Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 386
Page 1
EMBRACING
PROGRESS
PT BFI Finance Indonesia Tbk
Laporan Tahunan
Terintegrasi 2024
Page 2
EMBRACING
PROGRESS
Untuk menjalani kemajuan, hal yang paling penting adalah memahami
bahwa kemajuan adalah proses—bukan sesuatu yang memiliki titik
akhir atau pun tujuan pasti. Sebaliknya, kemajuan perlu dimaknai
sebagai pergerakan—penyempurnaan kualitas dan evolusi diri seiring
waktu. Bagi kami di BFI Finance, menjalani kemajuan berarti menyadari
bahwa jalan yang membentang sarat dengan tantangan, namun setiap
rintangan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk bertumbuh.
Kemajuan kerap tidak bersifat linear; hambatan akan selalu ada, dan
perlambatan kadang terjadi. Namun, sepanjang perjalanan ini, BFI
Finance tidak sekadar bergerak maju mengikuti waktu dan meraih
keunggulan industri. Kami terus mengasah keahlian, menyempurnakan
operasional, dan belajar dari setiap pengalaman yang membentuk kami
hingga hari ini.
Selama 42 tahun berkarya di industri multifinance, kami terus
mengadopsi teknologi dan otomatisasi, memperkuat integritas serta
tata kelola data, membekali dan memberdayakan SDM kami, dan
meningkatkan layanan yang kami tawarkan. Setiap perubahan yang kami
jalani telah membawa kami semakin maju, dan dengan setiap langkah
ke depan, kami semakin siap untuk meraih pencapaian yang lebih
bermakna.
DISCLAIMER
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance atau Perusahaan) telah melakukan segala upaya untuk memastikan akurasi informasi dalam
Laporan Tahunan Terintegrasi ini. Namun, Perusahaan tidak menjamin kesesuaian, ketepatan, kegunaan atau hal lain apa pun mengenai
informasi ini. Laporan Tahunan Terintegrasi ini memuat beberapa pernyataan berwawasan ke depan tentang harapan, rencana, dan strategi
masa depan yang bukan merupakan fakta sejarah. Hal-hal tersebut didasarkan pada harapan, perkiraan, prakiraan, dan proyeksi saat ini
tentang bisnis dan lingkungan di mana Perusahaan beroperasi dan keyakinan dan asumsi yang dibuat oleh manajemen. Sehubungan
dengan harapan, perkiraan, prakiraan, dan proyeksi tersebut yang tergantung pada sejumlah risiko, ketidakpastian, dan asumsi, hasil aktual
mungkin berbeda secara material dari yang diproyeksikan sebelumnya. Oleh karena itu, pembaca diingatkan untuk tidak tergantung
sepenuhnya pada pernyataan berwawasan ke depan. Selain itu, Perusahaan tidak berkewajiban untuk memperbarui pernyataan
berwawasan ke depan tersebut sebagai hasil dari informasi baru, kejadian di masa depan atau perkembangan lainnya. Pihak-pihak yang
mengandalkan isi dari Laporan Tahunan Terintegrasi dan Laporan Keuangan ini sepenuhnya menanggung risiko mereka sendiri. Angka-
angka dalam Laporan Tahunan Terintegrasi ini telah dibulatkan ke bilangan dalam juta atau miliar rupiah terdekat, dan dengan demikian,
mungkin terdapat perbedaan dalam perhitungan persentase perubahannya, dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan angka
dari Laporan Keuangan Tahunan.
2 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 3
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 3
Page 4
DAFTAR ISI
TENTANG LAPORAN INI 02
Embracing Progress 02 Profil Direksi 66
Pengantar Laporan Terintegrasi 06 Profil Dewan Pengawas Syariah 69
Ringkasan Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 08 Profil Komite-Komite Dewan Komisaris 70
Ringkasan Kinerja Keberlanjutan 2024 10 Komite Audit 70
Komite Pemantau Risiko 72
Komite Nominasi dan Remunerasi 73
01 KILAS KINERJA 2024 12 Profil Manajemen Senior 74
Struktur Korporasi 76
Ikhtisar Penting 2024 14
Entitas Anak dan Asosiasi 77
Ikhtisar Data Keuangan Penting 16
Ikhtisar Saham 18
Ikhtisar Obligasi 19
Peristiwa Penting 2024 20 04 ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Penghargaan dan Pengakuan 25 MANAJEMEN 82
Tinjauan Industri 84
Tinjauan Bisnis 86
02 LAPORAN KEPADA Transformasi 93
PEMANGKU KEPENTINGAN 26 Operasional 94
Laporan Dewan Komisaris 28 Pelayanan Konsumen 96
Laporan Direksi 32 Pemasaran 98
Tanggung Jawab Laporan Tahunan Terintegrasi 38 Tinjauan Kinerja Keuangan 100
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 100
Refleksi Perpisahan Presiden Direktur 35
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Catatan Perpisahan CEO 40 Lain Konsolidasian 110
Laporan Arus Kas Konsolidasian 114
Analisis Rasio Penting 115
03 PROFIL PERUSAHAAN 42 Perbandingan Target dan Realisasi 2024 117
Struktur Modal 118
Informasi Umum Perusahaan 44
Investasi Material atas Barang Modal 118
Visi dan Misi Perusahaan 46
Peristiwa Setelah Periode Pelaporan 119
Visi dan Misi Keberlanjutan 47
Dividen 119
Riwayat Singkat Perusahaan 48
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 120
Jejak Langkah 50
Investasi, Divestasi, Merger & Akuisisi, dan
Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan 52
Restrukturisasi Utang atau Modal yang Material 120
Identitas Perusahaan 54 Transaksi dengan Potensi Benturan Kepentingan dan
Bidang Usaha 54 Pihak-Pihak Berelasi 120
Peta dan Jaringan Operasional 56 Perubahan Peraturan Perundang-undangan dan
Pengaruhnya terhadap Kinerja Perusahaan 121
Struktur Organisasi 58 Perubahan Kebijakan Akuntansi 122
Demografi Karyawan 60 Prospek Bisnis 2025 123
Profil Dewan Komisaris 63
4 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 5
05 TATA KELOLA Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi 207
Rapat Dewan Komisaris, Direksi, dan
PERUSAHAAN YANG BAIK 124 Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi 208
Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik 126 Komite Audit 211
Tata Kelola Keberlanjutan 129 Komite Pemantau Risiko 214
Rapat Umum Pemegang Saham 131 Komite Nominasi dan Remunerasi 216
Dewan Komisaris 134 Akses Informasi dan Komunikasi 219
Direksi 136 Kode Etik dan Budaya Perusahaan 223
Dewan Pengawas Syariah 137 Kebijakan Antikorupsi 225
Komite Audit 139 Kebijakan Pengadaan 225
Komite Pemantau Risiko 140 Kebijakan Pengungkapan Informasi 226
Komite Nominasi dan Remunerasi 141 Jasa Akuntan Publik 227
Sekretaris Perusahaan 142 Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal 228
Audit Internal 143 Transparansi Kondisi Keuangan dan Nonkeuangan
yang Belum Diungkap dalam Laporan Lainnya 229
Sistem Pengendalian Internal 146
Pernyataan Penerapan atas Pedoman Tata Kelola
Manajemen Risiko 147 Perusahaan Terbuka 229
Kasus Hukum 151 Alamat Outlet 232
Sanksi Administratif 151 Glosarium 245
Hubungan Investor 152
Kepatuhan 153
Sistem Pelaporan Pelanggaran 156 08 LAPORAN KEUANGAN
TAHUNAN 248
Laporan Keuangan Konsolidasian untuk
06 KEBERLANJUTAN 158 Tahun yang Berakhir 31 Desember 2024 dan
Laporan Auditor Independen 250
Strategi Keberlanjutan 160
Sumber Daya Manusia 164
Kinerja Lingkungan 170
LAMPIRAN 368
Kinerja Sosial 174
Lembar Umpan Balik 368
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/
Jasa Berkelanjutan 179 Referensi Silang SEOJK No.16/SEOJK.04/2021 –
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik 368
Referensi Silang POJK No.51/POJK.03/2017 –
07 DATA PERUSAHAAN 180 Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Komposisi Kepemilikan Saham 182 Perusahaan Publik 381
Profil Pemegang Saham Pengendali 184
Pemilik Manfaat Akhir 184
Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan
Karyawan (MESOP) 185
Kronologi Pencatatan Saham dan Perubahan Jumlah Saham 185
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 188
Dewan Komisaris 190
Direksi 196
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi 206
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 5
Page 6
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PENGANTAR
LAPORAN TERINTEGRASI
Laporan Tahunan 2024 PT BFI Finance Indonesia Tbk ini Integrated Thinking: Pendekatan Holistik
merupakan Laporan Terintegrasi.
Konsep pelaporan terintegrasi telah diadopsi oleh BFI Integrated Thinking adalah pendekatan manajemen
Finance sejak 2016, dengan publikasi Laporan Tahunan multikapital yang memungkinkan organisasi untuk
Terintegrasi 2016. Sejak saat itu, Perusahaan telah mencapai tujuan mereka demi kepentingan pemangku
menyesuaikan dan memperbarui praktik pelaporannya kunci utama sepanjang waktu. Hal ini menekankan
dengan kriteria dan standar pelaporan berikut: penciptaan dan pelestarian nilai serta penyempurnaan
proses pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang
1. SEOJK No. 16/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
saling terhubung dari berbagai jenis kapital. Pendekatan ini
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
bersifat mendasar bagi Kerangka Kerja Laporan Terintegrasi
2. POJK No. 51/2017 tentang Penerapan Keuangan
BFI Finance karena mendorong pemikiran dan pelaporan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
melampaui metrik keuangan yang konvensional dengan
dan Perusahaan Publik;
mempertimbangkan faktor-faktor lebih luas, seperti modal
3. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan sosial, intelektual, dan lingkungan.
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK), yang
dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Menggabungkan cara berpikir yang terintegrasi ke dalam
(DSAK) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI);
praktik bisnis mendukung BFI Finance dalam mengatasi
4. Integrated Reporting International <IR> Framework,
tantangan dan peluang yang kompleks secara konsisten
yang diterbitkan pada Januari 2021 oleh International
dan komprehensif. Dengan mengadopsi Integrated
Integrated Reporting Council (IIRC, kini bagian dari
Thinking Principles—yang meliputi Tujuan, Tata Kelola,
IFRS Foundation); dan
Budaya, Strategi, Risiko & Peluang, serta Kinerja—bisnis
5. Integrated Thinking Principles v1.0, yang diterbitkan kami akan mampu mengoptimalkan penciptaan nilai
pada Desember 2021 oleh Value Reporting Foundation dalam jangka panjang, yang dibangun di atas pemahaman
(kini bagian dari IFRS Foundation). mengenai interaksi berbagai sumber daya dan hubungan
antara berbagai pihak.
Grafik 1 | Integrated Thinking
KUNGAN EKSTERNAL
LING
JENIS-JENIS KAPITAL
Finansial
Proses Produksi
KA
Keahlian
PR SDM
PI
TA
Hubungan & Komunikasi Sosial
IN
L
SIP
MODEL Lingkungan Alam
OUTPUT & BISNIS
HASIL
PRINSIP-PRINSIP
NIL Tujuan
AI B
ERW
NILA UJ U D Tata Kelola
I NIR
WUJU
D Budaya
Strategi
Risiko & Peluang
Kinerja
PENCIPTAAN NILAI
UNTUK ORGANISASI DAN
PARA PEMANGKU KEPENTINGAN UTAMANYA
Sumber: IFRS Foundation – https://integratedreporting.ifrs.org/integrated-thinking/
6 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 7
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Grafik 2 | Interaksi Berbagai Jenis Kapital dalam Penciptaan Nilai Perusahaan
LINGKUNGAN EKSTERNAL
TUJUAN, MISI, VISI
TATA KELOLA
Keuangan Keuangan
STRATEGI DAN ALOKASI
RISIKO DAN PELUANG SUMBER DAYA
Proses Produksi Proses Produksi
MODEL BISNIS
Keahlian KEGIATAN Keahlian
BISNIS HASIL
(Positif dan
Negatif dalam
INPUT jangka waktu
pendek,
menengah, dan
OUTPUT panjang)
SDM SDM
Hubungan dan Hubungan dan
Komunikasi Sosial KINERJA PROSPEK KE DEPAN Komunikasi Sosial
Lingkungan Alam Lingkungan Alam
PENCIPTAAN NILAI, PEMELIHARAAN ATAU PENGURANGAN/PENYUSUTAN DARI WAKTU KE WAKTU
Sumber: International <IR> Framework, Integrated Reporting – https://integratedreporting.ifrs.org
Manfaat dan Tujuan Jangka Panjang dari • Memperkuat Transparansi dan Akuntabilitas:
Pelaporan dan Cara Berpikir Terintegrasi Pendekatan ini mendorong transparansi yang lebih
besar dalam pelaporan kami, sehingga para pemangku
Kami meyakini bahwa dengan mengadopsi kerangka kerja kepentingan yang utama akan mampu melihat
dan prinsip Pelaporan dan Cara Berpikir Terintegrasi, kami dengan jelas dan memahami seluruh spektrum
akan dapat: kegiatan dan dampak bisnis kami.
• Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Cara Berpikir
Terintegrasi memupuk pandangan yang lebih holistik
terhadap organisasi kami, sehingga menghasilkan Tentang Laporan Terintegrasi Ini
keputusan yang penuh pertimbangan atas berbagai
faktor, mulai dari keuangan hingga lingkungan. Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 PT BFI Finance
• Mendorong Praktik Bisnis Berkelanjutan: Kami akan Indonesia Tbk melaporkan kinerja Perusahaan dalam
menyesuaikan praktik kami dengan tren global yang menciptakan nilai dalam aspek-aspek yang telah
menekankan keberlanjutan, yang pada gilirannya akan dijelaskan dalam kerangka kerja di atas. Lingkup laporan
memberdayakan kami dalam menghadapi risiko dan ini mencakup Perusahaan dan entitas anaknya, yaitu
peluang lingkungan dan sosial. PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT), yang kinerja
keuangannya dikonsolidasikan ke dalam laporan
• Menciptakan Nilai Jangka Panjang: Dengan
Perusahaan. Periode pelaporan adalah mulai dari 1 Januari
mempertimbangkan berbagai kapital yang kami
2024 hingga 31 Desember 2024. Perusahaan menerbitkan
kendalikan, kami dapat fokus pada penciptaan nilai tak
laporan terintegrasi satu kali setiap tahun.
hanya secara finansial, namun juga dalam hal dampak
sosial, intelektual, dan lingkungan.
• Meningkatkan Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Utama: Laporan terintegrasi kami memberikan
pandangan yang lebih komprehensif tentang strategi,
kinerja, dan prospek kami kepada para pemangku
kepentingan yang utama.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 7
Page 8
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
RINGKASAN LAPORAN TAHUNAN
TERINTEGRASI 2024
Materi Bahasan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 PT BFI Finance Indonesia Tbk menggabungkan laporan tahunan dan laporan
keberlanjutan, dan memuat sembilan bab yang membahas aktivitas bisnis dan nonbisnis Perusahaan, sebagai berikut:
1. Tentang Laporan Ini
2. Kilas Kinerja 2024
3. Laporan kepada Pemangku Kepentingan
4. Profil Perusahaan
5. Analisis dan Pembahasan Manajemen
6. Tata Kelola Perusahaan yang Baik
7. Keberlanjutan
8. Data Perusahaan
9. Laporan Keuangan Tahunan
Selain berbentuk cetak, laporan ini tersedia secara daring pada situs web Perusahaan:
https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/laporan-tahunan-keberlanjutan
Referensi
Acuan utama dalam pembuatan Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 PT BFI Finance Indonesia Tbk ini adalah seluruh
ketentuan dari regulator atau otoritas mengenai penerbitan laporan tahunan oleh perusahaan publik atau emiten dan
panduan standar internasional mengenai laporan keberlanjutan, antara lain:
1. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT);
2. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
3. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik;
4. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
5. Peraturan terkait bursa efek dan pasar modal yang diterbitkan oleh BEI; dan
6. UU, POJK, SEOJK, dan peraturan-peraturan lainnya yang menjadi acuan isi dan materi pembahasan dalam laporan
tahunan terintegrasi.
Unsur Keberlanjutan
Keberadaan bab Keberlanjutan dalam Laporan Tahunan Terintegrasi adalah wujud kepatuhan terhadap
POJK 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik, yang ditegaskan dengan SEOJK 16/SEOJK.04/2021.
Keuangan Berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan pertumbuhan
ekonomi yang berkesinambungan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
Berbagai elemen keberlanjutan diintegrasikan ke dalam pelaporan tahunan Perusahaan menggunakan pendekatan
Integrated Thinking.
8 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 9
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Kapital Perusahaan
Berdasarkan acuan dari pendekatan Integrated Thinking, proses bisnis Perusahaan melibatkan enam kapital utama, yaitu:
Financial Manufactured Intellectual
(Finansial) (Proses Produksi) (Keahlian)
Human Relationship & Social Natural
(SDM) (Hubungan & (Lingkungan Alam)
Komunikasi Sosial)
Pemangku Kepentingan Perusahaan
Berdasarkan bidang usaha BFI Finance sebagai perusahaan jasa pembiayaan dan penyelarasannya dengan enam
kapital utama, kinerja dan pencapaian bisnis dan nonbisnis Perusahaan memberikan nilai tambah bagi para pemangku
kepentingan utama, antara lain:
Konsumen Pemegang Saham/ Karyawan
Investor
Regulator Masyarakat Umum Lingkungan Hidup Mitra Bisnis
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 9
Page 10
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
RINGKASAN KINERJA
KEBERLANJUTAN 2024
Pernyataan Keberlanjutan • Memanfaatkan produk dan jasa dari 8.853 pelaku
usaha di Indonesia dan menggerakkan pertumbuhan
Kami menjalankan bisnis secara bertanggung jawab perekonomian negeri;
untuk memberdayakan dan mengangkat derajat hidup • Berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan
konsumen kami dengan memberikan akses keuangan dan pelestarian lingkungan sekitar melalui aktivitas
melalui produk-produk pembiayaan kami, serta dengan CSR, literasi keuangan, dan pembayaran pajak kepada
memperhatikan upaya pengembangan masyarakat dan pemerintah; dan
pelestarian lingkungan. • Menciptakan nilai dan imbal hasil yang atraktif bagi
pemegang saham/investor melalui reputasi yang
unggul di industri dan rasio pembayaran dividen yang
Distribusi Nilai BFI Finance tinggi.
Dengan menjalankan bisnis pembiayaan di Indonesia, di
sepanjang 2024 Perusahaan telah: Penciptaan dan Distribusi Nilai Finansial
• Menyediakan produk pembiayaan bagi lebih dari
441 ribu konsumen di 35 provinsi di Indonesia, untuk BFI Finance menciptakan nilai dan kapital finansial melalui
mengangkat kemampuan ekonomi mereka; beragam proses bisnisnya, dan mendistribusikannya
• Memberikan pembiayaan senilai lebih dari Rp12,2 triliun kepada para pemangku kepentingannya dalam berbagai
untuk mendukung kemajuan UMKM di Indonesia; wujud dan cara. Jumlah nilai finansial yang didistribusikan
oleh BFI Finance dalam tiga tahun terakhir adalah sebagai
• Mempekerjakan lebih dari sepuluh ribu karyawan dan
berikut (dalam Rp juta):
mendukung kehidupan keluarga mereka;
Tabel 1 | Distribusi Nilai Finansial
Keterangan (Rp juta) 2022 2023 2024
Pendapatan 5.383.010 6.353.113 6.335.070
Pemegang Saham/Investor 570.747* 902.363** 827.166***
Karyawan 1.324.648 1.457.103 1.517.239
Mitra Bisnis dan Operasional Lainnya 1.816.258 2.869.264 2.889.093
Pemerintah 432.002 381.453 361.940
Masyarakat Sekitar 3.423 1.494 2.124
Keberlanjutan Usaha 1.806.679 1.643.799 1.564.674
* Dividen final 2021 yang dibayarkan di 2022 dan dividen tunai interim untuk 2022, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen
** Dividen final 2022 yang dibayarkan di 2023 dan dividen tunai interim untuk 2023, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen
*** Dividen final 2023 yang dibayarkan di 2024 dan dividen tunai interim untuk 2024, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen
10 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 11
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 2 | Pemanfaatan Kapital dan Penciptaan Nilai bagi Pemangku Kepentingan
Aktivitas Pemanfaatan dan Pemangku Kepentingan Dijelaskan
Jenis Kapital Wujud Kapital
Penciptaan Nilai Penerima Manfaat dalam Bab
Finansial Kegiatan bisnis normal,
Fasilitas penyesuaian strategi bisnis
pembiayaan terhadap perkembangan Konsumen, Pemegang
transformasi digital Saham/Investor, 2, 3, 4, 5, 9
Pemasok, Mitra Bisnis
Eksekusi strategi bisnis
Ekuitas
Proses Produksi Perluasan keberadaan fisik dan
Jaringan bisnis digital, penguatan kapabilitas
2, 3, 4, 5, 7
operasional originasi dan penagihan, serta
kemitraan berbasis ekosistem Konsumen, Pemegang
Saham/Investor,
Restrukturisasi organisasi,
Infrastruktur Karyawan, Pemasok,
investasi, pengembangan, dan 2, 3, 4, 5
operasional Mitra Bisnis
optimalisasi
Teknologi Pengembangan dan investasi
2, 3, 5
informasi (TI) TI, penguatan keamanan siber
Keahlian Pengembangan model usaha
Model usaha Konsumen, Pemegang
yang tangguh dan adaptif
Saham/Investor,
Tranformasi berkelanjutan 2, 3, 4, 5
Karyawan, Pemasok,
Digitalisasi melalui digitalisasi berbagai Mitra Bisnis
proses bisnis
SDM Peningkatan kesejahteraan,
keterikatan, keahlian
Karyawan 2, 3, 4, 7
profesional, kesehatan dan
keselamatan kerja
Penerapan “BFI New Mindset” Karyawan, Regulator
Budaya kerja 4, 7
oleh seluruh karyawan
Penyempurnaan dan
Praktik
penyelarasan dengan standar 7
ketenagakerjaan
dan praktik terbaik
Hubungan & Dukungan terhadap upaya dan
Kerja sama
Komunikasi Sosial program pemerintah untuk
dengan Regulator 2, 5, 6, 7
menyejahterakan bangsa,
pemerintah
kepatuhan terhadap peraturan
Peningkatan kualitas
kesehatan, pendidikan, dan
Interaksi dengan
kesejahteraan bagi masyarakat
masyarakat Masyarakat Umum 7
Indonesia melalui serangkaian
sekitar
program keberlanjutan yang
tepat sasaran
Program Penerapan dan Masyarakat Umum,
pengembangan berkelanjutan 7
beasiswa Karyawan
Formulasi, implementasi, Masyarakat Umum 7
Program CSR evaluasi, dan penyempurnaan
Lingkungan Alam berkelanjutan Lingkungan Hidup 7
Penghematan dan optimalisasi
Penggunaan
pemakaian sumber daya Lingkungan Hidup 7
sumber daya
dengan bantuan teknologi
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 11
Page 12
01 KILAS KINERJA
2024
12 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 13
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 13
Page 14
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
IKHTISAR
PENTING 2024
Pendapatan
(Rp miliar)
2024 6.335 0,3%
Piutang yang Dikelola berdasarkan Jenis Aset
2023 6.353
2022 5.383
8,9
Aset
6,9 (Rp miliar)
2024 25.120 4,7%
15,5
% 68,7 2023
2022
23.992
21.930
Piutang Pembiayaan – Neto
(Rp miliar)
2024 22.096 6,4%
2023 20.759
2022 19.562
Alat Berat dan Mobil
Mesin
Laba Tahun Berjalan
(Rp miliar)
2024 1.565 4,8%
Motor Properti dan
Lain-Lain
2023 1.644
2022 1.807
ROAA (%) ROAE (%) NPF (%)
2,70
2,44
21,9 2,32
12,2 17,7
15,7
8,4
8,0 1,36
15,0
1,25
14,4 13,8
1,00
5,7
5,6
5,0
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Rata-Rata Industri BFI Finance
14 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 15
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Seluruh Indonesia,
termasuk 45 cabang
perwakilan syariah yang
berbagi tempat dengan
cabang konvensional
Wilayah Outlet
267 • Jawa, Bali &
Nusa Tenggara
Outlet (termasuk
Pemegang Saham Jabodetabek) 51,7%
• Indonesia Timur
Trinugraha Capital & Co SCA
5,81 (Sulawesi, Maluku,
PT BFI Finance Indonesia Tbk * Papua) 19,1%
Lainnya • Sumatra 18,0%
(masing-masing
• Kalimantan 11,2%
di bawah 5%)
* Hasil pembelian kembali saham
Perusahaan sesuai keputusan
RUPSLB 15 April 2015 dan merupakan
sisa saham treasuri setelah
pelaksanaan MESOP berdasarkan
46,04
% 48,15 Karyawan
10.198
keputusan RUPSLB 29 Juni 2022
Kontrak Aktif
475.543
PENGHARGAAN 20th Infobank Multifinance Award 2024
• Predikat “The Excellent Performance Multifinance Company
(Assets > IDR 10 Trillion)”
• ”Titanium Trophy untuk predikat “The Best Performance Multifinance
Company in 15 Consecutive Years (2009–2023)”
13th Infobank Digital Brand Awards 2023
• Predikat “The 2nd Best Multifinance Company Asset Class > Rp10 Trillion”
• Predikat “The 2nd Highest Digital Index Multifinance Company”
• Golden Trophy untuk predikat “The Best Multifinance Company in Digital
Brand 5 Years in a Row (2020–2024)”
Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2024
The Best Performance Multifinance dalam Subkategori “Multifinance Go
Public” untuk tiga tahun berturut-turut (2022–2024)
Indeks TEMPO–IDNFinancials 52
Kategori “Main Index–High Dividend” untuk portofolio kinerja keuangan yang
meningkat dalam lima tahun terakhir hingga periode Juni 2024
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 15
Page 16
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Angka-angka dalam tabel dan grafik di bawah ini disajikan dalam miliar rupiah (kecuali disebutkan lain).
Tabel 3 | Ikhtisar Laporan Keuangan dan Rasio
Keterangan 2022 2023 2024
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Pendapatan Pembiayaan 5.117 6.042 6.030
Lain-Lain 266 311 305
Jumlah Pendapatan 5.383 6.353 6.335
Gaji dan Tunjangan 1.325 1.457 1.517
Beban Bunga dan Keuangan 624 951 931
Umum dan Administrasi 771 871 875
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 367 786 850
Lain-Lain 57 263 235
Jumlah Beban 3.144 4.328 4.408
Laba Sebelum Pajak 2.239 2.025 1.927
Beban Pajak Penghasilan 432 381 362
Laba Tahun Berjalan 1.807 1.644 1.565
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan - Setelah Pajak 14 2 (56)
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 1.821 1.646 1.509
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Kas dan Setara Kas 1.073 1.740 1.614
Piutang Pembiayaan - Neto 19.562 20.759 22.096
Piutang Lain-Lain - Pihak Ketiga 163 251 293
Aset Derivatif 103 57 28
Aset Tetap - Neto 659 721 673
Aset Takberwujud - Neto 140 255 199
Aset Lain-Lain 230 209 217
Jumlah Aset 21.930 23.992 25.120
Pinjaman yang Diterima 10.247 8.666 10.823
Surat Berharga yang Diterbitkan - Neto 1.581 4.721 2.936
Utang Lain-Lain - Pihak Ketiga 1.346 1.105 1.179
Jumlah Liabilitas 13.174 14.492 14.938
Ekuitas 8.756 9.500 10.182
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 21.930 23.992 25.120
16 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 17
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Keterangan 2022 2023 2024
Data Saham
Saham Beredar (juta) 15.967 15.967 15.967
Laba per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh) 121 109 104
Dividen per Saham (Nilai Rupiah Penuh)1 60 55 Lihat
Catatan 1
Rasio-Rasio
Profitabilitas
Imbal Hasil atas Rata-Rata Aset (ROAA)2 12,2% 8,4% 8,0%
Imbal Hasil atas Rata-Rata Ekuitas (ROAE) 3
21,9% 17,7% 15,7%
Laba Tahun Berjalan / Jumlah Pendapatan 33,6% 25,9% 24,7%
Kualitas Aset
NPF (termasuk Pembiayaan Bersama) - Bruto 1,00% 1,36% 1,25%
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai terhadap Piutang Pembiayaan 4,1% 3,5% 3,4%
yang Dikelola
Coverage terhadap NPF 4,1x 2,6x 2,7x
Likuiditas
Rasio Lancar4 1,6x 1,4x 1,5x
Solvabilitas
Rasio Liabilitas terhadap Aset5 0,6x 0,6x 0,6x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 6
1,5x 1,5x 1,5x
Rasio Gearing7 1,4x 1,4x 1,4x
Rasio Keuangan yang Relevan Lainnya
Financing-to-Assets Ratio (FAR) 89,2% 86,5% 88,0%
Rasio Modal Sendiri-Modal Disetor (MSMD) 2.193,5% 2.379,8% 2.550,7%
Rasio Beban Operasional-Pendapatan Operasional (BOPO) 59,0% 69,4% 70,5%
Informasi Lainnya
Jumlah Outlet8 282 271 267
Jumlah Karyawan 9
10.111 11.207 10.198
1 Dividen final per saham untuk 2024 menunggu keputusan RUPS 2025
2 Laba Sebelum Pajak / Rata-Rata Aset
3 Laba Tahun Berjalan / Rata-Rata Ekuitas
4 Aset Lancar / Liabilitas Lancar
5 Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset
6 Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas
7 (Pinjaman yang Diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan) / Ekuitas
8 Terdiri dari cabang konvensional, gerai, dan cabang perwakilan syariah
9 Khusus 2024, terdiri dari karyawan BFI Finance 10.130 orang dan karyawan FIT 68 orang
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 17
Page 18
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
IKHTISAR SAHAM
Tabel 4 | Ringkasan Harga Saham
Harga Saham (Rp)
Volume Transaksi Kapitalisasi Pasar
(juta unit) (Rp miliar)
Periode Tertinggi Terendah Penutupan
2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024 2023 2024
Triwulan 1 1.400 1.380 1.010 1.125 1.315 1.340 782 835 20.997 21.396
Triwulan 2 1.535 1.340 1.205 800 1.430 945 820 1.162 22.833 15.089
Triwulan 3 1.455 1.040 1.085 800 1.145 1.040 1.305 757 18.123 16.606
Triwulan 4 1.215 1.040 955 850 1.205 945 958 492 19.240 15.089
Grafik 3 | Kinerja Saham
2.000.000.000 2.000
2023 2024
1.800.000.000 1.800
1.600.000.000 1.600
1.400.000.000 1.400
1.200.000.000 1.200
1.000.000.000 1.000
800.000.000 800
600.000.000 600
400.000.000 400
200.000.000 200
0 0
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Volume Harga Penutupan
Nilai kapitalisasi pasar BFI Finance per akhir 2024 sebesar Rp15,1 triliun, 21,6% di bawah kapitalisasi pasar saham per akhir
2023 sebesar Rp19,2 triliun. Volume saham BFI Finance yang diperdagangkan di 2024 mencapai 3,25 miliar saham, atau
senilai Rp3,4 triliun.
Per akhir 2024, saham BFIN merupakan komponen dari indeks KOMPAS100, IDX80, PEFINDO25, dan IDX ESG Leaders,
yang masing-masing menunjukkan likuiditas saham Perusahaan dan keunggulan Perusahaan di bidang lingkungan,
sosial, dan tata kelola dibandingkan perusahaan-perusahaan lainnya yang tercatat di BEI.
Perbandingan Kinerja Harga Saham BFI Finance (BFIN) terhadap IHSG di 2024
Perdagangan saham BFIN dibuka pada 2 Januari 2024 dengan harga Rp1.210 dan ditutup pada 30 Desember 2024 dengan
harga Rp945 per saham, atau menurun 21,9% dalam setahun. IHSG sendiri melemah 2,6%, dari level 7.268,40 ke 7.079,90
per akhir 2024. Kapitalisasi pasar saham Indonesia mencapai Rp12,3 triliun, meningkat 5,74% sepanjang 2024.
18 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 19
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Aksi Korporasi
Perusahaan membagikan dividen tunai secara keseluruhan sebesar Rp55 (nilai penuh) per saham atau setara dengan
Rp827 miliar dari laba bersih 2023. Dividen tunai interim sebesar Rp28 (nilai penuh) per lembar saham atau setara dengan
Rp421 miliar dibayarkan kepada pemegang saham pada 21 Desember 2023. Sisanya sebesar Rp27 (nilai penuh) per lembar
saham atau setara dengan Rp406 miliar dibayarkan pada 21 Juni 2024.
Perusahaan juga menyetujui pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2024 sebesar Rp28 (nilai penuh) per
saham atau setara dengan Rp421 miliar yang telah dibayarkan pada 19 Desember 2024.
Selain dari itu, di 2024 Perusahaan tidak menyelenggarakan aksi korporasi lain yang dapat berdampak terhadap
perdagangan saham BFIN di bursa saham.
Suspensi dan/atau Pembatalan Pencatatan Saham
Sepanjang 2024, perdagangan saham BFIN tidak pernah mengalami suspensi.
IKHTISAR OBLIGASI
Efek Perusahaan yang diterbitkan dalam periode 2021–2024 dan dicatatkan di BEI adalah sebagai berikut:
1 Obligasi
Berkelanjutan V
BFI Finance
Indonesia
Tahap I
Tahun 2021 Rp600 miliar
2 Obligasi
Berkelanjutan V
BFI Finance
Indonesia
Tahap II
Tahun 2021 Rp1.000 miliar
3 Obligasi
Berkelanjutan V
BFI Finance
Indonesia
Tahap III
Tahun 2023 Rp1.100 miliar
4 Obligasi
Berkelanjutan V
BFI Finance
Indonesia
Tahap IV
Tahun 2023 Rp1.600 miliar
5 Obligasi
Berkelanjutan V
BFI Finance
Indonesia
Tahap V
Tahun 2023 Rp1.100 miliar
6 Obligasi
Berkelanjutan VI
BFI Finance
Indonesia
Tahap I
Tahun 2024 Rp600 miliar
Seluruh efek tersebut mendapatkan peringkat ‘AA-(idn)’ dari Fitch Ratings.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 19
Page 20
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PERISTIWA PENTING 2024
Januari
15
Penyelenggaraan National Kick-off Meeting 2024 bertema “Embracing
Progress” secara daring dari BFI Tower, Tangerang Selatan, Banten
16–17
Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional BFI Finance 2024 di Trembesi
Hotel, Tangerang Selatan
National Kick-off Meeting 2024
Februari
27
Fitch Ratings Indonesia (Fitch) mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka
Panjang BFI Finance di ‘AA-(idn)’ Outlook Stabil, Peringkat Nasional
Jangka Pendek di ‘F1+(idn)’, dan peringkat obligasi mata uang lokal di
‘AA-(idn)’
27
Campus Hiring dan Seminar Karir di Penyelenggaraan Campus Hiring dan Seminar Karir yang dihadiri oleh
Universitas Kadiri, Kediri
para mahasiswa dan alumni Universitas Kadiri, Kota Kediri, Jawa Timur.
Maret
18–29
Program “Berbagi Berkah Ramadan” berupa pembagian sembako
dan takjil untuk masyarakat sekitar kantor cabang di berbagai wilayah
Sumatra, Jawa, Bali, dan Indonesia Timur
24–30
Berbagi Berkah Ramadan
Penyelenggaraan Pekan Raya BFI Finance (#BFINgangkatUsahaLokal)
2024 untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM berupa kegiatan
bazar aneka produk dan berbagai lomba bernuansa islami dalam rangka
bulan suci Ramadan di WTC Surabaya, Jawa Timur
Pekan Raya BFI Finance di WTC Surabaya
April
8
Peringatan HUT ke-42 BFI Finance digelar secara luring dan daring dari
BFI Tower (Tangerang Selatan) bersama karyawan kantor pusat dan
cabang di berbagai wilayah, dan bertepatan dengan bulan suci Ramadan,
acara ditutup dengan tausiyah dan buka puasa bersama
HUT ke-42 BFI Finance
20 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 21
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
April
20
Penyelenggaraan Jajan-Jajan Silaturahmi (JJS) dengan kegiatan periksa
kesehatan gratis dan berbagi jajanan UMKM untuk konsumen dan
masyarakat umum di sekitar Kantor Cabang Tangerang 2 di Balaraja,
Kabupaten Tangerang, Banten
Jajan-Jajan Silaturahmi (JJS)
Mei
15
Penyelenggaraan Literasi Keuangan untuk para siswa SD di SDN Inpres
Doyo Lama Jayapura, Papua
16
Pelaksanaan program CSR bidang pendidikan “Gerakan 1000 Sepatu
Gerakan 1000 Sepatu Sekolah untuk Anak Sekolah untuk Anak Bangsa” berupa distribusi seribu pasang sepatu dan
Bangsa
kaus kaki serta buku-buku donasi karyawan kepada para siswa SD di
beberapa wilayah Provinsi Papua
22
Penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB BFI Finance 2024 secara hybrid di
BFI Tower, Tangerang Selatan
RUPST dan RUPSLB BFI Finance 2024 27
Penyelenggaraan National Agent Gathering 2024 di Trembesi Hotel,
Tangerang Selatan
National Agent Gathering 2024
Juni
5
Konferensi Pers BFI RUN 2024 bertempat di Lavva Plaza Senayan, Jakarta
Selatan
8
Penyelenggaraan “Road to BFI RUN 2024” di RANS Nusantara Hebat, BSD
Konferensi Pers BFI RUN 2024
City, Tangerang Selatan
19–20
Penyelenggaraan lokakarya daring inspiratif untuk pendampingan
pelaku UMKM bertema “Pengembangan UMKM Era Revolusi Industri 4.0”,
diikuti oleh para pelaku UMKM kalangan konsumen dan komunitas bisnis
dari berbagai wilayah seperti Tangerang Raya (Banten), Majalengka (Jawa
Barat), Blora, Semarang, dan Kudus (Jawa Tengah), serta Medan (Sumatra
Lokakarya daring inspiratif untuk Utara)
pendampingan pelaku UMKM
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 21
Page 22
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Juni
21
Pembayaran dividen final 2023 sebesar Rp27 per saham, sehingga jumlah
dividen atas laba bersih 2023 mencapai Rp55 per saham, atau setara
dengan Rp827 miliar
23
BFI RUN 2024 Penyelenggaraan BFI RUN 2024 bertema “Embracing Progress” yang
menggelar perdana kategori Maraton (42,195K) sebagai bagian dari
perayaan HUT Perusahaan ke-42, diikuti oleh 6.500 pelari dengan start
dan finish di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang
Juli
3
Penandatanganan kerja sama BFI Finance dengan Rumah123 untuk
memfasilitasi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) segmen rumah
second khusus wilayah Jabodetabek, bertempat di BFI Tower, Tangerang
Selatan
11–14
Penandatanganan kerja sama dengan
Rumah123 Partisipasi dalam Surabaya Printing Expo 2024 di Grand City Convention &
Exhibition, Surabaya, Jawa Timur
Surabaya Printing Expo 2024
Agustus
2
Peluncuran dan perluasan layanan pembiayaan dengan agunan properti
atau Property–Backed Financing (PBF) di Balikpapan, Kalimantan Timur
3–24
Pelaksanaan program CSR “Sehat untuk Merdeka” berupa donor darah
Peluncuran produk PBF di Balikpapan
dan periksa kesehatan gratis dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan
RI, dilaksanakan di Tangerang Selatan (Banten), Kediri (Jawa Timur),
Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Tarakan (Kalimantan Utara), dan
Makassar (Sulawesi Selatan)
Program “Sehat untuk Merdeka”
22 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 23
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
September
7
Penyelenggaraan Literasi Keuangan dalam rangka Hari Pelanggan
Nasional 2024 bertema “Mengembangkan Bisnis & Memanfaatkan
Pinjaman Produktif” untuk konsumen yang ingin merintis atau
mengembangkan usaha, bertempat di ibis Styles Serpong BSD City,
Tangerang Selatan
Literasi Keuangan di BSD City, Tangerang
Selatan 9
Peluncuran pembiayaan KPR segmen rumah seken dengan fixed rate
(suku bunga tetap) tenor sepuluh tahun di Jakarta Selatan
11–14
Partisipasi dalam pameran Mining Indonesia 2024 di Jakarta International
Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Utara
Peluncuran pembiayaan KPR segmen
rumah seken 26
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I
Tahun 2024 Seri A, B, dan C dengan nilai keseluruhan Rp600 miliar
Partisipasi pameran Mining Indonesia 2024
Oktober
2
Peluncuran dan perluasan layanan PBF di Medan, Sumatra Utara
3–6
Partisipasi dalam FinExpo 2024 yang diselenggarakan OJK dalam rangka
Bulan Inklusi Keuangan (BIK), bertempat di e-Walk BSB Mall, Balikpapan,
Peluncuran produk PBF di Medan
Kalimantan Timur
9–12
Partisipasi dalam pameran internasional ALLPacK Indonesia dan
ALLPRINT Indonesia 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara
10
Program loyalitas konsumen “SENSASI (Senang-Senang bersama BFI
Finance) 2024” berupa pemberian hadiah apresiasi untuk konsumen di
Bukittinggi, Sumatra Barat
Partisipasi pameran ALLPacK Indonesia
dan ALLPRINT Indonesia 2024
10–13
Penyelenggaraan Pekan Raya BFI Finance (#BFINgangkatUsahaLokal)
2024 dalam rangka meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM berupa
kegiatan pelatihan kreatif, bazar aneka produk, beragam lomba menarik,
lokakarya kreatif mini, donasi pakaian bekas, dan hiburan di TangCity Mall,
Kota Tangerang, Banten
11–13
Pekan Raya BFI Finance di Tangcity Mall, Partisipasi dalam Multifinance Day APPI 2024 di Gaia Bumi Raya City,
Tangerang Pontianak, Kalimantan Barat
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 23
Page 24
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Oktober
17
Peluncuran dan perluasan layanan PBF di Denpasar, Bali
26
Seremoni penutupan program BFI 4U dengan pergelaran Panggung
Rakyat yang menampilkan kesenian daerah dan bazar produk
Partisipasi Multifinance Day APPI 2024 di masyarakat setempat di Kampung Palalangon, Desa Pasir Jaya,
Pontianak Kabupaten Bogor, Jawa Barat
November
8–10
Penyelenggaraan Pekan Raya BFI Finance (#BFINgangkatUsahaLokal)
2024 dalam rangka meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM berupa
kegiatan pelatihan kreatif, bazar aneka produk, lokakarya kreatif mini,
kegiatan olahraga, dan periksa kesehatan gratis di MTC Mall Panam,
Pekanbaru, Riau
Pekan Raya BFI Finance MTC Panan,
21
Pekanbaru Paparan Publik Tahunan BFI Finance secara virtual dari BFI Tower,
Tangerang Selatan
23
Penyelenggaraan Literasi Keuangan bertema “Langkah Cerdas
Memanfaatkan Pinjaman Produktif” bekerja sama dengan Dinas UMKM
Kota Bandar Lampung, Lampung
Literasi Keuangan di Bandar Lampung
30
Program penanaman bibit mangrove oleh karyawan relawan kantor
pusat di Pulau Pari, Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), dalam rangka Hari
Menanam Pohon Indonesia
Penanaman bibit Mangrove di Pulau Pari,
Kepulauan Seribu
Desember
4
Peresmian “Bursa Mobil Sobat BFI”, sentra jual beli mobil bekas pertama
yang dikelola langsung oleh BFI Finance, di BG Junction Mall, Surabaya,
Jawa Timur
7 & 14
Program penanaman bibit mangrove oleh puluhan karyawan relawan
dari beberapa kantor cabang di area Denpasar (Bali), Bekasi dan
Penanaman bibit mangrove di Dumai, Riau
Indramayu (Jawa Barat), Brebes (Jawa Tengah), dan Dumai (Riau)
19
Pembayaran dividen tunai interim 2024 sebesar Rp28 per saham atau
setara dengan Rp421 miliar
24 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 25
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN
13th Infobank Digital Brand Awards 2024 20th Infobank Multifinance Award 2024
Majalah Infobank dan Isentia, 1 April 2024, di Jakarta Majalah Infobank, 26 Juli 2024, di Jakarta
• Predikat “The 2nd Best Multifinance Company • Predikat “The Excellent Performance Multifinance
Asset Class > Rp10 Trillion” Company (Assets > IDR 10 Trillion)”
• Predikat “The 2nd Highest Digital Index • Titanium Trophy untuk predikat “The Best
Multifinance Company” Performance Multifinance Company in 15
• Golden Trophy untuk predikat “The Best Consecutive Years (2009–2023)”
Multifinance Company in Digital Brand 5 Years in a
Row (2020–2024)”
Malam Apresiasi Emiten 2024: Indeks TEMPO–
IDNFinancials 52 Paritrana Award 2024
Tempo.co dan IDNFinancials.com, 26 Juli 2024, di Balikpapan BPJS Ketenagakerjaan, 12 September 2024, di Jakarta
Kategori “Main Index–High Dividend” untuk portofolio
Badan Usaha Terbaik Sektor Keuangan Non Perbankan
kinerja keuangan yang meningkat dalam lima tahun
terakhir hingga periode Juni 2024
Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2024 Indonesia Best Multifinance Awards 2024
Bisnis Indonesia, 18 September 2024, di Jakarta Warta Ekonomi, 26 September 2024, di Jakarta
The Best Performance Multifinance dalam Subkategori Indonesia Best Multifinance 2024 for Implementing
“Multifinance Go Public” untuk tiga tahun berturut- the Management of Effective and Selective Finance
turut (2022–2024) Portfolio, Kategori Total Aset 10–30 Miliar
Top 20 Financial Institutions 2024 Indonesia’s Best Wealth Creators 2024
Majalah virtual The Finance, 22 Oktober 2024, di Jakarta SWA Media Group dan Stern Value Management, 28
Oktober 2024, di Jakarta
The Best Performing Multifinance 2024 untuk Kategori Kategori Indonesia The Best Public Companies
Aset di Atas Rp10 Triliun, berdasarkan kinerja keuangan Based on WAITM (Overall) 2024
periode 2021–2023
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 25
Page 26
02
LAPORAN KEPADA
PEMANGKU
KEPENTINGAN
26 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 27
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 27
Page 28
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Kusmayanto Kadiman
Presiden Komisaris
Para pemangku kepentingan yang terhormat, tak hanya berhasil mengatasi tantangan tetapi juga
melanjutkan pembangunan landasan kuat untuk
Dewan Komisaris menyampaikan laporan pelaksanaan
pertumbuhan berkelanjutan. Komitmen BFI Finance
tugas pengawasan atas kinerja dan perjalanan bisnis BFI
untuk terus maju sebagai mitra pembiayaan tepercaya di
Finance sepanjang 2024, bersama dengan apresiasi kepada
masyarakat tergambar dalam tema tahun ini, “Embracing
seluruh pemangku kepentingan. Mereka telah memberikan
Progress”.
dukungan, kepercayaan, dan kolaborasi yang membuat BFI
Finance tetap tangguh dalam menghadapi tantangan, dan Meski membukukan pertumbuhan piutang pembiayaan
konsisten menjaga kinerja solid. yang moderat di 2024, BFI Finance tetap berhasil
menunjukkan sejumlah kinerja istimewa di 2024. Non-
Berbagai langkah berani dari para pengambil kebijakan
Performing Financing (NPF) yang jauh lebih rendah
mewarnai 2024. Federal Reserve di AS memangkas suku
daripada rata-rata industri sepanjang tahun membuktikan
bunga acuan mereka menjadi 4,25% di penghujung tahun,
pendekatan manajemen risiko yang terukur dan penerapan
setelah ekonomi AS lepas dari cengkeraman inflasi tinggi.
yang cermat. Budaya dan kedisiplinan ini, di mata kami
Di sisi lain, ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata
sebagai perwakilan pemegang saham, telah senantiasa
meningkat di sejumlah kawasan, dan ekonomi di beberapa
menjadi salah satu keunggulan kompetitif BFI Finance
negara maju melambat. Superioritas dolar AS selama
yang telah membantu menjaga stabilitas bisnisnya
periode ini tecermin dari nilai tukar rupiah yang melemah
menghadapi persaingan pasar di masa yang menantang.
dibandingkan sepanjang 2023.
Dewan Komisaris mengakui ketahanan manajemen
Pertumbuhan ekonomi domestik di 2024 berkisar 5%,
dalam mengatasi tantangan signifikan dari serangan
cenderung stabil di tengah volatilitas global. Namun,
siber di tahun sebelumnya sekaligus pelemahan di pasar
sejumlah indikator ekonomi domestik menunjukkan
dengan terus memperkuat proses bisnisnya yang kuat
pelemahan daya beli masyarakat di tengah tingginya harga
dan menerapkan checks and balances yang ketat. Karena
bahan pokok dan masih rendahnya tingkat literasi finansial
ketahanan inilah, manajemen berhasil memulihkan
di masyarakat, terutama kalangan menengah bawah.
pertumbuhan sekaligus memperbaiki kualitas portofolio,
Industri multifinance secara keseluruhan tumbuh 6,92% di
meskipun kualitas koleksi secara sektoral tak kunjung
2024.
membaik seiring sejumlah pembiayaan dari tahun
sebelumnya jatuh tempo. Upaya ini membuat Perusahaan
lebih mampu mengendalikan originasi pembiayaan dan
Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Direksi mempertahankan biaya kredit lebih rendah daripada
Dewan Komisaris menyoroti dan mengapresiasi kinerja rata-rata industri. Semua ini tercapai karena implementasi
Direksi di 2024, terutama terkait keberhasilan transformasi tata kelola yang solid, operasi yang stabil, dan tentunya
berkelanjutan. Dengan pendekatan yang berfokus pada transformasi yang dikawal dengan baik oleh Direksi,
efisiensi, inovasi, dan tata kelola yang baik, Perusahaan yang akhirnya bermuara pada pembentukan Direktorat
Transformasi di pertengahan 2024.
28 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 29
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Dewan Komisaris mengakui ketahanan
manajemen dalam mengatasi tantangan
pasar dan hambatan internal, dengan berhasil
memulihkan pertumbuhan di paruh kedua
sekaligus meningkatkan kualitas portofolio.
Transformasi digital yang Perusahaan jalankan telah bagi BFI Finance. Ini termasuk penghargaan “The Best
menghasilkan kapabilitas dan fleksibilitas lebih yang Performance Multifinance Company in 15 Consecutive
mengoptimalkan operasinya. Kami juga melihat ada Years” dan “The Excellent Performance Multifinance
sejumlah area yang menunjukkan peningkatan efisiensi, Company (Asset > Rp10 Trillion)” dari Infobank. BFI Finance
baik dari waktu maupun biaya, tanpa mengorbankan juga meraih Indonesia Best Multifinance Awards 2024
kualitas layanan Perusahaan kepada konsumen. Proses untuk kategori “Implementing the Management of
penyaluran pembiayaan, administrasi, pemantauan Effective and Selective Financing Portfolio” dari Warta
portofolio, hingga penagihan kini lebih cepat dan Ekonomi, serta trofi Bisnis Indonesia Financial Awards 2024
akurat, berkat integrasi tenaga kerja yang andal dan sebagai “The Best Performance Multifinance” kategori Go
teknologi canggih sebagai tulang punggung operasional. Public.
Transformasi digital ini juga telah membuat Perusahaan
mampu merespons kebutuhan pembiayaan yang semakin
Pandangan atas Prospek dan Rencana Bisnis
kompleks.
Perusahaan senantiasa berkomitmen kepada pemegang Dewan Komisaris menyambut 2025 dengan penuh
saham tetap dapat memegang komitmen Perusahaan semangat di tengah dinamika global dan nasional yang
untuk terus menciptakan nilai. Distribusi dividen sebanyak terus menantang dan sarat ketidakpastian. Rencana
dua kali di 2024 mencerminkan konsistensi sekaligus strategis yang disusun Direksi telah memperhitungkan
kemampuan BFI Finance yang unggul dalam menjaga risiko dan peluang signifikan dari kebijakan global,
arus kas yang sehat. Dengan posisi neraca yang kuat, kami sementara di tingkat nasional, visi pemerintahan baru yang
yakin Perusahaan akan dapat melalui tantangan yang berat berambisi mengangkat pertumbuhan ekonomi hingga 8%
di industri multifinance saat ini, dan terus memelihara melalui hilirisasi dan insentif fiskal akan memberikan daya
momentum untuk kinerja masa mendatang yang semakin dorong yang substansial.
baik. Kami memiliki aspirasi untuk menjadi perusahaan
pembiayaan yang diperkuat oleh teknologi dan didukung
oleh ekosistem kemitraan, dengan manajemen risiko yang
Kinerja Tata Kelola Perusahaan yang Baik memanfaatkan teknologi yang kokoh dan komprehensif.
Dewan Komisaris mendukung sepenuhnya strategi Direksi
Kedisiplinan BFI Finance dalam tata kelola perusahaan untuk mempertahankan posisi dan relevansi Perusahaan
yang baik tecermin melalui stabilitas bisnis dan kinerja melalui inovasi yang berkesinambungan.
unggulnya. Hal ini dapat tercipta karena Perusahaan
selalu bergerak secara adaptif menghadapi perubahan.
Restrukturisasi sejumlah fungsi di Perusahaan, termasuk Penutup
pembentukan Direktorat Transformasi yang dipimpin oleh
Goklas sebagai Direktur Transformasi sesuai keputusan Dewan Komisaris menutup laporan ini dengan keyakinan
RUPSLB di 2024, akan semakin memperkuat semangat bahwa Perusahaan akan mengangkat standar kerjanya
untuk berinovasi dan beradaptasi. Dewan Komisaris di 2025 dalam rangka mencapai seluruh target bisnisnya.
berharap inisiatif ini akan menciptakan struktur bisnis yang Kami sungguh mengapresiasi komitmen kuat dari Direksi
lebih tangguh di masa depan. dan seluruh karyawan, dukungan dari pemegang saham,
mitra bisnis, sekaligus konsumen dan seluruh pemangku
Komite-komite di bawah pengawasan Dewan Komisaris kepentingan bagi BFI Finance selama ini sangat kami
berperan penting dalam menjaga kinerja tata kelola. apresiasi. Dengan semangat kolaborasi untuk masa depan
Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko, dipimpin oleh bersama, kami optimis BFI Finance akan terus maju dan
Johanes Sutrisno, membantu kami memastikan kepatuhan meraih prestasi.
terhadap regulasi dan penerapan manajemen risiko.
Sementara itu, Komite Nominasi dan Remunerasi yang
diketuai oleh Alfonso Napitupulu memastikan kebijakan Atas nama Dewan Komisaris PT BFI Finance Indonesia Tbk,
nominasi dan remunerasi berjalan selaras standar industri
dan kebutuhan internal. Masukan dari berbagai komite
secara rutin dibahas dalam rapat Dewan Komisaris untuk
menghasilkan arahan strategis bagi manajemen.
Kuatnya penerapan strategi termasuk tata kelola oleh Kusmayanto Kadiman
manajemen kembali menghasilkan sejumlah pengakuan Presiden Komisaris
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 29
Page 30
DEWAN KOMISARIS
Johanes Sutrisno Kusmayanto Kadiman
Komisaris Independen Presiden Komisaris
Alfonso Napitupulu
Komisaris Independen
30 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 31
Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris
Sunata Tjiterosampurno
Komisaris
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 31
Page 32
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
LAPORAN DIREKSI
Francis Lay Sioe Ho
Presiden Direktur
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Selepas pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia
yang Terhormat, tumbuh di atas 5% setiap tahun. Meskipun demikian, daya
beli masyarakat melemah, terutama di segmen mass
Di 2024, kita menyaksikan pertumbuhan yang melamban
market di mana upah mengalami stagnasi. Penjualan
disertai ketidakpastian dan instabilitas pasar yang
mobil, indikator utama industri multifinance, mencatat
meningkat. Menanggapi situasi tersebut, kami mengambil
penurunan dua digit di 2024. Hal ini menyebabkan
langkah untuk mengonsolidasikan operasi bisnis kami,
pertumbuhan pembiayaan industri hanya meningkat
sekaligus memperketat proses underwriting dalam rangka
sebesar 6,92%, di bawah target OJK. Kualitas piutang
menjaga kualitas aset. Kami juga memanfaatkan momen
juga menurun, dengan Non-Performing Financing (NPF)
ini untuk mempercepat rencana transformasi demi
sebesar 2,70% pada akhir 2024, lebih tinggi dibandingkan
meningkatkan sistem dan proses, sehingga memastikan
2,44% pada 2023.
kapasitas kami memadai untuk tumbuh di masa depan.
Setelah berhasil mengendalikan inflasi, bank sentral di
berbagai negara mengambil kebijakan moneter yang lebih Formulasi dan Eksekusi Strategi
longgar. Federal Reserve AS, yang didukung oleh ekonomi
yang tangguh di negaranya, menurunkan Fed Funds Rate Bagi BFI Finance, 2024 menunjukkan dua fase yang
sebanyak tiga kali selama 2024. Bank Indonesia, agar dapat kontras. Rekonfigurasi dan penguatan sistem serta
tetap mendorong permintaan sementara meminimalkan protokol pascagangguan operasional di pertengahan 2023
tekanan terhadap rupiah, menaikkan suku bunga acuan memperlambat laju kami di awal 2024. Dengan adanya
selama enam bulan di pertengahan tahun. Akan tetapi, sikap penuh kehati-hatian di masyarakat selama masa
dengan inflasi yang mencapai titik terendah dalam sejarah, pemilihan umum, kami juga melangkah dengan cermat
suku bunga kembali diturunkan ke 6,0% pada akhir tahun. untuk membangun kembali pertumbuhan di setiap
segmen yang kami layani.
32 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 33
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Membangun model akuisisi yang terintegrasi
melalui kemitraan digital merupakan elemen
kunci dalam siklus bisnis kami, dan upaya ini
merupakan fitur utama dari transformasi BFI
Finance selama 2024.
Prioritas kami di 2024 adalah meningkatkan pangsa pasar Pola pikir baru di BFI Finance, yang dirancang selama
namun dengan lebih mawas diri. Kami juga memperkuat bertahun-tahun oleh manajemen bersama dengan para
kemampuan untuk menghadapi dinamika pasar pemangku kepentingan, menekankan integrasi budaya
yang melemah akibat merosotnya pasar otomotif dan risiko yang lebih kuat ke dalam bisnis. Dengan kesadaran
meningkatnya risiko gagal bayar di sejumlah sektor. Di ini, pada pertengahan 2024, Direksi merestrukturisasi
tengah persaingan ketat dengan pemain baru dan lama beberapa fungsi dan wewenang pada level direktorat, serta
yang tertarik dengan imbal hasil yang tinggi dari segmen membentuk Direktorat Transformasi untuk memimpin
pembiayaan mobil, kami terus merumuskan strategi inisiatif tersebut. Direktorat ini telah mulai menyelaraskan
akuisisi yang lebih baik seraya mengasah keterampilan staf fungsi bisnis inti dengan transformasi digital yang dipandu
di lini depan untuk melayani semua jenis konsumen secara oleh strategi manajemen risiko yang komprehensif. Dengan
efektif di setiap titik kontak. demikian, BFI Finance kini memiliki peta jalan yang jelas
untuk masa depan.
Memasuki paruh kedua 2024, saat kualitas aset mencapai
kestabilan, penyaluran pembiayaan baru pun meningkat
pesat. Kami juga melaju di segmen lain, seperti Kinerja Keuangan
Pembiayaan Beragun Properti (PBF) dan Pembiayaan
Syariah. Selain itu, kami terus mendiversifikasi jalur- Dengan kinerja bulanan yang mulai meningkat di kuartal
jalur akuisisi dengan mempererat kolaborasi baru. Kami terakhir, kami berhasil mencatat Jumlah Pembiayaan
memanfaatkan ekosistem grup dan bekerja sama dengan Baru senilai Rp20,1 triliun untuk 2024. Angka ini meningkat
beberapa pemain terkemuka di arena digital, untuk dapat 5,1% dibandingkan capaian 2023, namun masih 10,5% di
menawarkan produk pembiayaan yang disesuaikan bawah anggaran 2024. Jumlah Piutang Neto per akhir
dengan target pasar dari masing-masing mitra kami. tahun tercatat sebesar Rp22,1 triliun, naik 6,4% dari tahun
sebelumnya dan mencapai 93,1% dari target kami.
Membangun model akuisisi yang terintegrasi melalui
kemitraan digital menjadi elemen kunci dalam siklus Di tengah berbagai tantangan, kami berhasil
bisnis kami, mulai dari underwriting hingga penagihan. mempertahankan keunggulan di segmen NDF, yang
Transformasi ini menjadi fitur utama BFI Finance selama pada 2024 menyumbang lebih dari 66,2% dari Jumlah
2024. Kami menerapkan berbagai perangkat digital untuk Pembiayaan Baru Perusahaan. Pertumbuhan yang
otomasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja dan menjanjikan juga terlihat di segmen PBF, sehingga
menyempurnakan kemampuan pengambilan keputusan memberikan kontribusi yang signifikan di 2024.
di semua tingkatan. Kami juga terus mentransformasi
cara kerja melalui metode “live lab” dan “test-and-learn” Kinerja BFI Finance pada 2024 sejalan dengan rata-
untuk menginisiasi perubahan bertahap yang melaju rata industri, namun Perusahaan tetap menunjukkan
cepat. Bersama dengan itu, kami melakukan investasi yang keunggulannya dalam dua aspek. Pertama, sebagai
signifikan untuk merekrut talenta yang tepat dan melatih perusahaan multifinance independen terbesar di Indonesia,
karyawan untuk mengadopsi pola pikir bisnis yang baru. dengan Peringkat Nasional Jangka Panjang ‘AA-(idn)’ dari
Fitch Ratings, kami dapat mengakses sumber-sumber
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 33
Page 34
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
pendanaan yang strategis dengan suku bunga kompetitif. Menyongsong Masa Depan
Biaya dana kami di 2024, sebesar 7,2%, sangat kompetitif
dibandingkan rata-rata industri. Kedua, pertumbuhan yang Konsumen saat ini menghadapi pilihan pembiayaan yang
disertai oleh pengendalian risiko yang ketat melindungi luar biasa beragam di pasar. Oleh karena itu, dengan
kualitas aset kami, tecermin dari NPF Perusahaan sebesar membantu mereka memilih solusi yang mereka butuhkan
1,25%, kurang dari setengah rata-rata industri. secara bertanggung jawab dan etis, Perusahaan dapat
meraih keberhasilan. Karena persaingan di segmen-
BFI Finance membukukan Pendapatan sejumlah Rp6,3 segmen dengan imbal hasil yang tinggi akan semakin
triliun dan Laba Tahun Berjalan sebesar Rp1,6 triliun, turun ketat, penting bagi BFI Finance untuk terus mengasah
4,8% dari capaian 2023. Arus kas kami tetap kuat, seiring keunggulan bersaingnya, agar tetap menjadi yang
kami membagikan dividen interim sebesar Rp28 per saham terdepan.
pada Desember 2024, melunasi obligasi yang jatuh tempo,
dan menjaga rasio utang terhadap ekuitas menjadi 1,4x. Kami berencana meningkatkan akuisisi melalui inovasi
Jumlah Aset meningkat sebesar 4,7% menjadi Rp25,1 triliun di seluruh jalur akuisisi kami. Kami memperluas skema
pada akhir 2024. kemitraan digital dengan menggandeng pihak tepercaya
di dalam ekosistem, serta mengembangkan jalur langsung
ke konsumen (direct-to-customer) yang akan diuji coba
di beberapa cabang pada 2025. Untuk menjangkau
Tata Kelola Perusahaan
basis konsumen yang lebih luas, aplikasi BFI Mobile yang
Seiring digitalisasi terus mengasah kelincahan dan diluncurkan pada Desember 2024 akan terus ditingkatkan
fleksibilitas operasional Perusahaan, kami juga fiturnya. Terakhir, kami akan memastikan bahwa karyawan
memperkuat manajemen risiko dan menegakkan kami mumpuni dalam menjalankan inisiatif strategis,
standar kepatuhan. Kami mengevaluasi isu-isu penting menerapkan langkah manajemen risiko yang tepat, dan
dari berbagai sudut pandang, dan mengambil tindakan mengikuti perkembangan terkait regulasi.
bersama untuk menanganinya. Dengan dukungan dari
Kami meyakini bahwa upaya perbaikan dan inovasi di
Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha
Perusahaan akan meningkatkan standar operasional
Syariah, Komite Manajemen Risiko, dan Komite Pengarah
dan juga finansialnya. Untuk 2025, kami menargetkan
Teknologi Informasi, setiap anggota Direksi diberdayakan
peningkatan 10,7% dalam Pembiayaan Baru menjadi
untuk merumuskan strategi sesuai lingkup tanggung
Rp22,2 triliun, yang akan membuat Jumlah Piutang Neto
jawabnya. Rapat bersama antara Direksi dan Dewan
meningkat 3,9% dan Laba Tahun Berjalan meningkat 12,8%.
Komisaris secara rutin memastikan para pemegang saham
memahami arah bisnis Perusahaan dengan mendalam.
Sepanjang tahun, kami melaporkan kemajuan dan rencana
Perusahaan kepada otoritas melalui berbagai laporan dan Apresiasi
pengungkapan informasi. Direksi menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya
kepada seluruh karyawan dan mitra bisnis atas kontribusi
mereka dalam transformasi yang sedang berjalan. Kami
Perubahan Komposisi Direksi juga berterima kasih kepada para pemegang saham,
Dewan Komisaris beserta komite-komitenya, serta kepada
Sesuai hasil keputusan RUPSLB pada 22 Mei 2024,
regulator, atas kepercayaan yang diberikan kepada
Direksi menyambut penunjukan Goklas sebagai Direktur
kepemimpinan kami. Bersama dengan seluruh pemangku
Transformasi. Ia telah bekerja di BFI Finance selama 23
kepentingan, kami berkomitmen untuk selalu memenuhi
tahun dan memulai kariernya sebagai Management
kebutuhan konsumen seiring kami turut membangun
Trainee di 2001. Direksi antusias untuk bersama-sama
masa depan finansial yang cerah bagi Indonesia.
mengelola Perusahaan untuk terus berinovasi di era digital.
Selain itu, pada RUPSLB 30 Januari 2025, saya secara resmi
mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur, dan para
Atas nama Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk,
pemegang saham telah menyetujui pengangkatan rekan
lama saya, Sutadi, sebagai Presiden Direktur yang baru.
Setelah saya membawa Perusahaan mencatat berbagai
tonggak sejarah dan melalui berbagai siklus ekonomi,
saya merasa bangga dan terhormat untuk menyerahkan
tongkat estafet kepemimpinan kepada beliau. Saya
sepenuhnya yakin bahwa beliau mampu membawa
Perusahaan meraih prestasi yang semakin besar lagi. Francis Lay Sioe Ho
Presiden Direktur (Purnajabatan)
Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan,
dukungan, dan keyakinan yang telah diberikan kepada
BFI Finance dan kepada diri saya selama bertahun-tahun.
Saya ingin menyatakan kepada semua pihak bahwa transisi
ini akan memperkuat kemampuan Perusahaan dalam
menunjukkan keunggulan dan memberikan nilai tambah.
Dalam rapat yang sama, saya menerima pengangkatan
sebagai Presiden Komisaris Perusahaan.
34 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 35
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 35
Page 36
DIREKSI
Sutadi Andrew Adiwijanto
Direktur Bisnis & DIrektur Operasional
Manajemen Aset
Francis Lay Sioe Ho
Presiden Direktur
36 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 37
Goklas
Direktur Transformasi
Sudjono
Direktur Keuangan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 37
Page 38
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN TAHUNAN TERINTEGRASI 2024
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
PT BFI Finance Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan Terintegrasi Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Tangerang Selatan, 25 Maret 2025
DEWAN KOMISARIS
Kusmayanto Kadiman
Presiden Komisaris
Johanes Sutrisno Alfonso Napitupulu
Komisaris Independen Komisaris Independen
Sunata Tjiterosampurno Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris Komisaris
38 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 39
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN TAHUNAN TERINTEGRASI 2024
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
PT BFI Finance Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan Terintegrasi Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Tangerang Selatan, 25 Maret 2025
DIREKSI
Sutadi
Pjs. Presiden Direktur dan
Direktur Bisnis & Manajemen Aset
Sudjono Goklas
Direktur Keuangan Direktur Transformasi
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 39
Page 40
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
CATATAN PERPISAHAN CEO
Selama empat dekade terakhir, saya telah menyaksikan berbagai siklus bisnis, melihat bagaimana tren terus
berubah, serta mengalami langsung perubahan dalam preferensi dan pengalaman konsumen. Pada tahun
1982, kami memulai sebuah usaha sederhana—sebuah joint venture dengan perusahaan asal Amerika
Serikat yang berfokus pada pembiayaan alat berat. Partner kami tersebut meninggalkan usahanya pada
tahun 1986, dan kami melanjutkan membangun bisnis ini dengan penuh dedikasi. Seiring waktu, kami
bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan ritel yang berorientasi pada konsumen, dengan jumlah
aset lebih dari Rp25 triliun.
Membangun bisnis itu sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih menantang. Kami telah memperoleh
banyak penghargaan dan pengakuan sepanjang perjalanan ini, tetapi semua pencapaian ini bukan hanya
karena upaya saya sendiri. Seluruhnya adalah hasil kerja keras tim yang luar biasa, yang dengan setia
mendampingi dalam pasang surut, tantangan, dan keberhasilan. Tanpa kalian semua, BFI Finance tidak
akan berada di posisi saat ini.
Saat saya bersiap untuk mengakhiri perjalanan sebagai Presiden Direktur, saya merenungkan pelajaran
berharga yang saya dapatkan sekaligus tantangan dalam membangun bisnis dan brand yang kini
menjadi kepercayaan begitu banyak orang. Kami telah melewati banyak badai—pandemi global, krisis
keuangan internasional, hingga serangan terhadap Perusahaan—namun kami tetap bertahan dan menjadi
pemenang. Tidak ada rahasia besar di balik ini semua, resepnya sederhana saja. Jika ada satu warisan yang
paling saya banggakan, hal itu adalah budaya perusahaan yang kokoh, yang telah dibangun selama empat
dekade.
Pada akhirnya, semua berakar pada nilai-nilai yang kita anut—standar yang kita tetapkan bagi diri kita
sendiri. Tanpa nilai-nilai ini, kami bukan apa-apa. Prinsip-prinsip inilah yang menjadi landasan bisnis yang
etis dan bertanggung jawab, yang tidak hanya membantu kami melewati masa-masa sulit, tetapi juga
membimbing kami saat menghadapi perubahan besar. Perubahan kepemilikan di tahun 2011 menjadi
titik balik penting bagi kami, membawa BFI Finance ke tingkat yang lebih tinggi di mata komunitas
investor dan pemberi pinjaman internasional. Para pemegang saham baru tidak hanya menghadirkan
wawasan dan keahlian dari berbagai pasar global, tetapi juga memperkuat budaya profesionalisme dan
tata kelola perusahaan yang telah kita bangun. Saya berterima kasih atas dukungan mereka selama lebih
dari satu dekade—kita telah berkembang bersama, menggabungkan keahlian dan nilai-nilai unggul untuk
membangun BFI Finance yang lebih besar dan lebih kuat.
Sebagai seorang pemimpin bisnis, saya percaya bahwa kualitas seorang pemimpin ditentukan oleh mereka
yang dipimpinnya. BFI Finance beruntung memiliki jajaran kepemimpinan yang luar biasa di setiap fungsi.
Manajemen risiko, keuangan dan pengendalian, pengembangan sumber daya manusia, serta transformasi
bisnis telah menunjukkan ketangguhan dan kelincahan yang luar biasa, memastikan bahwa kami selalu
selangkah lebih maju. Pengendalian ketat yang kami terapkan telah diuji berulang kali, dan setiap kali, kami
mampu beradaptasi dan bertahan. Saat saya menyerahkan tongkat estafet kepada Sutadi dan tim, saya
yakin sepenuhnya bahwa mereka tidak hanya akan membawa BFI Finance ke tingkat yang lebih tinggi,
tetapi juga menjaga warisan yang telah kami bangun bersama. DNA BFI Finance yang sejati tersirat dalam
profesionalisme, etika, serta budaya kerja yang berbasis meritokrasi. Sebagai pesan terakhir dari saya untuk
semua, jangan pernah berhenti belajar. Dahaga untuk terus berkembang adalah satu-satunya cara untuk
bertahan di dunia yang semakin kompetitif—baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan.
Saya merasa sangat terhormat telah menghabiskan sebagian besar hidup saya membangun BFI Finance—
sebuah perjalanan luar biasa selama 42 tahun. Kesempatan untuk mengabdi pada perusahaan ini, bersama
tim terbaik yang pernah saya miliki, adalah pengalaman paling berharga dalam hidup saya. Saya berterima
kasih kepada kalian semua atas dukungan dan persahabatan yang telah terjalin sepanjang perjalanan ini.
Dengan penuh hormat,
Francis
40 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 41
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 41
Page 42
42 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 43
03
PROFIL
PERUSAHAAN
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 43
Page 44
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
INFORMASI UMUM PERUSAHAAN
Nama Perusahaan Dasar Hukum Pendirian Tanggal Pencatatan Saham
PT BFI Finance Indonesia Tbk Perusahaan didirikan berdasarkan 16 Mei 1990
(disingkat BFI Finance) Akta Notaris No. 57 yang dibuat
di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,
Notaris di Jakarta. Akta pendirian
Kedudukan tersebut memperoleh persetujuan Kode Saham
Tangerang Selatan, dari Menteri Kehakiman (sekarang BFIN
Provinsi Banten, Indonesia Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia) Republik Indonesia
melalui SK No. C2-2091-HT.01.01.
Pendirian Perusahaan TH.82 tanggal 28 Oktober 1982 Modal Dasar
dan diumumkan dalam Lembaran
7 April 1982 Berita Negara RI No. 102 tanggal Rp500 miliar
21 Desember 1982, Tambahan No.
1390.
Bursa Efek
Saham BFI Finance dicatat dan Modal Ditempatkan dan
diperdagangkan di BEI. Disetor Penuh
Rp399,2 miliar
Kepemilikan Saham Keanggotaan dalam Asosiasi
PT BFI Finance Indonesia Tbk*
* Hasil pembelian kembali
saham Perusahaan sesuai
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan
5,81%
Indonesia (APPI)
keputusan RUPSLB 15
Lembaga Alternatif
April 2015 dan merupakan
Penyelesaian Sengketa
sisa saham treasuri setelah
Sektor Jasa Keuangan
46,04% pelaksanaan MESOP
%
(LAPS SJK)
berdasarkan keputusan
RUPSLB 29 Juni 2022
Asosiasi Emiten Indonesia
48,15% (AEI)
Trinugraha Capital & Co SCA PT Rapi Utama
Indonesia (RAPINDO)
Publik/Lain-Lain Asosiasi Pengusaha
(masing-masing di bawah 5%) Indonesia (APINDO)
44 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 45
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Kantor Pusat Kegiatan Usaha Utama Media Sosial
BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2 Pembiayaan Investasi
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo Pembiayaan Modal Kerja
BSD City – Tangerang Selatan 15322 Pembiayaan Multiguna
Indonesia BFI Finance
Pembiayaan Syariah
Telepon: (62-21) 2965 0300, 2965 0500
@BFIFinance
Situs Web Jumlah Outlet
@bfifinance
www.bfi.co.id 267
terdiri dari 191 cabang PT BFI Finance
konvensional, 45 cabang Indonesia Tbk
Call Center
perwakilan syariah yang
1500018 berbagi tempat dengan cabang
konvensional, dan 31 gerai BFI Finance Official
Sekretaris Perusahaan
@BFIFinanceOfficial
corsec@bfi.co.id Jumlah Karyawan
10.198
Hubungan Investor terdiri dari 10.130 karyawan BFI
investor@bfi.co.id Finance dan 68 karyawan FIT
(entitas anak)
Skala Usaha
Per 31 Desember 2024, berikut adalah indikator-indikator
skala usaha Perusahaan:
Jumlah Jumlah Jumlah Piutang Pangsa Pasar di Industri
Aset Liabilitas Pembiayaan–Neto Pembiayaan di Indonesia
Rp25 triliun Rp15 triliun Rp22 triliun 4,4%
Perubahan Signifikan di 2024
Tidak ada perubahan signifikan yang terjadi di 2024 terkait kegiatan
usaha, cakupan operasional, ataupun rantai pasokan Perusahaan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 45
Page 46
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
VISI
Menjadi mitra solusi keuangan yang tepercaya yang
turut berkontribusi terhadap peningkatan
taraf hidup masyarakat
MISI
• Menyediakan solusi keuangan yang tepercaya
dan efektif kepada pelanggan kami
• Mencapai tingkat pengembalian modal yang
superior dan mempertahankan reputasi kami
sebagai perusahaan publik yang tepercaya
• Menyediakan lingkungan komunitas yang
mendidik para pemimpin masa depan dari
organisasi
• Membangun hubungan kerja sama
jangka panjang dengan mitra bisnis
kami berdasarkan saling percaya dan
menguntungkan
• Memberikan kontribusi yang positif bagi
masyarakat
Visi dan Misi Perusahaan telah dikaji secara mendalam, sejalan dengan
perkembangan bisnis Perusahaan yang dinamis. Visi dan Misi tersebut
telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan, untuk
menjadi sasaran dari setiap kegiatan bisnis Perusahaan.
46 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 47
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
VISI DAN MISI KEBERLANJUTAN
VISI KEUANGAN BERKELANJUTAN
Menjadi perusahaan pembiayaan yang senantiasa terdepan di
industri keuangan nonbank dengan memegang teguh komitmen
untuk menjadi mitra solusi keuangan masyarakat yang tepercaya,
memperhatikan keseimbangan pencapaian kesejahteraan bidang
ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan demi mendukung
pembangunan negara secara berkelanjutan dan peningkatan taraf
hidup masyarakat di mana pun Perusahaan beroperasi
MISI KEUANGAN BERKELANJUTAN
Mampu melakukan kegiatan usaha secara berkelanjutan
yang mendukung pengembangan wirausahawan
golongan ekonomi menengah ke bawah untuk
meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan
sosial dengan senantiasa memperhatikan dampak
lingkungan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 47
Page 48
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
PENDIRIAN
BFI Finance merupakan salah satu pelopor perusahaan pembiayaan di
Indonesia. Awalnya dibentuk sebagai PT Manufacturers Hanover Leasing
Indonesia, perusahaan kongsi dengan Manufacturers Hanover Leasing
Corporation dari Amerika Serikat, Perusahaan didirikan pada 7 April 1982
berdasarkan Akta Notaris No. 57 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan disetujui oleh Menteri Kehakiman RI melalui SK No.
C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28 Oktober 1982 serta diumumkan dalam
Lembaran Berita Negara RI No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No.
1390. Kepemilikan saham Manufacturers Hanover Leasing Corporation pada
Perusahaan adalah 70%, sedangkan sisanya dimiliki warga Indonesia.
Perusahaan memperoleh izin usaha lembaga pembiayaan sebagai
perusahaan leasing dari Menteri Keuangan RI berdasarkan SK No. KEP-038/
KM.11/1982 tanggal 12 Agustus 1982.
Pada 1986, PT Bank Umum Nasional dan Essompark Ltd., Hong Kong,
mengambil alih kepemilikan Manufacturers Hanover Leasing Corporation
di Perusahaan, kemudian mengubah nama Perusahaan menjadi PT Bunas
Intitama Leasing Indonesia berdasarkan akta yang dibuat di hadapan Inge
Hendarmin, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 17 September 1986, dan disetujui
oleh Menteri Kehakiman RI melalui SK No. C2-6977.HT.01.04.TH.86 tanggal 7
Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara RI No.
94 tanggal 25 November 1986, Tambahan No. 1451.
PERKEMBANGAN
Pada 1990, Perusahaan menjadi salah satu perusahaan pembiayaan pertama
yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
(sekarang keduanya disebut Bursa Efek Indonesia atau BEI) dengan kode
saham BFIN. Nama dan status Perusahaan disesuaikan menjadi PT Bunas
Finance Indonesia Tbk. Perusahaan juga mengubah izin operasinya menjadi
perusahaan bisnis multifinance berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Keuangan RI No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.
Setelah melewati krisis keuangan Asia 1997, Perusahaan berhasil
merestrukturisasi utangnya pada 2001 dan mengubah namanya menjadi
PT BFI Finance Indonesia Tbk, berdasarkan Akta Notaris No. 116 yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, S.H., sebelumnya Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta
tanggal 27 Juni 2001, yang disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia (HAM) RI melalui SK No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli
2001 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara RI No. 35 tanggal 30
April 2002, Tambahan No. 4195.
Pada 20 Februari 2006, Menteri Keuangan RI mengamandemen izin usaha
Perusahaan melalui SK No. KEP-038/KM.5/2006 untuk memberlakukan
secara surut izin usaha yang sebelumnya diberikan kepada PT Bunas Finance
Indonesia Tbk sejak tanggal disetujuinya perubahan nama Perusahaan
menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk melalui SK Menteri Hukum dan HAM
RI No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001.
KANTOR CABANG [NAMA CABANG]
MATARAM Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan.
Perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perubahan Anggaran Dasar No. 19 tanggal 29 Juni 2022 yang dibuat di
hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang,
mengenai persetujuan perubahan Pasal 3 dan 15 dari Anggaran Dasar
Perusahaan yang telah diterima dan dicatat dalam database Sistem
Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM RI
berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0052483.AH.01.02.
Tahun 2022 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli 2022. Perubahan ini juga
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara RI No. 74 tanggal 16
September 2022, Tambahan No. 31534.
48 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 49
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
BFI FINANCE KINI
BFI Finance kini termasuk perusahaan pembiayaan besar di Indonesia,
dengan jaringan dan cakupan produk terluas, didukung oleh 10.198
karyawan di 267 outlet yang tersebar di 35 provinsi.
BFI Finance telah menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan, dibuktikan
dengan diraihnya berbagai penghargaan dari segi bisnis, antara lain,
diraihnya kembali predikat “Perusahaan Multifinance dengan Kinerja
Keuangan Sangat Bagus” dari majalah Infobank selama lima belas tahun
berturut-turut (2009–2023), yang membuat Perusahaan dianugerahi
Infobank Titanium Trophy 2024. Peraihan trofi bergengsi tersebut
merupakan bukti pencapaian kinerja gemilang Perusahaan untuk kelima
kali berturut-turut. Perusahaan kembali meraih penghargaan Infobank
Multifinance Award 2024 dalam kategori “Perusahaan Pembiayaan Beraset
Rp10 Triliun ke Atas” dengan predikat kinerja keuangan “Sangat Bagus”
sepanjang 2023 dan menduduki Peringkat Tiga Besar dari pemeringkatan
140 perusahaan pembiayaan seluruh Indonesia, berdasarkan hasil survei dari
Biro Riset Infobank di 2024.
Rincian penghargaan dan pengakuan yang diraih Perusahaan selama 2024
disajikan pada bagian Penghargaan dan Pengakuan dalam bab Kilas Kinerja
2024 halaman 25.
Per 31 Desember 2024, Trinugraha Capital & Co SCA adalah pemegang
saham pengendali BFI Finance, dengan kepemilikan sebesar 48,15%.
Sejak 2013, kantor pusat Perusahaan berlokasi di BFI Tower, Sunburst CBD
Lot 1.2, Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan
15322, Provinsi Banten.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 49
Page 50
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
JEJAK LANGKAH
• Perusahaan didirikan dengan nama
PT Manufacturers Hanover Leasing
1982 Indonesia
• Memperoleh izin usaha dalam
bidang usaha lembaga pembiayaan
(perusahaan leasing)
1990
KANTOR CABANG [NAMA CABANG]
MATARAM
• Memperoleh izin operasi untuk menjalankan bisnis
multifinance yang diperbarui pada 1990
• Go Public di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
(sekarang Bursa Efek Indonesia/BEI) dengan kode saham
BFIN dengan menerbitkan 25% saham baru (2.125.000
lembar) yang ditawarkan kepada publik dengan nominal
Rp1.000,00 per saham seharga Rp5.750,00 per saham
• Status dan nama Perusahaan berubah menjadi PT Bunas
Finance Indonesia Tbk
2001 1994
• Menyelesaikan restrukturisasi keuangan • Penawaran Umum Terbatas I (PUT I)
yang menyebabkan perubahan sebanyak 28.829.558 saham
pemegang saham mayoritas
• Nama Perusahaan berubah menjadi
PT BFI Finance Indonesia Tbk
2007 2011
• Penerbitan obligasi perdana berupa • Trinugraha Capital & Co SCA
Obligasi BFI Finance Indonesia Tahun 2007 menjadi pemegang saham
Dengan Tingkat Bunga Tetap pengendali sebesar 44,95%
• Meraih peringkat ‘Baa1(id)’ dari Moody’s • Meraih peringkat ‘A(idn)’ dari
Investors Service Fitch Ratings
Program pembelian kembali saham
2015 yang beredar (stock buyback)
untuk meningkatkan manajemen
permodalan Perusahaan
50 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 51
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
• Akselerasi proses bisnis dan layanan, mencakup
kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai
entitas sebagai bagian dari ekosistem digital
2024 • Lebih banyak ragam produk pembiayaan untuk
masyarakat, salah satunya kredit pemilikan
rumah seken di wilayah Jabodetabek melalui
kerja sama Perusahaan dengan salah satu situs
penjualan rumah terkemuka
2022 2020
• FIT memperoleh Surat Izin Usaha
• Trinugraha Capital & Co SCA (TCC) melakukan
dari OJK selaku penyelenggara
Penawaran Tender Sukarela saham Perusahaan
layanan pinjam meminjam uang
• Bersama-sama dengan Bapak Garibaldi (Boy) Thohir, berbasis teknologi informasi
Bapak Jerry Ng menjadi pemegang saham pengendali
Perusahaan berdasarkan hasil penilaian kemampuan
dan kepatutan oleh OJK
• Pengalihan 75 juta lembar saham treasuri milik
Perusahaan kepada anggota manajemen dan
karyawan yang memenuhi persyaratan, melalui
MESOP
• Perusahaan mendapatkan izin dari OJK untuk menjalankan
Unit Usaha Syariah dengan penawaran produk yang
dipasarkan secara daring dan konvensional melalui cabang-
2018 cabang perwakilan syariah di berbagai wilayah Indonesia, dan
meluncurkan dua produk pembiayaan syariah perdana untuk
perjalanan umrah dan wisata halal
• FIT terdaftar di OJK dan mulai beroperasi resmi melalui platform
Pinjam Modal
2017 2016
• Pendirian entitas anak Perusahaan, • Meraih peringkat ‘AA-(idn)’ Outlook
PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT), Stabil dari Fitch Ratings dari
yang bergerak di bidang layanan pinjam sebelumnya ‘A+(idn)’ Outlook Positif
meminjam uang berbasis teknologi
informasi dan berkonsep peer-to-peer (P2P)
lending
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 51
Page 52
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
NILAI-NILAI DASAR & BUDAYA PERUSAHAAN
G
Selalu mengembangkan diri untuk berkontribusi bagi
Perusahaan
Grow and
Improve Continuously Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama, yaitu:
Giat Memperbaiki Diri
secara Berkesinambungan Belajar Inovatif Proaktif
R
Menumbuhkan sikap saling menghargai dan peduli untuk
Respect and Care menjaga lingkungan kerja yang positif
Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama, yaitu:
Realisasikan Saling
Menghormati dan Peduli
Hormat Solusi Peduli
Positif
E
Memberikan pelayanan terbaik untuk kepuasan konsumen
Excellent Service internal dan eksternal
Ekstra Layanan kepada Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama, yaitu:
Pelanggan Internal dan
Eksternal
Sikap Positif Responsif Profesional
A
Selalu mengutamakan integritas dalam setiap tindakan
Absolute Integrity untuk menjaga reputasi diri dan Perusahaan yang
profesional
Absolut dalam Integritas Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama, yaitu:
Jujur Konsisten Taat
T
Semangat kerja sama dan saling percaya untuk mencapai
Trust and Team Spirit tujuan bersama
Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama, yaitu:
Tim Kerja yang Solid dan
Saling Percaya
Komunikatif Kooperatif Sinergis
Nilai-Nilai Dasar yang menjadi landasan Budaya Perusahaan ini telah dikaji secara mendalam, sehingga sejalan dengan
perkembangan bisnis Perusahaan yang dinamis. Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan ini telah disetujui oleh Dewan
Komisaris dan Direksi, untuk menjadi pedoman perilaku utama bagi seluruh karyawan dalam mencapai sasaran dari
setiap kegiatan bisnis Perusahaan.
52 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 53
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Dalam upaya mendorong perkembangan berbagai proses transformasi digital dan implementasinya menuju cita-cita
BFI Finance untuk menjadi perusahaan pembiayaan berbasis teknologi dengan dukungan penuh dari seluruh SDM
Perusahaan di semua jenjang secara bersama-sama, maka pada 17 Oktober 2022 Departemen Human Capital (HC)
meluncurkan “BFI New Mindset”. Dilengkapi dengan hashtag #NewMindset, peluncuran tiga poin yang merupakan
pernyataan kesepakatan bersama pihak manajemen dan seluruh karyawan Perusahaan untuk mengadopsi pola pikir
positif dan perilaku baru ini terdiri dari:
Memiliki keberanian untuk mencoba
Berani Mencoba dan Belajar pendekatan baru atau cara baru dalam
menyelesaikan masalah, dan mau belajar
dari kesuksesan atau kegagalan dialami
Memberdayakan dan Proaktif dalam mendukung orang lain
Berkolaborasi dengan Pihak Lain untuk menjalankan pekerjaan sesuai
dengan target yang ditentukan, dan
menjalin kolaborasi yang efektif dengan
pihak lain untuk mencapai tujuan bersama
Mendengarkan, Berani Berbicara, Mendengarkan dan mempertimbangkan
dan Mengambil Tanggung Jawab pendapat orang lain dalam pengambilan
keputusan, dan memiliki inisiatif yang
tinggi untuk mengambil tanggung jawab
terhadap hasil keputusan tersebut
Ketiga pola pikir dan perilaku baru SDM Perusahaan ini bertujuan untuk melengkapi Nilai-Nilai Dasar dan Budaya
Perusahaan (G.R.E.A.T.) yang terus berlaku hingga kini. Penjelasan mengenai penerapan dan sosialisasi “BFI New Mindset”
kepada karyawan disajikan pada bab Keberlanjutan, bagian Sumber Daya Manusia halaman 164–169.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 53
Page 54
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
IDENTITAS PERUSAHAAN
Logogram
Nama Perusahaan
Logotype
Logo BFI Finance dibuat untuk mencerminkan identitas dan nilai-nilai dari Perusahaan. Logo tersebut terdiri dari tiga
elemen utama, yakni logogram, logotype, dan nama perusahaan. Dalam penggunaannya untuk keperluan apapun,
logogram dan logotype tersebut tidak dapat dipisahkan. Berbagai konfigurasi penempatan logogram, logotype, dan
nama perusahaan, serta pilihan warna logo yang diperbolehkan, telah dijabarkan dalam dokumen Panduan Identitas
Perusahaan di bagian “Identitas Visual Brand” yang dimiliki BFI Finance.
BIDANG USAHA
Kegiatan Usaha Saat ini kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Untuk pembiayaan konvensional, Perusahaan
Sesuai POJK No. 35/POJK.05/2018 (POJK 35) tentang memberikan fleksibilitas cara pembiayaan dalam
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, ruang mendukung berbagai kegiatan usaha sebagai berikut:
lingkup bisnis Perusahaan adalah sebagai berikut: • Pembiayaan Investasi meliputi cara pembiayaan
• Pembiayaan Investasi; Sewa Pembiayaan, Jual dan Sewa Balik, dan
• Pembiayaan Modal Kerja; Pembiayaan Konsumen.
• Pembiayaan Multiguna; dan • Pembiayaan Modal Kerja meliputi cara pembiayaan
• Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan Jual dan Sewa Balik dan Fasilitas Modal Usaha.
persetujuan OJK. • Pembiayaan Multiguna meliputi cara pembiayaan
Pembiayaan Konsumen dan Fasilitas Dana.
Ruang lingkup kegiatan usaha tersebut dituangkan
2. Untuk pembiayaan syariah, Perusahaan memberikan
dengan cara-cara berikut:
cara pembiayaan Murabahah untuk kegiatan usaha
• Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
Pembiayaan Jual Beli, serta Ijarah dan Al-Bai’ wa al-
• Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);
Isti’jar untuk kegiatan usaha Pembiayaan Jasa.
• Installment Financing (pembiayaan dengan angsuran)
atau dikenal dengan istilah Pembiayaan Konsumen;
• Fasilitas Modal Usaha;
• Fasilitas Dana;
• Anjak Piutang (with recourse);
• Pembiayaan proyek, infrastruktur, dan pembiayaan
lainnya.
54 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 55
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Segmen Usaha Pembiayaan Konsumen Berbasis Syariah
Sehubungan dengan pembagian kegiatan usaha yang Pembiayaan berbasis syariah mulai dijalankan pada 2018.
dijalankan Perusahaan sebagaimana disebutkan di atas, Unit Usaha Syariah (UUS) Perusahaan telah mendapatkan
jenis-jenis kegiatan usaha yang dijalankan berdasarkan persetujuan dari OJK untuk menjalankan dan memasarkan
segmen adalah sebagai berikut: penggunaan akad-akad dari pembiayaan berkonsep
syariah, yaitu:
Pembiayaan Konsumen 1. Akad Ijarah untuk pembiayaan umrah;
2. Akad Ijarah untuk pembiayaan wisata halal;
Pembiayaan Konsumen meliputi pembiayaan mobil 3. Akad Ijarah untuk pembiayaan berbagai keperluan jasa;
baru dan bekas yang dibeli melalui dealer, pembiayaan 4. Akad Ijarah untuk pembiayaan pendidikan;
dengan agunan mobil bekas dan motor bekas melalui 5. Akad Murabahah untuk pembiayaan kendaraan
agen penjualan rekanan Perusahaan (non-dealer), dan bermotor;
pembiayaan dengan agunan properti dalam bentuk 6. Akad Murabahah untuk pembiayaan berbagai keperluan
sertifikat rumah atau ruko. barang; dan
1. Pembiayaan Mobil dengan Perantaraan Dealer 7. Akad al-Bai’ wa al-Isti’jar untuk pembiayaan kembali
Pembiayaan mobil melalui dealer telah menjadi bisnis (refinancing).
inti di Perusahaan selama lebih dari 25 tahun. Produk Dari tujuh produk pembiayaan syariah yang dikelola oleh
yang dipasarkan di hampir semua kantor cabang ini UUS, Perusahaan hanya memfokuskan pemasaran dari
menyediakan fasilitas pembiayaan untuk pengadaan empat produk, terdiri dari:
mobil baru dan bekas melalui rekanan dealer. Jangka 1. My Hajat untuk pembiayaan berbagai keperluan jasa,
waktu pembiayaan antara satu hingga empat tahun seperti jasa penyewaan rumah atau ruko, renovasi
dengan suku bunga tetap. rumah, dan konsultan;
2. Pembiayaan Mobil dan Motor Non-Dealer 2. My Car Syariah untuk pembiayaan kendaraan bermotor
Pembiayaan non-dealer diperkenalkan pada 2006 untuk roda empat bekas;
melayani kebutuhan para konsumen secara langsung 3. My Faedah untuk pembiayaan berbagai keperluan
(pemilik mobil dan motor), juga para pelanggan yang pembelian barang, seperti bahan material bangunan,
melakukan transaksi repeat order, konsumen baru dari kebutuhan barang rumah tangga, dan barang lainnya
referensi pelanggan (program Customer-Get-Customer), yang memiliki manfaat untuk masyarakat; dan
atau melalui agen penjualan lepas dan Telesales Call 4. My B-Share untuk pembiayaan multiguna atau
Center (pemasaran dan penjualan langsung). Target refinancing, baik untuk berbagai keperluan produktif
pemasaran Perusahaan adalah kalangan masyarakat maupun konsumtif, seperti biaya pendidikan, renovasi
berpenghasilan bawah hingga menengah. rumah, dan pengembangan usaha
3. Pembiayaan Properti Khusus produk My Ihram (pembiayaan umrah), My Safar
Property-Backed Financing (PBF) merupakan (pembiayaan wisata halal), dan My Ta’lim (pembiayaan
solusi pembiayaan dengan agunan properti, seperti pendidikan), untuk sementara aktivitas pemasarannya
sertifikat rumah atau ruko. Produk ini diperkenalkan masih dinonaktifkan, dengan pertimbangan manajemen
di 2013 dan dikembangkan lebih lanjut di 2017 untuk UUS yang masih memfokuskan pemasaran pada produk
menjawab kebutuhan di pasar. Produk ini dirancang pembiayaan barang dan jasa berbasis syariah, serta
untuk masyarakat berpenghasilan menengah dengan mensyaratkan adanya jaminan berupa BPKB kendaraan
pendapatan tetap, serta pelaku usaha produktif dari bermotor.
golongan menengah, mencakup konsumen langsung Seluruh produk pembiayaan syariah dipasarkan secara
(pemilik rumah atau ruko), konsumen langganan daring melalui microsite BFI Finance Syariah, https://www.
(repeat order), dan pembeli melalui agen penjualan bfi.co.id/id/produk/pembiayaan-syariah, kanal pemasaran
independen. Jangka waktu pembiayaannya hingga digital lainnya, dan secara konvensional melalui cabang-
tujuh tahun dengan suku bunga tetap. Sejak 2024, cabang perwakilan syariah yang tersebar di 45 lokasi di
Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan berbagai wilayah Indonesia.
platform e-commerce terdepan untuk menghadirkan
solusi pembiayaan kepemilikan rumah seken di wilayah
Produk Pembiayaan berdasarkan Jenis Aset
Jabodetabek, dengan jangka waktu pembiayaan yang
lebih panjang, hingga sepuluh tahun, dan suku bunga Segmen usaha Pembiayaan Konsumen dan Sewa
tetap, memudahkan kepemilikan rumah bagi lebih Perusahaan mencakup portofolio produk berdasarkan jenis
banyak orang aset sebagai berikut:
1. Mobil baru;
Sewa Pembiayaan 2. Mobil bekas;
3. Motor bekas;
Bisnis Sewa Pembiayaan meliputi jasa keuangan yang
4. Alat berat, terdiri dari:
ditujukan bagi pelanggan perorangan dan badan usaha
• Alat berat;
yang melakukan pembelian atau jual dan sewa balik
• Truk dan alat transportasi umum;
(sale and leaseback) atas alat-alat berat, mesin-mesin,
• Mesin;
kendaraan bermotor dan peralatan lainnya, baik untuk
• Peralatan lain; dan
kondisi baru maupun bekas. Pelanggan Sewa Pembiayaan
5. Properti.
di BFI Finance umumnya berasal dari sektor industri
pertambangan, perdagangan, konstruksi, jasa, pertanian, Pembahasan lebih lanjut mengenai portofolio produk
manufaktur, transportasi, infrastruktur, dan lain-lain. Perusahaan disajikan dalam bab Analisis dan Pembahasan
Manajemen di Laporan Tahunan Terintegrasi ini halaman
82–123.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 55
Page 56
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PETA DAN JARINGAN OPERASIONAL
SUMATRA
Cabang Gerai Syariah
39 1 8 KALIMANTAN
Cabang Gerai Syariah
22 3 5
JABODETABEK
Cabang Gerai Syariah
27 13 10
JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
Cabang Gerai Syariah
63 8 17
56 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 57
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
INDONESIA TIMUR
(SULAWESI, MALUKU, PAPUA)
Cabang Gerai Syariah
40 6 5
Distribusi Cabang, Gerai, dan Syariah 2022-2024
(per 31 Desember 2024)
34 31 31
Cabang
45 45 45
2022 2023 2024 Gerai
203 195 191
Syariah
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 57
Page 58
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi BFI Finance per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
RAPAT UMUM
PEMEGANG SAHAM
DEWAN PENGAWAS
SYARIAH
Asrori S. Karni (Ketua)
Helda Rahmi Sina
PRESIDEN DIREKTUR
Francis Lay Sioe Ho
DIREKTUR BISNIS & DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
MANAJEMEN ASET OPERASIONAL KEUANGAN TRANSFORMASI
Sutadi Andrew Adiwijanto Sudjono Goklas
NEW BUSINESS ASSET OPERATIONS & FINANCE & PMO & DATA
MARKETING
TRIBE MANAGEMENT & SERVICE EXCELLENCE TREASURY MANAGEMENT
INVENTORY
Tan Rudy Baskoro Fadin Margaretha Tarigan Tonny Widjaja David Thamin
Eddywidjaja Wafdana Iwan
BRANCH BUSINESS FINANCIAL
CORE BUSINESS ASSET PARTNER CONTROL
HUMAN CAPITAL
TRIBE MANAGEMENT
Masmudi Jefry Suryo
Ary Suharso Arwin Ute Gerdanovita
INSURANCE & CORPORATE
OPERATIONAL COMMUNICATION,
CHANNEL TRIBE INVENTORY
SERVICES CSR & CPDM
Kardiawan Kurniawan Ika Santi Francisca Susilawati
Susanto Rimbajaya
CORPORATE & COMPENSATION,
DEALER FINANCING BENEFITS & DIGITAL &
REWARDS BUSINESS
Stanly Darisang INCUBATION
Luki Sri Herlambang
Ari Binoto
Lumbantobing
SHARIA
Deni Nasri
NATIONAL SALES
(TBA)**
BUSINESS PROJECT
& COMMUNICATION
Anov Finanda
58 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 59
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
DEWAN KOMISARIS
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris Independen : Johanes Sutrisno
Komisaris Independen : Alfonso Napitupulu
KOMITE NOMINASI & KOMITE
KOMITE AUDIT
REMUNERASI PEMANTAU RISIKO
Alfonso Napitupulu (Ketua)* Johanes Sutrisno (Ketua)* Johanes Sutrisno (Ketua)*
Sunata Tjiterosampurno* Friso Palilingan Jono Effendy
Luki Sri Herlambang* Edy Sugito
KOMITE PRODUK & HEAD OF SEKRETARIS
PENGEMBANGAN INTERNAL AUDIT PERUSAHAAN
KEGIATAN USAHA SYARIAH
Fledy Rizmara Sudjono*
Deni Nasri (Ketua)*
August Rinaldi Sanoesi*
Emiliana Woro Saptiti Hari Putri
Arwin* HEAD OF CORPORATE
COMPLIANCE
Budi Darwan Munthe
KOMITE
MANAJEMEN RISIKO
Francis Lay Sioe Ho (Ketua)* HEAD OF RISK
Sudjono* MANAGEMENT
August Rinaldi Sanoesi*
August Rinaldi Sanoesi
Amy Setyawati
KOMITE PENGARAH
TEKNOLOGI INFORMASI
Francis Lay Sioe Ho (Ketua)*
Sudjono*
Sutadi*
Andrew Adiwijanto*
Goklas*
Ari Binoto Lumbantobing*
Jalur pelaporan * Jabatan rangkap
Jalur koordinasi/supervisi ** To be assigned/akan ditugaskan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 59
Page 60
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
DEMOGRAFI KARYAWAN
Tabel 5 | Jumlah Karyawan
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Deskripsi 2023 2024
Jumlah Persentase
Jumlah Karyawan 11.207 10.198 (1.009) -9,0%
Tabel 6 | Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat
Direktorat Laki-Laki Perempuan Jumlah
Dewan Komisaris & Dewan Pengawas Syariah 6 1 7
Direksi 5 - 5
Risk & Transformation 369 375 744
Finance 522 108 630
Operation 1.312 1.077 2.389
Marketing & Asset Management 5.426 929 6.355
PT FIT 50 18 68
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Tabel 7 | Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian Laki-Laki Perempuan Jumlah
Karyawan Tetap 4.091 1.652 5.743
Karyawan Kontrak 3.599 856 4.455
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Tabel 8 | Jumlah Karyawan berdasarkan Kontrak Kerja
Kontrak Kerja Laki-Laki Perempuan Jumlah
Purnawaktu 7.690 2.508 10.198
Paruh Waktu - - -
Jumlah 7.690 2.508 10.198
60 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 61
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 9 | Jumlah Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja
Wilayah Kerja Laki-Laki Perempuan Jumlah
Kantor Pusat 792 527 1.319
Jabodetabek 1.524 420 1.944
Jawa, Bali & Nusa Tenggara 2.418 671 3.089
Sumatra 1.140 320 1.460
Kalimantan 655 222 877
Indonesia Timur (Sulawesi, Maluku, Papua) 1.161 348 1.509
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Tabel 10 | Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Magister & Doktor 60 29 89
Sarjana 5.235 2.002 7.237
Diploma 574 245 819
SMA & di bawahnya 1.821 232 2.053
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Tabel 11 | Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Kepangkatan
Jenjang Kepangkatan Laki-Laki Perempuan Jumlah
Dewan Komisaris, Direksi & Dewan Pengawas Syariah 11 1 12
Senior Manager 103 21 124
Junior Manager 464 131 595
Officer 2.678 1.035 3.713
Staff 4.434 1.320 5.754
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 61
Page 62
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 12 | Jumlah Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
Kelompok Usia Laki-Laki Perempuan Jumlah
< 25 tahun 942 482 1.424
25-30 tahun 3.188 1.082 4.270
31-40 tahun 3.016 808 3.824
41-50 tahun 487 122 609
> 50 tahun 57 14 71
Jumlah 7.690 2.508 10.198
Tabel 13 | Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja Laki-Laki Perempuan Jumlah
< 3 tahun 4.019 1.113 5.132
3-5 tahun 1.160 386 1.546
6-10 tahun 1.638 604 2.242
> 10-20 tahun 784 366 1.150
> 20 tahun 89 39 128
Jumlah 7.690 2.508 10.198
62 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 63
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PROFIL DEWAN KOMISARIS
Pada 2024, susunan anggota Dewan Komisaris tidak mengalami perubahan.
Beliau menjabat Presiden Komisaris Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara RUPST
No. 80 tanggal 15 Juni 2011 (2011–2016), diangkat kembali berdasarkan Akta Berita Acara
RUPSLB No. 43 tanggal 25 April 2016 (2016–2021), dan Akta Berita Acara RUPSLB No.
3 tanggal 25 Mei 2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 25 Mei
2021 untuk periode 2021–2026. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia (SPPI) telah beliau peroleh pada 27 Juli 2016.
Jabatan Rangkap
Beliau juga menjabat Wakil Presiden Komisaris PT Adaro Power (sejak 2015), Komisaris
Independen PT Profesional Telekomunikasi Indonesia Tbk (Protelindo) (sejak 2017),
Komisaris Independen PT Sarana Menara Nusantara Tbk (sejak 2020), dan Komisaris
Independen PT Global Digital Niaga Tbk (sejak 2022).
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau pernah menjabat Presiden Komisaris PT Setiabudi Investment
Management (2016–2024), anggota International Advisory Board Komatsu Ltd, Jepang
Kusmayanto Kadiman (2021–2023), Komisaris PT Tamaris Hidro (2015–2020), Presiden Komisaris PT iForte Solusi
Presiden Komisaris Infotek (2016–2017), komisaris dan penasihat di beberapa perusahaan yang bergerak
dalam bidang sumber daya alam dan pembangkit listrik (sejak 2009), Menteri Negara
Warga Negara Indonesia Riset dan Teknologi Republik Indonesia (2004–2009), Ketua Asian–Europe University
70 tahun Network (ASEA–UNINET) pada 2002–2004, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB)
Tangerang, Banten pada 2001–2004, Kepala Pusat Pengembangan Teknologi ITB (1998–2001), Kepala
Laboratorium Kontrol ITB (1995–1998), Direktur Kelompok Usaha di Jakarta (1993–1995),
dan Direktur Pusat Komputer ITB (1990–1993).
Hubungan Afiliasi
Sehubungan dengan jabatannya di PT Adaro Power (entitas anak PT Adaro Energy Tbk),
beliau memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali, Trinugraha
Capital & Co SCA. Tidak ada hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya
dan anggota Direksi.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Doctor of Philosophy dari Australian National University, Canberra,
Australia, pada 1988, serta Sarjana Teknik Fisika dari ITB pada 1977.
Beliau menjabat Komisaris Independen Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara
RUPST No. 80 tanggal 15 Juni 2011 (2011–2016), diangkat kembali berdasarkan Akta Berita
Acara RUPSLB No. 43 tanggal 25 April 2016 (2016–2021), dan Akta Berita Acara RUPSLB
No. 3 tanggal 25 Mei 2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 25
Mei 2021 untuk periode 2021–2026. Beliau juga merangkap sebagai Ketua Komite Audit
dan Ketua Komite Pemantau Risiko. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI telah beliau
peroleh pada 2 Maret 2017.
Jabatan Rangkap
Beliau merangkap sebagai Ketua Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.
Beliau tidak memiliki jabatan rangkap apa pun di luar BFI Finance.
Riwayat Karier
Beliau pernah bergabung dengan BFI Finance sebagai Credit Officer (1982–1991),
kemudian menjabat Direktur (1991–1999) dan Presiden Komisaris (2000–2011).
Johanes Sutrisno
Beliau juga pernah menjabat Direktur PT Gaudi Dwi Laras (2014–2016), anggota Komite
Komisaris Independen
Audit PT Bentoel Internasional Investama Tbk (2010–2016), Direktur Keuangan PT
Carsurin (2007–2013), bergabung dengan Mutual International Finance Corporation
Warga Negara Indonesia
(1980–1982), dan Auditor di SGV, Utomo, Mulia & Co. (1973–1976).
73 tahun
Jakarta, DKI Jakarta Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta, pada 2009, dan Sarjana Ekonomi Manajemen (Drs.) dari Universitas
Indonesia, Jakarta, pada 1980.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 63
Page 64
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Beliau menjabat Komisaris Independen Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara
RUPS Tahunan No. 80 tanggal 15 Juni 2011 (2011–2016), diangkat kembali berdasarkan
Akta Berita Acara RUPSLB No. 43 tanggal 25 April 2016 (2016–2021), dan Akta Berita
Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25 Mei 2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
4 tanggal 25 Mei 2021 untuk periode 2021–2026. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI
telah beliau peroleh pada 12 Juni 2015.
Jabatan Rangkap
Beliau juga merangkap sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi dan menjabat
Managing Partner Kantor Hukum atau Law Office of Alfonso Napitupulu & Partners,
Jakarta (sejak 1993).
Riwayat Karier
Sebelumnya beliau pernah merangkap jabatan sebagai Staf Ahli Pengelola Statuter AJB
Bumiputera 1912 (2016–2017), Komisaris Independen PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS
Alfonso Napitupulu General Insurance) (2015–2021), Komisaris dan Komisaris Utama PT Kredit Biro Indonesia
Komisaris Independen Jaya (KBIJ) periode 2014–2016 dan 2016–2018, Direktur Utama PT Nana Mandiri Dwikarya
(1989–2020), dan Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) (2015–
Warga Negara Indonesia 2020).
74 tahun
Jakarta, DKI Jakarta Sebelum bergabung dengan BFI Finance, beliau pernah menjadi Partner di Kantor
Pengacara Alfonso, Giunseng & Kolopaking, Jakarta (1988–1993), Praktisi International
Lawyer di Law Office of Bronson, Bronson & McKinnon, San Francisco, California, Amerika
Serikat (1984–1985), Partner di Kantor Hukum Gani Djemat & Partners (1975–1988), dan
Advokat Konsultan Hukum untuk Pasar Modal dan Hak Kepemilikan Intelektual (1976).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, anggota Direksi, serta
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Sarjana Hukum (Perdata) dari Universitas Indonesia, Jakarta, pada
1975.
Beliau menjabat Komisaris Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 44
tanggal 15 April 2015 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 3 tanggal 6 Juli 2015
(2015–2020), kemudian diangkat kembali berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No.
7 tanggal 29 Juni 2020 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8 tanggal 29 Juni
2020 untuk periode 2020–2025. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI telah beliau
peroleh pada 27 Juli 2016.
Jabatan Rangkap
Beliau juga merangkap sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
Sebelumnya pernah menjabat anggota Komite Manajemen Risiko (kini Komite
Pemantau Risiko) dari Mei 2013 hingga September 2014.
Beliau saat ini juga menjabat Managing Director Northstar Advisors Pte. Ltd. sejak 2006,
Komisaris PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sejak 2013 dan PT Bundamedik Tbk
(BMHS) sejak 2022.
Riwayat Karier
Sunata Tjiterosampurno
Beliau pernah menjabat Komisaris PT Delta Dunia Makmur Tbk (2011–2022), Presiden
Komisaris
Komisaris PT Bukit Makmur Mandiri Utama (2009–2021), Komisaris merangkap anggota
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi di PT
Warga Negara Indonesia Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (2008–2015), Direktur Investment Banking PT
52 tahun Danareksa Sekuritas (2004–2006), dan Konsultan di Boston Consulting Group, Jakarta
Jakarta, DKI Jakarta (1998–2004). Karir beliau dimulai sebagai Assistant Vice President untuk Riset Ekuitas PT
Lippo Securities – SBC Warburg (1995–1998).
Hubungan Afiliasi
Sehubungan dengan jabatannya di Northstar Advisors Pte. Ltd., beliau memiliki
hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali, Trinugraha Capital & Co SCA.
Tidak ada hubungan afiliasi apa pun dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan
anggota Direksi.
Pendidikan
Beliau memperoleh gelar Master of Finance (Merit) dari London Business School, Inggris,
pada 2002, dan Bachelor of Business Administration (Distinction) dari University of
Wisconsin–Madison, Amerika Serikat, pada 1995.
64 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 65
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Beliau menjabat Komisaris Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 7
tanggal 16 Mei 2023 untuk periode 2023–2028. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI
telah beliau peroleh pada 28 Juli 2023.
Jabatan Rangkap
Beliau juga merangkap sebagai Managing Director dan Head of Southeast Asia Private
Equity dari Warburg Pincus LLC sejak 2016 di Singapura, di mana beliau pindah dari
kantor pusat di New York, Amerika Serikat, tempat awal beliau bergabung pada 2009.
Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Advance Intelligence Group (ADVANCE.
AI), Oona Insurance Singapura (Oona Holdings Pte. Ltd.), Circles.Life, Everise, GCash
(Mynt – Globe Fintech Innovations, Inc.), MoMo Pay, dan Techcombank (Vietnam
Technological and Commercial Joint Stock Bank).
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau pernah menjabat Komisaris PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk atau
Saurabh Narayan Agarwal ABDA (2022– 2024). Sebelum bergabung di Warburg Pincus, beliau pernah bekerja di
Komisaris McKinsey & Company di New Jersey (Amerika Serikat) dan New Delhi (India) sebagai
Business Analyst (2004–2007), dan Temasek Holdings di Mumbai (India) sebagai
Warga Negara Singapura Private Equity Investment Associate (2007). Beliau juga pernah menduduki jabatan di
43 tahun dewan kepemimpinan dari berbagai perusahaan, antara lain, AAG Energy Holdings
Singapura Ltd. (HKG:2686), CleanMax Enviro Energy Solutions Pvt. Ltd., Converge Information and
Communications Technology Solutions, Inc. (Converge ICT), Competitive Power Ventures,
Inc. (CPV), Solar Mosaic LLC (Mosaic Inc.), RimRock Oil & Gas, RS Energy Group, Trident
Energy, CASA Exploration, Canbriam Energy Inc., Delonex Energy Ltd., Velvet Energy Ltd.,
Venari Resources LLC, Liberty Wireless Pte. Ltd., dan M-Service GmbH.
Hubungan Afiliasi
Sehubungan dengan posisinya di Warburg Pincus, beliau memiliki hubungan afiliasi
dengan pemegang saham pengendali, Trinugraha Capital & Co SCA. Tidak ada
hubungan afiliasi apa pun dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan anggota
Direksi.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Bachelor of Technology (B.Tech.) di bidang Teknik Elektro dan
Master of Science (M.S.) di bidang Mikroelektronika pada 2004 dari Indian Institute of
Technology (IIT) Bombay, India, serta gelar Master of Business Administration (M.B.A.)
pada 2009 dari Harvard Business School, Amerika Serikat.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 65
Page 66
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PROFIL DIREKSI
Pada 2024, susunan anggota Direksi mengalami perubahan, dengan diangkatnya Goklas sebagai Direktur terhitung sejak
penutupan RUPSLB 2024..
Diangkat sebagai Direktur Perusahaan pada 1982, kemudian sebagai Presiden Direktur
pada 1986. Beliau diangkat kembali untuk jabatan yang sama berdasarkan Akta Berita
Acara RUPST No. 80 tanggal 15 Juni 2011 (2011–2016), Akta Berita Acara RUPSLB No. 43
tanggal 25 April 2016 (2016–2021), dan Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25 Mei
2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 tanggal 25 Mei 2021 untuk periode
2021–2026. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia
(SPPI) telah beliau peroleh pada 2 Maret 2017.
Jabatan Rangkap
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT (entitas
anak Perusahaan) tanggal 29 Juli 2021 yang dicantumkan dalam Akta Pernyataan
Keputusan Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT No. 06 tanggal 5 Agustus
2021, beliau juga diangkat sebagai Presiden Komisaris PT FIT.
Beliau menjabat Ketua dari dua Komite Direksi, yaitu Komite Manajemen Risiko (sejak
Francis Lay Sioe Ho 2023) dan Komite Pengarah Teknologi Informasi (sejak 2021). Tidak ada jabatan rangkap
Presiden Direktur apa pun di luar BFI Finance dan FIT.
Warga Negara Indonesia Riwayat Karier
76 tahun Sebelum bergabung dengan BFI Finance, beliau bekerja di Kementerian Keuangan
Jakarta, DKI Jakarta Singapura (1972–1973), kemudian bergabung dengan PT Indovest (1975–1980).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Bachelor of Business Administration (BBA) dari University of
Singapore (sekarang National University of Singapore atau NUS) di Singapura pada 1972,
dan Master of Business Management (MBM) dari Asian Institute of Management (AIM) di
Manila, Filipina, pada 1975.
Beliau menjabat Direktur Bisnis Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara RUPS Luar
Biasa No. 18 tanggal 6 Mei 2014 (2014–2019) dan diangkat kembali untuk jabatan yang
sama berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 59 tanggal 28 Mei 2019 (2019–2024).
Kemudian, berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 5 tanggal 22 Mei 2024 juncto
Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7 tanggal 22 Mei 2024, beliau diangkat menjadi
Direktur Bisnis dan Manajemen Aset untuk periode 2024–2027. Sertifikasi Dasar
Pembiayaan dari SPPI telah beliau peroleh pada 26 April 2016.
Jabatan Rangkap
Sejak 2021, beliau menjadi anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (salah satu
Komite Direksi). Tidak ada jabatan rangkap apa pun di luar BFI Finance.
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau pernah menduduki berbagai jabatan lainnya di Perusahaan, antara
lain, Retail Business Division Head hingga April 2014, Department Head dan Associate
Sutadi Division Head (2008–2012), Regional Manager (2006–2008), Branch Manager (2004–
Direktur Bisnis & 2006), Branch Establishment Manager (2001–2004), dan Branch Manager (2000–2001).
Manajemen Aset Beliau juga pernah menjabat Sales Executive bidang Marketing Export di PT Tjiwi Kimia
Pulp & Paper (1999–2000) dan Collection & Credit Analyst Officer PT Bunas Finance
Warga Negara Indonesia Indonesia (1997–1999).
50 tahun
Tangerang, Banten Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Executive MBA dari IPMI International Business School di Jakarta
pada 2018 dan Sarjana Teknik Industri dari Universitas Trisakti di Jakarta pada 1998.
66 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 67
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Beliau menjabat Direktur Keuangan Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB
No. 18 tanggal 6 Mei 2014 (2014–2019) dan diangkat kembali untuk jabatan yang sama
berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 59 tanggal 28 Mei 2019 (2019–2024), dan
Akta Berita Acara RUPSLB No. 5 tanggal 22 Mei 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 7 tanggal 22 Mei 2024 untuk periode 2024–2027. Beliau merangkap jabatan
sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan SK Direksi No. BOD–BOC/VI/2014–0011
tanggal 24 Juni 2014. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI telah beliau peroleh pada
26 April 2016.
Jabatan Rangkap
Mengacu pada Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT
FIT (entitas anak Perusahaan) tanggal 29 Juli 2021 yang dicantumkan dalam Akta
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT No. 06
tanggal 5 Agustus 2021, beliau juga menjabat Komisaris PT FIT.
Sudjono Sejak 2021, beliau menjadi anggota dari dua Komite Direksi, yaitu Komite Manajemen
Direktur Keuangan Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi. Tidak ada jabatan rangkap apa pun di
luar BFI Finance dan FIT.
Warga Negara Indonesia
54 tahun Riwayat Karier
Tangerang Selatan, Banten Sebelumnya, beliau merangkap sebagai Direktur Teknologi Informasi dari Mei 2014
hingga Mei 2017. Sebelum diangkat sebagai Direktur, beliau menjabat Kepala Divisi
Keuangan dan Teknologi Informasi dan berbagai posisi lainnya (1993–2014), serta
anggota Komite Manajemen Risiko (2003–2013) yang kini disebut Komite Pemantau
Risiko.
Sebelum bergabung dengan BFI Finance, beliau pernah menjabat Auditor Senior KAP
Hans Tuanakotta Mustofa – anggota Deloitte Touche Tohmatsu International (1991–1993).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Enterprise Risk Manager (ERM™) dari Asia Risk Management
Institute (ARiMI) dan National University of Singapore (NUS) di Singapura pada 2009,
Master of Business Administration (MBA) dari Institut Pengembangan Manajemen
Indonesia (IPMI), Jakarta, pada 2006, dan Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas
Tarumanagara, Jakarta, pada 1993.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 67
Page 68
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Beliau menjabat Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia Perusahaan
berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 25 tanggal 18 April 2017 juncto Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No. 15 tanggal 13 Juni 2017 untuk periode 2017–2022
dan dikukuhkan kembali untuk periode 2022–2027 berdasarkan Akta Berita Acara
RUPSLB No. 17 tanggal 29 Juni 2022 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.
18 tanggal 29 Juni 2022. Pada 2023, beliau sempat mengemban tanggung jawab di
bidang manajemen aset untuk sementara dan kemudian mengalihkannya kepada
Bapak Sutadi (Direktur Bisnis & Manajemen Aset) pada awal 2024. Beliau mengemban
tanggung jawab sepenuhnya sebagai Direktur Operasional sejak Mei 2024. Sertifikasi
Dasar Pembiayaan dari SPPI telah beliau peroleh pada 27 Juli 2017.
Jabatan Rangkap
Sejak 2022, beliau menjadi anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (Komite
Direksi). Tidak ada jabatan rangkap apa pun di luar BFI Finance.
Andrew Adiwijanto
Riwayat Karier
Direktur Operasional
Sebelumnya, beliau menjabat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dari April 2015
hingga April 2017, Head of Operations & Control (2012–2017), dan Head of Compensation &
Warga Negara Indonesia
Benefit (2014–2017). Beliau bergabung dengan BFI Finance pada 1993 sebagai Marketing
56 tahun
Officer dan pernah menjabat berbagai posisi lainnya, antara lain, Branch Manager di
Jakarta, DKI Jakarta
Makassar, Denpasar, dan Palembang, Regional Manager untuk wilayah Sumatra, dan
Department Head Quality Service, Corporate Services, Human Resources, serta Branch
Operations.
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) dari Universitas
Gadjah Mada, Jakarta, pada 2013, dan Sarjana Teknik Elektro dari Sekolah Tinggi Teknik
Surabaya (STTS), Jawa Timur, pada 1992. Beliau memperoleh sertifikat khusus mengikuti
kursus intensif “Human Capital Management: Making HR & Business Partnership Work”
dari Asian Institute of Management (AIM) di Manila, Filipina, pada 2008.
