968.                                   Rp 73,908 and Rp 62,968, respectively.


                                                                93
Page 504
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

4. KAS (lanjutan)                                                4.   CASH (continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, kas telah                  As of 31 December 2024 and 2023, cash has been
   diasuransikan kepada perusahaan asuransi pihak                     insured by the third-party insurance companies
   ketiga (disajikan sebesar nilai pertanggungan):                    (presented at sum insured):

                                                  31 Desember/December
                                                 2024             2023
    PT Asuransi MSIG Indonesia                     391,875          386,750       PT Asuransi MSIG Indonesia
    PT Zurich General Takaful Indonesia              30,500          76,250 PT Zurich General Takaful Indonesia
    PT Asuransi Sinarmas                                499               -             PT Asuransi Sinarmas
    Jumlah                                         422,874          463,000                               Total

   Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan                         The Group believes that the insurance coverage is
   asuransi cukup untuk menutup kemungkinan                           adequate to cover possible losses arising from the
   kerugian dari aset tersebut.                                       assets.


5. GIRO PADA BANK INDONESIA                                      5.   CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA

                                                  31 Desember/December
                                                 2024             2023

    Rupiah                                        7,057,619                6,963,876)                               Rupiah
    Dolar Amerika Serikat                         2,385,842                2,312,722)                   United States Dollar
                                                  9,443,461                9,276,598)

   Termasuk dalam saldo giro pada Bank Indonesia                      Included in the balance of current accounts with
   adalah giro berdasarkan prinsip syariah dengan akad                Bank Indonesia are current accounts based on
   wadiah masing-masing sebesar Rp 669.329 dan                        sharia principles under wadiah contract amounting to
   Rp 663.443 pada tanggal 31 Desember 2024 dan                       Rp 669,329 and Rp 663,443 as of 31 December
   2023.                                                              2024 and 2023, respectively.

   Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan                        Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
   Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota                     accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation and
   Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada                             Regulation of Members of the Board of Governors
   Catatan 52.                                                        (PADG) was disclosed in Note 52.


6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN                                      6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS

    a.   Berdasarkan mata uang                                        a.   By currency

                                                   31 Desember/December
                                                   2024            2023

          Rupiah                                     325,884)                 117,727)                                   Rupiah

          Mata uang asing                                                                                   Foreign currencies

             Dolar Amerika Serikat                   210,159)                 446,607)                  United States Dollar
             Yen Jepang                              202,300)                 153,105)                         Japanese Yen
             Dolar Singapura                         110,267)                  52,601)                       Singapore Dollar
             Yuan China                               49,087)                  10,012)                           China Yuan
             Euro Eropa                               42,530)                  62,471)                        European Euro
             Dolar Australia                          32,654)                  54,675)                       Australian Dollar
             Poundsterling Inggris                    31,681)                  42,308)                  British Poundsterling
             Baht Thailand                            18,460)                  18,448                           Thailand Baht
             Mata uang asing lainnya                  11,979)                   4,433)               Other foreign currencies
                                                     709,117)                 844,660)

          Cadangan kerugian penurunan nilai               (37)                   (158)          Allowance for impairment losses
                                                    1,034,964)                962,229)


                                                              94
Page 505
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

6.   GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan)                           6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
                                                                      (continued)

     b.   Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan                       b.   By relationship with counterparties

                                                    31 Desember/December
                                                  2024               2023
          Pihak ketiga                                                                                             Third parties
             Rupiah                                 325,884)                   117,727)                               Rupiah
             Mata uang asing                        183,325)                   382,599)                    Foreign currencies
                                                    509,209)                   500,326)
          Pihak berelasi                                                                                          Related party
             Mata uang asing                        525,792)                   462,061)                    Foreign currencies

          Cadangan kerugian penurunan nilai             (37)                      (158)         Allowance for impairment losses
                                                  1,034,964)                   962,229)

     c.   Berdasarkan pihak lawan                                       c.   By counterparties

                                                    31 Desember/December
                                                  2024               2023
          Pihak ketiga                                                                                               Third parties
             PT Bank Permata Tbk                    155,577)                         -)                  PT Bank Permata Tbk
             PT Bank DBS Indonesia                  109,282)                         -)                PT Bank DBS Indonesia
             Wells Fargo Bank N.A., New York         67,493)                   277,571)       Wells Fargo Bank N.A., New York
             PT Bank Central Asia Tbk                58,175)                   119,367)              PT Bank Central Asia Tbk
             National Australia Bank Limited,                                                  National Australia Bank Limited,
               Melbourne                             32,654)                    54,675)                            Melbourne
             Citibank N.A., New York                 29,534)                     8,091)                Citibank N.A., New York
             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           17,807)                    24,109)         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
             PT Bank Maybank Indonesia Tbk            7,798)                         -)       PT Bank Maybank Indonesia Tbk
             PT Bank Negara Indonesia                                                               PT Bank Negara Indonesia
               (Persero) Tbk                          7,602)                    13,395)                         (Persero) Tbk
             PT Bank Sinarmas Tbk                     5,562)                         -)                 PT Bank Sinarmas Tbk
             PT Bank CIMB Niaga Tbk                   4,725)                         8)              PT Bank CIMB Niaga Tbk
             Lain-lain                               13,000)                     3,110)                                  Others
                                                    509,209)                   500,326)
          Pihak berelasi                                                                                          Related party
             Sumitomo Mitsui Banking                                                                  Sumitomo Mitsui Banking
               Corporation                          525,792)                   462,061)                         Corporation

          Cadangan kerugian penurunan nilai                (37)                   (158)           Allowance for impairment losses

                                                   1,034,964)                  962,229)

     Giro pada bank-bank lain berdasarkan kolektibilitas                Current accounts with other banks based on OJK
     OJK diungkapkan pada Catatan 52.                                   collectibility was disclosed in Note 52.

     Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain yang                 There were no current accounts with other banks
     diblokir atau digunakan sebagai agunan pada                        which were blocked or used as collateral as of those
     tanggal-tanggal tersebut.                                          dates.

     Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas giro                  The average interest rates per annum of current
     pada bank-bank lain untuk tahun-tahun yang                        accounts with other banks for years ended
     berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                   31 December 2024 and 2023 were as follows:
     adalah sebagai berikut:
                                                    31 Desember/December
                                                  2024               2023

     Rupiah                                            3.80%                     0.63%)                                   Rupiah
     Mata uang asing                                   0.71%                     0.53%)                        Foreign currencies




                                                                  95
Page 506
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

6.   GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan)                           6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
                                                                      (continued)

     Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan                         The movement of the allowance for impairment
     nilai adalah sebagai berikut:                                       losses was as follows:
                                                    31 Desember/December
                                                  2024               2023

     Saldo awal                                        (158)                       (415)                      Beginning balance
     Pemulihan selama tahun berjalan                                                                     Reversal during the year
        (Catatan 38)                                       124)                     256)                             (Note 38)
     Lainnya                                                (3)                       1)                                   Others

     Saldo akhir                                           (37)                    (158)                          Ending balance



     Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian                       Management believes that the allowance for
     penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup                   impairment losses was adequate to cover impairment
     kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai atas                    losses for current accounts with other banks as of
     giro pada bank-bank lain pada tanggal                               31 December 2024 and 2023.
     31 Desember 2024 dan 2023.


7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN                                  7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
   BANK-BANK LAIN                                                         OTHER BANKS

     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, seluruh                     As of 31 December 2024 and 2023, all placements
     penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank                        with Bank Indonesia and other banks were placed at
     lain ditempatkan pada pihak ketiga.                                 third parties.

     a.   Berdasarkan mata uang                                          a.   By currency

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

          Rupiah                                 8,719,240)                   3,064,603)                                 Rupiah

          Mata uang asing                                                                                 Foreign currencies
           Dolar Amerika Serikat                 3,975,465)                   5,897,051)                United States Dollar

          Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                        1,033)                      2,624)       Accrued interest/margin income

          Cadangan kerugian penurunan                                                         Allowance for impairment losses
           nilai                                       (582)                          -)

                                                12,695,156)                   8,964,278)

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                             As of 31 December 2024 and 2023, total
          jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan                           placements with Bank Indonesia and other
          bank-bank lain yang digolongkan sebagai                             banks that were classified as cash equivalents
          setara kas adalah masing-masing sebesar                             amounted to Rp 12,694,705 and Rp 8,961,654,
          Rp 12.694.705 dan Rp 8.961.654.                                     respectively.




                                                                  96
Page 507
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN                                7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
   BANK-BANK LAIN (lanjutan)                                            OTHER BANKS (continued)
    b.   Berdasarkan jenis                                             b.   By type
                                                     31 Desember/December
                                                   2024               2023
         Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
           (“FASBI”) dan Fasilitas Simpanan                                                     Bank Indonesia’s Deposit Facilities
           Bank Indonesia Syariah                                                                 (“FASBI”) and Bank Indonesia
           (“FASBIS”), bersih setelah                                                       Sharia’s Deposit Facility (“FASBIS”),
           dikurangi dengan diskonto yang                                                            net of unamortized discount
           belum diamortisasi                      6,212,240)                2,826,603)

         Deposito berjangka dan deposito                                                           Time deposits and mudharabah
           mudharabah                              4,222,465)                6,135,051)                           time deposits

         Call money                                2,260,000)                         -)                               Call money

                                                  12,694,705)                8,961,654)
         Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                         1,033)                    2,624)            Accrued interest/margin income
         Cadangan kerugian penurunan nilai              (582)                        -)           Allowance for impairment losses
                                                  12,695,156)                8,964,278)

    c. Berdasarkan pihak lawan                                         c. By counterparties

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023
         Deposito berjangka dan                                                              Time deposits and mudharabah
          deposito mudharabah:                                                                              time deposits:

         Bank Indonesia                           3,975,465)                5,897,051)                        Bank Indonesia
         PT Bank Muamalat                                                                                 PT Bank Muamalat
             Indonesia Tbk                          100,500)                  180,500)                       Indonesia Tbk
         PT Bank Syariah Indonesia Tbk               80,000)                        -)         PT Bank Syariah Indonesia Tbk
         PT Bank Mega Syariah                        47,000)                    7,500)                PT Bank Mega Syariah
         PT Bank Aceh Syariah                             -)                   50,000)                 PT Bank Aceh Syariah
         Lainnya                                     19,500)                        -)                                Others
                                                  4,222,465)                6,135,051)

         Fasilitas Simpanan Bank                                                                    Bank Indonesia’s Deposit
           Indonesia (“FASBI”) dan                                                           Facilities (“FASBI”) and Bank
           Fasilitas Simpanan Bank                                                             Indonesia Sharia’s Deposit
           Indonesia Syariah                                                                            Facility (“FASBIS”):
           (“FASBIS”):

         Bank Indonesia - bersih setelah
           dikurangi dengan diskonto                                                       Bank Indonesia - net of unamortized
           yang belum diamortisasi                6,212,240)                2,826,603)                              discount

         Call money:                                                                                                Call money:

         PT Bank Negara Indonesia                                                                  PT Bank Negara Indonesia
           (Persero) Tbk                            400,000)                          -)                     (Persero) Tbk
         PT Bank UOB Indonesia                      400,000)                          -)              PT Bank UOB Indonesia
         PT Bank HSBC Indonesia                     250,000)                          -)             PT Bank HSBC Indonesia
         PT Bank OCBC NISP Tbk                      250,000)                          -)            PT Bank OCBC NISP Tbk
         PT Bank Danamon Tbk                        200,000)                          -)               PT Bank Danamon Tbk
         PT Bank KEB Hana Indonesia                 200,000)                          -)         PT Bank KEB Hana Indonesia
         Lainnya                                    560,000)                          -)                              Others
                                                  2,260,000)                          -)

                                                 12,694,705)                8,961,654)
         Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                        1,033)                    2,624)         Accrued interest/margin income
         Cadangan kerugian penurunan
           nilai                                       (582)                        -)        Allowance for impairment losses
                                                 12,695,156)                8,964,278)


                                                                97
Page 508
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN                                7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
   BANK-BANK LAIN (lanjutan)                                            OTHER BANKS (continued)

    d.   Berdasarkan jangka waktu                                      d. By time period

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Hingga 1 bulan                         12,447,705)                 8,723,654)                        Up to 1 month
         Lebih dari 1 - 3 bulan                    247,000)                   238,000)                More than 1 - 3 months
                                                12,694,705)                 8,961,654)
         Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                        1,033)                    2,624)       Accrued interest/margin income
         Cadangan kerugian penurunan
           nilai                                      (582)                         -)      Allowance for impairment losses
                                                12,695,156)                 8,964,278)

    e.   Berdasarkan sisa periode sampai dengan                       e.    By remaining period to maturity date
         tanggal jatuh tempo

         Informasi mengenai sisa periode sampai                             Information regarding remaining period to
         dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                        maturity date was disclosed in Note 45.
         Catatan 45.

    f.   Tingkat suku bunga                                            f.   Interest rate

         Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas                        The average interest rates per annum of
         penempatan pada Bank Indonesia dan bank-                           placements with Bank Indonesia and other
         bank lain untuk tahun-tahun yang berakhir pada                     banks for the years ended 31 December 2024
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                           and 2023 were as follows:
         sebagai berikut:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Rupiah                                       5.61%                    5.35%)                                 Rupiah
         Mata uang asing                              5.16%                    4.87%)                      Foreign currencies

    g. Cadangan kerugian penurunan nilai                               g.   Allowance for impairment losses

         Perubahan     dalam     cadangan      kerugian                     The movement of the allowance for impairment
         penurunan nilai adalah sebagai berikut:                            losses was as follows:

                                                 31 Desember/December
                                                 2024            2023

         Saldo awal                                        -)                   (171)                      Beginning balance
         (Penyisihan) pemulihan selama                                                             (Provision) reversal during
           tahun berjalan                                                                                           the year
            (Catatan 38)                               (582)                     167)                              (Note 38)
         Lainnya                                          -)                       4)                                  Others

         Saldo akhir                                   (582)                        -)                        Ending balance

         Manajemen berpendapat bahwa cadangan                               Management believes that allowance for
         kerugian penurunan nilai cukup untuk menutup                       impairment losses was adequate to cover
         kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai                        impairment losses for placement with Bank
         atas penempatan pada Bank Indonesia dan                            Indonesia and other banks as of 31 December
         bank-bank lain pada tanggal 31 Desember                            2024 and no allowance for impairment losses
         2024 dan tidak diperlukan cadangan kerugian                        was needed as of 31 December 2023.
         penurunan       nilai      pada       tanggal
         31 Desember 2023.


                                                                98
Page 509
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

8.   EFEK-EFEK                                                      8.      SECURITIES
     a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit                            a.   By currency and issuer

                                                                                31 Desember/December 2024
                                                                                                  Premium
                                                                              Keuntungan      (diskonto) yang
                                                                            (kerugian) yang        belum
                                                                                 belum          diamortisasi/
                                                                              direalisasi/      Unamortized            Nilai tercatat/
                                                       Nilai nominal/          Unrealized         premium                Carrying
                                                       Nominal value         gains (losses)      (discount)               amount

        Rupiah

        Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
            Measured at fair value through profit or
            loss
        Obligasi pemerintah/Government bonds                1,096,231               (35,665)                     -)         1,060,566)
        Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
            Sharia Securities                                 225,000                (1,835)                     -)           223,165)
                                                            1,321,231               (37,500)                     -)         1,283,731)

        Diukur pada nilai wajar melalui
            penghasilan komprehensif lain/
            Measured at fair value through other
            comprehensive income
        Obligasi pemerintah/Government bonds               16,971,900                15,972)             (355,928)        16,631,944)
        Reksa dana syariah/Sharia mutual funds                295,000                   430)                    -)           295,430)
        Obligasi korporasi/Corporate bonds                    100,000                   (87)                    -)            99,913)
                                                           17,366,900                16,315)             (355,928)        17,027,287)

        Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
           Measured at amortized cost
        Wesel ekspor/Export bills                             164,192                      -)              (2,322)           161,870)
                                                              164,192                      -)              (2,322)           161,870)

        Diukur pada biaya perolehan/
            Measured at acquisition cost
        Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
            Sharia Securities                               4,991,472                      -)             (28,314)          4,963,158)
        Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
            sukuk                                           2,413,521                      -)                    -)         2,413,521)
        Sertifikat Mudharabah Antar Bank
            (SIMA)/Certificate of Interbank
            Mudharabah Investment (SIMA)                      560,000                      -)                   -)            560,000)
        Reksa dana syariah/Sharia mutual funds                360,000                      -)                   -)            360,000)
        Sukuk korporasi/Corporate sukuk                       257,000                      -)                  32)            257,032)
                                                            8,581,993                      -)             (28,282)          8,553,711)

                                                           27,434,316               (21,185)             (386,532)        27,026,599)

        Mata uang asing/Foreign currency

        Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
            Measured at fair value through profit or
            loss
        Obligasi pemerintah/Government bonds                   24,577                  (902)                     -)            23,675)

        Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
           Measured at amortized cost
        Wesel ekspor/Export bills                             940,416                     -)               (9,382)           931,034)
                                                              964,993                  (902)               (9,382)           954,709)
                                                                                                                                         )
        Jumlah/Total                                                                                                      27,981,308)
        Pendapatan bunga/marjin yang masih
           akan diterima/Accrued interest/margin
           income                                                                                                            193,642)
        Cadangan kerugian penurunan
           nilai/Allowance for impairment losses                                                                                (593)
        Jumlah/Total                                                                                                      28,174,357)



                                                                   99
Page 510
                                                  PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                              (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                               DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                                8.   SECURITIES (continued)
     a.   Berdasarkan      jenis   mata    uang    dan   penerbit             a.   By currency and issuer (continued)
          (lanjutan)

                                                                                  31 Desember/December 2023
                                                                                                    Premium
                                                                                Keuntungan      (diskonto) yang
                                                                              (kerugian) yang        belum
                                                                                   belum          diamortisasi/
                                                                                direalisasi/      Unamortized            Nilai tercatat/
                                                         Nilai nominal/          Unrealized         premium                Carrying
                                                         Nominal value         gains (losses)      (discount)               amount

          Rupiah

          Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
              Measured at fair value through profit or
              loss
          Obligasi pemerintah/Government bonds                  121,755)                1,181)                     -)          122,936)
                                                                121,755)                1,181)                     -)          122,936)

          Diukur pada nilai wajar melalui
              penghasilan komprehensif lain/
              Measured at fair value through other
              comprehensive income
          Obligasi pemerintah/Government bonds                7,292,834)                3,595)               33,663)          7,330,092)
          Reksa dana syariah/Sharia mutual funds                205,000)                  183)                    -)            205,183)
                                                              7,497,834)                3,778)               33,663)          7,535,275)

          Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
             Measured at amortized cost
          Wesel ekspor/Export bills                             137,352)                     -)               (1,991)          135,361)
                                                                137,352)                     -)               (1,991)          135,361)

          Diukur pada biaya perolehan/
              Measured at acquisition cost
          Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
              Sharia Securities                               3,905,633)                     -)               1,551)          3,907,184)
          Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
              sukuk                                           3,550,643)                     -)                    -)         3,550,643)
          Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
              (SIMA)/Certificate of Interbank
              Mudharabah Investment (SIMA)                      550,000)                     -)                   -)            550,000)
          Reksa dana syariah/Sharia mutual funds                250,000)                     -)                   -)            250,000)
          Sukuk korporasi/Corporate sukuk                        28,000)                     -)                 170)             28,170)
                                                              8,284,276)                     -)               1,721)          8,285,997)

                                                             16,041,217)                4,959)               33,393)        16,079,569)

          Mata uang asing/Foreign currency

          Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
              Measured at fair value through profit or
              loss
          Obligasi pemerintah/Government bonds                      8,345)                104)                     -)             8,449)

          Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
             Measured at amortized cost
          Wesel ekspor/Export bills                             957,722)                    -)                (7,239)          950,483)
                                                                966,067)                  104)                (7,239)          958,932)


          Jumlah/Total                                                                                                      17,038,501)
          Pendapatan bunga/marjin yang masih
             akan diterima/Accrued interest/margin
             income                                                                                                            225,855)
          Cadangan kerugian penurunan
             nilai/Allowance for impairment losses                                                                                (799)
          Jumlah/Total                                                                                                      17,263,557)



                                                                       100
Page 511
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                           8.    SECURITIES (continued)

     a.   Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit                        a.   By currency and issuer (continued)
          (lanjutan)

          Perubahan atas keuntungan yang belum                                 The movement of unrealized gains from changes
          direalisasi dari perubahan nilai wajar atas efek-                    in fair value of securities measured at fair value
          efek yang diukur pada nilai wajar melalui                            through other comprehensive income during the
          penghasilan komprehensif lain selama tahun-                          years ended 31 December 2024 and 2023 were
          tahun      yang     berakhir     pada     tanggal                    as follows:
          31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
          berikut:

                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023

          Saldo awal, sebelum pajak                                                                             Beginning balance,
             penghasilan                                   3,778)                   (9,855)                   before income tax
          Keuntungan yang belum direalisasi                                                                 Unrealized gains during
             selama tahun berjalan - bersih              12,563)                   13,633)                         the year - net
          Jumlah sebelum pajak penghasilan               16,341)                    3,778)                  Total before income tax
          Efek pajak penghasilan (Catatan 15f)           (3,595)                     (830)              Income tax effect (Note 15f)
                                                         12,746)                    2,948)
          Kepentingan non-pengendali                       (100)                      (42)                   Non-controlling interest
          Saldo akhir, bersih                            12,646)                    2,906)                    Ending balance, net

     b.   Berdasarkan akad syariah                                        b.   By sharia contract

          Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek                         Included in securities are securities under sharia
          dengan akad syariah:                                                 contracts:

                                                      31 Desember/December
                                                     2024              2023

          Ijarah                                      4,963,158                 3,907,184)                                 Ijarah
          Musyarakah muntahiyah bittamlik             2,413,521                 3,550,643)        Musyarakah muntahiyah bittamlik
          Mudharabah                                    817,032                   578,169)                          Mudharabah
          Wakalah                                       655,430                   455,184)                             Wakalah
                                                      8,849,141                 8,491,180)
          Pendapatan yang masih akan diterima           147,387                    75,512)                         Accrued income
                                                      8,996,528                 8,566,692)

     c.   Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan                    c.    By relationship with counterparties

                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023

          Pihak ketiga                             27,981,308)                 17,038,501)                             Third parties

          Pendapatan bunga/marjin yang                                                                      Accrued interest/margin
            masih akan diterima                       193,642)                    225,855)                               income
          Cadangan kerugian penurunan nilai              (593)                       (799)          Allowance for impairment losses

                                                   28,174,357)                 17,263,557)




                                                               101
Page 512
                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                 DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                              8.      SECURITIES (continued)
     d.   Berdasarkan jangka waktu                                             d.   By time period
                                                        31 Desember/December
                                                       2024              2023

          Sampai dengan 1 bulan                          874,123)                    2,550,000                               Up to 1 month
          Lebih dari 1 - 3 bulan                         741,067)                      293,770                       More than 1 - 3 months
          Lebih dari 3 - 6 bulan                         719,950)                    1,400,295                       More than 3 - 6 months
          Lebih dari 6 - 9 bulan                       1,105,852)                      532,591                       More than 6 - 9 months
          Lebih dari 9 - 12 bulan                        783,774)                      474,881                      More than 9 - 12 months
          Lebih dari 12 bulan                         23,756,542)                   11,786,964                        More than 12 months
                                                      27,981,308)                   17,038,501
          Pendapatan bunga/marjin yang                                                                              Accrued interest/margin
             masih akan diterima                         193,642)                      225,855                                   income
          Cadangan kerugian penurunan nilai                 (593)                        (799)              Allowance for impairment losses
                                                      28,174,357)                   17,263,557

     e.   Berdasarkan sisa periode sampai dengan                               e.    By remaining period of maturity date
          tanggal jatuh tempo
          Informasi mengenai sisa periode sampai                                     Information regarding remaining period to
          dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                                maturity date are disclosed in Note 45.
          Catatan 45.
     f.   Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per                              f.    Average interest rate/margin per annum
          tahun
                                                         31 Desember/December
                                                       2024               2023

          Obligasi pemerintah                              6.63%                        5.34%                               Government bonds
          Obligasi korporasi                               6.45%                             -                                Corporate bonds
          Surat Berharga Syariah Negara                    5.98%                        5.53%                     Sovereign Sharia Securities
          Sertifikat Investasi Mudharabah                                                                Certificate of Interbank Mudharabah
              Antarbank (SIMA)                             6.32%                        6.07%                             Investment (SIMA)
          Reksa dana syariah                               5.87%                        5.44%                              Sharia mutual funds
          Sukuk korporasi                                  7.23%                        7.22%                                 Corporate sukuk
          Sukuk Bank Indonesia                             6.54%                        6.05%                            Bank Indonesia sukuk

     g. Berdasarkan peringkat                                                   g. By rating

          Peringkat penerbit obligasi dan sukuk korporasi                            Rating of issuers of corporate bonds and sukuk
          adalah sebagai berikut:                                                    was as follows:
                                                                                         31 Desember/December 2024
                                                                    Pemeringkat/              Peringkat/                   Nilai tercatat/
                                                                     Agencies                   Rating                    Carrying amount

          Obligasi korporasi/Corporate bonds
          PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)                    Pefindo                    idAAA                                  99,913

          Sukuk korporasi/Corporate sukuk
          PT Bank Syariah Indonesia Tbk                               Pefindo                    id AAA                                247,032
          PT BPD Kalimantan Selatan
             Unit Usaha Syariah                                        Fitch                     A idn                                  10,000

                                                                                         31 Desember/December 2023
                                                                    Pemeringkat/              Peringkat/                   Nilai tercatat/
                                                                     Agencies                   Rating                    Carrying amount

          Sukuk korporasi/Corporate sukuk
          PT Bank CIMB Niaga Tbk
             Unit Usaha Syariah                                       Pefindo                    id AAA                                 18,169
          PT BPD Kalimantan Selatan
             Unit Usaha Syariah                                        Fitch                     A idn                                  10,000

          Pada 31 Desember 2024 dan 2023, peringkat                                 As of 31 December 2024 and 2023, the rating of
          atas seluruh efek yang diterbitkan oleh                                   all securities issued by Republic of Indonesia
          pemerintah Republik Indonesia adalah BBB                                  was BBB based on Fitch Ratings Indonesia
          berdasarkan pemeringkat Fitch Ratings                                     agency.
          Indonesia.

                                                                     102
Page 513
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

8.   EFEK-EFEK (lanjutan)                                              8.     SECURITIES (continued)
     h. Cadangan kerugian penurunan nilai                                     h. Allowance for impairment losses

        Manajemen berpendapat bahwa cadangan                                          Management believes that the allowance for
        kerugian yang dibentuk cukup untuk menutup                                    losses was adequate to cover impairment losses
        kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai                                   for securities as of 31 December 2024 and 2023.
        atas efek-efek pada tanggal 31 Desember 2024
        dan 2023.

       Perubahan    dalam    cadangan   kerugian                                      The movement of the allowance for impairment
       penurunan nilai efek-efek adalah sebagai                                       losses for securities was as follows:
       berikut:
                                                         31 Desember/December
                                                       2024               2023

       Saldo awal                                             (799)                          (999)                          Beginning balance
       Pemulihan selama tahun berjalan                                                                                        Reversal during
         (Catatan 38)                                          186)                           365)                       the year (Note 38)
       Lainnya                                                  20)                          (165)                                     Others

       Saldo akhir                                            (593)                          (799)                              Ending balance

     i. Informasi penting        lainnya         sehubungan                     i.     Other significant information relating to
        dengan efek-efek                                                               securities

       Selama tahun-tahun berakhir pada tanggal                                        During the years ended 31 December 2024 and
       31 Desember 2024 dan 2023, Bank tidak                                           2023, the Bank did not sell securities measured at
       melakukan penjualan atas efek-efek yang diukur                                  fair value through other comprehensive income,
       pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif                               so there were no gains or losses transferred from
       lain, sehingga tidak ada pemindahan keuntungan                                  equity to profit or loss.
       atau kerugian dari ekuitas ke laba rugi.

       Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah                                  As of 31 December 2024 and 2023, total securities
       efek-efek yang digolongkan sebagai setara kas                                   that were classified as cash equivalents amounted
       adalah masing-masing sebesar Rp 1.615.190 dan                                   to Rp 1,615,190 and Rp 2,843,668, respectively.
       Rp 2.843.668.

9.   EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI                                9.     SECURITIES PURCHASED UNDER                            RESALE
     DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO)                                            AGREEMENTS (REVERSE REPO)

     Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                         Securities purchased under resale agreements
     (reverse repo) adalah dalam mata uang Rupiah dan                          (reverse repo) were denominated in Rupiah and were
     ditempatkan pada Bank Indonesia.                                          placed at Bank Indonesia.

     a. Berdasarkan jenis                                                     a.      By type
                                                                            31 Desember/December 2024
                                                                                              Pendapatan yang
                                                                                                 akan diterima                          Harga
                                                    Tanggal jatuh       Nilai pokok/             reverse repo/    Nilai tercatat/     penjualan
                               Tanggal mulai/          tempo/            Principal             Accrued income       Carrying           kembali/
                               Starting date1)      Maturity date2)       amount              from reverse repo     amount3)        Reselling price
        Rupiah
                                23 Desember/          6 Januari/
        Obligasi/Bonds FR056   December 2024        January 2025                   19,916                   32           19,948             19,966
                                19 Desember/          2 Januari/
        Obligasi/Bonds FR078   December 2024        January 2025                   10,061                   23           10,084             10,087
                                20 Desember/          3 Januari/
        Obligasi/Bonds FR078   December 2024        January 2025                     5,028                  11             5,039             5,041
                                24 Desember/          7 Januari/
        Obligasi/Bonds FR078   December 2024        January 2025                   10,058                   14           10,072             10,083
                                30 Desember/         13 Januari/
        Obligasi/Bonds FR078   December 2024        January 2025                     5,035                   2             5,037             5,048
                                27 Desember/         10 Januari/
        Obligasi/Bonds FR081   December 2024        January 2025                   19,612                   18           19,630             19,661

        Dipindahkan/Carry
           forward                                                                 69,710                  100           69,810             69,886



                                                                      103
Page 514
                                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

9.    EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI                                          9.     SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
      DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) (lanjutan)                                           AGREEMENTS (REVERSE REPO) (continued)

     a.   Berdasarkan jenis (lanjutan)                                                   a.     By type (continued)

                                                                                       31 Desember/December 2024
                                                                                                          Pendapatan yang
                                                                                                             akan diterima                                     Harga
                                                               Tanggal jatuh       Nilai pokok/              reverse repo/           Nilai tercatat/         penjualan
                                        Tanggal mulai/            tempo/            Principal              Accrued income              Carrying               kembali/
                                        Starting date1)        Maturity date2)       amount               from reverse repo            amount3)            Reselling price
          Rupiah
          Pindahan/
          Carry forward                                                                       69,710                      100                69,810                69,886
                                         18 Desember/             2 Januari/
          Obligasi/Bonds FR084          December 2024           January 2025                   9,795                        25                 9,820                9,822
                                         23 Desember/             6 Januari/
          Obligasi/Bonds FR086          December 2024           January 2025                  94,206                      152                94,358                94,442
                                         24 Desember/             7 Januari/
          Obligasi/Bonds FR090          December 2024           January 2025              184,227                         265               184,492              184,688
                                         27 Desember/            10 Januari/
          Obligasi/Bonds FR090          December 2024           January 2025                  46,073                        41               46,114                46,188
                                         31 Desember/            14 Januari/
          Obligasi/Bonds FR090          December 2024           January 2025                  46,124                         8               46,132                46,240
                                         31 Desember/            14 Januari/
          Obligasi/Bonds FR091          December 2024            January 2025              18,053                           3                18,056               18,098
                                                                                          468,188                         594               468,782              469,364
          Jumlah/Total
          1)                                                                                      1)
               Tanggal dimulai merupakan tanggal yang sama dengan tanggal                              Start date is the same as the securities purchase date.
               pembelian efek.
          2)                                                                                      2)
               Tanggal jatuh tempo merupakan tanggal yang sama dengan                                  Maturity date is the same as the securites resale date.
               tanggal penjualan kembali efek.
          3)                                                                                      3)
               Nilai tercatat merupakan harga pembelian efek ditambah dengan                           Carrying amount is securities purchase price added with interest
               pendapatan bunga yang sudah diakui.                                                     income recognised.


          Pada tanggal 31 Desember 2023, tidak ada efek-                                        As of 31 December 2023, there was no securities
          efek yang dibeli dengan janji dijual kembali.                                         purchased under resale agreements.

      b. Berdasarkan periode jatuh tempo                                                 b.     By maturity period

          Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                     Securities purchased under resale agreements
          akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari                                        will be settled no more than 12 months after the
          12 bulan setelah tanggal laporan posisi                                               date of the consolidated financial positions.
          keuangan konsolidasian.

      c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun                                          c.     Average interest rate per annum

          Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas efek-                                     The average interest rate per annum of securities
          efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                          purchased under resale agreements (reverse
          (reverse repo) untuk tahun yang berakhir pada                                         repo) for the years ended 31 December 2024 is
          31 Desember 2024 berkisar di antara 6,45% –                                           between 6.45%-6.50%.
          6,50%.

      d. Cadangan kerugian penurunan nilai                                               d.     Allowance for impairment losses

          Kolektabilitas efek-efek yang dibeli dengan janji                                     The collectability of all securities purchased
          dijual kembali (reverse repo) berdasarkan                                             under resale agreements (reverse repo) based
          ketentuan BI yang berlaku diungkapkan pada                                            on the prevailing BI regulation was disclosed in
          Catatan 52.                                                                           Note 52.

          Pada tanggal 31 Desember 2024 tidak terdapat                                          As at 31 December 2024 there were no
          efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                     impairment of securities purchased under resale
          yang mengalami penurunan nilai.                                                       agreements.

          Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan                                          Management believes that no allowance for
          adanya cadangan penurunan nilai pada efek-                                            impairment losses is necessary on securities
          efek yang dibeli dengan janji dijual kembali.                                         purchased under resale agreements.


                                                                                 104
Page 515
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF                                     10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES

     a.     Berdasarkan jenis dan hubungan dengan                                 a.   By type and relationship with counterparties
            pihak lawan

                                                                            31 Desember/December 2024
                                                                                             Nilai wajar/Fair value
                                                                      Tagihan derivatif/                              Liabilitas derivatif/
                                   Nilai kontrak/nosional/         Derivative receivables                            Derivative payables
                                      Contract/notional      Pihak berelasi/         Pihak ketiga/         Pihak berelasi/            Pihak ketiga/
          Instrumen/Instruments            amount            Related parties         Third parties        Related parties             Third parties

          Kontrak tunai mata
             uang asing/Foreign
             currency spot                     2,272,478                 1,974                 2,519                         -                   5,379
          Kontrak berjangka mata
             uang asing/Foreign
             currency forward                  5,870,994                 4,025                35,510                  1,948                     42,922
          Swap mata uang asing/
            Foreign currency
            swap                              33,979,771                      -              221,191                  9,195                    191,422
          Cross currency swap                 42,908,763                      -            1,113,660                 10,112                    950,405
          Swap suku
            bunga/Interest rate
            swap                               8,248,512               369,246                     -                     18                    347,440
                                              93,280,518               375,245             1,372,880                 21,273                  1,537,568


                                                                           31 Desember/December 2023
                                                                                            Nilai wajar/Fair value
                                                                      Tagihan derivatif/                             Liabilitas derivatif/
                                   Nilai kontrak/nosional/         Derivative receivables                           Derivative payables
                                      Contract/notional      Pihak berelasi/         Pihak ketiga/        Pihak berelasi/           Pihak ketiga/
          Instrumen/Instruments            amount            Related parties         Third parties        Related parties           Third parties

          Kontrak tunai mata
             uang asing/Foreign
             currency spot                    2,249,277)                    94)               1,574)                   78)                     3,157)
          Kontrak berjangka
             mata uang
             asing/Foreign
             currency forward                 2,941,835)                17,783)              24,926)                  169)                     5,892)
          Swap mata uang asing/
            Foreign currency
            swap                             23,756,959)                 6,691)             100,966)               28,361)                   137,311)
          Cross currency swap                29,796,948)                54,603)             509,458)               28,677)                   464,447)
          Swap suku
            bunga/Interest rate
            swap                              9,741,599)              417,054)                    -)                    -)                   404,012)
                                             68,486,618)              496,225)              636,924)               57,285)                 1,014,819)


          Bank menyediakan produk derivatif untuk                                      The Bank provides derivative products to its
          nasabahnya seperti kontrak pembelian atau                                    customers such as forward exchange contracts,
          penjualan berjangka mata uang asing, perjanjian                              cross-currency swap agreements and interest rate
          swap mata uang asing dan perjanjian swap/cap                                 swap/cap agreements to enable its customers to
          tingkat suku bunga yang memungkinkan                                         transfer, modify or reduce their foreign exchange
          nasabahnya untuk memindahkan, memodifikasi                                   and/or interest rate risks. As part of its risk
          atau mengurangi risiko atas kurs nilai tukar                                 management policy, the Bank covers most of these
          dan/atau risiko tingkat suku bunga. Sebagai bagian                           derivative contracts with customers with back-to-
          dari kebijakan manajemen risiko, Bank melindungi                             back derivative contracts with the same notional
          sebagian besar transaksi derivatif dengan                                    amount and maturity with its foreign affiliates and
          nasabahnya dengan membuat transaksi derivatif                                other banks. Also, the Bank uses derivative
          timbal balik dengan jumlah dan waktu jatuh tempo                             instruments as an end-user in connection with its
          yang sama dengan perusahaan afiliasi di luar                                 risk management activities. Derivatives are used by
          negeri dan bank lain. Bank juga menggunakan                                  the Bank mainly to manage foreign exchange risk
          instrumen derivatif sebagai sarana sehubungan                                on its foreign currency denominated assets and
          dengan kegiatan manajemen risiko. Derivatif                                  liabilities and to manage interest rate risk relating to
          digunakan oleh Bank terutama untuk mengatasi                                 specific groups of assets and liabilities in the
          risiko kurs nilai tukar atas aset dan liabilitas dalam                       consolidated statement of financial position.
          mata uang asing, dan untuk mengatasi risiko
          tingkat suku bunga yang berhubungan dengan
          aset dan liabilitas tertentu di dalam laporan posisi
          keuangan konsolidasian.

                                                                      105
Page 516
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)              10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
                                                                 (continued)

    b. Berdasarkan kolektibilitas                                    b. By collectibility

          Informasi mengenai kolektabilitas tagihan                      Information regarding collectability of derivative
          derivatif sesuai peraturan OJK diungkapkan                     receivables in accordance with OJK regulations
          pada Catatan 52.                                               was disclosed in Note 52.

     c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan                       c. By remaining period to maturity date
        tanggal jatuh tempo

          Informasi mengenai sisa periode sampai                         Information regarding remaining period             to
          dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                    maturity date was disclosed in Note 45.
          Catatan 45.


11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI                         11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES

    Tagihan akseptasi                                                Acceptance receivables

     Semua tagihan akseptasi adalah transaksi dengan                 All acceptance receivables transactions were with
     pihak ketiga.                                                   third parties.

     a.   Berdasarkan mata uang                                     a.    By currency

                                                   31 Desember/December
                                                  2024              2023

          Rupiah                                    1,971,799)             1,783,724)                                  Rupiah
          Mata uang asing                           1,362,820)             1,506,033)                       Foreign currencies
                                                    3,334,619)             3,289,757)

          Dikurangi: Cadangan kerugian                                                          Less: Allowance for impairment
             penurunan nilai                          (17,078)                (8,637)                                 losses
                                                    3,317,541)             3,281,120)

     b.   Berdasarkan jangka waktu                                  b.    By time period

                                                   31 Desember/December
                                                  2024               2023

          Rupiah                                                                                                      Rupiah
           Hingga 1 bulan                                   -)                 1,707)                        Up to 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan                      46,279)                27,150)                More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                     442,170)             1,754,867)                More than 3 - 6 months
           Lebih dari 6 bulan                       1,483,350)                     -)                  More than 6 months
                                                    1,971,799)             1,783,724)

          Mata uang asing                                                                                 Foreign currencies
           Hingga 1 bulan                                 426)                     -)                        Up to 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan                     292,289)                82,388)                More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                     819,902)               685,208)                More than 3 - 6 months
           Lebih dari 6 bulan                         250,203)               738,437)                  More than 6 months
                                                    1,362,820)             1,506,033)

          Dikurangi: Cadangan kerugian                                                          Less: Allowance for impairment
             penurunan nilai                          (17,078)                (8,637)                                 losses
                                                    3,317,541)             3,281,120)




                                                            106
Page 517
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

11. TAGIHAN        DAN       LIABILITAS        AKSEPTASI          11.   ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
    (lanjutan)                                                          (continued)

     c. Berdasarkan kolektabilitas                                      c. By collectability

         Informasi mengenai kolektabilitas tagihan                        Information regarding collectability of acceptance
         akseptasi sesuai peraturan OJK diungkapkan                       receivables in accordance with OJK regulations
         pada Catatan 52.                                                 was disclosed in Note 52.

    d.   Cadangan kerugian penurunan nilai                              d. Allowance for impairment losses
         Perubahan     dalam   cadangan   kerugian                         The movement of the allowance for impairment
         penurunan nilai tagihan akseptasi adalah                          losses for acceptance receivables was as
         sebagai berikut:                                                  follows:
                                                    31 Desember/December
                                                   2024               2023


         Saldo awal                                     (8,637)                  (4,495)                      Beginning balance
         Penyisihan selama tahun berjalan                                                                       Provision during
            (Catatan 38)                                (7,252)                  (4,217)                   the year (Note 38)
         Lainnya                                        (1,189)                      75)                                 Others

         Saldo akhir                                   (17,078)                  (8,637)                        Ending balance

         Manajemen berpendapat bahwa cadangan                              Management believes that the allowance for
         yang dibentuk cukup untuk menutup                                 losses was adequate to cover impairment
         kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai                       losses on acceptance receivables as of
         tagihan    akseptasi     pada      tanggal                        31 December 2024 and 2023.
         31 Desember 2024 dan 2023.

    Liabilitas akseptasi                                                Acceptance payables
    a.   Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan                        a. By relationship with counterparties and
         dan mata uang                                                     currency
                                                    31 Desember/December
                                                   2024               2023

         Rupiah                                                                                                         Rupiah
          - Pihak ketiga                              1,917,316              1,783,724)                        Third parties -

         Mata uang asing                                                                                    Foreign currencies
          - Pihak ketiga                              1,081,507                376,526)                        Third parties -
          - Pihak berelasi                              163,558                163,383)                      Related parties -
                                                      1,245,065                539,909)

                                                      3,162,381              2,323,633)




                                                             107
Page 518
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

11. TAGIHAN        DAN      LIABILITAS      AKSEPTASI             11.   ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
    (lanjutan)                                                          (continued)

    Liabilitas akseptasi (lanjutan)                                     Acceptance payables (continued)

    b.   Berdasarkan jangka waktu                                       b. By time period

                                                  31 Desember/December
                                                 2024               2023
         Rupiah                                                                                                         Rupiah
           Hingga 1 bulan                                    -                  1,707)                         Up to 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan                        5,793                 27,150)                 More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                      428,171              1,754,867)                 More than 3 - 6 months
           Lebih dari 6 bulan                        1,483,352                      -)                   More than 6 months
                                                     1,917,316              1,783,724)
         Mata uang asing                                                                                  Foreign currencies
           Hingga 1 bulan                                  426                      -)                        Up to 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan                      292,289                 82,388)                More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                      702,147                271,587)                More than 3 - 6 months
           Lebih dari 6 bulan                          250,203                185,934)                  More than 6 months
                                                     1,245,065                539,909)

                                                     3,162,381              2,323,633)

    c.   Berdasarkan sisa periode sampai dengan                         c. By remaining period to maturity date
         tanggal jatuh tempo

         Informasi mengenai sisa periode sampai dengan                     Information regarding remaining period            to
         tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                              maturity date was disclosed in Note 45.
         Catatan 45.



12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN                 DAN            12.   LOANS    AND              SHARIA         FINANCING/
    PEMBIAYAAN/ PIUTANG SYARIAH                                         RECEIVABLES

                                                   31 Desember/December
                                                  2024               2023
    Pinjaman yang diberikan:                                                                                             Loans:
     Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
       - Rupiah                                    97,506,134)              98,345,547                               Rupiah -
       - Dolar Amerika Serikat                     41,247,844)              42,369,192                 United States Dollar -
       - Yen Jepang                                   454,642)                 606,229                       Japanese Yen -
       - Dolar Australia                              134,080)                       -                     Australian Dollar -
       - Euro Eropa                                    19,761)                  79,104                       European Euro -
     Pihak berelasi                                                                                            Related parties
       - Dolar Amerika Serikat                        288,732)               3,694,321                 United States Dollar -
       - Rupiah                                       149,043)                  79,043                               Rupiah -
    Pembiayaan/piutang syariah:                                                                    Sharia financing/receivables:
     Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
       - Rupiah                                    10,171,759)              11,387,861                               Rupiah -
    Pendapatan bunga/marjin yang masih
     akan diterima                                                                               Accrued interest/margin income
       - Rupiah                                       576,130)                 775,589                               Rupiah -
       - Dolar Amerika Serikat                        184,517)                 320,372                  United States Dollar -
       - Dolar Australia                                1,455)                       -                     Australian Dollar -
       - Yen Jepang                                       230)                     680                        Japanese Yen -
       - Euro Eropa                                         3)                   1,155                       European Euro -
    Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                 Less: Allowance for impairment
     penurunan nilai                                (3,922,680)              (4,618,047)                               losses

                                                  146,811,650)             153,041,046




                                                             108
Page 519
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                      12. LOANS     AND       SHARIA                 FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                             RECEIVABLES (continued)

    a.   Berdasarkan jenis dan mata uang                              a.   Based on type and currency

                                                  31 Desember/December
                                                 2024              2023

         Rupiah                                                                                                             Rupiah
         Korporasi                                 49,143,810)              56,105,566)                                  Corporates
         Pensiunan                                 21,552,769)              22,217,122)                                  Pensioners
         Usaha Kecil Menengah                      15,574,369)              14,712,035)                Small Medium Enterprises
         Pembiayaan/piutang syariah                10,171,759)              11,387,861)              Sharia financing/Receivables
         Kredit kendaraan bermotor                  4,366,360)                 371,025)                        Motor vehicle loans
         Umum                                       3,752,947)               2,824,502)                           General purpose
         Usaha Mikro Kecil                          1,686,432)               1,144,823)                              Micro business
         Keperluan rumah tangga                     1,087,323)                 746,914)                           Household goods
         Pegawai instansi lain                        380,789)                 185,890)              Other institutions’ Employees
         Karyawan                                     110,378)                 116,713)                             Employee loans
                                                  107,826,936)             109,812,451)
         Mata uang asing                                                                                     Foreign Currencies
         Korporasi                                 42,145,059)              46,748,846)                              Corporates
                                                  149,971,995)             156,561,297)

         Pendapatan bunga/ marjin yang
          masih akan diterima                         762,335)               1,097,796)           Accrued interest/ margin income
         Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                         Less: Allowance for
          penurunan nilai                           (3,922,680)              (4,618,047)                     impairment losses

                                                  146,811,650)             153,041,046)


         Pembiayaan/piutang syariah terdiri atas                           Sharia    financing/receivables   consists of
         piutang murabahah, pembiayaan musyarakah,                         murabahah receivables, musyarakah financing,
         dan pinjaman qardh masing-masing sebesar                          and    funds      of   qardh    amounted   to
         Rp 9.641.128, Rp 530.567, dan Rp 64 pada                          Rp 9,641,128, Rp 530,567, and Rp 64,
         tanggal 31 Desember 2024 dan masing-masing                        respectively, as of 31 December 2024 and
         sebesar Rp 11.367.662, Rp 19.669, dan                             Rp 11,367,662, Rp 19,669, and Rp 530,
         Rp 530 pada tanggal 31 Desember 2023.                             respectively, as of 31 December 2023.

         Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha                        Ratios of loans extended to Micro, Small and
         Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap                       Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as
         jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal                       of 31 December 2024 and 2023 was disclosed
         31 Desember 2024 dan 2023 diungkapkan                             in Note 52.
         pada Catatan 52.
         Informasi mengenai kolektabilias pinjaman                          Information regarding collectability of loans and
         yang diberikan dan pembiayaan/ piutang                             sharia financing/receivables in accordance with
         syariah sesuai dengan peraturan OJK                                OJK regulation was disclosed in Note 52.
         diungkapkan pada Catatan 52.




                                                             109
Page 520
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                     12. LOANS     AND       SHARIA                 FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                            RECEIVABLES (continued)
    b.   Berdasarkan sektor ekonomi                                   b.   By economic sector
                                                     31 Desember/December
                                                   2024                2023

         Rupiah                                                                                                         Rupiah
         Rumah tangga                                29,136,625)               25,789,504)                          Household
         Perdagangan                                 21,277,866)               24,087,831)                              Trading
         Perindustrian                               20,659,092)               23,286,387)                       Manufacturing
         Jasa lainnya                                17,882,767)               17,006,636)                       Other services
         Transportasi & komunikasi                    8,635,866)                7,465,186)     Transportation & communication
         Konstruksi                                   5,136,862)                5,524,093)                        Construction
         Pertanian                                    3,811,880)                4,670,463)                          Agriculture
         Jasa akomodasi                                 189,672)                  184,386)             Accomodation services
         Pertambangan                                   137,846)                  930,988)                               Mining
         Lainnya                                        958,460)                  866,977)                               Others
                                                    107,826,936)              109,812,451)

                                                                                                                 United States
         Dolar Amerika Serikat                                                                                        Dollar
         Jasa lainnya                                13,323,689)                16,495,515)                      Other services
         Perindustrian                                9,543,955)                10,162,115)                      Manufacturing
         Transportasi & komunikasi                    6,951,779)                 5,460,203)    Transportation & communication
         Pertambangan                                 2,266,507)                 5,097,663)                              Mining
         Pertanian                                    2,182,511)                 1,404,117)                         Agriculture
         Perdagangan                                  1,847,419)                 2,456,267)                             Trading
         Konstruksi                                     254,427)                   320,628)                       Construction
         Lainnya                                      5,166,289)                 4,667,005)                              Others
                                                     41,536,576)                46,063,513)

         Yen Jepang                                                                                             Japanese Yen
         Perindustrian                                     333,205)                  5,444)                      Manufacturing
         Perdagangan                                        38,018)                363,365)                            Trading
         Jasa lainnya                                            -)                  2,589)                     Other services
         Lainnya                                            83,419)                234,831)                             Others
                                                           454,642)                606,229)

         Dolar Australia                                                                                     Australian Dollar
         Perdagangan                                       134,080)                       -)                           Trading

         Euro Eropa                                                                                            European Euro
         Perdagangan                                        19,761)                 79,104)                           Trading

                                                    149,971,995)              156,561,297)


         Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                             762,335)              1,097,796)    Accrued interest/ margin income

         Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                       Less: Allowance for
            penurunan nilai                          (3,922,680)                (4,618,047)               impairment losses
                                                    146,811,650)               153,041,046)




                                                               110
Page 521
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG    DIBERIKAN       DAN                            12. LOANS    AND       SHARIA                 FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                                  RECEIVABLES (continued)

    c.   Berdasarkan jangka waktu                                         c.     By time period
                                                      31 Desember/December
                                                     2024                2023

         Hingga 1 tahun                                63,458,562)               67,842,273)                          Up to 1 year
         Lebih dari 1 - 2 tahun                         8,952,282)               15,290,577)                  More than 1 - 2 years
         Lebih dari 2 - 3 tahun                         9,610,984)               12,145,179)                  More than 2 - 3 years
         Lebih dari 3 - 4 tahun                         9,816,427)                8,986,657)                  More than 3 - 4 years
         Lebih dari 4 - 5 tahun                        21,610,598)               17,732,394)                  More than 4 - 5 years
         Lebih dari 5 tahun                            36,523,142)               34,564,217)                    More than 5 years
                                                      149,971,995)              156,561,297)
         Pendapatan bunga/marjin yang
            masih akan diterima                          762,335)                 1,097,796)        Accrued interest/margin income
         Dikurangi: Cadangan kerugian                                                               Less: Allowance for impairment
            penurunan nilai                            (3,922,680)               (4,618,047)                              losses
                                                      146,811,650)              153,041,046)

    d.   Berdasarkan sisa periode sampai dengan                           d.    By remaining period to maturity date
         tanggal jatuh tempo

         Informasi mengenai sisa periode sampai                                 Information regarding remaining period           to
         dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                            maturity date was disclosed in Note 45.
         Catatan 45.

    e.   Berdasarkan hubungan               dengan    pihak               e.    By relationship with counterparties/debtors
         lawan/debitur

                                                      31 Desember/December
                                                     2024               2023

         Pihak ketiga                                 149,534,220)              152,787,933)                          Third parties
         Pihak berelasi                                   437,775)                3,773,364)                        Related parties
                                                      149,971,995)              156,561,297)
         Pendapatan bunga/marjin yang
           masih akan diterima                           762,335)                 1,097,796)        Accrued interest/margin income
         Cadangan kerugian penurunan
           nilai                                       (3,922,680)               (4,618,047)        Allowance for impairment losses
                                                      146,811,650)              153,041,046)

    f.   Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per                          f. Average interest/margin rate per annum
         tahun

                                                      31 Desember/December
                                                     2024               2023
         Tingkat suku bunga rata-rata per
          tahun:                                                                                   Average interest rate per annum:
            Rupiah                                            9.82%                    9.43%                               Rupiah
            Mata uang asing                                   6.26%                    6.13%                   Foreign currencies

                                                      31 Desember/December
                                                     2024               2023
         Tingkat marjin rata-rata per
          tahun:                                                                                    Average margin rate per annum:
            Piutang murabahah                            25%-30%                   25%-30%               Murabahah receivables

         Tingkat imbal hasil per tahun:                                                                   Rate of return per annum:
            Pembiayaan musyarakah                    6.20%-11.00%              8.75%-11.00%                Musyarakah financing




                                                                 111
Page 522
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                            12. LOANS     AND       SHARIA                    FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                                   RECEIVABLES (continued)
    g.   Cadangan kerugian penurunan nilai                                   g.   Allowance for impairment losses

         Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                              The movement of the allowance for impairment
         pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                                  losses for loans and sharia financing/receivables
         piutang syariah adalah sebagai berikut:                                  was as follows:

                                                          31 Desember/December
                                                         2024               2023

         Saldo awal                                       (4,618,047)              (3,579,119)                       Beginning balance
         Penyisihan selama tahun berjalan                                                                      Provision during the year
            (Catatan 38)                                  (2,450,103)              (3,029,571)                               (Note 38)
         Penerimaan kembali pinjaman
            yang telah dihapusbukukan                        (58,150)                (88,291)        Recoveries from loans written-off
         Penghapusbukuan                                   2,413,271)              2,066,044)                               Write-off
         Kerugian modifikasi                                 774,532)                      -)                       Modification loss
         Lain-lain                                            15,817)                 12,890)                                 Others

         Saldo akhir                                      (3,922,680)              (4,618,047)                           Ending balance

         Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                              The movement of the Bank’s allowance for
         pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan                                 impairment losses for loans based on Stages
         Tahap (Stage) adalah sebagai berikut:                                    was as follows:
                                                          Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                            Year ended 31 December 2024
                                        Tahap 1/              Tahap 2/          Tahap 3/         Jumlah/
                                        Stage 1               Stage 2           Stage 3           Total

         Saldo awal                          (631,482)          (168,947)         (2,603,702)    (3,404,131)           Beginning balance
           Transfer (ke)/dari Tahap 1        (151,223)           122,358)             28,865)             -)    Transfer (to)/from Stage 1
           Transfer (ke)/dari Tahap 2         449,084)          (531,386)             82,302)             -)    Transfer (to)/from Stage 2
           Transfer (ke)/dari Tahap 3           9,090)           631,056)           (640,146)             -)    Transfer (to)/from Stage 3
         Perubahan bersih pada                                                                                                Net change in
           eksposur                                                                                                             exposures
           dan pengukuran kembali              85,271)          (381,659)           (536,039)      (832,427)       and remeasurements
         Pinjaman yang baru diperoleh        (684,251)           (50,275)           (448,895)    (1,183,421)       New originated loans
         Penerimaan kembali
           pinjaman yang telah                                                                                            Recoveries from
           dihapusbukukan                           -)                  -)           (33,171)       (33,171)           loans written-off
         Penghapusbukuan selama                                                                                            Write-off during
           tahun berjalan                           -)                  -)          738,884)       738,884)                     the year
          Pinjaman yang                                                                                                       Loans which
           telah dilunasi                     240,735)            99,521)           622,425)       962,681)           have been repaid
                                                                                                                        Changes in model
         Perubahan parameter model             15,795)            (1,885)           (51,080)       (37,170)                      parameter
         Kredit modifikasian                                                        774,532)       774,532)              Modification loan
         Lain-lain                                  -)                  -)           15,817)        15,817)                         Others
         Saldo akhir - kerugian                                                                                        Ending balance –
             kredit ekspektasian                                                                                expected credit losses
             Bank                            (666,981)          (281,217)         (2,050,208)    (2,998,406)                       Bank
         Cadangan kerugian                                                                                                   Allowance for
             penurunan nilai –                                                                                              impairment
             pembiayaan/piutang                                                                                         losses – sharia
             syariah                                                                               (924,274)      financing/receivables
         Saldo akhir                                                                             (3,922,680)             Ending balance




                                                                    112
Page 523
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                           12. LOANS     AND       SHARIA                   FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                                  RECEIVABLES (continued)
    g.   Cadangan         kerugian      penurunan        nilai               g.    Allowance for impairment losses (continued)
         (lanjutan)
         Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                              The movement of the Bank’s allowance for
         pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan                                 impairment losses for loans based on Stages
         Tahap (Stage) adalah sebagai berikut:                                    was as follows: (continued)
         (lanjutan)
                                                         Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                           Year ended 31 December 2023
                                         Tahap 1/            Tahap 2/          Tahap 3/         Jumlah/
                                         Stage 1             Stage 2           Stage 3           Total

         Saldo awal                         (698,596)            (272,613)        (1,838,985)   (2,810,194)          Beginning balance
           Transfer (ke)/dari Tahap 1       (113,376)              91,804)            21,572)            -)   Transfer (to)/from Stage 1
           Transfer (ke)/dari Tahap 2        227,654)            (281,368)            53,714)            -)   Transfer (to)/from Stage 2
           Transfer (ke)/dari Tahap 3          1,336)             559,675)          (561,011)            -)   Transfer (to)/from Stage 3
         Perubahan bersih pada                                                                                              Net change in
           eksposur                                                                                                           exposures
           dan pengukuran kembali            379,086)            (334,157)         (800,109)      (755,180)      and remeasurements
         Pinjaman yang baru diperoleh       (889,467)            (201,976)         (329,629)    (1,421,072)      New originated loans
         Penerimaan kembali
           pinjaman yang telah                                                                                          Recoveries from
           dihapusbukukan                           -)                  -)          (40,007)       (40,007)          loans written-off
         Penghapusbukuan selama                                                                                          Write-off during
           tahun berjalan                           -)                  -)          564,634)      564,634)                    the year
          Pinjaman yang                                                                                                     Loans which
           telah dilunasi                   251,294)             256,083)           291,299)      798,676)          have been repaid
                                                                                                                      Changes in model
         Perubahan parameter model          210,587)              13,605)            21,930)      246,122)                  parameter
         Lain-lain                                -)                   -)            12,890)       12,890)                        Others
         Saldo akhir - kerugian                                                                                      Ending balance –
             kredit ekspektasian                                                                              expected credit losses
             Bank                           (631,482)            (168,947)        (2,603,702)   (3,404,131)                     Bank
         Cadangan kerugian                                                                                                 Allowance for
             penurunan nilai –                                                                                            impairment
             pembiayaan/piutang                                                                                       losses – sharia
             syariah                                                                            (1,213,916)     financing/receivables
         Saldo akhir                                                                            (4,618,047)            Ending balance

         Pergerakan cadangan kerugian penurunan nilai                              Movement in the Bank’s allowance for
         (CKPN) Bank dari Rp 3.404.131 posisi                                      impairment losses (CKPN) from Rp 3,404,131
         31 Desember 2023 menjadi Rp 2.998.406 posisi                              as of 31 December 2023 to Rp 2,998,406 as of
         31 Desember 2024 adalah sebagai dampak dari                               31 December 2024 was due to the impact of
         beberapa kejadian berikut ini:                                            following events:

          - Penambahan CKPN yang dibentuk pada                                     - Additional of CKPN booked for corporate
            segmen korporasi sebesar Rp 83.515.                                      segment amounted to Rp 83,515.

          - Penambahan CKPN yang dibentuk pada                                     - Additional of CKPN booked for non-corporate
            segmen non-korporasi sebesar Rp 248.122.                                 segment amounted to Rp 248,122.

          - Terdapat Modifikasi pinjaman (sesuai ikhtisar                          - There are loan modifications (according to
            kebijakan akuntansi pada catatan 2.p)                                    the summary of accounting policies in the
            sebesar Rp 774.532 yang menyebabkan                                      Notes 2.p) amounted Rp 774,532 which
            penurunan nilai CKPN dibandingkan tahun                                  caused decrement in value of CKPN
            sebelumnya.                                                              compared to the previous year.

          - Review tahunan model CKPN telah dilakukan                              - Annual model assessment was conducted
            yang menyebabkan penambahan CKPN                                         which resulted in an additional CKPN of Rp
            sebesar Rp 37.170.                                                       37,170.




                                                                     113
Page 524
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                 12. LOANS     AND       SHARIA                 FINANCING/
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                        RECEIVABLES (continued)

    g.   Cadangan      kerugian     penurunan       nilai         g.    Allowance for impairment losses (continued)
         (lanjutan)

         Manajemen berpendapat bahwa cadangan                           Management believes that the allowance
         yang dibentuk   cukup    untuk    menutup                      for losses was adequate to cover impairment
         kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai                    losses on loans and sharia financing/
         pinjaman      yang      diberikan     dan                      receivables as of 31 December 2024 and 2023.
         pembiayaan/piutang syariah pada tanggal
         31 Desember 2024 dan 2023.

    h.   Pembiayaan bersama                                        h.   Joint financing

         Bank mengadakan perjanjian pembiayaan                          The bank has entered into joint financing
         bersama,        antara     lain       dengan                   agreements,      among       others    with
         PT KB Finansia Multi Finance (FMF), PT                         PT KB Finansia Multi Finance (FMF),PT Home
         Home     Credit    Indonesia    (HCI)    dan                   Credit      Indonesia       (HCI),     and
         PT    Mandiri    Utama     Finance     (MUF)                   PT Mandiri Utama Finance (MUF) (Note 44).
         (Catatan 44).

    i.   Batas  Maksimum          Pemberian      Kredit            i.   Legal Lending Limit (“LLL”)
         (“BMPK”)

         Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)                         Legal Lending Limit (LLL) in compliance with
         sesuai dengan peraturan yang telah                             OJK’s regulation was disclosed in Note 52.
         ditetapkan OJK diungkapkan pada Catatan
         52.

    j.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                  j.    Non-performing      loans         and      sharia
         piutang syariah bermasalah                                     financing/receivables
         Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                        Non-performing       loans      and      sharia
         piutang syariah bermasalah sesuai dengan                       financing/receivables in compliance with OJK’s
         peraturan yang telah ditetapkan OJK                            regulation was disclosed in Note 52.
         diungkapkan pada Catatan 52.
         Pinjaman yang diberikan pada umumnya                           Loans are generally collateralised by registered
         dijamin dengan agunan yang diikat dengan                       mortgages, mortgages or powers of attorney to
         hipotik, hak tanggungan atau surat kuasa untuk                 sell and other guarantees.
         menjual dan jaminan lainnya.
         Pada tanggal 31 Desember 2024, pinjaman                        As of 31 December 2024, loans secured
         yang diberikan yang dijamin dengan jaminan                     by cash collateral were Rp 28,236,255
         uang    tunai   adalah     Rp   28.236.255                     (31 December 2023: Rp 28,587,601).
         (31 Desember 2023: Rp 28.587.601).




                                                            114
Page 525
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG    DIBERIKAN        DAN                    12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                           (continued)

    k.   Kredit penerusan                                           k.   Channeling loans
         Bank juga menyalurkan fasilitas kredit yang                     The Bank also provides loan facilities funded by
         dananya bersumber dari Pemerintah Indonesia                     the Government of Indonesia or Bank Indonesia
         atau Bank Indonesia melalui kredit penerusan                    through channeling loans in the form of Kredit
         (channeling loan) dalam bentuk Kredit Usaha                     Usaha Tani (KUT) and Kredit Pengusaha Kecil
         Tani (KUT) dan Kredit Pengusaha Kecil
         Menengah (KPKM).                                                Menengah (KPKM).

         Saldo dari kredit penerusan tidak diakui pada                   These chanelling loans are not recognized in the
         laporan keuangan konsolidasian. Rincian saldo                   consolidated        financial       statements.
         kredit penerusan adalah sebagai berikut:                        The balances were as follows:
                                                31 Desember/December
                                               2024                2023

         Kredit Penerusan KUT                         24,687)                24,687)                  KUT Channeling Loans
         Kredit Penerusan KPKM                        16,061)                16,061)                 KPKM Channeling Loans
                                                      40,748)                40,748)

    l.   Kredit sindikasi                                           l.   Syndicated loans
         Kredit sindikasi merupakan kredit yang                          Syndicated loans represent loans provided to
         diberikan kepada nasabah berdasarkan                            customers under syndication agreements with
         perjanjian pembiayaan bersama (sindikasi)                       other banks and are generally used to support
         dengan bank-bank lain dan umumnya                               the working capital needs and investment. In
         digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal
         kerja dan investasi. Dalam kredit sindikasi,                    syndicated loans, the Bank may act as a
         Bank dapat bertindak sebagai anggota                            member and/or arranger and/or Facility Agent
         dan/atau arranger dan/atau Agen Fasilitas                       and/or Security Agent. Syndication is done with
         dan/atau Agen Jaminan. Sindikasi dilakukan                      several banks in Indonesia and/or offshore.
         dengan bank-bank di Indonesia dan/atau luar
         negeri.
         Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau                      Total participation of the Bank in syndicated
         arranger dalam kredit sindikasi diungkapkan                      loans, in which the Bank acted as a member
         pada Catatan 52.                                                 and/or arranger was disclosed in Note 52.

    m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi                        m. Agreements with insurance companies

         PT Asuransi Allianz Life Indonesia                              PT Asuransi Allianz Life Indonesia
         Pada tanggal 26 November 2008, Bank                             On 26 November 2008, the Bank entered into an
         melakukan      perjanjian    (“PKS”)     dengan                 agreement (“PKS”) with PT Asuransi Allianz Life
         PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”),                 Indonesia (“Allianz”), a third party, to cover the
         pihak ketiga, untuk melindungi Bank dari risiko                 Bank from the risk of uncollectible pension and
         kerugian tidak tertagihnya kredit pensiunan dan
         mikro dengan asuransi jiwa. Perjanjian                          micro loans with life insurance. The insurance
         Kerjasama ini mencakup 3 bagian (asuransi                       agreement consists of 3 sections (insurance for
         untuk debitur Kredit Pensiun sebelum tanggal                    pension          loan         debtors        before
         1 Desember 2008, asuransi untuk debitur                         1 December 2008, insurance for pension loan
         Kredit Pensiun sejak tanggal 1 Desember 2008,                   debtors since 1 December 2008 onwards, and
         dan asuransi untuk debitur kredit mikro) dan                    insurance for micro loan debtors) and is effective
         berlaku hingga 5 (lima) tahun sejak tanggal                     for 5 (five) years since the date of the agreement,
         perjanjian, dan kemudian dengan sendirinya                      and shall then be automatically renewed for
         diperbaharui untuk jangka waktu berikutnya                      further successive periods of each of 5 (five)
         masing-masing       5    (lima)    tahun    atau
         sebagaimana disepakati bersama oleh para                        years or as mutually agreed by both parties.
         pihak.




                                                            115
Page 526
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                       (continued)

    m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi                     m. Agreements        with    insurance     companies
       (lanjutan)                                                   (continued)

         PT Asuransi Allianz Life Indonesia (lanjutan)               PT Asuransi Allianz Life Indonesia (continued)

         Pada tanggal 1 April 2013 dilakukan perubahan               On 1 April 2013, the PKS has been amended in
         atas PKS yang dibuat dalam bentuk PKS Induk                 the form of Master Agreement (Bancassurance
         (Perjanjian Bancassurance untuk Kegiatan                    Agreement for Referral Activities) and Sub PKS
         Referensi) dan PKS turunan yang dibuat untuk                which were provided for each product of Pension
         masing-masing produk Kredit Pensiun dan                     Loan and Employee Loan.
         Kredit Pegawai.

         Sesuai       Perjanjian    Kerja   Sama                     As per Agreement No.020/RLBPM/V/2022 dated
         No.020/RLBPM/V/2022        pada  tanggal                    20 June 2022 Bank and Allianz started new
         20 Juni 2022 Bank dan Allianz mulai                         scheme insurance product for Pension Loan.
         memberlakukan skema produk asuransi yang
         baru untuk Kredit Pensiun.

         Dengan mulai berlakunya produk asuransi                     With the implementation of this Pension Loan
         Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk               insurance product, referencing existing Pension
         asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak               Loan insurance product will be discontinued
         dilakukan lagi sejak tanggal 1 Juli 2022, namun             starting from 1 July 2022. Existing Pension Loan
         masih digunakan untuk perlindungan debitur                  insurance still cover the debtors existed before
         yang sudah ada sebelum 1 Juli 2022.                         1 July 2022.

         PT Avrist Assurance                                         PT Avrist Assurance
         Pada tanggal 23 Juni 2011 Bank melakukan                    On 23 June 2011, the Bank entered an
         perjanjian dengan PT Avrist Assurance                       agreement with PT Avrist Assurance (“Avrist”), a
         (“Avrist”), pihak ketiga, untuk melindungi Bank             third party, to cover the Bank from the risk of
         dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit               uncollectible pensioners loan. The agreement is
         pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini berlaku                 effective for one year and shall then be
         selama satu tahun dan kemudian dengan                       automatically renewed for further successive
         sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu                  periods of each of one year or as mutually
         berikutnya masing-masing satu tahun atau                    agreed by both parties.
         sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
         belah pihak.
         Pada tanggal 17 September 2015, Bank dan                    On 17 September 2015, Bank and Avrist agreed
         Avrist sepakat untuk memperluas kerja sama                  to expand the agreement for Active Employee
         untuk Kredit Pegawai Aktif dan kerja sama                   Loan and this agreement was last emphasized
         tersebut    ditegaskan     terakhir   pada                  on 17 September 2019.
         17 September 2019.
         Sesuai      Perjanjian     Kerja   Sama                     As per Agreement No.017/RLBPM/III/2023 and
         No.017/RLBPM/III/2023                dan                    No.018/RLBPM/III/2023 dated 1 February 2023
         No.018/RLBPM/III/2023      pada  tanggal                    Bank and Avrist started new scheme insurance
         1 Februari 2023 Bank dan Avrist mulai                       product for Pension Loan..
         memberlakukan skema produk Asuransi yang
         baru untuk Kredit Pensiun.

         Dengan mulai berlakunya produk asuransi                     With the implementation of this Pension Loan
         Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk               insurance product, referencing existing Pension
         asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak               Loan insurance product will be discontinued
         dilakukan lagi sejak tanggal 1 Februari 2023,               starting from 1 February 2023. Existing Pension
         namun masih digunakan untuk perlindungan
         debitur    yang     sudah     ada    sebelum                Loan insurance still cover the debtors existed
         1 Februari 2023.                                            before 1 February 2023.




