Skip to content
Back to announcement

20250307_UANG_Perubahan dan//atau Tambahan Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi_31867582_lamp8.pdf

Asset transaction Needs review UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 52

Page 1
           kantor jasa penilai publik
           febriman siregar dan rekan
           Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                 LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN ATAS
               RENCANA TRANSAKSI UANG MUKA INVESTASI
L APORAN K AJIAN
              MODAL DAN PENINGKATAN MODAL PT VASAMTY
P ERHITUNGAN A LAND
                 TASSAWANGAN
                      J ANGKA MELALUI KONVERSI
                                  W AKTU       UANG J UMLAH
                                             D AN
                       MUKA INVESTASI MODAL
K ONTRIBUSI A TAS K ERJASAMA P EMANFAATAN A SET
P EMERINTAH P ROVINSI untuk  keperluan
                           G ORONTALO  G UBERNUR
                       PT PAKUAN TBK.
D ENGAN B ENTUK BGS (B ANGUNAN G UNA S ERAH )
                         Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
                    Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                               Kota Depok, Jawa Barat
Page 2
         Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109



Bogor, 26 Februari 2025
No. Laporan : 00218/2.0109-05/BS/10/0069/1/II/2025

Kepada Yth,
PT Pakuan Tbk.
Jl. Raya Muchtar RT 002 / RW 007
Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
Kota Depok, Jawa Barat

Perihal : Revisi Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Uang Muka
          Investasi Modal dan Peningkatan Modal PT Vasamty Land Sawangan
          Melalui Konversi Uang Muka Investasi Modal

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tanggapan surat Otoritas Jasa Keuangan kami Kantor Jasa Penilai Publik
Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau “Kami”) yang telah memperoleh Izin
Usaha dengan No. 2.12.0109 yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Republik
Indonesia melalui Keputusan Menteri Keuangan No. 1402/KM.1/2012 tertanggal 26
November 2012, dan Izin Pembukaan Kantor Cabang di Bogor yang dikeluarkan oleh
Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Keuangan No.
459/KM.1/2020 tertanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda
Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PJ-
1/PM.021/2024 tanggal 31 Juli 2024 sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal,
mengeluarkan revisi laporan pendapat kewajaran untuk mengganti laporan nomor
00058/2.0109-05/BS/10/0069/1/I/2025 tanggal 21 Januari 2025 dan 00114/2.0109-
05/BS/10/0069/1/II/2025 tanggal 05 Februari 2025.

1.1. STATUS PENILAI

      Penilai adalah Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Febriman Siregar & Rekan (“FSR”) yang
      sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan No. 1402/KM.1/2012 tertanggal 26
      November 2012, dan Izin Pembukaan Kantor Cabang di Bogor yang dikeluarkan oleh
      Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Keuangan No.
      459/KM.1/2020 tertanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa
      Keuangan (OJK) berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019
      dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No.
      STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024 tanggal 31 Juli 2024.

                                                                                                     Kantor Cabang Bogor
                                                                                 Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                             RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                            Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                            Jawa Barat 16129
                                                                                                         Telp. : 0251-8397671
                                                                                                  Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                      Website : www.fsr.co.id
                                                                                                                  -i-
                                   Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung    (PS) ;
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.                                                          Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
      Identifikasi Penilai yang bertanggung jawab pada Laporan Pendapat Kewajaran Atas
      Rencana Transaksi Uang Muka Investasi Modal dan Peningkatan Modal PT Vasamty
      Land Sawangan Melalui Konversi Uang Muka Investasi Modal (“Rencana Transaksi”)
      ini adalah sebagai berikut :

      Nama                                  : Ir. Yohn PS. Napitupulu, Msc., MAPPI (Cert.)
      Anggota MAPPI                         : 92 – S- 00252
      No. Izin Penilai Publik               : PB-1.08.00069
      No. Izin Bapepam-LK                   : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
      No. Register                          : RMK-2017.00069
      Klasifikasi bidang jasa               : Penilai Bisnis dan Properti

     KJPP FSR/Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan kajian atas obyek Rencana
     Transaksi pada perihal dimaksud, dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan
     subyek atau obyek kajian, sehingga dalam posisi untuk memberikan kajian objektif dan
     tidak memihak.

1.2. PEMBERI TUGAS

     Nama                      : PT Pakuan Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok
                                 Telepon & Fax : (021) 50100899
                                 Email : info@ptpakuan.com
                                 Website : www.ptpakuan.com

1.3. PENGGUNA LAPORAN

     Nama                      : PT Pakuan Tbk.
     Bidang Usaha              : Real Estat
     Alamat Kantor             : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok
                                 Telepon & Fax : (021) 50100899
                                 Email : info@ptpakuan.com
                                 Website : www.ptpakuan.com

1.4. LATAR BELAKANG

      Perseroan akan melakukan peningkatan modal pada perusahaan anak Perseroan, yaitu
      VLS, melalui konversi Uang Muka Investasi Modal (sebagaimana didefinisikan di bawah
      ini) (Uang Muka Investasi Modal dan rencana pengkonversian Uang Muka Investasi
      Modal, secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”).
                                                                                             - ii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 4
      Sehubungan dengan Rencana Transaksi, pada bulan Mei 2024 masing-masing Perseroan
      dan SAI telah melakukan penyetoran Uang Muka Investasi Modal ke dalam VLS
      berdasarkan Perjanjian Pemesanan Saham Di Muka tanggal 9 Mei 2024 (“ Advance Share
      Subscription Agreement”), sebagaimana dijelaskan pada Bagian 1 Pendahuluan subbab
      1.1 Latar Belakang (“Uang Muka Investasi Modal”). Atas Uang Muka Investasi Modal
      tersebut, Perseroan dan SAI akan mengkonversinya menjadi setoran modal dalam VLS.

      Dengan mengingat bahwa Rencana Transaksi adalah Transaksi Material yang
      memerlukan persetujuan RUPS dan juga mengandung Transaksi Afiliasi, maka sesuai
      ketentuan POJK No. 17/2020 dan POJK No. 42/2020, Perseroan wajib memperoleh
      persetujuan dari para Pemegang Saham Independen dalam RUPS sebagaimana dimaksud
      dalam, dan akan diselenggarakan berdasarkan POJK No. 15/2020 yang akan menyetujui
      pelaksanaan Rencana Transaksi.

1.5. MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

      Maksud penilaian ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran dalam rangka
      Rencana Transaksi Uang Muka Investasi Modal Dan Peningkatan Modal PT Vasamty
      Land Sawangan Melalui Konversi Uang Muka Investasi Modal yang berhubungan dengan
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
      Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
      Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
      Laporan Pendapat Kewajaran ini mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
      35 Tahun 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia
      (“SPI”) 2018.

1.6. DASAR NILAI DAN DEFINISI
      Dasar nilai yang digunakan adalah Nilai Pasar (Market Value).
     DEFINISI DARI NILAI PASAR – POJK 35 2020

     Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran
     suatu aset atau liabilitas pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli
     dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
     pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua Pihak masing–masing bertindak atas
     dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.

1.7. TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal penilaian (cut-off date) 30 September 2024.




                                                                                        - iii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 5
1.8. PEMENUHAN STANDAR PENILAIAN

      Pedoman laporan pendapat kewajaran ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK 35
      tahun 2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”
      dan SEOJK 17 tahun 2020 tentang “Pedoman Penilaian & Penyajian Laporan Penilaian
      Bisnis di Pasar Modal” dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian
      Indonesia (“SPI”) 2018.

1.9. PENDEKATAN DAN METODE PENDAPAT KEWAJARAN

      Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis
      sebagai berikut:

          Analisis transaksi;
          Analisis kualitatif dan kuantitatif;
          Analisis kewajaran transaksi;
          Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

1.10. BATASAN ATAU PENGECUALIAN ATAS TANGGUNG JAWAB KEPADA
      PIHAK SELAIN PEMBERI TUGAS

      Penilai tidak memiliki tanggung jawab kepada pihak ketiga, selain Pemberi Tugas, kecuali
      yang diatur dalam peraturan dan hukum yang berlaku.


1.11. PERSYARATAN ATAS PERSETUJUAN UNTUK PUBLIKASI

     Laporan pendapat kewajaran ini hanya digunakan untuk laporan pendapat kewajaran atas
     Rencana Transaksi, dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk penggunaan
     lainnya dan Laporan ini terbuka untuk Publik.

1.12. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Dalam penyusunan Laporan Pendapat kewajaran ini menggunakan asumsi dan kondisi
      pembatas sebagai berikut:
          Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
          KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
           dalam proses penilaian.
          Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang dapat
           dipercaya keakuratannya.
          KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
           mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan
           kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).

                                                                                          - iv -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 6
          KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
           proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
          KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
           kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
           operasional perusahaan.
          KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
           Pendapat Kewajaran.
          KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
           pemberi tugas.
1.13. ANALISA PENDAPAT KEWAJARAN

          Analisis Transaksi
           Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa ada
           hubungan afiliasi antara PT Pakuan Tbk. (“Perseroan”) dengan PT Vasamty Land
           Sawangan (“VLS”).

          Analisis Kualitatif
           Berdasarkan Perjanjian Pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara Perseroan
           dan Samty Asia Investment Pte., Ltd. (“SAI”) yang sudah ditindaklanjuti dengan
           Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 antara Perseroan,
           SAI, dan VLS, tidak ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang
           bertransaksi, sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.

          Analisis Kuantitatif
             o Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan
               pendapatan yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan
               adalah wajar berdasarkan beberapa indikator dibawah ini:
                1. Proforma pendapatan Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi
                   2024 - 2028 dengan melakukan Rencana Transaksi adalah sebesar Rp
                   4.098.403.037.532.
                2. Proforma laba bersih Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi
                   2024 - 2028 dengan melakukan Rencana Transaksi adalah sebesar
                   Rp 1.661.969.600.448.




                                                                                         -v-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 7
               Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif sebelum Rencana
               Transaksi:
                Keterangan             2024                 2025              2026                2027                     2028
                  Pendapatan
                                   356.784.832.337      634.699.591.401    494.318.260.304     195.296.794.398
                   Perseroan                                                                                       526.453.014.118

                Pendapatan VLS                      -                 -    248.065.713.699     758.074.943.261
                                                                                                                   884.709.888.016
                   Kumulatif
                                  356.784.832.337       634.699.591.401    742.383.974.003    953.371.737.658     1.411.162.902.134
                  Pendapatan


                  Laba Bersih
                                   143.323.516.552      290.591.079.644    270.956.889.795      56.987.948.015
                   Perseroan                                                                                       366.125.207.460
                  Laba Bersih
                                    -4.000.000.000      -26.010.497.034     46.976.662.418     212.420.662.026
                     VLS                                                                                           253.258.749.071
                   Kumulatif
                                   139.323.516.552      264.580.582.610    317.933.552.213     269.408.610.041
                  Laba Bersih                                                                                      619.383.956.531


               Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif setelah Rencana
               Transaksi:
                Keterangan             2024                2025              2026               2027                      2028
                  Pendapatan
                                  356.784.832.337       634.699.591.401   494.318.260.304    195.296.794.398       526.453.014.118
                   Perseroan
                Pendapatan VLS                  -                     -   248.065.713.699    758.074.943.261       884.709.888.016
                   Kumulatif
                                  356.784.832.337       634.699.591.401   742.383.974.003    953.371.737.658     1.411.162.902.134
                  Pendapatan

                  Laba Bersih
                                  143.323.516.552       290.591.079.644   270.956.889.795     56.987.948.015       366.125.207.460
                   Perseroan
                Laba Bersih VLS    -4.000.000.000       -18.676.299.534    61.645.057.418    227.089.057.026       267.927.144.071
                   Kumulatif
                                  139.323.516.552       271.914.780.110   332.601.947.213    284.077.005.041       634.052.351.531
                  Laba Bersih



            o Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
              adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana
              Transaksi, Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih rata-rata yang
              lebih tinggi sebesar Rp 10.267.876.500 per tahun dibanding tidak melakukan
              Rencana Transaksi.

         Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi
          Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar diketahui
          bahwa harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan nilai pasar setelah stock split
          sebesar Rp 492.005, maka selisih Harga Rencana Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai
          Pasar dan berada dalam batasan 7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.




                                                                                                                 - vi -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 8
1.14. KESIMPULAN

      Berdasarkan Analisa kewajaran di atas, maka Penilai berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi ini adalah WAJAR.

Surat pengantar penilaian ini diikuti oleh Laporan Pendapat kewajaran Terinci (Comprehensive
Style) yang merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.
Disini kami tegaskan bahwa FSR tidak mengambil keuntungan, baik sekarang maupun di masa
yang akan datang, atas obyek pendapat kewajaran.
Laporan ini tidak sah jika tidak dibubuhi stempel perusahaan (corporate seal) dari Kantor Jasa
Penilai Publik FSR.