Beliau menjabat Direktur Transformasi Perusahaan berdasarkan Akta Berita Acara
RUPSLB No. 5 tanggal 22 Mei 2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7
tanggal 22 Mei 2024 untuk periode 2024–2027. Kemudian, berdasarkan SK Dewan
Komisioner OJK No. KEP-462/PL.02/2024 tanggal 29 Oktober 2024 mengenai Hasil
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bapak Goklas selaku Calon Direktur PT BFI
Finance Indonesia Tbk, beliau telah disetujui menjadi Direktur Perusahaan dan berlaku
sejak tanggal ditetapkan. Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari SPPI telah beliau peroleh
pada 3 Juni 2024.
Jabatan Rangkap
Sejak 2021, beliau menjadi anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi (Komite
Direksi). Tidak ada jabatan rangkap apa pun di luar BFI Finance.
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau menjabat Head of Project Management Office (2015–2024). Beliau
Goklas
bergabung dengan BFI Finance pada 2001 sebagai Management Trainee dan pernah
Direktur Transformasi
menjabat berbagai posisi lainnya, antara lain, Product Head di level kantor cabang,
Branch Manager, Head of Non-Dealer Financing Product Development, dan Head of
Warga Negara Indonesia
Business Development.
46 tahun
Jakarta, DKI Jakarta Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris,
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Education
Beliau meraih gelar Executive MBA dari IPMI International Business School di Jakarta
pada 2023, Management Development Program dari Asian Institute of Management
(AIM) di Manila, Filipina, pada 2007, dan Sarjana Ekonomi Manajemen Keuangan dari
Universitas Indonesia pada 2000.
68 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 69
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Beliau menjabat Ketua Dewan Pengawas Syariah Perusahaan berdasarkan Akta Berita
Acara RUPSLB No. 6 tanggal 25 Oktober 2017 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat
No. 19 tanggal 21 Desember 2017 untuk periode 2017–2022, dan dikukuhkan kembali
untuk periode 2022–2027 berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal 29 Juni
2022 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.18 tanggal 29 Juni 2022.
Sertifikat Kompetensi Pengawas Syariah beliau peroleh dari Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP) Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI) pada 28 November
2018. Sertifikat tersebut diperbarui pada 22 Juli 2024 dan berlaku hingga 22 Juli 2027.
Jabatan Rangkap
Saat ini, beliau berprofesi sebagai Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah di
Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
sejak 2013, juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat (2020–2025), Ketua Dewan
Asrori S. Karni Pengawas Syariah PT Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance (sejak 2021), dan anggota
Ketua Dewan Pengawas Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Finance Indonesia (sejak 2014).
Syariah
Riwayat Karier
Warga Negara Indonesia Beliau pernah menjadi Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin (2019–
49 tahun 2024), Ketua Dewan Pengawas Syariah Divisi Bisnis Syariah PT Pos Indonesia (Persero)
Jakarta, DKI Jakarta (2022–2023), Dosen Program Studi Ekonomi Syariah di Universitas Nahdlatul Ulama
Indonesia (UNUSIA) Jakarta (2012–2021), Wakil Ketua Bidang Qanuniyah (Hukum) di
Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) (2015–2020), dan
Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Pusat (2015–2020).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris dan
Direksi, serta pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak
langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Magister Hukum konsentrasi Hukum Ekonomi dari Universitas
Indonesia pada 2010, dan Sarjana Agama jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum
dari Fakultas Syariah dan Hukum Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah;
kini bernama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; pada 1998.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 69
Page 70
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Beliau menjabat Anggota Dewan Pengawas Syariah Perusahaan berdasarkan Akta
Berita Acara RUPSLB No. 6 tanggal 25 Oktober 2017 juncto Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 19 tanggal 21 Desember 2017 untuk periode 2017–2022, dan dikukuhkan
kembali untuk periode 2022–2027 berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal
29 Juni 2022 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.18 tanggal 29 Juni 2022.
Jabatan Rangkap
Saat ini, beliau juga menjabat Chief of Strategic Alliance di Hurriyah Global Consulting
Firm (HGC Firm), Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Fatahillah Jakarta (YPFJ), Dosen
Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) Rawamangun,
Jakarta Timur, serta Faculty Member Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
(LPPI).
Riwayat Karier
Helda Rahmi Sina
Sebelumnya, beliau merupakan Kepala Divisi Pemasaran dan Pelatihan LPPI (2020–
Anggota Dewan
2023), Kepala Divisi Konsultasi dan Pengembangan Program Keuangan Syariah di
Pengawas Syariah
International Center for Development in Islamic Finance – Lembaga Pengembangan
Perbankan Indonesia (ICDIF–LPPI) (2014–2020), anggota Dewan Pakar Ekonomi Syariah
Warga Negara Indonesia
di Universitas Azzahra di Jakarta Timur (2010–2014), berprofesi sebagai Dosen Mata
51 tahun
Kuliah Sharia Contracts & Products pada Program M.B.A. in Sharia Banking & Finance
Jakarta, DKI Jakarta
di ITB (2009–2015), Kepala Bagian Penyelenggaraan Program Keuangan Syariah di
ICDIF–LPPI (2008–2014), dan Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tiara (STEI Tiara)
Rawamangun, Jakarta Timur (2006–2008).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Ketua Dewan Pengawas Syariah,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, pemegang saham utama dan pengendali; baik
langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau menyelesaikan Program Doktor bidang Ekonomi Syariah di Universiti Malaya,
Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2007, memperoleh gelar Master in Islamic Economics (MA)
dari Universiti Kebangsaan Malaysia pada 2000, dan Sarjana Syariah Islamiyyah (Lc) dari
Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab, Al–Azhar University di Kairo, Mesir, pada 1996.
PROFIL KOMITE–KOMITE DEWAN KOMISARIS
Komite Audit
Beliau diangkat sebagai Ketua Komite Audit berdasarkan SK Dewan Komisaris No. BOC/
SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021 untuk periode 2021–2026. Beliau juga merangkap
sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Pemantau Risiko. Profil beliau
disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris halaman 63.
Johanes Sutrisno
Ketua Komite Audit
Warga Negara Indonesia
73 tahun
Jakarta, DKI Jakarta
70 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 71
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Beliau menjabat anggota Komite Audit berdasarkan SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/
IV/2015/0081 tanggal 13 April 2015, dikukuhkan kembali melalui SK Dewan Komisaris No.
BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016 (2016–2021), dan kemudian diangkat kembali
melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021 untuk
periode 2021–2026.
Jabatan Rangkap
Saat ini, beliau juga menjabat Senior Partner di KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Retno, Palilingan & Rekan (PKF Indonesia, anggota PKF International), Komisaris
Independen merangkap Ketua Komite Audit PT Intiland Development Tbk, Komisaris PT
Kiat Ananda Cold Storage, PT Ananda Solusindo, PT Manggala Kiat Ananda, dan PT Mitra
Ananda Megadistrindo, serta anggota Komite Audit di PT Asahimas Flat Glass Tbk. Sejak
2024, beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Bersama Untuk Nusantara dan PT
Profesional Telekomunikasi Indonesia Tbk (Protelindo).
Friso Palilingan Riwayat Karier
Anggota Komite Audit Sebelumnya, beliau merupakan partner dari salah satu kantor akuntan peringkat lima
Warga Negara Indonesia besar dunia, anggota Komite Audit PT Medikaloka Hermina Tbk, PT Duta Intidaya Tbk,
41 tahun PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory), PT Provident Investasi Bersama Tbk, dan PT BNI
Jakarta, DKI Jakarta Sekuritas, serta anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Komite-Komite Dewan Komisaris lainnya,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta pemegang saham utama dan pengendali;
baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi pada 2005 dan Magister Akuntansi pada
2008, keduanya dari Kwik Kian Gie School of Business, Certified Public Accountant (CPA)
pada 2008 dan Chartered Accountant (CA) pada 2013, keduanya dari IAI, serta Certified
Audit Committee Practitioner dari Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) pada 2016.
Beliau menjabat anggota Komite Audit berdasarkan SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/
VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016 (2016–2021) dan diangkat kembali melalui SK Dewan
Komisaris No. BOC/SK/ I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021 untuk periode 2021–2026.
Jabatan Rangkap
Beliau juga menjabat Presiden Komisaris/Komisaris Independen PT Trimegah Sekuritas
Indonesia Tbk dan Komisaris Independen di beberapa perusahaan, yaitu PT PP London
Sumatra Indonesia Tbk, PT Wismilak Inti Makmur Tbk, PT Dharma Satya Nusantara Tbk
(sejak 2013), dan PT Madusari Murni Indah Tbk (sejak 2024).
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau pernah menjabat Komisaris PT Gayatri Kapital Indonesia (hingga
2023), Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (2005–2012), Direktur
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (2000–2005), dan Direktur PT Kustodian Sentral
Edy Sugito Efek Indonesia (1998–2000).
Anggota Komite Audit Hubungan Afiliasi
Warga Negara Indonesia Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Komite-Komite Dewan Komisaris lainnya,
60 tahun anggota Dewan Komisaris dan Direksi, pemegang saham utama dan pengendali; baik
Jakarta, DKI Jakarta langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Trisakti, Jakarta, pada
1991.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 71
Page 72
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Komite Pemantau Risiko
Beliau diangkat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko berdasarkan SK Dewan
Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016 (2016–2021) dan diangkat kembali
melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni 2021 untuk
periode 2021–2026. Beliau juga merangkap jabatan sebagai Komisaris Independen dan
Ketua Komite Audit. Profil beliau disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris halaman
63.
Johanes Sutrisno
Ketua Komite
Pemantau Risiko
Warga Negara Indonesia
73 tahun
Jakarta, DKI Jakarta
Beliau menjabat anggota Komite Pemantau Risiko berdasarkan SK Dewan Komisaris
No. BOC/SK/IV/2015-0081 tanggal 13 April 2015, dikukuhkan kembali melalui SK Dewan
Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016 (2016–2021), dan kemudian
diangkat kembali melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni
2021 untuk periode 2021–2026.
Jabatan Rangkap
Beliau adalah Founder dan Presiden Direktur PT Pasar Jasa Profesional (sejak 2019). Saat
ini, beliau juga menjabat Komisaris Independen merangkap anggota Komite Pemantau
Risiko (sejak 2020), Komite Tata Kelola Perusahaan (sejak 2022), dan Komite Audit
(sejak 2024) di PT FWD Insurance Indonesia, serta anggota Komite Audit dan Komite
Pemantau Risiko di PT Nusantara Finance Cakrawala (sejak 2023).
Riwayat Karier
Sebelumnya beliau pernah menjadi anggota Komite Audit dan Komite Pemantau
Risiko di PT Bank Commonwealth (2013–2024), Komisaris Independen merangkap Ketua
Komite Pemantau Risiko di PT Commonwealth Life (2014–2020), Managing Director di
PT Mudita Finansial Teknologi selama 3 tahun, Managing Director di PT Kiran Resources
Indonesia selama 14 tahun dan anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko
di beberapa bank dan lembaga keuangan, seperti PT Bank BNP Paribas Indonesia
Jono Effendy (11 tahun), PT Bank Barclays Indonesia (1 tahun), dan PT BII Finance Centre (2 tahun).
Anggota Komite Selama periode 2001 hingga 2004, beliau memegang beberapa posisi di Badan
Pemantau Risiko Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Warga Negara Indonesia Beliau memulai kariernya di PT Tanjung Johor Wood Industry, Jakarta (1993–1996)
50 tahun sebagai Akuntan, kemudian sebagai Auditor Senior di Arthur Andersen, Jakarta (1996–
Jakarta, DKI Jakarta 1998), dan Konsultan Senior di Deloitte Touche, Jakarta (1998–2001).
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Komite-Komite Dewan Komisaris lainnya,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta pemegang saham utama dan pengendali;
baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan
Beliau memperoleh gelar Magister Keuangan dari Universitas Pelita Harapan di
Tangerang pada 2003, Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Tarumanagara
di Jakarta pada 1996, Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat 3 dari Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) di Indonesia dan International Certificate in Banking and
Regulation dari Global Association of Risk Professionals (GARP) pada 2011, Sertifikasi
Manajemen Risiko untuk Perusahaan Asuransi Tingkat 5 dari Asosiasi Ahli Manajemen
Asuransi Indonesia (AAMAI) pada 2015, Certified in Enterprise Risk Governance (CERG)
dari Enterprise Risk Management Academy (ERMA), Singapura, pada 2017, Certified in
Qualified Risk Governance Professional (QRGP) dari LSP MKS pada 2021, dan Sertifikasi
“Digital Transformation: Platform Strategies for Success” dari EMERITUS berkolaborasi
dengan MIT Sloan School of Management secara daring pada 2021.
72 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 73
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Komite Nominasi dan Remunerasi
Jabatan beliau selaku Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi adalah berdasarkan SK
Dewan Komisaris No. BOC/SK/IV/2015-0081 tanggal 13 April 2015, dikukuhkan kembali
melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016 (2016–2021),
dan selanjutnya SK Dewan Komisaris No. BOC/IV/2021-0049 tanggal 1 April 2021 untuk
periode 2021–2026. Beliau juga menjabat Komisaris Independen. Profil beliau disajikan
pada bagian Profil Dewan Komisaris halaman 64.
Alfonso Napitupulu
Ketua Komite
Nominasi dan Remunerasi
74 tahun
Jakarta, DKI Jakarta
Beliau menjabat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan SK Dewan
Komisaris No. BOC/VI/2017-0103 tanggal 2 Juni 2017 untuk periode hingga 2021,
kemudian diangkat kembali melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/IV/2021-0049
tanggal 1 April 2021 untuk periode 2021–2026. Beliau juga menjabat Komisaris. Profil
beliau disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris halaman 64.
Sunata Tjiterosampurno
Anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi
52 tahun
Jakarta, DKI Jakarta
Beliau menjabat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan SK Dewan
Komisaris No. BOC/VI/2024-0116 tanggal 21 Juni 2024 untuk periode 2024–2026.
Jabatan Rangkap
Beliau merangkap sebagai Head of Compensation, Benefits and Rewards di
Perusahaan.
Riwayat Karier
Sebelumnya, beliau menjabat Head of Payroll (2016–2019), Head of Operational
Development (2013–2015), Head of Branch Operations & Development (2011–2012), dan
Head of Branch Operations (2002–2010) di BFI Finance.
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota Komite-Komite Dewan Komisaris lainnya,
anggota Dewan Komisaris, serta pemegang saham utama dan pengendali;
Luki Sri Herlambang baik langsung maupun tidak langsung. Namun, beliau terafiliasi dengan Direksi
Anggota Komite sehubungan dengan posisinya di Perusahaan.
Nominasi dan Remunerasi
Pendidikan
47 tahun
Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Atma Jaya
Tangerang, Banten
Yogyakarta (UAJY) pada 2002.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 73
Page 74
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PROFIL MANAJEMEN SENIOR
Kantor Pusat
Berikut adalah Manajemen Senior Kantor Pusat yang kedudukannya setingkat di bawah Direksi:
Tan Rudy Eddywidjaja Iwan
Deputy Director of Deputy Director of Asset
Marketing Management
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
54 Tahun 54 Tahun
Jakarta, DKI Jakarta Tangerang, Banten
Beliau menjabat sebagai Deputy Director of Marketing Beliau menjabat sebagai Deputy Director of Asset
sejak 2024. Sebelumnya, beliau pernah menduduki Management sejak 2024. Sebelumnya, beliau
berbagai jabatan di Perusahaan, antara lain, Branch pernah menduduki berbagai jabatan di Perusahaan,
Manager, Regional Manager, Head of Car Business, antara lain, Marketing Officer, Branch Manager,
Head of Consumer Business, dan Head of National Regional Manager, Head of Network Development &
Sales. Management, dan Head of Branch Business Partner.
Beliau memperoleh Master of Business Administration Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi
(MBA) dari Institut Pengembangan Manajemen dari Universitas Tridinanti di Palembang, Sumatera
Indonesia (IPMI), Jakarta, pada 2021, dan Sarjana Selatan, pada 1994.
Ekonomi Akuntansi dari Universitas Putra Bangsa di
Surabaya, pada 1996.
Nama Ari Binoto Lumbantobing Arwin Baskoro Fadin Wafdana
Head of Digital & Business New Business & Partnership
Jabatan Head of Asset Management
Incubation Tribe Lead
Sejak 2022 2024 2024
Nama Tonny Widjaja Ute Gerdanovita
Jabatan Head of Finance & Treasury Head of Human Capital
Sejak 1996 2024
74 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 75
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Kantor Wilayah
Berikut adalah Manajemen Senior yang menjabat sebagai General Manager:
Nama Augusnen Silalahi Hernandi Kusno I Kadek Tirtayasa
General Manager General Manager
General Manager
Jabatan wilayah Kalimantan Timur wilayah Bali dan Nusa
wilayah Jawa Barat
dan Utara Tenggara
Sejak 2021 2022 2022
Nama Medy Mirdianata Nuzul Ittaqa Rachmadi
General Manager
General Manager General Manager
wilayah Gorontalo, Sulawesi
Jabatan wilayah Kalimantan Barat, wilayah Jawa Tengah dan
Barat, Tengah, Selatan, dan
Tengah, dan Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta
Tenggara
Sejak 2022 2022 2021
Nama Sastero Wijaya Gunawan Sudihartono Susinto Tenggono Then
General Manager
General Manager General Manager
Jabatan wilayah Sulawesi Utara,
wilayah Sumatra wilayah Jabodetabek
Maluku, dan Papua
Sejak 2021 2021 2020
Nama Tan Eng Han
General Manager
Jabatan
wilayah Jawa Timur
Sejak 2020
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 75
Page 76
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
STRUKTUR KORPORASI
Struktur korporasi BFI Finance per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Indonesia
inance Tbk
B FI F *
PT
(m
as
SC
A
5,81% i n
g-
Co
La sing
m
4
&
in
a
al
-La di ba
pit
%
in
6,0
Ca
15
a ha
4%
48,
wah
Trinugr
5%)
99,00% 1,00%
Lain-Lain
* Hasil pembelian kembali saham Perusahaan sesuai keputusan RUPSLB 15 April 2015 dan merupakan sisa
saham treasuri setelah pelaksanaan MESOP berdasarkan keputusan RUPSLB 29 Juni 2022
76 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 77
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
ENTITAS ANAK DAN ASOSIASI
Entitas Anak FIT memanfaatkan teknologi digital terkini dan teraman,
serta terus memperkuat infrastrukturnya dengan
Hingga akhir 2024, BFI Finance memiliki satu entitas berbagai fitur yang lengkap. Dengan demikian, para
anak, PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT). pengguna platform dapat menikmati pengalaman
tanpa batas mulai dari saat mereka mengajukan
permohonan pendanaan, hingga proses underwriting
PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT)
dan pengelolaan hubungan pelanggan. Saat ini,
Sekilas tentang Perusahaan pelanggan dapat melakukan berbagai proses pada
aplikasi mobile dan juga web dashboard Pinjam Modal,
PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT) merupakan entitas
mulai dari pendaftaran, pengajuan pinjaman, hingga
anak Perusahaan di bidang teknologi keuangan, yang
pencairan pinjaman, secara mandiri.
menjalankan bisnis peer-to-peer (P2P) lending melalui
platform Pinjam Modal. Perusahaan merupakan Dengan proses bisnis yang didukung teknologi yang
pemegang saham mayoritas FIT, dengan kepemilikan canggih dan komprehensif, FIT menjalankan operasi
99,00%. yang ramping dan efisien, sehingga layanannya dapat
disesuaikan secara optimal bagi setiap pelanggan.
FIT didirikan pada 2017 di tengah tren peningkatan
Data dan privasi pelanggan dijaga dalam sistem
kebutuhan akan produk keuangan berbasis teknologi
manajemen keamanan informasi FIT yang bersertifikasi
yang mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Pada
ISO 27001:2022. Selain itu, FIT memastikan tata kelola
Juli 2018, FIT terdaftar sebagai perusahaan fintech P2P
bisnisnya serta risiko keuangan dan operasionalnya
lending di OJK, dan mulai beroperasi pada September
berada dalam rentang yang aman, dengan menerapkan
2018. FIT memperoleh lisensi dari OJK pada Mei 2020,
analisis big data dan pembelajaran mesin yang
menjadikan BFI Finance perusahaan pembiayaan
mutakhir.
pertama dengan entitas anak perusahaan fintech.
Melalui kemitraan dengan para pemain terkemuka dan
Layanan FIT tersedia untuk masyarakat Indonesia
pendatang baru dalam ekosistem, FIT menjangkau
melalui aplikasi di Google Play Store dan Apple App
pasar yang semakin besar, mulai dari segmen B2C
Store, serta situs pinjammodal.id yang mudah diakses.
hingga B2B dan B2B2C. FIT memfasilitasi mereka untuk
Target pasar utamanya adalah pewirausaha dan
terhubung ke dalam ekosistemnya secara cepat dan
pelaku UKM yang membutuhkan pembiayaan usaha
mudah. Dengan demikian, FIT ikut mendukung visi
atau tujuan produktif lainnya, serta platform teknologi
Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan masyarakat
dalam rantai pasokan yang membutuhkan dukungan
yang adil dan merata melalui inklusi keuangan yang
pembiayaan modal kerja. Semua layanan yang
diberdayakan secara digital
ditawarkan FIT—meliputi Inventory Financing, Merchant
Financing, Working Capital Financing, dan Employee
Loan—memiliki tenor fleksibel dan bunga bersaing.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 77
Page 78
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Strategi dan Kinerja 2024 Penyempurnaan terhadap platform Pinjam Modal akan
difokuskan pada pengembangan fitur dan kapabilitas
Bisnis P2P lending FIT sepanjang 2024 difokuskan
sistem informasi melalui pemakaian kecerdasan buatan
untuk menyalurkan pendanaan kepada pengecer
(AI) untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dan
skala kecil dan menengah, serta pelaku usaha di
efisiensi organisasi. Hal ini akan diterapkan dengan
sektor fast–moving consumer goods. Pengembangan
cara-cara berikut: pengembangan fitur dan kapabilitas
bisnis ditekankan untuk memperluas jaringan dan
sistem informasi dari aspek teknologi yang ada meliputi
memperkuat teknologi pendukung bisnis, khususnya
peningkatan keamanan, penambahan fitur-fitur dan
untuk mendukung upaya FIT untuk menggarap
pembaruan desain atau tampilan pada aplikasi dan
segmen industri rantai pasok.
dashboard untuk karyawan (internal), mitra bisnis,
Kolaborasi yang dibangun oleh FIT dengan pelaku dan para pengguna lainnya; serta pengembangan
bisnis di ekosistem jasa keuangan di Indonesia di 2024 dan pembaruan pada Loan Management System
mencakup kerja sama dengan beberapa mitra bisnis untuk mempermudah dan mempercepat proses
strategis dan sejumlah perusahaan teknologi untuk dalam pengembangan produk bisnis dan integrasi
penguatan sistem FIT secara keseluruhan, mulai dari dengan mitra bisnis. Pengembangan aspek teknologi
keamanan data siber hingga penilaian kelayakan kredit. terbaru meliputi Partner Open API, Credit Engine
and MRAC Automation, Additional Collateral
Didorong oleh upaya pemasaran yang intensif dan Engine, dan implementasi uji coba (piloting) SLIK.
produk-produk pinjaman yang tepat dengan kebutuhan FIT terpilih oleh OJK sebagai salah satu P2P untuk
segmen pasarnya, basis pengguna FIT selama 2024 mengimplementasikan SLIK di kelompok (batch)
mencapai lebih dari 9 pemberi pinjaman (7 aktif) dan pertama.
3.921 peminjam (2.869 aktif) per akhir tahun. Para
pelanggan FIT dapat menggunakan plafon fasilitas Keberhasilan dalam melaksanakan rencana bisnis
pinjaman secara nyaman dan real time. tersebut akan memampukan FIT untuk menyalurkan
pembiayaan minimum Rp1,9 triliun dengan target saldo
Hingga akhir 2024, FIT telah menyalurkan pembiayaan piutang penyaluran pendanaan di akhir 2025 sebesar
sebesar Rp2,0 triliun, sementara nilai keseluruhan Rp422 miliar, sehingga mempertegas pangsa pasarnya
pinjaman aktif yang dikelola per akhir tahun mencapai di industri pembiayaan P2P lending di Indonesia.
lebih dari Rp199 miliar. Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB)
rata-rata mencapai 95,38%. Dalam mengelola pinjaman
aktif, Perusahaan terus melakukan mitigasi risiko agar
kualitas pembiayaan tetap terjaga.
Rencana ke Depan
Memasuki 2025, FIT berencana memperkuat dan
mengembangkan jaringannya, antara lain, melakukan
pengembangan dari sisi kualitas SDM dengan
penerapan sistem people development; mulai dari
pelatihan in–class, on–the–job assignment, dan
asesmen berkala, untuk memastikan setiap karyawan
mengetahui dan mampu menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya. Penguatan dukungan teknologi
dilakukan dengan menyediakan sales app yang
mudah digunakan untuk memetakan pekerjaan tim
di lapangan, memantau mereka secara real time, dan
melakukan update pekerjaan di mana pun. Selain
itu, Perusahaan akan memaksimalkan mitra yang
memiliki ekosistem bisnis untuk memperluas jaringan
pasar dan akses pendanaan yang terintegrasi dengan
kualitas yang baik, mengembangkan jaringan bisnis
di sektor multiguna, bekerja sama dengan mitra bisnis
saat ini, dan memperluas pasar yang saat ini masih
belum digarap secara maksimum sehingga dapat
menghadirkan akses pendanaan yang cepat, tepercaya,
dan kompetitif.
78 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 79
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Data Perusahaan
Alamat Kantor
Foresta Business Loft 5 Unit 11
Lengkong Kulon, Pagedangan
Kabupaten Tangerang 15331
Tanggal Pendirian
15 September 2017
Dasar Hukum Pendirian
Akta Notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn., No. 4 tanggal 15 September 2017, yang telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun 2017
tanggal 29 September 2017
Bidang Usaha
Layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi, melalui platform Pinjam Modal
Visi
Menyediakan layanan keuangan yang mudah diakses oleh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi dalam
meningkatkan kesejahteraan umum.
Misi
1. Memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat dengan menggunakan teknologi terdepan
2. Layanan jasa keuangan yang kompetitif dan praktis untuk digunakan secara luas bagi masyarakat
Indonesia
3. Tumbuh menjadi perusahaan yang sehat, kuat, dan berintegrasi
Pemegang Saham
• PT BFI Finance Indonesia Tbk : 99,00%
• Lainnya : 1,00%
Registrasi dan Izin OJK
• Surat No. S-588/NB.213/2018 tanggal 31 Juli 2018
• Surat No. KEP-20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020
Keanggotaan dalam Asosiasi
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa
Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK)
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 79
Page 80
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Profil Manajemen
Menjabat sebagai Komisaris untuk periode 2017–2022,
kemudian diangkat sebagai Presiden Komisaris
berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham
sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal 29 Juli 2021
yang dicantumkan dalam Akta Pernyataan Keputusan
Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT No. 06
tanggal 5 Agustus 2021.
Francis Lay Sioe Ho Beliau juga menjabat sebagai Presiden Direktur BFI
Presiden Komisaris Finance. Profil beliau disajikan pada bagian Profil Direksi
halaman 66.
76 tahun
Warga Negara Indonesia
Jakarta, DKI Jakarta
Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Keputusan Para
Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal
29 Juli 2021 yang dicantumkan dalam Akta No. 06 tanggal 5
Agustus 2021.
Beliau juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan
Sekretaris Perusahaan BFI Finance. Profil beliau disajikan
pada bagian Profil Direksi halaman 67.
Sudjono
Komisaris
54 tahun
Warga Negara Indonesia
Tangerang Selatan, Banten
Diangkat sebagai Presiden Direktur berdasarkan Keputusan
Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT
tanggal 29 Juli 2021 sesuai Akta No. 06 tanggal 5 Agustus
2021. Akta Notaris Veronika Farida Riswanti, S.H., M.Kn.
tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia RI sebagaimana terbukti dalam SK
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT
FIT mengenai perubahan Direksi dan Komisaris No. AHU-
Herman Handoko AH.01.03-0439071 tanggal 20 Agustus 2021.
Presiden Direktur
Sebelumnya, beliau adalah Direktur FIT berdasarkan
46 tahun
Warga Negara Indonesia
Akta Notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn. No. 4 tanggal
Jakarta, DKI Jakarta 15 September 2017 yang telah memperoleh pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-
0043022.AH.01.01.TAHUN 2017 tanggal 29 September 2017.
Beliau pernah bergabung dengan BFI Finance (2003–
2017) dan menjabat berbagai posisi, antara lain: Kepala
Operasional, Marketing Officer Leasing & Used Car, Kepala
Sales, Kepala Produk Mobil, Branch Manager Jakarta Barat-
Meruya, Area Manager DKI Jakarta, Associate Department
Head of Network & Development, Head of Branch
Management Department, Regional Manager untuk wilayah
Jakarta, Depok dan Tangerang, Head of Business Strategy
Development & Management, dan Head of Channel.
Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari
Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, pada 2002.
80 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 81
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Bergabung dengan FIT pada 2017, menjabat System &
Technology Manager dan Head of Technology. Kemudian,
diangkat sebagai Direktur berdasarkan Keputusan Para
Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT
tanggal 29 Juli 2021 sesuai Akta No. 06 tanggal 5 Agustus
2021. Akta Notaris Veronika Farida Riswanti, S.H., M.Kn.
tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia RI sebagaimana terbukti dalam SK
Ichwan Peryana Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT
Direktur
FIT mengenai perubahan Direksi dan Komisaris No. AHU-
34 tahun AH.01.03-0439071 tanggal 20 Agustus 2021.
Warga Negara Indonesia
Tangerang Selatan, Banten Sebelumnya, beliau juga pernah bergabung dengan BFI
Finance dan menjabat Digital Marketing Unit Head (2016–
2017).
Beliau memperoleh gelar Sarjana Manajemen Komunikasi
dari Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, pada
2013 dan menyelesaikan Executive Education FinTech &
Digital Strategy dari INSEAD dan Cybersecurity Leadership
dari MIT Sloan School of Management pada 2021.
Beberapa penghargaan yang berhasil diraihnya yaitu
masuk dalam Top 200 CIO Asia Tenggara dari Global CIO
Forum dalam The World CIO 200 Summit 2021, 2022, 2023,
dan 2024, CIO 100 Awards 2022, 2023, dan 2024 dari cio.com,
CSO30 ASEAN Awards 2022, 2023, dan 2024 dari csoonline.
com, Tech Innovator of the Year dari World Financial
Innovation Series 2023, CIO World 100 – 2024 No. 7 dari
Marlow Business School (Inggris), serta ETCIO Southeast
Asia Transformative CIO 2023 dan 2024 dari ETCIO
Southeast Asia The Economic Times (India).
Bergabung dengan FIT pada 2022, menjabat Head of
Network & Collection. Kemudian diangkat sebagai Direktur
berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai
Pengganti RUPS PT FIT sesuai Akta No. 09 tanggal
7 November 2024. Akta Notaris Geraldine H.S.S.U. Sianturi,
S.H.,M.Kn. tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia RI sebagaimana terbukti
Muhamad Fauzi Purnama dalam SK Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
Direktur Perseroan PT FIT mengenai perubahan Direksi dan
Komisaris No. AHU-AH.01.09-0274498 tanggal 11 November
37 tahun
Warga Negara Indonesia
2024.
Tangerang Selatan, Banten Beliau pernah bergabung dengan BFI Finance (2010–2021)
dan menjabat beberapa posisi, antara lain, Kepala Produk
Motor, Branch Manager Palangkaraya, Branch Manager
Sukabumi, Branch Manager Bekasi 2, Branch Manager
Digital, Branch Manager Tangerang, Branch Manager
Bogor, dan Area Manager untuk Sulawesi Selatan.
Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan
dari Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, pada 2009.
Entitas Asosiasi
Hingga akhir 2024, BFI Finance tidak memiliki entitas asosiasi.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 81
Page 82
ANALISIS DAN
04 PEMBAHASAN
MANAJEMEN
82 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 83
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 83
Page 84
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN INDUSTRI
Perkembangan Ekonomi Global Penggerak utama pertumbuhan global ini adalah
Amerika Serikat (AS), yang ekonominya terus dalam mode
Ekonomi global pada 2024 mencerminkan upaya adaptasi pemulihan pascapandemi, melampaui negara-negara G7
terhadap krisis inflasi yang terjadi selama beberapa lainnya selama empat tahun terakhir. PDB AS tumbuh
tahun terakhir, serta tantangan geopolitik yang terus 2,8% pada 2024, membuat posisinya dalam ekonomi global
berlanjut. Upaya yang intensif dan penuh koordinasi dari semakin kuat. Sementara itu, pengaruh Tiongkok sebagai
berbagai bank sentral di seluruh dunia sepanjang 2023 ekonomi terbesar kedua melemah akibat konsumsi dalam
untuk melawan inflasi tinggi menunjukkan hasil positif negerinya yang lesu. Pertumbuhan di negara-negara
dalam menekan kenaikan harga selama 2024, meskipun berkembang dan berpenghasilan rendah cenderung
tekanan inflasi masih bertahan di beberapa wilayah. stagnan. Sebaliknya, Zona Euro dan beberapa negara maju
Namun, pertumbuhan global masih belum merata. Selain mencatat tingkat pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan
itu, akibat berbagai peristiwa politik, konflik regional, dan di tahun sebelumnya. Hal ini membuat kesenjangan
cuaca ekstrem, pertumbuhan PDB melambat menjadi 3,2% ekonomi global semakin lebar.
menurut proyeksi IMF. Tren positif di AS mencapai puncaknya
pada akhir 2024 dengan perubahan
kutub kekuasaan yang begitu nyata,
menyusul hasil pemilihan umum di AS.
Pada saat itu, inflasi di AS telah berhasil
ditekan oleh berbagai langkah The
Fed yang menurunkan suku bunga
acuannya, Fed Funds Rate. Optimisme
terhadap hasil pemilu, meskipun
proyeksi jangka panjang masih belum
pasti dengan ancaman tarif yang
membayangi, menyebabkan harga
di seluruh kelas aset di AS melonjak.
Indeks S&P 500 naik hampir 25%
sepanjang tahun, didorong kembali
oleh perusahaan-perusahaan teknologi
raksasa, melanjutkan tren yang mulai
terlihat di 2023. Dolar AS juga mencatat
reli terbesarnya dalam hampir satu
dekade.
84 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 85
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Perjalanan Ekonomi Indonesia Lanskap Industri Multifinance di Indonesia
Meski rupiah menghadapi tekanan akibat kinerja dolar Industri multifinance menghadapi tantangan dari berbagai
AS yang kuat sepanjang 2024, ekonomi Indonesia tetap sisi selama 2024, mulai dari biaya pinjaman yang lebih
menunjukkan ketahanan berkat kebijakan moneter tinggi, permintaan pembiayaan yang berkurang, hingga
yang bijak, fokus pada hilirisasi komoditas, serta risiko pembiayaan yang meningkat. Rendahnya tingkat
inisiatif digitalisasi yang konsisten. Indonesia mencatat literasi keuangan di masyarakat, khususnya di kelompok
pertumbuhan sebesar 5,03% di 2024, sedikit lebih rendah pendapatan menengah ke bawah, ditambah dengan
dibandingkan di 2023. Pelaku usaha dan investor bersikap tekanan finansial yang lebih besar, mendorong maraknya
lebih berhati-hati pada paruh pertama, menjelang entitas online (daring) yang menawarkan pinjaman tanpa
pemilihan umum. jaminan dengan bunga tinggi, sering kali tanpa izin dari
Lancarnya proses transisi kepemimpinan memberikan OJK. Selain itu, banyak yang juga menjadi korban perjudian
kepercayaan pada pasar. Dalam beberapa bulan daring, yang di Indonesia tidak dilegalkan.
pertamanya, pemerintahan baru menunjukkan komitmen Kombinasi kedua hal tersebut mengganggu stabilitas
untuk mempertahankan kebijakan strategis pendahulunya, ekonomi, khususnya di industri multifinance, yang
seraya menetapkan target ambisius untuk pertumbuhan menyebabkan penurunan volume pembiayaan serta
PDB yakni sebesar 8% untuk 2028–2029. Target ini peningkatan risiko kredit. Hal ini mendorong perusahaan
membutuhkan stimulus fiskal yang besar untuk dapat multifinance untuk menerapkan langkah mitigasi risiko
menata ulang berbagai faktor pertumbuhan ekonomi yang lebih ketat guna menjaga kualitas aset. Di samping
negara. tantangan tersebut, penurunan penjualan mobil di 2024
Bank Indonesia terus memainkan peran kunci dalam semakin memperburuk kinerja industri, mengingat lebih
mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menyesuaikan dari tiga perempat pembiayaan yang dikelola oleh industri
BI7DRR, yang bertahan di 6,00% pada akhir 2024, sama ini berasal dari pembiayaan otomotif.
seperti setahun sebelumnya. Langkah-langkah preventif Pada akhir 2024, total pembiayaan yang dikelola di
bank sentral dalam menghadapi kebijakan The Fed Indonesia mencapai Rp503,4 triliun, tumbuh sebesar 6,92%
membantu meredakan tekanan terhadap rupiah sekaligus dari nilainya di 2023, jauh lebih rendah dibandingkan
menurunkan inflasi. pertumbuhan dua digit pada tahun-tahun sebelumnya.
Inflasi tahunan Indonesia turun dari 2,61% pada 2023 Pembiayaan multiguna mendominasi dengan Rp253,9
menjadi 1,57% pada 2024, angka terendah dalam sejarah. triliun atau 50,4% dari total, diikuti oleh pembiayaan
Selama lima bulan berturut-turut di pertengahan tahun, investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan syariah,
Indonesia bahkan mencatat deflasi. Hal ini mencerminkan dan lainnya, masing-masing sebesar 33,9%, 9,9%, 5,5%,
terbatasnya kemampuan belanja rumah tangga di dan 0,3%. Seiring pertumbuhan ini, rasio Non-Performing
tengah kenaikan pajak, pengurangan subsidi energi, Financing (NPF) juga meningkat, dari 2,44% pada akhir
dan pertumbuhan upah yang terbatas, meskipun 2023 menjadi 2,70% pada 2024.
tingkat pengangguran tetap rendah dan meningkat Biaya pinjaman yang lebih tinggi, serta meningkatnya
secara bertahap. Dalam iklim suku bunga tinggi yang biaya akuisisi pelanggan akibat persaingan yang semakin
berkepanjangan, konsumen enggan membeli barang- ketat, secara langsung memengaruhi rasio BOPO (biaya
barang mahal. Hal ini tecermin dari penurunan jumlah operasional terhadap pendapatan operasional) industri,
penjualan mobil (wholesale) selama dua tahun berturut- yang naik dari 76,89% menjadi 79,36% pada periode yang
turut, berdasarkan data GAIKINDO. Penjualan alat berat sama. Selain itu, rasio profitabilitas ROA dan ROE pada
dan mesin juga turun dua digit, akibat diberlakukannya akhir tahun masing-masing berada di 5,02% dan 13,78%,
kebijakan pemerintah yang menekan impor. lebih rendah dibandingkan nilainya di 2023.
Ke depan, industri multifinance menghadapi tantangan
yang lebih besar, salah satunya dari kenaikan tarif Pajak
Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang mulai berlaku
di 2025. Industri ini juga mengantisipasi dampak dari
meningkatnya ketegangan dalam perdagangan global dan
melemahnya daya beli masyarakat. Di sisi lain, pembiayaan
kendaraan listrik (EV), yang menunjukkan ekspansi tiga
digit pada 2024, tetap menjadi mesin pertumbuhan yang
menjanjikan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 85
Page 86
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN BISNIS
“ BFI Finance menyediakan layanan pembiayaan yang diawasi dan diatur oleh
OJK, yang mencakup berbagai produk beragun aset meliputi mobil, sepeda
motor, alat berat, mesin, hingga properti. Produk-produk tersebut melayani
kebutuhan konsumen untuk investasi, modal kerja, dan multiguna, dalam
format konvensional dan juga berbasis syariah. Dengan produk-produk tersebut,
BFI Finance berkontribusi meningkatkan kualitas hidup konsumen, termasuk
individu, pelaku UMKM, dan perusahaan besar, yang berdampak positif pada
berbagai sektor industri di Indonesia.
“
Tahun 2024 menjadi periode penuh tantangan bagi BFI menjangkau potensi di segmen konsumen baru. Hal ini
Finance, terutama dalam merekonstruksi dan memperkuat sejalan dengan permintaan pasar yang akan mendorong
sistem operasional pascadisrupsi malware di 2023. pertumbuhan bisnis Perusahaan secara berkelanjutan.
Di tengah dinamika sosial akibat gelaran pemilihan Namun, BFI Finance terus fokus pada pertumbuhan
umum, Perusahaan tetap fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan terus menyesuaikan diri
dengan strategi yang terukur, meski menghadapi tekanan lewat terapan cara kerja baru dan memperbaharui model
seperti penurunan pasar otomotif dan alat berat sejalan operasional guna menghadirkan layanan yang sesuai
dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi yang kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Langkah
kemudian berimbas pada peningkatan risiko gagal bayar proaktif ini mendukung ekspansi bisnis jangka panjang
di beberapa sektor. Persaingan ketat, terutama di segmen dan mendorong kinerja Perusahaan secara bertahap
pembiayaan mobil, mendorong BFI Finance untuk terus melalui berbagai transformasi kerja yang komprehensif.
mengembangkan strategi akuisisi serta meningkatkan Pendekatan ini menunjukkan komitmen BFI Finance untuk
keterampilan staf guna memberikan layanan terbaik selaras dengan tujuan jangka panjang dan memanfaatkan
kepada konsumen di berbagai wilayah. perubahan dalam tren pasar.
Memasuki paruh kedua 2024, BFI Finance mempercepat Selanjutnya, pembahasan kinerja bisnis BFI Finance akan
penyaluran pembiayaan di semua segmen, dengan mencakup penyaluran Pembiayaan Baru selama 2024
pertumbuhan yang lebih tinggi tercatat pada segmen dan perbandingan dengan kinerja 2023, serta analisis
seperti Pembiayaan Beragun Properti (PBF) 62,0% Portofolio Piutang Pembiayaan untuk masing-masing jenis
dan pembiayaan alat berat 12,0%. Perusahaan juga pembiayaan. Pembahasan atas pembiayaan Perusahaan
mengembangkan jalur akuisisi melalui kolaborasi strategis akan dilakukan berdasarkan jenis aset dan sumber
dengan pelaku ekosistem digital. Langkah ini bertujuan pembiayaan.
untuk menawarkan produk pembiayaan dengan cara
akuisisi dan pendekatan risiko yang berbeda, dengan
memanfaatkan data pihak ketiga sehingga mampu
86 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 87
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pembiayaan Baru
Tabel 14 | Pembiayaan Baru berdasarkan Jenis Aset
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pembiayaan Mobil Bekas 12.528 13.191 663 5,3%
Pembiayaan Mobil Baru 590 400 (190) -32,2%
Pembiayaan Mobil 13.118 13.591 473 3,6%
Pembiayaan Alat Berat 2.634 2.949 315 12,0%
Pembiayaan Sepeda Motor 2.410 2.238 (172) -7,1%
Pembiayaan Properti 510 826 316 62,0%
Pembiayaan Syariah 409 450 41 10,0%
Jumlah 19.081 20.054 658 5,1%
Persentase dari Jumlah
Pembiayaan Mobil Bekas 65,7% 65,8% n/a 0,1%
Pembiayaan Mobil Baru 3,1% 2,0% n/a -1,1%
Pembiayaan Mobil 68,8% 67,8% n/a -1,0%
Pembiayaan Alat Berat 13,8% 14,7% n/a 0,9%
Pembiayaan Sepeda Motor 12,6% 11,2% n/a -1,4%
Pembiayaan Properti 2,7% 4,1% n/a 1,4%
Pembiayaan Syariah 2,1% 2,2% n/a 0,1%
Jumlah 100,0% 100,0%
Keterangan (unit)
Pembiayaan Mobil Bekas 119.247 116.907 (2.340) -2,0%
Pembiayaan Mobil Baru 2.009 1.470 (539) -26,8%
Pembiayaan Mobil 121.256 118.377 (2.879) -2,4%
Pembiayaan Alat Berat 3.484 3.927 443 12,7%
Pembiayaan Sepeda Motor 260.168 240.228 (19.940) -7,7%
Pembiayaan Properti 1.077 1.285 208 19,3%
Pembiayaan Syariah 3.151 3.425 274 8,7%
Jumlah 389.136 367.242 (21.894) -5,6%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 87
Page 88
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Pembiayaan Mobil
118.377 unit
Pembiayaan Pembiayaan
Sepeda Motor Alat Berat
240.228 unit 3.927 unit
Pembiayaan Syariah
3.425 unit Pembiayaan Properti
1.285 unit
Pembiayaan Baru yang disalurkan oleh BFI Finance di 2024 mencapai Rp20.054 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan
sebesar 5,1% dari Rp19.081 miliar di 2023.
Pembiayaan Mobil masih mendominasi portofolio Pembiayaan Baru Perusahaan, dengan porsi 67,8% dari keseluruhan,
dengan komposisi Pembiayaan Mobil Bekas 65,8% dan Pembiayaan Mobil Baru 2,0%. Sisanya, sebesar 32,2%, terbagi antara
Pembiayaan Alat Berat (14,7%), Pembiayaan Sepeda Motor (11,2%), Pembiayaan Properti (4,1%), dan Pembiayaan Syariah
(2,2%).
Pembiayaan Properti tercatat sebagai pertumbuhan tertinggi sebesar 62,0%, dari Rp510 miliar di 2023 menjadi Rp826
miliar di 2024. Peningkatan ini disusul oleh Pembiayaan Alat Berat sebesar 12,0%, dari Rp2.634 miliar menjadi Rp2.949
miliar. Sementara itu, Pembiayaan Mobil hanya meningkat 3,6%, terutama karena Pembiayaan Mobil Baru—yang pada
tahun sebelumnya mencatat peningkatan—di 2024 mengalami penurunan sebesar 32,2%, dari Rp590 miliar menjadi
Rp400 miliar.
Kinerja masing-masing produk pembiayaan dijelaskan pada tabel-tabel selanjutnya.
Pembiayaan Mobil
Tabel 15 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Sumber Pembiayaan
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Non-Dealer Financing 10.953 11.029 76 0,7%
Dealer Financing
Pembiayaan Mobil Bekas 1.575 2.162 587 37,3%
Pembiayaan Mobil Baru 590 400 (190) -32,2%
Jumlah 13.118 13.591 473 3,6%
Keterangan (unit)
Non-Dealer Financing 108.797 103.658 (5.139) -4,7%
Dealer Financing
Pembiayaan Mobil Bekas 10.450 13.249 2.799 26,8%
Pembiayaan Mobil Baru 2.009 1.470 (539) -26,8%
Jumlah 121.256 118.377 (2.879) -2,4%
88 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 89
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pembiayaan Baru Mobil meningkat 3,6% menjadi Rp13.591 miliar pada 2024, didorong oleh pertumbuhan Pembiayaan
Mobil Bekas melalui Dealer Financing (DF) sebesar 37,3% atau Rp587 miliar. Peningkatan ini menutup penurunan
Pembiayaan Mobil Baru sebesar Rp190 miliar, dengan DF tumbuh Rp397 miliar dan Non-Dealer Financing (NDF) naik
Rp76 miliar menjadi Rp11.029 miliar.
Per akhir 2024, NDF merupakan komponen dengan porsi terbesar pada segmen Pembiayaan Baru Mobil, mencapai 81,1%
dari keseluruhan nilai pembiayaannya. Jumlah unit mobil yang menjadi agunan untuk pembiayaan oleh Perusahaan
melalui skema NDF mencapai 103.658 unit, sementara melalui DF 14.719 unit.
Grafik 4 | Komposisi Kategori Mobil (Baru dan Bekas) dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)
2023 2024
Mobil Penumpang Mobil Penumpang
21,7% 21,1%
10.267 10.720
78,3% 78,9%
Mobil Komersial Mobil Komersial
Mobil Penumpang
2.851 2.871 Mobil Penumpang
Mobil Komersial Mobil Komersial
13.118 JUMLAH 13.591
Tabel 16 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Jenis Mobil
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Minibus/MPV 8.144 8.460 316 3,9%
Jip 1.549 1.713 164 10,6%
Truk 1.423 1.574 151 10,6%
Pick-up 1.302 1.160 (142) -10,9%
Sedan 582 553 (29) -5,0%
Bus 118 131 13 11,0%
Jumlah 13.118 13.591 473 3,6%
Persentase dari Jumlah
Minibus/MPV 62,1% 62,2% n/a 0,1%
Jip 11,8% 12,6% n/a 0,8%
Truk 10,8% 11,6% n/a 0,8%
Pick-up 9,9% 8,5% n/a -1,4%
Sedan 4,5% 4,1% n/a -0,4%
Bus 0,9% 1,0% n/a 0,1%
Jumlah 100,0% 100,0%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 89
Page 90
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 17 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Merek
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Toyota 4.556 4.733 177 3,9%
Mitsubishi 2.035 2.205 170 8,4%
Daihatsu 1.812 1.879 67 3,7%
Honda 1.855 1.859 4 0,2%
Suzuki 1.197 1.043 (154) -12,9%
Isuzu 192 242 50 26,0%
Merek Jepang Lain-Lain 1.002 1.029 27 2,7%
Di Luar Merek Jepang 469 601 132 28,1%
Jumlah 13.118 13.591 473 3,6%
Persentase dari Jumlah
Toyota 34,7% 34,8% n/a 0,1%
Mitsubishi 15,5% 16,2% n/a 0,7%
Daihatsu 13,8% 13,8% n/a 0,0%
Honda 14,2% 13,7% n/a -0,5%
Suzuki 9,1% 7,7% n/a -1,4%
Isuzu 1,5% 1,8% n/a 0,3%
Merek Jepang Lain-Lain 7,6% 7,6% n/a 0,0%
Di Luar Merek Jepang 3,6% 4,4% n/a 0,8%
Jumlah 100,0% 100,0%
Berdasarkan kategori, Pembiayaan Baru Mobil pada 2024 terdiri dari Mobil Penumpang sebesar Rp10.720 miliar (78,9%)
dan Mobil Komersial Rp2.871 miliar (21,1%). Mayoritas Mobil Penumpang yang dibiayai adalah Minibus/MPV (62,2%),
sementara Truk mendominasi Mobil Komersial (11,6%). Berdasarkan merek, Toyota tetap memimpin dengan pangsa 34,8%,
stabil dibandingkan 2023.
Pembiayaan Sepeda Motor
Grafik 5 | Komposisi Merek Sepeda Motor dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)
2023 2024
1,9% Honda Honda 1,3%
2,0% 2,1%
1.592 1.517
Yamaha Yamaha
30,1%
725 644 28,8%
66,0% Suzuki Suzuki 67,8%
45 29
Lain-Lain Lain-Lain
Honda Suzuki 48 48 Honda Suzuki
Yamaha Lain-Lain Yamaha Lain-Lain
2.410 JUMLAH 2.238
90 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 91
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Bisnis Pembiayaan Sepeda Motor masih sepenuhnya didominasi oleh Pembiayaan Sepeda Motor Bekas, dengan unit
diperlakukan sebagai agunan. Produk ini merupakan produk pilihan khususnya bagi masyarakat kalangan menengah ke
bawah.
Kinerja Pembiayaan Sepeda Motor di 2024 mengalami penurunan sebesar 7,1%, yaitu senilai Rp2.238 miliar dibandingkan
di 2023 yang nilainya mencapai Rp2.410 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh penyesuaian skala operasi Perusahaan
dalam segmen ini, khususnya dalam rangka penguatan sistem pascainsiden siber di pertengahan 2023.
Berdasarkan merek, sepeda motor Honda masih mendominasi dengan proporsi 67,8% dari keseluruhan Pembiayaan
Sepeda Motor di 2024, sementara sisanya dikuasai oleh Yamaha (28,8%), Suzuki (1,3%), dan Lain-Lain (2,1%).
Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain
Tabel 18 | Pembiayaan Baru Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Industri
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Percentase
Pertambangan 927 874 (53) -5,7%
Konstruksi 589 609 20 3,4%
Industri dan Manufaktur 346 414 68 19,7%
Perhutanan 221 349 128 57,9%
Perkebunan 236 349 113 47,9%
Jasa 152 174 22 14,5%
Perdagangan dan Distribusi 74 82 8 10,8%
Lain-Lain 89 98 9 10,1%
Jumlah 2.634 2.949 315 12,0%
Persentase dari Jumlah
Pertambangan 35,2% 29,6% n/a -5,6%
Konstruksi 22,4% 20,7% n/a -1,7%
Industri dan Manufaktur 13,1% 14,1% n/a 1,0%
Perhutanan 8,4% 11,8% n/a 3,4%
Perkebunan 8,9% 11,8% n/a 2,9%
Jasa 5,8% 5,9% n/a 0,1%
Perdagangan dan Distribusi 2,8% 2,8% n/a 0,0%
Lain-Lain 3,4% 3,3% n/a -0,1%
Jumlah 100,0% 100,0%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 91
Page 92
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Grafik 6 | Komposisi Jenis Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)
2023 2024
1,6% 1,3%
2,6% 1,7%
6,1% 6,6%
Ekskavator 1.115 1.089 Ekskavator
8,3% Truk 604 520 Truk
9,7%
Buldoser 195 161 Buldoser
19,7% Wheel Loader 47 69 Wheel Loader 20,5%
19,5% Forklift 39 44 Forklift 22,0%
Alat Berat 285 218 Alat Berat
Lainnya Lainnya
41,3%
Mesin 650 513 Mesin 37,8%
Lain-Lain 14 20 Lain-Lain
0,8% 0,5%
2.949 TOTAL 2.634
BFI Finance mendukung operasional para pelaku usaha di berbagai sektor industri melalui produk Pembiayaan Alat Berat,
Mesin, dan Peralatan Lain.
Sektor-sektor utama yang menerima pembiayaan dari Perusahaan di 2024, sebagaimana halnya di 2023, adalah
Pertambangan, Konstruksi, serta Industri dan Manufaktur. Kontribusi ketiga sektor ini terhadap keseluruhan nilai
Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain di 2024 masing-masing adalah 29,6%, 20,7%, dan 14,1%.
Proporsi pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor Perhutanan dan Perkebunan, sejalan dengan berkembangnya
kedua sektor tersebut di Indonesia selama 2024. Penyaluran ke sektor Perhutanan tumbuh 57,9% sementara ke sektor
Perkebunan meningkat 47,9%. Sektor Industri dan Manufaktur menyusul dengan pertumbuhan sebesar 19,7%. Di sisi lain,
sektor Pertambangan, yang mendominasi Pembiayaan Baru Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain mengalami penurunan
sebesar Rp53 miliar atau 5,7% dari tahun sebelumnya.
Didorong oleh pertumbuhan di sektor-sektor tersebut, secara keseluruhan jumlah Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan
Peralatan Lain meningkat 12,0%, mencapai Rp2.949 miliar di 2024, dibandingkan Rp2.634 miliar di 2023.
Berdasarkan jenis alat, Pembiayaan Baru di 2024 terbanyak disalurkan untuk Ekskavator dengan nilai pembiayaan
disalurkan sebesar Rp1.115 miliar, atau 37,8% dari keseluruhan nilai pembiayaan di segmen ini. Menyusul kategori
selanjutnya secara berurutan, yaitu Truk dengan porsi 20,5%, Buldoser sebanyak 6,6%, Wheel Loader sebanyak 1,6%, serta
Forklift dan Alat Berat Lainnya sebanyak 11,0%.
Pembiayaan Beragun Properti
Grafik 7 | Komposisi Jenis Properti dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)
2023 2024
7,1% 7,0%
Rumah Rumah
474 768
Rumah Rumah
Ruko Ruko
Ruko Ruko
92,9% 36 58 93,0%
510 JUMLAH 826
Perusahaan menyalurkan Pembiayaan Beragun Properti untuk produk Rumah dan Ruko sebagai agunannya. Di 2024,
nilai pembiayaan meningkat tajam sebesar 62,0%, dari Rp510 miliar di 2023 menjadi Rp826 miliar, walaupun dibandingkan
portofolio bisnis Perusahaan secara keseluruhan jumlahnya masih relatif kecil. Pertumbuhan tersebut terutama didorong
oleh pembiayaan Rumah yang meningkat 62,0%, dan Ruko sebesar 61,1%.
Pembiayaan Syariah
Pembiayaan Syariah meningkat 10,0% dari Rp409 miliar di 2023 menjadi Rp450 miliar di 2024. Segmen ini berkontribusi
sebesar 2,2% terhadap keseluruhan Pembiayaan Baru Perusahaan, konsisten dengan porsi di 2023 sebesar 2,1%.
92 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 93
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
TRANSFORMASI
Dalam menjalankan bisnis di tengah perubahan Tim IT Perusahaan memimpin transformasi ini, dengan
perilaku konsumen dan tren pasar yang dibentuk oleh dipandu oleh wawasan dari semua unit bisnis dan arahan
digitalisasi, BFI Finance menyadari pentingnya melakukan dari tim Manajemen Risiko. Sebagai aspek mendasar dari
perombakan dalam rangka memperkuat daya saing dan transformasi ini, Perusahaan telah memperbarui dan
menjajaki peluang baru. Inisiatif tersebut mencakup meningkatkan sistem lamanya, mengadopsi teknologi
transformasi pola pikir organisasi, model operasional dan cloud yang skalabel, serta menerapkan otomatisasi dan
infrastruktur pendukung, serta cara kerja Perusahaan. analitik data canggih. Model operasional yang dihasilkan
Selama beberapa tahun terakhir, BFI Finance telah memungkinkan BFI Finance menciptakan penawaran yang
menjalankan proses transformasi untuk beradaptasi lebih personal, menilai risiko kredit dengan lebih strategis,
dengan industri keuangan yang terus berkembang. serta menangani upaya penipuan secara lebih proaktif.
Inisiatif ini didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan Dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam tujuan
efisiensi operasional sekaligus meningkatkan pengalaman operasionalnya, unit bisnis inti Perusahaan, mulai dari
konsumen. Transformasi ini tak hanya sekadar mengganti originasi hingga penagihan, mulai beralih dari operasi
teknologi lama dengan yang baru, melainkan suatu upaya konvensional fisik ke ranah yang lebih digital. Karyawan
holistik yang mencakup seluruh Perusahaan dan menuntut dilatih untuk mengembangkan keahlian yang relevan serta
kolaborasi lintas departemen, terutama fungsi manajemen lebih sadar akan peluang, risiko, dan protokol keamanan
risiko, teknologi informasi, dan bisnis inti. yang terkait dengan transformasi digital. Sistem dan
platform baru dikembangkan agar konsumen dapat
menikmati antarmuka daring dan pemasaran yang
sesuai kebutuhan. Rapat lintas fungsi diadakan
secara rutin untuk memastikan keselarasan antara
berbagai inisiatif digitalisasi dengan strategi bisnis
utama.
Dengan pendekatan agile yang dikembangkan
sebagai bagian dari budaya perusahaan, BFI Finance
menyempurnakan strateginya secara iteratif dengan
memanfaatkan dinamika pasar, umpan balik
konsumen, dan teknologi baru. Perusahaan terus
menjajaki kemitraan dan memanfaatkan ekosistem
eksternal dari mitra-mitranya, sehingga memperluas
jangkauan layanan dan meningkatkan pemanfaatan
produk pembiayaan tertentu oleh pasar. Contoh
utama dari 2024 adalah kolaborasi dengan sebuah
perusahaan transportasi daring, yang mitra
pengemudinya selanjutnya diakuisisi menjadi
konsumen produk Pembiayaan Motor BFI Finance.
Hingga akhir 2024, dampak terbesar dari
transformasi ini mencakup operasi yang ramping,
tenaga kerja yang unggul, dan turunnya jumlah
kesalahan sehingga menyempurnakan proses
pengambilan keputusan. Semua kemajuan tersebut
bersama-sama menciptakan pengalaman konsumen
yang lebih baik pada semua titik kontak, menjadikan
BFI Finance lebih siap dalam menghadapi disrupsi di
masa depan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 93
Page 94
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
OPERASIONAL
Pengembangan bisnis BFI Finance bertumpu pada peralihan dari proses manual ke otomatisasi. Integrasi
tulang punggung operasionalnya, yang memungkinkan analitik canggih ke dalam sistem inti juga meningkatkan
proses berjalan lancar di seluruh platform layanan, kualitas pengambilan keputusan, memperkuat kapabilitas
memenuhi ekspektasi tingkat layanan konsumen, Perusahaan di seluruh spektrum, mulai dari akuisisi hingga
sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi. penagihan.
Selain melakukan pemeliharaan rutin dan pembaruan Digitalisasi juga meningkatkan transparansi pada semua
infrastruktur dan sistem operasional, BFI Finance juga tahapan interaksi dengan konsumen. Melalui akses ke situs
mengidentifikasi area pengembangan baru yang sejalan web dan platform digital Perusahaan, pemohon maupun
dengan tujuan Perusahaan, membangun hubungan bisnis konsumen pembiayaan dapat memantau status aplikasi
yang kuat dan kolaborasi baru, serta memastikan semua atau pembayaran mereka tanpa perlu datang langsung ke
inisiatif operasional memanfaatkan sumber daya, termasuk cabang.
tenaga kerja, secara optimal.
Dengan digitalisasi menjadi inti transformasi Perusahaan, Kapabilitas penagihan juga terus ditingkatkan. Klasifikasi
implementasi sistem inti baru sepanjang 2024 telah otomatis konsumen berdasarkan tingkat risiko, yang
meningkatkan seluruh titik kontak bagi konsumen, mulai telah diterapkan di semua outlet sejak 2023, membantu
dari frontliner di cabang fisik hingga respons personal yang Perusahaan menentukan cara paling efektif untuk
diterima konsumen melalui platform digital. Didukung oleh melakukan penagihan dari berbagai kategori konsumen,
teknologi pembelajaran mesin (machine learning) dan misalnya melalui telecollection, pesan platform digital, atau
otomatisasi, Perusahaan meningkatkan kemampuannya kunjungan fisik. Pada 2024, Perusahaan mulai menerapkan
dalam melayani konsumen tanpa kehilangan “sentuhan pendekatan yang lebih proaktif yang mencakup
manusia”, yang tetap menjadi landasan dari proposisi nilai memperlengkapi tim penagihan dengan perangkat
Perusahaan. berfitur canggih dan kapabilitas pelacakan pergerakan.
Beberapa dampak paling menguntungkan dari Perusahaan juga mulai lebih intensif memanfaatkan jalur
digitalisasi terlihat dalam beberapa tahun terakhir hukum untuk menangani permasalahan terkait penagihan
pada produk pembiayaan utama BFI Finance, yaitu yang persisten. Strategi penagihan baru ini menunjukkan
NDF. Dengan dukungan teknologi digital, Perusahaan keberhasilan awal dengan peningkatan tingkat pemulihan
mampu menyederhanakan alur bisnis secara signifikan, aset pada akhir 2024.
meningkatkan efisiensi, dan menekan biaya melalui
94 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 95
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Sementara terus memperluas kehadiran digital dan memperkuat keterlibatan di media sosial, BFI Finance juga
meningkatkan kenyamanan konsumen di outlet fisik. Pada 2024, Perusahaan mulai menerapkan sistem antrean berbasis
janji temu di beberapa cabang. Sistem ini memungkinkan konsumen membuat janji dengan frontliner pada waktu yang
mereka pilih. Mengelola arus konsumen secara teratur diharapkan dapat mengurangi kerumunan di outlet dan secara
signifikan memperpendek waktu tunggu setiap konsumen.
Pengelolaan antrean di cabang juga menjadi kunci untuk perluasan kemitraan digital BFI Finance lebih lanjut. Konsumen
yang diakuisisi melalui skema ini kini dapat mengunjungi outlet BFI Finance mana pun untuk mendapatkan informasi
mengenai layanan Perusahaan, antara lain, berbagai produk pembiayaan lainnya, pengurusan perpanjangan pajak
tahunan kendaraan bermotor, dan pembayaran angsuran. Untuk memastikan kelancaran penanganan mereka, pada
2024 kemampuan frontliner dalam memberikan layanan yang solutif bersamaan dengan konektivitas antarcabang terus
ditingkatkan.
Diperkuat oleh digitalisasi pada seluruh rantai operasionalnya, serta mempertimbangkan peningkatan efisiensi dari
inisiatif tersebut, BFI Finance kembali merampingkan jaringan fisiknya di 2024. Jumlah outlet menjadi 267, yang terdiri
dari 191 cabang konvensional, 45 cabang perwakilan syariah yang berbagi tempat dengan cabang konvensional, dan
31 gerai, pada akhir tahun. Penyempurnaan strategis ini menghasilkan peningkatan produktivitas outlet sementara
mempertahankan cakupan bisnis yang komprehensif serta memastikan layanan berkualitas tinggi yang konsisten bagi
konsumen.
Saya bekerja di BFI Finance hampir tujuh tahun. Di 2016 saya mengikuti
program beasiswa ikatan dinas BFI Finance, di mana setelah lulus kuliah
saya mengikuti Program Management Trainee kemudian menjabat
sebagai Officer. Lingkungan kerja di sini nyaman, tertata rapi, dan
mendukung perkembangan karier, melalui pelatihan dan seminar yang
menghadirkan para pakar di bidangnya. Nilai dasar Perusahaan yang
terpenting bagi saya adalah Absolute Integrity, bagaimana membangun
kepercayaan rekan kerja, konsumen, dan mitra bisnis. Hal ini juga yang
membawa saya pada posisi saat ini. Selain itu, saya bersama Cabang
Banjarmasin memenangkan penghargaan Best Branch Corporate 2024.
Pencapaian ini sangat berkesan buat saya. Di masa mendatang, saya
berharap BFI Finance dapat menghadirkan skema insentif dan bonus
yang semakin atraktif untuk mendorong produktivitas karyawan.
Farizal Arif
HETO Manager
Cabang Banjarmasin
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 95
Page 96
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PELAYANAN KONSUMEN
BFI Finance telah lama dikenal dalam industri Grafik 8 | Skor Customer Satisfaction Index (CSI)
multifinance di Indonesia sebagai perusahaan yang
memprioritaskan hubungan yang kuat antara karyawan
dengan konsumen. Reputasi ini terus dijaga sepanjang
2024. Dengan basis konsumen yang mencapai ratusan 1,60 2,40
ribu dan tersebar di seluruh Indonesia, BFI Finance terus
berupaya memperdalam keterlibatan dengan konsumen
guna memahami beragam karakteristik mereka.
Berbekal wawasan ini, Perusahaan dapat merancang
cara-cara yang efektif dan inovatif untuk memenuhi
kebutuhan konsumen yang terus berkembang, dan tetap
0,80 3,20
menjaga standar layanan di setiap titik interaksi.
Inisiatif digital yang dilaksanakan sepanjang 2024 3,25
memperkuat kerangka Service Excellence Strategy
BFI Finance. Digitalisasi membantu memberdayakan
karyawan dalam memberikan layanan dengan
antusiasme dan kehangatan dalam interaksi sehari-
hari mereka dengan konsumen. Hasilnya, kepuasan 0,00 4,00
pelanggan terjaga pada tingkat yang sangat tinggi
sepanjang tahun. Skor bulanan Customer Satisfaction Customer Satisfaction Index (CSI) 2024
Index (CSI), yang diperoleh melalui survei daring rutin,
rata-rata mencapai 3,25 dari maksimum 4 pada 2024.
Platform digital BFI Finance, termasuk aplikasi mobile yang baru diluncurkan, memungkinkan konsumen untuk
memantau proses permohonan pembiayaan mereka, dan juga jadwal angsuran mereka, kapan saja. Selain itu, standar
layanan terus disempurnakan dan distandardisasi di seluruh cabang, namun tetap memperhatikan karakteristik dan
kebutuhan unik dari setiap segmen dan wilayah.
Pada 2024, BFI Finance meningkatkan keterlibatan di ruang digital, terutama melalui WhatsApp for Business dan Google
Reviews, untuk lebih memahami suara konsumen dan menanggapinya dengan cepat. Perusahaan memastikan bahwa
semua ulasan pelanggan di platform digital mendapatkan tanggapan, masukan dan saran mereka diapresiasi semestinya,
serta keluhan mereka ditangani dengan tuntas.
96 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 97
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Perubahan regulasi pada 2024 mewajibkan perusahaan multifinance untuk memberikan respons lebih cepat terhadap
keluhan pelanggan, dari sebelumnya maksimum 20 hari kerja (untuk keluhan tertulis) menjadi hanya 10 hari. Dalam
menanggapi hal ini, BFI Finance menggandakan upayanya dengan memanfaatkan fitur otomatisasi dalam sistemnya,
sehingga setiap keluhan dapat diselesaikan sesuai batas waktu baru yang ditetapkan oleh OJK.
Perusahaan menyediakan berbagai saluran bagi pelanggan untuk menyampaikan keluhan mereka, mulai dari kunjungan
langsung, Customer Service Virtual, hingga media sosial. Selama 2024, tercatat 5.659 keluhan dari konsumen, yang
semuanya berhasil diselesaikan secara tuntas per akhir tahun. Jumlah keluhan tercatat turun 30% dibandingkan 2023,
mencerminkan pemulihan layanan Perusahaan yang sangat baik setelah menghadapi insiden siber di pertengahan 2023.
Tingkat layanan sepanjang 2024 tecermin dalam Net Promoter Score (NPS) rata-rata sebesar 43,7%.
Grafik 9 | Net Promotor Score (NPS)
40%
43,7% 60%
20% 80%
0% 100%
Net Promoter Score (NPS) 2024
Selain fokus kepada pelanggan eksternal, BFI Finance juga menganggap karyawannya sebagai pelanggan internal.
Perusahaan menerapkan mekanisme YOUR VOICE untuk mengukur kepuasan karyawan dalam kualitas interaksi mereka
dengan rekan kerja. Mekanisme ini dapat diakses melalui kode QR, memungkinkan evaluasi kinerja tim dan individu,
sekaligus menjadi wadah bagi karyawan untuk menyampaikan ide dan aspirasi terkait layanan. Pada 2024, Perusahaan
menerima sebanyak 10.905 hasil penilaian dengan skor rata-rata 3,16 dari maksimum 4, mencerminkan tingkat kepuasan
yang tinggi di antara karyawan. Selain itu, sebanyak 5.748 masukan terkait perbaikan layanan juga diterima melalui YOUR
VOICE, dengan topik utama yang menjadi perhatian karyawan adalah perilaku Responsif.
Tabel 19 | Penanganan Keluhan Konsumen 2024
Status Penyelesaian
Jenis Pembiayaan Selesai Dalam Proses Jumlah Keluhan
Jumlah % Jumlah %
Investasi 94 100 0 0 94
Modal Kerja 1.798 100 0 0 1.798
Multiguna 3.246 100 0 0 3.246
Non-Customer 521 100 0 0 521
Jumlah 5.659
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 97
Page 98
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PEMASARAN
Untuk memperluas jangkauan produk pembiayaannya Jalur pemasaran melalui keagenan di 2024 melibatkan
dan menjangkau basis konsumen di berbagai segmen, BFI rata-rata 7.417 agen pembiayaan beragun roda empat dan
Finance menggunakan strategi pemasaran melalui empat 10.095 agen pembiayaan beragun roda dua per bulannya.
saluran utama: dealer/supplier, agen, telemarketing, dan Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, angka agen
digital. pembiayaan beragun roda empat turun sebesar 3%. Namun
Dalam skema Dealer Financing (DF), Perusahaan bermitra sebaliknya, agen pembiayaan beragun roda dua meningkat
dengan dealer dan pemasok mobil baru maupun bekas, 9%. Perbedaan kenaikan dan penurunan persentase ini
alat berat, serta mesin, untuk memasarkan produk terjadi sebagaimana kebutuhan pembiayaan masyarakat.
pembiayaannya dengan memanfaatkan aset tersebut Jalur pemasaran agen masih menjadi jalur yang dominan
sebagai jaminan. Jumlah dealer dan pemasok yang dan berperan penting sebagai generator prospek
bermitra dengan dalam strategi
BFI Finance hingga pemasaran
akhir 2024 mencapai keseluruhan.
2.339 dealer aktif, Hasil tersebut juga
meningkat 30% mencerminkan
dibandingkan 1.801 ketahanan
pada 2023. dari saluran
Menghadapi keagenan. Ketika
persaingan yang menghadapi
semakin ketat di insiden siber pada
lanskap dealer pertengahan
mobil, BFI Finance 2023, Perusahaan
terus berinovasi cukup membatasi
dalam skema pipeline konsumen
kolaborasi baru baru, terutama
untuk memperkuat untuk pembiayaan
posisinya. Di 2024, sepeda motor.
Perusahaan memulai Namun, hingga
merintis skema akhir 2024, bisnis
penyewaan ruang ini telah pulih.
usaha bagi dealer Kontribusi dari
yang sepakat untuk agen hampir
memprioritaskan menyamai tingkat
penawaran produk sebelum insiden,
pembiayaan BFI dengan risiko yang
Finance kepada tetap terkontrol
konsumen mereka. secara ketat.
Skema baru ini akan Sementara
dievaluasi di masa saluran agen
mendatang dan difokuskan untuk
dapat direplikasi lebih mengakuisisi
luas di jaringan bisnis konsumen baru,
Perusahaan apabila telemarketing
terbukti efektif. (termasuk
Tiga saluran pemasaran
pemasaran lainnya konsisten memberikan kontribusi langsung) berfokus pada retensi konsumen. Dengan
besar terhadap perolehan pembiayaan baru Perusahaan. penurunan jumlah konsumen baru dari tahun sebelumnya,
Secara keseluruhan, saluran keagenan, telemarketing, dan tim telemarketing harus bekerja dengan lebih sedikit
digital berfokus pada NDF, produk unggulan BFI Finance prospek di awal 2024, sehingga perlu mengoptimalkan
yang menggunakan mobil dan sepeda motor sebagai strategi komunikasi dengan konsumen yang ada untuk
jaminan. Saluran-saluran ini juga mempromosikan produk memperkuat loyalitas mereka.
lain dalam portofolio Perusahaan, termasuk Pembiayaan
Syariah.
98 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 99
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Perusahaan membekali tim dengan pelatihan dan BFI Finance aktif menjalin kolaborasi dengan platform
teknologi untuk meningkatkan keterampilan interaksi daring besar, dimulai dari dalam ekosistem bisnisnya dan
mereka dengan konsumen, memungkinkan mereka secara bertahap berkembang ke luar. Pada 2024, mitra
menanggapi kebutuhan dengan lebih efektif serta utama di sektor transportasi daring, e-commerce, dan
menawarkan produk secara cross-selling dalam inisiatif telekomunikasi memungkinkan Perusahaan menjangkau
pemasaran. Penggunaan fitur voice-to-text otomatis basis konsumen mitra ini yang luas di seluruh Indonesia.
dan sistem Customer Relationship Management (CRM) Berperan sebagai saluran akuisisi baru, kemitraan ini
secara signifikan meningkatkan kinerja telemarketing memperkuat kehadiran Perusahaan di tengah masyarakat
sekaligus mempercepat proses pemantauan terkait. Indonesia yang semakin digital.
Sebagai hasilnya, pada 2024 saluran pemasaran langsung Untuk lebih memperkuat pemasaran digitalnya, BFI
dan telemarketing menyumbang lebih dari 40% dari total Finance terus beriklan di platform media sosial, SMS,
pembiayaan baru. dan media konvensional lainnya. Menjelang akhir 2024,
Saluran keempat, pemasaran digital, mendapatkan Perusahaan juga meluncurkan aplikasi mobile yang
perhatian besar dari Perusahaan, mengingat perannya fiturnya akan terus diperkaya, sehingga akan menawarkan
yang lebih luas dibandingkan hanya melengkapi inisiatif kemudahan dan aksesibilitas lebih bagi konsumen.
pemasaran yang konvensional. Sejalan dengan transformasi Ke depan, aplikasi mobile dan kemitraan digital yang
Perusahaan, pemasaran digital diarahkan untuk menjadi diperluas dengan para pemain terkemuka di berbagai
katalis dalam upaya pemberdayaan digital. industri diharapkan dapat memperkuat inisiatif akuisisi dan
retensi konsumen serta memberikan hasil yang baik dan
berkelanjutan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 99
Page 100
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Aset
Tabel 20 | Jumlah Aset
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 % 2024 %
Jumlah Persentase
Kas dan Setara Kas 1.740 7,3% 1.614 6,4% (126) -7,2%
Piutang Pembiayaan - Neto 20.706 86,3% 22.013 87,6% 1.307 6,3%
Piutang Ijarah dan IMBT - Neto 53 0,2% 83 0,3% 30 56,6%
Jumlah Piutang Neto 20.759 86,5% 22.096 87,9% 1.337 6,4%
Piutang Lain-Lain - Pihak Ketiga 251 1,0% 293 1,2% 42 16,7%
Aset Derivatif 57 0,2% 28 0,1% (29) -50,9%
Beban Dibayar di Muka dan Uang
34 0,1% 20 0,1% (14) -41,2%
Muka
Aset Tetap - Neto 721 3,0% 673 2,7% (48) -6,7%
Aset Hak-Guna - Neto 41 0,2% 43 0,2% 2 4,9%
Aset Takberwujud - Neto 255 1,1% 199 0,8% (56) -22,0%
Aset Pajak Tangguhan 132 0,6% 152 0,6% 20 15,2%
Aset Lain-Lain 2 0,0% 2 0,0% - 0,0%
Jumlah Aset 23.992 100,0% 25.120 100,0% 1.128 4,7%
Jumlah Aset BFI Finance di 2024 meningkat sebesar 4,7% Piutang Neto
atau Rp1.128 miliar dibandingkan nilainya di 2023, menjadi
Jumlah Piutang Pembiayaan – Neto meningkat 6,3% dari
Rp25.120 miliar. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan
Rp20.706 miliar per akhir 2023 menjadi Rp22.013 miliar per
Piutang Pembiayaan Neto sebesar Rp1.307 miliar (6,3%)
akhir 2024. Kenaikan ini khususnya dikontribusikan oleh
serta Piutang Ijarah dan IMBT – Neto sebesar Rp30 miliar
Piutang Pembiayaan Mobil Bekas, Alat Berat, dan Properti.
(56,6%). Kedua komponen tersebut berkontribusi terhadap
pertumbuhan jumlah Piutang Neto, yang meningkat 6,4% Perusahaan juga mencatat kenaikan sebesar 56,6% dalam
menjadi Rp22.096 miliar dan mencakup 87,9% dari Jumlah Piutang Ijarah dan IMBT – Neto, dari Rp53 miliar menjadi
Aset. Rp83 miliar per akhir 2024. Dengan demikian, Jumlah
Piutang Neto tumbuh 6,4% di 2024, mencapai Rp22.096
Namun, beberapa komponen Aset mengalami penurunan,
miliar pada akhir tahun.
seperti Aset Derivatif sebanyak 50,9% (Rp29 miliar), Beban
Dibayar di Muka dan Uang Muka sebanyak 41,2% (Rp14
miliar), serta Aset Takberwujud sebanyak 22% (Rp56 miliar).
Meski demikian, kenaikan Piutang Lain-Lain dan Aset Pajak
Tangguhan masing-masing sebesar 16,7% dan 15,2% turut
menjadi penyimbang atas penurunan Aset Perusahaan di
beberapa pos di atas.
Penjelasan selengkapnya atas peningkatan atau
penurunan masing-masing pos Aset akan dibahas lebih
jelas pada bagian berikut.
100 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 101
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 21 | Piutang yang Dikelola vs. Piutang Neto
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Piutang Pembiayaan 21.958 24.046 2.088 9,5%
Piutang Ijarah dan IMBT 54 87 33 61,1%
Jumlah Piutang yang Dikelola 22.012 24.133 2.121 9,6%
Dikurangi Pembiayaan Bersama - dicatat oleh pihak
(488) (1.219) (731) 149,8%
ketiga
Jumlah Piutang Sebelum Cadangan Kerugian 21.524 22.914 1.390 6,5%
Penurunan Nilai
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 765 818 53 6,9%
Jumlah Piutang Neto 20.759 22.096 1.337 6,4%
Jumlah Piutang yang Dikelola BFI Finance pada mencerminkan komitmen BFI Finance dalam menerapkan
2024 meningkat 9,6% atau mencapai Rp24.133 miliar, manajemen risiko yang penuh kehati-hatian, memastikan
dibandingkan Rp22.012 miliar pada 2023. Pertumbuhan keberlanjutan bisnis, dan melindungi kepentingan
ini sebagian besar berasal dari peningkatan Piutang pemegang saham serta kreditur di tengah kondisi industri
Pembiayaan sebesar 9,5% dan Piutang Ijarah dan IMBT pembiayaan yang kompetitif.
sebesar 61,1%. Setelah dikurangi dengan CKPN, maka Jumlah Piutang
Seiring dengan peningkatan Piutang Pembiayaan yang Neto mencapai Rp22.096 miliar, atau tumbuh 6,4%
Dikelola tersebut, Perusahaan turut menaikkan Cadangan dibandingkan pada 2023.
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar 6,9% menjadi
Rp818 miliar. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif
menghadapi potensi risiko kredit karena kondisi pasar yang
dinamis akibat tantangan ekonomi makro. Langkah ini juga
Pilihan saya untuk mengambil produk Pembiayaan Syariah
dari BFI Finance adalah karena prinsip yang saya pegang,
yakni memperoleh pembiayaan sesuai dengan syariat Islam.
Sejauh ini, BFI Finance telah memberikan layanan yang
baik dan memuaskan bagi saya, dan saya akan kembali
mengambil produk Pembiayaan Syariah BFI Finance apabila
membutuhkannya di lain waktu.
Yodi Saputro
Konsumen Pembiayaan Syariah
Bekasi, Jawa Barat
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 101
Page 102
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 22 | Diversifikasi Portofolio Pembiayaan berdasarkan Jenis Aset
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pembiayaan Mobil Bekas 14.400 15.770 1.370 9,5%
Pembiayaan Mobil Baru 810 807 (3) -0,4%
Pembiayaan Mobil 15.210 16.577 1.367 9,0%
Pembiayaan Alat Berat 3.286 3.734 448 13,6%
Pembiayaan Sepeda Motor 1.681 1.675 (6) -0,4%
Pembiayaan Properti 957 1.202 245 25,6%
Pembiayaan Syariah 606 747 141 23,3%
Pembiayaan Channeling 272 198 (74) -27,2%
Jumlah Piutang yang Dikelola 22.012 24.133 2.121 9,6%
Persentase dari Jumlah
Pembiayaan Mobil Bekas 65,4% 65,4% n/a 0,0%
Pembiayaan Mobil Baru 3,7% 3,3% n/a -0,4%
Pembiayaan Mobil 69,1% 68,7% n/a -0,4%
Pembiayaan Alat Berat 14,9% 15,5% n/a 0,6%
Pembiayaan Sepeda Motor 7,6% 6,9% n/a -0,7%
Pembiayaan Properti 4,4% 5,0% n/a 0,6%
Pembiayaan Syariah 2,8% 3,1% n/a 0,3%
Pembiayaan Channeling 1,2% 0,8% n/a -0,4%
Jumlah 100,0% 100,0%
Porsi terbesar dari Jumlah Piutang yang Dikelola di 2024, Meninjau keseluruhan portofolionya, Pembiayaan Mobil di
dengan nilai Rp16.577 miliar atau 68,7% dari keseluruhan, 2024 masih didominasi oleh merek-merek Jepang. Hanya
merupakan Pembiayaan Mobil. Portofolio Pembiayaan 3,6% dari keseluruhan Pembiayaan Mobil Perusahaan yang
Mobil Bekas tercatat sebesar Rp15.770 miliar, tumbuh 9,5%, berasal dari merek-merek dari negara lainnya. Dengan
sementara bagian Pembiayaan Mobil Baru adalah proporsi 34,6% dari keseluruhan nilai Pembiayaan Mobil,
Rp807 miliar, berkontribusi terhadap pertumbuhan 9,6% Toyota tetap menjadi kontributor utama, diikuti oleh
dari Jumlah Piutang yang Dikelola di 2024. Sisanya sebesar Mitsubishi, Daihatsu, dan Honda, masing-masing sebesar
31,3% dari nilai keseluruhan berasal dari Pembiayaan Alat 16,7%, 14,3%, dan 13,1%.
Berat (15,5%), diikuti oleh Pembiayaan Sepeda Motor (6,9%),
Pembiayaan Beragun Properti (5,0%), Pembiayaan Syariah
(3,1%), dan Pembiayaan Channeling (0,8%). Jumlah Piutang yang Dikelola – Sepeda Motor
Jumlah Piutang yang Dikelola – Sepeda Motor di
Perusahaan per akhir 2024 tercatat sebesar Rp1.675 miliar,
Jumlah Piutang yang Dikelola – Mobil
sedikit menurun dari nilainya di 2023 sebesar Rp1.681 miliar.
Porsi Pembiayaan Mobil Bekas dan Pembiayaan Mobil Baru Penurunan ini terutama terjadi pada sepeda motor merek
terhadap Jumlah Piutang yang Dikelola di 2024 masing- Yamaha, yakni sebesar Rp25 miliar, dari Rp504 miliar di
masing adalah 65,4% dan 3,3%. Pembiayaan Mobil oleh 2023 menjadi Rp479 miliar di 2024.
Perusahaan mencakup jenis-jenis Minibus/MPV, Jip, Truk, Di sisi lain, kontribusi merek Honda, yang terbesar dalam
Pick-up, Sedan, dan Bus. Portofolio Pembiayaan Mobil jumlah Portofolio Pembiayaan Sepeda Motor, mengalami
tetap didominasi oleh Minibus/MPV, meskipun proporsinya peningkatan sebesar 2,3%, atau senilai Rp26 miliar menjadi
hanya meningkat 0,3% dibandingkan dengan di 2023. Rp1.142 miliar per akhir 2024.
Dua kategori berikutnya adalah Truk sebesar 12,6% dan Jip
sebesar 11,5%. .
102 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 103
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Jumlah Piutang yang Dikelola – Alat Berat, Mesin, dan Porsi Alat Berat terhadap Jumlah Piutang yang Dikelola
Peralatan Lain turun tipis 1,1% menjadi 82,7%. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan kontribusi Ekskavator dalam
Jumlah piutang yang Dikelola – Alat Berat, Mesin, dan
bauran keseluruhan, sebesar 2,6%. Penurunan proporsi
Peralatan Lain per akhir 2024 tercatat sebesar
juga dialami oleh Peralatan Lain, yaitu sebesar Rp3 miliar
Rp3.734 miliar, meningkat 13,6% atau Rp448 miliar
dari posisi 2023. Sebaliknya, Mesin mengalami peningkatan
dibandingkan dengan akhir 2023.
pertumbuhan portofolio sebesar 23,2%, dengan porsi 16,9%
Kenaikan ini ditunjang oleh pertumbuhan portofolio dalam terhadap Jumlah Piutang yang dikelola. Dengan demikian,
bentuk Truk sebesar 25,9%. Truk menjadi jenis alat dengan Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain dapat
kenaikan tertinggi, sebesar Rp162 miliar. Ekskavator juga mencatatkan pertumbuhan secara keseluruhan.
meningkat senilai Rp101 miliar, atau 6,9% di atas posisi 2023,
Berdasarkan industri, pertumbuhan tertinggi dalam
dengan kontribusi 41,7% dari Jumlah Piutang yang Dikelola
portofolio pembiayaan, sebesar Rp125 miliar di 2024, berasal
dalam segmen ini.
dari sektor Perkebunan yang mengambil porsi sebesar
11,3%. Kenaikan yang signifikan juga dialami oleh sektor
Perhutanan, yaitu sebesar Rp120 miliar. Sementara itu,
sektor Pertambangan, yang hanya tumbuh 1,4% di 2024,
masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 31,6%.
Tabel 23 | Diversifikasi Portofolio Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Jenis Alat
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Ekskavator 1.455 1.556 101 6,9%
Truk 625 787 162 25,9%
Buldoser 220 252 32 14,5%
Wheel Loader 87 78 (9) -10,3%
Forklift 48 56 8 16,7%
Alat Berat Lainnya 321 359 38 11,8%
Jumlah Alat Berat 2.756 3.088 332 12,0%
Mesin 512 631 119 23,2%
Lain-Lain 18 15 (3) -16,7%
Jumlah 3.286 3.734 448 13,6%
Persentase dari Jumlah
Ekskavator 44,3% 41,7% n/a -2,6%
Truk 19,0% 21,1% n/a 2,1%
Buldoser 6,7% 6,7% n/a 0,0%
Wheel Loader 2,6% 2,1% n/a -0,5%
Forklift 1,4% 1,5% n/a 0,1%
Alat Berat Lainnya 9,8% 9,6% n/a -0,2%
Jumlah Alat Berat 83,8% 82,7% n/a -1,1%
Mesin 15,6% 16,9% n/a 1,3%
Lain-Lain 0,6% 0,4% n/a -0,2%
Jumlah 100,0% 100,0%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 103
Page 104
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 24 | Diversifikasi Portofolio Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Industri
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pertambangan 1.166 1.182 16 1,4%
Konstruksi 735 815 80 10,9%
Industri dan Manufaktur 391 459 68 17,4%
Perkebunan 296 421 125 42,2%
Perhutanan 301 421 120 39,9%
Jasa 190 215 25 13,2%
Perdagangan dan Distribusi 89 94 5 5,6%
Lain-Lain 118 127 9 7,6%
Jumlah 3.286 3.734 448 13,6%
Persentase dari Jumlah
Pertambangan 35,5% 31,6% n/a -3,9%
Konstruksi 22,4% 21,8% n/a -0,6%
Industri dan Manufaktur 11,9% 12,3% n/a 0,4%
Perkebunan 9,0% 11,3% n/a 2,3%
Perhutanan 9,1% 11,3% n/a 2,2%
Jasa 5,8% 5,8% n/a 0,0%
Perdagangan dan Distribusi 2,7% 2,5% n/a -0,2%
Lain-Lain 3,6% 3,4% n/a -0,2%
Jumlah 100,0% 100,0%
Jumlah Piutang yang Dikelola – Pembiayaan Beragun Properti
Per akhir 2024, Jumlah Piutang yang Dikelola di segmen Pembiayaan Beragun Properti menjadi Rp1.202 miliar, atau
25,6% lebih tinggi daripada posisi per akhir 2023. Sebanyak 93,8% dari portofolio tersebut berwujud Rumah, yang nilainya
meningkat Rp212 miliar selama 2024. Sisanya, sebesar 6,2%, berwujud Ruko, ditopang oleh pertumbuhan signifikan
sebesar 80,5% atau Rp33 miliar selama 2024.
Grafik 10 | Komposisi Jenis Properti dalam Portofolio Pembiayaan (Rp miliar)
2023 2024
4,3% 6,2%
Rumah Rumah
916 1.128
Rumah Rumah
Ruko Ruko
Ruko Ruko
95,7% 41 74 93,8%
957 JUMLAH 1.202
104 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 105
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Jumlah Piutang yang Dikelola – Piutang Ijarah dan IMBT Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(Ijarah Muntahiyah Bittamlik)
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, Perusahaan
Jumlah Piutang Ijarah dan IMBT pada akhir 2024 mencapai mencatat kenaikan pada Cadangan Kerugian Penurunan
Rp87 miliar, mencatatkan pertumbuhan sebesar 61,1% Nilai sebesar 6,9% atau Rp53 miliar. Jumlahnya meningkat
selama 2024 seiring dengan pertumbuhan di segmen dari Rp765 miliar di 2023 menjadi Rp818 miliar di 2024,
Pembiayaan Syariah selama periode yang sama. sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi risiko
kredit karena kondisi pasar yang dinamis akibat tantangan
Jumlah Piutang yang Dikelola – Pembiayaan Channeling ekonomi makro. Tingkat cadangan saat ini mencapai
3,4% dari Jumlah Piutang yang Dikelola. NPF Coverage
Jumlah Pembiayaan Channeling merupakan pembiayaan Perusahaan tercatat sebesar 2,7x di atas rata-rata industri
yang dilakukan oleh anak usaha P2P Lending Perusahaan pembiayaan.
yaitu PT FIT, di mana BFI Finance sebagai perusahaan induk
Per 31 Desember 2024, nilai pembiayaan yang telah
bertindak sebagai pemberi pinjaman (lender). Pembiayaan
melewati tanggal jatuh tempo lebih dari 90 hari adalah
ini mencatat penurunan dari Rp272 miliar di 2023 menjadi
Rp301 miliar, atau ekuivalen 1,2% dari Jumlah Piutang yang
Rp198 miliar di 2024. Hal ini sejalan dengan menurunnya
Dikelola Perusahaan.
jumlah pihak yang dibiayai oleh PT FIT.
Tabel 25 | Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Jumlah Piutang yang Dikelola 22.012 24.133 2.121 9,6%
NPF (termasuk Pembiayaan Bersama) 300 301 1 0,3%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 765 818 53 6,9%
NPF Coverage 2,6x 2,7x
Kas dan Setara Kas Penyelesaian – Neto (nilai buku dari aset agunan yang
dikembalikan oleh/diambil dari konsumen yang tidak dapat
Posisi Kas dan Setara Kas per akhir 2024 adalah Rp1.614
meneruskan pembayaran piutang), Piutang Penerimaan
miliar, turun Rp126 miliar atau 7,2% dari Rp1.740 miliar
Angsuran Konsumen (pembayaran yang telah dilakukan
per akhir 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
pelanggan dan diterima oleh mitra pembayaran BFI
penggunaan kas untuk Aktivitas Pendanaan sebesar
Finance, namun baru akan dikreditkan ke rekening bank
Rp510 miliar, antara lain, untuk pembayaran atas pinjaman
Perusahaan pada hari kerja berikutnya), Piutang Karyawan,
yang diterima dan surat berharga yang diterbitkan, yang
dan Premi Asuransi.
keduanya jatuh tempo, serta untuk Aktivitas Investasi
sebesar Rp105 miliar. Meskipun terjadi penurunan, Jumlah Piutang Lain-Lain per 31 Desember 2024 adalah
saldo kas dan setara kas per akhir 2024 masih tergolong Rp293 miliar, meningkat 16,7% dari Rp251 miliar per akhir
sangat tinggi dan sehat untuk mendukung kebutuhan 2023. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan nilai Piutang
pembiayaan dan likuiditas Perusahaan. dalam Proses Penyelesaian – Neto sebesar Rp56 miliar
atau 38,1% dari posisi satu tahun sebelumnya. Hal ini terjadi
karena adanya peningkatan dalam kegiatan penarikan atau
Piutang Lain-Lain – Pihak Ketiga
pengembalian aset agunan oleh konsumen sejalan dengan
Perusahaan mencatat Piutang Lain-Lain – Pihak Ketiga penurunan daya beli masyarakat yang berdampak pada
dalam berbagai bentuk, antara lain, Piutang dalam Proses kemampuan pembayaran angsuran jatuh tempo.
Tabel 26 | Piutang Lain-Lain – Pihak Ketiga
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Piutang dalam Proses Penyelesaian - Neto 147 203 56 38,1%
Piutang Karyawan 49 46 (3) -6,1%
Piutang Penerimaan Angsuran Konsumen 50 39 (11) -22,0%
Premi Asuransi 1 2 1 100,0%
Lain-Lain 4 3 (1) -25,0%
Jumlah 251 293 42 16,7%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 105
Page 106
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka
Jumlah Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka per 31 Desember 2024 adalah Rp20 miliar, turun 41,2% dari Rp34 miliar
per akhir 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pemakaian biaya yang dibayar sebelumnya, serta amortisasi atas
beban provisi pinjaman yang diterima sebagai beban bunga pinjaman di 2024.
Tabel 27 | Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Implementasi Proyek IT 8 15 7 87,5%
Bunga 11 1 (10) -90,9%
Akses Biro Kredit 13 - (13) -100,0%
Lain-Lain 2 4 2 100,0%
Jumlah 34 20 (14) -41,2%
Aset Tetap – Neto Kerugian Penurunan Nilai Piutang Pembiayaan yang
merupakan komponen terbesar dari Aset Pajak Tangguhan
Aset Tetap – Neto BFI Finance per 31 Desember 2024
serta penghasilan komprehensif lain yang berasal dari
berjumlah Rp673 miliar, turun 6,7% dari Rp721 miliar
perhitungan instrumen derivatif untuk lindung nilai arus
per akhir 2023. Penurunan ini terutama disebabkan
kas (hedging) mata uang asing dengan nilai Mark-to-
oleh penjualan dan peremajaan kendaraan operasional
Market yang diberikan oleh masing-masing bank terkait.
Perusahaan.
Aset Derivatif
Aset Hak-Guna – Neto
Aset Derivatif turun 50,9% dari Rp57 miliar di 31 Desember
Jumlah Aset Hak-Guna – Neto per 31 Desember 2024
2023, menjadi Rp28 miliar di 31 Desember 2024. Aset
mencapai Rp43 miliar, atau 4,9% lebih tinggi daripada Rp41
Derivatif berasal dari perjanjian-perjanjian swap
miliar per akhir 2023 karena adanya pembayaran sewa
Perusahaan untuk melakukan lindung nilai atas pinjaman
beberapa kantor operasional cabang Perusahaan yang
dalam mata uang asing—khususnya pinjaman luar negeri
telah berakhir masa sewanya dan diperpanjang kembali
dalam mata uang dolar AS—sebagai salah satu sumber
untuk masa sewa lebih dari 12 bulan.
pendanaannya, dalam rangka mengantisipasi risiko tingkat
bunga dan risiko nilai tukar mata uang.
Aset Takberwujud – Neto Kenaikan atau penurunan atas Aset Derivatif tidak
berdampak terhadap kinerja Perusahaan, karena aset ini
Per 31 Desember 2024, Aset Takberwujud – Neto
sepenuhnya berasal dari aktivitas lindung nilai Perusahaan,
mengalami penurunan sebesar 22,0% dari tahun
yang dipandu oleh kebijakan lindung nilai yang ketat untuk
sebelumnya sebesar Rp255 miliar menjadi Rp199 miliar.
pinjaman dalam mata uang asing dan dengan suku bunga
Penurunan ini disebabkan oleh beban amortisasi tahun
mengambang. Semua aktivitas lindung nilai berlangsung
berjalan dan penghapusan nilai buku beberapa aplikasi
melalui perjanjian swap mata uang dengan bank-bank
software entitas anak Perusahaan yang sudah tidak
terkemuka. Lindung nilai dilakukan atas seluruh pinjaman
digunakan sebelum masa amortisasi normal berakhir.
dalam mata uang asing. Tidak ada komponen keuangan
yang terekspos pada risiko mata uang asing dan risiko
Aset Pajak Tangguhan tingkat bunga.
Aset Pajak Tangguhan mencapai Rp152 miliar per 31
Desember 2024, meningkat 15,2% dari Rp132 miliar
per akhir 2023. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
perhitungan perbedaan waktu (beda temporer) Cadangan
106 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 107
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Liabilitas
Tabel 28 | Jumlah Liabilitas
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 % 2024 %
Jumlah Persentase
Pinjaman yang Diterima 8.666 59,8% 10.823 72,4% 2.157 24,9%
Surat Berharga yang Diterbitkan - Neto 4.721 32,6% 2.936 19,7% (1.785) -37,8%
Beban Akrual 324 2,2% 301 2,0% (23) -7,1%
Utang Pajak 200 1,4% 173 1,2% (27) -13,5%
Utang Lain-Lain - Pihak Ketiga 438 3,0% 555 3,7% 117 26,7%
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja 143 1,0% 150 1,0% 7 4,9%
Jumlah 14.492 100,0% 14.938 100,0% 446 3,1%
Jumlah Liabilitas BFI Finance pada 31 Desember 2024 mencapai Rp14.938 miliar, meningkat 3,1% dari Rp14.492 miliar pada
31 Desember 2023. Komponen Liabilitas yang terbesar per akhir 2024 adalah Pinjaman yang Diterima, dengan proporsi
72,4% dari keseluruhan Liabilitas.
Tabel 29 | Sumber Dana
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pinjaman yang Diterima
Pinjaman Bank (Mata Uang Asing) 2.190 2.781 591 27,0%
Pinjaman Bank (Rupiah) 6.476 8.042 1.566 24,2%
Jumlah Pinjaman yang Diterima 8.666 10.823 2.157 24,9%
Surat Berharga yang Diterbitkan
Utang Obligasi 4.721 2.936 (1.785) -37,8%
Jumlah Surat Berharga yang Diterbitkan - Neto 4.721 2.936 (1.785) -37,8%
Jumlah Sumber Dana 13.387 13.759 372 2,8%
Pinjaman yang Diterima Surat Berharga yang Diterbitkan
Di 2024, BFI Finance menandatangani perjanjian pinjaman Selain pinjaman bank, BFI Finance juga memperoleh
baru dengan beberapa bank dan institusi keuangan pendanaan dari pasar surat utang dalam bentuk Obligasi
dengan total fasilitas sebesar Rp5.200 miliar. Dengan Rupiah. Selama 2024, Perusahaan menerbitkan satu surat
demikian, saldo Pinjaman yang Diterima per 31 Desember berharga baru, yakni Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
2024 tercatat sebesar Rp10.823 miliar, atau 24,9% lebih Indonesia Tahap I Tahun 2024 dengan jumlah keseluruhan
tinggi dibandingkan Rp8.666 miliar per akhir 2023. Rp600 miliar. Jumlah penerbitan ini disesuaikan dengan
Peningkatan ini disebabkan oleh adanya peningkatan kebutuhan Perusahaan. Sementara itu, selama 2024,
pada Pinjaman Bank dalam mata uang Rupiah sebesar Perusahaan juga melakukan pelunasan atas surat berharga
Rp1.566 miliar dan peningkatan Pinjaman Bank dalam Mata yang diterbitkan yang jatuh tempo selama tahun berjalan
Uang asing sebesar Rp591 miliar. Saat ini, jumlah pinjaman dengan nilai nominal sebesar Rp2.387 miliar. Dengan
dalam mata uang Rupiah mencapai Rp8.042 miliar, atau demikian, saldo Surat Berharga yang Diterbitkan – Neto
mencakup 74,3% dari total Pinjaman yang Diterima, dan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp2.936 miliar, atau
sisanya sebesar Rp2.781 miliar atau 25,7% merupakan turun 37,8% dari posisinya per akhir 2023, senilai Rp4.721
pinjaman dalam mata uang USD. miliar.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 107
Page 108
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 30 | Surat Berharga yang Diterbitkan
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Obligasi
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2021 400 -
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2021 530 -
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023 1.100 483
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2023 1.600 1.010
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Tahun 2023 1.100 850
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 - 600
Jumlah Nilai Nominal 4.730 2.943
Dikurangi Biaya Emisi Obligasi yang Belum Diamortisasi 9 7
Jumlah - Neto 4.721 2.936
Jumlah Surat Berharga yang Diterbitkan 4.721 2.936
Pembiayaan Bersama Saldo akhir kerja sama Pembiayaan Bersama per akhir 2024
yang merupakan porsi Bank Jago mencapai Rp1.223 miliar,
Sebagai salah satu sumber pendanaan BFI Finance, saat
meningkat sebesar Rp729 miliar dari posisi akhir 2023, yakni
ini Perusahaan memiliki kerja sama Perjanjian Pembiayaan
Rp494 miliar.
Bersama dengan PT Bank Jago Tbk, di mana dalam
Pembiayaan Bersama ini, Perusahaan bersama dengan
Utang Pajak
PT Bank Jago Tbk bertindak sebagai penyedia dana
dalam pemberian pembiayaan kepada konsumen yang Posisi Utang Pajak per 31 Desember 2024 mencapai Rp173
memenuhi kriteria tertentu, dengan porsi pembiayaan miliar, turun 13,5% dari nilainya per akhir 2023 sebesar
antara Perusahaan vs. Bank Jago masing-masing sebesar Rp200 miliar. Penurunan ini terutama pada pos Utang
1:99. Perusahaan bertindak sebagai servicer dalam transaksi Pajak PPh Pasal 26, di mana pembayaran pajak Dividen
ini, di antaranya bertanggung jawab untuk mengelola Tunai Interim Tahun Buku 2024 (Masa Pajak Desember
dokumentasi dan administrasi setiap konsumen, serta 2024) sebesar Rp65 miliar telah dibayarkan lebih awal
melakukan penagihan atas konsumen yang tidak di tahun buku yang sama, sementara untuk Dividen
melakukan pembayaran secara tepat waktu. Tunai Interim tahun sebelumya dibayarkan sesuai jatuh
Kerja sama Pembiayaan Bersama yang dilakukan ini temponya pada bulan berikutnya.
bersifat without recourse, di mana Perusahaan hanya
meneruskan pembayaran dari konsumen ke bank sesuai Beban Akrual
porsi pembiayaan, dan tidak memiliki kewajiban untuk Beban Akrual adalah beban yang terdiri dari Bonus dan
membayar atau menyetor angsuran pokok termasuk Tunjangan Lainnya, Bunga, Jasa Tenaga Ahli, dan Lain-
bunganya kepada pemberi pembiayaan bersama jika Lain. Per 31 Desember 2024, nilai Beban yang Masih Harus
konsumen gagal melakukan pembayaran angsurannya Dibayar menurun sebesar 7,1% dari Rp324 miliar dari satu
kepada Perusahaan. tahun sebelumnya menjadi Rp301 miliar. Penyebab utama
dari penurunan ini adalah menurunnya Beban Akrual
Bunga, Jasa Tenaga Ahli, dan Lain-Lain yang harus dibayar
di akhir 2024.
Tabel 31 | Beban Akrual
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Bonus dan Tunjangan Lainnya 199 201 2 1,0%
Bunga 75 57 (18) -24,0%
Jasa Tenaga Ahli 8 3 (5) -62,5%
Lain-Lain 42 40 (2) -4,8%
Jumlah 324 301 (23) -7,1%
108 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 109
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Utang Lain-Lain – Pihak Ketiga
Utang Lain-Lain terutama terdiri dari Titipan Konsumen, Utang kepada Supplier, Premi Asuransi, dan Lain-Lain. Jumlah
Utang Lain-Lain per 31 Desember 2024 adalah Rp555 miliar, 26,7% lebih tinggi dibandingkan posisi satu tahun sebelumnya
yang disebabkan oleh peningkatan pada seluruh komponennya.
Tabel 32 | Utang Lain-Lain – Pihak Ketiga
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Titipan Konsumen 259 273 14 5,4%
Utang kepada Supplier 81 142 61 75,3%
Premi Asuransi 45 60 15 33,3%
Lain-Lain 53 80 27 50,9%
Jumlah 438 555 117 26,7%
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja merupakan kewajiban Perusahaan untuk memenuhi hak karyawan yang bekerja hingga
masa pensiun, atau lebih cepat, sesuai peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Perusahaan
per 31 Desember 2024 menunjukkan peningkatan sebesar 4,9% dari Rp143 miliar pada akhir 2023 menjadi Rp150 miliar.
Kenaikan ini didasarkan pada perhitungan aktuaria, dengan beberapa faktor yang berpengaruh, yaitu tingkat diskonto
(discount rate), kenaikan gaji, asumsi keuangan, dan lain-lain.
Ekuitas
Tabel 33 | Jumlah Ekuitas
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Modal Saham 399 399 - 0,0%
Tambahan Modal Disetor - Neto 610 610 - 0,0%
Saham Treasuri (233) (233) - 0,0%
Penghasilan Komprehensif Lain
(Kerugian) Keuntungan Kumulatif atas Instrumen 1 (65) (66) -6.600,0%
Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Keuntungan Pengukuran Kembali Program Aktuarial
65 75 10 15,4%
Manfaat Pasti
Saldo Laba
Telah Ditentukan Penggunaannya 120 125 5 4,2%
Belum Ditentukan Penggunaannya 8.538 9.271 733 8,6%
Jumlah 9.500 10.182 682 7,2%
Jumlah Ekuitas BFI Finance per 31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar 7,2%, dari Rp9.500 miliar per akhir 2023
menjadi Rp10.182 miliar. Kenaikan Ekuitas terbesar didorong oleh kenaikan Saldo Laba, yang berasal dari Laba Bersih
Perusahaan setelah dipotong Dividen Tunai Interim 2024.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 109
Page 110
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tambahan Modal Disetor – Neto
Selama periode 31 Desember 2023 hingga 31 Desember 2024, Tambahan Modal Disetor – Neto tidak mengalami
perubahan, yakni senilai Rp610 miliar.
Saham Treasuri
Perusahaan memiliki 927.732.000 lembar Saham Treasuri, yang setara dengan 5,81% dari total saham yang beredar. Saham
Treasuri ini merupakan saham yang telah dibeli kembali oleh Perusahaan dan tidak diperjualbelikan di pasar terbuka,
namun tetap tercatat dalam laporan keuangan Perusahaan.
Selama periode 31 Desember 2023 hingga 31 Desember 2024, posisi Saham Treasuri Perusahaan tidak mengalami
perubahan, yakni senilai Rp233 miliar.
Saldo Laba
Jumlah Saldo Laba Perusahaan per akhir 2024 mencapai Rp9.396 miliar, atau 8,5% dari posisi per akhir 2023 yakni Rp8.658
miliar. Nilai tersebut terdiri dari Saldo Laba yang Telah Ditentukan Penggunaannya senilai Rp125 miliar dan Saldo Laba
yang Belum Ditentukan Penggunaannya senilai Rp9.271 miliar.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Pendapatan
Pendapatan Perusahaan berasal dari Pendapatan Piutang Pembiayaan (92,9% dari keseluruhan), Pendapatan Syariah
(2,3%), dan Pendapatan Lain-Lain (4,8%).
Jumlah Pendapatan turun 0,3% atau sebesar Rp18 miliar dari Rp6.353 miliar di 2023 menjadi Rp6.335 miliar di 2024.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Pendapatan Piutang Pembiayaan sebesar Rp50 miliar dan
penurunan Pendapatan Lain-Lain sebesar Rp6 miliar. Selain itu, Piutang Pembiayaan Syariah mencatat peningkatan
sebesar Rp38 miliar.
Tabel 34 | Pendapatan
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pendapatan
Pembiayaan Sendiri & Bersama 6.065 6.084 19 0,3%
Pendapatan Lain-Lain 311 305 (6) -1,9%
Jumlah 6.376 6.389 13 0,2%
Dikurangi Pembiayaan Bersama (23) (54) (31) 134,8%
Jumlah Pendapatan 6.353 6.335 (18) -0,3%
Pendapatan (Pembiayaan Sendiri)
Piutang Pembiayaan
Pendapatan Pembiayaan 4.442 4.385 (57) -1,3%
Administrasi 839 851 12 1,4%
Denda Keterlambatan 353 361 8 2,3%
Terminasi 299 286 (13) -4,3%
Jumlah Pendapatan Piutang Pembiayaan 5.933 5.883 (50) -0,8%
Pembiayaan Syariah 109 147 38 34,9%
Jumlah Pendapatan Pembiayaan 6.042 6.030 (12) -0,2%
Pendapatan Lain-Lain 311 305 (6) -1,9%
Jumlah Pendapatan 6.353 6.335 (18) -0,3%
110 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 111
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pendapatan Pembiayaan
Pendapatan Pembiayaan (tidak termasuk Pembiayaan Bersama) selama 2024 tercatat sebesar Rp6.030 miliar, turun 0,2%
dari Rp6.042 miliar selama 2023. Pendapatan Pembiayaan berasal dari Pendapatan Bunga dari Kegiatan Pembiayaan,
Pendapatan Administrasi, Denda Keterlambatan, dan Pendapatan Terminasi.
Komponen yang terbesar adalah Pendapatan Pembiayaan, yang nilainya mencapai Rp4.385 miliar yang turun 1,3% di
2024 dibandingkan di 2023. Pendapatan Terminasi juga menurun sebesar Rp13 miliar, dari Rp299 miliar di 2023 menjadi
Rp286 miliar di 2024. Sementara Pendapatan Administrasi meningkat 1,4% menjadi Rp851 miliar dan Pendapatan Denda
Keterlambatan meningkat 2,3% menjadi Rp361 miliar di 2024.
Tabel 35 | Pendapatan Pembiayaan berdasarkan Jenis Aset
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Rincian berdasarkan Jenis Aset
Pembiayaan Mobil Bekas 3.924 4.015 91 2,3%
Pembiayaan Sepeda Motor 1.187 963 (224) -18,9%
Pembiayaan Alat Berat 479 541 62 12,9%
Pembiayaan Properti 181 222 41 22,7%
Pembiayaan Mobil Baru 133 154 21 15,8%
Pembiayaan Syariah 109 147 38 34,9%
Pembiayaan Channeling 52 42 (10) -19,2%
Jumlah Pendapatan Pembiayaan (termasuk
6.065 6.084 19 0,3%
Pembiayaan Bersama)
Persentase Jenis Aset
Pembiayaan Mobil Bekas 64,7% 66,0% n/a 1,3%
Pembiayaan Sepeda Motor 19,5% 15,8% n/a -3,7%
Pembiayaan Alat Berat 7,9% 8,9% n/a 1,0%
Pembiayaan Properti 3,0% 3,7% n/a 0,7%
Pembiayaan Mobil Baru 2,2% 2,5% n/a 0,3%
Pembiayaan Syariah 1,8% 2,4% n/a 0,6%
Pembiayaan Channeling 0,9% 0,7% n/a -0,2%
Jumlah 100,0% 100,0%
Apabila Pendapatan Pembiayaan ditinjau lebih lanjut perubahan porsi pembiayaan Perusahaan yang semula
berdasarkan Jenis Aset, maka pendapatan dengan sebesar 10% di 2023 menjadi 1% di pertengahan 2024
kontribusi terbesar di 2024 berasal dari Pembiayaan Mobil berpengaruh terhadap penurunan saldo Pembiayaan
Bekas, senilai Rp4.015 miliar, dengan porsi 66,0% dari Bersama porsi Perusahaan, dan secara paralel berdampak
jumlah keseluruhan Pendapatan Pembiayaan. Jumlah ini pula pada penurunan Pendapatan yang diakui.
meningkat 2,3%, dari Rp3.924 miliar di 2023.
Sementara itu, Pendapatan Pembiayaan dari segmen lain, Pendapatan Lain-Lain
seperti Pembiayaan Alat Berat, Properti, Mobil Baru, serta
Pendapatan Lain-Lain mencakup seluruh sumber
Syariah turut mencatat peningkatan Pendapatan selama
pendapatan noninti yang berasal dari kegiatan
2024, dengan kenaikan tertinggi, yakni Rp62 miliar (12,9%),
utama Perusahaan di luar kegiatan pembiayaan,
disumbangkan oleh segmen Pembiayaan Alat Berat.
terutama pendapatan atas Pemulihan Piutang yang
Sebaliknya, Pendapatan Pembiayaan yang berasal dari Dihapusbukukan, Bunga Bank (Keuangan), Keuntungan
Pembiayaan Sepeda Motor mengalami penurunan Neto Penjualan Aset Tetap, dan Lain-Lain.
sebesar 18,9% selama tahun berjalan menjadi Rp963 miliar.
Jumlah Pendapatan Lain-Lain turun 1,9% dari 2023 sebesar
Penurunan ini merupakan penyebab terjadinya penurunan
Rp311 miliar menjadi Rp305 miliar di 2024, terutama akibat
atas keseluruhan Pendapatan Pembiayaan di 2024.
Pendapatan Lain-Lain – Keuangan yang turun Rp29 miliar
Selain itu, pendapatan dari Channeling juga mengalami
atau 34,9% di 2024.
penurunan Rp10 miliar menjadi Rp42 miliar di 2024, karena
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 111
Page 112
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Beban
Tabel 36 | Beban
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Gaji dan Tunjangan 1.457 1.517 60 4,1%
Beban Bunga dan Keuangan 951 931 (20) -2,1%
Umum dan Administrasi 871 875 4 0,5%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 786 850 64 8,1%
Lain-Lain 263 235 (28) -10,6%
Jumlah 4.328 4.408 80 1,8%
Persentase Beban
Gaji dan Tunjangan 33,7% 34,4% n/a 0,7%
Beban Bunga dan Keuangan 22,0% 21,1% n/a -0,9%
Umum dan Administrasi 20,1% 19,9% n/a -0,2%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 18,1% 19,3% n/a 1,2%
Lain-Lain 6,1% 5,3% n/a -0,8%
Jumlah 100,0% 100,0%
Jumlah Beban tercatat sebesar Rp4.408 miliar di 2024, bonus kinerja, tunjangan karyawan, dan pajak terkait serta
meningkat tipis sebesar Rp80 miliar atau 1,8% dari Rp4.328 kompensasi pensiun yang telah ditetapkan sesuai dengan
miliar di 2023. Peningkatan Beban terbesar berasal dari standar akuntansi yang berlaku.
peningkatan Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Nilai Gaji dan Tunjangan mengalami peningkatan sebesar
sebesar 8,1%, disusul kenaikan Beban Gaji dan Tunjangan 4,1% dari nilainya di 2023 yang dikontribusikan oleh
sebesar 4,1%, dan Beban Umum dan Administrasi sebesar peningkatan Beban Gaji dan Imbalan Kerja sebesar Rp33
0,5%. Sementara itu, Beban Bunga dan Keuangan serta miliar serta peningkatan Beban Imbalan Pasca-Kerja
Beban Lain-Lain turun masing-masing sebesar 2,1% dan sebesar Rp27 miliar.
10,6%.
Beban Bunga dan Keuangan
Gaji dan Tunjangan
Beban Bunga dan Keuangan berasal dari kegiatan
Gaji dan Tunjangan merupakan komponen terbesar dari pendanaan Perusahaan, baik berupa pinjaman bank
Beban, dan mencakup 34,4% dari keseluruhan Beban maupun surat berharga yang diterbitkan, serta biaya dan
Perusahaan selama 2024. Beban ini terdiri dari seluruh beban yang terkait.
gaji dan tunjangan yang dibayarkan di sepanjang tahun Beban Bunga dan Keuangan di 2024 turun sebesar Rp20
berjalan, termasuk seluruh jenis imbalan kerja seperti miliar atau 2,1% dari nilainya di 2023.
Tabel 37 | Pinjaman, Beban Bunga dan Keuangan, dan Biaya Dana
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Pinjaman yang Diterima 8.666 10.823 2.157 24,9%
Surat Berharga yang Diterbitkan - Neto 4.721 2.936 (1.785) -37,8%
Jumlah Pinjaman 13.387 13.759 372 2,8%
Beban Bunga dan Keuangan 951 931 (20) -2,1%
Beban Umum dan Administrasi
Beban Umum dan Administrasi terdiri dari beban yang dibayarkan untuk mendukung kegiatan operasional dan
pertumbuhan bisnis Perusahaan. Di 2024, Beban Umum dan Administrasi cukup terkendali dengan peningkatan hanya
sebesar Rp4 miliar, atau 0,5%, meskipun Piutang yang Dikelola bertumbuh 9,6%. Hal ini menunjukkan produktivitas kerja
yang meningkat selama 2024.
112 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 113
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Rp61 miliar di 2024. Terdapat pula kenaikan dalam Beban
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai – Piutang Ijarah dan
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai adalah nilai
IMBT dari Rp1 miliar menjadi Rp4 miliar dalam periode yang
yang disisihkan berdasarkan evaluasi atas nilai Piutang
sama.
Pembiayaan Perusahaan, baik secara individual maupun
secara kolektif, yang dihitung secara bulanan untuk
memastikan kecukupan Cadangan Kerugian Penurunan Beban Lain-Lain
Nilai dalam Piutang yang dinyatakan dalam Laporan Posisi Beban Lain-Lain terdiri dari beban-beban yang sifatnya
Keuangan, yang merepresentasikan nilai wajar sesuai tidak rutin atau langsung mendukung kegiatan operasional
dengan standar akuntansi yang berlaku (IFRS 9/PSAK 71). dan pertumbuhan bisnis Perusahaan.
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai di 2024 Beban Lain-Lain di 2024 terutama berupa Penghapusan
meningkat sebesar Rp64 miliar atau 8,1% dari Rp786 miliar Piutang dalam Proses Penyelesaian dengan porsi mencapai
di 2023 menjadi Rp850 miliar. Hal ini berbanding lurus 97,9% dari keseluruhan Beban Lain-Lain. Terjadi perbaikan
dengan kenaikan Piutang yang Dikelola sebesar 9,6% dalam kualitas piutang Perusahaan, sehingga nilai Beban
selama tahun berjalan. Lain-Lain di 2024 mencapai Rp235 miliar, 10,6% lebih rendah
Peningkatan ini berasal dari kenaikan Beban Cadangan daripada di 2023 secara keseluruhan.
Kerugian Penurunan Nilai – Piutang Pembiayaan sebesar
Tabel 38 | Beban Lain-Lain
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Penghapusan Piutang dalam Proses Penyelesaian 229 230 1 0,4%
Kerugian Neto Pelepasan Aset Takberwujud - 5 5 n/a
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai atas Piutang 34 - (34) -100,0%
dalam Proses Penyelesaian
Jumlah 263 235 (28) -10,6%
Laba Tahun Berjalan
Laba Tahun Berjalan Perusahaan di 2024 turun 4,8%, atau senilai Rp79 miliar, dari perolehan di 2023 sebesar Rp1.644 miliar.
Laba Tahun Berjalan sebesar Rp1.565 miliar di 2024 diperoleh setelah Perusahaan membayar Beban Pajak Penghasilan
sebesar Rp362 miliar, atau Rp19 miliar lebih rendah dibandingkan di 2023. Penurunan laba tersebut disebabkan oleh
terjadinya penurunan tipis Pendapatan selama tahun berjalan sebesar Rp18 miliar, sementara Beban juga mengalami
kenaikan tipis sebesar Rp80 miliar, sebagaimana telah dijelaskan di bagian sebelumnya.
Tabel 39 | Laba Tahun Berjalan
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Laba Sebelum Pajak 2.025 1.927 (98) -4,8%
Beban Pajak Penghasilan 381 362 (19) -5,0%
Laba Tahun Berjalan 1.644 1.565 (79) -4,8%
Rasio Beban Pajak Penghasilan 18,8% 18,8% n/a 0,0%
Tarif pajak penghasilan bagi Perusahaan di 2023 dan 2024 Laba Komprehensif Tahun Berjalan
adalah 19%, lebih rendah dibandingkan tarif standar yaitu
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan di 2024 adalah
22%, karena Perusahaan memenuhi kriteria berikut:
Rp1.509 miliar, lebih kecil 8,3% dari 2023 sebesar Rp1.646
• Setidaknya 40% dari saham yang diterbitkan dimiliki miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan
oleh publik; Laba Tahun Berjalan sebesar Rp79 miliar, dan Kerugian
• Publik harus terdiri dari minimum 300 individu, masing-
Komprehensif Lain Tahun Berjalan – Setelah Pajak yang
masing memegang kurang dari 5% dari saham yang
tercatat sebesar Rp56 miliar di 2024, terutama berasal dari
diterbitkan; dan
• Kedua syarat ini harus dipenuhi setidaknya selama enam perubahan nilai wajar instrumen derivatif – lindung nilai
bulan (183 hari) dalam satu tahun pajak. arus kas (hedging) mata uang asing dengan nilai Mark-to-
Market yang diberikan oleh masing-masing bank terkait.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 113
Page 114
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 40 | Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 2024
Jumlah Persentase
Laba Tahun Berjalan 1.644 1.565 (79) -4,8%
Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain Tahun
2 ( 56) (58) -2.900,0%
Berjalan - Setelah Pajak
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan 1.646 1.509 (137) -8,3%
Laba per Saham Dasar
Seiring dengan penurunan Laba Tahun Berjalan sebesar 4,8% di 2024, BFI Finance mencatat Laba per Saham Dasar senilai
Rp104 per saham, atau 4,5% lebih rendah daripada Rp109 di 2023.