                                                           116
Page 527
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

12. PINJAMAN    YANG     DIBERIKAN       DAN                    12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
    PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan)                           (continued)

    m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi                         m. Agreements        with    insurance      companies
       (lanjutan)                                                       (continued)

         PT Heksa Solution Insurance                                     PT Heksa Solution Insurance
         Pada tanggal 22 Juni 2023, Bank melakukan                       On 22 June 2023, the Bank entered an
         perjanjian dengan PT Heksa Solution Insurance                   agreement with PT Heksa Solution Insurance
         (“Heksa”) sesuai Perjanjian Kerja Sama                          (“Heksa”)         as        per       agreement
         No.037/RLBSA/VI/2023, pihak ketiga, untuk                       No.037/RLBSA/VI/2023, a non-related party, to
         melindungi Bank dari risiko kerugian tidak                      cover      the     Bank      from    the     risk
         tertagihnya kredit pensiunan dan kredit                         of uncollectible pension loan and employee loan.
         pegawai. Perjanjian Kerjasama ini berlaku                       The agreement is effective untill either party
         sampai salah satu pihak menghendaki                             wishes otherwise or required by the regulation.
         sebaliknya atau dikehendaki sesuai ketentuan
         yang belaku.

         PT Asuransi Jiwa Generali                                       PT Asuransi Jiwa Generali

         Pada tanggal 22 Juni 2011, Bank melakukan                       On 22 June 2011, the Bank entered into an
         perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Generali                     agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
         (“Generali”), pihak ketiga, untuk melindungi                    (“Generali”), a third party, to cover the Bank
         Bank dari risiko kerugian tidak tertagihnya                     from the risk of uncollectible pension loans.
         kredit pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini                      The agreement is effective for one year and
         berlaku selama satu tahun dan kemudian                          shall then be automatically renewed for
         dengan sendirinya diperbaharui untuk jangka                     further successive periods of each of one
         waktu berikutnya masing-masing satu tahun                       year or as mutually agreed by both parties.
         atau sebagaimana disepakati bersama oleh
         kedua belah pihak.
         Pada tanggal 9 Oktober 2015, Bank juga                          On 9 October 2015, the Bank also entered
         melakukan perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa                    into an agreement with PT Asuransi Jiwa
         Generali (“Generali”), pihak ketiga, untuk                      Generali (“Generali”), a third party, to cover
         melindungi Bank dari risiko kredit dari pinjaman                the Bank from the credit risk of active
         pegawai aktif.                                                  employee loans.

         Perjanjian kerjasama ini berlaku selama lima                    The agreement is effective for five years and
         tahun dan kemudian secara otomatis akan                         will be automatically extended for the next
         diperpanjang untuk 5 tahun berikutnya atau                      five years or may be terminated earlier as
         dapat dihentikan lebih awal sebagaimana                         agreed by both parties. The agreement was
         disepakati bersama oleh kedua belah pihak.                      automatically extended on 9 October 2021
         Perjanjian kerjasama ini diperpanjang secara                    for the next 5 years until 9 October 2025.
         otomatis pada tanggal 9 Oktober 2021 untuk
         5 tahun berikutnya sampai dengan tanggal
         9 Oktober 2025.

         PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk                               PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
         Pada tanggal 12 Januari 2022, Bank melakukan                     On 12 January 2022, the Bank entered an
         perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Sinarmas                      agreement with PT Asuransi Jiwa Sinarmas
         MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), pihak ketiga, untuk                  MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), a non-related
         melindungi      Bank      dari     risiko    kredit              party, to cover the Bank from the risk
         dari Kredit Pemilikan Rumah. Perjanjian kerjasama                of uncollectible mortgage loan. The agreement
         ini berlaku selama tiga tahun dan sewaktu-waktu                  is effective for three years and can be
         dapat ditinjau kembali oleh masing-masing pihak.                 reviewed whenever necessary by both
         Perjanjian kerja sama ini mulai diimplementasikan                parties. The agreement was launched        at
         pada tanggal 24 Maret 2022.                                      24 March 2022.
    n.   Pinjaman       yang          diberikan       dan             n. Restructured      loans           and        sharia
         pembiayaan/piutang            syariah       yang                financing/receivables
         direstrukturisasi

         Jumlah pinjaman yang diberikan dan                              Total restructured loans and sharia financing/
         pembiayaan/piutang syariah yang telah                           receivables based on OJK grading was
         direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK                disclosed in Note 52.
         diungkapkan pada Catatan 52.


                                                               117
Page 528
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

13. PIUTANG PEMBIAYAAN                                           13. FINANCING RECEIVABLES

    Piutang pembiayaan dari PT Oto Multiartha dan                     Financing receivables from PT Oto Multiartha and
    PT Summit Oto Finance pada tanggal 31 Desember                    PT Summit Oto Finance as of 31 December 2024
    2024 dan 2023 setelah penyesuaian nilai wajar                     and 2023 after fair value adjustment due to the
    dampak dari akuisisi (sesuai catatan 1f) adalah                   impact of the acquisition (as per Notes 1f) are as
    sebagai berikut:                                                  follow:

                                                 31 Desember/December
                                                 2024             2023

    Piutang pembiayaan – bruto                   38,657,867)                    -                  Gross financing receivables
    Pendapatan pembiayaan konsumen
       yang belum diakui                          (9,225,245)                   -        Unearned consumer financing income
    Piuatang pembiayan – sebelum                                                      Financing receivables – before allowance
       cadangan kerugian penurunan nilai         29,432,622)                    -                      for impairment losses
    Dikurangi: Cadangan kerugian                                                -
       penurunan nilai                           (1,970,930)                            Less: Allowance for impairment losses
    Jumlah                                       27,461,692)                    -                                        Total

    Tingkat suku bunga kontraktual setahun:                           Contractual interest rate per annum:

                                                 31 Desember/December
                                                 2024             2023

    Mobil                                    16.98% - 22.73%                    -                                       Cars
    Motor                                    18.97% - 44.71%                    -                                 Motorcycles

    Berdasarkan jenis objek pembiayaan:                               By type of financing object:

                                                 31 Desember/December
                                                 2024             2023

    Mobil                                         15,013,816                    -                                       Cars
    Motor                                         14,418,806                    -                                 Motorcycles
    Jumlah                                        29,432,622                    -                                        Total

    Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan                        The Subsidiaries extend financing contracts with
    dengan jangka waktu 1 tahun sampai dengan 5                       terms ranging from 1 year to 5 years.
    tahun.

    Untuk memastikan kelancaran penyelesaian                          To ensure settlement of consumer financing
    piutang pembiayaan konsumen yang diberikan,                       receivable, the customers of Subsidiaries give the
    konsumen Entitas Anak memberikan Bukti                            Certificates of Ownerhip (BPKB) of the motor
    Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) atas                          vehicles financed.
    kendaraan bermotor yang dibiayai.

    Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Desember                       Financing receivables as of 31 December 2024
    2024 sebesar Rp 4.862.626, dijadikan sebagai                      amounting to Rp 4,862,626, were pledged as
    jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 23).                 collateral for borrowings (Notes 23).

    Informasi mengenai sisa periode sampai dengan                     Information regarding remaining period               to
    tanggal jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 45.                  maturity date was disclosed in Notes 45.




                                                       118
Page 529
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)                                        13. FINANCING RECEIVABLES (continued)

    Berdasarkan Tahap                                                       By stage

    Berikut adalah ringkasan perubahan nilai tercatat                       The following summarizes the movement of the
    piutang pembiayaan yang diberikan (sebelum                              carrying amount of financing receivables (before
    penyisihan kerugian kredit ekspektasian) dengan                         allowance for expected credit losses) based on
    klasifikasi biaya perolehan diamortisasi berdasarkan                    stages during the years ended 31 December 2024
    tahap (stage) selama tahun-tahun yang berakhir                          and 2023:
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                   Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                     Year ended 31 December 2024
                                  Tahap 1/             Tahap 2/          Tahap 3/            Jumlah/
                                  Stage 1              Stage 2           Stage 3              Total

    Saldo awal                               -))                   -))                -))            -))          Beginning balances
    Penambahan atas akuisisi        23,702,467             1,152,477          3,451,194      28,306,138    Addition due to acquisition
    Transfer ke Tahap 1                 (9,700)               11,184)            (1,484)              -)          Transfer to Stage 1
    Transfer ke Tahap 2                 59,527)              (60,163)               636)              -)          Transfer to Stage 2
    Transfer ke Tahap 3             (2,494,914)              (70,615)        2,565,529)               -)          Transfer to Stage 3
    Perubahan bersih pada                                                                                             Net changes in
      eksposur dan                                                                                                   exposures and
      pengukuran kembali            2,402,565)                271,070)          37,311)       2,710,946)             measurements
    Piutang pembiayaan yang                                                                                New financing receivables
      baru diperoleh               10,500,706)                      -)                 -)    10,500,706)                 originated
    Piutang pembiayaan yang                                                                                Financing receivables that
      telah dilunasi               (10,169,750)            (413,862)          (191,957)     (10,775,569)         have been repaid
    Penghapusbukuan selama
      tahun berjalan                         -)                     -)       (1,148,583)     (1,148,583)     Write-off during the year
    Lain-lain                          (40,719)               (35,978)          (84,319)       (161,016)                        Others

    Saldo akhir                    23,950,182)                854,113)       4,628,327)      29,432,622)           Ending balances

                                                   Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                     Year ended 31 December 2023
                                  Tahap 1/             Tahap 2/          Tahap 3/            Jumlah/
                                  Stage 1              Stage 2            Stage 3             Total

    Saldo awal                                 -                     -                  -              -         Beginning balances
    Transfer ke Tahap 1                        -                     -                  -              -         Transfer to Stage 1
    Transfer ke Tahap 2                        -                     -                  -              -         Transfer to Stage 2
    Transfer ke Tahap 3                        -                     -                  -              -         Transfer to Stage 3
    Perubahan bersih pada                                                                                             Net changes in
      eksposur dan                                                                                                  exposures and
      pengukuran kembali                       -                     -                  -              -            measurements
    Piutang pembiayaan yang                                                                                New financing receivables
      baru diperoleh                           -                     -                  -              -                originated
    Piutang pembiayaan yang                                                                                Financing receivables that
      telah dilunasi                           -                     -                  -              -        have been repaid
    Penghapusbukuan selama
      tahun berjalan                           -                     -                  -              -     Write-off during the year

    Saldo akhir                                -                     -                  -              -           Ending balances

    Lain-lain termasuk penyesuaian nilai wajar dampak                       Others include fair value adjustments due to the
    dari akuisisi dan amortisasi dari nilai wajar tersebut.                 impact of the acquisitions and amortization of the
    Estimasi masa manfaat adalah 18 - 31 bulan.                             fair value. Estimated useful life is 18 - 31 months.




                                                           119
Page 530
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)                                        13. FINANCING RECEIVABLES (continued)

    Berdasarkan Tahap (lanjutan)                                            By stage (continued)

    Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai                           The movement of allowance for impairment losses
    atas piutang pembiayaan selama tahun-tahun yang                         of financing receivables during the years ended
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                         31 December 2024 and 2023 was as follows:
    adalah sebagai berikut:

                                                     Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                       Year ended 31 December 2024
                                     Tahap 1/            Tahap 2/          Tahap 3/          Jumlah/
                                     Stage 1             Stage 2            Stage 3           Total

    Saldo awal                                  -)                  -)               -)               -)            Beginning balances
    Penambahan atas akuisisi              352,305)            121,316)       1,220,042)       1,693,663)     Addition due to acquisition
    Transfer ke Tahap 1                      (898)              1,495)            (597)               -)            Transfer to Stage 1
    Transfer ke Tahap 2*                  (28,259)             27,875)             384)               -)           Transfer to Stage 2*
    Transfer ke Tahap 3                  (310,908)            (42,279)         353,187)               -)            Transfer to Stage 3
    Perubahan bersih pada                                                                                               Net changes in
      eksposur dan                                                                                                     exposures and
      pengukuran kembali                  (63,361)            (21,014)       1,146,283)       1,061,908)               measurements
    Piutang pembiayaan yang                                                                                  New financing receivables
      baru diperoleh                      363,942)                  -)                -)       363,942)                    originated
    Penghapusbukuan selama
      tahun berjalan                            -)                  -)       (1,148,583)     (1,148,583)       Write-off during the year

    Saldo akhir                           312,821)             87,393)       1,570,716)       1,970,930)             Ending balances

                                                     Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                       Year ended 31 December 2023
                                     Tahap 1/            Tahap 2/          Tahap 3/          Jumlah/
                                     Stage 1             Stage 2            Stage 3           Total

    Saldo awal                                   -                   -                  -               -          Beginning balances
    Transfer ke Tahap 1                          -                   -                  -               -          Transfer to Stage 1
    Transfer ke Tahap 2*                         -                   -                  -               -         Transfer to Stage 2*
    Transfer ke Tahap 3                          -                   -                  -               -          Transfer to Stage 3
    Perubahan bersih pada                                                                                              Net changes in
      eksposur dan                                                                                                    exposures and
      pengukuran kembali                         -                   -                  -               -            measurements
    Piutang pembiayaan yang                                                                                  New financing receivables
      baru diperoleh                             -                   -                  -               -                originated
    Penghapusbukuan selama
      tahun berjalan                             -                   -                  -               -      Write-off during the year

    Saldo akhir                                  -                   -                  -               -            Ending balances

    *Termasuk kontrak yang direstrukturisasi                                                           Including restructured contracts*

    Manajemen yakin bahwa jumlah penyisihan                                 Management believes that the allowance for
    kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah cukup.                     impairment losses is adequate.




                                                             120
Page 531
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

14. BEBAN DIBAYAR DIMUKA                                         14. PREPAYMENTS
                                                 31 Desember/December
                                                 2024             2023
    Asuransi kredit                                  679,889             959,005)                              Loans insurance
    Pemeliharaan dan pembaharuan TI                  139,272             107,022)                   IT maintenance and renewal
    Promosi                                          105,609              43,279)                                     Promotion
    Sewa bangunan                                     83,730              11,531)                                Building rental
    Beban lisensi dibayar dimuka                      25,485              30,923)                            Prepaid license fee
    Lainnya                                           41,281              32,307)                                        Others
                                                   1,075,266           1,184,067)

    Beban dibayar dimuka lainnya termasuk beban dibayar               Other prepayments primarily includes prepayments
    dimuka untuk asuransi jiwa, tunjangan perumahan,                  for life insurance, housing allowance, cash
    asuransi uang tunai dan asuransi gedung.                          insurance and building insurance.

15. PERPAJAKAN                                                   15. TAXATION
    a.   Klaim pengembalian pajak                                          a.    Claims for tax refund
                                                       31 Desember/December
                                                       2024             2023
         Bank                                                                                                               Bank
         Klaim pengembalian pajak - 2002                         -                   16,972          Claim for tax refund - 2002
         Klaim pengembalian pajak - 2016                    10,358                   10,358          Claim for tax refund - 2016
         Klaim pengembalian pajak - 2017                     8,008                    8,008          Claim for tax refund - 2017
         Klaim pengembalian pajak - 2021                     3,544                        -          Claim for tax refund - 2021
         Klaim pengembalian pajak - 2022                     6,905                   31,804          Claim for tax refund - 2022
         Pajak penghasilan badan - 2024                    309,934                        -         Corporate income tax - 2024
         Pajak lainnya                                          95                      195                         Other taxes
                                                           338,844                   67,337
         Entitas anak                                                                                                     Subsidiary
         Klaim pengembalian pajak - 2016                   119,461                        -              Claim for tax refund - 2016
         Klaim pengembalian pajak - 2017                    21,402                        -              Claim for tax refund - 2017
         Klaim pengembalian pajak - 2019                    17,835                        -              Claim for tax refund - 2019
         Klaim pengembalian pajak - 2020                     7,066                        -              Claim for tax refund - 2020
         Klaim pengembalian pajak - 2022                    21,322                        -              Claim for tax refund - 2022
                                                           187,086                        -
                                                           525,930                   67,337

    b.   Utang pajak                                                  b.        Taxes payable
                                                       31 Desember/December
                                                       2024            2023
         Pajak penghasilan badan:                                                                          Corporate income taxes:
         Bank                                                                                                                 Bank
         - Pasal 25                                          45,090                  13,861                             Article 25 -
         - Pasal 29                                               -                  59,168                             Article 29 -
         Entitas anak                                                                                                    Subsidiary
         - Pasal 25                                           9,710                  29,385                             Article 25 -
         - Pasal 29                                          23,370                   5,466                             Article 29 -
                                                             78,170                 107,880
         Dipindahkan                                         78,170                 107,880                           Carry forward




                                                       121
Page 532
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                        15. TAXATION (continued)

    b.   Utang pajak (lanjutan)                                        b.   Taxes payable (continued)

                                                       31 Desember/December
                                                       2024             2023

         Pindahan                                             78,170            107,880                          Carried forward

         Pajak lainnya:                                                                                             Other taxes:
         Bank                                                                                                               Bank
         - Pasal 23, 26 dan 4(2)                              97,785              83,080                Article 23, 26 and 4(2) -
         - Pasal 21                                            8,353              27,421                              Article 21 -
         - Pajak pertambahan nilai                            10,637               3,487                       Value added tax -
         Entitas anak                                                                                                 Subsidiary
         - Pasal 23, 26 dan 4(2)                              14,096              9,183                 Article 23, 26 and 4(2) -
         - Pasal 21                                           10,521              6,832                               Article 21 -
         - Pajak pertambahan nilai                             6,298                 35                        Value added tax -
                                                             147,690            130,038

                                                             225,860            237,918

    c.   Beban pajak penghasilan                                       c.   Income tax expense
                                                      31 Desember/December
                                                      2024            2023
         Pajak penghasilan:                                                                                       Income taxes:
         - Kini                                                                                                       Current -
             Bank                                          204,267             515,697)                                Bank
             Entitas anak                                  291,843             411,468)                            Subsidiary
         - Penyesuaian terhadap      beban                                                                  Adjustment to prior -
           pajak tahun-tahun sebelumnya                                                                            tax expense
            Bank                                               100               18,304                                 Bank
                                                                                      )
         - Tangguhan – Pembentukan                                                         Deferred – Origination of temporary -
            perbedaan temporer                                                                                    differences
            Bank                                           306,144             (58,109)                                  Bank
            Entitas anak                                   101,879            (112,162)                            Subsidiary
         Jumlah beban pajak penghasilan                    904,233             775,198)              Total income tax expenses

         Rekonsiliasi     antara    laba    akuntansi                       The reconciliation between consolidated
         konsolidasian sebelum pajak penghasilan dikali                     accounting profit before income tax multiplied by
         tarif pajak yang berlaku dengan beban pajak                        the prevailing tax rate and consolidated income
         penghasilan konsolidasian adalah sebagai                           tax expense was:
         berikut:
                                                    Tahun berakhir 31 Desember/
                                                      Year ended 31 December
                                                      2024               2023
         Laba akuntansi konsolidasian sebelum                                              Consolidated accounting profit before
            pajak penghasilan                         4,120,473)              3,457,682)                         income tax
         Ditambah:                                                                                                         Add:
         Pendapatan dividen dari Entitas Anak           422,706)                498,815)      Dividend income from Subsidiary
                                                      4,543,179)              3,956,497)
         Tarif pajak                                       22%)                    22%)                                 Tax rate
         Pajak dihitung dengan tarif pajak                 999,500)             870,430)               Tax calculated at tax rate
         Perbedaan permanen dengan tarif pajak                                                Permanent differences at tax rate:
           - Bank                                          (92,561)            (109,265)                              Bank -
           - Entitas anak                                   (2,806)              (4,271)                        Subsidiary -
         Penyesuaian terhadap beban pajak tahun-                                                    Adjustments to prior year’s
         tahun sebelumnya                                      100)              18,304)                        tax expense
         Beban pajak penghasilan konsolidasian             904,233)             775,198)      Consolidated income tax expense




                                                       122
Page 533
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                         15. TAXATION (continued)
    c.   Beban pajak penghasilan (lanjutan)                             c.   Income tax expense (continued)
         Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian                    The reconciliation between consolidated
         sebelum pajak penghasilan dan penghasilan                           accounting profit before income tax and taxable
         kena pajak Bank adalah sebagai berikut:                             income of the Bank was as follows:
                                                       Tahun berakhir 31 Desember/
                                                         Year ended 31 December
                                                        2024                   2023
         Laba akuntansi konsolidasian sebelum                                                Consolidated accounting profit before
            pajak penghasilan                            4,120,473)            3,457,682)                          income tax
         Ditambah (dikurangi):                                                                                        Add (less):
         Pendapatan dividen dari Entitas Anak               422,706)             498,815)       Dividend income from Subsidiary
             Laba Entitas Anak sebelum pajak
               penghasilan                              (1,802,398)           (1,379,894)   Subsidiary’s profit before income tax
         Laba akuntansi sebelum pajak                                                               Accounting profit before income
            penghasilan (Bank saja)                      2,740,781)            2,576,603)                          tax (Bank only)
         Perbedaan temporer:                                                                               Temporary differences:
             Penyisihan kerugian aset produktif -                                            Allowance for impairment losses on
               pinjaman yang diberikan                  (1,021,375)              382,098)                earning assets - loans
             Modifikasi arus kas kontraktual                                                     Modification of loans contractual
               pinjaman yang diberikan                    (294,907)              (14,003)                             cash flows
             Beban penyusutan                               (2,920)             (110,481)                 Depreciation expenses
             Bonus direksi                                   8,277)                6,426)                     Bonus for directors
             Beban atas imbalan pascakerja                 (98,128)              (10,404)    Post-employment benefit expenses
             Akrual, bonus, tantiem dan imbalan                                              Accruals, bonus, tantiem and other
               jangka panjang lainnya                       17,486)               10,496)        long-term - employee benefits
             Jumlah perbedaan temporer                  (1,391,567)              264,132)            Total temporary differences
         Perbedaan permanen:                                                                             Permanent differences:
            Beban/(penghasilan) yang tidak
             dapat dikurangkan/dikenakan -                                                         Non-deductible/(non-taxable)
             pajak - bersih                               (420,726)             (496,659)            expenses/incomes - net
         Penghasilan kena pajak Bank                       928,488)            2,344,076)             Taxable income of the Bank

    d.   Perhitungan   beban    pajak  kini dan                         d.   The computation of current tax expense and
         kekurangan pembayaran pajak penghasilan                             corporate income tax underpayment was as
         badan adalah sebagai berikut:                                       follows:
                                                    Tahun berakhir 31 Desember/
                                                      Year ended 31 December
                                                       2024              2023
         Penghasilan kena pajak:                                                                                  Taxable income:
            Bank                                          928,488            2,344,076)                                  Bank
            Entitas Anak                                1,326,558            1,870,310)                             Subsidiary
                                                        2,255,046            4,214,386)
         Beban pajak kini:                                                                                    Current tax expense:
            Bank                                         204,267              515,697)                                     Bank
            Entitas Anak                                 291,843              411,468)                               Subsidiary
                                                         496,110              927,165)

         Dikurangi:                                                                                                           Less:
         Pajak dibayar dimuka pasal 25:                                                                    Prepaid taxes article 25:
            Bank                                         514,201              (456,529)                                   Bank
            Entitas Anak                                 258,966              (406,002)                              Subsidiary
                                                         773,167              (862,531)

         (Kelebihan) kekurangan pembayaran                                                                   Corporate income tax
            pajak penghasilan badan                                                                       (over) under payment
            pasal (28) 29:                                                                                        article (28) 29:
            Bank                                        (309,934)              59,168)                                      Bank
            Entitas anak                                  32,877)               5,466)                                 Subsidiary
                                                        (277,057)              64,634)




                                                          123
Page 534
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                    15. TAXATION (continued)
    e.   Sesuai dengan peraturan perpajakan di                   e.   Under the taxation laws of Indonesia, the Group
         Indonesia,     Grup       menghitung       dan               calculates and submits individual company tax
         melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap                    returns (submission of consolidated income tax
         perusahaan sebagai suatu badan hukum yang                    computation      is   not     allowed)    on  a
         terpisah   (pelaporan     pajak    penghasilan               self-assessment basis. The tax authorities may
         konsolidasian       tidak       diperbolehkan)               assess/amend taxes within the statute of
         berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus                   limitations under prevailing regulations.
         dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak
         tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
         peraturan yang berlaku.
         Manajemen        mempertahankan      posisi                  Management vigorously defends the Group’s tax
         perpajakan Grup yang diyakini berdasarkan                    positions which are believed to be grounded on
         pada teknik dasar yang kuat, sesuai dengan                   sound technical basis, in compliance with the tax
         peraturan perpajakan dan upaya manajemen                     regulations and management’s efforts to
         dalam mengantisipasi kemungkinan risiko                      anticipate possible future tax exposure.
         timbulnya pajak di masa depan.
         Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                    The above calculation of income tax for the year
         tahun    yang     berakhir  pada   tanggal                   ended 31 December 2024 was a preliminary
         31 Desember 2024 di atas adalah suatu                        estimate made for accounting purposes.
         perhitungan sementara yang dibuat untuk
         tujuan akuntansi.
         Laba kena pajak yang diperoleh dari laba                     Taxable income which was obtained from
         sebelum pajak secara komersial setelah                       commercial profit before tax after fiscal
         dilakukan koreksi fiskal sesuai dengan                       correction in accordance with applicable tax
         ketentuan perpajakan yang berlaku akan                       regulation will be the basis for calculating and
         menjadi dasar dalam perhitungan dan                          preparing the Bank’s and Subsidiaries’ Annual
         pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan                  Corporate Income Tax Returns (SPT).
         PPh Badan Bank dan Entitas Anak.
         Peraturan Menteri Keuangan No.136 Tahun                      Minister of Finance Regulation No. 136 Year
         2024 (“PMK-136/2024”) telah ditetapkan                       2024     (“MOF-136/2024”)     was   enacted
         31 Desember 2024 dan berlaku efektif                         31 December 2024 and effective starting
         1 Januari 2025.                                              1 January 2025.

         Grup menerapkan pengecualian sementara                       The Group has applied a mandatory temporary
         yang diwajibkan PSAK 212 sehubungan                          relief as per PSAK 212 from the deferred tax
         dengan akuntansi pajak tangguhan yang terkait                accounting for the impacts of the Pillar Two top-
         dengan pajak tambahan Pilar Dua.                             up tax.

         Grup berada dalam proses menilai eksposur                    The Group is in the process of assessing the
         terhadap PMK- 136/2024. Karena kompleksitas                  exposure to the MOF-136/2024. Following the
         dalam menerapkan PMK- 136/2024, dampak                       complexities in applying the MOF-136/2024, the
         kuantitatif dari PMK-136/2024 yang telah                     quantitative    impact     of  the     enacted
         ditetapkan belum dapat diestimasi secara                     PMK-136/2024 is not yet reasonably estimable.
         wajar.

         Perhitungan perpajakan untuk tahun yang                      Tax    calculation   for the   year    ended
         berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan                      31 December 2023 is in accordance with Bank’s
         SPT tahunan Bank.                                            annual tax return (SPT).




                                                       124
Page 535
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                      15. TAXATION (continued)

    f.   Aset (liabilitas) pajak tangguhan                                          f.        Deferred tax assets (liabilities)

         Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan                                       Details of deferred tax assets (liabilities) of the
         Grup adalah sebagai berikut:                                                         Group was as follows:
                                                              Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                                Year ended 31 December 2024
                                                                             Dikreditkan          Dikreditkan
                                                        Penambahan         (Dibebankan)        (Dibebankan) ke
                                             Saldo      atas akuisisi/      ke laba rugi/           ekuitas/
                                             awal/        Addition            Credited             Credited      Saldo akhir/
                                           Beginning       due to           (Charged) to         (Charged) to      Ending
                                            balance      acquisition       profit or loss            equity        balance

         Bank                                                                                                                                             Bank
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai atas aset                                                                                               Allowance for impairment
           keuangan                          267,898)                -)         (224,702)                  -)         43,196)   losses on financial assets
         Modifikasi arus kas kontraktual                                                                                                Modification of loans
           pinjaman yang diberikan            64,880)                -)          (64,880)                  -)              -)       contractual cash flows
                                                                                                                                        Short-term employee
         Imbalan kerja jangka pendek          71,047)                -)            1,400)                  -)         72,447)                      benefits
         Imbalan pascakerja dan                                                                                                            Post-employment
            imbalan kerja jangka                                                                                              benefits and other long-term
            panjang                           28,178)                -)          (21,094)             (3,670)          3,414)           employee benefits
         (Keuntungan) kerugian yang
            belum direalisasi dari efek-                                                                                           Unrealized (gains) losses
            efek yang diukur pada nilai                                                                                          on securities measured at
            wajar melalui penghasilan                                                                                              fair value through other
            komprehensif lain                   (790)                -)                  -)           (2,710)         (3,500)      comprehensive income
         Aset tetap (termasuk aset hak                                                                                                Fixed assets (including
            guna)                            (59,948)                -)            6,442)                  -)        (53,506)           right-of-use assets)
         Liabilitas sewa                      66,043)                -)           (7,084)                  -)         58,959)                   Lease liabilities
         Lain-lain                             4,252)                -)            3,774)                  -)          8,026)                              Others
         Aset (liabilitas) pajak                                                                                                           Deferred tax assets
            tangguhan – bersih               441,560)                -)         (306,144)             (6,380)       129,036)                 (liabilities)- net

         Entitas Anak                                                                                                                         Subsidiaries
         PT Bank BTPN Syariah Tbk            273,592)              -)            (44,156)             (2,727)       226,709)     PT Bank BTPN Syariah Tbk
         PT Oto Multiartha                         -)          9,344)              1,368)             (6,916)         3,796)              PT Oto Multiartha
         PT Summit Oto Finance                     -)         93,919)            (32,948)             (7,565)        53,406)        PT Summit Oto Finance
         Aset (liabilitas) pajak                                                                                                        Deferred tax assets
           tangguhan – bersih                273,592)        103,263)            (75,736)            (17,208)       283,911)              (liabilities)- net

         Eliminasi dampak                                                                                                           Elimination the impact of
            penyesuaian nilai wajar                -)                                                                (42,544)        fair value adjustment

         Total aset (liablitas) pajak                                                                                             Total deferred tax assets
                                             715,152)                                                               370,403)
           tangguhan - bersih                                                                                                               (liabilities)- net




                                                                     125
Page 536
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                              15. TAXATION (continued)

    f.   Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan)                                      f.   Deferred tax assets (liabilities) (continued)

         Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan                                         Details of deferred tax assets (liabilities) of the
         Grup adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                Group was as follows: (continued)
                                                                         Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                                           Year ended 31 December 2023
                                                                        Dikreditkan
                                                                     (Dibebankan) ke       Dikreditkan
                                                                         laba rugi/      (Dibebankan) ke
                                                   Saldo awal/            Credited            ekuitas/
                                                   Beginning           (Charged) to    Credited (Charged)          Saldo akhir/
                                                    balance            profit or loss        to equity            Ending balance

         Bank                                                                                                                                                         Bank
         Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                    Allowance for impairment
           atas aset keuangan                           183,836)                 84,062)                  -)                267,898)       losses on financial assets
         Modifikasi arus kas kontraktual                                                                                                            Modification of loans
           pinjaman yang diberikan                       67,960)                 (3,080)                  -)                 64,880)           contractual cash flows
                                                                                                                                                    Short-term employee
         Imbalan kerja jangka pendek                     62,480)                  8,567)                  -)                 71,047)                             benefits
                                                                                                                                                       Post-employment
         Imbalan pascakerja dan imbalan                                                                                                  benefits and other long-term
            kerja jangka panjang                          9,522)                 (1,490)           20,146)                   28,178)                employee benefits
         (Keuntungan) kerugian yang belum                                                                                                     Unrealized (gains) losses
            direalisasi dari efek-efek yang                                                                                                on securities measured at
            diukur pada nilai wajar melalui                                                                                                   fair value through other
            penghasilan komprehensif lain                 2,187)                      -)            (2,977)                     (790)         comprehensive income
         Aset tetap (termasuk aset hak guna)                                                                                                     Fixed assets (including
            (a)
                                                        (30,265)                (29,683)                  -)                (59,948)            right-of-use assets) (a)
         Liabilitas sewa (a)                             78,791)                (12,748)                  -)                 66,043)                   Lease liabilities (a)
         Lain-lain                                        9,896)                 (5,644)                  -)                  4,252)                                 Others
         Aset (liabilitas) pajak tangguhan –                                                                                                         Deferred tax assets
            bersih                                      384,407)                 39,984)           17,169)                  441,560)                   (liabilities)- net

         Entitas Anak                                                                                                                                       Subsidary
         PT Bank BTPN Syariah Tbk                       160,622)                112,934)                36)                 273,592)       PT Bank BTPN Syariah Tbk
         Aset (liabilitas) pajak tangguhan –                                                                                                      Deferred tax assets
           bersih                                       160,622)                112,934)                36)                 273,592)                (liabilities)- net

         Total aset (liablitas) pajak                                                                                                        Total deferred tax assets
                                                        545,029                 152,918             17,205                  715,152
           tangguhan - bersih                                                                                                                        (liabilities)- net

            (a): Bank menetapkan pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas                    (a): The Bank applied deferred tax related to assets and liabilities arising
                 yang timbul dari satu transaksi (Amandemen PSAK 212) mulai                          from a single transaction (Amendments to PSAK 212) starting from
                 dari tanggal 1 Januari 2023 dan menyajikan kembali komparasi                        1 January 2023 and restate the comparative as of
                 31 Desember 2022. Setelah amandemen tersebut, Bank                                  31 December 2022. Following the amendment, the Bank has
                 mengakui aset pajak tangguhan tersendiri sehubungan dengan                          recognized a separate deferred tax asset in relation to its lease
                 liabilitas sewa dan kewajiban pajak tangguhan sehubungan                            liabilities and a deferred tax liability in relation to its right-of-use
                 dengan aset hak guna nya.                                                           assets.




                                                                            126
Page 537
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                    15. TAXATION (continued)

    g.   Surat ketetapan pajak                                   g. Tax assessment letters

         Sebelum penggabungan usaha (Catatan                         Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
         1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak                   following tax assessments:
         sebagai berikut:

         Tahun pajak 2002                                            Fiscal year 2002

         Pada bulan Februari 2011, BSMI mengajukan                   In February 2011, BSMI filed an appeal to the Tax
         gugatan baru ke Pengadilan Pajak untuk                      Court to get interest compensation related with
         memperoleh    kompensasi      bunga   terkait               2002 tax assessment which was won by BSMI.
         pemeriksaan pajak tahun 2002            yang                On 22 September 2011, BSMI won its appeal to
         dimenangkan oleh BSMI. Pada tanggal                         the Tax Court.
         22 September 2011, BSMI memenangkan
         gugatan ke Pengadilan Pajak tersebut.

         Pada bulan Januari 2012, DJP mengajukan                     In January 2012, DGT filed a judicial review to the
         permohonan kasasi kepada Mahkamah Agung                     Supreme Court to revoke the decision of the Tax
         untuk membatalkan keputusan dari Pengadilan                 Court for interest compensation.
         Pajak atas imbalan bunga tersebut.

         Sehubungan dengan proses tersebut, pada                      In relation to this process, on 31 May 2023, the
         tanggal 31 Mei 2023 Majelis Mahkamah                         Assembly of the Supreme Court has announced
         Agung mengumumkan keputusan menolak                          the decision to reject the DGT Judicial Review.
         Peninjauan Kembali dari DJP. Pada tanggal                    On 12 July 2023, the Bank has received the
         12 Juli 2023, Bank telah menerima putusan                    written formal Supreme Court decision letter.
         formal Mahkamah Agung tersebut.        Atas                  Upon the issuance of the decision, on
         putusan ini, pada tanggal 13 November 2023,                  13 November 2023, the Bank submitted request
         Bank     mengajukan     surat   permohonan                   letter for interest compensation to tax office.
         pengembalian imbalan bunga ke kantor pajak.

         Pada    tanggal 11 Desember 2023, Bank                       On 11 December 2023, the Bank received letter
         menerima surat dari kantor pajak tentang                     from tax office concerning the interest
         pemberian imbalan bunga sebesar Rp 16.972                    compensation     provision   amounting      to
         yang telah diakui dalam klaim pengembalian                   Rp 16,972 which has been recognised in claims
         pajak.                                                       for tax refund.

         Pada tanggal 16 Januari 2024, Bank telah                     On 16 January 2024, the Bank received the
         menerima imbalan bunga sebesar Rp 16.972.                    interest compensation amounting to Rp 16,972.
         dengan penerimaan imbalan bunga tersebut                     Therefore, the tax litigation for Fiscal Year 2002
         maka kasus pajak untuk Tahun Pajak 2002                      are considered completed.
         telah selesai.




                                                       127
Page 538
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                    15. TAXATION (continued)

    g.   Surat ketetapan pajak (lanjutan)                        g. Tax assessment letters (continued)

         Sebelum penggabungan usaha (Catatan                         Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
         1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak                   following tax assessments: (continued)
         sebagai berikut: (lanjutan)

         Tahun pajak 2017                                            Fiscal year 2017

         Pada tanggal 4 Februari 2021, Bank menerima                 On 4 February 2021, the Bank received tax audit
         surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk                 notice for fiscal year 2017. On 9 August 2022, the
         tahun pajak 2017. Pada tanggal 9 Agustus                    Directorate      General     of   Taxes    issued
         2022, Direktorat Jenderal Pajak mengeluarkan                Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB)
         Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB)                  amounting to Rp 8,074 along with Tax
         untuk seluruh jenis pajak dengan jumlah                     Collection     Letter    (STP)     amounting     to
         sebesar Rp 8.074, dan Surat Tagihan Pajak                   Rp 1.5. The Bank has paid the amount on
         (STP) sebesar Rp 1,5. Atas SKPKB tersebut                   7 September 2022. The Bank has submitted tax
         Bank telah melakukan pembayaran seluruhnya                  objection letter on 7 November 2022 amounting
         pada tanggal 7 September 2022. Bank telah                   to Rp 8,008.
         mengajukan permohonan surat keberatan
         pajak pada tanggal 7 November 2022 dengan
         jumlah Rp 8.008.
         Pada tanggal 31 Agustus 2023, DJP telah                     On 31 August 2023, DJP has issued objection
         mengeluarkan surat keputusan penolakan                      decision letter which rejected Bank’s objection.
         keberatan. Pada tanggal 29 November 2023                    On 29 November 2023, the Bank has submitted
         Bank     mengajukan surat banding atas                      appeal letter against such decsion letter to the tax
         keputusan keberatan tersebut ke pengadilan                  court. Until now the appeal process is still on
         pajak. Sampai saat ini proses banding tersebut              going.
         masih berlangsung.

         Sebelum penggabungan usaha (Catatan                         Before the merger (Note 1.b), SMBCI (formerly
         1.b), SMBCI (dahulu BTPN) memiliki surat                    BTPN) had the following tax assessments:
         ketetapan pajak sebagai berikut:
         Tahun pajak 2016                                             Fiscal year 2016
         Pada tanggal 28 Januari 2021, DJP                           On 28 January 2021, DGT issued an
         menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang                    underpayment    tax   assessment       (SKPKB)
         Bayar (SKPKB) sebesar Rp 13.155. Pada                       amounting to Rp 13,155. On 26 April 2021, the
         tanggal 26 April 2021, Bank mengajukan                      Bank submited an objection letter on the SKPKB
         keberatan atas SKPKB tersebut kepada DJP.                   to the DGT.
         Pada tanggal 10 Maret 2022, Direktorat                      On 10 March 2022, the Directorate General of
         Jenderal Pajak telah menerbitkan 2 (dua)                    Taxes has issued 2 (two) decision regarding tax
         putusan sehubungan dengan keberatan atas                    objection of tax assessment letter (SKPKB) which
         SKPKB yang diajukan sebelumnya, adapun                      the Bank has applied, the result of the decision
         hasil keputusan mengabulkan sebagian                        grants part of the objection therefore the amount
         keberatan sehingga pajak yang terhutang yang                of    tax      payable      is    reduced    from
         sebelumnya Rp 13.155 menjadi Rp 10.358,                     Rp 13,155 to Rp 10,358, with regards to the
         atas keputusan ini, Bank mengajukan proses                  objection decision, the Bank has applied for
         banding pada pengadilan pajak yang                          appeal process in tax court on 8 June 2022. Until
         telah     disampaikan      pada       tanggal               now, the Bank has not yet received the decision
         8 Juni 2022. Sampai saat ini, Bank belum                    from tax court.
         menerima putusan dari pengadilan pajak.




                                                       128
Page 539
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


15. PERPAJAKAN (lanjutan)                                    15. TAXATION (continued)

    g.   Surat ketetapan pajak (lanjutan)                        g. Tax assessments letters (continued)

         Setelah penggabungan usaha (Catatan 1.b),                   After the merger (Note 1.b), SMBCI (formerly
         SMBCI (dahulu BTPN) memiliki surat                          BTPN) had the following tax assessments:
         ketetapan pajak sebagai berikut:

         Tahun Pajak 2022                                            Fiscal Year 2022

         Pada tanggal 19 Maret 2024, Kantor Pajak                    On 19 March 2024, Tax office issued a Corporate
         menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih                     Income Tax Determination Letter (SKPLB) to
         Bayar (SKPLB) PPh Badan sebesar Rp 26.542                   amounting to Rp 26,542 and Value added Tax
         dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar PPN                  Determination letter amounting of Rp 1,328 and
         sebesar Rp 1.328 dan Pajak Penghasilan                      other income tax amounting to Rp 290 and VAT
         lainnya sebesar Rp 290 serta Surat Tagihan                  Tax Bill (STP) amounting of Rp 25.
         Pajak (STP) PPN sebesar Rp 25.

         Pada tanggal 4 Juni 2024, Bank telah                        On 4 June 2024, the Bank has paid such tax
         melakukan pembayaran pajak atas surat                       assessment letter (SKPKB).
         ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB)
         tersebut.

         Pada tanggal 7 Juni 2024, Bank mengajukan                   On 7 June 2024, the Bank submited objection
         keberatan atas surat ketetapan pajak di atas.               letters on the tax assesssments.Until now, the
         Sampai saat ini proses keberatan masih                      objection proses is still ongoing.
         berlangsung.

         Tahun Pajak 2021                                            Fiscal Year 2021

         Pada tanggal 9 Desember 2024, Bank telah                     On 9 December 2024, Bank has received Tax
         menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar                  Assessment Letter on Corporate Income Tax,
         atas PPh Badan, Pemotongan PPh Pasal 4 ayat                  Withhodling Tax article 4 (2) and Value Added
         (2) dan Pajak Pertambahan Nilai. Pada tanggal                Tax. On 19 December 2024, Bank has paid the
         19 Desember 2024, Bank telah membayar
         kurang bayar pajak sebesar Rp 3.684. Bank                    tax underpayment for amounting to Rp 3,684.
         akan mengajukan Surat Keberatan ke kantor                    The Bank will submit the tax objection letter to
         pajak sebesar Rp 3.544.                                      tax authority amounting to Rp 3,544.




                                                       129
Page 540
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

16. ASET TETAP                                                                              16. FIXED ASSETS

    Aset tetap terdiri dari:                                                                       Fixed assets consist of the following:
                                                                     Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                                       Year ended 31 December 2024
                                               Penambahan
                                               dari akuisisi/
                              Saldo awal/        Additions                                                                                   Saldo akhir/
                              Beginning            from         Penambahan/         Pengurangan         Reklasifikasi/     Revaluasi/          Ending
                               balance          acquisition       Additions         / Deductions       Reclassification    Revaluation         balance
    Model revaluasi                                                                                                                                          Revaluation model
    Kepemilikan langsung                                                                                                                                      Direct ownership
      Tanah                    1,041,197)                   -                -                     -                   -             7,814     1,049,011                Land

    Model biaya                                                                                                                                                      Cost model
    Kepemilikan langsung                                                                                                                                       Direct ownership
      Tanah                             -             28,765                -                  (742)                   -                 -        28,023                  Land
      Gedung                     418,901)             40,885              623                (2,413)              10,981                 -       468,977              Buildings
      Kendaraan
         bermotor                254,306)            328,068           33,841           (117,344)                 12,469                 -       511,340        Motor vehicles
      Perlengkapan
         kantor                1,476,348)            430,217           78,871               (87,780)              62,996                 -     1,960,652     Office equipments
      Leasehold                                                                                                                                                      Leasehold
         improvement             589,914)             71,999           22,079               (40,715)               3,839                 -       647,116       improvement
      Aset dalam                                                                                                                                                Construction in
         pembangunan              43,875)                  -           91,915            (29,829)             (69,666)                   -        36,295            progress
                               2,783,344)            899,934          227,329           (278,823)               20,619                   -     3,652,403

      Aset hak guna            1,215,709)            218,561          149,359           (226,896)                      -                 -     1,356,733    Right-of-use assets
                               5,040,250)          1,118,495          376,688           (505,719)                 20,619             7,814     6,058,147

    Akumulasi                                                                                                                                                     Accumulated
      penyusutan                                                                                                                                                 depreciation
      Gedung                    (287,315)           (30,998)          (18,223)                2,353                    -                 -     (334,183)            Buildings
      Kendaraan
         bermotor               (167,309)           (69,523)          (63,360)               43,068                    -                 -     (257,124)        Motor vehicles
      Perlengkapan
         kantor               (1,216,486)          (350,491)         (165,315)               86,996                    -                 -   (1,645,296)     Office equipments
      Leasehold                                                                                                                                                      Leasehold
         improvement            (543,069)           (63,393)          (42,708)               40,581                    -                 -     (608,589)       improvement
                              (2,214,179)          (514,405)         (289,606)              172,998                    -                 -   (2,845,192)

      Aset hak guna             (778,259)          (144,141)         (197,217)              191,084                    -                 -     (928,533)    Right-of-use assets
                              (2,992,438)          (658,546)         (486,823)              364,082                    -                 -   (3,773,725)

                               2,047,812)                                                                                                      2,284,422
    Nilai buku bersih                                                                                                                                             Net book value


                                                                        Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                                          Year ended 31 December 2023
                                 Saldo awal/
                                 Beginning          Penambahan/        Pengurangan/             Reklasifikasi/        Revaluasi/         Saldo akhir/
                                  balance            Additions          Deductions             Reclassification       Revaluation       Ending balance
    Model revaluasi                                                                                                                                          Revaluation model
    Kepemilikan langsung                                                                                                                                      Direct ownership
      Tanah                           981,703)                  -)               (20,278)                     -)           79,772)           1,041,197)                 Land

    Model biaya                                                                                                                                                       Cost model
    Kepemilikan langsung                                                                                                                                       Direct ownership
      Gedung                          425,296)                526)            (10,599)                   3,678)                 -)             418,901)               Buildings
      Kendaraan bermotor              216,400)             58,421)            (20,515)                       -)                 -)             254,306)          Motor vehicles
      Perlengkapan kantor           1,489,714)             45,350)           (143,278)                  84,562)                 -)           1,476,348)      Office equipments
      Leasehold                                                                                                                                                      Leasehold
         improvement                  646,603)             20,582)               (86,560)                 9,289)                -)             589,914)        improvement
      Aset dalam                                                                                                                                                Construction in
         pembangunan                   56,150)             90,969)             (8,536)                  (94,708)                -)              43,875)             progress
                                    2,834,163)            215,848)           (269,488)                    2,821)                -)           2,783,344)

      Aset hak guna                 1,293,316)            157,827)           (235,434)                        -)                -)           1,215,709)     Right-of-use assets
                                    5,109,182)            373,675)           (525,200)                    2,821)           79,772)           5,040,250)

                                                                                                                                                                    Accumulated
    Akumulasi penyusutan                                                                                                                                          depreciation
      Gedung                         (276,916)            (19,095)             8,696)                         -)                -)             (287,315)              Buildings
      Kendaraan bermotor             (148,497)            (38,180)            19,368)                         -)                -)             (167,309)         Motor vehicles
      Perlengkapan kantor          (1,220,918)           (140,535)           142,376)                     2,591)                -)           (1,216,486)     Office equipments
                                                                                                                                                                     Leasehold
      Leasehold improvement          (579,699)            (40,441)            77,071)                         -)                -)             (543,069)       improvement
                                   (2,226,030)           (238,251)           247,511)                     2,591)                -)           (2,214,179)

      Aset hak guna                  (764,647)           (211,586)           197,974)                         -)                -)             (778,259)    Right-of-use assets
                                   (2,990,677)           (449,837)           445,485)                     2,591)                -)           (2,992,438)

                                    2,118,505)                                                                                               2,047,812)
    Nilai buku bersih                                                                                                                                             Net book value




                                                                                 130
Page 541
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

16. ASET TETAP (lanjutan)                                        16. FIXED ASSETS (continued)
     Rincian keuntungan penjualan aset tetap adalah                  Detail of the gain on sale of fixed assets was as
     sebagai berikut:                                                follows:
                                                   31 Desember/December
                                                   2024            2023

     Hasil atas penjualan aset tetap                   41,720)               5,877)          Proceeds from sale of fixed assets
     Nilai buku bersih                                (23,170)              (1,233)                            Net book value
     Keuntungan penjualan aset tetap                   18,550)               4,644)               Gains on sale of fixed assets

     Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang                      The right-of-use assets include the Bank’s lease
     dilakukan Bank dimana Bank menyewa bangunan                     transactions whereby the Bank leases buildings for
     untuk ruang kantor. Sewa ruang kantor secara                    its office. The leases of office space typically run for
     umum berlaku untuk periode 3 - 10 tahun.                        a period of 3 - 10 years. Some leases include an
     Beberapa      sewa      termasuk    opsi    untuk               option to renew the lease for an additional period of
     memperbaharui periode sewa dengan tambahan                      the same duration after the end of the contract term.
     durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Bank                 The Bank also leases vehicles and equipment with
     juga menyewa kendaraan dan peralatan dengan                     contract terms of 2 - 5 years, apartments, and
     periode kontrak 2 - 5 tahun, apartemen dan rumah                employee residences with contract terms of 2 years
     dinas dengan periode kontrak 2 tahun, dan                       and IT equipment and machinery with contract terms
     peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak                   of 3 - 5 years.
     3 - 5 tahun.
     Aset hak-guna juga meliputi transaksi sewa yang                 The right-of-use assets also include the Subsidiary’s
     dilakukan Entitas Anak dimana Entitas Anak                      lease transactions whereby the Subsidiary
     menyewa bangunan untuk ruang kantor. Sewa                       leases buildings for its office. The leases of
     ruang kantor secara umum berlaku untuk periode                  office space typically run for a period of
     3 - 10 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi untuk                 3 - 10 years. Some leases include an option to renew
     memperbaharui periode sewa dengan tambahan                      the lease for an additional period of the same
     durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Entitas              duration after the end of the contract term. The
     Anak juga menyewa kendaraan dan peralatan                       Subsidiary also leases vehicles and equipment with
     dengan periode kontrak 3 - 5 tahun dan peralatan                contract terms of 3 - 5 years and IT equipment and
     IT dan mesin dengan periode kontrak 3 - 5 tahun.                machinery with contract terms of 3 - 5 years.
     Aset dalam pembangunan pada tanggal                             Assets under construction as of 31 December 2024
     31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing                         and 2023 amounted to Rp 36,295 and
     sebesar Rp 36.295 dan Rp 43.875 merupakan                       Rp 43,875, respectively, related to buildings that
     gedung yang disewa dari pihak ketiga dan masih                  were rented from third parties but was still in the
     dalam tahap renovasi dan perlengkapan kantor                    renovation progress and office equipments that were
     yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi                   still under construction. Those constructions are
     tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun                   estimated to be completed in 2024 with current
     2024 dengan persentase penyelesaian adalah                      percentages of completion between 15% - 93% as of
     antara 15% - 93% pada tanggal 31 Desember 2024                  31 December 2024 (31 December 2023: 45% - 55%).
     (31 Desember 2023: 45% - 55%).
     Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset                    As of 31 December 2024 and 2023, fixed assets,
     tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada                except for land, have been insured by the third party
     perusahaan asuransi pihak ketiga (disajikan                     insurance companies (presented at sum insured):
     sebesar nilai pertanggungan):
                                                   31 Desember/December
                                                   2024            2023

     PT Asuransi MSIG Indonesia                       820,156           1,091,423)                PT Asuransi MSIG Indonesia
     PT Asuransi Sinar Mas                            213,247                   -)                     PT Asuransi Sinar Mas
     PT Zurich General Takaful Indonesia              180,846             178,786)         PT Zurich General Takaful Indonesia
     PT Asuransi Tokio Marine                           2,602                   -)                   PT Asuransi Tokio Marine
    Jumlah                                          1,216,851           1,270,209)                                        Total

     Nilai buku untuk aset yang diasuransikan pada                   The book value of the assets insured as of
     tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                        31 December 2024 and 2023 is Rp 540,474 and
     sebesar Rp 540.474 dan Rp 767.559.                              Rp 767,559.




                                                       131
Page 542
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

16. ASET TETAP (lanjutan)                                     16. FIXED ASSETS (continued)
    Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan                    The Group believes that the insurance coverage is
    asuransi cukup untuk menutup kemungkinan kerugian             adequate to cover possible losses arising from the
    dari aset tetap tersebut.                                     fixed assets.
    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup                  As of 31 December 2024 and 2023, the Group
    melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat,               performed a review on useful life, depreciation method
    metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan             and residual value of fixed assets and concluded that
    menyimpulkan bahwa tidak diperlukan perubahan atas            no change in these method and assumptions was
    metode dan asumsi tersebut.                                   necessary.
    Penyusutan aset tetap untuk tahun-tahun yang                  The depreciation of fixed assets for the years ended
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023               31 December 2024 and 2023 amounting to
    masing-masing sebesar Rp 289.606 dan Rp 238.251               Rp 289,606 and Rp 238,251, was charged to general
    dibebankan pada beban umum dan administrasi                   and administrative expenses (Note 37).
    (Catatan 37).
    Penyusutan aset hak guna untuk tahun-tahun yang               The depreciation of right-of-use asset for the years
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023               ended 31 December 2024 and 2023 amounting to
    masing-masing sebesar Rp 197,217 dan Rp 211.586               Rp 197,217 and Rp 211,586, respectively, was
    dibebankan pada beban umum dan administrasi                   charged to general and administrative expenses
    (Catatan 37).                                                 (Note 37).
    Pada tanggal 31 Desember 2024, aset tetap yang                As of 31 December 2024, fixed assets that have been
    sudah disusutkan penuh namun masih digunakan                  fully depreciated but were still in use to support the
    untuk menunjang aktivitas operasi Grup adalah                 Group’s     operational   activities   amounted      to
    sebesar Rp 2.140.637 (31 Desember 2023:                       Rp 2,140,637 (31 December 2023: Rp 1,414,538).
    Rp 1.414.538).
    Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat               The Group’s management believes that there was no
    indikasi adanya penurunan nilai atas aset tetap pada          indication of impairment in the value of fixed assets as
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                            of 31 December 2024 and 2023.
    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tidak                 As of 31 December 2024 and 2023, there was no fixed
    terdapat aset tetap yang digunakan sebagai jaminan            asset pledged as collateral and no limitation on the
    dan semua aset tetap tidak dibatasi kepemilikannya.           ownership of fixed assets.
    Revaluasi tanah                                               Revaluation of land
    Penilaian terakhir atas tanah terakhir dilakukan oleh         The latest valuations of land were last perfomed by
    Bank untuk periode berakhir 30 September 2023 oleh            Bank for period ended 30 September 2023 by KJPP
    KJPP Susan Widjojo dan Rekan, penilai properti                Susan Widjojo dan Rekan, an external independent
    independen eksternal yang telah terdaftar di OJK,             property appraiser which are registered with OJK, who
    yang memenuhi kualifikasi profesional dan                     fulfills the professional qualifications and experience in
    berpengalaman di lokasi dan kategori aset yang                the location and category of the assets being valued,
    dinilai, dengan nomor laporan 00341/2.0068-                   with          report       number          00341/2.0068-
    00/PI/07/0525/1/XII/2023 tanggal 7 Desember 2023.             00/PI/07/0525/1/XII/2023 dated 7 December 2023.
    Penilaian atas tanah dilakukan oleh Entitas Anak              The valuations of land were perfomed by Subsidiary
    pada tahun 2024 oleh KJPP Susan Widjojo dan                   for period 2024 by KJPP Susan Widjojo dan Rekan, an
    Rekan, penilai properti independen eksternal yang             external independent property appraiser which are
    telah terdaftar di OJK, yang memenuhi kualifikasi             registered with OJK, who fulfills the professional
    profesional dan berpengalaman di lokasi dan kategori          qualifications and experience in the location and
    aset yang dinilai. Dilakukan pembukuan atas surplus           category of the assets being valued. The surplus on
    revaluasi aset tanah pada tahun 2024.                         revaluation of land will be recorded in 2024.
    Penilaian dilakukan berdasarkan POJKRI No.                    Valuations were performed based on POJKRI No.
    28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian               28/POJK.04/2021 about Valuation and Presentation of
    Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, serta              Property Valuation Reports in the Capital Market, as
    Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian             well as the Indonesian Appraisal Code of Ethics and
    Indonesia Edisi VII tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-         Indonesian Valuation Standards VII Edition 2018
    2018). Metode penilaian yang dipakai adalah metode            (KEPI & SPI VII Edition-2018). The valuation method
    data pasar. Elemen-elemen yang digunakan dalam                used was market value approach. Elements used in
    perbandingan data untuk menentukan nilai wajar aset           data comparison to determine fair value of assets,
    antara lain:                                                  among others were as follows:
    a) Jenis dan hak yang melekat pada properti                   a) Types and rights attached to the property
    b) Karakteristik tanah                                        b) Land characteristics
    c) Kondisi pasar                                              c) Market condition
    d) Kondisi ekonomi                                            d) Economy condition
    e) Letak dan waktu                                            e) Location and time




                                                        132
Page 543
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

16. ASET TETAP (lanjutan)                                                      16. FIXED ASSETS (continued)
    Revaluasi tanah (lanjutan)                                                     Revaluation of land (continued)
    Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan                                      Fair values are determined using the following
    hierarki dan input-input yang digunakan dalam                                  hierarchy of input used in the valuation techniques for
    teknis penilaian untuk aset non-keuangan:                                      non-financial assets:
    - Level 1: Input yang berasal dari harga kuotasian                             - Level 1: Inputs that are derived from quoted prices
    (tanpa penyesuaian) dalam pasar aktif untuk aset                               (unadjusted) in active markets for identical assets.
    yang identik.
    - Level 2: Input selain harga kuotasian pasar dalam                            - Level 2: Inputs other than quoted market price
    level 1 yang dapat diobservasi baik secara langsung                            included in level 1 that are observable either directly
    maupun tidak langsung.                                                         or indirectly.
    - Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi.                                 - Level 3: Inputs that are unobservable

    Pengukuran nilai wajar diatas dikategorikan sebagai                            The above fair value measurement has been
    nilai wajar Level 2 berdasarkan input-input dalam                              categorized as Level 2 fair value based on the inputs
    teknik penilaian yang digunakan.                                               to the valuation technique used.

    Selisih penilaian kembali tanah pada tanggal                                   The differences arising on land of revaluation as of
    31 Desember 2024 dan 2023 dicatat sebagai                                      31 December 2024 and 2023 were recorded as gain
    keuntungan revaluasi aset tetap dan disajikan pada                             on revaluation of fixed assets and presented in other
    penghasilan komprehensif lain masing-masing                                    comprehensive income amounting to Rp 7,814 and
    sebesar Rp 7.814 dan Rp 79.772. Sampai dengan                                  Rp 79,772, respectively. Until 31 December 2024,
    31 Desember 2024, terdapat reklasifikasi revaluasi                             there is reclassification from revaluation of fixed
    aset    tetap    ke    saldo      laba     sebesar                             assets to retained earnings of Rp 19,179 caused by
    Rp 19.179 yang disebabkan oleh penjualan aset                                  sale of abandoned assets.
    terbengkalai.

    Jumlah harga perolehan tanah Grup pada tanggal                                 The acquisition cost of the Group’s land as of
    31 Desember 2024 dan 2023 sebesar Rp 80.254.                                   31 December 2024 and 2023 amounting to
                                                                                   Rp 80,254.


17. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL                                              17. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
                                                              Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                                Year ended 31 December 2024
                                             Penambahan                                                                Saldo
                              Saldo awal/    dari akuisisi/                                                            akhir/
                              Beginning     Additions from    Penambahan/      Pengurangan/       Reklasifikasi/      Ending
                               balance        acquisition      Additions        Deductions       Reclassification     balance

    Harga perolehan                                                                                                                                 Cost
    Piranti lunak              3,232,014)         986,055)          97,400)         (81,138)             325,376)    4,559,707)                 Software
    Pengembangan piranti
       lunak                     248,025)               -)         237,193)               -)            (333,526)      151,692)    Software development
    Merek dagang                       -)          61,060)               -)               -)                   -)       61,060)               Trademarks
    Hubungan pelanggan                 -)         325,061)               -)               -)                   -)      325,061)    Customer relationship
    Total aset tak berwujud    3,480,039)       1,372,176)         334,593)         (81,138)              (8,150)    5,097,520)    Total intangible assets

    Goodwill                      61,116        1,037,093)                -)              -)                    -)   1,098,209)                  Goodwill

                                                                                                                                         Accumulated
    Akumulasi amortisasi                                                                                                                amortization
    Piranti lunak             (2,451,771)         (585,495)        (376,585)         74,593)                    -)   (3,339,258)               Software
    Merek dagang                       -)                -)          (2,290)              -)                    -)       (2,290)           Trademarks
    Hubungan pelanggan                 -)                -)         (45,065)              -)                    -)      (45,065)   Customer relationship
                              (2,451,771)         (585,495)        (423,940)         74,593)                    -)   (3,386,613)

                               1,089,384)                                                                            2,809,116)
    Nilai buku bersih                                                                                                                     Net book value




                                                                      133
Page 544
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

17. ASET       TAKBERWUJUD               DAN      GOODWILL                 17. INTANGIBLE                   ASSETS         AND        GOODWILL
    (lanjutan)                                                                 (continued)
                                                      Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                        Year ended 31 December 2023
                                 Saldo awal/                                                                Saldo akhir/
                                 Beginning       Penambahan/      Pengurangan/            Reklasifikasi/      Ending
                                  balance         Additions        Deductions            Reclassification     balance

    Harga perolehan                                                                                                                                Cost
    Piranti lunak                  2,799,890)         63,154)             (31,036)               400,006)     3,232,014)                       Software
    Pengembangan piranti lunak       376,931)        273,921)                   -)              (402,827)       248,025)         Software development
    Total aset tak berwujud        3,176,821)        337,075)             (31,036)                (2,821)     3,480,039)         Total intangible assets

    Goodwill                          61,116)               -)                   -)                     -       61,116)                        Goodwill
    Akumulasi amortisasi                                                                                                   Accumulated amortization
    Piranti lunak                  (2,161,199)       (316,310)            28,329)                 (2,591)    (2,451,771)                  Software

                                   1,076,738)                                                                 1,089,384)
    Nilai buku bersih                                                                                                                   Net book value

    Sisa periode amortisasi untuk piranti lunak adalah                           The remaining amortization period of software is
    1 sampai dengan 8 tahun.                                                     1 to 8 years.
    Goodwill merupakan selisih antara nilai perolehan                             Goodwill represents the difference between the cost of
    dengan nilai wajar dari aset Entitas Anak yang                                acquisition and the fair value of Subsidiary’s assets
    diakuisisi.                                                                   acquired.
    Pada 27 Maret 2024, terdapat penambahan merek                                 In 27 March 2024, there is additional trademarks,
    dagang, hubungan pelanggan, piranti lunak dan                                 customer relationship, software and goodwill.
    goodwill. Merek dagang, hubungan pelanggan dan                                Trademarks, customer relationship and software
    piranti lunak berasal dari nilai valuasi atas akuisisi PT                     derived from valuation amount of acquisition of PT Oto
    Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Goodwill                            Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Goodwill
    merupakan selisih antara nilai perolehan dengan nilai                         represents the difference between the cost of
    wajar dari aset PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto                           acquisition and the fair value of PT Oto Multiartha and
    Finance yang masing-masing diakuisisi oleh Bank                               PT Summit Oto Finances assets acquired by the Bank
    sebesar 51%.                                                                  amounted 51%, respectively.
    Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat                               The Group’s management believes that there was no
    indikasi adanya penurunan nilai aset takberwujud dan                          impairment in the value of intangible assets and
    goodwill pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                              goodwill as of 31 December 2024 and 2023.
    Amortisasi aset takberwujud untuk tahun-tahun yang                                The amortization of intangible assets for the years
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                   ended 31 December 2024 and 2023 amounted to
    masing-masing sebesar Rp 423.940 dan Rp 316.310                                   Rp 423,940 and Rp 316,310, respectively, and was
    dan dibebankan sebagai beban umum dan                                             charged to general and administrative expenses (Note
    administrasi (Catatan 37).                                                        37).

18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH                                                18.         OTHER ASSETS – NET
                                                          31 Desember/December
                                                          2024            2023
    Tagihan kredit lainnya                                     306,728)                   97,385)                        Other credit receivables
    Wesel ekspor lainnya                                       260,408)                   35,578)                                Other export bills
    Agunan yang diambil alih                                   245,620)                   91,459)                           Foreclosed collaterals
    Uang muka                                                  165,962)                   14,834)                               Advance payment
    Jaminan kontrak                                            159,467)                  244,939)                                Security deposits
    Tagihan penyelesaian surat berharga                         85,780)                   33,286)             Receivables from sales of securities
    Transaksi ATM dan transfer                                  72,881)                  105,978)                   ATM transaction and transfer
    Tagihan atas kerjasama dengan pihak                                                                            Receivables from cooperation
      ketiga                                                  65,282)                        221)                             with third parties
    Aset imbalan kerja                                        17,147)                          -)                       Employee benefit assets
    Aset dimiliki untuk dijual                                11,352)                          -)                              Asset held for sale
    Properti terbengkalai                                          -)                     21,099)                            Abandoned property
    Term Deposit DHE                                               -)                    250,201)                              DHE Term Deposit
    Lain-lain                                                219,332)                    101,986)                                          Others
                                                           1,609,959)                    996,966)
    Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan
       nilai                                                (189,329)                   (105,572)           Less: Allowance for impairment losses
                                                           1,420,630)                    891,394)




                                                                 134
Page 545
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan)                        18. OTHER ASSETS – NET (continued)

    Tagihan kredit lainnya terdiri dari tagihan bunga             Other credit receivables consist of overdue interest
    yang masih tertunggak dari debitur sebelum                    receivables from debtors prior to restructuring and
    restrukturisasi dan penalti keterlambatan bayar               penalty for late payments of loans.
    untuk pinjaman yang diberikan.

    Wesel ekspor lainnya adalah tagihan yang timbul               Other export bills are receivables from negotiation of
    dari negosiasi dokumen wesel ekspor dalam                     export bills in usance L/C transactions which have
    transaksi usance L/C yang belum diakseptasi.                  not been accepted.

    Uang muka merupakan uang muka pembelian                       Advance payment consists of advances for purchace
    inventaris, beban perjalanan dinas dan uang muka              on office supplies, business trip allowances and other
    operasional lainnya.                                          operational advances.

    Jaminan kontrak merupakan pembayaran atas uang                Security deposits represent security deposits
    jaminan sewa gedung, sewa IT dan setoran jaminan              payment on building rent, IT rent and switching agent
    lembaga switching untuk transaksi real time transfer.         pre-fund deposits for real time transfer transactions.

    Tagihan penyelesaian surat berharga merupakan                 Receivables from sales of securities represent
    tagihan yang akan diterima dari pihak ketiga atas             receivables from third parties for sales of securities
    penjualan surat berharga yang belum diselesaikan              which have not been settled at the end of the day.
    pada akhir hari.

    Transaksi ATM dan transfer terdiri dari piutang atas          ATM transaction and transfer consists of receivables
    transaksi ATM dan transfer antar bank yang akan               from ATM transaction and transfer from other banks
    diselesaikan pada hari kerja berikutnya.                      that will be settled on the following working day.

    Aset   imbalan   kerja merupakan      kelebihan               Employee benefit assets derived from overfunding in
    pendanaan pada aset program di mana terdapat                  plan asset program which provide future economic
    manfaat ekonomik masa depan untuk entitas.                    benefit to the entity.

    Term Deposit DHE adalah instrumen untuk                       DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
    memfasilitasi penempatan Dana Hasil Ekspor (DHE)              placement of Dana Hasil Ekspor (DHE) by exporters
    oleh eksportir di Bank Indonesia, dengan mekanisme            at Bank Indonesia, with a pass-on mechanism for
    pass on transaksi bank dengan nasabah (eksportir)             bank transactions with customers (exporters) to Bank
    kepada Bank Indonesia. Bank mencatat Term Deposit             Indonesia. The Bank records DHE Term Deposit in
    DHE tersebut pada akun aset lain-lain dan kewajiban           the other assets account and liabilities to customers
    kepada nasabah (eksportir) pada akun liabilitas               (exporters) in the other liabilities account with same
    lain-lain dengan nilai yang sama.                             amount.

    Lain-lain terdiri dari berbagai macam tagihan dari            Others mainly consist of various receivables from
    transaksi kepada pihak ketiga.                                transactions with third parties.




                                                        135
Page 546
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan)                            18. OTHER ASSETS – NET (continued)

    Cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain                  Allowance for impairment losses for other assets as
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dibentuk                   of 31 December 2024 and 2023 was made mainly
    sebagian besar untuk tagihan kredit lainnya.                      made for other credit receivables. The movement of
    Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan                       the allowance for impairment losses for other assets
    nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut:                      was as follows:

                                                     31 Desember/December
                                                      2024           2023

    Saldo awal                                        (105,572)           (52,507)                             Beginning balance
    Penambahan dari akuisisi                           (59,862)                 -)                     Addition due to acquisition
    Penyisihan selama                                                                                            Provision during
      tahun berjalan (Catatan 38)                      (23,895)           (53,065)                           the year (Note 38)
    Saldo akhir                                       (189,329)          (105,572)                                Ending balance

    Manajemen berpendapat bahwa cadangan yang                         Management believes that the allowance for losses
    dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan                          was adequate to cover impairment losses on other
    kerugian akibat penurunan nilai aset lain-lain pada               assets as of 31 December 2024 and 2023.
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.


19. LIABILITAS SEGERA                                             19. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY

    Seluruh liabilitas segera dengan pihak ketiga.                    All obligations due immediately were to third parties.
                                                      31 Desember/December
                                                      2024            2023
    Rupiah:                                                                                                               Rupiah:
    Titipan transaksi surat berharga                       20,771             19,844)            Unsettled securities transaction
    Hutang kepada pihak ketiga                             15,935             16,336)                     Payables to third parties
    Titipan uang notaris                                    3,032              1,296)              Unsettled notary transactions
    Titipan bagi hasil deposito                             2,142              3,943)    Unsettled profit-sharing of time deposits
    Kewajiban penutupan tabungan                                -             14,253)           Saving deposit closing obligation
    Lain-lain                                               5,976             11,363)                                       Others
                                                           47,856             67,035)
    Mata uang asing:                                                                                         Other currencies:
    Titipan transaksi surat berharga                          946              4,565)            Unsettled securities transaction
    Kewajiban penutupan tabungan                                -                  6)           Saving deposit closing obligation
    Lain-lain                                                  96                  -)                                     Others
                                                           48,898             71,606)

    Titipan transaksi surat berharga merupakan                        Unsettled securities transaction represent the
    tampungan atas uang penjualan surat berharga                      payment of securities that have not been settled.
    yang belum diselesaikan.