Hormat kami,
KJPP Febriman Siregar dan Rekan




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Partner
MAPPI No.                 : 92-S-00252
Izin Penilai Publik       : PB-1.08.00069
STTD Pasar Modal          : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
Register No.              : RMK-2017.00069
Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis & Penilai Properti




                                                                                         - vii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 9
Laporan ini merupakan revisi dari laporan nomor 00114/2.0109-05/BS/10/0069/1/II/2025
tanggal 5 Februari 2025, dimana kami telah melakukan revisi pada:


   1. Melakukan revisi pada halaman surat terkait judul laporan pendapat kewajaran, Status
       Penilai, Latar Belakang, Maksud Dan Tujuan Pendapat Kewajaran (hal i-vi)
   2. Melakukan revisi pengungkapan pada Latar Belakang (Bagian 1 poin 1.1 hal 1)
   3. Melakukan revisi pengungkapan pada Transaksi Afiliasi (Bagian 1 poin 1.2 hal 3)
   4. Melakukan revisi pengungkapan pada Transaksi Material (Bagian 1 poin 1.3 hal 4)
   5. Melakukan revisi pengungkapan pada Maksud dan Tujuan (Bagian 1 poin 1.7 hal 5)
   6. Melakukan revisi pengukapan pada Obyek Penilaian (Bagian 1 poin 1.8 hal 6)
   7. Melakukan revisi pengukapan pada Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif
       (Subsequent Events) (Bagian 1 poin 1.10 hal 6)
   8. Melakukan revisi pengukapan pada Sumber Data (Bagian 1 poin 1.11 hal 7)
   9. Melakukan revisi pada Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas (Bagian 1 poin 1.12 hal
       8)
   10. Melakukan revisi pada Perjanjian Penting (Bagian 2 poin 2.2.2 hal 11)
   11. Melakukan revisi pada Manfaat Rencana Transaksi (Bagian 2 poin 2.2.3.a hal 13)
   12. Melakukan revisi pada Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi (Bagian 2 poin 2.3.5 hal
       23)
   13. Melakukan revisi pada Keuntungan Rencana Transaksi (Bagian 2 poin 2.3.6 hal 24)
   14. Melakukan revisi pada Kerugian Rencana Transaksi (Bagian 2 poin 2.3.7 hal 24)
   15. Melakukan revisi pada Kesimpulan (Bagian 3 poin 3.1 hal 39)




                                                                                      - viii -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 10
                             PERNYATAAN PENILAI

KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan ini menyatakan bahwa:

1.   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
     Pendapat Kewajaran.

2.   Penilai tidak memiliki benturan kepentingan dan bersifat independen terhadap obyek yang
     dinilai.

3.   Bahwa perhitungan dan analisis dalam pemberian pendapat kewajaran telah dilakukan
     dengan benar sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini.

4.   Pendapat Kewajaran ini dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Nomor 35 tahun 2020 “Pedoman Penilaian Dan Penyajian Laporan Penilaian
     Usaha Di Pasar Modal”.

5.   Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

6.   Penilai memiliki pengalaman mengenai jenis usaha yang dinilai.

7.   Dalam melakukan pendapat kewajaran ini kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk
     bertindak secara obyektif dan independen serta tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
     pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan perusahaan tersebut.

8.   Penilai bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran ini.

9.   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-
     undangan yang berlaku.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan.

11. Kesimpulan pendapat kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.
12. Seluruh data dan informasi              yang   diungkapkan        dalam   laporan   dapat
    dipertanggungjawabkan.

13. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dan opini atas Laporan
    Pendapat Kewajaran.

14. Besaran imbalan jasa penilai tidak tergantung pada hasil pendapat kewajaran.




                                                                                          - ix -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 11
Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami
libatkan dalam penugasan ini adalah Penilai Profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
penilaian yang baik.

Team Leader / Penilai : Rekan (Partner) yang merupakan Penilai Publik, professional yang
                        telah memiliki pengalaman lebih dari 5 (lima) tahun sebagai Penilai,
                        dalam penugasan Penilai bertindak sebagai Pimpinan (Team Leader)
                        dan bertanggung jawab secara penuh atas pelaksanaan pekerjaan
                        penilaian mulai dari penerimaan penugasan sampai kepada
                        penyampaian laporan termasuk hasil penilaiannya dan berkewajiban
                        menandatangani Laporan Penilaian.

Asisten Penilai           : Merupakan profesional yang memiliki keahlian dibidangnya sesuai
                            dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman. Asisten Penilai
                            memiliki tugas membantu Penilai dalam pengumpulan data, entri
                            data dan kompilasi data serta membantu dalam penyusunan laporan
                            penilaian.




                                                                                        -x-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 12
No         Nama                                                             Tanda Tangan



 1.        Penanggung Jawab
           Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.)                     -------------------------
           Partner
           No. MAPPI                      : 92-S-00252
           No. Ijin Penilai Publik        : PB-1.08.00069
           No. Ijin Bapepam-LK            : STTD.PPB-41/PJ-1/PM.021/2024
           Klasifikasi Bidang Jasa        : Penilai Bisnis Dan Properti
           Register                       : RMK-2017.00069


2.         Reviuer
           Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                                  -------------------------
           No. MAPPI                      : 11-T-03266
           Register                       : RMK-2017.00838
           No. Ijin Penilai Publik

           Klasifikasi Bidang Jasa   : Penilai Bisnis Dan Properti
3.         Penilai
           Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                                  -------------------------
           No. MAPPI                      : 11-P-03270




                                                                                               - xi -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 13
                                       BAGIAN - 1
                                     PENDAHULUAN
 1. 1. Latar Belakang

      PT Pakuan Tbk., yang selanjutnya disebut (“Perseroan”) adalah perusahaan yang
      bergerak dalam bidang pengembangan properti yang berlokasi di Jalan Raya Muchtar
      RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

      Perseroan dan Samty Asia Investments PTE. LTD (“SAI”) bersepakat mendirikan
      perusahaan dalam bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama PT Vasamty
      Land Sawangan (“VLS”) pada tanggal 27 Maret 2024. VLS didirikan dengan Akta
      Pendirian No. 10 tertanggal 3 April 2024 oleh notaris Ungke Mulawanti SH., M.Kn
      yang berkedudukan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat dan telah mendapatkan
      pengesahan dari MENKUMHAM Nomor AHU-0026791.AH.01.01.TAHUN 2024
      tertanggal 12 April 2024.

      SAI berencana melakukan investasi dan pengembangan diatas lahan seluas 55.025m2
      yang dimiliki oleh Perseroan. Perseroan dan SAI membentuk perusahan patungan
      dengan nama VLS pada tanggal 3 April 2024 dengan modal dasar & modal disetor
      penuh sebesar Rp 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) dimana Perseroan memiliki
      51% (lima puluh satu persen) dan SAI memiliki 49% (empat puluh sembilan persen)
      dengan persyaratan utama sebagai berikut:
            Semua biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pendirian Perusahaan akan
             ditanggung oleh Perseroan dan SAI sesuai dengan proporsi kepemilikan saham
            Perseroan dan SAI sepakat meningkatkan Modal Dasar Saham dan Modal
             Disetor menjadi sebesar Rp437.650.000.000 dengan komposisi:

                  Pemegang                        Jumlah                       Persentase
                                    Kelas Saham              Nilai Saham
                     Saham                        Saham                       Modal Saham

               Perseroan            Saham Biasa   446.403   223.201.500.000       51%
               SAI                  Saham Biasa   428.897   214.448.500.000       49%
               Jumlah                             875.300   437.650.000.000      100%


      Sebagai pelaksanaan dari rencana peningkatan modal tersebut, Perseroan, SAI, dan
      VLS menandatangani Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 dengan
      rincian perjanjian sebagai berikut:
            Para pihak sepakat untuk mengkonversi penyetoran modal di muka yang
             dilakukan oleh para pemegang saham kepada VLS sebagai pembayaran di muka
             untuk penerbitan saham oleh VLS, yang seluruhnya akan diambil oleh para
             pemegang saham sesuai dengan proporsi kepemilikan saham dengan jumlah
             sebesar Rp427.650.000.000.
            Penyelesaian pemesanan saham baru oleh para pemegang saham bergantung
                                                                                            -1-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 14
              pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham VLS yang diadakan untuk
              menyetujui pemesanan saham, yang dapat dilakukan melalui Keputusan sirkular
              pemegang saham.
             Jika Saham VLS tidak diterbitkan kepada para pemegang saham sampai masa
              berlaku yang ditetapkan berakhir, maka para pemegang saham memiliki hak
              untuk menerima pengembalian uang muka pembelian saham sesuai dengan
              jumlah yang disetor oleh para pemegang saham.
             Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Mei 2024 hingga 8 Mei 2025.

       Bersamaan dengan penandatanganan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9
       Mei 2024, Perseroan dan SAI telah melakukan melakukan penyetoran Uang Muka
       Investasi Modal pada 15 dan 16 Mei 2024 masing - masing sebesar:

               Rincian               Jumlah                  Pihak               Periode
              Transaksi                                                      Penyetoran Uang
                                                                                  Muka
          Uang Muka             Rp209.548.500.000      Samty Asia                 15 Mei 2024
          Investasi Modal                            Investment Pte.,
                                                           Ltd
          Uang Muka             Rp218.101.500.000    PT Pakuan Tbk.              15-16 Mei 2024
          Investasi Modal
          Total                Rp427.650.000.000

      dan dicatat sebagai penerimaan utang lain – lain (dipertegas pada Catatan Atas Laporan
      Keuangan nomor 10 dan 11). Transaksi penyetoran Uang Muka Investasi Modal
      merupakan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK
      No. 42/2020 dan POJK No. 17/2020 karena dilakukan oleh Perseroan dengan VLS
      yang merupakan anak perusahaan Perseroan dan nilainya melebihi 50% dari ekuitas
      Perseroan.

      Atas Uang Muka Investasi Modal tersebut, Perseroan dan SAI akan mengkonversinya
      menjadi setoran modal dalam VLS.

       Pada tanggal 17 Januari 2025, VLS melakukan perubahan anggaran dasar Perseroan
       dengan melakukan stock split sehingga yaitu modal ditempatkan VLS menjadi:

                                                                                      Nilai Nominal
          Pemegang Saham       Kelas Saham    Jumlah Saham       Nilai Nominal
                                                                                       per Saham
        Pakuan                 Saham Biasa           10.200      Rp.5.100.000.000        Rp.500.000
        SAI                    Saham Biasa            9.800      Rp.4.900.000.000        Rp.500.000
        Jumlah                                       20.000     Rp.10.000.000.000        Rp.500.000



       Perseroan berencana untuk melakukan peningkatan modal VLS melalui konversi Uang
       Muka yang telah diberikan kepada VLS sebelumnya sesuai dengan kesepakatan
       sebanyak 436.203 lembar dengan nilai perlembar sesuai nilai nominal saham VLS
       Rp 500.000,- / lembar saham atau setara dengan Rp218.101.500.000 selanjutnya dalam

                                                                                                  -2-
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 15
        laporan ini, bersama – sama dengan transaksi Uang Muka Investasi Modal merupakan
        Rencana Transaksi.

        Rencana Transaksi Uang Muka Investasi Modal dan Peningkatan Modal Pada VLS
        Melalui Konversi Uang Muka Investasi Modal merupakan salah satu kegiatan yang
        dilakukan untuk memenuhi kesepakatan di dalam Uang Muka Investasi Modal sesuai
        dengan kesepakatan Perjanjian Pembentukan JV (VLS) tertanggal 27 Maret 2024 yang
        dilanjutkan dengan Advance Share Subscription Agreement.

        Rencana Transaksi ini merupakan suatu transaksi afiliasi dan material sebagaimana
        diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi Dan Transaksi
        Benturan Kepentingan dan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
        Dan Perubahan Kegiatan Usaha yang akan dimintakan persetujuannya melalui RUPS
        Perseroan. Direksi menyatakan bahwa Rencana Transaksi ini tidak mengandung
        benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
        No. 42/POJK.04/2020.

1. 2.   Transaksi Afiliasi

        Berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020 , Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
        dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali
        dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan
        komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau
        transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
        kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota
        dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali. Sedangkan Benturan
        Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis Perusahaan dengan
        kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris, atau
        pemegang saham utama yang dapat merugikan Perusahaan dimaksud.

        VLS merupakan anak usaha Perseroan yang 51% sahamnya dimiliki oleh Perseroan.
        Selain itu, terdapat kesamaan hubungan pengurusan antara Perseroan dan VLS sebagai
        berikut:

                 Nama                                        Jabatan
                                              Perseroan                        VLS
         Erick Wihardja                     Direktur Utama                Direktur Utama

        Sebagai informasi, tidak terdapat hubungan Afiliasi antara Perseroan dan SAI.

        Berdasarkan keterangan dari manajemen Perseroan bahwa Perseroan merupakan
        pemegang saham VLS dengan kepemilikan 51% saham dan tidak adanya benturan
        kepentingan, maka Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana
        didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
        Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.


                                                                                             -3-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 16
        Berdasarkan sumber data yang digunakan dan keterangan dari manajemen Perseroan
        bahwa:

        1.   Perseroan merupakan pemegang saham VLS dengan kepemilikan 51% saham,
             maka, Rencana Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan
             dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
             Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

        2.   Sesuai dengan Bab 1 Pasal 1 Ayat (4) POJK 42/2020, yang dimaksud dengan
             benturan kepentingan adalah

             “Benturan kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis
             perusahaan terbuka dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi, anggota
             dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali yang dapat merugikan
             perusahaan terbuka dimaksud.”