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Laporan Arus Kas BFI Finance diklasifikasikan ke dalam Aktivitas Operasi, Investasi, dan Pendanaan. Untuk mencerminkan
informasi keuangan yang lebih akurat, terdapat beberapa akun yang direklasifikasi pada Laporan Keuangan Konsolidasian
pada 31 Desember 2023 agar sesuai dengan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2024, khususnya
di bagian Laporan Arus Kas, sebagai berikut:
Tabel 41 | Laporan Arus Kas
Perbandingan Tahun Sebelumnya
Keterangan (Rp miliar) 2023 * 2024
Jumlah Persentase
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 1.073 1.740 667 62,2%
Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi 302 489 187 61,9%
Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi (360) (105) 255 -70,8%
Arus Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas Pendanaan 725 (510) (1.235) -170,3%
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 667 (126) (793) -118,9%
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 1.740 1.614 (126) -7,2%
* Beberapa akun pada Laporan Keuangan Konsolidasian per tanggal 31 Desember 2023 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian
Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2024
Kas dan Setara Kas Perusahaan mengalami penurunan pengeluaran di 2023 pada perolehan Aset Takberwujud,
sebesar Rp126 miliar selama 2024, sehingga menutup yaitu investasi piranti lunak untuk kebutuhan digitalisasi
tahun pada posisi Rp1.614 miliar. Perubahan terhadap Kas dalam proses transformasi teknologi informasi dan
dan Setara Kas dirinci di bawah ini. penguatan sistem keamanan dan infrastruktur siber
Perusahaan pasca serangan siber.
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Kas dari Aktivitas Operasi digunakan untuk mendanai
bisnis Perusahaan, terutama penyaluran pembiayaan Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan berkaitan dengan
baru. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi di 2024 tercatat transaksi pendanaan, termasuk pendanaan baru, pelunasan
sebesar Rp489 miliar, meningkat 61,9% dari perolehan di utang, dan bunga yang jatuh tempo. Arus Kas Bersih
2023 sebesar Rp302 miliar. untuk Aktivitas Pendanaan mencapai Rp510 miliar di 2024.
Sementara di 2023, nilai Arus Kas Bersih dari Aktivitas
Pendanaan adalah Rp725 miliar. Penyebabnya karena
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
pelunasan pinjaman yang diterima, surat berharga yang
Arus Kas dari Aktivitas Investasi berasal dari keuntungan diterbitkan dan dividen tunai interim untuk tahun buku
dan kerugian terkait aktivitas investasi dan belanja 2024 lebih besar dibandingkan dengan penerimaan
modal. Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi di 2024 pinjaman baru yang diterima dan surat berharga yang
hanya mencapai Rp105 miliar, lebih rendah Rp255 miliar diterbitkan selama 2024.
daripada yang dikeluarkan di 2023 karena sebagian besar
114 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 115
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
ANALISIS RASIO PENTING
Tabel 42 | Rasio Keuangan Penting
Rasio 2023 2024 Rata-Rata Industri*
ROAA 8,4% 8,0% 5,0%
ROAE 17,7% 15,7% 13,8%
Laba Tahun Berjalan / Jumlah Pendapatan 25,9% 24,7% 16,3%
* Sumber: Data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh OJK
Rasio 2023 2024 Rata-Rata Industri*
Solvabilitas
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,6x 0,6x 0,7x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 1,5x 1,5x 2,5x
Gearing Ratio 1,4x 1,4x 2,3x
Pemeringkat Kredit Perusahaan AA-(idn) AA-(idn) -
* Sumber: Data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh OJK
Rata-Rata
Rasio Ketentuan OJK 2023 2024
Industri*
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap > 40% 86,5% 88,0% 85,5%
Total Aset
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Neto terhadap > 50%** 155,1% 160,6% 130,4%
Total Pinjaman
Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Investasi dan
Pembiayaan Modal Kerja terhadap Total Saldo > 10% 78,6% 77,4% 43,8%
Piutang Pembiayaan
Rasio Piutang Pembiayaan Bermasalah (Non-
< 5% 1,36% 1,25% 2,70%
Performing Financing) - Bruto
Rasio Piutang Pembiayaan Bermasalah (Non-
< 5% 0,15% 0,21% 0,75%
Performing Financing) - Neto
Rasio Permodalan > 10% 65,0% 67,2% n/a
Gearing Ratio < 10x 1,4x 1,4x 2,3x
Rasio Modal Sendiri terhadap Modal Disetor > 50% 2.379,8% 2.550,7% 319,8%
(MSMD)
* Sumber: Data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2024 yang dikeluarkan oleh OJK
** Target yang ditetapkan manajemen sesuai ketentuan POJK No. 35/POJK.05/2018
Profitabilitas
BFI Finance mencatatkan tingkat Profitabilitas yang baik selama 2024 sebesar Rp1.565 miliar meskipun terjadi koreksi 4,8%
dibandingkan hasil yang dicapai pada 2023 sebesar Rp1.644 miliar.
Imbal Hasil Rata-Rata atas Aset (ROAA) di 2024 tercatat 8,0%, turun 0,4% dari 8,4% di 2023, namun tetap lebih tinggi
daripada rata-rata industri pembiayaan di Indonesia, yakni 5,0%.
Imbal Hasil Rata-Rata atas Ekuitas (ROAE) turut mengalami kontraksi, dari 17,7% menjadi 15,7% dalam periode yang sama.
Sebagaimana halnya ROAA, ROAE Perusahaan juga lebih tinggi dibandingkan industri di Indonesia sebesar 13,8%.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 115
Page 116
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Kemampuan Membayar Utang
Kemampuan Perusahaan untuk Membayar Utang diukur dengan kriteria berikut:
• Rasio Solvabilitas Aset untuk mengukur jumlah Aset yang dibiayai menggunakan Liabilitas;
• Rasio Likuiditas untuk mengukur kemampuan untuk memenuhi Liabilitas Lancar menggunakan Aset Lancar;
• Gearing Ratio untuk mengukur Rasio Utang terhadap Ekuitas; dan
• Hasil pemeringkatan oleh lembaga pemeringkat kredit yang terakreditasi.
Kendati kinerja bisnis mengalami perlambatan di 2024, rasio-rasio Solvabilitas Perusahaan per akhir 2024 tidak berubah
dari akhir 2023. Peringkat kredit Perusahaan dari Fitch Ratings juga tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu ‘AA-(idn)’.
Tingkat Kolektibilitas Piutang (Kualitas Aset)
Tabel 43 | Tingkat Kolektibilitas Piutang (Kualitas Aset)
Jumlah Piutang
Persentase
Jumlah Hari (Rp miliar)
Keterangan
Tunggakan
2023 2024 2023 2024
1 - Lancar 0 - 10 hari 19.087 21.291 86,71% 88,22%
2 - Dalam Perhatian Khusus 11 - 90 hari 2.625 2.541 11,93% 10,53%
3 - Kurang Lancar 91 - 120 hari 88 106 0,40% 0,44%
4 - Diragukan 121 - 180 hari 152 139 0,69% 0,58%
5 - Macet > 180 hari 60 56 0,27% 0,23%
Jumlah 22.012 24.133 100,00% 100,00%
Non-NPF 0 - 90 hari 21.712 23.832 98,64% 98,75%
NPF > 90 hari 300 301 1,36% 1,25%
Kolektibilitas Piutang diklasifikasikan berdasarkan jumlah hari jatuh tempo.
Rasio Kolektibilitas Perusahaan di 2024 mengalami penguatan dibandingkan per akhir 2023. Proporsi Piutang Lancar
terhadap Jumlah Piutang per akhir 2024 mencapai 88,22%, sementara jumlah Piutang yang dikategorikan “Macet” hanya
mencapai 0,23% dari Jumlah Piutang.
Pada akhir 2024, NPF bruto di BFI Finance tercatat sebesar 1,25%, lebih rendah dibandingkan 1,36% di akhir 2023, dan
tetap terjaga di bawah rata-rata industri pembiayaan di Indonesia sebesar 2,70%. Sementara itu, NPF neto naik dari 0,15%
di akhir 2023 menjadi 0,21% di akhir 2024, di bawah rata-rata industri sebesar 0,75%. Meskipun mengalami peningkatan,
pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan ketentuan yang ditetapkan OJK, yakni NPF sebesar kurang dari atau sama
dengan 5%.
Rasio Keuangan yang Relevan Lainnya
BFI Finance senantiasa mematuhi semua peraturan Bank Indonesia dan OJK yang berlaku, termasuk yang terkait rasio
keuangan.
Secara keseluruhan, berdasarkan rasio-rasio keuangan yang ditampilkan pada Tabel 42, posisi keuangan Perusahaan
relatif stabil selama 2024. Seluruh rasio tersebut lebih baik dibandingkan rata-rata industri dan ambang batas yang
ditetapkan oleh OJK.
116 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 117
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PERBANDINGAN TARGET DAN
REALISASI 2024
Pada 2024, BFI Finance menghadapi kondisi ekonomi arus kas yang bijak, sehingga Perusahaan dapat
yang menantang, yang membuat pertumbuhan mempertahankan komitmen untuk mendistribusikan
melambat di tengah pasar yang kurang kondusif karena dividen yang tinggi, meskipun menghadapi volatilitas di
suku bunga yang relatif tinggi melemahkan daya beli pasar.
masyarakat, khususnya di kalangan yang menjadi sasaran Untuk memastikan keberlanjutan bisnis, Perusahaan
utama Perusahaan. Untuk menjaga stabilitas keuangan, mengadopsi pendekatan inovatif dalam transformasi
Perusahaan mengonsolidasikan operasi bisnisnya dan digital dan pengelolaan risiko. Pembentukan Direktorat
memperketat proses underwriting, agar kualitas aset Transformasi menjadi langkah strategis untuk
terjaga. Transformasi sistem dan proses terus diakselerasi menyelaraskan operasional dengan pengelolaan risiko
untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang. terintegrasi.
Perusahaan menerapkan strategi bertahap, dimulai Kinerja Perusahaan dibandingkan target 2024 ditampilkan
dengan memperkuat struktur internal dan meningkatkan dalam Tabel 44. Sejumlah indikator, yakni NPF dan Rasio
kualitas aset sebelum memperluas pembiayaan baru. Saat Pinjaman terhadap Ekuitas, berhasil melampaui target
pasar mulai stabil, BFI Finance meningkatkan penyaluran yang telah ditetapkan. Pencapaian ini mencerminkan
pembiayaannya, termasuk di segmen Pembiayaan Beragun kedisiplinan Perusahaan dalam mengelola portofolio
Properti dan Pembiayaan Syariah. Diversifikasi jalur akuisisi pembiayaan serta strategi pendanaan yang efektif.
juga dilakukan dengan menggandeng mitra strategis di
ranah digital, sehingga Perusahaan dapat menjangkau
lebih banyak konsumen dengan ragam solusi pembiayaan
yang fleksibel.
Dari sisi kinerja keuangan, BFI Finance berhasil
menumbuhkan Pembiayaan Baru, meskipun belum
sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan untuk
2024. Keunggulan kompetitif Perusahaan ditunjukkan
dari keberhasilan memperoleh pendanaan dengan
tingkat biaya di bawah rata-rata industri, serta penerapan
manajemen risiko yang ketat untuk menjaga kualitas
aset. Stabilitas keuangan juga didukung oleh pengelolaan
Tabel 44 | Perbandingan Target dan Realisasi
Keterangan Target Realisasi
Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Baru 15% di atas pencapaian 2023 5,1%
Pertumbuhan Piutang Neto 13% di atas pencapaian 2023 6,4%
Pertumbuhan Aset 10% di atas pencapaian 2023 4,7%
Pertumbuhan Pendapatan 8% di atas pencapaian 2023 -0,3%
Laba Bersih 15% di atas pencapaian 2023 -4,8%
NPF < 2,0% 1,25%
Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (Gearing Ratio) < 2,0x 1,4x
Rasio Pembagian Dividen (Dividend Payout Ratio) Sampai dengan 50% *
* Menunggu keputusan RUPS 2025
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 117
Page 118
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
STRUKTUR MODAL
Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal
Anggaran dasar Perusahaan menetapkan Modal Dasar Perusahaan senilai Rp500 miliar. Modal Dasar terdiri dari 20 miliar
lembar saham dengan nilai nominal Rp25,00 per saham. Dari Modal Dasar tersebut, 15.967.115.620 saham telah diterbitkan
dan disetor penuh. Sebanyak 927.732.000 saham telah dibeli kembali oleh Perusahaan per 31 Desember 2024.
Pengelolaan modal Perusahaan mengacu pada POJK 35 yang mensyaratkan:
• Modal minimum Rp100 miliar;
• Ekuitas minimum 50% dari jumlah Modal Disetor; dan
• Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas, dikurangi Pinjaman Subordinasi dengan Investasi, maksimum 10 kali, untuk
pembiayaan domestik dan internasional.
Tabel 45 | Struktur Modal
Realisasi Perusahaan
Keterangan (Rp miliar) Ketentuan POJK
2023 2024
Ekuitas Minimum Rp100 miliar 9.500 10.182
Rasio Jumlah Ekuitas terhadap Modal Disetor Minimum 50% 2.379,8% 2.550,7%
Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas Maksimum 10x 1,4x 1,4x
INVESTASI MATERIAL ATAS BARANG MODAL
Belanja Modal Perusahaan di 2024 difokuskan pada perolehan Kendaraan dan Peralatan Kantor, mengikuti
perkembangan kebutuhan operasional karyawannya.
Untuk 2024, Belanja Modal secara keseluruhan berjumlah Rp121 miliar, dengan 84,3% dari jumlah tersebut telah
diselesaikan, sementara sisanya masih dalam penyelesaian. Sumber pendanaan untuk Belanja Modal berasal dari dana
sendiri.
Komitmen Material
Sepanjang 2024, Perusahaan tidak membuat komitmen material apa pun selain yang telah dibahas pada bagian-bagian
sebelumnya.
118 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 119
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
Dalam periode antara 31 Desember 2024 hingga penyelenggaraan RUPS 2025, Perusahaan menyelenggarakan RUPSLB
pada 30 Januari 2025, dengan keputusan rapat dijelaskan dalam bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik, halaman 124–156.
Tidak ada keputusan dari RUPSLB tersebut yang berdampak material terhadap penyajian laporan keuangan untuk tahun
buku 2024.
DIVIDEN
Kebijakan Dividen Perusahaan secara garis besar menyatakan bahwa:
• Seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh mempunyai hak yang sama, termasuk hak atas Dividen,
kecuali saham yang dibeli kembali (Saham Treasuri);
• Tanpa mengurangi hak dari RUPS untuk menentukan lain, Perusahaan menghendaki untuk membagikan Dividen
Tunai dengan nilai hingga 50% dari Laba Bersih Tahun Berjalan; dan
• Dividen dapat dibagikan sekaligus dalam setahun, ataupun lebih dari satu kali melalui Dividen Interim
Berdasarkan keputusan Rapat Direksi 29 November 2024, Perusahaan membagikan Dividen Tunai Interim untuk tahun
buku 2024 sebesar Rp28 per lembar saham. Pembayaran Dividen kepada para pemegang saham dilakukan pada
19 Desember 2024.
Tabel 46 | Pembayaran Dividen
Tahun Buku 2023 2024
Tanggal Rapat Direksi 1 Desember 2023 29 November 2024
Tanggal RUPS 22 Mei 2024 *
Jumlah Dividen per Saham (dalam nilai penuh - mata uang rupiah)
Interim** 28 28
Final 27 ***
Jumlah 55 28
Rasio Pembayaran 50,3% ***
Tanggal Pembayaran
Interim** 21 Desember 2023 19 Desember 2024
Final 21 Juni 2024 ***
Jumlah Dividen (Rp miliar) 827 421
* Menunggu keputusan tanggal RUPS 2025
** Dividen Tunai Interim diputuskan oleh Rapat Direksi
*** Perusahaan menentukan pembayaran dividen final untuk 2024 pada RUPS 2025
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 119
Page 120
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Sesuai persyaratan POJK No. 30/POJK.04/2015 tentang kewajiban penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum (POJK 30/2015) , Perusahaan melaporkan penggunaan dana dari setiap aksi korporasinya.
Selama 2024, Perusahaan melakukan penawaran obligasi berdenominasi rupiah, yaitu Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024, dengan perolehan dana keseluruhan sejumlah Rp600 miliar. Rincian penawaran
umum tersebut disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman 188–189.
Sesuai persyaratan POJK 30/2015, Perusahaan melaporkan penggunaan dana dari aksi korporasi tersebut. Sesuai panduan
dalam prospektus dan informasi tambahan yang diterbitkan, dana tersebut telah digunakan seluruhnya untuk kebutuhan
modal kerja untuk menjalankan bisnis utama Perusahaan. Tidak ada perubahan dalam penggunaan dana dari penerbitan
umum tersebut. Seluruh penggunaannya telah dilaporkan kepada pihak otoritas.
INVESTASI, DIVESTASI, MERGER & AKUISISI, AND
RESTRUKTURISASI UTANG ATAU MODAL YANG MATERIAL
Perusahaan tidak melakukan Investasi, Divestasi, Merger & Akuisisi, atau Restrukturisasi Utang atau Modal yang bersifat
Material apa pun di 2024.
TRANSAKSI DENGAN POTENSI BENTURAN KEPENTINGAN
DAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi
yaitu karyawan (personil manajemen kunci) dan PT Bank Jago Tbk (dalam satu penerima manfaat akhir yang sama).
Transaksi dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa di atas terdiri dari Gaji dan Tunjangan sejumlah Rp56
miliar di 2024, yang merupakan 1,3% dari Jumlah Beban di tahun tersebut. Sementara jumlahnya di 2023 mencapai Rp66
miliar (1,5% dari Jumlah Beban).
Transaksi dengan PT Bank Jago Tbk sebagai pihak berelasi, terdiri dari Giro sebesar Rp70 juta, Deposito Berjangka sebesar
Rp6,8 miliar, Pendapatan Bunga sebesar Rp58 juta, Beban Bunga sebesar Rp1 juta dan Pinjaman yang Diterima sebesar
Rp169,1 miliar.
Semua Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi, kecuali Beban Gaji dan Imbalan Kerja yang dibayarkan kepada personel
manajemen kunci, dilakukan dengan persyaratan operasi bisnis normal.
120 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 121
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN
PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
Di 2024, Pemerintah RI mengeluarkan 21 peraturan baru 16. Peraturan OJK No. 49 Tahun 2024 tentang
yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dan operasi Pengawasan, Penetapan Status Pengawasan, dan
bisnis perusahaan pembiayaan, yakni: Tindak Lanjut Pengawasan Lembaga Pembiayaan,
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2024 Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 11 dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;
Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; 17. Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.06/2024 tentang Tata
2. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Cara dan Mekanisme Penyampaian Data Transaksi
No. 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Pendanaan dan Pelaporan Penyelenggara Layanan
Tahun 2025; Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi
(LPBBTI);
3. Peraturan OJK No. 3 Tahun 2024 tentang
Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan; 18. Surat Edaran OJK No. 11/SEOJK.01/2024 tentang
Pelaporan dan Permintaan Informasi Debitur melalui
4. Peraturan OJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan
Sistem Layanan Informasi Keuangan;
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas 19. Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.08/2024 tentang
Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka; Penyusunan dan Penyampaian Laporan Rencana
dan Laporan Realisasi Literasi Keuangan dan Inklusi
5. Peraturan OJK No. 11 Tahun 2024 tentang Perubahan
Keuangan;
Kedua atas POJK No. 18/POJK.03/2017 tentang
Pelaporan dan Permintaan Informasi Debitur melalui 20. Surat Edaran OJK No. 18/SEOJK.08/2024 tentang
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK); Penilaian Sendiri terhadap Pemenuhan Ketentuan
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa
6. Peraturan OJK No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Keuangan; dan
Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan;
21. Surat Edaran OJK No. 22/SEOJK.06/2024 tentang
7. Peraturan OJK No. 14 Tahun 2024 tentang Satuan
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak
Tugas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor
Utama Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Keuangan;
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa
8. Peraturan OJK No. 28 Tahun 2024 tentang Pengelolaan
Keuangan Lainnya.
Informasi Rekam Jejak Pelaku melalui Sistem Informasi
Pelaku di Sektor Jasa Keuangan; Penerbitan peraturan tersebut akan semakin memperkuat
9. Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024 tentang kualitas layanan dalam sektor jasa keuangan, dan
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk khususnya industri pembiayaan, di Indonesia. Perusahaan
Konglomerasi Keuangan; telah menerapkan seluruh tindakan yang diperlukan dalam
10. Peraturan OJK No. 31 Tahun 2024 tentang Perintah rangka memenuhi persyaratan dari peraturan-peraturan
Tertulis; tersebut.
11. Peraturan OJK No. 40 Tahun 2024 tentang Layanan
Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi;
12. Peraturan OJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan
Manajemen Risiko bagi Lembaga Pembiayaan,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;
13. Peraturan OJK No. 43 Tahun 2024 tentang
Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya;
14. Peraturan OJK No. 46 Tahun 2024 tentang
Pengembangan dan Penguatan Perusahaan
Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur,
dan Perusahaan Modal Ventura;
15. Peraturan OJK No. 48 Tahun 2024 tentang Tata Kelola
yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan
Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 121
Page 122
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (iSAK)
yang Berlaku Efektif pada Periode Berjalan
Penerapan dari perubahan standar akuntansi yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2024, dan relevan bagi Perusahaan dan
entitas anaknya namun tidak memiliki dampak yang signifikan atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anaknya,
sebagai berikut:
1. Amandemen PSAK 201, Penyajian Laporan Keuangan – Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan yang diadopsi dari
IAS 1, “Presentation of Financial Statement”;
2. Amandemen PSAK 116 “Sewa” – Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-Balik, yang diadopsi dari amandemen
IFRS 16, “Lease”; dan
3. PSAK 207, “Laporan Arus Kas”, terkait dengan Pengungkapan mengenai Pengaturan Pembiayaan Pemasok”.
Ringkasan perubahan dan dampak dari standar akuntansi baru tersebut terhadap kondisi keuangan Perusahaan
dijelaskan pada Tabel 47.
Tabel 47 | Perubahan PSAK yang Berdampak terhadap Perusahaan
Dampak
Standar Akuntansi Ringkasan Perubahan Alasan Perubahan terhadap
Perusahaan
Amandemen PSAK 201, Penyajian Amendemen tentang Amendemen ini mengatur bahwa hanya Telah
Laporan Keuangan – Liabilitas liabilitas jangka kovenan yang harus dipatuhi entitas disesuaikan
Jangka Panjang dengan Kovenan panjang dengan pada atau sebelum tanggal pelaporan
yang diadopsi dari kovenan yang akan memengaruhi klasifikasi
IAS 1, “Presentation of Financial liabilitas jangka pendek atau jangka
Statement” panjang serta pengungkapannya.
Amandemen PSAK 116 “Sewa” – Amendemen tentang Amendemen ini mengatur pengukuran Tidak ada
Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual liabilitas sewa dalam selanjutnya atas transaksi jual dan sewa implikasi
Dan Sewa-Balik, yang diadopsi dari jual dan sewa balik balik.
amandemen IFRS 16, “Lease”
PSAK 207, “Laporan Arus Kas”, Amendemen Amendemen ini memperjelas Tidak
terkait dengan Pengungkapan tentang pengaturan pengungkapan baru terkait pengaturan signifikan
terkait Pengaturan Pembiayaan pembiayaan pemasok pembiayaan pemasok terhadap
Pemasok” kewajiban entitas, arus kas, dan risiko
likuiditas.
122 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 123
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PROSPEK BISNIS 2025
Pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2025, berdasarkan penjualan sepeda motor sebanyak 6,7 juta unit selama
APBN, ditetapkan sebesar 5,2%. Sasaran ini merupakan 2025, atau tumbuh 3,1%.
angka yang lebih tinggi daripada yang diprediksi oleh Industri pembiayaan Indonesia diperkirakan tumbuh
banyak institusi dan analis ekonomi, yaitu pada kisaran hanya di kisaran 7–8% untuk 2025, berdasarkan analisis
5%. Masih derasnya tantangan makroekonomi global dan APPI. Prediksi ini sejalan dengan pertumbuhan industri
kesenjangan struktural di dalam negeri menjadi faktor selama 2024 yang hanya satu digit. Para pemain di industri
penghambat kemajuan pembangunan di Indonesia. perlu bersama-sama mengambil berbagai langkah
Bagaimanapun juga, pertumbuhan 5,2% ini akan menjadi antisipatif dalam menyiasati prospek penurunan kualitas
yang tertinggi kedua di kalangan negara-negara G20, piutang pembiayaan, khususnya di kalangan masyarakat
setelah India, dan jauh lebih tinggi di atas pertumbuhan kelas menengah ke bawah. Per akhir 2024, karena masih
ekonomi dunia yang diprediksi pada kisaran 3,2–3,3%. Tiga rendahnya indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia,
mesin penggerak utama bagi perekonomian Indonesia jutaan masyarakat dari kalangan tersebut terdampak oleh
di 2025 adalah konsumsi domestik, ekspor, dan investasi, maraknya praktik pinjaman daring dan perjudian daring.
yang masing-masing ditargetkan untuk tumbuh sekitar Segmen pembiayaan tanpa agunan, misalnya dengan
6%, 9%, dan 10%. Beberapa sektor industri yang memiliki skema Buy Now, Pay Later (BNPL) akan semakin marak
prospek cerah untuk menjadi pilar pertumbuhan adalah di kalangan konsumen. Tren ini akan mendorong bisnis
sektor digital dan teknologi informasi, manufaktur berbasis pinjaman daring tumbuh hingga 20%, jauh lebih pesat
ekspor, serta energi terbarukan. dibandingkan rata-rata industri pembiayaan secara
Kebijakan moneter Bank Indonesia akan tetap memberikan keseluruhan. Selain itu, penopang lainnya akan berasal
pengaruh besar dalam memastikan terciptanya kestabilan dari segmen pembiayaan untuk perumahan, seiring
dan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan pencanangan proyek ambisius tiga juta rumah
dengan inflasi yang terkendali. Setelah di 2024 Indonesia per tahun oleh pemerintah, bagi kalangan masyarakat
mencatatkan inflasi terendah dalam sejarah, Bank berpenghasilan rendah. Kedua fenomena ini berpotensi
Indonesia di awal 2025 menurunkan suku bunga acuannya membuka ruang pertumbuhan yang lebih luas bagi pelaku
sebesar 0,25% menjadi 5,75%, dengan tujuan merangsang industri pembiayaan, namun perlu disambut secara jeli
pertumbuhan secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan juga melalui penawaran produk pembiayaan yang tepat guna
akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus dan memberdayakan konsumen.
menciptakan masyarakat yang lebih setara secara ekonomi. BFI Finance menetapkan sasaran pertumbuhan antara
Perkembangan konsumsi masyarakat tecermin 4–12% untuk Penyaluran Pembiayaan Baru, Piutang Neto,
salah satunya dari situasi di pasar otomotif. Setelah dan Laba Bersih, dari nilainya masing-masing di 2024.
merealisasikan penjualan mobil yang cukup jauh di bawah Dengan kenaikan Pendapatan sekitar 7%, Aset ditargetkan
sasarannya untuk 2024, GAIKINDO menetapkan target bertumbuh hingga 4% di atas pencapaian per akhir 2024.
penjualan yang lebih konservatif untuk 2025, yakni 900 ribu Sementara itu, Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas akan terus
unit. Apabila tercapai, angka tersebut akan setara dengan dipertahankan di bawah 2,0x. Perusahaan menargetkan
pertumbuhan hingga sekitar 3,9% dari penjualan di 2024. Rasio Pembagian Dividen sampai dengan 70% untuk
Sebaliknya, berdasarkan tren di industri sepeda motor yang memberikan nilai finansial yang berkesinambungan
kinerjanya memuaskan di 2024, AISI menetapkan sasaran kepada seluruh pemegang saham.
Tabel 48 | Target Usaha 2025
Keterangan Target
Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Baru 10% di atas pencapaian 2024
Pertumbuhan Piutang Neto 4% di atas pencapaian 2024
Pertumbuhan Aset 4% di atas pencapaian 2024
Pertumbuhan Pendapatan 7% di atas pencapaian 2024
Laba Bersih 12% di atas pencapaian 2024
NPF < 2,0%
Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (Gearing Ratio) < 2,0x
Rasio Pembagian Dividen (Dividend Payout Ratio) Sampai dengan 70%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 123
Page 124
05
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
YANG BAIK
124 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 125
G
R
E
A
T
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 125
Page 126
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
BFI Finance menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang aman dan memberikan kesempatan yang setara
perusahaan yang baik (good corporate governance/ bagi karyawan.
GCG) sesuai pedoman dari otoritas terkait sebagai wujud Pedoman penerapan prinsip-prinsip GCG tersebut tersedia
tanggung jawab terhadap keberlanjutan usaha. Praktik ini pada situs web Perusahaan di https://www.bfi.co.id/id/
dilaksanakan dengan mematuhi seluruh peraturan yang corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-tata-kelola-
berlaku. Daftar peraturan tersebut dikaji dan diperbarui perusahaan.
secara berkala, sebagaimana tercantum di https://www.bfi.
co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-tata-
kelola-perusahaan. Tujuan GCG
BFI Finance menerapkan prinsip-prinsip GCG antara lain
Prinsip Utama untuk:
1. Mengoptimasi nilai Perusahaan bagi para pemangku
Perusahaan menerapkan prinsip-prinsip GCG berikut
kepentingan;
dalam kegiatan usahanya pada seluruh jenjang organisasi:
2. Meningkatkan pengelolaan Perusahaan secara
1. Keterbukaan: Perusahaan mengedepankan profesional, efektif dan efisien;
transparansi melalui laporan tahunan, laporan 3. Meningkatkan kepatuhan organ Perusahaan serta
keuangan, dan publikasi terkait bisnis di situs web jajaran di bawahnya pada standar etika yang tinggi,
Perusahaan. peraturan perundang-undangan, dan kesadaran akan
2. Akuntabilitas: Perusahaan memastikan kejelasan hak, tanggung jawab sosial;
wewenang, tugas, dan tanggung jawab seluruh organ 4. Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat
perusahaan. diandalkan, serta berdaya saing kuat, sehingga
3. Pertanggungjawaban: Perusahaan mematuhi mampu mempertahankan keberadaannya dan hidup
peraturan perundangan yang berlaku, termasuk berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan
etika bisnis, tanggung jawab sosial, dan kewajiban Perusahaan; dan
perpajakan. 5. Meningkatkan kontribusi Perusahaan bagi
4. Kemandirian: Perusahaan menghindari campur tangan perekonomian nasional
pihak lain yang tidak sesuai aturan dan bebas dari
benturan kepentingan.
5. Kesetaraan dan Kewajaran: Perusahaan memenuhi hak- Struktur dan Mekanisme GCG
hak seluruh pemangku kepentingan secara adil, sesuai
aturan yang berlaku, dengan menjaga lingkungan kerja Struktur GCG di BFI Finance terdiri dari organ-organ
berikut:
Grafik 11 | Struktur GCG Perusahaan
Transparansi, Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Independensi, dan Kewajaran Prinsip-prinsip Tata
Kelola
RUPS
• Komite Audit
• Komite Pemantau
Risiko
Dewan Dewan • Komite Nominasi
Direksi Komisaris dan Remunerasi
Pengawas Syariah
Struktur Tata Kelola
Sistem
Audit Sekretaris Manajemen
Pengendalian Kepatuhan
Internal Perusahaan Risiko
Internal
Pelaksanaan RUPS, pelaksanaan fungsi, wewenang, dan tanggung jawab Dewan
Komisaris dan Direksi, pelaksanaan rapat Dewan Komisaris dan Direksi, pelaksanaan Proses Tata Kelola
kebijakan dan strategi sejalan dengan visi dan misi; pelatihan dan pengembangan
SDM, serta pelaksanaan program CSR
Kesinambungan usaha, efisiensi, kemanfaatan bagi masyarakat, ketaatan terhadap
peraturan, pelindungan konsumen, serta pelestarian lingkungan Pencapaian Tata Kelola
126 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 127
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Struktur GCG di BFI Finance dirancang untuk memastikan pemetaan fungsi dan kegiatan bisnis yang jelas, menghindari
benturan kepentingan, sekaligus mendukung fungsi checks and balances.
Pelaksanaan GCG dilakukan melalui kerangka infrastruktur yang mencakup kebijakan, prosedur, sistem informasi
manajemen, serta tugas pokok dan fungsi masing-masing organ. Infrastruktur ini dievaluasi secara berkala dan
disesuaikan dengan perkembangan terbaru serta praktik terbaik. Penyempurnaan terakhir dilakukan melalui Policy/026
pada 1 Juli 2021 sebagai pedoman pelaksanaannya.
Tabel 49 | Infrastruktur GCG BFI Finance
No Infrastruktur GCG Bentuk
1 Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha (Code • Nilai-Nilai Dasar Perusahaan (G.R.E.A.T.) dan BFI New Mindset
of Business Principles), yang berlaku sebagai pedoman perilaku dan budaya Perusahaan
bagi seluruh kegiatan BFI Finance, baik • Tanggung Jawab Perusahaan
di kantor pusat maupun kantor cabang, • Integritas Usaha
serta bagi setiap karyawannya • Komitmen Kegiatan Operasional
• Peraturan Perusahaan 2024–2026
2 Tata cara pelaksanaan tugas dan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual)
tanggung jawab Dewan Komisaris dan
Direksi
3 Kelengkapan dan tata cara pelaksanaan • Piagam Komite Audit
tugas komite-komite dan satuan kerja • Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko
yang menjalankan fungsi pengendalian • Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
internal • Piagam Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha
Syariah
• Piagam Komite Manajemen Risiko
• Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi
4 Kebijakan dan prosedur penerapan fungsi • Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha (Code of Business Principles)
kepatuhan, audit internal dan audit • G.R.E.A.T. (Nilai-Nilai Dasar Perusahaan) dan BFI New Mindset,
eksternal keduanya merupakan pedoman perilaku dan budaya, berlaku
untuk seluruh karyawan
• Peraturan Perusahaan 2024–2026
• Piagam Audit Internal
• Berbagai kebijakan, SK, SOP, dan panduan yang berlaku di
Perusahaan
5 Kebijakan transparansi kondisi keuangan • Laporan Keuangan Triwulanan
dan non-keuangan • Laporan Keuangan Tengah Tahunan
• Laporan Keuangan Tahunan
• Laporan Tahunan Terintegrasi (gabungan Laporan Tahunan dan
Laporan Keberlanjutan)
Roadmap GCG Fokus Penerapan GCG
Roadmap GCG di Perusahaan dinyatakan secara implisit Pada 2024, fokus implementasi GCG di Perusahaan adalah
dan disesuaikan dengan arahan OJK tersebut dalam setiap sebagai berikut:
praktik penerapannya. Beberapa struktur dan mekanisme 1. Integrasi manajemen risiko ke dalam kerangka strategis
penting yang telah berjalan dalam penerapan GCG di dari model bisnis baru Perusahaan;
Perusahaan adalah Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha 2. Penguatan praktik manajemen risiko, khususnya terkait
(Code of Business Principles), Pedoman Dewan Komisaris kualitas debitur dan keamanan siber;
dan Direksi beserta Komite-Komite, serta prosedur dan 3. Penyempurnaan ketentuan Perusahaan dengan
kebijakan pendukung lainnya, seperti Kebijakan Sistem berbagai peraturan eksternal terbaru; dan
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System), Kebijakan 4. Pemastian dan penilaian dalam aspek-aspek:
Manajemen Risiko, dan Kebijakan Kepatuhan. a. Kecukupan transparansi laporan;
Sebagai bagian dari Roadmap GCG, Perusahaan secara b. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-
berkala melakukan evaluasi, pengkinian, dan sosialisasi undangan;
GCG kepada seluruh karyawan. c. Penanganan perlindungan konsumen;
d. Independensi audit; dan
e. Pencapaian kinerja Perusahaan, baik finansial
maupun operasional.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 127
Page 128
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Evaluasi Penerapan GCG
Penilaian pencapaian GCG secara internal di BFI Finance di 2024 menunjukkan bahwa Manajemen telah menerapkan
GCG dengan baik, sebagaimana dirangkum dalam Tabel 50.
Tabel 50 | Evaluasi Penerapan GCG
No. Aspek Faktor Positif Faktor Negatif
A Struktur Tata Kelola
1 Jumlah, Komposisi, Integritas Telah sesuai dengan kompleksitas dan ukuran Perusahaan Tidak ada
dan Kompetensi Anggota serta memenuhi peraturan yang berlaku.
Dewan Komisaris, Komite-
Komite di bawah Dewan
Komisaris, Direksi, dan Komite-
Komite di bawah Direksi
2 Struktur Organisasi BFI Finance memiliki struktur organisasi yang terdiri Tidak ada
atas direktorat, divisi, departemen, dan unit/fungsi kerja,
dengan pembagian tugas, tanggung jawab, dan wewenang
yang jelas dan dapat mendukung kegiatan bisnis dan
operasional, serta penerapan pengendalian internal.
3 Kebijakan dan Prosedur BFI Finance memiliki kebijakan dan prosedur yang meliputi Tidak ada
Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi, Piagam Komite
Audit, Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko, Pedoman
Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi, Piagam Komite
Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah,
Piagam Komite Manajemen Risiko, Piagam Komite
Pengarah Teknologi Informasi, Piagam Audit Internal,
Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha, Peraturan Perusahaan
2024–2026, Komitmen Kegiatan Operasional, Nilai-Nilai
Dasar Perusahaan dan Pedoman Perilaku Karyawan
(G.R.E.A.T. dan BFI New Mindset), serta Kebijakan dan
Prosedur Teknologi Informasi (TI).
4 Sistem Informasi BFI Finance menjalankan Management Information System Tidak ada
(MIS) dan aplikasi Power Business Intelligence (Power BI)
untuk mendukung aktivitas bisnis dan operasional, dan
sistem pengendalian internal.
B Proses Tata Kelola
1 Pelaksanaan Tugas dan Secara umum, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Tidak ada
Tanggung Jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite-Komite di bawah
Dewan Komisaris serta Direksi telah berlangsung dengan
baik.
2 SDM BFI Finance meningkatkan kualitas dan jumlah SDM Tidak ada
dengan mengintensifkan pelatihan-pelatihan serta berfokus
pada kecukupan ketersediaan SDM.
3 Manajemen Risiko BFI Finance rutin melakukan tinjauan atas limit risiko, Tidak ada
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko, dan
penilaian model internal atas pengelolaan risiko.
4 Pengaduan Konsumen BFI Finance mengelola dan menyelesaikan pengaduan Tidak ada
konsumen sesuai ketentuan SLA.
5 Budaya Disiplin dan Kepatuhan BFI Finance menegakkan budaya disiplin dan kepatuhan Tidak ada
di seluruh jenjang organisasi berlandaskan Pakta Integritas
untuk meningkatkan penegakan hukum, menjalankan
kebijakan anti-fraud dan Sistem Pelaporan Pelanggaran,
menerapkan G.R.E.A.T. dan BFI New Mindset sebagai
Nilai-Nilai Dasar Perusahaan, dan memperkuat Sistem
Pengendalian Internal.
6 CSR BFI Finance menjalankan CSR sebagai bagian dari proses Tidak ada
bisnis.
128 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 129
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
No. Aspek Faktor Positif Faktor Negatif
C Hasil Tata Kelola
1 Rekomendasi Dewan Komisaris Rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite-Komite Tidak ada
dan Komite-Komite di bawah di bawah Dewan Komisaris terdokumentasi dalam risalah
Dewan Komisaris rapat, dan menjadi masukan dan pertimbangan Direksi
dalam pengambilan keputusan.
2 Benturan Kepentingan Tidak ada indikasi benturan kepentingan yang Tidak ada
mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan.
3 Penyampaian Informasi kepada BFI Finance menyampaikan informasi keuangan Tidak ada
Publik dan non-keuangan kepada publik secara transparan,
antara lain melalui pelaporan keuangan triwulanan,
tengah tahunan, tahunan, dan Laporan Tahunan
Terintegrasi (gabungan Laporan Tahunan dan Laporan
Keberlanjutan).
4 Kinerja Perusahaan BFI Finance mencatat pertumbuhan aset dan laba, Tidak ada
dengan piutang macet (NPF) yang terkendali.
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Penerapan GCG di BFI Finance mempertimbangkan Pelibatan Pemangku Kepentingan
prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
(LST) yang mengokohkan landasan bagi tata kelola BFI Finance mengelompokkan pemangku kepentingannya
keberlanjutan dan pembangunan berkelanjutan yang menjadi konsumen, pemegang saham, pemasok,
menjadi bagian dari visi jangka panjangnya. karyawan, mitra kerja, masyarakat, dan regulator. Sebagai
Praktik-praktik LST di Perusahaan dalam periode pelaporan bagian dari tata kelola keberlanjutannya, BFI Finance
disampaikan dalam bab Keberlanjutan, halaman 158–179. melibatkan pemangku kepentingannya dalam berbagai
cara.
Keuangan Berkelanjutan Perusahaan membangun komunikasi yang transparan
untuk menciptakan dan mempertahankan kepercayaan
Bagi BFI Finance, keuangan berkelanjutan adalah bagian setiap pemangku kepentingan. Perusahaan berdialog
penting dari upaya memberdayakan ekonomi yang inklusif dengan mereka untuk memahami kebutuhan, harapan,
dan setara di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang menyelesaikan masalah, mengelola dampak, serta
akan berdampak substansial terhadap bisnis Perusahaan. mengidentifikasi peluang, sehingga tercipta manfaat yang
optimum bagi semua pihak.
Pelaksanaan keuangan berkelanjutan di Perusahaan
dikoordinasikan oleh Direktorat Keuangan, di bawah Berbagai isu yang mengemuka dalam mengelola
tanggung jawab Direktur Keuangan, yang mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan, termasuk
program dan kegiatan terkait di seluruh outlet Perusahaan. dalam penerapan keuangan berkelanjutan, disajikan dalam
Untuk mendukung upaya ini, Direksi aktif meningkatkan Tabel 51.
kompetensi melalui berbagai pelatihan, termasuk
yang berfokus pada keberlanjutan. Grafik Peningkatan
Kompetensi Direksi disajikan pada halaman 136.
Risiko terkait pelaksanaan program keuangan
berkelanjutan dibahas lebih lanjut dalam bagian
Manajemen Risiko bab ini, halaman 147–150.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 129
Page 130
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 51 | Rangkuman Isu Pemangku Kepentingan BFI Finance
Kelompok
Pemangku Metode Dialog dan Pelibatan Isu yang Diangkat di 2024
Kepentingan
Konsumen Survei konsumen, data keluhan Akses layanan konsumen, penjelasan informasi produk
konsumen, respons dan komentar dan layanan, program ServPrize berupa kunjungan
konsumen melalui saluran komunikasi secara khusus tiap bulan kepada konsumen-konsumen
Perusahaan, antara lain, layanan terpilih di saat momen spesial, program “BFI Close to
Customer Care melalui jalur hotline, You” yang mendorong keterlibatan karyawan dalam
email, SMS, WhatsApp, live chat di situs kegiatan komunitas, program SENSASI (Senang-Senang
web, dan media sosial Perusahaan bersama BFI) yang memberikan apresiasi tahunan
kepada para konsumen terbaik BFI Finance di berbagai
wilayah Indonesia, program “Annual Treatment for
Customer” sebagai perwujudan kreativitas kantor
cabang dalam memberikan penghargaan spesial
bagi para konsumen baru dan repeat order (RO)
yang mengajukan pembiayaan, program “Treatment
Customer for Loyalty (TRULY)” berupa kreativitas kantor
cabang untuk lebih mengapresiasi konsumen RO yang
mengajukan pembiayaan melalui Customer Service (CS),
kampanye “Waspada Penipuan!” kepada konsumen,
sosialisasi Payment Point di situs web Perusahaan, dan
informasi pembayaran angsuran konsumen melalui akun
virtual dari bank-bank rekanan secara berkelanjutan
Karyawan Survei karyawan, pertemuan Strengthening the implementation of BFI New Mindset
dengan perwakilan karyawan, email at all levels of employees, implementing BFI Culture
blast, Leader’s Talk, Service Insight 2.0 along with a series of its main initiatives, expanding
Community (SIC), sarana komunikasi the Regional Training Center (RTC) to various regions,
interaktif karyawan melalui aplikasi continuous dissemination by experts on evolving issues
BELLA, pelatihan melalui jalur luring in cybersecurity
dan daring seperti aplikasi M-BEAT
sebagai sarana pembelajaran untuk
materi-materi bersifat teknis dan
nonteknis
Pemegang Laporan triwulanan dan tahunan, Pengembangan usaha, tata kelola dan akuntabilitas,
Saham pertemuan dengan investor, calon kesehatan usaha
investor dan analis, RUPST dan RUPSLB
Pemasok Pelibatan berbasis kontrak, tinjauan Keberlanjutan pasokan, kualitas kinerja dan produksi,
kinerja ketepatan waktu
Mitra Kerja Pelibatan berbasis kontrak, tinjauan Kualitas kinerja, ketepatan waktu, evaluasi kontrak
kinerja
Masyarakat Forum dan pelatihan, paparan publik Dukungan pada kondisi sosioekonomi masyarakat dan
tahunan ke media massa, kemitraan lingkungan, akselerasi edukasi literasi keuangan dan
dengan lembaga eksternal untuk inklusi keuangan dengan mendukung Gerakan Nasional
tujuan sosial dan kemasyarakatan, Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari OJK, pelaporan
partisipasi aktif Perusahaan dalam kinerja Perusahaan secara lebih disiplin dan tepat waktu
kegiatan-kegiatan yang bertujuan
untuk mengakselerasi edukasi literasi
keuangan dan inklusi keuangan di
berbagai wilayah Indonesia
Regulator Pertemuan/rapat rutin (termasuk Kepatuhan, keterbukaan informasi, pengembangan
webinar dan diskusi terfokus kelompok/ usaha, tata kelola dan akuntabilitas, kesehatan usaha
FGD), pengisian survei, pelaporan rutin
dan ad hoc
Perusahaan juga melibatkan pemangku kepentingan lebih lanjut melalui keanggotaan dalam sejumlah organisasi
eksternal yang selaras dengan tujuan Perusahaan.
130 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 131
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ 9. Melaksanakan GCG sesuai dengan wewenang dan
perusahaan dengan wewenang sesuai ketentuan undang- tanggung jawabnya.
undang dan/atau anggaran dasar, yang tidak diberikan
kepada Dewan Komisaris maupun Direksi.
Hak Pemegang Saham
RUPS merupakan forum bagi pemegang saham untuk
memberikan pengaruh terhadap pengelolaan Perusahaan, Pemegang saham berhak mengajukan mata acara dalam
sekaligus bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk setiap RUPS yang akan dilaksanakan oleh Perusahaan,
menyampaikan laporan serta mempertanggungjawabkan mengajukan pengangkatan anggota Dewan Komisaris
pelaksanaan tugas dan kinerja mereka kepada pemegang dan/atau Direksi Perusahaan, terutama untuk tindakan-
saham. tindakan yang memerlukan persetujuan di muka dari
RUPS terdiri atas RUPS Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar pemegang saham sesuai dengan ketentuan peraturan
Biasa (RUPSLB). Pelaksanaan RUPS mematuhi peraturan yang berlaku.
perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan dalam
anggaran dasar.
RUPS di 2024
Wewenang RUPS Selama 2024, BFI Finance menyelenggarakan 1 kali RUPST
dan 1 kali RUPSLB.
RUPS memiliki wewenang, antara lain, untuk: Penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB (bersama-sama
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan disebut RUPS) telah sesuai dengan tata cara yang diatur
Komisaris dan Direksi berdasarkan kebijakan/pedoman oleh OJK, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
yang ditetapkan oleh pemegang saham;
2. Memberikan pengesahan/keputusan yang diperlukan 1. Pemberitahuan rencana dan mata acara RUPS kepada
untuk menjaga kepentingan usaha Perusahaan dalam OJK melalui surat pada 26 Maret 2024;
jangka panjang dan jangka pendek sesuai dengan 2. Pemberitahuan rencana RUPST kepada pemegang
peraturan perundang-undangan dan/atau anggaran saham melalui pengumuman pada 3 April 2024;
dasar; 3. Pemanggilan RUPS kepada pemegang saham melalui
3. Memberikan persetujuan laporan tahunan termasuk pengumuman pada 26 April 2024;
pengesahan laporan keuangan serta tugas pengawasan 4. Pelaksanaan RUPS pada 22 Mei 2024;
Dewan Komisaris sesuai peraturan perundang- 5. Penyampaian risalah RUPS kepada OJK pada 27 Mei
undangan dan/atau anggaran dasar; 2024; dan
4. Menetapkan target dan menilai kinerja Direksi dan 6. Pengumuman ringkasan risalah RUPS pada 28 Mei
Dewan Komisaris; 2024.
5. Menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi; Ringkasan risalah RUPS tersedia pada https://www.bfi.co.id/
6. Menetapkan auditor eksternal; id/corporate/hubungan-investor/rups/Pemberitahuan-
7. Menyetujui atau menolak rencana kerja dan anggaran Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham-Tahunan-dan-Luar-
Perusahaan serta rencana kerja jangka panjang Biasa-2024.
Perusahaan;
Seluruh keputusan RUPS 2024, sebagaimana tercantum
8. Mengambil keputusan melalui proses yang terbuka dan
ringkasannya dalam tabel berikut, telah direalisasikan
adil serta dapat dipertanggungjawabkan; dan
sepenuhnya di 2024.
Tabel 52 | Realisasi Keputusan RUPST 22 Mei 2024
Telah Direalisasikan (Y)
Keputusan
Belum Direalisasikan (N)
Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku Y
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Menerima dengan baik dan mengesahkan Laporan Keuangan Perusahaan untuk tahun buku Y
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
“Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan” sesuai laporannya Nomor: 00007/3.0423/
AU.1/09/1042-2/1/II/2024 dengan pendapat “Wajar Tanpa Modifikasian”, dengan demikian
memberikan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan
Komisaris dari tanggung jawab atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah
mereka jalankan selama tahun buku 2023, sepanjang tindakan-tindakan mereka tercantum
dalam Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun buku 2023 dan tidak bertentangan dengan
peraturan perundang-undangan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 131
Page 132
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Telah Direalisasikan (Y)
Keputusan
Belum Direalisasikan (N)
Menerima dengan baik dan mengesahkan Laporan Tugas dan Pengawasan Dewan Komisaris Y
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31 Y
Desember 2023 sebesar Rp1.643.799.000.000,00 (satu triliun enam ratus empat puluh tiga
miliar tujuh ratus sembilan puluh sembilan juta rupiah) dengan peruntukannya sebagai
berikut:
a. Sebesar Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dari laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perusahaan untuk cadangan sesuai Anggaran
Dasar Perusahaan dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
b. Sebagai dividen tunai sebesar Rp55,00 (lima puluh lima rupiah) per lembar saham,
termasuk sebesar Rp28,00 (dua puluh delapan rupiah) per lembar saham yang telah
dibagikan sebagai dividen interim dan telah dibayarkan pada tanggal 21 Desember 2023
sehingga sisa dividen yang akan dibagikan adalah sebesar Rp27,00 (dua puluh tujuh
rupiah) per lembar saham. Sisa dividen final tersebut akan dibagikan kepada pemegang
saham Perusahaan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perusahaan pada
tanggal 5 Juni 2024 pukul 16.00 WIB dan akan dibayarkan kepada pemegang saham
Perusahaan tersebut pada tanggal 21 Juni 2024;
c. Sisa laba bersih tahun buku 2023 akan dibukukan sebagai Laba Ditahan untuk
memperkuat permodalan Perusahaan
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi untuk Y
melaksanakan rencana penggunaan laba bersih sebagaimana disebutkan di atas, termasuk
menentukan jadwal dan tata cara pelaksanaan pembagian dividen tunai kepada para
pemegang saham Perusahaan dan untuk hadir dan menghadap pihak yang berwenang,
satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan, termasuk tata cara pengambilan dividen yang
telah dimasukkan ke dalam cadangan khusus
Menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menunjuk Y
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK yang akan mengaudit
Laporan Keuangan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menetapkan
jumlah honorarium dan persyaratan lain penunjukannya dengan memperhatikan usulan dari
Komite Audit Perusahaan
Menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dengan total seluruhnya sejumlah Y
Rp246.320.000,00 (dua ratus empat puluh enam juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) per
bulan setelah dipotong pajak untuk tahun 2024 dan memberikan tantiem kepada Dewan
Komisaris untuk tahun buku 2023 sejumlah Rp1.680.000.000,00 (satu miliar enam ratus
delapan puluh juta rupiah)
Melimpahkan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarannya Y
masing-masing di antara anggota Dewan Komisaris dan melakukan penyesuaian atas total
remunerasi dalam hal terdapat perubahan jumlah anggota Dewan Komisaris dalam tahun
buku 2024 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi
Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan Y
pembagian tugas dan wewenang kepada masing-masing Direksi dan menentukan
remunerasi bagi anggota Direksi
Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Y
BFI Finance Indonesia Tahap V Tahun 2023 setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi telah
digunakan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang tertuang dalam Prospektus
132 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 133
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 53 | Realisasi Keputusan RUPSLB 22 Mei 2024
Telah Direalisasikan (Y)
Keputusan
Belum Direalisasikan (N)
Menyetujui mengalihkan kekayaan Perusahaan dan/atau menjadikan jaminan utang kekayaan Y
Perusahaan yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan bersih Perusahaan dalam 1 (satu)
transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak yang terjadi dalam jangka
waktu 1 (satu) tahun buku atau lebih, termasuk dalam rangka mendapatkan pinjaman dari Bank
maupun bukan Bank, menerbitkan Obligasi dan Medium Term Notes (MTN), melakukan kerja
sama pembiayaan dengan Bank maupun bukan Bank, sekuritisasi, dan mendapatkan pinjaman
dari berbagai sumber pendanaan lainnya dalam kegiatan usaha normal Perusahaan
Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan untuk melakukan Y
tindakan tersebut di atas termasuk dalam rangka mendapatkan pinjaman dari Bank maupun
bukan Bank, menerbitkan Obligasi dan Medium Term Notes (MTN), melakukan kerja sama
pembiayaan dengan Bank maupun bukan Bank, sekuritisasi, dan mendapatkan pinjaman
dari berbagai sumber pendanaan lainnya dalam kegiatan usaha normal Perusahaan, dengan
memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang
berlaku khususnya peraturan Pasar Modal
Menyetujui mengangkat kembali Bapak Sudjono dan Bapak Sutadi masing-masing sebagai Y
Direktur dengan masa jabatan efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) berikutnya;
Menyetujui pengangkatan Bapak Goklas sebagai Direktur Perusahaan yang berlaku efektif sejak Y
ditutupnya Rapat dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait, sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) berikutnya;
Menetapkan susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Y
Perusahaan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan sesuai dengan masa jabatan masing-masing sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Presiden Komisaris : Bapak Kusmayanto Kadiman (2021–2026)
Komisaris Independen : Bapak Johanes Sutrisno (2021–2026)
Komisaris Independen : Bapak Alfonso Napitupulu (2021–2026)
Komisaris : Bapak Sunata Tjiterosampurno (2020–2025)
Komisaris : Bapak Saurabh Narayan Agarwal (2023–2028)
DIREKSI
Presiden Direktur : Bapak Francis Lay Sioe Ho (2021–2026)
Direktur : Bapak Sutadi (2024–2027)
Direktur : Bapak Sudjono (2024–2027)
Direktur : Bapak Andrew Adiwijanto (2022–2027)
Direktur : Bapak Goklas* (2024–2027)
* Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Ketua : Bapak Asrori S. Karni (2022–2027)
Anggota : Ibu Helda Rahmi Sina (2022–2027)
Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi untuk Y
menyatakan perubahan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perusahaan dalam suatu
akta tersendiri di hadapan Notaris dan mengurus pemberitahuan serta pendaftaran kepada
instansi yang berwenang, serta melakukan segala tindakan yang diperlukan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan dengan keputusan mata acara Rapat
RUPS di 2023 penghitungan fisik juga dilakukan oleh Biro Administrasi
Selama 2023, BFI Finance menyelenggarakan 1 kali RUPST Efek dan disaksikan oleh Notaris.
dan 1 kali RUPSLB, keduanya pada 16 Mei 2023. Seluruh
keputusan RUPST dan RUPSLB tersebut telah terlaksana RUPSLB di 2025 Sebelum Publikasi Laporan Keuangan
sepenuhnya di 2023, sebagaimana dilaporkan pada https:// yang Telah Diaudit
www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/rups/ Pada 30 Januari 2025, sebelum tanggal publikasi laporan
Pemberitahuan-Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham- keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku 2024, BFI
Tahunan-dan-Luar-Biasa-2023. Finance menyelenggarakan satu kali RUPSLB berkenaan
dengan penggantian sejumlah anggota Dewan Komisaris
Penghitungan Suara dalam RUPS oleh Pihak dan Direksi Perusahaan. Keputusan RUPSLB dilaporkan
Independen pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/
Penghitungan suara RUPST dan RUPSLB 2024 dilakukan rups/Pemberitahuan-Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-
melalui sistem KSEI sebagai penyedia e-RUPS. Selain itu, Saham-Luar-Biasa-2025.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 133
Page 134
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris BFI Finance bertugas mengawasi Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris disajikan
jalannya Perusahaan, memberikan nasihat kepada Direksi, pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam bab Profil
dan memastikan penerapan GCG. Pengawasan dilakukan Perusahaan, halaman 63–65.
secara kolektif pada dua level: performance (pemberian Pada 2024, Dewan Komisaris melaksanakan tugas-tugas
nasihat dan penyampaian usulan) dan conformance berikut, antara lain:
(kepatuhan terhadap peraturan). Dewan Komisaris juga
1. Menyelenggarakan 11 kali Rapat Dewan Komisaris;
mengawasi laporan tahunan, tindak lanjut temuan audit,
2. Menyelenggarakan 11 kali Rapat Gabungan Dewan
dan semua aspek bisnis Perusahaan.
Komisaris dan Direksi;
Anggota Dewan Komisaris diangkat melalui RUPS untuk 3. Menyetujui penunjukan KAP untuk tahun buku 2024;
masa jabatan lima tahun, dan dapat diberhentikan 4. Menyetujui rencana operasional Perusahaan 2025; dan
apabila tidak menjalankan tugas sesuai anggaran dasar. 5. Menyetujui usulan Direksi atas anggaran 2025.
Pengangkatan kembali dilakukan berdasarkan evaluasi
Dewan Komisaris merekomendasikan hal-hal berikut di
kinerja oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, yang
2024:
memberikan rekomendasi untuk keputusan RUPS.
1. Usulan nominasi pejabat internal Perusahaan;
Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi syarat 2. Usulan remunerasi untuk Direksi dan Dewan Komisaris;
integritas, kemampuan hukum, rekam jejak yang baik, dan 3. Penetapan KAP;
keahlian yang relevan. Mereka tidak boleh pernah terlibat 4. Tindak lanjut rekomendasi KAP;
dalam tindak pidana keuangan atau pelanggaran aturan 5. Usulan penggunaan laba tahun buku 2023;
OJK. Komisaris Independen wajib mematuhi ketentuan 6. Usulan mengenai hal-hal strategis terkait kegiatan
tambahan mengenai independensi. bisnis Perusahaan; dan
Susunan Dewan Komisaris yang menjabat per akhir 2024 7. Persetujuan atas tindakan Direksi sebagaimana diatur
adalah sebagai berikut: di dalam anggaran dasar Perusahaan.
1. Presiden Komisaris: Kusmayanto Kadiman
2. Komisaris Independen: Johanes Sutrisno
3. Komisaris Independen: Alfonso Napitupulu
4. Komisaris: Sunata Tjiterosampurno
5. Komisaris: Saurabh Narayan Agarwal
Sepanjang 2024 tidak terdapat perubahan terhadap
susunan Dewan Komisaris.
Perubahan susunan Dewan Komisaris yang terjadi setelah
berakhirnya tahun buku 2024 dan sebelum penyampaian
laporan tahunan terintegrasi ini berdasarkan RUPSLB 30
Januari 2025 adalah sebagai berikut:
1. Presiden Komisaris: Francis Lay Sioe Ho*
2. Komisaris Independen: Johanes Sutrisno
3. Komisaris Independen: Alfonso Napitupulu
4. Komisaris: Sunata Tjiterosampurno
5. Komisaris: Saurabh Narayan Agarwal
* Efektif secepat-cepatnya enam bulan sejak ditutupnya Rapat ini dan
setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait. Dalam hal
persetujuan dari Regulator terkait diperoleh melebihi jangka waktu
enam bulan sejak Rapat ini, maka pengangkatan termaksud akan
berlaku efektif terhitung sejak tanggal persetujuan dari Regulator
terkait.
134 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 135
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Dewan Komisaris juga terus meningkatkan kompetensinya, dan di 2024 mengikuti program pelatihan dan
pengembangan kompetensi yang meliputi:
Grafik 12 | Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
Seminar Nasional “Tantangan Pembiayaan Tahun 2024” Webinar “Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia”
APPI - Jakarta OJK - Jakarta
30 Januari 14 Maret
Johanes Sutrisno
Kusmayanto Kadiman
Alfonso
Napitupulu
Seminar Internasional “The Fed’s Interest and Enhancing Webinar “Understanding the Climate Landscape for Financial
Market Share through Technologies Transformation” Institutions”
6 Agustus APPI - Jakarta 26 September OJK - Jakarta
Sunata Saurabh
Tjiterosampurno Narayan Agarwal
Risk & Governance Summit 2024 “Strengthening the GRC
Ecosystem in the Financial Sector to Support the Golden
Indonesia 2045 Vision”
OJK - Jakarta
26 November
Johanes Sutrisno
Informasi lengkap mengenai Dewan Komisaris disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman 190–195.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 135
Page 136
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
DIREKSI
Direksi BFI Finance bertanggung jawab penuh atas Di 2024, terjadi perubahan susunan Direksi dengan
pengurusan Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan diangkatnya Direktur Transformasi, Goklas, oleh pemegang
Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam saham pada RUPSLB 22 Mei 2024.
maupun di luar pengadilan, dalam segala hal dan dalam Perubahan susunan Direksi yang terjadi setelah
segala kejadian. berakhirnya tahun buku 2024 dan sebelum penyampaian
Anggota Direksi diangkat oleh pemegang saham dalam laporan tahunan terintegrasi ini berdasarkan RUPSLB 30
RUPS untuk masa jabatan hingga penutupan RUPST Januari 2025 adalah sebagai berikut:
kelima setelahnya, dan dapat diberhentikan dalam RUPS 1. Presiden Direktur: Sutadi*
kapan saja sebelum masa jabatannya berakhir. 2. Direktur Keuangan: Sudjono
Anggota Direksi berasal dari latar belakang yang beragam 3. Direktur Transformasi: Goklas
untuk memastikan kinerja Perusahaan yang optimum. * Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait dan
Sebagai syarat keanggotaan, mereka wajib memenuhi tetap menjabat sebagai Direktur Perusahaan, dan merangkap sebagai
ketentuan Pasar Modal serta memiliki akhlak, moral, Pejabat Sementara Presiden Direktur Perusahaan.
dan integritas baik. Mereka juga harus cakap secara
Rincian pembagian tugas dan tanggung jawab masing-
hukum dan memiliki rekam jejak yang bersih, serta
masing anggota Direksi disajikan pada Tabel 83 dalam bab
berkomitmen untuk mematuhi peraturan, berkeahlian
Data Perusahaan, halaman 196–206.
yang relevan, dan memiliki pemahaman hukum terkait
perusahaan pembiayaan. Selain itu, mereka wajib memiliki Profil masing-masing anggota Direksi disajikan pada
pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan membuat bagian Profil Direksi dalam bab Profil Perusahaan, halaman
keputusan strategis untuk memastikan perkembangan 66–68.
Perusahaan secara sehat. Pada 2024, Direksi melaksanakan 12 kali Rapat Direksi dan
Susunan Direksi yang menjabat per akhir 2024 adalah mengikuti 11 kali Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan
sebagai berikut: Direksi.
1. Presiden Direktur: Francis Lay Sioe Ho Sebagai upaya untuk mengembangkan kompetensi dalam
2. Direktur Bisnis & Manajemen Aset: Sutadi mengelola Perusahaan secara profesional, di 2024 Direksi
3. Direktur Keuangan: Sudjono mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi
4. Direktur Operasional: Andrew Adiwijanto berikut:
5. Direktur Transformasi: Goklas
Grafik 13 | BOD Competence Enhancement
Webinar “Peran UU P2SK dalam Memberikan Efek Jera bagi
Seminar Nasional “Tantangan Pembiayaan Tahun 2024”
Pelaku Jasa Keuangan Ilegal”
30 Januari APPI - Jakarta 15 Februari OJK - Jakarta
Francis Lay Sioe Ho Francis Lay Sioe Ho
Sutadi Sudjono
Andrew Adiwijanto Andrew Adiwijanto
Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024” Webinar “Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia”
22 Februari OJK - Jakarta 14 Maret OJK - Jakarta
Francis Lay Sioe Ho
Sutadi
Sudjono
Goklas * Tidak mengikuti pelatihan/seminar/webinar apa pun selama periode November-Desember 2024. Jabatan sebagai
Direktur berlaku efektif sejak diterbitkannya Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-462/PL.02/2024
tanggal 29 Oktober 2024 mengenai Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Goklas selaku Calon Direktur
PT BFI Finance Indonesia Tbk.
* Menjabat Direktur berdasarkan keputusan RUPSLB 22 Mei 2024
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi dibantu oleh tiga Komite Direksi, yakni: Komite Produk dan
Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah, Komite Manajemen Risiko, dan Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Informasi lengkap mengenai Direksi, beserta Komite-Komite Direksi, disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman 196–206.
136 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 137
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dewan Pengawas Syariah (DPS) BFI Finance dibentuk Susunan DPS per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
sebagai wujud kepatuhan Perusahaan, yang sebagai 1. Ketua: Asrori S. Karni
bagian dari operasi bisnisnya menjalankan usaha 2. Anggota: Helda Rahmi Sina
pembiayaan syariah melalui Unit Usaha Syariah (UUS).
Pembentukan DPS didasarkan pada Keputusan RUPSLB 25 Kedua anggota DPS telah lulus penilaian kemampuan dan
Oktober 2017. kepatutan OJK. Profil mereka disajikan pada bagian Profil
Dewan Pengawas Syariah dalam bab Profil Perusahaan,
DPS mempunyai tugas dan fungsi utama sebagai berikut: pada halaman 69–70.
1. Menjadi perwakilan Dewan Syariah Nasional yang Kedua anggota DPS per 31 Desember 2024 telah mematuhi
ditempatkan pada Perusahaan; ketentuan dari Pasal 35 POJK No. 30/POJK.05/2014 tentang
2. Mengawasi kegiatan usaha Cabang Perwakilan Syariah Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan
Perusahaan agar sesuai dengan Prinsip Syariah; Pembiayaan (POJK 30) terkait rangkap jabatan anggota
3. Menjadi penasihat dan pemberi sarana kepada Direksi, DPS.
Pimpinan UUS, dan Pimpinan Cabang Perwakilan
Syariah Perusahaan mengenai hal-hal yang terkait
dengan Prinsip Syariah; dan
4. Menjadi mediator antara Perusahaan dengan Dewan
Syariah Nasional dalam menyampaikan usul dan saran
pengembangan produk dan jasa Perusahaan yang
memerlukan kajian dan fatwa Dewan Syariah Nasional.
Tabel 54 | Komposisi DPS
Nama Asrori S. Karni Helda Rahmi Sina
Jabatan Ketua Anggota
Negara Domisili Indonesia Indonesia
Landasan Hukum dan Tanggal Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal
Pengangkatan 29 Juni 2022 29 Juni 2022
Akhir Masa Jabatan RUPS 2027 RUPS 2027
Nomor dan Tanggal SK Hasil Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner OJK No.
Penilaian Kemampuan dan No. KEP-104/NB.22/2017 tanggal 27 KEP-105/NB.22/2017 tanggal 27 Desember
Kepatutan Desember 2017 2017
Rangkap Jabatan • Ketua DPS PT Sinar Mitra Sepadan • Chief of Strategic Alliance di Hurriyah
(SMS) Finance Global Consulting Firm (HGC Firm)
• Anggota DPS PT Indomobil Finance • Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan
Indonesia (IMFI) Fatahillah Jakarta (YPFJ)
• Wakil Sekretaris Jenderal Majelis • Dosen Program Pascasarjana Sekolah
Ulama Indonesia (MUI) Pusat Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI)
• Dosen Program Studi Hukum Rawamangun, Jakarta Timur
Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan • Faculty Member Lembaga
Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Pengembangan Perbankan Indonesia
Syarif Hidayatullah Jakarta (LPPI)
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 137
Page 138
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Semua anggota DPS tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan
sesama anggota DPS, anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan dengan
Perusahaan.
Tabel 55 | Independensi DPS
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Saham Pemegang Saham
Nama Komisaris Direktur Komisaris Direktur
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Yes Tidak Yes Tidak Yes Tidak Yes Tidak
Asrori S. Karni - √ - √ - √ - √ - √ - √
Helda Rahmi Sina - √ - √ - √ - √ - √ - √
Di 2024, DPS menyelenggarakan enam kali rapat, dengan rincian tanggal dan kehadiran disajikan pada Tabel 56.
Penyelenggaraan rapat DPS telah sesuai dengan ketentuan Pasal 40 dari POJK 30.
Tabel 56 | Jadwal dan Kehadiran Rapat DPS
Tanggal Asrori S. Karni Helda Rahmi Sina
27 Februari 2024 √ √
18 Maret 2024 √ √
19 Maret 2024 √ √
3 Juli 2024 √ √
20 November 2024 √ √
9 Desember 2024 √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 6 6
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100%
Untuk meningkatkan kompetensi anggota DPS, Perusahaan mendorong keikutsertaan mereka secara berkelanjutan
dalam berbagai program pelatihan dan seminar.
Daftar program pelatihan dan seminar yang dihadiri oleh anggota DPS di 2024 tercantum dalam Grafik 14.
Grafik 14 | Peningkatan Kompetensi DPS
Program Kemaslahatan 2024
Webinar Nasional “Pengembangan dan Penguatan Ekosistem
“Sosialisasi, Literasi, dan Pembangunan Sumber Daya Manusia
Keuangan Digital di Indonesia”
Majelis Ulama Indonesia - Pelatihan Muamalah Dasar Gelombang 3”
Ikatan Sarjana Majelis Ulama Indonesia
22 Juli Ekonomi Indonesia 9-16 Agustus (MUI) - Jakarta
(ISEI) -Jakarta
Helda Rahmi Sina Asrori S. Karni
International Islamic Finance Certification
HiBF | HGC Firm -
29-30 Agustus Kuala Lumpur,
Malaysia
Helda Rahmi Sina
138 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 139
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Program Kemaslahatan 2024
“Sosialisasi, Literasi, dan Pembangunan Sumber Daya Manusia
Webinar Nasional “Ekonomi Sirkular: Pembangunan Ekonomi
Majelis Ulama Indonesia - Pelatihan Pengawas Syariah Gelombang 1” yang Bertanggung Jawab”
2-8 Majelis Ulama Indonesia 30 Ikatan Sarjana
September (MUI) - Jakarta September Ekonomi Indonesia
(ISEI) -Jakarta
Asrori S. Karni Helda Rahmi Sina
KOMITE AUDIT
Komite Audit dibentuk pada 2000 untuk mendukung • Friso Palilingan mengikuti delapan pelatihan/seminar
pengawasan Dewan Komisaris atas pengelolaan sebagai berikut:
Perusahaan, dengan prinsip-prinsip GCG dan merujuk 1. Webinar “PSAK Series – Isu dalam Penyusunan dan
pada POJK No. 55/POJK.04/2015 (POJK 55). Komite Audit Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian”, 22 Mei
bertugas memberikan pendapat, mengidentifikasi isu 2024, diselenggarakan secara daring dari Jakarta oleh
penting, serta melaksanakan tugas lain sesuai arahan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI);
Dewan Komisaris. 2. PPL OJK Sektor Pasar Modal Manajemen Risiko
Pedoman kerja Komite Audit dirangkum dalam Piagam dan Pertimbangan Khusus dalam Audit Laporan
Komite Audit yang menjamin pelaksanaan tugas secara Keuangan di Sektor Pasar Modal dan Pasar Modal
konsisten, transparan, dan independen. Piagam ini disusun Syariah, 5 Juni 2024, diselenggarakan di Jakarta oleh
berdasarkan ketentuan POJK 55 dan diperbarui melalui IAPI;
beberapa keputusan Dewan Komisaris, terakhir pada 26 3. Webinar “Financial Modeling dan Pengambilan
Januari 2021. Dokumen ini tersedia di situs web Perusahaan Keputusan Stratejik Bidang Keuangan”, 27 Juni 2024,
dan mencakup tugas, tanggung jawab, serta wewenang diselenggarakan secara daring dari Jakarta oleh IAPI;
Komite Audit. 4. PPL Pendamping PPL Wajib PPPK 2024 – Batch 6, 31
Juli 2024, diselenggarakan di Jakarta oleh PPPK dan
Komite Audit terdiri dari minimal tiga anggota, termasuk IAPI;
satu Komisaris Independen sebagai Ketua dan dua anggota 5. PPL Wajib Akuntan Publik PPPK 2024 – Batch 5, 1
dari luar Perusahaan. Anggota wajib memiliki integritas Agustus 2024, diselenggarakan di Jakarta oleh PPPK
tinggi, kompetensi di bidang keuangan dan akuntansi, dan IAPI;
serta memahami bisnis dan peraturan pasar modal. Mereka 6. Webinar “KEPAP 2021: Kode Etik 2021, Noclar,
juga harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti Independensi dalam Perikatan Audit, dan Revisi
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pihak terkait terhadap Ketentuan – Ketentuan Kode Etik”, 5
Perusahaan, tidak memiliki saham di Perusahaan, serta September 2024, diselenggarakan secara daring dari
bersedia meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Jakarta oleh IAPI;
Susunan Komite Audit per 31 Desember 2024 adalah 7. Webinar “Mendalami Perubahan Iklim dan Pasar
sebagai berikut: Karbon: Regulasi, Insentif, dan Strategi Pajak Karbon
di Indonesia”, 2 Oktober 2024, diselenggarakan secara
1. Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
daring dari Jakarta oleh IAPI; dan
2. Anggota: Friso Palilingan
8. PPL OJK IKNB Workshop Implementasi PSAK 117,
3. Anggota: Edy Sugito
15–16 Oktober 2024, diselenggarakan di Jakarta oleh
Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris IAPI.
No. BOC/SK/I/2021-001, berlaku sejak 26 Januari 2021. • Edy Sugito mengikuti enam pelatihan/seminar sebagai
Profil masing-masing anggota komite disajikan pada berikut:
bagian Profil Komite Audit dalam bab Profil Perusahaan, 1. Cyber Security & Ransomware, 1 Maret 2024,
halaman 70–71. diselenggarakan oleh BEI;
2. Continuous Education Program for the Board of
Pada 2024, Komite Audit melaksanakan empat kali rapat.
Commissioners of Securities Companies, 15 Maret
Selama periode pelaporan, anggota Komite Audit 2024, diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Efek
mengikuti pelatihan dan seminar berikut: Indonesia (APEI);
• Johanes Sutrisno sebagai Komisaris Independen 3. Economic Outlook & Strategic, 27 Agustus 2024,
merangkap Ketua Komite Audit mengikuti dua diselenggarakan oleh CReco Consulting & Research;
pelatihan/seminar yang telah dirinci pada Grafik 12. 4. Coretax Implementation, 14 Oktober 2024,
diselenggarakan oleh Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
dan Direktorat Jenderal Pajak;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 139
Page 140
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
5. Webinar “Geopolitical Risks & the Strategic Tugas-tugas yang menjadi bagian dari program kerja
Imperatives for Boards & C-suite”, 17 Oktober 2024, Komite Audit di 2024 adalah:
diselenggarakan secara daring oleh KPMG Asia 1. Mengadakan rapat Komite Audit setiap tiga bulan
Pasific Board Leadership Centre (BLC); dan sekali;
6. Trump Victory: Global Risk & Impact to Indonesia, 2 2. Mengevaluasi kinerja auditor eksternal dan memberikan
Desember 2024, diselenggarakan oleh Universitas rekomendasi penunjukan auditor eksternal kepada
Indonesia dan CReco Consulting & Research. Dewan Komisaris;
Komite Audit membuat laporan berkala kepada Dewan 3. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan kepatuhan
Komisaris dan/atau atas setiap penugasan yang diberikan, terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku bagi
serta laporan tahunan pelaksanaan kegiatan Komite Audit perusahaan pembiayaan serta perusahaan publik; dan
yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan Perusahaan. 4. Mengevaluasi pelaksanaan sistem pengendalian
internal dan pelaporan kegiatan Audit Internal.
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Komite Pemantau Risiko dibentuk pada 2003 untuk 1. Sertifikat Kompetensi Manajemen Risiko Perbankan
membantu Dewan Komisaris meninjau risiko utama dalam Kualifikasi 6, 7 Februari 2024, diselenggarakan di
register risiko Perusahaan, memastikan evaluasi risiko Jakarta oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Badan
baru maupun yang muncul dilakukan dengan tepat, serta Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR);
mengidentifikasi tindakan lanjutan yang diperlukan. 2. Sertifikat Kompetensi Manajemen Risiko Perbankan
Pedoman kerja Komite Pemantau Risiko dirangkum Kualifikasi 7, 21 Februari 2024, diselenggarakan di
dalam Piagam Komite Pemantau Risiko, yang disusun Jakarta oleh Lembaga Sertifikasi Profesi BSMR;
berdasarkan ketentuan dalam POJK No. 28/POJK.05/2020 3. Rotary District Conference D3410, 18 Mei 2024,
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa diselenggarakan di Bandung (Jawa Barat) oleh
Keuangan Nonbank (POJK 28), POJK No. 44/POJK.05/2020 Rotary International District 3410;
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa 4. Digital and Risk Management in Insurance 2024
Keuangan Nonbank (POJK 44), dan Surat Edaran OJK No. 7/ “Insuring Tomorrow: Navigating the Digital Frontier
SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi in Life Insurance”, 15–17 Mei 2024, diselenggarakan
Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan di Bandung (Jawa Barat) oleh Asosiasi Asuransi Jiwa
Syariah (SEOJK 7). Piagam ini telah diperbarui melalui Indonesia; dan
beberapa keputusan Dewan Komisaris, terakhir pada 13 Mei 5. “The Short Essay and Video Presentation Judge
2020. Dokumen ini tersedia di situs web Perusahaan dan on The 25th Indonesia Accounting Fair (IAF
mencakup tugas, tanggung jawab, serta wewenang Komite 2024) Accounting Competition”, 2 Maret 2024,
Pemantau Risiko. diselenggarakan di Jakarta oleh Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Komite Pemantau Risiko terdiri dari dua anggota, termasuk
satu Komisaris Independen sebagai Ketua dan satu Program kerja Komite Pemantau Risiko ditujukan
anggota. untuk memastikan bahwa manajemen mempunyai
sistem manajemen risiko yang kuat dan senantiasa
Susunan Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024
disempurnakan untuk memitigasi kemungkinan timbulnya
adalah sebagai berikut:
risiko yang dapat mengganggu jalannya Perusahaan,
1. Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen
serta menghindari kejutan yang mungkin terjadi di masa
2. Anggota: Jono Effendy
mendatang.
Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris
Tugas-tugas yang menjadi bagian dari program kerja
No. BOC/SK/VI/2021-0092, berlaku sejak 15 Juni 2021.
Komite Pemantau Risiko di 2024 adalah:
Profil masing-masing anggota komite disajikan pada 1. Melakukan pertemuan tiga bulan sekali dengan Divisi
bagian Profil Komite Pemantau Risiko dalam bab Profil Manajemen Risiko Perusahaan serta Direksi untuk
Perusahaan, halaman 72. membahas risk monitoring dashboard;
Pada 2024, Komite Pemantau Risiko melaksanakan dua kali 2. Memastikan bahwa kebijakan yang diambil di bidang
rapat. manajemen risiko telah dilaksanakan dengan baik; dan
3. Menelaah laporan manajemen risiko atas evaluasi
Selama periode pelaporan, anggota Komite Pemantau risk exposure Perusahaan, khususnya terkait risiko
Risiko mengikuti pelatihan dan seminar berikut: kegiatan perusahaan pembiayaan, yakni risiko strategi,
• Johanes Sutrisno sebagai Komisaris Independen risiko operasional, risiko aset dan liabilitas, risiko
merangkap Ketua Komite Pemantau Risiko mengikuti kepengurusan, risiko tata kelola, risiko dukungan dana,
dua pelatihan/seminar yang telah dirinci pada Grafik 12. dan risiko pembiayaan, berdasarkan POJK 28/2020,
• Jono Effendy mengikuti lima pelatihan/seminar sebagai POJK 44/2024, dan SEOJK 7/2021.
berikut:
140 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 141
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk pada 2005 • Luki Sri Herlambang mengikuti empat pelatihan/
untuk membantu Dewan Komisaris dalam fungsi nominasi seminar sebagai berikut:
dan remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris, serta 1. Seminar Harmonisasi Program Dana Pensiun:
komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Pemahaman dan Persiapannya, 10 Oktober 2024,
Pedoman kerja Komite Nominasi dan Remunerasi diselenggarakan di Bandung (Jawa Barat) oleh
dirangkum dalam Piagam Komite Nominasi dan Manulife Indonesia;
Remunerasi. Sejak 2015, piagam tersebut telah mengacu 2. Seminar Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja
pada ketentuan dalam POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang yang Komprehensif melalui EPLKK dan Optimalisasi
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Pemberdayaan Inclusive Job Center, 21 November
Publik (POJK 34). Dokumen ini tersedia di situs web 2024, diselenggarakan di Tangerang (Banten) oleh
Perusahaan dan mencakup tugas, tanggung jawab, serta BPJS Ketenagakerjaan;
wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi. 3. Webinar “Pasca–Perpres 59 Tahun 2024, Status
Kepesertaan PPU yang Mengalami PHK”, 3 Desember
Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari tiga anggota, 2024, diselenggarakan secara daring dari Jakarta oleh
termasuk satu Komisaris Independen sebagai Ketua dan BPJS Kesehatan; dan
dua anggota. 4. Webinar Literasi Keuangan “2025 Tantangan
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 dan Peluang, Navigating through Wavy Seas”, 17
Desember 2024 adalah sebagai berikut: Desember 2024, diselenggarakan secara daring dari
1. Ketua: Alfonso Napitupulu (Komisaris Independen) Jakarta oleh Manulife Indonesia.
2. Anggota: Sunata Tjiterosampurno (Komisaris) Komite Nominasi dan Remunerasi melaporkan
3. Anggota: Luki Sri Herlambang (Compensation, Benefits pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan prosedur
& Rewards Head) nominasi dan remunerasi kepada Dewan Komisaris. Ini
Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris merupakan bagian dari laporan pelaksanaan tugas Dewan
No. BOC/IV/2021-0049, berlaku sejak 1 April 2021. Komisaris dan disampaikan dalam RUPS. Pelaksanaan
fungsi terkait nominasi dan remunerasi telah dilaporkan
Profil masing-masing anggota komite disajikan pada
oleh Perusahaan dalam Laporan Tahunan dan pada situs
bagian Profil Komite Nominasi dan Remunerasi dalam bab
web Perusahaan.
Profil Perusahaan, halaman 73.
Program kerja Komite Nominasi dan Remunerasi di 2024
Pada 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi
termasuk mengevaluasi usulan Direksi terkait penetapan
melaksanakan tiga kali rapat.
remunerasi bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan
Selama periode pelaporan, anggota Komite Nominasi dan Komite-Komite lainnya, untuk disampaikan kepada Dewan
Remunerasi mengikuti pelatihan dan seminar berikut: Komisaris.
• Pelatihan/seminar yang diikuti oleh Ketua dan Anggota
Komite Nominasi dan Remunerasi di 2024—yakni
Alfonso Napitupulu dan Sunata Tjiterosampurno—dirinci
pada Grafik 12.
Saya masuk di BFI Finance selepas lulus kuliah, dan karier saya terus
berkembang dengan dorongan dan kesempatan untuk tumbuh dari
Perusahaan. Saya dilibatkan dalam berbagai proyek, dan yang paling
mengesankan, saya menjadi bagian dari pengembangan transformasi
digital di Perusahaan. Perusahaan memiliki budaya kerja yang
profesional, kolaboratif, dan terbuka terhadap inovasi, selain itu juga
diberi kesempatan berpendapat dan berkontribusi untuk mendukung
pertumbuhan Perusahaan. Semoga di tahun-tahun mendatang BFI
Finance dapat menciptakan lebih banyak kesempatan bagi karyawan
untuk memacu karier mereka dengan berbagai keterampilan yang
relevan bagi dunia kerja di era baru ini.
Afnie Dwiputri
Business Process Development Head – PMO
Kantor Pusat
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 141
Page 142
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Sekretaris Perusahaan BFI Finance dibentuk melalui SK peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal;
Direksi No. Corp/CH/L/VII/07-0115 tanggal 9 Juli 2007, untuk 3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris melaksanakan
memfasilitasi komunikasi antara perusahaan dengan tata kelola perusahaan, meliputi:
pemegang saham, OJK, dan pemangku kepentingan a. Keterbukaan informasi ke masyarakat, termasuk
lainnya, termasuk investor. ketersediaan informasi pada situs web;
Mengacu pada POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang b. Penyampaian laporan kepada OJK, BEI, dan lembaga
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik regulator lainnya tepat waktu;
(POJK 35), Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS, termasuk
atas pelaksanaan GCG, penyusunan laporan manajemen, mempersiapkan proses penyelenggaraan dan
kegiatan kesekretariatan, penanganan hukum, pengelolaan mempersiapkan materinya;
kehumasan, sistem manajemen mutu, dan sistem d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi
manajemen informasi. Setiap informasi yang disampaikan dan Rapat Dewan Komisaris; dan
Sekretaris Perusahaan kepada publik merupakan informasi e. Pelaksanaan program pengenalan terhadap
resmi dari Perusahaan. Perusahaan untuk anggota baru Direksi dan Dewan
Komisaris serta Komite-Komite di bawah Dewan
Sekretaris Perusahaan merupakan jabatan perorangan
Komisaris;
sekaligus penanggung jawab dari unit-unit kerja yang
4. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan
menjalankan fungsi Sekretaris Perusahaan, antara lain:
pemegang saham, OJK, dan pemangku kepentingan
1. Departemen Corporate Secretariat, yang dikepalai lainnya.
seorang Head of Corporate Secretariat;
2. Departemen Corporate Communication, CSR & Tugas-tugas yang dijalankan oleh Sekretaris Perusahaan di
Corporate Program Development and Management 2024 meliputi:
(CPDM), yang dikepalai seorang Head of Corporate 1. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
Communication, CSR & CPDM; dan Komisaris mengenai perkembangan pasar modal,
3. Investor Relations (Hubungan Investor), yang termasuk peraturan-peraturan baru di bidang pasar
menjalankan fungsi komunikasi kepada para investor modal yang dikeluarkan oleh OJK dan BEI;
Perusahaan. 2. Menjaga hubungan baik dengan otoritas pasar modal
dan mempersiapkan laporan-laporan mengenai
Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan pengungkapan keterbukaan informasi Perusahaan
berdasarkan keputusan Direksi. Jabatan Sekretaris sesuai ketentuan yang berlaku;
Perusahaan dapat dirangkap oleh salah satu anggota 3. Menyediakan informasi secara transparan, yang
Direksi. Sekretaris Perusahaan dilarang merangkap jabatan meliputi laporan keterbukaan informasi terkait
apapun di emiten atau perusahaan publik lain. informasi RUPS, laporan keuangan berkala, laporan
Persyaratan untuk menjabat Sekretaris Perusahaan adalah: tahunan, laporan keberlanjutan, paparan publik,
1. Cakap melakukan perbuatan hukum; laporan registrasi saham, laporan insidental terkait
2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang rencana pengembangan baru, rencana aksi keuangan
hukum, keuangan, dan tata kelola; berkelanjutan (RAKB) untuk OJK, serta memberikan
3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan; informasi yang diperlukan pemegang saham;
4. Dapat berkomunikasi dengan baik; dan 4. Mengirimkan pemberitahuan dan mempersiapkan
5. Berdomisili di Indonesia. segala sesuatu terkait dengan penyelenggaraan RUPS
dan mempublikasikan hasil keputusan rapat;
Profil Sekretaris Perusahaan 5. Melakukan koordinasi dan administrasi pencatatan
kepemilikan saham dan aksi korporasi;
Sekretaris Perusahaan per 31 Desember 2024 dijabat oleh 6. Membuat buku Laporan Tahunan Terintegrasi BFI
Sudjono. Beliau adalah warga negara Indonesia, lahir Finance 2023;
pada 1970, usia 54 tahun dan diangkat berdasarkan Surat 7. Melaksanakan berbagai program CSR bersifat
Keputusan Direksi No. BOD-BOC/VI/2014-0011 tanggal 24 pengembangan komunitas di lingkup eksternal
Juni 2014. Beliau adalah anggota Direksi yang menjabat dan internal Perusahaan melalui keberadaan Unit
sebagai Direktur Keuangan. Profil beliau disajikan dalam CSR di bawah koordinasi Departemen Corporate
bab Profil Perusahaan bagian Profil Direksi, halaman 67. Communication, CSR & CPDM;
8. Menjaga dan memelihara hubungan dengan media
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris dan sarana informasi lainnya;
Perusahaan 9. Mengoordinasikan rapat-rapat dan paparan publik,
serta mencatat risalahnya;
Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan, 10. Mengoordinasikan aksi korporasi; dan
berdasarkan POJK 35, adalah: 11. Menyampaikan korespondensi Perusahaan ke OJK
1. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya sebanyak 101 kali, dan ke BEI sebanyak 60 kali.
peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar
Sebagai bagian dari pengembangan kompetensinya,
modal dan melakukan sosialisasinya kepada Dewan
Sekretaris Perusahaan mengikuti pelatihan dan seminar,
Komisaris, Direksi, dan pemangku kepentingan
sebagaimana disajikan pada Grafik 13.
Perusahaan;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Penjelasan lengkap mengenai Sekretaris Perusahaan
Komisaris Perusahaan untuk mematuhi ketentuan tersedia pada situs web Perusahaan di https://www.bfi.co.id/
id/corporate/tata-kelola-perusahaan/sekretaris-perusahaan.
142 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 143
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
AUDIT INTERNAL
Audit Internal berfungsi memberikan keyakinan serta Departemen Audit Internal berwewenang untuk:
konsultasi independen dan objektif secara internal bagi 1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang
Perusahaan. Departemen ini bertanggung jawab langsung Perusahaan terkait tugas dan fungsinya;
kepada Presiden Direktur dan mempunyai akses langsung 2. Melakukan komunikasi langsung dengan Direksi,
kepada Komite Audit sebagai jaminan bahwa pelaksanaan Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit serta anggota
tugasnya dilaksanakan secara independen. dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit;
Departemen Audit Internal dibentuk pada 31 Maret 2010 3. Mengadakan rapat secara berkala dan sesuai
berdasarkan Surat Pengangkatan Anggota Audit Internal kebutuhan dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau
Perusahaan. Pembentukannya sesuai dengan POJK No. Komite Audit; dan
56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman 4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal (POJK 56/2015). auditor eksternal.
Departemen Audit Internal bekerja dengan mengacu pada
Piagam Audit Internal, yang ditetapkan pada 1 Maret 2009 Struktur Audit Internal
dan dievaluasi kembali pada 26 Januari 2021. Piagam ini
mencakup aspek teknis, operasional, dan etis dari setiap Dalam struktur tata kelola perusahaan di BFI Finance,
anggota Departemen Audit Internal. Departemen Audit Internal bertanggung jawab untuk
menyempurnakan proses-proses operasional Perusahaan
melalui koordinasi dengan Komite Audit yang secara
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Audit
struktural bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
Internal
Departemen Audit Internal dipimpin oleh Kepala
Tugas dan tanggung jawab Departemen Audit Internal Departemen (Head of Internal Audit) dan setidaknya harus
meliputi: beranggotakan sepuluh orang dari internal Perusahaan.
Dengan demikian, semua staf Departemen Audit Internal
1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal
tunduk kepada peraturan Perusahaan, termasuk dalam
tahunan;
prosedur pengangkatan, pemberhentian, serta penilaian
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian
kinerja anggota Audit Internal.
internal dan sistem manajemen risiko sesuai kebijakan
Perusahaan; Head of Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan Presiden Direktur atas persetujuan Dewan Komisaris.
efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, Jika Head of Internal Audit tidak memenuhi persyaratan
sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, sebagai auditor internal dan/atau tidak kompeten dalam
dan kegiatan lainnya; menjalankan tugasnya, maka Presiden Direktur dapat
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang memberhentikannya berdasarkan persetujuan Dewan
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua Komisaris.
tingkat manajemen;
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan
Komisaris;
6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan
tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit;
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan
Audit Internal yang dilakukannya;
9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan; dan
10. Menyusun peringkat/scoring hasil audit per cabang
untuk menilai tingkat kepatuhan masing-masing
cabang terhadap peraturan, kebijakan, dan ketentuan
lainnya yang berlaku.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 143
Page 144
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Grafik 15 | Struktur Departemen Audit Internal
Internal
Audit Head
Operational System & General
Audit Head Audit Head
Business & Asset Operational Assurance Data General Audit System Audit
Credit Management & Non-Retail Audit & Investigation Head Analytic Head
Audit Head Audit Performance
Business & Asset
Regional Audit QA Business & Credit Internal Control System Audit
Credit Audit Management
Audit Head Specialist Data Audit Specialist Analytic
Head Office Head Office
Specialist
Technology System Audit
Audit Audit Specialist Te
Analytic
Supervisor Performance Asset
& Tools Audit Management
Audit
Specialist
Non-Retail Audit Retail System Audit
Specialist Specialist Analytic
Audit
Audit Branch Development
Specialist
Kualifikasi Audit Internal Auditor Internal tidak diperkenankan untuk melakukan
perangkapan tugas sebagai pelaksana kegiatan operasional
Secara umum, kualifikasi bagi anggota Departemen Audit di Perusahaan, kecuali dengan adanya persetujuan tertulis
Internal meliputi: dari Presiden Direktur dan Presiden Komisaris tanpa
1. Memiliki integritas dan perilaku yang profesional, mengurangi fungsi pengendalian internal Perusahaan.
independen, jujur, dan objektif dalam pelaksanaan Dalam hal terdapat perangkapan tugas, apabila
tugasnya; departemen/unit kerja di mana pihak yang merangkap
jabatan tersebut sedang diaudit, maka yang bersangkutan
2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai
tidak boleh terlibat dalam pelaksanaan proses audit
teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan
tersebut.
bidang tugasnya;
3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundang-
undangan di bidang pasar modal dan peraturan Kode Etik Audit Internal
perundang-undangan terkait lainnya;
4. Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan 1. Integrity (Integritas)
berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara efektif; Integritas Auditor Internal menciptakan kepercayaan
5. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh sehingga melahirkan keyakinan atas kesimpulan yang
asosiasi Audit Internal; diambilnya.
6. Wajib mematuhi kode etik Audit Internal; 2. Objectivity (Objektivitas)
7. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data Auditor Internal menunjukkan tingkat objektivitas dan
Perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan profesionalisme yang tertinggi dalam pengambilan,
tanggung jawab Audit Internal, kecuali diwajibkan evaluasi, dan penyebaran informasi mengenai aktivitas
berdasarkan peraturan perundang-undangan atau atau proses yang sedang diperiksa. Auditor Internal
penetapan/putusan pengadilan; melakukan asesmen yang berimbang atas seluruh
8. Memahami prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang kondisi yang relevan dan tidak terpengaruh oleh
baik dan manajemen risiko; dan kepentingan pribadi atau kepentingan pihak lain dalam
membuat suatu kesimpulan.
9. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian dan
kemampuan profesionalismenya secara terus-menerus. 3. Confidentiality (Kerahasiaan)
Auditor Internal menghargai nilai dan kepemilikan
Kualifikasi bagi Head of Internal Audit adalah:
atas informasi dan data-data yang diterima dan tidak
1. Memberikan penilaian atas kecukupan dan keefektifan menyebarkan informasi dan data tersebut tanpa
dari proses yang dijalankan Perusahaan untuk persetujuan dari pihak yang memiliki otoritas.
mengendalikan kegiatannya dan mengelola risiko dari
4. Competency (Kompetensi)
area yang menjadi cakupannya;
Auditor Internal memiliki pengetahuan, keahlian, dan
2. Secara periodik memberikan informasi atas status dan pengalaman yang diperlukan dalam menjalankan
hasil dari perencanaan audit tahunan dan kecukupan fungsinya.
sumber daya; dan
3. Wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan
tugasnya kepada Presiden Direktur dan Dewan
Komisaris melalui Komite Audit.
144 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 145
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Profil Ketua Audit Internal
Beliau menjabat sejak 2014, berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No. SK/
BOD/VII/14-009 tanggal 16 Juli 2014. Beliau berkarier di BFI Finance sejak 2005 sebagai
Audit Staff, kemudian menjadi Audit Team Leader pada 2007, Audit Supervisor pada
2010, General Audit Unit Head pada Maret 2011, dan Field Audit Unit Head pada
Agustus 2011. Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas
Islam Indonesia (UII) pada 2004. Aktif sebagai trainer berbagai program pelatihan
bagi karyawan Perusahaan sejak 2009, beliau juga pernah mengikuti program-
program pengembangan kompetensi, antara lain:
• Prinsip Dasar Audit Internal oleh BFI Finance (internal)
• Deteksi Fraud oleh BFI Finance (internal)
• Middle-Management Development Program (MMDP) Batch 1 diselenggarakan
dengan kerja sama BFI Finance dan Prasetiya Mulya Business School
Fledy Rizmara • Know Your Customer oleh BFI Finance (internal)
Warga Negara Indonesia • Problem Solving & Decision Making oleh BFI Finance (internal)
44 Tahun • Situational Leadership Training oleh BFI Finance (internal)
Jakarta, DKI Jakarta • Fraud Mitigation & Investigation Training oleh BFI Finance (internal)
• Training of Basic Certification Program – program pelatihan oleh APPI untuk
sertifikasi manajerial berupa Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
Pembiayaan Indonesia (SPPI)
Dalam menjalankan tugasnya, Head of Internal Audit 4. Pertemuan rutin dengan Komite Audit untuk
memimpin 209 auditor internal yang bekerja di Perusahaan membahas program kerja Audit Internal dan hal lain
per 31 Desember 2024. Mereka terdiri dari: terkait temuan sesuai dengan fungsi pengawasan
1. Audit Umum: 66 orang; Komite Audit.
2. Audit Lapangan: 122 orang; dan Manajemen telah menanggapi temuan-temuan audit
3. Kantor Pusat: 21 orang. internal. Pada kasus penipuan yang terungkap, Perusahaan
menerapkan penalti secara bertahap, mulai dari
penggantian atas kerugian Perusahaan hingga pemutusan
Pelaksanaan Kegiatan dan Tindak Lanjut atas hubungan kerja. Jumlah kerugian finansial Perusahaan di
Temuan Audit 2024 adalah kurang dari 0,5% jumlah pendapatannya.
Tim auditor internal Perusahaan mengikuti program
Departemen Audit Internal secara independen mengaudit
pelatihan peningkatan kompetensi sebagai berikut di 2024:
aspek keuangan, memantau kepatuhan terhadap
kebijakan dan SOP, serta mengevaluasi efektivitas 1. Great Leader Program (GLP);
sistem pengendalian internal Perusahaan berdasarkan 2. Leadership Development Program (LDP);
konsep Audit Berbasis Risiko yang ditetapkan oleh 3. Asesmen hingga akhir 2024; dan
Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit. Temuan yang 4. Become Effective Leader.
berpotensi merugikan dilaporkan kepada kedua komite
tersebut. Untuk menjaga independensi dan objektivitas,
anggota Departemen Audit Internal tidak terlibat dalam
tanggung jawab operasional pada unit kerja atau fungsi
bisnis. Audit dilakukan di seluruh kantor pusat dan cabang,
mencakup audit keuangan, kepatuhan, dan pengendalian
internal.
Departemen Audit Internal di 2024 telah melaksanakan
tugas-tugas berikut:
1. Penyusunan program kerja audit tahunan 2024 dan
evaluasi pelaksanaan 2023;
2. Audit atas unit kerja di kantor pusat dan cabang, berupa
661 audit dan 131.908 kunjungan di cabang, serta 12
pekerjaan audit di Kantor Pusat;
3. Pemantauan pelaksanaan rekomendasi audit sesuai
kesepakatan; dan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 145
Page 146
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Sistem pengendalian internal menjadi bagian dari proses Secara keseluruhan, Perusahaan menyelenggarakan sistem
bisnis yang terintegrasi untuk memastikan seluruh pengendalian berjenjang yang meliputi organ tata kelola
kegiatan dilaksanakan sesuai aturan dan mendukung Perusahaan, sebagai berikut:
pencapaian tujuan Perusahaan, yang meliputi kegiatan 1. Dewan Komisaris: melakukan pengawasan dan
bisnis yang efektif dan efisien, laporan keuangan yang pengarahan terkait proses pengelolaan Perusahaan,
akurat dan andal, serta pemeliharaan aset secara bijak. penyusunan laporan keuangan, serta pemantauan
risiko dengan menerapkan prinsip kehati-hatian;
Pengendalian Finansial dan Operasional 2. Direksi: menerapkan kebijakan dan prosedur kerja
sesuai peraturan yang berlaku, antara lain, dengan
Dalam pengendalian aspek keuangan, Perusahaan pengelolaan manajemen risiko dan mitigasinya,
memisahkan fungsi pencatatan dengan pengeluaran penetapan rencana strategis Perusahaan, serta
kas. Perusahaan juga menjalankan proses persetujuan pembagian tugas dan wewenang dari masing-masing
pengeluaran anggaran secara berjenjang melalui proses anggota Direksi;
check and re-check. 3. Audit Internal: melaksanakan audit dan meningkatkan
kinerja pengendalian internal dalam berbagai kegiatan
Dalam pengendalian aspek operasional, Perusahaan
operasional dan keuangan Perusahaan;
menilai tingkat kepatuhan setiap fungsi terhadap
kebijakan dan prosedur yang relevan yang diterapkan 4. Direksi menindaklanjuti segala temuan audit
melalui pemberlakuan Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha, berdasarkan laporan hasil Audit Internal; dan
pedoman operasional, prosedur, petunjuk pelaksanaan, 5. Komite Audit: menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil
instruksi kerja, dan dokumen acuan lainnya. audit yang dilakukan oleh Audit Internal agar dapat
memberikan rekomendasi penyempurnaan Sistem
Komponen Sistem Pengendalian Internal Pengendalian Internal. Komite Audit juga memastikan
Sistem pengendalian internal terdiri dari komponen- telah terdapat prosedur peninjauan atas informasi yang
komponen berikut: dikeluarkan Perusahaan serta mengidentifkasi hal-hal
1. Lingkungan Pengendalian yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris.
Direksi dan seluruh karyawan harus menciptakan dan
memelihara lingkungan kerja dengan perilaku positif, Evaluasi terhadap Efektivitas Sistem
mendukung pengendalian internal, dan manajemen Pengendalian Internal
yang sehat.
2. Penilaian Risiko Melalui Departemen Audit Internal dan sesuai kriteria
Masing-masing unit kerja harus mengidentifikasi, evaluasi Komite Audit, Perusahaan mengevaluasi efektivitas
menganalisis, dan menilai pengelolaan risiko yang sistem pengendalian internal atas pelaporan keuangan
relevan dan berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Perusahaan per 31 Desember 2024.
operasionalnya, baik dari dalam maupun luar Hasil evaluasi atas sistem pengendalian internal memuat
Perusahaan. rekomendasi hasil audit internal dan eksternal sebagai
3. Aktivitas Pengendalian masukan bagi manajemen dalam mengambil langkah
Aktivitas ini diterapkan pada pelaksanaan kegiatan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan dan sistem
di setiap tingkat dan unit dalam struktur organisasi pengendalian internal untuk mendukung pencapaian
Perusahaan, antara lain, melalui pengaturan mengenai tujuan Perusahaan.
kewenangan, otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian Dewan Komisaris dan Direksi menyimpulkan bahwa hingga
atas prestasi kerja, pembagian tugas, dan pengamanan 31 Desember 2024 sistem pengendalian internal atas
aset. pelaporan keuangan telah berjalan efektif, dan sistem ini
4. Sistem Informasi dan Komunikasi memadai untuk cakupan skala usaha Perusahaan saat ini.
Perusahaan menyusun laporan mengenai kegiatan
operasional, finansial, serta ketaatan dan kepatuhan
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan
secara tepat waktu, akurat, jelas, dan objektif.
5. Pengawasan
Perusahaan menilai kualitas sistem pengendalian
internal, termasuk fungsi Audit Internal pada setiap
tingkat dan unit.
146 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 147
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
MANAJEMEN RISIKO
BFI Finance menghadapi lanskap risiko yang semakin Menyikapi hal tersebut, untuk Pembiayaan Mobil dari jalur
kompleks di sepanjang 2024. Secara khusus, kompleksitas NDF, Perusahaan telah mengoptimalisasi scoring engine
risiko meningkat tajam dalam ranah digital. Ini terjadi dengan mengintegrasikan data kualitas calon konsumen
karena penetrasi pasar Perusahaan semakin mendalam, yang diperoleh dari sumber-sumber eksternal. Hasilnya,
dengan dibantu oleh digitalisasi dan berjalannya model penilaian risiko kredit menjadi lebih akurat, dan Perusahaan
operasi baru yang semakin lincah dan berbasis data. dapat menyaring konsumen secara lebih efektif, dengan
Untuk mengatasi berbagai ancaman terhadap bisnisnya, menerapkan segregasi debitur berisiko tinggi dan e-KYC
khususnya di ranah digital, Departemen Risk Management yang terotomasi. Upaya ini memperkuat pengelolaan risiko
telah membentuk Unit Anti-Fraud untuk mencegah kredit, sekaligus mendukung pertumbuhan di tengah
fraud, mengembangkan negative list yang mencakup pasar yang semakin kompetitif. Mayoritas konsumen
pelaku hingga aset bermasalah, serta menerapkan e-KYC Perusahaan di segmen ini (lebih dari 60%) memiliki
(Know Your Customer secara elektronik) agar kredibilitas eksposur pembiayaan yang rendah, dengan retensi yang
setiap debitur menjadi lebih terjamin. Perusahaan terus cukup baik, sehingga stabilitas portofolio lebih terjamin.
berkomitmen menjaga integritas operasionalnya dalam Untuk Pembiayaan Mobil dari jalur DF, Perusahaan
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. menerapkan strategi diversifikasi portofolio produk, yang
Sebagai bagian dari transformasi digitalnya, BFI Finance ditunjang oleh kolaborasi intensif dengan dealer dalam
mengintegrasikan manajemen risiko ke setiap tahap ekosistem bisnisnya. Perusahaan memberikan modal bagi
pengembangan teknologi. Perusahaan telah menerapkan showroom dari dealer terpilih untuk memperkaya ragam
kebijakan Manajemen Risiko Teknologi Informasi, penawaran mobil. Selain calon konsumen, dealer juga
memperoleh sertifikasi ISO 27001:2018 untuk keamanan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori berdasarkan
data, dan mengelola risiko terkait aplikasi kritikal. kualitas basis konsumen masing-masing. Perusahaan juga
menggunakan indikator spesifik untuk memantau dan
Perusahaan juga berfokus pada pengelolaan risiko spesifik mengelola risiko kredit dalam segmen ini, khususnya untuk
untuk sejumlah produk pembiayaannya. Inovasi digitalisasi, wilayah tertentu yang menunjukkan pemburukan kualitas.
diversifikasi produk, dan kerja sama dengan mitra strategis
terus diperkuat. Pendekatan ini memastikan keberlanjutan Segmen Pembiayaan Motor melalui jalur NDF sangat
bisnis Perusahaan sekaligus mengangkat daya saingnya di terdampak oleh ketiga fenomena finansial yang telah
industri pembiayaan. dijelaskan sebelumnya. Akibatnya, semakin banyak calon
konsumen yang masuk ke kategori risiko pembiayaan
“Tinggi” dan “Sangat Tinggi”. Untuk menyiasatinya,
Strategi dan Kinerja Manajemen Risiko 2024 digitalisasi menjadi pilar utama dalam penguatan
manajemen risiko Perusahaan. Implementasi proses
Strategi manajemen risiko di BFI Finance sepanjang 2024 end-to-end berhasil meningkatkan efisiensi operasional
diarahkan untuk memitigasi risiko-risiko baik internal sekaligus meminimalkan risiko yang terkait dengan
maupun eksternal yang terkandung dalam segmen transaksi dan pengelolaan portofolio kredit. Scoring
pembiayaan utama Perusahaan. Secara khusus, produk- engine telah diterapkan secara luas, dibantu dengan
produk pembiayaan tersebut adalah Pembiayaan Mobil data kredibilitas calon konsumen yang diperoleh secara
melalui jalur NDF dan DF, serta Pembiayaan Motor melalui eksternal, serta penerapan aturan secara otomatis untuk
jalur NDF. Dengan berfokus pada segmen-segmen utama meminimalkan potensi fraud oleh pihak-pihak yang tidak
ini, BFI Finance mengantisipasi risiko eksternal dan beritikad baik.
menyesuaikan strategi manajemen risiko berdasarkan Secara keseluruhan, pendekatan yang terstruktur dalam
dinamika pasar, situasi perekonomian secara luas, dan mengelola risiko di setiap segmen membuat BFI Finance
inovasi teknologi. dapat menjaga pertumbuhan bisnisnya dengan disertai
Baik segmen Pembiayaan Mobil maupun Pembiayaan pengelolaan risiko yang ketat dan berkelanjutan. Melalui
Motor sama-sama menghadapi situasi pasar yang inisiatif manajemen risiko yang telah diadaptasikan dengan
menantang dan lebih berisiko di 2024. Turut berkontribusi kebutuhan pasar dan segmentasi konsumen, BFI Finance
terhadap situasi tersebut adalah semakin maraknya semakin memperkuat posisinya di industri pembiayaan.
jeratan pinjaman daring dan perjudian daring serta skema
pinjaman tanpa agunan “Buy Now Pay Later”. Ketiga
fenomena yang berpangkal pada rendahnya literasi Matriks Risiko 2024
keuangan masyarakat ini mengakibatkan ukuran segmen
calon konsumen dan debitur dengan riwayat kredit yang BFI Finance mengelompokkan berbagai risiko yang
bermasalah semakin besar. Situasi ini mengharuskan dihadapinya dalam bisnis berdasarkan POJK 42/2024, dan
perusahaan pembiayaan lebih ketat dalam menyaring memelihara matriks risiko yang mencantumkan risiko-
debitur dengan latar belakang risiko yang lebih tinggi. risiko potensial dan langkah mitigasi untuk setiap faktor
risiko.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 147
Page 148
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 57 | Matriks Risiko 2024
Aspek yang
Peringkat
No. Jenis Risiko Sumber Berpotensi Mitigasi
Risiko
Terdampak
1 Risiko Kegagalan penetapan Seluruh aspek 1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi Sedang-
Strategi strategi yang tepat untuk bisnis dan 2. Evaluasi dan penyesuaian rencana strategis Rendah
mencapai sasaran utama operasional secara berkala
2 Risiko Kegagalan proses di Produk dan 1. Penyusunan dan penerapan SOP untuk setiap Sedang-
Operasional lingkungan internal dan jasa; proses proses kerja untuk menghindari penyimpangan Rendah
eksternal; gangguan bisnis; kegiatan 2. Keberadaan Unit Operational Risk Management
operasional dan operasional; (ORM), Risk Quality Management, dan
keuangan; isu regulasi; sistem dan Operational Risk Monitoring
kecurangan internal infrastruktur; 3. Keberadaan Disaster Recovery Plan dan Disaster
ataupun eksternal reputasi Recovery Center
4. Pengawasan oleh Audit Internal
5. Program kesadaran dan pencegahan
kecurangan yang komprehensif
6. Indikator peringatan dini
3 Risiko Kegagalan peminjam Kondisi 1. Keberadaan kebijakan dan prosedur penentuan Sedang-
Pembiayaan untuk memenuhi keuangan; target pasar, persetujuan penerimaan kredit, Rendah
(Risiko kewajiban terhadap reputasi tingkat bunga, pembatasan limit dan eksposur
Kredit) Perusahaan; perubahan 2. Manajemen penagihan
faktor-faktor eksternal 3. Penerapan MIS untuk mengukur kinerja
portofolio
4. Pengenalan masalah dan penyelesaian masalah
secara cepat dan tepat
5. Stress test dan sistem deteksi dini
6. Kebijakan diversifikasi portofolio dan basis
konsumen
7. Penerapan analitik berbasis data untuk
menyaring konsumen dan memastikan kualitas
debitur
8. Aktivasi jalur hukum untuk meningkatkan
efektivitas penagihan dan pemulihan aset
9. Pencadangan kerugian pinjaman sesuai PSAK 71
4 Risiko Pasar Risiko perubahan Tidak ada 1. Melakukan lindung nilai untuk seluruh pinjaman Sedang-
harga pasar pada posisi dalam bentuk valas Rendah
portofolio dan rekening 2. Menyalurkan pembiayaan dalam mata uang
administratif termasuk rupiah
transaksi derivatif
5 Risiko Risiko ketidakmampuan Kondisi 1. Pengelolaan arus kas yang efektif Sedang-
Likuiditas untuk memenuhi keuangan; 2. Pengumpulan dan analisis data dan indikator Rendah
kewajiban yang jatuh reputasi penting
tempo 3. Manajemen likuiditas, gap, dan pricing
6 Risiko Risiko akibat Seluruh aspek 1. Melaksanakan kegiatan bisnis pembiayaan Sedang-
Hukum kelalaian yang bisnis dan sesuai dengan peraturan yang berlaku Rendah
dapat menimbulkan operasional 2. Transparansi pada setiap tahapan pembiayaan
kelemahan dari aspek 3. Pemeriksaan setiap klausul dalam dokumen
yuridis pembiayaan oleh tim legal
7 Risiko Risiko akibat tidak Keuangan; 1. Melaksanakan pembiayaan sesuai peraturan Sedang-
Kepatuhan mematuhi dan/atau operasional yang berlaku Rendah
tidak melaksanakan bisnis; reputasi 2. Melaksanakan kewajiban dari otoritas dengan
peraturan perundang- tepat waktu
undangan yang berlaku
8 Risiko Risiko akibat kejadian Reputasi 1. Pelaksanaan penagihan dan eksekusi jaminan Sedang-
Reputasi yang menimbulkan sesuai etika dan peraturan yang berlaku Rendah
persepsi negatif 2. Penanganan keluhan dari debitur dan
terhadap Perusahaan masyarakat dengan cepat dan sopan
3. Pemantauan berita negatif dari media massa
dan media sosial, dan pemberian penjelasan
148 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 149
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Grafik 16 | Peta Diversifikasi Pembiayaan berdasarkan Piutang yang Dikelola
13,3%
Kalimantan 15,0%
IIndonesia Timur
(Sulawesi, Maluku, Papua)
20,0%
Sumatra
25,5%
Jabodetabek
26,2%
Jawa, Bali & Nusa Tenggara
Penerapan APU–PPT–PPPSPM dalam Sistem risiko dan pelaporan kinerja portofolio. Basis data
Manajemen Risiko tersebut juga mencakup Daftar Terduga Teroris dan
Organisasi Teroris serta Tokoh Politik Populer (Politically
Menyikapi panduan dan ketentuan yang diterbitkan OJK Exposed Persons—PEP).
terkait Anti-Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan 5. Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Perusahaan menerapkan pendekatan Tiga Lini
Pemusnah Massal (APU–PPT–PPPSPM), Departemen Risk Pertahanan untuk sistem pengendalian internalnya
Management telah memastikan bahwa kerangka kerja yakni fungsi pengawasan, pengendalian, dan
manajemen risiko Perusahaan telah disesuaikan dengan pengelolaan.
lima prinsip dari OJK untuk lembaga jasa keuangan.
• Pertahanan Lapis Pertama
Kerangka tersebut mencakup: Unit-unit bisnis, operasional, dan transformasi
1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab mengidentifikasi, menilai,
Direksi dan Dewan Komisaris aktif menjalankan mengawasi, dan menanggulangi risiko. Tanggung
manajemen risiko sesuai tugas dan tanggung jawab jawab utamanya adalah mengelola eksposur risiko
masing-masing. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite harian, sesuai dengan target pasar, kebijakan, dan
Pemantau Risiko dalam menyetujui kerangka kerja prosedur yang telah ditetapkan.
dan kebijakan risiko Perusahaan. Dewan Komisaris • Pertahanan Lapis Kedua
memberikan wewenang kepada Direksi untuk Departemen Asset Management & Inventory di bawah
menjalankan kegiatan bisnis sesuai profil risiko dan risk Direktorat Bisnis & Manajemen Aset melakukan
appetite Perusahaan. pengawasan independen, mengkaji dan menyetujui
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit strategi dan tingkat risiko yang dapat diterima, serta
Risiko bekerja sama dengan unit-unit bisnis dan operasional
Perusahaan memiliki kebijakan, prosedur, dan limit agar risiko dikelola sesuai batasan yang ditetapkan.
terkait risiko yang secara rutin disesuaikan dengan Departemen Financial Control di bawah Direktorat
kegiatan usaha dan strategi bisnis, segmen produk- Keuangan mengelola dan menetapkan anggaran
produk baru dan pelanggan, serta kepatuhan terhadap keseluruhan berikut tingkat risiko yang dapat
regulasi terkini. Kebijakan ini mencakup otorisasi diterima, memantau pemenuhannya, serta mengelola
transaksi kredit dan pencadangan kerugian piutang. sumber-sumber pendanaan jangka pendek dan
panjang beserta posisi likuiditas berdasarkan
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, perkembangan kualitas portofolio. Unit Legal &
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko Litigation di bawah pengawasan Departemen Asset
Perusahaan memiliki mekanisme dan struktur yang Management & Inventory mengelola risiko kepatuhan
memadai untuk mengelola risiko, mulai dari identifikasi terkait hukum dan bertanggung jawab memastikan
hingga mitigasinya. Mekanisme tersebut berjalan bahwa peraturan yang berlaku telah disosialisasikan
sejak penetapan profil konsumen hingga penyelesaian dan dipatuhi seluruh unit terkait.
kewajiban konsumen.
• Pertahanan Lapis Ketiga
4. Sistem Informasi Manajemen Risiko Departemen Audit Internal melakukan pengujian
Sistem manajemen risiko Perusahaan terintegrasi dan audit independen secara berkala terhadap setiap
dengan basis data yang kuat serta prosedur internal proses yang dijalankan unit-unit pada lapis pertama
yang memadai untuk mendukung kualitas manajemen dan kedua.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 149
Page 150
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
BFI Finance menerapkan sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk memastikan kelangsungan usaha
dengan mengelola setiap faktor risiko. Perusahaan mengevaluasi dan menyempurnakan sistem tersebut secara berkala
menggunakan standar terkini untuk meningkatkan efektivitasnya.
Grafik 17 | Struktur Manajemen Risiko
Rapat Umum
Pemegang Saham
Dewan Komisaris
Komite Komite
Komite Audit
Pemantau Risiko Nominasi dan Remunerasi
Presiden Direktur
Direktorat Direktorat Direktorat Direktorat Bisnis &
Transformasi Operasional Keuangan Manajemen Aset
Asset
Financial Control Management &
Audit Internal Risk Management Inventory
Legal & Litigation
Operational Risk &
NDF 4W Risk
APU-PPT
Risk Policy & Portfolio Multi Product Risk
Risk Data Science Credit Operations
NDF 2W Risk &
Anti-Fraud
Portfolio
Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Risiko Fokus dan Rencana Penguatan Manajemen
2024 Risiko 2025
Tim Manajemen Risiko BFI Finance melaporkan profil Pada 2025, BFI Finance akan memfokuskan inisiatif
risiko setiap triwulan kepada Komite Pemantau Risiko. manajemen risiko dengan mengadaptasi strategi yang
Komite ini mendukung pengawasan Dewan Komisaris, lebih responsif terhadap dinamika pasar dan tantangan
yang selanjutnya memberikan saran dan arahan kepada makroekonomi.
Direksi terkait penyempurnaan sistem manajemen risiko
Menghadapi peningkatan risiko dari persaingan yang
Perusahaan.
semakin ketat dan perubahan regulasi, Perusahaan akan
Hasil swa-penilaian berdasarkan POJK 28/2020 dan POJK memperketat seleksi calon debitur berdasarkan profil risiko
42/2024 di 2024 menunjukkan bahwa profil risiko agregat yang tersegmentasi sesuai industri. Pendekatan ini akan
Perusahaan bertahan pada kategori Risiko Menengah– disertai dengan diversifikasi portofolio untuk mengurangi
Rendah per akhir 2024. eksposur pada segmen tertentu yang lebih berisiko.
Berdasarkan hasil evaluasi triwulanan oleh Komite Perusahaan akan memperkuat pengelolaan agunan dan
Pemantau Risiko dan hasil swa-penilaian profil menyesuaikan skema pembiayaan agar lebih fleksibel,
risiko agregat, disimpulkan bahwa Perusahaan telah terutama untuk menghadapi fluktuasi permintaan di
menjalankan manajemen risiko secara komprehensif dan tengah tekanan ekonomi global.
efektif di sepanjang 2024. Pemanfaatan teknologi digital akan terus diperluas untuk
Mempertimbangkan hal-hal tersebut, baik Direksi maupun memperkuat implementasi manajemen risiko di BFI
Dewan Komisaris melalui Komite Audit telah menyatakan Finance. Pengembangan lebih lanjut dari proses digitalisasi
bahwa sistem manajemen risiko BFI Finance di 2024 telah end-to-end telah direncanakan. Aplikasi mobile yang
dirancang secara tepat dan berjalan secara memadai. telah diluncurkan di penghujung 2024 akan diperkaya
dengan fitur-fitur baru dan diintegrasikan dengan analisis
Berkat sistem manajemen risiko yang efektif, di tengah risiko berbasis data yang lebih akurat. Sejumlah sistem
pemburukan kualitas portofolio pembiayaan, dan digital baru yang mendukung pengelolaan risiko akan
pelemahan pertumbuhan di industri pembiayaan, dikembangkan, awalnya pada skala terbatas melalui konsep
Perusahaan kembali menunjukkan keunggulannya melalui “live lab”, dan setelah terbukti berhasil dapat dipercepat
kinerja keuangan yang lebih kuat dibandingkan industri. perluasannya ke seluruh lingkup operasi Perusahaan.
150 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 151
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KASUS HUKUM
Terdapat 56 perkara hukum yang masih berlangsung dan dihadapi Perusahaan hingga akhir 2024. Sejumlah 46 perkara
tengah berjalan di pengadilan, dan sisanya ditangani oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).
Berdasarkan asesmen yang dilakukan Perusahaan, perkara dan/atau kasus hukum tersebut tidak berdampak signifikan/
material terhadap kelangsungan usaha Perusahaan, dan merupakan bagian dari kegiatan rutin Perusahaan. Jumlah
sisa pokok utang dari seluruh kasus tersebut adalah sebesar Rp9,1 miliar atau 0,04% dari Jumlah Piutang yang Dikelola
Perusahaan.
Tabel 58 | Kasus Hukum 2024
Jenis Kasus Lembaga Penanganan Jumlah Kasus Status BFI Finance
Sengketa Konsumen Pengadilan Negeri 46 Sebagai Penggugat : -
setempat Sebagai Tergugat : 46
Lainnya : Tidak ada
BPSK 10 Sebagai Teradu : 10
Total 56
Perusahaan telah memastikan bahwa seluruh perkara/kasus hukum tersebut tidak berpengaruh negatif secara signifikan/
material terhadap kelangsungan usaha Perusahaan, dan merupakan bagian dari kegiatan bisnis rutin.