    Titipan uang pensiun merupakan tampungan uang                     Unsettled pension funds represent the customer’s
    pembayaran pensiun nasabah yang akan                              retirement payments that will be paid to the
    dibayarkan ke rekening nasabah.                                   customer’s bank account.




                                                        136
Page 547
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

20. SIMPANAN NASABAH                                         20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
                                                    31 Desember/December
                                                    2024            2023
    Pihak ketiga:                                                                                                Third parties:
       - Giro                                       25,495,855            26,578,680)                      Current accounts -
       - Tabungan                                   18,955,433            16,580,693)                      Savings deposits -
       - Deposito berjangka                         49,265,819            40,975,031)                          Time deposit -
       - Deposito on call                           17,679,561            13,659,076)                       Deposits on call -
                                                   111,396,668            97,793,480)
    Pihak berelasi:                                                                                            Related parties:
       - Giro                                           89,637               50,003)                       Current accounts -
       - Tabungan                                       72,353               88,170)                       Savings deposits -
       - Deposito berjangka                            134,801              106,953)                         Time deposits -
       - Deposito on call                               25,000              239,150)                        Deposits on call -
                                                       321,791              484,276)
                                                   111,718,459            98,277,756)

    Beban bunga yang masih harus dibayar               267,398              179,647)                 Accrued interest expenses
                                                   111,985,857            98,457,403)

    Berdasarkan mata uang:                                           By currency:
                                                    31 Desember/December
                                                    2024            2023
    Simpanan nasabah:                                                                                Deposits from customers:
       Rupiah                                       89,872,417            75,476,253)                                 Rupiah
       Dolar Amerika Serikat                        19,420,933            19,815,371)                   United States Dollar
       Yen Jepang                                    1,903,548             2,564,810)                          Japanese Yen
       Mata uang asing lainnya                         521,561               421,322)                Other foreign currencies
                                                   111,718,459            98,277,756)
    Beban bunga yang masih harus dibayar               267,398              179,647)                 Accrued interest expenses
                                                   111,985,857            98,457,403)

    a.   Giro                                                        a.    Current accounts
         Berdasarkan mata uang:                                             By currency:
                                                    31 Desember/December
                                                    2024            2023
         Rupiah                                     16,496,150            15,846,676)                                   Rupiah
         Dolar Amerika Serikat                       7,386,936             8,735,833)                     United States Dollar
         Yen Jepang                                  1,565,974             1,928,682)                            Japanese Yen
         Mata uang asing lainnya                       136,432               117,492)                  Other foreign currencies
                                                    25,585,492            26,628,683)
         Beban bunga yang masih harus
         dibayar                                         1,986                 5,960)                Accrued interest expenses
                                                    25,587,478            26,634,643)

         Giro Wadiah yang dikelola oleh Entitas Anak                       Wadiah current account managed by Subsidiary
         masing-masing sebesar Rp 6.793 dan                                amounted to Rp 6,793 and Rp 24,009 as of
         Rp 24.009 pada tanggal 31 Desember 2024                           31 December 2024 and 2023, respectively.
         dan 2023.




                                                       137
Page 548
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                                20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
    a.   Giro (lanjutan)                                               a.   Current accounts (continued)
         Tingkat suku bunga rata-rata giro per tahun:                       The average interest rate per annum for current
                                                                            accounts:
                                                    31 Desember/December
                                                    2024            2023

         Rupiah                                            2.04%               1.64%)                                    Rupiah
         Mata uang asing                                   1.66%               1.85%)                         Foreign currencies

         Saldo giro yang diblokir masing-masing                             Total current accounts which were blocked
         sebesar Rp 455.495 dan Rp 329.041 pada                             amounted to Rp 455,495 and Rp 329,041 as of
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                                 31 December 2024 and 2023, respectively. The
         Pemblokiran giro sebagian besar dikarenakan                        blocking of current accounts is mainly because
         giro tersebut diperuntukkan sebagai akun                           the current accounts are designated as escrow
         tampungan untuk cicilan pinjaman yang                              accounts for loan installments and as collaterals
         diberikan dan sebagai agunan pinjaman yang                         for loans.
         diberikan.

    b.   Tabungan                                                      b.   Saving deposits

         Berdasarkan jenis:                                                 By type:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Tabungan “Jenius”                        13,832,695             11,395,916)                             “Jenius” Savings
         Tabungan “Citra Pensiun”                  2,281,503              2,155,288)                     “Citra Pensiun” Savings
         Tabungan “Tepat Tabungan                                                           “Tepat Tabungan Kelompok Syariah”
           Kelompok Syariah”                       2,062,460              2,140,799)                                   Savings
         Tabungan “Se To”                            647,240                738,244)                              “Se To” Savings
         Tabungan “Pasti”                            131,140                154,263)                               “Pasti” Savings
         Tabungan “Tepat Tabungan”                    55,559                 57,010)                  “Tepat Tabungan” Savings
         Lain-lain                                    17,189                 27,343)                                        Others
                                                  19,027,786             16,668,863)
         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                     1,737                  1,499)                   Accrued interest expenses
                                                  19,029,523             16,670,362)

         Berdasarkan mata uang:                                             By currency:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Simpanan nasabah                                                                               Deposits from customers
           Rupiah                                 17,543,742             15,660,285)                                    Rupiah
           Dolar Amerikat Serikat                    806,392                543,438)                      United States Dollar
           Yen Jepang                                315,975                215,605)                             Japanese Yen
           Mata uang asing lainnya                   361,677                249,535)                   Other foreign currencies
                                                  19,027,786             16,668,863)
         Beban bunga yang masih harus
          dibayar                                      1,737                  1,499)                   Accrued interest expenses
                                                  19,029,523             16,670,362)




                                                        138
Page 549
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                               20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
    b.   Tabungan (lanjutan)                                      b.    Saving deposits (continued)
         Tingkat suku bunga rata-rata tabungan per                      Average interest rate per annum for saving
         tahun:                                                         deposits:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Rupiah                                       2.56%              1.86%)                                     Rupiah
         Mata uang asing                              1.50%              1.34%)                          Foreign currencies

         Saldo tabungan yang diblokir pada tanggal                     Total saving deposits which were blocked as of
         31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing                       31 December 2024 and 2023 amounted to
         sebesar Rp 5.772.910 dan Rp 4.384.408.                        Rp 5,772,910 and Rp 4,384,408, respectively.
         Pemblokiran    tabungan   sebagian    besar                   The blocking of saving accounts is mainly
         dikarenakan tabungan tersebut diperuntukkan                   because the saving accounts are designated as
         sebagai dana nasabah yang tidak dapat ditarik                 customer funds that cannot be withdrawn until the
         hingga tanggal jatuh tempo yang telah                         specified maturity date.
         ditentukan.

    c.   Deposito berjangka                                       c.    Time deposits

         Berdasarkan mata uang:                                         By currency:
                                                  31 Desember/December
                                                2024               2023

         Deposito berjangka                                                                                   Time Deposits
          Rupiah                                42,661,896             35,300,062)                                Rupiah
          Dolar Amerika Serikat                  6,705,975              5,673,926)                    United States Dollar
          Dolar Singapura                           23,452                 54,295)                       Singapore dollar
          Yen Jepang                                 9,297                 53,701)                         Japanese Yen
                                                49,400,620             41,081,984)
         Beban bunga yang masih harus
          dibayar                                  194,118                143,663)                Accrued interest expenses
                                                49,594,738             41,225,647)

         Berdasarkan jangka waktu:                                      By time period:
                                                  31 Desember/December
                                                2024               2023

         Hingga 1 bulan                         23,320,389             24,720,307)                           Up to 1 month
         Lebih dari 1 - 3 bulan                 16,197,359             11,175,601)                   More than 1 - 3 months
         Lebih dari 3 - 6 bulan                  5,872,338              2,601,838)                   More than 3 - 6 months
         Lebih dari 6 - 12 bulan                 3,995,992              2,570,983)                  More than 6 - 12 months
         Lebih dari 1 tahun                         14,542                 13,255)                         More than 1 year
                                                49,400,620             41,081,984)
         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                 194,118                143,663)                Accrued interest expenses
                                                49,594,738             41,225,647)




                                                       139
Page 550
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                              20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)

    c.   Deposito berjangka (lanjutan)                           c.     Time deposits (continued)

         Berdasarkan tingkat suku bunga:                               By interest rate:
                                                  31 Desember/December
                                                2024               2023

         Hingga 3%                               1,466,679               679,070)                                Up to 3%
         Lebih dari 3 - 5%                      19,361,515            25,049,460)                         More than 3 - 5%
         Lebih dari 5 - 7%                      28,572,426            15,353,454)                         More than 5 - 7%
                                                49,400,620            41,081,984)
         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                 194,118               143,663)                Accrued interest expenses
                                                49,594,738            41,225,647)

         Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk                   Average interest rate per annum for time
         deposito:                                                      deposits:
                                                  31 Desember/December
                                                2024               2023

         Rupiah                                     5.30%                  4.78%)                                   Rupiah
         Mata uang asing                            4.65%                  4.03%)                        Foreign currencies

         Saldo deposito berjangka yang diblokir atau                    Total time deposits blocked or pledged for
         dijadikan jaminan kredit pada tanggal                          collaterals of loans as of 31 December 2024 and
         31 Desember 2024 dan 2023, masing-masing                       2023 amounted to Rp 503,134 and Rp 265,002,
         sebesar Rp 503.134 dan Rp 265.002.                             respectively. The blocking of time deposits is
         Pemblokiran deposito berjangka sebagian                        mainly because the time deposits are
         besar dikarenakan deposito berjangka tersebut                  designated as collateral for loans and escrow
         diperuntukkan sebagai agunan pinjaman yang                     accounts for loan installments.
         diberikan dan sebagai akun tampungan untuk
         cicilan pinjaman yang diberikan.
         Informasi mengenai sisa periode sampai                         Information regarding remaining period          to
         dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                    maturity date was disclosed in Note 45.
         Catatan 45.

    d.   Deposito on call                                        d.     Deposits on call

         Berdasarkan mata uang:                                         By currency:

                                                 31 Desember/December
                                               2024               2023

         Deposito on call                                                                                 Deposits on call
          Rupiah                               13,170,629              8,669,230)                               Rupiah
          Dolar Amerika Serikat                 4,521,630              4,862,174)                   United States Dollar
          Yen Jepang                               12,302                366,822)                        Japanese Yen
                                               17,704,561             13,898,226)

         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                 69,557                 28,525)               Accrued interest expenses
                                               17,774,118             13,926,751)




                                                       140
Page 551
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)                              20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)

    d.   Deposito on call (lanjutan)                             d.    Deposits on call (continued)

         Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk                  Average interest rate per annum for deposits on call:
         deposito on call:

                                                 31 Desember/December
                                               2024               2023

         Rupiah                                    5.19%                  4.59%                                     Rupiah
         Mata uang asing                           4.38%                  4.33%                          Foreign currencies


21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN                             21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS

                                                 31 Desember/December
                                               2024               2023

    Pihak ketiga                                   58,472              1,253,579                               Third parties
    Pihak berelasi                                699,242              9,561,059                             Related parties
                                                  757,714             10,814,638
    Beban bunga yang masih harus
      dibayar                                           -                  7,483                  Accrued interest expenses
                                                  757,714             10,822,121

    a.   Berdasarkan jenis:                                      a.    By type:

                                                 31 Desember/December
                                               2024               2023

         Giro                                    752,714              349,438                               Current accounts
         Deposito berjangka                        5,000                2,000                                 Time deposits
         Call money                                    -           10,463,200                                    Call money
                                                 757,714           10,814,638
         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                     -                7,483                     Accrued interest expenses
                                                 757,714           10,822,121

         Tidak ada saldo simpanan dari bank-bank lain                  There were no deposits from other banks which
         yang diblokir atau dijadikan jaminan pada                     were    blocked    or     pledged    as    of
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.                            31 December 2024 and 2023.

    b.   Berdasarkan mata uang:                                  b.    By currency:

                                                31 Desember/December
                                              2024               2023

         Rupiah                                  757,714           1,576,438)                                        Rupiah
         Dolar Amerika Serikat                         -           9,238,200)                            United States Dollar
                                                 757,714          10,814,638)

         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                     -               7,483)                      Accrued interest expenses
                                                 757,714          10,822,121)




                                                       141
Page 552
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN (lanjutan)                                      21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)

    c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:                                        c.     Average interest rate per annum:

                                                                31 Desember/December
                                                               2024              2023

         Rupiah                                                                                                                                     Rupiah
           Call money                                               6.69%                     6.17%)                                          Call money
           Deposito berjangka                                       4.06%                     2.44%)                                       Time deposits
           Giro                                                     0.00%                     0.00%)                                     Current accounts

         Dolar Amerika Serikat                                                                                                        United States Dollar
           Call money                                               6.06%                     6.03%)                                         Call money

    d.   Jangka waktu:                                                                d.     Time period:

                                                                31 Desember/December
                                                               2024              2023

         Sesuai permintaan                                         752,714                   349,438)                                          On demand
         Hingga 1 bulan                                                  -                 8,592,545)                                       Up to 1 month
         Lebih dari 1 - 3 bulan                                      5,000                 1,872,655)                               More than 1 - 3 months
                                                                   757,714                10,814,638)
         Beban bunga yang masih harus
           dibayar                                                       -                     7,483)                           Accrued interest expenses
                                                                   757,714                10,822,121)

         Informasi mengenai sisa periode sampai                                              Information regarding remaining period                      to
         dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada                                         maturity date was disclosed in Note 45.
         Catatan 45.


22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN                                                   22. SECURITIES ISSUED
    Utang obligasi                                                                    Bonds payable
                                                 Peringkat/                    31 Desember/December
                                                  Rating                     2024               2023
    Nilai nominal:                                                                                                                         Nominal value:
    Bank                                                                                                                                            Bank
    - Obligasi Berkelanjutan IV                                                                                               Shelf Registered Bonds IV -
          Tahap I                                 AAA(idn)*                           -                    201,000)                            Phase I
    - Obligasi Berkelanjutan V                                                                                                Shelf Registered Bonds V -
          Tahap I                                 AAA(idn)*                    355,060                               -)                        Phase I
    - Obligasi Berkelanjutan V                                                                                                Shelf Registered Bonds V -
          Tahap II                                AAA(idn)*                  1,396,415                            -                            Phase II
                                                                             1,751,475                     201,000)
    Entitas Anak                                                                                                                               Subsidiary
    - Obligasi Berkelanjutan I Oto                                                                                              Shelf Registered Bonds I -
         Multiartha Tahap I Tahun                                                                                                    Phase I Year 2023
         2023                                     AA+(idn)**                   500,000                               -)
    - Obligasi Berkelanjutan I Oto                                                                                            Shelf Registered Bonds IV -
         Multiartha I Tahap II Tahun                                                                                                Phase II Year 2024
         2024                                    AAA(idn)**                    700,000                               -)
    Dikurangi:                                                                                                                                        Less:
    Biaya emisi yang belum                                                                                                               Unamortized bonds
         diamortisasi                                                          (11,551)                       (431)                        issuance costs
                                                                             2,939,924                     200,569)
    Ditambah:                                                                                                                                         Add:
    Beban bunga yang masih harus
         dibayar                                                                21,117                       1,514)             Accrued interest expenses
                                                                             2,961,041                     202,083)

    *) Berdasarkan peringkat dari PT Fitch Ratings Indonesia                                  *) Based on rating by PT Fitch Ratings Indonesia
    **) Berdasarkan peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia                              **) Based on rating by PT Pemeringkat Efek Indonesia




                                                                        142
Page 553
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan)                                   22. SECURITIES ISSUED (continued)
    Utang obligasi (lanjutan)                                                    Bonds payable (continued)
                                                                      31 Desember/December
                                                                    2024               2023

    Utang obligasi sesuai dengan                                                                                      Bonds payable based on
        jangka waktunya:                                                                                                       time period:
        Kurang dari 1 tahun                                            255,270                              -)            Less than 1 year
        1 – 3 tahun                                                    429,705                              -)                  1 – 3 years
        Lebih dari 3 tahun                                           2,266,500                        201,000)           More than 3 years
                                                                     2,951,475                        201,000)

    Informasi lain mengenai utang obligasi pada tanggal                         Other information relating to bonds payable as of
    31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:                           31 December 2024 and 2023 was as follows:
                                     Tingkat bunga
                        Nilai             tetap/               Tanggal
                      nominal/             Fixed             penerbitan/
       Seri/          Nominal            interest              Date of                 Jatuh tempo/                Cicilan pokok obligasi/
      Series           value                rate              issuance                   Due date                Bonds principal installment

    Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/Shelf Registered Bonds IV Phase I:

    Seri/              201,000           7.75%           27 November/                 26 November/               Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series B                                             November 2019                November 2024               tempo/Bullet payment on due date
    Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/Shelf Registered Bonds V Phase I:

    Seri/              114,755           7.00%           5 Juli/July 2024             5 Juli/July 2027           Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series A                                                                                                      tempo/Bullet payment on due date
    Seri/              240,305           7.10%           5 Juli/July 2024             5 Juli/July 2029           Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series B                                                                                                      tempo/Bullet payment on due date
    Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/Shelf Registered Bonds V Phase II:

    Seri/              429,910            6.70%           17 Desember/            17 Desember/                   Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series A                                              December 2024           December 2027                   tempo/Bullet payment on due date
    Seri/              966,505            6.95%           17 Desember/            17 Desember/                   Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series B                                              December 2024           December 2029                   tempo/Bullet payment on due date
    Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase I:

    Seri/              315,000            6.35%           7 Juli/July 2023        7 Juli/July 2026               Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series A                                                                                                      tempo/Bullet payment on due date
    Seri/              185,000            6.50%           7 Juli/July 2023        7 Juli/July 2028               Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series B                                                                                                      tempo/Bullet payment on due date
    Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap II/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase II:

    Seri/               255,270           6.55%            4 September/               14 September/              Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series A                                               September                  September                   tempo/Bullet payment on due date
                                                           2024                       2025
    Seri/               114,705           6.90%            4 September/               4 September/               Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series B                                               September                  September                   tempo/Bullet payment on due date
                                                           2024                       2027
    Seri/               330,025           7.10%            4 September/               4 September/               Pembayaran penuh pada saat jatuh
    Series C                                               September                  September                   tempo/Bullet payment on due date
                                                           2024                       2029

    Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap                                   Bonds interests are paid every 3 months and bonds
    3 bulan dan pembayaran pokok dilakukan pada saat                             principals are paid on the maturity date. The Group
    jatuh tempo. Grup telah melakukan pembayaran                                 has paid the bonds principal and interest based on
    pokok dan bunga obligasi sesuai dengan jadwal.                               the schedule.

    Bank                                                                         Bank

    Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa                                 The trustee agreements provide several negative
    pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, yaitu                              covenants that should be complied by the Bank, that
    antara lain bahwa sebelum dilunasinya obligasi,                              among others, prior to the repayment of the bonds,
    Bank tanpa ijin tertulis dari wali amanat, tidak                             the Bank, without the written permission from the
    diperkenakan melakukan hal-hal sebagai berikut:                              trustee, is not allowed to do the followings:

     1.   Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan                              1.      Decrease the authorized capital, issued capital
          dan modal disetor, kecuali untuk kondisi                                       and paid-up capital, except for the certain
          tertentu sebagaimana yang disebutkan dalam                                     conditions as sated in the Trustee Agreement;
          Perjanjian Perwaliamanatan;



                                                                 143
Page 554
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan)                      22. SECURITIES ISSUED (continued)

    Bank (lanjutan)                                                 Bank (continued)

    Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa                    The trustee agreements provide several negative
    pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, yaitu                 covenants that should be complied by the Bank, that
    antara lain bahwa sebelum dilunasinya obligasi,                 among others, prior to the repayment of the bonds,
    Bank tanpa ijin tertulis dari wali amanat, tidak                the Bank, without the written permission from the
    diperkenakan melakukan hal-hal sebagai berikut:                 trustee, is not allowed to do the followings:
    (lanjutan)                                                      (continued)
     2.   Melakukan         penggabungan         dan/atau           2.   Conducting merger and/or separation and/or
          pemisahan dan/atau peleburan dengan                            acquisition with other companies that cause the
          perusahaan lain yang menyebabkan bubarnya                      dissolution of the Bank, which will materially
          Bank, yang secara material akan berdampak                      negatively affect the continuity of the Bank's
          negatif terhadap kelangsungan usaha Bank                       business or the Bank's ability to fulfill the Bank's
          atau kemampuan Bank dalam pemenuhan                            obligations to the Bonds, except for the certain
          kewajiban Bank terhadap obligasi, kecuali                      conditions as stated in the Trustee Agreement;
          untuk kondisi tertentu sebagaimana yang
          disebutkan           dalam            Perjanjian
          Perwaliamanatan;
     3.   Melakukan transaksi dengan pihak Afiliasi                 3.   Conduct transactions with affiliated parties
          kecuali bila transaksi tersebut tidak melanggar                except if the transaction does not comply with
          ketentuan BI dan/atau ketentuan OJK;                           BI regulations and/or OJK regulations;
     4.   Menerbitkan obligasi atau instrumen surat                 4.   Issuing bonds or other debt instruments that is
          utang lain yang sejenis dengan obligasi yang                   similar with bonds that have a higher position,
          mempunyai kedudukan lebih tinggi, dan                          and the payment is prior to the bonds;
          pembayarannya didahulukan dari obligasi;
     5.   Melakukan kegiatan usaha selain yang                      5.   Conducting business activities other than those
          disebutkan dalan anggaran dasar Bank pada                      stated in the articles of association of the Bank
          saat        ditandatanganinya         Perjanjian               at the time of signing the Trustee Agreement;
          Perwaliamanatan;
     6.   Melakukan penjualan atau pengalihan aktiva                6.   To sell or transfer assets belonging to the Bank
          milik Bank kepada pihak manapun, baik                          to any party, either in whole or in part, which
          seluruhnya atau sebagian besar, yang                           exceeds 50% of all assets belonging to the
          melebihi 50% dari seluruh aktiva milik Bank                    Bank based on the latest audited financial
          bedasarkan laporan keuangan terakhir yang                      statements by a public accounting firm.
          telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
    Entitas Anak                                                    Subsidiary
    Obligasi Oto Multiartha tercatat di Bursa Efek                  Oto Multiartha Bonds were listed at the Indonesian
    Indonesia dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  Stock Exchange with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    sebagai wali amanat.                                            as the trustee.
    Entitas Anak tidak menyelenggarakan penyisihan                  The Subsidiary does not put up a sinking fund for the
    dana untuk pelunasan obligasi ini. Obligasi ini                 repayment of bonds. Instead, these bonds are
    dijamin dengan piutang pembiayaan dengan nilai                  secured by designated financing receivables that in
    jaminan secara agregat tidak boleh kurang dari 60%              aggregate should not amount to less than 60% of the
    nilai pokok obligasi yang terutang sebagaimana                  outstanding bonds’ principal as documented in the
    termuat dalam Akta Pembebanan Jaminan secara                    Deed of Fiduciary Collateral between PT Oto
    Fidusia antara PT Oto Multiartha dan PT Bank                    Multiartha and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., as
    Mandiri (Persero) Tbk. Sebagai wali amanat yang                 the trustee which was prepared by Dedy Syamri,
    dibuat oleh Dedy Syamri, S.H., notaris di Jakarta.              S.H., notary in Jakarta.
    Entitas Anak dapat memberli kembali (buy back)                  The Subsidiary can buy back or sell part or all the
    atau menjual obligasi baik seluruhnya maupun                    bonds issued in the market. Buy back can be made
    sebagian di pasar terbuka. Pembelian kembali                    at any tie 1 (one) year after the allotment date as
    dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun              mentioned in the prospectus.
    setelah    tanggal    penjatahan     sebagaimana
    disebutkan dalam prospektus.




                                                         144
Page 555
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan)                      22. SECURITIES ISSUED (continued)
    Entitas Anak (lanjutan)                                         Subsidiary (continued)
    Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa                    The trustee agreement provides several restrictive
    pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio                  covenants as well as financial covenant (debt to
    utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh PT               equity ratio) that should be complied by PT Oto
    Oto Multiartha yaitu antara lain bahwa sebelum                  Multiartha, that among others, prior to the repayment
    dilunasinya obligasi, PT Oto Multiartha tanpa ijin              of the bonds payable, without the written consent
    tertulis dari wali amanat, tidak diperkenankan                  from the trustee, PT Oto Multiartha is not allowed to:
    melakukan hal-hal sebagai berikut:
     1.   Melakukan penggabungan atau peleburan atau                 1.   Conduct merger or acquisition or take over
          pengambilalihan       kecuali   penggabungan,                   except for merger or acquisition or take overheld
          peleburan      atau    pengambilalihan     yang                 by PT Summit Oto Finance or with other
          dilakukan dengan atau pada PT Summit Oto                        company under similar business activities with
          Finance atau pada perusahaan lain dengan                        no negative impact to the PT Oto Multiartha’s
          bidang usaha yang sama dan tidak mempunyai                      going concern or its ability to pay its bonds
          dampak negatif terhadap jalannya usaha                          obilgations;
          PT Oto Multiartha atau kemampuan
          PT Oto Multiartha dalam melakukan
          pembayaran kewajiban obligasinya;
     2.   Memperoleh pinjaman baru yang memiliki                     2.   Obtain a new loan which has higher ranking
          kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang                     than the bonds payable, except for the
          yang timbul dalam obligasi, kecuali pinjaman                    borrowing for financing PT Oto Multiartha’s
          untuk pembiayaan kegiatan usaha PT Oto                          business activities, refinancing of existing
          Multiartha, refinancing utang yang telah ada dan                borrowing and existing borrowings from the
          pinjaman yang telah ada sebelumnya oleh                         other company that conducted merger or
          perusahaan yang diambil alih, digabung atau                     acquisition or take over with;
          dilebur;
     3.   Menjaminkan dan/atau membebani dengan                      3.   Pledge and/or encumber in any manner the
          cara apapun aset termasuk hak atas                              assets of PT Oto Multiartha, both for the existing
          pendapatan PT Oto Multiartha, baik yang ada                     and future assets, except for security pursuant
          sekarang maupun yang akan diperoleh di masa                     to the trustee agreement (if any) and security
          yang akan datang, kecuali jaminan yang akan                     related to the allowed borrowings;
          diberikan kepada Wali Amanat (jika ada) dan
          jaminan sehubungan dengan pinjaman yang
          diperbolehkan;
     4.   Memberikan pinjaman kepada pihak manapun                   4.   Provide loan to any party except for the
          kecuali pinjaman yang telah ada sebelumnya,                     previously existing loans receivable, loans
          pinjaman yang diberikan dalam rangka                            receivable arising from PT Oto Multiartha’s
          menjalankan kegiatan usaha PT Oto Multiartha,                   business activities, and loans to the employees
          dan       pinjaman        kepada       karyawan                 of PT Oto Multiartha for the welfare program;
          PT Oto Multiartha untuk program kesejahteraan
          pegawai PT Oto Multiartha;
     5.   Mengubah bidang usaha PT Oto Multiartha                    5.   Change PT Oto Multiartha’s business activities
          sesuai dengan Anggaran Dasar terkecuali                         from the Articles of Association, except in
          dalam kaitannya dengan perubahan undang-                        relation to amendment to prevailing acts or law
          undang atau peraturan perundang-undangan;                       and regulations;
     6.   Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan                  6.   Decrease PT Oto Multiartha’s authorized,
          dan modal disetor;                                              issued and paid-up capital;
     7.   Mengadakan segala bentuk kerjasama, bagi                   7.   Enter into any forms of cooperation, profit
          hasil atau perjanjian serupa lainnya diluar                     sharing or other similar agreement outside daily
          kegiatan usaha PT Oto Multiartha sehari-hari,                   business activities of PT Oto Multiartha, or
          atau mengadakan perjanjian manajemen atau                       conducting management agreement or other
          perjanjian serupa lainnya yang mengakibatkan                    similar agreements which cause the business
          kegiatan/operasi PT Oto Multiartha diatur oleh                  operation of PT Oto Multiartha to be controlled
          pihak lain.                                                     by other party.
    Grup telah memenuhi pembatasan-pembatasan                       The Group was in compliance with covenants in
    penting sehubungan dengan perjanjian utang                      relation to the bonds payable agreements and
    obligasi dan memenuhi seluruh persyaratan yang                  complied with all the requirements stated in the
    disebutkan dalam perjanjian perwaliamanatan.                    trustee agreement.
    Beban bunga atas utang obligasi untuk tahun-tahun               The interest expenses of bonds payable for for the
    yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan                 years ended 31 December 2024 and 2023
    2023 masing-masing sebesar Rp 74.585 dan                        amounted to Rp 74,585 and Rp 16,013, respectively
    Rp 16.013 (Catatan 32).                                         (Note 32).
    Informasi mengenai jatuh tempo utang obligasi                   Information in respect of maturities of bonds payable
    diungkapkan di Catatan 45.                                      was disclosed in Note 45.

                                                         145
Page 556
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA                                   23. BORROWINGS
    Pinjaman yang diterima terdiri dari pinjaman bank            Borrowings consists of bank borrowings and non-
    dan pinjaman bukan bank yang dilakukan dengan                bank borrowings with related parties and third parties.
    pihak berelasi dan pihak ketiga.
                                                31 Desember/December
                                               2024              2023

    Pihak ketiga:                                                                                         Third parties:
    Rupiah                                                                                                      Rupiah
      Pinjaman bank:                                                                                 Bank borrowings:
        PT Bank Central Asia Tbk               5,822,569)          6,000,000)              PT Bank Central Asia Tbk
        PT Bank Rakyat Indonesia Tbk             500,000)                  -)          PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
        PT Bank Permata Tbk                      277,777)                  -)                 PT Bank Permata Tbk
        PT Bank Mizuho Indonesia                 180,000)                  -)             PT Bank Mizuho Indonesia
        PT Bank DBS Indonesia                    180,000)                  -)               PT Bank DBS Indonesia
                                               6,960,346)          6,000,000)

      Pinjaman bukan bank:                                                                          Non-bank borrowings:
        International Finance Corporation      1,364,600)          2,063,850)        International Finance Corporation

                                               8,324,946)          8,063,850)

    Mata uang asing                                                                                   Foreign currencies
     Pinjaman bank:                                                                                    Bank borrowings:
        Sumitomo Mitsui Trust Bank                                               Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited –
          Limited – Cabang Singapore           2,165,708)                   -)                 Singapore Branch
        MUFG Bank, Ltd. – Cabang                                                   MUFG Bank, Ltd. – Jakarta Branch
          Jakarta                              2,141,465)                   -)
        Mizuho Bank, Ltd.                      1,862,952)                   -)                     Mizuho Bank, Ltd.
        Bank of America, N.A – Cabang                                                         Bank of America, N.A –
          Jakarta                              1,600,039)                   -)                    Jakarta Branch
        Deutsche Bank AG -                                                                      Deutsche Bank AG –
          Cabang Tokyo                         1,151,550)                   -)                     Tokyo Branch
        The Norinchukin Bank - Cabang                                                         The Norinchukin Bank -
          Singapura                            1,295,661)                   -)                 Singapore Branch
        The Chiba Bank, Ltd. - Cabang                                                         The Chiba Bank, Ltd. –
          Hong Kong                              484,860)                   -)                Hong Kong Branch

                                              10,702,235)                   -)

      Pinjaman bukan bank:                                                                          Non-bank borrowings:
        International Finance Corporation      8,047,500)          4,619,100)        International Finance Corporation
                                              18,749,735)          4,619,100)
    Jumlah pihak ketiga                       27,074,681)         12,682,950)                            Total third parties

    Pihak berelasi:                                                                                       Related party:
    Mata uang asing                                                                                  Foreign currencies
      Pinjaman bank:                                                                                 Bank borrowings:
        Sumitomo Mitsui Banking                                                              Sumitomo Mitsui Banking
           Corporation                        22,452,525)         18,569,798)                         Corporation
                                              49,527,206)         31,252,748)
    Dikurangi:                                                                                                        Less:
    Biaya transaksi yang belum
      diamortisasi                              (113,321)            (48,251)                Unamortized transaction costs
    Ditambah:                                                                                                          Add:
    Beban bunga yang masih harus
      dibayar                                    244,342)            151,020)                   Accrued interest expenses
                                              49,658,227)         31,355,517)




                                                       146
Page 557
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          23. BORROWINGS (continued)
    a.   Pinjaman bank                                             a)   Bank borrowings
         Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka                       Borrowing principals amount based on time
         waktu:                                                         period:
                                                 31 Desember/December
                                                2024              2023

         Hingga 1 tahun                         4,605,134)                  -)                                 Up to 1 year
         Lebih dari 1 - 2 tahun                11,642,256)         16,392,975)                        More than 1 - 2 years
         Lebih dari 2 – 3 tahun                15,462,900)            170,383)                        More than 2 - 3 years
         Lebih dari 3 tahun                     8,404,816)          8,006,440)                           More than 3 years
                                               40,115,106)         24,569,798)
         Dikurangi:                                                                                                   Less:
         Biaya transaksi yang belum
            diamortisasi                          (45,835)                    -                                  Upfront fee
         Ditambah:                                                                                                     Add:
         Beban bunga yang masih harus
            dibayar                               170,960)              52,745)                   Accrued interest expenses
                                               40,240,231)         24,622,543)

         Bank                                                           Bank
         Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk                    Bilateral Borrowing with PT Bank Central
                                                                        Asia Tbk
         Bank memiliki 5 fasilitas Pinjaman Bilateral dari              The Bank had 5 Bilateral Borrowing facilities
         PT Bank Central Asia Tbk yang ditandatangani                   from PT Bank Central Asia Tbk which were
         pada rentang waktu tahun 2009 hingga 2024,                     signed during 2009 to 2022, with total facilities
         dengan total fasilitas sebesar Rp 5.000.000,                   amounted to Rp 5,000,000, with details as
         dengan detil sebagai berikut:                                  follows:
         a)   Perjanjian pinjaman revolving Term Loan I                 a)   The facility agreement of revolving Term
              sebesar Rp 500.000 yang ditandatangani                         Loan I amounting to Rp 500,000 was signed
              pada tanggal 15 Mei 2009 dan telah                             on 15 May 2009 and had been extended
              diperpanjang beberapa kali dengan                              several times with the latest extension was
              perpanjangan terakhir kali ditandatangani                      signed on 12 May 2022.
              pada tanggal 12 Mei 2022.
               Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas                       Based on the facility agreement, the
               waktu penggunaan fasilitas kredit adalah                      availability period will be ended within
               sampai dengan 18 (delapan belas) bulan                        18 (eighteen) months from the date of
               dari tanggal perjanjian kredit.                               agreement.
              Fasilitas harus ditarik dalam 18 (delapan                      The facility should be fully drawndown within
              belas) bulan sejak tanggal perjanjian                          18 (eighteen) months from the date of
              kredit. Periode bunga adalah setiap                            agreement. The interest period is
              3 (tiga) bulan berdasarkan suku bunga                          3 (three) months based on JIBOR interest
              JIBOR, dengan pembayaran bunga                                 rate and the interest will be paid every due
              dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku                     date. The interest rate for this facility is
              bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR                       JIBOR + 0.40% shall be calculated from
              + 0,40% berlaku terhitung sejak tanggal                        13 May 2022 until the final maturity date.
              13 Mei 2022 hingga tanggal jatuh tempo
              terakhir.
              Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank                            On 28 December 2023, the Bank made a
              melakukan penarikan sebesar Rp 500.000,                        withdrawal of Rp 500,000, with a maturity
              dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2025.                           date on 13 May 2025.
         b)   Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan                   b)   The facility agreement of Revolving Term
              III   sebesar     Rp    1.000.000    yang                      Loan III amounting to Rp 1,000,000 was
              ditandatangani pada tanggal 1 April 2015                       signed on 1 April 2015 and had been
              dan     telah    diperpanjang   beberapa                       extended several times with the latest
              kali dengan perpanjangan terakhir                              extension        was      signed      on
              kali    ditandatangani     pada   tanggal                      27 September 2023.
              27 September 2023.




                                                         147
Page 558
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                        23. BORROWINGS (continued)

    a.   Pinjaman bank (lanjutan)                                a.   Bank borrowings (continued)

         Bank (lanjutan)                                              Bank (continued)

         Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk                  Bilateral Borrowing with PT Bank Central
         (lanjutan)                                                   Asia Tbk (continued)

         b)   Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas                 b)   Based on the facility agreement, the
              waktu penggunaan fasilitas kredit adalah                     availability period will be ended within
              sampai dengan 6 (enam) bulan dari                            6 (six) month of the date of agreement.
              tanggal perjanjian kredit.

              Jangka     waktu      pinjaman      adalah                   The facility should be fully drawndown
              18 (delapan belas) bulan sejak tanggal                       within 18 (eighteen) months from the date
              Perjanjian Kredit. Periode bunga adalah                      of agreement. The interest period is
              setiap 3 (tiga) bulan berdasarkan suku                       3 (three) months based on JIBOR interest
              bunga JIBOR, dengan pembayaran bunga                         rate and the interest will be paid of every
              dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku                   due date. The interest rate for this facility is
              bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR                     JIBOR + 0.40% and calculated from
              + 0,40% terhitung sejak tanggal 1 Oktober                    1 October 2023 until the Final Maturity Date.
              2023 hingga tanggal jatuh tempo terakhir.

              Pada tanggal 25 April 2022, Bank                             On 25 April 2022, the Bank made a
              melakukan        penarikan       sebesar                     withdrawal of Rp 1,000,000. The loan has
              Rp 1.000.000. Pinjaman ini telah dilunasi                    been repaid on 29 September 2023.
              pada tanggal 29 September 2023.

              Pada tanggal 22 Desember 2023, Bank                          On 22 December 2023, the Bank made an
              melakukan penarikan kembali atas fasilitas                   another       withdrawal          amounted
              ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh                       Rp 1,000,000, with a maturity date on 1 April
              tempo pada 1 April 2025.                                     2025.

         c)   Perjanjian pinjaman Non-revolving Term                  c)   The facility agreement of Non-revolving
              Loan     IV    sebesar    Rp    1.000.000                    Term Loan IV amounting Rp 1,000,000 was
              ditandatangani         pada        tanggal                   signed on 10 June 2015 and had been
              10 Juni 2015 dan telah diperpanjang                          extended several times with the latest
              beberapa kali dengan perpanjangan                            extension was signed on 24 November
              terakhir kali ditandatangani pada tanggal                    2024.
              24 November 2024.

              Berdasarkan perjanjian fasilitas terakhir,                   Based on the latest facility agreement, the
              batas waktu penggunaan fasilitas kredit                      availability period will be ended within
              adalah sampai dengan 1 (satu) bulan dari                     1 (one) month from the date of agreement.
              tanggal perjanjian kredit. Suku bunga                        The interest rate for this facility is JIBOR +
              terhadap pinjaman ini adalah JIBOR +                         0.4%.
              0,4%.

              Pada tanggal 24 November 2024, Bank                          On 24 November 2024, the Bank made an
              melakukan penarikan kembali atas fasilitas                   another withdrawal on this facility amounted
              ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh                       Rp 1,000,000, with a maturity date on
              tempo pada 24 Mei 2026.                                      24 May 2026.

         d)   Perjanjian pinjaman Non-revolving Term                  d)   The facility agreement of Non-revolving
              Loan     II   sebesar    Rp     2.500.000                    Term Loan II amounting Rp 2,500,000 was
              ditandatangani pada tanggal 29 April 2020                    signed on 29 April 2020 and had been
              dan     telah    diperpanjang     dengan                     amended with the latest amendment signed
              perpanjangan terakhir kali ditandatangani                    on 4 November 2024.
              pada tanggal 4 November 2024.

              Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas                      Based on the facility agreement, the
              waktu penggunaan fasilitas kredit adalah                     availability period will be ended within
              sampai dengan 6 (enam) bulan dari                            6 (six) months from the date of agreement.
              tanggal perjanjian kredit.




                                                       148
Page 559
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           23. BORROWINGS (continued)

    a.   Pinjaman bank (lanjutan)                                   a.   Bank borrowings (continued)

         Bank (lanjutan)                                                 Bank (continued)

         Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk                     Bilateral Borrowing with PT Bank Central
         (lanjutan)                                                      Asia Tbk (continued)

         d)   Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan,                d)   The interest period is 3 (three) months and
              dengan pembayaran bunga dilakukan                               the interest will be paid every due date. The
              setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga                          interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
              terhadap     pinjaman      ini      adalah
              JIBOR + 0,4%.

              Pada tanggal 4 November 2024, Bank                              On 4 November 2024, the Bank made a
              melakukan       penarikan     sebesar                           withdrawal of Rp 2,500,000, with a maturity
              Rp 2.500.000, dengan jatuh tempo pada                           date on 4 May 2026.
              4 Mei 2026.

         e)   Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan                    e)   The facility agreement of Revolving Term
              VI sebesar Rp 1.000.000 ditandatangani                          Loan VI amounting Rp 1,000,000 was
              pada tanggal 29 November 2022.                                  signed on 29 November 2022.

              Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas                         Based on the facility agreement, the
              waktu penggunaan fasilitas kredit adalah                        availability period will be ended within
              sampai dengan 6 (enam) bulan dari                               6 (six) months from the date of agreement.
              tanggal perjanjian kredit.

              Jangka      waktu  pinjaman     adalah                          The facility should be fully drawndown within
              18 (delapan belas) bulan sejak tanggal                          18 (eighteen) months from the date of
              Perjanjian Kredit.                                              agreement.

              Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan,                     The interest period is 3 (three) months and
              dengan pembayaran bunga dilakukan                               the interest will be paid every due date. The
              setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga                          interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
              terhadap     pinjaman      ini      adalah
              JIBOR + 0,4%.

              Pada tanggal 29 Mei 2023, Bank melakukan                        On 29 May 2023, the Bank made a
              penarikan sebesar Rp 1.000.000, dengan                          withdrawal of Rp 1,000,000 with a maturity
              jatuh tempo pada 29 Mei 2024. Pinjaman ini                      date on 29 May 2024. This loan was paid
              telah dilunas pada 29 Mei 2024 dan                              off on 29 May 2024 and the loan was not
              pinjaman tidak diperpanjang.                                    extended.

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                         As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
         Bank telah menggunakan seluruh fasilitas yang                   has utilized all borrowing facility.
         ada.

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                         As of 31 December 2024 and 2023, based on the
         tidak     terdapat   pembatasan-pembatasan                      agreement there was no certain covenant which
         tertentu yang dipersyaratkan.                                   was required to be maintained.

         Pinjaman Bilateral        PT    Bank      Rakyat                Bilateral Borrowing with PT Bank Rakyat
         Indonesia Tbk                                                   Indonesia Tbk

         Bank mendapatkan fasilitas Pinjaman Bilateral                   The Bank obtained a Bilateral Loan facility with
         dengan PT Bank Rakyat Indonesia, dengan                         PT Bank Rakyat Indonesia, with a total facility of
         total fasilitas sebesar IDR 500.000. fasilitas ini              IDR 500,000. This facility was signed on
         ditandatangani pada tanggal 20 Desember                         20 December 2024.
         2024.

         Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas waktu                   Based on the facility agreement, the credit facility
         penggunaan fasilitas kredit adalah sampai                       usage deadline is up to 1 (one) month from the
         dengan 1 (satu) bulan dari tanggal perjanjian                   date of the credit agreement.
         kredit.



                                                          149
Page 560
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                            23. BORROWINGS (continued)

    a.   Pinjaman bank (lanjutan)                                    a.   Bank borrowings (continued)

         Bank (lanjutan)                                                  Bank (continued)

         Pinjaman Bilateral PT            Bank     Rakyat                 Bilateral Borrowing with PT Bank Rakyat
         Indonesia Tbk (lanjutan)                                         Indonesia Tbk (continued)

         Jangka waktu pinjaman adalah 18 (delapan                         The loan term is 18 (eighteen) months from the
         belas) bulan sejak tanggal Perjanjian Kredit.                    date of the Credit Agreement.

         Pada tanggal 27 Desember 2024, Bank                              On 27 December 2024, the Bank made a
         melakukan penarikan sebesar Rp 500.000,                          withdrawal of IDR 500,000, with an interest rate
         dengan suku bunga 7,5% per tahun dan jatuh                       of 7.5% per annum and due on 26 June 2026.
         tempo pada tanggal 26 Juni 2026. Pembayaran                      Interest payments are made every 3 (three)
         bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang                      months, starting on 27 March 2025 and ending
         dimulai pada tanggal 27 March 2025 dan akan                      on 26 June 2026.
         berakhir pada tanggal 26 Juni 2026.

         Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank telah                        On 31 December 2024, the Bank has used all
         menggunakan seluruh fasilitas yang ada.                          existing facilities.

         Pada tanggal 31 Desember 2024, tidak terdapat                    On 31 December 2024, there are no specific
         pembatasan-pembatasan      tertentu      yang                    restrictions required.
         dipersyaratkan.

         Pinjaman   Bilateral   Sumitomo    Mitsui                        Bilateral Borrowing with Sumitomo Mitsui
         Banking Corporation - Cabang Singapura                           Banking Corporation - Singapore Branch

         Bank mendapatkan revolving long-term                             The Bank entered into revolving long-term
         borrowings dengan Sumitomo Mitsui Banking                        borrowings with Sumitomo Mitsui Banking
         Corporation - Cabang Singapura, dengan total                     Corporation - Singapore Branch, with total facility
         fasilitas setara dengan USD 3.625.000.000                        amounting to equivalent of USD 3,625,000,000
         (nilai penuh). Fasilitas ini dapat ditarik dalam                 (full amount). The facility can be drawn in US
         mata uang Dolar AS atau jumlah yang setara                       Dollars or the amount equivalent thereof in any
         dari jumlah tersebut dalam mata uang selain                      other currencies other than US Dollars and
         dari Dolar AS dan Dolar Singapura.                               Singapore Dollars.

         Total pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini pada              Total outstanding amount drawn from this facility
         tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar                          as of 31 December 2024 amounted to
         USD 1.395.000.000 (nilai penuh) (31 Desember                     USD 1.395.000.000 (full amount) (31 December
         2023: USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan                        2023: USD 1,195,000,000 (full amount) and
         EUR 10.000.000 (nilai penuh)).                                   EUR 10,000,000 (full amount)).

         Pinjaman ini akan jatuh tempo berkisar antara                    This borrowing will mature ranging             from
         tanggal 8 Januari 2026 sampai 26 Juni 2026.                      8 January 2026 until 26 June 2026.

         Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas                      Contractual interest rate per annum on long-term
         pinjaman jangka panjang ini adalah cost of fund                  borrowings is cost of fund plus certain margin.
         ditambah margin tertentu. Untuk posisi pada                      For position as of 31 December 2024, the
         tanggal 31 Desember 2024, marjin yang                            applied margin was 0.50% (for total outstanding
         diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman                    amount of USD 1.395.000.000 (full amount)).
         USD 1.395.000.000 (nilai penuh)). Untuk posisi                   For position as of 31 December 2023, the
         pada tanggal 31 Desember 2023, marjin yang                       applied margin was 0.50% (for total outstanding
         diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman                    amount of USD 1,195,000,000 (full amount) and
         USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan                              EUR 10,000,000 (full amount)).
         EUR 10.000.000 (nilai penuh)).

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                          As of 31 December 2024 and 2023, there was
         tidak    terdapat   pembatasan-pembatasan                        no certain covenant which was required to be
         tertentu yang disyaratkan dalam pinjaman                         maintainted in this long-term borrowing.
         jangka panjang ini.




                                                           150
Page 561
                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                      23. BORROWINGS (continued)
      a.    Pinjaman Bank (lanjutan)                                                                               a.    Bank borrowings (continued)
            Entitas Anak                                                                                                  Subsidiaries

                                        Tipe Fasilitas/ Type
                                                                                                                                                                                              Pembayaran untuk
                                             of facility          Jumlah Fasilitas/ Facility Amount
                                                                                                                                                                                            fasilitas-fasilitas jangka
                 Pemberi pinjaman/                                                                                                       Jangka waktu penarikan/                            Panjang/ Repayment for
No.                  Lender                                       2024                         2023              Jaminan/ Collateral        Availability Period    Jatuh Tempo/ Maturity        long-term facility
PT Oto Multiartha

1          PT Bank Permata Tbk         Modal kerja tidak            Rp 850,000                        -         Piutang pembiayaan       6 Mei/May 2020 –          27 April/April 2025 –   2024: Rp 87,500
                                       berulang/                                                                (lihat Catatan 13)/      29 Agustus/               24 Mei/May 2026         2023: -
                                       Non-revolving                                                            Financing receivables    August 2025
                                       working capital                                                          (see Notes 13)

2          PT Bank Central Asia Tbk    Modal kerja berulang/        Rp 450,000                        -         Piutang pembiayaan       10 April/April 2023 –     11 Desember/            2024: Rp 93,750
                                       Revolving working                                                        (lihat Catatan 13)/      29 Juni/                  December 2027 –         2023: -
                                       capital                                                                  Financing receivables    June 2025                 20 Maret/March 2028
                                                                                                                (see Notes 13)
                                       Cerukan/Overdraft             Rp 25,000                        -         Piutang pembiayaan
                                                                                                                (lihat Catatan 13)/
                                                                                                                Financing receivables
                                                                                                                (see Notes 13)
                                       Modal kerja tidak          Rp 1,000,000                        -         Piutang pembiayaan
                                       berulang/Non-                                                            (lihat Catatan 13)/
                                       Revolving working                                                        Financing receivables
                                       capital                                                                  (see Notes 13)

3          MUFG Bank, Ltd – Cabang     Modal kerja tidak       USD 100,000,000                        -         Piutang pembiayaan       5 Maret/March 2021 –      3 Oktober/October       2024: USD 32,500,000
           Jakarta/Jakarta Branch      berulang/                                                                (lihat Catatan 13)/      15 September/             2025 – 18 Juni/June     2023: -
                                       Non-revolving                                                            Financing receivables    September 2023            2026
                                       working capital                                                          (see Notes 13)

4          Bank of America, N.A. –     Modal kerja tidak       USD 50,000,000                         -         Piutang pembiayaan       19 Mei/May 2023 –         8 Juni/June 2026 – 16   2024: -
           Cabang Tokyo/Tokyo Branch   berulang/                                                                (lihat Catatan 13)/      19 November/November      November/November       2023: -
                                       Non-revolving                                                            Financing receivables    2023                      2026
                                       working capital                                                          (see Notes 13)




                                                                                                          151
Page 562
                                                                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                                23. BORROWINGS (continued)
      a.     Pinjaman Bank (lanjutan)                                                                                       a.     Bank borrowings (continued)
             Entitas Anak (lanjutan)                                                                                               Subsidiaries (continued)

                                                                                                                                                                                                         Pembayaran untuk
                                                                                                                                                      Jangka waktu                                     fasilitas-fasilitas jangka
No               Pemberi pinjaman/         Tipe Fasilitas/ Type of          Jumlah Fasilitas/ Facility Amount                                      penarikan/ Availability                             Panjang/ Repayment for
 .                      Lender                    facility                 2024                          2023              Jaminan/ Collateral            Period              Jatuh Tempo/ Maturity        long-term facility
PT Oto Multiartha (lanjutan/continued)
5          Sumitomo Mitsui Trust Bank      Modal kerja berulang/        USD 20,000,000                          -         Tidak dijamin oleh      4 Juni/June 2020 –         19 September/            2024: USD 1,000,000
           Limited – Cabang                Revolving working                                                              apapun/Unsecured        28 Februari/February       September 2025 –         2023: -
           Singapura/Singapore Branch      capital                                                                                                2025                       22 April/April 2027
                                           Modal kerja berulang/       JPY 500,000,000                          -         Tidak dijamin oleh
                                           Revolving working                                                              apapun/Unsecured
                                           capital
                                           Modal kerja tidak           USD 140,000,000                          -         Tidak dijamin oleh
                                           berulang/                                                                      apapun/Unsecured
                                           Non-revolving working
                                           capital
6          Mizuho Bank Ltd.                Modal kerja tidak         JPY 14,000,000,000                         -         Piutang pembiayaan      30 Juli/July 2020 –        28 Juli/July 2025 –      2024: JPY 1,800,000,000
                                           berulang/                                                                      (lihat Catatan 13)/     15       Januari/January   15 Januari/January       2023: -
                                           Non-revolving working                                                          Financing receivables   2024                       2027
                                           capital                                                                        (see Notes 13)
7          The Norinchukin Bank –          Modal kerja berulang/      JPY 3,000,000,000                         -         Tidak dijamin oleh      31 Mei/May 2023 –          15 Juni/June 2026 –      2024: -
           Cabang Singapura/               Revolving working                                                              apapun/Unsecured        30 April/April 2025        27 November/             2023: -
           Singapore Branch                capital                                                                                                                           November 2026
                                           Modal kerja tidak          JPY 7,500,000,000                         -         Tidak dijamin oleh
                                           berulang/                                                                      apapun/Unsecured
                                           Non-revolving working
                                           capital
8          Deutsche Bank, AG – Cabang      Modal kerja tidak          JPY 5,000,000,000                         -         Piutang pembiayaan      29 Maret/March 2023 –      27 Maret/March 2026      2024: JPY 1,250,000,000
           Tokyo/Tokyo Branch              berulang/                                                                      (lihat Catatan 13)/     29 Maret/March 2024                                 2023: -
                                           Non-revolving working                                                          Financing receivables
                                           capital                                                                        (see Notes 13)
9          PT Bank DBS Indonesia           Modal kerja berulang/            Rp 300,000                          -         Piutang pembiayaan      26   Februari/February     24 Maret/March 2025      2024: -
                                           Revolving working                                                              (lihat Catatan 13)/     2024 – 28 Februari/                                 2023: -
                                           capital                                                                        Financing receivables   February 2025
                                                                                                                          (see Notes 13)
10         Bank of America, N.A. –         Modal kerja berulang/        USD 20,000,000                          -         Tidak dijamin oleh      5 April/April 2024 –       21 Januari/January       2024: -
           Cabang Jakarta/Jakarta Branch   Revolving working                                                              apapun/Unsecured        5 April/April 2025         2025                     2023: -
                                           capital
11         The Chiba Bank,Ltd. - cabang    Modal kerja tidak            USD 15,000,000                          -         Tidak dijamin oleh      30 September               6 Desember/December      2024: -
           Hongkong/Hongkong Branch        berulang/                                                                      apapun/Unsecured        /September 2024 –          2027                     2023: -
                                           Non-revolving working                                                                                  31 Maret/March 2025
                                           capital




                                                                                                                    152
Page 563
                                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                 DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                         23. BORROWINGS (continued)
     a.    Pinjaman Bank (lanjutan)                                                                                    a.     Bank borrowings (continued)
            Entitas Anak (lanjutan)                                                                                           Subsidiaries (continued)
                                                                                                                                                                                                   Pembayaran untuk
                                                                                                                                               Jangka waktu                                      fasilitas-fasilitas jangka
                Pemberi pinjaman/      Tipe Fasilitas/ Type of       Jumlah Fasilitas/ Facility Amount                                      penarikan/ Availability                              Panjang/ Repayment for
No.                 Lender                    facility               2024                         2023              Jaminan/ Collateral            Period             Jatuh Tempo/ Maturity          long-term facility
PT Summit Oto Finance
1         PT Bank Central Asia Tbk     Modal kerja berulang/          Rp 325,000                         -         Piutang pembiayaan      27 Juli/July 2023 –        18 Agustus/August 2026    2024: Rp. 124,999
                                       Revolving working                                                           (lihat Catatan 13)/     29 November/               – 12 Desember/            2023: -
                                       capital                                                                     Financing receivables   November 2025              December 2027
                                                                                                                   (see Notes 13)
                                       Cerukan/Overdraft               Rp 25,000                         -         Piutang pembiayaan
                                                                                                                   (lihat Catatan 13)/
                                                                                                                   Financing receivables
                                                                                                                   (see Notes 13)
                                       Modal kerja tidak            Rp 1,000,000                         -         Piutang pembiayaan
                                       berulang/Non-                                                               (lihat Catatan 13)/
                                       Revolving working                                                           Financing receivables
                                       capital                                                                     (see Notes 13)
2         PT Bank Permata Tbk          Modal kerja tidak              Rp 800,000                         -         Piutang pembiayaan      30 Maret/March 2023 –      12 April/April 2026 –     2024: Rp. 75,000
                                       berulang/                                                                   (lihat Catatan 13)/     29 Agustus/August          26 April/April 2026       2023: -
                                       Non-revolving working                                                       Financing receivables   2025
                                       capital                                                                     (see Notes 13)
3         PT Bank Mizuho Indonesia     Modal kerja berulang/          Rp 280,000                         -         Tidak dijamin oleh      31 Juli/July 2024 –        23      Januari/January   2024: -
                                       Revolving working                                                           apapun/Unsecured        31 Juli/July 2025          2025                      2023: -
                                       capital
4         MUFG Bank, Ltd – Cabang      Modal kerja tidak         USD 100,000,000                         -     Piutang pembiayaan          5 Maret/March 2021 –       12 September/             2024: USD 30,000,000
          Jakarta/Jakarta Branch       berulang/Non-revolving                                                  (lihat Catatan 13)/         15 September/              September 2025 –          2023: -
                                       working capital                                                         Financing receivables       September 2023             30 April/April 2026
                                                                                                               (see Notes 13)
5         Sumitomo Mitsui Trust Bank   Modal kerja berulang/     JPY 500,000,000                         -         Tidak dijamin oleh      23 Desember/               19 September/             2024: USD 1.000.000
          Limited – Cabang             Revolving working                                                           apapun/Unsecured        December 2020 –            September 2025 – 28       2023: -
          Singapura/Singapore Branch   capital                                                                                             28 Februari/February       Agustus/August 2026
                                                                                                                                           2025
                                       Modal kerja berulang/      USD 20,000,000                         -         Tidak dijamin oleh
                                       Revolving working                                                           apapun/Unsecured
                                       capital
                                       Modal kerja tidak         USD 100,000,000                         -         Tidak dijamin oleh
                                       berulang/Non-                                                               apapun/Unsecured
                                       revolving working
                                       capital

6         Bank of America, N.A. –      Modal kerja tidak          USD 40,000,000                         -         Piutang pembiayaan      19 Mei/May2023 –           8 Juni/June 2026 –        2024: -
          Cabang Tokyo/Tokyo Branch    berulang/                                                                   (lihat Catatan 13)/     19 November/               24 September/             2023: -
                                       Non-revolving working                                                       Financing receivables   November 2023              September 2026
                                       capital                                                                     (see Notes 13)




                                                                                                             153
Page 564
                                                                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                                                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                                                                                  23. BORROWINGS (continued)

      a.    Pinjaman Bank (lanjutan)                                                                                          a.     Bank borrowings (continued)

            Entitas Anak (lanjutan)                                                                                                  Subsidiaries (continued)


                                                                                                                                                                                                           Pembayaran untuk
                                                                                                                                                        Jangka waktu                                     fasilitas-fasilitas jangka
                                                                              Jumlah Fasilitas/ Facility Amount
                Pemberi pinjaman/            Tipe Fasilitas/ Type of                                                                                 penarikan/ Availability                             Panjang/ Repayment for
No.                 Lender                          facility                 2024                          2023              Jaminan/ Collateral            Period             Jatuh Tempo/ Maturity         long-term facility
PT Summit Oto Finance (lanjutan/continued)


7          Bank of America, N.A. –           Modal kerja berulang/        USD 10,000,000                          -         Tidak dijamin oleh      1 Agustus/August 2024      8 Januari/January 2025   2024: -
           Cabang Jakarta/Jakarta Branch     Revolving working                                                              apapun/Unsecured        – 1 Agustus/August                                  2023: -
                                             capital                                                                                                2025

8          Mizuho Bank, Ltd.                 Modal kerja tidak         JPY 11,000,000,000                         -         Piutang pembiayaan      30 Juli/July 2020 –        26 Maret/March 2026 –    2024: JPY 1,200,000,000
                                             berulang/                                                                      (lihat Catatan 13)/     15 Januari/January         15 Januari/January       2023: -
                                             Non-revolving working                                                          Financing receivables   2024                       2027
                                             capital                                                                        (see Notes 13)

9          Deutsche Bank AG – Cabang         Modal kerja tidak         JPY 10,000,000,000                         -         Piutang pembiayaan      29 Maret/March 2023 –      27 Maret/March 2026      2024: JPY 2,500,000,000
           Tokyo/Tokyo Branch                berulang/                                                                      (lihat Catatan 13)/     29 Maret/March 2024                                 2023: -
                                             Non-revolving working                                                          Financing receivables
                                             capital                                                                        (see Notes 13)

10         The Norinchukin Bank –            Modal kerja berulang/      JPY 2,000,000,000                         -         Tidak dijamin oleh      31 Mei/May 2023 –          19 Juni/June 2026 –      2024: -
           Cabang Singapura/                 Revolving working                                                              apapun/Unsecured        30 April/April 2025        25 Oktober/              2023: -
           Singapore Branch                  capital                                                                                                                           October 2027
                                             Modal kerja tidak          JPY 6,500,000,000                         -         Tidak dijamin oleh
                                             berulang/                                                                      apapun/Unsecured
                                             Non-revolving working
                                             capital

11         The Chiba Bank Ltd, - Cabang      Modal kerja tidak            USD 15,000,000                          -         Tidak dijamin oleh      30 September/              25 Oktober/              2024: -
           Hong Kong/Hong Kong Branch        berulang/                                                                      apapun/Unsecured        September 2024 –           October 2027             2023: -
                                             Non-revolving working                                                                                  31 Maret/March 2025
                                             capital

12         PT Bank DBS Indonesia             Modal kerja berulang/            Rp 150,000                          -         Piutang pembiayaan      26 Februari/               14 Maret/                2024: -
                                             Revolving working                                                              (lihat Catatan 13)/     February 2024 –            March 2025               2023: -
                                             capital                                                                        Financing receivables   28 Februari/
                                                                                                                            (see Notes 13)          February 2025

13         Standard Chartered Bank           Modal kerja berulang/        USD 15,000,000                          -         Jaminan perusahaan      31 Maret/March 2024 -      7 Februari/February      2024: -
           Indonesia                         Revolving working                                                              dari/ Corporate         31 Maret/March 2025        2024                     2023: -
                                             capital                                                                        guarantee from
                                                                                                                            Sumitomo Corporation
                                                                                                                            (SC) Jepang/Japan
                                             Modal kerja berulang/            Rp 100,000                          -         Piutang pembiayaan
                                             Revolving working                                                              (lihat Catatan 13)/
                                             capital                                                                        Financing receivables
                                                                                                                            (see Notes 13)




                                                                                                                      154
Page 565
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                        23. BORROWINGS (continued)

    a.   Pinjaman bank (lanjutan)                                a.   Bank borrowings (continued)

         Entitas Anak (lanjutan)                                      Subsidiaries (continued)
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                      For the year ended 31 December 2024, the
          31 Desember 2024, tingkat suku bunga                        contractual interest rates per annum for PT Oto
          kontraktual setahun atas pinjaman bank yang                 Multiartha and PT Summit Oto Finance bank
          diterima oleh PT Oto Multiartha dan                         borrowings ranging from 1.04% - 8.50%.
          PT Summit Oto Finance antara 1,04% - 8,50%.
         Seluruh perjanjian pinjaman di atas mencakup             y   All loan agreements include certain restrictive
         adanya pembatasan-pembatasan tertentu                    a   covenants which are normally required for such
         yang umumnya diharuskan untuk fasilitas-                 n   credit facilities, such as limitations to initiate
         fasilitas   kredit   tersebut,   antara   lain,          g   merger or consolidation with other parties,
         pembatasan untuk melakukan penggabungan                      borrowing from other parties except in the normal
         usaha atau konsolidasi dengan pihak lain,                    course of business, or change its capital structure
         mengadakan perjanjian pinjaman dengan                        and/or Articles of Association without prior written
         pihak lain kecuali yang timbul dalam kegiatan                approval from the creditors, and compliance with
         usaha yang normal atau melakukan perubahan                   agreed financial ratios, principally debt to equity
         atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar                  ratio. As of 31 December 2024 and 2023, the
         tanpa adanya persetujuan tertulis dari kreditur              Subsidiaries complied with the covenants.
         dan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan
         tertentu, terutama rasio utang terhadap modal.
         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,
         Entitas Anak telah mematuhi pembatasan-
         pembatasan yang ada.
          Tidak ada beban jasa penjaminan atas                        There were no guarantee fees on borrowings
          pinjaman yang diterima oleh Entitas Anak yang               which were guaranteed by corporate guarantee
          dijamin oleh jaminan Perusahaan (corporate                  during the years ended 31 December 2024 and
          guarantee) untuk tahun-tahun yang berakhir                  2023.
          pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.

          Saldo pinjaman yang diterima oleh PT Oto                    The outstanding balance of borrowings received by
          Multiartha dan PT Summit Oto Finance dalam                  PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance
          mata uang Dolar Amerika Serikat dan Yen                     denominated in US Dollar and Japanese Yen
          Jepang         masing-masing         sebesar                amounting to USD 783,000,000 (full amount) and
          USD 783.000.000 (nilai penuh) dan                           JPY 40,450,000,000 (full amount) as of
          JPY 40.450.000.000 (nilai penuh) pada                       31 December 2024, were hedged by cross
          tanggal 31 Desember 2024 telah dilindung nilai              currency swap contracts (see Notes 10).
          oleh kontrak cross currency swap (lihat
          Catatan 10).

    b.   Pinjaman bukan bank                                     b.   Non-bank borrowings

         Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka                     Borrowing principals amount based on time
         waktu:                                                       period:
                                                 31 Desember/December
                                               2024               2023

         Lebih dari 3 tahun                   9,412,100)          6,682,950)                          More than 3 years
         Dikurangi:                                                                                                 Less:
         Biaya transaksi yang belum
           diamortisasi                          (67,486)             (48,251)                                Upfront fee
         Ditambah:                                                                                                   Add:
         Beban bunga yang masih
           harus dibayar                         73,382)             98,275)                 Accrued interest expenses
                                              9,417,996)          6,732,974)




                                                       155
Page 566
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          23. BORROWINGS (continued)

    b.     Pinjaman bukan bank (lanjutan)                          b.   Non-bank borrowings (continued)

          Pembayaran bunga pinjaman telah dibayarkan                    Payments of interest on borrowings had been
          oleh Bank sesuai dengan jadwal.                               paid by the Bank in accordance with the
                                                                        schedule.

          Pinjaman bukan bank adalah fasilitas pinjaman                 Non-bank borrowings are borrowing facilities
          dengan International Finance Corporation                      from International Finance Corporation (IFC),
          (IFC), bukan pihak berelasi yang terdiri dari                 non-related party, consist of some agreements
          beberapa perjanjian sebagai berikut:                          as follows:

         (i)   Perjanjian Pinjaman 2019                                 (i)   Borrowing Agreement 2019

               Tujuan pinjaman tersebut adalah untuk                          The purpose of borrowing was to finance
               mendanai pembiayaan kredit mikro, usaha                        the Women-Owned Micro, Small Medium
               kecil menengah yang dimiliki perempuan,                        Enterprise (MSME) loans, Green loans and
               green loans, pinjaman Supply Chain                             Supply Chain Finance (SCF) loans. The
               Finance (SCF). Bank akan melakukan                             Bank will use its best efforts to ensure that
               upaya terbaiknya untuk memastikan                              the    aggregated      amount       of    the
               bahwa jumlah agregat dari pencairan yang                       disbursements made to each loans was at
               diberikan untuk setiap pinjaman setidaknya                     least equal to 25% of the maximum loan
               sama dengan 25% dari jumlah maksimum                           amount.
               pinjaman.
               Pada tanggal 30 Desember 2019, Bank                            On 30 December 2019, the Bank
               melakukan penarikan sebesar Rp 699.250,                        drawndown this loan at amount of
               ekuivalen USD 50.000.000 (nilai penuh)                         Rp 699,250, equivalent to USD 50,000,000
               dengan suku bunga 7,75% per tahun dan                          (full amount) with interest rate 7.75% per
               jatuh tempo pada tanggal 3 Desember                            annum      and      maturity    date     on
               2024. Pembayaran bunga dilakukan setiap                        3 December 2024. Interest payment will be
               6 (enam) bulan, yang dimulai pada tanggal                      paid every 6 (six) months, which is started
               30 Juni 2021 dan akan berakhir pada                            on 30 June 2021 and will be ended on
               tanggal 30 Desember 2024. Pinjaman ini                         30 December 2024. This loan was paid off
               telah dilunasi pada 30 Desember 2024.                          on 30 December 2024.
               Pada tanggal 28 Januari 2020, Bank                             On 28 January 2020, the Bank drawndown
               melakukan        penarikan         sebesar                     this at amount of Rp 1,364,600, equivalent
               Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000                        to USD 100,000,000 (full amount) with
               (nilai penuh) dengan suku bunga 7,30%                          interest rate 7.30% per annum and maturity
               per tahun dan jatuh tempo pada tanggal                         date on 28 January 2025. Interest payment
               28 Januari 2025. Pembayaran bunga                              will be paid every 6 (six) months, which is
               dilakukan setiap 6 (enam) bulan, yang                          started on 28 July 2021 and will be ended
               dimulai pada tanggal 28 Juli 2021 dan akan                     on 28 January 2025.
               berakhir pada tanggal 28 Januari 2025.

               Pada tanggal 31 Desember 2024 dan                              As of 31 December 2024 and 2023, the
               2023, Bank telah menggunakan seluruh                           Bank has utilized all borrowing facility.
               fasilitas pinjaman yang ada.

               Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur                     The borrowing agreements provide several
               beberapa pembatasan yang harus                                 covenants required from the Bank, such as:
               dipenuhi oleh Bank antara lain:
               -   tidak   diperkenankan       melakukan                      -   no substantial change is made to the
                   perubahan bisnis secara substansial                            general nature of its business without
                   tanpa persetujuan tertulis dari pemberi                        prior written consent of the lender;
                   pinjaman;
               -   tidak   melakukan   penggabungan                           -   not undertake or permit any merger,
                   usaha,    demerger,  restrukturisasi                           demerger,   corporate   restructuring,
                   korporasi, yang dapat memberikan                               which has or could reasonably be
                   dampak merugikan yang material;                                expected to have material adverse
                                                                                  effect;




                                                         156
Page 567
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                        23. BORROWINGS (continued)

    b. Pinjaman bukan bank (lanjutan)                            b. Non-bank borrowings (continued)
       (i)   Perjanjian Pinjaman 2019 (lanjutan)                      (i)   Borrowing Agreement 2019 (continued)

             Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur                     The borrowing agreements provide several
             beberapa pembatasan yang harus                                 covenants required from the Bank, such as:
             dipenuhi oleh Bank antara lain: (lanjutan)                     (continued)
             -   tidak menerbitkan saham tambahan                           -   not issue any additional shares and shall
                 dan tidak akan melakukan transfer                              not have its existing shares transferred,
                 saham, penjualan, perjanjian yang                              sold, pledged or otherwise encumbered
                 akan mengubah SMBC menjadi                                     such that action would make the SMBC
                 pemegang saham non-pengendali                                  to become a non-controlling shareholder
                 sesuai dengan ketentuan Peraturan                              under the Indonesia’s Banking or
                 Perbankan    atau   Keuangan    di                             Financial Regulations;
                 Indonesia;
             Pada tanggal 31 Desember 2024 dan                              As of 31 December 2024 and 2023, the
             2023, Bank telah memenuhi seluruh                              Bank had fulfilled all the required covenants.
             pembatasan yang dipersyaratkan.
        (ii) Perjanjian Pinjaman 2023                                 (ii) Borrowing Agreement 2023
             Pada tanggal 20 Juni 2023, Bank telah                          On 20 June 2023, the Bank has signed a
             menandatangani     perjanjian Fasilitas                        loan facility agreement of USD 500,000,000
             pinjaman sebesar USD 500.000.000 (nilai                        (full amount). The form of this loan is a
             penuh). Bentuk pinjaman ini adalah                             Privately Placed Senior Sustainability Bond.
             Privately Placed Senior Sustainability                         The purpose of these loans is to finance
             Bond. Tujuan pinjaman tersebut adalah                          small and medium enterprises owned by
             untuk pembiayaan usaha kecil menengah                          women, construction of environmentally
             yang dimiliki perempuan, pembangunan                           friendly buildings, and Social Bonds.
             bangunan ramah lingkungan, dan Social
             Bond.
             Pada tanggal 25 Agustus 2023, Bank                             On 25 August 2023, the Bank made a
             melakukan        penarikan         sebesar                     withdrawal of USD 300,000,000 (full
             USD 300.000.000 (nilai penuh) dengan                           amount) with interest rates based on the
             suku bunga berdasarkan suku bunga                              3-month benchmark interest rate + 0.846%.
             acuan 3 bulan + 0,846%. Pembayaran                             Interest payments are made every 3 (three)
             bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang                    months, starting on 27 November 2023 and
             dimulai pada tanggal 27 November 2023                          ending on 25 August 2028.
             dan akan berakhir pada tanggal
             25 Agustus 2028.

             Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank                            On 23 December 2024, the Bank made a
             melakukan penarikan sebesar USD                                withdrawal of USD 200,000,000 (full
             200.000.000 (nilai penuh) dengan suku                          amount) with an interest rate based on the
             bunga berdasarkan suku bunga acuan 3                           3-month benchmark interest rate + 0.846%.
             bulan + 0,846%. Pembayaran bunga                               Interest payments are made every 3 (three)
             dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang                          months, starting on 23 March 2025 and
             dimulai pada tanggal 23 March 2025 dan                         ending on 23 December 2029.
             akan berakhir pada tanggal 23 Desember
             2029.
             Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank                            As of 31 December 2024, the Bank has
             telah menggunakan seluruh fasilitas yang                       used all existing facilities.
             ada.

             Pada tanggal 31 Desember 2023, fasilitas                       As of 31 December 2023, total unused
             yang belum digunakan adalah sebesar                            facility amounted to USD 200,000,000 (full
             USD 200.000.000 (nilai penuh).                                 amount).




                                                       157
Page 568
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                         23. BORROWINGS (continued)

    b. Pinjaman bukan bank (lanjutan)                             b. Non-bank borrowings (continued)
       (ii)   Perjanjian Pinjaman 2023 (lanjutan)                      (ii) Borrowing Agreement 2023 (continued)
              Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur                   The borrowing agreements provide several
              beberapa pembatasan yang harus                               covenants required from the Bank, such as:
              dipenuhi oleh Bank antara lain:
              -   Menyatakan     atau    membayarkan                       -     Declare or pay any dividend or make
                  dividen apa pun atau melakukan                                 any distributions on its share capital
                  pembagian apa pun atas modal                                   (other than dividends or distributions
                  sahamnya     (selain  dividen   atau                           payable in shares of the Issuer), unless
                  pembagian yang harus dibayar dalam                             the proposed payment or distribution is
                  saham Emiten), kecuali pembayaran                              out of net income of the relevant
                  atau pembagian yang diusulkan                                  Financial Year.
                  diambil dari penghasilan bersih dari
                  Tahun Buku yang relevan.
              -   Membuat atau memungkinkan utang                          -     Create or allow any indebtedness that is
                  apa pun yang dijamin atau berperingkat                         secured or ranks prior or senior to the
                  di atas atau senior terhadap Obligasi,                         Bonds, except for the leasing
                  kecuali untuk transaksi sewa guna                              transactions or other asset-backed
                  usaha (leasing) atau transaksi lain                            transactions in the ordinary course of
                  yang didukung aset dalam operasional                           banking business.
                  bisnis perbankan pada umumnya.

              -   Membentuk atau memiliki Anak                             -     Form or have any Material Subsidiary
                  Perusahaan Utama apa pun (selain                               (other than PT BANK BTPN SYARIAH
                  PT BANK BTPN SYARIAH Tbk,                                      Tbk, PT BTPN SYARIAH VENTURA,
                  PT BTPN SYARIAH VENTURA,                                       PT Oto Multiartha and PT Summit Oto
                  PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto                            Finance).
                  Finance).

              -   Tidak melakukan perubahan mendasar                       -     No substantial change of its Charter in
                  atas Anggaran Dasar dengan cara apa                            any manner which would be inconsistent
                  pun yang dapat tidak sesuai dengan                             with the provisions of this Agreement.
                  ketentuan pada perjanjian.

              -   Tidak melakukan atau mengizinkan                         -     Not undertake Merger, Consolidation or
                  penggabungan, pemekaran, peleburan                             Reorganization. Undertake or permit
                  atau reorganisasi apa pun; atau                                any merger, spin-off, consolidation or
                  menjual, memindahkan, menyewakan                               reorganization; or sell, transfer, lease or
                  atau dengan cara lain melepaskan                               otherwise dispose of all or a substantial
                  seluruh atau suatu bagian substansial                          part of its assets, other than assets
                  dari aset-asetnya selain aset-aset yang                        acquired in the enforcement of security
                  diambil alih dalam mengeksekusi                                created in Favor of the Issuer in the
                  jaminan yang dibuat untuk kepentingan                          ordinary course of its banking business,
                  Emiten dalam usaha perbankannya.                               whether in a single transaction or in a
                                                                                 series of transactions, related or
                                                                                 otherwise.
              Pada tanggal 31 Desember 2024 dan                            As of 31 December 2024 and 2023, the
              2023, Bank telah memenuhi persyaratan                        Bank managed to fulfill the requirement
              terkait penarikan pertama fasilitas IFC.                     related with first disbursement of IFC facility.


24. AKRUAL                                                    24. ACCRUALS
                                                 31 Desember/December
                                                2024              2023

    Akrual beban operasional                       386,205            328,468)                 Accrued operational expenses
    Akrual beban promosi                           106,444            101,610)                  Accrued promotion expenses
    Akrual jasa profesional                         68,734             48,903)                     Accrued professional fees
                                                   561,383            478,981)

   Akrual jasa profesional merupakan akrual untuk                 Accrued professional fees are accrual for the costs of
   biaya konsultan yang bekerjasama dengan Bank                   consultants who collaborate with the Bank to
   untuk menyelesaikan proyek tertentu, termasuk                  complete certain projects, including accrual for the
   akrual untuk biaya konsultan hukum, konsultan                  costs of legal consultant, business consultant, public
   bisnis, akuntan publik dan lainnya.                            accountant and others.



                                                        158
Page 569
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

25. PINJAMAN SUBORDINASI                                     25. SUBORDINATED LOANS
    Pinjaman   subordinasi    merupakan     pinjaman             The outstanding subordinated loans represent loans
    dari   SMBC    Cabang      Singapura    sejumlah             obtained from SMBC Singapore Branch amounted to
    USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen dengan              USD 200.000.000 (full amount), equivalent to
    Rp 3.219.000 pada tanggal 31 Desember 2024 dan               Rp 3.219.000 as of 31 December 2024 and
    sejumlah USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen            amounted to USD 200,000,000 (full amount),
    dengan Rp 3.079.400 pada tanggal 31 Desember                 equivalent to Rp 3,079,400 as of 31 December 2023.
    2023.
    Pinjaman subordinasi sebesar USD 100.000.000                 Subordinated loans of USD 100,000,000 (full
    (nilai penuh) dan USD 100.000.000 (nilai penuh)              amount) and USD 100,000,000 (full amount) were
    masing-masing      diperoleh    pada       tanggal           obtained on 26 September 2018 and 23 November
    26 September 2018 dan 23 November 2018 dan                   2018 respectively and will mature on 31 July 2031.
    akan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2031.
    Untuk fasilitas USD 100.000.000 (nilai penuh) dan            For the USD 100,000,000 (full amount) facility and
    USD 100.000.000 (nilai penuh) yang masing-masing             the USD 100,000,000 (full amount) facility obtained
    diperoleh pada tanggal 26 September 2018 dan                 on 26 September 2018 and 23 November 2018
    23 November 2018, telah terdapat Perjanjian                  respectively, Supplemental Agreements have been
    Tambahan yang ditandatangani pada tanggal 31 Juli            signed on 31 July 2024, so that the maturity date has
    2024, sehingga tanggal jatuh tempo berubah dari              changed from previously 26 September 2028 and 21
    masing-masing tanggal 26 September 2028 dan                  November 2028 to 31 July 2031 for the two facilities.
    21 November 2028 menjadi tanggal 31 Juli 2031
    untuk kedua fasilitas tersebut.
    Pinjaman subordinasi memiliki opsi pembayaran                These subordinated loans have early repayment
    lebih awal dengan pemberitahuan 20 hari                      option by 20 days notification in advance with
    sebelumnya dan dengan persetujuan dari kreditur.             lender’s approval.
    Kisaran tingkat suku bunga pinjaman subordinasi              Range of interest rate for subordinated loans per year
    adalah 5,84% - 5,94% per tahun.                              was 5.84% - 5.94%.
    Pinjaman subordinasi digunakan untuk memperkuat              Subordinated loans are used to strengthen the
    struktur modal Bank sebagai Modal Pelengkap                  Bank's capital structure as Supplementary Capital
    (Tier 2).                                                    (Tier 2).
    Sesuai Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2016                   In accordance with the Regulation of OJK Number
    tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                   11/POJK.03/2016 and Circular Letter of OJK Number
    Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor                         20/SEOJK.03/2016 regarding Feature of Conversion
    20/SEOJK.03/2016 tentang Fitur Konversi Menjadi              to Common Stock or Write Down The Instruments of
    Saham Biasa atau Write Down terhadap instrumen               Additional Tier 1 and Tier 2, Lender and Borrower
    Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap,                     acknowledge the trigger events that will cause the
    Kreditur dan Debitur memahami bahwa terdapat                 loan provided under this Agreement to be converted
    kondisi yang menyebabkan (trigger events)                    to common stock or written down, particulary in the
    pinjaman yang diberikan sesuai dengan Perjanjian             event when the business continuity of the debtor is
    ini harus dikonversi menjadi saham biasa atau                potentially disrupted (point of non viability) and
    dilakukan write down, yaitu dalam hal kelangsungan           therefore affecting the liabilities of borrower to the
    usaha debitur berpotensi terganggu (point of non             lender, in the term of:
    viability) sehingga mempengaruhi kewajiban debitur
    kepada kreditur, yaitu dapat berupa:
    (i) rasio Modal Inti Utama (Common Equity Tier               (i)    Common Equity Tier 1 (CET 1) is lower than or
        1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan                          equal to 5.125% of Risk-Weighted Assets
        5,125% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko                      (RWA), both individually and consolidated with
        (ATMR) baik secara individu maupun                              its Subsidiaries; and/or
        konsolidasi dengan Entitas Anak; dan/atau
    (ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang           (ii)   there is a plan of the competent authority to
         untuk melakukan penyertaan modal kepada                        make capital injection to the Borrower which
         Debitur yang dinilai berpotensi terganggu                      continuity of its business is evaluated to have
         kelangsungan usahanya; dan                                     the potential to be disrupted; and
   (iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan              (iii) There is an order from OJK to convert into
         konversi menjadi saham biasa dan/atau write-                  common stock and/or write-down.
         down.
    Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Bank                 As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
    memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan                 complied with all the requirements mentioned in the
    dalam perjanjian pinjaman subordinasi.                       subordinated loan agreements.




                                                       159
Page 570
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                              26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
    Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari:                    Employee benefits liabilities consist of:
                                                      31 Desember/ December
                                                    2024                 2023

    Imbalan kerja jangka pendek                                                                         Short-term employee benefits
    Akrual bonus karyawan, THR, tantiem, dan                                                              Accrual of employee bonus,
      liabilitas jangka pendek lainnya                                                 THR, tantiem, and other short-term liabilities
      - Bank                                           339,069             323,918)                                          Bank -
      - Entitas Anak                                   274,383             187,270)                                  Subsidiaries -
                                                       613,452             511,188)

    Imbalan pascakerja dan imbalan kerja                                                          Post-employment benefits and other
      jangka panjang lainnya                                                                         long-term employee benefits
      - Bank                                            32,669             128,085)                                      Bank -
      - Entitas Anak                                   420,286              42,020)                               Subsidiaries -
                                                       452,955             170,105)
                                                      1,066,407            681,293)


    Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank mengalami                      As of 31 December 2024, the Bank experienced
    kelebihan pendanaan pada aset program untuk                        funding surplus on post-employment benefit plan
    imbalan pascakerja, sehingga Bank mencatat aset                    assets, so the Bank recorded employee benefit
    imbalan kerja sebesar Rp 17.147 pada Catatan 18.                   assets amounted Rp 17,147 in Notes 18.

    Grup menerapkan kebijakan program manfaat                          The Group implements post-employment benefits
    imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-Undang                     policy based on Job Creation Law (“UUCK”) No. 11
    Cipta Kerja (“UUCK”) No. 11 Tahun 2020, Peraturan                  Year 2020, Government Regulation No. 35 Year
    Pemerintah No. 35 Tahun 2021 dan Perjanjian                        2021 and Collective Labor Agreement applied by the
    Kerjasama yang berlaku di Grup. Dasar perhitungan                  Group. The calculation basis of benefits is based on
    manfaat ini menggunakan gaji pokok terkini.                        current basic salary. The Bank’s defined benefits
    Program pensiun manfaat pasti ini dikelola oleh                    pension plan is managed by PT Asuransi Allianz Life
    PT Asuransi Allianz Life Indonesia.                                Indonesia.

    Program tersebut memberikan manfaat pensiun                        The program calls for benefits to be paid to eligible
    yang akan dibayarkan kepada karyawan yang                          employees at retirement or when the employees
    berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat                   resign according to the prevailing regulations. The
    karyawan tersebut berhenti sesuai dengan                           funding of the pension plan is conducted by the
    peraturan yang berlaku. Pendanaan program                          Group through payments of annual contributions
    pensiun ini dilakukan oleh Grup dengan membayar                    which are sufficient to meet the minimum
    iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah                      requirements set forth in applicable laws.
    minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan
    perundang-undangan yang berlaku.
    Perhitungan imbalan kerja jangka panjang Bank dan                  The calculation of the long-term employee benefits of
    Entitas Anak menggunakan hasil perhitungan                         the Bank and Subsidiary use the results of the
    Aktuari periode 31 Desember 2024 dengan                            calculation     of       the     Actuarial   period
    informasi komparatif 31 Desember 2023.                             31 December 2024 with comparative information
                                                                       31 December 2023.
    Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah karyawan                     As of 31 December 2024, the total number of the
    Bank yang memiliki hak atas manfaat ini adalah                     Bank’s employees eligible for this benefit was 6,105
    6.105 karyawan (31 Desember 2023: 6.237                            employees (31 December 2022: 6,237 employees).
    karyawan).
    Pada tanggal 31 December 2024, jumlah karyawan                     As of 31 December 2023, the total number of the
    Entitas Anak yang memiliki hak atas imbalan ini                    Subisidiaries’ employees eligible for this benefit was
    adalah sebanyak 11.129 karyawan (31 Desember                       11,129 employees (31 December 2023: 3,628
    2023: 3.628 karyawan).                                             employees).
    Selain memberikan manfaat yang disebutkan                          In addition to the benefits mentioned above, the Bank
    di atas, Bank juga memberikan manfaat cuti panjang                 also provides its employees with long leave benefits.
    kepada karyawannya.




                                                             160
Page 571
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS       IMBALAN          KERJA   KARYAWAN              26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)
    Imbalan pascakerja                                                   Post-employment benefits
    Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja                   The actuarial calculation for the Bank’s employee
    karyawan Bank pada tanggal 31 Desember 2024                          benefits liabilities as of 31 December 2024 was
    dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka                   performed by Kantor Konsultan Aktuaria I Gde Eka
    Sarmaja, FSAI dan Rekan dan 31 Desember 2023                         Saand 2023 was performed by Kantor Konsultan
    oleh Kantor Konsultan Aktuaria Yusi dan Rekan,                       Aktuaria Yusi dan Rekan, an independent actuary,
    aktuaris independen, dengan menggunakan metode                       using the “Projected Unit Credit” method based on its
    “Projected Unit Credit” berdasarkan laporannya                       reports dated 30 January 2025 (31 December 2023:
    tertanggal 30 Januari 2025 (31 Desember 2023:                        dated 31 January 2024).
    tanggal 31 Januari 2024).
    Perhitungan aktuaria Bank tersebut menggunakan                       The Bank’s actuarial valuations were carried out
    asumsi-asumsi sebagai berikut:                                       using the following assumptions:
                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023
    Asumsi ekonomi:                                                                                     Economic assumptions:
    Tingkat diskonto per tahun                              7%        6.37% - 7.10%              Interest discount rate per annum
    Tingkat kenaikan gaji per tahun                         7%                   7%              Salary increment rate per annum
    Asumsi lainnya:                                                                                          Other assumptions:
    Usia pensiun normal                                      55                    55                         Normal pension age
                                              Tabel mortalitas/     Tabel mortalitas/
                                                 Mortality table       Mortality table
                                               Indonesia 2019        Indonesia 2019
    Tingkat kematian                               (TMI 2019)            (TMI 2019)                                  Mortality rate
    Tingkat cacat                              10% TMI 2019)         10% TMI 2019)                                   Disability rate
    Status pendanaan atas program pensiun pada                           The funding status of the pension plan as of
    tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan                        31 December 2024 and 2023 based on the actuarial
    laporan aktuaria adalah sebagai berikut:                             reports was as follows:
                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023
    Bank                                                                                                                       Bank
    Nilai kini liabilitas imbalan                                                                Present value of defined benefits
       manfaat pasti                                  718,722)              732,177)                                    liabilities
    Nilai wajar aset program                         (735,869)             (634,515)                     Fair value of plan assets
    (Surplus) defisit pendanaan                       (17,147)               97,662)                      Funding (surplus) deficit

    Entitas Anak                                                                                                    Subsidiaries
    Defisit pendanaan                                 383,949)               24,811)                               Funding deficit
                                                      383,949)               24,811)

    Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama                    The movement in the defined benefits liabilities
    tahun berjalan adalah sebagai berikut:                               during the year was as follows:
                                                 Tahun berakhir 31 Desember/
                                                   Year ended 31 December
                                                   2024               2023
    Perubahan nilai kini liabilitas                                                      Movement in present value of defined
       imbalan manfaat pasti - Bank:                                                              benefits liabilities - Bank:
    Nilai kini kewajiban imbalan manfaat                                                       Present value of defined benefits
       pasti, awal tahun                              732,177              674,325)           liabilities, beginning of the year

    Termasuk dalam laba rugi                                                                           Included in profit or loss
    Beban jasa kini                                    89,220               86,161)                          Current service cost
    Beban bunga                                        42,266               45,241)                            Interest expense
    Kerugian atas penyelesaian                          1,371                    -)                         Loss on settlements

     Dipindahkan                                      865,034               805,727                                 Carry forward




                                                              161
Page 572
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                          26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)

    Imbalan pascakerja (lanjutan)                                   Post-employment benefits (continued)

    Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama               The movement in the defined benefits liabilities
    tahun berjalan adalah sebagai berikut: (lanjutan)               during the year was as follows: (continued)

                                              Tahun berakhir 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                                2024               2023

    Dipindahkan                                  865,034)            805,727                                     Carry forward

    Termasuk dalam penghasilan                                                            Included in other comprehensive
     komprehensif lain                                                                                          income
     Kerugian/keuntungan aktuaria yang
       timbul dari:                                                                        Actuarial losses/gains arising from:
           - Asumsi keuangan                     (12,683)             21,597)                        Financial assumption -
           - Penyesuaian pengalaman              (25,361)             37,862)                    Experiences adjustment -

    Lain-lain                                                                                                         Others
    Imbalan yang dibayarkan oleh aset                                                         Benefits paid by the plan assets
       program selama tahun berjalan            (106,897)           (133,009)                               during the year
    Pembayaran penyelesaian dari aset
       program                                    (1,371)                   -)         Settlement payments from plan assets
    Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                       Present value of net defined
       pasti, akhir tahun - Bank                 718,722)            732,177)       benefits liabilities, end of year - Bank

                                                                                                      Present value of defined
    Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                   benefits liabilities, end of year -
       pasti, akhir tahun – Entitas Anak         586,496)            229,374)                                     Subsidiaries
    Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                          Present value of defined
       pasti, akhir tahun                      1,305,218)            961,551)             benefits liabilities, end of year

    Perubahan nilai wajar aset program selama tahun                The movement of fair value of plan assets during the
    berjalan adalah sebagai berikut:                               year was as follows:

                                              Tahun berakhir 31 Desember/
                                                Year ended 31 December
                                               2024                2023
    Perubahan nilai wajar aset program -                                                      Movement in the fair value of
      Bank:                                                                                          plan assets - Bank:
      Nilai wajar aset program,                                                                 Fair value of plan assets,
        awal tahun                               634,515)            657,834)                         beginning of year

      Termasuk dalam laba rugi                                                                   Included in profit or loss
       Pendapatan bunga atas aset
          program                                 41,776)             46,304)             Interest income on plan assets

      Termasuk dalam penghasilan                                                        Included in other comprehensive
        komprehensif lain                                                                                          income
        Imbal hasil atas aset program di                                                           Return on plan assets
          luar pendapatan bunga                   (21,363)            (32,115)                excluding interest income

      Lain-lain                                                                                                      Others
        Kontribusi yang dibayarkan
          kepada program                         189,209)             95,501)             Contributions paid into the plan
        Imbalan yang dibayarkan oleh
          program                                (106,897)          (133,009)                    Benefits paid by the plan
        Pembayaran penyelesaian dari
          aset program                             (1,371)                  -)     Settlement payments from plan assets
      Nilai wajar aset program,                                                                  Fair value of plan assets,
        akhir tahun - Bank                       735,869)            634,515)                         end of year - Bank

      Nilai wajar aset program,                                                                  Fair value of plan assets,
         akhir tahun – Entitas Anak              202,547)            204,563)                  end of year – Subsidiaries
      Nilai wajar aset program,                                                                 Fair value of plan assets,
         akhir tahun                             938,416)            839,078)                                end of year




                                                        162
Page 573
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS         IMBALAN      KERJA   KARYAWAN         26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)
    Imbalan pascakerja (lanjutan)                                Post-employment benefits (continued)

    Jumlah yang diakui di laba rugi:                             The amounts recognised in profit/loss are as follows:

                                             Tahun berakhir 31 Desember/
                                               Year ended 31 December
                                              2024                2023
    Bank                                                                                                            Bank
    Biaya jasa kini                               89,220)           86,161)                           Current service cost
    Biaya bunga                                   42,266)           45,241)                                   Net interest
    Pembayaran penyelesaian dari aset
      program                                      1,371)                 -)        Settlement payments from plan assets
    Pendapatan bunga atas aset program           (41,776)           (46,304)               Interest income on plan assets
                                                  91,081)            85,098)
    Entitas Anak                                  90,070)            34,122)                                 Subsidiaries
    Jumlah, disajikan sebagai bagian                                                        Total, included in personnel
      dari beban tenaga kerja                    181,151)          119,220)                                  expenses

    Jumlah yang diakui di penghasilan komprehensif               The amounts recognised in other comprehensive
    lain:                                                        income are as follows:

                                             Tahun berakhir 31 Desember/
                                               Year ended 31 December
                                              2024                2023
    Bank                                                                                                             Bank
    Kerugian/keuntungan aktuaria yang
      timbul dari:                                                                     Actuarial losses/gains arising from:
       - Asumsi keuangan                         (12,683)           21,597)                       Financial assumption -
       - Penyesuaian pengalaman                  (25,361)           37,862)                     Experience adjustment -
    Imbal hasil atas aset program di luar                                                            Return on plan assets
      pendapatan bunga                            21,363)           32,115)                    excluding interest income
                                                 (16,681)           91,574)
    Entitas Anak                                 (36,685)              688)                                  Subsidiaries
    Jumlah, disajikan sebagai bagian                                                        Total, included in personnel
      dari beban tenaga kerja                    (53,366)           92,262)                                  expenses

    Seluruh aset program pensiun ditempatkan pada                All of the pension plan assets are placed on cash with
    kas di Bank Kustodian dan deposito berjangka di              the Custodian Bank and time deposits with the Bank.
    Bank.

    Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui                The Bank is exposed to a number of risks through its
    program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan         defined benefit pension plans. The most significant
    adalah sebagai berikut:                                      risks are as follows:

    Volatilitas aset                                             Asset volatility

    Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat              The plan liabilities are calculated using a discount
    diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil             rate set with reference to government bond yields. If
    obligasi pemerintah. Jika imbal hasil aset program           plan assets underperform this yield, then this will
    lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit                 create a deficit.
    program.

    Perubahan imbal hasil obligasi                               Changes in bond yields

    Kenaikan pada liabilitas program disebabkan oleh             An increase in plan liabilities is caused by the
    penurunan imbal hasil obligasi pemerintah,                   decrease in government bond yields, although this
    walaupun hal ini akan saling hapus dengan pilihan            will be partially offset by the Bank’s investment
    jenis investasi Bank.                                        choices.




                                                       163
Page 574
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS          IMBALAN     KERJA       KARYAWAN              26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)
    Imbalan pascakerja (lanjutan)                                          Post-employment benefits (continued)

    Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui                          The Bank is exposed to a number of risks through its
    program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan                   defined benefit pension plans. The most significant
    adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                     risks are as follows: (continued)

    Perubahan imbal hasil obligasi (lanjutan)                              Changes in bond yields (continued)

    Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan                     The expected return on plan assets is determined by
    dengan mempertimbangkan imbal hasil yang                               considering the expected returns available on the
    diharapkan atas aset dengan mengacu pada                               assets underlying the current investment policy.
    kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap                       Expected yields on fixed interest investments are
    didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada                          based on gross redemption yields as of the reporting
    tanggal pelaporan.                                                     date.

    Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja, nilai wajar                  The Bank’s present value of post-employment
    aset program, defisit/surplus pada program dan                         benefits liabilities, fair value of plan assets,
    penyesuaian pada liabilitas program dan aset                           deficit/surplus of program and adjustment on plan
    program Bank untuk 5 tahun terakhir adalah sebagai                     liabilities and plan assets for the last 5 years were as
    berikut:                                                               follows:

                                                        31 Desember/December
                                    2024         2023           2022         2021               2020

    Nilai kini liabilitas imbalan                                                                               Present value of defined
     manfaat pasti                   718,722)     732,177)          674,325))      671,934)       640,803)           benefits liabilities
    Nilai wajar aset program        (735,869)    (634,515)          (657,834)     (657,951)      (545,350)      Fair value of plan assets
                                                                                                                         The effect of the
    Dampak batas atas aset                 -)           -)                -))            -)             -)                 asset ceiling
                                     (17,147)      97,662)           16,491))       13,983)        95,453)
    Defisit (surplus)                                                                                                    Deficit (surplus)

    Penyesuaian pada                 (38,043)      59,459)            8,856))       (2,829))       56,208)               Adjustments on
     liabilitas program                                                                                                  plan liabilities

    Penyesuaian pada aset
                                      21,363)      32,115)           34,244))      22,272))        19,473)
     program                                                                                                 Adjustments on plan assets

    Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas                       Management believes that the estimated post-
    atas    imbalan   pascakerja  pada     tanggal                         employment     benefit    liabilities as   of
    31 Desember 2024 dan 2023 telah memenuhi                                31 December 2024 and 2023 have fulfilled the
    persyaratan minimum UUCK.                                              minimum requirements of UUCK.

    Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program                    The Bank’s weighted average duration of the defined
    pensiun imbalan pasti Bank pada tanggal 31                             benefit pension obligation as of 31 December 2024
    Desember 2024 dan 2023 masing-masing adalah                            and 2023 was 6.32 years and 11.61 years,
    6,32 tahun dan 11,61 tahun.                                            respectively.

    Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat                      The Bank’s expected maturity analysis                      of
    pensiun yang tidak didiskontokan Bank adalah                           undiscounted pension benefits are as follows:
    sebagai berikut:

                                                    31 Desember/ December
                                                 2024                  2023
    Hingga 1 tahun                                         82,501                      84,573                             Up to 1 year
    Lebih dari 1 - 2 tahun                                101,567                      71,839                     More than 1 - 2 years
    Lebih dari 2 - 5 tahun                                273,204                     284,254                     More than 2 - 5 years
    Lebih dari 5 tahun                                  2,690,632                   3,528,404                       More than 5 years




                                                             164
Page 575
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS         IMBALAN     KERJA    KARYAWAN             26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)
    Imbalan pascakerja (lanjutan)                                     Post-employment benefits (continued)

    Sensitivitas liabilitas imbalan pascakerja untuk                  The Bank’s sensitivity of the post-employment
    perubahan asumsi aktuarial utama Bank adalah                      benefits liabilities to changes in the key actuarial
    sebagai berikut:                                                  assumptions was as follows:

                                                                2024
                                                                  Kenaikan           Kenaikan
                                                             (penurunan) nilai     (penurunan)
                                                               kini kewajiban     beban jasa kini/
                                                               imbalan kerja/        Increase
                                                           Increase (decrease)     (decrease) in
                                  Perubahan asumsi/         in present value of   current service
                                 Change in assumption        benefit obligation        cost

                                  Kenaikan/Increase 1%                 (42,690)               (6,022)
    Tingkat diskonto             Penurunan/Decrease 1%                  47,660)                7,160)             Discount rate

                                  Kenaikan/Increase 1%                  42,733)                8,548)
    Tingkat kenaikan gaji        Penurunan/Decrease 1%                 (57,651)               (7,355)       Salary increase rate

                                                                2023
                                                                  Kenaikan           Kenaikan
                                                             (penurunan) nilai     (penurunan)
                                                               kini kewajiban     beban jasa kini/
                                                               imbalan kerja/        Increase
                                                           Increase (decrease)     (decrease) in
                                  Perubahan asumsi/         in present value of   current service
                                 Change in assumption        benefit obligation        cost
                                  Kenaikan/Increase 1%                 (48,514)               (6,750)
    Tingkat diskonto             Penurunan/Decrease 1%                  54,581)                7,712)             Discount rate
                                  Kenaikan/Increase 1%                  52,384)                7,489)
    Tingkat kenaikan gaji        Penurunan/Decrease 1%                 (47,377)               (6,669)       Salary increase rate

    Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan                   The sensitivity analysis is based on a change in an
    atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya                  assumption while holding all other assumptions
    dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang                constant. In practice, this is unlikely to occur and
    terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin                     changes in some of the assumptions may be
    saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas                correlated. When calculating the sensitivity of the
    kewajiban imbalan pascakerja atas asumsi aktuarial                post-employment benefits liabilities to significant
    utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini                   actuarial assumptions, the same method (present
    kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan                        value of the defined benefits liabilities calculated with
    metode projected unit credit di akhir periode                     the projected unit credit method at the end of the
    pelaporan) telah diterapkan seperti dalam                         reporting period) has been applied as when
    penghitungan liabilitas imbalan pascakerja.                       calculating the post-employment benefits liabilities.
    Pada 31 Desember 2024 dan 2023, imbalan                           As of 31 December 2024 and 2023, post-employment
    pascakerja untuk karyawan dengan Perjanjian Kerja                 benefits for the Subsidiary (BTPNS)'s employees
    Waktu Tertentu (PKWT) Entitas Anak (BTPNS)                        with Fixed Time Employment Agreements (PKWT)
    dihitung secara internal dengan metode historical                 are calculated internally using the historical stay rate
    stay rate masing-masing sebesar Rp 22.685 dan                     method amounted to Rp 22,685 and Rp 11,556,
    Rp 11.556.                                                        respectively.
    Imbalan kerja jangka panjang lainnya                              Other long term employee benefits

    Grup juga memberikan manfaat cuti panjang kepada                  The Group also provides its employees with long
    karyawannya.                                                      leave benefit.




                                                         165
Page 576
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS       IMBALAN         KERJA    KARYAWAN           26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)

    Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan)                  Other long term employee benefits (continued)

    Perubahan liabilitas yang timbul dari imbalan kerja              The movement in the Bank’s liabilities arising from
    jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut:                   other long-term employee benefits was as follows:

                                               Tahun berakhir 31 Desember/
                                                 Year ended 31 December
                                                2024                2023

     Perubahan nilai kini liabilitas                                                   Movement in present value of defined
      imbalan manfaat pasti - Bank:                                                             benefits liabilities - Bank:
      Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                               Present value of defined liabilities,
        pasti, awal tahun                          30,423)              26,790)                    beginning of the year

     Termasuk dalam laba rugi                                                                     Included in profit or loss
        Beban jasa kini                             5,515)                5,307)                      Current service cost
        Beban bunga                                 1,767)                1,746)                         Interest expense
        Pengukuran kembali:                                                                              Remeasurement:
        - Penyesuaian asumsi keuangan              (1,032)                  396)        Changes in financial assumptions -
        - Penyesuaian pengalaman                     464 )                 (386)                 Experience adjustment -

     Lain-lain                                                                                                         Others
         Imbalan yang dibayarkan dari
            pemberi kerja selama tahun                                                       Benefits paid by the employer
            berjalan                               (4,468)               (3,430)                               during year
     Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                      Present value of net defined
       pasti, akhir tahun - Bank                   32,669               30,423)    benefits liabilities, end of year - Bank

     Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                          Present value of net defined
       pasti, akhir tahun – Entitas Anak                                                      benefits liabilities, end of year -
                                                   13,652)              13,716)                                     Subsidiaries
     Nilai kini liabilitas imbalan manfaat                                                          Present value of net defined
       pasti, akhir tahun                          46,321)              44,139)              benefits liabilities, end of year

    Jumlah yang diakui di laba rugi:                                  The amounts recognised in profit/loss are as follows:

                                               Tahun berakhir 31 Desember/
                                                 Year ended 31 December
                                                2024                2023
    Bank                                                                                                                  Bank
    Biaya jasa kini                                 5,515)                5,307)                           Current service cost
    Biaya bunga                                     1,767)                1,746)                                   Net interest
    Pengukuran kembali manfaat jangka                                                               Remeasurement of long term
      panjang                                        (568)                   10)                          employee benefit
                                                    6,714)                7,063)
    Entitas Anak                                    2,131)                2,100)                                     Subsidiaries
    Jumlah, disajikan sebagai bagian                                                                Total, included in personnel
      dari beban tenaga kerja                       8,845)                9,163)                                   expenses

    Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan                The Bank’s expected maturity analysis of
    jangka panjang lainnya tidak didiskontokan Bank                  undiscounted other long-term employee benefits was
    adalah sebagai berikut:                                          as follows:
                                                     31 Desember/ December
                                                  2024                 2023
    Hingga 1 tahun                                       8,583                       3,877                          Up to 1 year
    Lebih dari 1 - 2 tahun                               4,592                       7,951                  More than 1 - 2 years
    Lebih dari 2 - 5 tahun                              15,584                      20,644                  More than 2 - 5 years
    Lebih dari 5 tahun                                  25,311                      63,783                    More than 5 years




                                                        166
Page 577
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

26. LIABILITAS         IMBALAN    KERJA     KARYAWAN              26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
    (lanjutan)

    Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan)                   Other long term employee benefits (continued)

    Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka panjang                The Bank’s sensitivity of the other long term
    lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria utama                  employee benefit obligation to changes in the
    Bank adalah sebagai berikut:                                      principal actuarial assumptions was as follows:

                                                                2024
                                                                 Kenaikan
                                                            (penurunan) nilai
                                                              kini kewajiban            Kenaikan
                                                              imbalan kerja/      (penurunan) beban
                                                                  increase         jasa kini/ Increase
                                                               (decrease) in          (decrease) in
                                  Perubahan asumsi/          present value of        current service
                                 Change in assumption       benefit obligation            cost

                                  Kenaikan/Increase 1%                 (1,223)                  (191)
   Tingkat diskonto              Penurunan/Decrease 1%                  1,335)                   229)               Discount rate

                                  Kenaikan/Increase 1%                  1,770)                   291)
   Tingkat kenaikan gaji         Penurunan/Decrease 1%                   (999)                  (251)        Salary increase rate

                                                                2023
                                                                 Kenaikan
                                                            (penurunan) nilai
                                                              kini kewajiban            Kenaikan
                                                              imbalan kerja/      (penurunan) beban
                                                                  increase         jasa kini/ Increase
                                                               (decrease) in          (decrease) in
                                  Perubahan asumsi/          present value of        current service
                                 Change in assumption       benefit obligation            cost

                                  Kenaikan/Increase 1%                 (1,335)                  (240)
    Tingkat diskonto             Penurunan/Decrease 1%                  1,462)                   264)               Discount rate

                                  Kenaikan/Increase 1%                  1,284)                   233)
    Tingkat kenaikan gaji        Penurunan/Decrease 1%                 (1,196)                  (217)        Salary increase rate


27. LIABILITAS LAIN-LAIN                                          27. OTHER LIABILITIES

                                                   31 Desember/December
                                                2024                 2023

    Utang kepada pihak ketiga                           298,397                     37,685)               Payable to third parties
    Beban Standby Letter of Credit                                                                     Accrued Standby Letter of
       yang masih harus dibayarkan                      169,166                     81,244)                        Credit fee
    Transaksi ATM, transfer dan                                                                    ATM transaction, transfer and
       tagihan merchant                                  93,803                   253,284)                      merchant bills
    Pendapatan ditangguhkan                              71,491                   102,106)                     Unearned income
                                                                                                        Loan insurance premium
    Utang premi asuransi kredit                          57,765                     53,828)                           payable
    Transaksi kartu kredit                               45,995                     32,408)               Credit card transaction
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                          Allowance for impairment losses -
       - komitmen                                      43,266                       52,990)                       commitment
    Utang premi asuransi lainnya                       41,104                       11,184)    Other insurance premium payable
    Setoran konsumen                                   39,641                            -)                    Customer deposit
    Komisi asuransi diterima dimuka                    26,276                       11,667)       Up-front insurance commission
    Term Deposit DHE                                        -                      250,201)                   DHE Term Deposit
    Lainnya                                           294,354                      188,911)                                Others
                                                    1,181,258                    1,075,508)




                                                          167
Page 578
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

27. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan)                           27. OTHER LIABILITIES (continued)

    Utang kepada pihak ketiga sebagian besar                      Payables to third parties mainly represent operational
    merupakan utang operasional kepada mitra bisnis               payable to the business partner of the Bank and
    Bank dan Entitas Anak dalam menjalankan kegiatan              Subsidiaries in carrying out operational activities.
    operasional.
    Beban standby letter of credit yang masih harus               Accrued standby letter of credit fees are expense for
    dibayarkan merupakan beban yang masih harus                   standby letter of credit related to loans that has not
    dibayar atas standby letter of credit terkait dengan          been paid.
    pinjaman yang diberikan.
    Transaksi ATM, transfer dan tagihan merchant                  ATM transaction, transfer and merchant bills consist
    merupakan hutang atas transaksi ATM dan transfer              of payables from Bank ATM transaction and transfer
    antar bank yang akan diselesaikan pada hari kerja             to other banks that will be settled on the next working
    berikutnya, serta transaksi dengan merchant melalui           day and transactions with merchants via payment
    gerbang pembayaran.                                           gateway.
    Pendapatan ditangguhkan terdiri atas pendapatan               Unearned income consists of deferred income from
    dari pembelian wesel ekspor yang ditangguhkan.                export bills purchase.
    Utang premi asuransi kredit terdiri dari pembayaran           Loan insurance premium payable consists of
    premi asuransi yang telah diterima dari debitur namun         insurance premium payment from debtors but not yet
    belum dibayarkan kepada perusahaan asuransi.                  paid to the insurance companies.
    Utang premi asuransi lainnya merupakan premi                  Other insurance premium payables are employees
    terutang atas asuransi karyawan Grup.                         insurance premium payables of the Group.
    Komisi asuransi diterima dimuka merupakan komisi              Up-front     insurance     commission   represents
    yang diterima dari Allianz atas penjualan produk-             commission received from Allianz for the sales of
    produk asuransi kepada nasabah Bank melalui                   insurance products to the Bank’s customers through
    seluruh saluran distribusi Bank.                              all Bank’s distribution channels.
    Term Deposit DHE adalah instrumen untuk                       DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
    memfasilitasi penempatan DHE oleh eksportir di                placement of DHE by exporters at Bank Indonesia,
    Bank Indonesia, dengan mekanisme pass on                      with a pass-on mechanism for bank transactions with
    transaksi bank dengan nasabah (eksportir) kepada              customers (exporters) to Bank Indonesia. The Bank
    Bank Indonesia. Bank mencatat Term Deposit DHE                records DHE Term Deposit in the other assets
    tersebut pada akun aset lain-lain dan kewajiban               account and liabilities to customers (exporters) in the
    kepada nasabah (eksportir) pada akun liabilitas lain-         other liabilities account with same amount.
    lain dengan nilai yang sama.
    Lainnya terutama terdiri dari akun tampungan                  Others mainly consist of temporary account for
    sementara atas penerimaan pembayaran dimuka                   upfront funds received from debtors, which will be
    dari debitur, yang akan didebitkan pada waktu                 debited upon future contract settlement period.
    penyelesaian kewajiban kontrak dengan debitur di
    masa mendatang.




                                                        168
Page 579
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

28. DANA SYIRKAH TEMPORER                                      28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS

    Grup   menyajikan     dana    syirkah   temporer               The Group presented temporary syirkah funds in
    sehubungan dengan kepemilikan Bank atas Entitas                relation to the Bank’s ownership in the Subsidiary
    Anak yang bergerak di bidang perbankan syariah.                which engages in sharia banking industry.
                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

     Simpanan nasabah:                                                                              Deposits from customer:
      Tabungan mudharabah                            976,622              889,954              Mudharabah saving deposits
      Deposito mudharabah                          8,622,730            9,030,866               Mudharabah time deposits
                                                   9,599,352            9,920,820


    a.   Tabungan mudharabah                                       a.     Mudharabah savings deposits

         Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan:                         By relationship with counterparties:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Pihak ketiga                               972,327              887,890                                Third parties
         Pihak berelasi                               4,295                2,064                              Related parties
                                                    976,622              889,954

         Berdasarkan jenis produk:                                        By product type:

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Tepat Tabungan Platinum Bisnis             553,060              482,900             Tepat Tabungan Platinum Bisnis
         Tepat Tabungan Platinum                    410,084              404,721                   Tepat Tabungan Platinum
         Tepat Tabungan Payroll                       8,528                1,798                     Tepat Tabungan Payroll
         Tepat Tabungan Rencana                       4,950                  535                   Tepat Tabungan Rencana
                                                    976,622              889,954

         Kisaran tingkat bagi hasil untuk tabungan                        The range of profit sharing rate for mudharabah
         mudharabah untuk tahun- tahun yang berakhir                      savings deposits for the years ended
         pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                           31 December 2024 and 2023 were as follows:
         adalah sebagai berikut:
                                                31 Desember/December 2024

         Tingkat bagi hasil (%)                        1.00% - 4.00%                                   Profit sharing rate (%)

                                                31 Desember/December 2023

         Tingkat bagi hasil (%)                        1.00% - 4.00%                                    Profit sharing rate (%)

         Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat                          As of 31 December 2024, there were
         tabungan mudharabah yang diblokir        dan                     mudharabah saving deposits which were
         dijadikan sebagai jaminan atas pembiayaan                        blocked and used as collateral for financing
         sebesar Rp 2.750. Pada tanggal 31 Desember                       amounted to Rp 2,750. As of 31 December 2023,
         2023, tidak ada saldo tabungan mudharabah                        there were no mudharabah saving deposits
         yang diblokir atau dijadikan sebagai jaminan                     which were blocked and used as collateral for
         atas pembiayaan.                                                 financing.




                                                       169
Page 580
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)



28. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan)                           28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)

    b.   Deposito mudharabah                                       b.     Mudharabah time deposits
                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Pihak ketiga                              8,593,793            8,997,932                              Third parties
         Pihak berelasi                               28,937               32,934                            Related parties
                                                   8,622,730            9,030,866

         Berdasarkan jangka waktu                                         By time period

                                                  31 Desember/December
                                                  2024            2023

         Bukan Bank                                                                                                Non-Bank
           Lebih dari 1 - 3 bulan                 8,362,894             8,721,511                   More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                   216,247               299,222                   More than 3 - 6 months
           Lebih dari 9 - 12 bulan                   43,566                10,111                  More than 9 - 12 months
           Lebih dari 12 bulan                           23                    22                    More than 12 months
                                                  8,622,730             9,030,866

         Berdasarkan sisa umur sampai jatuh tempo                         By remaining period to maturity date

                                                 31 Desember/December
                                                 2024            2023

         Bukan Bank                                                                                                Non-Bank
           Hingga 1 bulan                         7,325,763             7,329,602                           Up to 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan                 1,127,204             1,467,881                   More than 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan                   144,231               227,896                   More than 3 - 6 months
           Lebih dari 6 - 9 bulan                    18,498                 1,193                   More than 6 - 9 months
           Lebih dari 9 - 12 bulan                    7,011                 4,294                  More than 9 - 12 months
           Lebih dari 12 bulan                           23                     -                    More than 12 months
                                                  8,622,730             9,030,866

    Kisaran tingkat bagi hasil untuk deposito                      The range of profit sharing rate for mudharabah time
    mudharabah selama tahun- tahun berakhir 31                     deposits during the years ended 31 December 2024
    Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:                 and 2023 were as follows:

                                                31 Desember/December 2024

    Tingkat bagi hasil (%)                             2.76% - 6.51%                                   Profit sharing rate (%)

                                                31 Desember/December 2023

    Tingkat bagi hasil (%)                             2.76% - 6.27%                                   Profit sharing rate (%)

    Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat deposito               As of 31 December 2024, there were mudharabah
    mudharabah yang diblokir dan dijadikan sebagai                 time deposits which were blocked and used as
    jaminan      atas     pembiayaan        sebesar                collateral for financing amounted to Rp 16,250
    Rp 16.250 (31 Desember 2023: Rp 8.000).                        (31 December 2023: Rp 8,000).




                                                       170
Page 581
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

29. MODAL SAHAM                                                              29. SHARE CAPITAL

    Susunan pemegang saham Bank pada tanggal                                     Based on the share registrant record from Biro
    31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan catatan                                Administrasi Efek, the composition of the Bank’s
    yang dibuat oleh Biro Administrasi Efek adalah                               shareholders composition as of 31 December 2024
    sebagai berikut:                                                             and 2023 was as follows:

                                                         31 Desember/December 2024
                                            Lembar saham/        Persentase/
    Pemegang saham                         Number of shares      Percentage        Jumlah/Total                                              Shareholder

    Sumitomo Mitsui Banking                                                                                                Sumitomo Mitsui Banking
     Corporation                                 9,692,826,975               91.047%                     193,857                       Corporation
    PT Bank Central Asia Tbk                       109,742,058                1.031%                       2,195           PT Bank Central Asia Tbk
    PT Bank Negara Indonesia                                                                                              PT Bank Negara Indonesia
     (Persero) Tbk                                   12,007,137               0.113%                           240                   (Persero) Tbk
    Direksi                                                                                                                   The Board of Directors
     Merisa Darwis                                      223,858               0.002%                              4                 Merisa Darwis
     Henoch Munandar                                    175,256               0.002%                              3             Henoch Munandar
     Hanna Tantani                                      149,654               0.001%                              3                 Hanna Tantani
     Dini Herdini                                       120,072               0.001%                              2                    Dini Herdini
     Darmadi Sutanto                                     90,620               0.001%                              2               Darmadi Sutanto
     Kaoru Furuya                                         4,500               0.000%                              0                  Kaoru Furuya
     Atsushi Hino                                         1,500               0.000%                              0                   Atsushi Hino
     Keishi Kobata                                        1,500               0.000%                              0                  Keishi Kobata
    Dewan Komisaris                                                                                                     The Board of Commissioners
     Ongki Wanadjati Dana*                            860,804                  0.008%                         17           )Ongki Wanadjati Dana*
    Publik                                        829,741,814                  7.794%                     16,596                                     Public
                                               10,645,945,748                100.000%                    212,919

                                                         31 Desember/December 2023
                                            Lembar saham/        Persentase/
    Pemegang saham                         Number of shares      Percentage        Jumlah/Total                                              Shareholder

    Sumitomo Mitsui Banking                                                                                                Sumitomo Mitsui Banking
     Corporation                                 7,332,311,297               89.977%                     146,646                       Corporation
    PT Bank Central Asia Tbk                        83,052,408                1.019%                       1,661           PT Bank Central Asia Tbk
    PT Bank Negara Indonesia                                                                                              PT Bank Negara Indonesia
     (Persero) Tbk                                   12,007,137               0.147%                           240                   (Persero) Tbk
    Direksi                                                                                                                   The Board of Directors
     Merisa Darwis                                      222,358               0.003%                              4                 Merisa Darwis
     Henoch Munandar                                    173.756               0.002%                              3             Henoch Munandar
     Hanna Tantani                                      148,154               0.002%                              3                 Hanna Tantani
     Dini Herdini                                       118,572               0.001%                              2                    Dini Herdini
     Darmadi Sutanto                                     89,120               0.001%                              2               Darmadi Sutanto
     Kaoru Furuya                                         3,000               0.000%                              0                  Kaoru Furuya
    Dewan Komisaris                                                                                                     The Board of Commissioners
     Ongki Wanadjati Dana*                             860,804                 0.011%                         17           )Ongki Wanadjati Dana*
    Publik                                         627,828,065                 7.704%                     12,558                                     Public
                                                 8,056,814,671                98.867%                    161,136
    Saham tresuri                                   92,292,198                 1.133%                      1,846                        Treasury shares
                                                 8,149,106,869               100.000%                    162,982

    *Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat yang               *Share ownership comes from the Material Risk Taker program when he
    bersangkutan menjabat sebagai anggota Direksi Bank                                          served as a member of the Board of Directors of the Company.

    Pemegang saham publik terdiri dari pemegang                                  Public shareholders consist of shareholders whose
    saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham                              ownership are less than 5% of outstanding shares.
    beredar. Seluruh saham yang beredar adalah                                   All the outstanding shares are ordinary shares.
    saham biasa.




                                                                       171
Page 582
                                     PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                 (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                  DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

29. MODAL SAHAM (lanjutan)                                   29. SHARE CAPITAL (continued)

    Perubahan komposisi kepemilikan saham                        Changes in share ownership composition

    Pada tanggal 20 Maret 2024, Bank telah                       On 20 March 2024, Bank completed the Capital
    menyelesaikan proses Penambahan Modal dengan                 Increase process by Granting Pre-emptive Rights II
    Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II               (Right Issue II) which resulted in a change in the
    (Right Issue II) yang menyebabkan perubahan                  Bank's paid-up capital to Rp 212,919 or
    Modal disetor Bank menjadi Rp 212.919 atau                   10,645,945,748 shares (full amount). The Bank has
    10.645.945.748 saham (nilai penuh). Bank telah               disclosed its plan to use the proceed from the Rights
    mengungkapkan rencana penggunaan dana Rights                 Issue fund to expand and invest through the
    Issue II tersebut adalah untuk melakukan ekspansi            acquisition of financing business companies namely
    dan investasi usaha melalui pengambilalihan                  PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance, from
    perusahaan-perusahaan yang bergerak di kegiatan              SMBC and PT Summit Auto Group (a subsidiary of
    usaha pembiayaan yaitu PT Oto Multiartha dan PT              Sumitomo Corporation).
    Summit Oto Finance, dari SMBC dan PT Summit
    Auto Group (anak perusahaan dari Sumitomo
    Corporation).

   Dalam rangka pemenuhan Peraturan Bursa Efek                   In order to comply with the Indonesia Stock
   Indonesia mengenai kepemilikan saham oleh                     Exchange Regulation on the shares ownership by
   pemegang saham bukan pengendali dan bukan                     non controlling shareholders and non majority
   pemegang saham utama sebesar minimum 7,5%                     shareholders totalling at the minimum of 7.5% of
   dari jumlah saham yang diterbitkan oleh Bank                  total issued shares of the Bank (Free Float Shares),
   (Saham Free Float), Bank telah melakukan                      Bank has sold back the Treasury Stock to public and
   pengalihan Treasury Stock kepada publik dan                   then withdraw the Treasury Stock to become the
   kemudian menarik saham tersebut ke dalam Modal                Bank’s Issued Capital, and in addition there were
   Ditempatkan Bank, dan dengan selain itu pengalihan            twice shares transfer by SMBC in December 2023 to
   saham yang dilakukan SMBC sebanyak 2 kali pada                become 7,332,311,297 shares or around 89.977%
   bulan Desember 2023 menjadi 7.332.311.297                     and in January 2024 to become 7,132,311,297
   saham atau sekitar 89,977% dan bulan Januari 2024             shares or around 87.522%, also by the completion
   menjadi 7.132.311.297 saham atau sekitar 87,522%,             of the Rights Issue II process, the total of Bank's Free
   serta dengan rampungnya proses Right Issue II                 Float Shares as of the end of December 2024 are
   Jumlah Saham Free Float Bank per akhir Desember               7.875%, therefore this Free Float Shares
   2024 adalah sebesar 7,875% sehingga ketentuan                 requirement has been met.
   Saham Free Float ini telah terpenuhi.


30. PENGGUNAAN LABA BERSIH                                   30. APPROPRIATION OF NET INCOME

    Para pemegang saham menyetujui penggunaan                     The shareholders approved the appropriation of net
    laba bersih untuk tahun buku 2023 berdasarkan akta           income for the financial year of 2023 based on
    notaris No. 56 tanggal 21 Maret 2024 dari Notaris            notarial deed No. 56 dated 21 March 2024 of Notary
    Ashoya Ratam, S.H., Mkn sebagai berikut: (1) Bank            Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank
    akan membagikan dividen kepada para pemegang                 shall distribute dividend to the shareholders for 20%
    saham sejumlah 20% dari Laba Bersih atau kurang              of Net Profit or more or less Rp 471,667 or estimated
    lebih sebesar Rp 471.667 atau kurang lebih sebesar           at Rp 44.3 per share (full amount); (2) the Bank
    Rp 44,3 per lembar saham (nilai penuh); (2) Bank             booked appropriated retained earnings amounting to
    membukukan saldo laba yang sudah ditentukan                  Rp 10,357; and (3) the remaining balance of the net
    penggunaannya sebesar Rp10.357; dan (3) sisa                 income earned by the Bank in financial year of 2023
    dari total laba bersih yang diperoleh Bank untuk             after being deducted with the allocation for Dividend
    tahun buku 2023 setelah dikurangi penyisihan Dana            and appropriated retained earnings shall be declared
    Dividen dan saldo laba yang sudah ditentukan                 as unappropriated retained earnings.
    penggunaannya, akan dibukukan sebagai saldo
    laba yang belum ditentukan penggunaannya.


    Pada tanggal 19 April 2024, distribusi dividen tunai         On 19 April 2024, the Bank’s cash dividends have
    Bank dibayarkan kepada pemegang saham sesuai                 been paid to Shareholders based on Shareholders
    Daftar Pemegang Saham pada tanggal 3 April 2024              Registry as of 3 April 2024 (recording date).
    (tanggal pencatatan).




                                                       172
Page 583
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

30. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan)                                   30. APPROPRIATION OF NET INCOME (continued)
    Para pemegang saham menyetujui penggunaan laba                          The shareholders approved the appropriation of net
    bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31                        income for the year ended 31 December 2022 based on
    Desember 2022 berdasarkan akta notaris No. 31                           notarial deed No. 31 dated 13 April 2023 of Notary
    tanggal 13 April 2023 dari Notaris Ashoya Ratam, S.H.,                  Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank shall
    Mkn sebagai berikut: (1) Bank akan membagikan                           distribute dividend to the shareholders for 20% (twenty
    dividen kepada para pemegang saham sejumlah 20%                         percent) of Net Profit or more or less
    dari Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp619.140                    IDR 619,140 or estimated at Rp 76,8 per share (full
    atau kurang lebih sebesar Rp 76,8 per lembar saham                      amount); (2) the Bank not allocate any appropriated
    (nilai penuh); (2) Bank tidak menyisikan saldo laba yang                retained earnings, in regards to the minimum
    sudah      ditentukan     penggunaannya,      mengingat                 appropriated retained earnings as stipulated in the Article
    persyaratan minimum saldo laba yang sudah ditentukan                    70 of the Limited Liability Company Law, i.e. minimum
    penggunaannya sebagaimana diatur dalam UUPT,                            20% of the Issued and Fully Paid-Up Capital of the
    yaitu minimum 20% dari Modal Ditempatkan dan Disetor                    Company has been complied; and (3) the remaining
    Penuh Perseroan telah terpenuhi; dan (3) Sisa dari total                balance of the net income earned by the Bank in financial
    laba bersih yang diperoleh Bank untuk tahun buku yang                   year ended on 31 December 2022 after being deducted
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 setelah                          with the allocation for Dividend shall be declared as
    dikurangi penyisihan Dividen dinyatakan sebagai saldo                   unappropriated retained earnings.
    laba yang belum ditentukan penggunaannya.
    Pada tanggal 12 Mei 2023, distribusi dividen tunai Bank                 On 12 May 2023, the Bank’s cash dividends have been
    dibayarkan kepada pemegang saham sesuai Daftar                          paid to Shareholders based on Shareholders Registry as
    Pemegang Saham pada tanggal 3 Mei 2023 (tanggal                         of 3 May 2023 (recording date).
    pencatatan).

31. PENDAPATAN         BUNGA       DAN    PENDAPATAN                 31. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
    SYARIAH
                                                    Tahun berakhir 31 Desember/
                                                     Years ended 31 December
                                                      2024               2023

    Pendapatan bunga                                                                                                   Interest income
    Pihak ketiga:                                                                                                        Third parties:
      Pinjaman yang diberikan                          12,290,673              11,575,894)                                      Loans
      Piutang pembiayaan                                4,029,323                       -)                     Financing receivables
      Efek-efek                                         1,067,243                 587,357)                                  Securities
      Giro dan penempatan pada Bank                                                             Current accounts and placements with
         Indonesia                                        464,840                 668,093)                         Bank Indonesia
       Giro dan penempatan pada bank-bank                                                       Current accounts and placements with
          lain                                                 73,935               27,519)                               other banks
       Efek-efek yang dibeli dengan
          janji dijual kembali                              2,532                     436)                               Reverse repo
                                                       17,928,546              12,859,299)
    Pihak berelasi:                                                                                                    Related parties:
      Pinjaman yang diberikan                             261,412                 210,192)                                    Loans

                                                       18,189,958              13,069,491)

    Pendapatan syariah                                                                                                  Sharia income
    Pihak ketiga:                                                                                                        Third parties:
       Pendapatan dari jual beli - marjin                                                         Income from sales and purchases -
         murabahah                                       4,816,480               5,299,422)                    murabahah margin
       Pendapatan dari bagi hasil - pembiayaan                                                          Revenue from profit sharing -
         musyarakah                                         13,330                   4,727)                 musyarakah financing
       Pendapatan dari piutang lainnya - Qardh                   -                     182)    Income from other receivables - Qardh
       Pendapatan usaha utama lainnya                      568,567                 441,851)             Other main operating income
                                                         5,398,377               5,746,182)

                                                       23,588,335              18,815,673)




                                                           173
Page 584
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

31. PENDAPATAN BUNGA                 DAN        PENDAPATAN            31. INTEREST       INCOME      AND      SHARIA       INCOME
    SYARIAH (lanjutan)                                                    (continued)

    Pendapatan usaha utama lainnya dari pendapatan                        Other main operating income from sharia income are
    syariah merupakan pendapatan dari investasi pada                      income from investment in marketable securities,
    surat berharga, SBIS, FASBIS, SIMA dan                                SBIS, FASBIS, SIMA and placement in deposits .
    penempatan pada deposito.


32. BEBAN BUNGA DAN HAK PIHAK KETIGA ATAS                             32. INTEREST EXPENSE AND THIRD PARTIES’
    BAGI HASIL DANA SYIRKAH TEMPORER                                      SHARES ON RETURN OF TEMPORARY SYIRKAH
                                                                          FUNDS

                                                     Tahun berakhir 31 Desember/
                                                      Years ended 31 December
                                                       2024               2023
    Beban bunga                                                                                                   Interest expenses
    Pihak ketiga:                                                                                                      Third parties:
    Simpanan nasabah                                                                                              Customer deposits
      Deposito berjangka                                 2,454,894            2,287,754)                             Time deposits
      Deposito on call                                     844,164              656,555)                           Deposits on call
      Giro                                                 485,846              447,275)                          Current accounts
      Tabungan                                             349,714              200,387)                           Saving deposits
                                                         4,134,618            3,591,971)

    Pinjaman yang diterima                               1,730,926              814,930)                                 Borrowings
    Simpanan dari bank-bank lain                            35,825               72,452)                   Deposits from other banks
    Utang obligasi                                          74,585               16,013)                             Bonds payables
    Liabilitas sewa                                         18,234               18,162)                              Lease liabilities
    Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
       kembali                                                   9                    -)                                Reverse repo
                                                         5,994,197            4,513,528)

    Beban bunga                                                                                                   Interest expenses
    Pihak berelasi:                                                                                                 Related parties:
    Simpanan nasabah                                                                                              Customer deposits
      Deposito berjangka                                      7,533              13,535)                             Time deposits
      Deposito on call                                        3,260               6,205)                           Deposits on call
      Tabungan                                                  377                 365)                           Saving deposits
      Giro                                                       32                  11)                          Current accounts
                                                             11,202              20,116)

    Pinjaman yang diterima                               1,572,941            1,526,140)                                 Borrowings
    Pinjaman subordinasi                                   214,131              203,739)                         Subordinated loans
    Simpanan dari bank-bank lain                            83,478               21,654)                   Deposits from other banks
                                                         1,881,752            1,771,649)

                                                         7,875,949            6,285,177)

    Beban syariah                                                                                                   Sharia expenses
    Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana                                                           Third parties’ shares on return of
       syirkah temporer                                                                                   temporary syirkah funds
      Pihak ketiga                                        502,226               483,643)                               Third parties
      Pihak berelasi                                        1,878                 1,970)                            Related parties
    Pinjaman yang diterima                                      -                   820)                                   Borrowings
                                                          504,104               486,433)

                                                         8,380,053            6,771,610)




                                                          174
Page 585
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

33. PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI                              33. FEE AND COMMISSION INCOME
                                               Tahun berakhir 31 Desember/
                                                Years ended 31 December
                                                 2024               2023

    Pendapatan komisi atas pinjaman
      yang diberikan                                 445,779            280,029)                      Loan commission income
    Pendapatan dari komisi bancassurance                                                Bancassurance and investment product
       dan produk investasi                          366,442            150,190)                        commission income
    Pendapatan administrasi piutang                                                       Financing receivables administration
       pembiayaan                                    338,598                   -)                                    income
    Denda pelunasan dipercepat dan                                                           Early termination penalty and late
       keterlambatan                                 194,989             92,658)                             penalty income
    Pendapatan jasa transfer                         171,065            154,697)                         Transfer fees income
    Pendapatan komisi atas dana pihak                                                                          Third party fund
       ketiga                                        169,369            178,291)                        commission income
    Insentif dari kerja sama dengan pihak
      ketiga                                         118,032             13,649)    Incentive from cooperation with third parties
    Komisi akseptasi                                  54,688             49,632)                      Acceptance commissions
    Pendapatan komisi lainnya                         38,334             23,437)                     Other commission income
                                                   1,897,296            942,583)

    Pendapatan komisi atas pinjaman yang diberikan                 Loan and third party fund commission income are
    dan dana pihak ketiga adalah pendapatan                        administration income received from bank’s loans
    administrasi yang diperoleh dari pinjaman yang                 and third party fund.
    diberikan oleh bank dan dana pihak ketiga.

    Pendapatan dari komisi bancassurance dan produk                Bancassurance and investment product commission
    investasi adalah pendapatan atas komisi yang                   income are income from commission received by the
    diterima oleh Bank berdasarkan perjanjian yang                 Bank based on agreements with insurance
    telah disepakati dengan perusahaan asuransi:                   companies: Allianz, Avrist (Note 12m) and insurance
    Allianz, Avrist (Catatan 12m) dan asuransi jaminan.            of collateral.

    Pendapatan komisi lainnya adalah imbalan atas jasa             Other commission income are fee income from
    penanganan dokumen, seperti konfirmasi audit dan               documents handling, such as audit confirmation and
    jasa pengiriman kurir.                                         courier services.


34. BEBAN PROVISI DAN KOMISI                                   34. FEE AND COMMISSION EXPENSE
                                               Tahun berakhir 31 Desember/
                                                Years ended 31 December
                                                 2024               2023

    Beban jasa transfer                              340,200            244,630)                         Transfer fees expense
    Beban reward transaksi                           213,872             35,093)                  Transaction reward expense
    Beban akuisisi kredit                             68,036             54,408)                    Credit acquisition expense
    Beban komisi transaksi tresuri                    43,433             38,806)     Treasury transaction commission expense
                                                                                                      Other administration and
    Beban administrasi dan komisi lainnya              2,101              8,763)                        commission expense
                                                     667,642            381,700)

    Beban jasa transfer adalah beban atas jasa transfer            Transfer fee expense is interbank transfer service
    antar bank yang dilakukan oleh nasabah dan                     carried out by customers and borne by the Bank.
    ditanggung oleh Bank.

    Beban reward transaksi adalah beban atas                       Transaction reward expense is an expense for the
    pencadangan reward point yang nasabah dapatkan                 provision of reward points that customers receive in
    sehubungan dengan transaksi kartu kredit, promosi,             connection with credit card transactions, promotions,
    dan aktivitas transaksi perbankan lainnya.                     and other banking transaction activities.




                                                       175
Page 586
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

35. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA                               35. OTHER OPERATING INCOME

                                                 Tahun berakhir 31 Desember/
                                                  Years ended 31 December
                                                   2024               2023

    Pendapatan dari penerimaan kembali                                                          Income from recovery of written-off
      kredit yang dihapusbukukan                      235,207)              341,564)                                    loans
    Pendapatan sewa operasional                        75,335)                    -)                    Operational lease income
    Pendapatan transaksi perdagangan efek-
       efek - bersih                                   68,828)               65,212)                Securities trading income - net
    Penerimaan kembali dari kerugian
      operasional                                       8,740)               10,560)                      Operational loss recovery
    Kerugian yang belum direalisasi atas nilai                                                 Unrealized losses from valuation of
       wajar penyertaan saham                         (30,931)                    -)         fair value on investment in shares
    Lain-lain                                          91,554)               61,659)                                         Others
                                                      448,733)              478,995)

    Lain-lain termasuk jasa cash handling dan jasa                     Others consist of cash handling services and
    payment point.                                                     payment point service.


36. BEBAN KEPEGAWAIAN                                            36. PERSONNEL EXPENSES

                                                  Tahun berakhir 31 Desember/
                                                   Years ended 31 December
                                                    2024               2023

    Gaji, upah, bonus dan tantiem                      2,904,146            2,173,303)        Salaries, wages, bonus and tantiem
    Tunjangan hari raya                                  478,859              445,952)                         Holiday allowances
    Tunjangan pajak                                      310,731              227,232)                            Tax allowances
    Tunjangan kesehatan                                  260,718              198,821)                            Medical benefits
    Imbalan pascakerja                                   181,151              128,404)                  Post-employment benefits
    Tunjangan representasi                               178,068              156,136)                  Representation allowance
    Pendidikan dan latihan                               129,850               93,275)                     Training and education
    Jamsostek                                            128,267              100,042)                                 Jamsostek
    Tunjangan program kepemilikan                                                                         Car ownership program
       kendaraan                                          96,807               60,398)                                allowance
    Tunjangan telepon                                     41,001               41,140)                      Telephone allowance
    Tunjangan perumahan                                   21,477               21,543)                         Housing allowance
    Imbalan kerja jangka panjang lainnya                   8,845                9,163)         Other long term employee benefits
    Lain-lain                                            110,331              101,069)                                      Others
                                                       4,850,251            3,756,478)

   Termasuk dalam beban kepegawaian adalah gaji dan                   Included under personnel expenses are salaries and
   kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Direksi,                 other compensations paid to the Board of Directors,
   Dewan Komisaris dan Komite Audit.                                  Board of Commissioners and Audit Committee.

   Lain-lain terdiri dari tunjangan marketing, akomodasi              Others consist of marketing allowances, employees
   karyawan dan lainnya.                                              accomodation and others.




                                                        176
Page 587
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                    37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                                 Tahun berakhir 31 Desember/
                                                  Years ended 31 December
                                                   2024               2023

    Jasa dari pihak ketiga dan perlengkapan                                                  Services from third parties and office
      kantor                                         1,072,384              857,587)                                     supplies
    Sewa                                               642,977              603,837)                                          Rent
    Beban asuransi                                     471,390              481,690)                           Insurance expense
    Amortisasi piranti lunak (Catatan 17)              423,940              316,310)           Amortization of software (Note 17)
    Penyusutan aset tetap (Catatan 16)                 289,606              238,251)        Depreciation of fixed assets (Note 16)
    Promosi dan iklan                                  287,932              278,020)                    Promotion and advertising
    Jasa profesional                                   269,222              177,600)                             Professional fees
    Penyusutan aset hak guna                                                                   Depreciation of right-of-use assets
      (Catatan 16)                                     197,217               211,586)                                   (Note 16)
    Pemeliharaan dan perbaikan                         161,268               103,330)                   Repairs and maintenance
    Lain-lain                                          135,346                36,750)                                       Others
                                                     3,951,282             3,304,961)



38. CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI                         38. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
                                                 Tahun berakhir 31 Desember/
                                                  Years ended 31 December
                                                    2024              2023

    Pinjaman yang diberikan dan                                                                        Loans and sharia financing/
      pembiayaan/piutang syariah (Catatan 12g)       2,450,103)           3,029,571)                     receivables (Note 12g)
    Piutang pembiayaan (Catatan 13)                  1,425,850)                   -)               Financing receivables (Note 13)
    Tagihan akseptasi (Catatan 11d)                      7,252)               4,217)            Acceptance receivables (Note 11d)
    Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                       Placements with Bank Indonesia and
      bank-bank lain (Catatan 7g)                          582)                 (167)                       other banks (Note 7g)
    Giro pada bank-bank lain (Catatan 6)                  (124)                 (256)   Current accounts with other banks (Note 6)
    Efek-efek (Catatan 8h)                                (186)                 (365)                          Securities (Note 8h)
    Komitmen pinjaman yang diberikan                   (10,232)              (36,146)                   Loan commitments issued
    Aset lain-lain (Catatan 18)                         23,895)               53,065)                      Other assets (Note 18)
                                                     3,897,140)           3,049,919)



39. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA                                 39. OTHER OPERATING EXPENSES

                                                 Tahun berakhir 31 Desember/
                                                  Years ended 31 December
                                                    2024              2023

    Kerugian penyelesaian agunan                       413,098)                   -)              Loss on collateral settlements
    Iuran tahunan OJK                                  106,366)              96,333)                            OJK annual fee
    Beban pengembangan komunitas                        46,907)               7,263)           Community development expenses
    Kerugian terkait risiko operasional                 19,185)              19,193)                 Loss from operational risk
    Rekrutmen                                            4,605)               4,176)                                Recruitment
    Lain-lain                                           36,509)              34,077)                                      Others
                                                       626,670)             161,042)

    Lain-lain termasuk beban jamuan, beban                            Others consist of entertainment expenses,
    keanggotaan dan beban penyelesaian kredit.                        membership fees and credit settlement charges.