             Dalam hal ini, tidak terdapat benturan kepentingan dalam Rencana Transaksi
             Perseroan, karena Perseroan akan mendapatkan tambahan laba bersih per tahun
             bagi Perseroan secara rata-rata (dalam periode 5 tahun) sebesar
             Rp 10.267.876.500,- dari Rencana Transaksi, sehingga walaupun Rencana
             Transaksi merupakan transaksi afiliasi, tidak terdapat benturan kepentingan yang
             dapat merugikan Perseroan sebagai perusahaan terbuka.”

1. 3.   Transaksi Material

        Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020
        tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dimana nilai
        transaksi dengan nilai 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Publik
        dikategorikan sebagai Transaksi Material.

        Berdasarkan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024, Perseroan
        berencana melakukan peningkatan modal melalui konversi Uang Muka Investasi Modal
        sesuai dengan Rencana Transaksi dengan penerbitan saham VLS sebanyak 436.203
        lembar dengan nilai nominal Rp.500.000,- / lembar saham atau setara dengan
        Rp218.101.500.000,- atau 70,12% dari ekuitas Perseroan; dan berdasarkan laporan
        keuangan konsolidasian interim PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak per 30 September
        2024 oleh Kantor Akuntan Publik Suharli, Sugiharto & Rekan, No. Laporan :
        00420/2.1315/AU.1/03/1017-1/1/XII/2024 tanggal 23 Desember 2024 dengan opini
        wajar dalam semua hal yang material, Akuntan Publik Riki Afrianof, CPA, nilai ekuitas
        Perseroan adalah sebesar Rp311.041.779.626,-, sehingga Rencana Transaksi merupakan
        Transaksi Material.




                                                                                           -4-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 17
1. 4.   Ruang Lingkup

        Pendapat kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi yang akan
        dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain. Pendapat kewajaran
        ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi persetujuan atau tidak
        menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu Transaksi tersebut.

        Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi
        adalah KJPP Febriman Siregar & Rekan (FSR) yang diharapkan dapat melakukan
        kajian secara obyektif dan independen, sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK)
        Nomor : 1049A/PNW/FO-BGR-FSR/XI/2024, tanggal 28 November 2024.

1. 5.   Identitas Pemberi Tugas

        Berikut adalah identitas pemberi tugas:
        Nama                   : PT Pakuan Tbk.
        Bidang Usaha           : Real Estat
        Alamat Kantor          : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok
                                 Telepon & Fax : (021) 50100899
                                 Email : info@ptpakuan.com
                                 Website : www.ptpakuan.com

1. 6.   Pengguna Laporan

        Berikut adalah identitas pengguna laporan:
        Nama                   : PT Pakuan Tbk.
        Bidang Usaha           : Real Estat
        Alamat Kantor          : Jl. Raya Muchtar RT 002/RW 007
                                 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan
                                 Kota Depok
                                 Telepon & Fax : (021) 50100899
                                 Email : info@ptpakuan.com
                                 Website : www.ptpakuan.com

1. 7.   Maksud dan Tujuan

        Laporan Pendapat Kewajaran ini bertujuan untuk mengkaji kewajaran atas Rencana
        Transaksi Uang Muka Investasi Modal dan Peningkatan Modal PT Vasamty Land
        Sawangan Melalui Konversi Uang Muka Investasi Modal sehubungan dengan
        pemenuhan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
        Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan dan Peraturan Otoritas Jasa

                                                                                        -5-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 18
        Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
        Usaha Utama.

        Laporan Pendapat Kewajaran ini mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
        No. 35 Tahun 2020, Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian
        Indonesia (“SPI”) 2018.

1. 8.   Obyek Penilaian

        Obyek penilaian adalah Rencana Transaksi, yaitu Uang Muka Investasi Modal dan
        Peningkatan Modal PT Vasamty Land Sawangan Melalui Konversi Uang Muka
        Investasi Modal sejumlah Rp. 218.101.500.000 setara dengan Rp 500.000 / saham untuk
        436.203 saham baru.

        Nilai Pasar PT Vasamty Land Sawangan adalah sebesar Rp. 9.840.098.000. Jika
        dihubungkan dengan jumlah saham beredar PT Vasamty Land Sawangan maka Nilai
        Pasar PT Vasamty Land Sawangan per saham adalah sebesar Rp. 492.005.

1. 9.   Tanggal Penilaian (Cut Off Date)

        Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter dan laporan keuangan interim
        VLS per tanggal 30 September 2024 dan laporan keuangan konsolidasian interim PT
        Pakuan Tbk. dan Entitas Anak per tanggal 30 September 2024.

1. 10. Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events)

        Berdasarkan informasi yang kami terima dan penelaahan dokumen terdapat kejadian
        penting setelah tanggal efektif dari tanggal penilaian (30 September 2024) hingga tanggal
        laporan pendapat kewajaran ini diterbitkan, VLS telah melaksanakan stock split pada
        tanggal 17 Januari 2025 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham
        No. 27 yang dibuat dihadapan notaris Ungke Mulawanti, SH, MKn, notaris di Jakarta
        Timur. Berikut adalah perbandingan komposisi pemegang saham, nilai nominal, dan
        lembar saham sebelum dan sesudah stock split:

                                SEBELUM STOCK SPLIT                   SESUDAH STOCK SPLIT
          Pemegang               30 SEPTEMBER 2024                      17 JANUARI 2025
           saham        Lembar Nominal /                      Lembar Nominal /
                                              Nilai Saham                            Nilai Saham
                        Saham       saham                     Saham      saham
         Pakuan           5.100 1.000.000     5.100.000.000    10.200     500.000    5.100.000.000
         SAI              4.900 1.000.000     4.900.000.000     9.800     500.000    4.900.000.000
         Total           10.000              10.000.000.000    20.000               10.000.000.000

        Transaksi stock split hanya merubah jumlah lembar dan nilai nominal per saham secara
        proporsional tanpa mengubah total nilai modal saham VLS, sehingga pelaksanaan stock
        split tidak mempengaruhi penilaian 100% ekuitas VLS sebagaimana juga dijelaskan
        dalam Laporan Penilaian 100% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan.


                                                                                             -6-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 19
1. 11.   Sumber Data

         Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Pendapat Kewajaran atas Rencana
         Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan mempertimbangkan hal-hal sebagai
         berikut:
         1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
         2. Laporan Keuangan Interim PT Vasamty Land Sawangan untuk periode satu bulan
             sejak tanggal 3 April 2024 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 April 2024.
         3. Laporan Keuangan Interim PT Vasamty Land Sawangan untuk periode enam bulan
             sejak tanggal 3 April 2024 (Tanggal Pendirian) sampai dengan tanggal 30 September
             2024.
         4. Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak pada
             tanggal 30 September 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Suharli,
             Sugiharto & Rekan ditandatangani oleh Riki Afrianof, CPA dengan opini bahwa
             laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
         5. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
             yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini bahwa laporan tersebut
             menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
         6. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
             yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
             opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
         7. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
             yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
             opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
         8. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Pakuan Tbk. dan Entitas Anak untuk tahun
             yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh
             Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan dengan
             opini bahwa laporan tersebut menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
             material.
         9. Business Plan Perseroan.
         10. Surat pernyataan (representasi) manajemen PT Pakuan Tbk. terkait dengan Rencana
             Transaksi.
         11. Rekening Koran PT Vasamty Land Sawangan periode 1-31 May 2024
         12. Wawancara dengan pihak manajemen PT Pakuan Tbk, Ibu Petronella Maytea
             Lantio Simamora sebagai Corporate Secretary.
         13. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar
             dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari
             pihak independen yang kami anggap relevan.

                                                                                            -7-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 20
        14. Laporan Penilaian 100% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan yang dikeluarkan
            KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan Nomor Laporan : 00217/2.0109-
            05/BS/10/0069/1/II/2025 tertanggal 26 Februari 2025.

1. 12. Asumsi–Asumsi dan Syarat Pembatas

        Dalam penyusunan pendapat independen ini, kami menggunakan beberapa asumsi,
        antara lain:
        1.    Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
        2.    KJPP FSR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
              dalam proses penilaian.
        3.    Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP FSR berasal dari sumber yang
              dapat dipercaya keakuratannya.
        4.    KJPP FSR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
              mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
              dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
        5.    KJPP FSR bertanggung jawab atas atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran
              proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
        6.    KJPP FSR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
              kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
              operasional perusahaan.
        7.    KJPP FSR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
              Pendapat Kewajaran.
        8.    KJPP FSR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
              pemberi tugas.




                                                                                    -8-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 21
                             BAGIAN - 2
                KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

2. 1    Metode Analisis Atas Rencana Transaksi

         Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis
         dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

         1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-
            pihak yang terlibat Rencana Transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan dalam
            Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko Rencana Transaksi.
         2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat Perseroan dan
            kegiatan usaha Perseroan, analisis industri, analisis operasional dan prospek
            Perseroan, analisis alasan dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan
            kerugian Rencana Transaksi.
         3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan
            historikal Perseroan, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan, analisis
            keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi, dan analisis nilai tambah.
         4. Analisis kewajaran Rencana Transaksi.

2. 2    Analisis Rencana Transaksi
2.2.1   Identifikasi Pihak-Pihak Yang Terlibat Rencana Transaksi

         Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

         1. PT Pakuan Tbk. (“Perseroan”): Pihak yang akan melakukan Rencana Transaksi.
         2. PT Vasamty Land Sawangan (“VLS”): Pihak yang akan menerima peningkatan
            modal dengan cara konversi Uang Muka Investasi Modal.

A.       PT Pakuan Tbk. (Perseroan)

         Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham Perseroan

         Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2024 oleh KAP Suharli,
         Sugiharto & Rekan, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
         Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                Jumlah Saham        Nilai Nominal      Komposisi
                     Pemegang Saham
                                                  (Lembar)              Saham            (%)
           PT Sirius Surya Sentosa                    732.655.000     73.265.500.000         60,55
           PT Bhineka Abadi Investama                 114.773.100     11.477.310.000          9,49
           Masyarakat (masing-masing < 5%)            362.571.900     36.257.190.000         29,96
           Total                                    1.210.000.000    121.000.000.000           100




                                                                                           -9-
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 22
        Susunan Pengurus Perseroan

        Berdasarkan Laporan Keuangan Interim per 30 September 2024 oleh KAP Suharli,
        Sugiharto & Rekan, susunan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama dan Independen         : Yoshihiro Kobi
        Komisaris Independen                   : Bonny Harry
        Wakil Komisaris Utama                  : Johan Yudhya Santosa


        Dewan Direksi
        Direktur Utama                         : Erick Wihardja
        Wakil Direktur Utama                   : Aditya Wisnu Wardhana
        Direktur                               : Hum Jiun Tyan

        Berdasarkan Akta Notaris No 19, tanggal 17 Januari 2025, susunan pengurus Perseroan
        adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama dan Independen         : Yoshihiro Kobi
        Komisaris Independen                   : Bonny Harry

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                         : Erick Wihardja
        Wakil Direktur Utama                   : Aditya Wisnu Wardhana

B.      PT Vasamty Land Sawangan (VLS)

        Struktur Permodalan dan Komposisi Pemegang Saham VLS

        Penilai berkewajiban menyajikan fakta-fakta yang terjadi sampai dengan periode cut off
        date (30 September 2024) dan juga fakta-fakta yang terjadi setelah periode cut off date
        sampai dengan tanggal penerbitan laporan (subsequent event), sehingga Penilai menyajikan
        komposisi pemegang saham dengan 2 periode, yaitu:
           periode cut off date 30 September 2024 (sebelum stock split); dan
           periode subsequent event 30 September 2024 – laporan pendapat kewajaran ini
            diterbitkan (termasuk peristiwa stock split pada tanggal 17 Januari 2025 yang masuk
            dalam periode subsequent event).




                                                                                           - 10 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 23
        Susunan pemegang saham VLS sebelum dan sesudah stock split adalah sebagai berikut:

                                SEBELUM STOCK SPLIT                   SESUDAH STOCK SPLIT
          Pemegang               30 SEPTEMBER 2024                      17 JANUARI 2025
           saham        Lembar Nominal /                      Lembar Nominal /
                                              Nilai Saham                            Nilai Saham
                        Saham       saham                     Saham      saham
          Pakuan          5.100 1.000.000     5.100.000.000    10.200     500.000    5.100.000.000
          SAI             4.900 1.000.000     4.900.000.000     9.800     500.000    4.900.000.000
          Total          10.000              10.000.000.000    20.000               10.000.000.000

        Transaksi stock split hanya merubah jumlah lembar dan nilai nominal per saham secara
        proporsional tanpa mengubah total nilai modal saham VLS,

        Susunan Pengurus VLS

        Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 30 September 2024, susunan pengurus VLS
        adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                         : Agnus Suryadi
        Komisaris                               : Chang Sihao

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                          : Erick Wihardja
        Direktur                                : Denny
        Direktur                                : Tetsuro Kawamoto

        Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Januari 2025, susunan pengurus VLS
        adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                         : Agnus Suryadi
        Komisaris                               : Yuki Watanabe

        Direksi
        Presiden Direktur                       : Erick Wihadarja
        Direktur                                : Denny
        Direktur                                : Takuro Shikida

        Berdasarkan identifikasi pihak-pihak yang bertransaksi diatas, diketahui bahwa terdapat
        hubungan afiliasi antara Perseroan dan VLS, yaitu Perseroan selaku pemegang saham
        VLS dengan kepemilikan 51% saham dan Direktur Utama Perseroan, yaitu Bapak Erick
        Wihardja menjabat sebagai Presiden Direktur di VLS.