SANKSI ADMINISTRATIF
Pada 2024, Perusahaan menerima 8 sanksi dari OJK selaku regulator dan sanksi tersebut berupa 2 peringatan tertulis dan
6 denda.
Tabel 59 | Sanksi Administratif
Jenis Sanksi Keterangan Jumlah
Denda Denda dari OJK terkait penyampaian Laporan Debitur dan/atau Koreksi 4
Laporan Debitur melalui SLIK
Peringatan Peringatan tertulis terkait keterlambatan dalam penanganan pengaduan 1
Tertulis konsumen
Peringatan Peringatan tertulis terkait materi iklan dalam pemasaran produk dan/atau 1
Tertulis layanan
Denda Denda dari OJK terkait keterlambatan pemenuhan permintaan penjelasan 1
dan/atau dokumen terkait pengaduan berindikasi sengketa
Denda Denda dari OJK terkait keterlambatan dalam Rencana Pengkinian Data Tahun 1
2024 Penerapan Program APU-PPT-PPPSPM di Sektor Jasa Keuangan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 151
Page 152
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
HUBUNGAN INVESTOR
Hubungan Investor membina komunikasi dan hubungan baik antara BFI Finance dengan para pemangku kepentingan,
terutama pemegang saham, investor prospektif, dan analis.
Melalui fungsi tersebut, Perusahaan secara konsisten dan transparan menyebarluaskan dan melibatkan publik atas
perkembangan terkini dan informasi yang penting untuk diketahui para pemangku kepentingan. Penyebarluasan
informasi dilakukan melalui berbagai cara, seperti analyst meeting (termasuk paparan publik), konferensi, kunjungan
investor ke Perusahaan, dan conference call, serta penyampaian informasi melalui situs resmi Perusahaan.
Tugas dan Tanggung Jawab
Unit Hubungan Investor memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
1. Memfasilitasi komunikasi antara Perusahaan dengan pemangku kepentingan eksternal, terutama pemegang saham,
investor prospektif, dan lembaga pemerintah terkait pasar modal dan investasi;
2. Mengoordinasikan penyusunan Laporan Tahunan Terintegrasi Perusahaan;
3. Menangani proses publikasi laporan-laporan Perusahaan secara daring di situs web Perusahaan, bfi.co.id; dan
4. Bertindak sebagai penyelenggara, koordinator utama, dan pengawas berbagai kegiatan Perusahaan, seperti RUPS dan
Paparan Publik.
Profil Hubungan Investor
Beliau menjalankan fungsi Hubungan Investor dari Perusahaan sejak Januari 2011
dan telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan bagi tenaga kerja asing dari
OJK berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-860/NB.1/2014 tanggal
2 Mei 2014. Sebelum bergabung dengan BFI Finance, beliau menjabat sebagai Vice
President Equity Capital Markets di CIMB Investment Bank di Malaysia dan Indonesia
hingga 2009. Beliau mengawali kariernya sebagai Analis di Nikkei Pacific Corporate
Advisors, Kuala Lumpur, pada 2001, dan selanjutnya mengikuti Program Manajemen
Keuangan di General Electric pada 2002–2004. Beliau memegang gelar Bachelor
of Arts atau B.A. (Hons) di bidang Ekonomi Industri dari University of Nottingham,
Inggris, lulus pada 1999, dan Master of Science (M.Sc.) di bidang Sekuritas, Investasi,
dan Perbankan Internasional dari ISMA Centre di University of Reading, Inggris, lulus
pada 2000.
Koon Pek, Ng
Warga Negara : Malaysia
47 Tahun
Jakarta, DKI Jakarta
Pelaksanaan Kegiatan
Ringkasan program kerja Hubungan Investor di 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel 60 | Kegiatan Hubungan Investor 2024
Jenis Kegiatan Jumlah Kegiatan
Analyst Meetings 4 kali
Konferensi 1 kali
Pertemuan Virtual Tatap Muka Perorangan 68 kali
Pertemuan Virtual dengan Grup Investor 1 kali (jumlah peserta: 14)
152 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 153
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KEPATUHAN
Unit Kepatuhan di BFI Finance dipimpin oleh Direksi dan 1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
diawasi langsung oleh Presiden Direktur. Sesuai dengan a. Pembahasan kerangka kerja APU–PPT–PPPSPM
POJK 30, Unit Kepatuhan bertugas membantu Direksi beserta tindak lanjut yang perlu dilakukan dengan
dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan mempertimbangkan semua aspek persyaratan
perundang-undangan di bidang usaha pembiayaan dan regulasi dan strategi Perusahaan;
peraturan perundang-undang lainnya. Tugas utama unit ini b. Pembaruan acuan perhitungan profil risiko APU–
adalah memantau kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, PPT–PPPSPM yang mengacu pada Sectoral Risk
dan kegiatan Perusahaan, serta menjamin kepatuhan Assessment (SRA) yang diterbitkan oleh OJK.
terhadap peraturan yang berlaku. Unit Kepatuhan 2. Kebijakan dan Prosedur
juga berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan a. Penyesuaian kebijakan rekrutmen karyawan dan
operasional dan reputasi Perusahaan, serta menciptakan mitra, serta kebijakan penerimaan debitur dengan
lingkungan bisnis yang transparan, patuh, dan beretika. menambahkan filter orang yang terkait dengan judi
Unit Kepatuhan turut menjaga integritas dan reputasi daring;
Perusahaan dengan memantau perubahan peraturan b. Sosialisasi kebijakan dan prosedur terkait penerapan
Program APU–PPT–PPPSPM kepada setiap fungsi
dan kebijakan yang berdampak pada operasi Perusahaan.
terkait di Perusahaan; dan
Unit ini bekerja sama dengan departemen lain untuk
c. Pelaporan Transaksi Tunai dan Transaksi
mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan regulasi
Mencurigakan kepada PPATK melalui aplikasi
yang berlaku, memastikan kebijakan tetap relevan di
GoAML.
tengah perubahan bisnis.
3. Pengendalian Internal
Dalam operasionalnya, Unit Kepatuhan mengedepankan a. Kerja sama dengan Audit Internal dalam audit
tiga fungsi utama, yaitu: kebijakan dan prosedur sesuai POJK 12/2017 dan
1. Fungsi Pencegahan POJK 23/2019 serta audit penerapan kebijakan
dan prosedur APU–PPT–PPPSPM yang diterapkan
Unit Kepatuhan mengembangkan dan menerapkan
Perusahaan; dan
berbagai kebijakan, pedoman, dan standar operasional
b. Pengkinian data dengan rencana dan realisasi yang
Perusahaan yang selaras dengan ketentuan regulator.
dilaporkan kepada OJK.
Salah satu upaya yang dilakukan berkelanjutan adalah
sosialisasi peraturan perundang-undangan baru dan 4. Sistem Informasi Manajemen
pelatihan berkelanjutan kepada karyawan mengenai a. Pelaporan tiga bulanan data debitur kepada PPATK
isu-isu kepatuhan seperti Anti–Pencucian Uang, melalui aplikasi SIPESAT;
b. Identifikasi dan penerapan red flag tools APU–PPT–
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
PPPSPM sesuai Surat Edaran Kepala PPATK No.
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU–
SE-03/1.02/PPATK/05/15 tentang Indikator Transaksi
PPT– PPPSPM), pelindungan konsumen, pelaporan Tata Keuangan Mencurigakan bagi Penyedia Jasa
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), serta pelaporan Keuangan, untuk pengawasan Transaksi Tunai dan
transaksi keuangan. Transaksi Mencurigakan;
2. Fungsi Deteksi atau Pengawasan c. Uji efektivitas indikator dalam red flag tools APU–
Unit Kepatuhan melakukan pemantauan, pengujian PPT–PPPSPM untuk memastikan bahwa Perusahaan
tidak digunakan sebagai sarana pencucian uang;
kepatuhan, dan evaluasi terhadap implementasi
d. Pengawasan Transaksi Tunai dan Transaksi
kebijakan di seluruh lini Perusahaan, untuk mampu
Mencurigakan secara rutin, untuk memastikan
mengidentifikasi potensi pelanggaran secara lebih dini tidak ada transaksi tunai melebihi Rp500 juta yang
dan memberikan rekomendasi mitigasi yang tepat. terlambat dilaporkan;
3. Fungsi Penanganan e. Pembuatan Watchlist Database terkait penerapan
Unit Kepatuhan memastikan tindak lanjut yang Program APU–PPT–PPPSPM dari berbagai sumber
tepat atas temuan atau indikasi pelanggaran secara data yang tidak hanya berorientasi pada persyaratan
profesional dan transparan. Seluruh proses investigasi regulasi dalam negeri, tetapi juga kepentingan
investor dari Uni Eropa dan Amerika Serikat untuk
dilakukan dengan mengedepankan prinsip adil dan
mengidentifikasi tingkat risiko Debitur dan Calon
independen.
Debitur;
f. Pengayaan Database Politically Exposed Persons
Anti–Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme (PEPs) dari berbagai sumber;
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata g. Pengelompokan Database SIPENDAR ke dalam
Pemusnah Massal (APU– PPT–PPPSPM) Sanctions Lists Database sebagai bagian dari proses
penyaringan (screening) debitur di awal kontrak
Unit APU–PPT–PPPSPM berada di bawah koordinasi pembiayaan melalui aplikasi Check and Validation
dan pengawasan Departemen Risk Management yang (CNV);
bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. h. Pelaporan pengayaan data para terduga pendanaan
terorisme melalui aplikasi SIPENDAR; dan
Di 2024, unit ini menjalankan fungsi pengawasan
i. Pelaporan tingkat penilaian risiko APU–PPT–PPPSPM
berdasarkan lima program, dengan rincian inisiatif masing-
melalui sistem Aplikasi Pelaporan Online OJK
masing program sebagai berikut:
(APOLO).
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 153
Page 154
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
5. SDM dan Pelatihan BFI Finance sepenuhnya mendukung GENCARKAN dan
a. Pelatihan dan pemantauan karyawan terkait sepanjang 2024 hadir langsung di kalangan masyarakat
APU–PPT–PPPSPM secara e-learning melalui Indonesia melalui program berkonsep Literasi Keuangan
aplikasi M-BEAT (media digital untuk pembelajaran dan Inklusi Keuangan. Dengan partisipasi aktif tersebut,
karyawan); Perusahaan turut mendukung pencerdasan masyarakat
b. Partisipasi dalam seminar dan pelatihan APU– Indonesia dalam hal pengetahuan mengenai fasilitas
jasa keuangan dari berbagai institusi keuangan, baik
PPT–PPPSPM dari OJK, PPATK, dan sumber lainnya
bank maupun nonbank (termasuk jasa keuangan dari
untuk memastikan kemutakhiran pemahaman
perusahaan pembiayaan), dan mencapai “Masyarakat
dan pengetahuan sejalan dengan perkembangan Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045”, sesuai
regulasi dan tipologi pencucian uang, pendanaan tema GENCARKAN.
terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata
Berdasarkan arahan OJK, sasaran penerima manfaat dari
pemusnah massal (PPSPM);
GENCARKAN mencakup kalangan pelajar, mahasiswa, dan
c. Pelatihan bagi para karyawan dengan posisi Credit
kaum muda; profesional; karyawan; petani dan nelayan;
Factory Head, Credit Commercial Analyst, Credit penyandang disabilitas; pelaku UMKM; Pekerja Migran
PBF, Sharia & Non-Collateral Credit serta Tim Credit Indonesia (PMI) dan keluarga; masyarakat di Daerah
Operations di Kantor Pusat sebagai penanggung Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T); perempuan/ibu rumah
jawab APU–PPT–PPPSPM terkait pengkinian tangga (IRT); serta komunitas masyarakat lainnya.
(update) dari penerapan POJK 8/2023 dan kasus Perusahaan memiliki kebebasan dalam menentukan
APU–PPT–PPPSPM pada perusahaan pembiayaan; sasaran penerima manfaat yang sejalan dengan jasa
dan pembiayaan yang ditawarkan ke masyarakat. Dalam
d. Pembaruan proses rekrutmen karyawan mempersiapkan dan menyelenggarakan program dan
menggunakan Watchlist APU–PPT–PPPSPM untuk kegiatan Perusahaan yang mendukung gerakan ini,
menghindarkan Perusahaan dari SDM yang dapat Perusahaan berupaya disiplin dalam menerapkan lima
menyalahgunakan Perusahaan sebagai sarana prinsip utama (key values) yang ditetapkan OJK, yaitu:
operasi tindak kejahatan. 1. Pelaksanaan yang masif, merata, sinergi, terarah,
terukur, dan berkelanjutan;
2. Menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Indonesia
Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait;
OJK mencanangkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan 3. Pelaksanaan kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan
(GENCARKAN) pada 22 Agustus 2024, melibatkan seluruh (LIK) yang terarah dan terorkestrasi melalui kampanye
pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi bulanan
dan inklusi keuangan secara masif dan merata di seluruh 4. Penguatan dampak berganda (multiplier effect) dalam
Indonesia, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang pelaksanaan kegiatan LIK melalui Duta dan Agen LIK;
cerdas keuangan agar dapat mengambil keputusan dan
finansial yang tepat dan terhindar dari berbagai kasus 5. Pelaksanaan kegiatan LIK yang masif melalui berbagai
kejahatan finansial. Tujuan utama gerakan ini adalah jaringan komunikasi, media, dan digital.
mengorkestrasi dan meningkatkan sinergi pelaksanaan
kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan oleh
seluruh pemangku kepentingan.
Target GENCARKAN yang ditetapkan Pemerintah RI adalah:
1. Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia
masuk 10 besar negara-negara yang tergabung
dalam Organisation for Economic Co-operation and
Development (OECD) – International Network on
Financial Education (INFE) pada 2029; dan
2. Indeks inklusi keuangan nasional mampu mencapai
95% pada 2029.
154 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 155
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Program dan kegiatan pendukung GENCARKAN di BFI Finance meliputi pengenalan jasa keuangan dan pembiayaan bagi
masyarakat, baik bersifat pembiayaan konvensional maupun syariah. Rincian program dan kegiatan tersebut, antara lain:
Tabel 61 | Implementasi GENCARKAN 2024
Tanggal Kegiatan dan Tempat Keterangan
7 September 2024 Literasi Keuangan untuk konsumen bertema Jumlah peserta: 75 konsumen
“Mengembangkan Bisnis & Memanfaatkan Pinjaman
Produktif” dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2024, di
ibis Styles Serpong BSD City, Tangerang Selatan, Banten
3–6 Oktober 2024 Partisipasi Inklusi Keuangan dalam FinExpo BIK 2024 yang Sekitar 740 orang yang
diselenggarakan OJK, di e-Walk BSB Mall, Balikpapan, mengunjungi booth BFI Finance
Kalimantan Timur
10–13 Oktober 2024 Pekan Raya BFI Finance (#BFINgangkatUsahaLokal) 2024 Sebanyak 18.028 pengunjung,
untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM, di 13 booth UMKM, dan 158 pelaku
TangCity Mall, Tangerang, Banten UMKM dari berbagai komunitas
hadir untuk meramaikan
Pekan Raya BFI Finance yang
diselenggarakan untuk mewadahi
kegiatan ekonomi rakyat tersebut
11–13 Oktober 2024 Partisipasi Inklusi Keuangan dalam Multifinance Day APPI Sekitar 270 orang yang
2024 di Gaia Bumi Raya City, Pontianak, Kalimantan Barat mengunjungi booth BFI FInance
8–10 November 2024 Pekan Raya BFI Finance (#BFINgangkatUsahaLokal) 2024 Rangkaian acara Pekan Raya BFI
untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM, di MTC Finance ini dihadiri oleh 10.827
Mall Panam, Pekanbaru, Riau pengunjung, 16 booth UMKM, dan
187 pelaku UMKM yang bergerak
di berbagai bidang
23 November 2024 Literasi Keuangan untuk pelaku UMKM bertema “Langkah Jumlah peserta: 100 pelaku UMKM
Cerdas Memanfaatkan Pinjaman Produktif”, di Horison Hotel yang berasal dari wilayah Bandar
Bandar Lampung, Lampung Lampung dan sekitarnya dengan
berbagai jenis usaha
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 155
Page 156
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
Perusahaan menjalankan Sistem Pelaporan Pelanggaran 3. Alamat surat-menyurat:
yang dibentuk berdasarkan Peraturan Perusahaan No. Kantor Pusat PT BFI Finance Indonesia Tbk
SOP/031 tanggal 22 Maret 2013, sebagai penerapan prinsip- BFI Tower
prinsip GCG, terutama tanggung jawab dan kewajaran. Sunburst CBD Lot 1.2
Sistem Pelaporan Pelanggaran memastikan kinerja yang Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
optimum dan kepatuhan hukum dari setiap karyawan BSD City, Tangerang Selatan 15322
BFI Finance dalam menjalankan tugas dan tanggung Indonesia
jawabnya. u.p. Departemen Audit Internal
Mekanisme Pelaporan Pelanggaran Pelindungan bagi Pelapor dan Penanganan
Pengaduan
Sistem Pelaporan Pelanggaran BFI Finance
memungkinkan setiap individu di lingkungan Perusahaan Setiap pihak yang melapor melalui Sistem Pelaporan
untuk mengajukan keluhan dan/atau laporan tentang Pelanggaran BFI Finance dilindungi hak-haknya secara
penipuan dan/atau pelanggaran atas tata tertib moral, sesuai dengan Undang-Undang No. 31 Tahun 2014
Perusahaan ataupun prinsip-prinsip GCG, dengan tentang Perlindungan Saksi dan Korban.
mengirimkan laporan melalui: Sepanjang 2024, pengaduan dan laporan pelanggaran
1. Surat elektronik (e-mail) di fraud_investigator@bfi.co.id; yang diterima berjumlah 103 laporan, dengan rincian:
2. Layanan pesan singkat (SMS dan WhatsApp) di nomor 90 melalui surat elektronik dan 13 melalui SMS/pesan
0822 5888 8911; atau WhatsApp.
Tabel 62 | Jumlah Laporan Pelanggaran di 2024 dan Status Penanganannya
Jenis Laporan/Keluhan Dalam Proses Selesai Jumlah
Penipuan/Kecurangan (Fraud) 0 52 52
Lain-lain (Bukan Fraud) 0 51 51
Jumlah 0 103 103
Tabel 63 | Media Pelaporan Pelanggaran di 2024
Jenis Media Dalam Proses Selesai Jumlah
Email of Fraud Investigator 0 90 90
SMS/WhatsApp of Fraud Investigator 0 13 13
Surat Tertulis 0 0 0
Jumlah 0 103 103
Grafik 18 | Alur Tindak Lanjut Laporan Pelanggaran
Laporan Diterima Proses Verifikasi Proses Validasi Laporan Hasil
Data Temuan Validasi
oleh Sistem Pelaporan oleh Departemen Audit Melalui pemeriksaan
Pelanggaran Internal dan Departemen secara sah sesuai
Manajemen Risiko prosedur
Perusahaan memberikan sanksi kepada pelaku pelangggaran sesuai dengan SK yang Jika terbukti
berlaku melanggar
Tindak Lanjut Laporan Pelanggaran
Seluruh laporan pelanggaran yang diterima di 2024 telah ditindaklanjuti dan diselesaikan per akhir tahun. Sanksi yang
sepadan untuk setiap pelaku pelanggaran telah diberikan.
156 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 157
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 157
Page 158
06 KEBERLANJUTAN 158 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 159
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 159
Page 160
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
STRATEGI KEBERLANJUTAN
BFI Finance memiliki Visi dan Misi Keberlanjutan Tujuan Keberlanjutan
yang memandu penyusunan dan penerapan strategi
keberlanjutannya, dengan memperhatikan kondisi Perusahaan berupaya untuk menyediakan berbagai produk
dan kebutuhan yang relevan dari setiap pemangku jasa pembiayaan yang mampu mendukung peningkatan
kepentingan utamanya. kegiatan usaha masyarakat dan menjalankan proses
bisnis yang senantiasa memperhatikan pembangunan
berkelanjutan dan mendukung kelestarian lingkungan
Visi Keberlanjutan selama periode 2021–2025
Menjadi perusahaan pembiayaan yang senantiasa
terdepan di industri keuangan nonbank dengan Arah Strategi Keberlanjutan 2021–2024
memegang teguh komitmen untuk menjadi mitra solusi
keuangan masyarakat yang tepercaya, memperhatikan Strategi keberlanjutan Perusahaan untuk 2021–2024
keseimbangan pencapaian kesejahteraan bidang berfokus pada penyediaan berbagai produk jasa
ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan demi pembiayaan untuk memajukan kegiatan usaha
mendukung pembangunan negara secara berkelanjutan masyarakat dan menjalankan proses bisnis yang senantiasa
dan peningkatan taraf hidup masyarakat di mana pun memperhatikan pembangunan berkelanjutan dan
Perusahaan beroperasi mendukung kelestarian lingkungan, meningkatkan
kesehatan, pendidikan, dan penyesuaian diri dengan cara
hidup digital saat ini, sekaligus memberdayakan pihak
Misi Keberlanjutan internal (karyawan) dan eksternal (konsumen, komunitas,
dan lingkungan sekitar) dalam berbagai aspek kehidupan.
Mampu melakukan kegiatan usaha secara berkelanjutan BFI Finance mendukung penuh pencapaian Tujuan
yang mendukung pengembangan wirausahawan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development
golongan ekonomi menengah ke bawah untuk Goals/SDG) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya:
meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
sosial dengan senantiasa memperhatikan dampak • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
lingkungan • SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak
• SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
BFI Sustainable Development (BUILD)
2021 2022 2023 2024 2025
Kantor dan Budaya Tumbuh Kembang Kualitas Pembiayaan
Ramah Lingkungan UMKM Wirausaha
Digitalisasi Pembiayaan
Sejalan dengan dukungan terhadap SDG tersebut, strategi dan program-program keberlanjutan Perusahaan di bidang
pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), lingkungan, sosial, dan pengembangan produk/jasa yang berkelanjutan
dijelaskan di bagian-bagian selanjutnya.
160 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 161
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PILAR
BFI Finance BFI Finance BFI Finance
untuk untuk untuk Kesejahteraan
Kesehatan Indonesia Pendidikan Indonesia Masyarakat Indonesia
Implementasi Program: Implementasi Program: Implementasi Program:
• Sehat untuk Merdeka • Gerakan 1000 • Lokakarya Daring Inspiratif
• Pelayanan Kesehatan • Sekolah Kreatif untuk Pelaku UMKM
Gratis • Pelatihan Digital Guru • #BFINgangkatUsahaLokal
• Donor Darah Kreatif 2024
• Bakti Ibu • Beasiswa bagi Guru • Literasi Keuangan
• Beasiswa Prestasi • Program BFI 4U
Olahraga “Jadi Juara BFI (Pemberdayaan Masyarakat
Finance” Desa)
• Infrastruktur Lingkungan
dan Akses Air Bersih
• Berbagi di Hari Raya
• Mitigasi dan Tanggap
Bencana
• Penanaman Bibit Mangrove
• BFI Green Lifestyle
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 161
Page 162
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Dalam penerapannya, program-program keberlanjutan BFI Finance berdasarkan dukungan terhadap pencapaian SDG
dipandu oleh Kebijakan Program CSR. Penerapan ini terwujud dalam tiga tindakan dasar, yakni:
Semua lapisan, baik di dalam maupun di luar lingkungan Perusahaan,
think memikirkan dan merasakan isu-isu sosial yang terjadi di luar dan di
dalam Perusahaan. Refleksi ini muncul dari kesadaran akan apa yang
terjadi di lingkungan sekitar, dan berujung pada ide-ide untuk terlibat
aktif di dalamnya.
Semua lapisan di dalam lingkungan Perusahaan membantu
act memberikan solusi atas isu-isu tersebut dan melakukan tindakan
nyata sebagai hasil pemikiran dan keterlibatan aktif dalam lingkungan
sekitar.
Hasil tindakan nyata tersebut dipertahankan dan dilakukan secara
preserve berkelanjutan oleh semua lapisan Perusahaan, sehingga terwujud
perubahan yang positif dari tindakan nyata tersebut.
Untuk membiayai program-program keberlanjutannya, Perusahaan menganggarkan nilai tertentu yang disesuaikan
dengan kinerja finansialnya serta mempertimbangkan hasil evaluasi dari program-program tahun sebelumnya.
Seluruh rangkaian program keberlanjutan dikoordinasikan oleh berbagai departemen dan unit kerja di Perusahaan,
antara lain:
• Departemen Human Capital (SDM) di bawah pengawasan Direktorat Transformasi;
• Departemen Corporate Communication, CSR & CPDM di bawah pengawasan Direktorat Keuangan, khususnya Unit
Corporate Communication (CorComm) dan Unit CSR;
• Departemen Operations & Service Excellence di bawah pengawasan Direktorat Operasional; dan
• Berbagai departemen serta unit kerja di Direktorat Bisnis.
Aktualisasi Anggaran Program Keberlanjutan 2022–2024 (Rp juta)
2024
Rp130.625
2023
Rp123.461
2022
Rp103.000
162 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 163
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Aktualisasi Anggaran Program Keberlanjutan 2024
Lingkungan dan Pemberdayaan Praktik Ketenagakerjaan Tanggung Jawab
Infrastruktur Masyarakat dan Kemasyarakatan terhadap Konsumen
Rp823juta Rp1.301juta Rp128.217juta Rp284juta
Target Kegiatan Keberlanjutan 2025 6. Peningkatan Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi
• Penyusunan dan penerapan kebijakan yang sesuai
Sesuai dengan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan dengan regulasi OJK terkait keuangan berkelanjutan
(RAKB) BFI Finance untuk periode 2021–2025, dengan • Publikasi laporan tahunan terintegrasi yang
versi terkini yang telah disampaikan ke OJK pada mencakup laporan keuangan dan keberlanjutan
Desember 2024, berikut adalah ringkasan target kegiatan • Pengelolaan risiko bisnis dan peningkatan
keberlanjutan Perusahaan untuk 2025: transparansi dalam laporan keuangan
1. Evaluasi dan Finalisasi Program Keuangan
Berkelanjutan Membangun Budaya Keberlanjutan
• Evaluasi kinerja penerapan program keuangan
berkelanjutan pada 2024 BFI Finance menumbuhkan budaya keberlanjutan
• Finalisasi program kerja untuk 2025, termasuk dalam diri setiap karyawannya sesuai dengan prinsip-
penyelarasan dengan transformasi digital dan prinsip keberlanjutan yang terangkum dalam Kebijakan
perampingan struktur organisasi Keberlanjutan dan Kebijakan CSR di Perusahaan. Kebijakan
• Persiapan manajemen risiko, evaluasi berkelanjutan, dan praktik keberlanjutan ini juga disebarluaskan oleh
dan kebijakan mitigasinya Perusahaan kepada para pemangku kepentingan eksternal
2. Transformasi Digital dan Penguatan Bisnis secara rutin.
• Penyelesaian tahap akhir transformasi digital untuk Perusahaan mengajak setiap karyawan untuk turut serta
meningkatkan skala bisnis dan operasional berbasis dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
data melalui aktivitas mereka di lingkungan Perusahaan dan
• Penguatan sistem keamanan informasi untuk juga di daerah-daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu,
memitigasi risiko siber Perusahaan mendorong keterlibatan langsung karyawan
• Inovasi produk dan pengembangan saluran dalam program-program keberlanjutan Perusahaan.
pemasaran, serta kolaborasi dengan mitra eksternal Keterlibatan aktif karyawan turut mendukung citra BFI
untuk ekspansi bisnis Finance di mata para penerima manfaat langsung dan juga
• Penguatan manajemen risiko dan penggunaan masyarakat luas.
teknologi Big Data Analytics untuk meningkatkan
Budaya keberlanjutan telah diterapkan dalam beberapa
efisiensi persetujuan pembiayaan
kegiatan keberlanjutan yang melibatkan peran serta aktif
3. Peningkatan SDM karyawan BFI Finance, seperti:
• Pengembangan kompetensi dengan pelatihan dan • Program BFI 4U adalah program pemberdayaan
pendekatan agile mindset masyarakat di suatu daerah atau desa melalui beberapa
• Peningkatan koordinasi antarunit kerja untuk kegiatan jangka panjang yang diinisiatif oleh para
optimalisasi kinerja organisasi relawan karyawan Perusahaan pada bidang Kesehatan,
4. Inklusi Keuangan dan Penguatan UMKM Lingkungan, dan Pendidikan. Konsep Budaya
• Implementasi program inklusi keuangan dan literasi berkelanjutan ini diterapkan sesuai dengan Nilai-Nilai
keuangan bagi UMKM Dasar Perusahaan yaitu G.R.E.A.T.
• Pelibatan UMKM lokal dalam program • Pada lingkup internal, Perusahaan menerapkan Budaya
#BFINgangkatUsahaLokal untuk mendukung Keberlanjutan lingkungan berupa ajakan perubahan
pertumbuhan ekonomi daerah gaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui
• Partisipasi dalam FinExpo Bulan Inklusi Keuangan program BFI Green Lifestyle. Inisiatif BFI Green Lifestyle
(BIK) dan Multifinance Day APPI mencakup mengurangi kemasan plastik, membawa
5. Keberlanjutan Sosial dan Lingkungan wadah makanan dan botol minum sendiri, serta
• Pelaksanaan program tanggung jawab sosial mengumpulkan sampah botol plastik (di wilayah Kantor
perusahaan berfokus pada kesehatan, pendidikan, Pusat) dan tas belanja bekas berbahan kain dan kertas
dan lingkungan untuk dimanfaatkan kembali.
• Penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak di Rincian program-program keberlanjutan dan kinerja di
daerah tertinggal bidang ketenagakerjaan, lingkungan, sosial, serta tanggung
• Penanaman mangrove, pengelolaan sampah plastik, jawab produk dan layanan konsumen disajikan pada
dan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan bagian-bagian selanjutnya dalam bab ini.
karyawan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 163
Page 164
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SUMBER DAYA MANUSIA
BFI Finance menjadikan pengelolaan sumber daya Untuk memperlancar proses transformasi organisasi dan
manusia (SDM) sebagai prioritas utama untuk mendukung mengatasi kekhawatiran karyawan yang terdampak,
pertumbuhan bisnis di 2024. Dengan menjalankan Perusahaan mengutamakan komunikasi terbuka serta
prinsip kerja yang efektif, efisien, dan adaptif, Perusahaan dukungan psikologis dan praktis yang memadai. Langkah-
menyesuaikan ukuran tenaga kerjanya agar selalu tepat langkah ini memastikan karyawan merasa dihargai,
dengan sasaran bisnis dan sigap dalam bertindak. Setiap didukung, dan diberi kesempatan untuk berkembang di
posisi dan peran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tengah tantangan.
bisnis yang terus berkembang. Seiring dengan dilakukannya restrukturisasi organisasi
Secara bersamaan, Perusahaan terus mentransformasi dan upaya dalam memastikan agar seluruh SDM
budaya kerja seluruh karyawannya menuju budaya dan operasionalnya dipergunakan secara tepat dan
kerja yang baru melalui penerapan sejumlah inisiatif efektif, Perusahaan merekrut 4.196 karyawan baru dan
ketenagakerjaan yang strategis. Rangkaian inisiatif tersebut memberikan 8 pelatihan di sepanjang 2024. Hal ini
mencakup mengusung pola kerja baru (“New Mindset”), merupakan cerminan komitmen BFI Finance terhadap
mengembangkan kapasitas melalui perencanaan pengelolaan SDM yang berkualitas, yang didasari oleh
yang dinamis, memberdayakan peran-peran strategis, orientasi pertumbuhan yang fleksibel dan adaptif.
dan mendorong kolaborasi antarfungsi. Seluruh upaya
terarah ini mendukung pertumbuhan bisnis inti sekaligus
memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak untuk Perencanaan Ukuran Tenaga Kerja yang Dinamis
meraih keberhasilan bersama.
BFI Finance menerapkan pendekatan Dynamic Manpower
Planning (MPP) untuk menentukan ukuran tenaga
Rekrutmen dan Penyesuaian Jumlah Tenaga kerja yang optimum di setiap cabang. Pendekatan
Kerja ini membutuhkan fleksibilitas: setiap cabang harus
mengevaluasi kebutuhan spesifik dan tingkat produktivitas
Rekrutmen di BFI Finance didasarkan pada prinsip setiap tim mereka, sehingga memungkinkan alokasi
profesionalisme, inklusi, dan kesetaraan. Perusahaan sumber daya dan penyempurnaan proses kerja untuk
menawarkan kesempatan kerja tanpa mendiskriminasi mewujudkan bisnis yang unggul.
gender, kepercayaan, pandangan politik, atau latar Perusahaan bekerja sama dengan tim bisnis untuk
belakang lainnya yang tidak relevan dengan kinerja. menetapkan model operasional yang tepat bagi setiap
Rekrutmen sepanjang 2024 difokuskan untuk memenuhi cabang. Kolaborasi ini memungkinkan penyesuaian strategi
kebutuhan strategis, khususnya tim digital yang berperan operasional dengan kondisi pasar setempat dan kebutuhan
besar dalam mendukung transformasi bisnis Perusahaan. spesifik, yang mendukung efisiensi dan kontribusi cabang
Untuk memaksimalkan upaya ini, berbagai jalur rekrutmen, terhadap pertumbuhan aset Perusahaan.
seperti media sosial, portal lowongan kerja, platform Agar Dynamic MPP terlaksana secara efektif, Perusahaan
internal, hingga lembaga headhunting, terus dimanfaatkan semakin memberdayakan peran General Manager
untuk menjangkau talenta terbaik. (GM), memberikan wewenang yang lebih besar kepada
Agar karyawan baru terintegrasi secara optimal, mereka terkait pengelolaan dan pengembangan SDM
Perusahaan melakukan onboarding secara komprehensif, di wilayah masing-masing. Dengan demikian, para GM
di mana karyawan baru belajar dalam pendampingan oleh dapat mengambil keputusan secara lebih cepat dan
seniornya selama enam bulan. Dengan demikian, karyawan tepat, didasarkan pada kondisi dan kebutuhan setempat,
baru dapat beradaptasi dengan budaya kerja Perusahaan, sehingga pengelolaan tenaga kerja di wilayah mereka lebih
sepenuhnya memahami tugas dan tanggung jawab baik dan menunjang pencapaian tujuan Perusahaan.
mereka, serta antusias untuk berkontribusi optimal sejak
awal bekerja.
Struktur tenaga kerja di Perusahaan diupayakan
untuk mencapai efisiensi optimum. Dengan demikian,
Perusahaan berfokus pada karyawan berkinerja tinggi,
menyeimbangkan redundansi, serta meningkatkan
produktivitas dan efisiensi. Proses ini tidak hanya
melibatkan pengurangan jumlah karyawan, tetapi juga
memastikan motivasi dan produktivitas tetap terjaga
melalui komunikasi yang transparan, pengaturan beban
kerja yang rasional, serta pelibatan karyawan dalam
pengambilan keputusan terkait manajemen SDM.
164 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 165
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Grafik 19 | Produktivitas Karyawan
Jumlah Karyawan Jumlah Outlet
2022 2024 2022 2024
10.111 10.198 282 267
2023 2023
11.207 271
Karyawan per Outlet Jumlah Kontrak Baru per Karyawan
2022 2024 2022 2024
35,9 38,2 51,3 36,0
2023 2023
41,4 34,7
Penerapan New Mindset jangka panjang, pada laju pengembangan kapasitas yang
diinginkan.
BFI Finance meyakini bahwa agar setiap karyawan dapat
berkontribusi maksimal, pengembangan keterampilan Beragam program pelatihan dirancang untuk
dan kapabilitas individual mereka harus menjadi bagian meningkatkan keterampilan dan kapabilitas karyawan.
integral dari budaya Perusahaan. Untuk itulah Perusahaan Untuk mendukung hal tersebut, program pelatihan
menerapkan New Mindset secara berkelanjutan untuk yang bersifat enhancement dilakukan tidak hanya oleh
membentuk budaya kerja yang kian adaptif dan inovatif. kalangan internal, namun juga melibatkan mitra eksternal.
Berbekal pola pikir baru ini, diharapkan karyawan Perusahaan juga memberi ruang bagi karyawan untuk
Perusahaan semakin terbuka terhadap pembelajaran mengajukan pelatihan yang mereka ingin jalani, dan
baru, sehingga lebih siap dalam mengatasi tantangan dan berupaya memenuhinya sepanjang usulan tersebut
membawa Perusahaan unggul dalam persaingan. relevan. Pelatihan di 2024 difokuskan antara lain pada
pengembangan mindset yang adaptif dan berorientasi
Melalui pengembangan growth mindset, Perusahaan pertumbuhan. Sejumlah pelatihan juga dilaksanakan
senantiasa mengajak karyawan untuk berpartisipasi untuk meningkatkan kolaborasi lintas generasi, kecerdasan
aktif dalam mengembangkan kapabilitas yang mereka emosional, serta literasi keuangan karyawan.
butuhkan. Perusahaan mengangkat kepercayaan diri
karyawan sekaligus memastikan bahwa keterampilan Di 2024, BFI Finance menyelesaikan pembangunan
mereka terus berkembang secara konkret. Pada akhirnya, Regional Training Center (RTC) di seluruh wilayah
lingkungan kerja di Perusahaan dapat menjadi semakin Indonesia. Per akhir 2024, RTC Perusahaan telah selesai
inspiratif dan kolaboratif. dibangun dan beroperasi di Sumatra bagian utara dan
selatan, Jakarta, Tangerang (termasuk Kantor Pusat), Bogor,
Bandung, Cirebon, Semarang, wilayah Sulawesi–Maluku–
Pembentukan Tim yang Mumpuni dan Papua (Sulampa), Surabaya, Denpasar, serta Kalimantan
Berkinerja Tinggi bagian timur. Kehadiran RTC memberikan akses pelatihan
yang lebih luas dan merata bagi karyawan Perusahaan.
BFI Finance konsisten menciptakan peran dan kapabilitas Peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan di RTC yang
baru yang mendukung pertumbuhan organisasi melalui paling dekat dengan wilayah kerja mereka tanpa perlu
program pengembangan karyawan yang komprehensif. melakukan perjalanan ke Kantor Pusat.
Program ini dimulai dengan identifikasi talenta, yang Aktivitas pengembangan kompetensi karyawan di 2024
dilakukan secara kolaboratif antara manajer dari berbagai secara keseluruhan bernilai Rp4,9 miliar, yang meliputi
divisi, untuk memastikan pengembangan karier vertikal biaya pelatihan, transportasi, dan akomodasi peserta.
dan horizontal secara simultan. Pencarian talenta juga Jumlah ini meningkat 62% dari nilainya di 2023. Jumlah
disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. peserta program pelatihan di 2024 mencapai 50.676
Untuk menciptakan mesin bisnis baru yang kuat, orang, dengan keseluruhan durasi pelatihan mencapai
dibutuhkan kombinasi pengembangan talenta secara 312.690 jam, setara dengan 6 jam pelatihan per karyawan
internal dan akuisisi eksternal. Dengan menjalankan kedua peserta dalam setahun. Dengan demikian, biaya pelatihan
pendekatan ini, Perusahaan dapat mengintegrasikan per karyawan mencapai Rp97 ribu di 2024, lebih rendah
keterampilan baru yang relevan dengan tujuan bisnis dibandingkan di 2023 sebesar Rp128 ribu.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 165
Page 166
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 64 | Metrik Pengembangan SDM
Deskripsi 2022 2023 2024
Biaya Pelatihan Rp3,8 miliar Rp3,0 miliar Rp4,9 miliar
Jumlah Peserta Pelatihan 29.944 23.831 50.676
Jumlah Program Pelatihan 6 7 8
Tabel 65 | Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan
Jenis Pelatihan Jumlah Program 2024 Jumlah Peserta 2024
Pelatihan Internal 5 46.952
Pelatihan Eksternal 4 3.724
Jumlah 9 50.676
Tabel 66 | Jenis Pelatihan dan Jumlah Peserta
Jenis Pelatihan Jumlah Sesi Pelatihan 2024 Jumlah Peserta 2024
Kualifikasi 3 3.335
Mandatory 3 1.897
Fungsional 2 45.444
Jumlah 8 50.676
Tabel 67 | Peserta Pelatihan berdasarkan Jenjang Kepangkatan
Jenjang Kepangkatan Pelatihan Eksternal Pelatihan Internal Jumlah Peserta
Dewan Komisaris & Direksi 12 - 12
Senior Manager 57 138 195
Junior Manager 1.237 3.552 4.789
Officer 1.191 14.755 15.946
Staff 1.227 28.507 29.734
Jumlah 3.724 46.952 50.676
166 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 167
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 68 | Rata-Rata Jam Pelatihan per Keikutsertaan Karyawan per Tahun
Laki-Laki Perempuan
Rata-Rata
Jenjang Jumlah Rata-Rata Jumlah Rata-Rata Jam
Jumlah Jumlah
Kepangkatan Keikutsertaan Jam Keikutsertaan Jam Pelatihan
Jam Jam
per Pelatihan per Pelatihan per Peserta
Pelatihan Pelatihan
31 Des 2024 per Peserta 31 Des 2024 per Peserta
Dewan
Komisaris & 39 12 3 - - - 3
Direksi
Senior
457 158 3 74 37 2 3
Manager
Junior
26.805 3.745 7 12.048 1.044 12 8
Manager
Officer 105.311 12.058 9 33.056 3.888 9 9
Staff 93.603 23.898 4 41.297 5.836 7 5
Jumlah 226.215 39.871 6 86.475 10.805 8 6
Manajemen Kinerja
BFI Finance menerapkan sistem manajemen kinerja yang berorientasi Key Performance Indicators (KPI). Setiap karyawan
memiliki KPI individu yang disusun dan dievaluasi secara berkala.
Proses manajemen kinerja dimulai dengan Employee Goals Setting, di mana karyawan menyusun KPI yang diturunkan
dari, dan mengacu pada, KPI atasan mereka secara langsung. Departemen Human Capital (HC) bekerja sama dengan
atasan langsung setiap karyawan memastikan bahwa KPI tersebut relevan dan telah sesuai dengan dinamika pasar
dan kebutuhan bisnis. Kemudian, pada proses Performance Appraisal, atasan menilai pencapaian KPI karyawan selama
setahun untuk menentukan skema profit sharing dan memberikan apresiasi kepada karyawan yang berkinerja unggul.
Perusahaan memperkuat pemetaan talenta dengan mengidentifikasi karyawan berperforma tinggi yang berpotensi
menjadi pemimpin masa depan melalui program manajemen suksesi. Proses ini melibatkan penilaian kompetensi
inti, fungsional, dan teknis, yang kini menjadi bagian dari persyaratan rekrutmen dan panduan pengembangan karier.
Sebanyak 669 karyawan mengikuti program manajemen talenta dan suksesi di 2024, lebih sedikit dibandingkan 952 orang
di 2023.
Tabel 69 | Peserta Program Manajemen Talenta dan Suksesi
2022 2023 2024
Jenjang
Kepangkatan Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Manajerial ke
179 57 236 156 45 201 122 54 176
Atas
Supervisor 575 170 745 574 177 751 356 137 493
Jumlah 754 227 981 730 222 952 478 191 669
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 167
Page 168
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Transformasi Digital dan Otomatisasi Peningkatan Kesejahteraan dan Keterlibatan
Karyawan
Teknologi digital merupakan bagian kunci dari penerapan
BFI Culture yang dilandaskan pada New Mindset. Untuk mendukung kesejahteraan karyawan, BFI Finance
Kemampuan otomasi dan analisis data mendalam menawarkan remunerasi yang memperhatikan berbagai
yang dihadirkan oleh kemajuan teknologi digital faktor, seperti peraturan pengupahan, standar upah
telah mengubah dinamika dunia kerja, mengurangi minimum, kapasitas finansial Perusahaan, serta tren pasar.
ketergantungan pada pekerjaan manual, sekaligus
Paket remunerasi karyawan mencakup gaji pokok,
meningkatkan kebutuhan dunia bisnis akan keterampilan
tunjangan perumahan, transportasi, kesusahan, hari raya,
digital.
medis, jabatan, serta program kepemilikan kendaraan
Merespons perubahan ini, Perusahaan dan fasilitas kerja. Karyawan Perusahaan terlindungi oleh
mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis berbasis cakupan asuransi kecelakaan diri dan jiwa. Mereka juga
transformasi digital, agar sistem kerjanya lebih efektif dan dapat menerima bonus kinerja dari hasil kerja individual
responsif terhadap dinamika pasar. Inisiatif strategis ini dan kolektif.
mencakup pengambilan keputusan berbasis data melalui
Selain aspek finansial, Perusahaan memperhatikan
analitik SDM untuk memproyeksikan tren, mengidentifikasi
kesejahteraan mental karyawan dengan
risiko, dan merencanakan pengembangan SDM.
menyelenggarakan acara untuk mempererat kebersamaan,
Pemanfaatan teknologi juga telah meningkatkan mendorong partisipasi dalam kegiatan kesukarelawanan,
transparansi dan komunikasi antara manajemen dan dan mengundang karyawan untuk semakin terlibat dalam
karyawan. Budaya kerja di BFI Finance kini lebih terbuka, Perusahaan.
inklusif, kolaboratif, dan selaras dengan kebutuhan bisnis
Untuk menjaga hubungan industrial yang produktif dan
yang terus berkembang. Keterbukaan membuat karyawan
fasilitatif, BFI Finance menerapkan Peraturan Perusahaan
dari satu fungsi lebih mudah untuk mendengar masukan
yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak
dan paparan berbasis data dari karyawan dari fungsi-fungsi
Asasi Manusia, yang mengatur hal-hal terkait kondisi
lainnya. Selanjutnya, hal ini meningkatkan rasa saling
kerja, dialog manajerial, serta perlindungan hak karyawan.
percaya dan mendukung kolaborasi antardepartemen dan
Karyawan dapat menyampaikan aspirasi atau keluhan
antardirektorat, menunjukkan kematangan organisasi di
mereka secara lisan atau tertulis, dan Perusahaan
BFI Finance yang semakin baik.
berkomitmen untuk menanggapi setiap masukan. Pada
2024, tidak terdapat keluhan signifikan terkait hubungan
industrial di Perusahaan, menunjukkan terpeliharanya
lingkungan kerja yang harmonis.
168 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 169
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
.Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Departemen HC bekerja sama dengan Infrastructure Development di Direktorat Operasional untuk menerapkan Sistem
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang dirinci dalam Peraturan Perusahaan. SMK3 berlaku untuk
seluruh karyawan, yang diwajibkan untuk mencegah potensi kecelakaan dan kerusakan, serta menanggulangi risiko yang
mereka temui selama bekerja. Infrastruktur dan sistem pendukung operasional, termasuk dokumen penting dan aset
konsumen, disimpan di Pusat Kustodian yang tahan gempa dan kebakaran. Karyawan juga dilatih dalam evakuasi darurat
dan penggunaan peralatan pemadam kebakaran, serta dilengkapi dengan sarana penyelamatan dan kotak P3K di setiap
lantai.
Untuk menjaga keselamatan kerja, karyawan yang sering bepergian, seperti yang bekerja di pemasaran dan penagihan,
wajib mematuhi peraturan berlalu lintas dan menggunakan alat perlindungan yang sesuai.
BFI Finance aktif mendukung gaya hidup sehat dengan mengikutsertakan karyawan dalam program asuransi kesehatan,
serta menerapkan pendekatan preventif terhadap penyakit akibat kerja. Perusahaan aktif menyebarluaskan materi
tentang gaya hidup sehat dan mendorong peningkatan kebugaran fisik untuk mengurangi risiko kesehatan di tempat
kerja.
Tabel 70 | Kecelakaan Kerja
Jenis Kecelakaan Kerja Karyawan Lapangan Karyawan Non-Lapangan Jumlah
Kecelakaan Berat 1 - 1
Kecelakaan Ringan 16 5 21
Jumlah Kasus 17 5 22
Rencana dan Strategi SDM di 2025 Inisiatif Total Talent Management (Manajemen Talenta
Komprehensif) bertujuan menyelaraskan strategi talenta
BFI Finance menetapkan strategi SDM yang komprehensif dengan strategi bisnis, mencakup proses perencanaan,
untuk 2025 sebagai bagian dari upaya menciptakan akuisisi, pengelolaan, dan pengembangan talenta secara
keberlanjutan pertumbuhan bisnis melalui pengelolaan menyeluruh.
SDM yang terintegrasi, adaptif, dan inovatif. Untuk memastikan tim bekerja secara efektif, efisien,
Melalui empat inisiatif utama dalam kerangka BFI Culture dan adaptif, inisiatif Capable & High Performing Team
2.0, Perusahaan terus membangun lingkungan kerja yang (Tim yang Cakap dan Berkinerja Tinggi) difokuskan pada
positif dengan menanamkan budaya komunikasi terbuka, penyelarasan KPI yang jelas sehingga setiap individu dan
memberikan penghargaan atas pencapaian istimewa, dan tim dapat berkontribusi maksimal terhadap pencapaian
memastikan bahwa karyawan merasa dihargai sehingga bisnis.
keterlibatan dan loyalitas mereka terhadap Perusahaan Selain itu, BFI Finance mengadopsi pengelolaan talenta
terus meningkat. berbasis data melalui Data-Driven Talent Management
Inisiatif Leadership Excellence (Keunggulan (Manajemen Talenta Berbasis Data). Inisiatif ini diharapkan
Kepemimpinan) telah dirancang untuk menciptakan dapat memberdayakan proses pengambilan keputusan
lingkungan yang kondusif bagi kepemimpinan yang SDM dan efektivitas program ketenagakerjaan, sehingga
efektif, berorientasi pada perbaikan berkelanjutan, dan proses-proses ini berjalan lebih baik dan didasarkan pada
berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis. informasi yang kaya dan akurat.
Grafik 20 | BFI Culture 2.0
Strategi Bisnis
Keunggulan
Kepemimpinan
Manajemen BFI Manajemen
Talenta CULTURE Talenta
Berbasis Data Komprehensif
2.0
Tim yang Cakap dan
Berkinerja Tinggi
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 169
Page 170
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KINERJA LINGKUNGAN
Operasi Berkelanjutan tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup (PP 22/2021). Perusahaan juga
BFI Finance menjalankan usaha di bidang pembiayaan, mengimbau penggunaan barang sekali pakai dikurangi
dengan keseluruhan operasinya berlangsung di kawasan dan melarang bahan Styrofoam di lingkungan kerjanya.
urban atau daerah pemukiman. Tidak ada wilayah operasi Perusahaan juga berkontribusi terhadap emisi karbon di
Perusahaan yang bersinggungan langsung dengan sepanjang rantai nilainya, khususnya melalui pembiayaan
lingkungan hidup, termasuk ekosistem yang dilindungi. kendaraan bermotor (mobil dan motor), mesin, dan alat
Operasi BFI Finance menciptakan dampak lingkungan, berat, yang membantu memberdayakan konsumen dan
dan dampak yang paling signifikan adalah emisi karbon. mengangkat kemampuan ekonomi mereka.
Karyawan Perusahaan mengandalkan beragam sarana Hingga saat ini, Perusahaan telah mengukur jumlah
transportasi dalam bekerja, sehingga menjadi kontributor konsumsi energi listrik dan air di seluruh wilayah kantornya,
emisi yang utama. Hingga 2024, Perusahaan belum termasuk Kantor Pusat dan outlet. Sepanjang 2024,
mengukur besaran bahan bakar yang dikonsumsi melalui Perusahaan menggunakan listrik sebanyak 10,4 juta kWh,
aktivitas transportasi karyawan, sehingga data konsumsi atau setara dengan 37.354 gigajoule (GJ), 7,5% lebih tinggi
energi dan emisi karbon dari aktivitas tersebut belum dibandingkan pada 2023. Sementara itu, penggunaan air
tersedia. meningkat 2,2% dari 78.516 m3 di 2023 menjadi 80.262 m3
Meskipun belum menghitung jumlah energi yang di 2024.
dikonsumsi dari keseluruhan operasinya, Perusahaan Kendati mengalami kenaikan dalam penggunaan listrik
memiliki komitmen untuk menghemat energi. Di Kantor dan air di 2024 dibandingkan di 2023, Perusahaan terus
Pusat dan seluruh outletnya, karyawan diimbau untuk mengupayakan peningkatan efisiensi dalam penggunaan
menerapkan pola kerja yang ramah lingkungan, yang kedua sumber daya tersebut oleh karyawannya di seluruh
mencakup penghematan listrik dan air. Cara-caranya jaringan operasionalnya di masa mendatang, dengan
termasuk mematikan lampu dan AC di ruangan yang tidak rencana untuk menjalankan praktik-praktik efisiensi secara
sedang digunakan, mengurangi dan memilah sampah lebih disiplin.
domestik, mengurangi penggunaan kertas baru dengan
memanfaatkan alternatif kertas bekas untuk pencetakan Berdasarkan jumlah penggunaan listriknya, Perusahaan
dokumen tertentu, serta membangun tempat khusus telah mengestimasi emisi karbon Cakupan 2 berdasarkan
pembuangan limbah bahan beracun dan berbahaya Greenhouse Gas Protocol. Untuk 2024, dengan
(B3) di lingkungan Kantor Pusat. Pembangunan tempat menggunakan faktor konversi emisi jaringan listrik untuk
pembuangan tersebut merupakan perwujudan kepatuhan kawasan Jawa, Madura, dan Bali (Jamali), yakni sebesar
terhadap Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 0,8 kg CO2e/kWh, jumlah emisi Cakupan 2 Perusahaan
mencapai sekitar 8.300 ton CO2e.
Grafik 21 | Konsumsi Listrik dan Air
Konsumsi Listrik
2023 2024
9.650.184 kWh 10.376.164 kWh
Konsumsi Air
2023 2024
78.516 m3 80.262 m3
170 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 171
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 71 | Penggunaan Listrik dan Air 2023
Pemakaian Konsumsi Biaya Biaya
Pemakaian
Wilayah Kerja Listrik Energi Pemakaian Pemakaian Air
Air (m3)
(kWh) (GJ) Listrik (Rp) (Rp)
Kantor Pusat 3.188.760 11.480 3.554.638.446 33.530 420.805.503
Sumatra 1.132.225 4.076 1.924.250.116 6.711 84.225.723
Jabodetabek 1.044.586 3.761 1.775.304.911 8.511 106.811.600
Jawa, Bali & Nusa Tenggara 2.137.151 7.694 3.632.151.493 11.808 148.194.328
Kalimantan 835.895 3.009 1.420.628.148 8.044 100.954.038
Indonesia Timur (Sulawesi,
1.311.567 4.722 2.229.047.919 9.912 124.391.281
Maluku & Papua)
Jumlah 9.650.184 34.742 14.536.021.033 78.516 985.382.473
Tabel 72 | Penggunaan Listrik dan Air 2024
Biaya Biaya
Pemakaian Konsumsi Pemakaian
Wilayah Kerja Pemakaian Pemakaian Air
Listrik (kWh) Energi (GJ) Air (m3)
Listrik (Rp) (Rp)
Kantor Pusat 3.434.433 12.364 3.937.447.050 32.617 417.176.395
Sumatra 1.280.367 4.609 2.176.021.639 6.992 87.749.134
Jabodetabek 1.101.095 3.964 1.871.344.199 9.506 119.298.863
Jawa, Bali & Nusa Tenggara 2.317.307 8.342 4.030.106.746 13.653 171.346.910
Kalimantan 882.876 3.178 1.500.474.528 7.691 96.527.980
Indonesia Timur (Sulawesi,
1.360.086 4.896 2.311.506.348 9.803 123.022.675
Maluku & Papua)
Jumlah 10.376.164 37.354 15.826.900.510 80.262 1.015.121.957
Saya senang bekerja sama dengan BFI Finance karena pelayanan
mereka selalu memuaskan. Selain itu, prosesnya mudah dan cepat,
serta konsumen saya mudah membayar angsuran karena banyak
pilihan pembayarannya. Semoga BFI Finance terus sukses dan di masa
mendatang dapat memberikan bunga yang semakin bersaing.
Candra
Pemilik Dealer Mobil Bekas PT Bintang Jaya Auto
Jambi
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 171
Page 172
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Program Pelestarian LIngkungan
Sebagai langkah mitigasi dampak lingkungan dari operasinya, BFI Finance sejak 2021 melakukan penanaman bibit
Mangrove. Restorasi ekosistem hutan mangrove dilakukan sebagai bagian dari program pembudidayaan lingkungan yang
dipilih Perusahaan karena ekosistemnya mampu menyerap karbon secara alamiah hingga sepuluh kali lipat hutan tropis,
dan menyimpan karbon hingga lima kali lipat hutan tropis dalam luasan yang sama.
Pada 2023, Perusahaan telah menanam bibit mangrove sebanyak 10.000 pohon di 5 lokasi. Penanaman ini berhasil
menunjukkan hasil positif dan memiliki potensi signifikan dalam menyerap karbondioksida (CO2), dengan nilai rata-rata
127,9 ton CO2 per tahun dengan margin ketidakpastian ±61,7 ton.
Evaluasi yang dilakukan pada akhir 2024 mendapati bahwa dari 10.000 bibit pohon yang ditanam di 2023, sebanyak 8.390
pohon (80,5% dari keseluruhan) tetap hidup. Berdasarkan temuan tersebut, diperkirakan penyerapan CO2 dari 8.390 pohon
mangrove ini berada pada kisaran 55,5–159,1 ton CO2 per tahun.
Tabel 73 | Biomassa Akar Pohon Mangrove yang Ditanam di 2023
Biomassa/Pohon Karbon/Pohon CO2 / Pohon
Jenis Akar
(kg) (kg) (kg)
Akar Atas 4,16 ± 2,21 2,08 ± 1,10 7,64 ± 4,04
Akar Bawah 2,81 ± 1,16 1,41 ± 0,58 5,18 ± 2,13
Jumlah 6,97 ± 3,37 3,49 ± 1,69 12,79 ± 6,17
Tabel 74 | Estimasi Serapan Karbon dari Penanaman Mangrove di 2023 (ton)
Serapan Karbon untuk 10.000 Serapan Karbon untuk 8.390
Kategori Pohon yang Ditanam Pohon Hidup
(Skenario Awal) (Kondisi Aktual per Akhir 2024)
Biomassa 69,7 ± 33,7 58,5 ± 28,3
Karbon 34,9 ± 16,9 29,3 ± 14,2
CO2 127,9 ± 61.7 107,3 ± 51,8
Grafik 22 | Metrik Karbon
Metrik Karbon Jumlah Metrik Karbon
per Pohon (10.000 Pohon)
Biomassa Biomassa
6,97 (kg) 69,70 (kg)
Karbon Karbon
3,49 (kg) 34,85 (kg)
CO2 CO2
12,79 (kg) 127,90 (kg)
172 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 173
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pada 2024, Perusahaan kembali menanam 15.000 bibit mangrove baru di 6 lokasi, yaitu Kepulauan Seribu (DKI Jakarta),
Bekasi dan Indramayu (Jawa Barat), Brebes (Jawa Tengah), Denpasar (Bali), dan Dumai (Riau).
Grafik 23 | Sebaran Bibit Mangrove yang Ditanam Perusahaan
Jumlah Jumlah
Penanaman Baru Penanaman Pohon
2024 2022–2024
15.000 40.000
Selain melakukan penanaman bibit mangrove, Perusahaan • Mengumpulkan tas belanja bekas berbahan kain dan
aktif menggiatkan gaya hidup ramah lingkungan di kertas untuk dapat digunakan kembali saat berbelanja
kalangan karyawan dan komunitas sekitar wilayah di kantin dan koperasi kantor; dan
operasinya melalui program BFI Green Lifestyle. Di 2024, • Secara periodik melakukan sosialisasi dampak
program ini mencakup beberapa kegiatan seperti: lingkungan dari sampah melalui sarana email blast.
• Mengurangi penyediaan plastik sebagai wadah Perusahaan memperluas cakupan BFI Green Lifestyle
makanan dan menghimbau karyawan untuk membawa hingga ke kegiatan luar ruang, seperti ajang akbar BFI
wadah makanan dan minuman sendiri; RUN 2024 pada 23 Juni 2024, yang berlokasi di ICE BSD,
• Meniadakan penggunaan kantong plastik; Kabupaten Tangerang. Melalui ajang olahraga lari akbar
• Melarang penggunaan Styrofoam; tersebut, Perusahaan mengumpulkan 691,8 kg sampah
• Melarang penggunaan sedotan plastik; botol plastik untuk disalurkan ke bank sampah terdekat
• Melakukan manajemen sampah botol plastik; dengan lokasi Kantor Pusat untuk didaur ulang.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 173
Page 174
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KINERJA SOSIAL
BFI Finance berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif bagi
Kesehatan komunitas di sekitar lokasi operasionalnya di seluruh Indonesia. Komitmen
ini diwujudkan melalui serangkaian program di 2024.
Sehat untuk Merdeka | Agustus 2024
369 orang
Rangkaian program kesehatan Sehat untuk Merdeka diselenggarakan
dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di lima wilayah,
yakni di Tangerang Selatan (Banten), Kediri (Jawa Timur), Palangkaraya
(Kalimantan Tengah), Tarakan (Kalimantan Utara), dan Makassar
(Sulawesi Selatan). Jumlah penerima manfaat program ini mencapai
369 orang.
Pelayanan Kesehatan Gratis
977 orang
Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi konsumen dan masyarakat
sekitar ini diinisiasi oleh Cabang BFI Finance di 14 kota, yakni Parepare
(Sulawesi Selatan), Balaraja (Banten), Kudus (Jawa Tengah), Yogyakarta
(D.I. Yogyakarta), Surabaya (Jawa Timur), Bukittinggi (Sumatra Barat),
Semarang (Jawa Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), Sunter (Jakarta),
Bandar Lampung (Lampung), Karawang (Jawa Barat), Tasikmalaya (Jawa
Barat), Bekasi (Jawa Barat) dan Pekanbaru (Riau). Penerima manfaat
program ini berjumlah 977 orang.
Donor Darah
514 orang
BFI Finance melalui berbagai Cabang juga melaksanakan program
donor darah yang berlangsung tujuh kali selama 2024, yakni di
Malang dan Lamongan (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), dan
Tangerang Selatan (Banten). Jumlah kantong darah yang terkumpul
mencapai 514 kantong.
Bakti Ibu
665 orang
Dalam rangka perayaan Hari Ibu, BFI Finance menyelenggarakan
program kesehatan khusus bagi kaum ibu dan anak berupa periksa
kesehatan gratis, donor darah, sosialisasi stunting dan ibu hamil,
pemberian kacamata baca gratis yang tersebar di 10 wilayah, yakni
Ketapang (Kalimantan Barat), Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan),
Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah), Dumai (Riau), Balikpapan
(Kalimantan Timur), Surabaya (Jawa Timur), Sorong (Papua Barat),
Bolaang Mangondow Utara (Sulawesi Utara), Jombang (Jawa Timur), dan
Parung Panjang (Jawa Barat), dihadiri oleh 665 penerima manfaat.
Jumlah penerima manfaat program kesehatan yang telah
diselenggarakan oleh BFI Finance di 2024 menjangkau lebih dari 2.500 orang
174 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 175
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pendidikan
Gerakan 1000 | Agustus 2024
Program Gerakan 1000 adalah program tahunan BFI Finance
yang mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan di
Indonesia dan pemberian bantuan untuk mendukung proses
belajar mengajar. Sebanyak 1.038 siswa yang tersebar di Papua,
yaitu Jayapura, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Merauke,
menjadi penerima manfaatnya di 2024. Para siswa mendapatkan
sepasang sepatu dan kaus kaki baru untuk memastikan mereka
dapat berangkat ke sekolah dengan pakaian yang layak.
Sekolah Kreatif | Mei–Juli 2024
Melalui Sekolah Kreatif, BFI Finance mendukung akses
pendidikan layak di Indonesia. Di 2024, program ini
melibatkan 3.237 siswa dan 245 guru di 12 sekolah, yang
tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi,
hingga Nusa Tenggara. Mereka memperoleh bantuan
sarana belajar berupa laptop, komputer, meja, kursi belajar,
dan alat pendukung lainnya. Karyawan Perusahaan
juga membantu merenovasi laboratorium komputer,
toilet sekolah, ruang perpustakaan, ruang belajar, dan
melengkapi fasilitas di sejumlah sekolah.
Pelatihan Digital Guru Kreatif | Januari–Desember 2024
Program Pelatihan Digital Guru Kreatif di 2024 dilaksanakan
secara daring dengan jumlah peserta 35 guru dari 10 sekolah
yang tersebar di wilayah Pekanbaru (Riau), Palembang
(Sumatra Selatan), Luwuk (Sulawesi Tengah), Manado
(Sulawesi Utara), Bogor dan Karawang (Jawa Barat), Nganjuk
dan Malang (Jawa Timur), Sumbawa (Nusa Tenggara
Barat), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Program
ini berlangsung selama dua bulan dengan topik pelatihan
pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi
Canva Pro Editor serta pengenalan AI di dunia pendidikan.
Dalam pelatihan ini, peserta diwajibkan membuat video
pembelajaran yang dikompetisikan pada akhir program.
Beasiswa bagi Guru | Desember 2023–Desember 2024 Beasiswa Prestasi Olahraga “Jadi Juara BFI Finance” |
September 2024–September 2025
Pelibatan guru dalam program-program pendidikan BFI
Finance di 2024 dilengkapi dengan pemberian beasiswa Perusahaan memberikan Beasiswa Prestasi Olahraga
bagi 8 guru, yang berasal dari 6 sekolah di Palembang “Jadi Juara BFI Finance” kepada 10 anak usia remaja
(Sumatra Selatan), Lamongan dan Surabaya (Jawa Timur), yang berpotensi menjadi atlet lari nasional. Unit CSR BFI
Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu (Sulawesi Tengah), Finance berkolaborasi dengan Yayasan Cinta Kembali
dan Kupang (NTT). Mereka sebelumnya telah lulus program Juara di Jakarta untuk periode satu tahun, dalam rangka
Microsoft Certified Educator pada awal 2023. Perusahaan mendukung pengembangan kapasitas dan kualitas 10
memberikan mereka kesempatan mengikuti kursus anak berbakat tersebut. Dukungan yang diberikan meliputi
tentang pemanfaatan sistem digital di dunia pendidikan pelatihan teknis dan peningkatan kemampuan fisik
secara daring selama satu tahun. dalam berlari sekaligus pendidikan formal. Sepuluh bibit
atlet lari potensial ini terdiri dari 5 anak yang berdomisili
di wilayah DKI Jakarta, 3 anak di Nusa Tenggara Timur
(NTT), dan 2 anak di Papua. Selain beasiswa, Perusahaan
juga memberikan bantuan peralatan olahraga, pelatihan
dengan bimbingan pelatih lari profesional, hingga
pemberian nutrisi sehat.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 175
Page 176
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Kesejahteraan Masyarakat
Lokakarya Daring Inspiratif untuk Pelaku UMKM | 19–20 Juni 2024
Pelatihan pemasaran digital diberikan kepada pelaku UMKM agar dapat memaksimalkan kanal
digital untuk peningkatan penjualan. Diselenggarakan secara daring dalam dua sesi secara
intensif, dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari konsumen dan komunitas bisnis dari wilayah
Tangerang Raya (Banten), Majalengka (Jawa Barat), Blora, Semarang dan Kudus (Jawa Tengah),
Blora (Jawa Timur), dan Medan (Sumatra Utara).
#BFINgangkatUsahaLokal 2024 | Oktober–November 2024
#BFINgangkatUsahaLokal merupakan program yang secara
konsisten sejalan dengan visi BFI Finance. Program ini diikuti
oleh 300 orang dari konsumen, komunitas UMKM, dan
masyarakat umum di Tangerang (Banten) dan Pekanbaru (Riau).
Rangkaian kegiatan terdiri dari pelatihan dan pendampingan
usaha dengan materi pelatihan terdiri dari: pelatihan
pemasaran, pengelolaan keuangan, public speaking, pola pikir
kewirausahaan, dan ide usaha kreatif. Selain pelatihan dan
pendampingan, acara juga diramaikan oleh bazar produk lokal,
kegiatan olahraga Pound Fit dan senam, cek kesehatan gratis,
lokakarya mini kerajinan tangan, dan aneka lomba untuk anak-
anak seperti lomba mewarnai, menari, dan fashion show.
Literasi Keuangan | Papua, Tangerang Selatan, dan Lampung, 15
Mei, 7 September, dan 23 November 2024
Perusahaan menyelenggarakan Literasi Keuangan di tiga kota,
yaitu Jayapura (Papua), Tangerang Selatan (Banten), dan Bandar
Lampung (Lampung), guna meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan konsumen dan masyarakat dalam mengelola
keuangan, mengenalkan produk-produk pembiayaan,
pemanfaatan pinjaman produktif untuk peningkatan usaha,
serta lebih memahami manfaat dan risiko pembiayaan. Literasi
Keuangan di Papua dihadiri oleh 46 siswa SDN Inpres Doyo Lama
di Jayapura, di Tangerang Selatan dihadiri oleh total 75 orang
pelaku usaha dan konsumen, sementara kegiatan di Lampung
dihadiri oleh 100 pelaku usaha di kawasan Bandar Lampung dan
sekitarnya.
Program BFI 4U (Pemberdayaan Masyarakat Desa) |
September–Oktober 2024
Program tahunan yang diselenggarakan untuk menunjang
kesejahteraan masyarakat di 2024 mengangkat konsep baru
dan melibatkan 25 relawan karyawan BFI Finance. BFI 4U
2024 berhasil memberikan kegiatan serta fasilitas pendukung
kesejahteraan baik pada bidang pendidikan, ekonomi, dan
kesehatan untuk 1.235 orang di wilayah kampung Palalangon,
Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pada bidang
pendidikan, tim relawan BFI 4U membantu proses belajar
mengajar serta merenovasi SDN Palalangon dengan membuat
perpustakaan, taman, pengecatan dinding bangunan sekolah,
dan pembuatan irigasi. Pada bidang ekonomi, tim relawan
BFI 4U memberikan pelatihan kewirausahaan, serta bantuan
langsung bibit dan alat pertanian. Pada bidang kesehatan,
tim relawan BFI 4U membangun Posyandu, memberikan
edukasi dan makanan bergizi untuk anak, serta memberikan
pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia.
176 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 177
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Infrastruktur Lingkungan dan Akses Air Bersih | September–
Oktober 2024
BFI Finance setiap tahunnya memberikan bantuan pada
wilayah yang mengalami krisis air bersih. Pada 2024, bantuan
pembangunan akses air bersih diberikan pada wilayah
Kampung Palalangon, Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor, yang
berada di wilayah kaki Gunung Salak. Pemasangan pipanisasi
sepanjang 2 kilometer dilakukan bersama dengan warga
dan karyawan BFI Finance yang menjadi relawan. Pipanisasi
ini memberikan dampak bagi 1.235 warga yang tinggal di
Kampung Palalangon, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain
memberikan akses air bersih bagi keperluan hidup sehari-hari,
program ini berfungsi meningkatkan sarana irigasi bagi lahan
pertanian dan perkebunan milik warga setempat.
Berbagi di Hari Raya | Maret–April, Juni 2024
Perusahaan menyelenggarakan beberapa program yang
bertujuan untuk berbagi rezeki dengan masyarakat di sekitar
wilayah operasional BFI Finance selama periode hari raya, yaitu:
• Berbagi Takjil | Maret–April 2024
Dalam rangka bulan suci Ramadan 1445 H, Perusahaan
membagikan 2.378 takjil di 14 cabang yaitu Dumai (Riau),
Jambi (Jambi), Palembang (Sumatra Selatan), Pangkal
Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), Bandar Lampung
(Lampung), Bandung dan Karawang (Jawa Barat), Solo
2 (Jawa Tengah), Kudus (Jawa Tengah), Surabaya 2 (Jawa
Timur), Malang (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Sanggau
(Kalimantan Barat), dan Merauke (Papua Selatan).
• BFI Berqurban | Juni 2024
Memperingati Idul Adha 1445 H, karyawan Perusahaan
membagikan 1.795 kantong daging kurban kepada
masyarakat di sekitar Kantor Pusat dan cabang-cabang
Perusahaan di Padang (Sumatra Barat), Jambi (Jambi), Bogor
dan Tasikmalaya (Jawa Barat), Kudus (Jawa Tengah), Tuban
(Jawa Timur), Buleleng (Bali), Balikpapan (Kalimantan Timur),
Pontianak (Kalimantan Barat), Gorontalo (Gorontalo), dan
Sorong (Papua Barat Daya).
Mitigasi dan Tanggap Bencana | April dan Desember 2024
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat
yang mengalami bencana akibat fenomena alam dan
penyebab lainnya (seperti kebakaran dan huru-hara) serta
pembekalan pengetahuan cepat tanggap bencana, Unit CSR
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
• Pelayanan Kesehatan untuk Penyintas Bencana | April 2024
Sejak 2022, BFI Finance terus berkontribusi dalam memberikan
bantuan pelayanan kesehatan keliling/ambulans keliling,
bekerja sama dengan Yayasan Sekolah Relawan.
Pada 3 April 2024, BFI Finance memberikan pelayanan
kesehatan gratis kepada penyintas bencana banjir untuk 160
penerima manfaat di Posko Ngemplik Wetan, Demak, Jawa
Tengah.
• Edukasi P3K dan Simulasi Tanggap Bencana | Desember 2024
BFI Finance bersama Yayasan Sekolah Relawan memberikan edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
atau kondisi darurat, serta pengetahuan akan tindakan tanggap bencana untuk 50 kader Posyandu di wilayah Parung
Panjang, Bogor.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 177
Page 178
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Penanaman Bibit Mangrove
Sejak 2021, BFI Finance berkomitmen untuk terjun
langsung ke masyarakat dalam rangka turut serta
melestarikan lingkungan dengan mengadakan program
penanaman bibit mangrove. Penjelasan mengenai
program ini telah diungkapkan dalam bab yang sama di
bagian Kinerja Lingkungan halaman 170–173.
BFI Green Lifestyle
Unit CSR BFI Finance terus berupaya memberikan pengetahuan
berkelanjutan mengenai pentingnya kesadaran, perhatian, dan
tanggung jawab bersama terhadap faktor lingkungan, mengajak
partisipasi aktif karyawan untuk melakukan berbagai tindakan
nyata melalui gaya hidup ramah lingkungan. Setelah kesadaran
karyawan terbentuk, BFI Green Lifestyle akan berkontribusi
positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar
wilayah operasi Perusahaan. Program ini dijelaskan di bagian
Kinerja Lingkungan halaman 170-173.
Grafik 24 | Sebaran Program CSR berdasarkan Wilayah Grafik 25 | Sebaran Program CSR berdasarkan Pulau
12 13 Jawa
Indonesia Barat
28 Sulawesi
% %
13 Kalimantan
Indonesia Tengah
39 49 Indonesia Timur Sumatra
Maluku & Papua
16
16 Bali & Nusa Tenggara
14
Grafik 26 | Peta Sebaran Program CSR BFI Finance 2024
Daerah penerima manfaat program CSR BFI Finance 2024
178 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 179
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN
PRODUK/JASA BERKELANJUTAN
Dukungan bagi Program Inklusi Keuangan dan Praktik Bisnis yang Etis dan Bertanggung Jawab
Keuangan Berkelanjutan
Perusahaan melakukan penagihan pinjaman dari
Produk-produk pembiayaan BFI Finance ditawarkan konsumen dengan cara yang etis dan tunduk pada
kepada berbagai lapisan masyarakat untuk memenuhi peraturan yang berlaku, sesuai POJK No. 35/POJK.05/2018
kebutuhan mereka, baik produktif maupun konsumtif. tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.
Sebagian besar konsumen produk-produk ini berasal dari Jika konsumen mengalami kesulitan dalam pengembalian
kelas menengah ke bawah, yang kerap sulit mengakses pinjaman, Perusahaan akan mengupayakan cara-cara yang
layanan keuangan dari institusi perbankan. Sebagian tegas, terhormat, dan sensitif terhadap kondisi konsumen,
lainnya tinggal di daerah terpencil, di mana layanan sehingga meminimalkan potensi terjadinya sengketa
finansial yang umum tidak memadai, atau bahkan tidak dalam prosesnya. Perusahaan memastikan bahwa seluruh
tersedia. konsumennya diperlakukan secara etis dan bertanggung
Melalui outlet-outletnya di seluruh Indonesia, BFI Finance jawab oleh karyawan Perusahaan.
menghadirkan layanan keuangan yang merata dan setara Setiap tahun, Perusahaan melakukan survei tingkat
bagi semua lapisan masyarakat. Ini merupakan wujud kepuasan konsumen atas produk dan layanannya.
dukungan Perusahaan terhadap program inklusi keuangan Hasil survei di 2024 beserta program-program layanan
yang digagas oleh Pemerintah Indonesia. konsumen di BFI Finance disajikan pada bab Analisis dan
Dengan semakin banyak pihak yang tergabung ke Pembahasan Manajemen, bagian Pelayanan Konsumen,
dalam ekosistem layanan finansialnya, BFI Finance dapat halaman 96.
meningkatkan kemampuan ekonomi mereka melalui
produk-produk pembiayaan yang tepat sasaran. Produk-
produk ini memberdayakan masyarakat untuk lebih terlibat
dalam berbagai aktivitas ekonomi yang hasilnya akan
meningkatkan taraf hidup mereka.
Baik produk Perusahaan sendiri maupun layanan
keuangan dari entitas anaknya mendukung pelaksanaan
visi Keuangan Berkelanjutan untuk Indonesia. Produk
pembiayaan modal kerja yang ditawarkan BFI Finance
secara khusus membantu mewujudkan kemandirian
ekonomi masyarakat Indonesia, dengan menyalurkan
Rp12,2 triliun kepada para pelaku UMKM di seluruh negeri
hingga akhir 2024. Nilai tersebut mewakili 53,2% dari
seluruh portofolio pembiayaan Perusahaan.
Saya mengenal BFI Finance di 2021 dari media massa. Pada saat itu
saya membutuhkan tambahan modal usaha dan saya memilih BFI
Finance karena alasan kemapanan dan bunganya yang kompetitif.
Dengan pembiayaan dari BFI Finance, usaha saya sekarang semakin
lancar. Saya sangat puas dengan layanan oleh setiap karyawan
Perusahaan.
Erika Nurhayati
Konsumen Produk Pembiayaan Motor
Bintaro, Jakarta Selatan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 179
Page 180
07 DATA
PERUSAHAAN
180 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 181
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 181
Page 182
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM
Tabel 75 | Komposisi Saham dan Pemegang Saham per 31 Desember 2024
Nominal Rp25,00 per Saham
Keterangan
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Saham
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000 100,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500 79,84
Jumlah Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500 20,16
Pemegang Saham
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450 48,15
PT BFI Finance Indonesia Tbk* 927.732.000 23.193.300.000 5,81
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.781.442.050 46,04
Jumlah 15.967.115.620 399.177.890.500 100,00
* Hasil pembelian kembali saham Perusahaan sesuai keputusan RUPSLB 15 April 2015 dan merupakan sisa saham treasuri setelah
pelaksanaan MESOP berdasarkan keputusan RUPSLB 29 Juni 2022
Tabel 76 | Kepemilikan Saham Anggota Direksi
Awal Tahun Akhir Tahun Sifat
Nama Jabatan
Kepemilikan
Jumlah Saham % Saham Jumlah Saham % Saham
Francis Lay Sioe Ho Presiden Direktur 344.108.180 2,16 343.908.180 2,15 Langsung
Sutadi Direktur 17.517.000 0,11 18.817.000 0,12 Langsung
Sudjono Direktur 26.310.800 0,16 26.310.800 0,16 Langsung
Andrew Adiwijanto Direktur 10.240.000 0,06 11.240.000 0,07 Langsung
Goklas Direktur - - 1.012.500 0,01 Langsung
Jumlah 398.175.980 2,49 401.288.480 2,51
Grafik 27 | Klasifikasi Pemegang Saham per 31 Desember 2024
11,04
Pemegang Saham Individu Lokal
25,06 14,02 Pemegang Saham Institusi Lokal
%
Jumlah Pemegang Saham Lokal
0,01
74,93 Pemegang Saham Individu Asing
Pemegang Saham Institusi Asing
74,94 Jumlah Pemegang Saham Asing
Struktur kepemilikan saham PT BFI Finance Indonesia Tbk per akhir 2024 terdiri dari 9.285 individu dan institusi, di mana
74,94% di antaranya terdaftar di luar negeri dan 25,06% sisanya di dalam negeri. Tidak ada pemegang saham dengan
kepemilikan lebih dari 5%, kecuali Trinugraha Capital & Co SCA sebagai pemegang saham pengendali dan saham treasuri
BFI Finance.
182 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 183
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Grafik 28 | Komposisi Kepemilikan Saham per 31 Desember 2024
5,81
Trinugraha Capital & Co SCA
PT BFI Finance Indonesia Tbk *
46,04
% 48,15
Lain-Lain (masing-masing dibawah 5%)
* Hasil pembelian kembali saham Perusahaan sesuai
keputusan RUPSLB 15 April 2015 dan merupakan sisa saham
treasuri setelah implementasi MESOP berdasarkan RUPSLB
29 Juni 2022
Grafik 29 | Struktur Kepemilikan Saham per 31 Desember 2024
Jerry Ng
100%
Bravo Capital Dana ekuitas swasta yang Investor-Investor
Garibaldi Thohir
Holdings Ltd. dikelola NS Advisors 1) Lain/ Pasif 2)
7,3% 23,2% 14,3% 55,2%
Bravo Investments
Ltd.
99,34%
0,66%
Trinugraha Capital Treasury Stock / BFI
Public below 5%
& Co SCA Finance
48,15% 5,81% 46,04%
PT BFI Finance
Francis Lay Sioe Ho
Indonesia Tbk
99,00% 1,00%
PT Finansial
Integrasi Teknologi
Pemegang saham individu terakhir (Ultimate Beneficial Owners/UBO)
1. NS Advisors adalah Northstar Advisors Pte. Ltd.
2. Investor-Investor Lain/Pasif adalah investor pasif dan tidak memiliki hak suara
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 183
Page 184
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PROFIL PEMEGANG SAHAM PENGENDALI
TRINUGRAHA CAPITAL & Co SCA TCC dapat menjalankan semua hal komersial, teknis,
dan keuangan atau operasi lainnya, yang berhubungan
langsung atau tidak langsung pada semua lingkup dalam
Manager
rangka mencapai tujuannya.
Trinugraha Capital (TC SARL)
Pengurus dan Pengawas TCC
Sejarah Singkat
Sesuai dengan anggaran dasarnya, TCC dikelola oleh satu
Trinugraha Capital & Co SCA (TCC) adalah perusahaan yang atau beberapa manager yang merupakan pemegang
didirikan berdasarkan hukum negara Luxembourg dan saham tanpa tanggung jawab terbatas (unlimited liability
terdaftar di negara tersebut. Anggaran dasar TCC telah shareholders/commandite). TC SARL, sebuah société à
diubah beberapa kali dan perubahan yang terakhir telah responsabilité limitée, ditunjuk sebagai Manager tunggal
berlaku secara efektif berdasarkan keputusan-keputusan dari TCC. Segala hal terkait TCC dan kondisi keuangan
RUPSLB TCC pada 28 November 2022. termasuk secara khusus pembukuan dan rekeningnya
diawasi oleh TCC Supervisory Board.
Maksud dan Tujuan TCC
TCC melakukan penyertaan, dalam berbagai bentuk, pada
perusahaan, kemitraan, atau jenis badan usaha lainnya.
PEMILIK MANFAAT AKHIR
Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owners/ juncto Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 15 Tahun
UBO) Perusahaan adalah Garibaldi Thohir dan Jerry Ng. 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penerapan Prinsip
Perusahaan telah menyampaikan pelaporan atas pemilik Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi.
manfaat akhir kepada Kementerian Hukum dan HAM RI Kedua pihak sebagai UBO telah memenuhi kriteria yang
sebagaimana dinyatakan dalam Informasi Penyampaian ditetapkan dalam Pasal 4 Ayat 1 huruf f dan g Perpres
Data tanggal 17 Juni 2022. 13/2018, yaitu:
Penunjukan Garibaldi Thohir dan Jerry Ng sebagai UBO a. Menerima manfaat dari perseroan terbatas; dan/atau
telah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden b. Merupakan pemilik sebenarnya dari dana atas pemilikan
RI No. 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali saham perseroan terbatas.
Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan
dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (Perpres 13/2018)
184 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 185
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
MANAJEMEN DAN KARYAWAN (MESOP)
Berdasarkan keputusan RUPSLB 29 Juni 2022, Perusahaan 2. Tercatat sebagai karyawan tetap dan/atau sudah bekerja
mengalihkan 75 juta saham treasurinya, dengan harga di Perusahaan minimum sejak 1 Januari 2019;
pelaksanaan Rp500,00 per lembar atau senilai Rp37,5 miliar, 3. KPI rata-rata selama dua tahun terakhir minimum di
ke dalam Management and Employee Stock Ownership angka 2,5;
Program (MESOP). 4. Jumlah saham yang dapat dibeli karyawan ditetapkan
Pengalihan dilakukan pada 11 Oktober 2022. berdasarkan personal grade (PG) karyawan per 30 Juni
Berdasarkan skema MESOP, saham tersebut tidak 2022;
dapat diperdagangkan selama tiga tahun sejak tanggal 5. Karyawan yang putus hubungan kerja dengan
pengalihan. Perusahaan dengan sebab apapun, termasuk karyawan
mengajukan pengunduran diri sampai dengan 30
Skema MESOP berlaku bagi manajemen dan karyawan September 2022, tidak berhak atas MESOP; dan
Perusahaan yang memenuhi syarat-syarat berikut: 6. Untuk hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini,
1. Hanya diberikan kepada karyawan BFI Finance yang akan diatur secara terpisah.
masih aktif, dan tidak kepada anggota Direksi, Dewan
Komisaris, dan DPS Perusahaan; Di 2024, Perusahaan tidak menyelenggarakan MESOP.
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM DAN
JUMLAH SAHAM
Kronologi Pencatatan Saham
Berdasarkan Akta No. 80 tanggal 22 November 1989 dan
Berdasarkan Akta No. 57 tanggal 7 April 1982 yang telah Akta No. 27 tanggal 8 Maret 1990, modal dasar Perusahaan
diubah dengan Akta No. 40 tanggal 6 Oktober 1982, pada saat Perusahaan hendak melakukan penawaran
keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris umum ditingkatkan dari Rp3 miliar yang terbagi atas 100
di Jakarta, modal dasar Perusahaan pada saat didirikan saham prioritas dan 1.900 saham biasa masing-masing
adalah sebesar Rp3 miliar terbagi atas 100 saham prioritas dengan nilai nominal Rp1,5 juta menjadi sebesar Rp15
dan 1.900 saham biasa, masing-masing dengan nilai miliar yang terbagi atas 15 juta saham biasa masing-
nominal Rp1,5 juta, sedangkan modal ditempatkan dan masing bernilai nominal Rp1.000,00, sedangkan modal
disetor penuh adalah sejumlah Rp1,5 miliar, yang terbagi ditempatkan dan disetor penuh adalah sejumlah Rp8,5
atas 100 saham prioritas dan 900 saham biasa. miliar yang terbagi atas 8,5 juta saham.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 185
Page 186
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 77 | Kronologi Pencatatan Saham dan Perubahan Jumlah Saham Beredar
Bursa Tanggal Saham Jumlah Saham
Aksi Korporasi Nilai & Harga (Rp)
Efek Pencatatan Dicatat Dicatat
Penawaran Umum Saham
BEJ & BES 16 Mei 1990 2.125.000 1.000 2.125.000
Perdana
Perusahaan mengeluarkan 1
BEJ 14 Juni 1993
Dividen Saham 1.062.500 saham baru untuk setiap 10 3.187.500
BES 11 Juni 1993
lembar saham yang dimiliki
Perusahaan mengeluarkan 17
BEJ 22 September 1993
Saham Bonus 9.934.668 saham bonus untuk setiap 20 13.122.168
BES 13 September 1993
lembar saham yang dimiliki
BEJ 6 Desember 1993
Company Listing 8.500.000 1.000 21.622.168
BES 2 Desember 1993
Perusahaan mengeluarkan 1
BEJ 22 Maret 1994
Dividen Saham 7.207.390 saham baru untuk setiap 28.829.558
BES 21 Maret 1994
3 lembar saham yang dimiliki
Penawaran Umum Terbatas I :
Memiliki 1 saham maka berhak BEJ & BES 9 Mei 1994 28.829.558 1.000 57.659.116
atas 1 saham baru
Penawaran Umum Terbatas II:
Memiliki 1 saham maka berhak BEJ & BES 12 Februari 1997 115.318.232 1.000 172.977.348
atas 2 saham baru
Pemecahan Nilai Nominal
BEJ & BES 3 November 1997 172.977.348 500 345.954.696
Saham 1:2
Saham Baru dari Konversi
BEJ 11 Mei 2006
Obligasi Wajib Konversi (MCB 414.384.585 - 760.339.281
BES 5 Juni 2006
Conversion)
Pemecahan Nilai Nominal
BEI 7 Agustus 2012 760.339.281 250 1.520.678.562
Saham 1:2
Penerbitan Saham untuk
Pelaksanaan MESOP Tahap BEI 31 Mei 2013 5.936.000 250 1.526.614.562
I-Grant Date 1
Penerbitan Saham untuk
Pelaksanaan MESOP Tahap BEI 30 Mei 2014 23.320.000 250 1.549.934.562
I-Grant Date 2
Penerbitan Saham untuk
Pelaksanaan MESOP Tahap BEI 29 Mei 2015 16.025.000 250 1.565.959.562
II-Grant Date 1
Penerbitan Saham untuk
Pelaksanaan MESOP Tahap BEI 31 Mei 2016 30.752.000 250 1.596.711.562
II-Grant Date 2
Pembelian Kembali Saham
Perusahaan dengan periode Jumlah nilai pembelian
N/A 15 April 2015 100.273.200 N/A
pembelian maksimum sebesar Rp252.160.169.658,00
18 bulan sejak 15 April 2015
Pemecahan Nilai Nominal
BEI 5 Juni 2017 1.596.711.562 25 15.967.115.620
Saham 1:10
MESOP dari Saham Treasuri BEI 11 Oktober 2022 75.000.000 500 15.967.115.620
Semua aksi korporasi di atas telah mendapatkan persetujuan dari otoritas pasar modal dan dilaksanakan semestinya.
186 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 187
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 187
Page 188
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KRONOLOGI PENCATATAN
EFEK LAINNYA
Tabel 78 | Ikhtisar Pencatatan Obligasi
Jumlah
Tanggal Jumlah
Tanggal Peringkat yang Suku Tanggal
Obligasi yang Diterbitkan Pencatatan per Seri
Efektif Obligasi Diterbitkan Bunga Jatuh Tempo
di BEI (Rp miliar)
(Rp miliar)
18 September
Obligasi Berkelanjutan Seri A 7 Juni 2018 437 8,00%
2021
IV BFI Finance 8 September (No. S-67/
A+(idn) 832
Indonesia Tahap III 2020 D.04/
Tahun 2020 2018) 8 September
Seri B 395 9,50%
2023
8 Juni
Obligasi Berkelanjutan Seri A 200 6,00%
2022
V BFI Finance
31 Mei 2021 AA-(idn) 600
Indonesia Tahap I
Tahun 2021 28 Mei
Seri B 400 7,75%
2024
16 Agustus
Seri A 210 5,25%
2022
Obligasi Berkelanjutan
V BFI Finance 9 Agustus 6 Agustus
Seri B AA-(idn) 1,000 260 6,25%
Indonesia Tahap II 2021 2023
Tahun 2021
6 Agustus
Seri C 530 7,25%
2024
21 Mei 7 Februari
Seri A 617 6,25%
2021 2024
Obligasi Berkelanjutan (No. S-66/
V BFI Finance 30 Januari D.04/2021) 27 Januari
Seri B AA-(idn) 1,100 227 7,00%
Indonesia Tahap III 2023 2025
Tahun 2023
27 Januari
Seri C 256 7,375%
2026
Seri A 590 6,10% 24 April 2024
Obligasi Berkelanjutan
V BFI Finance
Seri B 17 April 2023 AA-(idn) 1,600 385 7,00% 14 April 2025
Indonesia Tahap IV
Tahun 2023
Seri C 625 7,15% 14 April 2026
Obligasi Berkelanjutan Seri A 250 6,00% 25 Juni 2024
V BFI Finance
16 Juni 2023 AA-(idn) 1,100
Indonesia Tahap V
Tahun 2023 Seri B 850 7,00% 15 Juni 2026
5 Oktober
Seri A 100 6,60%
2025
18
Obligasi Berkelanjutan
September 25 September
VI BFI Finance Seri B 26 September 200 6,80%
2024 AA-(idn) 600 2026
Indonesia Tahap I 2024
(No.S-130/
Tahun 2024
D.04/2024)
25 September
Seri C 300 6,90%
2027
188 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 189
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Wali Akuntan Konsultan Pemeringkat
Status Penjamin Pelaksana Emisi Notaris
Amanat Publik Hukum Efek
PT BNI Sekuritas PT Bank Ir. Nanette
Tanubrata
PT Danareksa Sekuritas Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Sutanto Fahmi
Lunas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Bambang &
PT Mandiri Sekuritas (Persero) Partners Warsito, Indonesia
Rekan
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Tbk S.H.
Lunas PT BNI Sekuritas PT Bank Ir. Nanette
Tanubrata
PT BRI Danareksa Sekuritas Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Sutanto Fahmi
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Bambang &
Belum Jatuh PT Mandiri Sekuritas (Persero) Partners Warsito, Indonesia
Rekan
Tempo PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Tbk S.H.
PT BCA Sekuritas
PT Bank Ir. Nanette
Lunas PT BNI Sekuritas Tanubrata
Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Sutanto Fahmi
Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
PT BRI Danareksa Sekuritas Bambang &
(Persero) Partners Warsito, Indonesia
PT Mandiri Sekuritas Rekan
Tbk S.H.
Belum Jatuh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Tempo
PT Bank Ir. Nanette
PT BCA Sekuritas Tanubrata
Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Belum Jatuh PT BRI Danareksa Sekuritas Sutanto Fahmi
Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Tempo PT Mandiri Sekuritas Bambang &
(Persero) Partners Warsito, Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Rekan
Tbk S.H.
PT Bank Ir. Nanette
PT BCA Sekuritas Tanubrata
Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Belum Jatuh PT BRI Danareksa Sekuritas Sutanto Fahmi
Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Tempo PT Mandiri Sekuritas Bambang &
(Persero) Partners Warsito, Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Rekan
Tbk S.H.
PT Bank Ir. Nanette
PT BCA Sekuritas Tanubrata
Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Belum Jatuh PT BRI Danareksa Sekuritas Sutanto Fahmi
Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Tempo PT Mandiri Sekuritas Bambang &
(Persero) Partners Warsito, Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Rekan
Tbk S.H.
PT Bank Ir. Nanette
PT BCA Sekuritas Tanubrata
Tabungan Jusuf Cahyanie PT Fitch
Belum Jatuh PT BRI Danareksa Sekuritas Sutanto Fahmi
Negara Indradewa & Handari Adi Ratings
Tempo PT Mandiri Sekuritas Bambang &
(Persero) Partners Warsito, Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Rekan
Tbk S.H.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 189
Page 190
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
DEWAN KOMISARIS
Tugas Pokok Prosedur Pengangkatan dan Pemberhentian
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris dibentuk sebagai perwakilan dari
pemegang saham untuk melakukan fungsi pengawasan Berdasarkan anggaran dasar, anggota Dewan
sesuai anggaran dasar, memberikan nasihat kepada Direksi Komisaris diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu
dalam menjalankan kepengurusan Perusahaan, dan lima tahun, dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk
memantau efektivitas praktik GCG di Perusahaan. memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa
jabatannya berakhir, jika anggota Dewan Komisaris
Dalam melakukan fungsi pengawasan:
tersebut dinilai tidak dapat menjalankan tugasnya
1. Dewan Komisaris bertindak secara kolektif sebagai satu sebagaimana ditetapkan dalam anggaran dasar dan/atau
kesatuan dewan dan tidak bertindak secara individu. keputusan RUPS. Pemberhentian demikian berlaku sejak
2. Dewan Komisaris tidak diperbolehkan menjalankan penutupan RUPS tersebut, kecuali apabila ditentukan lain
tugas eksekutif yang menjadi kewenangan Direksi, oleh RUPS. Setelah masa jabatan berakhir, anggota Dewan
kecuali dalam kondisi tertentu untuk waktu tertentu Komisaris dapat diangkat kembali oleh RUPS.
sesuai anggaran dasar atau keputusan RUPS.
Sebelum diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris,
3. Dewan Komisaris mengawasi keputusan yang telah
kandidat diwajibkan memenuhi persyaratan dalam
diambil (ex-post facto) dan keputusan yang akan
POJK No. 34/POJK.03/2018 tanggal 27 Desember 2018
diambil (preventive basis).
tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga
4. Pengawasan Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
Jasa Keuangan yang kemudian diperbarui oleh POJK
informasi yang diterima dari Direksi, RUPS, atau sumber
No. 14/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 juncto POJK No.
lain yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian
5. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atau
Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
penolakan terhadap tindakan tertentu sekaligus
Jasa Keuangan. Kandidat diwajibkan untuk lulus penilaian
mengawasi seluruh aspek bisnis dan korporat
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh OJK.
Perusahaan.
Seluruh anggota Dewan Komisaris saat ini telah memenuhi
6. Dewan Komisaris memastikan Laporan Tahunan
ketentuan peraturan yang berlaku.
Perusahaan memuat informasi lengkap tentang
identitas anggota, jabatan, rapat, honorarium, serta Jika masa jabatan anggota Dewan Komisaris habis,
ketentuan lainnya sesuai peraturan yang berlaku. mereka dapat diangkat kembali bergantung pada
7. Dewan Komisaris memastikan Direksi menindaklanjuti penilaian kinerja yang diawasi oleh Komite Nominasi dan
temuan audit internal, audit eksternal, dan hasil Remunerasi. Setelah penilaian, Komite Nominasi dan
pengawasan otoritas seperti OJK atau instansi terkait Remunerasi akan membuat rekomendasi jika Komite akan
lainnya. mengesahkan anggota Dewan Komisaris yang telah habis
masa jabatannya untuk diangkat kembali. Berdasarkan
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi,
Dewan Komisaris akan mengusulkan pengangkatan
kembali anggota Dewan Komisaris tersebut dalam RUPS.
190 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 191
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Persyaratan Keanggotaan Dewan Komisaris 4. Memenuhi kriteria tambahan bagi Komisaris yang
juga merupakan Komisaris Independen, sebagaimana
Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan diuraikan pada bagian Komisaris Independen dalam bab
Komisaris adalah mereka yang memenuhi persyaratan ini.
berikut, sebagaimana ditentukan oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal,
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
dan yang pada saat diangkat dan selama menjabat:
1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik; Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
2. Cakap melakukan perbuatan hukum; Dewan Komisaris mengacu pada pedoman dan tata
3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama tertib kerja Dewan Komisaris yang diatur dalam Pedoman
menjabat: Dewan Komisaris dan Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; (Pedoman), diterbitkan pada 1 Desember 2015.
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau Pedoman ini mengatur berbagai aspek terkait Dewan
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah Komisaris, termasuk fungsi, keanggotaan, pedoman
menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit; pengawasan, etika jabatan, tugas dan wewenang, hak,
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak rapat, evaluasi kinerja, organ pendukung, serta hubungan
pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau kerja antara Dewan Komisaris dengan Direksi.
yang berkaitan dengan sektor keuangan;
Pedoman bagi Dewan Komisaris tersebut dapat diakses
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
perusahaan/pedoman-kerja-komisaris-direksi.
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPST;
• Pertanggungjawabannya sebagai anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris kepada RUPS; dan
• Pernah menyebabkan perusahaan yang
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran
dari OJK tidak memenuhi kewajiban
menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan
keuangan kepada OJK;
e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
perundang-undangan; dan
f. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
yang dibutuhkan Perusahaan;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 191
Page 192
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Komposisi, Keberagaman, dan Independensi Anggota Dewan Komisaris
Tabel 79 | Komposisi, Keberagaman, dan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris
Nama Kusmayanto Kadiman Johanes Sutrisno
Jabatan Presiden Komisaris Komisaris Independen
Usia 70 73
Negara Domisili Indonesia Indonesia
Landasan Hukum Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25 Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25
& Tanggal Mei 2021 Mei 2021
Pengangkatan
Akhir Masa Jabatan RUPS 2026 RUPS 2026
Nomor dan Tanggal Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-473/ Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-
SK Hasil Penilaian BL/2011 tanggal 11 Agustus 2011 2020/NB.1/2014 tanggal 4 Agustus 2014
Kemampuan dan
Kepatutan
Pendidikan Doctor of Philosophy dan Sarjana Teknik Master of Business Administration (M.B.A.)
Fisika dan Sarjana Ekonomi Manajemen
Pengalaman Kerja Presiden Komisaris, Wakil Presiden Komisaris, Presiden Komisaris, Komisaris, Direktur,
Komisaris, Komisaris Independen, Direktur, Komite Audit, Komite Manajemen Risiko,
Rektor ITB, Menteri Negara Riset dan Komite Pemantau Risiko
Teknologi Republik Indonesia
Rangkap Jabatan di • Wakil Presiden Komisaris PT Adaro Power Tidak ada
Luar Perusahaan dan • Komisaris Independen PT Profesional
Entitas Anak Telekomunikasi Indonesia Tbk
• Komisaris Independen PT Sarana Menara
Nusantara Tbk
• Komisaris Independen PT Global Digital
Niaga Tbk"
Anggota Dewan Komisaris BFI Finance tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan
derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau
hubungan dengan Perusahaan, kecuali Kusmayanto Kadiman (Presiden Komisaris), Sunata Tjiterosampurno (Komisaris),
dan Saurabh Narayan Agarwal (Komisaris), yang memiliki hubungan keuangan dengan pemegang saham pengendali.
Selama periode pelaporan, tidak ada anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham yang jumlahnya 5% atau lebih dari
modal disetor di BFI Finance atau di perusahaan lainnya.
Seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan di sepanjang periode pelaporan telah mematuhi seluruh ketentuan POJK
No. 30/POJK.05/2014 (POJK 30) dan POJK No. 33/POJK.04/2014 (POJK 33) terkait rangkap jabatan.
192 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 193
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Alfonso Napitupulu Sunata Tjiterosampurno Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris Independen Komisaris Komisaris
74 52 43
Indonesia Indonesia Singapura
Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 Akta Berita Acara RUPSLB No. 7 Akta Berita Acara RUPSLB No. 7
tanggal 25 Mei 2021 tanggal 29 Juni 2020 tanggal 16 Mei 2023
RUPS 2026 RUPS 2025 RUPS 2028
Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner OJK
No. KEP-2019/NB.1/2014 tanggal 4 No. Kep-282-NB.11-2015 tanggal 1 Juni No. KEP-203/PL.02/2023 tanggal 8
Agustus 2014 2015 Desember 2023
Sarjana Hukum Master of Finance dan Bachelor of Bachelor of Technology (B.Tech.)
Business Administration bidang Teknik Elektro, Master
of Science (M.S.) bidang
Mikroelektronika, Master of Business
Administration (M.B.A.)
Pengacara, Konsultan Hukum, Konsultan, Direktur, Managing Komisaris, Direktur Utama, dan
Komisaris, Komisaris Independen, Director, Komisaris, Presiden Direktur di berbagai perusahaan di
Direktur Utama, Komite Nominasi Komisaris, Komite Audit, Komite bidang keuangan, telekomunikasi,
dan Remunerasi Manajemen Risiko, Komite Nominasi investasi, energi, pertambangan, dan
dan Remunerasi jasa konsultasi manajemen, analis
bisnis, private equity investment
associate
Managing Partner Kantor Hukum • Managing Director Northstar • Managing Director dan Head of
Alfonso Napitupulu & Partners Advisors Pte. Ltd. Southeast Asia Private Equity di
• Komisaris PT Trimegah Sekuritas Warburg Pincus LLC, Singapura
Indonesia Tbk • Direktur Advance Intelligence
• Komisaris PT Bundamedik Tbk Group (ADVANCE.AI), Oona
(BMHS)" Insurance Singapura (Oona
Holdings Pte. Ltd.), Circles.Life,
Everise, GCash (Mynt – Globe
Fintech Innovations, Inc.), MoMo
Pay, dan Techcombank (Vietnam
Technological and Commercial
Joint Stock Bank)"
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 193
Page 194
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 80 | Independensi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Komisaris Direktur Saham Komisaris Direktur Saham
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Kusmayanto Kadiman - √ - √ √ - - √ - √ - √
Johanes Sutrisno - √ - √ - √ - √ - √ - √
Alfonso Napitupulu - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sunata - √ - -
√ √ - - √ - √ √
Tjiterosampurno
Saurabh Narayan - √ - - √
√ √ - - √ - √
Agarwal
Komisaris Independen Dari lima orang anggota Dewan Komisaris yang menjabat
per 31 Desember 2024, dua di antaranya (40%) merupakan
Berdasarkan definisi OJK, Komisaris Independen adalah Komisaris Independen. Hal ini sesuai dengan ketentuan
anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten OJK.
atau Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan
sebagai Komisaris. Dalam hal Dewan Komisaris terdiri dari
Pernyataan Independensi Komisaris Independen
dua orang anggota Dewan Komisaris, satu di antaranya
adalah Komisaris Independen.
Pernyataan independensi Komisaris Independen
Selain memenuhi ketentuan persyaratan sebagai anggota diungkapkan dalam laporan tahunan. Dalam hal Komisaris
Dewan Komisaris, Komisaris Independen wajib memenuhi Independen menjabat di Komite Audit, Komisaris
persyaratan berikut: Independen yang bersangkutan hanya dapat diangkat
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai kembali untuk satu periode masa jabatan Komite Audit
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, berikutnya.
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Mengacu pada Pasal 25 POJK 33, masing-masing Komisaris
Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir, kecuali Independen Perusahaan, yaitu Johanes Sutrisno dan
untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Alfonso Napitupulu, telah memenuhi kriteria sebagai
Independen Perusahaan pada periode berikutnya; Komisaris Independen. Mereka tidak memiliki hubungan
2. Tidak memiliki saham; baik langsung maupun tidak keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham
langsung; pada Perusahaan; dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan
3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Komisaris lainnya, Direksi dan/atau Pemegang Saham
Perusahaan, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, Pengendali atau hubungan dengan Perusahaan, yang
atau pemegang saham pengendali Perusahaan; dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
4. Tidak mempunyai hubungan usaha; baik langsung independen, sebagaimana diatur dalam ketentuan
maupun tidak langsung; yang berkaitan dengan pelaksanaan GCG bagi perusahaan pembiayaan.
kegiatan usaha Perusahaan; dan
5. Komisaris Independen yang telah menjabat selama dua
periode masa jabatan dapat diangkat kembali pada Program Orientasi bagi Anggota Baru
periode selanjutnya sepanjang Komisaris Independen
tersebut menyatakan dirinya tetap independen kepada Perusahaan menyelenggarakan program orientasi untuk
RUPS. memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perusahaan
Berdasarkan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi secara umum kepada anggota baru Dewan Komisaris,
Perusahaan, mantan anggota Direksi atau pejabat eksekutif dan agar anggota Dewan Komisaris saling mengenal serta
Perusahaan atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan bekerja sama sebagai tim yang solid dan efektif dalam
dengan Perusahaan, yang dapat mempengaruhi menjalankan fungsi-fungsi Dewan Komisaris. Orientasi bagi
kemampuannya untuk bertindak independen, tidak dapat anggota baru dilaksanakan dalam Rapat Dewan Komisaris
menjadi Komisaris Independen pada Perusahaan, sebelum yang pertama kali dihadiri oleh anggota baru tersebut.
menjalani masa tunggu selama satu tahun.
194 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 195
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Hubungan Kerja antara Dewan Komisaris dan Komite-Komite Dewan Komisaris
Direksi
Dalam bertugas, Dewan Komisaris dibantu oleh tiga
Perusahaan menjaga hubungan kerja yang baik antara komite, yakni Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan
Dewan Komisaris dan Direksi dengan menerapkan prinsip- Komite Nominasi dan Remunerasi. Setiap komite terdiri
prinsip sebagai berikut: atas Ketua Komite, yang merupakan Komisaris Independen,
dan anggota komite lainnya yang ditunjuk oleh Dewan
1. Dewan Komisaris menghormati fungsi dan peranan
Komisaris. Fungsi dan pekerjaan komite-komite tersebut
Direksi dalam mengurus Perusahaan sesuai dengan
dijelaskan dalam piagam masing-masing. Ketiga komite
undang-undang dan anggaran dasar.
tersebut melapor kepada Dewan Komisaris.
2. Direksi menghormati fungsi dan peranan Dewan
Komisaris dalam melakukan pengawasan dan
memberikan nasihat terhadap kebijakan pengurusan
Penilaian Kinerja Komite-Komite Dewan
Perusahaan.
Komisaris
3. Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi
bersifat formal dan dilandasi mekanisme baku atau Berdasarkan hasil evaluasi komite-komite tersebut
korespondensi yang dapat dipertanggungjawabkan. oleh Dewan Komisaris, yang mempertimbangkan
4. Hubungan kerja informal antara anggota Dewan kinerja, kompetensi, dan kehadiran dalam rapat komite,
Komisaris dan Direksi diperbolehkan, namun tidak disimpulkan bahwa semua komite di bawah Dewan
dapat dijadikan kebijakan formal tanpa mekanisme atau Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung
korespondensi resmi. jawabnya sesuai mandat masing-masing di 2024 dengan
5. Dewan Komisaris berhak mendapatkan akses atas baik.
informasi Perusahaan secara tepat waktu, akurat, dan
lengkap.
6. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, Dewan
Komisaris dapat meminta penjelasan kepada pejabat
di bawah Direksi dengan terlebih dahulu berkoordinasi
dengan Direksi, sesuai dengan kebijakan satu pintu
(one-gate policy) dalam komunikasi korporasi.
7. Direksi bertanggung jawab memastikan bahwa
informasi mengenai Perusahaan diberikan kepada
Dewan Komisaris secara tepat waktu, akurat, konsisten,
dan lengkap.
8. Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi
bersifat kelembagaan. Setiap hubungan antaranggota
harus diketahui oleh seluruh anggota dari kedua organ
tersebut.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 195
Page 196
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
DIREKSI
Tugas Pokok Persyaratan Keanggotaan Direksi
Direksi dibentuk sebagai organ Perusahaan yang Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah
bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan warga negara Indonesia dan/atau warga negara asing yang
untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan serta mewakili telah memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Direksi
Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan, Perusahaan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-
dalam segala hal dan dalam segala kejadian. undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal, antara lain:
1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik;
2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
Prosedur Pengangkatan dan Pemberhentian 3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama
Direksi menjabat:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
Berdasarkan anggaran dasar Perusahaan, anggota Direksi b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
diangkat oleh pemegang saham dalam RUPS untuk masa anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah
jabatan dimulai sejak tanggal pengangkatan sampai menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
dengan penutupan RUPST kelima. Anggota Direksi dapat c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak
diberhentikan oleh pemegang saham dalam RUPS setiap pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau
saat sebelum masa jabatannya berakhir. yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan
Sebelum diangkat sebagai anggota Direksi, kandidat d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
diwajibkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
POJK No. 34/POJK.03/2018 tanggal 27 Desember 2018 • Pernah tidak menyelenggarakan RUPST;
tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga • Pertanggungjawabannya sebagai anggota
Jasa Keuangan yang kemudian diperbarui dengan POJK Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
No. 14/POJK.03/2021 tanggal 31 Juli 2021 juncto POJK No. pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai
Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Jasa Keuangan. Kandidat diwajibkan untuk lulus penilaian Komisaris kepada RUPS;
kemampuan dan kepatutan oleh OJK. Seluruh anggota • Pernah menyebabkan perusahaan yang
Direksi saat ini telah memenuhi ketentuan peraturan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran
berlaku. dari OJK tidak memenuhi kewajiban
menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan
Jika masa jabatan anggota Direksi telah habis, keuangan kepada OJK;
pengangkatan anggota Direksi dapat dilakukan kembali, e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
bergantung pada penilaian kinerja yang diawasi oleh perundang-undangan; dan
Komite Nominasi dan Remunerasi. Setelah penilaian, f. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
Komite Nominasi dan Remunerasi akan membuat yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
rekomendasi jika Komite akan mengesahkan anggota
Direksi yang telah habis masa jabatannya untuk diangkat Selain hal-hal di atas, anggota Direksi juga harus
kembali. Berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi memenuhi persyaratan berikut:
dan Remunerasi, Dewan Komisaris akan mengusulkan 1. Memiliki pengetahuan yang cukup dan relevan
pengangkatan kembali anggota Direksi tersebut dalam mengenai jabatannya;
RUPS.
196 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 197
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
2. Memiliki pemahaman atas hukum dan peraturan 4. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris
mengenai perusahaan pembiayaan serta hukum dan Perusahaan; dan
peraturan lain yang berhubungan dengan perusahaan 5. Menetapkan keputusan strategis dan operasional yang
pembiayaan; mengandung risiko dan ketidakpastian.
3. Memiliki pengalaman bekerja di perusahaan
Dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasional,
pembiayaan dan bidang lain yang relevan dengan
Direksi juga memiliki hak-hak berikut:
posisinya; dan
1. Setiap anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari
4. Memiliki kemampuan untuk membuat keputusan
jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis
manajemen yang strategis agar dapat mengembangkan
maksudnya tersebut kepada Perusahaan sekurang-
Perusahaan menjadi lembaga keuangan yang sehat.
kurangnya 30 hari sebelum tanggal pengunduran
dirinya;
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi 2. Setiap anggota Direksi berhak melakukan pembelaan
dalam RUPS jika RUPS sewaktu-waktu memberhentikan
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, anggota Direksi;
Direksi mengacu kepada pedoman dan tata tertib kerja 3. Direksi berhak mengangkat seorang atau lebih sebagai
Direksi yang diatur dalam Pedoman Dewan Komisaris wakil atau kuasanya untuk melakukan perbuatan
dan Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk (Pedoman), hukum tertentu dengan memberikan kuasa khusus
diterbitkan pada 1 Desember 2015. yang diatur dalam surat kuasa;
4. Direksi berhak mewakili Perusahaan di dalam maupun
Pedoman ini mengatur berbagai aspek terkait Direksi, di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam
termasuk fungsi, keanggotaan, persyaratan keanggotaan, segala kejadian serta melakukan segala tindakan
etika jabatan, tugas dan kewajiban, wewenang, hak, rapat, dan perbuatan, baik mengenai pengurusan maupun
evaluasi kinerja, serta organ pendukung Direksi. pemilikan, serta mengikat Perusahaan dengan pihak
Pedoman bagi Direksi tersebut dapat diakses pada lain dan pihak lain dengan Perusahaan, dengan
https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/ pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam
pedoman-kerja-komisaris-direksi. anggaran dasar; dan
5. Anggota Direksi berhak memperoleh gaji dan/atau
tunjangan.
Wewenang dan Hak Direksi
Direksi memiliki wewenang berikut dalam menjalankan
kegiatan usaha dan operasional:
1. Melaksanakan pengembangan usaha;
2. Mewakili Perusahaan di dalam dan di luar pengadilan;
3. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian
termasuk pengangkatan, mutasi, suksesi dan
pemberhentian, penetapan gaji, imbalan pascakerja dan
jaminan hari tua, serta penghasilan lain berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 197
Page 198
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Komposisi, Keberagaman, dan Independensi Anggota Direksi
Komposisi Direksi saat ini telah mencerminkan keberagaman anggotanya, dalam hal pendidikan, pengalaman kerja, usia,
dan juga keahlian. Masing-masing anggota Direksi memiliki kompetensi yang mendukung Perusahaan untuk berkinerja
secara optimum. Kondisi keberagaman dari anggota Direksi telah terpenuhi secara implisit dengan terpenuhinya
persyaratan sebagai anggota Direksi, yang salah satunya adalah memiliki keahlian dalam bidang-bidang yang dibutuhkan
Perusahaan.
Tabel 81 | Komposisi, Keberagaman, dan Rangkap Jabatan Direksi
Nama Francis Lay Sioe Ho Sutadi
Jabatan Presiden Direktur Direktur Bisnis & Manajemen Aset
Usia 76 50
Negara Domisili Indonesia Indonesia
Landasan Hukum & Tanggal Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal Akta Berita Acara RUPSLB No. 5 tanggal 22
Pengangkatan 25 Mei 2021 Mei 2024
Akhir Masa Jabatan RUPS 2026 RUPS 2027
Nomor dan Tanggal SK Hasil Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner OJK
Penilaian Kemampuan dan Nomor: KEP-2021/NB.1/2014 tanggal 4 Nomor: KEP-1292/NB.1/2014 tanggal 3 Juni
Kepatutan Agustus 2014 2014
Pendidikan Master of Business Management Executive M.B.A., Sarjana Teknik Industri
(M.B.M.), Bachelor of Business
Administration (B.B.A.)
Pengalaman Kerja Presiden Komisaris PT FIT, Presiden Direktur, Anggota Komite Pengarah
Direktur, Direktur dan Pendiri Teknologi Informasi (Direksi), Division
Perusahaan, Ketua Komite Manajemen Head, Regional Manager, Branch Manager,
Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Sales Executive, Collection & Credit Analyst
Informasi (Direksi), Credit Manager, Officer
Treasury Officer, Executive Officer
Kementerian Keuangan Singapura
Rangkap Jabatan di Luar Tidak ada Tidak ada
Perusahaan dan Entitas Anak
Semua anggota Direksi BFI Finance tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan derajat
kedua dengan sesama anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan
dengan Perusahaan.
Selama periode pelaporan, tidak ada anggota Direksi yang memiliki saham yang jumlahnya 5% atau lebih dari modal
disetor di BFI Finance atau di perusahaan lainnya.
Seluruh anggota Direksi Perusahaan di sepanjang periode pelaporan telah mematuhi seluruh ketentuan POJK 30 dan
POJK 33 terkait rangkap jabatan.
198 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 199
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Sudjono Andrew Adiwijanto Goklas
Direktur Keuangan Direktur Operasional Direktur Transformasi
54 56 46
Indonesia Indonesia Indonesia
Akta Berita Acara RUPSLB No. 5 Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 Akta Berita Acara RUPSLB No. 5
tanggal 22 Mei 2024 tanggal 29 Juni 2022 tanggal 22 Mei 2024
RUPS 2027 RUPS 2027 RUPS 2027
Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner OJK Keputusan Dewan Komisioner
Nomor: KEP-1294/NB.1/2014 tanggal 3 Nomor: KEP-465/NB.11/2017 tanggal 14 OJK Nomor: KEP-462/PL.02/2024
Juni 2014 Agustus 2017 tanggal 29 Oktober 2024
Enterprise Risk Manager (ERM™), Master of Business Administration Executive M.B.A., Management
Master of Business Administration (M.B.A.), Sarjana Teknik Elektro Development Program, Sarjana
(M.B.A.), Sarjana Ekonomi Akuntansi Ekonomi Manajemen Keuangan
Komisaris PT FIT, Direktur, Sekretaris Direktur, Anggota Komite Pengarah Project Management Office
Perusahaan, Anggota Komite Teknologi Informasi (Direksi), Anggota Head, Anggota Komite Pengarah
Manajemen Risiko dan Komite Komite Nominasi dan Remunerasi Teknologi Informasi (Direksi),
Pengarah Teknologi Informasi (Dewan Komisaris), Division Head dan Division Head, Branch Manager
(Direksi), Anggota Komite Pemantau Department Head berbagai bagian di
Risiko (Dewan Komisaris), Kepala Kantor Pusat, Regional Manager dan
Divisi Keuangan dan Teknologi Branch Manager di berbagai daerah di
Informasi, Auditor Senior Indonesia, Marketing Officer
Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Tabel 82 | Independensi Direksi
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Komisaris Direktur Saham Komisaris Direktur Saham
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Yes Tidak Yes Tidak Yes Tidak Yes Tidak Yes Tidak
Francis Lay Sioe Ho - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sutadi - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sudjono - √ - √ - √ - √ - √ - √
Andrew Adiwijanto - √ - √ - √ - √ - √ - √
Goklas - √ - √ - √ - √ - √ - √
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 199
Page 200
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Tabel 83 | Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Nama dan Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Francis Lay Sioe Ho Sebagai Chief Executive Officer (CEO), beliau merupakan pengambil keputusan
Presiden Direktur tertinggi di Perusahaan dan bertanggung jawab atas pencapaian sasaran dan target
bisnis secara keseluruhan. Bersama anggota Direksi lainnya, beliau memimpin
formulasi dan implementasi tujuan strategis dan rencana bisnis Perusahaan.
Merangkap sebagai Chief Risk Officer (CRO), beliau bertanggung jawab mengawasi
manajemen risiko di seluruh aspek bisnis Perusahaan, yang meliputi risiko-risiko dari
sisi kredit/pembiayaan, likuiditas dan pendanaan, operasional, hukum dan peraturan,
strategi/bisnis, dan reputasi Perusahaan. Tugas utamanya adalah meninjau ulang dan
menyetujui risiko bisnis yang diajukan, implementasi dan pemantauan kebijakan dan
prosedur manajemen risiko, manajemen operasional kredit untuk mendukung tujuan
bisnis, menjaga prasarana analitis yang komprehensif, dan bekerja sama dengan unit-
unit bisnis dan operasional untuk memastikan risiko-risiko yang dihadapi Perusahaan
dapat diidentifikasi, diukur, dan dikelola dalam batas-batas yang telah ditetapkan.
Beliau menerima laporan langsung dari seluruh Direktur, mengawasi fungsi Audit
Internal, Kepatuhan (Corporate Compliance), Manajemen Risiko (Risk Management;
termasuk di dalamnya unit-unit kerja seperti Operational Risk & APU–PPT, Risk Policy
& Portfolio, Risk Data Science, Credit Operations, dan Anti-Fraud), dan Sekretaris
Perusahaan. Dalam kepengurusan Komite-Komite Direksi, beliau bertindak sebagai
Ketua Komite Manajemen Risiko dan Ketua Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Dalam kaitannya dengan entitas anak Perusahaan (PT FIT), beliau bertanggung jawab
sebagai Presiden Komisaris.
Sutadi Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), beliau bertanggung jawab merumuskan
Direktur Bisnis & strategi dan rencana kerja pemasaran untuk memastikan pencapaian target bisnis
Manajemen Aset tahunan, menyusun rencana anggaran tahunan untuk bisnis pembiayaan yang
meliputi segmen produk untuk konsumen ritel (mobil bekas dan baru, motor bekas,
properti, dan non-collateral), produk komersial untuk konsumen korporasi (alat
berat dan mesin), dan pembiayaan berbasis syariah. Sesuai persetujuan pemegang
saham dalam RUPSLB 22 Mei 2024, beliau mendapatkan tanggung jawab baru untuk
membawahi fungsi-fungsi terkait Manajemen Aset, di mana beliau bertanggung
jawab untuk menjaga kualitas portofolio Perusahaan melalui penagihan dan
pemulihan piutang tertunggak, serta memastikan proses penagihan dan penyelesaian
atas kontrak-kontrak bermasalah mematuhi ketentuan perundang-undangan yang
berlaku. Berbagai departemen dan unit kerja di bawah pengawasan beliau terdiri dari:
Marketing (termasuk di dalamnya unit-unit kerja yang menjalankan fungsi Product
Development & Management untuk Mobil, Motor, Pembiayaan Beragun Properti atau
Property-Backed Financing (PBF), dan Non-Collateral, Core Business Tribe, Channel
Tribe (termasuk Digital Marketing), Corporate & Dealer Financing untuk Alat Berat dan
Mesin, Unit Usaha Syariah (UUS), National Sales, Direct & Telemarketing, serta Business
Project & Marketing Communication); New Business Tribe; dan Asset Management &
Inventory (termasuk Legal & Litigation). Dalam kepengurusan Komite Direksi, beliau
adalah Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Sudjono Sebagai Chief Financial Officer (CFO), beliau bertanggung jawab mengarahkan dan
Direktur Keuangan mengawasi seluruh kegiatan keuangan, termasuk sumber pendanaan dan kecukupan
pendanaan (termasuk posisi likuiditas) untuk mendukung pertumbuhan bisnis,
pengendalian keuangan, pengawasan proyek-proyek bisnis serta penyajian laporan
keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan peraturan yang diterapkan.