                                                       177
Page 588
                                     PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                 (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                  DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI                               40. RELATED PARTY INFORMATION
    Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan                             In the normal course of business, the Group engages
    transaksi dengan pihak-pihak berelasi, terutama                     in transactions with related parties, primarily
    meliputi transaksi-transaksi keuangan.                              consisting of financial transactions.
    Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi                   The following is a summary of related parties who
    yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat                       have transactions with the Group, including the
    hubungan dan sifat transaksinya:                                    nature of the relationships and transactions:
          Pihak berelasi/                    Sifat hubungan/                                      Sifat transaksi/
          Related parties                 Nature of relationships                              Nature of transactions

   Sumitomo Mitsui Banking         Pemegang saham pengendali/                                       Giro pada bank lain; simpanan dari
     Corporation, Tokyo              Controlling shareholders                        bank lain; transaksi derivatif; liabilitas akseptasi/
                                                                                    Current accounts with other banks; deposits from
                                                                                    other banks; derivative transactions; acceptance
                                                                                                                                 payables
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                   Giro pada bank lain; simpanan dari
     Corporation,                  company                                              bank lain; liabilitas akseptasi; pinjaman yang
     Singapura/Singapore                                                                    diterima; pinjaman subordinasi; transaksi
                                                                                        derivatif/ Current accounts with other banks;
                                                                                    deposits from other banks; acceptance payables;
                                                                                                      borrowings; subordinated loans;
                                                                                                                 derivative transactions
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                  Giro pada bank lain; simpanan dari
     Corporation, Cabang Hong      company                                                              bank lain; transaksi derivatif/
     Kong/Hong Kong Branch                                                          Current accounts with other banks; deposits from
                                                                                                 other banks; derivative transactions
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                 Giro pada bank lain/
     Corporation Bank              company                                                          Current accounts with other banks
     International plc, London
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                 Giro pada bank lain/
     Corporation, Cabang           company                                                          Current accounts with other banks
     Dusseldorf/Dusseldorf
     Branch
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                              Simpanan dari bank lain/
     Corporation, Malaysia         company                                                                    Deposits from other banks
     Berhad
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                    Giro pada bank lain; simpanan dari
     Corporation, Bangkok          company                                             bank lain; transaksi derivatif/ Current accounts
                                                                                                       with other banks; deposits from
                                                                                                   other banks; derivative transactions
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                              Efek-efek/
     Corporation, Seoul            company                                                                                    Securities
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                 Giro pada bank lain/
     Corporation, New York         company                                                          Current accounts with other banks
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                 Giro pada bank lain/
     Corporation, New Delhi        company                                                          Current accounts with other banks
   Sumitomo Mitsui Banking         Perusahaan afiliasi/affiliated                                                 Giro pada bank lain/
     Corporation, Osaka            company                                                          Current accounts with other banks




                                                            178
Page 589
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI        MENGENAI      PIHAK       BERELASI              40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
    (lanjutan)
    Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi                     The following is a summary of related parties who
    yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat                         have transactions with the Group, including the
    hubungan dan sifat transaksinya: (lanjutan)                           nature of the relationships and transactions:
                                                                          (continued)
          Pihak berelasi/                     Sifat hubungan/                                     Sifat transaksi/
          Related parties                  Nature of relationships                             Nature of transactions

   PT SMFL Leasing Indonesia        Perusahaan afiliasi/affiliated company                          Simpanan nasabah; pinjaman yang
                                                                                   diberikan; transaksi derivative; penyertaan saham/
                                                                                                      Deposits from customers; loans;
                                                                                         derivative transactions; investment in shares
   PT INA Sekuritas Indonesia       Perusahaan afiliasi/affiliated company                                       Simpanan nasabah/
     (dahulu bernama PT Nikko                                                                               Deposits from customers
     Sekuritas Indonesia)

   PT SBCS Indonesia                Perusahaan afiliasi/affiliated company                                       Simpanan nasabah/
                                                                                                            Deposits from customers
   Personil manajemen kunci/         Direktur, Komisaris dan pejabat                   Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
     Key Management Personnel        eksekutif/Directors, Commissioners                  pembayaran kompensasi dan remunerasi,
                                     and executive employees                                                   imbalan pascakerja/
                                                                                      Loans, deposits from customers, payments of
                                                                                  compensation and remuneration, post-employment
                                                                                                                          benefits

    Transaksi dengan pihak berelasi                                       Transactions with related parties
    Saldo dan rincian transaksi dengan pihak berelasi                     The outstanding balances and detail transactions
    adalah sebagai berikut:                                               with related parties were as follows:
    (a) Giro pada bank-bank lain                                          (a) Current accounts with other banks
                                                         31 Desember/December
                                                        2024              2023

        Giro pada bank-bank lain                                                                  Current accounts with other banks
        Pihak berelasi                                       525,792               462,061)                           Related party

        Persentase terhadap jumlah aset                        0.22%                 0.23%)                Percentage to total assets

    (b) Tagihan derivatif                                                 (b) Derivative receivables

                                                         31 Desember/December
                                                        2024              2023

        Tagihan derivatif                                                                                      Derivative receivables
        Pihak berelasi                                       375,245               496,225)                             Related party

        Persentase terhadap jumlah aset                        0.16%                 0.25%)                Percentage to total assets




                                                           179
Page 590
                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI       MENGENAI         PIHAK      BERELASI        40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
    (lanjutan)
    Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                       Transactions with related parties (continued)
    (c) Pinjaman yang diberikan                                      (c) Loans
                                                      31 Desember/December
                                                     2024              2023

        Pinjaman yang diberikan                                                                                       Loans
         Personil manajemen kunci                           19,517               17,944)          Key management personnel
         Pihak berelasi                                    418,258            3,755,420)                    Related parties
                                                           437,775           3,773,364)
        Pendapatan bunga
         yang masih akan diterima                              889               45,016)                Accrued interest income
                                                           438,664            3,818,380)
        Persentase terhadap jumlah aset                     0.18%                1.89%)               Percentage to total assets

                                                    Tahun berakhir 31 Desember/
                                                     Years ended 31 December
                                                     2024                2023

        Pendapatan bunga:                                                                                    Interest income:
         Personil manajemen kunci                              554                 584)           Key management personnel
         Pihak berelasi                                    260,858             209,608)                     Related parties
                                                           261,412             210,192)
        Persentase terhadap jumlah
            pendapatan bunga                                1.44%                1.61%)       Percentage to total interest income

        Suku bunga atas pinjaman yang diberikan                           Interest rate charged on loan to key
        kepada personil manajemen kunci adalah                            management personnel amounting 5% - 8% per
        sebesar 5% - 8% per tahun dengan jangka                           annum with term between 1 - 20 years. Such
        waktu pinjaman antara 1 - 20 tahun. Pinjaman                      loan is given without any specific collateral.
        tersebut diberikan tanpa adanya jaminan
        tertentu.
        Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                            There was no impairment on the loan to key
        tidak terdapat penurunan nilai atas pinjaman                      management personnel as of 31 December
        yang diberikan kepada personil manajemen                          2024 and 2023.
        kunci.

    (d) Simpanan nasabah                                             (d) Deposits from customers
                                                      31 Desember/December
                                                     2024              2023

        Dana pihak ketiga                                                                                     Third party funds
        Personil manajemen kunci:                                                                  Key management personnel:
           Giro                                                  1                   -)                   Current accounts
           Tabungan                                         71,738              88,170)                   Savings deposits
           Deposito berjangka dan deposito                                                       Time deposits and deposits
            on call                                        134,776             106,928)                            on call
                                                           206,515             195,098)
        Pihak berelasi:                                                                                         Related parties:
           Giro                                             89,636              50,003)                     Current accounts
           Tabungan                                            615                   -)                     Savings deposits
           Deposito on call                                 25,000             239,150)                      Deposits on call
           Deposito berjangka                                   25                  25)                       Time deposits
                                                           115,276             289,178)

                                                           321,791             484,276)
        Beban bunga yang masih harus
          dibayarkan                                           892                 728)               Accrued interest expense
                                                           322,683             485,004)

        Persentase terhadap jumlah liabilitas               0.18%                0.32%)             Percentage to total liabilities




                                                        180
Page 591
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI         MENGENAI         PIHAK      BERELASI        40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
    (lanjutan)
    Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                         Transactions with related parties (continued)
    (d) Simpanan nasabah (lanjutan)                                    (d) Deposits from customers (continued)
                                                      Tahun berakhir 31 Desember/
                                                       Years ended 31 December
                                                       2024                2023

          Beban bunga                                         11,202                20,116)                         Interest expense

          Persentase terhadap jumlah
             beban bunga                                      0.14%                  0.32%)    Percentage to total interest expenses
          Dana pihak ketiga ditempatkan dalam giro,                          Third party funds are placed on current account,
          tabungan maupun deposito berjangka. Tingkat                        saving accounts and time deposits. Interest rate
          suku bunga yang diberikan oleh Bank adalah                         given by the Bank for the placement amounting
          sebesar 0,01% - 6,00%. Untuk deposito                              to 0.01% - 6.00%. For time deposit depends on
          berjangka tergantung tenor dan jumlah pokok                        tenor and principal amount.
          deposito.

    (e) Simpanan dari bank-bank lain                                   (e) Deposits from other banks
                                                        31 Desember/December
                                                       2024              2023

          Simpanan dari bank-bank lain                       699,242             9,561,059)             Deposits from other banks
          Beban bunga yang masih harus
             dibayarkan                                            -                 6,697)             Accrued interest expenses
                                                             699,242             9,567,756)

          Persentase terhadap jumlah liabilitas               0.40%                  6.37%)           Percentage to total liabilities

                                                      Tahun berakhir 31 Desember/
                                                       Years ended 31 December
                                                       2024                2023

          Beban bunga                                         83,478                21,654)                         Interest expense
          Persentase terhadap jumlah
             beban bunga                                      1.06%                  0.34%)    Percentage to total interest expenses

    (f)   Liabilitas derivatif                                         (f)   Derivative liabilities
                                                        31 Desember/December
                                                       2024              2023

          Liabilitas derivatif                                                                                  Derivative liabilities
             Pihak berelasi                                   21,273                57,285)                          Related party
          Persentase terhadap jumlah liabilitas               0.01%                 0.04%)              Percentage to total liabilities

    (g) Liabilitas akseptasi                                           (g) Acceptance payables
                                                        31 Desember/December
                                                       2024              2023

          Liabilitas akseptasi                                                                                Acceptance payables
             Pihak berelasi                                  163,558               163,383)                          Related party
          Persentase terhadap jumlah liabilitas               0.09%                 0.11%)              Percentage to total liabilities

    (h) Pinjaman yang diterima                                         (h) Borrowings
                                                        31 Desember/December
                                                       2024              2023

          Pinjaman yang diterima                         22,452,525             18,569,798)                               Borrowings
          Beban bunga yang masih harus
             dibayarkan                                      17,139                 13,110)              Accrued interest expenses
                                                         22,469,664             18,582,908)
          Persentase terhadap jumlah liabilitas             12.71%                 12.37%)              Percentage to total liabilities



                                                          181
Page 592
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI         MENGENAI         PIHAK       BERELASI          40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
    (lanjutan)

   Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                             Transactions with related parties (continued)
    (h) Pinjaman yang diterima (lanjutan)                                 (h) Borrowings (continued)
                                                       Tahun berakhir 31 Desember/
                                                        Years ended 31 December
                                                        2024                2023
          Beban bunga                                                                                                Interest expense
             Pihak berelasi                                 1,572,941              1,526,140)                          Related party
          Persentase terhadap jumlah
             beban bunga                                        19.97%               24.28%)    Percentage to total interest expenses

    (i)   Pinjaman subordinasi                                            (i)   Subordinated loans
                                                          31 Desember/December
                                                         2024              2023

          Pinjaman subordinasi                              3,219,000              3,079,400)                     Subordinated loans
          Beban bunga yang masih harus
             dibayarkan                                        10,069                 10,960)             Accrued interest expenses
                                                            3,229,069              3,090,360)

          Persentase terhadap jumlah liabilitas                  1.83%                2.06%)             Percentage to total liabilities

                                                       Tahun berakhir 31 Desember/
                                                        Years ended 31 December
                                                        2024                2023

          Beban bunga                                                                                                Interest expense
            Pihak berelasi                                      214,131              203,739)                         Related party

          Persentase terhadap jumlah
             beban bunga                                         2.72%                3.24%)    Percentage to total interest expenses

    (j)   Dana syirkah temporer                                           (j)   Temporary syirkah funds
                                                          31 Desember/December
                                                         2024              2023

          Simpanan nasabah                                                                                Deposits from customers
          Personil manajemen kunci:                                                                    Key management personnel:
             Tabungan mudharabah                                 4,295                2,064)          Mudharabah saving deposits
             Deposito mudharabah                                28,937               32,934)           Mudharabah time deposits
                                                                33,232               34,998)
          Persentase terhadap jumlah dana                                                              Percentage to total temporary
            syirkah temporer                                     0.35%                0.35%)                        syirkah funds

                                                       Tahun berakhir 31 Desember/
                                                        Years ended 31 December
                                                        2024                2023

          Hak atas bagi hasil dana syirkah                                                            Shares on return of temporary
            temporer                                              1,878                1,970)                        syirkah funds

          Persentase terhadap jumlah beban
             syariah                                             0.37%                0.40%)      Percentage to total sharia expense

    (k) Kompensasi   dan              remunerasi     personil             (k) Compensation and remuneration                 of   key
        manajemen kunci                                                       management personnel

          Kompensasi yang dibayar atau terutang pada                            The compensation paid or payable to key
          manajemen kunci atas jasa kepegawaian                                 management for employee services is shown
          adalah sebagai berikut:                                               below:




                                                            182
Page 593
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

40. INFORMASI            MENGENAI            PIHAK          BERELASI                     40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
    (lanjutan)
   Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                                                Transactions with related parties (continued)
    (k) Kompensasi dan remunerasi personil                                                   (k) Compensation and remuneration                             of     key
        Manajemen kunci (lanjutan)                                                               management personnel (continued)
                                                                        31 Desember/December 2024
                                                                                                       Personil manajemen kunci
                                                                         Dewan Komisaris/Board of          lainnya/Other key
                                           Direksi/Board of Directors        Commissioners              management personnel
                                               %*             Rp            %*            Rp               %*             Rp

          Gaji dan imbalan karyawan                                                                                                         Salaries and other short-term
            jangka pendek lainnya                4.51%       218,730            0.72%       34,756            8.31%     402,923                      employee benefits
          Imbalan pascakerja                          -            -                 -           -            0.53%      25,614                Post-employment benefits
          Imbalan jangka panjang lainnya              -            -                 -           -            0.03%       1,594                  Other long-term benefits
          Jumlah                                 4.51%       218,730            0.72%       34,756            8.87%     430,131                                     Total

                                                                        31 Desember/December 2023
                                                                                                       Personil manajemen kunci
                                                                         Dewan Komisaris/Board of          lainnya/Other key
                                           Direksi/Board of Directors        Commissioners              management personnel
                                               %*             Rp            %*            Rp               %*             Rp

          Gaji dan imbalan karyawan                                                                                                         Salaries and other short-term
            jangka pendek lainnya                4.67%)      175,252)         1.43%)        53,564)         9.81%)      368,423)                    employee benefits
          Imbalan pascakerja                          -)           -)              -)            -)         0.42%)       15,815)               Post-employment benefits
          Imbalan jangka panjang lainnya              -)           -)              -)            -)       ) 0.02%)          619)                 Other long-term benefits
          Jumlah                                 4.67%)      175,252)         1.43%)        53,564)        10.25%)      384,857)                                    Total

          *) terhadap jumlah beban kepegawaian                                                                                           *) % to total personnel expenses


    (l)   Komitmen dan kontinjensi                                                           (l)      Commitments and contingencies
                                                                          31 Desember/December
                                                                         2024                          2023

          Aset komitmen                                                                                                                         Committed assets
            Fasilitas pinjaman yang belum
              ditarik                                                     35,891,850                   37,247,514)                   Unused borrowing facilities
          Liabilitas komitmen                                                                                                              Committed liabilities
             Fasilitas kredit kepada nasabah                                                                                           Unused credit facilities to
              yang belum digunakan                                          4,828,736                    4,301,821)                              customers
          Liabilitas kontinjensi                                                                                                           Contingent liabilities
             Garansi yang diberikan                                              32,547                       30,000)                      Guarantees provided


41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                                             41. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES

    a.    Berdasarkan jenis                                                                  a.       By type
                                                                          31 Desember/December
                                                                         2024                          2023

           Aset komitmen                                                                                                                     Committed assets
            Fasilitas pinjaman yang belum ditarik                                                                                  Unused borrowing facilities
            - Pihak ketiga                                                 21,167,658                    3,079,400)                           Third parties -
            - Pihak berelasi                                               35,891,850                   37,247,514)                         Related parties -
                                                                           57,059,508                   40,326,914)
                                                                                                                                          Contingent assets -
           Aset kontinjensi - Pihak ketiga                                                                                                    Third parties
            Garansi yang diterima                                          31,051,406                   30,270,312)                     Guarantees received
                                                                           31,051,406                   30,270,312)




                                                                            183
Page 594
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)                         41. COMMITMENTS              AND        CONTINGENCIES
                                                                    (continued)

    a.   Berdasarkan jenis (lanjutan)                               a.   By type (continued)

                                                    31 Desember/December
                                                    2024                 2023
         Liabilitas komitmen                                                                           Committed liabilities
          Fasilitas kredit kepada nasabah yang                                                   Unused credit facilities to
             belum digunakan - committed                                                         customers - committed
           - Pihak ketiga                             11,762,750          10,870,217)                        Third parties -
          Fasilitas kredit kepada nasabah yang                                                   Unused credit facilities to
             belum digunakan - uncommitted                                                   customers – uncommitted
           - Pihak ketiga                            121,262,479         100,533,280)                        Third parties -
           - Pihak berelasi                            4,828,736           4,301,821)                     Related parties -
          Fasilitas kredit kepada bank yang                                                      Unused credit facilities to
             belum digunakan - uncommitted -                                                     banks - uncommitted -
             Pihak ketiga                                  76,563               74,196)                    Third parties
          Letters of credit yang tidak dapat                                                 Irrevocable letters of credit -
              dibatalkan - Pihak ketiga                1,582,162             721,016)                      Third parties
                                                     139,512,690         116,500,530)

                                                                                                     Contingent liabilities -
         Liabilitas kontinjensi - Pihak ketiga                                                             Third parties
          Garansi yang diberikan                                                                    Guarantees provided
           - Pihak ketiga                              7,682,903           5,425,734)                     Third parties -
           - Pihak berelasi                               32,547              30,000)                  Related parties -
                                                       7,715,450           5,455,734)

    b.   Berdasarkan kolektibilitas                                 b.   By collectability

         Informasi mengenai kolektabilitas komitmen                      Information    regarding     collectability  of
         dan kontinjensi sesuai peraturan OJK                            commitment and contingencies in accordance
         diungkapkan pada Catatan 52.                                    with OJK regulations was disclosed in Note 52.

    c.   Kasus hukum                                                c.   Litigation cases

         Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum,                        The Bank is a party to various unresolved legal
         pengurusan administrasi dan klaim yang belum                    actions, administrative proceedings, and claims
         terselesaikan, yang berhubungan dengan                          in the ordinary course of its business. It is not
         kegiatan usaha Bank. Adalah tidak mungkin                       possible to predict with certainty whether or not
         untuk memastikan apakah Bank akan                               the Bank will ultimately be successful or not
         memenangkan atau tidak menang atas                              successful in any of these legal matters.
         masalah atau tuntutan hukum tersebut. Namun                     However, the Bank’s management does not
         demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil                      expect that the results in any of these
         keputusan masalah atau tuntutan hukum                           proceedings will have a material adverse effect
         tersebut tidak akan membawa dampak yang                         on the Bank’s results of operations, financial
         signifikan pada hasil usaha, posisi keuangan                    position or liquidity.
         atau likuiditas Bank.




                                                       184
Page 595
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

42. SEGMEN OPERASI                                             42. OPERATING SEGMENT

    Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan                Operating segments are reported in accordance with
    internal yang disiapkan untuk Direksi, yang                    the internal reporting provided to the Directors, as the
    bertindak sebagai pengambil keputusan operasi,                 chief operating decision maker, who are responsible
    yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan                    for allocating resources to the reportable segments
    sumber daya ke segmen dan melakukan penilaian                  and assesses its performance. All operating
    atas performanya. Seluruh segmen operasi yang                  segments used by the Group meet the definition of a
    digunakan oleh Grup telah memenuhi kriteria                    reportable segment under PSAK 108, “Operating
    pelaporan berdasarkan PSAK 108, “Segmen                        Segment”.
    Operasi”.

    Grup memiliki 6 (enam) pelaporan segmen,                       The Group has 6 (six) reportable segments, in
    berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan                accordance with the business product, as set out in
    dalam tabel di bawah ini.                                      the table below.

    Ritel                                                          Retail

    Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada                    Consists of loans to pensioners and other individual
    nasabah pensiunan dan nasabah individual lainnya.              customers.

    Kredit Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM)                    Micro, Small & Medium Enterprises (MSME)

    Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada                    Consists of loans to micro, small & medium
    nasabah usaha mikro, kecil dan menengah yang                   enterprise customers for commercial purpose.
    digunakan untuk kegiatan usaha.

    Penghimpunan dana dan tresuri                                  Funding and treasury

    Terdiri dari aktivitas penghimpunan dana dari pihak            Consists of funding business activity in raising funds
    ketiga dan bank lain, serta aktivitas tresuri termasuk         from third party and other banks, and centralised
    pinjaman yang diterima dan surat berharga yang                 treasury operations including borrowings and
    diterbitkan.                                                   securities issued.

    Korporasi                                                      Corporate

    Terdiri dari pinjaman dan layanan yang diberikan               Consists of loans and services from corporate
    dari nasabah korporasi yang digunakan untuk                    customers which related to commercial purpose.
    kegiatan usaha.

    Syariah                                                        Sharia

    Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak                Represents a line of operating segments of
    yang beroperasi sebagai bank umum syariah                      Subsidiaries which operate as a sharia commercial
                                                                   bank.

    Terdiri dari pembiayaan syariah, dana pihak ketiga             Consists of sharia financing, third party funds from
    dari nasabah syariah yang digunakan untuk                      sharia customers which related to commercial
    kegiatan usaha.                                                purpose.

    Pembiayaan                                                     Financing

    Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak                Represents a line of operating segments of
    yang beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan.                 Subsidiaries which operate as a financing
                                                                   companies.

    Terdiri dari piutang pembiayaan yang digunakan                 Consists of financing receivables which related to
    untuk kegiatan usaha.                                          commercial purpose.

    Dalam     mengalokasikan beban    operasional,                 In allocating operating expenses, management
    manajemen mengatribusikan beberapa pos beban                   attributed some of its expenses based on Group’s
    operasional sesuai dengan kebijakan pelaporan                  internal reporting policy.
    internal Grup.




                                                         185
Page 596
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

42. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                42. OPERATING SEGMENT (continued)

    Informasi          pelaporan          segmen         adalah     sebagai                      The reportable segment information was as follows:
    berikut:
                                                                     Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                                       Year ended 31 December 2024
                                                                                                                          Penyesuaian
                                                         Penghimpunan                                                          dan
                                                           dana dan                                                         eliminasi/
                                                            tresuri/                                                      Adjustment
                            Ritel/         UMKM/          Funding and      Korporasi/         Syariah/        Pembiayaan/      and     Konsolidasian/
                            Retail         MSME            Treasury        Corporate           Sharia          Financing   elimination  Consolidated

  Pendapatan dan                                                                                                                                           Operating income
   beban operasional                                                                                                                                        and expenses

  Pendapatan bunga
   dan syariah dari                                                                                                                                       External interest and
   pihak eksternal         4,054,849)      1,460,055)        1,494,220)      7,238,985)        5,398,377)        4,060,783)    (118,934)   23,588,335)        sharia income
  Pendapatan bunga                                                                                                                                      Inter-segment interest
   antar segmen            (1,841,983)      (848,562)        8,255,157)     (5,564,612)                  -)              -)           -)            -))               income
  Beban bunga antar                                                                                                                                     Inter-segment interest
   segmen                    105,775)         57,665)        (3,723,130)     3,559,690)                  -)              -)           -)            -)              expense
                                                                                                                                                         Interest expense and
  Beban bunga dan bagi                                                                                                                                          sharia profit
   hasil syariah              (10,563)        (21,036)       (4,542,717)    (2,468,329)         (504,104)       (1,184,730)    351,426)    (8,380,053)                sharing
  Pendapatan bunga                                                                                                                                             Net reportable
   dan syariah                                                                                                                                           segment interest
   segmen                                                                                                                                                       and sharia
   dilaporkan-bersih       2,308,078)        648,122)        1,483,530)      2,765,734)        4,894,273)        2,876,053)    232,492)    15,208,282)               income

  Pendapatan
   operasional                                                                                                                                               Other operating
   lainnya:                                                                                                                                                         income:
  Pendapatan                                                                                                                                                  Other operating
   operasional lainnya       172,830)        192,953)        1,299,062)       267,350)            40,075)         802,902)     (422,703)    2,352,469)                income
  Keuntungan dari                                                                                                                                                   Net gain on
   selisih kurs dan                                                                                                                                        foreign exchange
   transaksi derivatif –                                                                                                                                       and derivative
   bersih                            -)          496)          100,394)       449,386)             3,651)            5,457)     (16,693)      542,691)           transactions
  Pendapatan
   operasional                                                                                                                                               Other operating
   lainnya                   172,830)        193,449)        1,399,456)       716,736)            43,726)         808,359)     (439,396)    2,895,160)              income

  Beban operasional                                                                                                                                          Other operating
    lainnya                                                                                                                                                      expenses
  Beban operasional                                                                                                                                           Other operating
   lainnya                 (1,584,201)      (748,991)        (2,240,290)    (1,260,249)       (2,227,577)       (1,987,252)     (54,324)   (10,102,884)           expenses
  Cadangan kerugian                                                                                                                                              Allowance for
    penurunan nilai         (730,667)       (284,680)             1,348)      (106,671)       (1,359,766)       (1,416,704)           -)    (3,897,140)   impairment losses
  Beban operasional                                                                                                                                          Other operating
    lainnya                (2,314,868)     (1,033,671)       (2,238,942)    (1,366,920)       (3,587,343)       (3,403,956)     (54,324)   (14,000,024)          expenses

                                                                                                                                                               Net reportable
  Beban operasional                                                                                                                                              operational
   lainnya - bersih        (2,142,038)      (840,222)         (839,486)       (650,184)       (3,543,617)       (2,595,597)    (493,720)   (11,104,864)   segment expense
  Pendapatan (beban)                                                                                                                                            Non-operating
   non-operasional             1,229)          1,688)             4,330)                -)         2,541)            7,267)           -)       17,055)    income (expenses)
  Laba (rugi) segmen                                                                                                                                          Segment income
   sebelum pajak                                                                                                                                               (loss) before
   penghasilan               167,269)       (190,412)          648,374)      2,115,550)        1,353,197)         287,723)     (261,228)    4,120,473)           income tax
  Beban pajak
   penghasilan                (31,156)        35,467)         (120,769)       (394,053)         (292,036)          (75,544)     (26,142)     (904,233)    Income tax expense

  Laba (rugi) bersih         136,113)       (154,945)          527,605)      1,721,497)        1,061,161)         212,179)     (287,370)    3,216,240)    ) Net income (loss)




                                                                              186
Page 597
                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                 DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

42. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                              42. OPERATING SEGMENT (continued)

     Informasi pelaporan                  segmen          adalah     sebagai                     The reportable segment information was as follows:
     berikut: (lanjutan)                                                                         (continued)
                                                                          31 Desember/December 2024
                                                          Penghimpunan                                                         Penyesuaian
                                                            dana dan                                                           dan eliminasi/
                                                             tresuri/                                                           Adjustment
                            Ritel/         UMKM/           Funding and    Korporasi/       Syariah/       Pembiayaan/               and       Konsolidasian/
                            Retail         MSME             Treasury      Corporate         Sharia         Financing            elimination    Consolidated

   Aset                                                                                                                                                                      Assets
   Pinjaman/
   pembiayaan yang
    diberikan-bersih        31,898,025     13,553,914                 -     97,487,706       9,247,485                     -      (6,137,815)   146,049,315     Net loans/financing
   Pendapatan
    bunga/marjin
    yang masih akan
    diterima dari
    pinjaman/                                                                                                                                                    Accrued interest/
    pembiayaan yang                                                                                                                                         margin income from
    diberikan                  311,836          34,844                -        391,054         102,146                     -         (77,545)       762,335    loans/ financing
   Piutang                                                                                                                                                              Financing
    pembiayaan                        -               -               -                -             -       27,622,708             (161,016)    27,461,692          receivables
   Aset lain-lain                     -               -      41,511,476                -    11,416,101        1,156,733           (1,083,212)    53,001,098           Other assets
   Pendapatan
    bunga/marjin
    yang masih akan                                                                                                                                               Accrued interest/
    diterima                          -               -          47,882                -       147,387               647               (647)        195,269       margin income

   Jumlah aset yang                                                                                                                                                  Total allocated
    dialokasikan            32,209,861     13,588,758        41,559,358     97,878,760      20,913,119       28,780,088           (7,460,235)   227,469,709                assets

   Aset yang tidak
    dialokasikan*                                                                                                                                13,626,718    Unallocated assets*

   Jumlah aset                                                                                                                                  241,096,427            Total assets

   Liabilitas                                                                                                                                                            Liabilities

   Simpanan nasabah          2,281,503       1,683,783       43,838,425     62,618,843       2,125,081                     -       (829,176)    111,718,459      Customer deposits
   Beban bunga/bagi
     hasil yang                                                                                                                                                    Accrued interest
     masih harus                                                                                                                                                expense/revenue
     dibayar                          -               -         268,045                -        18,825                -                 (647)       286,223              sharing
   Liabilitas lain-lain               -               -      43,019,647                -       200,000       19,476,860           (6,365,984)    56,330,523         Other liabilities
   Beban bunga yang
    masih harus                                                                                                                                                            Accrued
    dibayar                           -               -         150,480                -              -          202,915             (77,867)       275,528    interest expenses
   Jumlah liabilitas
     yang                                                                                                                                                            Total allocated
     dialokasikan            2,281,503       1,683,783       87,276,597     62,618,843       2,343,906       19,679,775           (7,273,674)   168,610,733             liabilities
   Liabilitas yang tidak
     dialokasikan*                                                                                                                                8,140,303 Unallocated liabilities*

   Jumlah liabilitas                                                                                                                            176,751,036         Total liabilities

   Dana syirkah                                                                                                                                                 Temporary syirkah
    temporer                         -               -                -                -    9,599,352                  -                   -      9,599,352                 fund




*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas        *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas            current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual.                    assets, other liabilities and accruals.




                                                                               187
Page 598
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

42. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                      42. OPERATING SEGMENT (continued)

    Informasi pelaporan            segmen      adalah        sebagai                       The reportable segment information was as follows:
    berikut: (lanjutan)                                                                    (continued)
                                                          Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                            Year ended 31 December 2023
                                                                                                            Penyesuaian
                                                       Penghimpunan                                         dan eliminasi/
                                                          dana dan                                           Adjustment
                         Ritel/          UMKM/        tresuri/ Funding    Korporasi/        Syariah/             and       Konsolidasian/
                         Retail          MSME           and Treasury      Corporate          Sharia          elimination    Consolidated

  Pendapatan dan
   beban                                                                                                                                          Operating income
   operasional                                                                                                                                     and expenses

  Pendapatan bunga
   dan syariah dari                                                                                                                              External interest and
   pihak eksternal        3,842,949)     1,208,448)         1,153,880)     6,864,214)       5,746,182)                 -)      18,815,673)           sharia income
  Pendapatan bunga                                                                                                                             Inter-segment interest
   antar segmen          (1,966,935)      (694,991)         7,979,661)     (5,317,735)                 -)              -)               -)                   income
  Beban bunga antar                                                                                                                            Inter-segment interest
   segmen                    99,394)        36,584)        (3,550,414)     3,414,436)                  -)              -)               -)                 expense
  Beban bunga dan                                                                                                                               Interest expense and
   bagi hasil syariah        (9,473)       (11,227)        (4,077,996)     (2,186,482)       (486,432)                 -)      (6,771,610)     sharia profit sharing
  Pendapatan bunga
   dan syariah
   segmen                                                                                                                                            Net reportable
   dilaporkan-                                                                                                                               segment interest and
   bersih                 1,965,935)      538,814)          1,505,131)     2,774,433)       5,259,750)                 -)      12,044,063)        sharia income

  Pendapatan
   operasional                                                                                                                                       Other operating
   lainnya:                                                                                                                                               income:
  Pendapatan
   operasional                                                                                                                                        Other operating
   lainnya                 194,157)       334,504)          1,075,173)         257,981)        60,949)          (498,815)       1,423,949)                  income
  Keuntungan dari
   selisih kurs dan                                                                                                                                         Net gain on
   transaksi derivatif                                                                                                                         foreign exchange and
   - bersih                         -)        287)            93,261)          556,838)           (892)                -)         649,494)    derivative transactions
  Pendapatan
   operasional                                                                                                                                       Other operating
   lainnya                 194,157)       334,791)          1,168,434)         814,819)        60,057)          (498,815)       2,073,443)                  income

  Beban operasional                                                                                                                                 Other operating
    lainnya                                                                                                                                              expenses
  Beban operasional                                                                                                                                  Other operating
   lainnya               (1,650,923)      (717,917)        (2,023,436)     (1,171,656)      (2,042,620)                -)      (7,606,552)               expenses
  Cadangan kerugian                                                                                                                                     Allowance for
    penurunan nilai        (296,016)      (120,903)              (278)         (734,605)    (1,898,117)                -)      (3,049,919)        impairment losses
  Beban operasional                                                                                                                                 Other operating
    lainnya              (1,946,939)      (838,820)        (2,023,714)     (1,906,261)      (3,940,737)                -)     (10,656,471)               expenses

  Pendapatan                                                                                                                                         Net reportable
   operasional                                                                                                                                operational segment
   lainnya - bersih      (1,752,782)      (504,029)          (855,280)     (1,091,442)      (3,880,680)         (498,815)      (8,583,028)                 income
  Pendapatan
   (beban) non-                                                                                                                                       Non-operating
   operasional                    845)       1,742)            (6,745)              (20)          825)                  -          (3,353)       income (expenses)
  Laba (rugi) segmen
   sebelum pajak                                                                                                                              Segment income (loss)
   penghasilan             213,998)         36,527)          643,106)      1,682,971)       1,379,895)          (498,815)       3,457,682)      before income tax
  Beban pajak
   penghasilan              (39,525)        (6,747)          (118,780)         (310,840)     (299,306)                 -)        (775,198)       Income tax expense
                           174,473)         29,780)          524,326)      1,372,131)       1,080,589)          (498,815)       2,682,484)
   Laba (rugi) bersih                                                                                                                           Net income (loss)




                                                                         188
Page 599
                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                 DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                         YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

42. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                              42. OPERATING SEGMENT (continued)
     Informasi pelaporan                   segmen       adalah       sebagai                     The reportable segment information was as follows:
     berikut: (lanjutan)                                                                         (continued)
                                                             31 Desember 2023/31 December 2023
                                                       Penghimpunan                                               Penyesuaian dan
                                                      dana dan tresuri/                                              eliminasi/
                            Ritel/                      Funding and     Korporasi/    Syariah/                    Adjustment and Konsolidasian/
                            Retail         UMKM/ MSME    Treasury       Corporate      Sharia                       elimination   Consolidated

Aset                                                                                                                                                                     Assets
Pinjaman/pembiayaan
  yang diberikan-
  bersih                   25,318,456)       13,669,400)                   -)   102,781,449)      10,173,945)                     -)     151,943,250)        Net loans/financing
Pendapatan
  bunga/marjin yang
  masih akan diterima
  dari pinjaman/                                                                                                                                           Accrued interest/
  pembiayaan yang                                                                                                                                      margin income from
  diberikan                   223,575)           43,394)                  -)          665,937)       164,890)                    -)         1,097,796)    loans/ financing
Aset lain-lain                      -)                -)         27,673,435)                -)    10,076,959)              (83,528)        37,666,866)          Other assets
Pendapatan bunga
  yang masih akan                                                                                                                                               Accrued interest
  diterima                            -)               -)          152,967)                 -)        75,512)                     -)          228,479)                income

Jumlah aset yang                                                                                                                                                  Total allocated
  dialokasikan             25,542,031)       13,712,794)         27,826,402)    103,447,386)      20,491,306)              (83,528)      190,936,391)                   assets

Aset yang tidak
 dialokasikan*                                                                                                                             10,512,001)      Unallocated assets*

Jumlah aset                                                                                                                              201,448,392)              Total assets

Liabilitas                                                                                                                                                            Liabilities

Simpanan nasabah            2,155,288 )         844,577)         35,639,500)     57,416,394)       2,221,997)                     -)       98,277,756)       Customer deposits
Beban bunga/bagi
  hasil yang masih                                                                                                                                     Undistributed revenue
  harus dibayar                       -)               -)           179,647)                -)        21,951)                    -)           201,598)              sharing
Liabilitas lain-lain                  -)               -)        45,302,910)                -)             -)               (3,806)        45,299,104)        Other liabilities
Beban bunga yang                                                                                                                                            Accrued interest
  masih harus dibayar                 -)               -)          170,977)                 -)               -)                   -)          170,977)           expenses

Jumlah liabilitas yang                                                                                                                                            Total allocated
  dialokasikan               2,155,288)         844,577)         81,293,034)     57,416,394)       2,243,948)               (3,806)      143,949,435)                  liabilities
Liabilitas yang tidak                                                                                                                                               Unallocated
  dialokasikan*                                                                                                                             6,295,033)               liabilities*
Jumlah liabilitas                                                                                                                        150,244,468)           Total liabilities

Dana syirkah                                                                                                                                                Temporary syirkah
 temporer                             -)               -)                  -)              -))     9,920,820)                     -)        9,920,820)                 fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas        *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas            current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual.                    assets, other liabilities and accruals.


     Berdasarkan informasi geografis                                                             Geographical information
     Pada tanggal 31 Desember 2024, segmen berdasarkan                                           As of 31 December 2024, geographical segment consists
     geografis terdiri dari 489 cabang yang terbagi menjadi                                      of 489 branches that are located into 4 areas, which are
     4 area yaitu Jawa, Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara,                                        Java, Sumatera, Bali and Nusa Tenggara, also
     serta, Kalimantan dan Sulawesi (31 Desember 2023:                                           Kalimantan and Sulawesi (31 December 2023:
     73 cabang).                                                                                 73 branches).
     Segmen informasi berdasarkan geografis adalah                                               Information concerning geographical segments is as
     sebagai berikut:                                                                            follows:
                                                                                                          Penyesuaian dan
                                                                                         Kalimantan          eliminasi/
                                 Jawa/                             Bali dan/and           dan/and         Adjustment and         Konsolidasian/
                                 Java            Sumatera         Nusa Tenggara           Sulawesi          elimination           Consolidated
     31 Desember 2024                                                                                                                                    31 December 2024
     Pendapatan bunga            17,925,773         3,199,890              596,999           1,984,607               (118,934)           23,588,335         Interest income
     Jumlah aset                218,019,971        18,996,010            3,609,868          14,410,847            (13,940,269)          241,096,427            Total assets

     31 Desember 2023                                                                                                                                    31 December 2023
     Pendapatan bunga           14,762,054)         2,321,058)            487,220)           1,245,341)                    -))          18,815,673)          Interest income
     Jumlah aset               181,546,539)        10,678,290)          2,410,816)           8,041,057)           (1,228,310))         201,448,392)              Total assets




                                                                                189
Page 600
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

43. LABA BERSIH PER SAHAM                                     43. EARNINGS PER SHARE

    a.   Laba per saham dasar                                       a. Basic earnings per share

                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023

         Jumlah laba per saham dasar yang                                                         Total basic earnings per share
           tersedia bagi pemegang saham                                                      attributable to the ordinary equity
           biasa Bank                                        279                   293                      holders of the Bank

    b.   Laba per saham dilusian                                    b. Diluted earnings per share

                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023
         Jumlah laba per saham dilusian yang                                                    Total diluted earnings per share
           tersedia bagi pemegang saham                                                      attributable to the ordinary equity
           biasa Bank                                        279                   293                      holders of the Bank

    c.   Laba yang digunakan dalam perhitungan                       c.   Earnings used in calculating earnings per
         laba per saham                                                   share

                                                     31 Desember/December
                                                    2024              2023

         Laba per saham dasar                                                                          Basic earnings per share
         Laba yang tersedia bagi pemegang
           saham biasa Bank yang digunakan                                                     Profit attributable to the ordinary
           dalam perhitungan laba per saham                                                 equity holders of the Bank used in
           dasar                                       2,812,986             2,358,334    calculating basic earnings per share
         Laba per saham dilusian                                                                     Diluted earnings per share
         Laba yang tersedia bagi pemegang
           saham biasa Bank yang digunakan                                                    Profit attributable to the ordinary
           dalam perhitungan laba per saham                                               equity holders of the Bank used in
           dilusian                                    2,812,986             2,358,334 calculating diluted earnings per share

    d.   Jumlah rata-rata tertimbang saham yang                     d.    Weighted average number of shares used as
         digunakan sebagai penyebut                                       the denominator

                                                      31 Desember/December
                                                     2024              2023

         Jumlah rata-rata tertimbang jumlah                                                       Weighted average number of
            saham yang digunakan sebagai                                                         ordinary shares used as the
            penyebut dalam perhitungan laba                                                  denominator in calculating basic
            per saham dasar                        10,087,089,587         8,056,720,684                    earnings per share
         Jumlah rata-rata tertimbang saham                                                        Weighted average number of
            yang digunakan sebagai penyebut                                                shares used as the denominator in
            dalam perhitungan laba per saham                                                  calculation diluted earnings per
            dilusian                               10,087,089,587         8,056,720,684                                  share




                                                       190
Page 601
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN                        44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
    KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN                                     COMMITMENTS

    a.   PT Taspen (Persero)                                     a. PT Taspen (Persero)

         Sejak tahun 2007, Bank telah bekerja sama                  Since 2007, the Bank has been cooperating with
         dengan PT Taspen (Persero) dimana Bank                     PT Taspen (Persero) in which the Bank become
         menjadi salah satu mitra untuk penanganan                  one of the partners for handling the payments of
         pembayaran uang pensiun kepada para                        pension to retired government employees.
         pensiunan pegawai Pemerintah.

    b.   PT Pos Indonesia (Persero)                              b. PT Pos Indonesia (Persero)

         Sejak bulan Maret 2012 Bank telah bekerja                  Since March 2012 the Bank has been cooperating
         sama dengan PT Pos Indonesia (Persero)                     with PT Pos Indonesia (Persero) in which PT Pos
         dimana PT Pos Indonesia (Persero) membantu                 Indonesia (Persero) assists the Bank in deducting
         Bank dalam melakukan pemotongan uang                       the pension benefits of retired government
         pensiun para pegawai Pemerintah untuk                      employees for pension loan installments and
         angsuran kredit pensiun dan memasarkan                     marketing the Bank’s pension loan products.
         produk kredit pensiunan Bank.

         Perjanjian     kerjasama     Bank      dengan              The Bank’s cooperation agreement with
         PT Pos Indonesia (Persero) diperbaharui                    PT Pos Indonesia (Persero) is renewed regularly
         secara berkala dan berdasarkan perjanjian                  and based on the latest agreement, the
         terakhir kerjasama ini akan terus berlangsung              cooperation will be continuing until 25 July 2026.
         sampai dengan tanggal 25 Juli 2026.

    c.   Perjanjian pembiayaan bersama                            c. Joint financing agreement

         PT KB Finansia Multi Finance                                 PT KB Finansia Multi Finance

         Pada bulan Oktober 2022, Bank melakukan                      In October 2022, the Bank entered into a joint
         kerjasama      pembiayaan     bersama    (tanpa              financing arrangement (without recourse) with
         tanggung renteng) dengan PT KB Finansia Multi                PT KB Finansia Multi Finance (“FMF”). Based on
         Finance (“FMF”). Dalam kerjasama ini, porsi                  the agreement, the amount of funds to be
         fasilitas pembiayaan yang akan diberikan adalah              financed by each party will be a maximum of
         maksimum 90% dari Bank dan minimum 10% dari                  90% from the Bank and minimum of 10% from
         pihak FMF. Fasilitas maksimum pembiayaan                     FMF. The maximum joint financing facility is
         bersama adalah sebesar Rp 300.000. Jangka                    amounted to Rp 300,000. The term of the
         waktu perjanjian adalah untuk 3 (tiga) tahun,                agreement is for 3 (three) years, from
         terhitung mulai tanggal 28 Oktober 2022 hingga               28 October 2022 to 28 October 2025. Based on
         28 Oktober 2025. Berdasarkan perubahan pada                  addendum on August 2023, maximum joint
         Agustus 2023, fasilitas maksimum diubah menjadi              financing facility has been changed to
         Rp 600.000.                                                  Rp 600,000.

         PT Home Credit Indonesia                                     PT Home Credit Indonesia

         Pada tanggal 23 Juni 2014 melalui Perjanjian                 On 23 June 2014, through Cooperation
         Kerjasama No PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, Bank                   Agreement No. PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, the
         melakukan Perjanjian Kerjasama pembiayaan                    Bank entered a joint financing without recourse
         bersama without recourse dengan PT Home                      arrangement with PT Home Credit Indonesia
         Credit Indonesia (“HCI”). Dalam Perjanjian                   (“HCI”). Based on the agreement, the amount of
         Kerjasama ini, porsi fasilitas pembiayaan yang               funds to be financed by each party will be a
         akan diberikan untuk debitur adalah maksimum                 maximum of 90% from the Bank and a minimum
         90% dari Bank dan minimum 10% dari pihak HCI.                of 10% from HCI.




                                                       191
Page 602
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN                          44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
    KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                            COMMITMENTS (continued)
    c.   Perjanjian pembiayaan bersama (lanjutan)                   c. Joint financing agreement (continued)
         PT Home Credit Indonesia (lanjutan)                            PT Home Credit Indonesia (continued)
         Pada tanggal 8 Maret 2023 melalui Perjanjian                   On 8 March 2023, through Cooperation
         Kerjasama No PKS.015/RLBJF/III/2023 fasilitas                  Agreement No. PKS.015/RLBJF/III/2023 joint
         pembiayaan bersama ditingkatkan menjadi                        financing facilities has been increased to
         Rp 4.200.000 dan jangka waktu perjanjian telah                 Rp 4,200,000 and the agreement has been
         diperpanjang hingga 8 Maret 2026.                              extended to 8 March 2026.
         PT Mandiri Utama Finance                                       PT Mandiri Utama Finance
         Pada bulan Agustus 2023, Bank melakukan                        In August 2023, the Bank entered into a joint
         kerjasama pembiayaan bersama (tanpa                            financing arrangement (without recourse) with
         tanggung renteng) dengan PT Mandiri Utama                      PT Mandiri Utama Finance (“MUF”). Based on
         Finance (“MUF”). Dalam kerjasama ini, porsi                    the agreement, the amount of funds to be
         fasilitas pembiayaan yang akan diberikan                       financed by each party will be a maximum of
         adalah maksimum 99% dari Bank dan minimum                      99% from the Bank and minimum of 1% from
         1% dari pihak MUF. Fasilitas maksimum                          MUF. The maximum joint financing facility is
         pembiayaan     bersama    adalah    sebesar                    amounted to Rp 500,000. The term of the
         Rp 500.000. Jangka waktu perjanjian adalah                     agreement is for 3 (three) years, from
         3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal                        21 August 2023 to 21 August 2026.
         21 Agustus 2023 hingga 21 Agustus 2026.
         Pada April 2024, Bank menambahkan limit                        In April 2024, the bank increasing limit of joint
         kerjasama pembiayaan bersama (tanpa                            financing arrangement (without recourse) with
         tanggung renteng) dengan MUF. Fasilitas                        MUF. The maximum joint financing facility
         maksimum pembiayaan bersama menjadi                            become Rp 1,500,000. The term of the
         sebesar Rp 1.500.000. Jangka waktu perjanjian                  agreement is for 3 (three) years, from
         adalah 3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal                 21 August 2023 to 21 August 2026.
         21 Agustus 2023 hingga 21 Agustus 2026.
    d.   Perjanjian Kerjasama Jasa Pemasaran dan                    d. Marketing and Administration Services for
         Administrasi Produk SMBCI                                     SMBCI Product agreement
         PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)                        PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)
         Pada bulan Juni 2023, Bank melakukan                           In June 2023, the Bank entered into channeling
         kerjasama penyaluran pendanaan dengan                          cooperation with PT Mitrausaha Indonesia Grup
         PT Mitrausaha Indonesia Grup (“MIG”).                          (“MIG”). The maximum channeling facility is
         Fasilitas maksimum penyaluran pendanaan                        amounted to Rp 100,000. The term of the
         adalah sebesar Rp 100.000. Jangka waktu                        agreement is for 1 (one) year, from 14 June 2023
         perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung              to 14 June 2024 and extended automatically
         mulai tanggal 14 Juni 2023 hingga                              every year for a period of 2 (two) years.
         14 Juni 2024 dan setelahnya dapat
         diperpanjang secara otomatis setiap tahunnya
         untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.
    e.   Perjanjian Kerjasama Bancassurance                         e. Bancassurance Agreement
         Pada bulan Agustus 2014, Bank melakukan                       In August 2014, the Bank entered into
         kerjasama         bancassurance          dengan               a bancassurance agreement with PT Asuransi
         PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”).               Allianz Life Indonesia (“Allianz”). The Bank will
         Bank akan mendistribusikan produk-produk                      distribute life insurance products of Allianz to its
         asuransi jiwa dari Allianz kepada nasabah Bank                customers through the Bank’s distribution
         melalui seluruh jalur distribusi Bank. Perjanjian             channels. The agreement is effective for
         ini berlaku selama 10 tahun.                                  10 years.
         Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank telah                      On 10 January 2024, Bank has extended
         memperpanjang perjanjian kerjasama dengan                     bancassurance agreement with Allianz, which is
         Allianz yang berlaku selama 5 tahun dari                      effective for 5 years starting from 9 August 2024
         tanggal 9 Agustus 2024 sampai dengan                          until 8 August 2029.
         8 Agustus 2029.


                                                         192
Page 603
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN                             44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
    KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan)                               COMMITMENTS (continued)

    f.   Entitas Anak                                                  f. Subsidiaries

         Pada tanggal 24 Juli 2014, PT Oto Multiartha                     On 24 July 2014, PT Oto Multiartha (“OTO”) and
         ("OTO”) dan PT Summit Oto Finance (“SOF”)                        PT Summit Oto Finance (“SOF”) entered into
         mengadakan         perjanjian dengan      Netsol                 agreement with Netsol Technologies Ltd
         Technologies Ltd (NetSol) terkait konversi                       (NetSol) regarding the conversion of the OTO
         sistem operasi bisnis OTO dan SOF.                               and SOF’s business operational system. Based
         Berdasarkan perjanjian ini NetSol berkewajiban                   on the agreement, NetSol is required to deliver
         untuk      memberikan         jasa    konsultasi,                consultation services, development, licensing
         pengembangan,               perizinan        dan                 and implementation of the system to OTO dan
         pengimplementasian sistem kepada OTO dan                         SOF. Accordingly, NetSol is entitled for the
         SOF. Oleh karena itu, NetSol berhak atas                         service fee and the OTO and SOF are obliged to
         imbalan jasa dan OTO dan SOF berkewajiban                        pay the service fee. For this agreement, there
         untuk membayar imbalan jasa tersebut. Atas                       was no requirement to obtain the authorized
         perjanjian ini, tidak ada persyaratan perizinan                  regulator approval and there was no limitations
         yang perlu diminta dari otoritas yang                            under this agreement.
         berwenang dan tidak terdapat pembatasan-
         pembatasan terkait perjanjian ini.

    g.   Komitmen signifikan lainnya                                  g. Other significant commitment

         Bank menyewa kantor dengan perjanjian sewa                      The Bank leases offices under non-cancellable
         yang tidak dapat dibatalkan. Masa sewa antara                   lease agreements. The lease terms are between
         5 – 11 tahun dengan mayoritas perjanjian jasa                   5 – 11 years, and the majority of lease
         dapat diperbarui pada akhir periode dengan harga                agreements are renewable at the end of the lease
         pasar. Bank diharuskan memberitahukan enam                      period at the market rate. The Bank is required to
         bulan lebih awal apabila berniat mengakhiri                     give a six-month notice for the termination of these
         perjanjian sewa. Beban terkait transaksi sewa yang              agreements. The expenses related with lease
         dibebankan pada laba rugi selama tahun berjalan                 transactions charged to the profit or loss during
         diungkapkan dalam Catatan 32 dan 37.                            the year was disclosed in Note 32 and 37.

         Berikut ini  adalah     pihak-pihak yang                        The following are counterparties of the Bank’s
         mengadakan perjanjian sewa dengan Bank:                         lease commitments:

               Pihak dalam perjanjian/                    Item yang disewa/                        Periode perjanjian/
                   Counterparties                            Leased items                         Period of agreement
         PT Bahana Semesta Citra                      Ruang Kantor/Office Space                      5 Oktober/October 2015 –
         Nusantara                                                                                       14 Maret/March 2027

         Jumlah pembayaran sewa minimum di masa                          The future aggregate minimum lease payments
         depan dalam perjanjian sewa yang tidak dapat                    under non-cancellable leases were as follows:
         dibatalkan adalah sebagai berikut:

                                                    31 Desember/December
                                                     2024           2023

         Lebih dari 1 - 5 tahun                         293,201            97,355                          More than 1 - 5 years
         Lebih dari 5 tahun                               8,196                 -                            More than 5 years
                                                        301,397            97,355




                                                          193
Page 604
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO                                         45. RISK MANAGEMENT

    Kerangka manajemen risiko                                    Risk management framework

    Grup mengutamakan penerapan manajemen risiko                 The Group focuses on the risk management
    baik pada Bank dan Entitas Anak. Bank memiliki               implementation for the Bank and Subsidiaries. The
    segmen yang lengkap mulai dari segmen pinjaman               Bank has complete segments starting from loans with
    dengan plafon kecil di BTPN Syariah, Digital,                small limit at BTPN Syariah, Digital, Pension, MUR
    Pensiun, MUR (mikro), SME, Komersial sampai                  (micro), SME, Commercial up to Corporate segment,
    dengan Korporasi serta piutang pembiayaan dari               as well as financing receivables from multifinance
    entitas anak lembaga pembiayaan. Dalam hal                   subsidiaries. In term of portfolio concentration,
    konsentrasi portofolio, segmen Korporasi menjadi             Corporate segment is the largest portfolio at around
    portofolio terbesar yaitu di kisaran 61% pada posisi         61% as of 31 December 2024 and 66% as of
    31 Desember 2024 dan 66% pada posisi                         31 December 2023 followed by Pensioners segment
    31 Desember 2023 diikuti oleh segmen Pensiunan               at around 14% as of 31 December 2024
    di kisaran 14% pada posisi 31 Desember 2024                  (31 December 2023: 14%).
    (31 Desember 2023: 14%).

    Pengembangan manajemen risiko keuangan di                    Financial risk management development in the Group
    Grup berpedoman pada peraturan OJK yang                      is guided by OJK regulations which govern risk
    mengatur penerapan manajemen risiko bagi bank                management implementation by commercial banks
    umum.                                                        operating in Indonesia.

    Kerangka         manajemen        risiko      Grup           The Group’s risk management framework is
    diimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan,               implemented      through     policies,      procedures,
    prosedur, limit-limit transaksi dan kewenangan,              transactions and authorisation limits, risk tolerance as
    toleransi risiko serta perangkat manajemen risiko.           well as risk management tools. The Group carries out
    Grup melakukan pengembangan manajemen risiko                 continuous risk management development in line with
    secara      berkesinambungan     sesuai     dengan           the increasing business complexity and the
    meningkatnya        kompleksitas     bisnis    dan           development       organisation,     strategies      and
    perkembangan organisasi, strategi dan manajemen              management information systems.
    sistem informasi.

    Penerapan manajemen risiko mencakup:                         The implementation of risk management covers:
    -  Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi              -   Active      supervision     from      Board      of
    -  Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan                   Commissioners and Board of Directors
       limit                                                     -   Sufficient policies, procedures and limit sets
    -  Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                -   Sufficient      process       of    identification,
       pemantauan dan pengendalian risiko serta                      measurement, risk oversight and control and risk
       sistem informasi manajemen risiko                             management information
    -  Pengendalian internal yang menyeluruh                     -   Overall internal control system

    Organisasi manajemen risiko Grup melibatkan                  The risk management organization of the Group
    pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi.                 involves the oversight from the Board of
    Grup telah membentuk Komite Pemantau Risiko                  Commissioners and Board of Directors. The Group
    sebagai pengawas tertinggi di tingkat komisaris dan          has established Risk Monitoring Committee as the
    Komite Manajemen Risiko di tingkat direksi yang              highest risk authority in the commissioner level and
    merupakan bagian yang sangat penting dalam                   Risk Management Committee at the director level,
    pengendalian risiko, sebagai unit kontrol yang               which constitutes a crucial element in risk control, as
    memantau seluruh risiko yang terdapat pada                   a control unit to monitor all of the risks in the Group’s
    kegiatan operasional Grup.                                   operating activities.

    Komite Audit Bank memiliki tanggung jawab untuk              The Bank’s Audit Committee is responsible for
    memantau kepatuhan terhadap kebijakan dan                    monitoring compliance with risk management policies
    prosedur manajemen risiko dan untuk menelaah                 and procedures and for reviewing the adequacy of the
    kecukupan kerangka manajemen risiko yang terkait             risk management framework in relation to the risks
    dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank.                faced by the Bank. In performing the role, the Audit
    Dalam menjalankan fungsinya ini, Komite Audit                Committee is assisted by internal audit working unit.
    dibantu oleh satuan kerja internal audit.




                                                       194
Page 605
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                              45. RISK MANAGEMENT (continued)

   (Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                        (Risk management framework (continued)

    Risiko yang timbul dari instrumen keuangan Grup              The risks arising from the Group’s financial
    adalah risiko keuangan, termasuk diantaranya                 instruments are financial risks, which include credit
    adalah risiko kredit dan pembiayaan, risiko                  and financing risk, liquidity risk, market risk and
    likuiditas, risiko pasar dan risiko operasional.             operational risk.

    Entitas Anak telah menerapkan manajemen risiko,              Subsidiary has implemented risk management,
    antara lain dengan membentuk unit risiko pada                among others by establishing a risk unit in Subsidiary.
    Entitas Anak. Manajemen risiko pada Entitas Anak             Risk management in Subsidiary is operating
    secara operasional dilakukan terpisah dari unit              separately from the business unit and conducting its
    bisnis dan menjalankan fungsinya secara                      function     independently.      To    support     the
    independen.      Untuk    mendukung       penerapan          implementation of risk management, the Subsidiary
    manajemen risiko, pada struktur organisasi Entitas           has established Audit Committee in its organizational
    Anak juga dibentuk Komite Audit yang memiliki                structure, which has responsibility to monitor the
    tanggung jawab untuk memantau kepatuhan                      compliance of risk management policies and
    terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko             procedures on a regular basis, and to analyse the
    secara berkala, dan untuk menelaah kecukupan                 adequacy of risk management framework which
    kerangka manajemen risiko yang terkait dengan                related to the risks faced by the Subsidiary.
    risiko-risiko yang dihadapi oleh Entitas Anak.

    Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi pada              In addition, the Subsidiary’s Board of Commissioners
    Entitas Anak secara aktif juga melakukan                     and Board of Directors actively monitor and evaluate
    pemantauan, dan evaluasi terhadap pengendalian               the internal controls, through the reports, as a basis
    internal melalui laporan-laporan untuk digunakan             in formulating and developing appropriate policies for
    sebagai    dasar     untuk    merumuskan     dan             the Subsidiary.
    mengembangkan kebijakan yang tepat pada Entitas
    Anak.

    Bank selaku Entitas Utama telah menerapkan                   As the Lead Entity, the Bank has implemented
    manajemen risiko konsolidasian sesuai ketentuan              consolidated risk management in accordance with
    OJK. Penerapan manajemen risiko konsolidasian                OJK regulation. The Implementation of consolidated
    antara lain mencakup laporan perhitungan                     risk management among others include report of
    Kecukupan Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                    consolidated minimum Capital Adequacy Ratio
    konsolidasian, Batas Maksimum Pemberian Kredit               (CAR), Legal Lending Limit (LLL), risk profile, Risk-
    (BMPK) konsolidasian, laporan Profil Risiko                  Based Bank Rating and Internal Capital Adequacy
    konsolidasian, Tingkat Kesehatan Bank (Risk-                 Assessment Process (ICAAP).
    Based Bank Rating) konsolidasian dan Internal
    Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
    konsolidasian.

    Sehubungan dengan aksi korporasi yang telah                  In relation with the corporate action that have been
    dilakukan Bank pada tahun 2024 dengan                        carried out by the Bank in 2024 by acquiring 2 Multi
    mengakuisisi 2 Perusahaan Multi Finance yaitu PT             Finance Companies, namely PT Oto Multiartha
    Oto Multiartha (“OTO”) dan PT Summit Oto Finance             ("OTO") and PT Summit Oto Finance ("SOF") as
    (“SOF”) sebagai entitas anak, Bank telah                     subsidiaries, the Bank have obtained approval from
    memperoleh       persetujuan dari regulator untuk            regulatory to implement Financial Conglomeration
    pelaksanaan Konglomerasi Keuangan dimana Bank                with Bank SMBCI appointed as the Lead Entity.
    SMBCI ditunjuk sebagai Entitas Utama.




                                                       195
Page 606
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                               45. RISK MANAGEMENT (continued)
   (Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                         (Risk management framework (continued)
    Sebagai Entitas Utama, Bank SMBCI menerapkan                  As Main Entity, Bank SMBCI is implementing
    Manajemen Risiko dan Permodalan Terintegrasi                  Integrated Risk and Capital Management in
    sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank                    accordance with applicable regulation. Bank SMBCI
    SMBCI bersama-sama dengan Entitas Anak juga                   together with Subsidiaries have also established
    telah membentuk Komite Manajemen Risiko                       Integrated Risk Management Committee which have
    Terintegrasi yang mempunyai tanggung jawab                    the responsibilities to provide recommendation to
    untuk memberikan rekomendasi kepada Direksi di                Board of Directors in Lead Entity on matters related
    Entitas Utama mengenai hal-hal yang berkaitan                 to the implementation of Integrated Risk
    dengan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,               Management,        including   establishment     and
    termasuk     penetapan     dan    penyempurnaan               enhancement of relevant Risk Management Policy,
    Kebijakan, Strategi dan Kerangka Kerja Manajemen              Strategy and Framework.
    Risiko yang relevan.
    Risiko kredit                                                 Credit risk
    Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang            Credit risk is the risk of financial loss, from the failure
    timbul akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi             of other parties to fulfill their obligations to the Group,
    kewajiban kepada Grup, termasuk Risiko Kredit                 including Credit Risk due to the concentration of
    akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko              funding provision (Credit Concentration Risk), Credit
    Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan           Risk due to counterparty failure (counterparty credit
    pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit         risk), Credit Risk due to settlement failure (settlement
    akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan            risk), and Credit Risk due to country risk (including
    Risiko Kredit akibat country risk (termasuk transfer          transfer risk). Credit risk arises mainly from loans and
    risk). Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman           sharia financing/receivables.
    yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah.
    Grup juga terekspos risiko kredit yang muncul dari            The Group is also exposed to credit risks arising from
    investasi pada efek-efek utang.                               investment in debt securities.
    Grup melakukan kaji ulang atas kebijakan kredit               The Group reviews the credit policies periodically,
    secara periodik terutama jika terdapat perubahan              especially if there are any changes in market
    kondisi perekonomian, perubahan peraturan                     conditions, changes in regulations and/or business
    dan/atau pendekatan bisnis.                                   approach.

    Batas pemberian kredit ditetapkan dan ditelaah                 Lending limits are set and reviewed in the light of
    mengikuti perubahan pada kondisi pasar dan                     changing market and economic conditions. Periodic
    ekonomi. Penelaahan kredit secara periodik dan                 credit reviews and assessments of probability of
    penilaian atas kemungkinan wanprestasi juga                    default are also conducted. Credit approval is
    dilakukan. Proses persetujuan kredit dilakukan                 processed by credit committee and credit authority
    melalui komite kredit dan kewenangan kredit                    as determined.
    sebagaimana ditetapkan.
    (i) Manajemen risiko kredit                                   (i) Credit risk management
        Grup mengelola dan mengawasi secara aktif                      The Group actively manages and monitors the
        kualitas portofolio pinjaman yang diberikan                    loan portfolio quality by improving credit and
        dengan      cara     meningkatkan     kebijakan                financing risk management policies effectively,
        manajemen risiko kredit dan pembiayaan                         improving      procedures     and     systems
        secara efektif, penyempurnaan prosedur dan
        pengembangan sistem.                                           development.
        Sistem Informasi Manajemen telah tersedia dan                  Management Information Systems (MIS) are in
        akan terus dikembangkan serta telah mencakup                   place and continously developed and have
        tingkat yang cukup rinci untuk mendeteksi setiap               covered sufficient level of detail to detect any
        perkembangan yang kurang baik sedini                           adverse development at an early stage, allowing
        mungkin sehingga memungkinkan dilakukannya
        tindakan yang tepat waktu untuk mengatasi                      timely measurement to be taken to counteract
        kemungkinan penurunan kualitas kredit atau                     any possible deterioration in credit quality or to
        untuk meminimalisasi kerugian kredit.                          minimise credit losses.




                                                        196
Page 607
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                 45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                        Credit risk (continued)

    (i)   Manajemen risiko kredit (lanjutan)                        (i) Credit risk management (continued)

          Agunan                                                         Collaterals

          Bank menerapkan berbagai kebijakan dan                         The Bank employs a range of policies and
          praktik untuk memitigasi risiko kredit, Bank                   practices to mitigate credit risk. The Bank
          menerapkan berbagai panduan atas jenis-jenis                   implements guidelines on the acceptability of
          agunan yang dapat diterima dalam rangka                        specific classes of collateral to mitigate credit
          memitigasi risiko kredit. Jenis-jenis agunan atas              risk. The collateral types for loans are as follows:
          pinjaman yang diberikan antara lain adalah:
          • Kas/deposito                                                •    Cash/Time deposits
          • Tanah dan/atau Bangunan                                     •    Lands and/or Buildings
          • SBLC                                                        •    SBLC
          • Kendaraan                                                   •    Vehicles
          • Peralatan (termasuk mesin dan alat berat)                   •    Equipment (including machines and heavy
                                                                             equipment)
          •   Persediaan                                                •    Inventories
          •   Piutang                                                   •    Accounts receivable

          Untuk kredit korporasi, Bank mendapatkan                       For corporate loans, the Bank received collateral
          jaminan dalam bentuk standby letters of credit                 in the form of standby letters of credit from
          dari bank afiliasi untuk membatasi risiko kredit               controlling banks to restrict the Bank’s credit risk.
          bank. Bank juga menyediakan bank garansi                       The Bank also provides bank guarantee to its
          kepada nasabahnya yang mengharuskan Bank                       customers which require the Bank to make
          melakukan pembayaran untuk kepentingan                         payments for their interests. This causes the
          mereka.     Hal     ini  menyebabkan      Bank                 Bank to face the same risks as the loans granted
          menghadapi risiko yang sama dengan kredit                      and these risks are also mitigated by the same
          yang diberikan dan risiko tersebut juga                        procedures and policies.
          dimitigasi dengan prosedur dan kebijakan yang
          sama.

          Selain agunan yang disebutkan di atas, agunan                  In addition to the collateral mentioned above,
          yang diterima untuk kredit korporasi terutama                  collaterals for corporate loans mainly consists of
          terdiri dari jaminan yang diterima dari                        guarantees received from the parent company of
          perusahaan induk debitur, penjaminan kredit                    the debtor, corporate credit guarantees and other
          korporasi dan entitas publik lainnya, lembaga                  public entities, financial institutions and other
          keuangan dan perusahaan lain serta jaminan                     companies as well as collateral in the form of
          berupa efek-efek.                                              securities.

          Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan                   The portion of loans that benefits from such
          manfaat dari agunan diungkapkan pada                           partial or full collateralization was disclosed in
          Catatan 52.                                                    Note 52.
    (ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa                     (ii) Maximum exposure to credit risk (without
         memperhitungkan agunan dan perlindungan kredit                  taking into account collateral held or other
         lainnya)                                                        credit enhancements)
          Untuk aset keuangan yang diakui di laporan                     For financial assets recognized in the
          posisi keuangan konsolidasian, eksposur                        consolidated statement of financial position, the
          maksimum terhadap risiko kredit sama dengan                    maximum exposure to credit risk is equal to its
          nilai tercatatnya. Untuk bank garansi dan                      carrying value. For bank guarantees and
          irrevocable L/C yang diterbitkan, eksposur                     irrevocable L/C issued, maximum exposure to
          maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai                   credit risk is the value that must be paid by the
          yang harus dibayarkan oleh Bank jika kewajiban                 Bank if the liabilities on the bank guarantee and
          atas bank garansi dan irrevocable L/C yang                     irrevocable L/C issued has been occurred. For
          diterbitkan terjadi. Untuk komitmen kredit,                    credit commitments, the maximum exposure to
          eksposur maksimum atas risiko kredit adalah                    credit risk is equal to the amount of committed
          sebesar jumlah komitmen fasilitas kredit                       credit facilities that have not been used by
          (committed) yang belum digunakan oleh                          customers.
          nasabah.

                                                          197
Page 608
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                           45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                   Credit risk (continued)
    (ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa                                (ii) Maximum exposure to credit risk (without
         memperhitungkan agunan dan perlindungan kredit                             taking into account collateral held or other
         lainnya) (lanjutan)                                                        credit enhancements) (continued)
        Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum                                    The following table presents the Group’s maximum
        Grup terhadap risiko kredit untuk instrumen                                   exposure to credit risk of financial instruments in the
        keuangan pada laporan posisi keuangan                                         consolidated statement of financial position and off-
        konsolidasian dan rekening administratif, tanpa                               balance sheet accounts, without taking into account
        memperhitungkan agunan yang dimiliki atau                                     any collateral held or other credit enhancements:
        perlindungan kredit lainnya:
                                                             31 Desember/December
                                                              2024           2023

        Giro pada Bank Indonesia                              9,443,461          9,276,598)               Current accounts with Bank Indonesia
        Giro pada bank-bank lain                              1,034,964            962,229)                   Current accounts with other banks
        Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                                 Placements with Bank Indonesia and
           bank-bank lain                                    12,695,156          8,964,278)                                        other banks
        Efek-efek                                            28,174,357         17,263,557)                                            Securities
        Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                             Securities purchased under resale
           kembali (reverse repo)                               468,782                  -)                        agreements (reverse repo)
        Tagihan derivatif                                     1,748,125          1,133,149)                               Derivative receivables
        Tagihan akseptasi                                     3,317,541          3,281,120)                              Acceptance receivables
        Pinjaman yang diberikan dan                                                                                 Loans and sharia financing/
           pembiayaan/piutang syariah - bersih                                                                                receivables - net
           - Korporasi                                       91,349,890        102,781,448)                                       Corporates -
           - Pensiunan                                       21,782,822         22,190,683)                                       Pensioners -
           - Usaha Mikro Kecil dan Menengah                                                                        Micro Small and Medium -
             (“UMKM”)                                        15,265,130         13,669,400)                            Enterprises ("MSME")
           - Pembiayaan/piutang syariah                       9,247,485         10,173,945)                     Sharia financing/receivables -
           - Lainnya                                          8,403,988          3,127,774)                                           Others -
           - Pendapatan bunga/marjin yang masih
             akan diterima                                      762,335          1,097,796)                 Accrued interest/margin income -
        Piutang pembiayaan                                   27,461,692                  -)                              Financing receivables
        Penyertaan saham                                         75,285            102,586)                               Investment in shares
        Aset lain-lain                                          626,819            423,113)                                       Other assets
                                                            231,857,832        194,447,676)
        Komitmen dan kontinjensi dengan                                                                   Commitments and contingencies with
             risiko kredit:                                                                                                           credit risk:
        Garansi yang diberikan                                7,715,450          5,455,734)                               Guarantees provided
        Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum                                                        Unused credit facilities to customers -
            digunakan - committed                            11,762,750         10,870,217)                                          committed
        Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan         1,582,162            721,016)                        Irrevocable letters of credit
        Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur                                          The table below shows the net maximum
        maksimum neto atas risiko kredit untuk                                           exposure to credit risk on securities purchased
        efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                        under resale agreements (reverse repo) on
        kembali (reverse repo) pada tanggal                                              31 December 2024 and 2023:
        31 Desember 2024 dan 2023:

                                                    31 Desember/December 2024
                                             Eksposur
                                            maksimum /        Agunan/      Eksposur neto/
        Keterangan                       Maximum exposure     Collateral    Net exposure                                             Description

        Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                 Securities purchased under
           janji dijual kembali                                                                                           resale agreements
           (reverse repo)                               468,187           (487,678)                   -                         (reverse repo)

   (iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur                       (iii) Concentration of risks of financial assets with credit
          risiko kredit                                                               risk exposure
        Grup mengelola dan mengendalikan konsentrasi                                  The Group manages and controls concentrations of
        risiko kredit dimanapun risiko tersebut teridentifikasi                       credit risk wherever they are identified - in particular,
        - secara khusus, terhadap debitur individu dan                                to individual and group counterparties, and to
        kelompok, dan industri serta sektor geografis.                                industries and geographical sectors.