2.2.2   Perjanjian Penting

        Ringkasan penting terkait Perjanjian Pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara
        Perseroan dan SAI adalah sebagai berikut:
                                                                                            - 11 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 24
          Para Pihak menyepakati dan menyanggupi untuk mendirikan perusahaan dalam
           bentuk perseroan terbatas di Indonesia dengan nama “PT Vasamty Land Sawangan”.
          Semua biaya dan pengeluaran sehubungan dengan pendirian perusahaan akan
           ditanggung oleh Para Pihak sesuai dengan Proporsi Kepemilikan Saham.
          Para Pihak sepakat Modal dasar saham: Rp437.650.000.000, masing-masing Saham
           senilai Rp500.000 yang terbagi menjadi 875.300 lembar Saham biasa. Dengan rincian
           sebagai berikut :
                                                                            Persentase Modal
                Pemegang Saham          Kelas Saham     Jumlah Saham
                                                                                 Saham
              Perseroan                 Saham Biasa         446.403                51%
              SAI                       Saham Biasa         428.897                49%
              Jumlah                                        875.300               100%


        Sebagai pelaksanaan dari rencana peningkatan modal tersebut, Perseroan, SAI, dan VLS
        menandatangani Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 dengan rincian
        perjanjian sebagai berikut:
           Para pihak sepakat untuk mengkonversi penyetoran modal di muka yang dilakukan
            oleh para pemegang saham kepada VLS sebagai pembayaran di muka untuk
            penerbitan saham oleh VLS, yang seluruhnya akan diambil oleh para pemegang
            saham sesuai dengan proporsi kepemilikan saham dengan jumlah sebesar
            Rp427.650.000.000.
           Penyelesaian pemesanan saham baru oleh para pemegang saham bergantung pada
            keputusan Rapat Umum Pemegang Saham VLS yang diadakan untuk menyetujui
            pemesanan saham, yang dapat dilakukan melalui Keputusan sirkular pemegang
            saham.
           Jika Saham VLS tidak diterbitkan kepada para pemegang saham sampai masa berlaku
            yang ditetapkan berakhir, maka para pemegang saham memiliki hak untuk menerima
            pengembalian uang muka pembelian saham sesuai dengan jumlah yang disetor oleh
            para pemegang saham.
           Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 9 Mei 2024 hingga 8 Mei 2025

         Berdasarkan perjanjian diatas, tidak ada persyaratan khusus yang akan merugikan pihak-
         pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah
         Wajar.

2.2.3    Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi

         Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko yang akan
         dihadapi dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi.



                                                                                           - 12 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 25
       a. Manfaat Rencana Transaksi
            Bagi Perseroan dan stakeholders, peningkatan modal dari pihak SAI kepada VLS
            melalui konversi Uang Muka Investasi Modal, memberikan manfaat antara lain:
                Secara laporan keuangan konsolidasi Perseroan, Uang Muka Investasi Modal
                 yang disetorkan oleh SAI sebesar Rp209.548.500.000 yang tidak dikonversi
                 menjadi ekuitas akan terus tersaji dalam laporan keuangan konsolidasian
                 Perseroan sebagai utang lain-lain (liabilitas). Pelaksanaan Rencana Transaksi
                 akan memberikan struktur permodalan yang lebih sehat dengan menurunnya
                 rasio Debt to Equity dari Perseroan secara signifikan, dimana utang lain-lain
                 (liabilitas) dari SAI akan terkonversi menjadi kepentingan non-pengendali
                 (ekuitas).
                Selanjutnya bagi pemegang saham Perseroan, struktur permodalan yang lebih
                 kuat akan memberikan valuasi yang lebih baik atas nilai saham Perseroan yang
                 diharapkan kemudian dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham
                 Perseroan.
                Uang Muka Investasi Modal (liabilitas) SAI yang tidak dikonversi menjadi
                 ekuitas akan menyebabkan kurangnya komitmen kepastian investasi oleh SAI
                 dalam proyek/perusahaan patungan dimana Perseroan mengambil bagian.
                 Dalam hal Uang Muka Investasi Modal terkonversi menjadi ekuitas, Perseroan
                 memiliki hak lebih dalam memutuskan jatuh tempo/pengembalian modal
                 tersebut (yang harus diputuskan melalui RUPS VLS), yang mana Perseroan
                 tidak memiliki keleluasaan yang sama dalam hal Uang Muka Investasi Modal
                 tetap bersifat sebagai liabilitas dan SAI memutuskan untuk meminta
                 pembayaran kembali atas uang muka tersebut.
                investasi dalam perusahan patungan Perseroan bersama SAI (VLS) pada
                 proyek yang dikembangkan bersama di Indonesia merupakan investasi dengan
                 komitmen bersama agar porsi investasi dalam bentuk aset tanah harus dibiayai
                 dengan modal saham. Dengan dilakukannya peningkatan modal, kepercayaan
                 investor (dalam hal ini SAI) atas proyek real estate di Indonesia dan khususnya
                 terhadap Perseron akan terjaga.

                 Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan juga dapat
                 mempertahankan kepemilikannya secara langsung atas VLS. Selain itu, VLS
                 dapat meningkatkan ekuitas dan mengurangi liabilitasnya sebesar
                 Rp218.101.500.000 (dua ratus delapan belas miliar seratus satu juta lima ratus
                 ribu Rupiah). Perseroan mengharapkan penguatan modal yang dilakukan
                 melalui Transaksi dapat mendukung pengembangan usaha dan peningkatan
                 kinerja keuangan VLS.

        b. Risiko Rencana Transaksi
               VLS sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan Pendapat Kewajaran
                masih dalam tahap perencanaan dan pra pengembangan.
                                                                                           - 13 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 26
                Risiko atas Rencana Transaksi akan memperlambat rencana pengembangan
                 proyek yang dijalankan oleh VLS sehingga pencapaian proyeksi keuangan yang
                 diharapkan oleh VLS juga akan terganggu. Terganggunya pencapaian proyeksi
                 keuangan VLS akan mempengaruhi Perseroan dalam hal:
                  a.   Melambatnya pertumbuhan Perseroan secara konsolidasian yang
                       disebabkan mundurnya jadwal pengembangan proyek oleh VLS.
                  b.   Terganggunya pengembalian investasi Perseroan yang ditargetkan dari
                       VLS berupa pendapatan dividen.
                  c.   Menurunnya kepercayaan dan kepuasan para pemangku kepentingan
                       Perseroan.

2. 3    Analisis Kualitatif Atas Rencana Transaksi
2.3.1   Riwayat Singkat Perseroan dan Kegiatan Usaha

        Perseroan (Entitas Induk) didirikan di Republik Indonesia sesuai Akta Notaris Ridwan
        Suselo, S.H., No. 21 tanggal 8 Maret 1971, notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
        mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A.5/304/5
        tanggal 9 Desember 1972 dan telah dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia
        No. 26 tanggal 30 Maret 1982 Tambahan No. 401 dan No. 28 tanggal 6 April 1973
        Tambahan No. 250.

        Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
        Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 53 tanggal 14 Juni 2024,
        dibuat di hadapan Masdiana, S.H., M.Kn, Notaris di Depok, yang telah mendapat
        pengesahan Menkumham berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia Nomor No. AHU-0040417.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal
        05 Juli 2024 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
        0135267.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 05 Juli 2024.

        Perseroan beralamat di Jalan Raya Muchtar RT 002 RW 007, Kelurahan Sawangan,
        Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

        Kegiatan Usaha Perseroan

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud, tujuan serta kegiatan usaha
        Perseroan adalah dalam bidang penyediaan akomodasi, real estat, aktivitas olahraga dan
        rekreasi lainnya, dan konstruksi.

2.3.2   Gambaran Perekonomian Dunia dan Indonesia

        Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III-2024,
        ketidakpastian pasar keuangan global kembali meningkat. Ketegangan geopolitik di
        Timur Tengah telah mendorong meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
        Di bidang ekonomi, pertumbuhan dunia pada 2024 diperkirakan tumbuh sebesar 3,2%

                                                                                          - 14 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 27
       dengan kecenderungan yang melambat. Inflasi global dalam tren penurunan sehingga
       mendorong konvergensi pelonggaran kebijakan moneter, khususnya negara maju.

       Di Amerika Serikat, rilis tingkat pengangguran terkini menunjukkan perbaikan ditengah
       prospek inflasi yang lebih rendah sehingga mendorong ekspektasi pelaku pasar terhadap
       penurunan Fed Funds Rate (FFR) yang lebih rendah dari perkiraan semula. Hal tersebut
       menyebabkan kenaikan yieldUS Treasury tenor 2 dan 10 tahun dan indeks dolar AS
       (DXY). Ke depan, tren penurunan suku bunga kebijakan negara maju, khususnya AS
       diperkirakan tetap berlanjut, meskipun dinamika ketegangan geopolitik perlu terus
       dicermati. Perkembangan ini memerlukan kehati-hatian dalam merumuskan respons
       kebijakan dalam memitigasi dampak rambatan global, termasuk dalam mendorong
       aliran masuk modal asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar guna menjaga stabilitas
       dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

        Pertumbuhan PDB Dunia




                   Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024

       Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan III-2024,
       perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik dan perlu terus didorong agar lebih tinggi.
       Pertumbuhan teriwulan III-2024 didukung oleh permintaan domestik. Investasi tetap
       kuat, khususnya investasi bangunan sejalan dengan penyelesaian berbagai Proyek
       Strategis Nasional (PSN). Konsumsi rumah tangga, khususnya kelas menengah ke atas,
       tetap terjaga. Ekspor nonmigas tumbuh positif di tengah perlambatan ekonomi global
       dan penuruna harga komoditas. Dasi sisi Lapangan Usaha (LU), pertumbuhan ditopang
       oelh Industri Pengolahan, Konstruksi dan Perdagangan Besar dan Eceran. Seacara
       spasial, kinerja ekonomi terjaga diseluruh wilayah

       Nilai Tukar Rupiah. Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi
       kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada Oktober
       2024 (hingga 15 Oktober 2024) melemah sebesar 2,82% (ptp) dari bulan sebelumnya.
       Pelemahan nilai tukar tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan ketidakpastian
       global akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Namun demikian, apabila
       dibandingkan dengan level akhir Desember 2023, nilai tukar Rupiah terdepresiasi hanya
                                                                                        - 15 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 28
        sebesar 1,17%, lebih baik dibandingkan dengan pelemahan Peso Filipina, Dollar Taiwan
        dan Won Korea yang masing-masing terdepresiasi sebesar 4,25%, 4,58% dan 5,62%.

        Kedepan, nilai tukar Rupiah diperkirakan stabil sejalan dengan menariknya imbal hasil,
        rendahnya inflasi dan tetap baiknya prospek pertumbuhanekonomi Indonesia, serta
        komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian. Seluruh instrumen
        moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi meneter pro
        market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI dan SUVBI, untuk memperkuat
        efetivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk modal asing dan mendukung penguatan
        nilai tukar Rupiah.

                   Grafik 2.1     Rupiah vs Negara Kawasan




                   Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Tw I-2024


        Inflasi. Inflasi IHK tercatat rendah di seluruh komponen sehingga mencapai 1,84%
        (yoy) pada September 2024. Inflasi inti tercatat sebesar 2,09% (yoy), sementara inflasi
        volatile food terus menurun menjadi 1,43% (yoy). Penurunan inflasi VF didukung oleh
        peningkatan pasokan pangan seiring berlanjutnya musim panen, eratnya sinergi
        pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP dan pengaruh base effect harga
        pangan. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam
        sasarannya. Inflasi inti diperkirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar
        dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons
        permintaan domestik, imported inflation yang terkendali didukung oleh sinergi
        pengedalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah . Bank Indonesia
        terus berkomitmen memperkuat efetivitas kebijakan moneter guna menjaga inflasi
        tahun 2024 dan 2025 terkendali dengan tetap mendukung upaya penguatan
        pertumbuhan ekonomi.

2.3.3   Tinjauan Industri Properti

        Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus
        kewaspadaan dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi
        global terus membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini
                                                                                           - 16 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 29
        berdampak pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti
        residensial, yang cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan
        ekonomi setelah pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai
        dari peningkatan inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.

        Ditengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
        pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali
        akhir tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti
        yang positif.

        Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
        diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
        properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin marak
        untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan infrastruktur
        di luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di luar Pulau Jawa,
        diikuti dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi yang terus
        diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar properti.

        Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari
        para pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun
        2024. Hasil survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan
        stabil dengan potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi
        ekonomi dan geopolitik global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu
        diantisipasi dalam menjaga Pertumbuhan Ekonomi, diantaranya dampak pemilu,
        potensi kenaikan suku bunga, dan kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga
        menunjukkan prediksi pertumbuhan properti tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap
        akan tumbuh. Sementara itu, insentif PPN DTP dinilai memberi dampak positif dalam
        pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.

        Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
        kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti
        yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan
        meningkat, sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata,
        Resor Vila dan Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan
        kota Jakarta, Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi Top 5
        Cities yang dinilai akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024.
        Sementara itu, sektor Energi Terbarukan, Logistik, dan Ecommerce dipercaya sebagai
        sektor bisnis yang memiliki daya ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun
        2024.

2.3.4   Prospek Properti Komersial.

        Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan III 2024
        secara tahunan tumbuh 4,10% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan II 2024 yang
                                                                                           - 17 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 30
       tumbuh 4,00% (yoy). Peningkatan Indeks Permintaan untuk kategori sewa terutama
       terjadi pada segmen perkantoran sewa dan convention hall. Peningkatan permintaan
       segmen perkantoran sewa terjadi di Jakarta, Surabaya dan Medan. Sementara
       peningkatan permintaan convention hall terjadi di Jakarta dan Palembang serta segmen
       hotel di Makassar dan Denpasar seiring dengan maraknya kegiatan Meeting, Incentive,
       Convention and Exhibition (MICE) yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah. Lebih
       lanjut, permintaan untuk segmen hotel juga tercatat meningkat di beberapa kota tempat
       penyelenggaraan event nasional seperti di Balikpapan terkait dengan kegiatan Upacara
       Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Ibu
       Kota Nusantara (IKN) serta di Medan terkait pelaksanaan kegiatan PON XXI di Aceh
       dan Medan.

       Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada
       triwulan III 2024 tumbuh 0,27% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan triwulan
       sebelumnya yang sebesar 0,31% (yoy). Hal itu dipengaruhi oleh perlambatan
       permintaan pada segmen lahan industri di Semarang serta segmen warehouse complex di
       wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Palembang.

              Grafik 2.2      Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (% yoy)




                   Sumber: Bank Indonesia


               Grafik 2.3      Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


       Sejalan dengan pertumbuhan tahunan, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori
       sewa secara triwulanan meningkat 2,57% (qtq), lebih tinggi dari kenaikan triwulan
       sebelumnya yang sebesar 2,27% (qtq) (Grafik 3.5). Peningkatan Indeks Permintaan
                                                                                         - 18 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 31
       tersebut didorong oleh peningkatan pada segmen hotel di wilayah Bodebek, Bandung,
       Surabaya, Palembang, Medan, Balikpapan dan Denpasar. Selain itu, peningkatan Indeks
       Permintaan juga didorong segmen perkantoran sewa di Balikpapan, Denpasar,
       Makassar dan Pelambang serta segmen convention hall di Jakarta dan Palembang.

       Selanjutnya, Indeks Permintaan Properti Komersial kategori jual pada triwulan III 2024
       secara triwulanan tumbuh 0,03% (qtq), melambat dibandingkan triwulan II 2024 yang
       tumbuh 0,10% (qtq). Perlambatan ini didorong oleh perlambatan permintaan pada
       segmen lahan industri di Wilayah Bodebek serta segmen warehouse complex di Jakarta dan
       Palembang.

               Grafik 2.4       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.5       Pertumbuhan Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan Properti Komersial
       kategori sewa pada triwulan III 2024 secara tahunan tumbuh 2,45% (yoy), lebih tinggi
       dibandingkan kenaikan triwulan II 2024 yang sebesar 2,15% (yoy). Kenaikan pasokan
       tersebut terjadi pada seluruh segmen properti sewa. Kenaikan pasokan terutama terjadi
       pada segmen ritel sewa di Banten serta segmen apartemen sewa di Denpasar.

       Sejalan dengan hal tersebut, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual tumbuh
       0,12% (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 0,07% (yoy). Kondisi
       ini didorong oleh peningkatan pasokan khususnya penambahan area pada segmen
       warehouse complex di wilayah Bodebek.

                                                                                           - 19 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 32
               Grafik 2.6       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.7       Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Jual (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia


       Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori sewa pada triwulan III
       2024 masih melanjutkan perlambatan dari 0,49% (qtq) pada triwulan II 2024 menjadi
       0,27% (qtq). Perlambatan tersebut terutama terjadi pada segmen ritel karena
       penyesuaian pasokan dengan kebutuhan tenant yang semakin terkonsentrasi pada
       kegiatan ritel yang masih memiliki traffic pengunjung tinggi seperti tenant Food & Beverage,
       sport fashion, skincare dan indoor playground. Hal tersebut membutuhkan perubahan layout
       dan renovasi pada segmen ritel sewa di kota seperti Medan. Sejalan dengan kategori
       sewa, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual juga mengalami perlambatan
       dari 0,08% (qtq) pada triwulan sebelumnya 0,03% (qtq) pada triwulan III 2024.
       Perlambatan ini terutama disebabkan oleh tertahannya pasokan pada segmen warehouse
       complex di Jakarta dan Palembang.




                                                                                              - 20 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 33
               Grafik 2.8       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Sewa (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.9       Pertumbuhan Triwulanan Indeks Supply Kategori Jual (% qtq)




               Sumber: Bank Indonesia


       Perkembangan Harga Properti Komersial. Meski dari sisi permintaan mengalami
       peningkatan, perkembangan harga properti komersial baik kategori jual maupun sewa
       mengalami perlambatan. Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada
       triwulan III 2024 tumbuh 2,09% (yoy), lebih rendah dibandingkan kenaikan triwulan
       sebelumnya yang tumbuh 2,32% (yoy). Perlambatan Indeks Harga tersebut terjadi pada
       seluruh segmen kategori sewa.

       Pada kategori jual, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial juga melambat dari
       0,40% (yoy) pada triwulan II 2024 menjadi 0,63% pada triwulan III 2024. Perlambatan
       tersebut disebabkan penurunan harga pada segmen perkantoran jual di Surabaya sebagai
       strategi menarik konsumen. Sementara itu, harga segmen lahan industri mengalami
       perlambatan di wilayah Bodebek dan Semarang.




                                                                                             - 21 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 34
               Grafik 2.10       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Tahunan (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia

               Grafik 2.11       Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Tahunan (% yoy)




               Sumber: Bank Indonesia

       Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada triwulan
       III 2024 meningkat sebesar 1,56% (qtq), lebih tinggi dibandingkan peningkatan triwulan
       sebelumnya yang sebesar 1,47% (qtq). Peningkatan terjadi pada segmen hotel di
       Balikpapan, Medan dan Palembang.

       Di sisi lain, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada triwulan III 2024
       terkontraksi 0,03% (qtq), setelah pada triwulan sebelumnya masih tumbuh 0,15% (qtq).
       Kontraksi ini terutama disebabkan oleh penurunan Indeks Harga pada segmen lahan
       industri di wilayah Bodebek.

               Grafik 2.12       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwulanan (% qtq)




                Sumber: Bank Indonesia
                                                                                              - 22 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 35
                  Grafik 2.13     Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulanan (% qtq)




                 Sumber: Bank Indonesia


2.3.5   Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi

        Pada dasarnya Perseroan dan SAI berkehendak untuk melakukan investasi dan
        pengembangan bersama diatas lahan seluas 55.025 m2 yang dimiliki oleh Perseroan.
        Untuk itu dibentuklah VLS sebagai usaha patungan antara Perseroan dan SAI untuk
        melaksanakan rencana investasi dan pengembangan tersebut. Rencana awal pada saat
        pembentukan VLS, Perseroan dan SAI merencanakan komposisi permodalan VLS
        adalah sebesar Rp223.201.500.000,- atau 51% (untuk Perseroan) dan
        Rp214.448.500.000,- atau 49% (untuk SAI). Namun, pada saat pendirian VLS oleh
        Perseroan dan SAI secara bersama-sama, SAI masih memerlukan waktu untuk finalisasi
        dengan induk perusahaannya terkait besarnya modal kerja awal yang dibutuhkan. Dalam
        hal ini, SAI baru akan memenuhi komposisi permodalan secara penuh sebagaimana
        direncanakan di atas setelah finalisasi modal kerja yang dibutuhkan dengan Perseroan.

        Sehingga pada saat pendirian VLS, diputuskan bahwa permodalan VLS akan dipenuhi
        secara bertahap dan pada saat pendirian, komposisi permodalan VLS tahap awal
        tersebut adalah hanya sebesar Rp5.100.000.000,- atau 51% (untuk Perseroan) dan
        Rp4.900.000.000,- atau 49% (untuk SAI).

        Berdasarkan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei 2024 yang
        ditandatangani oleh Perseroan, SAI dan VLS, Perseroan menyetorkan Uang Muka
        Investasi Modal sebesar Rp218.101.500.000 (51%) dan SAI menyetorkan Uang Muka
        Investasi Modal sebesar Rp209.548.500.000 (49%).

        Selanjutnya, Perseroan dan SAI berencana untuk meningkatkan/memenuhi komposisi
        permodalan yang direncanakan di awal, yaitu sebesar Rp223.201.500.000,- atau 51%
        (untuk Perseroan) dan Rp214.448.500.000,- atau 49% (untuk SAI) dengan cara konversi
        Uang Muka Investasi Modal milik Perseroan sebesar Rp218.101.500.000 (51%) dan
        milik SAI sebesar Rp209.548.500.000 (49%) menjadi modal saham.



                                                                                               - 23 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 36
2.3.6   Keuntungan Rencana Transaksi

        Bagi Perseroan dan stakeholders, peningkatan modal dari pihak SAI kepada VLS
        melalui konversi Uang Muka Investasi Modal, memberikan manfaat antara lain:
         Secara laporan keuangan konsolidasi Perseroan, Uang Muka Investasi Modal yang
            disetorkan oleh SAI sebesar Rp209.548.500.000 yang tidak dikonversi menjadi
            ekuitas akan terus tersaji dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebagai
            utang lain-lain (liabilitas). Pelaksanaan Rencana Transaksi akan memberikan
            struktur permodalan yang lebih sehat dengan menurunnya rasio Debt to Equity dari
            Perseroan secara signifikan, dimana utang lain-lain (liabilitas) dari SAI akan
            terkonversi menjadi kepentingan non-pengendali (ekuitas).
         Selanjutnya bagi pemegang saham Perseroan, struktur permodalan yang lebih kuat
            akan memberikan valuasi yang lebih baik atas nilai saham Perseroan yang
            diharapkan kemudian dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham
            Perseroan.
         Uang Muka Investasi Modal (liabilitas) SAI yang tidak dikonversi menjadi ekuitas
            akan menyebabkan kurangnya komitmen kepastian investasi oleh SAI dalam
            proyek/perusahaan patungan dimana Perseroan mengambil bagian. Dalam hal
            Uang Muka Investasi Modal terkonversi menjadi ekuitas, Perseroan memiliki hak
            lebih dalam memutuskan jatuh tempo/pengembalian modal tersebut (yang harus
            diputuskan melalui RUPS VLS), yang mana Perseroan tidak memiliki keleluasaan
            yang sama dalam hal Uang Muka Investasi Modal tetap bersifat sebagai liabilitas
            dan SAI memutuskan untuk meminta pembayaran kembali atas uang muka
            tersebut.
         Investasi dalam perusahan patungan Perseroan bersama SAI (VLS) pada proyek
            yang dikembangkan bersama di Indonesia merupakan investasi dengan komitmen
            bersama agar porsi investasi dalam bentuk aset tanah harus dibiayai dengan modal
            saham. Dengan dilakukannya peningkatan modal, kepercayaan investor (dalam hal
            ini SAI) atas proyek real estate di Indonesia dan khususnya terhadap Perseron akan
            terjaga.

        Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan juga dapat mempertahankan
        kepemilikannya secara langsung atas VLS. Selain itu, VLS dapat meningkatkan ekuitas
        dan mengurangi liabilitasnya sebesar Rp218.101.500.000 (dua ratus delapan belas miliar
        seratus satu juta lima ratus ribu Rupiah). Perseroan mengharapkan penguatan modal
        yang dilakukan melalui Transaksi dapat mendukung pengembangan usaha dan
        peningkatan kinerja keuangan VLS.

2.3.7   Kerugian Rencana Transaksi

        Secara umum, pelaksanaan Rencana Transaksi menimbulkan biaya – biaya terkait
        penerbitan saham baru seperti biaya administrasi, biaya jasa konsultan penilai dan
        hukum, biaya notaris.