Beliau merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan, menjadi mitra bagi setiap unit
bisnis dan regional business operations atas pelaporan, analisis kinerja keuangan
dan operasional dari setiap lini bisnis. Berbagai departemen dan unit kerja di bawah
pengawasan beliau terdiri dari: Financial Control; Finance & Treasury; Corporate
Communication, Corporate Social Responsibility (CSR) & CPDM (Corporate Program
Development & Management); Digital Business & Incubation (termasuk fungsi
manajemen Teknologi Informasi atau TI), serta fungsi Hubungan Investor (Investor
Relations). Dalam kepengurusan Komite-Komite Direksi, beliau adalah Anggota
Komite Manajemen Risiko dan Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi. Dalam
kaitannya dengan entitas anak Perusahaan (PT FIT), beliau bertanggung jawab sebagai
Komisaris.
200 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 201
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Nama dan Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Andrew Adiwijanto Sebagai Chief Operating Officer (COO), beliau bertanggung jawab dalam memastikan
Direktur Operasional penyelarasan fungsi-fungsi di organisasi agar seluruh aspek operasional Perusahaan
berjalan dengan baik dan mematuhi kebijakan internal, serta mengawasi dan
memastikan standarisasi pelayanan konsumen demi tercapainya tingkat kepuasan
konsumen secara berkelanjutan. Berbagai departemen dan unit kerja di bawah
pengawasan beliau adalah Operations & Service Excellence, Branch Business Partner,
Insurance & Operational Services, dan Compensation, Benefits & Rewards. Dalam
kepengurusan Komite Direksi, beliau adalah Anggota Komite Pengarah Teknologi
Informasi.
Goklas Pembentukan jabatan Direktur Transformasi telah disetujui oleh pemegang saham
Direktur Transformasi dalam RUPSLB 22 Mei 2024. Sebagai Direktur Transformasi, beliau bertanggung jawab
dalam memandu dan memastikan berbagai inisiatif di organisasi yang bertujuan
untuk mentransformasi Perusahaan sehingga menjadi lebih siap dan unggul dalam
menghadapi persaingan di tengah perkembangan pasar dan dinamika industri
pembiayaan. Tugas-tugas inti beliau terdiri dari: mencapai aspirasi Perusahaan dalam
jangka penjang dan jangka pendek dengan memastikan terlaksananya strategi
Perusahaan khususnya di area proyek transformasi, inkubasi dan optimalisasi bisnis
Perusahaan; memberikan arahan dan memastikan berjalannya prioritas Perusahaan
dalam proyek–proyek transformasi untuk pengembangan bisnis Perusahaan;
menggunakan teknologi dan data secara optimal untuk mendorong analisis yang lebih
baik, proses kerja yang lebih efisien, dan kualitas pelayanan konsumen yang unggul
dibandingkan dengan kompetitor. Merangkap sebagai Chief Human Capital Officer
(CHCO), beliau juga bertanggung jawab memantau pengembangan dan manajemen
SDM Perusahaan secara keseluruhan, memastikan tersedianya SDM yang memiliki
kompetensi yang memadai dan berintegritas untuk menjalankan proses bisnis dengan
tata kelola yang baik, dan mengembangkan SDM yang berprestasi secara berkelanjutan.
Departemen dan unit kerja di bawah pengawasan beliau adalah Project Management
Office (PMO) & Data Management, serta Human Capital. Dalam kepengurusan Komite
Direksi, beliau adalah Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru tugas Komite ditetapkan kembali melalui SK Direksi No.
SK/SYARIAH/24-0358 UPD 0 tanggal 25 Oktober 2024. Per
BFI Finance memberikan program orientasi bagi anggota 31 Desember 2024, Komite diketuai oleh Pimpinan UUS,
baru Direksi, untuk memberikan pengetahuan mengenai beranggotakan tiga orang, dan telah memiliki pedoman
kondisi Perusahaan secara umum dan agar anggota Direksi atau piagam (charter). Rapat Komite diselenggarakan
saling mengenal satu sama lain dan dapat bekerja sama paling sedikit satu kali dalam enam bulan.
sebagai satu tim yang solid, komprehensif, dan efektif.
Orientasi bagi anggota baru Direksi dilaksanakan dalam Pernyataan Independensi
Rapat Direksi yang pertama kali dihadiri oleh anggota baru Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional,
tersebut. akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi,
Di 2024, program orientasi tersebut diselenggarakan baik langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan
satu kali, diikuti oleh Direktur Transformasi yang diangkat Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota
berdasarkan keputusan RUPSLB 22 Mei 2024. Komite berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK
10/2019.
Komite di Bawah Direksi Tugas dan Fungsi
Direksi memiliki tiga komite di bawah Direksi untuk 1. Melakukan kajian dan analisis pengembangan produk
mendukung kinerja manajemen, dengan penjelasan atau kegiatan usaha baru yang akan dilakukan atau
masing-masing sebagai berikut: dipasarkan;
2. Melakukan evaluasi dan penyempurnaan atas setiap
Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha produk atau kegiatan usaha;
Syariah 3. Memberikan rekomendasi, saran/masukan, dan evaluasi
atas aspek pemasaran, pemenuhan prinsip syariah, dan
Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/ mitigasi risiko; dan
SYARIAH/19-0176 tanggal 25 Juli 2019 dan sesuai POJK 4. Merumuskan dan mengusulkan pencapaian
No. 10/POJK.05/2019 tentang Penyelenggaraan Usaha kinerja bulanan dan tahunan untuk kegiatan usaha
Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit Usaha Syariah berdasarkan prinsip syariah.
Perusahaan Pembiayaan (POJK 10/2019). Struktur dan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 201
Page 202
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Susunan Komite
Susunan Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
• Ketua : Deni Nasri
• Anggota :
- August Rinaldi Sanoesi
- Emiliana Woro Saptiti Hari Putri
- Arwin
Tabel 84 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah
Warga Jabatan Internal Masa Jabatan di
Nama Jabatan Usia Riwayat Pendidikan
Negara di Perusahaan Komite
Deni Nasri Ketua 46 Indonesia • Sarjana Ekonomi Pimpinan UUS 2021–2026
Akuntansi, Universitas
Andalas, Padang,
Sumatra Barat (2001)
• Magister Ekonomi,
Sekolah Tinggi Ekonomi
Islam (STEI) Tazkia, Bogor,
Jawa Barat (2021)"
August Rinaldi Anggota 42 Indonesia • Diploma Ahli Madya Head of Risk 2022–2026
Sanoesi Teknik, Jurusan Teknik Management
Mesin, Politeknik Negeri
Jakarta (2003)
• Credit Risk Program
Academy Global,
Singapura (2015)"
Emiliana Woro Anggota 42 Indonesia Sarjana Teknik Arsitektur, Head of 2023–2026
Saptiti Hari Putri Universitas Atma Jaya Consumer Credit
Yogyakarta (UAJY), Daerah Operations
Istimewa Yogyakarta (2000)
Arwin Anggota 42 Indonesia Sarjana Ekonomi Head of Asset 2024–2026
Manajemen, Universitas Management
Trisakti, Jakarta (2000)
Tabel 85 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah
August Rinaldi Emiliana Woro
Tanggal Deni Nasri Arwin
Sanoesi Saptiti Hari Putri
25 Juni 2024 √ √ √ √
22 November 2024 √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 2 2 2 2
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100% 100%
202 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 203
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Komite Manajemen Risiko 5. Mengkaji ulang secara berkala terhadap proses
Manajemen Risiko;
Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/RPP/21-0116
6. Mengkaji usulan pengembangan atau perluasan
tanggal 14 Juli 2021 untuk menjalankan tugas dan fungsi
kegiatan usaha Perusahaan yang difokuskan pada aspek
sesuai POJK No. 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan
kemampuan Perusahaan untuk mengembangkan atau
Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank
memperluas kegiatan usaha serta dampaknya terhadap
(POJK 44/2020). Struktur dan tugas Komite ditetapkan
eksposur risiko Perusahaan secara keseluruhan;
kembali melalui SK Direksi No. SK/OPRISK/23-0302 tanggal
7. Mengevaluasi akurasi model dan validitas data yang
1 Mei 2023. Per 31 Desember 2024, Komite diketuai oleh
digunakan untuk mengukur risiko bagi Perusahaan
Presiden Direktur, beranggotakan tiga orang, dan telah
yang menggunakan model untuk keperluan internal
memiliki pedoman atau piagam (charter). Rapat Komite
(internal model) dalam rangka pengukuran risiko;
diselenggarakan paling sedikit satu kali dalam tiga bulan.
8. Memberikan rekomendasi kepada fungsi-fungsi
bisnis dan operasional Perusahaan (risk-taking
Pernyataan Independensi
function), antara lain, dalam penentuan batas eksposur
Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional, risiko yang dapat diterima oleh Perusahaan, dan/
akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi, atau kepada Komite Manajemen Risiko, antara lain,
baik langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka
Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota Manajemen Risiko, sesuai kewenangan yang dimiliki;
Komite berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK dan
42/2020. 9. Menyusun dan menyampaikan laporan profil
risiko kepada Presiden Direktur atau Direktur yang
Tugas dan Fungsi mengawasi fungsi Manajemen Risiko dan Komite
1. Mengidentifikasi risiko termasuk risiko yang melekat Manajemen Risiko secara berkala, di mana frekuensi
(risiko inheren) pada kegiatan usaha Perusahaan; laporan dapat ditingkatkan dalam hal kondisi pasar
2. Menyusun metode pengukuran risiko yang sesuai berubah dengan cepat.
dengan ukuran dan kompleksitas usaha Perusahaan,
termasuk mendesain dan menerapkan perangkat yang
dibutuhkan dalam penerapan Manajemen Risiko;
3. Memantau pelaksanaan strategi Manajemen Risiko,
termasuk di antaranya pemantauan strategi Manajemen
Risiko pada fungsi bisnis dan operasional;
4. Memantau posisi risiko secara keseluruhan (komposit),
per jenis risiko, dan per jenis aktivitas fungsional
terhadap toleransi risiko (risk tolerance) dan limit yang
telah ditetapkan, serta melakukan stress testing guna
mengetahui dampak dari implementasi kebijakan/
strategi Manajemen Risiko terhadap kinerja Perusahaan
secara keseluruhan dan back testing guna mengetahui
seberapa tepat metode pengukuran risiko berdasarkan
data historis yang dimiliki oleh Perusahaan terhadap
kebijakan dan strategi Manajemen Risiko yang telah
ditetapkan;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 203
Page 204
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Susunan Komite
Susunan Komite Manajemen Risiko per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
• Ketua: Francis Lay Sioe Ho
• Anggota:
- Sudjono
- August Rinaldi Sanoesi
- Amy Setyawati
Tabel 86 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Manajemen Risiko
Warga Jabatan Internal Masa Jabatan di
Nama Jabatan Usia Riwayat Pendidikan
Negara di Perusahaan Komite
Francis Lay Ketua 76 Indonesia • Bachelor of Business Presiden 2021–2026
Sioe Ho Administration, University Direktur
of Singapore (sekarang
National University of
Singapore atau NUS),
Singapura (1972)
• Master of Business
Management, Asian
Institute of Management
(AIM), Manila, Filipina
(1975)"
Sudjono Anggota 54 Indonesia • Sarjana Ekonomi Direktur 2021–2026
Akuntansi, Universitas Keuangan
Tarumanagara, Jakarta
(1993)
• Master of Business
Administration (M.B.A.),
Institut Pengembangan
Manajemen Indonesia
(IPMI), Jakarta (2006)
• Enterprise Risk Manager
(ERM™), Asia Risk
Management Institute
(ARiMI) dan National
University of Singapore
(NUS), Singapura (2009)"
August Rinaldi Anggota 42 Indonesia Lihat Tabel 84 Head of Risk 2022–2026
Sanoesi Management
Amy Setyawati Anggota 52 Indonesia Sarjana Ekonomi Manajemen, Head of 2021–2026
Universitas Kristen Satya Operational Risk
Wacana (UKSW), Salatiga, & KYC
Jawa Tengah (1996)
Tabel 87 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Manajemen Risiko
Francis Lay August Rinaldi
Tanggal Sudjono Amy Setyawati
Sioe Ho Sanoesi
25 Januari 2024 √ √ √ √
18 April 2024 √ √ √ √
25 Juli 2024 √ √ √ √
23 Oktober 2024 √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 4 4 4 4
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100% 100%
204 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 205
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Komite Pengarah Teknologi Informasi 4. Kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem informasi
manajemen serta kebutuhan kegiatan usaha BFI
Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/IT/21-0113
Finance;
tanggal 4 Agustus 2021 untuk melaksanakan tugas dan
5. Mengkaji keefektifan rencana mitigasi risiko atas
fungsi sesuai POJK No. 4/POJK.05/2021 tentang Penerapan
pelaksanaan investasi TI serta memastikan kontribusi
Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi
investasi terhadap bisnis suatu unit/divisi/departemen;
oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (POJK 4/2021).
6. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan
Struktur dan tugas Komite ditetapkan kembali melalui
kinerja TI;
SK Direksi No. SK/IT/22-0066 tanggal 16 Maret 2022. Per 31
7. Mengupayakan penyelesaian berbagai masalah terkait
Desember 2024, Komite diketuai oleh Presiden Direktur,
TI yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja
beranggotakan lima orang, dan telah memiliki pedoman
pengguna dan penyelenggara TI secara efektif, efisien,
atau piagam (charter). Rapat Komite diselenggarakan
dan tepat waktu; dan
paling sedikit satu kali dalam enam bulan.
8. Memastikan alokasi sumber TI yang tepat dan baik.
Jika diperlukan, dapat menggunakan jasa pihak ketiga
Pernyataan Independensi
untuk membantu pelaksanaan implementasi proyek.
Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional,
akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi, Susunan Komite
baik langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan
Susunan Komite Pengarah Teknologi Informasi per 31
Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota
Desember 2024 adalah sebagai berikut::
Komite berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK
• Ketua: Francis Lay Sioe Ho
4/2021.
• Anggota:
- Sutadi
Tugas dan Fungsi
- Sudjono
1. Sehubungan dengan Rencana Strategis Bisnis - Andrew Adiwijanto
Departemen, secara berkala mengkaji strategi - Goklas
Departemen TI, termasuk roadmap dan sumber daya - Ari Binoto Lumbantobing
yang diperlukan;
2. Memberikan rekomendasi perumusan kebijakan dan
prosedur TI dan memastikan kebijakan dan prosedur TI
diterapkan secara efektif pada satuan kerja pengguna
dan penyelenggara TI;
3. Memantau kesesuaian dan pelaksanaan proyek TI
dengan Rencana Strategis Pengembangan TI serta
memastikan prioritasnya;
Tabel 88 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Warga Jabatan Internal Masa Jabatan di
Nama Jabatan Usia Riwayat Pendidikan
Negara di Perusahaan Komite
Francis Lay Ketua 76 Indonesia Lihat Tabel 86 Presiden 2021–2026
Sioe Ho Direktur
Sutadi Anggota 50 Indonesia Lihat Tabel 81 Direktur Bisnis & 2021–2026
Manajemen Aset
Sudjono Anggota 54 Indonesia Lihat Tabel 86 Direktur 2021–2026
Keuangan
Andrew Anggota 56 Indonesia Lihat Tabel 81 Direktur 2021–2026
Adiwijanto Operasional
Goklas Anggota 46 Indonesia Lihat Tabel 81 Direktur 2021–2026
Transformasi
Ari Binoto Anggota 45 Indonesia • Bachelor of Science, Head of Digital 2022–2026
Lumbantobing Jurusan Mechanical & Business
Engineering, University of Incubation
Washington, Seattle, AS
(2001)
• Master of Science,
Jurusan Mechanical
Engineering, University
of California, Berkeley, AS
(2003)
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 205
Page 206
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 89 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Pengarah Teknologi Informasi
Francis Lay Andrew Ari Binoto
Tanggal Sudjono Sutadi Goklas
Sioe Ho Adiwijanto Lumbantobing
1 April 2024 √ √ √ √ √ √
30 Juli 2024 √ √ √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per 2 2 2 2 2 2
Anggota
Persentase Kehadiran 100% 100% 100% 100% 100% 100%
per Anggota
Penilaian Kinerja Komite Direksi
Direksi menilai kinerja ketiga komite tersebut menggunakan beberapa kriteria penilaian, termasuk kinerja dan
pencapaian Perusahaan dalam aspek yang menjadi fokus masing-masing komite dibandingkan target yang telah
ditentukan di setiap awal tahun.
Berdasarkan kriteria tersebut, Direksi menilai bahwa kinerja ketiga komite selama 2024 adalah baik dan menghadirkan
nilai tambah yang diharapkan bagi jalannya bisnis Perusahaan.
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris Struktur dan Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris
Struktur remunerasi seluruh anggota Dewan Komisaris
Perusahaan menerapkan kebijakan remunerasi Dewan
Perusahaan selama 2024 terdiri dari:
Komisaris dan Direksi berdasarkan Pasal 113 UUPT dan Pasal
• Honorarium;
17 Ayat 10 anggaran dasar Perusahaan.
• Tunjangan; dan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi • Tantiem.
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi,
berdasarkan formula yang mengacu pada kebijakan RUPST 22 Mei 2024 menetapkan remunerasi Dewan
internal Perusahaan, peraturan perundang-undangan yang Komisaris dengan total seluruhnya sejumlah Rp246,3
berlaku, serta mempertimbangkan kinerja Perusahaan. juta per bulan setelah dipotong pajak untuk 2024, dan
memberikan tantiem kepada Dewan Komisaris untuk
Rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi 2024 sejumlah Rp1,7 miliar. Jumlah keseluruhan gaji dan
diserahkan kepada Dewan Komisaris dan disampaikan tunjangan Dewan Komisaris pada 2024 adalah sebesar
dalam RUPS. Mekanisme remunerasi Dewan Komisaris Rp4,8 miliar.
adalah sebagai berikut:
1. Direksi, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan
Perusahaan, mengajukan usulan untuk jumlah Kebijakan Remunerasi Direksi
remunerasi bagi Dewan Komisaris kepada Komite
Sesuai anggaran dasar Perusahaan, penetapan gaji dan
Nominasi dan Remunerasi;
tunjangan lainnya untuk anggota Direksi ditentukan oleh
2. Komite Nominasi dan Remunerasi menelaah
Dewan Komisaris yang diberikan kuasa berdasarkan RUPST.
remunerasi yang diusulkan oleh Direksi dengan kondisi
Remunerasi Direksi ditetapkan melalui Rapat Dewan
pasar untuk industri yang relevan dengan ukuran dan
Komisaris setiap tahunnya.
bisnis yang sebanding; dan
3. Mempertimbangkan kinerja bisnis Perusahaan dan RUPST menyetujui pemberian kuasa dan wewenang
kontribusi anggota, Komite Nominasi dan Remunerasi kepada Dewan Komisaris untuk menentukan pembagian
menyampaikan rekomendasi pada Rapat Dewan tugas dan wewenang kepada masing-masing anggota
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan Rapat Direksi dan menentukan remunerasi para anggota Direksi.
Dewan Komisaris, sesuai dengan wewenang yang
diberikan oleh RUPS, menyetujui jumlah remunerasi,
dan menentukan distribusi remunerasi di antara
anggota Dewan Komisaris sendiri. Jumlah remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi dilaporkan kepada
Pemegang Saham dalam Laporan Tahunan Perusahaan.
206 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 207
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Mekanisme remunerasi Direksi adalah sebagai berikut: Struktur dan Jumlah Remunerasi Direksi
• Direksi, dengan mempertimbangkan posisi keuangan Struktur remunerasi Direksi terdiri dari:
Perusahaan, mengajukan usulan jumlah remunerasi
• Gaji;
bagi Direksi kepada Komite Nominasi dan Remunerasi;
• Tunjangan;
• Komite Nominasi dan Remunerasi mempelajari
• Fasilitas; dan
usulan remunerasi bagi Direksi berdasarkan tugas dan
• Tantiem/insentif kinerja.
tanggung jawab masing-masing, kondisi keuangan
Perusahaan dan perbandingan dengan industri yang
relevan dengan ukuran dan bisnis yang sebanding; dan Jumlah keseluruhan gaji dan tunjangan Direksi untuk 2024
• Komite Nominasi dan Remunerasi menyampaikan adalah sebesar Rp31,8 miliar.
rekomendasi kepada Rapat Dewan Komisaris untuk
mendapatkan persetujuan dan disampaikan dalam
RUPS.
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris kolektif berdasarkan pencapaian anggaran perusahaan
dan penilaian individu berdasarkan KPI masing-
Kebijakan Umum masing Direktur, menjadi bagian tak terpisahkan yang
dipertimbangkan dalam penyusunan skema kompensasi
Secara umum, kinerja Dewan Komisaris dinilai berdasarkan
dan pemberian insentif bagi anggota Direksi.
kewajiban yang tercantum dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan anggaran dasar Perusahaan Hasil penilaian kinerja masing-masing anggota
maupun amanat pemegang saham. Hasil penilaian kinerja Direksi secara individual merupakan salah satu dasar
Dewan Komisaris secara keseluruhan menjadi bagian tak pertimbangan, khususnya bagi Pemegang Saham, untuk
terpisahkan yang dipertimbangkan dalam penyusunan pemberhentian dan/atau menunjuk kembali anggota
skema kompensasi dan pemberian insentif bagi anggota Direksi yang bersangkutan. Hasil penilaian tersebut
Dewan Komisaris. menjadi sarana penilaian dan peningkatan efektivitas
Direksi.
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris setidaknya
memuat hal berikut: Kriteria penilaian kinerja Direksi dituangkan dalam
1. Tingkat tercapainya kuorum dalam setiap Rapat Dewan KPI. Kriteria kinerja Direksi secara kolegial maupun
Komisaris, rapat koordinasi, dan rapat dengan komite- individu yang berdasarkan usulan Komite Nominasi
komite; dan Remunerasi atau komite lain yang memiliki fungsi
2. Kontribusi dalam proses pengawasan Perusahaan; nominasi dan remunerasi diajukan oleh Dewan Komisaris
3. Keterlibatan dalam penugasan-penugasan tertentu; kepada pemegang saham untuk disetujui. KPI Direksi
4. Komitmen dalam memajukan kepentingan Perusahaan; sekurang-kurangnya mencakup:
dan 1. Kontribusi dalam aktivitas bisnis Perusahaan;
5. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan 2. Keterlibatan dalam penugasan-penugasan tertentu;
yang berlaku, anggaran dasar, ketentuan RUPS, serta 3. Komitmen dalam memajukan kepentingan Perusahaan;
kebijakan Perusahaan. 4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku serta kebijakan Perusahaan;
5. Pencapaian target Perusahaan yang tertuang dalam
Penilaian Kinerja Direksi Rencana Kerja Tahunan dan Kontrak Manajemen; dan
6. Pencapaian kinerja sesuai target individual yang telah
Kebijakan Umum ditetapkan.
Kinerja Direksi dan masing-masing anggotanya dinilai
oleh Dewan Komisaris. Secara umum, kinerja Direksi Hasil penilaian atas kinerja Direksi disampaikan tertulis
ditentukan berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum pada Laporan Dewan Komisaris dalam bab Laporan kepada
dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Pemangku Kepentingan, halaman 28-29.
anggaran dasar Perusahaan.
Hasil penilaian terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan
dan kinerja masing-masing anggota Direksi secara
individual terhadap dua penilaian, yaitu penilaian
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 207
Page 208
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
RAPAT DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, DAN
RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan yang bersangkutan. Keputusan yang dibuat dengan cara
Dewan Komisaris dan Direksi demikian memiliki kekuatan yang sama dengan keputusan
yang dibuat secara sah dalam Rapat Dewan Komisaris
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris resmi.
Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang
satu kali dalam dua bulan yang dapat dilangsungkan Risalah Rapat Dewan Komisaris
apabila dihadiri mayoritas atau dua pertiga dari seluruh Dalam setiap Rapat Dewan Komisaris dibuat risalah rapat
anggota Dewan Komisaris. yang berisi hal-hal yang dibicarakan, termasuk pernyataan
Dewan Komisaris juga mengadakan rapat gabungan secara ketidaksetujuan (dissenting opinion) anggota Dewan
teratur dengan Direksi. Rapat Dewan Komisaris dapat Komisaris (jika ada) dan hal-hal yang diputuskan.
diadakan setelah rapat gabungan, jika dianggap perlu oleh Risalah rapat ditandatangani oleh Ketua Rapat dan seluruh
satu anggota Dewan Komisaris melalui permintaan tertulis anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat.
dari satu atau lebih anggota Direksi atau jika diminta
oleh satu atau lebih pemegang saham yang bersama-
Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Rapat
sama memiliki sepersepuluh dari seluruh saham yang
Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
dikeluarkan oleh Perusahaan dengan hak suara yang sah.
Keputusan Rapat Dewan Komisaris dibuat berdasarkan Di 2024, Dewan Komisaris menyelenggarakan 22 kali rapat,
keputusan bersama. Dalam hal keputusan tidak mencapai yang terdiri dari:
mufakat, maka keputusan akan dibuat dengan cara 1. Rapat Dewan Komisaris sebanyak 11 kali; dan
pemungutan suara dengan lebih dari setengah dari jumlah 2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak
anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat. Setiap 11 kali.
anggota Dewan Komisaris yang mempunyai benturan Dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian
kepentingan pada keputusan yang dibuat tidak boleh nasihatnya kepada Direksi, Dewan Komisaris mengadakan
memberikan suara atas keputusan yang akan dibuat rapat gabungan bersama Direksi guna membicarakan
tersebut. implementasi keputusan yang dibuat dalam rapat
Dewan Komisaris juga dapat membuat keputusan yang sebelumnya, kinerja keuangan, manajemen risiko dan hal-
sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan hal lain yang mungkin berdampak pada kinerja keuangan
Komisaris resmi, dengan syarat bahwa semua anggota dan kegiatan operasional Perusahaan.
Dewan Komisaris telah memberikan persetujuan tertulis
atas usulan tersebut dan menandatangani dokumen
Tabel 90 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Kusmayanto Johanes Alfonso Sunata Saurabh Narayan
Tanggal
Kadiman Sutrisno Napitupulu Tjiterosampurno Agarwal
25 Januari 2024 √ √ √ √ √
20 Februari 2024 √ √ √ √ √
13 Maret 2024 √ √ √ √ √
18 April 2024 √ √ √ √ √
22 Mei 2024 √ √ √ √ √
20 Juni 2024 √ √ √ √ √
25 Juli 2024 √ √ √ √ √
14 Agustus 2024 √ √ √ √ √
20 September 2024 √ √ √ √ √
23 Oktober 2024 √ √ √ √ √
29 November 2024 √ √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 11 11 11 11 11
Persentase Kehadiran per 100% 100% 100% 100% 100%
Anggota
208 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 209
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 91 | Jadwal dan Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Kusmayanto Johanes Alfonso Sunata Saurabh Narayan
Tanggal
Kadiman Sutrisno Napitupulu Tjiterosampurno Agarwal
25 Januari 2024 √ √ √ √ √
20 Februari 2024 √ √ √ √ √
13 Maret 2024 √ √ √ √ √
18 April 2024 √ √ √ √ √
22 Mei 2024 √ √ √ √ √
20 Juni 2024 √ √ √ √ √
25 Juli 2024 √ √ √ √ √
14 Agustus 2024 √ √ √ √ √
20 September 2024 √ √ √ √ √
23 Oktober 2024 √ √ √ √ √
29 November 2024 √ √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per 11 11 11 11 11
Anggota
Persentase Kehadiran per 100% 100% 100% 100% 100%
Anggota
Rapat Direksi keputusan yang mengikat apabila lebih dari setengah
bagian dari jumlah seluruh anggota Direksi hadir atau
Kebijakan Rapat Direksi diwakili dalam rapat.
Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara berkala Rapat Direksi dihadiri oleh anggota Direksi, kecuali apabila
paling kurang satu kali dalam setiap bulan. Direksi juga diperlukan dapat juga dihadiri oleh pejabat satu level di
wajib mengadakan rapat gabungan Direksi bersama bawah Direksi atau pejabat lain yang ditugaskan oleh
Dewan Komisaris secara berkala paling kurang satu kali Presiden Direktur.
dalam empat bulan.
Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perusahaan Risalah Rapat Direksi
atau tempat kegiatan usaha Perusahaan. Rapat Direksi
Risalah Rapat Direksi dibuat untuk setiap Rapat Direksi
dapat juga dilakukan dengan menggunakan sarana
dan dalam risalah rapat tersebut wajib dicantumkan pula
telepon konferensi (teleconference), Zoom Video
pendapat yang berbeda (dissenting opinion) dengan
Communications, atau sistem komunikasi digital lain
apa yang diputuskan dalam Rapat Direksi (jika ada).
sejenis, di mana para anggota Direksi yang berpartisipasi
risalah Rapat Direksi dapat dibuat dan didokumentasikan
dalam rapat tersebut dapat saling berkomunikasi dan
oleh Sekretaris Perusahaan, termasuk menyimpan dan
partisipasi dengan cara demikian dianggap sebagai
mendistribusikan kepada peserta rapat. Setiap anggota
kehadiran secara langsung dalam rapat.
Direksi berhak menerima salinan risalah Rapat Direksi,
Rapat Direksi dipimpin oleh Presiden Direktur. Dalam hal terlepas apakah anggota Direksi yang bersangkutan hadir
Presiden Direktur tidak dapat hadir atau berhalangan atau tidak hadir dalam Rapat Direksi tersebut.
karena sebab apapun, hal mana tidak perlu dibuktikan
kepada pihak lain, maka Rapat Direksi akan dipimpin oleh
seorang anggota Direksi yang dipilih oleh dan di antara Pelaksanaan Rapat Direksi
para anggota Direksi yang hadir. Di 2024, Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak 23 kali,
Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi terdiri dari:
hanya oleh seorang anggota Direksi lainnya berdasarkan 1. Rapat Direksi sebanyak 12 kali; dan
surat kuasa. Dalam hal pemberi kuasa tidak memberikan 2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak
kuasa khusus, maka pemberian kuasa tersebut bersifat 11 kali.
mutlak. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 209
Page 210
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 92 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Direksi
Francis Lay Andrew
Tanggal Sutadi Sudjono Goklas*
Sioe Ho Adiwijanto
25 Januari 2024 √ √ √ √ -
20 Februari 2024 √ √ √ √ -
13 Maret 2024 √ √ √ √ -
18 April 2024 √ √ √ √ -
22 Mei 2024 √ √ √ √ -
20 Juni 2024 √ √ √ √ √
25 Juli 2024 √ √ √ √ √
14 Agustus 2024 √ √ √ √ √
20 September 2024 √ √ √ √ √
23 Oktober 2024 √ √ √ √ √
29 November 2024 √ √ √ √ √
12 Desember 2024 √ √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 12 12 12 12 7
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100% 100% 100%
* Menjabat Direktur berdasarkan keputusan RUPSLB 22 Mei 2024
Direksi telah memenuhi persyaratan kehadiran rapat dalam Pasal 16 Ayat 2 POJK 30, yaitu wajib menghadiri paling sedikit
50% dari jumlah Rapat Direksi dalam periode satu tahun.
Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Secara rutin, Direksi mengadakan rapat gabungan bersama Dewan Komisaris.
Di 2024, diselenggarakan 11 kali Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.
Tabel 93 | Jadwal dan Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Francis Lay Andrew
Tanggal Sutadi Sudjono Goklas*
Sioe Ho Adiwijanto
25 Januari 2024 √ √ √ √ -
20 Februari 2024 √ √ √ √ -
13 Maret 2024 √ √ √ √ -
18 April 2024 √ √ √ √ -
22 Mei 2024 √ √ √ √ -
20 Juni 2024 √ √ √ √ √
25 Juli 2024 √ √ √ √ √
14 Agustus 2024 √ √ √ √ √
20 September 2024 √ √ √ √ √
23 Oktober 2024 √ √ √ √ √
29 November 2024 √ √ √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 11 11 11 11 6
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100% 100% 100%
* Menjabat Direktur berdasarkan keputusan RUPSLB 22 Mei 2024
210 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 211
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KOMITE AUDIT
Dasar Pembentukan dan Tugas Pokok yang berasal dari Komisaris Independen dan pihak luar
Perusahaan. Komite Audit terdiri dari 3 orang, yaitu 1 orang
Komite Audit dibentuk berdasarkan persyaratan dalam Komisaris Independen sebagai Ketua dan 2 orang sebagai
POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan anggota yang merupakan pihak luar Perusahaan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (POJK 55). bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
Komite Audit membantu Dewan Komisaris mengawasi Persyaratan keanggotaan Komite Audit Perusahaan adalah
pengelolaan Perusahaan, sesuai anggaran dasar sebagai berikut:
serta prinsip-prinsip GCG, memberikan pendapat dan
1. Wajib memiliki integritas yang tinggi, kemampuan,
membantu Dewan Komisaris mengindentifikasi hal-hal
pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang
yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, serta
pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan
melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan
baik;
tugas Dewan Komisaris atau sesuai penugasan Dewan
2. Wajib memahami laporan keuangan, bisnis Perusahaan
Komisaris.
khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau
kegiatan usaha Perusahaan, proses audit, manajemen
Piagam Komite Audit risiko, dan peraturan perundang-undangan di bidang
pasar modal serta peraturan perundang-undangan
Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya terkait lainnya;
dengan mengacu pada pedoman kerja yang dirangkum
3. Wajib memenuhi kode etik Komite Audit yang
dalam Piagam Komite Audit. Piagam Komite Audit dibuat
ditetapkan oleh Perusahaan;
dengan mengacu pada ketentuan POJK 55 dan ditetapkan
4. Bersedia meningkatkan kompetensi melalui pendidikan
berdasarkan keputusan Dewan Komisaris Perusahaan,
dan pelatihan;
dengan rincian pembaruan sebagai berikut:
5. Wajib memiliki paling kurang satu anggota yang
• SK/BOC/VII/2011-15 tanggal 15 September 2011;
berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang
• SK/BOC/II/2013-01 tanggal 7 Februari 2013;
akuntansi dan/atau keuangan;
• SK/BOC/I/2016-01 tanggal 26 Januari 2016; dan
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik,
• SK/BOC/I/21-0020A tanggal 26 Januari 2021.
Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik
Piagam Komite Audit mengatur tata cara dan prosedur atau pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non-
kerja dalam pelaksanaan tugas Komite Audit sebagai assurance, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain pada
berikut: Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir;
1. Dalam hubungannya dengan sistem pengendalian 7. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
internal Perusahaan, Komite Audit melakukan wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
pertemuan berkala untuk membahas perencanaan memimpin, mengendalikan atau mengawasi kegiatan
kegiatan dan cakupan audit internal untuk periode yang Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir, kecuali
yang akan datang, serta melakukan evaluasi atas hasil Komisaris Independen;
audit yang telah dilakukan; 8. Tidak mempunyai saham, baik langsung maupun tidak
2. Dalam hubungannya dengan penelaahan atas risiko langsung, pada Perusahaan;
yang terkait dengan risiko usaha Perusahaan, Komite 9. Apabila memperoleh saham Perusahaan, baik langsung
Audit melakukan pembahasan dengan Komite maupun tidak langsung, akibat suatu peristiwa hukum,
Pemantau Risiko atas pengelolaan risiko yang telah maka saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain
dilakukan manajemen risiko Perusahaan; dalam jangka waktu enam bulan setelah diperolehnya
3. Komite Audit memberikan pertanggungjawaban saham tersebut;
tahunan kepada Dewan Komisaris atas kinerjanya 10. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota
menjelang Laporan Dewan Komisaris atas tugas dan Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang
tanggung jawab Dewan Komisaris yang akan dimuat saham pengendali Perusahaan; dan
dalam Laporan Tahunan Perusahaan, sejalan dengan 11. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung
itu Komite Audit akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan
setiap tahunnya; dan kegiatan usaha Perusahaan.
4. Komite Audit bekerja sama dengan Sekretaris Direksi atau Ketua Komite Audit dapat mengusulkan
Perusahaan untuk pelaksanaan administrasi calon dari luar Dewan Komisaris Perusahaan untuk
dokumentasi Komite Audit serta penyelenggaraan dinominasikan sebagai anggota Komite Audit. Selanjutnya,
rapat-rapat Komite Audit. Komite Nominasi dan Remunerasi mengadakan
Piagam Komite Audit tersedia di situs web Perusahaan wawancara dan memeriksa kualifikasi serta kompetensi
pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola- calon. Setelah evaluasi, Komite Nominasi dan Remunerasi
perusahaan/pedoman-kerja-komite. akan mengajukan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
terkait pengangkatan anggota Komite Audit. Jika
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi
Persyaratan Keanggotaan Komite Audit disetujui, Dewan Komisaris akan memberitahukan Direksi
untuk menerbitkan surat pengangkatan bagi calon yang
Komite Audit paling kurang terdiri dari tiga orang,
telah disetujui.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 211
Page 212
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Komposisi Komite Audit
Susunan Komite Audit Perusahaan per 31 Desember 2024:
• Ketua : Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
• Anggota:
- Friso Palilingan
- Edy Sugito
Tabel 94 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Audit
Latar Belakang Pendidikan Landasan dan Tanggal Masa Jabatan
Nama Jabatan
dan Keahlian Pengangkatan di Komite
Johanes Komisaris S1 Ekonomi Manajemen, SK Dewan Komisaris No. BOC/ 2021–2026
Sutrisno Independen Master of Business SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari
merangkap Ketua Administration (M.B.A.), audit, 2021
Komite keuangan, manajemen dan
pemantauan risiko, GCG
Friso Anggota S1 Ekonomi Akuntansi, SK Dewan Komisaris No. BOC/ 2021–2026
Palilingan Magister Akuntansi, CPA, CA, SK/IV/2015-0081 tanggal 13
audit, manajemen April 2015, dikukuhkan kembali
dengan SK Dewan Komisaris
No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal
21 Juni 2016 (2016-2021) dan
SK Dewan Komisaris No. BOC/
SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari
2021
Edy Sugito Anggota S1 Ekonomi Akuntansi, pasar SK Dewan Komisaris No. BOC/ 2021–2026
modal, kustodian, audit SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni
2016 (2016-2021) dan dikukuhkan
kembali dengan SK Dewan
Komisaris No. BOC/SK/I/2021-001
tanggal 26 Januari 2021
Anggota Komite Audit menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris,
sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode jabatan berikutnya.
Independensi Komite Audit
Anggota Komite Audit merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun
tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perusahaan, guna menjaga independensi dalam pelaksanaan
tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, seluruh anggota Komite telah memenuhi kriteria independensi,
keahlian, pengalaman dan integritas yang dipersyaratkan dalam ketentuan yang berlaku.
Tabel 95 | Independensi Komite Audit
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Komisaris Direktur Saham Komisaris Direktur Saham
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Johanes Sutrisno - √ - √ - √ - √ - √ - √
Friso Palilingan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Edy Sugito - √ - √ - √ - √ - √ - √
212 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 213
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Kebijakan dan Remunerasi untuk Komite Audit
Komite Nominasi dan Remunerasi membuat rekomendasi pada Dewan Komisaris mengenai remunerasi untuk anggota
Komite Audit, berdasarkan kebijakan Perusahaan dan mempertimbangkan peninjauan pasar atas remunerasi Komite
Audit. Remunerasi Komite Audit hanya berupa honorarium. Anggota Komite Audit yang merangkap jabatan sebagai
anggota Dewan Komisaris atau anggota manajemen senior dari pemegang saham pengendali tidak berhak atas
remunerasi tambahan sebagai anggota Komite Audit.
Rapat Komite Audit
Komite Audit mengadakan rapat secara berkala paling kurang satu kali dalam tiga bulan. Rapat Komite Audit hanya dapat
dilaksanakan jika dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah anggota. Keputusan rapat Komite Audit diambil berdasarkan
musyawarah untuk mufakat. Setiap rapat Komite Audit dituangkan dalam risalah rapat, termasuk apabila terdapat
perbedaan pendapat (dissenting opinions). Risalah rapat ditandatangani seluruh anggota Komite Audit yang hadir dan
disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Di 2024, Komite Audit melakukan empat kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui rapat dengan
Dewan Komisaris.
Tabel 96 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Audit
Tanggal Johanes Sutrisno Friso Palilingan Edy Sugito
16 Februari 2024 √ √ √
16 April 2024 √ √ √
18 Juli 2024 √ √ √
21 Oktober 2024 √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 4 4 4
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100%
Sistem Penanganan Pengaduan atau Pelaporan Dugaan Pelanggaran terkait Pelaporan Keuangan
Berdasarkan Surat Penugasan Dewan Komisaris, Komite Audit dapat melakukan penelaahan dan pemeriksaan atas
adanya tindakan yang merugikan Perusahaan, termasuk dugaan pelanggaran terkait Pelaporan Keuangan, serta tugas
lainnya sesuai dengan kebutuhan Dewan Komisaris. Atas persetujuan Dewan Komisaris, untuk pelaksanaan tugas
investigasi tersebut, Komite Audit dapat menunjuk pihak ketiga dalam pelaksanaan pencarian fakta penelaahan dan
pemeriksaan. Semua biaya yang dikeluarkan atas penunjukan pihak ketiga tersebut ditanggung oleh Perusahaan.
Saya telah menjadi konsumen BFI Finance sejak 2017, karena melihat
spanduk yang menawarkan produk yang saya butuhkan. Produk
pembiayaan dari BFI Finance membantu bisnis saya dan menjaga arus
kas yang stabil. Persyaratan administrasinya tidak rumit dan saya puas
dengan layanan dari BFI Finance. Ke depannya saya berharap agar BFI
Finance melanjutkan transformasi digitalnya, agar proses administrasi
menjadi lebih mudah dan cepat.
Siti Iriyanti
Konsumen Pembiayaan Mesin Industri
Tangerang Selatan, Banten
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 213
Page 214
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Dasar Pembentukan dan Tugas Pokok Piagam Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris Komite Pemantau Risiko melaksanakan tugas dan
dalam memenuhi tanggung jawabnya terhadap tanggung jawabnya dengan mengacu pada pedoman kerja
pemegang saham. Komite ini bertanggung jawab yang dirangkum dalam Pedoman Kerja Komite Pemantau
meninjau risiko utama Perusahaan yang terkandung dalam Risiko.
register risiko Perusahaan dan memastikan bahwa semua Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko tersedia di situs
risiko baik yang baru maupun yang timbul dievaluasi web Perusahaan pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/
sewajarnya dan tindakan lebih lanjut diidentifikasi. tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-komite?t=2.
Komite Pemantau Risiko sebelumnya bernama Komite
Manajemen Risiko, yang dibentuk melalui SK Dewan
Komisaris No. Com/JS/SK/III/2003 tanggal 18 Maret Komposisi Komite Pemantau Risiko
2003. Perubahan nama ini dilakukan berdasarkan SK
Dewan Komisaris No. BOC/V/2020-001 tanggal 13 Mei Susunan Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2024
2020, mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 29/ adalah sebagai berikut:
POJK.05/2020. • Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
• Anggota: Jono Effendy
Tugas dan tanggung jawab, prosedur pengawasan,
dan pelaporan Komite Pemantau Risiko diselaraskan
dengan POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Susunan Komite Pemantau Risiko ini telah disahkan
Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Nonbank dengan SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092
POJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan Manajemen tanggal 15 Juni 2021, berlaku sejak 15 Juni 2021.
Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya (POJK 42/2024), dan Surat Edaran OJK
No. 7/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko
bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan
Syariah (SEOJK 7/2021).
Tabel 97 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Pemantau Risiko
Latar Belakang Landasan dan Tanggal Masa Jabatan di
Nama Jabatan
Pendidikan dan Keahlian Pengangkatan Komite
Johanes Komisaris S1 Ekonomi Manajemen, SK Dewan Komisaris No. 2021–2026
Sutrisno Independen Master of Business BOC/SK/VI/2016-05 tanggal
merangkap Ketua Administration (M.B.A.), 21 Juni 2016 (2016-2021) dan
Komite audit, keuangan, dikukuhkan kembali dengan
manajemen dan SK Dewan Komisaris No. BOC/
pemantauan risiko, GCG SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni
2021
Jono Anggota S1 Ekonomi Akuntansi, SK Dewan Komisaris No. BOC/ 2021–2026
Effendy Magister Keuangan, CERG, SK/IV/2015-0081 tanggal 13
QRGP, audit, manajemen April 2015, dikukuhkan kembali
dan pemantauan risiko dengan SK Dewan Komisaris
No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal
21 Juni 2016 (2016-2021) dan SK
Dewan Komisaris No. BOC/SK/
VI/2021-0092 tanggal 15 Juni
2021
Anggota Komite Pemantau Risiko menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan
Komisaris, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode jabatan
berikutnya.
214 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 215
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Independensi Komite Pemantau Risiko
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko merupakan pribadi yang profesional dan tidak memiliki hubungan usaha, baik
langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perusahaan, untuk menjaga independensi
dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, seluruh anggota Komite telah memenuhi kriteria
independensi, keahlian, pengalaman dan integritas yang dipersyaratkan dalam ketentuan yang berlaku.
Tabel 98 | Independensi Komite Pemantau Risiko
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Komisaris Direktur Saham Komisaris Direktur Saham
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Johanes Sutrisno - √ - √ - √ - √ - √ - √
Jono Effendy - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kebijakan dan Remunerasi untuk Komite Pemantau Risiko
Komite Nominasi dan Remunerasi membuat rekomendasi pada Dewan Komisaris mengenai remunerasi untuk anggota
Komite Pemantau Risiko, berdasarkan kebijakan Perusahaan dan mempertimbangkan peninjauan pasar atas remunerasi
Komite Pemantau Risiko. Remunerasi Komite Pemantau Risiko terdiri atas honorarium saja. Anggota Komite Pemantau
Risiko yang merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris atau anggota manajemen senior dari pemegang
saham pengendali tidak berhak atas remunerasi tambahan sebagai anggota Komite Pemantau Risiko.
Rapat Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko menyelenggarakan rapat setidaknya empat kali dalam setahun dan melaporkan seluruh hasil
rapat kepada Dewan Komisaris.
Di 2024, Komite Pemantau Risiko melakukan empat kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui
rapat dengan Dewan Komisaris.
Tabel 99 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko
Tanggal Johanes Sutrisno Jono Effendy
13 Februari 2024 √ √
16 April 2024 √ √
15 Juli 2024 √ √
17 Oktober 2024 √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 4 4
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100%
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 215
Page 216
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Dasar Pembentukan dan Tugas Pokok • Menyusun program pengembangan kemampuan
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan dibentuk • Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi
berdasarkan SK Dewan Komisaris No. Com/JS/SK/XII/2005- syarat sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan
007 tanggal 29 Desember 2005. Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
kepada RUPS.
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab
kepada Dewan Komisaris untuk membantu melaksanakan Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, sebagaimana
fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait nominasi dan dimaksud dalam angka 2 huruf a Pedoman Komite
remunerasi terhadap anggota Direksi, Dewan Komisaris, Nominasi dan Remunerasi, Komite wajib melakukan
dan Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris. prosedur berikut:
• Menyusun struktur remunerasi bagi anggota Direksi
Sejak 2015, pelaksanaan tugas pokok Komite Nominasi dan
dan/atau Dewan Komisaris;
Remunerasi mengacu pada POJK No. 34/POJK.04/2014
• Menyusun kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi
tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
dan/atau Dewan Komisaris; dan
Perusahaan Publik (POJK 34).
• Menyusun besaran remunerasi bagi anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Komite Nominasi dan Remunerasi dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawab terkait kebijakan remunerasi
Pada 1 Desember 2015, BFI Finance menerbitkan Pedoman wajib memastikan bahwa kebijakan remunerasi sesuai
Komite Nominasi dan Remunerasi, yang mengacu dengan:
pada POJK 34 dan anggaran dasar Perusahaan, sebagai • Remunerasi yang berlaku pada industri;
pedoman kerja bagi Komite dalam melaksanakan • Tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota
tugas dan tanggung jawabnya. Pedoman Komite Direksi dan/atau Dewan Komisaris dikaitkan dengan
tersebut diterbitkan berdasarkan SK Dewan Komisaris pencapaian tujuan dan kinerja Perusahaan;
No. BOC/I/2015-05, kemudian diperbarui kembali dan • Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota
diratifikasi dengan SK/BOC/IV/2021-0049A tanggal 1 April Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
2021. • Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap
Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi dan bersifat variabel.
mengatur tugas dan tanggung jawab, wewenang,
komposisi, struktur dan persyaratan keanggotaan, tata cara, Struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi di Perusahaan
dan prosedur kerja dalam pelaksanaan tugas, rapat, serta dievaluasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi
masa jabatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. setidaknya satu kali dalam setahun.
Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
tersedia pada situs web Perusahaan di https://www.bfi. Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi
co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-
komite?t=1. Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31
Desember 2024 adalah sebagai berikut:
• Ketua: Alfonso Napitupulu (Komisaris Independen)
Tata Cara dan Prosedur Kerja Komite Nominasi • Anggota:
dan Remunerasi - Sunata Tjiterosampurno (Komisaris)
- Luki Sri Herlambang (Head of Compensation,
Dalam melaksanakan fungsi nominasi, sebagaimana Benefits & Rewards)
dimaksud dalam angka 2 huruf b Pedoman Komite
Nominasi dan Remunerasi, Komite wajib melakukan
prosedur berikut: Susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi ini
• Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota telah disahkan dengan SK Dewan Komisaris No. BOC/
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; IV/2021-0049 tanggal 1 April 2021, dan dikukuhkan kembali
• Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/VI/2024-0116 tanggal
dalam proses nominasi calon anggota Direksi dan/atau 21 Juni 2024 untuk periode 2024–2026, yang sekaligus
Dewan Komisaris; mengangkat Luki Sri Herlambang sebagai anggota baru.
• Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota
Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
216 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 217
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Tabel 100 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Latar Belakang Pendidikan Landasan dan Tanggal Masa Jabatan
Nama Jabatan
dan Keahlian Pengangkatan di Komite
Alfonso Komisaris S1 Hukum Perdata, konsultasi SK Dewan Komisaris No. 2021–2026
Napitupulu Independen hukum, manajemen BOC/SK/IV/2015-0081
merangkap Ketua tanggal 13 April 2015,
Komite dikukuhkan kembali dengan
SK Dewan Komisaris No.
BOC/SK/VI/2016-05 tanggal
21 Juni 2016 (2016–2021), dan
SK Dewan Komisaris No.
BOC/IV/2021-0049 tanggal 1
April 2021
Sunata Komisaris Bachelor of Business SK Dewan Komisaris No. 2021–2026
Tjiterosampurno merangkap Administration (S1 BOC/VI/2017-0103 tanggal 2
Anggota Administrasi Bisnis), Master of Juni 2017 dan dikukuhkan
Finance (Magister Keuangan), kembali dengan SK Dewan
riset ekuitas, investment Komisaris No. BOC/IV/2021-
banking, audit, manajemen 0049 tanggal 1 April 2021
dan pemantauan risiko
Luki Sri Head of S1 Ekonomi Akuntansi, SK Dewan Komisaris No. 2024–2026
Herlambang Compensation, penggajian karyawan BOC/VI/2024-0116 tanggal 21
Benefits & Rewards (payroll), pengembangan Juni 2024
merangkap operasional Perusahaan dan
Anggota kantor cabang
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan
Komisaris, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode jabatan
berikutnya.
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi wajib bertindak independen dalam melaksanakan tugasnya dan bertanggung jawab
kepada Dewan Komisaris.
Tabel 101 | Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Nama Komisaris Direktur Saham Komisaris Direktur Saham
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Alfonso Napitupulu - √ - √ - √ - √ - √ - √
Sunata - √ - √ √ - - √ - √ - √
Tjiterosampurno
Luki Sri Herlambang - √ - √ - √ - √ - √ - √
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 217
Page 218
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Kebijakan dan Remunerasi untuk Komite keputusan berdasarkan musyawarah mufakat tidak
Nominasi dan Remunerasi tercapai, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan
suara terbanyak. Jika dalam pengambilan keputusan secara
Setiap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dilarang pemungutan suara terjadi suara yang sama banyaknya,
mengambil keuntungan pribadi; baik secara langsung keputusan diambil melalui mekanisme yang diatur dalam
maupun tidak langsung; dari kegiatan BFI Finance Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi. Dalam hal
selain penghasilan yang sah. Anggota Dewan Komisaris proses pengambilan keputusan terdapat perbedaan
yang menjadi ketua atau anggota Komite Nominasi dan pendapat, perbedaan pendapat tersebut wajib dimuat
Remunerasi tidak diberikan penghasilan tambahan selain dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat
penghasilan sebagai anggota Dewan Komisaris. tersebut.
Hasil rapat Komite Nominasi dan Remunerasi wajib
dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Risalah rapat tersebut disampaikan secara tertulis kepada
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi diselenggarakan Dewan Komisaris.
secara berkala, paling kurang satu kali dalam empat bulan. Di 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan tiga
Rapat hanya dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris
mayoritas dari jumlah anggota Komite Nominasi dan melalui rapat dengan Dewan Komisaris.
Remunerasi, dan salah satunya yang hadir merupakan
Ketua Komite.
Keputusan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Apabila
Tabel 102 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Alfonso Sunata Luki Sri
Agenda Tanggal
Napitupulu Tjiterosampurno Herlambang
13 Februari 2024 √ √ √
15 Juli 2024 √ √ √
Nominasi 17 Oktober 2024 √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 3 3 3
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100%
13 Februari 2024 √ √ √
15 Juli 2024 √ √ √
Remunerasi 17 Oktober 2024 √ √ √
Jumlah Kehadiran per Anggota 3 3 3
Persentase Kehadiran per Anggota 100% 100% 100%
218 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 219
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
AKSES INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Akses Informasi dan Data Perusahaan Komunikasi Perusahaan
Perusahaan memastikan terciptanya mekanisme yang jelas Fungsi untuk menyampaikan informasi, kabar terbaru,
dan efektif dalam hal penyebaran informasi kepada seluruh dan pesan yang mengatasnamakan Perusahaan secara
pemangku kepentingan, sebagai bagian dari pelaksanaan menyeluruh, sekaligus membangun koordinasi yang efektif
prinsip transparansi dan keterbukaan informasi. di lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan,
untuk memelihara dan meningkatkan reputasi Perusahaan
Mekanisme penyebaran informasi di Perusahaan
di mata para pemangku kepentingan ada di Unit Corporate
mencakup jalur internal dan eksternal, yang ditujukan
Communication.
kepada pemangku kepentingan yang berbeda, bergantung
pada jenis informasi yang mereka perlukan. Unit Corporate Communication berada di bawah
naungan Departemen Corporate Communication &
Perusahaan menyebarkan informasi ke berbagai
Corporate Social Responsibility (CorComm & CSR), dan
pemangku kepentingan dengan tujuan menyebarluaskan
bertugas untuk mengelola berbagai kegiatan komunikasi
pengetahuan, pemahaman, dan mendorong terciptanya
dan mengatur seluruh fungsi komunikasi internal
persepsi positif dari seluruh pemangku kepentingan
dan eksternal Perusahaan, menjaga kepuasan para
terhadap kebijakan dan kegiatan Perusahaan.
pemangku kepentingan—termasuk pemegang saham
Akses terhadap informasi dan data Perusahaan tersedia dan Pemerintah—melalui penyediaan informasi dan
untuk seluruh pemangku kepentingan dan investor, data Perusahaan. Komunikasi Perusahaan kepada para
melalui situs web bfi.co.id. Pada situs tersebut tercantum pemangku kepentingan dilakukan melalui tiga cara
berbagai informasi mengenai profil, produk dan jasa, berikut:
laporan kinerja dan keuangan Perusahaan, dan lain-lain. • Komunikasi Eksternal (Umum);
• Komunikasi Internal; dan
Jalur-jalur penyebaran informasi lainnya yang dikelola • Corporate Branding.
Perusahaan termasuk:
1. Hotline Customer Care : 1500018 (one-stop solution)
2. Email Customer Care : customercare@bfi.co.id Komunikasi Eksternal (Umum)
3. WhatsApp Customer Care : 08821 1500018 Perusahaan menjalankan kegiatan komunikasi dengan
4. Live Chat Customer Care : situs web bfi.co.id pemangku kepentingan eksternal dengan cara mengelola
5. Aplikasi Mobile : BFI Mobile dan menyebarluaskan informasi Perusahaan lewat
6. Media sosial resmi Perusahaan: berbagai saluran seperti, media massa, media sosial, serta
• Facebook : BFI Finance alat ketiga lainnya. Informasi yang diberikan terkait kinerja
• X : @BFIFinance Perusahaan yang disampaikan secara tepat waktu dan
• Instagram : @bfifinance akurat.
• LinkedIn : PT BFI Finance Indonesia Tbk
• YouTube : BFI Finance Official Fungsi komunikasi eksternal Perusahaan adalah sebagai
• TikTok : @bfifinanceofficial berikut:
1. Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi
Informasi lainnya yang tidak tersedia dari jalur-jalur di atas,
komunikasi di semua media komunikasi Perusahaan;
dapat didapatkan dengan menghubungi Kantor Pusat BFI
2. Mengembangkan materi publikasi untuk meningkatkan
Finance pada alamat berikut:
profil dan kegiatan pemasaran Perusahaan;
PT BFI Finance Indonesia Tbk 3. Memastikan adanya konten terkini dan relevan,
u.p. Unit Corporate Communication (CorComm) membuat perbaikan fungsi, menerapkan dan
BFI Tower memperluas strategi media sosial untuk meningkatkan
Sunburst CBD Lot 1.2 profil Perusahaan;
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo 4. Memastikan komunikasi dan pedoman merek
BSD City, Tangerang Selatan 15322 Perusahaan berjalan dengan baik dan memantau
Indonesia segala hal yang berkaitan dengan merek (brand)
Tel: (62-21) 2965 0300, 2965 0500 Perusahaan;
Email: corporate.communication@bfi.co.id 5. Memastikan adanya penanggulangan dan penanganan
Situs web: bfi.co.id krisis komunikasi Perusahaan di seluruh lini;
6. Bertanggung jawab atas isi dan informasi dalam setiap
media komunikasi dan materi promosi, mulai dari
above-the-line, below-the-line, hingga through-the-line,
dalam lingkup internal dan eksternal;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 219
Page 220
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
7. Bekerja sama dengan unit-unit terkait lainnya untuk keterbukaan informasi kepada publik di 2024. Siaran
memastikan adanya fungsi komunikasi yang terintegrasi pers ini dimuat di berbagai media, baik cetak maupun
dan saling melengkapi; daring, di Indonesia.
8. Mendukung semua kegiatan atau acara Perusahaan 4. Jalur Komunikasi Lainnya
baik internal maupun eksternal; Perusahaan mengelola jalur komunikasi lainnya untuk
9. Bekerja sama dengan komunitas atau kelompok memudahkan interaksi dengan konsumen dan calon
pemberdayaan masyarakat untuk menyelenggarakan konsumen (umum), antara lain, Hotline Customer
kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan visi dan misi Care, email, WhatsApp, dan media sosial, sebagaimana
Perusahaan; dan dijelaskan di bagian sebelumnya.
10. Bekerja sama secara komprehensif dengan regulator
untuk menciptakan hubungan kerja yang baik dan
Komunikasi Internal
bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Perusahaan menyediakan akses terhadap informasi
Perusahaan menggunakan saluran komunikasi eksternal
terkait berbagai aspek dalam bisnis dan operasional
berikut:
Perusahaan bagi para karyawannya. Akses dan komunikasi
1. Komunikasi melalui Situs Web Perusahaan
internal ini memastikan karyawan mengetahui informasi
Situs web Perusahaan, bfi.co.id, merupakan jalur
dan memiliki pemahaman terkini yang akurat tentang
penyediaan informasi terkini terkait pencapaian kinerja
kondisi Perusahaan, selain juga informasi umum lainnya
keuangan Perusahaan secara periodik, keterbukaan
yang relevan dengan aktivitas bisnis Perusahaan. Prinsip
terkait aksi korporasi, serta informasi terkini lainnya
keterbukaan informasi yang Perusahaan terapkan dengan
tentang Perusahaan, antara lain:
para pemangku kepentingan eksternal juga dilakukan
• Pengunjung situs web dapat berkomunikasi dengan
terhadap pemangku kepentingan internal dengan cara ini,
staf Customer Care seputar produk-produk jasa
sehingga kualitas interaksi antara manajemen dengan para
pembiayaan, menyampaikan keluhan atau saran,
pemangku kepentingan internal, khususnya para karyawan,
serta bertanya tentang lowongan pekerjaan;
semakin baik.
• Sejak 2016, situs web BFI Finance telah dilengkapi
dengan fungsi komunikasi dan akses data untuk Perusahaan juga memberlakukan sistem komunikasi satu
memudahkan masyarakat umum, konsumen dan pintu untuk komunikasi internal dan eksternal. Seluruh
calon konsumen, investor dan calon investor, serta informasi Perusahaan yang bersifat umum dikelola oleh
regulator, mengetahui berbagai berita seputar Unit Corporate Communication.
kinerja, aktivitas, dan pencapaian Perusahaan terkini
• Pengembangan dan pengkinian situs web Bentuk-bentuk kegiatan komunikasi internal Perusahaan,
Perusahaan diterapkan sesuai dengan POJK antara lain:
No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau 1. Media Digital
Perusahaan Publik; dan Di Perusahaan, komunikasi dilakukan melalui media
• Sejak 2022, BFI Finance sebagai pelaku usaha di digital untuk meminimalkan penggunaan bahan kertas,
sektor keuangan dengan Klasifikasi Baku Lapangan meningkatkan efisiensi operasional, dan melestarikan
Usaha Indonesia (KBLI) di bidang Perusahaan lingkungan. Media digital untuk komunikasi internal
Pembiayaan Konvensional, telah memperoleh termasuk e-mail blast, situs web Perusahaan, media
Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan sosial yang ditujukan untuk karyawan, tabloid
Usaha (PB-UMKU) No. 812021319184101510001 dan elektronik (e-bulletin), dan portal internal Service
Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Insight Community (SIC) yang merupakan pusat
(TDPSE) Domestik No. 003857.01/DJAI.PSE/07/2022 sarana informasi elektronik khusus bagi karyawan,
untuk situs web Perusahaan, bfi.co.id. PB-UMKU yang memuat informasi terkini terkait aktivitas bisnis,
dan TDPSE Domestik tersebut diterbitkan oleh Balai aktivitas karyawan, sarana berbagi informasi dari
Sertifikasi Elektronik pada 12 Juli 2022, atas nama karyawan untuk karyawan, informasi umum, serta
Menteri Komunikasi dan Informatika RI dan Menteri kampanye hidup sehat dan peduli lingkungan.
Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman 2. Pertemuan
Modal (BKPM). Hal ini mencerminkan kepatuhan Perusahaan menyelenggarakan pertemuan yang
Perusahaan terhadap regulasi di bidang informasi berisi dialog dan sharing dari para manajemen senior
dan transaksi elektronik (ITE). Perusahaan dan pembicara eksternal kepada para
karyawan mengenai topik-topik terkini, baik yang
2. Jejaring Sosial Perusahaan
berhubungan dengan aktivitas bisnis Perusahaan
BFI Finance memperhatikan perkembangan terkini
maupun pengembangan kepribadian. Pertemuan
di dunia media sosial dan memanfaatkannya untuk
ini diselenggarakan oleh Departemen HC sebagai
menjalin komunikasi interaktif dengan seluruh
bagian dari program hubungan karyawan. Pertemuan
pemangku kepentingan. Perusahaan membuka saluran
dilaksanakan secara daring atau luring sesuai
komunikasi daring melalui Facebook, Instagram, X,
kebutuhan, target, dan tujuan masing-masing program.
YouTube, LinkedIn, dan TikTok. Sarana ini dikelola secara
bersama-sama oleh Unit Corporate Communication,
Unit Social Media Marketing, dan Unit Customer Care.
3. Siaran Pers
BFI Finance menerbitkan 37 siaran pers dalam rangka
220 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 221
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Corporate Branding 7. Mengawasi materi promosi dan kampanye
produk-produk pembiayaan dari Perusahaan yang
Corporate branding melakukan koordinasi berbagai
dipublikasikan, baik melalui saluran media konvensional
aktivitas Perusahaan untuk meningkatkan citra
maupun media digital, agar sesuai dengan ketentuan
Perusahaan di mata publik, terutama pemangku
Perusahaan dan pedoman regulator. Beberapa
kepentingan eksternal. Fungsi corporate branding adalah
ketentuan pada materi promosi atau iklan produk
menstandardisasikan dan menentukan batasan baku
pembiayaan meliputi:
untuk segala hal terkait identitas Perusahaan dan cara-cara
• Penggunaan kata superlatif wajib menggunakan
yang efektif untuk mengomunikasikannya kepada para
bukti survei atau sumber penilaian eksternal yang
pemangku kepentingan eksternal dan internal.
dapat dipertanggungjawabkan, bukan berdasarkan
Untuk mengatur bagaimana citra dan tampilan BFI survei atau penilaian internal Perusahaan;
Finance di muka publik serta mendukung perangkat • Penjabaran syarat dan ketentuan pada materi
komunikasi, pemasaran dan promosi Perusahaan, maka promosi wajib mencantumkan tautan/link/QR code
sejak 2017 Perusahaan berpedoman pada Panduan spesifik dan langsung menuju laman yang berisi
Identitas Perusahaan atau Corporate Brand Guidelines. manfaat, biaya, risiko, syarat dan ketentuan lengkap.
Pencantuman dapat diletakkan pada visual iklan
Aktivitas corporate branding yang dilakukan di 2024, antara atau pada keterangan (caption) visualnya;
lain: • Setiap iklan wajib mencantumkan frasa ‘BFI Finance
1. Memastikan segala atribut yang dipergunakan dan berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan’,
membawa nama Perusahaan, baik untuk kegiatan baik pada visual maupun pada keterangan (caption);
tingkat nasional maupun lokal di kantor cabang, pada • Tidak menjanjikan proses yang menyampingkan
semua materi komunikasi dan promosi sesuai dengan prosedur baku dan tidak menggunakan kata yang
standar identitas Perusahaan; berlebihan. Contoh frasa yang salah, misalnya
2. Terus meluncurkan kampanye tagline Perusahaan ‘tidak perlu cek SLIK (Sistem Layanan Informasi
#SelaluAdaJalan dan unique value proposition produk Keuangan)’, dan ‘tidak perlu survei’;
yaitu Cepat, Mudah, dan Tepercaya sebagai salah 8. Mengadakan pelatihan komunikasi korporat kepada
satu kunci penyebarluasan visi dan misi BFI Finance karyawan internal yang mencakup:
sebagai perusahaan pembiayaan yang siap membantu • Materi komunikasi publik yang diikuti oleh peserta
kebutuhan masyarakat dan mendukung swasembada level manajerial di seluruh kantor operasional.
masyarakat melalui usaha mikro, kecil, menengah, Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas
hingga besar; sebagai juru bicara Perusahaan guna membangun
3. Memberikan konsultasi dan bantuan ke berbagai unit komunikasi yang positif dengan berbagai lapisan
kerja di Perusahaan untuk mendukung aktivitas dan pemangku kepentingan;
acara resmi Perusahaan, atau melibatkan partisipasi • Pengelolaan media sosial yang diikuti oleh karyawan
sponsor dari Perusahaan agar selaras dengan aturan- internal yang bertindak sebagai admin akun atas
aturan standar identitas Perusahaan; nama Perusahaan. Pelatihan ini bertujuan agar
4. Memberikan konsultasi dan bantuan untuk mendukung peserta menaati ketentuan dan menjalankan etika
kampanye produk-produk pembiayaan dari Perusahaan, bermedia sosial;
termasuk mendaftarkan merek produk sebagai nilai 9. Memublikasikan kampanye edukasi keuangan dalam
tambah bisnis dan pelindungan hukum; format video di YouTube yang memuat penjelasan dari
5. Menggelar media gathering sebagai salah satu pakar keuangan, dilengkapi penuturan pengalaman
program relasi media yang bertujuan memberikan nyata para konsumen dan ahli waris dengan rekam
kesempatan untuk pemangku kepentingan, yakni jejak kredit yang sangat baik sehingga menjadi contoh
insan pers, berkomunikasi langsung dengan perwakilan bagi konsumen lain dan masyarakat. Materi kampanye
manajemen Perusahaan. Acara berisi informasi terbaru edukasi keuangan ini, antara lain:
perkembangan dan penjelasan Perusahaan yang • Testimoni dari para ahli waris mengenai manfaat
berkonsep gelar wicara dalam suasana informal; asuransi jiwa kredit dan santunan duka dalam
6. Melaksanakan program-program keuangan fasilitas pembiayaan konsumen;
berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan • Pemaparan dari Certified Financial Planner (CFP)
dan lingkungan yang bermanfaat bagi komunitas tentang pentingnya proteksi bagi ahli waris dalam
setempat serta masyarakat, antara lain: kontrak pembiayaan konsumen;
• Pelatihan pemasaran digital bagi konsumen dan • Kisah inspiratif dari konsumen yang sukses
pelaku bisnis lainnya; dan berwirausaha berkat pembiayaan modal kerja dari
• Festival UMKM ‘Pekan Raya BFI Finance BFI Finance;
#BFINgangkatUsahaLokal 2024’ untuk peningkatan 10. Mengelola produk cetakan kartu ucapan dan
kapasitas para pelaku usaha yang dihadiri suvenir Perusahaan sebagai salah satu cara untuk
konsumen, komunitas bisnis, dan masyarakat meningkatkan kesadaran masyarakat akan eksistensi
umum. Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan Perusahaan;
pelatihan dan pendampingan usaha, bazar aneka 11. Mengampanyekan edukasi fidusia agar konsumen
produk, serta beragam hiburan; dan masyarakat lebih memahami aturan fidusia dalam
perjanjian pembiayaan serta pentingnya mengelola
keuangan dengan bertanggung jawab dan membayar
angsuran tepat waktu;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 221
Page 222
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
12. Menggelar seminar literasi keuangan di berbagai daerah Aktivitas yang dilakukan departemen ini turut berkontribusi
dan pengenalan produk-produk pembiayaan untuk terhadap upaya pemasaran yang juga telah dirinci pada
para pelaku usaha; bagian Pemasaran dalam bab Analisis dan Pembahasan
13. Mendukung Program Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Manajemen halaman 98–99.
sepanjang Oktober melalui partisipasi dalam Pameran
Multifinance Day APPI 2024 yang terselenggara di
Pontianak, Kalimantan Barat, dan FinExpo BIK 2024 Korespondensi dengan OJK dan BEI
di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang bertujuan
mendorong kemudahan akses pembiayaan serta Selama 2024, Perusahaan berkorespondensi dengan OJK
mendekatkan diri kepada masyarakat dalam sebanyak 101 kali dan dengan BEI sebanyak 60 kali. Fungsi
mempromosikan produk dan layanan; dan ini dijalankan oleh Unit Corporate Regulatory Compliance
14. Menyelenggarakan BFI RUN 2024 sebagai kampanye yang bernaung di bawah Departemen Corporate
gaya hidup sehat untuk para konsumen, mitra bisnis, Compliance
komunitas, karyawan, dan masyarakat umum.
Promosi Produk
Perusahaan menyebarluaskan informasi produknya
untuk meningkatkan ketertarikan konsumen dalam
memanfaatkan layanan pembiayaan Perusahaan, menarik
minat konsumen baru, menjaga kestabilan penjualan
dalam kondisi pasar yang menantang, membedakan dan
mengunggulkan produk layanan pembiayaan yang dimiliki
oleh Perusahaan dibandingkan produk para pesaing,
serta membentuk citra produk di mata konsumen sesuai
harapan Perusahaan.
Fungsi ini dikelola oleh Departemen Marketing
Communication (mencakup fungsi strategic promotion
dan event activation). Aktivitas yang dilakukan untuk
mendukung pemasaran, antara lain:
1. Mempromosikan produk dan layanan pembiayaan
dengan berpartisipasi dalam beragam pameran untuk
segmen pembiayaan mesin dan alat berat, yaitu
ALLPRINT Indonesia Expo, Surabaya Printing Expo, dan
Mining Indonesia Expo;
2. Mengadakan pertemuan dan acara apresiasi untuk
para mitra bisnis di berbagai kota, seperti para agen
penjualan dan dealer kendaraan roda empat bekas;
3. Meluncurkan materi-materi promosi untuk produk
pembiayaan terbaru, yakni pembiayaan untuk Kredit
Pemilikan Rumah (KPR); dan
4. Meresmikan sentra jual beli mobil bekas di Surabaya
yang dikelola langsung oleh BFI Finance.
222 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 223
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN
Kode Etik Esensi dari Kode Etik Perusahaan ini selanjutnya
dicerminkan dalam Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha
BFI Finance memiliki dan menerapkan Kode Etik yang berlaku di BFI Finance, dengan pokok-pokok sebagai
Perusahaan, yakni serangkaian kebijakan terkait standar berikut:
etika bisnis dan perilaku bagi karyawannya dalam
menjalankan setiap aktivitas bisnisnya, agar sesuai dengan Tanggung Jawab Perusahaan
visi, misi, dan budaya Perusahaan.
Di dalam Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha, BFI
Kode Etik Perusahaan dikembangkan berdasarkan prinsip- Finance mengakui adanya lima bidang tanggung jawab
prinsip GCG berikut: Perusahaan yang mencerminkan komitmen kepada
• Transparansi: diterapkan dengan memastikan bahwa pemangku kepentingan sebagai berikut:
setiap langkah dan proses dalam penetapan kebijakan
1. Kepada Pemegang Saham
dan pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris,
• BFI Finance akan menjalankan usaha untuk
Direksi, dan seluruh jajaran Perusahaan dilakukan secara
meningkatkan nilai pemegang saham berdasarkan
transparan dan dapat dikaji;
prinsip-prinsip GCG;
• Kemandirian: diterapkan dengan menjalankan • BFI Finance akan memberikan hasil usaha yang
kegiatan secara independen sesuai dengan standar optimum dengan senantiasa memelihara tingkat
profesionalisme dan kode etik tanpa dapat dipengaruhi pengembalian investasi kepada para pemegang
pihak manapun; saham, serta mempertahankan kecukupan dana
• Akuntabilitas: diterapkan dengan menetapkan secara untuk menggerakkan pertumbuhan Perusahaan;
jelas tanggung jawab dan kewenangan Dewan • BFI Finance menghargai hubungan dengan para
Komisaris, Direksi, dan seluruh jajaran Perusahaan pemegang saham dengan penyediaan informasi
dalam struktur organisasi dan uraian jabatan masing- tepat waktu, teratur, dan dapat dipercaya mengenai
masing; kegiatan, kondisi keuangan, dan hasil usaha
• Pertanggungjawaban: diterapkan dengan Perusahaan.
menyesuaikan pengelolaan Perusahaan terhadap 2. Kepada Pelanggan
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan BFI Finance berkomitmen mendapatkan dan
prinsip-prinsip korporasi yang sehat; dan mempertahankan para pelanggan dengan
• Kewajaran: diterapkan dengan memberikan rasa menyediakan produk jasa pembiayaan yang
keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak memberikan nilai tambah bagi para pelanggan dari segi
pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan manfaat dan biayanya.
perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang
3. Kepada Karyawan
berlaku.
• BFI Finance menghargai para karyawan sebagai
sumber daya yang penting melalui komitmennya
Isi Kode Etik terhadap pengembangan mereka secara
berkelanjutan;
Kode Etik Perusahaan terdiri dari etika bisnis dan etika • BFI Finance akan merekrut, mempekerjakan,
perilaku yang membentuk landasan prinsip-prinsip memberikan pelatihan dan mempromosikan
Perusahaan. karyawan berdasarkan kualifikasi dan kemampuan
Etika bisnis menjelaskan tentang bagaimana Perusahaan mereka;
sebagai suatu entitas bisnis bersikap, beretika, dan • BFI Finance bertanggung jawab untuk menciptakan
bertindak dalam upaya menyeimbangkan kepentingan kondisi kerja yang sehat dan menjamin keselamatan
Perusahaan dengan kepentingan segenap pemangku para karyawan.
kepentingan, sesuai prinsip-prinsip GCG dan Nilai-Nilai
4. Kepada Seluruh Pemangku Kepentingan
Dasar Perusahaan, dengan tetap menjaga profitabilitas.
BFI Finance senantiasa memelihara hubungan yang
Etika perilaku merupakan seperangkat aturan nilai saling menguntungkan dengan para kreditur, mitra
yang mencerminkan suatu sikap dan komitmen dalam usaha dan pihak lainnya dengan siapa Perusahaan
memenuhi ketentuan perilaku untuk menjaga nama berbisnis, serta mendorong penerapan prinsip-prinsip
baik, kerahasiaan, serta hal-hal penting lainnya yang ini dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
berpengaruh terhadap reputasi Perusahaan.
5. Kepada Masyarakat
Kode Etik Perusahaan memuat Nilai-Nilai Dasar
Sebagai anggota masyarakat, BFI Finance senantiasa
Perusahaan yang dimanifestasikan dalam perilaku-perilaku
menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dengan
konkret berikut:
menghormati undang-undang dan peraturan yang
1. Giat Memperbaiki Diri Secara Berkesinambungan
berlaku, dan berupaya untuk memastikan bahwa
2. Realisasikan Saling Menghormati dan Peduli
kegiatan-kegiatannya tidak melanggar hak-hak
3. Ekstra Pelayanan untuk Pelanggan Internal dan
asasi manusia. Partisipasi Perusahaan, baik dalam
Eksternal
pemberian sumbangan maupun penyelenggaraan
4. Absolut dalam Integritas
pelatihan serta kegiatan sosial lainnya, dimaksudkan
5. Tim Kerja yang Solid dan Saling Percaya
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 223
Page 224
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
untuk meningkatkan kualitas hidup bagi lingkungan Pengawas Syariah, serta Direksi, Komite-Komite di bawah
sekitarnya dan memberikan manfaat langsung bagi Direksi, dan manajemen. Kode Etik tersebut disosialisasikan
seluruh penerimanya. dan dipahami oleh seluruh karyawan, dengan manajemen
memberi teladan bagi bawahan dalam penerapannya.
Integritas Usaha
Kode Etik disosialisasikan sepanjang 2024 bersamaan
BFI Finance beserta seluruh kantor cabangnya dengan sosialisasi Nilai-Nilai Dasar Perusahaan dan
dituntut untuk mengutamakan kejujuran, integritas panduan perilaku karyawan. Departemen Human Capital
dan kewajaran sebagai prinsip utama di semua aspek menyebarluaskan informasi tentang Kode Etik melalui
usaha Perusahaan dan mengharapkan hal yang sama e-mail blast kepada seluruh karyawan.
dalam hubungan dengan semua pihak yang terlibat
dalam bisnis BFI Finance. Seluruh transaksi bisnis atas Manajemen BFI Finance memiliki Pakta Integritas yang
nama Perusahaan dicatat secara akurat sesuai dengan memuat komitmen Perusahaan terhadap penerapan
prosedur operasional standar dan tunduk pada proses prinsip-prinsip GCG. Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh
audit. Para karyawan diharapkan untuk mengutamakan karyawan berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan
kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi ketika Pakta Integritas Perusahaan dengan sebaik-baiknya.
menjalankan tugas bisnis.
Pakta Integritas BFI Finance mengatur tentang Pedoman
Prinsip-Prinsip Berusaha. Dalam pelaksanaan Pedoman
Pemakaian dan Perlindungan Aset Perusahaan
Prinsip-Prinsip Berusaha ini, Dewan Komisaris, Direksi, dan
BFI Finance menegaskan bahwa setiap karyawan memiliki seluruh karyawan, tanpa melihat posisinya, wajib mematuhi
tanggung jawab untuk menggunakan aset dan sumber etika pada tingkat tertinggi yang ditanamkan dalam
daya Perusahaan secara wajar dan bertanggung jawab, Nilai-Nilai Dasar Perusahaan. Manajemen dan karyawan
termasuk perlindungan dan pelestariannya. Aset dan Perusahaan wajib memahami dan mematuhi nilai-nilai
sumber daya Perusahaan, maupun kesempatan apapun dasar tersebut yang sangat penting dalam menjaga
yang timbul berdasarkan kedudukan seseorang, digunakan pertumbuhan Perusahaan yang berkesinambungan.
semata-mata untuk kepentingan pencapaian tujuan
Perusahaan dan bukan untuk kepentingan pribadi. Penanganan Pengaduan Pelanggaran Kode Etik
Karyawan BFI Finance dilarang mencari keuntungan untuk
diri mereka sendiri atau orang lain melalui penyalahgunaan BFI Finance memantau penegakan Kode Etik Perusahaan
jabatan. dan menyediakan fasilitas pengaduan tentang
pelanggaran Kode Etik tersebut. Karyawan yang terbukti
melakukan pelanggaran akan diperiksa oleh Tim Pemeriksa
Pengungkapan Informasi
Pelanggaran Disiplin Karyawan yang terdiri dari perwakilan
BFI Finance menganggap informasi di bidang strategi Departemen Audit Internal dan Human Capital dan akan
bisnis merupakan aset penting bagi Perusahaan yang diberikan sanksi sesuai jenis dan tingkatan pelanggaran
harus dilindungi terhadap kehilangan, pelanggaran serta sesuai ketentuan yang berlaku di Perusahaan. Hal ini
pemakaian dan pengungkapan yang tidak selayaknya. menegaskan komitmen BFI Finance terhadap penegakan
Hal ini menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan etika dan integritas dalam setiap lapisan organisasi.
informasi bisnis dan melarang pengungkapan yang tidak
sah untuk mencerminkan komitmen Perusahaan terhadap
Budaya Perusahaan
integritas dan keamanan informasi.
Perusahaan memiliki nilai-nilai dasar yang dianjurkan
Perdagangan Orang Dalam (Insider Trading) untuk dipahami dan dipatuhi sebagai budaya Perusahaan.
Nilai-Nilai Dasar Perusahaan yang disingkat menjadi
BFI Finance senantiasa memastikan bahwa semua
G.R.E.A.T. adalah:
karyawan mentaati aturan-aturan perdagangan orang
1. Giat Memperbaiki Diri secara Berkesinambungan;
dalam. Ini berarti bahwa adanya informasi bukan untuk
2. Realisasikan Saling Menghormati dan Peduli;
umum yang dapat mempengaruhi harga saham BFI
3. Ekstra Layanan kepada Pelanggan Internal dan
Finance dirahasiakan dengan baik sampai diumumkan
Eksternal;
oleh manajemen yang berwenang. Karyawan yang
4. Absolut dalam Integritas; dan
mempunyai informasi sensitif yang mungkin dapat
5. Tim Kerja yang Solid dan Saling Percaya.
mempengaruhi harga saham BFI Finance dan hak-hak
terkait, tidak boleh melakukan transaksi langsung maupun BFI New Mindset, sebagai pelengkap G.R.E.A.T., telah
tidak langsung atas saham BFI Finance dan hak-hak diluncurkan untuk mengakselerasi adopsi pola pikir dan
terkait tersebut. Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh perilaku baru, sehingga mendukung transformasi digital
karyawan berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan di BFI Finance menjadi perusahaan pembiayaan berbasis
Pakta Integritas Perusahaan dengan sebaik-baiknya sejalan teknologi. BFI New Mindset terdiri dari:
dengan pelaksanaan kebijakan strategis yang diterapkan 1. Berani Mencoba dan Belajar;
dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. 2. Memberdayakan dan Berkolaborasi dengan Pihak Lain;
dan
Penerapan dan Penegakan Kode Etik 3. Mendengarkan, Berani Berbicara, dan Mengambil
Tanggung Jawab.
Kode Etik yang ditetapkan Perusahaan berlaku bagi seluruh G.R.E.A.T. dan BFI New Mindset dijelaskan pada bagian
karyawan, termasuk seluruh anggota Dewan Komisaris, Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan dalam bab Profil
Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris, Dewan Perusahaan, halaman 52.
224 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 225
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI
BFI Finance mewajibkan seluruh anggota Dewan Kebijakan Antikorupsi disosialisasikan selama 2024 melalui:
Komisaris, Direksi, dan karyawannya untuk menjunjung 1. Kampanye anti-fraud melibatkan seluruh karyawan,
tinggi persaingan usaha yang adil, nilai sportivitas dan sebagai bentuk sosialisasi kebijakan antikorupsi
profesionalisme, serta prinsip-prinsip GCG. dan ketentuan lainnya yang mendasari integritas
Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan dan Perusahaan;
memelihara iklim usaha yang sehat, menghindari tindakan, 2. Kampanye whistleblowing system melibatkan seluruh
perilaku, ataupun perbuatan yang dapat menimbulkan karyawan, sebagai bentuk sosialisasi agar karyawan
konflik kepentingan, korupsi, kolusi, dan nepotisme, berani melaporkan adanya dugaan atas terjadinya
serta selalu mengutamakan kepentingan Perusahaan di penyimpangan;
atas kepentingan pribadi, keluarga, kelompok ataupun 3. Pembuatan media komunikasi berupa email blast
golongan. berseri dan standing banner yang memuat pesan aksi
Informasi lengkap mengenai Kebijakan Antikorupsi anti-fraud di seluruh kantor cabang; dan
tersedia pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola- 4. Pembuatan ketentuan mengenai strategi anti-
perusahaan/kebijakan-anti-korupsi. fraud yang memuat pencegahan dan penanganan
fraud, suap, gratifikasi, dan hal-hal lain termasuk isu
kedisiplinan dalam tindak lanjut sanksi yang ditegaskan
oleh Komite Kedisiplinan dan Kepatuhan Internal.
KEBIJAKAN PENGADAAN
Prinsip dan Kebijakan Sistem Pengadaan
Perusahaan memiliki prosedur pengadaan barang dan jasa Perusahaan secara konsisten menjalankan sistem proses
yang diselenggarakan secara cepat dan transparan, dengan pengadaan barang dan jasa melalui tahapan perencanaan,
menerapkan prinsip GCG tanpa benturan kepentingan. persiapan, pemilihan pemasok (vendor), transaksi
pengadaan barang dan jasa, penggunaan, dan pengelolaan
Kebijakan pengadaan barang dan jasa serta hubungan
aset Perusahaan.
dengan pemasok meliputi:
Sistem pengadaan barang dan jasa dilakukan Perusahaan
1. Penerapan Memo Internal dan Prosedur Operasional
secara terbuka dan kompetitif dengan mengikutsertakan
untuk pengadaan barang dan jasa;
calon pemasok yang memenuhi syarat sesuai dengan
2. Proses pengadaan barang dilakukan berdasarkan kriteria dan kebutuhan Perusahaan. Dalam pengadaan
nominal dan tingkat otoritas, khususnya di kantor barang dan jasa, Perusahaan juga menggunakan
cabang untuk mempercepat proses dalam pemenuhan metode lain, seperti pelelangan, pemilihan langsung, dan
barang dan jasa. Pengadaan barang di atas nominal pembelian langsung, baik secara konvensional maupun
tertentu dilakukan secara terpusat di kantor pusat; daring, guna memastikan bahwa jumlah dan kualitas
3. Pemasok utama; baik barang maupun jasa; diwajibkan barang dan jasa yang diperoleh Perusahaan sesuai
menyerahkan dokumen legalitas secara lengkap, untuk kebutuhan, diperoleh dengan harga yang kompetitif, dan
menjamin hak dan kewajiban dari Perusahaan dan kualitas yang sebaik mungkin.
pemasok dilakukan sesuai dokumen yang ada;
Kontrol dan pemantauan terhadap pengadaan barang dan
4. Prinsip Kepatuhan, semua aktivitas pengadaan jasa untuk memenuhi kebutuhan di kantor pusat maupun
mematuhi peraturan perundang-undangan yang cabang, mulai dari proses pembelian hingga pemeliharaan
berlaku serta kebijakan internal perusahaan; (asset maintenance), dilakukan melalui sistem yang
5. Kode Etik dan Peraturan Perusahaan melarang terintegrasi sehingga dapat dilakukan pemantauan
karyawan Perusahaan untuk menerima janji atau oleh pihak yang mengajukan permintaan barang (user),
pemberian dalam bentuk apapun dari pemasok; dan yaitu cabang dan kantor pusat. Perusahaan secara terus-
6. Perusahaan melakukan evaluasi secara berkala untuk menerus melakukan pengembangan pada sistem guna
seluruh pemasok, untuk memastikan mereka dapat mendukung proses bisnis Perusahaan agar menjadi lebih
menunjang aktivitas Perusahaan. baik.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 225
Page 226
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Komitmen terhadap Peningkatan Berkelanjutan Asuransi atas Harta Tetap Perusahaan
Perusahaan berkomitmen untuk secara rutin meninjau dan Perusahaan melakukan mitigasi risiko untuk perlindungan
memperbarui kebijakan pengadaan guna menyesuaikan dan meminimalisasi kerugian atas harta tetapnya, dengan
dengan perubahan regulasi, dinamika pasar, dan mengasuransikan harta tetap Perusahaan dengan
kebutuhan bisnis. Perusahaan mendorong penggunaan perlindungan berikut:
teknologi untuk meningkatkan efisiensi proses pengadaan, 1. Polis Property All Risk dengan perluasan risiko gempa
termasuk melalui pengembangan sistem e-Procurement. bumi untuk melindungi harta tak bergerak;
Dengan kebijakan ini, Perusahaan berupaya untuk 2. Polis Moveable All Risk terhadap harta bergerak;
menciptakan ekosistem pengadaan yang adil, efisien, 3. Polis asuransi kendaraan bermotor; dan
dan berkelanjutan, guna mendukung pencapaian tujuan 4. Polis asuransi tanggung gugat (public liability).
strategis Perusahaan.
Tabel 103 | Pembelian Aset 2024 Berdasarkan Jenis
Nilai Pengadaan Jumlah Pengadaan
Jenis Aset
Rp juta Persentase Unit Persentase
Kendaraan 78.436 64,9% 405 15,6%
Perangkat Lunak 23.253 19,3% 60 2,3%
Perangkat Keras 6.958 5,8% 548 21,2%
Penyewaan 6.789 5,6% 252 9,7%
Mesin 4.268 3,5% 766 29,6%
Perabotan 1.061 0,9% 558 21,6%
Jumlah 120.765 100,0% 2.589 100,0%
Pemberian dan Penerimaan Hadiah dalam rangka tanda terima kasih, bingkisan hari besar
keagamaan, cinderamata, dan kenang-kenangan dalam
Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan bentuk barang atau jasa.
profesionalisme, Perusahaan melarang seluruh karyawan, Dengan mempertimbangkan etika bisnis, penerimaan
manajemen, dan pihak terkait untuk menerima hadiah hadiah oleh karyawan, berapapun nilainya dan dalam
atau pemberian dalam bentuk apa pun dari pemasok, baik bentuk apapun, wajib dilaporkan kepada atasan langsung
secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan ini karyawan. Penerimaan hadiah dari pihak manapun dalam
bertujuan untuk: rangka promosi Perusahaan, tanda terima kasih, bingkisan
1. Mencegah Konflik Kepentingan: memastikan bahwa hari besar keagamaan, cinderamata, dan kenang-
seluruh keputusan pengadaan didasarkan pada kenangan, dapat diterima sebagai suatu kepatutan dalam
pertimbangan objektif dan bukan dipengaruhi oleh pergaulan sehari-hari, dengan ketentuan sebagai berikut:
hadiah atau pemberian; 1. Pemberian hadiah tersebut tidak ditujukan untuk
2. Menjaga Transparansi: menciptakan lingkungan kerja keperluan/kepentingan pribadi dan tidak bersifat
yang terbuka dan bebas dari praktik korupsi; dan material;
3. Meningkatkan Kepercayaan: mempertahankan reputasi 2. Pemberian hadiah tidak mempengaruhi keputusan
Perusahaan sebagai organisasi yang menjalankan dalam pengadaan barang/jasa; dan
praktik bisnis secara etis. 3. Pemberian hadiah tidak dilakukan secara terus-menerus
Perusahaan memiliki peraturan tentang pemberian oleh pemberi yang sama kepada Perusahaan atau pihak
hadiah, suap dan sejenisnya, pemberian kepada pihak lain yang mewakili Perusahaan.
KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN INFORMASI
Kebijakan Pengungkapan Informasi di BFI Finance Setiap perubahan atas kepemilikan saham sebagaimana
memastikan bahwa kepemilikan saham perusahaan dimaksud di atas dilaporkan selambat-lambatnya tiga hari
terbuka oleh anggota Direksi dan anggota Dewan kerja setelah terjadinya perubahan.
Komisaris, baik secara langsung maupun tidak langsung, Sepanjang 2024, Perusahaan mengungkapkan informasi ini
diungkapkan kepada pihak otoritas sesuai peraturan yang sebanyak lima kali.
berlaku.
226 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 227
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
JASA AKUNTAN PUBLIK
Kantor Akuntan Publik Biaya jasa untuk periode penugasan 2024 adalah Rp1.375
juta, belum termasuk PPN.
Selain jasa audit laporan keuangan sebagaimana
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan disebutkan di atas, KAP juga memberikan jasa audit terkait
Prudential Tower Lt. 17 penerbitan obligasi kepada Perusahaan selama tahun buku
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79 2024.
Jakarta 12910, Indonesia
Phone: (62-21) 5795 7300
Fax: (62-21) 5795 7301
www.bdo.co.id
Akuntan Publik
Susanto Bong, S.E., Ak., C.P.A, C.A.
Kantor akuntan publik (KAP) tersebut telah mengaudit
laporan keuangan tahunan Perusahaan selama sembilan
tahun, sejak 2016.
Tabel 104 | Biaya Jasa KAP
Biaya Sebelum Pajak
Jasa Profesional yang Diberikan
(Rp)
Audit Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk Tahun Buku 2024 690.000.000
Penerbitan Comfort Letter dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan 685.000.000
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024
Jumlah 1.375.000.000
Tabel 105 | Riwayat Penunjukan KAP
Tanggal Rilis
Periode Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Opini
Laporan
2020 Tanubrata Sutanto Fahmi Susanto Bong, S.E., Ak., C.P.A., C.A. 12 Maret 2021 Wajar Tanpa
Bambang & Rekan Modifikasian
2021 Tanubrata Sutanto Fahmi Dr. Herry Sunarto, S.E., Ak., S.H., M.B.A., 15 Februari Wajar Tanpa
Bambang & Rekan M.H., C.P.A., C.P.M.A., C.M.A., C.A. 2022 Modifikasian
2022 Tanubrata Sutanto Fahmi Santanu Chandra, C.P.A. 13 Februari Wajar Tanpa
Bambang & Rekan 2023 Modifikasian
2023 Tanubrata Sutanto Fahmi Susanto Bong, S.E., Ak., C.P.A., C.A. 23 Februari Wajar Tanpa
Bambang & Rekan 2024 Modifikasian
2024 Tanubrata Sutanto Fahmi Susanto Bong, S.E., Ak., C.P.A., C.A. 24 Februari Wajar Tanpa
Bambang & Rekan 2025 Modifikasian
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 227
Page 228
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG
PASAR MODAL
Pemeringkat Efek Wali Amanat
PT Fitch Ratings Indonesia PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
DBS Bank Tower Lt. 24, Suite 2403 Menara BTN
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3–5 Jl. Gajah Mada No. 1
Jakarta 12940, Indonesia Jakarta 10130, Indonesia
Tel: (62-21) 2988 6800 Tel: (62-21) 633 6789 ext. 1844-1847
Fax: (62-21) 2988 6822 www.btn.co.id
www.fitchratings.com/region/indonesia
Biaya jasa untuk periode penugasan 2016–2024
Biaya jasa untuk periode penugasan 2024 adalah berkisar antara 0,0088%–0,0167% dari jumlah
Rp233 juta. emisi obligasi.
Konsultan Hukum Biro Administrasi Efek
Jusuf Indradewa & Partners PT Raya Saham Registra
Menara BCA (Grand Indonesia) Lt. 50 Gedung Plaza Sentral Lt. 2
Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 47–48
Jakarta 10310, Indonesia Jakarta 12930, Indonesia
Tel.: (62-21) 2254 4117 (hunting) Tel: (62-21) 252 5666
Fax: (62-21) 2254 4367 Fax: (62-21) 252 5028
www.jusufind.com www.registra.co.id
Biaya jasa untuk periode penugasan 2019–2024 Biaya jasa untuk periode penugasan 2024 adalah
berkisar 0,0138%–0,0250% dari jumlah emisi Rp301 juta.
obligasi.
Institusi Pasar Modal Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
PT Bursa Efek Indonesia PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(Indonesia Stock Exchange) (Indonesia Central Securities Depository)
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lt. 6 Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lt. 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53
South Jakarta 12190, Indonesia Jakarta 12190, Indonesia
Phone: (62-21) 515 0515 Phone: (62-21) 515 2855
Fax: (62-21) 515 4153 Fax: (62-21) 5299 1199
Call Center (National): 150515 Toll Free: 0800-186-5734
www.idx.co.id www.ksei.co.id
228 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 229
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN NONKEUANGAN
YANG BELUM DIUNGKAP DALAM LAPORAN LAINNYA
BFI Finance menyusun berbagai laporan yang menyajikan 2. Laporan Keuangan publikasi per enam bulan yang
secara transparan informasi keuangan dan nonkeuangan dipublikasikan di media massa, situs web BFI Finance
kepada pemangku kepentingan dan lembaga lain yang pada bagian Siaran Pers dan Info, dan situs web BEI;
dipersyaratkan, secara tepat waktu, lengkap, akurat, terkini, 3. Laporan Keuangan per triwulan, dipublikasikan pada
dan utuh. situs web BFI Finance dan situs web BEI;
Informasi kondisi keuangan dan nonkeuangan Perusahaan 4. Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan BFI Finance
disampaikan secara jelas dan transparan dalam beberapa sebagai bagian tak terpisahkan dari Laporan Tahunan
laporan, antara lain: Terintegrasi; dan
1. Laporan Tahunan Terintegrasi, yang mencakup: 5. Transparansi Kondisi Nonkeuangan
BFI Finance telah menyampaikan informasi produk
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting termasuk Ikhtisar
secara jelas, akurat dan terkini. Informasi tersebut
Saham; Laporan Dewan Komisaris; Laporan Direksi;
tersedia bagi pelanggan, antara lain, dalam bentuk
Profil Perusahaan; Analisis dan Pembahasan
leaflet, brosur, atau bentuk tertulis lainnya, di setiap
Manajemen mengenai kinerja bisnis dan keuangan;
outlet BFI Finance pada lokasi-lokasi yang mudah
Tata Kelola Perusahaan yang Baik; Keberlanjutan
diakses oleh pelanggan, dan/atau dalam bentuk
yang mencakup pembahasan mengenai SDM dan
informasi secara elektronik yang disediakan melalui
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan; serta Data
situs web BFI Finance, portal daring, dan media sosial
Perusahaan;
Perusahaan yang menyediakan informasi mengenai
b. Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit karakteristik produk finansial di Indonesia serta
oleh Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik perbandingan antarproduk.
yang terdaftar di OJK. Laporan Keuangan Tahunan
dibuat untuk satu tahun buku dan disajikan dalam
perbandingan dengan satu tahun buku sebelumnya;
dan
c. Pernyataan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
dan Direksi atas kebenaran isi Laporan Tahunan
Terintegrasi;
PERNYATAAN PENERAPAN ATAS PEDOMAN
TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA
Kinerja penerapan GCG di BFI Finance dengan mengacu pada POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman
Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang diubah dengan Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 dan SEOJK No. 32/POJK.04/2015
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang mencakup 5 aspek, 8 prinsip, dan 25 rekomendasi penerapan,
dirangkum dalam Tabel 106.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 229
Page 230
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Tabel 106 | Penerapan Rekomendasi Pedoman Tata Kelola Perusahaan untuk Perusahaan Publik
Pernyataan Penjelasan
Aspek Prinsip Rekomendasi Kepatuhan/ (apabila belum
Penjelasan dipatuhi)
Aspek I: Prinsip 1: 1. Perusahaan Terbuka memiliki cara atau Telah -
Hubungan Perusahaan Meningkatkan prosedur teknis pengumpulan suara dipatuhi
Terbuka dengan Nilai (voting) baik secara terbuka maupun
Pemegang Saham Penyelenggaraan tertutup yang mengedepankan
dalam Menjamin Hak- RUPS independensi dan kepentingan
hak Pemegang Saham pemegang saham.
2. Seluruh Anggota Direksi dan Anggota Penjelasan Dua anggota
Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka diberikan Dewan Komisaris
hadir dalam RUPST dan RUPSLB. tidak menghadiri
RUPST dan
RUPSLB pada 22
Mei 2024, dengan
alasan yang telah
dinyatakan kepada
dan diterima oleh
RUPS.
3. Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Telah -
Situs Web Perusahaan Terbuka paling dipatuhi
sedikit selama 1 (satu) tahun.
Prinsip 2: 4. Perusahaan Terbuka memiliki suatu Telah -
Meningkatkan kebijakan komunikasi dengan dipatuhi
Kualitas pemegang saham atau investor.
Komunikasi
Perusahaan 5. Perusahaan Terbuka mengungkapkan Telah -
Terbuka dengan kebijakan komunikasi Perusahaan dipatuhi
Pemegang Saham Terbuka dengan pemegang saham atau
atau Investor investor dalam Situs Web.
Aspek II: Prinsip 3: 6. Determination of the number of Telah -
Fungsi dan Peran Memperkuat Members of the BOC takes into dipatuhi
Dewan Keanggotaan dan consideration the conditions of the
Komposisi Dewan
Public Company.
Komisaris
7. Penentuan jumlah Anggota Dewan Telah -
Komisaris mempertimbangkan kondisi dipatuhi
Perusahaan Terbuka.
Prinsip 4: 8. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Telah -
Meningkatkan penilaian sendiri (self-assessment) dipatuhi
Kualitas untuk menilai kinerja Dewan Komisaris.
Pelaksanaan
9. Kebijakan penilaian sendiri (self- Telah -
Tugas dan
assessment) untuk menilai kinerja dipatuhi
Tanggung Jawab
Dewan Komisaris, diungkapkan
Dewan Komisaris
melalui Laporan Tahunan Terintegrasi
Perusahaan Terbuka.
10. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Telah -
terkait pengunduran diri anggota dipatuhi
Dewan Komisaris apabila terlibat dalam
kejahatan keuangan.
11. Dewan Komisaris atau Komite yang Telah -
menjalankan fungsi Nominasi dan dipatuhi
Remunerasi menyusun kebijakan
suksesi dalam proses Nominasi Anggota
Direksi.
230 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 231
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Pernyataan Penjelasan
Aspek Prinsip Rekomendasi Kepatuhan/ (apabila belum
Penjelasan dipatuhi)
Aspek III: Prinsip 5: 12. Penentuan jumlah Anggota Direksi Telah -
Fungsi dan Peran Memperkuat mempertimbangkan kondisi dipatuhi
Direksi Keanggotaan dan Perusahaan Terbuka serta efektivitas
Komposisi Direksi dalam pengambilan keputusan.
13. Penentuan komposisi Anggota Direksi Telah -
memperhatikan, keberagaman dipatuhi
keahlian, pengetahuan, dan
pengalaman yang dibutuhkan.
14. Anggota Direksi yang membawahi Telah -
bidang akuntansi atau keuangan dipatuhi
memiliki keahlian dan/atau
pengetahuan di bidang akuntansi.
Prinsip 6: 15. Direksi mempunyai kebijakan Telah -
Meningkatkan penilaian sendiri (self-assessment) dipatuhi
Kualitas untuk menilai kinerja Direksi.
Pelaksanaan
16. Kebijakan penilaian sendiri (self- Telah -
Tugas dan
assessment) untuk menilai kinerja dipatuhi
Tanggung Jawab
Direksi diungkapkan melalui laporan
Direksi
tahunan Perusahaan Terbuka.
17. Direksi mempunyai kebijakan terkait Telah -
pengunduran diri Anggota Direksi dipatuhi
apabila terlibat dalam kejahatan
keuangan.
Aspek IV: Prinsip 7: 18. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
Partisipasi Pemangku Meningkatkan kebijakan untuk mencegah terjadinya dipatuhi
Kepentingan Aspek Tata Kelola insider trading.
Perusahaan
melalui Partisipasi 19. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
Pemangku kebijakan anti-korupsi dan anti-fraud. dipatuhi
Kepentingan
20. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
kebijakan tentang seleksi dan dipatuhi
peningkatan kemampuan pemasok
atau vendor.
21. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
kebijakan tentang pemenuhan hak- dipatuhi
hak kreditur.
22. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
kebijakan sistem whistleblowing. dipatuhi
23. Perusahaan Terbuka memiliki Telah -
kebijakan pemberian insentif jangka dipatuhi
panjang kepada Direksi dan karyawan.
Aspek V: Prinsip 8: 24. Perusahaan Terbuka memanfaatkan Telah -
Keterbukaan Informasi Meningkatkan penggunaan teknologi informasi dipatuhi
Pelaksanaan secara lebih luas selain situs web
Keterbukaan sebagai media keterbukaan informasi.
Informasi
25. Laporan Tahunan Terintegrasi Telah -
Perusahaan Terbuka mengungkapkan dipatuhi
pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka paling sedikit 5% (lima
persen), selain pengungkapan pemilik
manfaat akhir dalam kepemilikan
saham Perusahaan Terbuka melalui
pemegang saham utama dan
pengendali.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 231
Page 232
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
ALAMAT OUTLET
Kantor Pusat
BFI Tower
Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City
Tangerang Selatan 15322
Phone: (62-21) 2965 0300, 2965 0500
Fax: (62-21) 2966 0757, 2966 0758
Website: www.bfi.co.id
Cabang
Jawa, Bali & Nusa Tenggara
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
DKI Jakarta
Jakarta – Sunter Rukan Puri Mutiara Blok A No. 80 Jakarta Utara
Jl. Utama Griya, Sunter
Jakarta Utara Rukan Grand Orchard Square Blok C/20 Jakarta Utara
Jl. Terusan Kelapa Hybrida Sukapura
Jakarta Utara 2 Komplek Puri Delta Mas Blok A-3 Jakarta Utara
Jl. Bandengan Selatan Kavling 43 RT 003, RW 001
Kel. Pejagalan, Kec. Penjaringan
Jakarta – Meruya Jl. Lapangan Bola No. 1-1A Jakarta Barat
Meruya, Kebon Jeruk
Jakarta – Cengkareng Sedayu Square Blok C-02 Jakarta Barat
Jl. Outer Ring Road, Cengkareng Timur
Jakarta Timur Ruko Radin Inten Center No. 8D Jakarta Timur
Jl. Radin Inten, Duren Sawit
Jakarta Selatan Komplek Pertokoan Duta Mas Blok B2 No. 7 Jakarta Selatan
Jl. R.S. Fatmawati, Kel. Cipete, Kec. Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 2 Jl. Raya Pasar Minggu KM 18.2 RT 12 / RW 01 Jakarta Selatan
Kel. Pejaten Timur, Kec. Pasar Minggu
Jakarta Selatan 3 Jl. Raya Pasar Minggu 12B RT 1 / RW 7 Jakarta Selatan
Kel. Kalibata, Kec. Pancoran
Jakarta – Corporate Leasing Rukan Graha Cempaka Mas Blok A No. 31 Jakarta Pusat
Jl. Let. Jend. Suprapto, Kel. Sumur Batu, Kec. Kemayoran
Banten
Tangerang Jl. Imam Bonjol No. 279–281, RT 01 / RW 04 Tangerang
Kel. Bojong Jaya, Kel. Karawaci
Tangerang 2 Kompleks Balaraja Ultimate For Business Retail Ruko C No. 3A Tangerang
Jl. Raya Serang KM. 24, RT 001 / RW 001
Desa Telagasari, Kec. Balaraja
Tangerang 3 Ruko Prabu Kian Santang No. 2 Tangerang
Jl. Prabu Kian Santang , RT 01 / RW 04. Kel. Sangiang Jaya, Kec. Periuk
Bintaro Ruko Emerald Avenue I Blok EA – A36 CBD Emerald Tangerang
Jl. Boulevard Bintaro Jaya Sektor 9 Kel. Parigi Lama, Kec. Pondok Aren
Pamulang South City Square Tangerang
Jl. Raya South City Barat No. B1-03 Kel. Pondok Cabe Udik, Kec.
Pamulang
Cikupa Citra Raya Grand Boulevard Tangerang
Blok E1 No. 286–288, RT 03 / RW 03, Desa Ciakar, Kec. Panongan
Tangerang Selatan 3 Ruko Bidex Blok F No. 18 Tangerang Selatan
Jl. Pahlawan Seribu, RT 001 / RW 004, Kel. Lengkong Gudang, Kec.