                                                                  198
Page 609
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                           45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                    Credit risk (continued)
   (iii) Konsentrasi risiko aset keuangan                   dengan              (iii) Concentration of risks of financial assets with
         eksposur risiko kredit (lanjutan)                                            credit risk exposure (continued)
        Grup menentukan tingkat risiko kredit dan                                     The Group structures the levels of credit and
        pembiayaan yang dimiliki dengan menetapkan                                    financing risk it undertakes by placing limits on the
        batas jumlah risiko yang bisa diterima yang terkait                           amount of risk accepted in relation to one or group
        dengan satu debitur atau kelompok debitur.                                    borrowers.
        Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor                                  Credit risk concentration by geographical sectors
        geografis adalah sebagai berikut:                                             was as follows:
                                                                 31 Desember/December 2024
                                                                            Bali
                                                                          dan/and     Kalimantan
                                                                           Nusa         dan/and      Jumlah/
                                              Jawa/Java*    Sumatera     Tenggara      Sulawesi       Total
                                                                                                                      Current accounts with Bank
        Giro pada Bank Indonesia                9,443,461            -            -             -     9,443,461                      Indonesia
                                                                                                                      Current accounts with other
        Giro pada bank-bank lain                1,034,135         676           60            93      1,034,964                          banks
        Penempatan pada Bank                                                                                               Placements with Bank
           Indonesia dan bank-bank lain        12,695,156            -            -             -    12,695,156     Indonesia and other banks
        Efek-efek                              28,174,357            -            -             -    28,174,357                         Securities
        Efek-efek yang dibeli dengan                                                                               Securities purchased under
            janji dijual kembali                                                                                            resale agreements
            (reverse repo)                        468,782            -            -             -       468,782                 (reverse repo)
        Tagihan derivatif                       1,748,125            -            -             -     1,748,125            Derivative receivables
        Tagihan akseptasi                       3,317,541            -            -             -     3,317,541          Acceptance receivables
        Pinjaman yang diberikan dan
           pembiayaan/piutang syariah –                                                                              Loans and sharia financing/
           bersih                             125,164,955   11,509,767    2,346,032     7,790,896   146,811,650               receivables - net
        Piutang pembiayaan - bersih            13,077,145    6,944,576    1,177,917     6,262,054    27,461,692       Financing receivables - net
        Penyertaan saham                           75,263            8            -            14        75,285            Investment in shares
        Aset lain-lain - bersih                   595,430       12,473        1,699        17,217       626,819                 Other assets- net
                                              195,794,350   18,467,500    3,525,708    14,070,274   231,857,832

        Komitmen dan kontinjensi                                                                                   Commitments and contingencies
          dengan risiko kredit:                                                                                              with credit risk:
        Garansi yang diterbitkan                7,715,450            -            -             -     7,715,450             Guarantees issued
        Fasilitas kredit kepada nasabah
          yang belum digunakan -                                                                                       Unused credit facilities to
          committed                            11,253,895     406,860             -       101,995    11,762,750        customers - committed
        Letters of credit yang tidak dapat
          dibatalkan                            1,582,162            -            -             -     1,582,162       Irrevocable letters of credit
                                                                 31 Desember/December 2023
                                                                            Bali
                                                                          dan/and     Kalimantan
                                                                           Nusa         dan/and      Jumlah/
                                              Jawa/Java*    Sumatera     Tenggara      Sulawesi       Total
                                                                                                                      Current accounts with Bank
        Giro pada Bank Indonesia                9,276,598            -            -             -     9,276,598                      Indonesia
                                                                                                                      Current accounts with other
        Giro pada bank-bank lain                 961,885          121           95           128        962,229                          banks
        Penempatan pada Bank                                                                                               Placements with Bank
           Indonesia dan bank-bank lain         8,964,278            -            -             -     8,964,278     Indonesia and other banks
        Efek-efek                              17,263,557            -            -             -    17,263,557                         Securities
        Tagihan derivatif                       1,133,149            -            -             -     1,133,149            Derivative receivables
        Tagihan akseptasi                       3,281,120            -            -             -     3,281,120          Acceptance receivables
        Pinjaman yang diberikan dan
           pembiayaan/piutang syariah –                                                                              Loans and sharia financing/
           bersih                             132,873,008   10,130,220    2,321,948     7,715,870   153,041,046              receivables - net
        Penyertaan saham                          102,564            8            -            14       102,586            Investment in shares
        Aset lain-lain                            421,775          591          194           553       423,113                    Other assets
                                              174,277,934   10,130,940    2,322,237     7,716,565   194,447,676

        Komitmen dan kontinjensi                                                                                   Commitments and contingencies
          dengan risiko kredit:                                                                                              with credit risk:
        Garansi yang diterbitkan                5,455,734            -            -             -     5,455,734             Guarantees issued
        Fasilitas kredit kepada nasabah
          yang belum digunakan -                                                                                       Unused credit facilities to
          committed                            10,490,341            -            -       379,876    10,870,217        customers - committed
        Letters of credit yang tidak dapat
          dibatalkan                             721,016             -            -             -       721,016       Irrevocable letters of credit
         *) Termasuk Kantor Pusat                                                                                       *)   Including Head Office



                                                                    199
Page 610
                                                PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                            (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                            45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                                    Credit risk (continued)

   (iii) Konsentrasi risiko aset keuangan                               dengan                  (iii) Concentration of risks of financial assets with
         eksposur risiko kredit (lanjutan)                                                            credit risk exposure (continued)

        Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor                                                      Credit risk concentration by industry sectors was
        industri adalah sebagai berikut:                                                                  as follows:

                                                                              31 Desember / December 2024
                                                       Lembaga
                                                      keuangan/                             Jasa/
                                    Pemerintah/        Financial        Perdagangan/       Business       Perindustrian/       Lain-lain/        Jumlah/
                                    Government        institution          Trading         services       Manufacturing         Others            Total

        Giro pada Bank                                                                                                                                          Current accounts with
           Indonesia                   9,443,461                    -                  -              -                    -                -     9,443,461         Bank Indonesia
                                                                                                                                                                Current accounts with
        Giro pada bank-bank lain                  -      1,034,964                     -              -                    -                -     1,034,964             other banks
        Penempatan pada Bank                                                                                                                                    Placements with Bank
           Indonesia dan bank-                                                                                                                                 Indonesia and other
           bank lain                   9,188,205         3,506,951                     -           -                   -                    -    12,695,156                   banks
        Efek-efek                     25,969,583         1,900,866                     -         784             303,124                    -    28,174,357                  Securities
                                                                                                                                                              Securities purchased
        Efek-efek yang dibeli                                                                                                                                          under resale
           dengan janji dijual                                                                                                                                          agreements
           kembali (reverse repo)                 -        468,782                  -              -                   -                    -       468,782          (reverse repo)
        Tagihan derivatif                         -      1,714,451                987            379              32,308                    -     1,748,125     Derivative receivables
        Tagihan akseptasi                         -              -          3,317,541              -                   -                    -     3,317,541   Acceptance receivables
        Pinjaman yang diberikan
           dan pembiayaan/                                                                                                                                            Loans and sharia
           piutang syariah -                                                                                                                                  financing/receivables -
           bersih                                 -     19,029,077         21,930,556      32,442,142         30,176,855       43,233,020       146,811,650                       net
        Piutang pembiayaan -                                                                                                                                    Financing receivables –
           bersih                             -                  -                     -              -                    -   27,461,692        27,461,692                       net
        Penyertaan saham                      -             75,285                     -              -                    -            -            75,285        Investment in shares
        Aset lain-lain                      686             11,668                     -              -                    -      614,465           626,819                Other assets
                                      44,601,935        27,742,044         25,249,084      32,443,305         30,512,287       71,309,177       231,857,832

                                                                                                                                                                      Commitments and
        Komitmen dan kontinjensi                                                                                                                                           contingencies
          dengan risiko kredit:                                                                                                                                      with credit risk:
        Garansi yang diterbitkan                  -                 -       7,715,450                 -                    -                -     7,715,450        Guarantees issued
        Fasilitas kredit kepada                                                                                                                                 Unused credit facilities
           nasabah yang belum                                                                                                                                        to customers –
           digunakan - committed                  -        967,450            726,074       3,339,868          1,754,451         4,974,907       11,762,750               committed
        Letters of credit yang                                                                                                                                   Irrevocable letters of
           tidak dapat dibatalkan                 -                 -       1,582,162                 -                    -                -     1,582,162                     credit

                                                                              31 Desember / December 2023
                                                       Lembaga
                                                      keuangan/                             Jasa/
                                    Pemerintah/        Financial        Perdagangan/       Business       Perindustrian/       Lain-lain/        Jumlah/
                                    Government        institution          Trading         services       Manufacturing         Others            Total

        Giro pada Bank                                                                                                                                          Current accounts with
           Indonesia                   9,276,598                    -                  -              -                    -                -     9,276,598         Bank Indonesia
                                                                                                                                                                Current accounts with
        Giro pada bank-bank lain                  -        962,229                     -              -                    -                -      962,229              other banks
        Penempatan pada Bank                                                                                                                                    Placements with Bank
           Indonesia dan bank-                                                                                                                                 Indonesia and other
           bank lain                   8,728,278           236,000                  -              -                   -                    -     8,964,278                   banks
        Efek-efek                     15,144,339         1,859,875                  -              -             259,343                    -    17,263,557                  Securities
        Tagihan derivatif                      -         1,098,893              8,526            102              25,628                    -     1,133,149     Derivative receivables
        Tagihan akseptasi                      -                 -          3,281,120              -                   -                    -     3,281,120   Acceptance receivables
        Pinjaman yang diberikan
           dan pembiayaan/                                                                                                                                            Loans and sharia
           piutang syariah -                                                                                                                                  financing/receivables -
           bersih                             -         26,101,603         24,945,918      25,207,114         33,388,526       43,397,885       153,041,046                      net
        Penyertaan saham                      -            102,586                  -               -                  -                -           102,586       Investment in shares
        Aset lain-lain                      593            269,950                  -               -                  -          152,570           423,113               Other assets
                                      33,149,808        30,631,136         28,235,564      25,207,216         33,673,497       43,550,455       194,447,676

                                                                                                                                                                      Commitments and
        Komitmen dan kontinjensi                                                                                                                                           contingencies
          dengan risiko kredit:                                                                                                                                      with credit risk:
        Garansi yang diterbitkan                  -                 -       5,455,734                 -                    -                -     5,455,734        Guarantees issued
        Fasilitas kredit kepada                                                                                                                                 Unused credit facilities
           nasabah yang belum                                                                                                                                        to customers –
           digunakan - committed                  -      1,022,645            798,933       2,769,881          2,458,078         3,820,680       10,870,217               committed
        Letters of credit yang                                                                                                                                   Irrevocable letters of
           tidak dapat dibatalkan                 -                 -         721,016                 -                    -                -      721,016                      credit


        Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis                                                       The credit risk concentration by type of credit or
        kredit atau pembiayaan, mata uang, sektor                                                         financing, currency, economic sector and
        ekonomi dan hubungan dengan debitur                                                               relationship with debtors is disclosed in Note 12
        diungkapkan pada Catatan 12 dan Catatan 13.                                                       and Note 13.
                                                                               200
Page 611
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                       Credit risk (continued)
    (iv) Kualitas kredit aset keuangan                             (iv) Credit quality of financial assets
        Proses penentuan kualitas kredit Bank                           Process of determining the Bank’s credit quality
        mengacu pada kolektibilitas sesuai peraturan                    refers to collectibility in accordance with the OJK
        OJK.                                                            regulations.
        Segmen korporasi                                                Corporate segment
        Untuk segmen korporasi, kualitas kredit dikelola                For corporate segment, the quality of credit is
        oleh Bank dengan menggunakan peringkat                          managed by the Bank using internal credit
        kredit internal. Bank menentukan peringkat                      ratings. The Bank determines the rating of a
        suatu debitur dengan terlebih dahulu                            debtor by first determining the financial grade
        menetapkan peringkat keuangan (financial                        using a rating model from financial aspects and
        grade) dengan menggunakan model peringkat                       data obtained from the debtor's financial
        dari aspek keuangan dan data yang diperoleh                     statements, including net worth and cash flows.
        dari laporan keuangan debitur, termasuk                         This financial grade is then adjusted by
        kekayaan bersih dan arus kas. Peringkat                         considering the conditions of the debtor's
        keuangan ini kemudian disesuaikan dengan                        financial position and qualitative factors to
        mempertimbangkan      kondisi     dari    posisi                determine the grade of the debtor.
        keuangan debitur dan faktor kualitatif untuk
        menentukan peringkat debitur.
         Faktor kualitatif terutama mencakup arus kas                   Qualitative factors mainly cover expected future
         masa depan yang diharapkan dengan                              cash flows with considering some factors such
         mempertimbangkan         faktor-faktor seperti                 as historical loss information, conformity of the
         informasi kerugian historis, kesesuaian                        debtor's      business   plan    or   operational
         rencana bisnis debitur atau rencana perbaikan                  improvement plan, status of developments in the
         operasional, status perkembangan rencana                       business plan and overall support from financial
         bisnis dan dukungan menyeluruh dari lembaga                    institutions.
         keuangan.
         Selain prosedur peringkat di atas, dalam hal                   In addition of grading procedure above, in the
         debitur dianggap sebagai anak perusahaan                       event that the debtor is considered as a
         yang dikonsolidasi oleh induk perusahaan di                    subsidiary that is consolidated by a parent
         luar negeri, peringkat debitur bisa ditentukan                 company abroad, the debtor's grading can be
         dengan     mengadopsi       peringkat     obligor              determined by adopting an obligor grading based
         berdasarkan peringkat kredit yang diberikan                    on credit grading provided by the Bank's parent
         induk perusahaan Bank terhadap induk                           company. Debtor grading and facility grading are
         perusahaan tersebut. Peringkat debitur dan                     reviewed at least once a year, or if needed, when
         peringkat fasilitas ditelaah paling sedikit                    there are changes in credit.
         setahun sekali, atau bila diperlukan, ketika ada
         perubahan kredit.
         Peringkat internal untuk segmen korporasi                      Internal grading for corporate segment is
         digolongkan sebagai berikut:                                   categorized as follows:
         •   Debitur Grading 1-3 memiliki kemampuan                     •   Grading 1-3 debtors have very strong ability
             membayar kewajiban yang tinggi.                                to pay their obligations.
         •   Debitur Grading 4-6 tidak mengalami                        •   Grading 4-6 debtors do not experience
             kesulitan pembayaran kewajiban, namun                          difficulties to pay their obligations; however,
             terdapat faktor bisnis atau ekonomi yang                       there are business or economy factors that
             dapat menyebabkan masalah dalam                                may cause difficulties to pay the obligations.
             pembayaran kewajiban.
         •   Debitur Grading 7A dan 7B memerlukan                       •   Grading 7A and 7B debtors need special
             pemantauan khusus karena bisnis yang                           observation     as    they   experience
             lesu/tidak stabil, atau masalah keuangan.                      sluggish/unstable business, or financial
                                                                            issues.
         •   Debitur Grading 7R atau lebih rendah                       •   Grading 7R or lower debtors represent
             merupakan debitur yang telah mengalami                         debtors which are credit-impaired (default).
             penurunan nilai (default).




                                                         201
Page 612
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                        45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                Credit risk (continued)
    (iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan)                           (iv) Credit quality of financial assets (continued)
         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                 As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
         nilai tercatat aset keuangan berdasarkan                                amount of financial assets based on credit quality
         kualitas kredit adalah sebagai berikut:                                 was as follows:
                                                     31 Desember / December 2024
                                 Tahap 1/       Tahap 2/         Tahap 3/          Syariah/       Jumlah/
                                 Stage 1        Stage 2          Stage 3            Sharia         Total

                                                                                                                     Current accounts with
    Giro pada Bank Indonesia                                                                                          Bank Indonesia
       Grade 1-3                   8,774,132               -                 -              -       8,774,132              Grade 1-3
       Tanpa peringkat                     -               -                 -        669,329         669,329             Non-graded
                                   8,774,132               -                 -        669,329       9,443,461

                                                                                                                     Current accounts with
     Giro pada bank-bank lain                                                                                             other banks
        Grade 1-3                    187,354               -                 -              -        187,354                Grade 1-3
       Tanpa peringkat               843,972               -                 -          3,675        847,647              Non-graded
                                   1,031,326               -                 -          3,675       1,035,001

     Penempatan pada Bank                                                                                            Placement with Bank
       Indonesia dan bank-                                                                                        Indonesia and other
       bank lain                                                                                                               banks
       Grade 1-3                  11,448,738               -                 -              -      11,448,738              Grade 1-3
       Tanpa peringkat                     -               -                 -      1,247,000       1,247,000             Non-graded
                                  11,448,738               -                 -      1,247,000      12,695,738

     Efek-efek                                                                                                                  Securities
        Grade 1-3                 19,378,421               -                 -              -      19,378,421               Grade 1-3
       Tanpa peringkat                     -               -                 -      8,796,529       8,796,529             Non-graded
                                  19,378,421               -                 -      8,796,529      28,174,950

     Efek-efek yang dibeli                                                                                      Securities purchased under
        dengan janji dijual                                                                                         resale agreements
        kembali (reverse repo)                                                                                            (reverse repo)
        Grade 1-3                    468,782               -                 -                -      468,782                  Grade 1-3

     Tagihan derivatif                                                                                               Derivative receivables
       Belum jatuh tempo           1,748,125               -                 -                -     1,748,125         Not yet overdue

     Pinjaman yang diberikan                                                                                             Loans and sharia
       dan pembiayaan/piutang                                                                                                 financing/
       syariah:                                                                                                             receivables:
        Korporasi                                                                                                        Corporates
        Grade 1-3                 75,253,160      997,138                    -                -    76,250,298              Grade 1-3
        Grade 4-6                  8,748,996    2,309,162                    -                -    11,058,158              Grade 4-6
        Grade 7A-7B                        -      806,253                    -                -       806,253            Grade 7A-7B
       Default                             -            -            4,643,421                -     4,643,421                  Default
                                  84,002,156    4,112,553            4,643,421                -    92,758,130

       Non-korporasi                                                                                                 Non-corporates
       Belum jatuh tempo          44,202,211      121,246              64,960                 -    44,388,417         Not yet overdue
       Telah jatuh tempo                                                                                               Past due up to
        sampai dengan 90 hari        733,170      660,519               9,504                 -     1,403,193               90 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                 Past due for
        91-120 hari                         -              -          142,570                 -      142,570           91-120 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                 Past due for
        121-180 hari                        -              -          216,865                 -      216,865          121-180 days
       Telah jatuh tempo                                                                                               Past due more
         lebih dari 180 hari                -              -          891,061                 -      891,061          than 180 days
                                  44,935,381      781,765            1,324,960                -    47,042,106

        Dipindahkan              128,937,537    4,894,318            5,968,381                -   139,800,236           Carry forward



                                                               202
Page 613
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                         45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                  Credit risk (continued)
    (iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan)                             (iv) Credit quality of financial assets (continued)
          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                      As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
          nilai tercatat aset keuangan berdasarkan                                     amount of financial assets based on credit quality
          kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan):                           was as follows (continued):
                                                          31 Desember / December 2024
                                      Tahap 1/        Tahap 2/         Tahap 3/            Syariah/         Jumlah/
                                      Stage 1         Stage 2          Stage 3              Sharia           Total

     Pinjaman yang diberikan dan                                                                                                   Loans and sharia
        pembiayaan/piutang syariah                                                                                        financing/receivables
        (lanjutan):                                                                                                                (continued):

        Pindahan                      128,937,537)    4,894,318)        5,968,381)                    -)   139,800,236)        Carried forward

        Syariah                                                                                                                        Sharia

        Belum jatuh tempo                        -)              -)               -)       9,558,038)        9,558,038)       Not yet overdue
        Telah jatuh tempo tetapi                                                                                              Past due but not
         tidak mengalami                                                                                                       impaired for
         penurunan nilai 1-30 hari               -)              -)               -)          75,555)           75,555)          1-30 days
        Telah jatuh tempo tetapi                                                                                              Past due but not
         tidak mengalami                                                                                                       impaired for
         penurunan nilai 31-60 hari              -)              -)               -)          77,494)           77,494)         31-60 days
        Telah jatuh tempo tetapi                                                                                              Past due but not
         tidak mengalami                                                                                                       impaired for
         penurunan nilai 61-90 hari              -)              -)               -)          79,234)          79,234)          61-90 days
        Mengalami penurunan nilai                -)              -)               -)         381,438)         381,438)               Impaired
                                                 -)              -)               -)      10,171,759)       10,171,759)

        Pendapatan bunga/marjin                                                                                              Accrued interest/
         yang masih akan diterima        582,947)        36,223)          41,018)            102,147)         762,335)       margin income
                                      129,520,484)    4,930,541)        6,009,399)        10,273,906)      150,734,330)

      Piutang pembiayaan                                                                                                      Financing receivables
       Belum jatuh tempo               18,933,589)       29,475)         480,888)                     -)    19,443,952)        Not yet overdue
       Telah jatuh tempo                                                                                                           Past due for
         1-30 hari                      5,016,591)       27,704)         685,982)                     -)     5,730,277)            1-30 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                           Past due for
         31-90 hari                              -)     796,936)        1,481,085)                    -)     2,278,021)           31-90days
       Telah jatuh tempo                                                                                                           Past due for
         91-120 hari                             -)              -)      726,730)                     -)      726,730)          91-120 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                        Past due more
          lebih dari 120 hari                    -)              -)     1,253,642)                    -)     1,253,642)        than 120 days
                                       23,950,180)      854,115)        4,628,327)                    -)    29,432,622)

     Tagihan akseptasi                                                                                                      Acceptance receivables
       Grade 1-3                        2,617,607)            -)                  -)                  -)     2,617,607)             Grade 1-3
       Grade 4-6                           71,410)      645,290)                  -)                  -)       716,700)             Grade 4-6
        Tanpa peringkat                       312)            -)                  -)                  -)           312)           Non-graded
                                        2,689,329)      645,290)                  -)                  -)     3,334,619)

     Penyertaan saham                                                                                                          Investment in shares
       Tanpa peringkat                     75,285)               -)               -)                  -)        75,285)            Non-graded

     Aset lain-lain                                                                                                                   Other assets
       Tanpa peringkat                   455,927)                -)      157,658)             13,234)         626,819)             Non-graded
                                      199,540,729)    6,429,946)       10,795,384)        21,003,673)      237,769,732)
     Cadangan kerugian                                                                                                               Allowance for
       penurunan nilai                   (983,317)     (383,386)       (3,620,923)          (924,274)       (5,911,900)     impairment losses
                                      198,557,412)    6,046,560)        7,174,461)        20,079,399)      231,857,832)




                                                                 203
Page 614
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                        YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                           45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                   Credit risk (continued)
    (iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan)                              (iv) Credit quality of financial assets (continued)

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                    As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
         nilai tercatat aset keuangan berdasarkan                                   amount of financial assets based on credit quality
         kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan):                         was as follows (continued):

                                                      31 Desember / December 2023
                                 Tahap 1/        Tahap 2/          Tahap 3/          Syariah/          Jumlah/
                                 Stage 1         Stage 2           Stage 3            Sharia            Total

                                                                                                                      Current accounts with
    Giro pada Bank Indonesia                                                                                           Bank Indonesia
       Grade 1-3                  8,613,155)                -)                 -)      663,443)        9,276,598)           Grade 1-3

                                                                                                                      Current accounts with
     Giro pada bank-bank lain                                                                                              other banks
        Grade 1-3                   496,671)                -)                 -)             -)        496,671)             Grade 1-3
       Tanpa peringkat              462,061)                -)                 -)         3,655)        465,716)           Non-graded
                                    958,732)                -)                 -)         3,655)        962,387)

     Penempatan pada Bank                                                                                              Placement with Bank
       Indonesia dan bank-                                                                                          Indonesia and other
       bank lain                                                                                                                 banks
       Grade 1-3                  8,626,278)                -)                 -)            -)        8,626,278)            Grade 1-3
       Tanpa peringkat                    -)                -)                 -)      338,000)          338,000)          Non-graded
                                  8,626,278)                -)                 -)      338,000)        8,964,278)

     Efek-efek                                                                                                                   Securities
       Grade 1-3                  8,694,708)             -)                    -)             -)       8,694,708)            Grade 1-3
       Grade 4-6                          -)         2,956)                    -)             -)           2,956)            Grade 4-6
       Tanpa peringkat                    -)             -)                    -)     8,566,692)       8,566,692)          Non-graded
                                  8,694,708)         2,956)                    -)     8,566,692)      17,264,356)

     Tagihan derivatif                                                                                                Derivative receivables
       Belum jatuh tempo          1,133,149)                -)                 -)               -)     1,133,149)      Not yet overdue

     Pinjaman yang diberikan
       dan                                                                                                                Loans and sharia
       pembiayaan/piutang                                                                                                      financing/
       syariah:                                                                                                              receivables:
        Korporasi                                                                                                         Corporates
        Grade 1-3                85,561,286)       240,109)                    -)               -)    85,801,395)           Grade 1-3
        Grade 4-6                 5,567,387)     6,197,539)                    -)               -)    11,764,926)           Grade 4-6
        Grade 7A-7B                       -)       224,543)                    -)               -)       224,543)         Grade 7A-7B
       Default                            -)             -)            5,063,549)               -)     5,063,549)               Default
                                 91,128,673)     6,662,191)            5,063,549)               -)   102,854,413)

       Non-korporasi                                                                                                  Non-corporates
       Belum jatuh tempo         39,955,284)      331,736)              116,635)                -)    40,403,655)      Not yet overdue
       Telah jatuh tempo                                                                                                Past due up to
        sampai dengan 90
        hari                        394,080)      331,415)               48,876)                -)      774,371)             90 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                  Past due for
        91-120 hari                         -)              -)           91,773)                -)        91,773)        91-120 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                  Past due for
        121-180 hari                        -)              -)          100,524)                -)      100,524)        121-180 days
       Telah jatuh tempo                                                                                                Past due more
         lebih dari 180 hari                -)              -)          948,700)                -)      948,700)        than 180 days
                                 40,349,364)      663,151)             1,306,508)               -)    42,319,023)

       Dipindahkan              131,478,037)     7,325,342)            6,370,057)               -)   145,173,436)        Carry forward




                                                                 204
Page 615
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                   45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko kredit (lanjutan)                                                              Credit risk (continued)
    (iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan)                                         (iv) Credit quality of financial assets (continued)

          Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                              As of 31 December 2024 and 2023, the carrying
          nilai tercatat aset keuangan berdasarkan                                             amount of financial assets based on credit quality
          kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan):                                   was as follows (continued):

                                                              31 Desember/December 2023
                                      Tahap 1/          Tahap 2/               Tahap 3/          Syariah/          Jumlah/
                                      Stage 1           Stage 2                Stage 3            Sharia            Total

     Pinjaman yang diberikan                                                                                                                Loans and sharia
        dan pembiayaan/piutang                                                                                                     financing/receivables
        syariah (lanjutan):                                                                                                                 (continued):

        Pindahan                     131,478,037)       7,325,342)             6,370,057)                   -)   145,173,436)            Carried forward

        Syariah                                                                                                                                   Sharia

        Belum jatuh tempo                        -)                 -)                    -)    10,593,668)       10,593,668)            Not yet overdue
        Telah jatuh tempo tetapi
         tidak mengalami                                                                                                                Past due but not
         penurunan nilai 1-30                                                                                                             impaired for
         hari                                    -)                 -)                    -)       143,281)           143,281)              1-30 days
        Telah jatuh tempo tetapi
         tidak mengalami                                                                                                                Past due but not
         penurunan nilai 31-60                                                                                                            impaired for
         hari                                    -)                 -)                    -)       143,129)           143,129)             31-60 days
        Telah jatuh tempo tetapi
         tidak mengalami                                                                                                                Past due but not
         penurunan nilai 61-90                                                                                                            impaired for
         hari                                    -)                 -)                    -)       173,266)           173,266)             61-90 days
        Mengalami penurunan
         nilai                                   -)                 -)                    -)       334,517)           334,517)                  Impaired
                                                 -)                 -)                    -)    11,387,861)       11,387,861)

        Pendapatan bunga/marjin
         yang masih akan                                                                                                                Accrued interest/
         diterima                         640,617)         80,697)               211,592)          164,890)         1,097,796)          margin income
                                     132,118,654)       7,406,039)             6,581,649)       11,552,751)      157,659,093)

     Tagihan akseptasi                                                                                                               Acceptance receivables
       Grade 1-3                        3,073,305)              -)                        -)                -)      3,073,305)               Grade 1-3
       Grade 4-6                           30,792)        184,499)                        -)                -)        215,291)               Grade 4-6
        Tanpa peringkat                     1,161)              -)                        -)                -)          1,161)               Non-graded
                                        3,105,258)        184,499)                        -)                -)      3,289,757)

     Penyertaan saham                                                                                                                   Investment in shares
       Tanpa peringkat                     22,522)                  -)                    -)        80,064)           102,586)              Non-graded

     Aset lain-lain                                                                                                                              Other assets
        Tanpa peringkat                   405,850)                  -)                    -)        17,263)           423,113)                Non-graded
                                     163,678,306)       7,593,494)             6,581,649)       21,221,868)      199,075,317)
     Cadangan kerugian                                                                                                                          Allowance for
       penurunan nilai                   (634,415)        (175,608)            (2,603,702)       (1,213,916)       (4,627,641)        impairment losses
                                     163,043,891)       7,417,886)             3,977,947)       20,007,952)      194,447,676)

  *) Termasuk aset keuangan syariah dengan kualitas kredit lancar                                 Include sharia financial assets with current credit quality *)


    Penjelasan mengenai Tahap 1, Tahap 2 dan                                       The explanation of Stage 1,                         Stage      2     and
    Tahap 3 dapat dilihat pada Catatan 2i.                                         Stage 3 can be referred to Note 2i.




                                                                         205
Page 616
                                              PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                          (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                          45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                 Credit risk (continued)

    (iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan)                            (iv) Credit quality of financial assets (continued)

        Perubahan     pada      penyisihan kerugian                                Movement of the allowance for impairment
        penurunan nilai berdasarkan jenis portofolio                               losses by credit/financing and financing
        kredit/pembiayaan dan piutang pembiayaan                                   receivables portfolio types was as follows:
        adalah sebagai berikut:

                                                      Tahun berakhir 31 Desember 2024/
                                                        Year ended 31 December 2024
                                  Pensiunan/    UMKM/     Korporasi/     Syariah/      Lainnya/          Jumlah/
                                   Pension*     MSME      Corporate       Sharia        Others            Total

        Saldo awal                   212,329)    891,829)   2,122,909)       1,213,916)     177,064)    4,618,047)       Beginning balance
        Penambahan dari                                                                                                     Addition due to
         akuisisi                          -)          -)           -)               -)    1,693,663)    1,693,663)           acquisition
        Penambahan                    76,945)    245,277)      75,679)       1,359,766)    2,118,286)    3,875,953)                Addition
        Penerimaan kembali             5,390)     12,895)           -)          24,979)       14,886)       58,150)               Recovery
        Penghapusbukuan              (97,319)   (226,565)           -)      (1,674,387)   (1,563,583)   (3,561,854)                Write-off
        Kerugian modifikasi                -)          -)    (774,532)               -)            -)     (774,532)       Modification loss
        Lainnya                            -)          -)     (15,817)               -)            -)      (15,817)                 Others
        Saldo akhir                  197,345)    923,436)   1,408,239)         924,274)    2,440,316)    5,893,610)         Ending balance

                                                      Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                        Year ended 31 December 2023
                                  Pensiunan/    UMKM/     Korporasi/     Syariah/      Lainnya/          Jumlah/
                                   Pension*     MSME      Corporate       Sharia        Others            Total

        Saldo awal                   255,742)    974,353)   1,356,573)         768,925)     223,526)     3,579,119)      Beginning balance
        Penambahan                    87,986)    179,215)     779,226)       1,898,117)      85,027)     3,029,571)                Addition
        Penerimaan kembali            16,022)     15,216)           -)          48,284)       8,769)        88,291)              Recovery
        Penghapusbukuan             (147,421)   (276,955)           -)      (1,501,410)    (140,258)    (2,066,044)               Write-off
        Lainnya                            -)          -)     (12,890)               -)           -)       (12,890)                 Others
        Saldo akhir                  212,329)    891,829)   2,122,909)       1,213,916)     177,064)     4,618,047)         Ending balance

       *) Termasuk Kredit Pegawai Aktif                                                                      Include Active Employee Loan*)


    Risiko likuiditas                                                        Liquidity risk
    Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi jika Grup                   Liquidity risk is the risk that the Group is unable to
    tidak dapat memenuhi pembayaran kewajiban pada                           meet their payment obligations as they fall due,
    saat jatuh tempo, termasuk pencairan simpanan                            including withdrawal of customer deposits. One of the
    nasabah. Salah satu parameter yang digunakan                             parameters used is by analysing the maturity profile
    adalah dengan menganalisa profil jatuh tempo dari                        from the funding sources, which are usually short
    sumber pendanaan yang pada umumnya berjangka                             term, while most of the assets which were distributed
    pendek dan sebagian besar aset yang disalurkan                           in the form of loans, are usually long-term. A relatively
    dalam bentuk kredit dengan jangka waktu yang                             wide gap can increase liquidity risk.
    pada umumnya berjangka panjang. Terjadinya
    kesenjangan yang cukup besar akan dapat
    meningkatkan risiko likuiditas.

    Dalam mengantisipasi potensi tekanan likuiditas                          In anticipating potential liquidity pressures that may
    yang mungkin terjadi, Grup telah mempersiapkan                           occur, the Group has prepared the funding strategy
    strategi pendanaan dan cadangan likuiditas yang                          and adequate liquidity reserves which are adjusted to
    memadai yang disesuaikan dengan kebutuhan                                the operational needs and the liquidity profile in order
    operasional dan profil likuiditas agar selalu                            to always comply with the relevant regulations.
    memenuhi regulasi terkait.




                                                             206
Page 617
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                      45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                                            Liquidity risk (continued)
    Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu                                      This maturity profile is projected based on the
    yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset                                       remaining period to the contractual maturity date of
    dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian                                      assets and liabilities. Historically, a significant portion
    besar dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh                                        of deposits are rolled-over on the maturity date which
    tempo yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan                                        is affected by customer behaviour and confidence
    tingkat kepercayaan terhadap Grup. Untuk                                                level to the Group. To manage the liquidity risk of this
    mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut,                                      condition, the Group establishes appropriate
    maka Grup menetapkan strategi yang sesuai dan                                           strategies and sufficient amount of cash and liquid
    jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, yang                                    assets that can be liquidated or used as collateral
    dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada                                         should there be an urgent need for liquidity.
    kebutuhan likuiditas yang mendesak.

    Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode                                       The following tables provide detail of remaining
    sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan                                         period to maturity date of financial assets (before
    (sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan                                         allowance for impairment losses) and financial
    liabilitas keuangan.                                                                    liabilities.
                                                                   31 Desember/December 2024
                                                 Sesuai
                                 Jumlah/       permintaan/    ≤ 1 bulan/         > 1-3 bulan/   > 3-6 bulan/ >   > 6-12 bulan/     > 12 bulan/
                                  Total        On demand      ≤ 1 month         > 1-3 months     3-6 months      > 6-12 months    > 12 months
    Aset                                                                                                                                                        Assets
    Kas                           1,379,647)     1,379,647)                -)              -)               -)               -)              -)                   Cash
                                                                                                                                                      Current accounts
    Giro pada Bank                                                                                                                                        with Bank
       Indonesia                  9,443,461)     9,443,461)                -)              -)               -)               -)              -)           Indonesia
    Giro pada bank-bank                                                                                                                               Current accounts
       lain                       1,035,001)     1,035,001)                -)              -)               -)               -)              -)    with other banks
    Penempatan pada                                                                                                                                    Placements with
       Bank Indonesia dan                                                                                                                          Bank Indonesia
       bank-bank lain           12,695,738)              -)    12,634,738)            61,000)              -)                -)             -)     and other banks
    Efek-efek                   28,174,950)              -)     1,870,528)         9,021,201)      7,720,427)        5,051,381)     4,511,413)                Securities
    Efek-efek yang dibeli                                                                                                                         Securities purchased
       dengan janji dijual                                                                                                                              under resale
       kembali                                                                                                                                           agreements
      (reverse repo)               468,782)              -)       468,782)                 -)               -)               -)              -)       (reverse repo)
                                                                                                                                                             Derivative
    Tagihan derivatif             1,748,125)             -)       246,870)          166,861)          51,131)         192,520)      1,090,743)          receivables
                                                                                                                                                            Acceptance
    Tagihan akseptasi             3,334,619)             -)       207,422)          737,415)       1,849,495)         529,294)         10,993)          receivables
    Pinjaman yang
       diberikan dan                                                                                                                                 Loans and sharia
       pembiayaan/piutang                                                                                                                                 financing/
       syariah                 150,734,330)              -)    23,955,642)        24,472,684)      7,054,648)       17,837,042)    77,414,314)          receivables
                                                                                                                                                              Financing
    Piutang pembiayaan          29,432,622)              -)     1,030,518)         2,163,173)      3,187,115)        5,969,631)    17,082,185)         Receivables
    Penyertaan saham                75,285)         75,285)             -)                 -)              -)                -)             -)    Investment in shares
    Aset lain-lain                 626,819)          3,367)       508,101)             6,486)          7,457)           15,223)        86,185)             Other assets
    Jumlah aset                239,149,379)     11,936,761)    40,922,601)        36,628,820)     19,870,273)       29,595,091)   100,195,833)              Total assets

    Liabilitas                                                                                                                                              Liabilities
                                                                                                                                                       Obligations due
    Liabilitas segera               (48,898)             -)       (30,285)           (18,613)                -                -              -         Immediately
    Bagi hasil yang                                                                                                                                      Undistributed
       belum dibagikan              (18,825)             -)       (18,825)                 -)               -)               -)              -)    revenue sharing
    Giro                        (25,587,478)   (25,585,492)        (1,986)                 -)               -)               -)              -)      Current accounts
    Tabungan                    (19,029,523)   (19,027,786)        (1,737)                 -)               -)               -)              -)       Saving deposits
    Deposito berjangka                                                                                                                              Time deposits and
       dan deposito on call     (67,368,856)             -)   (48,514,180)       (12,821,570)     (3,355,463)       (2,653,627)       (24,016)      deposits on call
    Simpanan dari bank-                                                                                                                            Deposits from other
       bank lain                   (757,714)      (752,714)              -            (5,000)                                                                Banks
    Liabilitas derivatif         (1,558,841)             -)      (265,138)          (127,552)        (17,714)         (195,719)      (952,718)     Derivative payables
    Liabilitas akseptasi         (3,162,381)             -)      (182,428)          (711,582)     (1,728,084)         (529,294)       (10,993)    Acceptance payables
    Surat berharga yang
       diterbitkan               (2,961,041)             -)       (17,378)            (3,739)               -)        (254,689)    (2,685,235)        Securities issued
    Pinjaman yang
       diterima                 (49,658,227)             -)    (2,225,641)        (1,320,747)     (2,047,789)       (2,082,566)   (41,981,484)             Borrowings
    Pinjaman subordinasi         (3,229,069)             -)       (10,069)                 -)              -)                -)    (3,219,000)      Subordinated loans
    Liabilitas sewa                (335,275)             -)       (11,527)           (10,372)        (10,592)          (32,299)      (270,485)         Lease liabilities
    Liabilitas lain-lain           (647,755)       (51,641)      (500,981)           (28,388)        (28,483)          (13,302)       (24,960)          Other liabilities
    Jumlah liabilitas          (174,363,883)   (45,417,633)   (51,780,175)       (15,047,563)     (7,188,125)       (5,761,496)   (49,168,891)          Total liabilities

                                64,785,496)    (33,480,872)   (10,857,574)        21,581,257)     12,682,148)       23,833,595)    51,026,942)
    Aset (liabilitas) bersih                                                                                                                      Net assets (liabilities)




                                                                            207
Page 618
                                                   PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                               (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                      45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                                           Liquidity risk (continued)

    Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode                                      The following tables provide detail of remaining period
    sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan                                        to maturity date of financial assets (before allowance
    (sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan                                        for impairment losses) and financial liabilities
    liabilitas keuangan (lanjutan).                                                        (continued).

                                                                   31 Desember/December 2023
                                                 Sesuai
                                 Jumlah/       permintaan/    ≤ 1 bulan/         > 1-3 bulan/   > 3-6 bulan/ >   > 6-12 bulan/     > 12 bulan/
                                  Total        On demand      ≤ 1 month         > 1-3 months     3-6 months      > 6-12 months    > 12 months
    Aset                                                                                                                                                        Assets
    Kas                           1,428,683)     1,428,683)                -)              -)               -)               -)              -)                   Cash
                                                                                                                                                      Current accounts
    Giro pada Bank                                                         -)              -)               -)               -)              -)           with Bank
      Indonesia                   9,276,598)     9,276,598)                                                                                               Indonesia
    Giro pada bank-bank                                                                                                                               Current accounts
      lain                         962,387)        962,387)                -)              -)               -)               -)              -)    with other banks
    Penempatan pada                                                                                                                                    Placements with
      Bank Indonesia dan                                                                                                                           Bank Indonesia
      bank-bank lain             8,964,278)              -)     8,855,778)           108,500)              -)                -)             -)     and other banks
    Efek-efek                   17,264,356)              -)     3,838,099)         5,192,894)      1,098,198)        1,477,625)     5,657,540)               Securities
                                                         -)                                                                                                  Derivative
    Tagihan derivatif             1,133,149)                       68,940)            91,953)         76,993)         142,831)        752,432)          receivables
                                                                                                                                                            Acceptance
    Tagihan akseptasi             3,289,757)             -)       193,484)         1,624,722)      1,471,551)                -)              -)         receivables
    Pinjaman yang
       diberikan dan                                                                                                                                 Loans and sharia
       pembiayaan/piutang                                                                                                                                 financing/
       syariah                 157,659,093)              -)    28,897,593)        19,849,556)      10,182,760       19,332,839)    79,396,345)          receivables
    Penyertaan saham               102,586)        102,586)             -)                 -)               -)               -)             -)    Investment in shares
    Aset lain-lain                 423,113)          7,458)       407,093)                 -)             25)              187)         8,350)             Other assets
    Jumlah aset                200,504,000)     11,777,712(    42,260,987(        26,867,625(     12,829,527(       20,953,482(    85,814,667(              Total assets

    Liabilitas                                                                                                                                              Liabilities
                                                                                                                                                       Obligations due
    Liabilitas segera               (71,606)             -)       (49,140)           (22,466)               -)               -)              -)        immediately
    Bagi hasil yang                                                                                                                                      Undistributed
       belum dibagikan              (21,951)             -)       (21,951)                 -)               -)               -)              -)    revenue sharing
    Giro                        (26,634,643)   (26,628,683)        (5,960)                 -)               -)               -)              -)      Current accounts
    Tabungan                    (16,670,362)   (16,668,863)        (1,499)                 -)               -)               -)              -)       Saving deposits
    Deposito berjangka                                                                                                                              Time deposits and
       dan deposito on call     (55,152,398)             -)   (41,962,192)        (9,139,063)     (2,185,498)       (1,760,395)      (105,250)      deposits on call
    Simpanan dari bank-                                                                                                                            Deposits from other
       bank lain                (10,822,121)      (351,438)    (8,600,028)        (1,870,655)               -                -)             -)               banks
    Liabilitas derivatif         (1,072,104)             -)       (84,869)          (102,060)        (76,309)         (131,318)      (677,548)     Derivative payables
    Liabilitas akseptasi         (2,323,633)             -)       (72,891)        (1,248,426)     (1,002,316)                -)             -)    Acceptance payables
    Surat berharga yang
       diterbitkan                 (202,083)             -)        (1,514)                 -)               -)        (200,569)              -)       Securities issued
    Pinjaman yang                                         )
       diterima                 (31,355,517)             -)      (151,020)                 -)     (1,000,000)       (4,197,515)   (26,006,982)             Borrowings
    Pinjaman subordinasi         (3,090,360)             -)       (10,960)                 -)              -)                -)    (3,079,400)      Subordinated loans
    Liabilitas sewa                (353,990)             -)        (1,866)               (82)           (831)           (5,279)      (345,932)         Lease liabilities
    Liabilitas lain-lain           (505,982)       (29,781)      (471,241)            (4,288)           (629)              (43)             -)          Other liabilities
    Jumlah liabilitas          (148,276,750)   (43,678,765)   (51,435,131)       (12,387,040)     (4,265,583)       (6,295,119)   (30,215,112)          Total liabilities

                                52,227,250)    (31,901,053)    (9,174,144)        14,480,585       8,563,944)       14,658,363)    55,599,555)
    Aset (liabilitas) bersih                                                                                                                      Net assets (liabilities)




                                                                            208
Page 619
                                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                      DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                 0 Liquidity risk (continued)

    Tabel berikut ini menunjukkan arus kas kontraktual                                                 The following table shows the contractual
    yang tidak didiskonto dari liabilitas keuangan dan                                                 undiscounted cash flows of the Group’s financial
    rekening administratif Grup berdasarkan periode                                                    liabilities and administrative accounts based on the
    tersisa sampai dengan jatuh tempo kontraktual:                                                     remaining period to contractual maturity:
                                                                                  31 Desember/December 2024
                                                           Nilai nominal
                                                          bruto arus kas
                                                              masuk           Hingga
                                                          (keluar)/Gross      1 bulan/
                                       Nilai tercatat/    nominal inflow       Up to         >1 - 3 bulan/    >3 - 12 bulan/    >1 - 2 tahun/    >2 tahun/
                                      Carrying amount        (outflow)        1 month          months            months             years          years

    Liabilitas non-derivatif                                                                                                                                         Non-derivative liabilities
    Liabilitas segera                          (48,898)           (48,898)        (48,898)               -)                -)               -)               -)   Obligations due immediately
    Bagi hasil yang                                                                                                                                                     Undistributed revenue
       belum dibagikan                         (18,825)           (18,825)        (18,825)               -)               -)                -)               -)                      sharing
    Giro                                   (25,587,478)       (25,622,125)    (25,622,125)               -)               -)                -)               -)              Current accounts
    Tabungan                               (19,029,523)       (19,038,398)    (19,032,657)          (1,264)          (3,164)           (1,313)               -)               Saving deposits
    Deposito berjangka dan deposito                                                                                                                                         Time deposits and
       on call                             (67,368,856)       (68,467,914)    (49,946,270)    (12,788,759)       (5,718,301)         (14,584)              -)                deposits on call
    Simpanan dari bank-bank lain              (757,714)          (760,687)       (760,687)              -)                -)               -)              -)      Deposits from other banks
    Liabilitas akseptasi                    (3,162,381)        (3,162,381)       (182,428)       (711,582)       (2,257,378)         (10,993)              -)            Acceptance payables
    Surat berharga yang diterbitkan         (2,961,041)        (3,186,323)         (8,007)        (21,744)         (311,161)        (378,374)     (2,467,037)                Securities issued
    Pinjaman yang diterima                 (49,658,227)       (55,128,176)     (2,262,705)     (1,989,198)       (6,803,237)     (34,312,615)     (9,760,421)                       Borrowing
    Pinjaman subordinasi                    (3,229,069)        (4,505,964)              -)        (47,665)         (142,996)        (190,661)     (4,124,642)              Subordinated loans
    Liabilitas sewa                           (335,275)          (439,897)        (13,953)        (16,673)          (94,120)         (61,231)       (253,920)                    Lease liability
    Liabilitas lain-lain                      (647,755)          (647,755)       (590,939)        (17,224)          (25,768)         (13,824)              -)                  Other liabilities
                                          (172,805,042)      (181,027,343)    (98,487,494)    (15,594,109)      (15,356,125)     (34,983,595)    (16,606,020)

    Liabilitas derivatif                    (1,558,841)                                                                                                                    Derivative payables
    Arus kas masuk                                   -)        31,905,732)      1,373,209)        749,259)        5,652,652)        4,912,984)    19,217,628)                    Cash inflow
    Arus kas keluar                                  -)       (33,913,100)     (1,518,816)       (888,831)       (6,091,589)       (5,370,236)   (20,043,628)                   Cash outflow
                                            (1,558,841)        (2,007,368)       (145,607)       (139,572)         (438,937)        (457,252)       (826,000)

    L/C yang tidak dapat dibatalkan                  -)        (1,582,162)       (691,176)       (561,080)         (329,906)                -)               -)                  Irrevocable L/C
    Fasilitas kredit yang belum                                                                                                                                                    Unused credit
      digunakan - committed                          -)       (11,762,750)              -)               -)      (2,365,763)       (1,200,312)    (8,196,675)          facilities - committed
    Garansi yang diterbitkan                         -)        (7,715,450)     (1,326,685)        (697,002)      (1,569,609)       (4,122,154)             -)               Guarantees issued
                                                     -)       (21,060,362)     (2,017,861)      (1,258,082)      (4,265,278)       (5,322,466)    (8,196,675)

                                          (174,363,883)      (204,095,073)   (100,650,962)    (16,991,763)      (20,060,340)     (40,763,313)    (25,628,695)
    Jumlah                                                                                                                                                                                Total

                                                                                  31 Desember/December 2023
                                                           Nilai nominal
                                                          bruto arus kas
                                                              masuk           Hingga
                                                          (keluar)/Gross      1 bulan/
                                       Nilai tercatat/    nominal inflow       Up to         >1 - 3 bulan/    >3 - 12 bulan/    >1 - 2 tahun/    >2 tahun/
                                      Carrying amount        (outflow)        1 month          months            months             years          years

    Liabilitas non-derivatif                                                                                                                                         Non-derivative liabilities
    Liabilitas segera                          (71,606)           (71,606)        (71,606)               -)                -)               -)               -)   Obligations due immediately
    Bagi hasil yang                                                                                                                                                     Undistributed revenue
       belum dibagikan                         (21,951)           (21,951)        (21,951)               -)               -)                -)               -)                      sharing
    Giro                                   (26,634,643)       (26,683,135)    (26,683,135)               -)               -)                -)               -)              Current accounts
    Tabungan                               (16,670,362)       (16,678,067)    (16,666,200)          (3,718)          (6,685)           (1,464)               -)               Saving deposits
    Deposito berjangka dan deposito                                                                                                                                         Time deposits and
       on call                             (55,152,398)       (55,260,504)    (42,005,549)     (9,236,499)       (4,014,576)          (3,880)              -)                deposits on call
    Simpanan dari bank-bank lain           (10,822,121)       (10,825,968)     (8,954,247)     (1,871,721)                 -               -)              -)      Deposits from other banks
    Liabilitas akseptasi                    (2,323,633)        (2,323,633)        (72,891)     (1,248,426)       (1,002,316)               -)              -)            Acceptance payables
    Surat berharga yang diterbitkan           (202,083)          (266,275)        (50,000)         (3,926)         (212,349)               -)              -)                Securities issued
    Pinjaman yang diterima                 (31,355,517)       (35,035,603)       (151,260)       (403,641)       (6,693,882)     (22,411,003)     (5,375,817)                       Borrowing
    Pinjaman subordinasi                    (3,090,360)        (4,129,079)               -        (53,827)         (161,480)        (215,307)     (3,698,465)              Subordinated loans
    Liabilitas sewa                           (353,990)          (365,048)        (28,813)         (4,930)         (101,466)        (123,378)       (106,461)                    Lease liability
    Liabilitas lain-lain                      (505,982)          (505,982)       (505,982)              -)                -)               -)              -)                  Other liabilities
                                          (147,204,646)      (152,166,851)    (95,211,634)    (12,826,688)      (12,192,754)     (22,755,032)     (9,180,743)

    Liabilitas derivatif                    (1,072,104)                                                                                                                    Derivative payables
    Arus kas masuk                                   -)        30,558,152)     10,534,268)       4,792,544)       6,654,894)        4,302,673)     4,273,773)                    Cash inflow
    Arus kas keluar                                  -)       (31,791,298)    (10,638,886)      (4,949,849)      (7,047,313)       (4,584,282)    (4,570,968)                   Cash outflow
                                            (1,072,104)        (1,233,146)       (104,618)       (157,305)         (392,419)        (281,609)       (297,195)

    L/C yang tidak dapat dibatalkan                  -)          (721,017)       (273,495)       (247,757)         (199,765)                -)               -)                  Irrevocable L/C
    Fasilitas kredit yang belum                                                                                                                                                    Unused credit
      digunakan - committed                          -)       (10,870,217)              -)              -)       (2,574,317)        (865,241)     (7,430,659)          facilities - committed
    Garansi yang diterbitkan                         -)        (5,455,734)       (430,838)       (753,099)       (2,348,957)        (812,067)     (1,110,773)               Guarantees issued
                                                     -)       (17,046,968)       (704,333)      (1,000,856)      (5,123,039)       (1,677,308)    (8,541,432)

                                          (148,276,750)      (170,446,965)    (96,020,585)    (13,984,849)      (17,708,212)     (24,713,949)    (18,019,370)
    Jumlah                                                                                                                                                                                Total




                                                                                      209
Page 620
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                               45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                   Liquidity risk (continued)

    Tabel sebelumnya menyajikan arus kas yang tidak               The previous table shows the undiscounted cash
    didiskontokan dari liabilitas keuangan Grup                   flows on the Group’s financial liabilities on the basis of
    berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang              their earliest possible contractual maturity. The Group
    paling dekat. Arus kas yang diharapkan atas                   expected cash flows on these instruments may vary
    instrumen keuangan Grup mungkin berbeda                       from this analysis. For example, deposits are
    dengan analisis ini. Sebagai contoh, simpanan                 expected to maintain a stable or increasing balance
    diharapkan memiliki saldo yang stabil atau                    or unused credit facilities to customer-committed are
    meningkat atau fasilitas kredit kepada nasabah                not all expected to be drawn down immediately.
    yang belum digunakan (committed) tidak
    seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
    Nilai nominal arus kas masuk/(keluar) yang                    The nominal inflow/(outflow) disclosed in the above
    diungkapkan pada tabel di atas menyajikan arus kas            tables represents the contractual undiscounted cash
    kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan           flows relating to the principal and interest on the
    nilai pokok dan bunga dari liabilitas keuangan.               financial liabilities. The disclosure for derivatives
    Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan                  shows the net amount of derivatives that are net
    nilai bersih derivatif yang dapat diselesaikan secara         settled, and a gross inflow and outflow amount for
    neto, juga nilai bruto arus kas masuk dan keluar              derivatives that have simultaneous gross settlement.
    untuk derivatif yang diselesaikan secara bruto. Arus          The cash flows of derivatives liabilities in the table
    kas liabilitas derivatif seperti yang ditunjukkan di          represent the cash flows based on contractual
    tabel di atas merupakan arus kas berdasarkan jatuh            maturities which the Group believes is essential for an
    tempo kontraktual yang menurut Grup adalah                    understanding of the timing of the cash flows.
    penting untuk memahami jadwal dari arus kas.
    Kebijakan   yang      dijalankan     Grup     dalam           Policies adopted by the Group in managing its liquidity
    mengendalikan risiko likuiditas adalah:                       risk include:
    -   Menetapkan kebijakan pengendalian risiko                   -      Application of a liquidity risk control policy that is
        likuiditas yang telah disesuaikan dengan misi,                    suited to the mission, business strategy, capital
        strategi bisnis, kecukupan permodalan, sumber                     adequacy, human resources and appetite for risk
        daya manusia dan risk appetite Grup.                              of the Group.
    -   Menetapkan kebijakan dan prosedur penetapan                -      Application of a liquidity risk limit policies and
        limit risiko likuiditas secara tertulis, lengkap,                 procedures that are written, complete, adequate
        memadai dan cukup mudah ditelusuri.                               and easy to follow.
    -   Menjaga cadangan likuiditas        agar   sesuai           -      Maintain liquidity reserves to match the ALCO’s
        dengan rekomendasi ALCO.                                          recommendation.
    -   Mengelola      portofolio   pendanaan     untuk            -      Managing it’s funding portfolio to avoid
        menghindari       risiko     konsentrasi   dan                    concentration risk and dependence on single
        ketergantungan pada sumber pendanaan                              source of funding. It is monitored by ALCO and
        tertentu. Hal ini dimonitor secara bulanan oleh                   Risk Management Committee (RMC).
        ALCO dan Risk Management Committee (RMC).
    -   Fungsi pengawasan yang independen dari                     -      The independent monitoring function of the risk
        satuan kerja manajemen risiko.                                    management working unit.
    Untuk menjaga ketahanan likuiditas, Bank                           To maintain its liquidity resilience, the Bank monitor
    melakukan pemantauan terhadap rasio kecukupan                      the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and a Net Stable
    likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan rasio                Funding Ratio (NSFR). Apart of being the
    pendanaan stabil bersih (Net Stable Funding                        requirements that must be complied with, internally
    Ratio/NSFR). Selain sebagai bagian dari ketentuan                  Bank also set those ratios as part of the early
    yang wajib dipatuhi, secara internal Bank juga                     warning indicator and the recovery plan indicators
    menetapkan rasio-rasio tersebut ditetapkan sebagai                 which are monitored on a daily basis.
    bagian dari indikator peringatan dini (early warning
    indicators) dan indikator rencana pemulihan
    (recovery plan) yang dimonitor secara harian.




                                                        210
Page 621
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                 45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                    Liquidity risk (continued)

    LCR dikelola dengan memelihara asset likuid yang                LCR is managed by maintaining high quality liquid
    berkualitas tinggi (High Quality Liquid Assets/HQLA)            assets (HQLA) which enables Bank to cover the
    untuk dapat memenuhi potensi dana keluar bersih                 potential net outflows within the next 30 days in
    dalam 30 hari kedepan sesuai dengan skenario                    accordance with the scenario determined based on
    yang ditetapkan berdasarkan regulasi dari Otoritas              regulations from Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
    Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan NSFR bertujuan                   Meanwhile, the NSFR aims to maintain a stable
    untuk memelihara profil pendanaan stabil yang                   funding profile that is adjusted to the composition of
    disesuaikan dengan komposisi aset dan transaksi                 assets and administrative account transactions of the
    rekening administratif Bank sesuai dengan                       Bank in accordance with regulations from OJK.
    peraturan dari OJK.
    Laporan LCR dan NSFR disampaikan secara                         LCR and NSFR reports are submitted periodically to
    berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan                 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and published in
    dipublikasikan sesuai dengan ketentuan yang                     accordance with applicable regulations.
    berlaku.
    Risiko pasar                                                     Market risk

    Risiko pasar adalah potensi timbulnya kerugian                   Market risk is the potential loss in book value or future
    dalam nilai buku atau fluktuasi arus kas di masa                 cash flows fluctuation due to changes in interest rates
    mendatang yang diakibatkan oleh perubahan suku                   or exchange rates.
    bunga atau nilai tukar.
    Bank secara internal berupaya memastikan                         Bank internally seeks to ensure exposures, as well as
    eksposur, transaksi dan ekspansi dalam valuta asing              foreign exchange and interest rates based
    dan berdasarkan suku bunga yang dilakukan bisnis                 transactions and expansion undertaken by the
    telah sesuai dengan limit dan risk appetite Bank.                business is in accordance with the Bank's limits and
                                                                     risk appetite.

    Secara keseluruhan, risiko pasar dibagi menjadi                  In overall, market risk is divided into two following
    dua risiko sebagai berikut:                                      risks:
    (i)   Risiko mata uang asing                                     (i)   Foreign currency risk

          Risiko mata uang asing timbul dari adanya                        Foreign exchange risk arises from on and off-
          posisi neraca dan komitmen dan kontinjensi                       balance sheet positions both on the asset and
          (off-balance sheet) baik di sisi aset maupun                     liability sides through transactions in foreign
          liabilitas yang timbul melalui transaksi mata                    currencies.
          uang asing.
          Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat                   The Bank measures the foreign exchange risk to
          dampak perubahan nilai tukar pada pendapatan                     understand the impact of the exchange rate
          dan modal Bank. Untuk mengelola dan                              movement on the Bank’s revenue and capital. In
          memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi                 order to manage and mitigate the foreign
          secara internal ditetapkan jauh di bawah limit                   exchange risk, predefined internal limits are set
          posisi devisa neto yang ditetapkan regulator.                    below net open position limit that is defined by
          Bank juga memonitor stop loss limit untuk                        regulator. The Bank also monitors stop loss limit
          menjaga tingkat kerugian yang disebabkan oleh                    to maintain the loss rate caused by movement in
          pergerakan pada nilai pasar tidak melebihi                       market value do not not exceed the specified
          kisaran yang telah ditetapkan.                                   range.
          Entitas Anak memiliki giro pada bank lain dan                    The Subsidiaries has current accounts in other
          pinjaman yang diterima dalam mata uang asing.                    banks and borrowings which are denominated in
          Entitas Anak telah memiliki transaksi derivatif                  foreign currencies. Subsidiaries has derivative
          untuk memitigasi risiko nilai tukar terhadap aset                transactions to mitigate foreign currency risks on
          dan liabilitas tersebut.                                         such assets and liabilities.




                                                          211
Page 622
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                      45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Risiko pasar (lanjutan)                                              Market risk (continued)
    (i)   Risiko mata uang asing (lanjutan)                              (i)    Foreign currency risk (continued)
          Posisi Devisa Neto                                                    Net Open Position
          Posisi Devisa Neto diungkapkan pada Catatan                           Net Open Position was disclosed in Note 52.
          52.

          Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing                           The Bank’s sensitivity to foreign currency is
          diperhitungkan       dengan        menggunakan                       calculated using net difference between assets
          informasi selisih bersih aset dan liabilitas dalam                   and liabilities in the statement of financial position
          laporan posisi keuangan untuk setiap mata                            for each foreign currency and the net difference of
          uang asing dan selisih bersih tagihan dan                            receivables and commitments and contingent
          kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam                             liabilities in the off-balance sheet accounts for
          rekening administratif untuk setiap mata uang                        each foreign currency information.
          asing.

          Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                      The table below shows the sensitivity of the
          laba bersih Bank (linier) pada tanggal                               Bank’s net income (linear) to movement of foreign
          31 Desember 2024 dan 2023 atas perubahan                             exchange rates as of 31 December 2024 and
          nilai tukar mata uang asing yaitu:                                   2023:

                                                        Menambah (mengurangi)
                                                               laba bersih/
                                                     Increase (decrease) net income
                                                         2024               2023

          lIDR melemah 1%                                  (3,029)                  (972)                      IDR weakening by 1%
          lIDR menguat 1%                                   3,029)                   972)                    IDR strengthening by 1%

          Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa                                 The above projection assumes that foreign
          perubahan nilai tukar mata uang asing                                exchange rates move by the same amount and,
          bergerak pada jumlah yang sama sehingga                              therefore, do not reflect the potential impact on
          tidak mencerminkan perubahan potensial                               profit of some rates changing while others remain
          kepada laba atas perubahan beberapa nilai                            unchanged. The projections also assume that all
          tukar mata uang asing sementara lainnya tidak                        other variables are held constant and are based
          berubah. Proyeksi juga mengasumsikan                                 on a constant reporting date position and that all
          bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan                        positions run to maturity.
          dan berdasarkan tanggal pelaporan yang
          konstan serta seluruh posisi berjalan hingga
          jatuh tempo.

      (ii) Risiko suku bunga                                            (ii) Interest rate risk

          Pendapatan Bank yang berasal dari kegiatan                           The Bank’s income from conventional activities
          konvensional merupakan selisih antara bunga                          are derived from the difference between the
          yang dihasilkan dari sisi aset dengan bunga                          interest generated on the asset side and the
          yang dibayarkan kepada dana pihak ketiga.                            interest paid to third party funds. If not
          Perubahan tingkat bunga jika tidak diantisipasi                      anticipated, changes in interest rates can result in
          dapat menyebabkan penurunan pendapatan                               a decrease in the Bank’s income.
          Bank.

          Risiko suku bunga berdampak pada fluktuasi                           Interest rate risk has an effect to future cash flows
          arus kas di masa mendatang baik pada aset                            fluctuation of both assets and liabilities. It can
          maupun liabilitas. Hal ini dapat mempengaruhi                        affect the Bank’s interest income and fair value of
          pendapatan bunga Bank maupun nilai wajar                             the financial instruments.
          dari instrumen keuangan yang dimiliki Bank.

          Bisnis utama Entitas Anak adalah memberikan                          The Subsidiary’s main business is to provide
          pembiayaan dengan akad murabahah.                                    financing with murabahah contracts. The
          Pendapatan marjin murabahah dipengaruhi                              murabahah margin income is affected by the
          oleh harga pembiayaan atau suku bunga di                             financing price or interest rate in the conventional
          pasar konvensional.                                                  market.



                                                           212
Page 623
                                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                           (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
 TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                                 45. RISK MANAGEMENT (continued)
      Risiko pasar (lanjutan)                                                                                          Market risk (continued)
        (ii) Risiko suku bunga (lanjutan)                                                                              (ii) Interest rate risk (continued)
              Manajemen risiko suku bunga                                                                                        Interest rate risk management

              Kebijakan yang dijalankan Grup dalam                                                                               Policies adopted by the Group in managing its
              pengendalian terhadap risiko suku bunga                                                                            interest rate risk include:
              mencakup:
              - Memantau limit risiko suku bunga.                                                                                -      Monitoring of interest rate risk limit.
              - Mengelola risiko suku bunga sesuai                                                                               -      Managing interest rate risk in accordance
                 regulasi terkait dan kebijakan internal                                                                                with relevant regulations and Bank's internal
                 Bank.                                                                                                                  policies.
              - Melakukan        simulasi     perhitungan                                                                        -      Conduct simulation of net margin income
                 pendapatan marjin bersih terhadap semua                                                                                calculation toward all possible market interest
                 kemungkinan perubahan tingkat suku                                                                                     rate changes.
                 bunga di pasar.
              Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                                                                        The tables below summarise the exposures of
              instrumen keuangan Grup terhadap risiko                                                                            financial instruments of the Group to interest rate
              tingkat suku bunga.                                                                                                risks.
                                                                                                31 Desember/December 2024
                                          Suku bunga mengambang/Floating rate                                     Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                                                                                   Tidak
                                                                                                                                                                                dikenakan
                                                                                                                                                                                  bunga/
                                                            >3-6         > 6 -12        > 12                                         >3-6          > 6 - 12                        Non-
                            ≤ 1 bulan/      1 - 3 bulan/   bulan/        bulan/        bulan/    ≤ 1 bulan/       1 - 3 bulan/       bulan/        bulan/         > 12 bulan/    interest       Jumlah/
                              month           months       months        months        months      month            Months           months        months           months       bearing         Total

       Aset                                                                                                                                                                                                           Assets
       Kas                            -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -    1,379,647       1,379,647               Cash
                                                                                                                                                                                                                      Current
                                                                                                                                                                                                                    accounts
       Giro pada Bank                                                                                                                                                                                             with Bank
          Indonesia                   -                -            -              -        -     9,443,461                  -                -               -             -             -      9,443,461        Indonesia
                                                                                                                                                                                                                      Current
                                                                                                                                                                                                                     accounts
       Giro pada bank-                                                                                                                                                                                            with other
          bank lain                   -                -            -              -        -     1,035,001                  -                -               -             -             -      1,035,001            banks
       Penempatan
          pada Bank                                                                                                                                                                                        Placements with
          Indonesia                                                                                                                                                                                                  Bank
          dan bank-                                                                                                                                                                                        Indonesia and
          bank lain                   -                -            -              -        -    12,633,257            61,000                                                        1,481      12,695,738    other banks
       Efek-efek                      -                -            -              -        -     1,711,958         9,021,201        7,720,428     5,304,144        4,258,650      158,569      28,174,950        Securities
       Efek-efek yang                                                                                                                                                                                             Securities
          dibeli dengan                                                                                                                                                                                          purchased
          janji dijual                                                                                                                                                                                         under resale
          kembali                                                                                                                                                                                               agreements
          (reverse repo)              -                -            -              -        -       468,188                  -                -               -             -          594         468,782   (reverse repo)
       Tagihan                                                                                                                                                                                                    Derivative
       derivatif                      -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -    1,748,125       1,748,125   receivables
       Tagihan                                                                                                                                                                                                  Acceptance
          akseptasi                   -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -    3,334,619       3,334,619   receivables
       Pinjaman yang
          diberikan dan                                                                                                                                                                                              Loans and
          pembiayaan/                                                                                                                                                                                                    sharia
          piutang                                                                                                                                                                                                 financing/
          syariah           39,147,541       21,601,344    7,592,649               -        -    24,740,723        10,112,546        6,928,763    13,916,817      24,652,311     2,041,636     150,734,330     receivables
       Piutang                                                                                                                                                                                                        Financing
          pembiayaan                  -                -            -              -        -     1,030,518         2,163,173        3,187,115     5,969,631      17,082,185              -     29,432,622       receivables
       Penyertaan                                                                                                                                                                                               Investment in
          saham                       -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -       75,285          75,285             shares
       Aset lain-lain                 -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -      626,819         626,819       Other assets
       Jumlah aset
           keuangan,
           sebelum                                                                                                                                                                                             Total financial
           cadangan                                                                                                                                                                                           assets before
           kerugian                                                                                                                                                                                           allowance for
           penurunan                                                                                                                                                                                             impairment
           nilai            39,147,541       21,601,344    7,592,649               -        -    51,063,106        21,357,920     17,836,306      25,190,592      45,993,146     9,366,775     239,149,379           losses

       Liabilitas                                                                                                                                                                                                Liabilities
                                                                                                                                                                                                            Obligations due
       Liabilitas segera              -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -     (48,898)         (48,898)  immediately
       Simpanan dari                                                                                                                                                                                         Deposits from
          nasabah                     -                -            -              -        -   (92,863,783)      (12,821,569)    (3,355,464)     (2,653,627)        (24,016)    (267,398)    (111,985,857)    customers
       Simpanan dari
          bank-bank                                                                                                                                                                                            Deposits from
          lain                        -                -            -              -        -     (754,714)            (3,000)                -               -             -             -       (757,714)    other banks
       Liabilitas                                                                                                                                                                                                  Derivative
          derivatif                   -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -   (1,558,841)     (1,558,841)         payables
       Liabilitas                                                                                                                                                                                                Acceptance
          akseptasi                   -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -   (3,162,381)     (3,162,381)       payables
       Surat berharga
          yang                                                                                                                                                                                                      Securities
          diterbitkan                 -                -            -              -        -                 -              -                -    (254,689)      (2,685,235)     (21,117)      (2,961,041)            issued
       Pinjaman yang
          diterima         (22,648,059)     (20,731,362)            -   (2,713,237)         -    (1,589,492)        (269,235)                 -    (394,152)      (1,068,348)    (244,342)     (49,658,227)      Borrowings
       Pinjaman                                                                                                                                                                                                 Subordinated
          subordinasi                 -      (3,219,000)            -              -        -                 -              -                -               -             -     (10,069)      (3,229,069)             loans
       Liabilitas sewa                -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -    (335,275)        (335,275)   Lease liabilities
       Liabilitas lain-
          lain                        -                -            -              -        -                 -              -                -               -             -    (647,755)        (647,755)   Other liabilities
       Jumlah liabilitas                                                                                                                                                                                      Total financial
          keuangan         (22,648,059)     (23,950,362)            -   (2,713,237)         -   (95,207,989)      (13,093,804)    (3,355,464)     (3,302,468)     (3,777,599)   (6,296,076)   (174,345,058)       liabilities

       Jumlah gap
         repricing          16,499,482       (2,349,018)   7,592,649    (2,713,237)             (44,144,883)        8,264,116     14,480,842      21,888,124      42,215,547     3,070,699      64,804,321      Total interest
                                                                                            -
         suku bunga                                                                                                                                                                                           repricing gap




                                                                                                213
Page 624
                                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                       (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
 TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


45.   MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                                              45. RISK MANAGEMENT (continued)

      Risiko pasar (lanjutan)                                                                                            Market risk (continued)

      (ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                                                                               (ii) Interest rate risk (continued)

          Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan)                                                                             Interest rate risk management (continued)

            Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur                                                                         The tables below summarise the exposures of
            instrumen keuangan Grup terhadap risiko                                                                             financial instruments of the Group to interest rate
            tingkat suku bunga (lanjutan).                                                                                      risks (continued).