                                                                                         - 24 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 37
2.4     Analisis Kuantitatif
2.4.1   Kinerja Historikal Perseroan

        Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan dan potensi
        atau kemajuan yang dialami selama beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis
        keuangan historikal yang bersumber dari laporan keuangan audit per 31 Desember
        2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022, 31 Desember 2023 dan 30 September
        2024 disajikan sebagai berikut:

         Historikal Keuangan Perseroan                                                (dalam juta rupiah)
                                                                                                 30 Sept
                              Deskripsi           2020        2021        2022         2023
                                                                                                   2024
          Aset Lancar                        142.708       371.884     734.001     623.711        742.821
          Aset Tidak Lancar                  177.827       636.096     592.918     833.358        860.422
          Total Aset                         320.535      1.007.980   1.326.919   1.457.069     1.603.243
          Liabilitas Lancar                   80.759       439.299    1.081.715    838.627        889.972
          Liabilitas Tidak Lancar            125.335       528.939      61.496     376.700        402.229
          Total Liabilitas                   206.094       968.237    1.143.211   1.215.327     1.292.201
          Ekuitas                            114.441        39.743     183.708     241.742        311.042
          Total Liabilitas & Ekuitas         320.535      1.007.980   1.326.919   1.457.069     1.603.243
          Penjualan                           11.153         7.460     365.270     173.770        253.222
          Beban Pokok Penjualan                   6.658      5.986     152.776      66.093         90.629
          Laba (Rugi) Kotor                       4.495      1.474     212.494     107.677        162.593
          Laba (Rugi) Sebelum Pajak          (29.350)      (76.375)    144.360      57.863         74.399
          Laba (Rugi) Bersih                 (29.255)      (76.143)    144.248      57.863         74.399

         Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                                    (%)
                                                                                                 30 Sept
                       Deskripsi             2020          2021        2022         2023
                                                                                                  2024
          Aset Lancar                                 -     160,59       97,37        -15,03        19,10
          Aset Tidak Lancar                           -     257,70        -6,79        40,55          3,25
          Total Aset                                  -     214,47        31,64          9,81        10,03
          Liabilitas Lancar                           -     443,96      146,24        -22,47          6,12
          Liabilitas Tidak Lancar                     -     322,02       -88,37       512,56          6,78
          Total Liabilitas                            -     369,80       18,07           6,31         6,33
          Ekuitas                                     -      -65,27     362,24         31,59        28,67
          Total Liabilitas & Ekuitas                  -     214,47        31,64          9,81        10,03
          Pendapatan                                  -      -33,11    4796,38        -52,43        45,72
          Beban Pokok Pendapatan                      -      -10,09    2452,22        -56,74        37,12
          Laba (Rugi) Kotor                           -      -67,21   14316,15        -49,33        51,00
          Laba (Rugi) Sebelum Pajak                   -     160,22      -289,02       -59,92        28,58
          Laba (Rugi) Bersih                          -     160,27      -289,44       -59,89        28,58


                                                                                                  - 25 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 38
       Analisa Neraca Perseroan

               Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31 Desember
                2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 1,60 triliun, Rp
                1,45 triliun, Rp 1,32 triliun, Rp 1,0 triliun, dan Rp 320,53 miliar.

               Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                sebesar Rp 146 miliar atau setara dengan 10,03% dibandingkan dengan jumlah
                aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seiring dengan
                meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya aset real estat-lancar, aset real estat tidak lancar, dan
                pajak dibayar di muka masing-masing sebesar Rp 39,08 miliar, Rp 29,90 miliar,
                dan Rp 42,45 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                sebesar Rp 130 miliar atau setara dengan 9,81% dibandingkan dengan jumlah
                aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini seiring dengan
                meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya aset real estat-lancar dan aset real estat tidak lancar,
                masing-masing sebesar Rp 87,21 miliar dan Rp 25,04 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                sebesar Rp 318 miliar atau setara dengan 31,64% dibandingkan dengan jumlah
                aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini seiring dengan
                meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial, serta aktivitas kerjasama
                pengembangan dengan mitra/investor, yaitu PT Lotte Land Indonesia (melalui
                joint venture dalam PT Lotte Land Sawangan), yang ditunjukan dengan naiknya
                kas & setara kas, dan investasi pada entitas asosiasi, masing-masing sebesar Rp
                165,21 miliar dan Rp 130,95 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
                sebesar Rp 687 miliar atau setara dengan 214,47% dibandingkan dengan
                jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini seiring dengan
                meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya kas dan setara kas, aset real estat – lancar dan aset
                real estat – tidak lancar masing-masing sebesar Rp 70,56 miliar, Rp 39,72 miliar
                dan Rp 575,91miliar.

               Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 1,29
                triliun, Rp 1,21 triliun, Rp 1,14 triliun, Rp 958,23 miliar, dan Rp 206,09 miliar.


                                                                                              - 26 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 39
               Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 76,87 miliar atau setara dengan 6,33% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya rencana kerjasama pengembangan dengan
                mitra/investor, yaitu SAI (melalui joint venture dalam VLS), yang ditunjukan
                terutama dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga sebesar Rp 74,68 miliar.
                Pada dasarnya, utang lain-lain ini terdiri dari Uang Muka Investasi Modal SAI
                sebesar Rp 209,54 miliar dikurangi dengan pengembalian utang kontribusi PT
                Diamond Development Sawangan sebagai bagian dari Kerjasama Operasi
                (KSO) dalam KSO Vasanta Diamond Sawangan sebesar Rp 131,03 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 72,11 miliar atau setara dengan 6,31% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya kerjasama pengembangan dengan mitra/investor, yaitu
                PT Diamond Development Sawangan (melalui KSO Vasanta Diamond
                Sawangan), yang ditunjukan dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga
                sebesar Rp 126,76 miliar. Selain itu terjadi penurunan uang titipan konsumen
                sebesar Rp 60,28 miliar akibat proses realisasi pendapatan.

               Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 174,97 miliar atau setara dengan 18,07% dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini seiring
                dengan meningkatnya aktivitas pengembangan dan komersial Perseroan, yang
                ditunjukan dengan naiknya uang titipan konsumen, uang muka konsumen
                sebesar masing-masing Rp 51,55 miliar, Rp 284,79 miliar, dan penurunan utang
                bank sebesar Rp 166,72 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 762,14 miliar atau setara dengan 369,80 % dibandingkan
                dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini seiring
                dengan adanya kerjasama pengembangan dengan mitra/investor, yaitu PT
                Diamond Development Sawangan (melalui KSO Vasanta Diamond
                Sawangan), yang ditunjukan dengan naiknya utang lain-lain pihak ketiga
                sebesar Rp       238,93 miliar. Selain itu terjadi peningkatan aktivitas
                pengembangan dan komersial Perseroan, yang ditunjukan dengan naiknya
                uang titipan konsumen, uang muka konsumen dan utang bank sebesar masing-
                masing Rp 113,88 miliar, Rp 34,21 miliar dan Rp 359,95 miliar.




                                                                                        - 27 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 40
               Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023,
                2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 311,04 miliar, Rp
                241,74 miliar, Rp 183,70 miliar, Rp 39,74 miliar, dan Rp 114,44 miliar.

               Pada tanggal 30 September 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 69,29 miliar atau setara dengan 28,67% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
                disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
                Rp 74,39 miliar yang disertai dengan dividen kas sebesar Rp 10 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 58,03 miliar atau setara dengan 31,59% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
                disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
                Rp 57,86 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                kenaikan sebesar Rp 143,96 miliar atau setara dengan 362,24% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
                disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
                Rp 144,24 miliar.

               Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
                penurunan sebesar Rp 74,69 miliar atau setara dengan 65,27% dibandingkan
                dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Penurunan ini
                terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
                sebesar Rp 76,14 miliar.
       Grafik 2.14. Perkembangan Neraca Historikal Perseroan
                    1.800.000
                    1.600.000
                    1.400.000
                    1.200.000
                    1.000.000
                      800.000
                      600.000
                      400.000
                      200.000
                            -
                                                                                        30 Sept
                                      2020         2021          2022        2023
                                                                                         2024
                 Total Aset         320.535      1.007.980     1.326.919   1.457.069   1.603.243
                 Total Kewajiban    206.094       968.237      1.143.211   1.215.327   1.292.201
                 Ekuitas            114.441       39.743       183.708     241.742     311.042




                                                                                             - 28 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 41
       Analisa Laba Rugi Perseroan

               Pendapatan neto Perseroan pada tanggal 30 September 2024, 31 Desember
                2023, 2022, 2021, dan 2020, masing-masing adalah sebesar Rp 253,22 Miliar,
                Rp 173,77 Miliar, Rp 365,27 Miliar, Rp 7,46 Miliar, dan Rp 11,15 Miliar.

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
                September 2024 mengalami kenaikan Rp 79,45 miliar atau setara dengan
                45,72% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 Desember 2023.

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2023 mengalami penurunan Rp 191,50 miliar atau setara dengan
                52,43% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2022

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2022 mengalami kenaikan Rp 357,81 miliar atau setara dengan
                4796,38% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2021

               Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                December 2021 mengalami penurunan Rp 3,69 miliar atau setara dengan
                33,11% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 31 December 2020.

               Laba (Rugi) tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-
                tanggal 30 September 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-
                masing adalah sebesar Rp 74,40 miliar, Rp 57,86 miliar, 144,25 miliar, (Rp
                76,14 miliar), dan (Rp 29,26 miliar).

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30
                September 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp 16,53 miliar atau setara
                dengan 28,58% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang disebabkan oleh meningkatnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 54,91
                miliar dikurangi dengan meningkatnya beban/menurunnya pendapatan
                operasional dan lain-lain bersih sebesar Rp 38,38 miliar. Secara umum, hal ini
                disebabkan oleh realisasi pengakuan pendapatan dan meningkatnya aktivitas
                pengembangan.

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 86,38 miliar atau setara
                                                                                         - 29 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 42
                dengan 59,89% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang disebabkan oleh menurunnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 104,82
                miliar, sedangkan beban operasional dan lain-lain bersih relatif stabil dengan
                penurunan sebesar Rp 18,44 miliar. Secara umum, penurunan laba bruto
                tersebut diatas disebabkan oleh adanya laba bruto hasil penjualan tanah dari
                Perseroan kepada PT Lotte Land Sawangan (joint venture Perseroan dengan PT
                Lotte Land Indonesia dalam PT Lotte Land Sawangan) di tahun 2022 sebesar
                Rp 212,49 miliar sedangkan di tahun 2023 laba bruto dari penjualan ke
                konsumen tercatat sebesar Rp 107,68 miliar.

               Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp 220,39 miliar atau setara
                dengan 289,44% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
                berahkir pada tanggal 31 Desember 2021 yang disebabkan oleh meningkatnya
                laba bruto (penjualan dikurangi beban pokok penjualan) sebesar Rp 211,02
                miliar, sedangkan beban operasional dan lain-lain bersih relatif stabil dengan
                penurunan sebesar Rp 9,37 miliar. Secara umum, peningkatan laba bruto
                tersebut diatas disebabkan oleh adanya laba bruto hasil penjualan tanah dari
                Perseroan kepada PT Lotte Land Sawangan (joint venture Perseroan dengan PT
                Lotte Land Indonesia dalam PT Lotte Land Sawangan) di tahun 2022 sebesar
                Rp 212,49 miliar sedangkan pada tahun 2021 Perseroan masih dalam tahap
                awal pengembangan dan hanya mencatat pengakuan laba bruto sebesar Rp 1,47
                miliar.

               Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 46,88 miliar atau setara
                dengan 160,27% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang disebabkan oleh meningkatnya
                beban operasional dan lain-lain bersih sebesar Rp 43,08 miliar dikarenakan
                Perseroan memulai aktivitas pengembangan yang membutuhkan modal kerja
                diawal, sedangkan dalam periode yang sama laba bruto (penjualan dikurangi
                beban pokok penjualan) belum mengalami pertumbuhan dan hanya mencatat
                penurunan sebesar Rp 3,02 miliar.




                                                                                         - 30 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 43
       Grafik 2.15. Perkembangan Laba Rugi Historikal Perseroan


                                   400.000
                                   350.000
                                   300.000
                                   250.000
                                   200.000
                                   150.000
                                   100.000
                                    50.000
                                          -
                                   (50.000)
                                  (100.000)
                                                                                                           30 Sept
                                                 2020           2021         2022          2023
                                                                                                            2024
                 Penjualan                      11.153          7.460       365.270       173.770      253.222
                 Laba (Rugi) Kotor               4.495          1.474       212.494       107.677      162.593
                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak      (29.350)       (76.375)     144.360       57.863           74.399
                 Laba (Rugi) Bersih             (29.255)       (76.143)     144.248       57.863           74.399


       Arus Kas Perseroan                                                                      (dalam juta rupiah)
                                                                                                               30 Sept
                      Deskripsi                   2020           2021         2022            2023
                                                                                                                2024
         Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                  (50.852)        53.963       408.583        (91.374)               3.550
         Aktivitas Operasi
         Arus Kas dari (dignakan untuk)
                                                    (622)       (363.821)     (146.391)        (6.655)              34.093
         Aktivitas Investasi
         Arus Kas dari (digunakan untuk)
                                                   50.280        359.813      (175.573)           25.628            15.520
         Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                   (1.195)        49.955        86.618        (72.402)              53.164
         Setara Kas
         Saldo Kas dan Setara Kas Pada Awal
                                                    2.994          1.798        53.718         140.337              67.935
         Tahun
         Kas dan Setara Kas Entitas Anak yang
                                                           -       1.964              -                -                 -
         Diakuisisi Pada Tahun Berjalan
         Saldo Kas dan Setara Kas Pada Akhir
                                                    1.798         53.718       140.337            67.935         121.099
         Tahun


       Analisa Arus Kas Perseroan
       Operating Cash Flow

                Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                 yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, 2021, dan
                 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 3,55 Miliar, (Rp 91,37 Miliar), Rp
                 408,58 miliar, Rp 53,96 miliar, dan (Rp 50,85 Miliar).
                Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 3,55 miliar terutama
                 berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 234,71 miliar yang
                 disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan, pembayaran
                 pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal kerja, dan
                 penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 178,92 miliar), (Rp 52,97
                 miliar), (Rp 2,11 miliar), Rp 2,84 miliar.
                                                                                                               - 31 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 44
               Arus kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar (Rp 91,37 miliar)
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 93,52 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal kerja,
                dan penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 186,29 miliar), (Rp 2,20
                miliar), (445,80 juta), dan Rp 4,04 miliar.
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 408,58 miliar
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 701,62 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran pajak penghasilan, pembayaran beban keuangan pada modal kerja,
                dan penghasilan bunga masing-masing sebesar (Rp 293,74 miliar), (Rp 1,44
                miliar), (Rp 1,35 miliar), Rp 3,50 miliar.
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 53,96 miliar
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 155,56 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran bunga, pembayaran pajak penghasilan, dan kegiatan operasional
                lainnya masing-masing sebesar (Rp 69,59 miliar), (Rp 42.49 miliar), (Rp 8,82
                miliar), dan Rp 19,31 miliar,.
               Arus kas bersih yang dikeluarkan dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar (Rp 50,85 miliar)
                terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 15,28 miliar
                yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
                pembayaran bunga dan kegiatan operasional lainnya masing-masing sebesar
                (Rp 51,65 miliar), (Rp 22,16 miliar), dan Rp 7,68 miliar.