Serpong
232 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 233
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Jawa Barat
Bandung Jl. Soekarno Hatta No. 472 Bandung
Kel. Batu Nunggal, Kec. Bandung Kidul
Bandung – Lengkong Jl. Lengkong Kecil No. 12B Bandung
Bandung 3 Komplek Pergudangan Katapang Indah Lestari Ruko No. 3 Bandung
Jl. Terusan Kopo Katapang No. 611 RT03 / RW 09 KM.13,2, Kec. Katapang
Bekasi Kompleks Ruko Suncity Square Blok A No. 46–47 Bekasi
Jl. Mayor Hasibuan, Margajaya
Bekasi 2 Ruko Mega Boulevard Blok RV 2 No. 3A Bekasi
Jl. Harapan Indah Boulevard
RT 10 / RW 08 Kel. Medan Satria, Kec. Medan Satria
Bekasi 3 Ruko Grand Galaxy City Blok RGK Boulevard Raya Bekasi
Jl. Pulo Sirih Utama No. 628 RT 02 / RW 19
Kel. Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan
Bekasi 4 Jl. Sultan Hasanudin No. 233 Bekasi
Desa Tambun, Kec. Tambun Selatan
Bekasi 5 Ruko Mall Ciputra Blok R.2 No. 18 Bekasi
Jl. Alternative Kel. Jati Karya, Kec. Jati Sempurna
Bogor Jl. Raya Tajur No. 118E–F Bogor
RT 001 / RW 006 Kel. Pakuan, Kec. Bogor Selatan
Cibinong Cibinong City Centre A-30 Bogor
Jl. Tegar Beriman I RT 05 / RW 12 Kel. Pakansari, Kec. Cibinong
Cikampek Ruko Sudirman Center Blok A No. 6 Karawang
Jl. Jenderal Sudirman No. 100, Desa Pucung, Kec. Kotabaru
Cikarang Ruko Golden Boulevard Blok CC.5 No. 3A Cikarang
Jl. Niaga Raya, Jababeka 2, Kel. Pasir Sari, Kec. Cikarang Selatan
Cimahi Jl. Encep Kartawiria No. 64 B, RT 004 / RW 15 Cimahi
Kel. Citeureup, Kec. Cimahi Utara
Cirebon Jl. Tuparev No. 115A Cirebon
Desa Kertawinangun, Kec. Kedawung
Depok Ruko Margonda Residen No. 12A–14 Jl. Margonda Raya Kav. 461 Depok
Indramayu Jl. Raya Sleman No. 3B. RT 01 / RW 03 Indramayu
Desa Sleman Lor, Kec. Sliyeg
Karawang Jl. Jend. Ahmad Yani No. 73 Bypass, RT 04 / RW 12 Karawang
Karangpawitan Karawang Barat
Kuningan Jl. RE Martadinata 53A Cijoho Kuningan
Majalengka Jl. K.H. Abdul Halim No. 104 Majalengka
Kel. Majalengka Kulon, Kec. Majalengka
Purwakarta Jl. Taman Makam Pahlawan No. 73B, RT 11 / RW 05 Purwakarta
Kel. Purwamekar, Kec. Purwakarta
Subang Jl. Arif Rahman Hakim No. 43 – 44, RT 051 / RW 14 Subang
Kel. Cigadung, Kec. Subang
Sukabumi Jl. Brawijaya No. 4 RT 02 / RW 12 Kel. Sriwidari, Kec. Gunung Puyuh Sukabumi
Tasikmalaya Kompleks Pertokoan Plaza Asia Blok A No. 12A Jl. H.Z. Mustofa Tasikmalaya
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 233
Page 234
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Jawa Tengah
Semarang Ruko Mataram Plaza Blok D No. 03 Jl. M.T Haryono Semarang
Semarang 3 Jl. Raya Kudungmundu RT 01 / RW 25 Kel. Sendangmulyo, Semarang
Kec.Tembalang
Banjarnegara Jl. S. Parman No. 28 RT 01 / RW 04 Banjarnegara
Kel. Parakancanggah, Kec. Banjarnegara
Grobogan Ruko The Grand City Blok E Grobogan
Jl. Letjen R. Suprapto No. 61–63 Purwodadi
Jepara Jl. Pemuda No. 1A RT 03 / RW 04 Kel. Potroyudan, Kec. Jepara Jepara
Kebumen Perum Graha Mahardika 2 Kebumen
Jl. Kutoarjo D3, Kel. Selang, Kec. Kebumen
Klaten Jl. Veteran No. 256A Klaten
Kel. Bareng Lor, Kec. Klaten Utara
Kudus Ruko Bitingan Indah (Panjunan) Kudus
Jl. Ahmad Yani, B07–B08, Kel. Panjunan, Kec. Kota Kudus
Magelang Ruko Metro Square F6 Magelang
Jl. Mayjen Bambang Soegeng Mertoyudan
Pekalongan Komplek Ruko Dupan B2 No. 19 dan B2 No. 20 Pekalongan
Jl. Dr. Sutomo, Kel. Kalibaros, Kec. Pekalongan Timur
Purwokerto – Banyumas Jl. Gerliya Timur No. 35 Ruko No. 3 Kel. Teluk, Kec. Purwokerto Selatan Purwokerto
Rembang Jl. Pemuda No. 3B Rembang
Salatiga Ruko Wijaya Square Blok A3 Salatiga
Jl. Diponegoro RT 02 / RW 05, Sidorejo Lor
Solo Jl. R.M. Said No. 160C RT 2 / RW 3 Kel. Punggawan, Kec. Banjarsari Surakarta
Solo 2 Jl. Raya Solo Permai HD 03 Solo Baru Sukoharjo
Sragen Ruko Harlin Sragen Blok B-1 Sragen
Jl. Raya Sukowati, Kel. Sine, Kec. Sragen
Tegal Ruko Nirmala Estate No. 3–4 Tegal
Jl. Yos Sudarso No. 20, Kel. Mintaragen, Kec. Tegal Timur
Daerah Istimewa Yogyakarta
Yogyakarta Ruko Monjali Permai Kav. 2 Sleman
Jl. Monjali Sinduadi Mlati Sleman
Jawa Timur
Surabaya Jl. Ngagel Jaya 39 Surabaya
Surabaya 2 Jl. Patimura No. 14 Surabaya
RT 06 / RW 06, Kel. Sonokwijenan, Kec. Sukomanunggal
Surabaya 3 Jl. Raya Kapas Krampung No. 139 RT 001, RW 003 Surabaya
Kel. Rangkah, Kec. Tambaksari
Banyuwangi Jl. S. Parman No. 98 Banyuwangi
Kel. Sumberrejo, Kec. Banyuwangi
Blitar Jl. Lawu RT 02 / RW 02 Blitar
Kel. Kauman, Kec. Kepanjen Kidul
Bojonegoro Jl. M.H. Thamrin 103 Bojonegoro
Gresik Ruko Green Garden Blok A-2 Gresik
Jl. Dr. Wahidin No. 3–4, Desa Dahanrejo, Kec. Kebomas
Jember Jl. Diponegoro No. 32 Ruko 32B Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates Jember
Jombang Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 19 RT 001 / RW 001 Jombang
Kel. Jombang, Kec. Jombang
234 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 235
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Kediri Jl. Hayam Wuruk Kediri
Kompleks Pertokoan Hayam Wuruk Trade Center Blok C No. 7–8
Lamongan Jl. Basuki Rahmat No. 203 Lamongan
Kel. Sukomulyo, Kec. Lamongan
Madiun Jl. Dr. Sutomo No. 76 Unit C Madiun
Kel. Kartoharjo, Kec. Kartoharjo
Malang Jl. R. Tumenggung Suryo No. 42, Kavling B, C, D Malang
Kel. Bunulrejo, Kec. Blimbing
Mojokerto Ruko Kranggan Permai Blok A05–06 Mojokerto
Jl. Pahlawan
Nganjuk Jl. Gatot Subroto No. 29 RT 03 / RW 04 Nganjuk
Kel. Kauman, Kec. Nganjuk
Pandaan Ruko Pandaan Central Business Kav. A3–A5 Pasuruan
Jl. Raya Bypass Pandaan RT 01 / RW 014
Desa Karangjati, Kec. Pandaan
Pasuruan Jl. Panglima Sudirman No. 40A Pasuruan
Kel. Purworejo, Kec. Purworejo
Ponorogo Jl. Jendral Sudirman No. 1 Ponorogo
Kel. Mangkujayan, Kec. Ponorogo
Sidoarjo Kompleks Ruko Gateway No. C1–C2 Sidoarjo
Jl. Raya Waru (Aloha)
Desa Sawotratap, Kec. Gedangan
Sidoarjo 2 Komplek Ruko Tiara Center 02 – 03, Sidoarjo
Kel. Pagerwojo, Kec. Buduran
Tuban Jl. Letda Sucipto No. 5A, Perbon Tuban
Tulungagung Jl. W.R. Supratman No. 103 Tulungagung
Kel. Kenayan, Kec. Tulungagung
Bali
Denpasar Jl. Gatot Subroto Barat 170X Kec. Denpasar Barat Denpasar
Denpasar 3 Pertokoan Sudirman Agung Blok C7–8 Denpasar
Jl. Jendral Sudirman, Kel. Panjer, Kec. Denpasar Selatan
Buleleng Jl. A. Yani No. 85C Buleleng
Kel. Kaliuntu, Kec. Buleleng
Gianyar Jl. Ciung Wanara No. 17 Lingkungan Candi Baru Kel. Gianyar, Kec. Gianyar
Gianyar
Tabanan Jl. Ir. Soekarno Tabanan
Kel. Banjar Anyar, Kec. Kediri
Nusa Tenggara Barat
Mataram Jl. Brawijaya No. 22–24, RT. 02, Lingk. Karang Kelebut Mataram
Kel. Cakranegara Selatan Kec. Cakranegara
Lombok Barat Jl. Raya Dr. Sutomo No. 1A Desa Bekele, Kec. Gerung Lombok Barat
Manggarai Jl. Wae Ces, RT 004 / RW 02 Manggarai
Kel. Mbaumuku, Kec. Langke Rembong
Sumbawa Jl. Diponegoro No. 63 Sumbawa
RT 002 / RW 010, Kel. Bugis, Kec. Sumbawa
Nusa Tenggara Timur
Kupang Jl. Frans Seda Blok G, RT 042 / RW 013 Kupang
Kel. Fatululi, Kec. Oebobo
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 235
Page 236
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Sumatra
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Sumatra Utara
Medan Jl. Ir. H. Juanda No. 26 , Lingkungan IV Medan
Kel. Sukadamai, Kec. Medan Polonia
Asahan Jl. Sisingamangaraja No. 73 Asahan
Kel. Desa Kisaran Timur, Kec. Kota Kisaran Timur
Binjai Kompleks Ruko Surya Permai Binjai
Jl. T. Amir Hamzah No. 1L
Karo Jl. Veteran No. 57A Karo
Kel. Kampung Dalam, Kec. Kabanjahe
Rantauprapat Kompleks M 88, Jl. Sisingamangaraja No. 10A–B Rantauprapat
Kel. Bakaran Batu, Kec. Rantau Selatan
Padangsidimpuan Jl. Sudirman No. 8F Padangsidimpuan
Kel. Losung Batu Kec. Padangsidimpuan Utara
Pematangsiantar Kompleks Megaland Blok N No. 10 Pematangsiantar
Jl. Sangnawaluh Kel. Siopat Hulu, Kec. Siantar Timur
Riau
Pekanbaru Jl. Soekarno Hatta No. 88 Pekanbaru
Kel. Delima, Kec. Tampan
Pekanbaru 3 Jl. Setiabudi No. 89–89A Pekanbaru
Air Molek – Indragiri Hulu Jl. Jend. Sudirman RT 02 / RW 01 Indragiri Hulu
Kel. Kembang Harum, Kec. Pasir Penyu
Bagan Batu Jl. Jendral Sudirman Rokan Hilir
Kel. Bagan Batu, Kec. Bagan Sinembah
Dumai Jl. Sultan Hasanuddin, RT 14 / RW 00 Dumai
Kel. Rimba Sekampung, Kec. Dumai Kota
Pelalawan Jl. Maharaja Indah RT 001 / RW 009 Pelalawan
Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci
Ujung Batu Jl. Sudirman Desa Ujung Batu Timur, Kec. Ujung Batu Rokan Hulu
Kepulauan Riau
Tanjung Pinang Jl. D.I. Panjaitan KM. 08 Tanjung Pinang
Kel. Air Raja, Kec. Tanjung Pinang Timur
Batam Komplek King Business Center, Blok B2 No. 9–10 Batam
Jl. Raja Isa Batam Center , Kel. Belian, Kec. Batam Kota
Batam 2 Komp. Bumi Riau Makmur Blok A No. 9 Batam
Jl. Laksamana Bintan, Kel. Sei Panas, Kec. Batam Kota
Sumatra Barat
Padang Jl. By Pass No. KM.12 Padang
Kel. Sungai Sapih, Kec. Kuranji
Bukittinggi Jl. Raya Kapas Panji No. 49B Bukittinggi
Jambu Air, Nagari Taluak IV Suku, Kec. Banuhampu, Agam
Dharmasraya Jl. Lintas Sumatera Jorong Dharmasraya
Pasar Koto Baru
Pasaman Barat Jl. Lintas Simpang Empat Manggopo 2 KM, Pasaman Barat
Kompleks Gunung Tulas, Lintang Selatan,
Jorong Simpang Empat Kenagarian Lingkuang Aua, Kec. Pasaman
236 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 237
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Jambi
Jambi Jl. Prof. M. Yamin S.H. No. 65–66 Jambi
RT 29, Kel. Lebak Bandung, Kec. Jelutung
Muara Bungo Jl. Sudirman No. 45–46, RT 003 / RW 001 Muara Bungo
Kel. Pasir Putih, Kec. Rimbo Tengah
Muaro Jambi Jl. Lintas Timur, RT 16 / RW 02 Muaro Jambi
Kel. Sengeti, Kec. Sekernan
Rimbo Bujang Jl. Pahlawan No. 9, RT 02 / RW 03 Tebo
Kel. Mandiri Agung, Kec. Rimbo Bujang
Sarolangun Jl. Lintas Sumatera Pasar Sarolangun No. 17 RT 06 Sarolangun
Kel. Sukasari, Kec. Sarolangun
Sumatra Selatan
Palembang Kompleks Ruko Rajawali No. B3–B4 , RT 016 / RW 012 Palembang
Kel. 9 Ilir, Kec. Ilir Timur II
Palembang 2 Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II No. 5 RT 20 / RW 04 Palembang
Kel. Alang-Alang Lebar, Kec. Alang-Alang Lebar
Baturaja Jl. Dr. Moh. Hatta, RT 04 / RW 04 Baturaja
Kel. Sukaraya, Kec. Baturaja Timur , Ogan Komering Ulu (OKU)
Lahat Jl. Kolonel Burlian No. 95 , RT 09 / RW 03 Lahat
Kel. Bandar Agung, Kec. Lahat
Pangkalan Balai Jl. Merdeka No. 2E RT 11 / RW 04 Kel. Pangkalan Balai, Banyuasin
Kec. Banyuasin III
Prabumulih Jl. Jend. Sudirman No. 10 Prabumulih
Kel. Muara Dua, Kec. Prabumulih Timur
Kepulauan Bangka Belitung
Pangkal Pinang Kompleks Bangka Square (Ruko No. 2) Bangka Tengah
Jl. Raya Koba KM. 5 No. 17, Kec. Pangkalan Baru
Belitung Jl. Jend. Sudirman No. 32B, RT 09 / RW 04 Belitung
Kel. Pangkal Lalang, Kec. Tanjung Pandan
Lampung
Bandar Lampung Jl. Gajah Mada No. 55 Bandar Lampung
Kota Baru, Tanjung Karang Timur
Bandar Jaya Jl. Proklamator Raya No. 28–29 Lampung Tengah
Kec. Terbanggi Besar, Bandar Jaya
Metro Jl. Jend. Sudirman No. 282 Metro
Kel. Imopuro, Kec. Metro Pusa
Pringsewu Jl. A. Yani, RT 012 / RW 01 Pringsewu
Kel. Pringsewu Utara, Kec. Pringsewu
Tulang Bawang Jl. Lintas Timur Sumatera Tulang Bawang
Kel. Dwi Warga Tunggal Jaya, Kec. Banjar Agung
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 237
Page 238
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Kalimantan
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Kalimantan Barat
Pontianak Jl. M. Sohor No. 45 Blok E–F, RT 05 / RW 02 Pontianak
Kel. Akcaya, Kec. Pontianak Selatan
Ketapang Jl. DI Panjaitan Nomor 37, RT 002, RW 007 Ketapang
Kel. Sampit, Kec. Delta Pawan
Sanggau Jl. Jenderal Sudirman No. 23 , RT 22 / RW 08 Sanggau
Kel. Beringin, Kec. Kapuas
Sintang Komplek Pertokoan Golden Square Sintang
Jl. Lintas Melawi No. E6, RT 003 / RW 001, Kel. Ladang, Kec. Sintang
Kalimantan Tengah
Palangkaraya Jl. RTA Milono KM. 3,5 No. 6–7 Palangkaraya
Kel. Menteng, Kec. Pahandut
Pangkalan Bun Jl. Pasanah (Kawitan 1), RT 23 Pangkalan Bun
Sidorejo
Sampit Jl. Jendral Sudirman KM. 1,5 No. 19, RT 43 / RW 08 Sampit
Kel. Mentawa Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru Ketapang,
Kotawaringin Timur
Kalimantan Selatan
Banjarmasin Jl. A. Yani KM. 7,8 No. 30 Banjarmasin
Kertak Hanyar, Kab. Banjar
Banjarbaru Jl. Ahmad Yani KM. 34,500, RT 003 / RW 002 Banjarbaru
Kel. Komet, Kec. Banjarbaru Utara
Tanah Bumbu Jl. Raya Batulicin, RT 3 / RW 1 Tanah Bumbu
Desa Sejahtera, Kampung Baru – Simpang Empat
Tanjung Jl. Ahmad Yani RT II Tanjung
Mabu’un Murung Pudak, Tabalong
Kalimantan Timur
Samarinda Jl. D.I. Panjaitan, Ruko No. 5–6 Samarinda
Samarinda 2 Seberang Jl. Bung Tomo, RT 09 Samarinda
Kel. Sungai Keledang, Kec. Samarinda Seberang
Balikpapan Jl. Jend. Sudirman No. 14/295, RT 06 Kel. Damai, Balikpapan
Kec. Balikpapan Selatan
Berau Jl. Pemuda, RT 09 Kel. Tanjung Redep, Kec. Tanjung Redep Berau
Bontang Ruko Primagama Bontang
Jl. Bhayangkara KM. 6 No. 16F
Paser Jl. Modang Rt 007 RW 02 Paser
Kel. Tanah Grogot, Kec. Tanah Grogot
Penajam Paser Utara Jl. Propinsi, RT 007, KM.18 Penajam Paser
Kel. Petung, Kec. Penajam Utara
Sengata Jl. A.W. Syahrani, RT 04 / RW 01 Kutai Timur
Kel. Teluk Lingga, Kec. Sengata Utara
Tenggarong Jl. Patin No. 99B Tenggarong Kutai Kartanegara
Kalimantan Utara
Bulungan JL. Sengkawit No. 2 Bulungan
RT 53 / RW 20
Kel. Tanjung Selor, Kec. Tanjung Selor
Tarakan Jl. Gajah Mada No. 75 Tarakan
Kel. Karang Anyar Pantai
238 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 239
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Sulawesi
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Sulawesi Utara
Manado Jl. Bethesda No. 18, Kel. Ranotana, Kec. Sario Manado
Bitung Jl. Wolter Monginsidi No. 45, Kel. Girian Bawah, Kec. Girian Bitung
Bolaang Mongondow Jl. Trans Sulawesi Desa Bolang Itang Induk No. 26 Bolaang
Utara Kec. Bolang Itang Barat Mongondow Utara
Kotamobagu Jl. Brigjen Katamso, Kel. Kotobangun Kotamobagu
Minahasa Selatan Lingkungan IV Kel. Uwuran I, Kec. Amurang Minahasa Selatan
Tahuna – Jl. Makaampo Tahuna
Kepulauan Sangihe Kel. Sawang Bendar, Kec. Tahuna
Tomohon Jl. Samratulangi Lingkungan VI Tomohon
Kel. Matani 3, Kec. Tomohon Tengah
Gorontalo
Gorontalo Jl. Agus Salim No. 290, Kel. Wumialo, Kec. Kota Tengah Gorontalo
Marisa Graha Arwana, Jl. Trans Sulawesi Pohuwato
Kel. Buntulia Selatan, Kec. Duhiada
Sulawesi Barat
Mamuju Jl. Jenderal Sudirman No. 15, Kel. Simboro, Kec. Simboro Mamuju
Mamuju Utara Jl. Ir. Soekarno Kel. Pasangkayu, Kec. Pasangkayu Mamuju Utara
Polewali Mandar Ruko Andi Depu No 151 Polewali Mandar
Jl. H. Andi Depu, Kel. Takkatidung, Kec. Polewali
Sulawesi Tengah
Tolitoli Jl. Abdul Muis No. 16 Malosong, Kel. Baru, Kec. Baolan Tolitoli
Palu Ruko Moh. Hatta Center Palu
Jl. Dr. Moh. Hatta No. 21D–E , RT 11 / RW 03
Kel. Besusu Tengah, Kec. Palu Timur
Kotaraya Jl. I Gusti Ngurah Rai, Desa Kotaraya, Kec. Mepanga Parigi Moutong
Luwuk Jl. Yos Sudarso No. 15 , Kel. Karaton, Kec. Luwuk Banggai
Parigi Moutong Jl. Trans Sulawesi, Kel. Bantaya, Kec. Parigi Parigi Moutong
Poso Jl. Pulau Sumba No. 7, Kel. Gebangrejo, Kec. Poso Kota Poso
Sulawesi Selatan
Makassar Jl. Hertasning Baru (Aeropala) No. 98 Makassar
Kel. Karunrung, Kec. Rappocini
Makassar 2 Jl. Kima Raya 2 No. A20, Kel. Daya, Kec. Biringkanaya Makassar
Bone Jl. Ahmad Yani, Kel. Jeppee, Kec. Tanete Riattang Barat Bone
Bulukumba Jl. Samratulangi, Dusun Lajae Bulukumba
Desa Polewali, Kec. Gantarang
Luwu Timur Jl. Trans Sulawesi, Desa Beringin Jaya, Kec. Tomoni Luwu Timur
Luwu Utara Jl. Ahmad Yani No. 76, RT 1 / RW 1 Luwu Utara
Kel. Kappuna, Kec. Masamba
Palopo Jl. Kelapa No. 66, Kel. Dangerakko, Kec. Wara Palopo
Parepare Jl. Bau Massepe No. 74 Parepare
Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung
Toraja Jl. Poros Makale – Rantepao No. 474A Tana Toraja
Kel. Tambunan, Kec. Makale Utara
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 239
Page 240
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Sulawesi Tenggara
Kendari Jl. Brigjend. Moh. Yunus Bypass Kendari
Kolaka Jl. Dr. Sutomo No. 51 Kolaka
Kel. Lamokato, Kec. Kolaka
Konawe Jl. Sapati No. 15D Konawe
Kel. Tumpas, Kec. Unaha
Maluku & Papua
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Maluku
Ambon Perumahan Citraland The Arkade, Blok 06–07 Ambon
Jl. Wolter Monginsidi, Kel. Lateri, Kec. Baguala
Maluku Tengah Jl. Abdullah Soulissa No. 20, RT 02 / RW 03 Masohi
Kel. Namaelo, Kec. Amahai
Maluku Utara
Ternate Jl. Cempaka I No. 342, RT 013, RW 03 Ternate
Kel. Tanah Tinggi, Kec. Ternate Selatan
Tobelo Jl. KemaKMuran Desa Rawajaya, Kec. Tobelo Halmahera Utara
Papua Barat
Manokwari Jl. Trikora Wosi, Ruko No. 3, RT 01 / RW 12 Manokwari
Kel. Wosi, Kec. Manokwari Barat
Papua Barat Daya
Sorong Jl. Basuki Rahmat KM. 8, RT 01 / RW 08 Sorong
Kel. Klabulu, Kec. Malaimsimsa
Papua
Jayapura Komplek Ruko No. 11–12 Jayapura
Jl. Amphibi Hamadi Kel. Argapura, Kec. Jayapura Selatan
Biak Numfor Jl. Selat Sunda No. 07, Fandoi, Biak Biak Numfor
Papua Tengah
Nabire Jl. Merdeka No. 69 Nabire
Kel. Karang Mulia, Kec. Nabire
Papua Selatan
Merauke Ruko Parako No. 03 Merauke
Jl. Parakomando, RT 001 / RW 001, Kel. Mandala, Kec. Merauke
240 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 241
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
GERAI
Jawa, Bali & Nusa Tenggara Kota / Kabupaten
Gerai Alamat Kota / Kabupaten
DKI Jakarta
Matraman Galur Sari Raya No. 26A Blok R, RT 02 / RW 01 Jakarta Timur
Kel. Utan Kayu Selatan, Kec. Matraman
Pasar Rebo Jl. Raya PKP No. 69, RT 10 / RW 08 Jakarta Timur
Kel. Kelapa Dua Wetan, Kec. Ciracas
Tebet Gedung Regatama Blok A No. 106 Jakarta Selatan
Jl. Pariaman Kel. Manggarai, Kec. Setiabudi
Banten
Batuceper Jl. Raya Poris Indah RT 02 / RW 03 Tangerang
Kel. Poris Indah, Kec. Batuceper
Jatiuwung Jl. Raya Gatot Subroto, Kp. Jatake, RT 006 / RW 002 Tangerang
Kel. Jatake, Kec. Jatiuwung
Larangan Jl. Inpres 14 No. 1 RT 03 / RW 04 Tangerang
Kel. Gaga, Kec. Larangan
Ciputat Timur Jl. W.R. Supratman No. 3, RT 01 / RW 08 Tangerang Selatan
Kel. Cempaka Putih, Kec. Ciputat Timur
Serpong Utara Jl. Jelupang Raya No. 14 RT 003, RW 002 Tangerang Selatan
Kel. Lengkong Karya, Kec. Serpong Utara
Jawa Barat
Bekasi Timur Jl. Pengasinan, RT 002 / RW 001 Bekasi
Kel. Pengasinan Jaya, Kec. Rawalumbu
Karang Bahagia Kp. Sukamantri RT 06 / RW 01 Bekasi
Desa Sukaraya, Kec. Karang Bahagia
Bogor Utara Jl. KS. Tubun RT 1 / RW 3, No. 141 Bogor
Kel. Cibuluh, Kec. Bogor Utara
Bojong Gede Gelonggong Tengah RT 04 / RW 07 Bogor
Kel. Kedungwaringin, Kec. Bojonggede
Parung Jl. Raya Parung RT 001 / RW 006 Bogor
Kel. Parung, Kec. Parung
Klari Perumahan Puri Kosambi Blok B No. 4 Karawang
Desa Duren, Kec. Klari
Jawa Timur
Rungkut Jl. Raya Rungkut Kidul No. 54, RT 001 / RW 005 Surabaya
Kel. Rungkut Kidul, Kec. Rungkut
Malang – Kepanjen Ruko C Dusun, Jl. Raya Dawuhan, Ds Dawuhan Malang
Kel. Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen
Driyorejo Jl. Raya Driyorejo No. 127 Gresik
Kel. Driyorejo
Menganti Jl. Raya Bringkang, RT 003 / RW 002 Gresik
Kec. Menganti
Mojosari Jl. Airlangga Nomor 91B, RT 004 / RW 001 Mojokerto
Desa Kauman, Kec. Mojosari
Porong Jl. Joyo Leksono, RT 2 / RW 2 Sidoarjo
Ds. Lajuk Porong, Kec. Porong
Taman Ruko Graha Matahari Blok C1–3 Sidoarjo
Kel. Bebekan Timur, Kec. Taman
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 241
Page 242
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Sumatra
Gerai Alamat Kota / Kabupaten
Sumatra Utara
Medan Timur Jl. Gunung Krakatau No. 41 A Medan
Kel. Glugur Darat II, Kec. Medan Timur
Kalimantan
Gerai Alamat Kota / Kabupaten
Kalimantan Barat
Pontianak Timur Jl. Tanjung Raya 2 No. 99, RT 004 / RW 002 Pontianak
Kel. Saigon, Kec. Pontianak Timur
Kalimantan Selatan
Alalak Jl. Handil Bakti RT 9 Barito Kuala
Kel. Handil Bakti, Kec. Alalak
Barabai Jl. H Abdul Muis Ridhani No. 42, RT XI / RW 004 Hulu Sungai
Kel. Barabai Timur, Kec. Barabai Tengah
Sulawesi
Gerai Alamat Kota / Kabupaten
Sulawesi Utara
Tuminting Jl. Pogidon Raya No. 103 Manado
Kel. Tumumpa Satu Lingk I, Kec. Tuminting
Mapanget Jl. A. A. Maramis Manado
Kel. Paniki Bawah Ling. III Kec. Mapanget
Bolaang / Inobonto Jl. AKD Trans Sulawesi Lingkungan VII Bolaang
Kel. Inobonto I, Kec. Bolaang Mongondow
Gorontalo
Limboto Jl. K. H. Wahid Hasyim, RT 008 / RW 03 Gorontalo
Desa Kayubulan, Kec. Limboto
Maluku & Papua
Gerai Alamat Kota / Kabupaten
Maluku
Teluk Ambon Jl. Ir. Putuhena No. 3, RT 007 / RW 004 Ambon
Kel. Wayame, Kec. Teluk Ambon
Papua Barat Daya
Sorong Barat Jl. Buncis RT 09 / RW 11 Sorong
Kel. Walawele, Kec. Aimas
242 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 243
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
CABANG PERWAKILAN SYARIAH
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Jawa, Bali & Nusa Tenggara
Jakarta Meruya Syariah Jl. Lapangan Bola No. 1–1A Jakarta Barat
Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk
Jakarta Sunter Syariah Rukan Puri Mutiara Blok A No. 80 , Jl. Utama Griya, Sunter Jakarta Utara
Jakarta Utara Syariah Rukan Grand Orchard Square Blok C/20 Jakarta Utara
Jl. Terusan Kelapa Hybrida, Kel. Sukapura, Kec. Cilincing
Jakarta Timur Syariah Jl. Dewi Sartika No. 292F, RT 004 / RW 005 Jakarta Timur
Kel. Cawang, Kec. Kramat Jati
Jakarta Selatan Syariah Komplek Pertokoan Duta Mas Blok B2 No. 7 Jakarta Selatan
Jl. R.S. Fatmawati, Kel. Cipete, Kec. Kebayoran Baru
Tangerang Syariah Jl. Imam Bonjol No. 279–281, RT 01 / RW 04 Tangerang
Kel. Bojong Jaya, Kec. Karawaci
Tangerang Selatan Syariah Ruko Bidex Blok F No. 18, Jl. Pahlawan Seribu RT 001 / RW 004 Tangerang Selatan
Kel. Lengkong Gudang, Kec. Serpong
Bekasi Syariah Kompleks Ruko Suncity Square Blok A No. 46–47 Bekasi
Jl. Mayor Hasibuan, Margajaya
Bogor Syariah Jl. Raya Tajur No. 118E–F, RT 001 / RW 006 Bogor
Kel. Pakuan, Kec. Bogor Selatan
Cirebon Syariah Jl. Tuparev No. 115A, Desa Kertawinangun Kec. Kedawung Cirebon
Depok Syariah Ruko Margonda Residen No. 12A–14 Depok
Jl. Margonda Raya Kav. 461
Bandung Syariah Jl. Soekarno. Hatta No. 472 Bandung
Kel. Batu Nunggal, Kec. Bandung Kidul
Sukabumi Syariah Jl. Brawijaya No. 4 RT 02 / RW 12 Sukabumi
Kel. Sriwidari, Kec. Gunung Puyuh
Tasikmalaya Syariah Kompleks Pertokoan Plaza Asia Blok B No. 12A Tasikmalaya
Jl. H.Z. Mustofa, Kel. Tugujaya, Kec. Cihideung
Karawang Syariah Jl. Jendral Ahmad Yani No. 73 Bypass, RT 04 / RW 12 Karawang
Kel. Karangpawitan, Kec. Karawang Barat
Purwokerto Syariah Jl. Gerilya Timur No. 35, Ruko No. 3 Banyumas
Kel. Teluk, Kec. Purwokerto Selatan
Semarang Syariah Jl. Raya Kedungmundu, RT 01 / RW 25 Semarang
Kel. Sendangmulyo, Kec. Tembalang
Kudus Syariah Jl. Ahmad Yani, Ruko Bitingan Indah B-07 & B-08 Kudus
Kel. Panjunan, Kec. Kota Kudus
Solo Syariah Jl. R.M. Said No. 160C, RT 002 / RW 003 Solo
Kel. Punggawan, Kec. Banjarsari
Yogyakarta Syariah Ruko Monjali Permai Kav. 2 Yogyakarta
Jl. Monjali RT 011 / RW 034, Desa Sinduadi, Kec. Mlat
Surabaya Syariah Jl. Ngagel Jaya No. 39, Kel. Pucung Sewu, Kec. Gubeng Surabaya
Gresik Syariah Ruko Green Garden Regency A2-03 & A2-04 Gresik
Desa Dahanrejo, Kec. Kebomas
Kediri Syariah Syariah Kompleks Pertokoan Hayam Wuruk Trade Center Blok C No. 8 Kediri
Jl. Hayam Wuruk
Malang Syariah Jl. R. Tumenggung Suryo No. 42, Kavling B, C, D Malang
Kel. Bunulrejo, Kec. Blimbing
Mojokerto Syariah Ruko Kranggan Permai Blok A 05–06 Mojokerto
Jl. Pahlawan Kel. Kranggan, Kec. Prajurit Kulon
Sidoarjo Syariah Ruko Gateway Blok C-1 & C-2 Sidoarjo
Jl. Raya Waru (Aloha), Desa Sawotratap, Kec. Gedangan
Mataram Syariah Jl. Brawijaya No. 22–24, RT 02, Lingk. Karang Kelebut Mataram
Kel. Cakranegara Selatan, Kec. Cakranegara
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 243
Page 244
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Cabang Alamat Kota / Kabupaten
Sumatra
Medan Syariah Jl. Ir. H. Djuanda No. 26, Lingkungan IV Medan
Kel. Sukadamai, Kec. Medan Polonia
Padang Syariah Jl. Khatib Sulaiman No. 63D–E Padang
Kel. Belanti Timur, Kec. Padang Utara
Batam Syariah Ruko King Business Center, Blok B2 No. 9–10 Jl. Raja Isa Batam
Kel. Belian, Kec. Batam Kota
Bukittinggi Syariah Jl. Raya Kapas Panji No. 49B Agam
Kel. Jambu Air, Kec. Banuhampu
Pekanbaru Syariah Jl. Setiabudi No. 88–89A Pekanbaru
Kel. Rintis, Kec. Lima Puluh
Jambi Syariah Jl. Prof. M. Yamin S.H. No. 65–66, RT 29 Kel. Lebak Bandung, Jambi
Kec. Jelutung
Palembang Syariah Kompleks Ruko Rajawali No. B3–B4, RT 016, RW 012 Kel. 9 Ilir, Palembang
Kec. Ilir Timur II
Lampung Syariah Jl. Gajah Mada No. 55 Kel. Kota Baru, Bandar Lampung
Kec.Tanjung Karang Timur
Kalimantan
Pontianak Syariah Jl. M. Sohor No. 45 RT 05 / RW 02 Pontianak
Kel. Akcaya, Kec. Pontianak Selatan
Palangkaraya Syariah Jl. RTA Milono KM. 3,5 No. 6–7 Palangkaraya
Kel. Menteng, Kec. Jekan Raya
Banjarmasin Syariah Jl. A. Yani KM. 7,8 No. 30 Banjarmasin
Kel. Manarap Lama, Kec. Kertak Hanyar
Samarinda Syariah Jl. D.I. Panjaitan, Ruko No. 5–6 Samarinda
Kel. Sungai Pinang Dalam, Kec. Samarinda Utara
Balikpapan Syariah Jl. Jenderal Sudirman No. 14/295 RT 06 Kel. Damai, Balikpapan
Kec. Balikpapan Selatan
Sulawesi
Gorontalo Syariah Jl. Agus Salim No. 290 Gorontalo
Kel. Wumialo, Kec. Kota Tengah
Makassar Syariah Jl. Hertasning Baru (Aeropala) Makassar
Kel. Karunrung, Kec. Rappocini
Kendari Syariah Jl. Brigjend. Moh. Yunus Kendari
Kel. Bende, Kec. Baruga
Maluku & Papua
Ternate Syariah Jl. Cempaka I Nomor 342 Ternate
RT 013 / RW 03 Kel. Tanah Tinggi, Kec. Ternate Selatan
Sorong Syariah Jl. Basuki Rahmat KM. 8 Sorong
RT 01 / RW 08
Kel. Klabulu, Kec. Malaimsimsa
244 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 245
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
GLOSARIUM
AEI Asosiasi Emiten Indonesia CPA Certified Public Accountant
AISI Asosiasi Industri Sepeda Motor CPDM Corporate Program Development and
Indonesia Management
API Application Programming Interface CS Customer Service
(Antarmuka Pemrograman Aplikasi)
CSI Customer Satisfaction Index
APINDO Asosiasi Pengusaha Indonesia
CSR Corporate Social Responsibility
APPI Asosiasi Perusahaan (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan)
Pembiayaan Indonesia
DF Dealer Financing
APU-PPT- Anti-Pencucian Uang, Pencegahan
PPPSPM Pendanaan Terorisme, dan DKI Daerah Khusus Ibukota (Jakarta)
Pencegahan Pendanaan Proliferasi
DPS Dewan Pengawas Syariah
Senjata Pemusnah Massal
DSAK IAI Dewan Standar Akuntansi Keuangan
AS Amerika Serikat
Ikatan Akuntan Indonesia
B2B Business-to-Business
DSN-MUI Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama
B2B2C Business-to-Business-to-Consumer Indonesia
B2C Business-to-Consumer e-KYC Electronic-Know Your Customer
BEI Bursa Efek Indonesia e-RUPS Electronic-Rapat Umum Pemegang
Saham
BFIN Kode saham BFI Finance
ERM Enterprise Risk Manager
BI Bank Indonesia, Business Intelligence
(Power BI) EV electric vehicle
BI7DRR Bank Indonesia 7-day (Reverse) Repo FAR Financing-to-Asset Ratio
Rate
FGD Focus Group Discussion
BIK Bulan Inklusi Keuangan
FIT PT Finansial Integrasi Teknologi
BOC Board of Commissioners (Dewan (entitas anak)
Komisaris)
G20 Group of Twenty
BOD Board of Directors (Direksi)
GAIKINDO Gabungan Industri Kendaraan
BOPO Beban Operasional-Pendapatan Bermotor Indonesia
Operasional
GENCARKAN Gerakan Nasional Cerdas Keuangan
BPJS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
GCG Good Corporate Governance (Tata
BPSK Badan Penyelesaian Sengketa Kelola Perusahaan yang Baik)
Konsumen
GJ gigajoule
BSD Bumi Serpong Damai
GM General Manager
CA Credit Analyst, Chartered Accountant
G.R.E.A.T. Nilai-Nilai Dasar Perusahaan
CBD Central Business District
HAM Hak Asasi Manusia
CKPN Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
HC Human Capital
CO2 karbon dioksida
HUT Hari Ulang Tahun
Covid-19 Coronavirus Disease 2019
IAI Ikatan Akuntan Indonesia
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 245
Page 246
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
IDR rupiah MPP Manpower Planning
IAPI Ikatan Akuntan Publik Indonesia MPV Multipurpose Vehicle
IFRS International Financial Reporting MSMD Modal Sendiri-Modal Disetor
Standards
MTN Medium Term Notes
IHSG Indeks Harga Saham Gabungan
NDF Non-Dealer Financing
IIRC International Integrated Reporting
Council NPF Non-Performing Financing
IKNB Industri Keuangan Non-Bank NPS Net Promoter Score
IMBT Ijarah Muntahiyah Bittamlik OJK Otoritas Jasa Keuangan
IR Integrated Reporting P2P peer-to-peer
ISAK Interpretasi Standar Akuntansi P3K Pertolongan Pertama pada
Keuangan Kecelakaan
ISO International Organization for PB-UMKU Perizinan Berusaha untuk
Standardization Menunjang Kegiatan Usaha
IT Information Technology PBF Property-Backed Financing
(Pembiayaan Beragun Properti)
ITE Informasi dan Transaksi Elektronik
PDB Produk Domestik Bruto
KAP Kantor Akuntan Publik
PMO Project Management Office
KPI Key Performance Indicator
(Indikator Kinerja Utama) POJK Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
KPR Kredit Pemilikan Rumah PPATK Pusat Pelaporan dan Analisis
Transaksi Keuangan
KSEI Kustodian Sentral Efek Indonesia
PPh Pajak Penghasilan
kWh kilowatt-hour
PPL Pendidikan Profesional Berkelanjutan
KYC Know Your Customer
PPN Pajak Pertambahan Nilai
LAPS SJK Lembaga Alternatif Penyelesaian
Sengketa Sektor Jasa Keuangan PPPK Pusat Pembinaan Profesi Keuangan
LIK Literasi dan Inklusi Keuangan PSAK Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan
LSP Lembaga Sertikasi Profesi
PT Perseroan Terbatas
LST Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
PUT Penawaran Umum Terbatas
m3 meter kubik
QR Quick Response (kode QR)
M.H. Magister Hukum
RAKB Rencana Aksi Keuangan
M.Kn. Magister Kenotariatan Berkelanjutan
M-BEAT Mobile BFI Edustream and Training RI Republik Indonesia
MCB Mandatory Convertible Bond (Obligasi ROAA Return on Average Assets
Wajib Konversi) (Imbal Hasil Rata-Rata atas Aset)
MESOP Management and Employee Stock ROAE Return on Average Equity
Ownership Program (Imbal Hasil Rata-Rata atas Ekuitas)
MIS Management Information System Rp rupiah
246 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 247
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
RTC Regional Training Center SPPI PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan
Indonesia
RUPS Rapat Umum Pemegang Saham
SR Sustainability Report
RUPSLB Rapat Umum Pemegang Saham Luar (Laporan Keberlanjutan)
Biasa
TBA To be announced
RUPST Rapat Umum Pemegang (Akan diumumkan kemudian)
Saham Tahunan
TC SARL Trinugraha Capital
S.H. Sarjana Hukum
TCC Trinugraha Capital & Co SCA
SD Sekolah Dasar
TDPSE Tanda Daftar Penyelenggara Sistem
SDG Sustainable Development Goals Elektronik
(Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
TI Teknologi Informasi
SDM Sumber Daya Manusia
UBO Ultimate Beneficial Owner
SDN Sekolah Dasar Negeri (Pemilik Manfaat Akhir)
SEOJK Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan UKM Usaha Kecil dan Menengah
SIC Service Insight Community UMKM Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
SIPENDAR Sistem Informasi Terduga Pendanaan USD United States dollar (dolar AS)
Terorisme
UU Undang-Undang
SIPESAT Sistem Informasi Penggunaan Jasa
Terpadu UU PT Undang-Undang Perseroan Terbatas
SK Surat Keputusan UUS Unit Usaha Syariah
SLA Service Level Agreement
SLIK Sistem Layanan Informasi Keuangan
SMA Sekolah Menengah Atas
SMK3 Sistem Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja
SMS Short Message Service
SOP Standard Operating Procedure
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 247
Page 248
08 LAPORAN KEUANGAN
TAHUNAN
248 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 249
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 249
Page 250
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024/
FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
DAN/AND
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
250 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 251
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
DAFTAR ISI CONTENTS
Pernyataan Direksi Directors’ Statement
Ekshibit/
Exhibit
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian A Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statement of Profit or Loss and
Lain Konsolidasian B Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian C Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian D Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian E Notes to the Consolidated Financial Statements
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 251
Page 252
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS REGARDING THE RESPONSIBILITY OF
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
PADA TANGGAL DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AS OF AND FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2024 31 DECEMBER 2024
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
Kami yang bertanda tangan di bawah ini: We, the undersigned:
1. Nama : Sutadi 1. Name : Sutadi
Alamat Kantor : BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2 Office Address : BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City, Tangerang Selatan, 15322 BSD City, Tangerang Selatan, 15322
Alamat Rumah : Taman Mediteranean, Jl. Telaga Warna Residential : Taman Mediteranean, Jl. Telaga Warna
No.26, Lippo, RT 006 RW 008, Address No.26, Lippo, RT 006 RW 008,
Bencongan Indah, Kelapa Dua, Bencongan Indah, Kelapa Dua,
Tangerang, Banten Tangerang, Banten
Nomor Telepon : 021 - 2965 0300, 2965 0500 Telephone : 021 - 2965 0300, 2965 0500
Jabatan : Presiden Direktur Title : President Director
2. Nama : Sudjono 2. Name : Sudjono
Alamat Kantor : BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2 Office Address : BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo,
BSD City, Tangerang Selatan, 15322 BSD City, Tangerang Selatan, 15322
Alamat Rumah : Taman Provence, Blok 3 A9 No. 36 Residential : Taman Provence, Blok 3 A9 No. 36
RT 002 RW 025, Kelurahan Lengkong Address RT 002 RW 025, Kelurahan Lengkong
Wetan, Kecamatan Serpong, Wetan, Kecamatan Serpong,
Tangerang Selatan Tangerang Selatan
Nomor Telepon : 021 - 2965 0300, 2965 0500 Telephone : 021 - 2965 0300, 2965 0500
Jabatan : Direktur Keuangan Title : Finance Director
menyatakan bahwa: declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan 1. We are responsible for the preparation and presentation of
keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary’s consolidated
Anaknya; financial statements;
2. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk 2. PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary’s consolidated
dan Entitas Anaknya telah disusun dan disajikan sesuai dengan financial statements have been prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia; accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards;
3.a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian 3.a. All information contained in PT BFI Finance Indonesia Tbk and
PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya telah dimuat its Subsidiary’s consolidated financial statements have been
secara lengkap dan benar; disclosed in a complete and truthful manner;
b. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk b. PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary’s consolidated
dan Entitas Anaknya tidak mengandung informasi atau fakta financial statements do not contain misleading material
material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi information or facts, and do not omit material information and
atau fakta material; facts;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal 4. We are responsible for PT BFI Finance Indonesia Tbk and its
dalam PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya. Subsidiary’s internal control system.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. We certify the accuracy of this statement.
Atas nama dan mewakili Direksi / For and on behalf of the Board of Directors
Tangerang Selatan, 24 Februari 2025 / South Tangerang, 24 February 2025
Sutadi Sudjono
Presiden Direktur / President Director Direktur Keuangan / Finance Director
252 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 253
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit A Exhibit A
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 DESEMBER 2024 AS OF 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
KAS DAN SETARA KAS 2e,f,4 1.614.126 1.739.659 CASH AND CASH EQUIVALENTS
PIUTANG PEMBIAYAAN FINANCING RECEIVABLES
– setelah dikurangi cadangan kerugian – net of allowance for Impairment
penurunan nilai sebesar Rp 814.604 losses of Rp 814,604 and
dan Rp 764.120 pada tanggal 2e,g,h,i Rp 764,120 as of
31 Desember 2024 dan 2023 5 22.012.814 20.706.393 31 December 2024 and 2023
PIUTANG IJARAH DAN IMBT IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
– setelah dikurangi cadangan kerugian – net of allowance for impairment
penurunan nilai sebesar Rp 3.012 losses of Rp 3,012 and
dan Rp 1.047 pada tanggal Rp 1,047 as of
31 Desember 2024 dan 2023 2e,j,n,6 83.597 52.769 31 December 2024 and 2023
PIUTANG LAIN-LAIN OTHER RECEIVABLES
– PIHAK KETIGA 2e,k,7 292.500 250.715 – THIRD PARTIES
ASET DERIVATIF 2e,l,w,8 27.654 56.657 DERIVATIVE ASSETS
BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN PREPAID EXPENSES AND
UANG MUKA 2m,9 20.139 34.437 ADVANCES
ASET TETAP FIXED ASSETS
– setelah dikurangi akumulasi penyusutan - net of accumulated depreciation of
sebesar Rp 695.356 dan Rp 624.202 pada Rp 695,356 and Rp 624,202 as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2o,10 672.545 720.827 31 December 2024 and 2023
ASET HAK-GUNA RIGHT-OF-USE ASSETS
- setelah dikurangi akumulasi penyusutan - net of accumulated depreciation of
sebesar Rp 33.518 and Rp 76.631 pada Rp 33,518 and Rp 76,631 as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2p,11 43.257 41.025 31 December 2024 and 2023
ASET TAKBERWUJUD INTANGIBLE ASSETS
– setelah dikurangi akumulasi amortisasi - net of accumulated amortization of
sebesar Rp 228.027 dan Rp 174.496 pada Rp 228,027 and Rp 174,496 as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2q,12 199.409 255.166 31 December 2024 and 2023
ASET PAJAK TANGGUHAN 2r,14c 152.259 131.963 DEFERRED TAX ASSETS
ASET LAIN-LAIN 2e 1.520 1.824 OTHER ASSETS
JUMLAH ASET 25.119.820 23.991.435 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 253
Page 254
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit A/2 Exhibit A/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 DESEMBER 2024 AS OF 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman yang diterima 2e,s,x,13 10.822.571 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
- setelah dikurangi biaya emisi surat - net of unamortized securities
berharga yang belum diamortisasi issuance cost of
sebesar Rp 7.123 dan Rp 9.225 pada Rp 7,123 and Rp 9,225 as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2e,t,15 2.935.877 4.720.775 31 December 2024 and 2023
Beban akrual 2e,x,16 301.576 324.121 Accrued expenses
Utang dividen 2ac,18 1.973 788 Dividend payables
Utang pajak 2r,14a 173.291 199.717 Taxes payable
Utang lain-lain – Pihak ketiga 2e,19 552.792 437.423 Other payables – Third parties
Liabilitas imbalan pasca-kerja 2u,17 150.075 142.955 Post-employment benefit liabilities
JUMLAH LIABILITAS 14.938.155 14.491.639 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to owners
kepada pemilik entitas induk of the parent
Modal saham - nilai nominal Share capital – par value of
Rp 25 (nilai penuh) per saham Rp 25 (full amount) per share
Modal dasar - Authorized capital –
20.000.000.000 saham 20,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital –
penuh – 15.967.115.620 saham 20 399.178 399.178 15,967,115,620 shares
Tambahan modal disetor - neto 21 609.459 609.459 Additional paid-in capital – net
Saham treasuri 2z,20 (232.957) (232.957) Treasury stock
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
(Kerugian) keuntungan kumulatif atas Cummulative (loss) gain on derivative
instrumen derivatif untuk lindung nilai instrument for cash flows
arus kas – neto 2l,8,33 (65.416) 666 hedges – net
Keuntungan pengukuran kembali Gain on remeasurement of
program aktuarial manfaat pasti 2u,17,33 74.979 64.537 defined benefit actuarial program
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 125.000 120.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 9.270.860 8.538.215 Unappropriated
10.181.103 9.499.098
Kepentingan nonpengendali 562 698 Non-controlling interests
JUMLAH EKUITAS 10.181.665 9.499.796 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 25.119.820 23.991.435 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Tangerang Selatan, 24 Februari 2025 / South Tangerang, 24 February 2025
Sudjono
Direktur Keuangan / Finance Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
254 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 255
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit B Exhibit B
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2024 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
PENDAPATAN INCOME
Piutang pembiayaan 2e,g,h,v,22 5.883.344 5.933.842 Financing receivables
Keuangan 2e,v 54.426 82.564 Finance
Syariah 2e,i,j,v,23 146.520 108.662 Sharia
Lain-lain 2e,o,v,24 250.780 228.045 Others
Jumlah Pendapatan 6.335.070 6.353.113 Total Income
BEBAN EXPENSES
Gaji dan tunjangan 2u,v,25,29 (1.517.239 ) (1.457.103 ) Salaries and benefits
Beban bunga dan keuangan 2e,s,t,v,26 (930.537 ) (951.310 ) Interest and finance charges
Umum dan administrasi 2m,o,p,q,r,27 (875.425 ) (870.505 ) General and administrative
Cadangan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Piutang pembiayaan 2e,v,5 (845.785 ) (785.034 ) Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 2e,v,6 (4.551 ) (1.015 ) Ijarah and IMBT receivables
Lain-lain 2e,v,28,35 (234.919) (262.894) Others
Jumlah Beban (4.408.456) (4.327.861) Total Expenses
LABA SEBELUM PAJAK 1.926.614 2.025.252 PROFIT BEFORE TAX
Beban Pajak Penghasilan 2r,14b (361.940) (381.453) Income Tax Expenses
LABA TAHUN BERJALAN 1.564.674 1.643.799 PROFIT FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Bagian efektif atas perubahan Effective portion of the fair
nilai wajar instrumen derivatif - value change of the derivative
lindung nilai arus kas 2l,8,33 (81.583) 13.498 instrument for cash flows hedges
Pajak penghasilan terkait 14c,33 15.501 (2.565) Related income tax
(66.082) 10.933
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Keuntungan (kerugian) pengukuran
kembali program aktuarial Gain (loss) on remeasurement of
manfaat pasti 2u,17,33 12.897 (10.468) defined benefit actuarial program
Pajak penghasilan terkait 14c,33 (2.454) 1.986 Related income tax
10.443 (8.482)
JUMLAH (KERUGIAN) PENGHASILAN TOTAL OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN – Setelah Pajak (55.639) 2.451 (LOSS) INCOME – Net of Tax
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERJALAN 1.509.035 1.646.250 FOR THE YEAR
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 255
Page 256
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit B/2 Exhibit B/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2024 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT PROFIT FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTTABLE TO:
Pemilik entitas induk 1.564.811 1.643.888 Owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (137) (89) Non-controlling interests
1.564.674 1.643.799
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT INCOME FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTTABLE TO:
Pemilik entitas induk 1.509.171 1.646.338 Owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (136) (88) Non-controlling interests
1.509.035 1.646.250
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 2ab,32 104 109 (full amount)
Tangerang Selatan, 24 Februari 2025 / South Tangerang, 24 February 2025
Sudjono
Direktur Keuangan / Finance Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
256 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 257
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C Exhibit C
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
yang Baik
Tata Kelola Perusahaan
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan
(kerugian) Keuntungan
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain on Jumlah sebelum
disetor Gain (loss) on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Modal - neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ non-controlling Non-controlling Total
Keberlanjutan
Notes capital capital - net stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per 31 Desember 2023 399.178 609.459 (232.957) 666 64.537 120.000 8.538.215 9.499.098 698 9.499.796 Balance as of 31 December 2023
Jumlah penghasilan
komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - - 1.564.811 1.564.811 (137) 1.564.674 Profit for the year
Penghasilan
komprehensif lain, Other comprehensive
setelah pajak: income, net of tax:
Bagian yang efektif
dari lindung nilai Effective portion of
Data Perusahaan
arus kas 2l,8 - - - (66.082) - - - (66.082) - (66.082) cash-flows hedges
Keuntungan pengukuran
kembali Gain on remeasurement
program aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - 10.442 - - 10.442 1 10.443 actuarial program
- - - (66.082) 10.442 - 1.564.811 1.509.171 (136) 1.509.035
Penyisihan saldo laba Appropriation for
untuk cadangan umum 18 - - - - - 5.000 (5.000) - - - general reserve
Dividen tunai tahun 2023 2ac,18 - - - - - - (406.063) (406.063) - (406.063) Cash dividend of 2023
Dividen tunai interim Interim cash dividend
tahun berjalan - - - - - - (421.103) (421.103) - (421.103) for the year
Tahunan
Laporan Keuangan
Saldo per 31 Desember 2024 399.178 609.459 (232.957) (65.416) 74.979 125.000 9.270.860 10.181.103 562 10.181.665 Balance as of 31 December 2024
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
Lampiran
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
257
Page 258
258
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C/2 Exhibit C/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
Tentang Laporan Ini
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan Keuntungan
(kerugian) (kerugian)
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain (loss) on Jumlah sebelum
disetor gain (loss) on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
Kilas Kinerja 2024
Modal - neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ non-controlling Non-controlling Total
Notes capital capital - net stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per 31 Desember 2022 399.178 609.459 (232.957) (10.267) 73.020 115.000 7.801.690 8.755.123 786 8.755.909 Balance as of 31 December 2022
Jumlah penghasilan
komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - - 1.643.888 1.643.888 (89) 1.643.799 Profit for the year
Penghasilan
komprehensif lain, Other comprehensive
setelah pajak: income, net of tax:
Bagian yang
Pemangku Kepentingan
Laporan kepada
efektif dari Effective portion
lindung nilai of cash flows
arus kas 2l,8 - - - 10.933 - - - 10.933 - 10.933 hedges
Kerugian
pengukuran kembali Loss on remeasurement
program aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - (8.483) - - (8.483) 1 (8.482) actuarial program
- - - 10.933 (8.483) - 1.643.888 1.646.338 (88) 1.646.250
Penyisihan saldo laba Appropriation for
untuk cadangan umum 18 - - - - - 5.000 (5.000) - - - general reserve
Profil Perusahaan
Dividen tunai tahun 2022 2ac,18 - - - --- - - (481.260) (481.260) - (481.260) Cash dividend of 2022
Dividen tunai interim Interim cash dividend
tahun berjalan - - - - - - (421.103) (421.103) - (421.103) for the year
Saldo per 31 Desember 2023 399.178 609.459 (232.957) 666 64.537 120.000 8.538.215 9.499.098 698 9.499.796 Balance as of 31 December 2023
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Pembahasan Manajemen
Analisis dan
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 259
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit D Exhibit D
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2024 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023*)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Transaksi pembiayaan 5,22,23 25.051.961 24.472.851 Financing transactions
Pembiayaan bersama 5,31 1.300.820 646.855 Joint financing
Penghasilan jasa giro dan Interest income from current
deposito berjangka 55.459 80.744 accounts and time deposits
Lain-lain 24 245.843 212.989 Others
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Transaksi pembiayaan baru 5,22,23 (22.058.860) (21.292.704) New financing transactions
Beban umum dan administrasi 2v,37 (2.228.661) (2.198.754) General and administrative
Pembiayaan bersama 31a (569.884) (255.576) Joint financing
Beban bunga dan keuangan 2v (986.943) (964.384) Interest and finance charges
Pembayaran pajak penghasilan (320.195) (400.126) Income taxes paid
Arus kas bersih dari aktivitas operasi 489.540 301.895 Net cash flows from operating activities
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FOR INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 10 40.231 27.380 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap 10 (97.512) (192.943) Acquisition of fixed assets
Penambahan aset hak-guna 11,37 (24.706) (25.218) Addition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud 12 (23.253) (169.526) Acquisition of intangible assets
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (105.240) (360.307) Net cash flows for investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Pinjaman yang diterima 13,34 10.264.849 4.988.647 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan 600.000 3.800.000 Securities issued
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Pinjaman yang diterima 13,34 (8.160.516) (6.506.468) Fund borrowings
Pelunasan pokok surat berharga 15,34 Repayment of securities
yang diterbitkan (2.387.000) (655.000) issued principal
Dividen tunai (827.166) (902.363) Cash dividend
Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas pendanaan (509.833) 724.816 Net cash flows (for) from financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
(Saldo dipindahkan) (125.533) 666.404 (Balance brought-forward)
*) direklasifikasi (Catatan 37) *) as reclassified (Note 37)
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 259
Page 260
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit D/2 Exhibit D/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2024 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2024 2023
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
(Saldo pindahan) (125.533) 666.404 (Balance carry-forward)
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 1.739.659 1.073.255 BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 1.614.126 1.739.659 AT END OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
TERDIRI DARI: CONSIST OF:
Kas dan bank 4 902.774 897.633 Cash on hand and in banks
Deposito berjangka 4 711.352 842.026 Time deposits
1.614.126 1.739.659
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
260 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 261
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E Exhibit E
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan a. Establishment and General Information of the Company
PT BFI Finance Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT BFI Finance Indonesia Tbk (the “Company”) was
dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing established as PT Manufacturers Hanover Leasing
Indonesia pada tanggal 7 April 1982 berdasarkan Akta Indonesia on 7 April 1982 based on Notarial Deed No. 57 of
No. 57 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. The deed of
Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah establishment was approved by the Minister of Justice of
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman the Republic of Indonesia in its decision letter
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-2091-HT01.01.TH82 dated 28 October 1982 and
No. C2-2091-HT01.01.TH82 tanggal 28 Oktober 1982 dan was published in the State Gazette No. 102, dated
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara 21 December 1982, Supplement No. 1390. Based on
No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390. Notarial Deed No. 54 of Inge Hendarmin, S.H., a substitute
Berdasarkan Akta No. 54 yang dibuat di hadapan Inge of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta dated
Hendarmin, S.H., pengganti dari Kartini Muljadi, S.H., 17 September 1986, the Company’s name changed from
Notaris di Jakarta tanggal 17 September 1986, nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia to PT Bunas
Perusahaan diubah dari PT Manufacturers Hanover Intitama Leasing Indonesia, this amendment was approved
Leasing Indonesia menjadi PT Bunas Intitama Leasing by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in
Indonesia, perubahan tersebut telah memperoleh its decision letter No.C2-6977.HT.01.04.TH.86 dated
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia 7 October 1986 and was published in the State Gazette
melalui Surat Keputusan No. C2-6977.HT.01.04.TH.86 No. 94 dated 25 November 1986, Supplement No. 1451.
tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam Based on Notarial Deed No. 80 dated 22 November 1989,
Lembaran Berita Negara No. 94 tanggal 25 November Deed No. 27 dated 8 March 1990, both of which were made
1986, Tambahan No. 1451. Berdasarkan Akta No. 80 before Kartini Muljadi, S.H. the Company’s name changed
tanggal 22 November 1989 Akta No. 27 tanggal 8 Maret from PT Bunas Intitama Leasing Indonesia to PT Bunas
1990 keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Finance Indonesia, this amendment was approved by the
nama Perusahaan diubah dari PT Bunas Intitama Leasing Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its
Indonesia menjadi PT Bunas Finance Indonesia, decision letter No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 dated
perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari 13 March 1990 and was published in the State Gazette
Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat No. 34 dated 28 April 1990, Supplement No. 1537. Based
Keputusan No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 tanggal 13 Maret on Deed No. 37 which were made before Achmad Abid, S.H,
1990 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta dated
Negara No. 34 tanggal 28 April 1990, Tambahan No. 1537. 8 August 1996, the name of the Company was changed
Berdasarkan Akta No. 37 yang dibuat di hadapan Achmad from PT Bunas Finance Indonesia to PT Bunas Finance
Abid, S.H., pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Indonesia Tbk, a change which has been approved by the
Jakarta tanggal 8 Agustus 1996, nama Perusahaan diubah Minister of Justice of the Republic of Indonesia through
dari PT Bunas Finance Indonesia menjadi PT Bunas Decision Letter No. C2-9625-HT.01.04.TH.96 dated
Finance Indonesia Tbk, perubahan tersebut telah 21 October 1996 and was published in the State Gazette
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman No. 11 dated 7 February 1997, Supplement No. 552.
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.C2-9625- The Company’s Articles of Association has been amended
HT.01.04.TH.96 tanggal 21 Oktober 1996 dan telah several times, which one of the amendments was based on
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 11 tanggal Notarial Deed No. 116 dated 27 June 2001 of Aulia
7 Februari 1997, Tambahan No. 552. Anggaran Dasar Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, Jakarta, in connection with the change of name of
salah satunya berdasarkan Akta No. 116 tanggal 27 Juni the Company from PT Bunas Finance Indonesia Tbk to
2001 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., PT BFI Finance Indonesia Tbk. This amendment
pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, was approved by the Minister of Law and Human Rights
sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan dari of the Republic of Indonesia in its decision letter
PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001 and was
Indonesia Tbk. Perubahan tersebut telah memperoleh published in the State Gazette No. 35 dated 30 April 2002,
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Supplement No. 4195.
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. C-03668.HT.01. 04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001 dan
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 35
tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 261
Page 262
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/2 Exhibit E/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan) a. Establishment and General Information of the
Company (Continued)
Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 19 tanggal The latest amendment based on Deed No. 19 dated
29 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, 29 June 2022 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai M.Kn., Notary in Tangerang District, regarding approval
persetujuan perubahan Pasal 3 dan Pasal 15 Anggaran for amendment to Article 3 and Article 15 of the
Dasar Perusahaan, yang telah diterima dan dicatat dalam Company’s articles of association, which has been
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian accepted and recorded in Legal Entity Administration
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui System Minister of Law and Human Rights of the
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Republic of Indonesia through Receipt of Notification of
Dasar nomor AHU-AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli Amendments to Articles of Association Number AHU-
2022 serta telah mendapat persetujuan dari Menteri AH.01.03-0271122 dated 27 July 2022 and has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia approved by the Ministry of Law and Human Rights of
dengan keputusan nomor AHU-0052483.AH.01.02.Tahun the Republic of Indonesia with Decree Number AHU-
2022 tanggal 27 Juli 2022 dan telah diumumkan 0052483.AH.01.02.Tahun 2022 dated 27 July 2022 and
dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 74 published in the State Gazette of the Republic of
tanggal 16 September 2022, Tambahan No. 31534. Indonesia of Republic No. 74 dated 16 September 2022,
Supplement No. 31534.
Perusahaan memperoleh izin usaha dalam The Company obtained its license to operate
bidang usaha lembaga Pembiayaan dari Menteri Keuangan as a financing company from the Minister of Finance
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan by virtue of his decree No. KEP-038/KM.11/1982
No. KEP-038/KM.11/1982 tanggal 12 Agustus 1982, yang dated 12 August 1982 as amended by Decree
telah diperbaharui berdasarkan Surat Keputusan No. 493/KMK.013/1990 dated 23 April 1990.
No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.
Pada tanggal 20 Februari 2006, Menteri Keuangan On 20 February 2006, the Minister of Finance of the
Republik Indonesia telah mengamandemen izin usaha Republic of Indonesia amended the Company’s license in
Perusahaan melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik its decision letter No. KEP-038/KM.5/2006.
Indonesia No. KEP-038/KM.5/2006.
Melalui amandemen ini, izin usaha yang sebelumnya Through this amendment, the previous license granted
diberikan kepada PT Bunas Finance Indonesia Tbk to PT Bunas Finance Indonesia Tbk was applied for
berlaku surut sejak adanya persetujuan perubahan nama retroactively since the approval of the change in
Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk the name of the Company from PT Bunas Finance
menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk dari instansi Indonesia Tbk to PT BFI Finance Indonesia Tbk from the
yang berwenang melalui Surat Keputusan Menteri regulatory authority in its decision letter of Minister
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001. No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan Based on Article 3 of the Company's Articles of
dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai Association, the Company may carry out the following
berikut: main business activities:
I. Usaha Pembiayaan: I. Financing:
a. Pembiayaan investasi a. Investment financing
b. Pembiayaan modal kerja b. Working capital financing
c. Pembiayaan multiguna c. Multipurpose financing
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan d. Other financing activities under the approval of
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan the Financial Service Authority
II. Usaha Pembiayaan Syariah: II. Sharia Financing:
a. Pembiayaan jual beli a. Financing sale and purchase
b. Pembiayaan investasi b. Investment financing
c. Pembiayaan jasa c. Financing services
262 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 263
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/3 Exhibit E/3
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan) a. Establishment and General Information of the
Company (Continued)
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas serta To achieve the above-mentioned purpose and objective,
untuk menunjang kegiatan usaha utama Perusahaan and to support its main business activities, the Company
tersebut di atas, Perusahaan dapat melaksanakan may conduct supporting business activities as follows:
kegiatan usaha penunjang sebagai berikut:
a. Melakukan perencanaan dan pengembangan, antara a. To undertake planning and development, among
lain menambah jaringan usaha, membangun others, to increase business network, build
infrastruktur dan kegiatan lain yang mendukung infrastructure, and other activities that support the
usaha dan kinerja Perusahaan. business and performance of the Company.
b. Melakukan kegiatan mencari dan/atau memperoleh b. To conduct activities to seek and/or obtain funding
sumber pendanaan. sources
c. Melakukan segala perbuatan pemilikan dan sewa c. To carry out all ownership and lease activities with
menyewa dengan pihak lain. other parties.
d. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lain yang d. To carry out other activities needed to support
diperlukan dalam mendukung dan/atau terkait and/or related to the main business activities.
dengan kegiatan usaha utama.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan e. To provide operating lease and/or fee-based service
berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan as long as it is not against the stipulations and laws
dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan in financial services sector.
di sektor jasa keuangan.
Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun The Company started its commercial operations in
1982. Kantor pusat Perusahaan terletak di BFI Tower, 1982. The Company’s registered office is located at BFI
Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto
Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan. Djojohadikusumo, BSD City, South Tangerang.
Untuk menjalankan usaha pembiayaan syariah, To undertake a sharia financing business, the Company
Perusahaan telah menerima Salinan Keputusan Dewan has received a copy of the Decree of the Board of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor Commissioners of the Financial Service Authority
Kep-27/ NB.223/2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan Number Kep-27/NB.223/2018 concerning the License to
Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan kepada Open Sharia Business Unit to the Company and the
Perusahaan dan keputusan tersebut mulai berlaku sejak Decree effective on 8 February 2018.
tanggal ditetapkan, yaitu 8 Februari 2018.
Perusahaan dan Entitas Anaknya mempunyai kantor The Company and Its Subsidiary have branches, kiosk
cabang, gerai dan kantor cabang syariah yang tersebar di and sharia branch throughout Indonesia as of
seluruh wilayah Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023 as follow:
dan 2023 sebagai berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Kantor cabang 191 195 Branches
Gerai 31 31 Kiosk
Cabang Syariah 45 45 Sharia Branches
Jumlah 267 271 Total
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Pada tahun 1990, Perusahaan melakukan penawaran In 1990, the Company conducted an initial public
umum perdana atas 2.125.000 sahamnya dengan nilai offering of its 2,125,000 shares with a par value of
nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham melalui bursa Rp 1,000 (full amount) per share through the stock
efek di Indonesia dengan harga penawaran sejumlah exchanges in Indonesia at an offering price of Rp 5,750
Rp 5.750 (nilai penuh) per saham. Pada tahun 1993, (full amount) per share. In 1993, the Company offered
Perusahaan melakukan penawaran tambahan sebanyak an additional of 8,500,000 shares at the same par value
8.500.000 saham dengan nilai nominal per saham yang per share through a stock exchange in Indonesia.
sama melalui bursa efek di Indonesia.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 263
Page 264
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/4 Exhibit E/4
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Pada tanggal 8 April 1993, para pemegang saham On 8 April 1993, the shareholders of the Company
Perusahaan menyetujui untuk membagikan dividen saham approved to distribute share dividends on the basis of
dengan dasar 1 (satu) saham baru untuk 10 (sepuluh) 1 (one) new share for every 10 (ten) shares held totaling
saham yang dimiliki, sebanyak 1.062.500 saham dengan 1,062,500 shares with a par value of Rp 1,000 (full
nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham. Pada amount) per share. On the same date, the shareholders
tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan of the Company also approved to issue bonus shares on
juga menyetujui untuk menerbitkan saham bonus dengan the basis of 17 (seventeen) new shares for every
dasar 17 (tujuh belas) saham baru untuk setiap 20 (dua 20 (twenty) shares held totaling 9,934,668 shares at the
puluh) saham yang dimiliki, sebanyak 9.934.668 saham same par value. On 22 January 1994, the shareholders
dengan nilai nominal yang sama. Pada tanggal 22 Januari of the Company approved to distribute share dividends
1994, para pemegang saham Perusahaan menyetujui on the basis of 1 (one) new share for every 3 (three)
untuk membagikan dividen saham dengan dasar 1 (satu) shares held totaling 7,207,390 shares at a par value of
saham baru untuk 3 (tiga) saham yang dimiliki, sebanyak Rp 1,000 (full amount) per share.
7.207.390 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai
penuh) per saham.
Pada tanggal 18 April 1994, Perusahaan memperoleh On 18 April 1994, the Company received effective
surat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar statement from the Capital Market Supervisory
Modal (kemudian berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Board (was then changed to Capital Market and
Modal dan Lembaga Keuangan/BAPEPAM-LK dan terakhir Financial Institutions Supervisory Agency/BAPEPAM-LK
dikenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan/OJK) (BAPEPAM) and recently known as the Financial Services
melalui surat No. S-639/PM/1994 dalam rangka Authority/OJK) (BAPEPAM) through letter No. S-639/
penawaran umum terbatas pertama (I) Perusahaan PM/1994 to conduct the first rights issue of the
sebanyak 28.829.558 saham dengan harga penawaran Company’s shares on a 1 (one) for 1 (one) basis totaling
sejumlah Rp 1.500 (nilai penuh) per saham dimana setiap 28,829,558 shares at an offering price of Rp 1,500
1 (satu) saham yang dimiliki berhak atas 1 (satu) saham (full amount) per share. Moreover, on 17 January 1997,
baru. Selanjutnya, pada tanggal 17 Januari 1997, the Company received effective statement from
Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari the BAPEPAM-LK through letter No. S-71/PM/1997
BAPEPAM-LK melalui surat No. S-71/PM/1997 dalam to conduct the second rights issue of the Company’s
rangka penawaran umum terbatas kedua Perusahaan shares on the basis of 2 (two) new shares for every
sebanyak 115.318.232 saham dengan harga penawaran 1 (one) shares held totaling 115,318,232 shares at an
Rp 1.000 (nilai penuh) per saham dimana setiap 1 (satu) offering price of Rp 1,000 (full amount) per share.
saham yang dimiliki berhak atas 2 (dua) saham baru.
Pada tanggal 17 Juni 1997, para pemegang saham On 17 June 1997, the shareholders of the Company
Perusahaan menyetujui pemecahan nilai nominal saham approved a stock split, resulting in a change in par value
dari Rp 1.000 (nilai penuh) per saham menjadi Rp 500 per share from Rp 1,000 (full amount) to Rp 500 (full
(nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan amount), thus resulting in the increase in number of the
peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari Company’s subscribed shares from 172,977,348 shares to
sebanyak 172.977.348 saham menjadi sebanyak 345,954,696 shares.
345.954.696 saham.
Dalam rangka restrukturisasi utang, para pemegang In respect with the debt restructuring, the Company’s
saham Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham shareholders through Extraordinary General Meeting
Luar Biasa Para Pemegang Saham tanggal 27 Januari 2000 of Shareholders convened on 27 January 2000 approved
menyetujui penerbitan Mandatory Convertible Bonds to issue the Mandatory Convertible Bonds (MCB)
atau Obligasi Wajib Konversi (MCB) yang wajib which should be converted into 414,384,585 shares of
dikonversikan menjadi sebanyak 414.384.585 saham the Company.
Perusahaan.
Pada bulan Mei 2006, seluruh MCB telah dikonversi In May 2006, all of the MCB was converted into common
menjadi sebanyak 414.384.585 saham biasa sehingga shares totaling 414,384,585 shares, thus resulting in a
jumlah saham beredar Perusahaan menjadi sebanyak total outstanding number of the Company’s shares of
760.339.281 saham pada tanggal 31 Desember 2006. 760,339,281 shares as of 31 December 2006.
264 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 265
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/5 Exhibit E/5
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company
Akta notaris No. 65 tanggal 21 Juni 2012 yang dibuat di as covered by Notarial Deed No. 65 dated 21 June 2012
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta,
pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 ayat the shareholders approved the amendment to Paragraphs
1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai perubahan 1 and 2 of Article 4 of the Articles of Association
nilai nominal saham Perusahaan (pemecahan saham) dari concerning the changes in par value of the Company’s
sebesar Rp 500 (nilai penuh) per saham menjadi sebesar share (stock split) from Rp 500 (full amount) to Rp 250
Rp 250 (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan (full amount) per share, thus, resulting in the increase in
peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari number of the Company’s shares outstanding from
semula sebanyak 760.339.281 saham menjadi sebanyak 760,339,281 shares to 1,520,678,562 shares, and
1.520.678.562 saham, dan menyetujui untuk mengubah Paragraph 3b of Article 15, concerning the Duties and
Pasal 15 ayat 3b mengenai Tugas dan Wewenang Direksi. Authorities of the Directors.
Pemecahan saham tersebut telah memperoleh The stock split was approved by the BEI through letter
persetujuan dari BEI melalui surat No. S-05439/BEI.PPJ/ No. S-05439/BEI.PPJ/07-2012 dated 31 July 2012.
07-2012 tertanggal 31 Juli 2012.
RUPSLB tersebut juga telah menyetujui penerbitan The EGM had also approved the issuance of shares for the
saham untuk pelaksanaan program Management & implementation of the Phase 1 of the Management &
Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I Employee Stock Option Program (MESOP) on the Indonesia
di BEI sebanyak 60.826.400 saham dengan nilai nominal Stock Exchange, totaling 60,826,400 shares with par
sebesar Rp 250 (nilai penuh) per saham untuk periode value of Rp 250 (full amount) per share, up 20 June
sampai dengan tanggal 20 Juni 2014. BEI melalui suratnya 2014. BEI through its letter No. S-04847/ BEI.PPJ/07-2012
No. S-04847/BEI.PPJ/07-2012 tertanggal 6 Juli 2012 telah dated 6 July 2012 had approved the Company’s pre-listing
menyetujui pencatatan saham Perusahaan hasil of its MESOP on the Indonesia Stock Exchange for the
pelaksanaan Program MESOP untuk tahap I tersebut implementation of phase I.
secara pra-pencatatan di BEI.
Pada tanggal 31 Mei 2013, 30 Mei 2014, 29 Mei 2015, dan On 31 May 2013, 30 May 2014, 29 May 2015, and 31 May
31 Mei 2016, Perusahaan telah menerbitkan saham baru 2016, the Company has issued the additional 5,936,000,
masing-masing sebanyak 5.936.000, 23.320.000, 23,320,000, 16,025,000 and 30,752,000 shares,
16.025.000 dan 30.752.000 saham sebagai pelaksanaan respectively, for the implementation of the MESOP for
Management & Employee Stock Option Program (MESOP) Phase I – Grant Date 1 and 2, and Phase II – Grant Date
untuk Tahap I – Grant Date 1 dan 2, dan Tahap II – Grant 1 and 2, for options that has been exercised, thus
Date 1 dan 2, yang telah dieksekusi sehingga jumlah resulting in a total outstanding number of the Company’s
saham beredar Perusahaan menjadi 1.596.711.562 shares of 1,596,711,562 shares as of 31 December 2016.
saham pada tanggal 31 Desember 2016.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan, yang telah diaktakan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as
dengan Akta Notaris No. 18 pada tanggal 6 Mei 2014 yang covered by Notarial Deed No. 18 dated 6 May 2014 of
dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., Notaris di Aryanti Artisari, S.H., Notary in Jakarta, had approved
Jakarta, telah disetujui penerbitan saham hasil the issuance of new shares the results of the
pelaksanaan MESOP untuk tahap II untuk periode sampai implementations of the MESOP program phase II up to
dengan tanggal 30 Juni 2016 dengan harga pelaksanaan 30 June 2016 with exercised price which referred
yang mengacu kepada sebagaimana diatur dalam butir to point V.I Listing Regulation No. I-A as included in the
V.1 Peraturan Pencatatan No. I-A Lampiran II Appendix II of the Decision Decree of virtue
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia of the Directors of PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014. No. Kep-00001/BEI/01-2014 dated on 20 January 2014.
BEI melalui suratnya No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 BEI through its letter No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 dated
tertanggal 6 Juni 2014 telah menyetujui pencatatan 6 June 2014 approved the registration of the Company’s
saham Perusahaan hasil pelaksanaan Program MESOP pre-listing of its MESOP on the Stock Exchange for the
untuk tahap II secara pra-pencatatan di BEI sebanyak- implementation of phase II maximum 46,777,000 shares
banyaknya 46.777.000 saham dengan harga pelaksanaan with exercised price Rp 2,205 (full amount) per share.
sebesar Rp 2.205 (nilai penuh) per saham.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 265
Page 266
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/6 Exhibit E/6
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as
Akta No. 25 tanggal 18 April 2017 yang dibuat di hadapan covered by Notarial Deed No. 25 dated 18 April 2017
Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, para of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta,
pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal the Company’s shareholders approved the par value split
saham Perusahaan (stock split) dari sebesar Rp 250 (nilai of the Company’s share from Rp 250 (full amount)
penuh) per saham menjadi Rp 25 (nilai penuh) per saham. per share to Rp 25 (full amount) per share (stock split).
Pemecahan nilai saham ini telah mendapat persetujuan The stock split was approved by the BEI through
dari BEI melalui surat No.S-02820/BEI.PP1/05-2017 its letter No.S-02820/BEI.PP1/05-2017 dated
tertanggal 23 Mei 2017. Dengan demikian, sejak 23 May 2017. Therefore, since 31 December 2017 total
31 Desember 2017 jumlah saham ditempatkan dan disetor issued and fully paid capital was 15,967,115,620 shares.
penuh menjadi 15.967.115.620 saham.
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan c. Consolidated Subsidiary
Tahun Jumlah aset sebelum
beroperasi eliminasi/
komersial/ Persentase kepemilikan/ Total assets before
Year of Percentage of ownership elimination
Entitas anak/ Domisili/ commercial 31 Desember/December 31 Desember/December
Subsidiary Domicile operations 2023-2024 2024 2023
Kepemilikan langsung/ Direct ownership
PT Finansial Integrasi Teknologi Kab. Tangerang 2018 99,00% 42.071 54.015
Perusahaan mendirikan entitas anak dengan nama The Company established a subsidiary under the name
PT Finansial Integrasi Teknologi (“FIT”), berdasarkan of PT Finansial Integrasi Teknologi (“FIT”), based on
akta notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn. No. 4 tanggal Notarial Deed No. 4 of Herna Gunawan, S.H., M.Kn on
15 September 2017, yang telah disetujui oleh Menteri 15 September 2017. The deed of establishment
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia was approved the Ministry of Law and Human Rights
berdasarkan surat No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun of the Republic of Indonesia in its decision letter
2017 tanggal 29 September 2017. FIT bergerak dalam No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun 2017 dated
bidang layanan pinjam meminjam uang berbasis 29 September 2017. FIT is engaged in lending and
teknologi informasi (P2P). borrowing services based on information technology
(P2P).
OJK telah menyetujui permohonan FIT atas platform OJK has granted approval for FIT on the platform
http://www.pinjammodal.id sebagai penyelenggara http://www.pinjammodal.id as the operator of
Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Information Technology-Based Lending and Borrowing
Informasi untuk terdaftar dan diawasi oleh OJK, melalui Services to be registered and supervised by the
surat No.S-588/NB.213/2018 tertanggal 31 Juli 2018. authority based on Decision Letter No.S-588/NB.213/
Selanjutnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 2018 dated 31 July 2018. Furthermore, in accordance
FIT telah mengajukan permohonan izin usaha sebagai with applicable regulations, FIT has applied for
penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang a business license as an Information Technology-Based
Berbasis Teknologi Informasi, dan melalui surat Money-Borrowing Service provider, and through letter
No. Kep-20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020, OJK telah No. Kep-20/D.05/2020 dated 19 May 2020, OJK has
memberikan izin usaha Perusahaan Penyelenggara granted a business license for Information Technology-
Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Based Money-Borrowing Service Provider to FIT
Informasi kepada FIT dengan Sistem Elektronik Pinjam with the Capital Loan Electronic System, the
Modal, laman situs pinjammodal.id, nama dan merek pinjammodal.id webpage, the name and brand of the
Aplikasi Pinjam Modal pada sistem operasi Android, Capital Loan Application on the Android, iOS and
iOS dan Website, dan model bisnis konvensional. Website operating systems, and conventional business
models.
266 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 267
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/7 Exhibit E/7
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan) c. Consolidated Subsidiary (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
tanggal 5 Agustus 2021 yang dibuat di hadapan Veronika 5 August 2021 made before Veronika Farida Riswanti,
Farida Riswanti, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Tangerang, yang telah diterima dan dicatat pada accepted and recorded by the Ministry of Law and
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0439070 Letter No. AHU-AH.01.03-0439070 dated 20 August
tanggal 20 Agustus 2021, mengenai Perubahan 2021, regarding Changes in the Increase in Issued and
Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor sebesar Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a total nominal
25.000 lembar saham atau dengan nilai nominal value of Rp 25,000,000,000 (full amount). Thus, after
seluruhnya Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan the increase in the issued and paid-up capital of the FIT
demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan to 50,000 shares with a total nominal value of
disetor FIT menjadi 50.000 lembar saham dengan nilai Rp 50,000,000,000 (full amount).
nominal seluruhnya sebesar Rp 50.000.000.000 (nilai
penuh).
Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta Notaris The increased in the paid-up capital of FIT based on
No. 6 tanggal 5 Agustus 2021 tersebut, telah dilaporkan Notarial Deed No. 6 dated 5 August 2021, has been
kepada OJK dan telah dicatat dalam administrasi reported to the OJK and has been recorded in the
Direktorat Perizinan Industri Keuangan Non Bank administration of the Directorate of Licensing for the
dan Inovasi Keuangan Digital dalam surat Non-Bank Financial Industry and Digital Financial
No. S-1141/NB.223/2021 tanggal 29 Desember 2021. Innovation in letter No. S-1141/NB.223/2021 dated
29 December 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Resolutions of
Saham di Luar Rapat No. 10 tanggal 28 Desember 2022 Shareholders Outside the Meeting No. 10 dated
yang dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., 28 December 2022 made before Geraldine H.S.S.U.
M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah Sianturi, S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City,
diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak which has been received and recorded at the Ministry of
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU- Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
AH.01.03-0497389 tanggal 29 Desember 2022 mengenai Letter No. AHU-AH.01.03-0497389 dated 29 December
Perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor 2022 regarding Changes in the Increase in Issued and
penuh sebesar 25.000 saham atau dengan nilai nominal Fully Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a total
seluruh Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan nominal value of Rp 25,000,000,000 (full amount). Thus,
demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan after the increase in the issued and paid-up capital of
disetor FIT menjadi 75.000 lembar saham dengan nilai the FIT to 75,000 shares with a total nominal value of
nominal seluruhnya sebesar Rp 75.000.000.000 (nilai Rp 75,000,000,000 (full amount).
penuh).
Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta The increase in the paid-us capital of FIT based on the
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Deed of Statement of Resolutions of the Shareholders
Rapat (Sirkuler) No. 10 tanggal 28 Desember 2022 Outside the Meeting (Circular) No. 10 dated
tersebut, telah dilaporkan kepada OJK dan telah dicatat 28 December 2022, has been reported to the OJK and has
dalam administrasi Direktorat Perizinan Industri been recorded in the administration of the Directorate
Keuangan Non Bank dan Inovasi Keuangan Digital dalam of Licensing for the Non-Bank Financial Industry
surat No. S-2193/NB.021/2023 tanggal 14 Juni 2023. and Financial Innovation Digital in letter
No. S-2193/NB.021/2023 dated 14 June 2023.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 9 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 9 dated
tanggal 7 November 2023 yang dibuat di hadapan 7 November 2023 made before Geraldine H.S.S.U.
Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., M.Kn, Notaris di Sianturi S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang District,
Kota Tangerang Selatan, yang telah disetujui which has been approved by the Ministry of Law and
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
Republik Indonesia dalam Surat No. AHU- Letter No. AHU-0243809.AH.01.11.TAHUN 2024 dated
0243809.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 11 November 11 November 2024, regarding changes to purpose,
2024, mengenai perubahan maksud dan tujuan serta objectives and business activities and business activities
kegiatan usaha disesuaikan dengan KBLI 2020, susunan adjusted to the 2020 KBLI, the composition of the Board
Direksi dan Dewan Komisaris dan alamat lengkap FIT. of Directors and Board of Commissioners and the address
of FIT.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 267
Page 268
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/8 Exhibit E/8
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan) c. Consolidated Subsidiary (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions
Saham di Luar Rapat No. 9 tanggal 7 November 2024 Shareholders Outside the Meeting No. 9 dated
yang dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., 7 November 2024 made before Geraldine H.S.S.U.
M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah Sianturi, S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City,
diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak which has been received and recorded at the Ministry of
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU- Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
AH.01.09-0274498 tanggal 11 November 2024 mengenai Letter No. AHU-AH.01.09-0274498 dated 11 November
perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi 2024 regarding changes in the composition of the
Perusahaan. Sehingga pada tanggal 31 Desember 2024 Company's Board of Commissioners and Board of
dan 2023, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Directors. Therefore, as of 31 December 2024 and 2023,
Perusahaan adalah sebagai berikut: the composition of the Company’s Board of
Commissioners and Board of Directors are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris Francis Lay Sioe Ho Francis Lay Sioe Ho President Commissioner
Komisaris Sudjono Sudjono Commissioner
Direksi Directors
Presiden Direktur Tjiu Herman Handoko Tjiu Herman Handoko President Director
Direktur Ichwan Peryana Ichwan Peryana Director
Direktur Muhamad Fauzi Purnama - Director
d. Entitas Pengendali d. Controlling Entity
Trinugraha Capital & Co. SCA adalah pemegang saham Trinugraha Capital & Co,. SCA is the controlling
pengendali Perusahaan. Jerry Ng (melalui Bravo shareholder of the Company. Jerry Ng (through Bravo
Investment Limited) dan Garibaldi Tohir merupakan Investment Limited) and Garibaldi Tohir are the
pemegang saham dari Trinugraha Capital & Co. SCA shareholders of Trinugraha Capital & Co. SCA whereas
sekaligus sebagai Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate the Ultimate Beneficiary Owner of the Company.
Beneficiary Owner) dari Perusahaan.
e. Pembelian Kembali (BuyBack) Saham Perusahaan e. Treasury Shares
Pada tanggal 15 April 2015, Rapat Umum Pemegang On 15 April 2015, the Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pembelian Shareholders (EGMS) approved the buyback of
kembali saham yang beredar Perusahaan sampai jumlah outstanding shares of the Company up to a maximum of
maksimum sebanyak 10% dari seluruh jumlah saham yang 10% of the total shares issued and fully paid-up capital
ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan atau of the Company or amounted of 154,993,456 shares
sebanyak-banyaknya sebesar 154.993.456 saham (before stock split). The funds reserved to repurchase
(sebelum pemecahan saham). Dana yang dicadangkan shares for a maximum period of 18 (eighteen) months
untuk pembelian kembali saham untuk periode paling from the EGMS should not more than Rp 341,000.
lama 18 (delapan belas) bulan sejak RUPSLB adalah tidak
lebih dari Rp 341.000.
Perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham The Company has bought back its shares publicly traded
yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, on the Indonesia Stock Exchange, as allowed based on
yang diperkenankan berdasarkan Peraturan BAPEPAM–LK The Regulation of BAPEPAM–LK No.XI.B.2 Attachment to
No.XI.B.2 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK The Decree of The Chairman Of BAPEPAM-LK No.Kep-
No.Kep-105/BL/2010 tanggal 13 April 2010 tentang 105/BL/2010 dated 13 April 2010 regarding the Buyback
Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Emiten of Shares Issued by Issuers or Public Companies.
atau Perusahaan Publik.
Per tanggal 15 Oktober 2016, program pembelian kembali As of 15 October 2016, the shares buy back program was
saham ini dinyatakan berakhir dan jumlah saham yang officially ended and total shares bought back by the
telah dibeli kembali oleh Perusahaan adalah sebanyak Company was totaling 1,002,732,000 shares (after stock
1.002.732.000 saham (setelah pemecahan saham) dengan split) for a total purchase price of Rp 252,160.
nilai pembelian sebesar Rp 252.160.
Pelaksanaan pembelian kembali saham merupakan This repurchase transaction was intended to increase
salah satu bentuk usaha Perusahaan untuk the Company's capital management where the
meningkatkan manajemen permodalan Perusahaan implementation expected to increase the value of
dimana pelaksanaannya diharapkan akan meningkatkan Earnings per Share (EPS) (Note 20).
nilai laba bersih per saham Earnings per Share (EPS)
(Catatan 20).
268 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 269
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/9 Exhibit E/9
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
f. Surat Berharga yang Diterbitkan f. Securities Issued
Surat berharga yang diterbitkan selama 5 (lima) tahun Securities issued for the last 5 (five) years are as
terakhir adalah sebagai berikut: follows:
Tanggal Jumlah
pencatatan di Tanggal Total per seri Status
Bursa Efek efektif/ emisi/ obligasi/ Tanggal pembayaran/
Surat berharga/ Indonesia/ Effective Amount Amount per jatuh tempo/ Payment
Securities Listing date date issued serial Due date status
Obligasi Berkelanjutan V 21 Mei/
BFI Finance Indonesia May 2021
(No.S-66/D.04/2021)
Total limit :
(Rp 6.000.000)
Tahap I Tahun 2021 31 Mei/ 600.000
Seri/Serial A: May 2021 200.000 8 Juni/
June 2022 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 400.000 28 Mei/
May 2024 Lunas/Paid
Tahap II Tahun 2021 9 Agustus/ 1.000.000
Seri/Serial A: August 2021 210.000 16 Agustus/
August 2022 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 260.000 6 Agustus/
August 2023 Lunas/Paid
Seri/Serial C: 530.000 6 Agustus/
August 2024 Lunas/Paid
Tahap III Tahun 2023 30 Januari/ 1.100.000
Seri/Serial A: January 2023 617.000 7 Februari/
February 2024 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 227.000 27 Januari/ Belum jatuh tempo/
January 2025 Not yet due
Seri/Serial C: 256.000 27 Januari/ Belum jatuh tempo/
January 2026 Not yet due
Tahap IV Tahun 2023 17 April 1.600.000
Seri/Serial A: 2023 590.000 24 April
2024 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 385.000 14 April Belum jatuh tempo/
2025 Not yet due
Seri/Serial C: 625.000 14 April Belum jatuh tempo/
2026 Not yet due
Tahap V Tahun 2023 16 Juni/ 1.100.000
Seri/Serial A: June 2023 250.000 25 Juni/
June 2024 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 850.000 15 Juni/ Belum jatuh tempo/
June 2026 Not yet due
Obligasi Berkelanjutan VI 18 September
BFI Finance Indonesia 2024
(No.S-130/D.04/2024)
Total limit :
(Rp 6.000.000)
Tahap I Tahun 2024 26 September 600.000
Seri/Serial A: 2024 100.000 5 Oktober/ Belum jatuh tempo/
October 2025 Not yet due
Seri/Serial B: 200.000 25 September Belum jatuh tempo/
2026 Not yet due
Seri/Serial C: 300.000 25 September Belum jatuh tempo/
2027 Not yet due
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 269
Page 270
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/10 Exhibit E/10
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan Corporate Secretary and Employees
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 7 dated
tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 22 May 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.09-0210827 tanggal 6 Juni 2024, No. AHU-AH.01.09-0210827 dated 6 June 2024, as stated
sebagaimana ditegaskan kembali dalam Akta Pernyataan in the Deed of Meeting Decision Letter No. 5 dated
Keputusan Rapat No. 5 tanggal 12 November 2024 yang 12 November 2024 made before Shanti Indah Lestari,
dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09- No. AHU-AH.01.09-0277608 dated 20 November 2024, the
0277608 tanggal 20 November 2024, susunan Dewan composition of the Company’s Board of Commisioners,
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah 31 December 2024 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December
2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno : Commissioner
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho* : President Director
Direktur Bisnis & Manajemen Aset : Sutadi : Business & Asset Management Director
Direktur Keuangan : Sudjono : Finance Director
Direktur Operasional : Andrew Adiwijanto* : Operations Director
Direktur Transformasi : Goklas : Transformation Director
*) Francis Lay Sioe Ho dan Andrew Adiwijanto mengundurkan diri selaku *) Francis Lay Sioe Ho and Andrew Adiwijanto has resigned as the
Presiden Direktur dan Direktur Operasional berdasarkan surat tertanggal Company’s President Director and Operations Director based on letter
27 Desember 2024 dan Keterbukaan Informasi tertanggal 30 Desember dated 27 December 2024 and Information Disclosure dated 30 December
2024. 2024.
31 Desember/December
2024
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua : Asrori S. Karni : Chairman
Anggota : Helda Rahmi Sina : Member
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 8 dated
tanggal 16 Mei 2023 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 16 May 2023 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
AHU-AH.01.09-0123964 tanggal 6 Juni 2023, sebagaimana No. AHU-AH.01.09-0123964 dated 6 June 2023, as stated
ditegaskan kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan in the Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
Rapat No. 6 tanggal 18 Januari 2024 yang dibuat di 18 January 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan dicatat accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09-0032388 tanggal No. AHU-AH.01.09-0032388 dated 24 January 2024, the
24 Januari 2024, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan composition of the Company’s Board of Commisioners,
Dewan Pengawas Syariah Perusahaan pada tanggal Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2023 are as follows:
31 Desember/December
2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
270 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 271
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/11 Exhibit E/11
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan (Lanjutan) Corporate Secretary and Employees (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 8 dated
tanggal 16 Mei 2023 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 16 May 2023 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.09-0123964 tanggal 6 Juni 2023, No. AHU-AH.01.09-0123964 dated 6 June 2023, as stated
sebagaimana ditegaskan kembali dalam Akta Pernyataan in the Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
Keputusan Rapat No. 6 tanggal 18 Januari 2024 yang 18 January 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09- No. AHU-AH.01.09-0032388 dated 24 January 2024, the
0032388 tanggal 24 Januari 2024, susunan Dewan composition of the Company’s Board of Commisioners,
Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah 31 December 2023 are as follows: (Continued)
sebagai berikut: (Lanjutan)
31 Desember/December
2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno : Commissioner
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho : President Director
Direktur Keuangan : Sudjono : Finance Director
Direktur Bisnis : Sutadi : Business Director
Direktur Operasional dan Sumber Operations and Human Capital
Daya Manusia : Andrew Adiwijanto : Director
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua : Asrori S. Karni : Chairman
Anggota : Helda Rahmi Sina : Member
Susunan Komite Audit Perusahaan dan Entitas Anaknya The composition of the Audit Committee of the Company
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai and Its Subsidiary as of 31 December 2024 and 2023 are
berikut: as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Johanes Sutrisno : Chairman
Anggota : Edy Sugito : Member
Anggota : Friso Palilingan : Member
Internal Audit Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Based on the Virtue of the Board of Directors of
No. SK/BOD/VII/14-009 tanggal 16 Juli 2014, Kepala the Company No. SK/BOD/VII/14-009 dated 16 July 2014,
Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal Head of Internal Audit Unit of the Company as of
31 Desember 2024 dan 2023 adalah Fledy Rizmara. 31 December 2024 and 2023 is Fledy Rizmara.
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Based on the Virtue of the Board of Directors
No. BOD-BOC/VI/2014-0011 tanggal 24 Juni 2014, of the Company No. BOD-BOC/VI/2014-0011 dated
Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 24 June 2014, Corporate Secretary as of 31 December
dan 2023 adalah Sudjono. 2024 and 2023 is Sudjono.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 271
Page 272
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/12 Exhibit E/12
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan (Lanjutan) Corporate Secretary and Employees (Continued)
Karyawan Employees
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan dan As of 31 December 2024 and 2023, the Company and Its
Entitas Anaknya mempunyai 5.743 dan 6.326 karyawan Subsidiary have 5,743 and 6,326 permanent employees;
tetap; dan 4.455 dan 4.881 karyawan tidak tetap. and 4,455 and 4,881 non-permanent employees.
Personil manajemen kunci Perusahaan mencakup anggota Key management personnel of the Company consist of
Dewan Komisaris dan Direksi. members of Board of Commissioners and Board of
Directors.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah diterapkan The significant accounting policies set out below have been
secara konsisten pada seluruh periode yang disajikan dalam applied consistently to all periods presented in these
laporan keuangan konsolidasian ini. consolidated financial statements.
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas The consolidated financial statements of the Company and
Anaknya disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal Its Subsidiary were authorized for issuance by Board of
24 Februari 2025. Directors on 24 February 2025.
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan The consolidated financial statements have been
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prepared and presented in accordance with Indonesian
Indonesia (“PSAK”), termasuk Interpretasi Standar Financial Accounting Standards (“IFAS”), which includes
Akuntansi Keuangan, yang diterbitkan oleh Ikatan the Interpretations of Financial Accounting Standards,
Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas issued by the Indonesian Institute of Accountants
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”, yang and the Capital Market and Financial Institution
fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan Supervisory Agency (“Bapepam-LK”, which the function
(“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013) No. VIII.G.7 tentang has been transferred to Financial Service Authority
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten (“OJK”) since 1 January 2013) Regulation No. VIII.G.7
atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Lampiran regarding “Emiten or Public Company’s Financial
Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 Statements Presentation and Disclosure Guidelines” as
tanggal 25 Juni 2012. included in the Appendix of the Decision Decree of the
Chairman of Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
25 June 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian b. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
Statements
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas The consolidated financial statements, except the
konsolidasian, disusun atas dasar akrual dan berdasarkan consolidated statement of cash flows, were prepared on
konsep nilai historis, kecuali untuk instrumen keuangan the accrual basis and under the historical cost concepts,
derivatif yang diukur pada nilai wajar dan utang atas excepts for derivative financial instruments which are
kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui sebesar nilai measured at fair value and the liability for post-
kini kewajiban imbalan pasti dikurangi dengan nilai wajar employment benefit obligations which is recognized at
aset program. the present value of defined benefit obligations less the
fair value of plan asset.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statement of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan based on the direct method by classifying cash flows on
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan the basis of operating, investing and financing activities.
pendanaan.
Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini Figures in the consolidated financial statements are
dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah rounded to and expressed in millions of Rupiah, unless
yang terdekat, kecuali dinyatakan lain. otherwise stated.
272 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 273
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/13 Exhibit E/13
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian b. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
(Lanjutan) Statements (Continued)
Transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan Items included in the consolidated financial statements
keuangan konsolidasian pada tiap entitas diukur dengan of each entities are measured using the currency of
mata uang lingkungan ekonomi utama di mana entitas primary economic environment in which the entity
beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan operates (the functional currency). The consolidated
konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan financial statements are presented in Rupiah, which is
mata uang fungsional dan penyajian Perusahaan dan the Company and Its Subsidiary’ functional and
Entitas Anaknya. presentation currency.
Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah The significant accounting policies set out below have
ditetapkan secara konsisten pada seluruh periode yang been applied consistenly to all periods presented in
disajikan dalam laporan keuangan ini. these financial statements.
c. Perubahan Kebijakan Akuntansi c. Change in Accounting Policies
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Changes to Statement of Financial Accounting
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Standards ("SFAS") and Interpretations of Financial
Keuangan (“ISAK”) yang berlaku efektif pada periode Accounting Standards ("IFAS") effective in the current
berjalan period
Amandemen standar akuntansi berikut berlaku efektif Amendments of the following accounting standards
untuk tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari effective for the year beginning on or after 1 January
2024 yaitu: 2024 are as follows:
- Amandemen PSAK No 201, Penyajian Laporan - Amendmet to SFAS 201, Non-Current Liabilities with
Keuangan – Liabilitas Jangka Panjang dengan Covenants that is adopted from amendment of IAS 1,
Kovenan yang diadopsi dari IAS 1, “Presentation of “Presentation of Financial Statements”.
Financial Statement”.
- Amandemen PSAK 116 “Sewa” – Liabilitas Sewa - Amendment to SFAS 116 “Leases” – Lease Liabilities
pada Transaksi Jual Dan Sewa-Balik, yang diadopsi in Sale-and-Leaseback Transactions adopted from
dari amandemen IFRS 16, “Lease”. amendment of IFRS 16, “Lease”
- PSAK 207, “Laporan Arus Kas”, terkait dengan - SFAS 207, “Statements Cash Flows” about
Pengungkapan terkait Pengaturan Pembiayaan Disclosures related to Supplier Financing
Pemasok. Arrangements.
Standar akuntansi baru dan amandemen yang berlaku New Accounting Standard and amendment of the
efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2025, following standards effective for the year beginning on
tetapi penerapan dini diperkenankan, adalah sebagai or after 1 January 2025 are as follows:
berikut:
- PSAK 117, “Kontrak Asuransi” - SFAS 117, “Insurance Contract”
- Amandemen PSAK 117, “Kontrak Asuransi”, terkait - Amendment to SFAS 117, “Insurance Contract”
Penerapan Awal PSAK No. 117 dan PSAK No. 232 – regarding Initial Application of SFAS 117 and SFAS
Informasi Komparatif. 232 – Comparative Information
- Amandemen PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Kurs - Amendment to SFAS 221, “Effects of Changes in
Valuta Asing – Kekurangan Ketertukaran” Foreign Exchange Rates”
Manajemen berpendapat penerapan dari amandemen Management believes the implementation of
diatas tidak menimbulkan perubahan substansial atas amendments did not result in substantial changes to the
kebijakan akuntansi Perusahaan dan Entitas Anaknya dan Company and Its Subsidiary’s accounting policies and had
tidak berdampak material pada Laporan Keuangan no material impact on the Consolidated Financial
Konsolidasian. Statements.
d. Prinsip Konsolidasian d. Principles of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan The consolidated financial statement consists of the
keuangan Perusahaan dan Entitas Anak. Transaksi antar Company and Its Subsidiary financial statements.
entitas dan saldo antara Perusahaan dan Entitas anak Intercompany transactions and balance between The
dieliminasi secara penuh. Company and Its Subsidiary are therefore eliminated in
full.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 273
Page 274
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/14 Exhibit E/14
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
d. Prinsip Konsolidasian (Lanjutan) d. Principles of Consolidation (Continued)
Entitas Anak merupakan investee yang dikendalikan oleh A subsidiary is when an entity has control over an
Perusahaan. Perusahaan mengendalikan investee jika investee. The entity controls an investee if all three of
tiga elemen berikut terpenuhi: pengendalian atas the following elements are present: power over the
investee, eksposur atas hak imbal hasil variable dari investee, exposure to variable returns from the investee,
keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk and the ability of the investor to use its power to affect
menggunakan pengendaliannya atas investee untuk those variable returns. Control is reassessed whenever
mempengaruhi jumlah imbal hasil variabel dari investor. facts and circumstances indicate that there may be a
Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta dan change in any of these elements of control.
kondisi mengindikasikan terdapat kemungkinan
perubahan pada elemen pengendalian tersebut.
Kepentingan nonpengendali merupakan proporsi atas Non-controlling interests represent the proportion of the
hasil usaha dan aset neto Entitas Anak yang tidak results and net assets of Subsidiary not attributable to
diatribusikan pada Perusahaan. the Company.
Perusahaan mengakui kepentingan nonpengendali The Company recognizes any non-controlling interest in
pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau the acquiree on an acquisitions-by-acquisition basis,
sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali either at fair value or at the non-controlling interest
atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan proportionate share of the acquiree’s net assets. Non-
nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi controlling interests is reported as equity in the
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik consolidated statement of financial position, separate
Entitas Induk. from the owner of the Parent’s equity.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan e. Financial Assets and Liabilities
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori Financial assets are classified in categories of
(i) diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, (i) fair value through profit or loss, (ii) amortised cost,
(ii) biaya perolehan diamortisasi, dan (iii) aset keuangan and (iii) fair value through other comprehensive
yang diukur pada nilai wajar pendapatan komprehensif income. At initial measurement, financial assets
lain. Pada pengakuan awal, aset keuangan diukur pada determined based on fair value, added with transactions
nilai wajar, ditambah biaya transaksi yang dapat cost attributable direct to financial assets. Management
diatribusikan langsung untuk aset keuangan yang yang determines the classification of its financial assets prior
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan pendapatan initial recognition based on assessment of businesss
komprehensif lain. Manajemen menentukan klasifikasi model for managing the financial assets or contractual
aset keuangan tersebut setelah pengakuan awal aset cashflows give rise to solely payments of principal and
keuangan berdasarkan model bisnis entitas dalam interest.
mengelola aset keuangan atau karakteristik arus kas
kontraktual hanya dari pembayaran pokok dan bunga saja.
e.1. Klasifikasi e.1. Classification
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi aset The Company and Its Subsidiary classify its financial
keuangannya dalam kategori: assets into the following category:
(i) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (i) Financial assets at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through profit
melalui laporan laba rugi adalah aset keuangan or loss are financial assets classified as held for
yang diperdagangkan. Entitas dapat menetapkan trading. Entity may determine at initial
pilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat classification of an uncancellable chosen
pengakuan awal atas investasi pada intrumen category of an financial asset on a certain equity
ekuitas tertentu yang pada umumnya diukur pada instrument which commonly measured the fair
nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan value through profit and loss rise change in the
nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan fair value presented under fair value through
komprehensif lain. other comprehensive income.
274 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 275
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/15 Exhibit E/15
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.1. Klasifikasi (Lanjutan) e.1. Classification (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi aset The Company and Its Subsidiary classify its financial
keuangannya dalam kategori: (Lanjutan) assets into the following category: (Continued)
(ii) Biaya perolehan diamortisasi (ii) Amortised cost
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets determined under amortised
diamortisasi jika memenuhi kriteria sebagai cost if met criteria as autlined below:
berikut:
a. aset keuangan dikelola dalam bisnis yang a. financial assets held within a business whose
bertujuan untuk memiliki arus kas keuangan objective is to hold financial assets in order
dalam rangka mendapatkan arus kas to collect contractual cashflows; and
kontraktual; dan
b. persyaratan kontraktual aset keuangan yang b. determining contractual financial assets give
menimbulkan arus kas yang hanya dari rise to solely payments of principal and
pembayaran pokok dan bunga. interest.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diakui Financial assets are initially recognised at fair
pada nilai wajarnya ditambah nilai transaksi dan value plus transaction costs and subsequently
selanjutnya diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost using the effective
diamortisasi dengan menggunakan metode suku interest rate method, less provision for
bunga efektif, dikurangi cadangan penurunan impairment.
nilai.
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (iv)(iii) A Fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Fair value through other comprehensive income
pendapatan komprehensif lain adalah aset are non-derivative financial assets with fixed or
keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap determined payments and fixed maturities that
atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah the management has positive intention and
ditetapkan, serta manajemen mempunyai intensi ability to hold to maturity, other than:
positif dan kemampuan untuk memiliki aset
keuangan tersebut hingga jatuh tempo, kecuali:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis a. Financial assets managed under business
yang tujuannya akan terpenuhi dengan model which its objective is to both collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan the contractual cash flows and sell the
menjual aset keuangan; dan financial assets; and
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan b. Contractual cash flows characteristics test
tersebut memberikan hak pada tanggal resulting rights on certain basic term of
tertentu atas arus kas yang hanya dari cashflows meets the solely payments of
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah principal and interest.
pokok terutang.
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi The Company and Its Subsidiary classify its financial
liabilitas keuangannya dalam kategori: liabilities into the following category:
(i) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar (i) Financial liabilities at fair value through
melalui laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities at fair value through profit
melalui laporan laba rugi adalah liabilitas or loss are financial liabilities classified as held
keuangan yang diperdagangkan. for trading.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for
liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika trading if it is acquired principally for the
perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli purpose of selling or repurchasing it in the
kembali dalam waktu dekat dan terdapat adanya short-term and there is evidence of a recent
kecenderungan ambil untung. actual pattern of profit taking.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 275
Page 276
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/16 Exhibit E/16
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.1. Klasifikasi (Lanjutan) e.1. Classification (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi The Company and Its Subsidiary classify its financial
liabilitas keuangannya dalam kategori: (Lanjutan) liabilities into the following category: (Continued)
(ii) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya (iii) (ii) Financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi cost
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan Financial liabilities that are not classified as at
sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai fair value through profit and loss fall into this
wajar melalui laporan laba rugi diklasifikasikan category and are measured at amortized cost.
dalam kategori ini dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi.
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelompokkan The Company and Its Subsidiary classify all of its
seluruh liabilitas keuangannya sebagai liabilitas financial liabilities as other financial liabilities
keuangan lainnya yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, except for derivative
diamortisasi, kecuali untuk liabilitas derivatif yang liabilities which are classified as financial
diklasifikasikan sebagai instrumen keuangan yang instruments measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. loss (“FVTPL”).
e.2. Pengakuan e.2. Recognition
Perusahaan dan Entitas Anaknya pada awalnya The Company and Its Subsidiary initially recognize
mengakui aset dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities on the date of their
perolehan aset dan liabilitas keuangan tersebut. origination.
Pada saat pengakuan awal, aset atau liabilitas At intial recognition, the Company and Its
keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya diukur Subsidiary’s financial assets or liabilities are
pada nilai wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen measured at fair value plus/minus (for financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui instruments not subsequently measured at fair value
laba rugi setelah pengakuan awal) biaya transaksi through profit or loss) transaction costs that are
yang dapat diatribusikan secara langsung atas directly attributable to the acquisition of financial
perolehan aset keuangan atau penerbitan liabilitas assets or issue of financial liabilities. The
keuangan. Pengukuran aset dan liabilitas keuangan subsequent measurement of financial assets and
setelah pengakuan awal tergantung pada klarifikasi liabilities depends on their classifications.
aset dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat Transaction costs include only those costs that are
diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu directly attributable to the acquisition of a financial
aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas asset or issuance of a financial liability and they are
keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak incremental costs that would not have been incurred
akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut if the instrument had not been acquired or issued.
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset In the case of financial assets, transaction costs are
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah added to the amount recognized initially, while for
yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan financial liabilities, transaction costs are deducted
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan from the amount of debt recognized initially. Such
dari jumlah utang yang diakui pada awal pengakuan transaction costs are amortized over the terms of
liabilitas. Biaya transaksi tersebut diamortisasikan the instruments based on the effective interest
selama umur instrumen berdasarkan metode suku method and are recorded as part of financing income
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari for transaction costs related to financial assets and
pendapatan pembiayaan untuk biaya transaksi as part of interest and financing charges for
sehubungan dengan aset keuangan dan sebagai bagian transaction costs related to financial liabilities.
dari beban bunga dan keuangan untuk biaya transaksi
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan Subsequent to initial recognition, loans and
piutang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi receivables are measured at amortized cost using
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur Subsequent to initial recognition, the Company
seluruh liabilitas keuangan dicatat pada biaya measures all financial liabilities at amortized cost
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest method.
suku bunga efektif.
276 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 277
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/17 Exhibit E/17
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.3. Penghentian pengakuan e.3. Derecognition
Perusahaan dan Entitas Anaknya menghentikan The Company and Its Subsidiary derecognize a
pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual financial asset when the contractual rights to the
atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut cash flows from the asset expire, or when the
kadaluarsa, atau pada saat Perusahaan dan Entitas Company and Its Subsidiary transfer the rights to
Anaknya mentransfer seluruh hak untuk menerima receive the contractual cash flows on the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam asset in a transaction in which substantially all the
transaksi di mana Perusahaan secara substansial telah risks and rewards of ownership of the financial asset
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas are transferred. Any interest in transferred
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Setiap financial assets that is created or retained by the
hak atau kewajiban atas aset keuangan yang Company is recognized as a separate asset or
ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh liability.
Perusahaan diakui sebagai aset atau liabilitas secara
terpisah.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menghentikan The Company and Its Subsidiary derecognize
pengakuan piutang pembiayaan pada saat financing receivables at the time when the vehicle
dilakukannya penarikan jaminan kendaraan. Selain collateral has been taken out. In addition, the
itu, Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas Company derecognizes a financial liability when its
keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan dalam contractual obligations are discharged or cancelled
kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa. or expired.
Dalam transaksi di mana Perusahaan dan Entitas In transaction where the Company and Its Subsidiary
Anaknya secara subtansial tidak memiliki atau tidak neither retain nor transfer substantially all the risks
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas and rewards of a financial asset, the Company and
kepemilikan aset keuangan, Perusahaan dan Entitas Its Subsidiary derecognize the asset if it does not
Anaknya menghentikan pengakuan aset tersebut jika retain control over the asset. The right and
Perusahaan tidak lagi memiliki pengendalian atas obligation retained in the transfer are recognized
aset tersebut. Hak dan kewajiban yang timbul atau separately as assets and liabilities as appropriate.
yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui In transfers where control over the asset is retained,
secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam the Company and Its Subsidiary continue to
transfer di mana pengendalian atas aset masih recognize the asset to the extent of its continuing
dimiliki, Perusahaan dan Entitas Anaknya tetap involvement determined by the extent to which it is
mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar exposed to changes in the value of the transferred
keterlibatan berkelanjutan yang ditentukan oleh asset.
besarnya perubahan nilai aset yang ditransfer.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menghapus bukukan The Company and Its Subsidiary write off a financing
saldo piutang pembiayaan, pada saat Perusahaan dan receivables, when the Company and Its Subsidiary
Entitas Anaknya menentukan bahwa aset tersebut determine that the asset is uncollectible. This
tidak dapat ditagih lagi. Keputusan ini diambil decision was taken after consideration of
setelah mempertimbangkan informasi seperti telah information such as the occurrence of significant
terjadinya perubahan signifikan pada kemampuan changes to the financial ability of consumers so that
keuangan konsumen sehingga konsumen tidak lagi consumers can no longer pay the loan, or consumer
dapat melunasi liabilitasnya, atau konsumen atau or units being financed cannot be found or is
unit yang dibiayai tidak dapat ditemukan atau controlled by third party or the net realizable value
dikuasai oleh pihak ketiga atau nilai realisasi neto of collateral is not expected to be sufficient to pay
atas jaminan yang dikuasai kembali diperkirakan the entire exposure for the financing receivables.
tidak akan cukup untuk melunasi seluruh ekposur
piutang pembiayaan.
Penerimaan atau pemulihan kembali aset keuangan Collection or recovery of financial assets which had
yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai been written-off is recorded as other income.
pendapatan lain-lain.
e.4. Saling hapus e.4. Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial
jika, dan hanya jika, Perusahaan dan Entitas Anaknya position when and only when, the Company and Its
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk Subsidiary have legally enforceable rights to offset
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui the recognized amounts and intends either to settle
tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara on a net basis or to realize the asset and settle the
neto atau untuk merealisasikan aset dan liability simultaneously.
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 277
Page 278
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/18 Exhibit E/18
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.4. Saling hapus (Lanjutan) e.4. Offsetting (Continued)
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto Income and expenses are presented on a net basis
hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi. only when permitted by accounting standards.
e.5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi e.5. Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas The amortized cost of a financial asset or liability is
keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan the amount at which the financial asset or liability
yang diukur pada saat pengakuan awal, dikurangi is measured at initial recognition, minus principal
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan repayments, plus or minus the cumulative
amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode amortization using the effective interest method of
suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara any difference between the initial amount
nilai awal dan nilai jatuh temponya, dikurangi recognized and the maturity amount, minus any
penyisihan kerugian penurunan nilai. reduction for impairment.
e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset e.6. Identification and measurement of impairment
keuangan for financial assets
Penurunan nilai diukur berdasarkan PSAK 109 Impairment of financial assets measured by
mensyaratkan pengakuan segera atas dampak SFAS 109 required immediate recognition of
perubahan kerugian kredit ekspektasian setelah expected credit losses at the initial recognition of
pengakuan awal aset keuangan yang tidak diukur financial assets that are not carried at fair value
pada nilai wajar berdasarkan kerugian kredit measured by expected credit loss. At the initial
ekspektasian. Pada saat pengakuan awal, Perusahaan recognition, the Company and Its Subsidiary
dan Entitas Anaknya mengukur penyisihan kerugian measured allowance of impairment of financial
untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian assets using 12-months expected credit losses
kredit ekspektasian 12 bulan (Tahap 1). (Stage 1).
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan dan The Company and Its Subsidiary at each reporting
Entitas Anaknya mengukur penyisihan kerugian aset date, measured allowance of impairment losses of
keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian financial assets using lifetime expected credit
sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas aset losses if there’s significant increase in credit risk
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan (Stage 2) or become credit impaired (Stage 3).
sejak pengakuan awal (Tahap 2) atau menjadi Otherwise, the Company and Its Subsidiary continue
memburuk (Tahap 3). Jika tidak, Perusahaan dan to measure allowance of impairment losses of
Entitas Anaknya tetap mengukur penyisihan kerugian financial assets using 12-months expected credit
untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian losses (Stage 1).
kredit ekspektasian 12 bulan (Tahap 1).
Peningkatan risiko kredit yang signifikan dievaluasi Significant increase in credit risk is assessed by
dengan membandingkan risiko wanprestasi suatu aset comparing the risk of default of financial assets at
keuangan pada saat tanggal pelaporan terhadap the reporting date to the origination date. Whether
tanggal pengakuan awal. Penentuan adanya a change in the risk of default is significant or not
peningkatan risiko kredit yang signifikan atau tidak is assessed using several criteria, primarily based on
dievaluasi menggunakan beberapa kriteria, 30 days past due. Financial assets determined as
utamanya jika telah mengalami keterlambatan credit impaired primarily after 90 days past due
pembayaran 30 hari. Aset keuangan dianggap criteria.
menjadi memburuk, utamanya jika telah mengalami
keterlambatan pembayaran 90 hari.
Kerugian kredit ekspektasian diukur dalam suatu Expected credit losses measured in a way that
cara yang mencerminkan: reflects:
• Jumlah yang tidak biasa dan rata-rata • An unbiased and probability-weighted amount
probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan that is determined by evaluating a range of
mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang possible outcomes;
dapat terjadi;
• Nilai waktu uang; dan • The time value of money; and
• Informasi yang wajar dan terdukung yang • Reasonable and supportable information that is
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan available without undue cost or effort at the
pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa reporting date about past events, current
masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi conditions and forecasts of future economic
ekonomi masa depan. conditions.
278 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 279
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/19 Exhibit E/19
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset e.6. Identification and measurement of impairment for
keuangan (Lanjutan) financial assets (Continued)
Penilaian secara individual dilakukan atas aset Individual assessment is performed on the
keuangan yang nilainya signifikan. Aset keuangan significant financial assets. The financial assets that
yang tidak signifikan dan memiliki karakteristik are not individually significant and have similar
risiko kredit yang sejenis dinilai secara kolektif. credit characteristic are assessed collectively.
Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara In assessing collective impairment, the Company and
kolektif, Perusahaan dan Entitas Anaknya its subsidiary use statistical modeling of historical
menggunakan model statistik dari tren historis atas trends of the probability of default, timing of
probabilitas wanprestasi, waktu pemulihan kembali recoveries and the amount of loss incurred as well
dan jumlah kerugian yang terjadi serta perkiraan as forecasts of future economic conditions adjusted
kondisi ekonomi masa depan yang disesuaikan for management’s judgement as to whether current
dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah economic and credit conditions are such that the
kondisi ekonomi dan kredit terkini sedemikian rupa actual losses are likely to be greater or less than
sehingga dapat mengakibatkan kerugian aktual yang suggested by historical modeling. Default rates, loss
jumlahnya akan lebih besar atau lebih kecil rates and the expected timing of future recoveries
daripada jumlah yang ditentukan oleh model are reqularly benchmarked against actual outcomes
historis. Tingkat wanprestasi, tingkat kerugian dan to ensure that they remain appropriate.
waktu yang diharapkan untuk pemulihan di masa
datang akan diperbandingkan secara berkala
terhadap hasil aktual untuk memastikan estimasi
tersebut masih tepat.
Ketika peristiwa yang terjadi setelah penurunan When a subsequent event causes the amount of
nilai menyebabkan jumlah kerugian penurunan nilai impairment loss to decrease, the previously
berkurang, kerugian penurunan nilai yang recognized impairment loss is reversed by adjusting
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan the allowance for impairment losses. The amount of
menyesuaikan akun cadangan. Jumlah pemulihan the reversal is recognized in the current year profit
aset keuangan diakui pada laba rugi tahun berjalan. or loss.
e.7. Pengukuran nilai wajar e.7. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar measurement date in the principal market or, in its
(market participants) pada tanggal pengukuran di absence, the most advantageous market to which
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, the Company and Its Subsidiary have access at that
di pasar yang paling menguntungkan dimana date. The fair value of a liability reflects its non-
Perusahaan dan Entitas Anaknya memiliki akses performance risk.
pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan dan Entitas Anaknya When available, the Company and Its Subsidiary
mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan measure the fair value of an instrument using
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk quoted prices in an active market for that
instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika instrument. A market is regarded as active if quoted
harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala prices are readily and regularly occurring market
tersedia dan mencerminkan transaksi pasar yang transactions on an arm’s length basis.
aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
Jika pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak If a market for a financial instrument is not active,
aktif, Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan the Company and Its Subsidiary establish fair value
nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. using a valuation technique. Valuation techniques
Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi include using recent arm’s length transactions
pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh between knowledgeable and willing parties, and if
pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika available, reference to the current fair value of
tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari other instruments that are substantially the same,
instrumen lain yang secara substansial sama, discounted cash flows analysis and option pricing
penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan models.
penggunaan model penetapan harga opsi (option
pricing model).
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 279
Page 280
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/20 Exhibit E/20
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
e.7. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan) e.7. Fair value measurement (Continued)
Teknik penilaian yang dipilih memaksimalkan The chosen valuation technique makes maximum
penggunaan input pasar, dan meminimalkan use of market inputs, relies as little as possible on
penggunaan taksiran yang bersifat spesifik dari estimates specific to the Company and Its
Perusahaan dan Entitas Anaknya, memasukkan Subsidiary, incorporate all factors that market
semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para participants would consider in setting a price,
pelaku pasar dalam menetapkan suatu harga dan and is consistent with accepted economic
konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima methodologies for pricing financial instruments.
dalam penetapan harga instrumen keuangan. Input Inputs to valuation techniques reasonably represent
yang digunakan dalam teknik penilaian secara market expectations and measures of the risk-
memadai mencerminkan ekspektasi pasar dan return factors inherent in the financial instrument.
ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk- The Company and Its Subsidiary calibrate valuation
return) yang melekat pada instrumen keuangan. techniques and tests them for validity using prices
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengkalibrasi from observable current market transactions in the
teknik penilaian dan menguji validitasnya dengan same instrument or based on other available
menggunakan harga-harga dari transaksi pasar observable market data.
terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang
sama atau atas dasar data pasar lainnya yang
tersedia yang dapat diobservasi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan The best evidence of the fair value of a financial
pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, instrument at initial recognition is the transaction
yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan price, i.e., the fair value of the consideration
atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari given or received, unless the fair value of that
instrumen keuangan tersebut ditentukan dengan instrument is evidenced by comparison with the
perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang other observable current market transactions in
dapat diobservasi dari suatu instrumen yang sama the same instrument (i.e., without modification
(yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), or repackaging), or based on a valuation technique
atau berdasarkan suatu teknik penilaian yang whose variables include only data from observable
variabelnya hanya menggunakan data dari pasar markets. When transaction price provides the best
yang dapat diobservasi. Jika harga transaksi evidence of fair value at initial recognition, the
memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat financial instrument is initially measured at the
pengakuan awal, maka instrumen keuangan pada transaction price and any difference between this
awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih price and the value initially obtained from a
antara harga transaksi dan nilai yang sebelumnya valuation model is subsequently recognized in
diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan the statement of profit or loss depending on the
laba rugi setelah pengakuan awal tergantung pada individual facts and circumstances of the
masing-masing fakta dan keadaan dari transaksi transaction but not later than when the valuation is
tersebut namun tidak lebih lambat dari saat supported wholly by observable market data or the
penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data transaction is closed out.
pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas Fair values reflect the credit risk of the financial
instrumen keuangan dan termasuk penyesuaian yang instruments and include adjustments to take into
dilakukan untuk memasukkan risiko kredit account the credit risk of the Company and
Perusahaan dan pihak lawan, mana yang lebih counterparty where appropriate. Fair value
sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari estimates obtained from models are adjusted for
model penilaian akan disesuaikan untuk any other factors, such as liquidity risk or valuation
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti model uncertainties, to the extent that the
risiko likuiditas atau ketidakpastian model Company believes a third-party market
penilaian, sepanjang Perusahaan yakin bahwa participation would take them into account in
keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan pricing a transaction.
mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam
penetapan harga suatu transaksi.
280 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 281
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/21 Exhibit E/21
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
f. Kas dan Setara Kas f. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan Cash and cash equivalents consist of cash on hand, cash
deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu in banks and time deposits with a maturity period of
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, three months or less since the date of placement, as long
sepanjang deposito berjangka tersebut tidak digunakan as these time deposits are not pledged as collaterals for
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima, serta tidak borrowings nor restricted. Cash and cash equivalents are
dibatasi penggunaannya. Kas dan setara kas classified as amortized costs (Note 2e).
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi
(Catatan 2e).
g. Piutang Pembiayaan g. Financing Receivables
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengakui aset berupa The Company and Its Subsidiary recognizes assets as
piutang pembiayaan sebesar jumlah yang sama dengan financing receivables and present them at an amount
piutang neto. Penerimaan piutang diperlakukan sebagai equal to the net financing receivables. Receivables
pembayaran pokok dan pendapatan pembiayaan. payment is treated as repayment of principal and
Pengakuan pendapatan pembiayaan didasarkan pada financing income. The recognition of financing income is
suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat based on a pattern reflecting a constant periodic rate of
pengembalian periodik yang konstan atas investasi return on the Company’s financing receivables.
Perusahaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan berakhir Early termination of a contract is treated as
diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan a cancellation of an existing contract and the resulting
dan pendapatan yang timbul terkait penyelesaian kontrak income related to this early termination of a contract is
ini diakui dalam laba rugi tahun berjalan. recognized in the current year profit or loss.
Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa modifikasi Restructuring of customer financing is a modification of
persyaratan kredit. Pembiayaan yang direstrukturiasi the terms of the loans. Restructured financing are stated
disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual at present value of discounted contractual cash flows
setelah restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan after restructuring using initial effective interest rate.
suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah tercatat Differences arising from the gross carrying value of the
bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal consumer financing receivables at the time of
restrukturisasi dengan nilai kini arus kas kontraktual restructuring with present value of contractual cash
setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi. flows after restructuring are recognized to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas kontraktual Thereafter, all the contractual cash flows under the new
dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian terms shall be accounted for as the repayment of
pokok pembiayaan yang diberikan dan pendapatan bunga principal and interest income, in accordance with the
sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Piutang pembiayaan akan dihapusbukukan setelah Financing receivables will be written-off when they are
menunggak lebih dari 180 hari (untuk piutang pembiayaan overdue for more than 180 days (for motorcycles
sepeda motor), lebih dari 210 hari (untuk piutang financing), more than 210 days (for cars financing) and
pembiayaan mobil) dan lebih dari 270 hari (untuk more than 270 days (for heavy equipment and property
pembiayaan alat berat dan properti). Penerimaan dari financing). Recoveries from written-off receivables are
piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai recognized as other income upon receipt.
pendapatan lain-lain pada saat diterima.
g.1. Sewa Pembiayaan g.1. Finance Lease
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan The determination of whether an arrangement is, or
perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung contains a lease is based on the substance of the
sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada arrangement at inception date and whether the
tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian fulfillment of the arrangement is dependent on the
tergantung pada penggunaan suatu aset dan use of a specific asset and the arrangement conveys
perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk a right to use the asset.
menggunakan aset tersebut.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan Leases are classified as finance lease if the leases
jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial transfer substantially all the risks and rewards
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan related to ownership of the leased assets. Leases are
kepemilikan aset. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai classified as operating leases if the leases do not
sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara transfer substantially all the risks and rewards
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait incidental to ownership of the leased assets.
dengan kepemilikan aset.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 281
Page 282
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/22 Exhibit E/22
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
g. Piutang Pembiayaan (Lanjutan) g. Financing Receivables (Continued)
g.1. Sewa Pembiayaan (Lanjutan) g.1. Finance Lease (Continued)
Transaksi sewa pembiayaan yang dilakukan Leases transactions conducted by the Company are
Perusahaan diklasifikasikan sebagai sewa classified as finance lease.
pembiayaan.
Pada saat pengakuan awal, nilai wajar piutang sewa At initial recognition, the fair value of finance lease
pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa receivables represents finance lease receivables
pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan diterima plus the residual value at the end of the lease period
oleh perusahaan sewa pada akhir masa sewa deducted by unearned lease income and security
pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa deposits. The difference between the gross lease
pembiayaan yang ditangguhkan dan simpanan receivables and the present value of the lease
jaminan. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai receivables is recognised as unearned lease income.
kini piutang diakui sebagai pendapatan sewa Unearned lease income is then recognized as income
pembiayaan yang belum diakui. Pendapatan sewa over the term of the contract using the effective
pembiayaan yang belum diakui tersebut kemudian interest rate. Finance lease receivables are
diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka classified as loans and receivables (Note 2d).
waktu kontrak dengan menggunakan metode tingkat
suku bunga efektif. Piutang sewa pembiayaan
diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan
piutang (Catatan 2d).
g.2. Pembiayaan Konsumen g.2. Consumer Financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah Consumer financing receivables are receivables plus
piutang setelah ditambah (dikurangi) biaya (minus) unamortized transaction cost (income) and
(pendapatan) transaksi yang belum di amortisasi dan minus unearned consumer financing income and
dikurangi dengan pendapatan pembiayaan konsumen allowance for impairment losses of consumer
yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan financing receivables.
nilai piutang pembiayaan konsumen.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income, which
diakui, yang merupakan selisih antara jumlah represents the difference between total
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan installments to be received from the consumer and
diterima dari konsumen dan jumlah pokok the principal amount financed, plus or (deducted)
pembiayaan, ditambah (dikurangi) biaya with the unamortized transaction cost (income),
(pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi, akan will be recognized as income over the term of the
diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu contract using effective interest method of the
kontrak dengan menggunakan metode suku bunga related consumer financing receivable. Consumer
efektif dari piutang pembiayaan konsumen. Piutang financing receivables are classified as amortized
pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai biaya costs (Note 2e).
perolehan diamortisasi (Catatan 2e).
Biaya (pendapatan) transaksi yang belum Unamortized transaction cost (income) are
diamortisasi adalah pendapatan administrasi proses financing administration income and transaction
pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama costs which are incurred at the first time the
kali yang terkait langsung dengan pembiayaan financing agreement is signed and directly
konsumen tersebut. attributable to consumer financing.
282 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 283
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/23 Exhibit E/23
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
h. Pembiayaan Bersama h. Joint Financing
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh All joint financing agreements entered by the Company
Perusahaan merupakan pembiayaan bersama konsumen are joint financing without recourse in which only the
tanpa tanggung renteng (without recourse) dimana hanya Company’s financing portion of the total installments
porsi jumlah angsuran piutang yang dibiayai Perusahaan are recorded as financing receivables in the statement
yang dicatat sebagai piutang pembiayaan di laporan posisi of financial position (net approach). Financing income is
keuangan (pendekatan neto). Pendapatan pembiayaan presented in the statement of profit or loss and other
disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income after deducting the portions
komprehensif lain setelah dikurangi dengan bagian yang belong to other parties participated to these joint
merupakan hak pihak-pihak lain yang berpartisipasi pada financing transactions.
transaksi pembiayaan bersama tersebut.
Dalam pembiayaan bersama without recourse, antara In joint financing without recourse, arrangements
Perusahaan dan penyedia fasilitas pembiayaan bersama, between the Company and the joint financing facility
Perusahaan berhak menentukan tingkat bunga yang lebih provider, the Company has the right to set higher
tinggi kepada konsumen dibandingkan tingkat bunga yang interest rates to consumer than the interest rates stated
ditetapkan dalam perjanjian pembiayaan bersama dengan in the joint financing agreement with the joint financing
penyedia fasilitas pembiayaan bersama. Selisihnya facility provider. The difference is recognized as
merupakan pendapatan dan disajikan sebagai bagian dari revenue and disclosed as “Financing Income”.
“Pendapatan Pembiayaan”.
i. Piutang Pembiayaan Murabahah i. Murabahah Financing Receivables
Murabahah merupakan akad jual-beli barang dengan harga Murabahah is goods sell-buy contract with a sold price
jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang amounting to acquisition cost plus agreed margin and
disepakati dan Perusahaan harus mengungkapkan biaya the Company must to disclose the acquisition cost to
perolehan barang tersebut kepada konsumen. Pada saat customer. When murabahah contract is signed,
akad murabahah, piutang pembiayaan murabahah diakui murabahah financing receivables are recognized at
dengan metode pendapatan efektif. Keuntungan effective income method. Murabahah margin are
murabahah diakui selama periode akad berdasarkan recognized over the period of the contract based on
pengakuan marjin dari piutang pembiayaan murabahah. margin of the murabahah financing receivables.
Akad murabahah secara substansi merupakan suatu Substantially, murabahah contract is a financing, so that
pembiayaan, sehingga pengakuan marjin dilakukan margin recognition is based on standards which regulate
berdasarkan standar yang mengatur pembiayaan, seperti financing, as mentioned in consumer financing policy.
yang disebutkan di kebijakan pembiayaan konsumen.
Pada setiap akhir periode laporan keuangan, piutang At the end of each period of financial statement,
pembiayaan murabahah disajikan sebesar nilai neto yang murabahah financing receivables are state at net
dapat direalisasi, yaitu saldo piutang murabahah dikurangi realizable value, consist of outstanding murabahah
marjin yang ditangguhkan dan cadangan kerugian receivables less unearned margin and allowance for
penurunan nilai. impairment loss.
j. Piutang Ijarah dan IMBT j. Ijarah and IMBT Receivables
Piutang ijarah (porsi pokok sewa) merupakan akrual Ijarah receivables (principal portion) are based on
piutang sewa atas porsi pokok yang belum direalisasikan unrealized accrual rent income from principal portion
oleh nasabah dan piutang pendapatan ijarah merupakan and ijarah receivable represents portion of accrual rent
akrual piutang sewa atas bagian keuntungan (ujroh) income from the following month’s installment of ijarah
transaksi ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) dari angsuran muntahiyah bittamlik (IMBT) which is recognized
nasabah pada bulan berikutnya yang diakui secara proportionally.
proporsional.