                                                                                                    31 Desember/December 2023
                                 Suku bunga mengambang/Floating rate                                         Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                                                                           Tidak
                                                                                                                                                                        dikenakan
                                                                                                                                                                          bunga/
                                                                      >3-6                                                 >3-6        > 6 - 12                            Non-
                                 ≤ 1 bulan/       1 - 3 bulan/       bulan/        ≤ 1 bulan/         1 - 3 bulan/        bulan/       bulan/         > 12 bulan/        interest         Jumlah/
                                   month            months           months          month              months            months       months           months           bearing           Total

          Aset                                                                                                                                                                                                       Assets
          Kas                                 -                  -            -                 -                    -             -              -                 -    1,428,683         1,428,683                  Cash
                                                                                                                                                                                                          Current accounts
          Giro pada Bank                                                                                                                                                                                        with Bank
             Indonesia                        -                  -            -     9,276,598                        -             -              -                 -               -      9,276,598            Indonesia
          Giro pada bank-                                                                                                                                                                                 Current accounts
             bank lain                        -                  -            -       962,387                        -             -              -                 -               -        962,387     with other banks
          Penempatan
             pada Bank                                                                                                                                                                                     Placements with
             Indonesia dan                                                                                                                                                                                Bank Indonesia
             bank-bank lain                   -                  -            -     8,853,154             108,500                 -             -               -            2,624         8,964,278     and other banks
          Efek-efek                           -                  -            -     3,687,758           5,192,893         1,098,198     1,557,689       5,577,475          150,343        17,264,356             Securities
                                                                                                                                                                                                                 Derivative
          Tagihan derivatif                   -                  -            -                 -                    -             -              -                 -    1,133,149         1,133,149         receivables
          Tagihan                                                                                                                                                                                              Acceptance
             akseptasi                        -                  -            -                 -                    -             -              -                 -    3,289,757         3,289,757         receivables
          Pinjaman yang
             diberikan dan
             pembiayaan/                                                                                                                                                                                  Loans and sharia
             piutang                                                                                                                                                                                          financing/
             syariah              48,638,687        27,012,683       5,437,501     18,518,832           4,973,021         6,602,727    13,944,202      28,833,876        3,697,564      157,659,093         receivables
          Penyertaan                                                                                                                                                                                         Investment in
             saham                            -                  -            -                 -                    -             -              -                 -      102,586           102,586              shares
          Aset lain-lain                      -                  -            -                 -                    -             -              -                 -      423,113           423,113          Other assets
          Jumlah aset
              keuangan,
              sebelum                                                                                                                                                                                     Total financial
              cadangan                                                                                                                                                                                  assets before
              kerugian                                                                                                                                                                                  allowance for
              penurunan nilai     48,638,687        27,012,683       5,437,501     41,298,729          10,274,414         7,700,925    15,501,891      34,411,351       10,227,819      200,504,000 impairment losses

          Liabilitas                                                                                                                                                                                              Liabilities
                                                                                                                                                                                                            Obligations due
          Liabilitas segera                   -                  -            -                 -                -                 -              -                 -      (71,606)          (71,606)        immediately
          Simpanan dari                                                                                                                                                                                      Deposits from
             nasabah                          -                  -            -   (85,087,550)         (9,139,063)       (2,185,498)   (1,760,395)       (105,250)        (179,647)      (98,457,403)           customers
          Simpanan dari                                                                                                                                                                                      Deposits from
             bank-bank lain                   -                  -            -    (8,943,983)         (1,870,655)                 -              -                 -       (7,483)      (10,822,121)         other banks
          Liabilitas derivatif                -                  -            -              -                   -                 -              -                 -   (1,072,104)       (1,072,104)   Derivative payables
          Liabilitas                                                                                                                                                                                            Acceptance
             akseptasi                        -                  -            -                 -                -                 -              -                 -   (2,323,633)       (2,323,633)            payables
          Surat berharga
             yang
             diterbitkan                      -                  -            -                 -                -                 -    (200,569)                   -       (1,514)         (202,083)     Securities issued
          Pinjaman yang
             diterima            (13,642,758)     (15,503,211)                -                 -                -                 -    (697,515)      (1,361,013)        (151,020)      (31,355,517)           Borrowings
          Pinjaman
             subordinasi                      -     (3,079,400)               -                 -                -                 -              -                 -      (10,960)       (3,090,360) Subordinated loans
          Liabilitas sewa                     -               -               -                 -                -                 -              -                 -     (353,990)         (353,990)    Lease liabilities
          Liabilitas lain-lain                -               -               -                 -                -                 -              -                 -     (505,982)         (505,982)     Other liabilities
          Jumlah liabilitas                                                                                                                                                                               Total financial
             keuangan            (13,642,758)     (18,582,611)                -   (94,031,533)        (11,009,718)       (2,185,498)   (2,658,479)     (1,466,263)      (4,677,939)     (148,254,799)         liabilities

          Jumlah gap
            repricing suku        34,995,929         8,430,072       5,437,501    (52,732,804)          (735,304)         5,515,427    12,843,412      32,945,088         5,549,880       52,249,201           Total interest
            bunga                                                                                                                                                                                            repricing gap




                                                                                                214
Page 625
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                              YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                  45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko pasar (lanjutan)                                          Market risk (continued)

    (ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan)                             (ii) Interest rate risk (continued)

         Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan)                        Interest rate risk management (continued)

         Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas                  The table below shows the sensitivity of the
         laba bersih Grup selama tahun-tahun yang                         Group’s net profit during the years ended 31
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan                       December 2024 and 2023 due to an increase or
         2023 atas kenaikan atau penurunan tingkat                        decrease in market interest rates, assuming no
         suku bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak                      assymetrical movement in yield curves:
         ada pergerakan asimetris di kurva imbal hasil:

                                                    (Penurunan) peningkatan
                                                          laba bersih/
                                                  (Decrease) increase net profit
                                                    2024               2023

         Peningkatan 100 bps                          147,093)              22,945)                         Increased by 100 bps
         Penurunan 100 bps                           (156,877)             (32,651)                        Decreased by 100 bps


    Manajemen Risiko Permodalan                                      Capital Risk Management

    Modal regulasi                                                   Regulatory capital

    Tujuan manajemen permodalan Grup adalah untuk                    The Group capital management objectives is to
    mempertahankan posisi modal yang kuat untuk                      maintain a strong capital position to support business
    mendukung      pertumbuhan        bisnis     dan                 growth and to sustain investors, depositors,
    mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan                  customers and market confidence. In managing its
    kepercayaan    pasar.     Dalam      pengelolaan                 capital, the Group considers factors such as:
    permodalan, Grup mempertimbangkan faktor-faktor                  providing optimal capital rate of return to
    seperti: pengembalian modal yang optimal pada                    shareholders and maintaining a balance between
    pemegang saham, menjaga keseimbangan antara                      high return gearing ratio and safety provided by a
    keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio                sound capital position.
    serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
    yang sehat.

    Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan                     The Group’s regulatory capital position under the
    OJK yang berlaku diungkapkan pada Catatan 52.                    prevailing OJK regulation was disclosed in Note 52.

    Estimasi nilai wajar instrumen keuangan                          Fair value estimation of financial instruments
    Untuk aset dan liabilitas keuangan yang diukur                   For financial assets and liabilities measured at fair
    menggunakan nilai wajar, berikut ini adalah hirarki              value, the following is the hierarchy of the fair values:
    nilai wajar:
    a.   Level 1                                                     a.   Level 1
         Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam                        Quoted prices (unadjusted) in active markets for
         pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                      identical assets or liabilities;
         identik;
    b.   Level 2                                                     b.   Level 2
         Input selain harga kuotasian yang termasuk                       Inputs other than quoted prices included within
         dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset                  level 1 that are observable for the assets or
         atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya                  liabilities, either directly (that is as prices) or
         harga) maupun tidak langsung (misalnya                           indirectly (that is derived from prices); and
         turunan harga); dan
    c.   Level 3                                                     c.   Level 3
         Input untuk aset atau liabilitas yang bukan                      Inputs for the assets or liabilities that are not
         berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi                    based on observable market data (unobservable
         (input yang tidak dapat diobservasi).                            inputs).




                                                       215
Page 626
                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                          DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                               YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                                   45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Estimasi          nilai   wajar   instrumen          keuangan                         Fair value estimation of financial instruments
    (lanjutan)                                                                            (continued)

    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas                                          The tables below show the Group’s financial assets
    keuangan Grup yang diukur sebesar nilai wajar                                         and liabilities that were measured at fair value as of
    pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023:                                               31 December 2024 and 2023:

                                                                31 Desember/December 2024
                                  Nilai tercatat/
                                    Carrying                                                                     Nilai wajar/
                                      value             Level 1           Level 2             Level 3            Fair value

    Aset                                                                                                                                                  Assets
      Efek-efek                       18,380,770           395,343        17,985,427                    -           18,380,770                       Securities
      Tagihan derivatif                1,748,125                 -         1,748,125                    -            1,748,125          Derivative receivables
      Penyertaan saham                    75,285                 -            52,763               22,522               75,285           Investment in shares
                                      20,204,180           395,343        19,786,315               22,522           20,204,180

    Liabilitas                                                                                                                                         Liabilities
      Liabilitas derivatif              1,558,841                   -         1,558,841                    -         1,558,841            Derivative payables

                                                                31 Desember/December 2023
                                  Nilai tercatat/
                                    Carrying                                                                     Nilai wajar/
                                      Value             Level 1           Level 2             Level 3            Fair value

    Aset                                                                                                                                                  Assets
      Efek-efek                        7,817,003)          205,183)        7,611,820)                   -)          7,817,003)                       Securities
      Tagihan derivatif                1,133,149)                -)        1,133,149)                   -)          1,133,149)          Derivative receivables
      Penyertaan saham                   102,586)                -)           80,064)              22,522)            102,586)           Investment in shares
                                       9,052,738)          205,183)        8,825,033)              22,522)          9,052,738)
    Liabilitas                                                                                                                                         Liabilities
      Liabilitas derivatif             1,072,104)                  -)      1,072,104)                     -)        1,072,104)            Derivative payables

    Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat                                       The table below summarizes the carrying amounts
    dan nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak                                    and fair values of those financial instruments not
    disajikan pada nilai wajarnya:                                                        stated at their fair values:
                                                    31 Desember/                            31 Desember/
                                                   December 2024                           December 2023
                                            Nilai tercatat/                         Nilai tercatat/
                                              Carrying      Nilai wajar/              Carrying      Nilai wajar/
                                                value       Fair value                  value       Fair value

     Aset                                                                                                                                       Assets
                                                                                                                               Current accounts with
       Giro pada Bank Indonesia                     9,443,461       9,443,461             9,276,598)      9,276,598)              Bank Indonesia
                                                                                                                         Current accounts with other
       Giro pada bank-bank lain                     1,034,964       1,034,964              962,229)         962,229)                           banks
       Penempatan pada Bank                                                                                          Placements with Bank Indonesia
          Indonesia dan bank-bank lain          12,695,156         12,695,156             8,964,278)      8,964,278)              and other banks
       Efek-efek                                 9,793,587          9,768,942             9,446,554)      9,461,043)                        Securities
       Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                             Securities purchased
          janji dijual kembali                                                                                             under resale agreements
          (reverse repo)                              468,782         468,782                      -               -                   (reverse repo)
       Tagihan akseptasi                            3,317,541       3,317,541             3,281,120)      3,281,120)         Acceptance receivables
       Pinjaman yang diberikan dan                                                                                       Loans and sharia financing/
          pembiayaan/piutang syariah           146,811,650        149,852,324        153,041,046)       157,244,639)                  receivables
       Piutang pembiayaan                       27,461,692         26,665,381                   -                  -           Financing receivables
       Aset lain-lain                              576,104            557,870            423,113)           423,113)                    Other assets

     Liabilitas                                                                                                                                      Liabilities
       Liabilitas segera                              48,898            48,898              71,606)            71,606)           Obligation due immediately
       Bagi hasil yang                                                                                                                Undistributed revenue
          belum dibagikan                           18,825      18,825                    21,951)           21,951)                               sharing
       Simpanan nasabah                        111,985,857 111,985,857                98,457,403)       98,457,403)               Deposits from customers
       Simpanan dari bank-bank lain                757,714     757,714                10,822,121)       10,822,121)              Deposits from other banks
       Liabilitas akseptasi                      3,162,381   3,162,381                 2,323,633)        2,323,633)                   Acceptance payables
       Efek-efek yang diterbitkan                2,961,041   2,951,567                   202,083)          204,635)                        Securities issued
       Pinjaman yang diterima                   49,658,227  49,575,074                31,355,517)       31,388,521)                              Borrowings
       Liabilitas lain-lain                        647,755     647,755                   505,982)          505,982)                          Other liabilities




                                                                        216
Page 627
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                                 45. RISK MANAGEMENT (continued)
    Estimasi     nilai   wajar   instrumen     keuangan             Fair value estimation of financial instruments
    (lanjutan)                                                      (continued)

    Nilai wajar dari efek-efek yang memiliki jatuh tempo           The fair value for securities, which maturity date is
    lebih dari 1 tahun diestimasi menggunakan nilai                more than 1 year, are estimated using the last quoted
    kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai wajar).        market price (level 2 - fair value hierarchy).

    Estimasi nilai wajar dari pinjaman yang diberikan              The estimated fair value of loans represents the
    mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini                discounted amount of estimated future cash flows
    dari arus kas masa depan yang diharapkan akan                  expected to be received. Estimated cash flows are
    diterima. Arus kas masa depan yang diharapkan                  discounted at current market rates to determine fair
    didiskontokan pada tingkat suku bunga pasar terkini            value (level 3 - fair value hierarchy).
    untuk menentukan nilai wajar (level 3 - hirarki nilai
    wajar).

    Nilai tercatat dari pembiayaan syariah merupakan               Carrying value of sharia financing approximates the
    perkiraan yang layak atas nilai wajar dikarenakan              estimates fair value since sharia financing have short-
    pinjaman tersebut memiliki tenor jangka pendek.                term tenure.

    Nilai wajar surat utang jangka menengah dihitung               The fair value of medium term notes was calculated
    menggunakan teknik penilaian berdasarkan model                 using valuation technique based on the Bank’s
    internal Bank yaitu model penilaian diskonto arus              internal model which is discounted cash flow
    kas. Input dalam teknik penilaian termasuk arus kas            valuation model. Inputs into the valuation technique
    yang akan diterima di masa datang dan suku bunga               include expected future cash flows and interest rates
    pasar (level 2 - hirarki nilai wajar).                         (level 2 - fair value hierarchy).

    Nilai wajar utang obligasi diestimasi menggunakan              The fair value of bonds payable is estimated by using
    nilai kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai          the last quoted market price (level 2 - fair value
    wajar).                                                        hierarchy).

    Nilai wajar dari pinjaman yang diterima dinilai                The fair value of borrowings is estimated by using
    dengan menggunakan diskonto arus kas                           discounted cash flows applying the effective interest
    berdasarkan tingkat suku bunga efektif yang                    rate charged by the lender for the last utilization of
    dikenakan pada pinjaman terakhir yang digunakan                borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
    (level 2 - hirarki nilai wajar).

    Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan           The carrying amount of remaining financial assets
    lainnya mendekati nilai wajarnya karena instrumen              and financial liabilities are reasonable approximation
    keuangan bersifat jangka pendek atau yang ditinjau             of fair value because they are short term in nature or
    ulang menggunakan harga pasar secara berkala.                  re-price to current market rates frequently.

    Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk                  The fair values calculated are for disclosure purposes
    kepentingan pengungkapan dan tidak berdampak                   only and do not have any impact on the Group’s
    pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup.              reported financial performance or position. The fair
    Nilai wajar yang dihitung oleh Grup mungkin                    values calculated by the Group may be different from
    berbeda dengan jumlah aktual yang akan                         the actual amount that will be received/paid on the
    diterima/dibayar pada saat penyelesaian atau jatuh             settlement or maturity of the financial instruments. As
    tempo instrumen keuangan. Mengingat kategori                   certain categories of financial instruments are not
    tertentu    instrumen   keuangan     yang    tidak             traded, there is management’s judgment involved in
    diperdagangkan, maka terdapat pertimbangan                     calculating the fair values.
    manajemen dalam perhitungan nilai wajar.




                                                          217
Page 628
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                              45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko operasional                                           Operational risk

    Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko              Operational risk is defined as the risks of loss
    akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya                resulting from inadequate or failed internal
    proses internal, kesalahan manusia, kegagalan                processes, people, systems failure or external events
    sistem, atau adanya kejadian-kejadian eksternal              that impacted to the Bank’s operational activities.
    yang mempengaruhi aktivitas operasional Bank.

    Tata Kelola Pengelolaan Risiko Operasional                   Operational Risk Management Governance

    Dewan Komisaris dan Direksi melakukan                        The Board of Commissioners and the Board of
    pengawasan secara aktif terhadap Manajemen                   Directors actively supervise operational risk
    Risiko Operasional melalui Komite Pemantau Risiko            management through the Risk Monitoring Committee
    dan Komite Manajemen Risiko yang dilakukan                   and the Risk Management Committee that conducted
    secara berkala sesuai terms of reference masing-             periodically in accordance with terms of reference to
    masing untuk membahas risiko operasional.                    discuss operational risks.

    Satuan Kerja Operational & Fraud Risk                        The Operational & Fraud Risk Management (OFRM)
    Management (OFRM) memiliki tanggung jawab                    Unit has direct responsibility to the Head of Risk
    secara langsung kepada Kepala Manajemen Risiko,              Management, for operational and fraud risk
    atas manajemen risiko operasional dan fraud. Bank            management. Bank had formulated and determined
    telah merumuskan dan menetapkan profil dan                   the profile and level of operational risk sufficiently to
    tingkat risiko operasional secara memadai agar               be in line with overall business goals and strategies
    sejalan dengan sasaran dan strategi bisnis Bank              of the Bank. Monitoring the operational risk level and
    secara keseluruhan. Pemantauan tingkat dan profil            profile is carried out by determining Non Financial
    risiko operasional dilakukan melalui penetapan Non           Risk (NFR) Appetite and creating Key Risk Indicators
    Financial Risk (NFR) Appetite dan pembuatan                  as part of the operational risk management
    perangkat Key Risk Indicator yang menjadi bagian             framework.
    dalam     kerangka      kerja  manajemen      risiko
    operasional.

    Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan                 Adequacy    of    Policies,        Procedures,       and
    Limit                                                        Determination of Limits

    Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam                    The OFRM is responsible for the formulation and
    pembuatan serta pengembangan kebijakan dan                   development       of    ORM     (Operational   Risk
    prosedur ORM (Operational Risk Management),                  Management) policies and procedures, BCM
    BCM (Business Continuity Management), Fungsi                 (Business Continuity Management), ICR (Internal
    ICR (Internal Control & Risk) dan FRM (Fraud Risk            Control & Risk) Function and FRM (Fraud Risk
    Management) yang kemudian akan dikaji ulang                  Management) which will then be reviewed
    secara berkala, dengan mempertimbangkan setiap               periodically, with to consider significant changes,
    perubahan signifikan, baik secara internal maupun            both internally and externally.
    eksternal.

    Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada                    Each work unit must be guided by the policies and
    kebijakan dan prosedur yang dibuat oleh Satuan               procedures made by the OFRM Work Unit in carrying
    Kerja OFRM dalam menjalankan aktivitas bisnis dan            out its daily business and operational activities. In
    operasionalnya sehari-hari. Selain itu, Bank juga            addition, the Bank also has a control system and
    telah memiliki sistem dan metode pengendalian                method to carry out every business and operational
    untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis dan                activity, such as dual control, separation of duties,
    operasional, seperti dual control, pemisahan tugas,          determination      of   limits    and     authorities,
    penetapan limit dan wewenang, pelaksanaan cuti               implementation of mandatory annual leave,
    wajib tahunan, proses rekonsiliasi dan lainnya.              reconciliation process and others.




                                                       218
Page 629
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                               45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko operasional (lanjutan)                                 Operational risk (continued)

    Kecukupan        Proses      Manajemen        Risiko          Adequacy of Operational Risk Management
    Operasional                                                   Process

    Proses manajemen risiko operasional yang                      The process of operational risk management
    mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan                 including identification, measurement, monitoring
    dan pengendalian risiko berjalan secara terstruktur           and risk control runs in a structured and consistent
    dan konsisten. Proses Manajemen Risiko                        manner. The Operational Risk Management process
    Operasional di Bank diterapkan berdasarkan praktik            in Bank implemented based on effective best
    terbaik yang efektif.                                         practices.

    Tahapan proses manajemen risiko operasional yang               The operational risk management process which
    mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan                  include identification, measurement, monitoring and
    dan pengendalian atas risiko operasional adalah                control of operational risk are describe as follows:
    sebagai berikut:

    1.   Tahapan identifikasi risiko operasional meliputi          1.   The operational risk identification stage include
         penyusunan Process Risk Control (PRC), Risk                    the preparation of Process Risk Control (PRC),
         Grading      Matrix   (RGM), kajian Risiko                     Risk Grading Matrix (RGM), operational risk
         operasional dan fraud yang dilakukan atas                      and fraud studies conducted on all processes,
         seluruh proses, produk, layanan, sistem,                       products, services, systems, initiatives and new
         inisiatif dan struktur organisasi baru ataupun                 organizational    structures      or   changes),
         perubahannya), Penetapan parameter Key Risk                    determination of Key Risk Indicator (KRI)
         Indicator (KRI) dan pelaporan Risk Acceptance                  parameters and reporting of Risk Acceptance
         (RA).                                                          (RA).

    2.   Tahapan Proses pengukuran risiko operasional              2.   The operational risk measurement process
         meliputi analisa kejadian dan kerugian risiko                  stage includes analysis of operational risk
         operasional, kegiatan penilaian mandiri (self-                 events and losses, periodic self-assessment
         assessment) secara berkala melalui Key                         activities through Key Control Self Assessment
         Control Self Assessment (KCSA), pelaksanaan                    (KCSA), implementation of Control & Risk (ICR)
         aktivitas Control & Risk (ICR), penetapan                      activities, determination of KRI thresholds and
         ambang batas       KRI dan penetapan Non                       determination of Non Financial Risk (NFR)
         Financial Risk (NFR) Appetite yang dilaporkan                  Appetite which is reported regularly in the Risk
         secara berkala dalam rapat Komite Manajemen                    Management Committee (KMR) meeting.
         Risiko (KMR).

    3.   Tahapan Pemantauan risiko operasional                     3.   The operational risk monitoring stage is carried
         dilakukan melalui pelaporan internal kepada                    out through internal reporting to senior
         manajemen senior dan kepada pihak eksternal                    management and to external regulators and
         regulator dan pihal terkait lainnya, baik secara               other relevant parties, either regularly or ad-
         rutin ataupun ad-hoc. Pada tahapan ini juga                    hoc. This stage also regulates the process of
         mengatur proses pelaporan kejadian dengan                      reporting events with significant categories
         kategori signifikan melalui SINP (Significant                  through SINP (Significant Incident Notification
         Incident Notification Protocol).                               Protocol).




                                                        219
Page 630
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                              45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko operasional (lanjutan)                                Operational risk (continued)

    Kecukupan      Proses       Manajemen        Risiko          Adequacy of Operational Risk Management
    Operasional (lanjutan)                                       Process (continued)

    Tahapan proses manajemen risiko operasional yang              The operational risk management process which
    mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan                 include identification, measurement, monitoring and
    dan pengendalian atas risiko operasional adalah               control of operational risk are describe as follows:
    sebagai berikut: (lanjutan)                                   (continued)

    4.   Tahapan Pengendalian risiko operasional                  4.   Operational risk control stage include the
         meliputi ketersediaan kebijakan dan prosedur                  availability of policies and procedures in
         dalam menjalankan seluruh proses dan                          carrying out all processes and activities,
         aktivitas,  penyelesaian tindak lanjut yang                   effective follow-up resolution of every risk event
         efektif atas setiap kejadian risiko atau                      or operational risk issues, the availability of
         permasalahan risiko operasional, ketersediaan                 adequate insurance program to minimize the
         program asuransi yang mencukupi untuk                         impact of Bank losses, the availability of
         meminimalkan dampak kerugian bagi Bank,                       Framework and tools for the implementation of
         ketersediaan kerangka kerja dan perangkat                     comprehensive          Business        Continuity
         untuk penerapan Manajemen Kelangsungan                        Management (BCM) and the availability of
         Bisnis (BCM) yang komprehensif serta                          meeting forums and training required for the
         ketersediaan forum pertermuan dan pelatihan                   implementation of the Bank's operational risk
         yang diperlukan untuk penerapan manajemen                     management.
         risiko operasional Bank.

    Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System           The existence of the Internal Control & Risk System
    (ICRS) adalah sebagai database di dalam                      (ICRS) application serves as database in the
    penerapan manajemen risiko operasional dan fraud             implementation of operational and fraud risk
    dan sekaligus diharapkan agar dapat menyajikan               management and at the same time is expected to be
    kebutuhan informasi secara akurat, tepat waktu dan           able to present information needs in an accurate,
    terkini untuk memudahkan analisis dan pengambilan            timely and up-to-date manner to facilitate analysis
    keputusan.                                                   and decision making.

    Perhitungan    Kewajiban   Penyediaan    Modal               The calculation of the Capital Adequacy Assessment
    Minimum (KPMM) untuk risiko operasional                      Process (ICAAP) for operational risk carried out by
    senantiasa dilakukan oleh Bank menggunakan                   the Bank has used standardized approach and
    pendekatan standar (standardized approach) yang              comply with regulatory requirements.
    proses dan pelaporannya mengacu kepada
    ketentuan OJK.

    Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman                 The Bank and its Subsidiaries already have
    pengelolaan      kelangsungan        usaha    yang           comprehensive business continuity management
    komprehensif dan mengacu kepada standar industri             guidelines which refer to the ISO 22301 industry
    ISO 22301, dengan tujuan untuk mengantisipasi                standard, with the aim of anticipating operational
    potensi risiko operasional yang dapat terjadi dari           risks that may occur from extreme/critical situations
    situasi ekstrem/kritikal baik yang disebabkan oleh           either caused by natural disasters such as floods,
    faktor bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan          earthquakes and volcaic eruptions or other factors
    gunung meletus maupun faktor lainnya seperti                 such as demonstration, fires, disruptions to the
    demonstrasi, kebakaran, gangguan sistem pasokan              power supply system, pandemic and unfavorable
    listrik, pandemi serta situasi bisnis yang kurang            business situations. This is to ensure continuity of
    menguntungkan. Hal ini untuk memastikan                      service to customers.
    keberlangsungan layanan kepada nasabah.




                                                       220
Page 631
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                           YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                               45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko operasional (lanjutan)                                 Operational risk (continued)

    Sistem Pengendalian        Internal   atas    Risiko          Internal Control System for Operational Risk
    Operasional

    Sistem pengendalian internal atas risiko operasional          Internal control system for operational risk is carried
    dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini               out through the implementation of three lines of
    pertahanan (three lines of defense). Pada lini                defense models. In the first line of defense, the Risk
    pertahanan pertama, Risk Taking Unit (RTU)                    Taking Unit (RTU) assisted by Business Risk/ICR in
    dibantu oleh Business Risk/ICR dalam pengelolaan              carried out day-to-day operational risk management.
    risiko operasional sehari hari. Pada lini pertahanan          In the second line of defense, the OFRM work unit is
    kedua, satuan kerja OFRM bertugas untuk                       overseeing the implementation of risk management
    mengawasi pelaksanaan proses manajemen risiko                 process in accordance with stipulated policy.
    sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

    Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara            In the third line of defence, Internal Audit
    independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi                 independently examines and evaluates the
    terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen                governance and effectiveness of operational risk
    risiko operasional.                                           management.

    Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung             Alignment process between the parties responsible
    jawab atas praktik pengendalian internal Bank                 for Bank’s internal control practices is carried out on
    dilakukan secara berkelanjutan melalui ICR MSA                an ongoing basis through a standardized ICR MSA
    (Maturity Self-Assessment) yang terstandardisasi              (Maturity Self-Assessment) matrix and forums
    dan forum-forum yang diselenggarakan oleh satuan              organized by the OFRM work unit to facilitate the
    kerja OFRM untuk memfasilitasi Fungsi Internal                Internal Control & Risk Function.
    Control & Risk.

    Manajemen Risiko Fraud                                        Fraud Risk Management

    Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap                The Bank has no tolerance to any fraud incident.
    kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti               Bank always follows up on every fraud incident
    setiap kejadian fraud termasuk memberikan sanksi              including providing sanctions to employees who
    kepada karyawan yang melakukan maupun yang                    commit or are involved in fraud incidents as per
    terlibat dalam kejadian fraud sesuai dengan                   prevailing regulations including reporting to the
    ketentuan yang berlaku termasuk melakukan                     authorities (if necessary).
    pelaporan kepada pihak yang berwajib (bila
    diperlukan).

    Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur strategi           Bank has adequate policies and procedures of anti
    anti fraud yang memadai dan senantiasa                        fraud strategies which are continuously improvised.
    disempurnakan        secara     berkesinambungan.             Fraud risk management is systematically handled
    Pengelolaan risiko fraud dilakukan secara sistematis          through a series of process and strategy.
    melalui sejumlah proses dan strategi.

    Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud,                In relation to fraud risk prevention process, the Bank
    Bank telah menjalankan program anti fraud                     has implemented anti fraud awareness program for
    awareness      untuk     seluruh    karyawan     dan          all employees and the signing of Anti Fraud & Code
    penandatanganan pakta integritas anti fraud dan               of Ethics integrity pact by the Board of Directors,
    kode etik yang dilakukan oleh Direksi, Dewan                  Board of Commissioners, and every Bank employee.
    Komisaris, dan setiap pegawai bank. Penyesuaian               Adjustments to policies and procedures for managing
    terhadap kebijakan dan prosedur pengelolaan                   anti fraud strategies are carried out regularly to be in
    strategi anti fraud dilakukan secara berkala                  line with current conditions. In addition, a fraud risk
    sehingga tetap sesuai dengan kondisi terkini. Selain          assessment is conducted on every process, product,
    itu dilakukan kajian risiko fraud atas setiap proses,         service, system and initiative both new and
    produk, layanan, sistem dan inisiatif baik baru               development.
    maupun pengembangannya.




                                                        221
Page 632
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                  NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                          YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)                              45. RISK MANAGEMENT (continued)

    Risiko operasional (lanjutan)                                Operational risk (continued)

    Manajemen Risiko Fraud (lanjutan)                            Fraud Risk Management (continued)

    Sosialisasi anti fraud awareness dilakukan melalui           Anti fraud socialization and awareness was carried
    beberapa media, yaitu melalui e-newsletter                   out through several media, namely e-newsletters,
    broadcast, email broadcast, wallpaper desktop                email broadcasts, desktop PC/laptop wallpapers,
    PC/laptop, SMBCI Info, penayangan video animasi              SMBCI Info, anti fraud animation videos, anti fraud
    anti fraud, mandatory anti-fraud e-learning,                 mandatory e-learning, in-class or virtual anti fraud
    pelaksanaan        anti-fraud  awareness      yang           awareness training to employees. In addition, there
    disampaikan secara in-class training maupun                  is whistleblowing channel provided by Bank for
    pelatihan secara virtual kepada karyawan. Selain             reporting indication of fraud.
    itu, ada layanan whistleblowing di Bank yang dapat
    digunakan untuk melaporkan kejadian berindikasi
    fraud.

    Bank juga memberikan berbagai berbagai                       Bank also provides various socialization programs to
    sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud               raise awareness of fraud to third parties, both
    kepada pihak ketiga baik nasabah maupun vendor               customers and vendors, including conducting virtual
    termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal          training on anti fraud awareness, cyber security
    anti fraud awareness, cyber security risk awareness          awareness and Entertainment & Gifts for vendors on
    maupun Entertainment & Gift kepada vendor secara             regular basis in supporting the Bank to maintaining
    berkala untuk turut serta membantu Bank dalam                good corporate governance.
    menjaga tata kelola perusahaan yang baik.

    Sejalan dengan strategi anti fraud yang berlaku,             In line with the applicable anti fraud strategy, Bank
    Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan               also continuously socialized the fraud reporting
    sosialisasi pelaporan fraud melalui whistleblowing           through whistleblowing channel for detecting fraud
    channel sebagai salah satu media pendeteksian                incident, which is regularly communicated to all
    kejadian     fraud,    yang    secara      berkala           employees through various internal Bank media.
    dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui              Employees can disclose and report any violations
    berbagai media internal Bank. Karyawan dapat                 (misconduct) through e-mail channels (Ayo Lapor),
    mengungkap dan melaporkan setiap Tindakan                    Whatsapps, telephone, letters or face-to-face
    pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail              meetings.
    (Ayo Lapor), Whatsapps, telepon, surat maupun
    pertemuan tatap muka.

    Bank telah memiliki kebijakan yang memadai terkait           The Bank has adequate policies regarding
    proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud.             investigation process and reporting of fraud. For
    Untuk setiap kasus fraud yang terbukti, proses               each proven fraud case, the process of imposing
    pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud                sanctions is decided by Fraud Committee involving
    dan melibatkan unit kerja terkait, Business Risk/ICR         the relevant work units, related Business Risk/ICR,
    terkait, satuan kerja Sumber Daya Manusia dan                Human Resources and OFRM unit. The
    OFRM. Implementasi keputusan Komite Fraud                    implementation of Fraud Committee’s decisions is
    dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk                 monitored and evaluated periodically to determine
    menentukan upaya perbaikan di masa yang akan                 future improvement efforts.
    datang.




                                                       222
Page 633
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG                             46. ASSETS AND            LIABILITIES        IN     FOREIGN
    ASING                                                               CURRENCIES

   Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang                   The balances of monetary assets and liabilities in
   asing adalah sebagai berikut:                                       foreign currencies are as follows:

                                                       31 Desember/December
                                                      2024              2023
    ASET                                                                                                                      ASSETS

    Kas                                                                                                                           Cash
      Dolar Amerika Serikat                                25,378                54,843)                        United States Dollar
      Yen Jepang                                            1,905                 3,821)                             Japanese Yen
      Dolar Singapura                                       1,351                   602)                           Singapore Dollar
                                                           28,634                59,266)

    Giro pada Bank Indonesia                                                                       Current accounts with Bank Indonesia
       Dolar Amerika Serikat                          2,385,842               2,312,722)                        United States Dollar

    Giro pada bank-bank lain                                                                          Current accounts with other banks
       Dolar Amerika Serikat                           210,159                  446,607)                        United States Dollar
       Yen Jepang                                      202,300                  153,105)                              Japanese Yen
       Dolar Singapura                                 110,267                   52,601)                            Singapore Dollar
       Yuan China                                       49,087                   10,012                                  China Yuan
       Euro Eropa                                       42,530                   62,471)                             European Euro
       Dolar Australia                                  32,654                   54,675)                            Australian Dollar
       Poundsterling Inggris                            31,681                   42,308)                       British Poundsterling
       Baht Thailand                                    18,460                   18,448)                               Thailand Baht
       Lain-lain                                        11,979                    4,433)                                      Others
                                                       709,117                  844,660)

    Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                              Placements with Bank Indonesia and
      bank-bank lain                                                                                                    other banks
      Dolar Amerika Serikat                           3,975,465               5,897,051)                        United States Dollar

    Efek-efek                                                                                                                 Securities
      Dolar Amerika Serikat                            954,708                  958,932)                        United States Dollar

    Tagihan akseptasi                                                                                           Acceptance receivables
      Dolar Amerika Serikat                           1,245,175               1,504,872)                        United States Dollar
      Yuan China                                         71,087                   1,161)                                China Yuan
      Yen Jepang                                         46,558                        -                             Japanese Yen
                                                      1,362,820               1,506,033)

    Pinjaman yang diberikan                                                                                                       Loans
      Dolar Amerika Serikat                          41,536,576              46,063,513)                        United States Dollar
      Yen Jepang                                        454,642                 606,229)                             Japanese Yen
      Dolar Australia                                   134,080                        -                           Australian Dollar
      Euro Eropa                                         19,761                  79,104)                             European Euro
                                                     42,145,059              46,748,846)

    Penyertaan saham                                                                                               Investment in shares
      Dolar Amerika Serikat                                52,763                80,064)                        United States Dollar

    Aset lain-lain                                                                                                         Other assets
      Dolar Amerika Serikat                            209,233                  298,151)                        United States Dollar
      Yen Jepang                                           152                      161)                             Japanese Yen
      Euro Eropa                                             -                      230)                             European Euro
                                                       209,385                  298,542)

    Jumlah aset                                      51,823,793              58,706,116)                                   Total assets




                                                       223
Page 634
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG                             46. ASSETS AND LIABILITIES                    IN      FOREIGN
    ASING (lanjutan)                                                    CURRENCIES (continued)

   Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang                   The balances of monetary assets and liabilities in
   asing adalah sebagai berikut: (lanjutan)                            foreign currencies are as follows: (continued)

                                                     31 Desember/December
                                                     2024             2023
    LIABILITAS                                                                                                          LIABILITIES
    Liabilitas segera                                                                                      Liabilities due immediately
      Dolar Amerika Serikat                               1,042)              4,571)                          United States Dollar

    Giro                                                                                                           Current accounts
      Dolar Amerika Serikat                          7,386,936)           8,735,833)                         United States Dollar
      Yen Jepang                                     1,565,974)           1,928,682)                              Japanese Yen
      Euro Eropa                                        91,857)              98,942)                              European Euro
      Dolar Singapura                                   20,672)               7,124)                            Singapore Dollar
      Yuan China                                        11,885)                   -)                                 China Yuan
      Baht Thailand                                      8,167)              10,797)                               Thailand Baht
      Lain-lain                                          3,851)                 629)                                      Others
                                                     9,089,342)          10,782,007)

    Tabungan                                                                                                       Savings deposits
      Dolar Amerika Serikat                            806,392)             543,438)                         United States Dollar
      Yen Jepang                                       315,975)             215,605)                              Japanese Yen
      Euro Eropa                                       104,366)              74,536)                              European Euro
      Dolar Singapura                                  112,948)              72,622)                            Singapore Dollar
      Lain-lain                                        144,363)             102,377)                                      Others
                                                     1,484,044)           1,008,578)

    Deposito berjangka dan deposito on call                                                        Time deposits and deposits on call
      Dolar Amerika Serikat                         11,227,605)          10,536,100)                        United States Dollar
      Dolar Singapura                                   23,452)              54,295)                            Singapore Dollar
      Yen Jepang                                        21,599)             420,523)                               Japanese Yen
                                                    11,272,656)          11,010,918)

    Simpanan dari bank-bank lain                                                                           Deposits from other banks
      Dolar Amerika Serikat                                    -)         9,238,200)                         United States Dollar

    Liabilitas akseptasi                                                                                      Acceptance payables
      Dolar Amerika Serikat                          1,127,421)            538,748)                          United States Dollar
      Yuan China                                        71,087)              1,161)                                  China Yuan
      Yen Jepang                                        46,558)                  -)                               Japanese Yen
                                                     1,245,066)            539,909)

    Pinjaman yang diterima                                                                                               Borrowings
      Dolar Amerika Serikat                         36,987,035)          23,018,515)                         United States Dollar
      Yen Jepang                                     4,126,803)                   -)                              Japanese Yen
      Euro Eropa                                             -)             170,383)                              European Euro
                                                    41,113,838)          23,188,898)

    Pinjaman subordinasi                                                                                         Subordinated loans
      Dolar Amerika Serikat                          3,219,000)           3,079,400)                         United States Dollar

    Liabilitas lain-lain                                                                                             Other liabilities
      Dolar Amerika Serikat                            242,336)            422,215)                          United States Dollar
      Yen Jepang                                         1,019)                723)                                Japanese yen
      Yuan China                                           282)                823)                                  China Yuan
      Lain-lain                                            185)                430)                                       Others
                                                       243,822)            424,191)

    Jumlah liabilitas                               67,668,810)          59,276,672)                                   Total liabilities

    (Liabilitas) aset bersih                        (15,845,017)           (570,556)                          Net (liabilities) assets



47. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS                          47. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
    PEMBAYARAN BANK UMUM                                                OF COMMERCIAL BANKS
    Jaminan pemerintah terhadap liabilitas pembayaran                   Government guarantee on obligations of commercial
    bank umum diungkapkan pada Catatan 52.                              banks was disclosed in Note 52.




                                                         224
Page 635
                                                 PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                             (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                              DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

48. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN                                              48. SUBSEQUENT                  EVENTS        AFTER         REPORTING
                                                                                        DATE
    Pada tanggal 28 Januari 2025, Bank telah                                             On 28 January 2025, the Bank has repaid the
    melakukan pembayaran pinjaman International                                          borrowing to International Finance Corporation (IFC)
    Finance Corporation (IFC) tahun 2019 sebesar                                         year 2019 at amount of Rp 1,364,600, equivalent to
    Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000 (nilai                                       USD 100,000,000 (full amount).
    penuh).
    Pada tanggal 31 Januari 2025, Bank telah                                             On 31 January 2025, the Bank has repaid the
    melakukan pembayaran pinjaman kepada SMBC                                            borrowing to SMBC Singapore at amount of
    Singapura sebesar USD 225.000.000 (nilai penuh),                                     USD 225,000,000 (full amount), equivalent to
    ekuivalen Rp 3.667.500.                                                              Rp 3,667,500.

49. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN                                              49. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF                                                         STANDARDS
    Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)                                         The relevant Statements of Financial Accounting
    relevan yang telah disahkan oleh Dewan Standar                                       Standards (PSAK) issued by the Board of Financial
    Akuntansi Keuangan (DSAK) namun belum berlaku                                        Accounting Standards (DSAK) but not yet effective for
    efektif untuk laporan keuangan konsolidasian untuk                                   the consolidated financial statements for the year
    tahun       yang      berakhir   pada      tanggal                                   ended 31 December 2024 are as follows:
    31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
    PSAK yang akan berlaku sejak tanggal                                                 PSAK that will become effective on 1 January 2025:
    1 Januari 2025:
    -   Amandemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan                                           -      Amendments to PSAK 221 “The Effects of
        Kurs Valuta Asing: Kekurangan Ketertukaran”                                             Changes in Foreign Exchange Rates: Lack of
                                                                                                Exchangeability”
    -       PSAK 117 “Kontrak Asuransi”                                                  -      PSAK 117 “Insurance Contract”
    PSAK yang akan berlaku sejak tanggal                                                 PSAK that will become effective on 1 January 2026:
    1 Januari 2026:
    -   Amandemen PSAK 109 dan PSAK 107                                                  -      Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
        “Amandemen atas Klasifikasi dan Pengukuran                                              “Amendments to the Classification and
        Instrumen Keuangan”                                                                     Measurement of Financial Instruments”
    -   Amandemen Tahunan 2024 “Amandemen                                                -      Annual Improvements 2024 “Amendments to
        PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK                                                  PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and PSAK 207”
        207”
    PSAK yang akan berlaku                            sejak      tanggal                 PSAK that will become effective on 1 January 2026:
    1 Januari 2027:
    -   PSAK 413 “Penurunan Nilai”                                                       -      PSAK 413 “Impairment Losses”
    Pada    saat    penerbitan  laporan   keuangan                                       As at the authorization date of these consolidated
    konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak                                        financial statements, the Group is still evaluating the
    yang mungkin timbul dari penerapan standar baru                                      potential impact of the new standard to the
    tersebut serta pengaruhnya terhadap laporan                                          consolidated financial statements.
    keuangan konsolidasian.

50. REKONSILIASI UTANG BERSIH                                                       50. NET DEBT RECONCILIATION

                                                                                Pinjaman
                                   Pinjaman yang      Utang obligasi/         subordinasi/         Liabilitas
                                      diterima/           Bonds               Subordinated        sewa/Lease            Jumlah/
                                    Borrowings           payable                  loans            liabilities           Total

        Utang bersih tanggal                                                                                                                       Net debt as of
          1 Januari 2023                45,067,408)            201,648)            3,125,578)           425,887)          48,820,521)          1 January 2023
        Arus kas                       (15,277,847)            (15,578)             (205,135)          (116,558)         (15,615,118)                 Cash flows
        Perubahan lain*)                 1,565,956)             16,013)              169,917)            44,661)           1,796,547)           Other changes *)
        Utang bersih tanggal                                                                                                                       Net debt as of
          31 Desember 2023              31,355,517)            202,083)            3,090,360)           353,990)         35,001,950)        31 December 2023

        Arus kas                         3,887,259)           1,705,615)            (270,587)            (74,885)         5,247,402)                  Cash flows
        Perubahan lain*)                14,415,451)           1,053,343)             409,296)             56,170)        15,934,260)            Other changes *)
        Utang bersih tanggal                                                                                                                       Net debt as of
          31 Desember 2024              49,658,227)           2,961,041)           3,229,069)           335,275)         56,183,612)        31 December 2024

    *)    Perubahan lain termasuk pergerakan non-kas yang merupakan                             *) Other changes include non-cash movements which are effect of
          dampak perubahan selisih kurs, amortisasi biaya transaksi, akrual                       exchange rate, amortization of transaction cost, accrued interest
          beban bunga, dan penambahan dari akuisisi Entitas Anak.                                          expenses and addition from acquisition of Subsidiaries.




                                                                           225
Page 636
                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                        DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                     YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

51. REKLASIFIKASI AKUN                                                 51. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS

    Beberapa akun dalam informasi komparatif telah                          Certain accounts in the comparative information have
    direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan                    been reclassified to conform with the presentation of
    laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                             the consolidated statements of profit or loss and other
    konsolidasian untuk tahun berakhir pada tanggal                         comprehensive income for the year ended
    31 Desember 2024.                                                       31 December 2024.
                                                      Tahun berakhir 31 Desember 2023/
                                                       Years ended 31 December 2023
                                             Sebelum                                  Setelah
                                           reklasifikasi/                          reklasifikasi/
                                              Before           Reklasifikasi/          After
                                         reclassification     Reclassifications   reclassification

    Laporan laba rugi dan penghasilan                                                                           Consolidated statements of
      komprehensif lain                                                                                          profit or loss and other
      konsolidasian                                                                                              comprehensive income

    Provisi dan komisi:                                                                                               Fee and commission:
      Pendapatan provisi dan komisi                     -)           942,583)              942,583)           Fee and commission income
      Beban provisi dan komisi                          -)          (381,700)             (381,700)          Fee and commission expense

    Pendapatan operasional:                                                                                             Operating income:
      Pendapatan operasional lainnya          1,423,949)            (944,954)               478,995)              Other operating income

    Beban operasional:                                                                                                 Operating expenses:
      Beban umum dan administrasi             (3,273,766)           (31,195)            (3,304,961)    General and administrative expenses
      Beban operasional lainnya                 (576,308)           415,266)              (161,042)              Other operating expenses


52. INFORMASI  TAMBAHAN   YANG   TIDAK                                 52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA                                                              STANDARDS

    Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah                      The
                                                                              r following additional information presented below
    ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh                           ise information required by applicable regulations as
    regulasi yang berlaku sesuai catatan 2b dan                             per Notes 2b and is not information required by
    bukan/tidak     merupakan       informasi     yang                      Indonesian Accounting Standards:
    dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia:
    a.   Jaringan distribusi                                                 a.    Distribution network
         Jaringan distribusi Bank dan Entitas Anak pada                            The Bank and Subsidiaries distribution network
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah                                  as of 31 December 2024 and 2023 was as
         sebagai berikut:                                                          follows:
                                                      31 Desember/December
                                                     2024              2023

         Kantor Cabang                                       489                       73                                        Branches
         Kantor Cabang Pembantu                              198                      215                                   Sub-Branches
         ATM dan TCR                                         231                      228                                   ATM and TCR
         Kantor Fungsional                                    32                       45                             Functional Branches
                                                             950                      561




                                                              226
Page 637
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                                   52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                       REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                                     STANDARDS (continued)

    b.   Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas                             b.   Financial assets based on OJK collectablity
         OJK

         Tabel di bawah ini menggambarkan nilai                                    The table below summarizes the carrying
         tercatat  (sebelum       cadangan  kerugian                               amounts (before allowance for impairment
         penurunan    nilai)   dari   aset keuangan                                losses) of financial assets based on OJK
         berdasarkan kolektabilitas OJK:                                           collectability:
                                                                31 Desember/December 2024
                                                  Dalam
                                                Perhatian
                                                Khusus/           Kurang
                                   Lancar/       Special          Lancar/      Diragukan/       Macet/        Jumlah/
                                   Current       Mention        Substandard     Doubtful        Loss           Total

                                                                                                                            Current accounts
         Giro pada Bank                                                                                                              with Bank
           Indonesia                                                                                                                 Indonesia
           (Catatan 5)              9,443,461               -             -                 -            -     9,443,461               (Note 5)
                                                                                                                            Current accounts
         Giro pada bank-bank                                                                                                with other banks
           lain (Catatan 6)         1,035,001               -             -                 -            -     1,035,001               (Note 6)
         Penempatan pada                                                                                                      Placements with
           Bank Indonesia dan                                                                                                Bank Indonesia
           bank-bank lain                                                                                                   and other banks
           (Catatan 7)             12,694,705               -             -                 -            -    12,694,705               (Note 7)
         Efek-efek (Catatan 8)     27,981,308               -             -                 -            -    27,981,308   Securities (Note 8)
                                                                                                                                       Securities
                                                                                                                           purchased under
                                                                                                                                         resale
         Efek-efek yang dibeli                                                                                                    agreements
           dengan janji dijual                                                                                                 (reverse repo)
           kembali (Catatan 9)       468,188                -             -                 -            -      468,188                (Note 9)
                                                                                                                                       Derivative
         Tagihan derivatif                                                                                                         receivables
           (Catatan 10)             1,747,123        1,002                -                 -            -     1,748,125              (Note 10)
                                                                                                                                    Acceptance
         Tagihan akseptasi                                                                                                         receivables
           (Catatan 11)             3,334,619               -             -                 -            -     3,334,619              (Note 11)
         Pinjaman yang                                                                                                       Loans and sharia
           diberikan dan                                                                                                            financing/
           pembiayaan/piutang                                                                                                     receivables
           syariah (Catatan 12)   140,454,478    7,130,193          500,108        319,920      1,567,296    149,971,995             (Note 12)
                                                                                                                                  Investment in
         Penyertaan saham             22,522        52,763                -                 -            -       75,285                 shares

                                  197,181,405    7,183,958          500,108        319,920      1,567,296    206,752,687

         Komitmen dan                                                                                                      Commitments and
                                  145,180,808    2,047,332                -                 -            -   147,228,140
           kontinjensi                                                                                                       contingencies




                                                                 227
Page 638
                                               PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                           (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                            DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                                             52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                                 REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                                               STANDARDS (continued)
    b.   Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas                                           b.     Financial assets based on OJK collectablity
         OJK (lanjutan)                                                                            (continued)

         Tabel di bawah ini menggambarkan nilai                                                    The table below summarizes the carrying
         tercatat  (sebelum       cadangan      kerugian                                           amounts (before allowance for impairment
         penurunan    nilai)   dari   aset     keuangan                                            losses) of financial assets based on OJK
         berdasarkan kolektabilitas OJK: (lanjutan)                                                collectability: (continued)
                                                                       31 Desember/December 2023
                                                       Dalam
                                                     Perhatian
                                                     Khusus/             Kurang
                                     Lancar/          Special            Lancar/            Diragukan/                Macet/           Jumlah/
                                     Current          Mention          Substandard           Doubtful                 Loss              Total

                                                                                                                                                       Current accounts
         Giro pada Bank                                                                                                                                       with Bank
           Indonesia                                                                                                                                          Indonesia
           (Catatan 5)                9,276,598                  -                  -                    -                     -         9,276,598               (Note 5)
                                                                                                                                                       Current accounts
         Giro pada bank-bank                                                                                                                           with other banks
           lain (Catatan 6)            962,387                   -                  -                    -                     -          962,387                (Note 6)
         Penempatan pada                                                                                                                                 Placements with
           Bank Indonesia dan                                                                                                                           Bank Indonesia
           bank-bank lain                                                                                                                              and other banks
           (Catatan 7)               8,964,278                   -                  -                    -                     -         8,964,278               (Note 7)
         Efek-efek (Catatan 8)      17,264,356                   -                  -                    -                     -        17,264,356    Securities (Note 8)
                                                                                                                                                                 Derivative
         Tagihan derivatif                                                                                                                                   receivables
           (Catatan 10)               1,130,701            2,448                    -                    -                     -         1,133,149              (Note 10)
                                                                                                                                                              Acceptance
         Tagihan akseptasi                                                                                                                                  receivables
           (Catatan 11)               3,289,757                  -                  -                    -                     -         3,289,757             (Note 11)
         Pinjaman yang                                                                                                                                  Loans and sharia
           diberikan dan                                                                                                                                      financing/
           pembiayaan/piutang                                                                                                                               receivables
           syariah (Catatan 12)    148,452,798         7,109,726             477,678)            118,169)             1,500,722)       157,659,093             (Note 12)
                                                                                                                                                            Investment in
         Penyertaan saham                22,522           80,064                    -                    -                     -          102,586                 shares

                                    189,363,397         7,192,238            477,678)            118,169)             1,500,722)       198,652,204)

         Komitmen dan                                                                                                                                 Commitments and
           kontinjensi              120,577,548         1,378,716                       -                    -                     -   121,956,264)     contingencies

    c.   Giro Wajib Minimum (GWM)                                                           c.     Statutory Reserves

         Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal                                                     As of 31 December 2024 and 2023, the statutory
         31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                                                  reserves were as follows:
         berikut:
                                                            31 Desember/December
                                                          2024               2023
         Bank                                                                                                                                               Bank
         Rupiah                                                                                                                                           Rupiah
         - GWM (Bank Konvensional)                                   6.91%                          8.30%)             Statutory Reserves (Conventional Bank) -
         - GWM Penyangga Likuiditas                                                                                         Statutory Reserve Macroprudential -
           Makroprudensial (“PLM”)                               19.44%                             9.49%)                           Liquidity Buffer (“PLM”)
         - GWM Rasio Intermediasi                                                                                           Statutory Reserve Macroprudential -
            Makroprudensial (“RIM”)*                                     -                                       -)            Intermediation Ratio (“RIM”)*
         Mata uang asing                                                                                                                       Foreign currencies
         - GWM mata uang asing                                       4.02%                          4.02%)                          Foreign currencies reserve -
         *) Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, rasio RIM Bank berada                          *) As of 31 December 2024 and 2023, the Bank’s RIM ratio is above the
            di atas batas yang ditentukan. Walaupun demikian, Bank tidak                              specified limit. Nevertheless the Bank is not subject to the Statutory
            dikenakan GWM RIM dikarenakan rasio KPMM Bank berada di atas                              Reserves RIM as the Bank’s CAR is above 14%.
            14%.




                                                                         228
Page 639
                                          PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                      (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                       DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                          52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                              REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                            STANDARDS (continued)

    c.   Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan)                        c.   Statutory Reserves (continued)

         Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal                           As of 31 December 2024 and 2023, the statutory
         31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai                        reserves were as follows: (continued)
         berikut: (lanjutan)
                                                    31 Desember/December
                                                  2024               2023
         Entitas Anak                                                                                             Subsidiary
         Rupiah                                                                                                       Rupiah
         - GWM Total (Bank Syariah)                   5.86%              5.54%)      Total Statutory Reserves (Sharia Bank) -

         Grup memenuhi ketentuan BI yang berlaku                         The Group fulfilled BI’s regulations regarding
         tentang Giro Wajib Minimum pada tanggal                         Statutory Reserve Requirements as of
         31 Desember 2024 dan 2023.                                      31 December 2024 and 2023.

    d.   Batas  Maksimum              Pemberian      Kredit         d.   Legal Lending Limit (“LLL”)
         (“BMPK”)

         Berdasarkan laporan Batas Maksimum                              Based on the Group’s Legal Lending Limit (LLL)
         Pemberian Kredit (BMPK) Grup yang                               report to OJK, as of 31 December 2024 and
         disampaikan kepada OJK, pada tanggal                            2023 there was no violation or excess of LLL to
         31 Desember 2024 dan 2023 tidak terdapat                        both third parties and related parties in
         pelanggaran ataupun pelampauan BMPK                             compliance with OJK’s regulation.
         kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai
         dengan peraturan yang telah ditetapkan OJK.

    e.   Rasio pinjaman yang diberikan kepada                       e.   Ratios of loans extended to Micro, Small and
         Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”)                        Medium Enterprises (“UMKM”)

         Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha                      Ratios of loans extended to Micro, Small and
         Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap                     Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as of
         jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal 31                  31 December 2024 and 2023 were 13.49% and
         Desember 2024 dan 2023 masing-masing                            11.21%, respectively. These ratios were calculated
         sebesar 13,49% dan 11,21%. Rasio tersebut                       based on the prevailing Bank Indonesia
         dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia                 regulations.
         yang berlaku.

    f.   Kredit sindikasi                                           f.   Syndicated loans
         Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau                     Total participation of the Bank in syndicated
         arranger dalam kredit sindikasi berkisar antara                 loans, in which the Bank acted as a member
         0,80% sampai dengan 82,98% dari fasilitas                       and/or arranger, ranged from 0.80% up to
         kredit sindikasi pada tanggal 31 Desember                       82.98% of syndicated loan facility as of
         2024 dan 1,77% sampai dengan 80% dari
         fasilitas kredit sindikasi pada tanggal                         31 December 2024 and 1.77% up to 80% of
         31 Desember 2023.                                               syndicated loan facility as of 31 December 2023.




                                                          229
Page 640
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                         52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                             REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                           STANDARDS (continued)

    g.   Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                   g.    Non-performing      loans          and       sharia
         piutang syariah bermasalah                                      financing/receivables

         Berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, rasio                   Based on prevailing OJK regulations, the
         bruto     pinjaman   yang      diberikan  dan                   maximum gross non-performing loans and
         pembiayaan/piutang      syariah     bermasalah                  sharia financing/receivables ratio for a bank is
         setinggi-tingginya adalah 5% dari jumlah                        5%      from    total   loans     and     sharia
         pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/                         financing/receivables given. The gross and net
         piutang syariah. Rasio kredit bermasalah bruto                  non-performing loan ratios of the Group was as
         dan bersih Grup adalah sebagai berikut:                         follows:
                                                31 Desember/December
                                               2024               2023

         Kurang lancar                              500,108)              477,678)                              Substandard
         Diragukan                                  319,920)              118,169)                                 Doubtful
         Macet                                    1,567,296)            1,500,722)                                     Loss
         Jumlah pinjaman yang
            diberikan dan                                                                    Total non-performing loans and
            pembiayaan/piutang syariah                                                                                sharia
            bermasalah - kotor                    2,387,324)            2,096,569)         financing/receivables - gross
         Cadangan kerugian penurunan
            nilai                                (1,727,088)            (1,479,832)         Allowance for impairment losses
         Jumlah pinjaman yang
            diberikan dan                                                                   Total non-performing loans and
            pembiayaan/piutang syariah                                                                                sharia
            bermasalah - bersih                     660,236)              616,737)           financing/receivables - net
         Jumlah pinjaman yang
            diberikan dan
            pembiayaan/piutang syariah                                                      Total loans and sharia financing/
            yang diberikan                      149,971,995)         156,561,297)                           receivables
         Jumlah pinjaman kepada Bank
            lain                                 (1,017,761)            (2,183,624)               Total loans to other banks

                                                148,954,234)         154,377,673)
         Rasio pinjaman yang diberikan
           dan pembiayaan/piutang                                                          Non-performing loans and sharia
           syariah bermasalah - kotor                 1.60%                 1.36%)    financing/receivables ratio - gross
         Rasio pinjaman yang diberikan
           dan pembiayaan/piutang                                                           Non-performing loans and sharia
           syariah bermasalah - bersih                0.44%                 0.40%)       financing/receivables ratio - net

         Rasio    pemenuhan    cadangan    kerugian                      The Group’s ratio of allowance for impairment
         penurunan nilai aset keuangan Grup                              losses on financial assets (percentage of
         (persentase cadangan kerugian penurunan                         allowance for impairment losses on financial
         nilai aset keuangan yang telah dibentuk                         assets recorded to the minimum allowance for
         terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
         penurunan nilai aset keuangan sesuai                            impairment losses on financial assets as
         ketentuan Bank Indonesia) pada tanggal                          required by Bank Indonesia) as of
         31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing                         31 December 2024 and 2023 were 110.70%
         adalah sebesar 110,70% dan 134,49%.                             and 134.49%, respectively.




                                                       230
Page 641
                                       PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                   (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                    DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                   YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                                52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                    REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                                  STANDARDS (continued)

    h.   Pinjaman       yang           diberikan            dan                h.     Restructured      loans             and       sharia
         pembiayaan/piutang             syariah            yang                       financing/receivables
         direstrukturisasi

         Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023,                                     As of 31 December 2024 and 2023, total
         jumlah pinjaman yang diberikan dan                                          restructured loans and sharia financing/
         pembiayaan/piutang syariah yang telah                                       receivables based on OJK grading was as
         direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK                            follows:
         adalah sebagai berikut:

                                                           31 Desember/December 2024
                                             Dalam
                                           perhatian
                                            khusus/            Kurang
                             Lancar/        Special            lancar/              Diragukan    Macet/       Jumlah/
                             Current       mention           Substandard            /Doubtful    Loss          Total

         Korporasi                 444      3,434,907                    -                  -     487,942     3,923,293          Corporates
         Pensiunan                 197              -                    -                  -           -           197          Pensioners
         Umum                      351            562                   20                 86      46,631        47,650     General purpose
         Usaha kecil                                                                                                          Small medium
          menengah             578,412        142,272                6,055              7,578     424,488     1,158,805        enterprises
         Usaha mikro kecil      23,017         16,027                  656              1,081         685        41,466      Micro business
         Pembiayaan/                                                                                                        Sharia financing/
          piutang syariah       62,145          5,999                7,301              1,035        473         76,953        receivables

                               664,566      3,599,767               14,032              9,780     960,219     5,248,364

                                                           31 Desember/December 2023
                                             Dalam
                                           perhatian
                                            khusus/            Kurang
                             Lancar/        Special            lancar/          Diragukan        Macet/       Jumlah/
                             Current       mention           Substandard        /Doubtful        Loss          Total

         Korporasi            167,867       2,526,064                      -                -    507,652      3,201,583          Corporates
         Pensiunan                236               -                      -                -          -            236          Pensioners
         Kredit keperluan
          rumah tangga                 -               2                2                  3              7          14    Household goods
         Kredit
          kepemilikan
          kendaraan                14              126                  -                   -             -         140 Motor vehicle loans
         Umum                     265               54                 41                   -             1         361   General purpose
         Usaha kecil                                                                                                        Small medium
          menengah            924,482          62,403               16,081             12,210    611,426      1,626,602       enterprises
         Usaha mikro kecil     28,747           2,962                  737              1,311        855         34,612    Micro business
         Pembiayaan/                                                                                                      Sharia financing/
          piutang syariah     610,501          39,794               15,809              5,674     18,005        689,783       receivables

                             1,732,112      2,631,405               32,670             19,198   1,137,946     5,553,331




                                                              231
Page 642
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                             52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                 REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                               STANDARDS (continued)

    i.   Risiko Kredit                                                  i.    Credit Risk

         Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan                         The portion of loans that benefits from such
         manfaat dari agunan, baik sebagian maupun                            partial or full collateralization as credit risk
         penuh, sebagai mitigasi dari risiko kredit pada                      mitigation as of 31 December 2024 and 2023
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-                            were 43.00% and 33.79% of total outstanding
         masing sebesar 43,00% dan 33,79% dari                                loans, respectively.
         jumlah kredit yang diberikan.

    j.   Posisi Devisa Neto                                             j.    Net Open Position
         Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia                                     Based on the prevailing Bank Indonesia
         mengenai Posisi Devisa Neto yang berlaku,                                Regulation relating with Net Open Position, the
         maksimum Posisi Devisa Neto adalah 20% dari                              maximum Net Open Position is at 20% of capital.
         modal.
         Posisi Devisa Neto adalah jumlah dari nilai                              Net Open Position is the sum of the absolute
         absolut selisih bersih aset dan liabilitas dalam                         values of the net difference between assets and
         laporan posisi keuangan untuk setiap mata                                liabilities in the statement of financial position for
         uang asing dan selisih bersih tagihan dan                                each foreign currency and the net difference of
         kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam                                 receivables and commitments and contingent
         rekening administratif untuk setiap mata uang                            liabilities in the administrative accounts for each
         asing, yang semuanya dinyatakan dalam                                    foreign currency, which are all stated in Rupiah.
         Rupiah.
         Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada                              Below is the Net Open Position of Bank as of
         tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dalam                                  31 December 2024 and 2023 in currency
         mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah                           (Rupiah equivalent). These amounts are
         yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada                               reported to Bank Indonesia on the statement of
         tanggal laporan posisi keuangan sebagai                                  financial position’s date as part of daily reporting.
         bagian dari laporan harian.
                                                         31 Desember/December 2024
                                                                                         Posisi Devisa
                                                                                             Neto/
                                                 Aset/              Liabilitas/            Net Open
         Mata Uang                              Assets              Liabilities            Position                             Currencies

          Laporan posisi keuangan dan                                                                      Statement of financial position
            rekening administratif                                                                              and off-balance sheet
            Dolar Amerika Serikat                 100,282,026          99,911,496              370,530            United States Dollar
            Yen Jepang                              2,694,733           2,789,078               94,345                   Japanese Yen
            Dolar Singapura                           155,124             158,546                3,422                 Singapore Dollar
             Euro Eropa                               213,614             196,501               17,113                  European Euro
             Baht Thailand                             18,790              21,095                2,305                    Thailand Baht
             Poundsterling Inggris                     32,053              36,515                4,462            British Poundsterling
             Dolar Australia                          198,003             195,577                2,426                 Australian Dollar
             Yuan China                               600,544             606,063                5,519                      China Yuan
             Dolar Hong Kong                           10,530              12,571                2,041               Hong Kong Dollar
             Franc Swiss                                1,413                   -                1,413                     Swiss Franc
             Rupee India                                   83                  10                   73                    Indian Rupee
             Ringgit Malaysia                               1                   -                    1                 Malaysia Ringgit
         jJumlah                                                                               503,650                               Total

         Jumlah Modal Tier I dan II                                                         37,376,948           Total Tier I and II Capital

         Rasio PDN                                                                               1.35%                           NOP Ratio




                                                           232
Page 643
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                             52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                 REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                               STANDARDS (continued)

    j.   Posisi Devisa Neto (lanjutan)                                  j.    Net Open Position (continued)
                                                         31 Desember/December 2023
                                                                                        Posisi Devisa
                                                                                            Neto/
                                                 Aset/              Liabilitas/           Net Open
         Mata Uang                              Assets              Liabilities           Position                          Currencies

          Laporan posisi keuangan dan                                                                   Statement of financial position
            rekening administratif                                                                           and off-balance sheet
            Dolar Amerika Serikat                  95,526,416          95,662,487             136,071          United States Dollar
            Yen Jepang                              3,329,464           3,325,257               4,207                 Japanese Yen
            Dolar Singapura                           207,782             196,172              11,610               Singapore Dollar
             Euro Eropa                               377,550             363,445              14,105                European Euro
             Baht Thailand                             18,493              18,487                   6                  Thailand Baht
             Poundsterling Inggris                     42,748              35,283               7,465          British Poundsterling
             Dolar Australia                           54,763              48,348               6,415               Australian Dollar
             Yuan China                                11,227              12,538               1,311                    China Yuan
             Dolar Hong Kong                            3,912               8,080               4,168             Hong Kong Dollar
             Franc Swiss                                  491                   -                 491                   Swiss Franc
             Rupee India                                   74                   -                  74                  Indian Rupee
             Ringgit Malaysia                               1                   -                   1               Malaysia Ringgit
         jJumlah                                                                              185,924                             Total

         Jumlah Modal Tier I dan II                                                        35,452,414        Total Tier I and II Capital

         Rasio PDN                                                                              0.52%                        NOP Ratio


    k.   Manajemen Risiko Permodalan                                    k.    Capital Risk Management

         Sesuai dengan Peraturan OJK (POJK)                                       According     to    OJK     Regulation      No.
         No. 11/POJK.03/2016 tentang kewajiban                                    11/POJK.03/2016 dated 12 December 2013
         penyediaan modal minimum bank umum dan                                   regarding Capital Adequacy Ratio (CAR) for
         SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 tentang KPMM                                  Commercial      Bank    and     SEOJK       No.
         sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan Capital                               26/SEOJK.03/2016 regarding Capital Adequacy
         Equivalency Maintained Assets (CEMA), Bank                               Ratio based on Risk Profile and Fullfillment of
         wajib melakukan perhitungan KPMM minimum                                 Capital    Equivalency   Maintained      Assets
         berdasarkan profil risiko dan melakukan                                  (CEMA), the Bank is required to calculate
         Internal Capital Adequacy Assessment Process                             minimum CAR in accordance to its risk profile
         (ICAAP). Peraturan ini juga mengatur tentang                             and to perform Internal Capital Adequacy
         pemenuhan rasio modal inti (Tier 1) paling                               Assessment Process (ICAAP). This regulation
         rendah sebesar 6% dan rasio modal inti utama                             also stipulates minimum Tier 1 ratio at the
         (Common Equity Tier 1) paling rendah sebesar                             minimum of 6% and common equity Tier 1 ratio
         4,5%,         efektif     sejak       tanggal                            at the minimum of 4.5%, effective on 1 January
         1 Januari 2014.                                                          2014.