       Investing Cash Flow

               Arus kas bersih (yang digunakan untuk) dari aktivitas investasi Perseroan
                untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, 2020 masing masing adalah sebesar Rp 34,09
                miliar, (Rp 6,65 miliar), (Rp 146,39 miliar), (Rp 363,82 miliar), dan (Rp 622,56
                juta).
               Arus kas bersih dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir
                pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 34,09 miliar terutama berasal dari
                penurunan piutang lain-lain 30,33 miliar dan bagian nonpengendali atas
                pendirian entitas anak sebesar Rp 4,9 miliar.
                                                                                           - 32 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 45
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar (Rp 6,65 miliar)
                terutama berasal dari kenaikan piutang lain-lain (Rp 26,23 miliar), penambahan
                investasi pada entitas asosiasi sebesar (Rp 4,29 miliar) dan pengembalian uang
                muka investasi Rp 24,44 miliar.
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar (Rp 146,39 miliar)
                terutama berasal dari penambahan investasi pada entitas asosiasi (Rp 131,04
                miliar) dan penambahan uang muka investasi (Rp 20 miliar).
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar (Rp 363,82 miliar)
                terutama berasal dari penambahan uang muka investasi (Rp 216,12 miliar) dan
                investasi pada entitas anak (Rp 144,99 miliar).

               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar (Rp 622,56 juta)
                terutama berasal dari perolehan aset tetap (Rp 597,33 juta) dan perolehan aset
                tak berwujud (Rp 25,23 juta).

       Financing Cash Flow

               Arus kas bersih (yang digunakan untuk) dari aktivitas pendanaan Perseroan
                untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024, 31
                Desember 2023, 2022, 2021, dan 2020 masing-masing adalah sebesar Rp 15,52
                miliar, Rp 25,63 miliar, (Rp 175,57 miliar), Rp 359,81 miliar, dan Rp 50,28
                miliar.
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 sebesar Rp 15,52 miliar
                terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 36,00 miliar,
                pembayaran dividen (Rp 9,86 miliar) dan penurunan utang lain-lain pihak
                berelasi (Rp 8,34 miliar).
               Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
                yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 25,63 miliar
                terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 370,97 miliar,
                penerimaan utang bank jangka pendek Rp 19,92 miliar, dan pembayaran utang
                bank jangka panjang (Rp 361,25 miliar).
               Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar (Rp 175,57 miliar)


                                                                                         - 33 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 46
                  terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka panjang (Rp 200 miliar)
                  dan penerimaan utang bank jangka panjang Rp 33,27 miliar.

                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
                  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 359,81 miliar
                  terutama berasal dari penerimaan utang bank jangka panjang Rp 527,97 miliar,
                  penerimaan utang bank jangka pendek Rp 9,99 miliar dan pembayaran utang
                  bank jangka panjang (Rp 178,00 miliar).

                 Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
                  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 50,28 miliar
                  terutama berasal dari pembayaran utang bank jangka panjang (Rp 17 miliar)
                  dan penerimaan setoran modal saham Rp 71 miliar.


       Rasio Keuangan Perseroan

       Rasio Keuangan Perseroan
                                                                                             30 Sept
                      Deskripsi                  2020        2021        2022      2023
                                                                                              2024
        Rasio Likuiditas
        - Current Ratio (x)                          1,77         0,85      0,68      0,74       0,83
        - Working Capital to Total Asset Ratio    19,33%       -6,69%    -26,20%   -14,75%    -9,18%
        Rasio Aktivitas
        - Fixed Asset Turnover (x)                   0,40         3,58    104,84     32,52      40,27
        - Total Asset Turnover (x)                   0,03         0,01      0,28      0,12       0,16
        - Sales to Current Assets (x)                0,08         0,02      0,50      0,28       0,34
        Rasio Solvabilitas
        - Debt to Total Aset Ratio (x)               0,64         0,96      0,86      0,83       0,81
        - Debt Equity Rasio                          1,80        24,36      6,22      5,03       4,15
        Rasio Profitabilitas
        - Gross Profit Margin                     40,30%       19,76%    58,17%    61,97%     64,21%
        - Net Profit Margin                      -262,31%   -1.020,68%   39,49%    33,30%     29,38%
        - Return on Equity (ROE)                  -25,56%    -191,59%    78,52%    23,94%     23,92%
        - Return on Assets (ROA)                  -9,13%       -7,55%    10,87%     3,97%      4,64%


       Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan per 30 September 2024 adalah
       sebagai berikut:
      Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi liabilitas
       keuangannya yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi
       liabilitas keuangan dalam jangka pendek (pada saat ditagih). Current ratio (rasio lancar)
       sebesar 0,83 kali, hal ini menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu memenuhi
       liabilitas keuangan dalam jangka pendek.
      Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana yang tertanam
       pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi Perseroan dalam
                                                                                               - 34 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 47
        menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan dan laba. Total asset turnover
        (perputaran aset) Perseroan sebesar 0,16 kali dan sales to current assets ratio 0,34 kali.
       Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
        memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Total debt
        to equity ratio (DER)/rasio hutang atas ekuitas Perseroan sebesar 4,15 kali yang
        menunjukkan bahwa Perseroan belum mampu memenuhi seluruh liabilitasnya dengan
        menggunakan ekuitas yang dimiliki, sedangkan debt to total assets ratio (DAR) atau rasio
        hutang atas harta yang dimiliki Perseroan sebesar 0,81 kali.
       Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan laba selama periode
        tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan diukur dengan keberhasilan menggunakan
        asetnya secara produktif, dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan juga dapat
        diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dengan jumlah aset
        atau modal pada suatu periode tertentu. Return on equity (ROE) sebesar 23,92% dan return
        on asset (ROA) sebesar 4,64%.

2.4.2   Analisis Nilai Tambah

        Analisis nilai tambah Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat kemampuan
        menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik dengan membandingkan antara
        proyeksi keuangan tanpa dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan dilaksanakannya
        Rencana Transaksi.

        Berikut adalah Laba (Rugi) Perseroan tanpa adanya Rencana Transaksi selama periode
        proyeksi:

        Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif sebelum Rencana Transaksi:
                       Profit & Loss        2024               2025               2026               2027                2028

        Revenue                        356,784,832,337    634,699,591,401    742,383,974,003    953,371,737,658    1,411,162,902,134
         Sales Revenue                 355,888,216,205    618,656,779,012    708,132,315,836    915,247,343,261    1,371,132,288,016
         Recurring Revenue               896,616,132       16,042,812,388     34,251,658,167    38,124,394,398       40,030,614,118

        Overall COGS                   -114,975,546,497   -222,538,520,777   -297,649,490,748   -526,081,801,044   -648,419,255,766
         COGS Sales                    -114,975,546,497   -221,842,646,654   -289,299,001,272   -517,731,311,568   -640,068,766,290
         COGS Recurring                        0            -695,874,123       -8,350,489,476     -8,350,489,476     -8,350,489,476
        Gross Profit                    241,809,285,840    412,161,070,624    444,734,483,254    427,289,936,615    762,743,646,368
        Gross Profit Margin                  68%                65%                 60%                45%                54%

        Operating Expense              -77,587,898,766    -100,912,573,455   -102,124,075,597   -95,426,589,599    -76,781,838,329
         Sales & Marketing Expense     -12,337,846,875     -27,825,020,006    -26,843,895,545   -17,888,004,146    -29,712,592,184
         GA Expense                    -65,250,051,892     -73,087,553,448    -75,280,180,052   -77,538,585,453    -47,069,246,145

        Addback Depreciation                  0             695,874,123       8,350,489,476      8,350,489,476      8,350,489,476

        EBITDA                         164,221,387,074    311,944,371,293    350,960,897,133    340,213,836,492    694,312,297,515

        Other Income                   16,414,099,628      8,828,199,255      38,033,774,790            0                  0
        Depreciation Expense                 0             -695,874,123       -8,350,489,476     -8,350,489,476     -8,350,489,476

        EBIT                           180,635,486,701    320,076,696,425    380,644,182,447    331,863,347,016    685,961,808,039
        Interest Expense               -32,325,103,131    -31,091,215,600    -26,913,761,522    -21,092,718,953    -13,628,087,895
        Interest Expense - VLS                0            -7,334,197,500    -14,668,395,000    -14,668,395,000    -14,668,395,000

        EBT                            148,310,383,571    281,651,283,325    339,062,025,926    296,102,233,062    657,665,325,143
        EBT Margin                          42%                44%                 46%               31%                47%

        Tax                             -8,986,867,018    -17,070,700,714    -21,128,473,713    -26,693,623,021    -38,281,368,612

        Net Income                     139,323,516,552    264,580,582,610    317,933,552,213    269,408,610,041    619,383,956,531




                                                                                                                                - 35 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 48
       Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif sebelum Rencana Transaksi:
                      Profit & Loss            2024                     2025                    2026                   2027                  2028

       Revenue                            356,784,832,337        634,699,591,401           742,383,974,003        953,371,737,658      1,411,162,902,134
        Sales Revenue                     355,888,216,205        618,656,779,012           708,132,315,836        915,247,343,261      1,371,132,288,016
        Recurring Revenue                   896,616,132          16,042,812,388             34,251,658,167         38,124,394,398       40,030,614,118

       Overall COGS                      -114,975,546,497       -222,538,520,777           -297,649,490,748      -526,081,801,044       -648,419,255,766
        COGS Sales                       -114,975,546,497       -221,842,646,654           -289,299,001,272      -517,731,311,568       -640,068,766,290
        COGS Recurring                          0                 -695,874,123              -8,350,489,476        -8,350,489,476         -8,350,489,476

       Gross Profit                       241,809,285,840        412,161,070,624           444,734,483,254        427,289,936,615       762,743,646,368

       Operating Expense                  -77,587,898,766       -100,912,573,455           -102,124,075,597       -95,426,589,599       -76,781,838,329
        Sales & Marketing Expense         -12,337,846,875        -27,825,020,006            -26,843,895,545       -17,888,004,146       -29,712,592,184
        GA Expense                        -65,250,051,892        -73,087,553,448            -75,280,180,052       -77,538,585,453       -47,069,246,145

       Addback Depreciation                     0                  695,874,123              8,350,489,476          8,350,489,476         8,350,489,476

       EBITDA                             164,221,387,074        311,944,371,293           350,960,897,133        340,213,836,492       694,312,297,515

       Other Income                       16,414,099,628          8,828,199,255            38,033,774,790                0                      0
       Depreciation Expense                     0                 -695,874,123             -8,350,489,476         -8,350,489,476         -8,350,489,476

       EBIT                               180,635,486,701        320,076,696,425           380,644,182,447        331,863,347,016       685,961,808,039
       Interest Expense                   -32,325,103,131        -31,091,215,600           -26,913,761,522        -21,092,718,953       -13,628,087,895

       EBT                                148,310,383,571        288,985,480,825           353,730,420,926        310,770,628,062       672,333,720,143
       EBT Margin                               42%                   46%                       48%                    33%                    48%

       Tax                                -8,986,867,018         -17,070,700,714           -21,128,473,713        -26,693,623,021       -38,281,368,612

       Net Income                         139,323,516,552        271,914,780,110           332,601,947,213        284,077,005,041       634,052,351,531




     Keterangan                                 2024            2025                2026               2027              2028 Rata-rata      Total
     Laba Bersih Dengan Transaksi     139,323,516,552 271,914,780,110    332,601,947,213    284,077,005,041   634,052,351,531 332,393,920,090 1,661,969,600,448
     Laba Bersih Tanpa Transaksi      139,323,516,552 264,580,582,610    317,933,552,213    269,408,610,041   619,383,956,531 322,126,043,590 1,610,630,217,948
     Selisih                                        0 7,334,197,500       14,668,395,000     14,668,395,000    14,668,395,000 10,267,876,500     51,339,382,500



       Proyeksi keuangan Perseroan dengan adanya Rencana Transaksi mengasumsikan bahwa
       Uang Muka Investasi Modal dapat dikonversikan menjadi modal saham berdasarkan
       persetujuan RUPS, sedangkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi
       mengasumsikan bahwa Uang Muka Investasi Modal tidak dapat dikonversi menjadi
       modal saham sehingga uang muka investasi modal akan dikembalikan (refundable) kepada
       Perseroan dan SAI berdasarkan Advance Share Subscription Agreement tertanggal 9 Mei
       2024 antara Perseroan, SAI, dan VLS. Dalam hal ini, Perseroan dan SAI berkomitmen
       untuk tetap terus mengembangkan proyek dalam VLS sehingga pendanaan proyek akan
       dibiayai melalui pinjaman.