Akad ijarah adalah akad penyediaan dana dalam rangka Akad ijarah is a contract for the provision of funds in
memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang the context of transferring the use rights or benefits of
atau jasa berdasarkan transaksi sewa, tanpa diikuti a good or service based on a lease transaction, without
dengan pemindahan kepemilikan barang tersebut kepada being followed by the transfer of ownership of such
penyewa. Aset ijarah muntahiyah bittamik merupakan goods to the lessee. Asset ijarah muntahiyah bittamlik
akad transaksi sewa dengan opsi perpindahan hak milik (IMBT) is a contract based on a lease transaction with
objek sewa melalui jual beli atau pemberian (hibah) pada option of transfer of ownership of lease object through
saat tertentu sesuai akad sewa. sale purchase or granted at specific time based on
contract.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 283
Page 284
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/24 Exhibit E/24
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
j. Piutang Ijarah dan IMBT (Lanjutan) j. Ijarah and IMBT Receivables (Continued)
Piutang pendapatan ijarah diakui pada saat jatuh tempo Ijarah revenue receivables are recognized at maturity
sebesar sewa porsi ujroh dan piutang ijarah sebesar sewa amounting to the rent of ujroh and ijarah receivables
porsi pokok yang belum diterima dan disajikan sebesar amounting to the portion of the principal outstanding
nilai neto yang dapat direalisasikan, yaitu sebesar saldo which has not been received and presented at net
piutang dikurangi penurunan nilai, jika ada pada akhir realizable value, which is the outstanding amount of the
periode pelaporan. receivables less impairment loss, if any, at the end of
reporting period.
k. Piutang dalam Proses Penyelesaian k. Receivables in the Settlement Process
Piutang dalam proses penyelesaian merupakan piutang Receivables in the settlement process represent
atas jaminan yang dikuasai kembali dan dinyatakan receivables from collateral recovered and stated at net
berdasarkan nilai realisasi neto yaitu nilai tercatat atau realizable value which is carrying amount or principal
pokok piutang pembiayaan terkait dikurangi penyisihan amount of related financing receivables, less allowance
penurunan nilai pasar atas jaminan yang dikuasai kembali. for decline in market value of the collateral retained.
Piutang pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang Financing receivables are reclassified to receivables in
dalam proses penyelesaian ketika jaminan ditarik karena the settlement process when the collateral is withdrawn
konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya setelah because the consumer is not able to meet its obligations
melalui proses tahapan yang ditetapkan dalam perjanjian after going through the stages stipulated in the
pembiayaan dengan konsumen. financing agreement with the consumer.
Pelanggan memberi kuasa kepada Perusahaan untuk Customer authorizes the Company to sell the pledged
menjual objek yang dijaminkan atau melakukan tindakan object or performing other actions in solving the debts
lainnya dalam upaya penyelesaian piutang bila terjadi in the event of default of the financing agreement.
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Kelebihan Excess result of a settlement with the total obligations
hasil penyelesaian dengan jumlah seluruh kewajiban of the consumer is the right of the customer, while the
konsumen merupakan hak dari konsumen, sedangkan shortage of the settlement proceeds will be charged to
kekurangan hasil penyelesaian akan dibebankan sebagai written-off other receivables in the statement of profit
penghapusan piutang lain-lain pada laporan laba rugi dan or loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Piutang dalam proses penyelesaian diklasifikasikan Receivables in the settlement process are classified as
sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan financial assets classified as amortized costs.
diamortisasi.
l. Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko l. Derivative Instrument for Risk Management Purposes
Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki Perusahaan All derivative instruments held by the Company are for
digunakan untuk tujuan manajemen risiko. Instrumen risk management purposes. These derivative
derivatif ini digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko instruments are used to hedge the Company’s exposures
suku bunga dan risiko mata uang Perusahaan. Instrumen to interest rate risk and currency risk. Derivative
derivatif untuk tujuan manajemen risiko diukur pada nilai instruments held for risk management are measured at
wajar dalam laporan posisi keuangan. Untuk memenuhi fair value in the statement of financial position. To
persyaratan akuntansi lindung nilai, beberapa kriteria qualify for hedge accounting, certain criteria are to be
tertentu harus dipenuhi, termasuk adanya dokumentasi met, including formal documentation to be in place at
formal pada awal lindung nilai. the inception of the hedge.
Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan On initial designation of the hedge, the Company
mendokumentasikan secara formal hubungan antara formally documents the relationship between the
instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindung nilai, hedging instruments and hedge items, including the risk
termasuk tujuan manajemen risiko dan strategi management objective and strategy in undertaking the
dalam melaksanakan transaksi lindung nilai, bersamaan hedge transaction, together with the method that will
dengan metode yang akan digunakan untuk menilai be used to assess the effectiveness of the hedging
efektivitas hubungan lindung nilai. Perusahaan menilai, relationship. The Company makes an assessment, both
pada awal hubungan lindung nilai dan juga secara at the inception of the hedge relationship as well as on
berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai an ongoing basis, whether the hedging instruments are
diharapkan akan “sangat efektif” dalam rangka saling expected to be “highly effective” in offsetting the
hapus atas perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas changes in the fair value or cash flows of the respective
dari unsur yang dilindung nilai sepanjang periode dimana hedged item during the period for which the hedge is
lindung nilai tersebut ditetapkan. designated.
284 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 285
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/25 Exhibit E/25
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
l. Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko l. Derivative Instrument for Risk Management Purposes
(Lanjutan) (Continued)
Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak Changes in fair value of derivative instruments that do
memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan not qualify for hedge accounting are recognized in the
laba rugi tahun yang bersangkutan. Jika instrumen current year statement of profit or loss. If derivative
derivatif dirancang dan memenuhi syarat akuntansi instruments are designated and qualify for hedge
lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan accounting, changes in fair value of derivative
dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap instruments are recorded as adjustments to the items
unsur yang dilindungi nilainya dalam penghasilan being hedged in the current year other comprehensive
komprehensif lainnya tahun berjalan atau disajikan income or in the equity, depending on the type of hedge
dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan transaction represented and the effectiveness of the
efektivitas dari lindung nilai tersebut. hedge.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menetapkan derivatif The Company and Its Subsidiary designate derivatives as
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas apabila the hedging instruments of cash flows hedges where the
instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas instrument hedges the variability in cash flows
yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait attributable to a particular risk associated with a
dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau recognized asset or liability, or a highly probable
prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. forecast transaction that could affect profit or loss. The
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang effective portion of changes in the fair value of
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas derivatives designated as hedging instruments of cash
dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi flows hedges in qualifying hedging relationships is
ditangguhkan pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang instruments for cash flows hedges, which forms part
merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif of equity. Any ineffective portion is recognized
diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah immediately in the statement of profit or loss. Amounts
yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam deferred in equity are reclassified to the statement of
laporan laba rugi dalam tahun yang sama dimana arus kas income as a reclassification adjustment in the same
yang dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan year as the hedged cash flows affect profit or loss, and
pada unsur yang sama dalam laporan laba rugi. in the same line item in the statement of profit or loss.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, When the hedging instrument expires or sold,
dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge
kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau accounting, the cumulative amount deferred in equity
kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap remains in the cumulative gains/(losses) on derivative
diakui pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instruments for cash flows hedges, and is subsequently
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan transferred to the statement of profit or loss when the
direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur yang hedged item is recognized in the statement of profit or
dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi. loss.
Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak When a forecast hedged transaction is no longer
lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang ditangguhkan expected to occur, the amount deferred in equity is
dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi. recognized immediately in the statement of profit or
loss.
m. Beban Dibayar di Muka m. Prepaid Expenses
Beban dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan Prepaid expenses are amortized and charged as an
selama masa manfaat masing-masing beban dengan expense over the periods of benefit using the straight-
menggunakan metode garis lurus. line method.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 285
Page 286
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/26 Exhibit E/26
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
n. Aset Ijarah dan IMBT n. Ijarah and IMBT Asset
Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan aset yang Assets acquired for ijarah represent object of leased
menjadi objek transaksi sewa (ijarah) dan dicatat di assets (ijarah) and are recorded in the statements of
laporan posisi keuangan sebesar harga perolehan financial positions at the acquisition cost, net of
dikurangi akumulasi penyusutan. Aset dalam transaksi accumulated depreciation. Assets in ijarah transaction
ijarah disusutkan sesuai dengan jangka waktu sewa. are depreciated over the lease period.
Perpindahan kepemilikan suatu aset dalam akad IMBT, The transfer of ownership of an asset in an IMBT
dilakukan jika akad ijarah telah berakhir atau diakhiri contract is carried out if the ijarah contract has expired
dan aset ijarah telah diserahkan kepada penyewa dengan or has been terminated and the ijarah assets have been
membuat akad terpisah. transfer to the lessee by separate contract.
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad Income from ijarah is recognised over the period of the
menggunakan metode flat (proporsional). contract with flat (proportional) method.
o. Aset Tetap o. Fixed Assets
Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga Fixed assets are initially recognized at acquisition cost.
perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap diukur After initial measurement, fixed assets are measured
dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan using the cost model, carried at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi any accumulated depreciation and accumulated
penurunan nilai, jika ada. impairment losses, if any.
Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua Acquisition cost includes purchase price and any costs
beban yang terkait secara langsung untuk membawa aset directly attributable to bring the assets to the location
tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk and condition necessary for it to be capable of operating
memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana in the manner intended by management.
ditentukan oleh manajemen.
Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak Land is stated at cost and not depreciated.
disusutkan.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan Depreciation of fixed assets other than land are
menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan calculated on the straight-line method to allocate their
harga perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang cost to their residual values over their estimated useful
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: life as follows:
Masa manfaat/
Useful life Tarif/
(Tahun/ Year) Rates
Bangunan dan prasarana 20 5% Building and improvements
Peralatan kantor 5 20 % Office equipment
Kendaraan 5 20 % Vehicles
Perabot dan perlengkapan kantor 5 20 % Furniture and fixtures
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam Repairs and maintenance costs, are charged to the
laporan laba rugi periode dimana beban-beban tersebut statement of profit or loss during the period in which
terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat they are incurred. Expenditures that extend the future
aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis life of assets or provide further economic benefits are
dikapitalisasi dan disusutkan. capitalized and depreciated.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya The carrying amount of fixed assets are derecognized
pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi upon disposal or when there is no longer a future
manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasikan dari economic benefit expected from its use or disposal.
penggunaan atau pelepasannya.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak When fixed assets are derecognized (retired or disposed
digunakan lagi atau dijual), maka nilai tercatat dan of), their carrying values and the related accumulated
akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi depreciation are removed from the statement of
keuangan, dan keuntungan atau kerugian yang terjadi financial position, and the resulting gains or losses are
diakui dalam laporan laba rugi. recognized in the statement of profit or loss.
286 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 287
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/27 Exhibit E/27
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
o. Aset Tetap (Lanjutan) o. Fixed Assets (Continued)
Aset dalam pembangunan untuk pengembangan Asset under construction are stated at cost and
dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai presented as part of the fixed assets. The accumulated
bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan cost will be reclassified to the appropriate fixed assets
dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang account when the installation is substantially completed
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan and the asset is ready for its intended use.
dan siap digunakan.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai When the carrying amount of fixed assets is greater than
yang dapat dipulihkan, nilai tercatat aset tersebut its estimated recoverable amount, it is written down to
diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat dipulihkan its recoverable amount which is determined at the
kembali, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara higher of net selling price or value in use.
harga jual neto dan nilai pakai.
Pada setiap akhir tahun, nilai residu, umur dan metode At the end of each year, residual values, useful life and
penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara method of depreciation are reviewed and adjusted
prospektif jika diperlukan. prospectively, if necessary.
p. Sewa p. Leases
Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Perusahaan dan At inception of a contract, the Company and Its
Entitas Anaknya menilai apakah suatu kontrak merupakan, Subsidiary asseses whether a contract is, or contains,
atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau a lease. A contract is, or contains, a lease if the
mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak contract conveys the right to control the use of an
untuk mengendalikan penggunaan suatu asset identified asset for a period of time in exchange for
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk consideration.
dipertukarkan dengan imbalan.
Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right to control
untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, the use of an identified asset, the Company asseses
Perusahaan menilai apakah: whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan of the economic benefits from use of the asset
aset selama periode penggunaan; dan throughout the period of use;and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki identified assets. The Company has this right when it
hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling has the decision-making rights that are most relevant
relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan to changing how and for what purpose the asset is
apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu used. In certain circumstances where all the decisions
dimana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk about how and for what purpose the asset is used are
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan predetermined, the Company has the right to direct
sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk the use of the asset if either:
mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
- Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan - The Company has the right to operate the asset; or
aset; atau
- Perusahaan mendesain aset dengan cara - The Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the asset
tujuan apa aset akan digunakan selama periode will be used.
penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception date or on reassessment of a contract that
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga on the basis of their relative stand-alone prices and the
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri aggregate stand-alone price of the non-lease
agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk sewa components. However, for the leases of improvements
penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai in which the Company is a lessee, the Company has
penyewa, Perusahaan memutuskan untuk tidak elected not to separate non-lease components and
memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen account for the lease and non-lease components as
sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa. a single lease component.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 287
Page 288
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/28 Exhibit E/28
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
p. Sewa (Lanjutan) p. Leases (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengakui aset hak-guna The Company and Its Subsidiary recognize a right-of-use
dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset asset and a lease liability at the lease commencement
hak-guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang date. The right-of-use asset is initially measured at
terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa cost, which comprises the initial amount of the lease
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan liability adjusted for any lease payments made at or
pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan before the commencement date, plus any initial direct
biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya costs incurred and an estimate of costs to dismantle and
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau remove the underlying asset or to restore the
untuk merestorasi aset pendasar atau tempat dimana aset underlying asset or the site on which it is located, less
berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. any lease incentives received.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menyajikan aset hak- The Company and Its Subsidiary present right-of-use
guna sebagai bagian dari “Aset hak-guna” di dalam assets as part of “Right-of-use assets” in the
laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statement of financial position.
Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak mengakui aset hak- The Company and Its Subsidiary not recognize right-of-
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang use assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang, pembayaran have a lease term of 12 months or less, the lease
atas sewa tersebut diakui sebagai beban dengan dasar payment recognize as expenses on a straight-line basis
garis lurus selama masa sewa. over the lease term.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada If the lease transfers the ownership of the underlying
Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya asset to the Company by the end of the lease term or if
perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan the cost of the right-of-use asset reflects that the
mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan Company will exercise a purchase option, the Company
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur depreciates the right-of-use asset from the
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan commencement date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan underlying asset. Otherwise, the Company depreciates
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat the right-of-use asset from the commencement date to
aset hak-guna atau akhir masa sewa. the earlier of the end of the useful life of the right-of-
use asset or the end of the lease term.
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Opsi Perpanjangan Extention Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan sebelum options exercisable by the Company before the end of
periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut the non-cancellable contract period. Where practicable,
berakhir. Jika memungkinkan, Perusahaan berupaya the Company seeks to include extension options in new
untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru leases to provide operational flexibility. The Company
untuk memberikan fleksibilitas operasional. Perusahaan assesses at lease commencement whether it is
menilai pada saat permulaan sewa apakah Perusahaan reasonably certain to exercise the extension options.
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. The Company reassesses whether it is reasonably
Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk certain to exercise the options if there is a significant
mengeksekusi opsi tersebut jika ada peristiwa signifikan event or significant change in circumstances within its
atau perubahan signifikan dalam kondisi yang berada control.
dalam pengendalian Perusahaan.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai-Rendah Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas have a lease term of 12 months or less and leases of low-
aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui pembayaran value assets. The Company recognizes the lease
sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar payments associated with these leases as an expense on
garis-lurus selama masa sewa. a straight-line basis over the lease term.
288 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 289
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/29 Exhibit E/29
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
q. Aset Takberwujud q. Intangible Assets
Perangkat lunak Software
Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar biaya Software is initially recognized at acquisition cost.
perolehan. Biaya perolehan awal perangkat lunak meliputi The acquisition cost of software consists of its purchase
harga pembelian, termasuk biaya-biaya yang dapat price, including any directly attributable costs in
diatribusikan secara langsung untuk membawa perangkat bringing the software to its intended use. After initial
lunak siap dipakai. Setelah pengakuan awal, perangkat recognition, software is measured using cost model,
lunak diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar stated at cost less accumulated amortization and
biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan accumulated impairment losses.
akumulasi kerugian penurunan nilai.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan Subsequent expenditure on software assets is
dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut menambah capitalized only when it increases the future economic
manfaat ekonomi di masa mendatang untuk asset yang benefits embodied in the specific asset to which it
bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan relates. All other expenditures are expensed as
pada saat terjadinya. incurred.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan Amortization is recognized in the statement of profit or
komprehensif lain dengan menggunakan metode garis loss and other comprehensive income on a straight-line
lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai dari method over the estimated useful life of software, from
tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. the date that it is available for use.
Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah lima tahun. The estimated useful life of software is five years.
Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai Amortization methods, useful life and residual values
residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan are reviewed at each financial year-end and adjusted if
disesuaikan jika dianggap tepat. appropriate.
Keuntungan atau kerugian pelepasan aset takberwujud Gains or losses on disposal of intangible assets are
ditentukan dengan membandingkan penerimaan dengan determined by comparing proceeds with the carrying
nilai tercatat dan diakui di dalam laporan laba rugi. amount and are recognized in profit or loss.
r. Pajak Penghasilan r. Income Tax
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak Income tax expense comprises current and deferred tax.
tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi Income tax expense is recognized in the statement of
kecuali untuk bagian yang langsung diakui di komponen profit or loss except to the extent it relates to items
ekuitas lainnya, dimana beban pajak yang terkait dengan recognized directly in other equity components, in
bagian tersebut diakui di penghasilan komprehensif lain. which case it is recognized in other comprehensive
income.
Beban pajak kini adalah utang pajak yang ditentukan Current tax is the expected tax payable on the taxable
berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang income for the current year, using tax rates enacted or
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang substantively enacted at reporting date.
berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada
tanggal pelaporan.
Beban pajak tangguhan diakui sehubungan dengan adanya Deferred tax is recognized in respect of temporary
perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan differences between the carrying amounts of assets and
liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan, dan nilai aset liabilities for financial reporting purposes and the
dan liabilitas yang digunakan untuk tujuan perpajakan. amounts used for taxation purposes. Deferred tax is
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak measured at the tax rates that are expected to be
yang diharapkan untuk diterapkan atas perbedaan applied to temporary differences when they reverse,
temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan based on the laws that have been enacted or
yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada substantively enacted at the reporting date.
tanggal pelaporan.
Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak This method also requires the recognition of future tax
di masa depan, seperti kompensasi rugi fiskal, apabila benefits, such as tax loss carryforwards, to the extent
besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat that realization of such benefits is probable.
direalisasi.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk perbedaan Deferred tax assets and liabilities are recognized for
temporer antara basis komersial dan basis fiskal atas aset temporary differences between the financial and the
dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. tax bases of assets and liabilities at each reporting date.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 289
Page 290
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/30 Exhibit E/30
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
r. Pajak Penghasilan (Lanjutan) r. Income Tax (Continued)
Aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap tanggal pelaporan Deferred tax assets are reviewed at each reporting date
dan dikurangi apabila besar kemungkinan manfaat pajak and are reduced to the extent that it is no longer
terkait tidak lagi mungkin direalisasi. Pengurangan probable that the related tax benefit will be realized;
tersebut akan berlaku terbalik saat kemungkinan laba such reductions are reversed when the probability of
fiskal di masa depan membaik. Aset pajak tangguhan yang future taxable profits improves. Unrecognized deferred
belum diakui dikaji ulang pada setiap tanggal pelaporan tax assets are reassessed at each reporting date and
dan diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba recognized to the extent that it has become probable
fiskal pada masa mendatang akan tersedia untuk that future taxable profits will be available against
merealisasikan manfaat pajak tersebut. which they can be used.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling hapus dan Current tax assets and current tax liabilities shall be
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan offset and the net amount is presented in the statement
jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang of financial position when and only when, the Company
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas has a legal enforceable right to set off the amounts and
jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk intends either to settle on a net basis or to realise the
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan asset and settle the liability simultaneously.
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Perpajakan lainnya Other taxation matters
Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat pada saat Surat Amendments to tax obligations are recorded when an
Ketetapan Pajak (SKP) diterima atau jika mengajukan Tax Assessment Letter is received and/or, if objected to
keberatan dan banding, pada saat keputusan atas and/or appealed against by Company, when the result
keberatan dan banding tersebut diterima. of the objection and/or appeal is determined.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang The extra amount of tax principal and penalties
ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP) stipulated by the Tax Assessment Letter is recognized as
diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi income or expense in the current operations, unless
periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya further proposed settlement efforts. The extra amount
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok of tax principal and penalties stipulated by SKP are
dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP deferred as long as it meets the criteria for asset
ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi recognition.
kriteria pengakuan aset.
s. Pinjaman yang Diterima s. Fund Borrowings
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima Borrowings represent funds received from various banks
dari berbagai bank dan institusi keuangan, termasuk and financial institutions, including without recourse
fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) without joint financing facilities. Without recourse joint
recourse. Fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) financing facilities are presented gross, i.e loans
without recourse disajikan secara gross, yaitu sebanyak granted to customers and borrowings received from
pinjaman yang diberikan kepada konsumen dan pinjaman banks are recorded at their full amount with repayment
yang diterima dari bank dicatat dalam nilai penuh dengan obligations in accordance with the terms of the
kewajiban pembayaran kembali sesuai dengan agreement.
persyaratan perjanjian pinjaman.
Pinjaman yang diterima diklasifikasikan sebagai liabilitas Borrowings are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost. Additional costs that are
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable to the acquisition of loans are
secara langsung dengan perolehan pinjaman dikurangkan deducted from total borrowings. See Note 2e for the
dari jumlah pinjaman yang diterima. Lihat Catatan 2e accounting policy on financial liabilities measured at
untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
290 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 291
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/31 Exhibit E/31
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
t. Surat Berharga yang Diterbitkan t. Securities Issued
Surat berharga yang diterbitkan meliputi utang Obligasi. Securities issued consist of Bonds payable.
Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan sebagai Securities issued are classified as financial liabilities at
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung Additional cost directly attributable to the issuance of
dengan penerbitan surat berharga diakui sebagai diskonto securities are recognized as a discount and offset
dan dikurangkan langsung dari hasil emisi dan directly from the proceeds derived from such offerings
diamortisasi selama jangka waktu surat berharga yang and amortized over the period of the securities issued
diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku using effective interest rate method.
bunga efektif.
Lihat Catatan 2e untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas Refer to Note 2e for accounting policy of financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan liabilities at amortized cost.
diamortisasi.
u. Imbalan Kerja u. Employees’ Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employees’ benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang Short-term employees’ benefits are recognized when
kepada karyawan berdasarkan metode akrual. they are owed to the employees based on an accrual
method.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-kerja Long-term and post-employment benefits
Perusahaan dan Entitas Anaknya mencadangkan jumlah The Company and Its Subsidiary are provide a minimum
minimum imbalan panjang sesuai dengan Undang-Undang amount of pension benefit in accordance with Labor Law
Ketenagakerjaan (UUCK) atau Kontrak Kerja Bersama or Collective Labour Agreement (CLA), whichever is
(KKB), mana yang lebih tinggi, karena UUCK atau KKB higher, since the labour law or the CLA represent
adalah program imbalan pasti yang menentukan rumus defined benefit plans which sets the formula for
tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan determining the minimum amount of benefit.
pensiun.
Kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan The obligation for post-employment benefits recognized
posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari in the statement of financial position is calculated at
estimasi kewajiban imbalan pasca-kerja dimasa depan present value of estimated future benefits that the
yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan employees have earned in return for their services in
pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai the current and prior years, deducted by any plan
wajar aset neto dana pensiun. Perhitungan dilakukan oleh assets. The calculation is performed by an independent
aktuaria independen dengan metode projected-unit- actuary using the projected-unit-credit method.
credit.
Beban jasa kini, beban bunga, beban jasa lalu yang telah Current service costs, interest costs, vested past service
menjadi hak karyawan, dan dampak kurtailmen atau costs, and effect of curtailment or settlement (if any)
penyelesaian (jika ada) diakui segera sebagai beban are recognized immediately in the statement of profit
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif or loss and other comprehensive income.
lain.
Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains or losses arising from experience
penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi adjustments and changes in actuarial assumptions are
aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan directly fully recognized to other comprehensive income
atau beban komprehensif lainnya pada tahun dimana or expense in the year when such actuarial gain/(losses)
keuntungan/(kerugian) aktuarial terjadi. Akumulasi occur. Accumulated actuarial gains and losses are
keuntungan dan kerugian aktuarial dicatat di saldo laba. recorded in retained earnings.
Perusahaan dan Entitas Anaknya telah memiliki program The Company and Its Subsidiary have a defined
pensiun iuran pasti yang mana Perusahaan membayar contribution pension program where the Company pays
iuran ke dana pensiun lembaga keuangan yang dihitung contributions to a financial institution pension plan
berdasarkan persentase tertentu dari penghasilan tetap which is calculated at a certain percentage of fixed
yang diterima karyawan yang sudah memenuhi kriteria income of the employees who meet the Company’s
yang ditetapkan Perusahaan. Iuran dibebankan ke dalam criteria. The contributions are charged to the statement
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada of profit or loss and other comprehensive income as they
saat terutang. become payable.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 291
Page 292
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/32 Exhibit E/32
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
v. Pengakuan Pendapatan dan Beban v. Revenue and Expenses Recognition
Pendapatan dari piutang pembiayaan (Catatan 2g Income from financing receivables (Notes 2g and 2h),
dan 2h), pendapatan bunga dan beban bunga diakui interest income and interest expense are recognized
sesuai dengan jangka waktu kontrak berdasarkan metode over the term of the contract based on the effective
suku bunga efektif. interest method.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan When calculating the effective interest rate, the
dan Entitas Anaknya mengestimasi arus kas di masa Company and Its Subsidiary estimate future cash flow
datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual term of the financial
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti instrument (for example, prepayment options, call
pelunasan dipercepat, opsi beli (call option) dan opsi option and other similar options) but does not consider
serupa lainnya), tetapi tidak mempertimbangkan future credit losses.
kerugian kredit di masa datang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup seluruh biaya The calculation includes all fees, commissions and other
yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam fees paid or received between parties to the contract
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku that are an integral part of the effective interest rate,
bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premi atau transaction costs and all other premiums discounts.
diskon lainnya.
Biaya transaksi merupakan biaya tambahan yang Transaction costs are additional charges that are
dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan, directly attributable to the acquisition, issuance or
penerbitan atau pelepasan aset keuangan atau liabilitas disposal of financial assets or financial liabilities.
keuangan.
Biaya tambahan merupakan biaya yang tidak akan terjadi Additional costs are costs that would not occur if the
apabila Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak Company and Its Subsidiary do not obtain, publish or
memperoleh, menerbitkan atau melepaskan instrumen otherwise dispose of financial instruments.
keuangan.
Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa Once a financial asset or a group of similar financial
telah diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian assets has been written down as a result of an
penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh impairment loss, interest income is recognised using the
setelahnya diakui berdasarkan suku bunga yang rate of interest used to discount the future cash flows
digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang for the purpose of measuring the impairment loss.
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
Pendapatan pembiayaan Perusahaan disajikan neto The Company’s financing income is presented net
setelah dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank of with financing income belongs to the bank in relation
atau pihak lain sehubungan dengan transaksi-transaksi with channeling transactions, joint financing
penerusan pinjaman, pembiayaan bersama, anjak cooperations, factoring, and the appointment as
piutang dan penunjukan selaku pengelola piutang. manager of accounts receivable.
Pendapatan selisih premi asuransi dan selisih atas beban Income from excess of insurance premiums and excess
komisi dan subsidi dealer, pendapatan administrasi, of commission expenses and subsidy to dealer,
denda keterlambatan dan pendapatan terminasi diakui administration income, late charges and termination
sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif atas income are recognised as an adjustment to the effective
pinjaman yang diberikan dan piutang (Catatan 2e). interest rate of the loan and receivables (Note 2e).
Pendapatan syariah terdiri dari pendapatan dan transaksi Sharia income consist of ijarah income and ijarah
piutang ijarah yang diakui dengan metode akrual selama receivables on accrual basis over the period of ijarah
masa akad ijarah dan IMBT. and IMBT contract.
Pendapatan pembiayaan konsumen entitas anak disajkan Subsidiary’s consumer financing income is presented net
bersih setelah dikurangi bagian pendapatan milik of with consumer financing income belongs to the lender
pemberi pinjaman atau pihak lain sehubungan dengan in relation with channeling transactions.
transaksi-transaksi penerusan pinjaman.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan Expenses are recognized as incurred on an accrual basis.
dasar akrual.
292 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 293
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/33 Exhibit E/33
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
w. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan w. Impairment of non-financial assets
Pengujian penurunan nilai suatu aset non-keuangan Impairment test on non-financial assets with indefinite
menggunakan masa manfaat ekonomi tidak terbatas useful economic life are undertaken annually at the
dilakukan setiap tahun pada akhir periode pelaporan financial year end. Other non-financial assets are
keuangan. Aset non-keuangan lain duji penurunan nilai subject to impairment test whenever events or changes
ketika telah terjadi atau ada perubahan dalam keadaan in circumstances indicate that their carrying amount
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat tidak may not be recoverable. Where the carrying value of an
terpulihkan. Apabila nilai tercatat aset melebihi jumlah asset exceedsits recoverable amount (i.e. the higher of
terpulihkan (yaitu mana yang lebih tinggi antara nilai value in use and fair value less costs to sell), the asset
pakai dan nilai wajar dikurangi untuk menjual), maka is written down accordingly.
aset tersebut diturunkan nilainya.
x. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing x. Balances in Foreign Currency Transactions
Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in foreign currencies are
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan at the date of the transaction. At the reporting date,
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke monetary assets and liabilities denominated in foreign
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku currencies are translated into Rupiah using the
pada tanggal laporan posisi keuangan. exchange rates prevailing at the statement of financial
position date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari Exchange gains and losses arising from transactions in
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset foreign currencies and from the translation of foreign
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui currency monetary assets and liabilities are recognized
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain in the current year statement of profit or loss and other
tahun berjalan. comprehensive income.
Kurs yang digunakan untuk penjabaran mata uang asing The exchange rates applied for translating the foreign
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan kurs currency as of 31 December 2024 and 2023 are based of
tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, yaitu sebagai the mid exchange rate published by Bank Indonesia, are
berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/
(full amount) (full amount)
1 Dollar Amerika Serikat (USD) 16.162 15.416 1 United States Dollars (USD)
Penjabaran mata uang asing dicatat sesuai dengan Foreign currency translation is recorded in accordance
PSAK 221 – Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing. with SFAS 221 – The Effects of Changes in Foreign Exchange
Rates.
y. Segmen Operasi y. Operating Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of the entity that:
(1) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana (1) engages in business activities from which it may
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban earn revenues and incur expenses, including
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan revenues and expenses that relate to transactions
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang with any of the entity’s components;
sama);
(2) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular (2) whose operating results are reviewed regularly by
oleh pengambil keputusan operasional untuk the chief operating decision maker to make
membuat keputusan tentang sumber daya yang decisions about resources allocated to the segment
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance;
kinerjanya;
(3) dan tersedia informasi keuangan yang dapat (3) and for which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil Segment results that are reported to the chief
keputusan operasional termasuk bagian yang dapat operating decision maker include items directly
diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga attributable to a segment as well as those that can be
yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar. allocated on a reasonable basis.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 293
Page 294
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/34 Exhibit E/34
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
y. Segmen Operasi (Lanjutan) y. Operating Segment (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan The Company and Its Subsidiary manage its business
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan activities and identifies its segments reported based on
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. product categories and geographic area.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan dan The Company and Its Subsidiary determine and present
menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang operating segments based on the information that is
secara internal diberikan kepada pengambil keputusan internally provided to the chief operating decision
operasional. maker.
z. Saham Treasuri z. Treasury Stock
Jika entitas memperoleh kembali instrumen ekuitasnya, If the entity regain its equity instruments, then those
maka instrumen tersebut (saham treasuri) dikurangkan instruments (treasury shares) are deducted from
dari ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari equity. No gain or loss is recognized in profit or loss on
pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan the purchase, sale, issue or cancellation of the entity’s
instrumen ekuitas entitas tersebut tidak diakui dalam laba own equity instruments. Compensation paid or received
rugi. Imbalan yang dibayarkan atau diterima diakui secara is recognized directly in equity.
langsung di ekuitas.
aa. Program Kompensasi Manajemen dan Karyawan aa. Management and Employees Stock Option Program
Berbasis Saham
Karyawan (termasuk eksekutif senior) Perusahaan Employees (including senior executives) of the Company
menerima remunerasi dalam bentuk pembayaran berbasis receive remuneration in the form of share-based
saham, dimana karyawan memberikan jasa sebagai payment transactions, whereby employees render
pertimbangan untuk instrumen ekuitas (‘equity-settled services as consideration for equity instruments
transactions’). Saat opsi di eksekusi, Perusahaan (‘equity-settled transactions’). When the options are
menerbitkan saham baru. Hasil neto dari eksekusi berupa exercised, the Company issues new shares.
biaya yang dapat diatribusikan secara langsung The proceeds received net of any directly attributable
dikreditkan ke modal saham (nilai nominal) dan premi transaction costs are credited to share capital (nominal
saham. value) and share premium.
Dalam situasi di mana instrumen ekuitas yang diterbitkan In situations where equity instruments are issued and
dan beberapa atau seluruh barang atau jasa yang diterima some or all of the goods or services received by the
oleh entitas sebagai pertimbangan tidak dapat entity as consideration cannot be specifically
diidentifikasi secara khusus, barang atau jasa yang identified, the unidentified goods or services received
diterima (atau yang akan diterima) yang tidak dapat (or to be received) are measured as the difference
diidentifikasi diukur sebagai selisih antara nilai wajar between the fair value of the share-based payment
pembayaran berbasis saham dan nilai wajar dari barang transaction and the fair value of any identifiable goods
atau jasa yang diterima yang teridentifikasi pada tanggal or services received at the grant date. This is then
pemberian hak. Hal ini kemudian dikapitalisasi atau capitalised or expensed as appropriate.
dibebankan secara tepat.
Beban program opsi karyawan berbasis saham dan beban Employee stock option program and management option
program opsi manajemen diukur pada tanggal pemberian program costs are measured at grant date based on the
kompensasi (grant date) berdasarkan nilai wajar dari fair value of the stock option using a black-scholes
seluruh opsi yang diberikan yang dihitung dengan model.
menggunakan metode black-scholes.
ab. Laba per Saham ab. Earnings per Share
Sesuai dengan PSAK 233 “Laba per saham”, laba per In accordance with SFAS 233 “Earning per share”,
saham dasar dihitung dengan cara membagi laba bersih earnings per share is calculated by dividing net profit
yang tersedia bagi pemegang saham dengan jumlah rata- available to shareholders by the weighted average
rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun number of common shares outstanding during current
yang berjalan. year.
Laba per saham dilusian dihitung dengan cara membagi Dilluted earning per share is calculated by dividing net
laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan profit available to shareholders by the weighted
jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah average number of shares outstanding as adjusted for
disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi the effect of all dilutive potential ordinary shares.
saham biasa yang dilutif.
294 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 295
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/35 Exhibit E/35
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
ab. Laba per Saham (Lanjutan) ab. Earnings per Share (Continued)
Jika jumlah saham yang beredar meningkat akibat dari If the outstanding number of shares increase as result of
pemisahan saham (stock split), maka perhitungan laba stock split, the computation of basic earnings per share
per saham dasar untuk seluruh periode penyajian harus for all presentation periods is adjusted retrospectively.
disesuaikan secara retrospektif.
Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak mempunyai efek The Company and Its Subsidiary have no outstanding
berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal dilutive potential dilutive ordinary shares as of
31 Desember 2024 dan 2023, oleh karena itu laba per 31 December 2024 and 2023, accordingly no diluted
saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan earnings per share is calculated and presented in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss other
konsolidasian. comprehensive income.
ac. Dividen ac. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the Company’s shareholders is
Perusahaan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the financial statement in the
keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui period which the dividends are approved by the
oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian Company’s shareholders. Interim dividend distributions
dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen are recognised as a liability when the dividends are
disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai approved based on a Board of Directors’ resolution in
dengan Anggaran Dasar Perusahaan. accordance with the Company’s Articles of Association.
ad. Provisi ad. Provision
Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anaknya Provision are recognized when the Company and Its
memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun Subsidiary have a present obligation (legal or
bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar constructive) where, as a result of a past event, it is
kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut probable that an outflow of resources embodying
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang economic benefits will be required to settle the
mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal obligation and a reliable estimate can be made of the
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. amount of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan Provision are reviewed at each reporting date and
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. adjusted to reflect the current best estimate. If it is no
Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya longer probable that an outflow of resources embodying
yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan economic benefits will be required to settle the
kewajiban tersebut, provisi dipulihkan. obligation, the provision is reversed.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka If the effect of the time value of money is material,
provisi didiskontokan dengan menggunakan tarif sebelum provisions are discounted using a current pre - tax rate
pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko that reflects, where appropriate, the risk specific to the
spesifik liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, liability. When discounting is used, the increase in the
kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu diakui provision due to the passage of time is recognized as a
sebagai beban keuangan. finance cost.
ae. Kontinjensi ae. Contingencies
Liabilitas kontinjen tidak diakui di dalam laporan Contingent liabilities are not recognized in the financial
keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan di dalam statements. They are disclosed in the notes to the
catatan atas laporan keuangan kecuali kemungkinan arus financial statements unless the possibility of an outflow
keluar sumber daya ekonomi adalah kecil. of resources embodying economic benefits is remote.
Aset kontinjen tidak diakui di dalam laporan keuangan, Contingent assets are not recognized in the financial
namun diungkapkan di dalam catatan atas laporan statements but are disclosed in the notes to the
keuangan jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk financial statements when an inflow of economic
manfaat ekonomis. benefits is probable.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 295
Page 296
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/36 Exhibit E/36
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
af. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan af. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah periode pelaporan yang menyajikan Events after the reporting period that provide evidence
bukti dari kondisi yang terjadi pada akhir periode of conditions that existed at the end of the reporting
pelaporan (peristiwa penyesuaian) yang dicerminkan di period (adjusting events) are reflected in the financial
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode statements. Events after the reporting period that are
pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, not adjusting events are disclosed in the notes to the
diungkapkan di dalam catatan laporan keuangan bila financial statements when material.
material.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
Assumptions
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan The preparation of the Company’s consolidated financial
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mengharuskan statements, in conformity with Indonesian Financial
manajemen membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi Accounting Standards requires management to make
yang mempengaruhi aset, liabilitas, komitmen, dan judgements, estimates and assumptions that affect the
kontinjensi yang dilaporkan. Karena adanya unsur reported amounts of assets, liabilities, commitments, and
ketidakpastian melekat dalam melakukan estimasi sehingga contingent liabilities which are reported. Due to inherent
dapat menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan uncertainty in the estimates thus can lead to actual results
pada periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang reported in future periods differ from those estimates.
diestimasikan.
I. Penggunaan Pertimbangan I. Use of Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam The following judgements are made by management in
rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang the process of applying the Company’s accounting
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang policies that have the most significant effects on the
diakui dalam laporan keuangan: amounts recognized in the financial statements:
(i) Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (i) Classification of financial assets and financial
liabilities
Perusahaan dan Entitas Anaknya menetapkan The Company and Its Subsidiary determine the
klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai classifications of certain assets and liabilities as
aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan financial assets and financial liabilities by judging
mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan if they meet the definition set forth in SFAS 109.
PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan Accordingly, the financial assets and financial
dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan liabilities are accounted for in accordance with
kebijakan akuntansi Perusahaan seperti the Company’s accounting policies as disclosed in
diungkapkan pada Catatan 2e. Note 2e.
(ii) Cadangan atas kerugian penurunan nilai aset (ii) Allowance for impairment of financial assets
keuangan
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengevaluasi The Company and Its Subsidiary evaluate specific
akun tertentu yang diketahui bahwa para accounts where it has information that certain
pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas customers are unable to meet their financial
keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan obligations. In these cases, the Company uses
mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi judgement, based on available facts and
yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada circumstances, including but not limited to, the
jangka waktu, hubungan dengan pelanggan dan length of its relationship with the customer and the
status piutang dari pelanggan berdasarkan catatan customer’s current receivables status based on any
piutang pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar available third party receivables reports and known
yang telah diketahui, untuk mencatat cadangan market factors, to record specific allowance for
spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang customers against amounts due to reduce its
guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan receivable amounts that the Company and Its
dapat diterima oleh Perusahaan dan Entitas Subsidiary expected to collect.
Anaknya.
296 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 297
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/37 Exhibit E/37
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
I. Penggunaan Pertimbangan (Lanjutan) I. Use of Judgements (Continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam The following judgements are made by management in
rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang the process of applying the Company’s accounting
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang policies that have the most significant effects on the
diakui dalam laporan keuangan: (Lanjutan) amounts recognized in the financial statements:
(Continued)
(ii) Cadangan atas kerugian penurunan nilai aset (ii) Allowance for impairment of financial assets
keuangan (Lanjutan) (Continued)
Cadangan spesifik ini dievaluasi kembali dan These specific allowances are re-evaluated and
disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima adjusted as additional information received
mempengaruhi jumlah cadangan kerugian affects the amounts of allowance for impairment
penurunan nilai piutang pembiayaan. Nilai tercatat of financing receivables. The carrying amount
dari piutang pembiayaan sebelum cadangan of the Company’s financing receivables
kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 Desember before allowance for impairment losses as of
2024 dan 2023 masing-masing sebesar Rp 22.827.418 31 December 2024 and 2023 were amounted to
dan Rp 21.470.513. Penjelasan lebih rinci Rp 22,827,418 and Rp 21,470,513, respectively.
diungkapkan dalam Catatan 5. Further details are shown in Note 5.
II. Estimasi dan Asumsi II. Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi The key assumptions concerning the future and
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang other key sources of estimation uncertainty at
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material the reporting date that have a significant risk of
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode causing a material adjustment to the carrying amounts
pelaporan berikutnya, diungkapkan dibawah ini. of assets and liabilities within the next financial year
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada are disclosed below. The Company based its
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan assumptions and estimates on parameters which are
disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan available when the financial statements were prepared.
masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar Existing assumptions and circumstances about future
atau situasi diluar kendali Perusahaan dan Entitas development, may change due to market changes or
Anaknya. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi circumstances arising beyond the control of the
terkait pada saat terjadinya. Company and Its Subsidiary. Such changes are reflected
in the assumptions as they occur.
(i) Nilai wajar atas instrumen keuangan (i) Fair value of financial instruments
Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif The fair value of financial instruments that
diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan are actively traded in organized financial
dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang markets is determined by reference to quoted
berlaku pada penutupan pasar pada akhir tahun market bid prices at the close of business at the
pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak end of the reporting year. For financial
diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar instruments where there is no active market, fair
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. value is determined using valuation techniques.
Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan Such techniques may include using recent arm’s
transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar length market transaction, reference to the
(arm’s length market transactions), referensi atas current fair value of another instrument that is
nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantially the same, discounted cash flow
substantial sama, analisis arus kas yang didiskonto, analysis, or other valuation models. Further
atau model penilaian lainnya. Penjelasan lebih rinci details are shown in Note 36.
diungkapkan dalam Catatan 36.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 297
Page 298
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/38 Exhibit E/38
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) II. Estimates and Assumptions (Continued)
(ii) Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (ii) Allowance for impairment losses of financial
assets
Perusahaan dan Entitas Anaknya telah menelaah The Company and Its Subsidiary have reviewed
pinjaman yang diberikan dan piutang pada setiap loans and receivables at each statements of
tanggal laporan posisi keuangan untuk menilai financial positions date to assess whether
apakah penurunan nilai harus diakui dalam laporan impairment should be recognized in the profit or
laba rugi. Secara khusus, justifikasi oleh manajemen loss or not. In particular, justification by
diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus management is required to estimate the amount
kas di masa mendatang ketika menentukan and timing of future cash flows when determining
penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas ini, impairment. In the estimation of cash flows, the
Perusahaan membuat justifikasi tentang situasi Company makes the justification of the financial
keuangan debitur dan nilai realisasi neto agunan. condition of debtors and net realizable value of
Estimasi-estimasi ini didasarkan pada asumsi-asumsi collateral. These estimates are based on
tentang sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin assumptions about a number of factors and actual
berbeda, yang tercermin dalam perubahan cadangan results may differ, as reflected in changes in
perubahan kerugian penurunan nilai tersebut di reserves of changes in these impairment losses in
masa mendatang. the future.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses that collectively
kolektif mencakup kerugian kredit yang melekat assessed includes inherent credit losses in financing
pada portofolio piutang pembiayaan dengan receivables portfolios with similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sejenis ketika characteristics when objective evidence
terdapat bukti objektif bahwa telah terjadi of impairment exist for those portfolios. In
penurunan nilai piutang dalam portofolio tersebut. assessing the need for collective allowances for
Dalam menentukan perlunya untuk membentuk impairment losses, management considers factors
cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif, such as credit quality, portfolio size, credit
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor concentrations, and economic factors.
seperti kualitas kredit, besarnya portofolio,
konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi.
Dalam mengestimasi cadangan yang dibutuhkan, In order to estimate the required allowance,
asumsi-asumsi dibuat untuk menentukan model assumptions are made to define the way inherent
kerugian bawaan dan untuk menentukan parameter losses are modeled and to determine the required
input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman input parameters, based on historical experience
historis dan keadaan ekonomi saat ini. Ketepatan and current economic conditions. The accuracy of
dari cadangan ini bergantung pada asumsi model dan the allowances depends on the model assumptions
parameter yang digunakan dalam penentuan and parameters used in determining collective
cadangan kolektif. Penjelasan lebih rinci allowances. Further details are shown in Note 5.
diungkapkan dalam Catatan 5.
(iii) Estimasi umur manfaat aset tetap dan aset (iii) Useful life estimate for fixed assets and
takberwujud intangible assets
Perusahaan dan Entitas Anaknya melakukan The Company and Its Subsidiary review periodically
penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis the estimated useful life of fixed assets based on
aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi factors such as technical specification and future
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. technological developments. Future results of
Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara operations could be materially affected by changes
material atas perubahan estimasi ini yang in these estimates brought about by changes in the
diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah factors mentioned. See Note 10 for the carrying
disebutkan di atas. Lihat Catatan 10 untuk jumlah amount of fixed assets.
tercatat aset tetap.
298 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 299
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/39 Exhibit E/39
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) II. Estimates and Assumptions (Continued)
(iv) Imbalan pasca-kerja (iv) Post-employment benefits
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja tergantung The present value of the post-employment benefits
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar obligations liabilities depends on a number of
aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang factors that are determined on an actuarial basis
digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan) using a number of assumptions. The assumptions
liabilitas imbalan pasca-kerja neto mencakup used in determining the net cost (income) for post-
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji di masa employment benefits liabilities include the
datang, tingkat pengunduran diri, tingkat discount rate, salary increment rate, resignation
kecacatan, usia pensiun dan tingkat kematian. rate, disability rate, retirement age and mortality
Perubahan atas asumsi-asumsi ini akan rate. Any changes in these assumptions will impact
mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan the carrying amount of post-employment benefits
pasca-kerja. liabilities.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan The Company and Its Subsidiary determine the
tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode appropriate discount rate at the end of each
pelaporan. Ini merupakan tingkat suku bunga yang reporting period. This is the interest rate that
harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas should be used to determine the present value of
estimasi arus kas keluar masa depan yang estimated future cash outflows expected to be
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas imbalan required to settle the post-employment benefits
pasca-kerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga liabilities. In determining the appropriate discount
yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat rate, the Company considers the interest rates of
suku bunga obligasi pemerintah yang government bonds that are denominated in the
didenominasikan dalam mata uang imbalan akan currency in which the benefits will be paid and that
dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa have terms to maturity approximating the terms of
dengan jangka waktu liabilitas imbalan pasca-kerja the related post-employment benefit liabilities.
yang terkait.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya Other key assumptions for post-employment
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat benefit liabilities are based in part on current
ini. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam market conditions. Further details are shown in
Catatan 17. Note 17.
(v) Program kompensasi manajemen dan karyawan (v) Management and employees stock option
berbasis saham program
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengukur biaya The Company and Its Subsidiary measure the cost
equity-settled transactions karyawan dengan of equity-settled transactions with employees by
mengacu pada nilai wajar instrumen ekuitas pada reference to the fair value of the equity
tanggal diberikan. Estimasi nilai wajar untuk instruments at the date at which they are granted.
pembayaran berbasis saham untuk menentukan Estimating fair value for share-based payment
model penilaian yang paling sesuai, tergantung pada transactions requires determining the most
persyaratan dan kondisi pemberian. Estimasi ini juga appropriate valuation model, which is dependent
mengharuskan menentukan input yang paling tepat on the terms and conditions of the grant. This
untuk valuasi model termasuk masa manfaat yang estimate also requires determining the most
diharapkan dari opsi saham, volatilitas dan dividend appropriate inputs to the valuation model
yield dan membuat asumsi yang digunakan. including the expected life of the share option,
volatility and dividend yield and making
assumptions about them.
(vi) Pajak penghasilan (vi) Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgement is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan provision for corporate income tax. There are
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu certain transaction and computation for which the
yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti ultimate tax determination is uncertain during the
sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan dan ordinary course of business. The Company and Its
Entitas Anaknya mengakui liabilitas atas pajak Subsidiary recognize liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah corporate income tax issues based on estimates of
terdapat tambahan pajak penghasilan badan. whether additional corporate income tax will be
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan due. Further details are shown in Note 14b.
14b.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 299
Page 300
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/40 Exhibit E/40
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) II. Estimates and Assumptions (Continued)
(vii) Aset pajak tangguhan (vii) Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan Deferred tax assets are recognized for all
temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar deductible temporary differences, to the extent
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak that it is probable that taxable profit will be
akan tersedia sehingga perbedaan temporer available against which the deductible temporary
tersebut dapat digunakan. differences.
Justifikasi manajemen diperlukan untuk Management judgement is required to determine
menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang the amount of deferred tax assets that can be
dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat dan recognized, based upon the likely timing on level
tingkat laba fiscal di masa mendatang sejalan of future taxable profits together with future
dengan strategi rencana perpajakan ke depan. strategic tax planning. Further details are shown
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan in Note 14c.
14c.
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of the followings:
31 Desember/December
2024 2023
Kas – Rupiah 3.021 11.889 Cash on hand - Rupiah
Bank – Rupiah Cash in banks - Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Tabungan Negara Tbk (UU Syariah) 250.000 150.000 PT Bank Tabungan Negara Tbk (UU Syariah)
PT Bank KB Bukopin Syariah 150.931 - PT Bank KB Bukopin Syariah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 110.712 131.780 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 101.992 72.663 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Jabar Banten Syariah 90.580 3.050 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Victoria International Tbk 50.263 264.593 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 50.020 30.452 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 29.014 56.870 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 25.648 10.692 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta 11.564 10.256 Jakarta Branch
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 10.030 100.576 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 8.659 36.801 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 8.379 15.752 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk 1.706 1.810 PT Bank Permata Tbk
Lain-lain (saldo di bawah Rp 1.000) 185 275 Others (balance below Rp 1,000)
Pihak berelasi Related party
PT Bank Jago Tbk 70 174 PT Bank Jago Tbk
Jumlah bank 899.753 885.744 Total cash in banks
Jumlah kas dan bank 902.774 897.633 Total cash on hand and in banks
300 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 301
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/41 Exhibit E/41
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
Kas dan setara kas terdiri dari: (Lanjutan) Cash and cash equivalents consist of the followings:
(Continued)
31 Desember/December
2024 2023
Deposito berjangka - Rupiah Time deposits - Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank KB Bukopin Syariah 252.169 302.624 PT Bank KB Bukopin Syariah
PT Bank Victoria International Tbk 200.000 - PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank Sahabat Sampoerna 100.000 100.000 PT Bank Sahabat Sampoerna
PT Allo Bank Indonesia Tbk 100.000 100.000 PT Allo Bank Indonesia Tbk
PT Bank Ina Perdana Tbk 51.055 2.015 PT Bank Ina Perdana Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.000 5.132 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 357 348 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mega Tbk - 170.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Mandiri Taspen - 102.078 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Panin Syariah Tbk - 50.000 PT Bank Panin Syariah Tbk
PT Bank BTPN Syariah Tbk - 5.658 PT Bank BTPN Syariah Tbk
Pihak berelasi Related party
PT Bank Jago Tbk 6.771 4.171 PT Bank Jago Tbk
Jumlah deposito berjangka 711.352 842.026 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 1.614.126 1.739.659 Total cash and cash equivalents
Kisaran tingkat suku bunga deposito berjangka di atas adalah 6The range of the interest rates from the above time
sebagai berikut: deposits are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Tingkat bunga deposito Time deposit interest rate
berjangka per tahun per annum
Rupiah 6,00% - 7,00% 5,00% - 7,00% Rupiah
Rincian kontrak deposito Perusahaan dan Entitas Anaknya The details of the deposit contract of the Company and Its
berdasarkan periode jatuh temponya adalah sebagai berikut: Subsidiary based on the maturity period are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Deposito berjangka 711.352 842.026 Time deposits
Dikurangi : Less:
Periode jatuh tempo di bawah tiga bulan (711.352) (842.026) Due date period under three months
Periode jatuh tempo di atas tiga bulan - - Due date period over three months
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 301
Page 302
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/42 Exhibit E/42
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN 5. FINANCING RECEIVABLES
31 Desember/December
2024 2023
Piutang pembiayaan konvensional 29.700.549 26.934.603 Conventional financing receivables
Piutang pembiayaan murabahah 872.863 728.736 Murabahah financing receivables
Jumlah piutang pembiayaan - bruto 30.573.412 27.663.339 Total financing receivables - gross
Rincian piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: The details of financing receivables are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Piutang pembiayaan – bruto 30.573.412 27.663.339 Financing receivables – gross
Pendapatan pembiayaan yang
belum diakui (6.567.670) (5.684.065) Unearned financing income
Biaya transaksi yang belum diamortisasi 40.541 (20.933) Unamortized transaction costs
24.046.283 21.958.341
Pembiayaan bersama dan penerusan Joint financing and
pinjaman – neto (1.218.865) (487.828) channeling – net
22.827.418 21.470.513
Dikurangi : cadangan kerugian Less : allowance for
penurunan nilai (814.604) (764.120 ) impairment losses
Jumlah piutang pembiayaan - neto 22.012.814 20.706.393 Total financing receivables - net
Angsuran piutang pembiayaan – bruto, yang akan diterima The installments of financing receivables - gross, which will
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah be collected from consumers in accordance with the due
sebagai berikut: dates are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
<= 1 tahun 15.355.205 14.319.041 <= 1 year
1 – 2 tahun 8.787.764 8.155.369 1 – 2 years
> 2 tahun 6.430.443 5.188.929 > 2 years
Jumlah 30.573.412 27.663.339 Total
302 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 303
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/43 Exhibit E/43
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Pengelompokan piutang pembiayaan - bruto menurut jumlah The classification of financing receivables - gross based on
hari tunggakan adalah sebagai berikut: days overdue are as follows:
31 Desember/December
31 Desember/December 2024 2023
2024 2023 % %
Belum jatuh tempo 25.138.952 22.467.058 82,23 81,22 Current
Lewat jatuh tempo: Past due:
1-30 hari 4.514.059 4.294.764 14,76 15,52 1-30 days
31-90 hari 620.787 601.608 2,03 2,17 31-90 days
91-120 hari 105.739 88.177 0,35 0,32 91-120 days
121-180 hari 137.509 151.538 0,45 0,55 121-180 days
> 180 hari 56.366 60.194 0,18 0,22 > 180 days
Jumlah 30.573.412 27.663.339 100,00 100,00 Total
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang The following tables show movement of carrying amount of
pembiayaan selama tahun berjalan: receivables during the year:
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 21.156.309 502.122 299.910 21.958.341 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 54.843 (50.676) (4.167) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (441.261) 443.299 (2.038) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (252.174) (18.070) 270.244 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
bunga pembiayaan (13.007.419) (567.974) 420.213 (13.155.180) financing interest receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 15.725.389 202.281 110.753 16.038.423 originated
Penghapusan - - (795.301) (795.301) Written-off
Saldo akhir 23.235.687 510.982 299.614 24.046.283 Ending balance
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 19.937.885 346.723 205.200 20.489.808 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 33.847 (32.477) (1.370) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (377.326) 378.062 (736) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (213.565) (10.421) 223.986 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
bunga pembiayaan (12.494.602) (429.584) 583.404 (12.340.782) financing interest receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 14.270.070 249.819 143.775 14.663.664 originated
Penghapusan - - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir 21.156.309 502.122 299.910 21.958.341 Ending balance
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 303
Page 304
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/44 Exhibit E/44
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian The following tables show movement of the allowance for
penurunan nilai piutang pembiayaan selama tahun berjalan: impairment losses of financing receivables during the year:
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 392.270 104.798 267.052 764.120 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 13.489 (9.947) (3.542) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (11.855) 13.694 (1.839) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (6.851) (3.559) 10.410 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (231.883) (24.451) 679.379 423.045 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 276.076 53.052 93.612 422.740 originated
Penghapusan - - (795.301) (795.301) Written-off
Saldo akhir 431.246 133.587 249.771 814.604 Ending balance
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 623.311 82.102 128.022 833.435 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 7.485 (6.625) (860) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (15.250) 15.680 (430) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (8.872) (3.798) 12.670 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (468.794) (36.165) 853.722 348.763 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 254.390 53.604 128.277 436.271 originated
Penghapusan - - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir 392.270 104.798 267.052 764.120 Ending balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements in the allowance for impairment losses of
pembiayaan berdasarkan penilaian secara individual dan financing receivables based on individual and collective
kolektif adalah sebagai berikut: assessments are as follows:
31 Desember/December 2024
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Saldo awal - 764.120 764.120 Beginning balance
Penambahan cadangan Additions to allowance
selama tahun berjalan – neto 85.979 759.806 845.785 during the year – net
Penghapusan (25.108) (770.193) (795.301) Written-off
Saldo akhir 60.871 753.733 814.604 Ending balance
304 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 305
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/45 Exhibit E/45
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements in the allowance for impairment losses of
pembiayaan berdasarkan penilaian secara individual dan financing receivables based on individual and collective
kolektif adalah sebagai berikut: (Lanjutan) assessments are as follows: (Continued)
31 Desember/December 2023
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Saldo awal 159.028 674.407 833.435 Beginning balance
Penambahan (pemulihan) cadangan Additions (recovery) to allowance
selama tahun berjalan – neto (159.028) 944.062 785.034 during the year – net
Penghapusan - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir - 764.120 764.120 Ending balance
a. Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan a. Financing receivables based on purpose of financing
31 Desember/December 2024
Syariah/
Konvensional/Conventional Sharia
Modal
Kerja/ Multiguna/ Sub-
Investasi/ Working Multi- jumlah/ Jumlah/
Investment Capital purpose Sub-total Murabahah Total
Piutang pembiayaan Financing receivables
- bruto 6.196.015 17.625.650 5.878.884 29.700.549 872.863 30.573.412 - gross
Pendapatan
pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (1.125.044) (3.795.644) (1.410.360) (6.331.048) (236.622) (6.567.670) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (18.960) (11.253) 46.793 16.580 23.961 40.541 transaction cost
5.052.011 13.818.753 4.515.317 23.386.081 660.202 24.046.283
Pembiayaan bersama Joint financing
dan penerusan and channeling -
pinjaman - neto (62.320) (1.081.611) (74.934) (1.218.865) - (1.218.865) net
4.989.691 12.737.142 4.440.383 22.167.216 660.202 22.827.418
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (158.086) (422.201) (211.933) (792.220) (22.384) (814.604) impairment losses
Jumlah piutang
pembiayaan - Total financing
neto 4.831.605 12.314.941 4.228.450 21.374.996 637.818 22.012.814 receivables - net
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 305
Page 306
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/46 Exhibit E/46
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
a. Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan a. Financing receivables based on purpose of financing
(Lanjutan) (Continued)
31 Desember/December 2023
Syariah/
Konvensional/Conventional Sharia
Modal
Kerja/ Multiguna/ Sub-
Investasi/ Working Multi- jumlah/ Jumlah/
Investment Capital purpose Sub-total Murabahah Total
Piutang pembiayaan Financing receivables
- bruto 5.371.843 16.380.716 5.182.044 26.934.603 728.736 27.663.339 - gross
Pendapatan
pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (919.333) (3.411.412) (1.157.816) (5.488.561) (195.504) (5.684.065) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (21.179) (39.947) 21.615 (39.511) 18.578 (20.933) transaction cost
4.431.331 12.929.357 4.045.843 21.406.531 551.810 21.958.341
Pembiayaan bersama Joint financing
dan penerusan and channeling -
pinjaman - neto (4.095) (445.933) (37.800) (487.828) - (487.828) net
4.427.236 12.483.424 4.008.043 20.918.703 551.810 21.470.513
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (115.243) (429.080) (203.028) (747.351) (16.769) (764.120) impairment losses
Jumlah piutang
pembiayaan - Total financing
neto 4.311.993 12.054.344 3.805.015 20.171.352 535.041 20.706.393 receivables - net
Pembiayaan investasi diberikan untuk pembiayaan barang Investment financing were extended to finance capital
modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas goods and services needed for business/investment
usaha/investasi. activities.
Pembiayaan modal kerja diberikan untuk memenuhi Working capital financing were extended for working
kebutuhan pengeluaran yang habis dalam satu siklus capital needs which fully utilized within one cycle of
aktivitas usaha. business activities.
Kegiatan pembiayaan investasi dan modal kerja ditujukan Investment and working capital financing activities
untuk debitur yang : were intended to borrowers which :
a. memiliki usaha produktif; dan/atau a. have productive businesses; and/or
b. memiliki ide untuk pengembangan usaha produktif. b. have ideas to develop the productive business.
Pembiayaan multiguna diberikan untuk pembiayaan Multipurpose financing were extended for financing of
barang dan/atau jasa untuk pemakaian/konsumsi dan goods/services for consumption and non-business
bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif. related or productive activities.
306 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 307
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/47 Exhibit E/47
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
b. Piutang pembiayaan berdasarkan jenis pengikatan b. Financing receivables based on type of contract
31 Desember/December 2024
Pembiayaan Pembiayaan
Sewa konsumen/ Murabahah/
pembiayaan/ Consumer Murabahah Jumlah/
Finance lease financing financing Total
Piutang pembiayaan - Financing receivables -
bruto 20.176.373 9.524.176 872.863 30.573.412 gross
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (4.028.351) (2.302.697) (236.622) (6.567.670) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (35.313) 51.893 23.961 40.541 transaction cost
16.112.709 7.273.372 660.202 24.046.283
Pembiayaan bersama
dan penerusan Joint financing
pinjaman – neto (1.057.176) (161.689) - (1.218.865) and channeling - net
15.055.533 7.111.683 660.202 22.827.418
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (459.866) (332.354) (22.384) (814.604) impairment losses
Jumlah piutang Total financing
pembiayaan – neto 14.595.667 6.779.329 637.818 22.012.814 receivables – net
31 Desember/December 2023
Pembiayaan Pembiayaan
Sewa konsumen/ Murabahah/
pembiayaan/ Consumer Murabahah Jumlah/
Finance lease financing financing Total
Piutang pembiayaan - Financing receivables -
bruto 18.730.616 8.203.987 728.736 27.663.339 gross
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (3.661.404) (1.827.157) (195.504) (5.684.065) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (63.342) 23.831 18.578 (20.933) transaction cost
15.005.870 6.400.661 551.810 21.958.341
Pembiayaan bersama
dan penerusan Joint financing
pinjaman – neto (442.680 ) (45.148) - (487.828) and channeling - net
14.563.190 6.355.513 551.810 21.470.513
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (467.932) (279.419) (16.769) (764.120) impairment losses
Jumlah piutang Total financing
pembiayaan – neto 14.095.258 6.076.094 535.041 20.706.393 receivables – net
Informasi pokok lainnya sehubungan dengan piutang Other significant information relating to financing
pembiayaan adalah sebagai berikut: receivables is as follows:
Persentase cadangan kerugian penurunan nilai terhadap Percentage of the allowance for impairment losses
jumlah piutang pembiayaan sebesar 3,57% dan 3,56% masing- to financing receivables was 3.57% and 3.56% as of
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023, respectively.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan The management believes that the allowance for
nilai yang dibentuk memadai untuk menutup kerugian yang impairment losses was sufficient to cover possible losses
mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan arising from uncollectible financing receivables.
tersebut.
Seluruh transaksi pembiayaan dilakukan dengan pihak ketiga. All of the Company’s financing transactions are entered
with third parties.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 307
Page 308
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/48 Exhibit E/48
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan oleh The period of financing installment contract for vehicle and
Perusahaan atas kendaraan bermotor dan alat-alat berat heavy equipment ranged from 6–60 months, and for housing
berkisar antara 6–60 bulan, serta perumahan (KPR) berkisar ranges between 12-84 months.
12-84 bulan.
Rincian bunga kontraktual dan marjin syariah per tahun untuk The detail of contractual interest and sharia margin rates per
piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: annum on financing receivables are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
% %
Mobil 15 - 20 15 - 20 Cars
Sepeda motor 35 - 40 35 - 40 Motorcycles
Properti 17 - 20 17 - 20 Property
Alat berat dan mesin 9 - 16 9 - 16 Heavy equipment and machinery
Channeling 16 - 28 16 - 28 Channeling
Syariah 17 - 25 17 - 25 Sharia
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan yang diberikan, As the collateral to the financing receivables, the Company
Perusahaan menerima jaminan dari konsumen berupa Buku receives the Book of Vehicle Ownership (BPKB), Proprietary
Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Sertifikat Hak Milik Certificate (SHM) and Property Use Right Certificate (SHGB)
(SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas of the vehicles and property (building) financed by the
kendaraan bermotor dan properti (bangunan) yang dibiayai Company and purchase invoices of the motor vehicles/heavy
Perusahaan dan faktur atas kendaraan bermotor/alat equipment/collateral asset financed by the Company.
berat/obyek jaminan yang dibiayai oleh Perusahaan.
Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 Financing receivable as of 31 December 2024 and 2023
masing-masing sebesar Rp 7.403.146 dan Rp 6.932.406 amounting to Rp 7,403,146 and Rp 6,932,406 were used as
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima collateral to borrowings (Note 13) and amounting to
(Catatan 13) dan sebesar Rp 1.171.702 dan Rp 2.365.225 Rp 1,171,702 and Rp 2,365,225 were used as collateral to
digunakan sebagai jaminan surat berharga yang diterbitkan securities issued, respectively (Note 15).
(Catatan 15).
Channeling adalah platform layanan teknologi peer-to-peer Channeling is a peer-to-peer lending platform with
milik FIT, entitas anak. technology services owns by FIT, a subsidiary.
Perusahaan bekerjasama dengan beberapa perusahaan The Company engages several insurance companies to provide
asuransi untuk memberikan perlindungan risiko terhadap aset risk protection for assets and financing provided by the
dan pembiayaan yang diberikan Perusahaan, terutama Company, mainly PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana,
PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia,
PT Asuransi Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance, PT FWD Insurance Indonesia and PT Chubb Life
Insurance, PT FWD Insurance Indonesia dan PT Chubb Life Insurance Indonesia. All insurance companies that the
Insurance Indonesia. Seluruh perusahaan asuransi yang engaged by the Company are third parties.
bekerjasama dengan Perusahaan adalah pihak ketiga.
308 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 309
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/49 Exhibit E/49
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT 6. IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
31 Desember/December
2024 2023
Piutang ijarah 141 68 Ijarah receivables
Piutang Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) 6.979 3.592 Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) receivables
Jumlah 7.120 3.660 Total
Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (469) (92) Less: allowance for impairment losses
Neto 6.651 3.568 Net
Aset ijarah 2.362 2.273 Ijarah assets
Dikurangi: Less:
Akumulasi penyusutan (495) (1.456) Accumulated depreciation
Cadangan kerugian penurunan nilai (19) (13) Allowance for impairment losses
Sub – Jumlah 1.848 804 Sub - Total
Aset IMBT 112.816 59.606 IMBT assets
Dikurangi: Less:
Akumulasi penyusutan (35.194) (10.267) Accumulated depreciation
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.524) (942) Allowance for impairment losses
Sub – Jumlah 75.098 48.397 Sub - Total
Jumlah piutang ijarah dan IMBT - neto 83.597 52.769 Total ijarah and IMBT receivables - net
Aset ijarah terdiri dari pembiayaan umroh, pendidikan, Ijarah assets consist of financing for umrah, education,
kebutuhan multijasa dan wisata halal. multiservices needs and halal tourism.
Penyusutan dan kerugian penurunan nilai dibebankan pada Depreciation and impairment losses was charged to the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and other
konsolidasian. comprehensive income.
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang The following tables show movement of carrying amount of
ijarah dan IMBT selama tahun berjalan: Ijarah and IMBT receivables during the year:
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 53.132 547 137 53.816 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (1.867) 1.867 - - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (603) - 603 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
marjin pembiayaan (28.076) (1.093) 2.316 (26.853) financing margin receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 60.950 835 447 62.232 originated
Penghapusan - - (2.586) (2.586) Written-off
Saldo akhir 83.536 2.156 917 86.609 Ending balance
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 309
Page 310
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/50 Exhibit E/50
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT (Lanjutan) 6. IJARAH AND IMBT RECEIVABLES (Continued)
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang The following tables show movement of carrying amount of
ijarah dan IMBT selama tahun berjalan: (Lanjutan) Ijarah and IMBT receivables during the year: (Continued)
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 7.711 237 148 8.096 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 - - - - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (174) - 174 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
marjin pembiayaan (4.573) (237) 112 (4.698) financing margin receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 50.168 547 - 50.715 originated
Penghapusan - - (297) (297) Written-off
Saldo akhir 53.132 547 137 53.816 Ending balance
Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian The following tables show movement of the allowance for
penurunan nilai piutang ijarah dan IMBT selama tahun berjalan: impairment losses of ijarah and IMBT receivables during the
year:
31 Desember/December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 712 198 137 1.047 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (25) 25 - - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (6) - 6 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (190) 143 2.913 2.866 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 992 246 447 1.685 originated
Penghapusan - - (2.586) (2.586) Written-off
Saldo akhir 1.483 612 917 3.012 Ending balance
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 121 60 148 329 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 - - - - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 - - - - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (3) - 3 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (49) (60) 283 174 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 643 198 - 841 originated
Penghapusan - - (297) (297) Written-off
Saldo akhir 712 198 137 1.047 Ending balance
310 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 311
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/51 Exhibit E/51
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PIUTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA 7. OTHER RECEIVABLES – THIRD PARTIES
31 Desember/December
2024 2023
Piutang dalam proses penyelesaian – neto 203.253 147.294 Receivables in the settlement process - net
Piutang karyawan 46.352 48.463 Employee receivables
Piutang penerimaan angsuran konsumen 38.467 50.312 Customer installment receipt receivables
Premi asuransi 2.020 995 Insurance premium
Lain-lain 2.408 3.651 Others
Jumlah 292.500 250.715 Total
Piutang dalam proses penyelesaian – pihak ketiga dinyatakan Receivables in the settlement process – third parties are
dalam nilai neto, setelah dikurangi dengan cadangan kerugian recorded at net amount, after deducting the allowance for
penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 impairment losses as of 31 December 2024 and 2023
masing-masing sebesar Rp 44.329 dan Rp 44.230. Manajemen amounting to Rp 44,329 and Rp 44,230, respectively.
berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Management believes that the allowance for impairment
tersebut, cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul losses are adequate to cover possible losses from
akibat tidak tertagihnya piutang dalam proses penyelesaian - uncollectible receivables from receivables in the
pihak ketiga. settlement process – third parties.
Piutang penerimaan angsuran konsumen merupakan Customer installment receipt receivables are customer
pembayaran angsuran konsumen yang diantaranya dilakukan installment such paid through online customer’s payment
secara online melalui fasilitas layanan pembayaran pelanggan channel (payment point) such as ATM networks of Prima,
(payment point) seperti jaringan ATM Prima, ATM Bersama, ATM Bersama and outlets of Indomaret and Alfamart retail
jaringan toko ritel Indomaret dan Alfamart (termasuk di stores (including the store chains of Alfa Midi, Dandan, and
dalamnya jaringan Alfa Midi, Dandan, dan Lawson) serta Lawson) and marketplace such as Tokopedia, Shopee, Blibli
marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan Gojek. and Gojek. These channels will transfer the installment
Fasilitas payment point ini akan meneruskan angsuran yang paid to the Company’s bank account in several bank within
dibayarkan konsumen tersebut ke rekening Perusahaan di 1 (one) day up to 2 (two) days from the date that the
beberapa bank dalam jangka waktu 1 (satu) hari sampai dengan customer installment is received.
2 (dua) hari dari tanggal angsuran konsumen diterima.
8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF 8. DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES)
Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan The Company has several cross currency and interest rate
interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari swap contracts with several banks. The details of these
kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut: contracts are as follows:
31 Desember/December 2024
Jumlah nosional Tanggal Nilai wajar/Fair value
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal Aset (liabilitas) derivatif/
Pihak lawan/ Notional amount Agreement jatuh tempo/ Derivative assets
Counterparty (full amount) date Due date (liabilities)
Cross Currency and Interest
Rate Swap
PT Bank Permata Tbk USD 1.000.000 18-Jan-2022 20-Jan-2025 1.879
PT Bank Permata Tbk USD 1.500.000 14-Feb-2022 14-Feb-2025 2.653
PT Bank Permata Tbk USD 1.500.000 14-Mar-2022 14-Mar-2025 2.657
PT Bank CTBC Indonesia USD 7.000.000 22-Feb-2023 20-Feb-2026 6.261
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 6.000.000 22-May-2023 22-May-2026 8.195
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 6.000.000 19-Jun-2023 26-Jun-2026 (11.579)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 7.000.000 27-Jul-2023 27-Jul-2026 7.811
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 14.000.000 16-Aug-2023 28-Aug-2026 (16.130)
PT Bank Permata Tbk USD 12.000.000 27-Nov-2023 27-Nov-2026 8.138
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 20.000.000 18-Dec-2023 18-Dec-2026 (8.213)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 9.000.000 18-Jan-2024 25-Jan-2027 (5.167)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 18.000.000 15-Feb-2024 15-Feb-2027 6.655
PT Bank Permata Tbk USD 18.000.000 21-Mar-2024 22-Mar-2027 10.096
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 7.500.000 26-Mar-2024 28-Mar-2027 2.201
PT Bank Permata Tbk USD 5.416.667 5-Apr-2024 5-Apr-2027 983
PT Bank Permata Tbk USD 7.916.667 18-Apr-2024 18-Apr-2027 1.527
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 10.000.000 18-Apr-2024 26-Apr-2027 1.024
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 8.861.111 7-May-2024 21-May-2027 (53)
PT Bank Permata Tbk USD 6.508.333 29-Aug-2024 27-Aug-2027 3.425
PT Bank Danamon Indonesia Tbk USD 6.038.647 26-Sep-2024 24-Sep-2027 5.291
27.654
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 311
Page 312
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/52 Exhibit E/52
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF (Lanjutan) 8. DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES) (Continued)
Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan The Company has several cross currency and interest rate
interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari swap contracts with several banks. The details of these
kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut: (Lanjutan) contracts are as follows: (Continued)
31 Desember/December 2023
Jumlah nosional Tanggal Nilai wajar/Fair value
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal Aset (liabilitas) derivatif/
Pihak lawan/ Notional amount Agreement jatuh tempo/ Derivative assets
Counterparty (full amount) date Due date (liabilities)
Cross Currency and Interest
Rate Swap
PT Bank Permata Tbk USD 1.666.667 13-Apr-2021 15-Apr-2024 927
PT Bank Permata Tbk USD 2.216.667 20-Apr-2021 22-Apr-2024 906
PT Bank Permata Tbk USD 1.950.000 20-Apr-2021 22-Apr-2024 797
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 4.500.000 16-Sep-2021 17-Sep-2024 5.658
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 6.000.000 13-Oct-2021 15-Oct-2024 7.655
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 4.000.000 23-Nov-2021 23-Nov-2024 4.846
PT Bank Permata Tbk USD 5.000.000 18-Jan-2022 20-Jan-2025 6.262
PT Bank Permata Tbk USD 7.500.000 14-Feb-2022 14-Feb-2025 8.462
PT Bank Permata Tbk USD 7.500.000 14-Mar-2022 14-Mar-2025 8.563
PT Bank CTBC Indonesia USD 13.000.000 22-Feb-2023 20-Feb-2026 1.865
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 10.000.000 22-May-2023 22-May-2026 6.038
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 10.000.000 26-Jun-2023 26-Jun-2026 (1.211)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 10.000.000 27-Jul-2023 27-Jul-2026 3.445
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 20.000.000 28-Aug-2023 28-Aug-2026 (1.934)
PT Bank Permata Tbk USD 15.000.000 27-Nov-2023 27-Nov-2026 (957)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 25.000.000 18-Dec-2023 18-Dec-2026 5.335
56.657
Perusahaan melakukan kontrak cross currency swap dan The Company entered into cross currency swap and interest
interest rate swap dengan tujuan lindung nilai atas risiko rate swap contracts to hedge the risk of fluctuations in cash
fluktuasi arus kas yang ditimbulkan oleh kurs mata uang dan flows arising from exchange rates and interest rates on
tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima. borrowing.
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency swap Changes in the fair value of cross currency swap and interest
dan interest rate swap yang ditetapkan sebagai instrumen rate swap contract designated hedging instruments that
lindung nilai, yang secara efektif menghapus variabilitas arus effectively offset the variability of cash flows associated
kas dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini with the borrowings are recorded in equity. The amounts
kemudian diakui dalam laporan laba rugi sebagai penyesuaian subsequently are recognized to the profit or loss as
atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga pinjaman adjustments of the exchange rate differences and interest
terkait yang dilindungi nilai pada periode yang sama dimana payments related to the hedged borrowings in the same
selisih kurs dan beban bunga tersebut diakui pada perkiraan period in which the related exchange rate differences and
laba rugi. interest affects profit or loss.
(Kerugian) dan keuntungan kumulatif yang timbul dari The cumulative (loss) and gain arising from the changes in
perubahan nilai wajar instrumen derivatif pada tanggal fair values of the derivative instruments as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 2024 and 2023 amounting to (Rp 65,416) and Rp 666,
(Rp 65.416) dan Rp 666 disajikan sebagai “Keuntungan respectively, were presented as “Cumulative gain on
kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas– derivative instrument for cash flow hedges – net” under the
neto” sebagai bagian “Ekuitas” pada laporan posisi keuangan “Equity” section in the consolidated statement of financial
konsolidasian dan akan diakui dalam laporan laba rugi pada position and will be recognized in the statement of profit
saat realisasinya. or loss upon its realization.
312 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 313
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/53 Exhibit E/53
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA 9. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES
31 Desember/December
2024 2023
Beban Dibayar di Muka Prepaid Expenses
Sewa 754 458 Rent
Bunga 716 11.493 Interest
Asuransi 291 300 Insurance
Lain-lain 21 347 Others
Sub-jumlah 1.782 12.598 Sub-total
Uang Muka Advances
Implementasi proyek IT 15.684 8.131 IT implementation project
Uang muka 630 836 Advance payment
Lain-lain 2.043 12.872 Others
Sub-jumlah 18.357 21.839 Sub-total
Jumlah 20.139 34.437 Total
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 207.193 - - - 207.193 Land
Bangunan dan prasarana 446.797 916 (2.383 ) 6.403 451.733 Building and improvements
Peralatan kantor 326.524 7.454 (11.100 ) 8.096 330.974 Office equipment
Kendaraan 338.710 78.007 (65.949 ) 429 351.197 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 24.703 705 (503 ) 373 25.278 Furniture and fixtures
1.343.927 87.082 (79.935 ) 15.301 1.366.375
Aset dalam pembangunan 1.102 10.430 - (10.006) 1.526 Asset under construction
Jumlah Harga Perolehan 1.345.029 97.512 (79.935 ) 5.295 1.367.901 Total Acquisition Cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 245.587 22.946 (2.368 ) - 266.165 Building and improvements
Peralatan kantor 230.516 38.641 (10.994 ) - 258.163 Office equipment
Kendaraan 126.431 61.995 (39.526 ) - 148.900 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 21.668 956 (496 ) - 22.128 Furniture and fixtures
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 624.202 124.538 (53.384 ) - 695.356 Depreciation
Nilai Tercatat 720.827 672.545 Carrying Amount
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 313
Page 314
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/54 Exhibit E/54
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 207.193 - - - 207.193 Land
Bangunan dan prasarana 432.605 3.741 - 10.451 446.797 Building and improvements
Peralatan kantor 273.812 57.523 (5.571) 760 326.524 Office equipment
Kendaraan 277.440 119.118 (57.848) - 338.710 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 22.790 646 (237) 1.504 24.703 Furniture and fixtures
1.213.840 181.028 (63.656 ) 12.715 1.343.927
Aset dalam pembangunan 1.902 11.915 - (12.715) 1.102 Asset under construction
Jumlah Harga Perolehan 1.215.742 192.943 (63.656 ) - 1.345.029 Total Acquisition Cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 221.982 23.605 - - 245.587 Building and improvements
Peralatan kantor 199.482 36.479 (5.445 ) - 230.516 Office equipment
Kendaraan 114.147 56.392 (44.108 ) - 126.431 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 20.986 908 (226 ) - 21.668 Furniture and fixtures
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 556.597 117.384 (49.779 ) - 624.202 Depreciation
Nilai Tercatat 659.145 720.827 Carrying Amount
3
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 rincian aset dalam As of 31 December 2024 and 2023, the details of asset under
pembangunan dengan persentase penyelesaian masing-masing construction with percentage of completion of are 67% and
sebesar 67% dan 66% sebagai berikut: 66%, respectively, are as follows:
Perkiraan tahun penyelesaian/ 31 Desember/December
Proyek Estimation of completion 2024 2023 Project
Bangunan dan prasarana 2025 527 1.056 Building and improvement
Peralatan kantor 2025 998 28 Office equipment
Perabot dan
perlengkapan kantor 2025 1 18 Furniture and fixtures
Jumlah 1.526 1.102 Total
Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah Depreciation charged to operations was amounted to
sejumlah Rp 124.538 dan Rp 117.384 masing-masing untuk Rp 124,538 and Rp 117,384 for the year ended 31 December
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 2024 and 2023, respectively (Note 27).
(Catatan 27).
Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah dengan status The Company owns several plots of land with “Property Use
“Hak Guna Bangunan” (“HGB”) yang memiliki masa manfaat Rights” titles (“HGB”) with remaining useful lifes that will
yang akan berakhir antara tahun 2025 sampai tahun 2051. expire in the various years between 2025 to 2051. The
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak akan management of the Company believes that there will be no
terdapat kesulitan dalam memperpanjang hak atas tanah difficulty in extending the land rights as the land were
karena tanah tersebut diperoleh secara sah dan dilengkapi acquired legally and supported by sufficient evidences of
dengan bukti kepemilikan yang sah. ownership.
314 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 315
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/55 Exhibit E/55
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)
Pengurangan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada Deductions of fixed assets for the year ended 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri dari 2024 and 2023 consisted of writen off office equipment and
penghapusbukuan peralatan kantor dan rehabilitasi gedung leasehold improvement, and sales of fixed assets - vehicles
kantor, serta penjualan aset tetap kendaraan dan peralatan and office equipment with details of gain on sale are as
kantor dengan rincian keuntungan yang diperoleh adalah follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Hasil penjualan 40.231 27.380 Proceeds
Nilai tercatat (26.551) (13.878) Carrying amount
Keuntungan penjualan aset tetap 13.680 13.502 Gain on sale of fixed assets
Keuntungan penjualan aset tetap diakui sebagai bagian dari Gain on sale of fixed assets is recognized as part of “Other
“Pendapatan Lain-lain” pada laporan laba rugi dan Income” in the consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 24). other comprehensive income (Note 24).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah harga As of 31 December 2024 and 2023, the cost of fixed asset
perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih which have been fully depreciated but still in use in the
digunakan dalam kegiatan operasional adalah masing-masing operational activities amounted to Rp 338,685 and
sebesar Rp 338.685 dan Rp 294.166. Rp 294,166, respectively.
Seluruh aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan All fixed assets, except for land, are covered against losses
terhadap risiko kerugian kebakaran, banjir dan risiko kerugian from fire, flood and other risks (all risks) with a total
lainnya (all risks) dengan jumlah nilai pertanggungan masing- sum insured amounting to Rp 470,730 and Rp 453,806 as of
masing sebesar Rp 470.730 dan Rp 453.806 pada tanggal 31 December 2024 and 2023, respectively. The management
31 Desember 2024 dan 2023. Manajemen berkeyakinan bahwa believes that the sum insured is sufficient to cover the
nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutup possible losses that may arise fro the said insured risks.
kemungkinan kerugian atas aset tetap terhadap risiko-risiko
yang dipertanggungkan.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada tanggal There were no fixed assets pledged as collateral as of
31 Desember 2024 dan 2023. 31 December 2024 and 2023.
Manajemen Perusahaan dan Entitas Anaknya berkeyakinan The management of the Company and Its Subsidiary believes
bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang that there were no conditions or event that indicate
menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat impairment in the carrying amount of its fixed assets, and
aset tetap, sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian therefore an allowance for impairment losses of fixed assets
penurunan nilai untuk aset tetap. was not considered necessary.
Manajemen Perusahaan dan Entitas Anaknya berkeyakinan The management of the Company and Its Subsidiary believes
bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan antara nilai wajar that there is no significant difference between the fair
aset tetap dengan jumlah tercatat. value and the carrying amount of fixed assets.
Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan digunakan All of fixed assets as at the reporting date are fully used to
untuk menunjang aktivitas operasi Perusahaan. support the Company’s operation activities.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 315
Page 316
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/56 Exhibit E/56
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET HAK-GUNA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS
Klasifikasi kelompok utama aset hak-guna adalah sebagai The major classification of right-of-use assets are as
berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Sewa bangunan 117.656 24.706 (65.587) 76.775 Buildings leases
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Sewa bangunan 76.631 22.474 (65.587) 33.518 Buildings leases
Nilai Tercatat 41.025 43.257 Carrying Amount
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Sewa bangunan 105.319 25.218 (12.881) 117.656 Buildings leases
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Sewa bangunan 66.900 22.612 (12.881) 76.631 Buildings leases
Nilai Tercatat 38.419 41.025 Carrying Amount
Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah Depreciation charged to operations was amounted to
sejumlah Rp 22.474 dan Rp 22.612 untuk tahun yang berakhir Rp 22,474 and Rp 22,612 for the year ended 31 December
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 (Catatan 27). 2024 and 2023, respectively (Note 27).
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor mengandung opsi Some leases of warehouses and offices contain extension
perpanjangan yang dapat diambil oleh Perusahaan sebelum options exercisable by the Company before the end of the
masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi non-cancellable contract period. The extension options held
perpanjangan yang dimiliki hanya dapat diambil oleh are exercisable only by the Company. The Company assesses
Perusahaan. Perusahaan mengevaluasi pada awal dimulainya at lease commencement whether it is reasonably certain to
masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi exercise the extension options. The Company reassesses this
perpanjangan. Perusahaan mengevaluasi kembali penentuan assessment if there is a significant event or significant
ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan change in circumstances within its control.
keadaan signifikan di dalam kendali Perusahaan.
316 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 317
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/57 Exhibit E/57
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Perangkat lunak 427.298 15.111 (20.184 ) 264 422.489 Software
Perangkat lunak dalam
penyelesaian 2.364 8.142 - (5.559) 4.947 Software in progress
Jumlah Harga Perolehan 429.662 23.253 (20.184 ) (5.295) 427.436 Total Acquisition Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Pemilikan langsung Direct ownership
Perangkat lunak 174.496 68.353 (14.822 ) - 228.027 Software
Nilai Tercatat 255.166 199.409 Carrying Amount
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Perangkat lunak 191.059 144.413 - 91.826 427.298 Software
Perangkat lunak dalam
penyelesaian 69.077 25.113 - (91.826) 2.364 Software in progress
Jumlah Harga Perolehan 260.136 169.526 - - 429.662 Total Acquisition Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Pemilikan langsung Direct ownership
Perangkat lunak 120.637 53.859 - - 174.496 Software
Nilai Tercatat 139.499 255.166 Carrying Amount
Jumlah amortisasi yang dibebankan pada operasi adalah Amortization charged to operations was amounted
sejumlah Rp 68.353 dan Rp 53.859 masing-masing untuk tahun to Rp 68,353 and Rp 53,859 for the year ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023, respectively (Note 27).
(Catatan 27).
13. PINJAMAN YANG DITERIMA 13. FUND BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri dari: Borrowings consist of the followings:
Lembaga keuangan Financial institutions
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pinjaman (Dolar AS) Borrowings (US Dollar)
Pinjaman Sindikasi 2.004.088 1.919.292 Syndicated Loan
PT Bank Permata Tbk 320.681 - PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 264.428 - PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 113.134 200.408 PT Bank CTBC Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 97.597 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
responsAbility SICAV (Lux) - responsAbility SICAV (Lux) -
konsolidasian - 89.927 consolidated
Sub-jumlah pinjaman (Dolar AS) 2.799.928 2.209.627 Sub-total borrowings (US Dollar)
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 317
Page 318
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/58 Exhibit E/58
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Pinjaman yang diterima terdiri dari: (Lanjutan) Borrowings consist of the followings: (Continued)
Lembaga keuangan (lanjutan) Financial institutions (Continued)
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Pinjaman (Rupiah) Borrowings (Rupiah)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.729.457 1.221.847 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 1.237.500 980.555 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 962.892 1.052.320 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Pinjaman Sindikasi Syndicated Loan
(Agen : PT Bank DKI) 542.744 1.076.474 (Agent : PT Bank DKI)
PT Bank UOB Indonesia 500.000 100.000 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Digital BCA 474.444 - PT Bank Digital BCA
PT Bank KEB Hana Indonesia 433.333 330.278 PT Bank KEB Hana Indonesia
MUFG Bank, Ltd, Cabang Jakarta 354.063 - MUFG Bank, Ltd, Jakarta Branch
PT Bank China Construction PT Bank China Construction
Bank Indonesia Tbk 295.367 132.177 Bank Indonesia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 286.667 150.000 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 225.000 - PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 150.000 - PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 150.000 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk 98.025 276.891 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank DKI 89.690 261.214 PT Bank DKI
PT Bank Shinhan Indonesia 33.333 100.000 PT Bank Shinhan Indonesia
PT Bank Permata Tbk - 35.417 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Permata Syariah Tbk - 10.417 PT Bank Permata Syariah Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk - - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank DBS Indonesia - - PT Bank DBS Indonesia
Pihak berelasi (Catatan 29) Related party (Note 29)
PT Bank Jago Tbk 169.094 296.893 PT Bank Jago Tbk
Sub-jumlah pinjaman (Rupiah) 7.731.609 6.024.483 Sub-total borrowings (Rupiah)
Lembaga non-keuangan Non-financial institutions
Pinjaman (Rupiah) Borrowings (Rupiah)
PT United Tractors Tbk 311.544 432.257 PT United Tractors Tbk
PT Gaya Makmur Tractors 15.278 35.141 PT Gaya Makmur Tractors
Jumlah pinjaman (Rupiah) 326.822 467.398 Total borrowings (Rupiah)
Jumlah pinjaman 10.858.359 8.701.508 Total borrowings
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (35.788) (35.648) Unamortized transaction costs
Pinjaman – neto 10.822.571 8.665.860 Borrowings – net
Kisaran suku bunga kontraktual setahun untuk pinjaman dari The range of contractual interest rates per annum on the
bank di atas adalah sebagai berikut: above bank loans are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Rupiah 5,00 – 7,30 5,00 – 7,50 Rupiah
Dolar AS 5,11 - 6,59 2,25 - 7,36 US Dollar
318 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 319
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/59 Exhibit E/59
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of loan facilities are as follows:
berikut:
Nama Lembaga Keuangan dan Perjanjian Jatuh tempo Saldo pinjaman/
Lembaga Non-Keuangan/ terakhir/ fasilitas/ Outstanding loan
Financial Institutions and Latest Facility Batas fasilitas/ 31 Desember/December
`
Non-Financial Institutions’ Name agreement due date** Facility limit 2024 2023
Dolar AS/US Dollar
Pinjaman Sindikasi
(Agen : Standard Chartered Bank
(Hong Kong) Ltd.) 30-Aug-2021 14-Mar-2025 USD 80.000.000* 64.648 531.852
(Agen : Standard Chartered Bank
(Hong Kong) Ltd.) 2-May-2023 26-Apr-2027 USD 150.000.000* 1.939.440 1.387.440
USD 230.000.000* 2.004.088 1.919.292
PT Bank Permata Tbk*** 18-Apr-2023 27-Aug-2027 USD 23.100.000* 320.681 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk^ 25-Mar-2024 28-Mar-2027 USD 10.000.000* 121.215 -
7-May-2024 21-May-2027 USD 11.000.000* 143.213 -
USD 21.000.000* 264.428 -
PT Bank CTBC Indonesia 20-Feb-2023 20-Feb-2026 USD 18.000.000* 113.134 200.408
PT Bank Danamon Indonesia Tbk^^ 26-Jul-2024 24-Sep-2027 USD 6.587.615* 97.597 -
responsAbility SICAV (Lux) -
consolidated 5-Apr-2021 22-Apr-2024 USD 35.000.000* - 89.927
Jumlah Dolar AS/Total US Dollar USD 333.687.615* 2.799.928 2.209.627
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 29-Dec-2020 23-Feb-2024 250.000 - 20.833
31-Mar-2021 14-Jul-2025 200.000 29.188 82.443
8-Dec-2021 8-Mar-2026 250.000 84.263 147.631
29-Mar-2022 26-Apr-2026 750.000 142.074 362.792
26-Jul-2022 22-Aug-2024 500.000 - 165.114
20-Sep-2022 9-Dec-2024 500.000 - 250.519
28-Feb-2023 27-Mar-2025 750.000 39.897 192.515
2-Apr-2024 22-May-2026 750.000 527.529 -
24-Jun-2024 27-Dec-2026 750.000 906.506 -
30-Oct-2024 30-Apr-2025 250.000 - -
4.950.000 1.729.457 1.221.847
PT Bank Central Asia Tbk 14-Dec-2020 18-Feb-2025 1.000.000 18.056 283.333
26-Jan-2022 22-Dec-2025 1.200.000 97.222 530.555
29-Dec-2022 18-Dec-2027 1.700.000 1.122.222 166.667
14-Mar-2024 24-Jan-2025 800.000 - -
4.700.000 1.237.500 980.555
PT Bank Pan Indonesia Tbk 30-Apr-2021 24-Jan-2025 1.000.000 4.559 210.653
24-Aug-2022 12-Dec-2025 1.000.000 200.000 541.667
13-Mar-2023 27-Aug-2027 1.000.000 758.333 300.000
29-Aug-2023 31-Aug-2025 100.000 - -
3.100.000 962.892 1.052.320
Pinjaman Sindikasi
(Agen : PT Bank DKI) 23-Sep-2022 29-Mar-2026 1.600.000 542.744 1.076.474
PT Bank UOB Indonesia 28-Sep-2024 3-Jan-2025 700.000 500.000 100.000
PT Bank Digital BCA 19-Nov-2024 27-Dec-2027 480.000 474.444 -
Saldo pindahan/ Balance carry
forward 15.530.000 5.447.037 4.431.196
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 319
Page 320
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/60 Exhibit E/60
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of loan facilities are as follows: (Continued)
berikut: (Lanjutan)
Nama Lembaga Keuangan dan Perjanjian Jatuh tempo Saldo pinjaman/
Lembaga Non-Keuangan/ terakhir/ fasilitas/ Outstanding loan
Financial Institutions and Latest Facility Batas fasilitas/ 31 Desember/December
Non-Financial Institutions’ Name agreement due date** Facility limit 2024 2023
Rupiah
`
Saldo dipindahkan/ Balance brought
forward 15.530.000 5.447.037 4.431.196
PT Bank KEB Hana Indonesia 23-Sep-2021 21-Oct-2024 200.000 - 19.167
13-Dec-2022 3-Feb-2026 300.000 111.111 211.111
11-Feb-2024 3-Jan-2025 100.000 100.000 100.000
15-Feb-2024 25-Mar-2027 300.000 222.222 -
900.000 433.333 330.278
MUFG Bank, Ltd, Cabang Jakarta 5-Aug-2024 5-Sep-2027 400.000 354.063 -
PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 9-Jun-2022 7-Jul-2025 250.000 46.424 132.177
14-May-2024 6-Jun-2027 300.000 248.943 -
550.000 295.367 132.177
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 20-Dec-2023 22-Apr-2027 390.000 286.667 150.000
3-Sep-2024 3-Sep-2025 390.000 - -
780.000 286.667 150.000
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 7-Jun-2023 19-Apr-2027 300.000 225.000 -
PT Bank Jago Tbk 22-Sep-2022 27-Dec-2026 300.000 169.094 296.893
PT Bank OCBC NISP Tbk 8-Mar-2024 2-Jan-2025 300.000 150.000 -
PT Bank Mizuho Indonesia 25-Nov-2024 3-Jan-2025 150.000 150.000 -
PT Bank CIMB Niaga Tbk 17-Mar-2022 14-Mar-2025 300.000 23.025 126.891
25-May-2023 28-Dec-2025 500.000 75.000 150.000
800.000 98.025 276.891
PT Bank DKI 16-Jun-2022 29-Jun-2025 500.000 89.690 261.214
PT Bank Shinhan Indonesia 28-Apr-2022 19-May-2025 200.000 33.333 100.000
PT Bank Permata Tbk 28-May-2021 24-May-2024 200.000 - 35.417
18-Apr-2023 18-Apr-2024 400.000 - -
600.000 - 35.417
PT Bank Permata Syariah Tbk 28-May-2021 24-May-2024 50.000 - 10.417
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 26-Jul-2024 26-Jul-2025 1.000.000 - -
PT Bank DBS Indonesia 11-Jun-2024 11-Mar-2028 300.000 - -
PT United Tractors Tbk 26-Jun-2023 19-Dec-2027 1.250.000 311.544 432.257
PT Gaya Makmur Tractors 6-Jan-2022 25-Jan-2026 67.106 15.278 35.141
Jumlah Rupiah/Total Rupiah 23.977.106 8.058.431 6.491.881
Jumlah pinjaman/Total borrowings 10.858.359 8.701.508
*) Nilai penuh *) Full amount
**) Tanggal angsuran terakhir dari pinjaman yang diterima **) The date of the last installment of the loan received
***) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari ***) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the
fasilitas kredit PT Bank Permata Tbk (dalam Rupiah/ Dolar AS) credit facility PT Bank Permata Tbk (in Rupiah/ US Dollar)
^) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari fasilitas ^) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the Special
Pinjaman Transaksi Khusus 2 (dalam Rupiah/ Dolar AS) Transaction Loan 2 facility (in Rupiah/ US Dollar)
^^) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari fasilitas ^^) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the
kredit PT Bank Danamon Indonesia Tbk (dalam Rupiah/ Dolar AS) credit facility PT Bank Danamon Indonesia Tbk (in Rupiah/ US Dollar)
320 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 321
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/61 Exhibit E/61
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 31 Maret 2021, Perusahaan menandatangani On 31 March 2021, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan PT Bank Mandiri Capital Credit Agreement with PT Bank Mandiri (Persero)
(Persero) Tbk sebesar Rp 200.000. Tbk amounting to Rp 200,000.
Pada tanggal 5 April 2021, Perusahaan menandatangani On 5 April 2021, the Company entered into Loan Agreements
Perjanjian Pinjaman dengan 2 sub fund dari responsAbility with 2 sub funds of responsAbility SICAV (LUX), i.e.:
SICAV (Lux) yaitu: responsAbility SICAV (Lux) Micro and SME responsAbility SICAV (Lux) Micro and SME Finance Debt
Finance Debt Fund; dan responsAbility SICAV (Lux) Financial Fund; and responsAbility SICAV (Lux) Financial Inclusion
Inclusion Fund serta MultiConcept Fund Management S.A. Fund, concurrently with a Loan Agreement with
dengan total keseluruhan fasilitas sebesar USD 35.000.000 MultiConcept Fund Management S.A. with overall facilities
(nilai penuh). amounting to USD 35,000,000 (full amount).
Pada tanggal 30 April 2021, Perusahaan menandatangani On 30 April 2021, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap V dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan V with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 28 Mei 2021, Perusahaan menandatangani On 28 May 2021, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Fasilitas Term Loan 2 sebesar Rp 200.000 Agreement Term Loan 2 facility amounting to Rp 200,000
dan Fasilitas Term Loan 3 Musyarakah Mutanaqisoh sebesar and Term Loan 3 Facility Musyarakah Mutanaqisoh
Rp 50.000 dengan PT Bank Permata Tbk. amounting to Rp 50,000 with PT Bank Permata Tbk.
Pada tanggal 24 Juni 2021, Perusahaan menandatangani On 24 June 2021, the Company entered into a Term Loan
Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka sebesar Rp 600.000 Credit Agreement amounting to Rp 600,000 with PT Bank
dengan PT Bank Jago Tbk. Jago Tbk.
Pada tanggal 30 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani On 30 August 2021, the Company entered into a Secured
perjanjian Fasilitas Sindikasi Pinjaman Berjangka dengan Syndicated Term Loan Facility Agreement amounting to
Jaminan (Term Loan) sebesar USD 80.000.000 (nilai penuh), USD 80,000,000 (full amount), whereas Standard Chartered
dimana Standard Chartered Bank (Hong Kong) Limited Bank (Hong Kong) Limited acting as the Facility Agent, and
bertindak sebagai Agen Fasilitas (the “Facility Agent”), dan PT Bank Central Asia Tbk acting as the Security Agent.
PT Bank Central Asia Tbk sebagai Agen Jaminan (the
“Security Agent”).
Pada tanggal 23 September 2021, Perusahaan On 23 September 2021, the Company entered into Working
menandatangani Perjanjian Working Capital Installment Capital Installment Agreement amounting to Rp 200,000
sebesar Rp 200.000 dengan PT Bank KEB Hana Indonesia. with PT Bank KEB Hana Indonesia.
Pada tanggal 8 Desember 2021, Perusahaan menandatangani On 8 December 2021, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 250.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 250,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 6 Januari 2022, Perusahaan menandatangani On 6 January 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit sebesar Rp 50.000 dengan PT Gaya Makmur Agreement amounting to Rp 50,000 with PT Gaya Makmur
Tractors. Tractors.
Pada tanggal 26 Januari 2022, Perusahaan menandatangani On 26 January 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 1.000.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 1,000,000 with
PT Bank Central Asia Tbk. PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 17 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 17 March 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with
PT Bank CIMB Niaga Tbk. PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 25 March 2022, the Company entered into a second
Perubahan Kedua Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka addendum Term Loan Credit Agreement amounting to
sebesar Rp 300.000 dengan PT Bank Jago Tbk. Rp 300,000 with PT Bank Jago Tbk.
Pada tanggal 29 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 29 March 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 28 April 2022, Perusahaan menandatangani On 28 April 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 200.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 200,000 with
PT Bank Shinhan Indonesia. PT Bank Shinhan Indonesia.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 321
Page 322
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/62 Exhibit E/62
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 9 Juni 2022, Perusahaan menandatangani On 9 June 2022, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 250.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 250,000 with PT Bank
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk dan China Construction Bank Indonesia Tbk and Rp 250,000 with
Rp 250.000 dengan PT Bank Victoria International Tbk. PT Bank Victoria International Tbk.
Pada tanggal 16 Juni 2022, Perusahaan menandatangani On 16 June 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 500.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
PT Bank DKI. PT Bank DKI.
Pada tanggal 26 Juli 2022, Perusahaan menandatangani On 26 July 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 500.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 24 Agustus 2022, Perusahaan menandatangani On 24 August 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap VI dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan VI with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan On 20 September 2022, the Company entered into a Working
menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
Rp 500.000 dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 23 September 2022, Perusahaan On 23 September 2022, the Company entered into a
menandatangani Perjanjian Kredit Sindikasi dengan 4 BPD Syndication Credit Agreement with 4 BPD amounting to
sebesar Rp 1.600.000 dimana PT Bank DKI bertindak sebagai Rp 1,600,000 whereas PT Bank DKI acting as the Agent.
Agen.
Pada tanggal 28 September 2022, Perusahaan On 28 September 2022, the Company entered into a Working
menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Capital Credit Agreement amounting to Rp 400,000 with
Rp 400.000 dengan PT Bank UOB Indonesia. PT Bank UOB Indonesia.
Pada tanggal 14 Oktober 2022, plafon fasilitas kredit dari On 14 October 2022, the credit facility limit from PT Gaya
PT Gaya Makmur Tractors dinaikkan menjadi Rp 67.106. Makmur Tractors increased to Rp 67,106.
Pada tanggal 25 November 2022, Perusahaan menandatangani On 25 November 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 150.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 150,000 with
PT Bank Mizuho Indonesia. PT Bank Mizuho Indonesia.
Pada tanggal 13 Desember 2022, Perusahaan menandatangani On 13 December 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with
PT Bank KEB Hana Indonesia. PT Bank KEB Hana Indonesia.
Pada tanggal 29 Desember 2022, Perusahaan menandatangani On 29 December 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit (Installment Loan-6) sebesar Rp 2.000.000, Facility (Installment Loan-6) Agreement amounting to
penambahan limit fasilitas Kredit Multi Fasilitas sebesar Rp 2,000,000, additional Multi Credit Facility limits
Rp 300.000, dan mengalihkan jumlah fasilitas Kredit Multi amounting Rp 300,000, and transferred the amount of Multi
sebesar Rp 200.000 menjadi fasilitas (Installment Loan 5) Credit Facility limits amounting Rp 200,000 to Credit
dengan PT Bank Central Asia Tbk. Facility (Installment Loan 5) with PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 20 Februari 2023 Perusahaan menandatangani On 20 February 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar USD 18.000.000 (nilai Capital Credit Agreement amounting to USD 18,000,000 (full
penuh) dengan PT Bank CTBC Indonesia. amount) with PT Bank CTBC Indonesia.
Pada tanggal 28 Februari 2023, Perusahaan menandatangani On 28 February 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 13 Maret 2023, Perusahaan menandatangani On 13 March 2023, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap VII dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan VII with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 18 April 2023, Perusahaan menandatangani On 18 April 2023, the Company entered into a Credit
Perjanjian Fasilitas Kredit Term Loan 4 sebesar Rp 400.000 Facility Agreement relating to Term Loan 4 with amount
dan Fasilitas Term Financing Musyarakah Mutanaqisoh 2 up to Rp 400,000 and Term Financing Musyarakah
sebesar Rp 100.000 dengan PT Bank Permata Tbk. Mutanaqisoh 2 Agreement amounting to Rp 100,000 with
PT Bank Permata Tbk.
Pada tanggal 2 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 2 May 2023, the Company entered into a Secured
perjanjian Fasilitas Sindikasi Pinjaman Berjangka dengan Syndicated Term Loan Facility Agreement amounting to
Jaminan (Term Loan) sebesar USD 150.000.000 (nilai penuh), USD 150,000,000 (full amount), whereas Standard Chartered
dimana Standard Chartered Bank (Hong Kong) Limited Bank (Hong Kong) Limited acting as the Facility Agent, and
bertindak sebagai Agen Fasilitas (the “Facility Agent”), dan PT Bank Central Asia Tbk acting as the Security Agent.
PT Bank Central Asia Tbk sebagai Agen Jaminan (the “Security
Agent”).
322 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 323
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/63 Exhibit E/63
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Pada tanggal 25 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 25 May 2023, the Company entered into a Facility
Perjanjian Fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 2 sebesar Agreement relating to Pinjaman Transaksi Khusus 2
Rp 500.000 dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. amounting to Rp 500,000 with PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Pada tanggal 7 Juni 2023, Perusahaan menandatangani On 7 June 2023, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank
PT Bank Maspion Indonesia Tbk. Maspion Indonesia Tbk.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perusahaan menandatangani On 20 December 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 390.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 390,000 with
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Pada tanggal 15 Februari 2024, Perusahaan menandatangani On 15 February 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja V sebesar Rp 300.000 dengan Capital Installment V Agreement amounting to Rp 300,000
PT Bank KEB Hana Indonesia. with PT Bank KEB Hana Indonesia.
Pada tanggal 8 Maret 2024, Perusahaan menandatangani On 8 March 2024, the Company entered into a Demand Loan
Perjanjian Kredit Demand Loan sebesar Rp 300.000 dengan Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank OCBC NISP
PT Bank OCBC NISP Tbk. Tbk.
Pada tanggal 2 April 2024, Perusahaan menandatangani On 2 April 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 (Revolving) Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000
dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Revolving) with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 14 Mei 2024, Perusahaan menandatangani On 14 May 2024, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. China Construction Bank Indonesia Tbk.
Pada tanggal 11 Juni 2024, Perusahaan menandatangani On 11 June 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with
PT Bank DBS Indonesia. PT Bank DBS Indonesia.
Pada tanggal 24 Juni 2024, Perusahaan menandatangani On 24 June 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 (Revolving) Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000
dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Revolving) with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 26 Juli 2024, Perusahaan menandatangani On 26 July 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 1.000.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 1,000,000 with
PT Bank Danamon Indonesia Tbk. PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Pada tanggal 5 Agustus 2024, Perusahaan menandatangani On 5 August 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar USD 25.000.000 (nilai Capital Credit Agreement amounting to USD 25,000,000 (full
penuh) atau setara dengan Rp 400.000 dengan MUFG Bank amount) or equivalent to Rp 400,000 with MUFG Bank Ltd.,
Ltd., Jakarta Branch Jakarta Branch
Pada tanggal 3 September 2024, Perusahaan menandatangani On 3 September 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 390.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 390,000 with
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Pada tanggal 30 Oktober 2024, Perusahaan menandatangani On 30 October 2024, the Company entered into a Investment
Perjanjian Kredit Investasi sebesar Rp 250.000 dengan PT Credit Agreement amounting to Rp 250,000 with PT Bank
Bank Mandiri (Persero) Tbk. Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 19 November 2024, Perusahaan menandatangani On 19 November 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 480.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 480,000 with
PT Bank Digital BCA. PT Bank Digital BCA.
Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan- All loan agreements include certain covenants which are
pembatasan tertentu yang umumnya diharuskan untuk normally required for such credit facilities, such as
fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan limitations to initiate merger or consolidation with other
untuk melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi parties, obtain loans from other parties except loans
dengan pihak lain, mengadakan perjanjian pinjaman obtained in the normal course of business, or changes in its
dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan capital structure and/or articles of association without
usaha yang normal atau melakukan perubahan atas struktur notification to/prior written approval from creditors and
modal dan/atau anggaran dasar tanpa adanya maintenance of certain agreed financial ratios.
pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur dan
mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 323
Page 324
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/64 Exhibit E/64
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS (Continued)
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan Interest and principal loan payments have been paid by
oleh Perusahaan sesuai dengan jadwal. Pembayaran pokok the Company on schedule. Payment of principal borrowings
pinjaman untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan for the year ended 31 December 2024 and 2023 amounting
2023 adalah masing-masing sebesar Rp 8.160.516 dan to Rp 8,160,516 and Rp 6,506,468, respectively.
Rp 6.506.468.
Atas pinjaman-pinjaman yang diterima Perusahaan, For loans received by the Company, generally creditors
umumnya para kreditur mensyaratkan adanya pembatasan- require certain restrictions and obligations that must be
pembatasan dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi fulfilled by the Company, which generally include:
oleh Perusahaan, yang pada umumnya meliputi:
• Menjaga rasio jumlah pencadangan kerugian penurunan • Maintain the ratio of the amount of provision for
sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, impairment losses in accordance with applicable
accounting standards,
• Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah • Submit audited annual financial statements to the Bank
diaudit kepada Bank selambat-lambatnya 4 (empat) bulan no later than 4 (four) months from the end of the
sejak berakhirnya tahun buku yang bersangkutan dan relevant financial year and quarterly financial
laporan keuangan kuartalan paling lambat 60 hari sejak statements no later than 60 days from the end of each
berakhirnya tiap kuartal, quarter,
• Menjaga rasio jaminan atas pinjaman pada saat ini • Maintain a ratio for loans at a maximum of 70% of
maksimal 70% dari outstanding pinjaman, outstanding loans,
• Menjaga gearing ratio (rasio antara pinjaman dengan • Maintain the gearing ratio (ratio of loans with own
modal sendiri) tidak lebih besar dari 5 (lima) kali sampai capital) not greater than 5 (five) times to 10 (ten) times,
dengan 10 (sepuluh) kali,
• Menjaga Non-Performing Loan (NPL) Ratio tidak melebihi • Maintaining the Non-Performing Loan (NPL) Ratio not
5% dari total piutang pembiayaan, exceeding 5% of the total financing receivables,
• Dampak mata uang yang tidak dilindungi secara • The impact of an unprotected currency as a whole is a
keseluruhan maksimum 25% dari jumlah ekuitas secara maximum of 25% of the total equity,
keseluruhan,
• Ekuitas diharuskan lebih besar dari Rp 1.000.000 atau • Equity is required to be greater than Rp 1,000,000 or
melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada Bank, notify the Bank in writing, one of which is if there is a
salah satunya apabila terdapat perubahan komposisi change in the composition of the majority shareholders,
pemegang saham mayoritas, perubahan susunan anggota a change in the composition of commissioners and
komisaris dan direksi, perubahan bidang atau jenis directors, a change in the field or type of business
kegiatan usaha Perusahaan, serta apabila Perusahaan activities of the Company, and if the Company dissolves,
melakukan pembubaran, penggabungan usaha dan atau merges and/or merges with other companies
peleburan dengan Perusahaan lain.
Kepatuhan atas Syarat Pinjaman Compliance with Loan Covenants
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan telah As of 31 December 2024 and 2023, the Company have
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam complied with all the requirements mentioned in the loan
perjanjian fasilitas-fasilitas pinjaman dengan kreditur. facility agreements with creditors.
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Desember/December
2024 2023
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 21 24.340 33.430 Article 21
Pasal 23 957 950 Article 23
Pasal 25 32.481 23.542 Article 25
Pasal 26 1.109 61.258 Article 26
Pasal 4(2) – Final 202 42 Article 4(2) – Final
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 2.904 3.815 Value Added Tax (VAT)
Pasal 29 tahun 2023 - 76.680 Article 29 of 2023
Taksiran Pajak Penghasilan Badan Estimated Current Income Tax
(Pasal 29) tahun 2024 111.298 - (Article 29) of fiscal year 2024
Jumlah 173.291 199.717 Total
324 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 325
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/65 Exhibit E/65
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expenses
31 Desember/December
2024 2023
Pajak kini Current tax
Perusahaan 366.601 342.193 The Company
Tangguhan Deferred
Perusahaan (3.315) 34.025 The Company
Entitas anak (3.933) (2.538) Subsidiary
Penyesuaian periode lalu - Perusahaan 2.587 7.773 Prior years adjustment – The Company
Jumlah 361.940 381.453 Total
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak, sebagaimana yang A reconciliation between profit before tax, as presented
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan in the consolidated statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian, dengan taksiran laba kena comprehensive income, and estimated taxable profit
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember for the for the year ended 31 December 2024 and 2023
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Laba sebelum pajak menurut Profit before tax per
laporan laba rugi dan consolidated statements of
penghasilan komprehensif profit or loss and other
lain konsolidasian 1.926.614 2.025.252 comprehensive income
Rugi entitas anak sebelum
pajak penghasilan 17.614 11.409 Loss before tax of subsidiary
Laba sebelum pajak - Perusahaan 1.944.228 2.036.661 Profit before tax - the Company
Beda tetap: Permanent differences:
Pendapatan keuangan yang Finance income subjected
pajaknya bersifat final (54.371) (83.120) to final tax
Beban lain-lain 22.176 26.554 Other expenses
Jumlah beda tetap (32.195) (56.566) Total permanent differences
Beda temporer: Temporary differences:
Gaji dan imbalan pasca- kerja 21.135 (39.698) Salaries and post-employment benefits
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai piutang pembiayaan of financing receivables and
dan piutang lain-lain 1.113.244 1.048.943 other receivables
Penghapusan piutang (1.027.345) (1.083.515) Receivables written-off
Penyusutan aset tetap (24.513) (44.133) Depreciation of fixed assets
Keuntungan neto atas
penjualan aset tetap (4.675) (7.208) Net gain on sale of fixed assets
Amortisasi biaya emisi surat Amortization of securities
berharga yang diterbitkan 2.102 (5.715) issuance cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (141) (3.697) on fund borrowings
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan (62.360) (44.053) on financing receivables
Jumlah beda temporer 17.447 (179.076) Total temporary differences
Taksiran laba kena pajak 1.929.480 1.801.019 Estimated taxable profit
Tarif pajak 19% 19% Tax rate
Taksiran beban pajak kini 366.601 342.193 Estimated current tax expense
Dikurangi: pajak dibayar dimuka (255.303) (265.513) Less: prepaid taxes
Taksiran utang pajak kini - Estimated current tax payable –
Perusahaan 111.298 76.680 The Company
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 325
Page 326
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/66 Exhibit E/66
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak penghasilan (Lanjutan) b. Income tax expenses (Continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang The corporate income tax calculation for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah suatu ended 31 December 2024 was a preliminary estimate
perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan made for accounting purposes and is subject to revision
akuntansi dan dapat berubah pada saat Perusahaan when the Company filed its Annual Corporate Income
menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Tax Return (“CIT”).
Badan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang The corporate income tax calculation for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah sesuai ended 31 December 2023 has comform with its Annual
dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan Corporate Income Tax Return (“CIT”) filed by the
Perusahaan. Company
c. Pajak tangguhan c. Deferred tax
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dihitung A reconciliation between the income tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba calculated by applying the applicable tax rates to
kena pajak, dengan beban pajak penghasilan taxable profit, and the income tax expenses as
sebagaimana disajikan dalam laporan laba rugi dan presented in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir comprehensive income for the year ended 31 December
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai 2024 and 2023 are as follows:
berikut:
31 Desember/December
2024 2023
Laba sebelum pajak menurut Profit before tax per
laporan laba rugi dan consolidated statements
penghasilan komprehensif of profit or loss and other
lain konsolidasian 1.926.614 2.025.252 comprehensive income
Rugi entitas anak sebelum pajak 17.614 11.409 Loss before tax of subsidiary
Laba sebelum pajak - Perusahaan 1.944.228 2.036.661 Profit before tax - the Company
Beban pajak dengan tarif pajak Tax expense at the applicable
tunggal yang berlaku 369.403 386.966 single tax rate
Pengaruh pajak penghasilan atas: Tax effects on:
Beda tetap pada tarif pajak Permanent differences at the
tunggal yang berlaku (6.117) (10.748) applicable single tax rate
Penyesuaian periode lalu 2.587 7.773 Prior years adjustment
Jumlah 365.873 383.991 Total
326 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 327
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/67 Exhibit E/67
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
c. Pajak tangguhan (Lanjutan) c. Deferred tax (Continued)
Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer yang The deferred tax effects of the significant temporary
signifikan antara laporan komersial dan fiskal terdiri differences between commercial and fiscal reporting are
dari: as follows:
Dikreditkan
(dibebankan)
ke ekuitas dari
penghasilan
Dikreditkan komprehensif
(dibebankan) lain/
ke laporan Credited
laba rugi/ (charged) to
Credited equity from
31 Desember/ (charged) to other 31 Desember/
December statement of comprehensive December
2023 profit or loss income 2024
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai piutang 88.173 16.321 - 104.494 impairment losses on receivables
Imbalan pasca-kerja 27.108 3.818 (2.454) 28.472 Post-employment benefits
Beban akrual 37.400 308 - 37.708 Accrued expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets and
dan amortisasi aset takberwujud (19.201) (5.546) - (24.747) amortization of intangible assets
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan 3.664 (11.848) - (8.184) on financing receivables
Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan yang Unamortized securities
belum diamortisasi (1.753) 399 - (1.354) issued cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (6.772) (27) - (6.799) on fund borrowings
Penghasilan komprehensif lain (158) - 15.501 15.343 Other comprehensive income
Rugi fiskal 3.502 3.824 - 7.326 Fiscal loss
Aset pajak tangguhan – neto 131.963 7.249 13.047 152.259 Deferred tax assets – net
Dikreditkan
(dibebankan)
ke ekuitas dari
penghasilan
Dikreditkan komprehensif
(dibebankan) lain/
ke laporan Credited
laba rugi/ (charged) to
Credited equity from
31 Desember/ (charged) to other 31 Desember/
December statement of comprehensive December
2022 profit or loss income 2023
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai piutang 94.742 (6.569 ) - 88.173 impairment losses on receivables
Imbalan pasca-kerja 21.206 3.916 1.986 27.108 Post-employment benefits
Beban akrual 48.845 (11.445 ) - 37.400 Accrued expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets and
dan amortisasi aset takberwujud (9.446) (9.755 ) - (19.201) amortization of intangible assets
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan 12.034 (8.370 ) - 3.664 on financing receivables
Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan yang Unamortized securities
belum diamortisasi (667) (1.086 ) - (1.753) issued cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (6.070) (702 ) - (6.772) on fund borrowings
Penghasilan komprehensif lain 2.407 - (2.565) (158) Other comprehensive income
Rugi fiskal 978 2.524 - 3.502 Fiscal loss
Aset pajak tangguhan – neto 164.029 (31.487 ) (579) 131.963 Deferred tax assets – net
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 327
Page 328
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/68 Exhibit E/68
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
c. Pajak tangguhan (Lanjutan) c. Deferred tax (Continued)
Manajemen berkeyakinan bahwa laba fiskal pada masa The management believes that future taxable profit
datang akan memadai untuk mengkompensasikan will be sufficient to be compensated against the
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. deductible of temporary differences.
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Based on the Taxation Laws in Indonesia, the Company
Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan submits tax returns on the basis of self assessment. The
membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Director General of Tax (DGT) may assess or amend
Direktur Jenderal Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau taxes within 5 (five) years of the time the tax becomes
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) due. Amendments to tax obligations of the Company are
tahun sejak saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap recorded when an assessment is received or, if appealed
kewajiban pajak Perusahaan diakui pada saat Surat against, when the result of the appeal is determined.
Ketetapan Pajak diterima atau jika Perusahaan
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas
keberatan Perusahaan tersebut telah ditetapkan.
Pada tanggal 18 Juni 2020, PP No. 56/2015 tentang On 18 June 2020, PP No. 56/2015 concerning the
Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2013, Amendment of Government Regulation No. 77 Year
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, digantikan dengan 2013, revoked and declared invalid, replaced by
Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2020 (“PP No. Government Regulation No. 30 Year 2020 ("PP No.
30/2020”) tentang “Penurunan Tarif Pajak Penghasilan 30/2020") on “Income Tax Rate Reduction Corporate
Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Taxpayers in the Form of Publicly-listed Companies".
Perseroan Terbuka”.
PP No. 30/2020 ini mengatur perseroan terbuka dalam PP No. 30/2020 regulates publicly-listed companies in
negeri di Indonesia dapat memperoleh penurunan tarif Indonesia can obtain the reduced income tax rate of
pajak penghasilan sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak 3% lower than the income tax rate corporate taxpayer
penghasilan Wajib Pajak badan dalam negeri, dengan in the country, provided they meet the prescribed
memenuhi kriteria yang ditentukan, yaitu paling sedikit criteria, ie at least 40% of the total paid-up shares
40% dari jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat recorded to be traded on the stock exchanges in
untuk diperdagangkan di bursa efek di Indonesia; saham Indonesia; the shares must be held by at least 300
tersebut harus dimiliki oleh paling sedikit Parties; each Party may only have a share of less than
300 Pihak; masing-masing Pihak hanya boleh memiliki 5% of the total shares issued and fully paid; and must
saham kurang dari 5% dari keseluruhan saham yang be met in a short time at least 183 calendar days within
ditempatkan dan disetor penuh; dan harus dipenuhi a fiscal year.
dalam waktu paling singkat 183 hari kalender dalam
jangka waktu satu tahun pajak.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan On 29 October 2021, the Government issue Law of the
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 Republic of Indonesia No. 7 Year 2021 concerning
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Harmonisation of Taz Regulations (“UU HPP”). The
Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan regulation has stipulated the income tax rate for
wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar domestic taxpayer and business establishment of 22%
22% yang mulai berlaku pada Tahun Pajak 2022 dan which will be effective from the Fiscal Year 2022
seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak onwards. Hence, the previously tax rate determination
sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah of 20% will be invalid after the ratification of this Law.