         Grup telah memenuhi semua persyaratan                                    The Group has complied with all externally
         modal yang diwajibkan sepanjang tahun.                                   imposed capital requirements throughout the
                                                                                  year.




                                                           233
Page 644
                                        PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                    (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                     DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                             52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                 REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                               STANDARDS (continued)

    k.   Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan)                         k.     Capital Risk Management (continued)

         Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan                           The Group’s regulatory capital position under
         OJK yang berlaku pada 31 Desember 2024 dan                             the prevailing OJK regulation as of 31
         2023 adalah sebagai berikut:                                           December 2024 and 2023 were as follows:
                                                       31 Desember/December
                                                      2024              2023

         KONSOLIDASI                                                                                                CONSOLIDATED

         Aset tertimbang menurut risiko                                                                      Risk weighted assets
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit     151,246,559              125,294,554-                    With credit risk charge -
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit                                                        With credit, operational risk -
           dan operasional                          161,976,039              135,795,396-                                     charge
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit,                                               With credit, operational and market -
           operasional dan pasar                    163,826,500              137,651,897-                                risk charge

         Modal                                                                                                            Capital
         - Modal inti                                 44,187,414              36,613,893-                           Core capital -
         - Modal pelengkap                             4,995,432               4,543,487-                   Supplementary capital -
                                                      49,182,846              41,157,380-

         Rasio kewajiban penyediaan modal
            minimum                                                                                         Capital adequacy ratio
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit          32.52%                  32.85%-                     With credit risk charge -
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit                                                        With credit, operational risk -
           dan operasional                               30.36%                  30.31%-                                      charge
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit,                                               With credit, operational and market -
           operasional dan pasar                         30.02%                  29.90%-                                 risk charge

                                                        9% sampai             9% sampai
                                                   dengan kurang         dengan kurang
         Rasio kewajiban penyediaan modal          dari 10%/9% to        dari 10%/9% to             Minimum capital adequacy ratio
            minimum yang diwajibkan                 less than 10%         less than 10%                                required

         -   Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
             Minimum                                     30.02%                  29.90%-                   Capital Adequacy Ratio -
         -   Rasio CET 1                                 26.97%                  26.60%-                              CET 1 ratio -
         -   Rasio tier 1                                26.97%                  26.60%-                               Tier 1 ratio -
         -   Rasio tier 2                                 3.05%                   3.30%-                               Tier 2 ratio -

         BANK                                                                                                                    BANK

         Aset tertimbang menurut risiko                                                                      Risk weighted assets
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit     121,209,907              116,728,894-                    With credit risk charge -
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit                                                        With credit, operational risk -
           dan operasional                          131,701,422              126,954,327-                                     charge
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit,                                               With credit, operational and market -
           operasional dan pasar                    133,551,883              128,810,828-                                risk charge

         Modal                                                                                                            Capital
         - Modal inti                                32,641,997               31,015,970-                           Core capital -
         - Modal pelengkap                            4,734,951                4,436,444-                   Supplementary capital -
                                                     37,376,948               35,452,414-

         Rasio kewajiban penyediaan modal
            minimum                                                                                         Capital adequacy ratio
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit          30.84%                  30.37%-                     With credit risk charge -
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit                                                        With credit, operational risk -
           dan operasional                               28.38%                  27.93%-                                      charge
         - Dengan memperhitungkan risiko kredit,                                               With credit, operational and market -
           operasional dan pasar                         27.99%                  27.52%-                                 risk charge




                                                         234
Page 645
                                            PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                        (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                         DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                    YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                               52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                   REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                                 STANDARDS (continued)

    k.       Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan)                        k.      Capital Risk Management (continued)

             Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan                           The Group’s regulatory capital position under
             OJK yang berlaku pada 31 Desember 2024 dan                             the prevailing OJK regulation as of 31
             2023 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                December 2024 and 2023 were as follows:
                                                                                    (continued)

                                                           31 Desember/December
                                                          2024              2023

             BANK (lanjutan)                                                                                          BANK (continued)

                                                           9% sampai                 9% sampai
                                                      dengan kurang             dengan kurang
             Rasio kewajiban penyediaan modal         dari 10%/9% to            dari 10%/9% to          Minimum capital adequacy ratio
                minimum yang diwajibkan                less than 10%             less than 10%                             required

         -    Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
              Minimum                                       27.99%                   27.52%-                  Capital Adequacy Ratio -
         -    Rasio CET 1                                   24.44%                   24.08%-                             CET 1 ratio -
         -    Rasio tier 1                                  24.44%                   24.08%-                              Tier 1 ratio -
         -    Rasio tier 2                                   3.55%                    3.44%-                              Tier 2 ratio -

    l.       Jaminan pemerintah terhadap           liabilitas              l.      Government guarantee on obligations of
             pembayaran bank umum                                                  commercial banks

             Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal                              Based on Law No. 24 dated 22 September 2004,
             22 September 2004 yang berlaku efektif sejak                          effective on 22 September 2005, which was
             tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah                         amended by the Government Regulation as
             dengan Peraturan Pemerintah Pengganti                                 Substitution of Law No. 7 Year 2009 dated
             Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun                          13 January 2009 regarding with the Determination
             2009 tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan                        of Government Regulation as Substitution of Law
             Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-                                No. 3 Year 2008, Deposit Insurance Agency
             Undang No. 3 Tahun 2008, dibentuk untuk                               (“LPS”) was formed to guarantee certain liabilities
             menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum                           of commercial banks under the applicable
             berdasarkan program penjaminan yang berlaku,                          guarantee program, which the amount of
             yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika                      guarantee can be amended if the situation
             memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.                              complies with the valid particular criterias.
             Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik                             Based on Government Regulation No. 66 Year
             Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal                                   2008 dated 13 October 2008 regarding The
             13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai                               Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
             Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjaminan                              Deposit Insurance Agency (LPS), the amount of
             Simpanan    (LPS),    maka    pada     tanggal                        deposits covered by LPS is customer deposits up
             31 Desember 2024 dan 2023 jumlah simpanan                             to Rp 2,000 per depositor per bank as of
             yang dijamin LPS adalah simpanan sampai                               31 December 2024 and 2023.
             dengan Rp 2.000 untuk per nasabah per bank.

             Berdasarkan Siaran Pers yang terakhir dilakukan                       Based on the latest Press Release made dated
             pada tanggal 30 September 2024, tingkat bunga                         30 January 2024, the guaranteed interest rate by
             penjaminan LPS menjadi sebesar 4,25% untuk                            LPS is 4.25% for deposits denominated in Rupiah
             simpanan dalam Rupiah dan 2,25% untuk                                 and 2.25% for deposits denominated in foreign
             simpanan dalam mata uang asing.                                       currency.

             Grup adalah peserta dari program penjaminan                           The Group both are participants of the guarantee
             tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama                          program. Premium paid for the years ended
             tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                31 December 2024 and 2023 were Rp 233,771
             31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing                               and Rp 233,280, respectively.
             adalah Rp 233.771 dan Rp 233.280.




                                                            235
Page 646
                                      PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                  (DAHULU/FORMERLY PTBANK BTPN Tbk)
                                   DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

52. INFORMASI     TAMBAHAN YANG  TIDAK                         52. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
    DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                             REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
    INDONESIA (lanjutan)                                           STANDARDS (continued)

    m. Jasa kustodian                                              m. Custodial services

        PT Bank SMBC Indonesia menyelenggarakan                         PT Bank SMBC Indonesia provides Custodian
        Jasa Kustodian (Bank Kustodian) sejak Juni 2024                 Services (Custodian Bank) since June 2024 based
        berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner                    on Decree of the Board of Commissioners of The
        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-                           Financial Services Authority (OJK) No. KEP-
        31/PM.02/2024 tanggal 7 Mei 2024.                               31/PM.02/2024 dated 17 May 2024.

        Secara umum, layanan utama dari Bank                            In general, the main services of Custodian Bank
        Kustodian terdiri dari:                                         consist of:
        •   Administrasi rekening efek                                  • Security account administration
        •   Penyimpanan efek                                            • Securities safekeeping
        •   Penyelesaian transaksi efek                                 • Settlement securities transaction
        •   Pemrosesan tindakan korporasi dan                           • Processing corporate action and income
            pengumpulan pendapatan                                         collections
        •   Konfirmasi dan pelaporan                                    • Confirmation and report
        •   Fund administration yang terdiri dari Fund                  • Fund administration that consists of Fund
            accounting dan Transfer agent untuk produk                     account and Transfer agent for mutual funds,
            reksa dana, kontrak pengelolaan dana, dan                      discretionary funds, and unit link
            unit link.

        Pada tanggal 31 Desember 2024, aset milik                       As of 31 December 2024, customer owned assets
        nasabah yang diadministrasikan oleh Bank                        administered by Custodian Bank consist of shares,
        Kustodian terdiri dari saham, deposito, surat                   deposits, government bonds (SBN), and corporate
        berharga negara (SBN), dan obligasi korporasi.                  bonds.

        Aset yang diadministrasikan oleh Bank Kustodian                 Assets administered by Custodian Bank are not
        tidak termasuk dalam laporan keuangan                           included in the consolidated statement of financial
        konsolidasian ini.                                              position.


53. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN                                53. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

    Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian                The Bank issued the consolidated financial
    yang merupakan laporan keuangan utama. Informasi               statements as its primary financial statements. The
    keuangan tambahan PT Bank SMBC Indonesia Tbk                   supplementary        financial    information      of
    (dahulu PT BANK BTPN Tbk) (Entitas Induk) ini,                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk (formerly PT BANK
    dimana investasi pada Entitas Anak dicatat dengan              BTPN Tbk) (Parent Entity) which account for
    metode harga perolehan, disajikan untuk dapat                  investments in Subsidiaries using the cost method,
    menganalisis hasil usaha entitas induk saja. Informasi         have been prepared in order that the parent entity’s
    keuangan tambahan PT Bank SMBC Indonesia Tbk                   results of operations can be analysed. The following
    (dahulu PT BANK BTPN Tbk) (Entitas Induk)                      supplementary        financial    information      of
    (halaman 237-245) berikut ini harus dibaca                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk (formerly PT BANK
    bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian                BTPN Tbk) (Parent Entity) (pages 237-245) should be
    PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu PT BANK                     read in conjunction with the consolidated financial
    BTPN Tbk) dan Entitas Anak.                                    statements of PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                                                                   (formerly PT BANK BTPN Tbk) and Subsidiaries.




                                                         236
Page 647
               INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 1.1                                                                                                     APPENDIX 1.1

                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                          STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                   31 DECEMBER 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                       31 Desember/December
                                                        2024           2023

ASET                                                                                                                       ASSETS
Kas                                                     777,352)         931,530)                                              Cash
Giro pada Bank Indonesia                               8,774,132)       8,613,155)               Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain:                                                                          Current accounts with other banks
  - Pihak ketiga                                        187,353)         496,671)                                   Third parties -
  - Pihak berelasi                                      525,792)         462,061)                                 Related parties -
  Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai              (37)            (158)           Less: Allowance for impairment losses
                                                        713,108)         958,574)

Penempatan pada Bank Indonesia                                                                      Placements with Bank Indonesia
  dan bank-bank lain                                  11,447,705)      8,623,654)                                and other banks
Pendapatan bunga yang masih akan diterima                  1,033)          2,624)                          Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                (582)              -)             Less: Allowance for impairment losses
                                                      11,448,156)      8,626,278)

Efek-efek                                                                                                                  Securities
 - Pihak ketiga                                       19,332,166)      8,547,321)                                   Third parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima                 46,255)        150,343)                          Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                (593)           (799)             Less: Allowance for impairment losses
                                                      19,377,828)      8,696,865)

Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                                 Securities purchased under resale
  (reverse repo)                                        468,188)                 -                        agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima                   594)                 -                          Accrued interest income
                                                        468,782)                 -

Tagihan derivatif                                                                                             Derivative receivables
 - Pihak ketiga                                        1,020,268)         636,924)                                 Third parties -
 - Pihak berelasi                                        397,184)         496,225)                              Related parties -
                                                       1,417,452)       1,133,149)
Tagihan akseptasi                                      3,334,619)       3,289,757)                          Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai             (17,078)          (8,637)            Less: Allowance for impairment losses
                                                       3,317,541)       3,281,120)

Pinjaman yang diberikan:                                                                                                      Loans:
  - Pihak ketiga                                     139,362,461)    141,400,072)                                   Third parties -
  - Pihak berelasi                                     6,575,590)      3,773,364)                               Related parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima                737,734)        932,906)                          Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai          (2,998,406)     (3,404,131)             Less: Allowance for impairment losses
                                                     143,677,379)    142,702,211)

Penyertaan saham                                                                                                Investment in shares
  - Pihak ketiga                                              22)              22)                                  Third parties -
  - Pihak berelasi                                     7,859,205)       1,308,462)                                Related parties -
                                                       7,859,227)       1,308,484)
Beban dibayar dimuka                                    941,323)        1,136,055)                                     Prepayments
Klaim pengembalian pajak                                338,844)          67,337)                               Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan                                    129,036)         441,560)                                Deferred tax assets
Aset tetap                                             3,893,607)       3,958,107)                                   Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan                       (2,300,746)      (2,286,537)                  Less: Accumulated depreciation
                                                       1,592,861)       1,671,570)

Aset takberwujud                                       3,204,551)       3,096,432)                               Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi                       (2,445,641)      (2,278,908)                  Less: Accumulated amortization
                                                         758,910)         817,524)

Aset lain-lain                                         1,089,955)         961,327)                                     Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai            (138,445)        (105,403)            Less: Allowance for impairment losses
                                                         951,510)         855,924)

JUMLAH ASET                                          202,543,441)    181,241,336)                                  TOTAL ASSETS




                                                           237
Page 648
                  INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 1.2                                                                                                      APPENDIX 1.2

                                           PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                       (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                           ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                           STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                      31 Desember/December
                                                       2024           2023

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   LIABILITIES AND EQUITY

Liabilitas segera                                          25,935)          42,261)                       Liabilities due immediately

Simpanan nasabah                                                                                            Deposits from customers
  - Pihak ketiga                                    109,272,202)        95,571,983)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                                    1,150,352)           483,776)                             Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar                    268,045)           179,647)                        Accrued interest expenses
                                                    110,690,599)        96,235,406)

Simpanan dari bank-bank lain                                                                              Deposits from other banks
  - Pihak ketiga                                        61,382)          1,257,385)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                                     699,242)          9,561,059)                             Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar                         -)              7,483)                        Accrued interest expenses
                                                       760,624)         10,825,927)

Liabilitas derivatif                                                                                             Derivative payables
  - Pihak ketiga                                      1,215,917)         1,014,819)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                                      104,980)            57,285)                              Related parties -
                                                      1,320,897)         1,072,104)

Liabilitas akseptasi                                                                                           Acceptance payables
  - Pihak ketiga                                      2,998,823)         2,160,250)                                Third parties -
  - Pihak berelasi                                      163,558)           163,383)                              Related parties -
                                                      3,162,381)         2,323,633)

Utang pajak:                                                                                                         Taxes payable:
  - Pajak penghasilan                                   45,090)             73,029)                                Income taxes -
  - Pajak lain-lain                                    116,776)            113,988)                                  Other taxes -
                                                       161,866)            187,017)

Efek-efek yang diterbitkan:                                                                                       Securities issued:
  - Utang obligasi                                    1,742,884)           200,569)                             Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar                      9,727)             1,514)                       Accrued interest expenses
                                                      1,752,611)           202,083)
Pinjaman yang diterima                                                                                                  Borrowings
  - Pihak ketiga                                     14,912,100)        12,682,950)                               Third parties -
  - Pihak berelasi                                   22,452,525)        18,569,798)                             Related parties -
Beban transaksi yang belum diamortisasi                 (67,486)           (48,251)                   Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar                    130,684)           151,020)                      Accrued interest expenses
                                                     37,427,823)        31,355,517)

Akrual                                                 431,289)            411,413)                                          Accruals

Pinjaman subordinasi                                  3,219,000)         3,079,400)                             Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar                     10,069)            10,960)                       Accrued interest expenses
                                                      3,229,069)         3,090,360)

Liabilitas imbalan kerja karyawan:                                                                     Employee benefits liabilities:
  - Imbalan kerja jangka pendek                        339,069)            323,918)               Short-term employee benefits -
  - Imbalan pascakerja dan imbalan jangka panjang                                          Post-employment and other long-term -
     lainnya                                            32,669)            128,085)                        employees benefits
                                                       371,738)            452,003)

Liabilitas sewa                                        267,999)            300,198)                                  Lease liabilities

Liabilitas lain-lain                                   725,726)          1,012,594)                                   Other liabilities

JUMLAH LIABILITAS                                   160,328,557)       147,510,516)                            TOTAL LIABILITIES




                                                           238
Page 649
                INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 1.3                                                                                                       APPENDIX 1.3

                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                           STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                     31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                    31 Desember/December
                                                     2024           2023

EKUITAS                                                                                                   SHAREHOLDERS’ EQUITY

Modal saham                                                                                                              Share capital
 Modal dasar Rp 300.000                                                                           Authorised capital of Rp 300,000
   terdiri dari:                                                                                                      consists of:
   15.000.000.000 saham                                                                                   15,000,000,000 shares
   dengan nilai nominal                                                                                         with par value of
   Rp 20 (nilai penuh) per saham                                                                   Rp 20 (full amount) per share
 Modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar                                                     Issued and fully paid-up capital is
   10.645.945.748 saham                                                                                  10,645,945,748 shares
   (31 Desember 2023: 8.149.106.869 saham)            212,919            162,982)      (31 December 2023: 8,149,106,869 shares)

Tambahan modal disetor                              17,565,927         11,167,715)                             Additional paid-in capital

Cadangan revaluasi aset tetap                         931,378            950,557)                  Reserve on revaluation of fixed assets

Cadangan nilai wajar - bersih                          12,410               2,804)                             Fair value reserve – net

Saldo laba                                                                                                           Retained earnings
  - Dicadangkan                                         42,953             32,596)                                    Appropriated -
  - Belum dicadangkan                               23,188,496         21,408,060)                                  Unappropriated -
                                                    23,231,449         21,440,656)

Komponen ekuitas lainnya                              260,801            260,801)                             Other equity components

Saham tresuri                                                    -       (254,695)                                     Treasury shares

JUMLAH EKUITAS                                      42,214,884         33,730,820)                                     TOTAL EQUITY

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     202,543,441         181,241,336)                 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




                                                           239
Page 650
              INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 2.1                                                                                                       APPENDIX 2.1

                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                          STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN                                                                    AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                      YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                         Tahun berakhir 31 Desember/
                                                          Years ended 31 December
                                                           2024               2023

PENDAPATAN (BEBAN) BUNGA                                                                           INTEREST INCOME (EXPENSES)
  Pendapatan bunga                                       14,248,109)       13,069,491)                           Interest income
  Beban bunga                                            (7,042,645)       (6,285,177)                         Interest expense

PENDAPATAN BUNGA BERSIH                                   7,205,464)        6,784,314)                      NET INTEREST INCOME

Provisi dan komisi:                                                                                           Fee and commission:
  Pendapatan provisi dan komisi                           1,280,342)          941,224)                Fee and commission income
  Beban provisi dan komisi                                 (667,292)         (375,441)               Fee and commission expense
                                                            613,050)          565,783)

Pendapatan operasional:                                                                                             Operating income:
  Pendapatan operasional lainnya                           645,413)           918,219)                      Other operating income
  Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi derivatif                                           Net gains on foreign exchange and
    bersih                                                  550,276)          650,386)                     derivative transactions
                                                          1,195,689)        1,568,605)

Beban operasional:                                                                                             Operating expenses:
  Beban kepegawaian                                      (2,497,575)       (2,394,073)                        Personnel expenses
  Beban umum dan administrasi                            (2,537,316)       (2,661,988)         General and administrative expenses
  Cadangan kerugian penurunan nilai                      (1,120,670)       (1,151,802)             Provision for impairment losses
  Beban operasional lain-lain                              (124,510)         (130,058)                   Other operating expenses
                                                         (6,280,071)       (6,337,921)

PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH                             2,734,132)        2,580,781)                    NET OPERATING INCOME

PENDAPATAN (BEBAN)                                                                                                NON-OPERATING
   NON-OPERASIONAL                                                                                          INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional                                    8,235)            7,154)                          Non-operating income
Beban non-operasional                                        (1,586)          (11,332)                        Non-operating expenses

                                                              6,649)           (4,178)

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                            2,740,781)        2,576,603)              INCOME BEFORE INCOME TAX

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                    (510,511)         (475,892)                      INCOME TAX EXPENSE

LABA BERSIH                                               2,230,270)        2,100,711)                                 NET INCOME




                                                              240
Page 651
               INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

 LAMPIRAN 2.2                                                                                                          APPENDIX 2.2

                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                           STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN                                                                     AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                       YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
                                                         Tahun berakhir 31 Desember/
                                                          Years ended 31 December
                                                           2024               2023

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:                                                                    OTHER COMPREHENSIVE INCOME:

Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                                Items that will not be reclassified
  ke laba rugi                                                                                                          to profit or loss
                                                                                                                     Gain on revaluation of
  Keuntungan revaluasi aset tetap                                 -))          79,772)                                       fixed assets
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                                                Remeasurement of employee
    karyawan                                                16,681))          (91,574)                                  benefits liabilities
  Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan                                                            Income tax relating to items
    direklasifikasikan ke laba rugi                          (3,670))          20,146)      that will not be reclassified to profit or loss

                                                            13,011))            8,344)
Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                        Items that will be reclassified
  ke laba rugi                                                                                                        to profit or loss
  Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan                                          Unrealized gains on fair value changes of
    nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar                                     securities measured at fair value through
    melalui penghasilan komprehensif lain                    12,316)           13,531)                 other comprehensive income
  Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan                                                 Income tax relating to items that will be
    direklasifikasikan ke laba rugi                          (2,710)            (2,977)                  reclassified to profit or loss

                                                              9,606)           10,554)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN                                                              OTHER COMPREHENSIVE INCOME
  BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN                        22,617)           18,898)       FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN                                                                   TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
  BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN                     2,252,887)        2,119,609)       FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX

LABA BERSIH PER SAHAM (NILAI PENUH)                                                         EARNINGS PER SHARE (FULL AMOUNT)

  Dasar                                                         221)              261)                                             Basic

  Dilusian                                                      221)              261)                                           Diluted




                                                               241
Page 652
                                                   INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 3.1                                                                                                                                                                                                      APPENDIX 3.1

                                                                                     PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                 (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                     ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                   STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                             YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)



                                               Modal                                                            Saldo laba yang   Saldo laba yang
                                           ditempatkan
                                            dan disetor     Tambahan            Cadangan                             sudah             belum
                                              penuh/          modal              revaluasi       Cadangan         ditentukan        ditentukan       Komponen
                                            Issued and       disetor/          asset tetap/     nilai wajar -   penggunaannya/    penggunaanya/        ekuitas
                                                fully       Additional          Reserve on         bersih/       Appropriated     Unappropriated      lainnya/      Saham tresuri/     Jumlah
                                              paid-up        paid in          revaluation of     Fair value         retained          retained      Other equity      Treasury         ekuitas/
                                           share capital      capital          fixed assets    reserve – net       earnings          earnings       components         shares        Total equity

Saldo tanggal 1 Januari 2024                    162,982)     11,167,715)           950,557)            2,804)            32,596      21,408,060)         260,801         (254,695)    33,730,820)         Balance as of 1 January 2024

Laba bersih tahun berjalan                             -)                -)               -)               -)                -)       2,230,270)               -)               -)     2,230,270)                 Net income for the year

Penghasilan komprehensif lainnya:                                                                                                                                                                          Other comprehensive income:
   Penjualan aset tetap                                -)                -)         (19,179)               -)                -)          19,179)               -)               -)              -)               Sales of fixed assets
   Pengukuran kembali liabilitas imbalan                                                                                                                                                                 Remeasurement of employee
     kerja karyawan                                    -)                -)               -)               -)                -)           16,681               -)               -)        16,681)                     benefit liabilities
   Perubahan nilai wajar atas aset                                                                                                                                                                    Changes in fair value of financial
     keuangan yang diukur pada nilai                                                                                                                                                                 assets measured at fair value
     wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                                       through other comprehensive
     komprehensif lain                                 -)                -)               -)         12,316)                 -)                -)              -)               -)        12,316)                           income
   Efek pajak terkait                                  -)                -)               -)         (2,710)                 -)           (3,670)              -)               -)        (6,380)                    Related tax effect

Jumlah laba komprehensif selama tahun                                                                                                                                                                 Total comprehensive income during
  berjalan                                             -)                -)         (19,179)          9,606)                 -)       2,262,460)               -)               -)      2,252,887                            the year

                                                                                                                                                                                                                 Addition of appropriated
Penambahan cadangan wajib                              -)                -)               -)               -)            10,357         (10,357)               -)               -)              -)                 retained earnings

Pembayaran dividen                                     -)                -)               -)               -)                -)        (471,667)               -)               -)       (471,667)                     Dividend payment

Right issue                                      51,783)      6,651,061)                  -)               -)                -)                -)              -)               -)     6,702,844)                             Right issue

Penarikan saham tresuri                          (1,846)       (252,849)                  -)               -)                -)                -)              -)         254,695)              -)         Withdrawal of treasury shares

Saldo tanggal 31 Desember 2024                  212,919)     17,565,927)           931,378)          12,410)             42,953      23,188,496)         260,801                 -    42,214,884)     Balance as of 31 December 2024




                                                                                                                242
Page 653
                                                    INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

 LAMPIRAN 3.2                                                                                                                                                                                                                APPENDIX 3.2

                                                                                    PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                                                                (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                                                                    ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY


 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                  STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
 TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                                                                                                            YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)




                                               Modal                                                           Saldo laba yang   Saldo laba yang
                                           ditempatkan
                                            dan disetor    Tambahan           Cadangan                              sudah             belum
                                              penuh/         modal          revaluasi aset     Cadangan          ditentukan        ditentukan       Komponen
                                            Issued and      disetor/             tetap/       nilai wajar -    penggunaannya/    penggunaanya/        ekuitas
                                                fully      Additional         Reserve on         bersih/        Appropriated     Unappropriated      lainnya/         Saham tresuri/     Jumlah
                                              paid-up       paid in         revaluation of     Fair value          retained          retained      Other equity         Treasury         ekuitas/
                                           share capital     capital         fixed assets    reserve - net        earnings          earnings       components            shares        Total equity

Saldo tanggal 1 Januari 2023                    162,982)    11,167,694)          870,785)           (7,750)            32,596)      19,997,917)         260,801            (255,147)    32,229,878)              Balance as of 1 January 2023

Laba bersih tahun berjalan                             -                -                -                -)                 -       2,100,711)                   -               -)     2,100,711)                      Net income for the year

Penghasilan komprehensif lainnya:                                                                                                                                                                                 Other comprehensive income:
   Perubahan nilai wajar atas aset                                                                                                                                                                          Changes in fair value of financial
     keuangan yang diukur pada nilai                                                                                                                                                                       assets measured at fair value
     wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                                             through other comprehensive
     komprehensif lain                                 -                -               -          13,531)                  -)                -)                  -               -)        13,531)                                income
   Cadangan revaluasi aset tetap                       -                -         79,772)               -)                   -                -)                  -               -)        79,772)    Reserve on revaluation of fixed assets
   Pengukuran kembali liabilitas imbalan                                                                                                                                                                Remeasurement of employee benefit
     kerja karyawan                                    -                -                -               -)                  -         (91,574)                   -               -)        (91,574)                                  liabilities
   Efek pajak terkait                                  -                -                -          (2,977)                  -          20,146)                   -               -)         17,169)                       Related tax effect

Jumlah laba komprehensif selama tahun                                                                                                                                                                        Total comprehensive income during
  berjalan                                             -                -         79,772)          10,554)                   -       2,029,283)               -)                  -)     2,119,609)                                 the year

Pembayaran deviden                                     -                -                -                -)                 -        (619,140)                   -               -)       (619,140)                          Dividend payment

Penjualan saham tresuri ke publik                      -            21                   -                -)                 -                -)              -)                452)           473)            Sales of treasury shares to public

Saldo tanggal 31 Desember 2023                  162,982     11,167,715            950,557            2,804)             32,596      21,408,060)         260,801            (254,695)    33,730,820)           Balance as of 31 December 2023




                                                                                                               243
Page 654
             INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 4.1                                                                                                          APPENDIX 4.1

                                         PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                     (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                         ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN ARUS KAS                                                                          STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                   Tahun berakhir 31 Desember/
                                                    Years ended 31 December
                                                      2024            2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                     CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan pendapatan bunga                         14,548,366)      12,876,098)                             Receipts from interest
Pembayaran beban bunga                              (7,420,099)      (7,016,441)                       Payments of interest expense
Penerimaan pendapatan operasional lainnya            2,185,454)       1,708,143)              Receipts from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
   dihapusbukukan                                        35,464)         325,612)                  Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian                         (3,228,451)      (2,355,655)                 Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya                 (4,336,016)      (2,022,598)           Payments of other operating expenses
(Pembayaran) / penerimaan lain-lain                      37,366)           7,417)                     Other (payments) / receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan                     (542,340)        (474,472)                Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan                                                Cash flows before changes in operating
   liabilitas operasi                                1,279,744)       3,048,104)                         assets and liabilities

(Kenaikan) penurunan aset operasi:                                                         (Increase) decrease in operating assets:
   Pinjaman yang diberikan                           (2,278,031)     (11,142,017)                                         Loans
   Tagihan akseptasi                                    (44,862)        (219,903)                       Acceptance receivables
   Tagihan derivatif                                   (284,303)         613,675)                         Derivative receivables

Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:                                                 Increase (decrease) in operating liabilities:
   Liabilitas segera                                    (16,326)         21,644)                    Obligation due immediately
   Simpanan nasabah                                  14,366,795)     (6,762,260)                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank-bank lain                     (10,057,820)     10,642,217)                     Deposits from other banks
   Liabilitas derivatif                                 248,793)       (375,632)                            Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                                 838,748)        (33,195)                         Acceptance payables
Arus kas diperoleh dari (digunakan untuk)                                                 Net cash flows provided from (used in)
   aktivitas operasi                                 4,052,738)       (4,207,367)                         operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                   CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES

Pembelian efek-efek                                 (20,365,414)      (3,407,262)                            Purchase of securities
Penjualan efek-efek                                  11,672,559)       5,120,218)                 Proceeds from sale of securities
Perolehan aset tetap                                   (107,397)        (105,322)                       Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna                                 (18,040)          (3,542)                 Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud                             (196,129)        (336,537)                   Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap                          29,160)           3,483)               Proceeds from sale of fixed assets
Penerimaan dividen                                      422,706)         498,815)                                 Dividend received
Akuisisi Entitas Anak                                (6,550,743)               -)                       Acquisition of Subsidiaries
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari                                          Net cash flows (used in) provided from
   aktivitas investasi                              (15,113,298)       1,769,853                           investing activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                   CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES

Pelunasan atas efek yang diterbitkan                  (201,000)                -)                    Settlement of securities issued
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan      1,751,475)                -)       Proceeds from issuance of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga yang                                             Payments of emission cost of securities
    diterbitkan                                         (9,080)               -)                                            issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima              11,793,287)      27,232,047)                         Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan pinjaman yang                                               Installment payments and settlement
    diterima                                         (5,254,370)     (40,071,851)                                   of borrowings
Pembayaran dividen                                     (471,642)        (619,140)                                      Dividend paid
Pembayaran pokok liabilitas sewa                        (74,885)        (116,558)            Payments of lease liabilities principals
Penjualan saham tresuri ke publik                             -)             473)                 Sales of treasury shares to public
Biaya emisi right issue                                 (28,898)               -)                         Rights issue emission fee
Hasil right issue                                     6,731,742)               -)                       Proceeds from right issue
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)                                         Net cash flows provided from (used in)
   aktivitas pendanaan                              14,236,629)     (13,575,029)                           financing activities




                                                           244
Page 655
              INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION

LAMPIRAN 4.2                                                                                                     APPENDIX 4.2

                                             PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
                                         (DAHULU/FORMERLY PT BANK BTPN Tbk)
                                             ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY

LAPORAN ARUS KAS                                                                           STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023                                  YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                   Tahun berakhir 31 Desember/
                                                    Years ended 31 December
                                                      2024            2023
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH                                                                    NET INCREASE (DECREASE) IN
  KAS DAN SETARA KAS                                  3,176,069)      (16,012,543)          CASH AND CASH EQUIVALENTS

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP                                               EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES ON
  KAS DAN SETARA KAS                                      5,178)          (14,462)          CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                                                                       CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                  19,215,658)       35,242,663)                 BEGINNING OF YEAR

                                                                                       CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                 22,396,905)       19,215,658)                       END OF YEAR


                                                                                                        Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:                                                      at end of the year consists of:
   Kas                                                  777,352)          931,530)                                         Cash
   Giro pada Bank Indonesia                           8,774,132)        8,613,155)        Current accounts with Bank Indonesia
   Giro pada bank-bank lain                             713,145)          958,732)            Current accounts with other banks
   Penempatan pada Bank Indonesia dan                                                      Placements with Bank Indonesia and
      bank-bank lain                                 11,447,705)        8,623,654)                               other banks
   Efek-efek                                            684,571)           88,587)                                    Securities

                                                     22,396,905)       19,215,658)
                                                                                                SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS:                                                                             INFORMATION:

AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI                                                                  ACTIVITIES NOT AFFECTING
  ARUS KAS                                                                                                   CASH FLOWS

Pembelian aset tetap yang masih terhutang                  (371)           (1,248)           Acquisition of fixed assets still unpaid




                                                         245
Page 656

          
Page 657

          
Page 658

          
Page 659

          
Page 660

          
Page 661

          
Page 662

          
Page 663

          
Page 664

          
Page 665

          
Page 666

          
Page 667

          
Page 668

          
Page 669
Referensi SEOJK Nomor
16-SEOJK.04-2021: Laporan Tahunan
Emiten dan Perusahaan Publik
                                                        Keterangan                                                          Hal

I.    Ketentuan Umum
      1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan:                                                √
         a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan                   √
            pengurusan dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu 1 (satu) tahun buku
            kepada rapat umum pemegang saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
            Keuangan mengenai Laporan Tahunan emiten atau perusahaan publik.
         b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.                                                              √
         c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus) pemegang   √
            saham dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) atau suatu jumlah
            pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
         d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas atau                 √
            Perusahaan Publik.
         e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat yang              √
            memuat kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa keuangan, Emiten, dan
            Perusahaan Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
         f.   Direksi:                                                                                                      √
              1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi                 √
                  sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris
                  Emiten atau Perusahaan Publik; dan
              2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang       √
                  melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-
                  undangan mengenai badan hukum tersebut.
         g. Dewan Komisaris:                                                                                                √
              1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Dewan Komisaris         √
                 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris
                 Emiten atau Perusahaan Publik; dan
              2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang       √
                 melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-
                 undangan mengenai badan hukum tersebut.
         h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS:                                                      √
              1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS sebagaimana        √
                  dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
                  Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
              2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ            √
                  yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan fungsi pengurusan
                  dan fungsi pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau
                  anggaran dasar yang mengatur badan hukum tersebut.
      2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor atau                √
         pemegang saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan sarana
         pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
      3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang saham atas               √
         keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang berkualitas, akurat,
         dan akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
      4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor atau           √
         pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
      5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang wajib            √
         diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
II. Bentuk Laporan Tahunan
      1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik.                               √
      2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang,               √
         berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
      3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan                   √
         mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
      4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan yang              √
         dikonversi dalam format pdf.




     PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024   667
Page 670
                                                                   Keterangan                                                     Hal

      III. Isi Laporan Tahunan
         1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
             a. Ikhtisar data keuangan penting;                                                                                   √
             b. Informasi saham (jika ada);                                                                                       √
             c. Laporan Direksi;                                                                                                  √
             d. Laporan Dewan Komisaris;                                                                                          √
             e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik;                                                                             √
             f.   Analisis dan pembahasan manajemen;                                                                              √
             g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;                                                                        √
             h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik;                                               √
             i.   Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan                                                                √
             j.   Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan                √
                  Tahunan;
         2. Uraian Isi Laporan Tahunan
             a. Ikhtisar Data Keuangan Penting
                Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
                selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
                menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
                  1) pendapatan/penjualan;                                                                                        14
                  2) laba bruto;                                                                                                  14
                  3) laba (rugi);                                                                                                 14
                  4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali;     14
                  5) total laba (rugi) komprehensif;                                                                              14
                  6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non    14
                     pengendali;
                  7) laba (rugi) per saham;                                                                                       14
                  8) jumlah aset;                                                                                                 14
                  9) jumlah liabilitas;                                                                                           14
                  10) jumlah ekuitas;                                                                                             14
                  11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;                                                                     15
                  12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;                                                                         15
                  13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;                                                            15
                  14) rasio lancar;                                                                                               15
                  15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;                                                                          15
                  16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan                                                                  15
                  17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis            15
                      industrinya;
             b. Informasi Saham
                Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
                  1) Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam bentuk
                     perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
                     a) Jumlah saham yang beredar;                                                                                18
                     b) Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;                             18
                     c) Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham             18
                        dicatatkan; dan
                     d) Volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;                                               18
                         Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang sahamnya              -
                         tercatat maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
                         Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan Perusahaan Terbuka
                         dan sahamnya tercatat di Bursa Efek;
                  2) Dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse        19-20
                     stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, informasi saham sebagaimana
                     dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
                     a) Tanggal pelaksanaan aksi korporasi;                                                                        -
                     b) Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham              -
                     c) Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan                                               -
                     d) Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan                                                     -
                     e) Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;                                                            -




668   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 671
                                                       Keterangan                                                     Hal
       3) Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau penghapusan                20
          pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan alasan
          penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
          (delisting) tersebut; dan
       4) Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan               -
          saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung hingga akhir periode Laporan
          Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan
          penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
          (delisting) tersebut;
    c. Laporan Direksi                                                                                                48
       Laporan Direksi paling sedikit memuat:
       1) Uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi:
           a) Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik;                                        51-52
           b) Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik ;        52
           c) Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik;     52
           d) Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan                                    53-54
           e) Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik;                                                    51
       2) Gambaran tentang prospek usaha;                                                                            53-54
       3) Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan                                                    54
       4) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada);                                   57, 93
    d. Laporan Dewan Komisaris                                                                                        38
       Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
       1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik;                      40
       2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik;                                    41
       3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi;                       42
       4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik;                                        42-44
       5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan                       45, 93
    e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik                                                                           67
       Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
       1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan         68-69
          tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
       2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang
          memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
          meliputi:
           a) Alamat;                                                                                                 68
           b) Nomor telepon;                                                                                          68
           c) Nomor faksimile;                                                                                        68
           d) Alamat surat elektronik; dan                                                                            68
           e) Alamat Situs Web;                                                                                       68
       3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                                                              69
       4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik;                                                               74-75
       5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta      72-73
          jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
       6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik;                                                        106-108
       7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan         76-77
          struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
       8) Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkaitan         109
          dengan penerapan keuangan berkelanjutan
       9) Profil Direksi, paling sedikit memuat:                                                                     85-92
           a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;                                          85-92
           b) Foto terbaru;                                                                                          85-92
           c) Usia;                                                                                                  85-92
           d) Kewarganegaraan;                                                                                       85-92
           e) Riwayat pendidikan;                                                                                    85-92
           f)   Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                 85-92
                (1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang           85-92
                    bersangkutan;
                (2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota         85-92
                    komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
                (3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan    85-92
                    Publik;




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                               LAPORAN TAHUNAN 2024   669
Page 672
                                                             Keterangan                                                         Hal
                 g) Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,         85-92; 310
                    dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
                    pihak yang terafiliasi;
                 h) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan            57, 93
                    komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
              10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:                                                               78-84
                 a) Nama;                                                                                                      78-84
                 b) Foto terbaru;                                                                                              78-84
                 c) Usia;                                                                                                      78-84
                 d) Kewarganegaraan;                                                                                           78-84
                 e) Riwayat pendidikan;                                                                                        78-84
                 f)   Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                     78-84
                      (1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan Komisaris                78-84
                          Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
                      (2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupakan                   78-84
                          Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
                      (3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota             78-84
                          komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
                      (4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan        78-84
                          Publik;
                 g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali           78-84; 310
                    baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang
                    terafilias
                 h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah menjabat lebih            294
                    dari 2 (dua) periode (jika ada);
                 i)   Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat            45, 93
                      perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
              11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi             -
                  setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang
                  dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
                  yang terakhir dan sebelumnya;
              12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan         98-99
                  (tetap/kontrak) dalam tahun buku;
              13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari:                      103
                 a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik;               103
                 b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik;              104
                    dan
                 c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing                        103
                    memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan publik;
              14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi           104
                  dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai pemegang
                  saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung
                  anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
              15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
                 a) Kepemilikan institusi lokal;                                                                                103
                 b) Kepemilikan institusi asing;                                                                                103
                 c) Kepemilikan individu lokal; dan                                                                             103
                 d) Kepemilikan individu asing;                                                                                 103
              16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik                  100-102
                  langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau
                  bagan;
              17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama di mana Emiten atau Perusahaan             105
                  Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total
                  aset, dan status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut (jika ada);

                 Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
              18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan             109
                  hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek di mana saham Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan
                  (jika ada);
              19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum jatuh           110
                  tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal
                  hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
              20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/      110
                  aliansinya meliputi:
                 a) Nama dan alamat;                                                                                            110




670   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 673
                                                       Keterangan                                                            Hal
            b) Periode penugasan;                                                                                           110
            c) Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;                                                      110
            d) Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan selama tahun          110
               buku; dan
            e) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non           110
               audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
         21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP;                              111
    f.   Analisis dan Pembahasan Manajemen                                                                                  115
         Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
         informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, yaitu
         paling sedikit memuat:
         1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling         118-135
            sedikit mengenai:
            a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya;                                             118-135
            b) Pendapatan/penjualan; dan                                                                                   118-135
            c) Profitabilitas;                                                                                              135
         2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku              136
            terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit
            mengenai:
            a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;                                                             137-139
            b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas;                                  139-140
            c) Ekuitas;                                                                                                     140
            d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi)               141
               komprehensif; dan
            e) Arus kas                                                                                                     142
         3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan;                                      142
         4) Tingkat Kolektibilitas Piutang Emiten Atau Perusahaan Publik Dengan Menyajikan Perhitungan Rasio Yang           143
            Relevan;
         5) Struktur Modal (Capital Structure) Dan Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal (Capital Structure)             143-144
            Tersebut Disertai Dasar Penentuan Kebijakan Dimaksud;
         6) Bahasan Mengenai Ikatan yang Material Untuk Investasi Barang Modal Dengan Penjelasan Paling Sedikit             144
            Meliputi:
            a) Tujuan Dari Ikatan Tersebut;                                                                                   -
            b) Sumber Dana Yang Diharapkan Untuk Memenuhi Ikatan Tersebut;                                                    -
            c) Mata Uang Yang Menjadi Denominasi; Dan                                                                         -
            d) Langkah Yang Direncanakan Emiten Atau Perusahaan Publik Untuk Melindungi Risiko Dari Posisi Mata               -
               Uang Asing Yang Terkait;
         7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling sedikit           145
            meliputi:
            a) Jenis Investasi Barang Modal;                                                                                145
            b) Tujuan Investasi Barang Modal; Dan                                                                           145
            c) Nilai Investasi Barang Modal Yang Dikeluarkan;                                                               145
         8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada);                           145
         9) Prospek Usaha Dari Emiten Atau Perusahaan Publik Dikaitkan Dengan Kondisi Industri, Ekonomi Secara              147
            Umum Dan Pasar Internasional Disertai Data Pendukung Kuantitatif Dari Sumber Data Yang Layak
            Dipercaya;
         10) Perbandingan Antara Target/Proyeksi Pada Awal Tahun Buku Dengan Hasil Yang Dicapai (Realisasi),               145-146
             Mengenai:
            a) Pendapatan/penjualan;                                                                                       145-146
            b) Laba (rugi);                                                                                                145-146
            c) Struktur modal (capital structure);                                                                         145-146
            d) Kebijakan dividen; atau                                                                                     145-146
            e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;                                       145-146
         11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang,               146
             mengenai:
            a) Pendapatan/penjualan;                                                                                        146
            b) Laba (rugi);                                                                                                 146
            c) Struktur modal (capital structure);                                                                          146
            d) Kebijakan dividen; atau                                                                                      146
            e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;                                        146
         12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai              152-155
             strategi pemasaran dan pangsa pasar;




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                      LAPORAN TAHUNAN 2024   671
Page 674
                                                            Keterangan                                                              Hal
              13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit:                         147-148
                 a) Kebijakan dividen;                                                                                           147-148
                 b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;                                  147-148
                 c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan                                                         147-148
                 d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar;                                                                       147-148
                 Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka             147-148
                 diungkapkan mengenai hal tersebut.
              14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan:                                              148-149
                 a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan                 -
                    dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum secara kumulatif sampai
                    dengan akhir tahun buku; dan
                 b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas                         -
                    Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka Emiten
                    menjelaskan perubahan tersebut;
              15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan       149
                  usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan transaksi yang mengandung benturan
                  kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, antara lain memuat:
                 a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi;                                                                         149-150
                 b) Nama pihak yang melakukan transaksi;                                                                         149-150
                 c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada);                                                                          149-150
                 d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan                                                                 149-150
                 e) Pemenuhan ketentuan terkait;                                                                                 149-150
                 f)   dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam
                      huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
                      (1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan         150
                          bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan  praktik bisnis yang berlaku umum antara
                          laindilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle); dan
                      (2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk                       150
                          memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
                          antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle);
                 g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan         150
                    tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
                    tersebut.
                 h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan hasil               -
                    pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
                    saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui
                    transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut;
                 i)   Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan          -
                      mengenai hal tersebut;
              16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap Emiten atau              150-151
                  Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
              17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada);                        151
           g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik                                                                            264
              Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
              1) RUPS, paling sedikit memuat:
                  a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
                      (1) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan pada        280-282; 284-
                          tahun buku; dan                                                                                          288
                      (2) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum                            -
                          direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
                      b) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan                    279
                         RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
              2) Direksi, mencakup antara lain:                                                                                    297
                  a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;                                                     299-301
                  b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;                                      298
                  c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama Dewan Komisaris,          305-309
                     dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;
                  d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
                      (1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orientasi        302; 299
                          bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
                      (2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika          302-303
                          ada);
                  e) Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku            303
                     paling sedikit memuat:
                      (1) Prosedur penilaian kinerja; dan                                                                          303




672   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 675
                                                    Keterangan                                                          Hal
              (2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran           303
                  dalam rapat; dan
         f)   Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas             -
              Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
      3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain:                                                                         290
         a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;                                                                 292-293
         b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris;                    291
         c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama Direksi,      304-305; 309
            dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran
            dalam RUPS;;
         d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
              (1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk             295; 291-292
                  program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
              (2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun            296
                  buku (jika ada);
         e) Penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya, paling           313
            sedikit memuat:
              (1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;                                                               313
              (2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran           313
                  dalam rapat; dan
              (3) Pihak yang melakukan penilaian;                                                                       313
         f)   Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan                  294
              Komisaris pada tahun buku meliputi:
              (1) Prosedur penilaian kinerja; dan                                                                       294
              (2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran           294
                  dalam rapat;
      4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:                                    311
         a) Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi         311-312
            dan/ atau anggota Dewan Komisaris; dan
         b) Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:                               313
              (1) Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;                                            313
              (2) Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan           314
                  lainnya; dan
              (3) Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;                      314-316
      5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha                      -
         berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
         a) Nama;                                                                                                        -
         b) Dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah;                                                             -
         c) Periode penugasan dewan pengawas syariah;                                                                    -
         d) Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan                                                         -
         e) Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip Syariah di                 -
            Pasar Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
      6) Komite Audit, mencakup antara lain:                                                                            317
         a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                             318-319
         b) Usia;                                                                                                     318-319
         c) Kewarganegaraan;                                                                                          318-319
         d) Riwayat pendidikan;                                                                                       318-319
         e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                      318-319
              (1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                      318-319
              (2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota            318-319
                  komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
              (3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan       318-319
                  Publik;
         f)   Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit;                                                            318
         g) Pernyataan independensi Komite Audit;                                                                       318
         h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan                         314-322
         i)   Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota Komite       318
              Audit dalam rapat tersebut;
         j)   Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman          320-321
              atau piagam (charter) Komite Audit;
      7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:               312
         a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                             323-324




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                LAPORAN TAHUNAN 2024     673
Page 676
                                                            Keterangan                                                       Hal
                 b) Usia;                                                                                                  323-324
                 c) Kewarganegaraan;                                                                                       323-324
                 d) Riwayat pendidikan;                                                                                    323-324
                 e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                   323-324
                      (1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                   323-324
                      (2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota         323-324
                          komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
                      (3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan    323-324
                          Publik;
                 f)   Periode dan masa jabatan anggota komite;                                                              323
                 g) independensi komite;                                                                                    323
                 h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan                       325
                 i)   Uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                     322-323
                 j)   Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;                                 322
                 k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam     324
                    rapat tersebut;
                 l)   Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan                                              325
                 m) Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup              -
                    mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
                    mengungkapkan:
                      (1) Alasan tidak dibentuknya komite; dan                                                                -
                      (2) Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;                                             -
              8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan tugas Direksi    326
                 (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
                 a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;                                                          327-328
                 b) Usia;                                                                                                  327-328
                 c) Kewarganegaraan;                                                                                       327-328
                 d) Riwayat pendidikan;                                                                                    327-328
                 e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                   327-328
                      (1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;                                                   327-328
                      (2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota         327-328
                          komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
                      (3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan    327-328
                          Publik;
                 f)   Periode dan masa jabatan anggota komite;                                                              327
                 g) Pernyataan independensi komite;                                                                         326
                 h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan                       331
                 i)   Uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                      326
                 j)   Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;                                 326
                 k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam     329
                    rapat tersebut;
                 l)   Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan                                             330-331
              9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain:                                                               357
                 a) Nama;                                                                                                   357
                 b) Domisili;                                                                                               357
                 c) Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                    357
                      (1) Dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan                                         357
                      (2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan     357
                          Publik;
                 d) Riwayat pendidikan;                                                                                     357
                 e) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan                                       360-362
                 f)   Uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku;                              358-360
              10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain:                                                                375
                 a) Nama kepala Unit Audit Internal;                                                                       375-376
                 b) Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                                   375-376
                      (1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan                                        375-376
                      (2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan    375-376
                          Publik;
                 c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);                                378-373
                 d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku;                                           380-381
                 e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal;                                                            376-377



674   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                              PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 677
                                                 Keterangan                                                               Hal
         f)   Uraian tugas dan tanggung jawab;                                                                           377
         g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan                      377-378
         h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku termasuk kebijakan da                  379-380
            pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit.
      11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau
          Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:                                                                    383
         a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                383-384
            lainnya; dan
         b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal;                                                      385
         c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal;                     385
      12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:           157
         a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;                               157-164
         b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan                                                                   166-245
         c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;                             164
         d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manajemen                165
            risiko;
      13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas anak,          386
          anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
         a) Pokok perkara/gugatan;                                                                                         -
         b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan                                                                       -
         c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik;                                                    -
      14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik, anggota            387
          Dewan Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada tahun buku (jika ada);
      15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:                                           388
         a) Pokok-pokok kode etik;                                                                                       388
         b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan                                                     388
         c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan               388
            Emiten atau Perusahaan Publik;
      16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada                  148
          manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara lain
          berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP)
          dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP);
          Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management
          stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
          ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
         a) Jumlah saham dan/atau opsi;                                                                                    -
         b) Jangka waktu pelaksanaan;                                                                                      -
         c) Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan                                                       -
         d) Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;                                                            -
      17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
         a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja             310-311
            setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka; dan
         b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;                                                                         311
      18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan Publik          390
          (jika ada), antara lain meliputi:
         a) Cara penyampaian laporan pelanggaran;                                                                        390
         b) Perlindungan bagi pelapor;                                                                                   390
         c) Penanganan pengaduan;                                                                                        391
         d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan                                                                          391
         e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:                                                    391
              (1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan                                         391
              (2) Tindak lanjut pengaduan;                                                                               391
      19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:                   391
         a) Program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud,          391
            suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
         b) Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;                           372-373
      20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek Bersifat               275
          Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
         a) Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau                                           275-277
         b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya          275-277
            (jika ada);




PT BANK SMBC INDONESIA TBK                                                                                   LAPORAN TAHUNAN 2024   675
Page 678
                                                             Keterangan                                                          Hal
           h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik                                                394
                1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan                 -
                   Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                   Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
                   Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
                   a) Penjelasan strategi keberlanjutan;                                                                          -
                   b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup);                                       -
                   c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik;                                                               -
                   d) Penjelasan Direksi;                                                                                         -
                   e) Tata kelola keberlanjutan;                                                                                  -
                   f)   Kinerja keberlanjutan;                                                                                    -
                   g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada;                                                        -
                   h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan                                                  -
                   i)   Anggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya;                     -
                2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis                  -
                   Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
                   sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
                   Otoritas Jasa Keuangan ini;
                3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:                                   -
                   a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan,              -
                      seperti penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait Laporan
                      Direksi; dan/ atau
                   b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu           -
                      pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten
                      dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
                      terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik;
                4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan bagian              -
                   yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan
                   Tahunan;
                5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang               -
                   diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
                   a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan                                            -
                   b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten          -
                      dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
                      terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
                6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam bagian            -
                   tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab
                   social dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
                   Laporan Tahunan; dan
                7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan        -
                   Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
           i.   Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit                                                                     407
                Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi              407
                Keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat pernyataan
                mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
                undangan di sector Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau
                peraturan perundangundangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan
                Efek dalam hal Emiten merupakan Perusahaan Efek; dan
           j.   Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan                64-65
                Tahunan
                Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan                64-65
                Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
                tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan
                bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.




676   LAPORAN TAHUNAN 2024                                                                                PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 679
PT BANK SMBC INDONESIA TBK   LAPORAN TAHUNAN 2024   677
Page 680
Laporan
Tahunan
2024



Charting a New Path




PT Bank SMBC Indonesia Tbk

CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6
Jakarta 12950
Tel. : +62 21 300 26 200
Faks. : +62 21 300 26 309

smbci.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.45 MB
Published16 Apr 2025
Pages680
Characters3,528,728
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 302 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.1 ×516
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.8 ×22
linked org PT Oto Multiartha p.21 ×16
linked org PT Summit Oto Finance p.21 ×16
linked org Bank SMBC p.23 ×2
linked org Syailendra Capital p.28 ×2
linked org International Finance p.32 ×2
linked person Dini Herdini · Direktur p.32 ×10
linked person Hanna Tantani · Direktur p.32 ×11
linked person Merisa Darwis · Direktur p.32 ×10
linked person Henoch Munandar · Direktur Utama p.36 ×12
linked person Chow Ying Hoong · Komisaris Utama p.40 ×9
linked person Marita Alisjahbana · Komisaris p.46 ×8
linked person Takeshi Kimoto · Komisaris p.46 ×7
linked person Ninik Herlani Masli Ridhwan · Komisaris Independen p.46 ×7
linked person Onny Widjanarko · Komisaris Independen p.46 ×7
linked person Edmund Tondobala · Komisaris Independen p.46 ×7
linked person Ongki Wanadjati Dana · Komisaris p.46 ×9
linked person Kaoru Furuya · Wakil Direktur Utama p.59 ×9
linked person Darmadi Sutanto · Wakil Direktur Utama p.59 ×9
linked person Atsushi Hino · Direktur p.59 ×9
linked person Keishi Kobata · Direktur p.59 ×9
linked org Bank Central Asia Tbk p.70 ×12
linked org International Finance Corporation p.72 ×2
linked person Sendiaty Sondy · Head of Risk Management p.79 ×2
linked org United Overseas Bank p.80
linked org PT United Tractors p.83
linked org Bank BTPN Syariah Tbk. p.85 ×11
linked org Bank Permata p.85 ×3
linked org Bukit Asam p.86
linked org Bank DBS Indonesia p.87
linked org PT Bank Danamon p.87 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.89 ×7
linked — Standard Chartered p.89 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.90 ×2
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.94
linked person Moses Ronald Supardi · Wholesale Banking Head p.96
linked person Eneng Yulie Andriani · Corporate Secretary Head p.97
linked org PT SBCS Indonesia. p.104 ×3
linked person UBS AG London p.105
linked org Dana Pensiun p.105
possible org Bursa Efek Indonesia p.20 ×5
possible org BANK BTPN Tbk p.21 ×30
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.22 ×10
possible org PT TASPEN (Persero) p.29
possible org PT ASABRI (Persero) p.29 ×3
possible person H. Soewito p.79
possible — Slamet Riyadi S. · Treasury Marketing Head 1 p.96 ×4
possible person Hendra Gunawan · Strategy Implementation Head p.97
possible — Deni · Market & Liquidity Risk p.97
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.104 ×5
possible person Jany Candra p.105
possible person Achmad Yani p.108 ×2
possible person Dr. Soetomo p.109
possible org DBS Bank p.113
possible person Prof. Dr. Satrio p.113
possible — Central Business p.113
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.8 ×15
unresolved org Sumitomo Corporation p.21
unresolved org Banking Corporation p.21
unresolved person Ashoya Ratam p.21 ×4
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.21
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Keuangan p.21
unresolved org Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun p.22 ×3
unresolved org PT Summit Oto p.27
unresolved org PT Indo-Rama Ramadan p.27
unresolved org Synthetics Tbk p.27
unresolved org PT IMG Sejahtera Langgeng p.27
unresolved — Alisjahbana · Komisaris Independen p.28
unresolved person Pun Jadi Happy. p.29
unresolved org PT Asuransi Allianz Life Syariah p.29
unresolved org Reksa Dana BNI-AM p.29
unresolved org PT Surya Utama Nuansa p.30
unresolved person Infobank · Direktur Kepatuhan p.32
unresolved org Milik Negara p.32 ×2
unresolved — Diamond Trofi p.34
unresolved org Bank Versi Infobank p.34
unresolved org Bank Beraset Rp p.35
unresolved org Kementerian BUMN. Selain p.35
unresolved — Kategori: Best Practice Award p.35
unresolved — Resilance p.36
unresolved org SGS United Kingdom Ltd p.37
unresolved org Bank Sentral AS p.41 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.42 ×21
unresolved org Pusat Statistik p.52
unresolved org PT Oto p.52
unresolved org Departemen Treasury p.55
unresolved — APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU · Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para p.59
unresolved org Pencapaian kinerja SMBC Indonesia pada tahun 2024 · para pemangku kepentingan lain, seperti nasabah, mitra p.59
unresolved org maupun eksternal Bank. Direksi menyampaikan · ini, terima kasih atas dukungannya. Bank berharap p.59
unresolved — atas arahan dan kepercayaan yang diberikan · di lingkungan internal maupun eksternal, akan terus p.59
unresolved org mengelola kegiatan usaha Bank. Begitu juga · berkembang lebih baik. p.59
unresolved org PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional p.70 ×7
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia AAA p.70
unresolved — SMBC p.70
unresolved — CBD Mega Kuningan p.70
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung p.70 ×2
unresolved — www.smbci.com p.70
unresolved — info@smbci.com p.70
unresolved org Bank Pegawai Pensiunan Militer p.71 ×3
unresolved org PT Bank Tabungan p.71 ×3
unresolved org Tabungan Pensiunan Nasional Tbk p.71
unresolved org PT Bank Sahabat Purba Danarta p.71 ×2
unresolved org Bank Sahabat p.71 ×2
unresolved org Menteri p.71
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui p.71
unresolved org Indonesia Tbk. p.71 ×4
unresolved org YouTube. International Finance Corporation p.72
unresolved org PT Kepland Investama p.73 ×2
unresolved person Ir. Nathan p.78
unresolved org Bank Sertifikasi p.80 ×2
unresolved org Bank Asia Riwayat p.80
unresolved org Sanwa Bank Ltd p.80
unresolved org ABN Bank N.V. p.80
unresolved org Sumitomo Bank Ltd p.81 ×2
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Riwayat Pendidikan p.82
unresolved org PT Artajasa Pembayaran Elektronis Usia p.83
unresolved org Bank Indonesia Riwayat Pendidikan p.83
unresolved org Central Asia Tbk p.84
unresolved org BCA Remittance Sdn Bhd p.84
unresolved org PT Nusantara Sejahtera p.85
unresolved org Raya Tbk. p.85
unresolved org PT Bank Tabungan Pensiunan Riwayat Pendidikan p.85
unresolved org Nasional Tbk p.85
unresolved org Bank Universal p.85 ×2
unresolved org Bank Subentra p.85
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia p.87 ×3
unresolved org Bank Danamon (1989). | Indonesia p.87
unresolved org Bank United Financial p.87
unresolved org PT Bogor Multifinance p.87
unresolved org Bank Susila Bakti p.87
unresolved org SMBC Europe Limited p.88
unresolved org PT Metro Retailmart p.89
unresolved org PT Trans Ice p.89
unresolved org PT CT Corpora Bank Mega p.89
unresolved org Bank PDFCI Tbk p.90 ×2
unresolved org PT Bank Sumitomo Niaga p.90
unresolved org Pensiunan Nasional Tbk p.93
unresolved org Bank Barclays Indonesia Riwayat Pendidikan p.93
unresolved org PT Summit Oto Finance Domisili p.94
unresolved — Naoki Watanabe · Corporate Banking 2 Head p.96
unresolved — Karinda Listyani Rachmana · Corporate Banking 3 Head p.96
unresolved — Naoki Takeshita · Corporate Banking 4 Head p.96
unresolved — Hideaki Asatsu · Corporate Banking 5 Head p.96
unresolved — Wibowo Kurniawan · Corporate Banking 6 Head p.96
unresolved — Virni Anggia Septiranti · KYC Onboarding Head p.96
unresolved — Chandra Murprabowo · Corporate Banking Business p.96
unresolved — Riyanthi Annisaa · Corporate Banking Loan p.96
unresolved — Fifi · Corporate Banking Credit p.96
unresolved — Husan Mahjudin · Corporate Credit Middle Office p.96
unresolved — Theodora Ikke Gratcia · Transaction Legal Team Head p.96
unresolved — Hendra Kuncoro Jati · Corporate Credit Portfolio & p.96
unresolved person Ir Nathan Christianto · Head of Wholesale, Commercial p.96
unresolved — Jevan Purnawan · Transaction Banking & Supply p.96
unresolved — Warni · Commercial Banking & WFB p.96
unresolved person Ahmad Zacky Hendarman · Wholesale Banking Business p.96
unresolved — Adityo Haryono · Structured Finance Head p.96
unresolved — Denti Irfiano Irman · Syndications & ESG Solutions p.96
unresolved — Endang Triningsih · Wholesale Banking Project p.96
unresolved — Wiwig Wahyu Santoso · Head of Treasury p.96
unresolved — So Hirahara · Treasury ALM & Planning Head p.96
unresolved — Adi Erianto · Treasury Assets & Liabilities p.96
unresolved — Rhendy Soemitro Zoro · Treasury Trading Head p.96
unresolved — Dadang Suryana · Treasury Marketing Head 2 p.96
unresolved — Sutan Alamsaputra Ad · Treasury Planning Head p.96
unresolved — Iman Nurman · Treasury Products Management p.96
unresolved — Jeffrey Cheanandro Tjoeng · Head of Business Banking p.96
unresolved — Ririn Rianti · Business Banking Credit Risk p.96
unresolved — Novri Irza Hidayattullah · Business Banking Governance, p.96
unresolved — Margareth P. Santosa · SME Head p.96
unresolved — Anita Natalia · Business Banking Strategy p.97
unresolved — Charles Anthony Bunaidi · Business Banking Digital & p.97
unresolved — Dicky Deniawan · Business Banking Remedial p.97
unresolved — Takeshi Nishimura · Business Banking Cross p.97
unresolved — Kamaluddin · Tax Management Head p.97
unresolved — Arif Suseno · Financial Controller p.97
unresolved — Lia Asoka · Finance Risk, Control & p.97
unresolved — Elsa Ariany Setyadi · Financial Planning & p.97
unresolved — Kenji Okada · Alignment & Synergy Planning p.97
unresolved — Yuta Ohara · Sustainable Business Strategy p.97
unresolved — Yuki Katsuhara · Sustainable Business Strategy 1 p.97
unresolved — Wahyu Nugroho Y.A.S · Portfolio Management & Policy p.97
unresolved person Heru Rustanto · Operational & Fraud Risk p.97
unresolved — Keisuke Heima · Risk Management Planning p.97
unresolved — Buyung Bachtiar · Cyber Security Risk p.97
unresolved — Tasuku Tanaka · Credit Risk Head p.97
unresolved — Jenny Susanto · Corporate Banking Credit Risk p.97
unresolved — Eddy Satria Nugraha · Commercial Banking Credit Risk p.97
unresolved — Tubagus Dimas Andriadie · Risk Management Consolidation p.97
unresolved — Hari Suci Yuliastuti · Anti Money Laundering & CFT p.97
unresolved — Butet Sondang Sitepu · Compliance Head p.97
unresolved — Argo Wibowo · General Counsel p.97
unresolved — Andrie Darusman · Communications & Daya Head p.97
unresolved — Nezu Emiri · AML Group Governance Head p.97
unresolved person Arif Muhammad Fatwaddin · Operations Transaction Center p.97
unresolved — Radhar Hasti Handayani · Operations Development Head p.97
unresolved — Ridwan Nugraha · Operations Distribution & p.97
unresolved — Joko · Operations Control Assurance p.98
unresolved — Puri Andiyapuri Agustinar · Reporting, Settlement & Access p.98
unresolved — Bambang Anugerah · General Services Head p.98
unresolved — Jeny Mustopha · Head of Information Technology p.98
unresolved — Jufri · IT Strategic Planning & Data p.98
unresolved — Andi Febri Cahyo · IT Retail Banking & Corporate p.98
unresolved — Hayato Inoue · IT Corporate Banking p.98
unresolved — Joko Kurniawan · IT Digital Service Enablement p.98
unresolved — Akira Kuwata · IT Governance Management p.98
unresolved — Iman Triono · IT Transaction Management p.98
unresolved — Mira Fitria · Head of Human Resources p.98
unresolved — Yvonne Febrina Syofyan · HRBP Head Corporate Banking p.98
unresolved — Denty Avianty · Strategic HR Management Head p.98
unresolved — Myrna May Witarka · HRBP Head Operations & p.98
unresolved — Jemmy Maruto · HR Technology & Services Head p.98
unresolved — Debbie Gracia Retnoningsih · HRBP Head Retail Banking p.98
unresolved — Anke Subandy · Head of Internal Audit p.98
unresolved — Willy Johan Widjaja S. · IT, Digital Banking & Analytics p.98
unresolved — Bernanta Budi Danardana · Audit Methodology, QA & p.98
unresolved — Dessy Natalia · Credit Audit Head p.98
unresolved — Stefanus Rudy Kristianto · Operations Audit Head p.98
unresolved person Ratih Wulan Indrawati, SP · Wealth Management & p.98
unresolved — Purnomo B. Soetadi · Head of Retail Lending Business p.98
unresolved — Tri Sujatioadi · Digital & Business Solution p.98
unresolved — Ari Purnomo · Micro Business & Joint Finance p.98
unresolved — Alfin Mufianto · Sales Management & Capability p.98
unresolved — Astri Piesca Rini · Product & Portfolio Management p.98
unresolved — Helena · Head Of Wealth Management p.99
unresolved — Rudyanto Kemal · Sales Management Head WMB p.99
unresolved — Aegeus Hutama Soewito · Wealth Product Management p.99
unresolved — Chairul Sani · Sales Distribution WMB & p.99
unresolved — Elvie Iskandar · Liabilities & Digital Management p.99
unresolved — Sanny Kumalasari · Customer Experience Head p.99
unresolved — Rio Yussac Lopa · Network Management Head p.99
unresolved — Bambang Joko Susilo · Customer Contact Center Head p.99
unresolved — Enrico Novian · Branch Service Distribution p.99
unresolved — Fajar Septianto · Operation Excellence Head p.99
unresolved — Ayudia Ikawati Binarso · Customer Experience Head p.99
unresolved — Frenky Guslove · Digital Banking Solution Head p.99
unresolved — Irwan Sutjipto Tisnabudi · Head of Digital Banking p.99
unresolved — Neni Veronica · Digital Banking Partnership p.99
unresolved — Salvy Gunawan · Digital Banking Business p.99
unresolved — Anita Ekasari. C · Jenius Business Stream Head p.99
unresolved — Febri · Digital Banking Product & p.99
unresolved — Citra Paramita · Retail Banking Digital Strategy p.99
unresolved — Kosuke Shimada · Digital Banking Alignment & p.99
unresolved — Adil Pamungkas · Retail Banking Risk Head p.99
unresolved — Erliana Tandoko · Retail Banking Strategy & p.99
unresolved org PT Bank Central p.102
unresolved org Asia Tbk p.102
unresolved org PT BTPN Syariah Ventura Posisi p.102
unresolved org Undang-perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.103
unresolved org Sakura Bank Limited p.104
unresolved org PT SMFL Indonesia p.104
unresolved org PT Ina Sekuritas Indonesia p.104 ×2
unresolved org PT Nikko Sekuritas Indonesia p.104 ×2
unresolved org UBS AG London Branch Equities House -214 p.105
unresolved org Barclays Capital Securities Limited SBL/ p.105
unresolved org Barclays Capital Securities Limited p.105
unresolved org Citigroup Global Market Ltd S/A CGML Pro p.105
unresolved org Citigroup Global Market Ltd p.105
unresolved — Christian Santoso p.105
unresolved — Henry Gunawan Cahyono Putro p.105
unresolved org Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl p.105
unresolved org Cayuga Pacific Group Limited p.105
unresolved — Engelbert Winoto p.105
unresolved — Kamajaya p.105
unresolved — Linda Sulistyaningsih, BCS p.105
unresolved — Djoko Susanto p.105
unresolved org PT. Timur Nusa Niagajaya p.105
unresolved — Andy Tanujaya p.105
unresolved — Stephanie Alicia Taraga p.105
unresolved — Hendry Sunito p.105
unresolved org PT BTPN Syariah Ventura Kepemilikan p.107
unresolved org Menara SMBC p.107
unresolved org PT Summit Oto Finance Kepemilikan p.107
unresolved org Terbatas p.107
unresolved person KH.Z. p.108
unresolved person KH. Tb. A. p.108
unresolved person Prof. M. Yamin p.109 ×3
unresolved person DR. Sam Ratulangi p.110
unresolved person Ir. H. Juanda p.110
unresolved person K.H. Zainul Arifin p.110
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.111
unresolved org Siddharta Widjaja & Rekan p.112
unresolved org Siddharta Widjaja p.112
unresolved org KPMG International Limited p.112
unresolved org WALI AMANAT Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan p.113
unresolved org Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja p.113
unresolved org PT Datindo Entrycom p.113
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia DBS Bank Tower p.113
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.113
unresolved org Bank SMBC Indonesia. Pembayaran p.150
unresolved org Bank BTPN Tahap II p.151
unresolved org Transaksi Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.151
unresolved org London Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.151
unresolved org Dusseldorf Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.151
unresolved org Berhad Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.151
unresolved org Efek-efek Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.151
unresolved org PT SMFL Leasing Indonesia p.151
unresolved person Limit · Direktur p.243
unresolved org Mitsui Banking Corporation p.245 ×2
unresolved person Penjamin Simpanan · Komisaris p.245

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result