       Berdasarkan asumsi diatas, proyeksi keuangan Perseroan tanpa adanya Rencana
       Transaksi mempertimbangkan pembebanan biaya bunga pinjaman (financing cost) sebesar
       7% p.a. Hal ini didasari bahwa pinjaman tersebut akan berasal dari Perseroan dan SAI
       sebagai pemegang saham VLS.

       Berdasarkan asumsi dasar diatas, proyeksi keuangan Perseroan dengan Rencana
       Transaksi diperkirakan akan memperoleh laba bersih per tahun rata-rata lebih tinggi
       sebesar Rp 10.267.876.500,- jika dibandingkan dengan Proyeksi Keuangan Perseroan
       tanpa adanya Rencana Transaksi. Hal ini dikarenakan adanya efisiensi financing cost bagi
       Perseroaan jika pendanaan dilakukan dengan modal saham (tidak perlu dilakukannya
       pengakuan beban bunga pinjaman yang berasal dari SAI pada saat dilakukan
       konsolidasi).
                                                                                                                                                    - 36 -
Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
PT Pakuan Tbk.
Page 49
        Sampai dengan periode Laporan Pendapat Kewajaran ini diterbitkan, pengembangan
        proyek oleh VLS masih dalam tahap perencanaan dan pra pengembangan, sehingga
        aktivitas konstruksi fisik belum dimulai.

        Per tanggal 31 Januari 2025, VLS telah memperoleh Izin Pemanfaatan Ruang (IPR)
        berdasarkan Surat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
        Kota Depok Nomor 593.2/0258/IPR/SIMPOK/2025. Saat ini VLS sedang
        melengkapi rekomendasi dan dokumentasi terkait pengurusan Siteplan dan PBG
        (jangka waktu penyelesaian lebih kurang 6 bulan sejak tanggal IPR).

        Setelah didapatkannya perijinan yang diperlukan, VLS berencana melakukan konstruksi
        fisik pembangunan secara bertahap, dimana setiap tahapan pembangunan diperkirakan
        akan memakan waktu selama 12 bulan. Sehingga, konstruksi fisik tahap pertama akan
        selesai dan dilakukan serahterima paling lambat pada Q4 2026. Berdasarkan asumsi ini,
        VLS dapat membukukan pendapatan mulai tahun 2026 yang akan diserap oleh
        Perseroan.

        Berdasarkan proyeksi Perseroan:

            PBG/IMB akan didapatkan dengan target 6 bulan setelah Izin Pemanfaatan Ruang
             (IPR) didapatkan. Dalam hal ini, IPR telah didapatkan pada tanggal 31 Januari 2025,
             sehingga PBG/IMB ditargetkan akan didapat pada tanggal 31 Juli 2025.
            Setelah didapatkannya PBG/IMB pada 31 Juli 2025, konstruksi fisik tahap pertama
             secara bertahap dapat dimulai dengan memakan waktu selama 12 bulan. Dalam hal
             ini, konstruksi fisik tahap pertama diperkirakan akan selesai secara bertahap dalam
             Q3 2026. Selama periode ini, VLS akan melakukan kegiatan pemasaran dan
             penjualan.
            Setelah konstruksi fisik ditargetkan selesai secara bertahap dalam Q3 2026, proses
             serahterima tahap pertama akan dilakukan bertahap dan di estimasikan selesai di
             Q4 2026, dimana setelah serahterima bertahap dilakukan, VLS dapat membukukan
             pendapatan secara bertahap pula.

        Proses serahterima ini mempertimbangkan syarat dan kondisi transaksi jual beli produk
        di Perseroan yang mensyaratkan keterbangunan fisik unit yang diperjualbelikan,
        pelunasan dari konsumen atau sudah dilakukannya akad KPR antara konsumen dengan
        bank.

2.5     Analisis Kewajaran Harga Transaksi

        Analisis kewajaran Rencana Transaksi adalah analisis kewajaran suatu transaksi dengan
        membandingkan Nilai Pasar dengan harga yang disepakati pada Akta Kesepakatan
        Bersama.




                                                                                           - 37 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 50
        a. Nilai Pasar
        Berdasarkan Laporan Penilaian 100% Ekuitas PT Vasamty Land Sawangan yang
        dikeluarkan KJPP Febriman Siregar dan Rekan dengan Nomor Laporan :
        00217/2.0109-05/BS/10/0069/1/II/2025 tertanggal 26 Februari 2025 adalah sebesar
        Rp. 9.840.098.000,-.

             Keterangan                       Sebelum Stock Split     Setelah Stock Split
             Lembar Saham                           10.000                  20.000
             Nilai Per Saham                        984.010                 492.005

        b. Harga Rencana Transaksi
        Berdasarkan Rencana Transaksi harga yang disepakati                 adalah      sebesar
        Rp.218.101.500.000 atau Rp500.000 per saham setelah stock split.

        c. Perbandingan Harga Rencana Transaksi dengan Nilai Pasar
        Dengan membandingkan Harga Rencana Transaksi dan Nilai Pasar, yaitu sebagai
        berikut.

        Harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan Nilai Pasar sebesar Rp 492.005 per
        saham, maka Selisih Harga Rencana Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai Pasar.

                    Batas Bawah                Rencana transaksi           Batas atas
             Rp 462.500,- / saham           Rp 500.000,- / saham    Rp. 537.500 / saham


        Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 Tahun 2020 ”Batas atas dan
        batas bawah pada kisaran Nilai, tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen)
        dari Nilai yang dijadikan acuan. Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi
        dengan Nilai Pasar diketahui bahwa Harga Rencana Transaksi 1,62% dari Nilai Pasar
        dan berada dalam batasan ±7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah Wajar.

2.6    Distribusi Pendapat Kewajaran

        Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
        untuk kepentingan lain.




                                                                                          - 38 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 51
                                               BAGIAN - 3
                                              KESIMPULAN

3.1    Kesimpulan

        Analisis Transaksi
        Berdasarkan riwayat pihak-pihak yang bertransaksi diatas diketahui bahwa ada
        hubungan afiliasi antara Perseroan dengan VLS.

        Analisis Kualitatif
        Berdasarkan Perjanjian Pembentukan JV tertanggal 27 Maret 2024 antara Perseroan
        dan SAI yang sudah ditindaklanjuti dengan Advance Share Subscription Agreement
        tertanggal 9 Mei 2024 antara Perseroan, SAI, dan VLS, tidak ada persyaratan khusus
        yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga syarat-syarat yang ada
        pada Rencana Transaksi adalah wajar.

       Analisis Kuantitatif
        Berdasarkan proyeksi keuangan, Perseroan masih mampu menghasilkan pendapatan
         yang positif. Dengan demikian Rencana Transaksi yang dilakukan adalah wajar
         berdasarkan beberapa indikator dibawah ini:
         o Proforma pendapatan Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi 2024 -
            2028     dengan     melakukan     Rencana    Transaksi     adalah    sebesar
            Rp 4.098.403.037.532.
         o Proforma laba bersih Perseroan secara kumulatif dalam periode proyeksi 2024 -
            2028     dengan     melakukan     Rencana    Transaksi     adalah    sebesar
            Rp 1.661.969.600.448.
           Rincian perhitungan atas angka proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan
           secara kumulatif untuk proyeksi tahun 2024-2028 sebelum dan setelah dilakukan
           Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

           Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif sebelum Rencana Transaksi:
                 Keterangan            2024              2025              2026              2027                2028

            Pendapatan Perseroan    356.784.832.337   634.699.591.401   494.318.260.304   195.296.794.398    526.453.014.118

            Pendapatan VLS                        -                 -   248.065.713.699   758.074.943.261    884.709.888.016

            Kumulatif Pendapatan    356.784.832.337   634.699.591.401   742.383.974.003   953.371.737.658   1.411.162.902.134



            Laba Bersih Perseroan   143.323.516.552   290.591.079.644   270.956.889.795    56.987.948.015    366.125.207.460

            Laba Bersih VLS          -4.000.000.000   -26.010.497.034    46.976.662.418   212.420.662.026    253.258.749.071

            Kumulatif Laba
                                    139.323.516.552   264.580.582.610   317.933.552.213   269.408.610.041    619.383.956.531
            Bersih




                                                                                                                   - 39 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.
Page 52
          Proforma pendapatan dan laba bersih Perseroan secara kumulatif setelah Rencana Transaksi:
                 Keterangan            2024              2025              2026              2027                2028

            Pendapatan Perseroan    356.784.832.337   634.699.591.401   494.318.260.304   195.296.794.398    526.453.014.118

            Pendapatan VLS                        -                 -   248.065.713.699   758.074.943.261    884.709.888.016

            Kumulatif Pendapatan    356.784.832.337   634.699.591.401   742.383.974.003   953.371.737.658   1.411.162.902.134



            Laba Bersih Perseroan   143.323.516.552   290.591.079.644   270.956.889.795    56.987.948.015    366.125.207.460

            Laba Bersih VLS          -4.000.000.000   -18.676.299.534    61.645.057.418   227.089.057.026    267.927.144.071

            Kumulatif Laba
                                    139.323.516.552   271.914.780.110   332.601.947.213   284.077.005.041    634.052.351.531
            Bersih



        Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan tanpa Rencana Transaksi dan dengan
         adanya Rencana Transaksi, diketahui bahwa jika dilakukannya Rencana Transaksi
         Perseroan diperkirakan akan memperoleh laba bersih rata-rata yang lebih tinggi
         sebesar Rp 10.267.876.500 per tahun dibanding tidak melakukan Rencana Transaksi.

        Analisis Atas Kewajaran Nilai Transaksi
        Berdasarkan perbandingan harga Rencana Transaksi dengan nilai pasar diketahui bahwa
        harga Rencana Transaksi sebesar Rp. 500.000 dan nilai pasar setelah stock split sebesar
        Rp 492.005, maka selisih Harga Rencana Transaksi sebesar 1,62% dari Nilai Pasar dan
        berada dalam batasan 7,5%, maka harga yang ditetapkan adalah wajar.

3.2    Distribusi Pendapat Kewajaran
       Pendapat kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Manajemen Perseroan dalam
       kaitannya dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau
       untuk kepentingan lain




                                                                                                                   - 40 -
 Revisi Laporan Kajian Pendapat Kewajaran
 PT Pakuan Tbk.

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.02 MB
Published7 Mar 2025
Pages52
Characters139,400
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Vasamty Land Sawangan p.2 ×32
linked org Asia Investment p.6
linked person Erick Wihardja · Direktur Utama p.15 ×6
linked person Petronella Maytea Lantio Simamora · Corporate Secretary p.19
linked org PT Sirius Surya Sentosa p.21
linked org Bhineka Abadi p.21
linked person Yoshihiro Kobi p.22 ×2
linked person Bonny Harry p.22 ×2
linked person Johan Yudhya Santosa p.22
linked person Aditya Wisnu Wardhana p.22 ×2
possible org PAKUAN TBK. p.1 ×142
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×13
possible org Negara Republik Indonesia p.26
unresolved org PT VASAMTY P ERHITUNGAN A LAND TASSAWANGAN J p.1
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org PT Vasamty Land Sawangan Melalui Konversi Uang Muka p.2 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar p.2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×4
unresolved org Febriman Siregar & Rekan p.2 ×2
unresolved person Msc. p.3
unresolved — MAPPI p.3
unresolved — Izin Bapepam-LK p.3
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×4
unresolved org KJPP FSR p.3 ×15
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.8 ×3
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.8 ×6
unresolved org Rekan Ir. Yohn PS Napitupulu p.8
unresolved org PENILAI KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.10
unresolved org Selanjutnya KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.11
unresolved person Penanggung Jawab Ir. Yohn PS Napitupulu p.12 ×4
unresolved person Penilai Yaumil Husna Khair p.12
unresolved org Samty Asia Investments PTE. LTD p.13
unresolved person Ungke Mulawanti SH. p.13 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Suharli p.16 ×2
unresolved org Sugiharto & Rekan p.16 ×4
unresolved person Akuntan Publik Riki Afrianof p.16 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris p.19
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kosasih p.19 ×3
unresolved org Tjahjo & Rekan p.19 ×3
unresolved org Suharli p.21 ×2
unresolved org PT Bhineka Abadi Investama p.21
unresolved person Akta Notaris Ridwan Suselo p.26
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. Y.A. p.26
unresolved person Masdiana · Notaris p.26
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor No. AHU- p.26
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×19
unresolved org Kota Nusantara p.29 ×2
unresolved org Bank Indonesia Grafik p.30 ×5
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Pasokan Properti Komersial. Indeks Pasokan p.31
unresolved org Bank Indonesia Perkembangan Harga Properti Komersial. Meski p.33
unresolved org PT Lotte Land Indonesia p.38 ×3
unresolved org PT Lotte Land Sawangan p.38 ×5
unresolved org PT Diamond Development Sawangan p.39 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 12445 ms 12 Sep 2026 22:53
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result