Undang-Undang ini disahkan.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan As of 31 December 2024 and 2023, the Company has met
telah memenuhi persyaratan di atas (sesuai “UU HPP” dan requirements (“UU HPP” and “PP No. 30/2020”) to
“PP No.30/2020”) untuk mendapatkan penurunan tarif obtain the reduced income tax rate of 3%, so that the
sebesar 3%, sehingga menggunakan tarif 19% untuk rate using of 19% for corporate income tax calculation.
perhitungan PPh Badan.
Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Under the taxation laws of Indonesia, the Company
Perusahaan melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan submits tax returns on the basis of self-assesment.
sistem self-assesment. Fiskus dapat menetapkan atau The tax authorities may assess or amend taxes within
mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu the statute of limitations, under prevailing regulations.
tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku.
328 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 329
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/69 Exhibit E/69
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 15. SECURITIES ISSUED
31 Desember/December
2024 2023
Nilai nominal: Nominal value:
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2021 - 400.000 Indonesia Tahap I Tahun 2021
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap II Tahun 2021 - 530.000 Indonesia Tahap II Tahun 2021
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap III Tahun 2023 483.000 1.100.000 Indonesia Tahap III Tahun 2023
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap IV Tahun 2023 1.010.000 1.600.000 Indonesia Tahap IV Tahun 2023
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap V Tahun 2023 850.000 1.100.000 Indonesia Tahap V Tahun 2023
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 600.000 - Indonesia Tahap I Tahun 2024
Jumlah nilai nominal 2.943.000 4.730.000 Total nominal value
Dikurangi: Less:
Biaya emisi Obligasi yang
belum diamortisasi (7.123) (9.225) Unamortized Bonds issuance cost
Jumlah – neto 2.935.877 4.720.775 Total - net
31 Desember/December
2024 2023
Utang Obligasi sesuai jatuh temponya: Bonds payable by maturity profile:
• < 1 tahun 712.000 2.387.000 < 1 year •
• 1-2 tahun 1.931.000 612.000 1-2 years •
• 2-3 tahun 300.000 1.731.000 2-3 years •
2.943.000 4.730.000
Amortisasi biaya emisi Obligasi yang Amortization of Bonds issuance costs
dibebankan ke laporan charged to the consolidated
laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss
komprehensif lain and other comprehensive
konsolidasian (Catatan 26) 6.283 7.924 income (Note 26)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I
Tahun 2021 Tahun 2021
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A Rp 200.000 6,00% 8 Juni/June 2022 Lunas/Paid A+(idn)
Seri/Serial B Rp 400.000 7,75% 28 Mei/May 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II
Tahun 2021 Tahun 2021
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 210.000 5,25% 16 Agustus/August 2022 Lunas/Paid A+(idn)
Seri/Serial B 260.000 6,25% 6 Agustus/August 2023 Lunas/Paid AA-(idn)
Seri/Serial C 530.000 7,25% 6 Agustus/August 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 329
Page 330
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/70 Exhibit E/70
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan) 15. SECURITIES ISSUED (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 617.000 6,25% 7 Februari/ Lunas/Paid AA-(idn)
February 2024
Seri/Serial B 227.000 7,00% 27 Januari/January 2025 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial C 256.000 7,375% 27 Januari/January 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 590.000 6,10% 24 April 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Seri/Serial B 385.000 7,00% 14 April 2025 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial C 625.000 7,15% 14 April 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 250.000 6,00% 25 Juni/June 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Seri/Serial B 850.000 7,00% 15 Juni/June 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I
Tahun 2024 Tahun 2024
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 100.000 6,60% 5 Oktober/October 2025 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial B 200.000 6,80% 25 September 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial C 300.000 6,90% 25 September 2027 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Pursuant to the Bonds Trustee agreement for Obligasi
Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, Perusahaan Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, the Company
memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan provides collateral with fiduciary transfer of financing
dengan kategori lancar sebesar 50% untuk Obligasi receivables amounting to 50% for Obligasi Berkelanjutan V
Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, dari nilai pokok BFI Finance Indonesia, of the outstanding principal amount
Obligasi yang terutang (Catatan 5). of the Bonds (Note 5).
Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Pursuant to the Bonds Trustee Agreement for Obligasi
Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia, Obligasi yang Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, the related Bonds are
diterbitkan tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa not guaranteed by special collateral in the form of objects
benda atau pendapatan atau aset lain milik Perusahaan dalam or income or other assets belonging to the Company in any
bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak manapun. form and are not guaranteed by any party.
Selain itu, selama pokok Obligasi belum dilunasi, Perusahaan Moreover, during the time that the Bonds principals are still
tidak diperkenankan antara lain, membagi dividen dalam hal outstanding, the Company is not allowed to, among others,
Perusahaan lalai dalam membayar jumlah terutang obligasi, declare dividends in the event that the Company defaults in
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan pada Bonds obligations, merge unless performed on the same
bidang usaha yang sama, dan menjual atau mengalihkan lebih business, and sells or hand over more than 50% of the
dari 50% aset Perusahaan, kecuali dalam rangka kegiatan Company’s assets, except for normal operation activity. The
usaha sehari-hari. Perusahaan telah memenuhi batasan- Company has complied with the covenants on the trustee
batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut. agreements.
Semua pembayaran pokok Obligasi dilakukan secara penuh All Bonds principal is paid in full as they fall due. All Bonds
pada saat jatuh tempo. Pembayaran bunga Obligasi dilakukan interest is paid on quarterly basis.
secara triwulan.
330 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 331
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/71 Exhibit E/71
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan) 15. SECURITIES ISSUED (Continued)
Pada tanggal 27 Februari 2024, Perusahaan telah menerima On 27 February 2024, the Company has received a letter
surat dari PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”) from PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”)
No. 22/DIR/RATLTR/II/2024 yang menyatakan bahwa Fitch No. 22/DIR/RATLTR/II/2024 affirming the national long
mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang “AA-(idn)” term rating of the Company at “AA-(idn)” with stable
dengan outlook stabil. Peringkat Nasional 'AA' menunjukkan outlook. ‘AA’ National Ratings denote expectations of a very
ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah low level of default risk relative to other issuers or
dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau obligations in the same country or monetary union.
serikat moneter yang sama.
16. BEBAN AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/December
2024 2023
Bonus dan tunjangan lainnya 200.960 198.843 Bonus and other allowances
Bunga 56.864 75.090 Interest
Jasa tenaga ahli 3.249 8.449 Professional fees
Lain-lain 40.503 41.739 Others
Jumlah 301.576 324.121 Total
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA 17. POST-EMPLOYMENT BENEFIT LIABILITIES
Perusahaan memberikan imbalan pasca-kerja kepada The Company is required to provide post-employment
karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada benefits to its employees when their employment is
saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca- terminated or when they retire. These benefits are
kerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja dan primarily based on years of service and the employees’
kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja compensation at termination or retirement.
atau selesainya masa kerja.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menyelenggarakan program The Company and Its Subsidiary have defined contribution
pensiun untuk karyawan tetap yang sudah memenuhi kriteria pension program covering its qualified permanent
yang ditetapkan Perusahaan, dimana program pensiun ini employees who meets the Company’s criteria, where the
dikelola dan diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa contribution pension program is defined and administered
Manulife Indonesia. by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
Imbalan pasca-kerja meliputi pensiun, uang pisah, uang Post-employment benefits include pensions, severance
penghargaan dan imbalan lainnya (Imbalan pasca-kerja pay, service pay and other benefits (Post-employment
(“IPK”) sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja benefits (“PEB”) as stipulated under the Job Creation
No.11/2020, Peraturan Pemerintah No.35/2021 Law No.11/2020, Government Regulation No.35/2021
(“PP 35/2021”) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)) (“GR 35/2021”) and Defined Contribution (DC) Plan)
dihitung oleh Steven & Mourits, aktuaris independen, dalam is calculated by Steven & Mourits, an independent actuary,
laporannya bertanggal 14 Januari 2025 dan 17 Januari 2024 in its report dated 14 January 2025 and 17 January 2024 for
masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal the year ended 31 December 2024 and 2023, respectively, by
31 Desember 2024 dan 2023, dengan menggunakan metode using the Projected Unit Credit method. Number of
Projected Unit Credit. Jumlah karyawan yang berhak employees entitled for the employee benefits for the year
memperoleh imbalan kerja tersebut untuk tahun yang ended 31 December 2024 and 2023 was 5,734 and 6,293
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah employees, respectively.
5.734 dan 6.293 karyawan.
Rincian liabilitas atas imbalan pasca-kerja yang diakui di The details of the liabilities for post-employment benefits
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai recognized in the consolidated statements of financial
berikut: position are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Nilai kini liabilitas imbalan pasti 225.141 217.639 Present value of defined benefit obligation
Nilai wajar aset program (75.066) (74.684) Fair value of plan asset
Imbalan pasca-kerja 150.075 142.955 Post-employment benefits
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 331
Page 332
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/72 Exhibit E/72
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti yang diakui pada Movements in the present value of defined benefit
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai berikut: obligation recognised in the consolidated statement of
financial position are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Nilai kini kewajiban imbalan Present value of defined benefit obligation
pasti pada awal tahun 217.639 180.474 at beginning of year
Biaya jasa kini 25.458 23.451 Current service cost
Biaya jasa lalu atas kurtailmen - (473 ) Past service cost due to curtailment
Biaya bunga 13.843 12.470 Interest cost
Pembayaran imbalan kerja Benefit payment from Company
(sesuai provisi yang dihitung) (8.770 ) (4.451 ) (based on computed provision)
Pembayaran imbalan aset program (5.602 ) (2.685 ) Benefit payment from plan assets
Penyesuaian liabilitas akibat Liability assumed due to recognition of
pengakuan masa kerja lalu 540 733 past services
Pengukuran kembali atas nilai kini Remeasurement of present value of
liabilitas imbalan pasti: defined benefit obligation:
(Keuntungan) kerugian atas (Gain) loss from changes in financial
perubahan asumsi ekonomis (7.147 ) 6.021 assumption
(Keuntungan) kerugian atas (Gain) loss from experience
penyesuaian pengalaman (10.820) 2.099 adjustments
Nilai kini kewajiban imbalan pasti Present value of defined benefit
pada akhir tahun 225.141 217.639 obligation at end of year
31 Desember/December
2024 2023
Nilai wajar aset program pada Fair value of plan assets at
awal tahun 74.684 68.589 beginning of year
Pendapatan bunga atas aset program 5.054 5.128 Interest income on plan assets
Iuran Perusahaan 6.000 6.000 Company contribution
Pembayaran imbalan dari aset program (5.602 ) (2.685 ) Benefit payment from plan assets
Imbal hasil aset program (tidak termasuk Return on plan assets (excluding
pendapatan bunga) (5.070) (2.348 ) interest income)
Nilai wajar aset program pada akhir tahun 75.066 74.684 Fair value of plan assets at end of year
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal 142.955 111.885 Beginning balance
Iuran Perusahaan yang dibayarkan (6.000 ) (6.000 ) Contribution plan of the Company
Pembayaran imbalan kerja (41.627) (14.320) Benefits paid by the Company
Beban yang diakui pada laba rugi 67.644 40.922 Expense recognized in profit loss
(Pendapatan) beban yang diakui pada (Income) expense recognized in other
penghasilan komprehensif lain (12.897 ) 10.468 comprehensive income
Liabilitas yang diakui di laporan Liability recognized in statement of
posisi keuangan 150.075 142.955 financial position
332 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 333
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/73 Exhibit E/73
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan The amounts recognised in the consolidated statement of
komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut: profit or loss and other comprehensive income are as
follows:
31 Desember/December
2024 2023
Biaya jasa kini 25.458 23.451 Current service cost
Biaya jasa lalu atas kurtailmen - (473) Past service cost due to curtailment
Biaya bunga 13.843 12.470 Interest cost
Pendapatan bunga atas aset program (5.054) (5.128 ) Interest income on plan assets
Pengakuan liabilitas atas pengakuan Liabilities assumed due to recognition of
masa kerja lalu 540 733 past services
Biaya terminasi oleh Perusahaan 32.857 9.869 Termination benefit by Company
Jumlah beban (Catatan 25) 67.644 40.922 Total expenses (Note 25)
Riwayat penyesuaian pengalaman adalah sebagai berikut: The history of experience adjustment are as follows:
31 Desember/December
2024 2023 2022 2021 2020
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti (225.141) (217.639) (180.474) (181.820 ) (215.418) benefit obligation
Nilai wajar aset program 75.066 74.684 68.589 66.363 61.207 Fair value of plan assets
Defisit (150.075) (142.955) (111.885) (115.457) (154.211) Deficit
Penyesuaian pengalaman Experience adjustment on
liabilitas program 10.820 (2.099) (6.588) 13.185 20.906 plan liabilities
Penyesuaian pengalaman Experience adjustment on
aset program (5.070) (2.348) (5.966) (2.842) (525) plan assets
Kategori utama aset program per 31 Desember 2024 dan 2023 The main categories of plan assets as of 31 December 2024
sebagai persentase dari total aset program adalah pasar uang and 2023 as percentage of total plan assets was money
50%, pendapatan tetap 30% dan saham 20%. market 50%, fixed income 30% and shares 20%.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan The following table demonstrates the sensitivity to a
perubahan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji sebesar reasonably possible change in discount rates and salary
1% dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini increment rate of 1%, with all other variables held constant,
liabilitas imbalan pasca-kerja: of the present value of post-employment benefits
liabilities:
31 Desember/December 2024
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini Impact on present value of post-
liabilitas imbalan pasca-kerja 209.395 243.001 242.989 209.052 employment benefits liabilities
31 Desember/December 2023
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini Impact on present value of post-
liabilitas imbalan pasca-kerja 202.196 235.157 235.180 201.827 employment benefits liabilities
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 333
Page 334
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/74 Exhibit E/74
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu The sensitivity analysis are based on a change in an
asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap konstan. assumption while holding all other assumptions constant. In
Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan practice, this is unlikely to accur an changes in some of the
beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam assumptions may be correlated. When calculating the
perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti atas asumsi sensitivity of the defined benefit obligation to significant
aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini actuarial assumptions, the same method (present value of
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode the defined benefit obligation calculated with the
Projected Unit Credit di akhir periode) telah diterapkan Projected Unit Credit method at the end of the reporting
seperti dalam perhitungan kewajiban pensiun yang diakui period) has been applied as when calculating the pension
dalam laporan posisi keuangan. liability recognized within the statements of financial
position.
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di Key assumptions used in the above calculation:
atas:
31 Desember/December
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
- Tingkat diskonto per tahun 7,10% - 7,15% 6,75% Annual discount rate -
- Kenaikan gaji per tahun 10% 10% Annual salary increase -
Asumsi demografi: Demographic assumptions:
- Tingkat kematian Tabel Mortalisasi Indonesia – 2019/ Mortality table of Mortality rate -
Indonesia – 2019
- Tingkat pengunduran diri 20% per tahun sebelum usia 25 dan terus menurun menjadi 0% Turnover rate -
pada usia 55 /
20% per annum before the age of 25 and linearly decreasing
to 0% per annum at age of 55
- Tingkat kecacatan per tahun 5% dari Tingkat Kematian/5% of Mortality Rates Disability rate per annum -
- Tingkat pensiun 100% di usia 56/100% at age 56 Retirement rate -
18. DIVIDEN TUNAI DAN SALDO LABA YANG TELAH 18. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATION OF RETAINED
DITENTUKAN PENGGUNAANNYA EARNINGS
Berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada Based on the Minutes of Meeting of the Board of Directors
tanggal 29 November 2024, Perusahaan menyetujui on 29 November 2024, the Company approved interim cash
pembagian dividen tunai interim untuk tahun 2024 sebesar dividend for the financial year 2024 amounted to Rp 28 (full
Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau setara dengan amount) per share amounting to Rp 421,103 to the
Rp 421.103 yang telah dibayarkan pada pemegang saham shareholders of the Company which has been distributed on
pada tanggal 19 Desember 2024. 19 December 2024.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the decision of Shareholders’ Annual General
Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk pada tanggal Meeting on 22 May 2024, the Company announced a cash
22 Mei 2024, Perusahaan menetapkan pembagian dividen dividend from net profit in 2023 amounting to Rp 55 (full
tunai dari laba bersih tahun 2023 sebesar Rp 55 (nilai penuh) amount) per share. After taking into account the interim
per lembar saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
interim sebesar Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
setara dengan Rp 421.103 yang telah dibayarkan kepada Company, which has been distributed on 21 December 2023
pemegang saham pada tanggal 21 Desember 2023 based on the Minutes of Meeting of the Board of
berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada Directors on 1 December 2023, the remaining balance
tanggal 1 Desember 2023, sisanya sebesar Rp 27 (nilai penuh) amounting to Rp 27 (full amount) per share or equivalent
per lembar saham atau setara dengan Rp 406.063 yang telah to Rp 406,063 has been distributed on 21 June 2024. The
dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2024. Perusahaan juga Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
menyetujui untuk menyisihkan sebesar Rp 5.000 sebagai
cadangan.
334 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 335
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/75 Exhibit E/75
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. DIVIDEN TUNAI DAN SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN 18. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATION OF RETAINED
PENGGUNAANNYA (Lanjutan) EARNINGS (Continued)
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the decision of Shareholders’ Annual General
Tahunan pada tanggal 16 Mei 2023, Perusahaan menetapkan Meeting on 16 May 2023, the Company announced a cash
pembagian dividen tunai dari laba bersih tahun 2022 sebesar dividend from net profit in 2022 amounting to Rp 60 (full
Rp 60 (nilai penuh) per lembar saham. Setelah amount) per share. After taking into account the interim
memperhitungkan dividen tunai interim sebesar Rp 28 (nilai cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
penuh) per lembar saham atau setara dengan Rp 421.103 or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal Company, which has been distributed on 22 December 2022
22 Desember 2022 berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi based on the Minutes of Meeting of the Board of
Perusahaan pada tanggal 2 Desember 2022, sisanya sebesar Directors on 2 December 2022, the remaining balance
Rp 32 (nilai penuh) per lembar saham atau setara dengan Rp amounting to Rp 32 (full amount) per share or equivalent
481.260 telah dibayarkan pada tanggal 15 Juni 2023. to Rp 481,260 has been distributed on 15 June 2023. The
Perusahaan juga menyetujui untuk menyisihkan sebesar Rp Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
5.000 sebagai cadangan.
Hal ini telah sesuai dengan Undang-Undang No. 40/2007 This is in accordance with the Indonesian Limited Company
mengenai Perseroan Terbatas, yang mengharuskan Law No. 40/2007, which requires companies to set up a
perusahaan-perusahaan untuk membuat penyisihan cadangan statutory reserve until the reserve reach at least 20% of the
wajib sampai cadangan mencapai sekurang-kurangnya 20% issued and paid up share capital. There is no set period of
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. time over which this amount should be provided.
Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
penyisihan tersebut.
19. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA 19. OTHER PAYABLES – THIRD PARTIES
31 Desember/December
2024 2023
Titipan konsumen 272.962 258.891 Customer deposits
Utang kepada supplier 142.110 81.109 Payable to suppliers
Premi asuransi 59.674 45.288 Insurance premium
Utang pengurusan fidusia 911 1.268 Fiducia processing payables
Lain-lain 77.135 50.867 Others
Jumlah 552.792 437.423 Total
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the shareholder of the Company based
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan laporan daftar on the share register of PT Raya Saham Registra (RSR), the
pemegang saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), Biro share registrar, as of 31 December 2024 and 2023 are as
Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Jumlah
saham/ Nilai
Number of nominal/
Pemegang saham Shares Amount %* Shareholders
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203 51,12 Trinugraha Capital & Co SCA
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.782 48,88 Others (each below 5%)
15.039.383.620 375.985 100,00
Saham treasuri 927.732.000 23.193 - Treasury stock
Jumlah 15.967.115.620 399.178 100,00 Total
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 335
Page 336
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/76 Exhibit E/76
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (Lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (Continued)
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the shareholder of the Company based
31 Desember 2024 dan 2023 berdasarkan laporan daftar on the share register of PT Raya Saham Registra (RSR), the
pemegang saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), Biro share registrar, as of 31 December 2024 and 2023 are as
Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: (Lanjutan) follows: (Continued)
31 Desember/December 2023
Jumlah
saham/ Nilai
Number of nominal/
Pemegang saham Shares Amount %* Shareholders
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203 51,12 Trinugraha Capital & Co SCA
DB SPORE SES CLT A/C FOR DB SPORE SES CLT A/C FOR
NTAsian Discovery MSTR NTAsian Discovery MSTR
FD-864134218 832.804.900 20.820 5,54 FD-864134218
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 6.518.452.782 162.962 43,34 Others (each below 5%)
15.039.383.620 375.985 100,00
Saham treasuri 927.732.000 23.193 - Treasury stock
Jumlah 15.967.115.620 399.178 100,00 Total
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham *) % share ownership is presented on a net basis, excluded
treasuri. treasury stock.
Jumlah saham yang dimiliki anggota Dewan komisaris dan The number of shares held by the member of the board
Direksi Perusahaan berdasarkan laporan daftar pemegang of commissioners and board of directors of the Company
saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), biro administrasi based on the share register of PT Raya Saham Registra
efek, adalah sebanyak 401.288.480 saham dan 398.175.980 (RSR), the share registrar, was 401,288,480 shares and
saham, yang merupakan kepemilikan sebesar 2,51% dan 398,175,980 shares representing 2.51% and 2.49% of the
2,49% dari jumlah saham Perusahaan yang beredar masing- total outstanding shares of the Company as of
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 dengan 31 December 2024 and 2023, respectively with detail as
rincian sebagai berikut: follows:
Jumlah Saham/ Total Shares %
Nama Anggota/ 31 Desember/December 31 Desember/December
Name of Members Jabatan/Positions 2024 2023 2024 2023
Francis Lay Sioe Ho Presiden Direktur/ 343.908.180 344.108.180 2,15 2,16
President Director
Sutadi Direktur/Director 18.817.000 17.517.000 0,12 0,11
Sudjono Direktur/Director 26.310.800 26.310.800 0,16 0,16
Andrew Adiwijanto Direktur/Director 11.240.000 10.240.000 0,07 0,06
Goklas Direktur/Director 1.012.500 - 0,01 -
Jumlah/ Total 401.288.480 398.175.980 2,51 2,49
Saham treasuri Treasury stock
Pada tanggal 29 Juni 2022, RUPSLB menyetujui pengalihan On 29 June 2022, the Extraordinary General Meetings of
sebagian saham melalui Program Kepemilikan Saham oleh Shareholders (EGMS) has approved to form and implement
Manajemen dan Karyawan Management and Employee Stock Management and Employee Stock Ownership Program
Ownership Program atau disebut juga sebagai (program (MESOP Program) by transferring a maximum of 75,000,000
MESOP), yang berasal dari saham treasuri milik Perusahaan of the Company’s treasury shares.
sebanyak-banyaknya 75.000.000 lembar saham.
RUPSLB juga telah menyetujui pengalihan sisa saham treasuri The EGMS has also approved the transfer of the remaining
sebanyak-banyaknya 927.732.000 lembar saham dengan cara 927,732,000 treasury shares by selling either on or outside
dijual baik di Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek kepada the Stock Exchange to other parties, including to the main
pihak lain, baik kepada pemegang saham utama Perusahaan shareholders of the Company (Trinugraha Capital & Co.
(Trinugraha Capital & Co. SCA) maupun kepada pihak ketiga SCA) or other third parties.
lainnya.
336 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 337
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/77 Exhibit E/77
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (Lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (Continued)
Saham treasuri (Lanjutan) Treasury stock (Continued)
Pada tanggal 11 Oktober 2022, Perusahaan melakukan On 11 October 2022, the Company entered into
transaksi pengalihan sebagian saham treasuri melalui a transaction to transfer part of its treasury shares through
program MESOP sejumlah 75.000.000 lembar saham pada the MESOP program in the amount of 75,000,000 shares at
harga Rp 500 (nilai penuh) per lembar saham. Pengalihan a price of Rp 500 (full amount) per share. The transfer is
tersebut berlaku efektif pada tanggal 13 Oktober 2022 di effective on 13 October 2022 where the shares have
mana saham-saham telah berpindah tangan dan diblock changed hands and are blocked (non-tradeable) with
(tidak dapat diperdagangkan) dengan periode vesting vesting period for the MESOP program for 3 years from the
program MESOP selama 3 tahun sejak tanggal dialihkan, date of transfer, with market price of Rp 1,005 (full
dengan harga pasar Rp 1.005 (nilai penuh) per lembar saham. amount) per share.
Pelaksanaan program MESOP ini tidak menimbulkan dampak The implementation of the MESOP program does not have
dilusi kepada pemegang saham atas kepemilikan saham a dilutive impact on shareholders on share ownership in
dalam Perusahaan, dikarenakan saham-saham yang the Company, causes the shares included in the MESOP
dimasukkan ke dalam program MESOP merupakan saham program are treasury shares and are not new shares issued
treasuri dan bukan merupakan saham baru yang dikeluarkan from the Company's portfolio. The proceeds from the
dari portepel Perusahaan. Hasil pengalihan saham MESOP transfer of MESOP shares will be additional working capital
akan menjadi tambahan modal kerja bagi Perusahaan. for the Company.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, jumlah saham As of 31 December 2024 and 2023, total treasury stock
treasuri masing-masing adalah sebanyak 927.732.000 saham. were 927,732,000 shares, respectively.
Sesuai peraturan yang berlaku, sisa saham treasuri sebanyak In accordance with applicable regulations, the remaining
927.732.000 saham wajib dialihkan dan batas waktu treasury shares of 927,732,000 must be transferred and
pemenuhan kewajiban pengalihan sisa saham treasuri with deadline for fulfilling the obligation to transfer the
tersebut adalah 5 November 2025. remaining treasury shares is 5 November 2025.
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 akun ini merupakan On 31 December 2024 and 2023 this account represents the
selisih lebih antara hasil yang diterima dengan nilai nominal difference between amount received and par value from
dari setoran modal, penawaran umum perdana dan konversi paid-in capital, initial public offering and conversion of
dari obligasi konversi termasuk penyesuaian saldo karena convertible bonds including adjustments balance of quasi
kuasi reorganisasi. reorganization.
22. PENDAPATAN PIUTANG PEMBIAYAAN 22. FINANCING RECEIVABLES INCOME
31 Desember/December
2024 2023
Pendapatan piutang pembiayaan Financing receivables income
Pihak ketiga 4.438.958 4.465.384 Third parties
Pendapatan administrasi 850.475 839.352 Administration income
Denda keterlambatan 360.954 352.929 Late charges
Pendapatan terminasi 286.470 299.461 Termination income
5.936.857 5.957.126
Jumlah Total
Dikurangi: Less:
Bagian pendapatan yang dibiayai Portion of funds financed by
bank sehubungan dengan kerjasama banks in relation to channeling
penerusan pinjaman dan pembiayaan and joint financing
bersama (Catatan 31) (53.513) (23.284 ) cooperation (Note 31)
Pendapatan piutang pembiayaan - neto 5.883.344 5.933.842 Financing receivables income - net
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan For the year ended 31 December 2024 and 2023, the
2023, amortisasi biaya transaksi yang diakui sebagai amortization of transaction costs recognized as a reduction
pengurang dari pendapatan piutang pembiayaan masing- to financing receivables income was amounted to
masing sebesar Rp 210.403 dan Rp 190.645. Rp 210,403 and Rp 190,645, respectively.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 337
Page 338
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/78 Exhibit E/78
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PENDAPATAN SYARIAH 23. SHARIA INCOME
31 Desember/December
2024 2023
Marjin murabahah 129.325 101.068 Murabahah margin
Pendapatan ijarah 371 703 Ijarah income
Pendapatan IMBT 16.824 6.891 IMBT income
Jumlah 146.520 108.662 Total
24. PENDAPATAN LAIN-LAIN 24. OTHER INCOME
31 Desember/December
2024 2023
Pemulihan dari piutang Recovery on written-off
yang dihapusbukukan 217.650 196.243 receivables
Keuntungan penjualan Gain on sale of fixed
aset tetap - neto (Catatan 10) 13.680 13.502 assets - net (Note 10)
Lain-lain 19.450 18.300 Others
Jumlah 250.780 228.045 Total
25. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 25. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
31 Desember/December
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan imbalan kerja 1.398.190 1.353.921 Salaries and allowances
Imbalan pasca-kerja (Catatan 17) 63.072 37.555 Post-employment benefits (Note 17)
1.461.262 1.391.476
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Gaji dan imbalan kerja 51.405 62.260 Salaries and allowances
Imbalan pasca-kerja (Catatan 17,29) 4.572 3.367 Post-employment benefits (Note 17,29)
55.977 65.627
Jumlah 1.517.239 1.457.103 Total
26. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 26. INTEREST AND FINANCE CHARGES
31 Desember/December
2024 2023
Bunga atas pinjaman yang diterima 688.392 653.103 Interest on borrowings
Bunga atas surat berharga yang Interest on securities
diterbitkan (Catatan 15) 235.862 290.283 issued (Note 15)
Amortisasi biaya emisi atas surat berharga Amortization of securities
yang diterbitkan (Catatan 15) 6.283 7.924 issuance cost (Note 15)
Jumlah 930.537 951.310 Total
338 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 339
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/79 Exhibit E/79
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
31 Desember/December
2024 2023
Beban penerimaan angsuran 143.765 150.272 Installment collection expense
Perbaikan dan pemeliharaan 128.356 124.206 Repairs and maintenance
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 124.538 117.384 Depreciation of fixed assets (Note 10)
Pemasaran 78.275 99.358 Marketing
Amortisasi aset takberwujud (Catatan 12) 68.353 53.859 Amortization of intangible assets (Note 12)
Perjalanan dinas dan transportasi 46.061 51.038 Travel and transportation
Pendidikan dan pelatihan 40.199 26.866 Training and education
Honorarium tenaga ahli 39.713 42.868 Professional fees
Komunikasi 36.079 26.191 Communications
Asuransi 23.894 21.856 Insurance
Penyusutan aset hak-guna (Catatan 11) 22.474 22.612 Depreciation of right-of-use assets (Note 11)
Validasi data kredit 18.036 427 Credit data validation
Listrik dan air 16.924 16.579 Electricity and water
Beban alih sumber daya 16.371 17.092 Outsourced service expenses
Beban kantor 15.445 16.348 Office expense
Pengiriman, perangko dan materai 15.341 21.533 Courier, postage and stamp duty
Keanggotaan dan langganan 11.784 13.458 Membership and subscription
Program CSR 2.124 1.494 CSR program
Sewa 1.993 1.883 Rental
Beban administrasi bank 1.874 2.483 Bank administration charges
Legalisir dokumen dan fotokopi 1.221 1.316 Legalized document and photocopy
Lain-lain 22.605 41.382 Others
Jumlah 875.425 870.505 Total
28. BEBAN LAIN-LAIN 28. OTHER EXPENSES
Rincian beban lain-lain adalah sebagai berikut: The details of other expenses are as follows:
31 Desember/December
2024 2023
Penghapusan piutang dalam Written-off receivables in the
proses penyelesaian 229.458 228.870 settlement process
Kerugian neto pelepasan aset takberwujud 5.362 - Net loss on disposal of intangible assets
Cadangan kerugian penurunan Provision for impairment losses
nilai atas piutang dalam proses penyelesaian 99 34.024 of receivables in the settlement process
Jumlah 234.919 262.894 Total
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 339
Page 340
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/80 Exhibit E/80
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 29. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perusahaan dan In carrying out its business activities, the Company and Its
Entitas Anaknya melakukan transaksi-transaksi dengan pihak- Subsidiary enter into transactions with certain related
pihak berelasi tertentu sebagai berikut: parties as the followings:
Sifat hubungan/
Pihak berelasi/ Related parties Nature of relationship Transaksi/ Transactions
Karyawan/ Employee Personil manajemen kunci/ Imbalan kerja jangka-pendek/
Key management personnel Short-term employees’ benefits
Imbalan pasca-kerja/ Post-employment benefits
Program kompensasi manajemen dan karyawan
berbasis saham/ Management and employee
stock options program
PT Bank Jago Tbk Dalam satu penerima manfaat akhir Giro/ Current accounts
yang sama/ Deposito berjangka/ Time deposits
Under a similar ultimate Pendapatan bunga/ Interest income
beneficial owner Beban bunga/ Interest expense
Pinjaman yang diterima/ Fund borrowing
Saldo dan transaksi–transaksi kepada atau dari pihak yang Balances and transactions to or from a related party are as
berelasi adalah sebagai berikut: follows:
Beban gaji dan tunjangan karyawan Salaries and employee benefits
31 Desember/December
2024 2023
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Imbalan kerja jangka-pendek 51.405 62.260 Short-term employees’ benefits
Imbalan pasca-kerja 4.572 3.367 Post-employment benefits
55.977 65.627
Persentase terhadap jumlah beban 1,27% 1,52% Percentage of total expenses
PT Bank Jago Tbk PT Bank Jago Tbk
31 Desember/December
2024 2023
Giro (Catatan 4) 70 174 Current accounts (Note 4)
Deposito berjangka (Catatan 4) 6.771 4.171 Time deposits (Note 4)
Pendapatan bunga 58 23 Interest income
Beban bunga 1 3 Interest expense
Pinjaman yang diterima (Catatan 13) 169.094 296.893 Fund borrowing (Note 13)
Transaksi dengan pihak berelasi, kecuali beban gaji dan Transaction with related parties, except salary expense and
imbalan kerja kepada personil manajemen kunci, dilakukan employee benefits to key management personnel, conducted
dengan menggunakan persyaratan usaha normal. by normal operations requirements.
340 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 341
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/81 Exhibit E/81
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan The Company and Its Subsidiary manage its business activities
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its reported segments based on product
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau categories and geographic area. Profit or loss from each
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai segment is used to measure performance of each segment’s
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan information concerning the main segments are set out as
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 4.142.100 961.415 926.349 6.029.864 Financing income
Lain-lain 151.441 44.018 109.747 305.206 Others
Jumlah pendapatan 4.293.541 1.005.433 1.036.096 6.335.070 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 2.424.439 526.098 607.583 3.558.120 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 632.288 108.136 109.912 850.336 Provision for impairment losses
Jumlah beban 3.056.727 634.234 717.495 4.408.456 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.236.814 371.199 318.601 1.926.614 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (232.352) (69.735) (59.853) (361.940) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.004.462 301.464 258.748 1.564.674 Profit for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 15.018.065 1.550.174 5.444.575 22.012.814 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 83.597 83.597 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 159.344 10.506 2.853.559 3.023.409 Others
Jumlah aset 15.177.409 1.560.680 8.381.731 25.119.820 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 10.822.571 10.822.571 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 2.935.877 2.935.877 Securities issued - net
Lain-lain 104.417 20.072 1.055.218 1.179.707 Others
Jumlah liabilitas 104.417 20.072 14.813.666 14.938.155 Total liabilities
31 Desember/December 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 4.068.950 1.186.692 786.862 6.042.504 Financing income
Lain-lain 138.229 32.856 139.524 310.609 Others
Jumlah pendapatan 4.207.179 1.219.548 926.386 6.353.113 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 2.337.207 633.858 570.747 3.541.812 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 442.351 318.281 25.417 786.049 Provision for impairment losses
Jumlah beban 2.779.558 952.139 596.164 4.327.861 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.427.621 267.409 330.222 2.025.252 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (268.890) (50.366 ) (62.197) (381.453) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.158.731 217.043 268.025 1.643.799 Profit for the year
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/81 Exhibit E/81
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan The Company and Its Subsidiary manage its business activities
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its reported segments based on product
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau categories and geographic area. Profit or loss from each
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai segment is used to measure performance of each segment’s
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan information concerning the main segments are set out as
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 4.142.100 961.415 926.349 6.029.864 Financing income
Lain-lain 151.441 44.018 109.747 305.206 Others
Jumlah pendapatan 4.293.541 1.005.433 1.036.096 6.335.070 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 2.424.439 526.098 607.583 3.558.120 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 632.288 108.136 109.912 850.336 Provision for impairment losses
Jumlah beban 3.056.727 634.234 717.495 4.408.456 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.236.814 371.199 318.601 1.926.614 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (232.352) (69.735) (59.853) (361.940) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.004.462 301.464 258.748 1.564.674 Profit for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 15.018.065 1.550.174 5.444.575 22.012.814 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 83.597 83.597 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 159.344 10.506 2.853.559 3.023.409 Others
Jumlah aset 15.177.409 1.560.680 8.381.731 25.119.820 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 10.822.571 10.822.571 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 2.935.877 2.935.877 Securities issued - net
Lain-lain 104.417 20.072 1.055.218 1.179.707 Others
Jumlah liabilitas 104.417 20.072 14.813.666 14.938.155 Total liabilities
31 Desember/December 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 4.068.950 1.186.692 786.862 6.042.504 Financing income
Lain-lain 138.229 32.856 139.524 310.609 Others
Jumlah pendapatan 4.207.179 1.219.548 926.386 6.353.113 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 2.337.207 633.858 570.747 3.541.812 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 442.351 318.281 25.417 786.049 Provision for impairment losses
Jumlah beban 2.779.558 952.139 596.164 4.327.861 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.427.621 267.409 330.222 2.025.252 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (268.890) (50.366 ) (62.197) (381.453) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.158.731 217.043 268.025 1.643.799 Profit for the year
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 341
Page 342
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/82 Exhibit E/82
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan The Company and Its Subsidiary manage its business
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan activities and identifies its reported segments based on
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau product categories and geographic area. Profit or loss from
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai each segment is used to measure performance of each
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan segment’s information concerning the main segments are
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: set out as follows: (Continued)
(Lanjutan)
31 Desember/December 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan posisi keuangan / Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 14.478.748 1.559.625 4.668.020 20.706.393 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 52.769 52.769 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 129.938 10.847 3.091.488 3.232.273 Others
Jumlah aset 14.608.686 1.570.472 7.812.277 23.991.435 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 8.665.860 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 4.720.775 4.720.775 Securities issued - net
Lain-lain 82.918 16.469 1.005.617 1.105.004 Others
Jumlah liabilitas 82.918 16.469 14.392.252 14.491.639 Total liabilities
Berikut ini adalah informasi yang berkaitan dengan segmen The following tables present information concerning the
usaha utama berdasarkan wilayah geografis: main segments based on geographic area:
Segmen Geografis Geographical Segments
31 Desember/December 2024
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 3.387.411 803.244 1.138.537 1.005.878 6.335.070 Total Income
Jumlah Aset 15.325.885 3.813.969 3.890.109 2.089.857 25.119.820 Total Assets
31 Desember/December 2023
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 3.439.479 792.550 1.127.038 994.046 6.353.113 Total Income
Jumlah Aset 14.363.474 3.642.205 4.003.551 1.982.205 23.991.435 Total Assets
342 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 343
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/83 Exhibit E/83
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING 31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS
a. Pembiayaan Bersama a. Joint Financing
Dalam kaitan untuk mendukung kebutuhan pendanaan For the purpose to support funding requirement on
untuk pengembangan usaha, Perusahaan juga melakukan business expansion, the Company has also engaged a
berbagai kerjasama dengan perbankan, antara lain partnership with banking institutions in the form of
dalam bentuk perjanjian pembiayaan bersama (joint joint financing which are classified as “off balance
financing) yang dibukukan secara off balance sheet. sheet” transactions.
31 Desember/December
2024 2023
PT Bank Jago Tbk 1.225.652 494.892 PT Bank Jago Tbk
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi belum diamortisasi (2.244) (1.068) Unamortized transaction costs
Jumlah - neto 1.223.408 493.824 Total – net
Pada tanggal 5 Agustus 2021, Perusahaan On 5 August 2021, the Company entered into joint
menandatangani perjanjian kerjasama No.0100/065/B/ financing agreement No.0100/065/B/05082021
05082021 dengan skema pembiayaan bersama (joint amounting to Rp 150,000 with PT Bank Jago Tbk.
financing) sebesar Rp 150.000 dengan On 25 March 2022, with financing agreement
PT Bank Jago Tbk. Pada tanggal 25 Maret 2022, dengan No.0100/026/B/25032022, the amount of this facility
perjanjian kerjasama No. 0100/026/B/25032022, jumlah has been increased to Rp 300,000. The amount of funds
fasilitas ini meningkat menjadi Rp 300.000. Porsi fasilitas to be financed by each party range from 10% from the
pembiayaan yang akan diberikan untuk konsumen dari Company, and 90% from joint financing providers
masing-masing pihak adalah berkisar 10% dari (banks).
Perusahaan, dan 90% dari pemberi pembiayaan bersama
(bank).
Pada tanggal 24 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 24 May 2023, the Company entered into an
Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama Agreement No.0100/049/B/24052023 with PT Bank
No.0100/049/B/24052023 dengan PT Bank Jago Tbk Jago Tbk whereas the facility amount increase to
dimana jumlah fasilitas ini berubah menjadi sebesar Rp 2,000,000 and shall be effective until 5 August 2024.
Rp 2.000.000 dan berlaku efektif sampai dengan tanggal
5 Agustus 2024.
Pada tanggal 1 Agustus 2024, Perusahaan On 1 August 2024, the Company entered into an
menandatangani Perubahan dan Pernyataan Kembali Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
Perjanjian Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama Agreement No.0100/042/B/01082024 with PT Bank
No.0100/042/B/01082024 dengan PT Bank Jago Tbk yang Jago Tbk whereas the amount of funds to be financed
merubah porsi fasilitas pembiayaan yang akan diberikan by each party range from 1% from the Company, and
untuk konsumen dari masing-masing pihak yaitu berubah 99% from joint financing providers (banks) and shall be
menjadi berkisar 1% dari Perusahaan, dan 99% dari effective from 5 August 2024 until 5 August 2027.
pemberi pembiayaan bersama (bank) dan berlaku efektif
dari tanggal 5 Agustus 2024 sampai dengan tanggal
5 Agustus 2027.
Fasilitas tersebut di atas berlaku sampai dengan The above facility will be expired at the time
dibayarkannya angsuran terakhir piutang pembiayaan customers pay the latest installment of joint financing
bersama oleh konsumen. receivables.
Perusahaan bersama dengan pemberi pembiayaan The Company, together with the joint financing
bersama di atas bertindak sebagai penyedia dana dalam providers mentioned above, extend credit to
pemberian pembiayaan kepada konsumen yang consumers in accordance with certain criteria laid
memenuhi kriteria tertentu. Perusahaan bertanggung down in agreements. The Company is responsible to
jawab untuk mengelola dokumentasi dan administrasi maintain the customer’s documentation and
setiap konsumen. administration.
Kerjasama pembiayaan bersama yang dilakukan ini The joint financing facilities were arranged without
bersifat without recourse, dimana Perusahaan tidak recourse, whereby the Company is not obliged to pay
memiliki kewajiban untuk membayar atau menyetor installments including interest to joint financing
angsuran pokok termasuk bunganya kepada pemberi providers in the event that the customers fail to meet
pembiayaan bersama jika konsumen gagal melakukan their installment obligation to the Company.
pembayaran angsurannya kepada Perusahaan.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 343
Page 344
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/84 Exhibit E/84
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING (Lanjutan) 31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS (Continued)
b. Penyalur kendaraan b. Dealers of Motor Vechicles
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan The Company has entered into cooperation agreements
beberapa penyalur kendaraan. Pembiayaan yang telah with dealers of motor vehicles. Approved financing that
disetujui namun belum dibayarkan kepada penyalur has not yet been paid to dealers are recorded as payable
kendaraan dicatat sebagai utang kepada penyalur to dealers.
kendaraan.
c. Asuransi c. Insurance
Perusahaan mengadakan kerjasama dengan beberapa The Company has entered into cooperation agreements
perusahaan asuransi seperti PT Asuransi Bina Dana Arta with insurance companies which are PT Asuransi Bina
Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata, Dana Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi
PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Raksa Pratikara, Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi
PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi
Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance, Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance,
PT FWD Insurance Indonesia dan PT Chubb Life Insurance PT FWD Insurance Indonesia and PT Chubb Life Insurance
Indonesia dalam rangka penyediaan asuransi Indonesia to providing credit protection insurance and
perlindungan kredit dan perlindungan terhadap agunan protection for financed collateral.
yang dibiayai.
Perusahaan melakukan penutupan asuransi atas The Company insures vehicles for the interest of the
kendaraan bermotor demi kepentingan Perusahaan Company in its capacity as financing provider. Insurance
dalam kapasitasnya sebagai penyedia pembiayaan. premium payments received from customers that have
Pembayaran premi asuransi yang telah diterima dari not yet been paid to insurance companies are recorded
konsumen namun belum dibayarkan kepada perusahaan as insurance premium payable.
asuransi dicatat sebagai utang premi asuransi.
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan cara membagi laba Earnings per share is calculated by dividing profit for the
tahun berjalan yang tersedia bagi pemegang saham dengan year available to shareholders by the weighted average
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun common shares outstanding during the year.
berjalan.
31 Desember/December
2024 2023
Laba tahun berjalan untuk perhitungan Profit for the year for the computation of
laba per saham dasar 1.564.811 1.643.888 basic earning per shares
Jumlah rata-rata tertimbang The weighted average of
saham yang beredar 15.039.383.620 15.039.383.620 shares outstanding
Laba per saham Basic earnings per
dasar (nilai penuh) 104 109 share (full amount)
Perusahaan tidak memiliki instrumen yang memberikan efek The Company does not have instrument that give impact of
dilusi pada laba per saham dasar. dilution effect on basic earning per share.
344 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 345
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/85 Exhibit E/85
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 33. OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Perubahan komponen penghasilan komprehensif lain yang The movement of other comprehensive income component
tidak mempengaruhi laba rugi adalah sebagai berikut: that have not yet affected the profit and loss were as
follows:
31 Desember/December
2024 2023
Saldo awal tahun – setelah Beginning balance of the
pajak tangguhan 65.202 62.751 year after deferred tax
Keuntungan (kerugian) pengukuran kembali Gain (loss) on remeasurement of
program aktuarial manfaat pasti 12.897 (10.468) defined benefit actuarial program
Effective portion of the fair value change
Bagian efektif atas perubahan nilai wajar of the derivative instrument -
instrumen derivatif - lindung nilai arus kas (81.583) 13.498 cash flow hedge
(3.484) 65.781
Aset (liabilitas) pajak tangguhan (Catatan 14c) 13.047 (579) Deferred tax assets (liabilities) (Note 14c)
Saldo akhir tahun – setelah Balance at the end of year -
pajak tangguhan 9.563 65.202 after deferred tax
34. PERUBAHAN PADA LIABILITAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN 34. CHANGES IN LIABILITIES ARISED FROM FINANCING
ACTIVITIES
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arised from financing activities are as
pendanaan adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2024
Pergerakan non-kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement in Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflows exchange cost balance
Pinjaman yang diterima 8.665.860 2.104.333 52.519 (141) 10.822.571 Funds borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - neto 4.720.775 (1.787.000) - 2.102 2.935.877 Securities issued - net
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 13.386.635 317.333 52.519 1.961 13.758.448 financing activities
31 Desember/December 2023
Pergerakan non-kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement in Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflows exchange cost balance
Pinjaman yang diterima 10.246.908 (1.517.821) (59.530) (3.697) 8.665.860 Funds borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - neto 1.581.490 3.145.000 - (5.715) 4.720.775 Securities issued - net
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 11.828.398 1.627.179 (59.530) (9.412) 13.386.635 financing activities
Perusahaan dan Entitas Anaknya telah melakukan kebijakan The Company and Its Subsidiary have conducted hedge policy
lindung nilai untuk pinjaman yang diterima dalam mata uang to borrowings denominated in foreign currencies.
asing.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 345
Page 346
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/86 Exhibit E/86
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT
a. Pendahuluan dan gambaran umum a. Introduction and general description
Perkembangan dunia multifinance yang disertai dengan The development in multifinance industry followed with
meningkatnya kompleksitas aktivitas pembiayaan the improvement in complexity of financing activity has
semakin mempertegas pentingnya tata kelola emphasized more on the importance of good corporate
perusahaan yang sehat (good corporate governance) dan governance and a reliable risk management. Such both
manajemen risiko yang dapat diandalkan. Kedua hal matters are important factors, which bring the
tersebut merupakan faktor penting yang menjadi investors’ attention in assessing their investment
perhatian para investor dalam penilaian pilihan target targeting. Basically, the implementation of risk
investasinya. Penerapan manajemen risiko di management within the Company and Its Subsidiary had
Perusahaan dan Entitas Anaknya pada dasarnya sudah been carried out since the establishment of the
dilakukan sejak perusahaan berdiri, meskipun dengan Company, eventhough the Company was still using a
cara yang masih konvensional dan berkembang sesuai conventional manner and keep improving in accordance
dengan perkembangan kondisi internal dan eksternal. with the recent development of internal and external
circumstances.
Perusahaan dan Entitas Anaknya menyadari bahwa The Company and Its Subsidiary realize that risk is an
risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari integral part of its operational activity and can be
operasional dan dapat dikelola secara praktis dan managed practically and effectively day by day, with the
efektif setiap hari, dengan empat tipe risiko utama: following four particular risks:
1. Risiko kredit 1. Credit risk
2. Risiko pasar 2. Market risk
3. Risiko pendanaan dan likuiditas 3. Funding and liquidity risk
4. Risiko operasional 4. Operational risk
5. Risiko permodalan 5. Capital risk
Pengelolaan risiko di Perusahaan mencakup keseluruhan Risk management within the Company includes overall
lingkup aktivitas usaha di Perusahaan, yang didasarkan scope of business activity within the Company, which
pada kebutuhan akan keseimbangan antara fungsi based on the necessity of balance between business
operasional bisnis dengan pengelolaan risikonya. operational function and its risk management thereof.
Dengan kebijakan dan manajemen risiko yang berfungsi By means of proper risk management and policy, thus
baik, maka manajemen risiko akan menjadi strategic the risk management will become a strategic partner to
partner bagi bisnis dalam mendapatkan hasil optimal the business in obtaining optimal outcome from the
dari operasi Perusahaan. Company’s course of operation.
Dalam rangka pengembangan manajemen risiko yang In the event of development of proper risk management,
sesuai, Perusahaan dan Entitas Anaknya terus the Company and Its Subsidiary keep developing and
mengembangkan dan meningkatkan kerangka sistem improving the integrated and comprehensive framework
pengelolaan risiko dan struktur pengendalian internal of risk management system and internal control
yang terpadu dan komprehensif, sehingga dapat structure, in order that they are able to provide
memberikan informasi adanya potensi risiko secara information as an early warning of any potential risk and
lebih dini dan selanjutnya mengambil langkah-langkah accordingly, take appropriate actions to mitigate the
yang memadai untuk meminimalkan dampak risiko. risk.
Kerangka manajemen risiko dituangkan dalam The framework of risk management is implemented
kebijakan, prosedur, batasan transaksi, kewenangan under the form of policy, procedures, transactional
dan ketentuan lain serta berbagai perangkat limits, authorizations, and other rules as well as various
manajemen risiko, yang berlaku di seluruh aktivitas risk management instruments applicable to entire
lingkup usaha. Untuk memastikan bahwa kebijakan dan business activity. In order to ensure that the policy and
prosedur tersebut sesuai dengan perkembangan bisnis procedures is in line with the current business
yang ada, maka evaluasi selalu dilakukan berkala sesuai development, evaluation is frequently carried out in
dengan perubahan parameter risikonya. accordance with the change in its risk parameter.
346 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 347
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/87 Exhibit E/87
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
b. Kerangka manajemen risiko b. Framework of risk management
Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan In the implementation of risk management, the
menyadari pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang Company realizes the importance of having an adequate
memadai dalam mengakomodasi risiko-risiko yang mechanism to accommodate the risks faced by the
dihadapi Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4 Company. The Company has a mechanism that is based
(empat) pilar manajemen risiko sebagai berikut: upon 4 (four) risk management pillars, in which could be
described as follows:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, 1. Active supervision by the Board of Commissioners
yang mencakup: and Board of Directors, which includes:
- Menyetujui dan melakukan evaluasi kebijakan - Approving and evaluating risk management
manajemen risiko secara berkala; policies on a regular basis;
- Menetapkan kebijakan dan strategi Manajemen - Establishing risk management policies and
Risiko termasuk penetapan otoritas dalam strategies, which include determining the
pemberian batasan serta tinjauan atas kualitas authorization in limits and reviewing the quality
portfolio secara berkala; of portfolio on a regular basis;
- Terdapatnya Komite Pemantau Risiko dalam - Presence of Risk Oversight Committee in carrying
melakukan fungsi pengawasan. out their supervisory functions.
2. Kebijakan dan penerapan batasan 2. Policy and implementation limits
Perusahaan menyusun kebijakan-kebijakan The Company develops policies related to risk
manajemen risiko yang diperiksa secara berkala dan management, which are assessed periodically and
selalu disesuaikan dengan kondisi usaha terkini. aligned constantly to fit the most recent business
Kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam situation. The policy is translated into Standard
Prosedur Operasi Standar, Ketentuan Umum dan Operating Procedures and Internal Memo, which are
Surat Keputusan Dewan Direksi, dan disosialisasikan being socialized to all employees. The Company also
kepada seluruh karyawan terkait. Perusahaan juga has policies concerning the level of authority on
menerapkan batasan persetujuan atau otorisasi approval or authorization for both credit and non-
untuk transaksi kredit maupun yang bukan transaksi credit transactions.
kredit.
3. Identifikasi, pengukuran, pengawasan dan sistem 3. Identification, measurement, monitoring, and
informasi manajemen management information system
Perusahaan memiliki perangkat untuk The Company has a set of tools to identify, measure,
mengidentifikasi, mengukur dan mengawasi risiko, and monitor risks, particularly the credit risk and
terutama risiko kredit dan operasional melalui operational risk through the existing reporting and
mekanisme pelaporan dan sistem informasi management information system mechanism. In
manajemen. Untuk menjamin ketersediaan data order to ensure the availability of updated and
risiko yang terkini dan komprehensif, Perusahaan comprehensive risk data, the Company had
telah melakukan mengkonversi sistem operasi converted the existing operating system into a
Perusahaan yang ada menjadi centralized system centralized system, which known as CONFINS.
yang dikenal dengan CONFINS. Selain itu, Moreover, the Company has also implemented
Perusahaan juga melakukan implementasi sistem business intelligence information system in order
informasi business intelligence agar data atau that data or risk information could be provided to
informasi risiko dapat disediakan secara cepat dan the management or other third parties on a prompt
akurat kepada pihak manajemen atau pihak ketiga and accurate manner.
lainnya.
4. Pengendalian internal 4. Internal control
Perusahaan memiliki Departemen Audit Internal The Company has the Internal Audit Division in
yang secara independen melaporkan hasil place, which independently reports on process and
pemeriksaannya kepada Dewan Komisaris dan results of assessment to the Board of Commissioners
and Board of Directors. The responsibility of the
Direksi. Tanggung jawab dari Departemen Audit
Internal Audit Division includes:
Internal mencakup:
- Menyediakan penilaian atas kecukupan dan - Providing assessment on the adequacy and
efektifitas dari proses bisnis yang ada di dalam effectiveness of the entire existing business
Perusahaan; process within the Company;
- Melakukan pemeriksaan atas kepatuhan terhadap - Conducting examination on compliance to the
kebijakan-kebijakan risiko Perusahaan; Company’s risk policies;
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 347
Page 348
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/88 Exhibit E/88
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
b. Kerangka manajemen risiko (Lanjutan) b. Framework of risk management (Continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan In the implementation of risk management, the Company
menyadari pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang realizes the importance of having an adequate
memadai dalam mengakomodasi risiko-risiko yang mechanism to accommodate the risks faced by the
dihadapi Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4 Company. The Company has a mechanism that is based
(empat) pilar manajemen risiko sebagai berikut: upon 4 (four) risk management pillars, in which could be
(Lanjutan) described as follows: (Continued)
4. Pengendalian internal (Lanjutan) 4. Internal control (Continued)
Perusahaan memiliki Departemen Audit Internal The Company has the Internal Audit Division in
yang secara independen melaporkan hasil place, which independently reports on process and
pemeriksaannya kepada Dewan Komisaris dan results of assessment to the Board of Commissioners
and Board of Directors. The responsibility of the
Direksi. Tanggung jawab dari Departemen Audit
Internal Audit Division includes: (Continued)
Internal mencakup: (Lanjutan)
- Melaporkan masalah-masalah penting yang - Reporting on significant issues related to the
terkait dengan proses pengendalian di dalam control activities within the Company, including
potential improvements to these processes; and
Perusahaan termasuk rekomendasi perbaikan
yang potensial terhadap proses tersebut; dan
- Melakukan koordinasi strategis dengan fungsi - Coordinating with other controlling and
pengendali dan pengawasan lainnya (manajemen supervisory functions (risk management,
risiko, hukum, sistem dan prosedur, dan audit compliance, legal, system and procedures, and
eksternal). external auditor)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments
Pada dasarnya proses manajemen risiko dilakukan oleh Basically, risk management processes are carried out by
masing-masing unit mengingat risiko yang dihadapi each unit considering that the risk faced represents
merupakan risiko individual yang melekat pada produk, individual risks which are embedded into the products,
transaksi maupun proses pada unit yang bersangkutan. transactions, as well as process in the related unit. The
Tugas utama dari Departemen Manajemen Risiko adalah primary task of Risk Management Division is to
menetapkan kebijakan dan prosedur manajemen risiko determine policies and procedures as well as doing a
serta melakukan serangkaian proses untuk series of processes of collecting, measuring, and
mengumpulkan, melakukan pengukuran dan pelaporan reporting to the Board of Commissioners and Board of
kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Penetapan Directors. The determination of risk management
kebijakan manajemen risiko dilakukan melalui proses policies is carried out through approval process by the
persetujuan Direksi. Board of Directors.
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko utama Perusahaan, yaitu Credit risk is the main risk of the Company, that is
risiko yang timbul apabila konsumen tidak dapat the risk arising when the customer are unable to
memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian meet its obligation in accordance with the agreement
yang telah disepakati antara konsumen dengan as agreed upon between the customer and the
Perusahaan. Company.
Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Diversifikasi portofolio menurut wilayah, sektor • Diversify the portfolio by region, economic sector
ekonomi dan industri, merk dan tipe barang. and industry, brand and type of goods.
• Risk Adjusted Pricing Method, yaitu penetapan • Risk Adjusted Pricing Method, namely setting the
tingkat bunga pembiayaan berdasarkan risiko interest rate of financing based on the risks faced
yang dihadapi, antara lain dinilai dari tingkat by, among others, assessed based on the level of
uang muka yang dibayar konsumen, usia advances paid by consumers, age of vehicles
kendaraan yang dibiayai, jenis penutupan financed, type of insurance coverage selected and
asuransi yang dipilih dan lain sebagainya. so forth.
• Adanya Key Performance Indicators (KPI) sebagai • The Key Performance Indicators (KPI) as an “early
“early warning system” atas suatu masing-masing warning system” of an individual loan products as
produk pembiayaan maupun kantor cabang. well as branch offices.
• Penanganan kontrak bermasalah yang dilakukan • Handling of problematic contracts in a discipline
secara disiplin dan proaktif. and proactive manner.
• Analisa atas kualitas portofolio secara periodik • Analysis of portfolio quality through periodic and
dan tindakan preventif dan sanksi bagi cabang- preventive actions and sanctions for branches
cabang yang kualitas portofolionya tidak sesuai whose quality of its portfolio is not on target.
target.
348 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 349
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/89 Exhibit E/89
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan eksposur maksimum The following table illustrates the Company’s
sesuai dengan konsentrasi risiko kredit: maximum exposure based on credit risk
concentration:
31 Desember/December 2024
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail exposure
Kas dan setara kas 1.614.126 - 1.614.126 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 3.758.108 19.069.310 22.827.418 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 86.609 86.609 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 27.654 - 27.654 Derivative assets
Piutang karyawan - 46.352 46.352 Employee receivables
5.399.888 19.202.271 24.602.159
31 Desember/December 2023
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail exposure
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 3.332.910 18.137.603 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 53.816 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan - 48.463 48.463 Employee receivables
5.129.226 18.239.882 23.369.108
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara yang mengalami assets distinguished between those which impaired and
penurunan nilai dan yang tidak: not impaired:
31 Desember/December 2024
Tidak
mengalami Mengalami
penurunan penurunan
nilai/ nilai/ Jumlah/
Not impaired Impaired Total
Kas dan setara kas 1.614.126 - 1.614.126 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 22.528.280 299.138 22.827.418 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 85.692 917 86.609 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 27.654 - 27.654 Derivative assets
Piutang karyawan 46.352 - 46.352 Employee receivables
24.302.104 300.055 24.602.159
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
Penurunan nilai (817.616 ) Allowance for impairment losses
23.784.543
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 349
Page 350
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/90 Exhibit E/90
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of
Perusahaan yang dibedakan antara yang mengalami financial assets distinguished between those which
penurunan nilai dan yang tidak: (Lanjutan) impaired and not impaired: (Continued)
31 Desember/December 2023
Tidak
mengalami Mengalami
penurunan penurunan
nilai/ nilai/ Jumlah/
Not impaired Impaired Total
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 21.170.839 299.674 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 53.679 137 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan 48.463 - 48.463 Employee receivables
23.069.297 299.811 23.369.108
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
Penurunan nilai (765.167 ) Allowance for impairment losses
22.603.941
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara individual dan assets distinguished between individual and
kolektif: collective:
31 Desember/December 2024
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Kas dan setara kas 1.614.126 - 1.614.126 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 7.266 22.820.152 22.827.418 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 86.609 86.609 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 27.654 - 27.654 Derivative assets
Piutang karyawan 46.352 - 46.352 Employee receivables
1.695.398 22.906.761 24.602.159
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
Penurunan nilai (817.616 ) Allowance for impairment losses
23.784.543
31 Desember/December 2023
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 48.428 21.422.085 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 3 53.813 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan 48.463 - 48.463 Employee receivables
1.893.210 21.475.898 23.369.108
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
Penurunan nilai (765.167 ) Allowance for impairment losses
22.603.941
350 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 351
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/91 Exhibit E/91
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama Market risk is the risk which is primarily caused by
berkaitan dengan perubahan tingkat suku bunga dan the changes in interest rates and exchange rate of
nilai tukar mata uang Rupiah yang akan Rupiah currency which could resulting in decrease in
menyebabkan berkurangnya pendapatan, atau revenue, or increase in cost of capital of the
bertambahnya biaya modal Perusahaan. Dengan Company. With the pattern of business activity
pola aktivitas usaha yang dijalankan Perusahaan currently operated by the Company, the market risk
saat ini, risiko pasar Perusahaan adalah minimal. of the Company is mitigated to the minimum level.
Perusahaan tidak mempunyai kegiatan usaha The Company does not have financing transaction in
pembiayaan dalam mata uang asing, sementara foreign currency, while all off-shore loans of the
seluruh pinjaman luar negeri Perusahaan dalam Company in foreign currency have been protected by
mata uang asing telah diproteksi dengan swap entering into swap transactions at amount and
dalam jumlah dan tanggal jatuh tempo yang sama settlement date that similar to the borrowings
dengan utangnya. Dalam hal suku bunga, seluruh thereof. In terms of interest rate, all interest rate
bunga yang dibebankan ke konsumen adalah suku charged to the customer is fixed interest rate, while
bunga tetap (fixed interest rate), sementara utang most of the borrowings received bear fixed interest
yang diperoleh sebagian besar juga dalam suku rate, and only a small portion the borrowings bear
bunga tetap dan hanya sebagian kecil utang dalam floating interest rate.
bentuk bunga mengambang (floating interest rate).
Manajemen risiko yang telah diterapkan oleh Risk management that has been applied by the
Perusahaan adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Mengelola risiko perubahan nilai tukar mata • Managing risks of foreign exchange rates.
uang asing.
• Melakukan penelaahan atas tingkat bunga • Performing review over the interest rate on
pembiayaan yang dikaitkan dengan tingkat suku financing associated with interest rate on
bunga pinjaman. borrowings.
• Membatasi eksposur dalam investasi yang • Limiting exposure in the investment that has
memiliki harga pasar yang fluktuatif. fluctuating market prices.
Tabel berikut menjelaskan eksposur Perusahaan The following table illustrates the Company’s
atas risiko nilai tukar mata uang asing pada tanggal exposure to foreign currency exchange rate risk as of
31 Desember 2024. Termasuk didalamnya adalah 31 December 2024. Included in the table are financial
instrumen keuangan Perusahaan pada nilai tercatat, instruments of the Company at carrying amounts,
dikategorikan berdasarkan jenis mata uang: categorised by currency:
31 Desember/December 2024
USD
(Nilai penuh)/ Nilai (Rp)/
(Full amount) Equivalent (Rp)
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima 173.241.425 2.799.928 Fund borrowings
Beban akrual 1.122.924 18.149 Accrued expenses
Jumlah liabilitas 174.364.349 2.818.077 Total liabilities
Liabilitas neto Net liabilities
Kontrak valuta berjangka Foreign currency swap transactions
pertukaran mata uang asing (174.364.349) (2.818.077) contract
Eksposur neto dalam mata uang
asing - - Net exposure in foreign currency
Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap limit The management of interest rate risk against interest
perubahan tingkat suku bunga dilengkapi dengan rate gap limits is supplemented by monitoring the
pemantauan atas sensitivitas aset dan liabilitas sensitivity of the Company’s financial assets and
keuangan Perusahaan terhadap beberapa skenario liabilities to various standard and non-standard
suku bunga baku maupun non-baku. interest rate scenarios.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 351
Page 352
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/92 Exhibit E/92
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
2. Risiko Pasar (Lanjutan) 2. Market Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan sensitivitas atas The following table illustrates the sensitivity to a
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, reasonably possible change in market interest rates,
dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap with all other variables held constant, of the
pendapatan pembiayaan: financing income:
31 Desember/December 2024
2024 2023
Pendapatan pembiayaan: Financing income:
Kenaikan suku bunga 1% 189.224 190.599 Increase in interest rate by 1%
(100 basis poin) (100 basis point)
Penurunan suku bunga 1% Decrease in interest rate by 1%
(100 basis poin) (189.224 ) (190.599) (100 basis point)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset dan liabilitas The following table illustrates the Company’s
keuangan Perusahaan yang dikelompokkan menurut financial assets and liabilities at carrying amounts,
mana yang lebih awal antara tanggal repricing atau categorized by the earlier of contractual repricing of
tanggal jatuh tempo kontraktual untuk melihat maturity dates to analyze the impact of changes in
dampak perubahan tingkat suku bunga: interest rate:
31 Desember/December 2024
Tingkat bunga
mengambang/ Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
Floating rate
< 3 bulan/ 3-36 bulan/ < 3 bulan/ 3-12 bulan/ 1-2 tahun/ > 2 tahun/ Jumlah/
months months months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.614.126 - - - - - 1.614.126 equivalents
Piutang pembiayaan - - 3.694.927 7.440.793 6.554.615 5.137.083 22.827.418 Financing receivables
Piutang ijarah Ijarah and IMBT
dan IMBT - - 16.315 28.092 25.957 16.245 86.609 receivables
Jumlah aset keuangan 1.614.126 - 3.711.242 7.468.885 6.580.572 5.153.328 24.528.153 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - 2.523.012 3.991.120 3.299.175 1.009.264 10.822.571 Fund borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - - 225.750 481.845 1.928.856 299.426 2.935.877 Securities issued
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan - - 2.748.762 4.472.965 5.228.031 1.308.690 13.758.448 liabilities
Neto 1.614.126 - 962.480 3.221.670 1.352.541 3.844.638 10.769.705 Net
31 Desember/December 2023
Tingkat bunga
mengambang/ Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
Floating rate
< 3 bulan/ 3-36 bulan/ < 3 bulan/ 3-12 bulan/ 1-2 tahun/ > 2 tahun/ Jumlah/
months months months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.739.659 - - - - - 1.739.659 equivalents
Piutang pembiayaan - - 3.781.082 6.929.697 6.349.324 4.410.410 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah Ijarah and IMBT
dan IMBT - - 13.702 14.536 14.365 11.213 53.816 receivables
Jumlah aset keuangan 1.739.659 - 3.794.784 6.944.233 6.363.689 4.421.623 23.263.988 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 20.787 - 1.484.229 3.724.801 2.669.140 766.903 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - - 614.669 1.766.466 609.510 1.730.130 4.720.775 Securities issued
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 20.787 - 2.098.898 5.491.267 3.278.650 2.497.033 13.386.635 liabilities
Neto 1.718.872 - 1.695.886 1.452.966 3.085.039 1.924.590 9.877.353 Net
352 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 353
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/93 Exhibit E/93
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
Risiko likuiditas merupakan risiko terkait dengan Liquidity risk is the risk associated with the ability
kemampuan sumber dana Perusahaan untuk of the Company to meet its obligations when they
memenuhi liabilitasnya pada jatuh tempo. fall due.
Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Mendapatkan pinjaman dengan skedul • Obtaining borrowings with principal and
pembayaran kembali pokok dan bunga yang interest repayment schedule that aligns with
sesuai dengan periode jatuh tempo piutang, the original maturities of receivables, in order
sehingga tidak terjadi mis-match. to prevent mis-match.
• Menjaga agar posisi kas dan Perusahaan selalu • Maintaining the cash and bank position of the
dalam posisi likuid untuk mendukung aktivitas Company to remain in a liquid position in
pembiayaan selama minimal 7 hari. supporting the financing activities for at least
7 days.
• Memonitor posisi kas dan bank Perusahaan • Monitoring the cash and bank position of the
secara periodik, baik tahunan, bulanan, Company in a regular basis, whether annualy,
mingguan maupun harian, guna memastikan agar monthly, weekly or daily, to ensure that there
selalu terdapat surplus kas yang memadai. is always sufficient cash surplus.
• Menjaga agar jumlah piutang yang jatuh tempo • Maintaining the number of receivables due in a
pada periode tertentu lebih besar dibanding certain period higher than the debts maturing
dengan utang yang jatuh tempo pada periode in the same period.
yang sama.
Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh The following table presents the maturity gap
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan profile of the Company’s financial assets and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: liabilities as of 31 December 2024 and 2023:
31 Desember/December 2024
Tidak
memiliki
jatuh
tempo/
Don’t
have < 1 bulan/ 1-3 bulan/ >3-12 bulan/ 1-3 tahun/ >3 tahun/ Jumlah/
maturity month months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.614.126 - - - - - 1.614.126 equivalents
Piutang pembiayaan - 1.833.406 1.861.521 7.440.793 9.986.984 1.704.714 22.827.418 Financing receivables
Ijarah and IMBT
Piutang ijarah dan IMBT - 9.088 7.227 28.092 39.207 2.995 86.609 receivables
Aset derivatif - 1.054 2.893 9.924 13.783 - 27.654 Derivative assets
Piutang karyawan - 1.521 1.466 6.162 36.415 788 46.352 Employees receivables
Jumlah aset keuangan 1.614.126 1.845.069 1.873.107 7.484.971 10.076.389 1.708.497 24.602.159 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - 1.406.822 1.122.068 4.005.633 4.323.497 339 10.858.359 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - 227.000 - 485.000 2.231.000 - 2.943.000 Securities issued
Beban bunga yang masih Accrued interest
harus dibayar - 56.864 - - - - 56.864 expenses
Utang kepada supplier - 142.110 - - - - 142.110 Payable to suppliers
Insurance premium
Utang premi asuransi - - 59.674 - - - 59.674 payables
Jumlah liabilitas keuangan - 1.832.796 1.181.742 4.490.633 6.554.497 339 14.060.007 Total financial liabilities
Perbedaan jatuh tempo 1.614.126 12.273 691.365 2.994.338 3.521.892 1.708.158 10.542.152 Difference in maturity
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 353
Page 354
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/94 Exhibit E/94
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
3. Risiko Likuiditas (Lanjutan) 3. Liquidity Risk (Continued)
Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh The following table presents the maturity gap
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan profile of the Company’s financial assets and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: (Lanjutan) liabilities as of 31 December 2024 and 2023:
(Continued)
31 Desember/December 2023
Tidak
memiliki
jatuh
tempo/
Don’t
have < 1 bulan/ 1-3 bulan/ >3-12 bulan/ 1-3 tahun/ >3 tahun/ Jumlah/
maturity month months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.739.659 - - - - - 1.739.659 equivalents
Piutang pembiayaan - 1.880.960 1.900.122 6.929.697 9.502.491 1.257.243 21.470.513 Financing receivables
Ijarah and IMBT
Piutang ijarah dan IMBT - 9.924 3.778 14.536 22.826 2.752 53.816 receivables
Aset derivatif - 3.512 7.726 39.800 5.619 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan - 2.961 2.182 6.635 36.068 617 48.463 Employees receivables
Jumlah aset keuangan 1.739.659 1.897.357 1.913.808 6.990.668 9.567.004 1.260.612 23.369.108 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - 623.370 887.286 3.739.225 3.451.627 - 8.701.508 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - 617.000 1.770.000 2.343.000 - 4.730.000 Securities issued
Beban bunga yang masih Accrued interest
harus dibayar - 75.090 - - - - 75.090 expenses
Utang kepada supplier - 81.109 - - - - 81.109 Payable to suppliers
Insurance premium
Utang premi asuransi - - 45.288 - - - 45.288 payables
Jumlah liabilitas keuangan - 779.569 1.549.574 5.509.225 5.794.627 - 13.632.995 Total financial liabilities
Perbedaan jatuh tempo 1.739.659 1.117.788 364.234 1.481.443 3.772.377 1.260.612 9.736.113 Difference in maturity
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
Risiko operasional adalah risiko yang berpotensi Operational risk is the risk that could potentially
menyebabkan kerugian operasional karena kesalahan cause an operating loss due to employee error
karyawan baik yang disengaja maupun tidak; whether intentional or not; system failures and
kegagalan sistem dan proses operasional serta tidak operational processes as well as the malfunction of
berfungsinya sistem pengendalian internal dalam the internal control system in the day-to-day
operasional Perusahaan sehari-hari. operations.
Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Menerapkan sistem yang tersentralisasi sehingga • Implementing a centralized system in order that
proses bisnis dapat terkontrol secara sistem dan business processes can be controlled by the
dimonitor dari waktu ke waktu. system and monitored from time to time.
• Menyiapkan backup dan Disaster Recovery Plan • Preparing backup and Disaster Recovery Plan
yang memadai bila terjadi hal-hal yang tidak that is sufficient whenever unexpected event or
diinginkan atas sistem aplikasi utama Perusahaan, condition occur towards the Company’s major
baik dari sisi hardware dan software. application systems, both in terms of hardware
and software.
• Menerapkan sistem audit kepatuhan yang • Implementing a sustainable compliance audit
berkelanjutan, baik di kantor cabang maupun system, both in branch offices or headquarters.
kantor pusat.
• Menerapkan aturan kerja yang jelas (SOP) dan • Implementing a clear code of conduct (SOP) and
sanksi yang tegas atas penyimpangan yang strict sanctions for irregularities that occurred,
terjadi, sesuai dengan tingkat kesalahan yang according to level of error identified.
ditemukan.
• Adanya penanaman nilai-nilai dasar • Promoting the Company’s core values to
Perusahaan sejak dini kepada karyawan, sehingga employees since the early stage, in order to
dapat menghindarkan/mengurangi potensi avoid/reduce the potential for irregularities.
penyimpangan.
354 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 355
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/95 Exhibit E/95
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
4. Risiko Operasional (Lanjutan) 4. Operational Risk (Continued)
Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: (Lanjutan) Company are as follows: (Continued)
• Adanya penilaian kinerja yang fair dan transparan • Fair and transparent performance appraisal
serta adanya kesempatan untuk pengembangan and opportunities for career development.
karir.
Dalam rangka meningkatkan keamanan pusat data In order to improve data center and network
dan jaringan serta dengan semakin kompleksnya security as well as the increasingly complex
sistem informasi dan digitalisasi yang digunakan, information and digitalization systems used, the
Perusahaan telah melakukan berbagai identifikasi dan Company has carried out various identification and
mitigasi risiko terkait dengan Teknologi Informasi dan risk mitigation related to Information Technology
Digitalisasi, antara lain sebagai berikut: and Digitalization, including the following:
• Dibentuknya komite pengarah Teknologi Informasi • Establishment of an Information Technology
(IT Steering Committee). steering committee (IT Steering Committee).
• Penetapan rencana strategis TI yang termasuk • Determination of an IT strategic plan that
peningkatan keamanan cyber yang searah dengan includes cyber security improvement in line
rencana strategis kegiatan usaha Perusahaan. with the strategic plan of the Company's
business activities.
• Standardisasi penerapan dan pengelolaan • Standardization of implementation and
perangkat jaringan komunikasi dan sistem data management of communication network
dan aplikasi; termasuk pengelolaan kewenangan devices and data systems and applications;
akses sistem, dan peremajaan secara berkala. including management of system access
authority, and regular renewal.
• Penerapan pengembangan sistem aplikasi dengan • Implementation of application system
model Secured Software Development Life Cycle development using the Secured Software
(S-SDLC). Development Life Cycle (S-SDLC) model.
• Pelaksanaan Penetration Test dan Vulnerability • Implementation of Penetration Tests and
Assessment (VA) untuk menguji keamanan dan Vulnerability Assessments (VA) to test the
kehandalan sistem aplikasi dan jaringan informasi security and reliability of application systems
dari potensi serangan cyber. and information networks from potential cyber
attacks.
5. Risiko Permodalan 5. Capital Risk
Tujuan Perusahaan dan Entitas Anaknya dalam The Company and Its Subsidiary’s objective in
mengelola permodalannya adalah menjaga managing its capital is to keep the Company’s
kelangsungan usaha Perusahaan untuk dapat capability in maintaining its going concern, so the
memberikan hasil kepada pemegang saham dan Company could distribute the return to
manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, dan shareholders, and maintain the optimization of
memelihara optimalisasi struktur permodalan untuk capital structure to reduce the cost of capital.
mengurangi biaya modal (cost of capital).
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan In order to maintain or adjust the capital
struktur permodalan, Perusahaan dapat structure, the Company may adjust the amount of
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan dividends paid to shareholders, return for the
kepada pemegang saham, imbalan hasil modal results of capital to shareholders or issue new
kepada pemegang saham atau menerbitkan saham shares to reduce lending.
baru untuk mengurangi pinjaman.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perusahaan Consistent with other players in the industry, the
dan Entitas Anaknya memonitor permodalan Company and Its Subsidiary monitor capital on the
berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari nilai basis of the gearing ratio. This ratio is calculated
neto pinjaman (termasuk obligasi dan medium-term as net debt (including bonds payable and medium-
notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal terms notes) divided by total capital. Total capital
diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan is calculated as equity as shown in the statements
posisi keuangan. of financial position.
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 355
Page 356
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/96 Exhibit E/96
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN 35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
OLEH STANDAR AKUNTANSI (Lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) RISK MANAGEMENT (Continued)
c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) c. Process and risk assessments (Continued)
5. Risiko Permodalan (Lanjutan) 5. Capital Risk (Continued)
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Based on Minister of Finance of the Republic of
Indonesia No. 84/PMK.012/2006 tanggal Indonesia Regulation No. 84/PMK.012/2006 dated
26 September 2006 tentang Perusahaan Pembiayaan, 26 September 2006 regarding Multifinance
juncto POJK 35/POJK.5/2018, jumlah maksimum Company, in conjunction with OJK Regulation
gearing ratio adalah sebesar 10 kali dari total modal. No.35/POJK.5/2018, the maximum gearing ratio is
10 times from total capital.
Struktur Modal Perusahaan/
Company’s Capital Structure
31 Desember/December
Keterangan PMK84/PMK.012/2006 2024 2023 Description
Modal Disetor Minimal Rp 100 miliar/ Paid- up Capital
(dalam miliar Rupiah) Minimum Rp 100 billion 399 399 (in billion Rupiah)
Rasio Utang Terhadap Maksimum 10x/
Ekuitas Maximum 10x 1,4 1,4 Debt to Equity Ratio
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, tingkat rasio As of 31 December 2024 and 2023, debt-to-equity
utang terhadap ekuitas Perusahaan masing-masing ratio level of the Company was healthy at 1.4
berada pada kondisi sehat, yaitu 1,4 kali. times, respectively.
RASIO KEUANGAN YANG RELEVAN RELEVANT FINANCIAL RATIOS
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal Based on POJK No.35/POJK.05/2018 dated 31 December 2018
31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha regarding the Organisation of Financing Company Business,
Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan diharuskan untuk the Company is required to comply with several financial
mematuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio-rasio ini ratios. These ratios have been prepared by the Company
dibuat oleh Perusahaan berdasarkan formula sebagaimana based on the formula as prescribed in the said OJK regulation
ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan kepatuhan for regulatory compliance purposes, where such ratios may
terhadap peraturan, dimana rasio tersebut dapat berbeda jika differ had the ratios been computed based on Indonesian
rasio tersebut dihitung berdasarkan Standar Akuntansi Financial Accounting Standards.
Keuangan Indonesia.
Tabel berikut menyajikan rasio–rasio keuangan Perusahaan The following table sets out the Company financial
berdasarkan peraturan OJK pada tanggal ratios based on OJK Regulation as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023: 2023:
Ketentuan
OJK/POJK 31 Desember /December
No. Rasio Requirement 2024 2023 Ratio
1 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Financing-to-Assets Ratio
Neto terhadap Total Aset >= 40% 87,96% 86,53% (FAR)
2 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
Neto terhadap Total Pinjaman >= 50%* 160,60% 155,07% Financing to Debt Ratio
3 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
Investasi dan Pembiayaan Modal Investment and Working
Kerja terhadap Total Saldo Piutang Capital Financing to Total
Pembiayaan >= 10% 77,36% 78,57% Financing Ratio
4 Rasio Piutang Pembiayaan
Bermasalah (Non-Performing Non-Performing Financing
Financing)- bruto <= 5% 1,25% 1,36% Ratio - gross
5 Rasio Piutang Pembiayaan
Bermasalah (Non-Performing Non-Performing Financing
Financing) - neto <= 5% 0,21% 0,15% Ratio - net
6 Rasio Permodalan >= 10% 67,24% 65,03% Capital Ratio
7 Gearing Ratio <= 10 x 1,35 x 1,41 x Gearing Ratio
8 Rasio Modal Sendiri terhadap Equity-to-Paid-up-Capital
Modal Disetor (MSMD) >= 50% 2550,66% 2379,84% Ratio
*) Target yang ditetapkan manajemen sesuai ketentuan *)The target set by management is in accordance with
POJK No.35/POJK.05/2018 POJK No.35/POJK.05/2018
356 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 357
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/97 Exhibit E/97
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah In the following table, financial instrument have been
dialokasikan berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi allocated based on their respective. Significant accounting
penting pada Catatan 2d menjelaskan bagaimana setiap policies in Note 2d describes how each category of financial
kategori aset keuangan dan liabilitas keuangan diukur dan assets and financial liabilities are measured and how
bagaimana pendapatan dan beban, termasuk keuntungan revenue and expenses, including gains and losses (changes
dan kerugian (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) in fair value of financial instruments) in the fair value is
atas nilai wajar diakui. recognized.
Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi The classification of financial assets has been classified as
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan financial assets measured at fair value through profit and
laba rugi, dan pinjaman yang diberikan dan piutang. loss, and loans and receivables. So with the financial
Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah liabilities has been classified as financial liabilities
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada measured at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari The following table sets out the carrying value and fair
aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan pada value of financial assets and financial liabilities as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 31 December 2024 and 2023:
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities
Diukur pada
nilai wajar
Diukur pada melalui Diukur pada
nilai wajar penghasilan nilai wajar
melalui komprehensif melalui
laporan laba lain/ Fair laporan laba
rugi/ Fair value through rugi/ Fair
value through other Biaya perolehan value through Biaya perolehan
profit and comprehensive diamortisasi/ profit and diamortisasi/
31 Desember 2024 loss income Amortized cost loss Amortized cost 31 December 2024
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas - - 1.614.126 - - Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan - neto - - 22.012.814 - - Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT– neto - - 83.597 - - Ijarah and IMBT receivables - net
Aset derivatif 27.654 - - - - Derivative assets
Piutang lain - lain - - 46.352 - - Other receivables
Jumlah 27.654 - 23.756.889 - - Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - - - 10.822.571 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - - 2.935.877 Securities issued
Beban akrual - - - - 301.576 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - 552.792 Other payables
Jumlah - - - - 14.612.816 Total
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities
Diukur pada
nilai wajar
Diukur pada melalui Diukur pada
nilai wajar penghasilan nilai wajar
melalui komprehensif melalui
laporan laba lain/ Fair laporan laba
rugi/ Fair value through rugi/ Fair
value through other Biaya perolehan value through Biaya perolehan
profit and comprehensive diamortisasi/ profit and diamortisasi/
31 Desember 2023 loss income Amortized cost loss Amortized cost 31 December 2023
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas - - 1.739.659 - - Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan - neto - - 20.706.393 - - Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT– neto - - 52.769 - - Ijarah and IMBT receivables - net
Aset derivatif 56.657 - - - - Derivative assets
Piutang lain - lain - - 48.463 - - Other receivables
Jumlah 56.657 - 22.547.284 - - Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - - - 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - - 4.720.775 Securities issued
Beban akrual - - - - 324.121 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - 437.423 Other payables
Jumlah - - - - 14.148.179 Total
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 357
Page 358
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/98 Exhibit E/98
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
(Lanjutan) (Continued)
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai The following methods and assumptions are used to
wajar adalah sebagai berikut: estimate the fair value:
• Nilai wajar kas dan setara kas, deposito berjangka, • The fair values of cash and cash equivalents, time
beban akrual dan utang lain-lain mendekati nilai deposit, accrued expenses and other payables
tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat approximate their carrying amounts largerly due to
atas instrumen keuangan tersebut. short-term maturities of these instruments.
• Estimasi nilai wajar terhadap pinjaman yang diterima • The estimated fair value of fund borrowings not
yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif ditetapkan quoted in an active market is based on discounted cash
berdasarkan diskonto arus kas dengan menggunakan flows using interest rates for new debts with similar
suku bunga utang baru dengan sisa jatuh tempo yang remaining maturity. The fair value of floating rate
serupa. Nilai wajar pinjaman yang diterima dengan fund borrowings approximate their carrying amounts
tingkat suku bunga mengambang mendekati nilai because the interest rate is repriced frequently.
tercatatnya karena tingkat suku bunganya sering
ditinjau ulang.
• Piutang pembiayaan dan aset lain-lain dinyatakan • Financing receivables and other assets are recorded at
berdasarkan jumlah nilai tercatat setelah dikurangi oleh carrying amount net of charges for impairment. The
beban penurunan nilai. Estimasi nilai wajar estimated fair value represents the discounted amount
mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini dari of estimated future cash flows expected to be
arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima. received. Expected cash flows are discounted at
Arus kas yang diharapkan didiskontokan pada tingkat current market rates to determine fair value.
suku bunga pasar terkini untuk menentukan nilai wajar.
• Nilai wajar untuk aset keuangan derivatif ditetapkan • The fair value for derivative financial assets is based
menggunakan harga pasar. on market rates.
• Nilai wajar agregat untuk surat berharga yang • The aggregate fair values securities issued is
diterbitkan dihitung berdasarkan harga pasar kuotasi. calculated based on quoted market prices. For those
Jika informasi ini tidak tersedia, model diskonto arus kas notes where quoted market prices are not available, a
digunakan berdasarkan kurva yield terkini yang sesuai discounted cash flow model is used based on a current
dengan sisa periode jatuh temponya. yield curve appropriate for the remaining term of
maturity.
PSAK 113, “Pengukuran Nilai Wajar” mensyaratkan SFAS 113, “Fair Value Measurement” requires disclosure of
pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat fair value measurements by level of the following fair
hirarki nilai wajar sebagai berikut: value measurement hierarchy:
(a) harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif (a) quoted prices (unadjusted) in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); identical assets or liabilities (level 1);
(b) input selain harga kuotasian yang termasuk dalam (b) inputs other than quoted prices included within level 1
tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau that are observable for the asset or liability, either
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (level 2); and
(tingkat 2); dan
(c) input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak observable market data (unobservable inputs)
dapat diobservasi) (tingkat 3). (level 3).
Aset keuangan Perusahaan yang diukur dan diakui pada nilai The Company’s financial assets that are measured and
wajar (tingkat 2) adalah aset keuangan derivatif. recognised at fair value (level 2) are derivative financial
assets.
358 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 359
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/99 Exhibit E/99
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. REKLASIFIKASI 37. RECLASSIFICATIONS
Beberapa akun pada laporan keuangan konsolidasian pada A few accounts in the consolidated financial statements as
tanggal 31 Desember 2023 telah direklasifikasi agar sesuai of 31 December 2023 were reclassified in order to conform
dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian per with the presentation of consolidated financial
31 Desember 2024 sebagai berikut : statements as of 31 December 2024 as follows:
Sebelum Sesudah
reklasifikasi/ reklasifikasi/
Before Reklasifikasi/ After
31 Desember 2023 reclassification Reclassification reclassification 31 December 2023
Laporan Arus Kas Statement of Cash Flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Pembayaran kas untuk : Cash disbursement for:
Beban umum dan General and administrative
administrasi (2.223.972) 25.218 (2.198.754) expenses
Arus kas untuk aktivitas investasi Cash flows for investing activities
Penambahan aset hak-guna - (25.218) (25.218 ) Addition of right-of-use assets
38. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 38. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD
Susunan Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Composition Boards of Commissioners, Directors, Sharia
syariah Supervisory Board
Pada tanggal 30 Januari 2025, Perusahaan telah As of 30 January 2025, the Company held an Extraordinary
melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa General Meeting of Shareholders (Meeting) with the
(Rapat) dengan agenda perubahan susunan pengurus agenda of changing the composition of the Company's
Perusahaan sehubungan dengan pengunduran diri Francis Lay management in connection with the resignation of Francis
Sioe Ho selaku Presiden Direktur dan Andrew Adiwijanto Lay Sioe Ho as President Director and Andrew Adiwijanto
selaku Direktur sesuai surat pengunduran diri masing-masing as Director in accordance with their respective resignation
tertanggal 27 Desember 2024. letters dated 27 December 2024.
Selanjutnya, dalam Rapat diputuskan antara lain: Furthermore, at the meeting it was decided as follows:
- Menerima dengan baik dan mengesahkan pengunduran diri - To accept and ratify the resignation of Francis Lay Sioe
Francis Lay Sioe Ho dan Andrew Adiwijanto dari Ho and Andrew Adiwijanto from their respective
jabatannya masing-masing. positions.
- Mengangkat Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris - Appointed Francis Lay Sioe Ho as President
Perseroan, menggantikan Kusmayanto Kadiman, dengan Commissioner of the Company, replacing Kusmayanto
masa jabatan efektif secepat-cepatnya 6 bulan sejak Kadiman, with an effective term of office no later than
ditutupnya Rapat dan setelah diperolehnya Persetujuan 6 months from the closing of the Meeting and after
dari Regulator terkait. Dalam hal Persetujuan dari obtaining Approval from the relevant Regulator. In the
Regulator terkait diperoleh melebihi jangka waktu 6 bulan event that Approval from the relevant Regulator is
sejak ditutupnya Rapat, maka pengangkatan termaksud obtained within a period of 6 months from the closing
akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal Persetujuan of the Meeting, then the appointment in question will
dari Regulator terkait. be effective from the date of Approval from the
relevant Regulator.
- Mengangkat Sutadi sebagai Presiden Direktur Perseroan - Appointed Sutadi as the new President Director of the
yang baru dengan masa jabatan efektif setelah Company with an effective term of office after
diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait. obtaining approval from the relevant Regulator.
- Mengangkat kembali Sunata Tjiterosampurno sebagai - Reappointed Sunata Tjiterosampurno as Commissioner
Komisaris Perseroan. of the Company.
Dengan demikian setelah ditutupnya Rapat, susunan Thus, after the closing of the Meeting, the composition of
pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut: the Company’s management is as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman* (2025) : President Commissioner
Presiden Komisaris : Francis Lay Sioe Ho** (2025-2028) : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno (2021-2026) : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu (2021-2026) : Commissioner (Independent)
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno (2025-2028) : Commissioner
Komisaris : Saurabh N. Agarwal (2023-2028) : Commissioner
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 359
Page 360
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/100 Exhibit E/100
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2024
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN (Lanjutan) 38. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD (Continued)
Susunan Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Composition Boards of Commissioners, Directors, Sharia
syariah (Lanjutan) Supervisory Board (Continued)
Dengan demikian setelah ditutupnya Rapat, susunan Thus, after the closing of the Meeting, the composition of
pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut: (Lanjutan) the Company's management is as follows: (Continued)
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Sutadi*** (2025-2028) : President Director
Direktur : Sudjono (2024-2027) : Director
Direktur : Goklas (2024-2027) : Director
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua : Asrori S. Karni (2022-2027) : Chairman
Anggota : Helda Rahmi Sin (2022-2027) : Member
* Berakhir masa jabatan pada saat efektif pengangkatan Francis * The term of office ends at the effective date of the appointment
Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris Perseroan. of Francis Lay Sioe Ho as President Commissioner of the
** Efektif secepat-cepatnya 6 bulan sejak ditutupnya Rapat ini dan Company.
setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait. Dalam ** Effective as soon as 6 (six) months since the closing of this
hal Persetujuan dari Regulator terkait diperoleh melebihi jangka Meeting and after obtaining Approval from the relevant
waktu 6 bulan sejak ditutupnya Rapat ini, maka pengangkatan Regulator. In the event that Approval from the relevant
termaksud akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal Regulator is obtained more than 6 (six) months since the closing
Persetujuan dari Regulator terkait. of this Meeting, then the appointment will be effective as of
*** Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait the date of Approval from the relevant Regulator.
dan tetap menjabat sebagai Direktur Perseroan dan juga *** Effective after obtaining Approval from the relevant Regulator
merangkap sebagai Pejabat Sementara Presiden Direktur and remaining in office as Director of the Company and also
Perseroan. concurrently serving as Interim President Director of the
Company.
Pada tanggal 19 Februari 2025, Perusahaan telah menerima On 19 February 2025, the Company received a copy of the
Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Decision of the Board of Commissioners of the Financial
Nomor Kep-5/PL.02/2025 tanggal 17 Februari 2025 tentang Services Authority Number Kep-5/PL.02/2025 dated
Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sutadi selaku 17 February 2025 concerning the Results of the Fit and
Calon Presiden Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk yang Proper Assessment of Sutadi as Candidate for President
menyebutkan antara lain bahwa Sutadi disetujui untuk Director of PT BFI Finance Indonesia Tbk stated, among
menjadi Presiden Direktur pada PT BFI Finance Indonesia Tbk other things, that Sutadi was approved to become
efektif sejak tanggal ditetapkan 17 Februari 2025. President Director of PT BFI Finance Indonesia Tbk
effective from the date set on 17 February 2025.
360 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 361
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 361
Page 362
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
362 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 363
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 363
Page 364
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
364 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 365
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 365
Page 366
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
366 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 367
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Halaman ini sengaja dikosongkan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 367
Page 368
LAMPIRAN 368 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 369
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 369
Page 370
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
LEMBAR UMPAN BALIK
Kami berterima kasih kepada Anda atas kesediaan Anda membaca Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 PT BFI Finance
Indonesia Tbk ini.
Agar kami dapat terus menyempurnakan layanan kami sekaligus membuat isi laporan ini lebih baik di masa mendatang,
kami memohon kesediaan Anda untuk mengisi Lembar Umpan Balik berikut dan menyampaikan saran, kritik, dan
masukan dari Anda kepada kami.
Profil Responden
Nama dan Organisasi (dapat dikosongkan apabila diinginkan demikian) : ______________________________________________
Dapat Dihubungi di (nomor telepon/email) : ___________________________________________________________________________
Golongan Pemangku Kepentingan: (mohon diisi di kotak yang relevan)
Pemegang Saham/Investor Instansi Pemerintah
Konsumen Media
Karyawan Masayarakat
Mitra Usaha Lainnya (mohon sebutkan): _________________
Kuesioner
No. Pertanyaan Ya Tidak
1 Isi laporan ini mudah dipahami.
2 Isi laporan ini bermanfaat bagi Anda dalam memperoleh informasi dan
mengambil keputusan.
3 Isi laporan ini telah menggambarkan kinerja keberlanjutan Perusahaan dengan
baik, akurat, dan berimbang.
4 Laporan ini memuat informasi terkait berbagai aspek keberlanjutan yang penting
untuk Anda ketahui.
5 Laporan ini telah disajikan dalam bentuk dan tampilan yang baik, mudah dibaca,
dan tertata rapi.
6 Apakah ada aspek keberlanjutan lainnya yang ingin Anda ketahui dari
Perusahaan namun belum tercakup dalam laporan ini? Jika ya, mohon sebutkan
aspek-aspek tersebut.
__________________________________________________________________________________
7 Aspek-aspek yang menurut Anda perlu mendapatkan pembahasan yang lebih
mendalam di laporan edisi berikutnya adalah:
__________________________________________________________________________________
Terima kasih atas kesediaan Anda dalam mengisi Lembar Umpan Balik ini.
Mohon kirimkan potongan Lembar Umpan Balik ini secara fisik atau elektronik kepada:
PT BFI Finance Indonesia Tbk
BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City – Tangerang Selatan 15322
Lembar ini juga dapat diakses pada:
Indonesia
Email: corporate.communication@bfi.co.id https://forms.gle/CKcLRWobHX7TiX5M6
370 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 371
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
REFERENSI SILANG SEOJK NO.16/SEOJK.04/2021
BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU
PERUSAHAAN PUBLIK
Uraian Halaman
1 Laporan Tahunan paling sedikit memuat:
a ikhtisar data keuangan penting
b informasi saham (jika ada)
c laporan Direksi
d laporan Dewan Komisaris
e profil Emiten atau Perusahaan Publik
f analisis dan pembahasan manajemen Dilaporkan
g tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik
h tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
i laporan keuangan tahunan yang telah diaudit
j surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
Tahunan
2 Uraian Isi Laporan Tahunan
a Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1 pendapatan/penjualan
2 laba bruto
3 laba (rugi)
4 jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
nonpengendali
5 total laba (rugi) komprehensif
6 jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
nonpengendali
7 laba (rugi) per saham
8 jumlah aset
16-17
9 jumlah liabilitas
10 jumlah ekuitas
11 rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset
12 rasio laba (rugi) terhadap ekuitas
13 rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan
14 rasio lancar
15 rasio liabilitas terhadap ekuitas
16 rasio liabilitas terhadap jumlah aset
17 informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis
industrinya
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 371
Page 372
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
b Informasi Saham
Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
1 saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
a jumlah saham yang beredar
b kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham dicatatkan
19
c harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
dicatatkan
d volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan
Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika sahamnya tercatat di bursa efek
2 dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada saham, seperti
pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus,
perubahan nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan
modal, informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit
mengenai:
a tanggal pelaksanaan aksi korporasi
19
b rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus,
jumlah efek konversi yang diterbitkan, dan perubahan nilai nominal saham
c jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi
d jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada)
e harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi
3 dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, dijelaskan alasan penghentian sementara perdagangan 19
saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut
4 dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) sebagaimana dimaksud pada
angka 3) dan/atau proses pembatalan pencatatan saham (delisting) masih berlangsung hingga akhir
periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian 19
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
tersebut
c Laporan Direksi 32-34
1 Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
a strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik 32-33
b peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik 32-33
c proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik 33-34
d perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik 33
e kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik 32-33
2 gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik 34
3 penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik 34
d Laporan Dewan Komisaris 28-29
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1 penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk
pengawasan Dewan Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan 28-29
Publik yang dilakukan oleh Direksi
2 pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi 29
3 pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik 29
372 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 373
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Uraian Halaman
e Profil Emiten atau Perusahaan Publik 42-81, 180-246
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat informasi:
1 nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan,
44
dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku
2 akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
meliputi:
a alamat 44-45, 232-
244
b nomor telepon
c alamat surat elektronik
d alamat situs web
3 riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik 48-51
4 visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan (corporate culture) atau nilai-nilai
46-47
perusahaan
5 kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta
54-55
jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan
6 wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik 56-57
7 struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan
struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika ada) dan komite di 58-59
bawah Dewan Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan
8 daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkaitan
44
dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9 profil Direksi, paling sedikit memuat:
a nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
b foto terbaru
c usia
d kewarganegaraan
e riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
f riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang 66-68
bersangkutan
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
g hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi
Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau Perusahaan Publik
mengungkapkan hal tersebut
h perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya
Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal 66
tersebut
10 profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a nama dan jabatan
b foto terbaru
63-65
c usia
d kewarganegaraan
e riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 373
Page 374
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
f riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris
(2) dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupakan
komisaris independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan
(3) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut 63-65
(4) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
g hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang
terafiliasi Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten atau
Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut
h pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris independen telah menjabat lebih
194
dari 2 (dua) periode
i perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
63
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
11 dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi
setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan, susunan
Tidak ada
yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris yang terakhir dan sebelumnya
12 jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan
60-62
(tetap/kontrak) dalam tahun buku Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
13 nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari
182-184
informasi mengenai:
a pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik 182-183
b anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki saham, 182
maka diungkapkan mengenai hal tersebut
c kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan Publik 182-183
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel
14 persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai
pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak
langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris 182
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut
15 jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a kepemilikan institusi lokal
b kepemilikan institusi asing 182-183
c kepemilikan individu lokal
d kepemilikan individu asing
16 informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema 184
atau bagan
17 nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama di mana Emiten atau Perusahaan
Publik memiliki pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase kepemilikan saham, bidang
77-81
usaha, total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut
18 kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan
hingga akhir tahun buku serta nama bursa efek di mana saham Emiten atau Perusahaan Publik
dicatatkan, termasuk pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen 185-186
saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan
penambahan dan pengurangan modal (jika ada)
374 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 375
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Uraian Halaman
19 informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum jatuh
tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal 188-189
hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada)
20 informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/
asosiasi/aliansinya meliputi:
a nama dan alamat
b periode penugasan
c informasi jasa audit dan/atau non-audit yang diberikan
227
d biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan selama tahun
buku
e dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non-
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat
disajikan dalam bentuk tabel
21 nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP 228
f Analisis dan Pembahasan Manajemen 82-123
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan
dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun
buku, yaitu paling sedikit memuat:
1 tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling
sedikit mengenai:
a produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya 86-99
b pendapatan/penjualan
c profitabilitas
2 kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun
buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling 100-114
sedikit mengenai:
a aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset 100-106
b liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas 107-109
c ekuitas 109-110
d pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi)
110-114
komprehensif
e arus kas 114
3 kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan 115-116
4 tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan menyajikan perhitungan rasio yang
116
relevan
5 struktur modal dan kebijakan manajemen atas struktur modal tersebut disertai dasar penentuan
118
kebijakan dimaksud
6 bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan paling sedikit
memuat:
a tujuan dari ikatan tersebut
b sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut 118
c mata uang yang menjadi denominasi
d langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk melindungi risiko dari posisi mata
uang asing yang terkait
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 375
Page 376
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
7 bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling sedikit
memuat:
a jenis investasi barang modal 118
b tujuan investasi barang modal
c nilai investasi barang modal yang dikeluarkan
8 informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada) 119
9 prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara
umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data yang layak 123
dipercaya
10 perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisasi),
mengenai:
a pendapatan/penjualan
117
b laba (rugi)
c struktur modal (capital structure) atau
d hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik
11 target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang,
mengenai:
a pendapatan/penjualan
b laba (rugi) 123
c struktur modal (capital structure)
d kebijakan dividen atau
e hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik
12 aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai
98-99
strategi pemasaran dan pangsa pasar
13 uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit:
a kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen yang dibagikan terhadap laba
bersih
b tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non-kas
c jumlah dividen per saham (kas dan/atau non-kas) 119
d jumlah dividen per tahun yang dibayar
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut
14 realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan ketentuan:
a dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan
dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum secara kumulatif sampai
dengan akhir tahun buku 120
b dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, maka Emiten
menjelaskan perubahan tersebut
15 informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi material, transaksi afiliasi, dan transaksi
benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, paling sedikit memuat:
a tanggal, nilai, dan objek transaksi
b nama pihak yang melakukan transaksi 120
c sifat hubungan afiliasi (jika ada)
d penjelasan mengenai kewajaran transaksi
e pemenuhan ketentuan terkait
376 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 377
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Uraian Halaman
f dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam
huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
(1) pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle)
(2) peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle)
g untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan,
ditambahkan penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut merupakan kegiatan
120
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan
Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut
h untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan hasil
pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut
i dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut
16 perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap Emiten
121
atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada)
17 perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada) 122
g Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik 124-156, 180-
246
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1 RUPS, paling sedikit memuat: 131-133
a Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
(1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan pada
tahun buku
(2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum direalisasikan 131-133
beserta alasan belum direalisasikan
b dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan RUPS
untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
2 Direksi, paling sedikit memuat: 136, 196-206
a tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi diuraikan dan dapat 200-201
disajikan dalam bentuk tabel
b pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi 197
c kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat
kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS
208-210
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris,
atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel
d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orientasi
136
bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada) dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada)
e penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku
paling sedikit memuat: 206
1) prosedur penilaian kinerja
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 377
Page 378
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam
rapat
206
f dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
3 Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 134-135, 190-
195
a tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris 134, 190
b pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris 191
c kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan
tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS
208-210
Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan dalam bentuk tabel
d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk program
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada) 135
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun
buku (jika ada)
e penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris, paling sedikit memuat:
(1) prosedur pelaksanaan penilaian kinerja
207
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam
rapat
(3) pihak yang melakukan penilaian
f penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja 195
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam
rapat
4 Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi
dan/atau anggota Dewan Komisaris
b prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
190-191, 196,
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris 206-207
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
5 Dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha
137-139
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a nama
69-70
b dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah
c periode penugasan dewan pengawas syariah 137
d tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah 137
e frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan prinsip syariah di pasar
137-138
modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik
6 Komite audit, paling sedikit memuat: 70-71, 212-213,
139-140
a nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite 70-71, 212
378 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 379
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Uraian Halaman
b usia
c kewarganegaraan
d riwayat pendidikan
e riwayat jabatan, meliputi informasi:
70-71, 212
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada)
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
f periode dan masa jabatan anggota komite audit 212
g pernyataan independensi komite audit 212
h pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) 139-140
i kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan tingkat kehadiran anggota komite audit
213
dalam rapat tersebut
j pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman
140
atau piagam (charter) komite audit
7 komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 73, 141, 216-218
a nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite
b usia
c kewarganegaraan
d riwayat pendidikan
e riwayat jabatan, meliputi informasi: 73, 217
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada)
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
f periode dan masa jabatan anggota komite 217
g pernyataan independensi komite 217
h pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) 141
i uraian tugas dan tanggung jawab 216
j pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) 141
k kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota dalam rapat tersebut 218
l uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku 141
m dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
mengungkapkan:
-
(1) alasan tidak dibentuknya komite
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi
8 komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan tugas
72, 140, 214-
Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit
215
memuat:
a nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite
b usia
c kewarganegaraan 72, 214
d riwayat pendidikan
e riwayat jabatan, meliputi informasi:
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 379
Page 380
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
(1) dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
(2) rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite
serta jabatan lainnya (jika ada) 72, 214
(3) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
f periode dan masa jabatan anggota komite 214
g pernyataan independensi komite 215
h pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada) 140
i uraian tugas dan tanggung jawab 214
j pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite 214
k kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat
215
tersebut
l uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku 140
9 Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:
a nama
b domisili
c riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan 142
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
d riwayat pendidikan
e pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku
f uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada tahun buku 142
10 Unit audit internal, paling sedikit memuat: 143-145
a nama kepala unit audit internal
b riwayat jabatan, meliputi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal
145
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik
c kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada)
d pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun buku 145
e struktur dan kedudukan unit audit internal 143-144
f uraian tugas dan tanggung jawab 143
g pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) unit audit internal 143
h uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun buku termasuk kebijakan dan
145
pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau komite audit
11 uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
lainnya 146
b tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal
c pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal
12 sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 147-150
a gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik 147
b jenis risiko dan cara pengelolaannya 148
c tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik 150
380 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 381
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
Uraian Halaman
d pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manajemen
150
risiko
13 perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas
anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), paling sedikit memuat:
a pokok perkara/gugatan 151
b status penyelesaian perkara/gugatan
c pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik
14 informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas lainnya pada 151
tahun buku (jika ada)
15 informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi: 223
a pokok-pokok kode etik 223-224
b bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya 224
c pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan
224
Emiten atau Perusahaan Publik
16 uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada
manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara lain
berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP)
dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP)
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management
stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat: 185
a jumlah saham dan/atau opsi
b jangka waktu pelaksanaan
c persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak
d harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan
17 uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja
219-222, 226
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka
b pelaksanaan atas kebijakan dimaksud
18 uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan
Publik, paling sedikit memuat:
a cara penyampaian laporan pelanggaran
b perlindungan bagi pelapor
c penanganan pengaduan
d pihak yang mengelola pengaduan 156
e hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
(1) jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku
(2) tindak lanjut pengaduan
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing
system), maka diungkapkan mengenai hal tersebut
19 uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud,
suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik
225
b pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan
tidak dimilikinya kebijakan dimaksud
20 penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan efek bersifat
ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan dan/atau
229-231
b penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya
(jika ada)
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 381
Page 382
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Uraian Halaman
h Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik 158-179
1 Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
158-179
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a penjelasan strategi keberlanjutan 160-163
b ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup) 10-11
c profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik 42-81, 180-246
d penjelasan Direksi 32-34
e tata kelola keberlanjutan 129-130
f kinerja keberlanjutan 164-179
g verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada Tidak ada
h lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada 368
i tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya Tidak ada
umpan balik
yang diterima
2 Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
Ya
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini
3 informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:
a diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi dan/
atau
Ya
b merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik
4 Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan bagian Tidak
yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan disajikan
Tahunan terpisah
5 Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
Tidak
a memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1)
disajikan
b disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten terpisah
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini
6 Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
Tidak
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung
disajikan
jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara
terpisah
terpisah dari Laporan Tahunan
7 Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan Tidak
Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan disajikan
terpisah
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar
akuntansi keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa
Keuangan. Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban
248-365
atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor pasar
modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten merupakan
perusahaan efek
j Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
38-39
Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini
382 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 383
Tata Kelola Perusahaan Keberlanjutan Data Perusahaan Laporan Keuangan Lampiran
yang Baik Tahunan
REFERENSI SILANG POJK NO. 51/POJK.03/2017
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN BAGI LEMBAGA
JASA KEUANGAN, EMITEN, DAN PERUSAHAAN PUBLIK
Keterangan Halaman
1 Penjelasan strategi keberlanjutan
2 Ikhtisar aspek keberlanjutan
a Aspek ekonomi, meliputi:
1. Kuantitas produk/jasa yang dijual
2. Pendapatan/penjualan
3. Laba/rugi bersih 10-11
4. Produk ramah lingkungan
5. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis keuangan berkelanjutan
b Aspek lingkungan hidup, meliputi:
1. Penggunaan energi (antara lain listrik dan air)
2. Pengurangan emisi yang dihasilkan (bagi perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan
lingkungan hidup) 170
3. Pengurangan limbah dan efluen (limbah yang telah memasuki lingkungan) yang dihasilkan (bagi perusahaan
yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan lingkungan hidup)
4. Pelestarian keanekaragaman hayati (bagi perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan
172-173
lingkungan hidup)
c Aspek sosial 165-167, 174-178
3 Profil singkat perusahaan
a Visi, misi, nilai keberlanjutan 47
b Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, alamat surat elektronik, dan situs web, serta kantor cabang dan/
44-45
atau kantor perwakilan
c Skala usaha, meliputi:
1. Total aset/kapitalisasi aset dan total kewajiban
2. Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan 44-45, 49, 56-57
3. Persentase kepemilikan saham
4. Wilayah operasional
d Penjelasan singkat produk, layanan, dan kegiatan usaha 54-55
e Keanggotaan pada asosiasi 44
f Perubahan signifikan, antara lain terkait penutupan/pembukaan cabang dan struktur kepemilikan 45
4 Penjelasan Direksi
a Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan, meliputi:
1. Penjelasan nilai keberlanjutan bagi Perusahaan
2. Penjelasan respons Perusahaan terhadap isu terkait penerapan Keuangan Berkelanjutan
3. Penjelasan komitmen pimpinan Perusahaan dalam pencapaian penerapan Keuangan Berkelanjutan
4. Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan
5. Tantangan pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan
b Penerapan Keuangan Berkelanjutan, meliputi: 32-34
1. Pencapaian dibandingkan target
2. Prestasi dan tantangan selama periode pelaporan
c Strategi pencapaian target, meliputi:
1. Pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan
2. Pemanfaatan peluang dan prospek usaha
3. Penjelasan situasi eksternal yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan Perusahaan
Laporan Tahunan Terintegrasi 2024 | PT BFI Finance Indonesia Tbk 383
Page 384
Tentang Laporan Ini Kilas Kinerja 2024 Laporan kepada Profil Perusahaan Analisis dan
Pemangku Kepentingan Pembahasan Manajemen
Keterangan Halaman
5 Tata kelola keberlanjutan
a Uraian tugas Direksi dan Dewan Komisaris/pejabat yang bertanggung jawab terhadap penerapan Keuangan
129, 190, 200-201
Berkelanjutan
b Pengembangan kompetensi Direksi dan Dewan Komisaris/pejabat yang bertanggung jawab terhadap penerapan
135-136
Keuangan Berkelanjutan
c Prosedur identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan 147-150
d Penjelasan mengenai pemangku kepentingan, meliputi:
1. Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian manajemen, RUPS, surat keputusan atau
lainnya
11, 130
2. Pendekatan yang digunakan Perusahaan dalam melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan
Keuangan Berkelanjutan (dialog, survei, seminar)
e Permasalahan, perkembangan, dan pengaruh terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan
6 Kinerja keberlanjutan
a Kegiatan membangun budaya keberlanjutan di internal Perusahaan 163
b Uraian kinerja ekonomi 3 tahun terakhir, meliputi:
1. Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan/investasi, pendapatan dan laba rugi
2. Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan/investasi pada instrumen keuangan atau 10, 14, 16-17
proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan
c Kinerja sosial 3 tahun terakhir, meliputi:
1. Komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan atas produk/jasa yang setara kepada konsumen 179
2. Ketenagakerjaan, meliputi: 164-169
a. Pernyataan kesetaraan kesempatan bekerja dan ada/tidaknya tenaga kerja paksa dan tenaga kerja anak 164
b. Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap upah minimum regional 168
c. Lingkungan bekerja yang layak dan aman 169
d. Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai 165-168
3. 3. Masyarakat, meliputi: 174-178
a. Kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan dampak positif dan dampak negatif terhadap
174-178
masyarakat sekitar termasuk literasi dan inklusi keuangan
b. Mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan masyarakat yang diterima dan
219-222
ditindaklanjuti
c. TJSL yang dapat dikaitkan dengan dukungan pada tujuan pembangunan berkelanjutan, meliputi jenis
174-178
dan capaian kegiatan program pemberdayaan masyarakat
d Kinerja lingkungan hidup, meliputi: 162-163, 170-173
1. Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan 162-163
2. Penggunaan materi yang ramah lingkungan (misalnya penggunaan jenis material daur ulang)
3. Penggunaan energi, meliputi:
170
a. Jumlah dan intensitas energi yang digunakan
b. Upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan, termasuk penggunaan energi terbarukan
e Kinerja lingkungan hidup bagi perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan lingkungan hidup Tidak relevan
f Tanggung jawab pengembangan produk dan/atau layanan Keuangan Berkelanjutan, meliputi: 96-97, 179
1. 1. Inovasi dan pengembangan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan 179
2. 2. Jumlah dan presentase produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya Tidak relevan
3. 3. Dampak positif dan negatif yang ditimbulkan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan, proses
179
distribusi, serta mitigasinya
4. 4. Jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya Tidak ada
5. 5. Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan 96-97
7 Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada Tidak ada
384 PT BFI Finance Indonesia Tbk | Laporan Tahunan Terintegrasi 2024
Page 385
Page 386
Laporan Tahunan
Terintegrasi 2024
PT BFI Finance Indonesia Tbk
BFI Tower
Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City, Tangerang Selatan 15322
Indonesia
1500018
corsec@bfi.co.id
www.bfi.co.id
Names mentioned 167 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Profil Komite-Komite
· Komisaris
p.4
unresolved
person
Refleksi Perpisahan
· Direktur
p.4
unresolved
org
PT BFI Finance
p.7 ×2
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.7 ×2
unresolved
org
PT Finansial Integrasi Teknologi
p.7 ×5
unresolved
org
Terbaik Sektor Keuangan Non Perbankan
p.25
unresolved
org
Bank Indonesia
p.32 ×2
unresolved
—
Purnajabatan
· Presiden Direktur
p.34
unresolved
—
Gokl
· Direktur
p.37 ×2
unresolved
person
Pjs.
· Direktur
p.39
unresolved
org
Dasar Hukum Pendirian
· Nama Perusahaan
p.44
unresolved
person
Kartini Muljadi
· Notaris
p.44 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.44
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.44
unresolved
org
PT Rapi Utama Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia
p.48
unresolved
org
Manufacturers Hanover Leasing Corporation
p.48 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman RI
p.48 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan RI
p.48 ×3
unresolved
org
Essompark Ltd.
p.48
unresolved
org
PT Bunas Intitama Leasing Indonesia
p.48
unresolved
person
Inge Hendarmin
· Notaris
p.48
unresolved
org
Bunas Finance Indonesia Tbk.
p.48 ×6
unresolved
person
Aulia Taufani
p.48
unresolved
person
Sutjipto
p.48
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.48
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM RI No. C-
p.48
unresolved
person
Shanti Indah Lestari
· Notaris
p.48
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM RI
p.48
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-
p.48
unresolved
org
PT Manufacturers Hanover Leasing
p.50
unresolved
person
Garibaldi
p.51
unresolved
org
Departemen Human Capital
p.53
unresolved
person
Johanes Sutrisno
· Komisaris Independen
p.59 ×8
unresolved
org
PT FIT
· Direktur
p.60 ×13
unresolved
org
PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia
p.63 ×2
unresolved
org
PT Adaro Power
p.63 ×2
unresolved
org
PT Setiabudi Investment Management
p.63
unresolved
org
International Advisory Board Komatsu Ltd
p.63
unresolved
person
Infotek
· Presiden Komisaris
p.63 ×2
unresolved
org
Menteri Negara Warga Negara Indonesia
p.63
unresolved
org
PT Gaudi Dwi Laras
p.63
unresolved
org
Mutual International Finance Corporation
p.63
unresolved
org
Alfonso Napitupulu & Partners
p.64
unresolved
org
PT BRI Asuransi Indonesia
p.64
unresolved
person
Jaya
· Komisaris Independen
p.64
unresolved
org
PT Nana Mandiri Dwikarya
p.64
unresolved
org
Kantor Hukum Gani Djemat & Partners
p.64
unresolved
org
Managing Director Northstar Advisors Pte. Ltd.
p.64
unresolved
org
Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
p.64 ×2
unresolved
org
PT Lippo Securities
p.64
unresolved
org
Northstar Advisors Pte. Ltd.
p.64
unresolved
org
Warburg Pincus LLC
p.65
unresolved
org
Oona Holdings Pte. Ltd.
p.65
unresolved
person
McKinsey
· Komisaris
p.65
unresolved
org
CleanMax Enviro Energy Solutions Pvt. Ltd.
p.65
unresolved
org
Solar Mosaic LLC
p.65
unresolved
org
Mosaic Inc.
p.65
unresolved
org
Canbriam Energy Inc.
p.65
unresolved
org
Delonex Energy Ltd.
p.65
unresolved
org
Velvet Energy Ltd.
p.65
unresolved
org
Venari Resources LLC
p.65
unresolved
org
Liberty Wireless Pte. Ltd.
p.65
unresolved
org
M-Service GmbH
p.65
unresolved
org
PT FIT. Beliau
p.66
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.66
unresolved
org
PT Indovest
p.66
unresolved
org
PT Tjiwi Kimia Pulp
p.66
unresolved
org
PT Bunas Finance Warga Negara Indonesia
p.66
unresolved
org
PT FIT. Sudjono
p.67
unresolved
org
Hans Tuanakotta Mustofa
p.67
unresolved
org
PT Sinar Mitra Sepadan
p.69 ×2
unresolved
person
K.H. Ma’ruf Amin
p.69
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Fatahillah
p.70
unresolved
org
Paul Hadiwinata
p.71
unresolved
org
Palilingan & Rekan
p.71
unresolved
org
PT Kiat Ananda Cold Storage
p.71
unresolved
org
PT Ananda Solusindo
p.71
unresolved
org
PT Manggala Kiat Ananda
p.71
unresolved
org
PT Mitra Ananda Megadistrindo
p.71
unresolved
org
PT Bersama Untuk Nusantara
p.71
unresolved
org
PT Gayatri Kapital Indonesia
p.71
unresolved
org
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia
p.71
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Edy Sugito
p.71
unresolved
org
PT FWD Insurance Indonesia
p.72
unresolved
org
PT Nusantara Finance Cakrawala
p.72
unresolved
org
PT Bank Commonwealth
p.72
unresolved
org
PT Commonwealth Life
p.72
unresolved
org
PT Mudita Finansial Teknologi
p.72
unresolved
org
PT Kiran Resources Indonesia
p.72
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas Indonesia Jono Effendy
p.72
unresolved
org
PT Bank Barclays Indonesia
p.72
unresolved
org
PT BII Finance Centre
p.72
unresolved
org
Pemantau Risiko
p.72
unresolved
org
PT Tanjung Johor Wood Industry
p.72
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.72
unresolved
person
Dasar Hukum Pendirian Akta Notaris Herna Gunawan
p.79
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.79
unresolved
—
DKI Jakarta Diangkat
· Komisaris
p.80
unresolved
—
Banten Diangkat
· Presiden Direktur
p.80
unresolved
person
Akta Notaris Veronika Farida Riswanti
p.80 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
p.80 ×3
unresolved
org
Warga Negara Indonesia Akta Notaris Herna Gunawan
p.80
unresolved
org
PT Direktur FIT
p.81
unresolved
person
Akta Notaris Geraldine H.S.S.U. Sianturi
p.81 ×2
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.127 ×2
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.131
unresolved
person
Asrori S. Karni
· Ketua
p.133 ×2
unresolved
person
Helda Rahmi Sina
· Anggota
p.133 ×2
unresolved
—
Negara Domisili
p.137
unresolved
—
SK Hasil
p.137
unresolved
—
Kepatutan
p.137
unresolved
—
Rangkap
p.137
unresolved
org
PT Indomobil Finance
p.137
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Indonesia
p.137
unresolved
person
IAPI.
· Komisaris
p.139
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.139
unresolved
person
Jono Effendy
· Anggota
p.140
unresolved
org
Departemen Corporate Secretariat
p.142
unresolved
org
Departemen Corporate Communication
p.142
unresolved
org
Departemen Corporate
p.142
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.